Page 1

REDAKSI TELP EXT FAX

: (0711) 361638 : 815 : (0711) 362452

ONLINE Iklan : (EXT 805) Sirkulasi : (EXT 803)

Radar Palembang Harian Bisnis

INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

SENIN 31 OKTOBER 2011 TERBIT 16 HALAMAN harga eceran Rp 2.000

www.radarpalembang.biz

BJB Ekspansi ke Palembang Keberadaan Sumsel dan Palembang sebagai tuan rumah SEA Games XXVI menjadi daya tarik perbankan melakukan pelebaran sayap bisnis di kota ini. Kali ini giliran Bank Jabar Banten (BJB) yang rencananya grand opening sebelum SEA Games. Gedung Bank Jabar Banten yang segera akan diresmikan sebelum Sea Games, berlokasi di Jl Jendral Sudirman Km 3,5 Palembang.

PALEMBANG, RP - PT Bank Jabar Banten Tbk merupakan Bank Pembangunan Daerah (BPD) layaknya Bank Sumsel Babel. Dengan kekuatan modalnya, BJB melakukan ekspansi hingga ke tanah Sriwijaya. Kantor bank tersebut berada di jalan Jenderal Sudirman menempati dua ruko setinggi 4 lantai. Pantauan koran ini kemarin (30/10), tampak sejumlah pekerja tengah merampungkan bagian dalam kantor bank tersebut. Tak lama lagi diperkirakan BJB akan beroperasi, terlihat dari banking hall telah rampung dikerjakan, tinggal melakukan pemasangan jaringan. Di bagian muka kantor tersebut disiapkan rumah ATM satu unit. ”Rencananya akan melakukan grand opening sebelum SEA Games,” ujar

FOTO:SALAMUN RADAR PALEMBANG

❏ Ke halaman 5

SIAP LUNCUR:

PEOPLE OF THE MONTH

30 TKI Berangkat Setiap Bulan PALEMBANG, RP – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kota Palembang yang berangkat ke luat negeri setiap bulan mencapai 30 orang. Mereka bekerja di sektor informal dengan didominasi sebagai karyawan pabrik, perkebunan, dan bangunan. Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palembang Rafuan Yuris mengatakan, para tenaga kerja yang bekerja di luar negeri tersebut umumnya bekerja di sektor informal. “Kebanyakan mereka bekerja di pabrik, perkebunan, dan bangunan. Adapun negara yang menjadi tujuan utama yaitu Malaysia,” ujarnya, kemarin. Setiap bulan, tambah Rafuan, para TKI yang berangkat bisa mencapai 30 orang yang berangkat untuk bekerja ke luar negeri. “Mereka (TKI) ini bekerja di sana dengan sistem kontrak. Bahkan untuk data tahun ini lebih banyak TKI yang perpanjang kontrak. Kalau untuk yang baru terdaftar juga ada tapi tidak banyak,” katanya. Sedangkan pengiriman TKI dari Palembang ke luar negeri khususnya Malaysia baru akan dihentikan jika sudah ada aturan moratorium resmi dalam bentuk surat tertulis dari pemerintah pusat. “Pemerintah pusat memang

sudah mengeluarkan kebijakan. Tapi untuk surat resmi untuk moratorium ke Malaysia termasuk kebijakan pola kerja outsourcing di pemerintah hingga kini juga belum ada surat resmi. Kami juga belum bisa menerapkan aturan itu,” jelas Rafuan. Mengenai pola pengiriman TKI ke luar negeri dilakukan secara selektif melalui berbagai tes kemampuan dan keahlian, sesuai dengan permintaan negara yang akan dituju, memiliki keahlian serta bahasa negara yang akan dituju. Karena itu kepada para calon TKI yang berminat berangkat bekerja ke luar negeri, untuk menggunakan jasa pengerah tenaga kerja resmi yang ada di Kota Palembang. “Terlebih dahulu berkonsultasi ke Disnaker Kota Palembang tidak terjebak menjadi TKI ilegal karena berangkat melalui jasa pengerah tenaga kerja tidak resmi,” tegasnya. Sementara itu, data pengembangan pasar kerja (PPK) Disnaker tahun 2011 periode Oktober tercatat 2.955 pencaker wanita dan 4.642 pencaker pria. Jumlah 7.597 pencaker ini dinilai menurun dibandingkan data tahun lalu pada periode yang sama yaitu dengan rincian 13.223 pencaker wanita dan 14.481 pencaker pria. “Penurunan terus berlangsung sejak tahun 2007 hingga 2011. Bahkan, pada ❏ Ke halaman 5

Percepat Fly Over Patal FOTO: THEALANTIK.COM

li Fadh roperty P yaiful Mgs S CV Sehati a Utam

Marthin Anvetama Owner Prima Alam Mobilindo

Pimpinan

Keysar oup Agung Gr PT Pandan

SEMANGAT PEMUDA ur

Direkt

FOTO:SALAMUN RADAR PALEMBANG

Jiwa dalam Berbisnis

USIA mereka memang terbilang muda, daya juangnya selalu menyala. Beberapa dari mereka bahkan bukan hanya piawai berbisnis, tapi juga aktif berorganisasi. Semangat Sumpah Pemuda di bulan Oktober, mewakili kiprah mereka di kancah pemuda di sini. Mari belajar dari semangat, passion, dan tentu

saja kearifan dari para pemuda ini. Semangat yang melekat pada ketiga tokoh pemuda kali Syaiful Fadhli, Keysar, dan Marthin Anvetama. Mereka bukan hanya fasih bersentuhan dengan organisasi kepemudaan, melainkan juga piawai di duni bisnis. Visi dan kerja keras mem-

❏ Ke halaman 5

Ketika Petani Plasma Diberi Jaminan Hari Tua

Antusias dan Harapan Berbaur Jadi Satu Selama ini kita mendengar jaminan sosial hanya untuk pegawai atau karyawan saja. Namun, lain halnya terobosan baru yang coba diciptakan Jamsostek. Perusahaan BUMN itu mencoba memberikan jaminan hari tua, jaminan keselamatan kerja serta jaminan lainnya kepada para petani. MAYORITAS penduduk Indonesia bergerak dalam bidang Agraris, namun apresiasi kepada mereka dirasakan masih kurang, terkhusus dari sisi jaminan sosial. Tak jarang di beberapa kasus, ketika petani mengalami kecelakaan kerja mereka sendiri yang menanggung sebab dan akibatnya. Bertempat di Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDMP)

FOTO:SALAMUN RADAR PALEMBANG

SANTAI:Petani peserta sosialisasi Jamsostek santai mengikuti kegiatan beberapa waktu lalu.

bangunan Fly Over di simpang empat Patal tersebut. “Diharapkan dengan pertemuan dengan Pemerintah Pusat akan menemukan titik terang, tahun berapa akan dibangun. Apakah 2012 nantinya dapat direalisasikan atau bisa tahun berikutnya,” jelasnya. Sedangkan kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut disebabkan adanya pengembangan pemukiman di wilayah Kecamatan Sako. “Ke depan, kmia akan merencanakan akses jalan Kebun Sayur untuk bisa tembus ke Mata Merah, sehingga masyarakat mempunyai alternatif jalan selain jalan protokol. Untuk Jalan Soekarno Hatta akan diusulkan pembangunan Jalan Tol,” ujarnya. Selain itu, Pemkot Palembang juga akan mengembangkan pemukiman di tiga kecamatan yakni Kecamatan Sukarami, Alangalang Lebar dan Gandus. “Selama ini pengembangan wilayah pemukiman penduduk di Kota Palembang difokuskan ke Kecamatan Sako dan Kalidoni. Ke ❏ Ke halaman 5

bangun usaha kerap menginspirasi banyak pemuda. Semangat Sumpah Pemuda yang jatuh di bulan Oktober, menjelma di diri mereka. Seperti apa nasionalisme di sela kesibukan berbisnis? Berikut cerita mereka yang mudah-mudah dapat menginspirasi.

Rendra Yudha Satria Pratama – PALEMBANG

PALEMBANG, RP – Rencana pemerintah kota Palembang membangun Fly Over di Simpang Patal, bakal segera direalisasikan. Malah, pemkot akan segera berangkat ke Jakarta untuk membahas proyek yang sudah lama didengungkan ini. Simpang Patal memang terkenal sebagai kawasan yang paling sering macet. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palembang H Faisyar mengatakan, Pemkot berencana membangun Fly Over di simpang empat Patal untuk mengurai kemacetan yang terjadi selama ini. “Kami sudah sampaikan ke Pemerintah Pusat, hal ini sudah disetujui dan sudah masuk dalam pembahasan. Nantinya, jembatan tersebut akan dibangun persis di depan Palembang Trade Centre (PTC) yang mengarah ke Pusri,” kata dia. Untuk itu, pihaknya dalam beberapa hari akan berangkat ke Jakarta untuk membahas lebih lanjut mengenai realisasi pem-

Martapura, Jamsostek masuk ke dalam komunitas petani untuk memberikan sesuatu hal yang selama ini tanpa disadari oleh petani merupakan hak mereka, yaitu jaminan sosial. Sambutan sendiri sangat baik, sebelum dimulai esok hari, mulai dari malam hari para petani berduyun-duyun datang. Dengan menggunakan berbagai jenis kendaraan, halaman BPSDMP pun mulai penuh dipakiri mobil petani. Sekitar 60 petani plasma pun ambil bagian, bahkan ada petani yang ngotot ingin ikut meski namanya tidak terdaftar. Dari gambaran tersebut dapat diketahui betapa besarnya animo warga Martapura untuk mengetahui tentang apa sih jaminan sosial? Dan seberapa pentingkah produk itu bagi mereka? Saat acara dimulai pun tampak antusias tersendiri dari peserta pelatihan. Mereka ❏ Ke halaman 5


ADVERTORIAL

RADAR PALEMBANG

SENIN 31 OKTOBER 2011 l HALAMAN 2

CIPTAKAN KOTA PALEMBANG YANG AMAN Shalat Bersama Wawako Bersama Masyarakat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang kembali memberikan bantuan untuk pembangunan, kebersihan, dan sebagainya yang dialokasikan untuk Masjid Royanul Amin di Jalan Letkol Andrianz Kompleks Pepaya Indah Km 6,5, Sukabangun II Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami.

Wawako H Romi Herton saat memberian bantuan kepada pengurus Masjid Royanul Amin.

