Issuu on Google+

ONLINE TELP FAX

: (0711) 361 638 : (0711) 362 452

HOTLINE REDAKSI IKLAN SIRKULASI EO

: : : :

EXT 815 / 0711 - 3021002 EXT 805 / 0711 - 3021003 EXT 803 / 0711 - 3021004 EXT 812 / 0711 - 3021005

Bisnis Sumsel RADAR PALEMBANG l HOLIDAY MINGGU KE - 4/XI/2012 l HALAMAN 9

13.500

800

Rp 490.000/gram Rp 3.300.000/suku

9.000

Per 22 November

TERBIT 16 HALAMAN Harga eceran Rp 3.000

Per 22 November

Per 22 November

Per 22 November

Per 22 November

Pahri Minta Proyek Dikebut Jalan Penghubung Ulak Mas - SP6 Rusak Berat

Dianggarkan Rp 800 Juta, Belum Terealisasi LAHAT,RP – Perbaikan jalan penghubung Desa Ulak Mas Trans Senabing menuju SP6 Kecamatan lahat yang diharapkan masayrakat sekitar nampaknya akan kembali menuai kekecewaan. Pasalnya, hingga kini meskipun dana sebesar Rp 800 juta yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) telah di anggarkan, namun hungga kini belum juga direalisasikan. Menurut ketua Dewan Perwakilan Rakyat Dae✑ Ke halaman 15

Diwarnai Skorsing

Deru Instruksikan SKPD Percepat Proyek SUMSEL, RP - Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Pahri Azhari melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah proyek yang dikerjakan di dalam kota Sekayu, kemarin. Sedikitnya ada delapan titik menjadi target perhatian ketua DPD PAN Muba tersebut. Kedelapan titik tersebut meliputi seperti proyek eks penjara, pembangunan pusat kuliner disamping KDI, kantor dinkes, kantor dinas koperasi UMKM dan pengelolaan pasar, penimbunan lahan untuk gedung serba guna dekat wisma atlet, pasar terminal randik, hutan kota di wilayah teladan dan renovasi kantor bupati Muba.

MUARADUA, RP – Paripurna membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Rancangan Perioritas Plafon Anggaran Sementara (RPPAS) diwarnai skorsing selama 15 menit. Gara-garanya separoh lebih anggota DPRD tak hadir membuat sidang paripurna tak quorum. Tidak diketahui persis alasan ketidak hadiran lebih separuh dari anggota dewan itu, namun ✑ Ke halaman 15

Keluarkan Tenaga Handal H Pahri Azhari

H Herman Deru

Dalam tinjauannya Pahri didampingi dinas terkait seperti Kepala Dinas PU Cipta Karya, Zainal Abidin dan Kepala Dinas PU Bina Marga, Suhaimi. Ada

juga Kepala Dinkes, Sriwijayani, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Pengelolaan Pasar, Agendel Azim, Kepala dinas Kehutanan, ✑ Ke halaman 15

MUSIRAWAS, RP – Kepala Disnakertrans Mura, Murtin menjelaskan keberadaan balai latihan kerja (BLK) Bengkel Otomotif nantinya diharapkan akan mampu menelurkan kualitas tenaga Insinyur yang handal. Meskipun tenaga mereka nantinya masih harus melalui pelatihan sebelum terjun ke dunia usaha sehingga memberikan peluang kerja ✑ Ke halaman 15


11

RADAR PALEMBANG, EDISI HOLIDAY MINGGU KE-4/XI/2012

Telkomsel Siapkan Layanan Live Streaming MENDUKUNG kesuksesan penyelenggaraan event Water ski and Water board World Cup 2012 Telkomsel meningkatan kapasitas jaringan di kawasan Kompleks Jakabaring Sport City (JSC). Telkomsel menambah enam Base Transceiver Station (BTS) serta penyediaan layanan akses internet nirkabel (Wi-Fi) gratis di lokasi Media center.

PALEMBANG, RP - Head of Sales and Customer Care Region Sumbagsel Division Syaiful Bachri mengatakan, Telkomsel menghadirkan Teknologi terkini dengan layanan internet cepat yang mampu mendukung kecepatan upload/download stabil maksimal hingga 14,4 Mbps dengan kemampuan menghandle trafik 10.000 pelanggan di venue. “Dengan apa yang diberikan Telkosmel tersebut, diharapkan mampu memberikan kenyamanan untuk layanan voice, SMS, MMS, browsing internet maupun Video Call,” ungkap dia. Gelaran event berskala International Water ski And Water board World Cup 2012 mempertemukan para atlet Ski Air Internasional yang diikuti oleh 26 negara peserta. Seluruh kegiatan perlombaan dapat dinikmati oleh warga Palembang

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

IST/RADAR PALEMBANG

LAYANAN : Telkomsel meningkatan kapasitas jaringan di kawasan Kompleks JSC dalam rangka mendukung kesuksesan penyelenggaraan event Water ski and Water board World Cup 2012. maupun pelanggan yang berada di luar kota Palembang melalui Live Streaming Telkomsel.“Kami dukung penuh event internasional ini dengan menghadirkan layanan terbaik, kami juga turut menyiagakan team kami untuk memantau terus trafik komunikasi agar tetap dapat melayani dengan baik selama acara berlangsung,” tambah dia. Khusus layanan data, Palembang merupakan salah satu Broadband City. Untuk menjamin kenyamanan seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir, Telkomsel menyediakan layanan Broadband Clinic disekitar lokasi kegiatan yang berfungsi untuk membantu pengunjung yang diperki-

rakan sebanyak 3.000 orang dari 26 Negara.Selama penyelenggaraan kejuaraan Dunia Ski Air, Telkomsel juga membuka booth pelayanan yang berlokasi di area JSC. Para pengunjung bisa melakukan aktivasi layanan international roaming, membeli kartu perdana dan voucher isi ulang pulsa, serta memperoleh beragam informasi seputar produk dan layanan Telkomsel. “Inilah bentuk totalitas kami selaku penyedia jasa layanan broadband. Besar harapan apa yang kami tawrakan ini mampu memberikan nilai lebih bagi konsumen dan pelanggan kami,” pungkas dia. (ren)

klik...........www.radarpalembang.biz


12 TAK seorangpun di dunia ini menginginkan kehidupan seperti yang saya alami. Orang tua tidak lagi perhatian, khususnya semenjak ibu meninggal dunia. Wajah maupun perilaku ibu semasa hidup agak sulit kukenang. Sebab, dia meninggalkan kami tiga bersaudara (laki-laki semua) saya, kakak (S) serta adik (B), ketika usia kami masih sangat muda. Saya 4 tahun, adik umur satu tahun dan kakak enam tahun. Saya tidak lagi mengenal sosok ibu semenjak kecil. Dua tahun berikutnya, ayah kawin lagi dengan seorang wanita yang masih gadis.

