Issuu on Google+

Radar Palembang INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

radar_palembang @radar_palembang

ONLINE TELP : (0711) 361 638 FAX: (0711) 362 452

EVALUBE MAKSIMALKAN POTENSI SFC

RABU 6 FEBRUARI 2013

Target MS 15% Pasar Pelumas PALEMBANG, RP – Peningkatan kendaraan roda dua di Sumsel membuat produses Oil Evalube menargetkan 15 persen market share (penguasaan pasar) di 2013 dari tahun 2012 yakni 10 persen. Untuk mencapai hal tersebut Evalube telah melirik beberapa potensi yang

harga eceran Rp 3.000

untuk mencapai target marketnya. Salah satunya yakni melirik para pengemar Sriwijaya FC (SFC) dan jenis motor matic. General Manager Marketing dan PR Division PT Wiraswasta Gemilang Indonesia, Krisnati Desiana mengatakan pihaknya melihat adanya peluang pasar yang cukup terbuka terhadap penjualan pelumas di Sumatera Selatan karena potensi pasar utama kenda✑ Ke halaman 5

Penjualan Bibit Karet Merosot Sejak stabilitas harga karet dunia terpojok dari tahun lalu hingga saat ini. Penjualan bibit karet pun mulai lesu. Sejumlah pelaku pembibitan karet mencatat kemerosotan hingga 70 persen.

BERDIRI DAN TERSENYUM : (ki-ka) Ivan Triaston marketing manager PT Wiraswasta Gemilang Indonesia, Krisnati Desiana general manager marketing & PR division PT Wiraswasta Gemilang Indonesia, Hilton Moirera (striker SFC), Ferry Rontisulu (Kiper SFC), Kas Hartadi Pelatih SFC dan Direktur Keuangan SFC Augie Bunyamin usai penandatangan MoU Kerjasama di Venus Café, Selasa (5/2).

✑ Ke halaman 5

FOTO:SALAMUN RADAR PALEMBANG

www.radarpalembang.biz

Migor Curah Bakal Hilang

Patenan Lokal Tak Diminati Pengusaha

PALEMBANG, RP – Para distributor minyak goreng kini mulai melakukan ancang-ancang dengan adanya rencana pemerintah menghapuskan minyak goreng curah dalam waktu dekat. Jika sebelumnya porsi penjualan minyak curah bisa mencapai 95 persen dari total yang didistribusikan. Kini mulai melirik penambahan jumlah volume pemasaran minyak kemasan. Diakui Distributor Minyak Goreng Hendra K, menjual minyak goreng curah lebih besar keuntunganya dibandingkan minyak kemasan. Posisi saat ini minyak curah bisa dibeli Rp 8.400 per liter produk dari PT SAP Rp 8.200 per liter dari PT Sinar Mas dan Rp 8.000 per liter dari PT Sumber Waras Lampung. “Jika dijual untungnya bisa Rp 200-500 per liternya. Tapi jika minyak kemasan hanya separuh dari itu keuntunganya, karena harga sudah banyak dipatok secara pasti,”imbuhnya.Dari sisi keuntungan, menurutnya, bakal anjlok separuh jika minyak goreng curah bakal

PALEMBANG, RP – Kebutuhan teknologi untuk mengembangkan usaha mikro di Sumsel tampaknya belum banyak diseriusi. Para pengusaha lokal masih tergolong enggan memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal untuk dibisniskan. Seperti hasil penelitian sumber daya lokal sudah dipatenkan. “Ini berimbas perkembangan inovasi tehnologi baru terbarukan, lokal belum maksimal dan bisa dipasarkan ke luar negeri untuk siap bersaing dengan hasil temuan negara lain, karena pengusaha lokal saja masih enggan memasarkanya dan membantu para peneliti (akademisi) lokal,”kata Pengamat HKI dan Penerapan Tehnology, Hasani Yuda M.T. ”Setiap tahun di Sumsel ada puluhan hasil riset dipatenkan, lebih kurang digarap 30 peneliti. Namun masih sangat sulit dan dipercaya oleh para pengusaha lokal. Mereka lebih percaya beli teknologi dari Jepang, Cina. Padahal kegunaan sama saja,”bebernya.

✑ Ke halaman 5

✑ Ke halaman 5

PALEMBANG, RP – Kepada Radar Palembang, Pemilik Area Pembibitan Karet di bawah payung CV Mempuni Karya Sukajadi, mengakui benar-benar terperosok untuk bisnis pembibitan karet sejak semester kedua 2012 lalu. “Kalau biasanya saya bisa menjual hingga 12.000 batang per bulan, hingga saat ini hanya ada 1.500-2.000 batang saja sejak 7 bulan lalu, terbesar masih dibeli oleh petani lokal,”jelasnya. Sebenarnya dari sisi harga tidak ada kenaikan per batang. Namun pembelinya memang mulai sepi. “Kita prediksi, memang petani menahan melakukan penambahan lahan karet. Kalaupun ada kemungkinan hanya sekedar peremajaan saja,”jelasnya. Bisa dilihat dari total pembelian. Jika penjualan bisa diatas rata-rata

LANGKAH STABILISASI HARGA KARET - Rencana penurunan target produksi karet di 2013 - Besarannya 12,6 persen - Kisaran produksi 2013 sebesar 2,77 juta ton (3,04 juta ton realisasi 2012) - Bertujuan menjaga harga stabil - Penurunan target ini Thailand dan Malaysia. - Gapkindo minta pembatasan lahan karet

✑ Ke halaman 5

www.radarpalembang.biz


H

6

RADAR PALEMBANG

a

l

a

m

a

n

RABU

F E B R U A R I

2 0 1 3

2

R DA

FOTO:SALAMUN RADAR PALEMBANG

KIA Buka Inden All New Sorento JAKARTA, RP- Kabar baik bagi penggemar Sport Utility Vehicle (SUV) di Tanah Air. KIA Motor Indonesia (KMI), akan resmi melansir varian All New Sorento di Maret mendatang. Tidak hanya itu, KMI juga sudah menerima pemesanan All New Sorento mulai Februari ini. Jadi, calon konsumen yang berminat meminang All New Sorento sudah bisa membuka inden. “Bulan depan akan dilun-

curkan resmi All New Sorento. Februari ini juga calon konsumen sudah bisa melakukan pemesanan,” jelas Ridjal Mulyadi, Marketing Communication Manager KMI, saat dihubungi, Senin (4/2). KMI sebenarnya sudah memperkenalkan kepada publik KIA All New Sorento. DIhadirkan sebagai SUV 7-seater, yang langsung menantang nama-nama besar seperti Honda CR-V, Toyota Fortuner atau Pajero Sport. Di Indonesia, KIA Sorento

ditawarkan dalam mesin bensin Theta II, yang memiliki kapasitas 2.400 cc. Mesin mampu menghasilkan tenaga mencapai 176 PS. Mesin dipadukan dengan transmisi otomatis enam percepatan dengan shiftronic. Buat urusan fitur, All New KIA Sorento sudah dibekali dengan dengan sistem keamanan seperti ABS, ESC, airbag (kantong udara) serta disc brake pada empat rodanya. (zwr)

Waspadai Genangan Air Atasi Kendaraam agar Tak Mogok PALEMBANG, RP - Cuaca Palembang saat ini tak menentu. Tak jarang beberapa wilayah kota Palembang menjadi macet. Hal ini terjadi karena di beberapa titik jalan terkena genangan air, imbas dari hal ini beberapa kendaraan terhenti akibat mesin motor mati. Menurut Panca, petugas bengkel ditemui di bengkelnya kawasan Jl Kapten Anwar Lorok Pakjo Palembang, Minggu (3/2), matinya kendaraan ketika melewati genangan air disebabkan oleh dua kemungkinan. Pertama, karena busi basah tertutup air, kedua, karena air masuk hingga membasahi karburator yang merupakan jantungnya sebuah motor. Karburator pada prinsipnya ada dua jenis, yakni jenis vakum dan jenis karburator piston. Pada saat hujan dan cenderung banyak genangan air ini karburator jenis ini lebih ia sarankan karena tahan air. Ketika kendaraan mogok akibat hal tersebut terjadi kemacetan karena hal seperti di atas. Sebenarnya pengendara bisa saja melakukan pembenahan untuk sementara, dengan cara mengeringkan tutup busi dan membersihkan karburator. Namun, setelahnya lebih baik

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Peminat Ayla Beralih ke Sirion Akibat Inden Kelamaan PALEMBANG, RP – Lamanya proses inden Daihatsu Ayla, berimbas pada meningkatnya penjualan produk lain. Salah satunya Daihatsu Sirion yang mengalami penjualan meroket pada Januari 2013 lalu. Bahkan, peningkatannya lebih dari 8 kali lipat. Head, Domestic Marketing Division PT Astra Daihatsu Motor Rio Sanggau mengatakan, peluncuran Daihatsu Ayla masih terkendala perizinan dari pemerintah. Namun, secara keputusan peraturan Low

