Issuu on Google+

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

Rakyat Sumsel radar_palembang@yahoo.com

RADAR PALEMBANG

ONLINE Telp : (0711) 361 638 FAX : (0711) 362 452

SELASA 21 MEI 2013

Ida Laksamawati: Pilih Sumsel Ketimbang Jakarta

@radar_palembang

HARGA Rp 4.000

Belum Terlihat Terobosan Kongkrit

Pilkada Sumsel tinggal 6 Juni mendatang dibukan dengan pemaparan visi-misi, di DPRD Sumsel (20/5). Empat pasang Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumsel satu suara akan mensejahterakan masyarakat Sumsel. Lantas, bagaimana program yang mereka tawarkan?

PALEMBANG, RS – Istri mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, Ida Laksmawati, mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI Dapil 1 Sumsel dari partai PBB pada pileg 2014 mendatang. “Saya lihat hanya partai PBB yang tidak memiliki persoalan, itu pertimbangan saya memilih partai ini,” kata Ida Laksamawati, ditemui usai menghadiri pembekalan Caleg PBB se-Sumatera Selatan Di gedung Dekresnada Palembang, Senin (20/5). ❏ Ke halaman VII

CERUDIK’AN

PALEMBANG, RS - Hal ini disampaikan keempatnya dalam rapat paripurna istimewa DPRD Sumsel tentang Penyampaian Visi dan Misi Cagub dan Cawagub Sumsel Periode 2013-2018, di gedung DPRD Sumsel, Senin (20/5). Penyampaian visi dan misi yang difasilitasi DPRD Sumsel ini berjalan tertib dan semarak. Keempat kandidat diberi waktu 20 menit untuk memaparkan visi dan misinya, berdasarkan nomor urut pasangan. Pasangan nomor urut 1 Eddy Santana Putra - Anisja Djuita atau Wiwiet Tatung (ESP WIN) mendapat kesempatan pertama memaparkan visi dan misinya. Dalam kesempatan itu, visi yang ditawarkan pasangan ini adalah ‘Menuju Sumsel Cerah’, artinya Sumsel yang lebih Cerdas, Sehat, dan Sejahtera. Untuk mewujudkan itu, dibutuhkan peningkatan di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Kedepan, jika terpilih akan diluncurkan tiga kartu yakni, kartu Sumsel Cerdas, Sumsel Sehat, dan Sumsel Sejahtera. “Kartu Sumsel Cerdas peruntukkannya di bidang pendidikan, kartu Sumsel Sehat peruntukkannya di bidang kesehatan. Kartu ini menganut sistem online, yang artinya bisa digunakan dimanapun.

Ical Terus Gencarkan ‘Serangan Udara’ Serem bener serangannya, jangan saja ‘Serangan Fajar’ Pak.

Mashadi: Bubarkan PKS! Kelewat murka kali dengan kader.

Ngerumpi Kito

KALAH, KASUS KANDIDAT DIBEBERKAN

S

ETELAH pemaparan visi-misi, masa kampanye pemilihan pemimpin Sumsel siap digelar. Saling jegal kerap terjadi dalam pemilihan setiap diselenggarakan. Seperti biasa, kasus yang bisa dibilang buruk kandidat disembunyikan dalam masa kampanye. Jika kalah, semua kasus akan dibongkar. Makelar kasus tak pernah dapat dipisahkan dalam seiap perjalanan negeri ini. (*)

❏ Ke halaman VII

No Urut

No Urut

1

2

ESP - WIN

Iskandar Hasan – Hafisz Tohir

Akan diluncurkan tiga kartu yakni, kartu Sumsel Cerdas, Sumsel Sehat, dan Sumsel Sejahtera.

Pembaharuan dan perubahan untuk Sumatera Selatan lebih maju Peningkatan kualitas dan profesionalitas aparatur.

Peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat Sumsel.

Pelayanan kesehatan masyarakat yang bermutu dan bebas biaya (gratis) Penanggulangan pengangguran dan menekan tingkat kemiskinan

Memprioritaskan pembenahan infrastruktur baik yang mengalami kerusakan

Optimalisasi sumber daya alam energi dan non energi.

No Urut

No Urut

3

4

DerMa

Alex Noerdin - Ishak Mekki

Bedah 100.000 rumah warga miskin Percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan Rp100 juta perdesa pertahun.

