Issuu on Google+

Radar Palembang INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

radar_palembang @radar_palembang

ONLINE TELP : (0711) 361 638 FAX: (0711) 362 452

RABU 17 APRIL 2013 harga eceran Rp 3.000

Premium Pasti Naik REALISASI menaikkan harga BBM jenis premium dari Rp 4.500/liternya menjadi Rp 6.500/liter, bau-bau -nya mendekati nyata. Seluruh gubernur se-Indonesia dikumpulkan untuk sosialisasi kebijakan tersebut. Diakui Menteri Perindustrian MS Hidayat, telah mencapai kata sepakat. Tinggal menunggu ketuk palu pengesahan oleh Presiden SBY.

PALEMBANG, RP – Kepada Radar Palembang, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Ali Mundakir, Selasa (16/4) mengatakan jika nantinya disetujui presiden, premium subsidi memiliki dua harga, harga lama Rp4.500 untuk angkutan umum dan motor sementara harga Rp6.500 untuk mobil pribadi palat hitam.Menurut Ali, ada kemungkinan SPBU di setiap daerah akan dibagi dua, sebagian SPBU menjual BBM subsidi penuh, ✑ Ke halaman 5

FOTO: SALAMUN RADAR PALEMBANG

KABAR TERKINI BBM ■

Pemerintah secara bertahap akan melakukan penertibkan para penjual BBM eceran di pinggir jalan, seiring makin bertambahnya jumlah SPBU.

Pemerintah rencananya menetapkan 2 harga bensin premium yang akan diumumkan Presiden SBY.

Untuk motor dan angkutan umum tetap Rp 4.500/liter, untuk mobil pribadi direncanakan Rp 6.500/liter (Termasuk Toyota Alphard boleh konsumsi). Kebijakan ini bisa dimulai awal Mei 2013.

Ada SPBU khusus yang tidak menjual premium Rp 4.500 per liter. SPBU khusus ini hanya menjual premium Rp 6.500 per liter untuk mobil plat hitam.

MODUS PENYELEWENGAN BBM

Seluruh gubernur telah sepakat untuk menjalankan opsi kenaikan harga bensin premium untuk mobil pribadi tersebut (Rp 6.500) yang non subsidi Rp 9.000. Sementara untuk motor dan angkutan umum, harga bensin premium tetap Rp 4.500/liter.

Atas rencana memberlakukan BBM jenis premium 2 harga, untuk Rp 4.500/liter untuk sepeda motor dan angkutan umum, serta Rp 6.500/liter untuk kendaraan roda empat pribadi, diyakini ada modus penyelewengan BBM jenis premium Rp 4.500 tetap akan terjadi. Berikut modusnya :

Penerapan kebijakan (premium Rp 6.500) ini masih menunggu pengumuman resmi dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

■ Pembeli roda empat bisa menggunakan sepeda motor membeli BBM jenis premium. Sumber : Hiswana Migas Sumsel ■ Modifikasi plat kendaraan.

Sumber : Kementerian ESDM, Pertamina

Gestun ‘Nakal’ Ditindak

KARTU KREDIT WAJIB PIN

Penjualan Truk Meluncur “Semenjak larangan truk batubara melintasi jalan raya, penjualan truk turun drastis. Akibatnya diler harus mencari pangsa pasar baru untuk tetap menjaga penjualan.” Hadi Maryanto Kepala Cabang TAG authorized diler Toyota Palembang

PALEMBANG, RP – Sejak ditetapkan angkutan batubara dilarang melintas jalanraya pemilik diler di Palembang mulai mengeluhkan sulitnya menjual truk. ‘Meluncurnya’ turunya penjualan tersebut tak dipengaruhi pembatasan konsumsi BBM solar non subsidi. Kepala Cabang TunasAuto Graha (TAG) authorized dil-

er Toyota Palembang, Hadi Maryanto dibincangi di ruang kerjanya, Selasa (16/4) mengatakan, penjualan truk tahun ini tidak seindah tahun dua tahun lalu. “Semenjak larangan truk “Isuzu sendiri mengalami penurunan penjualan truk sejak tahun lalu. Tidak tanggung penjualan menurun hampir 50 persen. Untuk saat ini penjualan masih stabil walau ada Pengendalian BBM jenis solar untuk truck yang dilakukan pemerintah.” Samuel Pilo Branch Manager PT Astra International Main Diler Isuzu Palembang

batubara melintasi jalan raya, penjualan truk turun drastis. Aki✑ Ke halaman 5

Langkah Pelaku Usaha Ketika Daging Mahal ? (1)

Beli Daging Dibatasi, Naikan Harga Jual W. Pratama - PALEMBANG Dibatasinya pasokan daging sapi impor masuk ke tanah air, membuat peredaran daging sapi secara otomatis langka di pasaran, hal tersebut menjadikan harga daging sapi sendiri belakangan di pasaran mencapai Rp 100 ribu per kilogramnya. Nah, bagaimana trik yang dilakukan pelaku usaha berbahan daging sapi agar tetap untung dalam berjualan ?

PALEMBANG, RP – Penyedia jasa layanan gesek tunai atau biasa disebut gestun ‘terselubung’ harus ditindak tegas, itulah himbauan yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI). Asisten Direktur Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VII Palembang, Dadan

Tentu saja hal itu berdampak terhadap pelaku usaha kuliner yang menggunakan daging sapi sebagai bahan dasar olahan usaha mereka. Salah satunya Sate H Pardi, warung sate yang namanya telah tersohor di kota Palembang ini juga menawarkan menu sate sapi sebagai salah satu pilihan jenis sate di tempatnya. Santo (30), penanggung jawab penjualan Sate H Pardi yang terletak di jalan Kolonel H Burlian, mengatakan jika dengan tingginya harga daging sapi seperti sekarang ini ditempatnya membatasi penjualan sate daging sapi tersebut, dengan per hari penggunaan dag-

✑ Ke halaman 5

✑ Ke halaman 5

www.radarpalembang.biz

FOTO : W PRATAMA/RADAR PALEMBANG

BAKAR SATE : Pegawai Sate Pardi sedang membakar sate di jalan Kolonel H Burlian.

www.radarpalembang.biz


H

Radar Otomootif Dan Aksesori 1 7

RADAR PALEMBANG

l

a

m

a

n

RABU

A P R I L

2 0 1 3

2

R DA

Polisi Dubai Pakai Ferrari

X-Trail Ditarik dari Indonesia

EMPAT produsen mobil besar Jepang kompak menarik (recall) mobil mereka karena ada masalah di airbag. Di Indonesia, Nissan pun melakukan hal itu terhadap 118 unit Nissan X-Trail.

JAKARTA, RP - Kepolisian Dubai, Uni Emirat Arab rupanya belum puas dengan mobil patroli baru mereka, yaitu Lamborghini Aventador. Mereka kini berambisi memiliki mobil super lainnya, Ferrari. Dilansir Autoevolution, Selasa (16/4), Kepala Polisi Dubai, Letnan Jenderal Dahi Khalfan Tamim, mengatakan Dubai adalah tempat yang megah dan mewah. Reaksi orang terhadap Lamborghini Aventador sangat positif, ini mendorong mereka untuk mendapatkan supercar lain. Namun, kata dia, keberadaan supercar yang memiliki tenaga 700 hp itu tidak akan digunakan untuk mengejar para pengendara yang ngebut, melainkan untuk menjaga keamanan di jalan. “Mobil-mobil sport tidak akan menderu dan mengejar pengendara ngebut. Mereka akan digunakan untuk keamanan jalan di berbagai wilayah Dubai,” kata Dahi.“Polisi Dubai memperbarui mobil patroli polisi untuk meningkatkan keamanan di jalan, sesuai

a

dengan standar internasional yang tinggi dan perkembangan teknis,” tambahnya.Belum diketahui jenis Ferrari apa yang akan digunakan. Namun, diharapkan biaya yang dikeluarkan mencapai US$ 544,000 atau sekitar Rp5,2 miliar. Di Dubai, Ferrari 599 GTB merupakan salah satu supercar paling populer. Jadi, kemungkinan besar kendaraan patroli terbaru mereka lainnya adalah F12 Berlinetta. Sekedar informasi, Kuda Jingkrak asal Italia ini diperkenalkan di ajang Genava Motor Show 2012. Supercar ini memiliki bentuk lebih kecil, ringan, serta kuat dari pendahulunya, yaitu Ferrari 599 GTB. Untuk dapur pacu, F12 Berlinetta disokong mesin V12 6.3-liter yang mampu memuntahkan tenaga hingga 730 Hp dengan torsi 509 lb-ft torsi. Dengan tenaga sebesar itu, supercar yang diklaim lebih irit bahan bakar ini mampu berlari dari 0-100 km/jam hanya dalam 3,1 detik, sebelum mencapai kecepatan tertinggi 340 km/jam. (eh)

JAKARTA, RP - General Manager Marketing and Communications Strategy Division PT Nissan Motor Indonesia Indrie Hadiwidjaja mengungkapkan kalau service campaign yang akan mereka lakukan itu akan melibatkan118 Nissan X-Trail buatan tahun 2000-2001. “Kami sudah mulai lakukan pemanggilan. Kita sudah mulai hubungi. Tapi memang cukup sulit, karena mobil lama, banyak yang sudah ganti pemilik,” katanya di Jakarta.

