Page 1

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

Rakyat Sumsel radar_palembang@yahoo.com

RADAR PALEMBANG

KAMIS 3 OKTOBER 2013

@radar_palembang

ONLINE Telp : (0711) 361 638 FAX : (0711) 362 452

HARGA Rp 4.000

Alex: Jangan Mudah Terprovokasi PALEMBANG, RS - Gubernur Sumatera tang protes dan tudingan yang dilontarkan oleh Selatan (Sumsel), Ir H Alex Noerdin menghim- lawannya di persidangan yang kini terus berlangbau agar masyarakat tidak terprovokasi den- sung, Alex memilih untuk diam dan terkesan memgan banyaknya SMS yang persilahkan masyarakat bertebaran terkait dengan untuk menilainya. “Kalau permasalahan Pemilihan soal itu saya no comment,” Gubernur (Pilgub) Sumsel katanya. yang terjadi di Mahkamah Alex menyebut permaKonstitusi (MK). salahan Pilgub Sumsel bu“Jadi masyarakat tidak kanlah hal yang terlalu penting, usah terlalu percaya dengan menurutnya hal yang sangat SMS yang bertebaran saat penting untuk dilakukan ini,” ujar Alex di Novotel, saat ini adalah menjaga Rabu (2/10). Dalam kesemsituasi kondusifan yang Ir H Alex Noerdin patan ini, Alex menghimsudah ada terlebih keberbau agar masyarakat menunggu hasil akhir yang hasilan Sumsel menggelar ISG ini sudah membawa dikeluarkan oleh MK terkait dengan permasalahan nama Sumsel menggema di banyak negara. “Saat pilkada sumsel yang saat ini tengah bergulir. ini Sumsel menjadi sorotan dunia karena telah Disinggung mengenai tanggapan dirinya ten❏ Ke halaman VII

Disomasi DPK

Bang Yos Ganti Novembriono Gugatan Arudji Ditolak PTUN

KONFLIK internal di tubuh pengurus DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sumsel, berujung pada pergantian Ketua DPP PKPI Sumsel Novembriono. Dirinya digantikan oleh Drs Purnawarman SH setelah terpilih secara aklamasi di DPP PKPI Sumsel, Rabu (2/10) PALEMBANG, RS - “Hanya 2014 nanti. masalah kecil, ada somasi dari “Saya targetkan dari dapil Dewan Pimpinan Kabupaten/ Sumsel, mampu menyumbang 2 kota (DPK) PKPI dan kursi DPR RI. Untuk Ketua yang lama (Nomendapatkan suara vembriono, red), telah signifikan, semua mengundurkan diri Caleg harus bersindan terpilihlah saudara ergi dan solid. Jangan Purnawarman,” kata sampai saling menKetua Umum PKPI, jatuhkan,” jelasnya. Sutiyoso usai pemanMenurutnya, saat tapan pengurus PKPI, ini masih banyak pedi RM Sri Melayu. milih mengambang Dijelaskan Sutikarena melihat konNovembriono yoso, revitalisasi pendisi partai lain, segurus sebagai hal biasa dalam hingga banyak pemilih yang pinoragnisasi dengan harapan ke de- dah partai. PKPI ini akan menjadi pan akan lebih solid dan baik. Pas- alternatif pemilih, terutama bagi alnya, tugas berat sudah menanti pemilih muda. menghadapi pertarungan Pileg ❏ Ke halaman VII

GUGATAN anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumsel, Arudji Kartawinata ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait penentapan Daftar Caleg Tetap (DCT) oleh KPU Sumsel beberapa waktu lalu telah ditolak.

FOTO: KRIS SAMIAJI/SUMATERA EKSPRES

REVITALISASI PENGURUS: Korwil Sumsel, Babel, Bengkulu PKPI (Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia) Ashary Ali

Agus, Ketua Dewan Perwakilan Provinsi Sumsel Drs H Purnawarman Kias SH, Ketum DPN PKPI Sutiyoso, Sekjen DPN PKPI Ruly pada konsolidasi kader dan Caleg 2014 usai melakukan revitalisasi Ketua DPP PKPI Sumsel di RM Sri Melayu Palembang, Rabu (2/10).

Arudji Kartawinata

Test 10 Calon KPU Sumsel

Anggota KPU RI Turun Langsung

Hadar Gumay

PALEMBANG, RS - Semua calon anggota KPU Sumsel periode 2013-2018 telah melakukan uji kelayakan dan kepatuhan atau fit and proper test yang dilakukan oleh anggota KPU RI di Hotel Sintesa Peninsula, Rabu (2/10), meski sempat tertunda selama beberapa jam. Komisoner KPU RI Hadar Gumay mengatakan, kedatangan

mereka ke Palembang hanya untuk menguji para calon bukan menetapkan calon anggota KPU Sumsel terpilih. “Kami berdua disini hadir untuk menguji saja. Dengan demikian, selesai tes nanti jangan tanyakan kepada kami siapa yang akan dipilih menjadi 5 besar, karena yang memutuskan itu seluruh anggota KPU Pusat

dengan melalui rapat pleno,” katanya. Disinggung soal keterlambatannya menghadiri fit and proper test, Hadar Gumay hal ini terjadi akibat keberangkatan yang terkesan sedikit mendadak. Awalnya pihak panitia menuturkan kesulitan mendapatkan hotel karena telah dipakai para peserta ISG, dan terakhir diinformasikan

hotelnya sudah siap. ”Tetapi itu tidak masalah, terpenting, tesnya berjalan lancar. Masing-masing peserta akan dipanggil satu persatu nama sesuai urutan yang telah ditentukan pihak panitia,” ujarnya. Selain Hadar Gumay, dalam fit and proper test ini KPU RI juga menghadirkan koleganya ❏ Ke halaman VII

PALEMBANG, RS – ”Selasa, (1/10) saya telah menghadiri sidang namun hasilnya gugatan saya ditolak oleh PTUN. PTUN menilai gugatan yang saya ajukan tidak layak, lewat waktu, gugatan tidak memiliki alasan yang layak, dan tidak cukup bukti, sehingga saya kalah,” kata Arudji, Rabu (2/10). Menurut Arudji, semua landasan PTUN Palembang berdasarkan UU Nomor 8 tahun 2012 tentang Sengketa Pemilu. Sedangkan pengertian sengketa pemilu adalah sengketa antara peserta pemilu (parpol) dengan penyelenggara pemilu (KPU) termasuk sengekta verifikasi parpol dan penentapan DCT. ”Gugatan saya menyangkut penetapan sengketa DCT antara perorangan dan KPU, sehingga menurut PTUN gugatan saya tidak diterima karena bukan kewenangan mereka,” katanya. Arudji menyatakan, tetap akan melakukan upaya hukum dengan kembali mengajukan gugatan Kepengadilan Negeri Palembang dalam waktu dekat, terkait penetapan DCT pada Pileg 2014 mendatang oleh KPU dan partai Demokrat. ”Saya akan tetap melakukan upaya perlawanan ❏ Ke halaman VII


II

RAKYAT SUMSEL. KAMIS 3 OKTOBER 2013

Pasar Prumnas Semrawut PALEMBANG, RS - Warga Prumnas Sako mengeluhkan kondisi pasar Prumnas yang semrawut ditambah tidak teraturnya parkir dan abang-abang yang mangkal sembarangan membuat pasar Prumnas selalu macet. “Iya mas, beginilah kondisi pasar prumnas selalu macet dan terkesan semrawut,”ungkap Joko, warga Prumnas yang dibincangi Radar Palembang, kemarin. Joko mengungkapkan, dulu saat jalur hijau yang seharusnya digunakan sebagai tempat parkir tidak digunakan pedagang untuk berjualan kondisi pasar Prumns masih tertata. “Tapi kini jalur hijau tersebut sudah digunakan untuk berjualan. Ini yang membuat pasar Prumnas jadi semrawut dan terlihat jorok,”jelasnya. Senada diungkapkan Dodi, warg Prumnas lainnya yang men-

gaku harus menahan hati jika ingin lewat didepan Pasar Prumnas. “Selalu macet mas. Lebih baik mutar jalannya,”ungkapnya. Dodi mengatakan, penyebab macet karena banyak abangabang becak yang parkir becaknya disembarang tempat. Belum lagi banyaknya pedagang yang berjualan di jalur hijau. “Ini yang membuat macet,”katanya Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Apriadi C Busri mengatakan, pihaknya akan segera menata pasar yang ada di Prumnas Sako. “Tiga pasar yang ada di Sako, memang milik swasta. Namun jika sudah mengganggu ketertiban umum maka harus ditata,”ungkap pria yang dikenal ramah. Apriadi mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang menginvetarisir apa-apa yang dilanggar oleh beberapa pasar yang ada di Prum-

