Issuu on Google+

REDAKSI TELP EXT FAX

: (0711) 361638 : 815 : (0711) 362452

ONLINE Iklan : (EXT 805) Sirkulasi : (EXT 803) Berlangganan : 816

Radar Palembang INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

KAMIS 1 MARET 2012 TERBIT 16 HALAMAN harga eceran Rp 3.000

www.radarpalembang.biz

Bus Kota Mati Suri Kebiijakan Pemerintah Kota Palembang yang akan menghapuskan penggunaan bus kota serta angkot hingga 2016 mendatang, diperkirakan akan mematikan bisnis ini ke depan. Sekitar belasan perusahaan bus kota maupun angkot yang ada di kota ini bakal tutup atau mengalihkan usaha ke sektor lain.

PENCAPAIAN PT CIPUTRA PROPERTY TBK SEKTOR

2011

2012 (*

Marketing Sales Pendapatan Bersih Keuntungan Bersih

Rp 500 m Rp 440 m Rp 158 mr

Rp 1,5 T Rp 902 m Rp 223 m

FOTO: RENDRA YUDHA RADAR PALEMBANG

KONTRIBUSI PENDAPATAN PT CIPUTRA PROPERTY TBK Properti

2011

2012 (*

Ciputra Adigraha Mal Ciputra Jakarta CiputraWorld1 Ciputra World2 Hotel Ciputra Jakarta Mal Ciputra Semarang Hotel Ciputra Semarang

34% 21% 19% 18% 11% 17% 8%

39% 18%

9% 4%

(* Target 2012 Capital Expenditure/Capex

Rp1,813 t

Sumber: PT Ciputra Property Tbk

KINERJA CIPUTRA:Kanan-Kiri: Investor Relation PT Ciputra Property TbkChristy Grassela, Direktur Retail PT Ciputra

Property Tbk Sugwanton, Direktur PT Ciputra Property Tbk Arthadinata Djangkar, Direktur Proyek PT Ciputra Property Tbk Rudi Hartono, dan Financial Controller PT Ciputra Property Tbk Rusdi Agus A, saat jumpa pers mengenai kinerja PT Ciputra Property Tbk di 2011 dan outlook untuk 2012 di Ciputra World, Rabu (29/2).

BUKUKAN LABA RP158 M Siap Kembangkan Hotel Budget JAKARTA, RP – Pada 2011, PT Ciputra Property Tbk (CTRP) berhasil membukukan penjualan pemasaran (marketing sales) Rp500 miliar, dengan pendapatan bersih sebelum audit Rp440 miliar, dan keuntungan bersih Rp158 miliar. Di 2012 target marketing sales ditarget tembus tiga kali lipat. Salah satu andalan adalah dengan mengembangkan

ke sektor bisnis hotel budget. Director PT Ciputra Property Tbk Arthadinata Djangkar, dalam jumpa pers kinerja keuangan PT Ciputra Property Tbk di Ciputra Word, Rabu (29/2) mengatakan, di 2011 PT Ciputra Property Tbk berhasil membukukan penjualan pemasaran (marketing sales) Rp500 miliar, dengan pendapatan bersih sebelum audit Rp440 miliar, dan keuntungan bersih Rp158 miliar. Tahun 2011 merupakan tahun yang cemerlang bagi properti di Indonesia terutama kota besar. Ini karena

tingkat kepercayaan (confidence level) tinggi, serta tingkat suku bungan yang relatif rendah,” tutur dia. Berdasarkan kondisi tersebut, di 2012 PT Ciputra Property Tbk menaikkan target tiga kali lipat menjadi Rp1,5 triliun dari proyek yang dikerjakan. Mulai dari Ciputra World 1 dan 2, serta Dipo Business Center. “Dari angka ini diharapkan kami mampu mengantongi pendapatan bersih Rp902 miliar dengan keuntungan bersih Rp223 miliar,” tegas Arthadinata. “Januari saja, kami berhasil meraih marketing sales

PALEMBANG, RP – Organda (Organisasi Angkutan Daerah) Palembang mencatat sejauh ini ada sekitar 13 perusahaan yang terdaftar sebagai anggota. Mereka inilah yang sangat tertekan dengan aturan tersebut. Padahal, tiap perusahaan ini memiliki sejumlah pekerja dengan todal armada belasan. Menurut Endang, penasehat Organda Palembang, saat ini Anggota Organda telah berjum-

lah 13 perusahan. Pengusaha minimal saat ini memiliki 5 - 20 unit kendaran. ”Makanya aturan pemerintah kota membatasi peredaran angkot dan bus kota, sangat mematikan perjalanan bisnis ini,” ujar dia, kemarin (29/2). Minimal setiap pengusaha jasa transportasi memiliki lima karyawan. Nah, jika satu perusahaan memiliki sekitar 20 karyawan, itu artinya akan banyak jumlah pengangguran ❏ Ke halaman 5

Oper ke Daerah Pinggiran

❏ Ke halaman 5

PT WIP Rugi Rp 5 M KAYUAGUNG, RP – Aksi mogok kerja yang dilakukan sekitar 2000 karyawan PT Willmar International Plantation (PT WIP), perusahaan sawit yang beroperasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus berlanjut. Aksi yang dimulai sejak hari Selasa (28/2) ini berlanjut dengan agenda mendatangi kantor Head Ofice (HO) PT WIP di wilayah Kecamatan Lempuing jaya OKI. Pantauan koran ini, mulai Selasa (28/2), ribuan karyawan menggelar aksi mogok kerja dan berorasi di masing-masing Unit PT WIP di wilayah OKI. Mereka menuntut bonus tahunan sebesar 3 bulan gaji. Lantaran tuntutan tidak dipenuhi, Rabu ❏ Ke halaman 5

TOKOH BISNIS /Ian Fidhinanto Markos SH, Kepala Seksi Informasi dan Sarana Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas 1A Palembang

Terapkan Pelayanan Terbaik

Muba Banyak Ngemplang Pajak SEKAYU, RP - Kesadaran wajib pajak khususnya perusahaan di wilayah Muba atas kewajibannya membayar pajak sangat rendah. Dari sekitar 120 perusahaan yang ada. Hanya sekitar 15 persen yang baru melaksanakan kewajibannya. Padahal, bila dihitung-hitung nilainya bisa mencapai Rp 30 miliar. ”Berdasarkan data yang kami lakukan, baru 15 persen dari 120 perusahaan yang melaksanakan kewajiban membayar pajak,” ujar Kepala UPTD Dispenda Sekayu Iriadi kepada koran ini, usai melaksanakan penandatanganan kerjasama (MoU) bidang hukum perdata dan tata usaha negara antara UPTD Dispenda Provinsi Sumsel di Sekayu dengan Kejari Sekayu, di aula

Hotel Ranggonang kemarin. Pajak dimaksud meliputi perusahaan migas, perkebunan serta sejumlah badan hikum. “Utamanya mereka belum membayar pajak penggunaan air permukaan, alat berat serta lainnya. Padahal, semua perkebunan dan migas memakai air permukaan untuk keperluan sehari-hari baik menyiram kebun maupun kebutuhan konsumsi. Jumlah yang tak tertagih pada tahun 2011 lalu senilai Rp 30 miliar lebih,” ujarnya. Sementara Kadispenda Sumsel Drs H Efi Mirza mengatakan, Provinsi Sumsel yang berkomitmen menjadi provinsi terdepan membutuhkan dana yang cukup besar untuk percepatan pembangunan. Salah satu upaya men-

❏ Ke halaman 5

BBM Naik, Apa Dampaknya? (4)

Bersiap Hadapi Penurunan Omzet Zarkasih – PALEMBANG Penerapan harga baru BBM kini di depan mata. Sejumlah bisnis mulai ancang-ancang hadapi ’krisis’ yang akan dialami jika kenaikan harga ini mulai diberlakukan. Tak terkecuali usaha rental mobil yang sangat bergantung dengan bahan bakar minyak.

MEMULAI karir di 1990, tepatnya saat ia diterima sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Imigrasi. Membuat pria bernama lengkap Ian Fidhinanto Markos, selalu menerapkan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa mengharapkan pamrih atau bayaran. Bahkan, pekerjaan sebagai PNS merupakan ❏ Ke halaman 5

dukung terwujudnya provinsi terdepan yakni dengan menggali potensi sektor penerimaan pajak daerah. ”Kalau bicara soal pajak daerah, kami baru bisa merealisasikan sekitar 25 hingga 45 persen, itu artinya masih sangat banyak yang belum terserap,” ujarnya. Makanya, langkah yang dilakukan Dispenda dengan melakukan kerjasama dengan pihak Kejaksaan (Kejari) Sekayu. Ini merupakan kali pertama dilakukan Dispenda Sumsel melaksanakan MoU Kejari Sekayu. Tentunya akan diikuti oleh UPTD Dispenda di 14 kabupaten/kota di Sumsel untuk melakukan hal yang sama. Dengan harapan dengan MoU ini, bagi wajib pajak tentunya akan

MESKIPUN aturan peningkatan BBM ini belum diterapkan. Tetapi ancaman penurunan omzet sudah membayang di bisnis sewa menyewa mobil. Sebagaimana Rental Kartini. “Tapi saya belum tahu berapa besar penurunan omzet yang akan terjadi setelah penerapan kenaikkan harga BBM,” kata Kartini, pemilik Rental Kartini, kemarin (29/2). Biaya operasional yang akan dikeluarkan perusahaan akan bertambah seiring dengan tingginya biaya bahan bakar. Otomatis akan mengurangi pendapatan bersih yang diterima. ”Selama ini kami juga sudah sering tertekan. Tapi bukan akibat harga BBM melainkan akibat turunnya harga karet yang terjadi bulan lalu. Omzet bisnis kami

SEWA MOBIL:Perusahaan rental mobil PT Adi Sarana Armada (ASA), melayani penyewaan kendaraan korporasi maupun pribadi.

sempat anjlok sampai 50 persen.” Kemampuan bayar masyarakat berkurang kala itu. Sejumlah rental kendaraan yang sudah di order ada yang belum dibayar penggunanya. Lantaran kondisi keuangan mereka juga sedang seret, akibatnya terjadi penundaan pembayaran. Dan yang terjadi selanjutnya malah berbeda. Bukan masyarakat yang ingin menyewa kendaraan milik Kartini, melainkan berunculan warga yang ingin menjual kendaraannya guna memenuhi kebutuhan hidup. ”Mereka malah menawarkan ke kami kalau mau membeli kendaraan mereka,” kata Kartini. Hal serupa juga dialami PT Adi Sarana Armada (ASA), perusahaan rental mobil yang sudah cukup terkenal di Indonesia. Keberadaan ASA sendiri di Palembang sudah dimulai sejak 2007 lalu. Akibat, tingginya permintaan rental mobil saat itu maka ASA membuka cabang di Palembang, yang pusatnya ada di Jakarta. Dengan naiknya BBM yang diproyeksi terjadi Mei 2012 mendatang, omzet perusahaan ini berpotensi menurun. Namun, perusahaan ini optimis ❏ Ke halaman 5

POOL BUS KOTA:Pool Bus Kota kini tidak banyak lagi di Palembang, akibat munculnya kebijakan pemerintah kota Palembang yang ingin mengganti semua bus kota dengan bus transmusi yang lebih aman dan tertib.

