Page 1

ONLINE TELP FAX

: (0711) 361 638 : (0711) 362 452

HOTLINE REDAKSI IKLAN SIRKULASI EO

: : : :

EXT 815 / 0711 - 3021002 EXT 805 / 0711 - 3021003 EXT 803 / 0711 - 3021004 EXT 812 / 0711 - 3021005

Bisnis Sumsel RADAR PALEMBANG l RABU 17 OKTOBER 2012 l HALAMAN 9

13.500

800

Rp 490.000/gram Rp 3.300.000/suku

9.000

Per 15 Oktober

TERBIT 16 HALAMAN Harga eceran Rp 3.000

Per 15 Oktober

Per 15 Oktober

Per 15 Oktober

2014

Tiga Jembatan

Rampung

INDRALAYA, RP - Pemerintah Kabupaten Ogan ilir (OI) menargetkan, pada periode 2012-2014 tiga jembatan yang terbuat dari rangka baja diprioritaskan selesai dengan pembiayaan APBN ataupun APBD. KEPALA Dinas PU Bina Marga Kabupaten Ogan Ilir Muhsin, Selasa (16/10) mengatakan, ketiga jembatan tersebut yakni jembatan Kertabayang di kecamatan Rantau Alai dengan bentang 200 meter, jembatan Tanah Abang kecamatan Muara Kuang dengan bentang 105 meter, dan jembatan Sejangko Kecamatan Rantau Panjang dengan bentang

200 meter. “Ketiga jembatan ini melintasi sungai Ogan, yang berfungsi sebagai kecamatan lainnya di Ogan Ilir,” ujarnya. Mengenai kebutuhan dana, dia mengatakan, dengan melihat kondisi ketiga jembatan yang masih dalam tahap proses penyelesian, setidaknya masih membutuhkan dana sekitar Rp100 miliar. “Kondisinya saat

ini kalau jembatan Kertabayang masih 50%, jembatan Sejangko 25%, dan jembatan Tanah Abang 80%,” tuturnya. Dia mengatakan, jembatan Tanah Abang memperoleh sumber pembiayaan dari Kementerian Transmigrasi dan Tenaga Kerja yang sekarang dalam tahap penyelesaian akhir untuk pengadaan ✑ Ke halaman 15

Per 15 Oktober

Perusahaan Tambang Wajib Bangun Puskesmas LAHAT,RP – Untuk mempercepat pembangunan yang ada di Kabupaten Lahat, setiap perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Lahat ditekankan untuk membantu program pembangunan seperti puskesmas untuk kesehatan serta jalan desa.

BANGUN : Bupati Lahat H Saifudin Aswari,SE (dua dari kanan) usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan puskesmas rawat

BAHKAN, Pemkab Lahat inap di Desa Prabu Menang. memberikan warning kepada seluruh perusahaan untuk terus mengatakan, saat ini pembanmengucurkan dana CSR jika gunan di bidang kesehatan dan ingin tetap beroperasi di Bumi Infrastruktur jalan desa. Karena itu, pihaknya menSeganti Setungguan. Bupati Lahat H Saifudin Aswari SE saat ginginkan adanya kerjasama melakukan peletakan batu per- dari pihak ketiga, khususnya tama pembangunan Puskesmas seluruh perusahaan Batubara rawat inap di Desa Prabu Menang untuk selalu mendukung setiap

pembangunan yang sedang digalakkan. “Pembangunan akan terus kami lanjutkan dan semuanya tidak mungkin dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Karena itu CSR ✑ Ke halaman 15


11 IKLAN PAKET

RADAR PALEMBANG, RABU 17 OKTOBER 2012


12 RITEL

RADAR PALEMBANG, RABU 17 OKTOBER 2012

PROMO YOGEN CREPES JM GROUP PALEMBANG, RP – JM Group menggelar promo Yogen Crepes setiap belanja minimal Rp 50 ribu, struk berlaku di hari yang sama. Pelanggan bisa langsung mencicipi berbagai pilihan rasa Yogen Crepes dipotong langsung Rp 5 ribu. “Hemat Rp 5 ribu untuk minimal pembelian Yogen Crepes Rp 15 ribu. Berbagai.menu Yogen Crepes tersedia dengan 27 pilihan, misalnya rasa coklat, pisang, ayam, keju, kacang, strowbery, dan sebagainya. Minuman milkshake Rp 12.500 sebagai pelengkap di hari yang panas,” jelas M Imron A, asisten manager JM Group Kolonel Atmo, Selasa (16/10). Promo Yogen Crepes juga berlaku di cabang-cabang JM Group kecuali JM Gaya Baru dan JM Pasar Raya Bandung. “JM Kenten, JM Plaju dan JM Sukarame, juga tersedia outlet-outlet Yogen Crepes. JM Carefour juga hadir namun di depan Carefour,” katanya.

FOTO : ICI RADAR PALEMBANG

Selain itu, butik-butik khusus wanita juga diskon 50 persen, dan promo spesial produk terbaru misalnya Dress, Blues, busana muslimah. “Berbagai motif bunga-bunga dengan warna pilihan, corak paduan warna hitam, putih dan coklat juga berjejer rapi di rak-rak promo. Semua produk promo koleksi terbaru dari JM Atmo,” tukasnya.

