Page 1

REDAKSI TELP EXT FAX

ONLINE Iklan Sirkulasi

: (0711) 361638 : 815 : (0711) 362452

: (EXT 805) : (EXT 803)

BISNIS SUMSEL I N S PI R A S I BIS N IS M A S YA R A K AT S U M S E L

TERBIT 16 HALAMAN Harga eceran Rp 3.000

RADAR PALEMBANG l KAMIS 5 APRIL 2012 l HALAMAN 9

Per 2 April

Per 2 April

Per 2 April

Terkait Sengketa Lahan PT AEK Tarum dengan Masyarakat

KAYUANGUNG,RP – Terkait sengketa lahan antara Masyarakat Desa Pematang panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dengan perusahaan perkebunan Kelapa Sawit PT Aek Tarum (Sampoerna Group), Bupati OKI akhirnya membentuk Tim untuk mengukur kembali lahan yang menjadi Hak Guna Usaha (HGU) PT Aek Tarum. Diduga lahan perkebunan yang di buka oleh PT Aek Tarum melebihi dari izin lokasi yang di keluarkan oleh gubernur sumsel tahun 1998, hal ini berdampak pada kebun plasma milik ma❏ Ke halaman 15

Ir Ishak Mekki

Per 2 April

Tenaga Kerja Asing

Banyak Tak Terdaftar

Bupati Bentuk Tim

Pengukuran

Per 2 April

LAHAT, RP – Kewajiban setiap perusahaan untuk mendaftarkan jumlah karyawan yang bekerja khususnya Tenaga Kerja Asing (Tenaker) seharusnya menjadi hal yang wajib dilakukan oleh suatu perusahaan karena bisa menyangkut hak dan kewajiban pekerja itu senduri.

Premium Eceran di Banyuasin

Tetap Tinggi Rp 9.000 Perliter

A

KAN tetapi hal tersebut nampaknya belum begitu dipedulikan oleh semua perusahaan yang ada di Bumi Seganti Setungguan pasalnya dari data yang ada hanya sebanyak 24 orang Tenaker asing yang terdaftar diDinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras), sehingga jumlah tersebut dirasa sangat memprihatinkan mengingat banyaknya perusahaan yang beroperasi. Hal tersebut diungkapkan oleh kepala Disnakertrans Lahat H Hasnul Basri melalui Kabid penempatan kerja Joko Purwanto, dimana seluruh perusahaan tambang maupun lainnya masih

BANYUASIN, RP Setelah pemerintah menunda kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bensin dan solar namun harga eceran jenis bensin dan solar di eceran tidak turun malah naik. Di Kecamatan Muara Padang Harga Bensin eceran mencapai Rp 9.000/ liter sedangkan solar Rp 8000/liter.

❏ Ke halaman 15

Relokasi RSUD

Pemkab OKUS Ketiban Rp 34 M MUARADUA, RP – Tahun ini (2012) Kabupaten OKU Selatan mendapatkan jatah Rp34 Miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Sumsel. Dana tersebut untuk alokasi peningkatan pembangunan infrastruktur di OKU Selatan. Ini terungkap dari penuturan Anggota DPRD Provinsi Sumsel Nasrun Madang dari dapil V ( lima ) saat reses ke OKU Selatan kemarin (4/4). Menurutnya serapan dana untuk Kabupaten OKUS tahun ini meningkat di banding tahun 2011 yang hanya sebesar Rp20.953.503.000 atau naik sekitar 65 persen. ❏ Ke halaman 15

Muaradua Tidak Logis MUARADUA, RP – Keberadaan Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Muaradua milik Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dinilai tidak layak dan sesuai rekomendasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel rumah sakit berplat merah tersebut harus pindah (direlokasi) dari keberadaan yang sekarang dan mendirikan bangunan baru ke lokasi yang ideal. Atau jika tidak, keberadaan RSUD Muaradua selamanya tidak bertipe (non tipe). Untuk diketahui sejak berdiri sekitar tahun 2008 lalu, RSUD Muaradua, tipe D pun belum mampu disandang. Artinya keberadaannya masih dianggap layaknyaknya Puskesmas persiapan. Atau baru disiapkan menjadi rumah sakit. Masalahnya, untuk naik

S

BENSIN:

Premium atau bensin yang harganya masih tinggi sekitar Rp 9.000 perliter di Kecamatan Muara Padang Banyuasin

status menjadi rumah sakit minimal berstatus D, lebih dulu Rumah sakit tersebut harus direlokasi. Pasalnya, Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel menilai lokasi RUSD yang ada saat ini dinilai belum ideal. Pertama, lokasi yang dinilai terlalu jauh dari pemukiman warga dan jarah tempuh serta tidak adanya tranpostasi

menuju RSUD tersebut. Menangapi hal ini Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kabupaten OKU Selatan Romzi menyebut penilaian dari Dinas Kesehatan Provinsi sangat tidak logis. Menurutnya, jika Pemkab harus merelokasi justru akan timbul masalah baru.