Perwujudan kawasan Tanjung Api-Api

Pembenahan mutu sekolah gratis dan pelayanan berobat gratis. Pemberian beasiswa kuliah bagi anak petani, nelayan, buruh

Pembangunan beberapa paket jalan tol Percepatan laju pertumbuhan ekonomi

Perlindungan lahan pertanian dan perkebunan rakyat Peningkatan dan perluasan dokter desa

Peningkatan mutu pendidikan

Pemberdayaan dan peningkatan ekonomi ibu rumah tangga dan perlindungan kelompok rentan

Peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan

Pendiri PKS Kecewa

Mashadi: Bubarkan PKS! JAKARTA, RS Gonjang-ganjing di tubuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ternyata membuat risih para pendirinya. Ustaz Mashadi yang juga salah seorang pendiri Partai Keadilan (PK) bahkan meminta PKS dibubarkan. “Sebaiknya PKS ini dibubarkan saja, karena sudah sangat parah penyimpangan yang terjadi dan tidak bisa ditolerir lagi,” ujar Mashadi, Senin (20/5). Menurut Mashadi, apa yang terjadi di PKS adalah sebuah fenomena gunung es. Hal ini terjadi karena dampak perubahan nilai yang terjadi di internal PKS khususnya di kalangan elitenya. “Kasus suap sogok, korupsi, relasi dengan perempuan itu ekses dari perubahan di internal PKS. Ini sebuah penyimpangan yang mendasar yang dilakukan elite PKS,” terangnya. “Bubarkan saja PKS, jual asetnya

semangat ASPIRASI RAKYAT

SANGAT MARAH: Ustaz Mashadi yang juga salah seorang pendiri Partai Keadilan (PK) meminta PKS dibubarkan. sebuah media pun membeberkan kemarahannya terhadap PKS sekarang.

dan bagikan ke warga untuk minta maaf. Kembali lagi kita ke jalur dakwah,” imbuhnya. Menurut Mashadi, ketika PKS masih jadi PK, partai tersebut benar-

benar menjadi partai dakwah. Bahkan saat itu semua elitenya masih miskin, termasuk Hilmi Aminuddin yang kini menjadi Ketua Majelis Syuro dan Anis Matta yang kini jadi presiden

PKS. “Dulu mereka itu miskin, Anis, Hilmi dulu itu miskin, tetapi sekarang Anis mobilnya mewah, Hilmi punya ❏ Ke halaman VII

ESP Booking Seluruh Media Sosial PALEMBANG, RS – Tempat pemasangan bendera serta umbul-umbul kampanye, yang merupakan fasilitas gratis dari Pemkot Palembang melalui melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) diambil semuanya oleh kandidat Cagub Sumsel ESP. Hal ini karenakan, hanya ESP satu-satunya kandidat yang menawarkan peminjaman fasilitas. ”Kandidat banyak meESP lakukan pelanggaran dengan memasang bendera di median jalan adalah Parpol, padahal media sosialisasi gratis sudah kami sediakan,” kata Kepala Badan Kesbangpol Kota Palembang Shinta Raharja, Senin (20/5). Contohnya saat menjelang masa kampanye Pilkada Sumsel kali ini, Shinta hanya satu calon kandidat yang telah mendaftarkan diri ke pihak❏ Ke halaman VII

klik...........www.radarpalembang.biz


XI

WAKIL RAKYAT

RAKYAT SUMSEL SELASA 21 MEI 2013

Dalam Penyampaian Visi Dan Misi

JONLI Bertekad

Wujudkan Empat Lawang Madani PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Empat Lawang H Joncik Muhammad dan H Ali Halimi, tidak asal maju dalam pertarungan memperebutkan kursi Bupati dan Wakil Bupati periode 2013-2018. Dengan membawa misi dan visi perubahan di semua lini, pasangan dikenal JONCIK- LIMI (JONLI) mempunyai konsep matang dalam rancangan pengelolaan pembangunan kabupaten Empat Lawang.

EMPAT LAWANG,RS-Mengusung konsep Makmur, Aman, Damai, Agamis, Nasionalis dan Indah (MADANI), pasangan JONLI yakin akan mampu membawa perubahan yang siginifikan lima tahun kedepan. Perubahan diyakini akan membawa kemakmuran dengan rasa aman, maka akan timbul ketenangan dihati masyarakat. Tentunya dengan dasar Agamais tetap mengedepanka rasa nasionalis berbuah keindahan disetiap relung kehidupan bermasyarakat. H Joncik Muhammad didampingi H Ali Halimi, merasa yakin angin perubahan dibawanya dalam memimpin lima tahun kedepan dengan mempertahankan kultur, pertanian yang

merupakan basis perekonomian masyarakat.”kita jangan sekalikali meninggalkan sektor pertanian karena lebih dari 80 persen yang terarah, maka pembangunan dibidang ekonomi masyarakat akan mampu bangkit dan maju. Kita akan menempatkan sedikitnya dalam setiap desa petugas penyuluh pertanian, hingga akan tepat sasaran,”kata H Joncik saat menyampaikan visi dan misi dihadapan Sidang Paripurna DPRD kabupaten Empat Lawang difasilitasi Komisi Pemilihan Umum(KPU), Senin (20/5). Selain itu. grand strategi akan dilakukan pada sektor ekonomi secara simultan atau serentak. Dengan mengedepankan sektor

pertanian, perkebunan, peternakan, kesehatan, pendidikan ketenagakerjaan, pengembangan industri dan pariwisata serta UMKM Namun sektor yang tak kalah pentingnya, yakni pembangunan aparatur pemerintah, peningkatan pendapatan daerah dan transportasi perhubungan serta fasilitas umum. Kemudian masalah keamanan juga menjadi sasaran misi yang harus tercapai. Begitupun halnya dengan sektor keagamaan. “Semuanya demi kepentingan semua lapisan masyarakat tanpa melihat latar belakang mereka,”ungkap pasangan Cabup-cawabup nomor urut 2 itu.(obi)

