Page 1

Radar Palembang INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

radar_palembang @radar_palembang

ONLINE TELP : (0711) 361 638 FAX: (0711) 362 452

SELASA 23 APRIL 2013 harga eceran Rp 3.000

BTN-PHRI Berkolaborasi

Sumsel Bangun 3 PLTS

Bank Tabungan Negara (BTN) mulai tahun ini menggenjot sektor dana murah, sebab berdasarkan hasil kinerja tahun lalu dana murah yang didapat dari tabungan dan giro hanya menyumbang 20 persen dari total DPK.

✑ Ke halaman 5

FOTO : SALAMUN /RADAR PALEMBANG

KINERJA BTN CABANG PALEMBANG TAHUN 2012 INDIKATOR

KINERJA

PERTUMBUHAN

Aset

Rp2,1 triliun

24,83 persen

Kredit

Rp1,4 triliun

21,19 persen

DPK

Rp1,8 triliun

25,33 persen

NPL

4 persen

3 persen

Sumber : BTN Cabang Palembang

HARGA LPG TETAP TINGGI PALEMBANG, RP – Dibatalkannya kenaikan harga gas ukuran 12 kg oleh Kementerian ESDM yang menilai kenaikan akan memberatkan beban masyarakat tidak berpengaruh banyak terhadap harga eceran gas 12 Kg yang ada di pasaran. Pantauan Radar Palembang, harga eceran gas 12 kg masih stabil, tidak ada kenaikan maupun pengurangan. Sekretaris DPD Hiswana Migas Sumsel, Nina Hikmah menuturkan, kondisi ini terjadi karena rencana kenaikkan ini baru dilakukan pada saat order pemesanan sudah ditutup pada Jumat lalu. ”Informasi akan menaikan harga gas 12 kg itu baru kita dapatkan pada hari Jumat (19/4) sore pada saat jam transaksi bank sudah tutup, jadi kita memang belum ada waktu kita untuk melakukan transaksi,”ujar Nina kemarin. Nina tidak menapik, pihaknya sempat khawatir dan sedikit kaget terkait informasi ✑ Ke halaman 5

www.radarpalembang.biz

MASIH SUASANA KARTINI : Terlihat seorang teller BTN Cabang Palembang menyapa seorang nasabah yang akan transaksi perbankan. Pegawai BTN Cabang Palembang masih merayakan Hari Kartini, tampak dari kebaya yang dikenakan, Senin (22/4). PALEMBANG, RP – Kepala ca- diantaranya didapat dari deposito. restoran. Apalagi nasabah BTN mebang BTN Palembang, Doddy Bursman Tahun ini BTN menargetkan dapat mang kebanyakan dari sektor tersebut, ketika dibincangi di ruang kerjanya meningkatkan sumbangsih dana mu- makanya sangat tepat jika menggarap mengatakan, sumbangsih sektor dana rah minimal 35 persen dan bertahap pasar tersebut untuk kerjasama pay murah tahun lalu tidak begitu besar, dua tahun kemudian bisa seimbang,” roll. dibandingkan dengan pertumbuhan ungkapnya Senin (22/4). Porsi pegawai dan pekerja yang ada DPK yang dihimpun BTN sangat tidak Untuk mencapainya kata Doddy, di restoran, hotel dan lainnya sangat berimbang. BTN akan menggandeng beberapa besar. hotel dan restoran yang tergabung “DPK BTN tahun lalu mencapai perusahaan yang bergerak dibidang dalam PHRI saja jumlahnya lebih Rp1,8 triliun (Se-Sumsel), 80 persen konstruksi, deplover, hotel, café dan dari 100, jika semuanya mampu diga✑ Ke halaman 5

Dibalik Nama Makan Unik di Palembang ? (2)

Agogo Karena Efek Suasana Pemilu M.Chandra - PALEMBANG

KULINER AGOGO : Nunung memperlihatkan kuliner olahan khasnya, Senin (22/4).