PEREMAJAAN angkutan kota Palembang dan bus kota yang dimulai tahun ini mendapat sambutan hangat pengusaha angkutan. Mereka berharap bisa diefektifkan dan disamaratakan semua jurusan, sehingga tidak

ada saling iri hati. Meski di sisi lain, para pengusaha bus kota masih enggan banyak berkomentar mengenai kerugian yang akan diderita. Seperti pemilik PO Karya Sejahtera, Evlan MM, dirinya sudah ber❏ Ke halaman 5


RADAR PALEMBANG KAMIS 1 MARET 2012 l HALAMAN 3

Bank SumselBabel

Perkuat Fondasi IPO PALEMBANG, RP – Bank Sumsel Babel (BSB) terus berkomitmen melakukan yang terbaik. Sebagai bank pembangunan daerah, instansi satu ini mengharapkan dukungan dari berbagai pihak agar maju dan berbuat bagi kesejahteraan masyarakat. Salah satu langkah yang diambil ialah Intial Public Offering (IPO).

FOTO : RD2/RADAR PALEMBANG

SILATURAHMI : Manajemen Bank Sumsel Babel yang diwakili Pemimpin Sekretaris Perusahaan, Fitrizal Rifai serta Pengelola Humas dan Protokol Bank Sumsel Babel Abas Akbar berkunjung ke kantor Harian Bisnis Radar Palembang kemarin (29/2).

setelah sempat ada wacana di 2012 ternyata masih belum memungkinkan dan jika perlu akan mencari tahu dari BPD lain yang lebih dulu IPO,”ulasnya. Selain itu juga selain memfokuskan pada IPO, BSB sendiri saat ini melirik sektor pembiayaan atau kredit bagi segmen rumah murah. “Sejak dulu BSB kan memang fokus ke KPR murah, aktif bekerjasama dengan pihak pemerintah dan juga pengembang, soalnya ini meyangkut kebutuhan pokok bagi masyarakat membutuhkan,”ungkap dia. Fitrizal menyikapi masalah FLPP yang diadakan pemerintah, dia mengaku siap bersaing dengan bank-bank lain. “BSB kan sudah lama, terlepas dari FLPP nantinya dan banyak pesaing dari bank lain tidak masalah, karena segmentasinya jelas,”tuturnya. Sedangkan dijelaskan Pemimpin Bank Indonesia Palembang, Didi Laksmono Rahadi, jika BSB ini memang merupakan BPD besar. “Jadi sudah

seharusnya Bank Sumsel Babel, IPO, paling tidak dalam jangka waktu satu tahun ke depan harus go public, atau bahasa sederhananya itu akhir 2013 sebaiknya IPO,”urainya. Jika tidak demikian, tentu saja ada yang salah kalau bank sebesar BSB belum IPO. “Ada banyak hal yang didapat dari IPO, selain tambahan modal, pastinya akan memperkuat fondasi perusahaan, dan masyarakat pun bisa menjadi investor di bank milik pemda sendiri,”katanya. Ditanya lebih lanjut, bagaiamanakah proses IPO sendiri tentu saja harus dilihat banyak hal. “Dari sisi keuangan beberapa tahun terakhir apakah mengalami keuntungan atau justru merugi, BI sendiri mendorong agar bank tumbuh positif, makanya jika sudah IPO dinilai memiliki nilai plus tersendiri, meskipun timing yang tepat terjun kepasat ialah berkoordinasi dengan teman-teman pasar modal,”tukas dia. (oct)

Maksimalkan e-KTP

Rencana Efisiensi Askes JAKARTA, RP – Untuk mengefisiensi pembuatan kartu peserta, PT Askes (Persero) menginginkan menggunakan NIK yang terdapat di e-KTP sebagai nomor peserta. Jika ini terjadi, diperkirakan triliunan rupiah mampu diefisiensikan. Direktur Utama PT Askes, Persero I Gede Subawa mengatakan setelah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) nantinya beroperasi bisa dikatakan akan meng-cover semua penduduk. “Jika masing-masing dibuatkan kartu peserta, akan banyak sekali pendanaan yang dikeluarkan,” ungkap dia. Untuk itulah ia mengaku akan lebih mengefektifkan e-KTP yang sedang dalam proses pembuatan.

Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di e-KTP yang diinginkan oleh Askes snediri. “Ini akan jauh lebih maksimal, apalagi tidak perlu susah susah membuat kartu baru. Hitung saja untuk pembuatan kartu peserta seluruh rakyat Indonesia yang 250 juta jiwa mungkin membutuhkan triliunan rupiah,” tutur Gede. Untuk efisisnsi Gede menegaskan tidak ada salahnya menjalankannya. Terlebih secara jaringan Askes mengaku sudah siap untuk mengakomodirnya. “Yang jelas ini tidak akan mengganggu jaringan yang si-punya oleh Depdagri. Kami tinggal meminta persetujuan saja untuk menjalankan

ini,” tegas dia. Sementara itu, Direktur Operasional PT Askes Persero Umbu Marambadjawa Marisi, menambahkan pihaknya sedang melakukan sosiasliasi terlebih dahulu untuk permaslahan tersebut. “Seluruhnya, ke depan semua penduduk wajib dilindungi oleh BPJS. Tentu dibutuhkan sebuah pematangan akan hal tersebut,” ungkap dia. “Pemantapan IT untuk terobosan kartu e-KTP sudah dilakukan, yang jelas dengan bergabungnya kartu peserta dengan e-KTP otomatis akan banyak memngefisiesi keunngan Negara yangharus dikeluarkan hanya untuk sebuah kartu peserta,” pungkasnya. (ren)

Anniversary Sale Ramayana Banjir Diskon PALEMBANG, RP – Menginjak diusianya ke 34 tahun, Ramayana Department Store sepanjang Maret ini menggeber banyak promo penjualan. Program Banjir Hadiah yang berlaku sepanjang Maret 2012, terus masih ada Harga Nekat, Murah Abiss, Beli 1 Gratis 1 hingga yang berlaku awal bulan. ROMO yang mengambil tema Anniversary Sale Diskon hingga 50% + 20% ini, Ramayana memberikan banyak penawaran spesial mulai dari diskon, bonus diskon, harga spesial, beli 1 gratis 1, request diskon serta undian menarik lainnya. Assisten Store Manager Ramayana Department Store, Fahmi kemarin mengatakan untuk promo yang digelar memang sangat beragam yakni untuk tanggal 1-4 Maret akan diadakan promo diskon 30 % untuk produk JJ Jans, raf21, JJ Kids, Aerosmith, Pink By JJ, Aerosmith Kids hingga Imaroon. Sementara itu untuk promo 1 hari pada tanggal 3 Maret akan ada diskon 50%+20% untuk semua koleksi Pingu dan beli 1 geratis 1 dengan harga Rp 79

P

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

Dijelaskan Sekretaris Perusahaan BSB, Fitrizal Rifai, jika langkah tersebut memang menguntungkan. “Kalau berbicara IPO, sebenarnya sudah ada wacana sejak lama, ini jelas menguntungkan bagi perusahaan, hanya saja prosesnya tidak mudah, karena masih banyak hal yang mesti diurus, bukan dari sisi keuangan, tapi kendala sampai saat ini di adminstrasi,”ungkap dia saat berkunjung ke kantor Harian Bisnis Radar Palembang kemarin (29/2). Diakui Fitrizal, di 2012 ini memang belum memungkinkan bagi BSB melakukan IPO. “Posisinya memang belum siap, masih menunggu waktu, dan kami sebenarnya ingin secepat mungkin, mudah-mudahan terwujud, saat ini baru ada dua BPD yang IPO, yaitu BJB dan Bank DKI,”katanya. Ia menambahkan bahkan BSB sendiri pernah melakukan survei. “Kami sudah membuat semacam tim survei dalam langkah IPO,

BANJIR DISKON : Dalam rangka hari jadinya, Ramayana menggelar Anniversary Sale sepanjang Maret dengan berbagai program diskon menarik.

ribu untuk Yongki Komaladi, Homyped Ladies. Untuk promo 1 hari di tanggal 3 Maret akan ada diskon 30 % untuk semua produk Christine Sister dan juga request diskon 30 % untuk produk tertentu. Selain itu juga ada penawaran harga spesial Rp 49 ribu untuk produk Benhil. Tanggal 1 Maret ini juga akan ada diskon 50%-20% untuk

produk Bufallo dan pemberian harga spesial mulai dari Rp 20 ribu-Rp 40 ribu untuk club soda. Selain dari itu khusus untuk hari Sabtu 3 Maret 2012 juga akan ada promo pasar raya yakni sikon 50%+20% untuk koleksi JJ Jeans, raf21, JJ-Kids, Pink By JJ, Imaroon, Aerosmith dan Aerosmith Kids. “Sebagai pelengkap promo menyambut Anniversary 34

Ramayana Department Sore, juga akan mengadakan undian menarik yang berhadia sepeda lipat, lemari es, mini audio system dan magic com. Hanya berbelanja senilai Rp 100 ribu dalam periode 1-31 Maret 2012, para konsumen akan berksempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik tersebut untuk mendapatkan hadiah tersebut,” tutupnya. (res)

Target KPR BCA Rp 200 Miliar PALEMBANG, RP – Sebagai provinsi yang terus berkembang, kebutuhan akan rumah terus meningkat. Peluang ini ditangkap oleh BCA, dengan kembali meluncurkan bunga khusus Ulang Tahun ke-55 sebesar 8 persen, fix. Ditargetkan, tahun ini (2012) pembiayaan KPR akan masuk Rp 200 miliar. FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

RAMAI : Transaksi nasabah di kantor BCA Palembang Arivai selalu ramai.