Cos Green Card (LCGC) sudah disetujui DPR, tinggal menunggu izin tertulis. Kemudian akan direkomendasikan kepada presiden. Akibatnya, saat ini banyak konsumen yang beralih ke merek lain karena jenuh menunggu. “Tahun lalu penjualan Sirion sekitar 100 unit setiap bulan. Sementara Januari lalu penjualan Sirion mencapai 640 unit secara nasional. Secara tidak langsung ini diakibatkan proses indent yang lama Ayla,” katanya. Sementara, penjualan secara nasional, menurut Rio, MPV Xenia tetap menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu. Dengan

mencatat penjualan 73.314 atau 44,96 persen dari total penjualan diikuti Sirion dan Luxio. “Untuk kelas SUV, kontribusi penjualan Daihatsu Terios mencapai 15 persen atau sebanyak 23/949 unit pada tahun lalu. Untuk tahun ini walau terasa berat karena kondisi komoditas dan tambah masih lesu namun Daihatsu menargetkan peningkatan penjualan sekitar 10 persen,”bebernya. “Peningkatan penjualan sudah terasa sejak awal tahun ini. Tercatat total penjualan pada medium januari sekitar 14 ribu unit, mengalami peningkatan dari periode yang sama tahun lalu sekitar 12 ribuan,” kata Rio. (iam)

dibawa ke bengkel untuk pembenahan secara menyeluruh. Kemacetan semacam ini menurut pemuda yang sudah membuka bengkel sejak 11 tahun ini, bisa di atasi dengan: - Menghindari areal genangan air - Selalu memeriksa tutup busi - Memastikan busi tertutup rapat - Rajin membersihkan karburator setidaknya satu bulan sekali - Setidaknya tak kurang dari 10 motor dalam sebulan terakhir sudah datang ke bengkel dikarenakan mogok. - Dalam sebulan terakhir setidaknya tak kurang dari sepuluh motor masuk bengkel karena hal tersebut. (rd1)

klik...........www.radarpalembang.biz


3

ekonomi bisnis

RADAR PALEMBANG , RABU 6 JANUARI 2013

Siap Tambah Outlet di Plaju

KFC Tampung Pengusaha Ayam Lokal KFC tak main-main memberikan peluang kepada pengusaha ayam lokal. KFC siap menampung produsen daging ayam lokal dalam jumlah puluhan ton untuk dijadikan mitra utama memenuhi kebutuhan bahan pokok restoran KFC. PALEMBANG, RP - Manager KFC Area Palembang Kurmaini mengatakan, saat ini penyuplai utama daging ayam KFC bukan dari Sumsel. ”Total semua kebutuhan area Palembang membawahi sembilan outlet Palembang, Prabu-

mulih, Baturaja berasal dari PT Ciomas Adistawa Lampung,” kata Kurmaini. Padahal kebutuhan KFC sangat besar sekali, bisa puluhan ton sehari. Melihat besarnya kebutuhan membuat banyak pengusaha

Sumsel maju mundur. “Ada sih, beberapa orang pengusaha lokal Sumsel sudah mendatangi pihak menejemen, namun setelah itu mereka tidak ada yang kembali lagi,” tegasnya. Padahal dari sisi peluang luar biasa. Meskipun sudah bermitra dengan Ciomas, pihaknya tetap membuka peluang besar bagi penguaha ayam lokal ikut memasok kebutuhan ayam ke KFC. Setiap tahunnya, KFC terus melakukan penetrasi penambahan outlet, di Palembang atau daerah. “Jadi berapapun siap kami tam-

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

EKSPANSI BESAR: KFC siap menambah outlet lagi di Plaju dan Prabumulih, ekspansi ini dibarengi dengan akan dirangkulnya pengusaha ayam lokal.

Ulasan Saham

IHSG Turun 11 Poin INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG), turun 11 poin gara-gara aksi taking profit yang dilakukan investor lokal. Dana asing masih terus mengalir masuk ke lantai bursa, kali ini jumlahnya mencapai lebih dari Rp700 miliar. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Novie Chandra Rp9.680 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan Selasa (5/1) Rp9.675 per dolar AS. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp5.000 ke Rp810 ribu, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp500 ke Rp63.800, Fast Food (FAST) naik Rp500 ke Rp13 ribu, dan Semen Gresik (SMGR) naik Rp400 ke Rp16.250. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp750 ke Rp49.950, United Tractor (UNTR) turun Rp200 ke Rp19 ribu, Multi Prima (LPIN) turun Rp200 ke Rp6.150, dan J Resources (PSAB) turun Rp175 ke Rp4.050.(*)

R ekomendasi 8UNTR SOS 19.000 8MPPA sale 1.740 8KLBF buy support 960 resistance 1150

D isclaimer KEPUTUSAN untuk melakukan transaksi jual beli atau investasi saham lainnya sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham dan Harian Bisnis Radar Palembang tidak bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil.

pung. Maret 2013 ini, kami akan membuka outlet baru di Plaju dan Prabumulih, otomatis semua kebutuhan makin besar,” imbuhnya. Dikatakan Kurmaini, sebenarnya pihaknya tidak menggunakan daging impor. Meskipun banyak daging ayam impor. Tapi visi pemberdayaan masyarakat lokal tetap dikedepankan. “Yaitu masalahanya impor dari daerah lain. Padahal kami berharap, kalau area Palembang dipasok pengusaha area sini, bukan propinsi lain. Sehingga keberdaan KFC ikut meningkatkan gairah pengusaha ayam local,” terangnya. Untuk masuk ke KFC memiliki persyaratan ketat. Selain higienitas, bersertifikat halal MUI, sertifikat LP POM, sertifikat RPH, hingga sejumlah kadar kandungan dalam daging dan criteria lain dari sisi mutu kualitas. PIhaknya juga menerapkan system audit oleh tim survei lapangan memastikan semuanya memenuhi syarat sesuai kriteria KFC. Pihaknya yakin, ini hal wajar biasa dipenuhi pengusaha untuk menjamin kualitas produknya. Dimana semua pengusaha sudah biasa dengan persyaratan ini. “Kami berahrap 2013, ada pengusaha ayam Sumsel mau bermitra dengan KFC. Sehingga kami tidak susah payah menunggu pasokan dari Lampung. Semakin dekat area distribusi daging, tingkat kesegaranya akan lebih baik lagi,” imbuhnya. Soal tren kenaikan harga ayam. Itu wajar kata Kurmaini. Menjadi hukum dagang, jika bahan baku naik. Harga jual juga akan ikut naik. (ayu)

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

JOR-JORAN: Dirut Bank SumselBabel Asfan Fikri Sanaf pose bareng pemenang lomba rebana dan asmaul husna, secara perusahaan tahun ini BPD Sumsel ini makin jor-joran dalam memberikan CSR.

CSR BSB Naik 10% PALEMBANG, RP – Bank Sumsel Babel (BSB) menargetkan peningkatan dana CSR sebesar 10 persen dari penyaluran tahun lalu sebesar Rp2 miliar. Peningkatan penyaluran dana sosial ini, seiring dengan makin meningkatnya kepercayaan masyarkat terhadap BSB. ASSISTANT vice president BSB Faisol Sinin mengatakan, tahun lalu BSB mengalami kinerja yang cukup bagus, semua indikator mengalami pertumbuhan, baik itu tabungan, DPK aset dan kredit tumbuh.

“Makanya penyaluran dana CSR tahun ini ditargetkan meningkat 10 persen dari penyaluran tahun lalu sebesar Rp2 miliar. Pertumbuhan ini dimbangi dengan jumlah nasabah yang terus bertambah. Untuk nasabah tabungan pesirah saat ini tercatat berjumlah 304.706 nasabah, untuk tabungan simpeda 394.964 nasabah untuk tabunganlainnya berjumlah 167.686 nasbah,” bebernya saat acara puncak perayaan HUT IIPK BSB, Selasa (5/2). Menurutnya, dana CSR BSB memang difokuskan untuk egiatan sosial terutama yagn berada dilingkunga perkantoran BSB, baik itu untuk pendidikan, sosial maupun kesehatan. “Salah satunya kegiatan pasar murah yang pernah dilakukan IIPK BSB beberap awaktu lalu di kawasan perkantoran BSB,”ujarnya. Untuk tetap meningkatkan kinerja baik itu DPK maupun nasahab BSB tentu akan terus menggalakkan undian brhadian seperti tabungan pesirah yang brhadiah mobil yang baru saja di

lakukan pengundiannya. “Tahun ini direncanakan setiap kantor cabang akan mengundi dua mobil sebagai hadiah utama undian Pesirah,” tambahnya. Puncak perayaan HUT IIPK BSB dilaksanakan, Selasa (5/2) di kantor BSB Jakabaring. Acara tersebut dihadiri oleh dewan komisaris, direksi, pemimpin divisi, pemimpin utama, pemimpin cabang, ketua IIPK BSB, dan seluruh pengurus pusat maupun daerah. Sebelumnya ada beberapa kegiatan dalam rangka HUT IIPK BSB diantaranya pasar murah, lomba dan lainnya. “Beberapa kegiatan yang dilakukan sebagai realisasi dari sosialisasi antara sesame aggota IIPK untuk menumbuhkan rasa kepedualian dan kekeluargaan,” kata ketua IIPK BSB Erma Aspan Fikry Sanap. Menuurtnya acara hut IIPK BSB kedepan akan dijadikan agenda social untuk meningkatkan kepedualian, baik itu pendidikan, pembangunan dan kesehatan melalui dana CSR BSB,” pungkas Erma. (iam)


