Page 2

H

a

l

a

m

a

n

SABTU

1 9

RODA

M E I

2 0 1 2

RADAR PALEMBANG

2

New Bajaj Akhir Tahun

Meski masih dianggap sebagai negara berkembang dari dunia ketiga, pertumbuhan orang kaya di Indonesia bisa dibilang tumbuh pesat. Buktinya beragam mobil mewah dan beragam produk terkenal dari seluruh dunia banyak diburu orang Indonesia.

8

ALEMBANG, RP – Untuk pasar Palembang atau Sumsel pada umumnya, kendaraan jenis SUV (Sport Utility Vehicle) menjadi idaman. Alasannya, mengacu kepada demografis Sumsel yang masuk kategori belum terlalu bagus. “Jika penjualan 15 unit perbulan, maka lebih dari setengah merupakan penjualan kategori SUV,”jelas Direktur Topcars Palembang, Alvin Kenedy kemarin. Tingginya minat akan kendaraan casis tinggi tersebut, aku dia tak lepas dari kontur atau demografis daerah Sumsel. Untuk penjualan sedan sport mewah, masih terkendala dengan jalan yang belum mulus. Penjualan sedan mewah tetap ada, sambung Alvin

Topcars di beberapa bulan lalu hanya bisa menjual 15 unit saja, maka ke depannya penjualan

tapi tak sebanyak jenis Jeep. Minat pasar Palembang, diyakini akan terus bertumbuh. Jika

T

I

P

S

R

diyakini akan tembus 20-25 unit. “Pasar kendaraan kelas mewah terus mengalami peningkatan, khususnya di Palembang,”ulas dia. Komisaris Utama Indomobil Soebronto Laras mengatakan beragam mobil mewah dari berbagai belahan dunia tampak sangat laku di Indonesia dan karenanya dia memandang Indonesia sebagai negeri yang luar biasa karena meski negara berkembang, masyarakatnya cenderung suka belanja. “Lihat saja kalau importir masukkan mobil sport Italia, saya tidak perlu sebut mereknya, itu pasti ludes terjual. Begitu juga mobil Inggris. Tas Hermes yang murah itu Rp 60 juta, yang mahal Rp 700 juta. Di Paris yang antre pesan Hermes itu banyak orang Indonesia. Inilah dunia yang kita

hadapi sekarang,” ungkapnya. Berbicara tentang mobil mewah, CEO PT Garuda Mataram Motor (GMM) Andrew Nasuri mengatakan kalau penjualan mobil mewah di Indonesia diperkirakan akan mencapai 10.000 unit. “Yang saya maksud mobil mewah itu mobil yang diatas Rp 500 juta ya. 10.000 unit itu dari semua merek yang ada di Indonesia,” cetusnya. GMM yang membawa merek mobil Audi ke Indonesia pun yakin kalau tahun ini mereka mampu menjual 700 mobil dari seluruh tipe yang mereka sediakan. “Permintaan sebenarnya bisa diatas itu, tapi saya takut tidak bisa memenuhinya. Malah karena keterbatasan suplai dari Jerman saya takut tidak bisa sampai angka itu,” ujar dia. (ren)

O D A

Menghilangkan Bau Rokok di Kabin Mobil MOBIL yang sering menjadi ‘ruangan merokok’ oleh pengendara dan penumpangnya memiliki bau khas yang susah untuk dihilangkan. Bagaimana cara mencegah dan menghilangkannya ? Para perokok, saat berkendara pasti membuka kaca mobil. Otomatis debu-debu yang masuk ke dalam kabin mobil lebih banyak sehingga kabin lebih cepat kotor.

“Baunya sirkulasi AC di dalam mobil Anda bisa disebabkan, oleh banyaknya sisa makanan tertentu di dalam mobil. Terlalu banyak debu yang masuk ke dalam mobil juga bisa menjadi penyebabnya, dan bau nikotin masih akan tercium karena baunya masih menempel,” kata Kepala Bengkel Plaza Toyota Jalan Pangeran Antasari, Parman Suanda.