Ternyata, adik B yang masih kecil, waktu itu dibawa keluarga almarhum ibu ke Sulawesi dan menetap di sana. Semenjak itulah saya tidak lagi pernah bertemu dengan B. Tadinya, saya merasa amanaman saja dalam keluarga, walaupun perasaan ini ada yang hilang. Namun, kemudian perasaan nyaman itu berangsur-angsur berkurang ketika hadir tiga anak dari ibu baru kami. Ayah tidak lagi perhatian dengan saya dan lebih memperhatikan adik-adik ini. Saya yang tadinya menjadi anak bungsu di keluarga, sekarang seperti tidak dianggap lagi. Bahkan, waktu SMP saya merasa menjadi manusia bebas merdeka. Ada ataupun tid a k ada

Ferilliana SPsi Psik

saya di rumah, tidak ada yang peduli. Akhirnya saya berubah jadi nakal, sampai akhirnya ayah mengirim ke pesantren di Lampung. Sebagai bentuk protes, saya mengatak an keluarga di Palembang tidak usah memberi uang saku, surat atau apapun yang akan mengingatkannya dengan keluarga. Ternyata saya merasa tidak tahan, hanya bertahan satu bulan saja di sana lalu saya minta pulang ke Palembang. Hubungan saya dengan keluarga di Palembang ternyata makin bertambah buruk. Meski satu rumah, rasanya tidak di hidup

serumah. Akhirnya saya mendapat ide untuk kembali menjauh dari keluarga. Kebetulan kakak S melanjutkan kuliah ke Yogyakarta, saya lalu minta pindah ke sana. Keinginan ini dituruti ayah. Di sana, kehidupan saya makin bertambah jelek. Saya terlibat pergaulan buruk narkoba akibat pengaruh teman-teman. Cukup lama saya mengkonsumsi barang haram ini, sampai akhirnya kehidupan menyadarkan. Salah satu teman kost meninggal dunia akibat over dosis (OD). Saya lalu meninggalkan kebiasaan buruk itu dan berusaha untuk tidak mengulanginya. Keinginan saya ketika itu hanya satu, ingin menamatkan SMA dan melanjutkan kuliah. Tapi apa daya tekad ini harus berakhir, ayah tidak punya uang untuk membiayai kuliah saya. Untunglah, kakak S bersedia membantu walaupun untuk biaya kursus-kursus. Nasib S berbeda dengan saya, dia menjadi ’anak baikbaik’ yang tidak banyak ulah. Tak berapalama saya bertemu dengan seorang pengusaha keturunan yang mengajark an saya untuk membuk a usaha. Dia menyarankan agar saya menyisih-

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Psikologi

RADAR PALEMBANG, EDISI HOLIDAY MINGGU KE-4/XI/2012

Kasih Sayang Berkurang

Sepeninggal Ibu

kan uang saku pemberian orang tua, sebagai modal usaha. Jika tadinya saya biasa makan bersama gulai ayam sekarang saya hanya memakai tempe. Tapi ternyata, saya bisa hidup dengan makanan itu. Kemudian sisa uang yang ada, saya gunakan untuk membeli mie yang selanjutnya di jual kepada temamteman satu kost. Keuntunganya tidak seberapa tetapi saya senang melakukannya. Sampai akhirnya saya berhasil membuka bisnis kecil-kecilan Saya mendengar ayah hendak menjenguk kondisi adik B yang di bawa ke Sulawesi. Sayapun berkeinginan yang sama, bertahun-tahun lamanya tidak pernah bertemu, timbul rasa rindu dengan B. Namun, ayah melarang dengan alasan tidak punya uang. Akhirnya saya nekat mengajak teman-teman lain untuk berjualan di Sulawesi, sembari menengok kondisi adik. Niat saya kesampaian, saya ak hirnya bisa bersilaturahmi dengan adik dan keluarga ibu kami di sana. Nasib malang menimpa, di sana saya jatuh bangkrut dan tidak punya uang sepeserpun. Dengan berat hati saya minta bantuan ayah di Palembang. Akhirnya bisa pulang setelah mereka mengirim uang. Berkumpul lagi dengan keluarga di Palembang, tidak begitu menyenang-

kan hati saya. Padahal kami sudah sangat lama belum pernah berkumpul, bahkan lebaran Idul Fitri masing-masing tidak tahu kondisinya. Saya merasa bosan tinggal di Palembang dan untuk menghilangkan perasaan itu saya pergi berjalan-jalan keliling kota. Sampai akhirnya saya bertemu dengan seorang wanita (D) di sebuah pameran. Wanita itu bekerja menjadi sales (SPG), dia dan wanita itu jadi semakin dekat. Hanya saja, dia belum menyadari apakah menyukai wanita itu atau tidak. Selama ini wanita itu yang selalu aktif menghubungi baik SMS, telepon. Tetapi dia sudah punya pacar da bertunangan yang usianya lebih tua. Beda saya dengan tunangannya itu banyak, dia jauh lebih kaya. Selanjutnya, saya jadi ketergantungan dengan D. Sehari saja dia tidak telepon ada yang tidak lengkap dari hidup saya, atau seharitidak SMS, kok rasanya ada yang hilang. Sekarang saya merasa bingung, bagaimana cara untuk melepaskan diri dari D. Saya sadar sepertinya hubungan dengan D ini tidak punya masa depan karena dia tidak mau melepaskan tunanganya yang kaya itu. Dan saya juga khawatir kalau nantis suatu saat dia juga akan menyelingkuhi saya. Terima kasih. Pemuda-Palembang Tanggapan Sebenarnya masalah utama yang Anda hadapi tidak adanya teman. Manusia itu sebenarnya mempunyai keinginan untuk berteman dan hidup bersosialisasi. Jika tidak memiliki teman, hidup akan terasa sendiri. Keinginan untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis juga sangat wajar terjadi. Hanya saja, disini Pemuda merasa D adalah satu-satunya teman dekat yang ia miliki. Apalagi dalam keluarga dia merasa jauh, padahal belum tentu orang tua Anda tidak ingin dekat dengan Pemuda. Mungkin saja mereka ingin dekat tetapi terhalang oleh sikap Anda sendiri. Makanya saat Anda ber-

