Issuu on Google+

RADAR PALEMBANG l KAMIS 27 OKTOBER 2011 l HALAMAN 9

Jumat Awal Zulhijah

PROFIL HAJI

Ingin Cium Hajar Aswad H

Idul Adha 6 November MADINAH, RP - Awal Zulhijjah tahun ini diperkirakan jatuh pada Jumat mendatang ini (28/10). Dengan demikian, Hari Arafah kemungkinan jatuh pada 5 November 2011 sehingga Hari Raya Idul Adha pun jatuh pada 6 November 2011. Pakar astronomi Ali Asy Syukri, Selasa, menjelaskan bahwa fase sebelum kemunculan bulan sabit (hilal) akan terjadi pada pukul 10.57 malam Rabu, 28 Zulqaidah, sesuai penghitungan kalender Ummul Qura. Dia menambahkan, bulan sabit diperkirakan muncul setelah berlalunya fase tersebut yang tidak lebih dari setengah hari berdasarkan posisi bulan terhadap matahari, durasi menetapnya, serta cahayanya. “Menurut penghitungan falak, bulan sabit dapat dilihat dengan menggunakan teleskop dari daerah Selatan dan Barat Kerajaan (Saudi),” kata Syukri. Dia juga menyebutkan, bulan sabit bisa dilihat dengan mata telanjan. Dari Mekah, terbitnya bukan sabit bisa dilihat pada saat-saat tenggelamnya matahari dari kiri sekitar 9 derajat, tinggi 5 derajat dari ufuk agak condong ke kiri.

M U A R I F

DI Mekkah, di tengah Masjidil Haram terdapat Kabah arah kiblat shalat umat muslim di dunia. Di sudut bangunan suci itu terdapat Hajar Aswad, batu hitam yang diyakini berasal dari surga. Konon, awalnya ia berwarna putih, namun dosa anak cucu Nabi Adam lah yang menjadikannya hitam. SETIAP orang yang menunaikan rukun Islam yang kelima yaitu naik haji, pasti ingin menyentuh bahkan menciumnya sebanyak mungkin, begitu juga dengan Muarif, tahun ini merupakan kali kedua ia berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji berkeinginan untuk mencium Hajar Aswad sebanyak tiga kali, karena pada hajinya yang pertama ia tidak mampu mencium. Lahir di Ogan Komering Ulu Timur Ke Halaman 15

Ke Halaman 15

PUNCAK: Masjidil Haram semakin dipadati jemaah haji dari berbagai negara. (mch)

Tahun Depan

Jamaah yang Wafat di Tanah Suci 54 Orang

Pemondokan Mendekat

Mekkah (MCH) - Jemaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci, Selasa ini (25/10) sampai pukul 23.00 WAS, bertambah 7 orang lagi. Dengan demikian jumlah jemaah yang wafat seluruhnya berjumlah 54 orang, yang berasal dari 11 embarkasi, kecuali SAPA: Menteri Agama selaku Amirul Haj Suryadharma Ali menyapa jamaah haji saat tiba di bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Selasa (25/10) malam. (mch)

Menag: Prasmanan Demi Kesehatan

Jemaah Haji

JEDDAH, RP - Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan, katering prasmanan diputuskan didasarkan pada perrtimbangan yang lebih mendasar yakni menyangkut higienitas makanan yang disajikan demi kesehatan jemaah saat berada di puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina). “Jadi, kami pilih prasmanan untuk jemaah haji di Armina merupakan pilihan terbaik. Hal ini sesuai hasil kajian Kementerian Agama untuk mencegah hal yang tak diinginkan bagi jemaah haji,” kata Suryadharma Ali saat ditemui di Bandara Internasional King Abdul Azis Jeddah, Rabu (26/10). Sebelumnya Komisi VIII bereaksi keras atas putusan prasmanan yang Ke Halaman 15

REKTOR IAIN

Lepas Kloter 21 LOTER 21 yang merupakan jemaah calon haji asal OKU Timur dan Palembang kemarin (26/10) di lepas oleh Rektor IAIN Raden Fatah Palembang H Aflatun Muchtar di gedung sebaguna Asrama Haji Palembang. Dalam acara pelepasan dihadiri Kakanwil Kemenag Sumatera Selatan Najib Haitami. Dalam sambutannya Aflatun mengucapkan, selamat kepada para jemaah calon haji, karena pada penyelenggaraan haji tahun ini dapat berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima, karena menurut data dari Kemenag Kanwil Sumatera Selatan jemaah calon haji yang sudah terdaaftar di panitia haji

K

Ke Halaman 15

embarkasi Padang. Adapun jemaah yang wafat terakhir adalah: 1.SABKI HAMID BIN H.ABDUL HAMID (74), kloter 17 JKG , asal Menggala, Kab.Tulang Bawang, Lampung, wafat di pemondokan Mekkah, pada tanggal

24 Oktober 2011, dimakamkan di Syaraya, Mekkah. 2. P RIPAI BIN H SAMSUDIN (73), kloter3 Surabaya, asal Tambelangan, Sampang, Jatim. Wafat di pemondokan Mekkah, tanggal 25 Oktober 2011, dimakamkan di Syaraya, Mekkah.

3. SUYANTO BIN NGASERI (51), kloter 14 Solo, asal Kangkung, Kendal, Jateng. Wafat di RSAS Mekkah, tanggal 25 Oktober 2011, dimakamkan di Syaraya, Mekkah. 4. HUSAIN BIN MUSLAR Ke Halaman 15

Jamaah Calon Haji

Imbau Jaga Kondisi Jelang Wujuf MEKKAH, RP - Menteri Agama Suryadharma Ali mengimbau kepada jamaah calon haji Indonesia untuk menjaga kondisi tubuh dan kesehatan dengan makin dekatnya puncak haji serta wukuf di Armina.

“Jangan sampai nanti saatnya wukuf sebagai puncak haji jamaah sakit karena tidak bisa menjaga kesehatannya,” kata Menteri Suryadharma kepada pers di Kantor Misi Haji Indonesia Mekah, Rabu.

PALEMBANG RP – Mulai tahun depan pemerintah melalui Kemenag Sumatera Selatan akan mengusahakan pendekatan lokasi pemondokan jemaah haji asal Embarksai Palembang.

Dikatakan, pesan disampaikan mengingat saat puncak Armina (Arafah, Muzdalifah serta Mina) jamaah akan mengalami keletihan karena padatnya kegiatan ibadah di sana. Kalau memang jamaah saat ini merasa kurang sehat diimbau untuk segera menghubungi dokter kelompok terbang (kloter) atau Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) di Mekah. Menag mengatakan, untuk itu menjelang wukuf di Armina jamaah agar memiliki waktu yang cukup untuk istirahat, seperti dengan tidur cukup dan makan makanan bergizi dan teratur. Terkait dengan masih maraknya penipuan yang ada di Mekah, Menag Suryadharma juga mengimbau agar jamaah harus hati-hati terhadap orang yang baru dikenal dan ingin menawarkan jasa pertolongan.

Di sela pelepasan JCH Kloter 21 asal daerah OKU Timur dan Palembang, Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Selatan H Najib Haitami menjelaskan, maktab atau pemondokan bagi jemaah haji asal Embarksai Palembang diusahakan akan lebih diperdekat. Menurut Najib, tahun ini semua maktab atau pemondokan jemaah haji asal Embarkasi Palembang berjarak 2.500 meter dari Masjidil Haram, sedangakan untuk tahun depan akan diupayakan lebih dekat lagi yaitu 1.000 meter. Hal ini dilakukan untuk mempermudah jemaah kembali ke pemondokan. “Selama ini pada penyelenggaraan haji tahun-tahun yang lalu banyak jemaah kita yang tersesat jika

Ke Halaman 15

Ke Halaman 15

2011

BELANJA: Sejumlah jemaah sedang berbelanja, di pertokoaan sekitar pondokan mereka, di kawasan Misfalah, Mekkah. (mch)

Tangkal Haji Non Kuota MEKKAH, RP - Kementerian Agama akan mengajak instansi lain seperti Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia serta Kepolisian untuk menangkal keberangkatan calon haji nonkuota, mengingat keberadaan mereka selama ini justru menyulitkan saat di Arab Saudi. “Tahun depan tiga instansi tersebut harus kerjasama untuk menangkal keberangkatan haji nonkuota, caranya dengan tidak memberangkatkan mereka yang tidak terdaftar di Kemenag atau PIHK atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus,” kata Menteri Ke Halaman 15


RABU 26 OKTOBER 2011 l HALAMAN 11

RADAR PALEMBANG

Sony Ericsson Xperia Ray

Kombinasi Xperia Mini dan Arc PALEMBANG, RP – Setelah diperkenalkan pada bulan Juni lalu, akhirnya ponsel Android dengan Gingerbread bernama Sony Ericsson Xperia Play sudah menyapa warga Palembang. Wanda, sales officer Oke Shop mengatakan, Sony Ericsson Xperia Ray secara spesifikasi memiliki layar 3.3 inchi FWVGA scratch-resistant display (layar anti lecet), Timescape UI, HSDPA, Wi-Fi, DLNA, GPS, 3.5mm headset jack, 8MP kamera dengan autofokus dan LED flash, Video dengan kualitas 720P, 512MB RAM, dan prosesor 1GHz Qualcomm. “Sony Ericsson Xperia Ray merupakan smartphone ramping, dengan tebal hanya 9.4 mm dan bobot sekitar 100 gram. Xperia Ray juga telah dibekali layar sentuh 3.3 inci (854 x 480 pixels) dengan Mobile Bravia Engine juga sudah melengkapinya,” ungkap Wanda. Selain itu, Sony Ericsson Xperia Ray dilengkapi Fitur kamera beresolusi 8.1 MP autofocus dengan sensor Exmor R backlit yang diklaim mampu mengcapture video pada 720p. Teknologi tersebut diklaim membuat hasil foto kamera tetap bagus meski di kondisi cahaya rendah. “Smartphone Android 2.3 ini pun memiliki memori internal berkpasitas 300 MB, namun dengan memori eksternal slot microSD yang tersedia pengguna pun bisa memperluas kapasitas memorinya hingga 32 GB,” tuturnya. Dalam segi konektivitas pada Sony Ericsson Xperia Ray dilengkapi fitur Wi-Fi, Bluetooth, GPS, microUSB, dan jack audio 3.5mm juga termasuk di dalamnya. Dari sisi tampilannya, Xperia Ray lebih mirip dengan Xperia Mini. “Akan tetapi jika dilihat dari sisi fitur yang dibawa ponsel ini mirip dengan Xperia Arc, hanya Xperia Ray memiliki bodi yang sedikit lebih tebal,” papat dia. Fitur lainnya misalnya Facebook inside Xperia, HSDPA, Wi-Fi, dan GPS. Sony Ericsson Xperia Ray bakal tersedia dengan empat pilihan warna, yakni hitam, emas, putih, dan pink. “Dari sisi harga Hp ini dibaderol Rp 3,099 juta dari sisi after sales jangan takut, meski services center tidak ada di Palembang Oke Shop akan membantu proses mengirima ke Jakarta dan kelebihan lain adalah services dari Oke Sure,” pungkasnya. (ren)