Harga blus dan dress yang dipatok berkisar Rp 34 ribu sampai Rp 60 ribu. Sedangkan busana muslimah Rp 99 ribu sampai Rp 120 ribu. “Setiap pembelian apapun di JM Group termasuk busana wanita, struk jangan dibuang. Gunakan untuk mendapatkan potongan Rp 5 ribu Yogen Crepes yang gurih, enak dan sehat,” ujarnya. (ici)

Kamera Casio JE 10 Bisa Make Up PALEMBANG, RP – Bagi wanita yang hobi jepret-jepret, tidak salahnya mencoba Kamera Casio EXILIM EX – JE 10 yang baru dirilis bulan ini. Desainnya sangat menarik dengan tiga pilihan warna, yakni hitam, pink dan putih bisa Anda dapatkan di Istana Poto Palembang. Indah, SPG Istana Poto Kolonel Atmo mengatakan, menariknya kamera ini dipersanjai make-up Function tersendiri, sehingga bagi wanita yang keriput, berjerawat

dan bibir merah terlihat mulus dan cantik. Dengan Kamera Casio ini terdapat pula efek foto Art Style, Fisheye dan Toy Kamera. “Seperti pengaturan Photo Shop bisa mengubah efek cahaya objek tertentu tanpa mengubah foto itu sendiri. Tampilan begitu elegan dan dengan tiga warna semakin mempercantik tampilan kamera ini, Casio juga menambahkan strap unik untuk masing-masing kamera. Dengan bentuk yang mungil, kamera ini pun dapat dengan mudah dibawa ke

mana-mana,” jelas Indah. Harga dibaderol Rp 1,7 jutaan, Kamera Casio EXILIM EX-JE10 dilengkapi dengan sensor 16.1 MP dan lensa wide angle 26mm. Kemampuan lain dari kamera ini adalah optical zoom hingga 5x. Terdapat pula fitur make-up function yang memungkinkan pemilik kamera untuk membuat wajah terlihat lebih mulus dan cantik. “Tas langsung cantiknya langsung terpasang di kamera bisa langsung di selempang di bahu anda. Klasifikasi

lainya dengan layar LCD 16 inchi poto-poto berbagai pilihan langsung anda dapat pilih. Garansi resmi PT Kasindo Graha Kencana selama satu tahun,” jelasnya Selain, Kamera Casio juga menyematkan kontrol joystick yang ceper, sehingga memudahkan para wanita yang memiliki kuku panjang untuk mengoprasikannya. “Setiap pembelian Kamera ini mendapatkan memory 8 GB dengan daya tahan baterai dua hari,” jelasnya. (ici)

Bayar Sesuka Hati di D’Cost Hari ini, Rabu (17/10) D’Cost memberikan harga sesuka hati bagi konsumen yang mempunyai kartu kredit. Lewat promo up to you price, setiap Rabu di Oktober, konsumen mendapatkan penawaran spesial. PALEMBANG, RP –Promotion and Public Relation D’Cost Velincia Khalifatun Khasanah, dijumpai di D’Cost PS Mal, Selasa (16/10) mengatakan, up to you price meru-

pakan promo yang dikeluarkan rutin D’Cost untuk konsumen setia. “Kami baru hadir di Palembang. Sepekan ini cukup diterima dengan baik. Mudah-mudahan dengan promo ini konsumen makin mudah mengenal D’Cost,” ungkap dia. Promo yang diberikan ini bisa dinikmati satu hari full. Mulai dari pukul 11.00-21.00 WIB, hanya break di pukul 14.00-17.00 WIB. Ribuan paket menu sudah disiapkan untuk mengantisipasi konsumen yang datang. “Namanya saja up to you price, konsumen suka-suka memberikan harga. Pernah di suatu daerah, konsumen hanya membayar Rp1 dan itu kami terima,” katanya.

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Penawaran ini tentu tidak akan dilewatkan begitu saja. Apalagi D’Cost memberikan kesempatan konsumen untuk mengulang kembali di malam hari, jika mereka sudah melakukannya di waktu makan siang. “Syaratnya hanya menunjukkan kartu kredit, tak masalah aktif atau tidak, dan dikeluarkan oleh bank mana. Kami hanya mengecek kartu kredit yang diperliharkan saja,” ujar Velincia. Mengantisipasi, kerumunan massa dalam jumlah besar. D’Cost sudah melakukan langkah antisipasi dengan pihak pengelola PS Mall. Harapannya, tidak terjadi masalah dalam pelaksanaan kegiatan. Satu

kartu kredit bisa digunakan untuk empat orang, dan berlaku kelipatannya,” tukasnya. Sebanyak 316 kursi yang tersedia, dipediksi akan membeludak. Tidak hanya dari sisi daya tarik harga, menu yang ditawarkan pun menarik. “Kami tawarkan enam paket dengan puluhan menu, dan ribuan porsi. Mulai dari udang, kepiting, nila, dan cumi, sedangkan untuk sayurnya, ada kangkung dan toge,” tegasnya. “Jika konsumen merasa nasi kurang, bisa nambah, gratis. Begitu juga teh tawar, kalau mau nambah, gratis. Dan ini akan kami lakukan setiap Rabu di Oktober ini,” pungkasnya. (ren)

FOTO : SALAMUN RADAR PALEMBANG

klik...........www.radarpalembang.biz


13 politika

PAN Banjir Pelamar Hafiz Tohir anggota DPP Partai Amanat Nasional (PAN) mengambil dua formulir pendaftaran cagub-cawagub, di DPW PAN Sumsel yang diwakilkan langsung kepada Henri Kurniawan, kemarin (16/10). Diakui DPW, dalam waktu dekat akan ada 3 pelamar lagi akan mengambil formulir. PALEMBANG, RP –Henri Kurniawan, ketua Departemen Perencanaan Strategi dan Regulasi Kebijakan DPP PAN mengatakan mewakili pak Hafiz Tohir untuk mengambil formulir cagub dan cawagub. Menurut Henri, baru muncul sebagai bursa kandidat belum ada kata terlambat dalam berpolitik. Supadmi Komar, sekretaris DPW Sumsel mengatakan, bahwa yang telah mengambil formulir sejak dibuka 8

RADAR PALEMBANG, RABU 17 OKTOBER 2012

Bicara Pilkada siapapun yang dipilih oleh rakyat tentunya untuk masyarakat sendiri dan kemenangan bersama, saat ini fokus pada pembangunan tetap yang utama.”Bupati Lahat H Saifudin Aswari,SE, Minggu (16/10). (man)

Ini Jumlah Mata Pilih Banyuasin

FOTO: SALAMUN/RADAR PALEMBANG

AMBIL FORMULIR : Hafiz Tohir anggota DPP PAN mengambil formulir di DPW PAN Sumsel, kemarin (16/10).

