Page 1

ONLINE TELP FAX

: (0711) 361 638 : (0711) 362 452

HOTLINE REDAKSI IKLAN SIRKULASI EO

: : : :

EXT 815 / 0711 - 3021002 EXT 805 / 0711 - 3021003 EXT 803 / 0711 - 3021004 EXT 812 / 0711 - 3021005

Bisnis Sumsel

TERBIT 16 HALAMAN Harga eceran Rp 3.000

RADAR PALEMBANG l RABU 19 DESEMBER 2012 l HALAMAN 9

DAFTAR TABEL

Rp 490.000/gram

HARGA

Rp 3.300.000/suku

Per 18 Desember

Per 18 Desember

Pertamina Field Pendopo Gelar Media Gathering MUARA ENIM, RP – Pertamina EP Field Pendopo melalui program corporate social responsibility (CSR) kembali bersilaturahmi dengan awak media yang bertugas di Kabupaten Muara Enim dalam media gathering di Rumah Makan Pondok Kita, Kota Muara Enim, kemarin(18/12). Hadir pada acara itu, Wakil Manager Pertamina EP Field Pendopo, Darwinsah Daud, Asisten Manager Humas Pertamina EP Region Sumatera, M Echman, Staf Hubungan Eksternal Pertamina EP Pertamina EP Region Sumatera, Ely Chandra Peranginangin, ✑ Ke halaman 15

Sukseskan Swasembada Pangan

DPR RI Jemput Bola ke Sumsel PALEMBANG,RP – Guna mensukseskan program swasembada pangan di 5 sektor yakni padi, jagung, gula, kedelai dan juga daging sapi di tahun 2014 mendatang. Rombongan anggota DPR RI dari 4 mencari masukan secara langsung di daerah daerah yang dinilai potensial untuk mencapainya. Hal ini diungkapkan langsung oleh Firman ✑ Ke halaman 15

Per 18 Desember

Per 18 Desember

APBD 2013

Dipangkas Rp 3 Miliar ANGGARAN Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Lubuklinggau Tahun Anggaran (TA) 2013, resmi disahkan. Pada sidang paripurana hampir seluruh SKPD mendapatkan penambahan plafon angaran pada APBD 2013. LUBUKLINGGAU, RP - Dalam pengesahan APBD Kota Lubuklinggau 2013 terjadi perubahan pagu anggaran pada pos pendapatan. Jika sebelumnya pada RAPBD pagu anggaran pendapatan Rp 670.035.477.016 menjadi Rp 667.035.477.016 atau berkurang Rp 3 miliar. Perubahan terjadi pada pos penerimaan bantuan keuangan dari ✑ Ke halaman 15

Pengadaan Diatas Rp 200 Juta

Wajib Lewat LPSE LAHAT,RP - Untuk menjaga efesiensi pengeluaran dan mencegah terjadinya kecurangan, pengedaan barang atau jasa pemerintah. Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa harus dilakukan menggunakan e-procurement atau secara elektronik yang berbasi pada website/internet dibawah Layanan pengadaan Secara Elektronik (LPSE), di masing masing pemerintahan dengan nilai Pagu minimal Rp 200 Juta. ✑ Ke halaman 15

TINJAU: Bupati Ogan Ilir Mawardi Yahya bersama Kepada Dinas PUBM Muchsin Abdullah saat meninjau lokasi komplek perkantoran terpadu di Desa Tanjung Senai Ogan Ilir,kemarin.

Komplek Pemerintahan Baru

Berpotensi Undang Investor INDRALAYA, RP - Kawasan rawa-rawa yang sekarang disulap pemerintah kabupaten Ogan Ilir menjadi komplek pemerintahan terpadu diyakini kedepannya men-

jadi lumbung investasi yang bisa memberikan sumbangsih terhadap Pendapatn Asli Daerah (PAD). Bupati Ogan Ilir Mawardi Yahya mengatakan, sengaja dipilih tem-

pat untuk membangun komplek pemerintahan terpadu di lokasi yang jauh dari pusat keramaian, ini dilakukan untuk menghidupkan ka✑ Ke halaman 15


10 VARIETI

RADAR PALEMBANG, RABU 19 DESEMBER 2012

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagaralam melakukan pemusnahan barang bukti hasil Tindak Pidana Umum (Pidum) berupa Narkotika, adapun narkotika yang berhasil dimusnakan meliputi ganja 1.219,77 gram dan Kristal metamfetamiina sebanyak 1,48 gram beserta alat hisap sabu.

Narkotika Sitaan Dimusnahkan

PAGARALAM, RP - Pemusnahan sendiri berlangsung di halaman Kantor Kejari Kota Pagaralam, proses pemusnahan sendiri dilakukan dengan cara dibakar didalam drum, yang mana dalam pemusnahan tersebut juga dilakukan penandatangan berita acara sekaligus pemusnahan yang dilakukan langsung oleh Wakapolres Pagaralam Kompol Sigit Hindaryanto, Pabung Kodim 0405 Lahat Mayor Inf

Haryo, Kepala Rutan Cabang Pagaralam Hidayat, Assisten III, Herlan, dan perwakilan BNN Kota Pagaralam Fatma. Kajari Kota Pagaralam Ariestianto Sumbardjo mengatakan pemusnahan sejumlah barang bukti sitaan narkotika dimaksud merupakan hasil tindak pidana yang dikumpulkan pihak kejaksaan sepanjang tahun 2012 ini. “Pemusnahan barang bukti ini merupakan kegiatan rutin yang

dilakukan pihaknya. Pemusnahan ini dilakukan karena perkara dalam kasus tindak pidana tersebut sudah selesai diadili dan mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah),” ungkapnya. Menurutnya, upaya pemusnahan barang bukti pidana tidak terlepas dukungan kita pihak kejari kepada pemerintah dalam memerangi narkoba. “Dampak penyelahgunaan narkoba ini sangat merugikan,” ungkap Aries.

Sementara itu Kasi Pidum Kejari Iwan Setiadi menambahkan setiap barang bukti yang disita harus dimusnahkan dan sebagai bentuk keadilan setelah perkara yang sebelumnya berjalan telah selesai. Adapun sejumlah barang bukti barkotika yang dimusnahkan ini dari sitaan 6 perkara (4 perkara ganja dan 2 perkara sabu) dari 17 perkara yang ditangani sepanjang 2012 dengan 17 tersangka, 11 perkara diantaranya masih proses sidang.

Sementara di 2010 ada 18 perkara narkotika dengan 19 tersangka, terdiri 14 perkara ganja, 4 perkara kristal metamfetamina. Sedangkan di 2011, 14 perkara dengan 15 tersangka terdiri 8 ganja dan 6 perkara sabu.“Semuanya mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah). Sedangkan bagi kasus yang masih berjalan, meskipun jarak penangkapan hingga saat ini jauh, terpaksa kita tunda dulu pemusnahannya,” katanya. (rom)

Saat Liputan, Wartawan Terluka LAHAT, RP – Sial apa yang didapat IM wartawan harian Sentral Pos. Saat hendak meliput aksi kericuhan antara warga Desa Jajaran Lama dan Satpol PP di halaman Pemkab Lahat, dirinya terkena serpihan pecahan kaca yang dilakukan oleh massa. Beruntung pecahan kaca tidak mengenai matanya, namun tak

pelak akibat kejadihan tersebut dirinya terpaksa mengalami luka pada bagian pelipis mata hingga mengucurkan darah. Menurutnya, dalam aksi tersebut dirinya hendak mengambil gambar kericuhan warga, memang posisinya tidak jauh dari pintu masuk halaman kantor Pemkab Lahat. Ketika Kasat

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Pol PP Abdul Haris meletupkan senjata api untuk membubarkan warga sontak masa langsung emosi dan langsung mengambil puntung kayu dan api hendak melakukan perlawanan. Namun pintu yang ditutup dipecahkan oleh warga. “Nah saat memecahkan kaca itulah, serpihannya mengenai pelipis, berun-

tung tidak merusak bola mata. Waktu terluka saya langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk diberi pengobatan,”ujarnya. Terpisah, Asisten I, Drs H Ahdin Djasri MM saat dimintai keterangannya tetap mengatakan, dirinya tak bisa berbuat banyak, apalagi sampai memenuhi keputusan warga,

karena semuanya jelas masih butuh proses. Dirinya menyesalkan sampai adanya aksi kekerasan, seharusnya semuanya bisa dibicarakan baik-baik.“Kami tak bisa berbuat apa-apa, dan sangat disesalkan kejadian yang ada. Seharusnya semua pihak bisa menahan diri,” pungkasnya. (man)

Akibat Badan Jalan Menyempit

Talud Ambruk Mulai Telan Korban MARTAPURA, RP – Meluapnya air sungai Komering hingga mengakibatkan talud penahan arus di Desa Tanjung Aman Kecamatan Martapura, mulai menelan korban. Akibat ambruknya talud hingga memakan badan jalan, mengakibatkan terjadinya penyempitan jalan. Kondisi inilah yang menjadi penyebab kecelakaan lalulintas yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB kemarin (18/12). M e s k i t i d a k m e m a k an korban jiwa, namun korban Ari yang merupakan pegawai Badan Keluarga Berencana Keluarga Sejahtera (BKBKS) OKU Timur terpaksa dibawa ke rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk dirawat lebih lanjut karena mengalami patah tangan kanannya. Korban yang mengendarai motor dinas BG 3921 YZ melintas dari arah Martapura menuju Perjaya bertabrakan dengan mobil Taft Merah BG 1114 KA yang dikendarai Slamet Pegawai Dinas Pendidikan Nasional tepat di depan ambruknya talud. Kedua kendaraan bertabrakan karena badan jalan yang menyempit. Pengamatan dilapangan Selasa (18/12), kecelakaan yang terjadi akibat mobil taft yang dikendarai Slamet melaju ke arah Martapura dengan kecepatan tinggi. Sementara Ari yang melaju dari arah Martapura.