Harga Baru Rp 3.099.000

SPESIFIKASI • • • • • •

• • • •

Jaringan 3G HSDPA 2100 HSDPA 850 / 1900 / 2100; Layar 3.3 inchi, LEDbacklit LCD, capacitive touchscreen Bravia Mobile engine Kamera, autofocus, LED flash, Memori 300 MB, microSD up to 32GB, 4GB included Wi-Fi 802.11 b/g/n, DLNA, Wi-Fi hotspot, Bluetooth, v2.0 microUSB CPU 1GHz Scorpion processor, Adreno 205 GPU, Snapdragon chipset;

Sistem Operasi: Android OS, v2.3 (Gingerbread); Radio: Stereo FM radio with RDS GPS: A-GPS support Fitur Lain: Digital compass, SNS integration, MP4/H.263/ H.264 player, MP3/eAAC+/WMA/WAV player, TrackID music recognition, SensMe, Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Calendar, Google Talk, Document viewer, Voice memo, Predictive text input, jack audio 3.5 mm; Baterai: Li-Ion 1500 mAh

Darwis Riadi Beri Pelatihan di Palembang

FOTO: SALAMUN/RADAR PALEMBANG

HARAPKAN Kontribusi Outlet 80%

Dalam pendistribusian starter pack dan reload pulsa operator, outlet memiliki peran yang sangat penting. Dari 6000 outlet yang tersebar di regional Palembang, baru sekitar 1000 yang terangkul. Hingga penutup semester pertama tahun depan Indosat berharap 80 persen outlet dapat terhimpun. PALEMBANG, RP – Head of Sales Area Palembang Nazwir Episka Lubis, saat acara pengumuman pemenang Indosat

I Go Thailand kemarin malam (25/10) di Venues Luxury Club mengatakan, dari total outlet yang tergabung di IOC, angka

Panasonic Berpaling ke Tablet JAKARTA, RP - Panasonic akan mulai memproduksi panel LCD ukuran sedang dan kecil untuk perangkat tablet. Penjualan TV Panasonic yang tengah lesu dan dikabarkan memburuk, disebut-sebut sebagai pemicunya.

Dilaporkan Reuters dan dikutip, kemarin (26/10), permintaan domestik TV perusahaan asal Jepang ini menurun setelah pemerin-

tah setempat menghentikan subsidi bagi perabotan rumah hemat energi yang berakibat juga pada anjloknya harga panel LCD ukuran besar terutama untuk TV. Panasonic berencana meningkatkan produksi LCD seukuran tablet secara bertahap hingga setengah dari produksi pabrik LCD-nya yang berlokasi di Hyogo Prefecture. “Panasonic akan mengubah fokusnya dari panel LCD untuk TV k LCD berukuran lebih kecil yang memiliki margin yang lebih sehat,” demikian tulis laporan tersebut. (dti)

iPad 3 Siap Diluncurkan Maret Mendatang FOTO: SALAMUN/RADAR PALEMBANG

PALEMBANG, RP – Hari ini, Rabu (26/10) bertempat di Center Stage Novotel Palembang, duo Tri (Tri dan fotografer papan atas Indonesia Darwis Triadi) menggelar seminar, dan workshop The Magical Lighting of Darwis Triadi. Regional Sales Head Tri Sumatra 2 Wanda Yudhistira dalam acara press conference yang dilakukan di Pempek Beringin kemarin (25/10) mengatakan, ajang work pertama dan terbesar di Palembang ini membuka kesempatan kepada semua masyarakat untuk lebih memahami lebih dalam mengenai seluk beluk dan pentingnya lighting dalam fotografi. “Inilah Tri, selain terkonsen dalam perkembangan industri komunikasi, kami pun memahami kebutuhan ini. Kolaborasi yang akan dilakukan akan menjadi suatu keuntungan tersendiri bagi Palembang,” ungkapnya. Dirinya mengatakan, sekarang stigma di masyarakat untuk membuat hasil foto dibutuhkan peralatan yang mewah. Hal, inilah yang coba ingin dipatahkan. “Kami undang Darwis Triadi agar membuka wawasan dan pemahaman akan lighting, peralatan yang biasa pun dapat menjadi luar biasa bila ditunjang dengan teknik benar,” kata Wanda. Wanda menambahkan, bila impact yang terjadi dengan kolaborasi ini terlalu dini bila dikaitkan dengan penambahan pelanggan di kemudian hari. “Setidaknya brand awareness konsumen menjadi tujuan utamanya dulu,” ujarnya. “Kebutuhan komunitas fotografi akan hal ini sangatlah besar, untuk memfasilitasinya Tri hadir sebagai bentuk perhatian tersendiri Tri bagi warga Palembang,” tegas dia. Dalam acara ini Tri menargetkan akan ada sekitar 200 fotografer dari beragam daerah. “Up date terakhir ada fotografer yang langsung datang dari Sidoarjo hanya sekadar mengikuti acara ini,” papar dia. (ren)

JAKARTA, RP - Apple masih merajai pasar penjualan tablet dengan produk iPad-nya. Setelah sukses dengan dua seri iPad, Apple dikabarkan siap meluncurkan iPad 3 Maret mendatang. Seperti dikutip dari blog teknologi Jepang Macotakara, sumber pembuat manufaktur Apple di Asia mengatakan, produksi generasi terbaru iPad ini dikebut untuk mengejar perayaan tahun baru Cina, 22 - 28 Januari mendatang. Karena itu pabrikpabrik di Cina sedang mengejar target iPad 3 selesai akhir Januari mendatang. iPad 3 juga dikabarkan akan memiliki perubahan pada dock connector, dengan bentuk yang lebih kecil. Sehingga, add-on seperti keyboard yang digunakan di iPad 2 tidak bisa digunakan di iPad terbaru ini.

Tablet terbaru Apple ini juga disebut akan memiliki ukuran layar yang sama. Tapi belum diketahui apakah iPad 3 ini akan menggunakan layar Retina Display dengan resolusi 2.048 x 1.526, seperti yang saat ini digunakan di iPhone 4S dan iPod Touch 4G. Wall Street Journal pernah mengabarkan Apple telah memesan 1,5 juta layar Retina Display dengan resolusi 2.048 x 1.526. Bagaimana dengan isi dalam? Linley Group, sebuah konsultan chip, percaya Apple akan memasang prosesor A6 di iPad generasi terbarunya. Tapi jika ini dilakukan, kemungkinan peluncuran iPad 3 mundur hingga Juni atau setelahnya. Waktu peluncuran diperkirakan akan aman dilakukan Apple pada bulan Maret. Sebelumnya, Apple memperkenalkan iPad pada April 2010 dan iPad 2 pada Maret 2011. (vv)

1.000 dari 6.000 masih terlalu minim. “Untuk lebih meningkatkan penjualan ini kami adakan program agar menjadi stimulus bagi para outlet dalam mendagangkan produk Indosat,” ungkap Nazwir. Setidaknya start baik terjadi dalam penutupan program yang sudah mulai hadir April tahun ini. Setidaknya partisipasi outlet dalam mendagangkan produk Indosat terasa lebih menjadi-jadi di lapangan. “Berdasarkan data yang ada

25 persen peningkatan dari sisi partisipasi outlet sangat terasa. Tidak ayal setelah program ini bergulir kami berikan lag kemereka program lain pula, selama tiha bulan dengan grand price sepeda motor,” katanya. Promo yang dilakukan ini pun tidak mengecilkan arti outlet kecil. Karena kesempatan masih terbuka lebar. “Salah satunya sekarang ini, meski pemain besar mememangkan grand price, kami pun menambahkan kepada yang lain dengan cara pengundian

seperti ini yang menarik. Meski penjualan sedikit, namun kesempatan untuk menang besar,” papar dia. Dengan banyaknya promo yang dilaksanakan, hingga akhir tahun Indosat cabang Palembang menginginkan peningkatan pelanggan sekitar 18 persen. Sementara itu, kegiatan pengumuman pemenang Indosat Go mendapat hadiah utama paket wisata ke Thailand diberikan sebanyak enam tiket. Masingmasing outlet Toko Nurma, De2k Cell, Nirwana Cell, Pondok Phone Cell, Ina Cell, dan Nirwana Cell 2. “Tidak hanya ini saja, kami pun memberikan hadiah hiburan mulai dari kulkas, tv, hingga smartphone BlackBerry. Selain ini, ada banyak lagi apresiasi kami bagi outlet yang loyal menemani perjalann Indosat hingga sekarang. Setidaknya dengan reward yang diberikan mejadi bukti bila Indosat care terhadap mitranya,” pungkas Nazwir. (ren)