4

PERISTIWA

RADAR PALEMBANG, RABU 6 FEBRUARI 2013

Neneng Dituntut 7 Tahun Jaksa Penuntut Umum menuntut terdakwa korupsi Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Neneng Sri Wahyuni, dengan hukuman tujuh tahun penjara. Neneng dinilai terbukti bersalah dalam perkara proyek yang diduga merugikan negara sebesar Rp2,7 miliar itu. JAKARTA, RP - Ketua Jaksa, I Kadek Wiradana, menyatakan Istri Muhammad Nazaruddin itu terbukti melakukan korupsi di proyek tersebut. “Menyatakan terdakwa Neneng bersalah melakukan tindakan korupsi. Menuntut agar Pengadilan menjatuhkan tujuh tahun penjara,” kata dia dalam amar tuntutan yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Selasa (5/2). Neneng dianggap terbukti melanggar pasal 2 ayat 1 tentang Tindak Pidana Korupsi Undangundang nomor 20 tahun 2001 junto Pasal 55 ayat 1 KUHP. Neneng juga dituntut membayar denda senilai Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan. “Menghukum uang pergan-

tian sama dengan harta benda Rp2 miliar dan 667 juta, dengan ketentuan jika dalam satu bulan sejak putusan harta disita dan dilelang untuk mengganti denda tersebut atau pidana dua tahun,” terangnya. Hal-hal yang menurut jaksa memberatkan antara lain terdakwa memperoleh keuntungan, berbelit-belit, tidak mengakui, tidak sesuai dengan semangat pemerintah dan masyarakat memerangi korupsi, dan melarikan diri ke luar negeri. “Yang meringankan terdakwa adalah ibu rumah tangga dari tiga anak kecil yang membutuhkan perawatan dan kasih sayang dan terdakwa belum pernah dihukum,” katanya. Neneng sendiri menden-

FOTO : MUHAMAD ALI/JAWAPOS

SIDANG:Istri terdakwa Muhammad Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni, menjalani sidang lanjutan di PN Tipikor, Jakarta, Selasa (5/2). Neneng dituntut hukuman tujuh tahun penjara dan denda Rp 200 juta

garkan tuntutan ini dengan mengenakan cadar ungu. Dia

langsung menyatakan akan mengajukan pledoi. Sidang

yang dipimpin oleh majelis hakim Tati Hardiyanti kembali

akan dilanjutkan pada Kamis 14 Febuari 2013. (ded)

Pengaduan Adhie Massardi & Fuad Bawazir

KPK Check and Recheck SUSILO BAMBANG YUDHOYONO • Pada 2011, membuka rekening bank total Rp4,98 miliar dan 589.188 dollar AS atau sekitar Rp5,7 miliar (kurs Rp 9.600 per dollar AS). • Namun dalam SPT itu tak disebutkan detail dari mana sumber keuangan itu. AGUS HARIMURTI • Dalam SPT 2011 disebut memperoleh penghasilan tahunan Rp70,2 juta. • Agus adalah seorang perwira Kostrad di Jakarta. • Agus membuka empat rekening bank berbeda, dan sebuah akun deposito dengan total Rp1,63 miliar. • Namun, di dokumen itu tak ada informasi mengenai sumber-sumber dana tersebut. EDHIE BASKORO

FOTO: TRIADI WIBOWO/SUMUT POS

DISAMBUT:Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Anis Matta (tengah) disambut para kader PKS saat menuju ruangan Konsolidasi Kader dan Temu Tokoh di hotel Santika jalan Benteng Medan, Selasa (5/2).

Kader PKS Nonton Mission Impossible 4 MEDAN, RP - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Anis Matta punya saran sederhana untuk mendongkrak semangat kadernya pasca kasus yang menimpa pendahulunya, Luthfi Hasan Ishaaq. Para kader dimintanya menonton film Mission Impossible 4. Tidak seri film itu yang perlu ditonton, tetapi terkhusus sekuel Mission Impossible 4: Ghost Protocol. Para kader diminta mempelajari bagaimana sosok Ethan Hunt yang diperankan Tom Cruise itu mengatasi persoalan yang ada dalam menjalankan misinya. “Saya menganjurkan kader-kader untuk menonton. Bagaimana caranya Anda bekerja dalam situasi no plan,

no back up, no choice,” kata Anis Matta dalam jumpa pers dengan wartawan di Hotel Santika Dyandra, Jl. Pengadilan, Medan, Selasa (5/2/2013), seusai memberikan orasi dalam acara Konsolidasi Kader dan Temu Tokoh dengan Presiden PKS. Kisah satuan agen rahasia, hanyalah salah satu dari tiga kisah inspiratif yang ditawarkan Anis Matta kepada para kader. Dua lainnya, yakni inspirasi tentang Nabi Yusuf mulai dari saat berada di dalam sumur hingga menjadi pemimpin Mesir, serta kisah Nabi Muhammad sejak ditinggal mati istrinya Siti Khadijah hingga menghadapi beberapa perang termasuk perang Uhud. Disebutkan Anis Matta,

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

dengan berbagai persoalan yang ada sekarang, ternyata para kader PKS di berbagai wilayah di Indonesia, tetap terpacu semangatnya. Para kader bukan lagi mempertanyakan apa yang sedang terjadi, melainkan apa yang harus dilakukan ke depan. Hal itu juga terlihat di Medan. “Anda lihat sendiri tadi, mereka antusias. Bahkan tempat saja tidak cukup. Inilah gambaran suasana hati para kader. Tidak hanya di Sumatera Utara, tetapi juga di seluruh Indonesia,” kata Anis yang berbicara didampingi Gatot Pujo Nugroho, calon Gubernur Sumut yang diusung PKS dalam Pemilukada Sumut yang akan berlangsung pada 7 Maret mendatang. (rul/lh)

• • • •

Pengasilan 2011, Rp183 juta sebagai anggota DPR dari Partai Demokrat. Investasi sebesar Rp900 juta di PT Yastra Capital Deposito sebesar Rp1,59 miliar Uang tunai total Rp1,57 miliar. Sumber: Dugaan Laporan SPT 2011 yang dimasukkan pada kuartal pertama 2012

MEDAN, RP - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengaku belum mengetahui desas desus adanya dugaan penyimpangan pajak keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Saya tidak tahu mengenai dugaan penyimpangan pajak, nanti coba saya cek,” katanya saat berada di Medan, Selasa, (5/2). Dia menjelaskan, saat ini KPK sedang fokus pada permasalahan yang ada seperti kasus Hambalang, Impor Sapi, dan Simulator, namun KPK juga akan melihat kasus lainnya. “Tapi mengenai penyelewengan pajak keluarga SBY memang belum diketahui,” tuturnya. Seperti diketahui, pelaporan

pajak tahunan SBY beserta kedua anaknya, Agus Harimurti dan Edhie Baskoro Yudhoyono, menimbulkan tanda tanya. Dalam dokumen Surat Pemberitahuan (SPT) SBY dan kedua anaknya yang berhasil didapatkan oleh surat kabar Jakarta Post tidak menyebutkan detail jumlah penghasilan yang didapatkan sepanjang 2011. Dalam SPT 2011 yang dimasukkan pada kuartal pertama tahun 2012 itu, tertulis SBY disebutkan memperoleh penghasilan Rp1,37 miliar selama setahun sebagai presiden, dan tambahan Rp107 juta dari sejumlah royalti. Pada 2011, SBY membuka sejumlah rekening bank yang total nilainya mencapai Rp4,98 miliar dan 589.188 dollar AS atau seki-

tar Rp5,7 miliar (kurs Rp 9.600 per dollar AS). Namun dalam SPT itu tak disebutkan detail dari mana sumber keuangan itu. Sementara, Agus, dalam SPT tahun 2011 itu disebut memperoleh penghasilan tahunan Rp70,2 juta. Agus adalah seorang perwira Kostrad di Jakarta. Dokumen pajak itu juga memperlihatkan, Agus membuka empat rekening bank berbeda, dan sebuah akun deposito dengan total Rp1,63 miliar. Namun, di dokumen itu tak ada informasi mengenai sumber-sumber dana tersebut. Sedangkan Ibas sendiri, berdasarkan SPT tahun 2011, Ibas memperoleh pengasilan Rp183 juta sebagai anggota DPR dari Partai Demokrat. Dia juga memiliki investasi sebesar Rp900 juta di PT Yastra Capital, deposito sebesar Rp1,59 miliar, dan uang tunai totalnya mencapai Rp1,57 miliar. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua menilai apa yang dilakukan oleh Adhie Massardi, Fuad Bawazir dan Ratna Sarumpaet dengan melaporkan pajak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dua anaknya ke KPK bentuk kebencian ketiganya pada SBY. “Itu hanya persoalan suka dan tidak suka. Kalau saya tidak suka dengan kamu, saya akan cari cara bagaimana cara menenggelamkan kamu. Soal Adhie dan Fuad dari dulu memang begitu enggak suka sama SBY,” kata Max di gedung DPR, Senayan, Jakarta. (okz)

DP4 Palembang Berkurang 34 Ribu Jiwa PALEMBANG, RP - Daftar Penduduk Potensi Pemilih Pemilu (DP4) untuk Pemilihan Wali Kota Palembang pada bulan April mendatang saat ini telah selesai terdata. Tercatat, jumlah DP4 Palembang mencapai 1.155.185 jiwa. Itu artinya, jumlah tersebut berkurang 34 ribu jiwa bila dibandingkan dalam Pilkada Wali Kota tahun 2009 lalu yang mencapai 1.189.185 jiwa.

