Page 1

ONLINE TELP FAX

: (0711) 361 638 : (0711) 362 452

HOTLINE REDAKSI IKLAN SIRKULASI EO

: : : :

EXT 815 / 0711 - 3021002 EXT 805 / 0711 - 3021003 EXT 803 / 0711 - 3021004 EXT 812 / 0711 - 3021005

Bisnis Sumsel RADAR PALEMBANG l SELASA 9 OKTOBER 2012 l HALAMAN 9

13.500

800

Rp 490.000/gram Rp 3.300.000/suku

9.000

Per 8 Oktober

Per 8 Oktober

Per 8 Oktober

Per 8 Oktober

Rakornas di Kementrian PDT

PDT dan DAK Jadi Prioritas LAHAT, RP – Program Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) bagi dunia pendidikan menjadi program yang diprioritaskan untuk tahun 2013 mendatang. Pasalnya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) diKementrian PDT hal tersebut menjadi harga mati bagi Pemkab Lahat dalam mengupayakan pembangunan yang lebih maju. HAL tersebut dikatakan Kabag Humas dan Protokol Setda Lahat Fauzan Denin didampingi Kasubag Yan Pers Abdul Rauf, dimana

TERBIT 16 HALAMAN Harga eceran Rp 3.000

dalam rapat tersebut dibahas mengenai kebijakan percepatan daerah tertinggal melalui kebijakan afirmasi (Penguatan atau

penegasan) dan dana DAK 2013. Dan untuk dana yang dikucurkan bagi pembangunan desa tertinggal berasal dari pusat melalui menteri PDT. “Dunia pendidikan masih menjadi sorotan pembangunan yang dibahas dalam Rakornas, apalagi adanya sekolah yang disekat teriplek seperti yang diberitakan beberapa waktu lalu menjadi salah satu alas an kenapa pendidikan terus diupayakan,”ujarnya. Selain itu, dalam pertemuan warga Sumbagsel se jabotabek yang diikuti H Saifudin Aswari tidak ada sangkut pautnya dengan tudingan Pilkada maupun Pulgub dan Pilpres seperti yang

diisukan. Karena dalam kurun empat tahun terakhir program pembangunan terus menjadi pembahasan sesuai dengan Visi dan Misi Pemkab Lahat dalam memimpin. “Saya rasa tidak ada agenda politik dibalik itu untuk mendukung salah calon dalam Pilpres yang akan datang. Namun, tak menutup kemungkinan kalau hatta Rajasa akan hadir, terlebih ia merupakan orang Sumsel,”ucapnya. Dijelaskannya, ajang Internasional Exspo yang dilaksanakan diJakarta juga menjadi salah satu agenda yang dihadiri dan dipela✑ Ke halaman 15

Per 8 Oktober

Terkait Pembangunan Jalan Sp Belimbing-Pendopo

Wagub Fasilitasi Bupati dan Pengusaha MUARA ENIM, RP – Kondisi jalan Simpang BelimbingPendopo, Talang Ubi Kabupaten Muara Enim sepanjang 10 kilometer yang sudah rusak parah membuat Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Eddy Yusuf gerah. Bahkan, orang nomor dua di Provinsi Sumsel ini turun langsung ke lapangan dan menemui masyarakat yang menggelar aksi demo dan penghadangan angkutan operasional perusahaan yang melewati jalan di Desa Darmo Kasih Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim, kemarin(8/10). Kedatangan Eddy yang didampingi Kadin PU Bina Marga

TEMUI WARGA:Wagub Sumsel, H Eddy Yusuf saat menemui masyarakat yang melakukan aksi penghadangan jalan operasional perusahaan di Desa Darmo Kasih Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim, kemarin

dan Pengairan Kabupaten Muara Enim, Eddy Ellyzon, Sekretaris Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Muara Enim, Ir Ahmad Yani, dan Camat Gunung Megang, Asarli Manudin disambut masyarakat sepanjang jalan dan sempat berdialog dengan masyarakat setempat yang mengeluhkan kondisi jalan Simpang Belimbing- Pendopo sepanjang 10 kilometer yang sudah rusak akibat aktifitas kendaraan operasional 32 perusahaan yang beroperasi di daerah itu.

Tokoh masyarakat setempat, Usman Firiansyah dalam orasinya mengatakan, bahwa masyarakat sepanjang jalan Simpang Belimbing-Pendopo menginginkan adanya perbaikan jalan yang rusak sepanjang 10 kilometer dengan cor beton. Selama ini, kata Usman, pembangunan ruas jalan ini terkesan ditinggalkan, tidak teranggarkan dalam APBD dan juga tidak dibangun oleh perusahaan. Padahal, jalan tersebut meru✑ Ke halaman 15 ✑ Ke halaman 15


11

IKLAN PAKET

RADAR PALEMBANG, SELASA 9 OKTOBER 2012


12 RITEL

RADAR PALEMBANG, SELASA 9 OKTOBER 2012

Osella Sedia Produk Anak-Anak

FOTO : ICI RADAR PALEMBANG

PALEMBANG, RP – Selain orang dewasa, anak-anak pun memiliki hak untuk bergaya. Dengan berbagai gaya, warna, model, dan bentuk baju yang dikhususkan untuk anak, mulai muncul. Bahkan, kaos wangky (berkerah) dibalut bagian dalam koas juga ada. Outlet Osella lantai I PTC selain menawarkan produk khusus dewasa, juga menawarkan pakaian untuk balita sampai anak-anak. Putri, karyawan Osella mengatakan, ada tiga bagian program yang dipisahkan dengan promo diskon berbeda, yakni bagian kanan dewasa dengan diskon 20 persen, tengah diskon 50 persen, dan anak-anak diskon 20 persen. “Di sini lengkap tersedia aneka busana dari anak-anak berumur 18 bulan sampai 36 bulan. Model-model busana kecil semua ada, dari trend masa kini seperti polo shirt, kemeja kotak-kotak, hingga blazer. Selain busana, aksesoris lain seperti topi dan ikat pingang tak luput dari perhatian konsumen. Kami tawarkan diskon 20 persen,” katanya. Produk Osella merupakan produk sendiri. Dengan berbagai pilihan dengan banyak motif dan

Anifa Diskon

50 Persen Diskon :

dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha Anifa memberikan diskon sampai dengan 50 persen untuk semua jenis produk busana muslim.

FOTO : ICI RADAR PALEMBANG

PALEMBANG, RP - Anifa yang ada Palembang Trade Center, memberikan diskon sampai dengan 50 persen untuk semua jenis produk busana muslim yang ditawarkan. Promo dihadirkan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha. Dikatakan Evi Ernani, kepala toko Anifa, penawaran menarik ini bisa dinikmati oleh konsumen setia Anifa mulai 23 September hingga 10 Oktober mendatang, dan berlaku di seluruh outlet Anifa yang berada di Palembang Trade Center (PTC) mall dan Jalan Letkol Iskandar. ”Saat masyarakat naik haji, busana muslimah sangat diperlukan. Permintaannya cukup tinggi, terutama penjualan untuk makena dan jilbab yang panjang maupun selendang Maroko sangat dicari. Apalagi, sangat praktis saat menunaikan shalat. Kami juga memberikan diskon 50 persen untuk tiap produk,” katanya.