Ratusan Warga Muratara Gelar Istighosah, Zikir dan Tablig Akbar MUSI RAWAS RS- Guna menjalin silaturahmi dan mengkondusifkan suasana yang sempat mencekam beberapa waktu lalu, Ratusan warga yang berasal dari tujuh kecamatan di wilayah Musirawas Utara (Muratara) menggelar istighosah, zikir dan tablig akbar, Senin (20/5). Pantauan dilokasi, ratusan warga datang bera-

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

mai-ramai dengan menggunakan pakaian putihputih sekitar pukul 15.00. Kegiatan yang dipusatkan di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Kelurahan Muararupit Kecamatan Rupit ini digelar dengan tujuan memohon r i d h o A l l a h S W T, a g a r Muratara menjadi daerah otonomi baru (DOB) yang aman dan damai.

“Istighosah, Zikir dan Tabligh Akbar ini merupakan inisiatif dari para tokoh agama yang berasal dari wilayah Muratara, guna memohon kepada Allah SWT dapat segera mengabulkan keinginan masyarakat yakni pemekaran wilayah Muratara,” ungkap Tokoh Agama dari Kecamatan Rupit, H Karim dalam sambutannya.

Hadir dalam kegiatan ini pemuka-pemuka masyarakat Muratara, seperti HA Karim AR, mantan Ketua DPRD Musirawas, HM Syarif Hidayat, Ketua Presidium Muratara Muhammad Ibrahim, Kapolres Musirawas AKBP Ba r l y R a m a d h a n i , p a r a alim u lama dan sesepuh masyarakat setempat. (pin)

klik...........www.radarpalembang.biz


IV

RAKYAT SUMSEL, SELASA 21 MEI 2013

Ical Terus Gencarkan ‘Serangan Udara’ Kalah Top dari Jokowi JAKARTA, RP - Hampir setiap hari Ketua Umum Partai Golkar Aburizal (Ical) menebar ‘serangan udara’ sebagai salah satu kandidat capres. Namun elektabilitas Ical belum juga meroket, bahkan masih tertinggal dari gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Namun Ical belum menyerah. “Serangan udara tidak akan berhenti sampai

tujuan tercapai,” kata Wasekjen Partai Golkar Nurul Arifin kepada detikcom, Senin (20/5/2013). Di sejumlah survei capres, Ical hanya menempati jajaran 5 besar capres. Sementara Golkar memuncaki survei parpol jika Pemilu digelar saat ini. Golkar berupaya elektabilitas Ical ikut terdongkrak.”Kita bekerja terus, survei masih di kisaran tiga besar terus. Itu kan peluang,” kata Nurul. Golkar sendiri memprediksi hanya akan ada maksimal 5 pasang capres di Pilpres 2014.

Semangat Asprirasi Rakyat

“Toh capresnya kami prediksikan tidak akan lebih dari lima pasang. Kami percaya kerja keras pasti membuahkan hasil yang bagus,” tegasnya. Selain Ical, sejumlah kandidat capres lain juga terus melancarkan ‘serangan udara’. Seperti capres Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Hanura Wiranto, Mahfud MD, Dahlan Iskan, Gita Wirjawan, hingga Marzuki Alie. Sementara Jokowi yang terus memuncaki survei capres belum ingin memikirkan peluangnya di Pilpres 2014.(van/nrl)

KPU: Batas Akhir 22 Mei Perbaikan Berkas Pencalegan JAKARTA, RP - Hari Rabu (22/5) merupakan batas waktu terakhir penyerahan dokumen pecalegan oleh parpol yang belum melengkapi dokumen. Ketika ditanya mengenai perkembangan penyerahan dokumen, KPU mengaku belum

mendapatkan informasi resmi dari sekretariat. “Saya akan konfirmasi ya, saya belum update informasi dari sekretariat siapa saja yang sudah menyerahkan dokumen perbaikan,” ujar Komisioner KPU Ida Budhiati kepada wartawan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl Sudirman, Jaksel, Senin (20/5). Dalam hal ini Ida juga mengingatkan kepada parpol yang belum melengkapi per-

syaratan untuk segera menyerahkan sebelum tanggal 22 Mei. “Karena batasnya Rabu, maka seharusnya sudah dilengkapi,” sambungnya. Sebelumnya diberitakan, tanggal 9 hingga 22 Mei 2013, parpol harus melengkapi berkas persyaratan bakal caleg masing-masing. Hingga saat ini terhitung 4.701 bakal caleg yang tidak lolos verifikasi, bahkan 549 diantaranya tidak menyerahkan berkas kepada KPU.