BANYAKNYA makanan modern saat ini, membuat makanan makanan tradisional semakin ditinggalkan pembeli, hal ini jelas berimbas pada pendapatan penjaja makanan tradisional. Namun berbeda dengan yang dialami oleh Nunung yang tetap mampu bertahan karena mengemas nama menarik dari makanan tradisionalnya. DIJUMPAI Radar Palembang di warung makanan miliknya yang berada di Jalan Temon Kawasan 29 Ilir Palembang, Nunung mengatakan semakin banyaknya makanan modern serta siap saji membuat usaha yang sudah FOTO : CHANDRA/RADAR PALEMBANG

✑ Ke halaman 5

www.radarpalembang.biz


RADAR PALEMBANG, SELASA 23 APRIL 2013 | HAL 2


3

ekonomi bisnis RADAR PALEMBANG , SELASA 23 APRIL 2013

Juni, bjb Luncurkan

Kartu Kredit

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

PELAYANAN TERBAIK:

Bank bjb memberikan pelayanan terbaik ke nasabahnya, misalnya dengan menerbitkan kartu kredit pada Juni 2013 ini.

BANK bjb, Juni mendatang akan merilis penerbitan kartu kredit. Rencananya, kartu ini akan diluncurkan serentak di seluruh cabang bjb yang ada di Indonesia termasuk kantor cabang Palembang. PALEMBANG, RP – Kepala Cabang Bank BJB Palembang Dicky Syahbandinata membenarkan jika bank yang berkantor pusat di Jawa Barat ini akan mengeluarkan kartu kredit. ”Mengeluarkan kartu kredit berarti akan memperkuat market perbankan. Selain itu penggunaan kartu kredit sebagai alat pembayaran sah merupakan sebuah kebutuhan saat ini,” ungkap Dicky. Menurutnya, Bank bjb beberapa kali mengalami kendala terkait penerbitan kartu kredit. Sebab, untuk mengeluarkan produk baru butuh persiapan

cukup matang dan terencana, mulai dari sostem teknologi yang mendukung dan lainnya. “Proses pengenalan produk baru berupa kartu kredit ini sudah dilakukan sosialisasi. Namun masih sebatas internal perusahaan saja, setelah itu baru akan diperkenalkan kepada publik,” katanya. Dikatakan Dicky, sebetulnya Bank bjb berencana meluncurkan kartu kredit bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Namun, karena ada satu dan lain hal peluncuran kartu kredit akhirnya diundur, dan sekarang ini tengah proses sosialisasi secara internal. “Tadinya mau bertepatan dengan hari ulang tahun Bank BJB. Tapi, karena satu dan lain hal jadinya kami mundurkan di bulan Juni. Kartu kreditnya sudah siap, kira-kira awal Juni

kami terbitkan,” ujar dia. Rencana Bank bjb menerbitkan kartu kredit, sudah direncanakan sejak lama, dan memang dijadwalkan dapat terealisasi pada kuartal I-2013. Namun, diakui bahwa, ada beberapa hal yang membuat rencana penerbitan kartu kredit tersebut harus diundur. Pangsa pasarnya sendiri, nanti Bank bjb akan membidik nasabah yang sudah ada, dan melakukan cross selling dengan tabungan bjb yang sudah mencapai sekitar 2,5 juta nasabah. Dengan ini diharapkan kartu kredit Bank bjb bisa diterima dengan baik. “Di Palembang, saat ini ada sekitar 2.500 nasabah, jumlah itulah yang akan kami garap duluan, baru kemudian mencari nasabah baru untuk pengguna kartu kredit,” jelasnya. (iam)


4

PERISTIWA

RADAR PALEMBANG, SELASA 23 APRIL 2013

147 Siswa Absen UN di OKUT

ULASAN SAHAM

IHSG Side Ways Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami side ways para investor dan trader Novie Chandra membuat indeks harga saham gabungan flat pada awal perdagangan pekan ini. Adanya lelang surat hutang membuat investor melakukan side ways. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), ditutup melemah di posisi Rp 9.710 per dolar AS, dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 9.705 per dolar AS. Saham-saham naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers, di antaranya Sumber Energi (ITMA) naik Rp 1.600 ke Rp 9.700, Mayora (MYOR) naik Rp 1.000 ke Rp 30.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 650 ke Rp 38.000, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 300 ke Rp 18.200. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 700 ke Rp 24.500, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 450 ke Rp 18.400, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 49.800, dan Lion Metal (LION) turun Rp 200 ke Rp 14.800. Perdagangan, Senin (22/4), tidak begitu ramai, dengan frekuensi transaksi mencapai 149.044 kali pada volume 4,778 miliar lembar saham, senilai Rp 5,628 triliun. Sebanyak 97 saham naik, sisanya 165 saham turun, dan 95 saham stagnan. Menutup perdagangan awal pekan, Senin (22/4), IHSG turun tipis 1,538 poin (0,03%) ke level 4.996,92. (*)

REKOMENDASI EMITEN

LANGKAH

MNCN MPPA AALI

BUY SUPPORT 3125 3500 BUY SUPPORT 1860 2200 BUY SUPPORT 18600 19200

TARGET

*Bow: Buy on Weakness Sos: Sales on Strenght

DISCLAIMER Keputusan untuk melakukan transaksi jual beli atau investasi saham lainnya sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi sahan dan Harian Bisnis Radar Palembang tidak bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil.