Meskipun di Anifa banyak pakaian dan keperluan bagi kaum hawa, namun busana pria juga disediakan serta turut kena diskon. Misalnya, untuk baju koko dan bawahan pria seperti sarung mendapat potongan harga 10 persen. Bagi kaum hawa, ada diskon 20 persen untuk koleksi gamis dan blus termasuk aksesori jilbab. Kemudian diskom 30 persen juga untuk gamis hanya berbeda model dan bahan saja. “Diskon 50 persen juga kami berikan untuk gamis anak-anak serta blus. Penjualan blus dan gamis di Anifa juga cukup banyak dan lumayan diminati oleh konsumen,” katanya. Setiap harga barang yang dipatok juga berbeda, seperti harga aksesori sebesar Rp 19.000 hingga Rp 550 ribu, blus seharga Rp 175 ribu, sampai Rp 495 ribu, pakaian anak-anak seharga Rp 165 ribu sampai Rp 325 ribu.

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Gamis seharga Rp 325 ribu sampai Rp 1,8 juta, baju koko mulai dari harga Rp 195 ribu sampai Rp 375 ribu, bawahan Rp 135 ribu sampai Rp 245 ribu. “Adanya program diskon 50 persen yang kami berikan ini sudah diantisipasi dengan menyiapkan stok yang cukup banyak jadi konsumen bisa memilih produk busana yang mana di suka,” jelasnya. Untuk saat ini, sambung Evi, lebih cenderung kepada trend pashmina chiffon kemudian jilbab panjang warna putih dan jilbab pakai tangan yang bisa langsung digunakan untuk mukena. Sedangkan bagi laki-laki ada stelan busana Pakistan, jenis pakaian ini banyak digunakan oleh para Calon Jemaah Haji yang berangkat menunaikan ibadah haji. “Kalau yang mendominasi penjualan memang masih banyak yang mencari selendang Maroko, pasmina Pakistan dan dalaman ninja,” tambahnya. (ici)

warna. Sangat berbeda bila melihat perkembangan dengan zaman dulu. Busana untuk anak yang dikeluarkan merek ini juga bisa mengikuti gaya terkini. Baju anak perempuan, laki-laki atu pun yang baju bayi juga tidak luput dari perhatian merek terkenal ini. “Fushion sekarang telah berkembang. Pakaian anak-anak juga terus berkembang menuruti mode sekarang Tentunya orang tua sangat menyayangi anaknya dan menginginkan anaknya bergaya dengan fashion terkini. Harga yang kami tawarkan Rp 100 ribu sampai Rp 250 ribu, itu belum diskon,” jelasnya. Selain itu, diskon 50 persen berlaku untuk baju Wangky dimulai dari harga Rp 270 ribu, jaket cowok dan cewek Rp 500 ribu, jeans dimulai dari harga Rp 329 ribu. “Ada harga spesial shirt cowok dan cewek Rp 100 ribu. Produk ada di counter box,” katanya. (ici)

Cantik dengan Busana Sporty PALEMBANG, RP - Terlihat cantik dan seksi tentunya sudah menjadi dambaan bagi setiap wanita. Bagi wanita penampilan memang sangat penting karena memang inilah daya tarik mereka. Untuk tampil cantik, sebenarnya ada banyak cara yang bisa diterapkan. Bahkan dengan busana sportypun anda bisa tampil dengan menawan. Namun, untuk mendapatkan kesan yang demikian, anda perlu mengetahui beberapa cara dalam memilih busana sporty. Untuk mendapatkan kesan Cantik dengan Busana Sporty, anda juga harus mempertimbangkan bentuk tubuh anda. Pilihan pakaian yang tepat akan membuat tubuh anda terkesan lebih menarik. Misalnya jika tubuh anda berbentuk jam pasir, maka pilihkan busana sporty yang bisa menegaskan bentuk pinggang anda. Untuk bentuk tubuh yang lain tentunya juga harus menyesuaikan dengan kondisi tubuh dengan fokus untuk menutupi bentuk tubuh yang kurang dan menonjolkan bagian yang menarik. Pilih paduan warna yang tepat. Dengan paduan warna yang tepat, tubuh anda juga akan lebih terlihat Cantik dengan Busana Sporty. Tampil seksi dalam berolahraga tidak hanya dengan menampilkan kecantikan tubuh. Anda juga harus mempertimbangkan tujuan kesehatan. Jadi pilihlah pakaian yang nyaman bagi anda, jangan hanya terfokus untuk memilih pakaian yang bisa membuat anda terlihat lebih cantik. Busana yang ketat tidak selalu bisa memancarkan kesan Cantik dengan Busana Sporty. Dengan pakaian yang ketat, lekuk tubuh anda memang akan lebih tampak. Bagi wanita bertubuh seksi tentunya pakaian ini sangat pas untuk mengekspose lekuk tubuhnya. Namun sebenarnya ada pakaian wanita lain yang cocok untuk dikenakan oleh setiap wanita seperti t-shirt jogging, aerobic ataupun

t-shirt tenis. Jika anda akan jogging, maka sebaiknya anda mempertimbangkan pakaian yang mampu menopang bagian dada. Hal ini berfungsi untuk menjaga keelastisan bagian dada pada saat sedang berlari. Tampil Cantik dengan Busana Sporty memang tidak harus dilakukan hanya saat anda sedang berolahraga. Pada pergaulan seharihari anda masih bisa tampil sporty. Untuk hal ini, anda bisa mengenakan sweater yang mampu menampilkan kecantikan tubuh anda. Sweater yang lebih ketat memang bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan, pertimbangkan warna, motif dan pastikan untuk memadukannya dengan paduan yang tepat. Saat anda ingin tampil cantik dengan busana sporty, anda juga harus mempertimbangkan alas kaki yang akan anda gunakan. Untuk alas kaki, sebaiknya anda memilih alas kaki yang terkesan lebih santai dan tentunya juga nyaman untuk digunakan. Tampil cantik sebenarnya bukan hal yang terlalu rumit. Yang perlu anda lakukan adalah mengenakan pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuh anda dan memadukannya dengan paduan yang tepat. Namun untuk bisa menerapkan hal yang demikian, tentunya anda juga harus memiliki taste yang bagus dalam memilih jenis pakaian. Dengan demikian meski tampil dengan pakaian sporty, anda akan tetap terlihat cantik dan menawan. (*)

klik...........www.radarpalembang.biz


13 politika

PERSETERUAN antara dua lembaga penegak hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri membuat miris berbagai kalangan. Tokoh nasional dan Sumsel membuat dengan satu suara, agar permasalahan ini segera selesai dan perjalanan panjang pemberantasan tindak pidana korupsi di negeri tercinta terus berlanjut.

