Page 1


Metamorphosis of Genesis


Karya Santri Kelas 9 SMPI Bani Hasyim

Metamorphosis of Genesis

BANI HASYIM PRESS 2013


Metamorphosis of Genesis Š Bani Hasyim Press, 2013

vii + 150 halaman ISBN 978-602-97892-1-8 Cetakan Pertama: Juni 2013 Ditulis oleh Santri kelas 9 SMP Islam Bani Hasyim Editor: Indah Wahyuningtyas Design Sampul/Isi: Bayu Tara Wijaya All rights reserved Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dipersilakan mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini demi kepentingan penyebaran ilmu pengetahuan dengan izin dari Penerbit Diterbitkan oleh: Bani Hasyim Press Perum Persada Bhayangkara Singhasari Blok L Pagetan Singosari Malang 65153 Telepon (0341) 456005, Faksimile (0341) 458485 E-mail: banihasyim@yahoo.co.id http://www.banihasyim.org


Kata

Pengantar Drs. H. Achmad Bardjan S., M.M Kepala Sekolah SMP Islam Bani Hasyim

Assalammu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh Puji syukur kehadirat Illahi Robbi pencipta alam semesta dengan segala isinya, termasuk insan manusia yang dikaruniai akal budi. Sholawat serta salam selalu kita haturkan untuk Beliau Nabi akhir zaman setiap saat tiada henti. Semua manusia dilahirkan dalam fitrah yang suci, ibarat lembaran kertas yang putih, bersih yang belum terisi. Tanggung jawab pendidikan anak yang pertama dan utama ada pada orang tua, kemudian disusul pendidikan sekolah/pesantren dan pendidikan di lingkungan masyarakat, yang dewasa ini sudah merambah pengaruh dunia maya (ilmu) dan teknologi. SMP Islam Bani Hasyim merupakan institusi pendidikan Islam yang berorientasi “Meraih Mimpi� dan terciptanya Insan Ulil Albab yang ditanamkan pada setiap santri. Pembelajaran yang dilakukan berorientasi v


pada santri yang kritis, kontekstual, aktual, ceria dan bertanggung jawab dan pastinya berlandaskan Al-Qur’an dan Hadist. Semua itu dilakukan untuk membantu santri meraih mimpi-mimpinya.Salah satu mimpi mereka adalah menyelesaikan NOVEL ini, sebagai wujud pengaktualisasian diri di bidang menulis. Melalui menulis ini, santri mampu merangkai mimpinya lewat kalimat-kalimat yang mengandung makna. Saya selaku Kepala SMP Islam Bani Hasyim, merasa bangga kepada santri kelas IX yang telah berhasil menyelesaikan novel ini, sehingga mampu menjadi kebanggan untuk mereka sendiri di kemudian hari. Harapan dan do’a kami untuk semua santri, semoga dengan lulusnya mereka dari SMP Islam Bani Hasyim ini, mereka telah memiliki pondasi iman yang kuat tak tertandingi sebagai modal untuk meraih citacita yang setinggi-tingginya. Semoga terwujud….. Aamiin Ya Robbal Alamiin. Wassalammu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.

Malang, 6 Juni 2013

Drs. H. Achmad Bardjan S., M.M

vi

 Metamorphis of Genesis


Daftar Isi

Kata Pengantar ~ v Daftar Isi ~ vii Metamorfosa Genesis: Sebuah Mimpi ~ 1 Bagian 1: Who am I? ~ 3 Pencarian Jati Diri ~ 5 Mengenali Siapa Aku! ~ 15 Perjalanan Ilahiyah ~ 33 Kebersamaan yang Indah ~ 39 Bagian 2: Dunia Maya ~ 53 Dunia Maya Kami ~ 55 Bagian 3: Di atas Rata-Rata ~ 83 Kesadaran di atas Rata-Rata ~ 85 Sekilas tentang ~ 139 Penempatan Jati Diri Kami ~ 139 Profil Genesis ~ 149

vii


Metamorfosis Genesis:

Sebuah Mimpi

Bukankah semua orang mempunyai mimpi? Bukankah semua orang mempunyai hak yang sama untuk menggapai mimpinya? Coba sekarang kita lihat orang yang telah menggapai mimpinya! Jangan dikira untuk menggapainya semudah membalik telapak tangan, butuh perjuangan dan pengorbanan. Tapi, bagaimana jika ada sebagian orang yang menggapai mimpinya bersama? Perjuangan dan pengorbanan dihadapi bersama, demi tujuan yang sama, sungguh tak bisa dibayangkan keseruan dan kekompakkannya, pengalaman yang takkan terlupa yang akan selalu terkenang di sini‌ Menulis Novel ini merupakan Salah satu Mimpi kami . . . . . .

1


Bagian 1

Who am I?


Pencarian

Jati Diri

A

llah begitu sabar terhadap manusia, cinta dan romantisme-Nya tidak berdasarkan kekuasaan belaka. Allah pun mempunyai rasa “memiliki� terhadap manusia. Dengan setia Allah tetap menerbitkan matahari tanpa peduli apakah manusia mensyukuri atau tidak. Terbersit tanya apakah kami ber-enam mampu mempunyai rasa “memiliki� terhadap sekolah ini. Memiliki rasa kebersamaan selama 3 tahun nanti, selalu bersama dan berjuang menggapai cita-cita kami yang telah kami gantung setinggi langit. Itu yang kami fikirkan, saat kami melangkahkan kaki ini menapaki jalan setapak di sekolah kami yang megah dan indah. JF adalah nama yang kami pilih dan kami ikrarkan saat menduduki bangku kelas 7. JF adalah Jomblo Forever, semboyan itulah yang secara duniawi dan akademik kami gunakan untuk membentengi hati kami selama kami menimba ilmu di SMP Islam Bani Hasyim. 5


Kami adalah kelas yang paling solid…..karena kelas kami memang satusatunya kelas yang ada di SMP Islam Bani Hasyim ini, kelas kami adalah the first generation, terdiri dari: Radifan Syauqi Wisudharta, Abdul Navi Maulana, Rahmadani Primanindita Airlangga, Ramadhan Setiawan Putra, Nabil Rizky Khairansyah, Rafialdi Hanif Srihadi. Itulah nama-nama kami. *** Namaku Radifan Syauqi Wisudharta Putra. Aku adalah anak pertama dari dua bersaudara. Adikku saat ini duduk di bangku Sekolah Dasar kelas 6 di SD Islam Bani Hasyim. Aku ini termasuk anak yang periang. Insya Allah aku jarang mengalami yang namanya GALAU se­ perti teman-temanku. Aku menjalani hidup ini dengan santai tapi pasti. Terutama urusan ibadah shoat 5 waktu, akulah “lonceng” buat adikku. Saat adikku malas-malasan soal sholat akulah yang selalu mengingatkan dia agar segera sholat. Ilmu agamaku memang belum banyak, namun sholat merupakan bekal manusia menuju Sang kholiq….maka kuperbanyak bekalku sebelum tarikan nafasku berakhir dan siap menghadap-Nya. Oh iya , selain itu juga aku adalah anak yang sangat santai dalam berteman dengan siapapun, tanpa memandang derajat dari materi atau apalah. Jika dia bisa baik kepadaku,insya Allah aku akan berusaha lebih baik kepadanya. Intinya hidup seperti aku yang santai 6

 Metamorphis of Genesis


gini enak , hidup yang mengalir tapi memiliki arah tujuan kesuksesan. Aamiin. *** My name is Rahmadani Primanindita Airlangga. But, you can call me Anggi. Aku adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Aku ini anak yang pintar, baik, sombong, dan ingin menang sendiri. So, kalau mau ketemu aku, siapkan mental yang kuat ya! Oh, ya, aku ini juga ambisius. Tidak hanya urusan duniawi. Tapi insyaallah akhiratnya juga. Sholat kuusahakan selalu lengkap agar bisa jadi contoh buat adik- adikku. Yah, kalau di lihat – lihat, ilmu agamaku setidaknya sudah sedikit diatas rata – rata. Maka, aku selalu berusaha untuk mengamalkannya. Meskipun sekarang belum siap menghadap-Nya, setidaknya kita semua harus mempersiapkan diri bukan? *** Namaku Ramadhan Setiawan Putra, nama panggilanku adalah Rama atau sejenisnya. Aku adalah anak pertama dari dua bersaudara. Aku bisa dibilang baik juga bisa dibilang nakal, walau nakal tapi mendapat keuntungan dari kenakalan itu. Diantara itu aku tidak lupa dengan Sholat walau tidak 5 waktu, aku berusaha terus untuk melengkapinya tetapi entah mengapa hal

Metamorphis of Genesis ď “

7


negatif selalu membuatku malas. Saat ini adikku kelas 1 SD, aku selalu mengajarinya tentang hal baik, terutama sholat. Aku harus memperbanyak mencari pahala dan mengajari adikku mendapat pahala, supaya keluargaku ini mendapat keistimewaan Surga-Nya dan menghindar dari Neraka-Nya. Aamiin…….. *** Yo Namaku Syarief Abdul Navi’ Maulana, you can call me Navi’ or nvx or Sync-nvx. Aku adalah anak ke 4 dari empat bersaudara. You know aku anak yang lahir di Malang, tepatnya 13 November 1997. Aku adalah seorang Gamer yang amatir yang beranjak menjadi pro. Menjadi sorang gamer mungkin bagi beberapa orang sangat membosankan. Setiap hari kerjanya main game sendiri dan tidak ada yang bisa di ajak bicara. Tetapi berbeda denganku. Aku sangat menikmati saat bermain game, jenis permainan apapun kecuali game yang ber genre “table”. Aku juga seorang penggila anime. Banyak orang Indonesia yang kurang tahu apa itu anime. Aku sangat tidak suka yang namanya menulis, dan membaca buku bacaan hanya memuat tulisan saja, buatku itu sangat membosankan. Padahal kata Guru Bahasa Indonesiaku Bu Indah namanya membaca itu adalah kegiatan yang sangat bermanfaat. Tetapi buatku membaca itu adalah suatu yang menjemukan. Tapi mungkin suatu saat nanti 8

 Metamorphis of Genesis


aku akan sadar bahwa membaca itu penting, sekarang biar lah aku menjalani apa yang ku suka, setidaknya mumpung aku masih muda…..Hahaha….Maafkan aku Bu Indah aku tidak mematuhi anjuran Bu Indah untuk membaca. Piss Bu Indah . . . .

*** Namaku Achmad Yulianto, nama panggilanku Antok. Aku adalah anak ketiga dari 4 saudara. Aku nich anaknya koplak, GJ {gak jelas}, bandel. Tapi di sisi lain dari sifat ku tuch, aku hanya ingin menghibur teman-teman dan orang di sekitar ku misal yang lagi ada problem apa gitu atau yang lagi galau nich habis diputusin sama pacarnya. Dan aku pun siap tuk menghibur kalian dengan kekoplakanku,… heheheh kayak pelawak azha. Kata temen-temanku aku ini biang kerok ketawa. Kata mereka melihat wajahku dan cara bicaraku saja sudah bisa membuat mereka tertawa, apalagi kalau aku ngelawak pasti mereka akan sakit perut karena tertawa. Alhamdulillah….semua ini aku syukuri, berarti insyaAllah wajahku ini selalu membawa pahala, sebab selalu membuat orang lain bahagia bila melihat aku. Seganteng dan selucu apa sih aku ini……itu pertanyaan yang belu bisa aku jawab sampai detik ini…… Hahahah…….. ***

Metamorphis of Genesis 

9


Namaku Erik Apriliya. Nama panggilanku Erik/Ipin di sekolah dan kalau di rumah panggilanku kecenk. Aku adalah anak pertama dari 4 saudara. Aku ini seorang anak yang tidak seperti anakanak pada umumnya. Aku adalah seseorang yang suka sendiri, akupun lebih suka begaul dengan anak yang umurnya di atasku dan aku sama sekali tak suka kalau dituntut untuk mengerjakan sesuatu yang tidak aku sukai sama sekali. Aku bisa di bilang baik juga di bilang nakalpun bisa karena hidupku sangat keras. Intinya hidupku penuh dengan sisi gelap dan sedikit sisi terangnya. Pesanku jangan pernah masuk dunia hitam karena engkau akan sulit untuk keluar. Aku adalah “BLACK”. Untuk menghilangkan identitas BLACK dalam hidupku, aku sudah pernah menanggalkan “urusan duniawi” dan kupikir jalan itu benar. Namun jalan yang ku tempuh itu itu salah, alhamdulillah aku segera disadarkan oleh guruku Bu A’yun…sehingga aku kembali lagi ke banggu sekolah….. Terima kasih Ya Allah Engkau memang Maha Agung. Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya. ***

10

 Metamorphis of Genesis


Kalian bisa memanggilku Nabil. Lingkungan telah mem­ buatku terus mencari arti dari kehidupan yang penuh misteri ini. Hingga akhirnya aku menemukan perhiasan kehidupan, memaknai, menghargai, memberi dan berbagi dengan itu hidup akan menjadi lebih indah. Aku adalah seseorang yang tidak bisa berhenti untuk berkarya, walaupun karya itu hanya untuk aku nikmati sendiri (bukan untuk dipertontonkan). Karena orang menulis bukan berarti dia seorang penulis dan tidak dikenal lebih baik daripada tidak dihargai. Dalam hidup ini, seseorang pasti pernah me­ rasakan titik kejenuhan, kejenuhan dalam hidupku ini kubuat untuk bernyanyi. Bernyanyi merupakan caraku untuk melepaskan kejenuhan. Terkadang lewat kejenuhan itu aku dapat menghasilkan karya. Jangan berhenti untuk berkarya, yakinlah akan ada saat dimana kau akan menikmati hidupmu dengan karyamu. ***

Metamorphis of Genesis ď “

11


Aku Adelia Rahma Mahmuda panggil aja Adel. Aku anak ke 4 dari 4 bersaudara. Aku suka sama lagu dan lantunan musik yang merayu hatiku agar menari-nari. Aku sangat tidak suka di bentak-bentak bagaikan aku anak tuli, apalagi kalau banyak yang salah faham pada ku. Dunia memang panggung sandiwara banyak yang bilang aku anak jutek?! Tak peduli apapun julukan untukku, yang penting aku bisa memerankan peranku dan aku hanya ingin menjadi anak yang sukses dunia akhirat. -_Satu lagi‌..Aku akan menyelesaikan tugasku dengan maksimal, walaupun ku tahu bahwa tugas itu tidak menyenangkan buatku. Karena ku tahu pasti ada pelajaran yang sangat berharga dalam menyelesaikan tugas itu. Satu teman kami . . . . Rafialdi Hanif Srihadi, telah pindah ke Bandung. Dia adalah sosok teman yang bersahaja. Terima kasih sobat, kamu telah mengisi hari-hari kami walaupun sesaat. Satu lagi teman kami, yang sempat mengisi hari-hari kami walau sesaat. . . Cut Disgyeta. .

12

ď “ Metamorphis of Genesis


Demikianlah tadi, sekilas profile para penulis di buku ini. Kami adalah para generasi penerus bangsa yang insyaAllah akan memimpin bangsa dengan Islami berlandaskan Al-Qur’an dan Hadist. Kami sangat yakin bahwa : “Hidup ini memang tidak mudah, namun janganlah mempersulit hidup ini dengan hal-hal yang kurang bermanfaat”

Metamorphis of Genesis 

13


Mengenali

Siapa Aku!

J

ati diri ‌. kata-kata itu sering kami dengar. Katanya sih . . .jati diri itu bisa kita cari‌.Namun sekarang kami bertanya dimana kami bisa mencari jati diri itu?...Ah‌itu pertanyaan konyol dan tidak masuk akal menurut kami. Aneh . . . Sampai detik ini pun, kami tak tahu apa, siapa, kapan, dimana, bagaimana, dan mengapa kami harus mencari makna jati diri. Kami hanya paham bahwa hidup ini harus dijalani sesuai kodrat dari Allah, dan harus dijalani dengan sabar dan ikhlas. Kami tak tahu harus mencari dimana letak jati diri itu? Kata orang sih jati diri itu adalah karakterkita sendiri. Agar pemikiran kami tidak terombang ambing, akhirnya kami menanyakan pada kedua orang tua kami masing-masing.

15


Inilah perbincangan santai kami bersama orang tua. . . Suatu hari di ruang keluarga, kami semua ber­ kumpul ada adikku, Ayah, Ibu dan Aku. Terlintas di benakku, apa hakekat “JATI DIRI” sebenarnya? Kucoba memberanikan diri untuk bertanya kepada Ayah dan Ibu ku. “ Yah…..apa sih sebenarnya makna “Jati Diri” itu?” tanyaku sambil duduk santai menghadap Ayah. “Jati diri adalah kepribadian, ciri khas atau karakter yang melekat pada diri manusia,”Ayah menjawab sambil menyantap pisang goreng yang telah disajikan ibu. Tiba-tiba Ibu ikut melengkapi jawaban Ayah, bahwa sebenarnya jati diri itu adalah ciri khas atau simbol tentang kepribadianmu Mas Nabil. Jati diri merupakan cerminan pribadi yang kamu miliki. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa jati diri itu penting. Jati diri itu tidak berbentuk namun kehadirannya/ keberadaannya sangat mempengaruhi langkahmu setiap saat. Ibu menjawab dengan panjang lebar kali tinggi……Heheheh…bercanda. Kulanjutkan rasa penasaranku tentang hakikat jati diri yang sebenarnya. “Dimana kita bisa mencari jati diri, Bu?” tanyaku berikutnya. Ibu tidak langsung menjawab pertanyaanku, malah Ibu balik bertanya padaku,”Menurut Mas Nabil, dimana kita bisa menemukan jati diri itu?” Langsung ku jawab dengan 16

 Metamorphis of Genesis


spontan pertanyaan itu.” Ya….dimana saja Bu, kan kita ini hidup tidak hanya di dalam rumah, bisa di sekolah, di lingkungan masyarakat, dan dimana saja kan Bu?”……. “Pintar anak Ibu ini….”, Ibu memujiku atas jawaban yang telah kusampaikan tadi. Ku serang aja Ayah dengan pertanyaan berikut­ nya….. hehehe…..“Lalu kapan kita mulai mencari jati diri itu Ayah?” Ayah menjawab sambil melihat aku yang sudah siap mendengarkan jawaban Ayah, “Sejak kita mulai bersinggungan atau berinteraksi dengan masyarakat sekitar kita, lingkungan sekolah dan dimanapun kamu berada. Saat itu lah kamu harus bisa menempatkan dirimu sesuai situasi dan kondisi lingku­ ngan itu. Jika kamu pandai menempatkan dirimu maka orang lain akan nyaman bersamamu. Nah….. di situ lah tanpa kamu sadari, kamu telah mulai mencari dan menemukan jati dirimu secara bertahap…..” Aku mulai merenungkan jawaban Ayah tadi, bahwa ternyata saat berinteraksi dengan lingkungan itu …”AKU sudah MULAI menjalani proses pencarian JATI DIRIKU. Berarti …….( sudah ah…… kuhentikan lamunanku sejenak tadi). “Jika memang demikianAyah….berarti… .mengapa kita harus mencari jati diri?”, tanyaku semakin serius pada ayah….. Ayah melihatku kembali dan menjawab semua tanyaku. ”Kita harus mencari jati diri karena apabila kita mengetahui jati diri, kita bisa menghargai diri sendiri dan beradaptasi dengan lingkungan. Maksudnya……Kita bisa menempatkan diri kapan harus berbuat, berbicara, dan kapan harus menempatkan hak dan kewajiban kita sebagai makhluk sosial. Metamorphis of Genesis 

17


“Ayah……Siapa yang mampu mendapatkan jati diri?, tanyaku penuh selidik. “Orang-orang yang punya kepribadian. Maksudnya orang yang bisa mengukur kemampuan dan mengetahui kelebihan dan kekurangan pada dirinya,” jawab Ayah singkat dan padat. Karena hari telah larut malam, ku akhiri diskusi dengan orang tuaku ini dengan satu pertanyaan lagi…. “Bagaimana caranya agar kita bisa menemukan jati diri itu, Ayah?” Ayah tetap sabar menjawab semua pertanyaanku dari tadi. “Salah satu caranya melalui prestasi-prestasi kita dan penilaian dari orang lain. Itu artinya kita harus tetap berprestasi agar kita dapat mengetahui semampu apakah kita ini dalam menjalani hidup….apakah kita bisa berprestasi untuk mengisi makna hidup ini.” “Terima kasih Ayah, atas semua ilmu malam ini. Aku berharap, kita bisa sharring dan diskusi seperti ini ya Ayah!!!” “OKE,,,,Ayah akan selalu meluangkan waktu agar kita bisa diskusi”, sudah sana tidur karena sudah malam. Ayah menyuruhku masuk kamar tidur. Setelah ku dengar semua jawaban Ayah tadi, kini aku merenung dalam kamar. Ternyata jika kita ingin disebut ORANG BAIK….maka kita harus menunjukkan perilaku yang BAIK ….itu semua akan menjadi jati diri kita dimata orang lain. Ku pejamkan mataku....dengan senyum yang terkembang….ku telah mendapat pelajaran berharga malam ini....dan yang lebih penting aku semakin dekat dengan kedua orang tuaku….*membaca do’a sebelum tidur. 18

 Metamorphis of Genesis


Syarief Abdul Navi Maulana Suatu hari di depan TV ruang keluarga. . . .

Aku Mama Aku Mama Aku Mama

Aku

Mama Aku Mama

Aku Mama

: “Ma. . .aku pengen tahu, jati diri itu apa sih? : “Emangnya, itu pertanyaan dari siapa kok tumben kamu tanya tentang jati diri?” : “Ini tugas sekolah Ma, ayo lah Ma bantu aku!” : “Jati diri maksudnya cerminan diri kita yang sebenarnya.” : “Maksudnya, Ma?” : “Jati diri itu ….adalah diri kita yang sebenarnya. Yaitu dimana kita sudah mencapai posisi yang bagi kita sudah sangat sempurna” : “Terus…..siapa saja yang harus punya jati diri..Ma?” : “ Ya….kita semua umat manusia” : “Kapan kita punya jati diri itu ,..Ma? : “ Ya…saat kita menemukannya nanti… disaat kita tahu mana yang baik dan mana yang buruk disitulah perjalanan kita dimulai untuk mencari jati diri.” : “Dimana kita bisa menemukan jati diri itu?” : “ Dimana saja Le…. (panggilan tersayang Metamorphis of Genesis 

19


Aku Mama

Aku

:

Mama

Aku

Mama

Aku

untukku dari Mama)… saat kita hidup dimasyarakat, saat di sekolah, dan dimana saja wes pokok’e” : “Terus…….Mengapa kita harus memiliki jati diri Ma? : “Supaya kita memiliki pendirian dan tidak mudah terpengaruh ke hal-hal yang dapat merugikan kita. Satu lagi agar kita lebih menghargai arti kehidupan ini.” “ Bagaimana cara mendapatkan jati diri itu ..Ma? : “ Setiap manusia mendapatkan jati dirinya dngan cara yang berbeda-beda. Yang pasti kita harus andai-pandai memaknai atau mengambil hikmah dari setiap pelajaran hidup ini.” : “ Iya Ma…..Aku mulai paham sekarang mengapa kita harus menemukan jati diri itu.” : “Le…..satu pesen Mama……Berpikirlah dahulu sebelum melakukan sesuatu. Pertimbangkan baik dan buruknya dahulu, agar kamu tidak salah langkah.” : “ Iya Ma…….Berez deh pokoknya…… Asalkan Mama selalu ada buat aku (sambil kucium tangan mama lalu aku pun berlalu dari Beliau).

Kini ku sadari. . . . .Bahwa jati diriku harus segera aku temukan…agar aku tidak salah jalan dalam hidup ini. . . Aku mohon petunjuk-Mu… Tuntunlah langkahku Ya Allah,,,,, 20

 Metamorphis of Genesis


*Rahmadani Primanindita Airlangga* Suatu sore yang indah.. . di saat kami semua berkumpul . . . Ku gunakan kesempatan ini untuk wawancara dengan Ayahku…. Tanya Jawab

Tanya Jawab

Tanya Jawab

Tanya Jawab

: “Apa definisi jati diri menurut Ayah?” : “Dalam Bahasa Inggris disebut Identity atau identitas.Biasanya mulai dari pertanyaan siapakah aku? ; Tidak sama dengan orang lain. Karena jati itu aku atau identitasku. ; Identitas seseorang yang membedakan antara satu dengan yang lain. Tidak sekedar penampilan. Tetapi karakter yang melekat pada diri seseorang. : “Terus, siapa yang harus mencari jati diriku?” : ” Ya kamu sendiri lah! Mau siapa lagi? Dan biasanya, kamu akan menemukannya dari orang lain. Orang lain yang dekat dengan kamu akan lebih mengetahui sifat atau karaktermu.” : “Kapan aku bisa menemukan jati diriku?” : “Maksimal sekarang. Karena tentang dirimu besok, siapa yang tahu? Jati diri itu membicarakan tentang masa lalu.Bukan masa depan. Kalau kita bicara masa depan, namanya visi atau cita – cita.” : “Di mana aku bisa membentuk jati diriku?” : ” Dimana – mana. Karena suatu proses pe­ ngalaman hidup atau proses kedewasaan. Metamorphis of Genesis 

21


Tanya Jawab

Tanya Jawab

Jati diri tidak statis (tetap) karena orang ataumanusia bersifat dinamis (bisa berubah). Kamu yang sekarang, kamu yang dulu, dan kamu yang besok itu tidak sama.Orang itu bisa hanya tampaknya saja. Tampaknya tegar ternyata gelisah.Tampaknya baik ternyata licik. Contoh: ada orang yang hidup dengan berbagai masalah. Tetapi kelihatan tegar.Ternyata, di kemudian hari, dia bertemu suatu masalah yang sangat berat dan dia yang dulunya tegar jadi khawatir atau gelisah.” : “Bagaimana cara mencari jati diri?” :”Jati diri tidak ditemukan tetapi dibentuk. Jati diri itu bukan suatu barang yang bisa ditemukan. Dia tidak hilang tetapi, dibentuk. Sesuatu yang awalnya tidak ada melalui suatu proses menjadi ada. Prosesnya bisa melalui pengalamanhidup, kedewasaan, pengaruh lingkungan, dll.” : “Mengapa kita harus mengetahui jati diri kita?” : “ Agar memiliki tujuan untuk melangkah. Misalnya, kamu mau jadi ilmuwan. Maka kamu harus menentukan langkah – langkah agar cita – citamu itu tercapai. Yaitu dengan menjadi giat, ulet, rajin, ingin tahu, dll.”