KEPALA Kantor Cabang

Utama BCA Palembang, Fatmahadi Kumala kemarin (29/2) mengatakan KPR tahun lalu (2011) pertumbuhannya di atas 100 persen. “Peluangnya cukup tinggi, lihat saja pertumbuhan ekonomi serta angkatan produktif usia kerja, sangat menjanjikan,”jelas dia ditemui di ruang kerja. Untuk tahun ini, ia melanjutkan 2012 ditargetkan pembiayaan KPR akan terealisasi sekitar Rp 200 miliar. “Target ini realistis dengan keadaan di lapangan, berkaca dari pengalaman tahun lalu aplikasi yang masuk sangat banyak, dengan suku bunga 7,5 persen fix, dua tahun lalu,”kata

dia. Nah, sambung dia kali ini dalam rangka ulang tahun ke-55, ditawarkan bunga 8 persen, ini paling kompetitif, bisa dibilang tidak ada tandingannya. Ada beberapa alasan selain ulang tahun ke-55 BCA, jelas Fatmahadi loan to deposit ratio masih dikisaran 50-60 persen, kemudian tingkat kredit macet atau NPL (non performing loan) tidak menyentuh angka 1 persen. Selain itu, proses penyelesaian akad kredit tidak memakan waktu lama. Menurutnya, nantikan ada pihak ketiga yang survei, kalau dokumen lengkap

bisa hitungan hari, pembiayaan minimal Rp 250 juta. Syaratnya, minimal sepertiga dari gaji nasabah dijadikan cicilan. “Nasabah yang dibidik, kalangan menengah sesuai dengan platform kredit,”katanya. KPR ini memang menjanjikan soalnya sudah jadi kebutuhan primer. Sepanjang itu kebutuhan primer, kata Fatmahadi BCA akan membiayai untuk nasabah. “Beda dengan motor, mobil mewah dan barang-barang konsumtif lainnya itu yang kami batasi, tapi kalau kendaraan atau mobil untuk usaha tetap jalan terus,”ujarnya. (oct)


Variety

RADAR PALEMBANG

Perekaman e-KTP Baru 43 Persen Target penyelesaian perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) hingga akhir April mendatang seperti yang ditargetkan pemerintah pusat sepertinya sulit tercapai di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Pasalnya mendekati awal Maret, pencapaian perekaman e-KTP baru 43 persen. MUARADUA, RP – Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Drs Beny Effendi MM melalui Sekretaris Emroni kemarin (29/2). Diakuinya jika saat ini proses perekaman e-KTP baru mencapai 43 persen. Dari total wajik e-KTP di Kabupaten OKU Selatan sebanyak 286.296 orang saat ini baru 130.233 yang baru melaksanakan rekaman. “Meski begitu target pemerintah pusat sampai akhir April tetap kita kejar, mudah-mudahan bisa selesai,” sebutnya. Menurut Emroni, di lapangan ternyata masih

banyak kendala yang harus dihadapi. Lambannya proses e-KTP di OKU Selatan banyak faktor, selain dari tofografi dan jarak desa ke kecamatan yang jauh, terkendala masalah listrik dan kerusakan perangkat rekaman e-KTP Server, minimnya operator yang mengusai proses e-KTP dan tingkat kesadaran masyarakat yang sangat diperlukan. Lebih jauh jelas Emroni, bahkan dikecamatan Buay Pemaca dari wajib e-KTP 31638, yang sudah melaksanakan rekaman eKTP baru 7875 atau 25 persen,” imbuhnya Jangankan untuk keca-

matan Buay Pemaca yang mempunyai desa yang jauh dari kecamatan, untuk di Kota Muaradua, Kecamatan Muaradua baru mencapai 32 persen, dari wajib e KTP 32.060 baru melakukan rekaman e-KTP 10105. “Melihat hasil ini tentunya proses perekaman e-KTP OKU Selatan pesimis akan selesai pada akhir April mendatang,” kata Emroni. Ia mnambahkan ini tentunya, menjadi pemikiran kita bersama meski sudah melakukan jemput bola dengan satu unit kendaraan yang keliling ke desa-desa, untuk melaksanakan perekaman e-KTP akan tetapi hal itu tidak membuat masyarakat untuk berantusias untuk membuat e-KTP. Maka dari itu beberapa hari ke depan nantinya akan meng u n d a n g para camat untuk melaksanakan rapat koordinasi pelasknaan e-KTP pada 6 Maret mendatang. (gie)

KAMIS 1 MARET 2012 l HALAMAN 4

Jasa Raharja Salurkan CSR PALEMBANG, RP - Jasa Raharja Cabang Sumsel menganggarkan setidaknya Rp 78 miliar bagi kegiatan sosial. Porsi Rp 68 miliar khusus kegiatan PKBL atau CSR dan sisanya Rp 10 miliar diperuntukkan hibah, menyentuh ke dana kesehatan, pendidikan dan kegiatan sosial lainnya. Dijelaskan Kepala Cabang Jasa Raharja Sumsel, Bambang Nindyorat, jika PKBL perdana di 2012 ini diperuntukkan bagi salah satu kelompok tani di Ogan Ilir dengan total bantuan itu Rp 90 juta. “Penyaluran ini merupakan dana Program Kemitraan PT Jasa Raharja (Persero) yang diperuntukkan kepada Kelompok Tani Desa Pulau Semambu Kabupaten Indralaya Ogan Ilir, adapun tugas pokok Jasa Raharja yaitu menge-

FOTO : OKTA / RADAR PALEMBANG

SALURKAN : Pihak Jasa Raharja menyalurkan dana CSR kepada Kelompok Tani Desa Pulau Semambu Kabupaten Indralaya Ogan Ilir kemarin (29/2).

lola Undang-Undang No. 33 tahun 1964 dan Undang-Undang No 34 Tahun 1964, namun demikian Jasa Raharja mendapat tugas tambahan untuk pengembangan melalui Program Kemitraan dan Usaha Kecil (PKBL),”ujar Bambang. Dia menambahkan jika Kelompok Tani Desa Pulau Semambu cukup produktif. Dimana terlihat dari perangkat desa yang memiliki keseriursan dalam meningkatkan taraf hidup. Ditambahkan Kabag Admin-

istrasi Esau Sitompul, seluruh Badan Usaha Milik Negara wajib untuk memberikan Bantuan modal kerja kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan dari Jasa Raharja berupa dana penanaman sayur, bibit, masing-masing sekitar Rp 5 juta, secara total berjumlah Rp 90 juta, dan diberikan kepada 1 kelompok yang terdiri dari 18 orang,”jelasnya. Kata Esau, pinjaman ini merupakan dana bergulir yang apabila

nantinya telah lunas maka dana tersebut dapat dipinjamkan kembali kepada kelompok yang memang betul-betul membutuhkan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa yang lain. “Kami juga akan merencanakan mitra binaan yang telah dibina di desa Pulau Semambu akan dijadikan desa Model untuk kelompok/ cluster, dengan begini ada motivasi jangan sampai berhenti sebatas pemberian dana saja,”ungkapnya. Sementara itu, Kepala Desa Pulau Semambu, Suparmin berterimakasih atas bantuan yang diberikan Jasa Raharja, dengan bantuan ini dirinya berkeyakinan jika kelompok tani bisa maju. Dia juga mewakili penduduk desa mengatakan sosialisasi yang diberikan jasaraharja sangat membantu. “Kami jadi tahu, kalau kecelakaan atau meninggal itu mendapatkan santunan dari Jasa Raharja, dan tidak susah jikan persyaratan lengkap dalam mengajukan klaim,”tukas Suparmin. Hadir juga dalam acara tersebut, Kasubag PKBL Asmawati dan Kasubag Humas dan Hukum Hj. Ema Lisarini, SE, Msi beserta puluhan penduduk sekitar. (oct)

Gafatar Kunjungi Graha Pena PALEMBANG, RP - Dalam rangka sosialisasi organisasi yang baru kepada masyarakt, hal terpenting peran media media agar organisasi tersebut dikenal. Bertempat di gedung Graha Pena Palembang, Rabu (29/2) sebanyak 10 orang anggota Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Fajar Nusantara Sumatera Selatan berkunjung. Kunjungan tersebut disambut oleh Humas Sumeks Anton Narasoma dan pihak redaksi dari Sumatera Ekpres, Radar Palembang, Palembang Today, dan lain-lain. Menurut Anton, sangat mendukung sekali apa yang dilaksanakan oleh Gafatar. Apalagi tujuan dari Gafatar untuk memajukan, memakmurkan bangsa Indonesia. Ketua DPD Gafatar Joko Surya Darma, memang Gafatar belum terlalu banyak dikenal masyarakat Sumatera Selatan maka dari itu peran serta media diharapkan mampu menyampaikan hal tersebut kepada masyarakat. “Lewat kegiatan sosial yang dilakukan oleh Gafatar, membersihkan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang dilangsungkan Minggu mendatang,”ulas dia. Gafatar juga akan mensosialisasikan dampak DBD terhadap masyarakat yang akan dilakukan pada bulan Mei mendatang di Perumnas Sako Palembang. Visi terwujudnya tata kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang damai sejahtera, beradab, berkeadilan dan bermartabat di bawah naungan Tuhan Yang Maha Esa melalui penyatuan nilai-nilai luhur bangsa. Misi Gafatar memperkuat solidaritas, kebersaamaan, persatuan dan kesatuan. Tujuan dari Gafatar sendiri sebagai wadah menghimpun putera-puteri nusantara dalam menyatukan pemahaman moral kemanusiaan dan kebangsaan. (rd1)


KAMIS 1 MARET 2012 l HALAMAN 5

RADAR PALEMBANG

Bus Kota

Dari Hal 1)...............................................................................................................................................................

kota ini. Dijelaskan Endang, mengenai kondisi kendaraan yang banyak kurang perawatan, ini terjadi lantaran pendapatan setiap bus kota saat ini hanya sebesar Rp200 perhari. Pendapatan ini sangat jauh dari target biasa sebelum ada Bus Trans Musi. Dan mengenai tahun pembuatan kendaraan, Organda agak ketat. Kendaraan dibatasi maksinal tahun 2000. ”Mengapa mobil ada yang tidak terawat sebab pemasukan sediri kurang memadai. Misalnya untuk perawatan mobil, spare partnya begitu mahal membuat para pengusaha membiarkan bus dengan kondisi seadanya.” Menurut dia, apa yang dilakukan pemerintah untuk memajukan tranportasi massal sangat baik. Namun, hendaknya pemerintah juga mempunyai jalan keluar atas persoalan yang dihadapi ini. ”Ada jalan keluar yang tepat supaya tidak nerugikan pengusaha sendiri,” ungkapnya. Keberadaan bus kota di Palembang, saat ini semakin berkurang, dan seakan disingkirkan. Menurut data di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang saat ini jumlah bus kota yang beroperasional di Metropolis berjumlah 250 unit bus. Dan diperkirakan 2016 tidak ada lagi bus kota yang lalu lalang di jalanan Kota Palembang. Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, H Ahmad Nopan SH MH menyatakan,di 2016 keberadaan bus kota yang beroperasional di Kota Palembang akan berakhir. Artinya, jika saat ini berjumlah 250 unit. Setiap tahunnya diprediksi bus kota akan berkurang 50 unit lebih hingga menuju 2016. “Memang diperkirakan akan habis di tahun 2016 2017, karena diganti dengan Bus Rapid Transit (BRT) Transmusi yang beberapa tahun belakangan sudah beroperasional. Dalam waktu dekat juga akan ada penambahan bus Transmusi, yang beroperasional di Kota Palembang,” ungkap Nopan, kemarin. Selain itu, Nopan mengaku, terakhir rapat dengan pihak Dinas Perhubungan Kota Palembang diperoleh kalau jumlah bus kota dan angkutan umum lainnya yang beroperasi sudah mulai berkurang. “Rapat terakhir saya dengan pihak Dishub, memang peran bus kota akan digantikan dengan bus Transmusi,” terang Novan. Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang melalui Dishub Kota Palembang sudah tidak memperpanjang lagi izin trayek bus kota. Data di Dishub Kota Palembang, tercatat terakhir hingga 2018 menyisakan 25 unit bus kota diperkirakan. Namun, proyeksinya malah akan berakhir dua tahun ebih cepat, yakni 2016. Kepala Bidang (Kabid) Transportasi Jalan dan Rel Dishub Kota Palembang Agus Supriyanto menyatakan, untuk izin angkutan umum yakni bus kota berlaku maksimal 10 tahun. Oleh sebab itu, setiap 10 tahun ke atas, atau dengan kata lain sudah melewati izin trayek