Murni Tegaskan Independent

Koruptor besar saya duga ikut berperan membenturkan Polri dengan KPK. Saya semakin mencurigai bahwa koruptor-koruptor besar juga ada di belakang usahausaha melemahkan KPK belakangan ini. Perseteruan KPK dan Polri menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi ternyata tidak mudah di negara ini. Keberpihakan Presiden SBY pada semangat pemberantasan korupsi dibutuhkan, inilah yang ditunggu rakyat sekarang.” Anggota Komisi III DPR RI, Martin Hutabarat (trq/mok)

Konflik antara dua instansi negara KPK-Polri buah dari pengabaian dan pembiaran dan suatu sikap yang lari dari masalah. Dan ini merupakan masalah besar bangsa, ketika pemimpin negara lari dari masalahnya, menganggap tidak ada masalah.” Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin(mad/nrl)

PALEMBANG, RP – Ketatnya persaingan mendapatkan dukungan partai politik membuat pasangan H Mularis Djahri-H Husni Thamrin (Murni), bakal calon walikota dan wakil walikota yang akan mengikuti pilkada Kota Palembang dihelat 7 April 2013 mendatang maju melalui jalur independent. “Saat ini kami maju melalui jalur independent dan kami juga telah mempersiapkan

Pendaftaran

Kisruh dua lembaga yang dibanggakan masyarakat ini disebabkan beberapa hal, kedua petinggi KPK dan Polri tidak taat hukum dan asas, kemudian mempunyai kepentingan tertentu dan yang terakhir presiden sebagai kepala negara terlambat untuk menyelesaikan masalah ini.” Pengamat Politik Unsri, Joko Siswanto (zar)

Perseteruan ini harus dihentikan karena potensial dijadikan alat untuk mengalihkan persoalan dari kasus-kasus seperti kasus BLBI, kasus Century, kasus Hambalang, kasus simulator SIM, kasus mafia pajak, kasus vaksi flu burung dan lainnya. Kami sudah programkan. Kalau masalah ini tidak segera tuntas, kami akan turun dalam demo yang sangat besar membela pemberantasan korupsi. Bahkan, menghadirkan sebuah aksi nasional bagaimana menghadirkan keteladanan. Kita agendakan di atas 250 ribu orang. “ Ketua Fraksi PKS DPR, Hidayat Nur Wahid (bal/mok/iqb/aan)

persyaratan administrasi sesuai dengan ketentuan yang ada di KPUD Kota Palembang, tentunya kami juga berharap ada partai yang mengusung,” kata Mularis Djahri yang ditemui usai mengelar acara dialog bersama mahasiswa Kota Palembang, dikediamanya Polygon, kemarin (8/10). Mularis tetap akan memprioritaskan maju melalui jalur independent meski nantinya ada partai politik yang akan

mengusung, tetap indenpendet sebab independent, dukugan masyarakat secara langsung sedangkan partai adalah wadah saya untuk berpolitik. Dikesempatan tersebut, mahasiwa memberikan dukungan dan doa kepada Mularis Djahri menuju Palembang 1. “Saya tidak akan mempu untuk memimpin Kota Palembang tanpa adanya dukungan dari segenap masyarakat,”tegasnya. (zar).

Tunggu SK Bupati Penertiban Baliho INDRALAYA, RP – Beragam umbul-umbul maupun baliho bakal calon Gubernur Sumsel periode 2013-2018 semakin banyak serta mengganggu pemandangan sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim) OI, terutama di Kota Indralaya. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ogan Ilir (OI) hingga kini belum bersikap lantaran belum mengantongi Surat Keputusan (SK) Bupati terkait penertiban umbul-umbul tersebut. “Bukannya kami tidak berani dan belum bergerak untuk menertibkan sejumlah umbul-umbul itu. Tapi kami belum mengantongi SK Bupati,” ujar Kasat Pol PP OI, Muhammad Refly, kemarin. Ia menambahkan, kalau bupati sudah menyetujui SK yang diajukan, kami akan langsung bergerak. Kenapa demikian, sambung dia, biar ada dasar hukumnya, jangan sampai ketika saat menertibkan, malah diserang balik. Menurut dia, apabila dalam penertiban nanti pihaknya telah mengantongi SK Bupati, maka penertiban yang dilakukan tidak menjadi sia-sia. Tentunya memiliki payung hukum yang jelas dalam upaya penertiban umbul-umbul tersebut. Diakuinya, sudah mengadakan rapat bersama dengan Dispenda, Dinas Tata Kota, Badan

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Iya saya akan maju pilpres (2014) nanti. Sudah ada persiapan pastinya. Saya punya ilmu dan kemampuan, soal partai itu gampang,” jawab Guru Besar UI dan Mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra di sela kunjungannya di Kepanjen, Malang, Senin (8/10). (nrl)

Perseteruan dua lembaga penegak hukum yang tidak enak untuk dilihat oleh masyarakat sehingga pemberantasan korupsi kembali tidak berfungsi. Kita berharap permasalahan ini jangan kembali besar dan diharapkan masalah ini sgera selesai sehingga pemberantasan korupsi dapat dijalankan.” Anggota DPRD Sumsel, Budiarto Marsul (zar)

KPK-POLRI Kalau melihat langkah yang dilakukan (‘Serbuan’ polisi ke kantor KPK,red) polisi itu secara yuridis ya. Tapi secara etis dan taktis kurang pas.”Ketua Komisi III DPR RI, Gede Pasek Suardika (trq/mok)

RADAR PALEMBANG, SELASA 9 OKTOBER 2012

Perizinan OI beberapa waktu lalu. Bahkan, pihaknya telah mengajukan penertiban untuk disetujui bupati. \ “Sampai saat ini masih menunggu Bupati. Kami belum tahu kapan akan mulai melakukan penertiban umbul-umbul. Yang jelas, kami sudah mengajukan surat ke Bupati. Bila disetujui, kami akan langsung turun ke lapangan menertibkan umbul-umbul itu,” terangnya. Dia mengaku memang keberadaan umbul-umbul pilkada itu menyebabkan tata ruang kota Indralaya pada khususnya dan sepanjang Jalintim OI pada umumnya menjadi tidak enak dipandang mata. Dipasang di rumahrumah penduduk yang dijadikan sebagai tim sukses. “Sebelum mulai penertiban, kami akan mengimbau agar tim sukses mau melepas sendiri umbulumbul, baliho dan lainnya karena itu mengganggu pemandangan kota. Kalau tidak mau, terpaksa kami akan membongkarnya,” terangnya. Sementara itu, Ketua KPUD OI, Amrah Muslimin menyatakan keberadaan umbul-umbul bakal calon gubernur Sumsel yang menghiasi sepanjang Jalintim OI tidak menjadi masalah karena tahapan pemilukada belum berjalan. Tapi secara yuridis, kata dia, pemasangan baliho dan lainnya sudah menyalahi karena semua kandidat belum ditetapkan KPU Sumsel sebagai calon gubernur Sumsel. (rd7)

Panwaslu Dibuka Tim seleksi pembentukan Panitia Pengawas Pemilihan Umum atau Panwaslu membuka pendaftaran untuk calon anggota lembaga tersebut di tingkat kabupaten/kota se-Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai persiapan menghadapi Pemilu Kepala Daerah di Sumsel dan Pemilu 2014. PALEMBANG, RP –Ketua Tim Seleksi Pembentukan Panwaslu tingkat Sumsel, Dr Drs Ardiyan Saptawan M Si, kepada wartawan di Palembang, Minggu (7/10) menjelaskan, dari 15 daerah di Sumsel, tim seleksi hanya membuka pendaftaran untuk 11 kabupaten/kota, karena Panwaslu di 4 daerah lainnya sudah lebih dulu dibentuk Bawaslu Pusat. “Seleksi tertulis calon anggota Panwaslu akan dipusatkan di tiga kota, yakni Palembang, OKU dan Empat Lawang, karena waktunya mulai 8 Oktober hingga November 2012,” ucapnya. Menurut Ardiyan, Kota Palembang nantinya untuk tempat seleksi bagi calon anggota Panwaslu Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir dan Palembang. Sedangkan tempat seleksi di Ogan Komering Ulu (OKU) untuk calon anggota di Kabupaten OKU, OKUT dan OKUS. Sementara calon anggota Panwaslu di wilayah Kabupaten Lahat, Musi Rawas dan Empat Lawang menjalani seleksi tertulis di Empat Lawang. Untuk pendaftaran dan persyaratan, calon peserta seleksi bisa melihatnya di laman www.bawaslu. go.id atau mendatangi kantor Bawaslu Sumsel di Palembang. Setelah diisi, formulir bisa dikembalikan langsung ke Kantor Bawaslu Sumsel Jl Anwar Sastro Kota Palembang atau melalui pos PO BOX 1414. Selain itu, kata Ardiyan, tim seleksi yang terlibat semua berasal dari kalangan akademisi yakni Purwadi SE MSi, Abdullah Idi, Dra Yusnaini dan Maramis SH MM. Saat ini tahapan Pemilu 2014 sudah memasuki veri-