Mobil-mobil yang di-recall itu menurut Indrie merupakan mobilmobil CBU buatan Jepang. “Itu batch pertama X-Trail di Indonesia, CBU Jepang. Di 2003 kita sudah mulai CKD,” jelasnya. Penarikan kembali itu sendiri disebabkan karena adanya potensi masalah pada airbag yang disalurkan oleh Takata Corp. Total di seluruh dunia ada 480.000 mobil Nissan yang ditarik meliputi Nissan X-Trail, Patrol, Almera dan Navara serta Teana. “Untuk Teana dan Navara tidak ada penarik a n

karena yang kita masukin buatan Thailand.Recall ini khusus untuk buatan Jepang saja,” lanjut Indrie. Selain Nissan, pabrikan mobil Toyota juga menarik 1,73 juta mobil yang diproduksi antara November 2000 sampai Maret 2004. Di Amerika Serikat mobil-mobil Toyota seperti Toyota Corolla, Corolla Matrix, Sequoia dan Tundra serta Lexus SC 430 ditarik. Sementara di Inggris, Toyota Yaris juga terkena recall. UMW Toyota Motor (UMWT) yang merupakan distributor Toyota di Malaysia juga sudah mengumumkan akan melakukan penarikan kembali terhadap 18.700 mobil Toyota Camry dan Corolla Altis tahun 2000-2003. Tetapi PT Toyota-Astra Motor mengatakan kalau hingga saat ini, mobil To y o t a d i I n d o n e sia masih aman. “Memang benar ada pemanggilan kembali mobil-mobil Toyota di

seluruh dunia. Itu mobil-mobil yang diproduksi antara 2000-2 0 0 3 , jadi m o d e l lama,” k a t a G M M a r k e t ing Corporate Planning Costumer Relation PT Toyota-Astra Motor Widyawati Soedigdo belum lama ini. “Tapi Indonesia tidak ada dalam daftar pemanggilan itu,” jelas wanita yang biasa disapa Wiwied tersebut. Lebih lanjut Wiwied mengatakan kalau pihaknya saat ini masih menunggu kepastian perintah recall itu dari Toyota Motor Corp (TMC). Hingga saat ini, memo internal dari pusat belum ada yang terkait recall. “Kami juga sudah menanyakan, tapi mereka memang belum kirim surat internal, karena kalau memang Indonesia masuk daftar, kan biar kita cepat persiapkan semuanya. Kalau dilihat dari penjelasan TMC, Indonesia tidak masuk daftar,” ujar Wiwied. Sementara itu, ada 1,14 juta mobil Honda seperti Honda Civic, CR-V, Odyssey dan FRV juga kena tarik bersama Nissan X-Trail, Patrol, Almera dan Navara serta Teana. “Kami lagi menunggu konfirmasi dari sana,” k at a Marketing & Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis F a n d y m e n genai kabar recall Honda ini. Sedangkan Mazda m e n a r i k s e k i t a r 45.463 mobil RX-8 dan Mazda6. (syu/ ddn)

KIA Optimis Tembus 24 Ribu Unit PALEMBANG, RP – KIA tahun ini menargetkan angka penjualan naik dua kali lipat dari realisasi penjualan 2012. Pengeluaran beberapa unit baru serta perluasan cabang yang akan dilakukan menjadi indokatornya. Manager Marketing PT Kia Mobil Indonesia Nikolas Budi Wihardja mengatakan, KIA tahun ini menargetkan penjualan sebanyak 24 ribu unit se-Indonesia, jumlah ini jauh meningkat dari pencapaian tahun lalu.“Tren penjualan KIA dua tahun terakhir naik signifikan, 2011 KIA berhasil menjual sebanyak 9 ribu unit, 2012 sebanyak 13.650 unit sementara tahun ini ditar-

getkan 24 ribu unit terjual,” kata Nikolas.Untuk mencapai target yang ditetapkan, KIA akan mengeluarkan beberapa varian baru dan menambah cabang penjualan. ”Jika tidak ada halangan tahun ini akan ada sekitar empat produk baru dari kia dan ada beberpa kantor cabang baru yang akan dibangun. Wilayah yang dibidik bagian tengah dan timur Indonesia,” katanya. Menurutnya, hingga akhir kuartal I-2013, penjualan KIA sudah signifikan, dari target yang ditetapkan sudah tercapai sekiatar 15 persen. ”Tahun ini KIA berambisi masuk tujuh besar penjualan terbanyak di Indonesia,” pungkasnya. (iam)

232 Unit Mirage Diperbaiki JAKARTA, RP - Sebanyak 1.775 unit Mitsubishi Mirage Exceed ditarik Mitsubishi Indonesia akibat adanya permasalahan pada sensor kecepatan di roda depan. Dari angka itu, baru 232 unit yang sudah diperbaiki di bengkel. Hal itu diungkapkan Executive Marketing Director PT KTB Rizwan Alamsjah, di diler 3S Mitsubishi, Slipi Jakarta, Selasa (16/4). “Sudah beberapa konsumen kita beritahu, dan sudah banyak konsumen yang datang memenuhi undangan kita,” kata Rizwan. “Kami sudah mulai mengirimkan partnya mulai dilakukan tanggal 8-15 April 2013, dan mulai tanggal 15 kemarin sudah mulai dikerjakan. Dan sebanyak 232 unit atau mencapai 13 persen

dari total kendaraan telah kami perbaiki,” ujarnya. Rizwan mengharapan proses perbaikan city car ini bisa lebih cepat. “Karena kendaraan penumpang itu kan melakukan servis setiap bulannya,” ujar Rizwan. Tipe mobil yang ditarik adalah Mirage exceed yang diproduksi sebelum 26 Januari 2013. Perbaikan mobil disebabkan karena telah ditemukan ketidaksempurnaan pada waterproof harness di sensor kecepatan roda depan sehingga mengurangi performa sistem pengereman pada kendaraan Mirage Exceed. “Hingga saat ini memang belum ada kejadian apa-apa,” tuturnya. Pemilik kendaraan Mirage Exceed yang terlibat Field Fix Campaign ini akan menerima surat undangan dari PT KTB melalui diler resmi Mitsubishi untuk melaksanakan penggantian front wheel speed sensor secara cuma-cuma. (ddn/ddn)

Mobil Putri Seksi Bos F1 Raib JAKARTA, RP - Kehilangan barang kesayangan memang sangat menyakitkan, terlebih jika harganya mencapai miliaran rupiah seperti supercar. Selasa (16/4) , putri cantik bos Formula One (F1) Bernie Ecclestone, Tamara Ecclestone baru-baru ini kehilangan supercarnya, Lam

UK, di mana Tamara tengah melakukan perbaikan. Padahal sebelum hilang, wanita seksi yang kini berusia 28 tahun itu dalam waktu dekat akan menjual Lamborghini Aventador LP-700.Lamborghini Aventador berkelir hitam itu dibeli Tamara pada 2011 silam, sebesar 300.000 pound sterling atau sekitar Rp4,4 miliar. Saat itu, Tamara membeli dari sebuah delaer mobil Ziad Shawadi, dan kepemilikan supercar tersebut atas nama kekasihnya

(kini mantan) seorang pengusaha, Omar Khyami.Kuat dugaan hilangnya supercar asal Italia itu bukanlah sebuah modus pencurian, melainkan diambil kembali oleh dealer terkait masalah utang piutang. Tidak hanya itu, Tamara dan Omar pun kini tengah terlibat pertengkaran, imbasnya Lamborghini Aventador menjadi perebutan antara kedua belah pihak. (umi)

borghini Aventador LP-700. Banteng Tempur, begitu mobil itu dijuluki hilang di garasi bengkel HR Owen, Acton, West London,

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

klik...........www.radarpalembang.biz


3

ekonomi bisnis

RADAR PALEMBANG , RABU 17 APRIL 2013

TAWARKAN HUNIAN ASRI PALEMBANG, RP HW Group melalui Griya Jayaraya Asri Permai Sukajadi menawarkan hunian yang asri bagi warga Sumsel. Khususnya warga kota Palembang yang belum mempunyai rumah dengan tipe 36, 45 dan 70. Menurut Hermanto Wijaya, Owner HW Group, Griya Jayaraya Asri Permai Sukajadi terletak di kawasan Sukajadi Banyuasin. “Perumahan yang dibangun memiliki jalan lingkungan yang lebar, sertifikat hak milik, listrik 1.300 watt sudah terpasang, luas kavling 160 m2, rumah tidak berdempet dan setiap rumah dilengkapi pagar keliling rumah. Keunggulan lainnya rumah rangka baja dan beratap multi rouf,”ungkap Hermanto membuka pembicaraan. Hermanto mengatakan, pemban-

gunan Griya Jayaraya Asri Permai Sukajadi ini merupakan pembangunan tahap ketiga. Sebelumnya, tahap pertama telah dibangun 20 unit rumah dengan harga Rp 60 juta perunit, dan tahap kedua telah dibangun 80 unit rumah dengan

harga Rp 80 juta perunit. “Semua rumah tersebut sudah laku terjual,” ujarnya. Hermanto menjelaskan, tahap ketiga ini akan dibangun sekitar 300 rumah dengan tipe 36, 45 dan 70. “Kita akan bangun sebanyak itu,

karena belum dibangun saja sudah ada yang ready stock atau memesan sekitar 50 rumah dengan berbagai tipe. Hal inilah yang membuat kita optimis membangun perumahan tahap ketiga ini,”ujarnya. Hermanto menambahkan, kalau semua perumahan yang sedang dibangun dilahan seluas 12 hektar ini disponsori oleh Bank BNI, Bank BTN dan bank BTN Syariah. Selain bercerita tentang pembangunan Griya Jayaraya Asri, Hermanto juga mengungkapkan kalau HW Group kini tengah membangun kios di kawasan Gandus dan ruko dikawasan 5 dan 7 Ulu Palembang. “Untuk kios dengan luas 4, 25 meter dan panjang 12 meter, serta konstruksi 2 lantai tapi dibangun 1 lantai. Rencananya, akan dibangun 44 unit dan telah dibangun sebanyak 23 unit,” ucapnya. Sedangkan untuk ruko di kawasan 5 dan 7 Ulu yang namanya Ruko Tengkuruk 2 sudah terbangun sebanyak 65 unit dan telah laku terjual sebanyak 35 unit. Ruko yang

sudah dibangun ada 3 tipe. Pertama 4 x 12 M, 4 x14 M dan 4 x 16 M. “Untuk lebih jelas bisa menghubungi marketing kami, untuk ruko Dewi dengan nomer kontak 0813 6748 0088 atau 0853 6800 0990. Sedangkan perumahan Dwi 0852 6712 9528 dan Ratna 0823 7747 7653,” jelasnya. Sementara itu, Hamid, Abdilah, dan Handoyo salah satu konsumen berharap agar bank selaku pemberi KPR memudahkan proses pengurusan adminitrasi pemberian KPR karena selama ini begitu sulit dan terlalu lama. “Itu harapan kami karena selama ini kalau berurusan dengan developer begitu mudah. Namun saat dengan bank hingga berminggu-minggu. Jadi kita berharap pihak bank bisa mempermudahnya,” jelasnya. (sep)