Oktober lalu sudah ada tiga yang mengambil, Herman Deru (Cagub), Mahpilinda (Cawagub) dan Hafiz Tohir (Cagub/Cawagub). “Beberapa hari kedepan yang telah berkomunikasi dengan kami yang akan mengambil formulir, Ishak Mekki, Eddy Yusuf dan Eddy Santana Putra,”katanya. Meskipun Hafiz Tohir kader Pan akan diberlakukan hal yang sama dengan yang lain, “Mekanismenya semua calon yang mengambil

formulir harus memenuhi persyaratan, seperti kelengakapan administrasi dan lainnya, namun saya yakini bahwa hampir pasti semua calon melengkapi persyaratan, administrasi.”kata Supadmi Komar, Sekretaris DPW Pan Sumsel. DPP akan mengusung calon cagub dan cawagub yang paling utama adalah hasil survei dan juga akan melihat tingkat keterpilihan calon tersebut yang mempunyai peluang untuk diusung. (zar)

BANYUASIN, RP – Sebanyak kurang lebih 639.926 mata pilih bakal diperebutkan kandidat calon bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Banyuasin yang diperkirakan Mei 2013 mendatang. Hal tersebut diungkapkan saat launching Penyerahan Daftar Potensial Penduduk Pemilih Pemilu (DP4) pada Kabupaten Banyuasin yang digelar di auditorium, Selasa (16/10) yang dihadiri seluruh camat juga sebagian lurah dan kepala desa. Bupati Banyuasin Ir H Amiruddin Inoed berpesan kepada KPUD Banyuasin untuk segera melakukan pemutakhiran Data Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Banyuasin. Bupati mengingatkan KPUD Banyuasin kalau saja pemilu dipercepat, sebab menjelang pelaksanaan pemilukada sudah semakin dekat, perlu anggaran dana apalagi kalau sampai terjadi pemilihan putaran kedua. Selain itu para kanditat cabup dan cawabup juga perlu kampa-

nye-kampanye sebelum pilkada 2013. Apalagi jumlah mata pilih di Banyuasin ini bertambah. Pada pilkada 5 tahun sebelumnya jumlah DPT sebanyak 500 ribuan mata pilih dan tahun ini pemilih potensial sekitar 639.926 meningkat dari tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut penyebab penduduk pendatang yang banyak yang kemudian berdomisili di Kabuapaten Banyuasin, untuk jumlah kelahiran sedikit. Sekretaris KPUD Banyuasin M Ogan Anwary mengatakan, telah menyiapkan petugas pendataan per kecamatan sebanyak 5 orang. “Ada petugas kita sekarang sudah didata per kecamatan, kami juga ada rapat koordinasi dengan camat-camat,” katanya Sementara Ketua DPC PDIP Banyuasin H Askolani SH MH saat dikonfirmasi tentang jumlah pemilih yang cukup besar tersebut mengatakan, sangat berharap kepada KPUD agar pemilukada di Banyuasin menjadi projek di Banyuasin bagi barometer pemilu daerah lain di Sumsel. (tri)

Ini Solusi MURNI Atasi Masalah Perkotaan

FOTO: MARTHA/RADAR PALEMBANG

MURNI DIALOG : Bakal calon walikota dan wakil walikota Palembang, Mularis Djahri saat menggelar diolog bersama wartawan, kemarin (16/10).

PALEMBANG, RP – Kemacetan dan banjir perkotaan akan menjadi fokus dari pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota, H Mularis Djahri dan Husni Thamrin (MURNI). Tawaran jalur satu arah dan penambahan jumlah kolam retensi menjadi usungan pasangan Murni. Disamping itu, pihaknya masih membuka kesempatan opsi lain yang ditawarkan masyarakat. Seperti yang diungkapkan dalam dialog bersama media cetak dan elektronik, di Fay Resto, kemarin (16/10). “Untuk mengatasi masalah macet tidak segampang yang dibayangkan namun harus melihat data jumlah kendaraan roda dua dan empat yang masuk Palembang setiap harinya, kapasitas lebar jalan dan panjang jalan, ini harus terdata dengan baik,” kata Mularis Djahri didampingi Husni Thamrin dan Timses MD. Pihaknya akan melibatkan kepolisian dan Dinas Perhubungan melakukan simulasi mengurai kemacetan. “Murni juga akan menerima masukan dari masyarakat, sehingga solusi kemacetan ini bisa diselesaikan dan paling tidak hal ini ada solusinya kedepan.” Selain itu, masayarakat patuh dengan aturan juga akan berimbas pada kelancaraan dalam berlalulintas. “Tidak kalah tepat akan

memberlakukan runway, system satu jalur seperti ada di Malasyia akan kita terapkan di Palembang namun harus melalui tahapan penelitian dari para ahli,”tegasnya. Husni Thamrin mengatakan yang dihadapi masyarakat tidak hanya kemacetan namun masalah banjir juga telah terjadi di beberapa titik. “Untuk mengatasi banjir tentunya yang harus dilakukan harus melibatkan semua komponen masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, seperti membuang sampah diselokan sehingga aliran air jadi tersumbat,”kata Husni. Tentunya pemerintahannya nanti akan melanjutkan apa yang telah dilakukan Eddy Santana Putra dalam mengatasi bajir yaitu dengan pembuatan kolom retensi. ”Sudah ada saat ini hanya 20 kolam retensi, sedangkan minimal yang dibutuhkan 53 kolam retensi,”katanya. Sementara itu, Pengamat Politik Unsri, DR Andries Lionardo mengatakan bahwa masyarakat membutuhkan pemerintahan kedepan yang lebih mementingkan kepentingan masyarakat. “Seperti mengatasi pengangguran, rakyat miskin dan yang tidak kalah penting kemacetan yang terjadi juga sudah meyengsarakan masyarakat,”tutupnya. (zar)