fikasi partai politik, sehingga kehadiran Panwaslu di kabupaten/kota sangat diperlukan. “Verifikasi parpol merupakan tahapan krusial karena sangat menentukan nasib parpol untuk bisa lolos atau tidak sebagai peserta Pemilu 2014. Kalau tidak ada Panwas, siapa yang akan mengawasi pelaksanaan verifikasi,”ujar dia. Dijelaskan, tim pansel nantinya akan merekomendasikan enam nama pada setiap kabupaten/kota ke Bawaslu Sumsel. Dari enam orang ini nantinya dilakukan fit and proper test, untuk ditetapkan tiga orang sebagai anggota panswaslu kabupaten/kota. ”Kami harapkan akhir November 2012 pembentukan anggota panwaslu di 11 kabupaten/kota di Sumsel sudah rampung,” ujarnya. Ketua Bawaslu Sumsel, Andhyka Pratama menambahkan pendaftaran anggota panwaslu kabupaten/kota dilakukan 8-14 Oktober 2012, proses administrasi, test tertulis dan wawancara dilakukan tim seleksi, sedangkan uji kelayakan dan kepatuhan langsung dilakukan Bawaslu Sumsel. Nantinya pada 10 November akan diumumkan Panwaslu terpilih. Setelah pembentukan panwaslu kabupaten/kota rampung, disusul pembentukan panitia pengawas kecamatan dan panitia pengawas kelurahan. Mengenai Persyaratan pendaftaran, calon minimal berusia 30 tahun dan pendidikan paling rendah sarjana (SI), berdomisili diwilayah kabupaten/ kota tempat calon mendaftar, tidak pernah menjadi anggota Parpol atau tidak perna menjadi anggota parpol dalam jangka waktu 5 tahun terakhir. Selain itu calon anggota panwaslu juga harus mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil, serta memiliki pengetahuan dan keahlian di bidang yang berkaitan dengan pengawasan. Setelah lulus administrasi, calon menyampaikan makalah yang memuat visi dan misi sebagai anggota Panwaslu sebelum test tertulis. (zar)

Ratusan Warga Dukung NanSuko LUBUKLINGGAU, RP – Ratusan warga Kayu Ara Kota Lubuklinggau menyatakan dan meminta pasangan dengan nomor urut 3 H SN Prana Putra Sohe dan H Sulaiman Kohar (Nansuko) untuk memimpin Kota Lubuklinggau kedepan. Hal ini diungkapkannya pada saat pasangan ini melaksnakan kampanye monologis di lapangan Kayu Ara Lubuklinggau. Dalam orasi singkatnya, H SN Prana Putra Sohe, membeberkan akan membawa perubahan yang lebih baik lagi kedepan bagi kota Lubuklinggau. Perubahan yang lebih baik, dengan meningkatkan kesejahteraan rakyat akan kita

lakukan. Dan itu juga merupakan amanat dari undangundang. Dimana masyarakat kota Lubuklinggau, harus lebih sejahtera,” ujar Nanan dan Sulaiman Kohar berkobar-kobar. Sementara itu, Beragam kampanye diadakan para calon kandidat di kota Lubuklinggau. Mulai dari kampanye dialogis, monologis dan ada juga yang face to face dengan cara mendatangi warga door to door. Salah satunya dilakukan calon independen H joko Imam Sentosa. Pagi kemarin (8/10), mantan sekda kota Lubuklinggau ini menyambangi salah satu rumah makan yang ada di pasar kota Lubuklinggau. (pin)

klik...........www.radarpalembang.biz


TIM KREASI: Penanggung jawab: Asih Wahyu Rini, Koordinator: Junaidi Wijaya,Nova Shinta,

RADAR PALEMBANG

www.kreasi-rp.com SELASA 9 OKTOBER 2012

Raport Kepsek Disidak!

Yang Malas

Bakal Dimutasi

K

ESERIUSAN pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Palembang dibuktikan dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh sekolah. Tak tanggung-tanggung, seluruh Kepala Sekolah bakal jadi sasaran kena sanksi jika terbukti bermalas-malasan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk realisasi program Raport Kepala Sekolah (Kepsek) yang baru dilakukan pada semester awal tahun ajaran baru kemarin. Seperti diungkapkan Riza Pahlevi, Kepala Disdikpora Palembang, kegiatan ini menjadi langkah awal Disdikpora Palembang dalam menyaring kepsek yang berkompeten di Palembang. “Raport Kepsek menjadi salah satu cara kita untuk mulai melihat sejauh mana kualitas dan hasil kerja kepsek. Pemantauan ini diberlakukan ke seluruh kepsek di Palembang, baik tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat,” tuturnya kepada Radar Palembang, kemarin. Hasil sidak Raport Kepsek ini akan dinilai dan dilihat kinerja kepsek selama menjabat. Jika kedapatan kepsek yang malas atau tidak menjalankan tugasnya, maka kemungkinan sanksi tegas akan diberikan.

Salah satu sanksi tegas yang akan dilayangkan oleh pihak Disdikpora Palembang yaitu melakukan mutasi dari sekolah kota ke sekolah di daerah. “Mungkin mutasi menjadi sanksi yang cukup tegas kami berikan bagi kepsek yang kedapatan tidak menjalankan tanggung jawab sesuai jabatannya,” bebernya. Ditambahkan Ahmad Zulinto, Kepala Bidang (Kabid) TK & SD Disdikpora Palembang, realisasi program ini sudah dijalankan sejak September lalu hingga akhir Desember mendatang. “Program ini sudah dijalankan ke beberapa sekolah dengan mengerahkan tim dari TK&SD Disdikpora Palembang. Sistem pantauan kita yaitu sidak, jadi kita tidak memberitahukan terlebih dahulu kepada kepseknya akan kedatangan kita,” terangnya. Setiap hari, minimal tiga SD akan disambanginya, misalnya SD Negeri 1 Palembang, SD Negeri 159 Palembang dan SD Negeri 162 Palembang. Beberapa penilaian yang dilihat seperti pengelolaan administrasi sekolah, perhatian dan program terhadap visi, misi dan lingkungan sekolah, peran kepsek terhadap kemajuan pendidikan dan educator sekolah. Agar mendapatan data yang valid, pihaknya juga akan melihat sosialisasi kepsek kepada para guru dan muridnya. Sehingga, tidak hanya kepsek saja yang akan diintrogasi, namun juga guru beserta muridnya. (sta)