Parman pun memberikan beberapa tips ringan bagi para perokok yang tidak mau mobilnya bau. Cara jitu untuk mengilangkan debu dan bau nikotin, hanya dengan mencuci melalui salon mobil atau divacum. “Kalau interior ingin kembali wangi, mobil harus cuci di salon mobil untuk membersihkan seluruh bagian. Dan kalau untuk membersihkan karpet minimal di-vacuum atau dicuci,” ujarnya. “Dan kurangi merokok di saat

jalan (berkendara), karena kalau keseringan merokok sambil

berkendara bikin interior menjadi bau,” tutup Parman. (ddn)

JAKARTA, RP - Sepak terjang Bajaj di segmen ʻmotor lakiʼ nampaknya tidak akan berhenti. Setelah memperkenalkan Pulsar 200NS yang menggunakan tiga busi, kini Bajaj siap melahirkan sebuah Bajaj Pulsar dengan tubuh full fairing. Konfirmasi mengenai kelahiran motor Bajaj Pulsar dengan full fairing itu terungkap ketika peluncuran Bajaj Discover 125 ST di India beberapa hari lalu. Bajaj Auto mengatakan kalau selain Pulsar 200NS pihaknya juga sedang menyiapkan motor baru lainnya. Motor itu adalah Bajaj Pulsar 200SS. Dua huruf S dibelakang angka 200 itu adalah singkatan dari Super Sport yang akan menyajikan sensasi yang lebih ʻsportyʼ pada para pengguna Pulsar. Kemungkinan motor ini akan diperlihatkan dalam jangka waktu dekat, sumber-sumber di dalam tubuh Bajaj Auto pun membenarkan hal tersebut. Bajaj Pulsar 200SS nantinya akan ditempatkan di atas Pulsar 200NS. Karena meski memiliki spesifikasi yang tidak jauh beda, kemungkinan untuk urusan topspeed Pulsar 200SS akan mampu berlari lebih cepat dari Bajaj Pulsar 200NS yang mampu berlari hingga 136 km/jam. Bajaj Pulsar 200Ns sendiri diketahui memiliki mesin yang bisa melahirkan tenaga 23,5 bhp pada putaran 9.500 RPM dan torsi 18,3 Nm pada 8.000 RPM. Mesin tersebut dikawinkan dengan transmisi 6-speed. Bandingkan dengan Pulsar 220 yang berkapasitas mesin lebih besar tapi hanya bertenaga 21 bhp. Kini, menurut sumber di Bajaj seperti dikutip dari motorbeam, pabrikan India sudah mulai mengetes prototype dari Pulsar 200SS di sebuah trek di Pune. Di India, motor ini kemungkinan akan berharga lebih mahal antara 5.000-7.000 rupee atau sekitar Rp 860 ribu sampai Rp 1,2 juta lebih mahal dibanding banderol harga Pulsar 200NS yang dilepas dengan harga sekitar 1 lakh rupee atau sekitar Rp 18 jutaan. “Produksi Bajaj Pulsar 200NS dimulai April 2012 di India. Biasanya, 4 bulan pertama produksi untuk memenuhi pasar domestik lebih dahulu,” kata Dinesh Kulkarni, Vice President Director Bajaj Auto Indonesia. “Setelah itu barulan untuk pasar-pasar di luar India.” Kulkarni menyatakan Pulsar 200NS akan sangat menyenangkan bagi para pecinta Bajaj di Indonesia. “Nakedbike ini benar-benar ba ru. Dia memiliki 3 busi atau Triple Spark Technology – ini tidak dimiliki sepeda motor mana pun,” tambahnya. “Saya pikir harganya akan lebih mahal dari Bajaj Pulsar saat ini. Namun, saya tidak tahu sampai seberapa banyak perbedaan harganya,” tutupnya. Sebagai referensi saja, Pulsar 220 DTS-i dijual dengan harga Rp 18,6 juta. (syu/ddn/dp)

RP1_19052012  

Radar Palembang Edisi Sabtu 19-05-2012 Koran 1.

Advertisement