Dewan Kritisi Kinerja PLN MARTAPURA, RP – Banyaknya komplain dan keluhan masyarakat terkait membengkaknya tagihan listrik, mendapat sorotan tajam dari DPRD OKU Timur. Kalangan dewan menilai, kinerja PLN Rayon Martapura sangat buruk dan amburadul hingga menuai banyak protes warga. Untuk itu, dalam waktu dekat DPRD OKU Timur melalui Komisi III akan segera memanggil Kepala PLN Rayon Martapura untuk didengar keterangan dan pertanggungjawaban pelayanannya. Menurut Ketua Komisi III DPRD OKU Timur, Zulkarnaen SE, pihaknya telah mendapat banyak laporan dari warga terkait membengkaknya tagihan listrik hingga mencapai 10 kali lipat lebih. “Selain tagihan pelanggan yang membengkak kita juga akan mempertanyakan tegangan listrik beberapa bulan terakhir di wilayah OKU Timur yang naik turun tidak stabil. Hal

tersebut mengakibatkan banyak peralatan elektronik dan perabot rumah tangga banyak yang rusak. Kalau boleh disebut kinerja PLN sekarang ini kacau balau dan amburadul,” tegasnya. Zulkarnaen pun menyesalkan sikap PLN yang lepas tangan terhadap petugas pencatat Kwh meter yang main tembak tanpa terjun langsung ke rumah pelanggan. Akibatnya banyak warga masyarakat yang dirugikan tagihan membengkak. “Sementara pihak PLN sendiri lepas tangan dan tetap mewajibkan masyarakat membayar tagihan yang membengkak tersebut. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut jelas akan menimbulkan gejolak di masyarakat,” ungkapnya. Anggota DPRD OKU Timur lainnya, Islahudin, juga mengeluhkan pelayanan PLN Martapura akhir-akhir ini. “Pada jam-jam tertentu listrik sering padam ditambah voltase

tegangan naik turun tidak menentu. Parahnya lagi bulan ini saya dibuat terkejut dengan rekening listrik sampai Rp 5 juta lebih. Saya sendiri bingung bagaimana cara pihak PLN menghitungnya,” keluhnya. Sebelumnya, Kepala PLN Rayon Martapura yang baru, Nelson S saat dikonfirmasi melalui Yunior Analis Pelayan Pelanggan, Syamsuri mengatakan, komplain tagihan rekening listrik yang dilakukan pelanggan di Martapura merupakan kesalahan yang dilakukan oleh pihak rekanan. “Petugas pencatat Kwh meter di lapangan bukan dari PLN tetapi dari pihak rekanan (pihak ketiga). Untuk mempertanggung jawabkan kinerjanya pihak PLN telah memutus kontrak dengan pihak rekanan PT Way Seputih dan sekarang sudah diganti rekanan yang baru yaitu PT Graha Baral Lestari,”jelasnya. (awa)

Askolani Matangkan Pencalonan

H.Askolani

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

BANYUASIN, RP – Ketua DPC PDIP yang juga bakal calon Bupati Banyuasin 2013 mendatang, H.Askolani memantapkan diri bakal maju pada pilkada mendatang. Hal tersebut ditegaskan saat dialog dan bertemu dengan wartawan kemarin (16/10). Banyak alasan yang membuat politisi PDIP tersebut maju, dirinya percaya para

petinggi PDIP akan mendukung kader-kader terbaiknya yang mempunyai potensi yang didukung rakyat Banyuasin. “Saat ini mekanisme partai sudah dilakukan dari tahapan pembukaan pendaftaran calon yang sudah direkomendasikan ke DPD dan kini tinggal menunggu keputusan dari DPP PDIP, akan tetapi besar kemungkinan pelu-

ang tersebut akan dimandatkan padanya,”ujarnya. Dalam kesempatan itu, H. Askolani membagikan baju Jokowi sebanyak 100 lembar. “Kemenangan Jokowi membuktikan bahwa rakyat perlu diperhatikan dan pembangunan yang merata serta pemerintah yang tunduk terhadap aturan dan undang-undang.” (tri)

klik...........www.radarpalembang.biz


TIM KREASI: Penanggung jawab: Asih Wahyu Rini, Koordinator: Junaidi Wijaya,Nova Shinta,

RADAR PALEMBANG

www.kreasi-rp.com RABU 17 OKTOBER 2012

Menyusur Sekolah Seni Ternama di Palembang

Ruang Pameran

Berubah Gudang

Kiprah dunia seni karya lokal yang kian mencuat, belum banyak disikapi positif oleh pemerintah daerah. Tak hanya SDM bidang seni kian hari makin punah. Namun gedung dan lembaga penunjang pun masih jauh dari yang diinginkan. Sebuh saja SMK Negeri 7, salah satu sekolah kejuruan terkenal melahirkan seniman handal, kini tidak lagi memiliki ruang pameran. SEKOLAH yang berada di Jalan Naskah, itu sebenarnya satusatunya sekolah seni yang terdapat di Sumatera Selatan untuk kualitas negeri. Dahulu, sekolah ini dibangun lengkap dengan ruang pameran hasil karya-karya seni siswa. Tapi kini ada yang aneh. Ruang itu kini nganggur, tidak terawatt. Bahkan, layak dikatakan sebuah gudang yang masih dilengkapi dengan mebel-mebel kawak. Bagaimana mau dijamah, debu dan sampah begitu lekat di ruang ini. Otomatis membuat siapapun enggan sekedar mampir. Konon, ruang tersebut didirikan bersamaan dengan pembangunan sekolah. Dalam pemanfaatan bangun tersebut sangatlah efektif di

