Issuu on Google+

Pontianak Post

Halaman 4&5

Senin 31 Oktober 2011 M / 3 Zulhijjah 1432 H

Eceran Pontianak Rp.2.500

P er t ama da n Ter ut ama di Kal ima n t an Barat

KOLOM -2-

PATOK 01: Batu besar di sisi pantai itulah yang menjadi patok 01 batas Indonesia – Malaysia di Tanjung Datuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Camar Bulan: Pencaplokan, Ketergantungan atau Komoditas Politik? Oleh Syarif Ibrahim Alqadrie KEGIATAN ekonomi yang berdampak berlipat ganda terhadap kehidupan sosial ekonomi kerakyatan dan merangsang kemakmuran bagi masyarakat kecil di kawasan perbatasan Sarawak dimungkinkan u

Ke Halaman 7 Kolom 5

Jawa Pos

Camar Bulan; Kawasan Perbatasan yang Terisolir dan Terabaikan

“Dijajah” Sinyal Seluler dari Malaysia � �� �

� �� �

�� �

Jangan salahkan Malaysia, jika mereka sampai mencaplok sebagian wilayah Indonesia di Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk, Sambas, Kalimantan Barat. Sebab, kawasan di perbatasan itu selain terisolir, juga terkesan diabaikan.

�� ��� �� ���

SUDAH 25 tahun ini, pemerintah Indonesia menempatkan para transmigran di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh,

Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar). Namun, selama itu pula, desa indah tersebut dibiarkan terisolir

tanpa infrastruktur memadai. Akibatnya, akses dari dan menuju Temajuk sangat susah. Bayangkan, paling cepat butuh waktu enam jam lewat jalan darat jika ingin ke Temajuk dari Pon-

u

Ke Halaman 7 Kolom 5

Stop Bebas Bersyarat Koruptor

SElebritas

Maria Selena

Obrolkan Payudara

JAKARTA--Rencana Kementerian Hukum dan HAM untuk memberlakukan hukuman minimal lima tahun bagi koruptor tampaknya bukan isapan jempol. Meski masih sebatas wacana, kementerian pimpinan Amir Syamsuddin itu sudah mulai menghalang-halangi koruptor yang ingin bebas. Caranya, dengan tidak memberikan pembebasan bersyarat terlebih dahulu. Wakil Menteri Hukum dan Ham Denny Indrayana menegaskan jika pihaknya terus berupaya supaya wacana tersebut

bisa terealisasi. Namun, sembari wacana itu terus dimatangkan, Kemenkumham juga memberhentikan dulu pembebasan bersyarat. “Sudah ada yang mengajukan, tapi tidak ada remisi dalam waktu dekat,” ucapnya. Lebih lanjut dia menjelaskan, tidak diberikannya remisi bagi koruptor dalam waktu dekat bukan tanpa alasan. Dia ingin menguatkan pesan terlebih dahulu bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa. Denny ingin agar pesan efek jeranya bisa ditingkatkan. “Saat dapat laporan ada yang

akan diberikan remisi, saya bilang jangan dulu,” tambahnya. Tidak hanya itu, narapidana korupsi dan teroris yang bakal mendapat remisi juga siap-siap gigit jari. Mereka yang tidak mau berperan sebagai whistle blower seperti Agus Condro dipastikan bakal dipersulit remisinya. Namun, Denny mengatakan saat ini remisi masih dalam tahap pengkajian. Dukungan terhadap wacana diberlakukannya hukuman minimal bagi para koruptor terus bermunculan. Komisi

u

CPNS

JAKARTA--Program reformasi birokrasi (RB) membuat pengangkatan CPNS baru kian rumit. Usul CPNS baru yang diajukan instansi pusat, pemprov, dan pemkot/pemkab Juli lalu digugurkan. Namun, hal itu tidak berlaku untuk rekrutmen CPNS dari honorer. Data di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan RB (Kemen PAN dan RB) menyebutkan, pada Juli lalu seluruh permohonan dari Jatim, baik pemprov maupun pemkot/pemkab sudah komplet. Total CPNS yang diminta mencapai 67.359 orang. Sayangnya, setelah diberlakukan program moratorium atau penghentian sementara pengangkatan CPNS pada 1 September lalu, usul tersebut buyar. u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Maghrib Isya 17:33 18:42

Sumber : Kanwil Kemenag Kalbar

u

Ke Halaman 7 Kolom 5

Wasiatkan Rumah untuk Ummat

Ke Halaman 7 Kolom 5

Pusat Tangguhkan Rekrut CPNS Baru

Yudisial (KY) sebagai lembaga pengawas etik hakim yang memberikan supportnya. Alasannya, itu bisa menjadi bukti bahwa pemerintah serius memerangi korupsi dari Indonesia. Wakil Ketua (KY) Imam Anshori Saleh mengatakan jika wacana itu layak mendapat dukungan penuh. Apalagi, selama ini tidak ada batasan minimal bagi koruptor. Ujung-ujungnya, mereka yang telah merugikan negara hanya dihukum

Imam Besar Masjid Mujahidin Tutup Usia

SETELAH dinobatkan menjadi Putri Indonesia awal bulan ini, Maria Selena mendapat tugas pertamanya. Dia harus berbicara tentang kanker payudara. Oktober ini Hard Rock Cafe, Jakarta, memiliki program sosial yang dijuluki Pinktober. Program tersebut khusus menyoroti penyakit kanker payudara. Kanker itu merupakan penyakit pembunuh

Subuh Dzuhur Asyar 04:06 11:28 14:47

tianak. Itu pun bisa lebih lama, karena saat ini banyak jembatan sedang diperbaiki. Hal tersebut kontras dengan mudahnya akses

Panitia Kalibrasi Venue 11 hari lagi PALEMBANG--Meski semua venue SEA Games XXVI di Bumi

Sriwijaya dibangun cukup megah, belum tentu itu sudah berstandar internasional. Banyak hal yang perlu dipenuhi untuk menjadikan semua tempat pertandingan tersebut diakui memiliki standar internasional. Misalnya, ketepatan ukuran jarak untuk cabang olahraga terukur. Guna memenuhi standar tersebut, panitia menggandeng Badan Meteorologi, Klimatologi, dan

Ulama Kalbar, H A Rahim Dja’far tutup usia, Minggu (30/10) siang. Pada usia 91 tahun mantan Imam Besar Masjid Raya Mujahidin itu menghadap Ilahi. Banyak buah tangan yang diwariskannya untuk umat muslim di Kalbar. Bahkan sebelum menutup mata, Rahim Dja’far berwasiat kepada keluarga agar rumahnya tidak dijual, tetapi difungsikan untuk kepentingan ummat.

Geofisika (BMKG) untuk melakukan kalibrasi jarak. Di antaranya, venue menembak, sepatu roda, renang, dan atletik. “Kalau olahraga terukur, jarak dan ketepatan benar-benar diprioritaskan,” ujar Meirizal Usra, anggota Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KONI Sumsel, kepada Sumatera Ekspres u

SEPULANG dari rumah sakit, setahun lalu, Rahim Djafar memanggil anak ke delapannya, Abduh A Rahim. Dia berpesan kepada Abduh agar mendengarkan wasiatnya. Pesannya, rumah yang ditinggalinya di Jalan Seram itu tidak dijual atau dikontrakan kalau kelak dia dan istrinya tiada. Seandainya ada anak cucu yang tidak memiliki rumah, Rahim Djafar menyilakan tinggal

Ke Hal 7 Kol 1

u

Ke Hal 7 Kol 1

Melihat Kreativitas Pelajar di Festival Fashion Road

Dari Mulung Sampah hingga Halloween Party Soal kreativitas, anak muda Pontianak boleh berbangga diri. Indikasinya mudah. Lihat saja kalau malam minggu, begitu banyak komunitas-komunitas unik berkeliaran di jalanan kota. Atau lihat juga even-even musik dan seni budaya lain yang selalu disambut antusias. Di festival marching band dan fashion road Sabtu (29/10) lalu, hal itu nampak sekali. ARISTONO, Pontianak PERAGAAN busana massal di Jalan Gajah Mada itu diikuti oleh ratusan siswa-siswi dari berbagai SMA se-Pontianak.

KREATIVITAS: Berbagai busana

Ke Halaman 7 Kolom 5

dari bahan bekas ditampilkan dalam fashion road.

u

Online: http://www.pontianakpost.com/

Shando/Pontianak Post, Hariadi/Pontianak Post

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang & KKU Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

Jawa Pos Group Media ade.r


opini

2

Capres Muda atau Pembaharuan AKHIR-akhir ini sejumlah lembaga riset politik mengeluarkan hasil survei. Mulai dari riset mengenai sejumlah tokoh yang diprediksi sebagai calon presiden hingga loyalitas pemilih terhadap partai politik. Hasilnya pun beragam. Namanama untuk jajaran capres populer tidak jauh dari sosok Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, hingga Aburizal Bakrie. Lain survei, lain susunan yang teratas. Ada survei yang menempatkan Megawati sebagai yang teratas seperti hasil LSI (Lingkaran Survei Indonesia) dan JSI (Jaringan Survei Indonesia). Ada juga survey yang memosisikan Bakrie dan survei yang memberikan tempat ke Prabowo. Intinya, pimpinan survei tersebut adalah sosok-sosok itu. Banyak yang cemas dengan hasil survei yang beraneka ragam itu. Cemas, yah, karena hasilnya tidak jauh dari tokoh-tokoh senior itu. Di Indonesia terkesan tidak ada pengaderan. Sebab, nama Mega yang sudah ikut pilpres sejak 1999 (lewat MPR) tetap saja ada dan masih cukup kuat. Padahal, saat

Pilpres 2014, Mega memasuki usia 67 tahun. Begitu juga Prabowo Subianto yang akan berusia 63 tahun saat Pilpres 2014. Sejak Pilpres 2004, mantan Danjen Kopassus itu sudah ikut konvensi capres di Golkar. Aburizal Bakrie juga secara usia akan menapak 68 tahun saat pilpres mendatang. Karena itulah, saat Taufik Kiemas, suami Mega, melarang istrinya nyapres dengan alasan usia sudah tua langsung mendapat tanggapan positif. Banyak yang mendukung bila tokohtokoh senior itu minggir saja dari lintasan pencapresan. Artinya, tokoh tua itu harus legawa. Kendati popularitasnya masih tinggi, mereka harus berbesar hati untuk memberikan jalan kepada yang lebih muda. Toh, seorang tokoh dikatakan hebat juga bisa dilihat dari seberapa jauh tokoh tersebut melakukan pengaderan. Ketua DPR Marzuki Alie termasuk yang menyambut hangat wacana capres mendatang dari kalangan tokoh muda. Dia satu pikiran dengan Kiemas. Di partainya sendiri, saat ini memang

l

Senin 31 Oktober 2011

Editorial

banyak tokoh muda, apalagi SBY yang sudah dua priode menjabat. Memang untuk menentukan yang dimaksud dengan tokoh muda, kriterianya masih belum jelas. Andaikan pegangannya adalah umur, apakah di bawah 40 tahun atau 50 tahun? Atau apakah kriterianya berdasar durasi masa edar tokoh tersebut di dunia politik? Membatasi tokoh dengan usia sebenarnya juga tidak tepat. Banyak tokoh yang secara usia sudah ”berumur”, namun masih energik. Katakan seperti Sutiyoso yang kelahiran 1944. Itu berarti usianya 70 tahun saat pilpres nanti. Namun, dia juga masih energik. Begitu juga dengan Jusuf Kalla (JK) yang usianya jelas lebih tua lagi, kelahiran 1942. Artinya, usianya 72 tahun saat pilpres nanti. Namun, JK masih energik bahkan memiliki track record yang baik. Masih banyak tokoh yang secara usia dibilang tidak muda, tetapi tetap

energik. Sebaliknya, banyak tokoh muda, namun belum terlihat prestasinya. Bahkan, ada di antara mereka yang hanya ”sembunyi” di balik baju kebesaran orang tuanya. Juga tidak sedikit tokoh muda yang tersenggol kasus korupsi. Lantas, apa kriterianya? Bila kita ingin melihat kualitas seseorang, paling tidak ada dua tolok ukur. Pertama, track record. Rekam jejak ini penting untuk melihat siapa sebenarnya tokoh tersebut. Apa yang sudah diperbuat dan apakah dia pernah terlibat skandal moral, kriminal, atau korupsi? Ini sangat penting. Tolok ukur kedua adalah apa yang ditawarkan oleh tokoh itu? Artinya, apakah dia membawa ide segar untuk pembangunan Indonesia ke depan. Jadi, bukan semata-mata kita membutuhkan tokoh muda. Lebih dari itu, kita mencari sosok yang mempunyai track record hebat dan ide pembaruan.**

Keinginan Saja Tidak Cukup PARADOX banyak anak cerdas dan memiliki prestasi akademik tinggi dari keluarga kurang mampu secara ekonomi tidak sekolah atau tidak dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Fenomena ini menggambarkan seakan-akan orang miskin tidak boleh sekolah. Dari waktu ke waktu semakin banyak pula orang sukses di dunia ini, bahkan melebihi sukses dan prestasi yang telah dicapai oleh masyarakat sebelumnya, misalnya ada

Pontianak Post

Pontianak Post

yang menyelesaikan pendidikan doktor dengan nilai pujian pada usia muda atau usia 25-27 tahun. Setelah ditelusuri kisah atau riwayat kehidupan mereka ternyata mereka berasal dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi (miskin). Tidak sedikit dari mereka yang jauh lebih miskin dari kita atau dari para pembaca. Faktanya mereka sejak kecil ada yang tinggal di bawah kolong jembatan dengan rumah seadanya yang terbuat dari kertas bekas kardus, dan ada pula

oleh

Aswandi yang tinggal bersama orang tuanya di dalam mobil bekas tidak bertuan yang sebelumnya ditumbuhi rumput di pinggir jalan. Terdapat pembelajaran bermakna dari mereka, antara lain setelah mereka mencapai sukses dan prestasi yang sangat membanggakan orang tua dan keluarganya, bahkan membanggakan bangsanya, mereka tidak melupakan asal usulnya atau dalam pribahasa lama “Tidak Lupa Kacang Akan Kulitnya”.Pelajaran lain, alasan dari keberhasilannya adalah karena diawali adanya keinginan, harapan, cita-cita dan mimpi indah yakni masa depan yang cerah atau masa depan yang lebih baik. Terbukti harapan atau keinginan merupakan faktor penting dalam mencapai kesuksesan seseorang. Dikatakan, “Hidup kita adalah hasil pikiran kita’, dan Kehidupan yang besar selalu dimulai dengan impian, keinginan dan harapan yang besar pula. Semua orang mampu mendaki setiap ketinggian, asalkan ia dapat bertanggungjawab atas dirinya, dan menyadari ke mana ia akan menuju”. Banyak orang yang memiliki harapan dan keinginan besar, tetapi tidak mencapainya, karena mereka lupa mendefinisikaan mimpi-mimpi mereka dalam tindakan dan aksi nyata. Menjadi benar bahwa keinginan, harapan dan mimpi saja tidaklah cukup, melainkan harus diikuti oleh tindakan, perbuatan atau aksi nyata. Kembali memahami siswa cerdas dan berprestasi luar biasa

melebihi prestasi yang telah dicapai oleh orang-orang sebelumnya sebangaimana telah penulis jelaskan di atas, ternyata keinginan atau harapan mereka harus diikuti oleh tindakan nyata penuh pengorbanan, seperti pengorbanan orangtua mereka. Sekalipun dari keluarga kurang mampu secara ekonomi, mereka menyekolahkan anaknya di sekolah yang berkualitas atau bermutu, dan membayar mahal (tidak gratis) sekalipun orang tuanya bekerja keras untuk membiayai anak-anaknya. Sedikit berbeda dengan kebanyakan diantara kita di negeri ini. Banyak siswa cerdas dari keluarga kurang mampu secara ekonomi mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah-sekolah yang tidak berkualitas atau tidak bermutu, yang penting asal sekolah saja. Yayasan Bumi Khatulistiwa (YBK), yakni yayasan tempat berkumpulnya warga Kalimantan Barat di Jakarta, terutamaa mereka yang berasal dari etnis China yang telah berhasil dalam berbagai profesi bermukim di Ibu Kota. Melalui yayasan YBK tersebut mereka yang telah berhasil membagikan harta yang dimilikinya dalam bentuk beasiswa kepada para pelajar dan mahasiswa Kalimantan Barat untuk melanjutkan pendidikannya di berbagai jenjang, baik di dalam maupun di luar negeri. Ribuan beasiswa telah mereka bagikan untuk putra dan putri cerdas dan prestasi dari Kalimantan Barat. Penulis bersama bapak Ir. Junaidi, MT dekan Fakultas Teknik Untan berkesempatan menghadiri undangan mereka. Dan kepada kami diminta mewakili rektor Untan menyampaikan sambutan.

Penulis mewakili rektor Untan menyampaikan beberapa hal, yakni Universitas Tanjungpura; (1) mengucapkan terima kasih kepada para pengurus YBK dan para donator yang telah memberi beasiswa kepada mahasiswa Untan yang berprestasi dari keluarga kurang mampu secara ekonomi; (2) memberikan dukungan kepada YBK yang telah memberi harapan dan bantuan nyata berupa beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa yang berasal dari Kalimantan Barat melanjutkan studinya pada jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk membantu pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu sedikitnya 20% dari jumlah keseluruhan peserta didik; (3) Kamipun berharap kerjasama atau kemitraan antara YBK dan Untan diteruskan dan bahkan ditingkjatkan; dan (4) berharap semoga pemberian beasiswa bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu dapat dicontoh atau diikuti oleh pihak lain sehingga semangat memberi tumbuh subur dalam masyarakat kita tanpa membedakan suku, agama dan etnisitas lainnya. Mengakhiri uraian ini, penulis mengutip pernyataan Barbara, yakni sebagai berikut; “Diakhir kehidupan nanti, kita tidak pernah menyesal karena belum pernah menjadi orang kaya dan belum pernah menjadi pejabat penting di negeri ini. Tetapi yang sudah pasti, kita akan menyesal di akhir kehidupan nanti karena memiliki putra dan putri yang lemah dan generasi muda yang tidak berkualitas.”(Penulis, Dosen FKIP Untan)

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari KurniJawa Pos Group atama, Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: A Riyanto (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Achmad Fachrozi, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Wahyu Ismir. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 25.000,- spot colour Rp 30.000,- full colour Rp 37.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


Pontianak bisnis Pontianak Post

l

3

Oktober 2011

Kembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Tanjung Lesung Jadi Prioritas

  JAKARTA–Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyebut ada 65 kawasan yang diajukan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dari jumlah itu, delapan di antaranya yang bisa dengan cepat digenjot untuk maju. “Tahun 2011 ini, ada dua titik kawasan yang memperoleh prioritas,” kata Hatta Rajasa di Jakarta. Dua KEK yang memperoleh kesempatan khusus itu adalah Sei Mangkei Sumatera Utara, dan Tanjung Lesung, Banten. Berapa biaya yang dibutuhkan untuk menyulap kedua kawasan itu menjadi “seksi” bagi kegiatan ekonomi?“SekitarRp9,5Triliun,” ucap menko yang juga Ketua Umum DPP PAN itu.  Hatta sudah melakukan koordinasi khusus guna menjamin percepatan pembangunan di KEK itu, pekan ini. Termasuk dengan

Hatta Rajasa

Dewan Kawasan Ekonomi Khusus yang sudah dipanggil ke kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta. ”Ada 65 kawasan potensial, yang merupakan masukan dari pemerintah daerah dan badan usaha. Tim telah melakukan seleksi sesuai dengan kriteria-kriteria yang diatur dalam UU, PP dan Perpres,” jelas pria kelahiran Palembang, Sumsel ini. Sei Mangkei, dibutuhkan Rp 5,7 triliun. Sejak awal, pemerintah siap mewujudkan cluster industri hilir kelapa sawit (crude palm oil/CPO) di Kawasan Industri Sei Mangkei  menjadi Kawasan Ekonomi Khusus pertama di Indonesia. Seperti diketahui, Indonesia adalah produsen CPO dan crude palm kernel oil (CPKO) terbesar

di dunia, dengan produksi tahun 2010 mencapai 23 juta ton. Namun sebagian besar diekspor dalam bentuk mentah. Tahun 2010, ekspor CPO mencapai50persendaneksporCPKO 85 persen. Akibatnya nilai tambah produk hilir minyak sawit seperti oleokimia, oleofood, specialty fat dan biodiesel, dinikmati negara idustri seperti Tiongkok, Jepang dan negara-negara di Eropa. Dengan dibangunnya industri hilir kelapa sawit di Sei Mangkei, maka nilai tambah dari produk-produk minyak sawit ini akan dinikmati di dalam negeri. Selain itu akan tercipta lapangan kerja yang besar yang turut mendukung perbaikan ekonomi. Dipilihnya Tanjung Lesung, Banten Selatan yang selama ini terisolir juga tepat. Tanjung Lesung akan mendorong perkembangan Lampung. Nilai investasi Tanjung Lesung sekitar Rp 3,8 triliun. Tanjung Lesung didorong oleh investor dari dalam negeri yang bergerak di sektor pariwisata. Tetapi, tetap akan mengundang investor asing untuk membangun hotel, butik berkelas internasional. Pengembangnya adalah PT Banten Investment.(dri)

Pontianak Makin Dilirik Potensi Wisata, Namun Belum Digarap Maksimal PONTIANAK--Kota Pontianak makin dilirik sebagai salah satu daerah kunjungan wisata. Setidaknya ini yang diungkapkan Raymond, Managing Director PT Millennium Global Holiday, sebuah perusahaan internasional yang bergerak di bidang traveling. Setiap tahun kunjungan ke Pontianak yang melalui kami makin bertambah pesat,” ujarnya saat pertemuan

travel agent se-Pontianak di Hotel Grand Mahkota, Jalan Sidas, Jumat lalu. Namun, kata dia kunjungan tersebut masih terpusat pada even-even tertentu, seperti Cap Go Meh atau sembahyang kubur. Sedangkan untuk objek wisata alam dan monument belum terlalu dilirik. Padahal, kata Raymond, Kalbar dan Pontianak punya potensi alam yang banyak. “Pontianak ini punya keunikan, yaitu Sungai Kapuas yang eksotis. Hanya secara infrastruktur sungai ini masih kalah dengan daerah lain. Karena orang tentu butuh suasana yang nyaman.

Saya bandingkan dengan wisata di Jembatan Suramadu di Selat Surabaya-Madura, meskipun baru, mampu membuat orang datang ke sana. Dengan lampu-lampunya yang indah, dan perahu-perahu wisatanya yang banyak,” ungkapnya. Soal kuliner pun, Pontianak disebutkan Raymond punya banyak yang khas. “Kalau kita ke Jakarta atau ke kota-kota besar lain, banyak restoran laris yang menjual makanan-makanan khas Pontianak, seperti nasi campur dan masakan lainnya,” kata Raymond. Wakil Walikota Paryadi yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan Pontianak tahuntahun terakhir ini mengalami perkembangan pesat dalam berbagai bidang, termasuk pariwisata. “Indikasi termudahnya kita lihat bisnis perhotelan yang kunjungannya selalu meningkat. Beberapa tahun ini hotel-hotel besar dan berbintang banyak berdiri. Ruang-ruang besar untuk convention juga sudah bisa digunakan untuk even-even pertemuan bertaraf nasional dan internasional. Tahun depan mungkin akan ada juga yang masuk berinvestasi membangun hotel yang cukup besar,” ujar Paryadi. Paling penting, lanjut dia, bagaimanamenjagaKotaPontianak tetaptertib,aman,danterkendali. Sehingga orang-orang nyaman untuk berbisnis dan berkunjung. “Kuncinya adalah supaya kemananan dan ketertiban Pontianak ini terjaga,” pungkasnya.(ars)


4

Pontianak Post

Pontianak Post

Senin 31 Oktober 2011

Senin 31 Oktober 2011

MITRA ANDA

LIGO MITRA

Pembalut Beli 1 Gratis 1 BANYAK barang kebutuhan perempuan dengan promo khusus di Supermarket Mitra Anda. Salah satunya pembalut Softex V Class Maxi Wing 20’s seharga Rp14.800. Jika konsumen membeli satu, dapat gratis satu produk

HOTEL ASTON PONTIANAK

Gelegar Promo Akhir Pekan SATU tahun Hotel Aston Pontianak mengembangkan bisnis perhotelan di Pontianak, kini hotel bintang empat ini kembali menyajikan penawaran terbaik dalam memanjakan konsumennya. Dengan kejutan promopromo Hotel Aston di perayaan HUT ke- 240 tahun Kota Pontianak, Hotel Aston berharap dapat memberikan kepuasan pelanggannya. Memasuki masa akhir pekan, Aston Pontianak menawarkan momentum untuk keluarga, klien dan sanak saudara untuk mengisi akhir pekan dengan promo weekend BBQ all you can eat. “Promo weekend BBQ ini disajikan secara apik dan mantap. Dengan nuansa romantis di area kolam renang hotel dan suguhan live accustik performance dari grup band ternama di Pontianak,” tutur Bambang Wijanarko selaku Director of Sales & Marketing Hotel Aston Pontianak. Promo ini, ungkap dia, dimulai dari harga Rp 68.000net/orang, Rp 43.000net/anak-anak, all you can eat yang dapat dinikmati setiap hari Sabtu, mulai dari pukul 19.00 sampai

dengan 22.00 WIB. Tak hanya promo untuk makanan dan minuman, Hotel Aston Pontianak juga memberikan apresiasi kepada kosumen sebagai kado untuk berkumpul bersama keluarga dengan weekend anniversary. “Promo weekend anniversary yang disajikan oleh Aston Pontianak dapat dinikmati semua usia dalam memanjakan liburan di akhir pekan. Dengan penawaran harga yang terjangkau untuk kamar Superior Rp. 450.000/ nett/malam,” ungkapnya. Promo weekend package ini, jelas dia, memberikan banyak fasilitas yang dapat dinikmati seluruh keluarga. Fasilitas yang didapatkan yakni welcome drink, gratis akses internet Wi-Fi, sarapan pagi untuk dua orang dewasa dan dua anak-anak, menggunakan kolam renang secara gratis, diskon 10% untuk makan dan minuman (tidak termasuk alkohol dan menu promosi), harian koran lokal dan perpanjangan waktu check out sampai pk 14.00 siang. “Promo ini berlaku setiap hari jumat sampai minggu,” tukasnya.(bdi)

PROMO AKHIR PEKAN: Kamar Hotel Aston Pontianak.

yang sama. Begitu pula Softex V Class Night Wing 10’s seharga Rp9.500 dan Softex V Class Day 10’s seharga Rp9.500. Konsumen bisa mendapatkan gratis satu untuk pembelian satu produkproduk tersebut.

Promo lainnya yang diberikan Supermarket Mitra Anda adalah produk Carefree isi 40. Setiap pembelian produk tersebut, konsumen mendapatkan potongan harga Rp2 ribu. Begitu pula produk Clean&Clear, diberi-

Obral Jeans, Kemeja dan Kaos

kan potongan harga Rp2 ribu. Produk lainnya yang didiskon adalah deterjen. Konsumen bisa mendapatkan Boom Detergent 550 gram/pcs hanya Rp4.100 dari harga sebelumnya Rp4.800. (uni)

Roti dan Wafer Juga Diberikan Diskon

GARUDA MITRA

AKSESIORIS: Garuda Mitra memberikan diskon khusus untuk beragam bentuk aksesioris. Diskon bervariasi antara 10 persen hingga 20 persen.

BERBAGAI jenis dan merek snack, roti dan wafer di Hari Ulang Tahun Kota Pontianak ke240 tahun ini juga mendapat perhatian khusus. Kaisar Swalayan memberikan diskon menarik untuk jenis-jenis produk tersebut. Beberapa diantaranya Hup Seng Sugar atau Cream 428 gram, yang biasanya dijual seharga Rp13.900 turun menjadi Rp 12.500. Kemudian Hwa Tai Mini Crackers 350 gram mix, turun menjadi Rp 11.200 dari harga semula Rp13.200. Juga untuk jenis Hwa Tai Sugar Cream Cracker 380 gram. Dari harga Rp 14.600 turun

menjadi Rp 12.400. Demikian pula, Hwa Tai Siang Siang Cream Cracker 350 gram. Dari harga semula Rp 14.600 turun menjadi Rp 12.400. Selain itu, untuk jenis roti Lonbisco Cake Pie 24 mix, dari harga Rp 20.500 turun menjadi Rp 17.950. Begitupula dengan Lonbisco Roll 24 mix, dari harga Rp 20.500 turun menjadi Rp 17.950. Untuk jenis roti Torrone Wafer mix juga turun menjadi Rp 3.900 dari harga semula Rp 4.500. Sama halnya dengan Oriental Layer Cake 24 mix, dari harga Rp 19.900 menjadi Rp 17.100.(bdi)

IWAN FASHION

Legging Jeans Rp78 Ribuan IWAN Fashion merupakan factory outlet berkelas. Semua produknya hasil produksi sendiri dengan kualitas ekspor. Iwan Fashion mengeluarkan berbagai model trendi, diantaranya keluar dengan merek Flies, Missisippi, Queensland dan PO Box. Pengelola Iwan Fashion Syaiful Imam mengatakan, seluruh pakaian yang dijual di tokonya berkualitas. Terutama dari segi bahan yang dijamin tidak akan mengecewakan. “Sangat nyaman digunakan bahkan bagi yang sering beraktivitas,” katanya. Bukan hanya menyediakan koleksi terbaru, Syaiful juga mengatakan saat ini tenantnya memberikan potongan harga hingga 70 persen untuk sebagian item. Bayangkan, sebuah legging jeans seharga Rp 179 ribu, dipotong diskon hingga akhir-

OBRAL: Ligo Mitra menjual murah berbagai busana bermutu tinggi.

XING MART

KAISAR SWALAYAN

DISKON: Roti dan wafer berbagai produk diberikan diskon khusus.

LIGO Mitra menyediakan berbagai produk busana yang bermutu tinggi dengan harga yang relatif murah dibandingkan dengan swa-

HOTEL PEONY

Harga Promonya Tetap Konsisten HARI jadi ke-240 Kota Pontianak dan gawean Pontianak Shopping Festival, Xing Mart tetap konsisten dengan harga istimewa nyaris seluruh produk. Para member dan non member silahkan berbelanja ke supermarket terbesar di kawasan ramai penduduk di Sungai Raya Dalam (Serdam). Anda akan dilayani istimewa dengan harga miring. Fitri, manager Xing Mart mengatakan harga item seluruh produk yang dijual di swalayan atau supermarket ini jauh berbeda dari harga di pasaran. Misalnya produk bayi B&B Baby Wipes 55’s, harga normalnya Rp12,900 tetapi menjadi harga promo Rp10,900. Sementara harga Softex

Saniseal 50 pads dari harga normal di pasaran Rp12,900 tetapi dijual di Xing Mart Rp10,900 sebagai harga promo. Harga barang seperti Everdelicious Fancy 150Gr harga normalnya Rp11.000 namun dipromo menjadi Rp9.500. Dan Paseo HK Compact Animal 10’s dari harga normal di pasaran Rp9.200 tetapidipromocuma Rp8.200. ”Murah bukan, makanya segera datangi Xing Mart. Sebab, kami terus memberikan harga berbeda dari pasaran biasa,” ucap Fitri. “Dan harga-harga tersebut juga berlaku untuk produk lain dengan harga yang jauh lebih bersaing,” timpalnya.(den)

Meeting Room Ideal HOTEL Peony selalu menawarkan hal baru. Hotel yang terletak di jantung Kota Pontianak ini selama gawean Pontianak Shopping Festival (PSF) memberikan harga istimewa. Mulai Rp276.250, konsumen dapat menikmati pelayanan hotel berkelas dengan fasilitas terbaik. Salah satunya Metro Meeting Room sebagai area ideal untuk pertemuan dan seminar. Tempat ini sendiri mampu menampung jumlah peserta hingga 80 orang. Tempat tersebut terasa nyaman, santai dan rilex karena dilengkapi air conditional dan peralatan meeting room kebanyakan. Namun bukan itu yang menjadi nilai tawar Metro Meeting Room. Namun gaya ruangan modern minimalis dan dilengkapi peralatan audio dan video berkualitas, menjadikannya sebagai tempat rapat atau seminar terbaik di Kalbar. Jangan tunggu, jika ingin mengelar gawean yang membutuhkan banyak

peserta. Lelah mengelar seminar atau rapat, Hotel Peony juga menyajikan coffee shop bergaya modern kontemporer. Tempat dan penampilan suasanya akan membawa konsumen terhanyut bersama alunan musik lembut. Konsumen juga bisa memilih bersantai secara kasual atau bertemu relasi. Begitu pula snacks dan minuman segar disajikan 24 jam sehari.(den)

HARGA KHUSUS: Metro Meeting Room Hotel Peony menawarkan harga khusus.

HOTEL MERCURE

Nginap, Bawa Pulang Motor

MURAH: Iwan Fashion Mega Mall menawarkan harga super murah.

nya kita cukup membayar Rp78 ribuan saja. Promo diskon tersebut, berlaku dalam rangka menyambut HUT yang ke-240 tahun Kota Pontianak. Tidak hanya produksi lokal yang menda-

pat potongan harga, tetapi produk impor. Ini kesempatan untuk Anda memiliki pakaian berkualitas dengan harga murah. Kunjungin outlet Iwan di A Yani Mega Mall lantai 1.(ars)

DUA tahun berbagi, Hotel Mercure Pontianak terus menghadirkan produk dan pelayanan ala internasional, sejak hotel bintang empat ini berdiri di Jalan Jendral Ahmad Yani pada 9 September 2009. Manajemen Hotel Mercure Pontianak dibawah pimpinan Endrian Hananto selaku General Manager, memberikan kejutan baru dalam rangka memeriahkan Ulang Tahun Kota Pontianak. Hotel Mercure Pontianak sebagai yang pertama dan

satu-satunya hotel International di Kalimantan Barat menyediakan hadiah spektakuler berupa dua unit Sepeda Motor kepada tamu hotel yang menginap. Salah satu sepeda motor tersebut akan diundi pada akhir tahun 2011. “Setiap menginap satu malam,tamuberhakmendapatkan 1 kupon undian. Silakan dimasukan ke dalam kotak “Stay2Ride” di reception untuk dan setiap tamu yang menginap mendapatkan peluang untuk bawa pulang

1 unit sepeda motor Yamaha Mio. ”Semakin sering menginap, semakin besar peluang untuk menang undian di akhir tahun 2011,” jelas Teddy Manangka, Public Relations Manager Mercure Pontianak. Hotel Mercure Pontianak merupakan hotel jaringan dunia, Accor dan merupakan property yang ke 6532. Dan 700 hotel Mercure tersebar di 49 negara. Hotel Mercure Pontianak memiliki 178 kamar, 9 ruang pertemuan multifungsi dan

HADIAH: Tamu Hotel Mercure memasukan kupon undian sepeda motor.

berbagai fasilitas makanan dan minuman seperti Ebony Restoran, Lounge & Bar serta kolam renang, spa dan pusat kebugaran untuk fasilitas liburan dan relaksasi. (ars)

layan-swalayan lain di Kota Pontianak. Untuk produkproduk ternama seperti Lea, Wrangler, Lois, Watchout, Posh Boy dan L’Eggs, Ligo memangkas harga sampai dengan 20 persen. Sementara untuk produk Emba, diskon yang diberikan mencapai 30 persen. Begitu pula dengan merk La Bette.

Sedangkan untuk aneka kaos dengan merk Modasport, diskon yang diberikan lebih besar lagi yaitu hingga 40 persen. Bahkan ada itemitem tertentu dari produk Modasport yang harganya dicukur sampai dengan 50 persen. Semua dilakukan demi memanjakan konsumen.

5

Ligo telah menyiapkan model-model yang trendy untuk Anda. Silakan pilih merk yang Anda suka, baik untuk celana jeans, kemeja ataupun kaos. Kesempatan emas ini hendaknya tidak Anda sia-siakan. Segera datangi Ligo Mitra mumpung persediaan stok masih ada. (ron)


Gemar membaca

Pontianak Post

l

Senin 31 Oktober 2011

PERBANKAN: Pimpinan Bank Bukopin Cabang Pontianak Jeffry Z.C Nelwan sedang memberikan edukasi tentang fungsi bank kepada siswa SMA Negeri 9 Pontianak.

6

BANTUAN: Jeffry Z.C Nelwan menyerahkan bantuan berupa buku kepada Kepala SMA Negeri 9 Pontianak, Karjana.