Telkomsel Buka Peluang Teknoprener Go Global

FOTO: IST/RADAR PALEMBANG

JAKARTA, RP – Telkomsel, kemarin (26/10) mengumumkan pembukaan program inkubator pertama dan terdepan ”Telkomsel Startup Bootcamp”. Program ini diperuntukkan bagi para penggiat bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang kreatif serta inovatif, agar dapat mewujudkan impian menjadi pebisnis berbasis dunia digital atau teknoprener yang kompetitif. Telkomsel menjalin mitra bersama SingTel Innov8 dan The Joyful Frog Digital Incubator (JFDI), dan akan menggelar “Telkomsel Startup Bootcamp” mulai 18 - 20 November 2011 di Jakarta. Workshop selama tiga hari ini akan menjadi ajang pelatihan bagi 100 peserta calon teknoprener muda dan pemula bisnis digital Indonesia, untuk bersaing di level global dengan memberikan pengetahuan serta bimbingan intensif dari mentor-mentor yang merupakan ahli dalam aneka industri. Peserta workshop akan dibagi dalam ke-

lompok beranggotakan 3-5 orang. Masing-masing kelompok akan berkompetisi melalui presentasi rencana bisnis yang inovatif. Tim yang memenangkan kompetisi akan mewakili Indonesia dalam program JFDI - Innov8 2012 Bootcamp intensif selama 100 hari di Singapura. Program lanjutan ini dimulai bulan Januari hingga April 2012. Peserta diminta mengimplementasikan rancangan prototipe bisnis berbasis digital yang sebelumnya masih dalam bentuk proposal presentasi. Telkomsel menyediakan apresiasi sebesar USD 30.000 kepada tim yang akan mewakili Indonesias di JFDI-Innov8 2012 Bootcamp, untuk mendukung implementasi dari rencana bisnis yang dibuat. Pada akhir program ini, 15 tim dari berbagai negara akan berlomba mempresentasikan hasil pengembangan rencana bisnis mereka di hadapan ratusan investor dari seluruh dunia. Sebagai operator seluler yang dipercaya oleh lebih dari 105 juta pelanggan di Indonesia, Telkomsel berkomitmen untuk selalu berupaya mengangkat potensi para calon wira usaha muda bidang TIK atau teknoprenur, khususnya dari

komunitas digital. Agar dapat menunjang kebutuhan masyarakat Indonesia akan layanan telekomunikasi ter-update. Melalui kompetisi bertaraf internasional meliputi Regional Asia Pasifik. “Telkomsel juga ingin membantu insan kreatif digital Tanah Air agar mampu bersaing serta memiliki nilai kompetitif yang tinggi di tataran global. Komitmen ini kami tuangkan dengan membawa pelatihan kelas dunia ke Tanah Air,” ujar Ririn Widaryani, deputy VP product lifecycle management Telkomsel. Yvonne Kwek, CEO Singtel Innov8 menyampaikan, kalau pihaknya gembira bermitra dengan Telkomsel menjalankan program Telkomsel Startup Bootcamp ini. Pemenang Bootcamp akan memperoleh pengalaman yang luar biasa dalam mengkristalkan dan menguji-cobakan ide-ide gemilang yang dimiliki serta kesempatan untuk memperolah akses dana awal untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Program Telkomsel Startup Bootcamp terbuka untuk 100 partisipan yang memiliki rencana ide bisnis berbasis digital. Program ini terbuka untuk mahasiswa dan karyawan yang berminat untuk membangun usaha sendiri. Media dan kelompok usaha kecil juga diharapkan dapat bergabung. Untuk memastikan kualitas Bootcamp selama tiga hari tersebut, Telkomsel mendatangkan ahli di bidang startup bisnis digital yang berperan sebagai mentor dan membimbing masing-masing kelompok, membangun produk, serta memberikan saran di luar produk seperti manajemen keuangan, marketing, rencana investasi hingga rancangan struktur organisasi. (rel/ren)


Kuliner Kito

RADAR PALEMBANG

Camilan Ringan Ramaikan Mall

P

erkembangan kuliner yang ada di dalam mall sekarang telah semakin baik dan lengkap. Semua tersedia mulai dari yang berat hingga ke makanan ringan yang sangat disukai semua kalangan pengunjung mall. Mayoritas penganan ini dinikmati sambil sekali lewat, lantaran tak menyediakan tempat makan khusus. PALEMBANG, RP – Seperti yang terlihat di lantai dua PS Mal,

di sana hadir aneka kios makanan ringan, yaitu MC D yang menyediakan es krim dan minuman seperti orange juice dan susu cokelat yang sangat disukai anak-anak. Tono, staf McD mengatakan, outlet ini telah ada sejak Palembang Square dibuka. Outlet di PS, es krim sundae chocolate dan strawberry, paling banyak diminati anak-anak hingga orang dewasa. “Selain itu juga, kami menyediakan es krim lain seperti ice cream coffee, choco top, mc float, serta yang terbaru yaitu mixed berries sundae,” ujarnya. Bukan hanya sajian es krim McD, ada juga penganan sosis yang juga menjadi salah satu favorit para pengunjung mall.

Dewi, pegawai Pink Queen, salah satu kios yang menyediakan sosis panggang dan es krim dengan berbagai topping ini menyebut, jajanan seperti ini sangat diminati. “Sosisnya yaitu daging ayam dan sapi tetapi kita tidak buat sendiri melainkan beli, karena di Palembang juga jarang yang buat sendiri. Dalam sehari jika pengunjung PS ramai seperti saat weekend, maka akan menghabiskan 400 hingga 500 sosis per hari. Sedangkan jika sepi tidak sampai 100 sosis,” ungkapnya. Dewi mengaku, sosis memang paling banyak diminati terlebih keluarga beserta anak-anaknya yang datang untuk belanja. Dengan hanya dipanggang dengan

dioles margarine serta dimakan dengan saos sambal, membuat banyak anak-anak dan orangtua menyukainya. Sama halnya dengan sajian jagung manis Pink queen. Tomiko, karyawan Pink Queen, jagung manis yang disajikan merupakan jajanan ringan yang diberi susu dan parutan keju. Dengan bentuk pack yang kecil dan murah meriah, sangat pas jika dinikmati sambil berkeliling PS Mall. “Kami juga menyediakan jajanan kue-kue tradisional tetapi sepi peminat, hanya sesekali saja yaitu ibu-ibu yang memang peminat kue seperti ini. Sedangkan jagung manis dan sosis memang paling disukai anak muda,” tandasnya. (rd1)

KAMIS 27 OKTOBER 2011 l HALAMAN 12

Resep hari ini

Sate Kerang

Bahan : - 500 gr Kerang hijau, kupas dan cuci bersih - 1/4 butir Kelapa, parut - Asam jawa secukupnya, larutkan dengan sedikit air panas - Tusuk sate secukupnya Bumbu Halus : - 10 butir Bawang merah - 5 siung Bawang putih - 10 bh Cabe merah

-

1 sdt Ketumbar, sangrai 1/2 sdt Jintan 1/2 sdt Merica butiran 2 sdm Gula merah Garam secukupnya

Cara Membuat : - Campur kelapa parut dengan air asam jawa dan bumbu halus. Aduk hingga tercampur rata. - Masukkan daging kerang, aduk rata. Diamkan 30 menit hingga bumbu meresap. - Ambil tusuk sate, tusukkan beberapa daging kerang dan lakukan hingga daging habis. - Bakar diatas bara api, sambil sesekali dioles bumbu hingga matang. Angkat dan sajikan. (rd1)


KAMIS 27 OKTOBER 2011 l HALAMAN 13

RADAR PALEMBANG

Sekeluarga Makan Onde-onde Berkuah F

Berdiri 300 Tahun Lalu PALEMBANG, RP – Tempat ibadah Tridarma di Sumatera Selatan jumlahnya puluhan namun yang paling lama berdiri yaitu Kelenteng Chandra Nadi Dewi Kwan Im yang terletak di Kelurahan 10 Ulu Palembang. Menurut Ketua Kelenteng Dewi Kwan Im Akik didampingi sekretarisnya Harun, SE MH, kelenteng ini telah berusia kurang lebih 300 tahun yang lalu atau sekitar abad ke tujuh. “Awal berdirinya, kelenteng ini hanya berbentuk gubuk namun secara bertahap di renovasi hingga berbentuk seperti sekarang,”katanya.

Akik juga mengatakan, kelenteng ini selalu ramai pada saat perayaan HUT Dewi Kwan Im yang jatuh pada tanggal 19 bulan dua penanggalan lunar, tanggal 19 bulan enam penanggalan lunar dan tanggal 19 bulan sembilan penanggalan lunar. Selain itu, kelenteng ini juga ramai pada saat perayaan Imlek. “Pada empat peristiwa tersebut, umat yang berkunjung tidak hanya umat Trudarma dari Sumsel dan Palembang tapi juga berbagai provinsi yang ada di Sumatera seperti Jambi, Bengkulu, Lampung dan Riau,”ujarnya. (sep)

Jalin Kerjasama dengan Tropicana Medical Center PALEMBANG, RP – Gebrakan yang dilakukan oleh PSMTI Sumsel sungguh luar biasa, selain akan mendata anggotanya untuk diberikan kartu tanda anggota (KTA) untuk mempermudah kemunikasi. PSMTI Sumsel juga menjembati 3 PSMTI Kabupaten/kota (Baturaja, Lahat dan Lubuklinggau) untuk menjalin kerjasama dengan dengan pusat pengobatan Tropica Medical Centre Selangor Malaysia. “Banyak kemudahan yang bisa didapat dari kerjasama ini, seperti bagi yang berobat akan

estival Dongzhi atau Perayaan Musim Dingin adalah satu dari perayaan penting masyarakat Tionghoa yang dirayakan pada siklus Dongzhi. Orang Tiongkok kuno membagi musim dalam satu tahun kedalam duapuluh empat siklus. PALEMBANG, RP- Menurut DR (Hc) Fauzi Thamrin, salah satu tokoh masyarakat Tionghoa Dongzhi adalah siklus ke-22, dimulai pada saat matahari berada pada posisi 270 derajat dan berakhir pada posisi 285 derajat yang biasanya jatuh pada tanggal 22 Desember kalender Masehi. “Di Indonesia tiap tanggal 22 Desember diperingati Hari Ibu, maka sekalian kaum ibu Tionghoa tua, biasa juga memadukan dengan perayakaan Dongzhi. Walaupun begitu, festival Dongzhi kadang

Fauzi Thamrin

jatuh pada tanggal 21 Desember, namun keumuman dunia diambil tanggal 22 Desember (khususnya di Taiwan dan Singapura), karena dekat dengan Natal (perayaan kaum Kristiani tiap tanggal 25 De-

sember), untuk mendekatkan cuti kerja,”kata Pria yang juga dewan kehormatan PSMTI Sumsel dan dewan penasehat Yayasan Insan Peduli Nusantara ini. Fauzi juga mengatakan, ketika siklus Dongzhi dimulai, pancaran sinar matahari akan terasa lebih lemah dan siang hari berlangsung lebih singkat. “Datangnya siklus Dongzhi ini oleh masyarakat Tiongkok dianggap sebagai ‘hari terakhir masa panen’ dan dirayakan dengan reuni keluarga pada malam hari yang lebih panjang dari biasanya,”katanya. Di malam pertemuan keluarga itu, biasanya sambil menyantap tangyuan (orang Jawa menyebutnya wedang ronde karena ada bulatan onde-onde) berwarna merah muda dan putih, berkuah manis sebagai lambang keutuhan keluarga, serta datangnya rejeki bagi mereka. “Awal mula perayaan ini berdasar pada filosofi Yin (dilambangkan warna hitam, makna mudahnya alam negatif) dan Yang (dilambangkan warna putih, arti gampangnya alam positif). Keseimbangan dan harmoni dalam alam

semesta. Setelah hari perayaan, maka siang hari berangsur- angsur menjadi lebih panjang, sehingga energi positif juga mulai mengalir masuk. Perlambang filosofi ini dalam masyarakat tionghoa adalah huruf dalam heksagram I-ching: fù (kembali lagi),”katanya. Awal festival ini mulai dirayakan adalah pada masa dinasti Han (206 Sebelum Masehi -220 Masehi) dan berlanjut hingga dinasti Tang dan Song (618- 1279 Masehi). Bangsa Han memperingati awal musim dingin ini sebagai Festival Musim Dingin dengan berbagai perayaan yang meriah. Hari pertama musim dingin menjadi hari libur nasional. Pada masa dinasti Tang dan Song, perayaan awal musim dingin ini dilengkapi dengan upacara penghormatan bagi para dewata dan leluhur. Kaisar akan berdoa kepada para dewata, sementara rakyat umumnya berdoa bagi arwah para leluhur. Pada masa dinasti Qing (1644-1911 Masehi) perayaan ini bahkan dianggap sama pentingnya dengan perayaan musim semi.

