Issuu on Google+

ONLINE TELP FAX

: (0711) 361 638 : (0711) 362 452

HOTLINE REDAKSI IKLAN SIRKULASI EO

: : : :

EXT 815 / 0711 - 3021002 EXT 805 / 0711 - 3021003 EXT 803 / 0711 - 3021004 EXT 812 / 0711 - 3021005

Bisnis Sumsel RADAR PALEMBANG l JUMAT 5 OKTOBER 2012 l HALAMAN 9

13.500

800

Rp 490.000/gram Rp 3.300.000/suku

9.000

Per 2 Oktober

Per 2 Oktober

STAN TERBAIK: Asisten II Pemkab Muba Ir H

Sulaiman Zakaria menyerahkan trophy kepada stan terbaik Muba Expo 2012.

Muba Expo

Dulang Transaksi Rp 4 Miliar SEKAYU,RP- Perhelatan Muba Expo yang digelar setiap tahun oleh pemerintah kabupaten Muba ternyata cukup

TERBIT 16 HALAMAN Harga eceran Rp 3.000

ampuh menghidupkan ekonomi di kabupaten bertajuk serasan sekate ini. Bayangkan selama ajang yang digelar 28 Septem-

Per 2 Oktober

ber- 4 Oktober 2012 tersebut terjadi transaksi hingga Rp 4 M dengan rata-rata pengunjung 10 ribu orang perhari. Hal disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muba selaku ketua panitia pelaksana kegiatan Muba Expo dan Festival Randik 2012 Drs Ihwan Muslimin MM pada acara penutupan di Gelanggang Remaja Sekayu oleh Bupati Muba H Pahri Azhari diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (asisten II) Setda Kab Muba Ir Zakaria Sulaiman MT. Hadir juga Wakil Ketua Dekranasda Muba Susy Imelda Hernedi, FKPD, jajaran pimpinan SKPD di lingkungan pemkab Muba, Dharma Wanita Persatuan Muba dan peserta Muba Expo dan Festival Randik. “Kegiatan Muba Expo dan Festival randik berjalan lancar dan hasil yang dicapai cukup menggembirakan bagi geliat perekonomian Kabupaten Muba, selama pelaksanaan kegiatan sejak tanggal 28 September hingga 4 Oktober 2012 jumlah transaksi ekonomi (jual beli) mencapai Rp 4 miliar. ✑ Ke halaman 15

Per 2 Oktober

Per 2 Oktober

Kabupaten OKU Selatan

40 Persen Tak Berlistrik MUARADUA, RP – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Muaradua Kabupaten OKU Selatan menyebutkan bila perusahaan penyedia listrik untuk masyarakat baru mampu mensuplai kebutuhan listrik di sebagian wilayah di saja. Setidaknya dari data data di PLN Rayon Muaradua, baru mampu menjangkau di 60 persen kebutuhan listrik masyarakat di wilayah OKU Selatan. Artinya masih ada 40 persen lagi wilayah

di OKU Selatan tidak dapat menikmati listrik yang disediakan perusahaan Negara tersebut. “Secara keseluruhan daerah di kabupaten OKU Selatan, baru sekitar 60 persen saja daerah su-

dah dialiri listrik,” ucap Manager PLN Rayon Muaradua, Iliyas kepada wartawan. Berdasarkan data pihaknya, beberapa daerah yang masih belum teraliri listrik tersebut kebanyakan berada di daerah bagian paling ujung wilayah Kabupaten OKU Selatan seperti Kecamatan Mekakau Ilir, Kecamatan Sungai Are, kecamatan Buay Pemaca dan beberapa desa disejumlah kecamatan lainnya yang sudah masuk jaringan. Sedang katanya dibeberapa kecamatan yang sudah masuk jaringan bukan berarti secara

total sudah teraliri listrik, tetapi ada beberapa titik yang belum terpasang. “Bila dikumpulkan menurut perhitungan kami masih ada sekitar 40 persen daerah yang belum teraliri listrik,” ujarnya. Ilyas menjelaskan, penyebab dari belum teraliri listrik di daerah tertentu di kabupate OKU Selatan karena perkembangan dan perluasan daerah tidak seimbang dengan kemampuan PLN untuk mengaliri listrik. Disamping itu sebagian wilayah itu memang selama ini belum terpasangan jaringan listrik tegangan menen✑ Ke halaman 15 ✑ Ke halaman 15


11

IKLAN PAKET

RADAR PALEMBANG, JUMAT 5 OKTOBER 2012


12 RITEL

RADAR PALEMBANG, JUMAT 5 OKTOBER 2012

MbM Factory Tawarkan Produk Branded

PALEMBANG, RP - Baju kaos branded (bermerek) merupakan busana kaos ternama dengan merk yang terkenal. Baju kaos branded dapat diperoleh di toko-toko terdekat termasuk MbM Factory Outlet Jalan Radial Palembang. Produk bermerek ini didiskon 50 persen + 40 persen. Septa, SPG MbM Factory Outlet mengatakan, Branded Sale 50 persen + 40 persen merupakan produk anak muda seperti Bos, Nike Golf, Gregnorman, Catalog, Polo Shirt dan masih banyak lagi. “Outlet di sini baru buka per 26 September 2012. Diskon besar-besaran ini hanya untuk promosi kepada konsumen yang mencari produk branded dengan harga