PEMBERIAN bantuan ini sendiri diberikan langsung Wakil Walikota Palembang H Romi Herton beserta jajaran Pemkot Palembang yang hadir saat shalat Jumat bersama masyarakat Kompleks Pepaya Indah dan sekitarnya. Dalam sambutannya, Wawako mengatakan, jika pentingnya untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Apalagi dalam hitungan hari lagi Kota Palembang akan menggelar even yang berskala internasional yakni SEA Games XXVI. “Untuk itu kita tunjukan kepada wisatawan baik dalam maupun luar negeri yang datang bahwa warga Palembang warga yang santun, ramah terhadap siapa pun, dan terutama Kota Palembang yang aman sehingga wisatawan tidak sungkan untuk berkunjung kembali ke Palembang,” ujar Wawako. Tak hanya itu, Wawako juga

Tren Gaya Rambut 2012

TAK hanya tata rias wajah, rambut pun menjadi unsur penting dalam menunjang penampilan yang sempurna. Tren penataan rambut juga ditunggu-tunggu sejumlah orang agar terlihat berbeda dari yang lain. Menurut hair stylist Rudy Hadisuwarno, tahun 2012 akan semakin diramaikan dengan tren rambut pendek bagi perempuan dan tren rambut berjambul bagi pria. “Tahun 2012, tren yang akan berkembang itu tren rambut pendek seperti pixie, disconnected cutting, lalu asimetris,” ujarnya saat ditemui pada cutting demo by Rudy Hadisuwarno Cosmobeaute, di Jakarta Convention Center. Beberapa tahun terakhir ini, tren rambut pendek memang cukup menyita perhatian. Tak heran banyak artis yang rela memangkas rambut panjangnya, demin marasakan sensari berambut ekstra pendek. Setelah dipopulerkan oleh supermodel asal Inggris Agyness Deyn, Emma Watson semakin membuktikan bahwa rambut pendek pun dapat terlihat glamor, dan bahkan mengubahnya dari gadis sekolahan menjadi wanita

mengajak warga Palembang khususnya di Kompleks Pepaya Indah dan sekitaranya untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dikarenakan hal ini sesuai dengan visi Pemerintah Kota Palembang yang sudah bervisi internasional. “Pentingnya menjaga kebersihan dimulai dari lingkungan sekitar rumah terlebih dahulu. Hal ini juga sesuai dengan visi Pemkot Palembang. Apalagi kita sudah lima kali berturut meraih Piala Adipura tentu hal ini harus kita pertahankan,” ajak Wawako. Tambah Wawako, dirinya cukup terkesan dengan antusias warga sekitar Masjid Royanul Amin yang memadati masjid tersebut. “Masyarakat disini juga (warga sekitar Masjid Royanul Amin) juga sering mengadakan berbuka bersama di masjid ini,” ujarnya. Dalam kesempatan ini juga Pemerintah Kota Palembang memberikan bantuan kepada pihak

cantik dan anggun. Selain Emma Watson yang terlihat lebih percaya diri dengan rambut pixie-nya, Carey Mulligan, Keira Knightley, dan Michelle Williams pun merasakan sensasi yang serupa. Rambut pendek mereka bahkan berhasil membuat mereka terlihat lebih segar.

pengurus Masjid Royanul Amin. “Bantuan ini kita harapkan dapat digunakan untuk keperluan Masjid

Tak hanya pixie, belakangan khususnya di Indonesia, tren rambut khas Korea pun semakin digemari. Namun, menurut Rudy, tren gaya rambut khas Korea sangat cocok bagi orang oriental yang memiliki kulit putih. “Kalau untuk kita akan terlihat kusam dan enggak rapih.” Lalu, tren apa yang cocok

Royanul Amin yakni pembangunan dan untuk keperluan lainnya,” pungkasnya. (adv/gus)

bagi wanita pecinta rambut panjang di tahun 2012? “Untuk wanita berambut panjang, tren untuk 2012 adalah keriting zigzag. Enggak beraturan,” ujarnya. Biasanya, rambut keriting dibuat memutar bagai rol. Tapi di tahun 2012, rambut keriting yang akan digemari adalah keriting zigzag

dengan kesan acak-acakan karena lengkungan dibuat tidak asimertis. Untuk gaya rambut pria di tahun 2012, Rudy menggambarkan sosok penyanyi legendaris Elvis Prasley yang terkenal dengan jambulnya. Menurutnya, pria saat ini akan tampil lebih rapih dan dendy. (vk)


COUNT DOWN

011

INDONESIA P

PENGAMANAN PALEMBANG DIPERKETAT PALEMBANG, RP - Pengelola wisma atlet di Palembang, menerapkan pengamanan ketat selama pelaksanaan SEA Games XXVI, November mendatang. Semua ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan para atlet dan ofisial yang menginap. Direktur Wisma Atlet Jakabaring, Augie Bunyamin menjelaskan, pengamanan yang diterapkan akan sangat maksimal, hanya atlet dan ofisial saja yang boleh masuk dalam area wisma atlet. Itu pun harus dibuktikan dengan kartu identitas. “Jika tidak memiliki tanda sebagai atlet atau ofisial, maka tidak akan dilayani,” ujar Direktur Wisma Atlet Jakabaring, Augie Bunyamin. Menurut dia, wisma atlet itu layaknya sebuah rumah besar bagi atlet, sehingga harus memberikan kenyamanan dan keamanan seperti berada di tengah-tengah keluarga sendiri. “Saat kembali ke wisma atlet seperti berada di tengah-tengah keluarganya, meski-

A

L

RADAR PALEMBANG

HALAMAN 6 E

M

B

A

N

SENIN 31 OKTOBER 2011

G

Anak-anak Goes 2011 PALEMBANG, RP – Penuh semangat, ratusan anak dengan sepeda penuh hiasan mengikuti Goes 2011 dengan start di halaman Pemprov Sumsel. Kegiatan menyambut SEA Games 11 November mendatang, dilepas langsung oleh Ketua KONI Sumsel Muddai Madang. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati HUT Pal TV ke 6. Sejak pagi kemarin (30/10), anak-anak usia sekolah dasar sudah berkumpul bersiap melahap lintasan yang ditentukan. Start dimulai dari halaman kantor gubernur Sumsel dilanjutkan ke Jalan Radial, Jalan Letkol Iskandar, Jalan Jenderal Sudirman dan kembali lagi ke Jalan Kapten Arivai dan finish di tempat awal. Kegiatan sepeda santai dan sepeda hias itu untuk menyosialisasikan SEA Games. Sehingga masyarakat Palembang menjadi tuan rumah ramah bagi atlit, official dan tamu. Melihat jumlah peserta yang begitu ramai, sambung Muddai, menujukkan antusias masyarakat sangat bagus menyambut SEA Games. Masyarakat juga diminta untuk menjadi tuan rumah yang baik, dengan cara menjaga kebersihan, kemanan dan ketertiban. Pasalnya, dalam mempersiapkan SEA Games menjadi tuan rumah membutuhkan tenaga, waktu bahkan biaya yang tidak sedikit. “Marilah kita

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

GOES 2011: Anak-anak peserta Goes 2011 yang diselenggarakan Pal TV bersama KONI Sumsel antusias memenangi perlombaan dengan banyak hadiah itu.

bersama-sama berpartisipasi menjaga kebersihan serta keamanan. Jangan sampai kita malu di mata atlit, official dan tamu,” tegas dia. Rute dimulai dari halaman kantor Gubernur-Jalan Radial-Jalan Letkol

Iskandar-Jalan Sudirman dan kembali ke halaman kantor gubernur. Ketua Panitia Acara Goes Kids 2011 Aan Sartana mengatakan, kegiatan sepeda santai dan sepeda hias adalah dalam rangka mensosialisasikan SEA

Games kepada anak-anak di Sumsel khususnya Kota Palembang. ”Acara ini diikuti 200 peserta sepeda santai dan 100 pserta sepeda hias yang tentunya disepanjang perjalanan peserat didampingi oleh

orang tuanya,” kata dia. Pihaknya telah menyediakan berbagai hadiah yakni 5 unit lapotop, 4 unit tablet, 5 sepeda, 6 handphone, 6 jam tangan, 6 unit tas serta hadiah bingkisan manarik lainnya. (dav)

Modo Modi

Dipamerkan di KL DOC: SALAMUN/RADAR PALEMBANG

TINJAU:Menpora Andy Malangeng saat meninjau Wisma Atlet beberapa waktu lalu. pun pada prinsipnya mereka bersaing saat di lapangan. Ini untuk menumbuhkan semangat solidaritas sebagai masyarakat Melayu yang tinggal di wilayah Asia Tenggara,” ujar dia. Pihaknya akan memasang beberapa kamera pengawas (CCTV) pada setiap lantai dan ruang-ruang utama di wisma atlet ini. “Kamera pengawas itu akan dipantau selama 24 jam, sehingga apa pun yang akan terjadi dapat terlacak, seperti siapa saja yang masuk ke dalam salah satu kamar. Jadi, jika terjadi sesuatu masalah akan dapat diketahui.” Selain itu, wisma tersebut juga dilengkapi fasilitas, seperti money changer, mini market, merchandise store, kantor pos, ATM sampai convenience store. ”Jadi atlet tidak perlu keluar Komplek Olahraga Jakabaring untuk memenuhi kebutuhannya, karena semua sudah tersedia dalam wisma atlet,” imbuhnya. Dia menambahkan, saat ini pihaknya sedang menata perabotan rumah tangga (furniture) dan perangkat elektronik ke tiap-tiap kamar, karena untuk menyambut kedatangan para atlet dan ofisial yang diperkirakan tiba setelah Idul Adha, yakni 6-7 November mendatang. ”Beberapa truk peralatan itu sudah tiba di wisma dan tinggal dibongkar untuk isinya dimasukkan ke dalam kamar. Beberapa kamar telah selesai tapi ada juga yang belum, semua dilakukan secara bertahap seperti menata kasur, meja, kursi dan peralatan lain,” kata Augie pula. Dia mengungkapkan, pihaknya juga telah membagi kamar untuk para atlet dan ofisial negara peserta sesuai ”entry by name” data pada InaSOC pusat. ”Nanti saat atlet tiba sudah tahu mendapatkan kamar nomor berapa, jadi bisa langsung serah terima kunci,” kata dia pula. (ini)

KUALA LUMPUR, RP – Modo Modi yang merupakan Maskot SEA Games XXVI dipamerkan di Kuala Lumpur, Malaysia 28 - 30 Oktober dalam bentuk cendera mata. Animo warga Kuala Lumpur cukup antusias dengan adanya pameran ini.

bang Rosidi mengatakan, suvenir modo modi yang dipamerkan tersebut merupakan hasil produksi pengerajin Palembang. “Modo modi sebagai maskot SEA Games kini telah diproduksi sejumlah perajin Palembang,” katanya di Kuala Lumpur. Untuk animo warga Kuala Lumpur dan wisatawan asing yang datang ke pameran sangat bagus. “Modo modi yang ada di pameran ini dalam bentuk boneka berpas-

Kepala Bidang (Kabid) Industri Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Palem-

SUKA:Seorang pengrajin suvenir modo modi sedang khusyuk

angan yang dikemas dalam kotak kertas tersebut dijual 40 ringgit per kotak,” ujar dia. Selain modo modi, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang juga membawa sejumlah pengrajin untuk memamerkan produk mereka di salah satu restoran Indonesia itu. “Tak hanya Modo Modi yang kami pamerkan, juga ada kerupuk, kemplang, kopi dan lempok serta songket,” jelasnya. Sebelumnya, Jumat (29/10)

mengerjakan kerajinan ini yang disukai warga KL.

pada pembukaan promosi “Palembang Road To SEA Games” Rumah Busana Tria memeragakan busana muslim dengan baju kurung dan kain songket. “Sebanyak 10 busana ditampilkan dalam peragaan ”Roadshow” menjelang SEA Games,” kata Perancang Busana Tria Busana. Peragaan busana disesuaikan dengan kultur masyarakat Kuala Lumpur sehingga nuansa Melayu sangat kental tetapi tetap dengan kekhasan Palembang. “Kebaya dan baju kurung dengan paduan songket Palembang sangat cocok untuk warga Malaysia yang berlatar belakang Melayu,” pungkasnya.(gus)

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

Detak Ekonomi SEA Games bagi Masyarakat Jakabaring

Wah, Sewakan Halaman Gubuk Rp 3 Juta Asih Wahyu Rini PALEMBANG

Panitia SEA Games boleh sibuk sendiri. Mendekorasi jalur sepanjang 2 kilometer di Jl KH Bastari Jakabaring menuju venue. Namun masyarakat tetap mampu mencari cela peluang ekonomi di balik itu. Tak ayal, space halaman gubuk reyot, dan depot-depot kecil di jalan ini pun disewakan dengan harga melambung.

