Page 1

RAKYAT SUMSEL, RABU 2 OKTOBER 2013 l HAL I

Ir Holda Herman MSi

ANGGOTA DPRD SUMSEL/CALEG DPRD SUMSEL DAPIL 7 PARTAI DEMOKRAT NO. URUT 1

TULARI BUAH HATI

Masih Banyak PR

E

MPAT tahun menjadi anggota dewan bukan hal yang mudah. Banyak hal sudah ia rasakan, lakukan dan belum dilakukan. Untuk itu Holda senantiasa mengevaluasi diri. Masih banyak PR. Kalimat itu spontan meluncur dari mulut Holda ketika ditanya kinerja dirinya. Ia menyadari selama menjalani amanah wakil rakyat, belum banyak yang bisa diperbuat. Dari dua kabupaten, serta satu kota yang ia wakili, belum semua terjangkau. Wilayah yang susah dijangkau menjadi salah satu kendala. Terutama di daerah pinggiran. Nah, inilah yang menjadi alasan mengapa ia selalu turun disaat ada waktu. Seperti Paiker, beber Holda, dari Tebing memakan waktu dua jam, itu pun kalau lancar. Disaat bertemu dengan pasar kalangan kemacetan akan berlangsung. Namun, itu bukan halangan dan alasan. Selama ini Holda mengakui masih terfokus ke Empat Lawang, ke depan ia berharap bisa lebih memberikan kontribusi ke Lahat dan Pagaralam. Holda juga tetap konsisten mengawal pembangunan pertanian di Sumsel. Meski demikian bila partai menugaskan di bidang yang lain tidak akan menolaknya. Mengingat sebagai wakil rakyat ia harus memahami segala hal.

Disinggung tentang perempuan di parlemen, Holda mengakui perannya masih sangat minim. Padahal bila dilihat dari kemampuan perempuan tak kalah mumpuni dibanding pria. Budaya patriarki dituding Holda masih menjadi penyebabnya. Untuk itu ia berharap kedepan pelatihan kader perempuan bisa diintensifkan. Ia mencontohkan, meski kuota pencalonan tinggi, namun di parlemen jumlahnya masih minim. Penyebabnya masih banyak perempuan yang takut bertarung di dunia politik. Perempuan masih takut tampil di depan. Ia berharap dengan kembali maju dan terpilih akan menjadi inspirasi bagi perempuan lain. “Sekolah yang melatih seperti inikan tidak ada. Sekolah yang bisa membuka frame berfikir agar berani. Untuk itu butuh contoh yang nyata.” Menyoroti soal kisruh politik di tingkat nasional, Holda tak terlalu risau. Ya, meski mwakili partai masyarakat tetap melihat figur kandidat yang ada. Dengan rajin turun ke lapangan, ia yakin akan dipilih masyarakat.(rul)

PEPATAH, “buah jatuh tak jauh dari pohonnya” tampaknya bakal terjadi pada Ir Holda MSi. Kepiawaiannya di dunia politik membuat sang anak Bily terpikat dan bercita-cita menjadi politisi. Holda yang dibincangi di ruang kerjanya mengatakan, tahun depan akan kembali mencalonkan diri sebagai ang-

gota DPRD Sumsel. Langkah ini diambil setelah mendapat dukungan penuh dari suami dan anaknya. Holda mengakui, sebelum memutuskan, sudah mengevaluasi diri serta berdiskusi dengan anak dan suaminya. “Alhamdulillah mereka mendukung sepenuhi hati,” ujar Holda semberi tersenyum. Bahkan ujar Holda, sang anak sering kali menjadi penasehat dirinya dalam berpolitik. Padahal anaknya masih duduk di bangku SMA. Ya, meski terbilang sederhana,

namun masukan sang buah hati tak pernah ia sepelekan. Banyak masukan yang berarti sehingga membuat ia semakin mantap melangkahkan kaki menekuni dunia politik. Bahkan Holda bercerita anaknya pun tertarik terjun ke dunia politik. Menjadi politikus handal. “Saya terkejut karena

dia mengatakan ingin menjadi politikus. Padahal dia dulu memang sempat protes karena kegiatan saya sebagai anggota dewan yang sangat sibuk,” kata Holda. Ya, protes itu wajar ujar Holda. Mengingat hampir tiap minggu ia harus keluar kota untuk menjalankan tugas. Baik itu pulang ke dapil (daerah pemilihan, Empat Lawang, Pagaralam, Lahat) atau pun kunjungan kerja. Menghadiri undangan dari konstiuen menjadi “menu yang wajib bagi Holda. Mengingat berkat konstituen pula yang telah menjadikan dirinya sebagai anggota dewan. Setiap Jumat malam, ia berangkat ke Dapilnya. Sabtu dan Minggu keliling, dan malam Senin kembali ke Palembang. Bukan hanya acara partai saja dikunjungi, acara ulang tahun, sunatan dihadiri. Dari tengah kota hingga perbatasan provinsi ia juga tak segan berkunjung. Bukan menjelang pemilihan saja ia hadir, setàlah terpilih ia kerap blusukan. “Ini apresiasi saya kepada

masyarakat. Sekalian menyerap aspirasi.” Capek? “Nikmati. Enjoy saja. Selama kita kita nikmati, tak ada kata capek. Ini kewajiban.” Kembali ke sang buah hati, Holda menuturkan bila mau menjadi politikus harus memiliki “ilmu” yang mumpuni. Salah satunya menekuni dunia hukum agar mampu menjadi politikus mengerti dengan hukum. Selain anak, dukungan juga datang dari suami. Suaminya yang merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Empat Lawang sejak awal tak pernah bosan mendampingi dirinya terjun ke dunia politik. Apalagi saat ini, suaminya mencalonkan diri sebagai anggota

DPRD Empat Lawang. Nah, hal ini jelas menambah “darah”. Tak hanya menjadi tendem saat maju, tetapi kedepan bisa menjadi partner mensinergikan program pembangunan antara Kabupaten Empat Lawang dengan Provinsi Sumsel Ditanya mengenai PKPU No 15 tahun 2013, yang membatasi alat peraga kampanye Holda tak terlalu risau. Sering terjun ke masyarakat membuat ia PD.“Banyak yang minta banner, spandu ke saya, tetapi tidak dipenuhi. Biarlah orang mau bertarung di sana, kan saya juga sudah sebar spanduk, banner di hati masyarakat,” ujarnya sembari tettawa.(rul)

DATA PRIBADI : Nama Tempat, Tanggal Lahir Pendidikan Terakhir Jabatan

: : : :

Ir Holda Herman, MSi. Musi Rawas, 4 Agustus 1970 S2, Agribisnis - Dosen Fakultas Pertanian - Universitas IBA Palembang - Direktur CV Billy Onyx Palembang - Komisaris PT Vidi Putera Kalimantan Timur - Ketua Tim Ekonomi DPD-PD Sumsel - Ketua Tim Jarak Pagar Palembang : Herman Rusul, S.E. : Pengusaha : Muhammad Brillyant Alvayedo

Nama Suami Pekerjaan Nama Anak Pendidikan 1. SD Negeri 92 Palembang lulus pada tahun 1983 2. SMP Negeri 12 Palembang lulus pada tahun 1986 3. SPMA Yayasan IBA di Palembang lulus pada tahun1989 4. Sarjana Pertanian Universitas IBA lulus pada tahun tahun 1994 5. Pasca Sarjana UNSRI lulus pada tahun 2000

Pengalaman Kerja 1. Karyawan CV Thamrin Brother tahun 1995 2. Sekretaris LPPM Universitas IBA tahun 1995-1999 3. Ketua Jurusan Agribisnis tahun 2002 s.d. 2005 4. Dosen Universitas IBA tahun 2000 s.d. 2009 5. Direktur CV Billy Onyx 1989-sekarang 6. Sekretaris Yayasan Cahaya Seputih 1989-sekarang 7. Sekretaris Koperasi Serba Usaha Petik Sekoja tahun 2000sekarang 8. Konsultan Business Development Service Sukses Bersama propinsi Sumatera Selatan 1989 s.d. sekarang 9. Komisaris PT Vidi Putra Kalimantan Timur 2002 s.d. sekarang


pasar kito

II

RAKYAT SUMSEL. RABU 2 OKTOBER 2013

Bisa Pakai Smartphone Bayar Retribusi Pasar

PALEMBANG, RS - Gebrakan PD Pasar Palembang Jaya sungguh luar biasa, setelah memberikan motivasi kepada petugas kebersihan dengan memberikan reward. Kini untuk menekan angka kerugian dalam pembayaran retribusi pasar, PD Pasar Palembang Jaya bakal menerapkan sistem aplikasi tenan retribusi pasar. Wibowo Pudjiantoro, Kacab Bank Tabungan Negara (BTN) syari’ah Cabang Palembang menjelaskan, pembayaran dilakukan hanya dengan menggunakan smartphone, sehingga