tahun pertama. Namun semenjak 6 bulan lalu ruang pameran tetap SMK Negeri 7 kini menjadi gudang. SEperti pengakuan seorang guru SMK N 7 Palembang. “Ruang itu seharusnya di fungsikan sebagaimana mestinya sebagai ruang pameran hasil karya anak. Namun oleh kepala sekolah lama semenjak 6 bulan yang lalu ruangan itu lebih cocok disebut gudang. Seharusnya fasilitas sekolah itu digunakan untuk kepentingan sekolah tidak untuk kepentingan pribadi,” tuturnya. Saat ini hasil karya siswa tidak bisa lagi dipajang di ruang pameran. Karya anak-anak hanya dibolehkan diletakkan di dinding kelas mereka masing-masing. Meski sebelumnya telah diberikan pengertian kepada seluruh siswa. “Tak sedikit lukisan yang masih terdapat di dalam kelas dipajangkan. Namun mengingat ruang kelas itu tidak terlalu besar untuk menampung semua lukisan dan hasil karya lainnya, berupa karya logam, ukiran kayu dan lainnya. Jadi terpaksa disusun dialihkan di bengkel sekolah,” tukasnya. Menanggapi hal tersebut Kepala SMK N 7 Palembang yang baru, H Heri Tavip Rianto ST, mengatakan pihaknya telah mendapatkan

pemberitahuan dari kepala sekolah lama, mengenai barang-barang yang diletakkan di dalam ruang pameran tetap. “Saya telah mendapat isyarat dari kepala sekolah yang lama tentang barang-barang yang ditaruh di ruang pameran, namun pihaknya mengatakan akan secepatnya di ambil untuk di pindahkan,” tukasnya. Pria yang akrap di sapa Tavip mengatakan akan membenahi seluruh fasilitas yang kurang menunjang dengan pemanfaatan yang sangat maksimal, terlebih ruang pameran tersebut. Rencananya akan digunakan sebagai mana mestinya untuk menampilkan hasil karya anak, agar mereka menjadi lebih bangga ketika melihat hasil karya dipajang dan disukai oleh masyarakat. “Untuk barang-barang tersebut, untuk sementara waktu masih saya biarkan dahulu hingga pemiliknya mengambil barang-barang tersebut paling lama satu bulan kedepan. Nantinya ruang itu akan saya aktifkan kembali sesuai fungsinya serta akan kita aktifkan kembali pameran hasil karya siswa-siswi SMK 7 Palembang, sebagai bukti dan wujud perkembangan mereka,” lanjutnya.(udi)

PORSENI POLITEKNIK

Bandung Renggut Emas dan Perak HARI pertama ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) IX Politeknik se-Indonesia untuk cabang olahraga (cabor) Panjat Dinding diikuti oleh 33 Kontingen untuk kategori Lead Putra dan 9 Kontingen untuk kategori Boulder Putra, menghantarkan Bandung merenggut Emas dan Perak. M. Priyadi SE, Koordinator Lapangan Cabor Panjat Dinding Porseni IX mengatakan, dihari pertama kategori Lead Putra memasuki babak penyisihan, dari 33 peserta telah didapat 26 kontingen yang akan masuk ke babak semifinal besok (hari ini-red). “Untuk Politeknik Sriwijaya (Polsri) Palembang ada 2 peserta dalam kategori Lead Putra dan 1 orang untuk Boulder Putri. Mereka berasal dari mahasiswa Manajemen Informatika dan Teknik Sipil,” ungkapnya. Mereka sebelumnya diberikan waktu pemanjatan selama 7 menit dengan perhitungan penilaian melalui point (pegangan) dan runner. Saat ini Politeknik Sriwijaya (Polsri) Palembang masuk ke babak semifinal dan menduduki peringkat kedua. Untuk kategori Boulder Putri, waktu pemanjatan selama 4 menit untuk masingmasing jalur dan di kategori ada 4 jalur pemanjatan. Namun kategori Boulder Putri, dihari pertama langsung masuk ke babak final.“Medali emas dan Perak untuk kategori Boulder Putri diraih Kurnia Ningsih dan Monica Oditya dari Poltek Piksi Ganesha Bandung, dan Medali Perunggu diraih Anggi Ratna Dewi dari Poltek Negeri Padang.” urainya. Dalam cabor Panjat Dinding ini ada beberapa kategori yakni Lead Putra/Putri dan Beregu Putra, Speed Putra/Putri dan Boulder Putra/Putri dan Beregu Putra. Selanjutnya ke 26 Kontingen ini masuk semifinal yang akan digelar besok (hari ini) yang juga akan memperebutkan medali serta trophy bergilir. (sta)

ADVERTORIAL

Dialog Keterbukaan Publik Komisi Informasi Sumsel SELASA (2/10) 2012 Pukul 09:00 WIB, bertempat di Aula Bina Graha Dishub Kominfo Jalan Kapten A.Rivai Palembang, diadakan dialog publik mengenai keterbukaan public komisi informasi Sumsel. Dalam acara tersebut turut di hadiri Ketua LSM PERIGI Yuliadi Ampratman, SH dan Ketua LSM MAPRAN Yusyanto, S.Sos. Tema kali ini mengusung mengenai “Dialog Publik Tentang Keterbukaan Publik Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan”. Bekerja sama..dengan LSM PERIGI DAN LSM MAPRAN yang tercantum dalam Implementasi UU RI No 14 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan peranan pemuda dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan

bangsa yang terdapat dalam bingkai NKRI. Melalui diskusi publik ini kiranya dapat dijadikan tempat bertukar informasi, terutama tentang keterbukaan informasi publik supaya terhindar dari praduga tak bersalah dan hal hal yang bersifat negatif. Dalam kegiatan ini juga di adakan sesi tanya jawab. Bangsa Indonesia harus membangun kembali jati dirinya karena itu rasa kebangsaan harus dibangkitkan dan kepentingan bangsa harus di dahulukan dari pada kepentingan pribadi atau golongan. Dalam upaya menjaga suasana yang baik dan menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara mari kita tinggalkan kebiasaan buruk sehari-hari yang bisa mengakibatkan kerugian masyarakat, bangsa dan Negara. (adv/reni)

