Issuu on Google+

RADAR PALEMBANG l RABU 19 OKTOBER 2011 l HALAMAN 9

Kemenag Ambil Alih

PROFIL HAJI

Empat Hari Terpisah dengan Istri

Penyelenggaraan Haji Plus

BERANGKAT ke Tanah Suci bersama pendamping hidup merupakan pengalaman rohani yang amat berkesan dan membanggakan. Namun bagamana jika setelah sampai di Arab Saudi berpisah atau terpisah. Setidaknya itulah yang pernah dialami Suhadi, Ketua Kloter 15 yang berasal dari Pangkal Pinang. Lahir di Sleman Yogyakarta, 30 April 1958 memiliki 2 orang anak, pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar hingga SLTA diselesaikan di daerah kelahirannya yaitu Yogyakarta, sementara untuk jenjang Strata 1 diselesaikan di STIT sekarang berubah menjadi STAIN Bangka. Memulai pekerjaannya sebagai pegawai negeri sipil sebagai guru Pendidikan Agama Islam di Bangka Belitung antara tahun 1987-2004, tahun 2010 hingga Suhadi sekarang menjabat sebagai Kasi Supervisi Ketua Kloter 15 Kemenag Kanwil Bangka Belitung, sudah pernah melakukan ibadah haji pada 2009 dengan ongkos naik haji (ONH) sendiri. Pada tahun ini kembali berangkat ke Tanah Suci, namun kali kedua ini sebagai tugas dari Kemenag Kanwil Bangka Belitung sebagai Ketua Kloter 15, sedangkan pada haji yang pertama

PALEMBANG RP – Haji khusus atau biasa disebut haji plus rencananya mulai tahun depan akan diambil alih oleh Kementerian Agama, baik dalam hal administrasi maupun dalam pengelolaan pemberangkatan. Menurut Yeri Taswin, Kasi Perjalanan Haji Kemenag Kanwil Sumatera Selatan, selesai penyelenggaraan haji tahun ini Kemenag Kanwil Sumsel akan mulai membuat aturan mengenai penyelenggaraan haji plus. Sebab, rencananya mulai tahun depan semua jemaah yang akan melaksanakan ibadah haji baik yang reguler maupun yang khusus harus dikelola oleh Kementrian Agama. Hal itu dilakukan agar seluruh jemaah haji asal Sumatera Selatan dapat dengan mudah dikoordinir oleh pemerintah, dalam hal ini Kemenag Kanwil Sumatera Selatan. Selama ini, aku dia, penyelenggaraan haji khusu (haji plus) dikelola biro perjalanan. Jadi, Kemenag Kanwil Sumatera Selatan tidak mengetahui data terperinci mengenai jumlah dan data jemaah. Kemenag hanya menyediakan pelayanan

Ke Halaman 15

Ke Halaman 15

PANORAMA: Matahari tenggelam di sisi barat Lantai II Pintu King Fahd, Masjid Nabawi, menjelang Magrib. Lantai II Masjid Nabawi pun semakin dipadati jemaah haji seiring dengan semakin dekatnya bulan dzulhijah. (MCH)

Jamaah Asal Bangka Tetap Diberangkatkan PALEMBANG RP – Sempat tertunda keberangkatannya Zainab Bujang Sahi binti Bujang Sahi (51) asal Kabupaten Bangka Tengah asal Kloter 13, kemarin (18/10) diberangkatkan bersama Kloter14. Menurt Humas Pelayanan Haji Hikmah, Zainab dapat berangkat MUDAH: Jemaah resmi yang terdaftar di Kementerian Agama lebih mudah dipantau dibandingkan mereka yang pergi dengan status non kuota.

Jamaah Non-Kuota Rawan Telantar JEDDAH, RP - Umat Islam di tanah air sebaiknya tidak memaksakan diri menunaikan ibadah haji melalui jalur nonkuota. Banyak rsiko yang bisa terjadi dari gagal berangkat hingga telantar di TanahS. Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah (PPIH) Subhan Cholid mengatakan fenomena haji non-kuota selalu terjadi setiap tahun. Calon jemaah haji jalur ini biasanya diiming-iminggi dengan berbagai kemudahan. Di antaranya tanpa melalui daftar tunggu (waiting list), proses mudah, hingga fasilitas mewah saat di Tanah Suci. “Calon jemaah akan mudah tergiur dengan tawaran ini. Mereka biasanya mau membayar walau dengan harga tinggi, bahkan bisa lebih tinggi dari haji khusus” ujarnya, kemarin. Dia menjelaskan saat di Tanah Suci, penyalur haji non-kuota ini biasanya akan lepas tangan. Sebab mereka biasanya para Ke Halaman 15

HINDARI KEJAHATAN

Jamaah Calon Haji Diimbau Titipkan Uang ENJELANG keberangkatan jemaah calon haji (JCH) asal OKU Selatan, seluruh jemaah diimbau tetap menjaga kesehatan masing-masing. Tidak hanya itu, Kemenag OKU Selatan selaku instansi pelaksanaan ibadah haji senantiasa mengingatkan jamaah terutama mengenai teknis semasa diperjalanan. Khususnya yang menjadi perhatian adalah teknis menyimpan uang ditempat yang aman. “Selama diperjalan JCH cukup membawa uang secukupnya tidak perlu membawa semua uang,

dengan Kloter 14, karena pada Kloter 14 yang yang berangkat pada pukul 10.00 WIB diterbangkan dengan pesawat GA 7714 melalui Embarkasi Palembang ada jemaah yang ditunda keberangkatannya, yaitu Murnah Ismail Kidin Binti Ismail (68) bersama pendampingnya Adnan Bakri

Abdulah Sofyan bin Dahlan (68). Murnah mengalami musibah kecil, terjatuh dari tempat tidurnya sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Mohammad Husen Palembang. Kloter 14 merupakan jemaah asal Bangka Belitung yang diberangkatkan melalui Embarkasi

Ke Halaman 15

Strategi Keamanan Baru

Sambut Puncak Haji MADINAH, RP - Kerajaan Arab Saudi terus mempersiapkan diri menyambut puncak haji awal November nanti. Salah satu persiapan mereka adalah mengadopsi strategi keamanan baru.

“Satu unit keamanan khusus telah dibentuk untuk mencegah individu yang tidak memiliki surat izin haji yang valid untuk memasuki Makkah dan tempattempat suci lainnya,” ungkap Mayjen Nasser Al-Arfaj, kom-

M

Ke Halaman 15

Palembang. Keberangkatan JCH Kloter 14 dilepas oleh jajaran pemerintahan Provinsi Bangka Belitung, diantaranya dihadiri Kabag. Kesra Prov Babel, Sudarto. Dalam sambutannya Sudarto mengingatkan jemaah untuk

PINTU: Antrian jemaah haji di pintu masuk terminal Bab Ali usai shalat Isya di Masjidil Haram, Senin malam (17/10).

andan pasukan keamanan haji dalam di Mina. “Kami telah terjunkan 400 petugas untuk memonitor dan menghentikan mereka yang mencoba menyusup ke zona haji melalui jalan-jalan gurun pasir,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa jalan-jalan gurun pasir juga akan dipantau lewat udara. Mayjen Nasser Al-Arfaj juga menuturkan, ada sejumlah perubahan rencana keamanan haji tahun ini dibandingkan tahun lalu, utamanya terkait masalah lalu lintas dan transportasi, setelah ada kajian mendalam bersama Kementerian Urusan Kota dan Desa. “Kami juga telah mempertimbangkan kajian yang telah kita pelajari di tahun-tahun terakhir sembari mempersiapkan rencana dan mengadopsi metode baru yang akan meningkatkan Ke Halaman 15

Posisi Jemaah

Saat Ini Lebih Banyak Berada di Mekkah MADINAH, RP Komposisi jumlah jemaah haji Indonesia di Mekkah semakin banyak dibandingkan dengan jemaah di Madinah, seiring dengan semakin dekatnya akhir pemberangkatan jemaah gelombang I dari tanah air ke Madinah. POSISI kedatangan calon jemaah haji reguler Indonesia di Arab Saudi, hingga Selasa (18/10) pukul 09.00 WAS, sudah mencapai 253 kloter (102.467 orang). Jumlah sebesar itu artinya sudah mencapai 50,67 persen dari total jemaah haji reguler Indonesia untuk musim haji 1432H/2011 yang mencapai 201.000 orang. Dari posisi kedatangan itu, data sistem komputerisasi haji