PKL Masuk Pasar Modern PALEMBANG, RS - Sebagai langkah untuk menghidupkan UKM, Anggota Dewan Pengawas Pasar Hermanto Wijaya mengusulkan alokasi 2 persen dari lapak pasar modern untuk menampung para pedagang kecil termasuk PKL yang begitu banyak jumlahnya. “Ini sudah saya sarankan ke pada walikota. Untuk menerapkan ini butuh kebijakan politik

Apriadi C Busri nas. “Setelah itu, nanti kita akan bekerja sama dengan camat, lurah dan unsur terkait lainnya untuk menata pasar Prumnas,”tegasnya. (rd2)

kepala daerah,”ujarya. Sewa lapak pasar pedagang kecil ini dipusdatkan perbelanjaan modern akan mendapatkab subsidi dari pedagang besar. Caranya ini untuk menghidupkan perekonomian Palembang “Jadi istilahnya pkl masuk mall,”ujar Hermanto saat berkunjung ke Radar Palembang Senin (1/10) lalu. Selain mengusulkan untuk

menghidupkan perekonomian, sambung Hermanto untuk masalah keamanan di pasar dirinya akan mendirikan JR Security. Untuk itu, ia akan bekerjasama dengan koperasi CPM, Korem dan Kodim. “JR Security ini semacam pam swakarsa yg akan menjaga keamanan pasar di ke 38 pasar yang ada di kota Palembang dan

lokasi perdagangan,”katanya. Untuk memback up pasukan kebersihan yang sudah ada Hermanto akan menyediakan mengadakan 2 mobil pick up dan 2 unit motor. “ Akan dibentuk tim 6, jadi tiap mobil tiga personil. Mereka akan berkeliling memonitor dan membersihkan sisa sampah yang masih tersisa dipasar,”jelasnya. (sep)

WC PASAR CINDE MULAI BERSIH

Permintaan Daging Menurun MENJELANG Hari Raya Idul Adha, harga daging sapi berkualitas baik di pasar tradisional Palembang masih di rata-rata Rp95.000 perkilogram. Kondisi harga ini terjaga karena permintaan turun hingga 30 persen. PALEMBANG, RS – Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop Kota Palembang Juni Haslansi menyebutkan, tercatat di tanggal 30 September 2013 harga daging sapi sebesar Rp95.000. Harga ini dinilai menurun Rp5000 dari kondisi satu bulan sebulannya. “Permintaan daging untuk hari raya Idul Adha memang kurang, berbeda dengan perayaan hari raya Idul Fitri. Sebab di lebaran ini ada kesempatan warga berkurban,” ulas Juni, kemarin. Harga tertinggi daging sapi yang pernah terjadi, sebutnya, sebesar Rp100.000 lebih. Dipastikannya, harga tertinggi ini tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Bahkan diprediksi, bakal ada penurunan lagi hingga Rp85.000. “Kami melihat potensi harga ini bakal terus menurun kalau permintaan seperti ini yang sudah 30%,”cetus dia. Adapun untuk harga ayam broiler (ayam potong) justru mengalami fluktuatif (harga naik turun) dan cenderung tidak stabil. Meski demikian, stok yang ada cukup hingga pasca lebaran. Tercatat harga ayam turun 13,3% pertanggal 28-29 September 2013, yakni dari Rp30.000 menjadi Rp26.000. Sementara pada 30 September naik lagi Rp27.000. “Fluktuatif ini juga tergantung permintaan,”jelasnya. Juni menegaskan, pihaknya tetap berprinsip baperstok. Bila

INSPIRASI MASYARAKAT SUMSEL SEMANGATBISNIS ASPIRASI RAKYAT

memang ada peningkatan atau gejolak permintaan pasar, pihaknya baru akan menggelar sidak atau operasi pasar. Terutama untuk beberapa harga beras bermerek seperti pandan wangi yang saat ini sudah di harga Rp210.000. “Kami terus lakukan pemantauan harga di tiga pasar, yakni Pasar Lemabang, Km 5, dan Cinde. Pasar lain juga dipantau seperti di pasar 26 Ilir, tapi tidak diutamakan,”ujarnya. Terkait pengawasan terhadap pedagang dan lapak daging dadakan, pihaknya justru mengingatkan masyarakat untuk membeli dengan pedagang di kios resmi. “Pengawasan dari PD Pasar, kami hanya memantau dari sisi harga,”tukas Juni.(tma)

KUALITAS PASAR: WC pasar yang mulai diperbaiki untuk meningkatkan kualitas pasar PALEMBANG, RS - Keberadaan WC umum di pasar – pasar tradisional di kota Palembang terus diperbaiki hal ini untuk meningkatkan kualitas serta layanan bagi masyarakat. Tak terkecuali WC umum yang berada di Pasar Cinde. Berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh Radar Palem-

bang (2/10) perbaikan fisik sudah dilakukan dengan baik disertai fasiltas penunjang lainya seperti air, closed yang baru hingga tersedianya kotak sampah. Suratmi salah satu pedagang mengungkapkan, WC umum disIni sudah mulai dibersihkan dan sekArang sudah kelihatan rapi dan bagus baik pedagang maupun

pembeli dapat mengunakan fasilitas ini dengan nyaman. “Kebersihan fasiltas umum ini harus dijaga sama – sama,”katanya. Nuraini salah satu pengunjung pasar cinde mengatakan, kebersihan dan keindahan pasar memang harus diakukan pemerintah karena diketahui keberadan pasar tradisonal merupakan denyut nadi

perekonomian rakyat maka dari itu pemerintah kota Palembang dan pengelola pasar harus bisa memberikan pelayanan yang terbaik “Untuk rakyat termasuk keberadaan WC umum sebagai sarana penunjang. WC umum harus bersih jangan sampai pasar tradisional terkesan kotor dan berantakan,”jelasnya.(rd2)

klik...........www.radarpalembang.biz klik...........www.radarpalembang.biz


III

RAKYAT SUMSEL KAMIS 3 OKTOBER 2013

4 Oktober, Kloter 14 Masuk Asrama DALAM jadwal keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Palembang 2013, kloter 14 akan mulai masuk asrama haji Palembang pada 4 Oktober 2013. Sebelum masuk asrama haji, para JCH akan dicek kesiapannya baik dokumen yang meliputi passpor, tanda pengenal, kesehatan akhir JCH yang akan di cek oleh petugas medis. Jemaah), Al Mukarom (32 Jemaah) dan Mandiri (1 Jemaah).