Kini aku tahu . . .bahwa jati diri itu penilaian orang lain tentang diri kita. Agar aku dinilai baik maka aku harus berbuat dan membentuk diri menjadi orang baik. 22

 Metamorphis of Genesis


Radifan Syauqi Wisudharta. P

Sore….. Saat santai itu semua anggota keluarga sedang berkumpul, dan saat itu aku tiba-tiba memikirkan, apa sih jati diri itu? Nah, kebetulan saat itu papa-mama kliatannya sedang santai juga , aku pun kepikiran untuk bertanya langsung kepada orang tuaku. Aku : “ Ma, lagi santai nggak ? “ Mama : “ Kelihatannya gimana , emang ada apa ? “(sambil senyum - senyum) Aku : “ Boleh tanya nggak ? “ Mama : “ Emang mau tanya apa ? “ Aku : “ Menurut Mama , apa sih Ma jati diri itu ? “ Mama : “ Jadi jati diri itu adalah identitas diri .. “ Aku : “ Maksudnya Ma .. ? “ Mama : “Jadi ini loh aku , ini aku dengan karakterku ..“ Aku : “ Owhh , makasih maa infonya “

Metamorphis of Genesis 

23


Aku pun masih merasa belum puas dengan jawaban mamaku tadi. Aku pun berusaha mencari informasi lagi apa sih jati diri itu, aku pun bertanya kepada papa aku yang sedang santai di depan laptop. Aku : “ Paa , mau tanya boleh ya ? “ Papa : “ Iyaa , nanya apa emang ? “ Aku : “ Menurut papa nih , jati diri itu apa sih pa ? “ Papa : “ Jadi identitas diri Mas untuk menjadi diri itu .. “ Aku : “ Loh maksudnya apa Paa ..?? “ Papa : “ Kamu mau jadi seperti apa , ditunjukkan dengan sikap dan prilaku mas , jadi intinya dirimu itu mau jadi apa dan seperti apa .. “ Aku : “ Oooow gitu ya Paa….Kalau yang dimaksud dengan pencarian jati diri Pa ..?? “ Papa : “ Jadi kamu mencari sosokmu itu seperti apa , sebelum mencari kamu harus punya planning , kamu mau jadi apa besok nanti , sehingga Mas Fafan nanti akan dikenal sebagai sosok yang gimana gitu , sesuai dengan apa yang kamu mau . Dan jati diri itu muncul saat mas sudah nggak meniru gaya orang lain , punya style , punya pendirian , dan ini loh aku , ini loh karakter aku .. “ Aku : “ Pa , dimana jati diri itu bisa aku temukan..?“ Papa : “ Kalau itu ya cuma kamu yang bisa nentukan , karena setiap orang berbedabeda, jadi tidak bisa dibuat patokan ,.. “ 24

 Metamorphis of Genesis


Aku Papa Aku Papa

Aku Papa

Aku

Papa Aku

: “ Kapan Paa aku harus mencari jati diri .. ?? “ : “ Mulai saat remaja gini... “ : “ Mengapa Paa aku kok harus mencari jati diri .. ? “ : “Karena kalau kamu ga punya jati diri maka akan mudah ikut-ikutan temen , iya kalau yang positif , kalau negatif gimana .. “ : “ Bagaimana paa cara mendapat jati diri .. ?? : “ Hmm .. dengan berbagai cara , bisa dari intropeksi diri bisa menyelami diri sendiri .. “ : “ oOowhhh gituu , yaudah Paa makasih banyak info-info nya Paa J “ : “ Sama-sama , keren juga pertanyaanmu hehe .. “ : “Ya…iyalah…..kan anak Papa ini selain keren juga pinter”(dalam hatiku…padahal ini kan pertanyaan dari Bu Indah…xixixixixi) ###

Ramadhan Setiawan Putra Malam ini hanya ada Aku dan Mama di rumah ini . . . Aku Mama Aku

: ”Ma, bisa bantuin aku gak ?” : ”Bantuin apa ?” : ”Ini ada tugas dari Bu Indah”

Metamorphis of Genesis 

25


Mama Aku Mama Aku Mama Aku Aku Aku Mama Aku Mama Aku Mama Aku Mama Aku

Aku

Aku 26

: ”Emang apa tugasnya” : ”Ini, apa sih Jati Diri itu ?” : ”Oh, Jati Diri itu adalah diri kamu sesungguhnya” : ”Maksudnya apa ma ?” : ”Maksudnya mama tuh karakter kamu sesungguhnya” : ”Oh, karakter yang ada didalam tubuh aku?” Mama : ”Iya” : ”Emang kalau Jati Diri itu bisa dia cari?” Mama : ”Bisalah” : ”Dimana carinya ma?” : ”Tergantung orangnya” : ”Kalau aku bisa dimana?” : ”Kalau itu cuma kamu yang tau” : ”Oh, carinya itu kapan ma?” : ”Saat kamu udah tahu Jati Diri itu apa, dan biasanya saat remaja” : ”Oh, berarti aku udah bisa dong mencari Jati Diri aku?” : ”Emangnya kamu udah remaja? kalau udah remaja ya bisalah” : ”Oh, kenapa kita kok harus cari Jati Diri?” Mama : ”Ya kalau kamu gk cari nanti bisa susah, kamu jadi bisa terpengaruh sama temen kamu yang gak betul” : ”Bagaimana sih ma cara ndapetin Jati Diri?” Mama : ”Kamu bisa dapetinnya dari cara berdiam diri dan mulai memahami tiap langkahmu” : ”Oh, ya udah makasih ya Ma”

 Metamorphis of Genesis


Mama Aku Mama

Aku

Mama

: ”Gak ada lagi emang?” : ”Enggak kok, makasih ya” : ”Ya, tapi dengar satu pesan Mama….. Jadilah dirimu sendiri jangan mudah terpengaruh hal-hal negatif. Jika sudah seperti itu, maka itulah yang menjadi jati dirimu. : “Oke Ma….InsyaAllah aku akan menjadi anak Mama yang bisa Mama dan Papa banggakan.” : “ Aamiin…”

Setelah itu . . . .Aku mulai merenung. . .bahwa.. “Sebaik-baiknya diriku adalah…. Diriku yang menjadi diri sendiri bukan reinkarnasi dari pribadi orang lain” ###

Achmad Yulianto Aku pun mencoba bertanya kepada Kakakqu soal jati itu apa ,..?? Kakakqu pun menjawab, Jati Diri itu mengerti diri sendiri. Misalkan cita – citamu apa, bakatmu apa. Intinya mengerti Dirimu Sendiri…,contoh seperti Sifat, Karakter, Tujuan, Dll…J Metamorphis of Genesis 

27


Aku pun bertanya lagi “Buat apa sih Jati Diri itu..?” Kakakqu pun menjawabnya, Untuk Menemukan Titik Kesuksesan Kita Dll,.. J Dan terakhir, “Bagaimana cara menemukan Jati Diri Kita?” Dengan tatapan yang bingung,,.. Kakakqu pun menjawabnya, “Aku pun belum menemukan jati diriku seperti apa, Dek.” Aku mulai diam…..ka­rena kakak-ku punbelum bisa menjawabnya. Aku mulai bertanya dalam hati……Inikah yang dimaksud dengan “JATI DIRI” ? Duduk termenung sendiri memikirkan siapa dan mau apa aku ini? Maafkan Aku….hanya sebatas ini pengetahuanku tentang JATI DIRI ***

Erik Apriliya Pertanyaan - pertanyaan ini sempat menyita pikiranku beberapa hari ini. . . . Karena keterbatasan waktuku bersama orang tua, maka kucoba mencari jawaban kepada teman terdekatku . . . . Aku : “Menurutmu jati diri itu apa sih?” Temanku : “ Jati diri adalah sebuah kisah –kisah hidup ataupun sebuah pengalaman yang belum 28

 Metamorphis of Genesis


kamu raih sebelumnya atau sebuah hal yang ada dalam dirimu sendiri yang selama ini belum kamu ketahui. Aku : “Kalau begitu, kapan kira – kira kita bisa menemukan jati diri itu?” Temanku : “Jati diri itu bisa kita temukan setiap waktu. Maksudnya kita belajar dari pengalaman kita sendiri, dari situlah kita bisa mengetahui kemampuan kita saat menghadapi suatu masalah. Maka di situ lah kita menemukan salah satu dari jati diri kita.” Aku : “Jadi, bagaimana cara menemukan jati diri kita? Temanku : “Mudah caranya yaitu banyak – banyaklah cari pengalaman baru yang sekirannya belum pernah kamu jalani sebelumnya itu nantinya bisa lebih baik untuk mengimbanggi jati dirimu.” Aku : “Siapakah orang yang bisa membantu aku menemukan jati diriku?” Temanku : “Ya, orang – orang di dekatmu lah pastinya terutama kedua orang tuamu sendiri. Aku : “ Emangnya sulit ya mencari jati diri itu?” Temanku : “ Ya nggak sulit, asalkan kita pandai mengambil hikmah dari setiap kejadian dalam hidup ini.” “Hidup ini memang keras,,,penuh perjuangan termasuk berjuang untuk menemukan jati diriku yang sesungguhnya.” *** Metamorphis of Genesis 

29


Adelia Rahma Mahmuda Suatu sore yang cerah, saat aku melihat Ayah sedang santai kucoba mendekati Beliau . . . “Ayah, apa sih sebenarnya jati diri itu?”, tanyaku penasaran. Ayah menjawab, “Emangnya kenapa kamu tanyakan itu mbak Adel?” “Ini lho Yah…., ada tugas dari sekolah tentang maksud dan pengertian Jati Diri.” “Jati diri itu adalah prinsip kehidupan yang harus dipegang seseorang.” Kulanjutkan rasa penasaranku,”Lalu, mengapa jati diri harus dibentuk, Ayah?”. Ayah menjelaskan lagi dengan sabar, “ Karena jati diri akan menentukan keberhasilam seseorang di masa depan. Jika seseorang tidak memiliki jati diri kemungkinan besar arah hidupnya tidak pasti.” “Terus, kapan aku harus membentuk jati diriku?” “ Ya sejak dini, secepat mungkin temukan jati dirimu”pinta Ayah padaku. “Bagaimana cara membentuk jati diriku ini, Ayah?” Ayah mendekatiku dan memegang pundakku,” Mbak, jati diri itu adalah proses. Pembiasaan yang kamu lakukan itu juga merupakan pembentukkan jati diri. Apapun yang kamu lakukan di rumah, sekolah, dan

30

 Metamorphis of Genesis


lingkungan, semua itu turut membantu pembentukkan jati dirimu”. “Ooo…..begitu ya Ayah. Aku sekarang sudah mulai paham sedikit tentang jati diri. Terima kasih Ayah.” Ayah tersenyum lebar kepadaku sambil berkata “Sama-sama Anakku sayang” Suasana sore itu sudah mulai gelap, dan adzan Magrib pun mulai terdengar. Kami pun mengakhiri percakapan ini, dan melakukan sholat Magrib.

Metamorphis of Genesis 

31


Perjalanan

Ilahiyah

Renungan Kami . . . . Semua percakapan yang telah kami lakukan denga n orang tua merupakan bekal awal untuk pencarian ”JATI DIRI” kami. ujuan kami bersekolah di SMP Islam Bani Hasyim selain mencari ilmu akademik, terbersit keinginan untuk menjalani perjalanan Illahiyah. Sebuah perjalanan yang kami anggap sebagai perjalanan “Keramat”, ingin mencari keberadaan Allah dalam diri kami. Walaupun, kami tak tahu “apakah semua itu mungkin bagi kami?” Hari ini, aku masuk ke SMP Islam Bani Hasyim. Hari pertama agak deg – degan, karena aku belum tahu pasti jumlah muridnya, dan siapa saja yang akan menjadi temanku selama 3 tahun nanti (jika naik kelas), heheheh……. Setelah aku masuk ke kelas yang ditunjuk oleh seorang ibu guru, aku terkejut. Pemandangan

T

33


didepanku hanyalah segelintir anak laki – laki, dan mereka sudah saling mengenal, mengobrol dengan asyiknya. Ku tunggu detik demi detik, menit berganti menit dan jam pun berlalu…namun tak muncul juga makhluk yang cirinya perempuan seperti diriku. Di sekelilingku hanya lah teman-teman laki-laki. Dada ku semakin deg – deg-an, saat jarum pendek dan panjang pada jam tanganku telah menunjuk pada angka 8 dan 1. Artinya, sekarang sudah pukul 8.05. Aku sudah menunggu cukup lama dan tak ada lagi yang datang. Aku menghitung jumlah siswa yang datang. Hanya 5. Termasuk aku. Tak lebih. Akhirnya, guru – guru yang menunggu di luar masuk. Salah satu guru, tepatnya yang terlihat paling berumur mulai angkat bicara. “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.” “Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.” “Nama saya Achmad Bardjan. Kalian bisa memanggil saya Pak Bardjan. Saya sebagai Kepala Sekolah di sini.Saya ucapkan selamat datang kepada kalian, sebagai santri baru di sini. Nah, di sini... (dan selebihnya karena aku tidak ingat)” Setelah pidato pembukaan yang panjang kali lebar kali tinggi, kami memulai perkenalan. Yang disebutkan adalah nama, hobi, dan cita – cita. Dan begitu.. dan begitu...dan seterusnya… Hari pertama telah kami lalui bersama. Ada canda, tawa, dan keringat yang menetes di dahi kami masingmasing. 34

 Metamorphis of Genesis


Perjalanan hari kedua, begitu indah bagi kami. Disinilah kami mulai dikenalkan sistem pembelajaran di SMP Islam Bani Hasyim.

Mau tahu . . . . ??? Rutinitas yang akan kami jalani setiap pagi selama 3 tahun di SMP Islam Bani Hasyim adalah melaksanakan Sholat Dhuha . Hari kedua kami ini telah di awali dengan ibadah sholat Dhuha. Alhamdulillah . . . hati dan pikiran kami sekarang menjadi tenang. Tidak lagi galau karena kami ternyata hanya berenam. Pak Wawan pun mulai menjelaskan makna sholat Dhuha bagi kami. Nabil mulai bertanya apa sebenarnya manfaat kita melakukan sholat dhuha? Sholat Dhuha itu dapat meluaskan pintu rezeki, menghilangkan sifat malas, menenangkan hati dan pikiran sebelum beraktivitas, dan tetap mengingat Allah disela-sela kesibukkan kita. Setelah memilih Buku, Kami diajak pergi ke sawah. Kenapa Kami diajak ke sawah? Kami ke sawah agar kami bisa menginspirasi otak kita. Dan itu memang terbukti aku bisa menerima inspirasi dengan baik. Dan pikiran negatif akan sulit masuk ke otak kita. Setelah Kami membaca buku yang telah dibawa, Kami menjelaskan apa yang sudah kami pahami. Setelah menjelaskan kami kembali ke sekolah. Di sekolah, Kami diajak untuk melihat presentasi pengenalan SMP Islam Bani Hasyim. Setelah presentasi telah usai, Kami berdo’a bersama sebelum pulang ke rumah masing-masing.

Metamorphis of Genesis ď “

35


Hari-hari telah kami lalui bersama, hanya ada Fafan, Nabil, Rama, Navik, Rafi dan Anggy. Tidak mudah bagi kami untuk melalui semua itu, selain model pembelajaran yang berbeda, dan cuma ada 1 teman perempuan yang secara otomatis mempengaruhi suasana kami belajar. Anggy sering uring-uringan saat berbicara dengan kami kaum Adam. Mungkin itu semua karena dia sering kami goda dan olok-olok. Kami mulai sedikit asing dengan model pem­ belajaran di SMP Islam Bani Hasyim ini. . . . Berawal dari . . .membawa binatang ternak, membuat kandang, membawa tanaman, membuat produk, jalan-jalan sambil belajar yang kemudian kami sebut dengan STUDI LAPANGAN (SL), membuat laporan yang menjemukan, dan masih banyak lagi kegiatan yang asing untuk kami jalani.

Apakah ini yang dinamakan perjalanan Illahiyah ‌.??? Hari demi hari, bulan demi bulan, setahun sudah kami menjalani perjalanan Illahiyah ini. . .Ada rasa senang, kecewa, duka, gundah, galau dan rasa-rasa yang lain, yang tidak bisa kami lukiskan satu-persatu. Namun semua itu terasa indah setelah satu tahun sudah kami melewatinya bersama-sama. . .seiring pindahnya teman kami Rafi‌..muncul lah satu teman lagi yaitu Achmad Yulianto (Antok ) dan kemudian Erik Apriliya ( Erik). Antok dan Erik mulai mewarnai perjalanan kami saat akhir kelas 7, semester 2. Mereka berdua merasa asing dengan model pembelajaran di SMP 36

ď “ Metamorphis of Genesis


Islam Bani Hasyim disaat kami berlima mulai paham akan Perjalanan Illahiyah ini. Seikit demi sedikit kami memahamkan semua ini pada Antok dan Erik yang masih canggung untuk berbicara. Cara kami memahamkan pembelajaran di sekolah ini kepada Antok dan Erik adalah dengan cara mengajak dan membimbing mereka berdua dalam setiap kegiatan. Semua kami lakukan secara bersama-sama, terasa sekali sebagai kebersamaan yang indah…… Selang beberapa minggu…..Muncul lagi teman baru kami namanya Diesgyta….Alhamdulillah kami memiliki 1 teman perempuan lagi, yaaaach itung-itung untuk teman Si Anggy, daripada dia sendiri teman cewek di kelas ini. Kehadiran Diesgy menambah jumlah santri yang ada di kelas kami menjadi 8 orang. Walau un masih kelihatan minim sekali, namun kami senang paling tidak kelas kami sedikit lebih ramai dari biasanya. Apalagi dengan hadirnya Antok, dia pandai melawak. Setiap kali berbicara kami semua pasti akan Geeeer.. dibuatnya. Dengan gaya bicaranya dan ekspresinya, dia mamp-u membuat kami tertawa terbahak-bahak. Sungguh sebuah kebersamaan yang indah dan mengesankan. . .

Metamorphis of Genesis 

37


Kebersamaan

yang Indah

K

ebersamaan ini adalah anugerah terindah yang pernah kami rasakan. Kebersamaan yang diwarnai oleh berbagai konflik‌.berbagai karakter‌.berbagai situasi dan kondisi‌..berbagai lokasi dan yang terpenting adalah berbagai solusi. Inilah kisah kami satu-persatu akan kami urai, sebagai bukti bahwa kebersamaan kami begitu indah. . .

~~~~ Radifan alias Fafan ~~~~ Jujur saja , kami pada saat semester semester awal adalah masa suram dalam diri kami . betapa tidak , kami tidak bisa membedakan bagaimana kami belajar bagaimana kami bermain , bagaimana saat bel masuk dengan bel istirahat . sama saja, bahkan kami serasa tidak punya jadwal sekolah pada waktu itu. Itu dikarenakan guru yang sibuk mengajar di SD, dan kami yang masih tidak sadar akan pentingnya belajar. Dulu 39


kami menganggap sekolah itu hanya tempat bermain game online saja, maklum lah , disekolah kami terdapat sinyal wifi dimana saja dan sekolah hanya untuk melepas kangen kepada teman-teman kami saja . Oh iya , kami pun tak jarang juga sering harus sampai mencari guru agar kami seharian tidak menganggur dan seperti orang tak berguna saja. Terkadang kami harus ke Gedung SD juga agar ada yang bisa menggantikan guru yang tidak bisa mengajar. Itu semua karena banyak sekali jadwal guru yang bertabrakan antara di SD dan SMP . Oh iya, meski begitu ada kok guru yang selalu setia dengan kami, yang selalu setia mengantarkan kami studi lapangan. Siapa lagi kalau bukan Pak Wawan. Pak Wawan adalah wali kelas kami, Beliau selalu ready untuk mengajar kami. Pak Wawan memang mungkin ditugaskan untuk fokus di SMP Bani Hasyim. Pak Wawan dulu itu adalah guru dari SD Bani Hasyim. Setelah ada kami Pak Wawan ditugaskan menjadi wali kelas kami. Pak Wawan ahli dalam bidang KeIslaman . Meski guru sering bertabrakan jadwalnya dengan SD, kami tetap rutin menjalankan kegiatan yang dinamakan dengan studi lapangan . Oh iya , studi lapangan yang paling aku ingat adalah ru’yatul hilal . Karena disana kami punya pengalaman yang berharga . kami jadi tahu bagaimana menentukan awal bulan Ramadhan . dan saat itu kami melakukan ru’yatul hilal di Tanjung Kodok Lamongan. Kami berangkat pagi pulang tengah malam. Oh iya kami tidak hanya melakukan pembelajaran lho, kami juga sekalian berwisata ria hehehe . Saat itu yang ikut ke Tanjung Kodok adalah 40

ď “ Metamorphis of Genesis


Fafan, Nabil, Navik, Rama, Rafi, Anggil, Pak Wawan dan istrinya, Bu A’yun, Pak Barjan dan Pak Yus, kami kesana menggunakan mobil . Kami memang awalnya niat hanya ingin melakukan pembelajaran saja, tapi berhubung iman kami tergoda dan akhirnya kami memutuskan untuk membeli tiket wahana di WBL . WBL adalah singkatan dari Wisata Bahari Lamongan . Pada saat itu cuaca saat panas , siang hari kami bermain wahana di WBL sambil menunggu matahari turun agar bisa melakukan ru’yatul hilal. Ada beberapa wahana yang kami coba, misalkan roller coaster, paus goyang dan wahana lain. Kami pun tak lupa berenang loh disana hehe . Dan setelah puas bermain kami baru mandi bilas, kami melakukan tujuan utama kami, yaitu melihat bulan atau yang dinamakan ru’yatul hilal. Banyak orangorang dari luar kota yang datang ke Tanjung Kodok hanya ingin melihat ru’yatul hilal. Hari semakin sore, orang-orang pun makin banyak yang berdatangan dan bersiap-siap untuk melihat ru’yatul hilal , ada dari kelompok pesantren , kyai dan ulama yang juga ikut berdatangan. Tak lupa banyak kamera yang sudah ready untuk shooting keadaan saat detik detik terakhir saat akan melihat bulan tersebut . Tapi alangkah kagetnya setelah sekian lama kami lelah menunggu dan akhirnya bulan tidak terlihat di lamongan . dan banyak yang bilang kalau bulan tidak terlihat dikarenakan awan mendung yang menghalangi, dan ada yang bilang bulan terlihat di Gresik, karena disana awan mendung sehingga menghalangi bulan.

Metamorphis of Genesis 

41


Kami akhirnya pulang dengan sedikit kecewa. Tetapi kekecewaan tersebut hanya sesaat, karena kami diajak makan malam di daerah Lamongan , hmmm berhubung perut yang saat itu lagi kosong ditambah sedikit kecewa, dengan hanya di obati dengan lalapan ayam semuanya hilang sudah hahaha . Setelah itu kami mulai melanjutkan perjalanan pulang ke Malang, tapi berhubung mungkin efek samping dari kekenyangan tadi kami pun mulai mengantuk. Tak terkecuali pak supir nya yaitu Pak Yus pun juga mengantuk. Dan daripada dilanjutkan berbahaya mending istirahat dahulu. Setelah istirahat baru kami melanjutkan perjalanan pulang ke rumah masing-masing . Perjalanan itu begitu indah ‌.berkesan bagi kami‌meskipun sedikit kecewa.

~~~~~ Rahmadani alias Anggy~~~~~~~~~ Kisah ini adalah salah satu kisah seru yang pernah terjadi dalam hidupku. Meskipun kisah ini tidak hanya diikuti oleh santri kelas VIII, namun sangat berkesan dan membekas dalam hidupku. Sebut saja Kisah LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Santri). Pertama kalinya aku hidup di alam bebas dengan resiko yang sudah terpampang jelas di depan mata. Apalagi dengan kondisi tubuhku yang mudah sakit dan tidak boleh ini dan itu. Hari pertama saat pemberangkatan LDKS, tepatnya tanggal 14 Oktober. Nah, aku berangkat sekitar 42

ď “ Metamorphis of Genesis


jam setengah delapan dari sekolah ke Sumberawan. Sumberawan itu sebenarnya sebuah mata air yang ada candinya. Tapi, jangan dibayangkan seperti candi kebanyakan yang tinggi – tinggi begitu. Bayangkan ada sebuah stupa seperti di Candi Borobudur. Tetapi, terletak di tepi sebuah hutan kecil. Terus, sampingnya ada mata airnya. Kesimpulannya, Sumberawan adalah sebuah mata air yang ada candinya. Nah, kata penduduk di sana, mata air di Sumberawan berasal dari bawah stupa tersebut. Dan katanya lagi, pemimpin daerah Malang sekarang pernah mandi di mata air ini lho! Sebenarnya tidak ada kehebatannya, sih. Hanya, aku agak heran. Kok, masih ada yang percaya ”begituan” ya? Dan ketika aku memasukkan kaki ke sungai yang mengalir dari mata air itu, airnya segar sekali. Jernih pula. Lalu,di bagian kolam, hidup Ikan Tombro. Orang – orang desa biasanya memancing ikan di sana. Kalau aku sih, air itu bisa dipakai buat mencuci sayur. Lalu, saat hampir semua anak sudah berkumpul dan siap berangkat, eh, ada dua pengacau yang ternyata belum datang. Guru olahragaku, Pak Jono sampai harus menjemput mereka. Pak Jono menjemput karena di hari sebelumnya, beliau berjanji untuk menjemput kami jika tidak datang tanpa alasan. Dan sepertinya, mereka tidak memberikan alasan. Nama pengacau itu adalah Devit dan Risma. Mereka anak kelas 8 angkatan kedua. Akhirnya, perjalanan dan waktunya tertunda lumayan banyak. Setelah ditunggu, bukannya dua anak itu datang, eh, malah tidak jadi ikut. Ah, dasar buang – buang waktu!