CUACA siang kemarin di kota

ini masih cukup indah dinikmati. Meski setelahnya hujan deras langsung mengguyur kota bersejarah cukup terkenal dengan kerajaan Sriwijayanya. Dan kini mulai bersolek menyambut tamu agung dari 11 negara tetangga di ajang SEA Games ke-26. Kendati H-15 lagi pelaksanaan pesta olahraga akbar Asia Tenggara itu, gegap gempita warga kota ini belum begitu terasa. SEA Games masih

dirasakan layaknya event-event rutin lain yang biasa digelar di Palembang. Sebab itulah, sebagian warga merasa kegiatan ini tidak begitu istimewa. Apalagi, keterlibatan langsung panitia dengan warga sekitar area juga masyarakat pada umumnya tidak terlalu mencolok. Pekerjaan, kesibukan persiapan SEA Games, tak lebih melibatkan kelompokkelompok tertentu yang dianggap professional di bidangnya..(*)

JUAL KAOS:Ipunk terlihat menyusun kaos SEAG yang ia jual di seputaran Jl KH Bastari Jakabaring, kemarin.


Variety

RADAR PALEMBANG

SENIN 31 OKTOBER 2011 l HALAMAN 4

Dana Kemitraan PTSB Terealisasi Rp 6 M PALEMBANG, RP – PT Semen Baturaja (Persero) Palembang mencatat hingga triwulan III/2011 berhasil merealisasikan pengucuran dana kemitraan bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam lingkup Palembang, Baturaja dan Lampung mencapai Rp 6 miliar dari target yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp 8,4 miliar. “Sekitar 200 mitra binaan Semen Baturaja yang masih eksis mengelola usahanya. Kami optimis dana kemitraan yang dialokasikan itu dapat membantu pelaku UKM dalam mengembangkan usahanya, targetnya 215 pelaku UKM yang menjadi mitra binaan Semen Baturaja,” kata Direktur Utama PT Semen Baturaja Pamudji Rahardjo melalui Kepala Biro Kemitraan Bina Lingkungan (KBL) PT Semen Baturaja Palembang, Kemas Riduan usai senam sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) PT Semen Baturaja ke 37 tahun di Palembang kemarin (30/10). Pemberian pinjaman modal kepada UMKM tersebut wajib sesuai dan berdasarkan peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara No 5/MBU/2007 tentang program kemitraan BUMN dan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan. Kriteria sektor UMKM berhak mendapatkan pinjaman modal PKBL bergerak dibidang jasa, perdagangan, kerajinan, pertanian, peternakan, perikanan, maupun perkebunan yang berjalan sudah satu tahun dengan omset tidak lebih Rp 1 miliar dalam setahun. “Taksiran pinjaman minimal Rp 5 juta hingga Rp 50 juta. Untuk tahun ini rata-rata yang meminjam modal merupakan pelaku UKM baru. Untuk suku bunga

FOTO : SALAMUN / RADAR PALEMBANG

SENAM SEHAT : Dalam rangka HUT ke 37, PT Semen Baturaja menggelar senam sehat bersama karyawan dan keluarga.

sudah ditetapkan sesuai Peraturan Menteri BUMN yakni sekitar 6% dengan waktu pemgembalian 2 tahun,” tuturnya. Bahkan dalam pameran SEA Games nanti, lanjut dia, pihaknya menyiapkan dua stan termasuk usaha kopi luak sebagai mitra binaan PT Semen Baturaja. “Alhamdulillah tahun ini dana kemitraan bagi UKM

naik hingga 300% dari tahun sebelumnya hanya Rp 3 miliar. Baiknya tingkat pengembalian pinjaman mendorong bertumbuhnya dana kemitraan ini dengan harapan disalurkan kembali kepada pelaku UKM yang baru,” jelasnya. Kepala Bagian (Kabag) Hukum dan Humas PT Semen Baturaja, M Muammar Syahreza

menambahkan dalam menyemarakkan HUT Semen Baturaja ke 37 tahun, pihaknya melangsungkan berbagai kegiatan dengan melibatkan seluruh karyawan, stakeholder dan masyarakat umum lainnya. Adapun kegiatan dimaksud meliputi, senam sehat, voli, tenis, termasuk pula kegiatan dibidang pendidikan, kesehatan dan sarana

prasarana dengan dana yang dipersiapkan mencapai Rp 210 juta. “Khusus untuk kegiatan senam sehat, kami menyiapkan doorprize kepada peserta meliputi hadiah utama TV LED 46 inci, kulkas tiga pintu, dan elektronik lainya. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini semakin menjalin kebersamaan antar karyawan PT Semen Baturaja,” jelasnya. (oct/rd3)

BNI Undi Rejeki Taplus PALEMBANG, RP- Atrium Palembang Trade Center (PTC) Mall Sabtu malam (29/10) dipenuhi pengunjung, sebab sedang berlangsung acara ‘BNI Mall to Mall’ 2830 Oktober sekaligus penyerahan hadiah undian ‘Rejeki BNI Taplus’ kepada pemenang. Mengenal Tiga Pemenang Rezeki BNI TaplusYakin. Ada dua nasabah yang menjadi pemenang, yaitu Sanny (48) memenangkan hadiah undian Mercedes E300 Elegance, Liliana (43) menang Toyota Fortuner. Serta satu pemenang hadiah langsung Honda Scoopy, yakni Sylvia (21) masing-masing dari Palembang. Hadiah undian ini pun diberikan langsung oleh CEO BNI Kanwil Palembang, Jeffry AM Dendeng, didampingi Head Of

Consumer and Retail, Minto Yuwono kepada para pemenang. Undian ini untuk periode 1 Mei sampai 31 Desember 2011. Sanny mengaku sangat surprise mendapatkan mobil Mercedes, meski ini bukan mobil pertama. Maklum harga mobil mewah ini mencapai Rp 800 juta, dan pasti diidam-idamkan oleh semua orang. “Sudah ada Honda CR-V, Xenia, dan Kijang. Semua dipakai sendiri, ada yang dipakai anak. Mobil ini juga mau saya dan suami pakai sendiri,” jelas wanita yang tinggal di jalan Ratna, Talang Semut Bukit ini. Dia justru mengaku tak mengetahui jika ada program ‘Rezeki BNI Taplus’. “Kurang tahu kalau kami diikutkan undian ini, tapi tiap bulan saya menambah

saldo tabungan. Saya sudah jadi nasabah BNI selama 15 tahun” kata pemilik perusahaan besar farmasi PT Sun Well Louis ini. Bahkan mimpi atau firasat pun tidak ada. Tiba-tiba ada yang menghubungi satu bulan lalu. Yang menghubungi ibu Natia Indriyani, Penyelia Penjualan BNI cabang Palembang. “Saya dihubungi pagi-pagi sekitar pukul 7 oleh Tia. Mungkin memang saya sudah akrab dengan dia dan menjadi nasabah kelolaannya, ibu Tia langsung menghubungi saya ketika tahu saya pemenang,” tuturnya. Sementara itu hampir sama dengan cerita Liliana, warga jalan Residen Abdul Rozak ini mengaku sudah menjadi nasabah BNI selama 10 tahun

FOTO : SALAMUN / RADAR PALEMBANG

SERAHKAN : CEO BNI Kanwil Palembang, Jeffry AM Dendeng saat menyerahkan kunci kepada pemenang.

dan sudah mengetahui program ini, namun tak pernah be rha ra p. “ Ta pi sa ya rutin menabung. Saya sama suami

punya perusahaan Panca Jaya Motor yang menyewakan angkutan dan rental alat berat,” katanya. (oct)

BFI Buka Gerai Baru PALEMBANG, RP– PT BFI Finance Indonesia Palembang kembali melakukan ekspansi dengan membuka gerai BFI Cabang Sukarame. Keberadaan gerai BFI Sukarame ini diharapkan dapat mengakomodir semua kebutuhan konsumen dengan coverage Kecamatan Sukarame dan Alang-Alang Lebar, khususnya dalam hal pinjaman dana tunai. Pimpinan Cabang PT BFI Finance Indonesia Palembang, Ahmad Gunata menegaskan gerai Cabang Sukarame ini merupakan gerai kedua setelah dibukanya gerai BFI perdana Cabang Sako Kenten beberapa waktu lalu. “Tahun ini memang kami hanya membuka dua cabang saja, yakni di Sako dan Sukarame. Kami melihat potensi di Sukarame sangat prospektif untuk bertumbuh seiring dengan banyaknya konsumen kami di Sukarame. Namun secara nasional, gerai Sukarame ini merupakan gerai yang ke 40 di Indonesia,” ujarnya. Untuk gerai Sukarame ini, kata dia, bertanggungjawab dalam melayani proses aplikasi dan pencairan dana calon konsumen. Aplikasi yang diprioses pun hanya terbatas untuk sepeda motor saja. Sementara untuk kendaraan roda empat, masih kata dia, pengajuan aplikasinya tetap diterima gerai Sukarame. Hanya saja proses dan pencairan dana melalui BFI Rajawali Veteran Palembang. “Secara spesifik syarat yang harus dipenuhi masyarakat ketika akan mengajukan permohonan dana tunai di BFI ini antara lain melampirkan identitas diri, kendaraan sepeda motor tahun produksi 2002 ke atas,” terangnya. Dia menuturkan taksiran pinjaman yang akan diberikan sangat beragam, mulai dari Rp1juta hingga Rp25juta dengan asumsi melihat kondisi sepeda motor yang bersangkutan. Hingga saat ini, kata Ahmad, pihaknya berhasil merealisasikan pinjaman dana tunai dengan jaminan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) sepeda motor hingga 70% dari target yang diettapkan tahun ini sekitar 300unit sepeda motor. “Angka yang kami targetkan sangat realistis menginggat kondisi perekonomian Sumsel yang kian membaik. Kami optimis akan tercapai. Bahkan tahun depan kami menaikkan angka target menjadi 6000 unit,” ujar Ahmad seraya mengatakan tahun 2012 pihaknya akan kembali melakukan ekspansi dua gerai di Plaju dan Bukit Besar Palembang. Sementara itu, Kepala Sales PT BFI Indonesia Cabang Palembang, Elvis Presly menambahkan estimasi dana tunai yang diberikan kepada calon konsumen mencapai 80% dari nilai kendaraan. “Berapapun yang diinginkan calon konsumen, kami siap. Tapi, kami akan melihat dahulu kondisi kendaraan,” kata Elvis seraya mengatakan untuk satu gerai ditargetkan mampu merealisasikan pinjaman dana tunai terhadap 100 unit sepeda motor. (oct)

Pasangan Atut-Rano Karno

Menangkan Pemilukada Banten JAKARTA, RP - KPUD Banten memastikan pasangan Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno memenangkan Pemilukada Banten. Pasangan nomor urut 1 ini mengantongi 2.136.035 suara atau 49,61 persen suara pemilih. Pasangan Atut-Rano Karno mengalahkan pasangan nomor urut 2 Wahidin Halim-Irna Nurulita yang mendapatkan 1.674.957 suara atau 38,93 persen pemilih. Sementara pasangan nomor urut 3, Jazuli Juwaeni-Makmun Muzzaki hanya mendapatkan 491.432 suara atau 11,40 persen pemilih. Demikian hasil perhitungan KPUD Banten atas Pemilukada Banten. Acara digelar di Kantor BPLKI Serang, Banten, kemarin (30/10). “KPU telah menjalankan semuanya sesuai dengan mekanismenya,” tutur Ketua Pokja Perhitungan dan Pemungutan Suara KPUD Banten, Nusrulloh, kepada wartawan. Namun saksi dari pasangan nomor urut 2 dan 3 enggan menandatangani hasil perhitungan suara ini. Saksi dari pasangan Jazuli Juwaeni-Makmun Muzzaki tidak menghadiri perhitungan suara, sementara saksi dari pasangan Wahidin Halim-Irna, menolak menandatangani. “Karena pemilukada Banten tidak dilaksanakan dengan asas jujur dan adil karena banyaknya money politics,” keluhnya seraya keluar ruangan usai perhitungan suara berlangsung. (van/fay)