Bank Bukopin Ajak Siswa Gemar Menabung Bank Bukopin mengajak siswa SMA Negeri 9 Pontianak untuk gemar menabung sejak dini. Sebab dengan memiliki kebiasaan menabung sudah jelas sangat berguna untuk masa depan. DEMIKIAN Jeffry Z.C Nelwan, pimpinan Bank Bukopin Cabang Pontianak, saat menggelar edukasi perbankan melalui program Pontianak Gemar Membaca, di hadapan 100 siswa SMA Negeri 9, Sabtu (29/10). “Menabung adalah menyimpan sejumlah uang agar dapat digunakan di kemudian hari jika diperlukan. Semakin banyak duit yang ditabung maka semakin baik. Ada pepatah yang mengatakan ”hemat pangkal kaya”, ini maksudnya apabila kita rajin menyimpan banyak uang dan hidup sederhana tidak berlebihan maka pada akhirnya kita akan dapat menikmati hasil yang membahagiakan,” kata Jeffry. Lebih lanjut, kata Jeffry, membiasakan diri menabung dari kecil akan dapat membentuk sifat hemat, berfikir jauh ke depan, tidak

egois, sabar, dan lain sebagainya. “Jika kita memiliki anak maka didiklah anak kita supaya menjadi penabung yang ulung. Tetapi hindari hemat yang berlebihan atau kekhawatiran pada persepsi kebutuhan masa depan yang negatif agar kita tidak menjadi orang yang memiliki sifat pelit atau kikir,” kata Jeffry. Jeffry tak hanya mengajak siswa gemar menabung, tapi ia juga memperkenalkan juga fungsi bank secara umum serta produk-produk Bank Bukopin. Di Bank Bukopin, kata Jeffry, ada produk khusus untuk pelajar atau usia dini yang namanya Tabunganku. Tabunganku, kata Jeffry, saldo awalnya hanya Rp20 ribu. Kemudian ada juga program tabungan untuk merencanakan pendidikan dari SD sampai jenjang perguruan tinggi. Saldo awal Rp100 ribu. Jeffry tak sendiri saat datang ke SMA Negeri 9. Ia di damping personel lengkap dari Bank Bukopin Cabang Pontianak. Mulai dari marketing, funding, customer service, dan teller. Semua tim yang hadir diperkenalkan satu-satu oleh Jeffry kepada siswa. Menurut Jeffry, Bank Bukopin sangat peduli terhadap pendidikan. Buktinya, kata

Angga Purdika/Pontianak Post

dia, baru-baru ini Bank Bukopin sukses menyelenggarakan speech contes dan storytelling dengan peserta pelajar SMA se-Kota Pontianak. “Kita menggelar program ini untuk mendukung pelajar supaya mampu meningkatkan potensinya,” kata Jeffry. Akhir materi, Bank Bukopin yang memiliki visi “Menjadi bank yang terpercaya dalam pelayanan jasa keuangan” itu membagi-bagikan buku bacaan dan coklat. Jeffry juga menyerahkan bantuan buku kepada Kepala SMA Negeri 9 Pontianak, Karjana. Melalui sambutan singkat-

nya, Karjana menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bank Bukopin dan Pontianak Post, karena sudah memberikan satu unit madding dan berlangganan gratis Pontianak Post selama setahun. “Kami mohon maaf kalau ada sambutan yang berkurang berkenan. Fasilitas yang sudah kami terima tentu akan kami jaga dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” kata Karjana. Wakil Direktur Pontianak Post, Salman B memberikan edukasi menulis kepada siswa. Kiat-kiat menulis ala jurnalistik disampaikan Sal-

FOTO BERSAMA: Usai memberikan edukasi tentang fungsi bank, seluruh tim Bank Bukopin Cabang Pontianak dan Pontianak Post foto bersama dengan Kepala SMA Negeri 9 dan siswa.

man secara singkat. Akhir edukasi, Salman meminta siswa menulis apa yang saat itu di dengar dan di catat. “Nanti tulisan terbaik akan saya terbitkan di Pontianak Post. Saya siapkan hadiah menarik bagi tulisanya di muat,” kata Salman.(ga)


Pontianak Post

l

aneka

Senin 31 Oktober 2011

Stop Bebas Bersyarat Koruptor Sambungan dari halaman 1

sebentar saja di balik jeruji besi. “Yang ada hanya hukuman maksimal,” ujarnya. Meski demikian, KY juga meminta kepada Kemenkumham untuk mengkaji lagi definisi koruptor. Tujuannya, supaya siapa saja yang layak masuk kategori harus menjalani hukuman minimal lima tahun jelas. Jangan sampai seorang staff yang

salah administrasi dikatakan korupsi, tetapi atasannya tidak tersentuh. “Yang jelas korupsi harus ditindak,” tegasnya. Tidak hanya itu, dukungannya terhadap wacana hukuman minimal juga dilandasi oleh mudahnya para koruptor bebas. Setelah mendapat hukuman ringan, kesempatan untuk menghirup udara bebas lebih cepat karena ada program remisi juga. Itulah yang kerap membuat

masyarakat miris terhadap pola negara menangani koruptor. Sementara itu juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi menyambut baik langkah Kemenkum HAM yang terus memikirkan cara memperberat efek jera bagi para koruptor. Termasuk dengan menunda pembebasan bersyarat. Yang pasti, kata Johan, pemerintah harus segera melakukan revisi undang-undang yang

mengatur tentang pemberian hukuman bagi para koruptor. Menurutnya, segala bentuk potongan hukuman seperti remisi, asimilasi, grasi terhadap koruptor dinilai akan melemahkan semangat pemberantasan korupsi. “Bahkan jika perlu harus dihukum maksimal, seumur hidup atau mati,” katanya dengan tegas.(dim/kuh)

pada 25 April 1920. Tetapi dia enggan menggunakan penanggalan masehi. Jika ditanya Rahim Dja’far selalu menggunakan tanggal hijriah. “Sesuai penanggalan hijriah usia Ayah 93 tahun. Sedangkan penanggalan masehi 91 tahun,” tutur Abduh. Rahim Dja’far juga pernah memimpin Muhammadiyah Kalbar. Bahkan dia menggagas dan bekerja keras membangun Universitas Muhammadiyah Pontianak. Universitas itu adalah buah tangannya di bidang pendidikan. Anak-anaknya menilai Rahim Dja’far sebagai seorang pekerja keras, memegang teguh prinsip dan istiqamah. Dia menyerahkan segalanya pada Allah. Meski sibuk berorganisasi dan berdakwah, lanjut Abduh, ayah-

nya tidak pernah meninggalkan salat. Hal itu juga yang selalu diingatkan Rahim pada anak, cucu dan keluarganya. “Ayah yang salat terus saja diuji Allah seperti ini. Apa lagi kalau tidak salat. Jangan pernah tinggalkan salat,” ucap Abduh menirukan pesan ayahnya. Rahim Dja’far dikebumikan ba’da asar di pemakaman Muslim, Jalan Danau Sentarum. Ratusan keluarga, kerabat dan umat mengantar jenazahnya. Kendaraan roda empat dan roda dua mengular sepanjang jalan yang dilintasi mobil jenazah menuju pemakaman. “Kami minta masyarakat Muslim Kalbar mendoakan Ayah agar mendapatkan tempat yang baik di sisi Allah,” harap Abduh..**

di situ. Jika semua anak dan cucunya berkecukupan, rumah itu harus difungsikan untuk kepentingan umat. Diwakafkan. “Saat itu saya mengatakan tidak sanggup menanggung wasiat tersebut sendirian, dengan lisan pula. Saya minta izin mengumpulkan semua saudara lantas mendengar wasiat dan menuliskan pada selembar kertas. Semua anak menandatangani wasiat tersebut,” kenang Abduh A Rahim usai pemakaman. Pukul 12.30, kemarin Rahim Djafar wafat di kediamannya. Sejak malam hari fisiknya sudah sangat lemah. Nafasnya mulai sesak, berbicara tidak nyaring. Kata-kata yang keluar dari mulutnya sulit diartikan. Dalam

kondisi begitu pun Rahim tetap salat. Bahkan beberapa saat sebelum mengembuskan nafas terakhir, Rahim menunaikan salat zuhur. “Setiap saat Ayah selalu tanya jam, dia tidak ingin melewatkan waktu salat. Tadi, sebelum meninggal saja, kami wudukan kemudian dia salat. Kami tidak tahu kapan Ayah selesai salat, karena setelah itu langsung meninggal,” tutur Abduh. A Rahim Djafar lahir di Desa Parit Banjar, Sungai Bakau Kecil, Kabupaten Pontianak. Dia meninggalkan seorang istri bernama Fatimah dan 11 anak. “Kalau cucu saya tidak ingat, yang pasti lebih dari 40 orang dan cicit sekitar 20-an orang,” kata Abduh. Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalbar itu lahir

Dari Mulung Sampah hingga Halloween Party Sambungan dari halaman 1

Mereka berlenggak-lenggok memamerkan bermacam ragam kostum unik dan menarik. Ribuan orang tumpah ruah untuk menyaksikan aksi itu. Apalagi ada iringan musik dan pertunjukan marching band dari tiap sekolah. Parade mengelilingi kawasan bisnis Jalan Gajah Mada ini diadakan untuk memeriahkan HUT Kota Pontianak ke 240 tahun. Tema yang diusung adalah Busana Unik. “Kami yakin siswa-siswa SMA Pontianak punya kreativitas yang hebat dan mampu membuat sesuatu yang bernilai,” kata Budi Darmawan, kooordinator divisi even Pontianak Post yang dipercaya Pemkot mengelola kegiatan itu. Terbukti memang, berbagai pakaian unik muncul. Paling banyak adalah busana hasil daur ulang sampah. Dalam acara

ini bermacam-macam busana dari berbagai bahan daur ulang ditampilkan. Ada yang dari kantong plastik, kertas koran, batok kelapa, dedaunan kering, kaleng minuman, kain bekas, dan lain-lain. Tangan kreatif pelajar Pontianak menyulapnya menjadi busana-busana yang unik dan menarik. Meskipun bahannya murah dan kesannya sederhana, namun ternyata butuh perjuangan keras untuk membuat itu. Bahkan guru dan para siswa sampai-sampai harus memulung, seperti dari kelompok SMA Bina Utama Pontianak. “Kami bersama muridmurid mulung. Nyari-nyari sampah di kantin. Tidak hanya koran saja, tapi juga kartu remi, kaleng dan bungkus minuman. Lalu saya dan para siswa merancang desain bajunya,” kata guru kesenian SMA Bina Utama, Suprapti Baharu. SMK Negeri 4 Pontianak juga menampilkan baju-baju daur

ulang koran. “Konsep ini kita cari di internet,” kata Oktian, guru pembimbing SMKN 4. Sekolah lain yang punya konsep sama adalah SMA Negeri 4 Pontianak. “Ini adalah wujud komitmen kami terhadap kampanye cinta lingkungan. Apalagi sekolah kami berpredikat peraih Adiwiyata nasional,” kata siswa SMAN 4, Fajri Maulidiyah (16). Sekolah-sekolah lain tak kalah serunya. Ada yang mengambil tema kelautan, dengan para siswa berkostum penyelam. Ada yang berbaju adat. Bahkan ada yang menampilkan bertema hantu, seperti SMA Santo Paulus. Puluhan ‘hantu’, baik lokal maupun impor itu juga mendapat sorotan penonton. Ada drakula, bajak laut, pocong, kuntilanak, vampir, penyihir, setan, dan produk mistis lainnya. “Menurut legenda kan, sebelum ada Kerajaan Pontianak, daerah ini dulunya banyak kuntilanak, jadi

kita bawa tema ini,” sebut Winda Yolanda (16). Sekalian itu, kata Winda tema yang diusung mereka juga untuk merayakan dengan perayaan Halloween. Halloween Party adalah tradisi yang dirayakn di Amerika Serikat tiap tanggal 31 Oktober. Tradisi ini dibawa oleh orang Irlandia yang berimigrasi ke Amerika Utara. Halloween identik dengan hantu atau setan, makanya selalu dirayakan para pesertanya dengan memakai kostum seram. Kerja keras para siswa dan guru ini membuahkan hasil. Penampilan mereka benar-benar menarik perhatian penonton. Tak heran ketika kegiatan digelar, mereka merapat dipinggir-pinggir jalan. Baik ingin menonton secara dekat maupun mengabadikannya melalui kamera atau handphone. Tak kalah seru saat kegiatan berakhir. Foto bersama seakan menjadi sesuatu yang

Camar Bulan: Pencaplokan, Ketergantungan atau Komoditas Politik? Sambungan dari halaman 1

oleh tersedianya jaringan perlistrikan hampir tidak terbatas di sepanjang kawasan tersebut. Kondisi terang benderang ini diimbangi dengan tersedianya jaringan baik TV Malaysia, maupun telepon genggam (Hand phone/HP) di kawasan Malaysia. Di pihak lain, masyarakat Indonesia di sepanjang kawasan perbatasan mengalami gelap gulita hampir sepanjang malam, hanya dapat menangkap siaran TV Malaysia dan berkomunikasi dengan HP melalui jaringan Malaysia. Dengan prasarana, sarana dan fasilitas relatif lengkap dalam berbagai bidang sosial ekonomi yang tersedia di kawasan perbatasan bagian Sarawak, para anggota masyarakat Indonesia dan tokoh mereka masing-masing yang bermukim di sepanjang kawasan perbatasan menganggap bahwa Sarawak telah banyak membantu mereka dan “tanpa” pengusahanya WNI “sulit” memperoleh uang tunai dari hasil penjualan produksi pertanian dan kehutanan, dan untuk membeli barang-barang kebutuhan sehari-hari secara kredit. Ketergantungan masyarakat KalBar di sepanjang perbatasan terhadap Sarawak sangat besar. Selama PemPus dan PemDa (PemProv dan PemKab) KalBar tidak menaruh perhatian terhadap masalah kronis ini, kesenjangan antara kedua kawasan itu dan ketergantungan masyarakat KalBar pada masyarakat di kawasan perbatasan seberang, semakin parah. PemProv dan PemKab tidak berdaya sama sekali dalam mengatasi kemiskinan kronis dan berlanjut itu, karena PemPus tidak memberi wewenang sedikitpun kepada dua Pemerintah Daerah itu untuk memperbaiki kondisi yang mengenaskan di kawasan perbatasan. Diciptakan dan Ketidakpedulian Kesenjangan sosial ekonomi antara dua kawasan ini secara berencana diciptakan oleh Pemerintah Malaysia melalui pembangunan terdesentralisir. Kebijakan pembangunan ini didelegasikan sepenuhnya oleh Kuala Lumpur kepada Pemerintah Sarawak melalui pembangunan perbatasan secara

simultan dan berhasil. Hal ini tidak diimbangi sama sekali oleh Pemerintah RI sehingga ketertinggalan kawasan perbatasan KalBar dengan Sarawak dalam bigang sosial ekonomi semakin parah. Kesenjangan semacam ini secara tak terhindarkan menimbulkan paling kurang tiga ekses negatif terhadap KalBar pada umumnya dan kawasan perbatasannya pada khususnya: (1) Kehilangan SDA, SD Hutan, produksi pertanian dan potensi ekonomi lainnya yang dijual ke seberang kawasan dengan harga yang relatif lebih murah tanpa pungutan pajak, bea cukai dan pungutan lainnya yang berarti; (2) Masuknya barangbarang keperluan sehari-hari dari seberang yang lebih banyak berbentuk illegal atau penyeludupan, juga tidak dikenakan pajak, bea cukai dan pungutan lainnya; (3) Konsekuensi negatif dari dua perilaku bisnis di atas adalah bahwa sejak kemerdekaan sampai berganti pemerintahan pusat dan daerah beberapa kali, rakyat di perbatasan KalBar diperlakukan hanya sebagai penonton dari hiruk pikuknya irama bisnis perbatasan yang hanya menguntungkan cukong, petugas perbatasan dan petugas berseragam. Rakyat terperangkap ke dalam kemiskinan laten dengan menjadi koeli pikul pembawa barang seludupan seharga maksimal Mal R. 5,000.00 menggunakan Pas Lintas Batas dengan upaya Rp. 50.000 sekali angkut. Kendatipun dilanda kemiskinan, masyarakat KalBar sepanjang perbatasan mensyukuri “indahnya” uang tunai Ringgit dan lapangan kerja yang “diteteskan” Negara Bagian Sarawak dan para Pedagangnya ketimbang oleh PemPus di Jakarta, PemDa KalBar dan para pengusahanya. Karena itu, perbatasan dan tapal batas yang memisahkan dua kelompok bersaudara secara geografis, fisik dan formal memang telah selesai dengan Perjanjian kedua Negara di Semarang 1978. Namun secara sosial ekonomi masalah Perbatasan tidak pernah selesai, kecuali seandainya Pemerintah Indonesia tidak gagal menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan di kawasan itu. Selama kemakmuran rakyat Indonesia tidak tercipta di

Panitia Kalibrasi Venue Sambungan dari halaman 1

(Jawa Pos Group) kemarin (30/10). “Sedangkan baseball, soft ball, tenis lapangan, dan sepak takraw tidak perlu dilakukan kalibrasi jarak,” sambungnya. Kalibrasi merupakan proses verifikasi guna menentukan akurasi alat ukur sesuai dengan standar. “Pengukuran lebih

mengutamakan validitas dan relabilitas agar bisa lebih optimal. Sebab, venue untuk olahraga terukur benar-benar harus tepat. Misalnya, untuk cabang olahraga atletik nomor lari 100 meter harus tepat, tidak boleh kurang, atau lebih,” tutur dia. Proses kalibrasi sudah dilaksanakan pada 28-29 Oktober oleh tim BMKG dan beberapa ahli dari Bandung. “Mereka

melakukan kalibrasi selama dua hari. Hasilnya belum bisa diketahui, masih menunggu beberapa hari lagi,” ujar Meirizal. Untuk tahap awal memang baru dilakukan kalibrasi jarak. Namun, berikutnya akan menyentuh pada alat pengukur waktu, stop watch, alat penimbang berat, dan alat pengukur jarak. “Yang jelas, proses kalibrasi bergantian,” pungkasnya. (mg/nw)

Pusat Tangguhkan Rekrut CPNS Baru

Wasiatkan Rumah untuk Ummat Sambungan dari halaman 1

7

kawasan perbatasan mereka sendiri dan ketimpangan sosial ekonomi semakin parah antara dua kawasan perbatasan itu, kawasan perbatasan Sarawak akan tetap menjadi tumpuhan hidup rakyat di perbatasan Indonesia. Di lain pihak, PemPus dan PemDa sejak 1967 hanya bersibuk diri sendiri tanpa kebijakan berarti dan upaya konkrit mengurus dan membangun kawasan perbatasan KalBar. Kalaupun ada keinginan PemProv dan PemKab mengarahkan kegiatan yang konstruktif di kawasan perbatasan, inisiatif itu selalu terbentur dan ditolak karena ‘tidak ada payung hukum, terlalu “kelajuan” dan melanggar kewenangan Pusat.’ Apa yang dicanangkan PemPus dan PemProv: ‘kawasan perbatasan adalah rumah dan halaman bagian depan,’ yang seharusnya dibangun, dianggap oleh sejumlah pengamat perbatasan sebagai jargon politik dan omong kosong. Ini merupakan hal yang tidak rasional dan tidak juga masuk akal, ketika PemProv menghindar dari tanggung jawab terhadap hilangnya dan untuk memperbaiki rusak dan pudarnya patok perbatasan. Padahal, hal itu menjadi kewajibannya sebagai perpanjangan tangan pusat. Agar supaya tidak melanggar kesepakatan, pekerjaan seperti itu dapat saja dilakukannya dengan sepengetahuan pihak Malysia setelah pertemuan priodik Malindo selesai. Selama ini isu pencaplokan wilayah perbatasan jarang muncul di permukaan. Apa yang muncul tiga bulan lalu adalah rencana sekelompok WNI di perbatasan Kabupaten Sintang untuk mengibarkan bendera Malaysia sebagai protes dan wujud kekecewaan terhadap pemerintah yang meminggirkan mereka. Namun, mereka tidak rela sejengkalpun Tanah Air mereka dicaplok oleh negara lain, dan memang pencaplokan itu tidak ada dan tidak akan pernah ada. Lalu ketika terjadi ributribut soal “pergeseran” patok dan Malaysia dianggap “mencaplok” wilayah perbatasan Indonesia sebanyak 1499 ha, isu itu disebabkan dan dimotivasi oleh tiga hal pokok: (1) Pemerintah RI tidak aktif mensosialisasikan hasil kesepakatan kepada PemProv,

PemKab, dan tokoh masyarakat KalBar tentang hasil kesepakatan dalam pertemuan dua negara itu di Semarang tahun 1978 (Metro TV, 20/10-2011, pkl. 20.10). Dalam perundingan yang tidak diikuti oleh wakil dari KalBar itu PemPus telah menyepakati batas-batas wilayah sekarang ini yang dianggap telah merugikan NKRI. Masalahnya ialah mengapa wakil PemPus mau menandatangani kesepakatan yang merugikan itu? (2) Lalu, sejumlah pihak, terutama Gubernur KalBar, menginginkan agar kesepakatan Semarang 1978 dibatalkan dan siap melakukan apa saja demi keutuhan NKRI di perbatasan. Dilain pihak, Malaysia tidak mau berunding tentang kawasan itu sebelum RI mengakui Camar Bulan sebagai miliknya (Kompas, 20/10-5). Negara “Jiran” ini memiliki posisi kuat sebagaimana posisinya dalam kasus Sipadan dan Ligitan, karena ia memiliki dokumen, termasuk peta survai garis batas sejak dari Pemerintah Kolonial Inggris, sedangkan Indonesia tidak memilikinya dan menggunakan peta itu dalam perundingan selanjutnya. (3) Karena telah disepakati antara dua pemerintah, hasil perundingan Semarang 1978 sulit diubah. Banyak tokoh masyarakat termasuk akademisi melihat apa yang dilakukan Gubernur tidak lebih dari sekedar move politik yang menjadikan kasus Camar Bulan sebagai komoditas dan “gerbong” politik 2012. Saya sendiri tidak begitu saja bisa menerima pandangan itu. Namun, sejumlah LSM, mahasiswa dan beberapa rekan lewat SMS ke HP saya, mengkhawatirkan move politik semacam itu dapat membenturkan baik masyarakat sepanjang perbatasan KalBar yang sedang menderita ini, dengan masyarakat Sarawak di perbatasan, maupun TNI yang sedang back to Barrack dengan Tentara Di Raja Malaysia. Karena itu, adalah lebih arif seandainya kita, setiap pimpinan dan aparatur pemerintah di KalBar ini, melakukan apapun sesuai dengan kewenangan kita untuk meringankan beban masyarakat perbatasan. (Penulis Dosen FISIPOL UNTAN, Alumni KSA VIII/1998, Lemhannas dan pengamat Masalah

Sambungan dari halaman 1

Semua usul digugurkan. Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemen PAN dan RB Ramli Naibaho menjelaskan, usul CPNS dari seluruh instansi pusat maupun daerah dikembalikan lagi. Diberlakukan mekanisme baru bagi seluruh instansi pemerintah pusat maupun daerah untuk pengangkatan CPNS. Di antaranya, ada laporan penghitungan ulang kebutuhan riil pegawai negeri baru. Penghitungan ulang ini mengacu pada kursi yang kosong karena PNS pensiun, dipecat,

atau mengudurkan diri. Selain itu, permintaan harus disertai hasil analisis jabatan dan tembusan ke gubernur setempat. Pada September dan Oktober instansi pusat hingga daerah kembali melayangkan format usul CPNS baru sebagai pengganti usul yang dilayangkan Juli lalu. Ramli mengatakan, hingga Jumat lalu (28/10) sudah ada 97 kabupaten dan kota yang mengusulkan kebutuhan CPNS baru. “Tapi, semuanya kami tahan karena persyaratan kurang,” tandas Ramli. Syarat yang kurang itu adalah pemerintah kabupaten dan kota tidak melampirkan hasil analisis

jabatan. Pemkab dan pemkot masih membuat usul CPNS baru ini dengan asal-asalan. “Mereka langsung meminta sejumlah jatah CPNS baru, tanpa memberi tahu hasil analisis jabatan,” jelasnya. Ramli menuturkan, 97 pemkab dan pemkot yang sudah menyerahkan format baru usul CPNS ini tersebar di 22 provinsi. Misalnya, di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogjakarta, Banten, Bali, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Papua Barat. Usul juga datang dari Riau, Lampung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.(wan/ nw)

Obrolkan Payudara Sambungan dari halaman 1

Sperempuan nomor dua di dunia. Banyak sekali perempuan yang tidak menyadari gejala-gejalanya. Tahu-tahu sudah divonis menderita penyakit tersebut. Nah, Minggu kemarin (30/10) merupakan puncak acara Pinktober. Selain diadakan konser yang menampilkan Audy Item, Oppie Andaresta, Lala Karmela, dan beberapa musisi lagi, ada juga talk show yang menampilkan survivor kanker payudara seperti Rima Melati dan Wanda Hamidah. Maria Selena, Putri Indonesia 2011 juga berbicara. Dia mengajak para perempuan menyadari akan penyakit tersebut. “Kampanye seperti ini penting sekali. Sebab, dengan begini, kita bisa memberikan kepedulian kepada perempuan.

Baik yang sudah terkena maupun yang belum. Perempuan di Indonesia itu harus sehat dan berprestasi,” kata mantan atlet basket itu. Selena sendiri mengatakan bahwa dirinya sudah mengetahui masalah penyakit tersebut sejak dulu. Bahkan, dia mulai melakukan perawatanperawatan untuk mencegah kanker payudara. “Sadar sejak dini itu harus. Caranya sederhana, mulai memeriksa payudara kita sendiri. Memakai produk pencegah kanker juga bisa. Sebab, kalau payudara sudah dirawat, kan risiko kena kanker lebih kecil,” terangnya. Dia melakukan hal itu sejak SMP. Kebetulan, dia punya hobi membaca. Tentang bahaya kanker diketahui Selena dari artikel-artikel di majalah. “Sebenarnya saya tidak mengetahui

secara mendalam. Tapi, intinya saya tahu, apa akibat dari kanker ini,” lanjutnya. Beruntung, dia sangat suka olahraga. Malah dulu, waktu SMP dan SMA, dia pernah menjadi atlet. Jadi, kebiasaan hidup sehat bukan hal susah untuknya. Sebab, hidup sehat menjadi cara yang paling sederhana untuk mencegah penyakit apa pun. “Olahraga, menjaga pola makan, dan mengonsumsi makanan sehat. Hindari merokok dan alkohol. Itu semua sangatlah penting,” ucapnya. Selena pernah bertemu dengan survivor yang payudaranya harus diangkat. Itu terjadi karena kanker sudah menyebar. “Kalau sampai seperti itu, kan sedih. Payudara kan identitas perempuan dan kecantikan perempuan,” ujarnya. (fed/jan/dos)

“Dijajah” Sinyal Seluler dari Malaysia Sambungan dari halaman 1

dari negeri tetangga, Malaysia. Dari Kuching, Malaysia (negara bagian Serawak) ke Temajuk, hanya butuh tiga jam untuk perjalanan darat. Bahkan, bisa lebih cepat kalau proyek jalan Sambas-Kuching selesai. Menuju Temajuk, desa yang terletak di paling ujung barat pulau Kalimantan itu bukan perkara mudah. Berdasarkan pengalaman, dari Pontianak menuju ke Temajuk, butuh waktu 12 jam. Itu pun dilakukan nonstop. Dari Pontianak (ibu kota Kalbar) ke Sambas, butuh waktu 6 jam. Lalu harus menyeberang sungai menuju dermaga Tanjung Harapan. Di dermaga Tanjung Harapan menuju ke Teluk Kalong, Kecamatan Teluk Keramat, hanya ada satu kapal Feri yang terbatas jam operasionalnya. Yakni, dari subuh hingga pukul 20.00. Namun, karena sepinya pengguna jasa, kerap membuat kapal feri yang dioperasikan oleh Angkutan Sungai Danau Penyebrangan (ASDP) itu sudah menghentikan operasi saat Maghrib tiba. Karena itu, lebih baik sampai di dermaga sebelum Maghrib, atau harus membuang waktu cukup banyak di Sambas hingga keesokan harinya. Tiba di Dermaga Tanjung Harapan, aroma Malaysia sudah mulai tercium. Makanan dan minuman ringan yang beredar di sana, semuanya produk dari negeri jiran. Pengusaha merasa lebih mudah mendapatkannya ketimbang kulakan di Pontianak. “Kalau ke Pontianak, butuh enam jam. Ongkosnya terlalu mahal,” ujar Syahrial, pengusaha di Pelabuhan. Nah, “petualangan” menuju ke perbatasan, sejatinya baru dirasakan setelah turun dari kapal Feri di Teluk Kalong. Dari pelabuhan menuju Desa Temajuk, butuh enam jam perjalanan lagi. Kalau tidak membawa mobil pribadi, pilihannya tinggal naik motor ojek. Selama perjalanan, dapat melewati hutan, sungai, dan berjalan menyisir pantai Temajuk. Semakin mendekati perbatasan, kualitas jalan semakin buruk. Memasuki desa Tanah Hitam Kecamatan Paloh, jalanan sudah rusak parah. Jembatan yang melintasi sungai-sungai kecil banyak yang tinggal menunggu hari untuk roboh. Menuju pusat kecamatan Paloh dari Teluk Kalong juga melewati kawasan hutan karet.

Nah, menuju Paloh pada malam hari jelas bukan pilihan tepat karena berbahaya. Selain jalanan rusak, tidak ada lampu penerangan sepanjang jalan. Cahaya hanya didapat dari bulan, lampu kendaraan atau lampu penerangan rumah yang tidak terlalu terang. “Lebih mudah lewat saat siang,” kata Nanang, ojek yang mengantar koran ini. Perjalanan panjang selama tiga jam di atas jalanan tidak rata, berakhir di Sungai Ceramai. Berbeda dengan sungai sebelumnya yang ada layanan kapal Feri, di Ceramai yang ada hanya sampan. Motor dan pengemudinya diseberangkan bersamaan di atas perahu yang mengandalkan mesin dan tanpa pelampung keselamatan itu. Sampai di Ceramai, bukan berarti urusan menuju Temajuk beres. Sebab, perjalanan kali ini ditentukan oleh pasang surutnya air laut. Hal itu dikarenakan perjalanan akan dilanjutkan dengan menerabas pesisir pantai Temajuk. Begitu memasuki kawasan Pantai Temajuk, pesona pantai pesisir terlihat memesona. Sejauh mata memandang, langit dan laut seolah saling tersambung dengan warna biru cerah. Sepanjang pesisir pantai, terhampar pasir yang putih bersih serupa permadani. Namun, keindahan tersebut seolah menyembunyikan sulitnya melintasi pantai yang butuh sedikitnya satu jam perjalanan itu.Sejauh 40 kilometer, perjalanan harus dilalui dengan sepeda motor yang gampang oleng. Sebab, kepadatan pasir pantai bergantung pada pasang surut air laut yang membuat pasir bisa dilewati. Jika, air laut pasang, maka akses ke Temajuk secara otomatis tertutup. Satu-satunya cara adalah melintas saat air laut surut. Yaitu, pukul 10.00-13.00. Selebihnya, harus bertarung dengan pasir pantai yang mulai melunak dan merepotkan roda karena gampang selip. Ada empat muara sungai ke laut yang membuat pengendara harus kerja keras mendorong motor untuk keluar dari sungai. Setiap melintasi pesisir pantai, banyak motor terjatuh. Sebab, tidak sedikit pengendara yang tergoda memacu kendaraan cukup kencang saat pasir padat. Padahal, ada beberapa pasir yang kepadatannya berkurang karena sering dilewati. Akibatnya, roda terjebak pasir yang membuat pengendara jatuh. Memasuki kampung Temajuk, kurangnya perhatian pemer-

intah yang membuat warga “terisolir” makin terasa. Tiga operator telekomunikasi yang mengaku paling menjangkau Indonesia keok. Digantikan signal operator milik Malaysia. Begitu juga dengan televisi, hanya siaran negeri pimpinan Najib Tun Rajak itu yang bisa ditangkap tanpa parabola. Pola komunikasi lain seperti pos juga tidak ada. Oleh sebab itu, kalau mau tersambung dengan dunia luar warga harus datang ke kecamatan Paloh atau ke kampong Malaysia terdekat yakni Teluk Melano. “Kami memang terputus dari luar,” kata Sekretaris Desa Temajuk Asman. Tidak adanya listrik, membuat suasana malam desa menjadi sepi. Diganti dengan bunyi genset yang beradu dengan berisiknya suara hewan malam di hutan. Warga lebih suka berada di rumah atau main ke rumah penduduk yang tingkat ekonominya lumayan. Sebab, disana mereka bisa menonton televisi bersama dengan warga lain. Genset memang menjadi satu-satunya alat untuk mendapatkan penerangan. Solar Cell yang umum dimiliki warga tidak bisa diharapkan banyak. Sebab, peranti itu hanya kuat untuk menyalakan dua atau tiga lampu dengan durasi tidak lebih dari tiga jam. “Tapi, pakai genset juga tidak murah,” tuturnya. Untuk satu malam, dengan beban sekitar empat-lima lampu plus televisi, Asman mengaku harus menyisihkan uang Rp 10 ribu. Kecil memang untuk ukuran harian, namun kalau dihitung satu bulan penuh dia kadang dirasa cukup berat. “Yang penting warga bisa kumpul nonton bareng disini,” tandasnya. Makin parah karena fasilitas keamanan untuk warga seperti kantor polisi dan Koramil pun tidak dijaga. Luasan kedua kantor itu pun sangat kecil sekitar 4 x 15 meter. Menurut warga, memang jarang ada personil yang ada di situ. “Lebih banyak di Pos Pengamanan Perbatasan,” kata Derjan Bujang warga setempat. Atas itu semua, kepala Desa Temajuk Mulyadi mengaku pasrah. Dia hanya bisa berharap beberapa upaya pembangunan seperti pembuatan akses jalan ke desanya bisa selesai. Sehingga, warganya tidak lagi terisolir di kawasan paling barat Kalimantan. “Tersedianya akses jalan bisa membuat kami disini beranjak lebih baik,” katanya. (dhimas ginanjar s.p/kum)


Pontianak Post

8

Senin 31 Oktober 2011

Selebritas

Asmirandah

Papa Pengganti Pacar SALAH seorang artis yang datang ke pernikahan Intan Nuraini kemarin (30/10) adalah Asmirandah. Tak seperti biasanya, Asmirandah tidak ditemani Dude Herlino, kekasihnya. Sebagai gantinya, dia menggandeng pria lain. Eits, bukan siapa-siapa, pria lain itu tak lain adalah M. Farmidji Zantman, ayahnya. Kata Asmirandah, Dude Herlino syuting sejak pagi. Karena itu, dia berhalangan hadir. Daripada sendirian, papalah yang dia gandeng. Padahal, bagi kebanyakan orang, mengajak ayah, bisa jadi, adalah pilihan terakhir. Lebih baik mengajak kawan daripada orang tua. “Memangnya kenapa? Mama juga nggak bisa nemenin,” ungkap bintang Ketika Cinta Bertasbih tersebut. Meski begitu, Asmirandah mengakui bahwa itu adalah kali pertama dirinya datang ke sebuah acara resepsi bersama ayahnya. Selain pacar, biasanya yang menemani adalah sang ibu. Asmirandah mengatakan, dulu ketika masih ABG, pergi berdua saja dengan sang ayah pasti merasa malu. Tetapi, kini dia justru merasa nyaman. “Papaku kan orangnya gagah. Jadi, seneng aja,” ucapnya. (fed/jan/dos)

HAJI 2011

Usutan Mafia Haji Non Kuota JAKARTA--Beberapa saat sebelum keberangkatan perdana calon jamaah haji (calhaj) Indonesia ke tanah suci, Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA) sudah memperkirakan jika ada sejumlah haji nonkuota yang gagal berangkat. Perkiraan ini tidak meleset setelah muncul kabar calhaj nonkuota Pasuruan, Jatim gagal berangkat ke tanah suci. Kepada tim Media Center Haji (MCH) Humas Kemenag Sabtu Saifullah Yusuf malam waktu Saudi atau Minggu dini hari waktu Indonesia barat, Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf mengaku geram terhadap tindakan para mafia dibalik keberangkatan calhaj non kuota. Mafia ini mendapat kecamaan meskipun calhaj berhasil tiba di tanah suci. Apalagi saat calhaj akhirnya apes karena gagal berangkat. “Saya sangat prihatin saat melihat mereka sudah membayar penuh biaya yang diminta oleh penyelenggara haji. Namun tiba-tiba mereka gagal berangkat,” tandas pria yang akrab disapa Gus Ipul itu. Dia memintah supaya calhaj nonkuota yang gagal berangkat tadi melaporkan ulah penyelenggara ke polisi karena telah merugikan. Rata-rata, tarif haji nonkuota ini dipatok Rp70 juta per kursi. Mantan Menteri Pembangunan Dearah Tertinggal (PDT) itu menjelaskan, penyelenggaraan haji sudah jelas diatur dalam UU Nomor 13 Tahun 2008. Dalam UU itu sudah jelas jika seluruh penyelenggaraan haji dalam koordinasi Kemenag. “Jika ada pihak yang memberangkatkan jamaah tanpa seizin Kemenag jelas hal itu merupakan pelanggaran hukum. Harus ditindak,” papar Gus Ipul. Menurut Gus Ipul, aparat kepolisian tidak boleh berpangku tangan melihat fenomena haji nonkuota atau sering disebut haji sandal jepit ini. Dia mengatakan, aparat berwajib harus pro-aktif turun ke lapangan menggali informasi dari masyarakat yang telah menggunakan atau ditipu mafia haji nonkuota.(wan)

Shando Safela/Pontianak Post

TERJUAL 1.200 TIKET: Para konsumen mengantri untuk mendapatkan tiket murah pada Garuda Indonesia Travel Fair di Ayani Megamall. Penjualan tiket murah untuk keberangkatan hingga bulan Maret 2012 ini berakhir tadi malam. Selama tiga hari berhasil terjual 1.200 tiket. Untuk penerbangan internasional didominasi tujuan ke China. Sedangkan domistik, Bali masih menjadi favorit selain Jakarta.