Para panelis dialog keterbukaan informasi sedang menyampaikan materinya

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

klik...........www.radarpalembang.biz


15 sambungan

RADAR PALEMBANG, RABU 17 OKTOBER 2012

Pertamina EP Gulirkan Rp5,7 Miliar PRABUMULIH, RP - Masyarakat kelurahan Karang Raja, kecamatan Prabumulih Timur, akhirnya bisa bernafas lega. Janji Pertamina EP field Prabumulih untuk membangun jembatan desa yang menjadi dambaan warga setempat sejak lama, terealisasi. Pembangunan jembatan sepanjang 25 meter dengan lebar 6 meter itu dilaksanakan Pertamina EP dengan melakukan peletakan batu pertama Selasa (16/10). JENDRAL Manager PT Pertamina EP Region Sumatra Tubagus Nasiruddin menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut sebenarnya memang telah direncanakan sejak tahun lalu,akan tetapi baru bisa direalisasikan tahun ini. Dikarenakan pada tahun lalu konsep pembangunan belum sesuai dengan yang diharapkan masyarakat Karang Raja. “Sebenarnya sudah setahun lalu, kami merencanakan pembangunan jembatan di Karang Raja ini. Akan tetapi waktu itu konsepnya belum sesuai dengan permintaan masyarakat setempat. Tapi, setelah dikonsep kembali barulah akhirnya bisa terealisasi di tahun ini,” ungkap Tubagus. Sesuai konstruksinya, pembangunan jembatan yang menelan biaya mencapai Rp5,7 miliar dengan panjang keseluruhan jembatan

25 meter serta lebar 6 meter ini, membentang di atas sungai kelekar yang membelah desa Karang Raja, dengan memakan waktu pembangunan selama 180 hari. “Sesuai targetnya pembangunannya direncanakan 180 hari atau kurang lebih selama 6 bulan,” jelasnya. Menurut Tubagus, sudah kewajiban PT Pertamina EP untuk ikut membantu masyarakat yang bermukim di sekitar wilayah eksplorasi PT Pertamina. “Sudah menjadi kewajiban kami ikut turut serta dalam membangun infrastruktur kepentingan masyarakat sekitar wilayah eksplorasi PT Pertamina EP,” ungkapnya seraya mengatakan jika daerah Karang Raja ini dapat menghasilkan produksi minyak mencapai ratusan ribu barrel perharinya. Dengan pembangunan jem-

batan ini, Tubagus berharap ke depan nanti dapat bermanfaat serta dapat meningkatkan arus tranportasi dan melancarkan roda perekonomian masyarakat. Khususnya warga Karang Raja dan warga sekitarnya. Di waktu yang sama, Wakil Walikota Prabumulih Ridho Yahya menyatakan, berterima kasih kepada pihak Pertamina EP yang telah melakukan bantuan berupa pembangunan jembatan di kelurahan Karang Raja ini. Hal ini dianggap dapat berdampak positif untuk kelancaran transportasi perekonomian masyarakat sekitar. “Selain aktifitas warga juga lancar, semoga dengan dibangunnya jembatan ini kegiatan Pertamina EP juga menjadi semakin lancar,” pungkasnya usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Karang Raja. (rd8)

Tak Ada Pengawasan Intensif MUARADUA, RP – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten OKU Selatan (Disnakkan OKU Selatan) menyebut, bila pengawasan terhadap hewan kurban tidak akan dilakukan secara intensif, khususnya bagi hewan-hewan lokal (di OKU Selatan). Secara rutin pemeriksaan kesehatan hewan lebih dulu sudah dilakukan oleh petugas kesehatan hewan setempat. Kepala Dinas (Kadis) Peternakan dan Perikanan OKU Selatan Sholehien Abuasir menyebut-

kan, bila secara berkala sudah ada petugas kesehatan hewan yang memeriksa kondisi kesehatan hewan sapi maupun kambing di tingkat petani ternak yang ada di kecamatan-kecamatan serta di desa-desa di OKU Selatan. “Belum lama ini petugas kesehatan hewan dari dinas (Disnakkan) baru selesai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan. Petugas datang langsung kepada para pemilik hewan ternak se-OKU Selatan. Pemeriksaan serupa dilakukan secara kontinyu.

Malah, setiap tiga bulan sekali,” jelas Sholehien kepada Koran ini ditemui dua hari lalu. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan hewan secara berkala, ia meyakini masyarakat tidak perlu lagi menghawatirkan kondisi dan kesehatan hewan ternak sapi atau kambing di OKU Selatan. Terlebih menjelang menjelang hari raya kurban mendatang. Khususnya, lanjut mantan sekretaris di dinas yang sama itu, kesehatan yang bisa dibilang dijamin berlaku untuk hewan ternak lokal

(OKU Selatan). Meski begitu, bukan berarti dirinya meragukan hewan ternak yang masuk dari luar OKU Selatan, bukan berarti tidak aman dalam hal kesehatan. Terlebih, datangnya hewan ternak dari luar OKU Selatan tersebut masih dalam bentuk ternak yang masih hidup. “Lain halnya jika masuknya ke OKU Selatan sudah dalam kondisi daging yang siap konsumsi. Kami belum bisa memastikannya,” sebut dia. (gie)