terjangkau,” jelasnya. Meski harga yang ditawarkan lebih mahal dari harga kaos biasa, namun berkat ada diskon ini pelanggan mendapatkan keuntungan yang lebih. “Produk di sini sebanding dengan kualitas dan nama yang diberikan. Baju kaos branded umumnya sangat stylish dan modis, cocok untuk remaja gaul. Di Kota Bandung produk ini banyak penggemarnya, demikian pula di Palembang. Anak-anak muda sudah mengerti mengenai kualitas busana,” tukasnya. Berbagai produk branded seperti kaos berkerah, kaos oblong, jeans, jaket dan celana pendek tersedia. Selain itu, ada pula kaos branded yang dijual dengan harga tinggi tentunya juga. “Harga kaos bermerek ini bervariasi, kaos oblong merek Zara, Nautica, Boss, Lacoste, dan Nike, tersedia dengan harga Rp 78 ribu sampai Rp 99 ribu, lalu kaos berkerah Rp 150 ribu. Bagi yang ingin benar-benar memperhatikan penampilan yang sempurna, baju kaos branded adalah pilihan yang tepat,” jelasnya. Tidak hanya itu, jaket dengan bahan dasar yang lembut juga ditawarkan diskon 70 persen, dimulai dari harga Rp 87 ribu sampai Rp 360 ribu dan celana pendek Rp 18 ribu sampai Rp 150 ribu. “Jelana Jeans dipatok Rp 180 sampai Rp 270 ribuan,” katanya. (ici)

Penampilan yang baik adalah penampilan dengan busana paling baru, paling populer, dan paling trendi. Nah, agar bisa tampil memikat Fighter Fusion yang ada di Jalan Musi Raya Sako Palembang bisa menjadi solusi.

FIGHTER FUSION BANTING HARGA

PALEMBANG, RP -Toko yang menyediakan penawaran dengan harga terjangkau bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah ini, mematok harga Rp 20 ribu sampai Rp 40 ribu. Seperti untuk produk kaos-koas pria dan wanita dengan motif dan bahan berkualitas yang tak

kalah dengan harga mahal. “Model-model busana keluaran Korea sangat diminati dengan harga terjangkau, sehingga konsumen bisa untuk membeli. Promo banting harga serendah-rendahnya tersebut hanya ada di cabang-cabang Fighter Fushion di Palembang,” jelas Andi, karyawan Fighter, Kamis (4/10). Selain itu, kemeja juga ditawarkan dengan harga special, untuk kemeja wanita Rp 50 ribu, dan kaos cewek Rp 20 ribu, dan kemeja cowok masa kini ditawarkan Rp 40 ribuan. “Warna sama bagusnya dengan gaya Fushion anak sekarang. Model khas fashion juga beraneka ragam. Pokoknya mana

yang cocok langsung bawa pulang saja. Belum lagi anak muda menyukai produk Kidd Rock, dengan membeli di sini bikin penampilan tambah pede dan tidak kampungan atau norak,” katanya. Lengkap dengan produk terbaik, seperti sepatu, sandal, topi, ikat pinggang, dompet dan tas. “Jadi jangan kemanamana langsung ke sini saja, beli sandal atau sepatu semua bisa ditawar. Sepatu Adidas dan Al Star kami tawarkan Rp 130 ribu sampai Rp 300 ribuan. Sepatu kulit dimulai Rp 300 ribu sampai Rp 350 ribuan. Sepatu anak sekolah TnT Five juga tersedia disini,” jelasnya Sandal dengan motif, bahan dan warna berbeda hadir di sana, juga ada sandal jepit yang harganya dipatok Rp 45 ribu sampai Rp 80 ribuan. “Dompet kami tawarkan dengan merek Levis Rp 95 ribu dan Kidd Rock Rp 113 ribuan,” tukasnya. (ici)

JEPRET

M

UG gelas lensa kamera ini sangat cocok digunakan bagi pencinta fotografi. Tampilannya begitu menarik. Tampak luar sangat mirip dengan lensa kamera. Namun, ketika diputar, bagian bawah yang melebar akan diketahui kalau itu adalah sebuah cangkir

stainless. Produk unik ini hanya didapatkan di galeri warna-warna Gift Shop simpang empat Jl Angkatan 66 Palembang dengan harga Rp 100 ribu ukuran sedang dan ukuran besar Rp 200 ribuan. (ici)