Tak Boleh Naikkan Harga BBM JAKARTA--Pemerintah tidak diberi ruang kebijakan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi pada tahun 2012. DPR dan pemerintah sepakat mencabut pasal diskresi yang memberi ruang kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. “Karena ada pembatasan (konsumsi BBM), jadi (harga) tidak naik,” kata Wakil Menkeu Anny Ratnawati di Jakarta akhir pekan lalu. Sejak 2009, pemerintah dan

DPR selalu mencantumkan pasal diskresi kebijakan harga BBM. Biasanya, pemerintah mencantumkan pasal yang memberikan kewenangan pemerintah untuk menaikkan harga BBM jika realisasi rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) melebihi sepuluh persen dari harga pada asumsi makro.Asumsi harga ICP dalam APBN 2012 mencapai USD 90 per barel. Setiap terjadi kenaikan harga ICP sebesar USD 1, defisit

diperkirakan membengkak Rp 430 miliar hingga Rp 530 miliar. Anny mengatakan saat ini Kementrian ESDM tengah menyusun mekanisme pembatasan konsumsi BBM bersubsidi. “Pembatasan dilakukan untuk mobil pribadi. Detail dan teknisnya di ESDM. Sudah disiapkan untuk implementasi pembatasannya,” kata Anny. Pemerintah dan DPR juga sepakat untuk tidak sekaligus mengucurkan jatah BBM bersubsidi. Dari

kuota 40 juta kiloliter, sebanyak 2,5 juta kiloliter akan ditahan dahulu. Penahanan jatah itu dilakukan hingga menunggu evaluasi efektivitas pembatasan konsumsi BBM. Jika berhasil, jatah BBM subsidi 2,5 juta kiloliter itu akan dialihkan untuk belanja infrastruktur, anggaran pendidikan, serta cadangan risiko fiskal. “Kalau memang ternyata akan melebih kuota, berarti itu (kuota ditahan) akan digunakan. Jiika pembatasan bisa sesuai ren-

cana, nanti review-nya di APBN Perubahan,” kata Anny. Dalam APBN 2012, subsidi energi ditetapkan Rp 168,559 triliun. Subsidi BBM dan elpiji 3 kilogram ditetapkan Rp 123,559 triliun. Sedangkan subsidi listrik dianggarkan Rp 44,96 triliun. Meskipun anggaran subsidi listrik dihitung dengan asumsi kenaikan tarif listrik, namun DPR belum menyetujui rencana kenaikan tarif itu. (sof/oki)

Bidik Kasus Kemendiknas, Nazaruddin Bingung JAKARTA--Diperiksanya Mindo Rosalina Manulang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyelidikan kasus korupsi di Kemendiknas ternyata membuat pihak Nazaruddin “panas-dingin”. Melalui tim kuasa hukumnya, Nazaruddin meminta agar KPK tidak mencaricari kesalahannya dalam kasus di luar suap wisma atlet Sea Games Palembang. “Buat apa membuka kasus baru. Selesaikan dulu kasus yang lama,” kata Afrian Bondjol, kuasa hukum Nazaruddin kemarin (30/10). Afrian beranggan, KPK membuka kasus baru kliennya dengan tujuan mencari-cari kesalahannya lantaran tidak menemukan kesalahan pada kasus suap wisma atlet. Memang pantas, pihak Nazaruddin kawatir dengan langkah KPK yang terus memburu kasus koru-

psi lain yang dilakukannya. Apalagi, salah satu orang yang dibidik KPK untuk dimintai keterangan adalah Mindo Rosalina Manulang yang tak lain adalah mantan Marketing PT Anak Negeri, perusahaan milik Nazaruddin. Rosalina tahu banyak tentang aliran dana Nazaruddin ke beberapa pihak. Afrian terus menganggap hingga kini KPK belum bisa menemukan kesalahan yang dilakukan kliennya. “Klien kami juga tidak pernah lagi dimintai diperiksa sebagai tersangka. Seharusnya diperiksa lagi dong,” katanya lantang. Apalagi, lanjut dia, hingga kini pihaknya belum menerima pemberitahuan dari KPK terkait dibukanya penyelidikan baru oleh KPK. Pernyataan Afrian itu tentu saja bertolak belakang dengan apa yang dikatakan Wakil Ketua KPK Chandra

M Hamzah beberapa waktu lalu. Chandra mengungkapkan bahwa perkara suap wisma atlet dengan tersangka Nazaruddin tak lama lagi akan dilimpahkan ke pengadilan. Karenanya, saat ini KPK tidak lagi memeriksa saksi-saksi dan tersangka dalam kasus tersebut. “(Kasus) Wisma atlet segera disidang awal November,” kata Chandra. Seperti yang diketahui, kini KPK sedang sibuk membidik kasus korupsi yang melibatkan Nazaruddin lainnya. Yakni dugaan kasus korupsi di Kemendiknas. Jumat (28/10) lalu penyidik KPK memanggil dan memeriksa Rosalina. Meski hanya menjalani pemeriksaan satu jam lantaran Rosalina mengaku sedang pusing, dia mengatakan dimintai keterangan seputar penyelidikan dugaan korupsi Kemendiknas. (dim/kuh)

ULANG TAHUN GUO Fedrik Tarigan/ Jawa Pos

JI: CEO Pontianak Post Group Untung Sukarti foto bersama Mulyadi, Pimpinan Umum Guo Ji Ri Bao Jakarta dalam perayaan ulang tahun ke-10 harian Group Jawa Post ini di Sun City Jakarta, Jumat (28/10) malam.

MENIKAH: Artis Intan Nuraini akhirnya resmi menjadi istri Donny Azwan Putri. Janji sehidup semati keduanya dilakukan diAuditorium Gedung Dhanapala Departemen Keuangan, Minggu (30/10) .

Ortu Harap Intan Lebih Sabar Resmi Jadi Nyonya Donny Yosef Setiawan/Kundian Ri Boo

JAKARTA - Oktober menjadi bulan bersejarah bagi Intan Nuraini. Kemarin (30/11) Intan resmi menjadi istri Donny Azwan Putra. “Bersyukur. Alhamdulillah. Hari ini saya sudah resmi jadi Nyonya Donny. Tadi kami sudah melewati akad nikah pukul delapan pagi pakai adat Minang. Donny bacanya lancar, langsung menatap ke ayah tanpa baca teks,” jelas Intan bahagia. Intan dinikahi Donny dengan mas kawin logam mulia seberat 30 gram yang menggambarkan tanggal pernikahan mereka berdua. Karena Intan berasal dari Betawi, sedangkan Donny dari Sumatera Barat, acara pernikahan mereka merupakan gabungan dari dua adat tersebut. “Saat akad, pakai iring-iringan gendang. Pas resepsi, pakainya tanjidor. Tadi keluarga Donny bawa roti buaya dari Padang. Itu kan khas Betawi sebenarnya,” urai mantan pacar Sahrul Gunawan tersebut. Pasangan itu tak mau berla-

ma-lama menunda bulan madu. Apalagi, Intan dan Donny ingin secepatnya punya momongan. Jadi, setelah menikah, mereka akan pergi ke Eropa untuk menikmati masa-masa pertama sebagai suami istri. Intan mengaku tak sabar untuk berbulan madu. “Selain belum pernah ke sana, ini kan kali pertama saya diperbolehkan pergi jauh sama laki-laki. Kan sudah resmi. Jadi langsung deh perginya jauh,” tegasnya. Untuk urusan karir, Donny mengizinkan istrinya tetap berkarya. Itu sudah menjadi komitmen mereka sebelum menikah dulu. Yang penting, Intan tahu bahwa dirinya sekarang memiliki suami sehingga ada hal-hal yang harus dia jaga. “Yang penting harus pulang ke rumah,” jelas perempuan berlesung pipit itu lantas tertawa. Orangtua Intan, Nurhayati dan Rochmani, ikut bahagia dengan pernikahan putri mereka. Keduanya memohon doa agar pernikahan putri mereka langgeng sampai dipisahkan maut. Mereka memberikan restu kepada Intan karena mereka menganggap Donny sosok yang tepat untuk putri mereka. (fed/ jan/os)


Muhammad Said, Wabup KKU

Pontianak Post

22

Warga mengeluhkan balapan liar yang sering digelar di Jalan Diponegoro, Singkawang. Para anak muda tersebut biasanya beraksi dinihari hingga subuh. Kapolres diminta segera menertibkan.

17

Tidak hanya sebatas meningkatkan seni dan budaya yang ada, namun saya juga berharap agar warga Madura yang ada di Ketapang dapat terus berupaya untuk saling menjaga suasan kondusif yang ada di Kabupaten Ketapang

halaman

Keluhkan Balapan

halaman

Paling utama, aparatur sebagai abdi negara harus siap ditempatkan dimanapun. Jika perlu bawa istri untuk bersama-sama tinggal di tempat tugas

halaman

Metropolis Nagian Imawan, Sekretaris IKBM Kalbar

2

SENIN 31 Oktober 2011

Ungkap Kasus Bangun Kemitraan

WUJUDKAN

Desa Sadar Hukum Kemenkumham Wilayah Kalbar mengklaim selama ini sudah banyak kemajuan yang terjadi dalam dunia hukum di Kalbar. “ Yang jelas kalau menurut saya ada kemajuan,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Kalbar, Drs Harry Purwanto, belum lama ini. Dikatakan Harr y, dilihat dari segi tupoksi pihaknya punya Law Center atau Pusat Layanan Hukum Terpadu, Terkait rencana Harry Purwanto kedepan, pihaknya punya program sosialisasi hukum, serta Desa sadar hukum. Karena ia menilai kemajuan dari suatu negara itu dimulai dari kesadaran hukum terlebih dahulu tentunya. Dimana pada level-level terendah itu

Selamat Datang Kapolda Baru PONTIANAK— Setelah dilantik oleh Kapolri Jenderal Timur Pradopo, di Jakarta, tiga hari lalu, Minggu (30/10), Brigjen Pol Unggung Cahyono, resmi menginjakkan kakinya ke tanah Borneo sebagai Kapolda Kalimantan Barat. Didampingi istri, Sri Wahyuningsih, keduanya langsung disambut hangat dengan upacara adat di Bandara Supadio. Jenderal bintang satu yang pernah menjabat sebagai Komandan Satuan Brimob Polda Kalbar pada tahun 1998-2001 ini, tak henti-hentinya melem-

• ke halaman 15 kolom 2

Lahan mahal

Minim Rumah Tipe 36 Masyarakat Pontianak bakal kesulitan mencari rumah tipe 36 di dalam kota. Sekarang pun hal tersebut sudah terasa, lantaran pengembang jarang membangun tipe 36 di tengah kota karena tidak efektif meraup untung. Hal itu diakui Sekretaris DPP Real Estate Indonesia (REI) Kalbar, Sabar Tambunan. Dia mengatakan, rumah tipe 36 saat ini banyak dibangun dipinggir kota dan daerah kawasan penunjang Kota Pontianak seperti di kecamatan Sungai Raya, Sungai Ambawang dan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. “Kalau tipe 36-nya masih banyak, tapi semuanya di pinggir dan luar kota. Tinggal kejelian konsumen mencarinya,” ungkapnya.

par senyum terhadap pejabat utama Polda Kalbar. Seperti halnya kepada Kapolresta dan jajarannya yang telah menanti kedatangan tersebut. Musik dan tarian khas Melayu terus mengiringi langkah sosok yang tak asing lagi bagi jajarannya ini. Usai tepung tawar, Kapolda mengambil sebilah mandau untuk memotong sebatang tebu melewati pintu gerbang yang terbuat dari janur. Tarian selamat datang adat dayak langsung menyambut. Seorang ketua adat sembari membawa sekor ayam kampung mengibas-ngibaskannya ke kaki kapolda. Prosesi tersebut dimaksudkan untuk mengusir roh jahat agar menjauhi tamu yang baru datang. • ke halaman 15 kolom 2

Residivis Ditimah Panas

• ke halaman 15 kolom 5

BEKELIT

21

MUJADI/PONTIANAK POST

KAPOLDA BARU

Kapolda baru Brigjen Pol Drs Unggung Cahyono beserta istri, kemarin sore, tiba di Pontianak. Setibanya di Bandara Supadio, dia disambut dengan upacara adat Kalbar.

Waspadai LSM Tak Jelas PONTIANAK – Ditangkapnya delapan oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat dan wartawan di Mempawah atas tuduhan pemerasan membuat geram berbagai pihak, terutama dari sesama LSM. Penanggungjawab Forum Relawan Kemanu-

siaan Pontianak (FRKP) Stephanus Paiman meminta masyarakat untuk waspada terhadap hal ini. Alapagi begitu mudahnya membuat LSM membuatnya tumbuh bagai jamur di musim hujan. “Sekarang ini banyak sekali LSM tak jelas. Tujuannya bu-

kan lagi untuk memperjuangkan masyarakat. Tapi mereka mencari kesalahan-kesalahan pengusaha atau instansi, untuk memeras. Kalau tak dikasih uang lalu mengancam melaporkan ke polisi,” ungkap Stephanus. Tidak hanya itu, Stephanus

PONTIANAK— Pelaku tindak kriminal dari berbagai kasus penganiayaan, pencurian, serta pemerasan, kemarin, berhasil dibekuk oleh jajaran aparat Kepolisian Sektor Pontianak Utara. Sebelumnya, tersangka terlebih dahulu dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi di Wisma Pinang Merah, Jalan Komplek Pasar Kapuas Indah, sekitar pukul empat sore. Berdasarkan data di Mapolsek Pontianak Utara, tersangka Ed memang telah benyak melakukan tindak kriminal sejak 2003 silam. Dia mendapat proses hukum sebanyak 3 kali. Sedangkan dari data intelijen kepolisian setempat, pelaku telah melancarkan aksi tindak kriminalnya belasan kali. Kasus terakhir yang dilakukan tersangka pada Jumat (13/10), lalu. Atas laporan korban, dengan sigap jajaran aparat terus mencari jejak pelaku. Demi mengantongi identitas, terkait kasus yang telah dilakukan, akhirnya Ed berhasil diringkus setelah diterjang dengan peluru panas di betis kaki kiri. Kapolsek Pontianak Utara, Kompol Saiful Alam telah membenarkan penangkapan tersebut. Berdasar dari keterangan korban dan kerjasama masyarakat setempat, Ed tak berkutik

• ke halaman 15 kolom 5

• ke halaman 15 kolom 5

Manasik Haji Siswa Taman Kanak-kanak

ILUSTRASI KEKES

Meski Masih Kecil, Tiga Kali “Naik” Haji Ratusan siswa dari beberapa Taman Kanak-Kanak ’naik haji’, Sabtu (29/10). Mereka melaksanakan rukun haji dengan lengkap. Ayat-ayat suci terucap jelas. Mereka pun meminum air zam-zam. Semua yang dilakukan siswa tersebut adalah naik haji bohongan. Mereka mengikuti Manasik Haji yang digelar KB/TK Islam Al Azhar 21 Pontianak. CHAIRUNNISYA PONTIANAK

LANGKAH kaki mengelilingi miniatur Kabah di halaman SD Islam Al Azhar 21 Pontianak. Ada orang dewasa, ada anak-anak. Mereka mengenakan pakaian ihram. Pada sisi kanan, puluhan anak melempar batu. Ada tiga tugu kecil bertuliskan Jumratul Ula, Jumratul Wushtha, dan Jumratul Aqabah. Di samping tempat melempar batu, terdapat terowongan kecil berwarna hitam. Pada sisi kiri, terdapat tenda besar. Di dekatnya puluhan anak berdoa. Kemudian, mereka meminum air yang bertuliskan air zam-zam. Kendati semua yang ada di sana berupa miniatur, semua anak antusias mengikuti rangkaian kegiatan manasik haji tersebut. Falih merupakan salah seorang siswa yang mengikutinya. Dari mulut bocah berusia lima tahun itu terlontar bacaan ayat suci Alquran. ”Labbaik Allaahumma labbaik, labbaik laa syariika laka labbaik, Haryadi/Pontianak Post inna al-hamda, wa ni’mata laka wa al-mulk, laa syariika MANASIK Siswa taman-kanak kemarin (29/10) melakukan manasik laka,” ujarnya. haji, di halam SD Islam Al-Azhar 21 Pontianak.

• ke halaman 15 kolom 2


kubu raya

10

Pontianak Post

sekilas

Jamaah Haji Lakukan Perjalanan Rohani

Warga Royongan Bersihkan Parit SUNGAI RAYA—Warga Sungai Raya Dalam melakukan gotong royong akibat penumpukan sampah di parit Serdam. Itu terjadi akibat banyaknya jembatan yang dibangun para developer perumahan di atas parit Serdam berakibat menumpuknya sampah di bawahbawah jembatan. Meski banyak menguntungkan Pontianak namun Warga Serdam masuk dalam wilayah Kabupaten Kubu Raya risih akibat kondisi tersebut. Kepala Desa Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya Khairil Anwar yang turun bersama warga tampak kecewa dengan cara kerja developer yang membangun jembatan untuk menghubungkan perumahan ke wilayah Kota Pontianak. Akan tetapi dalam proses pembangunannya tidak pernah melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah desa. “Bagaimana konstruksi atau tingginya jembatan tidak pernah dikoordinasikan. Seenak-enaknya membangun. Tolong lah pihak pengembang koordinasikan dengan Kabupaten Kubu Raya kalau ingin mengeluarkan izin. Karena akibatnya menghambat kelancaran arus lalu lintas air sehingga sampah menumpuk,” ungkapnya di lapangan Ia menambahkan pembersihan di parit Serdam sebagai bentuk keprihatinan warga Kubu Raya terhadap kondisi parit yang mengakibatkan menumpuknya sampah sehingga terjadi pendangkalan parit. Ini juga untuk meningkatkan semangat gotong royong. “Kalau tidak masyarakat siapa lagi lah. Ada juga beberapa warga dari kotamadya. Jadi jangan sampai semangat kegotong royongan ini hilang dan tidak berharap terus dengan pemerintah,” ucapnya. Khairil menjelaskan pemerintah memiliki aset berupa alat berat eksavator untuk menggali tanah atau menarik sampah yang telah menjadi tanah. Akan tetapi peran serta masyarakat sangat diperlukan. “Jika ada sampah yang tidak dapat diangkat ya terpaksa kita mohon bantuan kepada pemerintah,” ungkapnya. Ketua Forum Komunikasi Pembangunan Sungai Raya Dalam, Harry Syahruzan meminta tiga pemerintah terlibat dalam urusan ini yakni Provinsi, Pontianak, Kubu Raya. Alasannya letak Sungai Raya Dalam perbatasan langsung Kubu Raya-Kota Pontianak. “Kita sudah pernah kirim surat ke kota untuk membuat jalan alternatif sehingga air lancar sampah tidak menumpuk. Memang domainnya provinsi akan tetapi tidak terlepas dari Pontianak dan Kubu Raya,” ucap dia.(den)

Senin 31 Oktober 2011

Foto Humas Kubu Raya

TINJAU E KTP: Plt Bupati Kubu Raya, Drs. Andreas Muhrotien meninjau pelaksanaan E-KTP di Kecamatan Sungai

Raya dan Sungai Ambawang yang terancam mencapai target sampai Desember 2011.

Peralatan E-KTP Tak Berimbang Kecamatan Ramai Penduduk Pesimis Capai Target SUNGAI RAYA—Program Elektronik KTP yang digencarkan Pemerintah Pusat terancam tidak mencapai target. Itu karena kurangnya peralatan yang diberikan kepada kecamatan berpenduduk padat di Kubu Raya. Akibatnya sampai saat ini masih banyak kecamatan yang tidak bisa mengimbangi target yang dipasang sampai Desember 2011. ”Target pelayanan E-KTP harus mencapai 80 persen. Ini sepertinya tidak berimbang dengan peralatan tersedia,” kata Plt Bupati Kubu Raya, DR. Andreas Muhrotien seusai meninjau pelayanan E-KTP di kecamatan pandat penduduk di Kecamatan Sungai Raya dan Sungai Ambawang. Dia mengatakan sangat sukar target tercapai jika dukungan peralatan tak berimbang dengan kondisi di lapangan. “Sepertinya agak susah mengejar target

80 persen wajib KTP terlayani,” ungkap Andreas. Meski demikian, sebagai bagian dari pemerintah Andreas mengimbau agar kesadaran warga untuk datang ke pelayanan pembuatan E-KTP di kecamatan masing-masing tidak perlu lagi ada kesan terpaksa. “Kita lihat sosialisasi KTP elektronik ini sudah cukup gencar. Tinggal bagaimana strategi pengerahan massa yang teratur melalui undangan yang disebarkan oleh masing-masing kepala desa,” katanya. Kepala Dinas Kependukan dan Catatan Sipil Kubu Raya, Hj Lilik Kurniasih menuturkan rencananya pertengahan November mendatang akan didatangkan lagi peralatan tambahan. Ia berharap jika hal ini terwujud, tentu akan mempermudah dalam percepatan pelayanan. “Sebab, untuk saat ini setiap satu set alat hanya bisa melayani maksimal 300 wajib KTP per hari, belum lagi jadwal petugas yang kita atur menggunakan dua shif, karena pelayanannya kita buka hingga malam hari,” katanya. Sejauh pemantauannya, Lilik melihat

masyarakat Kubu Raya cukup proaktif dan sampai saat ini tidak ada kendala yang berarti dalam proses pelaksanaannya. “Semoga saja semua berjalan lancar,” katanya. Di Kecamatan Sungai Raya saja, dari 124 ribu orang wajib KTP, hingga akhir pekan lalu baru terlayani sekitar 5 ribu orang wajib KTP. Begitu pula di Kecamatan Sungai Kakap, jumlah yang dilayani juga tak jauh berbeda dengan lainnya yang hanya berkisar mendekati angka 5.000 orang. Sedangkan di Kecamatan Sungai Ambawang per 27 Oktober 2011, dari 38.131 wajib KTP, 4.867 orang sudah terlayani atau 13 persen. Sementara itu, Camat Sungai Raya, Bahtiar, S. Sos menegaskan pemerintah kecamatan all out untuk menyukseskan E-KTP ini, bahkan jika peralatan tambahan datang nantinya, rumah dinas pun sudah disiapkan untuk lokasi pelayanan E-KTP nanti. “Karena kecamatan Sungai Raya memiliki jumlah penduduk yang paling besar dari kecamatan lain di Kubu Raya,” katanya. (den/humas)

SUNGAI RAYA—Jamaah Haji asal Kabupaten Kubu Raya yang tergabung di kloter 19 berkesempatan melakukan kunjungan bersejarah ke tempat-tempat atau situs bersejarah di daerah tanah suci. Mereka beramai-ramai bermunajat (berdoa) demi mengenang peristiwa bersejerah tiap perjalanan nabi besar Muhammad SAW. “Ketika kami berkunjung ke tempat tersebut, kami lebih banyak memanjatkan doa dan berzikir. Akan tetapi perlu diingat kunjungan itu zais, dimana kalau kita berniat mencari ridho maka akan menjadi ibadah. Kalau untuk penelitian akan sebagai pengetahuan. Tetapi kalau untuk memohon sesuatu atau meminta maka akan menjadi syirik. Haram hukumnya,” kata Tim Pendampingan Haji Daerah Kubu Raya, Jipridin via ponsel dari tanah suci. Menurut dia banyak hikmah yang diambil dari perjalanan rohani rangkaian dari ibadah haji. Misalnya memotivasi membaca, belajar, dan menganalisa supaya umat Islam cerdas menyikapi fenomena yang terjadi selama ini. Ia menambahkan dengan perjalanan rohani ini menandakan bahwa umat muslim harus berjuang meski menghadapi rintangan berat tanpa putus asa. Itu artinya, rasa optimisme diperlukan kalau ingin mencapai kesuksesan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Jipridin menambahkan tempat-tempat bersejarah yang dikunjungi rombongan jamaah asal Kubu Raya seperti Masjidil Haram, Hijir Ismail, Makam Ibrahim, Jabal Nur (Goa Hira), Jabal Tsur, Jabal Rahmah dan Multazam (dinding Ka’bah antara Hajar Aswad dan Pintu Ka’bah). “Namun tidak seluruh jamaah haji asal Kubu Raya pergi. Ada juga sebagian yang masih tetap di pemondokan, melaksanakan ruku ihram jumhrah, muhaisyim. Dan ada yang juga yang melaksanakan salat zuhur,” kata dia. Ia menceritakan masjid ini berbentuk empat persegi dan dibangun mengelilingi Ka’bah, Berbeda dengan masjid manapun di dunia, shaf di Masjidil Haram ini berbentuk lingkaran, semuanya menghadap ke Ka’bah yang berada di tengah-tengah. Ini merupakan keunikan yang tidak dimiliki masjid manapun di dunia. Adapun spesifikasi Masjidil Haram. Luas Masjidil Haram ± 656.000 m², dapat menampung 730.000 jamaah dalam satu waktu salat berjamaah pada hari biasa dan lebih dari sejuta jamaah pada musim Haji.(den)


Pontianak Post

l

Senin 31 Oktober 2011

HALO PUBLIK

PJU Tabrani Ahmad, Tolong Merata! Kawasan Jalan Tabrani Ahmad, Kelurahan Sui. Jawi Dalam, Kec. Pontianak Barat saat ini cukup berkembang. Apresiasi pemerintah kota untuk kawasan itu pun sudah mulai terlihat, dengan dilebarkannya jalan di kawasan itu. Namun ada beberapa hal yang mungkin belum dipikirkan oleh pemerintah kota dalam membangun kawasan tersebut. Diantaranya Penerangan Jalan Umum (PJU) yang belum berfungsi dengan baik dan belum terpasang secara merata. PJU yang terpasang dan berfungsi dengan baik untuk saat ini hanya sampai di depan Masjid Saiful Islam. Sementara Jalan Tabrani Ahmad masih sangat pan-

jang. Dari segi perekonomian, kawasan Tabrani Ahmad memiliki prospek dan potensi yang cukup bagus ke depan. Termasuk kawasan yang belum terpasang PJU dengan baik. Hal ini bisa dilihat dari kondisi yang terjadi di sepanjang kawasan itu. Perekonomian untuk saat ini hidup di sepanjang jalan yang terpasang PJU. Sementara kawasan yang tidak terpasang PJU terlihat agak lesu. Belum lagi kondisi badan jalan yang berlubang-lubang. Membuat calon pelaku usaha mesti berpikir dua kali untuk melangsungkan geliat usaha di sana karena kondisinya yang gelap.

Untuk itu, saya selaku warga Jalan Tabrani Ahmad mohon perhatian pemerintah kota untuk dapat melakukan pemerataan pemasangan PJU dengan fungsi yang baik di jalan itu. Saya yakin dan percaya, jika PJU terpasang dengan baik dan merata di sepanjang Jalan Tabrani Ahmad, maka kawasan itu bisa berkembang dengan pesat. Apalagi jalan itu memiliki akses untuk jalan-jalan lainnya. Amat disayangkan, jika pemasangan PJU tidak dilakukan secara merata. Silvi Warga Tabrani Ahmad

Sungai Tempat Budidaya Ikan BANYAKNYA masyarakat dan perusahaan yang belum sadar tentang bahaya membuang sampah serta limbah di sungai bisa mengakibatkan keindahan sungai rusak dan banjir. Sudah banyak sungai tercemar serta tersumbat sampah. Masyarakat pun rugi karena harus menerima banjir serta tidak bisa memanfaatkan nilai ekonomi sungai. Padahal, sungai berpotensi mengangkat ekonomi masyarakat di sepanjang alirannya. Salah satunya dengan membudidayakan ikan serta menjaga kebersihan. Dampak langsung dari ini adalah sungai menjadi tempat pariwisata. Seperti ajang memancing, perahu air, olahraga air, mempercantik keindahan kota, serta biota-biota yang hidup di sungai menjadi tumbuh lebih layak. Untuk itu, diperlukan penyuluhan dari pihak seperti dinas pariwisata, dinas perikanan dan kelautan, serta dinas ling-

Achmad Choiri.

Mobil Perpustakaan Keliling SEBUAH adagium mengatakan, �Buku adalah jendela dunia�. Untuk merealisasikan masyarakat gemar membaca, seharusnya pemerintah mampu menciptakan suasana lingkungan yang mendukung untuk bisa membaca di mana dan kapan pun berada. Salah satunya adalah program mobil perpustakaan keliling yang dipersiapkan di berbagai tempat. Misalnya, tempattempat nongkrong anak muda, taman kota, serta tempat umum lainnya. Dengan

Bukan Hanya di Pusat Kota Pak Wali dan Kadis PU Kota Pontianak, membaca liputan khusus tgl 24 Oktober di Koran ini, saya merasa bapak-bapak ini tidak serius menata kota Pontianak. Pembangunan tidak merata hanya terpusat di daerah pusat kota saja. Coba lihat di utara, j a l a n b e rlubang dan bergelombang dibiarkan saja. Sementara di pusat kota jalan ditinggikan. Kami hanya mengingatkan saja bahwa kota Pontianak bukan hanya barat, kota, selatan dan tenggara saja, pak! Kami tidak minta betonisasi dan lebarnisasi, kami hanya minta perbaikanisasi saja. Satu lagi pak, peninggian jalan bukan solusi menghindari genangan air. (Kusmayadi di utara Pontianak, 085349891247)

Waspadai Disintegrasi Bangsa

kungan hidup. Masyarakat harus terus diberi pelatihan dan penyuluhan.

adanya mobil perpustakaan keliling itu, masyarakat diharapkan lebih terangsang serta bernafsu membaca. Dengan demikian, program tersebut mampu ningkatkan sumber daya manusia Indonesia. Kalaupun perpustakaan keliling itu sudah ada di beberapa tempat, pemerintah harus meningkatkan lagi jumlahnya. Bila perlu, di seluruh Indonesia. Maidah.

11

Arus reformasi tak terkendali hampir tidak sejalan dengan tekat mempertahankan batas NKRI. Tantangan globalisasi tak terbendung sehingga para penguasa lupa daratan berebut kekuasaan dan harta. Begitu juga pembangunan politik c u ku p p e s a t di negeri ini, setiap Pemilu Legislatif partai baru bermunculan seperti cendawan tumbuh di musim hujan. Korupsi berkembang pesat, pembangunan pertahanan keamanan semakin rapuh. Lapangan kerja di dalam negeri semakin punah. TKI ke luar negeri semakin terancam sangat memalukan Bangsa & Negara kita di mata dunia. Aparat penegak hukum hampir tidak berpihak terhadap hukum. Yang salah bisa jadi benar, yang benar bisa jadi salah & lupa dengan implementasi bangsa karena berebutan uang tahta & harta. Lingkungan dan hutan semakin rusak, mental semakin rapuh. Maka susah dibedakan mana penjabat, mana penjahat? Koruptor tersohor, terhormat, penyelamat? Tapi pengkhianat. Hati-hati akan terjadi disintegrasi bangsa. (082150409414)

Pembangunan di Kabupaten Pemerintah Kalbar hendaknya jangan hanya memfokuskan pembangunan di kota Pontianak saja. Jangan sampai terjadi kesenjangan dengan wilayah Kalbar yang lain sehingga terjadi urbanisasi besar-besaran. Pemerintah Kalbar perlu juga memperhatikan pembangunan di kabupaten-kabupaten yang ada di Kalbar seperti Ketapang, Sekadau, Kapuas Hulu, Landak, dll. Jangan sampai nanti Pontianak mengalami kemacetan yang parah, seperti yang menjadi masalah klasik kota Jakarta. Amin. (081352695572)

Bau Sampah di Tol Tolong sampaikan ke pihak yang terkait pesisir jembatan tol sei Kapuas 1 sangatlah memprihatinkan, dengan bau busuk sampah yang menyengat. Kami berharap Dinas Kesehatan dan instansi terkait turun tangan dalam hal ini karena bisa mengganggu kesehatan. (082151655123)

Kespeg Guru Sambas Apa sih kendalanya, kok sampai saat ini Kespeg untuk guru yang hanya Rp 150 ribu belum dibayarkan Dinas Pendidikan Sambas? Apalagi kalau Rp 150 juta, uangnya dikemanakan? Sampai detik ini, tunjangan sertifikasi kami bulan Desember 2010 belum dibayar-bayar, katanya menunggu surat Menkeu-lah, Depdiknas belum transfer uanglah, nunggu APBN-lah, lalu mana yang benar? Kami guru jangan diberi janji, berilah kepastian. Sekarang tunjukkan mana loyalitas Ketua PGRI untuk sejumlah guru anak buahmu. (082149863911)


seremoni

12

KEPALA Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Pontianak, Ir Edward Zubir MM mengajak para lulusan UT mengembangkan, menanamkan, dan mendesiminasikan nilainilai karakter tangguh yang dimiliki bangsa di lingkungan tempat kerja atau di manapun berada. “Sebagai kaum terpelajar dan terdidik memiliki peran yang signifikan dalam membangun kesadaran multikultur dalam rangka pembangunan karakter bangsa yang tangguh,” katanya. Pernyataan tersebut disampaikanya pada Upacara Penyerahan Ijazah di Gedung Pontianak Convention Center (PCC), Sabtu (29/10). Edward mengatakan, diera globalisasi saat sekarang, perlu membangun kembali karakter tangguh. “Kepungan budaya asing yang tidak sesuai dengan latar belakang budaya yang kita miliki perlu diminimalisir dengan cara membangun kembali karakter tangguh yang telah tertanam dalam

Dorong Masyarakat Pertahkan Budaya Busana Pengantin Daerah

FOTO IST

IJAZAH: Edward Zubir menyerahkan ijazah kepada wisudawan UPBJJ UT Pontianak.

diri bangsa kita,” paparnya. Pendidikan dan pembelajaran karakter perlu dirancang dan dikembangkan agar menjadi aktivitas pembelajaran yang efektif, efisien, dan menarik. “Karakter tangguh yang kita miliki akan menjadikan kita sebagai bangsa yang kuat dan mampu sejajar dengan bangsa maju lainnya di dunia,”optimisnya. “Bagi para guru silahkan mengunjungi situs Guru Pintar Online yang dikembangkan sebagai pintu interaksi antar guru secara online sebagai bentuk kontribusi UT terhadap upaya peningkatan kompetensi dan kualitas guru secara berkelanjutan,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Edward Zubir juga menyampaikan kepada yang berminat meningkatkan studinya ke jenjang Strata 2, UT telah memiliki 4 Prodi S2 yang telah menghasilkan alumni, yaitu Prodi MAP, MM, MMP, dan Magister Pendidikan Matematik. “Semoga

Prodi S2 Pendas bisa segera dibuka,” katanya. Capaian-capaian UT yang lain; tahun 2010, UT mempertahankan Akreditasi dari Internasional Council for Open and Distance Education-ICDE yang untuk pertama kalinya diperoleh 2005. UT juga sudah memiliki sertifikasi ISO 9001-2008 (Standar Internasional tentang Sistem Jaminan Mutu) dan re-Akreditasi BAN PT pada awal tahun 2011. Mulai Januari 2012, UT akan menerapkan sistem Badan Layanan Umum (BLU) dimana system ini lebih memudahkan dengan konsekwensi UT siap diaudit eksternal. Upacara Penyerahan Ijazah diikuti 750-an lulusan UT yang tidak mengikuti wisuda di Jakarta. Acara dihadiri Gubernur Kalbar diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kalbar, Rektor UT Pusat diwakili Dekan Ekonomi, Drs Yun Iswanto, M.Si, Bupati/Walikota dan Pimpinan Perguruan tinggi seKalbar.(d4/ser)

UP2D Disnakertrans Bantu 10 UMKM

FOTO IST

PENGARAHAN: Mulyarso (tengah) didampingi Supardi (kanan) dan Pasaribu (kiri) memberikan pengarahan tentang bantuan peralatan yang akan diberikan.