dirasa lebih efektif dan efesien. “Selama ini bayar retribusi masih manual, tetapi melalui aplikasi ini mempermudah dan menekan angka kerugian juga,” ujarnya Selasa (1/10). Wibowi mengatakan, aplikasi sistem pasar online nantinya di kelola PD pasar. Dalam aplikasi ini jelas dia, ada banyak pilihan master yang tersedia, seperti master blok pasar, master penyewa, master kantor, kemudian master bayar seperti kebersihan, jenis dagang, pegawai dan hamparan. “Melalui aplikasi ini juga, PD

pasar atau pengelola pasar dapat memantau secara langsung neraca dari pendapatan yang masuk ke kas daerah,” katanya. Masih kata dia, pihaknya telah melakukan kerjasama atau menangani beberapa pasar di kota besar lain diantaranya, Bandung, Serang, Jakarta dan Palembang kota keempat yang digandeng untuk kerjasama tersebut. “Sebetulnya system yang kita tawarkan tidak mengurangi PHK melainkan merubah sistem agar lebih efektif dan efesien,” terangnya.Sementara itu, PD Pasar Palembang Jaya

melalui Anggota Badan Pengawas (Banwas) PD Palembang Jaya Hermanto Wijaya mengatakan, sistem ini lebih transparan, efektif dan jujur. “Kita tidak perlu waktu lama, untuk menyetujui karena harus diakui sistem ini lebih akurat 100 persen,” ungkapnya. Selain itu, setelah adanya persetujuan pihaknya akan menghabiskan waktu cukup lama dan segera menyetujui sehingga dapat dilakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank yang cukup ternama untuk diajak kerjasama.(sep)

BAU BUSUK : Parit di kawasan Pasar Sekip Palembang yang terlihat keruh dan dangkal sehingga menimbulkan bau busuk dan juga mengganggu kesehatan para pengunjung pasar.

INSPIRASI MASYARAKAT SUMSEL SEMANGATBISNIS ASPIRASI RAKYAT

Targetkan 3 Bulan Perbaikan 38 Pasar di Kota Palembang Hermanto Wijaya, Anggota Badan Pengawas Perusahaan Daerah (PD) Pasar Palembang Jaya berani pasang target kerja. Hermanto mengaku siap mundur jika dalam 3 bulan tidak mampu menyelesaikan perbaikan sarana dan prasarana di 38 pasar tradisional yang ada di Kota Palembang. PALEMBANG, RS – “Ini untuk mendukung program pak Walikota sekaligus mewujudkan cita-cita Pemerintah Kota Palembang untuk meraih Adipura Kencana,”kata pria yang akrab disapa HW ini saat berkunjung ke radar palembang Jalan Basuki Rahmat No 12 BC, kemarin. Untuk membenahi semua itu Hermanto mengharapkan dukungan semua pihak termasuk insan pers. “Saya sudah ke beberapa pasar untuk membenahi berbagai hal seperti

BERBINCANG: Hermanto Wijaya saat berkunjung ke Radar Palembang Senin (30/9). Hermanto terlihat berbincang dengan GM Radar Palembang Tirtoniadi Sinaga dan kru Radar Palembang

WC, drainase, mushola dan air bersih. Kedepan seluruh pasar kita benahi,”jelasnya. Hermanto mengatakan, sebagai pengusaha dirinya sudah menyiapkan CSR untuk menyukseskan perbaikan pasar tersebut.”’Kita akan beri reward kepada petugas kebersihan pasar yang bisa mempertahankan kebersihan pasar,”ujarnya. Sementara itu, GM Radar

Palembang Tirtoniadi Sinaga mengaku bangga salah satu keluarga kehormatan radar palembang telah menjadi bagian dari pemerintah kota Palembang yaitu sebagai Anggota Badan Pengawas Perusahaan Daerah (PD) Pasar Palembang Jaya. “Kita dari media pasti akan mendukung upaya pemerintah kota dalam membangun kota Palembang,” jelasnya.(sep)

klik...........www.radarpalembang.biz klik...........www.radarpalembang.biz


SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

Rakyat Sumsel radar_palembang@yahoo.com

RADAR PALEMBANG

RABU 2 OKTOBER 2013

@radar_palembang

ONLINE Telp : (0711) 361 638 FAX : (0711) 362 452

HARGA Rp 4.000

Djunaidi Ramli

Mata Pilih Ganda Palembang Ditelusuri PALEMBANG, RS - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Palembang, saat ini, tengah melakukan pembenahan terhadap mata piih yang masih ditemukan ganda, pada susunan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pileg 9 April 2014 nanti. Komisioner KPUD Palembang Divisi Teknis Humas dan Infor-

yang disusun Kemendagri, dalam menetapkan DPT. ”Kami tak mengetahui, kapan dan dalam bentuk apa rekomendasi dari Panwaslu yang mungkin diserahkan langsung ke PPK itu. Kami berterima kasih dan akan menampung, temuan-temuan Panwaslu, terkait penyusunan DPT Kota Palembang, tersebut,”

Kami berharap, batas akhir penetapan DPT yang telah mengalami pernyempurnaan ini dapat diselesaikan KPUD Palembang, tepat waktu, sesuai jadwal dan tahapan yang ditetapkan secara nasional pada, 10 Oktober, nanti,”

Abdul Karim Nasution Komisioner KPUD Palembang Divisi Teknis Humas dan Informasi

masi Abdul Karim Nasution mengatakan, pihaknya merasa, tak pernah menerima rekomendasi dari hasil evaluasi serta monitoring dari Panita Pengawas Pemilu (Panwaslu) Palembang. Seperti diketahui, Panwaslu Palembang menyatakan, pihaknya masih menemukan sejumlah kejanggalan pada susunan DPT Palembang, pada pelaksanaan Pemilu yang akan datang, dinilai dibuat berdasarkan DPT Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, 6 Juni lalu, bukan berdasar DP4

kata Karim, Selasa (1/10). Menurut Karim, pencermatan DPT yang dilakukan pihaknya melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat Kelurahan, yang dibantu Panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) saat ini, diharapkan dapat rampung pada, 5 Oktober nanti. Karim berharap, batas akhir penetapan DPT yang telah mengalami pernyempurnaan ini pun, dapat diselesaikan KPUD Palembang, tepat waktu, sesuai jadwal ❏ Ke halaman VII

Cerdaskan Masyarakat dengan Pendidikan PALEMBANG, RS - Djunaidi pendidikan bagi anak-anak, telah Ramli, Caleg incumbent dari Hanura berpartisipasi dalam mencerdaskan makin tergerak untuk mengapresiaanak bangsa, sehingga dengan pemsikan suara Rakyat Sumsel di Dapilbagunan sekolah dapat memfasiltasi nya. Salah satu aspirasi masyarakat generasi muda untuk melanjutkan yang telah direalisaikannya untuk pendidikan. mencerdaskan anak bangsa, dengan ”Banyak imbas dari adanya SMA membangun Sekolah Negeri Atas ini, sebelum adanya SMA para anak(SMA) di Desa Banten Kecamatan anak perlu mengeluarkan biaya yang BP Peliung kabupaten Oku Timur. cukup besar hanya untuk sekolah. “Pembagunan sekolah ini sejak taJarak antara sekolah dengan desa hun 2010 lalu, saat jumlah muridnya mereka sangat jauh, selain itu maDjunaidi Ramli mencapai 300 lebih, mulai dengan syarakat juga membutuhkan waktu tingkatakan kelas 1-3,” katanya kepada Rakyat yang cukup jauh hanya untuk mendapatkan ilmu,” Sumsel, Selasa (1/10). kata dia. Menurutnya, dengan pendidikan banyak Djunaidi mengklaim dengan mendirikan ❏ Ke halaman VII

Alex Siapkan Sanggahan

Serahkan Dugaan Pelanggaran ke MK

Deru Bawa 130 Bukti ESP Hanya 124

KPU Sumsel dinilai telah bersikap inkonsistensi dalam menetapkan lima besar anggota timsel KPUD kabupaten/kota se-Sumsel. KPU Sumsel juga dinilai telah mengabaikan amanah UU, tentang keterwakilan 30% perempuan dalam menetapkan anggota Timsel.

SIDANG lanjutan sengketa Pemilukada Sumsel di Mahkamah Konstitusi (MK) yang dilaksanakan Senin (30/9) lalu, masih belum ada keputusan akhir. MK masih memberikan waktu kepada pihak-pihak. PALEMBANG, RS - Kedua pemohon pasangan Herman Deru-Maphilinda, Eddy Santana Putra-Wiwit Tatung dan pihak terkait pasangan Alex Noerdin - Ishak Mekki yang telah menyerahkan bukti-bukti dugaan pelanggaran Pemilu maupun sanggahan masing-masing pihak.ke MK, Selasa (1/10) Kuasa hukum pasangan Alex - Ishak, Ari Yusuf Amir mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan bukti-bukti sanggahan terkait tuduhan-tuduhan dari kuasa hukum pasangan lain ke MK. ”Hari ini (kemarin.red), kami sudah menyampaikan bukti-bukti ke panitera MK sebelum batas akhir waktu penyerahan pukul

Empat Poin Materi Gugatan untuk KPU Sumsel:

KPU Sumsel dinilai telah melanggar kode etik profesionalitas sebagai lembaga penyelenggara pemilu, yang independen dan berintegritas, dengan menetapkan satu anggota Timsel yang tercatat sebagai kuasa hukum KPU Sumsel. KPU Sumsel menetapkan anggota Timsel untuk KPUD Kabupaten OI, tiga anggota dari unsur PNS dan sisanya dari unsur akademisi serta pendidikan.