kenalan dengan seseorang yang sangat memperhatikan Anda, timbul perasaan ketergantungan dan butuh. Ketika sehari saja dia tidak menelepon atau SMS, hidup seperti ada kekurangan. Tanyakan pada diri sendiri, benarkan Anda mencitai D atau Cuma pelarian saja karena tidak punya kawan lagi. Mulai sekarang carilah kawan akrab. Kalau saya melihatnya hubungan Anda dengan D itu sebatas temas tapi mesra (TTM) saja, bukan ingin menjadikannya pacar dan menjalin hubungan lebih serius. Anda tahu kalau hubungan itu diteruskan tunangan D akan marah, sementara D sendiri tidak ingin mengakhiri hubungannya dengan tunangan. Carilah teman sebanyak-banyaknya. Apa yang sudah Pemuda lakukan dengan menutup kehidupan kelabu seperti pernah mengkonsumsi narkoba, itu sudah sangat benar. Berarti keinginan Anda untuk berbuat dan mendapatkan kehidupan lebih baik, masing sangat besar. Lanjutkanlah kepiawaian Anda berwiraswasta karena Anda senang melakukannya. Bangkrut itu wajar terjadi, setiap usaha pasti ada naik dan turunnya. Demikian pula kehidupan ini tidak selamanya berada di atas, terkadang di bawah. Anda dan D sudah menyadari kalau tidak ada yang bisa diharapkan dari hubungan tersebut, jadi untuk apa dipertahankan. Toh, kalau diputuskan cewek maupuan cowok tidak akan rugi. Tekad Anda yang kuat itu harus dipertahankan, terbukti Anda pernah berhasil mengalaminya. Terpenting sekarang, cobalah untuk mendekatkan diri dengan keluarga. Ayah ataupun ibu yang ada sekarang harus Anda hormati. Serta kenalilah lebih dekat, anakanak dari istri ayah. Mereka juga keluarga Anda. (ade)

Facebook Bikin Lansia Awet Muda

JAKARTA, RP - Menjadi tua itu tak bisa dihindari. Tapi Anda masih bisa tetap sehat dan merasa awet muda meski usia sudah mencapai 50-an dengan sejumlah cara seperti membeli iPhone, nonton reality show atau main Facebook. Hal ini diungkap sebuah studi baru dari Benenden Healthcare, Inggris. Para lansia juga percaya bahwa begadang hingga tengah malam akan membuat mereka merasa hidup, sedangkan makan makanan pedas dan tetap update dengan berbagai gosip di sekitar lingkungan rumah juga dapat menjamin mereka selalu terlihat segar (fresh). Menurut peneliti, menggunakan aplikasi ponsel secanggih iPhone, menonton reality show dan bermain game atau berinteraksi dengan cucu atau orang-orang yang lebih muda pun dapat membuat seseorang yang mencapai lansia agar tetap awet muda. Studi yang melibatkan 1.000 orang berusia 50-an tahun ini pun menemukan bahwa rahasia awet muda pada lansia juga bergantung pada hal-hal seperti rutin bercinta, mengidolakan selebriti yang usianya lebih muda dan aktif main jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Dengan kata lain, dari studi ini diketahui bahwa usia hanyalah angka bagi lansia. Para lansia ini mengklaim bahwa rahasia awet muda terletak pada hal-hal yang membuat mereka merasa 18 tahun lebih muda dari usia sebenarnya. (vit)

klik...........www.radarpalembang.biz


13 1 3 k koleksi oleksi

RADAR PALEMBANG, EDISI HOLIDAY MINGGU KE-4/XI/2012

Semakin Tua

Semakin Mahal Miliki 16 Sepeda Onthel

PRABUMULIH, RP – Jika mengingat sepeda onthel, pastilah yang teringat di benak kita adalah jenis sepeda yang kuno dan dianggap sebagian kalangan sudah ketinggalan zaman. Berbeda yang dirasakan oleh Imam, salah satu anggota TNI di Kota Prabumulih ini gemar mengkoleksi sepeda yang telah di produksi

Pt

e re

Anita Mariantini 14 pan Komplek PU No Jalan Tanjung Hara ng Rt.23 Kenten Palemba dan i kam n tahu r Ketika menjelang akhi e gadakan perjalanan...k rombongan kantor men i pasir putih daerah Lampung,,,,,d

puluhan tahun yang lalu ini. Diawali pada masa kecilya, sang paman memiliki bengkel reparasi sepeda onthel, secara tidak langsung menumbuhkan rasa cintanya terhadap barang yang sekarang sudah dianggap langka ini. Imam Onthel, biasa orang memanggilya, menceritakan awal kegemarannya mengkoleksi sepeda onthel ini masih cukup tergolong baru, sekitar 3 tahunan yang lalu, akan tetapi memang dari sejak kecil dirinya sudah menyukai sepeda yang dulunya dianggap sebagian kalangan adalah sebuah kendaraan mewah di masa tahun 70’an. ”Kalau hobi mengkoleksinya baru sekitar 3 tahunan. Akan tetapi saya sudah menyukai sepeda onthel ini dimulai pada saat masih kecil,” kenangnya. Imam beranggapan bahwa sepeda onthel memiliki nilai seni sejarah tersendiri di kalangan masyarakat Indonesia. Sepeda

onthel juga dianggapnya merupakan alat transportasi yang berperan besar dalam perkembangan ekonomi di negara kita. ”Zaman dahulu sepeda onthel merupakan alat transportasi utama yang banyak digunakan sebagian besar kalangan orang kaya pada massanya.” Bapak dari dua orang anaknya ini juga mengakui jika menurut, perkembangan zaman sekarang ini sepeda onthel sudah banyak ditinggalkan, akan tetapi dimata pecinta barang antik seprti sepeda onthel, malah mempunyai nilai harga yang tinggi. Imam mengatakan jika dirinya menghabiskan hingga ratusan juta rupiah untuk sekedar berburu mendapatkan sepeda yang diinginkanya. Hingga kini ia memiliki 16 unit sepeda onthel yang diperolehnya tidak hanya dari pulau Sumatera saja melainkan hingga ke pulau Jawa. “Kebanyakan sepeda yang saya punya diperoleh dari daerah Jawa, khususnya Jawa Timur karena di daerah sana banyak teman yang mempunyai hobi yang sama jadi saya bisa bertukar informasi dengan mereka,”kata dia. Uniknya, kembali kata

