Page 75

Komitmen Perusahaan terhadap Pelestarian Lingkungan Company’s Commitment To Environmental Preservation

Pemakaian dan Penghematan Energi

Energy Usage and Saving

PTPN XIII menggunakan premium dan solar sebagai bahan bakar minyak(BBM) untuk alat transportasi/alat berat di kebun dan genset di pabrik serta kendaraan dinas. Total konsumsi premium tahun 2013 mencapai 502.078 liter, lebih tinggi dibandingkan tahun 2012 yang mencapai 11.978 liter, sedangkan total konsumsi solar mencapai 2.568.759 liter, lebih rendah dibandingkan tahun 2012 yang mencapai 2.928.852 liter solar. Secara keseluruhan, bahan bakar yang dapat dihemat selama tahun 2013 mencapai 360.093 liter solar setara dengan Rp1,98 miliar.(G4-EN3)(G4-EN5)

PTPN XIII uses the premium and diesel as fuel for transportation/heavy equipments in plantation and for generator in mills and the duty vehicles. Total premium consumption in 2013 reached 502,078 litres, higher than 2012 that reached 11,978 litres, while total consumption of diesel fuel reached 2,568,759 litres, lower than 2012 that reached 2,928,852 litres. Overall, the fuel that can be saved during 2013 reached 360,093 litre of diesel fuel equal with Rp1,98 billion.(G4-EN3)(G4-EN5)(G4-EN7)

Penurunan konsumsi solar disebabkan adanya kebijakan “Peningkatan Kinerja dan Efisiensi Biaya” melalui Surat Edaran Direksi Nomor: 13.05/SE/002/IV/2012 tanggal 4 April 2012. Kebijakan tersebut antara lain memuat efisiensi pengurangan penggunaan genset terkait adanya perbaikan boiler sehingga penggunaan boiler bisa dimaksimalkan. Adanya pengurangan konsumsi BBM yang cukup signifikan ini secara langsung berdampak pada pengurangan emisi gas rumah kaca. (G4-EN6)(G4-EN7)

The decline in diesel fuel consumption was caused by the policy of “Performance Increasing and Cost Efficiency” from the Director Form Letter Number: 13.05/SE/002/ IV/2012 dated 4 April 2012. Those policies among others contained efficiency reduction in generator usage related with the existence of boiler maintenance thus the boiler usage can be maximized. This quite significant reduction of BBM consumption was directly impacted on the reduction of greenhouse gas emissions.(G4-EN6)(G4-EN7)

Dalam rangka efisiensi dan penghematan energi, PTPN XIII telah memanfaatkan biodiesel produk sendiri untuk operasional pabrik dan kendaraan di unit usaha. PTPN XIII telah memiliki 2 Unit Pengolahan Biodiesel (UPB) di PMS Parindu Kalimantan Barat dan PMS Samuntai Kalimantan Timur masing-masing berkapasitas 6.000 liter per hari. Untuk meningkatkan kapasitas UPB dari 6.000 liter/hari menjadi 20.000 liter/hari, selama tahun 2013 PTPN XIII telah melaksanakan revamping kapasitas oleh PT. Bioenergi Pratama Jaya. Commissioning telah dilakukan pada 2 Februari 2014 untuk UPB di PMS Samuntai dengan hasil perlu dilakukan tes lanjutan berupa Duration Test yang bertujuan untuk mengetahui bahwa kapasitas UPB tercapai sesuai dengan rancangan semula yaitu dari 6.000 liter/hari menjadi 20.000 liter/hari. (G4-EN7)

In context of energy efficiency and saving, PTPN XIII has took advantage on own product biodiesel for mill operational and transportation in business unit. PTPN XIII has had 2 Biodiesel Processing Units (BPU) in POM Parindu West Kalimantan and POM Samuntai East Kalimantan each with capacity 6,000 liter per day. To enhance the BPU capacity from 6,000 liter/day into 20,000 liter/day, during 2013 PTPN XIII has carried out the capacity revamping performed by PT Bioenergi Pratama Jaya. Commissioning has been performed on 2 February 2014 for BPU in POM Samuntai with result was it needed to be performed an advanced test in form of Duration Test which the aim was to discover that the BPU capacity has been achieved according to initial design namely from 6,000 liter/day into 20,000 liter/day. (G4-EN7)

Upaya lain yang dilakukan dalam rangka mengoptimalkan energi dan memanfaatkan limbah padat dan limbah cair sawit adalah sebagai berikut: (G4-EN6)(G4-EN7)(G4-EN23)

Other efforts conducted in order to optimize the energy and take advantage on solid and liquid waste of palm oil were by: (G4-EN6)(G4-EN7)(G4-EN23)

• Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas kapasitas 1,9 Mwe di Parindu Kalbar dengan pola skema BOT (Built-Operate-Transfer) memanfaatkan limbah cair pabrik (POME). Saat ini study kelayakan sudah diselesaikan studi oleh PT Bahtera Abadi dan sedang dalam persiapan ekspos dan menyiapkan program tindak lanjut dari hasil study kelayakan (feasibility study). • Pembangunan Pembangkit Listrik Gasifikasi Biomassa Sawit kapasitas 1,5 MW di Meliau Kalbar dengan skema BOT (Built-Operate-Transfer) memanfaatkan limbah padat PMS dengan bahan baku tandan kosong. Saat ini sedang menyusun studi kelayakan oleh CV Imaya Consulting Engineers.

- Construction of Biogass Power Plant with capacity 1.9 Mwe in Parindu West Kalimantan with BOT scheme pattern utilizing the Liquid Waste (POME) at present the feasibility study has been accomplished by PT Bahtera Abadi and it is currently in expose preparation and preparing follow up program from the feasibility study result. - Construction of Palm Biomass Gasification Power Plant with capacity 1.5 MW in Meliau West Kalimantan with BOT Scheme utilizing the solid waste of POM with raw material is using empty bunches. At present the feasibility study is still in drafting progress and it carried out by CV Imaya Consulting Engineers.

74

PTPN XIII > 2013 Sustainability Report

Sustaiable report n13 2013  

PTPN 13 Sustaiable TAHUN 2013

Sustaiable report n13 2013  

PTPN 13 Sustaiable TAHUN 2013

Advertisement