Bersiap UKG Tahap II

Serentak se-Sumsel 16-19 Oktober

LEMBAGA A Penjamin j Mutu Pendidikan (LPMP) Sumsel Sumsel, terus melakukan persiapan dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) tahap kedua. Agar tidak mengulangi berbagai kesalahan, persiapan kali ini bakal lebih dimaksimalkan. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang Drs H Riza Fahlevi MM, mengatakan seharusnya semua guru yang telah disertifikasi tidak perlu takut terhadap UKG yang dilakukan. Karena UKG tersebut bertujuan untuk mengukur kemampuan kerja guru agar lebih profesional dalam menjalankan tugasnya. “Seharusnya UKG jangan ditakuti oleh guru, apalagi guruguru peserta ini merupakan guru sertifikasi yang telah memiliki kualitas baik, guru itu sebagai contoh. Lagi pula mata pelajaran yang di ujikan merupakan bidang pendidikan yang mereka kuasai,”bebernya. Disamping itu Ketua PGRI Sumsel Dr H Syarwani Ahmad MM, mengungkapkan UKG seyogyanya ditujukan untuk

pemetaan kualitas gguru sertifip kasi, tapi dengan pelaksanaan kasi ujian secara online membuat sejumlah guru resah. Karena kebanyakan guru, terutama guru SD masih gaptek menggunakan teknologi informasi. “Tidak dapat dipungkiri, terutama guru-guru SD dan sudah berusia lanjut gaptek teknologi, maka dengan sistem ujian online membuat sejumlah guru resah dengan berbagai ketakutan-ketakutan gagal UKG,” ungkapnya. Sebelum melaksanakan UKG, dilakukan pelatihan terlebih dahulu sehingga guru benar-benar siap jelang ujian. Bahkan dalam pelaksaaan UKG Juli lalu terkesan mendadak, guru-guru tidak memiliki persiapan yang matang. Bahkan menjelang UKG tahap kedua nanti, seharusnya ada pelatihan, paling tidak diadakan di sekolah masing-masing. Sementara pelaksana UKG LPMP Sumsel Mia Sumiati, mengatakan UKG tahap kedua bakal dilaksanakan pada 16-19 Oktober mendatang secara serentak seSumsel dengan jumlah peserta sebanyak 5.492 orang, pada semua

tingkatan g mulai dari Sekola Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Sedangkan untuk lokasi yang akan digunakan sebanyak 32 lokasi yang tersebar di seluruh Sumsel, untuk di Palembang sendiri akan menggunakan tujuh lokasi ujian, seperti SMAN 1, SMAN 3, SMKN 2, SMA Methodis dan lainnya. “Untuk persiapan sendiri telah selesai, mulai dari lokasi hingga conect internet. Mengingat kendala pada UKG tahap pertama lalu adalah server yang tidak conec ke pusat, maka untuk tahap kedua ini dipilih lokasi yang benar-benar memiliki jaringan bagus,” ulasnya. Dikatakan Mia, dari 5.492 peserta UKG tahap kedua ini ada pula guru SMK dan pengawas yang memang belum mengikuti UKG tahap pertama Juli lalu. Sementara dari 24ribu peserta UKG, sebanyak 80 persen telah selesai mengikuti UKG pada tahap pertama atau sekitar 19.200 orang. Dan diharapkan di tahap kedua in semua prosenya dapat berjalan lancar. (Udi)

SUMSEL BEBAS NARKOBA 2015

Advokasi Cegah Penyalahgunaan Narkoba Di Kalangan Pekerja

LAGI -lagi Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi Sumsel menggelar penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba khususnya di kalangan karyawan baik swasta maupun negeri. Kali ini yang menjadi target BNN adalah karyawan PT. Havea MK II Gandus. Acara yang di laksanakan Minggu (7/10) ini dibuka dengan sambutan dari Bapak Ust. Jauhari selaku wakil dari PT Havea MK II. Pada penyuluhan kali ini panitia menghadirkan nara sumber dari BNN Sumsel, Ika Wahyu Hindaryati Kasi Desiminasi Informasi BNN. Selain memberikan penyuluhan kepada karyawan PT. Havea MK II, materi penyuluhan juga di tujukan kepada warga sekitar PT. Havea MK II khususnya para remaja. Hal ini untuk memberi pengetahuan tentang bahaya narkoba. Para peserta tidak hanya didominasi dari kalangan remaja dan orang tua saja, namun banyak juga dari kalangan anakanak . Mereka sangat antusias mengikuti penyuluhan yang di sampaikan

Ika Wahyu Hindaryati, terlebih paparan ini merupakan materi yang sangat bagus karena mereka rata-rata baru mengenal tentang macammacam narkotika melalui penyuluhan ini, tujuannya adalah agar para peserta bisa mencegah dan mengantisipasi diri dari bahaya narkotika. Dewasa ini, narkoba sudah mulai merambak keberbagai belahan dunia, khususnya Indonesia. Bahkan dari kalangan pemuda atau kalangan remaja sendiri telah menjadi korban dari zat adiktif tersebut. Marak sekali terjadi kematian akibat over dosis dari penggunaan zat tersebut. Karena dari sisi terdekat baik dari sahabat dan teman sekeliling kita justru menjadi distributor dalam penyebaran narkotika tersebut. Hanya berawal dari mencoba dan dengan harga gratis, dapat memicu terjadinya kecenderungan untuk mencoba dan mencoba terus, jika si korban telah merasa ketagihan untuk mengkomsumsi obat-obatan tersebut secara terus menerus , maka sikorban akan mencari biaya hanya untuk membeli obat tersebut, berapapun harganya dan apapun caranya. Dan ini juga dapat memicu terjadinya kriminalitas. Oleh karena itu, sebagai remaja harus sigap dan siap untuk mencegah masuknya narkoba kedalam lingkungan pergaulan disekeliling kita. Ika Wahyu Hindaryati juga menjelaskan bahwa narkoba adalah barang yang jika sekali dicoba, orang akan langsung ketagihan, contohnya pada pemakai heroin. Tahap pertama, pemakai mengonsumsinya dengan cara dihirup. Lama-kelamaan, berkembang menggunakan tabung atau dengan jarum suntik. Menurut mereka hal ini lumrah, karena seorang pemakai akan terus mencari kenikmatan berbeda pada saat pertama mereka mengonsumsinya. Di tambahkannya, bagaimana cara kita menghadapi dan menyikapi NARKOBA tersebut. Hal yang mudah dikatakan “ SAY NO TO DRUGS “ tapi sulit di kerjakan. Cara kita menyikapinya adalah dengan diri kita sendiri, karena hanya diri kita pribadi yang tahu kemana kita bawa diri kita untuk masa depan kita. Karena sudah kenyataannya NARKOBA sudah banyak merusak generasi bangsa ini, maka dari itu di mulai dari diri kita sendiri untuk merubah semuanya.