Kondisi jalan yang menyempit akibat tumpukan karung pasir membuat Slamet mengendarai mobil dengan memakan badan jalan. Sementara Ari yang datang dari arah berlawanan berusaha menghindari. Namun Slamet seakan mengejar kendaraan Ari hingga akhinya menyerempet Ari hingga terpental beberapa meter. “Jalan ini menyempit dan sudah memakan korban. Mobil itu berusaha mengambil jalan tengah, namun tidak melihat kalau ada motor dihadapannya sehingga dia menyerempet dan menyebabkan pengendara sepeda motor terpental dan mengalami patah tangan,” ungkap Anwar saksi mata yang sedang mengabadikan gambar luapan Sungai Komering di lokasi kejadian. Untuk diketahui, ruas jalan provinsi di Desa Tanjung Aman, menuju wilayah Belitang-Kayuagung terus mengecil akibat gerusan aliran Sungai Komering yang meluap dan mengakibatkan talud penahan arus roboh pada Jumat Malam (30/11) lalu. Hingga saat ini baik talud maupun badan jalan yang mengecil belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. Padahal ruas jalan tersebut merupakan jalan utama yang menghubungkan kota Martapura-Belitang dan Kayuagung. (awa)

klik...........www.radarpalembang.biz


11

RADAR PALEMBANG , RABU 19 DESEMBER 2012

Tingkatkan Kecepatan 3 Kali Lipat GUNA maksimal dalam menggarap pasar smartphone, Indosat akan menambah akses bagi penggunanya hingga 3 kali lipat. Kini, kecepatan yang ditawarkan hingga 7.2 Mbps, pada 2013 nanti, Indosat akan meningkatkan kecepatan hingga 20 Mpbs tanpa memasukkan username dan password. FOTO: IST/RADAR PALEMBANG

PALEMBANG, RP – Head Of Southern Sumatera Area PT Indosat, Tbk, Soejanto Prasetya, Senin (17/12) mengatakan diluncurkannya kartu Indosat Mentari ini diharapkan 20 persen penggunaan smartphone saat ini akan menjadi target dari penggunaan kartu Indosat mentari ini. Khusus di Sumbagsel para pelanggaan PT Indosat mencapai 5-8 persen. Para pengguna produk Indosat di Sumbagsel yang berasal dari luar Sumbagsel mencapai 10 persen. Review yang didapat dari para pelanggaan tersebut sebanyak 60 persen berasal dari voice dan SMS serta untuk review data 35-40 persen. Guna meningkatkan review data, PT Indosat telah menyiapkan jaringan BTS dimana 80 persen BTS yang ada di Palembang saat ini telah 3G dengan kecepatan hingga 7.2 Mbps. Seban-

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

PERKENALAN : Indosat meluncurkan Indosat Mentari kartu prabayar smartphone dengan brand ambassador Anggun C Sasmi.

yak 9 cabang yang ada di Sumsel 80 persen BTS yang tersebar telah didukung fasilitas 3G diharapkan review data akan lebih meningkat lagi kedepannya. Tidak hanya itu, Pelanggan yang menikmati Indosat Mentari juga akan semakin dimanjakan dengan kualitas jaringan yang handal karena didukung oleh Indosat Super Wifi yang memberikan kecepatan hingga 20 Mpbs tanpa memasukkan username dan password. Saat ini tersedia 3500 acces point yang tersebar di berbagai pusat bisnis dan ekonomi di Pulau Jawa dan Bali sedangkan untuk di Sumbagsel diawal tahun 2013 akan dapat dinikmati para pelanggaan Indosat.“Jumlah acces point akan semakin bertambah sesuai dengan komitmen Indosat dalam mengembangkan jangkauan

jaringan dengan akses cepat dan mudah. Di awal tahun 2013 di Sumbagsel akan dapat dinikmati para pelanggan Indosat,� katanya. Smartphone akan menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk berbagai kebutuhan seperti akses ke jejaring sosial, chatting, mencari hiburan dengan mendownload musik dan browsing oleh karena itu dengan hadirnya kartu Indosat Mentari ini yang khusus bagi pengguna smartphone dengan memberikan berbagai paket menarik. Paket yang ditawarkan seperti gratis Whatsapp 12 bulan, gratis paket BB full service/gaul dengan kecepatan hingga 7,2 Mbps serta benefit yang lainnya seperti 1000 pengguna pertama di Palembang akan mendapatkan Voucer senilai RP 50 ribu. (ben)

klik...........www.radarpalembang.biz


12 RITEL

RADAR PALEMBANG, RABU 19 DESEMBER 2012

Sambut PALEMBANG, RP - Demi kepuasan pecintanya, Polo Ralph Laurent ingin memanjakan dengan menambah koleksi pribadi. Saat ini Polo Ralph Laurent bersama Bank Mandiri memberikan Anda kemudahan untuk berbelanja dengan memberi anda diskon sampai dengan 50% untuk semua koleksi Polo Ralph terkecuali jenis kemeja,karna telah memiliki harga special tersendiri. Seperti dikatakan Dewi mustika, koordiantor butik Polo Ralph Laurent di Area Kompleks Pertokoan Palembang Indah Mall (PIM), Selasa (18/12),dari awal Desember 2012, tokonya telah memberikan diskon hingga 50 persen kepada konsumen pengguna

kartu kredit Bank Mandiri. Hanya saja tidak untuk Mandiri Syariah. ”Mulai awal Desember hingga akhir bulan, kami memberikan diskon hingga 50 persen pada konsumen pengguna kartu kredit Bank Mandiri,” ujarnya. Dikatakanya, bagi pelanggan yang melakukan pembelian tidak menggunakan kartu kredit Bank Mandiri, tetap juga akan diberikan promo diskon. Hanya saja, diskon diberikan maksimal 30 persen. Program ini diberikan atas kerjasama pihak Polo Ralph Lauren dengan Bank Mandiri. Sekaligus juga sebagai promo menyambut akhir tahun 2012. ”Semua diskon yang kami berikan atas kerjasama dengan Bank Mandiri, sekaligus juga sebagai hadiah kepada

konsumen Polo Ralph di akhir tahun ini,” tuturnya. Tidak hanya itu, di butik Polo Ralph Lauren juga menawarkan beberapa aksesori lain, seperti dompet, topi, tas, hingga kaos kaki. Dengan jaminan kualitas mutu barang yang baik. Diakui Dewi, dengan adanya promo ini secara langsung mendongkrak penjualan Polo Ralph. Perhari toko ini bisa menjual 10 - 15 shirt. Apalagi, jika ditambah saat ada even di PIM, maka biasanya juga dapat menambah jumlah konsumen yang membeli produk Polo Ralph. “Perharinya rata-rata produk yang terjual bisa mencapai 10 - 15 shirt,dengan omset yang bisa

mencapai Rp 10 juta,” ungkap Dewi. Senada diungkapkan Vincene, pelanggan Polo Ralph Laurent, dengan adanya promo diskon hingga 50 persen, dirinya dapat lebih leluasa memilih produk Polo Ralph yang diinginkan. Tanpa harus terlebih dahulu menghitung biaya yang akan dikeluarkan saat membeli produk tersebut. “Dengan adanya promo ini, saya merasa lebih ringan. Saat ini, harga yang ditawarkan untuk produk pilihan pun akan lebih murah,” ucapnya sembari memilih pakaian yang hendak dibeli. (tma)

M2 Diskon Besar-besaran PALEMBANG, RP - Salah satu butik pakaian yang ada di kompleks Pertokoan Palembang Indah Mall (PIM), menawarkan diskon pakaian 20 hingga 80 persen. Butik M2, menawarkan berbagai macam model baju yang bisa digunakan ke pesta, suasana formal maupun non formal namun tetap trendy dan modis. Menurut kordinator butik M2,Riana koleksi di tokoh mereka kebanyakan berwarna terang dan berani. “Diskon ini berlaku hingga waktu yang belum ditentukan,”