Griya Jayaraya Asri Permai Sukajadi PT Bone Jaya Indonesia

Bangun Perumahan Bersubsidi

MINATI: Proyek perumahan milik PT Bonita Jaya Indonesia yang kini banyak diminati masyarakat.

khir. “Pada 2001 enam unit ruko dibangun. Alhamdulilah, laku terjual. Lalu dilanjutkan di Villa Sako Indah Satelit lalu Villa Green Kenten Laut, yang juga habis terjual. Kemudian berlanjut 2008 berlokasi Tanah Mas membangun perumahan kalangan menengah ke bawah dengan nama The Green City,” katanya. Sejauh ini, The Green City lokasi Tanah Mas menyediakan sebanyak 300 unit, permintaan terus meningkat. Andi mengaku, masalah harga tanah di pusat kota masih menjadi persoalan utama di Palembang. Namun, keinginan masyarakat yang ingin memiliki hunian di pusat kota juga terus meningkat. “Maka dari itu, The Green Mansion yang dimulai empat bulan yang lalu sejauh ini sudah 7 unit laku terjua l b e r l o k a s i di Plaju. Dimulai dari Tipe 36 sampai Tipe 125 harga bekisar Rp 600 juta sampai Rp 1 miliar. Artinya tidak hanya kelas menengah kebawah kami rangkul. Minat perumahan kelas ke atas juga kami sediakan,” tuturnya. Pihaknya juga Andi Darmawan mengaku, membangun perumaPALEMBANG, RP –Own- han The Green Indralaya dengan er PT Bonita Jaya Indonesia jumlah 116 unit rumah yang berAndi Darmawan diwawancarai jarak tidak jauh dari kota bahkan Selasa (16/4) mengatakan, dekat Unsri dekat dengan Bank perumahan yang dipasarkan. BRI. Rumah ini juga disubsidi Ada yang sudah siap atau juga dari pemerintah. Rumah bertipe sedang dibangun. Dia men- 36 m2 dijual dengan harga Rp gakui, permintaan rumah terus 88 juta/unit atau batas tertinggi meningkat, seiring pertumbu- harga Kementerian Perumahan han perekonomian masyarakat Rakyat (Kemenpera) RI. Palembang terus membaik “Seminggu ini tinggal start dalam beberapa tahun tera- pembangunannya. Spesifikasi

PERTUMBUHAN bisnis properti kian pesat. Hal ini terbukti banyak developer membangun perumahan di kota Palembang. Termasuk PT Bonita Indonesia, merupakan developer ternama di Palembang dipercaya masyarakat membangun perumahan menengah ke bawah hingga menengah atas.

batako, rangka baja dan full keramik. Soal harga karena disubsidi pemerintah harga jual tetap Rp 88 juta, uang muka untuk PNS, Polri Rp 5 juta, DP pun bisa diangsur 5 kali,” jelasnya. Rumah murah juga terdapat di kawasan Merah Mata dan Talang Keramat dengan nama perumahan The Green Sejahtera I dan II sebanyak 80 unit, dan 105 unit rumah di Talang Keramat. Sekitar 70 persen di antaranya sudah laku terjual bertipe 36 m2 dengan harga Rp 88 juta/unit. “Rumah murah ini, uang muka ringan dari harga rumah atau sekitar Rp 5 juta sampai Rp 8 juta, belum termasuk biaya administrasi. Sedangkan angsuran rumah dibatasi sampai 20 tahun dengan cicilan sekitar Rp 600 ribu per bulan atau tidak berubah sampai akhir cicilan dan suku bunga tetap,” jelasnya. PT Bonita Jaya Indonesia juga telah membangun The Green Sematang Borang tipe 36 sampai tipe 100. Sejauh ini ruko habis terjual, sedangkan untuk perumahan 50 persen sudah terjual. “Harga rumah dimulai dari Rp 275 juta sampai Rp 534 juta. Logistok sampai type 45,” jelasnya. Nama Green, diakui Andi, sebagai ciri khas PT Bonita Indonesia dibandingkan dengan developer lain. Dengan pangsa pasar yang tinggi, masyarakat juga bisa mengajukan permintaan yang belum memiliki rumah. Pengajuan 100 orang, PT Bone Jaya siap untuk membantu “Kalau harga cocok, kami bangun. Ada lahan kami siap bernegosisasi,” ujarnya. Selain itu, perumahan yang dibangun didukung penuh BTN Syariah. Namun, tidak menutup kemungkinan didukung KPR Bank lain, sesuai minat konsumen yang membeli. “Perumahan yang kami miliki sertifikatnya sudah dipecah perlokasi,” tegasnya. (ici)

Hermanto Wijaya

Ramai-Ramai Bidik Medan MEMASUKI tahun ini sejumlah maskapai penerbangan mulai melirik tujuan Palembang – Medan. Tadinya, tujuan ini masih ujicoba airline, namun sekarang malah jadi idola. Sejak rute dirintis Garuda Indonesia, menyusul kemudian Indonesia Air yang Selasa (16/4) baru saja melakukan terbang perdana, terakhir Sriwijaya Air juga melakukan penjajakan. PALEMBANG, RP – Distrik Manager Sriwijaya Air Palembang Darmando Purba menyatakan, Sriwijaya Air berniat untuk membuka rute penerbangan Palembang - Medan untuk melengkapi rute penerbangan yang sudah ada, yakni Palembang - Jakarta dan Palembang - Pangkal Pinang. “Penjajakan sudah dilakukan sejak awal tahun lalu. Namun untuk hasilnya masih menunggu hingga proses penjajakan selesai,” kata Darmando saat dibincangi di ruang kerjanya. Menurutnya, dipilihnya Kota Medan sebagai tempat perluasan rute penerbangan Sriwijaya Air,

karena kota tersebut merupakan pusat Pulau Sumatra. Geliat perekonomian lebih menjanjikan, banyak perusahaan besar berada di Medan, mulai dari swasta hingga BUMN seperti PTPN. “Hal ini tentu memberikan peluang penumpang sektor korporat yang tinggi,” katanya. Sriwijaya Air setiap harinya melakukan7 kali penerbangan, lima kali tujuan Jakarta dan dua kali tujuan pangkal pinang. Pesawat yan gdigunakan boeing 737. ”Walau Lion Air terjatuh beberapa hari lalu, namun nampaknya pesawat ini masih menjadi andalan setiap maskapai,”

ang low season,” beber dia. Low season ini terjadi karena belum diadakan kegiatan skala besar di Palembang. Namun, sekitar satu atau dua bulan lagi pasti penumpang akan penuh seiring dengan kegiatan yang bakal dilakukan di Palembang. Sementara itu, Selasa (16/4), perusahaan maskapai Indonesia Air melakukan terbang perdana jalur penerbangan Palembang - Medan menggunakan jenis pesawat Airbus 320 dengan kapasitas penumpang 174 orang. Penerbangan perdana pesawat Indonesia Air ini dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II

TERBANG PERDANA: Penerbangan perdana Indonesia Air menuju Medan dari Palembang, yang bisa ditempuh selama 85 menit.

katanya. “Penurunan penumpang tersebut tidak terlalu signifikan, masih di bawah 15 persen. Dengan load factor saat ini sekitar 80 persen. Sementara untuk harga tiket saat ini cukup variatif, yakni mulai dari Rp335 ribu hingga Rp500 ribu. Sejak Januari hingga Maret penump-

Palembang mengangkut sekitar 120 orang penumpang. Station Coordinator PT Indonesia Air Transport Tbk Alpin Syamsudin di dampingi Marketing Manager Indra Setiawan mengatakan, pihaknya membuka rute Palembang – Medan. Karena peluang pasar di Sumatera Se-

latan (Sumsel) cukup baik dan juga dinilai transportasi penerbangan ke daerah tersebut masih kurang. “Kami membuka rute Palembang-Medan juga dengan pertimbangan pertumbuhan ekonomi Sumsel dalam beberapa tahun terakhir ini meningkat pesat. Selain itu karena berdasarkan data yang ada tercatat besarnya mobilitas keberangkatan ke Medan per harinya,” ujarnya disela keberangkatan penerbangan perdana Indonesia Air. Pesatnya pertumbuhan ekonomi di Sumsel tersebut, pastinya akan menjadi salah satu peluang usaha jasa transportasi penerbangan. Apalagi, menurut dia, ratarata banyak pembisnis yang hilir mudik untuk datang dan bekerja secara mobilitas di Palembang dan Medan. “Sektor itu menjadi pasar prioritas yang direbut di kota ini,” tukasnya. Untuk keberangkatan dari Palembang-Medan yakni pada pukul 11.30 WIB dan sebaliknya dari Medan-Palembang pada 13.50 WIB. Pihaknya yakin rute tersebut akan menjadi sentral bisnis yang akan mampu memberikan kontribusi besar. “Targetnya, mampu mencapai seat load factor sekitar 70-80 persen,” tegasnya. Bukan hanya itu saja, pihaknya juga menawarkan harga yang kompetitif yakni berkisar dari Rp345 ribu hingga Rp1,3 juta, Meski harga kompetitif dan terjangkau di semua segmen, lanjut dia, pihaknya menawarkan berbagai layanan terbaik atau service in flight, seperti menyediakan snack dan pelayanan ramah sehingga dapat membuat penumpang merasa nyaman selama memanfaatkan fasilitas maskapainya. (iam/rd1)