Unit Baru Tembus 2500/Bulan PALEMBANG, RP – Animo konsumen untuk mendapatkan Honda New supra X 125 Helm In cukup besar setidaknya sejak saat di-launching di Palembang pada 22 September silam penjualan perbulannya menembus 2000-2500 unit. People and Channel Development Supervisor PT Astra International Tbk-Honda South Sumatera Regional Office Gunadharma S Kertanegara dalam acara Supra X 125 Pempek In di PTC Mal kemarin (30/10) mengatakan kalau penjulan tersebut terjadi tidak lepas dari andil keunggulan produk itu sendiri. Produk ini menggunakan mesin terbaru 125cc dengan teknologi Honda Variable Ignition Control, menjadikan motor ini lebih bertenaga, efisien dan irit bahan bakar. Memiliki keunggulan dari sisi bagasi Helm In, yang luas, acara Supra X 125 Pempek In pun terilhami. “Pada dasarnya ini seperti ide lucu-lucuan, namun menarik apalagi jika kita melihat animo warga yang ikut plus banyaknya pempek ukuran stadar masuk ke dalam bagasi,” ungkapnya. Selain acara tersebut, yang menjadi tujuan adalah penjulan dengan menargetkan sekitar 300 unit. Melihat track record-nya yang per bulannya mencapai 2000-2500 di Sumsel Gunadharma optimis hal tersebut tercapai. Dari sisi keiritan konsumen jangan khawatir, standar pengujian AHM berdasarkan ECE-R40 motor ini mampu melibas medan dengan hasil 51,2 Km/ liter. “Namun saat kami mengetesnya melewati Linggau ke Palembang, hasil lebih maksimal dibukukan yaitu 59,45 Km/liter,” tuturnya. (ren)


SENIN 31 OKTOBER 2011 l HALAMAN 5

RADAR PALEMBANG

30 TKI People of The Month

SEMANGAT PEMUDA Jiwa dalam Berbisnis Usia mereka memang terbilang muda, daya juangnya selalu menyala. Beberapa dari mereka bahkan bukan hanya piawai berbisnis, tapi juga aktif berorganisasi. Semangat Sumpah Pemuda di bulan Oktober, mewakili kiprah mereka di kancah pemuda di sini. Mari belajar dari semangat, passion, dan tentu saja kearifan dari para pemuda ini. Semangat yang melekat pada ketiga tokoh pemuda kali Syaiful Fadhli, Keysar, dan Marthin Anvetama. Mereka bukan hanya fasih bersentuhan dengan organisasi kepemudaan, melainkan juga piawai di duni bisnis. Visi dan kerja keras membangun usaha kerap menginspirasi banyak pemuda. Semangat Sumpah Pemuda yang jatuh di bulan Oktober, menjelma di diri mereka. Seperti apa nasionalisme di sela kesibukan berbisnis? Berikut cerita mereka yang mudah-mudah dapat menginspirasi.

Jangan Takut Bermimpi Mgs Syaiful Fadhli SIAPA yang berani memaknai nasionalisme dari sebuah mimpi? Mungkin baru pria yang kini menyandang pengusaha muda di metropolis, dan sering dipanggil Syaipul. Kata nasionalisme, boleh ditulis sejak zaman kemerdekaan 1945.Tapi, untuk mengaplikasikanya, tidak bisa diukur dengan usia manusia. Sebenarnya, ia hanya bisa dimaknai dengan hasil kerja. Kapan saja bekerja, ada hasil yang bisa bermanfaat untuk bangsa. Itulah arti sebenarnya. Sungguh salah kaprah, sebuah nasionalisme hanya dimaknai dengan ikut upacara rutin, menyiram bunga di taman pahlawan. Memakai baju seragam kebesaran.Menyanyikan lagu kebangsaan. Lebih dari itu, nasionalisme, perjuangan utuh mencapai hasil yang bisa dinikmati orang lain. Lantas siapa contoh konkretnya? ”Tentu bisa dilihat melalui para pengusaha,” katanya singkat. Wadah inilah, mampu menciptakan para kreator-kreator, inovator di belahan bumi ini dan mampu menyelamatkan negara. Dari perjuangan mereka yang keras, negara ini bisa hidup mendapatkan penghasilan. Dari perjuangan mereka jugalah, negara ini diringankan. Mereka mampu merekrut para pengangguran untuk bekerja dan terbebas dari kemiskinan. Dari tangan keras mereka juga, trilliunan hasil pajak dibangunkan fasilitas negara dan menggaji para pegawai.Hal ini harusnya dimaknai para generasi muda saat ini. Jangan manja dan senang menanti pekerjaan. Carilah pekerjaan dan buatkan pekerjaan bagi orang lain. “Mulailah semua dari mimpi, dan kejarlah bagaimana merealisasikanya. Jangan hanya menunggu wangsit,” tegas pria kelahiran Palembang , 26 September 1980 ini. Pemuda sekarang masih sangat takut bermimpi, aku dia. Apalagi mau merealisasikanya. Mereka lebih senang berada di zona aman. Menerima gaji besar, mandapat fasilitas mewah kantor. Yang secara tidak sadar, mengungkung kreativitas dan makin takut mendobrak dunia.Padahal, dunia pemuda itu biasanya dinamis. Suka bergerak. Banyak ide dan akal. Sulit dikendalaikan. Nah, ini harus disalurkan melalui wadah berwirausaha agar bisa melakukan dan memberikan banyak hal pada negara. “Mulailah sekarang. Hilangkan virus tidak berani bermimpi. Bermimpilah yang besar dan banyak. Daftar semua mimpi dan buatlah target pelaksanaanya. Bila semua sudah dijalankan, dunia ini berada di tangan kita,” tandasnya.Saat menemukan kendala, kembali lihatlah orang-orang sukses, yang bisa dibaca di buku atau literatur lain. Berbagilah dengan orang mempunyai pengalaman. Semua akan segar kembali dan terus bersemangat. Begitulah, hari-hari bapak satu anak yang kini baru menginjak usianya ke-33 tahun. Rutinitas kewirausahaanya yang sudah membara sejak SD, memberanikan diri berjualan ciki hingga pempek. Kini membuahkan hasil. Tiada hari tanpa aktivitas usaha. Itulah DIrinya. Kendati ia dilahirkan dari anak seorang PNS guru. Tapi jiwanya sama sekali tak terpanggil menjadi PNS.”Jadi pengusaha,”itulah cita-cita besarnya. Kebiasanyaan menjadi marketing dirinya sendiri, dari jualan ciki, pempek, rental komputer dan majalah saat kuliah. Hingga menggeluti dunia property saat ini, belum membuatnya berhenti. Jangan kaget, tahun 2015 ia masih bermimpi besar menggarap sektor pertambangan. Basic pendidikanya sarjana Teknik Pertambangan masih tertanam dalam di otaknya. Sektor tambang, menurutnya sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat Sumsel dan layak digarap.Meskipun begitu, ia menampik, jika dibilang bisnis properti yang dilakoni hari ini hanya sekadar pelarian. Properti baginya muara dari segala bisnis. Sebab itulah, menjadi pilihan utama bisnisnya. Berbekal pengalaman istri Desi Windayani ini, pernah bekerja sebagai tim marketting di salah satu perusahaan properto. Juga dari literatur buku-buku properti seperti Ciputra, ia memberanikan menggarap sektor ini.Lantaran belum ada modal. Mengawalinya sebagai konsultan renovasi rumah. Dimana para dosen dan rumah rekan-rekanya, menjadi sasaran pasar pertamanya untuk direnovasi. Sistem marketing pun dijalan begitu sederhana. Mendatangi rumah-rumah mereka sekadar menawarkan jasa renovasi. ”Gampang kan,” ucapnya. Tidak sampai di sini, ia mulai mengembangkan jasanya, menawarkan pembangunan rumah berkonsep ritel (satuan).”Yang punya lahan, tidak punya dana. Kita yang bantu.

Dengan memfasilitasi mereka lobi ke bank untuk ambil kredit modal kerja pembangunan rumah,” ungkapnya. Setelah si konsumen mendapatkan kucuran dana bank. Mereka memberikan DP pembangunanya. Dana itulah yang ia bangunkan rumah. ”Lumayan per bulan bisa membangun dan merenov rumah 1-2 unit. Rumah catering di Tanjung Harapan Kenten mencatat sejarah sebagai proyek terbesar saat itu,” kata Syaiful. Berjalan lebih kurang 2 tahun sejak ia tamat sekolah 2004, menggunakan uang modal sedikit mulai terkumpul. Di tahun 2007, ia memberanikan diri mengembangkan properti pertamanya di lahan 2.000 meter persegi di Pakjo sebanyak 12 unit Kencana Hati I, dengan sistem DP dimuka dan selesai bangun baru pelunasan. Berhasil terjual sebelum setahun. Ia pun membuka kembali Kencana Hati II di 2007 sebanyak 6 unit rumah. Sengaja ia pilih lokasi kecil namun di tengah kota. Diharapkan bisa menjaga cashflow perusahaan masih bermodal kecil. Sehingga cepat terjual dan bisa cepat kembali modal. Langkahnya membuahkan hasil. Seterusnya ia membuka Kencana Hati III di 2008-2009 Way Hitam sebanyak 8 unit. Kencana Hati IV Kalidoni sebanyak 20 unit rumah dan ruko. Kencana Hati V Kancil Putih sebanyak 8 unit.Tahun 2010, dibangun Kencana Hati VI Jalan Enim berdesain Town House sebanyak 2 unit. Kencana Hati VII Jalan Aman Pakjo sebanyak 12 unit. Kencana Hati VII Demang Lebar Daun Macan Kumbang sebanyak 32 unit, satu-satunya percontohan berkonsep IT, menggunakan CCTV, One gate System, Telpon Hunting, yang saat ini tinggal separuh lagi belum terjual.Di 2011, Syaiful masih menggarap proyek Villa Jasmine depan PTC Jalan rawasari berdesain Town House dua lantai 4 kamar bakal dijual tidak lebih dari Rp 600 juta.Peraih Juara I Wirausaha Muda Mandiri Tingkat Wilayah Sumatera Tahun 2010 dan Juara 2 Wirausaha Muda Mandiri Tingkat Nasional Tahun 2010 berpesan. Para pemuda harus memiliki jiwa wirausaha tinggi. Pada dasarnya, jiwa nasionalisme seorang pengusaha lebih tinggi ketimbang lainnya. Perjuanganya memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain dan pendapatan ke negara, titik pengabdian tertinggi sulit dicapai melalui jalan lain.