SUMSEL, RP – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP sederajat di Kabupaten OKUT, Senin (22/4), sebanyak 147 siswa tidak hadir. Dengan demikian siswa tersebut hampir dipastikan gagal UN dan bisa mengikuti ujian susulan bagi yang dinyatakan sakit.

FOTO: SALAMUN/RADAR PALEMBANG

KONSENTRASI: Siswa SMPN 8 Palembang tampak konsentrasi mengerjakaan soal ujian dihari pertama, Senin (22/4).

PLEASE ! Jaga Bumi

PA L E M B A N G , R P – Walhi melakukan konsolidasi terkait dengan hari bumi yang jatuh pada (22/4) di Surabaya. Bertemakan bersih-bersih parlemen, Walhi mengkritisi peralihan ruang terbuka hijau (RTH) yang mengatasnamakan pembangunan. Kepala Divisi Pengembangan dan Pengorganisasian Walhi Sumsel Hadi Jadmiko mengatakan, pemerintah sering mengabaikan arti pentingnya pembangunan yang berkelanju-

tan. “Oke ada pergantian RTH, tapi secara substansional, tidak akan mampu mengganti apa yang sudah dibentuk,” katanya. Ia menyoroti kebijakan pemerintah yang dinilai tak sesuai dengan peraturan yang senyatanya. “Kebijakan sering mengangkangi arti pentingnya RTH. Bumi ini tidak lagi seperti dulu. Pemerintah harus bijak dalam mengikayikapinya dengan sebuah peraturan yang lebih menguntungkan,” pungkasnya. (ren)

KEPALA Dinas Pendidikan Nasional OKU Timur Drs H Surya Bhakti MM melalui Kepala Bidang Pendidikan Lanjutan (Diklan) yang juga Ketua Pelaksana UN Drs Edwar mengatakan, secara keseluruhan hari pertama UN tingkat SMP sederajat ini berlangsung tertib dan lancar. Sementara untuk 147 siswa yang tidak hadir terdiri dari siswa SMP sebanyak 97 orang dan MTs berjumlah 50 orang. “Sebelum ujian mereka sebenarnya terdaftar sebagai peserta UN kemudian sesaat sebelum pelaksnaan UN mereka pindah sekolah sehingga namanya masih terdaftar. Kemudian sisanya tidak hadir karena sedang sakit,” ujar Edwar. Dikatakan Edwar, pengawasan pelaksaaan UN SMP sedikit berbeda dengan pelasakaan UN tingkat SMA. Dimana dalam UN SMP tidak ada tim independent dan pengawas satuan pendidikan. Namun demikian sistem tetap seperti semula, dimana mengunakan pola silang murni. “Pengawasan dilakukan oleh Diknas setempat dibantu tim lainnya. Tapi kita tetap menjamin, tidak akan terjadi kebocoran soal, sebab pengamanan sangat ketat. Untuk UN hari pertama saja, pola pengamananya sama halnya dengan UN SMA, Alhamdulillah semua berjalan lancar,” ungkapnya. Sementara itu, Sebanyak

114.196 siswa SMP/Mts mengikuti UN pada hari pertama, Mata pelajaran Bahasa Indonesia yang berisikan 50 soal sama seperti UN SMA. Diselenggarakan serentak di Indonesia, Senin (22/4) ujian dimulai pukul 07.30-09.30 WIB, berlangsung selama empat hari hingga hari kamis nanti (25/4) bersamaan dengan ujian susulan SMA. Kepala Disdikpora Kota Palembang Drs H Riza Fahlevi MM yang pada pagi itu melakukan pemantauan di Mtsn 1 palembang mengatakan, Hari pertama pelaksanaan UN SMP aman, semua berjalan dengan lancar dan tidak ada kecurangan atau kebocoran soal UN. Riza mengatakan semua proses pelaksanaan UN di Palembang kondusif jumlah soal cukup dan tak ada kendala berarti, dari semalam saya dan tim terus melakukan peninjauan, komunikasi dengan satuan pendidikan juga berjalan dengan baik, “Berjalan lancar, aman, saya jamin tidak ada kecurangan, sebab soal 20 paket dengan menggunakan barcode sama seperti UN SMA. Saya akui pesertanya sama seperti kakak-kakanya yang di SMA semua percaya diri,” pungkasnya Kabid PNF (Pendidikan Non Formal) Disdikpora Kota Palembang Mulyani SH, ketika di temui di SDN 1 Palembang mengatakan semua proses UN untuk Paket B SMP berjalan dengan baik, tak ada kendala apapun untuk hari ini akan diujikan mata pelajaran Pkn dan Bahasa Indonesia dan UN untuk Paket B ini akan berlangsung selama 3 hari Alhamdulillah jumlah peserta menurun, ini berarti sudah banyak masyrakat palembang yang berada di pendidikan formal, sama halnya dengan paket c SMA yang juga pada tahun ini mengalami penurunan peserta, kata mulyani. (awa/rd1)