Langkah pertama untuk menyikapinya adalah dengan perubahan pada diri sendiri, dengan “ self esteem” ( penilaian diri sendiri ) nilai - nilai yang kita berikan pada diri kita sendiri, kita harus berani bersikap dalam berbagai hal baik positif maupun negatif, selalu berpikir positif dengan apa - apa yang kita lakukan ataupun kita kerjakan. Selalu percaya diri, karena kebanyakan orang yang terjerumus narkoba adalah orang - orang yang mempunyai rasa negatif, minder, tidak percaya dengan skill atau kemampuannya, selalu merasa salah dalam berbuat, terpojok dan merasa tenggelam dalam berbagai hal, dan selalu berpikir salh sehingga yang salah menjadi benar atau kebalikannya. Gali potensi terbaik dirimu, jangan takut salah dalam melakukan hal yang baik, karena jika anda mencintai diri pribadi anda, anda tidak akan mau tersesat menuju masa depan yang cerah. Selalu ingat dirimu dan potensi yang baik dalam dirimu. Dan seketika itu pula anda akan menjauhi barang haram tersebut secara spontan karena anda tahu bahwa anda akan sukses tanpa barang haram itu ( NARKOBA ), dan tidak mau dirusak olehnya ataupun hal yang buruk dalam kehidupan anda. Orang yang sukses adalah orang yang berani berbuat lalu berani menanggung resiko. jangan takut bermimpi, karena orang yang selalu bermimpi adalah orang yang maju dan selalu berusaha untuk mengejar mimpinya tersebut. “Tingkatkan kecerdasan Intelektualmu, namun di barengi dengan kecerdasan emosionalmu agar hidupmu seimbang dalam melakukan kegiatan sehingga anda selalu berpikir positif dan menjauhi negatifnya NARKOBA yang merusak hidup anda. Cintai diri anda sendiri, lalu fokuskan pada kekuatan anda dan bukan pada kelemahan anda, sehingga anda yakin anda kuat untuk menjauhi barang haram tersebut. Siapa yang tahu kemampuan dalam diri kita kalu tidak kita sendiri. Seperti rumus ini. Mampu menjauhi NARKOBA, Mampu menggapai cita - cita yang anda inginkan, “ .(ag/ade)

Ika Wahyu Hindaryati,SKM

Para Warga masyarakat PT. Havea MK II yang tengah menerima materi yang disampaikan oleh petugas badan Narkotika Nasional (BNN) Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Bontor Hutapea,S.H,M.Si Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumsel

Baiyazid, SE Kasi Advokasi

Ust. Jauhari

Adolf Hitler Efroza, SKM

klik...........www.radarpalembang.biz


15 kreasi

RADAR PALEMBANG, SELASA 9 OKTOBER 2012

Belajar Mengelola Sekolah SEKOLAH Dasar (SD) AzZahrah menggelar Workshop Administrasi Pembelajaran Badan Pelaksana Kegiatan. Kegiatan ini ditujukan bagi perangkat sekolah seperti Kepala Sekolah (Kepsek), Guru, Bendahara hingga Tata Usaha sebanyak 136 orang. Hj Umniah ZA Syahril, Kertiker Ketua Empat Yayasan Az-Zahrah

Palembang didampingi Ketua Badan Pelaksana Kegiatan Drs. H Abdul Madjir Zahri, MBA Menjelaskan kegiatan yang digelar selama dua hari ini bertujuan untuk mengoptimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM) guna mengelola sekolah dengan baik. “Ini sebagai salah satu cara peningkatan mutu sekolah di

mata luar sekaligus meningkatkan para lulusan, agar mampu bersaing sehat dengan lulusan sekolah lainnya, khususnya di Kota Palembang dan Sumsel pada umumnya,” terangnya kepada Radar Palembang, kemarin (5/10). Kita melihat animo masyarakat akan kebutuhan pendidikan

Bahasa Harusnya Jadi Prioritas SEMAKIN meningkatnya kebutuhan pembelajaran dengan berbagai bahasa. Seluruh sekolah dan pendidikan tinggi dihimbau menekankan pada peningkatan pembelajaran bahasa. Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris ataupun Bahasa mancanegara lainnya diharapkan bias menjadi referensi penting setiap sekolah. HAL ini diungkapkan Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Syarwani Ahmad MM, mengatakan bahwa pihakanya terus mengupayakan agar mahasiswanya dapat membuka wawasan baru guna dapat mengikuti perkembangan bahasa. “Sekarang ini tatanan Bahasa sudah banyak berubah, maka dari itu karakteristik budaya Indonesia harus tetap ditanamkan dalam pendidikan kita. Para pelajar mulai dari tingkatan TK sampai Perguruan Tinggi boleh saja memakai Bahasa yang sudah tergabung dari berbagai Kebudayaan namun harus dalam konteks yang disesuaikan dengan bahasa kita Indonesia,”tuturnya. Syarwani menambahkan saat

ini akan sangat diperlukan suatu perisai yang menghalangi masyarakat khususnya pelajar agar tidak terkontaminasi budaya luar yang negatif yang notabennya tidak menunjukkan karakter bangsa Indonesia. Budaya Bangsa ini harus disesuaikan dengan Pancasila yaitu suatu tatanan yang diwarisi sejak nenek moyang agar tetap berprilaku demikian. Sementara itu, Direktur Pascasarjana Universitas PGRI, Nangsari Ahmad mengatakan Sebagai bangsa sejatinya saat ini kita sedang mengalami krisis jati diri dan sedang dituntut untuk membenahi jati diri itu mulai dari tingkat individu. “Yang sangat menyedihkan, krisis jati diri itu dimulai pada tingkat

infrastruktur sistem pengembangan Sumber Daya Manusia yang paling hakiki yaitu pada sistem pendidikan formal. Tidak habis fikir jika jati diri bangsa harus berkiblat pada negara lain dan mengapa masih ada ‘sekolah gratis’ yang tidak gratis,” tukasnya. Nangsari menuturkan manusia itu sebenarnya dapat mengintegrasikan nilai-nilai jati diri dan karakter, baik sebagai individu maupun bangsa dalam berbagai kegiatan pembelajaran bahasa misalnya dalam membina keterampilan tatabahasa, mengarang membaca, berekspresi dalam sastra dan lain sebagainya. Untuk itu diperlukan pamahaman tentang nilai-nilai jati diri, karakter bangsa secara keseluruhan. (Udi)

yang berkualitas meski dengan fasilitas senormalnya, tidak terlalu mewah seperti beberapa sekolah yang hanya mengutamakan fasilitas tanpa memikirkan mutu pendidikan itu sendiri. Terutama dilingkungan AzZahrah dengan lima sekolah di dalamnya mulai dari TK, SD, SMP dan SMA, guna menjadi

yang nomor satu pelatihan-pelatihan seperti ini khusunya dalam hal peningkatan mutu sangat diutamakan sekali. Ke-36 peserta tersebut terdiri dari lima orang kepala sekolah, 120 orang guru, lima orang staf tata usaha dan enam orang dari staf bendahara. Selain meningkatkan SDM berkualitas, kegiatan juga untuk

menjadikan insan-insan intelektual Islami berakhlak mulia. Ketua pelaksana workshop Drs Hasanudin Sela, menyebut ada 11 Narasumber berkompeten di bidangnya yang akan mengisi materi. Mereka adalah Pengawas Yayasan, Pengawas Disdikpora serta Kepala TK Pembina Palembang.

“Kami berharap dapat meraih semua yang diinginkan yayasan A-Zahrah dalam hal peningkatan dan pengoptimalisasian sekolah, mulai dari SDM, KBM, siswa hingga Kurikulum yang diterapkan. Karena beberapa waktu lalu, 30 guru dari Az-Zahrah dinyatakan lulus dari hasil Uji Kompetensi Guru (UKG),” tandasnya. (sta)