Sesuai dengan jadwal panitia, JCH kloter 14 akan mulai masuk pukul 20.00 WIB

dan kemudian pada besoknya 5 Oktober 2013 akan diberangkatkan menuju Mekkah pada pukul 20.13 WIB.Ketika sampai di Mekkah para JCH akan menginap di Mahbas Jin dengan nomor rumah 514 maktab 24. Untuk Kloter 14 ini akan dipimpin oleh Hermansyah didampingi bidang ibadah Zaidik hasan, 1 orang dokter Afrianto Amiradin dan 2 orang petugas medis yaitu Irma Kurniasari dan candra Mulyawan. (rd2)

Nilai Penukaran Sehari

Transaksi Riyal Capai Rp260 Juta PALEMBANG, RS – Dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap Jemaah Calon Haji (JCH), Bank Sumsel Babel (BSB) membuka tempat penukaran uang rupiah ke riyal. Hal ini diungkapkan oleh Iwan, penyelia unit layanan jasa dan informasi luar negeri Bank Sumsel Babel saat ditemui di Ruang Muzalifah Komplek Asrama Haji Palembang, Rabu (2/10). “Total transaksi yang terjadi sekitar 80 ribu riyal perhari,”jelas dia. Harga 1 riyal yaitu Rp 3.250 jadi kalau di rupiahkan berkisaran Rp 260 juta perhari. “Kebutuhan uang riyal sangat tinggi maka dari itu kami mulai buka pada pukul 06.00 WIB pagi dan tutup pada pukul 21.00 WIB malam serta membuka tiga shift jaga untuk melayani para jemaah,”jelas dia. Keberadaan tempat penukaran uang ini sangat membantu para jemaah karena jangan sampai di Mekkah nanti para jemaah sibuk mencari tempat penukaran uang

DENGAR PENGARAHAN: Para jemaah calon haji yang dikumpulkan di Asrama Haji, Palembang mendengarkan pengarahan dari panitia haji sebelum berangkat.

Pedagang Minuman Beromzet Rp300 Ribu PALEMBANG, RS – Membantu keuangan keluarga dengan berjualan minuman mungkin tidak semua anak Sekolah Menengah Atas (SMA) mau melakukanya ada namun tidak bagi Roni yang membantu ekonomi keluarga yang selama musim haji berjualan minuman di kawasan pintu masuk asrama haji Palembang.

“Dari hasil berjualan ini mampu mendapatkan pendapatan berkisar Rp 300 ribu perhari itu baru minuman saja belum lagi dari hasil jual rokok,” ungkap Roni, Rabu (2/10). “Saya setiap tahun berjualan disini walapun hanya setahun sekali berjualan disini cukup membantu keluarga dari pada saya pulang sekolah bermain –

main seperti yang lain mending membantu orang tua.” “Setelah pulang sekolah anak ke 1 dari 5 saudara ini langsung berjualan sampai malam. Berjualan di musim haji sangat menjanjikan banyak para keluarga jemaah calon haji yang mengantar pasti membutuhkan minum dingin,”jelas dia. Biasanya para pembeli mulai

ramai ketika pada saat Jemaah Calon Haji (JCH) mulai masuk asrama sebelum keberangkatan ke mekah dan ada kunjungan dari keluarga. Dari Pendapatan berjualan minuman ini Roni, berikan kepada ibunya untuk kebutuhan sehari hari dan sisanya untuk ditabung guna melanjutkan pendidikan selanjutnya. (rd2)

Usul Penunjukan Langsung Penetapan Rumah FOTO: FUAD/RADAR PALEMBANG

TUKAR RIYAL: Seorang jemaah calon haji saat akan menukar uang rupiah ke riyal di counter BSB Syariah di Asrama Haji, Rabu (2/10).

yang bisa mengganggu kekhusukan dan konsentrasi ibadah JCH di tanah suci. Tempat ini ramai ketika para JCH yang berasal dari daerah seperti Lahat, Pagaralam, Baturaja, Martapura. Sedangkan untuk JCH dari Kota Palembang biasanya mereka sudah melaku-

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

kan penukaran di Bank Sumsel Babel yang melayani devisa seperti di Bank Sumsel Babel cabang A. Rivai. Pada 17 September lalu tempat penukaran ini sudah dibuka. Rencananya akan beroperasi sampai 8 Oktober, sesuai kloter pemberangkatan akhir JCH. (rd2)

MAKKAH, RS - Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag), M Jasin, berpendapat sistem penunjukan langsung bisa dilakukan dalam penempatan rumah jamaah haji Indonesia. Dengan begitu, dapat menghapus disparitas (perbedaan) pelayanan pemondokan. Jasin mengatakan hasil pemantauan di sejumlah sektor pemondokan Daker Makkah menunjukkan terjadi disparitas yang sangat tinggi antara rumah jamaah yang bagus dan ada rumah yang sangat memprihat-

inkan. “Kalau kita lihat sekarang ini penetapan rumah, penunjukan langsung bisa saja dilakukan,” kata Jasin di Daker Makkah, Rabu (2/10/2013). Menurut dia, penunjukan langsung bisa mengacu pada peraturan menteri BUMN nomor 5 tahun 2012. BUMN yang menggunakan dana non APBN bisa penunjukan langsung tentang barang, jasa, peningkatan keekonomian, efektifitas dan efisiensi dalam penggunaan dana.“Jika mengacu peraturan tersebut bisa dibuat peraturan

Menteri Agama (Menag). Syaratsyaratnya bisa terpenuhi dengan kekhususan atau spesifikasi dan nilai keekonomian,” ujar Jasin. Spesifikasi yang dimaksud adalah rumah yang ditunjuk langsung berada di Arab Saudi. Sedangkan, yang dimaksud dengan nilai keekonomian ada penghematan jika menyewa rumah tidak melalui perantara. Untuk itu, kata dia, perlu didukung survei-survei pemetaan pemondokan, database perumahan, kondisi rumah yang ditempati, dan selalu mengedepankan azas

keterbukaan dan akuntabilitas serta nilai ekonomis. Selain itu, perlu diperkuat dengan tim pengawas, Litbang untuk memperbaiki kualitas pelayanan M Jasin bagi para tamu Allah. “Kita nanti bisa pilih yang bagus. Penunjukan langsung juga bisa menutup celah-celah kongkalikong,” kata mantan Pimpinan KPK ini. (aan/ndr)

klik...........www.radarpalembang.biz

FOTO:SALAMUN/ RADAR PALEMBANG

PALEMBANG, RS – Hal ini diungkapkan oleh Humas Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Palembang Saefudin, Rabu (2/10). “Para jemaah yang terdiri dari Kabupaten Banyuasin, Al Mabrur, Al Musdazalifah, Ikhlas Beramal, Al Mukarom, Mandiri.” Total dari jemaah Kloter 14 ini adalah 355 JCH dengan rincian Kabupaten Banyuasin (80 Jemaah), Al Mabrur (74 Jemaah), Al Musdazalifah (125 Jemaah), Ikhlas Beramal (43


IV

RAKYAT SUMSEL, KAMIS 3 OKTOBER 2013

Api Nyaris Hanguskan Asrama TNI Amukan sijago merah (Api) nyaris menghanguskan asrama Tebek TNI dan Sekip Sidomulyo kelurahan Bandar Agung Rabu (2/10) malam. Kobaran api yang berasal dari salah satu ruangan asrama miliki Fauzi, (40) sontak membuat penghuni asrama lainnya pontang panting menyelamatkan harta benda mereka keluar rumah, sigapnya masyarakat dalam mengantisipasi kebakaran membuat api tidak sempat membesar. LAHAT,RS - Menurut Rohaya (36) warga sekitar api yang diduga berasal dari hubungan arus pendek

Polsek Kayuagung Terus Gelar Razia KAYU AGUNG, RS - Banyaknya kejahatan yang sering mengintai terutama dikabupaten Ogan Komering ilir (OKI), jajaran Polsek Kayuagung terus menerus menggelar razia selektif mulai dari pukul 22.00 - 04.30 Wib setiap malam harinya. Pantauan koran ini dilapangan, target razia oleh jajaran polsek Kayu Agung yakni kendaraan roda 2 dan roda 4 serta kumpulan para pemuda yang mencurigakan. Anggota Polsek Kayuagung sebelum melakukan razia sempat berkumpul dan diberikan arahan oleh Kapolsek Kayuagung AKP Priyanto SH mengenai program peningkatan suasana lingkungan selalu kondusif. Hal ini mengingat perintah dari Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat SH untuk terus meningkatkan razia agar mempersempit ruang gerak tindakan kriminalitas di wilayah OKI. Menurut Kapolsek AKP Priyanto SH didampingi Kanit Intel Brikpol Indra, sebanyak 18 personil anggota kepolisian melaksanakan patroli rutin dalam wilayah hukum (Wilkum) Polsek Kayuagung. Kemudian dilanjutkan melaksanakan giat razia selektif di perbatasan wilayah Kabupaten OKI dengan Kabupaten Ogan Ilir (OI) persisnya didepan tugu gading gajah Desa Celikah Kecamatan Kayuagung. (rd1)

