Page 1

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

Rakyat Sumsel radar_palembang@yahoo.com

RAKYAT SUMSEL

SENIN 6 JANUARI 2014

@radar_palembang

ONLINE Telp : (0711) 361 638 FAX : (0711) 362 452

HARGA Rp 4.000

• TO The Point

Berimbang dan Positif “SAYA mengapresiasi apa yang dipublikasikan Rakyat Sumsel selama ini sangat berimbang dan baik. Karena dengan berita-berita politik yang dipublikasikan dapat memberikan pembelajaran politik kepada masyarakat.” (zar)

Darmadi Djufri Anggota DPRD Sumsel Fraksi PDI-Perjuangan

Ledislator

Kawal Suara Parpol

CALEG WANITA BUKAN PELENGKAP PERSYARATAN

Saksi Siap Mengkondisikan Menjelang pesta demokrasi pemilihan Legislatif (Pileg) yang tinggal menyisakan 3 bulan lagi. Sejumlah Partai Politik (Parpol) mulai menyiapkan para saksi untuk mengamankan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), pada pileg yang digelar 9 April 2014 mendatang.

nyiapkan satu saksi, yang langsung dibiayai oleh DPP Hanura,” kata Arkoni usai peringatan HUT Hanura ke-7 di DPD Hanura Sumsel, Minggu (4/1). Dijelaskan Arkoni, pihaknya tidak hanya menyiapkan para saksi yang bertugas di TPS, tapi juga saksi peninjau di luar TPS yang disiapkan secara pribadi

oleh para caleg sesuai dengan dapilnya masing-masing. “Kami tidak mau curang dan tidak ingin dicurangi, maka saksi menjadi kunci pengaman terdepat di lapangan,” katanya. Pada Pileg nanti, partai ❏ Ke halaman VII

Timses Alfanuddin Dilantik SO PALEMBANG, RS - Pemilihan Umum Lagislatif masih tiga bulan lagi. Untuk mengamankan suara pada 9 April mendatang, NasDem mulai menyiapkan Tim Sukses untuk meraih kemenangan. Turut hadir Bapak Syahrial Oesman sebagai Ketua DPD NasDem Sumsel, Malafatma Caleg DPD RI dari NasDem, Suparman Roman Caleg DPRD Provinsi Sumsel dan Alfanuddin Sebagai Caleg DPRD Kota Dapil IV Palembang. Alfanuddin mengatakan, dengan dillantiknya Tim Sukses Dapil IV, kader NasDem siam untuk memenangkan suara dalam pemilihan kelak. Terutama di Kecamatan Seberang Ulu I dan Kertapati. “Dengan merekrut ribuan Tim Sukses ini nantinya me-

DILANTIK: Ketua DPD NasDem Sumsel Syahrian Oesman melantik Timses Dapil IV untuk memenangkan calon Legislatif DPRD Kota Palembang periode 2014–2019 Alfanuddin.

FOTO: IST

reka akan menjadi Saksi dari NasDem pada saat Pemilu. Mereka akan ditempatkan di

setiap TPS, PPS, PPK, hingga KPU. Kami tidak mau curang dan dan tidak ingin dicurangi,

maka saksi menjadi kunci pengaman terdepan di lapangan,” pungkasnya. (**)

FOTO: IST

Iskan

PALEMBANG, RS - Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sumsel, HM Arkoni mengatakan, saksi sangat penting untuk mengamankan suara, makanya menjadi salah satu prioritas utama strategi pemenangan Pemilu. “Setiap TPS, kami akan me-

Dina Septiana

PALEMBANG, RS – Dunia politik selama ini identik dengan kaum adam. Namun pada pemilihan umum legislatif (Pileg) yang akan berlangsung 9 April mendatang, setiap partai politik (Parpol) diwajibkan setiap daerah pemilihan (Dapil) memenuhi 30% keterwakilan perempuan. Namun apakah Caleg kaum perempuan akan dipertimbangkan masyarakat untuk dipilih. Hal tersebut tergantung bagaimana Caleg tersebut merebut hati masyarakat dan jangan sampai Caleg perempuan dinilai hanya untuk memenuhi kuota perempuan disetiap Dapil. ”Kami bukan memenuhi kuota perempuan saja, tapi mencalonkan diri karena panggilan hati dan ada kendaraan Politik,” demikian dikatakan, Caleg DPRD Kota Palembang Dina Septianah, kepada Rakyat Sumsel, yang ditemui, Minggu (5/1). Dijelaskan perempuan yang baru menginjak 22 tahun ini, ingin membuktikan diri. Jika perempuan dapat dipercaya untuk menjadi wakil rakyat di parlemen. ”Ia sebagian besar ❏ Ke halaman VII

Kades Jangan Lupa Diri LAHAT, RS - Adanya aksi tak terpuji oknum Kades (Kepala Desa) yang ditangkap Polisi karena memperkosa seorang gadis beberapa hari lalu mendapat sorotan serius dari Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Lahat. Aksi sebagai panutan dalam memimpin desa Kades harus dapat menjadi contoh dan aksi tersebut jangan sampai terulang lagi. Hal tersebut dikatakan Wabup Lahat Marwan Mansyur, dimana aksi memalukan tersebut tidak boleh terulang kedua kalinya dan para Kades harus dapat menahan diri dari hal yang negatif apalagi jabatan yang didapat berasal dari perjuangan yang tidak mudah meskipun akhirnya ditentukan oleh masyarakat. “Kami sangat prihatin dimana ada oknum Kades yang berbuat tidak se-

FOTO: IST

Marwan Mansyur

❏ Ke halaman VII

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

klik...........www.radarpalembang.biz


Pasar Kito

II

RAKYAT SUMSEL, SENIN 6 JANUARI 2014

Jual BJ Beromzet Rp 500 Ribu Dalam Satu Hari

PALEMBANG, RS – Dipilih – dipilih Rp 5 ribu, Rp 5 ribu, barang bagus, kata – kata tersebut menjadi ungkapan mayoritas para pedagang baju bekas. Tidak banyak yang tahu dari mana keberadan pakaiaan ini karena yang terpenting bagi para pembeli adalah kualitas barang dan harga murah. Rahmawati, pedagang baju bekas, Sabtu (4/1) mengungkapkan pada awalnya berjualan di daerah 7 Ulu namun karena terbakar beberapa waktu lalu pindah dan berjualan di tempat sekarang. Menurut Rahma barang barang yang dijual cukup beragam mulai dari celana, kemeja, tas, kaos kaki, jaket dan lainya. Untuk harga sendiri sangat bervariasi mulai dari harga Rp 25 ribu yaitu celana levis, sepan yang bagus sedangkan untuk harga kaos ada yang Rp 15 ribu hingga 10 ribu dan kaos kaki 3 buah Rp 10 ribu. “Kualitas barang disini masih bagus memang para pembeli harus teliti untuk bisa memilih pakaian yang dinginkan, untuk barang sendiri biasanya didatangkan langsung dari luar daerah seperti Jambi, Padang, dan ada juga yang impor dan kami beli langsung dari agen.” “Pasar ini mulai ramai dari pukul 3 hingga jam 8 malam dan dalam sehari rata – rata omzet bisa mencapai Rp 500 ribu,” ungkap Rahma. Sementara itu Nina pembeli pakaian di pasar baju bekas ini mengungkapkan perlu kecermatan dalam memilih pakaian bekas ini karna masih banyak baju yang bagus dan bershi ketika dicuci kembali. “Orangkan tidak tahu kalau baju yang kita pakai itu BJ (Burukan Jambi) kalau sudah dibersihkan, harga pakaian di pasar ini sangat terjangkau apabila di toko – toko ratusan ribu disini hanya puluhan ribu jadi sangat ekonomis.” Nina berharap kedepanya pasar BJ ini bisa ditata dengan baik minimal dibuatkan tempat berjualan untuk para pedagang sehingga ada central sendiri untuk pasar BJ ini karna peminat pakaian bekas ini sangat tinggi. (fun)