SALAH satu kebijakan dibidang ekonomi adalah pemberdayaan ekonomi kerakyatan, dengan melakukan pemberdayaan terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal itu diungkapkan Kepala Unit Pengembangan Produktivitas Daerah (UP2D) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Barat Drs Mulyarso MSi, didampingi Instruktur Produktivitas Drs M Pasaribu dan Drs Supardi belum lama ini. Dikatakannya, dengan dilakukannya pembinaan terhadap UMKM, diharapkan menjadi tu-

lang punggung perekonomian dan meningkatkan daya saing di Kalbar serta mampu menciptakan lapangan kerja. Ia memaparkan, pengembangan dan peningkatan produktivitas serta daya saing UMKM dapat dilakukan melalui pembinaan dan bimbingan konsultansi peningkatan produktivitas UMKM. Berdasarkan pengalaman pembinaan dan bimbingan yang dilakukan terhadap perusahaan, akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan daya saing. “Peningkatan produktivitas perusahaan merupakan indikasi per-

tumbuhan sektor industri, oleh karena itu pemerintah sangat menaruh perhatian yang besar terhadap upaya peningkatan produktivitas terebut,” katanya. Perbaikan produktivitas perusahaan pada tingkat pelaksana (shop floor) menjadi perhatian utama bagi pimpinan perusahaan (top management). Pembinaan dan bimbingan konsultansi juga dapat menciptakan sikap mental karyawan, untuk selalu melakukan perbaikan kualitas kerja secata terus menerus, sehingga terwujud peningkatan produktivitas tenaga kerja sebagai kontribusi yang besar terhadap penciptaan nilai tambah perusahaan. Untuk mewujudkan gagasan tersebut, pihaknya, melaksanakan pembinaan dan bimbingan konsultansi peningkatan produktivitas UMKM dengan memberikan bantuan bahan atau alat kepada 10 pelaku usaha mikro kecil di Pontianak. Tujuannya, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan tentang perbaikan peningkatan produktivitas di perusahaan, untuk meningkatkan daya saing perusahaan melalui upaya-upaya perbaikan produktivitas, menumbuhkan sikap mental dan pola pikir produktif pekerja, menciptakan budaya 5S dan memasyarakatkan produktivitas melalui kegiatan praktis secara langsung di perusahaan.(d5/ser)

Peringatan Sumpah Pemuda di SD Muhammadiyah 2 Pontianak

Ajarkan Siswa Tak Lupakan Sejarah PERINGATAN ke 83 Sumpah Pemuda tahun ini dikemas menarik oleh SD Muhammadiyah 2 Pontianak. Para guru menjadi petugas upacara dan siswa menjadi peserta upacara. Seluruh murid di sana juga mendapatkan penjelasan tentang peristiwa Sumpah Pemuda, agar mereka tak melupakan sejarah. Upacara peringatan digelar tepat pada hari Sumpah Pemuda, Jumat (28/10) pagi. Kepala Sekolah, Drs H Slamet Rianto bertindak sebagai inspektur upacara. Ketika hendak dimulai, murid-murid pun berbaris dengan tertib. Para guru yang bertindak sebagai petugas upacara pun berbaris di lapangan upacara. Selain guru, siswa yang tergabung menjadi pasukan inti paskibraka SD Muhammadiyah 2 juga dilibatkan. Mereka membawa bendera, kemudian memberikannya kepada guru yang bertugas menaikkan bendera. Kepala SD Muhammadiyah 2 Pontianak, Drs H Slamet Rianto menuturkan guru dilibatkan sebagai petugas upacara karena mereka termasuk pemuda. ”Saat upacara, saya menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan Sumpah Pemuda,” ungkap Slamet. Menurut Slamet, pihaknya berupaya memberikan penjelasan latar belakang munculnya Sumpah Pemuda, konsep, serta isi dari Sumpah Pemuda. ”Kami tidak ingin siswa melupakan sejarah. Karena tanpa

Senin 31 Oktober 2011

Katalia Kalbar Kujungi Sambas

UPBJJ UT Pontianak Serahkan Ijazah Ajak Lulusan Tanamkan Karakter Tangguh

Pontianak Post

D E W A N Pimpinan Daerah, Asosiasi Ahli Rias Pengantin Modifikasi dan Modern Indonesia Katalia Hj Mirna Anwar Kalbar, belum lama ini melakukan kunjungan di Kabupaten Sambas, tepatnya di aula Kantor Bupati Sambas untuk seminar dan workshop kepada masyarakat tentang pentingnya mempertahankan budaya busana pengantin muslim, serta pengunaan aksesoris yang bernuansa budaya lokal. Dalam sambutanya, Bupati Sambas dr.Hj.Juliarti Djuhardi Alwi MPH mengatakan, Pemkab Sambas memberikan apresiasinya kepada penyelenggara seminar dan workshop, yang diadakan Asosiasi Ahli Rias Pengantin Modifikasi dan Modern Indonesia Katalia di Kabupaten Sambas. “Katalia telah menujukan inisiatifnya dalam memberikan penjelasan maupun pemahaman ke masyarakat guna mempertahankan budaya busana pengantin, serta aksesoris yang bernuansa lokal yang telah dimiliki Kabupaten Sambas sejak dahula kala,” ujar Juliarti. Menurut Juliarti, modifikasi, modernisasi atau modeling boleh saja di adopsi sepanjang tidak bertentangan dengan syariat agama Islam. Sebab, budaya Melayu identik dengan Islam.

Tidak hanya Bupati Sambas yang menyambut baik terlaksananya seminar dan workshop ini, Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Sambas Ir. Burhanuddin A. Rasyid juga turut menyambut baik penyelenggaraan seminar ini. Menurut dia, seminar ini berperan dalam melestarikan budaya di Indonesia, khususnya bagi Kabupaten Sambas. Ketua Asosiasi Pengantin Modifikasi dan Modern Katalia Kalbar Hj. Mirna Anwar mengatakan, seminar ini merupakan program Katalia yang pertama, setelah para pengurus DPD Katalia se-Kalbar dilantik oleh DPP Katalia Pusat beberapa bulan lalu. Menurut Mirna, sebagai pimpinan Katalia, saya merasa haru atas

perhatian yang begitu besar yang diberikan Pemkab Sambas beserta segenap jajaran dan masyarakatnya kepada organisasi ini. “Disini Katalia hanya memberikan pendidikan dan pengetahuan kepada masyarakat, Selanjutnya tinggal masyarakat yang menerapkan ilmu yang telah diberikan,” ungkapnya. Ketua Panitia Seminar Pengantin dan Majangan/Pelaminan Melayu Sambas Modifikasi Hj. Yusina Yusran mengatakan, seminar berlangsung 2 hari. Pesertanya adalah tim penggerak PKK kecamatan dan desa se-Kabupaten Sambas, yang berminat terhadap tata rias pengantin, masyarakat pecinta, pemerhati serta peduli terhadap budaya melayu di Sambas. (d3/ser)

Besok, Milad 21 & Wisuda Unmuh Pontianak Hadirkan Mantan Menag BUMN, Sugiharto

Dr. Sugiharto

BESOK, Selasa (01/11), Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Pontianak akan merayakan Milad 21 dan Wisuda di Pontianak Convention Center (PCC). Acara akan dihadiri Majelis Dikti PP Muhammadiyah Prof Dr Khairil Anwar dan Koordinator Kopertis wilayah IX Kalimantan Prof Dr Sipon Muladi, serta Gubernur Kalimantan Barat Drs Cornelis MH. Yang istimewa, milad dan wisuda besok menghadirkan Mantan Menteri Negara BUMN Dr H Sugiharto SE MBA yang bakal menyampaikan orasi ilmiah tentang Prospek Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia. Muhammad Sani SH, Ketua Panitia Milad dan Wisuda mengatakan, selain mantan Menteri, Dr Sugiharto merupakan akademisi dan pengajar diberbagai Perguruan Tinggi ternama di Indonesia dan konsen

mengembangkan ekonomi syariah. “Ini relevan dengan kebutuhan Unmuh ke depan yang akan membuka Prodi Perbankan Syariah,” katanya. Sugiharto juga lanjut Muhammad Sani, merupakan CEO dari berbagai perusahaan besar di Indonesia seperti TAS Group of Companies yang bergerak di bidang agribisnis dan pertambangan, juga menjabat Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), PT Riau Bara Harum (Coal Mining), PT AJB Bumiputera 1912 dan anggota Komisaris di berbagai perusahaan swasta lainnya. “Hal ini juga sangat sesuai dengan visi Unmuh yang getol mengembangkan enterpreneur bagi mahasiswa,” ungkapnya. Oleh karena itu, lanjut M. Sani, Doktor bidang Ilmu Sosial peraih cum laude di UGM tahun 2008 ini layak berbicara di forum terhormat besok. Kehadirannya sangat penting khususnya bagi Unmuh Pontianak dan umumnya bagi Kalbar ke depan. Unmuh Pontianak akan mewisuda 306 lulusan terdiri dari 14 orang dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, 22 dari Fakultas Teknik, 33 dari Fakultas Agama Islam, 115 dari Fakultas Ilmu Kesehatan, dan 94 dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. Terkait wisuda besok, Muhammad Sani menuturkan bahwa lulusan Unmuh Pontianak merupakan kontribusi Unmuh pada daerah khususnya menyangkut sumber daya manusia. “Oleh karena itu, lulusan ini dapat diberdayakan untuk kepentingan daerah. Apalagi, lulusan Unmuh Pontianak sebagian besar tidak ada pada Perguruan Tinggi lain seperti; Prodi budi daya perairan, kesehatan masyarakat, teknik mesin, dan PAUD,” pungkasnya. (d4/ser)

Hadiri Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Jumat-Sabtu, 4-5 November, Pukul 08.00 Khusus Dosen, Pelatih Olahraga & Pemerhati

FOTO IST

DIABADIKAN: Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Pontianak Drs H Slamet Rianto bersama guru yang menjadi petugas upacara dan pasukan inti paskibraka diabadikan usai upacara.

mengetahui sejarah dulu yang sulitnya mempersatu bangsa, maka akan sulit menumbuhkan semangat persatuan dan kebangsaan,” katanya. Dengan semangat Sumpah Pemuda, diharapkan siswa dapat mengisi dan menjadi pelopor dalam pembangunan kedepannya. Rasa cinta terhadap tanah air harus selalu ada. Banyak cara bisa dilakukan siswa dalam memaknai semangat Sumpah Pemuda saat ini. Yakni dengan meningkatkan disiplin, selalu menghormati orangtua, guru,

dan sesama, serta mengisi waktu dengan kegiatan positif. Pada era globalisasi saat ini, tantangan kedepan semakin besar. Anak-anak harus bisa menggali informasi dan mengembangkan potensi diri. Tetapi semuanya harus ada filter agar mereka tidak memanfaatkan informasi dan teknologi untuk hal negatif. ”Kita harus bisa menyampaikan pesan moral kepada anak. Jangan lupa membekali dengan pondasi agama yang baik karena mereka sebagai pemuda penerus bangsa,” ungkapnya. (d3/ser)

PROGRAM studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Falkutas Keguruaan dan Ilmu Kependidikan Universitas Tanjungpura, pada Jumat-Sabtu (4-5 November) mendatang, pukul 08.00 WIB di Gedung Rektorat Untan lantai III, kembali akan menyelenggarakan pelatihan penulisan karya ilmiah ilmu keolahragaan. Menurut Ketua Prodi Penjaskesrek FKIP Untan Prof Dr Victor S MKes, pemberian pelatihan karya tulis ilmiah ilmu keolahragaan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian.

Khususnya bagi sumber daya manusia agar dapat memperkaya cara pandang, wawasan serta pemikirannya tentang obyek penelitian atau sebuah karya tulis ilmiah. “Hal ini perlu dilaksanakan guna mencetak putra-putra bangsa yang tidak hanya mengangkat nama bangsa Indonesia, melainkan generasi penerusnya. Sebab, generasi yang kuat dan tangguh secara jasmani, rohani maupun yang berakhlak mulia mempunyai sifat pemikiran maju melalui Iptek dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa,” ujarnya.

Pelatihan ini juga dapat dijadikan bekal bagi mahasiswa, pendidik dan pemerhati pendidikan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dibidang penulisan karya ilmiah. Selain itu, para mahasiswa, pendidik dan pemerhati pendidikan diharapkan memiliki landasan keilmuan di bidang penulisan karya ilmiah dengan metode yang tepat. Ia menambahkan, sehubungan pelatihan penulisan karya ilmiah ilmu keolahragaan tersebut, panitia mengundang para dosen, mahasiswa, pendidik atau guru, pelatih cabor dan pemerhati pendidikan untuk hadir dan berpartisipasi. (d3/ser)

Menu Lokal dalam Sajian Hotel Berbintang MENIKMATI menu lokal daerah Sulsel lainnya akan terasa biasa saja, bila dinikmati pada  warung-warung tertentu di Makassar. Namun bagaimana jadinya bila Coto, Sop Konro, dan berbagai penganan khas daerah dijajakan di hotel bintang lima sekelas Grand Clarion Hotel Makassar? Satu opini yang langsung tertancap di pemikiran kita, biasanya menu lokal khas daerah naik kelas

menjadi menu promosi sebuah hotel akan memiliki citarasa yang berbeda. Namun tidak sama halnya yang dijumpai penulis saat berkesempatan mencicipi menu Sop Konro dan berbagai penganan lain khas daerah lainnya, di Grand Clarion akhir pekan ini. Rasa Sop Konro yang dijumpai di warung ternama yang telah beroperasi puluhan tahun di Makassar, sama dengan semangkuk Sop Konro

yang disajikan Grand Clarion dari racikan bumbu Chef Hary Suharyono yang notabena bukanlah warga pribumi. Aroma rempah yang kental ditambah gurihnya bumbu racikan, menghasilkan rasa Sop Konro yang sangat menggugah selera. Aroma kuah yang tajam dihasilkan dari paduan racikan kaldu sapi, jeruk nipis, bawang goreng, dan keluwak. (rhd)


Pontianak Post

komunikasi bisnis

Senin 31 Oktober 2011

13

Advertorial

Federal Oil 10w40 Hadir di Kalbar Pelumas Motor Terbaik Dari yang Terbaik

LIFEBOOK LH531 ini adalah notebook lifestyle Fujitsu dengan harga terjangkau, yang saat ini banyak dibicarakan. Karena harganya yang terjangkau dan brand Fujitsu yang terkenal dengan jaminan kualitas. LIFEBOOK LH531 didukung dengan processor Intel Core Generasi ke-2, dengan bentuk Notebook dan warna yang menarik. Notebook ini beratnya hanya 2.1 kg dan layar 14-inch, yang dilengkapi dengan HDMI; dilengkapi dengan berbagai performa dan fitur-fitur untuk memenuhi banyak kebutuhan daiam komputasi. Salah satu port USB nya memungkinkan untuk

melakukan charging handphone, smartphone, BlackBerry dan lainnya dalam keadaan off/shutdown. Tersedia dalam warna Shiny Black, Garnet Red dan Cherry Pink. Fujitsu berkomitmen pada “Built-in Confidence” untuk setiap produk di bawah nama mereknya, untuk meyakinkan para pengguna produk dan keunggulan layanan. Dari komponen performa yang tinggi hingga kontrol kualitas yang ketat dan profesional layanan purna jual, Fujitsu berdiri untuk keandalan dan kepuasan.(d2/biz)

Realisasikan Corporate Social Responsibility

PT CNIS & PT KGP Gelar Bazar

FOTO IST

DIABADIKAN: (paling kanan) Sudarsono, AMA I Kalbar diabadikan

bersama Sunaryo, Dandim 1204 Sanggau bersama istri dan Fery selaku Indomarco.

DALAM rangka memeriahkan hari jadi ke-66 Tentara Nasional Indonesia, PT Citranusa Intisawit dan PT. Kebun Ganda Prima (KGP) yang merupakan anak perusahaan dari PT. Salim Ivomas Pratama (SIMP) Tbk bekerjasama dengan PT. Indofood Sukses Makmur TBK, pada 8 -22 Oktober lalu sukses mengadakan bazar murah, dengan menjual produkproduk Indofood di 3 area berbeda di Kabupaten Sanggau. Diantaranya; lapangan bola Kasuari atau pasar Entikong, yang berlokasi di Desa Entikong, Kecamataan Entikong. EmplasmenSiranPT.KebunGanda Prima yang berlokasi di Desa Kedakas, Kecamatan Tayan Hulu serta terkahir di lapangan bola Dusun Suka Bhakti SP-4 PT. Citranusa Intisawit, Desa Sape, Kecamatan Jangkang

Kabupaten Sanggau. Dalam bazar tersebut, Area Manager Agronomi Kalbar I Sudarsono didampingi Tamaji selaku Tim Koordinator PT. SIMP Tbk mengatakan, kegiatan bazar murah yang dilaksanakan oleh anak-anak perusahaan PT. Salim Ivomas Pratama ini, merupakan salah satu bentuk kepedulian dan tanggungjawab perusahan kami terhadap masyarakat yang ada di sekitar perusahaan atau yang kita kenal Corporate Social Responsibility (CSR). MenurutSudarsono,sesuaidengan tema bazar tahun ini “Cinta Produk Dalam Negeri”,. PT Citranusa Intisawit dan PT. Kebun Ganda Prima yang merupakan anak-anak perusahaan PT. Salim Ivomas Pratama (SIMP) Tbk, juga turut mendukung program

Pemerintah Indonesia, khususnya Pemerintah Daerah Kalbar untuk cinta produk dalam negeri. Karena kita ketahui, kualitas yang dimiliki produk-produk dalam negeri juga tidak kalah bersaing dengan produkproduk yang ada diluar negeri. Sudarsono juga menjelaskan, kegiatan bazar yang dilakasanakan ini juga sekaligus momen yang spesial dalam memperingati hari jadi ke-66 TNI yang turut dimeriahkan oleh sejumlah personil TNI dari Komando Distrik Militer (kodim) 1204 Sanggau. “Kami berharap dengan kegiataan bazar murah yang dilaksanakan perusahaan atas kerjasama dengan pihak TNI Kodim 1204 Sanggau dan masyarakat, dapat memberikan nilai positif dan manfaat, kaitanya dalam memperkenalkan dan menjaga eksistensi produk-produk dalam negeri di masa yang akan datang,” harapanya Ia menambahkan, dalam bazar tersebut Indofood menjual berbagai produk unggulanya diantaranya: Indomie, Sarimi, Supermi, Susu Indomilk, Susu Kental Manis Enak, Aneka Biskuit , makanan ringan serta minyak goreng Bimoli dan margarin Simas. Tidak hanya bazaar, berbagai hiburan menarik juga dipentaskan, mulai dari tarian, permainan rakyat hingga pemutaraan film yang dibuka bagi masyarakat umum tanpa ada batasan, sehingga diharapkan dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di dalam NKRI. (d3/biz)

Be Smart Get Healthy Klinik Prodia Berikan Potongan Biaya 20% 1-3 November 2011. Dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional BANYAK cara cerdas untuk mengubah gaya hidup yang lebih sehat. Namun, sudahkah Anda melengkapinya dengan pemeriksaan kesehatan berkala? Menyayangi tubuh yang diberikan Tuhan, tercermin dari kesehatan yang Anda jaga. Seringkali orang baru menyadari arti kesehatan ketika sedang sakit dan kesibukan sehari-hari, sering membuat kita melupakan langkah dasar yang penting bagi kesehatan yakni melakukan pemeriksaan kesehatan

menyeluruh (general medical check up) secara rutin. GMC (General Medical Check Up) merupakan pemeriksaan minimal lengkap, yang harus dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya kelainan atau penyakit. Tujuan melakukan GMC adalah: mencegah berkembangnya penyakit, melakukan pengobatan segera, mencegah atau menunda komplikasi, memperpanjang usia produktif, meningkatkan kualitas hidup, memperpanjang usia harapan hidup, menghemat biaya pengobatan. Ada penyakit yang bisa dideteksi secara langsung dengan GMC, ada pula yang tidak langsung. Pertama, penyakit yang dapat langsung dideteksi dengan GMC adalah hipertensi, diabetes mellitus, kelainan lemak darah, penyakit darah (anemia, kanker darah), penyakit hati (hepatitis, sirosis, kanker hati), penyakit ginjal (infeksi, kebocoran ginjal, gagal ginjal), penyakit rematik, asam urat, penyakit paru, penyakit jantung koroner. Kedua, untuk penyakit yang tidak langsung terdeteksi, maka GMC merupakan langkah awal menuju kea rah diagnosis pasti dari penyakit yang diduga. Panel GMC plus dirancang sebagai bukti kepedulian kami akan kesehatan Anda. Dengan paket ini penyakit yang fatal dapat dihindari, faktor resiko dapat dideteksi secara dini sehingga kelainan dapat diketahui secara dini dan segera diobati. Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, Laboratorium Klinik Prodia memberikan keringanan biaya pemeriksaan sebesar 20% untuk semua jenis pemeriksaan (kecuali pemeriksaan biomolekuler) selama 1-3 November 2011. Mari kita memulai gaya hidup sehat mulai dari sekarang, karena tidak ada kata terlambat untuk menjadi sehat. Health is not everything but everything is nothing without health. Bersama Prodia mari kita wujudkan moto gaya hidup sehat, be smart get healthy. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi costumer service Prodia Jl. A Yani No 6 C Pontianak, telpon (0561) 736177.(d2/bn)

HP Luncurkan 3 Notebook Kelas Premium HP meluncurkan tiga model notebook terbaru di Indonesia. Ketiga model notebook tersbeut diluncurkan untuk menyasar kelas menengah ke atas (premium). Yang ditonjolkan oleh tiga produk terbarunya bukan hanya teknologi, tetapi

keunikan fitur yang tidak dimiliki oleh produk lain. “Sebuah penelitian menyatakan bahwa harga notebook Rp 8 jutaan ke atas pangsa pasarnya mencapai 20 persen. Kami menargetkan untuk memasuki pangsa pasar tersebut.

Selain memberikan keunggulan dalam hal teknologi dan fitur, kami juga memberikan keunggulan dalam hal pelayanan, mulai dari tempat penjualan, saat pembelian, hingga post pembelian (sesudah pembelian,” ujar Mariana Kasim.(kps)

jauh lebih baik dan lebih lama, untuk semua jenis motor, seperti; Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, TVS, Bajaj, dan lain-lain,” paparnya. Bahkan, kata Agus, FEDERAL Oil Encer teroli ini lebih baik dari baru, Evotec 40 (10w40 SL Jaso mrk manapun, bahkan MA) dan Flick 40 (10w40 SL dari oli ATPM pabrikan Jaso MB) diluncurkan di Ponasal sekalipun. Hal ini tianak, bertempat di Hotel dibuktikannya dalam Star, Sabtu (29/10). Evotec 40 uji coba ketangguhan dikhususkan untuk oli motor perjalanan bermotor bebek dan sport sementara sejauh 1500KM menFlick 40 untuk motor jenis jelajahi Jawa-Bali, barumatik. baru ini. Perjalanan Supreme Flick, SAE 10W40, ini mengendarai enam SG, JASO MB, dibuat dengan sepeda motor Yamaha bahan dasar dan additive dari Jakarta sampai pilihan. Memenuhi standar Denpasar. Enam rider kualitas pabrikan Jepang: LAUNCHING: Manager PT Federal Karyatama, Agus menguji oli terbaru JASO MB, dibuat khusus unFederal Oil, Flick dan Purwantoro (kiri) dan Budi Halim dari PT Ponti Mitra tuk semua jenis Motor Matik/ Evotec SAE 10W40. Sejati menunjukan produk terbaru Federal Oil 10w40 Skutic. Mempunyai sertfikasi Motornya adalah dua API SL, tepat untuk mesin usai launching. Yamaha Vixion, dua modern. Menjaga mesin tetap Mio, dan dua Jupiter Z. bersih, awet dan berunjuk kerja tinggi. Dilengkapi ad- Masing-masing jenis menggunakan federal oil, dan ditive “Friction Modifiers” untuk melindungi mesin oli ATPM. dari keausan. “Oli kita mampu meredam panas. Panas di mesin kita Manager PT Federal Karyatama, Agus Purwantoro sangat rendah hanya 111 derataj celcius. Sedangkan mengatakan, oli encer terbaru itu dihadirkan menjawab oli ATPM pabrikan kendaraan yang asli sampai 120 kebutuhan motor generasi terbaru. “Tidak saja pada derajat. Tingkat penguapan kita hanya 13 persen, merk satu merek motor tertentu, Evotec dan Flick terbaru lain tembus 38 persen,” ungkap Agus. ini cocok untuk semua jenis motor,” sebutnya. Produk terbaru 10W40 buat motor non matik dan Dia menyebutkan kelebihan oli tersebut, antara lain matik ini juga sudah melewati tes laboraturium dan cepat melumasi, tarikan mesin lebih enteng, irit bahan mendapat sertifikasi SAE (Society of Automotive bakar, penguapan lambat, suara mesin lebih halus, Engineer) dan API (American Potreleum Institute). harganya yang terjangkau dan tidak mudah terurai. Kelasnya juga sudah naik kalau dulu yang Oli Federal Produk ini, lanjut Agus, diluncurkan untuk menjawab 10W30 itu API-nya SJ, Flick atau Evotec SAE 10W40 itu tantangan bagi para pengendara motor yang membu- API-nya sudah SL. tuhkan pelumas mesin yang handal. Sementara itu, Budi Halim dari PT Ponti Mitra Sejati “Federal Oil adalah produsen oli mesin 4 tak paling selaku main dealer Federal Oil di Kalimantan Barat berpengalaman di Indonesia. Dulu mesin 4 tak hanya mengatakan, pihaknya menyambut baik produk oli ada di Honda saja. Sekarang semua motor sudah pakai. encer terbaru tersebut. “Tentunya akan memperkuat Kami pastikan produk ini mampu melumasi motor jaringan penjualan kami,” sebutnya. (c10/biz)

Panin Bank & DKP Tanam Pohon

FOTO KOMBIS

TANAM POHON: Branch Manager Panin Bank Pontianak Utama, Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi, dan Arif Kalbarohmat menanam pohon untuk penghijauan kota.

DAL AM rangka melakukan penghijauan, Panin Bank Cabang Pontianak bekerjasama dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pontianak, menanam pohon trembesi di sekitar Kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur, Minggu (30/10). Pembukaan dilaksanakan di halaman Puskesmas Saigon Jl. Tanjung Raya II, dihadiri Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi, Sekretaris Daerah Pontianak, Sekretaris Ekonomi Pembangunan, Kepala Dinas/ Badan di Lingkungan Pemerintah Kota Pontianak, Camat dan Lurah Pontianak Timur. Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi SHut, memberikan apresiasi kepada Pa-

nin Bank yang telah bekerjasama. “Yang lebih penting ada kesadaran dan kemauan bersama yang bukan sekadar menanam, tapi bagaimana memantau pertumbuhannya. Kita bisa mengajak masyarakat melakukan penanaman, namun kita lupa merawatnya,” tegas Paryadi. Ia tidak ingin lokasi-lokasi yang sudah banyak ditanami itu, tanamannya hilang atau tidak terawat lagi. Untuk itu pihaknya meminta instansi terkait untuk memperhatikan hal tersebut. Sementara mewakili Panin Bank Cabang Pontianak, Green Officer Reforest Indonesia Panin Bank Pontianak M Arif Kalbarohmat mengatakan, Reforest Indonesia merupakan program nasional penanaman

pohon untuk mewujudkan kondisi lingkungan hidup yang lebih baik, sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca di Indonesia. Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan “Satu Miliar Pohon” yang diresmikan Presiden, melalui program ini Panin Bank mengajak masyarakat untuk menanam pohon trembesi di 48 kota se-Indonesia. Dukungan diberikan dalam bentuk sumbangan bibit dan polybag gratis serta buku Reforest Indonesia, yang akan membantu masyarakat menanam pohon. “Menurut laporan Bank Dunia 2007, Indonesia adalah negara penghasil gas rumah kaca terbesar ketiga dunia akibat pembabatan hutan dan kerusakan lahan gambut. Penanaman pohon diharapkan dapat membantu menyerap lebih banyak Co2, sekaligus mengatasi dampak buruk pemanasan global,” kata Arif. Sampai saat ini Panin Bank secara nasional telah memberikan 10.535.000 bibit pohon yang sudah dibagikan melalui green partnernya, dan Juli lalu diberikan penghargaan sebagai Indonesia Best Environmental Initiative Award sebagai salah satu bank yang konsen terhadap lingkungan penghijauan. Penghargaan itu diberikan oleh Majalah Bisnis Asian Banking dan Finance Magazine di Singapura dan kategori ini pertama kali diberikan kepada sebuah bank. “Di Kalbar, kami sudah memiliki sekitar 31 green partner dengan memberikan 610 seeds bibit trembesi dan 9 seeds bibit sengon masing-masing seeds berisi 5.000 biji berikut polybag, buku reforest Indonesia dan buku panduan gratis,” ungkap Arif.(d5/ biz)

Mohon Maaf Lelaki Jangan Baca HARTA bukanlah salah pengukur kebahagiaan dalam rumah tangga. Banyak rumah tangga yang berkelebihan harta, tetapi suami atau istri sering menyeleweng. Hal ini disebabkan, karena kebutuhan biologis mereka tidak pernah memuaskan. Savita Dewi yang sudah di karunia 2 orang anak, berniat mengugat cerai sang suami di pengadilan. Niatnya dibatalkan, karena dia mengingat kedua anaknya yang masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari kedua orangtuanya. Ibu muda ini, menggugat cerai suaminya di Yokyakarta, bukan karena masalah materi melainkan masalah biologis. Ibu muda ini sering murung karena jarang sekali mendapatkan kebutuhan biologis dari sang suami dengan alasan capek, tidak ada ereksi pada penis sang suami. Sering terlintas dipikirannya untuk menyeleweng, tapi ia takut dosa. Karena menggunakan obat kuat tidak diharamkan, maka ia berusaha mencari solusinya, dan tanpa sengaja Ibu Savita yang berdomisili di Jakarta membaca majalah di salon langganannya mengenai Tribulus hc. Kini ibu Savita tidak sering murung lagi malah semakin ceria, dan kewalahan meladeni kemauan sang suami selama mengkomsumsi kapsul Tribulus hc. Tribulus hc terbuat dari tribulus Terrestris yang diambil dari varietas terbaik dari 3 varietas yaitu varietas tipe Afrika, yang merupakan tanaman asing dan langka yang hanya tumbuh di daerah Afrika. Tribulus Terrestris

sudah diakui kehebatannya oleh badan kesehatan dunia (WHO), maka sering diresepkan untuk gangguan seksual dan memperkuat otot. Kapsul Tribulus hc boleh diadu dengan obat kuat laki-laki lainnya. Sungguh tidak ada obat herbal stamina pria yang sehebat kapsul Tribulus hc. Tribus hc sangat efektif membangkitkan keperkasaan pria, meningkatkan stamina dan mencegah pengerasan pembuluh darah pada penis. Dibuat khusus dan terpilih serta ditangani 2 orang apoteker dari alumni Gajahmada Yokyakarta. Satu botol dapat menjaga gangguan seksual selama 3 bulan, aman dan justru baik bagi penderita darah tinggi. “Kami memberikan bukti bukan janji. Untuk konsultasi hubungi Konsultan Pasutri, Hp.081329062513. Kapsul Tribulus Hc sudah terdaftar di POM, dengan No.TR.103312931. Tersedia di apotek dan toko obat. Untuk Pontianak: Apt Gajah Mada, Apt Makmur 1 dan 2, Apt Merdeka Timur, Apt Mulia, Apt Mandiri 1 dan 2, Apt Agung, Apt SR Dalam, Apt Amelia, Apt Imam Bonjol, Apt Sehat, Apt Sahabat, Apt Bersama, Apt Abadi, Apt Pretty, Apt Sejahtera. Apt Utama, Apt Bintang, Apt Kimia Farma, Apt Tanjung Pura, Apt MS Farma. TO Batara, TO Paris, TO Murni, TO Fajar, TO S Lestari, TO Jenaka, TO Sinar Abadi 1 dan 2, TO Timur. Singkawang: Apt Merdeka, Asean, Genesha dan Apt Singkawamg. Sambas: TO The Santos. Ketapang: Apt Mulia, Apt Lestari Farma dan TO Sumber Sehat. Dicari agen untuk daerah. Informasi hubungi 081352022980.(d2/biz)


cmyk

14

For her

Pontianak Post

Senin 31 Oktober 2011

C A R E E R & M O N E Y

Pentingnya Bahasa Inggris di Dunia Kerja

+

Oleh: Anggita Anggriana

Dalam era globalisasi sekarang ini, persaingan untuk mendapatkan kesempatan pekerjaan semakin ketat. Hal ini disebabkan adanya persaingan yang dihadapi oleh para pencari kerja. Untuk itu pekerja harus mempunyai daya saing yang tinggi untuk memenangkan persaingan tersebut. Salah satunya dengan memiliki kemampuan berbahasa, karena pada dasarnya bahasa memiliki peranan yang penting dalam perkembangan intelektual, sosial,  dan merupakan kunci penentu keberhasilan dalam mempelajari semuanya. Hal inilah yang dibenarkan oleh Romi Arif S.Psi, Psikolog tentang pentingnya penguasaan bahasa dalam sebuah pekerjaan.

+

Vera Dwi Lestari (23) mengakui bahwa penguasaan bahasa Inggris sangat membantunya dalam bekerja. “Dengan menguasai bahasa Inggris, membuat pekerjaan saya jauh lebih terarah karena ketika saya bertemu dengan partner yang menggunakan bahasa Inggris, saya tidak perlu takut dalam meresponnya. Karena saya memiliki kemampuan untuk dapat berkomunikasi dengan dengan menggunakan bahasa Inggris seperti yang partner saya lakukan,” jelas perempuan yang bekerja di Balai Karantina ini, menjawab For Her. Memang benar, bahasa besar sekali peranannya bagi proses berpikir seseorang. Dalam hal ini bahasa merupakan alat berpikir yang utama. Segala macam pengertian, ide, konsep, pikiran, dan anganangan kita lahirkan dengan bahasa. Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa yang digunakan secara luas dalam setiap aspek kehidupan seperti ilmu pengetahuan, pendidikan, kebudayaan, bisnis dan hiburan. Dan itu semua bergantung pada jenis pekerjaan. “Semakin sedikit suatu pekerjaan itu bersentuhan dengan penggunaan bahasa Inggris, semakin kurang penting penguasaan bahasa Inggris,” ujar Romi. Misalnya buruh, cleaning service, satpam, atau pekerjaan lain yaag lebah banyak menggunakan tenaga. Beda halnya dengan pegawai bank, dosen, wartawan, humas, penyiar atau pemasaran/marketing, dimana penguasaan bahasa Inggris adalah penting. Ketika kita berkomunikasi menurutnya, tentu ada pihak lain yang terlibat. Dalam era globalisasi ini, bahasa mempunyai peran yang sangat penting, terlebih fungsi bahasa sebagai alat komunikasi. Bahasa Inggris yang sekarang ini sebagai bahasa internasional, sangat penting sekali untuk dikuasai. “Dalam

Bahasa Inggris merupakan keterampilan pendukung yang mana bila dikuasai oleh seorang pekerja, ia akan merasa dihargai keterampilannya. Bahkan ia bisa menjadi lebih percaya diri dan meningkatkan produktivitas kerja. Romi Arif Rianto, S.Psi, Psikolog

suatu bidang dimana penguasaan bahasa Inggris merupakan keterampilan pendukung, maka ketika penggunaannya dibutuhkan dan seseorang menguasainya, maka ia akan merasa dihargai keterampilannya,” jelasnya. Kemudian ia bisa menjadi lebih percaya diri dan meningkatkan produktivitas kerja. Sebaliknya kata Romi, jika ia kurang atau tidak menguasainya bisa saja ia cenderung menghindari pekerjaan yang menggunakan bahasa Inggris dan hal ini bisa mengurangi kemungkinan dirinya meningkatkan pengalaman dan karir. Menyadari kenyataan pentingnya bahasa Inggris dimasa depan, Romi mengatakan bahwa pembelajaran bahasa Inggris sedini mungkin harus diterapkan di sekolah-sekolah, sebagai salah satu upaya peningkatan kompetensi individu dalam pembelajaran bahasa Inggris. Mengingat ke depan persaingan yang dihadapi dengan bangsa lain, maka tamatan suatu sekolah selain harus mempunyai kompetensi produktif, juga harus mempunyai kompetensi bahasa Inggris, mengingat bahasa Inggris merupakan bahasa pengantar yang dipakai secara internasional. Yang dibutuhkan dalam menguasai bahasa Inggris adalah bagaimana

bahasa itu bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan membantu pekerjaan itu sendiri. Diterangkan oleh Psikolog yang juga PNS di Rumah Sakit Jiwa Kalbar di Singkawang ini bahwa, pemahaman terhadap kosakata dalam bahasa Inggris di pekerjaan tentu akan sangat membantu. Tapi pada kenyataan yang ada di dunia kerja, yaitu dunia usaha dan dunia industri, bahwa penggunaan bahasa Inggris bagi tenaga kerja bukan hanya untuk memahami petunjuk, membaca manual ataupun memahami instruksi penggunaan peralatan lainnya, namun lebih pada penggunaan untuk berkomunikasi lisan. “Dan untuk bisa berkomunikasi secara baik, tentulah harus menguasai kosakata yang memadai pula,” cetusnya. Sementara, pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris yang selama ini dilaksanakan masih belum bisa terkapasitas dengan baik oleh para pekerja dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penguasaan bahasa asing, khususnya Inggris dalam pekerjaan, dikatakan Romi sudah pasti akan lebih banyak mendatangkan manfaat positif daripada negatif. Misalnya, dalam membantu pelaksanaan tugas atau pekerjaan sehari-hari serta kemungkinan berhubungan dengan pihak luar Indonesia atau yg tdk memahami bhs Indonesia. “Negatifnya, bila dalam berhubungan dengan rekan sekerja sesama Indonesia pun seseorang lebih banyak menggunakan bahasa Inggris daripada bahasa sehari-hari,” ucapnya. Ditegaskan olehnya, bahwa seseorang harus mampu membedakan mana penggunaan bahasa Inggris untuk percakapan, korespondensi maupun formal. Bagaimana penggunaan tata bahasa dan terutama adalah pembiasaan atau latihan, agar lebih mantap penguasaan bahasa Inggris. **

+

+

cmyk


Pontianak Post

ANEKA PONTIANAK

Senin 31 Oktober 2011

BEBAS: Pria setengah baya ini sepertinya begitu “merdeka”. Tidak hanya mandi, mencuci pakaianpun dilakukan di pusat keramaian kota, Alun-alun Kapuas.