Seperti ketersediaan lahan untuk membangun RSUD Muaradua di tempat yang baru sulit dilakukan. Mengingat tidak ada lokasi yang datar dan strategis mendirikan RSUD yang baru. Selanjutnya, masalah anggaran pun bila dianggarkan Rp10 miliar dan dibangunkan RSUD yang baru belum ada apa-apanya. (gie)

EPERTI dikeluhkan Robani Warga Desa Daya Utama Kecamatan Muara Padang, harga bensin ditempatnya sudah mencapai Rp 9000/ liter, sementara harga BBM tidak jadi dinaikkan oleh pemerintah. “Saya heran dengan zaman sekarang pasaran bebas harga bensin bisa-bisanya dijual separuh lebih mahal dari harga semestinya, apakah tidak ada solusi dari pemerintah untuk menekan harga BBM di sini Muara Padang,” kata Robani. Robani juga menyayangkan kenaikain harga BBM masih tetap dibeli oleh warga, sebab kalau ada warga yang protes tidak mau membeli otomatis pedagang mau berfikir dua kali untuk men❏ Ke halaman 15


KAMIS 5 APRIL 2012 l HALAMAN 11

RADAR PALEMBANG

Telkomsel

Geber Voucher Flash Unlimited

PERDANA INDOSAT BANTING HARGA Persaingan di industri komunikasi semakin hari semakin ketat. Bebagai cara coba ditawarkan oleh para provider/operator agar konsumen mau menggunakan layanan mereka, salah satu cara yang biasa ditawarkan oleh operator adalah menjual SIM Card dengan harga dikategorikan sangat murah. PALEMBANG, RP – Seperti terpantau, Radar Palembang salah satu counter Hp di Km 5. “Dijual kartu perdana Indosat, sebanyak 4 buah perdana seharga Rp 1.000,“ ujar Ismail, pemilik counter Ex Tel di Jalan Kol H Burlian Km 5. Lebih lanjut, kata dia menjual

perdana Indosat murah karena ingin menggaet lebih banyak pelanggan, promo ini hanya diberikan pada kartu perdana Indosat, tidak operator lainnya. Ia menambahkan, tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan beberapa counter di kawasan Plaju dan Kenten, khususnya berciri khas warna kuning, juga ada yang menjual perdana indosat Rp 1000 untuk 4 buah kartu perdana. Menurutnya, mungkin menjual kartu perdana murah merupakan salah satu strategi Indosat untuk menggaet para pengguna baru. “Menjual murah kartu perdana Indosat karena ikut program aktifasi Indosat, semakin banyak menjual perdana akan mendapat cash back dan kupon undian” ujar ismail. Berdasarkan pantauan Koran ini, kemarin (4/4) terjadi bagi-bagi kartu perdana Indosat

di Kantor Ponsel, PS Mall. “Kami dibagikan gratis kartu perdana Indosat oleh karyawan Indosat,“ ujar Rizal, pemilik counter Hp di Kantor Ponsel, PS Mall. Sama, Widi dari Javacell dan Dedi dari Pyramid Cell di lokasi yang sama mengakui ada pembagian kartu perdana gratis oleh pihak Indosat. Pembagian tersebut, tak merata, satu counter berkisar antara 8-12 kartu perdana. “Sekarang hanya fokus untuk memasarkan perdana IM3 Anti Galau,”jelas Budi Hartawan selaku marketing coordinator communication Indosat Palembang. Terkait dengan harga perdana Indosat murah di pasaran, ia mengatakan kalau itu nanti kita harus lihat dulu di lapangan baru kita bisa memberikan konfirmasinya.(rd4)

XL Gelar Sunatan Massal MEDAN, RP - Menyambut Hari Kesehatan Sedunia pada 7 April mendatang, PT XL Axiata Tbk Regional West menyelenggarakan Sunatan Massal. Acara yang bertema ‘XLalu Berbagi Bersama’ ini diadakan di Grha XL Jalan Diponegoro No 5 Medan, Minggu (1/4). “Sebanyak 32 anak dari warga sekitar kantor dan Rumah Zakat serta keluarga XL ikut di sunat. Sunatan massal ini sekaligus memperingati hari Ke-

sehatan yang berketepatan pada tanggal 7 April mendatang,” kata General Manager Finance and MMS Regional West, Bambang Badra. Selain memperingati hari kesehatan, kegiatan sunat massal ini salah satu program CSR (Corporate Social Responsibility) yang diselenggarakan XL sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. “XL tidak hanya sekedar memikirkan bisnis semata, tetapi juga ikut

peduli terhadap warga lingkungan. Acara ini juga sekaligus menjalin tali silaturahmi kepada warga sekitar dan Rumah Zakat,” terang Bambang. Kepada anak-anak peserta sunatan masal akan diberikan bingkisan, sarung, serta uang saku. Selain program sosial, XL menggelar bazaar buku murah. Bazaar buku murah ini juga salah satu sebagai bentuk apresiasi untuk membantu anakanak yang kurang mampu yang masih duduk dibangku sekolah. (rel/oct)

PMT-AS Berlangsung Sukses

Tingkat SD/MI Kota Palembang KEGIATAN Program Makanan Tambahan Anak Sekolah Tingkat SD/MI Kota Palembang, kali ini SD N 119 Kecamatan Sako berlangsung kemarin (4/4). Acara tersebut dibuka langsung oleh Walikota Palembang H Eddy Santana Putra yang diwakili oleh Asisten IV Pemkot Palembang, H Apriadi S Busri. Turut hadir kabid BPMK Pemkot Palembang H M Nasir Kadir SE MSi, Kabid Pemberdayaan

Pengembangan Adaptasi Sosial, Budaya dan PKK Palembang Hj Rohaya SH, Camat Sako Edison MSi, serta UPTD Sako H Mulyadi SPd MSi. Asisten IV Pemkot Palembang, H Apriadi S Busri mengatakan kegiatan ini sudah berlangsung sejak Ir H Eddy Santana Putra menjadi walikota pada tahun 2006 hingga sekarang, kegiatan ini terus dilaksanakan secara rutin dan untuk tahun 2012 dipilih 15 sekolah dasar dan 1 madrasah ibtidayah mendapatkan bantuan