Ulasan Saham

REBOUND 50 POIN INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound 50 poin, setelah awal perdagangan sempat panik dikarenakan bursa regional minus pada awal perdagangan. Hal ini dikarenakan Amerika terjadi ledakan bom di kota Boston. Investor asing juga melakukan penjualan bersih sebesar 286 miliar. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.720 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan

perdagangan kemarin Rp 9.710 per dolar AS. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 950 ke Rp 38.450, Sumber Energi (ITMA) naik Rp 900 ke Rp 4.525, Indocement (INTP) naik Rp 800 ke Rp 24.400, dan Telkom (TLKM) naik Rp 600 ke Rp 11.750. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 1.500 ke Rp 7.400, Tiga

Raksa (TGKA) turun Rp 700 ke Rp 2.100, Garda Tujuh (GTBO) turun Rp 550 ke Rp 4.150, dan Lion Metal (LION) turun Rp 500 ke Rp 14.500. Perdagangan Selasa (16/4) berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 126.284 kali pada volume 4,869 miliar lembar saham senilai Rp 5,466 triliun. Sebanyak 109 saham naik, sisanya 147 saham turun, dan 104 saham stagnan. Menutup perdagangan, Selasa (16/4), IHSG melompat 50,661 poin (1,04%) ke level 4.945,25. (novie chandra)

R ekomendasi ANTM, sos 1.390 TINS, sale resistance, 1.470 support 1.310 MICE, buy support 600, target price 900

D isclaimer KEPUTUSAN untuk melakukan transaksi jual beli atau investasi saham lainnya sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham dan Harian Bisnis Radar Palembang tidak bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil.


4

PERISTIWA LINTAS

Atlet Berprestasi Jadi Honorer PALEMBANG, RP - Puluhan atlit prestasi segera disalurkan menjadi pegawai honorer di sejumlah satuan perangkat kerja daerah pemerintah provinsi Sumatera Selatan. “Hari ini, Selasa (16/4), Disdpora menggelar rapat dengan perwakilan dari 17 SKPD yang nantinya bakal menampung atlit sebagai pegawai. Dalam waktu satu dan dua bulan para atlit ini sudah dapat berkerja di SKPD,” kata Syaidina Ali, kepala Dinas Dispora Sumsel, Selasa (16/4) usai rapat dengan puluhan atlit prestasi di Dispora Sumsel. Para atlit tersebut memang belum diangkat untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil di Provinsi Sumsel karena kuota untuk penerimaan PNS tahun ini belum ada. Jadi, untuk sementara para atlit prestasi tersebut disalurkan ke beberapa SKPD di Provinsi Sumsel. Para atlit tersebut meskipun status honorer namun gaji yang diterima setara dengan upah minimum Provinsi yakni Rp 1,6 juta. 17 SKPD itu di antaranya, PU Cipta Karya, PU Bina Marga, PU Pengairan, Dinas Perhubungan, Bappeda, dan Bank Sumsel. “Harus dicatat bawasannya para atlet ini bekerja sebagai pegawai, bukan menjadi tukang bersih-bersih atau pesuruh. Ini harus ditegaskan kepada pejabat SKPD mengingat mereka adalah sosok yang telah berjasat bagi daerah serta pada umumnya tidak memiliki keahlian khusus mengingat sedari kecil fokus sebagai olahragawan,” katanya. Ia menerangkan, sebanyak 47 orang atlet akan mendapatkan penempatan, termasuk enam orang atlet yang berkasnya menyusul pada pertemuan itu. “Ada atlet yang terlambat mengirimkan lamaran dan masih bisa diterima lantaran memiliki alasan yang masuk akal seperti sedang bergabung dengan pemusatan latihan nasional di luar negeri,” ujarnya. (ben)

21 Tim Bersaing PALEMBANG, RP – Sebanyak 21 tim siswa sekolah SMA se-kota Palembang beradu argumentasi dalam festival ekonomi kreatif, Selasa (16/4), di Gedung Graha Pupuk Pusri Palembang. Asmoni Wikan, direktur eksekutif Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat mengatakan, lomba debat Festival Ekonomi Kreatif Tingkat SMA dan sederajat Se- Indonesia dilaksanakan di 12 kota. Sedangkan di Palembang sendiri merupakan kota ketiga yang telah dilaksanakan empat tahun ini. “Ini merupakan tahun keempat lomba debat ini. Sedangkan tahun ini Palembang kota tiga pelaksanannya,” kata Asmoni, Selasa (16/4) di Gedung Graha Pupuk Pusri Palembang. Debat Feksi 2013 bekerja sama dengan Departemen Perdagangan yang memperebutkan tropi bergilir Departemen Perdagangan. Setiap pemenang dari masing-masing kota akan diadu kembali di grand final bulan November mendatang di Jakarta. “Para pemenang dari masingmasing kota nanti akan memperebutkan piala bergilir kementerian departemen perdagangan di Jakarta November mendatang,” jelasnya. Secara umum, jalannya debat dan materi hampir sama dengan Feksi tahun sebelumnya. Namun, tahun ini memasukan materi tentang daya saing ekonomi Indonesia. “Tak ada yang beda Feksi tahun ini dengan tahun lalu, namun tahun ini kami memasukan materi tentang daya saing ekonomi Indonesia,” ujarnya. (ben)

RADAR PALEMBANG, RABU 17 APRIL 2013

Pasar Tradisional Belum Menguntungkan Pemerintah layaknya sudah bisa mengambil untung dari adanya 320 pasar tradisional di Sumsel. Tidak hanya menjadi kebanggaan pertumbuhan ekonomi riil para pedagang. Namun juga bisa dikomersilkan pengelolaanya dengan baik dan ditarget menyumbang pendapatan daerah.

FOTO:SALAMUN/RADAR PALEMBANG

MENGADU KE MK: Ilyas Panji Alam, ketua Timses RH di dampingi Suparman Romans, ketua Parpol Koalisi menyampaikan jumpa pers, terkait pasangan RH yang akan menggugat rekapitulasi Pilkada Palembang ke MK, Selasa malam (16/4).

RH Resmi Gugat ke MK PALEMBANG, RP – Keinginan pasangan Romi Herton – Harnojoyo menggugat hasil rekapitulasi KPU ke Mahkamah Konstitusi, benar-benar diwujudkan. Pasangan Sarimuda Nelly Rasdiana yang dinyatakan meraih suara terbanyak pada Pilwako Palembang, dinilai banyak lakukan penyimpangan. Sebagaimana diketahui, hasil rapat pleno rekapitulasi KPUD Palembang, menetapkan Mularis-Husni (Murni) memperoleh

97.810 suara atau 13,67 persen, Romi-Harno (RH), 316.915 suara atau 43,315 persen, dan SarimudaNelly, 316.923 suara atau 43,316 persen. Ilyas Panji Alam, ketua Timses RH mengatakan, pihaknya telah mengajukan gugatan ke-MK pada Selasa (16/4), dengan nomor pengajuan No 827/PAN, MK 16/2013 tanggal 16 April 2013. “Kami tidak bisa menyebutkan apa isi gugatan kami yang diajukan kepada MK. Apakah itu hasil

perolehan suara, indikasi penggelembungan suara atau diadakan pecoblosan ulang, kami tidak bisa menyebutkannya. Kita tunggu saja hasilnya di MK nanti,” kata Ilyas, saat mengelar jumpa pers dikediaman pribadi Romi Herton Selasa malam (16/4). Dengan bukti-bukti yang diajukan ke-MK, pihaknya yakin dapat memenagkan gugatan ini. “Modal kami melakukan gugatan cukup kuat, kami punya keyakinan akan menang,” ungkapnya.

Suparman Romans, ketua Parpol Koalisi mengatakan, pihaknya hanya menyatakan dua kecamatan hasil rekapitulasi yang sah, yaitu Ilir Barat I dan Ilir Barat II, sedangkan 14 kecamatan lain dipertanyakan. “Terindikasi ada dua kategori yaitu kekeliruan dan pengurangan angka untuk nomor 2, dan ada indikasi penambahan nomor urut 3. Hanya saja, Suparman tidak bisa menyebutkan secara gamblang lokasi TPS tersebut. (zar)

Properti Prumnas Tarik Ulur PALEMBANG, RP - Meski properti kini sedang naik daun di tengah terjungkalnya harga emas. Tapi bagi perusahaan plat merah PT Prumnas tetap tidak mudah mengenbangkan bisnis ini. Seperti pengerjaan proyek 5.000 unit rumah di Jakabaring yang hingga kini masih terus tarik ulur. Faktor utama terkendalanya sejumlah proyek PT Prumnas, kata Wakil Direktur PT Prumnas Leo, biasanya akibat faktor keekonomian. Termasuk di lahan Jakabaring (sebelah gedung Bank Sumsel) yang sempat ditawar-

kan Pemprov untuk dikelola PT Prumnas. “Anda bisa bayangkan, di lahan rawa basah ke dalamnya melebihi 60 centi meter tersebut, setidaknya membutuhkan puluhan ribu kubik tanah untuk menimbun,” kata dia. Jika per kubik harga bisa mencapai 4 truk, dengan harga pertruk Rp 150.000 dikalikan empat truk. Artinya per kubik butuh biaya hingga Rp 600.000. “Biaya siapa yang bakal dipakai. Padahal semua orang tahu, harga rumah diberikan Prumnas jauh lebih rendah karena merupakan perusa-

haan plat merah, diharapkan bisa membantu masyarakat,” jelasnya. Jika cost penimbunan sudah sangat besar. Harga berapa lagi pihaknya akan menjual ke pasar. Inilah menjadi pertimbangan penting paling pokok, tarik ulurnya proyek pembangunan 5.000 unit rumah sebelumnya diplot di area Jakabaring. Meskipun dalam satu area tersebut akan dibuat 1:3:6 (satu rumah mewah, 3 kelas menengah dan 6 kelas bawah) Tapi dari sisi cost hitungan, juga belum mampu mengkatrol permintaan. Rawa di Palembang, berbeda

dengan rawa-rawa di provinsi lain seperti Kalimantan dengan rawa gambutnya. Cukup ditimbun 60 centimeter, sudah tidak ada masalah serius jangka panjang. Kecuali, jika pemda ikut membantu melakukan penimbunan. Inisiasi ini bisa jadi solusi bagi Prumnas, jika benar-benar ingin dibangun perumahan di sana. Jika masih dibebani menimbun, ada kemungkinan bakal terus terganjal karena beban Prumnas cukup tinggi, padahal perusahaan ini sedikitpun tidak mendapatkan suntikan modal pemerintah. (ayu)