Imam, semakin uzur usia sepeda, maka akan semakin mahal juga nilai jualnya. Tergantung dari ke aslian sparepart serta kondisi sepedanya. ”Bahkan ada sepeda yang mencapai Rp 50 juta per unitnya,”ungkap Imam. Jika harga potongan sparepart dari sepeda onthel yang langka bisa sama sengan membeli

satu buah sepeda yang baru. Selain itu,untuk menyalurkan hobby serta kegemarannya untuk bertukar informasi seputar sepeda onthel ini, Imam sendiri memiliki komunitas pecinta hobi yang sama di Kota Prabumulih, yakni “Kopra” atau Komunitas Onthel Prabumulih. Di komunitas ini

Setiap Edisi Minggu, Harian Bisnis Radar Palembang menerbitkan Rubrik Jepret yang menampilkan parade foto menarik dan menceritakan momen spesial dari pembaca setia Radar Palembang.

Laura Marce lla Papaku berna ma: Marsam Mamaku be rnama: Meiladiah Aku dilahirkan di Palembang , 25 Maret 2012 Sebagai cuc u pertama dalam kelua rga Saniman aku tidak kekurangan kasih sayang tetap i tidak juga dimanja. Diusia delapan bulan aku sudah bisa jalan walau baru selangka h dua langkah hehe he...kata Bunda (uwak) aku bakalan jad i modeling besar nanti. Sebab masih kecil sudah pintar gaya dan senang kalau lihat kam era HP, maunya jala n melulu.

Sherly Octaviani Komplek Bougenville RT 43 RW 06 No 5 KM 7 Palembang

juga dirinya besama pecinta onthel yang lain sering kumpul bareng sekedar menyalurkan hobi dan tidak jarang juga komunitas ini melakukan kegiatan bakti sosial di kota Prabumulih. Selain itu, bersepeda dapat menyehatkan diri dan mampu mempertahankan nilainilai sejarah bangsa Indonesia. (rd8)

KIR

IM KA N F SER AN OTO TA DA TER IT BA EK Em IK ail : SF rad ar_ OT p a Fac le O eb mba

DI

ng Twit ook ter : rad @yah :@ o a rad r pale o.com ar p m alem bang ban g

ani Ramadh Nur Fitri unga Sukarami un B y eb K at bareng m Alam at makan Story : sa epret2 deh .. ..j pacar :* I LOVE U embang adar Pal R s ks Than

bowo Wahyu Wi lingi, Musi ara Ke Alamat, Mu was Ra ndidikan hasiswa Pe Status: Ma ka Unsri 2010 Matemati Jadda Wa a dd Ja Motto: Man keindahan selain Story : Tiadasebuah perjalanan g an en ng komunitas me gi bersama hidup. Terla berada di Sumatera ng menulis ya bagai pemula tentu Selatan. Se tersendiri terlingkup kebanggaanpenulis yang telah bersama rya-karya yang memiliki ka buku. Apalagi dalam termaktub telah menyaksikan se lingkup ini ng diadakan bang workshop ya PSSC Palembang. di TERE LIYE

Saya with ayu, sepupuku Objek : Istana Bogor pada tanggal 4 juli 2012 di Kebun Raya Bogor Cerita Singkat : Saya kangennya setengah mati sama dia, maklum udah hampir 5 tahun gak ketemu :D

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

klik...........www.radarpalembang.biz


TIM KREASI: Penanggung jawab: Asih Wahyu Rini, Koordinator: Junaidi Wijaya,Nova Shinta,

RADAR PALEMBANG

www.kreasi-rp.com EDISI HOLIDAY MINGGU KE-4/XI/2012

S1 Jadi Syarat Guru Naik Pangkat

Guru Biologi Persembahkan Naskah Teater

Para anak didik teater TERIAX setelah latihan

MEMBUAT naskah teater ternyata tidak saja ditekuni oleh guru seni. Nah, para guru biologi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Pendidikan Guru Republik Indonesia (PGRI) 2 Palembang salah satunya, mampu menciptakan ratusan naskah teater bisa mendongkrak bakat-bakat seni mahasiswanya. Hingga saat ini, pahlawan tanpa tanda jasa satu ini telah menciptakan ratusan naskah cerita teater yang sudah dimainkan di panggung teater. Dia adalah Muhammad Yunus, S.Pd, yang merupakan lulusan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (Unsri).

“Sudah sejak lama saya berkecimpung di dunia teater, mulai dari saya duduk di bangku SMA hingga saat ini saya sudah bekerja. Kalau dihitung, naskah yang saya tulis bisa mencapai ratusan,” katanya kepada Radar Palembang. Awal penyaluran bakatnya dimulai saat dirinya bergabung dengan ekstra kulikuler (ekskul) Teater 09 di SMA Negeri 9 Palembang. Saat itu, dirinya sudah membuat naskah cerita untuk pementasan teaternya. Tidak berhenti disitu saja, saat melanjutkan pendidikan di Unsri, ia pun bergabung dengan Teater GABI’91 Unsri. Dimana, bakat menulisnya pun