Penuh Keikhlasan dan Hati Senang (Keysar, Pimpinan PT Pandan Agung Group)

SELAIN dikenal sebagai pengusaha muda, Keysar, juga dikenal aktif di berbagai organisasi yang ada di Sumsel. Bagaimanakah dia menjalankan aktivitasnya tersebut dan bagaimana dia memaknai Hari Sumpah Pemuda? Dibincangi kemarin pria yang akrab disapa Kak Key ini mengatakan, kunci dalam bekerja adalah fokus terhadap apa yang akan dikerjakan. “Jadi apa pun itu jika dikerjakan dengan fokus pasti akan berhasil,” kata Kesyar membuka pembicaraan. Selain fokus, dalam bekerja dirinya juga selalu berusaha untuk profesional, bermoral dalam arti beretika yang baik dan benar. Dan selalu berusaha membangun kerjasama suatu tim. “Ini saya lakukan sejak pertama kali bekerja,” terang pria yang dikenal low profile ini. Keysar juga menceritakan, mengenai hobinya mengikuti organisasi yang menurutnya manfaatnya sangat banyak. Selain menambah teman sekaligus menjalin silaturahmi terkadang melalui organisasi juga wawasan dan usaha bisa berkembang. ”Soal banyaknya organisasi yang saya ikuti, tidak ada masalah asal kita menjalankannya dengan penuh keikhlasan dan dengan hati yang senang, pasti semuanya bisa berjalan dengan lancar,” ujar pria aktif sebagai Dewan Pengurus LPJK Sumsel, Wakil Ketua I Kadin Sumsel, Ketua Sekretariatan Bersama Dewan Pimpinan Daerah 5 Asosiasi, Ketua Asosiasi Konstruksi, Perumahan dan Gedung Sumsel, Presiden Lions Club Palembang Musi dan Dewan Pengurus DPD REI Sumsel.Ditanyai mengenai makna Sumpah Pemuda, menurutnya Keysar, merupakan momen untuk kebangkitan bangsa dan negara. ”Pemuda adalah harta yang paling berharga yang dimiliki sebuah bangsa, karena pemuda merupakan generasi penerus penanggung jawab dan pelaku pembangunan masa depan. Kekuatan bangsa pada masa mendatang tercermin dari kualitas sumber daya pemuda saat ini,” ujarnya. Soal adanya karut-marut kondisi kaum muda seperti terpecahnya organisasi kepemudaan memang harus jadi perhatian dari semua pihak. “Jangan sampai hal tersebut berlanjut Karena, fondasi terbentuknya suatu bangsa yang maju adalah moral pemudanya,” kata Keysar yang lahir di Pandan Agung 9 Juli 1971 ini sambil berharap kedepan pemerintah lebih meningkatkan perannya dalam mengaktifkan kegiatan kepemudaan. Lebih jauh Kesyar juga menceritakan tentang perjalanan hidupnya hingga sekarang. Pria kelahiran Pandan Agung, 9 Juli 1971 itu mengawali sekolah SD di Pandan Agung OKU Timur, lalu SMP 16 Plaju dan SMA Methodist Palembang dan menamatkan sekolah di 1989. Selepas SMA, dirinya mengambil kuliah di dua universitas, yakni di Bandung mengambil jurusan Teknologi Hasil Pertanian dan jurusan Ekonomi. “Nah, selama saya merantau kuliah ini saya banyak belajar hidup dan berusaha untuk mandiri dengan berwiraswasta. Dia juga menjual aneka produk pakaian mulai dari berjualan di emperan pasar hingga menjajakan pakaian tersebut ke teman-teman kuliah,” kata suami dari Evi Susanti dan ayah dari Fiki, Fio dan Fia ini. Keysar juga menceritakan keinginannya untuk berwiraswata dengan menjual aneka fashion. Ini merupakan keinginannya sendiri tanpa ada paksaan dari siapapun. “Mungkin jiwa wiraswasta ini turunan dari ayah saya,” ujar anak dari pengusaha kontraktor top Sumsel H Saropi ini. Setelah menamatkan kuliah sekitar tahun 1994, dirinya diterima untuk bekerja sebagai marketing di hotel Panghegar Bandung. “Pertama kali kerja ikut orang tentu beda dengan berwiraswata. Tapi yang jelas di Hotel Panghegar ini

saya bekerja sekitar dua tahun dan cukup banyak belajar tentang marketing,” ungkapnya. Usai bekerja di Hotel Panghegar, pada tahun 1996 dirinya diterima bekerja di Hotel Sol Elite pulau Bintan. “Di sini saya bekerja selama dua tahun atau hingga awal tahun 2008,” ujarnya. Setelah empat tahun bekerja ikut orang pada pertengahan tahun 2008, Keysar kembali ke Palembang dan diberi amanah oleh orang tua untuk melanjutkan usaha PT Pandan Agung. “Awal mengembangkan perusahaan ini cukup berat karena bertolak belakang dengan usaha yang saya geluti selama empat tahun terakhir. Selama ini saya menggeluti usaha marketing hotel, sekarang saya harus bergerak membangun sarana-prasana baik itu milik pemerintah maupun swasta. Sebab PT Pandan Agung awalnya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor,” katanya. Namun hal itu, sambung Kesyar, tidak berlangsung lama dalam kurun waktu beberapa tahun perusahaan yang ia pimpin terus berkembang. Hingga sekarang mampu menaungi beberapa perusahaan dengan aneka jenis bidang mulai dari kontraktor, suplayer, properti hingga memasarkan aneka jenis batu alam. “Untuk penjualan batu alam awalnya hanya sebuah hobi saya mengoleksi batu-batu alam. Namun setelah saya kelola cukup menjanjikan dimana yang menyukainya bukan hanya warga pribumi tapi juga warga asing dari berbagai negara,” terangnya ramah.

Pemuda Jangan Terjebak Hedonism

(Marthin Anvetama, Owner Prima Alam Mobilindo)

MOMEN 28 Oktober sebagai hari yang bersejarah bagi tonggak gerakan pemuda. Hal tersebut dicap sebagai momen paling menyentuh dalam pergerakan pemuda. Lain dulu lain sekarang, bila dulu pemuda berjuang meraih kemerdekaan kini pemuda berusaha sebagai garda terdepan dalam membuat sebuah langkah perubahan bagi negara. Berbagai sektor kehidupan mengharuskan para pemuda terjun aktif didalamnya, mulai dari bidang HAM, keamanan, politik, budaya hingga ekonomi. Untuk bidang yang disebutkan diurutan belakang tersebut, sudah tampak jelas peranan pemuda, hal ini dapat dilihat dari makin bermunculnya entrepreneur muda yang akan menjadi penopang peningkatan ekonomi. Namun, dari sekian banyak pebisnis muda, hanya sebagian dari mereka yang menyibukkan diri terjun dalam organisasi. Kesibukan mereka dalam merajut bisnis membuatnya cenderung bertingkah laku individualistis, tapi tidak halnya dengan Marthin Anvetama. Memulai usaha sejak jual beli mobil sejak 1998 waktu itu menjadi awal yang membuat dia mampu seperti sekarang ini. Karir sebagai pengusaha otomotif, terlecut dari komentar pamannya. “Komentarnya singkat tapi maknanya sangat dalam,” ungkap pria kelahiran Palembang, 20 Mei 1979 ini. Hobi balap-balapan sewaktu remaja sempat ditentang oleh sang paman. “Dia berkata kamu ingin seperti ini terus atau ingin gonta-ganti mobil,” kenangnya. Sontak mendengar perkataan tersebut Marthin tertegun dan bertanya apa gerangan yang membuat sang paman berkata demikian. Dia pun menanyakan action apa yang dapat dilakukan dari perkataan sang paman tersebut. “Beliau berujar terjunlah ke jual beli mobil dengan begitu kamu dapat mengeimplementasikan apa yang saya utara ini,” ungkap Marthin menirukan sang pamannya. Langkah awal dimulai dengan memilih lokasi usaha disurganya mobil seken di Palembang, kawasan Veteran. Meski prsaingan yang ketat antar pengusaha otomotif disana tak membuatnya ketar-ketir.“Salah satu caranya adalah dengan perang harga. Harga menjadi titik sentral dalam penjulan mobil seken. Orang biasanya mencari yang murah, tetapi secara kualitas samarasamar,” ungkapnya. Hasilnya dapat dikatakan cukup menggembirakan, meski pasaran mobil seken cenderung fluktuatif. Sekarang ini penjualan mobil yang terjadi di showroom miliknya berkisar di angka 10 hingga 15 unit per bulannya. “Menjaga mutu layanan sangat menjadi prioritas tak salah sampai detik ini kami masih mampu eksis dan untuk pelanggan hingga berada di luar kota dan ini menjadi sebuah prestasi tersendiri,” kata Marthin. Meski pekerjaannya ini mengharuskan untuk total, tak membuat Marthin hanya berkutat di dunianya. Untuk lebih mematangkan dirinya selaku warga negara yang bermasyarakat, banyak posisi penting di orgasniasi yang dipegangnya mulai dari Ketum Suporter SFC hingga Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Koperasi Hanura Sumsel (2010). “Organisasi adalah pusat dari pengembangan teori kemasyarakatan yang kita miliki, untuk lebih mengasahnya bergabung dengan organisasi menjadi sebuah cara yang tepat,” ungkapnya.Ditengah peradaban yang maju, Marthin mengungkapkan kalau eksistensi para pemuda sudah sangat terasa dalam mendukung melesatnya perekonomian Palembang tentunya. “Salah satu buktinya banyak kita jumpai acara tentang entrepreneur ke mahasiswa, dan tak jarang dari mereka berhasil. Cara seperti inilah yang tidak ditemukan di zaman saya,” ujar dia. Dapat dikatakan pula sekitar 55 persen pengusaha yang ada di Palembang didominasi mereka yang berjiwa muda. “Anak muda ini rasa ingin tahu dan maunya lebih besar. bila dikembangkan ini akan menjadi suatu sinergi yang positif,” tegasnya.Namun, ada kalanya juga para pemuda sekarang ini tejebak dalam pola hidup hedonism. Mereka terlalu terpesona dengan fasilitas yang diberikan oleh orang tua mereka. “Ini yang saya katakana sebagai bumerang, jika negara kita ingin maju, harapan utama tentu ditangan para pemuda, makin kreatif dan inofatif mereka dalam mengemas sesuatu akan berdampak pada harumnya nama Indonesia di kancah dunia, terkhusus disektor palingvital yaitu ekonomi,” pungkasnya. (ayu/sep/ren)

BJB

Dari Hal 1)............................................................

2007 pencaker yang terdaftar ada 45.225 orang,” tukasnya. Rafuan melanjutkan, berdasarkan data pembinaan terhadap penempatan Antar Kerja Antar Negara (AKAN) tahun 2011 tercatat sebanyak 199 tenaga kerja Palembang yang bekerja di luar negeri. Dengan rincian yaitu 182 tenaga kerja wanita dan 17 tenaga kerja pria. Hal ini cukup jauh dibandingkan data penempatan Antar Kerja Antar Lokal (AKAL) tahun 2011 yang berjumlah 2.183 orang dengan rincian 1.488 pria dan 695 wanita. “Sedangkan untuk

Percepat

Dari Hal 1).................................................

depan pengembangan ini akan ditambahkan ke tiga kecamatan tersebut,” tukasnya. Ketiga kecamatan ini dinilai masih memiliki lahan kosong yang luas dan dapat mendukung pengembangan wilayah kota. Pengembangannya berupa perluasan hutan kota dan pembangunan infrastruktur jalan. “Ini bagian dari perencanaan tata ruang kota. Kami pastikan pengembangan ini sudah berjalan pada awal 2012 karena anggaran-

Antusias

penempatan Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) hanya didominasi oleh para wanita dengan jumlah 204 orang,” urainya. Sebelumnya, Kepala Disnaker Kota Palembang Gunawan mengatakan, pengiriman TKI ke luar negeri masih terus dilakukan secara bertahap. Untuk pembinaan kepada para TKI juga terus dilakukan agar tenaga kerja dari Palembang mempunyai kesiapan mental yang cukup.“Mengingat aturan di negara orang lain berbeda dan harus dapat menyesuaikan diri dengan perbedaan aturan tersebut,” kata Gunawan belum lama ini. (gus)

nya sudah diarahkan ke sana,” imbuhnya. Nah, dalam pengembangan tata ruang, pihaknya juga telah membebaskan lahan pada wilayah kebun sayur ke bandara. Hal ini untuk mengantisipasi kemacetan di wilayah kecamatan Sukarami, jika kawasan tersebut menjadi daerah pengembangan pemukiman. “Kami juga memfokuskan perbaikan dan pelebaran Jalan Soekarno-Hatta,” pungkasnya.(gus)

Dari Hal 1)...................................................