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

katanya. Beberapa koleksinya yang diskon yakni kemeja,Casual model gulung jenis kardigan, jaket dan short dress, atau gaun pendek selutut berwarna ungu. Untuk produk yang sering digandrungi seperti Casual model gulung tersebut dibanderol dengan harga Rp 249 - 329 ribu. Dengan adanya diskon ini,diketahui jumlah konsumen yang datang ke Butik M2 melonjak pesat,rata-rata dalam satu harinya bisa menjual sekitar 35 shet ke

atas.” Dengan adanya diskon seperti ini,konsumen kami melonjak cukup pesat,belum lagi bila pada saat weekend jumlah nya bisa dua kali lipat,”ujar Riana. Berdasarkan Pantauan Radar Palembang,terlihat sejumlah konsumen yang sedang memilah pakaian yang di inginkanya,memang nampak butik M2 sedikit lebih banyak dihampiri pengunjung yang lalu lalang di PIM untuk sekidar melihat penawaran menarik dari buti M2 ini.(tma)

klik...........www.radarpalembang.biz


13 politika

RADAR PALEMBANG, RABU 19 DESEMBER 2012

9 Mobil, 12 Motor

Dana Pilkada Baru Dibahas

Launching Pilgub Sumsel PALEMBANG, RP – Tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel periode 20132018 yang akan digelar 6 Juni 2013 mendatang dimulai. Awal tahapan ini ditandai launching pemilukada Sumsel dilaksanakan oleh KPU Sumsel di OPI Convention Center, Palembang, kemarin (18/12). Sekda Provinsi Sumsel, Yusri Effendi mengatakan semoga tujuan pelaksanaan kegiatan ini dapat memberikan suatu pemahaman dan wawasan tentang bagaimana kita menyikapi pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakli gubernur 2013 sehingga pemilu dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien berdasarkan asas langsung umum bebas rahasia jujur adil, dasar hukumnya uup 1945 pasal 22 E ayat (5). “Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sudah memberikan hibah kepada KPU Provinsi Sumsel sarana dan prasarana kepada KPU Provinsi Sumatera Selatan berupa pengadaan kendaraan dinas roda empat sebanyak 9 unit, pengadaan kendaraan dinas roda dua sebanyak 12 unit, sound system gedung dan ruang, komputer dan printer sebanyak 12 unit,

Diyakini Pali Tetap Punya Hak Pilih PALEMBANG, RP – Dipastikan warga Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), meski telah menjadi kabupaten yang dimekarkan dari Kabupaten Muara Enim dipastikan mempunyai hak pilih pada pilbup yang akan dihelat 5 Maret 2013 mendatang. “Saat ini kita belum menerima petunjuk dari KPU RI bagaimana mekanisme terhadap warga PALI pada pilbup Muara Enim, artinya KPU mengacuh pada tahapan sehingga warga PALI berhak memilih bupati pada pilbup Muara Enim,”kata Ong Berlian, fungsionaris KPU Sumsel, usai menghadiri launching pemilukada gubernur Sumsel di OPI Center kemarin, (18/12) Sebagaimana lamanya proses regulasi yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri dan juga sebagaimana keputusan DPR RI makan warga PALI kemungkinan besar mempunyai hak pilih pada pilbup Muara Enim. ”Proses ini panjang artinya KPU Muara Enim tetap menjalankan sesuai dengan KPUD Muara Enim yang telah dibuat sehingga warga PALI mempunyai hak pilih pada pilbup Muara 2013 mendatang, kemungkinan memilih.” Anggota DPD RI asal Sumsel, Percha Leanpuri mengatakan, hingga saat ini belum ada ada ketetntuan apakah warga PALI mmepunyai hak pada pilbup Muara Enim atau justru tidak. “Bukan terancam kehilangan hak pilih pada pilbup Muara enim namun PALI akan sudah menjadi daerah sendiri,”jelasnya. (zar)

Saya optimis bahwa saya bisa mendapat kepercayaan rakyat. Saya merasa rakyat sekarang mendukung saya. “Saya percaya mereka tahu. Jika mereka ingin memilih saya, ya mereka memilih Gerindra. Ya jika rakyat menghendaki saya siap.” Prabowo Subianto, Selasa (18/12).

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

TEKAN TOMBOL : (Ki-Ka) Ketua KPU Sumsel Annisatul Mardiah, Ketua KPU Husni Kamil Manik, Sekda Provinsi Sumsel Yusri Effendi menekan tombol peresmian Pilgub Sumsel, kemarin (18/12).

laptop 12 unit, mesin foto copi sebanyak 1 unit, meubelair dan lain-lain,” katanya. Dengan adanya fasilitas tersebut, Yusri mengatakan dapat menunjang tugas dari KPU Prov. Sumsel dalam melaksanakan tugas khususnya dalam melaksanakan pemilu gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan 2013.

Ketua KPU, Husni Kamil Manik mengatakan lauhncing yang dilakukan KPU Sumsel merupakan tanda dimulainya tahapan pemilukada Sumsel untuk memilih gubernur dan wakil gubernur Sumsel periode 2013-2018. ”Pemilukada ini haruslah berjalan dengan jujur dan adil sehingga menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan

harapan rakyat Sumsel,” katanya. Husni menambahkan seluruh struktur penyelenggara pemilukada baik KPU Sumsel, KPU kab/kota, PPK, PPS dan lainnya haruslah bergerak melakukan sosialisasi sehingga seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal dan masyarakat ikut berpartisipasi penuh.

Percha Leanpuri, anggota DPD Sumsel mengatakan, dengan di launching pemilukada sumsel diharapkan berjalan dengan jujur, adil dan sukses. Annisatul Mardiah, ketua KPU Sumsel menyampaikan bahwa 2013 tahapan pemilukada Sumsel sudah berjalan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. (zar)

Tim Ridwan Mukti Berkurang PALEMBANG, RP – Puluhan anggota relawan Ridwan Mukti (RM) wilayah Kota Palembang, salah satu bakal calon (balon) gubernur Sumsel mengundurkan diri, kemarin (18/12). “Kami berjumlah 86 korcam se-Kota Palembang secara resmi mengundurkan diri dari tim RM, karena kami merasa tidak puas dengan kinerja tim koordinator provinsi (koorprov) selama ini,” kata Rahmat Sandi, koordinator kecamatan (koorcam) Kertapatai, Tim Relawan RM Kota Palembang, saat melakukan jumpa pers di Bukit Golf. Menurutnya,tim koorprov sangat otoriter dan sering tak sejalan dengan apa yang dilakukan selama ini. Ditambahkan Sandi, bahwa pihaknya menilai sosok Ridwan Mukti sebagai calon seorang pemimpin dimata koorkot Palembang sangat baik, yang menjadi persoalan tim koorprov provinsi sistem kerja yang telah dibentuk, dan ini sangat disayangkan. Selama kerja 1 bulan koorkot Palembang tim relawan RM, menuntut koordinator provinsi untuk membayar gaji selama 1 bulan, dan koorkot sendiri telah menyerahkan fasilitas yang diberikan kepada tim RM. ”Kami meminta insentif Rp 500 ribu per orang, dan ini telah disetujui oleh koorprov dan itu pengunduran diri ini telah diterima langsung oleh Amir Maulana, Bendahara Tim Cyrus Network, Relawan Koordinator Provinsi RM,”ujar dia.

PALEMBANG, RP – Rencananya pekan depan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumsel akan memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) , Kepolisian Daerah (Polda) hingga pemerintah kabupaten/ kota yang daerahnya akan ikut melaksanakan pilkada. Pemanggilan tersebut, dalam rangka menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak melalui penganggaran yang sesuai kebutuhan. ”Minggu depan pihaknya akan melakukan pertemuan dengan berbagai instansi yang terkait dalam mensukseskan penyelengaraan pilkada,” kata Kepala BPKAD Provinsi Sumsel, Laonma PL Tobing, kemarin (18/12). Laonma melanjutkan, tujuan rapat tersebut lebih ditekankan kepada penentuan berapa besaran anggaran yang diperlukan termasuk berapa besar sharing dana yang diberikan kabupaten/kota untuk menyukseskan pemilukada mendatang. ”Dengan dilakukannya pemanggilan ini kita dapat mengetahui apa saja dan berapa anggaran yang disiapkan pihak kabupaten/

kota untuk penyelenggaraan maupun untuk pengamanan pilkada nanti. Jadi dengan begitu tidak akan terjadi tumpang tindih dengan anggaran yang akan diberikan provinsi,” jelasnya. Disinggung mengenai besaran anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah provinsi, Laonma belum mau berkomentar banyak, namun pihaknya memastikan jika pemprov Sumsel akan memenuhi berapapun kebutuhan untuk menyukseskan pemilukada Sumsel 2013 mendatang. ”Ya itu tadi, setelah selesai melakukan pertemuan dengan instansi-instansi ini baru kita mengetahui jumlah anggaran yang diperlukan dan yang jelas anggarannya telah kita siapkan berapapun itu, yang jelas pilkada tidak boleh gagal, rapat nanti kita hanya memerlukan besaran pasti pengajuannya saja.” Khusus untuk KPU dan Banwaslu, pihaknya mengakui jika kedua instansi tersebut sudah mengajukan proposal anggaran untuk penyelenggarakan pilkada tingkat provinsi kurang lebih sebesar Rp 200 miliar masingmasing. (alk)

Polda Siapkan 8000 Personil

FOTO : ZARKASI/RADAR PALEMBANG

MUNDUR : Sejumlah tim relawan Ridwan Mukti wilayah Kota Palembang yang mengklaim mengundurkan diri.

