Page 1

REDAKSI TELP EXT FAX

: (0711) 361638 : 815 : (0711) 362452

ONLINE Iklan : (EXT 805) Sirkulasi : (EXT 803) Berlangganan : 816

Radar Palembang INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

KAMIS 5 JULI 2012 harga eceran Rp 3.000 TERBIT 16 HALAMAN

www.radarpalembang.biz

Pandangan Bisnis Bakal Calon Kepala Daerah

Satu Kelurahan Disuplai Rp200 Juta Rendra Yudha SP – PALEMBANG Membuat roda perekonomian kerakyatan melaju lebih kencang menjadi misi tersendiri H Romi Herton SH MH, maju menatap Pemilukada Palembang mendatang. Untuk membuat geliat tersebut makin terealiasi, Romi siap memberikan dana stimulus Rp200 juta perkelurahan untuk kemajuan sektor usaha kecil dan menengah (UKM) Palembang.

ROMI Herton, pengusaha yang sekarang ini menjabat sebagai Wakil Walikota Palembang memiliki visi yang cemerlang dalam memajukan perekonomian Palembang. Sektor UKM masih menjadi sorotannya untuk meningkatkan semangat entrepreneur di masyarakat Palembang. Dua persen standar entrepreneur di sebuah wilayah untuk membuatnya

menjadi maju akan coba dikembangkannya dengan berbagai cara. “Jika berbicara entrepreneur, Singapura masih yang terdepan di Asean dengan 14 persen. Dibandingkan dengan Eropa yang hanya 7 persen. Ironis di Indonesia

ROMI Herton

✑ Ke halaman 5

PENGUSAHA NORWEGIA LIRIK IKM

Uang Beredar akan Liar Jelang Pilkada Bisnis Cari Untung Bergerak Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dimulai akhir tahun ini. Sejumlah daerah kini telah mempersiapkan pelaksanaan pemilihan langsung lima tahun sekali itu. Diprediksi, menjelang Pilkada berlangsung uang akan beredar sangat liar.

FOTO:MARTA/RADAR PALEMBANG

ORDER CETAK:Aktifitas Digital Printing Lisa Tiga masih terlihat normal, percetakan menjelang Pilkada belum banyak karena pelaksanaan Pilkada masih cukup lama.

FOTO:SALAMUN/RADAR PALEMBANG

PELATIHAN IKM:Mr Bjorn Delbeck, direktur program NHO (The Confederation of Norwegian Enterprise Næringslivets Hovedorganisasjon) saat menyampaikan pelatihan manajemen bagi IKM, di Hotel Royal Asia, Rabu (4/7).

PALEMBANG, RP – Sejumlah bisnis yang akan bergerak menjelang pelaksanaan pesta demokrasi di tiap daerah tersebut, meliputi asuransi, Pegadaian, bank, hingga bisnis berskala kecil seperti percetakan, sablon, dan lain-lain. Sumber koran ini yang eng-

gan disebutkan namanya mengatakan, menjelang pelaksanaan Pilkada biasanya ada saja pinjaman yang diajukan beberapa pengusaha besar. “Ada beberapa pengusaha kadang meminjam untuk keperluan besar, dengan alasan untuk investasi dan membesarkan ✑ Ke halaman 5

PALEMBANG, RP - Pelatihan manajemen, inovasi produk dan disain kemasan untuk Industri Kecil Menengah (IKM) Sumatera Selatan (Sumsel), seakan membuka mata pengusaha lokal. Sebab, pelatihan tersebut berasal dari perhatian asosiasi pengusaha Norwegia (The

Confederation of Norwegian Enterprise Næringslivets Hovedorganisasjon atau NHO). Mr Bjorn Delbeck, direktur program NHO dari Norewegia mengatakan, suatu kebangkaan bagi dirinya untuk menghadiri langsung pelatihan untuk UKM di

Palembang. “Ini, kunjungan kali pertama di Palembang bertemu dengan para pelaku UKM. Workshop ini sangat bermanfaat untuk memberikan pengetahuan, juga menambah bekal bagi Apindo mengaplikasikannya ke pemerintah ✑ Ke halaman 5

Pemprov Khawatir Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Sumsel SEKTOR

TARGET

Pajak Daerah - Pajak BBNKB - Pajak Bahan Bakar - Pajak Kendaraan Bermotor

Rp 1,724 T Rp 737,7 M Rp 405,71 M Rp 577,31 M

REALISASI S.D JUNI

Fenomena Bisnis Saat Harga Karet Merosot

Jual Kebun Buka Lahan Baru

Rp 381,87 M Rp 213,81 M Rp 294,13 M

Ferdiansyah – LUBUK LINGGAU Tahun ini menjadi tahun sial bagi para petani karet. Harga karet cenderung tidak stabil malah mengalami kemerosotan. Apa langkah yang dilakukan petani dan pemilik kebun mengatasi masalah ini? Berikut penelusurannya.

Sumber:Dispenda Sumsel

Pajak Kendaraan Bakal Berkurang PALEMBANG, RP – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sumsel mengkhawatirkan penurunan harga komoditi pertanian dan perkebunan yang terjadi saat ini, akan mempengaruhi penerimaan sektor pajak, khususnya dari sektor kendaraan bermotor. Penerimaan yang berpotensi berkurang tersebut seperti. BBNKB, PKB, dan Pajak Bahan Bakar. ”Triwulan kedua tahun ini, penerimaan pajak kami sedikit di atas target. Namun, kami juga perlu mewaspadai harga komoditi yang terbilang turun cukup dalam. Sebab, penggerak perekonomian terbesar di daerah berasal dari pertanian dan perkebunan,” ujar Kadispenda H Eppy Mirza melalui (Kabid) Sistem Pengembangan Informasi dan Pengelolaan Pendapatan Daerah Sumsel (Simpada) ✑ Ke halaman 5

FOTO:MARTA/RADAR PALEMBANG

ANGKUT:Bokar diangkut untuk diolah lebih lanjut di pabrik, harga bokar di tingkat petani kini sangat murah.

Menurut pengakuan beberapa petani dan pengusaha karet, tahun ini sangat sulit mendapatkan getah karet yang benar-benar berkualitas. Selain faktor cuaca, tingkat pemeliharaan tanaman karet cukup sulit. Bahkan, untuk mendapatkan pupuk yang bagus para petani harus menunggu lama karena untuk pemesanan butuh waktu lama, ditambah lagi dengan harga yang tinggi. ✑ Ke halaman 5


H

a

l

a

m

a

n

KAMIS 5

RODA

J U L I

2 0 1 2

RADAR PALEMBANG

LAHAP MEDAN LUAR KOTA

PALEMBANG, RP – KTM terus ‘melahap’ pangsa pasar penjualan kendaraan bermotor roda dua khususnya luar Kota Palembang. Beberapa daerah potensial, yakni Muba, Ogan Ilir, Banyuasin, OKU dan Linggau. Deni, SPB Marketing main dealer KTM Palembang ketika di temui kemarin (4/7) mengatakan saat ini pembeli kebanyakan datang dari daerah seperti Muba OI, Banyuasin, OKU dan Linggau.

Untuk di Kota Palembang, diaku dia masih jauh jika dibandingkan dengan penjualan di daerah (Luar Kota Palembang,red). “Sekarang penjualan di daerah mencapai 100 unit setiap bulannya, mayoritas konsumen memilih tipe motor matic,”ujar Deni. Secara total, penjualan KTM di Sumsel diakui mengalami kenaikkan. Menurut Deni, saat ini motor KTM sedang mengalami peningkatan penjualan, walau pabrikan lain kebanyakan sedang mengalami penurunan. “Pada semester pertama 2012, periode Januari hingga Mei mengalami kenaikan penjualan mencapai 50 persen dibanding tahun lalu,”ulas dia. Peningkatan ini kata Deni, motor KTM lebih murah dibandingkan motor Jepang. Contohnya, sambung dia dua matik terbaru KTM dijual dengan harga Rp 9,8 juta, sangat jauh jika dibandingkan dengan merek lain. Dengan adanya harga yang murah, konsumen dapat menggunakan uangnya untuk membeli kebutuhan yang lain, apa lagi bagi pembeli dengan cara kredit maka DP akan lebih rendah.(iam)

Toyota 86, 1 Bulan 100 Unit! JAKARTA, RP - Satu bulan sejak diluncurkan, mobil sport Toyota 86 cukup laris di Indonesia. PT ToyotaAstra Motor (TAM) mencatat inden 86 sudah sebanyak 100 unit. “Waktu peluncuran 40 unit dan sudah ada yang punya. Dan setelah launching, saat ini mobil dipesan 100 unit. 2 minggu lalu sempat 96 unit. Inden bertambah terus,” kata General Manager Marketing Planning and Customer Relation PT TAM Widyawati SoedigdO, Rabu (4/7/2012). Menurut Wiwied, TAM kini tengah berusaha agar mobil terse-

but bisa segera dikirim ke tangan konsumen. TAM pun berusaha untuk bisa mengirimi sisa inden sebelum awal 2013. “Agak tersendat suplai, sampai September Toyota dipastikan baru dapat 80 unit dari Jepang. Dan sisanya kita usahakan secepat mungkin,” ujarnya. Toyota 86 dibanderol tidak lebih dari Rp 650 juta. Untuk Toyota 86 manual dijual seharga Rp 600 juta, Toyota 86 otomatis Rp 610 juta, Toyota 86 otomatis Aeropackage Rp 623 juta, dan Toyota 86 otomatis TRD Aeropackage Rp 636 juta. (ddn)

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

2

klik...........www.radarpalembang.biz


3

EKONOMI BISNIS

RADAR PALEMBANG, KAMIS 5 JULI 2012

Kolaborasi BNI-SMS Finance

Perkuat Bisnis Pembiayaan

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

GATHERING:

Suasana gathering BNI Wira Usaha (BWU) dan PT Sinar Mitra Sepadan (SMS) Finance, keduanya komitmen berkolaborasi utnuk memperkuat bisnis masing-masing.