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

FOTO-FOTO : ICI RADAR PALEMBANG

Mug Gelas Lensa Kamera

klik...........www.radarpalembang.biz


13 politika

RADAR PALEMBANG, JUMAT 5 OKTOBER 2012

Pawai Kampanye Macetkan Jalan LUBUKLINGGAU, RP – Agenda tahapan kampanye memasuki hari kedua, kemarin (4/10). Iring-iringan pawai kampanye kendaraan roda dua dan empat calon Walikota dan Wakil Walikota periode 2013-2018 yang dipusatkan di Lapangan Merdeka memacetkan arus lalulintas di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng). Satuan Polisi Lalulintas Polres Kota Lubuklinggau terpaksa menggunakan sistem putus-putus arus kendaraan. Pantauan dilapangan, kendaraan roda empat dan dua milik tim sukses dan simpatisan enam pasangan calon mulai berdatangan sekitar pukul 08.30 Wib.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) terpaksa membatasi setiap kendaraan tim pasangan calon mengikuti iring-iringan pawai kampanye karena melebihi jumlah maksimal yang ditetapkan pihak penyelenggara. Disepanjang jalan, seluruh tim sukses mengelu-elukan nama dan nomor urut jagoannya masing-masing kepada pengendara kendaraan dan pejalan kaki. Bahkan, ada juga yang sengaja membawa alat pengeras suara dan memutar lagu jinggel untuk memperkenalkan calonnya. Kapolres Kota Lubuklinggau, AKBP Chaidir melalui Kasat Lantas, AKP Yhogi Hadi Setiawan mengungkapkan, pihaknya terpaksa merubah pola pengamanan iring-

iringan pawai kendaraan dari hasil rapat sebelumnya. ”Kalau iring-iringan pawai kampanye polanya tidak kita putus-putus, maka kemacetan kendaraan semakin panjang di Jalan Garuda, khususnya di persimpangan jalan depan KNPI. Itu pun masih macet sekitar 500 meter,” ujarnya. Alhasil, kemacetan lalulintas pun dapat diatasi sehingga iring-iringan pawai kendaraan pasangan calon dan tim sukses dapat berjalan lancar.”Seluruh iringan kendaraan pawai kampanye diiringi satu petugas menggunakan motor,” pungkasnya. (pin)

Wewenang Gubernur Tunjuk Plt Kabupaten Muratara PALEMBANG, RP – Rencana akan kembali ada kabupaten baru di Sumsel, Muratara atau Musi Rawas Utara, gubernur menjadi orang berwenang menunjuk pelaksana tugas (Plt) sebelum bupati hasil pemilihan kepala daerah. Tokoh masyarakat setempat mempunyai kesempatan. “Yang sangat berpeluang menjadi Plt adalah tokoh masyarakat yang selama ini memperjuangkan Muratara menjadi kabupaten,” kata

DR Andries Lionardo, pengamat politik Unsri, kemain (4/10). Tak menutup kemungkinan, pejabat karir (sekda Musi Rawas). Menurut Andries, selain tokoh masyarakat, penjabat karir yang mempunyai kualitas dalam memimpin di lingkungan pemda Musi Rawas juga mempunyai peluang untuk dapat ditunjuk. Sepenuhnya yang mempunyai kewenangan dalam penetapan Plt ada di tangan Alex Noerdin sebagai gubernur Sumsel. “Gubernurlah yang akan memutuskan secara resmi Plt untuk menjalankan

(Disdukcapil) dan Surnadi menjabat kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD). “Sudah beberapa kali saya minta gubernur supaya segera menindaklanjuti pengajuan beberapa nama calon sekda definitif agar segera dilantik,” ujar Walikota dihadapan wartawan. Menurutnya, percepatan Sekda definitif penting dilakukan demi mendukung dan memantapkan sukses pejabat walikota yang baru. Nama-

Batalkan Pembahasan RUU Kamnas

roda pemerintahan sebelum adanya pemilukada Muratara mendatang,”kata dosen Fakultas Hukum Unsri ini. Setelah penunjukan Plt, maka setelah itu diadakan pemilukada dan masyarakatlah yang menentukan siapa yang akan menjabat bupati Muratara selama lima tahun kedepan. “Masyarakatlah nantinya siapa yang akan Rancangan Undangdipilih untuk menduduki kursi Undang Keamanan Nasional nomor I, setelah diadakannya (RUU Kamnas) yang diajukan pemilukada,”ujarnya. (zar) pemerintah ke DPR menuai polemik karena dinilai justru membahayakan demokrasi. Menurut anggota Komisi III DPR Fraksi PKS, Aboe Bakar Al Habsy, lebih baik pembahasan RUU Kamnas nama pejabat yang bakal mendibatalkan. duduki jabatan sekda memiliki peluang sama. “Persyaratan dan peluangnya JAKARTA, RP –“Saya perhatikan banyak sama, tinggal menunggu hasil aspirasi dari masyarakat, pakar, insan pers, dan LSM fit and profer test. Jabatan yang berkeberatan dengan lahirnya RUU Kamnas, sekda Plt saat ini bisa saja lebih baik bila pembahasannya dibatalkan saja,” ujar diganti kalau tidak luAboe Bakar dalam rilis yang diterima, Kamis (4/10). lus, sekarang tinggal Menurut Ketua DPP PKS ini, banyak persoalan yang menunggu pengumutimbul dari konten RUU Kamnas. Pasal-pasal didalamnya man dari provinsi,” dinilai membahayakan demokrasi, lebih bernuansa sekuritas katanya. (pin) dan berpotensi memberangus kebebasan pers. “Kesan yang timbul kita akan kembali ke masa lalu, padahal cost sosial dan politik di tahun 1998 sangat besar. Misalkan saja ada pasal yang menyebutkan bahwa pemogokan masal, diskonsepsional legislasi, dan ideologi menjadi bagian