PMT-AS. “Semoga dengan terlaksananya program ini menciptakan para generasi muda yang tumbuh bergizi, sehat dan cerdas serta kreatif,”jelas dia. Kepala Sekolah SD N 199 Dra Rusmawati MSi mengatakan pihak sekolah sangat bangga berkesempatan menjadi tuan rumah dalam pembukaan PMT-AS tahun ini. Di akhir acara, ditampilkam tari kreasi dipersembahkan oleh siswi SD N 199. (**/me)

PALEMBANG, RP – Investasi dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan purna jual serta inovasi berbagai value added service adalah komitmen Telkomsel untuk membawa masyarakat Indonesia ke dunia broadband. Memberikan akses data yang mudah, terdepan dan terpercaya diwujudkan dengan hadirnya Voucher Flash Unlimited, voucher khusus layanan paket data unlimited. Head of Telkomsel Area Sumatera - Gilang Prasetya mengatakan internet paling Indonesia merupakan jawaban Telkomsel akan kebutuhan mobile internet yang sesuai karakteristik masyarakat Indonesia. “Berbagai inovasi akan terus diberikan untuk mendukung kemudahan pelanggan dalam mengakses data di era beyond telecomunication,”jelas dia. Dari segi inovasi layanan, Voucher Flash Unlimited hadir untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan SimPATI dan KartuAS untuk mengkases internet kapan saja dimana saja. Dengan menggunakan Voucher Flash Unlimited pelanggan langsung dapat mengakses internet tanpa melakukan registrasi terlebih dahulu. Pelanggan dapat menggunakan Voucher Flash Unlimited melalui SMS maupun melalui panggilan ke 888, ataupun melalui halaman depan www.telkomsel.com/infoflash untuk modem dan tablet yang tidak dilengkapi fitur sms. Voucher Flash Unlimited telah tersedia di semua outlet Telkomsel di Indonesia dengan nominal Rp 50.000 dan Rp 100.000. Voucher Flash Unlimited hanya dikhususkan untuk penggunaan data sehingga tidak dapat digunakan untuk melakukan panggilan maupun SMS. Khusus untuk pelanggan yang menggunakan Voucher Flash Unlimited selama masa promo sampai 31 Mei 2012, akan mendapatkan bonus fair usage sebanyak 25 persen dari total kuota yang dimiliki. 100 kota broadband dengan didukung pembangunan infrastruktur yang menjangkau sampai ke pelosok Indonesia, dan Inovasi layanan yang terus diupayakan dalam memberikan jawaban bagi kebutuhan masyarakat, menjadi bukti nyata upaya Telkomsel menghadirkan layanan broadband kelas dunia yakni internet paling Indonesia. (rel/rd4)


Dapur Anda Menghaluskan Biskuit UNTUK membuat adonan kue, biskauit harus halus benar. Bagaimana caranya? Jika di rumah ada grinder, potong-potong biskuit dan masukkan grinder. Proses hingga halus. Jika tak ada, masukkan potongan biskuit ke dalam kantong plastik. Ratakan lalu gilas dengan gilingan kayu hingga lembut. Lakukan bertahap hingga seluruh biskuit halus. Jangan memasukkan bisakuit terlalu banyak ke dalam kantong plastik karena sulit untuk menghaluskan dengan baik. (*)

RADAR PALEMBANG l KAMIS 5 APRIL 2012 l HALAMAN 12

AYAM kampung yang dikukus bersama bumbu yang gurih asam dan pedas ini memang sangat sedap. Aroma bawang dan daun pisangnya membuat sajian ayam ini bumbunya meresap dan aromanya harum semerbak. Bahan: 1 ekor ayam kampung, potong-potong 500 g tomat hijau, potong-potong 8 biji belimbing sayur/belimbing wuluh, iris kasar 100 g cabai rawit merah 1 batang serai, potong halus 6 lembar daun salam daun pisang untuk membungkus Haluskan: 8 siung bawang putih 8 siung bawang merah 1/2 sdt garam 2 cm jahe Cara Membuat : Cuci bersih hingga bersih. Tiriskan. Aduk bumbu halus dan bahan lainnya bersama potongan ayam hingga rata. Diamkan selama 1 jam agar bumbu meresa[. Bungkus tiap 3-4 potong ayam dengan daun pisang. Kukus selama 45 menit dalam kukusan panas hingga ayam lunak. Angkat dan sajikan selagi hangat. (*)

MELEGENDA DENGAN

Begitu banyak varian makanan yang ditawarkan di tanah Sriwijaya ini. Salah satunya es kacang merah. Mungkin sebagian warga Palembang tidak mengetahui menu ini yang ternyata merupakan makanan khas Palembang.

PALEMBANG, RP - Terletak di daerah Seberang Ulu, Mamad, telah lama menjalankan usaha keluarga ini selama 10 tahun. Lelaki perawakan oriental ini tetap terampil memarut dan memasukan satu demi satu bahan es kacang merah meski wawancara berlangsung. “Bisa dikatakan ini adalah usaha keluarga,” katanya. Menurut dia, peminat es kacang ini tidak pernah mengalami surut bahkan mengalami kenaikan pembelian. “Mungkin karena harga dan pelayan yang bersahabat. Kami jadi disukai,” ujar dia. Dirinya tetap konsisten terhadap rasa, terhitung mulai usaha ini berdiri yakni 1980. Ia pun menjelaskan bahwa bahan yang digunakan sangat sederhana seperti kacang merah, cincau, dawet, alpukat, susu cair dan yang pasti es serut. Dalam sehari Mamat dapat menghabiskan 5 kg gula pasir sebagai pemanis dan 3 balok es dengan ukuran kurang lebih 1 meter. Mamat memulai buka kedainya yang berada di pinggir jalan raya Wahid Hasyim dari pukul 06.00 Wib dan berakhir pukul 18.00 Wib. Bahkan, ketika hari hujan usahanya tidak mengalami penurunan pelanggan berarti. Dalam mejalankan usahanya Mamad dibantu oleh istri dan adiknya. “Ya, kami kerjanya keroyokan,” ungkap pria bertubuh