Oper

kendaraan tersebut tidak boleh lagi beroperasional. “Kami gelar razia untuk kendaraan yang sudah tidak memiliki ijin, karena sudah melewati ijin yakni 10 tahun,” ujar Agus, kemarin. Selain itu, pihak pengelola bus kota yang beroperasi di Kota Palembang juga harus mengikuti program BRT Transmusi. “Kami ingin mereka bergabung, untuk mekanisme kita belum tahu, atau dengan cara konsorsium atau masing-masing pengelola bus,” ucap dia. Agus menambahkan, targetnya yakni di 2016 semua selesai. Dengan kata lain bus kota diprediksi tidak lagi beroperasi di Jalanan Kota Palembang. Dan pihaknya menargetkan di 2016 BRT Transmusi sudah memiliki 8 koridor dan jumlah bus mencapai 250 BRT Transmusi. “Saat ini, kami memiliki 85 BRT Transmusi, dan kemungkinan Maret, akan datang lagi 30 bus baru merek Marcedez Benz dan untuk koridor baru ada 5. Namun jika sudah 8 koridor, kemungkinan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi semua. Harapannya bisa bekerja sama dengan PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (PT SP2J),” tuturnya. Terkait, supir bus kota yang sering ugal-ugalan di jalan raya, pihaknya sudah melakukan pelatihan dan aturan ketika berkendara di jalan. “Kami juga sudah mengimbau kepada supir untuk mentaati aturan yang berlaku,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan, Pengendalian dan Operasional (Wasdalops) Lalu Lintas Kota, H Pathi Riduan mengatakan, jika selama ini pihaknya sudah menggelar rutin razia kepada bus kota baik ijin trayek, stiker dan lainnya. “Selasa, kemarin, kami menggelandang lima bus kota yang tidak memiliki izin, dan 5 bus tersebut kami cat hitam sehingga tidak lagi beroperasional,” tutur Pathi. Dengan cara tersebut, bus kota tidak dapat lagi beroperasi. Karena sudah dicat hitam full. Namun, Pathi mengaku, pihaknya masih kecolongan, sebab bus-bus kota tersebut masih saja beroperasional yakni saat jam kerja berakhir. “Mereka (supir bus) beroperasi saat sore hari hingga malam hari, saat tidak lagi jam kerja, tentu kita dapat mengawasinya secara 24 jam,” keluh Pathi. Dia juga memberikan solusi, yakni disarankan untuk pengusaha bus tersebut untuk mengganti dengan bus yang baru sehingga layak beroperasional. Pelayanan kepada masyarakat juga ditingkatkan. “Ya, jelas kami akan terus menggelar razia rutin untuk menjaring bus kota yang masih nekat beroperasi meski tidak dilengkapi surat-surat,” tegas Pathi. Terpisah, salah satu pengguna rutin jasa bus Transmusi, Try Maulana (22), mengaku, memilih bus Transmusi karena dinilainya lebih aman dan nyaman. Bahkan jika kerja lembur dan pulang malam, Ina tidak takut lagi selagi masih ada bus Transmusi.

“Memang bus kota itu lebih cepat dari bus Transmusi, tapi citra bus kota yang akhir-akhir ini sering diberitakan adanya penodongan membuat kita jadi waspada. Dengan Transmusi ini, kita merasa lebih aman dan nyaman, risikonya lebih kecil dibandingkan bus kota,” ungkap dia. Sementara itu, Walikota Palembang, H Eddy Santana Putra mengaku Pemkot mengajak pengelola bus kota untuk kerja sama. “Kami sudah mengundang pengelola bus, untuk bagaimana mekanisme pengelolaan. Karena ini berhubungan dengan pelayanan terhadap masyarakat. Tapi mereka masih pikir-pikir,” ujar Eddy. Eddy juga mengatakan, memang usia kendaraan umum di atas 10 tahun sesuai dengan izinnya, tidak boleh lagi beroperasi. Untuk itu, kemungkinan pihaknya akan memberikan subsidi untuk melakukan peremajaan bus-bus kota tersebut, sehingga layak untuk dijadikan alat transportasi. Lebih Cepat, Lebih Baik Kondisi lalu lintas di Palembang sendiri mengundang perhatian. Yang menjadi catatan akhir-akhir ini ialah aksi kriminal menjadi-jadi di bus kota, belum lagi sopir ugal-ugalan sopir. Sehingga memunculkan wacana di 2015 nanti bus kota tidak boleh lagi beroperasional. Lantas apa kata Pengamat Transportasi dan Jembatan, Joni Arliansyah? Pemberlakuan laranan bus kota ini sebaiknya cepat diberlakukan. “Kalau menurut pendapat pribadi sih, harusnya lebih cepat. Kalau sampai 2015 itu kelamaan, lihat sendiri bagaimana perilaku para sopir dan tindak kriminal akhir-akhir ini yang terjadi di bus kota. Itu semua demi mendukung kota Palembang go internasional harus dilakukan secepat mungkin, mengenai waktu pastinya biarlah pemerintah setempat yang menetapkan,” katanya. Masih menurut pria ini, seharusnya transportasi umum itu diterapkan pola satu saja yaitu trans musi. “Transmusi sudah bagus, sebagai pengganti transportasi bus kota yang ada saat ini, terlihat lebih nyaman dan juga tertib. Salah satu syarat menjadi kota terbaik ialah dari sisi transportasinya juga mesti baik,” ulasnya. Dijelaskan dosen Unsri ini, seringkali yang menjadi alasan ialah nasib supir dan pemilik bus kota. “Sebenarnya ini sudah jadi resiko. Ada alasan sopir dengan alasan kejar setoran, kan bisa mengikuti ketentuan pemkot, memenuhi standarisasi agar diikutkan dengan armada transmusi,” katanya. Dari sopir dan pemlik bus kota lama pun hendaknya memiliki itikad baik. Jangan pula pemerintah terkesan diktator atau memaksakan kehendak. Atau sebaliknya para sopir mati-matian mempertahankan terus mengoperasikan bus kota, kan masih banyak lahan atau rejeki lainnya,” ungkap dia. (gus/rd1/oct)

Dari Hal 1)..................................................................................................................................................................................

siap melempar bus kota maupun angkotnya ke daerah pinggiran. “Sekarang baru tujuan Ampera – Prumnas - Lemabang, juga Tangga Buntung - Ampera. Dan jurusan Talang Betutu belum. Kemungkinan akan segera menyusul. Kami sudah siapkan plafonnya, sesuai aturan pemerintah Panther dan Gran Max. Mobil lama kami cat ulang dan akan dilempar ke pinggiran daerah. Seperti Banyuasin, perkebunan sudah ada yang pesan,” ungkapnya. Ini adalah aturan, kata Evlan, sehingga tidak bisa ditolak. “Kalau melawan pasti kena razia dan bisa disita mobil kami. Hitung-hitung mengalah sedikit lah,”ungkapnya. Meskipun usia angkutan rata-rata masih 8-9 tahun, namun sudah dipatok umum 10 tahun sehingga angkotnya juga harus ikut. “Kami senang saja yang penting semua direvitalisasi, jangan separuh-separuh tapi semua rute,” jelasnya. Sementara itu, Pemilik PO Sahabat Mansyur pengelola bus kota mengakui, saat ini pihaknya sedang menunggu keputusan tarif. “Kami lihat bagaimana nanti mergernya bersama kalau pakai BRT. Kalau hitungan tarif kami untung saat

Terapkan

gabung di BRT. Untung ya, boleh saja. Bus lama kamii pakai untuk jalur daerah atau pinggiran,” imbuhnya. Jam operasi pun lebih lama bisa sampai malam hari, kalau BRT sampai sore. Sehingga bus kota fleksibel dan masih punya peluang untuk mendapatkan uang. Sementara itu, salah satu penumpang BRT Palembang sempat dibincangi mengakui, berharap Pemkot Palembang melakukan penataan kembali (rerouting) angkutan, sehingga masyarakat tidak lagi terkendala dengan jarak halte ke halte. “Ya, kalau mau pakai BRT semua, diperpendeklah jarak halte. Jadi nggak menges kita mengejar angkutanya. Belum lagi lama menunggu di halte karena perputaran BRT masih lama dan jauh. Saya bisa 10 sampai 15 menit menunggu jadi waktu saya tersita. Makanya kalau mau cepat enak pakai bus kota bisa naik dimana saja dan banyak,” ungkapnya. Meskipun di sisi keamananya kita loyal pada BRT, tapi tolong dipikirkan dari sisi efisisiensi waktu penumpang. Apalagi masyarakat kota yang mobilitasnya cukup tinggi.(ayu)

Dari Hal 1).................................................................................................................................................................

pilihan hidup pria tiga anak ini. Selain itu, beragam kota di Indonesia sudah pernah disinggahinya, saat memulai karir ia ditempatkan di Kantor Imigrasi di Tanjung Perak, Surabaya sebagai staf tata usaha. Selanjutnya, di 1995, Ian sapaan akrabnya, menempuh pendidikan teknis keimigrasian dan lulus di 1996. Kemudian, perjalanan karirnya berlanjut ke tanah Bali, tepatnya di Kantor Imigrasi Ngurah Rai, dengan memegang jabatan sebagai pejabat imigrasi. Setelah Jawa dan Bali, enam tahun kemudian, Pulau Sumatera tak luput dari tangan dinginya dalam memberikan pelayanan terbaik. Terutama kepada masyarakat. yang ingin membuat paspor. Tepatnya di Batam, tahun 2002 hingga 2006, dia menempati posisi jabatan pejabat imigrasi.Karena memiliki etos kerja yang gigih dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Ini merupakan tanggung jawabnya sebagai PNS dalam mem-