Secara turun-temurun, festival ini menjadi saat berkumpul bagi seluruh anggota keluarga dengan satu kegiatan utama yang dilakukan. Terutama bagi keluarga-keluarga di Tiongkok bagian selatan (termasuk pulau Hainan dan Taiwan) serta perantauan. Menikmati tangyuan atau wedang (minuman) ronde yaitu hidangan berbentuk bola-bola dari beras ketan yang melambangkan persatuan. Tangyuan dibuat dengan warna- warna yang cerah, masingmasing anggota keluarga mendapat setidaknya satu bola tangyuan berukuran besar, di samping beberapa lainnya yang berukuran kecil. Tangyuan ini ada yang tanpa isi, ada juga yang diisi kacang tanah tumbuk atau selai kacang merah. Di Semarang, kuah tangyuan biasanya berupa rebusan jahe dan gula, sehingga disamping manis juga menghangatkan badan. Kalau warga Tionghoa perantauan di Indonesia dominan menyebutnya Festival Dongzhi, di Semarang lazim disebut Sembahyang Ronde di Palembang sembahyang Onde-onde. (sep)

Cheng Ho Sambut Idul Idha

mendapat diskon, jemputan menuju hotel dan banyak lagi lainnya,”ungkap Kurmin Halim, Ketua PSMTI Sumsel, usai dilantik Jumat(21/10) di Ballroom Hotel Royal Asia. Nah, bagi anggota PSMTI ataupun masyarakat keturunan Tionghoa yang ada di tiga kabupaten/kota tersebut yang ingin berobat ke Rumah Sakit Tropica Medical Centre Selangor Malaysia silahkan datang ke PSMTI Kabupaten/ kota tersebut untuk minta rekomendasi. “Gebrakan ini di lakukan untuk membantu sesama,”ujarnya.(sep)

PALEMBANG, RP - Ketua PITI Sumsel H Ahmad Afandi mengatakan, pada Idul Adha mendatang Masjid Islam Muhammad Cheng Ho rutin menggelar pemotongan hewan kurban. “Idul Adha tahun lalu kurban yang di potong sebanyak 14 sapi dan 14 kambing dan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,”katanya. Hewan kurban tersebut merupakan pemberian dari pengurus PITI

Sumsel, yayasan masjid Islam Muhammad Cheng Ho dan umat muslim yang ada di Sumsel dan Palembang. “Idul Adha tahun ini kita harapkan sukses seperti tahun kemarin,”katanya. Mencapai Puluhan Umat Selain menceritakan tentang Idul Adha, pria yang akrab disapa H Didi ini juga menjelaskan jumlah muslim Tionghoa yang ada di Sumatera Selatan mencapai 5.000 orang.

“Keberadaan mereka tersebar di 15 kabupaten yang ada di Sumatera Selatan,”ungkap Ketua PITI Sumsel H Ahmad Afandi Sumsel. H Didi juga mengatakan, bagi warga Tionghoa yang masuk Islam di Masjid Cheng Ho di bawah pengelolaan PITI Sumsel, diberikan sertifikat (ijazah) sebagai bukti dan kepentingan administratif bagi yang bersangkutan sekaligus masuk dalam database PITI Sumsel.

“Mereka tidak hanya kita ajarkan mengaji, tapi juga diajarkan cara salat, berwudhu dan tauhid. Proses pembinaannya bisa langsung dimasjid Cheng Ho atau kita kirim guru ngaji kerumah mualaf tersebut,”katanya. H Didi juga mengucapkan syukur dengan keberadaan masjid Cheng Ho di Palembang kegiatan dakwah sangat terasa dan menjadi tempat rujukan bagi warga Tionghoa.

“Dahulu mungkin teman-teman ragu masuk ke masjid, tetapi dengan ada Cheng Ho warga Tionghoa mulai merapat,”ujarnya. Dia berharap kedepan muslim Tionghoa baik di Sumsel maupun Palembang untuk lebih membaur bersama warga muslim lainnya dan terlibat aktif dalam pembangunan di Sumsel sesuai dengan profesi dan kemampuan masingmasing.(sep)


P

Bisnis Sumsel

RADAR PALEMBANG

Bisnis ‘Nasi Kucing’ ala Waralaba Angkringan Pak Camat

B

ISNIS waralaba makanan kian beragam mulai dari kebab, pizza, bakso hingga makanan ringan. Semua menjual keunikan dan modal yang beragam dari yang paling murah Rp 5 jutaan hingga yang mahal hingga puluhan juta bahkan ratusan juta. Salah satu waralaba makanan yang unik adalah waralaba Angkringan Pak Camat. Waralaba ini menawarkan konsep makanan khas Yogyakarta serta angkringannya, ditambah pula dengan menu-menu bervariasi dan harganya yang sangat merakyat. Angkringan Pak Camat sendiri sudah menancapkan kakinya di Jogjakarta sejak sepuluh tahun yang lalu. Kini, Angkringan Pak Camat sudah mewaralabakan bisnis makanan khas angkringannya yang terkenal dengan menu nasi kucing, bihun cabe rawit, sate ayam, sate kikil, sate usus, tempe dan tahu bacem. Sebanyak dua outlet di Yogya dan delapan outlet di Jakarta sudah tersebar. Berminat menjadi mitra Angkringan Pak Camat? “Angkringan Pak Camat kita bawa dari Jogja untuk dikembangkan di Jakarta. Di Jakarta kan juga banyak orang Jawanya, karena itu kita makanan khasnya sudah dikenal. Jadi ketika dikembangkan kita bisa dapat kemudahan. Dari rasanya, semua sudah tahu, dan kita punya cara masak yang memang cukup enak, lezat, dan dari harganya memang merakyat. Sehingga setiap kalangan bisa menikmati sajian makanan khas Jogja dan angkringan. Pas untuk nongkrong menikmati suasana relaksasi setelah sibuk merasakan penat,” ungkap Deven, selaku Marketing Director Angkringan Pak Camat akhir pekan lalu.

FOTO: NET

WARALABA: Waralaba Angkringan pak Camat yang cukup diminati warga Yogja.

Dengan membeli brand Angkringan Pak Camat, anda bisa membuka usaha makanan angkringan khas Jogja. Seluruh menu makanan akan disediakan oleh Angringan Pak Camat setiap harinya dan siap dijual. “Yang berminat dan punya hobi masak, dan juga punya waktu. Dia bisa memasak menu Angkringan Pak Camat sendiri. Bisa juga nanti kita training untuk mengolah menumenu yang kita tawarkan. Karena konsep yang kita tawarkan kan masakan khas Yogya. Kita juga fleksibel, dalam arti kalau ada yang mamu mengembangkan dan menambahkan menu-menu lain, kita memperbolehkan. Tapi harus sesuai pakemnya, yakni ada nasi kucing, bacem, dan sebagainya itu harus ada, gak boleh gak ada. Kalau mereka mau nambah menu lain itu silahkan,” terang Deven. “Tapi kalau ada yang nggak mau repot, kita akan suplai menu kita, akan kita suplai,” tambahnya. Adapun keunggulan yang

diberikan adalah, makanan angkringan ini pasti ada pembelinya. Didukung dengan catatan banyaknya orang Jawa, seperti di Jakarta misalnya. Keuntungan yang diambil bisa mencapai 100% dan bisa menambahkan menu-menu lain. “Manage-nya pun sangat mudah, dan tingat resikonya rendah. Selama enam bulan sudah bisa BEP (Break Event Point),” lanjutnya. “Royalti Fee-nya kita kasih sebesar pada saat mereka sudah BEP, itu dari bulan ke tujuh, 3% untuk Angkringan Pak Camat sampai tiga tahun. Setelah itu, akan kita tanyakan apakah mereka mau memperpanjang atau tidak. Rata-rata omzet yang bisa diambil sekitar Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu sehari. Harga makanan yang dijual pun dari Rp 1.500 sampai Rp 3.000, bisa kenyang dan dapat duit banyak kan?” kata Deven. Jika berminat mencari peluang usaha di Angkringan Pak Camat, Deven mengatakan, pihaknya

menawarkan dua buah paket. Yakni paket Mandiri dan Paket Prima. Paket Mandiri ditawarkan dengan harga Rp 15 juta, dimana nantinya anda akan diberikan resep-resep ala Angkringan Pak Camat. Jika anda memiliki seorang karyawan, maka si karyawan akan dilatih untuk mengolah makanan. Atau mungkin anda yang ingin terjun langsung, dapat segera mengolah sendiri menu-menu yang ada sesuai resep yang diberikan. Sedangkan, Paket Prima Angkringan Pak Camat ditawarkan seharga Rp 25 juta. Segala resep maupun bahan baku akan disuplai langsung oleh Angkringan Pak Camat, begitu juga dengan trainingnya. Bedanya, kalau Paket Mandiri, anda harus membeli bahan bakunya sendiri. “Kita jelas bisa bersaing, buktinya kita sudah ada delapan outlet di Jakarta. Gak muluk-muluk, akhir tahun ini kita kejar target 30 outlet di Jakarta. Memang saat ini kita fokus mengembangkan di Jakarta,” tutur Deven. “Pokoknya, kalau kerjasama dengan kita, akan kita sediakan gerobak, perlengkapannya, tendanya, bangku, piring, ceret, dan segala yang disesuaikan dengan konsep Angkringan Pak Camat dan khas Jawa,” imbuhnya. Dengan sistem manajemen yang teratur, maka itu ini bisa dijadikan peluang usaha yang kompeten. Deven juga mengatakan, pasaran Angkringan Pak Camat terbilang ramai. Didukung dengan harga menu-menunya yang murah. “Sekarang, waralaba dengan makanan yang harganya saja mahal bisa ramai, bagaimana dengan ini yang harganya murah. Karena ini kan target pasarnya luas, dari mahasiswa, sampai kalangan kerja,” yakinnya. (nrs/qom)