Metamorphis of Genesis 

43


Kami berangkat ke Sumberawan naik mobil sekolah. Rutenya dari sekolah, lalu ke arah Pasar Singosari. Nah, dekat Pasar Singosari itu ada sebuah gapura yang bertuliskan “Situs Candi Singosari”. Masuk dan jalan lurus terus, hingga bertemu perempatan. Dari perempatan itu, kita masih harus melaju lagi. Pokoknya, kalau ada gang hijau dari ubin, masuk saja. Lurus lagi hingga bertemu gapura dari besi. Di gapura itu ada tulisan “Situs Candi Sumberawan”. Masuk, kemudian lurus hingga kita melihat rambu pemandu rute yang bertuliskan “Sumberawan : 400m” dan pemandangan sawah yang luas. Nah, kita berhenti di depan tanda tersebut. Kemudian, dilanjutkan jalan kaki sejauh empat ratus meter ke arah yang ditunjukkan. Ku akui capek banget sih, Tapi aku bisa sedikit terhibur dengan pemandangannya indah sekali. Sawahnya hijau, terhampar luas sekali. Rasanya, sampai ujung duniapun yang ada hanya sawah yang menyegarkan mata itu. Selain itu, suara air yang mengalir di sungai kecil di samping jalan yang kami lewati. Hmm... benar – benar membuat rileks. Oh, jangan lupakan hutan pinusnya. Bau pinus yang cukup menyengat tidak membuatku berhenti mengaguminya. Mengagumi karya Allah SWT yang tiada bandingnya. Semuanya benar – benar membuat pikiran jadi fresh. Rasanya, jiwa ini benar – benar bebas. Setelah sampai di tujuan, aku menoleh ke belakang dan berpikir. Alangkah pendeknya jalan yang dilalui jika dinikmati benar – benar.

44

 Metamorphis of Genesis


Setelah sampai di tempat yang ditentukan, kami melepas penat sebentar. Barulah setelah itu kami berpisah. Yang perempuan ambil wudhu, lalu melaksanakan sholat dhuhur berjamaah. Sedangkan laki – laki, karena hari itu adalah hari Jumat, mereka melaksanakan sholat Jumat. Entah di masjid mana. Yang jelas, saat melaksanakan sholat dhuhur, rasanya, aku benar – benar bisa merasakan khusyuk. Rasanya nikmat sekali berada di alam bebas seperti ini. Setelah semua berkumpul kembali, kami menikmati makan siang. Menunya kalau tidak salah, saat itu adalah nasi padang. Kami makan bersama dalam satu tempeh. Aku bergabung dengan teman – temanku, kelas delapan. Mereka semua laki – laki. Sungguh jijik melihat cara mereka makan. Seperti tidak ada sopan santun. Rakus seperti orang yang tidak makan seminggu. Tapi itu lah kebersamaan, mereka bebas berekspresi termasuk dalam acara makan ini. Itulah hidup menurut mereka. Aku tetap makan bersama teman-teman kelas 8, berhubung perut sudah minta diisi, ya, terpaksa dimakan sajalah! Meskipun pada dasarnya aku tidak suka makanan pedas dan isi perut ingin keluar. Setelah makan siang, acara selanjutnya adalah pelajaran PBB (Pelatihan Baris Berbaris) dari Pak Nanang. Tahu, kan? Yang mengajar “Drum Band SD” itu lho! Setelah kulihat – lihat, beliau orang yang cukup galak. Bukan. Sepertinya itu bukan galak. Melainkan tegas. Tetapi, walau bagaimanapun, kita tidak bisa menilai seseorang hanya dari penampilan luarnya saja. Seperti kata pepatah, “don’t judge the book from it’s cover”. Metamorphis of Genesis 

45


Setelah kami menerima materi PBB yang cukup melelahkan, ada berbagai team game yang sudah menunggu. Aku tidak bisa menyebutkannya. Karena, memang aku tidak tahu nama gamenya. Hi..hi..hi... Tapi, sepertinya aku mengingat dua game yang melekat di memoriku. Yang pertama susun tempat korek api. Kita harus bisa menyusun kotak – kotak korek api. Yang bisa menyusun paling tinggi, itulah pemenangnya. Yang kedua, adalah game basah – basahan. Maksudnya, kami memainkannya di air. Ada sebuah pipa berukuran sedang yang dindingnya berlubang dan di isi sebuah bola ping pong. Nah, kita harus bisa mengisi pipa tersebut hingga penuh dengan air tanpa menggulingkan pipanya. Yang mendapatkan bola lebih dulu, dialah yang menang. Jika kalah, kami harus siap disiram air sumber yang dingin itu. Brrr... Hari sudah menginjak waktu sore. Sekitar pukul 15.00 ketika kami melakukan jelajah pada hari kedua. Jujur, aku belum pernah melakukan jelajah semasa SD dulu. Jadi, aku merasa agak bersemangat. Pertama – tama, kita dikumpulkan dan diminta berbaris. Kami dibuat beberapa kelompok. Satu kelompok, beranggotakan dua orang. Kemudian, diberi sedikit instruksi. Isi dari instruksi tersebut adalah: ketika sampai di pos – pos yang telah ditunjuk, yang harus kami lakukan pertama adalah berbaris dalam posisi siap. Kemudian, mengucapkan salam dan memperkenalkan diri. Setelah selesai, kami masih harus menyebutkan kata sandi yang telah diberikan oleh penjaga pos sebelumnya. Yang menjadi penjaga posnya adalah para guru. Khususnya guru SMP.