Menanggapi hal ini, komisioner KPU Hadar Nafis Gumay telah mengingatkan untuk memenuhi kelengkapan dokumen. Karena setelah tanggal 22 Mei tak akan ada kesempatan untuk melakukan perbaikan. “Jika belum memenuhi syarat, silakan dikumpulkan persyaratan secara lengkap. Jangan sampai ada kekurangan karena tidak ada lagi ruang perbaikan,” ujarnya waktu itu. (rni/van)

klik...........www.radarpalembang.biz


V

RAKYAT SUMSEL, SELASA 21 MEI 2013

Jadwal Pilkades Belum Jelas SEKAYU,RS- Sebanyak tujuh desa di Kecamatan Batang Hari Leko bakal menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), diantaranya Desa Saud, Lubuk Buah, Bukit Selabu, Sako Suban, Bukit Penguasan, Ulak Kembang dan Talang Buluh. Dalam pemilihan ini hendaknya seluruh kades

mempunyai visi dan misi membangun desa. Camat Batang Hari Leko, Siswadi Ssos melalui Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Perangkat Desa dan Kelurahan (PPDK), Alibana, saat dikonfirmasi membenarkan rencana pelaksanaan Pilkades. Namun dikatakan, dirinya belum mengetahui jadwal

pelaksanaan Pilkades secara jelas. “ Memang sesuai dengan masa jabatan ada tujuh desa yang melaksanakan Pilkades pada tahun ini,” ujarnya. Dalam pemilihan Pilkades, kata Alibana, ada dua tahapan proses Pilkades. Yakni diperkirakan bulan Juli hingga

Desember tahun 2013. “ Pembagian periode kami jalankan sesuai dengan masa jabatan para kades dan itu sudah menjadi ketentuan setiap habis masa jabatan harus dilakukan pemilihan lagi,”ujarnya. Meski jadwal yang telah

ditetapkan belum pasti. Namun Pemerintah Kecamatan dan Panitia telah melakukan berbagai persiapan, tujuannya agar tidak terjadi permasalahan.”Bahkan kami menghimbau para calon yang akan mendaftarkan diri.Hendaknya dapat

melengkapi semua persyaratan dan ketentuan yang telah ditatapkan.” Untuk tahun ini, lanjutnya, persyaratan pendaftaran hendaknya para calon kades dapat melampirkan keterangan bebas narkoba. Ketentuan ini sudah sejak lama disosialisasikan.

“ Tujuan kedepan para calon kades dapat terpilih yang benar-benar bersih dari narkoba dan mempunyai visi dan misi umtuk membangun desa. Sebaliknya, bukan untuk memperkaya diri sehingga pembangunan tidak berjalan,”tegasnya. (ace)

Lahat Jadi Tuan Rumah Pertama di Sumsel H.Saiful Aswari Rivai

Pembukaan Pertina Dihadiri Ketua DPR RI

PEMBUKAAN Kejurnas (Kejuaraan Nasional) Tinju Amatir Elite 2013 Minggu (19/5) malam di lapangan Seganti Setungguan berlangsung dengan semarak. Ketua DPR (Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia ) Marzuki Ali membuka langsung pelaksanaan even yang disambut antusias seluruh masyarakat kabupaten Lahat. Bahkan Kabupaten Lahat mencetak sejarah sebagai daerah pertama di Sumsel (Sumatera Selatan) yang behasil melaksanakan dan menjadi tuan rumah. Ketua DPR RI Marzuki Ali mengatakan, pihaknya sangat bangga atas apa yang dilakukan Bupati Lahat H Saifudin Aswari, SE yang

sanggup menjadi tuan rumah dalam even Kejurnas Tinju Amatir Elite. Sebagai kabupaten pertama di Sumsel yang menyelenggarakan even tersebut Lahat juga sukses dalam penyelenggaraan, dimana semua atlet merasa bahagia dan nyaman bahkan warga yang menonton pertandingan sangat banyak. “Lahat harus menjadi contoh bagi kabupaten lain, dimana dengan daerah yang tidak begitu besar dan jauh dari pusat kota dapat sukses menyelenggarakan even besar. Pelaksanaannya juga dilakukan di tempat terbuka sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati dan ini yang kita inginkan,”ujarnya.

Bupati Lahat H Saifudin Aswari,SE menuturkan, Kejurnas Amatir Elite 2013, yang dilaksanakan di Lahat merupakan sebuah kebanggaan sekaligus penghormatan bagi Kabupaten Lahat karena telah dipercaya untuk menggelar kejuraan tingkat nasional yang. Even ini sengaja diadakan ditempat terbuka untuk memberikan hiburan kepada masyarakat yang selama ini hanya menonton di televisi. “Harapan kita dengan dilaksanakannya even ini kedepan akan dapat menciptakan atlet – atlet yang berprestasi dan dapat mengharumkan nama Indonesia dan Sumsel baik tingkat Nasional maupun Internasional, Pemkab Lahat juga berterima kasih kepada