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

Pasokan Berkurang & Pergantian Musim

Buah Impor-Lokal Naik 30 % MEMASUKi tahun baru 2014 harga buah impor dan buah lokal naik 20 hingga 30 persen. Berdasarkan pantauan Radar Palembang di pasar tradisional Mega Asri dan Pasar Buah Jakabaring pada Minggu (5/1/2014). PALEMBANG, RS – Riswok, pedagang buah di Pasar Mega Asri mengungkapkan harga buah ditingkatan agen sudah tinggi untuk harga anggur hitam dan merah saja yang biasanya Rp 400 ribu menjadi Rp 550 ribu per dus (20 kilogram). “Harga apel fuji dari Jepang saat ini harga perdusnya Rp 500 ribu, padahal awalnya hanya Rp 447 ribu, selain itu harga buah kelengkeng perkeranjangnya pada awalnya Rp 280 ribu kini menjadi Rp 350 ribu,” kata Riswok. Menurut Riwsok, kenaikan harga ini juga menurunkan minat para pembeli dan menurunkan omzet para pedagang buah. Abadi, pedagang buah di Pasar Induk mengungkapkan harga buah lokal seperti semangka yang pada awalnya Rp 2 ribu perkilonya kini menjadi Rp 4.500, semantara itu harga buah salak pada awalnya Rp 5 ribu kini menjadi Rp 7 ribu. “Buah lainnya yang juga naik adalah pisang. Awalnya Rp 1.600 perkilogram kini menjadi Rp 4 ribu,

FOTO: SALAMUN/RADAR PALEMBANG

SUSUN BUAH: Pegawai di toko buah sedang menyusun buah. Pasokan berkurang beberapa hari terakhir membuat harga buah di Palembang melambung. jeruk awalnya Rp 8 ribu kini perkilogramnya menjadi Rp 10 ribu dan Mangga yang awalnya Rp 8 ribu kini menjadi Rp 12 ribu.”

Menurut Abadi, penyebab kenaikan harga ini adalah kurangnya pasokan buah dari tingkatan petani dan selain itu musim buah berganti

– ganti sehingga menyebabkan pasokan buah tidak stabil. Abadi berharap kedepanya harga buah akan stabil kembali sehingga

omzet yang didapat akan semakin baik dan pasokan buah ditingkat petani lancar dan para pembeli bisa mengkonsumsi buah ini. (fun)

Harga Sayuran Merangkak Naik

FOTO: IST

DAGANGAN: Pedagang menggelar sayur dagangannya. Di Sekayu, harga sayuran mengalami kenaikan.

SEKAYU, RS – Pekan pertama 2014, sejumlah harga kebutuhan hidup seperti sayuran mulai mengalami kenaikan. Angkanya bervariasi mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 10 ribu perkilogram. Cabai merah misalnya dari Rp 30 ribu kini tembus diangka Rp 35 hingga 40 ribu. Bawang naik rata-rata Rp 1.000 per kilogramnya begitu juga dengan kentang. Beberapa pedagang sayur yang ada di pasar sekayu mengatakan kenaikan tersebut sudah terjadi beberapa waktu lalu. Mereka sendiri mengaku tidak mengetahui alasan kenaikan tersebut.” Memang ada kenaikan, cak cabe biasonya

Rp 30 ribu sekarang sudah naik Rp 40 ribu, kalu penyebabnya kita dak tau, taunya sudah naik,”ujar Suryati salah seorang pedagang sayur kepada koran ini. Disinggung alasan kenaikan tersebut ia mengaku tidak mengetahui secara pasti,karena ia hanya mengikuti kenaikan ditingkat agen.” Kita ngambilnya sudah naik, jadi tepakso kito naike pulo,”ujarnya. Senada diungkapkan zul, salah satu pedagang lainnya. Menurutnya tidak hanya cabe, beberapa jenis sayuran lainnya juga mengalami kenaikan tetapi tidak terlalu signifikan.” Memang ado kenaikan tetepi dikit,”tegasnya. (ace)

klik...........www.radarpalembang.biz


III

RAKYAT SUMSEL, SENIN 6 JANUARI 2014

Liong Hap Bio

Peringati HUT Kelenteng PALEMBANG, RS Kelenteng Liong Hap Bio yang terletak di jalan Sukarejo Palembang hari ini (6/1) akan merayakan HUT kelenteng yang ke 10 tahun. “Perayaan kita mulai pada pukul 00.00 Wib yang dilakukan pengurus

kelenteng dengan menggelar sembahyang kepada Thien. Lalu paginya untuk seluruh umat yang ingin melakukan sembahyang dikelenteng ini,”ujar Usman, ketua Kelenteng Liong Hap Bio, kemarin.Usman juga mengungkapkan, dalam peray-

aan kali ini untuk menghibur umat pihaknya menghadirkan yang Poheti dan karaokean. “Biasanya dalam perayaan HUT kelentengselalu ramai, karena kelenteng ini merupakan kelenteng umum bukan kelenteng marga,”terangnya. (sep)

Rutin Gelar Kegiatan Sosial Vihara Dhama Vijja

Tikon

PALEMBANG, RS - Vihara Dhamma Vijja yang terletak di jalan Sirna Raga No.1632 RT.22 Kelurahan 8 Ilir Palembang merupakan vihara umat Buddha Theravada. “Theravada merupakan ajaran yang konservatif, dan secara menyeluruh merupakan ajaran terdekat dengan Agama Buddha,”ujar Tikon

Djundi, Ketua Yayasan Dhamma Vijja, kemarin. Tikon mengatakan, vihara ini berdiri sekitar tahun 2004. “Selama berdiri berbagai kegiatan digelar mulai dari puja bakti, peringatan hari besar seperti Waisak, Khatina, Assadah dan Dhamma Vijja,”ujar pemilik toko Anda Bahagia yang bergerak dibidang

penjualan Aki mobil dan motor ini.Selain kegiatan tersebut, sambung Tikon, Vihara ini juga rutin menggelar kegiatan sosial mulai dari kunjungan ke panti-panti asuhan hingga memberi bantuan kepada korban kebakaran. “Kegiatan bakti sosial ini biasanya dikoordinir oleh para remaja vihara Dhamma Vijja,”katanya.(sep)

POSE BARENG : Pengurus kelenteng sedang pose bareng didepan kelenteng

Stan Jam Kebahagiaan Diburu Etnis Tionghoa

PALEMBANG,RP- Tak hanya menyediakan stan pernak-pernik Imlek yang ramai dikunjungi etnis Tionghoa, stand jam kebahagiaan di bazar Imlek vihara Maitreya Duta juga diburu para pengunjung bazar yang memiliki makna sendiri. Dikalangan etnis Tionghoa khususnya umat di vihara Maithreya Duta selain sebagai penunjuk waktu, jam atau arloji juga memiliki jam yang menyempurnakan semangat hidup serta mampu meningkatkan spiritualitas hidup. Supandi pengurus Vihara Maithreya Duta Palembang mengatakan bentuk jamnya sama hal dengan jam biasa namun dikalangan umatnya jam ini dimanfaatkan selama 356 hari ditiap menit dan detiknya hidup masyarakat Tionghoa dipenuhi dengan bahagia, gembira dan sukacita. Sambungnya, yang membedakan jam ini dengan jam biasanya yakni ada logo tanah suci Omei dan tulisan dunia satu keluarga karena jam kebahagiaan ini telah diberkati dengan kuasa firman tuhan sehingga pemiliknya akan mendapatkan kekuatan Tian Ming yang menjadi pelindung dalam menjalani kehidupan sehariharinya. “Arloji kebahagian ini sama halnya dengan jam biasa namun biasanya ada logo tanah suci Omei yang ada dijam yang diartikan kekuatan Tian Ming,”kata

RAMAI:Stan kebahagiaan yang ramai dikunjungi masyarakat Supandi. Jelasnya Arloji merupakan benda yang selalu bersama manusia yang digunakan setiap harinya oleh karena itu Arloji kebahagian ini untuk mengingatkan kita terus berbahagia setiap saat dan berpikiran positif dan progresif dalam menjalani kehidupan. Sedangkan logo tanah suci Omei mengingatkan kita bahwa di dunia ini hanya sementara karena suatu saat kita harus meninggalkannya kembali ke xian tian yakni kampung halaman. “Jam kebahagiaan ini mengingatkan kita agar selalu berpikir positif serta kita hidup didunia hanya sementara,”jelasnya. Dalam Arloji kebahagian ini