13.00 WIB, dengan nomor 894-21/PAN.MK/ VI/2013. Semua bukti-bukti itu menjawab semua keberatan pihak pemohon,” kata Ari, Selasa (1/10). Menurutnya bukti-bukti sanggahan yang

diserahkan ke MK itu, sangat kuat untuk menjawab semua keberatan dari pasangan lain sebagai pihak pemohon. ”Bukti-bukti sanggahan kami sangat kuat untuk menjawab. Yusuf ❏ Ke halaman VII

Komisioner KPU Sumsel Digugat ke DKPP PALEMBANG, RS – Lima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, digugat elemen masyarakat ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), yang diajukan, Senin (30/9). Perwakilan dari Kantor Hukum Chairil Syah SH and Partners Rinaldo Sudrajad, yang mewakili elemen masyarakat Sumsel, Selasa (1/10) mengatakan, pengaduan tersebut terkait putusan KPU dalam menetapkan lima ❏ Ke halaman VII


IV

RAKYAT SUMSEL, RABU 2 OKTOBER 2013

Sungai Kundur Belum Aman Dipakai Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Banyuasin meminta masyarakat yang tinggal dibantaran Sungai Kundur Desa Sungai Rebo Kecamatan Banyuasin I untuk tidak memakai air sungai untuk keperluan hidup. BANYUASIN, RS – Dikatakan Sekretaris BLH Banyuasin, Zainal sampai saat ini hasil laboratorium sampel air sungai yang diteliti

BLH Banyuasin belum diketahui hasilnya, sehingga tidak disarankan masyarakat menggunakan air sungai untuk keperluan MCK

sebelum diketahui kualitas air sungai tersebut. “Kami sarankan masyarakat jangan memakai air sungai dulu, karena hasil sampel air sungai belum diketahui,” kata Zainal ketika dihubungi kemarin. Diterangkannya, pembersihan sungai Kundur dari pencemaran minyak mentah milik Pertamina masih terus dilakukan, dan

menunjukkan progress yang baik berkat bantuan TNI, Polri, dan Pemkab Banyuasin untuk terus membersihkan sungai tersebut. “Progresnya bagus, bahkan kami lihat masyarakat juga sudah mulai menggunakan air sungai, tapi kami sarankan untuk jangan pakai dulu sebelum hasil labnya keluar,” terangnya. Meski pihak Pertamina meng-

klaim jika sungai sudah bisa dipakai untuk keperluan MCK, BLH rencananya akan mengambil sampel air kedua kalinya di lokasi tersebut. “Nanti akan diuji lagi, dan hasilnya akan segera kami umumkan kepada masyarakat,” bebernya. Sementara, Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin, Arisa Lahari, menilai kinerja BLH Banyuasin untuk menetukan hasil sampel air

Target 2014 Selesai Pemasangan

BANYUASIN, RS - Sebanyak 12 kios dagangan pariwisata segera dibangun di Desa Lalang Sembawa, Kecamatan Sembawa. Realisasi pembangunan akan dilakukan di akhir triwulan 2013 menggunakan dana RP 75 juta dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Pariwisata. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Sembawa Alamsyah S.Ag mengatakan, realisasi pembangunan tinggal menunggu hari, sebab hingga kini rancangan pembangunan dan dana sudah siap. “Dananya sudah ada di rekening, rancangannya pun sudah siap, tinggal lagi pelaksanaannya saja,”katanya Untuk lokasi pembangunan nya berada di Jalan Peternakan, Desa Lalang Sembawa, dimana lokasi itu nantinya untuk kios dagangan souvenir, hasil pertanian, serta makan hasil usaha Ekonomi produktif masyarakat. Adapun kios-kios nantinya dikelola oleh kelompok usaha dan tani di wilayah Desa lalang sembawa bukan untuk perorangan. “Kita khususkan untuk kelompok tani , usaha dan souvenir ,”katanya Sementara Camat Sembawa Ishardin S.Sos MM mengatakan , kegaitan pembangunan kios pariwisata itu murpakan bagian dari pengembangan proyek agrowisata di Desa Lalang Sembawa. “Ini bagian kecil dari pengembangan desa Agrowisata,”jelasnya. Selain pengembangan infrastruktur pengembangan pemberdayaan juga dilakukan pemerintah daerah seperti memberikan pelatihan souvenir , UEP dan berbagai hal lainnya,”Banyak hal yang dilakukan , tidak hanya infrastruktur tetapi juga pemberdayaan,”katanya. (tri)

TNI Siap Backup Keamanan OKUT PASANG PIPA : Tampak para pekerja sedang memasang pipa jenis HDPE dikawasan Kelurahan Air Lintang Muaraenim. keunggulan tahan lama dan kuat dibandingkan pipa jenis lain. Pipa ini, bisa bertahan selama sekitar 50 tahun dengan panjang mencapai 9 - 15 meter,” terang Puryadi.

Puryadi menambahkan, sekarang ini pelanggan PDAM Lematang Enim telah mencapai 23 ribu pelanggan lebih. Dimana, setiap bulannya selalu mendapat-

kan pelanggan baru yang cukup signifikan. “ Oleh karena itu, salah satu cara untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan

memasang pipa jenis HDPE, sehingga pendistribusian air semakin lancar dan besar, serta kualitas dan kuantitas air semakin bagus,” ucap Puryadi. (yan)

Siswa SDN 8 Lawang Kidul Korban Penculikan MUARA ENIM, RS - Andari (10) siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri SDN 8 Talang Jawa Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim menghilang sejak,Selasa (17/9) lalu. Korban yang kini tinggal sama ibu angkatnya, Naimah (35) warga Jalan Duta Pasar Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim, baru melaporkannya, Selasa (1/10)

Bukan hanya permasalahan Sungai Kundur, BLH Banyuasin juga, dinilai DPRD Banyuasin lamban dalam memecahkan masalah pencemaran limbah di Kabupaten Banyuasin, baik limbah perusahaan ataupun limbah dari masyarakat sendiri. “Sampai sekarang, kami nilai BLH Banyuasin itu sama sekali tidak bekerja,” singkatnya. (tri)

PNPM Pariwisata Bangun 12 Kios Dagangan

Pendistribusian Air Diperbesar

MUARA ENIM, RS - Agar pendistribusian air semakin lancar dan besar, serta kualitas dan kuantitas air semakin bagus. Maka, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lematang Enim, Kabupaten Muara Enim mengganti pipa pendistribusian air dengan yang lebih besar dari pipa lama yang selama ini digunakan. “Selama ini, kita menggunakan pipa jenis BBC dengan ukuran atau diameter 150 mm, dimana distribusi airnya agak kecil. Sekarang ini, kita mulai melakukan pemasangan pipa baru Bila jenis HDPE (High Density Polyethylene) dengan ukuran 355 mm. Kita targetkan pada 2014 nanti, pendistribusian air dengan menggunakan pipa ini akan dapat diterapkan,”ungkap Direktur Utama PDAM Lematang Enim, Puryadi ST, di ruang kerjanya, kemarin (1/10). Pihaknya, kata Puryadi, sekarang ini sedang melakukan pemasangan pipa jenis HDPE dikawasan BTN Darussalam, Bumi Serasan Damai (BSD), Perumahan Permata Hijau, BTN Air Lintang dan Komplek Pesantren Darusaadah Muaraenim. Demikian juga, kawasan-kawasan lain akan dipasang pipa HDPE. Pihaknya, targetkan pada 2014 sudah bisa dioperasikan. “Dana untuk pemasangan pipa ini, berasal dari bantuan Bank Dunia. Pipa jenis HDPE memiliki

sungai kundur sehingga menimbulkan kebingungan masyarakat yang mengandalkan kehidupannya di bantaran sungai tersebut. “Masyarakat sekarang bingung, karena mereka tidak punya persediaan air lagi selain mengandalkan air sungai. Sementara, apakah air itu aman dipakai atau tidak, BLH tidak memberikan jawaban yang pasti,” kata Arisa.

sekitar pukul 10.00 WIB. Naimah (35), dihadapan penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kepolisian Resor (Polres) Muara Enim menceritakan, Selasa (17/9) sekitar pukul 06.30 WIB, seperti biasa tiap pagi, suaminya, Kgs Jon Arifin mengantar anak angkatnya tersebut ke sekolah SDN 8 Talang Jawa Lawang Kidul.

