Page 1

REDAKSI TELP EXT FAX

ONLINE Iklan Sirkulasi

: (0711) 361638 : 815 : (0711) 362452

: (EXT 805) : (EXT 803)

BISNIS SUMSEL I N S PI R A S I BIS N IS M A S YA R A K AT S U M S E L

TERBIT 16 HALAMAN Harga eceran Rp 3.000

RADAR PALEMBANG l KAMIS 22 MARET 2012 l HALAMAN 9

Per 17 Maret

Per 17 Maret

PT Servo Lamban Bupati Berang LAHAT,RP – Belum rampungnya jalur khusus angkutan Batubara yang menghubungkan kabupaten Lahat hingga Banyu Asin tidak hanya menjadi keresahan bagi para pengusaha Mutiara Hitam (Batubara), pasalnya Bupati Lahat H Saifudin Aswari berang terhadap pengerjaan jalan tersebut pasalnya hingga kini jangankan mau selesai lokasi yang telah dikerjakan tidak mencapai 5 puluh persen sehingga dipastikan, suplai Batubara dari Bumi Seganti Setungguan kedaerah lain ikut tersendat apalagi batas akhir 1 April 2012 yang ditegaskan Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) untuk pelarangan melintas diJalan Lintas Sumatra (Jalinsum) hanya menghitung hari. Menurut H Saifudin Aswari, H Saifudin Aswari saat ini pengerjaan jalur khusus batubara yang menghubungkan Kabupaten Lahat hingga Kabupaten Banyuasin sejauh ini belum ada action lagi. Padahal jelas pihak kntraktor yang berasal dari PT Servo Lintas Raya (SLR) sebelumnya menargetkan paling tidak saat ini pengerjaan proyek tersebut rampung 5 persen lebih. “Padahal, rekomendasi izin telah dikeluarkan dengan cepat, tapi nyatanya pengerjaan akses jalan tersebut masih jauh dari ❏ Ke halaman 15

Per 17 Maret

SEKAYU, RP- Minat perusahaan penerbangan mendirikan sekolah penerbang di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) nampaknya cukup besar. Setelah sebelumnya Merpati, kini giliran Wing Flying School (WFS) yang berkinginan mendirikan sekolah yang diharapkan menelorkan para pilot, teknisi dan pramugari tersebut.

Per 17 Maret

Per 17 Maret

WES - Pemkab Siap Jalin Kerjasama

Muba Miliki

Sekolah Penerbang

Hal ini terungkap saat managemen Wings Lion Air dan Wings Flying School menggelar pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin, di Kantor Pemkab Muba, kemarin. Pertemuan tersebut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, serta SKPD Kabupaten Musi Banyuasin. Sementara dari pihak manajemen Wings Lion Air Jakarta diwakili oleh Managing Director Wings Lion Air Jakarta, Capt. Ertata Lananggalih ST, Direktur Wings Flying School Capt Audy Punuh, Direktur Operasional Wings Air Capt. ❏ Ke halaman 15

Prihal Kelangkaan Pupuk

Ngadu ke DPRD, Ternyata Kosong

PT Baturona Diminta Bertanggung Jawab

Ngadu ke Dirjen Ketahanan Pangan

SEKAYU, RP - Ratusan warga Desa Supat yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Masyarakat Supat (IKBMS) kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kemarin sekitar pukul 11.15 WIB mendatangi gedung DPRD Muba. Massa menuding perusahaan tambang batubara PT Baturona Adimulya tidak bertanggung jawab terhadap kerusakan jalan, jembatan dan gorong-gorong yang kerap dilewati kendaraan milik perusahaan tersebut. Akibatnya aktivitas perekonomian masyarakat kian terganggu terutama dalam memasarkan hasil perkebunan. Ratusan warga tersebut semula ingin melakukan aksi di kantor Pemkab Muba dan kantor dinas pertambangan dan energi (Distamben) namun dialihkan di depan gedung DPRD Muba. Ironisnya, warga yang datang mengunakan dua truk dan sepeda motor itu tidak satupun ditemui anggota DPRD Muba. Menurut informasi anggota dewan yang terhormat sedang berada di Jakarta. Perwakilan warga dipersilahkan melakukan pertemuan di gedung dewan dan dihadiri Asisten 1 Setda Muba, H Sohan

KAYUAGUNG, RP - Warga desa sungai Belida Kecamatan Lempuing mengadu dengan dirjen ketahanan pangan Kementrian Pertanian RI Udhoro Kasih Anggoro prihal kesulitankesulitan yang dihadapi petani didaerah tersebut diantaranya kesulitan petani untuk mendapatkan pupuk urea didaerah tersebut. H.Manaf salah seorang warga sungai belida mengutarakan keluhan-keluhan petani padi yang ada didaerah tersebut menurutnya petani setempat kesulitan untuk mendapatkan pupuk urea sehingga hal ini membuat petani sedikit kesulitan dalam mengelola tanamannya disamping itu,

❏ Ke halaman 15

❏ Ke halaman 15

CINDERAMATA: Bupati Muba H Pahri Azhari menerima cinderamata dari Managing Director Wings Lion Air Jakarta Capt. Ertata Lananggalih ST.

Antrian Panjang di SPBU

Panic Buying Landa OKUT

MARTAPURA, RP - Meskipun pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk SPBU tetap lancar dan tidak dikurangi, namun tetap

saja terjadi antrian panjang kendaraan bermotor diseluruh SPBU. Seperti yang terlihat di SPBU Kotabaru, SPBU Kotabaru 24 321 130 perbatasan Lampung hingga SPBU yang ada di wilayah Belitang. Warga khawatir menjelang kenaikan, BBM akan sulit didapat sehingga akan menghambat seluruh aktivitas. “Tidak naik saja bensin susah didapat, apalagi mau naik. Apalagi sekarang mau beli bensin dibatasi padahal kita sudah antri panjang dan panas-panasan,” ujar Ferdi warga

OKI Surplus Beras 1 juta Ton

Kumpul Sari Martapura saat antri di SPBU 24 321 130. Dirinya khawatir jika bensin dan solar benar-benar menghilang, maka hampir dipastikan dirinya tidak dapat beraktivitas. “Mau beli di SPBU antri panjang, mau beli eceran harganya dua kali lipat, apalagi kalau harga naik nanti jadi berapa harga eceran,” ungkapnya. Sementara itu, Wawan selaku pengawas SPBU 24.321.130 mengatakan, suplai BBM dari Pertamina tidak mengalami pengu-

KAYUAGUNG, RP - Kabupaten OKI merupakan salah satu kabupaten terbesar ke 3 penghasil produksi beras di Sumatera Selatan. Hal ini layak dikemukakan mengingat Kabupaten OKI memiliki potensi lahan sawah yang meliputi sawah lebak, tadah hujan, pasang surut yang cukup besar yaitu 518.387 hektar dan baru dimanfaatkan seluas 130.120 hektar, jadi masih terdapat lahan sawah lebih kurang seluas 398.167 hektar

