Issuu on Google+

KABUPATEN CIREBON

JUMAT PAHING 20 NOVEMBER 2009 / 3 DZULHIJAH 1430

CARUBAN Satu Jamaah Haji Meninggal

Radar Cirebon Group

17

Bupati Dedi Puji Alfamart

SUMBER - Kabar duka menyelimuti jamaah haji dari Kabupaten Cirebon. Sabtu (14/11) seorang jamaah haji yang bernama Zaitun (57) warga Desa Ciawi, Kecamatan Palimanan meninggal dunia di Tanah Suci. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Drs H Abudin di ruang kerjanya, kemarin (19/11) membenarkan hal itu. Menurut dia, Zaitun adalahsalah satu jamaah dari kloter 48 yang berangkat dari Cirebon pada 7 November dan meninggal dunia pada 14 November pukul 08.25 waktu setempat akibat penyakit hipertensi, obesitas, jantung, dan respiratori failure. “Meninggal dunia karena sakit dan dimakamkan di Ma’la. Informasi ini berasal dari ketua kloter H Ikhlas kepada saya melalui SMS,” tandasnya. Abudin menjelaskan, kondisi cuaca saat ini di Arab Saudi berlangsung normal, kalaupun sakit hanya sekadar batuk dan pilek. Bahkan dalam sehari 30 jamaah memeriksakan kesehatannya. Bahkan, Aspari, warga Ciledug sempat menjalani operasi hernia dan sekarang kondisinya sehat, sehingga bisa menjalankan ibadah haji dengan baik. “Mudah-mudahan kondisi jamaah haji yang lain dalam kondisi sehat dan bisa menyelesaian rangkaiaan pelaksanaan ibadah haji. Bahkan saat ini mereka baru saja menyelesaikan umrah,” paparnya. (abd)

foto: raswidi

KERJASAMA. Bupati Cirebon Drs H Dedi Supardi MM didampingi Direktur PT SAT Solihin melihat langsung kios bantuan Alfamart untuk PKL, kemarin.

SUMBER - Bupati Cirebon, Drs H Dedi Supardi MM secara simbolis memberikan bantuan kios kepada para pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Cirebon di ruang Paseban Setda Cirebon, kemarin (19/11). Bantuan itu merupakan hasil kerjasama antara Pemkab Cirebon dengan PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT). Hadir dalam kesempatan itu Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya Solihin, Wakil Bupati H Ason Sukasa SmHk, Asda I H Mukmin Irman SH MH, Asda II Drs H Nasito, Asda III H Deni Supdianas SE, dan Kepala Disperindag Drs Haki MSi. Bupati mengatakan, dirinya mengucapkan terima kasih atas kepedulian PT Sumber Alfaria Trijaya kepada pedagang Kabupaten Cirebon. “Ini jelas sangat bermanfaat bagi para PKL. Karena tempat jualan mereka sekarang lebih nyaman dan representatif. Saya minta kepedulian ini terus ditingkatkan apalagi sekarang Alfamart sudah menyebar sekitar 900 toko di pulau Jawa,” kata dia.

Bupati juga meminta agar lokasi Alfamart tidak terlalu berdekatan dengan pasar tradisional, sehingga pasar tradisional bisa tetap hidup. “Berdasarkan ketentuan jaraknya sekitar 200 meter. Saya minta kepada pedagang agar menjaga kios bantuan ini. Terus, barang yang dijual jangan sembarangan melainkan dilihat dulu apakah sudah kedaluwarsa atau belum,” tuturnya. Sementara itu, direktur PT Sumber Alfaria Trijaya menambahkan, bantuan kios itu sebagai investasi Alfamart untuk pengembangan Kabupaten Cirebon. Bantuan itu merupakan tahap awal, untuk selanjutnya akan diteruskan di kecamatan lain. Kadisperindag Drs Haki MSi menjelaskan, untuk sementara bantuan yang diberikan sebanyak 30 kios. Kemudian secara bertahap akan diberikan kepada pedagang di wilayah timur Cirebon seperti Babakan, Sindanglaut, dan Ciledug. Menurut Haki, kios itu akan diberikan untuk pedagang yang berjualan di empat kecamatan yakni Palimanan, Sumber, Gunungjati, dan Weru. (ras)

2 Warga Positif Kaki Gajah foto: moh junaedi

RESES. Anggota DPRD Prov Jabar dari Partai Golkar Hj Ganiwati SH berkunjung ke Ciledug.