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Setelah mengantar ke sekolah kata Naimah, suaminya langsung berangkat kerja. Kemudian siangnya, Jon Arifin, suaminya menjemput ke sekolah tersebut. Tetapi sayangnya, Andari anaknya yang ditunggu-tunggu tak kunjung menghampirinya. Lalu, suaminya tersebut berusaha mencari anaknya kalau saja belum keluar dari dalam kelas. Anehnya,

setelah semua anak sekolah pulang, anaknya tersebut tidak kunjung diketemukan. Siang itu, dia mendapat telpon dari suaminya, sekaligus menanyakan apakah Andari anaknya telah pulang ke rumah atau belum. Keesokan harinya, dia bersama suaminya mendatangi sekolah anaknya untuk menanyakan kepada wali kelasnya, tetapi anak

yang dimaksdnya tersebut kata wali kelasnya tidak masuk sekolah pada hari kejadian itu. Tidak puas jawaban wali kelas tersebut, Naimah kembali menanyakan kepada siswa kelas lainnya, ternyata anaknya memang benar masuk sekolah, tetapi pada pagi kejadian tersebut. Kata sahabat anaknya itu, dijemput oleh seorang lelaki, tetapi bukan suaminya. (yan)

MARTAPURA, RS- Maraknya tingkat kriminalitas yang terjadi di Kabupaten OKU Timur, membuat sejumlah pihak berwacana agar pihak kepolisian perlu dibantu oleh aparat TNI. Langkah ini dilakukan karena pihak kepolisian dinilai gagal memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Wacana ini salah satunya diungkapkan dari kalangan DPRD OKU Timur. Menurut Ketua DPRD OKU Timur Beni Defitson, bila pihak kepolisian beralasan terkendala dengan jumlah personel yang minim, harus segera melakukan upaya seperti meminta tambahan personel dari Polda. “Apalagi di OKU Timur ini ada markas Brimob yang bisa diperbantukan, kalaupun masih kurang, di OKU Timur ini ada TNI mulai dari Yon Armed, Puslatpur, Tepbek dan lainnya yang turut membantu keamanan di OKU Timur. Saya rasa pihak TNI akan siap membantu jika diminta,” ujar Beni. Sementara itu, Dandim 0403 OKU, Letkol Inf Imanulhak ketika dikondirmasi mengenai hal ini mengatakan, TNI sebagai salah satu lembaga pertahanan negara siap untuk membantu pihak keposian khususnya di Kabupaten OKU Timur dalam menciptakan rasa aman dan menjaga stabilitas keamanan. “ Pada prinsipnya kita dari TNI siap untuk memback up keamanan di OKU Timur, namun denyan catatan selama diminta oleh pihak kepolisian atau sesuai dengan prosedur. Kapan pun diminta intinya kita siap mendampingi pihak kepolisian,” ujar Dandim. Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Saud Usman Nasution melalui Kabid Humas Kombes Pol Djarod Padakova ketika dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, selama ini hubungan antara Polri dan TNI terbina dengan baik. Dengan demikian jika ada kalangan yang meminta pihak kepolisian di back up TNI sangat disambut baik. “Kalau memang diminta kita siap untuk bermitra dengan TNI,” ujarnya. Munculnya wacana diperbantukannya TNI dalam memback up keamanan di OKU Timur karena dinilai pihak kepolisian gagal dalam menciptakan keamanan di OKU Timur. Setiap hari di OKU Timur selalu terjadi tindak kriminalitas hingga masyarakat menjadi takut dalam melakukan aktivitas sehari-hari. (awa)

klik...........www.radarpalembang.biz


V

RAKYAT SUMSEL RABU OKTOBER 2013

Target

Turunkan Emisi 5,85% REHABILITASI lahan gambut terdegradasi berbasis Hutan Tanaman Industri (HTI) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) telah dirancang sebagai kawasan ekosistem berkelanjutan. Pembangunan HTI dengan izin seluas 585.405 hektar sejak tahun 2006, sampai saat ini sudah tertanam Aksia kurang lebih 300 ribu haktar, ditargetkan dapat menurunkan emisi sebesar 5,85%. OKI Kawasan Gambut Berkelanjutan KAYUAGUNG, RS - Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Perubahan Iklim Dr Najib Asmani mengatakan, Pembangunan HTI di kawasan gambut Kabupaten OKI banyak memberikan manfaat yang positif. “Dari sisi ekonomi dengan investasi triliunan rupiah menjadikan kawasan pantai timur OKI sebagai salah satu kawasan sentra ekonomi baru, meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta membuka akses daerah,” ujarnya. Selain itu, menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Ekonomi Pertanian (Perhepi) Sumsel ini, dari sisi ekologis menjadikan kawasan hijau dengan hamparan sekitar 655 juta pohon akasia dengan manajemen tata air mikro. Dari riset yang dilakukan pada Tahun 2011, di sekitar HTI tercipta 8 jenis lapangan kerja baru. “HTI mampu menyerap 220 ribu tenaga kerja, dan telah meningkatkan pendapatan masyarakat disekitarnya 38-57%. Keberadaan HTI dapat mencegah kebakaran gambut, diprediksi berkontribusi menurunkan emisi sebesar 5,85% dari target 26% penurunan emisi In-

donesia 2020,” tegas dia. Kerjasama Pemerintah dengan pihak swasta dalam merehabilitasi lahan gambut kritis melalui HTI merupakan pemanfaatan lahan dengan cara yang benar dan menjadikan lahan gambut sebagai lahan yang baik (arable land) untuk ditanami yang menghasilkan kesejahteraan .asyrakat. “Di Malaysia rehabilitasi lahan gambut untuk perkebunan kelapa sawit yang menghasilkan produktivitas tinggi, sementara kalau di Kabupaten OKI rehabiltasi lahan gambut dengan pembangunan HTI dan itu sudah sesuai prosedur yang berlaku di Indonesia. Saatnya bagi Pemerintah merancang kawasan gambut berkelanjutan yang mencakup OKI, MUBA, dan Banyuasin,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Departemen Eksternal Relation PT SBA Wood Industries Armaizal menambahkan, rehabilitasi lahan gamut di OKI dikelola oleh tiga perusahaan, PT Sebangun Bumi Andalas (SBA) wood Industries menglola sebanyak 142.355 hektar, PT Bumi Mekar Hijau (BMH) 350.370 hektar, dan PT Bumi Andalas Permai (BAP) sebanyak 192.700 hektar. “Konsep HTI bukanlah merupakan kegiatan dengan pola monokultur, dari luas izin HTI sebanyak 585 ribu hektar, 70% tanaman pokok, kemudian tata ruang HTI diatur untuk konservasi sebesar 10%, untuk tanaman unggulan lokal sebesar 10%, budidaya tanaman kehidupan masyarakat sebesar 5% dan sisanya sebesar 5% untuk infra struktur,” ujarnya. Ditambahkan Kepala Dinas Kehutanan OKI Alibudin melalui Kabid Perlindungan Hutan Junaidi mengatakan, dengan adanya HTI Kawasan Gambut di OKI bisa terjaga dan diawasi sehingga kebakaran lahan gambut dapat dihindari. “Kalau lahan gambut itu tidak dikelola oleh swasta, entah siap yang akan mengawasinya dari kebaran,” pungkasnya. (rd1)

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

TPA Skala Regional Disiapkan Benahi Sistem Pengolahan Sampah EMPATLAWANG, RS Pemerintah Empat Lawang menyiapkan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah regional pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). TPA ini diharapkan mampu menampung sistem pengelolahan sampah lima kabupaten/kota di provinsi Sumsel. Kepala Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Empat Lawang H Nanti Kasih, dijumpai Selasa (1/10) mengatakan, pihaknya membutuhkan, untuk TPA regional dibutuhakan lahan sebesar 25 hektar, tapi sekarang sudah dibebaskan sekitar 6 haktar dikilometer 10-12 jalan poros. “TPA Regional maksudnya sisitem sampah pengolahan organik didaur ulang manfaatnya. Dalam skala besar. diproyeksi mampu menampung limbah dari Empat Lawang, Lahat, Musi Rawas, dan Lubuklinggau,” ungkapnya. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan dilibatkan dalam pengelolahannya nanti, terkhusus mengenai permasalahan kebersihan. Dirinya yakin, langkah ini bisa memiliki dampak positif termasuk sumber pendapatan daerah.Nanti mengakui, pengolahan sampah selama ini masih dianggap