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

memilik dua belas kata dalam arloji kebahagian yakni Gembira, Suka Cita, Bebas, Ceria, Damai, Harapan, Sukses, Cemerlang, Yakin, Leluasa, Puas dan bahagia. Jelas Supandi dua belas kata tersebut senantiasa diingatkan dan dimotivasi untuk mengamalkan 12 kata yang tertulis dalam arloji kebahagian karena 12 kata tersebut senantiasa menyentuh hati kita membawakan kebahagian yang tiada tara dalam seluruh kehidupan kita. “Dua belas kata dalam arloji kebahagian merupakan kristalisasi Dharma hati sejati yang telah mencakup semua kebenaran nurani,”terangnya.(ben)

klik...........www.radarpalembang.biz


IV

RAKYAT SUMSEL, SENIN 6 JANUARI 2014

Sampah Semakin Menumpuk BANYUASIN, RS - Polemik pengangkutan sampah yang telah menggunung bertahun tahun di pasar kalangan Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa terus berlanjut. Dinas Pengelolaan Pasar Kabupaten Banyuasin menegaskan tidak sama sekali memiliki kewenangan untuk mengangkut sampah terus menumpuk di sisi jalan tersebut di dekat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) pasar kalangan tersebut. “Kami sama sekali tidak memiliki tugas untuk mengangkut sampah tersebut, tugas kami terbatas untuk membawa sampah dari los ataupun lapak pedagang ke TPS, sedangkan dari TPS bukan lagi merupakan tugas kami,” ungkap Dinas Pengelolaan Pasar Drs Dalton Iswandi saat dikonfirmasi. Ia menegaskan pihaknya saat ini sama sekali tidak memiliki armada pengangkut karena seluruh armada yang dimiliki pihaknya telah diserahkan kepada Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman. Sehingga pihaknya tidak sama sekali tidak berdaya untuk dapat menanggulangi persoalan sampah tersebut. Menurutnya, saat ini penanganan persoalan sampah sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman. Terlepas sampah tersebut berasal dari masyarakat sekitar ataupun sampah pasar kalangan tersebut. “Tiga armada kami sudah kami serahkan, sehingga saat ini kami tidak memiliki armada, apakah kami harus mengangkut sampah dengan menggunakan gigi,” kesalnya Sementara, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Banyuasin, Arisalahari menegaskan persoalan sampah yang menggunung pasar kalangan tersebut disebabkan karena Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman memang kekurangan armada. Hal tersebut karena setiap harinya ada 39 ton sampah dari masyarakat yang harus terangkut. “Dinas terkait memang kurang memiliki armada karena banyaknya sampah yang harus diangkut ke TPA, oleh karenanya saat ini masih diupayakan penambahan armada agar pengangkutan semakin maksimal,” ungkapnya. (tri)

Ditarget Proses Perekaman Tercapai 100 Persen BANYUASIN RS, – Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil, Kabupaten Banyuasin melakukan berbagai cara untuk menyelesaikan proses perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP- E) untuk di wilayah Banyuasin, seperti diketahui masih ada sekitar 20 persen lagi warga yang belum melakukan perekaman KTP-E. ”Kita targetkan selesai pada tahun ini (2014, red), namun untuk menyelesaikan itu kita harus melakukan jemput bola ke daerah yang masih belum banyak melakukan perekaman KTP-E, seperti di wilayah perairan,”kata Hasan Masri Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil, Kabupaten Banyuasin ketika ditemui kemarin. Masih katanya, pihaknya melakukan sosialisasi kepada kepala desa, lurah bahkan camat untuk mendata kepada warga yang belum merekam KTPE.”Kita himbau melalui kepada kades, lurah dan kecamatan agar memberitahukan kepada warga untuk segera merekam KTP-E, agar seluruh warga dapat terekam KTP-E,”jelasnya. Selain itu juga, pihaknya sudah melakukan perekaman terhadap siswa pelajar yang masih dibawah 17 tahun, dimana nantinya para pelajar jika sudah berusia 17 tahun tidak lagi melakukan perekaman KTP Elektronik.”Mereka tinggal lengkapi administrasi dan tinggal ambil KTP Elektronik,”terangnya. Berdasarkan data yang dimiliki Disdukcapil Banyuasin, jumlah warga yang melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik ini, sudah ada sekitar 408.446 warga yang sudah lakukan perekaman KTP- Elektronik.”Sedangkan jumlah warga yang wajib KTP-Elektronik yaitu sekitar 531.602 warga,”terangnya. (tri)

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

6 Ribu Hektar Sawah Terendam

TERENDAM: Sawah-sawah di desa Mendayun OKU Timur yang kini sudah terendam air

Banjir di OKUT Terus Meluas Masih tingginya intensitas hujan yang terjadi di Kabupaten OKU Timur, membuat areal sawah yang terendam terus meluas. Jika sebelumnya 2.700 hektar lebih sawah yang terendam banjir dari 6 Kecamatan, saat ini meluas menjadi 6 ribu hektar lebih yang tersebar di 15 Kecamatan.

MARTAPURA, RS – Data dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura OKU Timur , banjir terjadi di 132 Desa dalam 15 Kecamatan.

Tertibkan Truk Kayu, Parkir Sembarangan BANYUASIN, RS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin meminta instansi terkait dalam hal ini dinas perhubungan komunikasi dan informasi Kabupaten Banyuasin untuk segera menindak truk kayu yang parkir sembarangan di wilayah Tanjung Siapi-api dan di sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim), karena acapkali sering menimbulkan kemacetan. ”Kita minta di tertibkan, karena mereka asal parkir sehingga menyebabkan kemacetan,” ujar Zakaria, Wakil ketua DPRD Kabupaten Banyuasin ketika ditemui kemarin. Kemacetan yang disebabkan truk kayu itu, dikarenakan para supir sering memarkirkan di sembarangan jalan sehingga mengambil badan jalan.”Kita

sendiri tahu, kalau kendaraan truk kayu itu besar, kalau asal parkir pasti memakan badan jalan,”jelasnya. Zakaria memberikan contoh, salah satunya di Desa Gasing, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin dimana ada perusahaan kayu di daerah tersebut, dan para supir truk kayu tersebut asal parkir dan menunggu giliran mengambil kayu dari kapal tongkang.”Akibatnya badan jalan menjadi satu jalur dan menyebabkan kemacetan yang cukup panjang, bahkan pernah sampai 5 Kilometer,”terangnya. Maka dari itu, kepada Dishubkominfo untuk segera menindaklanjuti atau segera tanggap, jika tidak mereka asal parkir sembarangan dan menjadi kebiasaan.”Segera

diberikan sanksi atau lain sebagainya, biar para supir truk jera untuk parkir sembarangan disana,”tukasnya. Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Banyuasin, Supriadi ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah pernah melakukan penertiban terhadap truk kayu yang parkir sembarangan tersebut. ”Kita sudah turunkan personil beberapa waktu yang lalu, agar mereka tidak asal parkir sembarangan dengan menyiapkan lahan parkir,”ujarnya ketika dihubungi kemarin. Setelah pihaknya turun, para supir truk kayu tersebut langsung pindah lokasi parkir, dan tidak terjadi kemacetan kembali. Masih katanya, jika

pemilik pelabuhan atau pemilik kayu (PT TEL, red) tidak menghiraukan imbauan atau peringatan agar tidak lagi parkir sembarangan, namun mereka nantinya melanggar. Maka pihaknya tidak segan akan mengambil tindakan tegas, dengan menutup lokasi tersebut.”Kita sudah pernah tutup, jika masih nakal akan kita tutup kembali. Padahal di daerah sana sudah ada rambu jalan, kalau dilarang parkir di sekitar jembatan sepanjang 200 meter,”bebernya. Lebih lanjut, dirinya mengatakan, truk yang asal parkir sembarangan di Jalan Lintas Timur, pihaknya juga menghimbau untuk tidak asal parkir, karena akan menyebabkan kemacetan. ”Kita imbau untuk tidak parkir sembarangan,”pungkasnya.(tri)