Pejabat Bupati PALI Dilantik 22 April PALEMBANG, RP - Penjabat Bupati Penukal Abab Lema-

OCBC NISP Bantu Korban Banjir

tang Ilir (PALI), segera dilantik Mendagri dalam waktu dekat ini

sehingga roda pemerintahan di kabupaten baru pemekaran dari Kabupaten Muaraenim itu bisa berjalan. yang akan dilaksanakan pada 22 April mendatang. Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumsel Ali A Rasyid mengatakan, kalau tidak ada perubahan penjabat Bupati Pali yang akan dilantik itu Heri Amalindo yang sekarang menjabat Kepala Dinas PU Bina Marga Sumsel. Mengenai dana talangan untuk kabupaten pemekaran itu biasanya dialokasikan dalam dua tahun anggaran, katanya, Selasa (16/4). Untuk kabupaten Pali ini akan dianggarkan pada tahun 2014 dan

2015 atau secara multiyears. “Mengenai besaran anggaran dana talangan itu sekitar Rp10 miliar,” katanya tanpa merinci anggaran dimaksud. Ia mengatakan, anggaran untuk kabupaten pemekaran PALI pada tahun 2013 belum ada, karena keputusan persetujuan Kabupaten Pali memang baru. Saya tidak mengetahui, apakah ada anggaran lain yang bisa digunakan untuk itu,” katanya. Ia menyatakan, untuk pembentukan dana cadangan ini belum ada. Tetapi, belum diketahui apakah pihak Pemprov Sumsel sudah memasukkannya pada Musrenbang atau belum. (zar)

PALEMBANG, RP - Kontribusi (benefit) ini, kata Pengamat Kebijakan, juga anggota Aprindo, Susetyo MM menjadi pundi-pundi ekonomi ini bisa dipelihara dengan baik secara komersil dan teratur. Permen baru Nomor 20 tahun 2011 tentang pengelolaan pasar dan pemberdayaan pasar tradisional sudah layak diterapkan. “Permen ini sedang gencar disosialisasikan oleh Kementrian dalam negeri saat ini diharapkan bisa memberikan kontribusi positif ke daerah. Anehnya, Pemda seakan belum banyak gerakan menangkap peluang ini,” ungkapnya. Sebelumnya, memang belum ada aturanya, pasar harus punya pengelola khusus, fasilitas umum lengkap dan kantor. Nah, dalam Permen ini diatur khusus dan wajib ada di seluruh pasar tradisional. Tujuannya tidak lain, pasar tradisional harus mampu memberikan output bagus terhadap layanan ke masyarakat, sehingga berdampak baik terhadap pendapatan asli daerah yang masuk. Dengan adanya fasilitas lengkap, diharapkan pasar terse-

but bisa berdaya saing terus meningkatkan kemampuanya mengembangkan pasar secara jangka panjang. Ia mencontohkan, pasar Jakabaring. Di pasar ini Pemprov juga ikut andil dalam sahamnya, dan kini mulai menghasilkan benefit setoran PAD, meskipun baru dikisaran ratusan juta. Contoh-contoh kongkrit inilah harus diikuti pasar lain. Ke depan bisa diberdayakan, terutama kabupaten/kota diharapkan semua bisa memanfaatkan pasar tradisional sebagai lembaga layanan khusus perdagangan bagi masyarakat. Beberapa provinsi yang sudah banyak berhasil membina pasar tradisional semakin eksis, seperti Bandar Lampung. Di sanam pasar tradisional mendapatkan dukungan penuh pemerintah daerah setempat. Pemda hanya bisa menggelontorkan dana rata-rata Rp 5 miliar untuk 320 unit pasar tradisional di Sumsel yang tergolong membeludak. Dari sisi jumlah memang masih jauh dari ideal. Ia berharap setiap pasar mendapatkan jatah ini sebisa mungkin untuk mampu mengaturnya sesuai kebutuhan. (ayu)

Menang Berkat Satu Gol PALEMBANG, RP - Hilton Moreira, berhasil membawa Sriwijaya FC meraih kemenangan setelah berhasil menciptakan gol melalui titik putih di menit 76, Selasa (16/4) di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, menghadapi Persiwa Wamena. Jalan pertandingan kedua tim ini berlangsung sedang dimenitmenit awal babak pertama terlihat anak asuh Subakti, tampil sedikit dominan ketimbang para pemain Sriwijaya FC. Pemain depan berjuluk Badai Pengunungan ini kerap merepotkan dan membuat peluang di depan gawang Sriwijaya FC yang dikawal Ferry Rotinsulu. Tak hanya itu, lini tengah Sriwijaya FC tampak kesulitan mengimbangi kecepatan pemain Persiwa yang sedikit sehingga kurang leluasa menyusun skema penyerangan. Jadi harus mengandalkan serangan balik cepat yang dimotori Hilton dan Ramdhani Lestaluhu. Bermain di bawah suhu panas Kota Palembang yang cukup menyengat, kedua tim bermain dalam tempo sedang pada awal pertandingan. Meski demikian, bukan berarti tidak ada peluang emas cepat yang langsung diperoleh. Justru tim tamu dahulu yang berhasil membuka

peluang. Saat pertandingan baru berusia lima menit, Persiwa langsung mengancam melalui Guy Junior. Namun tendangannya masih melebar tipis di sisi kanan gawang tuan rumah yang dikawal Ferry Rotinsulu. SFC akhirnya berhasil membuka skor dimenit ke 77 melalui titik putih. Pemain bertahan Persiwa akan kewalahan menahan derasnya serangan anak asuh Kas hartadi. Alhasil pemain belakang melanggar area kotak penalty karena merasa kesulitan mengawal Hilton Moreira. Alhasil tanpa piker panjang, wasit langsung menunjuk titik putih. Hilton sendiri yang bertindak sebagai algojo dengan tenang menggetarkan gawang Persiwa untuk membawa timnya unggul 1-0. Kemenangan tuan rumah bertahan hingga peluit akhir pun ditiup wasit solihin yang memimpin jalannya pertandingan. Minimnya gol yang diciptakan oleh Sriwijaya FC diakui pelatih Kas Hartadi jika compact defend Persiwa Wamena sangat bagus sehingga menyulitkan anak asuhnya untuk menciptakan gol. Beruntug SFC mendapatkan hadiah penalty setelah pemain Persiwa melakukan pelanggaran di areal kotak pinalti. (ben)

JAKARTA, RP - Bencana banjir yang melanda wilayah DKI Jakarta beberapa waktu lalu menyisakan permasalahan sosial bagi sebagian masyarakat, khususnya mereka yang terkena dampak langsung banjir tersebut. Tidak sedikit yang kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi ke tempat-tempat penampungan dengan kondisi cukup memprihatinkan, dimana kesehatan dan kualitas gizi anak-anak terabaikan. Menyikapi hal tersebut, Bank OCBC NISP menyelenggarakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak korban banjir. Kegiatan yang bertajuk ”Anak Sehat Masa Depan Bangsa” ini merupakan kelanjutan dari program Peduli Banjir di Jakarta pada awal tahun 2013 lalu dan diadakan di tiga wilayah Jakarta yaitu Jembatan Lima, Kampung Apung – Kapuk dan Grogol. Dalam kegiatan tersebut Bank OCBC NISP memberikan bantuan untuk sekitar 800 anak berupa pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian obat-obatan dan vitamin, serta makanan tambahan bergizi seperti susu, kacang hijau dan biskuit. (rel)

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

klik...........www.radarpalembang.biz


5

SAMBUNGAN

RADAR PALEMBANG, RABU 17 APRIL 2013

Pejabat Bupati PALI Dilantik 22 April PALEMBANG, RP - Penjabat Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), segera dilantik Mendagri dalam waktu dekat ini sehingga roda pemerintahan di kabupaten baru pemekaran dari Kabupaten Muara Enim itu bisa berjalan yang akan dilaksanakan pada 22 April mendatang. Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Ali A Rasyid mengatakan kalau tidak ada perubahan penjabat Bupati

Pali yang akan dilantik itu Heri Amalindo yang sekarang menjabat Kepala Dinas PU Bina Marga Sumsel. “Mengenai dana talangan untuk kabupaten pemekaran itu biasanya dialokasikan dalam dua tahun anggaran,”katanya, Selasa (16/4). Untuk Kabupaten Pali ini akan dianggarkan pada tahun 2014 dan 2015 atau secara multiyears. “Mengenai besaran anggaran dana talangan itu sekitar Rp10 miliar,” katanya.