PALEMBANG, RP – Head of Consumer and Retail BNI Region Palembang Minto Yuwono di dampingi Retail Lending Product BNI Renalwin Sitorus mengatakan, kerjasama ini yang pertama kali dilakukan dengan target

portofolio dari BWU sampai Rp10 M. “Nantinya dengan memanfaatkan jaringan dari SMS Finance yang memiliki nasabah sampai ribuan, BWU tentu makin mudah mengucurkan pembiayaan. BWU fokus ke pembiayaan dari Rp50 juta sampai Rp1 miliar, dan khusus di acara kali ini, difokuskan ke Rp500 juta ke bawah,” ujar Minto, usai membuka Costumer Gathering BNI dan SMS Finance, di Selebriti Café, Rabu (4/7). Dia menambahkan, dengan adanya kerja sama ini diharapkan kedua belah pihak mendapatkan keuntungan.

BNI terbantu dari sisi penyaluran kredit alias pembiayaan dan SMS finance dari permodalannya. “Isitilahnya ada simboisis mutualisme,” katanya. Sementara itu, Renalwin menambahkan, pada awal beroperasinya SMS Finance, lebih memfokuskan diri dalam membiayai kepemilikan kendaraan direksi dan karyawan ( Car Ownership Program ). Mulai 2003, perseroan mulai menggiatkan usahanya ke sektor retail dan mulai memfokuskan diri untuk memberikan pinjaman berupa pembiayaan konsumen, dengan tidak melupakan menjalankan usaha

di bidang Sewa Guna Usaha serta Anjak Piutang. “Inilah yang coba kami manfaatkan. Untuk menarik simpati dari nasabah SMS Finance, kami adakan gathering dan pemberian doorprize,” jelas dia. Terpisah, Area Sales Manager Palembang Aminah Prihastuti mengatakan, untuk door prize sendiri pihaknya memberikan TV LCD, dan peralatan rumah tangga lainnya. “Nanti akan diundi, bagi nasabah yang beruntung pastinya akan mendapatkan hadiah cuma-cuma dari BNI,” tutup dia. (oct)

Wawancara Khusus

Jeffry AM Dendeng Dendeng

BNI Sudah Mendarah Daging HUT BNI ke 66, Tumbuh Bersama Negeri BANK Negara Indonesia (BNI) memasuki usia 66, sebagai bank pertama milik pemerintah, banyak inovasi dilakukan sepanjang perjalannya. Dalam ulang tahunnya kali ini, BNI mengambil tema Tumbuh Bersama Negeri. Harapan besar dipanjatkan, yaitu ingin terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia. Lantas, bagaimana komentar CEO BNI Region Palembang Jeffry AM Dendeng mengenai hal tersebut. Berikut wawancara khusu Radar Palembang dengan Jeffry saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (4/7).

TTL: Manado, 7 Desember 1957 Jabatan: CEO Region PT BNI Tbk Kanwil Palembang Alamat : Jl Taman Bougenville, Jatibening-Bekasi Isteri : Lily Maria C Tumewu Anak: Fabian Kristi Dendeng Renaldo Ezra Dendeng Hobi: Golf

d Bio ata

Apa kabar bapak? Luar biasa Kalau boleh tahu, sudah berapa lama menjadi CEO BNI Palembang? Saya, menjadi CEO BNI Region Palembang sekitar 1,5 tahun lalu. Bisa ceritakan kesannya terhadap region yang dipimpin? Selama 1,5 tahun ini, banyak suka duka yang saya jalani. Pertama

kali masuk Palembang, saya sudah mampu merasakan jika ada prospek untuk BNI Regional Palembang dapat berkembang. Ada tantangan tersendiri ketika membawahi lima wilayah sekaligus, mulai dari Bengkulu, Jambi, Lampung, Palembang, dan Babel. Lalu? Terus terang, di Palembang saya sangat menikmati bekerja, karena jajaran manajemen sendiri sudah paham dengan bidang masingmasing. Intinya saya betah dan terlihat happy serta enjoy ditugaskan disini. Bagaimana cara bapak memimpin? Ada beberapa tahapan, sebelumnya saya sudah mencari tahu bagaimana daerah yang akan menjadi tempat tugas berikutnya. Setelah melihat Region Palembang, saya mulai fokus kepada perbaikan layanan secara fisik mulai dari gedung, ATM, dan sebagainya dan non fisik seperti pelayanan customer service dan pegawai kepada para nasabah setia BNI. ?

Selanjutnya

Target kemudian, berusaha semak-

simal mungkin mencapai target setidaknya 60 persen di semester pertama. Agar perjalanan di semester ke II menjadi lebih mudah dan terakhir bagaimana memperjuangkan dan memenangkan persaingan di lapangan.

Berkaiatan dengan HUT BNI ke 66, apa yang ingin bapak ungkapkan? Saya sudah menganggap BNI sebagai bagian hidup, artinya sudah mendarah daging. Begitu banyak yang diberikan dan atas dasar itu saya selalu siap berjuang. Bahkan, mau ditempatkan di mana saja siap sedia. Apa yang bapak lihat dari BNI sendiri? Bank ini merupakan bank pertama kali didirikan pemerintah dan menjadi milik negeri, sesuai dengan tagline, Tumbuh Bersama Negeri. Setiap tahunnya terus mengalami pertumbuhan dan berupaya semaksimal mungkin melayani bangsa. Pesan apa yang diberikan untuk pegawai dan manajemen BNI Region Palembang? Untuk mencapai kesuksesan, dibutuhkan sikap bekerja dengan ikhlas, kerja keras, dan kerja cerdas. Dengan begini, saya optimis BNI masih bisa dan terus tumbuh. (*/oct)

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

BNI Wira Usaha (BWU) dan PT Sinar Mitra Sepadan (SMS) Finance berkolaborasi disektor pembiayaan. Dalam kerjasama kali ini, BNI menragetkan portofolio sekitar Rp10 miliar.


4 PERISTIWA

JAKARTA, RP - Tinggal menghitung hari saja Ariel eks Peterpan akan keluar dari Rutan Kebon Waru, Bandung. Menjelang kebebasannya, Ariel punya pekerjaan begitu banyak. Apa saja? Selain pekerjaan yang masih tersisa dalam band-nya, Ariel juga mempersiapkan buku biografi. Akan seperti apa cerita dalam buku tersebut? “Pastinya harapannya pengen launching album. Ini juga Ariel dan kawan-kawan lagi sedang buat buku. Rencana ke depannya mau melaunching dan mengedarkan buku mereka,” ungkap produser Musica, Acin saat ditemui di Blok M Plaza, Jakarta Selatan, Rabu (4/7). “Lalu akan juga mengedarkan album yang tertunda kemarin. Harapan yang paling besar saya rasa itu. Lalu diteruskan dengan konser-konser mereka pastinya,” lanjutnya. Banyak harapan dari sang produser setelah Ariel keluar. Salah satunya dengan mengulang kesuksesan mereka. “Berharap dan berdoa tentunya mudah-mudahan bisa mengulang kesuksesan yang dulu. Semoga semua berjalan lancar dan selalu dalam lindungan yang di atas,” harapnya. (nu2)

6 Pos Kamling Terima Penghargaan PAGARALAM, RP - Sebagai bentuk apresiasi dalam menciptakakan lingkungan keamanan yang kondusif, 6 pos pengamanan lingkungan (Pos Kamling) di lima kecamatan menerima penghargaan dari Polres Pagaralam. Penyerahan trofi dan piagam bertepatan dengan peringatan HUT Bhayangkara ke 66 dihelat di Mapolres Pagaralam, kemarin Adapun pos kamling terbaik dimaksud, pos kamling di lingkungan RT 01 RW 01 Kelurahan Bangun Jaya, pos kamling di lingkungan RT 05 RW 01 Kelurahan Tumbak Ulas, pos kamling di lingkungan Dusun Genting Jaya Kelurahan Jokoh. Kapolres Pagaralam AKBP Abi Darin didampingi Kasat Binmas AKP Budi Yuspandi mengatakan, ke 6 pos kamling terbaik tersebut berdasarkan penilaian, dimana mereka aktif menjalankan fungsinya sebagai PAM Swakarsa di tengah masyarakat. “Ada 6 pos kamling yang telah dilakukan penilangan beberapa waktu lalu yang berhak mendapat penghargaan akan prstasi dalam menjaga keamanan lingkungan masingmasing,” katanya. (*/rel)

Masyarakat Optimis Perekonomian Membaik

Transaksi Kartu Kredit Tembus Rp17,5 T

LINTAS

Ariel Siapkan Album Baru dan Biografi

RADAR PALEMBANG, KAMIS 5 JULI 2012

Jelang Puasa JAKARTA, RP - Transaksi kartu kredit sejak awal 2012 terus menunjukkan peningkatannya. Hingga akhir Mei 2012 transaksi kartu kredit telah mencapai Rp 17,5 triliun. Angka tersebut merupakan angka tertinggi dalam 5 bulan terakhir di 2012 ini. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), transaksi kartu kredit di awal 2012 mencapai Rp 15,8 triliun kemudian sempat turun di akhir Februari 2012 menjadi Rp 15,1 triliun. Namun transaksi kartu kredit kembali melonjak hingga Rp 16,4 triliun di Maret 2012 dan Rp 17,5 triliun pada Mei 2012. Adapun total volume transaksinya hingga akhir Mei 2012 mencapai 19,09 juta. Jumlah pemegang kartu kredit pada periode tersebut tercatat sebanyak 15,06 juta nasabah. Sementara itu penerbit kartu kredit di 2012 mencapai 20 penerbit. General Manager Kartu Kredit PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Dodit Wiweko Probojakti mengungkapkan nilai trans-

Hasil IKK Perdana Hasil indeks keyanikan konsumen (IKK) Juni 2012 menyebutkan, Masyarakat Palembang optimis perekonomian cenderung meningkat. FOTO: NET

TRANSAKSI: Tampak petugas bank sedang melakukan transaksi kartu kredit, dari sisi transaksi penggunaannya jelang Ramadan meningkat.

aksi kartu kredit akan terus meningkat seiring dengan 3 musim yang secara historikal memiliki nilai transaksi tinggi. “Antara lain liburan sekolah, puasa berikut lebaran dan Na-

tal serta Tahun Baru,” ungkap Dodit. Dodit mengatakan nilai transaksi kartu kredti BNI sendiri hingga Juni 2012 mencapai Rp 8,5 triliun atau tumbuh 38%.