Motor Bantuan P3N Jangan Dipakai Ngojek

pentingan P3N. Selain menerima insentif sebesar 1 juta pada tahun lalu, mereka juga mendapatkan bantuan hibah motor, hendaknya kendaraan dinas yang diberikan jangan disalahgunakan, apalagi dipakai ngojek dan dipinjamkan ke orang lain,”terangnya. Saidi menjelaskan, pemberian bantuan motor dinas tersebut bertujuan agar dapat menunjang kinerja sejumlah P3N sebagai ujung tombak ditengah masyara-

kat dalam menyiarkan agama islam ditengah masyarakat dengan baik dan benar sehingga dapat menjadi panutan bagi masyarakat luas. “Aset yang dipinjamkan tersebut, hendaknya dapat dijaga dan dirawat agar tidak rusak kondisinya karena diharapkan dengan adanya bantuan motor tersebut kinerja P3N dapat lebih ditingkatkan lagi kedepan,”ujarnya. (pin)

LUBUKLINGGAU, RS - Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Lubuklinggau, H Saidi HZ meminta dan menghimbau kepada seluruh petugas P3N yang ada, agar bantuan motor dinas yang diberikan Pemkot dan Gubernur

Sumsel dapat digunakan sebaik mungkin. Jangan sampai, bantuan tersebut disalahgunakan dengan memakainya untuk mengojek. “Ada banyak bantuan yang diberikan oleh pemkot dan Gubernur sumsel, salah satunya bantuan motor dinas untuk ke-

Sementara sawah yang terendam banjir mencapai 6 ribu hektar dari luas tanam 35 ribu hektar lebih. Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura OKU Timur, Ir Tubagus Sunarsenl, meluasnya lahan persawahan terkena banjir di Kabupaten Lumbung Pangan ini, akibat peningkatan akibat curah hujan yang sampai saaat ini masih terus tinggi di Bumi Sebiduk Sehaluan “Untuk hari ini ada sekitar 2 ribu hektar sawah yang terkena banjir, namun kita belum tahu berapa yang puso akibat banjir ini, karena banjirnya masih pasang surut, karena hujan masih terus mengguyur OKU Timur, memang kalau banjir terus terjadi bisa terjadi puso, namun mudah-mudahan tidak,” ujarnya. Dikatakan Tubagus, awalnya lahan yang terkena banjir hanya ada di 7 kecamatan, dan bertambah menjadi 13 kecamatan yang terkena banjir mencapai 4 ribu hektar sawah. “Kemudian daei laporan terakhir hari ini sudah menjadi 15 Kecamatan yang kena banjir, dengan luas tanam ada 35 ribu lebih yang terkena banjir ada sekitar 6 ribu hektar,”jelasnya. Adapun wilayah yang terkena banjir adalah Kecamatan Belitang Jaya dengan luas tanam padi 393 hektar, awalnya terkena banjir 44 hektar kini menjadi 120 Hektar. Kecamatan Cempaka luas tanam 783,25 hektar, terkena banjir 669,25 hektar. Kecamatan Buay Madang Timur luas tanam 1585,25 hektar yang terkena banjir 523,25 hektar. Kemudian Kecamatan Buay Madang Raya luas dari tanam 2.045 hektar dengan umur tanaman 3-10 hari, yang

terkena banjir 265 hektar. Kecamatan Belitang Mulya luas tanam 872 hektar terkena banjir 204,75 hektar. Lalu Kecamatan Buay Madang luas tanam 2023,23 hektar yang terkena banjir bertambah menjadi 671,5 hektar. Kecamatan Semendawai Suku III terkena banjir 416 Hektar Selanjutnya Kecamatan Belitang dari luas tanam 2.924, 5 hektar yang terkena banjir ada sekitar 404 Hektar. Kecamatan Semendawai Timur dari 2.783,5 hektar yang terkena banjir sebanyak 199 hektar. Kecamatan Belitang Madang Raya luas tanam 2.805 hektar, terkena banjir 342 hektar. Madang Suku II luas tanam 2.783,5 hektar terkena banjir 427 hektar serta Kecamatan Belitang II luas tanam 383 hektar terkena banjir 13 hektar ”Sementara untuk Kecamatan BP Peliung luas tanam 2.956 yang terkena banjir 531,75 hektar. Madang Suku I, luas tanam 1.975 terkena banjir 375 hektar. Kecamatan Madang Suku III luas tanam 450 hektar terkena banjir 145 hektar. Sementara untuk wilayah Kota Martapura sendiri luas tanam 2.346 hektar, terkena banjir 349,5 hektar. Dengan demikian ada dua Kecamatan yang bertambah, dan terdiri dari 132 Desa,”ungkap Tubagus Tubagus. Ia berharap, agar hujan tidak terus menerus mengguyur kabupaten OKU Timur, agar banjir tidak memperparah luas sawah yang terkena banjir di OKU Timur. “kita berharap agar hujan secepatnya berhenti, karena hari ini saja sudah 2 ribu hektar sawah terendam.banjir,” pungkasnya. (awa)

273 Kasus Belum Terungkap

KAYU AGUNG,RS - Sebanyak 273 kasus di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang belum terselesaikan tahun 2013 lalu menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi jajaran Polres kabupaten OKI di tahun 2014 mendatang. Berdasarkan data terakhir dari lima tren kejahatan menonjol di Bumi Bende Seguguk OKI, kasus curat (pencurian dengan pemberatan) dan curas (pencurian dengan kekerasan) masih tinggi. Kasus curat sebanyak 252 kasus, kemudian curas sebanyak 176 kasus, curanmor (Pencurian kendaraan bermotor) ada 63 kasus, penggelapan 39 kasus dan anirat (penganiayaan berat) sebanyak 84 kasus, total seluruhnya 614 kasus. Dari jumlah tersebut Polres OKI sudah berhasil mengungkap 265 kasus, dengan rincian kasus curat terselesaikan 100 kasus, curat terselesaikan 55 kasus, sehingga masih 273 kasus curas dan curat yang masih menjadi PR Polres OKI dan haris diselesaikan di tahun 2014. Sementara kasus curanmor terselesaikan 23 kasus, penggelapan terselesaikan 27 kasus dan anirat terselesaikan 60 kasus. Menurut Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat SIk, jumlah tindak pidana yang menonjol di Kabupaten OKI selama 2013 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2012. “Pada tahun 2012 kasus curat sebanyak 312 kasus, curas 230 kasus dan curanmor sebanyak 94 kasus. tahun 2013 semuanya menurun. Sedangkan pengungkapan kasus mengalami peningkatan 40 persen dari jumlah tindak pidana yang terjadi,”ujarnya. (rd1)

klik...........www.radarpalembang.biz


RAKYAT SUMSEL, SENIN 6 JANUARI 2014

V

Berantas KKN, Terapkan Pelayanan Satu Pintu

LUBUKLINGGAU, RS - Sejak awal 2014, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau mulai menerapkan pola peayanan satu pintu di SKpD tersebut. Hal ini dilakukan guna menghindari dan mencegah paraktik-praktik KKN yang kerap menjadi image di BKD tersebut.Kepala BKD Kota Lubuklinggau, Ihsan Roni melalui Sekretarisnya,

Purnomo kepada wartawan mengatakan, untuk mengoptimalkan pelayanan satu pintu (PSP) ini, pihaknya telah menyiapkan 5 orang petugas. “Ada lima petugas pelayanan publik prima BKD satu pintu. Mereka mewakili bidangnya masing-masing yakni bidang mutasi, kepangkatan, dan pembinaan yang telah disiapkan ruang pelayanan

dimuka kantor,” jelasnya. Hanya saja, menurutnya penerapan sistem Pelayanan tersebut bukan berarti selama ini tidak optimal. Namun untuk menghindari opini buruk yang mengistilahkan, kalau mau berurusan dengan BKD harus menggunakan pelicin atau uang biar lancar.“Hal ini dilakukan dengan tujuan sebagai bentuk pelayanan

Masyarakat Gelar Lomba Burung Berkicau

REGISTRASI: Peserta yang dikut dalam lomba kicau burung dalam rangka HUT ke-10 Kabupaten OI sedang melakukan registrasi. paten OI juga diikuti peserta yang berasal dari luar Sumsel seperti, Jambi, Bengkulu, Lam-

pung dan Bangka Belitung. “Antusias para pecinta kicauan burung memang sangat besar.