15

MUJADI/PONTIANAK POST

Dua Rumah Bekas Bencana Terima Bantuan Pekerja Arang Kian Terhimpit PONTIANAK — Dua rumah di Kelurahan Batulayang Kecamatan Pontianak Utara telah menerima bantuan dari pihak terkait, belum lama ini. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Lurah Batulayang Hj Sutina. Dengan mengusung mensejahterakan warga sekitar, kini pihaknya terjun langsung untuk membantu warga yang tertimpa musibah. Seperti halnya kebakaran dan bencana alam lain. Mi m i k ha r u s e k a l ig u s senang terpancar dari pasangan suami istri. Mereka adalah M Khoiri (31) dan Nana (24). Begitu juga dengan Ati, Ketua RT setempat. Rumah mereka yang luluh lantak disambangi oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja Pontianak, serta dibuntuti kelurahan setempat. Pasalnya, pasutri yang telah dikaruniai satu orang anak i n i m e nga l a m i b e n ca na kebakaran setelah rumah miliknya tersambar petir. Sedangkan Ati, rumahnya habis dilahap si jago merah. Khoiri memaparkan, saat kejadian berlangsung tidak berada di rumah. Dan baru mendapat informasi dari

tetangga sebelah, bahwa rumah tersebut habis disambar petir dan dikuti dengan percikan api. “Saya lagi kerja di Untan, tetangga menelpon, kasih tahu kalau rumah disambar petir lalu hangus,” katanya. Saat kejadian itu, lanjutnya, istri sedang mencari sayur. Jadi di rumah tidak ada orang. Tidak ada yang tersisa sedikit pun. Terlebih pakaian, habis terbakar. “Yang tersisa hanya pakaian melakat dibadan,” cetus khoiri yang masih mengandalkan sanak keluarganya untuk berlindung sementara. Khoiri mengucapkan terima kasih atas kepedulian pemerintah. Tak terkecuali Ati, mereka sangat senang sembari mengucap syukur kepada yang maha kuasa. Dan berjanji, bantuan tersebut akan digunakan sebaikbaiknya. “Untuk pemerintah dan bapak-bapak, kita ucapkan terima kasih atas bantuannya,” ujar Khoiri yang berdiri tepat disamping istrinya. Sementara Ati, ketua RT 4 RW 3 ini menerima bantuan pasca, dijago merah meluluhlantakan kediamannya

rata dengan tanah, Selasa (27/9) silam. “Kita hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas bantuannya ini,” katanya. Lurah Batu Layang, Hj Sutina S, mengatakan bantuan itu bagi masyarakat yang mengalami musibah, baik itu kebakaran atau yang lainnya. S elain bantuan yang disalurkan itu datang dari Pemkot, pihaknya juga berupaya mengalang posko untuk bantuan tersebut. “Bantuan dari pemerintah, kita hanya menyalurkan saja. Namun kita juga sempat membuka posko bantuan untuk mereka yang terkena musibah seperti ini,” terangnya.  Selain itu juga, sambung Sutina, pihaknya menghimbau serta akan memberikan sosialisasi baik itu kepada wilayah RT maupun Rw di Kelurahan Batu Layang agar lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah. “Tetap waspada. Terutama yang berhubungan erat dengan alat-alat elektronika. Jika rumah dalam keadaan kosong. Periksa kembali listrik yang masih menyala,” imbaunya.

Ungkap Kasus Bangun Kemitraan Sambungan dari halaman 9

Kemudian Unggung diminta menginjak telur yang sudah dipersiapkan dalam sebuah wadah berupa tempurung. Setelah itu, kapolda beristirahat sejenak di ruang tunggu VIP Bandara Supadio sebelum meluncur ke Pontianak.  Beberapa saat kemudian, Unggung Cahyono menyempatkan dirinya untuk berbincang sejenak kepada sejumlah wartawan. Dia mengatakan, akan mempelajari lebih mendalam tentang Kalbar. Tindakan selanjutnya membangun kemi-

traan dengan masyarakat, sebelum menerapkan kebijakan sebagai langkah strategis memimpin institusi Polda. Dengan meminta masukan dari pejabat utama seputar kondisi umum Kalbar maupun masyarakat. “Kebijakan kedepan tentu dipelajari dulu Kalbar. Saya akan minta masukan senior. Mempelajari kondisi lingkungan masyarakat. Terutama untuk membangun mitra dengan masyarakat Kalbar,” ujar Kapolda yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Waka Polda Papua tersebut. Tetapi, lanjutnya, secara sekilas telah memperoleh

informasi tentang Kalbar. Namun secara mendetail tetap membutuhkan masukan agar mengambil langkah kebijakan sesuai dengan kondisi Kalbar dalam menciptakan Kamtibmas. “ Ta p i ya n g t e r u t a ma, kita ciptakan mitra dengan masyarakat dulu. Itu yang penting. Jika masyarakat bisa diajak kerjasama, otomatis kasus akan mudah terungkap,” terang Kapolda. Brigjen Pol Unggung Cahyono yang telah menggantikan Brigjen Sukrawardi Dahlan sebagai Kapolda Kalbar yang baru. (rmn)

Meski Masih Kecil, Tiga Kali “Naik” Haji Sambungan dari halaman 9

Seusai manasik, dengan antusias ia bercerita kegiatan yang diikutinya. ”Falih naik haji. Ini sudah tiga kali,” ujar Falih, dengan suara anakanaknya. Ia hafal betul tahapan rukun haji. Mulai dari mengenakan pakaian ihram, wukuf di Arafah, tawaf ifadah, berlarilari kecil, mencukur rambut di kepala atau memotongnya sebagian, dan tertib. ”Sebelumnya salat dulu. Ada juga lempar batu. Yang dilempar itu S (setan). Falih paling senang yang lari-lari. Setelah itu potong rambut. Di sini yang dipotong,” jelas putra dari pasangan Hafizah dan Ikhsan yang duduk di TK B Assalam, KB/TK Al Azhar 21 ini, sambil menunjukkan bagian rambutnya yang dipotong. Ucapan Falih mengundang

senyum sang ayah, Ikhsan. Menurut Ikhsan, manasik haji yang diikuti Falih merupakan ketiga kalinya. ”Dia hafal. Ketika saya mau berangkat umrah, dia menjelaskan kepada saya apa yang dilakukan di Makkah,” kata Ikhsan. Kepala KB/TK Islam Al Azhar 21 Pontianak, Diana Ekarini mengatakan manasik haji rutin dilaksanakan sejak sekolah tersebut didirikan pada 1996. Pada tahun ini mereka juga mengundang seluruh TK Islam di Kota Pontianak. Tetapi hanya enam TK yang hadir. ”Untuk TK lainnya, ada kegiatan. Jadi berhalangan hadir,” ujar Diana. Menurut Diana, ada empat koordinator manasik haji pada tahun ini, yakni Adawiyah, Nurhamidar, Ika Wahyu Palupi, dan Dewi Sartika. Pesertanya ada 15 kloter. Setiap kloter terdiri atas 25 sampai 35 siswa.

”Miniatur perlengkapan manasik haji kami sudah ada. Hanya tahun ini ditambah miniatur terowongan mina. Untuk tenda besar kami bekerjasama dengan SPN,” ungkap Diana. Manasik haji dilaksanakan untuk menanamkan nilai agama kepada anak sejak usia dini. ”Ini untuk syiar Islam. Ditanamkan kepada anak sejak dini agar melekat kepada anal. Karena masa golden age atau usia emas anak menentukan keberhasilan anak kedepannya,” ujarnya. Manasik haji juga dihadiri pengawas sekolah dari Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Herawati. ”Kami sangat mendukung kegiatan ini. Termasuk dalam pendidikan karakter karena mengajarkan anak tertib, antre, disiplin, peduli terhadap teman, dan penuh kebersamaan,” ujar Herawati.**

Desa Sadar Hukum Sambungan dari halaman 9

adalah desa, kalau desa atau kelurahan di Pontianak sudah sadar hukum maka akan menjadi lebih baik dan maju. Harry menjelaskan, kriteria sadar hukum bisa dilihat apakah disuatu desa itu, banyak mantan pelaku-pelaku keja-

hatan atau tidak, narkoba atau tidak, serta tingkat kepatuhan pembayaran PBB itu tinggi. Maka itu salah satu desa sadar hukum. Namun menurutnya, sadar hukum itu harus dilakukan terus menerus, karena bisa saja hari ini sadar hukum, namun tahun depan bisa saja berubah lagi.

“Pada intinya harus terus kita bangun untuk sadar hukum. Karena tidak bisa juga suatu desa atau daerah itu tetap patuh, pasti tahun sekarang dengan tahun akan datang berbeda. Oleh sebab itu, harus terus ditingkatkan kesadaran hukumnya,” katanya.(ars)

P O N T I A NA K— Hu t a n bakau kian hari menjadi keluhan masyarakat pesisir Desa Kubu, kabupaten Kubu Raya. Selain terkikis dan menimbulkan limbah akibat ulah perusahaan setempat, juga menimbulkan dampak yang berkepanjangan di lingkungan masyarakat, termasuklah pekerja arang bakar. Untuk itu, mereka menuntut untuk segera lakukan konservasi hutan secara alami. Agar biota laut dan makhluk hidup lainnya mudah untuk berkembangbiak. Tidak hanya itu, kayu yang belum pantas panen tidak boleh ditebang, sebab jika sudah berukuran besar para pekerja produksi arang akan mengolahnya. “Kita juga menggunakan kayu bakau tersebut untuk produksi arang,” kata Tokoh Masyarakat Desa Kubu, Along. Permasalahan yang semakin hari menjadi dilema masyarakat pesisir, membuat

beberapa pekerja pruduksi arang harus mencari alternatif lain. Seperti halnya terhadap Dusun Tokaya. Dimana sebagian besar kepala keluarganya menggantungkan hidup pada habitat hutan bakau. Kasusnya senada, penebangan massal tanpa tebang pilih oleh perusahaan, membuat produksi arang menipis. Mangrove yang berstatus sebagai hutan produksi itu lambat laun terus terkikis. Jumlah penebangan tidak sesuai dengan pembibitan. Konservasi yang dijanjikan perusahaan pun tidak pernah terealisasi. Jika demikian, masyarakat pesisir terancam mengalami kesenjangan sosial. “Kami bebaskan perusahaan itu untuk beroperasi sesuai dengan ijinnya. Namun, tindak penanggulangannya minim sekali,” kata Along saat diwawancarai di kediamannya. Sesuai dengan perjanji-

an, pihak perusahaan harus melaksanakan konservasi alam seluas 4000 hektar. Namun, masyarakat mulai mengeluh. Karena, perusahaan tidak seratus persen menjalankan perjanjian tersebut. “Walau kayu indukan tidak ditebang. Namun banyak kayu kecil yang belum layak, ditebang oleh mereka. Sedangkan penamaman masih minim sekali pengerjaannya,” terang Along. Pekerja produksi arang, Yanto mengatakan, untuk mengambil kayu harus dipilah terlebih dahulu. Jika berukuran kecil tidak akan ditebang. Kendati demikian, untuk akhir-akhir ini dia mangaku sangat sulit untuk mencari kayu berukuran besar. “Perusahaan itu telah menebang ukuran kecil dengan skala besar. Jadi kayu yang besar sulit diperoleh. Kami menuntut, agar hutan kami segera dikonservasi dengan cepat,” serunya. (rmn)

Waspadai LSM Tak Jelas Sambungan dari halaman 9

juga menyebut saat ini banyak LSM yang ditunggangi oknum atau orang-orang tertentu bahkan memprovakasi untuk kepentingan tertentu pula, baik ekonomi maupun politik. LSM saat ini juga banyak yang tidak jelas keberadaannya, sehingga kedepan harus ditertibkan. Dia menyebutkan, menjamurnya LSM saat ini seiring dengan era reformasi yang

kebablasan. Keberadaannya sendiri tak mampu menertibkannya, bahkan terkadang ada yang menjadi ‘peliharaan’ oknum-oknum tertentu untuk kepentingan oknum itu. Soal, wartawan pemeras, Stephanus menyebut sama seperti oknum anggota LSM, banyak wartawan-wartawan tanpa surat kabar (WTS) yang berkeliaran mencari kasus, dengan tujuan memeras. Diberitakan Pontiank Post sebelumnya, delapan orang

oknum pengurus LSM Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GN-PK), Clean Governance (CG) dipolisikan oleh seorang pengusaha kayu olahan. Mereka, delapan pengurus tersebut melakukan pemerasan di depan tugu Adipura jalan Daeng Manambon Mempawah. Tak tanggung-tanggung, mereka minta Rp100 juta. Sebelumnya, ada diantara mereka yang mengaku petugas dari Mabes Polri. (ars)

Residivis Ditimah Panas Sambungan dari halaman 9

saat digrebek oleh polisi. “Saat kami lakukan penangkapan. Tersangka sempat melakukan perlawanan untuk melarikan diri. Karena dia sangat berontak, jajaran aparat langsung melumpuhkannya dengan peluru,” terang Alam. Dia mengatakan, pelaku memang sudah sering melakukan tindak kejahatan di wilayah hukum Pontianak Utara. Tidak hanya itu, na-

manya telah berulang kali dilaporkan oleh para korban. Untuk itu, setelah mengantongi identitas dari tersangka. Aparat dengan sigap menyisir keberadaannya. “Setelah tahu jejaknya. Anggota langsung melakukan penangkapan,” cetus Alam. Untuk sementara, pelaku masih mendapat perawatan medis di Dokes Polda Kalbar. Kemudian akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. “Pelaku akan kita kenakan ancaman hukuman

penjara selama 5 tahun atas tindak kriminal yang dilakukannya,” tegas Alam. Kepada seluruh lapisan masyarakat, sambungnya, harus tetap selalu waspada. Terutama terhadap kaum perempuan, jangan memancing para pelaku untuk menjalankan aksinya. “Terimakasih kepada warga berkat pendekatan polisi mitra masyarakat. karena berdasarkan informasi tersebut, tersangka berhasil diringkus,” tandasnya (rmn)

Minim Rumah Tipe 36 Sambungan dari halaman 9

Pengembang enggan membangun tipe 36 di dalam kota, jelas Sabar, karena harga tanah di Pontianak sangat tinggi. Jika pengembang membangun rumah tipe 36 harganya murah, berdampak pada keuntungan. Pengembang akan mendapat untung lebih jika rumah dibangun minimal tipe 45. “Karena luas tanahnya sama, lebih baik dibangun tipe besar,” ujarnya. Di beberapa kawasan, lanjut Sabar, memang masih

ada dijual rumah tipe 36. Perumahan tersebut banyak terdapat di Kecamatan Pontianak Timur dan utara. Sabar yakin, dengan berjalannya waktu, di dua kecamatan itu pun perlahan pengembang akan enggan membangun tipe 36. “Sementara di Pontianak Tenggara, selatan, kota atau barat sudah sangat sulit mencarinya,” tuturnya. Hanya saja REI mengeluhkan tentang bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Dengan aturan yang baru melimpahkan BPHTB

dikelola daerah, pengembang merasa diberatkan. “Begitu juga dengan masyarakat, bayar pajaknya mahal. Dan kami nilai tolok ukur untuk penetapan BPHTB tidak jelas,” tegasnya. Tahun depan, Kota Pontianak sudah mengelola sendiri pajak bumi dan bangunan (PBB). Menanggapinya, Sabar pesimis Pemkot dapat mengelolanya dengan baik. PBB, kata dia, pengelolaannya tidak sederhana. “Tidak gampang mengurus PBB. Sangat ribet,” ucapnya.(hen)

Jangan Padam Lagi Sambungan dari halaman 16

tidak berfungsi. Listrik tidak padam. Paryadi melanjutkan, listrik merupakan hal yang utama dan salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Dia tidak menginginkan penyediaan listrik yang ada di negara ini kalah dengan tetangga. Dia mengaku prihatin mendengar masyarakat di perbatasan menggunakan listrik Malaysia. “Mendengar dan membaca hal ini membuat kita miris dan sangat prihatin,” tuturnya.

Masyarakat diajak Paryadi, menghemat listrik. Menggunakan sesuai kebutuhan dan mematikan lampu atau alat-alat elektronik yang tidak dipakai. “Matikan peralatan elektronik yang tidak digunakan. Jangan mubazir,”ajaknya. Dalam kesempatan itu, Paryadi pun mengingatkan kepada masyarakat terutama anak-anak agar tidak bermain layang-layang apalagi menggunakan tali kawat karena bisa mengakibatkan pemadaman listrik. “Jangan bermain

layang-layang karena banyak kerugian yang ditimbulkan. Selain listrik, tali layangan juga mengancam keselamatan masyarakat,” imbaunya. Terkait car free day, Paryadi berharap PLN mendukung kegiatan tersebut setiap akhir pekan. Karena Kantor PLN Cabang Pontianak termasuk area kawasan bebas kendaraan tersebut. “Sangat berharap PLN dapat mendukung kegiatan ini. Karena kantornya bagian daerah areal car free day,” harapnya.(hen)


metropolis

16

Pontianak Post

Prihatin Bandara Supadio

Listrik

Jangan Padam Lagi Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi, berharap tidak ada lagi keluhan masyarakat terhadap kondisi listri di kota ini. Menurutnya pemadaman listrik bisa berdampak pada investasi di Kota Pontianak karena setiap aktivitas usaha memerlukannya. “Misalnya orang yang mau membangun perumahan pasti memerlukan listrik. Orang yang bangun rumah kalau tidak ada aliran listriknya pasti tidak mau ditinggali dan tidak laku,” ujarnya pada kegiatan fun bike yang Paryadi digelar PLN dalam rangka Hari Listrik Nasional ke-66, Minggu (30/10) pagi di halaman Kantor PLN Cabang Pontianak. Baru selesai Paryadi mengatakan hal tersebut sound system tidak menyala, mikrofonnya tidak berfungsi. Peserta kegiatan mengira listrik yang padam, mereka lantas bersorak. Setelah diperiksa, ternyata ada kabel yang lepas membuat mikrofon

Iri dengan Provinsi Lain

HARYADI/PONTIANAKPOST

Ke Halaman 23 kolom 5

KURANG TEGAS : Pemerintah Kota Pontianak seharusnya harus lebih tegas memberikan sanksi kepada pemilik truk/tronton yang sering parkir sembarangan di sisi jalan Kom Yos Sudarso.

PERSEKOLAHAN

Selangkah Lebih Maju TIDAK terasa usia SMAN Negeri 8 Pontianak sudah 12 tahun. Perayaan digelar pada 29 Oktober - 2 November 2011. Diawali dengan kegiatan pembukaan di halaman sekolah, kemudian diteruskan dengan lomba, kebersihan dan keindahan kelas, dan lombalomba lainnya yang bersifat Edukatif dan rekreatif, itu semua digunakan sebagai ajang kreatifitas anak. Semua kegitan mengikutsertakan  civitas sekolah. Momen penting saat ini adalah perlunya segera mewujudkan komunikasi antarseluruh guru, karyawan dan siswa dengan cara saling mengisi, bekerjasama untuk meningkatkan sasaran mutu yang telah disepakati bersama. Hal tersebut disampaikan Kepala SMAN 8 Pontianak Jejen Rukmana, Sabtu (29/10). “Memahami sejarah berdirinya sekolah ini berarti harus mampu memahami sejarah pendidikan di SMA ini,” katanya. Untuk itu, komitmen harus selalu dipegang teguh oleh seluruh stakeholder yang ada di sekolah. Beragam lomba digelar selama tiga hari. Puncak acara akan digelar pada Rabu (2/11). Adapun perlombaan antara lain pertandingan persahabatan antara guru dan siswa yaitu voley ball, lomba kreasi kelas, tarik tambang, Tilawatil Quran dan pertandingan sepak bola. (*/mnk)

Senin 31 Oktober 2011

Penuhi CSR Bidang Pendidikan PONTIANAK – Dewan Pendidikan Kalar tengah mengumpulkan data dan memetakan Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan untuk dunia pendidikan di provinsi ini. Selama ini, dewan pendidikan belum tahu sejauh mana komitmen perusahaan menyalurkan CSR nya pada dunia pendidikan. “Kami ingin mendapatkan informasi dari perusahaan tentang realisasi CSR nya, terutama untuk pendidikan,” kata Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kalbar, Salekan Marli. Tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR berlandaskan pada Undangundang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT) dan UU Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal (UU PM).  Pasal 74 UU PT menyebutkan bahwa setiap perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/

atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Jika tidak dilakukan, maka perseroan tersebut bakal dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Salekan berharap perusahaan di Kalbar tidak lagi menganggap CSR sesuatu hal yang sukarela, tetapi wajib. Dengan begitu perusahaan tidak dapat lagi berkelit untuk mengabaikan CSR. Apalagi di Kalbar, CSR di bidang pendidikan harus dilakukan secara benar karena indeks pembangunan manusia provinsi ini sangat rendah. “Perusahaan harus merasa wajib menunaikan CSR. Masyarakat Kalbar sangat membutuhkannya,” ungkapnya. Di Kalbar banyak perusahaan, terutama yang bergerak di bidang perkebunan sawit. Namun dewan pendidikan mengaku buta tentang sasaran dan realisasinya. “Secara ke-

seluruhan kami memang ada mendapat beberapa informasi tentang CSR di bidang pendidikan. Tapi belum dapat memetakannya,” tuturnya. Untuk perusahaan sawit, Salekan mengatakan pihaknya bahkan belum mengetahui hasil CSR yang telah dilaksanakan. Dewan pendidikan berharap perusahaan memberikan informasi yang jelas. “Dengan informasi tersebut akan kami beri masukan. Tentunya dilakukan dulu pemetaan agar CSR tidak salah sasaran,” katanya. Di Kubu Raya saja, lanjutnya, yang secara geografis dekat dengan kota pendidikannya masih banyak masalah. “Hal seperti ini harus kita petakan. Karena di Kubu Raya kami tahu masih banyak anak yang tidak mendapatkan pendidikan layak,” ungkapnya. “Kalau yang seperti ini kami punya ide bagaimana menanganinya.”(hen)

PONTIANAK – Pelaksana harian Sekretaris Daerah Kalbar, Kartius mengaku prihatin terhadap kondisi Bandara Supadio. Dia menilai bandara tersebut kurang perhatian, jauh tertinggal dengan provinsi lainnya di Kalimantan. Kartius pernah menyampaikan keluhannya itu kepada Angkasa Pura. Dia tidak nyaman melihat Bandara Supadio yang dari segi fisik dan fasilitasnya tertinggal. “Saya pernah sampaikan hal ini kepada Angkasa Pura. Menurut saya ini pelecehan terhadap Kalbar,” ungkapnya saat membuka Garuda Trafel Fair di Ayani Mega Mal, dua hari lalu. Bandara di Kalbar sejatinya lebih baik dan besar secara kapasitas dari provinsi lain baik di Kalimantan maupun Sulawesi atau Sumatera. Pasalnya, kata Kartius, penerbangan di provinsi ini cukup padat. Satu hari mencapai 18 hingga 23 kali. “Harusnya itu yang jadi tolok ukur. Jumlah penerbangan di Bandara Supadio terhitung padat. Kadang kita iri dengan provinsi lain, penerbangannya yang hanya 10 kali satu hari tapi bandaranya kelas internasional,” katanya. Kartius menyorot ruang keberangkatan, kedatangan dan landasan pacu bandara. Menurutnya, kondisinya dapat dikatakan tidak layak lagi sekelas bandara yang lalu lintasnya padat. Dia berharap Pemerintah Pusat memperhatikannya dan tentunya segera merealisasikan pembangunan Bandara Supadio tersebut. “Saya dengar tahun depan akan dibangun. Mudah-mudahan terealisasi, tidak ada lagi masalah,” harapnya.Pembangunan bandara, sebutnya, merupakan tanggung jawab Pemerintah Pusat. Makanya, Pemprov Kalbar tidak dapat proaktif membangunnya. “Yang dapat pemerintah provinsi lakukan hanya mendorong Pemerintah Pusat,” ucapnya.Kartius menambahkan, perkembangan ekonomi di suatu daerah dapat diukur dengan tingginya lalu lintas penerbangannya. Semakin tinggi lalu lintas di Bandara Supadio, kata dia, menunjukan perkembangan ekonomi Kalbar tumbuh dengan baik. “Beberapa tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Kalbar terus membaik, walau belum mencapai target nasional,” paparnya. Penerbangan juga terkait dengan pariwisata, bahkan memegang peranan penting. Untuk itu, Kartius sangat berharap Bandara Supadio dapat dibangun lebih baik. (hen)


pro-kalbar Pontianak Post

17

3

Senin 31 Oktober 2011

Sukrawardi Dahlan Dinilai Berhasil

Perbatasan

Ratakan Pembangunan DAERAH perbatasan Kabupaten Sintang beberapa waktu lalu sempat menjadi perhatian secara nasional dan harusnya menjadi pelajaran berharga. Drs H Abang Ramly tokoh masyarakat Sekadau sebagai sebuah gejala yang perlu pencermatan lebih jeli. Menurutnya, hal tersebut jika dikaji secara struktural dan sosiologis merujuk pada dasar adanya ketidak puasan dan Drs.H.Ramly ketidak sesuaian yang dirasakan masyarakat di perbatasan tersebut. Dalam arti kue pembangunan belum dirasakan masyarakat di perbatasan. “Daerah di Negara tetangga yang perbatasanya lebih maju, sedangkan kita baru mulai berbenahan,” tukas Ramly. Lebih jauh, ketua Forum Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Sekadau ini mengungkapkan perlu adanya pikiran yang tenang, cerdas

Responsif Keluhan Masyarakat MESKI pun tongkat kepemimpinan Kapolda Kalbar sudah berpindah tangan ke Brigjen Pol Unggung Cahyono. Namun, sekelumit kesan positif beberapa tokoh Kalbar terhadap kepimimpinan Kapolda yang lama Brigjen Pol Sukrawardi Dahlan masih membekas di hati masyarakat daerah ini. Meskipun tak genap setahun, Sukrawardi Dahlan dinilai berhasil dalam tugasnya

memimpin jajaran kepolisian daerah ini. Tokoh pemuda Kalimantan Barat Petrus SA SH begitu menyayangkan kepindahan Kapolda Kalbar yang terkesan mendadak. Padahal, kinerja Sukrawardi Dahlan dinilainya sangat berhasil. “Beliau responsip dengan keluhan masyarakat. Beliau juga selalu ada pada situasi yg dibutuhkan masyarakat,” ungkap Presiden Front Pem-

Sukrawardi Dahlan

bela Dayak Kalbar tersebut. Menurutnya, sulit untuk menemukan sosok Kapolda yang seperti itu. “Kita berharap kepada Kapolda yang baru juga demikian. Minimal samalah. Atau setidaknya Kapolda yang sekarang bisa lebih baik dari terdahulu,” harapnya. Petrus meminta Kapolda sekarang terus membenahi jajaran kepolisian di Kalimantan Barat. Dia meminta Ka-

polda tetap tegas terhadap tindak-tanduk jajaran dibawahnya yang tidak baik yang bisa merusak citra institusi. “Saya dengar masih banyak oknum kepolisian di daerah ini yang melakukan perbuatan menyimpang. Kapolda yang baru harus bisa membenahi itu,” tukasnya. Selain itu, tambah Petrus, dia juga meminta praktek KKN ditubuh kepolisian harus dihapuskan. Sebab, dirinya mensinyalir masih banyak praktek-praktek terselebung seperti itu di jajaran Kepolisian Kalimantan Barat. Ke Halaman 23 kolom 1

Ke Halaman 23 kolom 5

Grasstrack

FAHROZI/PONTIANAKPOST

PASANG LAUT: Memasuki akhir tahun, banjir pasang laut mengancam pemukiman. Rumah warga yang berada di pinggiran sungai Sambas terancam banjir. Apalagi air pasang bersamaan hujan.

ISTIMEWA

DIMINATI: Grasstrack diminati anak muda Kalbar.

Jiran Ambil Bagian IKATAN Motor Indonesia (IMI) bekerjasama dengan Banteng Otomotif Sport (BOS) dan Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBPP-Polri) mengelar Grasstrack Championship 2011. Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari SabtuMinggu 29-30 Oktober 2011. Even ini mengambil tempat sirkuit Daimond Dara Itam Ngabang dan diikuti hampir seluruh crosser se-provinsi Kalbar. Tidak hanya diikuti para pembalap Kalbar, dalam even ini 5 crosser Serawak Malaysia juga ikut dalam memperebutkan piala Gubernur Kalbar. Grasstrack Champinship 2011 ini memperlombakan 10 kelas. “Adapun kelas yang dipertandingkan bebek 2; permula, bebek modifikasi open junior, bebek modifikasi 4 dan 2 tak senior, sport dan trail senior, bebek pemula lokal Landak, FFA, eksebisi se-eksekutif dan prestasi dan terakhir Ke Halaman 23 kolom 3

Diklat

Tenun Ikat Sekadau PENDIDIKAN dan latihan (Diklat) pengembangan motif dan desain tenun ikat kabupaten Sekadau dibuka oleh ketua Dekranas Ny Scoslatika Simon Petrus, di Kumplong Ilong kecamatan Balai Sepuak belum lama ini. Ke t u a T P P K K dan sekaligus ketua Dekranasda Sekadau mengatakan, dalam memeproduksi tenun harus memperhatikan kualitasnya, karena Scolastika SP mutu sangat perlu diutamakan, jika mutu sudah terjaga maka dengan sendirinya produk yang dihasilkan pasti diminati. “Kepada perajin tenun ikat di Kumpang Ilong untuk terus menjaga kualitas dan mutu kerajinan. Jika ada permintaan pasar kita bisa melayani atau memenuhui,” ungkap Ny Tika sapaan akrabnya. Ke Halaman 23 kolom 1

Batas Lahan Tak Jelas Warga Nyaris Bentrok MANDOR - Kontraktor PT Peniti Sungai Purun (PSP) Sabinus saat rapat di kantor desa Ngarak mengatakan dua kelompok masyarakat yang menyerahkan lahannya ke PT PSP dan PT Condong Garut ( CG) nyaris bentrok di lapangan, ketika akan memasang adat Pamabakn diantara batas wilayah perkebunan, Sabtu 29/10. Menurut Sabinus hingga saat ini batas wilayah garapan PT PSP dan PT CG belum

jelas. Sedangkan kelompok masyarakat desa Ngarak sudah akan memasang adat di perbatasan kedua wilayah, dengan tujuannya agar PT PSP tidak masuk dan berkerja di lahan tersebut. Sabinus merasa keberatan karena dipasang semacam pertanda adapt seperti itu. Tidak lapor dengan pengurus adat setempat. Karenanya Sabinus mengakui dia tetap bekerja sesuai dengan pekerjaan masalah batas itu urusan pemerintah Sedangkan Timanggong adat desa

Ngarak Aswidi mengatakan untuk sementara rencana pemsangan adat akan dipending dulu. Menurut Aswidi, sebenarnya untuk masalah batas, jika belum selesai, maka kedua perusahaan tidak boleh dulu bekerja. Hanya pemerintah dianggap lamban menyelesaikan masalah batas, sehingga kedua kelompok masyarakat nyaris ribut mengenai masalah batas. “Kita berharap kedua kelompok masyarakat harap bersabar mengenai

Pemangkat Target Juara Umum PEMANGKAT—Musbaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Pemangkat resmi dibuka oleh Camat Pemangkat M Syerly dan Ketua Lembaga Pengkajian Tilawatil Quran (LPTQ) Pemangkat H Azwar Haidir Sabtu (29/10) malam di halaman SDN 3 Pemangkat Jalan Melati Desa Penjajab. Diharapkan peserta MTQ bisa menjadi yang terbaik agar dapat berbicara ditingkat MTQ Kabupaten tahun mendapatan di Kecamatan Subah. MTQ tingkat kecamatan Pemangkat ini memperlombakan enam cabang berjumlah 106 peserta. Ke Halaman 23 kolom 1

HARI/PONTIANAKPOST

MTQ: Pembukaan MTQ Kecamatan Pemangkat di Jalan Melati Sabtu, malam lalu.

Sewa Mesin Mundur Hingga Juni Listrik Singkawang Terus Biarpet SINGKAWANG-Masyarakat pelanggan PLN di Singkawang harus bersabar lagi. Pasalnya pemadaman masih tetap terjadi. Upaya PLN Singkawnag untuk mendatangkan mesin sewa berkapasitas 20 MW mundur

hingga Juni 2012. “Dulu direncanakan mesin tersebut tiba di Singkawang Desember tahun ini. Tapi mundur hingga Juni 2012,” kata Manajer PLN Cabang Singkawang, Arief Kuncoro. Pernyataan tersebut juga pernah disampaikan mantan Manajer PLN cabang Singkawang, Achmad Ismail, yang sekarang menjabat Manajer

PLN Cabang Kota Pontianak. Bahwa untuk menambah suplai listrik, PLN akan menyewa mesin pembangkit yang bertenaga 20 MW Desember 2011. Namun, jika nantinya mesin sewa sudah dioperasikan di Singkawang. Aliran listrik akan berlimpah. “Kalau mesin sudah datang Juni

masalah ini. Masalah batas kita menunggu keputusan dari pemerintah,” ujarnya. Dalam waktu dekat ini akan melaksanakan adat batas wilayah dan disaksikan oleh kedua pihak perusahaan bersama masyarakat muspika dan kedua Polsek dua wilayah. Ketua tim Satlak desa Ngarak, Efendi mempertanyakan PT PSP bekerja di wilayah kabupaten Pontianak, tetapi wilayah kerjanya sudah masuk di dusun Ke Halaman 23 kolom 3

Balapan Liar Dikeluhkan SINGKAWANG-Jalan Diponegoro (Dipo) dijadikan ajang arena balapan liar dan kebut-kebutan anak muda. Balapan dilakukan para anak muda ini pada dini hari hingga subuh. Warga pengguna jalan minta kepada Polres Singkawang untuk segera melakukan penindakan terhadap mereka, karena sangat membahayakan bagi keselamatan pengguna jalan. Menurut salah satu warga, Aliong kepada Pontianak Post, dia terkejut ketika bangun subuh untuk mengantarkan anaknya ke sekolah. Sebab, anaknya yang bersekolah di Bruder harus berangkat ke Anjungan mengikuti sebuah kegiatan rohani. “Sampai di Jalan Diponegoro, banyak sekali anak-anak yang kebut-kebutan. Kami sangat khawatir sekali. Sangat berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan, termasuk anak saya,” kata Aliong yang menelpon Pontianak Post sekitar pukul 04.30 WIB. Aliong sangat berharap kepada polisi untuk melakukan tindakan tegas. “Tilang saja dan motornya jangan dilepas. Biar orang tuanya juga tahu kalau anaknya untuk kebut-kebutan dan membahayakan bagi nyawa orang lain,” kata Aliong. Sementara itu, bukan hanya di Jalan Diponegoro saja yang dijadikan anak muda sebagai ajang kebut-kebutan. Di Blok M, atau tebusan dari Jalan Gunung Raya, DR Soetomo juga dijadikan ajang kebut-kebutan. Kebut-kebutan ini biasanya dilakukan pada sore hari

Ke Halaman 23 kolom 1

Ke Halaman 23 kolom 1

Melihat Ritual Adat Tata Batas Pagongk, Simpang Hulu

Pembatas Desa Seucing Labai dan Kualan Hilir Pemasangan pilar batas Desa Sekucing Labai dan Kualan, Kecamatan Simpang Hulu ditandai dengan ritual adat, pada 26 Oktober 2011. Pemasangan pilar desa ini menjadi sejarah bagi kedua desa dalam menentukan batas administrasi. Andi Chandra, Simpang Hulu DIHARAPKAN dengan adanya batas desa itu, memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kepemilikan lahan mereka.

ANDI/PONTIANAKPOST

ADAT: Kepala desa Kualan Hilir dan Sekucing Labai, Kecamatan Simpang Hulu berfoto bersama ketika peletakan pilar batas desa.

Tak pelak, pemasangan pilar desa tersebut disambut antusias warga kedua desa. Terkait batas desa tersebut, dianggap mereka sudah cukuplama tak ada kejelasan. Dengan pemasangan pilar batas desa itu, yang dilakukan ritual adat Tata Batas Pagongk, maka masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ketapang. Suka cita masyarakat tersebut mereka sampaikan kepada Muslimin S.Ip, Kepala Badan Pemdes, Perempuan dan KB Kabupaten Ketapang. Dimana, mantan Kabag Humas Setda Ketapang ini hadir bersama tim batas desa kabupaten ketika dilakukan pemasangan pilar batas desa, antara Desa Sekucing Labai dan Desa Kualan Hilir Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang. “Pada kesempatan itu kita juga sempat memberikan sosialisasi bahwa tujuan pemasangan pilar batas desa hanya untuk memberikan kejelasan urusan Ke Halaman 23 kolom 1


18

PINYUH - NGABANG

Pontianak Post

Senin 31 Oktober 2011

Siapkan Data Valid

HAMDAN/PONTIANAKPOST

BERTULANG: Pekerjaan jalan lingkungan Rt 06 RW 01 Kel Sui Pinyuh dengan jenis rabat bertulang sedang dikerjakan.