DIKELOLA MAKSIMAL: Pemkab Empat Lawang merencanakan tempat pembuangan akhir(TPAsampah regional sebesar 25 hektar, yang mampu menampung sampah di Lahat, Empat Lawang, Lubuklinggau, Lahat, dan Musi Rawas. sepeleh, bahkan terkesan membuat masalah bagi masyarakat. Padahal, mengelola sampah bisa menjadikan sumber penghasilan bagi masyarakat.“Produksi dan industri pengelolahan sampah

daur ulang sangat besar manfatnya, tapi semuanya harus dikelola dengan baik agar bisa mendapatkan hasil maksimal,” ungkap dia.Untuk program ini, Pemkab Empat Lawang mengupayakan

dana sharing dari Pemrov Sumsel dan APBN pusat. Empat Lawang hanya menyiapkan lahan sekitar 25 hektar, kemudian kajian lingkungan, AMDAL, dan Detailed Engineering Design (DED) dari

Provinsi Sumsel. Untuk pembangunanya nanti diajukan ke APBN pusat melalui kementrian pemberdayan desa tertingal (PDT) atau program sanitasi pemukiman penduduk (mdn)

TDL Naik, Janji Tak Byar Pet Lagi ESDM. Dimana, kenaikan TDL sebagai imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak

seiring dengan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang serentak diseluruh Indonesia per 1 Oktober 2013.Manajer PT PLN Rayon

Pangkalan Balai Bustani Hadi Wijaya mengatakan, pihaknya akan berusaha memaksimalkan kinerja untuk mengibangi kenaikan TDL yang dilakukan pemerintah pusat tersebut. “Kami akan mengimbangi dengan pelayanan yang lebih baik lagi. Kami akan berusaha untuk meminimalisir pemadaman ataupun byar pet,” kata Bustani, Selasa (1/10). Diterangkannya, saat ini pihaknya melakukan pembersihan ranting pohon yang selama ini menjadi pemadaman listrik di Kota Pangkalan Balai dan sekitarnya. “Kami sedang melakukan pembersihan ranting pohon yang menganggu aliran listrik, jadi pemadaman tetap dilakukan selama pembersihan ranting, tapi digilir, tidak serentak.” katanya.Kenaikan TDL ini, adalah yang ketigakalinya di tahun 2013 sesuai instruksi Kementerian

(BBM).“Imbas dari kenaikan BBM, ini periode ketiga selama tahun 2013. Sebelumnya, kenaikan TDL dilakukan pada 1 Januari 2013, 1 Juli 2013, dan 1 Oktober 2013,” sambungnya.Hanya saja, kenaikan TDL ini dibebankan kepada pelanggan dengan tegangan 450-900 volt. “Sementara diatasnya baru mengalami kenaikan TDL ini, dengan besar kenaikan sekitar 15% dan bervariaif tergantung dengan tegangan si pelanggan,” bebernya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banyuasin Lili Antala Dewa mengatakan, jika kenaikan TDL yang terjadi per 1 Oktober tidak begitu menjadi permasalahan, karena itu demi menunjang kinerja PLN dalam memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat. “Pada dasarnya tidak masalah, dan kami DPRD Banyuasin mendukung kenaikan TDL ini. Ya tentunya harus ada kinerja yang lebih baik lagi bagi PLN untuk urusan listrik rakyat ini,” katanya. Seperti, pemadaman listrik yang terlewat seiring sehingga menganggu aktivitas masyarakat, menganggu stabilitas ekonomi masyarakat, juga menghambat pelayanan publik di kantor-kantor pemerintahan“Penambahan daya di desa-desa wilayah perairan, harus menjadi perhatian untuk mengimbangi kenaikan TDL tersebut,” pungkasnya.(tri)

selon II dilingkungan Pemkab OKU Timur mengalami pergeseran. Ir H Eddy Junaidi yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten III atau Asisten Administrasi Umum dan Keuagan menduduki jabatan baru selaku Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan. Selanjutnya, Ir H Syafri Pringga Yudha dari Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan menduduki jabatan baru sebagai Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan. Kemudian, Achmad Hala-

wani, SSos jabatan lama sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah menduduki jabatan baru sebagai Asisten III bidang Administrasi Umum dan Keuangan Setda OKU Timur. Pelantikan yang dilakukan Bupati OKU Timur H Herman Deru diwakili Wakil Bupati HM Kholid Mawardi di Aula Bina Praja Selasa (1/10), dihadiri kepala SKPD/ Kabag/Kaban dan para Asisten dilingkungan Pemkab OKU Timur. Dalam sambutannya, wabup

menjelaskan, pergantian pejabat merupakan hal biasa sebagai wujud penyegaran saja. Tidak ada kaitannya dengan hal-hal yang lain. “Kinerja yang dicapai selama ini harus ditingkatkan lagi, karena proses pengisian jabatan bersumber dari keberhasilan melaksanakan kinerja yang menjadi tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan,” ungkapnya. Dirinya berharap kedepan, seluruh pejabat dilingkungan Pemkab OKU Timur secara teknis d a n

managerial semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Jadi lanjut dia, pergeseran jabatan atau mutasi merupakan aspek yang bersifat alamiah dalam rangka dinamisasi organisasi. “Jabatan struktural eselon II merupakan posisi yang strategis dan membutuhkan kemampuan managerial yang harus selalu diasah dan ditingkatkan dalam pembinaan dan pembenahan satuan kerja yang menjadi tanggung jawab masingmasing,” pungkasnya.(awa)

KUALITAS DITINGKATKAN: PT PLN Rayon Pangkalan Balai akan memaksimalkan kualitas pelayanan publik guna membuat pelanggan terlayani dengan baik. BANYUASIN, RS – PT PLN Rayon Pangkalan Balai berjanji akan memaksimalkan pelayanan publik untuk pelanggannya

Dua Asisten Diganti MARTAPURA, RS - Berdasarkan daftar kutipan keputusan Bupati OKUT nomor: 129 / KPTS / BKD.I.2 / 2013, tiga pejabat es-

klik...........www.radarpalembang.biz


RAKYAT SUMSEL, RABU 2 OKTOBER 2013

VI

JCH Diminta Jaga Etika Kepala Biro Kesra Pemprov Kepulauan Bangka Belitung (Babel) H Sugiantoro secara resmi melepas 360 jamaah calon haji (JCH) Kloter 11 Embarkasi Palembang di Gedung Serbaguna Asrama Haji, Palembang, Selasa (1/10). Dalam pengarahannya, Sugiantoro meminta para jamaah menjaga etika dan akhlak selama berada di Tanah Suci. PALEMBANG, RS - “Jemaah haji Indonesia terkenal memiliki tingkah laku dan kepribadian yang

baik. Oleh karena itu, Bapak/Ibu harus menjaga nama baik Indonesia,” tegas Sugiantoro.

Sugiantoro juga memberikan tips agar para jemaah bisa menjalankan ibadah secara maksimal dan meraih haji mabrur. “Jagalah kekompakan sesama jemaah, yang lebih paham agar membimbing yang kurang paham. Yang kurang paham jangan merasa sudah paham. Selain itu, jagalah keikhlasan dan kesabaran,” pesan Sugiantoro. Sementara itu, Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang H Saefudin

serta tiga tenaga kesehatan yaitu dokter Suroto Sutomo yang dibantu dua paramedis Kamsiah Kamarudin dan Muhammad Isnaini. Jemaah termuda tercatat atas nama Marwotong Mabelo asal Bangka Selatan dengan usia 28 tahun, sedangkan jemaah tertua Sinah Sirun Tayib asal Bangka dengan usia 79 tahun. Untuk jemaah uzur ada tiga orang, yaitu Darma Abdullah (53), Rohana Budin (68), dan Saleh Semon Ali (72), terang Saefudin. (rel)

Jumat, Kloter 13 Berangkat

Sisi Lain

Titip Doa ke Nenek Naik Haji PALEMBANG, RS - Wajah bahagia tampak diwajah Silvi ketika bertemu dengan Nurifah (1/10) salah satu Jemaah Calon Haji (JCH) dari Kabupaten Belitung Provinsi Bangka Belitung di pintu masuk kompleks Asrama Haji Palembang. Silvi menjelaskan, kedatanganya ingin menemui neneknya yang akan berangkat ke Mekkah pada Senin. “Saya datang bersama keluarga untuk memberikan doa kepada nenek saya agar selamat dalam perjalanan nanti. Harapan kami ibadah nenek lancar, sehat dan kembali dengan keadaan

mengatakan, jemaah Kloter 11 ini berasal Kabupaten Bangka sebanyak 195 orang, Bangka Selatan 60 orang, Belitung 65 orang, dan Belitung Timur 35 orang, serta lima orang petugas kloter. Mereka lepas landas meninggalkan Bandara SMB II Palembang menuju Jeddah pada pukul 18.15 WIB. Kloter 11 diketuai oleh Rebuan Amran yang didampingi Muhamaddiah Tenno selaku pembimbing ibadah

yang baik dan menjadi haji mabrur,” katanya. Persiapan keluarga sendiri pada saat sebelum keberangkatan beberapa hari sebelum melakukan syukuran dan rencananya keluarga juga akan melakukan. yasinan, tahlil dan doa

Gawean kitO

ruitin bersama tetangga untuk mendoakan nenek yang berangkat haji. Setiap malam Jumat . “Kami juga meminta kepada nenek untuk mendoakan keluarga yang ada di Indonesia semoga selalu dalam lindungan Allah Swt,” ungkapnya. (rd2)

PALEMBANG, RS - Sesuai dengan jadwal kloter Embarkasi Palembang 2013 jemaah calon haji (JCH) yang berasal dari Ogan Komering Ulu (OKU), Al-Huda, Hidayatullah, Mandiri yang tergabung dalam kloter 13 mulai masuk asrama haji Palembang pada Kamis 3 Oktober 2013. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Humas Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang Kementrian Agama Provinsi Sumatra Selatan 2013 Saefudin Latief (1/10). “Kloter 13 ini berjumlah 355 dengan rincian Ogan Komering 175 Jemaah, Al Huda 125 Jemaah, Hidayatullah 48 Jemaah. Mandiri 7 Jemaah,” ujarnya.