pemerintah pusat yang telah mempercayakan Kejurnas Amatir Elite 2013 diBumi Seganti Setungguan,”imbuhnya. Dalam Kejurnas tersebut diikuti oleh sebanyak 200 orang peserta yang berasal dari 25 Provinsi yang ada diIndonesia. Kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 hingga 25 Mei 2013 tersebut juga dihadiri anggota DPD RI Hj Asmawati, Wakil ketua DPRD Lahat Ir Wahid Purwanto, ketua TP PKK Lahat Hj Rukmia Sismiartianti Aswari, ketua PB Pertina Indonesia M Reza Ali, KONI Pusat, Provinsi, dan seluruh pejabat Pemprov dan Pemkab Lahat serta ribuan masyarakat yang memadati lapangan Seganti Setungguan. (adv/man)

Politeknik Darussalam Prasetiya Mandiri Palembang

Gelar Seminar Magang Mahasiswa Rahmawati S.H PD III

Sarah Cyntia Anggraini Kaprodi UPW

Semangat aspirasi rakyat

Sri Porwani Direktur

Sri Winarni Kaprodi Akuntansi

Tutik Pebrianti Kaprodi Adm. Bisnis

SETELAH beberapa bulan lamanya Mahasiswa Politeknik Darussalam telah menyelesaikan magangnya di beberapa tempat. Akhirnya Rabu-Kamis (15-16/5) seluruh ma-

hasiswa yang telah menyelesaikan magangnya mulai dari berbagai jurusan diwajibkan mempresentasikan hasil magang selama 3 - 4 bulan. Sarah Cyntia Anggraini, BTN. M.Sc selaku kaprodi UPW (Usaha Perjalanan Wisata) Politeknik Darussalam, program ini merupakan program tahunan karena salah satu prasyarat untuk menentukan kelulusan mahasiswa program Diploma (D3). Ada 62 orang yang menyelesaikan magang ini yang dibagi menjadi 42 kelompok. Tempat magangnya pun banyak seperti ada yang di PT. Pegadaian, PT. PUSRI, dinas pariwisata dan ada juga yang magang di luar daerah seperti Muara Enim di pertambangan, hingga Paud. Politeknik Darussalam Prasetiya

Mandiri Palembang beralamat di Jalan Basuki Rahmat No. 1608 E-F (Simpang Polda). Hasil magang harus mempresentasikannya di depan para dosen atau prodi yang bersangkutan termasuk di hadapan Direktur Politeknik Darussalam. “Harapannya, setelah mereka lulus dari sini semoga mereka dapat langsung bekerja di tempat yang mereka inginkan dan menjadi manusia yang berguna.” m Direktur Politeknik Darussalam E. Prasetiya Mandiri Sri Porwani, SE. uti M.Si mengatakan yang mengikuti smagang ini ada jurusan adminisan trasi bisnis, jurusan akuntansi dan an jurusan UPW (Usaha Perjalanan ng Wisata). Rata-rata mereka magang an di istansi pemerintah, swasta dan perhotelan dinas pariwisata.

Direktur Eksekutif, Drs. H. Suheriyatmono, SE. MM.Ak sangat mendukung sekali dan memberikan apresiasi yang sebesarnya untuk program tahunan ini. “Kebanyakan mahasiswa kami ada yang sudah bekerja, ada juga yang setelah lulus dari Politeknik Darussalam ini mereka langsung diserap atau diterima bekerja di instansi –instansi tempat mereka magang baik itu dari instansi pemerintah maupun iinstansi n nsi swasta. nsta swasta.” (yd) POLITEKNIK DARUSSALAM PRASETIYA MANDIRI MEMBUKA PENERIMAAN MAHSISWA BARU DENGAN PROGRAM STUDI: Program D3 ada 3 prodi : Akuntansi, Administrasi Bisnis, Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Profesi 1 tahun ada 3 jurusan : Komputer Akuntansi, Managemen Perkantoran, Adm. Bisnis, Sekretaris Profesional, Managemen Perhotelan, Informatika Komputer, Komputer Multimedia Informasi pendaftaran dapat menghubungi Nomor 0711-350333, sms center : 085384091777 dan Pin BB 27FEA3AE. Atas nama Rahmawati, SH.

klik...........www.radarpalembang.biz


GAWEAN KITO

VI

RAKYAT SUMSEL, SELASA 21 MEI 2013

PP APEI Gelar Kuliah Umum di Universitas Palembang Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Profesional Elektrikal-Mekanikal Indonesia (PP APEI), Heru Subagyo, berkunjung ke Universitas Palembang, Senin (20/5).