Bersiap

ikut andil di situ, ya oke saja. Tapi kalau tidak, mungkin kita bisa minta solusi lain. Misalnya tetap beroperasi di jalur-jalur khusus seperti kawasan pinggiran kota yang tidak dilalui BRT,” ungkapnya. Ia sendiri mengaku merugi jika harus melakukan konsorsium dengan BRT. Sebab, empat unit bus miliknya biasa menghasilkan minimum Rp 300 ribu – 400 ribu laba bersih per hari. “Kalau konsorsium kan pembagian untungnya mungkin sebulan sekali. Tidak tiap hari terima uang seperti sekarang. Meskipun ada BRT, bus kota masih sangat untung karena tidak nge-pool di halte-halte. Jadi walau ada BRT kami masih bisa meengambil penumpang yang tidak ada haltenya,” ungkapnya. Diungkapkanya, kalau masih banyak masyarakat mengeluh jarak halte satu dengan halte lain cukup jauh. Terkadang mencapai ke halte harus berjalan lama dari rumah atau lorong.Nah, ini yang dimanfaatkan oleh bus kota mencari penumpangnya, sehingga bus bisnisnya masih tetap berjalan. “Makanya kalau memang hitungan pola konsorsium kita

berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ”Pekerjaan, loyalitas dan pelayanan terbaik merupakan hal terpenting,” kata Ian, yang dibincangi di ruang kerjanya, kemarin (28/2). Berkat kerja keras dan tanpa kenal menyerah, membuat Ian dipromosikan untuk menjadi Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Komunikasi di Kantor Imigrasi di Maumere, Nusa Tenggara Timur di 2006 hingga 2008. Selanjutnya, jabatan sebagai Kepala Seksi (Kasi) Lalu Lintas Status Keimigrasian di Blitar Jawa Timur. Di 2010 hingga sekarang, Ian bekerja di Kantor Imigrasi Kelas 1A Palembang sebagai Kepala Seksi Informasi dan Sarana Komunikasi. Perbedaan yang ia rasakan, yakni hanya yang menyangkut masalah substantif maupun fasilitatif. Artinya, dimana ia bekerja pelayanan utama diberikan kepada masyarakat. Hambatan yang diterima selama mengabdikan diri di kantor imigrasi, menyangkut

kultur setiap daerah yang berbeda. Namun, dia menyikapi dengan sebuah tantangan. Baginya memberikan yang terbaik di tempat bekerja dan juga kepada masyarakat adalah yang utama. Walapun ia mempunyai seabrek pekerjaan, kumpul bersama keluarga menjadi momen yang ditunggu. Pasalnya, dukungan istri dan anaknya adalah hal utama dan nomor satu dalam karir. “Kumpul bareng bersama keluarga untuk rekreasi dan makan merupakan momen yang sangat ditunggu terutama di akhir pekan,” tuturnya. Penyuka masakan iga dan kambing guling ini, juga sangat menyukai masakan khas Kota Palembang yaitu Pempek. “Saya sudah dua tahun tinggal di sini, dan memang pempek memiliki rasa yang berbeda,” kata Ian seraya mengatakan setiap pulang ke Sumenep Jawa Timur selalu membawa pempek untuk keluarga besarnya.(agus rizal)

Dari Hal 1).......................................................................................................................................................................

kalau mampu mengatasi masalah ini. Lantaran, konsumen ASA berasal dari perusahan yang sudah terkenal dan cukup besar seperti H.M. Sampoerna, Telkomsel, XL. Coco Cola, dan lain-lain. Ratarata perusahan tersebut melaku-

kan rental di ASA kurang lebih 100-130 unit untuk jangka waktu yang lama lima tahun. Semakin lama merental di ASA maka akan semakin murah biaya yang harus dikeluarkan konsumen.Perusahan tersebut sudah menjadi kosumen

tetap. Kerjasama yang dilakukan sidah terjalin sejak lama. ”Kami mengadakan kerjasama terhadap perusahan yang membutuhkan kendaraan double kabin maupun mobil pribadi,” kata karyawan ASA. Saat ini ASA mendapatkan omzet Rp 4 miliar perbulan. Dan itu masih sesuai target ASA perbulan hingga kini belum ada penurunan. ASA juga senantiasa menjaga keamanan dengan menyediakan driver. Pengguna kendaraan ini tidak boleh orang lain melainkan harus driver ASA sehingga terjamin

keamananya.Mengenai harga sewa, tergantung tahun kendaraan. Jika tahunnya lebih muda maka harga yang dipatok lebih tinggi dari mobil tahun muda. Avanza tahun 2010, menjadi mobil yang paling diminati untuk disewa, lalu mobil Toyota seperti Kijang dan Hondan CRV. Untuk harga sendiri Avanza tahun 2010 direntalkan sebesar Rp 4,5 juta pertahun, untuk Kijang Inova dengan tahun yang sama sebesar Rp 7 juta pertahun untuk CRV sendiri dengan tahun yang sama Rp 11 juta pertahun. (*/bersambung)

Waralaba Lokal Belum Melek PALEMBANG, RP - Nasib waralaba lokal masih cukup memprihatinkan. Tidak saja dari kuantitas terancam berguguran satu per satu, dari sisi kualitas pun masih banyak dipertanyatakan. Sebab, 98 persen tidak sesuai dengan PP Nomor 10 tahun 2005 yang mensyaratkan usia produk waralaba minimal sudah berumur 5 tahun berjalan. Kenyataan di lapangan, baru seumur jagung sudah berani mewaralabakan. “Inilah kelemahan pokok seluruh produk waralaba local yang akhirnya menghilang satu per satu,” kata Ketua Asosiasi Waralaba Indonesia Budi Utoyo yang juga Coach Smart Enterpreneur Community. Malah ia menegaskan, total waralaba lokal layak hanya sekitar 20 jenis saja dari ratusan yang muncul dimana-mana saat ini. Sebab apa, kata Budi, faktor ‘asalan’ masih dipakai oleh para pengusaha lokal untuk mewaralabakan usahanya. Padahal PP nomor 10 tahun 2005 sudah jelas mengatur syarat dan ketentuan waralaba, namun tidak satupun ditaati. Hanya beberapa gelintir pewaralaba yang mentaati aturan tersebut. “Sebut saja, waralaba yang layak itu, es teller 77, CFC, RM Jepang, Aneka Burger. Lainnya jauh dari syarat dan ketentuan, bahkan parahnya ada usaha yang baru melek 1-2 tahun sudah diwaralabakan. Apa ini pantas,” ungkap Budi saat ditemui pada kunjunganya di Palembang dua hari lalu. Sudah jelas, syarat minimum usai usaha bisa diwaralabakan adalah lima tahun. Dengan masa lima tahun ini bisa diketahui fluktuasi cashflow dan pergerakan pasarnya. “Paling tidak, usia lima tahun sudah bisa dilihat tingkat ketahanan usahanya, sehingga saat ada kendala di lapangan, pemiliknya sudah punya pengalaman menanganinya,”beber BUdi. Eh, kenyataanya sebaliknya. Baru 1-2 tahun, bahkan ada baru melek, beberapa bulan berdiri sudah bernafsu melakukan waralaba, dan loloslolos saja begitu iziznya di pusat. Ini aneh. Jangan heran, jika si franchisse (pembeli waralaba) kolaps bermasalaha, si pemilik waralaba (Franchissornya)

Muba

tidak bia menanganinya. Syarat lain, adalah unik. BIsa diwaralabakan suatu usahanya bila ada unsure keunikan. Citarasa misalanya, seperti KFC, kendati banyak meniru, toh, tetap saja citarasa KFC sulit dikalahkan. “Ini unik namanya,”. Keunikan lain bisa jadi bahan baku, kemasan ataupun racikanya, sehingg sulit ditiru oleh orang lain. “Ini syarat mutlak. Lagi-lagi di lapangan sebaliknya. Sebut saja Tela-tela, asal ubi singkong diberi bumbu pedas. Bukan meremehkan, ini apa uniknya, gampang ditiru dan tidak ada rasa khas. Eh, diwaralabakan. Kalau sekarang ambruk, jangan disalahkan memang tidak memenuhi syarat difranchiskan,”tegas Budi. Masih banyak lagi, hal yang harus dibenahi soal waralaba ini. Intinya, pemerintah memang tidak punya control alias tidak bertanggungjawab untuk persoalan ini. Ini sangat membahayakan, karena franchis asing akan semakin menjamur. “Lihat donk M’Donal sejak tahun 1954 sudah eksis karena syarat aturan waralaba dipenuhi, di sini kita masih rebut soal aturan,” ungkapnya. Budi mengingatkan, pemerintah saat ini gila investor. Bebas dan senang produk luar perusahaan luar menyerbu local, katanya menambah lapangan usaha. “Walah, ini kan gila. Ini ancaman, produk local akan semakin terjepit karena mereka hanya numpang jualan di sini. Sementara semua royaltinya dibawa ke negara mereka. Kita dapat apanya,” tanya Budi. Bisa dibilang, ini penjajahan namanya. Pemerintah harus cepat sadar. Mereka sudah siap sejak tahun 1954, tapi local masih berkutat di aturan saja belum siap mengaplikasikanya. Padahal, jika dilaksanakan dengan benar. Pengurangan tingkat pengangguran luar biasa. Bayangkan saja satu franchisse bisa menyedot minimal 2-3 tenaga kerja. Jika satu produk ada sepuluh franchisse saja, bisa 20-30 tenaga kerja yang disedot. “Tolonglah pemerintah ini dibenahi dan diawasi. Ketatkan pelaksanaan PP waralaba agar semuanya

Dari Hal 1)......................................................................................................................

lebih mengerti dan taat pajak yang harus dilaksanakan,”Jadi konkritnya bayar pajak harus tepat waktu dan tepat sasaran. Bila perusahaan tidak taat pajak, maka persoalannya akan kami serahkan ke pihak kejaksaan untuk mem-

PT WIP

back up,” ujarnya. Sementara, Kejari Sekayu Jasri Umar SH MH mengatakan, MoU yang dilaksanakan dengan pihaknya ini adalah yang ketiga kalinya. Pertama, MoU dengan RSUD Sekayu, Poltek Sekayu dan kini giliran UPTD

Dispenda Sumsel yang ada di Sekayu. Sebelum dilakukan MoU Jamdatun Kejari Sekayu Ira Febrina SH MSi memberikan paparan sekilas tentang unit kerja Jaksa Muda Perdata dan tata Usaha Negara (Jamdatun) yang didirikan 23 Januari 1992. (ace)

Dari Hal 1)................................................................................................................

(29/2) ribuan karyawan mulai keluar dari unit masing-masing menggunakan sepeda motor. Konvoi menggunakan sepeda motor itu diikuti ribuan karyawan. Mereka bersama-sama menuju kantor utama PT WIP di Burnai Timur. Di sana para karyawan terus melakukan orasi terkait tuntutan mereka terhadap pemberian bonus sebesar 3 bulan gaji. Aksi berlangsung damai tidak ada tindakan anarkis. Pihak manajemen perusahaan bersama Disnaker OKI dan instansi terkait sempat melakukan rapat, hingga membuat harapan para karyawan bisa ditarik keputusan. Tetapi tepat pukul 15.00 Wib, rapat menajemen tidak mengeluarkan hasil apa-apa, sehingga membuat para buruh kecewa. Sehingga ribuan karyawan ini mengagendakan, pada Kamis (1/3) secara bersama-sama bergerak menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKI untuk menyampaikan keluhan mereka. “Kami selama ini sudah diperlakukan tidak adil oleh perusahaan. Perusahaan terlalu diskriminasi terhadap karyawan,

Bukukan

dengan cara memberikan bonus yang tidak sesuai standar keuntungan perusahaan,” tegas Suyono selaku ketua Federasi Karyawan Willmar International Plantation, didampingi Wakilnya Dodi alias Peking saat ditemui kemarin. Jika setelah melakukan aksi mogok kerja, dan tuntutan mereka masih juga tidak kunjung di kabulkan oleh pimpinan perusahaan, maka seluruh karyawan ini akan mendatangi kantor DPRD Sumatera Selatan.” Setelah mendatangi kantor DPRD OKI, kami akan kembali bekerja seperti biasa selama dua hari, kemudian pada hari senin nanti kami akan datangi kantor DPRD Sumsel,” tegasnya. Sementara itu, pihak manajemen perusahaan PT Wilmar International Plantation Andre mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan DPRD OKI. Pihaknya tetap belum bisa memberikan keputusan. ”Kami hanya perwakilan manajemen, keputusan tetap berada di tangan pimpinan. Jadi, kami belum bisa memberikan keputus-

an untuk mengabulkan permintaan mereka. Saat ini saya akan berkoordinasi dengan DPRD OKI untuk membahas hal ini, karena para buruh besok (hari ini) akan datang ke DPRD,” terangnya. Akibat dari aksi mogok kerja ini perusahaan Wilmar Group yang beroperasi di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) mengalami kerugian mencapai Rp 5 miliar. ”Dalam satu hari produksi PKS Rp 2,2 miliar, di OKI ada dua PKS, mogok kerja selama dua hari kami perkirakan kerugian mencapai Rp 5 miliar,” terangnya. Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Agus Fachtulloh bersama Wakpolres Kompol Indra Duaman langsung memimpin pengamanan aksi demo ribuan karyawan tersebut mengatakan, pihaknya hanya sebagai pengamanan siap mengantisipasi jika ada tindakan anarkis. ”Kami hanya mengamankan saja, hampir 2/3 kekuatan kami kerahkan, karena massanya sampai dua ribuan karyawan. Tetapi aksi mereka aksi damai tidak ada tindakan anarkis,” katanya. (rom)

Dari Hal 1)..................................................................................................