kian tersalurkan. “Saat saya di teater ’09 SMAN 9 Palembang dan Teater GABI’91 Unsri, saya bertindak sebagai penulis naskah cerita dan pemainnya juga. Namun saya memang lebih fokus dalam penulisan naskah,” lanjutnya. Setelah bergabung sebagai guru di SMA PGRI 2 Palembang, dirinya turut membangkitkan Teater TERIAX dengan menjadi pelatih teater, penulis naskah dan sutradara pementasan. Tidak hanya disitu saja, tapi pria kelahiran Palembang, 5 November 1986 ini juga menyumbangkan hasil karyanya ke teater lain, seperti Teater Bingkai, Teater Medan dan

h teater lainnya. Beberapa naskah rkuis yang ia tulis, seperti Sirkuis k Ko GABI, Introgasi Rahim, Tek nja, Tek, Reinkarnasi, Dua Senja, ah Opera Deli, Cintaku Dirumah Hantu, Pelangi Untuk Anita, Bukan Cerita Kiki dan lainnya. Bahkan, dari kegemarannya menulis naskah teater, beberapa cerita naskahnya pun mendapatkan penghargaan. Seperti naskah teater Opera Deli yang dipentaskan oleh Teater GABI’91 saat Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Yogyakarta. “Saat itu naskah cerita saya berhasil menjadi Juara Harapan I naskah terbaik. Pada kegiatan itu juga saya berhasil meraih predikat sebagai Aktor Pendukung Terbaik,” urainya. Dirinya mengungkapkan, untuk mencari generasi penerusnya memang tidaklah mudah. Karena kebanyakan anak didiknya belum percaya diri dan penulisannya masih meniru-niru. Kendati demikian, dirinya tetap memberikan materi tentang bagaimana menulis naskah yang benar kepada anak didiknya. Ia pun berharap semoga akan ada penerusnya untuk menciptakan naskah teater yang berkualitas. (sta)

Penetapan kewajiban guru minimal berpendidikan S1 (Strata-1) tahun 2013, akan segera dilaksanakan. Bahkan, guru diwarning tidak akan bisa naik pangkat tanpa mengantongi ijazah S1. Baik tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) Hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

D

INAS Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang sudah mensosialisasikan melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan) dan Revolusi Birokrasi (RB) Nomor 16 tahun 2009. Menurut Kepala Disdikpora kota Palembang, Drs Riza Fahlevi MM melalui Kepala Bidang Kepegawaian, Nasikhun mengatakan bahwa saat ini telah banyak sekali guru yang melanjutkan ke Sarjana Strata-1 dan ditunggu hingga 2015 Mendatang harus sudah selesai menempuh pendidikan dan itu merupakan death line akhir. “Kalau ternyata hingga 2015 masih banyak guru yang belum bergelar sarjana, maka mereka hanya mampu meraih pangkat maksimal golongan IIID dan

tidak bisa naik lagi. Untuk peraturan ini kita sudah siap, para guru belum sarjana sudah menempuh pendiikan strata-1 tersebut,”jelasnya kepada Radar Palembang ketika ditemui di ruangannya. Nasikhun menambahkan hingga saat ini masih terdata guru yang memiliki golongan II A, IIB, IIC dan belum sarjana sementara guru itu minimal harus Strata-1. Guru yang seperti ini statusnya disesuaikan dan jabatannya disejajarkan sebagai guru Pertama atau jabatan paling bawah. “Saat ini terdapat 4 golongan guru, yaitu guru Pratama golongan IIIA dan IIIB, guru Muda golongan IIIC dan IIID, guru Madya golongan IVA sampai IVC dan guru utama yaitu golongan IVD dan IVE. Guru yang di bawah IVA maka

di impasing atau disejajarkan dengan guru pertama,”tukasnya. Untuk kenaikan pangkat, lanjutnya, dilihat dari prestasi dan dari dulu menggunakan sistem angka kredit namun tertanda 1 Januari 2013 nanti menggunakan Permenpan. Secara umum peraturannya hampir sama, hanya lebih detail. “Untuk Untuk Kota Palembang, guru saat ini berjumlah 21.638 yang terdiri dari 10.094 guru PNS (Pegawai Negeri Sipil-red) Sekolah Negeri dan 1.181 guru PNS sekolah swasta. Sementara untuk guru non-PNS sebanyak 2611 untuk sekolah Negeri dan 7482 guru untuk sekolah Swasta,”imbuhnya. (udi)

Mahasiswa Bangkit!

Siap Hadapi Dunia Kerja PERGANTIAN tongkat estafet kepemimpinan Pembantu Dekan (PD) III yang baru, membuat pola kinerja diharapkan mampu menberikan dobrakan lebih kuat lagi. Pembentukan karakter mahasiswa bakal diperbaharui, sesuai dengan tujuan yang akan dicapai dalam menciptakan mahasiswa yang siap pakai menghadapi persaingan dunia kerja. Diungkapkan oleh Drs Bambang Bemby Subiyakto Ph.D selaku PD III Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Sriwijaya (Unsri) baru seusai pelantikan dan sertijab, Jum’at (23/11) di Aula Pasca Sarjana Unsri mengatakan. Bemby mengatakan, dengan terpilihnya menjadi PD III baru, pihaknya agar segera mengevaluasi kinerja lama yang belum terlaksana dan akan dilanjutkan serta memperbaiki peningkatkan program yang sudah ada. “Seperti kegiatan olahraga, itu merupakan kegiatan yang sering dilaksanakan dan ini tidak akan dihilangkan, sebaliknya malah akan terus dikembangkan,” ungkap Dosen Ekonomi Pembangunan Unsri itu. Bemby menambahkan, pi-

haknya akan lebih memfokuskan pada kegiatan akademik guna menciptakan mahasiswa yang berani dalam menghadapi masalah serta tantangan di era global ini. “Selama masa jabatan ini saya akan konsen dengan semua tujuan serta dengan program yang akan saya jalankan nantinya dapat menjadikan mereka (mahasiswa-red) sebagai seorang pengusaha handal dan berhasil,”tuturnya. Disamping itu Dian Eka SE MM selaku PD III Fakultas Ekonomi Unsri lama menyampaikan tetap sukses dan pihaknya yakin bahwa ia (PD Baru-red) dapat melanjutkan dan membuat program-program yang lebih baik lagi. Rektor Universitas Negeri Sriwijaya, Prof Dr Baadiah Perizade, mengatakan dengan terpilihnya sebagai PD III FE Unsri dapat lebih meningkatkan mutu serta kualitas mahasiswa, karena PD III merupakan bagian yang menangani serta berhadapan langsung dengan mahasiswa. “Oleh karena itu saya berharap dapat bekerja dengan sebaikbaiknya serta dapat lebih meningkatkan kegiatan mahasiswa yang sudah berjalan,” tukasnya. (udi)