❏ Ke halaman 15

❏ Ke halaman 15


KAMIS 22 MARET 2011 l HALAMAN 11

RADAR PALEMBANG

Gebrakan PT Bakrie Telecom Tbk

JAKARTA, RP - Impossible is nothing. Kalimat itu memang jadi penyemangat untuk menggapai sesuatu yang kelihatannya hampir mustahil. Tapi memang, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Semangat itu pun coba diusung oleh Axis. Meskipun baru beroperasi sekitar empat tahun di Indonesia, namun anak usaha Saudi Telecom Company (STC) dan Maxis Communication itu yakin suatu saat bisa menguasai industri telekomunikasi di negeri ini. “Ya, kami memang menargetkan posisi tiga besar,” ucap Presiden Direktur & CEO Telekomunikasi Indonesia, Erik Aas, dalam roundtable discussion di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (20/3). Keyakinan itu diusung oleh Aas beserta timnya, mengingat pesatnya pertumbuhan jumlah pelanggan dan pendapatan yang dibukukan oleh Axis dari tahun ke tahun. “Kami tahun lalu tumbuh 120% dengan jumlah pelanggan 17 juta. Tahun sebelumnya kami juga tumbuh 100%. Ini prestasi bagi kami, sebab, brand kami mulai kredibel di mata masyarakat di posisi keempat. Itu permulaan yang bagus untuk terus tumbuh,” kata Aas, optimistis. Dengan angka baru 17 juta pelanggan, Axis saat ini memang belum bisa dibandingkan dengan Telkomsel yang memiliki 105

juta pelanggan, Indosat 53 juta pelanggan, dan XL Axiata dengan 46,5 juta pelanggan. Erik Aas pun mengaku realistis dengan target yang dicanangkan, mungkin tidak terjadi dalam waktu dekat. Dalam lima tahun pun ia belum bisa memastikan. Meski begitu, kata dia, segalanya bisa terjadi begitu cepat seiring perubahan tren telekomunikasi. “Ada tiga indikator yang menjadi key point kami. Kepuasan pelanggan, produk yang terjangkau dan mudah dipahami pelanggan, dan kejujuran. Kami yakin kami bisa. Lihat, contohnya Samsung. Dulu market share mereka kecil, tapi sekarang jadi besar,” papar Aas. Keyakinan Axis tambah menggebu-gebu lagi setelah terjadi perubahaan kepemilikan saham. Kata Aas, STC telah meningkatkan kepemilikannya dari 51% menjadi 80%. Hal itu pun langsung berdampak pada besaran capital expenditure yang ditingkatkan menjadi Rp 1,6 triliun. “Kami mendapatkan pembiayaan besar untuk mobile broadband 3G. Ditambah lagi, kami juga telah mendapatkan 2nd carrier untuk frekuensi kami. Ini memberikan kami kesempatan untuk sukses, sama seperti operator 3G lainnya,” kata Aas. (rou/ash)

Akses internet kini semakin mudah, tak perlu membeli sebuah

PC (personal computer) atau sebuah laptop, plus modemnya, kini internet bisa diakses melalui TV. Ya, PT Bakrie Telecom Tbk akan meluncurkan produk terbaru yaitu ‘Klik On’. PALEMBANG, RP –Produk anyar tersebut, merupakan inovasi terbaru yaitu internet bisa di TV rumah. Mengingat, 45 juta pemilik TV di Indonesia, kalah jauh dengan jumlah pemilik PC atau laptop, hanya berkisar 6 juta saja. Hal ini menjadi pendorong untuk memberikan akses internet kepada semua orang. Inovasi terbaru tersebut, akan dikenalkan atau diluncurkan pertama kali di pasar Indonesia, pada Kamis (22/3). Tempat peluncurannya, dipilih Kota Palembang, yang akan dilaksanakan bertempat di ballroom Hotel Aryaduta Palembang. “Kami ingin menyediakan internet bagi semua,”ungkap Public Relation (PR) PT Telecom Bakrie Tbk-Palembang, Ade Rosalina, kemarin (21/3). Tak seperti sebuah PC atau laptop, harganya berkisar Rp 3-5 juta perunit, belum termasuk modem, produk set up box ‘Klik On’

ini hanya dipatok seharga Rp 950 ribu saja. Harga tersebut, lengkap dengan peralatan pendukung yang siap dipasangkan pada TV, termasuk keyboard dan remote. Untuk akses, bulanan, dikenakan cukup ringan, dengan akses kecepatan 3,1 Mbps. Bagi pengguna, akses untuk terhubung antara perangkat ‘Klik On’ dengan TV cukup mudah, tampilan yang diberikan pada layar sangat sederhana, tak membutuhkan waktu lama untuk terhubung. Peluncuran ini, aku dia mempunyai konten lokal, sangat bermanfaat dan atraktif bagi anakanak usia sekolah. Tak hanya berinternet ria, ‘Klik On’ juga ada tampilan mencerdaskan, khusus dunia pendidikan. Seperti, ada menu berhitung matematika, dan pelajaran lainnya. Pasca diluncurkan hari ini, Kamis (22/3), akan diluncurkan di beberapa kota lain di Indonesia. PT Bakrie Telecom Tbk menyiapkan langsung ‘Klik On’ pada outlet yang ditunjuk. “Pertama kali diluncurkan di Palembang, dan langsung bisa dibeli oleh masyarakat di outlet ditunjuk,”ujar dia. (dav)

FOTO: SALAMUN/RADAR PALEMBANG

Axis Yakin Tembus 3 Besar

PRODUK INTERNET TV MELUNCUR

Ade Rosalina

FOTO: RD2/RADAR PALEMBANG

Retailer Keluhkan Hp Cina

Developer Tinggalkan Android JAKARTA, RP - Popularitas Android bagi developer sepertinya mulai tergerus dan cenderung mengalami tren negatif. Sebuah survei membuktikan makin banyak pengembang yang hengkang dari platform besutan Google tersebut. Survei yang dilakukan oleh IDC dan Appcelerator menunjukkan minat pengembang untuk menggarap aplikasi

tidak memperlihatkan pertumbuhan, malah terus berkurang. Tahun ini saja tercatat, sebanyak 2.173 pengembang hengkang dari 280 ribu yang terdaftar di platform mobile developer Appcelerator. “Pertumbuhan yang melambat developer atas Android ini menarik, bila melihat tahun lalu sistem operasi tersebut sangat menarik minat pengembang, setelah iOS,” tukas Mike King,

principal mobile strategist di Appcelerator Survei ini juga mengungkapkan, minat pengembang untuk smartphone Android turun dari 86% menjadi sekitar 78%, dan sedangkan untuk tablet turun dari sekitar 75% menjadi 67%. Fragmentasi di Android, yang disebut King sebagai ‘biang keladi’ kegagalan OS ini menarik minat developer. Kesulitan berasal dari variasi

antara sejumlah besar perangkat yang menjalankan si OS ‘robot hijau’. “Android memang lebih banyak menjual perangkat daripada iOS. Akan tetapi pengembang memiliki waktu lebih mudah dalam coding untuk iOS, karena hanya beberapa perangkat yang berbeda,” tandas King, seperti dikutip dari The Register, Rabu (21/3). (ash)

PALEMBANG, RP – Produk Hp Cina mulai menuai keluhan, banyaknya laporan kerusakan membuat retailer mulai berfikir untuk penetrasi lebih di pasar tersebut. Meskipun, varian yang beragam dan harga lebih miring tetap menjadi daya pikat tersendiri bagi konsumen. Afin, salah satu staf dari Telemarco Palembang mengatakan persaingan sekarang semakin ketat. Khusus produk Hp Cina, keuntungan sangat sedikit berbanding terbalik dengan masalah yang sering dialami, kerusakan yang sangat banyak dan beragam menjadi resiko sudah mulai membuat dealer berfikir menghentikan kerjasama penjualan ponsel-ponsel Cina. Diakui juga oleh Afin, ponsel Cina secara permintaan sampai dengan saat ini masih sangat masih stabil, belum terlihat adanya tren penurunan permintaan. Mulai tahun ini angka penjualan mencapai titik kestabilan berkisar di 5000 unit perbulan. Namun tetap saja keuntungan yang didapatkan juga sangat sedikit meskipun jumlah yang terjual mencapai ribuan unit. Untuk model sendiri , di tahun 2012 ponsel-ponsel keluaran Cina sudah mulai beralih model, ponsel Cina yang dahulu heboh dengan model qwerty kini sudah mulai berganti dengan model candybar dengan keypad alphabet numeric seperti ponsel-ponsel dulu. Sedangkan untuk model touchscreen sendiri sampai dengan saat ini masih kurang diminati di pasar Palembang dan sekitarnya. Mengenai Brand yang merajai penjualan ponsel cina di Palembang saat ini, menurut Afin produk yang merajai pasar datang dari Mito dan Cross. Promo yang gencar di berbagai media serta layanan purna jual yang banyak diyakini menjadi alasan utama masyarakat Indonesia khususnya Palembang memilih produk ini. “Konsumen yang memiliki dana sedikit maka lebih mendahulukan untuk membeli ponsel murah keluaran dibandingkan brand top dunia seperti Samsung ataupun Nokia,”ujar dia. (rd4)


