Issuu on Google+

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

Rakyat Sumsel radar_palembang@yahoo.com

RADAR PALEMBANG

ONLINE Telp : (0711) 361 638 FAX : (0711) 362 452

SENIN 5 AGUSTUS 2013

HARGA Rp 4.000

Jalan Palembang-OKI

Faksi di Tubuh Parpol

Rebutan Nomor Cantik SEBAGIAN Caleg yang akan bertarung memperebutkan kursi parlemen pada Pileg 2014 mendatang ada yang senang, ada pula kecewa lantaran nomor urut.

@radar_palembang

Percaya atau tidak terkadang nomor urut mendatangkan hoki bagi Caleg, meski dalam sistem politik yang menentukan keterpilihan melalui suara terbanyak.

DPRD DESAK TRUK STOP MELINTAS PALEMBANG, RS - Pimpinan Koordinator Komisi IV DPRD Sumsel Dr Drs HA Djauhari MM dan Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Edward Jaya melakukan sidak jelang hari raya Idul Fitri 1434 H. Komisi IV mendesak kepada truk yang melintas di jalan PalembangOKI mulai Senin (5/8) untuk tidak menunakan jalan di waktu tertentu. Hal tersebut guna kelancaran lalulintas bagi pemudik dan sehingga kemacetan dapat terurai. Wakil rakyat ini sempat menghampiri pos pengamanan Talang Pangeran, Kabupaten OKI dan Terminal Kayu Agung, OKI, hasilnya anggota DPRD Sumsel ini mengaku puas dengan kondisi jalan yang ada saat ini. Koordinator Komisi IV DPRD Sumsel yang juga Wakil Ketua DPRD Sumsel, Dr Drs HA Djauhari ❏ Ke halaman VII

PT Peruri Menangi Tender KPU

12 AGUSTUS SURAT SUARA DICETAK

PALEMBANG, RS – Caleg pun tak jarang saling bersitegang dengan sesama kader hanya masalah nomor urut. Nomor urut pun terkadang diartikan sebagai penghormatan terhadap Caleg yang diusung. Mengenai masalah itu, sesama Caleg terkadang membuat faksi atau kelompok-kelompok tertentu. Otomatis yang sangat dirugikan adalah partai, apalagi bila ada Caleg potensial yang tersinggung, lantas memilih ‘loncat pagar’ (pindah parpol). Misalnya, Syaiful Islam Caleg Demokrat pindah ke

Palembang. Ketua Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Sumsel Andika Pranata Jaya yang dihubungi

PALEMBANG, RS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) mulai melakukan persiapan percetakan logistik kebutuhan pemungutan suara ulang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel, 4 September nanti. Ong Berlian Diantaranya mengenai surat suara, formulir dan kelengkapan lainnya. Divisi Sosialisasi KPU Sumsel Drs Ong Berlian MM mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi percetakan surat suara dan kebutu-

❏ Ke halaman VII

❏ Ke halaman VII

❏ Ke halaman VII

Kampanye Colongan ala Cagub Sumsel PALEMBANG, RS - Momentum hari raya Idul Fitri 1434 hijriyah, tidak disia-siakan pasangan calon gubernur (Cagub)calon wakil gubernur (Cawagub)

Sumatera Selatan (Sumsel) untuk ‘berkampanye’ jelang pemungutan suara ulang (PSU) 4 september mendatang. Pantauan rakyat Sumsel,

Minggu (4/8), sejumlah spanduk milik pasangan calon yang berisikan ucapan Selamat hari raya Idul Fitri terpasang di sejumlah ruas jalan protokol kota

PKPI Sumsel Tancap Gas Targetkan 1 Dapil 1 Kader PALEMBANG, RS - Dalam rangka mempersiapkan mesin partai menghadapi pemilu legislatif 2014, DPP PKPI Sumsel menggelar silaturami internal dalam balutan Buka bersama di C. Kom Cafe, pada sabtu (3/8). Pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Bidang Legislator Korwil Sumsel Azhari Ali Agus mengatakan, silaturahmi dan buka bersama merupakan salah satu cara menyinergikan gagasan dan Novembriono kekuatan guna mempersiapkan partai yang berjuluk benteng pancasila tersebut menghadapi Pemilu. “Meski belum menjadi pembicaraan formal, namun disini mulai ada titik temu pikiran tentang bagaimana cara mengkonsolidasikan kekuatan mesin partai. ❏ Ke halaman VII


II

SUARA RAKYAT

RAKYAT SUMSEL, SENIN 5 AGUSTUS 2013

Fiskal, Resiliensi dan Ekonomi Firmanzah

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan

Tantangan ganda ekonomi Indonesia saat ini adalah di satu sisi menjaga resiliensi (ketahanan ekonomi), tetapi di sisi lain terus membangun dan mempercepat pembangunan infrastruktur. Resiliensi ekonomi menjadi penting ketika banyak negara di Eropa mengalami krisis ekonomi akibat persoalan defisit fiskal yang sangat tinggi. Dampak krisis ini membuat ekonomi Eropa tidak mampu menciptakan lapangan kerja, kemiskinan meningkat, investasi negatif, dan di sejumlah negara seperti Yunani dan Italia berdampak ke masalah politik. Sementara itu, pembangunan infrastruktur juga sangat diperlukan mengingat Indonesia membutuhkan infrastruktur, baik dasar maupun yang menunjang proses produksi. Melalui MP3EI, sejumlah infrastruktur dipercepat pembangunannya untuk menopang daya saing nasional. Dari sisi fiskal, pembahasan RAPBN-P 2013 yang diajukan pemerintah ke DPR baru saja melalui proses pembahasan. Kita perlu bersyukur telah terdapat kesepakatan antara pemerintah dan DPR tentang sejumlah hal strategis untuk membuat fiskal (APBN) menjadi elemen penting resiliensi dan sebagai salah satu motor penggerak pembangunan nasional. Dua komponen penting RAPBN-P 2013, yaitu revisi asumsi makro 2013 dan dana kompensasi terkait kenaikan BBM, telah mendapat persetujuan. Selain itu, program penghematan belanja di kementerian/ lembaga sebesar Rp24,6 triliun juga dibahas untuk terus meningkatkan ketahanan fiskal dan mengurangi defisit anggaran dari sisi pengeluaran APBN. Kebijakan menaikkan harga BBM memang tidak populis dan merupakan pilihan yang pahit. Namun demi kepentingan bangsa dan generasi mendatang, kebijakan ini perlu dilakukan. Dari sisi permintaan, tren konsumsi BBM yang terus menunjukkan lonjakan dalam beberapa waktu terakhir merupakan ancaman tidak hanya terhadap fiskal,

melainkan juga memberi tekanan kesinambungan energi. Dari sisi pasokan, penurunan produksi minyak dunia akibat menipisnya cadangan minyak dunia telah berdampak pada volatilitas harga minyak dunia serta diliputi serentetan aksi spekulasi di pasar global. Bagi pemerintah, kondisi ini dipandang akan semakin membebani fiskal dan berpotensi menghambat sejumlah agenda pembangunan yang sedang berjalan. Tekanan lonjakan konsumsi BBM bersubsidi di tengah menurunnya produksi minyak nasional merupakan ancaman serius bagi kesehatan fiskal dan neraca perdagangan. Fenomena defisit ganda (twin-deficit) yang dialami beberapa waktu terakhir merupakan salah satu konsekuensi dari tidak terkendalinya BBM bersubsidi. Alokasi subsidi BBM dalam APBN 2013 ditargetkan sebesar 46 juta kiloliter (KL) dengan nilai mencapai Rp193,8 triliun. Namun data Januari hingga Maret 2013 menunjukkan realisasi konsumsi BBM bersubsidi telah mencapai 10,74 juta KL atau 6% lebih tinggi dari target kuota yang telah ditentukan. Dengan tren konsumsi seperti ini, diperkirakan permintaan BBM bersubsidi akan melonjak mencapai 53 juta KL dengan nilai mencapai Rp297,7 triliun. Kondisi ini tentunya akan membebani kesehatan fiskal. Defisit fiskal akan mencapai Rp353,6 triliun atau 3,8% produk domestik bruto (PDB), melebihi batas yang ditetapkan undang-undang. Lonjakan konsumsi BBM juga berdampak pada pelebaran defisit perdagangan sektor migas mengingat Indonesia merupakan net importer. Defisit perdagangan periode April 2013 mencapai USD1,62 miliar yang terdiri atas defisit migas USD1,21 miliar dan defisit nonmigas USD407,4 juta. Dilema konsumsi BBM nasional yang memicu besaran impor minyak tidak hanya membebani fiskal dan neraca perdagangan, melainkan juga berdampak pada depresiasi nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah terus tertekan dan bergerak di rentang Rp9.700– 9.800 per dolar Amerika Serikat. Memang tekanan pada rupiah juga dipengaruhi dinamika ekonomi global, misalnya sejumlah stimulus global yang belum cair,