Ia mengatakan, anggaran untuk kabupaten pemekaran PALI pada tahun 2013 belum ada, karena keputusan persetujuan Kabupaten Pali memang baru.Sebelumnya Sumsel telah mengusulkan pengembangan dua kabupaten baru masing-masing Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) dan Musirawas Utara (Muratara). UntukPalisudahdisetujuipemerintah pusat, sementara Muratara masih dalam pembahasan. (zar)

PAD Cukai Rokok Ditarget Rp 200 M PALEMBANG, RP – Setelah mendapatkan kepastian dan persetujuan dari pemerintah pusat terkait keinginan pemerintah daerah yang memungut pajak dari cukai rokok pada 2014 mendatang, pemerintah provinsi Sumsel langsung menargetkan tambahan penerimaan pajak sebesar Rp 200 miliar pada tahun depan.“Mulai tahun 2014 mendatang, Pendapatan Asli Daerah (PAD)Provinsi Su-

KARTU KREDIT

beredar di wilayah Sumatra Selatan. Setelah mendapatkan kepastian penerimaan pajak dari sector batubara, Eppy menuturkan jika pemprov Sumsel tetap akan mengupayakan penambahan sector penerimaan lain yang memang diizinkan oleh undang undang. Namun pihaknya belum berani memastikan dari mana penambahan tersebut akan berasal. (alk).

Dari Hal 1).......................................................................................................................................

M Sadrah, Selasa (16/4) mengatakan BI meminta kepada pihak bank penerbit kartu kredit atau bank acquirer untuk bisa menindak tegas para penyedia jasa layanan gesek tunai nakal ini. “BI kan enggak bisa menindak langsung. Ini kewenangannya ada di masing-masing bank yang bekerjasama dengan merchant itu,” katanya. BI menyarankan kepada bank acquiring untuk menerbitkan kartu yang memiliki kode PIN, sebab selama ini belum pernah kejadian kartu yang menggunakan pin dibobol. Bagitu juga dengan pemilik kartu hendaknya melakukan transaksi di mesin EDC yang menggunakan kode PIN. Dia juga menambahkan, bank acquirer harus bisa menyeleksi merchant untuk bisa diajak kerjasama dengan baik soal kartu kredit ini. Jangan sampai, kerjasama antara kedua pihak disalahgunakan. “Acquirer yang harus menyeleksi sebelum kerjasama. Dilihat mana saja yang bisa bekerjasama dengan baik. Terus kan sebena-

Penjualan

matera Selatan bakal bertambah 200 Milyar berasal dari cukai rokok, “ujar Eppy Mirza, kepala Dinas Pendapatan Daerah Sumsel, Selasa (16/4). Untuk mekanisme penerimaan pajak ini, Eppy menuturkan jika mekanismenya akan bersifat seperti bagi hasil migas yang selama ini sudah diterapkan di seluruh daerah, namun pola perhitungan kali ini lebih ditekankan kepada banyaknya rokok yang

rnya bisa dicek, di merchant ini melakukan transaksi apa saja dan nilainya berapa, kalau nilainya tidak sesuai dengan barang yang dijual berarti kan perlu dicurigai,” jelasnya. Transaksi menggunakan kartu kredit gesek tunai misalnya yang dilakukan di merchant tidak sepenuhnya aman. Sebab transaksi tersebut tercatat oleh sisitem yang diluar tanggung jawab bank Indonesia, maka tidak heran jika sering terjadi pembobolan kartu kredit. “BI hanya mengawasi kerja bank acquiring selaku bank penerbit kartu kredit, perusahaan penerbit kartu dan principel, sementara di luar tiga unit tersebut ada beberapa perusahaan yang terkait namun kendalinya diluar BI, seperti merchant dan sisitem IT seperti Visa dan lainnya,” kata Dadan. Menurut Dadan pembobolan kartu kredit biasanya terjadi di merchant, sebab ketika melakukan transaksi seperti gesek kartu kredit yang belummenggunakan Chip atau PIN datanya terakam oleh sisitem makanya

dengan mudah dimanipulasi oleh orang nakan. “Makanya saat ini BI mengeluarkan aturan kepada Bank acquiring menerbitkan kartu kredit double swift,” ungkap Dadan. Layanan gesek tunai atau biasa disebut gestun terselubung di merchant atau toko-toko dinilai Bank Indonesia (BI) sebagai bentuk layanan jasa ilegal. Layanan gesek tunai hanya boleh dilakukan melalui sistem resmi dari perbankan terkait dalam hal ini mesin ATM. Regional Card Bank Mandiri Kantor Wilayah Palembang, Ferly Arifani mengatakan Bank Mandiri tidak mengadakan kerjasama dengan merchant, ini diilakukan untuk menghindari penyalahgunaan sistem pembayaran menggunakan mesin EDC. “Kalau dengan merchant Bank Mandiri tidak melakukan kerjasama , sebab hal itu sudah dilarang oleh BI, selaku pengelola kartu kredit Bank Mandiri tentukan mematuhi peraturan yang sudah dibuat BI,” kata Ferly. (iam)

Dari Hal 1)..............................................................................................................................................................

batnya diler harus mencari pangsa pasar baru untuk tetap menjaga penjualan,” kata Hadi. Penjualan truk memang mengalami ujian berat diawal tahun ini, selain permasalahan angkutan batubara yang hingga kini belum menemukan titik terang, justru permasalah lain sedang menunggu, ancaman kelangkaan solar kini sudah di depan mata. Kuota penyaluran solar mengalami penurunan dari realisasi tahun lalu. Berbagai kalangan mulai mengkhawatirkan solar akan sulit didapat di beberapa bulan jelang akhir tahun nanti. Pasalnya, pada kuartal pertama saja secara nasional realisasi penyaluran solar sudah over sekitar 5,2 persen, sementara di Regional

II Sumbagsel realisasi sudah jebol 1 peren dari target. Upaya pemerintah melakukan pengendalian dengan melarang angkutan perkebunan, kehutanan dan lainnya untuk menggunakan solar subsidi memang mampu meningkatkan penjualan solar non subsidi, namun masih belum seimbang dengan realisasi penyaluran BBM subsidi. Menurut Hadi Maryanto, saat ini penurunan penjualan truk bukan karena pengendalian BBM subsidi oleh pemerintah yang berupa pelarangan truk industri, perkebunan dan kehutanan menggunakan solar subsidi, namun lebih dikarenakan pelarangan batubara. “Sebab saat ini konsumen truk enggan membeli truk karena

kegunaannya tidak pasti. Lain halnya jika batubara masih lancar pasti akan meningkat. Sementara permasalahan solar yang dikendalikan, tidak serta-merta berpengaruh terhadap penjualan. Sebab jika permasalahan BBM mahal, pengusaha masih bisa melakukan penghitungan antara pengeluaran dan pemasukan,” ungkap Hadi. “Paling-paling pengusaha mengambil langkah menaikan barang untuk menutupi pengeluaran. Sementara jika operasionalnya yang dilarang pengusaha harus berbuat apa.” Branch Manager PT Astra International main diler Isuzu Palembang, Samuel Pilo mengatakan, saat ini permasalah penjualan truk bukan pada BBM, sebab walau truk industri dan lainnya dilarang menggunakan BBM subsidi masih ada BBM non-subsidi, namun jika aksesnya yang dilarang tentu akan berdampak penurunan penjualan. “Hampir semua diler yang menjual truk saat ini harus beru-

paya menciptakan pasar baru. Pangsa pasar yang digarap seperti perkebunan, industri dan kehutanan porsinya tidak sebanyak angkutan batubara,” ungkapnya. Isuzu sendiri mengalami penurunan penjualan truk sejak tahun lalu. Tidak tanggung penjualan menurun hampir 50 persen. Untuk saat ini penjualan masih stabil walau ada pengenalian BBM jenis solar untuk truck yang dilakukan pemerintah. External Relation Pertamina Fuel Retail Marketing Regional II Palembang, Rico Respati mengatakan, pengendalian solar sangat perlu dilakukan, menurunnya kuota yang diberikan pemerintah untuk semua jenis BBM subsidi, sementara penjualan BBM non-subsidi ditargetkan naik drastis.“Salah satu cara yang dilakukanpemerintah dengan melarang angkutan truk seperti pertanian, perkebunan, industri dan kehutanan menggunakan solar subsidi. Namun walau hal itu sudah dilakukan dan berjalan baik kuota solar masih saja melebihi target penyaluran,” kata Rico. (iam)

Premium

Dari Hal 1)..................................................................................................

sebagian lagi menjual yang satunya (harga baru, red). “Namun untuk kepastiannya tetap berada ditangan presiden, yang jelas semua pemerintah daerah memilik opsi ini, sebab dinilai dinilai paling tepat untuk mengatasi permasalahan premium saat ini,” ungkap dia. Asisten Manager Pertamina Fuel Retail Marketing Regional II Palembang, Roberth MV mengatakan, semua wacana pengendalian premium saat ini belum direalisasikan. Kepastiannya menunggu ketuk palu dari pemerintah pusat. “Jika itu sudah ditetapkan Pertamina langsung menerapkan, untuk saat ini pola dan pelayanan masih seperti semula,” terang Roberth. Hiswana Migas Dukung Naik Harga Sekretaris DPD Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Sumsel, Nina Hikmah usai mengikuti rapat bersama di Kementerian Dalam Negeri, kemarin mengatakan, sangat sulit untuk menerapkan opsi yang telah disepakati seluruh gubernur. Pasalnya pembagian harga pemium menjadi dua jenis akan melahirkan oknum-oknum nakal pembeli premium. “Yang paling susah tentu operator yang berkerja di SPBU, sebab satu mesin premium difungsikan dua jenis harga. Belum lagi ketika membuat laporan harian, barapa liter premium yang dijual dengan harga lama, dan berapa liter premium yang dijual dengan harga baru,” ungkap Nina. Menurut Nina, Hiswana Migas secara tegas mengusulkan kepada pemerintah untuk menaikkan secara keseluruan menjadi Rp60.00 kemudian disusul dengan BLT seperti tahun 2008 lalu. Dengan opsi ini tentu akan menjawab semua permasalahan BBM saat ini. “Subsidi bisa dikurangi, kecurangan pembelian BBM bisa dihindari dan petugas operator tidak kewalahan,” ujarnya. Menurut Nina, pemilik kenda-