46

ď “ Metamorphis of Genesis


Sandi – sandi yang diberikan cukup sulit dihafal. Sandi – sandi tersebut berbahasa campuran. BahasaIndonesia dan bahasa Jawa. Kalimat yang digunakan juga cukup panjang, berima, dan kata – katanya dibalik-balik. Salah satu contohnya “Iwak Bawal budhal numpak sandal”. Artinya dalam bahasa Indonesia, Ikan Bawal pergi naik sandal.Sepertinya, hanya itu yang ku ingat. Sisanya, tak lebih dari sepotong dua potong kata. Yah, bagiku, penjelajahan ini adalah pengalaman yang cukup seru. Semua cerita yang terukir di LDKS ini adalah pengalaman terindah yang pernah kualami. Hidup di alam bebas memang indah, aku merasa lebih sehat. Alhamdulillah. . . . Terima kasih Bapak/Ibu Guruku…..Engkau telah menyatukan Aku dengan alam…meskipun hanya 2 hari.

~~~~~ Abdul alias Navik ~~~~~ Aku adalah salah satu santri Angkatan ke-1 SMP Islam Bani Hasyim yang menobatkan diri sebagai penggila GAME atau Gamer. Di otakku hanya ada 2 waktu….. Pertama adalah waktu sholat dan belajar… Kedua adalah waktu bermain game / ngegame… Kisah yang akan aku tulis ini adalah seputar dunia nge-game bersama teman-teman di sekolah…. Mungkin ini adalah salah satu jati diriku yang harus aku …Proklamirkan kepada Seluruh Dunia….heheheh. Metamorphis of Genesis 

47


Kisah Bulan Ramadhan…. Kita umat Islam sudah memasuki Bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Dan Bulan yang aman dari godaan syaitan. Sekolah sambil berpuasa seperti ini adalah masa-masa yang sulit bagi kami anak sekolah. Sebab kami tidak bisa melakukan salah satu hobi kami di sekolah yaitu….Njajan. Daripada kami lemes karena berpuasa, kami mulai membahas yang namanya internet. Kami mulai tergila gila dengan yang namanya internet tersebut. Sangking gilanya, pada saat Wifi di sekolah ngadat, Kami nekat pergi Ke Ruang Kepala Sekolah secara diam–diam. Kita ke Ruang Kepala Sekolah karena disana adalah inti konektifitas internet yang berada di area SMP. Kami nekat mencabut koneksi di berbagai ruangan dan mengambil koneksi tersebut untuk Kami gunakan sendiri. Setelah beberapa hari kemudian, Kami BUSTED oleh Kepala Sekolah yaitu Pak Bardjan. Untungnya Beliau adalah Orang yang sabar dan tidak suka untuk memarahi muridnya, dan Beliau mengingatkan pada Kami agar tidak mengulanginya lagi, karena perbuatan tersebut kurang sopan. Untuk beberapa hari wifi di sekolah kami tidak dapat digunakan. Sampai pada akhir wifi dapat connect kembali.. Kami pun sangat senang. Saat masa nakal itu, Kami mulai mengenal yang namanya Facebook. Hari gini Ga’ punya Facebook!!! Akhirnya kami pun mulai membuat facebook. Facebook Itu sebenarnya digunakan untuk mencari teman dan bisa berkomunikasi walaupun jaraknya berjauhan. Tetapi kami menggunakan Facebook untuk 48

 Metamorphis of Genesis


sarana yang bermain GAME. Tidak usah kujelaskan apa jenis game yang sering kumainkan, sebab terlalu banyak game yang sudah kujelajahi sampai-sampai aku lupa jika harus menyebutkan satu persatu. Aku memiliki soulmate di sekolah untuk bermain game, dia adalah Rama. Rama memiliki kemampuan dibidang komputer apalagi game. Sering Sekali Aku Bersamanya Bermain Game Sampai Sore Hari. Sering Juga Di usir sama Pak Satpam yaitu Pak BUDI. Pak Budi itu Satpam yang menjaga Bani Hasyim sejak Aku berada di bangku SD. Beliau sebenarnya adalah orang yang baik hati. Mungkin karena Beliau adalah satpam, maka Beliau harus berwajah serius dan menegangkan. Tapi Beliau juga suka diajak bercanda, Beliau paham kapan harus bercanda dan kapan harus serius. Pokoknya Pak Budi is the best deh….. Yah,,…selain belajar dan mengaji, itulah kegiatan kami selama bulan Ramadhan yaitu bermain game saat istirahat. Itulah suka duka Kami saat bermain game di sekolah…..Jika ingat semua itu saya merasa bersalah… sebab mencuri-curi kesempatan demi bisa bermain game di sekolah….Ya Allah ampunilah Hamba-Mu ini… Tibalah saat yang dinanti-nanti yaitu merayakan Idul Fitri. Hari dimana Umat Islam sedunia saling bermaaf-maafan dan saling bersilaturrahmi. Kami saling bermaafan satu sama lain termasuk kepada Bapak dan Ibu Guru Walaupun lewat sms kerena masih libur, kami para Pandawa 5 ( karena laki-laki berjumlah 5 ) wajib meminta maaf pada Anggi yang selalu kami ejek-ejek di kelas. Anggi adalah satu-satunya anak perempuan Metamorphis of Genesis 

49


di kelasku. Dia sangat suka menyendiri dan tidak suka bergaul dengan teman lainnya (mungkin karena memang laki-laki semua). Tetapi ada salah satu sifatnya sangat tidak kami sukai yaitu sombong. Walaupun Anggy pendiam di kelas kami, tetapi Dia sangat pintar mendapatkan hati para guru. Jika kupikirpikir dia pantas jika dipuji oleh Guru – guru, karena dia pintar dan cepat tanggap dalam pelajaran apapun. Dan juga paling cepat mengumpulkan tugas jika ada PR. Tapi Aku tidak boleh iri dan harus berjuang agar aku bisa menjadi jenius seperti dirinya. Oh ya, kembali kecerita lagi. Setelah bermaaf – maafan aku kembali kerumah dan menikmati masa liburanku. Libur yang hanya seminggu itu kunikmati dengan rekreasi dan bermain game di rumah. Setelah libur Hari Raya sudah berakhir, Kami kembali ke aktifitas sehari – hari di sekolah yang lumayan membosankan. Oh iya, Di SMP Islam Bani Hasyim ini sangat unik dan berbeda dengan SMP yang lainnya di Kota Malang. Pembiasaan di Bani Hasyim inilah yang membuat SMP ini berbeda dengan lainnya. Pembiasaan ini ada 2 kegiatan, yaitu sholat dhuha berjamaah dan mengaji bersama. Sholat dhuha ini sangatlah Penting Bagi Umat Islam seluruh Dunia. Karena Sholat dhuha mengakibatkan kita bisa dilancarkan rezeki kita dan selalu diberi kesehatan oleh Allah SWT. Sedangkan pembiasaan membaca Al – Qur’an sangat bermanfaat bagi kita. Jika pagi hari kita mengaji insyaAllah sebelum menerima pelajaran hati dan pikiran kita akan tenang. Al –Qur’an adalah pedoman hidup 50

 Metamorphis of Genesis


kita. Jika kita tidak bisa membaca Al – Qur’an dapat dibayangkan seperti ini, Aku baru saja beli mainan pokemon yang bisa hidup sendiri. Tapi waktu aku lihat buku panduannya, ternyata bahasanya menggunakan bahasa Rusia. Sedangkan Aku tidak tahu arti dan bacaan tersebut, dikarenakan aku tidak pernah belajar bahasa Rusia. Sama halnya dengan kita hidup tetapi tidak bisa membaca ataupun mengartikan apa yang ada Didalam Al – Qur’an, kita akan tersesat dan tak tahu arah menuju ke surga. Itulah kelebihan dari SMP Islam Bani Hasyim. Dan kita mulai beranjak ke semester 2. Di semester dua itu, kami kehilangan satu teman, yaitu Rafi. Rafi akan pinda ke Bandng karena ikut dengan orang tuanya. Kami sedih sekali kehilangan satu teman. Mulai saat itu kami hanya berlima di sekolah ini (tragis). Yah kami lewati hari demi hari tanpa keberadaan Rafi. Tapi Lama – kelamaan kami sudah mulai terbiasa dengan keadaan tersebut. Kami pun kembali ceria. Tak lama kemudian, kami pun memiliki teman baru, dia pindahan dari SMP Angkasa, namanya Antok. Kami merasa sudah mempunyai pengganti Rafi. Pertama kali Antok masuk ke sekolah adalah saat Pelajaran Bu Indah. Saat itu sedang praktik membaca puisi jadi kami diminta untuk membacakan puisi karya kami sendiri. Kami maju satu persatu, akhirnya tiba saatnya Antok membacakan puisinya. Kami melihat Antok dengan serius. Tapi Lama kelamaan kami tertawa karena intonasi Antok membaca sangat lucu sekali, apalagi saat Bu Indah bertanya,” Mas Antok sakit batuk ya, kok dari

Metamorphis of Genesis 

51


tadi setiap kata selalu diawali dengan batuk?”….kami pun tertawa entah apa yang kami tertawakan, melihat wajah Antok menjawab pertanyaan itu saja sudah lucu….Antok,…Antook,,,,..mungkin dia grogi….. Hari demi hari pun terlewati. Salah satu dari Kami memiliki ide untuk membuat Green House. Yaitu tempat untuk membudidayakan tanaman. Karena kami ingin belajar membudidayakan tanaman secara benar dan tepat. Kami sepakat untuk membuat Green House kecil kecilan untuk menanam tumbuhan yang memiliki manfaat dan tidak memakan tempat. Saat pembuatan Green House kami dibimbing oleh Bu Rani. Kami mulai dengan membuat rangka untuk atapnya dan memasangnya. Kami menggunakan penutup yaitu plastik. Karena jika kami menggunakan genting, Maka Namanya Bukan Green House Lagi. Karena keterbatasan dana dan kemampuan kami, Green House impian kami dan Bu Rani sudah terwujud namun kurang sempurna..Maafkan Kami Bu Rani….!! Begitu besar pengorbanan Beliau untuk mewujudkan Green House kami. Demikian kisah yang terukir indah dan tak mungkin aku lupakan. Kisah itu memberi warna tersendiri . . terutama dalam pencarian jati diriku ini. . . Kami tak mampu mengurai cerita kami satupersatu…. Namun kami yakin, bahwa semua kisah kami ini merupakan bulir-bulir kisah indah yang kami jalani sebagai kisah pencarian jati diri kami. . . . 52

 Metamorphis of Genesis


Bagian 2

Dunia Maya


Dunia Maya

Kami

Dun ia ini panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah. . . . . . Demikianlah syair lagu yang dipopulerkan oleh Achmad Albar di era 90an. Mungkin semua itu benar, tapi mungkin juga semua itu salah. Syair lagu itu memberi inspirasi bahwa kita di atas dunia ini ibarat “wayang” yang harus siap, mau tidak mau, telah ditakdirkan untuk dimainkan oleh “dalang” yaitu Allah SWT, “DALANG” yang paling MAHA dan “JAGO” dalam memainkan “WAYANG” dalam berbagai karakter. Dunia kami adalah dunia nyata. Dunia yang benar-benar kami jalani secara nyata, bahkan untuk membuktikannya kucubit kulitku ternyata benar-benar sakiiiiit. Dunia nyata ini, benar-benar membuat kami pusing tujuh keliling. Dunia nyata yang bikin pusing misalnya: PR banyak banget, nggak ngerjain PR dimarahi Guru, dibentak-bentak orang tua, guru, dan orang-orang, 55


dimusuhi teman, dituduh jadi trouble maker di sekolah dan di rumah, dan masih banyak lagi kisah-kisah dunia nyata yang nyebelin. Dunia nyata ini kuimbangi dengan “DUNIA MAYA” dan “DUNIA LAIN”, agar hidupku lebih bervariasi. Hahaha….. Dunia maya merupakan dunia yang menurut kami adalah DUNIA COBA-COBA….kadang kami tahu bahwa itu salah…namun tetap kami COBA….namanya juga Anak Remaja….PENASARAN …GETO LOOOH…. Inilah kisah-kisah kami . . . .

Ru’yatul Hilal di Wisata Bahari Lamongan Kisah ini berawal dari akan ditetapkannya awal bulan Ramadhan, kita bisa melihat tanggal berapa mulainya, tanggal berapa selesainya dengan cara melihat matahari terbenam dan mulai menghitungnya. Kita dapat menyebutnya dengan Ru’yatul Hilal dan Hisab. Ru’yatul Hilal berasal dari Bahasa Arab yang berarti melihat hilal (matahari terbenam), sedangkan Hisab berarti menghitung. Jika kita melihat matahari terbenam tanpa menghitungnya, maka kita jadi tidak tahu kapan awal bulan Ramadhan. Begitu sebaliknya, jika kita hanya menghitung tanpa melihat matahari maka kita tidak akan tahu awal puasa. Jadi Ru’yatul Hilal dan Hisab harus digabung supaya kita jadi tahu awal bulan Ramadhan. Nah, ketidaktahuan ini memicu hati dan pikiran kami untuk sharing dengan Bapak dan Ibu Guru kami di sekolah. 56

 Metamorphis of Genesis


Fafan

: Pak, kenapa sih kita belajar Ru’yatul Hilal dan Hisab? Pak Wawan: Bulan dan matahari itu adalah salah satu tanda diantara sekian banyak tanda-tanda kebesaran Allah. Bulan dan matahari itu dijadikan pedoman waktu, karena ibadah seperti sholat, zakat, puasa, haji itu telah ditentukan waktunya oleh Allah. Hilal itu melihat bulan sabit, dengan tujuan untuk membuktikan teori (hisab/ perhitungan) di atas kertas. Kita kan sudah belajar ilmu Falaq, bahwa kalender umat Islam didasarkan pada perputaran bulan mengelilingi bumi yang lamanya 29 atau 30 hari dalam satu kali putaran, atau masa 1 bulan. Setiap tanggal 1, bulan akan berbentuk seperti sabit, itu yang dinamakan hilal. Ru’yat ini berdasarkan hadits Rasulullah Saw. yang artinya : “Berpuasalah kalian karena melihatnya (bulan sabit) dan ber-hari rayalah kalian setelah melihatnya” Nabil : Mengapa tempatnya di Pantai Tanjung Kodok Lamongan ini, Pak? Pak Wawan: Ya semua itu kan tergantung tujuannya. Tujuan kita ke sana ada dua, yang pertama Ru’yatul Hilal yang kedua wisata bahari. Tempat tersebut dipilih karena memang tempat itu menjadi salah satu titik untuk melihat bulan, nanti kalian akan menjumpai banyak orang perwakilan dari Ormas

Metamorphis of Genesis 

57


Islam, pelajar, pondok pesantren dan dari instansi Pemerintah yang menyaksikan Ru’yat sekaligus menjadi saksi. Rama : Apa nama alat yang digunakan untuk Ru’yatul Hilal, Pak? Pak Wawan: Teleskop, jika cuaca bagus bisa terlihat dengan mata kepala. Tapi jika mendung ya bisa tidak terlihat. Kita tunggu hasil pengamatan saudara kita di tempat lain. Navik : (tiba-tiba menyeletuk) Lha Pak, ini kapan pulangnya? Rama+Nabil+Fafan: O ancene… Arek kok pertanyaan ne nggak nyambung! Anggi : Iya tuh. Lihat Hilal aja belum dah ngajak pulang. Percakapan kami terhenti saat ku lihat pantai yang terbentang luas dengan air yang membiru. Subhanallah… Begitu Agungnya ciptaan-Mu.

Nyantri di Pondok Al-Ghorib Lawang Saat itu, awal bulan Ramadhan. Saat kami semua sedang menjalankan ibadah puasa. Hari Jumat hingga Sabtu, tanggal 19 – 21 Agustus 2011, tepatnya. Aku menjalani pondok Ramadhan bersama teman-teman kelas 8 dan adik-adik kelas 7. Angkatan pertama dan kedua. Guru-gurupun juga ikut mendampingi. Guru lakilaki diantaranya Pak Firman, Pak Ari, dan Pak Wawan. Kadang, Pak Bardjan juga sambang ke pondok untuk memantau kegiatan kami selama nyantri di pondok AlGhorib ini. Sedangkan yang perempuan dijaga oleh Bu A’yun, Bu Indah, Bu Wiwin dan Bu Rani. 58

 Metamorphis of Genesis


Hari-hari disana terasa berat tapi menyenangkan. Bagaimana tidak??? Ini adalah pengalaman pertamaku hidup di pesantren. Terasa berat jika ingat kelurga di rumah. Ayah, Ibu, Adik, Kakak yang selalu menemani hari-hariku kini harus ku tinggalkan demi menuntut ilmu. Namun di balik kerinduanku yang mendalam, aku begitu menikmati kegiatan ini. Menyenangkan sekali hidup bersama teman-teman sekolah di suatu tempat dan lingkungan yang baru. Banyak cerita yang kami ukir disana. Karena kami tinggal di lingkungan pesantren, secara otomatis ruang gerak antara kaum Adam dan Hawa sangatlah dibatasi. Ruang tidur untuk laki-laki dan perempuan terpisah. Untungnya, ada Bapak Ibu guru yang mendampingi kami sehingga kami tak merasa canggung dan sungkan dengan para penghuni (santri dan pengasuh) Pondok Pesantren Al-Ghorib itu sendiri. Pagi buta, kami dibangunkan untuk sahur dan sholat Tasbih. Kurang lebih pukul 02.00 WIB suara Pak Firman sudah mulai menggelegar memasuki kamarkamar kami. Pak Firman: Ayo bangun.. bangun.. bangun‌ (sambil menggedor-gedor pintu) Nabil : Haduh Pak, baru aja tidur! Rama : (masih tetap memejamkan mata) Biarin wes, tidur lagi aja. Navik : (menarik sarung dan membentuk posisi seperti udang) Brrrrrrrrrrrr.. Dingin yang menusuk hingga ke tulang ini mem­ buat kami enggan untuk bangun. Arghh.. Masih jam 2,

Metamorphis of Genesis ď “

59


masih lama waktu subuhnya. Mungkin seperti itulah yang ada dalam pikiran kami. Melihat keadaan kami yang tak berkutik dan tak beranjak keluar dari kamar membuat Pak Firman dan Pak Wawan semakin geram. Dengan membawa segayung air Pak Firman kembali mengunjungi kamarkamar kami dibantu dengan Pak Wawan dengan sarung yang ada di tangannya. Yup, siap meluncur ke arah siapa saja yang malas-malasan untuk bangun sholat malam. Fafan : Hehe.. Iya Pak, bangun Pak. (tampang muka memelas, mengharap tidak mendapat guyuran air hujan lokal di pagi hari) Erik : (langsung menuju kamar mandi) Tak hanya Pak Firman dan Pak Wawan yang harus beraksi di pagi buta ini. Bu A’yun dan Bu Indah pun juga berjuang keras untuk membangunkan kami (yang perempuan). Namun, mereka tidak perlu membawa benda apapun dalam membangunkan kami. Selain karena murid perempuan lebih sedikit dibandingkan laki-laki, perempuan juga lebih gampang dibangunkan. Bu A’yun : Ayo mbak, bangun.. bangun.. Anggi : Iya Bu.. He, ayo rek bangun.. bangun.. Setelah melakukan 4 rakaat sholat tasbih, kami pun bergegas untuk mengantri mengambil jatah sahur di kantin pondok. Adzan tanda memasuki waktu sholat Subuhpun berkumandang. Kami berjama’ah di musholla dengan para santri pondok Al-Ghorib yang lain. Setelah sholat 60

ď “ Metamorphis of Genesis


Subuh, kami ada acara mandi dan bersih diri. Sekitar pukul 07.00 WIB, kami sholat Dhuha berjamaah. Kemudian, otak kami dijejali dengan ilmu Falaq dan refleksi. Ilmu Falaq adalah ilmu astronomi, sedang refleksi adalah acara dimana kami diceramahi oleh Kyai pondok pesantren Al-Ghorib. Kyai : Falaq secara bahasa yaitu orbit, garis atau tempat perjalanan bintang. Ilmu Falaq berarti pengetahuan mengenai tempat beredarnya bintang-bintang. Adapun Falaq secara terminology adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari lintasan benda-benda langit seperti matahari, bulan, bintang dan benda-benda langit lainnya. Benda langit yang dijadikan objek kajian dalam umat Islam adalah matahari, bulan dan bumi ini pun hanya terbatas pada posisi. Hal ini karena perintah pelaksanaan ibadah dalam Islam baik waktu atau cara pelaksanaan dikaitkan dengan posisi benda langit. Sementara itu ilmu Falaq dikenal juga sebagai ilmu Hisab karena dalam kedua ilmu ini kegiatan yang paling banyak dilakukan adalah hitung-menghitung. Hisab menurut bahasa berarti perhitungan, secara terminology Hisab adalah suatu ilmu pengetahuan yang membahas tentang seluk-beluk perhitungan.

Metamorphis of Genesis ď “

61


Apabila pengertian hisab dikaitkan dengan benda langit maka hisab adalah perhitungan benda-benda langit untuk mengetahui kedudukannya. Kurang lebih seperti itu penjelasan dari Abah Kyai pondok pesantren Al-Ghorib Lawang kala itu. Waktu menunjukkan pukul 12.10 WIB, kamipun sholat Dhuhur berjamaah di mushalla. Setelah sholat Dhuhur, kami diperbolehkan untuk tidur siang. Antok : Asyiiik... Ayo Fan ladub! Fafan : Hoamm.. (menguap) Bangun dari tidur siang, kami sholat Ashar berjamaah di mushalla. Setelah sholat Ashar, kami mandi sore. Sambil menunggu waktu berbuka, yang perempuan menjadi asisten memasak untuk buka. Sedangkan yang laki-laki bersih-bersih mushalla dan ruang tidur laki-laki. Setelah adzan Maghrib berkumandang, kami makan ta’jil bersama. Kami sengaja tidak sholat Maghrib terlebih dahulu karena menurut aturan fiqih Islam, saat sedang berpuasa, kita disunnahkan untuk menyegerakan berbuka. Pak Wawan: Agar sholat kita khusyu’ dan tidak terganggu oleh perut yang melilit karena belum berbuka, maka berbuka sebelum sholat Maghrib sangatlah dianjurkan. Usai kami melaksanakan sholat Maghrib berjamaah di masjid, kami berjalan kembali ke pondok dan bersiap untuk makanan utama. Ada sebuah cerita 62

ď “ Metamorphis of Genesis


seputar berbuka dan sahur. Saat sahur dan berbuka tiba, kami selalu disuruh untuk mengantre, tapi dalam keadaan berbaris lurus, rapi, dan siap. Setelah mendapat jatah makanpun masih disuruh untuk duduk rapi, lurus dan dalam keadaan siap. Setelah itu, barulah kami diperbolehkan makan. Setelah berbuka, kamipun kembali ke masjid untuk melaksanakan sholat Isya’ dan Tarawih berjama’ah. Setelah Tarawih, kami diminta untuk tadarus Al-Quran. Diantara kami ada yang mengaji sambil teranggukangguk dan mata yang terus berkedip-kedip. Anggi : Ngantuk, Bu. Bu Rani : Mumpung bisa menangi bulan Ramadhan, ayo perbanyak pahala dengan tadarus AlQur’an. Anggi : Hehe.. Iya bu. A’udzubillaahiminassyaitonirrojiim… Bismillahirrohmaanirrohiim… Alif Laam Miim.. Tepatnya pukul 22.00 WIB, kami mulai diperbolehkan untuk tidur malam. Malam itu adalah malam keduaku tidur di pondok. Aku mulai bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Tak ada suara gaduh lagi seperti malam sebelumnya karena tidak bisa tidur, malam ini aku bisa tidur dengan nyenyak, berharap bisa bangun lebih awal dan memperbanyak amal di bulan Ramadhan ini…. Aamiin…

Metamorphis of Genesis 

63


Organisasi Pertama Kami Seperti halnya di sekolah-sekolah lain, di sekolah kami pun ada yang namanya Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Karena kami adalah angkatan pertama, secara otomatis dan tanpa paksaan, kamilah yang harus menjalankan organisasi tersebut. Dengan beranggotakan 12 siswa, kami mulai organisasi pertama kami ini dengan semangat dan niat untuk belajar berorganisasi dengan baik. Karena ini adalah tahun pertama bagi kami, tentunya banyak hal-hal yang belum kami pahami. Untunglah kami dibantu dengan pembina OSIS yang begitu ramah dan tegas. Beliau adalah guru Olah Raga dan Kepanduan di sekolah kami, Pak Karjono, S.Pd. Pengalaman LDKS telah kami ceritakan pada Perjalanan illahiyah kami…..terpilihlah Erik sebagai Ketua OSIS kami…

Ini adalah pengalaman berorganisasi yang pertama kali . . . Dalam organisasi ini, kamipun memiliki tugas dan tanggungjawab masing-masing. Pak Jono : Baiklah anak-anak. Marilah kita mulai rapat perdana OSIS ini dengan bacaan basmalah. Seluruh siswa: Bismillahirrohmaanirrohiim… Pak Jono : Pepatah mengatakan “Tak kenal, maka tak sayang”. Karena kalian disini adalah satu organisasi, satu keluarga, maka alangkah baiknya jika kita saling mengenal satu 64

 Metamorphis of Genesis


sama lain. Meskipun Pak Jono yakin kalian sudah saling mengenal. Namun kali ini Pak Jono minta satu persatu memperkenalkan diri beserta jabatannya dalam OSIS. Supaya apa??? Supaya kalian bisa saling mengingatkan. Contohnya: Erik, Erik sebagai ketua OSIS disini seumpama lupa akan tanggungjawabnya, maka anggota OSIS yang lain berhak untuk mengingatkannya. Begitupun dengan Erik, meskipun Erik sebagai ketua tidak boleh meremehkan anggotanya. Harus mau menerima saran, kritikan dan pendapat dari anggota yang lain. Paham? Seluruh siswa : “Paham, Pak”. Pak Jono : “Baiklah, silahkan perkenalkan diri kalian. Dimulai dari yang ujung.” Erik : “Assalamualaikum Warohmatullahi Wa­ ba­rokatuh.. Nama saya Erik Apriliya. Saat ini saya sedang belajar di kelas 8. Dalam kepengurusan OSIS periode 2011-2012 ini saya menjabat sebagai Ketua OSIS pertama di SMP Islam Bani Hasyim. Nabil : “Nama saya Nabil Rizki Khairansyah. Saya dari kelas 8. Saya sebagai Wakil Ketua OSIS.” Fafan : “Namaku Radifan Syauqi Wisudharta Putra. Aku dari kelas 8. Tugasku sebagai Kasekbid Olah Raga.”

Metamorphis of Genesis 

65


Rama

: “Nama saya Ramadhan Setiawan. Saya kelas 8. Saya sebagai Kasekbid Seni.” Rizky : “Nama saya Rizky Ramadhana Prakoso. Saya sebagai Wakil Ketua OSIS.” Navik : “Nama saya Syarief Abdul Navi Maulana. Saya dari kelas 8. Saya sebagai Sekretaris.” Saiful : “Nama saya Ahmad Saiful. Saya dari kelas 7. Saya sebagai Kesekbid Kedisiplinan.” Sofi : “Nama saya Muhammad Sofiul Fuad. Saya kelas 7. Dalam OSIS saya menjabat sebagai Kasekbid Kerapian.” Pak Jono : “Ayo lanjut yang perempuan!” Anggi : “Nama saya Rahmadani Primanindita Airlangga. Saya sekarang duduk di kelas 8. Saya sebagai Bendahara.” Hanifah : “Nama saya Hanifah Ainur Dienna. Saya dari kelas 7. Jabatan saya sebagai Bendahara OSIS.” Pandan : “Nama saya Pandan Sari Intan Cahyani. Saya kelas 7. Saya sebagai Kasekbid Kerohanian.” Ulva : “Nama saya Ulva Lovina Sandhy Aurelya. Saya 7. Saya menjabat sebagai Kasekbid Kerapian.” Setelah kami memperkenalkan diri satu persatu. Pak Jono pun akhirnya memimpin rapat. Beliau mulai menjelaskan visi, misi dan peran OSIS dalam menjalankan programnya. Setelah memberikan bebarapa arahan, kami berdiskusi membahas program 66

 Metamorphis of Genesis


kegiatan selama 1 tahun ke depan. Ada beberapa program yang kami agendakan, ada yang yang program harian, program bulanan dan program tahunan. Selama kami menjadi anggota OSIS, seringkali kami mengadakan acara-acara atau kegiatan. Kami pernah menggalang dana untuk anak pondok saat itu juga kegiatan yang dilakukan oleh anggota OSIS. Selain itu, masih banyak kegiatan dan program OSIS lainnya yang idenya tak hanya dari kami, juga dari para guru dan pembimbing kami. Intinya, kami bersama-sama berjuang membangun OSIS pertama di SMP Islam Bani Hasyim ini. Senang rasanya bisa menjadi bagian dari organisasi ini. Meskipun banyak kekurangan disana-sini, namun dari situlah aku belajar banyak hal. Tidak hanya belajar berorganisasi, aku mulai belajar yang namanya tanggungjawab, belajar menghargai pendapat orang lain, dan yang paling penting belajar untuk memimpin diri sendiri dan orang lain.

Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Kemarin, tepatnya tiga hari yang lalu, kami mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Jika di SMP lain kegiatan LDK hanya diperuntukkan untuk calon anggota OSIS. Tetapi, di sekolah kami, SMP Islam Bani Hasyim, semua siswa wajib mengikutinya. Mulai dari kelas 7 hingga kelas 8. Alasannya sederhana. Karena siswanya belum terlalu banyak. Dan jika ditotal, jumlahnya hanya sekitar 50 anak. Kegiatan Metamorphis of Genesis ď “

67


ini berlangsung selama dua hari, yaitu tanggal 14 - 15 Oktober 2011. Pak Jono : “Baiklah anak-anak. Pak Jono minta besok semuanya berkumpul di sekolah seperti biasanya. Jam 7 sudah harus di sekolah. Jangan lupa barang-barang yang harus dibawa secara individu maupun kelompok. Semua santri wajib mengikuti kegiatan LDK ini. Tidak boleh ada yang absen atau alasan ini itu. Paham??” Seluruh siswa : “Paham, Pak.” Esoknya, kami berangkat sekitar pukul 07.30 WIB dari sekolah ke Sumberawan. Sumberawan itu sebenarnya sebuah mata air yang ada candinya. Tapi, jangan dibayangkan seperti candi kebanyakan yang tinggi-tinggi begitu. Bayangkan ada sebuah stupa seperti di Candi Borobudur. Tetapi, terletak di tepi sebuah hutan kecil, disampingnya ada mata airnya. Kesimpulannya, Sumberawan adalah sebuah mata air yang ada candinya. Dan ketika kami memasukkan kaki ke sungai yang mengalir dari mata air itu, airnya segar sekali. Jernih pula. Kami berangkat ke Sumberawan naik mobil sekolah. Rutenya dari sekolah, lalu ke arah Pasar Singosari. Nah, dekat Pasar Singosari itu ada sebuah gapura yang bertuliskan “Situs Candi Singosari”. Masuk dan jalan lurus terus, hingga bertemu perempatan. Dari perempatan itu, kita masih harus melaju lagi. Pokoknya, kalau ada gang hijau dari ubin, masuk saja. Lurus lagi hingga bertemu gapura dari besi. Di gapura itu ada tulisan “Situs Candi Sumberawan”. Masuk, kemudian 68