INFO HARI INI

Memilih Iga Sapi BAGAIMANA memilih iga sapi untuk BBQ supaya empuk dan enak? Bisa dibeli di mana? Jenis iga sapi yang dipakai adalah short ribs. Untuk mendapatkan iga berdaging tebal, belilah di pasar swalayan. Biasanya merupakan iga sapi impor dengan lapisan lemak di sela-sela serat daging. Sebaiknya buang lemak yang berlebihan. Iga sapi lokal terlalu tipis dan agak keras dagingnya. Agar mudah diiris tipis dagingnya, simpan dalam freezer selama beberapa jam hingga agak keras. Sebaiknya rendam daging iga dengan bumbu selama minimal 3 jam hingga warnanya kecokelatan. Panggang atau bakar dengan api arang agar rasanya gurih dan aromanya harum. (odi)

RADAR PALEMBANG l KAMIS 22 MARET 2012 l HALAMAN 12

BELIDO GORENG NAN LEMAK NIAN Ikan belida adalah ikan kebanggaan orang Palembang yang semula banyak ditangkap dari Sungai Musi. Ikannya seperti berpunuk, dagingnya penuh lemak dan paling cocok untuk membuat otak-otak, pempek, maupun krupuk ikan. Rasa dan aromanya sangat khas.

PALEMBANG, RP -Saking populernya, ikan belida di Sungai Musi sudah semakin jarang populasinya, sehingga untuk memenuhi kebutuhan wong Kito Galo, maka belida pun kini harus didatangkan dari Sumatra Barat dan Kalimantan Barat. Seekor ikan belida hidup harganya mencapai Rp 125 ribu per kilogram. Kelangkaan ikan belida menjadikan makin sedikit rumah makan yang dapat menyediakan menu belida bagi

para tamu. Bahkan, untuk jenis pempek dari ikan belida, hanya tinggal satu tempat yang dapat menyediakannya. Selebihnya harus puas dengan ikan tenggiri dan ikanikan jenis lain untuk diolah menjadi pempek, otak, dan krupuk. Ketika masih berukuran kecil, ikan belida berwarna kehitaman, dan disebut ikan putak. Semakin dewasa, warna kulitnya menjadi semakin cerah. Potongan ikan belida harus dibungkus dengan daun pandan agar tidak hancur tercerai-berai ketika digoreng. Maklum, dagingnya sangat banyak mengandung lemak yang baik untuk kesehatan. Sepotong ikan belida goreng harganya bisa mencapai Rp 50 ribu., setara dengan harga seekor udang galah berukuran setengah kilo. Salah satu rumah makan yang masih menyediakan belida goreng adalah RM Mahkota Indah (ada 2 cabang di Palembang). Ikan belida goreng hanya disajikan berdasarkan pesanan dan langsung digoreng agar masih panas ketika disajikan. Bila digoreng ulang, lemaknya akan hilang dan hancur. Jangan khawatir dengan lemak ikan yang kaya Omega 3. Yang perlu dikhawatirkan justru adalah minyak yang dipakai untuk menggoreng. RM Mahkota Indah juga terkenal dengan pindang kepala patin. Pindang adalah masakan khas Sumatra Selatan yang

sangat mirip dengan asam-pedas dari Riau. Setidaknya ada empat jenis pindang yang populer di Sumsel, yaitu: Pindang Palembang, Pindang Musi Rawas, Pindang Sekayu, dan Pindang Meranjat. Masing-masing sesuai dengan nama kampung asalnya. Dari semua jenis itu, Pindang Meranjat –lah yang paling intens bumbunya dan agak kental kuahnya. Pindang yang lain agak encer. Ada juga pindang yang dicampur dengan tempoyak (fermentasi durian) yang agak kental kuahnya. Di RM Mahkota Indah juga dapat dipesan pindang kepala ikan belida yang lebih berlemak. Pilihan lain adalah pindang kepala ikan baung (semacam lele laut). Ketiga jenis ikan ini mengandung lemak, sehingga sangat cocok dimasak pindang. RM Mahkota Indah menyajikan hidangannya mirip rumah-rumah makan pindang, yaitu dengan menggelar berbagai lauk dalam pinggan-pinggan kecil. Jangan lewatkan ikan seluang goreng yang gurih renyah dengan sambal rusip (fermentasi ikan-ikan kecil) atau sambal tempoyak yang sungguh menawan. (dev/dtf)

Resep Cumi Gulung Bahan: 100 gr cumi ukuran kecil dan dikupas 2 lembar nori minyak goreng secukupnya untuk menggoreng saus sambal untuk penyajian Bahan Pelapis Cumi: 400 gr tahu putih, dihaluskan 200 gr daging ikan kakap 5 lbr daun bayam, rebus dan cincang halus 2 btr telur 2 siung bawang putih, cincang halus 1 sendok makan kecap ikan 1 sendok teh garam 1/4 sendok teh merica bubuk 1 cm jahe, diparut Cara membuat: Pelapis: Haluskan ikan dengan blender hingga halus Campur dengan bahan pelapis lainnya pukul pukul hingga kalis Isikan ke dalam cumi sambil dipadatkan, sisihkan Cumi: Pipihkan sisa adonan pelapis cumi setebal 1 cm diatas plastik bentangkan potongan nori. Tambahkan adonan pelapis cumi tipis saja. Letakkan 2 buah cumi isi ditengahnya kemudian gulung bungkus dengan plastik dan lapisi dengan lap bersih. kukus 30 menit setelah matang, goreng hingga kecoklatan. potong-potong lalu sajikan dengan saus sambal. (*)

Pudding Roti Keju

Bahan-bahan: 2 lembar roti tawar dicacah kasar 75 ml susu tawar 1 butir telur 2 sdt gula pasir/gula palem 2 sdt kacang/coklar butir 50 gr keju cheddar (potong dadgu kecil) Cara memasak: Kocok telur dengan susu Campur roti dengan gula pasir, keju, kacang Tuangkan susu dan telur Kukus selama 15-20 menit hingga matang Angkat dan sajikan (*)


POLITIKA

RADAR PALEMBANG

KAMIS 22 MARET 2012 l HALAMAN 13

Anggota FPG DPR Tim Sukses Alex-Nono Partai Golkar mendukung penuh pencalonan Alex Noerdin-Nono Sampono dalam Pemilukada DKI Jakarta. 106 Anggota FPG DPR bakal dijadikan tim sukses Alex-Nono. JAKARTA, RP - “Minta tolong atas ketokohan saudarasaudara. Karena anggota 106 anggota FPG DPR RI adalah tokoh-tokoh dari masing-masing daerah,” kata Sekretaris FPG DPR, Ade Komaruddin, dalam perkenalan program Alex-Nono di hadapan FPG DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3). Tantowi Yahya dan Aziz Syamsuddin juga diminta khusus mengerahkan pendukungnya untuk Alex-Nono. Mengingat keduanya telah siap dengan pasukan pemenangan Pemilukada DKI. ”Yang penting di sini ada dua tokoh yang juga sudah siap-siap maju. Saya kira Pak Aziz sudah sosialisasi dan barangnya yang sudah didapat juga dibawa masuk ke sini. Juga Pak Tantowi Yahya,” kata Ade yang juga Ketua Pemenangan Pemilu Jawa I Golkar ini. Ade berharap semua anggota DPR berjibaku untuk kemenangan Alex-Nono. Sehingga Alex bisa memenangkan Pilkada DKI. ”Nomor satu DKI ini mayoritas adalah orang Jawa. Tokoh dari Jabar, Jatim, Jateng ini kami minta membantu di sini. Demikian orang betawi, juga sunda, karena ini adalah Ibukota Indonesia,” kata dia. ”Sementara Ahok barang ilang,” celetuknya sembari tertawa. Ada yang menarik dari pilgub DKI tahun ini, beberapa pasang cagub dan cawagub malah ada yang berasal dari partai yang tidak mengusung pasangan calon