Sementara itu, Hasan Hasbi, konsultan politik RM yang dihubungi Radar Palembang mengatakan, sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati, jika tim pendukung RM tidak sejalan lagi dengan tim maka akan dilakukan pemecatan sehingga tidak mengganggu program organisasi yang telah dibentuk. “Bukan 86 korcam yang mundur, tapi 40 korcam yang dipe-

cat dan 48 korcam kota Palembang masih bergabung dengan tim,”katanya, kemarin. Sebagaimana dengan surat perjanjian kerja, apabila tim relawan RM tidak sejalan lagi dengan organisasi yang dibentuk, diharapkan untuk mengundurkan diri. “Mereka bukan mengundurkan diri tapi dipecat, kami menganggap bahwa silakan mundur dari awal dari pada diakhir,”katanya.

Disingung apakah ini akan mengangu tim relawan RM dalam menjalankan soialisasi RM jelang pilgub 2013 ? Menurut Hasan bahwa dalam politik ini sudah biasa dan persoalan ini tidak akan mengangu program kerja RM. “Tim kami tersebar di 15 kabupaten/kota, dan pemecatan ini hanya 1 persen, ini dipastikan tidak akan mengganggu kinerja tim,”pungkasnya. (zar)

PALEMBANG, RP – Jajaran Polda Sumsel bersama Kodam II Sriwijaya, akan mengamankan pemilukada di Sumsel pada 2013 mendatang. Sekitar 8000 personil Polda Sumsel siapkan diterjukan guna mengamankan pilkada serentak 2013 mendatang. “Siapapun terlibat dalam pemilukada ini mohon partisipasi positif, termasuk kontestan sekalipun, tim sukses sekalipun kita ingin sama-sama menjaga kedamaian dan keamanan di Sumsel ini,”kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Iskandar Hasan, kemarin (18/12). Setelah launching Pilgub Sumsel, sambung Iskandar, ini saya akan ketemu dengan pihakpihak terkait terutama KPU Sumsel untuk berkoordinasi lebih lanjut sesuai dengan jadwal yang

mereka tetapkan. Pihaknya sudah menyiapkan untk pengamanan pemilukada ini 2 per 4 kekuatan sekitar 8.000 personil Polda Sumsel, jika kurang pihaknya akan di-back up TNI dari Kodam II Sriwjaya. Daerah pemilukada yang rawan, menurutnya pihaknya akan melihat dan pelajari dulu dan rapat dengan jajaran Polda Sumsel, salah satu yang mendapatkan pengamanan serius terutama kota Palembang. Untuk pengamanan kandidat calon Gubernur dan kepala daerah lain akan dilakukan setelah ditetapkan oleh KPU Sumsel berapa calon, calon akan diamankan dan dikawal sesuai ketentuan. “Siapapun yang mengamankan itu akan kita latih dahulu di Brimob,”katanya. (zar)

TPS Pagaralam Bertambah PAGARALAM, RP – Pemilukada Kota Pagaralam pada 23 Januari 2013 mendatang dipastikan berbeda dengan pilkada tahun 2009. Salah satu perbedaan tersebut yakni bertambahnya jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 35 Kelurahan yang ada di lima kecamatan se-Kota Pagaralam. Ketua KPU Kota Pagaralam, Ubaidillah Zukhri melalui Anggota KPU Divisi Tekhnis Yenli Elmanoferi kemarin (18/12) men-

gatakan berdasarkan data yang ada jumlah TPS pada pilkada 23 Januari 2013 mendatang 353 TPS yang tersebar di lima kecamatan se-Kota Pagaralam. Jumlah tersebut bertambah 6 (enam) TPS jika dibandingkan pilkada Kota Pagaralam 2009 lalu. “Ini artinya ada peningkatan jumlah TPS dibandingkan Pemilukada Kota Pagaralam 2009 lalu,” ungkapnya. Menurutnya, penambahan 6 TPS ini, diantaranya 4 TPS di

Kecamatan Pagaralam Utara, masing-masing 2 TPS di Kelurahan Pagaralam dan 2 TPS di Kelurahan Bangun Rejo. Sedangkan tambahan 2 TPS lainnya di Kecamatan Pagaralam Selatan, dua-duanya di Kelurahan Sidorejo. “Penambahan TPS ini dikarenakan ada beberapa TPS yang melebihi dari batas maksimal untuk jumlah mata pilih. Oleh karena itu maka dibuatlah TPS baru. Selain itu, faktor jarak tempuh

atau tempat tinggal untuk jumlah mata pilih berjauhan dengan letak TPS, makanya dibuat TPS baru untuk merampingkan jumlah mata pilih,”katanya. Lebih jauh Yenli mengatakan untuk Kecamatan Pagaralam Utara jumlah TPS sebanyak 92 TPS, Keamatan Pagaralam Selatan 119 TPS, kemudian Kecamatan Dempo Utara 57 TPS, untuk Kecamatan Dempo Tengah 41 TPS dan Kecamatan Dempo Selatan 44 TPS. (rel)

Sutan Beri Ruhut Dukungan JAKARTA, RP - Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Sutan Bhatoegana memberi dukungan kepada koleganya Ruhut Sitompul yang pekan lalu dilengserkan dari jajaran DPP PD. Sutan menolak desakan beberapa DPD PD yang ingin Ruhut dipecat sebagai kader PD. “Partai ini kan merangkul orang banyak, jangan dipecatlah, kalau ada yang salah diperbaiki,” kata Sutan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/12). Menurut Sutan, Ruhut adalah seorang pejuang PD sejati. Ruhut selalu ada dalam barisan paling depan saat PD ataupun SBY diserang oleh pihak lain. “Saya salut sama dia ketika membela Demokrat dan SBY, luar biasa. Siapa yang sedikit menyenggol Demokrat muncul dia, Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

siapa yang berani kayak dia. Tapi mungkin ada yang nggak suka dengan gayanya,” ujar. “Kalau doa saya sebagai sahabat, ingin Ruhut di Demokrat, dan berjaya di Demokrat,” pungkasnya. Sebelumnya delapan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) mengusulkan agar DPP memecat Ruhut Sitompul dari keanggotaan Partai Demokrat. Menanggapi hal itu, Wasekjen Partai Demokrat, Saan Mustopa menyatakan akan mempertimbangkan usulan itu. “Tentu apa yang menjadi aspirasi DPD akan kita pertimbangkan dan dibicarakan di level DPP, di kita kan ada namanya dewan kehormatan, nanti mereka akan bersidang jika ada pelanggaran etika,” kata Saan Mustopa, Jumat (14/12). (trq/lh)

klik...........www.radarpalembang.biz


RADAR PALEMBANG, RABU 19 DESEMBER 2012

Mau Uji Kompetensi?

Uji Kemampuan Bahasa Digeber

Di BLPT Tempatnya

Tiga bengkel dari lima jurusan bengkel teknik ini malah sudah mendapatkan akreditasi dan TUK BLPT Sumsel sudah siap digunakan pihak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Sumsel. Hanya untuk SMK yang siap, tidak dipaksakan dan target ditahun pertama 300 orang harus sudah di Uji Kompetensi yang diharapkan dapat terserap ke lapangan kerja,

MASYARAKAT Sumsel tidak perlu lagi jauh-jauh melakukan uji kompetensi. Badan Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) SUmsel kini resmi menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) kejuruan. Pengesahan dilakukan Kemarin (18/12), dimana BLPT telah mengantongi keabsahan diri menjadi TUK dengan menggandeng Badan Standar Nasional

Pendidikan (BSNP) Pusat. Salah satunya, BLPT melaunching Tempat Uji Kompetensi Logam Mesin dan Tempat Uji Kompetensi Las serta menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Sumsel tentang Pemanduan Penyusunan Dokumen Mutu ISO 90012008 Bagi SMK.

Foto bersama Eliza Alex Noerdin.