 Metamorphis of Genesis


lurus hingga kita melihat rambu pemandu rute yang bertuliskan “Sumberawan : 400m” dan pemandangan sawah yang luas. Nah, kita berhenti di depan tanda tersebut. Kemudian, dilanjutkan dengan jalan kaki sejauh empat ratus meter ke arah yang ditunjukkan. Pemandangan yang sangatlah indah, sawahnya hijau terhampar luas sekali. Rasanya, sampai ujung duniapun yang ada hanya sawah yang menyegarkan mata. Selain itu, suara air yang mengalir di sungai kecil di samping jalan yang kami lewati. Hmm... benar-benar membuat rileks. Oh, jangan lupakan hutan pinusnya. Bau pinus yang cukup menyengat tidak membuat kami berhenti mengaguminya. Mengagumi karya Allah SWT yang tiada bandingnya. Semuanya benar-benar membuat pikiran menjadi fresh. Semua kegiatan telah kami lalui, mulai memasang tenda, upacara pembukaan, latihan PBB bersama Pak Nanang, makan bersama, sampai dengan sore harinya kami melaksanakan sholat magrib berjama’ah…. Semuanya meng-asyik-kan ….semua kegiatan seolah-olah menyatukan hati kami dengan alam ini…. Tak terasa hari ini adalah hari kedua kami berada di tempat ini. Seperti biasa, rutinitas di pagi hari adalah memasak, baik kelompok laki-laki maupun perempuan. Inilah yang terjadi di kelompok perempuan, pastinya ribet tidak se simpel kelompok lakilaki…

Metamorphis of Genesis 

69


Anggi Neneng Pandan Hanifah Suci Irma Anggi

Dinda

: “Teman-teman, hari ini kita mau masak apa? Jatah kita hanya Rp.15.000 per harinya.” : “Gimana kalau masak sup aja mbak? Beli Rp.2000 kan dapet.” : ”Iya mbak, aku setuju ma Neneng.” : “Eh, aku pengen buat bakwan. Siapa yang bisa?” : “Serahkan semuanya padaku, Chef Suci, hehe.” : “Oke wes, mantab!” (sambil mengacungkan jempol ke arah Suci) : “Oke. Deal ya?? Berarti hari ini masak sup ma bakwan. Yang belanja Anura ma Dinda. Oke Din?” : “Beres mbak.”

Di tempat yang berbeda…di tenda laki-laki. Fafan : “Ayo rek, masak opo saiki?” Nabil : “Manut wes.” Fafan : “Ojo manut-manut ae, kasih ide dong!” Rama : “Yang gampang aja, Fan. Uang Rp.15.000 ini kita belikan mie instan aja. Mudah dan praktis.” Erik : “Beli tempe aja ntar digoreng, sekalian beli bumbu raciknya.” Antok : “Sepakaaaat.. Mie plus tempe, menu andalan kita.” Nabil : “Sip wes Tok! Hahaha” (Semuanyapun ikut tertawa) Terdengar lantunan adzan dari kejauhan. Sekitar pukul 15.00 WIB kami berkumpul di depan tenda 70

 Metamorphis of Genesis


untuk bersiap-siap melakukan penjelajahan. Kami dibagi menjadi beberapa kelompok. Satu kelompok, beranggotakan 2-3 orang. Kemudian, kami diberi sedikit instruksi. Isi dari instruksi tersebut adalah ketika sampai di pos-pos yang telah ditunjuk, yang harus kami lakukan pertama adalah berbaris dalam posisi siap. Kemudian, mengucapkan salam dan memperkenalkan diri. Setelah selesai, kami masih harus menyebutkan kata sandi yang telah diberikan oleh penjaga pos sebelumnya. Pak Jono : “Jadi, ketika kalian nanti sampai di pos-pos yang telah ditunjuk, yang harus kalian lakukan pertama adalah berbaris dalam posisi siap. Setelah itu kalian ucapkan salam dan perkenalkan diri kalian. Baru kemudian kalian sebutkan kata sandi yang telah diberikan oleh penjaga pos sebelumnya. Mengerti?” Seluruh siswa : “ Mengertiiii.” Pak Jono : “Baiklah, saya persilahkan kepada Bapak Ibu Guru untuk langsung menuju posnya masing-masing. Di POS pemberangkatan ada Bu Indah yang menjaga dan memberangkatkan tiap kelompok. . . dan memberi kata sandinya….( tapi maaf lupa!!!)

Beberapa menit kemudian… Pak Jono : “ Untuk kata sandi di pos 1, tolong dihafal dan ingat ketika kalian sampai di pos ke­ dua kalian harus menyebutkan kata sandi ini: Ojo rumongso iso tapi isoo rumongso. Madu mongso dipangan wong sak deso.” Metamorphis of Genesis 

71


Sandi-sandi yang diberikan memang cukup sulit dihafal. Sandi-sandi tersebut berbahasa campuran. Bahasa Indonesia dan bahasa Jawa. Kalimat yang digunakan juga cukup panjang, berima, dan katakatanya dibalik-balik. Salah satu contohnya “Iwak Bawal budhal numpak sandal”. Artinya dalam bahasa Indonesia, Ikan Bawal pergi naik sandal. Sepertinya, hanya itu yang ku ingat. Sisanya, tak lebih dari sepotong dua potong kata. Yah, bagi kami, penjelajahan ini adalah pengalaman yang paling seru, meskipun agak sedikit melelahkan. Keindahan alam yang kami lewati telah menghapus rasa lelah yang kami rasakan. Keceriaan yang ada, membangkitkan semangat kami untuk segera melanjutkan penjelajahan ini. Setapak demi setapak telah kami jalani….Pengalaman ini merupakan bekal dalam melanjutkan perjalanan pencarian JATI DIRI kami….

Toward Unlimited Creativity Competition Berbagai macam kegiatan telah kami jalankan, walaupun hampir 90% pekerjaan kami adalah bantuan guru-guru. Paling tidak kami sudah belajar untuk berorganisasi. Acara terbesar yang kami jalankan adalah TUCC (Toward Unlimited Creativity Competition), acara bertajuk kreativitas ini menjadi ajang menunjukan bakat para santri SMP Islam Bani Hasyim. Guest yang datang adalah siswa-siswi dari SD se-Malang Raya, acara ini juga sekaligus dengan try out persiapan UN. 72

 Metamorphis of Genesis


Pada saat itu Nabil yang menjadi ketua pelaksana dan Erik menjadi wakilnya. Nabil : “Rik, gimana persiapan dokumentasinya? Kalau tidak Salah Antok yang jadi PJ-nya” (Penanggung Jawabnya). Erik : “Oh, kalau Dokumentasi sudah ready, Bil. Iya, Antok yang menjadi PJ-nya. Tapi ada yang kurang, panggungnya masih belum selesai. Nabil : “Karena semua persiapan sudah selesai dan tinggal panggung saja, nanti pulang sekolah kita selesaikan bersama.” Bejo yang pada saat itu kebetulan lewat, dan tidak sengaja mendengarkan percakapan Nabil dan Erik ikut masuk dalam pembicaraan itu. Nabil : “Iya, kita kerjakan bersama saja. Nanti aku akan ajak Teman-teman untuk membantu kalian. Walaupun kalian Ketua dan Wakil pelaksana, tidak baik kan melakukan semuanya sendiri. Kan kita organisasi bro, jadi semua problem di atasi bersama.” Akhirnya, waktu yang ditunggupun datang juga. Sore itu pulang sekolah disinari cahaya matahari yang kekuning-kuningan. Bejo dan teman-teman menyiapkan panggung bersama, pepatah mengatakan berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Dengan mengerjakan bersama semua terasa lebih ringan, apalagi dengan dihiasi canda dan tawa dalam mengerjakannya. Setelah panggung selesai, Bejo dan teman-teman berkumpul di kelas untuk rapat membicarakan kegiatan

Metamorphis of Genesis 

73


yang 2 hari lagi akan dilaksanakan, pada saat itu yang memimpin rapat adalah Nabil. Nabil : “Assalamualaikum.Wr.Wb. Langsung saja, kita di sini berkumpul untuk membicarakan persiapan acara besar kita TUCC. Masing-masing Sekertariat, apakah semua tugas sudah dilaksanakan?” Semua menjawab dengan serentak “Sudah!” Nabil : “Oke, kalau memang sudah. Besok akan diadakan simulasi acara. Semua harus datang jam 7 tanpa terkecuali, ingat tidak ada yang terlambat karena ini acara penting.”

Karena Navik adalah anak yang kritis, iapun mengangkat tangannya seraya bertanya. Navik

Erik

: “Bil, kenapa harus simulasi? Kan semua persiapan sudah selesai dan kita sudah membuat jadwalnya? Kita tinggal melaksanakannya.” : “Simulasi diadakan untuk pengecekan ulang semua persiapan, Vik. Selain itu, jika nanti pada saat acara ada kesalahan kita sudah siap untuk menanganinya.”

Lalu Navik terdiam seperti memikirkan sesuatu.. . . . Bejo yang duduk disebelah Navik tahu apa yang dipikirkan si Navik, Bejo yakin sekali pasti ini yang dipikirkan si Navik. 74

 Metamorphis of Genesis


Navik

Nabil

: “Ngapain sih kok harus simulasi, datang harus pagi lagi? Mendingan di rumah main game atau tidur-tiduran enaaaakkkk...” (sambil menoleh ke Bejo) : “Karena hari sudah menjelang sore dan memang sudah waktunya pulang, rapat saya akhiri. Wabillahittaufiq wal hidayah, Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Tiba-tiba suasana kelas menjadi ramai, ternyata masih ada persiapan yang belum selesai. “Bagaimana ini? Padahal masih ada yang belum siap tampil?” Rama menggerutu, karena dia merasa bertanggung jawab sebagai PJ tampilan. Lalu datanglah si Bejo. Bejo : “Bagaimana kalau aku bantu, bro? Apa sih yang kurang?” Rama : “Tinggal Kostum aja sih.” Bejo : “Ya udah, habis ini aku bantu cari kostumnya. Sebelum itu aku harus ijin dulu sama orang tuaku. Pinjam HPnya ya?” Rama : “Oke” (seraya mengambil HP dari tasnya) BEJO adalah teman yang paling setia. Dia hadir,,,,maka masalah pasti sedikit teratasi… B e j o … o h B e j o terima kasih ya…..ini lah pertemanan, indah nya tiada tara….. Mau tahu siapa BEJO….??? Ada deeeh…!!

Metamorphis of Genesis 

75


Kenakalan Kami yang Lain. . . . Dunia yang Lain . . . Kelas 8 itu menurutku adalah masa-masa nakalnya kami loh, karena merupakan masa pergantian dimana peralihan dari masa anak-anak ke masa remaja. Tapi kenakalan kami tetap dalam batas normal kok, nggak sampai yang keluar batas seperti mabuk-mabukan, atau apalah. Jadi kenakalan kami dalam batas normal. Contoh kenakalan kami dulu seperti janjian satu kelas tidak ada yang mengerjakan PR, tidak memperhatikan para guru, dan meremehkan nasihat guru. Nakal memang, bandel memang, tapi itulah kami pada saat itu, PR dianggap remeh, pokoknya jelek deh prilaku dan sifat kami saat itu. Kami saat itu juga jika tidak diingatkan kami juga terkadang tidak sholat atau lupa sholat. Di rumah pun kami juga agak bandel loh, jarang belajar lebih suka bermain, tak bisa diatur dan nggak suka kalau diberi tahu ataupun sedikit dipaksa. Jelas itu memang perilaku yang egonya sedang tinggitingginya, dan itu kami lakukan hampir selama kelas 8. Hmmm ... Kami juga sering kena marah dari guruguru kami, terkadang kalau kita sudah keterlaluan, guru-guru ada yang akan marah besar. Tapi anehnya kami pada saat itu seperti menganggap angin belaka, tak ada yang punya inisiatif kapok dan berusaha mengerjakan PR dan tak untuk mengulanginya lagi. Dan saat itu mungkin perasaan kami saat dimarahi guru hanya bilang “ahh.. sudahlah� atau “jarno ae wes (Biarin aja sudah)�, bandel memang, hahahaha.. Tapi itu

76

ď “ Metamorphis of Genesis


semakin berkurang semenjak kami mulai sadar, sadar akan kenakalan kami, akan ke bandelan kami. Memang semuanya kembali ke diri kita masingmasing, sadar tidaknya juga dari kami, inisiatif kami, dan kemauan kami untuk sadar. Kami berusaha merubah perilaku buruk kami, terutama malas mengerjakan PR. Kami sadar mengerjakan PR adalah bukti bahwa kami sungguh-sungguh dalam belajar, toh nanti yang untung juga jadi berusaha untuk mengerjakan meski bertahap. Yang biasanya malas sholat berusaha untuk sholat 5 waktu. Dan masih banyak lagi perubahan yang kami usahakan bersama.

Berbeda Tapi Sama Oh iya‌. Kami ingin sedikit bercerita tentang teman kami. Dia yang juga mewarnai hari-hari kami selama di kelas 8 ini. Namanya Cut Disgieta P, teman-teman memanggilnya Disgi. Dia adalah seorang perempuan yang bukan perempuan biasa. Ya, perempuan yang sangat luar biasa. Dia datang di SMP Islam Bani Hasyim diharapkan bisa menjadi teman buat Anggi, teman perempuan kami satu-satunya di angkatan kami. Tapi harapan kami tidak tercapai, dia jauh dari harapan kami yang bisa menjadi teman Anggi. Anggi dan Disgi hampir tak pernah akur. Mereka memiliki pribadi yang jauh berbeda. Jika Disgi hobi bermain, Anggi hobi membaca. Mereka seperti api dan air, tak pernah bisa disatukan. Oh iya, Disgi memiliki banyak keunikan lho, salah satunya dia tak bisa dipaksakan untuk belajar formal full seperti kami anak-anak pada umumnya. Jadi dia hanya Metamorphis of Genesis ď “

77


suka belajar sambil bermain. Dia akan marah kalau diberitahu, dan yang membuat kami tercengang, dia suka melakukan hal-hal yang sedikit aneh kalau sudah “capek” pikirannya. Teman-teman menamakan ini dengan “sakit“. Jadi seperti kejang-kejang sambil jeritjerit dan seperti orang kerasukan. Tapi itu tak bertahan lama, tak lama kemudian dia kembali bangun dan dia tidak sadar kalau dia habis sakit kejang-kejang tadi. Dia sering sakit, apalagi saat ikut kami kunjungan (Studi Lapangan), terkadang dia juga sering sakit ditengah-tengah kunjungan. Tetapi, satu hal yang kami suka darinya, dia royal sekali kepada teman-temannya. Teman-teman sering belikan jajan, diberi uang tak tahu apa penyebabnya. Berhubung kami suka sama yang namanya uang J jadi kami terima saja uangnya dengan senang hati, hehehe.. Tak bisa dipungkiri, saat kami menemani Disgi terkadang hanya ingin diberi duitnya saja. Maklumlah saat itu kami jadi nakal-nakalnya anak, hahaha.. Jujur saja saat itu kehadiran Disgi, seperti angin bagi kami. Ada atau tidak adanya dia, sepertinya sama saja buat kami ber-8. Hehehe….becanda…Namun, sungguh….setelah dia memutuskan untuk keluar dari sekolah dan pindah ke Kalimantan, kami sedikit kehilangan. . . . .Hikz…hikz…

Belajar Broadcasting di Simfoni FM Untuk menunjang proses pembelajaran, SMP Islam Bani Hasyim tidak hanya melakukan kegiatan belajar-mengajar di dalam kelas, tetapi juga melakukan 78

 Metamorphis of Genesis


Studi Lapangan (kunjungan) ke beberapa tempat dimana para santri bisa menimba ilmu. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang paling ditunggu-tunggu oleh para santri, pasalnya mereka akan diajak mengunjungi berbagai tempat yang memberikan pengetahuan berharga dan kesan yang menyenangkan, misalnya saja studi lapangan ke Kebun Raya Purwodadi, Balai Penelitian Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Pusat Kerajian Singosari, Stasiun Radio, Lembaga Pemasyarakatan dan lain-lain. Kegiatan Studi Lapangan ini dilaksanakan setiap 2 minggu sekali dan untuk pembagian jadwal telah disusun oleh Bu Qurroti A’yun, S.PdI selaku guru pendamping. Nah, untuk kelas 8 ini melakukan kunjungan ke beberapa tempat, diantaranya mengunjungi Studio Simfoni FM yang berada di kampus UIN Malang. Kunjungan yang satu ini bener-bener seru. Kami disana disambut hangat dan ramah sekali. Kami disana diajak memasuki ruangan dimana di dalamnya berisikan komputer, mic dan poster EMINEM. Disana sedang ada siaran lhoh. Jadi kami bisa melihat langsung bagaimana seorang penyiar radio sedang siaran. Kami juga mencoba peralatan yang ada di dalam studio tersebut. Seperti headset, microphone, komputer yang berisikan banyak sekali lagu-lagu yang biasanya berguna untuk acara request lagu. Jadi tinggal memutar musik yang sudah ada di komputer. Studio siaran radionya sebenarnya tidak terlalu besar, tapi nyaman. Kami juga diberi tahu website jika kami ingin streaming. Itu merupakan pengalaman yang sulit dilupakan, karena itu pengalaman kami pertama kali mengunjungi studio radio. Metamorphis of Genesis ď “

79


Berbicara mengenai poster EMINEM tadi, ada satu teman kami yang fans berat dengan mas EMINEM ini lhoh. Ya, dia adalah Fafan. Fafan seringkali bercerita mengenai idolanya tersebut di kelas. Fafan : “Dia tu rapper asal Detroit, aku kagum padanya, kagum jalan hidupnya, kagum sama pemikirannya. Dia seorang lelaki yang sangat tegar dengan kehidupannya. Memiliki masa kelam dengan sering dibully. Dia tak bisa melawan karena badan yang kurus pendek. Lalu, dia hanya bisa mengungkapkan semua amarahnya hanya dengan rap. Makanya isi rap-nya banyak yang berisi amarah, karena hanya lewat rap dia bisa curhat.� Saat Fafan bercerita panjang lebar mengenai EMINEM, teman-teman yang lain hanya bisa memandangi dengan sedikit anggukan dan senyum kecil. Sebenarnya, Fafan mulai tertarik dengan lagu-lagu dan video EMINEM karena Navik. Navik mempunyai banyak sekali koleksi lagu bergenre hiphop dan rap. Oh iya, kebanyakan orang menjuluki EMINEM dengan julukan KING OF RAP, yang artinya rajanya rap. Fafan : “Mungkin kalian bertanya kenapa sih aku suka genre musik rap? Hmmm.. aku pikir rap adalah salah satu dari sedikit genre musik yang ada yang jarang sekali membahas tentang cinta. Menurut Fafan, dia sudah bosen setiap hari harus mendengar lagu yang mellow, galau karena cinta, galau ditinggal selingkuh ato apalah, mending ndegerin lagu80

ď “ Metamorphis of Genesis


lagu pembangun semangat. Nah, lagu-lagu di Indonesia ini kebanyakan hanya mengandalkan kegalauan cinta. Emang dipikir kalo abis dengerin lagu galau seluruh orang di Indonesia harus ikutan galau gitu??? arghhh... Eitss, kok jadi bahas EMINEM sih. Kembali ke studio Simfoni FM yuuk! Setelah kami memasuki ruangan siaran, disana sudah ada Mas Chandra selaku manager off air dan on air. Menurut pemaparannya, aplikasi yang digunakan untuk mengoperasikan saat on air disebut raduga, tapi sekarang sudah ada aplikasi baru yang disebut jazzler (kebanyakan stasiun radio sudah memakai aplikasi ini). Di stasiun-stasiun radio ada berbagai macam cara untuk menyapa para pendengarnya. Nah, kalau di Simfoni FM ini para announcer menyapa dengan sebutan “sobat muda”, sedangkan untuk salamnya mereka menggunakan “salam peace ‘n kreasi”. Pengalaman masuk studio Raadio Simfoni FM, merupakan pengalaman yang meng-asyik-kan… Namun anehnya kami tidak ada yang ingin menjadi penyiar radio. Begitu banyak kisah yang telah kami urai. . . , semua membahagiakan. Namun terselip rasa duka yang mendalam. . . di saat kini kami harus meninggalkan kelas 8, ,,, Bagi Kami kelas 8, merupakan kelas yang terindah, di saat kami telah mengenal karakter masing-masing, dan di situ lah tercipta keindahan dalam sebuah perbedaan. Kini kami akan menapaki kelas IX,

Metamorphis of Genesis 

81


kelas yang keramat bagi jenjang SMP. Kelas 9 merupakan kelas yang penuh dengan keseriusan. Terkadang terbersit rasa takut : Takut Ujian Nasional Takut kecape’ an Takut Gak bisa main Takut banyak tugas Takut ga’ LULUS Takut dimarahi Ortu dan Guru Takut…. Pa…. lagi ya ….??? Yang pasti takut sama Allah. . . . Hahahaha. . . . . .

• • • • • • • • •

Dah …ah….jadi ngelantur kemana-mana, yang pasti di BAB TERAKHIR. . . . Kami akan mengurai kisah yang mengharu biru…..AWAS NGGAK BOLEH NANGIS ya….!!!

82

 Metamorphis of Genesis


Bagian 3

Di atas Rata-Rata


Kesadaran di atas

Rata-Rata

B

AB ini tidak ada yang di edit, murni curahan hati sebelum UN‌.ini kisah yang kami rasakan detikdetik menjelang UN. NAbil‌. Akhirnya, Bejo dan teman-teman berada di kelas paling senior . Awal berada di kelas ini terasa sangat menyenangkan. Karena kini mereka sudah tidak terbebani lagi oleh kepengurusan OSIS. Mereka kini tlah memulai kembali aktivitas-aktivitas yang menyenangkan, mengasah bakat-bakat mereka dan juga hobi lagi. Oh, ya di kelas ini Bejo mendapat teman baru loh namanya Adel. Ia murid pindahan dari PONPES . Kedatanganya semakin membawa keceriaan dan kekompakan. Apalagi bagi Anggi karena beberapa tahun ini dia seolah tidak punya teman, karena dia selama ini perempuan sendiri. Pokonya Kelas 9 ini seru deh.

85


Namun munculah UN, UN adalah musuh terbesar para pelajar zaman sekarang. Hasil belajar selama 3 tahun hanya ditentukan dalam 4 hari. Dalam 4 hari itu mereka harus bisa menaklukan soal dari KEMENDIKBUD. Beberapa pelajar yang frustasi berani melakukan bunuh diri, ada juga yang memilih untuk mengkonsumsi obatobatan terlarang agar menemukan kedamaian padahal kedamaian yang mereka dapatkan hanyalah kedamaian palsu yang diberikan oleh setan. Ada juga nih beberapa pelajar yang keren, mereka meenjadi agen rahasia mencoba membobol situs-situs KEMENDIKBUD demi mendapatkan kunci jawaban. Yang lebih lucunya lagi, ada beberapa oknum yang menjual kunci jawaban. Setelah semester satu berakhir mereka harus mempersiapkan jasmani serta rohani untuk meng­ hadapi UN. Mereka disortir dari pagi hingga sore untuk mempersiapkan UN, walau sebenarnya itu memang keinginan mereka sendiri untuk fokus dalam menghadapi UN. Kenapa mereka memilih untuk fokus UN? Pada suatu hari, Bejo dan teman-teman mengikuti pelajaran seperti biasa. Hingga mereka diberi tugas yang banyak, banyak disini maksudnya dari beberapa pelajaran yang menumpuk. Apalagi dari pelajaran yang tidak ada di UN. Lalu Erik protes kepada guru-guru. Ia berpikiran bahwa harusnya siswa yang sudah kelas 9 itu sudah fokus ke UN. Erik berkata seperti itu karena banyak temanteman di rumahnya yang sudah fokus pada UN, ia bingung kenapa sekolah ini tidak sama seperti sekolah yang lainya? 86

ď “ Metamorphis of Genesis


Hingga akhirnya terjadi perdebatan yang hebat antara guru-guru dengan Bejo dan kawan-kawan. Dan akhirnya disetujui akan ada program fokus UN, jadi pukul 06.30 sampai 12.00 pelajaran UN, pukul 12.30 sampai 13.30 Mulok dan pukul 14.00 sampai 16.00 pelajaran UN lagi dan pulang. Setelah beberapa hari berjalan ternyata ada yang tidak betah dengan program UN. Aneh memang teman-teman ini, padahal mereka sendiri yang meminta sekarang mereka sendiri yang membuangnya. Namun bagaimana lagi, kami harus bisa bertanggung jawab pada kata-katanya. Akhirnya mau tak mau kami harus betah. *** Dini hari Bejo terbangun dari tidurnya, ia segera berwudhu dan Sholat Tahajud. Ia berdo’a agar ia dan teman-temanya mendapatkan nilai sesuai dengan yang diinginkan dan bisa diterima di Sekolah yang diinginkan juga. Karena Bejo sudah bangun pagi, sekalian Ia berpuasa. Nah, yang buat puasanya Bejo lebih seru tuh Bejo mengajak teman-temanya juga. Jadi sambil sahur Bejo SMS teman-temanya (semayanan) berpuasa. Hari demi hari tlah berlalu, aktivitas yang kami lakukan juga sama pagi berangkat sekolah, sore pulang, malam tidur dan pagi bangun lagi pokoknya monoton dah. Suatu hari Nabil, Erik dan Bejo merencanakan rekreasi sendiri, yang akan diikuti hanya anak kelas 9. “ Gimana kalau kita ke Semeru dan Bromo? ” ajak Nabil “ Wah, bakalan seru tuh. Setelah penat UN kita bakal touring kemana-mana, mantaaaap ” sahut Erik setuju.

Metamorphis of Genesis 

87


“ Iya, nanti kita ajak temen-temen oke ” ucap Bejo pertanda juga setuju. Setelah dibicarakan bersama, akhirnya mereka semua sepakat setelah UN akan ke Semeru dan Bromo. Dan ada lagi usulan dari teman-teman, mereka juga silaturahmi ke kakek dan nenek dari semua santri kelas sembilan menghirup udara pedesaan yang segar. Lumayan kan liburnya agak panjang. Hari ini tepat hari ke 14 sebelum UN dilaksanakan, hahaha Bejo dan Teman-teman sudah mulai merasakan grogi, takut tidak lulus, dapat nilai buruk, lulus dengan nilai yang pas-pasan, dsb. Seperti budaya para pelajar jika sudah mendekati UN, Bejo dan teman-teman minta do’a sekaligus minta maaf ke guru-guru, ke adik kelas, terutama ke Ketua Yayasan Bani Hasyim mungkin selama ini mereka sudah banyak berbuat salah. Seminggu sebelum UN dilaksanakan, Bejo dan teman-teman melakukan belajar, berdo’a dan sholat malam bersama di sekolah. Mereka menginap disekolah kurang lebih selama 2 hari 2 malam, untuk melakukan kegiatan tersebut. Seru banget loh acara ini, hingga mereka hampir melupakan ketegangan UN dengan bercanda, tertawa, dan melakukan hal-hal yang kocak lainya. “ Wah, kok rasanya lama banget ya UN ” kata Bejo sambil menyelipkan dua pensil di atas telinga kanan dan kirinya. “ Iya nih Jo, rasanya pingin cepet-cepet UN terus lulus dah ” sahut Nabil dengan melemparkan bukunya ke dalam tas, sepertinya ia sudah agak frustasi. *** 88

 Metamorphis of Genesis


Akhirnya UN pun tiba . . . Hari ini hari pertama UN dilaksanakan tepatnya pelajaran Bahasa Indonesia bahasa kita sehari-hari dan pastinya semua orang Indonesia bisa Berbahasa Indonesia, tidak seperti beberapa hari sebelumnya Bejo dan teman-teman bersikap santai dan tenang. Mengerjakanya pun juga santai, dan sepertinya tidak ada soal yang sulit. Waktu mengerjakan telah usai semua soal dan jawaban dikumpulkan. “ Eh gimana soalnya Fan, sulit? ” tanya Nabil setengah berbisik karena masih ada pengawas dalam ruangan. “ GUAAAAMMMPAAANGGG BILLLLL!!! ” , jawab Fafan dengan berteriak dan mengangkat kedua tanganya ke atas agak miring 48 derajat menandakan syukur pada Allah SWT. Pengawas pun kaget, karena tiba-tiba Fafan berteriak tadi. “ Gampang ya? Semoga saja kalian semua mendapatkan nilai yang bagus Amin ” Pengawas memberikan do’a pada Bejo dan teman-teman, seraya meninggalkan ruangan. Hari kedua, ketiga dan keempat sama saja. Intinya UN itu tidak seperti yang dibayangkan oleh pelajarpelajar zaman sekarang. Semua itu tergantung dari usaha masing-masing pelajar untuk menaklukanya. Sehari . . . Dua hari . . . Tiga hari Empat hari . . . AKHIRNYA UN SELESAI Metamorphis of Genesis 

89


Seperti yang sudah direncanakan, Bejo dan temanteman akan berlibur bersama. Namun, ternyata berlibur bersama tidak akan bisa dilaksanakan. Kenapa? Karena setelah UN masih ada kegiatan lagi. Menulis Novel, Make a Movie, Ujian BTQ (Lembaga), Ujian Bahasa Arab (Lembaga), Ujian Bahasa Inggris (Lembaga). Mau tak mau Bejo dan Teman-teman harus mengikuti rangkaian kegiatan tersebut dan mengurungkan niat berlibur bersama. “ Ya Allah, kenapa sih kok masih harus masuk? Tementemen di rumahku loh sudah pada libur semua ” Erik lagi-lagi melihat teman di rumahnya, sepertinya ia iri. “ Gak jadi deh kita liburan bersama ” Bejo menambahi Suasana menjadi suram, setiap hari sedikit sekali yang masuk. Apalagi Erik, Ia sering sekali bolos. Hari demi hari berlalu, setiap hari ada saja yang tidak masuk. Alasan ini lah itu lah. Berbagai rentetan kegiatan itu berlangsung dari setelah selesai UN hingga pengumuman UN.

PENGUMUMAN UN, PENGUMUMAN UN…! Inilah hari yang dinanti-nantikan pengumuman UN, Alhamdulillah semua mendapatkan nilai yang diinginkan. Di Bani Hasyim tidak ada budaya coretcoret atau bakar baju. Di Bani Hasyim diadakan acara tasyakuran, yang dihadiri oleh semua civitas akademi Bani Hasyim. “ Akhirnya, selesai juga ” Nabil menghela nafas. “ iya, dari semua perjuangan kita selama ini. Akhirnya…” Erikpun juga menghela nafas.

90

 Metamorphis of Genesis