Apresiasi Disdikpora MEMPAWAH-Peningkatan mutu dan kualitas pendidikan guru merupakan salah satu kunci keberhasilan dunia pendidikan. Sebab, jika para pendidik memiliki ilmu dan wawasan yang lebih baik, diyakini akan lebih mudah untuk menerapkan kurikulum pendidikan yang ditetapkan pemerintah. “Kalau gurunya sudah memenuhi standar pendidikan yakni stara satu (S1), maka akan lebih mudah menyampaikan mata pelajaran yang diajarkannya kepada anak didik. Nah, secara otomatis akan memberikan manfaat yang besar untuk proses belajar mengajar di sekolah,” nilai Razali, ketua

PGRI Mempawah Hilir. Karenanya dia memberikan apresiasi atas realisasi program peningkatan mutu pendidikan guru di Kabupaten Mempawah. Diaoptimisprogramitu mampu meningkatkan kualiatas pendidikan di masyarakat. “Selaku tenaga pendidik, tentu sangat berterima kasih atas kebijakan dinas yang telah merealisasikan program ini. Yakin dan percaya, program ini dapat terealisasikan dengan baik serta mewujudkan peningkatkan kualitas pendidikan sebagaimana dicanangkan,” kata dia. Razali yang juga guru SDN 19 Kecamatan Mempawah Hilir ini, mengakui kalau program

peningkatan mutu pendidikan guru sudah terdengar sejak beberapa tahun lalu. Namun, baru tahun ini program tersebut direalisasikan oleh Disdikpora. Dia berharap, Pemda Memapwah mendukung program yang dilaksanakan Disdikpora itu, dengan mengalokasikan anggaran yang memadai guna merealisasikan program itu pada tahun-tahun mendatang. “Semua ingin seluruh guru SD yang ada di Kabupaten ini ini sarjana (S1). Halnya untuk pembinaan pengawas sekolah yang saat ini sangat minim. Salah satu persyaratan pengawas yakni mesti mengantongi ijazah S2,” nilai dia. (ham)

MEMPAWAH- DPRD Mempawah menyambut baik rencana realisasi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (EKTP). Wajar saja jika dewan mengingatkan agar eksekutif sejak awal mempersiapkan data kependudukan yang valid. Supaya realisai E-KTP itu berjalan dengan baik dan maksimal. “Sangat kami dukung realisasi program E-KTP di masyarakat. Karenanya, kita perlu mempersiapkan penyelenggaraan administrasi kependudukan sejak dini. Supaya, tidak ada permasalahan pada saat program E-KTP itu diterapkan,” kata basti Mulyadi, anggota Fraksi Gohan. Legisaltor Partai Golkar ini menjelaskan, administrasi kependudukan dimaksudkan untuk menata sistem data base kependudukan secara aktual, tertib dan teratur. Sehingga memudahkan pemerintah daerah dalam menetapkan keputusan dan kebijakan program strategis di masyarakat. “Sistem administrasi kependudukan yang baik juga akan melindungi hak masyarakat itu sendiri. Bahkan, pemerintah mewajibkan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 23 tahun 2006. Untuk itu, perlu didukung dengan sarana dan prasarana serta SDM yang memadai,” nilainya. Karenanya, dewan sangat mendukung realisasi pengesahan Raperda administrasi kependudukan ini agar dapat dipergunakan dengan sebaik mungkin dalam rangka men-

gatasi masalah kependudukan di Kabupaten Pontianak. Sementara itu, martinus, dari Fraksi PDI Perjuangan, Martinus menilai, keberadaan raperda adminitrsi kepndudukan sangat penting dan strategis. Khususnya dalam rangka pengelolaan data kependudukan yang mesti dilakukan dengan baik dan profesional. UU Nomor 23 tahun 2006 tentang adminitrasi kependudukan dapat dijadikan landasan hukum untuk penyelenggaraan adminitrasi kependudukan dengan sistem registrasi penduduk. “Adminitrasi kependudukan yang tertib akan menciptakan pemerintah yang good govermance. Sehingga akan tercapai optimalisasi demokratisasi dan melindungi Hak Asasi Manusia (HAM),” ujarnya. Ke depan, Martinus menghendaki supaya realisasi raperda administrasi kependudukan itu dapat didukung dengan sarana dan prasarana yang komplek. Mulai dari piranti hukum, pemantapan kelembagaan, kemampuan aparatur, manajemen, pembiayaan hingga kesadaran masyarakat. PDIP akan memberikan masukanuntukmensukseskan program tentang administrasi kependudukan ini. Karena, secara politis administrasi kependudukan akan mendukung proses demokratis di masyarakat. Yakni berkaitan dengan masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang selalu menjadi permasalahan dalam setiap penyelenggaraan Pemilu. (ham)

Peringati Sumpah Pemuda di Ngabang

Lomba Bercerita dalam Bahasa Inggris Peringatan sumpah pemuda Jumat pagi pekan lalu, terlihat sunyi. Meski hujan turun, siswa di SMP Negeri 2 Ngabang tetap semangat. Semangat sumpah pemuda seakan telah menyatu dalam diri mereka. Meski hujan, tetap lakukan aktifitas.

SUGENG ROHADI, Ngabang PERINGATAN sumpah pemuda ke-83 tanggal 28 Oktober 2011 serentak dilaksanakan di Landak. Di SMP Negeri 2 Ngabang, pelaksanaan upacara peringatan sumpah pemuda dirangkai dengan kegiatan bercerita dengan menggunakan bahasa inggris oleh siswa-siswi SMPN 2 Ngabang. Kepala SMPN 2 Ngabang, Mariyani, S.Pd, saat ditemui Pontianak Post, Jumat (28/10) mengatakan dalam upaya memberikan teladan kepada para siswa tentang sumpah pemuda patut kiranya memunculkan nuansa historisnya. Meski tidak banyak yang bisa dilakukan sebagaimana sebenarnya, peringatan tersebut dapat menjadi modal untuk memberikan motivasi bagi siswa. “Tujuannya memupuk semangat anak-anak, sehingga menjadi generasi bangsa dan negara yang baik,” singkatnya usai menggelar upacara. Dikatakannya, kegiatan perlombaan juga digelar guna memacu motivasi siswa agar lebih kreatif dalam mengembangkan potensi diri. Diantara perlombaan yang digelar yakni lomba bercerita berbahasa inggris, serta berpidato berbahasa Indonesia. Menurutnya, kemampuan berbahasa Indonesia dan bahasa asing sangat dibutuhkan dalam era globalisasi seperti sekarang ini. Apalagi bahasa menjadi salah satu alat komunikasi yang

SUGENG/PONTIANAKPOST

LOMBA: Lomba bercerita berbahasa Inggris peringati sumpah pemuda.

efektif bagi siapa saja. Sehingga perlu dipersiapkan pemuda dan pemudi masa depan yang mengerti akan bahasa baik nasional maupun internasional. “Bercerita dengan bahasa inggris dan berpidato dengan bahasa indonesia merupakan salah satu ekspresi yang baik. Kita perlu melihat kemampuan siswa dalam merespon perkembangan zaman agar tidak tertinggal jauh. Apalagi bahasa inggris sebagai bahasa internasional yang sangat dibutuhkan dalam dunia globalisasi saat ini,” kata Mariyani. Satu persatu siswa tampil dan bercerita tentang apa saja disekitar mereka dengan bahasa inggris. Terlihat keceriaan dalam wajah mereka. Ada harapan bahwa pemuda masa depan akan tampil baik, di tangan mereka tersimpan harapan cerah bangsa Indonesia. Dan semua berharap kepada mereka akan mampu membawa perubahan yang lebih baik, melalu gerbang pemuda masa depan. (*)

Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk.. Contact person:

0561 - 735071


Pontianak Post

Senin 31 Oktober 2011

pfkpm

Seminar Melayu PEHELATAN Musyawarah Besar III Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM) akan digelar di Singkawang, 25-27 November 2011. Acara Mubes diawali dengan malam silaturahmi dengan para sultan dan raja se Kalimantan Barat bersama para bupati dan wali kota dan para peserta mubes seluruh Kalbar. Tanggal 26 November 2011 dilaksanakan opening ceremony yang dilanjutkan dengan seminar tentang Tantangan dan Peluang Pemuda Melayu dalam Proses Pembangunan Nasional. Pembicaranya, mantan Bupati Kapuas Hulu, Kapolda Kalimantan Barat, Ketua MABM Kalimantan Barat, Prof DR Sy Ibrahim Al Qadrie dan Dr H Aria Djalil. Demikian diungkapkan Munawar selaku Ketua Tim Perumus Panitia Mubes III PFKPM Kalbar, kepada Pontianak Post, dalam relisnya. Mubes Pemuda Melayu III kali ini, kata Munawar, memiliki arti penting dan strategis. Mengingat, kata dia, eksistensi pemuda Melayu dalam kancah politik, sosial dan ekonomi di Kalbar khususnya dan Indonesia pada umumnya mengalami kemajuan. “Kedepan, pemimpin dan pengurus Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu harus bersama-sama menyatukan visi dan langkah agar pemuda Melayu bisa mampu bersaing dan bersanding dengan komunitas lain di luar Melayu,” kata dia. Munawar juga berharap, agar Kota Singkawang menjadi saksi lahirnya kebangkitan Melayu dalam  rangka ikut bersama pemerintah daerah mengisi pembangunan nasional. Diakuinya, dalam beberapa hari ini Balai Bepakat (sekretariat) Panitia Mubes III sudah ramai dengan aktivitas panitia. Ketua Panitia Noviar Ardiansyah meminta kepada seluruh jajaran panitia untuk siap dan bertanggungjawab penuh dalam menjalankan tugasnya masing-masing. Dia juga meminta dan berharap agar Mubes III PFKPM kali ini berjalan sesuai rencana dan mencapai sukses yang gemilang. Sementara itu, Wali Kota Singkawang ketika menerima Panitia tanggal 17 Oktober 2011 yang didampingi Wakil Walikota Edy R Yacob dan Sekda, Syech Bandar, menyambut baik dan pasti akan ikut andil dalam mensukseskan pelaksanaan mubes tersebut. “Selaku tuan rumah, kita harus berbuat yang terbaik untuk suksesnya pelaksanaan acara Mubes PFKPM Kalbar,” kata kata Hasan Karman. (zrf)  

19

SINGKAWANG

Pelayanan Kantor Samsat Dikeluhkan

HARI/PONTIANAKPOST

ZIKIR: Sebuah grup zikir di Sambas ikut ambil bagian dalam pembukaan MTQ Kecamatan Pemangkat.

Tiga Traffic Light Tak Berfungsi SINGKAWANG- Tiga unit dari tujuh traffic light di Kota Singkawang tidak berfungsi. Dinas Perhubungan mengakui sekarang ini sedang ada perbaikan dan pendanaannya masih menunggu turun nya Dana Alokasi Khusus (DAK) 2011 dari pusat. Kemudian juga, spare part nya harus didatangkan dari luar Singkawang. “Sekarang ini, tiga unit traffic light tidak berfungi. Namun memang satu Traffic Light diantaranya, akan diubah menjadi warning light,” kata Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Bambang

Sutrisno didampingi Staf nya, Febri Setiawan, belum lama ini. Dijelaskannya, satu traffic light yang berada di simpang Hotel Mahkota. Akan dikonversi dari tenaga surya ke listrik. Pendanaannya masih menunggu dana DAK 2011 yang belum cair. Sementara itu, traffic light di simpang eks BNI. Akan dialih fungsikan menjadi warning light. “Traffic light di Simpang Hotel Mahkota, dulunya kan menggunakan tenaga surya. Saat ini akan diubah menggunakan tenaga listrik,” katanya. Sementara itu, lanjutnya, Traffic Light

yang berada di Simpang Kuala. Sedang mengalami kerusakan karena pengaruh tegangan turun naik. Untuk spare part nya, harus dipesan dari luar kota ini. “Barang itu (spare Part) tidak ada dijual di Singkawang. Sekarang dalam proses pemesanan. Dan semuanya akan selesai jika dana dari pusat turun,” katanya. Ditambahkan stafnya, Febri Setiawan, di tahun depan. Direncanakan akan ada penambahan sepuluh warning light. Diantaranya untuk simpang imigrasi. Dan juga akan di pasang hingga ke daerah pinggiran kota. (fah)

SINGKAWANG- Warga Singkawang keluhkan pelayanan kantor Samsat Singkawang. Pasalnya, petugas kantor tersebut tidak mengutamakan kecepatan waktu dan kejelasan tupoksi masing-masing. Warga Kelurahan Roban, Singkawang Tengah, Hendrawan misalnya. Mengakui saat motornya kena tilang dalam sebuah razia di Roban. Oleh salah satu Petugas, karena pajak tahunan kendaraan belum dibayar, yang kemudian diarahkan ke kantor Samsat. “Bukan kami sengaja, karena kesibukan saya. Urusan pajak motor pun sampai terlupakan. Dan karena harus mengurus, saya pun bersedia membayar ke kantor Samsat Singkawang, kalau masalah tilangnya tidak masalah,” kata Hendra, kepada wartawan, Minggu (30/10). Setelah sampai di kantor Samsat Singkawang, dia bertemu petugas. Diarahkannya kepada salah satu stafnya. Kemudian mendapatkan nomor antrean. “Karena sudah mendapatkan nomor antri, saya pun menunggu untuk dipanggil petugas,” katanya. Setelah sekian lama menunggu, lanjutnya, dirinya merasa heran. Kenapa tidak juga mendapatkan panggilan. Padahal nomor antrenya sudah diminta petugas. Beberapa orang yang datang belakangan, sudah terlebih dulu selesai. Saking lamanya menunggu, dirinya pun berinisiatif bertanya ke petugas. Namun hanya mendapatkan jawaban, untuk menemui petugas A atau B. “Saat ditanya, semacam lempar sana dan sini. Setelah nanya petugas A, kemudian suruh ke petugas B, seharusnya kan jelas, saat ditanya warga, sekali diarahkan ke petugas mana,” katanya. Jika pelayanan seperti ini yang diberikan. Bagaimana memberikan pelayanan ke masyarakat. Kantor samsat, karena setiap warga sudah memiliki kendaraan. Tentunya akan berurusan dengan pihaknya. “Sebagai kantor pelayanan kepada masyarakat. Setiap petugas dituntut profesional dan mengedepankan mutu pelayanan yang diberikan. Terlebih lagi, kantor tersebut katanya telah mendapatkan ISO, dalam hal pelayanan, tapi apa yang terjadi di lapangan tidak seperti penghargaan yang diterimanya,” katanya.(fah)

Hindari Banjir Wawako Ajak Petakan Drainase SINGKAWANG- Wakil Walikota Singkawang, Edy R Yacoub memerintahkan kepada Forum Perangkat Daerah (SKPD) terkait turun ke lapangan, melakukan pemetaan semua drainase di kota ini. “Banjir sudah langganan kita, SKPD harus turun, melihat drainase yang ada, karena jika tidak berfungsi baik, itu yang menyebabkan banjir, kalau terjadi hujan dan dibarengi dengan pasangnnya air,” kata Edy, belum lama ini. Menurutnya, pihak-pihak terkait, kalau sudah datang musim hujan, tentu harus ada bayangan daerah mana saja yang rawan banjir. Dinas terkait, seperti Dinas Sosial

juga harus stand by, termasuk juga Satkorlak. “Kita setiap hari memantau perkembangan. Karena kontur tanah kita ini lebih rendah dari lautan Jelas, sangat berpotensi terjadi banjir,” katanya. Selain itu, lanjutnya, bagaimana ke depan, memetakan tentang irigasi atau drainase. Pemantauannya harus saat banjir terjadi. Sehingga dapat menghitung berapa lama air turun ketika tidak pasang. “Pengamatan itu dilakukan, untuk mengetahui seberapa kapasitas air jika terjadi hujan di drainase yang ada,”

katanya. Wakil Walikota juga berharap kesadaran masyarakat juga. Untuk selalu menjaga saluran air atau drainase yang ada. Jangan sampai parit, dijadikan tempat membuang sampah. Kalau drainase di bangun tetapi, masyarakat tidak menjaganya. Tentu tidak akan berfungsi baik. “Kesadaran masyarakat juga sangat penting, jangan saat menyapu, langsung membuang sampahnya di saluran drainase,” katanya. Mengenai keberadaan Satkorlak sendiri, dijelaskan Edy, perannya belum memadahi,

karena peralatan yang dimiliki juga sudah banyak tua, bahkan masih sangat kurang. Edy mengaku sudah pernah membawa masalah ini ke Jakarta. Dirinya memintakan fasilitas penunjang kerja Satkorlak. “Karena memang, bencana yang terus kita waspadai saat musim penghujan adalah banjir, kemudian saat kemarau adalah kebakaran,” katanya. Namun, Pemerintah Kota Singkawang juga tidak lupa. Mengenai bencana-bencana lain. Seperti gempa ataupun tanah longsor. “Semua masyarakat harus

sadar adanya bencana. Jajaran pemerintahan hingga tingkat RT. Itu secara otomatis, harus siap memberikan laporan. Karena itu termasuk tugas yang melekat pada mereka termasuk RT dan kelurahan,” katanya. Beberapa daerah, saat hujan turun akan tergenang air. Diantaranya adalah Gunung Sari dan sekitar. Kemudian beberapa di Sungai Wie. Warga yang tinggal di daerah itupun berharap kepada Pemerintah Kota Singkawang, untuk segera mencarikan solusi mengurangi banjir yang ada.(fah)

Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk..

Contact person:

BiroSINGKAWANG (0562) 631912-08125713422


SAMBAS

20 tilik

Kurban Enam Ekor Sapi BANYAK cara bagi kaum Muslim untuk menunaikan kewajiban ibadah qurban kepada Allah SWT. Caranya dengan arisan atau tabungan kurban seperti yang dilakukan Warga Desa Sungai Rusa, Selakau. Tekad untuk menafkahkan harta di Jalan Allah membimbing mereka membentuk enam kelompok tabungan kurban, di mana perkelompoknya terdiri dari tujuh orang. “Untuk tahun 2011 ini terbentuk enam kelompok, di mana tiap kelompok menyumbang satu ekor sapi yang rencananya akan disembelih pada saat Hari Raya Iduladha di Masjid Jami Nurul Alamin Sungai Rusa, Selakau,” ungkap Koordinator Kelompok Tabungan Hewan Kurban Tarmili kepada Pontianak Post, Sabtu (29/10) di Selakau. Tarmili menambahkan bahwa tahun ini hewan kurban yang mereka kumpulkan merupakan jumlah terbanyak. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya mereka hanya berhasil mengumpulkan 3 ekor sapi, sementara pada 2009 (4 ekor sapi), dan tahun 2008 (2 ekor sapi). “Sementara tahun 2007 dan 2006 silam kami harus memohon ke sana ke mari, termasuk agar mendapat hewan kurban seperti ke Masjid Raya Singkawang, Masjid Agung Singkawang, dan masjid lainya. Kini tahun ini kami bisa mandiri,” jelas Tarmili yang juga Kepala SDN 8 Buduk Sempadang, Selakau Timur ini. Ia berharap usaha masyarakat Sungai Rusa menyumbang sapi untuk kuban ini, memotivasi warga lainnya agar dapat berkurban. Selain itu, kata Tarmili, pengelolaan keuangan tabungan kurban ini didasarkan pada kejujuran, transparansi, dan kepedulian warga itu sendiri. (har)

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

SERAH SAPI: Tarmili, koordinator kelompok tabungan sapi kurban (kiri) menyerahkan enam ekor sapi kepada ketua penyembelihan hewan kurban Masjid Jami Nurul Alamin, Idrus Sail (kanan).

Pontianak Post

Senin 31 Oktober 2011

Bulan Bahasa SMAN 1 Sebawi Sukses Siapkan Siswa Kreatif dan Inovatif SAMBAS – Pelaksanaan bulan bahasa di SMAN 1 Sebawi, Sabtu (29/10) lalu, sukses dan meriah. Berbagai kreativitas dan hasil karya siswa ditampilkan dan diperlombakan. Para siswa antusias mengikuti kegiatan dan saling berkompetisi untuk menjadi yang terbaik. Tujuan dari bulan bahasa siswa ini adalah untuk mengembangkan semangat nasionalisme, dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda. Ada lima lomba yang dipertandingkan dalam kegiatan bulan bahasa tahun ini. Lomba tersebut antara lain pidato, puisi, melukis, mading, dan yel-yel kreatif siswa, dengan tema perlombaan Bhineka Tunggal Ika. Kegiatan ini diikuti sekitar 300 lebih siswa, mulai kelas X, XI, dan XII. Kekikutsertaan seluruh siswa diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang nasionalisme. “Selain tujuannya mengembangkan semangat nasionalisme lewat kegiatan positif, juga mengembangkan dan meningkatkan bakat dan kreativitas siswa,” ungkap Eriston

Sijabat, wakil Ketua Pelaksana Bulan Bahasa SMAN 1 Sebawi 2011 di SMAN 1 Sebawi. Awalnya, kata dia, pelaksanaan bulan bahasa ini dilangsungkan bertepatan pada Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober lalu. Namun mengingat Jumat merupakan waktu singkat, maka diundur pada 29 Oktober, sebagaimana kesepakatan dewan guru dan kepala sekolah. Suksesnya pelaksanaan bulan bahasa di SMAN 1 Sebawi ini, menurut dia, berkat kerjasama seluruh warga sekolah, mulai kepala sekolah, dewan guru, dan seluruh siswa. “Untuk penyerahan hadiah bagi pemenang akan dilaksanakan Insya Allah, jika tak ada halangan Senin, 7 November 2011,” ucapnya. Hal serupa juga disampaikan Kepala SMAN 1 Sebawi Agus Kartono, di mana kegiatan bulan bahasa ini merupakan wadah penyalur bakat dan minat siswa, sekaligus solusi atas permasalahan yang dihadapi pemuda. Pemerintah dan sekolah, menurut dia, tidak saja mengecam dan

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

MADING: Wakil Ketua Pelaksana Bulan Bahasa di SMAN 1 Sebawi Eriston Sijabat bersama dewan guru dan para peserta bulan bahasa memperlihatkan hasil karya siswa berupa majalah dinding (mading).

menjelekkan pemuda terkait kenakalan remaja, melainkan memberikan solusi dan wadah penyaluran bakat kearah positif seperti bulan bahasa. Apalagi temanya Bhineka Tunggal Ika, sehingga di-

harapkan pemuda bersatu dan mampu menghargai perbedaan yang ada. Ditambahkanya para siswa selaku pemuda penerus bangsa mampu berkreatif, inovatif, menjungjung tinggi moralitas

dan akhlakulkarimah. “Melalui kegiatan ini diharapkan siswa kita mampu menjadi pemuda berjiwa wirausaha, kreatif dan inovatif menghadapi persaiangan global,” katanya. (har/*)

Dewan Desak Bentuk BPP Kabupaten Sambas SAMBAS – Untuk mengantisipasi bergesernya batas negera dalam bentuk fisik berupa patok batas, perlu adanya badan khusus yang fokus memantau dan memelihara patok batas. Hal tersebut bisa dilakukan oleh pemerintah pusat dengan membentuk badan pengelolaan perbatasan kabupaten (BPPK) di Kabupaten Sambas. Wacana pembentukan BPP kabupaten ini diutarakan anggota DPRD Sambas Ivandri dari Partai Bintang Reformasi (PBR). Menurutnya, BPP Kabupaten Sambas ini penting dimiliki Sambas, mengingat urgensinya dalam memelihara

kedaulatan bangsa. Apalagi Kabupaten Sambas berbatasan langsung dengan Malaysia. “Kabupaten Sambas perlu membentuk badan pengelolaan perbatasan kabupaten karena Kabupaten Sambas langsung berbatasan dengan Negara Malaysia,” ungkapnya kepada Pontianak Post, kemarin. Dasar hukumnya, tambah Ivandri, sebagaimana Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pedoman Pembentukan Badan Pengelolaan Perbatasan di Daerah, sebagaimana tertuang dalam pasal 7 peraturan tersebut, di mana wewenang

BPP kabupaten pada ayat b: menjaga dan memelihara tapal batas. Sedangkan di ayat c: BPP kabupaten melakukan koordinasi dalam rangka pelaksanaan tugas pembangunan di kawasan perbatasan di wilayahnya, dilanjutkan dengan ayat d: melakukan pembangunan kawasan perbatasan antar-pemerintah daerah atau antara pemerintah daerah dengan pihak ketiga. “Berarti BPP Kabupaten Sambas sangat mendesak untuk dibentuk, agar ke depan kita lebih fokus membangun kawasan batas wilayah negara kesatuan, untuk kesejahteraan penduduk daerah

perbatasan,” tegasnya. Oleh sebab itu, ia mengharapkan wacana ini menjadi pertimbangan pemangku kebijakan, baik Pemerintah Daerah Sambas, Pemerintah Provinsi Kalbar, hingga Pemerintah Pusat. Dengan terbentuknya BPP kabupaten diharapakan nantinya penanganan wilayah perbatasan bisa lebih fokus dan terpadu. “Dengan demikian dapat mengantisipasi hal yang tak diinginkan di wilayah perbatasan, termasuk masuk masalah tapal batas yang sempat heboh di tataran nasional,” ujarnya. (har)


Pontianak Post

KETAPANG

Senin 31 Oktober 2011

Lestarikan Budaya Melalui Festival Keraton

POTRET

Tingkatkan Suasana Kondusif ORGANISASI paguyuban tak jarang dimanfaatkan beberapa partai politik (parpol) untuk mendulang suara. Terlebih ketika pemilihan kepala daerah. Karena itu, Ikatan Keluarga Madura Ketapang (IKMK) menegaskan tak akan ikut dalam politik praktis, termasuk dalam Pilgub 2012 mendatang. Saat menghadiri Musda V IKMK di Pondok Pesantren Nurilahi Ketapang, kemarin (30/10). Sekertaris Umum Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalbar Nagian Imawan berpesan kepada para pengurus IKMK untuk dapat meminimalisir adanya politik praktis di dalam tubuh IKMK. Karena menurutnya, hadirnya politik praktis dalam Nagian Imawan suatu oragnisasi paguyuban seperti IKMK, jika tidak diantisipasi dengan baik, akan memberikan dampak yang kurang baik bagi organisasi yang bersangkutan. Dalam kesempatan itu, Nagian lebih mengimbau agar warga Madura di Ketapang dapat terus berupaya memotovasi diri untuk bersama-sama mengembangkan nilai seni dan budaya asli Madura. Mereka juga diminta untuk dapat memberikan konstribusi besar terhadap pembangunan di daerah Kabupaten Ketapang. “Tidak hanya sebatas meningkatkan seni dan budaya yang ada, namun saya juga berharap agar warga Madura yang ada di Ketapang dapat terus berupaya untuk saling menjaga suasan kondusif yang ada di Kabupaten Ketapang,” katanya. Dia berharap agar masyarakat Madura di Ketapang yang tergabung di bawah naungan IKMK dapat meminimalisir adanya politik praktis di dalam tubuh oraganisasi paguyuban tersebut. Sementara itu, Sekretaris panitia Musda V IKMK Usman Tahir mengatakan bahwa tujuan dibentuknya IKMK adalah sebagai wadah pembinaan etnis Madura. Ke depannya, dia berharap agar etnis Madura dapat berkolaborasi dengan warga tempat mereka tinggal. Karena IKMK merupakan organisasi paguyuban, ia menegaskan agar ketua IKMK yang terpilih pada Musda tidak diperkenankan berasal dari parpol. “Hal itu untuk menjaga kenetralan IKMK. Selain itu untuk mengantisipasi agar tak terseret ke ranah politik praktis,” pungkasnya. (ash)

ASHRI ISNAINI/PONTIANAK POST

KARNAVAL MOTOR: Iringan karnaval motor hias turut meramaikan rombongan para raja se-Kalimantaan dan nusantara menuju Keraton Panembahan Matan dengan menyusuri Sungai Pawan (kiri). Para raja disambut dengan ritual kute mare saat memasuki halaman Keraton Panembahan Matan Tanjungpura (kanan), dalam puncak Festival Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura, kemarin (30/10).

KETAPANG – Puncak Festival Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Ketapang. Sejak pukul 07.00 WIB kemarin (30/10), halaman Keraton Panembahan Matan di Mulia Kerta, Benua Kayong, dipadati ribuan warga yang begitu antusias dan bersemangat ingin menyaksikan secara langsung penutupan Festival Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura, yang dihadiri para raja-raja se-Kalimantan, tokoh agama, tokoh masyarakat, segenap unsur pemerintahan daerah, dan perwakilan dari Permerintah Provinisi (Pemprov) Kalbar. Pantauan Pontianak Post, tidak hanya sebatas di halaman Keraton, marakanya pe-

Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk.. Contact person:

BiroKETAPANG (0534) 35514

21

nutupan festival telah terasa sejak di sepanjang Jembatan Pawan I dan di pinggiran Sungai Pawan yang dipenuhi warga untuk menyaksikan arakan raja-raja se-Kalimantan. Sebelum memasuki acara inti, para raja se-Kalimantan diarak menyusuri Sungai Pawan menuju Keraton Panembahan Matan dengan menggunakan kapal (triver cruise) Keraton, yang diiringi dengan arakan puluhan motor hias pawai. Setibanya di halaman Istana, rombangan raja-raja tersebut disambut dengan ritual Kute Mare, tarian selamat datang, dan kirab budaya multietnis dan beragam kesenian budaya yang ada di Ketapang. Ketua Ikramat, Gusti Kamboja, mengaku cukup bangga demi

melihat antusiasme warga yang dinilai cukup baik, selama mengikuti dan menyaksikan hadirnya festival. Mengingat besarnya manfaat yang dirasakan dari kehadiran festival sebagai salah satu upaya mempertahankan dan melestarikan seni dan budaya yang ada, ia mengimbau kepada semua elemen masyarakat untuk bersama-sama terus berupaya meningkatkan even serupa. Sementara itu perwakilan mejelis kerajaan nusantara (MKN) se-Kalimantan Barat, Gusti Arman, mengatakan bahwa majelis kerajaan nusantara berpandangan bahwa kegiatan seperti Festival Keraton Matan dapat mengembalikan nilai-nilai luhur bangsa yang semakin hari semakin luntur

akibat globalisasi. “Bangsa kita adalah bangsa yang berasal dari masyarakat yang berbudaya dan memiliki jati diri yang luhur, yang wajib menjadi kebanggan kita,” katanya. Karena itu, lanjut dia, keanekaragaman adat dan dan budaya di nusantara ini bukan menjadi pemicu perpecahan. Namun dengan hadirnya perbedaan-perbedaan itu yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia. “Dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, yang makin memperkuat persatuan dan kesatuan Republik Indonesia, kami para sultan dan raja senusantara menjadi benteng terakhir dalam mempertahankan pelestarian adat dan budaya di nusantara ini,” papar Raja

Sanggau tersebut bersemangat. Agar upaya pelestarian budaya dapat berjalan optimal, raja dari Keraton Suryanegara Sanggau ini mengharapakan adanya dukungan dari pemerintah dan semua pihak. “Keraton khusus menjadi benteng dari pelestarian budaya, ke depan majelis kerajaan nusantara akan mengembangkan adanya ‘anugerah budaya’ yang akan disampaikan rajaraja ke pihak-pihak yang berperan dalm hal kebudayaan, juga akan melakukan gerakan sadar kebudayaan atau wisata budaya kepada generasi muda, sehingga para generai muda dapat semakin mencintai dan bangga terhadap seni dan budaya yang dimiliki,” pungkasnya. (ash)


KAYONG UTARA

22

Pontianak Post

Hari Ini Rombak SKPD

INFO

Terpilih Ketuai Apindo BAHARUDIN terpilih sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Kayong Utara priode 2011 – 2016. Figur yang juga Ketua DPC Partai Bintang Reformasi (PBR) Kabupaten Kayong Utara ini terpilih melalui voting terbuka pada Musyawarah Kabupaten (Muskab) Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Apindo Kabupaten Kayong Utara di Aula Kantor Desa Sutera, Sukadana, belum lama ini. “Alhamdulillah, pada Muskab Dewan Pimpinan Kabupaten Asosiasi Pengusaha Indonesia Kabupaten Kayong Utara tanggal 25 Oktober kemarin, saya terpilih sebagai ketua untuk masa bhakti 2011 – 2016, mohon doanya,” ujar figur yang karib disapa Bahron ini. Disebutkan, sebelumnya ada empat nama yang muncul untuk menjadi calon ketua. Selain Baharudin dan Bun Fa, nama lainnya adalah Amru Chanwari, ketua DPC AKSI dan Usman Talib, ketua Apdesi. Dalam perjalanannya, Amru dan Usman memilih mundur hingga menyisakan Baharudin dan Bun Fa yang bertahan. Setelah Ketua Apindo terpilih, tim formatur yang terdiri Baharudin, Yamani, Safarudin, Akhmad Suandi, Jasman, dan Abdul Syukur menetapkan Akhmad Suandi sebagai sekretaris. Sedangkan posisi bendahara dipercayakan kepada Bun Fa. Sementara itu, pascaterpilih, Bahron berjanji akan segera mendorong agar upah minimum kabupaten (UMK) Kayong Utara segera ditetapkan. “Kita akan bekerjasama dengan pemerintah dan SPSI Kabupaten Kayong Utara yang nantinya tergabung dalam tripartit, akan membentuk Dewan Pengupahan untuk meneruskan standar upah minimum kabupaten (UMK) yang nantinya dibahas di DPRD untuk disahkan menjadi perda,” ungkapnya. Diakuinya, sejak terbentuknya Kabupaten Kayong Utara, daerah ini masih menggunakan standar upah minimum yang mengacu Kabupaten Ketapang. Sebab, Kabupaten Kayong Utara sebagai daerah otonomi baru hingga sekerang belum memiliki perda mengenai UMK. Dengan adanya peraturan standar UMK, Bahron yakin akan memberikan kepastian hukum tentang upah kerja. Dia berharap, setelah ditetapkannya UMK yang diperkuat dengan perda, nantinya investor lebih banyak lagi berinvestasi di Kabupaten Kayong Utara. “Karena yang selama ini seringnya terjadi perselisihan antarperusahaan dengan karyawan tentang upah kerja yang pada akhirnya menyebabkan dunia usaha menjadi tidak kondusif,” terangnya. (mik)

Senin 31 Oktober 2011

SUKADANA – Sejumlah Wabup Mintapejabat SKPD di lingkungan Pemkab Kayong Utara Tingkat Etos dikabarkan bakal bergeser. Terendus kabar pula bahwa Kerja sejumlah nama akan naik

HUMAS

KUNJUNGI PELABUHAN PERIKANAN: Bupati Kayong Utara Hildi Hamid bersama Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Dedy H Sutisna beserta rombongan mengunjungi salah satu pelabuhan perikanan Kayong Utara yang berada di Kecamatan Sukadana.