Proyek Jalan Desa Ujanmas Lama Dipersoalkan MUARA ENIM, RP – Proyek pengaspalan jalan Desa Ujanmas Lama Kecamatan Ujanmas Kabupaten Muara Enim dipersoalkan DPRD Muara Enim. Pasalnya, jalan desa itu terkesan dikerjakan asal jadi oleh kontraktor. Namun, dikarenakan jalan desa itu masih dalam tahapan pengerjaan, pihak kontraktor diminta untuk memperbaiki pengaspalan jalan itu kembali hingga layak pakai sebelum diserahterimakan. Dari pantauan ke lapangan, pengaspalan jalan yang dilaksanakan oleh CV Rezeki Dinda yang menggunakan dana APBD Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2011 senilai Rp 1,027 miliar itu memiliki Nomor kontrak. 620/1165APBD/ BMP/ ME/ 2011 ternyata hanya memiliki ketebalan merata tak kurang dari 2 cm. Padahal, sesuai RAB proyek

pengaspalan itu seharusnya memiliki ketebalan 5 cm. Akibatnya, pada beberapa bagian badan jalan tak tertutup rapi, dan sebagian lagi lantai dasar jalan terlihat jelas. Selain itu, material pengaspalan yang digunakan juga tidak berkualitas, dan memakai batu krokos bulat yang seharusnya memakai batu split keseluruhan. Begitupun, pekerjaan finishing jalan itu pun tidak bergitu rapih sehingga terkesan asal-asalan. Kades Ujanmas Lama, Willian Husin kepada wartawan mengatakan, ia sendiri mendapatkan laporan dari warganya jika pengerjaan pengaspalan jalan di desanya itu dikerjakan asal jadi dan proses pengaspalan pada malam hari dengan menggunakan beberapa peralatan pengaspalan. Menurut informasi, kata Willian, seharusnya ketebalan aspal

jalan sepanjang 1,8 kilometer itu memiliki ketebalan merata 5 cm dengan lebar badan jalan 3 meter hingga 4,5 meter. Akan tetapi, kenyataannya banyak ruas jalan desa itu memiliki ketebalan kurang dari 5 cm. “Semalam (kemarin, red) mereka baru selesai bekerja. Kalau pengaspalan jalan seperti ini masyarakat tidak menerima, kan yang rugi masyarakat juga sebab tak akan lama aspal jalan ini pasti akan rusak dan kita harus mengajukan lagi pembangunannya,” ungkapnya, kemarin(26/11). PPTK PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Muara Enim, Ari Jonathan mengatakan, jika pihak kontraktor saat ini masih dalam tahapan pengerjaan, dan ia sendiri meminta pihak kontraktor agar pengerjaan jalan Desa Ujanmas Lama ini dikerjakan sesuai spesifikasi teknis yang

diperintahkan. “Kita minta ini diperbaiki lagi, nanti kontraktornya akan kita suruh perbaiki, sebab waktu terakhir pengerjaan 4 November 2011 nanti,” tukasnya. Sementara itu, di hari yang sama, kemarin(26/11), Anggota Komisi II DPRD Muara Enim, Nazuri SH dan Anggota DPRD Muara Enim asal Dapil Ujanmas, Faizal Anwar SE dihari yang sama juga melakukan pengecekan terhadap pembangunan jalan Desa Ujanmas Lama itu. Dalam kesempatan itu, Nazuri mengatakan, jika ia dari Komisi II DPRD Muara Enim yang membidangi masalah pembangunan telah melihat dan meninjau langsung pembangunan jalan itu. Ia sendiri meminta agar pihak kontraktor segera memperbaiki pembangunan jalan tersebut, selagi waktu pengerjaan masih ada. (yan)

Aktivitas Penyaring Limbah Karet Makin Eksis

Bisa Nabung Rp 35.000 per Hari

KAMIS 27 OKTOBER 2011 ● HALAMAN 14

BTS Seluler Banyak Tunggak Pajak Keberadaan Base Transceiver Station (BTS) atau tower pemancar telekomunikasi yang ada di Kota Pagaralam masih banyak nunggak pajak alias belum membayar kewajibannya selaku penyedia operator seluler (telekomunikasi, red) bagi ratusan ribu pelanggannya di Kota Pagaralam. PAGARALAM, RP – Demikian dikatakan Plt Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kota Pagaralam Novirzah SE didampingi Kasi Regulasi dan Kebijakan Nugroho, kemarin. “Dari 24 tower BTS telekomunikasi yang tersebar di lima kecamatan yang ada di Kota Pagaralam, 10 unitnya belum membayar pajak, padahal kita telah melayangkan surat peringatan kepada pihak perusahaan jasa telekomunikasi ini,” bebernya. Disebutkannya, 10 tower BTS

yang dimaksud terdiri dari, 4 unit milik Telkomsel. Yang tersebar di Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, Kerinjing Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara, Kelurahan Karang Dalo Kecamatan Dempo Tengah, Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagaralam Selatan. 4 tower milik Indosat berada di Kelurahan Tumbak Ulas Kecamatan Pagaralam Selatan, Kelurahan Perahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Kelurahan Atung Bungsu dan Perahu Dipo di Kecamatan Dempo Selatan. Selain itu, BTS Fren Kelurahan Curup Jare Kecamatan Pagaralam Utara. Dan BTS Central Gunung Gare. “Sejumlah tower yang berdiri menjulang di Kota Pagaralam ini didominasi penyedia operator seluler Telkomsel dan Indosat,” ucapnya. Diakui Novirzah, sumbangan dari pajak operator seluler ini cukup besar, untuk mendongkrak pendapatan daerah. Karena itu,

pihak perizinan tetap berupaya untuk memberikan teguran kepada pihak perusahan. “Kita telah satu kali melayangkan surat teguran. Jika masih tidak digubris hingga surat layangan ke tiga, akan diberikan tindakan tegas,” ujarnya menyebutkan pajak satu tower ini hingga Rp 45 jutaan. Pada kesempatan itu, dia juga menyinggung sumbangan dari KPPT Kota Pagaralam ini akan terus dioptimalkan. Namun, untuk ditahun ini, target pendapatan dari perizinan diyakini tidak melampaui target. Sebab, adanya pemberlakuan UU No 28/2009 tentang adanya penghapusan pajak dan retribusi. Diantaranya, SIUP, SITU, dan Jasa Kontruksi. “Target 2011 mencapai Rp 900 juta, namun hingga saat ini baru terealisasi sekitar 70 persennya saja,” urainya seraya menyebutkan hingga saat ini baru terlayani 16 perizinan di KPPT Kota Pagaralam. (rom)

Tenda Mini jadi Modal Usaha Termurah PALEMBANG, RP - Penggunaan tenda mini usaha kini semakin marak. Hanya dengan harga Rp 120.000 tenda atas dan tiangnya Rp 70.000 saja, sudah bisa buka lapak bebas panas dan hujan. Menurut owner Toko Indah Plastik Yonyu, penjualan tenda mini untuk usaha terus naik. Biasanya tahun lalu, per bulan hanya terjual 5-10 unit. Sekarang bisa tembus 30-47 unit. Bahkan, banyak warga dari daerah mulai borong. Ada yang untuk buka cafe sekolah, ada juga untuk jualan lapak di pasar. Sedangkan untuk konsumen perkotaan relatif sedikit. Menurut Yon, jenis tenda ini paling murah. Bahanya plastik dan agak tipis. Ada juga kualitasnya bagus, harganya bisa mencapai Rp 300.000 per unit. Tapi harus pesan lebih dahulu, sebab peminatnya jarang. Tenda-tenda mini, biasa ia ambil langsung dari suplier di Jakarta dan Bandung. Begitu juga tiangnya. Konsumen tinggal pilih, ingin tiang besi atau tiang kayu biasa, semuanya ada lengkap. Tren penggunaan tenda mini, baru sejak 2 tahun terakhir. Jika sebelumnya, jarang yang menjual. Sekarang sudah cukup banyak yang menjual di pasaran. Bahkan untuk julah diatas 50, bisa pesan lebih dahulu dengan uang muka 30 persen. Sementara itu, salah satu pengguna tenda mini, Adit, biasa

FOTO: ASIH

TENDA MINI: Tenda mini kini mulai digemari warga karena bisa membuka usaha dengan modal minim.

menjual aneka jenis jam dan ikat pinggang di kawasan Candi Welan, mengakui. Ia cukup terbantu dengan tenda mini. Selain teduh tidak panas. Juga cukup terhindar saat hujan turun tidak terlalu deras. Namun saat hujan deras, harus rela menutup tendanya dan pindah. Jika dipaksakan tenda melayang kena angin. “Modal saya waktu itu hanya Rp 500 ribu, beli tenda, juga barang yang akan dijual. Lapak hanya bayar harian Rp 10.000 ke pengelola,”kata Adit. Ia menyarankan, bagi usaha kecil, memang cukup memadai

jika menggunakan tenda mini ini. Selain cukup keren tidak terkesan kuno, juga murah. ”Pembeli senang, kalau tendanya bersih warna warni,”katanya tersenyum. Untuk menyewa kios ukuran 3x3 meter saja, per tahun sudah mencapai Rp 8-20 jutaan. ”Uang dari mana, untuk sewa aja sebesar itu. Bagaimana mau cari modal untuk beli barang,”jelasnya. Dengan tenda mini. Bisa juga berpindah lokasi sesuai yang diinginkan. Tenda tinggal lipat dan angkat saja. ”Simple dan gampang pokoknya,”kata Adit sembari mencontohkan. (ayu)

Listrik Padam Setiap Hujan Warga Keluhkan Tagihan Bengkak LIMBAH KARET: Warga sedang menjaring limbah karet dimana omzetnya perhari bisa menembus Rp 35 ribu. FOTO: ASIH

Meskipun baunya lumayan menyengat. Namun aktivitas para pengais limbah karet ini cukup membawa keberuntungan. Selain bisa membantu ekonomi keluarga sehari-hari. Juga bisa nabung untuk pendidikan anak-anak mereka. Asih Wahyu Rini Palembang BISA mengantongi rupiah Rp 30.000-35.000 per hari bagi seorang ibu rumah tangga sudah lumayan besar. Apalagi kerja mereka tidak terlalu menyita waktu. Sesekali bisa mulai pagi, siang, bahkan sore.Tergantung mood. Begitulah para pengais limbah dari pabrik karet di kawasan Gandus ini setiap harinya. Mereka biasa menyaring limbah pabrik

karet untuk dipilah dan diambil yang masih bagus. Meskipun hanya berupa kriwilan karet kecil-kecil hitam, tapi sangat berharga bagi mereka. Per kilogramnya bisa mereka jual Rp 2.000-3.500. Penadah tinggal ambil di lokasi penyaringan, di sungai-sungai kecil pinggiran jalan kawasan Gandus. Para penadah ini hilir mudik hampir setiap jamnya. Pertanda mereka siap mengangkut hasil penyaringan limbah kapanpun. Sebab, aktivitas para penyaring limbah ini, hampir ada di sepanjang kawasan pinggiran jalan. Hanya bermodal caping penutup kepala, ember dan alat penyaringan apa adanya, seakan menjadi geliat ekonomi tersendiri di kawasan pinggiran kota Palembang ini.