Namun, tiba-tiba ada pengumuman bahwa setelah pengumuman bahwa Bejo dan teman-teman harus mempersiapkan acara pisah kenang. Jadi tidak ada libur, padahal mereka kira setelah pengumuman akan diberi sedikit libur untuk beristirahat. “ Siapa yang gak iri coba, saat orang lain libur kau harus masuk dan kau mendapatkan libur disaat yang sibuksibuknya untuk mencari dan mendapatkan sekolah. ” Bejo menggerutu sendiri di pojok kelas “ Sabar Jo sabar, semakin cepat kita selesaikan tugas kita semakin cepat juga kita mendapatkan libur ” Sahut Fafan yang mendengar Bejo menggerutu. Lagi-lagi banyak yang tidak masuk, dengan berbagai alasan lagi. Namun persiapanya berjalan, walaupun hanya beberapa saja yang masuk setiap harinya. Acara yang sungguh meriah, ini adalah ajang unjuk kreativitas untuk para santri Bani hasyim. Banyak sekali penampilan yang akan disuguhkan seperti dalam TUCC kelas 8 kemarin. Karena acara ini sudah dikonsep dengan matang oleh para guru, Acara ini pasti akan berlangsung dengan lancar. WAKTUNYA PISAH KENANG…!!! Hahaha, seperti budaya para pelajar saat perpisahan. Ya gitu deh, nangis-nagis dan hal yang semacam itu lah. Kenangan-kenangan masa biru putih yang begitu konyol, kocak, mengharukan, sedih, cinta, persahabatan, tujuan dan perbedaan yang menghiasinya. Anehnya, air mata ini tiba-tiba menetes, tanpa disuruh. Semua ini karena kami harus meninggalkan sekolah ini, SMP Islam tercinta, My Almamater. Metamorphis of Genesis 

91


Selamat jalan kawan, semoga kalian bisa meggapai mimpi kalian, semoga kalian akan menemukan teman yang sama serunya dengan disini. Adel. . . . Sekolah Baru… Alarm hp membangunkan aku.. pagi ini aku sangat merasa kantuk entah kenapa.. ”Dek kamu masuk sekolah baru.. yang pagi datang nya biar ga’ malu-maluin” sambil menarik ku supaya bangun, siap…!! Mukaku di basahi oleh kakak ku, dengan terpaksa aku bangun” Pagi itu aku berangkat ke sekolah baru ku yang nama nya Bani Hasyim., tiba disana aku kaya orang bego yang pusing.. . karena cuma disuruh nunggu kepala sekolah, dari kejauhan terlihat beberapa anak menggotong meja dan kursi ke sebuah kelas..,mungkin di sana, batin ku. Tiba-tiba ada dua anak mendatangi ku. “Mbak nunggu siapa?” “Kepala sekolah” “Lho masih nanti mbak datang nya, namanya siapa mbak?” “Adel” jawab ku tanpa menanyakan balik nama mereka “Kelas berapa mbak? “Sembilan” “Ohh.. ayo mbak tak anter”kata beberapa adik kelas yang mendekatiku. Akhirnya dua anak ini mengantarkan ku ke sebuah gedung tepat di depan kelas tempat anak menaruh kursi dan meja itu. 92

 Metamorphis of Genesis


“Eh stop di sini aja!” kataku, anak dua itu manut “Cowok semua ta di situ?”aku menunjuk kelas di dapan ku, yang emang cuma cowo di sana, mbak. “Ada sih mbak cewe 1 tapi suka telat datang nya”sahut salah satu dari mereka. Dan pembicaraan mengalir sampai tiba saat sholat datang, dan aku masih merasa bego…karena di lihati banyak mata makhluk hidup ciptaan Allah . mereka mencoba bicara dengan aku ,namun yang kudengar hanya sesuatu yang kosong, sholat berakhir dan langsung di suruh mengaji, aku duduk di kelas baru dan sedikit kaget karena hanya 7 anak dan hanya satu perempuan sebelum aku.,setidak nya itu yang aku tahu., tak ada hal yang bisa ku lakukan kecuali diam dan membayangkan apa yang ku lakukan jika saat ini aku masih di pondok..?\#! Waktu bergulir… “Assalamualaikum!?” Sebuah suara memecah kesunyian.. “Waalaikum salam…” dan beberapa cowok itu berhambur masuk kelas di mana aku juga ada disana..,perasaan ku tak karuan karena hampir 3 tahun aku tidak berinteraksi secara langsung dengan teman cowok..,aku sangat takut akan sesuatu karena aku memang tak terbiasa dengan ini okelah bagi kalian yang nggak merasakan kehidupan perempuan ku di pondok kalian ga akan tau rasanya, namun ku coba tenang saja. Seorang guru memasuki kelas dan memberi salam serta menyapa murid dan berbicara beberapa kata.. “Seperti biasa murid baru silahkan perkenalan!”, pinta seorang guru memecah lamunanku. “Nama ku Adelia panggil Adel aja”

Metamorphis of Genesis 

93


“Sekarang biar teman mu yang perkenalan ke kamu� kata seorang guru. Kemudian satu persatu dari mereka mulai memperkenalkan diri.. Dan tak kusangka ketika aku menoleh ke belakang jumlah mereka hanya empat butir?!, katanya tujuh?? ucap ku dalam hati Empat cowo itu adalah Fafan, Nabil, Antok dan Navi. Aku hanya tidak terbiasa dengan ini awalnya satu kelas 30 kini hanya ada 4 orang 5 termasuk aku.. dan hanya aku satu-satu nya cewe di kelas itu, alaamak bukan nya lebay tapi aku ga bisa menahan tawa, emang lucu? tapi yaudah lah. “Ada beberapa orang yang tidak hadir,mbak..,salah satunya perempuan jadi jangan khawatir..� Aku hanya mengangguk tanpa berbicara, bukan nya jaim sih tapi emang mau bicara apa? Pelajaran ke dua aku masih asing sekali karena aku bingung, cowo semua? Mana bisa?, tapi aku hilangkan pikiran tidak bisa ku, aku memang seperti ini penakut dan tak terbiasa dengan lelaki. Hari berikutnya seperti hari biasanya hingga saat ujian,tetapi aku masih tidak dapat melepas pandangan ku tentang teman seperjuangan ku di pondok walau sebagian kecil dari mereka sudah melubangi hatiku. Haha. . . inilah yang namanya hidup selalu ada udang di balik batu, yah dengan pindah nya aku di sini aku lebih bisa menjaga diri, dan berubah menjadi pribadi yang aku sendiri ga tau apa yang jelas banyak yang bilang aku ini jutek, sok galau, gendut, cerewet dan apa ajalah terserah mereka, emang peduli?! 94

ď “ Metamorphis of Genesis


Di sini aku juga bisa menghapus pikiran takut ku yang terkadang muncul walau sedikit dan yang terpenting dalam hidup ini adalah berakit-rakit ke hulu berenang-renang kemudian. +_+ Anggy. . . . Waktu berputar cepat sekali. Bagaikan roda mobil F1 yang sedang melaju di atas jalanan sirkuit. Sampai – sampai, kita tidak menyadari bahwa sudah beberapa tahun kita jalani. Tahu – tahu, kita sudah mau masuk SMA, sudah mau cari sekolah tinggi. Tahu – tahu, tanggung jawab yang harus dipikul sudah lebih berat dari sebelumnya. Aku pun merasa begitu. Tak terasa, aku sudah melalui 2 tahun hidupku di SMP Islam Bani Hasyim. Bersama ketujuh temanku, aku akan memulai perangku dengan ujian nasional yang semakin membayangi. UN...Ujian Nasional...Unas... Tiga kata yang selalu membuat bulu kudukku berdiri. Yang selalu mengganggu belajarku. Yang selalu membuatku grogi. Terkadang, bayang – bayang itu menekanku dengan cukup kuat. Cukup kuat untuk membuat mentalku down seketika. Tetapi, aku masih beruntung. Beruntung memiliki ibu yang selalu mengingatkan dan menasihatiku. Seperti malam ini. Beliau duduk manis di depan komputer. Bermain game kesukaannya sambil ditemani secangkir teh hijau yang tidak terlalu manis. Semantara itu, mataku sudah mulai memerah karena aku tidak sempat tidur siang. Membiasakan diri dengan jadwal les yang memadat seperti ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama.

Metamorphis of Genesis 

95


“Bun, aku tidur duluan, ya! Selamat malam.” Kataku sambil menarik selimut. Entah kenapa, udara malam ini terasa lebih dingin dari biasanya. “Ya! Eh, Anggi, sudah belajar? Ini baru jam delapan lho! Kok. Sudah mau tidur?” “Males bun! Tadi siang sudah bimbel (bimbingan belajar). Capek! Met bobo...” “Katanya mau ke SMA 1?” Deg! Aku baru ingat kalau targetku yang satu itu agak sulit ditembus. Seketika aku meloncat dari tempat tidur. Kemudian, aku mengambil kursi lipat hitamku yang tersandar di dinding dekat jendela. Mengambil buku IPA-ku. Kemudian memulai proses belajar malamku. Sementara aku menyiapkan semua dan mengerjakan soal – soal yang ada di buku paket itu, ibuku terus menasehatiku. “Hati – hati lho, ya! Smansa (SMAN Satu) itu agak sulit masuknya. Apalagi kamu dari kabupaten. Kuotanya hanya 10 %. Itu artinya kesempatanmu lebih sedikit daripada anak SMP kota. Coba kamu tanya si Zana. Temanmu di Kumon yang akselerasi akhirnya masuk smansa itu lho! Kamu tanya, coba. NEM (Nilai Ebtanas Murni) terendah di sana berapa. Tinggi lho standarnya sana. Di SMA 3 aja terendah 38 koma sekian. Kalau kamu...” Tiba – tiba, ceramah ibuku tidak terdengar lagi. Pemandangan buku dan pulpen di atas mejaku sudah tidak lagi terlihat. Yang ada hanya pemandangan rumah – rumah di perumahanku yang terlihat dari atas. Rasanya asyik sekali. Tetapi ternyata, itu semua hanya mimpi. Aku bermimpi terbang. Saking mengantuknya, 96

 Metamorphis of Genesis


aku sampai jatuh tertidur. Padahal, baru beberapa menit berjalan sejak aku memulai belajarku. Haah... payah! “Anggi...Nggi... bangun nak! Ayo pindah. Kasihan banget! Masa baru belajar sebentar sudah ketiduran. Sana, sholat isya’ dulu! Jangan lupa sikat gigi.” “Ah.. eh.. ada apa yah?” aku celingak celinguk bagai orang kebingungan. Padahal memang sedang bingung. “Sholat isya’ dulu.” “Iya yaaahhh....” Terpaksa aku bangun dari tidur lelapku dan pergi ke kamar mandi. Setelah melakukan “ritual” malamku, aku mendirikan sholat isya’. Setelah semuanya beres, aku pergi tidur. Haduh... nyamannya... Met bobo... *** Di kelas 9 ini, aku merasa hubungan pertemanan kami berubah menjadi lebih baik. Si dia sudah tidak mengejekku lagi. Yah, terkadang, sifat jeleknya itu kambuh. Tetapi, kalau di lihat – lihat lagi, dia bisa jadi baik juga kok. Hanya saja, rasanya jadi aneh ketika dia bicara baik – baik denganku. Apalagi kalau sehabis bicara, ia tersenyum. Senyumnya aneh. Mencurigakan! Aku belum tahu pasti arti di balik senyuman yang bagiku serasa sepah itu. Eneg – eneg gimana gitu. Tetapi, apapun maksudnya, sebagai sesama manusia, kita tidak boleh su’udzon atau negative thinking. Alias berpikiran negatif. Kita semua harus bersifat husnudzon atau positive thinking. Alias berpikiran positif. Jadi, aku menganggap dia hanya ingin membuat suasana menjadi santai. Walaupun begitu, tetap terasa aneh.

Metamorphis of Genesis 

97


Selain itu, di masa ini, ada seorang teman baru. Cewek. Dan lebih “normal” dari sebelumnya. Aku baru saja masuk setelah libur tiga hariku yang ku habiskan di Madiun, ketika aku melihat seseorang yang asing. Ku perhatikan dari ujung kepala hingga ujung kakinya. Hmm... dia cantik, putih, dan sepertinya friendly. Setelah selesai mengaji, secara sembunyi – sembunyi, aku bertanya kepada Fafan. “Eh, Fan, siapa namanya?” “Siapa?” “Itu lho! Anak baru itu!” “Ooh...ya kamu tanya anaknya sendiri saja!” Aku berpikir. Meskipun baik, kadang Fafan bisa jadi nyebelin juga ya! Kenapa malah disuruh tanya langsung? Aku kan agak grogi kalau disuruh tanya – tanya dengan orang yang “tidak dikenal”. Or in this case, unidentified new friend yet. Artinya, dalam kasus ini, teman baru yang belun dikenal. *** Suatu siang di sekolah. Tepatnya di kelas 9 SMP Bani Hasyim. Bu A’yun : “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh” Anak – anak kelas 9 : “Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh” Bu A’yun : “Anak – anak mulai besok jadwal kita berubah. Mulai besok kita pakai jadwal baru. Kalian kan mau UN. Jadi, sebagai langkah untuk mempersiapkan kalian menghadapi UN, mulai besok kita akan fokus pada mata pelajaran UN!” 98

 Metamorphis of Genesis


Fafan : “Maksudnya, pelajaran kita tinggal empat, bu? Matematika, IPA, Bahasa Indonesia sama Bahasa Inggris aja?” Bu A’yun : “ Ya. Jadi, besok kalian nggak usah ikut pro lingkungan. Nggak ada pelajaran yang memberatkan. Kalian nggak mau ada pelajaran selain UN kan?” Nabil : “ Iya buu!! Horeeee....” Bu A’yun : “Jangan senang dulu! Dengerin Bu A’yun dulu! Kalian pulangnya jam empat sore! Karena ada tambahan les. Biar tambah mantap.” Anak – anak : “HAAAHHH??? Lho bu... Kita kan capek bu!” Bu A’yun : “Halah banyak alasan! Katanya mau nggak ada IPS, nggak ada PKn, nggak ada SBD (Seni Budaya). Kalian tiap pro lingkungan juga nggak pernah ikut! Sekarang dikasih maunya masih bilang capek! Tak suruh ikut pro lingkungan lho kalian! “ Rama : “Ya sudahlah lah! Daripada ikut pro lingkungan. Mending pulang jam empat!” Fafan : “Ya sudah bu. Terpaksa kita terima. He..he...he...” Bu A’yun : “Kok terpaksa. Ya harus di terima dong, Fan! Kan kalian yang minta!” Aku : “Ya sudahlah. Terimakasih Bu A’yun.” Tok...tok... tok... Bu A’yun : “Oh, Bu Ria sudah datang. Ini jadwalnya! Besok masuk jam setengah tujuh. Anggi, Navik, jangan terlambat lagi! Awas kalau telat lagi!” Aku dan Navik : “Iya..ya... bu...” ***

Metamorphis of Genesis 

99


Benar – benar berat menjalani aktivitas yang tidak biasa seperti ini. Pulang jam empat sore, masih pula ditambah dengan les bimbel hingga jam enam sore. Benar – benar wow capainya. Sebenarnya, aku senang sekali saat aku masuk di kelas bimbel itu. Karena aku bisa bertukar soal dan ilmu dengan anak SMP negeri lain di Kota Malang. Apalagi dengan begitu, aku bisa berteman dengan murid sekolah lain. Tidak terasa terlalu capai saat aku berada di dalamnya. Tetapi, kecapaian itu baru terasa setelah aku sampai di rumah. Uuhh... Rasanya, pegal semua. Tetapi, ini sudah jadi nasib. Ya sudahlah. Aku hanya bisa menerima, bersyukur, dan beradaptasi. Jadi, kulalui hari – hariku dengan rutinitas yang asyik dan membosankan ini. Demi nilai UN yang baik, aku harus rela berakit – rakit ke hulu, berenang – renang ke tepian. Bersakit – sakit dahulu, bersenang – senang kemudian. Kalau ingat peribahasa itu, aku manjadi sedikit bersemangat. Selain bimbel dan tambahan jam pelajaran, kami, anak - anak kelas 9 juga dijejali dengan soal – soal try out. Setiap saat, kami disuruh berpikir. Terkadang, aku berpikir. Bagaimana mungkin otak bisa menerima dan bahkan menyimpan memori yang begitu banyaknya? Kalau kita konversikan ke standar komputer, supercomputer seperti apa yang sanggup menyamai otak manusia? Subhanallah... Aku sampai tidak kuat memikirkannya. Apalagi dengan berbagai soal – soal try out yang terus – menerus muncul dalam pikiranku. Aah...pusing... Perjuangan ini mengeluarkan banyak tenaga dan biaya. Entahlah. Aku ingin sekali bisa mencapai 100

 Metamorphis of Genesis


impianku untuk memasuki salah satu kelas di SMAN 1. Tetapi, kalau seperti ini, terkadang aku merasa fisikku tidaklah kuat. Seperti saat kami akan menghadapi ujian akhir semester. Kami akan melakukannya di SMPN 1 Singosari. Meskipun di sekolah “tetangga”, tetapi, aku tidak gugup dalam melakukannya. Karena sebelumnya, aku sudah pernah ke sini bersama teman – temanku untuk simulasi ujian sekolah. Saat itu, aku menggunakan sistem belajar SKS (sistem kebut semalam). Karena, waktu aku di kelas 7 dan 8, aku tidak belajar secara teori. Tetapi lebih kepada praktek. Jadi, ketika aku dihadapkan pada soal – soal teori macam begini, agak kaget juga. Mana aku baru tahu kisi – kisinya sehari sebelum ujian. Akhirnya, demi memberikan dan menjadi yang terbaik, aku terpaksa melakukan SKS ini. Bagian ini, adalah bagian yang benar – benar melelahkan. Ujian berlangsung selama satu lima hari. Satu hari diisi oleh dua mata pelajaran yang di ujikan. Di tiga hari pertama, di isi oleh mata pelajaran UN. Berhubung aku sudah di jejali oleh berbagai macam soal try out, jadi, aku memutuskan untuk mengisi tiga hari pertama dengan belajar mata pelajaran selain UN. Seperti pelajaran seni budaya, olahraga, IPS, agama, TIK (Teknologi dan Informatika) dan PKn. Yah, meskipun hasilnya pasti tidak maksimal, setidaknya ada yang masuk ke otak kan. Perjuangan itu membuahkan penderitaan yang lebih parah rupanya. Setelah hari terakhir ujian sekolah, aku menderita demam yang naik – turun. Kadang suhunya naik, kadang suhunya rendah. Akhirnya, aku dibawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Metamorphis of Genesis 

101


Hasilnya, penyakit tifus-ku kambuh lagi. Dan kali ini jauh lebih parah dari sebelumnya. “Adik Anggi harus full bed rest untuk mengurangi kinerja virusnya. Jangan banyak bergerak dulu dan hanya boleh makan bubur. Nggak boleh makan kecut dan pedas. Ini resep obatnya.” OMG! Dokter baru saja memvonisku sakit tifus? “Terima kasih, dok!” “Ya, sama – sama!” balas dokter tersebut ramah. Inilah bagian terburuk dari perjuanganku. Aku harus tidur di rumah selama 2 minggu lagi. Ditambah flu yang mulai memperburuk keadaan. Ooh... hari – hari pertama sakit memang sungguh menyakitkan. Sementara aku terbaring di kasur, ibuku mengantarkan teh hangat sambil mendeduksi penyebab kambuhnya penyakit yang menyengsarakan ini. “Ini mungkin karena belajarmu kemarin. Kamu melekan sampai jam dua belas. Ibu kan sudah bilang. Imbangi dengan vitamin – vitamin.” “Aduh, bun... Aku sudah minum madu, jinten hitam, vitamin C, semuanya wes. La sekarang kalau aku sakit jangan tambah di salah – salahin dong bu...” kataku memelas. “Ibu nggak nyalahin kamu kok. Yang sudah terjadi ya sudah. Berdoalah supaya hasil ujianmu kemarin sepadan dengan perjuanganmu belajar sampai malam sampai sakit begini. Sudah, tidur sana!” Akhirnya, aku hanya bisa tidur. Dan dalam dua minggu ke depan, kegiatanku hanya makan, mandi, sholat, tidur lagi. Begitu seterusnya. Benar – benar menyiksa dan membosankan. *** 102

 Metamorphis of Genesis


Ternyata, setelah tiga minggu yang membosankan kujalani di rumah, akhirnya, aku bisa masuk sekolah juga. Walaupun hanya bisa setengah hari sih. Tetapi, aku sudah sangat senang karena bisa bertemu teman – temanku. Aku sudah rindu pada soal – soal try out yang setiap hari selalu ada. Aku sudah rindu pada teman – temanku dan ruangan kelasku. Aku sudah rindu pada guru – guruku. Meskipun sebenarnya masih malas sih. Tapi, aku benar – benar harus masuk. Alasan yang lain, karena pelajaranku sudah terlalu banyak tertinggal. Satu minggu pertama, aku pulang jam dua belas. Minggu kedua, aku pulang jam satu. Minggu berikutnya lagi, aku sudah boleh masuk hingga jam setengah dua. Dua minggu berikutnya, aku sudah boleh mengikuti les di sekolah hingga jam empat sore. Selama itu berlangsung, aku melihat banyak perubahan. Entahlah. Atmosfer di kelas jadi aneh. Tapi aku tidak tahu keanehan apa yang menimpaku. Apa karena terlalu lama kutinggal, jadi, aku perlu adaptasi lagi ya? Aku merasa, tapi aku tak tahu pasti apakah yang kurasakan itu benar. Sedikit demi sedikit, aku mulai memahami sumber semua keanehan ini. Asalnya dari teman yang paling dekat denganku. Adel. Entah kenapa, aku merasa dia keberatan dengan kepulanganku yang agak pagi. Aku merasa, dia selalu menyindirku. Seperti saat minggu ketiga kehadiranku. Saat itu, jam 12.05, dia sedang duduk – duduk di depan pintu kelas. Tempat favorit kami untuk nongkrong. Aku mendekatinya untuk berbincang dengannya. Tiba – tiba...

Metamorphis of Genesis 

103


“Kamu nggak pulang, Nggi? Pulang sana lho!” Selama ini, aku berusaha untuk cuek saja. Memang itulah aku. Cuek bebek. Mau orang lain bilang apa yang jelek tentang diriku, aku selalu berusaha terlihat cuek dan tidak peduli. Ini adalah hasil latihanku selama dua tahun berada di dekat si kompor. Dia yang membentuk karakter cuek pada diriku. Namun, semua orang punya batas. Dulu, aku bisa cuek seenak hati karena aku tidak punya teman dekat. Tapi sekarang, aku telah terbiasa dengan keberadaan Adel. Maka, ambang ke-tidakpedulianku jadi menurun. Akhirnya, sejak saat itu, aku selalu merasa dia agak menjauhiku. Dan saat minggu ke-empatku, itulah puncak kesabaranku. Saat itu, Bu Ria, guru Bahasa Inggris kami masuk ke kelas kami saat jam istirahat berlangsung. “Anggi, Adel, siapa saja yang nggak masuk hari ini?” Cepat – cepat aku menjawab. “Nabil, Rama, sama Erik, bu.” “Ooh.. ya sudah. Makasih.” “Lho, bu, pertanyaannya salah. Harusnya, yang pulang hari ini siapa?” kata Adel tiba – tiba. Kali ini, aku benar – benar merasa kesabaranku sudah berada di ujung tanduk. Malamnya, aku meng-sms Adel untk menjelaskan semuanya. Receiver: 0857xxxxxxxx (Adel SMP) Sender:08885xxxxxx Del, km knp sih di sklh td? Kalau krn aq sll plg awal, itu krn kondisiku msh blm sepenuhnya plh. Jd, hrp mklm. Thx. 104

 Metamorphis of Genesis


Beberapa saat kemudian, aku mendengar bunyi HP-ku. Itu tandanya, ada sms masuk. Ku baca di layar, nama yang tertera adalah “Adel SMP”. Wah, cepat sekali, pikirku. Begini tulisannya. Receiver: 08885xxxxxx Sender: 0857xxxxxxxx (Adel SMP) Sdh Nggi. Nggak usah dibhs lg. Yg sdh lalu biarkan. Sdh, gak ush dibhs lg! Ya sudahlah! Ku anggap, setidaknya, besok, dia sudah akan lebih baik padaku. Jadi, malam ini aku bisa tidur nyenyak dan berharap atmosfir kelasku kembali seperti semula. *** Ujian akhir nasional tinggal seminggu lagi. Aku mesti lebih giat belajar agar cita – citaku ke SMAN 1 tercapai. Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, dan matematika. Semuanya kuusahakan masuk kedalam kepalaku dan tersimpan rapi di otakku. Agar saat UN nanti, aku bisa mengerjakannya dengan lancar. Tak hanya belajar. Sholat lima waktu lebih ku galakkan pula agar hasilnya maksimal. Tujuanku hanya satu. Agar aku bisa masuk ke SMA 1. Setiap hari, di sekolah juga ada acara istighozah dan mengaji bersama anak kelas enam. Dulu, waktu aku masih duduk di bangku SD kelas 6, aku juga menjalani “ritual” istighozah. Katanya untuk meminta dan berdoa pada Allah SWT agar diberi kemudahan dalam belajar. Jadi, kulakukan saja. Barangkali, dengan begini, setidaknya aku mendapat ketenangan secara batin. Walaupun aku masih antara percaya dan tidak bahwa Metamorphis of Genesis 

105


istighozah bisa memudahkan belajar. Yang jelas aku percayai adalah bahwa aku dapat ketenangan. Itu saja. Harusnya, kalau sudah H-7 begini, aku bisa agak santai. Bukannya santai terus meremehkan pelajaran. Tetapi, santai dalam artian merilekskan pikiran. Aku merilekskan pikiran dengan kembali membuka – buka pelajaran matematikaku di tempat les. Aku menyukai matematika. Maka, caraku merilekskan diri jadi agak berbeda begini. Aneh sih. Tapi, bagiku, ini asyik walaupun harus berpikir keras untuk menemukan jawabannya. Dasar aku aneh! *** Hari ini, hari Senin tanggal 23 April 2013. Ini adalah hari pertama untuk menentukan masa depanku. Ya, ujian nasional akan dimulai pagi ini. Pelajaran pertama adalah Bahasa Indonesia. Agak nervous sih. Tetapi, kalau sudah di depan mata begini, mau bagaimana lagi? Aku menenangkan diriku sendiri dengan berpikir bahwa aku harus menggapai impianku. Bel masuk sudah berbunyi. Artinya, sekarang, aku harus menghadapi musuhku dan tidak bisa lari dari perang ini. Soal – soal UN Bahasa Indonesia ini, sedikit lebih mudah dibandingkan dengan soal – soal try out yang pernah kuterima sebelumnya. Walaupun ada dua soal yang meragukan, aku yakin dengan jawabanku. Dua soal ini adalah tentang slogan dan memo. Dua soal ini, memang agak membingungkan. Karena jawabannya hampir mirip. Selama mengerjakan soal, tak terasa aku terus membaca basmalah. Setiap akan menjawab, selalu membaca basmalah. Berharap jawaban yang kupilih terbaca oleh scanner dan benar. 106

ď “ Metamorphis of Genesis


Hari kedua, Bahasa Inggris. Aaahh...soal – soal ini benar – benar membuatku mengalami stress. Karena, hampir semua bacaan pasti mengandung vocab (kata) baru. Kalau kata – kata baru tersebut ada di bacaan, setidaknya aku bisa memperkirakan apa artinya. Tapi ini, sudah di bacaan tidak ada, vocabnya jarang digunakan pula. Soal – soal yang mengandung pertanyaan thesaurus atau padanan kata juga begitu. Soal ini memintaku untuk mencari kata yang artinya sama dengan kata yang di tanyakan dalam Bahasa Inggris. Benar – benar membuat stress tingkat tinggi. Hari ke tiga. Hari ini, mata pelajaran yang diujikan adalah matematika. Mata pelajaran kesayanganku. Saat mengerjakan, aku sudah berusaha untuk tenang, hati – hati, dan teliti. Untuk mata pelajaran ini, aku bisa berharap dengan yakin bahwa nilai matematikaku yang satu ini akan mendapatkan angka sepuluh. Amiin... Hari keempat sekaligus hari terakhir. Mata pelajaran yang sangat ekstra hafalannya. IPA. Aku harus berusaha sekuat tenaga agar mendiang guru IPA-ku di Bani Hasyim ini, Alm. Bu Rani tersenyum senang padaku di alam sana. Aku ingin bisa menenangkan beliau karena beliau meninggal dunia di saat tugasnya pada kami, kelas enam dan sembilan, belum sepenuhnya selesai. Kalau ingat Bu Rani, aku jadi semangat untuk mengerjakan soal – soal yang tersaji di hadapanku ini. Ternyata, setelah ku kerjakan, aku menemui satu kesulitan di fisika dan tiga keraguan di biologi. Baiklah, aku akan berusaha mengingat pelajaranku selama ini. Tapi ternyata, setelah aku sampai di rumah dan bertanya sana – sini, aku menemukan bahwa

Metamorphis of Genesis 

107


jawaban pertamaku benar. Aah...sial! kenapa mesti kuganti jawaban pertamaku. Akhirnya, aku berkata kepada ibuku bahwa sudah tidak ada harapan aku mendapatkan NEM 40. Aaahh.... *** Sudah beberapa minggu berlalu sejak aku berperang melawan UN. Dan siang ini, sebagai program refreshing, seluruh santri SMP Islam Bani Hasyim diajak menonton film “Alangkah Lucunya Negeri Ini”. Film ini menceritakan tentang seorang pengangguran lulusan S-1 manajemen. Karena tak kunjung diterima kerja, ia memutuskan untuk memanajemen anak – anak yang bekerja sebagai pencopet. Pencopet – pencopet itu diajari banyak hal agar mereka nantinya tidak lagi jadi pencopet. Namun, sang ayahanda tidak setuju rupanya. Akhirnya, setelah ditinggal sang “manajer”, pencopet tersebut insyaf dan beganti pekerjaan menjadi pengasong. Film ini menyangkut tentang pendidikan juga. Pendidikan membuat orang yang awalnya tidak bisa menjadi bisa. Yang awalnya tidak tahu menjadi tahu. Para pencopet itu, awalnya tidak tahu baca tulis. Setelah diajari, mereka menjadi bisa membaca dan menulis. Itulah pendidikan. *** Akhirnya, sekarang, aku hanya tinggal menunggu hasil UN yang akan diumumkan pada tanggal 1 Juni 2013 mendatang. Aku hanya bisa berharap dan menunggu sekarang. Selama penantian panjangku itu, aku memikirkan bahwa ternyata jati diriku yang sekarang 108

 Metamorphis of Genesis


adalah cuek, sombong, pelit, dan seenaknya sendiri. Entah besok. Seperti kata ayahku. “Jati diri itu tidak statis (tetap). Karena orang bersifat dinamis.� Jadi, mungkin, aku yang sekarang bersifat tidak menguntungkan bagi orang lain. Tapi besok, aku akan menrubah jati diriku agar aku bisa hidup diantara masyarakat dan persaingan. *** Antok. . . . Ayye,...akhirnya perjuanganku tidak sia-sia. Selama dua tahun nich, so aku sekarang naik pangkat level 2 nich alias kelas 9. Hari pertama aku masuk sekolah tuch rasanya kayak campur aduk, antara senang dan haru seperti es campur yang isinya bermacam- macam buah dan pelengkapnya. Hadeeh kok malah bahas Es Campur ea ??! Hmm, tapi betul sih di siang – siang bolong kayak gini enaknya minum Es Campur, Betul nggakk tementemen pembaca ? Guubrrak,...jangan dech ntik kalian malah pada beli Es Campur semua. Tapi gak papa lah, sekalian aku juga nitip ea,..wkwkwk..?!! Tapi di level nich aku harus lebih kerja keras lagi dalam belajar, so di kleas 9 nich tiap tahunya di adakan UN { Ujian Nasiona }.Kalian tahu gak, kenapa tiap tahun tuch diadakan UN ?? So, Menteri Pendidikan Indonesia tuch ingin tahu, seberapa sih mutu pendidikan dari tahun ke tahun, dan masih banyak lagi kenapa Ujian Nasional di adakan. Kalau kalian ingin lebih tahu lagi,silakan bertanya kepada bapak ibu guru/mbah Google..,Okk??