Buktinya, peserta lomba kali ini banyak yang dapat dari luar Sumsel,” terangnya. (rd1)

Kasus Curas di OI paling banyak SUMSEL, RS - Dalam kurun waktu kurang dari empat bulan terakhir, AKBP Asef Jajat Sudrajat, SIk dalam memimpin Polres Ogan Ilir (OI), sudah mengungkap lebih dari 70 persen kasus kejahatan di Ogan Ilir. Kasus yang paling banyak yakni kasus kejahatan disertai kekerasan, penganiayaan, hingga pembunuhan. Kapolres Ogan Ilir AKBP Asep Jajat Sudrajat, SIk mengatakan, ini semua berkat dukungan semua pihak, baik personil jajaran, termasuk dukungan pemerintah dan masyarakat sehingga berbagai kasus bisa diungkap khususnya di OI. Menurutnya, untuk kasus konvensional memang menjadi atensi pihaknya agar kasus tersebut secepatnya dapat diungkap, karena menyangkut ketertiban masyarakat secara langsung, seperti kasus pencurian disertai kekerasan (Curas) termasuk

perampokan.“Berdasarkan data Polres kabupaten OI, kasus curas untuk tiga bulan terakhir ini tercatat 10 kasus tindak pidana, lalu curat 32 kasus, curanmor 8 kasus dan pembunuhan 1 orang serta kasus perjudian 7 kasus, dengan total 66 kasus tindak pidana,” jelasnya. Ia mengaku berkat dukungan dan kekuatan personil kita, dari berbagai kasus tersebut dapat kita selesainya hingga 70 persen atau sekitar 46 kasus penyelesaian tindak pidana (PJP), kemudian terhadap kasus lainnya seperti kasus narkoba, terhitung sejak OktoberNovember-Desember 2013 tercatat 14 laporan. “Dengan jumlah tersangka yang berhasil ditangkap sebanyak 19 orang, untuk barang buktinya saat ini masih kita kirim di laboratorium untuk dievakuasi,” pungkasnya. Ketika disinggung mengenai kasus korupsi, Kapolres Ogan Ilir didampingi Kanit

SEMANGAT SEMANGAT ASPIRASI ASPIRASI RAKYAT RAKYAT

Deru Perintahkan Dinas Beri Bantuan MARTAPURA, RS - Menyikapi terus meluasnya banjir di kabupaten berjuluk lumbung pangan ini, Bupati OKU Timur H Herman Deru SH MM, memerintahkan kepada seluruh jajaran SKPD khususnya Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura untuk bergerak cepat memberikan bantuan kepada petani yang tanaman padinya terendam. Menurut Deru, benih padi bantuan untuk petani sudah ada dan siap dibagikan sebagai antisipasi banjir. Dengan demikian, diharapkan musibah banjir ini tidak akan mempengaruhi produksi padi di Kabupaten OKU Timur. “Kami tidak ingin banjir merusak target produksi padi petani sampai satu juta ton untuk tahun 2015 mendatang. Untuk itu segera lakukan gerakan pendataan berapa jumlah padi yang rusak akibat banjir. Segera salurkan bantuan kepada petani agar petani segera berbenah,” tegas Deru. Dikatakan Deru, wilayah yang terendam air adalah dataran rendah ditambah lagi kondisi cuaca yang sangat ekstrem berupa hujan deras yany terus mengguyur sejak beberapa hari terakhir sehingga sawah petani terancam rusak oleh banjir. “Kami berusaha sekuat tenaga membantu para petani, agar mereka segera bangkit dan produksi padi petani tidak terganggu,” jelasnya. Seperti diketahui, produksi padi di kabupaten OKU Timur terus mengalami peningkatan setiap tahun yang dibuktikan dengan diraihnya penghargaan P2BN (Peningkatan Produksi Beras Nasional) yang diberikan Presiden RI selama 6 kali berturut-turut karena mampu meningkatkan produksi beras diatas 5 persen setiap tahun. “Untuk itu, pada tahun 2015 mendatang kita menargetkan produksi padi meningkat menjadi 1 juta ton GKG (Gabah Kering Giling). Adanya musibah banjir ini diharapkan tidak akan mempengaruhi belum diselesaikan. Penyebabnya karena terbenturnya saksi maupun korban yang enggan melapor. “Bagi masyarakat yang mengalami tindak kejahatan, namun belum melapor ke petugas, sebaiknya segeralah melaporkan, sebab dengan adanya laporan tentu akan memudahkan petugas untuk mengungkapnya,” harapnya.

Polres Berbenah

Pidkor Iptu Herman Rozi SH mengatakan, saat ini ada kasus korupsi di Dinas Peternakan dan Perikanan Pemkab OI dengan dua orang tersangka yang menjabat sebagai tim teknis berinisial AB dan MS. Keduanya diduga telah melakukan korupsi dana anggaran bersumber APBN Tahun 2012 sebesar Rp 295 juta dari Rp 400 juta, dengan peruntukan untuk penguatan sapi bunting pada tahun 2012

pengurusan di BKD selalu identik dengan KKN. “Kami berharap agar pelayanan ini dapat berjalan lancar dan mengantisipasi praktik korupsi serta dapat memberikan informasi dengan jelas kepada seluruh PNS yang ada agar dapat langsung menerima info-info yang berkaitan dengan kinerja kepegawaian,” pungkasnya. (pin)

Petani Harus Tanam Kembali

Sambut HUT OI ke-10

INDERALAYA, RS - Ratusan peserta lomba burung berkicau dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Ogan Ilir (OI) ke-10, Minggu (5/1) memadati kamp pendaftaran di Lapangan Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Indralaya, OI. Peserta yang mengikuti lomba burung berkicau ini, umumnya berasal dari luar Sumsel diantaranya yakni, Jambi, Bengkulu, Lampung dan Bangka Belitung. Nomor pendaftaran lomba burung berkicau terdiri dari 4 kategori yakni, kelas VIP, Eksekutif, Bintang dan Kategori Favorit. Hadiah yang diperebutkan cukup bervariasi dari Rp1-7 juta untuk para pemenang. Menurut Budi salah satu penonton kemarin mengatakan, Peserta yang mengikuti lomba burung berkicau ini selain diikuti oleh masyarakat kabu-

yang terpadu dan transparan khususnya dalam proses pengurusan administrasi kepegawaian atau yang menyangkut aparatur di lingkungan Pemkot Lubuklinggau,” katanya. Diharapkan juga, dengan adanya pelayanan satu tersebut dapat mengantisipasi praktik korupsi, kolusi dan nepotisme karena selama ini setiap kali

lalu.“Kasus tersebut sudah P21 dan segera berkas perkaranya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kayuagung. Untuk kedua tersangka belum di tahan, karena masih menunggu hasil audit perhitungan negara,” tambahnya. Terkait masih ada beberapa kasus yang belum terungkap, termasuk disaat dirinya belum menjabat Kapolres OI, menurut Kapolres memang ada beberapa pekerjaan rumah yang

Tingginya angka Curanmor (Curian Kendaraan Bermotor) yang tercatat sepanjang tahun 2013 menjadi Evaluasi Polres (Polisi Resort) Lahat, apalagi kasus tersebut terbilang sangat menonjol. Kerjasama dari semua pihak akan menjadi salah satu cara pihak Polres Lahat kedepan untuk meminimalisir angka yang ada, disamping melakukan razia seperti yang selama ini dilakukan

H Herman Deru SH MM Bupati OKU Timur produksi padi, karena petani kita instruksikan menanam kembali melalui bantuan benih yang diberikan pemerintah,” pungkasnya. (awa)