Dikatakan, Wali Kota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT , dengan selesainya DP4 ini maka tugas Pemkot Palembang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Palembang untuk melakukan pendataan telah selesai. Setelahnya, data tersebut akan diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, untuk segera membuat Daftar Pemilih Se-

mentara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Kita harapkan dengan selesainya DP4 ini, KPU dapat segera bekerja cepat untuk menyelesaikan DPS dan DPT,” jelasnya, seusai penyerahan soft copy DP4 ke KPU Palembang di ruang Parameswara, Selasa (5/2). Ditargetkanya, pada Pemilihan Wali Kota Palembang dan Pemilihan Gubernur Sumsel nanti partisipasi pemilih di Kota Palembang diharapkan bisa mencapai 85 persen.(tma)

LINTAS

Rekomendasikan Musyawarah Mufakat PALEMBANG, RP - Sejak 10 tahun sengketa lahan atar warga Bindu Kabupaten OKU dan PTP Mitra Ogan tak kunjung usai. Untuk itu, kedua belah pihak menyetujui musyawarah mufakat yang direkomendasikan oleh Komisi 1 DPRD Sumsel ke gubernur Sumsel. ”Kedua belah pihak menyetuji rekomendasi ini, dan kami meminta kepada masyarakat untuk membawa dokumen data yang yang dimiliki. Sedangkan perusahan nantinya pada saat musyawarah mufakat bersama gubernur Sumsel diwajibkan untuk dihadirkan langsung yaitu direktur utama. Ini la hasil rapat pada hari ini (kemarin, red),” demikian dikatakan Yuswar Hidayatullah, ketua komisi I DPRD Sumsel, usai melakukan rapat kerja bersama warga Bindu, PTP Mitra Ogan dan pihak terkait digedung DPRD Sumsel, Selasa (5/2). Dilanjutkan Yuswar, hasil musyawarah mufakat akan ditindaklanjuti bersama gubernur Sumsel. Selain itu masyarakat pada musyawarah selanjutnya harus mempersiapakan kronologis kejadian, data serta konsep yang ditawarakan kepada pemerintah dan pihak PTP Mitra Ogan, sehingga musyawarah mufakat nantinya dapat menghasilkan titik temu antar kedua belah pihak. Diharapkan juga dari pihak masyarakat yang berjumlah 20 orang ini jangan bertambah lagi sehingga sengketa lahan cepat diselesaikan sedangkan sengketa yang dipermasalahkan seluas 50 hektar. (zar)

Pembangunan IOI Tunggu MoU PALEMBANG,RP – Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan melalui Ade Karyana selaku kepala Dinas Pendidikan provinsi Sumatera Selatan mengatakan, pembangunan infrastruktur penujang intitut akan segera dilakukan. Setelah proses MoU antara pemprov dan pemerintah pusat. Hal ini diungkapkan langsung Ade saat diwawancara kemarin. “Saat ini kita sedang proses untuk melaksanakan MoU dengan pemerintah pusat, walau sedikit telat tapi kita pastikan untuk pendaftaran dan pendidikan akan dimulai pada tahun ini juga, tetap berjalan sesuai dengan rencana,” ujar Ade. Untuk pembangunan infrastruktur gedung dan yang lainnya, Ade mengakui jika pembangunannya tidak akan dilakukan secara serentak, pembangunan gedung dan sarana prasarana ini nantinya akan dilakukan secara bertahap hingga akhirnya seluruh infrastruktur siap secara menyeluruh. Oleh karena itu, mengingat waktu dan juga tahapan MoU yang saat ini masih dalam proses, Ade memastikan untuk tahap awal ini, seluruh kegiatan belajar mengajar masih menggunakan fasilitas olahraga yang sudah tersedia seperti gedung wisma atlit dan venue olahraga lainnya. Khusus untuk siswa dan juga promosi yang sudah dilakukan oleh pemprov Sumsel untuk memperkenalkan IOI yang terbilang belum terlalu terdengar gaungnya, Ade tidak menapik hal tersebut, namun dirinya tetap yakin jika IOI ini nantinya tetap akan menarik minat dari para calon siswa yang tersebar di seluruh Indonesia. “Kami tetap akan buka pendaftaran bagi siapapun yang berminat, kita juga buka kemungkinan untuk calon siswa dari luar Sumsel untuk mendaftar, namun untuk permasalahan teknis seperti jumlah siswa yang akan diterima dan lainnya, saya belum bisa untuk mengungkapkannya,” jelasnya. Disinggung mengenai tenaga pengajar yang akan dilibatkan dalam institusi ini, Ade menegaskan jika pihaknya akan mengupayakan untuk menggunakan tenaga pengajar yang sudah ada di Sumsel. Namun, untuk posisi yang terbilang spesial atau khusus pihaknya masih akan melibatkan tenaga pengajar yang berasal dari luar Sumatra Selatan. (alk)

klik...........www.radarpalembang.biz


5

SAMBUNGAN

RADAR PALEMBANG, RABU 6 FEBRUARI 2013

Target KUR Rp 36 T

Garuda Datangkan 36 Bombardier CRJ1000 JAKARTA, RP - Untuk mengembangkan jaringan dan pelayanan di wilayah timur dan barat Indonesia, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan mendatangkan 36 unit pesawat canggih Bombardier CRJ 1000 NextGen dari Kanada. Pesawat ini nantinya akan melayani rute-rute jarak pendek yang menghubungkan kota-kota di wilayah timur dan barat Indonesia. Vice President Eastern Indonesia Region Garuda Indonesia, Rosyinah mengatakan, pada 15 Februari 2012 lalu, dalam ajang Singapore Airshow, Garuda Indonesia melaksanakan penandatanganan untuk pengadaan 18 pesawat Bombardier CRJ 1000 NextGen. Selanjutnya akan dilakukan penambahan 18 pesawat lagi. “Melalui kontrak ini, nantinya Garuda Indonesia akan memiliki sebanyak 36 pesawat Bombardier CRJ 1000 NextGen,” ujar Rosyinah, Selasa (5/2/2013). Pada Oktober 2012 lalu, Garuda telah menerima 5 unit pesawat CRJ 1000 tersebut. Pesawat itu dioperasikan dari Hub (terminal pengumpul) Makassar untuk melayani kota-

kota yang masuk wilayah timur Indonesia. “Dari Hub Makassar akan melayani destinasi seperti Ternate, Gorontalo, Kendari, Balikpapan, Tarakan, Denpasar, Lombok dan Semarang. Bahkan 2013 ini nantinya akan melayani kota-kota di Papua seperti Sorong, Mamuju, Manokwari dan Jayapura. Tapi kita juga lihat kesiapan pemerintah daerahnya,” kata Rosyinah.

Untuk diketahui, pesawat CRJ 1000 NextGen ini adalah buatan perusahaan Bombardier asal Kanada. Pesawat ini didesain lebih ramping dan untuk jarak tempuh yang pendek, maksimal 3 jam sekali terbang. Pesawat ini berkapasitas 96 kursi. Ruang di kabin memang sedikit lebih rendah dari pesawat Boeing 737 800. Kecepatan maksimum pesawat ini sekitar 870 Km/ Jam. (jor/dru)

Selain itu, 2013 ini Garuda akan kembali menerima 7 pesawat lainnya untuk melayani wilayah barat dan timur Indonesia melalui Hub Makassar dan Medan. Sementara, 6 pesawat. CRJ 1000 NextGen lainnya akan tiba pada tahun 2014 dan 2015 mendatang.