Petani Beralih Tanam Ubi Racun MARTAPURA, RP – Meski saat ini petani sawah tadah hujan sudah bisa mengolah sawahnya seiiring masuknya musim penghujan. Namun, hal ini tidak membuat petani sawah hujan tidak seluruhnya mulai menggarap sawahnya. Mereka masih melirik potensi ubi racun yang dinilai lebih menguntungkan dan lebih ekonomis. Kondisi ini banyak dilakukan petani yang berada di Kecamatan Bunga Mayang OKU Timur. Petani lebih memilih berkebun ubi racun mengingat keuntungan yang diraih bias lebih besar dari pada menanam padi maupun bercocok tanam jagung. Herman (43), warga Desa Negeri Ratu Baru Kecamatan

Bunga Mayang mengaku, pertimbangan petani jagung beralih menanam ubi racun karena untuk bercocok tanam komoditi ini tidak begitu sulit jika dibandingkan menanam jagung. Untuk tanaman ubi racun petani hanya melakukan sekali pemupukan sedangkan jagung harus berulang kali. Selain itu modal menanam ubi racun juga tidak begitu besar sedangkan keuntungan yang didapat sangat besar. “Memang ada sebagian petani jagung kesini banting setir beralih menanam ubi racun karena lebih gampang sedangkan keuntungannya lumayan bagus. Modal yang dikeluarkan untuk menanam satu hektar ubi racun sekitar Rp 4 juta

hingga Rp 5 juta. Sementara kalau tanam jagung modalnya bisa dua kali lipat,” ungkapnya. Begitu juga untuk penjualan ubi racun sendiri tidak sulit, dimana pembeli langsung datang ke lokasi. Dalam satu hektar lahan, petani bisa menghasilkan hingga 36 ton ubi racun dengan masa tanam antara tujuh hingga sembilan bulan. “Untuk harga saat ini ubi racun mencapai Rp 855 per kilogram. Jika setiap hektar bisa bisa menghasilkan 30 ton, paling tidak kita bisa menghasilkan 24 juta,” ujarnya. Alasan lain petani beralih menanam ubi racun adalah perawatan yang mudah. Ubi racun setelah dipupuk sekali tidak

perlu lagi pupuk sampai panen. Ditambah lagi ubi racun tidak mudah diserang penyakit dan hama lain. “Kalau tanam jagung atau padi bisa diserang hama, apalagi jagung sering dimakan babi dan monyet,” jelasnya. Pengakuan serupa juga diungkapkan Selamet (35) warga Desa Peracak. Menurutnya, setelah adanya tempat penampungan ubi racun, dirinya tidak ragu untuk menanam ubi racun. “Dengan modal tanam sekitar Rp 5 juta setiap hektar, dalam sembilan bulan bisa menjadi Rp 20 juta lebih. Apalagi sekarang ada tempat penampungan atau kalau kita tidak mau repot pembelinya bisa datang sendiri ke lokasi,” pungkasnya.(awa)

Gagal WTP, Instruksikan Tim Khusus SEKAYU, RP - Belum berhasilnya kabupaten Muba mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), membuat gerah Bupati Muba H Pahri Azhari. Untuk itu, ia langsung menginstruksikan sekda Kab Muba untuk membentuk tim khusus untuk menangani aset daerah. “Guna mencapai target WTP, mulai hari ini pemkab Muba akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) atau tim khusus untuk mendata dan menertibkan seluruh aset pemerintah kabupaten Musi Banyuasin yang ada di setiap SKPD. Ini ditujukan untuk menciptakan pemerintahan yang baik (good government) menuju Permata Muba 2017,” tegasnya. Bupati juga menghimbau seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk serius dalam mengupayakan pencapaian target WTP, dengan menginventarisasi dan menertibkan seluruh aset negara yang ada di masing-masing SKPD khususnya barang bergerak seperti mobil dinas. Terkait masih banyaknya SKPD yang capaian realisasi anggaran belum sesuai target yang diharapkan, Pahri menghimbau untuk lebih meningkatkan lagi koordinasi antar SKPD terkait, memaksimalkan

2014

H Pahri Azhari

peranan jasa konsultan, mengutamakan skala perioritas dalam menentukan kegiatan pembangunan agar efisien dan tepat sasaran. Serta mengupayakan proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan tidak dilakukan dalam satu tahun anggaran agar efektif dan efisien. Bupati juga mengingatkan setiap SKPD untuk bekerja sesuai aturan yang berlaku dan benar-benar memperhatikan tiga komponen strategis yang menjadi perhatian KPK yaitu kegiatan perencaan anggaran, proses pengadaan barang dan jasa serta pelayanan publik

agar tidak tumpang tindih serta tidak terjadi penyimpangan. Himbauan tersebut disampaikan Bupati Muba H Pahri Azhari saat memimpin rapat koordinasi evaluasi dan pengelolaan pembangunan kabupaten Muba Triwulan III TA. 2012 di auditorium pemkab Muba. Sementara itu Kepala Perwakilan BPKP Sumsel IGB Surya Negara mengatakan, syarat untuk meraih WTP diantaranya dalam penyajian laporan harus sesuai standar akuntansi pemerintahan (SAP), adanya sistem pengendalian internal yang memadai dan tertatanya barang milik (aset) daerah dengan tertib. “Dan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabilitas dan transparansi adalah syarat pokok,” ujarnya. Kabag Humas Pemkab Muba Dicky Meiriando SSTP MH mengatakan, selain rapat koordinasi triwulan III TA 2012, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Muba dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan tentang pengelolaan manajemen Pemerintah Daerah. (ace)

Dari Hal 9 ) ....................................................................................................