Semangat Aspirasi Rakyat

pemangkasan outlook China, dan sejumlah pengetatan likuiditas global. Bank Indonesia sebagai penanggung jawab otoritas moneter telah melakukan sejumlah intervensi operasi moneter untuk menahan terperosoknya rupiah lebih dalam. Konsekuensinya cadangan rupiah tergerus menjadi USD105 miliar pada akhir Mei 2013 dibandingkan awal Mei yang sebesar USD107,2 miliar atau awal Januari 2013 USD112 miliar. Kebijakan menaikkan harga BBM subsidi secara terbatas dan terukur serta penghematan anggaran di sejumlah kementerian/lembaga dilakukan untuk menyelamatkan fiskal dan proses pembangunan yang sedang berjalan di sejumlah wilayah di Indonesia. Sementara itu, untuk melindungi kelompok masyarakat miskin yang rentan terhadap perubahan harga BBM bersubsidi dibutuhkan sejumlah program perlindungan sosial demi menyelamatkan kelompok ini dan mempertahankan daya beli mereka. Selain menaikkan harga BBM subsidi secara terbatas dan terukur serta melakukan penghematan anggaran, pemerintah juga telah menempuh sejumlah kebijakan stimulus fiskal dalam mengendalikan konsumsi BBM nasional. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun telah menginstruksikan agar program konversi BBM ke gas menjadi prioritas dalam konteks ketahanan energi nasional. Konversi ini dilakukan untuk menghindari ketergantungan pada BBM dan mengoptimalkan sumber daya gas nasional. Upaya konversi BBM ke gas akan terus dilakukan melalui sejumlah program semisal memperbanyak stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG), pembangunan pipa gas untuk rumah tangga, serta konversi dari BBM ke bahan bakar gas untuk kendaraan dinas pemerintah, pemda, dan angkutan umum. Penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2013 tentang Mobil Murah dan Ramah Lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) juga diarahkan dalam menopang program konversi BBM ke gas. Keb i j a k a n mobil LCGC

diharapkan dapat membantu menekan konsumsi bahan bakar fosil karena teknologinya lebih hemat energi. Untuk menstimulasi sisi produksi, pemerintah memberikan insentif pengurangan pajak impor produsen yang membuat mobil ramah lingkungan dengan emisi karbon rendah. PP ini juga mengatur dorongan produksi mobil listrik, hibrida, biodiesel,dan biofuel. Di sektor riil lainnya, khususnya dalam rangka memberi stimulus sekaligus perlindungan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta usaha kaki lima, pemerintah telah menyiapkan PP pembebasan pajak bagi pedagang kaki lima dan pengenaan pajak penghasilan 1% bagi UMKM. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi pelaku usaha di sektor ini untuk tumbuh, berkembang, dan berdaya saing. PP ini juga membuka pintu formalisasi sektor yang selama ini sulit untuk akses ke permodalan, perbankan, dan asuransi karena belum punya izin usaha dan NPWP. Pemerintah juga saat ini tengah membahas pemberian insentif berupa tax holiday untuk lima industri dasar, yakni logam dasar, kilang minyak, permesinan, industri sumber daya terbarukan, dan industri peralatan komunikasi. Kelima industri ini diharapkan dapat menjadi penopang proses industrialisasi dan pembangunan nasional sehingga ekonomi berbasis industri dengan nilai tambah tinggi dapat terus ditingkatkan. Arah pembangunan industri juga terkait dengan program percepatan pembangunan infr a s t r u k t u r y ang

tengah berjalan saat ini. Kita semua berharap, dua hal ini, yaitu hilirisasi-industrialisasi dan infrastruktur, akan membuat ekonomi Indonesia terhindar dari middle-income trap. Indonesia kita proyeksikan dapat menjadi negara dengan pendapatan tinggi dalam 20–25 tahun ke depan. Kita berharap dengan dukungan

lembaga legislatif, yudikatif, danseluruhelemenbangsa (LSM, universitas, masyarakat, dunia usaha), semangat Indonesia Incorporateddapat terus dijaga dan ditingkatkan sehingga ekonomi nasional terus tumbuh dan resilien. Sejumlah program percepatan pembangunan dan distribusi

pertumbuhan terus didorong untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia yang merupakan amanat UUD 1945. Semangat kebersamaan dengan mengusung national interest menjadi semangat pembangunan dalam mewujudkan Indonesia sebagai bangsa besar, mandiri, dan terpandang di mata dunia.***

Pemilu 2014 dan Arah Demokrasi Lokal

Pemilu 2014 dan Arah Demokrasi Lokal Muhammadun Analis Studi Politik pada Program Pascasarjana UIN Yogyakarta MENJELANG Pemilu 2014, semua mata hanya tertuju pada Jakarta: Senayan dan Istana Negara. Jelas sekali itu sangat menyedihkan karena proses demokratisasi yang dibangun Indonesia bukanlah sekadar Jakarta. Justru, yang harus diberdayakan adalah daerah tertinggal dan terbelakang. Kenapa mata hanya fokus pada Jakarta? Karena arus politik selama ini diputar dan dipusatkan dalam lingkaran Jakarta. Gerak politik daerah sering kali terlalu bergantung pada politik `pesanan’ Jakarta. Kalau itu berlangsung terusmenerus, agenda konsolidasi demokrasi lokal bisa gagal. Demokrasi lokal akan semakin terpuruk karena arus politik menyebar tidak merata, tidak independen, dan mandek. Yang lahir dalam arus politik tidak sehat tersebut ialah money

politic, politik dinasti, politik patron, dan politik tebang pilih (kasih). Dalam konteks itu, harus ada upaya serius mengembalikan kedaulatan demokrasi lokal sehingga arah masa depan Indonesia bisa semakin terarah. Secara teoretis, demokrasi lokal sejatinya merupakan fondasi lahirnya demokratisasi tingkat nasional. Kalau demokrasi lokal berjalan dengan baik, demokrasi berbangsa dan bernegara semakin mendekati keadilan dan kesejahteraan. Begitu pula sebaliknya. Dalam transisi reformasi Gemuruh Reformasi 1998 melahirkan gerakan reformasi mahadahsyat yang menjadi momentum terciptanya tatanan infrastruktur dan suprastruktur yang lebih demokratis di daerah. Dalam usaha normalisasi kehidupan berbangsa dan bernegara, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menetapkan Ketetapan No X/ MPR/1998 tentang PokokPokok Reformasi Pembangunan

dalam Rangka Penyelamatan dan Normalisasi Kehidupan Nasional sebagai Haluan Negara. Kemudian lahir juga Tap No XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Khusus dalam membangun demokrasi daerah, MPR mengeluarkan Ketetapan No XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah, Pengaturan, Pembagian, dan Pemanfaatan Sumber Daya Nasional yang Berkeadilan, serta Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ketiga ketetapan MPR tersebut menjadi rumusan bangsa dalam membangun konsolidasi demokrasi. Khusus dalam otonomi daerah, pemerintah akhirnya mengeluarkan UU No 22 Tahun 1999 yang menjabarkan otonomi daerah mulai dari ketentuan umum, daerah wilayah, wewenang kekuasaan, wewenang keuangan, dan hubungan daerah dengan pusat. ***

Pembaca yang budiman. Rakyat Sumsel siap mengakomodir opini Anda seputar kehidupan Politik negeri ini, terkhusus Sumsel. Isi muata tulisan diharapkan tidak mengandung unsur SARA dan mendeskreditkan kelompok/golongan/partai tententu. Tulisan Anda dapat dikirim ke email rdr_plg@yahoo.com (harap disertakan, identitas lengkap, dan foto) Hotline Politik, kirim melalui radar_palembang

* 0821 - 75815016

0815327 xXXXX Pak Walikota Palembang tlg perhatike jalan didalam perumahan BSD II Sako buruk nian. Mohon perhatiannya

@radar_palembang

08217521XXX Pak Walikota Palembang mokasih jalan Patal Pusri saat ini sedang diperbaiki. Kami warga Sako sangat terbantu dengan bagusnya jalan tersebut

klik...........www.radarpalembang.biz


III

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

IKLAN

RAKYAT SUMSEL SENIN 5 AGUSTUS 2013

klik...........www.radarpalembang.biz


IV

RAKYAT SUMSEL, SENIN 5 AGUSTUS 2013

Rumor PAN ‘Bergoyang ‘Bergoyang’’ Ketua PAN : Hatta Tetap Capres Internal PAN dikabarkan mulai memanas, hingga sang Ketua MPP Amien Rais tak lagi bicara peluang pencapresan Hatta Rajasa. Namun masih ada elite PAN yang yakin menatap pencapresan Ketua Umumnya itu. “Iya (Hatta) capres, tidak ada perubahan,” kata Ketua DPP PAN Tjatur Sapto Edy, Minggu (4/8).

MUDIK: Ribuan kendaran pribadi yang hendak mudik ke Pulau Sumatrera, memadati dan memacetkan Tol Tangerang-Merak di Km 65 hingga 68, saat akan memasuki Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (4/8), subuh. Kemacetan tersebut merupakan hingga 2 Jam.

