Issuu on Google+

CMYK

Radar Cirebon Group

MINGGU LEGI , 18 JANUARI 2009

9

Racik Tim Sepakbola Porda XI CIREBON- Pertanyaan besar tentang siapa pelatih tim sepakbola Kota Cirebon pada Porda XI 2010 di Kota/Kabupaten Bandung terjawab sudah. Dalam seleksi di hari kedua kemarin (17/1), pelatih terpilih yang juga mantan pemain nasional era 1989, Heri Setiawan menyaks i k a n l a n g sung jalannya seleksi. Berlangsung di Heri Setiawan Stadion Madya Bima Cirebon, pria jangkung dan plontos ini secara langsung mengatakan kepada rekan-rekan wartawan, dirinya punya obsesi tinggi memajukan olahraga sepakbola di Kota Cirebon. “Beberapa pekan lalu, saya mengikuti kursus pelatih berlicensi C. Karena alasan itulah saya berani datang ke kota kelahiran saya, Cirebon untuk mengaplikasikan pada para pemain dari ilmu yang saya dapatkan dalam kurusus tersebut. Dari 41 peserta, rencananya akan diambil 30 pesepakbola terlebih dahulu, lalu akan dikerucutkan sesuai de-

ngan skill, disiplin, serta kerjasama di lapangan,” paparnya. Dalam kesempatan tersebut, pria satu-satunya asal Kota Cirebon yang ikut membawa Indonesia meraih medali perunggu Sea Games Kualalumpur Malaysia ini berharap banyak kepada Pemkot Cirebon untuk serius memperhatikan perkembangan olahraga sepakbola jika memang menginginkan ada kemajuan. “Dibandingkan dengan daerah lain seperti di Tasikmalaya, pemkot setempat sangat merespons dan mendukung sepakbola. Jadi, dalam kesejajaran tim Tasikmalaya dengan tim Cirebon, ternyata tim Tasikmalaya lebih dulu maju dan berkembang. Dari sisi inilah saya mengharapkan kepada pemkot untuk membantu serta peduli pada sepakbola,” tambahnya. Kedatangan pelatih Heri Setiawan yang akan meracik tim sepakbola Kota Cirebon di Porda XI 2010 mendapatkan dukungan pengurus Pengcab PSSI Kota Cirebon. Salahsatunya adalah Sekretaris umum PSSI Kota Cirebon, Didi Sunardi SE. Menurut Didi, PSSI optimis tim Kota Cirebon bisa lolos ke Porda XI. “Hasil dari seleksi ini akan dibina oleh tim pelatih yang diketuai Heri. Mudah-mudahan adanya pelatih baru, anak-anak bisa lebih semangat dan termotivasi untuk bertanding dengan tim-tim tangguh seJawa Barat,” tegasnya. (mid)

foto: jpnn

LAGA PERDANA- Pembukaan Honda DBL 2009 di GOR Bhakti Mulia Mataram, kemarin (17/1) berlangsung meriah. Pada pembukaan itu bertanding dua tim putri unggulan yakni SMAN 1 dan SMAN 2 Mataram. Pertandingan dimenangkan SMAN 2 dengan skor 20-10.

LUAR BIASA

Kemarin, Giliran Mataram Gelar Honda DBL 2009

MATARAM – Sehari setelah pembukaan di Jayapura, kemarin (17/1) giliran Mataram merasakan kehebohan kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia. Honda DetEksi Basketball League (DBL) 2009 seri Nusa Tenggara Barat kemarin dibuka di GOR Bhakti Mulia. Kehebohan di Mataram tak kalah dengan di Papua. Kemarin, sekitar 2.000 penonton bergantian memadati gedung basket tersebut. Rupanya, para penggemar basket di sana sudah rindu dengan kehebohan

Honda DBL. Tahun lalu, kota inilah yang menjadi kota pembuka kompetisi tersebut. Sesuai tradisi, tidak ada acara khusus dalam pembukaan di Mataram. General Manager DBL Indonesia Masany Audri mengajak para penonton untuk berdiri dan melepas tutup kepala dan mendengarkan (dan turut menyanyikan) lagu kebangsaan Indonesia Raya. Sebanyak 34 tim (24 tim putra dan sepuluh tim putri) tampil di Mataram tahun ini. Kemarin, pertandingan dibuka dengan

duel dua tim putri unggulan, SMAN 1 dan SMAN 2 Mataram. Pertandingan ini dimenangkan SMAN 2 dengan skor 20-10. Game kedua mempertemukan tim putra SMAN 5 Mataram dan tim putra SMAN 1 Praya. Pertemuan wakil Kota Mataram dan Lombok Tengah ini berlangsung ketat. Kejar mengejar poin terjadi sampai pertengahan kuarter keempat. SMAN 5 Mataram kemudian menutup game ini dengan skor 30-24. Pada game terakhir kemarin, tim debutan SMAN 1 Selong harus

mengakui keunggulan tim tim putra SMAK Kesuma Mataram, dengan skor cukup jauh, 10-41. Meski kalah, tim Selong sudah puas bisa tampil di kompetisi terbesar ini. “Ini luar biasa. Pokoknya luar biasa,” kata I Made Bagus Agung, kapten tim SMAN 1 Selong. Saking besarnya minat, penonton harus bergantia memadati gedung pertandingan. Bahkan, ada yang harus menunggu berjam-jam sebelum bisa menyaksikan tim andalannya berlaga. “Saya sudah menunggu sekitar satu jam, tapi belum bisa masuk juga,” kata Pendy Aditya Putra, pendukung SMAN 1 Praya. “Kompetisi ini harus (diselenggarakan) terus mene-