BNI sendiri menurut Dodit yakni target akhir tahun bisa terlewati. “BNI yakin, target nilai transaksi di 2012 sebesar Rp 18 triliun akan terlampaui,” tegasnya. (dru/dnl)

Harga Alquran Rp75 Ribu per Eksemplar Di APBNP 2011 JAKARTA, RP - Harga Alquran yang dibagikan ke Komisi VIII DPR diperkirakan dicetak dengan APBNP 2011. Anggaran yang disetujui, Rp75 ribu per eksemplar untuk 305 ribu eksemplar. Anggaran ini masuk dalam pengelolaan urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah dengan total anggaran Rp 58,675 miliar. List anggaran yang juga diusulkan dan disetujui Komisi

VIII DPR meliputi Pembangunan/Rehabilitasi Rumah Ibadah, Bantuan Lembaga Sosial Keagamaan, Pengadaan Kitab Suci, dan Rahabilitasi KUA. Anggaran untuk pembangunan/ rehabilitasi rumah Ibadah untuk 240 lembaga negara dianggarkan Rp15 miliar rupiah. Sementara untuk anggaran bantuan lembaga sosial keagamaan untuk 200 lembaga mencapai Rp10 miliar rupiah. Anggaran untuk pengadaan 305.000 eksemplar Alquran ditetapkan Rp22,875 miliar. Alquran

disebutkan per eksemplar Rp75 ribu. Sementara anggaran rehabilitasi KUA sebanyak 108 unit mencapai Rp10, 8 milar. Selain itu ada pos anggaran Pendidikan Islam dengan total anggaran Rp3 triliun lebih. Sementara untuk Bimas Kristen totalnya Rp36,2 miliar. Untuk Bimas Katholik Rp12,357 miliar, Bimas Hindu Rp34,1 miliar, Bimas Budha Rp5,6 miliar. Terdaftar juga penyelenggaraan, pembinaan dan pengelolaan haji dan umrah Rp49,125 miliar. Total

anggaran yang disetujui Rp3,225 triliun. Data ini diteken empat pimpinan Komisi VIII DPR yakni Abdul Kadir Karding (sekarang dipindah) (PKB), Gondo Radityo Gambiro (PD), Chairunnisa, dan Ahmad Zainuddin (dipindah). Anggaran ini juga diteken anggota Banggar Komisi VIII DPR, Nurul Iman Mustopa (PD), Zulkarnaen Djabbar (Golkar), Nurcahyo Anggorojati , Said Abdullah, Dewi Coryati, dan Hasrul Azwar (PPP). (van/mpr)

Penderita Cerebral Palsy Dapatkan Bantuan FOTO: SALAMUN

DIPANGKU: M Rizki (3,5) penderita Cerebral Palsy dipangku oleh Istri Wakil Walikota Palembang Masyito Romi Herton.

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

PALEMBANG, RP - M Rizki (3,5) putra pertama dari M Arifin dan Dewi Sri ini tidak berdaya dan hanya bisa tergolek lemas dikamarnya. Sejak usia satu bulan, Rizki mengalami kejangkejang dan demam tinggi hingga membuatnya tidak bisa bergerak seperti anak-anak lainnya. Dewi Sri Ibu Rizki menceritakan awal penyebab penderitaan Rizki. “Sejak berusia 1 bulan dia tidak bisa bangun. Hanya terbaring saja. Semuanya berawal dari demam tinggi yang dideritanya. Karena demamnya terlalu tinggi membuatnya kejang. Kami sudah bawa ke dokter, tapi ternyata tidak bisa menyembuhkan Rizki,” urai Dewi. Menurut Dewi, anaknya sudah berulang kali dibawa ke dokter tapi tidak kunjung sembuh. “Bahkan kami sudah bawa ke dokter spesialis, hasil scannya menunjukkan ada kerusakan pada otaknya akibat demam tinggi yang dialaminya. Sehingga, dia nantinya akan kesulitan untuk berbicara dan berjalan,” tambahnya. Hal senada diungkapkan, M Arifin Ayah Rizki. Menurut pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual mainan ini, penghasilannya sebagai seorang pedagang tidak mencukupi untuk memenuhi

kebutuhan berobat Rizki. “Dia harus ke dokter spesialis syaraf, Rizki juga harus diterapi. Semuanya perlu biaya, kami tidak sanggup. Untuk makan saja sulit, belum lagi biaya sewa rumah dll. Karena itu, saat ini Rizki hanya kami jaga dan rawat di rumah saja,” paparnya. Melihat penderitaan Rizki, Istri Wakil Walikota Palembang Masyito Romi Herton mengunjungi Rizki. Dalam kesempatan tersebut, Masyito menyerahkan bantuan untuk keluarga Rizki. “Kami mendengar informasi ada anak yang butuh bantuan seperti Rizki. Nanti, Rizki akan dibawa berobat ke RSUD BARI Palembang untuk diperiksa kesehatannya. Mudah-mudahan, ada harapan untuk disembuhkan,” kata Masyito. Sementara Direktur Umum RSUD BARI Palembang dr Makkiani mengaku, untuk penyembuhan total cukup sulit. “Karena syaraf di otaknya sudah ada yang terganggu sehingga mengganggu fungsi otak. Tapi, kami akan upayakan untuk memberi terapi yakni fisioterapi untuk Rizki. Sehingga, paling tidak bagian tubuh seperti kaki dan tangannya tidak tambah mengecil dan masih bisa berfungsi,” tukasnya. (ren)

PALEMBANG, RP - Kepala Perwakilan KBI Wilayah VII Palembang, Sutikno mengatakan, hasil survei konsumen yang telah dilakukan di Palembang periode Juni 2012 memberikan sbeuah nilai plus tersendiri. “Dengan hasil survei, kami informasikan bahwa masyarakat optimis terhadap kondisi perekonomian Sumsel yang ditunjukkan dengan nilai indeks keyanikan konsumen (IKK) di atas 100,” katanya. Dilanjutkan pada bulan Juni, optimisme masyarakat cenderung meningkatkan berbanding bulan sebelumnya. Di Mei IKK menunjukkan penurunan sebesar 4,7 poin dibanding April 2012. Di Juni menunjukkan peningkatan sebesar 7,6 poin, dibandingkan periode Mei hingga level 129,23. Peningkatan IKK di Juni 2012, dipengaruhi peningkatan indeks kondisi ekonomi (IKE) saat ini dan indeks ekspektasi konsumen (IEK). Optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi ekonomi kedepan, tercermin dalam kedua indeks tersebut. Masing-masing naik

sebesar 7 dan 8,2 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Menurut responden alasan utama peningkatan ekspektasi ekonomi kedepan adalah optimisme terhadap kegiatan usaha enam bulan mendatang. Didukung oleh kemudahan mendapatkan pembiayaan dari perbankan, adanya perbaikan infrastruktur dan inflasi yang terkendali. Masyarakat juga optimis terhadap penghasilan enam bulan mendatang, yang terkait dengan perkiraan meningkatnya omset usaha serta perkiraan adanya tambahan upah/gaji. Sementara itu, optimisme masyarakat terhadap ketersediaan lapangan kerja enam bulan mendatang, juga mengalami peningkatan. Terkait dengan tingginya minat berwiraswasta dan ekspektasi peningkatan kegiatan proyek pemerintah/swasta. Responden memerkirakan bahwa tekanan terhadap kenaikan harga barang dan jasa, secara umum pada tiga bulan kedepan sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Kondisi tersebut tercermin dari penurunan indeks ekspektasi harga tiga bulan mendatang sebesar 0,6 poin. Sehingga indeks menjadi 181,4 poin pada Juni 2012. Penurunan indeks tersebut dipengaruhi penurunan indeks ekspektasi harga kelompok pendidikan, rekreasi, olahraga serta sandang. (oct/rel)

Pencurian Minyak di RI Makin Parah JAKARTA, RP - Aksi penjarahan atau pencurian minyak mentah di Indonesia saat ini makin luar biasa besar jumlahnya. Parahnya, oknum aparat keamanan diduga terlibat. Kepala Divisi Humas, Sekuriti, Formalitas BP Migas Gde Pradnyana mengatakan, aksi pencurian minyak memang paling rawan terjadi di pipa minyak Tempino-Plaju di Jambi dan Sumatera Selatan. Penyebabnya, pipa tua Tempino-Plaju milik Pertagas berada di wilayah pada penduduk. “Banyak bagian dari pipa tersebut tidak ditanam di dalam tanah. Pencurian kali ini berskala luar biasa jumlahnya. Dan diduga melibatkan oknum aparat keamanan,” tutur Gde. Dikatakan Gde, penjagaan terhadap pipa minyak di Indonesia masih sangat kurang. BP Migas pun mendesak Pertagas sebagai transporter minyak untuk meningkatkan pengamanan pipa.