JAKARTA,RS - Namun Tjatur menghormati pernyataan Amien Rais. Menurut Tjatur, itu bagian dari penyemangat agar PAN lebih berprestasi. “Pernyataan Pak Amien tersebut harus dimaknai sebagai penyemangat bagi PAN supaya lebih berprestasi meraih kursi sesuai target untuk meraih kursi DPR RI

di setiap dapil,” katanya. Sebagai pendiri dan sesepuh partai, Amien Rais memang orang paling didengar di internal PAN. Namun kini Amien tak segan bicara soal Hatta yang mungkin hanya jadi cawapres. Pernyataan ini jelas bertolak belakang dengan hasil Rapimnas PAN yang menetapkan Hatta se-

bagai cawapres. Konon di internal PAN mulai ada getaran, sebagian setuju dengan sikap Amien, sebagian lain masih loyal ke Hatta. Amien bahkan terus mengulang pernyataan kemungkinan Hatta menjadi cawapres di Pilpres 2014. Menurut Amien, pencapresan Hatta hanya bisa direalisasikan jika PAN meraih 12% suara. Target yang berat dan berdasarkan survei terakhir nyaris tak tersentuh PAN. “Saya mau realistis, kalau suara besok tidak sampai 12%, ya Pak Ketum lebih baik jadi cawapres saja,” ujar Amien Rais dalam acara pelepasan peserta mudik gratis PAN di Hall Basket, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (3/8). Spekulasi politik muncul, apakah Amien kini tak menghendaki Hatta menjadi capres PAN? Lalu siapa tokoh yang disiapkan Amien?(van/try)

Gelar Pelatihan Khotib Dan Dakwah

POSE BARENG: Ketua Masjid Al Aqobah III Palembang Drs Syarifuddin SE , Ketua panitia pelatihan Khotib dan Dakwah HM Irminasir, Lurah Sako Syaiful Anwar SPd dan ketua Panitia Ramadan H Dempo Harun pose bareng

Masjid Al Aqobah III Palembang

FOTO: YAN CIKAL/RADAR BANTEN

Titiek Soeharto Bisa Terpilih Jadi Anggota DPR JAKARTA,RS - Geliat politik trah Soeharto mulai tampak. Anak keempat Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), terdaftar sebagai caleg DPR RI dari Partai Golkar. Golkar menargetkan Titiek lolos ke Senayan. “Kalau kami sih memperhitungkan Mbak Titiek bisa lolos, kansnya terpilih besar,” kata Jubir Golkar Nurul Arifin, kepada detikcom, Minggu (4/8). Nurul melihat ada beberapa faktor yang membuat putri Soeharto tersebut bisa melenggang ke Senayan. Salah satunya kedekatan kultural. “Karena keluarga besarnya di situ dan ada ikatan kultural dan Mbak Titiek sendiri punya tim yang bagus dari keluarganya maupun profesional,” katanya. Trah Soeharto kembali mengadu nasib di dunia politik. Anak keempat Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), terdaftar sebagai caleg DPR RI dari Partai Golkar. Tak main-main, mantan istri Prabowo Subianto ini terdaftar sebagai caleg nomor urut 1 dari daerah Pemilihan DI Yogyakarta. Titiek (54) menggeser posisi Ketua DPD Golkar DI Yogyakarta Gandung Pardiman yang pada Pemilu 2009 duduk di nomor jadi tersebut. namun sebagai caleg DPR RI, Titiek tak memperbolehkan KPU mempublikasikan profilenya. Saat file berisi profil Titiek diunduh dari situs dcs. kpu.go.id, hanya terdapat tulisan ‘Tidak bersedia dipublikasikan’. (van/try)

Empat Sungai Rawan Buaya BANYUASIN, RS – Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Banyuasin, memberikan peringatan kepada warga yang tinggal empat sungai, yaitu sungai Mukut Desa Bentayan (Kecamatan Tungkal Ilir), Sungai Desa Penuguan (Kecamatan Pulau Rimau), Sungai Kuala Puntian (Kecamatan Tanjung Lago) dan Mangga Raya (Sungai Banyuasin), untuk berhatihati saa mencari ikan atau mandi, karenakan seringnya terjadinya aksi buaya memangsa manusia di sungai tersebut. ”Kita harapkan waspada, karena sering terjadi aksi buaya memangsa manusia,”ujar Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Banyuasin, Syuhada Aziz melalui Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Perlindungan Kehutanan Perkebunan Kabupaten Banyuasn, Danul Burhan. Ditempat tersebut,

katanya memang berdasarkan pantauan pihaknya seringkali terjadi aksi buaya memangsa manusia saat beraktifitas .”Maka dari itu, kita telah melakukan sosialisasi dengan memasang pengumuman di pinggir sungai tersebut yang memang rawan buaya,”tukasnya Selain melakukan sosialisasi dengan cara memasang pengumuman, pihaknya juga bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel memasang rambu peringatan di sekitar wilayah itu tiap tahunnya, sekaligus mencari buaya itu. Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, penyebab mengapa seringkali terjadi aksi buaya memangsa manusia, dikarenakan wilayah itu sudah dibuat oleh masyarakat untuk mencari ikan, sehingga buaya merasa diganggu dan memangsa manusia.

Hewan pemangsa jenis buaya ini, tidak boleh diburu sembarangan, apalagi sampai dibunuh. Karena hewan ini termasuk langkah yang dilindungi oleh negara sesuai Undang-undang No.41 tahun 1999 tentang Perlindungan Kehutanan.”Untuk memburu hewan ini harus ada izin dan jika tertangkap harus diserahkan ke BKSDA Sumsel,”bebernya. Adi (25), warga Desa Kualo Puntian Kecamatan Tanjung Lago mengatakan keganasan buaya yang berkeliaran disungai perairan Banyuasin membuat para nelayan takut secara bebas mencari ikan, sehingga keberadaan buaya ini sudah menganggu ketenangan warga disekitarnya,”Di sungai tersebut sudah ada yang menjadi korban akibat dimakan buaya, sehingga masyarakat yang hendak mencari ikan trauma,”ucapnya. (tri)

PALEMBANG, RS - Pengurus Masjid Al Aqobah III Palembang menggelar pelatihan Khotib dan Dakwah untuk lingkungan kelurahan Sako dan kecamatan Sako Palembang. Ketua Masjid Al Aqobah III Palembang Drs Syarifuddin SE didampingi ketua Panitia Ramadan H Dempo Harun dan Ketua panitia pelatihan Khotib dan Dakwah HM

Irminasir, kegiatan pelatihan ini digelar pada 3-4 Agutus di Masjid Al Aqobah III. “Acara ini dibuka oleh Lurah Syaiful Anwar SPd sedangkan pembicaranya adalah Kiki Fardiansyah dari Jogjakarta. Ketua FPI Sumsel Drs Umar Said, tokoh agama Sumsel Drs HA Syukri Alkab dan beberapa penceramah lainnya,”ujarnya Ketiganya mengatakan tujuan dari kegiatan ini selain untuk mengisi kegiatan positi selama bulan suci Ramadan juga untuk melatih SDM dilingkungan Sako. “Kita berharap setelah kegiatan ini yang

belajar bisa menerapkannya ilmuilmunya di masjid-masjid yang ada di sekitar lingkungannya”katanya Ditambahkannya, dalam pelatihan yang diajarkan selama dua hari tersebut peserta dihari pertama belajar teori sedangkan dihari kedua praktek dakwah. Sementara itu Lurah Sako Syaiful Anwar SPd menyambut baik kegiatan tersebut. “Mudahmudahan bisa berkelanjutan dan tidak hanya dilingkungan Kelurahan sako tapi kalu bisa diusulkan untuk tingkat kecamatan,”terangnya. (sep)

Harus Jaring Tokoh Terbaik dari Luar Parpol JAKARTA,RS - Partai Demokrat memilih menggunakan sistem konvensi untuk menjaring kandidat jagoan untuk diusung dalam Pilpres 2014 mendatang. Ajang ini harus menghasilkan tokoh terbaik termasuk non-parpol terlepas dari unsur elektabilitas yang bersangkutan. “Tentu konvensi PD layak kita dukung. Konvensi menjar-

ing capres yang tak terjaring oleh partai. Konvensi harus punya bobot akademik, yang terbaik. Capresnya lolos atau tidak (dalam seleksi KPU -red) itu urusan nanti,” ujar pengamat politik Ray Rangkuti di kantor Formappi di Matraman, Jakarta, Minggu (4/8). Namun Ray memberikan masukan bagi PD, terkait konvensi yang

akan segera digelar itu. Menurutnya PD selaku penyelenggara juga harus mengumumkan secara transparan mengenai syarat-syarat tokoh yang bisa masuk dalam konvensi. “Karena konvensi ini kan hajat publik, jadi harus ada syarat yang diumumkan ke publik. Seperti tingkat pendidikan atau dukungan organisasi,” kata Ray. (fjp/lh)

Gelar Pelatihan ESQ Untuk Yatim Piatu PALEMBANG,RP - Dalam Rangka memeriahkan bulan suci ramadhan sekaligus mewujudkan terciptanya generasi muda yang berkualitas untuk indonesia yang lebih baik, Forum Silaturahmi Mahasiwa (Fosma) menggelar pelatihan ESQ kepada anak anak jalanan dan juga yatim piatu yang ada di kota palembang dan sekitarnya. Ketua panitia pelaksana Pelatihan ESQ Forsma, Didi Prawira mengatakan, tujuan utama dari acara ini adalah membentuk karakter anak yatim piatu dan juga kaum duafa khususnya anak jalanan yang diketahui memiliki lingkungan yang keras agar bisa tumbuh lebih baik lagi. “kita tahu mereka jarang mengaji dan mendapat bimbingan mental spiritual seperti ini, oleh karena itu kita selenggarakan