2011

Ke Halaman 15

Hindari

Penumpukan di Bab Ali MEKKAH, RP - Jemaah Indonesia usai melakukan ibadah di Masjidil Haram dan akan kembali ke pemondokan menggunakan bis di terminal Bab Ali, hendaknya menghindari penumpukan di terminal itu agar tidak terjadi hal tak diinginkan. “Kami sarankan agar jamaah jangan buru-buru kembali ke pondokan usai ibadah di Masjidil Haram usai Isya untuk hindari penumpukan di terminal Bab Ali,” kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Mekah Arsyad Hidayat di Mekah, Selasa. Hal tersebut disampaikan menanggapi terjadi penumpukan jamaah calon haji Indonesia di Terminal Bab Ali usai mereka Ke Halaman 15


RABU 19 OKTOBER 2011 l HALAMAN 11

RADAR PALEMBANG

Indosat Jadi Rujukan Penerapan LTE PALEMBANG, RP – Setelah sukses melakukan pengujian teknologi Long Term Evolution (LTE) di Surabaya kemarin lusa. Proyek tersebut akan dijadikan rujukan bagi kominfo. Head of Area Southern Sumatra Indosat Soejanto Prasetya mengungkapkan, rasa bahagia tersendiri karena hal tersebut keluar dari Kementrian Kominfo. Banyak hal yang mendasari hal itu, salah satunya adalah kesiapan dari infrastruktur dan jaringan Indosat. “Alhamdulillah, tes di Surabaya berhasil dan ini sebagai gambaran kami untuk memajukan dunia industri komunikasi di Indonesia,” katanya. Teknologi yang akan mulai dikomersilkan pada 2 hingga 3 tahun ke depan akan membawa harapan cerah bagi akses layanan data. Apalagi bila berkaca pada growth yang terjadi setiap tahun diangka 15 persen. “Layanan data akan menjadi sebuah hal yang prestisius dengan LTE. Bahkan ada gambaran kalau nantinya kami tidak akan butuh lagi Sim Card, layanan semuanya bertumpu pada akses data,” ungkap Soejanto. Jika pun LTE akan dioperasionalkan, Soejanto mengaku, akan membawa Palembang untuk mencicipinya dan menjadi kota pertama di luar pulau Jawa yang menggunakannya. “Palembang merupakan kota yang potensial, apalagi dengan SEA Games yang akan dihelat nanti otomatis investasi yang dikeluarkan sangat besar, dan ini sudah menjadi dasar untuk lebih maju,” tuturnya. Dalam uji coba tersebut, Indosat mengimplementasikannya di frekuensi 1800 MHz sebagai alternatif solusi implementasi LTE. Kesiapan ini ditunjukkan melalui ujicoba LTE pertama kali melalui reforming frekuensi 1800 MHz bersama dengan Nokia Siemens

Networks. LTE adalah evolusi atau pengembangan generasi terbaru dari jaringan teknologi telekomunikasi bergerak (mobile) sebelumnya seperti 2G GSM, 3G WCDMA, 3.5G HSPA+, dan 3.75G DC-HSPA+ yang telah dikenal selama ini. “Dengan menggunakan spektrum frekuensi 1800Mhz yang dimiliki Indosat, kecepatannya dapat mencapai 100Mbps,” tuturnya. Layanan LTE juga telah membawa era baru dalam layanan telekomunikasi di Indonesia. Sebagai bagian dari komitmen Indosat sebagai perusahaan yang memperhatikan inovasi teknologi. “Diharapkan hal ini akan semakin mempercepat implementasi LTE di Indonesia, untuk menjawab pertumbuhan penggunaan layanan data, aplikasi dan multimedia di masa depan,” terang dia. Penggunaan mobile broadband tumbuh pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia. Oleh karena itu menjadi hal yang sangat penting untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Dengan LTE, operator seperti Indosat akan dapat menawarkan peningkatan throughput hingga 100 Mbps dengan latency 10 milidetik. Lebih penting lagi, operator akan mampu mengurangi biaya per bit hingga 50 persen. Uji coba aplikasi juga ditunjukkan melalui kegiatan edukasi, seorang dosen yang berada di Surabaya memberikan mata kuliah kepada para mahasiswanya yang berada di Bali menggunakan video conference. Dengan kecepatan yang lebih tinggi memberikan kualitas video conference optimal. Di samping itu juga ditunjukkan 3D video streaming serta CCTV camera surveillance. Setelah selesainya masa ujicoba, Indosat akan melaporkan hasilnya

FOTO: IST/RADAR PALEMBANG

CEK JARINGAN: Pimpinan Indosat sedang mengecek kondisi jaringan LTE yang jadi andalan provider kuning itu

kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika sehingga hasil uji coba ini akan bermanfaat bagi pengetahuan di bidang manajemen frekuensi dan

pengembangan broadband, aplikasi dan multimedia di masa datang. Sejalan dengan hal tersebut, saat ini Indosat juga telah menyediakan “Innovation

Lab” di kampus Institut Teknologi Bandung untuk memberi kesempatan berinovasi bagi putra-putra bangsa untuk mengembangkan teknologi dan

konten. “Alhamdulillah, hasilnya hasil ini dijadikan rujukan bagi kominfo untuk pengembangan LTE di Indonesia,” pungkasnya. (ren)

Kemarin Semua CP Tak Bisa Digunakan Unreg Massal Tifatul Janji RBT Aman

MENTERI Komunikasi da n Informatika Tifatul Sembiring menjanjikan akan adanya proses Unreg Massal SMS Premium, kemarin (18/10) pukul 00.00 WIB. Bersamaan dengan itu, ia

juga berjanji Ring Back Tone tak akan dihapus. Hal itu disampaikannya, kemarin (18/10). “Tolong jangan disalahtafsirkan yang kita saring adalah sedot pulsa ilegal. Yang legal silakan lanjut. Begitu Unreg, RBT dapat ditawarkan kembali. Bagi yang mau bisa langsung daftar, jadi kan pengguna sadar dan tahu bahwa apa resikonya”, ungkap Tifatul. Dia kembali menegaskan bahwa kebijakan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia dan Kementerian Kominfo adalah untuk menghentikan praktek ilegal pencurian pulsa. “Jadi tidak ada penghapusan RBT, teman-teman musisi jangan salah paham. Proses Unreg ini hanya semacam daftar ulang, yang berminat silakan lanjut. Tapi kalau pengguna tidak mau, tidak boleh dipaksa”, tegas Tifatul. Kedatangan sejumlah musisi ke Komisi I DPR RI yang mengadukan soal penghapusan RBT musik menurutnya adalah salah paham membaca surat edaran BRTI. (dti)

HTC Percaya Diri Lawan Apple JAKARTA, RP - Meski International Trade Commision (ITC) Amerika Serikat menetapkan kemenangan awal bagi Apple, HTC mengaku tetap optimistis dan kian percaya diri melanjutkan perjuangannya. Seperti diketahui, sebelumnya Apple dinyatakan mencetak kewenangan awal dalam gugatannya melawan HTC. Satu hakim dari ITC mengatakan ada pelanggaran hak paten Apple yang dilakukan HTC. Meski demikian, keputusan satu hakim itu masih harus ditinjau lagi oleh keseluruhan anggota komisi. Mereka yang akan menentukan untuk mendukung atau menolak keputusan itu. “Ini hanyalah salah satu langkah dalam proses hukum yang kami jalani. Kami sangat percaya diri bahwa kami memiliki bukti kuat untuk proses banding ITC dan sepenuhnya siap melindungi kekayaan intelektual kami,” kata penasihat umum HTC Grace Lei. Ditambahkannya, kemarin (18/10), HTC berharap bisa menyelesaikan kasus ini segera, sehingga mereka bisa terus menciptakan pengalaman mobile

paling inovatif bagi konsumen. HTC sempat berniat melakukan negosiasi dengan Apple. Namun belakangan, HTC siap melakukan serangan balik dengan menyiapkan berbagai bukti untuk memuluskan jalannya mengajukan banding ke ITC. (dti)

FOTO: ILUSTRASI

Penyetopan SMS premium yang dititahkan oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) per 18 Oktober 2011 mulai pukul 00.00 WIB, ditanggapi positif operator. Begitupun dengan pemberhentian layanan notifikasi Ring Back Tone (RBT), para penyadia jaringan. PALEMBANG, RP – Head of Area Southern Sumatra Indosat Soejanto Prasetya, saat dijumpai di ruang kerjanya menuturkan, pihaknya tunduk atas regulasi yang dikeluarkan oleh BRTI tersebut. “Ini sebagai bentuk tindakan tegas BRTI terhadap isu yang sedang hangat terjadi sekarang,” katanya. Soejanto menegaskan, sesuai dengan info yang diterimanya ada sekitar 60 content provider (CP) yang mendapatkan teguran keras dari BRTI. Mulai

dari CP yang berisikan info horoscope, musik, game dan sebagainya. “Keputusan ini diambil mengingat terkadang ada kekhawatiran di masyarakat mengenai kesulitan pelanggan untuk melakukan unreg atau off terhadap suatu layanan. Untuk mensterilkannya langkah ini diambil dan semua operator mengikutinya. Tidak hanya CP saja yang masuk dalam ranah ini, RBT pun ikut terlibat masuk di dalamnya. Terkadang ada kesulitan tersendiri yang didapat oleh pelanggan dalam menyetopnya, dan juga terkadang pelanggan tidak mengetahui kalau dia mengiyakan RBT masuk dalam Hp-nya. “Untuk kasus ini biasanya terjadi pada orang yang menerima kiriman RBT dari orang lain. Memang secara sadar kami tidak mengetahui apalagi di bulan pertama gratis. Namun, permaslahan datang di bulan kedua, RBT menggerogoti pulsa konsumen,” ungkapnya. Sangat beralasan bila pemberhentian RBT menjadi satu-satunya jalan memecahkan masalah ini. Tetapi hal ini jangan disalahartikan kalau BRTI meminta operator memutus RBT yang ada.