Kepala BLPT Sumsel, Widodo mengatakan BLPT telah bekerjasama dengan BSNP, sebagai lembaga yang memberikan sertifikat bagi lulusan pelatihan di BLPT Sumsel, di empat jurusan kejuruan teknik yakni otomotif, las, listrik dan mesin, sedangkan sipil belum terlaksana. “Tiga bengkel dari lima jurusan bengkel teknik ini malah sudah mendapatkan akreditasi dan TUK BLPT Sumsel sudah siap digunakan pihak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) seSumsel. Hanya untuk SMK yang siap, tidak dipaksakan dan target ditahun pertama 300 orang harus sudah di Uji Kompetensi yang diharapkan dapat terserap ke lapangan kerja,” paparnya kepada Radar Palembang, usai kegiatan Launching TUK BLPT Sumsel kemarin (18/12). Sekitar bulan Maret, akan direalisasikan sekaligus meng upgrade para penguji (Accessor) BLPT Sumsel yang ke enam orangnya dari 12 penguji tersebut sudah tidak berlaku masa pengujinya dengan mengirim mereka ke BSNP Pusat kembali tahun depan. Widodo menuturkan, TUK ini berkaitan langsung dengan dunia SMK namun tidak menutup kemungkinan TUK dapat juga digunakan bagi seluruh pihak, khususnya masyarakat umum yang memiliki keahlian. T.U.K, bisa difungsikan untuk menjalankan empat program kerja BLPT, yaitu tempat pelatihan guru dan siswa, induk vokasi berkelanjutan, tempat ujian kompetensi dan pengembangan model penyaluran prestasi. “Di sinilah, nantinya lulusan

Ketua PGRI Sumatera Selatan Syarwani Ahmad menegaskan karakter akan berimbas langsung pada peningkatan daya fikir seseorang kesemuanya bersumber pada keimanan seseorang. “Tidak ada gunanya orang berpendidikan tinggi tanpa beretika, hasilnya akan nihil. Karena yang paling di butuhkan ialah peningkatkan kualitas pendidikan dengan cara memberikan pola pendidikan yang berkarakter,”kata Syarwani, di sela gelar seminar, Peran Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia” Sabtu (15/12). Ambil contoh saja para perakit bom, mereka itu kan pintar namun karena tidak

Show Roadwarnai e M adar R bang Palem

beretika maka akan membawa malapetaka jika tidak dilandasi dengan moral dan tidak bermanfaat. Pedoman dasar dalam Islam adalah Alquran, dan harus mempelajari itu sebagai panduan dalam beretika. Selain itu Koordinator Kopertis Wilayah II Prof Dr Diah Natalisa MBA, dalam seminarnya mengatakan bahwa berdasarkan data dari Education For All (EFA) Global monitoring report 2011, indeks pembangunan pendidikan Indonesia saat ini menempati posisi ke 69 dari 127 Negara di dunia. “Untuk di Asia, saat ini Indonesia masih tertinggal dari Brunei Darussalam yang berada di peringkat ke 34, dan untuk pering-

E N J A D I dosen dan guru kedepan tak semudah dibayangkan. Selain diikat dengen seambrek persyaratan administrative juga diikat dengan skill tambahan, seperti wajib mahir berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, melalui tes pola TOEFL, jenis Bahasa Indonesia. B a l a i B a h a s a P r ov i n s i S u m a t e ra Selatan melakukan sosialisasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bakal mengambil alih pelaksanaanya. Seperti diungkapkan Aminulatif, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumsel, gunanya untuk memberikan pemahaman kaidah berbahasa Indonesia. “Kita perhatikan akhir-akhir ini penggunaan Bahasa Indonesia sudah mulai tergerus, bahkan kaidahnya sudah tidak jelas khususnya dalam pelaksanaan proses pendidikan. Sedangkan mahasiswa, tugas-tugasnya yang berhubungan langsung dengan karya tulis sudah baik secara format saja, tidak dalam penyampaian dan kaidahnya,” ujarnya. Selain dari UKBI, Balai Bahasa Provinsi Sumsel juga telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan tujuh universitas di Palembang, yakni Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Universitas PGRI Palembang, Universitas Bina Darma (UBD), Universitas Sriwijaya (UNSRI), Universitas Tridinanti, IAIN Raden Fatah Palembang dan Universitas Taman Siswa. Sumsel memiliki 52 bahasa pengakuan, namun setelah kita melakukan penelitian lebih lanjut melalui teori dialektologi hanya tujuh bahasa yang ada. Sisanya hanya berupa dialek. Mengenai materi yang diujikan pada UKBI ini, kata dia, secara sederhana ujiannya seperti TOEFL Bahasa Inggris. Lalu, uji respon kaidah, uji pendengaran, sesi membaca, uji menulis dan uji berbicara. “Dari UKBI inilah, di lihat kemahiran berbahasa. Untuk penilaiannya yakni istimewa, sangat unggul, unggul, madya, semenjana, marginal dan paling bawah terbatas,” paparnya. Mengenai kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar, Aminullatif mengatakan, harus sesuai dengan standar bahasa baku Indonesia. (sta)

Penyerahan Kerjasama TUK dengan BSNP Pusat kepada Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Ade Karyana.

akan mendapatkan pengakuan secara nasional dan skala internasional. TUK memberikan jalan agar mereka tak hanya memegang ijazah sekolah saja, tetapi juga mengantongi sertifikasi kompetensi keahlian di bidangnya masing-masing. Untuk itu saya berharap lulusan SMK sedianya mempersiapkan diri untuk Uji Kompetensi meski hingga sekarang tercatat belum ada satu sekolah yang siap,” ungkap Widodo. Khusus untuk pengembangan model penyaluran prestasi, sambung Widodo lagi akan dilaksanakan segera. Pasalnya, dengan pengetahuan dan pengalaman yang lebih pada kompetensi ini, peserta dan pengajar pelatihan juga harus unjuk gigi dalam prestasinya. “Bahkan, kami rencakanan program penyaluran prestasi ini

Peringkat 69 dari 127 Negara di Dunia Karakter diyakini bakal mampu membawa anak lebih sukses dibandingkan mengandalkan intelegensi kecerdasan semata sehingga mampu meningkatkan rating kualitas pendidikan yang ada.

M

kat 1 berada pada Jepang. Untuk menghasilkan Insan Indonesia cerdas dengan spiritual, emosional, sosial, intelektual dan kinestesis itu tentulah dengan menjadikan pendidikan sebagai motor penggerak perubahan dari masyarakat berkembang menuju masyarakat yang maju,”bebernya. Dalam proses pendidikan transformatif ini belum berjalan efektif karena berbagai faktor internal dan eksternal. Yang paling berpengaruh adalah guru, karena hitam putihnya proses belajar mengajar di dalam kelas banyak dipengaruhi oleh mutu gurunya. “Jadi, profesional, kemampuan individual dan apa saja yang melekat pada pribadi guru

akan digelar setiap tahunnya. Agar bisa menyaring masyarakat yang berkompetensi di bidang kejuruan dan bisa disalurkan ke berbagai industri besar,” tukasnya. Di sisi lain, Ade Karyana, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel mengatakan baru 54 sekolah seSumsel yang sudah mendapatkan ISO, yakni standar internasional dalam pendidikan dari 233 SMK Negeri dan Swasta yang ada. “ISO ini didapat memang tidak bisa sekaligus di banyak sekolah, karena ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi sekolah tersebut untuk mendapatkan ISO ini seperti akreditasi dan tertib administrasi salah satunya. Dengan ISO, masyarakat akan lebih percaya dan yakin tentang jaminan mutu, layaknya akreditasi.” pungkasnya. (sta)

akan diterima oleh peserta didiknya sebagai rambu untuk diteladani atau dijadikan bahan pembelajaran. Bagi sebagian besar orang tua siswa, sosok pendididik atau guru masih dipandang sebagai wakil orangtua ketika anak-anaknya tidak berada didalam keluarga. Inilah yang menjadi dasar mengapa sosok guru itu dianggap penting dalam dunia pendidikan,”pungkasnya. Kepala Badan Pengembangan SDM Pendi-

dikan dan Kebudayaan Prof Dr Sudarwan Damin mengatakan, untuk level doktor dan master , Indonesia sudah bagus. Terbukti dengan banyaknya orang-orang dari luar negeri yang menempuh pendidikan di Indonesia. Namun untuk SMA, masih harus menggeser dari sekolah standar ke sekolah yang paling tidak berstandar nasional. Sehingga nanti pola-pola pendidikan konvensional selama ini bisa direduktif. (udi)

SMK Muhammadiyah Siapkan Perhotelan & TIK

Foto bersama wali murid Paud Kemang Agung

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

TINGGINYA kebutuhan SDM bidang perhotelan dan Teknik Informatika Komputer (TIK), disambut baik oleh SMK Muhammadiyah 4 Palembang, berencana membuka jurusan perhotelan dan Teknologi Informatika Komputer (TIK) di tahun ajaran baru mendatang. Kepala SMK Muhammadiyah 4 Palembang, Firman Ardiansyah, ditemu di ruang kerjanya, mengatkan Senin (17/12). Saat ini SMK Muhammadiyah 4 hanya memiliki satu jurusan akuntansi. Sedangkan jurusan perhotelan dan TIK akan dibuka pada tahun ajaran baru di 2013 mendatang terlebih permintaan dari masyarakat

cukup tinggi. Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya terus berupaya dengan gencar mempromosikan kepada warga sekitar. Pihaknya juga tengah melakukan penjajakan terhadap sejumlah hotel syariah di Kota Palembang, antara lain, Hotel Pertamina, Hotel Duta Syariah dan Hotel Prada Syariah sebagai mitra. Termasuk kesiapan hotel mini dan 20 unit komputer di sekolah untuk mendukung jurusan tersebut. Firman berharap, dengan sarana dan prasarana yang dimiliki SMK Muhammadiyah 4 dapat menghasilkan tenaga handal di bidang perhotelan dan

TIK. “Mudah-mudahan lulusan yang dihasilkan bisa bekerja langsung. Dan untuk siswa yang berprestasi kami juga mempersiapkan beasiswa untuk kuliah di Universitas Sriwijaya dan IAIN Raden Fatah Palembang ketika mereka tamat yang akan diberika secara langsung kepada anaknya,” ungkapnya. SMK Muhammasiyah 4 juga bekerjasama dengan bimbingan belajar Crazy Mathic Academy. Direktur Crazy Mathic Academy Ahmad Berlian Ariansyah S Pd Mr. R. Mengatakan, saat ini banyak sekali ketimpangan yang terjadi dari segi akhlak, berupa prilaku remaja yang tak sesuai.