itu. Namun, fenomena ini bukanlah dianggap suatu yang baru, ini dianggap sebagai pragmatisme politik untuk mendapatkan kelebihan suara dari partai lain. ”Cara seperti ini hanya lebih merupakan kejelian suatau partai untuk memperoleh tambahan suara dari kader partai yang tidak bergabung dengan koalisi mereka,” ujar analis Charta Politika, Arya Fernades, saat duhubungi detikcom, Rabu (21/3). Arya menambahkan, kasus tidak didukungnya salah satu kader dalam dan malah menjadi pemenang , bahkan pernah terjadi di Pilpres. Publik tentu masih ingat ketika pada saat itu, Jusuf Kalla yang secara politik tidak didukung oleh partainya sendiri akhinya malah menang dan akhirnya partainya menjadi salah satu pendukung Partai Demokrat di DPR. “Hal seperti yang pernah dialami JK itu bisa saja terjadi lagi. Malah kemungkinan apabila salah satu kader yang ‘membelot’ itu bisa menang, dia bisa saja diajak bergabung kembali dan malah bisa saja ditawarkan pada posisi stratgis di partainya,” ucapnya. Seperti diketahui untuk pasangan Hidayat Nurwahid - Didik J. Rachbini dan Joko Widodo Ahok, masing-masing cawagub tersebut berasal dari partai yang tidak mendukung pasangan calon tersebut. Namun nasib Didik masih lebih beruntung daripada Ahok, politisi Partai Golkar ini dipaksa untuk keluar dari partai yang membesarkannya selama

WAWANCARA : H Alex Noerdin saat diwawancarai salah satu media di Palembang, kemarin (22/3). ini. ”Pertama saya melihat memang tiap partai memiliki me-

kanisme menjaring calon ada yang melalui rapat pimpinan dan ada juga melalui rapat melalui

hasil survey. Dan saya lihat di kedua partai, baik Golkar maupun PKS cukup proprsional dalam

DPD PKS Gelar Rakerda INDRALAYA, RP – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ogan Ilir kemarin melakukan rapat kerja daerah yang dihadiri seluruh pengurus DPD dan DPC se kabupaten Ogan Ilir. Rapat kerja Daerah (Rakerda) PKS OI adalah agenda tahunan yang sudah diatur dalam AD/ ART Partai yang merupakan sarana evaluasi pelaksanaan program partai tahun sebelumnya. Kegiatan ini sangat penting dilakukan untuk mengukur sejauh mana program tersebur mem-

punyai efek sosial, pengokohan struktural, dan peningkatan citra partai. Tag line PKS sebagai partai bersih, peduli dan profesional mesti menjadi ruh dan semangat semua fungsionaris partai. Dan seluruh kader yang diharapkan pada akhirnya menjelma menjadi kondisi masyarakat secara umum. Rakerda II PKS OI berlangsung di Aula Darul Arqam Indralaya yang dihadiri seluruh pengurus DPD sebanyak lebih kurang 40 orang. Terdiri dari pengurus inti dan tujuh bidang yang ada beserta staf-stafnya.

Selain evaluasi, agenda lainnya adalah merencanakan program kerja untuk setahun ke depan. ”Diharapkan semua pengurus membuat program yang berbasis kemasyarakatan dan bersinergi dengan lembaga-lembaga eksternal. Serta juga memberdayakan struktur di bawah sebagai ujung tombak partai yaitu DPC dan DPR PKS,” ujar Sekum DPD Kemas Ade Isnaini ST. Sedangkan yang dimaksud mobilisasi dan ekspansi ini sederhananya adalah seluruh potensi yang ada pada PKS. Baik itu

pejabat publik, anggota dewan, fungsionaris partai, kader dan simpatisan yang diarahkan untuk kebaikan masyarakat luas. Beberapa program unggulan yang siap digelontorkan, di antaranya adalah training orientasi partai (TOP), sekolah murabbi, “one day farmer”, pembentukan rumah keluarga Indonesia (RKI) serta buletin bulanan “Suara Keadilan”. Acara dibuka Ketua DPD PKS OI Drs Dakir Soekaryo, dilanjutkan dengan taujih (arahan) penguatan struktur oleh Wakil

Ketua Umum H Sunoto Anam AMd, pelaksanaan sidang-sidang komisi dan di akhiri penetapan program kerja. Dalam rakerda ini juga ditegaskan kembali hasil Musda 2011, bahwa target pemilu legislatif adalah delapan kursi DPRD. Untuk Pilkada menunggu hasil pemilu 2014. Di antara pengurus yang hadir Bendahara Zaki SPd. Ketua Kaderisasi Husnul Anam SHi, serta seluruh kabid yang ada. Di antaranya, Ketua Bidang kebijakan Publik M. Sirajuddin, SE dan bidang perempuan Erlis Adham, ST. (iam)

Balon Wako KNK Semakin Ramai Giliran Deje Daftar Wako di KNK LUBUKLINGGAU, RP – Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Kota Lubuklinggau semakin memanas. Terbukti dari persain-

gan yang semakin sengit sehingga banyak menimbulkan bakal calon (balon) Wako dan Wawako. Bakal calon Walikota pun semakin ramai mendaftarkan diri ke Koalisi Na-

sionalis Kerakyatan (KNK). Sejauh ini KNK sudah mengeluarkan tiga formulir pendaftaran untuk balon Walikota Lubuklinggau, seperti SN Prana Putra Sohe, H Akisropi Ayub. Dan kemarin (21/3), giliran H Darmadi Jufri atau dikenal

dengan sapaan Deje mengambil formulir atau mendaftar ke KNK. Pantauan Radar Palembang, anggota DPRD Sumsel dari PDI Perjuangan itu tidak datang sendiri saat mendaftar. Te t a p i d i k u a s a k a n k e p a d a

Joko Susanto. “Kami mewakili Darmadi Djufri mendaftar ke KNK ini untuk calon walikota. Sebagaimana diketahui bahwa Darmadi Djufri merupakan kader PDI Perjuangan. Tapi PDI Perjuangan di Lubuklinggau belum bisa mengusung calon sendiri. Sementara KNK memenuhi syarat untuk mengusung dan memberikan kesempatan untuk kami mendaftar. Maka kami ambil kesempatan itu daftar calon walikota,” ujar Joko. “Kami melihat KNK sudah secara resmi membuka pendaftaran, maka Pak Deje kuasakan kepada saya untuk mendaftarkan diri dan mengambil formulir ke KNK. Ini untuk memenuhi syarat formal bahwa untuk mencalonkan diri harus didukung parpol atau melalui jalur independen.” (pin)

menjaring partai, ada rapat DPP, kemudian di PKS juga seperti itu. Kenapa ada dua partai lain yang

dicalonkan partai lain ini kejelian partai lain, menambah suara.” (riz/mad)

Isu Rasial Sudah Tidak Laku JAKARTA, RP - Isu rasial menjadi salah satu isu paling sensitif, namun dianggap paling efektif untuk mempengaruhi psikologi pemilih. Namun, hal ini dinilai tidak akan banyak berpengaruh apabila taktik ini tetap diterapkan di kota metropolitan seperti Jakarta. “Teknik kampanye negatif itu sangat biasa dalam suatu pemilihan. Namun apabila itu dikaitkan dengan isu rasial, apalagi di Jakarta, tentunya itu bukan zamannya lagi di tengah masyarakat modern ibukota,” terang analis Charta Politika, Arya Fernandes kepada detikcom, Rabu (21/3). Menurutnya, seharusnya da-

lam kampanye-kampanye, yang diserang oleh para kandidat yang bersaing adalah lebih kepada substansi. Tidak melulu membahas masalah mengenai isu rasial. Karena ia menilai masyarakat modern ibukota sudah tidak terlalu memperdulikan model kampanye seperti itu. “Coba dilihat pada pemilu di AS misalnya, mereka tidak pernah menggunakan isu rasial. Mereka saling menyerang pada masalah program dan kebijakan pesaingnya. Tapi di Indonesia malah kebanyakan yang ditonjolkan adalah mengenai isu etnisitas dan putra daerah” terangnya. (riz/mad)