ES KACANG

FOTO : AMI RADAR PALEMBANG

Garang Asem Mantap

bongsor ini. Dalam sehari ia melayani pembeli hingga 200 orang, dengan keuntungan mencapai Rp500 ribu. Sementara itu menurut Tian, pelanggan es kacang milik Mamat mengatakan, es ini telah ada dari sejak dirinya duduk di sekolah dasar. ”Bahkan saya belum lahir sudah ada,” ungkap pria berambut gimbal ini.

Menurutnya es buatan Mamad ini, tidak pahit dengan rasa manis yang pas. Masih menurut Tian, harga yang ditawarkan sangat murah. ”Terserah berapa pembeli mau dengan porsi yang tidak mengecewakan juga dengan pelayanan yang ramah,” ungkapnya seraya menyeruput es yang mulai mencair. (rd5)


POLITIKA

RADAR PALEMBANG

KAMIS 5 APRIL 2012 l HALAMAN 13

Optimis Janji Selesaikan

Banjir Jakarta

JAKARTA, RP - Calon Gubernur DKI dari Partai Golkar Alex Noerdin optimis dapat mengatasi banjir di Jakarta paling lambat 3 tahun. Meski begitu, selama ini Alex belum pernah melihat langsung banjir di Jakarta. Dia hanya menyaksikan lewat

televisi. ”Kebetulan tempat saya tidak banjir. Tapi kalau lihat tayangan TV itu luar biasa banjirnya,” tutur Alex usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Rabu (4/4). Meski begitu, Alex tetap ya-

kin dengan janji awalnya dapat menanggulangi banjir selama tiga tahun. Bahkan dia masih percaya dapat melakukannya kurang dari batas maksimal itu. ”Kalau saya bilang 2,5 tahun nanti pada nggak percaya,” ujar Alex sembari tersenyum. Lalu apa metode Alex untuk mengatasi banjir? ”Panjang, masa saya jelasin di sini. Lain kali kumpul semua, saya presentasi,” papar gubernur Sumatera Selatan ini. Sementara itu, untuk kedua kalinya, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin diperiksa KPK terkait penyelidikan kasus pengadaan dalam pembangunan wisma atlet. Mengenai bagaimana nasibnya selanjutnya di kasus ini, Alex tak mau berandai-andai. ”Tidak usah berandai-andai. Saya katakan sudah dimintai keterangan, sudah saya berikan ya Alhamdulillah,” tutur Alex usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK Jl Rasuna Said, Jaksel, Rabu (4/4). Dalam kasus yang masih berada di level penyelidikan ini, KPK memang lebih fokus pada pembangunan wisma atlet di Jakabaring Palembang oleh PT Duta Graha Indah selaku pemenang tender. Dalam pembangunan bangunan senilai Rp 191,6 milliar ini, tanggung jawab ada di komite pembangunan yang diawasi oleh Pemda Sumsel serta PT DGI. Kabarnya, banyak kejanggalan dalam pembangunan ini. Jumlah tiang pancang tidak sesuai dengan jumlah awal. Begitu juga dengan sejumlah spesifikasi bahan bangunan, yang tidak sesuai dengan perjanjian awal. Praktek suap juga ditengarai ada pada proses ini, seperti pada saat PT DGI memenangi tender di Kemenpora, yang belakangan menyeret Mindo Rosalina Manulang, El Idris, dan Wafid Muharam sebagai terpidana. Selain itu ada juga M Nazaruddin (terdakwa) dan Angelina Sondakh (tersangka). Alex diduga berperan dalam penentuan desain wisma atlet ini. (fjp/mad)

A D V E R T O R I A L

Pendidikan Anak Harus Dilaksanakan Sejak Dini SECARA resmi pengurus Himpunan Pendidik dan Pengajar Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kabupaten Muara Enim periode 2012-2016 telah dilantik oleh Ketua Himpaudi Provinsi Sumsel Ny Hj Umi Rosidah MSi, di Balai Agung Serasan Muara Enim, kemarin (4/4). Ketua Himpaudi Kabupaten Muara Enim, Ny Shinta Muzakir, SH, MHum juga langsung dinobatkan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Muara Enim. Usai pelantikan, Ny Hj Shinta Muzakir SH MHum juga melantik pengurus Himpaudi Kecamatan dalam Kabupaten Muara Enim. Ketua Himpaudi Kabupaten Muara Enim Ny Shinta Muzakir SH MHum dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi yang tugasnya melakukan pembinaan terhadap lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Muara Enim. Di-

katakan Shinta, keberadaan anak-anak dalam satu keluarga harus diperhatikan, terutama mengenai masalah pendidikannya. Sebagai bakal calon generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat diandalkan kelak. “Insya Allah, amanah yang diberikan ini dapat saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” ucap Shinta. Sementara itu, Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sa’I Sohar yang hadir dalam acara pelantikan pengurus Himpaudi Kabupaten Muara Enim itu mengatakan, saat ini telah banyak keberadaan tempat pendidikan anak berupa PAUD sebagai wadah aktualisasi pendidikan bagi anak sejak dini hingga usia 6 tahun. Menurut Muzakir, seharusnya pendidikan anak-anak tersebut harus lebih awal. Bahkan sejak berada dalam kandungan ibunya sampai usia anak menginjak 8 tahun. Keberadaan PAUD sendiri, jelas Muzakir, diadakan guna menggali potensi yang ada pada anak-anak. “Pendidikan anak sejak dini ini merupakan