“Sekarang ini kita masih mampu mendengarkan RBT di Hp rekan, yang dipermasalakkan di sini adalah masalah transparansi mengenai regulasi pemasangan RBT itu sendiri,” ungkapnya. Ia menambahkan, RBT konsumen masa berlakunya masih satu minggu lagi, maka selama itu mereka masih mendapatkannya. Namun bagi yang hari ini habis maka mereka sekarang belum akan mendapatkan notifikasi perpanjangannya. Proses sterilisasi yang dilakukan akan membuat konsumen mendapatkan notifikasi lusanya. “Dua hari kami lakukan semacam sterilisasi terhadap semua hal yangberhubungan dengan RBT, sehingga muaranya akan ditemukan tranparansi dalam pemasangan RBT, mulai dari pengkatifan, perpanjangan hingga penonaktifan,” tukasnya. Apa yang dilakukan ini semoga menjadi semacam pencerahan tersendiri agar tidak ada lagi konsume yang dirugikan terhadap CP yang nakal. Terpisah, External Affair PT XL Axiata Tbk, Yusuf Ridwan yang dijumpai pula di tempat kerjanya mengatakan, pemutusan RBT yang akan dilakukan akan memiliki dampak panjang dalam

hal pendapatan operator, CP, dan artis itu sendiri. “Akan banyak pertimbangan dari pemerintah terhadap masalah ini. Namun saya pastikan hasilnya akan memberikan hal positif bagi perkembangan telekomunikasi di Indonesia,” tutur Yusuf. Diakui oleh Yusuf, layanan RBT tersebut ditutup untuk sementara waktu sehingga akan mengakibatkan penurunan revenue, karena maksimal 30 persen dari nominal RBT biasanya mampir ke kantong operator. “Contohnya, jika satu RBT Rp5.000 dan operator mendapat Rp1.500. Jika dikalikan dengan separuh pelanggan yang diasumsikan pengguna maka ada banyak uang yang melayang,” tegas dia. Melihat permasalah yang semakin menghangat, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Palembang, Syaidina Ali mengundang operator selular yang ada di Palembang untuk duduk membahas permasalahan ini. “Saya undang untuk mendengarkan apa sih yang terjadi di lapangan. Dan mencari formula untuk memecahkan masalah ini,” tukasnya. (ren)


Kuliner Kito

RADAR PALEMBANG

Tata Ruang Pembangkit Selera Makan

S

elain rasa yang selalu menjadi faktor utama pembangkit selera makan, ada lagi faktor lainnya yaitu tatanan meja makan dan ornamen seputar tempat makan. PALEMBANG, RP – Yudo A Rumayar, chef The Jayakarta Daira Hotel menyampaikan, ada hal-hal yang membuat tatanan ruang makan atau meja dan kursi menjadi faktor utama pembangkit selera makan. “Tak hanya meja dan kursi makan yang perlu jadi perhatian, tetapi juga lighting (pencahayaan), penataan ornamen seperti bunga, dan barang-barang etnik lainnya, ikut menambah taste penikmat sajian itu,” ujarnya. Secara tidak langsung, pe-

nataan ruang makan tersebut menjadi salah satu faktor penting. Gaya atau tema yang sering diusung hotel biasanya minimalis dan etnik, dua itu yang sekarang sedang menjadi trend bagi tata ruang resto atau coffee shop yang ada di hotel. Konsep yang diterapkan antara hotel dan restoran biasanya berbeda. Di hotel biasanya lebih ke lighting (pencahayaan) dengan berbagai ornament. Sebab, hotel memiliki ukuran atau size yang lebih luas dengan tema yang minimalis serta etnik. Sedangkan resto yang sekarang lebih banyak berasal dari daerah, seperti Jawa atau lain. Biasanya mengadopsi tema alami atau sederhana seperti pemakaian meja atau kursi bambu ataupun etnik, untuk menunjukkan identitas pemilik resto tersebut. Seperti resto Solaria yang memiliki tema Western, memakai meja dan kursi makan

bergaya simple dan menggunakan kaca agar lebih terlihat luas. Kemudian, Wong Solo yang juga mengadopsi tema daerah asal yaitu Solo. Menampilkan gaya bangunan dan penggunaan meja dan kursi makan etnik Jawa. Semua ini bisa menjadi faktor pembangkit selera makan banyak orang. Bagi sebagian orang Chinese (Cina), factor tersebut tak penting jika tampilan menu dan rasa yang dihadirkan telah menarik atau berkonsep high class. “Saya pernah melihat sebuah hotel di Jogjakarta dan Jakarta yang menampilkan desain meja atau ruang makan dengan tema etnik. Mereka selalu melakukan rolling atau pergantian tema suasana resto atau café yang ada di hotel agar tamu hotel tak bosan dan tergugah selera makannya. Di Hotel Jayakarta juga ada, paling tidak dalam satu bulan sekali ada rolling untuk perubahan tatanan,” tandasnya. (rd1)

RABU 19 OKTOBER 2011 l HALAMAN 12

Resep

Nasi Kepal Sosis Keju

Bahan : - 200 gr Beras, masak hingga pulen - 1 sdm Mentega - 1/4 bh Bawang Bombay, cincang halus - Daun seledri, cincang - Garam, merica secukupnya - 50 gr Keju parut - 6 bh Sosis ayam, goreng dan potong dua Cara Membuat : - Panaskan mentega, tu-

mis bawang Bombay hingga layu. Angkat dan masukkan nasi, aduk rata. - Tambahkan seledri, garam, merica, aduk rata kembali. - Kepal nasi hingga padat, beri isian sosis goreng, kepalkan lagi hingga rapi. - Taburi keju parut, tata didalam box bekal atau wadah, sajikan. (rd1)


KREASI RADAR PALEMBANG

HALAMAN

13

RABU 19 OKTOBER 2011

PALEMBANG, RP - Mengenyam pendidikan pada institusi pendidikan formal diakui oleh lembaga pendidikan negara adalah sesuatu yang wajib dilakukan di Indonesia. Mulai dari anak tukang sapu jalan, hingga anak pejabat tinggi negara harus bersekolah minimal selama 9 tahun lamanya. Atau setidaknya hingga lulus SMP. Mungkin banyak dari kita yang mempertanyakan apakah sebenarnya fungsi pendidikan formal tersebut. Situs organisasi ini akan membantu memberikan sedikit jawaban sesuai dengan kondisi yang ada. Kenapa kita harus sekolah dan mengapa semakin tinggi jenjang pendidikan kita akan semakin baik? Banyak manfaat yang bisa diperoleh selama menempuh pelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi : 1. Melatih Kemampuan Akademis Anak (Biar Pintar) Dengan melatih serta mengasah kemampuan menghafal, menganalisa, memecahkan masalah, logika, dan lain sebagainya, maka diharapkan seseorang akan memiliki kemampuan akademis yang baik. Orang yang tidak sekolah biasanya tidak memiliki kemampuan akademis yang baik sehingga dapat dibedakan dengan orang yang bersekolah. Kehidupan yang ada di masa depan tidaklah semudah dan seindah saat ini karena dibutuhkan perjuangan dan kerja keras serta banyak ilmu pengetahuan. 2. Menggembleng dan Memperkuat Mental, Fisik dan Disiplin Dengan mengharuskan seorang siswa atau mahasiswa datang dan pulang sesuai dengan aturan yang berlaku, maka secara tidak langsung dapat meningkatkan kedisiplinan seseorang. Dengan begitu padatnya jadwal sekolah yang memaksa seorang siswa untuk belajar secara terus-