Hanura Gelar Jalan Sehat Meriahkan HUT

Drs H Djunaidi Ramli SH MSi

PALEMBANG, RP – Partai Hanura mengadakan jalan

sehat dalam rangka HUT Partai Hanura kelima pada 25 Maret 2012. Acara ini mengusung tema “Hanura Tak Pernah Khianat Hidup Mati bersama Rakyat, Suara Hanura adalah Suara Rakyat untuk Rakyat”. Acara Jalan Sehat Hanura akan diadakan di BKB dan dibuka langsung oleh Ketua DPP Partai Hanura H Wiranto. Adapun hadiah yang ditawarkan, hadiah utama 4 buah motor, 5 buah lemari es, 5 buah televisi dan puluhan hadiah lainnya. Rute jalan sehat ini akan dimulai di Benteng Kuto Besak, Masjid Agung jln Jendral Sudirman, jln Letkol Iskandar, jln Diponegoro, jln Merdeka. Terakhir, kembali ke Benteng Kuto besak(BKB). Jalan sehat membagikan kupon sebanyak 8500 kupon yang bisa didapatkan di DPD Hanura dan PAC partai Hanura sekota Palembang. Ketua DPD Hanura Sumsel Drs H Djunaidi Ramli SH MSi didampingi Marwan Ramli sebagai ketua panitia berhadap, dengan diadakannya Jalan Sehat Hanura, partai bisa lebih bisa dekat lagi dengan rakyat. ”Jalan sehat ini bisa diikuti oleh semua kalangan, kami juga berharap masyarakat lebih kenal dan dekat dengan dengan partai Hanura,” jelas dia. (mel)


P

Ekonomi Kerakyatan

RADAR PALEMBANG

Keran Impor Ikan Makarel Ditutup KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan menegaskan tak ada alasan bagi pemerintah saat ini membuka kran impor makarel. Di Indonesia sedang mengalami musim tangkap ikan makarel atau lamuru. “Yang sekarang ini sepanjang produksi ikan di Indonesia masih musim nggak ada dasarnya kita mengimpor. Jadi kita memanfaatkan produksi ikan di nelayan, sampai sekarang masih berlangsung itu jadi tidak ada izin yang kita keluarkan,” kata Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Saud P Hutagalung di DPR, Senin (19/3). Saud menegaskan jika pun pemerintah mengeluarkan izin maka hanya ikan-ikan yang tak bisa dihasilkan dari dalam negeri. Sementara ikan makarel jumlahnya cukup berlimpah di Indonesia terutama saat musimnya. “Ikan yang tidak kita produksi seperti salmon itu juga tidak ba-

FOTO: NET

TUMPUKAN IKAN : Terlihat tumpukan ikan makarel yang baru saja ditangkap dari laut, siap dijual.

nyak, ada kepiting salju itu adanya di Kanada dan itu karena ada konsumsi disini seperti restoran dan lain-lain, tapi untuk ikan yang diperlukan untuk konsumsi setempat kita nggak keluarkan,” katanya.

Pihaknya pun jika mengizinkan impor makarel harus ada syaratnya, diantaranya di dalam negeri pasokannya kurang dan yang terpenting tak boleh di pasarkan di dalam negeri, produksinya harus diekspor.

“Nah, sekarang kalaupun misalnya ada adalah mengisi industri bahan baku pengalengan di Jawa Timur, itu kan di ekspor nggak apa-apa lah, ada yang ke Afrika, karena kalau tidak kita bantu bahan bakunya misalnya sebagian lewat impor, nggak cukup,” katanya. Untuk industri makarel semacam ini perlu didorong karena berorientasi ekspor. “Nanti (kalau dilarang) PHK malah kan pekerjanya. Jadi kalau konsumsi untuk diedarkan di masyarakat nggak boleh masih kita tahan, belum boleh menunggu nanti kalu betul betul sudah gak musim, gelombang besar,” katanya. Asosiasi Pengalengan Ikan Indonesia (Apiki) mencatat kebutuhan lamuru (sarden) 230.000 ton setahun sekitar 24 pabrik. Produksi lamuru nasional 165.000 ton. Namun dari jumlah itu pasokan dari lokal masih hanya 75% karena masalah distribusi dan sebagainya. (hen/dnl)

Sukses Sederhana Jualan Model PALEMBANG, RP – Ternyata, jualan kaki lima seperti model, merupakan peluang meraup untung. Tak perlu banyak adonan dalam pemasaran, Model Mang Udik yang berjualan di Jalan Temon 26 Ilir ini hanya menggunakan 3 prinsip dasar dalam berjualan makanan lokal tersebut. Dituturkan pemilik sekaligus pengelola usaha tersebut, Umiati bahwa konsumen yang membeli model cukup ramai karena selalu berusaha agar rasa makanan tidak pernah berubah. Tak hanya itu, dirinya mengakui masih ada trik sederhana lain agar modelnya laris manis. “Terdapat 3 kunci utama yang sangat diinginkan oleh sebagian besar masyarakat Palembang

SAJIKAN: Umiati sedang menyiapkan model jualannya yang dipesan pelanggan. FOTO: ZARKASIH

khususnya. Kalau mau cari makan, pertama harus harga yang murah, rasa yang nikmat serta porsi yang besar,” ujarnya. Harga murah hingga saat ini masih menjadi alasan utama masyarakat khususnya ekonomi kelas bawah yang menjadi pangsa pasar terbesar model Mang Udik. Menurut Umiati, jika harga murah tanpa diselingi dengan rasa yang nikmat tentu saja akan membuat masyarakat enggan kembali untuk membeli dagangannya di lain waktu apalagi memberitahukannya kepada orang lain. Namun, konsumen yang membeli model atau pempek disini tidak hanya berasal dari kalangan bawah. Tidak jarang konsumen kelas menengah ke atas juga terlihat mampir untuk membeli dagangan di tempat ini. Rasa yang memang sangat nimat diyakini menjadi alasan mengapa pelanggan sengaja datang untuk membeli. Model spesial versi Mang Udik dijual seharga Rp 6.000, lalu pempek dijual seharga Rp 7.000. (rd4)

KAMIS 22 MARET 2012 ● HALAMAN 14

Hobi Landak Hasilkan Omzet Jutaan Tak mesti ribet dalam memulai usaha, hobi yang digeluti pun layak dikedepankan dalam menghasilkan duit. Hal tersebut dilakukan Angga, pemilik Pondok Selera yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta No 099A Palembang, ternyata mempunyai usaha sampingan menjual landak. PALEMBANG, RP – Salah satu hobi yang tergolong langka ini ternyata bisa menghasilkan pundit-pundi uang yang tidak sedikit. Landak mini begitulah hewan ini akrab disebut, bentuk yang lucu disertai dengan sifat pemalunya membuat sebagian orang tidak tahan untuk memilikinya. Harga yang tergolong mahal hingga mencapai jutaan rupiah perekor, rasanya pantas untuk menebus hewan yang satu ini. Menurut Angga, usaha dan hobinya ini bermulai dari dorongan sang pacar serta ke-isengan sering berselancar di dunia maya. “Pada saat men-jelajah di salah satu forum jual beli yang ada di internet, melihat hewan lucu ini dijual dengan harga yang tak masuk dalam lo-gika,” jelasnya. Akhirnya, hobi yang disukai sejak 7 bulan lalu ini, dikembangkan menjadi lahan bisnis anyarnya. Kini, koleksi landak sudah cukup banyak, khususnya landak mini mulai dari jenis albino salt and paper, high snow, dan pinto.

FOTO: ALKA

LUCU:

Hewan landak, meski berduri, hewan mungil ini ternyata berharga ratusan ribu hingga jutaan rupiah yang bisa menjadi lahan usaha.