Kapolres Lahat AKBP Budi Suryanto mengatakan, warga kota Lahat untuk selalu waspada akan bahaya Curanmor, yang saat ini dikategorikan kasus menonjol di wilayah hukum Polres Lahat. Sebelumnya kasus yang menonjol adalah pencurian di perumahan warga. Namun, akhir-akhir ini sering terjadi kasus curanmor di wilayah kota Lahat. Selain mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan, pihaknya juga akan mengiatkan patroli rutin petugas. “Kami mengimbau kepada masyarakat Lahat, untuk menggunakan pengaman motor tambahan seperti gembok atau kunci pengaman lainnya. Selain itu, kita mengingatkan masyarakat untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam jok motor dan segera melapor bila terjadi pencurian,” ujarnya.Dijelaskannya, titik rawan yang kerap terjadi

curanmor tidak terlalu fokus di wilayah keramaian. Lokasi perumahaan hunian warga pun tak luput dari incaran kawanan tersebut, untuk okasi yang paling sering di kawasan perumahan Lembayung, Bandar Agung dan Pasar Tradisional Modern (PTM) Serelo kota Lahat. Demi mempersempit ruang gerak kawanan ini, pihaknya terus melakukan patroli keliling secara bergantian disejumlah tempat rawan. Tak hanya itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan untuk memasang kunci ganda di kendaraan mereka. “Penyelesaian kasus-kasus curat, curanmor, curas, akan terus diantisipasi. Untuk itu diharapkan partisipasi aktif masyarakat untuk membantu Polres Lahat dalam menjaga situasi kondisi yang kondusif,” pungkasnya. (rd1/man)

klik...........www.radarpalembang.biz klik...........www.radarpalembang.biz


VI Smartwatch Siap

‘Meledak’ JAKARTA, RS - Smartwatch jadi salah satu wearable device yang paling banyak diburu. Setelah Samsung memperkenalkan Galaxy Gear, produsen lain pun berbondong-bondong ikut menyerbu segmen ini sebelum Apple dan Google resmi membombardir pasar. Mulai banyaknya pemain di segmen arloji pintar ini membuat pilihan makin beragam. Dan imbasnya, seperti dikutip dari laporan IDC untuk Wearable Device Ecosystem, Jumat (3/1/2014), penjualan smartwatch secara global diprediksi akan tumbuh pesat hingga lebih dari 500% pada tahun 2014. Penjualan bisa naik lima kali lipat lebih dibandingkan 2013, karena dipicu oleh pemain di perangkat ini mulai lumayan banyak. Selain Samsung, Sony, Qualcomm, ZTE, maupun LG, pemain lain yang akan segera hadir adalah Nokia, Microsoft, Google, dan tentu saja Apple. Di antara para pemain bisnis ini, bisa dibilang smartwatch besutan Apple dan Google yang masih tanda tanya. Perangkat dari kedua perusahaan ini termasuk yang ditunggu pasar mengingat waktu produksinya yang lumayan lama. Selain itu, analis juga memprediksi akan ada lebih banyak fitur dan jenis smartwatch yang bisa jadi pilihan pelanggan. Sejauh ini, smartwatch yang telah beredar menawarkan fitur yang masih seragam. Termasuk pengingat panggilan telepon dan pesan masuk, tampilan waktu, sebagai aksesori kebugaran, dan lainnya.(rou/ash)

Semangat aspirasi rakyat

PONSEL

RAKYAT SUMSEL SENIN 6 JANUARI 2014

Smartphone ‘Banjir’ Reload ‘Melonjak’ Sering bertumbuhnya penguna smartphone di Palembang membuat kebutuhan reload (pengisian pulsa) mengalami peningkatan pasalnya dalam memanfaatkan aplikasi membutuhkan paket data. Awalnya dikalangan anak muda dalam melakukan reload didominasi nominal kecil namun kini nominal besar mulai diminati. PALEMBANG, RS - Sukma Owner Sukma Cell di jalan Gotong Royong Plaju depan Universitas PGRI Palembang mengatakan, trend mahasiswa sekarang ini dalam melakukan reload (pengisian pulsa) tidak hanya nominal kecil saat ini voucer RP 25 ribu juga banyak diminati mahasiswa. “Dulunya mahasiswa dapat melakukan pengisian pulsa Rp 5 ribu untuk satu nomor bisa empat kali dalam sebulannya namun pasca membanjirnya

smartphone membuat reload nominal Rp 25 ribu juga ramai dibeli mahasiswa,” kata Sukma saat kepada Radar Palembang Sabtu (4/1). Senada dengan Agus Naruha manager ladas cellular di Internasional Plaza lantai dasar mengatakan pasca smartphone membanjir pasar gadget di Palembang serta didukung harga yang terjangkau membuat kebutuhan akan pengisian pulsa mengalami peningkatan. “Sekarang trend pengisian pul-

sa mengalami perubahan awalnya reload nominal besar lebih kepada kalangan menengah keatas,” kata Agus,. Masih kata dia, di 2013 pengisian reload ditempatnya mencapai Rp 50 juta melihat perkembangan smartphone yang terus menunjukkan pertumbuhan serta rencana pemerintah terhadap naiknya pajak barang impor termasuk smartphone di 2014, ia menilai akan berdampak terhadap pengisian reload. “Tahun ini kami targetkan

untuk pengisian pulsa mencapai Rp 120 juta mengingat kebijakan pemerintah menaikkan pajak impor smartphone sehingga orang cenderung belum menganti smartphone-nya,” ujarnya. Optimis meningkatnya pengisian pulsa dilatarbelakang trend pengisian pulsa awalnya sebagai kebutuhan untuk SMS dan voice terlebih lagi bagi kalangan mahasiswa namun pasca smartphone membanjiri optimis pengisian reload tidak hanya untuk nominal kecil tapi juga nominal besar. “Untuk pengisian pulsa dulunya nominal Rp 10 ribu bisa tiga kali dalam sebulan untuk kebutuhan sms dan voice namun untuk kebutuhan data minimal reload Rp 25 ribu,” tuturnya. Meningkatnya kebutuhan reload dibenarkan oleh operator XL. Moh Sopyan Rambe General Manager Southern PT XL Axiata

Tbk mengatakan, perubahan trend reload sudah dirasakan sejak 2 tahun ini. Awalnya kebutuhan reload diperuntukkan untuk voice dan sms namun pasca ramainya pengguna smartphone tidak hanya kalangan menengah keatas juga kebawah membuat kebutuhan reload untuk data meningkat. “Dengan adanya layanan data sehingga kebutuhan reload lebih besar mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu,” tuturnya Adanya layanan data ini, kebiasaan reload dikalangan anak muda dalam satu minggunya melakukan pengisian nominal RP 5 ribu bisa tiga kali namun sejak hadirnya layanan data ini para remaja ini juga melakukan reload nominal besar dalam satu bulannya. “Artinya jika dalam satu bulan remaja reload Rp 60 ribu namun sejak menggunakan layanan data otomatis akan kebutuhannya meningkat,”tutupnya. (ben)

klik...........www.radarpalembang.biz


VII SAMBUNGAN Saksi

RAKYAT SUMSEL, SENIN 6 JANUARI 2014

(Dari Hal I ............................................................................................................................................... )

nomor urut 10 ini menargetkan akan memperoleh 1 Fraksi di DPRD Sumsel dan 4 kursi DPR RI dari Dapil Sumsel. ”Untuk kabupaten/kota sangat beragam, tapi kita menargetkan sebanyak-banyaknya, yang terpentig disetiap dapil incumbent harus dipertahankan,” ungkapnya. Hal senada diungkapkan, Ketua DPW PBB Sumsel Junial komar yang mengklaim akan menyiapkan 1 saksi disetiap TPS, karena di TPS sangat rentan akan terjadinya kecurangan seperti perselisihan suara dan pencurian suara yang nantinya pasti akan terjadi. ”Setiap saksi ditugaskan untuk mengawal proses penghitungan suara di TPS hingga tuntas. Kami tekankan saksi harus cermat sehingga suara Caleg PBB tidak dicurangi oleh kompetitor lain,” kata Junial. Juru Bicara DPD Partai Golkar Sumsel, RA Anita Noeringhati memastikan Golkar akan menerjunkan saksi di setiap TPS, dengan adanya para saksi ini Golkar dapat mengawal perolehan suara calegnya hingga tingkat rekapitulasi di KPU. ”Pileg adalah kepentingan pribadi tidak menutup kemungkinan para Caleg juga akan menyiapkan saksi, sesuai dengan kemampuan dan kekuatan tim yang dimiliki,” kata jelas Anita yang juga anggota DPRD Sum-

PALEMBANG, RS - Ketua KPU Sumsel Aspahani ditemui usai mengelar rapat pleno penetapan nama anggota komisioner KPU kabupaten/ kota di sekretariat KPU Sumsel, Sabtu (4/1) mengatakan, setelah melalui beberapa tahapan seleksi, akhirnya KPU Sumsel menetapkan nama-nama komisoner KPU kabupaten/kota, pengumuman ke75 nama tersebut digelar, Senin (5/1).