JAKARTA, RP - Pemerintah menaikkan target Kredit Usaha Rakyat (KUR) di tahun 2013 menjadi Rp 36 triliun. Ini seiring dengan terlampauinya target tahun lalu yang sebesar Rp 30 triliun. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa usai Rapat Koordinasi di kantornya, Selasa (5/2/2013). Ia optimis target di tahun ini juga tercapai. “Dari target 2012 Rp 30 triliun. Realisasinya sudah mencapai Rp 34 triliun lebih, maka diperkirakan target Rp 36 triliun ini pun bisa terlampui,” ujarnya. Ia menyatakan PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk menjadi penyalur KUR terbesar dengan Rp 19 triliun. Sementara Non Performing Loan (NPL) diharapkan tetap terjaga dibawah 5%. Suku bunga untuk mikro yang awalnya 22% per tahun

menjadi 0,95% per bulan. Sedangkan ritel dari 13% per tahun menjadi 0,57 per bulan.“Kita tetapkan flat, agar lebih mudah

Migor Curah

Dari Hal 1)...................................................................................................................................................

dicabut dan menghilang nantinya. Semua akan dijadikan minyak kemasan. Sehingga pihaknya kini sudah melakukan ancangancang memperbanyak sub keagenan untuk mempertahankan pangsa pasar yang ada. Selama ini, permintaan minyak curah masih menempati posisi 85 persenan dibandingkan minyak kemasan. Khususnya para pengusaha kecil seperti penjualan makanan. Industri rumahan. Sedangkan posisi permintaan minyak kemasan masih sangat kecil. Dari sisi kualitas, menurutnya, kualitas produksi SAP memang lebih baik, dibanding-

Paten

kan PT Sinar Mas, juga Bumi Waras. Sehingga sebagai distributor juga lebih banyak bermitra dengan PT SAP. Untuk fluktuasi harga minyak. Migor tetap berpatokan dengan harga CPO dunia Jika dolar naik, CPO naik, harga migor bisanya berinsut naik, seperti beberapa bulan lalu. Dari harga pokok Rp 7.800 per liter, naik Rp 8.000, naik lagi Rp 8.200 dan kini Rp 8.400 per liter.“Kita berharap pasar minyak goreng dibuka bebas kedepanya saat sudah menggunakan minyak kemasan. JIka tidak, pasokan terhambat akan memudahkan harga melambung, apalagi sys-

tem kemasan lebih berpeluang aman ditimbun dibandingkan minyak curah,”.Data terakhir Disperindag menunjukkan, 77,5 persen rumah tangga masih menggunakan minyak curah untuk menggoreng. Indonesia dan Bangladhes kini tercatagt Negara terbesar pengkonsumsi minyak curah. Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), hanya 12 persen persen saja minyak goring diproduksi dalam bentuk kemasan, 25 persen minyak goreng bulky yang dikemas dalam drum atau plastik, dan 63 persen minyak goreng curah. (ayu)

Dari Hal 1)..............................................................................................................................................................................

Bahkan, menurut dia, ada temuan berupa pembuatan ban tanki dari karet. Saat ini sudah dipasarkan dan mendapat respon luar biasa. Namun, lagi-lagi belum maksimal di tingkat distributor penjualannya. Justru banyak pengusaha saat ini lebih senang memasarkan produk negara lain ketimbang hasil temuan yang sudah ada. Ambil saja contoh beberapa temuan siap dikomersialisasikan yang ditangani Balai Penelitian Pengembangan Sumsel, dengan harga relatif murah. Seperti alat pengiris serbaguna atau pisau serbaguna dengan pola penggunaan horizontal, ini bisa dijual per unitnya Rp 1,5 juta saja. Jika ada yang minat membeli, tentu in-

EVALUBE

vestasi pembuatan pisaunya masih relatif murah dan terjangkau bagi pengusaha lokal. Selanjutnya bisa dipasarkan melalui perusahaan ataupun antar instansi layakya produkproduk terbaru dari Jepang sudah banyak beredar di pasaran. Hebatnya lagi, ada juga jenis temuan kereta gandeng yang dapat menyatu dengan berbagai jenis sepeda motor sekitar Rp 17-an juta dengan motornya lengkap dan bisa digunakan sebagai kendaraan angkutan simpel. ”Nah, ini kan juga relatif murah dibandingkan harga motor sejenis mencapai Rp 20 juta -22 juta per unit,”imbuhnya. Kelebihan produk lokal ini, ada suku cadang siap sedia kapanpun. Berbeda jika

membeli produk dari Cina, dan lainnya. Sering susah memperbaharui karena sukucadangnya jarang yang menyediakanya. Ada juga, oven matahari cukup dihargai Rp 300 ribu per unit. Produknya simpel dan mudah digunakan dimanapun, ini juga cukup prospek untuk dijual, namun sayangnya belum ada pengusaha minat menjualnya. Menurut sepengetahuanya, pola bagi hasil sharing penjualan produk ini sudah diterapkan oleh Balai Penelitian tersebut. Namun, lagilagi masih janggal, karena para pengusaha lokal belum banyak tertarik. ”Ini kan artinya, butuh fasilitator memasarkan produk kita ini, agar bisa menembus pasar dan dicintai masyarakat sendiri,”imbuhnya. (ayu)

Dari Hal 1)...........................................................................................................................................................

raan sepeda motor. Sumatera Selatan merupakan urutan kedua terbesar sesudah Medan di Pulau Sumatera sedangkan untuk skala nasionalnya merupakan urutan keenam. Dengan adanya trend kenaikan penjualan sepeda motor di Sumatera Selatan, sambung Kris-

nati, kita menargetkan kenaikan market share (MS) sebesar 5 persen sehingga total market share produk pelumas Evalube pada 2013 ini bisa menjadi 15 persen dibandingkan tahun lalu market share 10 persen. “Tahun ini (2013) kita menargetkan market share meningkat-

kan dari tahun sebelumnya yakni 15 persen,” ungkapnya Selasa (5/1) di Venus Café Saat penandatangan kontrak sponsor Sriwijaya FC. Untuk mencapai target tersebut memang tidak mudah namun dengan strategis menjadi sponsorship klub Sriwijaya FC, menambah market development terhadap produk-produk baru. Sebelumnya, Evalube lebih banyak menjangkau ke middle, kedepannya akan menjangkau juga ke kalangan middle up. Disisi lain, Krisnati menerangkan untuk mencapai pasar pelumas sendiri saat ini masih didominasi sektor otomotif yakni mobil dan motor. Dia menjelaskan untuk sektor sepeda motor, perbandingan antara pelumas untuk mesin 4 tak dan 2 tak hampir seimbang. Disaat ini trend sepeda motor matic sedang menjamur di pasar otomotif roda dua karena dalam sektor matic mengalami peningkatan yang signifikan, ini seiiring dengan naiknya permintaan pelumas motor matic. “Beberapa tahun belakangan, permintaan untuk pelumas motor matic terus bertambah setiap tahunnya, disektor motor matic

akan menjadi market kita untuk mencapai targetnya.” jelasnya Disamping itu, untuk memperkuat target penjualan tersebut salah satunya melalui kerja sama dengan klub kebanggaan Sumatera Selatan yakni Sriwijaya FC, meski secara tak langsung berdampak signifikan terhadap penjualan, namun jemput bola melalui para pendukung Sriwijaya FC ini sangat efektif dalam memperkuat penetrasi pasar Evalube yang mana para pendukung Sriwijaya FC ini mencapai ribuan hingga ke daerah-daerah yang ada di Sumsel. “Jenis motor matic dan para pendukung dari Sriwijaya FC akan menjadi pasar Evalube kedepanya,” ujarnya.Selain itu, Evalube juga mengembangkan pasar-pasar yang mana sebelumnya menjual produkproduk evalube sehingga kedepannya dapat menjual produk-produk Evalube serta menambah produk lagi sebelumnya di kendaraan roda dua sekarang ke kendaraan mobil. “Masih banyak potensi-potensi yang belum kita garap di Sumatera Selatan ini seperti di kendaraan mobil dan para penjual pelumas di Sumsel yang menjual produkproduk kita,” tutupnya. (ben)