mengikuti setiap materi yang diajarkan. Di sela keseriusan tersebut, wartawan koran ini mencoba menanyakan tentang jaminan sosial kepada mereka. Ridwan (30) yang kesehariannya merupakan petani karet mengaku awal kedatangannya kepelatihan ini ia tidak mengetahui apa itu tentang jaminan sosial. Bahkan jauh sebelum ini ketika ada kejadian berupa kecelakaan kerja yang membantu hanya dari sumbangan sukarela warga. “Saya ikut saja kesini, toh, lantaran akan ada ilmu yang didapat apalagi kata kepala desa ini penting bagi kami,” tutur dia. Lelaki ini menetap di Martapura sejak kelas 4 SD mengikuti orang tuanya yang transmigran dari Pekalongan, dan bermata pencaharian petani. Ini membuat dirinya sudah hapal betul mengenai seluk beluk tani. Bahkan, sekarang ia sudah memiliki setengah hektar kebun karet yang menghasilkan Rp1,5 juta setiap bulan. “Ini adalah hal baru bagi kami para petani, harapannya jelas jaminan ini akan melindungi kami ketika bekerja dengan hasil peningkatan kontribusi bagi keluarga tentunya,” ungkap Ridwan. Hal yang tak jauh berbeda pun dilontarkan oleh Rafli (28), Jamsostek dan jaminan sosial merupakan sesuatu yang tidak pernah didengar sebelumnya. “Saat diajak sendiri saya belum tahu. Barulah di sini saya tahu kalau Jamsostek itu merupakan sebuah perusahaan yang menyelenggarakan Jaminan sosisal,” bebernya. Rafli yang sehari-hari mengaku sebagai petani sawit ini hanya berharap bila janji manis yang diberikan Jamsostek adalah kenyataan. “Karena ini hal baru, kami pun menyikapinya sangat antusias, mudah-mudahan petani Indonesia lebih sejahtera,” tukasnya. Sementara itu, Kepala KUD Hestitomo Sumadi mengatakan, perlindungan yang dilakukan Jamsostek bagi para petani merupakan hal baru bagi pihaknya. “Otomatis para petani akan menjalani pekerjannya dengan maksimal

tanpa adanya ketakutan, sehingga produktivitas yang dilakukan akan menjadi lebih terlihat,” tuturnya. Ia menambahkan, ke depan sekitar 1.200 petani yang berada di bawahnya dapat diikutsertakan dalam program tersebut. “Meski ini tahap awal, saya lihat cukup baik responya, buktinya sekitar 400 petani sudah dirangkul. Besar harapan semuanya akan diikutsertakan dan menjadikan para petani lebih sejahtera,” tuturnya. Sementara itu, Wakil Bupati UKU Timur HM Kholid Mawardi sangat aptesiatif dengan apa yang dilakukan PT Jamsostek dalam perhatiannya bagi para petani. “Basis kami adalah pertanian, tidak ubahnya negara maju yang besar di sektor pertanian, kami pun berharap akan ada input tersendiri bagi OKUT dengan sinergi PT Jamsostek di dalamnya,” ungkap dia “Kami ingin buat Kabupaten OKUT besar dan berkembang di sektor agraris, pembinaan akan membawa mereka untuk menuju keberhasilan,” pungkasnya. Di lain sisi, Kepala Kantor PT Jamsostek Persero Palembang Marsely Tambayong SH MH, pada dasarnya pihaknya tahun ini mengajukan anggaran Rp 4 miliar namun yang disetujui hanya Rp 2 miliar. “Tak masalah dengan nominal ini kami yakin apa yang direncanakan akan tepat sasaran,” ungkap dia optimis. Jika yang diprogramkannya berhasil, Marsely mengatakan, di 2012 PT Jamsostek Palembang akan menganggarkan Rp 15 miliar. “UKUT adalah proyek awalnya, masih banyak hal lain yang akan kami rangkul, apalagi sektor agraris di Sumsel sangat menjanjikan,” ujarnya. Selain itu, dengan inisiatif diikutsertakannya para petani dalam program Jamsostek otomatis yang menjadi peserta mulai dari Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian. “Proses penggajuan pun sama seperti yang lainnya, jika syarat sudah lengkap paling tidak hanya butuh waktu sekitar 20 menit,” pungkasnya. (*)

Dari Hal 1)..........................................................................................................................

salah seorang pekerja kemarin. Hadirnya BPD tersebut, tidak dianggap sebagai tandingan bagi Bank Sumsel Babel. Masuknya BPD asal Jawa Barat akan bersaing sehat dengan bank umum lainnya. Direktur Operasional Bank Sumsel Babel Rendra kemarin (30/10) mengatakan, masuknya BJB statusnya sama dengan bank umum lain. ”Sama dengan kita (Bank Sumsel Babel, red) mendirikan kantor di Jakarta. Kami memang berkompetisi dengan Bank

DKI tapi tidak mengambil pangsa pasar mereka (Bank DKI, red),” jelas dia. Ia menambahkan, Bank Sumsel Babel yang berkantor di Jakarta, bersaing secara nasional mengambil dana-dana koorporat atau BUMN yang ada di sana. Hal yang sama dengan BJB mendirikan kantor bank di Palembang. Namun, yang membedakan BJB dari bank pembangunan daerah lain, BJB tidak berhubungan langsung dengan walikota dan bupati sehingga mereka tidak mengambil dana-

dana APBD. ”Pasar mereka adalah umum,” sahut dia. Terkait dengan pendirian BJB di Palembang, sebetulnya Bank Jabar Banten sudah mendirikan kantor bank serupa di Semarang, Batam dan beberapa tempat lain. Kemampuan ekspansi kantor bank tersebut tidak lepas dari struktur permodalan BJB yang kuat. Dengan modal disetor lebih dari Rp 3 triliun sehingga mendukung daya ekspansi. Peneliti Ekonomi Madya Kantor Bank Indonesia (BI) Palembang Faturachman kemarin (30/10) mengatakan, pendirian kantor tersebut sah-sah saja, seperti Bank Sumsel Babel mempunyai kantor di Jakarta. ”Pendirian kantor sebuah bank sudah masuk dalam rencana bisnis bank atau RBB,” kata dia. Lebih lanjut, sambung Fatur, bank melihat Palembang masih sangat prospektif, potensi pasar terbuka. Untuk proses perizinan sendiri, BJB mengajukan permohonan pembukaan cabang ke BI kantor pusat melalui Direktorat Perizinan dan Informasi Perbankan. ”Mau tambah kantor cabang dimana saja, mesti dicantumkan dalam RBB, pengurus bank atau kepala cabangnya tentunya mempunyai track record yang bagus. Kemudian BI akan melihat reasonability dengan memantau kondisi kantor di lapangan, dan apabila semuanya sudah terpenuhi maka pendirian kantor bisa dipercepat,” ujar dia. (dav)


RADAR PALEMBANG SENIN 31 OKTOBER 2010 l HALAMAN 6

Liputan Khusus

Presiden Apresiasi Kerja Keras Sumsel

SEA Games XXVI akan dibuka dua pekan ke depan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginginkan Indonesia mampu meraih 3 sukses, baik sebagai tuan rumah harus mampu menghasilkan sukses penyelenggaraan maupun sukse prestasi dan yang tidak kalah pentingnya adalah sukses pemberdayaan ekonomi Rakyat. “Kita ingin perlehatan yang cukup prestisius ini dapat kita laksanakan dengan sukses, baik sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi serta yang menjadi perhatian kita bersama adalah sukses pemberdayaan ekonomi rakyat,” ujar Presiden SBY dalam sidang kabinet di Kantor Kepresidenan Jakarta, Jumat (28/10) siang. Selain membahas kesiapan penyelenggaraan SEA Games, sidang juga mendengarkan laporan kesiapan Indonesia menghadiri KTT G-20 di Perancis dan Pertemuan APEC di Hawaii, Amerika Serikat, November mendatang. Mengenai kesiapan penyelenggaraan SEA Games XXVI

FOTO : UNTUNG SARWONO/HUMAS PEMPROV SUMSEL

Menpora didampingi Gub Sumsel memberikan keterangan Pers.

di Palembang dan Jakarta, Presiden menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan perhelatan olahraga negara-negara Asia Te n g g a r a t e r s e but. Penghargaan khusus diberikan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI, Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin serta DKI Jakarta, dan Ketua Harian INASOC Rachmat Gobel. “Saya sudah pernah meninjau langsung pembangunan sarana SEA Games, Wapres juga demikian. Saya tahu, tidak pernah mereka berhenti untuk mempersiapkan agar SEA Games ini dapat kita selenggarakan dengan baik,” ujar SBY. Presiden juga berharap semua pihak, termasuk masyarakat, di Sumatera Selatan dan DKI Jakarta agar dapat menjadi tuan rumah yang baik. Menurut rencana Presiden akan datang ke Palembang pada H-1 yaitu tanggal 10 November mendatang agar dapat mengikuti Grali bersih Pembukaan SEA Games yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. “Saya akan datang H-1. Insya Allah, saya akan bisa menyaksikan gladi bersih karena kebiasaan saya kalau menjadi tuan rumah ikut gladi, supaya bareng-bareng kita mempersiapkan yang terbaik,” ujar Presiden SBY menambahkan. Dalam sidang kabinet ini juga hadir Menko Polhukam Djoko Suyanto,Menko Kesra Agung Laksono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menpora Andi A Malarangeng, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Hukum dan

HAM Amir Syamsudin, dan Menteri PU Djoko Kirmanto. Selain itu turut juga hadir Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Wagub DKI jakarta Priyanto, Ketua Umum KONI Pusat Rita Subowo, dan Ketua Harian INASOC Rachmat Gobel. ` Usai sidang Kabinet Menpora Andi Malarangeng kepada mengatakan kepada Presiden telah dilaporkan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin tentang persiapan pembukaan dan penutupan SEA Games yang menurut rencana pembukaannya nanti akan dihadiri langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan penutupanya akan dihadiri Wakil Presiden Boediono. Masih menurut Andi juga dilaporkan kesiapan seluruh venue yang ada di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang yang pembangunanya saat ini telah selesai, dan saat ini hanya tinggal penataan peralatan di beberapa venue saja yang rmenurut rencana akan selesai pada akhir Oktober ini. “Jadi saat ini kita tinggal fokus ke penyelenggaranya” papar Andi.

Sementara itu Gubernur Sumatera Selatan HAlex Noerdin kepada wartawan usai sidang kabinet mengatakan pihaknya telah meyelesaikan seluruh venue yang akan digunakan perhelatan olahraga seAsia tenggara ini, saat ini pihak tinggal melakukan penataan seperti jalan dan taman. Sedangkan untuk peralatan sudah tidak ada masalah karena menurutnya Sumsel telah membeli semua peralatan yang dibutuhkan. Pada bagian lain Gubernur Sumsel menjawab pertanyaan wartawan untuk mengantisipasi banjir di daerah Jakabaring Sport City mengingat daerah ini dahulunya adalah rawa dan mulai datangnya musim hujan, Alex mengatakan dari 325 hektare rawa di kawasan Jakabaring yang saat ini menjadi kompleks olahraga, 40 hektarenya dibangun waduk penampung air untuk lintasan ski air yang mampu menampung debit air 2,2 juta meter kubik. Sedangkan air yang dihasilkan oleh rawa hanya 1,1 juta meter kubik. “Jadi tenang saja, kita siapkan dua kali lipat,” pungkasnya. (dav)

FOTO : UNTUNG SARWONO/HUMAS PEMPROV SUMSEL

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin pada Sidang Kabinet di Kantor Kepresidenan Jakarta Gubernur Sumsel H Alex Noerdin pada Sidang Kabinet di Kantor Kepresidenan Jakarta

FOTO : UNTUNG SARWONO/HUMAS PEMPROV SUMSEL

Gubernur Sumsel, Menpora dan Ketua KONI serta Ketua Inasoc sebelum sidang Kabinet