“Kita memberikan motivasi kepada anak secara r u k h i ya t a t a u l a n g s u n g pada anak-anak dengan mempersiapkannya melalui pendekatan agama sehingga mereka dapat benar-benar memahami,” tukasnya. “Disini lah metode variatif kita terapkan, karena metode belajar efektif itu dimulai dari anak, dan hasilnya untuk anak itu. Dimana dalam hal ini kita memberikan mereka penyegaran berupa senam otak, dimana anak-anak d i a j a k u n t u k m e m p e rsiapkan cara belajar dan j u g a m e n g a n a l i s i s c a ra berfikir kecerdasan otak kanan,”bebernya.(udi)

klik...........www.radarpalembang.biz


15 sambungan

RADAR PALEMBANG, RABU 19 DESEMBER 2012

Warga Terus Tagih Janji Pemkab

Warga 2 Kelurahan Masih Menderita LAHAT, RP – Hujan yang terus turun dalam beberapa hari terakhir masih menjadi momok bagi masyarakat, pasalnya saat ini sedikitnya di 2 wilayah Kelurahan, yaitu RD PJKA dan juga Talang Jawa kebanjiran. Bahkan hujan yang turun pada Senin (17/12) malam kemarin membuat warga 2 kelurahan ini ‘sibuk’ mepersiapkan diri dan lingkungan rumahnya, khususnya mencegah awal bencana banjir yang sewaktu – waktu kembali melanda. Menurut, Jamal (40), salah satu warga RD PJKA dirinya yang sudah tinggal hamper selama 10 tahunan di kawasan RD PJKA

ini sangat berharap jika kawasan mereka ini bisa bebas dari ancaman banjir yang terus dating jika mulai masuk musim hujan. Terutama sekali menurutnya, mereka menagih janji pihak Pemkab yang selalu mengatakan akan segera mengatasi masalah banjir, namun nyatanya masih nol besar. “Saat kami bertanya ke pihak terkait, justru kami yang disalahkan. Kami dituduh membuang sampah sembaranganlah, tak menjaga kebersihan, atau yang lain disepanjang aliran SPAL yang ada dikawasan kami, yang sebenarnya itu justru ulah warga lain yang ada di hulunya, kami hanya

korban,”ujarnya. Senada, Rika (35) warga Talang Jawa menuutrkan, pihaknya sangat ,mengharap agar kiranya saat ini Pemkab atau pihak terkait segera merealisasikan pembangunan siring untuk antisipasi banjir jangan hanya sebatas janji semata tapi tanpa realisasi nyata, dan masyarakat justru selalu jadi korban dilapangan. Jika memang pihak teknis tak bias menyelesaikannya, tolong jadikan kasus ini menjadi bencana daerah saja, sehingga mungkin bias ditindak lanjuti cepat. “Kami minta Bupati atau siapapun pihak yang ada di atasan Pemkab sana, untuk bias segera mengentaskan

masalah dilapangan. Jika tak bias juga, kami bakal mengusulkan hal ini ke Provinsi sekalipun,”ucapnya kesal. Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lahat, Faisal Ishak saat dimintai keterangannya mengaku segera mengkoordinasikan hal ini ke SKPD terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (PPKD), untuk hal teknis dan pendanaannya. Namun, sebelumnya Faisal menyarankan ke masing-masing warga, kiranya kasus yang ada dilapangan bias dilaporkan dan dibuatkan permohonan tertulisnya, sehingga bias ditindaklanjuti. (man)

Ada Kecendrungan Marginalisasi Geografi PALEMBANG, RP - Saat ini Indonesia banyak bencana dan perlu dimanajemeni dari sudut pandang geografi untuk memahami jati diri keilmuan dan aplikasinya dalam studi bencana tersebut. Seorang geografiwan tidak akan mampu memantapkan peranannya dalam setiap program pembangunan

Berpotensi

dari berbagai pengalaman bahwa ada kecendrungan marginalisasi geografi dalam berbagai bidang baik pendidikan maupun pembangunan berbasis wilayah. “Penyebab marginalisasi geografi antara penyebab internal dan eksternal. Eksternal yaitu terkait dengan anggapan mengenai disiplin ilmu

geografi itu sendiri dan pendapat umum yang telah berkembang dalam masyarakat dan hal ini tidak dapat dilepaskan kaitannya dengan sistem pendidikan. Sedangkan internal terkait dengan perkembangan paradigma keilmuannya,” kata Hadi saat kuliah umum di gedung guru, Selasa (18/12)..(udi)

Dari Hal 9 ) ...........................................................................................................................................

wasan itu agar diminati masyarakat dan investor khususnya. “Sejak kita buka lahan di desa Tanjung Senai Kecamatan Indralaya Ogan Ilir harga tanah warga disekitarnya naik drastis, namun walau harganya naik sudah banyak investor yang mulai melirik lahan warga untuk membeli,”kata Mawardi dalah acara rapat persiapan peringatan hut oi yang ke 9 selasa (18/12). Menurutnya, lahan yang ada di kawasan Tanjung Senai sangat luas sehingga berpotensi untuk mengundang niat para investor luar menanamkan modalnya di OI. Semakin banyaknya investor asing yang masuk ke Ogan Ilir berarti mempercepat pembangunan di OI. “Diusia yang ke- 9 ini pemerintah telah rampung memperbaiki sektor yang berhubungan dengan

Dipangkas

kalau tidak mampu mengaplikasikan ilmunya dan ini tergantung pada pemahaman terhadap jati dirinya sebagai geografiwan. Hal ini diungkapkan Pembicara asal Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Prof Dr H Hadi Sabari Yunus MA, DRS. Menurutnya

infrastruktur, tinggal bagai mana menata kota yang ada hal itu tentu tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah, makanya kita memerlukan investor yang masuk. Sejauh ini lebih dari 50 investor sedang menjajakkan diri untuk menanamkan modalnya, setelah komplek pemerintahan terpadu rampung saya yakin investor makin banyak masuk ke ogan ilir,”bebernya. Dalam Rapat persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Ogan Ilir (OI) ke 9 pada 7 Januari 2013 yang direncanakan dipusatkan di komplek perkantoran terpadu Tanjung Senai Kecamatan Indralaya Kabupaten OI. Peringatan HUT OI ke 9 nanti juga dirangkai dengan pelantikan Sekretaris Daerah OI Ir.H. Sobli, MM. Persiapan untuk memperingatai

HUT OI ini harus benar-benar maksimal, karena ini momen yang sangat penting dan besar untuk Kabupaten OI dan direncanakan akan dihadiri langsung Gubernur Sumatera Selatan Ir.H.Alex Noerdin.demikian dikatakan Bupati OI saat membuka rapat persiapan tersebut. Dikatakan Mawardi nantinya akan dihadiri tidak kurang 10 ribu undangan dalam memperingati HUT OI ke 9 pada 7 Januari 20013 nanti yang terdiri dari masyarakat, tokoh masyarakat, perangkat desa, OKP dan Ormas dan unsur terkait lainnya. Dari pihak PLN Ranting Indralaya, pada HUT OI nanti akan mempersiapkan 60.000 watt listrik untuk menunjang suksesnya peringatan HUT OI, pada dinas perindustrian dan perdagangan akan menyiapkan pasar murah, juga akan digelar pameran tra-

disional yang akan menggelar hasil kerajinan dan kuliner khas kabupaten OI. Persiapan jalan merupakan hal yang paling utama dilakukan, mengingat peringatan HUT OI digelar di Perkantoran Terpadu Tanjung Senai, karena akses jalan menuju perkantoran belum terkondisi dengan baik. Mengingat musim hujan sudah tiba yang mengakibatkan akses jalan menjadi kendala, diharapkan oleh Bupati jalan menuju perkantoran terpadu tetap menggunakan jalan utama, yaitu dari arah Sakatiga Indralaya langsung menuju Tanjung Senai. Untuk memeriahkan HUT OI tahun 2013 ini selain akan dimeriahkan artis ibukota juga pemerintah Kabupaten OI akan memfasilitasi transportasi bagi masyarakat yang akan menyaksikan dan menghadiri acara akbar tersebut.(iam)

Dari Hal 9 ) .............................................................................................................................................