Para jemaah akan masuk asrama pada jam 08.00 WIB disini JCH akan dilakukan pemeriksaan akhir seperti kelengkapan dokumen, kesehatan, barang bawaan. JCH akan berangkat pada jam 00.10 Jumat dini hari dari Palembang menuju Mekah. Para jemaah akan menginap di Bakhtuhmah dengan nomor rumah 911 Maktab 43. kami berharap jemaah dapat menjaga kesehatan selama berada di sana. Untuk kloter 13 akan diketuai oleh H. Rustam Manaf didampingi pemnimbing ibadah Masyan Tusin serta 1 Dokter yaitu Dony Rendra DAN 2 Orang pendamping medis Bunaya Munawi dan Nyimas Lindra. (rd2)

Omzet Pedagang Mie Rp500 Ribu Perhari PALEMBANG, RS - Menyediakan makanan ringan seperti Mie rebus memberikan rizki tersendiri bagi Nurhasanah seorang penjual Mie di kawasan Asrama Haji Palembang. Nurhasanan ketika ditemui di tempat berjualan (1/10) mengatakan, bersyukur bida berjualan mie di sini sangat lumayan untuk menambah penghasilan. “Dengan variasi dagangan yang lain seperti kopi, air mineral membuat keuntungan bertambah lagi. Nurhasanah menjelaskan omset perhari yang bias dikantongi sekitar Rp. 500. 000 perhari itu baru berjualan mie saja,” ujarnya. Kalau hari biasa lanjut dia, hanya berjualan makanan ringan dan air mineral didepan pintu masuk asrama haji ini, namun apabila musim haji datang saya juga berjualan aneka makanan seperti mie rebus, goreng, mie seduh dan telur karna banyak keluarga yang menggunjungi Jemaah Calon Haji (JCH) pasti pada saat mereka ngbrol di areal sini mereka butuh makan. Nurhasanah menceritakan, bagaimana suka dan duka selama berjualan di kawasan ini. Sempat malam yang lalu barang daganganya coba di maling oleh orang yang tidak dikenal beruntung anaknya yang menjaga jualan terbangun dan akhirnya orang itu tidak jadi mengambil barang daganganya. (rd2)

SMA IT ALFURQON PALEMBANG

Ajarkan Enterpreneur Anak Sejak Dini

PALEMBANG, RS – Siapa yang menanam bibit, pasti akan menuai hasilnya. Seperti siswa-siswi SMAIT Alfurqon Kelas XI yang beralamat di Jalan HBR Motik Km.8 Palembang ini di didik untuk memiliki jiwa entrepreneur sejak dini. Sabtu (28/9) 2013 dibawah bimbingan M. Donny Agusta, SE.MM selaku Ka. Verifikasi dan guru entrepreneur di SMAIT Alfurqon mengajak siswa-siswinya ketempat usaha pembuatan Kaos

Oleh-oleh Palembang No.1 ”Nyenyes Palembang” yang beralamat di Jalan Kapten A. Rivai Palembang. Dikatakan Donny, tujuan dari kunjungan ini untuk mengenalkan siswa pada dunia wirausaha sejak dini, seperti progran pemerintah Palembang, ”kami pemerintah Palembang ini menciptakan kota yang entrepreneur. Jadi, siswa Alfurqon dikenalkan pada wirausaha, jadi tidak hanya menerima

Pose bersama siswa SMAIT Alfurqon bersama Owner kaos nyenyes Palembang

Semangat aspirasi rakyat

teori saja. Anak-anak kita ajak langsung kelapangan dan dikenalkan pada pemilik tempat usaha. Dan disana mereka bisa langsung bertanya jawab dengan Yoki Firmansyah Owner, mendapatkan banyak pengetahuan tentang menjadi seorang entrepreneur yang sukses,” ungkapnya. ”Harapan saya, semoga dengan kunjungan ini anak-anak menjadi termotivasi untuk menjadi seorang

wirausaha. Sehingga mereka bisa membuka usaha sendiri walaupun masih berstatus pelajar. Jadi mereka juga tidak tergantung dengan orang tua mereka, untuk itulah mereka di ajak ketempat usaha yang ada di kota palembang ini. Supaya mereka bisa mendapatkan masukan atau motivasi dari pemilik usaha untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses.” ujar Donny. (**pms)

Yoki Firmansyah sedang memberikan motivasi kepada siswa/I SMAIT Alfurqon

Pemberian cinderamata dari SMA Alfurqon

klik...........www.radarpalembang.biz


SAMBUNGAN

VII

2 Kali Dipanggil Tidak Hadir

Balada Politik Ruhut

Syarief: Dulu Baik-baik Kok Sekarang Jadi Ribut JAKARTA, RS - Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan tidak habis pikir dengan sikap fraksi yang menolak pengangkatan Ruhut Sitompul menjadi Ketua Komisi III. Belum pernah penolakan seperti ini terjadi. “Kalau dulu kita bisa bersama, kenapa sekarang jadi ribut?” gugat Syarief di komplek Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/10). Demokrat sebenarnya memiliki banyak calon yang mumpuni untuk

menduduki jabatan Ketua Komisi III. Namun ditegaskan adalah hak penuh Demokrat mengusung kadernya yang dinilai layak. “Itu sudah jadi hak Fraksi Demokrat,” tegas pria yang menjabat sebagai Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah ini. Syarief mengaku tidak habis pikir dengan penolakan yang dimotori oleh trio Syarifuddin Suding (Hanura), Bambang Soesatyo

Cerdaskan Masyarakat manfaat yang didapatkan oleh masyarakat. Dengan pendidikan masyarakat dapat menatap masa depan yang lebih baik. Disinggung menganai Bagaimana persiapan jelang pileg 9 april 2014? Dirinya tidak terlalu banyak memasang alat peraga seperti baliho dan spanduk, karena masyarakat sudah cukup mengenalnya, hanya saja sebagai incumbent yang harus diperhatikan untuk membina basis-basis suara lama. ”Dari 20 Kecamatan yang

Mata Pilih

(Golkar) dan Ahmad Yani (PPP) itu. Apalagi kejadian penolakan ini terhitung hal yang tidak pada tempatnya. DPR memang tetap menjadwalkan pelantikan Ketua Komisi III pada Kamis (3/10) mendatang. Meski FPD tetap mengusung Ruhut sebagai calon ketua komisi III, keputusan tetap berada pada komisi yang bersangkutan. Namun FPD memang berhak mengajukan nama. (mok)

Dari Hal III ) ...................................................

ada, saya hanya fokus di 4 Kecamatan, karena Kecamatan ini lebih dari 80 ribu mata pilih oleh karena itu mereka harus dibina dan selalu mendekatkan diri,” katanya. Dijelaskan Djuniadi, karena karena lah yang dapat meghantarkannya duduk sebagai wakil rakyat pada 2009 lalu. ”Melakukan komunikasi secara terus menerus, insyallah akan terpilih kembali,” katanya. Ditambahkannya, masyarakat

dapat menilai wakilnya yang sudah berbuat dan mana yang hanya mengumbar janji, karena masyarakat memiliki pertimbangan sendiri dalam memilih anggota DPRD. ”Kami jelas sudah merealisasikan dana aspirasi dengan bentuk program dan kegiatan yang diminta oleh masyarakat. Banyak program yang akan kami tawarkan kepada masyarakat Sumsel, khususnya Dapil saya nanti,” pungkasnya.(zar)

Dari Hal III ) ............................................................................................

dan tahapan yang ditetapkan secara nasional pada, 10 Oktober, nanti. ”Untuk pencermatan terhadap NIK, nama, dan jenis kelamin, pemilih di Kota Palembang, tak ada masalah lagi. Masih ditemukan sejumlah data pemilih ganda, antar kabupaten/kota, kelurahan bahkan provinsi, pada DPT Palembang, yang jum-