6

LIPUTAN KHUSUS

RADAR PALEMBANG, SELASA 23 APRIL 2013

Terjun Langsung ke Lapangan Membangun Tanpa APBD KOMENTAR

Hartini Ibunda Muhamad penderita gizi buruk Kami sekeluarga besar sangat berterima kasih kepada bupati Lahat H Saifudin Aswari,SE, saat beliau melihat kondisi kami yang tinggal dipelosok yakni desa Kecamatan Jarai kami langsung dibantu. Berkat bantuan beliau anak kami yang mengalami penyakit langsung dibawa ke RSMH Palembang, dan kini sedang dalam perawatan yang baik oleh tim medis.

Pembangunan Faviliun RSUD tanpa APBD

Lahan tidur disulap jadi Jalan Penghubung Tanpa APBD Dr Boyke

H.Saifudin Aswari Infrastruktur jalan yang mulus mulai dari kota hingga kepelosok desa, pembangunan faviliun VVIP RSUD Lahat, dan desa terisolir merupakan bagian kecil dari gerak cepat pembangunan dibawah gerbong kepemimpinan H Saifudin Aswari,SE dalam lima tahun terakhir. Terjun langsung kelapangan dan berdiri ditengah – tengah masyarakat menjadi pola roda pemerintahan yang disukai seluruh warga Lahat hingga kini.

T

IDAK hanya dalam bentuk pembangunan infrastruktur saja melainkan pola pelayanan terbaik kepada masyarakat terus diteriakkan kepada seluruh instansi dibawah naungan Pemkab Lahat, sehingga tidak sedikit masyarakat yang pulang dengan tersenyum lebar dalam menyelesaikan urusan mulai dari kesehatan, pendidikan, pembuatan akta kelahiran, KK/KTP serta pembuatan sertifikat hak milik tanah secara gratis kepada warga sehingga warga desa dan transmigrasi tidak waswas akan penggusuran yang sering menjadi mimpi buruk. Menurut Bupati Lahat H Saifudin Aswari, SE, pemimpin dipilih oleh rakyat dan sudah seharusnya mengabdi kepada masyarakat karena itu saatnya pemerintah yang melayani. Untuk pembangunan yang dilaksanakan

tidak akan selesai jika terus berharap dan bergantung pada APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Karena itu, mencari bantuan dana dari pusat serta pihak ketiga akan terus diupayakan. “Masyarakat dapat menyampaikan secara langsung kepada Bupati dimana saja jika didesa atau daerahnya belum tersentuh pembangunan. Keberhasilan pembangunan dibuktikan jika masyarakatnya senang, dan ini yang akan terus kami upayakan,�ujarnya. Pertumbuhan pembangunan dalam kurun lima tahun terakhir mengalami peningkatan yang cukup drastis dan sudah sebesar 95 puluh persen terealisasi mulai dari infrastruktur jalan, gedung, Pendidikan, Kesehatan, sarana air bersih hingga penerangan. Bergerak cepat terhadap masukan dan laporan yang disam-

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Hotel Grand Zuri Lahat

Bupati silaturrahmi dengan masyarakat

Bupati bersama masyarakat mengadakan kegiatan gotong royong

paikan masyarakat terus digalakkan bupati Lahat guna melihat dan menyelesaikan secara langsung kendala yang ada. Selain itu, sebagai wujud syukur kepada Allah Swt dan rasa terima kasih dan kecintaan kepada masyarakat kabupaten Lahat secara luas akan banyak kegiatan bermanfaat yang dilakukan salah satunya dengan melakukan dzikir akbar bersama Ustadz H Haryono serta pengobatan secara gratis. Bahkan dikesempatan tersebut masyarakat juga berkesempatan mengikuti doorprize dengan hadiah satu unit rumah diperumahan Revari. Tidak hanya itu, dengan dilakukannya dzikir dan doa bersama tersebut juga betujuan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Lahat dengan semangat Sayangi Lahat menuju Sumsel gemilang. (adv/man)