Civitas Akademika Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya berpose bersama

Penandatangan

Pengambilan Sumpah

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

klik...........www.radarpalembang.biz


15 sambungan Dianggarkan

Dari Hal 9 ) ...................................................................................

rah (DPRD) Lahat Herliansyah melalui Ketua Badan Kehormatan (BK) komisi III Kusardin, perbaikan jalan tersebut telah dianggarkan pada tahun 2012 namun hingga kini nampaknya perbaikan jalan tersebut belum juga direalisasikan padahal selain sebagai akses warga jalan penghubung tersebut merupakan akses utama warga sekitar dalam mengangkut hasil pertanian. “Yang kita sayangkan adalah tahun 2012 sudah hamper habis namun pembangunan jalan tersebut belum juga dilaksanakan. Berdasar-

kan rapat Paripurna sudah dianggarkan sebesar Rp 800 juta untuk perbaikannya,”ujarnya. Ditambahkannya, hal tersebut bukan tampa alas an mengingat program pembangunan yang saat ini digalakkan Pemkab Lahat selalu mendapat penilaian dari masyarakat sehingga sangat disayangkan jika sewaktu – waktu ada pihak yang mempermasalahklan pembangunan jalan tersebut. “Jika ada pemeriksaan bukan tidak mungkin akan menuai masalah, karena itu kiranya agar pihak terkait dapat segera merealisasikan

Diwarnai Skorsing Ketua DPRD OKU Selatan Sri Mulyadi SE MSi yang memimpin langsung sidang mengungkapkan, berdasarkan absensi anggota dewan yang hadir dalam Sidang paripurna berjumlah 15 orang, sedang 19 anggota lainnya dikatakannya izin. “Berdasarkan tata tertib dewan pada paragrap ke lima ayat 1 pasal 1 tentang tatib dewan, bahwa pimpinan sidang berhak menunda sidang sampai 1 atau 2 jam apabila sidang paripurna belum korum,”ujarnya. Sidang paripurna pun setelah dilontarkan pimpinan ke peserta yang hadir akhirnya disekor selama dua kali 15 menit. Hadir dalam sidang paripurna tersebut wakil bupati OKU Selatan dr Hj Herawati,

Keluarkan

RADAR PALEMBANG, HOLIDAY MINGGU KE - 4 /X1/2012

pembangunannya,”imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Lahat Lodik Sitompul melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Jumaidi menegaskan, sejauh ini pihak kontraktor tengah mengerjakan jembatan terlebih dahulu, dan dalam waktu dekat akan dilanjutkan pengaspalan jalan tersebut. Insya Allah, akan dikerjakan dalam waktu dekat ini, paling tidak menghabiskan waktu hingga seminggu, dan kepada warga kedua desa untuk bersabar,” pungkasnya singkat. (man)

Dari Hal 9 ) ...........................................................

unsur muspida, Sekretaris daerah Drs Sayhril Sambah, Para Asisten, kepala dinas, Kepala Badan kepala kantor dan camat se akbupaten OKU Selatan. Sebelumnya sidang yang dijadw alkan dimulai pukul 08.00WIB, molor 1,5 jam karena sedikitnya anggota DPRD yang mengisi absensi. Tepat pukul 09.40 sidang paripurna pun baru dibuka oleh ketua DPRD OKU Selatan. Meski sempat disekor selama 15 menit sidang mendengarkan laporan Banggar pun akhirnya bisa dilanjutkan setelah satu persatu anggota DPRD datang dan memenuhi korum berjumlah 21 orang. Namun ada yang menarik meski sidang tetap bisa dilanjutkan, ternyata laporan banggar DPRD OKU Selatan

yang disampaikan juru bicara Banggar Meriadi SH meminta pembahasan RKUA dan RPPAS ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Hal ini dalam penjelasannya karean komisi II DPRD OKU Selatan belum menyelesaikan rapat bersama mitra kerjanya. “Maka dari itu Banggar meminta pembahasan RKUA dan RPPAS ditunda,”ujarnya. Banggar pun meminta Badan Musyawarah (Banmus) DPRD OKU Selatan agar menjadwalkan ulang jadwal rangkaian pembahasan APBD tahun 2013 tersebut. “Kepada banggar agar menjadwalkan ulang rakaian pembahasasan APBD,”ujarnya. laporan banggarpun diakhiri dan sidang paripurna pun ditunda sampai menunggu jadwal kembali ditetapkan Banmus. (gie)

Dari Hal 9 ) ............................................................................................

ditengah masyarakat. “Ini kan (BLK) nantinya akan memberdayakan masyarakat. Menjadikan mereka berkualitas dan terampil. Nah tahapannya mereka walaupun tamatan Insinyur, teknis nantinya belum siap pakai. Dengan bantuan dunia usaha kita mendidik masyarakat ini, jadi membuka kesempatan kerja,”katanya. Selain itu, sambung Murtin, keberadaan BLK tentunya akan menjadi lembaga yang sangat strategis dan dibutuhkan oleh masyarakat. Disnakertrans mengharapkan Pemda Mura untuk membantu kekurangan infrastruktur yang masih ada saat ini seperti peralatan. Sementara itu, Bupati Mura, Ridwan Mukti mengungkapkan Jumlah sarjana Insinyur di Ka-

bupaten Mura tidak sebanding dengan angka penduduknya yang mencapai sekitar 600 ribu jiwa. Hal ini tidak sebanding pula dengan banyaknya lahan perkebunan dan pertambangan yang cukup banyak memerlukan tenaga lulusan sarjana Insinyur. “Jumla h I n s i n y u r t i d a k s e b a n d i ng dengan jumlah penduduk yang mencapai 600 ribu jiwa. Padahal banyak lahan perkebunan dan pertambangan. Ini menjadi tantangan BLK guna memberikan pelatihan agar tercapai SDM yang berkualitas sehingga maju kedepannya,” katanya saat melakukan peresmian bengkel BLK milik Disnakertrans, kemarin (23/11). Menurut dia, Kepala Di-