Metamorphis of Genesis ď “

109


Di sisi lain aku sangat senang dan gembira di kelas 9 nich, so aku bisa jailin calon adik kelas lewat MOS, heheh. Tapi kasihan juga sih kalo sering di jailin. Guubrrrak.,,ternyata seruu juga loh jailin adek-adek kelas, tapi jangan kebanyakkan ea nanti malah Overdosis lagi ??,.hehehehh...,Kayak minum obat azha.. Satu yang selalu ku ingat di kelas 9 ini, aku harus RAJIN BELAJAR…Ea..itu aja wes….singkat…padat dan aktual…..Ea… Eriik . . . Aku sekarang sudah di kelas 9, berteman dengan 7 santri, karena yang 1 yaitu Disgi tidak naik kelas dan akhirnya keluar plus kita dapat pengantinya di pertengahan semester 2 kelas 9 yaitu antri baru yang bernama Adelia Rahma. Dia seseorang yang mempunyai sifat cuek, pendiam, baik, dan cantik pula hehe.. Di kelas 9 ku ini sekarang sudah mulai meninggalkan semua kegiatan dan fokus terhadap ujian akhir nanti dan mempersiapkan yang lain – lainnya. Kita semua hampir setiap hari belajar tanpa lelah dan letih demi menyukseskan UN nanti Aamiin.. . . Semoga tidak mengecewakan semua pihak. . . Aamiin, untuk menghadapi UN ini sebenarnya perlu banyak bekal – bekal yang di butuhkan karena sebenarnya aku belum siap untuk menghadapi UN di tahun ini. Tapi, allhamdulillah, selalu ada jalan untukku yaitu bantuan bimbingan belajar dari Bapak dan Ibu Guru cukup membantuku dalam belajar. Apalagi bantuan dari Abah Abbas, selaku pemilik sekolah 110

 Metamorphis of Genesis


memberikan do’a pada aku dan kawan-kawan. Aku lakukan ini semua demi kelurga serta bapak – ibu guru sekaligus orang – orang yang sudah pernah membantu aku sebelumnya. Semoga ini semua tidak sia – sia soalnya aku korbankan rasa lelah atapun segala rasa yang di milik aorang tua serta semuanya untukku. Tak terasa UN tinggal menunggu hari saja. Waktu yang aku tunggu – tunggu telah datang, aku sekarang melaksanakan Ujian Nasional di sekolah lain karena sekolah kita tidak mencukupi kapasitas yang di tentukan dari dinas. Maka mau tidak mau kita semua harus ikut Ujian Nasional di SMPN 1 Singosari. Saat iniilah aku dan temanku Antok mulai di suruh untuk menginap di rumah guruku di Perum Mondoroko, asyik nggak asyik jalani aja dulu betul sobat, ok. Aku berangkat ke rumah Pak Candra ( guru yang selalu membantuku untuk tempat belajar). Aku agak malu, karena selalu saja merepotkan Beliau. Namun Pak Chandra selalu menangapi dengan baik dan lembut. Sekarang aku jalanilah hidupku bersama Pak Candra dirumahnya selama Ujian Nasional, seharusnya sih bersama Antok tapi dia tidak mau katanya harus menjaga mbahnya di rumah, ya sudah mau tidak mau aku jalani sendiri disini dengan Pak Candra terkadang dengan teman-teman Pak Candra. Tetap aku syukuri sajalah hidup ini. Sekarang susah semoga nantinya bahagia Amin. Satu persatu Guru membimbingku belajar. Mulai dari Bu Indah yang mau datang ke rumah Pak Chandra, kemudian Bu Ria Guru Bahasa Inggris ku, kemudian Pak Ari membimbingku di sekolah dan dilanjutkan Bu

Metamorphis of Genesis 

111


Wiwin dan Bu Lilik juga ikut membimbingku sampai UN selesai. Sekarang tiba waktunya aku serta teman – temanku untuk melaksanakan kegiatan bersama yaitu berdoa bersama sebelum menjelang Ujian Nasional nanti agar di berikan kemudahan selalu oleh Allah SWT. Agar kami mendapatkan nilai yang sempurna semuanya amin. Namun itu tidak akan berhasil bila tidak di sertai oleh usaha yang semaksimal yaitu belajar. Ada satu pengalaman lagi, yaitu saat kami menginap di ruang TPQ Bani Hasyim selama 1 hari satu malam untuk melaksanakan doa bersama menjelang Ujian Nasional. Hal ini kami lakukan agar kami diberi kemudahan saat mengerjakan soal UN nanti. Saat menginap 1 malam itu, kami padat dengan acara belajar sejak pagi hari sampai jam 9 malam. Setelah itu kami istirahat, tidur…dan jam 03.00dini hari, kami dibangunkan untuk sholat malam bersama Pak Wawan dan Guru-guru yang lainnya. Tak terasa terdengarlah kumandang adzan subuh di telingga kita semua dan bergegaslah bangun untuk segera melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid dengan dinginnya pagi hari serta di selimuti rasa ngantuk diri. Sampailah kita semua di dalam masjid untuk segera melaksanakan sholat shubuh berjamaah dengan khusyuk serta rasa – rasa yang menyelimuti diri ini yaitu rasa yang bisa di bilang campuran dari baik maupun rasa buruk. Sesudah melaksanakan sholat subuh aku dan teman – teman langsung menuju ruang inap untuk melanjutkan tidur kita tadi yang belum kelar 112

 Metamorphis of Genesis


nyenyaknya. Asyek kami bisa melanjutkan tidur lagi, sekaligus melanjutkan mimpi yang tertunda tadi. Tidur kami tidak nyenyak lagi karena sebentar lagi juga sudah pagi, jadi enaknya jalan – jalan ataupun bisa disebut lari – lari pagi di sekitar Perumahan Mondoroko saja. Asyik karena suasana dan udaranya sangat segar. Kemudian tak terasa waktu berjalan cepat, lalu kembalilah kita ke tempat inap untuk makan pagi setelah itu bersih – bersih kemudian bertamu ke rumah Abah Abas untuk berpamitan sekaligus meminta doa supaya Ujian Nasional nanti bisa lulus semua Amin. Setelah makan dan bersih – bersih selesai kita semua bergegas berangkat ke rumah Abah Abas yang tak jauh dari tempat kita menginap. Sesampainya di sana kita di sambut dengan ramah dan di persilakan duduk langsung, dan kita semua di beri masukan jangan takut karena ketakutan bisa membawa kehancuran. “Karena kondisi Abah agak sakit besok kembali lagi untuk mengambil air doa untuk di minum sedikit demi sedikit biar ujiannya lancar bisa di bilang begitu”, pesan Abah pada Kami. “ Iya Abah besok kami semua kembali lagi terima kasih Abah kami pulang dahulu.”…. “Ya silakan tapi besok jang lupa kembali mengambil air doa” ….” Iya Abah,” kami menjawab singkat. Wassallamu’allaikum Wr. Wb. Pulanglah kami semua dari rumah Abah Abas. Kemudian kami langsung menuju ke sekolah untuk meminta doa kepada seluruh civitas yang ada di Bani Hasyim dari guru, staf –stafnya, adik kelas, dan dll. Setelah itu kami langsung pulang. Dan ke esokan

Metamorphis of Genesis 

113


harinya kami kembali ke rumah Abah Abas setelah itu kami pulang dan sesampainya di rumah meminta doa restu kepada seluruh keluarga terutama ke dua orang tua, agar kami diberi kemnudahan saat mengerjakan soal UN. Inilah hari yang sudah kami tunggu-tunggu yaitu Ujian Nasional bersama di SMPN 1 Singosari. Kita melaksanakannya dengan nyaman dan Alhamdulillah seperti di sekolah sendiri. Jadi, seperti tidak ada beban sama sekali Allhamdulillah. Semua telah kami jalani dengan ihlas, semoga hasilnya pun akan membawa barokah bagi kami semua. Aamiin‌. Navik. . . . Saat ini adalah masa - masa yang sangat menegangkan, karena setahun lagi aku akan melaksanakan ujian yang paling akhir, yaitu UN ( Ujian Nasional). Namun hal tersebut tidak boleh kita pikirkan secara keras, dan tidak boleh meremehkannya, karena itu adalah hasil penentuan antara lulus dan tidak lulus. Alhamdulillah, di kelas 9 ini kami masih diberi kesempatan untuk melaksanakan MOS (Masa Orientasi Santri). Kegiatan tersebut terlaksanakan dengan baik dan berjalan sesuai jadwal yang sudah kita buat. Pengalaman menjadi Pengurus OSIS merupakan pengalaman yang tidak mungkin kami lupakan. Hal tersulit adalah membuat mereka menjadi akrab dan saling bertukar pendapat. Ini adalah tugas OSIS untuk mengkoordinir jalannya acara tersebut. Bapak dan Ibu Guru hanya mendampingi saja dan tidak ikut dalam Kegiatan MOS ini. Kelas 7 kali ini lebih banyak 114

ď “ Metamorphis of Genesis


dari sebelumnya, pastinya akan lumayan sulit untuk mengatur mereka. Menurutku, kelas 9 ini adalah kelas yang paling stress. Adanya UN membuat kami harus bener-bener belajar jika ingin mendapatkan nilai yang maksimal. Semua kegiatan harus kami lepaskan termasuk jabatan sebagai Pengurus OSIS. Aduuuhh…..apakah aku bisa belajar dengan cara yang formal dan tegang demi persiapan UN? Pertanaan itu berkecamuk terus di pikiran ku. Sedangkan teman-temanku sering bilang “Vik melek Vik,,,,ojok merem ae”. Itu dilakukan karena memang aku tuh sukanya ngantuk melulu, dan malas banget kalo belajar terlalu formal dan tegang. Semoga saja aku bisa melaksanakan semua ini… Aamiin. . . Fafan . . . Hmmm .. Tak terasa aku sudah berada di kelas 9 , dimana kelas ini adalah kelas keramat . Kelas penentuan selama belajar 3 tahun di SMP . Kelas penuh dengan ketegangan, karena tidak sampai 12 bulan kami akan menghadapi Ujian Nasional atau UN . Mungkin hanya sekitar 9 bulan saja kami akan efektif belajar . Satu bulan pertama di kelas 9 kami masih sama seperti kelas 7 dan 8, sama-sama masuk dengan jam yang sama , sama-sama ikut upacara disaat hari Senin, pulang jam 2, hmmm .. Tapi itu tak bertahan lama , karena semua itu berubah setelah kami dituntut untuk fokus terhadap mata pelajaran UN . Jadi kami selama satu hari sekolah itu fokus terus pada mata pelajaran UN . Tapi itu bukan berarti kalau mata pelajaran lainnya Metamorphis of Genesis 

115


dilupakan, tetap ada namun sedikit dikurangi dan diganti dengan jam mata pelajaran UN . Bosen , capek , itu udah menjadi makanan sehari-hari kita selama persiapan Ujian Nasional ini . Jadi schedule kami selama persiapan UN itu sangat membosankan . Pagi masuk jam setengah 7 kurang , setelah itu kami sholat dhuha dan setelah itu kami memulai pelajaran UN tersebut. Jadi jam setengah 8 sampai jam setengah 12 kami hanya di tekan dengan 4 pelajaran , yaitu matematika, IPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris . baru setelah itu kami persiapan dan sholat duhur. Setelah sholat dhuhur, kami melakukan pelajaran . Kami melakukan pelajaran yang diluar UN . Contoh seperti agama , PKN , IPS , dan masih banyak pelajaran lainnya. Setiap hari kami selalu melakukan jadwal yang sangat membosankan, melelahkan, memeras otak, tapi alhamdulillah guru-guru sudah mulai jarang untuk memberikan kita tugas rumah atau biasa disebut PR . Awal-awal kami difokuskan untuk ujian nasional dengan jam pulang masih tetap, yaitu jam setengah 2. Tapi setelah berjalan kurang lebih 1 bulan program tersebut, jadwal kembali berubah . Kami diberi jam tambahan les disekolah sampai jam 4 . Huaaa, benar-benar berat menjalaninya awal-awal perogram . Kami sampai berfikir, kuat nggak ya , kami hanya bisa pasrah saja , apalagi saat itu aku, Nabil, Nafik, Anggi dan mungkin teman lainnya langsung les ditempat lain setelah pulang sekolah yang pulang nya menjadi jam 4 . Hmmm , serasa sekolahan full day .

116

ď “ Metamorphis of Genesis


Jadi jadwal sehari-hari ku adalah bangun pagi jam 5, sholat subuh, langsung mandi dan sarapan serta persiapan sekolah, jam 6 lebih aku berangkat ke sekolah . Nah , jam setengah 7 kami sholat dhuha dan membaca Al-Qur’an , sholat dhuha dan Tadarrus selesai sekitar jam setengah 8 pagi . Baru setelah itu kami mulai menjalankan jadwal padat yang menjenuhkan dan melelahkan. Kami memulai pelajaran UN . Jadi jadwal kami adalah 1 mata pelajaran itu diberi jatah 1 jam , jadi jika ada ada 4 mata pelajaran UN , jadi ada 4 jam kita belajar pelajaran UN tersebut . Jadi kami memulai pelajaran jam setengah 8, anggap saja mata pelajarannya matematika, jadi pelajaran matematika itu selesai sampai jam setengah 9. Setelah lanjut ke mata pelajaran UN lainnya , anggap saja BI . Jadi pelajaran BI dimulai jam setengah 9 dan selesai jam setengah 10. Nah baru setelah itu kami diberi waktu setengah jam untuk istirahat merefresh otak kita. Jadi kami mulai untuk belajar lagi atau bel masuk istirahat kami jam 10 pas . Setelah itu lanjut ke mata pelajaran UN selanjutnya , contoh saja IPA . Oh iya , mata pelajaran IPA itu juga dibagi beberapa bagian loh . Yaitu adalah Biologi dan Fisika . 2 pelajaran tersebut selalu bergantian hari mengisi pelajaran IPA . Nah pelajaran IPA dimulai dari jam 10 sampai jam 11 . Setelah itu kami melanjutkan pelajaran UN kembali . Yaitu contoh adalah BING. Jadi 1 jam kami belajar bahasa inggris sampai jam 12 . Nah jam 12 itu jadwal ishoma . ishoma adalah singkatan dari istirahat , sholat dan makan. Nah kami diberi waktu untuk ishoma hanya setengah jam .

Metamorphis of Genesis ď “

117


Ya ,, hanya sampai jam setengah 1 siang. Setelah itu kami baru pelajaran lagi. Tapi pelajaran setelah ishoma adalah pelajaran yang diluar pelajaran UN . Itu pelajaran juga berlangsung hanya satu jam hingga jam setengah 2 . Nah setelah itu kami diberi waktu untuk istirahat buat persiapan jam tambahan UN atau biasa disebut dengan les UN . Kami diberi waktu istirahat sama dengan waktu istirahat biasanya , yaitu setengah jam saja sampai jam 2 siang . Baru kami setelah selesai istirahat kami melanjutkan les kami dengan mata pelajaran UN . Kami melakukan les tersebut selama 2 jam hingga jam 4 sore . Nah setelah selesai les atau jam pelajaran UN , Aku, Nabil, Navik segera pergi meninggalkan sekolah untuk melanjutan aktivitas melelahkan kami . Kami berangkat menuju SDN Pagentan Singosari untuk les diluar sekolah. Kami memang sering telat karena memang les tersebut start jam 4 sore, sementara kami baru pulang jam 4 . Oh iya, kami les diluar sekolah tersebut sampai jam setengah 6 sore . Baru kami pulang ke rumah untuk istirahat . Berangkat dari rumah jam 6 pagi pulang dan sampai di rumah jam 6 sore. Melelahkan memang ... Oh iya , aku mau ngenalin guru-guruku yang paling berpengaruh selama aku di SMP Islam Bani Hasyim ini. Pertama adalah Kepala Sekolahku namanya Pak Bardjan, lalu ada beberapa guruku yang sudah ku kenal sejak SD. Ada pak Ari, beliau guru Matematika, lalu Bu Indah , Guru BI yang selalu baik hati , ada juga Pak Wawan dan Bu A’yun ,Beliau berdua mengajar Al-Islam. Kalau yang ini Guru yang baru ku kenal saat kelas 9 yaitu Bu Riya guru bahasa inggris. Ada juga Bu Wiwin dan Bu 118

ď “ Metamorphis of Genesis


Rani (alm) - Bu Lilik , mereka mengajar IPA , lalu ada juga Bu Terry dan Pak Bardjan, mereka berdua mengajar IPS dan PKN. Pak Firman dan Pak Jono , mereka berdua adalah guru paling lucu yang pernah aku tahu, tingkahnya terkadang seperti anak kecil, dan terkadang jika serius dan marah, menakutkan sekali jika marah. Mereka berdua mengajar pelajaran yang mungkin digemari banyak murid disini , ya‌ olahraga . Setelah itu juga ada Bu Nafish. Beliau adalah salah satu guru terlama yang pernah mengajar di Bani Hasyim . Beliau mengajarkan BTQ. Kalian tahu apa BTQ itu? BTQ itu adalah singkatan dari Baca Tulis Quran. Jadi didalamnya kami belajar tentang ilmu tajwid, hafalan Al-Quran dan mengerti hukum-hukum bacaan Al-Qur’an . Menurutku yang paling tidak mengenakkan adalah saat harus disuruh menghafal juz amma. Sulitt gitu hafalannya . Terus yang paling aku suka ketika saat pelajaran membaca Al-Qur’an. Lalu ada juga guru bahasa jawa, namanya Bu Titik . Beliau juga hampir sama dengan B u Nafish, sudah sangat lama mengabdi di Bani Hasyim. Bu Titik menurutku sangat jago dalam pelajaran bahasa jawa . Dan menurutku salah satu pelajaran yang sangat berat adalah juga Bahasa Jawa, karena selama kelas 7 sampai kelas 8, kami sudah tidak mempelajari lagi tentang pelajaran bahasa jawa tersebut, dan dikelas 9 ini tiba-tiba pelajaran bahasa jawa diujikan. Aduh kami jadi kaget. Oh iya , kami kelas 9 tidak hanya mengikuti UN saja loh, sangat banyak ujian yang telah menanti kita. Selain UN ada ujian lain, contoh USEK yang kepanjangannya

Metamorphis of Genesis ď “

119


Ujian SEKolah. Lalu ada ujian BTQ, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Hmmm . . . . sangat banyak sekali ujian yang telah menanti kita. Kita hanya bisa berusaha enjoy dan semangat dalam persiapan menghadapi persiapanpersiapan dari berbagai ujian tersebut. Oh iya setelah ujian itu kami juga ditunggu oleh beberapa jadwal penuh dari lembaga, seperti persiapan pisah kenang. Ada lagi project buat persiapan perpisahan, project yang di targetkan sangat banyak , contoh seperti novel ini , lalu juga akan ada movie , jadi kita membuat film dokumenter tentang perjalanan dan kegiatan kami selama berada di SMP Islam Bani Hasyim . Lalu setelah itu juga ada future caricature . Jadi kami membuat karikatur diri kita serta impian dalam diri kita , contoh aku ingin menjadi seorang pemain bola , jadi nanti ada foto kami dibuat karikatur serta diberi seperti komik disana yang isinya perjuanganmu untuk mencapai impianmu tersebut , yaitu menjadi pemain bola , entah digambar dengan seorang yang masuk SSB , lalu bertanding di tingkat nasional , lalu terkenal dan bermain di tingkat internasional . Oh iya, kami dikelas 9 sudah jarang melakukan study lapangan , yaa maklum lah , kami disibukkan oleh kegiatan program persiapan UN. Jadi sudah menghilangkan jadwal pelajaran study lapangan . Jadi kami sudah tidak pernah pergi keluar untuk observasi , sudah tidak pernah membat laporan hasil kunjungan lagi, hmmm jadi berasa kangen dengan masa-masa dimana setiap seminggu sekali kami melakukan kunjungan. Dimana serunya membuat laporan hasil kunjungan, dan sering ke tempat-tempat yang mungkin 120

ď “ Metamorphis of Genesis


belum pernah aku kunjungi sebelumnya, seperti ke griya baca . Oke , kembali ke topik yang dari awal aku bahas , yaitu tentang suka duka kami dalam program persiapan menghadapi UN . Meski kami harus belajar mulai jam 7 pagi sampai jam 6 sore, tapi untungnya guru-guru disini sangat mengerti dengan keadaan kami . Contohnya Bu.Indah , beliau mengerti dengan keadaan kami, contohnya saat kami les . Beliau tahu kalau kami sangat kecapekan karena otak kami sudah diperas mulai pagi. Jadi Bu.Indah mengerti kami capek , sehingga kami diberi dispensasi atau keringanan untuk merefresh otak kita, diputarkan film yang jalan ceritanya memotivasi kami untuk giat belajar lagi untuk menggapai impian kami. Jadi kami memutar film selama jam pelajaran tambahan atau les . Jadi sehingga sedikit merefresh otak kita dan membangkitkan semangat kami lagi. Ada lagi contoh seperti guru bahasa inggris kami, Bu Riya namanya , kalau misalnya beliau tahu kalau kami sudah sedikit lelah , maka bu Riya akan mengganti jam pelajaran formal nya dengan games . Tapi tetap , game yang diadakan oleh bu Riya bersangkutan dengan pelajaran nya bu Riya , contoh games untuk menambah kosa kota atau vocab bahasa inggris, lalu ada tebak benda dengan bahasa inggris . Mungkin menurutku mata pelajaran yang paling jarang memberikan games adalah pelajaran Matematika . Aku dan mungkin teman-temanku juga merasa jarang untuk mendapatkan games dari guru Matematika kami. Kalian pasti tahu kan guru matematika kami siapa ? hahaha , ya , namanya Pak Ari Dwi Haryono . Beliau

Metamorphis of Genesis ď “

121


adalah guru matematika kelas 9 dan kelas 6 . Beliau juga adalah Kepala SD Islam Bani Hasyim . Aku kenal beliau sudah mulai dari kelas 2 SD . Beliau juga adalah guru paling lama yang sampai sekarang masih mengajar di Bani Hasyim . Dulu seingatku, beliau pernah mengajar PTK . Mungkin pelajaran ini tidak ada di dalam kamus SMP Islam Bani Hasyim , tapi pelajaran ini hampir sama dengan pelajaran study lapangan . PTK adalah singkatan dari Peradaban Teknologi dan Kebudayaan . Dan isi dari PTK juga kebanyakan melakukan kunjungan-kunjungan ke tempat-tempat gitu , semacam observasi . Oh iya , aku mau cerita nih tentang persiapan kami sekitar 3 bulan sebelum UN atau memasuki semester 2 kelas 9. Kami lebih merasa deg-degan dan selain belajar, kami juga sering mengadakan istigosah atau mengaji bersama yang bertujuan mendekatkan diri kepada allah dan juga agar hati kita menjadi tenang dan calm. Kami biasanya melakukan doa bersama itu bersama adik kelas kami kelas 6 yang juga akan menghadapi ujian yang biasa disebut UASBN. Kami biasanya melakukan bersama setiap hari Sabtu pagi setelah selesai sholat Dhuha . Kami biasanya melakukan istigosah dipimpin oleh guru Al-lslam , yaitu Pak Ikhsan . Kami berdoa bersama dipimpin oleh beliau . Tidak terasa ternyata , kami sudah berpredikat kelas 9 sudah 6 bulan . 6 bulan sudah kami mulai terbiasa dengan program UN yang awal-awal memang sangat berat bagi kami . Tapi akhirnya kami bisa mulai terbiasa dengan jadwal program seperti itu .

122

ď “ Metamorphis of Genesis


“Kami sebentar lagi sudah mau ujian loh rek , ayo semangat� , itulah kata-kata yang biasa diucapkan teman-teman sekelas kami jika ada teman kami yang mulai bosen, malas seperti itu . Oh iya , seharusnya kami semakin mendekati UN harusnya semakin dipersiapkan untuk UN. Ini memang sangat mengagetkan , kami diberi tahu kalau sebentar lagi akan ada ujian sekolah atau biasa dipanggil USEK . USEK itu ujian yang isinya semua materi mata pelajaran biasa atau umum , jadi semua mata pelajaran di uji kan . jadi ada MTK , BI , IPA , BING , penjaskes , BJ , dan pelajaran umum lainnya . Jadi kami ada 2 ujian di USEK . Yang pertama ujian praktek , yang kedua ujian teori . Jadi aku minggu pertama adalah ujian praktik , yaitu ujian dimana kita mempraktekan apa yang telah diajarkan sama guru-guru kita . contohnya adalah seperti pelajaran IPA , jadi kami mempraktekkan salah satu materi yang ada di dalam pelajaran IPA tersebut , contoh nya mempraktekkan jalur-jalur dalam pernafasan , atau jalur-jalur pencernaann . Atau kalau pelajaran BI kami disuruh membuat puisi dan membacanya di depan kelas . Yang membuat kita semua sedikit kaget dengan USEK adalah jadwal yang diberikan sanagat mendadak. Lalu juga persiapan USEK yang hampir belum apaapa, secara gitu kami kan difokus kan untuk UN saja, sehingga kami belum ada persiapan khusus untuk USEK. Padahal USEK tidak kalah penting dengan UN. Jadi sebulan sebelum USEK , atau 2 bulan sebelum UN, kami sementara ditambah pusing dengan materi USEK. Terpaksa pikiran kami harus terbagi menjadi 2,

Metamorphis of Genesis ď “

123


yang 1 untuk UN, dan yang 1 untuk USEK. Jadi untuk sementara in yang difokuskan adalah untuk pelajaran USEK, jadi ini ceritanya sedikit ngebut ya, karena seperti pelajaran bahasa jawa, itu belum pernah kami belajar untuk pelajaran bahasa jawa. Jadi ya kami mau tidak mau harus ngejar . Cara guru kami untuk mengejar pelajaran yang tertinggal seperti bahasa jawa adalah memperbanyak latihan – latihan soal diberikan kepada kami, dikerjakan, dan dibahas bersama-sama . Guru kami memberikan banyak sekali latihan-latihan seperti itu agar kami terbiasa dengan soal-soal seprti itu. Guru juga membahas soal-soal yang ada di soal satu persatu , dikupas satu-persatu sampai kami paham. Begitu seterusnya. Mungkin pelajaran yang paling menyusahkan saat USEK adalah pelajaran PENJASKES atau olahraga , kalian tahu tidak, saat USEK , ada loh pertanyaan berapa x berapa panjang dari lapangan bola ? Pertanyaan yang tidak terlalu penting , hmmm .. kami di Bani Hasyim hanya diajarkan praktek saja , jarang sekali diajarkan tentang teorinya. Jelas kami tidak bisa sama sekali kalau diberi pertanyaan seperti itu . Karena memang kami tidak pernah belajar seperti begituan. Lalu juga seperti pelajaran seni budaya, kami juga sedikit kesulitan dengan pelajaran yang satu ini. Betapa tidak, kami baru mendapatkan kisi-kisinya sudak dekat-dekat hari H . Jadi kami juga harus ngebut dengan pelajaran ini. Mungkin kalau praktek kami bisa pelajaran seni budaya, karena kami seni budaya lebih sering praktek daripada teori. Contoh seperti membuat batik, membuat kaligrafi, dan banyak karya seni lainnya. Ada 124

ď “ Metamorphis of Genesis


lagi 1 pelajaran yang mungkin kami hanya mempelajari praktiknya saja, yaitu pelajaran komputer atau TIK . Kami biasanya mata pelajaran komputer suka membuat film sendiri, lalu membuat blog, dll. Kami hampir tidak pernah membahas tentang teorinya,jadi tampak sulit bagi kami . Tak terasa USEK sudah semakin dekat, kami gak kalah deg-degan dengan masuk rumah hantu. Degdegan dengan apa ya, soal yang akan keluar nanti di ujian . Oh iya perlu kalian tahu, kami selain mempersiapkan pelajaran kami juga mempersiapkan mental kami lho . Kalian tahu kenapa ? karena kami ujiannya tidak di sekolah sendiri , melainkan di sekolah lain, kami ujian di SMPN 1 Singosari. Kami juga berusaha menata mental kami masing-masing agar tidak down saat ujian disana . Karena mental juga sangat mempengaruhi diri kami saat akan ujian, jika mental kita down duluan, apa yang kita pelajari akan hilang semua, ngeblank. Dan hari H pun dimulai, kami berangkat lebih pagi saat itu dan langsung berkumpul di SMPN 1 Singosari. Setelah selesai berkumpul kami baru masuk bersamasama dan melihat kondisi dan kelas yang akan dipakai ujian oleh kami . Dan kelas kami pun berada di lantai 2 . Setelah melihat kelas , guru pendamping kami datang. Guru yang saat itu mendampingi kami adalah Bu Riya dan Bu Ayun. Tapi yang ikut menjadi pengawas adalah Bu Ayun . Dan ujian pun dimulai. Kami mengerjakan dengan tenang. Ada 2 guru yang mengawasi kami, satu dari sekolah kami dan 1 dari SMP lain. Rasa deg-degan kami sedikit demi sedikit mulai hilang saat mulai menjawab

Metamorphis of Genesis ď “

125