Bentuk lucu serta warna yang menarik segera membuatnya yakin untuk menjual hewan ini. “Sejak lahir sudah bisa dibeli, tapi dipelihara sampai umur 2 bulan baru bisa diambil, harganya bervariasi sesuai dengan jenisnya, mulai dari TRp 500 ribu perekor sampai dengan Rp 10 juta perekornya,”jelas

Angga

dia. Berjalannya waktu, omzet yang dihasilkan lumayan, berkisar Rp 5 jutaan perbulan bahkan bisa lebih tergantung pesanan. Market pasar saat diakui angga masih berpusat di kota Palembang dan sekitarnya. Walaupun sudah ada banyak juga landak yang dikirim ke Pulau Jawa atau daerah lain yang masih berada di Sumatera. “Asal perjalanan tidak lebih dari 48 jam masih bisa saya layani, kakau lebih maka hewan stress atau lebih parah hewan sampai mati,” ujarnya. (rd4)


KAMIS 22 MARET 2012 l HALAMAN 15

RADAR PALEMBANG

Muba Miliki

Dari Hal 9 ) ........................................................................................

Redi Irawan, Dirut Lion Air Edward Sirait SE, dan Kepala Teknisi Capt. Nuryanto.Managing Director Wings Lion Air Jakarta, Capt. Ertata Lananggalih ST, mengaku, terkesan dengan Kota Sekayu. Menurutnya, secara geografis Sekayu berpotensi untuk didirikan sekolah penerbang. “Sekayu dan Musi Banyuasin pada umumnya, memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan dari sisi ekonomi, serta sosial budaya. Seiring dengan kebutuhan penerbangan, Wings Flying School perlu untuk mengembangkan pendidikan penerbang, mekanik, dan pramugari,” ujarnya. Kedatangan rombongan ma-

PT Baturona

najemen Wings Lion Air Jakarta juga untuk mencoba menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam mengembangkan pendidikan bagi calon penerbang. Menurutnya, untuk tahap awal, Sekayu potensial untuk didirikan sekolah penerbang dan dasar perawatan pesawat, pendidikan petugas pengoperasian pesawat, serta sekolah pramugari. Ertata mengatakan, pihaknya menjalin kerjasama dengan Boeing dan ATR dalam menerapkan metode pendidikan bagi calon penerbang. Sehingga lulusan WFS dapat mudah diserap dan memenuhi kebutuhan industri penerbangan

tidak hanya didalam tetapi juga diluar negeri. “Kebutuhan pilot mencapai 240 orang pertahun, saat ini baru dapat dipenuhi 100 pilot/tahun. Mudahmudahan kebutuhan pilot tersebut dapat pula direkrut dari pemuda Musi Banyuasin,” ujarnya. Bupati Musi Banyuasin H Pahri Azhari, menyambut baik keinginan Wings Flying Air untuk mendirikan sekolah bagi calon penerbang. “Animo masyarakat Muba sangat besar, dan semoga akan menarik minat generasi muda Muba untuk menjadi pilot. Bila sekolah ini jadi didirikan, kami minta dibantu agar anak-anak Muba dapat terserap mengikuti pendidikan penerbang,” tukasnya. (ace)

Dari Hal 9 ) ......................................................................................

Madjid dan perwakilan manajemen PT Baturona Adimulya. Dalam rapat tersebut, Warga Dusun II Desa Supat, Sutoyo melontarkan uneguneg mereka karena fasilitas jalan, jembatan dan gorong-gorong di Supat banyak yang rusak dan ambruk. “Ada 3 gorong-gorong dan 1 jembatan yang ambrol. Ini karena sering dilewati truk perusahaan. Namun kini sudah rusak dibiarkan saja,” teriaknya. Warga juga mengeluhkan keberadaan jembatan dijalur lintas

laut penyeberang batubara karena menyulitkan masyarakat akibat penyempitan arus air dan sungai. Lebih lanjut jelas warga, PT Baturona dalam setiap kegiatannya tidak pernah melibatkan aparat desa baik masalah tenaga kerja dan penambangan dan ganti rugi lahan. Sementara itu, Kadus III Supat Timur, Zulkarnain menilai banyak pihak seakan lepas tangan terhadap kerusakan jalan, jembatan dan gorong-gorong. “Disini kami minta harus ada

yang bertanggung jawab sebelum warga melakukan caranya sendiri dengan memblokade dan menyetop aktivitas pertambangan PT Baturona,” ujar warga lainnya. Dalam kesempatan itu, diketahui jika kerusakan jalan 108 hingga kearah Kecamatan Keluang itu merupakan jalan lama. Sedangkan PT Baturona sudah memiliki jalan khusus yang dibuat sendiri namun untuk pemeliharaan masih di serahkan kepada pihak PT Baturona. (ace)

Ngadu ke Dirjen harga padi yang dinilai sangat murah juga menjadi kendala para petani.“Harga Padi ini sangat murah padahal ini salah satu makanan pokok tapi harganya jauh berbeda dengan karet, kalau dulu satu kg beras kalau disamakan dengan harga karet sama dengan dua Kg getah karet tapi saat ini kebalikannya 1 kg karet sama dengan 2 kg beras”cetusnya. Dikatakannya, warga meminta kepada pemerintah untuk menaikan harga padi minimal bisa disamakan dengan harga karet sehingga tidak ada lagi alih fungsi lahan dari sawah menjadi kebun karet “Jadi sangat salahkan warga kalau mereka lebih memilih menanam karet ketimbang padi pasalnya harga karet lebih mahal sehingga banyak

Panic Buying

tuk meningkatkan produksi beras menuju Sumsel lumbung beras dan menuju surplus beras nasional 10 juta ton “Bercocok tanam itu harus menarik dan harus untung, dan saya juga mengajak petani untuk tidak merusak lahan sawah yang ada ataupun dialihfungsikan, Ini kita tinggalkan alat tanam padi untuk masyarakat,” ungkapnya seraya berkata kehadirannya di OKI ini merupakan tugas dari Presiden untuk mensukseskan para petani. Sementara itu, dari pihak PT.Pupuk Sriwijaya yang juga hadir dalam kegiatan panen raya tersebut mengatakan bahwa pusri tidak pernah kekurangan pupuk jadi masyarakat jangan khawatir dan pihaknya juga akan segera

membangun tempat pemasaran pupuk sriwijaya di dekat teluk gelam oki “Jadi masyarakat jangan khawatir pupuk kita banyak tidak akan kurang dan kami akan segera membangun tempat pemasaran pupuk di dekat teluk gelam”ujarnya. Disamping itu, lanjutnya kalau masyarakat mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk tersebut silahkan kontak distributor pupuk yang ada di OKI asalkan alamatnya tepat maka pupuk akan diantarkan “Kalau tidak bisa silahkan kontak langsung kekantor kami maka kami akan menyelesaikan hal tersebut jadi tidak ada lagi kendala pupuk untuk petani” pungkasnya sembari memberikan no handpon kepada petani. (rom)

Dari Hal 9 ) .....................................................................................................................................

rangan. Suplai selalu dipenuhi sesuai dengan order. “Tidak ada pengurangan, pasokan selama ini masih lancar saja sesuai order,” ungkapnya. Terkait antrian panjang di SPBU

OKI Surplus

Dari Hal 9 ) ............................................................................................................................

warga yang mengalihfungsikan lahan sawahnya menjadi perkebunan karet tapi kalau harganya sama saya yakin tidak akan ada lagi alihfungsi lahan”ungkapnya. Menanggapi hal tersebut, Dirjen Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI Ir.Udhoro Kasih Anggoro mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi para petani “Inilah gunanya kami turun kelapangan langsung untuk mengetahui keluhan-keluhan petani dan kami harap keluhan para petani ini bisa diatasi secepat mungkin”ujarnya saat panen raya didesa sungai belida lempuing. Ditambahkannya, pemerintah harus segera menyelesaikan apa yang dikeluhkan para petani un-