Pendidikan Formal Penuh Manfaat

menerus akan menguatkan mental dan fisik seseorang menjadi lebih baik. 3. Memperkenalkan Tanggung Jawab Tanggung jawab seorang anak adalah belajar, orangtua atau wali yang memberi nafkah. Seorang anak yang menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik dengan bersekolah rajin akan membuat bangga orang tua, guru, saudara, famili, dan lain-lain. 4. Membangun Jiwa Sosial dan Jaringan Pertemanan Banyaknya teman yang bersekolah bersama akan memperluas hubungan sosial seorang siswa. Tidak menutup kemungkinan di masa depan akan membentuk jaringan bisnis dengan sesama teman, apalagi jika di antara sesamanya sudah saling kenal dan percaya. Dengan memiliki teman maka kebutuhan sosial yang merupakan kebutuhan dasar manusia dapat terpenuhi dengan baik. 5. Sebagai Identitas Diri Lulus dari sebuah institusi pendidikan biasanya akan menerima suatu sertifikat atau ijazah khusus yang mengakui bahwa kita adalah orang yang terpelajar, memiliki kualitas yang baik dan dapat diandalkan. Jika disandingkan dengan orang yang tidak berpendidikan dalam suatu lowongan pekerjaan kantor, maka rata-rata yang terpelajarlah yang akam mendapatkan pekerjaan tersebut. 6. Sarana Mengembangkan Diri dan Berkreativitas Seorang siswa dapat mengikuti berbagai program ekstrakurikuler sebagai pelengkap kegiatan akademis belajar mengajar agar dapat mengembangkan bakat dan minat dalam diri seseorang. Semakin banyak memiliki keahlian dan daya kreativitas maka akan semakin baik pula kualitas seseorang. Sekolah dan kuliah hanyalah sebagai suatu mediator atau perangkat pengembangan diri. Yang mengubah diri seseorang adalah hanyalah orang itu sendiri. (kr)

Kreasi Komunitas

Salurkan Hobi Berselanjar dengan Skateboard

PALEMBANG, RP - Skate sebagai salah satu bentuk lifestyle yang mengusung budaya kaum urban. Sekarang menghadirkan banyak kaum muda yang mengadopsi budaya barat. Ternyata budaya skate sudah cukup banyak peminatnya di Indonesia, bahkan di Palembang. Salah satu komunitas skate di Kota Palembang adalah The Cyber Skateboard, yang biasa berkumpul saat sore hari. “Kami di biasa berkumpul di Jl. Tasik Kambang Iwak Palembang,” terang salah satu anggota komunitas, Ade. Setiap sore dirinya dan rekan-rekan yang berjumlah lebih dari 15 orang berkumpul dan berlatih beberapa trik yang mereka pelajari dan mereka temukan sebelumnya. “Setiap hari kami selalu berkumpul di sini. Untuk jumlahnya tidak tentu. Kadang cuma lima, kadang juga bisa sampai 10 orang berkumpul,” jelas Ade. Kegiatan dari komunitas yang

keanggotaannya mulai dari siswa SD, SMP, SMA dan mahasiswa ini bukan hanya sekedar berkumpul. Namun mereka juga mencari trik terbaik. “Kegiatan rutinnya mencari dan mencoba trik terbaru, semacam trial and error,” jelasnya. Apalagi, dalam minggu-minggu ini menurut salah satu anggota Delima Skateboard, Hangga Mamat Lamuerto, mereka sangat disibukkan dengan latihan rutin. Karena menurut mahasiswa UBD (Universitas Bina Darma) di minggu ini banyak sekali even yang melibatkan skateborder. “Banyak sekali. Mulai dari acara di salah satu SMA hingga acara yang skalanya besar,” lanjut mahasiswa semester lima ini. Dalam kegiatan yang dilakukan ini, banyak sekali manfaat yang diperoleh. Misalnya mereka bisa berkenalan dengan pemain skateboard yang lain. Sekaligus juga bisa memperoleh teknikteknik baru. “Para skateboard ini

terdiri dari berbagai kalangan,” tukas dia. Ade juga menambahkan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan seminggu tiga kali, karena terbatasnya juga waktu senggang yang dimiliki anggotanya. Riko pun menambahkan mengenai kegiatan yang sering dilakukannya setiap minggu, yaitu melakukan latihan bersama dengan para raider skate lainnya. Pria kelahiran Bandung 23 November 1990 ini menerangkan, The Cyber Sketboard berdiri sejak 2007 lalu. Dulunya hanya beranggotakan lima orang, tapi kini telah berkembang dengan bertambah sepuluh orang. “Mereka ini sangat berpotensi di bidang ini,” paparnya. Pria bertubuh mungil dan lincah ini menambahkan tentang prestasi yang sering mereka peroleh. Seperti mengikuti XTrimer yang digelar di Bandung tahun 2008, dan di Jakarat tahun 2009 serta tahun 2010 kemarin di Surabaya. “Semua kejuaran

ini kami berhasil menjadi Runner-Up. Alhamdulillah, walaupun menduduki runner-up kami cukup bangga. Karena dari 150 orang peserta yang ikut tergabung dalam beberapa kelompok dan kami berhasil,” tukasnya. Disampaikan juga oleh Ade, kegiatan yang mereka ikuti selama ini telah membantu dalam pembiayaan sekolah dan kuliah mereka. “Karena di sini kami semua mempunyai prinsip yang harus kami pegang teguh yaitu mandiri dan berdiri sendiri dengan kekompakan itulah yang selalu kami jadikan pedoman,” sambungnya. Riko juga berharap dari kegiatan ini dapat membuat pihaknya menjadi lebih mandiri dan dapat mengembangkan lagi potensi yang telah lama dimiliki. “Kami ingin lebih melebarkan lagi sayap kami melalui skateboard ini dengan membawa The Cyber Skateboard menuju Negeri Sakura jepang,” tutupnya. (kr)


P

Bisnis Sumsel

RADAR PALEMBANG

Ratusan Hektar Kebun Sawit Ludes Terbakar

Ratusan hektar kebun sawit plasma masyarakat yang berada di Desa Kayulabu Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ludes terbakar. Kebakaran yang terjadi sejak kemarin hingga sekarang tersebut membuat masyarakat resah karena kebun tersebut belum di konversi sementara pihak PT Sampoerna Agro Group (PT SAG) yang mengelola ratusan kebun sawit yang terbakar tersebut terkesan membiarkan begitu saja. KAYUAGUNG, RP - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab OKI dapil I, M Zen saat ditemui di kantor DPRD Kab OKI, kemarin (18/10) menyayangkan sikaf

pihak perusahaan yang seakan kurang bertanggung jawab dengan peristiwa kebakaran yang terjadi diwilayah yang merupakan dapilnya tersebut. Menurutnya dengan terjadinya kebakaran ratusan hektar kebun Plasma yang merupakan kebun Plasma masyarakat setempat tersebut maka nantinya jika sudah terbakar yang dirugikan nanti adalah pihak masyarakat. “Semestinya bukan masyarakat yang lebih pro aktif untuk melakukan pemadaman api, karena ini masih tanggung jawab perusahaan maka seharusnya perusahaan yang lebih pro aktif bukan masyarakat,” jelasnya. Dirinya menjelaskan, plasma lahan tersebut sejak tahun 2002 oleh PT SAG diserahkan kepada 560 kartu keluarga (KK) melalui

Koperasi Unit Desa Ipoh Raya. Kemudian tahun 2006 dilakukan penanaman sawit dan seharunya pada tahun 2011 ini lahan tersebut sudah diserahkan ke masyarakat. “Memang sebagian sudah diserahkan, tetapi sampai saat ini ratusan lahan yang terbakar tersebut belum juga diserahkan ke masyarakat,” ungkapnya. Akibat kebakaran tersebut, sambung Politisi Partai Bulan Bintang tersebut, dipastikan sekitar 150 hektar lahan sawit terbakar dan kondisi tersebut tentunya membuat sekitar 50 KK yang masuk dalam plasma tersebut dirugikan. “Masyarakat menuntut pihak perusahaan bertanggung jawab untuk mengganti ratusan batang sawit yang terbakar, setelah itu PT SAG diminta untuk melakukan

Buka Layanan Online 24 Jam

perawatan sesuai dengan perjanjian plasama,” tuturnya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD OKI, Muhammad Toufik, juga menyayangkan terjadinya kebakaran kebun plasma tersebut. Menurutnya selama ini pihak perusahaan terkesan tidak memperhatikan lahan tersebut, karena selain lahan yang dipenuhi semak-semak dan alang-alang juga prasarana pendukung seperti jalan dan jembatan tidak diperbaiki. “Yang sangat kita sayangkan kebun tersebut terkesan terlantar, apalagi kebun tersebut juga belum di konversikan. Selain itu, prasarana jembatan dan jalan termasuk kanalnya juga tidak diperhatikan padahal itu masih tanggung jawab perusahaan,” jelas Politisi Partai Demokrat tersebut. (res)