Rp227 miliar atau 15 persen dari target 2012. Hasil ini berasal dari kontribusi Ciputra World 2 yang baru diluncurkan pada Desember 2011,” tegasnya.. Kontribusi pendapatan tersebut akan didukung dari recurring income (pendapatan berkelanjutan) sebesar 42% dan sales sebesar 58% pada 2012, dibandingkan tahun lalu recurring income sebesar 81% dan sales sebesar 19%. Untuk kepentingan bisnisnya, PT Ciputra Property Tbk akan mengembangkan diri ke sektor bisnis hotel budget (hotel murah/cheap hotel). Tren pertumbuhan hotel budget di Indonesia masih akan berlanjut pada 2012. “Permintaan untuk hotel budget tinggi mengingat perkembangan wisata domestik yang baik saat

ini, serta harga tiket perjalanan relatif semakin terjangkau,” ungkap dia. Selain itu, ada benarnya juga bahwa membangun hotel dengan kisaran harga Rp300 hingga Rp 400 ribu untuk para pelaku bisnis. Karena perusahaan tak selalu mengirim karyawannya di jajaran direktur saja, tapi juga level manajer ke bawah yang membutuhkan hotel seperti ini. “Dalam dua tahun kami ada 20 hotel budget dengan target enam unit harus diselesaikan pada tahun ini. Rencananya akan ada di Bandung, Yogyakarta, dan Semarang,” ungkap dia. Untuk tiga lokasi lainnya, akan berada di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. “Saya belum bisa menjelaskan untuk ketika titik ini,

yang jelas berada di kota besar di Pulau tersebut,” kata dia. Investasinya, satu unit hotel untuk tanah Rp10 miliar dengan luas 1.000 sampai 1.500 meter persegi. Sedangkan bangunan Rp25 hingga 30 miliar dengan luas bangunan 3.000 meter persegi. “Ini berbeda dengan hotel berbintang tiga dan empat, namun secara kualitas cukup berkelas dibandingkan hotel bintang dua. Dengan kamar 16 hingga 17 meter persegi,” tegas Arthadinata lagi.Sementara itu, Director Retail PT Ciputra Property Tbk Sugwantono menambahkan, masing-masing hotel bugdet akan terdiri dari 120 hingga 140 kamar. “Hotel ini direncanakan selesai dibangun dalam kurun waktu dua tahun ke depan. Meski menarik, tapi kami ingin melihat juga potensinya,” katanya.“Tahun ini tiga daerah dibidik, dan 12 lainnya menyusul ditahun berikutnya. Ditarget hotel budget mampu untuk untuk didirikan di semua kota di Indonesia,” tutur dia. Kenyamaan tempat tidur akan menjadi keunggulan dari hotel budget. Kolam renang, gym dan meeting room yang tidak terlalu mewah. Ini dilakukan utuk menekan cost dan disesuaikan dengan konsepnya. “Tidak hanya hotel budget saja kami mulai konsenkan tahun ini, pembangunan Dipo Business Center di kawasa Slipi pun sedang digenjot,” kata dia. (ren)


RADAR PALEMBANG

KAMIS 1 MARET 2012 l HALAMAN 6

SP RT-BIZ

Duo Honda Absen, Spies Tercepat

Ingin Ujicoba Lawan Spanyol TIMNAS Futsal Indonesia berencana melakukan ujicoba melawan Spanyol akhir April mendatang, sebelum berlaga di putaran final Piala Asia Futsal 2012. “Saya akui ini tim yang baru saya bentuk, dengan anak-anak yang masih berumur 20 tahunan. Oleh karenanya mereka harus sering diturunkan di level Internasional,” ujar Penanggung Jawab Timnas Futsal Indonesia, Justinus Laksana, di kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (29/2/2012). “Kita ingin melawan tim di tingkat dunia seperti Spanyol akhir April nanti. Dengan begitu kita bisa bereskperimen dan menambah jam terbang. Spanyol peringkat dua dunia setelah Brasil. Kalau Spanyol tidak bisa, minimal Rusia, Kroasia atau Italia,’’ lanjutnya. Sementara itu Mepora Andi

Malaranggeng menyambut hangat kesuksesan timnas lolos ke putaran Piala Asia 2012, yang akan digear di Dubai pada Mei mendatang. “Sesuatu yang membanggakan, sesuatu yang luar biasa, dan ini memberikan satu potensi futsal ke depan. Saya terus mendukung futsal. PSSI juga harus mendukung karena mereka badan yang menaungi futsal,” ujarnya. “Saya mengharapkan tim kita bisa masuk Piala Dunia bersama Spanyol dan Brasil. Kita akan dukung terus. Masalah dukungan kita seperti apa, itu masalah teknis yang akan kita bicarakan,” tambahnya. ( a2s / rin )

Casey Stoner dan Dani Pedrosa tak ambil bagian dalam tes hari kedua, Rabu (29/2/2012) ini. Sementara itu Ben Spies mengakhiri tes pramusim hari kedua ini sebagai yang tercepat. Stoner dan Pedrosa yang mengakhiri tes hari pertama lalu sebagai yang tercepat pertama dan kedua itu absen karena masalah pada mesin RC213V milik Pedrosa. Tim kemudian memutuskan untuk mengirim mesin ke Jepang. Dalam tes di Sirkuit Sepang yang selesai pada pukul 18.00 waktu setempat, Spies mengitari lintasan sebanyak 35 kali. Pebalap Yamaha itu mencatatkan waktu tercepat 2 menit 1,285 detik. Catatan itu lebih baik 0,476 detik daripada raihan Stoner di hari pertama. Posisi kedua ditempati oleh rekan setim Spies, Jorge Lorenzo. Hanya tertinggal 0,008 detik, Lorenzo melahap 26 lap dengan catatan waktu terbaik 2 menit 1,293 detik dan lebih baik dibandingkan catatannya kemarin. Andrea Dovizioso menempati urutan tiga dengan catatan terbaik 2 menit 1,522 detik dari 18 lap. Sedangkan Cal Crutclow ada di posisi empat setelah mengitari lintasan sebanyak 22 kali dengan waktu tercepat 2 menit 1,695. Sementara itu Valentino Rossi masih belum menunjukkan penampilan yang maksimal. Catatan pebalap Ducati itu bahkan lebih lambat dibandingkan yang ia raih di tes hari pertama. Setelah mengitari lintasan sebanyak 18 kali, Rossi hanya mampu mencatatkan waktu tercepat 2 menit 2,130 detik. ( rin / din )

Hasil Akhir Tes Sepang Hari II Pos-Pebalap-Tim-Waktu-Lap 1. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 2m 1.285s (35) 2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 2m 1.293s (26) 3. Andrea Dovizioso ITA Monster Yamaha Tech 3 2m 1.522s (18) 4. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 2m 1.695s (22) 5. Nicky Hayden USA Ducati Team 2m 1.748s (39) 6. Hector Barbera ESP Pramac Racing 2m 1.989s (26) 7. Valentino Rossi ITA Ducati Team 2m 2.130s (18) 8. Franco Battaini ITA Ducati Test Rider 2m 3.566s (20) 9. Colin Edwards USA Forward Racing (Suter-BMW CRT) 2m 5.816s (14) 10. Ivan Silva ESP Avintia (FTR-Kawasaki CRT) 2m 7.532s (39) 11. Yonny Hernandez COL Avintia (FTR-Kawasaki CRT) 2m 8.213s (26)


FU

KOMUNITAS TIONGHOA KAMIS 1 MARET 2012 l HALAMAN 7

RADAR PALEMBANG

Feng Shui Rumah Tropis, Bagaimana Seharusnya?

K FOTO: NET

APAKAH sebutan tropis pada rumah berkonotasi suatu langgam? Tulisan ini tidak membatasi istilah rumah tropis sebagai suatu gaya arsitektur; melainkan lebih dari sekadar suatu langgam saja. Arsitektur dengan sebutan tropis menekankan konsep bangunan tropis. Bagaimana konsep tropis terkait dengan Feng Shui? Feng Shui pada awalnya melihat lingkungan dengan memerhatikan astronomi, yaitu benda-benda langit yang merujuk pada gerakan bumi mengelilingi matahari. Ini dikenal dengan istilah Feng Shui Mazab Bentuk (Form School Feng Shui). Mazab inilah dalam Feng Shui yang berkembang menjadi ilmu tata letak lingkungan pada suatu kawasan dan ilmu tataletak ruangan pada bangunan. Dengan dasar ini, penataan ruang dan ruangan dengan Feng Shui disesuaikan dengan kondisi iklim pada setiap daerah. Jika iklim itu adalah iklim tropis, konsep penataan ruang dan tata

letak Feng Shui menyesuaikan diri dengan konsep musim. Sejalan dengan pemikiran itu, konsep arsitektur tropis memerhatikan iklim tropis suatu daerah. Ada tiga hal: orientasi gerakan matahari, arah angin, dan musim. Di Indonesia yang terletak di daerah katulistiwa, matahari bergerak dari timur (pagi hari) dan terbenam di barat (sore hari). Siklus itu berlangsung hari demi hari. Sinar matahari barat sangat panas, sedang pagi hari lebih sejuk. Dengan konsep pertama ini, jendela untuk menangkap sinar matahari dapat diorientasikan ke timur, utara dan selatan, tetapi tidak ke barat. Yang kedua adalah arah angin. Ini tergantung pada kedudukan matahari. Antara April hingga Oktober matahari bergerak ke utara. Ini menyebabkan daerah barat laut yang terdiri dari daratan akan lebih panas, sehingga tekanan udara mengecil. Akibatnya angin bertiup dari tenggara ke barat

laut. Arah angin ini yang utama ini (prevailing wind) bermanfaat untuk menggerakkan udara dalam ruangan sehingga mengalir. Aliran angin/udara memberi kesejukan di daerah tropis; terutama tropis lembab. Ketiga adalah pengaruh musim di daerah tropis. Pada umumnya dibedakan dua macam musim saja, yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Untuk menghadapi kedua musim itu, upaya arsitektur tropis adalah membuat tritis-tritis rumah cukup lebar; baik untuk melindungi dari terik matahari maupun dari bercak air hujan. Sebagaimana halnya dengan ilmu geomancy di berbagai belahan bumi; pada intinya kehidupan mikrokosmos meniru fenomena makrokosmos. Manusia belajar dari alam dan meniru alam serta bersatu dengan alam. Inilah yang mendasari ilmu Feng Shui. Alam menjadi seimbang karena adanya energi chi yang bergerak dan mengalir di permukaan bumi. Energi chi inilah dipercaya dapat memberi vitalitas pada bangunan dan penghuni di dalamnya. Selama ribuan dan bahkan jutaan tahun, bumi mengalami empat macam musim: musim semi, diikuti musim panas (api), musim gugur (logam), diakhiri dengan musim dingin (air) yang kemudian akan kembali lagi pada siklus musim. Konsep tropis tentu saja mengikuti pemikiran ini. Yang membedakan antara berbagai iklim di bumi adalah intensitas dari pengaruh setiap musim. Iklim tropis mempunyai ciri perbedaan temperatur harian dan tahunan sangat tipis. Akibatnya keempat musim di atas sebenarnya juga terjadi pada iklim tropis. Bedanya adalah tiap iklim tidak jelas beda antara keempat musim. Melihat uraian di atas, meski kedua pemikiran, yaitu konsep arsitektur tropis dengan Feng Shui arsitektur tampak berbeda, tetapi bisa disimpulkan bahwa keduanya mempunyai titik temu dan merupakan konsep yang sejalan. (*)