Warga Gotong Royong Bersihkan Ponpes SUKADANA – Warga Sungai Gali Desa Pangkalan Buton, Sukadana, antusias melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan di sekitar kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyatul Aulad, Minggu (30/10). Pemuka masyarakat Sungai Gali, Masra’i terlihat langsung turun tangan berbaur dalam kegiatan tersebut. Tak terkecuali juga Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kayong Utara Jalian serta Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kayong Utara Syukran, selaku warga sekitar. Tokoh Muda dari Ikatan Keluarga Madura Kayong Utara Syafi’i Anuar mengatakan bahwa kegiatan gotong royong tersebut sengaja mereka lakukan. Selain untuk bersih-bersih, juga dapat menumbuhkan rasa kebersamaan. “Kegiatan gotong royong juga menjadi momen yang tepat untuk kita saling silatur-

rahmi. Apalagi, gotong royong ini budaya masyarakat kita yang tanpa terasa kian hari semakin memudar,” ujarnya. Sementara itu, pemuka masyarakat Sungai Gali, Masra’i mengatakan bahwa mereka sengaja memusatkan kegiatan di Ponpes Tarbiyatul Aulad. Pasalnya kondisi halaman dan bangunan lembaga pendidikan agama ini terlihat begitu memprihatinkan. Pimpinan Ponpes Tarbiyatul Aulad ini menerangkan bahwa Ponpes yang dibangun pada 1992 melalui dana swadaya masyarakat tersebut hingga kini, kondisinya sudah memprihatinkan dan perlu direhab. “Sejauh ini, kita hanya menerima satu kali bantuan dari pemerintah daerah sebesar Rp15 juta dan dari Sekda Provinsi Kalbar Bapak M Zeet Hamdy Assovie sebesar Rp5 juta,” kata dia. Sementara iitu Kepala DPPKAD

Kayong Utara Jalian menilai bahwa kegiatan gotong-royong atau kebersamaan dalam abad modern seperti sekarang ini masih diperlukan. Pasalnya gotong-royong merupakan tradisi yang baik. “Tradisi ini menjunjung tinggi rasa kesetiakawanan sosial, solidaritas, tolong-menolong, dan saling membantu, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, untuk membangun masyarakat,” jelas figur yang juga Ketua Harian Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Kayong Utara ini. Jalian berharap agar kegiatan seperti ini mampu menanamkan kembali kesadaran sikap dan perilaku disiplin masyarakat desa melalui penciptaan tiga pola budaya. Yaitu, budaya kerja, budaya bersih, dan budaya tertib. “Ketiga pola budaya tersebut diharapkan dapat dilaksanakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ketua PHBI Kayong Utara ini. (mik)

dan dipromosikan sebagai kepala SKPD. Bahkan, ada juga pejabat yang disebut telah masuk masa pensiun. Hingga kemarin (30/10), belum diketahui secara pasti nama-nama pejabat yang bergeser. Termasuk, mereka yang dipromosikan serta yang masuk masa pensiun. Kabag Humas dan Protokoler Setda Pemkab Kayong Utara Joni Tarigan mengaku belum mendapat bocoran. “Yang jelas, bahwa besok (hari ini, Red) ada acara pelantikan pejabat SKPD di Gedung Balai Praja, Kompleks Kantor Bupati Kabupaten Kayong Utara,” jelas Joni. Kepastian akan dilaksanakannya pelantikan SKPD hari ini juga dibenarkan Wakil Bupati Kayong Utara Muhammad Said. Orang nomor dua di jajaran eksekutif Kabupaten Kayong Utara ini berpesan kepada para pejabat SKPD yang dilantik agar nantinya mampu meningkatkan etos kerja. Salah satu aspek penting yang harus menjadi perhatian dan tanggungjawab seorang pimpinan, menurut Said, adalah meningkatkan etos kerja dan kinerja aparatur yang berada di bawah kepemimpinannya. Sebagai seorang pimpinan, menurut dia, juga harus dapat menyiptakan kondisi yang kondusif, di mana seluruh anggota organisasi mampu mewujudkan komitmen bersama dan pada saat yang sama mendorong pemanfaatan kapasitas anggotanya, demi kelangsungan hidup organisasi yang dipinpinya. “Tak kalah pentingnya, aparatur pemerintah juga dituntut untuk disiplin. Selain itu, lakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja yang telah, sedang dan yang akan dilaksanakan,” pesan Said. Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pontianak ini menyarankan agar ke depan, setiap kepala SKPD meminta izin kepada kepala daerah jika bertugas dan melaksanakan kegiatan di luar daerah. Ini sangat penting, menurut dia, untuk menjaga komunikasi, sehingga tidak menghambat pelaksanaan pembangunan di daerah. “Dan paling utama, aparatur sebagai abdi negara harus siap ditempatkan dimanapun. Jika perlu bawa istri untuk bersama-sama tinggal di tempat tugas,” sarannya. (mik)

Teluk Batang jadi Minapolitan Kayong Utara SUKADANA – Bupati Kayong Utara Hildi Hamid mengajukan suatu konsep minapolitan Kabupaten Kayong Utara, yang saat ini masih dalam proses kajian akademisi, yaitu Minapolitan Teluk Batang. Penyampaian konsep ini diajukan Bupati saat membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Program Minapolitan yang dihadiri Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikan Dedy H Sutisna, MS beserta rombongan di Hotel Mahkota Kayong Sukadana, 28 Oktober lalu. Selain itu, pada acara ini juga hadir Wakil Ketua DPRD Kayong Utara M Sukardi, Wakil Bupati Kayong Utara Muhammad Said, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar, serta sejumlah kepala PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar bln OKTOBER 2011 PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : • Umur Tanaman 3 tahun Rp. 1.099,74,-

Harga CPO/ Kg Rp. 7.287,14

• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.183.77,-

(tidak termasuk PPN)

• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.270.35,• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.314.73,-

Harga Kernel/Kg :

• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.359,87,-

Rp. 3.216,94,- (tidak termasuk PPN)

• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.404.25,-

Indeks “K” : 87.47 %

• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.449.40,• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.495,18,TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

SKPD di lingkungan Pemkab Kayong Utara dan kelompok nelayan Kayong Utara. Selanjutnya, dijelaskan Bupati bahwa Pelabuhan Perikanan Pantai Teluk Batang sesuai tata ruang kabupaten, terbentuk menjadi sentra industri dan jauh ke depan di muara Teluk Batang terdapat dua PPI, yaitu PPI Sukadana dan PPI Tanjung Satai yang saat ini merupakan sentra produksi perikanan di Kabupaten Kayong Utara. Oleh karenanya, dalam kesempatan tersebut Bupati berharap besar konsep ini kiranya perlu mendapat dukungan dari Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sebagai gambaran umum, Bupati menginformasikan bahwa Kayong Utara terdiri

Harga Rp. 5.000,Rp. 16.000,Rp. 40.000,Rp. 72.000,Rp. 55.000,Rp. 80.000,Rp. 17.000,Rp. 5.700,Rp. 5.600,Rp. 4.500,Rp. 6.500,Rp. 6.000,Rp. 7.500,Rp. 20.000,-

MINGGU KE 4 OKTOBER 2011

terbesar di Kalbar. Namun di awal tahun 80-an keadaan berubah, karena perairan tersebut banyak beroperasi kapal penangkap ikan asing, bahkan berpangkalan di Pulau Pelapis. Demikian juga kapal penangkap ikan dari provinsi lain, kemudian maraknya pengeboman ikan di terumbu karang suaka alam Laut Karimata. Saat itu fungsi pengawasan masih lemah dan nelayan lokal jauh kalah bersaing dengan nelayan pendatang,” ungkapnya. Pada tahun 2010 kondisi persaingan antar nelayan lokal dan pendatang masih terfokus pada armada dan alat penangkap ikan Kabupaten Kayong Utara yang 80 persen adalah armada semut –perahu dan sampan motor dibawah 5 GT. (humas)

PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK Komoditi Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Lembar

dari enam kecamatan yaitu dua kecamatan kepulauan, tiga kecamatan pesisir, dan satu kecamatan pedalaman, serta berada pada alur Selat Karimata. “Keadaan geografis seperti ini menunjukkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan dapat diandalkan sebagai salah satu pendukung pertumbuhan ekonomi di KKU,” katanya. Pada tahun 2010 sektor ini telah memberikan konstribusi terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Kayong Utara sebesar lebih dari 20 persen, di antaranya sebesar 90 persen disumbang oleh kegiatan perikanan tangkap. “Kalau kita melihat ke belakang di bawah tahun 80-an, wilayah perairan Tanjung Satai dan sekitarnya pernah terkenal sebagai penghasil ikan kembung

04 OKTOBER 2011

NO. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

NAMA BARANG BAHAN KEBUTUHAN POKOK Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium

SATUAN

HARGA

KET.

NO.

NAMA BARANG

SATUAN

HARGA KET.

KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

7.000 7.375 1.300 31.500 15.000 45.750 15.750 16.000 4.125 7.000 32.125 18.000 8.000

BAHAN KEBUTUHAN POKOK KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS

7.500 8.125 9.625 Luar Negeri 14.125 10.125 71.500 Kualitas A 21.250 42.500 16.750 8.175 27.125 6.250 7.000

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar


Pontianak Post

Senin 31 Oktober 2011

aneka

23

Dermaga Proyek Provinsi Hanyut Sambungan dari halaman 24

tersebut ke ke pasar tradisional di Jalan M. Nawawi Desa Paal. Kepala Dishubkominfo Melawi, Effi Sutiono membenarkan hal tersebut. Dia menjelaskan pemindahan dermaga itu atas permintaan Bupati Melawi untuk menunjang keberadaan pasar tradisional. Sebab jika dermaga ada disitu, warga dari

pedalaman singgahnya disitu, dan akan membuat pasar tradisional semakin ramai. Pada saat hanyut, Effi mengaku sudah melaporkan masalah ini ke Dishubkominfo Provinsi, namun hingga saat ini tidak ada jawaban dari mereka. Selama berbulan-bulan dermaga tersebut diikat warga di Desa Keninjal. Lebih lanjut pria yang pernah menjabat

sebagai asisten II Setda Melawi ini mengungkapkan alasan dipindahkannya dermaga itu dari desa baru karena tidak ada yang memperhatikan. Sementara proyek tersebut masih tanggung jawab provinsi, sampailah barang itu hanyut. Sementara saat dilaporkan ke Dishubkominfo Provinsi, tidak ada jawaban. Mengenai penarikan dermaga itu dari Desa

Keninjal juga tiak ada jawaban mengenai biayanya. Padahal Dishubkominfo Melawi sudah melaporkan secara lisan. “Biaya penarikan terpaksa kita talangi dengan menggunakan dana di Dishubkominfo dulu. Minta gantinya ke Dishubkominfo Provinsi tidak ada jawaban. Padahal dermaga itu belum ada penyerahan. Terus dermaga itu, masih ada proyek

Jiran Ambil Bagian Sambungan dari halaman 17

eksebisi bebek modifikasi open non crosser,” ungkap Ketua panitia Idrus Syah saat ditemui Pontianak Post di sirkuit Dare Itam, Minggu (30/10) kemarin. Menurut Idrus pembukaan Grasstrack pada awalnya akan dihadiri dan dibuka oleh Gubernur namun karena

kesibukannya kehadiranya di gantikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadis Pora) provinsi Kalbar Utin Kusumawati. Dalam sambutanya, Gubernur Cornelis yang dibacakan oleh Kadispora Kalbar, mengatakan, pemerintah provinsi sangat mendukung sekali adanya kegiatan Grasstrack seperti ini. Karena dari keg-

iatan ini akan didapat multi manfaat yaitu memajukan olahraga dan turut membangun kesehatan masyarakat. “Untuk itu penyelenggaraan kejuaran seperti ini perlu adanya target yang jelas. Karena untuk membangun tidaklah mudah dan banyak tantangan yang dihadapi khususnya di bidang olehraga,” ujarnya. Untuk itu ia

berharap agar panitia dan peserta dapat memanfaatkan even ini, untuk meningkatkan prrestasi. “Sangat di harapkan dengan digelarnya perlombaan balap ini, para pembalap kita dapat meningkatkan prestasi dan mengukur kemampuan apa lagi dalam even ini telah di ikuti peserta dari Serawak Malaysia. (sgg)

kemudian dalam pengontrolannya dapat dengan mudah dilakukan,” kata Makmur sapaan akrabnya. Hal yang sama juga disampaikan oleh Sabatian Batur, camat Belitang hulu, ia berharap agar para pengarajin lebih focus lagi memcari motovmotiv yang menarik. “Tapi motiv asli daerah

jagan diabaikan, karena keasalian daerah adalh bentuk cirri kahs yang mudah dikenal,’ kata batur sapaan akrabnya. Acara terakhir ketua TP PKK Sekadau menbrikan bantuan bibit sayuran kepada PKK Desa serta paket Usaha kecil sekolah (UKS) untuk anakanak sekolah dasar. (nie)

di pinggiran Singkawang juga mengeluh kan hal sama. Beberapa warga Seluang, Kelurahan Mayasopa, Singkawang Timur, belum lama ini mengakui aliran listrik ke tempatnya juga sering padam. Bahkan tidak jarang, dalam sehari bisa tiga kali. “Kalau dihitung, pemadaman listrik selalu terjadi. Bahkan, kadang-kadang pemadaman tidak hanya sekali tetapi sampai tiga kali dalam sehari,” kata salah satu warga Rt 10 Rw 04 Jalan Subah, Kelurahan Mayasopa Singkawang Timur, Ida.Kejadian tersebut, diakui ibu yang keseharian nya berjualan makanan dan

minuman ini, sudah terjadi sejak lama. Artinya, bukan baru-baru ini saja. “Kalau sering padam sih sudah lama, bukan baru kali ini saja,” katanya. Pemadaman yang dilakukan perusahaan berpelat merah itu. Diakui Ida, tanpa pemberitahuan. Namun, berdasarkan informasi dari warga ke warga. Karena jaringan kabel, tertimpa pohon atau lainnya. “Warga sih ngomongnya ada pohon tumbang dan mengenai kabel. Tapi masak, kejadian itu tiap hari, padahal angin atau hujan lebat tidak terjadi saat itu,” katanya. (fah)

Sementara itu, Ketua LPTQ Kecamatan Pemangkat, H Azwar haidir, kegiatan rutin tahun ini jangan dianggap sebagai ajang seremonial belaka, melainkan wadah mengembangkan bakat dan mencapai prestasi di bidang keagamaan. “Bukan saja menjadi pengujian bakat melainkan sebagai wadah untuk kita bersamasama memahami makna dan menjalankan ajaran Al-Quran sebagai pedoman hidup,” ungkapnya. Melalui MTQ ini, kata dia, diharapkan akan lahir generasi qurani yang dapat mem-

bawa harum nama Pemangkat baik ditingkat kabupaten hingga nasional. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Burhani B Soni, memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas partisipasi masyarakat dalam mensukseskan MTQ kecamatan Pemangkat, mulai dari peserta yang antusias serta warga dalam mendirikan pentas megah MTQ. “Ini membuktikan bahwa religiusitas warga pemangkat tinggi demi mendukung lahirnya generasi Islami khususnya di Kecamatan Pemangkat ini,” jelasnya. (har)

di wilayah dusun Sinam desa Ngarak tidak ada sosialisasi ke masyarakat.Kades Ngarak Supardi.B masalah batas sejak dulu sudah di musyawarahkan bersama dan di laporkan ke

pemerintah untuk menyelesaikannya. Karena batas antara kabupaten hanya hingga sekarang pihak pemerintah belum ada penyelesaian masalah batas wilayah. (sgg)

beberapa daerah. Masyarakat emosi, akhirnya mereka mengambil tindakan sendiri dengan cara menghalau dan membakar motor pelaku,” kata warga mengingatkan. Kapolres Singkawang, AKBP Prianto melalui Kasat Lantas Polres Singkawang, Ajun Komisaris Bagio Erianto mengakui, pihaknya akan melakukan tindakan tegas kepada para pembalap liar ini. “Kita akan ambil tindakan persuasif. Bila tak digubris, tentu tindakan tegas akan kita lakukan,” kata Bagio yang baru saja beberapa pekan men-

duduki jabatan sebagai kasat lantas menggantikan AKP Reza Simanjuntak yang mutasi di Polres Bengkayang. Selain itu, mantan Kapolsek Singkawang Barat ini minta kepada orang tua untuk mengingatkan kepada anaknya agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan orang lain. “Orang tua harus menasihati anak dan hendaknya tidak sembarangan memberikan motor kepada anak mereka. Peran orang tua sangat besar mencegah jangan sampai terjadi kebut-kebutan ini,” kata Bagio. (zrf)

Tenun Ikat Sekadau Sambungan dari halaman 17

Pemgemabngan motif tenun ikat, sambung Tika, yang dipusat di Kumpang Ilong memiliki nilai positif dan sangat perlu, namum pemgembangn motive tenun ikat tidak mengabaikan ciri khas aslinya daerah, karena setiap daerah memilki ciri khas tersendiri.

Diempat yang sama Makmur Pakpahan SE, dalam sambutan mengatakan, untuk kelompok tenun pemerintah akan memberkan bantuan, namum terlebih para pengrajin hendaknya membentuk koprasi. “Alasan agar bantaun yang diberikan dapat dikordinir melalaui Koprasi tersebut,

Sewa Mesin Mundur Hingga Juni Sambungan dari halaman 17

nanti, suplai akan bisa berlebih,” kata Arief Kuncoro. Saat ditanya mengenai masih penyebab adanya pemadaman saat ini. Arif Kuncoro mengatakan pemadaman kalu secara bergilir, di Singkawang dan sekitarnya tidak ada lagi. Namun hal itu disebabkan karena masih kekurangan suplai. Sehingga harus mengambil suplai dari Pontianak. “Lebih karena karena pasokan listrik. Karena kita dapat pasokan melalui tranmisi 140 KV. Dan saat ada gangguan, kita akan menelusuri dulu, kemudian menghidupkan dengan

cara bertahap,” katanya. Terkait gangguan, lanjutnya, info dari Pontianak disebabkan layanglayang.Dalam usia yang sudah 66, lanjut Arief, PLN, khususnya Cabang Singkawang, bertekad akan mengurangi pemadaman. Kemudian juga akan melakukan pembenahan berbagai sector yang ada. Itu semua demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Kami juga akan menekan angka susutnya distribusi. Serta masalah tunggakan dari pelanggan yang mencapai Rp3 miliar lebih,” katanya. Pemadaman yang terjadi, tidak hanya di dalam kota saja. Masyarakat yang tinggal

Pemangkat Target Juara Umum Sambungan dari halaman 17

“Kita harapkan para peserta MTQ ini dapat memaksimalkan potensi diri yang ada di setiap cabang yang pertandingan sehingga terwujud peserta yang mampu berbicara di tingkat MTQ kabupaten nantinya,” ungkap Camat Pemangkat M Syerly saat pembukaan MTQ. Pemangkat, kata dia, diharapkan mampu mendapat hasil terbaik pada MTQ tingkat kabupaten Tahun ini. “Kalau bisa kita raih juara umum,” ungkapnya. Target ini, lanjut camat, terwujud atau tidak tak jadi soal,

melainkan terpenting kerja keras dan tampil maksimal. Ia mengharapkan seluruh peserta optimis berbuat yang terbaik. Pada malam pembukaan tersebut, ratusan warga menyaksikan langsung malam pembukaan. Sebuah pentas besar didirikan di halaman sekolah tersebut, bahkan boleh dibilang panggungnya besar, dengan satu kubah utama, disisi kanan kiri panggung terdapat gerbang memanjang berbentuk kubah, dengan demokarsi kampu warna warni, sehingga terlihat kokoh dan megah.

Batas Lahan Tak Jelas Sambungan dari halaman 17

Sinam, desa Ngarak. Kita merasa dibohongi oleh PT PSP dan lahan yang sudah digarap oleh PT CG diukur ulang dan diker-

jakan oleh PT. PSP.“Kami minta agar Bupati Pontianak harus bertanggung jawab dengan masalah batas wilayah dengan kabupaten Landak,” katanya PT.PSP mengerjakan lahan

Balapan Liar Dikeluhkan Sambungan dari halaman 17

atau menjelang magrib. Selain itu, sering juga pada malam hari. “Kita sering menghalau mereka dengan membawa kayu agar mereka berhenti. Mereka berhenti, setelah kita pergi langsung datang lagi kebut-kebutan,” kata warga kepada Pontianak Post, belum lama ini. Warga setempat sangat berharap polisi untuk terus melakukan patroli dan mengejar pelaku kebutkebutan. “Yang nongrong disitu ang-

kut saja. Bisa saja mereka taruhan,” kata warga. Orang tua diingatkan agar memberikan nasihat dan tidak melepaskan motor mereka untuk digunakan anak-anak mereka. “Orang tua sangat berperan. Jangan membiarkan. Kalau sudah menimbulkan kecelakaan, nanti mencari kesalahan-kesalahan orang lain,” kata warga geram. Dia khawatir, bila kesabaran warga sudah tak bisa ditahan, aksi kebut-kebutan anak dihalau dan dibakar motornya. “Seperti yang terjadi di

Pembatas Desa Seucing Labai dan Kualan Hilir Sambungan dari halaman 17

administrasi pemerintahan, khususnya menyangkut wilayah hokum desa,” kata Muslimin S.Ip, Kepala badan Pemdes, perempuan dan KB Kabupaten Ketapang. Pilar batas desa tersebut tidak menghilangkan kepemilikan atas lahan. Artinya, jika masyarakat Kualan Hilir memiliki lahan di Sekucing Labai, atau masyarakat Desa Sekucing Labai memiliki lahan di Desa Kualan Hilir tidak ada persoalan. Lahan atau tanah tersebut tetapi milik pribadi masyarakat. Dengan semakin jelasnya batas desa, maka akan semakin memudahkan dalam urusan pelayanan ke

masyarakat. “Dengan pemasangan batas desa yang dilakukan masyarakat pada kedua desa itu, intinya juga untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat,’’ tegas Muslimin, S.Ip. Lebih lanjut ia menyebutkan pemasangan batas patok tersebut sesuai dengan SK Bupati Ketapang nomor 15 tahun 2011 yang disempurnakan dengan SK nomor 338 tahun 2011. Selain itu, penentuan patok batas desa tersebut dituangkan juga dengan surat pernyataan bersama dalam ritual adat Tata Batas Pagongk. Pernyataan bersama itu ditandatangani Evaristus

Rusdi, ketua Tim 8 Desa Kualan Hilir, Emok Sima Kades Kualan Hilir, Yohanes Heng Ketua Adat Kualan Hilir, Muslimin S.Ip Kabag Pemdes, Perempuan dan KB Ketapang, Yohanes Seda ketua tim 8 Desa Sekucing Labai, Adelmus Kepala Desa Sekucing Labai, Apai Ketua Adat Sekucing Labai, DAD Simpang Hulu dan Camat Simpang Hulu. Kepala Badan Pemdes, Perempuan dan KB Kabupaten Ketapang menilai sikap proaktif masyarakat dalam menentukan batas desa secara arif dan bijaksana itu, patut diberikan apresiasi. Ungkapan terima kasih itu juga disampaikannya kepada masyarakat, Kepala desa Sekucing La-

bai, dan Kualan Hilir, tokoh masyarakat, DAD dan Muspika Simpang Gulu, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancat. Demikian juga peran serta perusahaan yang ada di Kecamatan Simpang Hulu yang juga aktif melibatkan diri. “Harapan kita, kebersamaan masyarakat Sekucing Labai dan Kuala Hilir menentukan tapal batas tak hanya menjadi sejarah bagi mereka, tetapi kebersamaan dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat tersebut bisa dilakukan desa-desa lain dalam menentukan tapal batas sehingga tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari,” ucap Muslimin menuntaskan. (*)

lanjutan lagi tahun depan,” paparnya.Effi mengatakan, jika dermaga itu dilakukan proyek lanjutan oleh Dishubkominfo Provinsi, maka silahkan kerjakan. Namun diminta lokasi dermaga itu tetap dipasar tradisional, sebab itu akan lebih diperhatikan dibandingkan di

Desa Baru. “Kini keberadaannya sudah di pasar tradisional Desa Paal. Nanti apabila ada proyeklanjutan,makakitaminta dikerjakan disitu saja. Dari pada dikerjakandandipindahkanlagi ke Desa Baru, ujung-ujungnya tidak diperhatikan dan hanyut lagi,” pungkasnya. (wah)

Desa Gut Jaya Bakti Butuh ... Sambungan dari halaman 24

“Kami mengharapkan sekali uluran tangan dari pemerintah kabupatenmengenaiberbaikan jalan yang kondisinya dalam rusak parah. Sedangkan jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan ke desa dan dusun lainnya,” ungkap Stiben, salah seorang warga. Tak hanya itu, Stiben melanjutkan, rusaknya jalan tersebut juga mengganggu anak-anak pada saat akan pergi ke sekolah. Sebab memperlambat waktu tempuh perjalanan mereka. Terlebih pada saat musim hujan maka jalan menjadi becek diakibatkan genangan air hujan. Sehingga untuk mengatasinta, warga sendiri melakukan perbaikan swadaya dengan membangun gertak kayu kecil di atas jalan yang tergenang tersebut. “Biasanya kalau jalan kaki bisa setengah jam, namun kondisi saat ini menggu nakan kendaraan bermotor saja bisa satu jam lebih. Jadi kasihan siswa SD dan SMP yang sekolah di Desa Gut Jaya Bakti, belum lagi pakaian seragam mereka yang kotor kalau terkena percikan lumpur,” ungkapnya. Dia mengaku, pemerintah desa telah mengusulkan adanya perbaikan jalan desa. Tetapi

belum juga ditanggapi. Pemerintah desa dan masyarakat setempat terus membangun komunikasi dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan maupun daerah dalam hal penanganan infrastruktur jalan. Namun hingga saat ini belum ada sentuhan sama sekali. “Kami sudah beberapa kali mengusulkan kepada dinas terkait. Akan tetapi, hingga sekarang masih belum juga diperbaiki,” keluhnya. Sehingga pihak desa berharap agar dinas terkait yang menangani permasalahan tersebut dapat membantu pihak desa dalam menjawab keinginan masyarakat. Karena keberadaan jalan yang baik erat kaitannya dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Tidak cuma itu, kondisi jembatan yang ada juga banyak memprihatinkan dan butuh perbaikan.  “Wilayah kami sebenarnya memiliki potensi yang cukup besar dalam komoditas karet dan tanaman sayuran. Namun akses jalan yang memadai menjadi persoalan yang dihadapi masyarakat setempat dalam memasarkan hasil produk pertanian mereka. Jadi kami mohon pemerintah memperhatikan wilayah kami,” jelas dia. (wah/ser)

PTPN XIII Komit Majukan ... Sambungan dari halaman 24

tidak berjalan dengan sendirian. Tetapi selalu bergandengan tangan dengan pihak lain seperti melibatkan unsur dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Unit Pelatihan Industri Kecil dan Menengah) Provensi Kalbar. Ditempat yang sama Uray Yuliansyah Noor sebagai Instruktur (Kasi Pelatihan)

didampingi Hermansyah dari UP IKM Disprindagkop Provensi Kalbar mengatakan, tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan kemampuan manajemen mitra binaan PTPN XIII, baik di Distrik KB I maupun Distrik KB II dalam menjalankan usahanya, sehingga kereka yang terlibat ini mampu menjadi pelaku usah kecil yang tangguh serta mandiri.(ser)

Sukrawardi Dahlan Dinilai ... Sambungan dari halaman 17

“Semisalnya ada upeti-upeti untuk pergantian kapolres. Juga uang masuk kepolisian baik itu untuk Akpol bahkan ke bintara sekalipun,” ungkapnya. Sedangkantokohmasyarakat Jawa Prof Dr Slamet Raharjo yang juga mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura menilai kinerja Sukrawardi Dahlan cukup baik. Dari sisi pembinaan kerohanian dan keagaamaan misalnya, Sukrawardi Dahlan dinilai mampu mengakomodir hal tersebut. “Saya beberapa kali salat Zuhur di Masjid Mapolda Kalbar. Hampir setiap saya salat, selalu ada ustadz yang memberikan tausiah. Kapolda juga selalu ada disana. Jadi saya menilai kegiatan tausiah setiap Zuhur ini sangat baik dalam memberikan pemahaman agama kepada para polisi,” ungkap dia. Selain itu, ungkap Slamet, Sukrawardi dinilai dekat dengan masyarakat dan cepat mengambil tindakan terhadap hal-hal yang dinilai berbahaya bagi keutuhan persatuan dan kesatuan di Kalimantan Barat. Termasuk dalam permasalahan SARA. “Seperti beberapa waktu lalu, ada isu SMS yang menyesatkan. Beliau langsung turun lapangan hingga mengalami kecelakaan. Ini merupakan bentuk dan wujud kepedulian beliau terhadap permasalahan-permasalahan seperti ini,” katanya. MenurutSlamet,kepemimpinanbeliauseharusnyadipertahankan, bahkan jika perlu diberi-

kan penghargaan. Belum genap satu tahun, Sukrawardi sudah mampu memberikan warna yang berbeda bagi masyarakat daerah ini. “Kita merasa aman dengan kepemimpinan beliau. Jika ada oknum-oknum polisi yang nakal, ada ruang untuk berkomunikasi dengan beliau melalui SMS. Beliau mampu mengayomi kita dan sangat terbuka dengan masyarakat,” ungkap Slamet. Sayangnya, lanjut Slamet, kepemipinan Sukrawardi dinilai terlalu cepat. Padahal, masih banyak program bagus yang masih harus direalisasikan sehingga tak tercapai. Komentar serupa juga disampaikan oleh insan olahragawan, Sy Machmud Alkadrie. Ketua Umum KONI Kalimantan Barat tersebut menilai, Sukrawardi Dahlan merupakan figur yang sangat dekat dengan masyarakat olahraga daerah ini. “Setiap kami undang acara olahraga, beliau selalu menyempatkan diri hadir. Bahkan beliau selalu terlihat pro aktif dalam acara tersebut,” ungkap Machmud. Menurut Machmud, dengan kepindahan Sukrawardi Dahlan, tentu tak sedikit masyarakat olahraga daerah ini yang merasa kehilangan. Namun demikian, dia tetap berharap Kapolda yang baru ini bisa menjadi sosok pengganti Kapolda terdahulu. Setidaknya bisa dekat dengan kalangan olahraga. Machmud juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kinerja Sukrawardi Dahlan selama berada di Kalimantan Barat. (bdi)

Ratakan Pembangunan Sambungan dari halaman 17

dan bijak sana dalam menangapi hal tersebut. Pemimpin di provinsi dan pusat di sarankan ia untuk tanggap terlebih disaat mulai menghangatya issu politik baik di pusat maupun di daerah. Kehendak adanya pemekaran provinsi Kapuas Raya d wilayah timur Kalbar dikatakan Ramly sudah menjadi hal yang di nanti-nanti masyarakat di lima Kabupaten. Pemekaran tentu menurut ia akan menjadi solusi untuk meratakan pembangunan. “Harus cepat, ini untuk kepentingan masyarakat banyak di lima kabupaten,terutama

masyarakat di perbatasan wilayah timur,” lanjut pria lulusan IAIN ini. Namun, pemekaran sebuah daerah di ingatkanya, agar tidak menjadi bergening politik bagi para calon pemimpin dan pemimpin yang sekarang. Dengan adanya unsur politis di dalam sebuah pemekaran diyakininya akan menimbulkan dampak yang lebih membuat masyarakat menderita dan menjadi korban kekuasaan. “Jika masyarakat merasa menderita dan menjadi tumbal, akan rawan timbul hal-hal yang mengarah perpecahan dan keutuhan bangsa,” jelas dia. (nie)


24

PRO-KALBAR Pontianak Post

Senin 31 Oktober 2011

Dermaga Proyek Provinsi Hanyut

FOTO IST

MEMPRIHATINKAN: Kondisi jalan Desa Gut Jaya Bakti sangat memprihatinkan. Butuh perhatian pemerintah, sebab desa tersebut termasuk wilayah yang berbatasan dengan negara tetangga.

Desa Gut Jaya Bakti Butuh Perbaikan Jalan SINTANG-Masyarakat wilayah perbatasan kembali mengeluhkan infrastruktur desanya. Kali ini warga Desa Gut Jaya Bakti, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, mengeluhkan tidak adanya perbaikan jalan desa. Padahal sudah enam tahun jalan di desa itu menjadi poros utama transportasi warga sekitar, bahkan jalan itu sendiri merupakan hasil swadaya masyarakat. Sedangkan uluran tangan dari pemerintah kabupaten belum ada.

Tidak Ada Jawaban, Dipindahkan ke Pasar Tradisional wahyu/pontianak post

BASKET: Bupati Melawi Firman Muntaco ikut bermain basket di pertandingan eksibisi usai membuka even Basket di Kota Nanga Pinoh.

MELAWI- Dermaga yang merupakan proyek pemerintah provinsi yang sebelumnya terletak di Desa Baru, Kecamatan Nanga Pinoh hanyut hingga ke Desa Keninjal. Merasa tidak ada jawaban dari pemerintah provinsi, Dinas Perhubungan dan Komunikasi Kabupaten Melawi memindahkan dermaga Ke Halaman 23 kolom 5

Ke Halaman 23 kolom 5

PTPN XIII Komit Majukan Ekonomi Masyarakat KOMITMEN PT Perkebunan Nusantara XIII ( Persero) Distrik Kalbar I (D.KB I) yang berkedudukan di Kabupaten Sanggau, semakin gencar melakukan basis kekuatan ekonomi masyarakat. Ini dilakukan berkaitan dengan program kemitraan Corporate social Responsibiliti (CSR) dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL), yang merupakan kewajiban bagi perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang harus mnecapai sasaran. “Dalam kegiatan pelatihan kemitraan yang kita gelar ini, bertujuan guna peningkatan hasil usaha, yang melibatkan 50 orang peserta usaha kecil yang terdapat diwilayah lingkungan lima unit perkebunan. PTPN XIII Distrik Kalbar I yang terdiri dari masing masing kebun unit Sintang, kebun unit Rimba Belian Kecamatan Sanggau Kapuas, kebun unit Gunung Mas Kecamatan

Tayan Hilir serta kebun Sungai Dekan dan kebun unit Gunung Meliau,” kata Pangeran Pasaribu dan Seno petugas umum PTPN XIII Distrik Kalbar I, Rabu 26 Oktober lalu. Dikatakan oleh kedua petugas pelaksana CDR dan PKBL tersebut, ke 50 orang yang terlibat dalam pelatihan itu merupakan hasil seleksi dari sekian banyak mitra usaha, sehingga mereka yang direkrut ini diharapkan dapat mengembangkan usahanya sebagai pemberi contoh yang terbaik kapada yang lain. Bertempat di Wisma Pisifera Gunung Meliau, bebagai materi serta manajemen yang diberikan untuk pembekalan kepada peserta mitra usaha meliputi simulasi pasar dan penataan keuangan seperti apa yang harus dilakukan, maka demikian ruang dialog pun dilakukan antara kedua belah pihak. Staf urusan CSR-PKBL Kantor Direksi PTPN

XIII Pontianak Ferry Sumadi dalam arahannya mengatakan, usaha yang maju dan berkembang diawali dengan niat serta komitmen yang kuat supaya usahanya dapat dianalisa berkat dukungan dari dalam tubuh kita sendiri. “Namun demikian kemauan tersebut harus pula ditunjang oleh pihak keluarga, agar manajemen yang diberikan melalui pelatihan dijalani bersamasama,” pintanya. Sebab, PTPN XIII tumbuh dan berkembang bersama masyarakat maka kemitraan ini dapat dijaga dengan sebaik-baiknya. Diharapkan, kemitraan ini bisa berjalan mulus serta berkesinambungan tanpa hambatan. Kendati demikian, upaya pencerahan usaha ekonomi lemah masyarakat kelas bawah dilingkungan PTPN XIII (Persero ) Kalbar dalam menjalani program CSR maupun PKBL, perusahaan ini Ke Halaman 23 kolom 5

FOTO IST

SERIUS: Mitra binaan PTPN XIII terlihat serius mengikuti pelatihan manajemen.