Dalam Setahun Dua Kali Amruk

Jembatan Siring Alam Butuh Perhatian INDRALAYA, RP - Saat ini jembatan besi yang terletak di Desa Siring Alam kecamatan Tanjung Raja Kabupten Ogan Ilir (OI) kondisinya sangatlah memperhatinkan, lantaran keadaannya seperti itu dalam setahun belakangan ini saja jembatan ini sudah dua kali ambruk akibat bangunannya sudah dimakan usia, warga setempat berharap pemerintah lebih bisa memperhatikan akses jembatan di Desa Siring alam tersebut. Informasi dan pantauan yang dihimpun dilapangan,jembatan besi tua berukuran 5x12meter ini awalnya dibangun sekitar tahun 1991 silam dengan dibantu melalui sistem gotong royong warga setempat dan Pada bagian pangkal bawah jembatan, terlihat sejumlah besi pondasi sudah mengalami keropos. Bahkan, sebagian besi pondasi lagi sudah terlihat hilang dan patah sehingga tidak menutup kemungkinan apabila jembatan ini mengalami amruk. Minimnya langkah preventif yang dilakukan pemerintah untuk merehabilitasi jembatan tersebut

berpotensi menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah yang dimpimpin Bupati OI H Mawardi Yahya. “Kami juga aneh dengan sikap pemerintah OI ini, kenapa setiap jembatan sudah amruk baru mulai bergerak untuk memperbaikinya. Seharusnya kan sebelum jembatan ini amruk, pemerintah dapat melakukan upaya preventif guna menghindarkan jembatan ini amruk,” kata salah satu warga Desa Siring Alam, Asmawi, 45, kemarin. Dia mengaku permasalahan jembatan rusak dan tidak terawat ini bukan saja dialami warga Desa Siring Alam saja, melainkan juga terjadi di setiap kecamatan dalam Kabupaten OI serta bahkan ada sejumlah proyek jembatan disejumlah kecamatan yang terhenti sehingga menganggu akses keluar masuk dan perekonomian warga setempat. “Seharusnya kan sejak OI memisahkan diri dari Kabupaten OKI sudah banyak pembangunan yang menyentuh hingga ke pedesaan. Tapi ini malah

sebaliknya, justru pembangunan gedung perkantoran megah yang didahulukan, ketimbang pembangunan infrastruktur pedesaan,” jelasnya. Dia hanya berharap kepada pemerintah untuk dapat lebih selektif dalam melakukan perencanaan dan dapat mengalihkan dana pembangunan yang tidak bermanfaat ke pembangunan jembatan dan jalan yang lebih prioritas. Dengan begitu, lanjut Asmawi, tingkat perekonomian masyarakat yang lebih menggantungkan hidupnya pada sector pertanian, perkebunan dapat terangkat dan berimbas pula pada kesejahteraan. “Jika saja Bupati dapat menggunakan hatinya dalam memerhatikan masyarakat, mungkin pembangunan di semua kecamatan hingga pedesaan dapat lebih terencana dan terarah. Belum lagi ditambah di setiap SKPD yang membuat program yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat sekitar,” tuturnya. Setali tiga uang, Golip, 45,

warga yang sama mengaku jembatan besi itu mengalami amruk pertama kali terjadi pada Februari 2012. Sementara amruk kedua terjadi pada Agustus 2012. “Warga disini hanya meminta perbaikan jembatan saja sebagai satu-satunya akses untuk menuju ke pusat kecamatan. Jika dibiarkan dan sebatas dilas saja besi jembatan, tidak menutup kemungkinan beberapa bulan lagi jembatan besi ini akan amruk lagi. Ya, kami ini semua membayar pajak. Seharusnya adda feedback pada masyarakat,”terangnya. Menyikapi permasalahan tersebut, Kepala BU BM OI, Muhsin Abdullah menyatakan pihaknya akan mengusulkan semua jalan rusak untuk segera diperbaiki ditahun 2013 mendatang. Hanya saja, pihaknya perlu dukungan semua pihak, termasuk kalangan DPRD OI. “Semua jalan rusak, termasuk jembatan yang rusak nanti direncanakan akan segera diperbaiki. Namun untuk merealisasikan itu semua harus mendapatkan support dari DPRD OI,” jelasnya. (rd7)

Ketua DPRD:Pisahkan Illegal Tepping dan Sumur tua SEKAYU,RP - Pasca terjadinya ledakan dan terbakarnya pipa minyak dijalur pipa distribusi Pertagas-Elnusa di Desa Srimaju, kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) DPRD Musi Banyuasin melalui Komisi I mengadakan rapat dengan Kapolres, Dandim 0401 Muba dan Pemerintah Kabupaten Muba guna mencari permasalahan yang terjadi serta mencari solusi untuk memecahkanpermasalahan yang sudah terjadi sekian lama ini. Kapolres Muba AKBP Toto Wibowo mengatakan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyebutkan, pengumpulan/penampungan minyak mentah (crude oil) dengan cara melubangi pipa milik PT. Elnusa di KM pipa 219.450 sehingga menyebabkan kebocoran yang kemudian pipa tersebut ditambal dengan claim pipa (valve) yang dimodifikasi. Lalu tumpahan minyak dikumpulkan/ditampung oleh masyarakat

PDT dan DAK jari untuk menjelang pagelaran Sriwijaya Expo yang tinggal beberapa hari lagi.

dengan cara ditampung dengan menggunakan terpal plastik warna biru dan sebagian ditampung ke dalam lubang tanah sedalam 80 cm sebanyak 46 lubang. Asal api untuk saat ini belum diketahui menunggu hasil identifikasi Lapfor cabang Palembang dan Inafis BARESKRIM Polri ada dugaan pada saat pengumpulan/penampungan minyak ada seseorang yang menghidupkan rokok dengan menggunkan korek api gas, karena ditemukan korek dan rokok dibadan saudari Kartini, ini hanya dugaan sementara “Masalah illegal tapping dan sumur tua ini menjadi persoalan bersama yang harus kita cari solusi untuk menyelesaikannya. Karena itu, saya mengundang seluruh instansi baik dari BP Migas, Pertamina, Elnusa dan Distamben yang dalam hal ini mewakili Pemerintah daerah, dapat duduk satu meja guna mencari solusi terbaik dari permasalahan ini”,tegasnya.

Dari Hal 9 ) ................................................................................ “Untuk ‘merekatkan’ talisilaturahmi, persatuan dan kekompakkan warga Sumbagsel yang berdo-

Wagub Fasilitasi pakan akses utama penghubung antara jalan Provinsi dengan Pendopo ibukota kecamatan Talang Ubi tembus ke Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA). “Jika tak ada kesepakatan akan dibangun jalan, masyarakat disini akan menggelar tidur di jalan. Karena masyarakat tahu, ratusan milyar kekayaan alam daerah ini dikeruk oleh 32 perusahaan yang sama sekali tidak peduli akan kondisi jalan yang sudah rusak itu,” ungkapnya. Indra, warga Darmo Kasih kepada Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf mengutarakan kebingungan masyarakat desa itu, karena hingga sampai saat ini tak ada pihak yang mau peduli atas kerusakan jalan tersebut. “Kami bingung mau mengadu kemana, selama ini usulan yang sudah disampaikan ke pihak terkait belum ada tanggapan. Sementara perusahaan yang disuruh membangun jalan itu terkesan tak mau bertanggungjawab,” tukasnya. Wagub Sumsel, H Eddy Yusuf

Lebih lanjut toto mengatakan, dalam kasus illegal tepping harus ada pembenahan kalau saja perusahaan itu internalnya bekerja, seperti Medco dan Chonoco Philip tidak akan lagi terjadi seperti ini, ini hanya Elnusa, Pertamina yang hanya mengalami kerugian seperti ini. “Tidak ada kata lain illegal tapping harus kita berantas, dan untuk sumur tua harus ada regulasi karena ini melibatkan masyarakat banyak, sehingga perlu kita pikirkan bersama untuk kedepannya” katanya. Sementara itu, Asisten II Ir. H. Sulaiman Zakaria, MT dalam hal ini mewakili Bupati Musi Bamewakili Bupati Musi Banyuasin H Pahri Azhari mengatakan Bupati Musi Banyuasin menginstruksikan kepada Distamben Muba untuk mendata sumur-sumur tua dan yang lain-lain yang ada di Kabupaten Muba. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kejadian serupa jangan sampai terjadi kembali. (ace)

misili di Jabotabek jadi tifdak ada unsure politik,”pungkasnya. (man)