Ketua Himpaudi Kabupaten Muara Enim membacakan sumpah dan janji jabatan

Pejabat dan unsur Muspida serta undangan

tanggungjawab bersama, bukanlah hanya menjadi tanggungjawab pendidik dan lembaga PAUD saja. Kita harus memberikan contoh pendidikan yang baik kepada anak,” pungkas Muzakir. Dengan adanya organisasi Himpaudi Kabupaten Muara Enim yang kepengurusannya telah dilantik, diharapkan ke depan organisasi ini dapat mengakomodir kepentingan yang berkaitan dengan kemajuan pendidikan anak usia dini, dan lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Muara Enim. Termasuk di dalamnya, organisasi ini dapat memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik dan pengajar PAUD di Kabupaten Muara Enim. “Dengan adanya organisasi ini, pendidikan anak usia dini diharapkan menjadi lebih baik. Pemerintah daerah akan memberikan dukungan, bagi PAUD yang mengusulkan bantuan, akan kita upayakan bantuan seperangkat alat drumband untuk mengasah kreatifitas anak-anak kita ini,” jelas Muzakir. (adv/yan)

Ketua Himpaudi Kabupaten Muara Enim yang juga Ketua Tim PKK Kabupaten Muara Enim, Ny Shinta Muzakir menerima selendang Bunda PAUD Kabupaten Muara Enim

6 Pelantikan Ketua Himpaudi Kabupaten Muara Enim, Ny Shinta Muzakir SH, MHum beserta pengurus lainnya oleh Ketua Himpaudi Provinsi Sumsel,Hj Umi Rosidah MSi

Ny Shinta Muzakir SH MHum

Menerima ucapan selamat dari anak PAUD dalam Kabupaten

Pelantikan pengurus Himpaudi Kecamatan dalam Kabupaten Muara Enim oleh Ketua Himpaudi Kabupaten Muara Enim, Ny Shinta Muzakir

Ir H Muzakir Sa’I Sohar

Ny Shinta Muzakir membagikan buku kepada anak PAUD Muara Enim

penyematan selendang kepada Ketua Himpaudi Kabupaten Muara Enim, Ny Shinta Muzakir SH, MHum oleh Ketua Himpaudi Provinsi Sumsel, Ny Hj Umi Rosidah MSi


P

RADAR PALEMBANG

Ekonomi Kerakyatan

KAMIS 5 APRIL 2012 ● HALAMAN 14

Wah, Beli Celana Lusinan Murah Ternyata, membeli kebutuhan anak, khususnya celana langsung ke pedagang tekstilnya sangat murah. Anggaran belanja rumah tangga bisa dihemat berlipat-lipat, ini bisa menjadi solusi dalam

berbelanja kebutuhan anak, khususnya pakaian. PALEMBANG, RP – Kalau, biasa berbelanja di Pasar 16 Ilir, tempatnya grosiran paling murah, harga satu lusin celana pendek anak umur 0-1 tahun berkisar Rp 60 ribu – Rp 100 ribu, cukup murah kalau dibandingkan membeli celana balita per potongnya di toko bermerek, bisa-bisa keluar duit Rp 20 ribu-Rp 60 ribu. Tapi, ada satu tempat lagi sangat murah membeli celana anak. Langsung datang dan membeli ke penjahitnya langsung, atau yang memasok celana di pasar. “Harga yang ditawarkan untuk satu lusin barang produksinya dihargai Rp 18 ribu- Rp 21 ribu untuk celana

KEMAS BARANG: Dua pekerja tengah mengemas pakaian yang sudah di jahit. Ternyata membeli celana langsung dari penjahitnya sangat murah. FOTO: AMI/RADAR PALEMBANG

pop anak-anak. (0 bulan-1 tahun),” jelas Nazar, pemilik usaha pembuatan celana di daerah 4 Ulu Darat, Palembang.

Bayangkan, dengan anggaran Rp 100 ribu di tangan, kalau ke toko hanya akan mendapatkan 1 atau 2 potong celana balita, tapi

kalau ke pengusahanya langsung akan mendapatkan satu lusin. Bahkan, sambung dia untuk celana dewasa (sampai 10 tahun) dijual seharga Rp 23 ribu-Rp 36 ribu perlusinnya, menggunakan dasar katun atau dasar biasa saja. Usaha yang tepat di belakang Kantor Polisi Sekta 5 ini, dirintis H Nazar sejak 28 tahun silam telah menolong pendapatan warga sekitar. Hitungannya, telah menyerap tenaga kerja sebanyak 30 orang warga yang tinggal di daerah tersebut. ”Para pekerja sudah mempunyai bagian sendiri, seperti tukang jahit, sablon, potong dan memasang karet,” ujar pria yang hijrah ke Palembang sejak 1975 ini. Dalam sehari usahanya ini dapat menghasilkan 50 -100 lusin celana. Bahan yang digunakan adalah bahan katun yang didatangkan dari Tangerang dan Bandung. Barang yang telah diproduksi akan dikirim ke tokotoko yang ada di pasar 16 Ilir dan akan diambil kembali untuk dijual oleh pengecer. Nazar juga menambahkan barang produksinya juga merambah pasar Bukit Tinggi di Provinsi lain, yakni Sumatera Barat. Terkait dengan adanya ancaman naiknya harga BBM bersubsidi, ia mengaku usahanya tidak gulung tikar ditengah isu akan dinaikkannya bahan bakar minyak. Salah satu pekerjanya, Emi mengatakan telah 15 tahun bekerja di tempat ini. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya home industri di sekitar rumahnya. Selain tidak mengeluarkan ongkos besar juga bisa pulang ke rumahnya yang tidak jauh dari tempat bekerja. (rd5)