FOTO: NET

Gde Pradnyana

“Kami mendesak agar pipa itu segera diganti dengan pipa baru atau direlokasi ke tempat yang lebih memadai. Selain minyak dari Pertamina, pipa tersebut juga mengangkut kondensat dari ConocoPhillips dan beberapa KKKS lainnya,” tegas Gde. Sebelumnya, pihak Pertamina EP juga mengeluhkan soal aksi penjarahan minyak mentah di jalur pipa Tempino-Plaju di Jambi dan Sumatera Selatan (Sumsel) semakin memprihatinkan. (dnl/dru)

Batas Usia Pensiun Dinaikkan PALEMBANG RP – Pemerintah pusat berencana menaikan batas usia pensiun bagi para pegawai negeri sipil yang ada di Indonesia. Hal ini diungkapkan langsung oleh Sekretaris Korpri Provinsi sumsel Drs H Azhari A Roni MM saat sosialisasi aparatur sipil negara (ASN) di aula Balitbangda Provinsi Sumsel (4/7). “Pertemuan kali ini tujuannya untuk mensosialisasikan rancangan undang-undang baru yang nantinya mengatur jabatan PNS menjadi 3 jenis yaitu administrasi, fungsional dan senior. Selain itu usia pensiun juga akan kita ajukan penambahan dari 58 tahun untuk jabatan fungsional menjadi 70 tahun. Untuk Eselon 1 dan 2 jadi 60 tahun,” ujar Azhari. Rancangan UU ini sendiri diungkapkan oleh Azhari sebenarnya sudah dibuat sejak tahun 2011 lalu atas inisiatif DPR RI legislatif dan eksekutif dengan tujuan untuk memperkuat sistem. pemerintah di republic Indonesia. Hal ini dikarekanan saat ini para tenaga professional dan berpengalaman dapat memberikan sumbangsih yang lebih besar. “Angka harapan hidup masyarakat indonesia saat ini sudah berubah menjadi 70 tahun, pada saat penentuan usia pensiun 56 tahun angka harapan hidup rakyat Indonesia itu 50 tahun, jadi wajar kalau kita meminta kenaikan ba-

tas usia pensiun bagi para PNS, tidak sedikit PNS yang masih mampu bekerja maksimal di usia diatas 50 tahun”ungkapnya. Untuk saat ini, rancangan uu yang mengatur hal ini akan segera memasuki tahap final. Hal ini dikarena pihak pemerintah pusat sebelumnya sudah beberapa kali pembahasan dan lokakarya terkait hal ini. Untuk pembahasan terakhir pembahasan diungkapkan oleh Azhari sudah dilakukan oleh DPR bersama pemerintah pusat pada 14 Mei 2012 lalu. Kendala yang saat ini masih menghadang adalah surat yang masih belum ditandatangani oleh presiden RI. Selain mengatur pensiun pegawai, melalui rancangan undangundang baru ini nantinya akan ada perbedaan dalam penamaan pegawai. Ke depan istilah pegawai negeri sipil akan dihapuskan dan diganti dengan Aparatur Sipil Negara. selain itu batas waktu untuk melakukan honor juga akan dibatasi melalui undang-undang baru ini. ”Khusus pegawai nantinya akan kami bagi menjadi pegawai tetap dan tidak tetap, namun pegawai tidak tetap ini nantinya hanya boleh dikontrak selama 12 bulan,” jelasnya. Melalui UU ini ke depannya pihak pemerintah akan memberikan kemudahan kepada para pegawai yang ingin naik pangkat. (alk)

klik...........www.radarpalembang.biz


5

RADAR PALEMBANG,KAMIS 5 JULI 2012

SAMBUNGAN

Petani PTPN VII Datangi Kementrian

FOTO:AGUS/RADAR PALEMBANG

TUNTUT:Petani menuntut kejelasan lahan mereka yang dikuasai PTPN VII ke Kementrian BUMN Jakarta, Rabu (4/7). JAKARTA, RP – Ratusan petani pemilik lahan tebu di 22 desa dari 6 kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir (OI) mendatangi gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta. Namun, kedatangan petani yang mengajukan tuntutan agar dikembalikan lahan milik mereka yang dikuasai oleh PT Perkebunan Nusantara 7 (PTPN 7), masih belum menemui kejelasan.

Jual

Kedatangan ratusan petani sekitar pukul 10.00 Wib, diterima oleh Asisten Deputi Bidang Usaha Industri Primer Sumyana Sukandar. Tapi, dalam rapat yang berlangsung kurang lebih dua jam tersebut belum ada titik temu antara kedua belah pihak. “Lahan kami dikuasai oleh PTPN 7 sejak 1982 lalu hingga sekarang,” ungkap Abdul Muis, salah satu petani laham.Kedatangan para petani itu ke Kementerian BUMN

karena selama ini tuntutan yang telah diajukan ke PTPN 7 hingga ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) tidak membuahkan hasil yang diinginkan. “Kami harapkan dengan mengadu ke BUMN dapat terjawab tuntutan kami ini,” kata dia. Saat ini, kata dia, ada sekitar 22 ribu hektar lahan milik petani yang dikuasai oleh PTPN 7. Lahan seluas

itu katanya milik 500 petani rakyat dengan nilai total lahan sekitar Rp 3 triliun. “Kami masih disuruh menunggu karena jajaran kementerian belum bisa memutuskan mengenai hal itu dan harus dirapatkan terlebih dahulu,” tukasnya. Sementara, Asisten Deputi Bidang Usaha Industri Primer Sumyana Sukandar dalam rapat tersebut berjanji akan segera menangani sengketa yang berlarut-larut itu. Hanya saja ia mengaku harus memanggil jajaran direksi PTPN 7 sebelum mengambil keputusan atas permasalahan tersebut. “Kami segera memanggil jajaran direksi PTPN 7 untuk membicarakan hal itu. Kami juga siap memfasilitasi pertemuan antara petani dan PTPN 7 sehingga menemui titik temu,” ujarnya. Seperti diketahui, kedatangan ratusan petani itu dari Sumsel untuk meminta kejelasan dan menyerahkan rekomendasi dari pemerintah kabupaten sampai provinsi di Sumsel dan DPRD kabupaten sampai tingkat provinsi serta Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumsel tertanggal 15 Juni 2012 ditandatangani Wakil Gubernur Sumsel, Eddy Yusuf. SK itu merujuk pada hasil kesepakatan dalam pertemuan di DPRD Ogan Ilir, bahwa lahan PTPN VII unit Cinta Manis yang ada Hak Guna Usaha (HGU) agar dievaluasi. Lalu, lahan yang belum terbit HGU, dikembalikan ke masyarakat. Surat gubernur ini ditujukan kepada Kementerian BUMN. (gus)

Dari Hal 1).....................................................................................................................................................................................

Penurunan harga karet yang sangat signifikan pun membuat para petani pusing memenuhi kebutuhan hidupnya. Akibatnya, kebun yang sudah dipelihara bertahun-tahun siap untuk dijual, ataupun membuka lahan baru. Biasanya, setiap kali harga karet anjlok seperti sekarang, para petani karet memutar otaknya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Bahkan para petani ini, kalau harga karet naik mereka bisa memenuhi kebutuhan tersiernya seperti melakukan kredit motor, mobil, atau membeli barang-barang mewah lainnya. Tapi saat nasib petani terpuruk, kredit yang dilakukan menjadi macet, karena sadapan karet yang didapat tidak menghasilkan keuntungan. Maka dari itu, banyak hal nekat yang dilakukan petani saat harga jeblok seperti sekarang. Seperti menjual kebun karet dengan harga yang sangat murah. Apalagi, di penghujung tahun, penjualan kebun makin banyak dilakukan. Seperti yang dilakukan salah seorang pemilik kebun karet di Muara Lakitan dan Bts Ulu Cecar Kabupaten Musirawas Darul Kutni mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ditambah lagi kebutuhan anak sekolah, dia rela menjual kebun karetnya dengan harga Rp 40 juta per hektare. Harga itu sangat jauh dan sangat murah diban-

Pemprov

dingkan harga normal. “Yah, mau diapakan lagi, demi mencukupi kebutuhan hidup mau bilang apa. Biasanya juga kalau harga sangat merosot begini, banyak cara yang dilakukan masyarakat sekitar untuk mendapatkan uang seperti membakar lahan kebun tetangganya sendiri. Apalagi, warga tahu kebun dan lahan itu sangat menghasilkan. Pasti pembakaran itu sering terjadi karena tidak senang dengan hasil yang kami miliki. ”Jadi, kalau harga sudah normal kembali saya mencoba untuk membeli kebun atau lahan yang baru dengan perhitungan lahan tersebut lebih mudah ditanami karet sehingga dapat segera tumbuh dan menghasilkan,” terangnya sembari mengeluarkan raut muka sedih. Diungkapkan juga oleh petani karet lainnya di Kabupaten Musi Rawas di Kecamatan Megang Sakti, Muara Lakitan, Bts Ulu Cecar mengatakan, sudah dua bulan ini menahan penjualan karet, menyusul memburuknya harga karet sejak krisis global berlangsung ditambah dengan faktor curah hujan yang tak kunjung datang. Rata-rata setiap petani karet saat ini menyimpan dua sampai empat kwintal karet mentah agar disaat harga membaik penjualan pun kembali membaik. “Saat ini harga jual karet mentah kepada tengkulak hanya berkisar Rp 10 ribu sampai Rp 11 ribu per kilogram. Harga itu sama

sekali tak memberikan keuntungan bagi petani, karena sebelum krisis global harga karet mentah mencapai Rp 20 ribu per kilogram untuk karet dengan mutu dan kualitas bagus. Masalahnya, nilai kerugiannya itu bukan karena tak bisa menutupi biaya produksi. Tetapi nilai ekonominya itu sendiri. Karet memang tetap dibutuhkan masyarakat, makanya harga karetnya pun harus layak bagi petani,” katanya. Lain halnya menurut Wikarta, petani karet, kemungkinan petani karet di desanya baru mau menjual karet kalau harga beli karet mentah dari tengkulak mencapai Rp 18 ribu per kilogram. Setidaknya harga karet mentah itu harus berada di atas Rp 16 ribu per kilogram. Dikhawatirkan harga karet mentah terus menurun hingga di bawah Rp 5 ribu sampai 8 ribu per kilogram, nilai karet akan anjlok. Apalagi, saat ini mulai banyak petani di desanya yang bersemangat mengembangkan perkebunan karet. Salah satu alasannya karena biaya produksi karet yang relatif murah, tetapi nilai jual karet yang tinggi. “Animo petani masih cukup besar terhadap perkebunan karet. Karena itu, walaupun harganya sekarang anjlok, petani lebih memilih menahan penjualan,” jelasnya. (*/bersambung)

Dari Hal 1)..................................................................................................................................................................