satu persatu soal USEK. Dan akhirnya bel selesai ujian berbunyi. Kami pulang meninggalkan kelas dan besoknya sama seperti hari-hari sebelumnya. Tak terasa 1 minggu ujian USEK terlaksana . Kami pun sedikit lega meski di depan kita tepatnya 1 bulan lagi kami akan dihadapi dengan ujian yangbegitu menegangkan . Ujian penentuan belajar kami selama 3 tahun terakhir ini . Kami kembali fokus dengan ujian nasional. Program yang kami susun dulu kembali dilaksanakan dengan tertib . Kami akan menghadapi ujian Nasional kurang dari 1 bulan. Rasanya jurang sudah ada di depan mata kami, apakah kami mau terjun begitu saja tanpa ada percobaan selamat dari jurang, atau kita berusaha untuk melewati jurang tersebut dengan cara yang berat . Tapi kami kira 1 bulan terakhir ini kami akan lebih digenjot dengan latihan-latihan soal, ternyata tidak. 1 bulan terakhir ini kami difokuskan untuk menata mental agar tenang dan tidak grogi. Sekitar 1 minggu sebelum UN, kami menginap disekolah agar bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah. Jadi kami saat itu menginap 2 hari 1 malam . Hari pertama kami seperti belajar biasa , yaitu mempelajari pelajaran UN . Tapi jam nya lebih banyak satu jam. Jadi 1 mata pelajaran diberikan waktu pelajaran 2 jam . Jadi jika ada 4 pelajaran kami belajar selama 8 jam . Hmm, kami pikir kami menginap hanya untuk refreshing dan mendekatkan diri kepada Allah . Ternyata tetap aja ada pelajaran UN nya . zzz-.-“ Semakin membuat kami sumpek dan bosen. Jadi kami belajar mulai jam 8 pagi sampai jam setengah 11 malam. Dan kerennya jam 126

ď “ Metamorphis of Genesis


pelajaran terakhir kami adalah matematika. Pelajaran paling bored. Kami saat itu mulai pelajara MTK mulai jam 8 malam. Padahal jam segitu aku sudah mulai ngantuk dan capek, karena dari pagi sudah pelajaran. Besok paginya kami sholat tahajud , tasbih dan istigosah. Kami melakukannya berjamaah dengan guru – guru kami yang saat itu juga ikut menginap dengan kami. Setelah itu kami olahraga pagi, keliling-keliling kompleks perumahan sekitar sekolah kami. Setelah itu kami meminta doa restu kepada semua guru di Bani Hasyim dan meminta maaf jika ada salah kata dan perbuatan . Setelah itu kami pulang. Hari H Ujian Nasional pun tiba, rasa deg-degan, cemas, campur aduk menjadi satu. Saat itu kami hanya bisa pasrah diri kepada Allah dan berusaha semampunya. Kami melakukan hal yang paling menegangkan selama ini selama 4 hari. Dan akhirnya setelah melewati 4 hari menegangkan kami selesai UN. Lega rasanya kami telah melewati hal yang selama ini kami pikirkan. Hmm, hanya tinggal menunggu hasil UN kami, semoga hasil UN kami semuanya mendapatkan nilai sempurna , amin ya robbal alamin . Oh iya, daritadi aku hanya membahas UN dan persiapan nya , aku mau ceritain nakal-nakalnya kami nih saat mau UN. Jadi saat itu kami pernah di hari Sabtu , kami anak 4 yaitu Aku (Fafan) , Navik , Nabil dan Rama tidak masuk sekolah, semuanya ke rumahku untuk berangkat bersama . Kalian tahu kami mau ngapain? Kami mau lihat JKT48 ! Kalian pasti tahu kan siapa JKT48? idol grup asal indonesia sister grup dari AKB48 . yang anggotanya cantik-cantik itu loh , mungkin

Metamorphis of Genesis ď “

127


kalian hanya tahu Melody ,Nabilah haha :D . Nah kami pada saat itu sedang masih dalam program untuk UN . Tepatnya hari sabtu Kami ber 4 serempak tidak masuk sekolah. Kami sama-sama pergi ke Tidar untuk menemui idola kami. Kami berangkat dari rumah jam 7 . Kami diantar oleh orangtua ku menuju Arjosari , setelahnya kami naik angkot sendiri ke Tidar. Nah kami sampai ke tidar jam 9an . Dan idola kami member jkt48 datang di lokasi jam 10 . Member yang saat itu datang adalah Nabilah , Ghaida , Ayen . Nah mereka berjualan dvd album mereka yang baru , yaitu heavy rotation . Saat itu daerah tidar begitu dipadati Wota atau fans jkt48 . Kami ikut berdesakan untuk menemui idola kami. Hah, hampir semua wota adalah cowok, member akhirnya datang menggunakan mobil kijang innova berwarna ungu. Seketika itu suasana menjadi panas karena para wota meneriakkan nama idola nya masing – masing. Kami tak mau kalah , kami juga ikut-ikutan meneriakkan idola kami. Nah member keluar dengan penjagaan ketat, kami hanya bisa memanggil namanya sementara ini. Tak lama kemudian penjualan album di buka, aku mendapatkan barisan lumayan depan, Navik, Rama berada jauh di belakangku. Aku sudah tidak sabar masuk ruangan dan bisa berbincang langsung dengan para member jkt48. Akhirnya sekarang waktuku masuk, aku masuk dengan deg-degan dengan amat dahsyat . Dan saat masuk begitu kagetnya ketika Ayen, member jkt48 bilang , ciyyeee celana nyaa ciyee . Sontak aku begitu malu dan tak berkutik . kudatangi Ayen untuk membeli dvd jkt48. Aku menyerahkan kupon yang sudah aku beli tadi untuk ditukarkan. Lalu Ayen bilang 128

ď “ Metamorphis of Genesis


, kamu dari mana? Kujawab dari Malang kok, Ayen dari Pandaan kan yo ? iyaa hehe. Yaudah makasih yaa , iyaa sama-sama kujawab . Lalu setelah berbincang aku berjalan keluar, tapi begitu kagetnya ketika aku disuruh kembali oleh staff sana untuk bersalaman dengan ayen hahaha . Dengan malu-malu aku kembali bersalaman dengannya . Haha, itu salah satu kenakalan kami , demi jkt48 , kami rela untuk membolos . Akhirnya setelah 3 tahun disini dengan tujuan lain untuk mencari jati diri, setelah 3 tahun berada di SMP Islam Bani Hasyim ku temukan sedikit jati diriku. Aku adalah seorang yang periang, jarang galau, menganggap semua masalah dengan enjoy. Lalu mulai bertanggung jawab, salah satunya melaksanakan tanggung jawab sholat 5 waktu dan mengingatkan adik untuk sholat 5 waktu, karena sebagai lelaki sendiri dirumah menggantikan papa yang kerja. Lalu aku ini menurut para guru juga salah satu murid yang rajin untuk mengerjakan tugas. Akan ku teruskan pencarian jati diriku ini ke jenjang ke lebih tinggi, karena sesungguhnya pencarian jati diri itu tidak akan pernah berhenti. Aku ingin menjadi manusia yang bermanfaat dan membawa kebaikan kepada orang-orang disekitar ku, ingin membawa dampak positif ke masyarakat bagaimana pun itu bentuknya. Aku berharap kelak orang tuaku bangga kepadaku. Bangga punya anak seperti aku. Bangga karena prestasiku. Hidup itu diawali dengan huruf B dan di akhiri dengan huruf D. Hidup diawali dengan Born , dan diakhri dengan huruf Death . Lalu

Metamorphis of Genesis ď “

129


diantara huruf B dan D ada huruf C . C adalah Choice , atau pilihan . Jadi diantara hidup dan mati ada pilihan. Bagaimana pilihanmu menuju kematian kelak, apakah kamu mati sukses , atau mati jadi orang biasa J Rama. . . . Hari Jum’at hari pertama masuk kelas 9, tetapi aku tidak masuk dan masuk kembali saat hari Senin. Saat aku masuk, ternyata adik kelasku cukup banyak juga yang dari kelas 7. Aku sudah ketinggalan informasi karena tidak masuk Jum’at dan Sabtu, jadi aku hanya ikut saja. Seperti kami dulu, OSIS mengadakan MOS untuk adik kelas. Kami memberikan tugas yang sangat banyak. Saat waktu untuk menjelajah, adik kelas kami perintahkan untuk berputar dari Bani Hasyim dan mengikuti rute yang ada dan kembali lagi ke Bani Hasyim. Aku berkesempatan untuk berkelompok dengan Navik. Aku dan Navi’ menjaga pos 2, ku kira aku masih belum siap untuk ini, karena aku masih lupa yang harus ku lakukan dan begitu juga Navik. Jadi pos kita di juluki pos paling mudah untuk mereka, walau begitu aku tidak pantang menyerah untuk memberi pelajaran sikap pada mereka. Lalu kita kembali ke sekolah dan mereka terlihat marah kepada Pengurus OSIS, karena ada yang terlalu kejam dan rintangannya sangat menantang. Aku dan Navik mulai mencari pos lainnya untuk melanjutkan perjalanan. Setelah hari itu aku bingung, sudah tidak terasa 2 tahun terlewati olehku. Aku mulai semangat karena kami akan LULUS. Aku mulai tekun untuk 130

ď “ Metamorphis of Genesis


membaca buku dan belajar, kami mulai di nasehati oleh Bapak dan Ibu Guru. Berbagai kegiatan telah kami lewati di OSIS, tiba saatnya untuk menyerahkan Kepengurusan OSIS ini pada adik kelas kami. LDKS pun kami lakukan di Sumberawan. Berat rasanya melepas jabatan ini, karena kami masih ingin memberi contoh bagaimana berorganisasi yang baik dan benar. Hehehe‌gaya bgt kan aku ini. . . . Di Sumber Awan ini kami kali kedua melakukan LDKS. Tiba saatnya pembagian kelompok, tiap kelompok diberi 2 anggota OSIS berpengalaman. Aku dan Navik menjadi pendamping salah satu kelompok. Kelompok kami sungguh susah untuk di atur tetapi Aku dan Navik harus profesional di depan adik-adi kelas. Aku dan Navi’ mulai memimpin dan mengingatkan ke semua kelompok kami, kami mulai membangun tenda. Tetapi kelompok kami sungguh susah untuk bekerja sama, jadi hanya beberapa orang yang bekerja secara baik dan benar. Aku dan Navik mulai kesal dan memarahi mereka dan kami perintahkan yang tidak bekerja untuk mencari batu yang besar dan susah untuk di ambil. Karena keminimalisan tenda kelompok kami, jadi kami hanya membuat tenda yang kecil dan letaknya pun dipojok. Karena sangat minimalis dan tidak cukup untuk dibuat tidur seluruh anggota, beberapa orang harus menginap di tenda kelompok lain. Sungguh ricuh suasana saat malam, semua murid tidak ada yang tidur malah bermain, dan itu bisa menggangguan kelompok lain dan orang lain. Saat malam kita mulai membagi untuk menjaga tenda masing- masing, dan yang

Metamorphis of Genesis ď “

131


menjaga harus absen pada Pembina. Keesokan harinya kita bangun pagi dan mulai Sholat Shubuh berjama’ah, saat sinar matahari terlihat kita diperintahkan untuk belanja. Sebagian harus memasak nasi di tenda dan sebagian membeli lauk dan sayuran. Aku bertugas untuk memasak nasi sedangkan Navik membeli lauk dan sayuran mendampingi adik kelas. Sungguh susah kelompok kami, kami harus menggunakan kayu bakar untuk memasak karena kompor kami tidak bisa dinyalakan. Setelah setengah matang nasinya, Navi’pun datang dan membawa tempe dan sayur sop. Kita mulai menunggu kayunya barak, tetapi lama sekali. Akhirnya kelompok kami dipinjami oleh anak perempuan berbagai alat, yaitu kompor, gas, dan sebagainya. Kami mulai memasak nasi dan sayurnya terlebih dahulu setelah matang nasinya, kami mulai membuat sop, setelah sop matang barulah, menggoreng tempe. Tampaknya semua masakan sangat enak untuk dilahab habis, karena makanan itu kami buat sendiri. Bangganya kami, ternyata kami bisa memasak. Hahaha. . . . Setelah itu kami mulai membuka acara penjelajahan. Rutenya hampir sama seperti dulu, tetapi sekarang lebih menantang dan lebih jauh lagi. Saat ini aku menjaga pos bersama dengan Fafan, aku mengatur supaya jalan mereka benar dan bisa naik ke atas dengan benar. Dan sampai semua peserta habis, aku dan Fafan mulai menelusuri rute selanjutnya supaya lebih menantang. Sore pun tiba, kita mandi dan kembali ke tenda kita masing- masing. Setelah Sholat Ashar kita mulai 132

ď “ Metamorphis of Genesis


voting untuk Ketua OSIS yang baru, calon Ketua OSIS mulai berkampanye, menjelaskqa programnya, visi, dan misinya saat mendapatkan gelar sebagai ketua OSIS. Semua rangkaian kegiatan LDKS telah kami lakukan,,, berakhir dengan indah, dan Fairuz lah yang terpilih menjadi Ketua OSIS Masa Bakti 2012-2013.

Perjalanan Menjelang UN. . . . Suatu hari kami protes kepada sang Guru karena kami tidak menerima pelajaran UN secara penuh. Kami menginginkannya, dan di kabulkan lah oleh Bapak Ibu Guru. Akhirnya sekolah membuat jadwal baru yang isinya pelajaran UN semua sampai jam 12:00. Aku mulai sadar kalau belajarku memang kurang, karena saat kelas 7 dan 8 aku kurang belajar, kurang memahami, dan tidak memperhatikan Guru saat di kelas Jadi aku harus belajar di kelas ini penuh dan sangat cepat karena ketertinggalanku, aku mulai belajar serius. Setiap hari kita bertemu dengan B. Inggris, B. Indonesia, Matematika dan IPA. Banyak yang ku pelajari saat ini, aku mulai serius di kelas 9 ini karena keinginanku untuk lulus. Hari demi hari, hari pun menjadi semakin panas. Saat itu aku mulai protes tentang jadwal yang diberi oleh guruku. Ternyata tidak hanya aku, teman-teman sekelasku juga mau protes. Protes itu terjadi karena kami berangkat pagi jam 06.00 dan pulang jam 16.00 WIB. Otomatis seharian kami berada di sekolah, sebab ada jam tambahan pelajaran. Jam tambahan itu terjadi sejak hari Senin – Sabtu. Otakku menjadi panas, rasanya ingin ku Metamorphis of Genesis ď “

133


dinginkan tapi tidak tahu caranya. Akhirnya aku menemukan cara yang jitu, yaitu bermain badminton dengan teman-temanku. Tapi itu saja tidak cukup. Aku butuh sesuatu yang lebih dingin yaitu waktu istirahat yang cukup, dan makan 4 sehat lima sempurna, dengan begitu otaku tidak menjadi panas lagi. Setiap hari aku diberi sarapan belajaran UN. Aku sampai bosan, ingin rasanya membuat keributan yang sangat ribut, yaitu membuat lagu yang berjudul NASIB KU JENUH SEKALI. Heheh‌sapa yang mau beli Cdnya‌xixixi Aku mulai kesal dengan jadwal ini, karena jadwal ini waktunya sangat sempit dan menyiksa. Disekolah ini, SMP Islam Bani Hasyim memiliki dua tujuan yang belum terlaksana yaitu melaksanakan UN dan melaksanakan Ujian Lembaga. Ujian lembaga terdiri dari Novel, Cinematografi, Future Carricature, ujian BTQ, ujian Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Astaghfirulloh otakku rasanya mau pecah. Apa bisa aku menjalani semua ini. Aku mulai sadar dan melakukannya dengan perlahan. Walaupun susah untuk dikerjakan. Hari demi hari aku lewati dengan susah payahnya, aku belajar dengan giat dan mulai merelakan waktu untuk bermain game aku hilangkan. Dulu aku bermain game bisa dengan waktu 24 jam, tetapi saat ini aku hanya bisa bermain maksimal 1 jam dan maksimal 4 game. Mungkin tidak lebih sempurna dari lainnya, tapi yang penting aku berusaha dengan maksimal. Semester 1 telah aku lewati dan aku bisa membuat lebih banyak lagi, dan akhirnya aku mengenal sangat dekat dengan Idol Group yang bernama JKT48, JKT48 adalah adik

134

ď “ Metamorphis of Genesis


dari AKB48, dan juga ada yang bernama NMB48, SDN48, SKE48, dan masih banyak. Mereka semuanya biasa dengan di sebut dengan sebutan 48 Family (Fourty Eight Family), aku melihat keseluruh biodata mereka, dan mereka sungguh usaha keras untuk menjadi member di JKT48. Dan perjuangan tidak hanya disaat audition saja, tetapi sudah jadi member JKT48 tetap harus penuh perjuangan, karena disaat menjadi member pengambilan suara juga masih tetap berlaku untuk menjadi member terfavorite. Aku mulai suka dengan lagu-lagunya, aku mulai mencari dan mendownload lagu-lagunya, dari Heavy Rotation, Kimi no koto Ga suki dakara, Ponytail to ChouChou, dan masih banyak. Lagunya sangat bagus dan enak untuk di dengar. Aku mulai menghafal lagulagu mereka, tidak hanya memperdalam ilmu dalam JKT48 ku tapi aku juga masih tetap belajar tentang UN ku ini. Aku mempunyai Oshi, Oshi adalah Member Favorite yang di sukai. Aku mengidolakan member dengan sebutan Melo, Melo itu sebutannya dari namanya yang bagus yaitu Melody Nurramdhani Laksani. Dikala aku bingung dan pusing aku mulai menyanyikan lagu JKT48 supaya tidak pusing kembali. Setiap hari kita di beri Pelajaran UN yang sungguh membosankan, tapi ini adalah ujung dari dari perjalananku selama di SMP Hingga JKT48 memiliki acara di Malang, aku penasaran dan ingin sekali aku mendatanginya. Tempat itu tepat pada radio di Malang yang bernama El-Fara FM 93,0. Hari Sabtu, aku izin ke Bu A’yun dan mulai pergi ke El-Fara FM 93,0 bersama dengan Navik, Fafan, Nabil dan Fairus. Kami berlima kesana menggunakan angkutan

Metamorphis of Genesis ď “

135


umum AT (Arjosari – Tidar). Aku sudah tidak sabar bertemu dengan membernya, ternyata disini sangat ramai, dan JKT48 ternyata memiliki banyak Fans. Untuk menemui member JKT48 harus sabar untuk mengantri, yaitu mengantri tiket dan membeli kaset album DVDnya, ini adalah album pertama JKT48 yang bernama Heavy Rotation, album Heavy Rotation ini memiliki 10 lagu, yaitu 1. Heavy Rotation, 2. Kimi no koto Ga Suki Dakara, 3. Ponytail to Chouchou, 4. Baby! Baby! Baby!, 5. Shonici, 6. Wasshoi J, 7. Oogoe Diamond, 8. Gommenne Summer, 9. Namida Surprice, dan 10. Awan Jejak Pesawat. Sungguh seru hari ini, tetapi aku masih tetap bingung karena kemaren hari Jum’atnya aku membolos les atau kabur, saat jam pelajaran Les Matematika kami kabur dan pulang tanpa izin. Hari keesokannya aku masih tetap takut di marahi, tetapi santai saja karena sudah bertemu member JKT48, ternyata mereka cantik semua, tidak hanya di layar kaca, live bertemu dengan dia juga sangat cantik, itu bisa membuatku menjadi Nose Bleeding. Kami mulai di marahi oleh P. Ari, aku pasrah saja karena sudah terlanjur. Hingga akhirnya kita di hukum olehnya, untuk mengerjakan soal latihan matematika di buku DetikDetik. UN semakin dekat, aku semakin bersemangat dan terus menerus belajar dengan semangat. Kami melakukan ritual, yaitu meminta permohonan maaf kepada guru- guru Bani Hasyim, dari SD sampai SMP Islam Bani Hasyim ini, supaya kita mengerjakan UN nya dengan lancar dan benar. Aku mulai semangat dengan UN ini dan kami 136

ď “ Metamorphis of Genesis


sudah tidak grogi lagi, karena kita sudah pernah melakukan ujian di SMP Negeri 1 Singosari.Kami juga meminta maaf kepada P. Abas, selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Bani Hasyim. Saat sampai dirumahnya kami berdoa bersama tetapi besok diharapkan kembali ke rumah Beliau. Setelah besoknya kami datang kerumah Beliau kita berdoa bersama lagi dan Beliau mulai membagikan botol aqua yang telah P. Abbass beri do’a, akhirnya kita mulai meminum sedikit demi sedikit. Aku mulai semangat dengan hal ini, karena semua temanku semangat dan aku tidak boleh kalah dari mereka. Aku harus membuat UN ini menjadi lebih bagus dan mendapatkan sekolah yang lebih bagus. Aku ingin masuk ke sekolah Negeri. Tetapi aku sangat susah karena aku yang harus berpindah kota, dari kota Malang ke kota Surabaya. Kata orang nilaiku akan di potong kurang lebih 5, aku sangat ingin memperdalam ilmu IT ku dan mulai mengejarnya di SMK Negeri atau semacamnya. Aku mulai berdoa kepada Allah SWT, dan akhirnya UN telah di laksanakan dan tinggal Ujian Lembaga yang di berikan oleh sekolah. Kami harus membuat semuanya terwujud, karena di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin. Semoga Allah mendengar dan mengabulkan semua do’a-do’aku, agar semua orang yang ku sayangi turut bahagia. Aamiin.

Metamorphis of Genesis ď “

137


Sekilas tentang

Penempatan Jati Diri Kami Rama . .. Aku adalah remaja yang sudah berusaha mencari jati diri. Belajar dari semua pengalamanku di sekolah , masyarakat, dan keluarga aku mulai sedikit memahami siapa diriku sebanarnya? Aku adalah pribadi yang bersahaja, mudah bergaul dan menyenangkan. Sebenarnya aku ini adalah anak yang rajin dan semangat dalam belajar. Namun ada beberapa sifat yang harus aku ubah sejak sekarang . . . yaitu sifat tertutupku. Aku ini sebenarnya pendiam, tidak mudah bagiku untuk menceritakan masalah pribadiku kepada orang lain. Entah mengapa? Satu lagi . . .Aku ini adalah pribadi yang labil atau mudah terpengaruh. Maka dari itu aku harus punya 139


filter untuk menjaga hatiku yaitu Al-Qur’an dan Hadits. Aku ingin menjadi pribadi yang lebih baik dari sekarang. Mohon do’anya . . . .

Fafan . . . Aku adalah santri yang periang. Santri yang cinta keluarga dan temanteman. Jika semuanya mengenal kata GALAU dalam hidupnya. Buatku GALAU itu tidak berlaku dalam hidupku. Aku santri yang rajin dalam mengerjakan semua tugas-tugas Guru. Satu yang membuatku bad mood itu saat melihat MAMA ku sakit. Hobi dan bakatku di dunia modelling membawa diriku menjadi pribadi yang percaya diri. Aku lebih enjoy dalam menghadapi segala sesuatu. Semoga di SMA aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan menyenangkan. Menjadi pribadi yang membanggakan bagi kedua orang

140

ď “ Metamorphis of Genesis


tua ku dan guru—guruku. Aamiin. . . .

Anggy . . . Aku adalah pribadi yang Jutek, sombong, dan kadang menganggap remeh orang lain. Entah apa yang membuatku seperti ini? Tapi semua itu aku lakukan demi memantapkan dan memotivasi diriku sendiri. Aku hidup terbiasa dengan target , maka jika target ku belum tercapai aku tidak perduli apa kata orang.

Nabil . . . Setelah kujalani kisah pencarian jati diriku, sekilas tentang jati diriku. Aku adalah pribadi yang menyukai kegiatan diskusi/share, memiliki pengetahuan yang luas, suka menjadi leader bagi teman-temanku. Semua ini aku dapat karena aku suka membaca. Namun sisi buruk yang harus aku perbaiki adalah terkadang aku suka “semau gue� yang aku suka gak perduli orang lain mau bilang apa. Aku juga moody, saat suasana hatiku enjoy maka semuanya akan berjalan baik-baik saja. Okey . . .

Metamorphis of Genesis ď “

141


Adel . . . Aku ini anak bungsu yang jutek (ups..kata tementemenku lho!!). Sebenarnya aku tidak akan jutek jika situasi dan kondisi yang ku alami sangan mendukung suasana hatiku. Aku sangat suka mendengarkan music. Tanpa music hidupku akan gelap. Tanpa music hidupku serasa panas. Musik lah yang mampu menetralisir hatiku. Aku ingin menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ini . . .

Antok . . . Kata teman-temanku, aku ini orangnya lucu, hanya dengan melihat ekspresiku saja mereka bisa tertawa. Alhamdulillah itu berarti aku mendapatkan pahala. Aku suka bermain alat music, alat yang aku kuasai adalah drum. Jika sudah di depan drum rasana hilang semua keluh kesah yang ada dalam pikiranku Mudah terpengaruh oleh teman adalah 142

ď “ Metamorphis of Genesis


salah satu kekuranganku. Katanya sih aku ini kurang percaya diri. Tapi menurutku aku sekarang sudah lebih baik daripada aku yang dulu saat pertama kali kaki ku menginjak tanah Bani Hasyim ….hehehe…. Artinya sekarang aku sudah lebih percaya diri….Namun kekurangan suka iutikutan teman itu memang benar. InsyaAllah aku akan mengubah pribadiku menjadi pribadi yang lebih menarik dan menjadi anak yang sholeh. Menjadi kebanggaan bagi kedua orang tua ku. . .Aamiin . .

Erik . . . Diriku adalah sosok yang tinggi dan kurus. Mungkin ini karena aku adalah lak-laki bertipe pemikir dan perasa. Teman-teman sering bilang aku ini satu-satunya cowok yang paling sering GALAU… heheheh Memang sih, aku ini orangnya pendiam. Aku lebih suka melihat teman-temanku berekspresi. Aku juga mudah terpengaruh dengan teman. Maafkan aku jika jati diriku ini sering mengganggu teman-teman dan Bapak Ibu Guru di SMP Islam Bani Hasyim.

Metamorphis of Genesis 

143


Navik . . . Alhamdulillah. . . . Akhirnya aku sedikit mengerti siapa diriku sebenarnya. Aku ini orangnya nyantai banget, pokoknya enjoy aja dech. Sampaisampai teman-temanku bilang bahwa aku hidup ini seperti tidak punya beban. Dan yang paling hebat. . .sampai Bu Indah bilang “Aduh, mas Navik ini ngangkat kepala aja gak sanggup” itu karena di kelas aku selalu lemes dan seperti orang kurang tidur. “ORA ISO MELEK” , hahaha. Jujur , emang aku ini anak ragil alias bungsu di keluargaku. InsyaAllah apa pun yang aku inginkan , Alhamdulillah . . dikabulkan oleh Mama….I Love U Mom. .. Muuuaaaccch . . . . Aku bercita-cita menjadi seorang ahli IT ( Ilmu Technology ) terutama bidang Komputer….. Wuuuuiihhh Keren…..Aamiin..Aku memiliki rasa percaya diri yang tinggi, karena semua orang bilang aku ini “GANTENG”, ehem. Aku ingin menjadi orang yang berguna bagi orang lain. Mohon do’a nya ya agar aku memiliki motivasi untuk belajar lebih giat….Aamiin. . .

144

 Metamorphis of Genesis


Demikian perjalanan kami mencari jati diri. Akan kami lanjutkan pencarian jati diri ini. . . Kami mohon do’a , agar perjalanan pencarian jati diri ini tetap berjalan di rel Al-Qur’an dan Hadist, sehingga kami menjadi pribadi yang ULIL ALBAB. . . Aamiin. . . Selain perjalanan pencarian jati diri di SMP ini telah menemui titik klimaks. . . ternyata . . . kami juga menutup perjalanan studi lapangan yang selama tiga tahun ini telah kami tempuh di SMP Islam Bani Hasyim ini. Perjalanan Studi Lapangan di SMP Islam Bani Hasyim kami tutup dengan Kunjungan ke Yogyakarta. Di sana kami berkunjung ke BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional), Museum Batik, Malioboro dan berakhir di Candi Prambanan. Kisah itu tak akan kami lupakan . . . Terima Kasih Guru ku…

Metamorphis of Genesis 

145


SAATNYA TELAH TIBA. . .

Telah kami urai cerita indah selama kami di SMP Islam Bani Hasyim…… Tiba saatnya, kami mohon diri dan mengucap kata MAAF pada seluruh Guru-Guru ku di civitas Bani Hasyim Singosari. Guru koe----Tak mampu ku rangkai kata-kata untuk mewakili rasa terima kasih ku pada mu. Semua begitu nyata . . . . Semua begitu mengharukan. . . Semua tampak sempurna Dan Semua begitu indah . . . Do’a kami akan selalu mengalir. . . Semoga Bapak Ibu Guru sehat selalu dan tak melupakan kisah kami ini .

146

 Metamorphis of Genesis


Bu A’yun. . . Terima kasih telah menjadi Wali Kelas kami selama 2 tahun. Telah menemani kami, memarahi kami bahkan menjadi tauladan bagi Kami. Kami . . . sering menoreh luka di hati Bu A’yun, sehingga Engkau kecewa dan marah pada kami. Sekali lagi maafkan kami . . . Jangan lupa kan kami . . . Kami sayang Bu A’yun . . .

Metamorphis of Genesis 

147


Profil Genesis

Genesis merupakan semboyan angkatan kami (The first Generation) SMP Islam Bani Hasyim. Genesis adalah singkatan dari generasi eksis. Makna Genesis merupakan cerminan kami generasi eksis yang aktif dalam berbagai bidang , meski beranggota 8 orang, namun kami mampu eksis dan terbang tinggi menggapai cita-cita. Tampak gambar sayap pada lambang Genesis tersebut. Warna biru pada pinggiran gambar tersebut memberi makna tersirat warna angkasa yang biru sebagai salah satu tempat kami meraih mimpi-mimpi tersebut di SMP Islam Bani Hasyim. Yang kami inginkan dari lambang tersebut adalah sebagai cambuk semangat agar kami dapat 149


terbang meraih mimpi dengan semangat dan disertai doa. Dengan semangat itu ditandai warna merah yang terdapat dalam gambar tersebut. Merah berarti berani, dan kami berani berkorban untuk terbang menggapai cita-cita. Warna hitam dalam gambar tersebut, menandakan bahwa kami ini kokoh dan kuat menghadapi segala rintangan, demi tercapainya citacita kami. Kami berharap segala upaya yang kami lakukan mendapat barokah dan do’a dari kedua orang tua dan Bapak Ibu Guru. Amiin. Genesis juga dapat diartikan sebagai Awal, kita adalah angkatan pertama yang akan menjadi langkah awal dari SMP Islam Bani Hasyim ini.

150

ď “ Metamorphis of Genesis


E book genesi smpi bani hasyim 2013 (pdf)  

Ini adalah novel karya anak-anakku tersayang kelas 9 SMP Islam Bani Hasyim angkatan pertama. Delapan santri yang memiliki karakter yang berb...

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you