provinsi, pada estimasi semula Rp 30 miliar menajadi Rp 27 miliar. “Dalam penetapan PAD pada APBD 2013 telah terjadi peningkatan. Untuk tahun 2013 sebesar Rp 37,4 miliar sedangkan tahun sebelumnya Rp 36 miliar,” kata Anggota DPRD Kota Lubuklinggau, Sutrisno Amin selaku juru bicara Banggar saat sidang Paripurna pengesahan APBD Kota Lubuklinggau 2013. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, Hasbi Asadiki mengatakan, jika ternyata sebelum penetapan APBD Perubahan 2013 PAD Kota Lubuklinggau tercapai 70 persen, di APBD Perubahan 2013 PAD akan kembali dinaikan. “Karena pen-

ingkataan PAD sebagai pemacu motivasi Pemerintah Kota Lubuklinggau. Namun sudah tentu harus disesuaikan antara target dan realisasi. “katanya. Selain itu juga, pada penetapan APBD 2013 tersebut, perubahan tidak hanya terjadi pada pos pendapatan melainkan juga terjadi pada pos belanja. Jika pada pembahasan RAPBD pagu anggaran belanja ditetapkan Rp 669.745.906.075 bertambah menjadi 19.155.385.000 atau mengalami perubahan menjadi 688.901.291.075. Sehingga telah terjadi defisit anggaran pada APBD Kota Lubukinggau 2013 sebesar Rp 218.658.140. Dalam penyamapaian lapo-

ran Banggar saat sidang Paripurna tersebut, terlihat beberapa SKPD menjadi sorotan Komisi II, DPRD Kota Lubuklinggau. Banyak terjadi penguranagan palofon anggaran pada RAPBD sebelum menjadi APBD. Salah satunya SKPD yang menjadi sorotan Dinas Kesehatan. Pada pembahasan RAPBD plafon anggaran ditetapkan 41.978.882.510 setelah pembahasan pada APBD 2013 ditetapkan 42.378.882.510 atau bertambah Rp 400 juta. Dalam penetapan APBD 2013 ada beberapa SKPD yang plafon anggarannya dipangkas dan ada yang bertambah. Contoh SKPD yang plafon anggarannya dipangkas yakni, RSUD Siti Aisyah dan Dinas Tenaga Kerja

(Disnaker). Untuk RSUD Siti Aisyah saat pembahasan RAPBD ditetapkan Rp 20.244.457.321 pada saat penetapan APBD 2013 ditetapkan Rp19.515.457.321. Untuk Disnaker saat pembahasan RAPBD ditetapkan Rp 4.495.150.000 pada saat penetapan APBD 2013 ditetapakan Rp 4.300.300.000. Sedangkan bidang Sekretariat Pemkot Lubuklinggau, mengalami perubahan tambahan flapon anggaran sangat fantastis. Jika pada pada RAPBD ditetapkan Rp 55.639.601.320 pada saat penetapan APBD 2013 ditetapakan Rp 68.174.601.320 atau bertamabah lebih dari Rp 12 miliar. (pin)

Pertamina Field Kepala Layanan Operasi Pertamina EP Field Pendopo, Haryono, Kakan Kominfo Kabupaten Muara Enim, Jumhari Yunus, dan sekitar 40 wartawan media cetak dan elektronik yang bertugas di Kabupaten Muara Enim dan Pendopo, Kabupaten PALI. Wakil Manager Pertamina EP Field Pendopo, Darwinsah Daud mengatakan, acara media gathering dengan para jurnalis media yang bertugas di Kabupaten Muara Enim ini merupakan agenda tahunan yang sudah terprogram oleh Pertamina EP Field Pendopo. Dikatakannya, wadah media gathering menjadi pilihan perusahaan BUMN itu dalam menjalin silaturahmi antara insan pers dan perusahaan. “Acara ini memang sengaja kita adakan untuk insan pers yang bertugas di Kabupaten

DPR RI

Dari Hal 9 ) .........................................................................

Muara Enim dan PALI. Dengan media gathering ini, kita berharap tali silaturahmi tetap terjalin dan kita juga dapat berdiskusi dengan pers dalam upaya mendukung program perusahaan di tahun 2013 yang lebih baik,” ungkap Darwin. Dikatakan Darwin, media gathering merupakan wadah yang efektif dalam berdiskusi dengan insan pers. Menurut dia, adalah pemahaman yang keliru jika ada pemberitaan yang buruk terkait perusahaan, namun yang dipersalahkan adalah wartawan dan medianya saja. Namun, ternyata perusahaan tersebut justru tidak pernah melibatkan dan menjalin komunikasi baik dengan insan pers yang ada. Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim, Jumhari

Yunus menyambut baik dengan adanya media gathering yang diadakan oleh Pertamina EP Field Pendopo. Menurut Jumhari, baru Pertamina EP Field Pendopo saja di Kabupaten Muara Enim, perusahaan BUMN yang mau merangkul media. “Kegiatan seperti ini hendaknya tidak hanya setahun sekali, namun kita berharap intensitasnya dapat ditingkatkan lagi. Selama ini hanya Pemkab Muara Enim dan Pertamina EP Field Pendopo saja yang berupaya merangkul awak media dan dilibatkan dalam setiap program yang dilaksanakan. Kita berharap perusahaan lain juga dapat menerapkan ini sebagai bagian dari membangun kebersamaan dan sharing informasi anatar pers dan perusahaan,” papar Jumhari. (yan)

Dari Hal 9 ) ....................................................................................................

Subagyo selaku Wakil ketua komisi 4 DPR RI saat diwawancara kemarin. “Memang salah satu tujuan kita kesini adalah mendengarkan aspirasi dari daerah terkait dengan program pemerintah pusat yang ingin mencapai swasembada pangan di sector padi,gula, kedelai dan juga daging sapi pada 2014 mendatang, tujuan kita ini ingin mengetahui apa saja kendala yang saat ini dialami di daerah lebih dini agar target tersebut dapat tercapai.”ujar Firman Subagyo kemarin. Dari kunjungan yang dilakukan secara langsung di provinsi Sumsel ini, Firman mengaikui jika pihaknya sudah menerima beberapa masukan inti terkait dengan permasalahan yang banyak dihadapai pemerintah daerah. Khusus untuk wilayah Sumsel, diakuinya jika infrastruktur masih menjadi permasalahan tersendiri bagi para petani ataupun peternak untuk mensukseskan program tersebut. Selain permasalahan infrastruktur, dalam pertemuan kali ini juga terungkap jika permasalahan lain yang sering juga menyulitkan pemerintah daerah dalam mencapai target dari pemerintah pusat

Wajib Lewat

adalah permasalahan yang terkait dengan program itu sendiri. Tidak sedikit program yang sudah direncanakan dan sudah matang pada saat musrembangda harus berubah di musrembangnas. “Kita dapat 2 masukan penting terkait kesulitan daerah mencapai target yang kita canangkan, pertama infrastruktur di daerah seperti alat pertanian dan lainnya. Kedua berkaitan dengan program sudah direncanaan di daerah sering berubah begitu dibawa ke musyarawarah nasional, hasilnya bantuan yang diberikan pemerintah pusat kurang maksimal pada saat digunakan di daerah.”jelasnya. Oleh karena itu, sebagai langkah perbaikan, Firman berjanji jika pihaknya akan melakukan perbaikan program agar keinginan daerah dapat lebih diutamakan. Namun khusus untuk penambahan anggaran seperti yang banyak diajukan oleh pemerintah daerah khususnya kabupaten kota, pihaknya belum berani berkata banyak. “solusinya mengatasi masalah ini, tahun depan kita akan lakukan substitusi untuk program terkait ketahanan pangan, keinginan daerah akan lebih kita utamak-

an. Namun untuk penambahan dana kita seperti yang diajukan kabupaten kota tadi sepertinya sedikit sulit karena anggaran 2013 sudah dalam pembahasan sehingga sulit untuk dilakukan penambahan.”katanya. Menaggapi seringnya terjadi realisasi antara pengajuan yang dilakukan oleh pemerintah pusat, Syamuil Chatib selaku asisten 4 pemprov sumsel berpendapat hal ini terjadi karena keterbatasan yang dimiliki oleh pemerintah sehingga program beberapa program yang sudah matang direncanakan pada saat musrembang tingkat kabupten kota hingga provinsi akhirnya berubah pada saat dibawa ketingkat nasional. “Itukan ada mekanisme perencanaan mulai dari kecamatan, kabupten kota, provinsi hingga nasional, mengapa tidak sama ini mungkin karena usulan dan ketersediaan dana itu tidak pas, kedua soal dana alokasi khusus yang dana diberikan pusat kekabupaten kota itu saat ini banyak menjadi dana apbd, seharusnya penyaluran DAK itu dijelaskan dengan gamblang bagaimana juklak dan juknisnya.”pungkas nya.(alk)

Dari Hal 9 ) .....................................................................................