(korslet) dari salah satu ruangan belakang asrama. Tak lama beselang, api pun langsung menjilat

bagian gorden yang ada didapur. Disaat yang bersamaan pemilik rumah Fauzi yang kala itu baru tiba dirumahnya usai melaksanakan tugas piket mengetahui api sudah menjalari bagian plafon dapurnya. “Mendengar teriakan korban (Fauzi) warga langsung berhamburan keluar dan melakukan penyiraman. Kobaran api baru sempat terjadi di dapur. Tidak sampai ke ruangan lain,”ujarnya. Komandan Regu (Danru) PDAM Lahat, Aman Akurela mengaku untuk sementara penyebab api terjadi karena korsleting listrik. Tidak terdapat korban jiwa dalam

peristiwa tersebut. Untuk kerugian materiil juga belum bisa dipastikan, namun ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Tim Penanggulangan Pemadam Kebakaran (PPK) Kabupaten Lahat tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian. Tiga unit kendaraan pemadam dan tiga unit mobil PDAM Lahat berhasil memadamkan api dengan menyemprotkan air diseluruh ruangan. “Yang terbakar sebagian dapur, kompor serta plafon. Belum sempat menyebar kebagian ruangan lain, namun tak ayal kerugian mencapai puluhan juta,”pungkasnya. (man)

Putusan di PN Berujung Ricuh Pembunuh Mantan Kades Prabumulih I LUBUKLINGGAU, RS - Sidang putusan terhadap kasus pembunuhan terhadap mantan Kades Prabumulih I Armin (53) warga jalan Lintas Linggau desa Prabumulih I Kecamatan Muara Lakitan, oleh terdakwa Yuni Hamimi (37) Kades Prabumulih II, berakhir ricuh antara keluarga korban dan keluarga terdakwa di luar ruang persidangan, kemarin (2/10) sekitar pukul 15.40 WIB. Baku hantam pun terus menerus terjadi sampai area parkir halaman depan Pengadilan. Baik wanita maupun pria, tidak luput dari baku hantam yang terjadi. Sehingga, pihak keamanan pun tidak bisa melerai kejadian tersebut. Awalnya, sidang yang dimulai

sekitar pukul 15.00 wib berjalan dengan aman, tidak ada sama sekali riak-riak akan terjadinya keributan, bahkan keluarga korban dan keluarga terdakwa duduk berdampingan di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Lubuklinggau. Awal mulanya terjadi baku hantam, setelah majelis hakim yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Sabarrudin yang mengucapkan putusan 13 tahun pidana penjara terhadap terdakwa. Setelah mendengar ucapan dari hakim, terdakwa pun langsung meminta banding terhadap hakim yang kemudian di terima. Namun, para keluarga terdakwa langsung melontarkan isu yang mengatakan kalau keluarga korban

sudah diberikan uang kematian cukup besar. Tidak terima dikatakan sudah menerima uang, lantas keluarga korban yang tidak terima langsung menyerang keluarga korban dan terdakwa. Beruntung, terdakwa yang sudah diincar oleh keluarga korban langsung diamankan oleh petugas keamanan dari amuk massa. Namun, tidak berhenti disitu, keluarga korban terus mengejar terdakwa sampai ruangan tahanan pengadilan. Sidang yang dipimpin oleh Majelis Ketua Rambang Sabarrudin dengan hakim anggota Surya Leksamana dan Rendra, dengan menjatuhi vonis pidana penjara selama 13 tahun penjara kepada Yuni Hamimi. (pin)

Pasutri Bersenpi Diciduk Polisi LUBUKLINGGAU, RS - Sedang asik pesta narkoba, tiga orang tersangka dua diantaranya pasangan suami istri ditangkap aparat Satuan Narkoba Polres Kota Lubuklinggau, dirumahnya Pasar Satelit Kelurahan Kenanga 2 Kecamatan Lubuklinggau Utara 1 sekitar pukul 15.30 WIB, kemarin. Penangkapan ketiga tersangka dipimpan langsung Kasat Narkoba, AKP Herman Regasa. Ketiga tersangka yakni, Frandika,28, dan

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Riska,30, pasangan suami istri dan Bastiar,38, warga Jalan Batu Urip No 6 RT 6 Batu urif Kecamatan Timur 1. Ditangan tersangka Frandika diduga bandar sabu, didalam kantong celana panjang sebelah kanan diamankan barang bukti (bb) satu bungkus sabu sekitar 1/2 gram seharga Rp100.000,-; satu pil diduga inek warna biru logo Z4; satu set peralatan bong penghisap sabu; satu unit senjata api rakitan (senpira) jenis revolver silinder empat berisi empat

amunisi dan tiga amunisi kaliber 38. Informasi yang dihimpun penangkapan ketiganya informasi masyarakat yang mengatakan ada pesta narkoba yang sering dilakukan. Bahkan tersangka Frandika merupakan target operasi (TO) Satuan Narkoba Polres Lubuklinggau. Saat ditangkap ketiganya sedang asik pesta narkoba. Dan saat digeledah bawah ambal polisi mengamankan satu pucuk senpira revolver. (pin)

BKD Jamin Tidak Ada ‘Permainan’ SEKAYU, RS - Menjelang pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serentak se Indonesia pada 3 Nopember mendatang, Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai melakukan persiapan untuk pelaksanaan tes CPNS bagi honorer Kategori Dua (K2). Bahkan, minggu depan mulai dilakukan pembagian nomor ujian bagi peserta tes CPNS. Hal ini diungkap Kepala BKD dan Diklat Muba, Indita Purnama, kemarin. Dikatakan Indita, pihaknya mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh BKN Pusat sebagai Panitia Pelaksana. “Kita mengikuti jadwal. Untuk di Muba sudah dilakukan berdasarkan lifting jadi para peserta tinggal ikut ujian. Sekarang tinggal persiapan pembentukan panitia di daerah dan untuk pembagian nomor ujian dilakukan dalam minggu depan,” kata Indita. Disinggung mengenai calo CPNS, Indita menjanjikan dan menjamin hal ini tidak akan terjadi, sebab di back up langsung dari BKN Pusat, termasuk diawasi KPK, BPK, dan tim Pengawas. Untuk pelaksanaan tempat ujian, sambung Indita, dilakukan di Kabupaten Muba sebagai tempat penyelenggara. “Kita jamin tidak ada permainan, karena di back up langsung oleh BKN Pusat. Yang diterima sesuai Passing Grade (nilai) yang dicapai. Soal pun disesuaikan dengan komptensi jurusan dan kita memakai sistem CAT. Mengenai berapa yang akan diterima, kita tidak dapat mempridiksikan berapa yang akan diterima, karena disesuaikan dengan Passing Grade tadi,” kata Indita. Untuk formasi yang dibutuhkan, sambung Indita, masih Guru, Tenaga Kesehatan, dan Administrasi. Mengenai honorer K1 masih menunggu verifikasi karena terlambat dilakukan dari daerah lain. “Kita masih terus mengupayakan kepada eksekutif dan yudikatif untuk ikut membantu. Karena mereka ini bekerja sudah sangat lama. Soal CPNS K2, kita hanya menerima honorer yang bekerja diatas tahun 2005. Kita akan fokus untuk K2, terutama K1,” tukasnya. (ace)

BUAYA MUARA: Buaya muara yang selalu membuat cemas warga, hingga ditangkap dan disate warga