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

pelatihan seperti ini dengan harapan mereka dapat berkembang menjadi anak yang lebih baik lagi ke depannya.”ujar Didi saat diwawancara di graha serbaguna pemprov Sumsel kemarin. Dalam acara yang digelar untuk kedua kalinya di kota palembang ini, Fosma Sumsel berhasil mengajak sekurangnya 800 anak yang berasal dari kota palembang dan juga sekitarnya. “target kita sebelum acara, kita bisa mengajak sekitar 1000 orang untuk ikut dalam pelatihan ini, tapi dari daftar absen kita hanya berhasil mengajak kurang lebih 800 orang dalam pelatihan.”bebernya. Didi menambahkan, dalam pelatihan kali ini pihaknya tidak membebankan biaya sepeserpun kepada anak anak ataupun para peserta. Oleh karenanya, pihaknya berharap acara ke depan

akan tetap sukses dan dipenuhi oleh para peserta.”kalau acara kita semuanya free, kita juga beri bingkisan untuk anak anak yang ikut,”ungkapnya. Untuk diketahui, pemberi materi dalam acara yang digelar oleh Fosma Sumsel adalah Andry Fallash yang merupakan instruktur dari ESQ Leadership Center yang berada di jalan basuki rahmat. Dalam kondisi normal, biaya yang diperlukan untuk mengikuti pelatihan ESQ yang diselenggarakan berkisar Rp 700 ribu untuk setiap orangnya. “Khusus untuk yang mengikuti pelatihan kali ini, ke depan jika ada pelatihan lagi mereka boleh ikut tetap dengan status free. Tidak dikenakan biaya karna mereka sudah kita masukan dalam daftar alumni yang ada di ESQ leadership center ini.”pungkasnya.(alk) klik...........www.radarpalembang.biz


V

RAKYAT SUMSEL,SENIN 5 AGUSTUS 2013.

125 RTSM Kembalikan BLSM September Pencairan Tahap II

Apabila belum tersalurkan hingga Desember 2013, maka dana BLSM tersebut akan dikembalikan ke kas negara. Indra Hadi Kepala Dinsos Banyuasin

BANYUASIN, RS – Proses pencairan dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Banyuasin sudah selesai pada akhir pekan lalu. Data PT. Pos terdapat sekitar 6.296 Rumah Tangga Sasaran Miskin (RTSM) yang belum mengambil bantuan yang diperuntukkan bagi masyarkat miskin tersebut. Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banyuasin, Indra

Hadi, jumlah penerima BLSM di Banyuasin mencapai 42.327 RTSM, akan tetapi sampai batas akhir pencairan terdapat 6.296 RTSM yang belum mengambil. “Alasannya beraneka ragam, akan tetapi BLSM yang tidak tersalurkan tersebut dinamakan return dan akan kembali dibayarkan pada proses pencairan tahap II pada September mendatang,”ungkapnya, Minggu (4/8). Indra menambahkan, ribuan BLSM yang belum tersalurkan dikarenakan adanya kesalahan data penerima, baik salah nama, salah alamat, dan salah indetitas penunjang lainnya. “Terdapat juga warga yang terdata sebagai penerima namun meninggal dunia, lalu terdapat di beberapa kecamatan, terdapat warga yang menolak menerima BLSM dengan alasan kondisi ekonomi yang sudah meningkat dan bukan terkatagori masyarakat miskin,”ujarnya. Pada proses pencairan tahap I yang belum tersalurkan akan dicairkan pada tahap II pada awal bulan September mendatang. Se-

hingga, beberapa kesalahan data dalam proses pencairan I akan diproses menjadi database pada pencairan tahap II. Sedangkan untuk yang mengembalikan, harus dilakukan proses musyawarah desa guna menentukan penerima yang baru berdasarkan rekomendasi pemerintah desa. “Apabila belum tersalurkan hingga Desember 2013, maka dana BLSM tersebut akan dikembalikan ke kas negara,”tukasnya. Ia menerangkan di kecamatan Banyuasin III, terdapat sekitar 125 yang mengembalikan. Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinsos, Sarimenah mengatakan ada empat kecamatan di Banyuasin yang BLSM belum tersalurkan, semuanya diantaranya kecamatan Banyuasin II, Muara Telang, Muara Padang dan Banyuasin I. “Sudah disalurkan, tapi belum semuanya,”bebernya. Untuk perbaikan penerima program BLSM dilakukan dengan berbagai kriteria, diantaranya tidak melakukan penambahan kuota penerima keseluruhan, untuk RTSM yang menolak dana

BLSM, haruslah dilakukan diskusi musyarawah desa guna menentukan penerima dana bantuan yang baru. “Lalu, proses pencairan tahap I dapat dirapel pada tahap II mendatang,”tukasnya. (tri)

Ada empat kecamatan di Banyuasin yang BLSM belum tersalurkan, semuanya diantaranya kecamatan Banyuasin II, Muara Telang, Muara Padang dan Banyuasin I. Sudah disalurkan, tapi belum semuanya. Sarimenah Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinsos Banyuasin

Pagaralam Siapkan ‘Flying School’

Untuk itu kita akan membuka flying school, sehingga lapter tersebut dapat dimaksimalkan. Hj Ida Fitriati Walikota Pagaralam

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

PALEMBANG, RS – Diprediksikan finalisasi lapangan terbang atau lapter Atung Bungsu di tahun ini. Pihak Pemkot Pagaralam akan mempersiapkan flying school sebagai tahapan memaksimalkan potensi lapter tesebut, yang ujungnya berdampak kepada arus masuk ke kota terkenal akan kesejukannya ini. Hal tersebut diungkapkan Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati saat berbuka bersama di Rumah Makan (RM) Sederhana, di Jalan Demang Lebar Daun, Kota Palembang, Jumat (2/8).

“Finalisasinya (Atung Bungsu,red) pada tahun ini (2013,red),”katanya. Karena arus terbang dari Pagaralam keluar, begitupula sebaliknya belum ada, pihak pemkot setempat berencana akan membuka flying school. Potensinya, aku walikota, sangat besar, untuk itu kita akan membuka flying school, sehingga lapter tersebut dapat dimaksimalkan. Terpenting, sambung dia, ada aktivitas terbang di Pagaralam, sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata di Pagaralam. “Jangan sampai sudah membuka rute terbang komersil, tapi tak maksimal. Ini akan menjadi beban dari daerah, pastinya akan ditutup (beban biaya,red) dengan

APBD,”kata dia. Beberapa ojek wisata yang ada, yakni Batu Gong, wisata sejarah terletak di Dusun Karang Dempo. Daerah ini merupakan peninggalan zaman megalitik. Kemudian, ada perkebunan teh lereng Dempo, plus banyak vila sebagai tempat beristirahat bagi wisatawan. Masih ada air terjun lematang, selain itu masih banyak air terjun lainnya seperti Air terjun Curugh Embun, Curugh Pancur, Air terjun Tujuh Kenangan, Curugh Mangkok, dan Curugh Merak bisa menjadi pilihan. Tak kalah menarik, Gunung Dempo, gunung tertinggi di Sumsel menjadi objek pendakian menantang. (dav)

Disperindag Ancam Cabut Izin Usaha Ditemukan Susu Kadaluarsa MARTAPURA, RS – Berdasarkan hasik temuan tim gabungan yang mendapati banyak adanya minimarket yang menjual produk kedaluarsa, membuat pihak dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) OKU Timur geram. Untuk itu Disperindag mengancam akan memberikan sanksi tegas bagi pelaku usaha minimarket yang membandel tersebut. Sebelumnya, Disperindag telah beberapa kali memberikan teguran baik lisan maupun tertulis kepada pengelola minimarket yang masih kedapatan menjual produk kedaluarsan dan makanan minuman yang tidak memiliki izin resmi baik dari kesehatan maupun dari BPPOM. “Dalam sidak akhir pekan kemarin, kita menyesalkan masih ada produk kedaluarsa yang dijual, padahal ini jelas sangat membahayakan konsumen.

Apalagi mereka sudah kita peringatkan dan sudah menandatangi surat pernyataan untuk tidak menjual produk kedaluarsa dan produk berbahaya lainnya,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan OKU Timur Drs Juanda MM, Minggu (4/8). Untuk itulah, Juanda berjanji pihaknya tidak akan segan-segan mencabut izin usaha minimarket yang masih bandel demi meraup keuntungan tanpa memperdulikan dampaknya bagi konsumen. “Dalam razia gabungan kemarin kita menemukan susu kaleng dan susu kotak yang sudah kedaluarsa. Sebagai sanksinya minimarket tersebut akan kita tinjau ulang terkait perizinan pendirian usahanya. Nanti kita akan rapatkan dulu dengan intansi terkait tentang perizinan pendirian supermaket dan sejenisnya,” tegas Juanda. Tindakan tegas yang akan diberlakukan tersebut lanjut Juanda untuk melindungi masyarakat dari hal-hal yang tidak diinginkan terkait penemuan produk yang sudah kedaluarsa

Dalam razia gabungan kemarin kita menemukan susu kaleng dan susu kotak yang sudah kedaluarsa. Sebagai sanksinya minimarket tersebut akan kita tinjau ulang terkait perizinan pendirian usahanya. Drs Juanda MM Kepala Disperindag OKU Timur

yang masih diperjual belikan dipasar. “Yang jelas produk yang beredar di OKU Timur terus kita lakukan pantauan,”jelasnya. Sementara jika pengusaha yang ingin membuka usaha sembako di OKU Timur, pihaknya akan membuat ketentuan yang harus dipenuhi sebelum mendirikan usaha. ” Yang jelas kita nanti buat surat perjanjian untuk tidak menjual barang yang kedaluarsa,” pungkasnya. (awa)

Warga Keluhkan Proyek Drainase DRAINASE : Seorang sedang menunjuk proyek drainase yang dikeluhkan oleh warga karena asal-asalan dalam pengerjaannya.