Heru Subagyo

Ir SS Purwanto MT

PALEMBANG, RS – Dalam kuliah umumnya yang dihadiri para mahasiswa teknik elektro dari fakultas teknik serta para dosen maupun Dekan ini, Heru memotivasi para calon sarjana tersebut untuk belajar dari universitas pengalaman. Kata

nggi dia, perguruan tin tinggi t b ik di d i adalah d l h terbaik dunia experience of university. “Banyak tokoh-tokoh yang DO (drop out atau dikeluarkan) dari kampusnya tapi hebat seperti Bill Gates atau Einsten,” jelasnya dalam kuliah umum berjudul kondisi dan permasalahan ketenagalistrikan di Indonesia Diselingi dengan beragam pertanyaan mengenai listrik, menurut Heru, para calon sarjana teknik harus menguasai paling tidak sebelas syarat agar profesional. Selain kecakapan teknis dan akademis, calon sarjana juga harus memiliki kecakapan softskill, ialah

antara lain memiliki kemb k t kesadaran k d auan, bakat, diri, orientasi, layanan, kerja sama hingga manajemen. Kata dia, lulusan teknik elektro berpeluang dikerjakan sebagai tenaga ahli di bidang kelistrikan. Kunjungan APEI ini ditanda dengan penandatanganan MOU Antara Fakultas Teknik Universitas Palembang Dengan APEI. Adapun tujuan dari kerjasama ini antara lain, meningkatkan hubungan kelembagaan kedua belah pihak, meningkatkan dan memantapkan kualitas keilmuan dan kelembagaan untuk menghasilkan SDM yang handal serta

saling membantu antara ih k d l l k para pihak dalam melaksanakan pendidikan. Hadir menjadi tamu penting seperti Dekan Fakultas Teknik UNPAL Ir SS Purwanto MT Serta Ketua umum PD APEI SUMSEL Ir H machmud Asinar. “ Saya sangat menyambut baik atas kuliah umum yang di laksanakan APEI ini, semoga bekal dan metivasi yang telah dipresentasikan ini sebagai pemacu bagi akademika untuk mengasah ilmunya hingga dapat kembangkannya di ke dunia usaha maupun kerja,” pungkas Purwanto (**/ pms)

Suasana keseriusan peserta kuliah umum ke Universitas Palembang, Senin (20/5).

Para peserta kuliah umum pose bersama dalam acara kuliah umum.

Penandatanganan dan penyerahan MoU, antara Unpal dengan PP APEI

Semangat aspirasi rakyat

klik...........www.radarpalembang.biz


SAMBUNGAN

XVI Saling Obral

Dari Hal IX ) ......................................................................................................................................

Misalnya warga Lahat bisa berobat di Palembang, sementara untuk kartu Sumsel Sejahtera, diperuntukkan membantu perekonomian keluarga,” urai Walikota Palembang ini. Dilanjutkannya termasuk juga akan memprioritaskan pembenahan infrastruktur baik yang mengalami kerusakan maupun persoalan kemacetan yang terjadi bebrapa titik wilayah Sumsel, termasuk juga pelayanan air bersih bagi masyarakat Sumsel. Pasangan nomor urut 2, Iskandar Hasan – Hafisz Tohir memiliki visi ‘Menuju Sumsel Baru’ yang makmur, sejahtera, dan berkeadilan. ‘BARU’, Bersih, Aman, Religius dan Unggul. Untuk mewujudkan Sumsel Baru ini, perlu dilakukan pembaharuan dan perubahan untuk Sumatera Selatan lebih maju, dalam kualitas dan profesionalitas aparatur mulai dari tingkat provinsi sampai tingkat desa dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang transparan Kualitas pelayanan kesehatan masyarakat yang bermutu dan bebas biaya (gratis), guna mewujudkan Sumsel Sehat. Lanjutnya, kualitas pelayanan pendidikan masyarakat yang bermutu dan bebas biaya guna mewujudkan Sumsel Unggul. Penanggulangan pengangguran dan menekan tingkat kemiskinan secara terpadu dan terprogram. Optimalisasi manfaat sumber daya alam energi dan non energi untuk kemajuan daerah dan kemakmuran rakyat. Pembangunan dan optimalisasi infrastruktur untuk kemudahan aksesbilitas, keamanan dan kemajuan daerah.

Mashadi

“Lalu meningkatkan investasi, kewirausahaan serta memberikan kemudahan akses ke pendanaan guna meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat,” ungkapnya. Kemudian, pasangan nomor urut 3, Herman Deru-Maphilina Boer (DerMa) juga berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakat, ini terlihat dari visi dan misi yang diusung yakni, Sumsel Unggul. Menurut Herman Deru, untuk mencapai masyarakat sejahtera dibutuhkan seorang pemimpin yang mampu mengelola kekayaan sumber daya alamnya secara arif dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan generasi mendatang. Sementara pengertian Unggul kata Deru, yakni Sumsel memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul, memiliki rancangan pembangunan pertanian, perkebunan dan peternakan yang unggul dan berkelanjutan, memiliki sumber daya alam (SDA) terutama yang berkaitan dengan kekayaan tambang yang memungkinkan Sumsel sebagai daerah lumbung energi nasional yang unggul. Dalam kesempatan itu, Deru juga memaparkan program unggulan untuk lima tahun kedepan yakni, bedah 100.000 rumah warga miskin. Alokasi stimulan percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan Rp100 juta perdesa pertahun, pembenahan mutu sekolah gratis dan pelayanan berobat gratis yang berkeadilan, pemberian beasiswa kuliah bagi anak petani, nelayan, buruh dan pekerja informal lainnya yang kurang mampu. “Perlindungan lahan pertanian