Buaya Muara Disate Warga Kapolres Imbau Warga Hati-hati BANYUASIN, RS - Geraam dengan pemerintah yang tak kunjung melakukan tindakan. Warga Bom Berlian bertindak sendiri menangkap buaya muara yang kerap memangsa warga. Akibatnya hewan yang dilindungi undangundang itu diburu bahkan disate warga. Abu Sali (43) warga Bom Berlian yang mengaku pemerhati buaya mengatakan, sejak tahun 88 lalu sedkitnya tercatat 48 warga dimangsa buaya. Terbaru tahun 2013 ini sektar tujuh orang jadi korban keganasan buaya. Pihaknya telah berulang kali menyurati pemerntah kabupaten, provinsi dan BKSDA agar mengambil tindakan, namun sampai sekarang belum ada tanggapan. “Terpaksa kami bertindak sendiri bebrburu buaya dengan peralatan seadanya. Seekor buaya ukuran 3 meter sudah kami sate. Tapi masih ada ratusan buaya yang mengancam keselamatan warga,” jelasnya. Pada Selasa (1/10) warga kembali berburu, seekor anak buaya ukuran 60 cm dan 2 M ditangkap, sekaang masih ditangkarkan dikediaman salah seorang warga. “Sebenarnya kami berniat menangkap induk buaya sepanjang 12 meter,

tapi luput, hanya anaknya yang berhasil di tangkap,” jelasnya. Namun buaya muara mukut semakin berani. Pada malam hari sangat mudah ditemui puluhan buaya berbaris mengapung di pinggiran sungai. Bahkan seringkali beberapa buaya berani berjemur di pinggir sungai dekat sawah warga. “Parahnya lagi, anak-anak nelayan banyak yang tidak bisa berenang, karena takut turun ke sungai,” ungkapnya. Menurutnya sungai dan rawa yang menjadi tempat buaya diantaranya di kawasan desa Bom Berlian, Meninju, Sedang, Sri Bandung, Kuala Puntian, Mukut, Muara Sugihan hingga ke laut besar. “Kami berharap pemerintah segera bertindak, jutaan nyawa masyarakat peraran terancam,” ungkapnya. Sementara itu Suniarti (45) salah satu keluarga korban yang dimakan buaya menuturkan. Mereka pernah mendatangkan pawang buaya dari pemulutan, untuk menaklukan buaya dan mencari korban, namun pawang tidak sanggup melakukan. “Tiga ekor buaya muncul saat dipanggil pawang, tapi tidak bisa dtangkap, karena terlalu besar,” ungkapnya. (tri)

Rusak, Beko Loader Ditelantarkan MUARADUA, RS – Satu unit alat berat Beko Loader milik Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dibiarkan terlantar. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat pun mendapat kritikan karena dianggap tak mampu menjaga alat berat tersebut yang dalam kondisi rusak dan membiarkannya terlantar. Setidaknya kondisi alat berat itu dibiarkan terpakir di salah satu bengkel mobil pasca mengalami kerusakan saat hendak membantu mengevakuasi para korban longsor di desa Tanjung baru kecamatan Warkuk Ranau Selatan beberapa waktu lalu. Adalah Fraksi Partai persatuan pembangunan (PPP) melalui jurubicaranya M Janan Ibrahim

kemarin dalam sidang paripurna mendengarkan pemandangan umum anggota dewan menyayangkan keberadaan alat berat itu dibiarkan rusak sejak mengalami kecelakaan. “Berdasarkan pegamatan kami, kondisinya sangat memperihatinkan dengan dibiarkan terparkir terkena hujan panas di bengkel, apakah tidak ada upaya untuk memperbaiki alat berat itu,”katanya seraya mengatakan itu aset milik pemerintah Kabupaten sudah sepantasnya jika mengalami kerusakan diperbaiki. “Jangan dibiarkan terkapar seperti itu, lihat saja kondisinya sampai-sampai ditumbuhi rumput dibawah ban, sayang sekali alat berat itu dibeli dengan mahal

menggunakan APBD lalu rusak dibiarkan seperti itu,”ujar Janan juga setelah sidang Menurut Dia, alat berat itu sangat dibutuhkan dan sangat bermanfaat terutama bila terjadi bencana longsor di wilayah OKU Selatan. Misalnya longsor yang menutup badan jalan alat berat itu sangat berfungsi untuk membantu membuka akses sehingga transportasi masyarakat bisa kembali lancar. Selain itu alat berat itu juga bisa mendatangkan pemasukan bagi daerah melalui sistem penyewaan. “Disewakan ke orang lain alat berat itu bisa mendatangkan pemasukan untuk PAD, tapi kalau kondisinya seperti itu, lama kelamaan nambah hancur,”ujat Janan. (gie)

klik...........www.radarpalembang.biz


PONSEL

VI

RAKYAT SUMSEL KAMIS 3 OKTOBER 2013

Peringati Hari Batik Nasional

Telkomsel Makin Indonesia Telkomsel terus eksis memberikan pelayanan berbasis ISO di GraPARI. Pada 2 Oktober ini, Telkomsel ikut berpartisipasi meramaikan Hari Batik Nasional dengan mengharuskan semua karyawannya mengenakan batik.

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

PAKAI BATIK : Dihari batik nasional yang jatuh pada Rabu (2/10) karyawan GraPARI Telkomsel kompak menggunakan batik untuk melayani konsumen

PALEMBANG, RS – Supervisor GraPARI Shop Palembang Budi Sutrisno, dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (2/10) mengatakan, Telkomsel, selaku kepusahaan milik anak bangsa berupaya untuk konsisten dalam menjaga keragaman dan warisan budaya di tanah air. “Kami terus berupaya melakukan ini demi menjaga keragaman Indone-

sia. Tak ada kata jenuh dari Telkomsel memberikan pelayanan yang ramah ala Indonesia,” kata dia. Budi menambahkan, untuk pelayanan berbasis ISO, Telkomsel Palembang telah membuat satu tolak ukur baru pelayanan perusahaan, terutama yang ada di wilayah Palembang. Sertifikat ini dikeluarkan sendiri oleh lembaga standarisasi internasional, TUV

NORD. “Dengan diraihnya sertifikat ini merupakan bukti Telkomsel berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang cepat, handal, akurat dan nyaman kepada seluruh pelanggan. Hal ini tentunya akan semakin meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap layanan yang telah diberikan oleh Telkomsel,” tegas dia. GraPari Shop Palembang sendiri sehari mampu melayani sekitar 300 pelanggan dengan berbagai komplain yang diutarakan. “Pelanggan ada yang melakukan pergantian atau upgrade kartu,

ada juga yang bertanya seputar layanan, dan sebaginya. Kami tetap memiliki standar kelas ISO,” tegas dia. Sertifikat ISO 9001:2008 ini sendiri bukan yang pertama kali diterima oleh Telkomsel. Sebelumnya, sudah ada 11 dari 34 perwakilan Telkomsel di provinsi di Indonesia yang telah menerima sertifikat ini. Sementara itu, di Hari Batik Nasional ini, Telkomsel mengajak seluruh karyawannya mengenakan batik. Hal ini terlihat dari kantor pelayanan yang kesemua customer servicenya mengenakan

batik. “Tidak hanya front office, back office pun kami minta untuk mengenakan batik. Telkomsel malakukan ini, karena batik merupakan warisan budaya Indonesia yang harus dipertahankan, jangan sampai diklaim bahkan diambil oleh negara lain,” terangnya. Pelanggan sendiri kebagian suvenir menarik dari Telkomsel di hari tersebut. “Syaratnya, pelanggan wajib mengenakan batik. Kami memberikan ini sebagai apresiasi ke pelanggan yang ikut serta menjaga watrisan bangsa,” pungkasnya. (ren)

Gawean kitO

Para siswa SD IBA Palembang menampilkan atraksi drama, peragaan busana dan atraksi pencaksilat untuk memeriahkan pengenalan implementasi kurikulum 2013

SD IBA PALEMBANG

Implementasi Kurikulum 2013 dan Program Adiwiyata

Pementasan seni tari tradisional dan pentas drama oleh siswa SD IBA Palembang

PALEMBANG, RS – Me-

kulum 2013 dan Program

I sampai dengan kelas VI

diadakan setiap tahunnya,

dan diterapkan program

anak-anak menjadi lebih

bau agar dapat memberikan

masuki tahun pelajaran baru

Adiwiyata (Program Peduli

di Gegung Multi Media SD

satu bulan setelah proses

Adiwiyata. Sedangkan

menguasai setiap pelajaran

dorongan atau memotivasi

ini, SD IBA Palembang yang

Lingkungan).