FOTO : SALAMUN / RADAR PALEMBANG


SENIN 31 OKTOBER 2011 l HALAMAN 7

RADAR PALEMBANG

Busana Pengantin Tionghoa Kian Tergusur PALEMBANG, RP - Busana pernikahan Tionghoa selalu didominasi pakaian berwarna merah. Begitu juga dengan dekorasi ruangan kamar pengantin, selalu merah. Sebab, warna merah mempunyai arti keberuntungan dan kebahagian. “Pada acara-acara resmi dan acara pengantin harus menggunakan busana warna merah karena membawa rezeki dan keberuntungan,” ujar Harun, Humas Tridarma Komda Sumsel, beberapa waktu lalu. Sejak zaman nenek moyang, menurut dia, baju pengantin khas Tionghoa memang berwarna merah. Bahkan, orang Tionghoa pantang

menggunakan busana putih dan hitam pada saat berbahagia. Apalagi, saat merayakan hari pernikahan. “Tetapi sekarang anak mengikuti budaya Barat, pakai baju pengantin warna putih,” paparnya. Kini, seiring makin menguatnya kesadaran budaya Tionghoa, makin banyak pengantin yang kembali ke gaya tradisional. Hanya saja, pengaruh busana pengantin Barat yang kian mendunia membuat banyak warga Tionghoa pun lebih suka memilih gaya Barat. (sep)

Pertama Imlek Tradisi Masyarakat Tionghoa PALEMBANG, RP - Dalam budaya masyarakat Tionghoa, ada lima festival besar yang dirayakan dengan sukacita dan meriah. Adapun lima festival menurut Chandra Husein Ketua Majelis Rohaniawan Tridarma mengatakan. Pertama Festival Musim Semi (Imlek) yang jatuh pada tanggal 1 bulan 1 (Cia Gwee) penanggalan Imlek. Kedua festival Ceng Beng, jatuh setiap tanggal 5 April menurut penanggalan Masehi. Ketiga, Festival Musim Panas, jatuh setiap tanggal 5 bulan 5 (Go Gwee) menurut penanggalan Imlek. Keempat, Festival Musim Gugur, jatuh setiap tanggal 15 bulan 8 (Pe Gwee) menurut penanggalan Imlek. Kelima Festival Musim Dingin, jatuh setiap tanggal 22 Desember

FOTO: DOK

Chandra Husein

menurut penanggalan Masehi. “Setiap festival memiliki makna, ciri khas, maksud dan tujuan tersendiri. Di samping itu, setiap festival juga memiliki makanan khas tersendiri pula. Imlek memiliki makan khas Kue

Keranjang, Ceng Beng memiliki makanan Ketupat Opor Ayam, Musim Panas (Peh Cun, Indonesia) memiliki makan Bakcang dan Kue Cang, Musim Gugur (Tiongchiu) memiliki makanan Kue Bulan, dan Musim Dingin (Tangche) memiliki makanan Wedang Onde,”ujarnya.. Dalam budaya masyarakat Tionghoa, dalam setahun ada dua persembahyangan yang ditujukan bagi keluarga yang telah meninggal, yaitu: sembahyang bulan 3 yang dikenal Ceng Beng, dan sembahyang di bulan 7 (Cit Gwee) yang dikenal Cioko atau Chau Tu. Apakah bedanya? “Sembahyang Ceng Beng adalah sembahyang yang ditujukan untuk keluarga yang telah meninggal yang masih dikenali, sedangkan sembahyang Cit Gwee atau Cioko lebih bertujuan ditujukan kepada keluarga yang telah dilupakan (makhluk-makhluk terlantar) oleh sanak keluarganya, yang terjadi karena keluarga

mereka telah meninggal semua (generasinya habis),” katanya. Pada saat Ceng Beng menjelang, masyarakat Tionghoa mendatangi makam keluarga mereka. Mereka datang untuk membersihkan makam-makam itu dari semak belukar, dari sinilah maka Ceng Beng berarti Bersih dan Terang, mengacu kepada makam leluhur yang dibersihkan. “Setelah makam bersih, mereka melakukan tradisi ”Tee Coa” dengan ”Ko-Coa,” yaitu melempar kertas emas atau perak (Gin Cua/Kim Cua) untuk menandai makam keluarga mereka,” katanya. “Ada banyak cerita berkenaan dengan latar belakang munculnya tradisi Ceng Beng, yang pada intinya semua cerita ini mengajarkan kepada kita untuk memiliki bakti kepada kedua orang tua kita dan para leluhur. Mengingat jasa-jasa mereka amat sangat besar kepada kita, anak-anaknya,” pungkasnya. (sep)

Tradisi Pohon Bambu, Bagi Tradisi Tionghoa

BUSANA PENGANTIN: Busana pengantin Tionghoa yang kini mulai tergerus oleh busana barat. FOTO: NET

PALEMBANG, RP - Pada zaman dahulu kala ada sebuah cerita kisah kehidupan orang Tionghoa disalah satu daerah. Pada zaman dahulu diatas rumpun pohon bambu hidup sekelompok makhluk aneh yang dinamakan Makhluk Gunung. Mereka pendek dan hanya memiliki satu kaki. Menurut Pauzi Thamrin, tokoh masyarakat Tionghoa, pada suatu hari di sebuah hutan bambu lewatlah satu orang desa yang membawa banyak buah-buahan dan sayur-sayuran. Tak berapa lama kemudian secara tiba-tiba muncul para makhluk gunung dan langsung berebut mengambil buah dan sayur yang dibawa oleh orang desa tersebut. “Dengan terjadinya perebutan oleh mahluk tersebut, orang desa itu tidak hanya diam, ia langsung berusaha menangkap para makhluk aneh itu. Akhirnya berhasil menangkap satu, mahluk yang ia tangkap tersebut, ia berencana untuk membawa makhluk aneh itu kepada hakim daerah. Saat didalam perjalanan orang desa itu berjumpa dengan sekelompok pemburu yang sedang memasak,” ceritanya, beberapa waktu lalu. Pemburu tersebut memberitahu kepada orang desa itu bahwa yang ditangkapnya adalah makhluk gunung. Makhluk itu dapat membuat orang menjadi demam dan sakit. Makhluk itu akan se-

FOTO: NET

BAMBU: Pohon bambu yang mempunyai cerita yang akhirnya menjadi tradisi bagi masyarakat Tionghoa.

lalu turun pada setiap tahun baru untuk mencari makan. Siapa pun yang berhubungan dengan makhluk itu akan jatuh sakit. Karena orang desa itu mulai merasa kedinginan, para pemburu menambahkan potongan-potongan bambu ke perapian agar

udara semakin hangat. Secara tiba-tiba muncul banyak makhluk gunung, lalu menyerang para pemburu dan orang desa itu. Di tengah kekacauan itu, potongan bambu yang berada di perapian meletus. Letusan-letusan itu membuat para makhluk gu-

nung terkejut dan lari ketakutan, Sejak saat itu rakyat membakar potongan bambu untuk menakuti makhluk gunung. “Dikemudian hari, ini menjadi sebuah kebiasaan yang selalu dilakukan pada setiap Perayaan Tahun Baru Imlek,” ungkapnya. (sep)

Berbahagialah Jadi Anak Lelaki Pertama PALEMBANG, RP - Berbanggalah menjadi anak lakilaki pertama. Sebab, menurut tradisi kuno warga Tionghoa, anak laki-laki pertama akan mendapat 50 persen harta keluarga, setelah orang tua mereka meninggal dunia. “Dulu, anak laki-laki tertua mendapat warisan sampai separoh harta yang ditinggalkan orang tua. Sisanya dibagikan rata untuk saudara laki maupun perempuan,” ujar Pauzi Thamrin, tokoh masyarakat Tionghoa Sumsel, kemarin. Dewan kehormatan PSMTI Sumsel ini juga nambahkan, warisan untuk anak perempuan sudah dibagi saat merayakan pesta perkawinan. Dimana, perempuan saat akan kerumah mertua, dalam tradisi Tionghoa, maka diberikan banyak perhiasan. Selain sebagai warisan, harta benda itu sebagai simbol bahwa keluarga perempuan termasuk keluarga yang berada atau untuk menunjukkan status sosial. “Warisan untuk anak perempuan, diberikan untuk perkawinan. Agar saat ke tempat suaminya membawa harta. Malu loh, kalau perempuan ke tempat suami tidak bawa harta,” tambahnya. Lebih lanjut, Pauzi menjelaskan, cucu laki-laki pertama juga berhak mendapat harta warisan. “Cucu pertama laki-laki seperti anak terakhir,” ungkapnya. Terkait, prosentasi pembagian harta warisan, tergantung dengan jumlah anak. “Untuk anak lakilaki pertama dapat separoh dari harta warisan. Sisanya dibagi rata tergantung anaknya berapa,” tegasnya. (sep)


RADAR PALEMBANG SENIN 31 OKTOBER 2011 ● HALAMAN 8

Maksimalkan Tenaga yang Ada Belum Pastinya Penerimaan CPNSD Palembang Belum ada kepastiannya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Kota Palembang membuat beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kekurangan pegawai. PALEMBANG, RP – Pasalnya dipastikan 2011 ini sejumlah PNS di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang segera pensiun. Namun hal ini disikapi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Palembang dengan memaksimalkan pegawai yang ada. “Hingga saat ini kita belum terima perintah atau surat dari Pemerintah Pusat dalam hal ini dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) perihal penerimaan CPNSD,” ujar Lukman, Kepala BKD Kota Palembang, kemarin (30/10). Namun, jika nantinya memang tidak ada penerimaan CPNSD, kata Lukman, pihaknya akan memaksimalkan pegawai yang ada di tiap-tiap SKPD di lingkungan Pemkot Palembang. “Toh, kalau ada yang pegawai pensiun di SKPD tentu pemerintahan tetap jalan. Dikarenakan hanya beberapa pegawai yang pensiun saja. Tentu hal ini bisa ditutupi oleh pegawai yang ada,” tukasnya.

FOTO: DOK

Lukman

Untuk saat ini, yang jadi masalah dengan adanya moratorium yang resmi berlaku sejak 1 September 2011 hingga 31 Desember 2012 atau sekitar 16 bulan yakni Pemerintah berkomitmen ingin membenahi segala sesuatu terkait penerimaan PNS. Berbagai aturan yang berkaitan dengan kepegawaian juga akan ditata kembali. Namun, terdapat beberapa pengecualian dalam moratorium ini, seperti tenaga medis, dokter dan perawat, petugas keselamatan publik, dan tenaga pengajar. “Kita belum dapat memastikan ada atau tidaknya penerimaan CPNSD untuk kota Palembang karena hal

ini merupakan kewenangan Pusat. Bisa saja besok atau beberapa kedepan kita dapat perintah atau surat untuk membuka penerimaan CPNSD di lingkungan Pemkot,” jelasnya. Jumlah Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemkot sendiri sekarang yakni 16 ribu termasuk guru. Namun ketika ditanya apakah dari jumlah tersebut total pegawai mengalami kegemukan atau kekurangan, Lukman mengatakan, hal ini harus dilihat dari tiap-tiap SKPD/ pasalnya ada tiga SKPD yang mengalami kekurangan pegawai yakni Satuan Polisi Pamong Praja, PBK dan RSUD Bari. “Seperti Pol PP, setiap kecamatan hanya diisi dua atau tiga petugas Tramtib. Tentu hal ini kekurangan karena luas kecamatan di Palembang cukup besar untuk dijaga dua atau tiga petugas Pol PP, dan juga PBK yang memiliki lima UPTD di Gandus, Sako, Sukarami. Petugas juga harus siap 24 jam dengan jumlah petugas yang ada,” terangnya. Untuk itu, tiga SKPD tersebut plus Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) Kota Palembang dilarang untuk pindah tanpa seijin dari Wali Kota Palembang, H Eddy Santana Putra. “Jika ingin pindah tentu harus ada izin dari Pak Wali karena tiga SKPD tersebut merupakan pegawai teknis atau lapangan dan perlu ada pelatihan. Nah jika ada yang pindah tentu untuk merekrut pegawai baru harus dari nol lagi,” pungkasnya. (gus)