Semakin Indah dan Menawan Masjid Islam Muhammad Cheng Ho

Masjid Islam Muhammad Cheng Ho yang terletak di Komplek perumahan Amin Mulia kini semakin indah dan menawan. Penyebabnya selain bentuk masjid yang memang benar-benar indah karena perpaduan dua budaya yaitu Cina dan Sriwijaya. PALEMBANG, RP – Kini masjid tersebut juga tengah membangun garupa pagar depan dan belakang, rumah tahfiz, TPA dan taman. “Memang sejak satu bulan terakhir masjid Cheng Ho tengah melakukan pembangunan sarana dan prasarana masjid. Pembangunan itu sendiri kini telah mencapai 90 persen,”kata Ketua PITI Sumsel H Ahmad Afandi didampingi Wakil Iman dan

Pengajar TPA Fahrurozi, kemarin. Pria yang akrab disapa H Didi ini juga mengatakan, seluruh pembangunan sarana dan prasarana masjid ini dilakukan secara bertahap dan dananya berasal dari para donator yang berasal dari pengurus PITI, Cheng ho dan jemaah masjid Cheng Ho. “Bagi yang ingin membantu pembangunan masjid Ini silahkan langsung menghubungi pengurus masjid Cheng Ho H Sidik dengan nomer kontak 081368654155, H Hendra No kontak 0811783383 dan saya sendiri H Ahmad Afandi 08127103800,” ujarnya. Selain menceritakan tentang pembangunan masjid, H Didi juga menceritakan tentang peningkatan jadwal pendidikan agama di masjid Cheng Ho. Aktivitas agama tersebut berupa pengajian bersama ustad Nurdin Masyur setiap hari Senin usai salat Dzuhur, kemudian pengajian bersama Habib Muhammad Al Habsy

FOTO: ASEP

setiap hari Selasa usai salat Magrib. “Ada juga pengajian ibu-ibu bersama istri H S Salim setiap hari Selasa dan Kamis usai salat Azhar,” katanya. H Didi ini juga menambahkan selain tiga aktivitas tersebut masjid Cheng Ho juga mengelar pengajian ilmu Fiqih bersama Ustad Ahmad Idris hari Jumat usai salat Magrib dan pengajian bagi para mualaf bersama Ustad Ma’ruf juga dihari Jum,at usai salat Azhar. “Bagi anak-anak kita juga membuka Taman Pendidikan Al Quran (TPA) setiap usai salat Azhar pada hari Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu bersama ustad Nurul Huda, Ustad Hafizun dan Ustad Fahrur Rozi,” jelasnya. (sep)

Masjid Islam Muhammad Cheng Ho Direnovasi Tahun 1964 Kelenteng Wie King Bio PALEMBANG, RP – Tempat Ibadah Tridarma di Sumatera Selatan jumlahnya ratusan salah satunya adalah Kelenteng Yayasan Karya Dharma Bakti (Wie King Bio) di Kawasan Jakabaring tepatnya disamping pasar Ikan. Menurut Akok pengurus kelenteng, kelenteng Wi King Bio ini telah berusia cukup lama namun direnovasi sekitar tahun 1964 “Awal berdirinya, kelenteng ini hanya berbentuk gubuk namun secara bertahap di renovasi hingga berbentuk seperti sekarang,”katanya. Akok juga mengatakan, kelenteng ini selalu ramai pada saat Akok perayaan HUT-nya yang jatuh pada bulan delapan tanggal 22 penanggalan lunar. Selain itu, kelenteng ini juga ramai pada saat perayaan Imlek. “Kelenteng ini merupakan kelenteng umum bukan marga, jadi seluruh umat bisa beribadah di kelenteng ini,” ujarnya. (sep)


RADAR PALEMBANG

SELASA 28 FEBRUARI 2012 ● HALAMAN 8

Fokus Kota

KOMENTAR WARGA

Bahaya Bagi Kesehatan MAKANAN alias gorengan di pinggiran kota palembang memang ada yang bagus dan atau berbahaya bagi kesehatan, salah satunya dengan menggunakan bahan baku plastik, ini tentunya kurang baik bagi kesehatan. (oct)

Billy,

Karyawan Swasta

Harus OP Setidaknya pemerintah terkait harus melakukan operasi pasar terkait masalah gorengan dengan bahan baku plastik, sebab jika dibiarkan ini berbahaya, dan berdampak jangka panjang bagi kesehatan. (oct)

GORENGAN: Adanya berita diberbagai media tentang gorengan yang mengandung plastic ternyata membuat kecemasan di masyarakat karena efeknya cukup berbahaya. FOTO: NET

Awas, Hati-hati Beli Gorengan PALEMBANG, RP - Anda pasti pernah merasakan yang namanya gorengan yang rasanya sangat enak, gurih dan renyah dan harganya yang relaif murah, namun di balik itu diduga hal yang sangat berbahaya. Apa itu? Tidak lain adalah dengan telah ditemukannya gorengan yang pembuatannya menggunakan zat berbahaya yaitu plastik. Nah, jika hal ini terjadi pada anda maka perlu diteliti yaitu gorengan tersebut dibakar kembali pakai lilin jika ada cairan

meleleh seperti lilin ataupun kantong kresek, maka perlu hati-hati untuk mengonsumsinya. Menurut pedagang gorengan yang wanti-wanti tidak disebut namanya berjualan dikawasan Demang Lebar Daun, sangat menyayangkan dan khawatir atas kejadian tersebut, sebab bisa membahayakan kesehatan serta sangat merugikan para penjual gorengan lain. “Jujur saya tidak mengetahui secara pasti cara pembuatan dengan

menggunakan kantong kresek tersebut, namun dari informasi yang saya ketahui sebuah kantong kresek yang berwarna hitam, di campur dengan bahan pembuat gorengan, bisa menghasilkan 30 gorengan yang gurih, nikmat dan renyah. Mudahmudahan hal itu tidak terjadi di Kota Palembang,” katanya. Sementara itu, Irfan salah satu warga kota Palembang mengaku sangat terkejut melihat berita di TV tentang adanya penjual gorengan

yang mencampur bahan seperti plastik atau apa pun itu namanya untuk menambah kenikmatan dari gorengan tersebut. “Ini tentu sangat berbahaya karena plastik tidak bisa diuraikan,” ujarnya. Irvan juga berharap kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam membeli gorengan. “Jika itu terjadi kepada saya tentu akan saya laporkan kepihak yang berwajib karena sangat membahayakan,” tegasnya. (rd1)

Ikhsan,

Mahasiswa

Akibatkan Kanker ADANYA temuan gorengan yang dicampur dengan bahan plastik di beberapa kota yang ada di Indonesia. Membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang melakukan antisipasi dengan melakukan penyuluhan dan pemeriksaan terhadap penjual gorengan yang ada di Kota Palembang. “Hingga saat ini belum kita temukan penjual gorengan FOTO: DOK yang menjual gorengan dengan mencampur bahan plastic. Serta jangan sampai kita temukan, di Kota Palembang,” kata Gema Asiani dr Hj Gema Asiani, Kepala Dinkes Kota Palembang di Pemkot Palembang, kemarin (28/2). Selain itu, kata Gema, masyarakat juga harus jeli dalam membeli gorengan yang dijual di jalan-jalan di Kota Palembang. “Kita imbau kepada masyarakat, untuk jeli dan memeriksa gorengan tersebut. Untuk ciri-ciri gorengan yang menggunakan bahan plastik. Yakni, gorengan lebih bening dengan crispy (renyah),” jelas dia. Gema menambahkan, jika masyarakat mengkonsumsi gorengan ini, akan mengakibatkan penyakit kanker untuk jangka panjangnya. “Kita lakukan penyuluhan kepada penjual keliling, namun yang susah yang berjalan, karena mereka sifatnya mobile. Untuk itu, kita tidak memantau terus,” tuturnya. Gema menyerukan kepada penjual gorengan untuk mentaati aturan dalam mencari rezeki, karena dengan menjual gorengan ini mengakibatkan orang lain terkena penyakit. (gus)

Gerbong Pemkot Kembali Bergerak Gerbong pemerintahan kota Palembang kemarin kembali bergerak. Menariknya, dari 135 pejabat yang dilantik beberapa di antaranya baru sebulan menjabat. PALEMBANG, RP – Sebut saja, Hasanuddin yang baru dilantik sebagai Kepala Bidang Pemuda di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora), kini jadi Kepala Bidang (Kabid) Kesatuan Bangsa di Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) dan Nurmala Sari, yang sebelumnya di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), kini menjadi Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang.. Sementara sejumlah pejabat yang selama ini masih sebagai pelaksana tugas (Plt) di sejumlah

SKPD, hari ini resmi dilantik sebagai kepala Dinas. Antara lain, Andi Wijaya Busro yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian (Kabag) Umum, kini menjabat Kepala Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (DPJP2). Andi menggantikan Taufik Sya’roni yang sekarang jadi Asisten II Setda Bidang Ekonomi dan Pembangunan. Herty Mochtar menjabat Kepala Dinas Sosial menggantikan Hasbullah Tuwi yang pensiun. Herty sebelumnya Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palembang. Berikutnya, Darma Budi, yang sebelumnya Kepala Bidang Tata Bangunan di Dinas Pekerjaan Umum, kini menjabat Kepala Dinas PU Bina Marga & PSDA Palembang. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) kini dijabat Agung Nugroho. Adapun Kepala BAPPEDA dijabat oleh Syafri Nungcik. Walikota Palembang, H Eddy