dan perkebunan rakyat, peningkatan dan perluasan dokter desa, pemberdayaan dan peningkatan ekonomi ibu rumah tangga dan perlindungan kelompok rentan, peningkatan jaringan infrastruktur dan jembatan yang berkualitas, mendorong pelayanan publik yang cepat dan bebas korupsi dan perluasan pos keamanan terpadu di wilayah rawan kejahatan,” beber Deru. Sedangkan pasangan nomor urut 4, Alex Noerdin - Ishak Mekki membawa visi misi Sumatera Selatan Sejahtera, Lebih Maju, dan Berdaya Saing Internasional. Alex juga mengklaim dalam lima tahun ini, Sumsel sudah mengalami kemajuan pesat, hal ini dapat dilihat dari peningkatan sumber daya alam yang bisa terlihat dengan kemajuan daerah Jakabaring. Dalam paparannya juga, calon incumbent ini mengatakan, pembangunan tahun 2013-2018 beberapa diantaranya mewujudkan program-program yang sebelumnya belum seutuhnya tercapai, seperti perwujudan kawasan Tanjung Api-Api, pembangunan beberapa paket jalan tol (Palembang-Inderalaya) dan pemantapan jalan provinsi tahun 2014 yang sudah masuk dalam RKPD 2014 dengan alokasi anggaran Rp1,5 triliun. “Atas dasar beberapa hal ini, sasaran pembangunan provinsi Sumsel 2013-2018 adalah percepatan laju pertumbuhan ekonomi yang diharapkan mampu menurunkan tingkat pengangguran terbuka hingga sekitar 2-3 persen pada akhir 2018. Dalam bidang pendidikan sasaran pembangunan ditujukan meningkat-

kan akses masyarakat terhadap pendidikan dan meningkatkan mutu dan kompetensi pendidikan,” beber Alex. Sementara di bidang kesehatan kata Alex, peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, sasaran dalam bidang pangan, terciptanya kemandirian di bidang pangan ditandai dengan meningkatnya ketahanan pangan rakyat. Di bidang energi, membangun ketahanan energi dengan mencapai diversifikasi energi, meningkatkan penggunaan energi terbarukan. “Dalam bidang lingkungan hidup, sasaran yang hendak dicapai adalah perbaikan mutu lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam, menekan laju kerusakan lingkungan, peningkatan kapasitas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Di bidang infrastruktur, meneruskan pembangunan dan pasokan infrastruktur yang ditunjukkan oleh meningkatnya kuantitas dan kualitas berbagai prasarana penunjang pembangunan,” ungkap Alex. Sementara itu, penyampaian visi misi ini berlangsung tertib dan semarak, beberapa tokoh Sumsel yang berkiprah di Pusat juga tampak hadir, seperti Ketua Komisi X DPR RI Prof Mahyudin dan Dody Reza Alex, anggota DPD RI Percha Leanpuri, Bupati/Walikota se-Sumsel, tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur muspida. Pemilihan gubernur (Pilgub) Sumsel akan dihelat, 6 Juni mendatang, serentak dengan pilkada empat kabupaten lainnya, yakni, Pilkada Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI), Lahat, dan Empat Lawang. (zar)

RAKYAT SUMSEL, SELASA 21 MEI 2013

Ida Laksamawati : Dikatakanya, meski baru bergabung dengan PBB, dirinya akan segara fokus untuk Pileg 2014 mendatang. Dan siap untuk mengahantarkan PBB meraih kemenangan. ”Dalam waktu dekat akan segara memperkenalkan diri kepada masyarakat Sumsel, khususnya akan lebih sering untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat Palembang dan daerah lainnya,” tambahnya. Mengapa memilih Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel ketimbang Jakarta? Karena pada 1986 menim-

Dari Hal IX ) ...........................................................

bah ilmu di Unversitas Sriwijaya (Unsri). ”Saya ini satu angkatan bersama pada Eddy Santana Putra, Sarimuda, dan lainnya, sehingga Palembang tidak asing lagi bagi saya, meski sebenarnya saya orang Malang,” kata Ida. Alasaannya maju nyalon anggota DPR RI berkeinginan untuk mengangkat martabat kaum perempuan sehingga harkat martabat kaum perenmpuan tidak mudah untuk dipermaikan. ”Kaum perempuan jangan mudah dipermainkan dalam politik jangan seperti saat ini. Ini jelas

mengkhawatirkan, tapi saya sangat peduli dengan perempuan melalui kegiatan sosial, dan parpol,” ungkapnya. Meski sang suami mendekam di tahanan, hal tersebut tidak akan menjadikannya untuk malu, karena setiap orang pasti mengalami persoalan dalam hidupnya. “Saya ini maju sebagai calon anggota DPR RI karena dorongan sang suami serta keluarga besar. Tidak mungkin saya maju tanpa ada dukungan keluarga, sehingga ini menjadi motivasi bagi saya,” pungkasnya. (zar)

Dari Hal IX ) ...................................................................................................................................................