Hal tersebut seperti yang diterangkan Kasi Pengembangan Sistem LKPP, Jakarta Patria Susantoso, sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) 54/2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah, mulai 2012 diwajibkan bagi pemerintah untuk melelangkan sebagian paket atau seluruh paket menggunakan pengadaan secara elektronik. Dikatakannya implementasi pengadaan elektronik secara nasional terjadi efesiensi yang sangat signifikan. “Dengan menggunakan sistem ini pengeluaran untuk pengedaan lebih efisien. Kita ketahui rata rata secara Nasional pengeluaran untuk pengedaan menggunakan sistem manual atau lama 11. Nah, kalau kita melihat anggaran pengadaan nasional tahun ini saja, sebesar Rp300 triliun. 2013 akan naik Rp400 hingga

Rp500 triliun. Kalau keluar sebasar 10 persen bisa Rp50 triliun pertahun baru untuk pelelangan pengedaan saja. Dengan sistem ini Rp50 triliun tersebut bisa disimpan,”ujarnya saat pemaparan materi tentang sosialisasi LPSE yang digelar Kantor PDE Pemkab Lahat, Selasa (18/12). Dijelaskannya, dengan adanya transparansi karena semua paket paket tersebut harus diumumkan hingga hasil evaluasi. Pemenangnya tidak saja diketahui oleh para penyedia namun publik secara keseluruhan. Untuk itu, seluruh jajaran SKPD dalam pemerintahan yang akan melakukan pengadaan setidaknya diatas Rp200 juta diwajibkan menggunakan sistem LPSE. “Sekarang banyak pengaduan masyarakat gara gara informasi

paket tersebut ada di website. Kalau sebelumnya yang protes hanya teman teman penyedia barang dan jasa saja. Sebenarnya dibawah Rp200 juta juga bisa menggunakan sistem ini dan itu akan lebih baik. Kedepan kita akan usulkan berapapun nominalnya itu menggunakn sistem ini,”imbuhnya. Sementara itu, Kepala kantor PDE kabupaten Lahat Yusri menuturkan dengan dengan telah disosialisasikan sistem pengedaan secar elektronik tersebut akan ada dukungan dari semua pihak sehingga hal tersebut dapat termanfaatkan dengan baik. Terlebih, terangnya bagi SKPD yang ada di Pemkab Lahat. “Tentu yang kita harapkan, apa yang kita lakukan ini bisa berjalan dengan baik dan dapat didukung oleh semua pihak,”pungkasnya singkat. (man)


ONLINE TELP FAX

: (0711) 361638 : (0711) 362452

HOTLINE REDAKSI : EXT 815 / 0711 - 3021002 IKLAN : EXT 805 / 0711 - 3021003 SIRKULASI : EXT 803 / 0711 - 3021004 EO : EXT 812 / 0711 - 3021005

Radar Sumsel INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

RABU 19 DESEMBER 2012 harga Eceran Rp 3.000 TERBIT 16 HALAMAN

www.radarpalembang.biz

Tak Berani Jamin Nasib Honorer K1 BKD Menyerahkan Nasib Honorer K1 ke Pusat MUARADUA, RP – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Kabupaten OKU Selatan menyebut tak bisa menjamin nasib para honorer Kategori Satu (K1) di Kabupaten Serasan Seandanan. Sebaliknya Pemkab OKU Selatan melalui BKD setempat menyerahkan sepenuhnya nasib honorer kepada pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan Kepala BKD dan Diklat OKU Selatan Asroni kepada wartawan kemarin (18/12). Terlebih, lanjut Asroni pihaknya tidak menerima surat

undangan agenda rapat koordinasi penyerahan penetapan formasi tenaga honorer K1 oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Jakarta yang digelar hari ini (19/12). Kondisi tersebut membuat nasib honorer K1 di Kabupaten OKU Selatan kian tak jelas. “Kita tidak bisa menjamin nasib honorer K1 tersebut karena semua keputusan ada di BKN Pusat, yang pasti kita tunggu apa hasil rapat besok di Jakarta,” ucap mantan Kepala Kantor Pelayanan dan Perizinan Terpadu (KPPT) OKU Selatan. Meski tahu dengan jadual, namun dirinya tidak tahu persis agenda rapat tersebut karena tidak mendapat undangan. “Jika benar bahwa agenda rapat itu adalah membahas tentang kelulusan K1, kami akan

memperjuangkan nasib honorer K1 di OKU Selatan,” terangnya. Tidak hanya itu, pihaknya siap mempertanyakan langsung ke BKN setelah digelarnya rapat. Pasalnya berdasarkan pernyataan BKN yang diterima BKD OKU Selatan seluruh pengangkatan honorer K1 akan diselesai hingga akhir tahun 2012. “Kita sudah konfirmasi ke BKN mereka menyarankan kita untuk datang setelah tanggal 19 Desember saja karena saat ini mereka sedang persiapan agenda rapat tersebut,” terang Asroni. Menurut mantan Kepala Kantor Pelayanan dan Perizinan Terpadu (KPPT) Kabupaten OKU Selatan ini, dari provinsi Sumatera Selatan ada dua kebupaten yang tidak menerima undangan yakni Kabupaten OKU dan OKU

Selatan. “Kita tenangnya karena selain kita ada juga kabupaten lain, untuk OKU Selatan ada sekitar 62 orang yang dinyatakan lulus verifikasi oleh BKN, kita akan upayakan apapun hasil dari BKN,” terangnya. Tak hanya itu, lanjut Asroni, pihaknya juga telah mengirimkan surat langsung ke Presiden Indonesia mempertanyakan nasib honorer K1 di Kabupaten OKU Selatan baik yang telah diumumkan ataupun yang belum diumumkan. “Permasalahan K1 ini bukan hanya disini tapi seindonesia, dan jelas seperti pesan BKN yang meminta para honorer bersabar, pihaknya akan terus berupaya memperjuangkan nasib honorer ini,” pungkas Asroni. (gie)

Warga Tuntut Kades Mundur Sambangi Kantor Bupati Setelah sebelumnya puluhan warga kecamatan Merapi mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat untuk menuntut mundur Kepala Desa (Kades), kini aksi serupa dilakukan oleh warga desa Jajaran Lama kecamatan Kikim Barat Selasa (18/12).

Ironisnya warga yang kesal akibat tuntutannya belum dapat dipenuhi melakukan aksi memasak air dihalaman kantor Pemda Lahat. LAHAT, RP – Pantauan wartawan Koran ini dilapangan sebanyak enam orang perwakilan warga akhirnya diterima oleh Asistan Satu H Ahdin Djasri dan kepala Inspektorat Rudi Thamrin, namun dalam diskusi yang berjalan kurang lebih satu jam tersebut tidak menemui titik temu, dimana warga tidak dapat menerima keputusan untuk bersabar sembari pengumpulan barang bukti yang diharapkan Pemkab Lahat, walaupun tidak terjadi aksi anarkis namun warga yang tersulut emosi sempat saling dorong dan merusak pintu masuk Pemkab Lahat saat petugas Sat Pol PP yang hendak membubarkan dan mematikan api yang dinyalakan oleh warga Jajaran Lama sembari meletupkan senjata Api. Perwakilan warga desa Jajaran Lama Abdul Rahman mengatakan, tuntutan untuk mundur bagi kades Hasibuan bukan tanpa alas an mengingat selama ini tidak pernah ada koordinasi dan musyawarah setiap ada bantuan baik dari CSR perusahaan maupun bantuan dari Pemerintah. Bahkan dana Karang Taruna yang selama ini ada tidak pernah sekalipun diberitahu kepada masyarakat, dan

yang lebih ironis adalah Kades tersebut berperilaku negatif. “Dia (Hasibuan – Kades) memiliki banyak istri dan suka narkoba, karena itu kami tidak ingin dipimpin oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Bahkan penjualan lahan warga dilakukan sepihak tanpa ada koordinasi,” ujarnya kesal. Ditambahkannya, aksi Demo ini bukan yang pertama kali mereka lakukan namun hingga kini belum ada titik terang baik dari pemerintah maupun pihak terkait untuk mencarikan solusi. Untuk itu, mewakili warga lainnya sangat mengharap agar secepat mungkin Hasibuan dicopot dari jabatannya sebagai Kades Jajaran Baru. “Jika pemerintah ingin bukti kami siap memberikannya sekarang juga, jika tidak segera dicopot maka kami akan tetap melakukan aksi dan menginap dihalaman Pemkab Lahat,” ucapnya kesal. Sementara itu, Asistan Satu Ahdin Djasri didampingi Kepala Inspektorat Rudi Thamtin menuturkan, bukannya tidak mau melakukan apa yang dituntut oleh warga namun untuk pencopotan masih masih melalui mekanisme yang ada dan tidak serta – merta langsung dilakukan. Dan pihaknya berjanji akan secepat mungkin menindak lanjuti tuntutan warga desa Jajaran Lama. (man)

PNS Linggau Libur 2 Hari LUBUKLINGGAU, RP Akhir pekan ini benar-benar bisa dinikmati oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Lubuklinggau untuk berlibur atau memanfaakan waktu untuk melakukan kegiatan pribadi. Pasalnya, pemerintah setempat memberikan libur selama 2 hari bagi pegawainya. Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Lubuklinggau, Sunardin yang menyebutkan Berdasarkan Surat Walikota Nomor: 800/1111/BKD/ IV/2012 tentang Pelaksanaan Libur Hari Raya Natal Menindaklanjuti

Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 12 Tahun 2011 Tanggal 21 Desember 2011, tentang Pelaksanaan Hari-hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2012. Pada 13 Juli 2011 telah ditetapkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Men PAN dan RB, Nomor 7 Tahun 2011, Nomor 4/Men/VII/2011 dan SKB Nomor/03/M.Pan-RB/07/2011, tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2012. (pin)

RP2_19122012  

Radar Palembang Edisi Rabu 19-12-2012 Koran 2.

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you