SUMBER - Masyarakat Kabupaten Cirebon harus waspada terhadap penyakit kaki gajah. Pasalnya, penyakit yang disebabkan cacing filariasis itu telah melanda warga Kabupaten Cirebon. Kasi Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes), H Raharjo SKM menyatakan, dua warga Kabupaten Cirebon menderita kaki gajah. Keduanya adalah warga Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan dan warga Desa/Kecamatan Astanajapura.

Sayangnya Raharjo enggan membeberkan identitas kedua warga tersebut. “Kalau soal nama saya tidak bisa mengatakan, karena kami tidak diperbolehkan. Yang jelas memang ada yang menderita kaki gajah,” tandasnya. Penyakit ini, ujar dia, disebabkan cacing filariasis yang ditularkan melalui nyamuk dalam bentuk telor cacing filariasis. Dan penyakit ini tergolong sebagai penyakit menular. Masa inkubasi kepada manusia juga cukup lama hingga tahunan. Pada perkembangannya

Pengurus Golkar Ngadu ke Ganiwati CILEDUG - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Golkar Hj Ganiwati SH, kemarin (19/11) mengunjungi konstituennya dalam kegiatan reses tahap III tahun sidang 2009 di gedung IPHI Ciledug. Para kader partai berlambang pohon beringin terlihat antusias menyimak sambutan wakil rakyat itu. Menurut Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Gebang, Agus Edi H AMd, kegiatan itu baru pertama kali dilakukan anggota dewan dari provinsi. “Suatu kehormatan bagi kami dikunjungi anggota dewan dari provinsi untuk menyerap aspirasi masyarakat yang bisa dikatakan wilayah yang dianaktirikan seperti wilayah timur Cirebon ini. Semoga kedatangan beliau bukan sekadar reses biasa tapi bisa menguntungkan bagi pembangunan masyarakat WTC,” paparnya. Sementara itu, Ganiwati mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memilihnya. “Untuk seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon yang telah memilih saya, tak lupa saya ucapkan terima kasih,” ujar anggota Komisi A itu. Dia mengungkapkan, tujuan kedatangannya ingin menyerap aspirasi dari masyarakat dan kemudian dibahas di dewan provinsi. Dalam acara ini hadir juga para anggota DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon, perwakilan dari Muspika Kecamatan Ciledug dan 18 PK sewilayah timur Cirebon. (jun)

IV, tetapi oleh panitia dikatakan tidak lolos karena tidak memenuhi syarat. Kalau yang dipersoalkan adalah gelarnya, kata Abdul, tetapi disiplin ilmunya adalah olahraga. “Kalau persyaratannya sudah dipenuhi, mengapa tetap tidak bisa lolos,” ujar alumni UPI Bandung itu. Dengan kondisi seperti ini, pihaknya menganggap panitia bersikap diskriminatif. Padahal dirinya memiliki ijazah dan akta IV ternyata digugurkan oleh panitia

kukan survei darah jari tangan kepada 500 orang di sekitar wilayah penderita kaki gajah. Namun, pengambilan sampel darah dilaksanakan pada malam hari, karena aktivitas cacing saat malam hari di atas pukul 19.00. “Awal Desember rencananya akan diambil sampel darah pada jari tangan. Kalau memang hasil survei yang ditemukan positif sebanyak 5 persen, maka akan diberikan pengobatan masal di desa tersebut,” paparnya. Sementara itu, Camat Pali-

manan, Drs Munangwar MSi ketika dikonfirmasi Radar, tadi malam, mengaku mengetahui jika ada warganya yang menderita kaki gajah. Hanya saja, kata mantan camat Pabuaran itu, yang paling berwenang dalam hal itu adalah kepala Puskesmas Palimanan. “Untuk pelaksana teknis adalah puskesmas, meskipun saya sebagai camat. Kami hanya mendorong puskesmas untuk melakukan pertolongan secepatnya,” tukasnya. (abd/jun)

