Page 81

Komitmen Perusahaan terhadap Pelestarian Lingkungan Company’s Commitment To Environmental Preservation

tankos untuk Tanaman Menghasilkan dengan dosis 30-40 ton/ha, sedangkan untuk Tanaman Belum Menghasilkan dosis yang dipakai adalah 20-30 ton/ha. Aplikasi di lapangan dilaksanakan dengan cara disebar merata satu lapis agar tidak menimbulkan akibat negatif terhadap tanaman dan lingkungan.PTPN XIII telah memiliki alat aplikasi tankos, yaitu dengan menggunakan Trailer TRB yang saat ini dioperasikan di Kebun Pelaihari. (G4-EN23)

the empty bunches for the Matured Plants with doses of 30-40 ton/ha, while for the Immatured Plants the doses being used is 20-30 ton/ha. The application in field was implemented by spreading evenly on one layer to avoid negative consequences on the plants and environments. PTPN XIII has had an empty bunches application tool, it is by using the Trailer TRB that is currently operated in Pelaihari Plantation. (G4-EN23)

Limbah padat solid decanter dimanfaatkan sebagai pupuk di lapangan. Sebelumnya, solid decanter dikeringkan terlebih dahulu dengan menggunakan solid dryer sehingga berbentuk granule dan siap diaplikasikan ke lapangan. Apabila belum akan digunakan, solid decanter disimpan dalam karung. (G4EN23)

The solid waste solid decanter is used as fertilizer in field. Firstly, solid decanter is dried using solid dryer thus forming granule and ready to apply on the field. If it will not be used, the solid decanter will be stored in sacks. (G4-EN23)

Limbah padat cangkang dan fiber dimanfaatkan untuk bahan bakar boiler. Nantinya, limbah padat cangkang juga akan dimanfaatkan sebagai bahan baku Power Plant. PTPN XIII akan membangun 3 unit Pembangkit Listrik Biomassa sawit. Saat ini baru sampai pada tahap klarifikasi dan negosiasi dengan investor konsorsium PT. Nusantara Infrastructure. Tbk. dan penyusunan study kelayakan terkait dengan pembangunan pembangkit listrik tersebut.

The shell and fiber solid waste is utilized for boiler fuel. Which later, the shell solid waste can also be used as raw material for Power Plant. PTPN XIII is going to build 3 palm biomass power plants. At present it is at stage of clarification and negotiation with the consortium investor PT. Nusantara Infrastructure Tbk and the feasibility study related with the construction of power plant.

Pengelolaan Limbah B3

Toxic Hazardous Materials Waste Management

Pengelolaan limbah B3 (aki bekas, oli bekas, batere bekas) yang berasal dari pabrik di kumpulkan pada gudang tempat penyimpanan sementara limbah B3. Minyak pelumas bekas ditampung dan dimasukkan ke dalam drum sesuai dengan standar operasi agar tidak terjadi kebocoran maupun tumpahan. Selanjutnya, limbah B3 diserahkan pada perusahaan pengumpul untuk dikelola atau didaur ulang. Selama periode pelaporan, tidak ada laporan adanya kebocoran penyimpanan limbah B3, maupun tumpahan minyak dan bahan cair berbahaya lainnya.(G4- EN23)

The waste management of Toxic Hazardous Materials (used accumulators, used oils and used batteries) from the factory is collected in temporary storage of THM waste. Used lubricants is collected and put into drums based on operational standard to prevent leakage or spillage. Furthermore, the B3 waste is submitted to the collectors to process or recycle. During reporting period, there were no report on the leak of B3 waste storing, or oil spillage and other dangerous liquid materials. (G4- EN23)

Jenis dan volume limbah B3 tahun 2013 Type and Volume Toxic Hazardous Materials (THM) in 2013 Jenis limbah B3/Type of THM Waste

Volume (Kg)

1.

Oli Bekas\Used Oil

288

2.

Filter Oli/Oil Filter

28

Total

316 Kg

Pengendalian Efek Gas Rumah Kaca

Greenhouse Gas Effect Control

PTPN XIII merancang dan melaksanakan berbagai program untuk efisiensi penggunaan sumber daya alam dan energi sesuai dengan peruntukan pemakaiannya. Sebagai contoh, boiler di PMS Kembayan dan PMS Pelaihari telah dilengkapi dengan economizer sehingga efisiensinya bisa mencapai 80%, sedangkan efisiensi boiler tanpa economizer hanya mencapai 73%. Dengan demikian, terdapat penghematan pemakaian cangkang sebagai sumber bahan bakar boiler sebanyak 530 kg/jam atau setara dengan Rp106.000/jam.

PTPN XIII merancang dan melaksanakan berbagai program untuk efisiensi penggunaan sumber daya alam dan energi sesuai dengan peruntukan pemakaiannya. Sebagai contoh, boiler di PMS Kembayan dan PMS Pelaihari telah dilengkapi dengan economizer sehingga efisiensinya bisa mencapai 80%, sedangkan efisiensi boiler tanpa economizer hanya mencapai 73%. Dengan demikian, terdapat penghematan pemakaian cangkang sebagai sumber bahan bakar boiler sebanyak 530 kg/jam atau setara dengan Rp106.000/jam.

80

PTPN XIII > 2013 Sustainability Report

Sustaiable report n13 2013  

PTPN 13 Sustaiable TAHUN 2013

Sustaiable report n13 2013  

PTPN 13 Sustaiable TAHUN 2013

Advertisement