Dari Hal 9 ) ......................................................................

sendiri menyesalkan berlarutnya penyelesaian pembangunan jalan tersebut. Dalam penjelasannya saat dialog dengan warga, Eddy telah memastikan jika pembangunan ruas jalan Simpang Belimbing- Pendopo yang dituntut itu tak masuk dalam APBD Kabupaten Muara Enim maupun APBD Provinsi Sumsel tahun 2012 ini. Menyikapi tuntutan itu, Wagub berjanji akan melaporkan keluhan masyarakat ini langsung ke Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin untuk mengambil langkah selanjutnya. Eddy juga menyesalkan kurangnya koordinasi antara perusahaan sekitar dengan Pemkab Muara Enim dan Pemprov Sumsel sehingga pembangunan jalan itu berlarut-larut. “Pulang ini saya akan langsung lapor pak Alex. Kalau tidak teranggarkan di APBD, kan harus dicari jalan lain. Saya akan telusuri jalan ini sampai ke MUBA. Setelah melapor ke pak Alex, saya jika diberikan kewenangan akan melakukan pemanggilan terhadap

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Bupati Muara Enim dan pimpinan perusahaan dalam waktu singkat ini. Ya kalau memang diserahkan ke Provinsi pembangunannya, paling tidak 2013 sudah teranggarkan karena untuk bangun jalan 10 kilometer butuh dana yang besar,” jelas Eddy. Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Muara Enim, Eddy Ellyzon mengatakan, jika pihaknya telah mengirimkan surat ke 2 perusahaan yang diminta untuk membangun jalan itu. Rencananya, kata Eddy, dalam waktu dekat ini akan digelar pertemuan antara masyarakat, dan dua perusahaan tersebut serta diharapkan sebelum tanggal 12 Oktober 2012 sudah ada kesimpulan atas pembangunan jalan Simpang Belimbing- Pendopo. “Ini sesuai janji, PT. MHP yang berjanji akan membangunnya. Kalau tak ada realisasi dari perusahaan tersebut untuk membangun jalan ini, maka jalan ini akan diambil alih oleh Pemkab Muara Enim,” katanya. (yan) klik...........www.radarpalembang.biz


ONLINE TELP FAX

: (0711) 361638 : (0711) 362452

HOTLINE REDAKSI : EXT 815 / 0711 - 3021002 IKLAN : EXT 805 / 0711 - 3021003 SIRKULASI : EXT 803 / 0711 - 3021004 EO : EXT 812 / 0711 - 3021005

Radar Sumsel INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

SELASA 9 OKTOBER 2012 harga Eceran Rp 3.000 TERBIT 16 HALAMAN

www.radarpalembang.biz

Kepala Daerah tak Berhak Tunjuk Kadis Jika RUU ASN Sah Pemerintah pusat saat ini tengah mengajukan rancangan undang-undang (RUU) tentang

Aparatur Sipil Negara (ASN). Jika RUU ASN sudah diketok palu jadi UU, pejabat sekelas Kepala dinas (Kadis) tidak lagi ditunjuk atau ditentukan

kepala daerah namun ditentukan komite ASN yang akan melakukan fit and proper test. MARTAPURA, RP – Menurut Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Tata Laksana (Ortala) Setda OKU Timur Arfan Hermawan ST, terkait aturan untuk pejabat setingkat eselon I dan II, penempatannya akan ditentukan komite ASN yang dibawahi Kementerian Aparatur Negara. “Kepala Dinas tidak lagi ditunjuk atau ditentukan kepala daerah namun ditentukan komite ASN yang akan melakukan fit and proper test,” ungkap dia. Disamping itu, melalui UU

ASN nanti tidak akan terjadi pengkotakan pegawai pemerintah selaku abdi negara. Selain itu melalui UU ASN dapat mencegah terjadinya pemanfaatan pegawai untuk kepentingan politik. “Karena siapa yang benar-benar bekerja maka akan dinilai dan dihargai dengan tunjangan dan remunerasi khusus,” ungkapnya. Tujuan RUU ANS tersebut untuk menghapuskan dikotomi antara PNS Pusat dan PNS Dareah. Selain mengenai penyebutan PNS yang diganti ASN, RUU tersebut juga akan diikuti dengan regulasi (aturan) baru nanti dalam RUU ASN. “Artinya semua pegawai

merupakan pegawai pemerintah yang siap ditempatkan dimana saja,” jelas Arfan. Dalam tata aturan, jabatan khusus esselon IV menjadi pejabat fungsional harus sesuai dengan disiplin ilmu dan keahliannya. “Di sini pejabat eselon III dan IV seperti kepala seksi (Kasi) dituntut profesional sesuai dengan keahlian dan jurusannya,” jelasnya. “Dengan demikian pelaksanaan tugas pejabat eselon I dan II bertanggung jawab dengan komite ASN. Diharapkan pejabat eselon I dan II benar-benar harus professional dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,” ungkap Arfan. (awa)

Warga Pagardin Orasi di Polres dan DPRD Kasus Penyerobotan Lahan LAHAT, RP – Ratusan masa dari Desa Pagardin Kecamatan Kikim Area kembali mendatangi kantor Polisi Resort (Polres) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lahat, Senin (8/9). Kedatangan kali ini terkait tuntutan penyerobotan lahan yang dilakukan PT Aditarwan segera diusut tuntas. Perwakilan Warga Desa Pagardin Hasibuan mengatakan, saat ini warga sudah mulai gerah dengan pihak kepolisian dan DPRD Lahat. Tuntutan penyelesaian atas penyerobotan lahan belum juga diselesaikan. Warga sering dituding sebagai pencuri dan ditangkap oleh pihak perusahaan ketika hendak melakukan panen dilahannya sendiri. Untuk itu kiranya pihak kepolisian dan DPRD Lahat dapat segera mengusut tuntas permasalahan tersebut. Jika tidak, apa yang terjadi di Ogan Ilir akan terjadi di Lahat. “Kami memang rakyat kecil, tidak mau selamanya tertindas. Kami harap, Wakil

Rakyat yang dipilih dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang selama ini telah membuat warga menderita,” tegasnya dengan sangat kesal. Di tempat yang sama, Direktur Sriwijaya Corruption Watch (SCW) Sanusi menuturkan, pihaknya akan terus membantu masyarakat dalam memperjuangkan haknya. SCW akan menuntut tindakan penegak hukum untuk tidak berat sebelah, serta melihat fakta yang terjadi dalam setiap mengambil keputusan. “Disini kami berjuang untuk membela hak rakyat khususnya lahan yang telah dirampas oleh PT Aditarwan. Kami akan melaporkan kasus ini ke Polda Sumsel,” ucapnya. Terpisah, Ketua DPRD Lahat Herliansyah MM mengungkapkan, pihaknya telah berulang kali membahas permasalahan yang ditudingkan warga. Mengenai aksi yang dilakukan, pihaknya akan mempelajari dan melihat data atas tuntutan yang diajukan. “Hari ini DPRD Lahat telah menerima berkas tuntutan warga dan akan segera dicari solusinya,” pungkasnya. (man)

RP2_09102012  

Radar Palembang Edisi Selasa 09-10-2012 Koran 2.