IBA.

KBM ( kegiatan belajar

untuk kelas VI kami berikan

yang di sekolah dan dapat

anaknya dirumah agar mau

mengajar ) di awal pelajaran.

informasi untuk menghadapi

belajar dengan mudah sete-

belajar dengan sungguh-

Ujian Akhir (UA).

lah diterapkannya kurikulum

-sungguh baik dirumah mau

yang baru ini, serta kepada

pun di sekolah,” ungkapnya.

orang tua kami menghim-

(**pms)

beralamat di Jalan Mayor

Sabtu (21/9) SD IBA

Ruslan telah menyiapkan

Palembang menggelar

PRH, S.Sos,M.Si Kepala

Karena kelas I kurikulum

beberapa program terbaru

pertemuan dengan orang

SD IBA Palembang menga-

baru, jadi diberikan pe-

seperti Implementasi Kuri-

tua murid mulai dari kelas

takan, pertemuan ini selalu

maparan kurikulum 2013

Seperti dikatakan Paidi

“Harapan kami selaku pihak sekolah semoga

Kepala Sekolah sedang memberikan arahan tentang kurikulum 2013 (kanan) , sementara siswa mengikuti loma bewarnai (kiri) dan orag tua siswa mengikuti sosialisasi kurikum baru (tengah)

Semangat aspirasi rakyat

klik...........www.radarpalembang.biz


SAMBUNGAN

VII

Ada Seleksi Honorer KII Sumringah LAHAT, RS - Adanya sistem seleksi yang dilakukan pihak BKD dan Diklat (Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Latihan) kabupaten Lahat dalam pengangkatan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) membawa angin segar bagi pegawai Honorer KII (Kategori). Isu miring mengenai adanya upeti untuk diangkat pun mulai tertepis, apalagi Pemkab menjanjikan dalam pengangkatan honorer menjadi CPNS tidak akan ada biaya. Kasi (Kepala Seksi) Penyusunan Formasi dan Pengadaan Yoyon Andesdi mengatakan, tenaga honorer KII untuk diangkat menjadi CPNS tahun 2013 ini harus mengikuti ujian seleksi seperti jalur umum. Dan untuk persyaratan yang dilampirkan

hampir sama dengan pendataan dan dilengkapi surat keterangan berapa lama mengabdi dan keterangan resmi dari pimpinan instansi terkait. “Untuk pengambilan nomor ujian bagi tenaga honorer kategori II tidak bisa diwakili, dikarenakan ada tanda tangan bersangkutan harus dibubuhi. Pada tanggal 30 September untuk guru, 1 Oktober tenaga kesehatan dan 2 Oktober tenaga administrasi atau teknisi lainnya,” ujarnya. Dijelaskannya, untuk pelaksanaan tes ujian pada tanggal 3 November 2013, dan pihaknya mengimbau agar para tenaga honorer KII tidak lekas percaya dengan isu dan oknum yang mengatasnamakan BKD dan Diklat kabupaten Lahat dapat meloloskan yang bersangkutan menjadi CPNS. “Kami harap kepada seluruh

Alex: Jangan Mudah berhasil dan sukses menyelenggarakan ISG ke III. Nah agar bisa menarik perhatian para investor dan wisatawan untuk datang kesini kita harus menjaga kekondusifan yang ada disini sehingga cita-cita untuk menjadikan Sum-

Bang Yos

tenaga honorer kategori II untuk tidak mudah percaya atau sampai menyetorkan sejumlah uang kepada petugas yang mengaku dapat meluluskan atau mengangkat menjadi CPNS,”imbuhnya. Sementara itu Kepala BKD dan Diklat kabupaten Lahat Nasrun dikonfirmasi, membenarkan jika tahun 2013 ini para honorer KII akan dilakukan ujian untuk pengangkatan menjadi CPNS. Untuk hasil materi yang di ujikan akan dikoreksi di pusat sehingga sama sekali tidak akan ada permainan, apabila memenuhi persyaratan maka dan skor maka lulus dan diangkat menjadi CPNS. “Jika sebelumnya para honorer diangkat berdasarkan masa pengabdian namun tahun ini berdasarkan tes sehingga tidak akan ada lagi protes dan kecurigaan yang berlebih dari masyarakat,” pungkasnya. (man)

Dari Hal I ) .......................................................

sel gemilang akan segera terwujud,” jelas Alex. Oleh karenanya, disinggung kedua kali mengenai persidangan MK yang terus bergulir, Alex mengungkapkan rasa percayanya bahwa masyarakat Sumsel tidak akan terpengaruh

dengan hal yang kebenarannya masih diragukan. “Masyarakat Sumsel ini sudah pintar. Saya rasa masyarakat sumsel tidak akan terpropokasi dengan hal-hal yang kebenarannya masih diragukan,” ujarnya. (alk)

Dari Hal I) ....................................................................................................

“Mengenai hasil survei yang dirilis beberapa media, tidak usah diperhatikan karena tidak masuk akal. Dalam PKPI ini terdapat 13 parpol yang bergabung, baik yang pernah ikut pemilu atau belum. Hasil perhitungan kami setidaknya sudah mendapatkan 6,7 persen pemilih. Katakanlah ada beberapa yang kabur, tapi banyak juga Calegnya yang bergabung, hanya 3,5 persen parlemen saja tidak mampu,” kata Mantan Gubernur DKI Jakarta ini Sementara itu, Ketua DPP PKPI Sumsel terpilih, Drs Purnawarman SH mengaku langkah awal adalah membenahi struktur

Anggota KPU

partai PKPI. Bahkan, setelah turun SK nanti, akan perkuat struktur sampai ke kelurahan. “Kami targetkan di Kabupaten/kota mendapatkan 1 kursi setiap dapil. Sedangkan untuk Sumsel, kami menarget mendapatkan 5 kursi DPRD Sumsel,” katanya. Terpisah, mantan Ketua DPP PKPI Sumsel, Novembriono mengatakan, dirinya ditugaskan oleh DPN untuk menyelesaikan verifikasi DCT dan diperintahkan untuk fokus dalam menghadapi Pileg mendatang. ”Saya ditugaskan mengolah pekerjaan yang lebih besar, se-

Dari Hal I ) ..................................................................................

Ida Budhiati. Ida memberikan arahan mengenai mekanisme pemanggilan peserta. Menurutnya, Sumsel termasuk salah satu Provinsi yang terbanyak

Gugatan Arudji hukum,” katanya. Ditegaskan Arudji, meski upaya hukumnya telah kandas, dirinya akan berupaya untuk membenahi internal Partai, dengan cara melaporkan hal ini kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam waktu dekat. ”Gugatan ini saya lakukan demi menegakkan peraturan

hingga butuh orang yang berpengalaman. Karena itu beliau sudah berapa kali menjadi anggota dewan, diyakini dia dapat menularkan kepada Caleg PKPI yang akan bertarung, dalam strategi pemenangan,” ungkapnya. Menurutnya, DPN sudah sesuai dengan prosedur dalam menganti Ketua, dan sesuai dengan pertimbangan yang matang. ”Mudah-mudahan dengan Ketua baru PKPI dapat bersaing dengan partai lain, bukan permaslahan yang diganti namun ini lah cara berpolitik. Karena saya loyal sehingga dapat meneriman keputusan ini,” pungkasnya. (zar)

peminatnya. “Saya yakin dari 10 nama yang saat ini mengikuti fit and proper test, sebelumnya telah berhasil mengalahkan ratusan peserta lainnya. Selanjutnya 10

nama ini akan kami kerucutkan lagi menjadi 5 nama yang akan ditetapkan sebagai Komisioner KPU Sumsel 5 tahun mendatang,” tukasnya. (zar)