Wawan mengatakan bahwa itu terjadi karena masyarakat panik. “Masyarakat panik karena melihat antrian panjang, padahal stok kita cukup,” jelasnya seraya mengatakan dalam

sehari kuota untuk bensin mencapai 25 kilo liter dan solar antara 10 hingga 15 kilo liter per hari. Pada kesempatan itupula, Wawan menambahkan pihaknya tetap menerapkan aturan dari

Pertamina melalui SR UPMS II yang membatasi pembelian BBM dimana untuk kendaraan roda dua maksimal Rp 20 ribu dan roda empat maksimal Rp 150 ribu.(awa)

Dari Hal 9 ) .........................................................................................................................................

yang belum di usahakan. “Kita patut bersyukur bahwa pada tahun 2011 lalu luas panen padi Kabupaten OKI seluas 134.127 hektar dengan produksi padi sebanyak 603.315 ton gabah kering setara dengan 308.209 ton beras. Bila dihitung dengan kebutuhan beras Kabupaten OKI dengan jumlah penduduk 728.395 jiwa, dibutuhkan sebanyak 174.815 ton beras, sehingga terdapat surplus beras sebanyak 133.394 ton”Ujar Bupati Ishak Mekki Saat acara panen raya didesa sungai belida kecamatan lempuing kemarin. Menurutnya, Pada tahun 2011

yang lalu dalam rangka peningkatan produksi beras nasional, Pemkab. OKI melalui Dinas Pertanian telah mengadakan kerja sama dengan pihak BUMN yakni PT. Pertani melalui gerakan peningkatan produksi padi berbasis koorporasi (GP3K) yang bermitra dengan kelompok tani. Dikatakannya, Kerja sama ini dilaksanakan dalam bentuk memberikan kredit pada kelompok tani dengan sistem pembayaran setelah panen, dan berdasarkan hasil ubinan yang telah dilaksanakan diperoleh hasil 10,1 ton/ha. Wujud Keberhasilan Progaram Ini Jelas

PT Servo Lamban harapan untuk dilalui angkutan batubara, dan ini bisa menjadi kendala untuk suplai Batubara mengingat batas akhir perlintasan angkutan hingga 1 April 2012,”ujarnya. Dijelaskannya, untuk alas an yang diberikan pihak PT Servo dengan cuaca sebagai Kambing hitam rasanya sangat tidak tepat. Bahkan segala fasilitas yang dibutuhkan untuk pengerjaan juga tidak menemui kendala sehingga Jembatan penghubung sepanjang 120 meter

Ishak yaitu Terjadi peningkatan sebesar 1,4 ton/ha dibanding tahun sebelumnya yang memperoleh hasil 8,7 ton/ha. Kedepan lanjutnya, akan banyak tantangan dalam upaya peningkatan produksi tanaman pangan seperti pertambahan jumlah penduduk, sempitnya kepemilikan lahan, dan alih fungsi lahan tanaman pangan. Untuk itu pihaknya akan meningkatkan intensifikasi tanaman penambahan areal luas tanam, perbaikan infrastruktur pertanian yang meliputi pembangunan dan rehab jaringan irigasi tata air mikro Pembangunan dan rehab jaringan irigasi tingkat usaha

tani, Pembangunan jalan usaha tani, pemberian bantuan benih padi unggul dan lainnya. “Untuk Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya akan dibangun irigasi teknis seluas kurang lebih 11.500 ha Pembangunan irigasi tersebut pada tahun 2012 ini akan di mulai antara phase I seluas 5.000 ha, dan selanjutnya phase II kurang lebih 6.500 ha. Yang bersumber dari dana hibah Jepang Hal ini juga merupakan upaya pemerintah Kabupaten OKI untuk mengantisipasi terjadinya alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian yang saat ini masih terjadi”ungkapnya. (rom)

Dari Hal 9 ) ......................................................................................................................

yang dijanjikan untuk perlintasan Batubara bisa dinilai masyarakat hanya janji belaka. “Kalau hanya menunggu kapan cuaca akan berubah, barangkali sama sekali tidak terselesaikan sedikitpun pengerjaan jembatan maupun jalan itu. Berdasarkan jadwal yang ada, bahwasanya PT SLR sama sekali tidak mengerjakannya, sehingga apa yang akan kita laprkan kepusat dan penjelasan apa yang nantinya diberikan kepada

investor ,” imbuhnya kesal. Sementara itu, Direktur PT PT SLR Yana Ahmad mengatakan, sebenarnya pembangunan jalur khusus bagi angkutan batubara sudah tidak ada kendala lagi, hanya saja pengerjaan jembatan sepanjang 120 meter, lebar 10 meter di Desa Tanjung Jambu, Kecamatan Merapi Timur dalam tahap pelaksanaan. Kendalanya adalah pada tahun 2011 silam di beberapa areal di Kabupaten Muara Enim dengan

curah hujan yang cukup tinggi, sehingga permukaan tanah yang ditimbun menjadi naik, sehingga pada akhir 2011 PT SLR mengalami over budjet. “Semua akses jalan bahkan pembebasan lahan sudah tidak menemui persoalan lagi, akan tetapi, hanya pengerjaan jembatan di Desa Tanjung Jambu belum rampung, dimana, di design berkapasitas 100 ton, sehingga memakan waktu cukup lama,”pungkasnya.(man)


REDAKSI TELP EXT FAX

ONLINE Iklan Sirkulasi

: (0711) 361638 : 815 : (0711) 362452

: (EXT 805) : (EXT 803)

Radar Sumsel

KAMIS 22 MARET 2012 Harga Eceran Rp. 3.000

INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

Bedah Rumah Guru OKUT

Dilirik MURI

MARTAPURA, RP – Sukses program Bedah Rumah yang dilaksanakan Pemkab OKU Timur bersama Tim Penggerak PKK dan BAZ OKU Timur hingga mendapatkan Rekor MURI, sepertinya akan terulang kembali pada Program Bedah Guru yang tergabung dalam anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) OKU Timur hari ini (22/3). Selain dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI Pusat, Dr Sulistiyo MPd Launching Bedah rumah Guru ini juga dijadwalkan dilakukan oleh Bupati OKU Timur, H Herman Deru SH MM juga dihadiri Pengurus PGRI Sumsel dan PGRI OKU Timur. “Insya Allah, Ketua Umum PB PGRI, Dr Sulistiyo MPd Kamis besok akan hadir. Kita sudah

konfirmasi kehadirannya,” ujar Ketua PGRI OKU Timur, Drs H Surya Bhakti MM kemarin (21/3). Dijelaskannya, Pengurus PGRI OKU Timur pada 2012 merencanakan perbaikan 20 rumah tidak layak huni yang milik Pengurus PGRI setempat, baik guru maupun Tata Usaha (TU). Adapun dana yang digunakan untuk bedah rumah tersebut berasal dari sumbangan anggota PGRI sendiri, dimana Pengurus PGRI OKU Timur sudah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 225 juta. “Untuk tahap awal perbaikan sembilan rumah akan segera direhab, bahkan kami sudah menyelesaikan pembangunan satu rumah yang akan menjadi percontohan awal pada saat peluncuran” ungkapnya. Sementara Bupati OKU Timur,

H Herman Deru mengaku, sangat bangga dengan kreativitas Pengurus PGRI di wilayahnya yang mau bahu-membahu membantu sesama. Bahkan lanjut Deru, program Bedah Rumah Guru ini juga akan mengulang kembali Rekor Muri yang diraih pada program bedah rumah terbanyak tanpa APBD pada Januari kemarin. “Ini membuktikan guru di OKU Timur sudah sejahtera, pada kesempatan itupula kita akan membuktikan kepada pengurus PGRI Pusat bahwa guru di OKU Timur sudah sejahtera,” ungkap Deru. Selain bedah rumah, tambah Deru, Pengurus PGRI OKU Timur secara swadaya juga telah mampu membeli mobil trans yang diperuntukkan khusus angkutan pelajar dan PNS di Bumi Sebiduk Sehaluan.(awa)