KAMIS 5 APRIL 2012 l HALAMAN 15

RADAR PALEMBANG

Tetap Tinggi

Dari Hal 9 ) ....................................................................................

jual dengan harga tinggi. Senada dikatakan oleh Yanto (34), kebutuhan bahan bakar minyak jenis bensin dan solar sangat dibutuhkan oleh petani di desanya. Lalu kenapa petani yang penghasilannya pas-pasan malah harus membeli harga bensin jauh lebih mahal dibandingkan dengan orang kota. “Kalau inginnya kami juga disini ada SPBU apung, sehingga pasar bebas atau pengecer-pengecer bensin di desa kami bisa tidak seenaknya menetapkan harga

Banyak Tak

sendiri, karena masyarakat pengguna bensin yang merugi kalau harga lebih tinggi maka berpengaruh pada naiknya harga kebutuhan sembako,” katanya. Yanto berharap perlu ada pembangunan SPBU terapung dari Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten Banyuasin sehingga setiap Kecamatan di perairan ada satu buah SPBU apung. Sementara Kades Daya Kesuma Kecamatan Muara Sugihan menambahkan, harga bensin dan

solar pernah menggejolak didesanya. Harga bensin sampai Rp 9000/ liter dan solar Rp 8000/ liter namun setelah ditegur oleh kades harga pun turun jadi Rp 7000/liter dan solar Rp 6500/ liter. “Memang harga besin di desanya relatif mahal dibandingkan dengan harga pemerintah namun kalau keniakan harga masih wajar kita diamkan, namun kalau tidak wajar kita pertanyakan, dan saya selaku kades juga berhak membela warga,” katanya. (tri)

Dari Hal 9 ) .......................................................................................

memperkerjakan orang asing, sehingga angka 24 orang dirasa sangat minim dan tidak sesuai. Apalagi semua perusahaan Batubara banyak dimiliki oleh warga yang berasal dari luar negeri. “Jumlah tenaker asing ini masih banyak yang belum melapor padahal jumlah perusahaan kian menjamur dikabupaten Lahat. Sebagian besar tenaker tersebut merupakan warga negara berkebangsaan China,”ujarnya. Dijelaskannya, dari jumlah yang ada berasal dari PT Priamanaya dengan 17 orang Tenaker asing, PT Daya Alam ada 5 orang pekerja asing dan PT Indopansi

sebanyak 2 orang, dan mereka juga telah mengantongi Tenaga Kerja Warga Negara Asing Pendatang (TKWNAP). Namun harapan Pemkab saat ini adalah kiranya perusahaan yang ada dapat secepatnya memberikan laporan tentang jumlah pekerja asing yang mereka miliki agar jika suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan dapat secepatnya diurus. “Mereka boleh dinyatakan bekerja karena yang bersangkutan telah menyampaikan Rencana Penggunanaa Tenaga Kerja Asing (RPTKA) serta surat Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) yang dikeluarkan oleh

Kemenaker,”jelasnya. Menurut, Joko memang keberadaan Tenaker asing telah memberikan manfaat untuk peningkatan efektivitas kerja. Salah satunya, jika tenaker asing itu habis masa kerjanya di Indonesia sehingga pengetahuan yang mereka miliki dapat dilanjutkan oleh tenaker lokal. “Setidaknya ilmu bisa diterapkan kembali sesuai dengan jabatan tenaker asing itu sendiri,akan tetapi hal tersebut akan serasa sia – sia jika tidak ada dukungan dari perusahaan yang bersangkutan untuk mentaati aturan agar segera didaftarkan,”pungkasnya.(man)

Bupati Bentuk

Dari Hal 9 ) ..................................................................................................................................

syarakat yang dikuasai tanpa diganti rugi. mengingat jika tidak cepat ada penyelesaian dari pemkab OKI maka sangat berpotensi bentrokan antara masyarakat dengan pihak perusahaan. Pembentukan Tim Pengukuran ulang ini disampaikan Bupati OKI Ir Ishak Mekki saat memfasilitasi pertemuan antara perwakilan masyarakat Pematang Panggang dengan Manajemen perusahaan PT Aek tarum di Ruang rapat bende segugik I, Setda OKI kemarin (4/4). “Kami selaku kepala daerah akan membentuk tim yang terdiri dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Dinas Perkebunan, Transmigrasi, Bagian pertanahan, Pemerintahan dan pihak terkait untuk melakukan pengukuran ulang terhadap seluruh lahan PT Aek Tarum, karena

berdasarkan laporan dan data dari masyarakat, perkebunan PT Aek Tarum melebihi izin dalam HGU,” terang Bupati. Untuk membuktikannya apakah memang Operasional perusahaan tersebut melebihi HGU sehingga menguasai tanah masyarakat atau tidak.” Satu-satunya jalan harus kita ukur ulang, ini juga sesuai dengan tuntutan masyarakat, toh kalau nanti hasil pengukuran ternyata sesui dengan HGU masyarakat akan menerima,” jelasnya. Bupati berharap sambil menunggu tim pengkur bekerja, masyarakat jangan mudah terprovokasi untuk berbuat hal-hal yang tidak diinginkan.” Dalam waktu dekat tim akan bekerja dan langsung turun kelapangan, berkoordinasi dengan pemerintah desa dan perusahaan,