Dari Hal I ) ............................................................................. perundang-undangan, serta peraturan internal Partai Demokrat. Saya yakin nama saya masih dikenal oleh pak SBY,” ungkapnya. Ditambahkan Arudji, bukan diterima atau ditolaknya gugatan yang menjadi tujuan utama, dan bukan pula target untuk sematamata dimasukan dalama DCT, tapi pembelajaran politik negeri

semangat ASPIRASI RAKYAT

ini. Negara hukum semua diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebelumnya Arudji telah menggugat keputusan KPU Sumsel, terkait penetapan daftar caleg tetap (DCT) Pemilu 2014 dari Partai Demokrat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang, Senin (28/9) lalu. (zar)

RAKYAT SUMSEL, KAMIS 3 OKTOBER 2013

Penetapan Zona Kampanye

Semua Diberlakukan dengan Adil PALEMBANG, RS Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2013 tentang pedoman zona kampanye yang mengatur ketertiban Parpol dan Caleg dalam berkampanye pada Pileg 9 April mendatang, Caleg menilai peraturan tersebut untuk mendorong untuk terjun langsung kepada masyarakat, dan peraturan tersebut bentuk suata kesetaran bagi semua caleg tanpa memandang latar belakang, yang kaya dan miskin. CALEG DPR RI dari Partai Gerindra Siti Nurizka Puteri Jaya, kepada Rakyat Sumsel, Rabu (2/9) mengatakan, peraturan tersebut sama sekali tidak membuatnya gentar atau takut untuk bersosialiasi, dengan peraturan tersebut memicunya untuk terjun langsung kekonstituen. Menurutnya, alat peraga seperti spanduk dan baliho hanya sebagai media untuk mempromosikan diri seorang Caleg. ”Dengan sosialisasi secara langsung masyarakat dapat menilai, mana wakilnya yang merakyat, bukan Caleg itu butuh dengan rakyat sesaat saja,” ungkapnya.

Ditegaskan Siti, rakyat itu harus mengenal wakilnya. Bukan janji-janji semu yang diutarakan tanpa pernah bersosialisasi secara langsung. ”Dengan pembatasan ini akan memperindah kabupaten/ kota, selain itu dampaknya yang sangat dirasakan caleg langsung, caleg dapat menghemat dana dalam bersosialisasi lewat alat peraga,” kata dia. Sedangkan, caleg DPR RI dari PKS, Yuswar Hidayatullah mengungkapkan, peraturan tersebut sangat tepat dan bagus, karena dengan peraturan tersebut akan mengurangi biaya kampanye caleg yang dinilai perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk maju sebagai wakil rakyat. ”Maka dari itu pihak terkait maupun masyarakat untuk aktif bila ada yang melanggar aturan tersebut, bila perlu masyarakat harus menertiban alat peraga yang melanggar, namun aturan ini membuat semau memiliki keadilan yang samka dimata hukum, tidak ada caleg yang kaya maupun miskin,” katanya. Dilanjutkannya untuk menjalankan aturan tersebut pihak KPU dan Bawaslu untuk gencar mensosialisasikannya ditengah

masyarakat, karena tanpa sosialiasi yang gencar aturan tersebut sulit terealisasai. ”Selain itu pemerintah daerah juga mensosialisasikan kepada caleg daerah-daerah mana sajayang diperbolehkan dan dilarang, namun yang jelas dengan peraturan tersebut pemasnagan baleho akan tertib, keindahan dan kerapian daerah akan tetap terjaga meski agenda politik akan dilaksanakan,” urianya. Menurut Yuswar dengan banyaknya pemasangan alat peraga disuatu daerah tidak akan menjamin caleg tersebut terpilih, karena untuk mengambil hati masyarakat itu tidak muda, dan gampang. ”Masyarakat sudah cerdas dalam memilih wakilnya, maka dari itu masyarakat itu perlu mengetahui visi misi caleg dengan terjung langsung kemasyarakat, dan semua caleg dituntut untuk mematuhi aturan tersebut,” ungkapnya. Sementara itu, Caleg DPRD Sumsel incumbent, Partai PAN, Firasgo Jaya Santika mengatakan tentunya peraturan ini sangat efektif untuk mengurai maraknya pemasangan alat peraga di suata daerah yang dinilai tidak tertib,

karena mengangu kenyamanan masyara. ”Tapi aturan ini akan merugikan caleg-caleg baru untuk bersosialisasi , untuk itu caleg-caleg baru diwajibkan terjun langsung untuk mendekatkan diri kepada masyarakat,” katanya. Firasgo mengkalim, dengan aturan tersebut incumbent tentu akan diuntungkan, karena masyarakat sudah mengenal incumbent, baik rerses maupun lewat kegiatan secara langsung yang telah dilakukan sejak lama. ”Peraturan KPU ini akan dampak positif dan negatifnya baik bagi caleg maupun masyarakat, bagi caleg ini akan menjadi pembatsan untuk sosialisasi lewat alat peraga, tapi aturan ini sangat tepat dan adil bagi semua caleg,” katanya. Maka dari itu, dirinya berharap kepada KPU dan pihak terkait untuk menegakan aturan secara adil dan bijaksana, siapapun yang melanggar harus diberi sangski, sebagaimana yang ada dalam aturan tersebut. ”Baik incumbent maupun penantang dituntut untuk bekerja ekstra keras, untuk dapat terpilih sebagai wakil rakyat pada pileg mendatang,” tukasnya. (zar)

Pembahasan Anggaran

Kepala SKPD Wajib Hadir BANYUASIN, RS – Wakil ketua DPRD Kabupaten Banyuasin, Zakaria dengan tegas meminta kepada kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Banyuasin, untuk datang langsung menghadiri rapat pembahasan nota keuangan rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Banyuasin tahun 2013 atau Anggaran Belanja Tambahan (ABT), bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin. ”Kita minta datang langsung kepala SKPD nya, jangan sampai diwakilkan. Karena kepala SKPD nya yang dapat mengambil keputusan secara langsung pada saat rapat dengan DPRD nantinya, sedangkan anak buahnya tidak dapat mengambil keputusan,” ujarnya ketika ditemui usai paparan Bupati Banyuasin di hada-

pan anggota DPRD Kabupaten Banyuasin, Rabu (2/10). Kalau memang sampai diwakilkan kepada bawahannya tanpa alasan yang jelas, maka DPRD Kabupaten Banyuasin terpaksa menolak melakukan pembahasan soal Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBDP) Kabupaten Banyuasin tahun 2013 atau Anggaran Belanja Tambahan (ABT). ”Kami tunda terlebih dahulu bahas anggaran SKPD tersebut karena diwakilkan tanpa ada alasan yang tidak dapat diterima. Maka dari itu, kita bahas anggaran SKPD yang lain terlebih dahulu, SKPD itu harus menunggu kepala SKPD nya datang baru dapat dibahas,” ungkapnya seraya mengungkapkan jika ada alasan yang dapat diterima seperti keluarga meninggal atau ada pekerjaan yang sangat penting,

maka pihaknya dapat menerima hal itu. ”Kalau hal itu dapat diwakilkan kepada bawahannya, yang penting jelas alasannya,” bebernya. Zakaria menjelaskan, pihaknya pernah menunda pembahasan anggaran SKPD, dikarenakan kepala SKPD nya tidak hadir dengan alasa yang tidak jelas.”Kita tunda waktu itu,” tukasnya. Dirinya berharap kepada Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian untuk memberitahukan kepada kepala SKPD dilingkungan pemerintahan Kabupaten Banyuasin, untuk hadir langsung dalam pembahasan anggaran SKPD nya masing-masing. Terpisah, Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya sudah memberitahukan kepada kepala SKPD diling-