Drs H Anwaruddin, di ruang kerjanya, Rabu (4/7).Saat ini, sesuai dengan UU No 28 tahun 2009, pengelolaan pajak yang menjadi wewenang daerah adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama (BBN), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Air Permukaan, dan Kendaraan Atas Air. Untuk 3 Sektor penopang terbesar pendapatan daerah tercatat di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), berasal dari tiga sektor yakni, Pajak Ken-

daraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor. Alasan 3 sektor tersebut menjadi sektor penyumbang pajak terbesar adalah objek yang memang paling banyak dibandingkan sektor penerimaan pajak lainnya. Khusus untuk pelayanan yang dikelola dinas seperti jembatan timbang, pihak Dispenda tidak mampu memperinci besarannya karena pendapatan memang dikelola oleh dinas yang bersangkutan. Namun, berdasarkan UU No.28

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

tahun 2009 tentang pendapatan daerah , untuk denda dan jasa giro, dan retribusi tetap berada di dalam tanggung jawab dispenda. Untuk 2012, secara total atau hingga Desember mendatang Dispenda Sumsel menargetkan pendapatan daerah Sumsel dari pajak sebesar Rp 4,93 triliun, hingga awal Juli 2012, jumlah tersebut sudah terealisasi sebesar Rp 2,48 triliun atau 50,25% dari yang ditargetkan. Dengan sisa 6 bulan yang tersisa, pihaknya optimis target ke depan dapat tercapai namun dengan catatan tidak terjadi gejolak ekonomi yang mengganggu pergerakan ekonomi Sumsel khususnya di daerah. Meski begitu, Anwaruddin juga mengakui saat ini kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sudah lebih baik. Namun, sebagai langkah antisipasi, Dis-

penda tetap akan melakukan razia dan mendatangi masyarakat yang menunggak pajak kendaraan. Sementara itu, Sekretaris Dispenda Sumsel H Sunari SH MM menambahkan, langkah antisipatif lainnya yang kini juga digalakan oleh pihak Dispenda yakni menjamin penerimaan sesuai dengan target. Caranya dengan pemberlakukan pajak progresif bagi kendaraan bermotor. Mekanismenya nanti mengatur pemilik kendaraan bermotor dengan alamat dan nama yang sama untuk membayar pajak yang besarannya terus meningkat. “Pajak progresif nanti mengatur pemilik kendaraan pertama membayar pajak sebesar 1,5% untuk kendaraan pertama, 2 % untuk kendaraan kedua, 2,5 % untuk kendaraan ketiga, dan 3% untuk selanjutnya,” jelasnya. (alk)

Uang

Dari Hal 1).......................................................................................................................

usaha. Kadang juga ada nasabah kaya sampai menarik sejumlah uang ketika mendekati hari H pemilihan umum,” jelas dia. Bukan rahasia lagi, kata pria ini, jika di hari pemilihan pemilukada itu peredaran uang menjadi liar dan tak terkendali. Transaksi di perbankan pun bergerak mencurigakan. Ada rekening-rekening yang ketika di cek si nasabah jarang bertransaksi, namun sibuk mengecek rekening koran pada hari tersebut. Selanjutnya, kata dia, bank pun menjadi tempat penggalangan dana. Kadang tim sukses itu menggunakan rekening salah satu bank. Dari situlah kelihatan bagaimana gelagat peserta pemilukada. “Logikanya kalau dana itu digunakan dan ditempatkan pada rekening nasabah biasa, tentu akan diselidiki BPK atau KPU. Beda lagi kalau dana itu ditempatkan pada nasabah kaya dan kalangan atas, kecugiaan akan berkurang,” tutur dia. Pergerakan bisnis juga akan dialami pada industri asuransi. Branch Manager Asuransi Jiwa Swastika Dede Aminsyah menyatakan, untuk keperluan Pemilukada tidak ada asuransi khusus yang menangani. “Produk asuransi khusus untuk Pemilukada tidak ada. Yang ada hanya asuransi untuk jiwa dan kerugian saja, baik itu untuk kendaraan atau properti. Harus diakui jika musim pemilukada memang ada tren menanjak,” ulas dia. Meski demikian, tidak bisa menyebut secara personal calon mana yang memanfaatkan produk ini. “Paling trennya, asruransi untuk jiwa dan kerugian bisa meningkat dua kali lipat dari biasanya dan itu membantu untuk premi,” kata Dede. Sementara disinggung berapa besar klaim yang didapat, Dede enggan menjawab secara pasti. “Begini saja, di bulan biasa kadang terkumpul Rp 500 juta untuk jiwa, sedangkan kerugian

Pengusaha

bisa setengahnya. Dengan adanya Pilkada peningkatan bisa dua kali lipat, tinggal kalikan saja,” imbuhnya. Jadi, ada sekitar Rp 1 miliar premi yang terkumpul sebulan. Bagaimana dengan bisnis di Pegadaian? Humas Pegadaian Palembang Asmar tidak bersedia menyebut. Namun, berdasarkan desas-desus jika SK pegawai negeri sipil juga bisa digadaikan. Bukan tidak mungkin jika ada calon kepala daerah yang ingin maju, dengan mengadaikan SK. Asmar malah menyebutkan kalau saat ini Pegadaian punya produk baru. Perum Pegadaian juga mulai melirik transaksi penerimaan angsuran pembayarann kendaraan. “Kedepan, mungkin pembayaran angsuran kendaraan bisa melalui Pegadaian,” ujarnya. Selain meluncurkan produk baru sebagai salah satu cara mencapai target. Juga dilakukan penambahan beberapa outlet Pegadaian di wilayah Sumbagsel. “ Kami akan melakukan penambahan outlet serta pembenahan yang sudah ada, baik dari segi tampilan serta lokasi,” kata Asmar Bisnis percetakan dan printing juga diproyeksi meningkat menjelang Pilkada mendatang. Setiap tahun omzet percetakan terbilang meningkat saat mendekat Pilkada. Namun, saat ini belum ada peningkatan orderan pembuatan spanduk, Kalender, Stiker, Baliho serta yang lainnya. “Belum ada kenaikan order menjelang Pilkada ini, mungkin sebagian calon tersebut punya mesih sendiri,“ ungkap Syahril Fauzi, pemilik Percetakan Selaras belakang IP. Hal tersebut juga dialami percetakan digital Printing Lisatiga yang beralamat di Jalan Mayor Salim Baturbara. Orderan pemesanan atribut pilkada belum mengalami perubahan. Yang ada saat ini hanya dari beberapa simpatisan calon kepala daerah

tersebut membuat atribut pilkada. Sedangkan untuk atribut balon belum peningkatan pemesanan baik itu spanduk maupun baliho. “Masih seperti biasa orderan pembuatan atribut pilkada. Saat ini banyak orderan dari para simpatisan calon tersebut namun tidak terlalu meningkat dari biasanya,“ ungkap Ferry, karyawan Digital Printing Lisatiga. Percetakan Selaras yang beralamat di Jalan AKBP. H.M.Amin 406, telah membuka usaha percetakan semenjak 2002 sempat merasakan kebanjiran orderan dalam menjelang Pemilu. Pertama kalinya digelar pemilihan langsung oleh rakyat, percetakan ini memperoleh pendapatan yang berlipat-lipat dari biasanya. Hal tersebut terjadi karena pada waktu itu persaingan di dunia percetakan ini terbilang sedikit tidak seperti saat ini bisnis percetakan tetap menghiasi setiap sudut kota Palembang. Harga permbuatan atribut tersebut mengalami penurunan yang sangat jauh, pertama kali pilkada harga pembuatan spanduk Rp 25.000 hingga Rp 30.000. Namun, pilkada saat ini hanya Rp 15.000 hingga 17.000 permeter. Biasanya pesan orderan untuk sepanduk dan baliho itu ramai pada saat 2-3 bulan menjelang Pilkada. Lain lagi dengan pemesanan pembuatan kalender dengan striker, biasanya pada bulan Oktober hingga Desember akan banjir orderan pembuatan. Pemesan pembuatan kalender dan stiker biasanya puluhan ribu bahkan hingga ratusan ribu. Biasanya dalam pemesan atribut tersebut banyak dari para bakal calon di daerah. Pembuatan atribut kalender ini terbilang banyak diminati para calon tersebut disamping masa kalender tersebut satu tahun serta harga pembuatan kalender tersebut terbilang murah dari Rp.1000 hingga Rp 50 ribu. (oct/rd6)

Dari Hal 1)..................................................................................................

daerah. Semoga pelatihan ini dapat bermanfaat dan diterapkan pelaku UKM,” ujarnya . NHO memberikan suntikan dana kepada APINDO Sumsel untuk membina dan mengembangkan UKM pilihan. Sayang, jumlah dana tesebut terkesan masih ditutupi berapa besarnya. Padahal, dana tersebut sifatnya hibah. Pelatihan yang diikuti 57 UKM Sumsel tersebut, berlangsung di lantai VII Hotel Royal Asia Palembang, Rabu (4/7). Ini bentuk perhatian mengolah kemasan yang layak bagi para Industri Kecil dan Menengah. Bendahara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumsel H Herlan Aspiudin didampingi Wakil Sekretaris Hermansyah SE MM mengatakan, dirinya sangat senang kalau UKM di Indonesia (Sumsel), mendapatkan perhatian dari para pengusaha Norwegia.

“Bayangkan saja, negara Norwegia saja peduli terhadap UKM. Semoga pelatihan ini memberikan bekal kepada para UKM untuk menerapkannya di unit usaha ke depan,” katanya. Dia melanjutkan bukan tidak mustahil, dengan adanya kerjasama dan pelatihan ini produk UKM Sumsel bisa masuk ke pasar Norwegia. Tentunya setelah sesuai dengan kualitas produk yang diterapkan negara tersebut. Hermansyah sendiri membenarkan jika dana yang diberikan APINDO bentuknya hibah. “Kalau besarnnya DPN APINDO yang tahu, kalau kami kan menjalankan saja, dan memang IKM terpilih akan mendapatkan dana untuk pengembangan ke depannya, program ini baru pertama kali dan rencananya sampai 2015,” jelas pengusaha elektronik di Sumsel ini.