Santana mengatakan pergantian pejabat adalah suatu hal yang lumrah dalam sebuah pemerintahan. ”Ini rutin dilakukan, untuk menambah wawasan pejabatpejabat. Ya, saya minta di mana pun ditugaskan semua pejabat di Pemkot Palembang ini harus siap,” ujar Eddy, dibincangi seusai pelantikan. Selain itu, Eddy juga mewantiwanti pejabat agar siap menerima keputusan pergantian ini. “Kalau merasa keberatan atau tidak cocok dengan jabatan barunya. Silahkan buat surat pengunduran diri dari jabatan. Jadi, tidak mengganggu tugasnya. Kalau tugas terganggu, kan dampaknya buruk bagi pekerjaan,” katanya. Bagi para Kepala Bidang, Eddy mengharapkan mereka sejalan dengan kepala dinas. “Kalau tidak, kabid diganti. Tapi, kalau dinasnya juga tidak ada kemajuan berarti kepala dinas yang diganti,” ujarnya. Eddy

juga berharap agar PNS untuk tidak bermimpi menjadi orang kaya, karena pengerjaan PNS ini lebih kepada pengabdian kepada masyarakat. “Kaya boleh saja, tapi dari jalan lain yang tidak bersinggungan dengan pekerjaan. Caranya, dengan entrepreneur,” terangnya. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat, Agus Kelana mengatakan, pergantian jabatan di eselon II, III, dan IV ini murni hak preogratif Wali Kota. “Kalau Wali Kota merasa bawahannya tidak sesuai untuk menjabat di posisi tersebut, hak dia untuk menggantinya,” kata Agus. Dilanjutkan Agus, terkait dengan adanya pejabat yang baru sebulan dilantik, Agus mengatakan hal lagi-lagi itu berdasarkan hasil penilaian oleh Walikota. “Tidak ada kaitan apa-apa, semuanya sesuai penilaian Walikota,” tuturnya. (gus)

Terkendala Hujan

FOTO: SHINTA

SEMPROT: Penyemprotan terhadap ulat bulu yang dilakukan DP2K yang langsung dipimpin oleh Kepala Dinas Sudirman Tgoeh.

Penyemprotan Ulat Bulu PALEMBANG, RP – Penyemprotan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang terhadap ratusan ulat bulu di Perumahan Perumnas Griya Interbis, Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar terkendala hujan dua hari belakangan ini

yang menyebabkan penyemprotan tidak optimal. “Penyemprotan yang kita lakukan di daerah dilakukan di tiga titik dalam satu areal, dengan menggunakan bahan sidametrin dan kron yang merupakan bahan aktif. Namun, karena adanya hujan, membuat penyemprotan yang kita lakukan belum optimal sehingga terjadi pencucian di kawasan yang disemprot,” jelas Kepala DP2K Kota Palembang, Ir H Sudirman Tegoeh, di lokasi

penyemprotan di Komplek Perumnas Griya Interbis Tahap IV, RT 85, RW 5, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, kemarin (29/2). Oleh sebab itu, sambung pria yang memakai kacamata ini, pihaknya akan menggulang kembali penyemprotan di daerah tersebut. “Hari ini juga (kemarin), tepatnya di sore hari, petugas kita berkoordinasi dengan masyarakat akan melakukan penyemprotan di lokasi yang belum disemprot, karena untuk menekan penyebaran ulat bulu di kawasan ini,” sambung Sudirman. Selain itu, kata Sudirman, pihaknya juga mengimbau terhadap masyarakat, yang sempat pindah karena adanya wabah ulat bulu ini untuk kembali ke rumah. Pasalnya dengan adanya penyemprotan yang dilakukan sudah menetralisir penyebaran ulat bulu. “Kita juga akan memberikan racun rumput untuk memusnahkan inang (makanan). Karena dengan dimusnahkannya inang tersebut, paling tidak ulat bulu tersebut tidak dapat berkembang biak kembali karena pakannya tidak tersedia,” tegasnya.

Nah, Sudirman juga mengimbau kepada pihak pengembang juga turut berpartisipasi untuk menanggulangi penyebaran ulat bulu di kawasan ini. Yakni dengan cara membuat sanitasi, sehingga dengan adanya sanitasi, kebersihan lingkungan terjaga. ”Dengan begitu, membuat ulat bulu tidak berkembang biak seperti sekarang, harapan kita itu untuk para pengembang,” cetusnya. Sudirman juga menjelaskan, pesatnya pertumbuhan ulat bulu juga ada sumber inang yakni tanaman putri malu yang sangat disukai dan ini juga migrasi ulat bulu karena pada awalnya keberadaannya bukan di daerah dekat pemukiman warga. ”Untuk tanaman produktif belum kita lihat, namun sudah kita antisipasi agar tidak memakan tanaman produktif milik warga,” imbuhnya. Namun, dampak lain yakni kepada masyarakat, dengan menyebabkan alergi kulit yang bisa gatal-gatal baik itu tersentuh secara langsung dengan ulat bulunya maupun terkena angin yang membawa bulu ulat bulu tersebut. Selain itu, gatal-gatal tersebut juga menimbulkan bekas luka di kulit warga. (gus)

Tak Ganggu Reklamasi Pemprov Pemekaran Kecamatan PALEMBANG, RP - Rencana pemekaran dua kecamatan yakni Kecamatan Seberang Ulu (SU) 1 dan Ilir Timur (IT) II terus dilakukan. Kemarin (29/2), tim pemekaran wilayah yang terdiri dari unsur agraria, BAPPEDA, tata pemerintahan, hokum, camat dan lurah menyampaikan sejumlah data terkait ke dua wilayah tersebut. Camat Seberang Ulu I, M Thabrani Rizki

mengatakan, jika Kecamatan Seberang Ulu I, pada pemekaran wilayah di kecamatan ini, sudah bisa dipastikan pusat pemerintahan kecamatan baru terletak di kawasan Jakabaring. Sebab, lokasi tersebut dinilai strategis untuk di buat pusat pemerintahan kecamatan. “Kalau untuk kantor camatnya belum bisa dipastikan, sebab beberapa kawasan Jakabaring itu, sudah ada wilayah Reklamasi (pembebasan lahan) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel pada tahun 1991 lalu. Jadi masih cari

lokasi kantor yang tepat,” kata dia. Namun, pihaknya tidak akan mengganggu wilayah Reklamasi Pemprov Sumsel. Tim pemekaran akan memilih tanah warga ataupun tanah dari sejumlah perusahaan seperti PT TOP dan OPI. “Bisa saja di OPI atau di pasar induk, kita belum tahu,” ungkap Thabrani. Nah, luas wilayah di kecamatan SU 1 yakni 843,75 hektar dengan jumlah penduduk 114.268 jiwa, sementara kawasan Jakabaring 1.658,8 hektar dengan 54.360 jiwa. (gus)

FOTO: EKA

POSE BARENG: Wawako H Romi Herton pose bareng dengan forum Mudzakaroh Ulama Palembang Darussalam tingkat kelurahan se Kec Sukarami.

Wawako Kukuhkan Forum Mudzakaroh Ulama Palembang Darussalam Tingkat Kelurahan se- Kec Sukarami PALEMBANG, RP - Wakil Walikota Palembang H Romi Herton SH MH kemarin bertempat di Balai Kecamatan Sukarami Palembang mengukuhkan Forum Mudzakaroh Ulama Palembang Darussalam Tingkat Kelurahan se Kec Sukarami. Dalam sambutannya wawako Romi Herton mengungkapkan Forum Mudzakaroh Ulama Palembang Darussalam memilki 5.000 anggota yang terdiri dari warga di seluruh kecamatan termasuk 20 ulama di Palembang. “Forum ini berdiri sejak tahun 2007,” kata pria yang dikenal low

profil ini. Menurut visi dari Forum Mudzakaroh yakni untuk menjadikan kota yang seimbang dan memiliki berbagai budaya yang sejahtera dan relegius untuk masyarakat Palembang.”Intinya Mudzakaroh merupakan wadah sekaligus membantu solidaritas sesama forum ulama,”katanya. Ketua Umum Forum Mudzakaroh Ulama Palembang Darussalam Amiruddin Muslim mengatakan perlu ada nya peningkatan mutu dan kualitas yang jelas dan dapat menjadi contoh sebagai pribadi dan masyarakat berbangsa

dan bernegara. “Yang dikatakan ulama itu adalah benar-benar mengerti tentang forum ulama dan tingkah laku masyarakat serta sebagai panutan,”ujarnya. Tokoh MUI Palembang Saim Marhadan mengharapkan agar pengetahuan para ulama dan ustazah yang ada didesa perlu di tingkatkan lagi untuk lebih banyak menciptakan SDM yang berkualitas. “Peningkatan tersebut bisa melalui pelatihan-pelatihan forum ulama,” ujarnya. Sementara itu, dalam pelantikan tersebut selain dihadiri masyarakat Sukarame juga dihadiri ribuan anggota Forum Mudzakaroh Ulama Palembang Darussalam. (eka)

Himepa FE Unsri Gelar Olimpiade Ekonomi PALEMBANG, RP – Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (Himepa), Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya kemarin (29//2) menggelar kegiatan Olimpiade Ekonomi seSumatera Selatan Tingkat SMA/ MA 2012 di gedung Magister Manajemen. Kegiatan yang telah memasuki tahun ketujuh ini merupakan kegiatan rutin Himepa, tetapi yang kedua untuk tingkat Provinsi. Ketua Pelaksana Olimpiade Ekonomi Se-Sumsel tingkat SMA/MA 2012, Hasbullah Firmansyah mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menjaring siswa-siswi yang kreatif dalam bidang ekonomi mengingat pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang semakin pesat. “Juga sebagai promosi Fakultas Ekonomi Unsri untuk menggaet para pelajar karena dari Tahuntahun yang lalu, para pemenang olimpiade banyak masuk ke Fakultas Ekonomi, jurusan Ekonomi Pembangunan,”jelasnya. Ada enam sekolah yang kali ini mengikuti Olimpiade dengan 2 orang/tim. Lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya dikarenakan sekolah sedang focus untuk Ujian Nasional dan beberapa kegiatan internal.“Ada sekitar 50 undangan ke sekolah yang kami sebar dan persiapan

FOTO: SALAMUN

UNSRI: Olimpiade Ekonomi yang digelar oleh Himepa FE Unsri.

itu sejak Desember atau dua bulan yang lalu,” katanya. Olimpiade ini diisi dengan empat tahapan yaitu Tes tertulis dan persentase Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang digelar hari pertama serta Studi kasus dan Cepat tepat dihari kedua.“Dari masing-masing tahapan ini akan dinilai dan nilai tersebut akan diakumulasikan untuk mendapatkan tim dengan nilai terbesar yang akan menjadi Juara dan memperebutkan Hadiah berupa Piala, Tropy bergilir serta uang tabungan sebesar 3 juta, 2 juta dan 1 juta untuk masing-masing tim,” urai Hasbullah.

Dijumpai ditempat yang sama, Pembantu Rektor (Purek) III Universitas Sriwijaya, DR Ir Anis Sagaf MSCI mengungkapkan kegiatan Olimpiade Ekonomi ini merupakan kegiatan yang sangat positif bagi para pelajar SMA karena berkaitan langsung dengan akademik. “UKM atau Ekskul yang biasanya hanya melath keorganisasian tanpa bersentuhan langsung dengan akademik sekarang berbalik, karena olimpiade ini sebagai bentuk internasionalisasi edukasi organisasi yang langsung menyentuh bidang akademik,” paparnya kepada Radar Palembang. (sta)


RP1_01032012