LAHAT, RS – Proyek pembangunan drainase di Desa Tinggi Hari Kecamatan Gumay Ulu dikeluhkan warga. Selain dikerjakan asal – asalan proyek yang diduga menelan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) tersebut dipastikan tidak akan bertahan lama mengingat lantai drainase tersebut menggantung pada bangunan lama dan ditakutkan ambruk pada musim hujan. Kepala Desa (Kades) Tinggi Hari Ahmad Dahrin mengatakan, pembangunan Drainase sepanjang 500 meter tersebut dikerjakan tidak sesuai dengan RAB dan ditakutkan tidak mampu bertahan lama, apalagi fungsinya sangat besar guna melancarkan saluran air

hingga kelahan persawahan warga. Dan hingga kini proyek tersebut tidak ada laporan dengan Pemdes (Pemerintah Desa). “Makmane pule dek, pemborongnye saje, dide permisi lagi dengan kades, langsung begawe saje, entah nilai rupiahnye, papan name dide ade di lokasi, perusahaan siape aku dide pule keruan,” ujarnya. Dijelaskannya, saat ini pihaknya telah melaporkan kepada pihak kecamatan agar proyek tersebut dilaksanakan sesuai dengan RAB, kenyataan di lapangan, banyak sekali penyimpangan. “Auu, makmane lagi dek. Setahu aku, kalau pengawean besak lok makitu, minimal 10

jeme, masa cume bedua saje, dide masuk akal, apalagi aku kina’i, tinggi, kemiringan dide nian pas, apalagi upah yang mereka terime kalau jauh dari standar,”jelasnya. Camat Gumay Ulu Drs Budi Santoso menuturkan, pihaknya juga tidak mengetahui adanya pembangunan proyek drainase tersebut. Sebab, untuk daftar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Lahat tidak ada. “Saya sama sekali tidak mengetahui siapa maupun perusahaan mana yang mengerjakannya, kalau dari Lahat sama sekali belum ada, kemungkinan berasal dari Provinsi Sumsel,” pungkasnya. (man)

klik...........www.radarpalembang.biz


PONSEL

VI

RAKYAT SUMSEL SENIN 5 AGUSTUS 2013

Posko Telkomsel Siaga

Layanan Lengkap Bagi Pelanggan Wujud komitmen Telkomsel menghadirkan layanan yang berkualitas, Telkomsel menyediakan posko Telkomsel Siaga agar pelanggan dan masyarakat dapat menikmati beragam program yang menarik dan nyaman dengan didukung kualitas jaringan yang handal. PALEMBANG, RS PoskoTelkomsel siaga mulai beroperasi dari H-7 hingga H+7 hari Raya Idul Fitri 2013, dan untuk Regional Sumbagsel posko Telkomsel Siaga tersebut dipusatkan di Pelabuhan bakauheni Lampung dan RM Pagi Sore Teluk Gelam.

Pelanggan maupun masyarakat yang menyambangi Posko Telkomsel Siaga bisa mendapatkan informasi berbagai layanan dan produk Telkomsel, termasuk pembelian seluruh produk Telkomsel baik kartu perdana maupun voucher isi ulang. Tersedia juga fasilitas bagi pelanggan yang ingin menggunakan layanan data untuk internetan maupun Telpon gratis bagi pemudik yang ingin berkomunikasi dengan keluarga maupun rekannya. GM Sales and Customer Care Regional Sumbagsel M Syawaluddin mengatakan, Posko TELKOMSELSiaga merupakan sinergi dengan

berbagai mitra seperti ATPM Ponsel, retail outlet, termasuk juga dengan kepolisian pada sejumlah titik yang ada di Regional Sumbagsel , ini merupakan komitmen kami untuk selalu memberikan layanan terdepan disertai dengan kualitas yang handal dan terpercaya dalam situasi apapun, termasuk saat momen Ramadhan, Mudik dan Lebaran.” Mengantisipasi lonjakan arus mudik dan lebaran, Telkomsel terus meningkatkan kualitas layanannya dari berbagai sisi, untuk memenuhi kebutuhan komunikasi pelanggan Telkomsel telah meningkatkan distribusi

produk maupun ketersediaan pengisian pulsa hingga 2 kali lipat dari kondisi normal bukan hanya di outlet namun di semua channel distribusi baik tradisional yaitu Mkios dan voucher fisik, maupun modern channel yaitu ATM, T-Cash, Transfer Pulsa dan lain lain. Dari peningkatan ini dapat dipastikan bahwa Telkomsel dapat memenuhi lonjakan kebutuhan komunikasi pelanggan nantinya. Secara Nasional Posko Telkomsel Siaga yang telah disediakan Telkomsel di tahun 2013 ini berjumlah 6.212 posko, dan 863 diantaranya ada di Regional Sumbagsel. (ben)

LAYANAN LEBIH: Telkomsel menyediakan layanan internet gratis, Telpon Gratis serta menjamin tersediannya produk Telkomsel yang membutuhkan voucher, perdana di Posko Siaga Telkomsel.

GAWEAN GA G AWEAN KITO

Pembagian ta’jil di lampu merah Demang Lebar Daun

PT Al Ijarah

Berbagi Kasih dengan Kaum Dhuafa

Semangat aspirasi rakyat

Pemberian dana santunan oleh Kepala Pimpinan Al Ijarah kepada kaum dhuafa

PT Al Ijarah tahun ini kembali mengadakan buka bersama dikantornya Jl Demang Lebar Daun Blok P No 1 Depan SMKN 2 Palembang, Jumat (2/8). Kepala pimpinan dan staf karyawan PT Al Ijarah berbagi kepada 15 kaum dhuafa. PALEMBANG, RS - Acara kali ini sedikit berbeda dengan konsep tahun lalu. Ditahun ini, staf dan karyawan Al Ijarah membagikan takjil untuk berbuka puasa di simpang lampu merah Jl Demang Lebar Daun. Bukan

hanya membagikan takjil, staf dan karyawan Al Ijarah juga bekerja sama dengan Rumah Zakat mengundang kaum dhuafa. Kepala Pimpinan Al Ijarah Ardiansyah mengungkapkan, Al Ijarah merupakan perusahaan keuangan syariah yang didirikan untuk memenuhi kebutuhan keuangan masyarakat serta melayani kebutuhan pembiayaan bagi komunitas bisnis Indonesia. ”Kegiatan buka bersama ini dalam rangka untuk mempererat tali Silaturahim dan berbagi kasih selama Ramadan. Kegiatan ini rutin setiap tahun dilaksanakan. Harapan saya semoga apa yang

Pose bersama staf karyawan Al Ijarah dengan kaum dhuafa

anfaat dan kami beri bisa bermanfaat berguna bagi yang membutuhkan.” pungkasnya n salah Seperti dituturkan ang hadir, satu kaum dhuafa yang pkan ”SeCek Iya mengungkapkan sa pengekarang di bulan puasa mbengkak luaran semakin membengkak ng yang dengan kondisi barang n diadaserba mahal. Dengan an seperti kan kegiatan santunan ini bisa mengurangi beban apkan kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada Al Ijarah karena telah memberikan uang santunan kepada kami yang kurang mampu.” ungkapnya (**/pms))

Ardiansyah

klik...........www.radarpalembang.biz


SAMBUNGAN

VII

KPU Jangan Ragu Tunda Pengumuman DPT JAKARTA, RS - Pengamat politik Mulyana W Kusumah mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak perlu ragu untuk menunda pengumuman daftar pemilih tetap sesuai jadwal, yakni 21 September 2013, terkait masalah akurasi data. “Akurasi daftar pemilih adalah salah satu parameter utama dalam menilai terpenuhi atau tidaknya pemilu demokratis,” kata dia, Minggu (4/8). Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, mantan Komisioner KPU itu mengatakan

Rebutan

masalah akurasi DPS menjadi persoalan klasik yang tak kunjung memperoleh solusi memuaskan. Ditambah, kritik-kritik terhadap kualitas dan akurasi DPS terus mengemuka, seperti temuan LP3ES yang mengungkapkan antara lain di Jateng, Pantarlih tidak mencoret 50,4 persen pemilih di bawah 14 tahun, juga tidak mencoret 13,7 persen pemilih meninggal dunia, dan masih ada ghost voters 11 persen. “Pemilih luar negeri juga masih banyak yang belum terdaftar, KPU baru mencatat sekitar

2.160.253 sementara sumber data lain seperti Migrant Care mencatat TKI yang tersebar saja mencapai 6,5 juta,” tambahnya. Untuk mengatasi persoalan DPT, katanya, Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu meningkatkan koordinasi. Intensitas koordinasi tersebut harus lebih ditingkatkan mulai dari tindak lanjut atas sumber data pemilih yakni data agregat kependudukan ke kecamatan atau data penduduk pemilih potensial. (dem)

Dari Hal I ) ....................................................................................................