PNS Pagaralam Libur Bersama PAGARALAM – Terkait adanya hari libur nasional yang jatuh pada Jumat 23 Maret 2012 guna memperingati hari Raya Nyepi tahun baru saka 1934 bagi masyarakat atau PNS yang beragama hindu, Pemerintah Kota Pagaralam melalui surat edaran yang ditanda tangani langsung Wakil Walikota Pagaralam Nomor : 800/788/BKD/2012 menentapkan, sabtu 24 Maret 2012 diliburkan bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Pagaralam. Walikota Pagaralam Drs H Djazuli Kuris didampingi Sekretaris Daerah Kota Pagaralam Drs H Safrudin Msi mengatakan, keputusan diberlakukannya libur bersama bagi para PNS di lingkungan Pemkot Pagaralam pada Jumat (23/3) dan sabtu (24/3),

didasari pada surat keputusan bersama tiga menteri yakni Menteri Agama, Menteri Tenaga kerja dan Transmigrasi, dan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara mengenai hari-hari libur nasional dan cuti bersama. “Berdasarkan hal tersebut di intruksikan kepada seluruh PNS di lingkungan Pemkot Pagaralam pada Jumat (23/3) hingga Sabtu (24/3) Maret 2012 PNS jam kerja diliburkan,” ucap Sekda. Meski demikian sambungnya, sebagai kompensasinya maka mulai Senin (26/3) hingga Kamis (29/3) jam kerja ditambah selama 1,5 jam tiap harinya, atau berlaku jam kerja mulai pukul 07.30 WIB sampai dengan 15.45 WIB. Kemudian hari selanjutnya menyesuaikan pada ketentuan jam kerja semula.

“Khusus bagi satuan kerja yang kaitannya berhubungan langsung terhadap pelayanan masyarakat dan mencakup kepentingan masyarakat luas seperti rumah sakit, pemadam kebakaran, keamanan dan ketertiban agar mengatur penugasan pegawai pada hari libur tersebut,” katanya. Namun tidak demikian halnya bagi sekolah-sekolah di lingkungan Pemkot Pagaralam tetap sekolah tidak diliburkan pada Jumat (23/3) hingga sabtu (24/3), dikarenakan ada pengaturan libur tersendiri. Sementara itu Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Pagaralam Imam Pasli SSTp,MSI membenarkan adanya surat edaran mengeni cuti bersama selama dua hari mulai Jumat (23/3) hingga Sabtu (24/3). “Surat edaran ditandatangani langsung Wakil Walikota Paga-

H Djazuli Kuris

ralam dr Hj Ida Fitriati Mkes, dan telah kita sebar ke semua SKPD yang ada,” tukasnya.(rom)

Angka Kematian Bayi Terus Meningkat PAGARALAM, RP – Sebagian penolong persalinan (bidan, red) yang bekerja di fasilitas kesehatan dinilai belum mampu melakukan asuhan persalinan sesuai dengan standar yang diinginkan. Jika dicermati, kondisi demikian juga menjadi salah satu memicu terjadinya kematian ibu atau bayi akibat pendarahan. Hal ini Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pagaralam dr Rasidy Amri MKM, melalui Kabid Kesehatan Keluarga (Kesga) Has Monalisa disela sosialisasi Asuhan Persalinan Normal (APN), kemarin. Menurutnya, angka kematian ini

bisa dihindari jika kehamilan atau persalinan direncanakan, diasuh dan dikelola secara benar. “Berdasarkan pendataan yang kita lakukan di lapangan, sekitar 86 persen penolong persalinan di fasilitas persalinan sebagian masih belum memenuhi standar. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan mampu meningkatkan kemampuan para penolong persalinan,” ulasnya. Monalisa juga menyinggung, perlu dicermati pelayanan persalinan yang berkualitas harus benar-benar diberikan kepada ibu hamil yang akan melahirkan. Mulai dari pemeriksaan

pra persalinan yang minimal 4 kali dilakukan. Demikian juga dengan pasca persalinannya. “Upaya ini juga tidak lain untuk mengurangi resiko terjadinya kematian. Dengan adanya sosialisai APN ini juga salah satu upaya untuk menekan angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB),” ulasnya. Perlu diketahui, AKB sendiri dari tahun ketahun terus meningkat, seperti 2005 lalu, AKB tercatat sebanyak 3 orang, di 2006 tercatat 4 orang, kemudian 2007 tercatat 6 orang, kemudian di 2008 tercatat 7 orang, dan 2009 tercatat 19 orang serta pada 2010 ini dari

Januari hingga September AKB di Kota Pagaralam sudah berjumlah 20 orang. AKI, pada 2005 tercatat 2 orang, 2006 2 orang, di 2007 tercatat 1 orang, pada 2008 tercatat 2 orang dan 2009 nihil, 2010 1 orang dan 2011 2 orang. Sementara itu, Wawako Kota Pagaralam dr Hj Ida Fitriati MKes pada kesempatan membuka secara resmi pelatihan mengaku, untuk asuhan ataupun proses persalinan memang perlu dipahami oleh para bidan.“Dengan harapan, bisa memberikan pelayanan yang berkualitas khususnya setiap melakukan proses persalinan,” ungkapnya. (rom)

Ditarget 28 Ribu Aseptor LAHAT,RP – Guna mencapai target sebanyak 28 ribu Aseptor baru maka ditahun 2012 ini BKKBN Lahat akan mengoptimalkan pola jemput bola. Apalagi ditahun 2011 lalu berdasarkan penilaian BKKBN Provinsi Lahat mampu meraih peringkat terbaik ke2 dari seluruh kabupaten yang ada diSumsel sehingga ditahun 2012 pencapaian maksimal atau minilai mempertahankan predikat menjadi harga mati untuk menuju Lahat sejahtera. Kepala Kantor BKKBN Lahat, dr Elly Sulastri mengatakan, saat jumlah warga yang terdaftar diAseptor terus mengalami peningkatan sehingga

hal tersebut tidak boleh mengalami penurunan, apalagi paling tidak ditahun ini berdasarkan penilaian dari Provinsi mempertahankan predikat terbaik harus dipertahankan sehingga kesejahteraan yang diprogramkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat akan terwujud. “Memang benar saat ini Lahat sendiri tercatat sebagai kabupaten di Sumsel yang berpencapaian pelayanan KB terbaik kedua, ini merupakan hasil kerja keras semua jajaran BKKBN Lahat serta dukungan dari semua pihak yang ada,”ujarnya. Dikatakannya, untuk target sebanyak 28 ribu warga pihaknya akan

berusaha seoptimal mungkin, bahkan upaya jemput bola hingga kepelsok desa dari 21 kecamatan yang ada di Bumi Setungguan akan terus digalakkan. Bahkan selama ini indicator penilaian dari program pelayanan KB harus sesuai dengan target metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) yang dicanangkan oleh pusat. “Bupati sejauh ini sangat apresiasi atas program jemput bola yang akan kita laksanakan ini. Diharapkannya, target 28.000 aseptor baru dibidang KB di seluruh wilayah Lahat di tahun 2012 ini bias tercapai mudah,”imbuhnya. Terpisah, Ketua Tim PKK Ka-

bupaten Lahat, Hj RR Sismartianti Aswari saat dimintai komentarnya mengenai masalah ini sangat memberikan dukungannya, dan siap bekerja sama dilapangannya nanti. Pihaknya juga mengaku siap bekerjasama dengan pihak KB sendiri, khususnya dalam pelaksanaan pelayanan dilapangannya dikemudian hari. “PKK selalu akan menggandeng pihak BKKBN didalam semua sela kegiatan dilapangannya, sehingga pelayanan KB di wilayah Lahat ini bias semakin baik lagi, dengan harapan, tingkat kesejahteraan warga juga bakal meningkat kedepannya,” papar Sismartianti singkat.(man)

RP2_22032012  

Radar Palembang Edisi Kamis 22-03-2012 Koran 2.

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you