Siapa sangka, hasil limbah mereka saring, ternyata dijual oleh para penadah ke Jawa Timur juga Jakarta. Pabrik sandal karet, juga pabrik ember yang biasa dijumpai di pasaran berwarna hitam. Kondisi inilah disesali oleh para pengais limbah. ”Cobo kito punyo pabrik sandal dewe, pasti lebih enak. Jual limbah ini bisa langsung ke pabrik. Katonyo bisa lebih mahal bisa mencapai Rp 4.000-6.000 per kilogram limbah,”kata Tina, ibu rumah tangga sudah melakoni aktivitasnya ini sejak 3 tahun lalu. Bagi ibu-ibu seperti Tina, dengan anak 3, dimana suaminya hanya seorang penarik becak. Mengumpulkan uang hingga Rp 35.000 per hari sudah cukup besar. Selain cukup makan, juga

bisa nabung untuk biaya sekolah anak mereka masih SD. Meskipun senang. Tina dan teman-temanya, sering khawatir. Ditakutkan, potensi limbah pabrik karet yang biasa dibuang ke sungai pinggiran jalan dan bisa mereka kais, nantinya akan diolah dan dijual sendiri oleh pabrik. ”Pernah dengar, ada tehnologi pemilah limbah ini. Jadi yang bagus bisa dijual lagi. Kalau ini benar, kami tidak bisa lagi cari makan dari sini. Sebab pabrik akan jual sendiri limbahnya,”kata Tina. Di akhir cerita, Tina dan teman-teman berharap, bisa tetap melakukan aktivitas ini seterusnya. Jika ingin ditertibkan, mereka minta tetap dilibatkan sebagai pekerjanya agar tetap bisa makan. (ayu)

MARTAPURA, RP – Sejak beberapa waktu terakhir, warga OKU Timur sangat mengeluhkan pelayanan yang diberikan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Martapura. Hampir setiap hari selalu terjadi pemadaman baik pagi, siang maupun malam hari. Ironisnya kondisi ini telah berlangsung sejak lama. Pemadaman dilakukan PLN setiap kali hujan turun, baik hujan deras maupun hujan gerimis. Pemadaman yang dilakukan cukup bervariasi, terkadang padam beberapa detik kemudian

hidup lagi dalam beberapa detik begitu seterusnya hingga dalam beberapa jam. Kondisi ini jelas sangat meresahkan dan merugikan masyarakat, karena seluruh aktivitas menjadi terhenti saat pemadaman dilakukan. Apalagi pemadaman dilakukan tanpa ada pemberitahun terlebih dahulu kepada pelanggan. “Selain merusak peralatan elektronik, pemadaman tak teratur ini juga membuat tagihan listrik membengkak. Kalau sudah begini kami sebagai pelanggan jelas sangat dirugikan,” ujar Susanti (29) ibu rumah tangga warga Kumpul Sari Martapura. Disebut Susanti, akibat seringnya pemadaman yang dilakukan PLN, mengakibatkan mesin cuci

dan televisi miliknya menjadi rusak. “Saat diservis, menurut mekanik kerusakan akibat seringnya pemadalam yang dilakukan PLN. Selain itu juga akibat rendahnya daya listrik terutama di malam hari,”jelasnya. Kekesalan serupa juga diungkapkan Desi (30) warga yang sama. Menurut Desi, dirinya terkejut ketika mengetahui tagihan listriknya membengkak hingga mencapai Rp 800 ribu lebih. “Pemadaman yang dilakukan mengakibatkan tagihan listrik kami bengkak. Biasa tagihan kami antara Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu. Tapi sekarang bengkak jadi Rp 840 ribu. Kalau sudah begini kami sangat dirugikan,” keluhnya. (awa)

Mangga Arumanis Lagi Diminati PALEMBANG, RP – Memasuki musim penghujan beberapa toko buah yang ada di Kota Palembang mengalami penurunan omzet dan pasokan buah seperti yang terjadi di Toko buah Larissa yang ada di Jalan R. Sukamto Palembang. Dedi, Manager Larissa mengatakan penurunan tersebut sebesar 20% semenjak musim hujan datang. Cuaca memang salah satu penyebab penurunan pasar buah, karena jika hujan maka buah akan cepat busuk dan menurunkan kualitas. “Karena omzet menurun jadi pemesanan buah ke agen yang ada di Jakarta juga menurun seperti biasanya kita bisa pesan satu mobil penuh dengan jenis buah yang beragam sekarang hanya setengahnya saja karena hanya melengkapi stok dan jika musim penghujan maka tingkat konsumen juga menurun,” ujarnya. Untuk pasokan buah didapat dari agen Jakarta walaupun beragam jenis buah berasal dari berbagai Negara seperti Thailand, Korea, China, Jepang, Afrika, Australia. “Itu hanya jenis atau namanya saja, terkadang buah tersebut sudah banyak dibudidayakan di Jakarta dan Jawa. Di Larrisa ada bermacam buah seperti Kelengkeng dan Mangga yang berasal dari Thailand, Anggur merah USA, Pear Korea, Sunkist Neval Australia, buah Naga Vietnam, Apel Fuji, dan Mangga Arumanis yang datang dari daerah Jawa” paparnya. Tambah dia, mangga Arumanis sedang diminati sekarang karena cuaca dingin mangga menjadi salah satu pilihan buah yang dicari. Walau hujan tetapi pasokan buah tidak sulit didapat serta harga masih terbilang stabil. Seperti mangga Rp. 8400/kg dan promo untuk Apel lengkeng Rp. 16.900/kg, Pear cokelat Rp. 13.500/kg, Pear madu Rp. 12.500/kg. (rd1)


KAMIS 27 OKTOBER 2011 l HALAMAN 15

RADAR PALEMBANG

Menag : Prasmanan yang dipilih saat jemaah haji berada di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina). Alasannya, Kemenag telah mengubah kesepakatan tanpa memberitahukan mengeni perubahan katering yang semula disepakati boks ternyata menjadi prasmanan. Menanggapi hal itu, Suryadharma Ali yang akrab dipanggil SDA ini menyebutkan, ada dua pilihan mengenai katering di Armina yakni nasi boks atau parsamanan. Atas keduanya itu, dikaji tentang plus minusnya sebelum diputuskan. Jika pilih nasi boks, jelasnya,

Rektor IAIN

Dari Hal 9 ) ....................................................................................................

yang paling menonjol adalah kecepatan dalam menyajikan kepada jemaah serta tidak menimbulkan antren. Namun, sejauh mana higienitas dari makanan yang akan dinikmati itu, mengingat untuk memasak makanan yang akan dibagikan kepada 200 ribu lebih jemaah tentu bukan waktu yang pendek. Setelah itu, lanjutnya, membutuhkan waktu lama untuk mendinginkan dan memasukkan ke boks. “Belum lagi mempertimbangkan waktu yang menyangkut daya tahan nasi boks itu hanya beberapa jam supaya

tidak basi. Ini yang menjadi pertimbangan mendasar atas putusan prasmanan,” kata Suryadharma. Ia tidak membayangkan kalau jemaah akhirnya harus memakan nasi boks yang sudah dalam kondisi tidak higinies. Hal ini, tutur Suryadharma Ali, tentu akan menimbulkan risiko kesehatan bagi jemaah karena menyantap makanan basi sehingga pencernaannya bisa terganggu dan mudah menyebabkan diare. “Coba bayanghkan bagaimana dalam situasi puncak haji di Arafah yang MCK-nya terbatas,

jamaah haji kita terkena diare. Jangan sampailah terjadi,” tutur Suryadharma Ali seraya menambahkan, untuk nasi boks cukup mudah bagi muassasah, misalnya jika ada 1.000 jamaah cukup 1.000 telor. Beda dengan prasmanan, pasti dilebihkan jumlahnya karena ada yang mengambil satu atau dua. Hal ini meski harus melakukan antrean yang cukup panjang. “Namun, risiko ini harus diambil ketimbang jamaah haji kita sakit,” tandas Suryadharma Ali yang juga Amirul Haj ini. (mch)

Dari Hal 9 ) ........................................................................................................................................

embarkasi Palembang hingga tahun 2019 nanti. Selain itu, Aflatun juga mengimbau kepada seluruh jemaah untuk selalu menjaga kebersamaan kekompakan, memelihara keutuhan sesama kloter, rukun dan sapa walau berbeda daerah asal. “Senantiasa meningkatkan

intelektual selama berada di Mekkah,” tambahnya. Kloter 21 ini merupakan gabungan dari jemaah asal Palembang dan Ogan Komerin Ulu Timur. Data risti untuk kloter 21 sebanyak 262 orang, 153 wanita dan 109 pria. Sementara yang mengalami risti karena usia se-

Imbau Jaga Kondisi Diakui, masih banyak jamaah yang tertipu karena terbuai dengan niat baik orang yang akan menolong, apalagi menawarkan dengan bahasa daerah yang dipahami jamaah. “Jangan mudah percaya

Tangkal Haji

banyak 157 orang, 80 wanita dan 77 pria, resiko tinggi karena sakit sebanyak 105 orang, 73 wanita dan 32 pria. Setelah keberangkatan Kloter 21 ini, tersisa 1 kloter yang belum berangkat, rencananya hari Jumat nanti akan diberangkatkan ke Tanah Suci.