Pemkab Lahat Bangun Kolam retensi Tanpa APBD

Saat saya berkunjung ke Kabupaten Lahat sangat bangga atas apa yang dilakukan bupati H Saifudin Aswari, SE, pembangunan faviliun VVIP yang tanpa menggunakan APBD menjadi salah satu bukti nyata apa yang dikerjakan beliau untuk kepentingan masyarakat saya yakin kedepan angka kesehatan di Kabupaten Lahat akan meningkat dan menjadi yang terbaik diSumsel. Ramai dan antusiasnya warga yang dating ketika saya berkunjung menjadi bukti bahwa hubungan antara masyarakat dan bupati sangat dekat bahkan warga tidak segan untuk bertemu dan bertanya secara langsung.

Helmi Faizal Zaini Menteri PDT Daerah tertinggal diKabupaten Lahat sudah berkurang secara drastic bahkan kemajuan pembangunan begitu cepat dan dilakukan tanpa APBD. Apresiasi terhadap apa yang dilakukan Bupati H SaifudinAswari,SE yang selalu bersemangat mengajukan usulan untuk pembangunan desa tertinggal dan terisolir, jika ini terus dilakukan saya yakin kabupaten Lahat akan menjadi salah satu daerah terdepan tidak hanya di Sumsel.

H Alex Noerdin Gubernur Sumsel Dalam kurun lima tahun terakhir semakin banyak perubahan yang terjadi diKabupaten Lahat, salah satunya pembangunan yang semakin pesat bahkan yang membanggakan adalah dilakukan tanpa menggunakan APBD. Saya sangat mengapresiasi apa yang dikerjakan Bupati Lahat H Saifudin Aswari,SE saat ini, bahkan saya yakin kedepan Bumi Seganti Setungguan akan semakin maju.

Sayur Hasil Pertanian Masyarakat Kabupaten Lahat

klik...........www.radarpalembang.biz


7 PALEMBANG RAYA

RADAR PALEMBANG, SELASA 23 APRIL 2013

Beli Karcis Cukup Via Smartphone PALEMBANG, RP – Guna meningkatkan kenyamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat, PT KAI Divre 3 Sumsel memperkenalkan aplikasi PadiTrain yang dapat digunakan bagi masyarakat yang memiliki Smartphone dengan OS android ataupun BlackBerry dalam melakukan reservasi dan lainnya. “Melalui aplikasi itu, kita dapat melakukan reservasi dan pemabayaran tiket KA secara langsung. Bahkan, Reservasi dan transaksi tiket KA melalui aplikasi PadiTrain (www.paditrain. com) dapat dilakukan 90 hari sebelum keberangkatan (H-90),” ujar Jaka Jarkasi selaku manager Humas PT KAI Sumsel. Selain melakukan reservasi dan juga transaksi, konsumen juga mendapatkan informasi data jadwal perjalanan, harga tiket, pemilihan kursi dan kereta serta langsung bisa melakukan pembayaran melalui handphone,

FOTO: DOK

Jaka Jarkasi

internet banking, mobile banking, dan ATM dari sekitar 60 bank di seluruh tempat yang ada seIndonesia. Dengan adanya aplikasi ini, Jaka berharap ke depan segala macam keluhan terkait dengan

sulitnya mendapatkan tiket karena antrian yang terlalu panjang hingga informasi penting lain yang selama ini hanya bisa didapatkan di stasiun bisa teratasi. Tidak kalah penting Jaka menegaskan jika aplikasi ini murni 100 persen buatan anak negeri. “Ya, ini benar-benar canggih dan merupakan 100 persen produk dari Indonesia, bahkan menjadi yang pertama di dunia dengan berbagai macam fitur kemudahan serta kemampuan yang benar-benar lengkap. Adanya aplikasi ini kita anggap sebagai suatu terobosan baru dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.” cetusnya. Jaka menambahkan, PadiTrain juga memberikan perlindungan asuransi bagi setiap pelanggan yang memesan tiket melalui aplikasi tersebut. Jika ada penumpang yang meninggal dunia akibat kecelakaan saat operasional KA, maka akan mendapatkan biaya