(Dari Hal I ...................................................................................... )

besar masyarakat beranggapan perempuan identik hanya untuk memenuhi persyaratan 30% perempuan, perempuan harus ikut andil untuk memimpin dan membangun jiwa serta perkembangan didalam kehidupan bermasyarakat,” kata Dina. Tidak hanya itu saja, dirinya juga termotivasi untuk memberikan kontribusi terhadap pe-

Kades

FOTO: NET

SUARA PEMILIH: Saksi yang disebar Caleg dalam Pileg siap total memenangkan dan mengamankan suara yang hendak diperoleh.

sel ini. Terpisah, Ketua DPP PKPI Sumsel, H Purnawarman Kias mengatakan, hampir 80% saksi sudah terbentuk dan dapat dioptimalkan dalam melakukan pengawasan suara Partai di tingkat TPS. “Sesuai dengan peraturan 1 parpol 1 saksi, namun tidak menutup kemungkinan kami juga

akan menyiapkan 1 saksi yang bertugas melakukan pengawasan diluar TPS,” katanya. Dilanjutkanya saksi yang diterjunkan sangat penting karena disetiap TPS rentan akan terjadinya perselisihan dan kecurangan, sehingga dengan adanya saksi dapat melakukan pengawasan terhadap perolehan suara PKPI. Para saksi ditugaskan untuk

mencatat perolehana suara, dan dengan adanya saksi ini jika terjadi perselisihan akan membantu untuk melakukan pembelaan bagi Partai. “Saat ini kabupaten/kota telah melakukan pembekalan terhadap para saksi ddengan memberikan pemahaman tugas dan fungsi sebagai saksi, diharapkan awal Februari pembekalan sudah dituntaskan,” pungkasnya. (zar)

Hari Ini, Komisoner KPU Dipublikasikan Meski sempat mendapatkan kritikan tajam dari masyarakat, secara resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan 75 komisioner KPU kabupaten/kota se-Sumsel priode 2014-2019.

CALEG

“Akan diumumkan melalui media massa. Sehingga masyarakat mengetahui komisoner terpilih,” kata Apahani. Lebih lanjut Aspahani menjelaskan, penetapan Calon komisioner KPU tersebut dilakukan dengan sistem peringkat atau rangking sesuai dengan hasil tes masing-masing. Bukan hanya lima teratas yang akan menjadi komisioner akan tetapi berikut dua peringkat dibawahnya sebagai cadangan. “Jadi rangkingnya itu ada satu sampai tujuh. Lima besar menjadi komisioner tetap dan duanya cadangan, bila nantinya dikemudian hari komisioner yang ditelah ditetapkan ada persoalan,”

Hanya 9,4% Publik Percaya Parpol JAKARTA, RS - Menjelang Pemilu 2014, tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik semakin menurun. Mayoritas masyarakat menyatakan tidak percaya dengan kinerja dan performa

ucapnya. Untuk pelantikan komisioner KPU kabupaten/kota tersebut dijadwalkan pada hari yang sama dengan pengumuman. Termasuk didalamnya pemberian Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi masingmasing anggota komisioner. “Yang dinyatakan lulus akan kita hubungi ke masing masing peserta,” katanya. Komisioner KPU Sumsel Divisi Sosialisasi dan Kampanye, Ahmad Naafi menyatakan, meski pihaknya sudah menetapkan anggota KPU kabupaten/ kota, namun belum saatnya untuk dipublikasikan. Sementara itu, Sekretaris KPU

partai politik. Menurut Direktur Riset Cirus Surveyors Group, Kadek Dwita Apriani, krisis kepercayaan atas parpol lantaran salah satu pilar demokrasi tersebut terjerembab dalam berbagai kasus korupsi. “Hanya 9,4 persen saja yang masih percaya dengan partai politik. Sisanya sebanyak 40 persen tidak percaya dan 39,2 persen kurang percaya,” katanya dalam diskusi bertema ‘Missing Point Dalam Penyerapan Aspirasi Rakyat’ di

Sumsel, Drs HM Daud, komisioner KPU Sumsel memang sudah melakukan pleno penetapan 5 komisoner KPUD Kabupaten/kota se-Sumsel, dan saat ini pihaknya tinggal membuat SK (Surat Keputusan) penetapannya saja. “Kami sedang siapkan SK penetapannya saja siapa saja yang terpilih,” katanya. Disinggung soal nama-nama 5 komisioner KPUD Kabupaten/ kota terpilih tersebut, Daud enggan memberitahukannya karena bukan kewenangannya. ”Saya memiliki nama-namanya, tetapi jika tidak ada izin komisioner saya tidak berani memberikannya,” pungkasnya. (zar)

Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Minggu (5/1). Penelitian yang dilakukan Cirus Surveyors Group ini digelar pada pertengahan Desember lalu. Respondennya adalah penduduk yang berusia 17 tahun dengan komposisi 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan sebanyak 2.200 orang. Responden yang diwawancarai lewat metode tatap muka tersebar pada 220 desa atau kelurahan di 33 provinsi. (ian)

nyelesaian persoalan-persoalan yang ada, mulai dari pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan sebagainya. ”Saya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah terkait terhadap persoalan-persoalan ini jika dipercaya oleh masyarakat. Kalau bukan wakil rakyat siapa lagi yang akan menuntaskan keluahan masyarakat selama ini,”

urai perempuan cantik ini. Dirinya berharap semua peserta Pemilu untuk menjalankan demkorasi secara sehat dan jujur, sehingga siapapun yang akan dipilih itulah yang terbaik dimata masyarakat. ”Keputusan saya nyaleg didukung penuh oleh keluarga dan teman-teman, semua mendukung dan memberikan semangat,” pungkasnya. (zar)

(Dari Hal I .......................................................................................... )

senonoh terhadap anak dibawah umur, dan kita tidak ingin terulang lagi kedepannya,” ujarnya. Dijelaskannya, program pembangunan yang saat ini sedang berjalan tidak akan luput dari peran perangkat Desa khususnya Kades, sehingga seluruh perbuatan yang dilakukan menjadi Cermin dan ini yang harus diperhatikan oleh seluruh Kades yang ada di Lahat.

“Tugas Kades tidak hanya memimpin warganya, tapi juga harus dapat menjadi contoh karena apa yang diperbuat pasti dilihat masyarakat,” imbuhnya. Sementara itu, Arifin ketua LSM Laskar Pemuda menuturkan, sangat mengutuk keras aksi yang dilakukan oknum Kades dan pihaknya sangat mendukung jika proses hukum yang dilakukan mengharuskan Kades

tersebut dicopot dari jabatannya, apalagi program pembangunan desa dari Pusat, Provinsi maupun Kabupaten membutuhkan peran dari seluruh elemen khususnya perangkat desa. “Kita siap berada dibarisan paling depan jika hukum yang diberikan tidak sesuai, kami tidak ingin kejadian memalukan tersebut terjadi lagi,” pungkasnya. (man)

Legitimasi Atut Sebagai Gubernur Sudah Runtuh!