Kembangkan 1.200 Indukan Koi PAGARALAM, RP – Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Kota Pagaralam 2011, Balai Benih Ikan (BBI) Kota Pagaralam dibantu 1.200 ekor calon indukan ikan Koi. Yang nantinya, hasil pengembangbiakan indukan ini bisa untuk dibudayakan oleh masyarakat. Kepala BBI Kota Pagaralam Hendriawan SPI IMP dikonfirmasi mengatakan, pihaknya

telah menerima calon indukan untuk jenis ikan Koi telah diserahkan oleh pejabat PPK dan PPTK Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kota Pagaralam. “Jumlah calon indukan ikan Koi sebanyak 1.200 ekor, dan telah disebar di kolam BBI Kota Pagaralam. Untuk ukuran calon indukan ini sekitar 10-15 cm. Di 2013 mendatang, ikan Koi bisa dibudidayakan,”

katanya. Sambungnya, bantuan calon indukan ikan Koi merupakan perdana yang diterima BBI Kota Pagaralam. Diakuinya, untuk Kota Pagaralam, jenis ikan hias ini bisa dikatakan jarang dibudayakan masyarakat. “Kalau indukan yang ada ini sudah bisa menghasilkan benih atau anakan, nantinya masyarakat bisa memelihara dan membudayakan ikan

Koi ini,” ujar Hendri. Selain ikan Koi, ada juga jenis ikan Mas, yang telah diterima pada 17 September 2011 lalu, yang dititipkan di kolam Kantor Disnakan Kota Pagaralam. “Untuk bantuan ikan Mas sekitar 1.300 ekor, yang mana berat ikan emas tersebut mulai dari setengah kilo gram sampai dengan satu kilogram/ekornya,” pungkasnya. (rom)

Konter pulsa dengan pelayanan online 24 jam milik Dewi.

FOTO: ASIH

PALEMBANG, RP - Membuka konter pulsa emperan seperti yang dilakoni Dewi ini memang sudah tidak asing lagi. Tapi mampu memasarkan produknya on line 24 jam adalah luar biasa. Inilah yang membuatnya mampu meraup keuntungan bersih Rp 50.000 per hari. Layanan on line 24 jam yang ia lakukan, tidak lain memberikan kenyamanan bagi para pelanggannya yang rata-rata adalah PNS. “Para pelanggan bisa ngutang lebih dahulu melalui SMS atau via phone ke hp saya, dan bayar kemudian. Tidak peduli siang, malam, ataupun pagi-pagi semua harus dilayani cepat. Ini saya terapkan untuk semua pelanggan

LAHAT,RP – Untuk memberikan kesempatan bagi para pemilik Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam mengembangkan Usaha Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Koprasi memberikan bantuan sebesar Rp 5 juta perorang bagi pemilik UKM, tidak hanya itu Pemkab juga memberikan pembuatan sertifikat tanah gratis bagi masyarakat. Bupati Lahat H Saifudin Aswari SE mengatakan, bantuan modal yang diperuntuhkan kali ini dikhususkan bagi para pemilik usaha pembuatan batu bata. Apalagi saat ini persaingan dibidang tersebut cukup ketat sehingga dengan dana yang ada mereka dapat membeli peralatan serta kebutuhan usaha yang diinginkan. “Untuk dana setiap orangnya diberi bantuan sebesar Rp 5 juta tanpa jaminan apapun. Dana tersebut dianggarkan dari APBD

toko serta membeli berbagai keperluan untuk parfum seperti botol serta Biang atau parfum original dan alcohol serta kebutuhan lainnya. Memilih daerah terminal perumnas sebagai tempat usaha karena jika di mal biaya sewa sangat tinggi dan juga belum lagi tiap bulan harus mengejar target seperti sepupu saya yang juga membuka usaha parfum di PS, jika diluar maka akan lebih santai,” ungkapnya. Aku dia, dalam dua bula pertama masih sangat sepi tetapi setelah satu bulan sudah banyak peminatnya apalagi bagi orangorang yang tak sempat pergi jauh ke Mall. Produk-produk yang dijual banyak karena merupakan produk parfum kenamaan yang memang telah terkenal seperti Kenzo, Xs, Escada, Calvin Klein,

FOTO: SHINTA

OMZET: Aneka parfum yang ditawarkan oleh Abdilah Rifki yang mana dari usaha ini sehari mampu meraih omzet Rp 500 ribu.

Hugo Boss, Bvlgari, Ralph Lauren, Paris Hilton dan Aiguer. Bahan baku parfum atau biang parfum original didapat dari pulau jawa tetapi ada juga yang didapat di palembang hanya saja sedikit. Untuk 10 ml Rp. 15 ribu, 30 ml Rp. 35 ribu, dan 50 ml Rp. 55 ribu tergantung jumlah parfum tersebut jadi berbeda harga. Untuk botol-botol yang digunakan sebagai tempat parfum didapat di palembang, jika botol asli parfum dengan beberapa merk tersebut dibeli dari orang yang pernah menggunakan parfum tersebut. “Dalam seminggu dua kali atau satu kali baru kembali lagi memesan biang parfum tergan-

ONLINE:

saya,” imbuhnya. Meskipun ia mengaku hanya digaji Rp 500.000 per bulan untuk menjaga konter milik salah satu pelaku usaha metropolis ini. Namun beban penjualan sesuai target harus ia lakukan setiap harinya. Setidaknya ia harus menjual 50 voucher (Elektronik/manual) isi ulang untuk mendapatkan pendapatan bersih minimum Rp 50.000. Karena mengandalkan penjualan aksesoris lainnya, tidak begitu direspon oleh konsumen. Dewi mengaku harus benarbenar menerapkan ilmu marketting guna mempertahankan konsumennya bisa bertransaksi lancar di konternya. Tidak jarang, bila sesekali ia harus duduk ikut

ngobrol berlama-lama bersama para kliennya yang datang ke konternya. Bahkan, harus selalu berani pasang wajah ceria dalam keadaan apapun. Untuk mempertahankan usahausaha kecil seperti ia kelola, memang harus ulet dan tahan banting. Dari keuntungan bersih Rp 50.000 per hari, ia harus membayar tarif lapaknya yang terletak di belakang kantor gubernur ini sebesar Rp 10.000 per hari ke pengelola. Cukup mahal jika dihitung-hitung. ”Makanya, kita harus punya banyak pelanggan. Kalau sampai tidak bisa bayar ke pengelola gedung kita akan sulit mendapatkan kesempatan selanjutnya,” beber Dewi. (ayu)

Pemkab Bantu UKM

Raup Omzet Rp 500 Ribu dalam Sehari PALEMBANG, RP – Menjadi wirausahawan atau membuka usaha sendiri menjadi pilihan banyak orang dikala kebutuhan hidup semakin tinggi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan. Seperti Hasan (28) yang memilih membuka usaha parfum. Ditemui ditokonya yang berada disekitaran terminal atau pasar perumnas, Abdillah Rifqy (26) yaitu sang adik menjelaskan usaha yang dijalani kakaknya telah dua tahun dijalani, memilih parfum karena dewasa ini parfum telah memiliki prospek atau peluang yang bagus untuk dijadikan usaha di Kota Palembang, berbeda dengan Kota Jakarta dan Jawa yang telah lama menjadi pusatnya usaha parfum kelas atas dan menengah. “Modal awal Rp. 14 juta untuk membuka usaha, mulai dari sewa

RABU 19 OKTOBER 2011 ● HALAMAN 14

tung parfum dengan merk apa yang telah habis. Parfum juga bisa dicampur dengan alcohol agar lebih fresh dan tidak panas dikulit, jika merasa panas maka itu parfum yang tak menggunakan alcohol. Alcohol yang saya gunakan yaitu alcohol tebu sehingga bisa dibawa sholat,” katanya. Tambah dia, harga untuk parfum dengan botol oles berkisar Rp. 10 ribu hingga Rp. 15 ribu, botol semprot Rp. 20 ribu hingga 35 ribu, jika menggunakan botol asli 100 ml Rp. 95 ribu. Yang paling banyak diminati yaitu parfun dengan merk Bvlgari, Hugo boss serta Paris Hilton dengan botol ukuran 20 dan 30 ml semprot dan oles. (rd1)

FOTO: DOK

Saifudin Aswari

yang jumlahnya masih diperincikan karena para pemilik UKM masih akan didata kembali,” ujarnya. Ditambahkannya, tidak hanya itu masyarakat juga diberikan

pembuatan sertifikat tanah secara gratis bagi yang memiliki lahan namun belum ada surat menyuratnya. Untuk itu dirinya berharap agar dengan bantuan yang diberikan dapat digunakan sebaik mungkin untuk pengembangan usaha dan tidak digunakan untuk hal lain. “Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam mensejahterakan rakyatnya. Untuk tanah yang dimaksud adalah tanah yang tidak memiliki masalah hokum dan tidak sengketa,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Koprasi Rusli Amin menuturkan, untuk bantuan modal diberikan kepada pemilik usaha pongrajin batu bata sebanyak 340 orang, dan sertifikat tanah sebanyak 80 orang yang semuanya telah didata terlebih dahulu, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran. (man)