Pemuda Harus Tanggap PALEMBANG, RP – Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, sejumlah anak muda di Palembang memperingatinya dengan kegiatan alam. Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Gubernur Sumsel, Rusli Nawi mengatakan pemuda Sumsel harus tanggap terhadap perkembangan zaman. Kepada anak-anak peserta outbond di Jakabaring, ia mengatakan peringatan ini jangan hanya menjadi rutinitas sehingga kehilangan makna. ”Kerja dengan semangat, dengan segenap nilai Sumpah Pemuda, semangat proklamasi kemerdekaan, UUD 1945, nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhineka Tunggal Ika,”jelas dia. Ia menambahkan, peringatan Sumpah Pemuda kali ini mengangkat tema bangun pemuda Indonesia yang berjiwa usaha dan berdaya saing, menjadi salah satu langkah menuju pemuda Indonesia berkarakter dan semangat persatuan. Nilai semangat peringatan Sumpah Pemuda mengandung makna dan pesan bahwa langkah-langkah menuju Indonesia yang berdaya saing dan bermartabat. Hal ini sangat bergantung pada karakter pemuda yang kokoh dan mengedepankan akhlak mulia diatas semangat persatuan dan kesatuan Indonesia. Karakter yang

FOTO: NET

Musni Wijaya

kokoh ini bercirikan semangat patriotik, jiwa nasionalis, jati diri, berwawasan luas, kepedulian, serta keteguhan untuk bersatu dalam bingkai Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, karakter yang kokoh ini merupakan ciri jiwa yang patriotik. Penumbuhan jiwa tersebut, kata Rusli karena pemuda ke depan akan menghadapi tantangan, untuk itu harus diantisipasi dari sekarang. Pemuda, lanjutnya harus melakukan refleksi ke belakang sebagai langkah antisipasi ke depannya, supaya bisa berdaya saing maka harus disiapkan kader di segala bidang. Terpenting, tegas Rusli sebag-ai pemuda di masa kini,

mengikuti perkembangan zaman tersebut tidak boleh kehilangan akar budaya sendiri, dan harus menguasai 3 bahasa, yakni bahasa persatuan bahasa Indonesia, bahasa asing (Bahasa Inggris, red) dan bahasa daerah. Nilai semangat peringatan Sumpah Pemuda mengandung makna dan pesan bahwa langkahlangkah menuju Indonesia yang berdaya saing dan bermartabat. Hal ini sangat bergantung pada karakter pemuda yang kokoh dan mengedepankan akhlak mulia diatas semangat persatuan dan kesatuan Indonesia. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumsel, Musni Wijaya menambahkan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-83 tahun ini, pihaknya menggelar beberapa kegiatan yang melibatkan langsung para pemuda. Kegiatan ini berupa lintas alam, lomba teknik baris berbaris, dan cheerleaders. Tidak kurang dari 150 regu yang berasal dari Kota Palembang terlibat dalam kegiatan tersebut. “Untuk tahun ini bukan kegiatan seremoni atau upacara yang kita lakukan, tapi kita cenderung menyatukan pemuda Sumsel dalam satu kegiatan kebersamaan. Ini merupakan bentuk semangat baru pemuda Sumsel menyongsong hari esok,” ujar dia. (dav)

JSC Bebas Retribusi PA L E M B A N G , R P – Komplek olahraga Jakabaring Sport City (JSC) terhitung awal November mendatang bebas dari pungutan retribusi. Tak lain, kebijakan ini diambil dalam rangka memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat lebih dekat dengan komplek olahraga termegah di Indonesia tersebut. Hal tersebut diungkapkan, Ketua Satgas Jakabaring Sport City, Rusli Nawi akhir pekan lalu (29/10) diselasela peringatan Hari Sumpah Pemuda di Jakabaring. ”Mulai tanggal 1 November tidak ada lagi pungutan di JakaRusli Nawi baring, masyarakat bebas masuk,”tegas dia. Ia menambahkan, selama ini ada retribusi yang ditarik sebesar Rp 1000 per kendaraan yang akan masuk ke JSC. Kebijakan tersebut diambil, menurutnya banyaknya laporan pengunjung yang mengeluhkan adanya penarikan retribusi saat memasuki komplek olahraga termegah di Indonesia tersebut. Selama ini, Petugas pintu masuk kawasan JSC yang berada di pintu utama JSC menarik retribusi kepada pengunjung sebesar Rp1000 per orang. Uang tersebut dikelola oleh Biro Perlengkapan Pemprov Sumsel sesuai dengan peraturan daerah

(Perda) tentang parkir yang dimasukkan ke pendapatan daerah Sumsel. “Memang sudah ada Perdanya (penarikan retribusi),”kata dia. Mengingat di JSC ada lokasi parkir. Uang rertribusi tersebut dikembalikan ke Pemprov Sumsel. Artinya memang resmi retribusi itu. Menurut Rusli, uang tersebut dipungut oleh Biro Umum dan Perlengkapan (Pemprov Sumsel) dan awal bulan depan (November) stop penarikan retribusi tersebut. Meski tanpa retribusi, kata dia, bukan berarti pengunjung FOTO: DOK bebas keluar masuk kawasan tersebut. Pihaknya akan memperketat keamanan di sekitar kawasan JSC, baik sebelum maupun selama SEA Games berlangsung. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya tindak kejahatan yang dilakukan pihak-pihak tertentu dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua pengunjung. “Memang harus diperketat, jangan sampai kecolongan ada orang yang berniat jahat di JSC ini, untuk batas waktu kunjungan di JSC, pihaknya menetapkan batas akhir kunjungan setiap hari pukul 20.00. Pada saat itu, pengunjung tidak diperkanankan lagi berada di dalam kawasan JSC,” ujar dia. (dav)

Mengapa Hatta Rajasa Doyan Bermusik Klasik

Menghaluskan Rasa Menajamkan Seni

FOTO: JPNN

Penyerahan cinderamata.

Banyak orang tidak menyangka, berasal dari mana tokoh Hatta Rajasa. Sekilas, Menteri Koordinator Perekonomian ini seperti berdarah Sunda yang halus bertutur kata. Kadang seperti Orang Jawa yang santun berbahasa. Tetapi, kerap juga mempertontonkan aslinya, orang Palembang, Sumsel yang tegas dan supel. Apa yang membuatnya bisa menyatu dan menjiwai berbagai karakter daerah itu? APA jawaban Hatta Rajasa? “Karena saya senang bermusik, saya hobi berkesenian, dan salah satu musik pilihan saya adalah klasik. Dulu, saya juga sulit memahami esensi musik yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah Eropa itu. Tetapi, lamalama saya semakin menikmati bermusik klasik dengan segala kelebihan dan kekurangannya,” akunya. Semasa mudanya, Hatta memang tidak punya banyak

kesempatan untuk bersentuhan dengan musik klasik. Jenis musik yang tergolong elite dan jika tidak cukup modal, sulit bisa masuk di komunitas ini. Musik klasik lebih dinikmati oleh orang-orang kelas atas. Tidak mudah, memasukkan music klasik ke hati dan perasaan. Tidak seperti music pop, rock atau dangdut, yang easy listening. “Saya sempat balas dendam, anak-anak saya langsung saya belikan tiga Piano Petrof, dan dikursuskan,” ucap Hatta. Musik klasik, lanjut Menko yang tidak pernah memakai fasilitas voorijder ini adalah sarana untuk menghaluskan rasa dan menajamkan seni. Selera berkesenian itu berbatas dengan langit, bahkan nyaris tidak terbatas. Apresiasi seni itu juga bisa sedalam laut dan setinggi langit. “Semakin orang suka bermusik, semakin dalam daya imaginasinya, dan semakin nyambung dengan budaya orang lain,” kata Ketua Umum DPP PAN ini. Musik juga alat pemersatu,

Menko Perekonomian Hatta Rajasa pose bareng dengan pemenang Jakarta Open Competition yang digelar oleh Indopos.

yang mampu mensolidkan public dengan bahasa yang amat universal. “Musik adalah bahasa cinta. Orang yang suka musik hatinya lembut, tidak mudah marah serta mampu memahami orang lain,” kata Hatta yang ngefans karya-karya Beethoven dan Mozart. Dua komponis dari Vienna Austria. Rupanya pria berambut pirang itu juga memiliki banyak koleksi musik klasik, terutama Ludwig van Beethoven. Meski tak pandai memainkan tuts piano, namun Hatta selalu meluangkan waktu untuk mendengar alunan lembut musik klasik tersebut. Dia pengagum 9 simphoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola karya legenda Beethoven. Bagi Hatta, mendengarkan musik itu juga bagian dari balancing kehidupan. Ketika urusan pekerjaan kementerian yang luar biasa padat, bahkan terkadang tidak menyisakan waktu sedikitpun untuk bersantai, musik bisa menjadi penyeimbang.

“Agar hidup tetap seimbang. Saya selalu menjaga keseimbangan itu dengan kedalaman berkesenian,” ucap Hatta yang juga penggemar Bruri Pesolima itu. Di rumahnya, kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, setiap hari Minggu, Hatta sering meluangkan waktu untuk bersantai dengan musik. Sambil minum teh tarik kesukaannya, Pria kelahiran Palembang 18 Desember 1953 ini sering ikut melafalkan lirik dan menggoyangkan kaki mengikuti ritme instrumentalnya. Saat menutup Kompetisi Piano Indopos Tahun 2011, di Ciputra World lalu, Hatta menyampaikan pidato yang amat detail soal teknis bermain piano. Tidak banyak orang yang peduli akan musik klasik. “Musik juga dapat membentuk kecerdasan yang sangat diperlukan bagi perkembangan anak. Musik memiliki banyak manfaat, karena selain membentuk kecerdasan intelektual juga membentuk kepekaan rasa pada anak,” jelasnya. (don)

Sumsel Basmi Rabies PALEMBANG, RP – Pihak Dinas Peternakan Provinsi Sumsel terus melakukan penyuntikan kepada anjing, hingga 2015 mendatang provinsi ini ditargetkan bebas dari ancaman rabies. Pihaknya juga tidak menampik kalau ada pemusnahan hewan berpotensi rabies, kalau hewan tersebut tidak bisa diobati lagi. Kepala Bidang (Kabid) Keswan dan Kesmavet Dinas Peternakan Provinsi Sumsel, drh I Wayan Telabah akhir pekan lalu mengatakan 2015 provinsi

Sumsel ditargetkan bebas dari penyakit rabies. Salah satu hewan yang menjadi sasaran suntik rabies yakni anjing. Pihaknya mengakui, dalam menjalankan program tersebut terdapat protes yang dilayangkan oleh pihak pencinta hewan. Menurutnya, pihaknya tidak langsung membunuh binatang tersebut. Namun, dilakukan penangkapan kemudian diberi suntikan anti rabies dan dilepaskan kembali. Pemusnahan hewan berabies tersebut, jelas dia dilaku-

kan jika dalam keadaan terpaksa atau keadaan yang tidak memungkinkan atau hewan tersebut tidak dapat lagi diobati. “Kalau anjingnya sudah tidak dapat lagi diberi obat kebal rabies, itu (pemusnahan,red) jadi jalan terakhir kita. Karena kita harus mengamankan masyarakat, baru mengamankan yang lainnya,”jelas dia. Kalaupun ada pihak yang menentang pemusnahan tersebut, ia menyarankan agar memberikan masuk yang lebih baik

dan segera melakukan proses dialog. “Kalau ada lembaga memiliki ide lain untuk menghilangkan penyakit rabies. Mari duduk bersama, agar dapat ditemukan solusi yang tepat bagi permasalahan ini,”ulas Wayan. Sebelumnya, Gubernur Sumsel Alex Noerdin membantah telah terjadi pembantaian terhadap anjing di kawasan Jakabaring dalam rangka mengamankan pelaksanaan SEA Games mendatang. (dav)

RP1_31102011  

Radar Palembang Edisi Senin 31-10-2011 Koran 1.

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you