sebesar Rp. 50 juta. “Asuransinya kerjasa dengan PT Avrist Assurance (”Avrist”),” tutur dia. Untuk diketahui, teknologi baru yang dikembangkan PT KAI ini bisa digunakan dengan aman. PadiTrain juga dapat menampung hingga puluhan ribu pembelian tiket alam kuruan waktu 24 jam. “Sejauh ini sudah ada yang memanfaatkannya,” katanya. Sementara itu, Pengamat Teknologi dan Telekomunikasi Feri Dahlermenuturkan, trend pembayaran maupun penyampaian informasi ke depan memang akan mengarah kepada teknologi mobile yang memang saat ini terbilang sudah menjadi kebutuhan masyarakat. “Segala macam teknologi pembayaran sekarang memang mengarah kepada teknologi mobile karena masyarakat itu memerlukan segala macam teknologi untuk mempermudah konsumen,” pungkasnya. (alk)

PNS Minim Berzakat PALEMBANG, RP – Pegawai di lingkungan Pemkot Palembang nampaknya masih minim kesadaran akan membayar zakat di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Palembang. Tercatat, hingga 19 April 2013, baru terkumpul Rp738 juta. “Kalau seluruh SKPD membayar zakat, bisa mencapai Rp6 miliar,” ujar Bendahara Baznas Kota Palembang Muhammad Ilyas, Senin (22/4). Ilyas mengungkapkan, optimalisasi pembayaran zakat di badan ini harus diatur dalam peraturan daerah (Perda) khusus. Dengan begitu, pegawai akan terikat untuk membayar zakat di badan tersebut. “Tahun lalu hanya terkumpul Rp1 Miliar. Tahun ini malah berkurang menjadi Rp738 juta. Memang sumber zakat terbatas dari setoran pegawai saja,” terangnya. Ia menjelaskan, saat ini baru beberapa

SKPD rutin membayar zakat setiap bulannya. Diantaranya Disnaker, DPJPP, Dishub, BKD, PUBM dan PSDA, Satpol PP, Sekretariat Daerah Palembang, dan DPRD Kota Palembang. Sementara dari 16 kecamatan yang ada, hanya dua kecamatan saja yang tercatat rutin. Kami sudah pernah menggodok konsep raperda terkait pengelolaan zakat pada 2008 lalu. Sampai sekarang belum disahkan. Padahal kalau raperda tersebut disahkan mungkin ada kekuatan hukum agar para pegawai ini mau membayar zakat ini, paparnya. Lebih jauh dia menjelaskan, pembayaran pajak biasanya dilakukan dengan cara pemotongan langsung gaji pegawai oleh bendahara SKPD. Masing-masing pegawai mengeluarkan zakat berbeda atau 2,5% dari gaji pokok. Dijelaskan, pegawai golongan III zakat

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

yang dibayar Rp75 ribu, pegawai golongan IV sekitar Rp125 ribu. Sementara, pegawai golongan II tidak masuk kewajiban membayar pajak, zakat yang diberikan berupa infaq. Dengan begitu, tidak ada ketentuan nilainya. “Intinya, kembali pada kesadaran orang bersangkutan. Hasil zakat ini kita serahkan ke beberapa pondok pesantren, panti asuhan, mualaf, dan badan usaha kecil produktif,” tegas Ilyas. Sebelumnya, Ketua Baznas Palembang Ir H Apriadi S Busri CES mengatakan, setiap bulan pihaknya membantu sejumlah panti asuhan dan pondok pesantren seperti Panti Asuhan Aisyiyah Humairoh sebesar Rp2 juta perbulan, Dompet Dhuafa Masjid Al Wasilah Rp1 juta perbulan, Pondok Pesantren Nurul Qomar Rp5 juta perbulan. “Setiap bulan, zakat kami salurkan kepada mereka, pungkasnya. (tma)