3 Nama Calon Sekda Mencuat LUBUKLINGGAU, RP - Walikota Lubuklinggau, H. Riduan Effendi mengaku sudah meminta Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin secepatnya menentukan dan melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau definitif. Isu yang beredar, tiga pejabat yang digadang-gadangkan bakal menduduki jabatan strategis ini antara lain, H. Parigan yang kini menjabat Plt Sekda, H. Rahman Sani menjabat kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Jangan sampai politik itu menjadi mahal. Dengan adanya KPPU ini kita membuka sistem politik agar tidak menjadi mahal.” Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU), Tadjuddin Noer Said di Aston Hotel Palembang, kemarin (4/10). (dav)

dari ancaman tidak bersenjata, ini kan membahayakan iklim demokrasi di Indonesia,” kritiknya anggota Pansus RUU Kamnas itu. Ia mengungkapkan, para pelaku media juga akan berpotensi menjadi sasaran objek ancaman RUU Kamnas, ketika wartawan yang memiliki kedekatan tinggi dengan narasumber bisa dijerat dengan UU ini. “Pada persoalan penegakan hukum akan berpotensi terjadi overlapping kewenangan antara TNI dan Polri. Kuatnya sekuritiasi Kamnas yang mengembalikan peran dan kewenangan militer pada orde baru, seperti kewenangan menangkap, menyadap dan lain sebagainya,” Aboe Bakar Al Habsy ungkapnya. Selain itu menurutnya, banyak area abu-abu dalam RUU Kamnas, akibatnya bisa berpotensi mengakibatkan abuse of power dalam penegakan hukum. Penerjemah atas adanya bahaya atau ancaman terhadap keamanan nasional akan bersifat sangat subyektif, tergantung siapa yang berkuasa. “Saya rasa UU Nomor 3 Tahun 2002 sudah cukup untuk mengatur persoalan pertahanan negara. UU yang ada tersebut lebih berprespektif demokrasi, dan lebih menghargai hak asasi manusia. Oleh karenanya belum ada kebutuhan yang mendesak guna perumusan RUU Keamanan Nasional,” tegas Aboe Bakar. (bal/rmd)

Banyak Pasal

Multitafsir JAKARTA, RP – RUU Keamanan Nasional (Kamnas) yang diajukan pemerintah ke DPR masih menuai kontroversi. Anggota Pansus RUU Kamnas dari Fraksi PDIP, Sidarto Danusubroto, mengatakan RUU itu membuka peluang pemerintah untuk menyalahgunakan kekuasaan atau Sidarto Danusubroto abuse of power. “Bisa memungkinkan untuk abuse of power,” kata Sidarto kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10). Menurut Sidarto, pasal-pasal yang terdapat dalam RUU itu banyak yang multitafsir. Dia menilai multitafsir tersebut memungkinkan pemerintah melakukan penyalahgunaan kekuasaan. “Banyak pasal-pasal yang tidak ada kejelasan, multitafsir,” ujarnya. Beberapa pasal, kata Sidarto, mengancam kehidupan demokrasi di Indonesia. Oleh karenanya, fraksinya akan menolak RUU tersebut. “Ini tidak sehat dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan civil society. Sikap partai kami jelas, kita menolak,” imbuhnya. (trq/rmd)

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

klik...........www.radarpalembang.biz


TIM KREASI: Penanggung jawab: Asih Wahyu Rini, Koordinator: Junaidi Shinta, Junaid id di Wijaya,Nova Wija ijija jayya ya, aa,,N Nov No oovva S hin hi h iin nta, t ta

RADAR PALEMBANG

wwww.kreasi-rp.com ww ww.k .krreeaassii--rrpp.ccoom JUMAT MAT 5 OKTO OKTOBER TO OBER R 22012 012

RSBI Horeeee! Jadi Dilema Ada Pak Gubernur… • PUNGUTAN OR BAYARAN? • KUALITAS OR GENGSI? • KEPENTINGAN SISWA OR KEPENTINGAN GURU/KEPSEK? Oleh : Junaidi WIjaya