FOTO: NET

Ratu Atut Chosiyah

JAKARTA, RS - Masyarakat Banten secara umum merasa tidak puas dengan kinerja Gubernur Ratu Atut Chosiyah. Hal ini terungkap dari hasil survei opini publik yang diadakan Indikator Politik Indonesia (Indikator) bahwa hampir selruh penduduk Banten atau 79,9 persen mengaku tidak puas dengan hasil kerja Atut sebagai gubernur mereka. “Ada 54,3 persen yang merasa kurang puas dan 25,6 merasa tidak puas sama sekali,” ujar Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi saat jumpa pers di kantornya, Jalan Cikini V, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/1). Bukan hanya itu, pembangunan daerah di Banten selama 12 tahun terakhir dinilai masyarakatnya nyaris tidak ada. Untuk ini, ada 70,2 persen responden yang

sependapat. Mereka yang mengaku kehidupannya tidak berubah bahkan memburuk semasa Atut memimpin ada 72 persen dan sebanyak 58,1 persen menilai provinsi Banten kurang atau tidak mengalami kemajuan sejak berpisah dari Jawa Barat. Menurut Burhan, ketidakpuasan publik itu memiliki dampak yang besar bagi tingkat elektabilitas Atut. Salah satunya kemenangan Rano Karno dalam Pilkada Banten dengan perolehan suara 22,9 persen jika menggunakan pertanyaan terbuka. Sebaliknya jika semi terbuka pertanyaannya, Rano akan memperoleh 34,6 persen suara. “Suara Atut 0,3 persen (dalam dua kategori itu). Padahal, waktu pilkada dulu elektabilitas Atut sangat tinggi,” imbuhnya. Burhan menambahkan, perhitungan dukungan elektoral sangat penting untuk dilakukan untuk mengukur tingkat legitimasi Atut. Artinya, jika dukungan elektoral tinggi maka masyarakat Banten masih memberikan mandat kekuasaan kepada Atut. Namun jika rendah, mandat itu telah dicabut. “Berdasarkan temuan di atas, terlihat jelas bahwa legitimasi secara demokratis Ratu Atut untuk tetap menjadi gubernur telah runtuh di mata warga Banten,” katanya. Masyarakat Dukung Penonaktifan

Hal ini berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia (Indikator) yang menyimpulkan bahwa dari 85,5 persen warga Banten telah mengetahui berita Atut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Mayoritas mereka yang tahu, yakni sebanyak 82,2 persen, meyakini Atut melakukan tindak pidana korupsi serta penyuapan. Sedang yang tidak yakin hanya hanya 3,8 persen. Dipaparkan Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi bahwa dari 85,5 persen yang tahu soal kasus Atut tersebut, sebanyak 80,6 persen berpendapat sebaiknya Atut non-aktif dari kursi gubernur. “Jadi kalau ada fraksi partai politik di DPRD Banten yang mendukung Atut non-aktif, secara politik masyarakat mendukungnya,” imbuh Burhanuddin di Kantor Indikator, Jalan Cikini V, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/1). Populasi survei itu ialah seluruh warga di Provinsi Banten yang memiliki hak pilih dengan jumlah sampel 400 responden yang dipilih dengan metode multi stage random sampling. Dengan margin of error 5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei opini publik itu dilakukan menggunakan teknik wawancara tatap muka yang dilakukan pada periode 22-29 Desember 2013. (ian/why)

Meski Dilarang, Debat Konvensi Rakyat Tetap Meriah SURABAYA, RS - Larangan yang dikeluarkan penguasa agar Universitas Airlangga tidak menggelar debat publik Konvensi Capres Rakyat ternyata tidak mengurangi animo masyarakat untuk bisa mengetahui kualitas tujuh peserta konvensi. Warga dari berbagai penjuru daerah di Jawa Timur tetap ramai memadati arena debat publik yang berlangsung tak kurang dari lima jam di Aula Balai Adika Hotel Majapahit, Surabaya. “Konvensi Rakyat adalah hajatan rakyat. Dilarang atau tidak, rakyat yang punya kehendak. Semakin dilarang akan semakin besar. Konvensi Rakyat dilarang maka rakyat yang akan marah,” ujar Sekjen Komite Konvensi Rakyat, Rommy Fibri di sela debat publik pertama Konvensi Rakyat, Minggu (5/12). Sedianya, debat publik pertama Konvensi Capres Rakyat hari ini digelar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair, Surabaya. Namun acara yang sudah siap digelar tersebut terpaksa dialihkan

lokasinya ke Hotel Majapahit. Pembatalan dikabarkan ada intervensi yang melarang Konvensi Rakyat diselenggarakan di kampus Unair tersebut. Panitia kemudian memindahkan acara ke Hotel Majapahit dengan pertimbangan hotel ini memiliki akar sejarah yang kuat terutama semangat perjuangan merebut kemerdekaan. Pada 10 November 1946, arek-arek Suroboyo mendatangi hotel ini karena mengibarkan bendera Belanda warna biru merah dan putih di tiang hotel. Bendera diturunkan lalu dirobek warna birunya dan dikibarkan kembali. Rommy menegaskan, Konvensi Rakyat digelar dengan harapan menjadi pembuka atas kebekuan dan kejumudan semangat politik yang ada di masyarakat saat ini, karena banyaknya politisi yang tertangkap kasus korupsi. “Konvensi rakyat ingin memunculkan pemimpin yang benar-benar dibutuhkan rakyat,” demikian Rommy. Debat publik pertama Kon-

vensi Capres Rakyat yang digelar mulai pukul 10.00 pagi tadi benar-benar menyedot perhatian publik. Aula Balai Adika Hotel Majapahit Surabaya tempat dilangsungkanya debat, dijejali warga Surabaya dan daerah Jawa Timur lainnya untuk mendengar visi misi tujuh kandidat konvensi. Para pendukung masing-masing kandidat tak ketinggalan turut meramaikan acara. Para pendukung masing-masing kandidat meneriakkan yel-yel untuk jagoannya. Isran Noor Presiden, Yusril Presiden dan dan seluruh kandidat lainnya diteriakan para pendukung saat masing-masing jagoannya dikenalkan pemandu debat lewat pengeras suara. Panitia nampak kewalahan karena aula tak bisa menampung semua warga yang datang. Tak kurang dari seribu pendukung Isran Noor yang merupakan warga Kutai yang tinggal di Surabaya, dan 700 an pendukung Yusril, misalnya, datang ke acara ini. (wid)

Mega Tahan Pencapresan Jokowi Agar Caleg Tak ‘Ongkang-Ongkang Kaki’ JAKARTA, RS - Ketua umum PDIP selalu meminta masyarakat menunggu usai pileg saat didesak pencapresan Jokowi. Langkah ini dinilai agar para caleg PDIP tak bertumpu pada elektabilitas Jokowi untuk memenangkan Pemilu. “Saya melihat mengapa dia (Mega) tidak mencapreskan Jokowi karena dia tidak ingin kadernya ongkang-ongkang kaki,” ujar pengamat politik, Burhanuddin Muhtadi di kantor Indikator, Jalan Cikini V, Menteng, Jakpus, Minggu (5/1). Burhanuddin menilai dengan tingginya elektabilitas Jokowi saat ini otomatis dapat memudahkan

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

langkah para caleg PDIP untuk memenangkan pemilu 9 April nanti. Skenario penyimpanan ini efektif untuk membuat kadernya bekerja keras mendapatkan target suara di pileg. “Calon-calonnya tidak akan bekerja keras. Efek dari figur Jokowi terlalu dominan,” lanjutnya. Di berbagai survey, efek Jokowi terhadap elektabilitas partai PDIP memang sangat tinggi. Masyarakat melihat seorang Jokowi bukan sebagai politisi PDIP tapi figur yang pro rakyat. Gelombang mendukung Jokowi untuk maju kontestasi pilpres memang besar. Namun hal tersebut tak mempengaruhi Ketua DPP PDIP, Megawati yang tetap menyimpan rapi siapa yang akan ditunjuknya sebagai capres. “Tunggu setelah 9 April,” ujar Megawati dalam berbagai kesempatan. (bil)

klik...........www.radarpalembang.biz


RAKYAT SUMSEL ● SENIN 6 JANUARI 2014 ● HALAMAN VIII

Rp#2 06012014  

Radar Palembang Edisi Senin 06-01-2014 Koran 2.

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you