Penjualan Bibit 5.000-10.000 batang. Artinya masih ada melakukan perluasan lahan. Berbeda jika pembelian sedikit. Ada kemungkinan untuk peremajaan kebun atau sedang melakukan tambal sulam batang yang sudah mati. “Untuk mendirikan bisnis penjualan bibit ini cukup besar bisa Rp 10-20 jutaan. Sehingga harus benar-benar diperhatikan. Bila tidak laku, bisa rugi total,”ungkapnya. Ia berharap, sisa yang masih belum terjual sekitar 3.000 batang lagi bisa terjual habis dalam waktu 1-2 bulan ini sehingga mampu menutup modal.Pengamat bibit karet yang juga pernah berkecimpung di Bidang Penelitian Karet Sembawa, Henria mengakui ada korelasi dengan kondisi pasar dunia saat ini. “Wajar jika banyak pembibitan yang tidak laku, karena perluasan lahan sekarang sedang dikaji ulang. Pemerintah masih memberi peluang melakukan peremajaan. Namun perluasan lahan, ada kemungkinan dibatasi,”imbuhnya. Ia sangat setuju, jika para pengusaha, petani, pemerintah lebih fokus pada perbaikan kualitas. Sebab bersaing dengan MalaysiaThailand memasok karet berkualitas satu, belum bisa dipenuhi maksimal oleh Indonesia. “Wajarlah daya tawar kita masih rendah. Kita berharap polemik ini jangan diperlebar dan menciutkan para petani Karet,”jelasnya. Terpenting adalah pembinaan hasil produksi. JIka hasil produksi juga sudah tidak bisa menembus pasar dengan harga terbaik. Evaluasi lahan dan tinjauan pasar alternatif juga harus terus ditingkatkan. Jangan sampai terlena dan bangga dengan luas areal karet yang ada, tetapi tanpa sadar produksi karet alam secara perlahan-lahan digeser oleh Thailand yang merupakan salah satu negara baru penghasil karet alam dunia. Adopsi bahan tanam unggul karet pada perkebunan karet rakyat, menurutnya baru sebatas pada proyek-proyek peremajaan karet rakyat, yaitu melalui pola PIR dan UPP, sedangkan penggunannya oleh karet rakyat secara swadaya sangat kecil. Tahun 2004 adopsi bahan tanam unggul karet rakyat di Indonesia baru mencapai 4, saat ini baru dikisaran 10 persen. Pasar karet masih cukup cerah, trenya naik terus. Hanya saja jika terjadi perlambatan. Harus dipelajari kelemahan internal kualitas. Ia yakin, jika kualitas bagus mulai benih hingga hasil produksi. Maka Indonesia bisa memperbesar porsi eksport lagi.“Yakinlah, pembatasan kebun perlu. Kualitas juga lebih perlu,”imbuhnya.

dan buat masyarakat yang hanya 3 bulan itu lebih gampang,” terang Hatta. Hatta menyatakan, program ini juga akan terus digenjot dari sisi aksesbilitas. Perbankan, menurutnya dapat mendorong percepatan KUR sampai ke tangan masyarakat.“Kita usulkan agar dikembangkan perbankan, agar akses ke KUR semakin cepat dan peningkatan pelayanan pada kecepatan. Kemudian KUR akan optimalkan sektor hulu yang sebesar 34%. Sehingga dominasi dari sektor hilir yang meliputi perdagangan dapat berkurang. “Serapan KUR sudah tidak didominasi perdagangan tapi juga sudah di hulu. Ini bagian upaya kita untuk tingkatkan agar serapan hulu lebih besar,” sambungnya. KUR nantinya, lanjut Hatta juga akan disertakan dalam Master Plan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Indonesia (MP3KI).“Kedepan, KUR tidak berhenti pada sisi kredit saja, tapi kita kaitkan dengan pengentasan kemiskinan. Instrumen KUR nanti kita selipkan di MP3KI. Kita memaknai sebagai financial inclusion,” tutupnya. (dru)

Dari Hal 1)................................................................................... Gapkindo Minta Pembatasan

“Ya, kalau pasar lokal domestiknya bisa makan semua produksi karet kita mencapai 3 juta ton rata-rata nasional per tahun, sih, tidak mengapa. Masalahnya, pasar domestik kita sangat kecil dan loyo. Hanya mengandalkan pasar luar 90 persenan. Jika tidak dilakukan pembatasan penambahan kebun karet, pasar tidak naik.” Alex Kurniawan Eddy Ketua Gapkindo Sumsel Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) mendesak pemerintah mulai melakukan peninjauan luas lahan kebun karet. Pasalnya, Indonesia, Malaysia, Thailand sebagai pemasok karet terbesar dunia, saat ini sudah cukup bingung dengan stabilitas harga pasar dan pangsa pasar dunia yang tidak kunjung beranjak naik. “Jepang, Eropa dan Cina pemangsa karet terbesar dunia, dengan pabrik ban mereka yang terkenal dan berkapsitas besar. Namun sampai kini, belum juga ada tandatanda perubahan volume kenaikan di pasar internasional ini. Nah, ini jangka panjang harus ada rumusan secepatnya,”tegas Ketua Gapkindo Sumsel, Alex Kurniawan Eddy, Selasa (5/2). Ini sama artinya, konsumsi ban internasional stabil-stabil saja.

Khususnya pergerakan pasar di Eropa. “Kalau konsumsi ban meningkat 2 kali lipat saja. Otomatis pasar naik langsung. Jadi ini sudah ada warning yang harus cepat ditangani. Apalagi, 80 persen lebih pasar Karet untuk kebutuhan ban, sisanya baru sarung tangan dan produk turunan lainnya,”jelasnya kepada Radar Palembang. Upaya yang dilakukan Gapkindo sebagai wakil dari Indonesia, bersama Thailand, dan Malaysia untuk melakukan pembatasan suplai ekspor, menahan barang dan upaya banyak lainnya, saat harga dunia tidak familier. Sudah dilakukan sejak 2 tahun terakhir. Tapi, hasilnya masih seperti sekarang. Harga masih stabil saja belum menempati posisi yang bagus dan memuaskan. Sudah waktunya pemerintah melakukan upaya lain, opsi meninjau seluruh lahan karet dan menghitung ulang produksi riil dalam negeri. “Gunanya apa,”tanya Alex. Untuk mengetahui keseimbangan, antara kebutuhan pasar dan kebutuhan produksi. Konsekwensinya, kedepan. Harus segera dilakukan pembatasan penambahan lahan Karet.“Ya, kalau pasar lokal domestiknya bisa makan semua produksi karet kita mencapai 3 juta ton rata-rata nasional per tahun, sih, tidak mengapa. Masalahnya, pasar domestik kita sangat kecil dan loyo. Hanya mengandalkan pasar luar 90 persenan. Jika tidak dilakukan pembatasan penambahan kebun karet, pasar tidak naik.” Ia menambahkan, takutnya komoditi ini akan anjlok ke posisi rendah karena suplay melimpah ruah, sementara ekonomi Eropa dan pasar ban belum juga beranjak naik. Gapkindo tidak punya kewenangan apa-apa melakukan kontrol ini. Hanya berharap dan menghimbau pemerintah, secepatnya menyikapi, menghitung, layaknya berapa, idealnya produksi dalam negeri berapa guna memenuhi pasar. Jangan sampai terus menambah lahan produksi dan akhirnya banyak sia-sia. Petani pun banyak yang mengeluh. “Pasar lokal Cuma butuh 400 ribu ton dari total produksi nasional 3 juta ton. Sementara ada 2,6 juta ton harus diadu dan berebut pasar dengan Thailand, Malaysia yang juga pemasok terbesar dunia.” Lebih lanjut, sambung dia, kita mulai melakukan pembatasan kebun, kita berharap moratorium juga akan dilakukan Thailand dan Malaysia sehingga petani yang sudah ada akan dimaksimalkan. “Nah, investor Karet yang baru bisa dialihkan menggarap sektor pangan atau perkebunan unggulan lain,”tegasnya lagi. Meskipun, Indonesia juga mendirikan pabrik ban untuk menampung semua produksi sebagai penyelamatan. Menurutnya belum bisa menuntaskan masalah. “Lah, kalau konsumsi ban kita, masih seperti sekarang gambaranya. Juga susah memasarkan hasil ban produksi. Lebih baik rasio kebutuhan ban dunia dan lokal harus dihitung sepadan tidak dengan jumlah produksi karet yang sudah ada,”jelasnya. Kalau sudah over kuota. Lebih baik segera keluarkan ultimatum menutup pengembangan lahan karet oleh pemerintah. (ayu)


6 ADVERTORIAL

RADAR PALEMBANG, RABU 6 FEBRUARI 2013

FOTO: SALAMUN

Rumah tipe 36 RS Plus Griya Jayaraya Asri Permai Sukajadi yang selesai dibangun. Kedepannya juga akan dilakukan pembangunan rumah tipe 45, 70, kios dan ruko.

Griya Jayaraya Asri Permai

35 Unit Rumah Tipe 36 Ludes Terjual Hermanto Wijaya

Owner RS Plus Griya Jayaraya Asri Permai

Hermanto Wijaya menyerahkan kunci kepada konsumen Stevanus Hndro dan Anita.