Beli Daging

raan roda empat tentu tidak sertamerta akan membeli BBM seharga Rp6.500 seperti kesepakatan para gubernur, selagi masih ada BBM yang lebih murah. Modusnya tentu beragam, bisa menggunakan motor, modifikasi plat kendaraan dan lainnya. Sementara jika ini ketahuan pasti yang disalahkan Hiswana Migas menggenai pelayanan dan pengawasan yang lemah. Keluhan Pemda Sejak Lama Hal ini terungkap dalam penyampaian Hasil Raker Pemerintah 2013 di Griya Agung Palembang, Jumat (12/4). “Bukan kenaikan yang menjadi bahan pikiran kami khususnya masyarakat yang berada di kabupaten Kepahiang. Saat ini kami sudah biasa membeli BBM dengan harga di atas eceran, kami biasa membeli 10 ribu/liter. Yang kami minta sekarang itu bagaimana menjamin agar pasokan BBM tetap lancar dan selalu tersedia di SPBU,” Drs H Bando Amin C Kader MM, bupati Kepahiang, Bengkulu. Meski begitu, mereka menyadari jika permasalahan distribusi BBM ini tidak bisa disalahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat. Masih ada pihak lain yang memiliki tanggung jawab seperti Pertamina. Oleh karena itu, berharap agar ke depan hal ini bisa diselesaikan dengan baik setelah ada instruksi dan kerjasama matang dari tingkat pusat. Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah M. Mas’ud Said menuturkan, jika hasil laporan rapat kerja pemerintah (PKP) yang digelar, Jumat (12/4) di Griya Agung, akan dijadikan acuan dan segera disampaikan kepada presiden agar cepat terselesaikan. Meski begitu M.Mas’ud meminta semua pihak untuk tenang dan berusaha mengendalikan kondisi di daerah masing masing terkait dengan BBM Subsisi. Pasalnya, presiden SBY sudah menginstruksikan langsung kepada semua jajaran pemerintah agar bisa meminimalisir dampak

ekonomi global yang bisa mempengaruhi ekonomi Indonesia. Bukan Masalah Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Pemprov Sumsel, Robby Kurniawan, mengatakan, pihaknya sangat siap menghadapi rencana pemerintah pusat yang akan melakukan pengaturan pemakaian BBM bersubsidi untuk mencegah over kuota BBM. “Kalau kita tidak ada masalah jika memang pemerintah pusat yang nantinya akan melakukan pengawasan penggunaan BBM bersubsidi. Selama ini kita juga sudah menerapkan aturan ketat terkait penggunaan BBM, kita sudah tidak lagi mengeluarkan kupon BBM subsidi untuk seluruh kendaraan yang ada di lingkungan kita.”. Robby mengatakan setidaknya ada beberapa hal yang membuat kendala tersebut. “ Saya belum mengetahui petunjuk teknis yang jelas mengenai peraturan ini dan belum adanya kejelasan mengenai siapa yang berwenang menerbitkan stiker tersebut, selain itu belum jelas juga mengenai bentuk dan jenis stiker tersebut,” jelasnya. Robby juga mengatakan masih belum tersedianya SPBU yang menjual BBM non subsidi menjadi kendala bagi pihaknya. “Saya belum melihat SPBU yang menjual premium bersubsidi, karena semua SPBU menjual premium yang bersubsidi,” jelasnya saat diwawancara kemarin. Terkait dengan keberadaan kendaraan dinas berbahan bakar solar, pemerintah pusat sudah mengeluarkan aturan yang memang belum mewajibkan kendaraan yang ada menggunakan solar Subsidi. ”Dari surat edaran yang ada, kendaraan dinas jenis solar baru diwajibkan menggunakan bahan bakar subsidi pada tahun 2015 mendatang.”. Sejauh ini jumlah mobil dinas Setda yang berada di catatan Biro Umum dan Perlengkapan Pemerintah Provinsi Sumsel yaitu sebanyak 150 buah. Sedangkan untuk kendaraan roda dua jumlahnya mencapai 113 buah. (iam/alk)

Dari Hal 1)..................................................................................................

ing sapi sebanyak 10 kilogram, hal tersebut kini dirasaya cukup mengingat peminat sate tersebut juga terbatas. “Dulu kita berani membeli daging sapi sekitar 15-20 kilogram perhari, tapi sekarang sudah kita batasi sekitar 10 kilogram saja perhari,” kata dia.Diungkapkanya, hal itu dilakukan mengingat harganya kini yang mencapai Rp 100 per kilogram. Dengan terpaksa, langkah yang diambil untuk menyesuaikan pengeluaran dengan menaikan harganya meski Ia mengakui jika kenaikan tidak terlalu besar. “Dari 10 kilogram tersebut kita mampu membuat sekitar 300 tusuk sate, harga yang dipatok per porsi dengan jumlah 10 tusuk sate seharga Rp 42 ribu, jadi kita hanya menaikan harganya sebesar Rp 2 ribu,” tukasnya. Meski demikian, hal itu dirasa cukup meskipun jika dikalkula-

sikan. Menurutnya keuntungan yang diperoleh berbanding tipis. Untuk, itu ia berharap agar pemerintah memikirkan kembali akan peredaran daging sapi saat ini sehingga harganya mampu normal dan todak memberatkan pedagang. Menanggapi hal tersebut, Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang, menilai kebutuhan daging sapi cukup tinggi. Untuk itu impor daging sapi sangat berpengaruh. Saat ini, Rumah potong Hewan (RPH) DP2K Kota Palembang hanya bisa menyediakan sapi sebanyak lebih kurang 39-45 sapi perhari, sedangkan untuk kebutuhan perharinya di kota Palembang minimal sekitar 55 ekor sapi. “39 ekor sapi tersebut, di datangkan dari 4 perusahaan dari daerah Jawa dan Lampung, diperparah lagi saat ini, sapi dari

Jawa tidak bisa lagi memasok sapi ke Palembang karena pasokan sapi di daerah tersebut juga berkurang,” kata Kepala DP2K Ir Sudirman Tegoeh, Selasa (16/4). Dilanjutkanya, dalam memenuhi kebutuhan daging sapi tersebut, pihaknya terpaksa mengoptimalkan sapi lokal yang beratnya hanya kisaran 90 kilogram per ekornya. “Satu ekor sapi impor, sama dengan 3 ekor sapi lokal, bisa di artikan sapi impor beratnya mencapai 270 kilogram perekornya, “ terang dia. Untuk memastikan kestabilan pasokan daging sapi di Indonesia khususnya di Palembang, kita membutuhkan sapi impor untuk memenuhi pasokan. “Pihak kami sudah mengajukan untuk penamban sapi impor, namun itu semua bergantung kepada Pemerintah Pusat, karena mereka yang mempunyai kewenangan,” jelasnya. (*)


RADAR PALEMBANG, RABU 17 APRIL 2013 l HALAMAN 6


7 PALEMBANG RAYA

Dinsos Warning Panti Pijat Jika Tak Patuhi Aturan Stop Operasi Tiga tahun terakhir, pertumbuhan panti pijat urut tradisional maupun modern kiat pesat. Hampir sepanjang jalan Kolonel H Burlian mulai KM 6 hingga KM 9 dengan mudah dijumpai tempat pijat urut tradisional yang menawarkan jasa pijat urut dengan pramu urut wanita cantik.

Bambang membantah kalau panti pijat merupakan sarang praktek asusila. Walau demikian Bambang juga membenarkan beberapa panti pijat ini tidak mematuhi aturan yang tertera dalam izin usaha dan izin operasional. ”Memang ada pijat urut yang sesuai standar aturan namun adapula yang kurang sesuai, kalau yang kurang sesuai kita berikan teguran hingPALEMBANG, ga tidak diperpanjang FOTO: NET RP - ”Keberadaan izin operasionalnya, ” usaha pijat urut ini Bambang Kusnadi tukasnya. terus kita pantau agar Dijelaskanya, jika tidak meresahkan masyarakat,” berdasarkan prosedur izin yang kata Kapala Bidang Bantuan berlaku pembuatan panti pijat dan Jaminan Sosial Dinas Sosial tidaklah sulit. Cukup dengan Palembang, Bambang Kusnadi, memenuhi persyaratan melamSelasa (16/4). pirkan foto copi KTP pemohon, Keberadaan panti pijat ini izin gangguan, bukti lunas PBB, sering dikeluhkan masyarakat membuat surat pernyataan tidak karena diduga melakukan tin- melakukan praktek asusila, nardakan indikasi asusila. Keluhan koba, tidak menyediakan miras, masyarakat ini didasari oleh ban- menyertakan daftar pramu pijat yaknya pramu pijat wanita muda serta ditambah adanya rekomendengan pakaian seksi dan minim dasi Dinas Kesehatan terkait yang menjadi pramu pijatnya. kebersihan, keahlian dan hal-hal Suasana panti pijat yang dibuat lain yang berhubungan dengan remang-remang plus lampu ke- kesehatan yang akan dijalani dap-kedip seperti suasana diskotik pramu pijat ini nantinya. Namun juga semakin memperkuat kecu- kenyataannya di lapangan masih rigaan masyarakat akan adanya saja terjadi penyalah gunaan izin tindakan asusila terselubung. yang diberikan. Meski banyak laporan dari Bambang mengatakan saat masyarakat soal keluhan itu, ini tercatat ada 27 panti pijat

urut tradisional (PPUT) yang ada di Palembang dan tersebar tempatnya. Panti ini seharusnya memiliki izin resmi berupa izin usaha, dan juga izin operasional, namun hingga April 2013 tercacat hampir 10 panti yang tidak lagi mengantongi izin operasional dan ada yang ditolak perpanjangan izinnya. Jumlah ini tetap sejak tiga tahun lalu dan tidak bertambah karena diketahui pemilik pijat merupakan ”orang lama” yang melakukan praktik serupa di komplek Ilir Barat sehingga pasca di tutupnya komplek Ilir Barat maka kegiatan serupa menjamur diluar. Meski tidak memiliki izin, dan ditolak izin perpanjangan operasionalnya Bambang mengakui, pihaknya tidak bisa serta merta membongkar dan menggusur keberadaan pijat urut ini dengan alasan tak punya bukti kuat adanya tindakan asusila yang dijalankan pijat urut itu. ”Kami tidak punya cukup bukti untuk menutup dan menindak pijat urut ini karena tidak terbukti melakukan pelanggaran asusila. Namun jika ada bukti pasti kita tindak,” tegasnya. Lebih jauh dikatakan, pihaknya sudah berkali-kali berkoordinasi dengan Pol PP untuk menertibkan pijat urut yang tidak mengantongi izin tapi seperti Pol PP belum mengambil tindakan karena soal penutupan atau pembongkaran tempat itu kewenangan Pol PP dan Dinsos hanya memberikan izin operasional saja. (tma)