Deru Bawa

lahnya tak begitu signifikan,” kata Karim. Sementar itu, Ketua Panwaslu Palembang Amrullah mengungkapkan, berdasarkan pengawasan DPT yang dilakukan panitia pengawas kecamatan (Panwascam) di Palembang. Sebelumnya, juga ditemukan ratusan mata pilih yang masih terdaftar, padahal

sebelumnya mereka sudah rekomendasikan untuk dicoret pada pelaksanaan Pilkada Sumsel, 6 Juni silam. ”Kami akan memberikan rekomendasi kepada Bawaslu (Sumsel), untuk mengambil langkah-langkah strategis, menyikapi permasalahan DPT di kota Palembang ini,” tukasnya. (zar)

Dari Hal III ) ..........................................................................................

mengklaim pemohon tidak mampu menunjukkan bukti-bukti sesuai dengan argumennya di persidangan. Ari mencontohkan, buktibukti sanggahan yang diserahkan pihaknya ke MK seperti tuduhan dugaan kembali menggunakan dana APBD. ”Penggunaan dana APBD itu tidak benar. ”Mereka tidak bisa membuktikan adanya penggunaan dana APBD untuk kegiatan yang menguntungkan kami. Penggunaan APBD itu sudah jelas dan sah. Selain itu juga tuduhan terhadap keterlibatan SKPD tidak dapat dibuktikan,” katanya. Mengenai temuan pelanggaran pasangan lain, Ari menambahkan, pelanggaran pasangan lain yang mereka temukan selaras dengan temuan pelanggaran oleh Bawaslu Sumsel. ”Hasil temuan yang, kami laporkan itu sama atau selaras dengan yang dilaporkan oleh Bawaslu. Temuan-temuan itu sudah ditindaklajuti ke pidana baik kasus money politic, kampanye hitamnya yang sudah disampaikan ke MK,” ungkapnya. Terpisah, Sekretaris Tim DerMa Tarech Rasyid mengatakan, telah menyerahkan bukti-bukti tambahan dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan pasangan lain, dugaan pelanggaran selama PSU berlangsung mencapai 130 pelanggaran. ”Pengerahan PNS untuk kampanye, yang terstruktur sistematis dan masif, money politic, selebaran black campaign

Komisioner

dan kampanye-kampanye terselubung yang dilakukan pasangan lain. Kami berharap MK dapat memutuskan laporan ini dengan adil dan bijaksana,” kata dia. Menurut Tarech, pelanggaran tersebut sepenuhnya telah diserahkan ke MK untuk ditindaklanjuti dalam persidangan berikutnya. ”Kami tunggu saja seperti apa keputusan MK dalam sidang lanjutan nanti,” katanya. Tarech menambahkan, belum mendapatakan informasi jadwal sidang yang akan dilaksanakan MK, sepenuhnya diserahkan ke MK kapan sidang akan dilanjutkan kembali. ”Saya kira dalam dua hari kedepan akan ada jadwal sidang lanjutan. Kami masih menunggu,” ungkapnya. Sementara itu, Pengacara ESP-WIN Nazori Doak Ahmad mengklaim, juga mengkalim telah melaporkan bukti-bukti tambahan dugaan pelanggaran yang dilakukan pasangan lain selama PSU dan non PSU yang mencapai 124 dugaan pelanggaran, yang kesemuanya telah diserahkan ke MK. ”Diantaranya yang kami laporkan gabungan rekapitulasi PSU dan non PSU oleh KPU Sumsel, selain itu penetapan hari pencoblosan PSU lalu,” katanya. Selain itu, yang dilampirkan dalam laporan tambahan dugaan pelanggaran yang diajukan ke MK, juga ada pelanggaran money politic, pembagian sembako dan lainnya. ”Kami juga melaporkan pihak Bawaslu, yang tidak pernah

menindaklajuti laporan ESP-WIN sebagaimana yang kita temui dengan bukti-bukti yang ada,” ungkapnya. Sebelumnya, Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum Chandra Puspa Mirza kepada Rakyat Sumsel mengatakan, KPU Sumsel tidak dapat memprediksi berapa lama proses sidang di MK akan berlangsung, apakah MK akan meluangkan waktu jedah atau langsung pengambilan putusan, karena semua itu wewenang MK. ”Selasa (1/10) termohon mapun pemohon sudah menyerahkan bukti-bukti dugaan pelanggaran pemilu sebagaimana yang diminta oleh MK, untuk sidang Kemungkinan besar akan dilakukan secepat mungkin namun kami tidak dapat memastikan berapa lama prosesnya dalam memutuskan sengketa Pilkada Sumsel ini,” ungkapnya. KPU Sumsel berharap kepada semua pihak untuk menerima dan menghormati apapun keputusan MK nanti, dan KPU berharap sidang di MK tidak menjadi polemik di masyarakat Sumsel. ”Jadwal sidang akan dilanjutkan dengan menghadirkan pihak terlapor dan pelapor untuk menyampaikan alat bukti dugaan pelanggaran pemilu pada PSU 4 september lalu. Besok (hari ini) dengan agenda penyampaian bentuk-bentuk pelanggaran yang dilaporkan ke MK,” pungkasnya. (zar)

RAKYAT SUMSEL, RABU 2 OKTOBER 2013

Kasus Korupsi Revbun

Oknum Dewan Mura Jadi Tersangka MUSIRAWAS, RS – Polres Kabupaten Musirawas akhirnya menetapkan satu tersangka lagi yakni Oknum anggota DPRD Musirawas beriinisial BD, terkait kasus korupsi program revitalisasi perkebunan tahun 2007/2008 dengan nilai kerugian negara berdasarkan pemeriksaan BPKP mencapai Rp3,681 miliar. DIKATAKAN Kapolres Mura AKBP Chaidir didampingi Kasat Reskrim Iptu Teddy Ardian, oknum Dewan Mura berinisial BD yang merupakan politisi dari partai Gerindra ini, ditetapkan

sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi program revitalisasi perkebunan tahun 2007/2008. Dia menjelaskan, kasus ini bermula ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk membantu petani karet melalui program revitalisasi perkebunan, salah satu lokasinya Desa Lubukpauh Kecamatan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu, dengan luas lahan yang akan dijadikan sasaran sebesar 236 hektar. Saat itu, tersangka BD bertindak selaku kordinator yang merekrut petani penerima bantuan revitalisasi perkebunan dan dia yang menerima dana revbun untuk petani tersebut. Dalam

perjalanannya, nama-nama petani yang dimasukkan sebagai penerima revbun ternyata kebanyakan fiktif, dan bukan berasal dari Desa Lubukpauh tersebut. “Dana yang seharusnya diperuntukkan bagi petani diduga disalah gunakan dengan nilai kerugian negara berdasarkan pemeriksaan BPKP mencapai Rp 3,681 miliar. Adapun dari total luas lahan 236 hektar yang semestinya ditanami karet, itu hanya 20 hektar saja yang ditanamnya. Itupun lokasinya di kawasan hutan Semangus, bukan di lahan perkebunan petani” terang Chaidir dihadapan wartawan, kemarin.

Sejauh ini, lanjutnya, tersangka Budiman sudah dua kali mangkir (tidak hadir, red) dari pemanggilan penyidik Polres Musirawas. “Kami sudah dua kali melakukan pemanggilan tehadap tersangka Budiman, tapi yang bersangkutan tidak pernah datang. Kita sudah laporkan ke Polda, dan Polda minta agar kasus ini digelar dulu di Polda Sumsel. Dari sini nanti kita perintahkan tim penyidik untuk menggelar kasus ini di Polda Sumsel. Setelah gelar kasus, nanti akan kita tentukan tindakan selanjutnya sesuai prosedur hukum, kemungkinan tersangka bisa kita hadirkan paksa untuk menjalani pemeriksaan.” pungkasnya. (pin)

Emir Moeis Bantah Terima Uang dalam Proyek PLTU Tarahan JAKARTA, RS - Politisi senior PDIP Izedrik Emir Moeis kembali diperiksa oleh penyidik KPK dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan PLTU Tarahan Lampung. Emir membantah dirinya mendapat uang US$ 300 ribu dari PT. Alstom Indonesia sebagai uang pelicin. “Enggak ada itu,” ujar Emir di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (1/10). Politisi PDIP itu baru saja selesai menjalani pemeriksaan

itu memilih irit bicara. “Tanya pengacara saya saja,” tambahnya. Sebelumnya oleh Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto mengungkapkan penanganan kasus terkait suap ini tergolong mudah. Tersangka penerima suap, Emir Moeis mau mengaku sehingga sangat membantu proses penyidikan. “Sejauh ini kita mengandalkan pemeriksaan, karena sebenarnya gampang saja, dia mau mengaku,” kata Bambang, Kamis (22/8).

Meskipun demikian Bambang mengakui menemui kendala dalam penanganan kasus. Ada dua perusahaan besar yang berkedudukan di Amerika dan Jepang terkait kasus suap PLTU Tarahan ini. “Nah, kami mendapatkan yang terlibat bukan lembaga Amerika saja, tapi juga Jepang, maka kami bergerak. Nah, kalau di Jepang ini berbeda, kami mesti memakai MLA dan prosesnya sangat lama,” jelas Bambang.