P

EMBANGUNAN tahap kedua RS Plus Griya Jayaraya Asri Permai Sukajadi yang didukung Bank BNI dan Jamsostek telah selesai pembangunannya. Hal itu ditandai dengan penyerahan kunci kepada konsumen yang memesan perumahaan. Penyerahan kunci dilakukan Senin (4/2) langsung oleh Owner RS Plus Griya Jayaraya Asri Permai Hermanto Wijaya disaksikan Head of Consumer and Retail Loan Center Bank BNI Wilayah Palembang Dwi Mardjono dan staffnya, Kepala Jamsostek Kanwil II Sumbagsel Marsely Tambayong SH MH, Kabid Progsus Jamsostek Mayriwan Ekaputra, dan para konsumen. “Ini merupakan pembangunan rumah yang ke-60 dari 360 rumah yang akan dibangun. Ternyata antusias masyarakat sungguh luar biasa 25 pembangunan tahap pertama laris manis begitu pun yang kedua ini yaitu 35 rumah. Bahkan saat ini sudah indent 70 rumah lagi,” ungkapnya usai penyerahan kunci kepada konsumen. Hermanto mengatakan, rumah yang dibangun ditahap kedua ini merupakan rumah tipe 36 dengan luas 160 meter persegi, batako plester luar dalam, berplafon, tidak berdempet dan dilengkapi pagar

Marsely Tambayong

Dwi Mardjono

Mayriwan Ekaputra

besi serta pagar pembatas kiri kanan dan belakang. “Setelah pembangunan rumah tipe 36 ini ke depan juga akan dilakukan pembangunan rumah tipe 36, 45, 70, kios dan ruko,” katanya. Sementara itu, Head of Consumer and Retail Loan Center Bank BNI Wilayah Palembang Dwi Mardjono mengatakan, pihaknya sebelum memberikan kucuran kredit telah lebih dahulu meninjau perumahan ini dan hasilnya bagus. “Makanya kami langsung kucurkan dana,” terangnya. Dwi menambahkan, dalam memberikan kucuran kredit pihaknya tidak hanya melihat

kondisi rumah tapi juga track record developer apakah ada sangkutan di bank lain. “Untuk pak Hermanto kami lihat bagus,” katanya Di tempat bersamaan, Kepala Jamsostek Kanwil II Sumbagsel Marsely Tambayong SH MH mengatakan, pengucuran 20 persen uang muka oleh Jamsostek ini merupakan program dari Jamsostek untuk memudahkan pekerja memiliki rumah. “Untuk 2012 sudah ribuan pekerja yang kami bantu, untuk tahun ini baru warga yang membeli perumahan ini yaitu mereka yang bekerja di RS Charitas dan RS Miria,” ujarnya.

Sementara itu, Karyawan RS Charitas Stenavus Hendro yang juga konsumen yang mau beli rumah mengaku cukup antusias melihat bentuk bangunan yang ada. “Saya waktu datang dua bulan yang lalu hanya hamparan tanah, sekarang sudah rumah permanen. Bentuknya bagus dan berpagar kiri kanan dan belakang. Kami puaslah,” ujarnya. Senada diungkapkan oleh Sofuan, pensiunan Diknas Provinsi mengaku tertarik dengan bentuk bangunan yang ada. “Saya akan bayar cash, setelah melihat bangunan yang ada,” pungkasnya. (ADV/sep)

Tamu undangan dan para konsumen.

Head of Consumer and Retail Loan Center Bank BNI Wilayah Palembang Dwi Mardjono dan staff, para konsumen, Kepala Jamsostek Kanwil II Sumbagsel Marsely Tambayong SH MH Hermanto Wijaya dan Kabid Progsus Jamsostek Mayriwan Ekaputra pose bareng.

Kepala Kanwil Jamsostek Marsely Tambayong SH MH, Kabid Progsus Mayriwan Ekaputra, Head of Consumer and Retail Loan Center Bank BNI Wilayah Palembang Dwi Mardjono (kanan sekali) dan staffnya mendengarkan kata sambutan.

Hermanto Wijaya memberi kata sambutan.


7 PALEMBANG RAYA

RADAR PALEMBANG, RABU 6 FEBRUARI 2013

Minim Tenaga Ahli Optimis WTP Tetap Tercapai PALEMBANG, RP - Meskipun penyebaran tenaga ahli bidang akuntansi di setiap SKPD masih belum terlalu merata dan dapat dikatakan minim, pemprov Sumsel tetap mentargetkan agar tahun ini pihaknya mendapatkan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) sebagai apresiasi atas kinerja keuangan pemprov Sumsel. Untuk tahun 2012 lalu, kita memang gagal mendapatkan penghargaan yang diberikan oleh kementrian keuangan melalui

FOTO: DOK

Laonma PL Tobing

Badan Pemeriksa Keuangan atau yang kita kenal dengan nama WTP. Tapi target kita tahun ini itu tidak akan lepas, kita optimis dengan perbaikan yang terus kita lakukan, tahun depan

kita mendapatkan penghargaan tersebut.” ujar Laonma saat diwawancara kemarin. Untuk mencapai target yang sudah dicanangkan ini, Laonma mengakui jika ini tidak akan pernah tercapai jika hanya mengandalkan pihaknya semata, perlu ada kerjasama dari berbagai pihak khususnya SKPD yang ada di lingkungan pemprov Sumsel agar target ini dapat direalisasikan. Oleh karena itu, dirinya berjanji akan memberikan pemahaman terus melakukan sosialisasi kepada seluruh SKPD agar memahami tentang bagaimana ketertiban penganggaran dalam pemerintahan, administrasi dan

SFC VS PSPS

Kas Hartadi

Kembangkan Pusat Kajian Adat Palembang RUMAH ADAT:

Walikota Palembang Ir Eddy Santana Putra saat meresmikan rumah adat Palembang

nya akan disediakan berbagai fasilitas pendukung mulai dari perpustakaan hingga tempat kajian adat. “Kedepan, pegawai yang tidak ada hubungannya dengan pengembangan budaya akan kita pindahkan, termasuk nanti gedung Kantor Disbudpar yang sekarang ada di SPC (Sriwijaya Promotion Center) juga akan kita pindahkan,” tegasnya setelah meresmikan gedung dewan pembina adat di museum SMB II, Selasa (5/2). Eddy menambahkan, kini pihaknya masih mencari lahan yang bisa digunakan un-

Hari Ini Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sebagai tim yang baru saja mencapai hasil positip dengan menjinakan Persija dilaga kandangnya di ajang Indonesia Super League (ISL) Sore ini (6/2)Sriwijaya FC kembali akan mendapat ujian lagi. PALEMBANG, RP - Kali ini tim yang akan menguji adalah bukan tim sembarangan yaitu tim yang musim lalu masuk 5 besar ISL dan baru saja menahan imbang Pelita Bandung Raya di kandangnya. Yaitu PSPS Pekan Baru. Bagi Sriwijaya FC, PSPS bukanlah tim yang bisa dianggap enteng. Boleh saja mereka saat ini berada dipapan bawah klasemen. Tetapi, PSPS tetaplah PSPS. Tim ini salah satu dari sedikit tim yang bisa mengalahkan Sriwijaya FC. Yaitu saat ISL 2010 ketika tim berjuluk Askar Bertuah ini mampu menjungkalkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0. Nah, bila tidak ingin terulang memori 2010 itu maka Laskar

FOTO: SALAMUN

PALEMBANG, RP – Pemerintah kota Palembang merencanakan akan Segera memindahkan pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang saat ini masih bekerja di Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II. Hal itu mengingat, komplek museum milik Pemkot Palembang ini kedepanya akan dijadikan pusat kajian adat Palembang. Dikatakan Wali Kota Palembang H Eddy Santana Putra, komplek museum ini akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk pengembangan kebudayaan Palembang. Untuk itu, bangunan bersejarah ini nanti-

SRIWIJAYA FC ATTACK!

juga transparansi pengelolaan keuangan dalam APBD. “Untuk mencapai ini pastinya kerja team harus dilakukan, tidak bisa sendiri-sendiri. Dengan team work WTP bisa kita dapatkan, kami akan terus mensosialisasikan kepada seluruh SKPD agar tertib dalam hal penganggaran, tujuannya jelas agar tidak terjadi terjadi kesalahan dalam penganggaran.” jelasnya. (alk)

tuk pembangunan gedung SKPD tersebut, dengan memprediksikan pembangunanya menelan dana sekitar Rp5 miliar. “Lokasi museum ini cukup strategis untuk kegiatan pengkajian kebudayaan,” cetusnya. Dinilainya, beberapa adat Palembang masih tetap dilakukan masyarakat salah satunya makanan hidangan. Hanya saja, makanan hidangan ini membutuhkan dana lebih besar dibanding cara hidangan makanan lainnya. “Mahal karena piringnya harus banyak, ada pelayan serta tempatnya juga harus luas. Biasanya dilakukan orangorang kaya,” terangnya. (tma)