Renovasi Masjid Telan Rp240 Juta

foto: moh junaedi

GOTONG ROYONG. Warga Desa Kalipasung Kec Gebang bersamasama membangun Masjid Jami Nurul ‘Ain.

Panitia CPNS Dianggap Diskriminatif SUMBER - Menjelang pelaksanaan tes seleksi CPNS, lusa, muncul sikap ketidakpuasan dari peserta yang gagal seleksi administrasi. Mereka menganggap panitia tidak jeli dalam menyeleksi berkas. Abdul H SSi, pendaftar dari Kecamatan Gebang kepada Radar, kemarin (19/11) mengaku kecewa atas tidak lolos dirinya ikut seleksi tes tertulis pada 22 November mendatang. Dirinya mendaftar formasi guru olahraga dengan menyertakan ijazah akta

telur cacing dalam tubuh manusia menetas dan berkembang biak dalam tubuh, sehingga menutup peredaran darah akibat gravitasi dan dampak kaki menjadi bengkak. Bagaimana cara pengobatannya? Raharjo menjelaskan, dengan cara minum obat tetapi kalau kondisinya sudah akut kalaupun sembuh tidak bisa sembuh total dan kakinya tetap besar. Sebagai bentuk pencegahannya, lanjut dia, Departemen Kesehatan (Depkes) bersama Dinkes provinsi dan Dinkes kabupaten akan mela-

dengan alasan tidak memenuhi persyaratan. Sementara itu, Sekda Drs Nur Riyaman Novianto MM melalui lembar pemberitahuan berkas seleksi CPNSD di lingkungan Kabupaten Cirebon formasi 2009 tertanggal 15 November 2009 beralasan, tidak lolosnya Abdul H karena berdasarkan hasil penelitian tim pemeriksa berkas lamaran seleksi dianggap tidak memenuhi syarat mengikuti seleksi CPNS di lingkungan Pemkab Cirebon. (abd)

GEBANG - Ratusan warga Desa Kalipasung, Kecamatan Gebang bergotong royong merenovasi masjid utama desa tersebut. Sebanyak 10 anggota Koramil Babakan juga ikut mambantu. Pantauan Radar, kamarin (19/ 11) kegiatan pembangunan dipusatkan pada pengecoran atap masjid. Menurut ketua panitia pembangunan Masjid Jami Nurul ‘Ain, Sodikin Rais, rencana renovasi masjid sejak tiga tahun yang lalu sesuai dengan musyawarah pengurus DKM, lembaga desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Dana yang digunakan merupakan hasil swadaya masyarakat yang dikumpulkan panitia. Untuk renovasi, kata dia, ada

beberapa bagian penting yang menjadi prioritas utama, di antaranya plafon, atap kanankiri, dan depan masjid, keramik tembok luar, dan dalam serta pemugaran kubah. Sekdes Endi Supriyadi menambahkan, dana yang sudah terkumpul untuk renovasi sekitar Rp240 juta. “Selain sumbangan dari masyarakat, ada dua warga yang menjadi donatur utama

dengan menyumbang sejumlah uang setara dengan satu kali ongkos naik haji, kedua orang tersebut adalah H Suyup dan H Suardi,” paparnya. Agar renovasi berjalan lancer, panitia membagi warga yang ingin mambantu dengan 2 shift kerja yakni pagi hari untuk warga yang bekerja pada sore hari, sedangkan shift siang bagi warga yang bekerja pada pagi hari. (jun)


hal-17