Hanura, lantaran nomor urut yang ditetapkan partai tidak sesuai, Fungsionaris DPD PDIP Darmadi Djhufri kepada Rakyat Sumsel megatakan, pada prinsipnya setiap partai politik (Porpol) dalam mendaftarkan caleg sementara (DCS) kepada KPUS mengacu pada UUD Pemilu. “Yang namanya masuk DCS melalui verifikasi yang dilakukan KPU bearti Caleg tersebut memenuhi syarat untuk maju sebagai calon anggota legislatif,” katanya Minggu (4/8).Ditegaskan Darmadi sesuai dengan UUD Pemilu, ada hal yang sangat prinsip yang dialami oleh caleg bisa pada saat ditetapkan menjadi Daftar caleg Tetap (DCT) namanya tidak keluar melalui uji publik, namun hal tersebut sangat sulit terjadi. Darmadi yang juga anggota DPRD Sumsel menegaskan, penetapan nomor urut Caleg yang telah ditetapkan sepenuhnya kewenangan partai, tapi bagi PDIP sendiri akan memprioritaskan nomor urut tertentu bagi struktural partai, anggota fraksi DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota dan tokoh masyrakat. “Kalau pun misalnya anggota DPRD Sumsel incumbent pada 2009 lalu ditetapkan nomor urut 1 mungkin dia adalah pengurus partai, tapi pada Pileg tahun ini dia tidak sebagai struktural partai sehingga ditempatkan bukan nomor urut 1,” jelasnya. Darmadi menjamin, perubahan nomor urut pada Pileg tahun ini dan Pileg 2009 lalu tidak akan menimbulkan faksi (kelompokkelompok) tertentu karena nomor urut tidak akan berpengaruh terhadap perolehan suara. ”Kalau caleg tersebut memiliki basis dan kekuatan untuk meraup suara yang signifikan makan hal tersebut tidak akan berpengaruh terhadap penetapan nomor urut,” tukasnya. Ada Deal Politik Sementara itu, Ketua DPD PDIP Sumsel Ir H Eddy Santana Putra mengakui jika sebelum melakukan penetapan nomor urut Caleg dipartainya terlebih dahulu melakukan komunikasi politik untuk mendapatkan ketetapan yang bisa diterima setiap kader. Baik itu penetapan nomer urut kepada Calegnya yang akan menuju DPRD kota Palembang, DPRD Provinsi Sumsel, maupun juga yang hendak berjuang ke DPR RI di Senayan, Jakarta. Ia mengatakan, fenomena

Kampanye

akan penetapan nomor urut pastinya berlaku di semua patai politik yang ada. Terlebih adanya mind set yang menganggap jika berada dinomor teratas daftar makan akan dapat lebih besar dalam mendulang suara. “Ini ironi ketika nomor urut masih menjadi perdebatan penting, harusnya kalau sistemnya terbuka nomor urut berapa saja tidak masalah,” kata Eddy. Pendapat yang hampir sama disampaikan, H Ahmad Nopan, politisi partai Demokrat ini beranggapan jika persoalan yang rumit dalam setiap pembagian nomor urut tersebut itu bukan tanpa sebab, setidaknya ada dua faktor. Pertama karena psikologis masyarakat melihat nomor urut teratas 1, 2 atau 3 lebih diuntungkan. Kedua, mind stream berpikir politisi bahwa terbukanya sistem pemilu masih berlangsung setengah hati. “Ini menunjukkan orang-orang yang sudah duduk di DPR masih tetap ingin berkuasa dengan berada di nomor urut atas. Padahal sistem terbuka itu berdasarkan suara terbanyak. Nah, aspek ini yang menjadikan sistem terbuka setengah hati bagi sebagian kalangan,” anggapnya. Nomor Urut Kok Repot Hal lain yang lebih substansial disampaikan Pengamat Politik dari Unsri Prof Amzulian Rifai SH LLM PHd, beranggapan nomor urut juga menunjukkan partai punya masalah dengan demokratisasi internal. Tidak ada parpol yang menyangkal bahwa penempatan nomor urut itu ditentukan oleh ketua umum dan sekjen. “Siapa yang bantah ketua umum dan sekjen yang tentukan Caleg? Sehingga akhirnya orang memilih keluar ketika nomor urutnya tidak sesuai. Jadi bukan melihat pada kapasitas atau melalui konvensi, tapi otoritas ketua umum dan sekjen,” terang dia. Menurutnya, Ketua umum dan Sekjen masih mengedepankan orang-orang lama yang mampu mendongkrak pencalegan dengan modal finansial. Mereka yang di DPR kan punya finansial memadai dan investasi popularitas lebih awal, termasuk artis yang ditempatkan di nomor signifikan sehingga tidak memberi kesempatan pada kader lain yang lebih punya kapasitas dan kredibilitas. Dia menilai, calon anggota legislatif (Caleg) yang masih meributkan soal nomor urut.

Menurutnya, para caleg tersebut tidak percaya diri dan tidak memahami bagaimana sistem Pemilu terbuka dijalankan. Katanya suara terbanyak tapi kenapa bagi Caleg itu nomor urut sajadi permasalahan. Kenapa dia protes kalau nomor urutnya lima, enam, apalagi nomor urut akhir. Artinya dengan sistem suara terbanyak itu tidak buat Caleg percaya diri, kata dia Menurutnya, Caleg tidak percaya diri karena psikologi massa memengaruhi mereka dimana masyarakat akan memilih nomor paling atas atau nomor urut satu. Ternyata nomor urut bagi sebagian besar caleg dianggap penting. Meskipun suara terbanyak mereka ingin di nomor urut awal, pungkasnya. Saling Sikut Wajar Terpisah, Pengamat Politik Unsri Joko Siswanto mengatakan dalam sistem politik terbuka kemungkinan antar kader dalam satu partai saling sikut sangat memungkinkan, itu yang saya sebut jeruk makan jeruk. “Kalau hal tersebut tidak bisa dikelola dengan baik, ini akan menjadi antiklimaks bagi partai tersebut,” jelasnya. Lebih lanjut, Joko mengatakan, pertarungan politik yang semakin sedikit kontestan yang ikut membuat pertarungan akan semakin sengit. Hal tersebut tentu membutuhkan kekuatan partai yang solid, bukan malah berpecah belah dalam internal partai. “Toh, semua partai sekarang sudah mengkonsolidasikan kekuatan untuk mengefektifkan kerja mesin partai, saling sikut dalam partai tentu akan kontraproduktif,” jelasnya. Sebenarnya dengan sistem politik suara terbanyak, para caleg tak usah merisaukan nomor urut yang selama ini menjadi salah satu hal penyebab saling sikut para politisi, sebab dengan sistem suara terbanyak, mau nomor berapa saja, asal banyak pemilih, tentu ia yang akan duduk di senayan. “Yah, tentu harus memahami, nomor urut pertama pastilah menjadi prestise tersendiri bagi politisi,” kata dia Dikatakannya, mestinya dengan sistem politik terbuka menggunakan suara terbanyak bisa meminimalisir adanya politisi jeruk makan jeruk, sebab tentu jeruk makan jeruk akan menjadi kontraproduktif dengan tujuan partai untun memenangkan Pemilu. (zar/tma/can)

PKPI Sumsel

Dari Hal I ) .......................................................................................................................................

Pembicaran seperti itu yang akan menjadi blue print dalam musyawarah kerja daerah DPP PKPI Sumsel,” kata dia. Dikatakan Azhari, sebagai salah satu partai peserta Pemilu yang belum memiliki kader di dalam pemerintahan, pihaknya tetap optimis menyongsong Pemilu tersebut. “Ada target maksimal, namun saya lebih suka menjelaskan target realistis partai. Dalam Pemilu legislatif 2014 nanti, PKPI akan berjuang semaksimal mungkin untuk lolos parlementry treshold (PT), atau dengan arti kata, PKPI sedikitnya mesti memiliki