Satu Kelurahan tak sampai 0,5 persen, tapi Palembang masih bagus dengan 1 persen,” ungkap dia. Melihat kondisi demikian, Palembang memiliki sesuatu untuk ditawarkan. Kondusifnya sisi sosial politik makin menunjang para investor untuk berduyunduyun menanamkan uangnya di Palembang.“Akselerasi pembangunan Palembang sangat baik, wajar bila makin lama Palembang makin dilirik. Untuk membuatnya kokoh, peranan entrepreneur lokal melalui UKM harus dikuatkan,” tegasnya. Palembang diharapkannya mampu untuk membina warganya menjadi pengusaha. Mencetak entrepreneur baru dari kebularan merupakan salah satu misinya kedepan. Setidaknya ia mengharapkan satu kelurahan me-

Sementara Nina Tursina S Sos MM, perwakilan DPN Apindo mengungkapkan, pihaknya sudah lama ingin berbagi pengetahuan dengan UKM Sumsel dan baru sekarang tercapai. “Program ini terselengara atas kerjasama Apindo dengan asosiasi pengusaha Norwegia dan akan berjalan hingga tahun 2015. Mudah-mudahan program terus bisa dikembangkan oleh anggota Apindo. Kami tahu produk di Sumsel (Garmen, Aksesoris serta makanan) sudah bagus, hanya saja tinggal disain, kemasan dan lainnya perlu dikembangkan. Pelatihan ini terdiri dari 25 persen teori dan 75 persen praktek langsung dan berlangsung selama dua hari. Semoga bermanfaat dan memberikan pengetahuan lebih, kemudian bisa diterapkan dalam usaha,” tutup dia. (oct)

Dari Hal 1)................................................................................

miliki 5 orang entrepreneur baru. “Otomatis ini akan membuka 5 lapangan kerja baru, jika masing-masing lapangan kerja membutuhkan 15 karyawan, berapa banyak nantinya SDM Palembang mendapatkan pekerjaan, dan ini harus kita sukseskan bersama,” tutur Romi. Tidak hanya perhatian pemerintah yang dibutuhkan dalam mencetak entrepreneur tersebut, butuh dokongan dana sebagai stimulant agar usaha yang dijalankan mampu berjalan maksimal. “Ini juga sudah saya pikirkan, kami berencana satu kelurahan akan diberikan Rp200 juta sebagai dana stimulant dalam membentuk usaha dilingkungannya. Mereka tidak akan berjalan sendirian, tenaga pengajar dan

pengarah akan kami kerahkan agar membuat mereka memiliki arah yang jelas dalam berkarya,” ucap dia. Untuk pengembalian dana pun ia mengaku akan memberikan sebuah bunga yang ringan dibandingkan perbankan pada umumnya. “Jika bank memberikan bunga 16 persen, kami akan kasih separuhnya. Saya yakin orang akan berduyun-duyun datang ke kelurahan untuk mendapatkan dana ini,” paparnya. Dalam pemasarannya pun ia berharap ada sebuah tampilan yang menarik. “Diperindag dalam hal ini memiliki pengalaman, intinya semua dinas akan kami mintakan bantuannya untuk menyukseskan membentuk lima entrepreneur di setiap kelurahan,” ujar Romi Tak banyak janji yang diberikan oleh politisi PDIP yang identik dengan kumis ini. “Jika memang dipercaya memimpin Palembang ke depan saya tak janji ini dikerjakan dalam 100 hari kerja seperti orang-orang, langsung tancap gas. Hari ini dilantik langsung dikerjakan,” kata dia. Selain itu, Romi pun akan mengupayakan adanya penambahan APBD Palembang untuk membuat sektor perekonomian dan lain-lain makin terpacu maju. “Jika sekarang ini hanya Rp1,9 triliun, saya berharap bisa mencapai Rp3 triliun,” pungkasnya. (*)

klik...........www.radarpalembang.biz


6

SPORT-BIZ

RADAR PAL PALEMBANG ALEM AL EMBANG EMB MBA MB AN N KAMIS 5 JULI 2012

Penerus ‘Seven Heaven’ MU

WINGER Manchester United, Antonio Valencia, akan memakai nomor tujuh atau pewaris ‘Seven Heaven’ pada musim 2012-13. Sedangkan dua pendatang baru yaitu Nick Powell dan Shinji Kagawa akan menggunakan nomor 25 dan 26. Pemain internasional Ekuador itu sebelumnya memakai nomor 25 tapi ia meminta diberikan nomor 7 yang pernah dipakai oleh pemain-pemain hebat MU seperti George Best, Eric Cantona, David Beckham dan Cristiano Ronaldo setelah kepergian Michael Owen. Valencia tampaknya cukup layak untuk mengenakan nomor legendaris tersebut setelah tampil cemerlang dengan 13 assist di Premier League plus enam gol di seluruh kompetisi. Valencia pun juga terpilih menjadi pemain terbaik klub 2011-12. Sebelumnya, nomor tujuh itu ditawarkan kepada Kagawa. Namun, pemain yang diboyong dari Borussia Dortmund ini menolaknya dan memilih memakai nomor 26 yang ditinggalkan oleh Gabriel Obertan. Itu juga menjadi nomor yang dikenakan Kagawa saat masih bermain di Cerezo Osaka. Nomor 25 milik Valencia kini “diwariskan” kepada Powell, yang direkrut dari klub League Two Crewe. Sementara itu MU belum mengonfirmasi skuadnya untuk musim depan. Demikian dikutip dari situs resmi klub. (rin/mfi)

Listing di NY MANCHESTER United berencana melepas saham di New York Stock Exchange (NYSE) melalui initial public offer (penawaran saham perdana). Langkah tersebut dilakukan karena klub yang kini dimiliki Keluarga Glazer dari Amerika Serikat itu hendak menghimpun dana USD 100 juta dari publik. Pihak MU mengaku telah mendaftar ke regulator bursa pada malam libur 4 Juli yang diperingati sebagai hari kemerdekaan AS. Angka yang tertera dalam pengajuan IPO memang USD 100 juta. Namun muncul spekulasi bahwa klub MU mengincar dana hingga USD 1 miliar. Keluarga Glazer yang mengakuisisi MU pada 2005 dengan harga £790 juta, memangkas ambisi sebelumnya untuk menjual saham di bursa saham Singapura akibat gejolak keuangan global. Dikutip dari The Telegraph, MU berupaya melengkapi persyaratan IPO pada musim panas tahun ini. Dalam pendaftaran ke reguator bursa, MU menjelaskan ke para investor bahwa klub berjuluk Setan Merah itu menjadi klub olahraga tersukses di dunia yang memainkan olahraga paling banyak disaksikan di planet ini. Keputusan Keluarga Glazer melepas saham MU di NYSE itu juga menjadi pukulan telak bagi bursa saham London yang tengah terhuyung-huyung akibat sakandal manipulasi tingkat suku bunga atau yang dikenal dengan London Inter Bank Offered Rate (Libor). Sebelum diambil alih Keluarga Glazer, MU terdaftar di bursa saham London Terkait rencana melantai di NYSE, Glazer juga memilih bank investasi AS, Jefferies dan JPMorgan Chase sebagai penasihat. Sedangkan penjamin IPO adalah Credit Suisse, Bank of America dan and Deutsche Bank. Rencananya, hasil IPO akan digunakan untuk membayar hutang klub sebesar £ 423,2 juta yang sudah jatuh tempo pada Maret lalu. Sementara keuntungan club menanjak hingga £15,6 jut aselama sembilan bulan hingga akhir Maret lalu. Salah satu mesin uang MU adalah hak siar yang telah membuat Premier League menjadi salah satu pendongkrak pendapatan hingga £ 117 juta pada 2011 lalu. Meski demikian club yang gagal meraih gelar juara Liga Inggris musim lalu karena kalah bersaing dengan rival sekota, Manchester City, juga menghadapi tantangan yang kian bertambah dari dalam. Sebab, laba yang diraih pemilik klub jug membuat pelatih, pemain dan staf minta gaji mereka dinaikkan. (ara/jpnn)

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Inter Siap Lepas Maicon INTER Milan akan kembali bergerak di bursa transfer, ketika mereka berencana melepas Maicon dan menggaet Matias Silvestre. Maicon yang musim lalu kuat diisukan akan hengkang kembali dispekulasikan masa depannya di musim panas ini. Tersebut Chelsea meminati bek kanan berusia 31 tahun itu. Namun, ketertarikan Chelsea nyatanya bukan sebatas rumor setelah Direktur Teknik Nerazzurri, Marco Branca, menyebut jika ada niatan mereka untuk melego Maicon di bursa transfer nanti. Ini setelah Branca mengadakan pertemuan dengan

pelatih Inter, Andrea Stramaccioni, Selasa (3/7) sore waktu Italia. “Apakah Maicon akan pergi? Ini akan memakan waktu. Jadi belum ada kabar terbaru lagi dari kami hari ini,” tukas Branca di Football Italia. Tak hanya melepas Maicon, Inter pun bergerak cepat untuk mencari pengganti Lucio yang kontraknya baru diputus beberapa hari lalu. Bek Argentina yang bermain di Palermo, Silvestre, disebut-sebut selangkah lagi berkostum biru-hitam. “Segera kami akan bertemu dengan Palermo dan mungkin agen si pemain untuk membicarakan soal Silvestre,” tuntas Branca. (mrp/din)