Stop Kemiskinan di Sumsel Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan tahun ini fokus melaksanakan 13 program guna mengurangi jumlah masyarakat miskin. Saat ini tercatat hingga maret jumlahnya mencapai angka 1.057.300 orang. PALEMBANG, RP – Jumlah masyarakat miskin ini didapat berdasarkan data yang dikeluarkan oleh BPS dalam mengkategorikan 14 kriteria antaranya kemampuan membeli pakaian dalam setahun, jumlah makan perhari, kemampuan bayar biaya berobat hingga pendidikan tertinggi yang dimiliki oleh kepala rumah tangga. “Dari 14 kriteria tersebut, sembilan diantaranya telah terpenuhi, maka suatu rumah tangga dapat diketegorikan rumah tangga miskin. Pemprov Sumsel saat ini terus fokus dalam menjalani berbagai program pengentasan kemiskinan,” ujar Sumarwan usai memimpin rapat koordinasi tim pengentasan kemiskinan di Bina Praja, Senin (22/4). Khusus untuk semester pertama 2013, pihaknya akan memastikan apakah program yang sudah direncanakan untuk pengentasan kemiskinan berjalan dengan optimal sesuai dengan yang sudah direncanakan, dengan demikian diharapkan sasaran yang ingin dituju akhirnya berjalan sesuai target. “Kami masih menjalankan program sebelumnya, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan penyandang cacat bagi rumah tangga sangat miskin, jaminan sosial lanjut usia, dan

Program Pemprov Tanggulangi Kemiskinan • • • • • • • • • • • • •

Bantuan Sosial untuk Anak Terlantar Bantuan Sosial untuk Pekerja Anak Bantuan Sosial untuk Komunitas Adat Terpencil Program Berobat Gratis Provinsi Sumatera Selatan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) Jaminan Persalinan (Jampersal) Program Sekolah Gratis Provinsi Sumatera Selatan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Program SKPD Lain yang sifatnya bantuan sosial terpadu berbasis keluarga Bantuan Beras Miskin (Raskin) Program Keluarga Harapan (PKH) Bantuan Sosial untuk Penyandang Cacat Bantuan Sosial untuk Lansia

raskin. Selain itu, terdapat berbagai program yang dilakukan oleh SKPD lainnya untuk mensejahterakan rakyat,” katanya. Terkait dengan program PKH yang kini sangat dirasakan manfaat oleh masyarakat, mulai tahun ini pihaknya akan menyalurkan bantuan program PKH untuk 6 kabupaten baru yang ada di Sumsel, dengan demikian berarti ada 10 kabupaten yang dipastikan menerima bantuan dana PKH tahun ini. Sebelumnya PKH hanya di berikan kepada Palembang OKI, Lahat dan Banyuasin dengan total masyarakat yang mendapat dana PKH mencapai 37.472, sedangkan enam daerah baru tersebut data pasti masyarakat yang me-

nerima belum divalidasi, namun kita prediksikan mencapai 71.000 lebih,” jelasnya. Sementara itu, Kasubid Sosial Bappeda Sumsel Srie Widayanti menambahkan, seluruh program, seperti BOS, Jampersal, Jamkesmas, rumah murah, dan PKH wajib diketahui oleh Dinas Sosial. Hal ini bertujuan untuk mencari apa yang menjadi permasalahn dalam program tersebut. “Rapat tim koordonasi penanggulangan kemiskinan perlu dilakukan. Karena untuk mengetahu perkembangan yang terjadi,” kata dia. Hasil rapat yang nantinya akan digunakan untuk menjadi bahan perbaikan program, dikatakan srie sangat berguna untuk pengentasan kemiskinan. (alk)

klik...........www.radarpalembang.biz


Advertorial

Bansos Indocare Disambut Antusias

Petugas PT Indocare sibuk memeriksa tensi darah masyarakat.

RADAR PALEMBANG ● SELASA 23 APRIL 2013 ● HALAMAN 8

Bansos ramai diikuti wara Desa Pagar Batu Lahat.

B

Warga semangat mengikuti kegiatan Bansos.

Warga Desa Pagar Batu mendatangi Bansos PT Indocare.