bentang tengah. “Kalau ketiga jembatan yang memakan bentang besar ini selesai pada 2014, maka boleh dikatakan OI bebas dari keisoliran karena semua jalan sudah saling berhubungan, sehingga dapat diakses dengan cepat,” ungkapnya. Sementara Bupati Ogan Ilir Mawardi Yahya di tempat terpisah mengatakan, pembangunan infrastrutur jalan hingga ke desadesa se-Ogan Ilir (OI), sudah menjadi prioritas programnya. Dia mengharapkan pada masa akhir jabatannya ketiga jembatan

tersebut dapat diselesaikan pembangunannya. “Apabila jembatan ini terhubung, maka akan menjadi jalan alternatif menuju OKU Timur yang jaraknya hanya sekitar 5 km. Sekaligus menjadikan jalur ini sebagai jalan alternatif provinsi, sehingga dipastikan pertumbuhan perekonomian transmigran daerah ini akan menjadi pesat,” ujar bupati. “Khusus jembatan Tanah Abang, jika pembangunannya selesai akan berpengaruh besar dengan tingkat perekonomian masyarakat, terutama kawasan

Perusahaan Tambang dari perusahaan yang ada begitu membantu,” ujarnya Selasa (16/10). Selain itu, Pemkab Lahat juga menekankan kepada perusahaan untuk memperbaiki akses jalan desa yang dilewati oleh setiap perusahaan yang ada, agar tidak menimbulkan permasalahan bagi masyarakat. Apalagi saat ini Pemkab Lahat akan selalu terbuka bagi para investor untuk melakukan investasi. “Kami akan pantau semua perusahaan

transmigrasi Tanah Abang. Dan ini akan menjadi daerah pertumbuhan baru di wilayah perbatasan sekaligus sebagai penjaga batas daerah,” ujarnya. Masih menurut bupati, apabila jembatan ini terhubung, maka akan menjadi jalan alternatif menuju OKU Timur yang jaraknya hanya sekitar 5 km. Sekaligus menjadikan jalur ini sebagai jalan alternatif provinsi, sehingga dipastikan pertumbuhan perekonomian transmigran daerah ini akan menjadi pesat,” ujar Mawardi di ruang kerjanya.(rd7)

Dari Hal 9 ) .....................................................

yang ada. Dan masyarkat pun harus dapat mendukung setiap program yang akan dilaksanakan,” imbuhnya. Direktur PT Golden Great Borneo (GGB) Kabupaten Lahat Sucipto ST menuturkan, saat ini perusahaan selalu berusaha untuk memberikan dana CSR. Meskipun bisnis Batubara sedang mengalami kemerosotan yang mengakibatkan turunnya harga jual. Dan untuk CSR yang telah diberikan saat ini merupakan

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

bantuan social baik dana desa maupun sekolah, bahkan saat ini pihaknya tengah membangun Puskesmas rawat inap demi kemudahan masyarakat Lahat untuk mendapatkan pengobatan. “Untuk Puskesmas yang dibangun akan kita usahakan selesai tepat waktu, dan pihaknya juga akan terus memberikan bantuan dan mendukung program pembangunan yang saat ini sedang digalakkan Pemkab Lahat,”pungkasnya. (*/man) klik...........www.radarpalembang.biz


ONLINE TELP FAX

: (0711) 361638 : (0711) 362452

HOTLINE REDAKSI : EXT 815 / 0711 - 3021002 IKLAN : EXT 805 / 0711 - 3021003 SIRKULASI : EXT 803 / 0711 - 3021004 EO : EXT 812 / 0711 - 3021005

Radar Sumsel INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

RABU 17 OKTOBER 2012 harga Eceran Rp 3.000 TERBIT 16 HALAMAN

www.radarpalembang.biz

Warga Diajak Tingkatkan Keimanan Menyambut HUT Lubuklinggau ke-XI, Senin (15/10) malam. Da’i kondang Jakarta, Al Ustadz H Fikri Haikal mengajak seluruh lapisan masyarakat Lubuklinggau, khususnya kaum Muslim untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan Allah SWT. LUBUKLINGGAU, RP Ajakan itu disampaikan langsung oleh putra sulung da’i sejuta umat almarhum KH Zainuddin MZ pada tabligh akbar dalam rangka wahana implementasi menuju Kota Lubuklinggau Madani. Kabag Kesra H Luthfie Ishak dalam laporannya mengatakan, tabligh akbar tersebut dilaksanakan dalam rangka wahana implementasi menuju Lubuklinggau Madani dan menyambut HUT Kota Lubuklinggau ke XI. “Tabligh akbar ini juga sebagai sarana silahturahmi dan khazanah ke ilmuan agama,” ujarnya. Sementara itu, Walikota Lubuklinggau, H Riduan Effendi dalam sambutannya berpesan kepada seluruh masyarakat Sebiduk Semare menciptakan suasana kondusif, aman, tertib dalam

FOTO: FERDI

CERAMAH AGAMA: Da’i kondang asal ibu kota Jakarta, Al Ustadz H Fikri Haikal menyampaikan tausiahnya kepada masyarakat Lubuklinggau, dalam rangka menyambut HUT Lubuklinggau ke XI, Senin (15/10) malam.

Pilkada. “Selaku warga negara yang baik, mari kita gunakan hak pilih, dan tetap menjaga keamanan dilingkungan kita

masing-masing, janganlah menciptakan rasa ketidakamanan serta konflik yang dapat membuat perpecahan.” imbaunya. Nampak hadir ditengah kaum muslimin dan muslimat, Walikota Lubuklinggau, H. Riduan Effendi, Ketua DPRD Hasby

Asadiki, Dandim 0406 Musi Rawas Letkol CZi Widyo Hartanto, Sekda H Parigan, Kepala PN, H. M Rambang Sabaruddin Ilyas, Kakan Kemenang H Saidi HZ, Ketua Tim PKK, Hj Septiana Zuraidah Riduan serta undangan lainnya. (pin)


RP2_17102012  

Radar Palembang Edisi Rabu 17-10-2012 Koran 2.

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you