kungan pemerintahan Kabupaten Banyuasin, untuk hadir langsung dalam pembahasana anggaran SKPD masing-masing. ”Saya sudah beritahukan kepada kepala SKPD untuk hadir langsung dalam pembahasan anggaran tersebut,” ucapnya. Karena anggaran ini, untuk kepentingan masyarakat Banyuasin seluruhnya, yaitu untuk pembangunan, pendidikan dan lain sebagainya. ”Jadi jangan sampai diwakilkan,” tegasnya. Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menyerahkan nota keuangan RAPBDP Kabupaten Banyuasin tahun 2013 sebesar Rp248,664 miliar kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banyuasin, untuk dibahas. Perincian dari dana tersebut yaitu belanja langsung sebesar Rp1.369 miliar dan belanja tidak langsung sebesar Rp247,294 miliar. (tri)

klik...........www.radarpalembang.biz


JAKARTA, RS - Ruhut Sitompul yakin pelantikannya menjadi ketua komisi III DPR besok Kamis (2/10/2013) akan berjalan lancar. Karena hanya ada 5 orang yang gencar menolaknya jadi ketua komisi hukum DPR.”Yang busuk kan cuma 5,” kata Ruhut saat berbincang, Rabu (2/10). Ruhut memang telah menyebut orang yang menolaknya menjadi Ketua Komisi III DPR ketakutan. Dia juga menyebut

Trio Suding-Bambang-Yani Cs menghendaki ketua komisi III DPR yang bisa disetir. Dia pun berharap Komisi III DPR dibebaskan dari orang-orang yang ketakutan kepada dirinya. Dia meminta Ketum Hanura Wiranto yang pernah ditolongnya agar memindah personel ‘Trio SBY’ yakni Syarifuddin Suding dari Komisi III DPR. “Wiranto tinggal tarik anak buahnya yang busuk itu,” katanya enteng.

Mesipun sejum-lah fraksi menyatakan penolakan terhadap Ruhut namun ada 5 anggota yang paling keras bersuara mengganja Ruhut. Mereka adalah Trio Suding-Bambang-Yani, Desmon J Mahesa, dan Nudirman Munir. Ruhut mengancam akan buka-bukaan soal ‘isi perut’ jika mereka tetap mengganjal langkahnya. (van/try)

FOTO: NET

Ruhut Harap ʻTrio SBYʼ Cs Dipindah dari Komisi III DPR

Ruhut Sitompul

Kawasan Tertib Lalu Lintas Perlu Evaluasi PALEMBANG, RS - Kaden PJR Korlantas Mabes Polri Kombes Pol Drs Ahsanur Rojimi, Dir Lantas Polda Sumsel Kombes Pol Suharsono, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova dan tim Korlantas Mabes Polri melakukan pengecekan langsung di Jalan Jenderal Sudirman yang masuk dalam Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) yang nantinya akan dievaluasi kekurangan baik sarana dan prasarana dalam pelaksanaan Kawasan Tertib Lalu Lintas, Rabu (2/10). Di Palembang sendiri, Kawasan Tertib Lalu Lintas sudah diterapkan di dua jalan yakni Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Kapten A Rivai Palembang sejak tahun 2007 lalu. Kaden PJR Korlantas Mabes Polri Kombes Pol Drs Ahsanur Rojimi me-

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

VIII

SIMPATISAN

RAKYAT SUMSEL, KAMIS 3 OKTOBER 2013

nuturkan, ada empat provinsi atau Polda di Indonesia yang diambil sebagai sampel untuk dievaluasi dalam pelaksanaan Kawasan Tertib Lalu Lintas. Dari pantauan yang telah dilakukan dilapangan, ternyata Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) masih banyak kekurangan baik dari sisi sarana maupun prasarana. Karena memang menurutnya, untuk menjadikan suatu kawasan menjadi Kawasan Tertib Lalu Lintas tidak hanya tugas polisi saja, tetapi semua stik holder dan masyarakat juga harus terlibat agar bisa terlaksananya Kawasan Tertib Lalu Lintas yang benar. “Seharusnya penjagaan petugas harus maksimal dan petugas yang bertugas dari semua stake holder yang ada sesuai dengan tugas masing-masing seperti adanya pen-

jagaan, baik itu dari Dishub, POM TNI dan Polisi. Karena, bila pelanggaran yang dilakukan dari TNI, Polisi tidak dapat menindaknya kecuali POM TNI,” jelasnya. Lanjutnya, selain itu denda yang di jatuhkan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran di Kawasan Tertib Lalu Lintas juga harus maksimal, berbeda dengan denda di kawasan lain yang bukan masuk dalam Kawasan Tertib Lalu Lintas. Tak hanya itu saja, permasalahan untuk dapat menjadi Kawasan Tertib Lalu Lintas terkadang terganjal adanya parkir di sepanjang jalan Kawasan Tertib Lalu Lintas. Karena secara tidak langsung, bila Kawasan Tertib Lalu Lintas tidak memiliki kantong-kantong parkir, secara tidak langsung dapat menghambat kelancaran lalu lintas. (can)

TKA Menjamur Wakil Rakyat Berang Akan Panggil Disnaker dan Pihak Perusahaan Masih adanya perusahaan yang membandel dengan memprioritaskan TKA (Tenaga Kerja Asing) dalam penerimaan karyawan membuat DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat) Lahat gerah. Imbauan dan surat edaran yang diberikan kepada perusahaan terkait masalah tersebut seakan tidak berarti sehingga dalam waktu dekat para pimpinan perusahaan dan Disnakertrans akan dipanggil untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Herliansyah

LAHAT, RS - Ketua DPRD Lahat Herliansyah Mhum mengatakan, selama ini pihaknya telah mendengar adanya perusahaan yang mayoritas diisi TKA, hal ini akan menjadi tugas baru agar tidak menimbulkan permaslahan kedepan. Bahkan terkait UMR (Upah Minimum Regional) yang belum sesuai juga telah diterima dan akan dicari solusinya. “Kita akan segera panggil pihak Disnakertrans dan Perusahaan, terkait masalah tersebut.

Banyaknya TKA yang bekerja diPerusahaan Tambang jelas sangat merugikan masyarakat khusususnya tenaga kerja lokal,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Lahat Saefudin Aswari didampingi Kepala Disnakertrans Ismail Hanafi dan Kasi Ketenagakerjaan Aristoteles menuturkan, saat ini ada beberapa perusahaan yang jumlah tenaga kerja Asing lebih banyak dari tenaga kerja lokal. Untuk permasalahan yang ditemukan

FOTO: DOK

mulai dari gaji karyawan yang dibawah UMR, keikutsertaan Jamsostek hingga masalah izin TKA, dan pihaknya akan segera memanggil pihak perusahaan untuk memberikan data tersebut. “Untuk perusahaan PT Priamanaya gajinya karyawannya masih dibawah UMR. Seluruh perusahaan akan kita ambil untuk diminta dokumen mengenai seluruh tenaga kerja yang ada baik lokal maupun perusahaan,” imbuhnya. Terpisah, Yus perwakilan PT Priamanaya mengungkapkan, terkait keluhan masyarakata mengenai gaji karyawan yang dibawah UMR serta izin TKA yang ilegal sangat tidak benar, karena perusahaan telah menjalankan apa yang ada dalam UU ketenagakerjaan termasuk para TKA yang dipekerjakan, bahkan pihaknya juga telah melaporkan jumlah tenaga kerja lokal keDisnakertrans dan pihak Imigrasi untuk TKA. “Dalam perekrutan hingga dipekerjaan kita telah beri laporan kepihak Disnakertrans. Dan masalah yang dikeluhkan masyarakat sangat tidak benar dan pihak perusahaan akan terbuka bagi siapapun yang ingin menyampaikan permasalahn yang ada,” pungkasnya. (man)

klik...........www.radarpalembang.biz

Rp#2 03102013  

Radar Palembang Edisi Kamis 03-10-2013 Koran 2.

Advertisement