Akomodasi Turnamen Futsal Siap PALEMBANG,RP- Persiapan menjelang Turnamen Futsal Gubernur Sumatera Selatan Cup 2012 Tingkat Nasional sudah mencapai 100 Persen dari semua persiapan seperti akomodasi, penginapan serta transportasi. Gubernur Cup akan dilaksanakan dari 10-17 juli 2012 di Gedung PSCC Gor Kampus Palembang. `KONI Sumsel yang merupakan induk dari setiap cabang Olahraga yang ada di Sumsel berkerja sama dengan Badan Futsal Nasional (BFN) menggelar Turnamen Futsal selama satu minggu. Kol Caj (k) Mariyama Bustam. S.ip. MM selaku ketua panitia turnamen tersebut. “Ibu Mariyama ditunjuk untuk menjadi ketua panitianya, “ ungkap M Darmansa selaku Biro Media dan Humas KONI Sumsel. Sejauh ini sudah 11 Provinsi yang mengikuti turnamen tersebut,yakni Sumbar, Jatim, Kalsel, Sumut, Pangkal Pinang, Riau, Surabaya, sedangkan Jakarta dan Sumsel mengirim dua tim. Digelarnya turnamen tersebut untuk mempersiapakan atlit

Futsal Sumsel dalam mengikuti PON di Riau mendatang, selain itu untuk menguji kemampuan Tim Futsal Palembang. “Tujuan

diselenggarakannya turnamen tersebut untuk mempersiapakan dan menguji kemampuan tim Futsal Sumsel, “ ungkapnya.(rd6)

klik...........www.radarpalembang.biz


7 PALEMBANG RAYA

RADAR PALEMBANG, KAMIS 5 JULI 2012

Harus Rutin Disidak M Yanuar

LINTAS KOTA

M Yanuar Luncurkan Video Klip PALEMBANG, RP - M Yanuar Artis kota Palembang yang juga berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di DPRD Sumsel, kini akan melebarkan sayapnya untuk membuat video klip, dalam lagunya yang berjudul Tak Kan Lupa. M. Yanuar yang ditemui digedung DPRD Sumsel, Rabu (4/7) mengatakan, pembuatan video klip dalam lagu tak kan Lupa sudah direncanakan berapa bulan terakhir ,”Kemungkinan video klip dibuat akhir Juli mendatang, yang digarap oleh tenaga ahli salah satu TV nasional,” ujarnya. Video Klip tersebut yang direncanakan didua lokasi, dengan menggandeng presenter TV lokal Kota Palembang bersama dengan salah satu juara 1 elemen tahun 2011 “Managemen berencana menggandeng dua oang tersebut, namun untuk lokasi pembuatan video klip masih kita rahasiakan,” katanya. Yanuar menambahkan lagu Tak Kan Lupa yang hits dibeberapa provisni ini, telah menjadi salah satu lagu yang sering didengar oleh kaula muda “Lagu Tak Kan Lupa sudah hits dibeberapa kabupaten kota yang ada di Sumsel di antaranya Palembang, Baturaja, OI, dan untuk di provinsi lain diantaranya Bengkulu, Palangkaraya, saya juga akan mempromosikan lagu ini di tiga kota, Jakarta, Manado dan Makasar,” jelasnya. Lagu Tak Kan Lupa salah satu kagu andalan Yanuar sudah dikenal banyak terkhusus kaula muda,”Saya berharap dengan adanya video klip lagu ini akan terus didengar oleh pendangarnya, yang telah sangat menyukai lagu saya, saya ucapkan terimah kasi kepada pencinta lagu ini,” pungkasnya. (zar)

Harus Miliki Etika Baik PALEMBANG, RP- Sebanyak 40 peserta dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mewakili seluruh SKPD Palembang,Dinas dan badan bidang kesekretariatan mengikuti Diklat Pengembangan Kepribadian bagi petugas kesekretariatan Badan, Dinas bagian kantor dan kecamatan di Lingkungan Pemkot. Selain memiliki pengetahuan, kreatifitas serta keterampilan para PNS harus memiliki kepribadian yang baik. Diklat yang diselenggarakan di Wisma Maharani Jalan Tengku Umar No 9 Palembang, Rabu (4/7) di buka Walikota Palembang Ir Eddy Santana Putra MT melalui kepada BKD Ir Agus Kelana,MT. PNS merupakan abdi Negara yang bertugas sebagai pelayanan masyarakat, selain memiliki keterampilan, kreatifitas dan pengetahuan para PNS juga harus memiliki etika dan tingkah laku yang baik.“ Para PNS selain memiliki skill juga harus mempunyai kepribadian yang baik. “ ungkapnya. Kepala SKPD ini juga menambahkan sebagai PNS dan abdi negara dalam melaksanakan tugas harus taat azas dan cermat dalam melaksanakan tugas sesuai dengan aturan – aturan yang berlaku dalam Undang – Undang, Perpres, Permen, Perda, Pergub dan Peraturan – Peraturan lain. (rd6)

Ajakan MUI Sumsel terhadap Pemkab/ Pemkot

PANEN IKAN: Wakil Walikota Palembang H Romi Herton didampingi Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Palembang Sudirman Tegoeh di Jalan Kol H Burlian Lr. Asrama Haji Kel Kebun Bunga Kec Sukarami Palembang.

FOTO: RENDRA

Kebutuhan Ikan Masih Minus Produksi ikan yang dihasilkan pengusaha ikan di Palembang rupanya belum mencukupi kebutuhan konsumsi ikan di Palembang. Setiap hari masyarakat yang mengonsumsi ikan mencapai 18 ton, ikan yang dijual oleh pengusaha berkisar 12-15 ton perhari. PALEMBANG, RP - Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Palembang Sudirman Tegoeh mengatakan, pasokan ikan di Pasar Induk Jakabaring tak hanya berasal dari Palembang namun juga berasal dari luar Palembang seperti Kabupaten Ogan Ilir (OI), Banyuasin, Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI). “Palembang termasuk yang tertinggi dalam mengkonsumsi ikan di Indonesia, karena semua bahan baku untuk membuat makanan khas Palembang seperti pempek, model, kerupuk, dan sebagainya berbahan ikan,” terangnya.

Jenis ikan yang paling diminati untuk dikonsumsi yakni Ikan Patin, Lele dan Nila. Namun, saat ini nilai jual ketiga jenis ikan ini dari pengusaha ke pengumpul ikan rendah. Untuk 1 kilogram (kg) ikan Patin diterima pengumpul ikan hanya Rp11 ribu. Padahal harga ikan tersebut bisa dijual Rp14 ribu. Karena itulah, pihaknya menghimbau agar pengusaha ikan tak langsung menjual ikannya jika stok ikan sedang banjir di pasaran. “Jangan sampai pasar yang mengatur harga, karena itulah kalau ikan sedang banyak di pasar, ditahan dulu biarlah diternak. Dengan demikian, pengusaha ikan bisa mengatur harga,” imbaunya. Upaya untuk memenuhi kebutuhan ikan ini, saat ini pihaknya sudah mengeluarkan program Gerakan Masyarakat Manfaatkan Kolam Harapan Produksi atau Gemas Malam Hari. Pada program ini, pihaknya menyediakan 350 ribu bibit ikan yang disebarkan ke 81 kolam ikan yang ada

di Pulokerto dan pengusaha ikan. Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan penyuluhan terkait budi daya ikan. “Sebenarnya ada dua jenis yang kami bantu pada program yakni keramba jaring apung dan kolam ikan termasuk pemberian bibit dan penyuluhan atau teknis budi daya ikannya,” ungkapnya. Salah seorang pengusaha ikan di Palembang Parmidi Hadi menjelaskan, kolam dengan ukuran 30x30 meter persegi miliknya ini setidaknya ada 18 ton ikan. Ikan-ikan ini sudah dikembangbiakan sejak Desember 2011 lalu. “Awalnya bibit ikan patin ada 28 ribu ekor dan ikan nilai 1 ton. Kini, hasilnya ada 18 ton yang siap dipanen,” tutur dia. Lebih jauh dia menjelaskan, modal awal budi daya ikan ini sebesar Rp150 juta. Namun dapat dipastikan, hasil penjualan 18 ton ikan ini dia bisa mendapatkan omset sebesar Rp225 juta. (ren)

Taufik Peraih Motor Gebyar Jayaraya Elektronik PALEMBANG, RP - Taufik Hasan, warga Lorong Libanon RT 11 No 08, Jalan RE Martadinata 2 Ilir Palembang, meraih hadiah utama undian Gebyar Jaya Raya Elektronik periode Januari-Juni 2012. Hadiah berupa sepeda motor itu diserahkan owner Toko Jaya Raya Elektronik Hermanto Wijaya, di Radio Sanora Gedung Trans 7 Jalan Angkatan 45 Lorong Harapan Palembang, Rabu (4/7/2012) pagi. “Saya begitu mendapat kabar dapat hadiah sepeda motor setengah tidak percaya karena sekarang ini banyak modus penipuan berhadiah,” ungkapnya. “Setelah saya datangi Radio Sonora baru saya yakin. Setelah itu saya ke Toko Jaya Elektronik ternyata di papan terpampang nama saya,” tambahnya.

dengan masyarakat agar Taufik mengaku tibertahan hidup. dak ada firasat apa pun, “Jadi hadiah undian tapi ia bersyukur kepada ini bukan untuk mencari Yang Maha Kuasa telah keuntungan yang besar, mendapat hadiah. Tautapi untuk bertahan hidup fik mengaku mendapat sebab sekarang banyak kupon undian setelah pengusaha-pengusaha membeli kulkas dan AC besar dari Jakarta mulai di Toko Jaya Raya Elekmerambah Palembang,” tronik beberapa bulan katanya. lalu.Menurut Taufik, FOTO: DOK Menurut Hermanto sepeda motor tersebut kegiatan diadakan buakan diberikan kepada kan ini saja, sekali enam putranya, Bayu, untuk Hermanto Wijaya bulan juga membantu sekolah Sementara itu, owner Toko Jaya rumah ibadah seperti musala dan Raya Elekronik Palembang, Hermanto membangun jalan di lingkungan Wijaya, mengatakan Gebyar Jaya mereka yang kurang mampu.”Jadi Raya Elektronik yang diadakannya kegiatan yang kami gelar tujuannya bertujuan untuk berbagi keuntungan sosial,” ungkapnya. (*)