12 Agustus

tai asuhan Bang Yos tersebut belum populer, untuk itulah pihaknya terus melakukan sosialisasi kemasyrakat guna memperkenalkan partainya, termasuk partainya akan menjaga citra anti korupsi. “Kalau ada kader PKPI korupsi, bahkan, baru terindikasi, akan kami pecat, dan itu sudah menjadi komitmen partai kami,” tegasnya. Sementara itu, Novembriono, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi DPP PKPI Sumsel mengatakan Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar Rakerda yang akan digelar pada 31 Agustus - 1 Sep-

termber 2013. Dalam rapat tersebut diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang bisa melindungi suara pkpi dilapangan. “Sebagai partai yang tidak terlalu besar, sangat rawan suara di lapangan, padahal banyak pemilih PKPI kemudian dialihkan oleh panitia, maka, salah satu agenda yang akan dilakukan pembentukan pelopor saksi,” kata dia. Dikatakannya, untuk menutup celah kerawanan tersebut, partainya akan menyiapkan sedikitnya dua orang saksi di satu TPS, baik saksi cadangan maupun saksi inti. (can)

ulang oleh Mahkamah Konstitusi (MK), rencanaya akan dilaksakan pada 17-17 Agustus,” ungkapnya. Pada surat suara nanti, tidak ada perbedaan dengan surat suara sebelumnya. Yakni empat pasangan calon. Hanya, diatasnya tertulis pemungutan suara ulang. Begitu juga dengan formulir C1, C2 plano dan C6 sebagai undangan. “Kami akan maksimalkan sosialsasi dengan memastikan undangan tersebar sampai ke pemilih dan belajar dari kejadian undangan 6 Juni lalu,”ungkapnya. Sementara itu, Komisioner KPU Sumsel Dra Kelly Mariana menambahkan, mata pilih pada Pilgub ulang nanti, 2.019.181 ses-

uai DPT. yakni, Kota Palembang (1.139.247), Ogan Komering Ulu (OKU) ada 247.646 pemilih, OKU Timur (489.438), Prabumulih (126.030), dan satu kecamatan di Kecamatan Warkuk Ranau, OKU Selatan berjumlah 16.820 pemilih. “Jadi, kami mencetak surat suara DPT plus 2,5 persen sebanyak, 2.069.661 surat suara. Dengan pagu anggaran, Rp1000, kotak suara, total sekitar Rp2 Miliar,” katanya. Setelah pemilihan dan penghitungan suara di setiap TPS pada 4 September nanti, selanjutnya 5-6 September dilakukan rekapitulasi penghitungan suara tingkat PPS, 7-8 (PPK), 9-10 September (Kabu-

paten/Kota) dan 11-12 September 2013 rekapitulasi penghitungan suara tingkat Provinsi. “Pada 13 September 2013 akan dilakukan rapat pleno penetapan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel terpilih yang nantinya akan langsung dilaporkan ke MK pada 16 September,” pungkasnya. Diketahui, Empat pasangan calon akan kembali bertarung pada pemungutan suara ulang, 4 September mendatang. Nomor urut 1 Eddy Santana Putera-Anisja Tatung (ESP-WIN), nomor urut 2 Iskandar-Hafisz, nomor urut 3 Herman Deru-Maphilinda (Derma) dan nomor urut 4 Alex NoerdinIshak Mekki. (zar)

Dari Hal VIII ) ..................................................................................................................................................

Jawab : “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya.Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.’” (Q.S. An-Nur [24]: 30) Islam sangat mengerti fitrah setiap manusia sebagai makhluk yang memiliki cinta dan syahwat. Tapi Islam sebagai agama yang sempurna dan bijak menuntun kita agar tetap berada dalam kefitrahan yang sesungguhnya. Tidak lantas dengan alasan cinta, syah-

Zakat

keterwakilan di DPR RI sebanyak 3,5 persen,” ulasnya Bahkan, kalau memang PKPI dalam Pileg nanti mendapatkan suara signifikan, bukan tidak mungkin partainya akan mencalonkan Presiden sendiri dan itu sudah di putuskan partainya dalam mukernas beberapa saat lalu. “Dalam politik, tentu tidak boleh ngotot, partai politik mesti melihat posisi tawar partai mereka, jika memang nanti PKPI punya suara signifikan, artinya PKPI memiliki posisi tawar, termasuk mencari dukungan partai lain,” kata dia. Ia mengakui, saat ini elektabilitas par-

Dari Hal I ) ............................................................................................................................................

han logistik lainnya, mulai dicetak 12 Agustus mendatang. “Kami akan mencetak kebutuhan surat suara di PT Peruri Wira Timur Surabaya, sebagai pemenang tender,” kata Ong. Dikatakan, anggaran pemilihan ulang yang telah disahkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel sebesar, Rp44,5 Miliar. Dana tersebut, separuh honor penyelenggara dan separuh pengadaan barang dan jasa serta bimbingan teknis (bimtek) PPK, PPS dan KPPS di daerah pemilihan ulang. “Sedangkan distribusi logistik dari percetakan langsung ke 4 kabupaten/kota 1 kecamatan yang diperintahkan pemungutan suara

Pacaran

RAKYAT SUMSEL, SENIN 5 AGUSTUS 2013

wat terhadap lawan jenis diikuti begitu saja sampai akhirnya terjerumus dalam jurang kenistaan. Kehadiran Ramadhan bisa menjadi ajang untuk lebih melatih diri dalam memposisikan cinta dan syahwat. Terlepas dari apa itu pacaran, pastinya kita lebih ditekankan untuk lebih arif dalam menyikapi Ramadhan dengan lebih menyibukkan diri dalam beribadah dan ketaatan kepada Allah Swt. Sekali lagi, pacaran sebagaimana kita diketahui, lebih banyak memberi peluang perbuatan dosa sehingga dapat menyebabkan sia-sianya Ramadhan yang sangat berharga ini.

Islam mengajarkan kita untuk mencintai seseorang hanya karena Allah. Bukti cinta yang didasari cinta kepada Allah adalah senantiasa menempatkan cinta di jalan yang diridoi Allah dan bukan mengikuti gaya atau tren pergaulan modern yang tidak menguntungkan. Mengapa Islam menekankan hal ini. Tidak lain karena masalah cinta tidak bisa dianggap remeh. Cinta adalah bagian dari unsur keimanan. Rasulullah Saw. bersabda: “Dari Anas bin Malik, dari Nabi Saw., beliau bersabda: ‘Tiga perkara yang apabila ada pada diri seseorang, ia akan mendapatkan

manisnya iman. Dijadikannya Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya. Jika ia mencintai seseorang, dia tidak mencintainya kecuali karena Allah. Dan dia benci kembali kepada kekufuran seperti dia benci bila dilempar ke neraka.” (H.R. Bukhari) Jadi, kalau di selain Ramadhan saja pacaran dilarang (bahkan sebagian ulama mengharamkannya), apatah lagi hal tersebut dilakukan saat Ramadhan. Semoga kita semua (terutama generasi muda) diberi keteguhan dalam melaksanakan perintah Allah, termasuk menahan diri untuk tidak pacaran. Wallahu a’lam.(*)

Dari Hal VIII ) ...........................................................................................................................................................

perempuan, anak-anak dan orang dewasa dari kaum muslimin. Beliau memerintahkan agar (zakat fituah tersebut) ditunaikan sebelum orangorang melakukan shalat ‘Id (hari Raya) “ (Muttafaq ‘Alaih) Setiap muslim wajib membayar zakat fitrah untuk dirinya dan orang yang dalam tanggungannya sebanyak satu sha’ (+- 3 kg) dari bahan makanan yang berlaku umum di daerahnya. Zakat tersebut wajib baginya jika masih memiliki sisa makanan untuk diri dan keluarganya selama sehari semalam. Zakat tersebut lebih diutamakan dari sesuatu yang lebih bermanfaat bagi fakir miskin. Adapun waktu pengeluarannya yang paling utama adalah sebelum shalat ‘Id, boleh juga sehari atau dua lari sebelumnya, dan

tidak boleh mengakhirkan mengeluaran zakat fitrah setelah hari Raya. Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mewajibkan zakat fihrah sebagai penyuci orang yang berpuasa dari kesia-siaan dan ucapan kotor, dan sebagai pemberian makan kepada fakir miskin. “Barangsiapa yang mengeluarkannya sebelum shalat ‘Id, maka zakatnya diterima, dan barang siapa yang membayarkannya setelah shalat ‘Id maka ia adalah sedekah biasa. “(HR. Abu Daud dan Ibnu Majah) (Dan diriwayatkan pula Al Hakim, beliau berkata : shahih menurut kriteria Imam Al-Bukhari.) Zakat fitrah tidak boleh diganti dengan nilai nominalnya (*),(*)’’’ Berdasarkan hadits Abu Said Al

Khudhri yang menyatakan bahwa zakat fithrah adalah dari lima jenis makanan pokok (Muttafaq ‘Alaih). Dan inilah pendapat jumhur ulama. Selanjutnya sebagian ul-ama menyatakan bahwa yang di-maksud adalah makanan pokok masingmasing negeri. Pendapat yang melarang mengeluarkan zakat fithrah dengan uang ini dikuatkan bahwa pada zaman Nabi shallallahu hlaihi wasallam juga terdapat nilai tukar (uang), dan seandainya dibolehkan tentu beliau memerintahkan mengeluarkan zakat dengan nilai makanan tersebut, tetapi beliau tidak melakukannya. Adapun yang membolehkan zakat fithrah dengan nilai tukar adalah Madzhab Hanafi. Karena hal itu tidak sesuai

dengan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan diperbolehkan bagi jamaah (sekelompok manusia) memberikan jatah seseorang, demikian pula seseorang boleh memberikan jatah orang banyak. Zakat fitrah tidak boleh diberikan kecuali hanya kepada fakir miskin atau wakilnya. Zakat ini wajib dibayarkan ketika terbenamnya matahari pada malam ‘Id. Ba r a n g s i a p a m e n i n g g a l atau mendapat kesulitan (tidak memiliki sisa makanan bagi diri dan keluarganya, pen.) sebelum terbenamnya matahari, maka dia tidak wajib membayar zakat fitrah. Tetapi jika ia mengalaminya seusai terbenam matahari, maka ia wajib membayarkannya (sebab ia belum terlepas dari tanggungan membayar fitrah). (*)