Sementara itu, menurut Kakanwil Kemenag Sumatera Selatan Najib Haitami setelah semua kloter diberangkatkan baru panitia akan melakukan evalusai mengenai penerimaan dan pemberangkatan jamaah calon haji serta persiapan pemulangan jemaah haji. (rd3)

Dari Hal 9 ) ..........................................................................................................

dengan orang yang menawarkan bantuan,” tegas Menag. Data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (siskohat) Kementerian Agama menunjukkan, jumlah jamaah Indonesia yang sudah sam-

pai di Arab Saudi hingga Rabu (26/10) pukul 10.50 waktu Arab Saudi (WAS) atau 14.50 WIB sudah mencapai 81,23 persen atau sebanyak 164.253 orang dari 484 kelompok terbang. Semen-

tara jamaah yang sudah berada di Mekah mencapai 151.520 orang dari 375 kloter, dan jumah yang wafat 58 orang terdiri 56 orang dari jamaah reguler dan dua orang haji khusus. (mch)

Dari Hal 9 ) .....................................................................................................................................

Agama Suryadharma Ali kepada pers di Kantor Misi Haji Indonesia Mekah, Rabu. Dikatakan menag, memang harus ada tindakan tegas dari pemerintah kepada pihak yang selama ini memberengkatan jamaah haji melalui jalur nonkuota, mengingat selama ini jamaah yang dikirim justru terlantar saat berada di Mekah. Menurutnya, selain sering ditemukan jamaah yang terlantar sebenarnya jamaah haji nonkuota itu “memakan” hak para jamaah haji yang berangkat secara resmi, baik jamaah haji khusus atau reguler, terutama saat nanti wukuf di Armina (Arafah, Muzdalifah dan

Mina) pada puncak haji. “Saat di Arafah mereka menempati tenda jamaah haji reguler dan khusus disamping ikut makan makanan yang menjadi jatah haji resmi. Nah, di sini para penyalur mereka membiarkannya,” kata Suryadharma. Menag juga mengatakan, padahal jamaah haji nonkuota selama ini membayar biaya untuk berangkat sangat mahal, yang besarnya bisa mencapai Rp60 juta hingga Rp70 juta atau dua kali lipat dibanding haji reguler. “Jamaah nonkuota itu sebenarnya bukan orang miskin tapi kaya karena mereka membayar jauh di atas biaya haji reguler

yang telah Kemenag tetapkan,” kata Suryadharma Ali. Menag saat tiba di Kantor Misi Haji Indonesia melihat seorang jamaah pria menggunakan ihram sedang duduk dengan wajah tampak letih. Suryadharma pun menemui dan menyapa jamaah tersebut “dari kloter mana pak,” katanya sembari menyalami. Ditanya oleh menteri agama, jamaah yang diketahui bernama Abdul Sagi (65) dari Malang, Jawa Timur, tampak gugup karena tidak tahu harus menjawab dari kloter mana. Setelah ditelisik lebih lanjut oleh menag dan petugas Panitia Penyeleng-

gara Ibadah Haji (PPIH) baru diketahui bahwa dia adalah wartawan nonkloter dan bukan pula jamaah haji khusus. “Saya tak bisa pulang ke pondokan sehabis umrah,” katanya yang mengaku tidak tahu di mana pondokannya Melihat ditemukannya jamaah nonkuota yang kesasar, menag mengatakan Sagi adalah salah satu anggota jamaah non kuota. “Ini adalah satu kasus yang menunjukkan bahwa haji nonkuota bisa menimbulkan masalah. Kasihan khan si jamaah apalagi sudah tua kalau sampai terlantar seperti ini,” kata Menag. (mch)

Jumat Awal Zulhijah Bulan sabit akan terlihat di daerah gelap, jauh dari bangunan, cuaca cerah dan tanpa awan, debu, asap, ataupun polusi lain yang mengotori langit. Sementara itu, mengantisipasi lonjakan kebutuhan akan transportasi yang menghubungkan pemondokan jemaah dan Masjidil Haram, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Mekah mengeluarkan edaran mengenai jadwal antaremput bus. “Menjelang puncak haji sekarang ini, jumlah jemaah kian padat. Keinginan jemaah untuk beribadah di Masjidil Haram juga tinggi. Karena itu, kebutuhan akan sarana transportasi yang menghubungkan pemondokan jemaah dengan Masjidil Haram pun menjadi tinggi,” kata Kepala PPIH Daker Mekah Arsyad Hidayat saat

Jemaah yang Wafat (64), kloter 53 Surabaya, asal Sekaran, Lamongan, Jatim. Wafat di pemondokan, Mekkah, tanggal 25 Oktober 2011, dimakam di Syaraya, mekkah. 5. M SALEH YUSUF BIN M YUSUF USMAN (58), kloter 19 Palembang, asal Ilir Timur II, Palembang, Sumsel. Wafat di RSAS Mekkah, tanggal 25 Oktober

Tahun Depan kembali ke pemondokan,” ujarnya. Ketika disinggung mengenai penambahan jumlah kuota jemaah untuk tahun depan Najib

Ingin Cium

Dari Hal 9 ) .......................................................

rapat evaluasi persiapan haji di Mekah, Senin lalu. Saat ini saja situasi transportasi di sekitar Masjidil haram sudah sangat padat sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas. Padahal jumlah jamaah Indonesia yang berada di Mekah baru mencapai sekitar 130.000 orang dari total jemaah musim haji tahun ini sebanyak 221.000 orang. Untuk mengantisipasi kelancaran transportasi bus dari pondokan ke terminal Bab Ali di Masjidil Haram, PPIH Daker Mekah telah mengeluarkan jadwal keberangkatan dan kepulangan transportasi bus dari pondokan menuju Masjidil Haram dan sebaliknya. Dengan itu, diharapkan kepadatan massa di terminal Bab Ali dihindari. “Dengan adanya jadwal ini,

jemaah yang berangkat maupun pulang dari Masjidil Haram tidak perlu terlalu berdesakan di terminal,” kata Arsyad. Penumpukan jemaah paling sering terjadi, terutama menjelang dan selesai shalat Dzuhur, Ashar, dan Isya. Pada waktu-waktu tersebut, bukan saja jemaah asal Indonesia, jemaah dari negara-negara pun berbondongbondong menuju Masjidil Haram dan sebaliknya. Arsyad mengimbau jemaah agar jika selesai shalat Isya tidak buru-buru pulang ke pemondokan, melainkan menyempatkan diri berdoa atau melakukan ibadahibadah lain hingga pukul 21.00 atau 22.00. “Saat itu terminal sudah mulai sepi. Dengan demikian, jemaah tak terlalu berdesak-desakan,” katanya.(mch)

Dari Hal 9 ) .........................................................

2011, dimakamkan di Syaraya, Mekkah. 6. RIDWAN BIN SAIDAN (55), kloter 10 Surabaya, asal Surahdami, Bondowoso, Jatim. Wafat 25 Oktober 2011, di pemondokan Mekkah, dimakamkan di Syaraya, Mekkah. 7. SULASMI BINTI KUSNAN (56), kloter 36 JKS, asal Aren Jaya,

Bekasi Timur, Jabar. Wafat di Masjid, Mekkah, tanggal 25 Oktober 2011, dimakamkan di Syaraya. Jemaah yang wafat tersebut, terdiri dari 40 pria dan 14 orang wanita. Usia jemaah yang wafat, di atas 60 tahun 35 orang, 50-59 tahun 15 orang, 40-49 tahun 3 orang, dan dibawah 40 tahun 1 orang. (mch)

Dari Hal 9 ) ................................................................................. mengatakan, akan disesaikan dengan sensus penduduk. “Satu jemaah berbanding 1.000 penduduk, tetapi jika bisa ditempuh dengan jalan

lain kita akan mengusahakan penambahan kuota, mengingat banyaknya masyarakat untuk berangkat ke Tanah Suci,” tandasnya. (rd3)

Dari Hal 9 ) ...........................................................................................

28 juni 1968, sekarang tinggal di Sukaraja OKU Timur, mengawali pendidikan di madrasah ibtidaiyah di Sukaraja selesai tahun 1982, setelah itu melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah Nurul Huda Sukaraja selesai tahun 1985 kemudian melanjutkan Madrasah Aliyah Nurul Huda juga di Sukaraja selesai tahun 1988. Mengawali karier sebagai guru Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar, kemudian pada tahun 2004 di angkat manjadi Kepala Madrasah Aliyah Nurul Huda hingga tahun awal tahun 2011. Pada tahun 2011 dialihkah tugasnya sebagai Sekretaris Pen-

gawas SD dan MI se-Kabupaten OKU Timur hingga sekarang. Menurut Muarif, pada hajinya yang pertama tahun 2009 gagal memenuhi keinginan khususnya untuk mencium batu Hajar Aswad sebanyak tiga kali. Keinginannya itu terhalang oleh banyaknya jemaah yang mencium dan mendekati Hajar Aswad. “Pada pelaksanaan haji tahun ini kembali saya akan melakukan hal yang sama, yaitu mencium Hajar Aswad kali ini harus berhasil, kalaupun tidak berhasil berarti pada tahun-tahun mendatang Allah SWT menyuru saya kembali lagi ke Mekkah melaksanakan

haji, hingga saya berhasil baru saya puas dan tidak memikirkan lagi untuk berangkat ke Tanah Suci,” tambahnya. Hajar Aswad terdiri dari delapan keping yang terkumpul dan diikat dengan lingkaran perak. Ia memiliki aroma wangi yang unik. Ketika umrah atau haji, umat muslim berebut menciumnya mengikuti tuntunan Nabi Muhammad. Yang pertama kali meletakkan Hajar Aswad adalah Nabi Ibrahim AS, sejumlah orang menduga, batu itu adalah meteorit, namun dari mana pastinya batu itu berasal masih jadi perdebatan. (rd3)


REDAKSI TELP EXT FAX

ONLINE Iklan Sirkulasi

: (0711) 361638 : 815 : (0711) 362452

: (EXT 805) : (EXT 803)