Menjamurnya Rintisan Sekolah Berstandart Internasional (RSBI) tak selamanya menuai sikap positif. Banyak pihak menilai RSBI masih dijadikan ‘kotak amal’ bagi sejumlah lembaga pendidikan, lantaran jadi modus alasan resmi melakukan pungutan setinggi-tingginya kepada wali murid. Nah, lho! PROF Sirozi selaku Ketua Dewan Pendidikan Sumatera Selatan menilai, saat ini tak jarang bagi sekolah memungut biaya tinggi dari siswa namun sarana dan prasarananya masih tidak bagus ataupun jauh dari memadai. Banyak juga sekolah unggulan yang hidup dan mati, sehingga RSBI memang harus dicek kebenaran aplikasinya, jangan diatas kertas semata. ] Hal lain patut dicermati, perlu adanya penetapan standar tentang besaran uang pangkal dan biaya pendidikan. Ini untuk apa? Supaya satu sekolah dengan sekolah lain yang sama-sama memiliki criteria RSBI berbeda-beda bayaranya. Ketidak sepahaman dari berbagai pihak mengenai sekolah unggulan dan RSBI yang ditetapkan oleh pemerintah kota Palembang ini kini semakin menimbulkan polemik. Banyak orang tua bangga saat anaknya masuk RSBI, tapi di sisi lain tergenjet lantaran biaya yang terkadang simpang siur. Saat ini sekolah sangat dimanjakan dengan pungutan dana kepada siswa. Berapapun besarannya. Tentunya ini cukup memberatkan bagi siswa dengan Berbagai motif untuk penambahan serta penunjang sarana dan prasarana sekolah. Sirozi menambahkan, saat ini pihaknya telah memberikan surat tembusan ke Gubernur dan para Bupati tentang standar tersebut. Ada kebijakan bersama tentang uang pangkal, berapa maksimal iuran SPP dan diharapkan segera menemui titik terang. “Kalau ada sekolah Negeri yang biayanya diatas Rp 500 ribu kan ini berlebihan, sangat mahal sudah melebihi Universitas Negeri seperti Unsri dan IAIN. Kalau swasta kita masih maklum, namun jika itu sekolah negeri kan dari pemerintah harusnya nggak sampai setinggi itu. Pemanfaatan dana ini mestinya lebih dialokasikan ke anak-anak, namun selama ini lebih ke tunjangan Kepala Sekolah dan Guru saja,”imbuhnya. Menanggapi ini Kepala Sekolah SMA N 5 Palembang, Drs H Budiono Marihan MSi yang rencananya akan mengusulkan sekolahnya dari Unggulan menjadi RSBI (Sekolah Rintisan Berstandar Internasional) mengatakan sangatlah perlu dibuat peraturan mengenai standarisasi minimal dan maksimal tentang pembiayaan SPP dari RSBI. “Agar masyarakat tidak simpang siur dan ada praduga maka perlu diadakan standarisasi antara minimal dan maksimalnya biaya RSBI. Makanya sebelum melakukan RKAS (Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah-red) yang akan disusun hendaklah didiskusikan secara matang dengan orang tua murid melalui Komite sekolah,”tukasnya. Perlu juga dipahami bahwa antara pembiayaan tersebut harus disesuaikan dengan daerah masing-masing mengingat kebutuhan dari setiap sekolah itu berbedabeda pula. Intinya harus lebih spesifik dalam perincian dan penghitungan akan pembiayaan tersebut. (Udi)

Dalam rangka memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN), Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Provinsi Sumetera Selatan bersama Kementrian Pendidikan Sumatera Selatan menggelar berbagai kegiatan lomba yang ditujukan untuk anak-anak Paud dan Raudathul Athfal se-Sumatera Selatan bertempat di Griya Agung kemarin. K E PA L A Ke m e n t r i a n A g a m a Provinsi Sumsel Najib Haitami mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bayangan anak yang positif, integratif dengan mampu menjadikan anak indonesia jujur, sehat dan cerdas yang diikuti sebanya lebih kurang 5.000 orang. “Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari penuh dengan berbagai kegiatan dari anak paud dan RA hingga guru-gurunya. Dengan perlombaan untuk anak-anak,seperti lomba model, Lari Bendera, lomba finger painting, lomba menjahit dan mewarnai sedangkan untuk guru-gurunya lomba menari

dan membaca puisi,”ujarnya. Banyak pihak terlibat, Biro PP sosialisasi UU No 23/ 2002 tentang pelindungan anak. Serta pelaksanaan sunatan masal, dan pihak kepolisian daerah dalam melaksanakan sosialisasi mengenai lalu lintas dan jalan, serta sosialisasi anti narkoba. Disamping itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Ade Karyana mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bentuk dari kegiatan tahunan yang telah diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi. Kegiatan yang turut melibatkan guru dan orang tua ini tak lain guna meningkatkan kreativitas guru dan anak, dalam pola serta proses tumbuh kembang anak sehingga dapat menunjang keaktifanya nanti. Gubernur Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin tiba-tiba muncul di acara tersebut juga sempat mengundang kegembiraan sejumlah anak , merasa senang bias melihat gubernur secara langsung. Dalam kesempatan itu, gubernur meminta semua pihak ikut ber-

“Aku Mirip Polisi Beneran Kan!” Polisi Cilik Beraksi PULUHAN siswa Taman KanakKanak (TK) Kemala Bhayangkara tampak antusias mengikuti karnaval Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang digelar beberapa waktu lalu. Dari penampilannya, para siswanya sengaja menggunakan busana kebesaran Polisi untuk mengindentikkan sekolahnya sebagai salah satu TK Polisi Cilik di Palembang. Lina, Guru TK Kemala Bhayangkara Palembang mengungkapkan, sekolahnya memang menjadi salah

satu Pendidikan Non Formal (PNF) yang mengajarkan pendidikan kepolisian kepada siswa sejak dini. ”Sekolah kita memang identik dengan kepolisian, jadi siswa kita harus tampil membawa nama besar Bhayangkara. Dengan menggunakan kostum polisi cilik dan membawa perlengkapan seperti plang rambu lalu lintas layaknya polisi sungguhan,” tuturnya. Dalam pengenalan kepolisian dan peraturan lalu lintas, para siswa mendapatkan pengajaran secara khusus dari Polisi Lalu Lintas (Polantas)