untuk mengukur lahan prusahaan, masyarakat harus sabar menunggu hasilnya nanti,” tegasnya. Sementara itu menurut Perwakilan Manajemen PT Aek Tarum, Santi, saat memaparkan dokumen yang ada di perusahaan, bahwa Status hukum HGU PT Aek Tarum, sesuai dengan sertifikat HGU No I, atas nama PT Aek Tarum, dengan luas 2.189,7 Ha, berlaku sejak 16 Agustus 2001-16 Agustus 2096. ”Letak desa operasional di desa tegal Sari, Sumber sari, Sumber Baru, dan Mekar Wangi, Kecamatan Mesuji, OKI, tidak ada yang masuk di wilayah Desa pematang Panggang,” terangnya. Kemudian HGU inti kurang lebih 5.595 Ha, untuk kebun plasma seluas kurang lebih 6.554 Ha, kemudian mengenai klaim dari masyarakat

dianggap sudah kadar luarsa, karena pegajuan keberatan atau klaim itu seharusnya diajukan maksimal 5 tahun sesudah HGU lahir.” Tetapi kenapa masyarakat baru mulai ngeklaim sekarang, setela perusahaan beroperasi puluhan tahun,” jelasnya. Menganai rencana pengukuran yang akan dilakukan oleh Tim yang dibentuk Bupati OKI, pihaknya akan berkordinasi dengan manajemen dan direksi terlebih dahulu.” Kita sebenarnya sangat keberatan jika lahan kami akan di ukur ulang, ini akan kami rapatkan dengan manajemen dan direksi terlebih dahulu,” ungkapnya. Sesuai dengan tuntutan warga yang meminta pemerintah untuk melakukan pengukuran ulang terhadap lahan perkebunan PT aek tarum baik itu kebun Plasma maupun Kebun inti perusahaan.”(rom)

Pemkab OKUS

Dari Hal 9 ) ................................................................................................................................

“Memang ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya, ini juga untuk meningkatkan insfrastruktur di Kabupaten OKUS,” ujar Nasrun yang juga koordinator reses. Dikatakan polisi partai Golkar ini, dana tersebut terbagi untuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga sebesar Rp 12.000.000.000 dengan tujuh proyek pengerjaan.

Untuk Cipta Karya sebesar Rp 4.415.000.000, PU Pengairan mendapat dana Rp16.158.400.000 dan dinas perhubungan, komimfo mendapat bantuan sebesar Rp2 miliar.“Terapat 30 pekerjaan di Dinas PU dan satu pekerjaan di Dishubkominfa yakni pemasangan pagar pembatas jalan,” terangnya Diakui Nasrun, jumlah tersebut

bisa saja bertambah jika terjalin komunikasi yang rutin antara pemerintah kabupaten OKUS dengan anggota DPRD Sumsel dapil lima. “Dianggaran itu juga ada dana aspirasi dewan, tapi karena kurang komunikasi sehingga banyak dana aspirasi dewan yang tersalurkan ke Kabupaten OKU dan OKUT,” ucapnya.Sedang wakil Bupati OKUS

Herawati yang hadir dalam pertemuan tersebut merasa geram melihat minimnya camat dan kepala desa (kades) yang hadir, padahal pertemuan tersebut dapat menyerap aspirasi masyarakat di daerah “Seharusnya Camat dan Kades hadir bair mereka bisa mengajukan usulan kepada anggota dewan provinsi biar,” ucapnya.(gie)


REDAKSI TELP EXT FAX

ONLINE Iklan Sirkulasi

: (0711) 361638 : 815 : (0711) 362452

: (EXT 805) : (EXT 803)

Radar Sumsel

KAMIS 5 APRIL 2012 Harga Eceran Rp. 3.000

INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

OKUS Siapkan Dana Operasional Raskin MUARADUA, RP - Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui pos anggaran Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) setempat bakal menyiapkan dana operasional pendistribusian beras miskin (raskin). Besarnya dana yang disiapkan Rp 400,- per kg. Menurut Kabag Kesra Sekretariat Daerah (Setda) OKU Selatan Drs Misnadi kepada koran ini kemarin (3/4), Penyia-

pan dana operasional, lanjut dia dimaksudkan agar masyarakat tidak lagi terbebani biaya penebusan raskin melebihi harga yang semestinya. “Selama ini yang terjadi untuk menebus raskin biaya yang harus dikeluarkan masyarakat lebih mahal dari yang seharusnya. Bagaimana tidak, jika harga yang ditetapkan Bulog (badan urusan logistik) Rp1.600 per kg sementara

masyarakat harus menebus raskin di atas Rp2.000 per kg. Tentu saja ada yang merasa terbebani, jelasjelas mereke (penerima) raskin adalah warga tidak mampu,” beber Misnadi. Lebih lanjut, melalui dana operasional raskin diharapkan masyarakat bisa menebus raskin sesuai harga yang sudah ditetapkan Bulog. Apalagi dengan adanya dana operasional

yang ditanggung pemerintah diharapkan mampu menutupi biaya operasional pendistribusian raskin sampai ke rumah tangga sasaran (RTS). “Sesuai peruntukannya pengalokasian dana raskin memang untuk menutupi biaya operasional pendistribusian raskin hingga ke RTS. Di sana sudah termasuk biaya sewa gudang, upah kuli angkut serta biaya tranpostasi,”

jelasnya. Ditanya besaran dana yang disiapkan Pemkab, menurut Misnadi belum bisa dipastikan. Pasalnya terobosan tersebut masih merupakan wacana dan baru akan diajukan dia APBD Perubahan mendatang. Menurut Misnadi, bisa disetujui bisa juga tidak, yang pasti wacana ini muncul setelah dilakukan pertemuan komisi Dua DPRD OKU Selatan dengan DPRD Provinsi.