nas harus mampu mengembangkan la ngkah konkret inovasi dan kreatif guna meningkatkan keahlian, kualitas dan membangun wirausaha handal di Kabupaten Mura. Sehingga kendala dan kekurangan dapat tertutupi, khususnya menciptakan SDM berkualiats di bidang perkebunan dan pertambangan melalui BLK. “Karya yang kreatif jangan pupus sampai disini. Kita menginginkan unit kerja ini (BLK) mampu memberikan sumbangsih kepada Kabupaten Mura. Saya minta Kepala Dinas bikin langkah konkret, karya yang luar biasa. Pertama skill, kedua kualitas dan ketiga mampu membangun menjadi wirausaha,”pungkasnya. (pin)

Pahri Minta Proyek Djazim Arifin, Kepala Dinas Pendidikan, Yusuf Amilin dan kepala dinas kebersihan, Yohanes. Dalam kesempatan itu Pahri memerintahkan dinas terkait melakukan pengawasan dengan seksama dan mempercepat pembangunan. Terlebih waktu pengerjaan proyek efektif tinggal sebulan lagi. Pahripun sedikit mengerutkan dahi karena waktu yang mepet namun sebagian besar proyek secara fisik belum banyak yang rampung. “Saya minta proyeknya dikebut, terutama struktur fisiknya, kalau perlu kerja siang malam,” ungkap Pahri saat melakukan tinjauan proyek kemarin. Pahri juga menambahkan bahwa sidak yang dilakukan nya tersebut sebagai bentuk evaluasi dan monitoring pembangunan untuk melihat langsung sejauh mana perkembangannya. Menurutnya, sebagian besar proyek yang dilakukan sudah hampir 70 persen namun banyak juga terkendala waktu

Dari Hal 9 ) .................................................................................................................

pengerjaan dan cuaca pada musim penghujan. “Sebagian proyek sudah ada yang mencapai target namun ada juga yang belum mencapai target. Yah biasa. Untuk itu perlu dilakukan upaya percepatan pengerjaan,” imbuhnya. Untuk itu, Pahri telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada para kontraktor terkait prihal proyek yang dikerjakan. “Jika dalam waktu yang ditentukan proyek tidak selesai yah terpaksa kontraknya kita putus dan tidak diikutkan lelang tahun depan,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas PU Cipta Karya, Zainal Abidin mengaku optimistis proyek pembangunan dapat selesai. Pihaknya juga tengah melakukan pengawasan dilapangan secara maksimal. Sementara itu, Bupati OKU Timur H Herman Deru SH MM melalui Surat Edaran No 100/42SEI/861/V/2012, menginstruksikan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk

melakukan percepatan pelaksanaan pembangunan dan penyerapan dana APBD-APBN tahun 2012. Hal ini perlu dilakukan mengingat saat ini telah memasuki penghujun tahun. Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang OKU Timur, Ir H Herwan MM mengatakan, terkait surat edaran Bupati tersebut, pihaknya telah melakukan percepatan pengerjaan seluruh proyek yang ada di instansi yang dipimpinnya. Bahkan dipastikan seluruh pengerjaan tersebut akan rampung sesuai target atau sebelum tahun 2013. “Saat ini seluruh pengerjaan proyek 2012 yang dilakukan sudah mencapai 85 persen. Artinya sudah masuk tahap akhir atau penyelesaian dan kita yakin sebelum 2013 semua proyek sudah rampung 100 persen,” ujar Herwan. Dikatakan dia, untuk proyek strategis yang ditangani PU Cipta Karya dalam 2012 diantaranya pembutan jalan lingkungan (pemukiman), sanitasi (MKCK)

lingkungan dan air bersih. “Dari pengerjaan proyek strategis ini semuanya telah berjalan sesuai rencana dan sesuai jadwal. Kita targetkan sebelum masuk minggu ketiga Desember semua pengerjaan proyek sudah selesai,” ungkapnya Yakin. Disinggung kendala pengerjaan proyek yang kemungkinan bisa menghambat penyelesaian, dikatakan Herwan, secara khusus tidak ada kendala namun secara umum hanya menyangkut iklim atau cuaca seperti curah hujan. “Tetapi untuk masalah cuaca ini sudah kita siasati dengan menyusun jadwal kerja atau menyesuaikan kondisi cuaca dan ini berjalan dengan baik,” pungkasnya. Seperti diketahui pada awal Oktober, Pemkab OKU Timur sudah mengeluarkan surat edaran agar setiap SKPD menyelesaikan semua pengerjaan proyek sebelum masuk 2013 untuk upaya tertib administrasi dan anggaran proyek 2012. (ace/awa)


Kisah Sukses Hamzah Izzulhaq

Entrepreneur Muda Berusia 18 Tahun E

NTREPRENEUR berusia 18 tahun ini tidak ingat secara pasti kapan pertama kali dirinya mulai berdagang. Namun satu hal yang pasti adalah bibitbibit kemandiriannya telah terbentuk sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Mulai dari menjual kelereng, gambaran, petasan hingga menjual koran, menjadi tukang parkir serta ojek payung, Hamzah Izzulhaq, demikian nama entrepreneur muda ini memoles jiwa entrepreneurship-nya. Bertujuan menambah uang saku, ia melakoni semua itu di sela-sela waktu luang saat kelas 5 SD. Terlahir dari keluarga menengah sederhana. Sang ayah berprofesi sebagai dosen sementara ibunda adalah guru SMP. Secara ekonomi, Hamzah

FOTO: NET

tak kekurangan. Ia senantiasa menerima uang saku dari orangtuanya. Namun terdorong oleh rasa ingin Mandiri dan memiliki uang saku yang lebih banyak, Hamzah rela meng-