PAUD Nusa Indah

Si Koboy Terbaik di Palembang JIKA biasanya Marching Band hanya digeluti oleh siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Perguruan Tinggi (PT). Berbeda dengan yang dilakukan oleh salah satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini, meski masih berusia

lah Marching Band memang menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) untuk menyalurkan bakatbakat yang dimiliki siswa, sebanyak 25 siswanya diberikan bekal kedepan namun Marching Band ini berkonsep ala PAUD. “Ala PAUD itu maksudnya hanya

dini justru mampu tampil maksimal. Ya, Paud Nusa Indah Palembang berani untuk rutin berlatih dan tampil diberbagai acara pertunjukkan seperti saat Lomba Karnaval PAUD beberapa waktu lalu. Linawati, Kepala PAUD Nusa Indah Palembang mengatakan di seko-

peralatan Marching Band yang sederhana dan tidak menyulitkan anak-anak tetapi instrument yang digunakan lengkap serta dilengkapi dengan busana yang lucu dan atraktif,” katanya kepada Radar Palembang, saat ditemui seusai menemani siswanya dalam Lomba Karnaval PAUD Palembang, di halaman KIF

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

tanggungjawab menanamkan perilaku baik. Ya, agar jangan diajarkan untuk bedemo, karena itu bukan pendidikan buat anak. Nah melalui kegiatan ini, pihaknya mengharapkan bermunculan anak-anak yang mempunyai talenta. Kita akan memperhatikan anak yang memiliki talenta terbaik, yang dalam hal ini akan ditangani secara langsung oleh Diknas.”Saya merasa sangat senang, jadi kalau melihat anakanak ini teringat cucung sendiri, oleh karenanya untuk kegiatan ini dapat dilaksanakan seringsering. Karena inilah masa depan, masa depan Indonesia tergantung mereka oleh karena itu harus dibekali dengan etika yang santun, dan pengetahuan sehingga bisa membanggakan bagi bangsa negara dan keluarga,” tutup alex dalam sambutannya kemarin. (Udi)

Park Palembang beberapa waktu lalu. Saat itu, penampilan siswa PAUD Nusa Indah Palembang memang berbeda dibandingkan peserta lomba karnaval PAUD Palembang lainnya. Dengan konsep aksi drumband yang dilengkapi dengan busana dan instrument yang lengkap, membuat PAUD ini kembali mendulang prestasi. Ada 25 siswa yang diikutsertakan, tidak hanya pandai berpenampilan layaknya seorang pemain marching band professional, tapi puluhan siswa PAUD Nusa Indah ini juga tampak terlatih dalam memainkan instrument tersebut. Mengenakan busana marching band ala koboy, seluruh siswanya berkesempatan unjuk kebolehan bermain musik di depan puluhan orang yang memadati halaman Kambang Iwak. Ternyata, aksi penampilannya mampu merebut hati para juri. Mereka pun dinobatkan sebagai aksi penampilan terbaik se-PAUD Palembang. Sekolah yang berada di bilangan Rajawali ini beberapa kali memenangkan perlombaan serupa, seperti Juara I Lomba Marching Band PT Pusri, Juara Harapan 6 Lomba Marching Band Tingkat PAUD di Jakarta dan lainnya. (sta)

serta gurunya. Siswa diajak untuk berperan menjadi polisi cilik, sehingga menimbulkan rasa berani seperti seorang polisi. ”Mereka juga diajarkan kemandirian dan kedisiplinan sebagai polisi cilik. Pelajaran pengetahuan peraturan rambu lalu lintas juga kita berikan sehingga siswa sudah tahu peraturan yang harus dipatuhi sejak dini,” lanjutnya. Selain itu, mereka juga mendapatkan materi pelajaran yang mengasyikkan dan tidak membosankan.Belajar sambil bermain merupakan pola pengajaran kepada siswa kita. Pengajaran itu yang akan membuat siswa mudah menangkap materi yang para guru ajarkan. ”Sebisa mungkin para siswa sudah mendapatkan materi awal sebelum mereka masuk ke tingkat Sekolah Dasar (SD). Sehingga, pada saat mengikuti kegiatan di SD, mereka cepat menangkap pelajaran yang diberikan,” tandasnya. (sta)

Uppssst! Jangan Buang Barang Bekas

Bisa Dibuat Robot Lho! SEKOLAH Menengah Atas (SMA) Negeri Plus 17 Palembang yang merupakan sekolah plus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) sangat terkenal dengan prestasi di dalam bidang akademik.Kini mulai mencoba memperkuat diri kegiatan roboticnya sebagai kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) Robotic. Kepala SMAN Plus 17 Palembang, Drs. H Syaiful Bahri, MM, untuk itu SMAN Plus 17 Palembang bekerjasama dengan pihak Solution To Artificial Robot Intelligence (SARI) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), mengadakan Workshop Robotic bagi siswa. “Tentunya kegiatan seperti ini selalu saya dukung untuk mengasah kemampuan siswa dibidang teknologi robotic. Selain itu tak hanya merakit robot dengan mengasah ilmu pasti, namun juga melatih kreatifitas siswa dengan merakit robot dengan pemanfaatan barang bekas,” ujarnya kepada koran ini, disela kegiatan Workshop Robotic di Aula SMAN Plus 17 Palembang, kemarin (4/10). Ia menuturkan pemanfaatan sampah untuk menjadi suatu benda yang bermanfaat ataupun robot juga dapat mendukung program sekolah hijau dan mewujudkan program sekolah Adiwiyata. Workshop robotik ini berpeluang besar untuk meningkatkan kualitas akademik, teknologi hingga menanamkan pendidikan karakter kepada siswa. Karena disini, tidak hanya merakit tapi siswa diajarkan berbagai hal penting mulai dari akademik, lingkungan hidup, teknolgi, kerja keras, disiplin, dan lainnya. “Sedikitnya sekitar 150 siswa yang mengikuti kegiatan ini, selain dikenalkan dengan robot, para siswa juga diberikan materi tentang pembuatan, pemprograman hingga memperdayakan,” jelasnya. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari

kedepan ini juga akan mengadakan kompetisi antar peserta dengan hasil robot buatan masingmasing. Selain itu, entrepreneurship pun termaktub dalam kegiatan ini, dimana siswa silatih untuk membuat suatu benda dari barang bekas menjadi berharga dan dapat dipasarkan apalagi jika barang tersebut dapat bernilai seni. “Saya berharap dengan kerjasama yang dijalin bersama SARI dapat meningkatkan keterampilan teknologi siswa, karakter budaya yang berjiwa entrepenuer dibidang robotik, serta mengenal robot. Sementara itu, Hermat Phalgunawan, manager SARI Sumbangsel mengatakan seringnya terjadi tawuran antar pelajar merupakan contoh negatif dari gambaran generasi masa depan, tapi dengan kegiatan seperti ini, tawuran berada dalam konteks yang positif. “Tawuran dalam hal berkompetisi dibidang robotic, ini yang sedang kami sosialisasikan ke beberapa sekolah yang memiliki ekskul robotic, sesuai dengan bidang yang kami kembangkan,” urainya. Pengenalan robotik ini, sambung Hermat bukan hanya mengajarkan siswa untuk menjadi pengguna tapi juga sebagai pencipta, be a inovator dengan tantangan tersendiri. Bahkan, menggelarnya sebagai kompetisi antar sekolah. “Semua masyarakat menilai bahwa robot itu mahal, tapi kenapa tidak kita buat menjadi murah dengan cara yang kreatif, menggunakan barang bekas,” ulasnya. Untuk workshop pengenalan robotik pada tingkatan SMA, memang SMAN 17 merupakan sekolah pertama di Palembang, yang sebelumnya telah dilakukan di SMPN 1 Palembang, dan terus akan kami sosialiasasikan ke sekolah-sekolah lainnya. (sta)

klik...........www.radarpalembang.biz


15 mewarnai

RADAR PALEMBANG, JUMAT 5 OKTOBER 2012

“ Membersihkan Eceng Gondok di Sungai” Kirimkan hasil karya terbaik adik-adik, ke Harian Radar Palembang Simpang Polda Jalan Basuki Rahmat No 12 BC, dengan Mbak Asih, Kak Junaidi, Kak Khairul. Atau email karyanya ke : asihwahyurini@ gmail.com / rdr_plg@yahoo.com. Ada puluhan hadiah menarik setiap minggunya.

Nama : Asal TK/SD : Alamat/Tlp/Hp :

Dulang Transaksi Antusias ini harus terus diakomodir dan diharapkan dapat terus meningkat pada event serupa selanjutnya, guna mendukung terwujudnya Permata Muba 2017,” ujarnya. Bupati Muba H Pahri Azhari dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Setda Kab Muba Ir Sulaiman Zakaria MT mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi mensukseskan kegiatan Muba Expo dan Festival Randik 2012. Pada kesempatan itu juga diserahkan penghargaan “Musi Banyuasin CSR Award” kepada beberapa perusahaan di wilayah Kabupaten Muba yang komitmen menjalankan program pertanggungjawaban sosial perusa-

40 Persen

Dari Hal 9 ) ...................................................................

haan (CSR) bagi masyarakat Muba. Penghargaan dibagi dua kategori, pertama kategori Sektor Usaha Pertambangan Dan Energi tingkat platinum diraih PT Medco E&P Indonesia dan PT JOB PertaminaTalisman Jambi Merang. Kedua, Kategori Sektor Usaha Pertanian dan Agroindustri Tingkat Platinum diraih PT Hindoli A Cargil. Kabag Humas Setda Kab Muba Dicky Meiriando SSTP MH menjelaskan untuk pemenang lomba Muba Expo dan Festival Randik 2012, stand terbaik kategori Dinas/instansi/bagian dan camat juara pertama diraih Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) sementara untuk

kategori perusahaan/ organisasi diraih Dharma Wanita PersatuanPKK Muba, stand dengan materi terbaik juara pertama diraih Dinas Pendidikan Nasional, stand terpavorit diraih Desa Model dan stand rumah hantu menjadi stand terunik. Pemenang lomba festival randik tingkat kecamatan se-kabupaten Muba meliputi lomba lagu pop daerah putra/putri, lomba tari stabek, senjang dan sastra tutur. Pemenang lomba festival randik tingkat provinsi Sumatera Selata meliputi lomba lagu pop daerah putra/putri, lomba penyaji paket seni terbaik, tari kreasi terbaik dan tari tradisional terbaik. (ace)

Dari Hal 9 ) ............................................................................................