‘kerajaan’ di Bandung. Dari mana itu?” ujar Mashadi,. Menurut Mashadi, PK dulu hidup dari patungan para kadernya. Saat itu karena motivasi utamanya adalah dakwah mereka rela menyisihkan uang dan hartanya untuk partai, namun kini di PKS tidak lagi. “Sekarang ini elitenya semakin makmur, sikap rela berkorban pun sudah tidak pernah seperti dulu lagi,” terangnya. Mashadi pun yakin jika kasus yang menyeret mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq ditelusuri KPK, makan banyak elite yang akan kena. “Sangat mungkin kalau KPK menelusuri banyak yang akan kena.

ESP Booking

Makanya, bubarin saja PKS, jual aset-asetnya lalu dibagikan dan minta maaf kepada seluruh umat. Balik lagi kita ke jalan dakwah,” tegasnya. Penggalangan Dana Partai Diatur Ketat Sekarang, badai tak kunjung berlalu menerpa PKS. Kasus suap impor daging sapi seolah makin membenamkan partai ini. Apalagi, Achmad Fathanah mengaku memberikan sumbangan dana untuk kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Achmad Fathanah bersama mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq diduga telah menargetkan dana kampanye Rp 2 triliun untuk pemilu 2014 mendatang.

Menanggapi hal itu, Wakil Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah membantah kabar tersebut. Menurut dia, selama ini partainya sangat ketat dalam menerapkan fundraising untuk pendanaan partai. “Masalahnya dia bukan kader dan mengaku makelar, itu sudah selesai, dengan posisi seperti itu, ini kan elemen luar yang tidak ada hubunganya dengan partai setahu saya, fundraising (Penggalangan dana) partai diatur sangat ketat,” kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/5). Selama ini kata dia, pendanaan partai merupakan sumbangan dari masing-masing kader partai. “Itu-

lah 15 tahun tidak ada sandungan korupsi, fundraising itu diatur dalam prinsip kantong kami dana kami, 15 tahun berjalan dengan baik, ada aturan internal kami, berbisnis tidak boleh atas nama partai,” imbuhnya. Bagi dia, bukti adanya percakapan Luthfi dan Fathanah terkait kuota impor daging merupakan urusan urusan pribadi mereka masing-masing. “Urusan pribadi Luthfi dan Fathanah dijelaskan melalui mekanisme proses hukum, tapi menarik ke partai tidak layak. Kalau tidak ada pak lutfi tidak ada PKS, itu kan urusan pribadi Lutfi dan Fathanah harus diclearkan,” pungkasnya. (hhw/ugo)

Dari Hal IX ) ....................................................................................................................................

nya untuk menggunakan media sosialisasi, hingga, padahal pihaknya selama ini tidak sungkan untuk melakukan sosialisasi door to door kesetiap Parpol maupun tim pemenangan pasangan yang ada. “Cuma ada satu tim kandidat calon Gubernur yang mendaftar ke kami untuk menggunakan media sosialisasi tersebut, yaitu tim dari ESP ,” kata dia. Dijelaskan Shinta, Dengan

demikian karna batas pendaftaran pemasagan media sosialisasi tersebut telah habis, maka hanya tim dari ESP yang mendapatkan izin utuk menggunakanya. ”Pihak ESP akan menggunakan 500 tempat bendera serta umbul-umbul yang terdapat pada 100 titik media sosial tersebut,” kata dia sembari mengatakan media sosial tersebut berukuran kurang lebih lima meter dan memiliki lima lobang di setiap

semangat ASPIRASI RAKYAT

titiknya untuk dipasang lima tiang bendera. Dirinya menambahkan, 100 titik tersebut tersebar di 43 titik di sekitar bandara menuju SMB II, Jl Kolonel H Burlian 24 buah, Jl Demang Lebar Daun 12 buah, Jl Angkatan 45 sebanyak 15 buah, dan di Jj Basuki Rahmad sebanyak 6 buah. Shinta menerangkan, untuk waktu pemasangannya, pihaknya membatasi pemasangan atribut tersebut selama

masa kampanye yakni tanggal 20 Mei hingga 2 Juni mendatang. Jika masih ada juga yang memasang bendera atau umbulumbul di median jalan yang sudah dilarang meski ada tempat gratis, berarti sudah keterlaluan. Dan telah melanggar Perwali No 9 tahun 2009. ”Biarkan opini masyarakat terbentuk dan menilai kandidat atau partai mana yang memberikan contoh baik,” kata Shinta. (tma)

klik...........www.radarpalembang.biz


RAKYAT SUMSEL, SELASA 21 MEI 2013

ADVERTORIAL

VIII


RP2_21052013