Tunggakan PLN Capai Rp 1,1 M MARTAPURA, RP – Tingginya tunggakan rekening listrik di wilayah PLN Ranting Martapura, membuat operasional pihak PLN mengalami kesulitan. Untuk itu PLN akan mengambil tindakan tegas bagi pelanggan yang enggan membayar rekening listrik. Bahkan bila perlu dilakukan pemutusan. Menurut Manager PLN Ranting Martapura, Basri Abdurahman, sampai saat ini saja, tunggakan rekening listrik tersebut mencapai Rp 1.196.274.500. dilihat dari tingginya tunggakan tersebut, membuktikan bahwa tingkat kesadaran masyarakat untuk membayar rekening listrik sangat rendah. “Bayangkan saja, sampai de-

ngan September 2011 tunggakan listrik telah mencapai Rp 1,1 miliar lebih. Angka ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam membayar rekening listrik masih rendah. Akibatnya kita mengalami kesulitan terutama dalam melakukan operasional,” ujar Basri. Adapun keterlambatan pembayaran listrik tersebut diakui Basri, diakibatkan oleh beberapa faktor mulai dari kendala pindahnya penghuni rumah atau instansi, sementara penghuni baru enggan membayarnya. Adapun langkah yang ditempuh untuk meminimalisir tunggakan tersebut, Basri mengatakan bahwa terhitung 18 Oktober 2011, petugas PLN akan melakukan pemutusan sambungan listrik kepada pelanggan khususnya yang menunggak diatas tiga bu-

lan. “Tunggakan rekening listrik sudah mencapai satu miliar lebih sehingga kita harus melakukan tindakan tegas kepada pelanggan yang menunggak listrik,” tegasnya. Kemudian, apabila telah dilakukan pemutusan rekening listrik dan dalam waktu waktu satu bulan pelanggan tetap tidak melakukan pembayarakab, maka pelanggan tersebut akan dikenakan biaya pemasangan baru. “Setelah satu bulan pencabutan pelanggan tidak melunasi tunggakanya maka pelanggan tersebut akan dikenakan biaya pemasangan baru ditambah juga harus melunasi tunggakan sebelumnya. Untuk itu kita minta kesadaran masyarakat untuk rutin membayar rekening listrik untuk menghindari denda dan pemutusan” himbaunya. (awa)


RABU 19 OKTOBER 2011 l HALAMAN 15

RADAR PALEMBANG

Hindari

Dari Hal 9 ) ....................................................................................................................................................

melakukan ibadah solat Isya dan hendak kembali ke pemondokan dengan menumpang bis. Penumpukan jamaah di terminal itu terjadi saat mereka menunggu kedatangan bis yang menjemput dan mengantar ke

pemondokan. Mereka ada yang antri dan menunggu untuk naik bis hingga mencapai dua jam. Akibat mengantri terlalu lama banyak jamaah yang kesal dan menyampaikan protes kepada pihak panitia agar menambah armada

Jamaah Non-Kuota para spekulan yang memanfatkan relasi dengan warga Arab Saudi. Akibatnya saat tiba di terminal haji baik di Bandara King Abdul Azis, Jeddah maupun Bandara Amir Muhammad Abdul Azis calon jemaah kebingungan. Begitupun dengan barang bawaan mereka, akan dibiarkan begitu saja menumpuk di bandara. “Kalau sudah begini, otoritas bandara akan menyalahkan PPIH, karena biasanya di koper jemaah ada identitas yang menunjukkan mereka dari Indonesia,” ujarnya. Jika pun calon jemaah bisa keluar dari bandara, tidak ada jaminan adanya layanan pemondokan, katering, maupun

Empat Hari

bis. Menurut Arsyad, kejadian itu memang sangat mungkin terjadi karena di terminal tersebut bukan hanya bis untuk jamaah Indonesia saja yang beroprasi, tapi juga dari negara lain seperti India, Iran, Pakistan, Turkli dan Filipina.

Dari laporan yang masuk, arus lalu lintas bis pun sangat padat sehingga saat hendak sampai di terminal Bab Ali, bis harus antri sementara jamaah Indonesia yang berkumpul di stasiun terus bertambah. (mch)

Dari Hal 9 ) ............................................................................................................

kesehatan bagi mereka. Kondisi ini akan terlihat nyata saat puncak haji di Arafah, Muzdalifa, dan Mina (Armina) di mana calon jemaah haji non-kuota tidak mendapatkan kemah untuk istirahat. “Akhirnya mereka disisipkan ke maktab-maktab jemaah reguler maupun haji khusus,” paparnya. Subhan mengaku PPIH seringkali berada pada situasi dilematis saat menghadapi calon jemaah haji non-kuota ini. Satu sisi mereka berangkat tanpa melalui jalur resmi, di sisi lain mereka juga bagian dari warga negara Indonesia. “Jumlah petugas kita terbatas dan harus mengurusi jemaah reguler yang mencapai

ratusan ribu. Jika ditambah mengurusi jemaah non-kuota tentu akan semakin berat,” katanya. Kementerian Agama, lanjut Subhan telah berusaha menelusuri pihak-pihak yang memberangkatkan jemaah non-kuota ini. Hanya saja upaya ini terbentur pada sikap tertutup dari calon jemaah. “Mereka juga ketakutan karena merasa tidak memakai jalur resmi,” terangnya. Ketua PPIH Arab Saudi Syairozi Dimyati menambahkan penyelesaian jemaah non-kuota ini harus melibatkan dua negara yakni Indonesia dan Arab Saudi. Pasalnya visa calon jemaah haji non-reguler ini resmi dikelurkan oleh Kedutaan Arab Saudi di Jakarta. “Artinya mereka

diizinkan pergi oleh pemerintah Arab Saudi,” katanya. Padahal kuota jemaah haji untuk Indonesia sudah jelas serta hanya terbagi untuk calon jemaah reguler dan ONH khusus saja. “Kami hanya bisa melakukan penyadaran kepada masyarakat agar mereka menggunakan jalur resmi agar bisa beribadah dengan tenang,” pungkas Syairozi. Tahun lalu sejumlah kasus keberangkatan haji non-kuota sempat menyita perhatian publik tanah air. Ratusan calon jemaah haji non-kuota dari Embarkasi Palembang, Embarkasi Solo, dan Embarkasi Surabaya sempat melakukan unjukrasa karena gagal berangkat. (mch)

Dari Hal 9 ) .......................................................................................................................................

dipercaya panitia sebagai ketua kelompok. Menurut Suhardi, haji pertama yang lalu bertindak sebagai ketua kelompok dengan kesibukannya mengurus anggota kelompok sempat terpisah dengan istri tercinta selama empat hari. Hal ini terjadi karena kebanyakan jemaah pada saat awal

kedatangannya di Madinah tidak tahu arah dan tempat, sehingga banyak yang tersesat, baik ketika akan menuju pemondokan atau akan melakukan ibadah. “Saya berharap pada penyalenggaraan haji tahun ini, terkhusus jemaah calon haji dapat kembali dengan selamat, seperti pada waktu keberangkatannya,

Strategi Keamanan Baru pelayanan dan membuat jamaah senang,” katanya. Al-Arfaj mengatakan sebagian besar petugas yang diterjunkan dalam pengamanan haji kaya pengalaman dalam menangani jamaah dengan cara yang efisien. “Kami telah menyiapkan titik pengecekan (check points) di semua pintu masuk ke Makkah. Hal ini akan mencegah masuknya orang-orang yang tidak memiliki izin yang sah haji dan mengurangi jumlah jamaah ilegal,” ungkapnya. Dia mengatakan tidak ada pe-

baik dari jumlah maupun kesehatannya, dan meraih predikat haji mabrur,” tambahnya. Selain kesibukannya sebagai Kasi Bidang Supervisi Kemenag Kanwil Bangka Belitung ayah dua anak ini menjabat sebagai Ketua Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan

(FAUBPKSK) di Bangka Belitung. “Memilik harapan dan doa bagi keberlangsungan khusus daerah Bangka Belitung Dan Indonesia pada umumnya yaitu agar masyarakat dapat membentuk keluarga syakinah dengan dua orang anak sesuai dengan cita-cita pemerintah melalui BKKBN,” tegasnya. (rd3)

Dari Hal 9 ) .........................................................................................