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

habiskan waktu senggangnya untuk mencari penghasilan bersama dengan teman-temannya yang secara ekonomi masuk dalam kategori kurang mampu. Hamzah mulai menekuni bisnisnya secara serius ketika beranjak remaja dan duduk di bangku kelas 1 SMA. Ia berjualan pulsa dan buku sekolah setiap pergantian semester. Pemuda kelahiran Jakarta, 26 April 1993 ini melobi sang paman yang kebetulan bekerja di sebuah toko buku besar untuk menjadi distributor dengan diskon sebesar 30% per buku. “Buku itu lalu saya jual ke teman-teman dan kakak kelas. Saya beri diskon untuk mereka 10%, sehingga saya mendapat 20% dari setiap buku yang berhasil terjual. Alhamdulillah, saya mengantongi nett profit pada saat itu mencapai Rp950 ribu/semester,” aku Hamzah. Uang jerih payah dari hasil penjualan pulsa dan keuntungan buku kemudian ditabungnya. Sebagian dipakai untuk membuka konter pulsa dimana bagian operasional diserahkan kepada teman SMP-nya sementara Hamzah hanya menaruh modal saja. Sa-yangnya, bisnis itu tak berjalan lancar. Omzet yang didapat sering kali dipakai

tanpa sepengetahuan dan seizin Hamzah. Voucher pulsapun juga sering dikonsumsi secara pribadi. Dengan kerugian yang diteriman, Hamzah akhirnya memutuskan untuk menutup usaha yang hanya berjalan selama kurang lebih 3 bulan itu. “Sampai sekarang etalase untuk menjual pulsa masih tersimpan di gudang rumah,” kenang Hamzah sambil tertawa. Dengan menyimpan rasa kecewa, Hamzah berusaha bangkit. “Saya sangat suka membaca buku-buku pengembangan diri dan bisnis. Terutama buku Ciputra Way dan Quantum Leap. Sehingga itu yang membuat saya bangkit ketika rugi berbisnis,” jelasnya. Bermodal sisa tabungan di bank, Hamzah mulai berjualan pulsa kembali. Beberapa bulan kemudian, tepatnya ketika ia kelas 2 SMA, Hamzah membeli alat mesin pin. Hal itu nekat dilakoninya karena ia melihat peluang usaha di sekolahnya yang sering mengadakan sejumlah acara seperti pentas seni, OSIS dan lainnya, yang biasanya membutuhkan pin serta stiker. Dari acara-acara di sekolah, ia menerima order yang cukup besar. Tapi lagi-lagi ia harus menerima kenyataan merugi lantaran tak menguasai teknik sehingga banyak produk orderan yang gagal cetak dan mesinnya pun rusak. “Ayah sedikit marah dengan kerugian yang saya buat itu,” lanjut Hamzah. Dari kerugian itu, Hamzah merenung dan membaca biografi pengusaha sukses untuk menumbuhkan kembali semangatnya. Tak berapa lama, ia mulai berjualan snack di sekolah seperti roti, piza dan kuekue. Profit yang terkumpul dari penjualan makanan ringan itu sebesar Rp5 juta. Pada pertengahan kelas 2 SMA, ia menangkap peluang bisnis lagi. Ketika sedang mengikuti seminar dan komunitas bisnis pelajar bertajuk Community of Motivator and Entrepreneur (COME), Hamzah bertemu dengan mitra bisnisnya yang menawari usaha franchise bimbingan belajar (bimbel) bernama Bintang Solu-

EDISI HOLIDAY MINGGU KE-4/XI/2012 si Mandiri. “Rekan bisnis saya itu juga masih sangat muda, usianya baru 23 tahun. Tapi bimbelnya sudah 44 cabang,” terangnya. Hamzah lalu diberi prospektus dan laporan keuangan salah satu cabang bimbel di lokasi Johar Baru, Jakarta Pusat, yang kebetulan ingin di-take over dengan harga jual sebesar Rp175 juta. Dengan hanya memegang modal Rp5 juta, pengusaha muda lulusan SMAN 21 Jakarta Timur ini melobi sang ayah untuk meminjam uang sebagai tambahan modal bisnisnya. “Saya meminjam Rp70 juta dari ayah yang seharusnya uang itu ingin dibelikan mobil. Saya lalu melobi rekan saya untuk membayar Rp75 juta dulu dan sisanya yang Rp100 juta dicicil dari keuntungan tiap semester. Alhamdulillah, permintaan saya dipenuhi,” kenang Hamzah. Dari franchise bimbel itu, bisnis Hamzah

berkembang pesat. Keuntungan demi keuntungan selalu diputarnya untuk membuat bisnisnya lebih maju lagi. Kini, Hamzah telah memiliki 3 lisensi franchise bimbel dengan jumlah siswa diatas 200 orang tiap semester. Total omzet yang diperolehnya sebesar Rp360 juta/semester dengan nett profit sekitar Rp180 juta/semester. Sukses mengelola bisnis franchise bimbelnya, Hamzah lalu melirik bisnis kerajinan SofaBed di Tangerang. Sejak bulan Agustus lalu, bisnis Hamzah telah resmi berbadan hukum dengan nama CV Hamasa Indonesia. Lulusan SMA tahun 2011 ini duduk sebagai

direktur utama di perusahaan miliknya yang omzetnya secara keseluruhan mencapai Rp100 juta per bulan. “Saat ini saya sedang mencicil perlahan-lahan modal yang saya pinjam 2 tahun lalu dari ayah. Alhamdulillaah, berkat motivasi dan Pak Ci saya sudah bisa ke Singapore dan Malaysia dengan hasil uang kerja keras sendiri,” ujarnya. Menurut Hamzah, dari pengalamannya, berbisnis di usia muda memiliki sejumlah tantangan plus kendala seperti misalnya diremehkan, tidak dipercaya dan lain sebagainya. Hal itu dianggapnya wajar. “Maklum saja, sebab di Indonesia, entrepreneur muda di bawah 20 tahun masih amat langka. Kalau di Amerika usia seperti saya ini mungkin hal yang sangat biasa,” tutupnya. (net)

KAYA DIUSIA MUDA: Menjadi seorang yang berkecukupan saat muda menjadi mimpi semua orang. Mimpi ini mampu diraih oleh Hamzah Izzulhaq, yang mampu menjadi seorang entrepreneur sukses kala usianya baru 18 tahun.

klik...........www.radarpalembang.biz


RP2_24112012