Ratusan Ribu Atribut Diamankan PALEMBANG, RP - Ratusan ribu spanduk, baliho, poster komersil maupun non komersil yang disita satuan polisi Pamong Praja sejak tahun 2012 direncanakan akan dimusnahkan usia pemilihan gubernur nanti. ”Pemusnahan atribut publikasi ini akan kita laksanakan secara sekaligus usai pelaksanaan pemilihan Gubernur mendatang,” ujar Kasat Pol PP Palembang, H Aris Saputra di ruang kerjanya, Selasa (16/4). Aris mengatakan, pada rencana awal atribut publikasi yang telah menumpuk sejak lama ini akan dimusnahkan, namun karena pertimbangan pada proses pemilihan gubernur nanti diperkirakan kembali marak atribut publikasi parpol dan juga atribut publikasi komersil maka proses pemusnahanya akan dilakukan secara bersamaan sehingga mampu menghemat biaya yang harus dikeluarkan. Pemusnahan Artibut tersebut, rencananya dengan cara dibuang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinanan. “Banyaknya jumlah atribut ini karena sedikit sekali pasangan calon walikota ataupun atribut komersil yang meminta kembali atribut mereka setelah mengetahui telah ditertibkan. Jikapun ada hanya satu dua orang saja.

Pol PP sendiri memberikan izin bagi siapa saja yang merasa alat publikasinya diamankan untuk diminta kembali namun dengan catatan mengikuti prosedur yang ada,” katanya. Dengan catatan, pihak yang memiliki kewenagan atas alat publikasi harus membuat perjanjian tidak akan mengulangi lagi

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

pelanggarannya serta mengikuti sidang yustisi dengan membayar denda, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) no 7 tahun 2010 serta Peraturan Walikota (Perwali) no 9 tahun 2009, kemudian baru dipersilahkan mengambil kembali atribut publikasi mereka yang telah diamankan Pol PP. (tma)

RADAR PALEMBANG, RABU 17 APRIL 2013

Hilirisasi Terganjal Market dan Distribusi PALEMBANG,RP – Tingginya minat masyarakat untuk menikmati kopi ditambah dengan banyak perkebunan kopi milik masyarakat belum menjamin hilirisasi kopi akan berkembang. Sulitnya proses distribusi ditambah dengan market yang kalah besar membuat hilirisasi kopi kini masih bertumpu di pulau Jawa. “Sampai dengan saat ini belum ada para pengusaha yang mengajukan izin ke kita terkait dengan pembangunan pabrik untuk hilirisasi kopi seperti yang ada di pulau Jawa, selain memang market yang lebih besar, jika mereka membangun pusat hilirisasi di Sumsel, pengusaha kesulitan dengan ongkos distribusi yang terbilang besar karena jauh market utama.” ujar Ir Permana MMA selaku kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Sumsel kemarin. Selain kedua hal tersebut, Permana menuturkan jika pulau Jawa hingga kini masih memiliki daya tarik tersendiri dari pengembangan Industry hiliriasi, banyaknya tenaga kerja ditambah dengan ketersediaan infrastruktur baik itu jalan maupun jaminan persediaan sparepart pendukung operasional membuat banyak pengusaha ma-

FOTO: DOK

Permana

sih memilih menjadikan pulau Jawa sebagai sentra hilirisasi. Meskipun begitu, Permana tidak menapik jika potensi hilirisasi khususnya kopi tidak bisa untuk dianggap sebelah mata, namun Permana mengakui jika potensi tersebut kini masih dimanfaatkan dalam skala kecil yang membuat nilai jualnya belum terlalu menjanjikan. “Sekarang hilirisasi baru dimanfaatkan oleh UKM, namun karena proses pengemasan dan marketing belum optimal, hasilnya masih seperti seka-

rang.” jelasnya. Sementara itu, Safar Bahri Kabid Produksi Dinas Perkebunan Sumsel mengatakan, produksi lopi dalam beberapa tahun ini terbilang stagnan atau tidak menunjakan adanya tanda akan mengalami peningkatan, tidak adanya penambahanan areal perkebunan ditambah dengan minimnya peremajaan disinyalir menjadi penyebab utama terjadinya permasalahan ini. “Produksi kopi kita saat ini berada di kisaran 136 ribu ton pertahunnya, saat ini masih bisa dikatakan cukup baik jika kita kalkulasikan berdasarkan luas areal dengan produksi yang ada, namun memang jumlah ini tergolong tidak ada perkembangan atau stagnan namun ada potensi untuk berkurang jika terus dibiarkan,”ujar Safar Bahri. Khusus untuk perkebunan kopi, Safar mengungkapkan jika saat ini pihaknya mencatat, luas areal perkebunan kopi yang ada di Sumatra Selatan berjumlah kurang lebih 256 Ha, jumlah ini turut diakuinya juga tidak mengalami penambahan sejak beberapa tahun yang lalu dan tidak juga ditargetkan penambahan luas areal perkebunan kopi baru.

Safar mengungkapkan, tidak adanya target penambahan luas perkebunan kopi baru ini terjadi karena masyarakat sendiri menurut Safar sudah mulai enggan untuk berkebun kopi, walaupun sudah masih dijadikan tanaman utama, masyarakat kini terkesan lebih menyukai tanaman yang dapat dapat dilakukan pemanenan setiap bulannya. “Kalau ditanya bagaimana minat masyarakat, kita katakana masih cukup baik, sampai saat ini kopi masih jadi tanaman utama, tapi memang sudah mulai banyak diversifikasi juga di areal perkebunan kopi, misalnya areal kebun kopi dicampur dengan tanaman kakao (coklat), yang jelas masyarakat sepertinya mengejar tanaman yang bisa dipanen setiap bulannya bukan tahunan.”katanya. Meskipun begitu, Safar menegaskan jika pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pelatihan agar produksi kopi Sumsel dapat terus meningkat, sakah satu upayanya adalah mengajak petani untuk memulai menanam kopi jenis sematik yang dinilai lebih cepat berbuah dan hasilnya yang lebih banyak dibandingkan jenis kopi yang ada. (alk)

Renovasi Pasar Kuto Rp 15 M PALEMBANG, RP - Pasar Kuto, salah satu pasar tradisional yang berlokasi di tepian Sungai Musi di wilayah Kecamatan Ilir Timur II kota Palembang akan segera dibangun kembali, mengingat kondisinya kini sudah sangat memprihatinkan. ”Pembangunan Pasar Kuto dalam waktu dekat segera dilaksanakan dengan dana berasal dari investor lokal,” kata Direktur PD Pasar Palembang Djaja Syaifuddin Azhar. Dia menjelaskan, pembangunan pasar yang sampai kini masih menjadi salah satu terpadat aktivitas jualbeli di Kota Palembang dilaksanakan mulai pertengahan tahun ini. ”Investor siap menanamkan modal tak kurang dari Rp15 miliar untuk

membangun pasar dengan 2 lantai.” terangnya. Menurutnya, pasar tradisional tersebut merupakan salah satu dari puluhan pasar yang mendesak untuk dibangun kembali, karena kondisi sudah sangat memprihatinkan, seperti atap bocor dan lantai digenangi air. sedangkan untuk pembangunan pasar ditargetkan berlangsung sekitar tujuh bulan sehingga tahun 2014 sudah beroperasi. Ia mengatakan, untuk memudahkan pembangunan pasar dan tidak menghentikan kegiatan pedagang, sementara mereka akan direlokasi ke area yang tidak jauh dari tempat semula. “Sebanyak 800 pedagang di Pasar Kuto akan menghuni lapak di seberang

FOTO: DOK

Eddy Santana Putra

pasar itu, sehingga pembeli mudah mendapatkan barang yang diinginkan.” tukasnya. Sebelumnya, Walikota Palem-

bang, Ir H Eddy Santana Putra mengatakan pemkot Palembang berkomitmen mempertahankan pasar tradisional meskipun beroperasi pasar - pasar modern. ”Kami konsisten mempertahankan pasar tradisional dan meningkatkan kualitas serta pelayanan untuk memudahkan masyarakat memenuhi beragam kebutuhan rumah tangga,” kata Eddy. Dia menambahkan, secara bertahap pembangunan dan perbaikan pasar tradisional akan dilakukan namun memang tidak bisa cepat, karena membutuhkan dana yang tidak sedikit. Sebanyak 33 unit pasar tradisional di Kota Palembang sebagian besar masih dalam kondisi rusak dan tak layak beroperasi. (tma)

klik...........www.radarpalembang.biz


RADAR PALEMBANG ● RABU 17 APRIL 2013 ● HALAMAN 8


RP1_17042013