rubahan besar dalam rencana lalu lintas untuk pergerakan jamaah haji antara tempat-tempat suci di Mina, Arafah dan Muzdalifah selama hari-hari puncak haji. Dia menekankan, kereta monorel Mashair akan mengangkut lebih dari 400.000 jamaah tahun ini sehingga mampu mengurangi jumlah bus di jalan. Sementara itu, Gubernur Makkah Pangeran Khaled AlFaisal mengatakan, Kerajaan akan memerangi semua jenis pelanggaran dan praktek yang buruk selama musim haji seperti jamaah haji ilegal yang

memenuhi jalanan, yang mengganggu gerakan jamaah haji yang sah. Pemerintah telah menyiapkan rencana yang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah. “Siapa pun yang berniat untuk melakukan haji harus mematuhi aturan dan peraturan,” kata Pangeran Khaled. Pangeran Khaled yang merupakan ketua Komite Haji Pusat di Makkah, berbicara saat peluncuran kampanye media bertajuk “Haji adalah ibadah dan perilaku beradab.” Kampanye ini fokus pada peraturan bahwa semua

warga negara Saudi wajib memiliki surat izin dari Departemen Sipil dan bagi warga asing harus memiliki surat dari Departemen Paspor, bila mereka berniat berhaji. Mereka juga harus waspada agar tidak menjadi korban agen haji abal-abal dan tidak naik kendaraan yang dioperasikan oleh operator ilegal. “Strategi kampanye media tahun ini adalah mendorong jamaah untuk menaati instruksi dan aturan haji dan menggariskan hukuman bagi pelanggar peraturan,” ujar Pangeran Khaled. (nrl/her)

Kemenag Ambil Alih administrasi. Untuk tahun ini, Kemenag lebih ketat dalam menerapkan aturan pemberian izin bagi penyelenggara haji khusus. Sebab, pada tahun yang lalu banyak jemaah yang dirugikan dalam

Dari Hal 9 ) .......................................................

penyelenggaraan haji plus. Misalnya saat penyelenggara meminta rekomendasi pemberian visa haji, Kemenag mensyaratkan adanya tiket pulang-pergi untuk masingmasing jemaah. “Selain itu saat

Jamaah Asal Bangka

mengajukan barcode atau izin haji kepada Kedutaan Arab Saudi mereka (penyelenggara haji khusus) diminta bukti layanan pondokan, katering, transportasi bagi jemaah mereka,” katanya. (rd3)

Dari Hal 9 ) ......................................................

selalu menjaga kekompakan, segala sesuatu yang menjadi permasalahan diharapkan dapat dimusyawarahkan bersama, juga agar jemaah menjaga nama baik daerah. Sudarto juga meminta jemaah

Babel untuk bersama mendoakan karena pada dua kali keberangkatan masih ada tiga orang yang ditunda keberangkatannya. Jemaah yang masih ditunda keberangkatannya tersebut yaitu

Posisi Jamaah

Dari Hal 9 ) .............................................................................

terpadu (siskohat) Kementerian Agama merinci bahwa sebanyak 115 kloter (47.415 jemaah) sudah berada di Madinah, 133 kloter (53.180 jemaah) sudah berada di Mekah. Sisanya, sebanyak 5 kloter dalam perjalanan dari jeddah dan Madinah menuju Mekah. Mulai 20 Oktober nanti, jemaah haji gelombang II akan diberangkatkan langsung dari Jeddah menuju Mekah. Jemaah haji gelombang II akan melaksanakan prosesi haji terlebih dahulu, setelah itu baru menuju Madinah untuk melaksanakan ibadah arbain. Sementara itu, Kabid Bimbingan Ibadah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Surahmat mengingatkan agar jemaah haji benar-benar fokus terhadap pelaksanaan ibadah haji selama di Madinah. Mereka tidak

perlu memaksakan diri mengejar banyak kegiatan peribadatan yang tidak berhubungan langsung dengan ibadah haji tanpa memikirkan kondisi fisik. Pasalnya,kata Surahmat, jika kondisi fisik jemaah tidak fit justru itu akan menyebabkan segala rukun dan wajib berhaji tak tercapai sehingga target ibadah haji pun otomatis gagal. “Jadi, kalau kondisi fisik tak mendukung, jangan memaksakan diri melakukan banyak kegiatan peribadatan yang tak berhubungan langsung dengan ibadah haji, seperti mengejar target arbain, yaitu melaksanakan shalat fardu 40 waktu di Masjid Nabawi,” kata Surahmat dalam perbincangan dengan wartawan di Kantor Misi Haji Indonesia di Madinah, Arab Saudi, Senin (18/10) petang WAS.

Hindari Kejahatan uang bisa dititip di tempat yang aman, hal ini untuk menghindar dari tindak kejahatan,” pesan Kepala Kankemenag OKU Selatan, Khaeri melaui koran ini kemarin (18/10). Tempat penyimpanan, lanjut Khaeri misalnya bisa dititipkan di loker (tempat penyimpanan pribadi) di maktab. JCH tidak perlu khawatir dengan keamanan tampat penyimpanan tersebut atau takut hilang. Pasalnya tempat tersebut tidak lepas dari pengamanan petugas. “JCH tidak perlu hawatir apalagi takut hilang ada petugas penjaga,” yakinnya. Masih kata Kheri sesuai jadwal pemberangkatan seluruh JCH akan diberangkatkan dari Muaradua tetap

dua orang pada Kloter 14 ini dan satu orang dari Kloter 13 atas nama Anggreini Abu Bakar binti Abu Bakar (40) yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Mohammad Husen Palembang. (rd3)

Surahmat memaparkan, selama ini banyak jemaah haji yang memperlakukan arbain sebagai bagian pelaksanaan ibadah haji. Karena itu, mereka memaksakan diri mengejar target melaksanakan shalat 40 waktu di Masjid Nabawi. Mereka tak hirau terhadap kondisi fisik yang justru sebenarnya harus disiapkan betul untuk menghadapi pelaksanaan ibadah haji. Surahmat pun menekankan, ibadah haji sangat menguras tenaga. Kalau saja kondisi fisik jemaah tidak prima, target ibadah haji bisabisa tak tercapai karena rukun dan wajibnya berhaji tak terpenuhi. “Karena itu, sebelum pelaksanaan ibadah haji, kondisi fisik harus benar-benar dijaga. Tidak boleh terlalu lelah karena bisa berisiko jemaah tak mampu memenuhi rukun dan wajibnya ibadah haji,” katanya. (mch)

Dari Hal 9 ) ............................................................

25 Oktober sekitar pukul 06.30 WIB. Pemberangkatan sendiri dilakukan dari masjid Alfalah Muaradua. Artinya sebelum waktu pemberangkatan seluruh JCH diimbau sudah bereda di tempat tersebut. Pasalnya sebelum pukul 14.00 wib JCH asal OKU Selatan dijadwalkan sudah berada di Asrama Haji Palembang . Selanjutnya untuk persiapan menuju pemberangkatan ke Jeddah pagi-pagi esok harinya. Tidak lupa Khaeri juga mengingatkan agar JCH tidak membawa barang bawaan melebihi ketentuan. Yakni 12 Kg saat keberangkatan, maksimal 32 kg perjalanan pulang ke Tanah Air. Selanjutnya, JCH juga

diperbolehkan membawa laup-pauk kering, tidak memakai perhiasan berlebihan, boleh membawa obatobatan dengan sepengatahuan panitia haji serta banyak-banyak membawa baju kaos oblong untuk dipakai selama di tanah suci menghindari cuaca panas. “Khusus untuk pakaian ihrom agar JCH menyimpan di tas kecil yang sudah disiapkan panitia dan tidak menyimpan di tas koper. Sebab pemberangkatan JCH OKU Selatan bergabung dengan kloter II yang artinya pakaian harus sudah dipakai di bandara atau sebelum naik pesawat dari Jedah menuju Madinah,” tandasnya. (gie)


REDAKSI TELP EXT FAX

ONLINE Iklan Sirkulasi

: (0711) 361638 : 815 : (0711) 362452

: (EXT 805) : (EXT 803)