ANSOS (Bantuan Sosial) pengobatan yang dilakukan PT Indocare di desa Pagar Batu, disambut antusias masyarakat, Sabtu (20/4). Dengan menggandeng Yayasan Santo Yosef, perusahaan yang bergerak di bidang obat kesehatan tersebut juga melakukan tes kesehatan bagi ibu hamil, serta bantuan makanan bergizi bagi anak-anak dan balita. Ketua Yayasan Indocare Rudi Tandi mengatakan, Bansos pengobatan gratis yang dilakukan merupakan salah satu bentuk CSR yang diberikan kepada masyarakat. Tahun ini kabupaten Lahat khususnya desa Pagar Batu adalah yang pertama kali dilakukan di Sumsel, dengan harapan apa yang dilakukan memiliki manfaat bagi warga. “Kami baru pertama kali berkunjung ke Lahat, masyarakat begitu ramah. CSR yang kami berikan untuk satu provinsi dan kali ini di Sumsel. Bumi Seganti Setungguan merupakan daerah yang memiliki keindahan parwisata yang luar biasa,” ujarnya. Dijelaskan Rudi, untuk kegiatan yang dilakukan memang sengaja menggandeng yayasan yang telah bergerak di bidang social. Dan di Lahat, Yayasan Santo Yosef menjadi mitra dalam bekerja sama. “Harapan kami ke depan dengan dilakukan kegiatan seperti ini Indocare bisa lebih dekat dengan masyarakat.” Ini juga merupakan salah satu bentuk silaturahmi, karena tidak hanya masyarakat yang dilibatkan melainkan instansi pemerintahan seperti Dinkes. Kami juga mempunyai mimpi untuk membantu 25 klinik pelayanan kesehatan yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia,” katanya. Ditambahkannya, dipilih Desa Pagar Batu sebagai lokasi pelayanan kesehatan gratis, karena telah memenuhi tiga criteria, yakni daerah yang dipilih merupakan daerah yang masyarakatnya sangat membutuhkan dan kurang mampu. Lalu daerah yang dipilih merupakan daerah yang tidak terdapat atau jauh dari layanan kesehatan umum. “Aktivitas CSR serupa, telah dilakukan kepada masyarakat kurang mampu di perkampungan perbatasan Bekasi dan Jakarta sebagai pilot project. Dan kami juga membutuhkan partner yayasan di layanan bidang kesehatan yang berdiri independent,” jelasnya. (adv)

Wushu Perlu Dilestarikan

FOTO: NET

Keberadaan etnis Tionghoa di Indonesia sejak dahulu membawa peranan, baik itu di bidang ekonomi maupun olahraga. Seni bela diri dari negeri tirai bambu ini dulunya banyak diminati kalangan etnis Tionghoa. Namun, seiring dengan waktu perkembangan, olahraga ini menjadi salah satu cabang olahraga yang selalu dipertandingan. PALEMBANG, RP - Wushu merupakan olahraga atau seni beladiri dari Cina. Pengertian wushu bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, memiliki arti perang (wu) dan Seni (shu), sehingga dapat diartikan sebagai seni berperang dan bertempur. Dalam wushu kegiatan adalah melatih kemampuan fisik yang meliputi koordinasi sempurna, antara kelenturan, kekuatan, kelincahan, serta irama gerak. Selain untuk olahraga dan membela diri, wushu juga merupakan suatu bentuk seni. “Wushu merupakan kesenian berasal dari negeri China, namun para peminatnya saat ini tidak hanya etnis tionghoa juga dari kalangan pribumi,” kata Ahmad Yani, pelatih Wushu Palembang. Di Indonesia sendiri wushu mulai, dipopulerkan pada 1993. Sejak itu pemerintah juga telah memberi perhatian khusus pada beladiri ini. Terbukti dengan diikutsertakannya wushu sebagai salah satu cabang olahraga di Pekan Olahraga Nasional. Indonesia juga mengikutsertakan atlet-atletnya dalam eventevent internasional, seperti SEA Games, Asian Games, dan Kejuaraan Dunia. “Wushu mulai populer sejak tahun 1993, pemerintah juga telah memberi

perhatian khusus pada bela diri ini,” ujarnya. Sementara itu, Tokoh Tionghoa Fauzi Thambrin mengatakan, wushu di Palembang perlu dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan seni dan budaya yang ada di tanah air. Hal ini juga dapat dimanfaatkan untuk mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD) bidang pariwisata di daerah ini. “Wushu ini di samping untuk bela diri, juga bisa sebagai ajang kesehatan dalam berolahraga, ajang persahabatan dan kekompakan, termasuk untuk pelestarian seni dan budaya yang ada di tanah air,” ucap Fauzi Thambrin. Dikatakan bahwa, peminat dari wushi ini sangat banyak dan tidak saja di dominasi oleh etnis Tionghoa. Namun, juga dari berbagai etnis lain di tanah air. “Meskipun asal usul wushu berasal dari Tiongkok. Namun banyak juga saudara-saudara kita dari suku lain ikut bergabung di dalamnya. Artinya, wushu ini bukan hanya milik salah satu suku saja,” katanya. (ben)

RP1_23042013  

Radar Palembang Edisi Selasa 23-04-2013 Koran 1.

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you