rus,” ujar L Mara Satria wangsa, staf khusus Menko Kesra dan tokoh masyarakat Lombok yang ikut berpanaspanasan antre masuk gedung pertandingan. Donny Rahardian, manager basketball operation DBL Indonesia, mengaku lega dengan pembukaan kemarin. Setelah persiapan panjang bersama panitia dari Lombok Post (Radar Cirebon Group), akhirnya pertandingan terselenggara pula. “Kami lega bukan hanya karena lancar dan heboh. Juga karena peserta di Pulau Lombok ini mampu mengikuti berbagai aturan yang ketat,” ucapnya. Honda DBL 2009 di Mataram akan berlangsung hingga 25 Januari mendatang. (oni/fat/jpnn)

Banyak-banyakan Massa di Jayapura foto: abdul hamid

ADU TAKTIK. Pecatur non master perserongan tengah beradu strategi di ajang H Mustofa Cup tahun 2009, kemarin (17/1).

66 Pecatur Non Master Bersaing CIREBON- Sebanyak 66 pecatur bergelar non master mengikuti turnamen catur non master perorangan H Mustofa Cup tahun 2009, kemarin (17/1). Even yang baru digelar ini terbatas bagi pecatur yang berasal dari Kecamatan Dukupuntang, Sumber, Plumbon, Plered dan Weru. Berlangsung di halaman Baperkam Perumahan GSI Sumber Kabupaten Cirebon, ikut meramaikan juga para pecatur dari Paguyuban Pecinta Catur Cirebon (PPCC) dan pecatur Percasi (Persatuan catur seluruh Indonesia) Kabupaten cirebon. Menurut Ketua pelaksana, Helmi, latarbelakang dipilihnya olahraga catur sebagai peringatan Hari Ulang Tahun ke-36 PDI-P tersebut disebabkan olahraga catur digemari masyarakat sekitar.

CMYK

“Catur bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Selain murah, olahraga otak ini bisa menghilangkan image bahwa catur bukan judi. Lambat laun, jika ini terus dilakukan maka selain bisa membantu Percasi kabupaten Cirebon serta KONI Kabupaten Cirebon,” ujarnya di sela turnamen. Sementara itu, menurut pecatur PPCC yang juga pecatur Percasi Kabupaten Cirebon, Latifah mengatakan, dirinya mengikuti even tersebut sebagai penambahan jam terbang dan persiapan menghadapi Porda XI 2010 di Kota/Kabupaten Bandung. “Kebetulan saya juga belum mempunyai gelar, jadi, keikutsertaan saya di turnamen ini sebagai ajang latihan dan evaluasi peletih,” tambahnya. (mid)

PENONTON Honda DBL 2009 di Papua terus mengalir luar biasa. Pada hari kedua pertandingan di GOR Cenderawasih, Jayapura, kemarin, sekitar 2.500 penonton hadir. Hampir sama dengan hari pertama. Bukan hanya panitia yang geleng-geleng kepala. Para penonton pun ikut gelenggeleng kepala. Baik itu suporter maupun penonton umum. “Jika bertanya soal penonton yang saya lihat selama ini, penonton DBL-lah yang memiliki massa luar biasa,” ujar Jems Simunapendi, pria separo baya yang sejak hari pembukaan Jumat lalu (16/1) selalu duduk di tribun atas. Jems menambahkan, ini adalah awal yang baik untuk debut DBL di Papua. Melisa Maria Rapa, suporter SMAN 5 Jayapura, punya penilaian sama. “Saya yakin sampai hari terakhir akan tetap ramai,” tandasnya. Melihat antusiasme saat pembukaan, kemarin beberapa sekolah mengerahkan suporter sebanyak mungkin. “Kami mendatangkan tujuh truk (suporter). Untuk mengimbangi massa dari sekolah lain yang tidak sedikit,” ungkap Udian Muzakir, manajer tim SMAN 1 Sentani. Regina Nuabuay, ketua bidang pembinaan Perbasi Papua, menyebut ramainya Honda

DBL 2009 ini seperti penyelenggaraan Pra Pon beberapa waktu lalu. “Herannya, kalau di DBL ini mereka disuruh bayar tapi tetap antusias. Kalau Pra Pon dulu penonton kita lepas (gratis,red),” katanya. Kehebohan penonton kemarin bertambah saat ada bintang kejutan hadir di GOR Cenderawasih. Grup band Utopia tiba-tiba muncul sebelum pertandingan terakhir, menyanyikan satu lagu, Baby Doll, untuk penonton. Kemarin, band tersebut memang datang ke Jayapura atas undangan Astra Motor Papua, main dealer Honda setempat. Sebelum manggung di tempat lain, mereka mampir dulu ke arena pertandingan basket. Honda DBL 2009 di Papua diselenggarakan sampai Jumat, 23 Januari mendatang. (art/ade/jpnn)

foto: jpnn

MEMBELUDAK. Suporter SMA Teruna Bhakti saat mendukung timnya dalam pertandingan Honda DBL 2009 di GOR Cenderawasih Jayapura, kemarin (17/1).


CMYK MINGGU LEGI , 18 JANUARI 2009