Radar Sumsel

RABU 19 OKTOBER 2011 Terbit 16 Halaman Harga Eceran Rp. 2.000

INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik

Tenaga Penyuluh Minim Wawasan MARTAPURA, RP - Minimnya wawasan yang dimiliki oleh tenaga penyuluh pertanian di OKU Timur, berdampak pada kurang maksimalnya penyuluhan yang diberikan kepada masyarakat dan petani pada umumnya. Selain itu, metode transformasi ilmu yang diberikan tenaga penyuluh sangat sulit diterima oleh petani. Jika terus dibiarkan, kondisi ini akan berdampak pada penerapan kegiatan pertanian di lapangan. Menurut Kepala Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan (BPPKP) OKU Timur, Ir Sugianto, seharusnya pengetahuan tenaga penyuluh lapangan tidak hanya pada ilmu tertentu saja. “Misalnya hanya menguasai soal penanaman padi saja sementara Ini menjadi pertanaman lain tidak tahu. Seharusnya soalan para tenaga penyuluh harus penyuluh kita yang juga menguasai sebabkan tingkat tanaman lainnya persaingan yang sudah seperti jagung dan sebagainya. Selain tinggi dan kompleks. itu, tenaga peKondisi ini ditambah nyuluh juga harus dengan masih kurang- dilengkapi dengan keahlian khusus nya tenaga penyuluh yang memang disebanyak 98 orang. bidangnya,” ujar Sugianto. Dikatakannya, Ir Sugianto dari pantauan piKepala Badan Pelaksana haknya selama Penyuluh dan Ketahanan ini, terbatasnya Pangan (BPPKP) wawasan tenaga penyuluh nampaknya memang berdampak pada penerapan para petani di lapangan. “Ini menjadi persoalan para tenaga penyuluh kita yang sebabkan tingkat persaingan yang sudah tinggi dan kompleks. Kondisi ini ditambah dengan masih kurangnya tenaga penyuluh sebanyak 98 orang ,” ungkaprnya. Menyikapi hal ini, Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan akan memberikan pelatihan pengembangan wawasan kepada tenaga 200 orang tenaga penyuluh yang tersebar di OKU Timur. Kegiatan pelatihan dan pengembangan wawasan terhadap penyuluh tersebut rencananya akan dilaksanakan pada tahun ini juga, dengan harapan dapat berdampak signifikan terhadap wawasan tenaga penyuluh tersebut. “Rencana mentornya selain dari petugas kita, juga dari provinsi dan nasional,” jelas Sugianto. (awa)

FOTO : EDWARD FERDINANT

ALL OUT DUKUNG SEA GAMES, TAK ABAIKAN YANG LAIN: Bank SumselBabel menjamin komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan SEA Games XXVI Tahun 2011. Meski demikian, bank dengan nasabah dari berbagai kalangan ini tetap tidak melupakan fungsi sosialnya. Seperti yang terlihat di pintu masuk utama Gedung Pemkab OKU Timur yang dilengkapi enam unit pot kembang raksasa, sehingga semakin memperindah Gedung Pemkab OKU Timur. (edward ferdinant)

Tata Niaga Beras Harus Dilakukan Jika selama ini Pemerintah Kabupaten OKU Timur terus berupaya untuk meningkatkan dan menggenjot hasil produksi beras, ternyata tidak diiringi dengan penyerapan beras yang maksimal pasar dan oleh instansi terkait. Kondisi ini membuat petani tidak memiliki kepastian kemana beras mereka akan dibawa. MARTAPURA, RP –Pemasaran beras yang tidak seimbang dengan produksi ini mengakibatkan petani selalu dihantui kecemasan terutama disaat musim panen. Untuk itu kedepan memang harus ada formula baru tentang tataniaga beras agar petani bisa sejahtera. Hal ini diungkapkan Bupati OKU Timur H Herman Deru . Menurut Deru, sudah seharusnya mendapatkan kepastian kemana beras produksi mereka akan dibawa. “Selama ini kita terus melakukan sosialisasi untuk meningkatkan produksi beras, na-

H Herman Deru

mun pada kenyataannya setelah berhasil tidak diiringi dengan peningkatan penyerapan beras petani,” ujar Deru. Diungkapkan Deru, di OKU Timur setiap tahun produksi padi dan beras terus mengalami peningkatan. Akibatnya petani selalu dihantui rasa takut harga gabah maupun beras murah karena selama ini persoalan harga kurang mendapat perhatian. “Contohnya di kabupaten ini, dari total produksi beras kita yang mencapai 500 ribu ton, yang diserap oleh Perum Bulog

hanya 30 ribu ton saja. Selebihnya dilempar ke pasar tentunya dengan harga pasar yang berlaku” ungkapnya. Karena kecilnya jumlah penyerapan yang dilakukan oleh Bulog membuat petani menjual berasnya kepada spekulan dengan harga yang tidak menentu dan bahkan terkadang dibawah HPP, kondisi ini tentunya sangat merugikan petani. ”Untuk itu kedepan saya berharap kepada pihak Bulog, agar upaya kita dalam meningkatkan produksi beras juga diiringi dengan peningkatan penyerapan beras sehingga petani memiliki kepastian kemana beras mereka akan disalurkan. Bila perlu disaat beras turun Bulog langsung menyerap beras petani,” harapnya. Pada kesempatan itupula, Deru mengharapkan kepada pihak terkait lainnya untuk memberikan jaminan kelancaran pemasaran dan harga yang lebih baik dan stabil. Disamping itu, sarana produksi utama seperti benih dan pupuk yang mencukupi harus dijamin sesuai dengan kebutuhan petani dan dengan harga yang terjangkau.(awa)

PAGARALAM, RP – Seiring sulitnya memperoleh stok cabai di pasaran, menyusul musim panen cabai di tingkat petani sedikit, membuat harga jual si merah makin “pedas”. Seperti aktivitas penjualan yang terlihat di Pasar Terminal Nendagung, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan. Meski harga jual tinggi, tidak sedikit pun mengurangi minat pembeli. “Saat ini, harga jual cabai dipasaran mencapai Rp 35 ribu/kg, dari sebelumnya dihargai Rp 25 ribu – Rp 30 ribu per kilogram,” ungkap Juraidah (45), penjual sayuran di Pasar Terminal. Menurutnya, kondisi kenaikan harga cabai ini, telah berlangsung sejak 1 bulan terakhir. Walaupun harga jualnya mengalami kenaikan, tak mengurangi minat pembeli, hampir setiap harinya ada saja pembeli yang datang. “Dalam sehari dapat meraup keuntungan lumayan meningkat, hingga mampu menjual 10kg – 20kg dengan stok cabai,” terangnya seraya mengatakan dirinya mengambil langsung dari pasar kalangan, kenaikan harga jual lebih disebabkan faktor stok cabai kurang dipasaran, sehingga tak jarang tidak ada sama sekali. Senada juga diungkapkan Beti (38), penjual sayuran Pasar Terminal, sulitnya memperoleh barang tentunya sedikit banyak, mempengaruhi harga jualnya itu sendiri. Selain harga jual cabai merah mengalami kenaikan, cabai rawit juga sama hingga tembus Rp 30 ribu per kg. Belum lagi ketika menjelang hari raya Idul Adha nanti, bisabisa mengalami kenaikan yang cukup tinggi hingga mencapai Rp 50 ribu/kg. “Hal ini tentunya bila berkaca pada kondisi selama ini, mudah-mudaha harga jual si merah dapat bertahan lama,” harapnya. (rom)

Santap Bubur, Puluhan Siswa SD Keracunan MUARA ENIM, RP - Sebanyak 68 murid SDN 3 Karang Agung Kecamatan Lubai yakni kelas I, III, IV, V dan kelas VI diduga mengalami keracunan usai menyantap bubur kacang ijo yang dibagi-bagikan disekolah tersebut. Kejadian itu berlangsung pada Senin (18/10) pukul 08.30 WIB. Dari informasi yang dihimpun, pembagian bubur kacang ijo merupakan program pemberian makanan tambahan yang dilakukan Ikatan Keluarga Istri PTPN VII Unit Usaha Beringin Kecamatan Lubai. Usai menyantap makanan tersebut mendadak puluhan SD tersebut mengalami mual, pusing, dan disertai muntah-muntah. Sontak, kejadian itu menyulut kecamasan pihak sekolah, sebab puluhan murid tak kuasa menahan sakit. Lalu, para korban dilarikan ke puskesmas pembantu (pustu) terdekat yakni Pustu Desa Karang Agung, Puskesmas Desa Sumber Mulia, dan sebagian murid dilarikan ke rumah sakit Bunda Prabumulih untuk diberikan perawatan medis lebih lanjut. Bagi yang para penderita tak begitu parah sebagian hanya rawat jalan saja, namun yang cukup serius dirujuk ke rumah sakit Bunda Prabumulih untuk dirawat inap. Camat Lubai Edi Susanto yang dikonfimasi via ponselnya, membenarkan kejadian tersebut. Bahkan, pihaknya bersama PTPN VII dan Polsek Lubai turut membantu para korban di lapangan. Pemberian bubur kacang ijo itu, kata Edi, merupakan program makanan tambahan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Program yang rencananya akan dijalankan selama 6 bulan, namun telah berlangsung selama 4 bulan ini. Mengenai sampel makanannya, kata dia, pihak Dinkes Muara Enim telah mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium. “Dugaan kita, kejadian ini keracuan ringan saja,”jelasnya. Sementara itu, Kapolsek Lubai AKP Muhammad, juga membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah turun ke lapangan mendata para korban yang diduga keracunan makan kacang ijo. Dari penjelasan pihak Humas PTPN VII UU Beringin, Agus Tobationo mengaku kalau program pnambahan makanan tambahan merupakan program pemerintah di luar institusi PTPN VII, pihaknya dalam hal ini hanya membantu. (yan)


RP2_19102011