Mundari Karya FOTO: NET

Sriwijaya FC harus memasang kewaspadaan tinggi. Hal itu sangat disadari oleh pelatih Kas Hartadi. “PSPS itu adalah tim yang bagus. Pemainnya juga bagus-bagus,” ingat Kas. Tengara Kas itu mengacu pada kekuatan PSPS saat ini. Tim yang musim ini dibesut pelatih M Karya tersebut dihuni pemain kelas satu. Seperti striker Ndiaye Pape dan Rudi Widodo. Belum lagi lini tengah yang haus gol Ade Suhendra, M Ilham dan Makan Konate. Juga, masih ada pemain back merangkap gelandang Ambrizal yang merupakan eks pemain Sriwijaya FC. Namun, bukan Sriwijaya FC bila gentar dengan deretan pemain seperti itu. Kas menegaskan pemainnya dalam keadaan siap tempur. Karena itulah Kas Hartadi optimistis Sriwijaya FC mampu

meraih kemenangan keempat di kandang sendiri sore ini. ’’ Hilton cs sejak kick off dilakukan saya intruksikan untuk tampil menyerang (attack) sebab tren positif harus dilanjutkan,” tegasnya. Jika menang, maka kans menembus empat besar tetap terbuka. Selain itu juga mencatatkan rekor 100 persen menang di kandang sendiri di ISL 2013 ini. Juga, sebagai jalan untuk menuju puncak klasemen sementara. Bila menang, poin Sriwijaya FC menjadi 10. Sementara itu kubu PSPS juga optimistis bisa mencuri poin. “Kami ini meraih kemenangan perdana usai mengalami 2 kali hasil seri dan 2 kali kalah,” koar Pelatih PSPS Mudari Karya. Mudari mengaku tak ada strategi khusus untuk meredam keganasan tuan rumah. (ben)

Partnership Merangking Pemprov TATA KELOLA: Penyelenggara lokakarya tatakelola Pemprov di Hotel The Jayakarta Daira, Selasa (5/2). FOTO: SALAMUN

PALEMBANG, RP - Partnership melakukan pemeringkatan Tatakelola Pemprov di seluruh Indonesia. Hasil pemeringkatan tersebut akan dituangkan dalam Indeks Tatakelola Pemerintahan Indonesia atau lebih dikenal dengan Indonesia Governance Index (IGI). “Kami bekerja mengumpulkan dan menganalisis data-data terkait dengan tatakelola pemerintahan seperti APBD, Perda, Statistik, Laporan BPK, dan sebagainya. Kami juga mewawancarai para nara sumber yang kompeten (well informed person) yang mewakili pemerintah, birokrat, pengusaha dan masyarakat sipil,” ujar Peneliti Pertnership Liliana, diselasela penyelenggaraan lokakarya tatakelola Pemprov di Hotel The Jayakarta Daira, Selasa (5/2). Pemeringkatan tatakelola Pemprov ini sebelumnya pernah dilakukan oleh Partnership pada tahun 2008/2009 lalu. Pemeringkatan waktu itu menghasil indeks provinsi terbaik, diantaranya adalah DKI Jakarta (skor 6,5), Jawa Timur (skor 6,06), dan Sumatera Barat (skor 5,98). Sementara beberapa provinsi yang skor indeksnya terburuk, diantaranya adalah Sumatera Utara (skor 3,55), Kalimantan Barat (skor 4,15), dan Maluku Utara (skor 4,29). AdapunSedangkan Provinsi Sumatera Selatan berada di peringkat 16 dengan skor 5,16. “Sumsel sedikit di atas batas normal 5,11. Pengukuran dilakukan terhadap empat sektor (arena), yaitu: pemerintah (government/political office), birokrasi (bureaucracy), masyarakat ekonomi (economic society), dan masyarakat sipil (civil society),” tukas dia. Keempat sektor tersebut dinilai berdasarkan prinsip-prinsip good governance, seperti: partisipasi, akuntabilitas, keadilan, transparansi, efisiensi, dan efektifitas. Melalui metodologi yang ketat, hasil penilaian dituangkan dalam suatu indeks yang memungkinkan perbandingan antar provinsi. (ren) Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

klik...........www.radarpalembang.biz


8

RADAR PALEMBANG, RABU 6 FEBRUARI 2013

Percantik Diri Klenteng Kwan Im Ribuan Lampion menghiasi kelenteng tertua Kwan Im dalam rangka menyambut tahun baru Imlek 2564 yang jatuh pada tanggal 10 Februari mendatang tidak hanya itu kelenteng Kwan Im juga melakukan renovasi untuk mempercantik kelenteng ini. PALEMBANG, RP - Kelenteng Kwan Im yang terletak di 10 Ulu ini merupakan kelenteng tertua di Kota Palembang merupakan simbol sejarah masyarakat Tionghoa di Palembang. Di hari Imlek, ribuan orang etnis Tionghoa akan mendatangi kelenteng tak heran jika tiap tahunnya kelenteng ini mempercantik dengan beragam renovasi seperti memasang ornamen yang identik dengan Imlek seperti Lampion sepanjang areal kelenteng, lilin dan dufa. Menurut Wakil Ketua Maitrisia Majelis Rohaniawan Tridharma Indonesia (Matrisia) Komisariat Daerah (Komda) Sumatera Selatan (Sumsel) Tjik Harun, saat ini hampir seluruh kelenteng di Metropolis sibuk mempersiapkan diri untuk menyambut para jamaah yang akan sembayang saat imlek nanti.

LAMPION: Menjelang Imlek Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang mempercantik diri dengan memasang lampion.

FOTO: NET

Lanjutnya, secara umum klenteng sudah siap menyambut para jamaah, karena memang pihaknya telah jauh-jauh melakukan persiapan. Hal tersebut lantaran acara bersih-bersih ini wajib dilakukan paling tidak satu minggu sebelum Tahun Baru Imlek. “Di Kelenteng Dewi Kwan Im sendiri selalu melakukan renovasi bersifat mempercantik kelenteng dan membersihkan lingkungan kelenteng seperti memasang lampion di areal kelenteng dan membersihkan altar-altar dewa dan mengecat

kelenteng,” katanya. Setelah dilakukan pengecatan dan renovasi kecil akan ada pemasangan lampu lampion di sepanjang jalan menuju kelenteng tersebut. Klenteng Kuan Im yang terletak dikawasan Pasar 10 Ulu ini, tidak pernah sepi beragam umat yang datang dari berbagai wilayah di luar pulau Sumatera berduyun duyun menyempatkan diri untuk merayakan Imlek. “Dari Jambi, Jakarta, Bandung, dan Semarang, pokoknya

semuawarga Tionghoa di Indonesia berkunjung kesini. Karena setelah perayaan Imlek, biasanya semua warga pergi ke Pulau Kemaro untuk ziarah,”ujarnya. Harun mengatakan, perayaan Imlek dan Cap Go Meh kali ini bakal lebih ramai di padati umat yang akan beribadah. Bahkan, diperkirakan pengunjungnya mencapai ratusan ribu umat yang tidak hanya sebatas orang Tionghoa domestik tapi juga luar negeri seperti Malaysia, Singapura dan negara lainnya. (ben)

Punya Dewa Terbanyak PALEMBANG, RP - Di kota Palembang terdapat puluhan Vihara yang menghiasi sudut kota. Setiap vihara terdapat bermacam-macam Dewa. Namun dari sekian vihara, ada satu vihara yang memiliki arca dewa terbanyak yaitu vihara Tek Kim Tong di Jalan Tembok Baru No 624 Rt 21 Rw 08 Kelurahan 9-10 ulu Palembang. Saat Koran ini mengunjungi Vihara tersebut, di depan pintu masuk vihara terdapat dua patung naga yang saling berdampingan melingkari kedua tiang utama vihara tersebut. Patung Naga yang seakan-akan menyambut para warga keturunan Tionghoa untuk bersembahyang di vihara tersebut. ‘’Mungkin hanya vihara ini yang ada di Palembang yang memiliki dua patung naga yang melingkari kedua tiang utama, seperti menyambut warga yang berkunjung kesini’’ kata Ta Su Kien (72) penjaga vihara tersebut. Vihara yang masih menyimpan arca/patung dewa pertama kali di vihara ini, masih tersusun rapi di salah ruang yang ada di vihara ini. Disamping itu, vihara yang mayoritas umatnya merupakan para pengusaha sorum dan alat-alat kendaraan bermotor yang ada di Palembang. ‘’Kita masih menyimpan arca yang pertama kali ada disini yang berasal Tiongkok’’ ungkap penjaga lain David. Tak hanya itu, vihara yang memiliki 3 ruang utama ini merupakan vihara yang terbanyak arca/patung dewanya, serta terdapat beberapa susunan rapi prasasti para tokoh vihara yang telah meninggal. Vihara yang hampir satu hektar luasnya ini memiliki beberapa dewa utama yaitu Dewa Langit (Sien Tian), Dewa Utara ( Pat Tiau) serta Dewa Laut (Ma Zhu). Pada saat perayaan Ulang Tahun Dewa selalu ramai didatangi para umatnya terlebih pada saat Perayaan Ulang Tahun Dewa Thung Thien. ‘Vihara ini memiliki 3 ruang utama, serta masih tersusun rapi para tokoh vihara ini yang telah meninggal, disini memiliki beberapa dewa utama dan selalu ramai pada saat ulang tahun dewanya terlebih lagi Dewa Thung Thien”kata Ta Su Kien. Pada saat perayaan dewa biasanya para umatnya mendatangi langsung dari Republik Rakyat China untuk memimpin upacara di vihara ini disamping itu vihara yang dulunya berlokasi di Kertapati ini memiliki 23 tempat sembahyang para umatnya. (ben)

Vihara TEK KIM TONG


RP1_06022013