KPK menahan Ketua IX DPR setelah menetapkan sebagai tersangka pada Juli 2012 lalu. Dalam perkara ini Emir dikenai sangkaan menerima hadiah atau janji dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR periode 1999-2004 dan atau periode 2004-2009 dari PT Alstom Indonesia (AI) sebagai pelicin. Nilainya lebih dari USD300 ribu atau Rp2,8 miliar dalam pembangunan proyek PLTU Tarahan. (kha)

PKS Belum Tertarik Koalisi dengan Partai Islam JAKARTA, RS - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum tertarik untuk menjalin koalisi dengan partai-partai Islam di Pemilu 2014. Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid, mengatakan, partainya dan partai Islam lain baru akan bersikap setelah melihat perolehan suara di pemilihan legislatif. “Pada akhirnya, semua akan realistis melihat hasil pemilu

legislatif 2014. Karena koalisi itu bukan hal baru tapi tentu saja pada akhirnya kita harus mengkritisi jangan smpai nanti kita menghidupkan kembali politik aliran. Politik yang menghadaphadapkan islamis dengan sekuler, seolah-olah islamis tidak nasionalis atau nasionalis tidak islamis. Itu bagian yang kita kritisi,” jelas Hidayat di gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/10).

Hidayat menghargai wacana koalisi antar partai Islam untuk mengusung calon presiden bersama pada pilpres mendatang. Namun, yang terpenting saat ini adalah bagaimana semua pihak, baik partai Islam dan non Islam, berkontribusi menghadirkan kepercayaan publik jelang pemilu 2014. Selain itu, ada kekhawatiran terkait ketidakberesan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 65 juta nama.

Tegas Hidayat, belum ada pembicaraan antar partai Islam soal wacana koalisi untuk pemilu mendatang. “Secara langsung belum dilaksanakan karena masingmasing masih konsolidasi internal dan komunikasi personal dalam berbagai hal. Nanti akan digagas pihak-pihak lain. Itu bagian dalam menghadirkan demokrasi yang lebih berkualitas,” tutur mantan Presiden PKS itu. (ald)

Dari Hal III ) ......................................................................................

besar anggota tim seleksi (timsel) 15 KPUD kabupaten/kota se-Sumsel. Menurut Rinaldo, pihaknya telah mendaftarkan gugatan ke DKPP dengan registrasi perkara, Nomor: 278/IP/L-DKPP/2013, tertanggal 30 September 2013. ”Ada empat poin materi gugatan yang diajukan ke DKPP, terkait penetapan lima besar anggota tim seleksi, 15 KPUD kabupaten/kota di Sumsel, oleh KPU Sumsel beberapa waktu lalu,” kata dia. Menurutnya, ke empat poin materi gugatan itu, KPU Sumsel dinilai telah bersikap inkonsistensi dalam menetapkan lima besar anggota timsel KPUD kabupaten/kota se- Sumsel, dimana terdapat beberapa nama, yang dinyatakan lolos sebagai anggota Timsel, ternyata tak termasuk dalam nominasi 10 besar. Selain itu, KPU Sumsel juga dinilai, telah mengabaikan, amanah UU, tentang keterwakilan 30% perempuan dalam menetapkan anggota Timsel, selain

bersikap tak transparan, dan tidak mengakomodir seluruh unsur yang dimanahkan UU, yang berhak duduk sebagai anggota Timsel, serupa dari unsur profesional serta akademisi yang berpengalaman di bidang kepemiluan. ”Dalam menetapkan anggota Timsel untuk KPUD Kabupaten Ogan Ilir (OI), misalnya, KPU Sumsel telah menetapkan tiga anggota Timsel dari unsur birokrat (PNS) dan sisanya dari unsur akademisi serta pendidikan, artinya tak mengakomodir unsur profesional yang ditetapkan,” ucap dia . Selain itu, sambung Rinaldo, KPU Sumsel juga, dinilai telah melanggar kode etik profesionalitas sebagai lembaga penyelenggara Pemilu, yang independen dan berintegritas, dengan menetapkan satu anggota timsel untuk KPUD di Kota Palembang, yang tercatat sebagai kuasa hukum KPU Sumsel. ”Artinya juga, sarat dengan

semangat ASPIRASI RAKYAT

kepentingan sepihak dan golongan KPU Sumsel semata, dalam menentukan lima besar anggota timsel tersebut,” katanyanya. Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Yuswar Hidayatullah berpandangan, berdasarkan aturan, kewenangan Komisioner KPU Sumsel saat ini, sebatas melaksanakan Pilkada gubernur dan wakil gubernur Sumsel periode 2013–2018, termasuk di dalamnya pemungutan suara ulang (PSU) hingga penetapan pasangan kandidat gubernurwakil gubernur Sumsel terpilih nantinya. “Tidak bisa timsel (KPUD kabupaten/kota) dibentuk oleh KPU (Sumsel) yang baru. Sepengetahuan saya kewenangannya begitu. Jadi, semangatnya beda kan,” ujar Yuswar. Terpisah, saat hendak dikonfirmasi, sampai berita ini diturunkan, ke lima komisioner KPU Sumsel tak bisa dihubungi. Ponsel ke lima komisioner ini dalam keadaan non aktif. (zar) klik...........www.radarpalembang.biz


RAKYAT SUMSEL, RABU 2 OKTOBER 2013 l HAL VIII

Pengurus LCPK pose bareng dengan jelang pelaksanaan operasi Katarak di RS Hermina Palembang.

BAKSOS LIONS CLUB PALEMBANG KOTA Mengawali triwulan pertama kepengurusan periode 20132014, di Bulan September 2013 Lions Club Palembang Kota (LCPK)menggelar 3 kegiatan bakti sosial (baksos). Menurut Srie Dewi Tanto President LCPK di dampingi Ketua Daerah VB Wawi Susanto dan Panitia kegiatan Effendi Jie dan Joni Kesuma, kegiatan sosial diawali pada 12 September 2013 dengan kunjungan ke lokasi kebakaran Sei Tawar - Sekanak, Palembang yang membuat 27 KK (144 org) kehilangan tempat tinggal.

FOTO-FOTO : IST/RADAR PALEMBANG

Presiden LCPK Sri Dewi Tanto Penandatangan kerjasama dengan RS Hermina.

Pengurus LCPK pose bareng dengan warga yang baru saja menjalani operasi katarak.

“Dikegiatan tsb menyumbang 8 karung beras, 20 dus mie instan, 20 kg minyak goreng, 12 kg gula pasir dan 20 kaleng sarden diserahkan ke warga. “Selain itu juga disumbangkan pakaian bekas layak pakai,”ujarnya. Lalu pada 15 September LCPK kerja bareng dengan PMI kota Palembang mengadakan kegiatan Donor Darah yang pertama dalam masa kepengurusan 2013-2014. “Kegiatan diadakan di Atrium Palembang Square Mall, mulai pukul 10.00- 16.00 Wib. Sebagai penarik animo masyarakat untuk mendonorkan darahnya, diberikan goodie bags untuk para pendonor, dan juga ada doorprize antara lain TV 21”, Kompor gas, Box Fan, Dispenser, Setrika, mug cantik dan boneka,”katanya. Dewi juga menyebutkan tujuan dari kegiatan ini adalah mendukung stok kantong darah di kota Palembang. Hasilnya cukup

Pengurus LCPK kerja bareng dengan PMI kota Palembang mengadakan kegiatan Donor Darah di Atrium Palembang Square Mall Palembang.

menggembirakan, didapat 150 kantong darah dari 200 peserta. “Kegiatan donor darah ini akan rutin diadakan setiap 3 bulan sekali,”terangnya. Kegiatan ketiga Lions Club Palembang Kota kerja bareng dengan Perdami & RS Hermina mengadakan baksos operasi katarak gratis bagi masyarakat yang tidak mampu. “Kegiatan ini digelar 28 Sept 2013 namun sebelumnya pada Kamis 26 September 2013 telah diadakan screening untuk pemeriksaan calon-calon pasien dari pendaftar yang memenuhi syarat sekitar 70 orang, akhirnya hanya 22 orang yang bisa dioperasi. “Hal ini disebabkan karena faktor kesehatan calon pasien yang tidak memungkinkan untuk dioperasi, seperti hipertensi, gula darah tinggi, atau katarak yg masih terlalu tipis. Baksos Operasi Katarak ini akan diadakan rutin 4 bulan sekali,” jelasnya. (adv)

Pasien Katarak bersama pengurus LCPK

Penyerahan Bantuan kebakaran pada warga di Jalan Sei Tawar - Sekanak Palembang oleh Lions Club Palembang kota.

Rp#2 02102013  

Radar Palembang Edisi Rabu 02-10-2013 Koran 2.

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you