Radar Sumsel

KAMIS 27 OKTOBER 2011 Terbit 16 Halaman Harga Eceran Rp. 2.000

INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

Gara-gara Jalan Macet

Warga Curhat ke Bupati LAHAT, RP – Mirisnya kondisi ruas jalan penghubung di Desa Wanaraya Kecamatan Kikim Barat membuat masyarakat mengeluh dan merasa terisolasi, apalagi dengan cuaca hujan seperti saat ini kondisi jalan yang berlumpur membuat warga terpaksa berendam dan tidak dapat keluar lokasi dengan kendaraan baik roda dua maupun roda empat, sehingga warga mengadu kebupati untuk segera dilakukan perbaikan jalan tersebut. Menurut Usi (38), warga Desa Wanaraya mengatakan sangat mengharapkan agar jalan di desa mereka segera diperbaiki karena selain merupakan akses utama, kondisi mereka seperti terkurung disaat musim hujan karena tidak bias dilintasi oleh kendaraan dan menjadi penghalang untuk beraktivitas. “Awal tahun 2010 jalan tersebut mulai rusak dengan lumpur tanah kuning sebatas lutut, kami dak biso bebuat apo-apo, nak beli kebutuhan bae sulit. Musim kemarau jugo paya, debu dimano-mano, ujung-ujungnyo banyak uwong batuk,” ujarnya. Senada Iskandar (45) mengungkapkan, akibat rusaknya jalan tersebut dirinya merasa roda perekonomian tidak berjalan, apalagi bagi mereka H Saifudin Aswari yang hendak pergi kekebun diluar desa, selain itu anak – anakdan guru juga ibarat hidup dimasa lalu dengan pergi ke sekolah tanpa mengenakan sepatu karena kondisi jalan yang becek bak kubangan kerbau. “Karena saat turun hujan, anak sekolah terpaksa melepaskan alas kaki mereka, untuk menuju sekolah ataupun sebaliknya. Jadi makmano kami nak maju kalu jalan be susah dilewati serta keluar rumah be malas,”imbuhnya. Terpisah, Camat Kikim Barat Drs Syamsul Bahri membenarkan, adanya keluhan warganya yang telah lama merindukan jalan yang bagus dan bisa dilintasi, sehingga dengan adanya dialog dengan bupati setidaknya dapat memberikan angin segar bahwa daerah mereka sangat diperhatikan. Sementara itu, Bupati H Saifudin Aswari menyatakan, akan segera melakukan pembangunan jalan sepanjang 6 kilometer di desa tersebut, dan saat ini pihaknya terus mengusahakan pembangunan yang merata. Dan warga desa Wanaraya harus dapat bersabar karena semua sedang diusahakan.“Dengan dialog seperti ini, kami dapat mengetahui langsung apa yang menjadi permasalahan masyarakat,”pungkasnya. (man)

Arus Lalin Lahat Diubah Semrawut dan Menimbulkan Kemacetan Arus jalan sepanjang kota Lahat menuju Pagaralam, Empat Lawang dan Lubuk Linggau yang dikeluhkan akibat kesemerautan dan tidak teraut jengan jelas menjadi sorotan dari seluruh lapisan masyarakat. Sehingga dengan kondisi yang demikian membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat gerah dan mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) untuk bergerak dan berbenah.

LAHAT,RP – Kepala Dishub Lahat Des Syarifudin mengatakan, perombakan ruas jalan yang dilakukan berdasarkan dari instruksi Pemkab dan Provinsi. Dan titik jalan yang akan dirombak adalah Jalan Mayor Ruslan yang disinyalir sering terjadi kemacetan, apalagi jika ada mobil yang parker sembarangan, bahkan pihaknya juga berencana untuk mengubah sisitem parkir jalan raya yang hingga saat ini masih tidak tertata dan terkesan ilegal. “Kita berusaha untuk mengurai kemacetan. Makanya kita lakukan rekayasa lalulintas untuk mengatasi hal ini (kemacetan). Jalan yang semula dua arah, akan kita jadikan satu arah, begitu juga lokasi parker dan juru parkir (Jukir),”ujarnya. Dijelaskannya, dalam perubahan arah tersebut ruas kendaraan yang berasal dari simpang empat Pasar Lama dilarang masuk ke jalan Mayor Ruslan, melainkan langsung

lurus ke arah bawah Pasar Lama. Kemudian berbelok ke kekanan arah Jalan Inspektur Yazid kemudian langsung ke arah rumah sakit. Sedangkan kendaraan dari arah RSUD Lahat masih tetap diperkenankan langsung lurus menuju Simpang Empat Pasar Lama. “Jadi kendaraan dari arah Simpang Empat Pasar Lama tidak melewati Pasar Lematang. Kendaraan justru lewat di bagian belakangnya, begitu juga dengan Jukir akan ditempatkan petugas dengan identitas lengkap,”imbuhnya. Sementara itu, Kapolres Lahat AKBP Benny Subandi,Sik melalui Kasat Lantas AKP Al jupri menuturkan, sangat mendukung dengan adanya perubahan rute jalan raya, karena selama ini kondisi jalan terutama disaat jam kerja selalu macet, dan demikian masrakat tidak lagi melakukan pelanggaran lalu lintas yang bisa menimbulkan kemacetan. (man)

Siagakan 42 Personil JALAN DIUBAH: Ruas Jalan Mayor Ruslan yang rencananya akan diubah menjadi satu arah.

2011 Ditemukan 4 Kasus DBD LAHAT, RP – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) H Muzakir, mengatakan, berdasarkan hasil temuan dilapangan bebrapa waktu lalu, pihaknya menemukan kasus Demam Berdarah Dangue (DBD) dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat. Namun warga yang terserang penyakit tersebut bukan warga asli Lahat melainkan warga luar daerah. “Karena itu kita lakukan pencegahan dengan berbagai cara kesehatan, agar tidak menyerang penduduk local. Apalagi sepanjang 2011 ada empat kasus DBD yang ditemukan diRSUD Lahat yang semuanya warga luar daerah,”ujarnya. Dijelaskannya, warga yang terserang DBD adalah memang warga Lahat namun berdomisili diluar daerah dan ketika pulang kekampung halaman barulah diketahui jika mereka terserang penyakit tersebut. Dan pihaknya baru mengetahui datanya saat mereka melakukan pengecekan ke RSUD Lahat. “Meski daerah kita bukan

daerah rawan DBD. Kami tetap menekankan agar masyarakat lebih meningkatkan hidup bersih, karena kunci bebas DBD atau penyakit lain, cuma kebersihan. Foging yang kami lalukan juga hanya membunuh nyambuk dewasa,”imbuhnya. Untuk itu, pihaknya minta agar warga segera melaporkan atau memeriksa kesehatan jika mulai terkena demam yang tak kunjung sembuh. Apalagi dengan kondisi cuaca yang mulai tidak menentu sehingga sangat rentan terserang DBD. Dan warga harus lebih memperhatikan kondisi kebersihan lingkungan karena jika kotor maka bibit penyakit seperti nyamuk akan dan lainnya akan mengintai. “Sejak beberapa bulan terakhir, kami gencar melakukan fogging di seluruh wilayah Kabupaten Lahat, dengan harapan dapat memberikan kenyamanan kepada warga desa agar terhindar dari penyakit yang bisa merugikan mereka,”ucapnya.(man)

PAGARALAM,RP –Sedikitnya 42 personil gabungan akan diterjunkan jajaran Satlantas Polres Pagaralam dibantu Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Pagaralam untuk mengamankan rute pawai pembangunan Mobil Hias. Jumlah personil yang diterjunkan ini akan melakukan Pam Rute atau bersiaga di 19 titik lokasi lintasan mobil hias yang dilaksanakan pada Sabtu (29/10) mendatang. “Kita akan menerjunkan seluruh personil satlantas, menyiagakan di simpul jalan (persimpangan) sepanjang rute pawai mobil hias nanti. Selain itu, kita juga dibantu oleh personil dari Dishubkominfo untuk melakukan PAM rute,” jelas Kapolres Pagaralam AKBP Abi Darin SH melalui Kasat Lantas Iptu Wawan, kemarin. Diakuinya, pengamanan sepanjang rute pawai mobil hias ini tidak lain, agar pelaksanaannya bisa berjalan tertib dan aman. Soalnya, jika tidak menempatkan personil di setiap persimpangan jalan dikhawatirkan arus lalin di setiap simpul jalan bisa mengganggu jalannya pelaksanaan pawai yang diikuti tamu dari daerah luar Kota Pagaralam. Disebutkannya, start pawai mobil hias di mulai dari kawasan Air Perikan Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan. Yang mana arak-arakan mobil hias peserta akan melewati

kawasan Tanjung Cermin, Tanjung Payang menuju Simpang Manna, lalu ke Alun-alun. “Sepanjang rute ini, akan kita sterilkan dari arus lalin kendaraan bermotor pada saat pelaksanaannya nanti. Sehingga jalannya pawai mobil hias ini tidak ada hambatan,” tegas Andi mengimbau kepada masyarakat untuk bisa turut berpatisipasi untuk menyukseskan jalannya rangkaian kegiatan Festival Bungan Nusantara ini. Terpisah Kadis Budaya dan Pariwisata Drs H Sukaimi BA melalui kabid seni dan Budaya M Hemi Se MM mengungkapkan, sedikitnya 15 putri bunga perwakilan dari 15 daerah di Nusantara ini ambil bagian dalam kegiatan Ta’aruf (perkenalan) antar peserta. Perkenalan para putri bunga ini di helat di Aula Hotel Dharma Karya Kota Pagaralam malam kemarin. “Putri Bunga sendiri diikuti 15 utusan dari berbagai daerah yakni seperti dari Tomohon, Bangka, Batam, Bandung, Semarang dan sejumlah daerah dalam propinsi Sumsel,” bebernya. Rencananya, para peserta putri bunga juga akan melakukan penanaman di Objek Wisata Tebat Gheban, guna mendukung program Pemkot Pagaralam dalam melakukan penghijauan. Serta pada kegiatan ini sekaligus ramah tamah antar para peserta dengan Walikota Pagaralam, yang akan dilaksanakan pada Kamis (27/10) besok. (rom)

Polres Diserbu Ribuan Anak TK PAGARALAM,RP - Pembukaan kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) yang dilaksanakan di halaman Mapolres Pagaralam antusias diikuti ribuan anak-anak TK dan Raudatul Adfal (RA) se Kota Pagaralam, kemarin (25/10). Adapun agenda Polsanak ini meliputi, bernyanyi dan bemain dengan mengenalkan rambu-rambu lalulintas. Membunyikan peluit, 12 gerakan lalulintas, taat berlalulintas, lomba menggambar, dan mewarnai, serta keliling bersama polantas. Kapolres Pagaralam AKBP ABi Darrin SH didampingi Kasat Lantas Iptu Andi Wawan Susanto SH, sejak dini anak-anak dibekali dengan pengetahuan, mental, dan disiplin yang tinggi, khususnya juga di bidang lalulintas. “Anak usia dini yakni meraka yang masih belajar di taman kanakkanak atau RA adalah asset bangsa, yang nantinya sebagai penerus bangsa di masa akan datang,” ujarnya. Terpisah Ketua Ikatan Guru TK Indonesia - Guru Republik Indonesia (IGKTI-PGRI) Kota Pagaralam Rita Indriyani SPd mengatakan pihaknya merespon positif dengan adanya polsanak yang digelar Satlantas Polres Pagaralam. “Mereka nantinya bermain sambil belajar mengenali rambu lalulintas serta sejak dini memahami tertib dan disiplin berlalulintas, ” pungkas. (rom)


RP2_27102011