Dari Hal I ) ............................................................................................

mengatakan sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), hanya ada pemungutan suara ulang (PSU) pada pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Sumsel. PSU ini kata Andika, berbeda dengan pemilukada. “Artinya, tidak ada kampanye maupun sosialisasi. Yang ada, hanya pemungutan suara dan perhitungan suara,” kata Andika. Harusnya ini jelas Andika, harus dipahami dan dimengerti semua pasangan calon. Bukankah kata Andika, mereka menginginkan Pemilukada berjalan dengan demokratis dan sesuai aturan.”Kalau mau sesuai aturan, ayo semuanya taati aturan. Sosialisasi mau-

DPRD Desak

pun kampanye, tidak ada dalam PSU,”ucapnya. Apa tindakan Bawaslu? Inilah sebut Andika yang menyulitkan Bawaslu. Saat ini sudah masuk masa liburan, sehingga menyulitkan Bawaslu untuk berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) untuk menertibkan spanduk kampanye tersebut. “Sementara kita sangat terbatas sumber daya manusia (SDM) nya, di Sumsel hanya ada tiga komisioner. Makanya kita harapkan peran serta masyarakat,” himbaunya. “Kalau masyarakat menerima sembako, atau lainnya yang berisikan ajakan untuk mencoblos salah satu pasangan, tolong laporkan ke

kami,” ucapnya. Terpisah, Pengamat Politik Unsri Dr Febrian mengatakan, seharusnya Bawaslu dapat menegakan aturan terhadap calon gubernur yang melakukan sosialisasi yang mengatasnamakan hari raya idul fitri. “Soalisasi ini sangat berpengaruh pada masyarakat menengah ke bawah untuk meraup suara calon tersebut, namun pemasangan baleho tersebut tidak akan berpengaruh pada masayarakat menegah ke atas,” katanya. Febrian berharap kepada pasangan kandidat untuk mentaati aturan yang ada sehingga proses demokrasi ini dapat berjalan jujur profesional dan sukses. (zar)

Dari Hal I ) .....................................................................................

MM mengatakan jika jalan Palembang- OKI kondisinya mulus. “Artinya bagus, tapi sayang kualitas jalan diragukan kapasitasnya dikhawatirkan setelah lebaran jalan ini akan mengalami kerusakan,” katanya. Menurut politisi Demokrat tersebut, jalan lintas timur ini minim rambu-rambu jalan, marka jalan pun kurang, kedepan harus segera di benahi. Namun secara umum menurutnya jalan PalembangOKI sudah bagus dan persiapan yang

dilakukan sudah baik. ”Mudah-mudahan diantisipasi dengan dadakan, maklum namanya kecelakaan kapan saja dan dimana saja waktunya tidak bisa diduga. Kami mengaharapkan kepada pihak terkait untuk mengantisipasi kecelakaan yang akan terjadi,” katanya. Selain itu, pihaknya mengharapkan pihak kepolisian agar truk-truk yang besar di stop ketika melewati hari–hari yang telah

semangat ASPIRASI RAKYAT

ditentukan agar jalan ini bisa di pakai untuk mobil pribadi yang akan melakukan perjalanan dapat berjalan dengan lancar. Sementara itu, Kasat Lantas Polres OKI Akp Tamimi mengatakan, dalam dua hari ini terjadi peningkatan arus lalu lintas ke OKI. “Menurut aturannya, besok (Senin, 5/8) kendaraan truk dilarang melintas di jalan dan hingga kini belum ada lakalantas yang menonjol di OKI,” katanya. (zar) klik...........www.radarpalembang.biz


VIII

RAKYAT SUMSEL, SENIN 5 AGUSTUS 2013

085789529160 Ikan teri dicampur petis. Petis didalam botol kaleng Ketan. Cuma im3 yang berani gratis. Gratis sms dan internetan.

PERTANYAAN: 1. Rukun Iman ada berapa? 2. Dimana letak Double Dipps Resto Cafe di Palembang? PEMENANG: 1. M. Dwi Maulana -085357894142 - Jln Pepera No.365 RT.007 RW.003 Palembang. 2. Ruslan - 08877725114 - 35 Ilir RT.14 No.725 Palembang. 3. Nurwati-089607074577-Jln PS Ing Lautan No.1007 RT.021 Palembang.

Oleh: Dr H Munir

Pacaran Saat Ramadan USTAD, bagaimana sih sebenarnya saat Ramadan orang beribadah khusysuk, tapi pacaranya juga khusuk. Apakah tidak sia-sia. Banyak dilakukan remaja habis sahur? Mailena Jalan Sukarela Lorong Cik Mid No 1326 Km 7 Sukarami Palembang ❏ Ke halaman VII

Zakat Fitrah Penyempurnanya DIANTARA kebesaran Allah menyempurnakan puasanya dengan menunaikan zakat fitrah sebelum hari raya tiba. dalil yang menganjurkan untuk menunaikan zakat fitrah adalah Firman Allah Ta’ala: “Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia shalat” (Al-A’la: 1415) Hadits shahih yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, ia berkata : “ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mewajibkan zakat fitrah bagi orang merdeka dan hamba sahaya, laki-laki dan ❏ Ke halaman VII

Pahri: Molor Siap-Siap Kena Sanksi! Pegawai Negeri Sipil (PNS) kabupaten Musi Banyuasin (Muba) diminta dapat mematuhi cuti bersama lebaran dari tanggal 5 Agustus sampai 9 Agustus. Sedangkan tanggal 12 Agustus diharapkan PNS sudah masuk kerja kembali. SUMSEL, RS - Bupati Muba, H Pahri Azhari mengatakan libur bersama PNS ditetapkan tanggal

5,6,7 Agustus 2013. Dan tanggal 8,9 Agustus merupakan libur bersama lebaran. Sedangkan tanggal 10 dan 11 adalah hari Sabtu dan Minggu yang memang merupakan hari libur PNS di Muba. “Saya rasa liburnya cukup lama dan diharapkan hari Senin tanggal 12 Agustus PNS sudah dapat bekerja kembali,” terangnya. Sedangkan bagi yang bolos ngantor, pada hari pertama masuk lebaran akan dikenakan sanksi

sesuai dengan aturan kepegawaian. Untuk itu dia berharap agar libur PNS yang cukup panjang tersebut dapat dipergunakan sebagaimana mestinya dengan melakukan silahturahmi dan mengisi dengan hal-hal positif. “Bagi yang bolos tanpa keterangan sakit atau izin maka ada sanksi dari instansi terkait seperti inspektorat dan BKD,” ujarnya. Lebih lanjut Pahri menambahkan agar warga yang mudik dapat

lebih berhati-hati, khususnya saat meninggalkan tempat tinggal. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan diharapkan memeriksa secara seksama rumah, mematikan listrik dan tidak meninggalkan kompor dalam kondisi menyala. “Mari kita bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Dan laporkan kepada petugas keamanan setempat atau pihak kepolisian jika ada hal-hal yang

• Antisipasi Lonjakan • Satbrimobda Backup Pengamanan

mencurigakan,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKD) Muba, Indita Purnama mengharapkan agar PNS mematuhi jadwal cuti bersama. Namun bagi yang tidak bisa ngantor bisa ditolerir jika ada alasan yang tepat seperti sakit atau izin cuti dan lainnya. “Yang tidak boleh kalau tidak ada keterangan atau bolos,” ungkapnya. Indita menuturkan, pihak terus mengontrol kedisiplinan para PNS dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan akan terus melakukan pengawasan. Sementara itu, sama halnya dengan jadwal libur cuti bersama, Pemerintah Kabupaten OKU Timur memberlakukan libur selama tujuh hari mulai tanggak 5 hingga tanggal 11 Agustus dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada tanggal 8 Agustus 2013. Kemudian pada tanggal 12 Agustus seluruh pegawai wajib masuk kerja seperti biasa. Menurut Sekda OKU Timur Drs H Idhamto DiPl, jika masih ada pegawai yang menambah sendiri jadwal liburnya atau tidak hadir pada 12 Agustus, maka pegawai yang bersangkutan akan diberikan sanksi. “Pegawai diwajibkan masuk kembali pada tanggal 12 Agustus yang dibuktikan dengan daftar hadir yang akan diperiksa oleh masing-masing pimpinan untuk diserahkan kepada pimpinan tertinggi. Jika ditemukan ada yang melanggar dan tidak mematuhi peraturan ini, maka kita akan memberikan sanksi tegas mulai dari sanksi teguran hingga sanksi administrasi,” tegas Sekda. Dikatakannya, surat pemberitahuan libur bersama tersebut sudah dikirimkan melalui surat edaran ke kantor masing-masing satuan kerja. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi pegawai untuk tidak masuk pada tanggal 12 tersebut. Namun kalau untuk satuan kerja yang bersifat pelayanan seperti rumah sakit dan Puskesmas dan pelayanan lainnya, hendaknya bisa menyesuaikan jam kerja. Dalam surat edaran yang ditandatangi Wakil Bupati, sangat jelas disebutkan bahwa libur lebaran dimulai terhitung 5 Agustus dan masuk kembali pada 12 Agustus. (ace/awa)


Rp#2 05082013