274 Honorer OI Lolos Verifikasi Sebanyak 274 orang honorer di lingkungan pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) masuk katagori I yang memenuhi kriteria berdasarkan hasil verifikasi dan validasi, demikian dikatakan Kepala BKD OI Sidharta,SE,MSi kepada wartawan di ruang kerjanya Rabu (4/3) kemarin. Lebih jauh dikatakan Sidharta, sebenarnya pihaknya memajukan 284 orang tetapi hanya 274 orang yang masuk daftar verifikasi dan validasi yang memenuhi persyaratan, sementara 10 orang diantaranya tidak masuk verifikasi dan validasi. INDRALAYA, RP - Dikatakan Sidharta yang didampingi M.Soleh, data ini resmi yang diumumkan secara serentak di BKN Regional 7. Palembang. Sementara daftar nominatif 274 tenaga honorer katagori I yang memenuhi kriteria berdasarkan hasil verifikasi dan validasi BKN pusat ini diumumkan secara resmi dan dapat dilihat pada papan pengumuman BKD OI. Pengumuman ini akan dipajang selama 14 hari terhitung dari tanggal 4 hingga 17 April 2012, keesokannya tanggal 18 April 2012 PPK (pejabat pembina kepegawaian) OI harus memberikan laporan ke BKN Regional 7 Palembang, selanjutnya menunggu juknis dari BKN pusat. “Selama 14 hari diumumkan di papan pengumu-

man BKD OI setelah itu PPK akan membuat lapooran ke BKN Regional 7 Palembang dan selanjutnya kita menunggu petunjuk dari BKN Pusat” ujar Sidharta. Lebih lanjut dikatakan Sidharta,adapun tenaga honorer yang dimaksud terdiri dari katagori I yaitu tenaga honorer yang penghasilannya dibiayai oleh APBN atau APBD, diangkat oleh pejabat yang berwenang, bekerja di instansi pemerintah dengan masa kerja sejak 31 Desember 2005 sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus dan berusia sekurang kurangnya 18 tahun dan tidak boleh lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006. Dari 274 yang berhasil tersebut terdiri dari tenaga pendidik 182 orang, penyuluh 3 orang, Kesehaan 13 orang dan tenaga tehnis 76 orang. (iam)

VERIFIKASI:Para honorer Pemkab OI saat melihat pengumuman hasil verifikasi

“Yang jelas jika di pengajuan APBDP nanti disetujui tahun ini juga bisa langsung jalan,” timpal dia. Mengenai teknis di lapangan, ia mengaku masih mendapati adanya kendala. Kendala dimaksud adalah bagaiamana dengan jarak tempuh dari kecamatan ke desa lokasinya terlalu jauh. Logikanya semakin jauh keberadaan desa semakin besar pula kebutuhan biaya

operasional. Sementara dengan biaya yang ada tidak mungkin bisa dipukul rata. “Mengenai permasalahan ini kami bagian Kesra akan lebih dulu berkoordinasi dengan seluruh camat sebab mereka yang lebih tahu soal teknis di lapangan. Rencananya dalam waktu dekat akan dilakukan koordinasi memanggil seluruh camat,” tandas Misnadi. (gie)

DPRD Propinsi

Serap Aspirasi Masyarakat Linggau LUBUKLINGGAU, RP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel daerah pemilihan Sumsel VII wilayah Kota Lubuklinggau-Kabupaten Musi Rawas mendengarkan curahan hati warga Kecamatan Lubuklinggau Timur II terkait masalah pembangun jalan, jembatan hingga insentif serta baju seragam bagi ketua Rukun Tetangga (RT). Kemarin, Rabu (04/04). Selain mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat, mereka juga menyiapkan selebaran berisi daftar usulan aspirasi program kegiatan pembangunan. “Banyak aspirasi masyarakat yang kita tampung. Diantaranya, insentif dan baju seragam bagi ketua RT, listrik, pembangunan jembatan dan jalan setapak,” ujar anggota DPRD Provinsi Sumsel, H. Darmadi Djufri. Idealnya, belbagai permasalahan diatas dapat dise-

lesaikan oleh Pemerintah Kota Lubuklinggau. Namun, jika memang tidak terealisasi, maka anggota dewan akan memberikan bantuan dari dana aspirasi. “Terlebih dahulu aspirasi masyarakat akan kita sampaikan ke Pemkot Lubuklinggau. Jika memang tidak bisa dilakukan, akan kami bantu. Kebetulan nanti akan diadakan pembahasan APBD 2013 Provinsi Sumsel,” katanya. Usai menyerap aspirasi masyarakat di Kantor Kecamatan Lubuklinggau Timur II, kemudian anggota DPRD, H. Darmadi Djufri, Hj. Rogaya Baidjuri, Muhammad Tukul dan Zulkarnain Ibrahim melanjutkan reses tersebut dengan memantau langsung laporan masyarakat mengenai ancaman longsor SD 34. “Ya, kami langsung turun kelapangan untuk melihat dan menyerap aspirasi masyarakat,” ungkap Hj. Rogayati. (pin)


RP2_05042012  

Radar Palembang Edisi Kamis 05-04-2012 Koran 2.

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you