gah (JTM). Nah lanjut Ilyas, pemerintah pusat melalui pro-

Massa Blokir Jalan Produksi PT MHP MUARA ENIM, RP -.Ratusan warga Dusun VI Belanti Desa Padang Bindu Kecamatan Benakat Kabupaten Muara Enim dikabarkan, kemarin(4/10) melakukan aksi blokir jalan produksi milik PT. Musi Hutan Persada (PT. MHP) di lokasi desa tersebut. Aksi blokir jalan produksi PT. MHP merupakan buntut kekesalan warga terhadap kebijakan PT. MHP yang dianggap banyak merugikan masyarakat terutama dengan Program Mengelola Hutan Bersama Masyarakat (MHBM) perusahaan itu. Untuk itulah, warga menuntut PT. MHP agar mengembalikan tanah ulayat desa yang dijadikan tempat realisasi program tersebut. Koordinator Massa, Mat Sunting didampingi Arbain dalam pernyataan sikapnya mengatakan, ada 4 tuntutan utama yang masyarakat inginkan atas aksi blokir jalan tersebut yakni mendesak PT. MHP dan Pemkab Muara Enim untuk menyetujui pembubaran Program MHBM kerjasama asyarakat dengan PT MHP, lalu pengembalian tanah ulayat Dusun VI Belanti Desa Padang Bindu secara baik-baik dan sah menurut hukum yang berlaku. Dua tuntutan lainnya, yakni mendesak Pemkab Muara Enim untuk dapat menentukan tapal batas register 32 secara jujur dan mendesak PT. MHP agar menyerahkan area Program MHBM Dusun VI Belanti Desa Padang Bindu kepada masyarakat. “Kita mendesak PT. MHP agar mengembalikan lahan pertanian hak ulayat Desa Padang Bindu kepada masyarakat seluas 2500 hektar secara legal,” ungkap kedua orang itu. Aksi blokir jalan produksi PT. MHP itu berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB dan berlangsung dengan damai. Pihak massa hanya menyetop kendaraan pengangkutan logging milik PT MHP saja sementara kendaraan lainnya milik masyarakat diperbolehkan lewat jalan tersebut. (yan)

gram listrik masuk desa saat ini tengah membangun jaringan listrik di dua kecamatan untuk mengurangi wilayah yang belum teraliri listrik. Dua kecamatan dimaksud kecamatan buay pemaca yang meliputi Desa Kembang Tinggi, Sumber Ringin, Tanjung Durian,

Tanju Baru dan Tanjung Jaya dan Mekakau Ilir yang meliputi desa Kota Dalam, Perean, Tanjung Harapan, Air Baru. “Target kita dengan adanya program listrik masuk desa yang digeber KP2 Lisdes pemasangan baru bisa mencapai 8069 pelanggan baru,”ujarnya.(gie)


ONLINE TELP FAX

: (0711) 361638 : (0711) 362452

HOTLINE REDAKSI : EXT 815 / 0711 - 3021002 IKLAN : EXT 805 / 0711 - 3021003 SIRKULASI : EXT 803 / 0711 - 3021004 EO : EXT 812 / 0711 - 3021005

Radar Sumsel

JUMAT 5 OKTOBER 2012 harga Eceran Rp 3.000 TERBIT 16 HALAMAN

INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL www.radarpalembang.biz

Tunjangan Sertifikasi Guru Rp13 M Segera Ditransfer Tunjangan sertifikasi dan non sertifikasi untuk guru di OKU Timur triwulan ketiga akan segera cair. Total tunjangan yang diberikan Rp13 miliar.

MARTAPURA, RP – Kepala Dinas Pendidikan Nasional OKU Timur Drs Surya Bhakti MM mengatakan, sama seperti proses pencairan sebelumnya, tunjangan langsung dikirimkan ke rekening guru. Total tunjangan yang diberikan Rp13 miliar.

“Saat ini tunjangan tersebut sedang dalam proses pengusulan pencairan. Oktober ini semuanya akan cair dan segera ditransfer ke rekening guru bersangkutan,” ujar Surya, Kamis (4/10). Untuk besaran tunjangan, didasarkan pada gaji pokok guru,

sedangkan guru non sertifikasi akan mendapatkan tunjangan sebesar Rp250 ribu perbulan. Jumlah guru yang sudah sertifikasi di OKU Timur, berjumlah 1.844 orang pada 2011, sedangkan guru non sertifikasi berjumlah 1.900 orang. “Setelah tunjangan sertifikasi ini cair. Kami menghimbau guru dapat memanfaatkan tunjangan tersebut dengan sebaik-baiknya. Kami juga menghimbau agar mereka dapat menyisihkan sebagian tunjangan tersebut untuk membiayai pengembangan profesi pribadi,” katanya.

Para guru hendaknya dapat mengalokasikan tunjangan yang ada dengan sebaik-baiknya terutama untuk pengembangan profesi pribadi seperti kursus komputer, bahasa Inggris, membeli laptop, buku, serta mengikuti seminar dan workhshop. “Saya menghimbau seluruh guru non sertifikasi yang akan mengikuti seleksi sertifikasi untuk tidak terbujuk rayuan sejumlah oknum yang mengatasnamakan Dinas Pendidikan Nasional untuk membantu meloloskan seleksi sertifikasi,” himbaunya. (awa)


RP2_05102012