PALEMBANG , RP – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Sealatan (Sumsel) mengimbau seluruh kabupaten/kota untuk melakukan investigasi mendadak (Sidak) makanan dan minuman selama Ramadan. Hal ini diungkapkan langsung oleh wakil Direktur LP POM MUI Provinsi Sumsel, Anwar Masuri, saat dibincangi di kantor MUI Sumsel, (4/7) “Kabupaten/kota harus melakukan sidak terhadap makanan dan minuman, terutama makanan yang telah kedaluarsa, tidak halal, dan mengandung zat-zat yang berbahaya,” ujar Anwar Masuri. Anwar menjelasan, sidak terhadap makanan dan minuman tersebut sangatlah penting guna menjamin kualitas makanan yang akan dikonsumsi oleh masyarakat, terutama sepanjang Ramadan yang biasanya dimanfaatkan oleh para pedagang nakal untuk menjual barang dagangannya. Selain itu, melalui sidak makanan dan minuman oleh kabupaten/kota, diharapkan kekhusyukan masyarakat dalam menjalan-

kan ibadah semakin meningkat karena potensi makanan atau minuman yang tidak halal atau tidak sehat terkonsumsi semakin kecil. “Banyak manfaat yang dapat diambil dalam sidak ini. Jika kualitas makanan dan minuman yang beredar di pasaran terjamin, maka masyarakat dapat dengan tenang mengkonsumsi makanan,” terangnya. Dia mengatakan, sidak makanan dan minuman juga bertujuan untuk memeriksa kehalalan suatu produk, baik itu makanan maupun minuman.”Yang menentukan suatu produk itu halal atau tidak itu biasanya kewenangan MUI. Jadi, biasanya kalau kabupaten/ kota akan melakukan siding, MUI masuk dalam tim yang dibentuk, karena itu penting untuk dilakukan,” jelasnya. Pelaksanaan sidak terhadap makanan dan minuman juga bertujuan untuk menegakkan Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Menurutnya, selama Ramadan, dipastikan peredaran makanan dan minuman akan banyak terjadi. Selain didorong daya beli masyarakat serta permintaan yang memang meningkat, peluang beredarnya makanan yang tidak layak konsumsi juga dipastikan semakin meningkat. (alk)

PPK Waspadai Agustus dan September

FOTO: RENDRA

Romli Hofiah

PALEMBANG, RP – Angka kebakaran tahun ini meningkat dibandingkan sebelumnya. Selain itu, Agustus dan September menjadi bulan paling rawan terjadinya kebaran, jika berpijak pada tahun lalu. Sekretaris Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran (PPK) kota Palembang Romli Hofiah didampingi Kepala Pos Sako Muad Yaman ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/7) mengatakan, hingga sekaang ini di 2012, sudah terjadi 58 kali kebakaran. Jumlah ini diasumsikan meningkat 50 persen dibanding tahun lalu. “Pada 2011, total kebakaran berjumlah 171 kejadian. Jumlah terbanyak terjadi pada bulan Agustus 42 kejadian dan September 36 kejadian,” ujar Romli. Pihaknya mengimbau agar masyarakat juga senantiasa waspada

dan meningkatkan kepedulian terhadap bahaya kebakaran. Dari sejumlah kasus yang ditemui selama ini, penyebab kebakaran masih didominasi korsleting listrik dan meledaknya kompor, dan lilin. “Memang rata-rata penyebab kebakaran di kita ini korsleting listrik. Terutama di kos-kosan, itu sering kita lihat banyak colokan listrik yang bertumpu pada sumber api. Itu bahaya dan bisa memicu arus pendek,” terangnya. Pihaknya juga sangat mengharapkan kerjasama dan pengertian dari masyarakat. Harus diakui, PPK sering kali mendapat kritik dan ancaman dari masyarakat karena dianggap tidak bekerja cepat dan tepat. Padahal sebagai pemadam kebakaran, pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin melayani masyarakat. Menurut Romli, ada sejumlah kendala yang kerap ditemui petugas PPK di lapangan saat memadamkan kebakaran. Antara lain, jarak tempuh yang cukup jauh sehingga butuh waktu untuk sampai lokasi. Perjalanan menuju lokasi juga kerap terhambat oleh kemacetan di jalan raya. Belum lagi lokasi kejadian kerap berada di antara pemukiman padat dan memiliki jalan sempit. Sementara, sudah menjadi kebiasaan warga yang menonton kebakaran kerap menghambat laju kendaraan atau mobil kebakaran, seperti adanya gapura. (ren)

Lahan Produktif Harus Diperhatikan PALEMBANG, RP – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Palembang membutuhkan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengendalian lingkungan untuk produksi biomass yang mendukung Peraturan Pemerintah (PP) No 150 Tahun 2000. Mengingat saat ini 230 ha lahan di Gandus berstatus rusak ringan atau terjadi penurunan kualitas tanah. Kepala BLH Kota Palembang Agoeng Noegroho mengatakan, rancangan Perda ini sebagai payung hukum pengendalian kerusakan tanah tengah digodok. Sejumlah instansi tentu diajak berkoordinasi dalam hal ini. Sebab, dalam PP 150 Tahun 2000 disebutkan bahwa perlunya pelaksanaan pengawasan yang harus dilakukan pemda terkait. “Dengan adanya Perda ini, maka beberapa level area yang rusak bisa diturunkan dan tanah bisa dimanfaatkan lebih baik,” kata dia. Pihaknya mencatat, sebanyak 230,75 ha lahan pertanian, perkebunan, dan hutan tanaman di Kecamatan Gandus saat ini mengalami penurunan kualitas ringan. Meski demikian, penurunan kualitas ini tidak mempengaruhi produksi tanaman yang dihasilkan di lahan tersebut. Produksi biomassa di Kota Palembang memang difokuskan di Kecamatan Gandus sesuai dengan ketentuan RTRW 2012 Pemkot Palembang. “Luas lahan untuk biomassa ini hanya 5-10 persen dari luas lahan. Angka ini lebih kecil dari tahun sebelumnya yang sampai 40 persen,” ungkapnya. (ren) Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

klik...........www.radarpalembang.biz


8 KOMUNITAS

Cia Tok Jamuan Khas Tionghoa

RADAR PALEMBANG, KAMIS 5 JULI 2012

Pada umumnya dalam setiap undangan pernikahan hidangan yang diberikan merupakan prasmanan dimana para tamu mengantri di meja prasmanan yang berisi beragam perjamuan dan saat tamu memakannya duduk terkadang juga ada yang berposisi berdiri. Lain halnya dengan perjamuan Cia Tok. Bagi warga keturunan Tionghoa dalam melaksanakan pesta pernikahan sering menggunakan perjamuan Cia Tok untuk para tamunya. PALEMBANG, RP - Bermacam-macam kriteria dalam perjamuan Cia Tok, direstoran yang mengadakan Cia Tok biasanya makanan yang datang satu persatu ke meja yang dikelilingi

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

RAMBAH: Cia Tok jamuan khas Tionghoa kini sudah merambah hotel-hotel berbintang di kota Palembang

FOTO: SALAMUN

para tamu dan biasa ada 8 jenis ditambah penutup berupa pudding dan es buah. Ada juga pesta Cia Tok yang makanannya datang semua secara bersamaan ke meja.

Pesta ini biasanya diadakan direstoran atau rumah mempelai baik pria maupun wanita yang mengadakan pesta. “Banyak macam dalam perjamuan Cia Tok dalam pesta pernikahan, semua yang tergantung dari tempat dan permintaan yang menyelenggarakan pesta,” ungkap Tjik Harun, SE SH MH Humas Tridharma Komda Sumsel. Pada umumnya dalam perjamuan Cia Tok, meja makannya bundar dengan sesuatu bagian ditengah meja yang juga bisa berputar yang duduk bersamasama dalam satu meja terdapat 8 -10 orang, sebagai pembukaan biasanya piring yang digunakan half size (20-25 cm) dan ada sumpit diatas sumpit holder. Juga beberapa piring kecil untuk bumbu disiapkan dimuka piring dan cangkir untuk minum teh disebelah kanan atas dari piring tersebut. Dibagian tengah meja biasanya terdapat rak bumbu dan minuman lain yang dapat dipilih. Makanan pembukaan biasanya terdiri dari satu piring besar bulat yang berisikan makanan kecil ala dimsum, panggang daging merah, cucis, lunpia, pangsit goring dan lain-lainnya.

“Banyak macam dalam perjamuan Cia Tok dalam pesta pernikahan, semua yang tergantung dari tempat dan permintaan yang menyelenggarakan pesta,”

Tjik Harun, SE SH MH Humas Tridharma Komda Sumsel

Pada menu tersebut tidak banyak hanya untuk pembukaan. Biasanya yang disajikan rata-rata 8 sajian jenis makanan yang dimakan satu persatu biasanya menunya adalah asparagus (Hi-Sit), ikan atau seafood, daging atau sayur, nasi goreng, sweet seperti kentan manis dan kue-kue kecil manis seperti kue mangkok. Pada umumnya setiap tiga atau empat sajian yang telah diberikan akan diganti dengan piring makan baru. Selesai itu lalu diberikan dessert. Biasanya untuk pergantian piring itu dilakukan pada saat pesta di restoran. “Perjamuan Cia Tok merupakan perjamuan dengan menggunakan meja bundar yang bias berputar. Pada saat perjamuan makanan pembukaannya biasanya makanan kecil ala dimsum, 8 sajian jenis makanan. Biasanya jika pesta di restoran piring akan diganti dengan yang baru pada sajian ketiga atau keempat. “ kata Tjik Harun. Dalam perjamuan Cia Tok ini memiliki banyak keunikan yakni segi hal meminum, pada umumnya untuk meminum teh atau air biasa para tamu yang semeja setiap saat dapat meminumnya tetapi jika minumannya arak para tamu yang duduk satu meja harus meminum arak tersebut dengan mengundang sambil mengucapkan selamat atau terima kasih kepada teman-teman semeja. (rd6)

klik...........www.radarpalembang.biz


RP1_05072012  

Radar Palembang Edisi Kamis 05-07-2012 Koran 1.

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you