LFP

Pontianak Post

Senin 31 Oktober 2011

Soccer

25

Ruang Ganti Semakin Panas TENSI di ruang ganti Inter Milan langsung melonjak tinggi setelah kekalahan dari Juventus 1-2 pada Derby d”Italia, kemarin dini hari (29/10). Presiden Inter Massimo Moratti murka, para pemain kesal, dan tifosi juga melancarkan protes. Seusai laga, Moratti menolak berbicara dengan media dan dia langsung menuju ke ruang ganti. Beberapa media di Italia

melaporkan, Moratti berada di ruang ganti sekitar 30 menit untuk berbicara dengan para pemain dan staf pelatih. Ketika sang presiden sibuk menumpahkan kekesalannya di ruang ganti, di luar Giuseppe Meazza, markas Inter, beberapa fans Inter alias Interisti melancarkan protes. Mereka menuntut supaya Moratti menjual klub berjuluk Nerazzurri itu. Tuntutan yang keras. Apal-

agi baru dua musim lalu Inter mencapai puncak prestasinya dengan meraih treble winners dengan menjuarai Coppa Italia, Serie A Liga Italia, dan Liga Champions. Hanya, setelah itu Inter dinilai kehilangan ambisi. Musim ini, dimulai dengan mendatangkan pelatih medioker semacam Gian Piero Gasperini. Menjual bintangnya Samuel Eto”o dan gagal men-

INTER MILAN

Massimo Moratti

1 v 2

datangkan bintang yang setara. Hanya mampu menggaet Diego Forlan yang tidak bisa bermain di Liga Champions. Bukan hanya itu masalahnya, striker Mauro Zarate marah besar karena digantikan pada pertama. Ranieri menariknya dan digantikan Luc Castaignos. Saking kesalnya, dia pulang lebih dulu sebelum pertandingan usai. Striker lainnya Diego Milito

juga semakin meruncingkan masalah di ruang ganti. Menurut laporan Gazzetta dello Sport, Milito yang hanya duduk manis di bangku cadangan sepanjang laga jengkel dengan keputusan sang pelatih. Bahkan, dia menyindir keputusan Ranieri tidak memainkannya sama sekali. “Oh tidak, saya sangat gembira,” sindir Milito. Melihat masalah yang terus

mendera Inter, mantan direktur Inter Gabriele Oriali sangat prihatin. Inter hanya menang dalam dua laga dari sembilan laga awal dan secara total lima kali kalah. “Sekarang kami harus benarbenar khawatir. Sebab posisi di klasemen sementara sudah benar-benar berbahaya. Apalagi, persaingan pada musim ini sangat ketat,” bilang Oriali seperti dilansir Goal. (ham)

JUVENTUS

JUVE BERKIBAR MILAN - Inter Milan makin terpuruk. Dalam sembilan laga Serie A, mereka kalah lima kali! Kekalahan terakhir bahkan terjadi di kandang sendiri. Inter dipermalukan Juventus 1-2 di Giuseppe Meazza kemarin dini hari. Hasil ini membuat Inter semakin tertinggal jauh dari para pesaingnya. Klub berjuluk Nerazzurri terpisah 11 angka dari Juve yang kukuh di pucuk klasemen. Meski begitu, pelatih Inter Claudio Ranieri masih saja percaya diri. Dia menegaskan bahwa peluang timnya untuk merebut scudetto belum tertutup. “Sudah saya katakan sebelumnya, kami tak perlu sibuk melihat klasemen. Masih ada 84 poin yang bisa kami raih hingga akhir musim ini. Musim lalu Milan juara dengan 82 poin. Jadi, masih ada peluang,” kata Ranieri seperti dikutip Football Italia. Juve unggul dulu lewat gol Mirko Vucinic pada menit ke-12. Inter menyamakan kedudukan ketika bek asal Brazil Douglas Maicon menaklukkan kiper Juve Gianluigi Buffon pada menit ke-28. Tapi, lima menit berselang tim tamu kembali unggul lewat gol Claudio Marchisio. Hanya dua kali menang dalam sembilan laga jelas bukan pencapaian yang apik bagi Inter. Tapi, il capitano Inter Javier Zanetti menolak anggapan bahwa timnya telah kehilangan ambisi. “Kami tidak kehilangan rasa lapar akan kemenangan, tapi kami sedang menghadapi momen di mana segalanya begitu sulit dimengerti,” kata Zanetti seperti dilansir koran olahraga Italia La Gazzetta dello Sport. Di sisi lain, Juve semakin berkibar. Mereka belum terkalahkan dalam sembilan pertandingan. Hasil kemarin sekaligus kemenangan pertama Nyonya Tua “ julukan Juve “ di kandang Inter sejak 2008. “Ini langkah penting yang akan membuat kami terus tumbuh dan berkembang,” ujar Antonio Conte, pelatih Juve, seperti dikutip Goal. “Kemenangan yang fundamental. Saat melihat klasemen sementara sekarang, itu merupakan hasil kerja keras dari klub dan juga Conte. Masa depan kami terasa lebih cerah dibandingkan sebelumnya,” kata Beppe Marotta, direktur umum Juve, di situs resmi klub. Sebelum membekuk Inter, Juve sukses menaklukkan tim-tim besar seperti AC Milan dan Fiorentina. Nah, laga Juve berikutnya adalah bertandang ke markas Napoli (6/11). “Terlalu dini menilai tim ini. Bila dapat tiga angka di sini (Milan) lalu kehilangan tiga angka di Napoli, itu menjadi kekecawaan besar. Jadi, kami harus tetap fokus,” kata Mirko Vucinic, striker Juve

AFP PHOTO / OLIVIER MORIN

GOL: Selebrasi Mirko Vucinic (kanan) setelah sukses mencetak gol ke gawang Inter Milan dalam lanjutan Seri A di stadion San Siro Milan dini hari kemarin.

asal Montenegro. Meski menang, kubu Juve menyimpan kekecewaan kepada wasit Nicola Rizzoli. Hal itu seiring dengan keputusan wasit yang membiarkan insiden ketika kiper Inter Luca Castelazzi menjatuhkan Marchisio di kotak terlarang. Para pemain Juve melancarkan protes

karena menganggap pelanggara itu harus berbuah penalti. Tapi, Rizzoli bergeming. “Wasit mengatakan saya telah kehilangan penguasaan bola. Padahal, itu tidak sesuai dengan aturan. Harusnya itu pelanggaran. Biarlah, toh kami menang. Jadi, berpura-pura saja tidak

AS Roma

2 v 3

terjadi apa-apa,” kata Marchisio. Kalau saja wasit menjatuhkan hukuman penalti, maka itu akan menjadi penalti keenam bagi Inter dalam sembilan laga di Serie A. Sebelumnya, kubu Inter meradang karena dalam delapan pertandingan terakhir telah dihukum lima kali penalti. (ham/ca)

Statistik Inter Milan v Juventus 4 Tembakan ke gawang 6 16 Tembakan melenceng 10 6 Sepak pojok 4 16 Pelanggaran 16 2 Offside 3 4 Penyelamatan gawang 3 2 Kartu kuning 5 - Kartu merah 46% Penguasaan bola 54%

AC Milan

Ibrahimovic Sumbang Dua Gol, Kali Ini Tidak Seri ROMA - Tiga laga terakhir antara AS Roma versus AC Milan di Olimpico selalu berakhir seri. Hasil serupa tidak terjadi lagi kemarin. Milan sukses mempermalukan Roma 3-2 pada giornata kesembilan Liga Italia Serie A kemarin. Zlatan Ibrahimovic mencetak dua gol untuk Rossoneri “ julukan Milan “ pada menit ke-17 dan 78. Satu gol lainnya lahir dari aksi Alessandro Nesta (30”). Sedangkan dua gol Roma dicetak oleh Nicolas Burdisso (28”) dan Bojan Krkic (87”). Ini kekalahan kedua beruntun yang diderita Roma. Sebelumnya, Giallorossi “ julukan MENANG: Penyerang AC Milan kebangsaan Swedia Zlatan Ibrahimovic (kiri) menguasai bola dari halangan gelandang AS Roma asal BosniaErzegovina Miralem Pjanic saat kedua tim bertemu di stadion Olympic Roma. AC Milan menang 3-2. AFP PHOTO / ANDREAS SOLARO

Roma “ menyerah 1-2 di kandang Genoa (26/10). Alhasil, tim besutan Luis Enrique itu tertahan di papan tengah dengan koleksi 11 angka. “Ada gap yang besar di antara kedua tim. Kami punya banyak tembakan ke gawang, tapi tidak mampu menguasai pertandingan,” ungkap Enrique setelah laga kontra Milan kemarin seperti dilansir Football Italia. Mantan pemain Barcelona itu mengungkapkan, beberapa hal kecil yang terjadi di pertandingan itu rkadang mehadirkan perbedaan besar. “Kami belum bisa dikatakan sebagai tim besar dan kami masih harus mengembangkan diri. Anda bisa melihat kami kurang pengalaman. Bukan soal usia, tapi konsentrasi,” ujar Enrique. Roma kini telah empat kali kalah dalam sembilan laga. Pencapaian itu tak membuat Enrique gelisah. Dia tetap percaya diri melanjutkan tugasnya. “Sejak saya datang ke sini, semua orang tahu dengan ide saya soal sepak bola,” katanya.

Di sisi lain, Milan selalu menang dalam empat pertandingan terakhir. Mereka pun melesat ke papan atas. “Yang paling penting kami menang dan kemenangan itu membuat kami semakin dekat dengan posisi teratas,” kata Massimiliano Allegri, pelatih Milan. Rossoneri kini hanya terpisah dua angka (17-19) dengan Juventus yang ada di puncak. “Ketika kami menghadapi tekanan, kami tetap bersatu dan saya senang dengan pendekatan yang dilakukan para pemain,” tutur mantan pelatih Cagliari itu. Di sisi lain, Ibrahimovic berpendapat bahwa Milan seharusnya menang lebih besar. Meski mencetak dua gol, penyerang asal Swedia itu mengaku membuang beberapa peluang emas. “Harusnya kami bisa menang 5-1,” ungkap Ibra, sapaan Ibrahimovic. Kemenangan Milan dinodai oleh ulah Kevin Prince Boateng. Gelandang Milan itu dihukum kartu merah karena mengumpat ofisial pertandingan saat digantikan oleh Urby Emanuelson. (ham/ca)


all soccer

26

0 w.bROM

v

Pontianak Post

l

Senin 31 November 2011

LIVERPOOL 2

Kembali ke Jalur Kemenangan WEST BROMWICH - Liverpool terhindar hat-trick seri di Premier League. Setelah bermain 1-1 Manchester United (15/10) dan Norwich City (22/10) di kandang sendiri, Liverpool malah mencuri kemenangan dua gol tanpa balas saat bertandang ke kandang West Bromwich Albion di The Hawthorns kemarin. Kemenangan membuat Liverpool merangsek ke lima besar dengan 18 poin dari sepuluh laga. Unggul dua angka dari Tottenham Hotspur. Namun, Tottenham bisa menyalip Liverpool apabila mengalahkan Queens Park Rangers dini hadi tadi WIB (31/10). Kemenangan Liverpool di The Hawthorns lahir karena sepak terjang Luis Suarez. Kendati tidak mencatatkan namanya dalam scoresheet, striker internasional Uruguay itu memberi andil terciptanya dua gol The Reds (sebutan Liverpool) yang semuanya tercipta di babak pertama. Suarez membuat Liverpool dihadiah penalti pada menit kesembilan. Itu setelah penetrasinya di kotak 16 memaksa Jerome Thomas melakukan pelanggaran. Charlie Adam sukses menjadi algojo penalti. Sesaat sebelum turun minum, Andy Carroll menggandakan keunggulan Liverpool setelah bekerja sama one-on-one dengan Suarez. “Luis seorang pesepak

bola fantastis,” puji pelatih Liverpool Kenny Dalglish sebagaimana dilansir Reuters. “Tidak ada satupun pemain kami yang kecewa dengan penampilannya karena dalam tim ada salah satu pemain yang memberikan kontribusi lebih. Bagi kami, pemain yang kerap melakukannya adalah Luis,” imbuhnya. Sejak diboyong dari Ajax Amsterdam Januari lalu, Suarez menjelma sebagai sosok sentral permainan Liverpool. Suarez seolah menggantikan peran yang sebelumnya dimainkan Steven Gerrard. Kemarin, Gerrard bahkan absen karena infeksi engkel. Padahal, baru sebulan terakhir Gerrard comeback dari cuti panjang tujuh bulan karena operasi pangkal paha. “Itu bukan cedera serius, tapi kami belum bisa memastikan butuh waktu berapa lama untuk pemulihan. Kami menunggu tes medis satu dua hari ke depan,” jelas Dalglish. Di sisi lain, kekalahan dari Liverpool membuat pelatih West Brom Roy Hodgson dongkol. Hodgson pun gagal unjuk gigi kepada klub mendepaknya di pertengahan musim lalu itu. “Saya kecewa dengan hukuman penalti. Tapi, kami juga tidak berada dalam penampilan terbaik,” tutur Hodgson seperti dikutip Daily Telegraph. (dns)

REUTERS/Darren Staples

Selebrasi: Pemain Liverpool Andy Carroll (kedua dari kiri) bersama rekan setimnya melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang West Bromwich Albion pada lanjutan liga Inggris di The Hawthorns,West Bromwich,(29/10).


27

Pontianak Post ● Senin 31 Oktober 2011 Kamu menyukai boyband/girlband Indonesia? Nggak : 61,7% Ya : 38,3%

MODEL : DHEA (SGR. LAMODA) FOTOGRAFER : HARYADI GRAFIS & LAYOUT : FIQRIE YUDHISTIRA LOKASI : TEKNIK PHOTO II GAMA

Penampilannya Bikin

Apa yang buat kamu suka? (3 tertinggi)

Style fashionnya : 26,1% Cakep/cantik : 26,1% Dancenya keren : 21,7%

CENAT CENUT

W A BA H Korea emang amazing banget!! Gimana nggak buat kita terkagumkagum, berkat industri hiburannya yang sukses besar, di tanah air segala sesuatu tentang Korea membuat masyarakat khususnya kawula muda, maniak sama yang namanya artis-artis yang menawan, serial drama yang TOP, fashion yang up-to-date, dan boy or girlband-nya. No wonder, banyak masyarakat terkena sindrom Hallyu alias demam Korea, itu tak lain berkat taktik jitu pekerja seni-nya yang memasang artisartis berwajah di atas rata-rata dengan kemampuan yang nggak kalah sama tampang mereka. Terutama SNSD, Super Junior, SHINee, etc. Gara-gara banyak yang menggemari penampilan boyband/girlband yang bernyanyi sambil diselingi dance, therefore situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh produser musik Indonesia dengan membuat grup band versi Korea. Penampilan boleh sama, but wait.. how about their act? “Sekarang emang lagi musimnya boyband sama girlband, awalnya sih nggak suka karena ikut-ikutan Korea, tapi lama-lama jadi suka juga karena lagu-lagunya emang bagus. Kalo di Korea kan boyband-nya selalu di audisi dulu, makanya mereka oke banget. Walopun di sini nggak sebagus

Korea tapi aku tetap dukung Indonesia untuk tetap berkreasi,” ungkap Nina Wardani yang mengakui suka dengan Sm*sh ini. Untuk tetap menjaga eksistensi, tentunya boyband ini mesti punya keistimewaan donk, biar nggak makin terjajah sama kemampuan boyband luar yang menarik perhatian. “Kelebihan boyband Indonesia itu karena lagu dan musiknya cocok dengan masyarakat kita. Style mereka juga kerenkeren kok karena mengadaptasi style Korea kali ya,” jawab Lusiana di SMA LKIA. Nggak hanya boyband yang mewarnai industri musik tanah air, melainkan girlband juga turut serta di dalamnya. Musik yang variatif para girlband membuat Arjuna Carlo kepincut, baginya dengan adanya girlband membuat industri musik semakin ramai dan tidak monoton. Selain itu, style yang ditampilkan juga sangat menarik, yang pastinya berkiblat ke girlband Korea. Lain halnya Ellen Chintya yang mengaku lebih menyukai girlband luar negeri. Mungkin dikarenakan terlebih dahulu tenar, sehingga Indonesia terkesan meniru. Tapi meskipun doi kurang excited dengan girlband dalam negeri, cewek yang ngendon di Purnama ini merasa bangga jika Indonesia tidak terlalu jauh tertinggal termasuk dalam soal musik. Baginya musik Indonesia yang bervariasi membuat Indonesia tidak pernah berhenti untuk menghasilkan suatu karya, termasuk dengan adanya boyband/girlband ini. (lrz/ghe)

DID U KNOW :

PERUBAHAN DARI MASA KE MASA

DALAM industri musik dunia, tren musisi dengan konsep beryanyi berkelompok ala boyband atau girlband muncul sejak era 1960-an. Seiring dengan perkembangan industri musik, tren boyband dan girlband juga mengalami perubahan.

munculnya The Osmonds, The Jackson 5, dan The Monkees. The Jackson 5 merupakan grup paling fenomenal. Mereka mencuri perhatian dengan musik pop country yang catchy dan enak didengar. Grup musik yang diperseoneli Michael Jackson dan keluarganya itu selalu memberikan vokal yang prima. 2. Tahun 90-an menjadi puncak

1. Pada awal 1960-an, konsep bernyanyi ala boyband dipelopori

kejayaan boyband. Demam boyband melanda di seluruh penjuru dunia terutama Inggris. Di Indonesia juga menjamur seperti Trio Libels, Cowboy, ME, dan Cool Colors. 3. Demam boyband masih terasa kental pada 2000-an, terutama dari ranah Asia. Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan mulai bisa mendongkel dominasi boyband dari Eropa

dan Amerika Serikat. F4 pun sukses menghasilkan histeria baru. Boyband asal Negeri Ginseng seperti Super Junior atau SNSD menjadi idola baru. Mereka sukses memikat penggemar lewat style keren dipadukan dengan tampang personelnya yang ganteng. Selain itu, mereka punya kemampuan olah vocal dan dance yang prima. (*/det)


28

Pontianak Post Senin 31 Oktober 2011


Pontianak Post

Senin 31 Oktober 2011

29


world soccer

30

Pontianak Post

l

Senin 31 November 2011

Piala Afrika 2012 Pantai Gading-Ghana di Grup Ringan MALABO - Putaran final Piala Afrika 2012 tidak memunculkan grup neraka. Itu setelah tim favorit seperti Pantai Gading dan Ghana ditempatkan dalam grup yang relatif ringan dalam drawing di Malabo kemarin. Putaran final sendiri diikuti 16 tim yang dibagi dalam empat grup. Dalam ajang dua tahunan yang bakal dihelat di Gabon dan Equatorial Guinea tersebut, Pantai Gading satu grup dengan Sudan, Burkina Faso, dan Angola di grup B. Sedangkan Ghana satu grup dengan Botswana, Mali, dan Guinea di grup D. Pantai Gading dan Ghana pun terhindar dari negara-negara tangguh lainnya seperti Senegal, Maroko, dan Tunisia. Piala Afrika akan dibuka dengan laga antara Equatorial Guinea kontra Libya pada 21 Januari 2012. Sedangkan final dimainkan pada 12 Februari 2012 di Gabon. Dibandingkan edisi sebelumnya, gengsi Piala Afrika 2012 turun seiring absennya negara-negara besar. Di antaranya jawara tujuh kali, termasuk tiga edisi terakhir (2006, 2008, 2010), Mesir. Juga jawara empat kali Kamerun, kampiun dua kali Nigeria, dan pemenang edisi 1996 Afrika Selatan.

Tiga nama terakhir tersebut adalah kontestan di Piala Dunia 2010. Itulah sebabnya, Pantai Gading dan Ghana digadang-gadang akan bertemu di partai puncak. Pantai Gading yang jawara edisi 1992 itu juga berstatus negara Afrika dengan ranking tertinggi FIFA (ranking ke19), sedangkan jawara empat kali Ghana di urutan ketiga di Afrika (ranking ke33). Selain itu, baik Pantai Gading maupun Ghana memiliki materi pemain bagus. The Elephants (sebutan Pantai Gading) mengandalkan bintang-bintang Premier League. Sebut saja Didier Drogba dan Salomon Kalou (keduanya dari Chelsea), Yaya Toure dan Kolo Toure (keduanya dari Manchester City), serta Gervinho asal Arsenal. Sedangkan The Black Stars (sebutan Ghana) memiliki deretan pemain seperti Michael Essien (Ghana), Kevin-Prince Boateng (AC Milan), Asamoah Gyan (Al Ain), Sulley Muntari (Inter Milan), Andre Ayew dan Jordan Ayew (keduanya dari Olympique Marseille), serta Kwadwo Asamoah dan Emmanuel Agyemang-Badu

(keduanya dari Udinese). Tapi, Presiden CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) Issa Hayatou justru antusias dengan absennya negara-negara langanan juara. Hayatou membuka drawing kemarin ditemani Presiden Gabon Ali Bongo dan Presiden Teodoro Obiang Nguema dari Equatorial Guinea. “Kontestan Piala Afrika 2012 diikuti negara-negara terbaik di benua ini karena mereka telah lolos dari seleksi (kualifikasi, Red),” ungkapnya seperti dilansir AllAfrica. Dalam kesempatan itu, Hayatou tidak mempermasalahkan apabila empat kota venue Piala Afrika 2012 baru siap mepet dengan kickoff turnamen. Empat kota itu adalah Bata dan Malabo di Equatorial Guinea serta Lebraville dan Franceville di Gabon. Sebagai catatan, dalam Piala Afrika sebelumnya (2010) di Angola, beberapa venue baru siap hanya beberapa hari sebelum kickoff turnamen. “Deadline adalah sebelum kickoff. Saya masih ingat di Piala Dunia 1990 di Italia. Di laga pembuka, masih ada bulldozer di stadion di Milan,” tutur Hayatou. (dns/bas)

38 Menit Menuju Rekor Clean Sheet PERAWANNYA gawang Barcelona saat Victor. Dalam sebuah tim, tidak kebobolan melawan Real Mallorca sangat penting bagi bukan hanya kebanggaan kiper, melainkan Victor Valdes. Ya, sejak dibobol juga sepuluh pemain lainnya,” winger Valencia Pablo Hernankata Sergio Busquets, gelandez di Mestalla (21/9), kiper dang bertahan Barca, kepada Barca (sebutan Barcelona) itu Barca TV. tidak pernah lagi memungut Bek kanan Barca Dani Alves bola dari dalam gawang. Total, juga siap mendukung Valdes Valdes mencatat clean sheet di Ceko. “Dia (Valdes) bekerja dalam 787 menit. keras dan tampil luar biasa Itu berarti Valdes semakin dalam beberapa laga terakhir. dekat dengan rekor clean sheet Dia sangat termotivasi untuk terlama Barca milik Miguel mencatat rekor,” jelas pemain Reina. Kiper legenda Barca yang menyumbang satu gol yang juga ayah kandung kiper dari kemenangan 5-0 Barca Liverpool Pepe Reina itu tidak atas Mallorca itu. kebobolan selama 824 menit. Apabila menyalip rekor Victor Valdes Reina menorehkannya pada Reina, Valdes bakal melengmusim 1972-1973. kapi sejumlah catatan fantastis Untuk menyalip rekor Reina, Valdes han- yang dibuatnya selama sembilan tahun teraya butuh tidak kebobolan minimal 38 menit khir mengawal gawang Barca. Pada 17 Juni awal saat Barca menghadapi Viktoria Plzen 2007, Valdes menyamai rekor Andoni Zubi(Republik Ceko) di Liga Champions Rabu zarreta sebagai kiper Barca yang selalu turun dini hari WIB (2/11). “Kami akan membantu starter dalam semusim (38 laga). (dns)

AFP PHOTO / VOISHMEL

Undian : Para Pejabat Federasi Sepak Bola Afrika sedang mempersiapkan undian Piala Afrika di Malabo (29/10). Kompetisi akan digelar di dua Negara berbebeda yakni di Gabon dan Equatorial Guinea dari 21 Januari12 Februari, 2012.

Kalah Skor, Unggul Poin BARCELONA - Hasil laga Levante di kandang Osasuna dini hari tadi WIB (31/10) mungkin bisa mengubah konfigurasi puncak klasemen Liga Primera. Namun, hasil itu tidak akan mengubah posisi Real Madrid dari Barcelona. Dua raksasa Liga Primera itu sama-sama membukukan kemenangan kemarin dini hari WIB. Real pun masih unggul satu poin (25-24) dari seteru abadinya itu hingga jornada kesepuluh. Yang membedakan dari kemenangan tersebut adalah skor yang dibukukan kedua tim. Real yang dalam lima laga sebelumnya rata-rata mencetak empat gol per laga, kali ini hanya menang tipis 1-0 atas Real Sociedad di Anoeta. Striker Argentina Gonzalo Higuain mencetak gol semata wayang itu pada menit kesembilan. “Tidak semua pertandingan

bisa kami menangi dengan mudah. Itu juga menunjukkan apabila kami bisa setiap saat menderita,” kata Higuain sebagaimana dilansir AS. Bagi Higuain, kemenangan di Anoeta masih lebih baik apabila dibandingkan Barcelona. Barca (sebutan Barca) hanya bermain 2-2 bulan lalu (10/9). “Kami tahu Real Sociedad akan bermain defensif dan kami tahu selalu tidak mudah bermain di Anoeta,” imbuh pemain yang musim ini sudah mengemas 10 gol di Liga Primera itu. Entrenador Real Jose Mourinho juga punya alas an kenapa timnya hanya menang tipis.”Kekuatan fisik kami menurun di babak kedua, tapi kami masih mampu mempertahankan kemenangan karena kekuatan mental para pemain,” tuturnya kepada Marca. Jika Real hanya menang minimalis, kemarin giliran Barce-

lona yang meraih kemenangan besar. Barca menggasak Real Mallorca lima gol tanpa balas di Nou Camp. Kemenangan telak itu seolah menjawab kritik setelah Barca (sebutan Barcelona) hanya mengais sebiji gol dalam dua laga sebelumnya. Lionel Messi termasuk yang paling lega dengan kemenangan tersebut. Setelah mandul dalam tiga laga terakhir, Messi mengamuk kemarin dengan memborong tiga dari lima gol Barca. Hat-trick si Kutu (julukan Messi) bahkan hanya tercipta sekitar setengah jam awal. Setelah mengeksekusi penalti pada menit ke-13, lalu memaksimalkan bola rebound tendangan Adriano Correia pada menit ke-20, Messi melengkapinya dengan menyontek crossing Dani Alves di menit ke-31. “Terlihat gila apabila menganggap saya berada dalam kri-

sis hanya karena tidak mencetak gol dalam tiga pertandingan. Saya tidak terbebani (mencetak gol) selama tim meraih kemenangan,” ujar Messi di situs resmi klub. Hat-trick kemarin adalah torehan ke-13 Messi sepanjang karirnya. Ini juga menambah koleksi gol kapten timnas Argentina itu bersama Barca menjadi 199 gol. Messi pun hanya butuh 37 gol lagi untuk mengusur Cesar Rodriguez sebagai pemain tersubur sepanjang sejarah Barca. Jika Messi butuh 37 gol lagi untuk rekor individunya, Isaac Cuenca hanya butuh satu gol untuk menorehkan rekor versi dirinya. Ya, gol yang dilesakkan winger 20 tahun itu pada menit ke-50 merupakan gol pertamanya bagi Barca. Satu gol Barca lainnya diciptakan Dani Alves di masa injury time. (dns/bas)


cmyk

METRO SPORT

Pontianak Post Senin 31 Oktober 2011

FUTSAL LIGA NASIONAL: AJS-KONI Futsal Seri V akan kembali digulirkan Desember mendatang di GOR Pangsuma Pontianak. Pada seri ini, direncanakan akan digelar Liga Futsal Nasional.

Futsal Liga Nasional Digulirkan

+

PONTIANAK—Jika tidak ada aral melintang, Kejuaraan Futsal Nasional bertajuk AJS-KONI Seri V siap akan kembali digulirkan pada 7-24 Desember 2011 mendatang di GOR Pangsuma Pontianak. Ajang spekatukuler tersebut rencananya akan menampilkan tim-tim luar Kalbar yang memiliki nama besar di cabang olahraga tersebut. Hal itu diungkapkan, Rendi Chicarito, Panitia Penyelenggara Kegiatan kepada Pontianak Post kemarin. Menurutnya, berbeda dari seri pertama hingga seri ke empat, pada seri kelima ini, panitia membuka kategori untuk futsal tingkat nasional. Beberapa tim papan atas, kata Rendi, sudah diundang dan mereka menyatakan berniat tampil di even bergengsi ini. “Mudah-mudahan semua tim yang kita undang mau berpartisipasi di ajang ini,” ungkap dia. Untuk kategori nasional, dijelaskan Rendi, hanya diberi kuota 16 tim saja. Empat tim Kalbar sudah memastikan diri ikut serta di kategori ini. Mereka merupakan empat besar di ajang futsal seri empat lalu. Yakni, Ketapang FC, All Star, Pelin-

+

do dan Bilal. “Sisanya adalah tim luar. Namun jika 12 kuota tim luar tidak terpenuhi, kita persilahkan tim lokal Kalbar yang mau tampil di kategori ini. Namun dengan syarat, memenuhi ketentuan yang diberikan oleh panitia dan wasit,” ungkap Rendi. Selain kategori nasional, kata dia, juga akan digelar kejuaraan untuk kategori umum putra , Pelajar SLTA, Pelajar SLTP dan umum putri. Khusus untuk kategori SLTA dan SLTP, panitia mewajibkan tiap tim untuk didampingi tim sorak Kalbar. “Agar kegiatan ini lebih meriah, setiap tim SLTA dan SLTP kita wajibkan untuk mengusung tim sorak mereka. Dan tim sorak ini akan kita perlombakan juga,” kata dia seraya mengatakn untuk konfirmasi bisa menghubungi panitia. Karena kuotanya terbatas, Rendi meminta, setiap tim benar-benar mempersiapkan diri sejak sekarang. “Khusus untuk kategori umum lokal, kita batasi 24 tim. Kategori pelajar SLTA 16 tim, pelajar SLTP 12 tim dan umum putri 12 tim,” ungkapnya seraya mengatakan dalam waktu dekat panitia akan membuka pendaftaran. (bdi)

31

Bank Kalbar Juara Walikota Cup III Laga Fauzi Adnan dan Sinatria Menegangkan PONTIANAK—Ambisi tim Britama untuk kembali mempertahankan gelarnya yang direbut pada ajang bulutangkis Walikota Cup II gagal. Tim Britama harus mengakui ketangguhan tim Bank Kalbar setelah kandas dengan skor tipis 2-1 di laga final yang berlangsung Sabtu (29/10) kemarin di GOR Bulutangkis PBSI Kota Pontianak. Britama yang menurunkan pebulutangkis nomor satu nasional Fauzi Adnan di nomor tunggal, mencuri satu poin terlebih dahulu dengan mengalahkan tunggal pertama Bank Kalbar Sinatria 21-13, 22-20. Sayangnya keunggulan yang sudah diraih Britama mampu disamakan oleh Bank Kalbar ketika, di nomor ganda, duet pasangan Bank Kalbar Suhandry dan Ismail mampu mengungguli pasangan Dicky dan Iwan dengan rubber set 20-22, 21-8 dan 21-10. Di game penentu, tunggal kedua Bank Kalbar MK Bayu sukses mengalahkan tunggal Britama Odang dengan dua set langsung 21-11 dan 21-19. Hasil ini mengantarkan Bank Kalbar meraih juara dan merebut Piala Bergilir Walikota Pontianak. Sementara juara ketiga di kategori beregu direbut PB Lion yang mengalahkan Aneka di perebutan juara ketiga dan keempat. Lion yang menurunkan Abdul Muis di tunggal pertamanya sukses mengalahkan Gusti Feri dari Aneka dengan skor 21-19, 21-13. Kemudian di nomor ganda, PB Lion kembali berhasil memenangkan laga melalui duet Sy Sahmi dan Rendi menghadapi Febri

FINAL: Pertandingan dua pebulutangkis kelas nasional mewarnai ajang Walikota Cup III, Sabtu (29/10) malam kemarin. Di nomor tunggal putra Sinatria asal SGS Bandung yang membawa bendera Bank Kalbar di ajang ini harus mengakui keunggulan Fauzi Adnan dari Surya Naga Surabaya yang memperkuat tim Britama. Budianto/Pontianak Post

Nizar dengan rubber set, 19-21, 21-5 dan 21-18. Di tunggal terakhir, Aneka mampu mencuri satu poin, setelah tunggal keduanya Fitra sukses menaklukan Deni P dengan skpor 21-14 dan 21-8. Selain nomor beregu laga menarik juga tersaji di nomor tunggal putra kategori Taruna yakni antara Habil Warid (Camp 43) menghadapi Dicky Alamsyah (Kota Pontianak). Pertandingan ini disudahi dengan kemenangan Habil Warid 21-15 dan 21-11. Meskipun kalah di nomor beregu, di kategori ganda perseorangan, PB Aneka yang menurunkan pasangan Royce Firmansyah dan Nizar mampu membalas kekalahan timnya. Itu terlihat setelah kedua pemain ini sukses merontokan pasangan tangguh PB Lion yakni Sy Sahmi dan Suhairudin dengan skor 21-19 dan 21-18. Akhirnya di puncak kejuaraan tersebut, tersaji laga revans di nomor

tunggal antara Sinatria dari Bank Kalbar menghadapi Fauzi Adnan dari Britama. Laga ini mengingatkan publik pada final Jakarta Open Mei 2011 lalu dan perdelapan final Makasar Open pada Oktober 2011 lalu. Di kedua laga ini, Fauzi Adnan masih memegang rekor tak terkalahkan. Harapan publik agar Sintatria asal tim Surya Naga Surabaya tersebut untuk bisa membalas kekalahannya dari Fauzi Adnan asal SGS Bandung begitu besar. Laga kedua pemain tersebut mampu menyita perhatian. Terlebih bagi Walikota Pontianak Sutarmidji SH MHum yang menyaksikan langsung jalannya pertandingan itu. Sinatria yang turun dengan ambisi kemenangan, harus menghadapi perlawanan sengit dari seniornya Fauzi Adnan. Kejar mengejar skor mewarnai game pertama kedua pebulutangkis papan atas tersebut. Sorak-sorai penonton dari atas tribun membuat laga itu semakin

menarik dan menegangkan. Sintaria mampu meladeni permainan prima dari Fauzi Adnan di 10 angka pertama. Namun smashsmash keras yang dilancarkan pemain bertubuh kecil ini membuat Sinatria terlihat kewalahan. Apalagi Sinatria kerap membuat kesalahan sendiri dan kurang akurasi terhadapi pengembalian bolanya. Hingga akhirnya pertandingan ini ditutup dengan kemenangan 21-13 bagi Fauzi Adnan. Digame kedua, Sinatria terlihat mengendor di awal-awal game. Namun mampu bangkit dan mengejar ketinggalan. Kejar mengejar skor kembali mewarnai laga seru tersebut. Anti klimas pertandingan kedua pemain kelas nasional ini terjadi di game kedua ini. Sayangnya keinginan publik untuk bisa menyaksikan jalannya pertandingan hingga rubber set, tak terwujud. Sintaria harus kembali menelan kekalahan dengan skor 17-21. (bdi)

+

+

cmyk


TOTAL SPORT

32 SOSOK

Caroline Wozniacki

Dukung Pacar Bertanding KESIBUKAN sebagai petenis profesional tak mengurangi porsi perhatian Caroline Wozniacki kepada kekasihnya Rory McIlroy. Terbukti, petenis cewek kelahiran Odense, Denmark itu masih menyempatkan diri untuk hadir dan memberikan dukungan buat McIlroy yang sedang mengikuti turnamen golf Lake Malaren Shanghai Masters pekan ini. Wozniacki juga berjanji akan datang langsung memberikan dukungan jika sang kekasih tampil di babak terakhir turnamen golf bergengsi itu hari ini (30/10). Jika sanggup memenangkan babak terakhir itu, McIlroy akan diganjar hadiah berupa cek yang luar biasa besar nilainya, yakni mencapai USD 2 juta (sekitar Rp16 miliar). Di Shanghai nanti, Wozniacki akan bergabung dengan ratusan fans golf untuk menyaksikan McIlory. Pihak penyelenggara juga akan memanfaatkan momentum kedatangan Wozniacki. Mereka bakal memberikan sambutan ketika petenis berusia 21 tahun itu tiba. Bahkan, penyelenggara sudah menyiapkan lapangan tenis buat Wozniacki. “Caroline akan datang untuk merayakan kemenangan Rory. Karena itu, kami sudah menyiapkan lapangan tenis di area golf semata-mata agar dia bisa tetap berlatih di sini,” kata Janson Shi, penyelenggara turnamen kepada The Times. Wozniacki pekan ini memang benar-benar ingin menikmati rehat off season turnamen WTA. Selain terbang ke Tiongkok untuk bertemu sang pacar, petenis yang masuk jajaran atlet berpenghasilan tertinggi di dunia itu sempat shopping di Istanbul usai mengikuti turnamen di kota terbesar di Turki tersebut. “Hari pertama off season enaknya belanja sebelum saya meninggalkan Istanbul dengan penerbangan tengah malam,” begitu twit-nya seperti dilansir The Times. Wozniacki sendiri sebetulnya sudah tumbang di babak awal saat tampil di Istanbul itu. Namun, dia tetap menyandang predikat sebagai petenis nomor satu dunia. Nah, shopping di Istanbul dan jalan-jalan ke Tiongkok merupakan cara Wozniacki untuk merayakan statusnya sebagai petenis nomor satu dunia. “Merayakan gelar kedua secara berurutan dengan teman setim sangatlah membanggakan dan menjadi momen yang tak mungkin dilupakan,” twit Wozniacki sebelumnya. (vem/bas)

Pontianak Post

Senin 31 Oktober 2011

VETTEL MASIH LAPAR GREATER NOIDA - Juara dunia Formula 1 Sebastian Vettel menambah catatan sejarah dalam karirnya. Pembalap Red Bull-Renault itu meraih gelar juara di ajang balap Formula 1 pertama yang berlangsung di India, kemarin (30/10). Hasil itu melengkapi jumlah sebelas kemenangan yang sudah dikoleksi Vettel musim 2011. Dominasi Vettel begitu terasa sejak awal balapan. Posisi start terdepan dimanfaatkannya dengan baik untuk melepaskan diri. Dia masih melengkapinya dengan rekor catatan waktu tercepat di

Sirkuit Internasional Buddh yaitu 1 menit 27,249 detik di lap 60 atau lap terakhir. Di belakang Vettel, pembalap McLaren-Mercedes Jenson Button finis di posisi kedua. Sempat menempel ketat Vettel, Button ketinggalan 8,4 detik saat finis. Hasil yang cukup baik, mengingat dia start dari posisi keempat. “Jelas, ini balapan yang sangat bagus bagi kami. Saya menikmati saat memimpin. Saya terlibat pertarungan dengan Jenson, karena dia tetap empat detik di belakang saya dan dengan strateginya, dia tetap dekat saat pitstop,” kata Vettel, seperti dikutip Autosport.

Sebenarnya Button juga menunjukkan penampilan yang kompetitif. Dia mampu melewati pembalap Red Bull lainnya Mark Webber dan pembalap Ferrari Fernando Alonso begitu start balapan. Webber dan Alonso pun bertarung untuk posisi ketiga, yang pada akhirnya dimenangkan Alonso. “Di balapan terakhir (GP Korea), saya sangat kesulitan di lap pertama, dan kehilangan posisi. Jadi, saya ingin menebusnya di sini lalu menempel Seb (Vettel),” kata Button. “Bagi tim, kami sudah melakukan pekerjaan sempurna. Tapi, Seb memiliki kecepatan yang bagus, dan dia tak melakukan

kesalahan. Begitu dia mendapatkan ritme, saya tak bisa berbuat apa-apa lagi,” lanjut juara dunia musim 2009 itu. Dengan dua balapan tersisa, GP Abu Dhabi dan GP Brazil, masih ada yang dikejar Vettel. Dia berusaha menyamai 13 kemenangan dalam satu musim yang diraih Michael Schumacher p a d a 2004. “Begitu m e n y enangkan

Hasil GP India

klasemen pembalap

Hasil GP India (60 lap, 10 besar)

1. Sebastian Vettel Red Bull-Renault 2. Jenson Button McLaren-Mercedes 3. Fernando Alonso Ferrari 4. Mark Webber Red Bull-Renault 5. Michael Schumacher Mercedes GP

melihat yang telah kami raih, kami tetap lapar, tak kehilangan motivasi. Orang-orang datang dengan pertanyaan, tapi kami kembali dengan jawaban yang tepat, jadi kami belum ingin ini berakhir,” jelas Vettel. Jika perebutan posisi terdepan terasa membosankan, tak terjadi pada persaingan antara pembalap Ferrari Felipe Massa dan pembalap McLaren Lewis Hamilton. Kedua pembalap terlibat pertarungan ketat memperebutkan posisi kelima di pertengahan balapan. (ady)

(1setelah 17 dari 19 balapan)

6. Nico Rosberg 7. Lewis Hamilton 8. Jaime Alguersuari 9. Adrian Sutil 10. Sergio Perez

Mercedes GP McLaren-Mercedes Toro Rosso-Ferrari Force India-Mercedes Sauber-Ferrari

1. 2. 3. 4. 5.

Sebastian Vettel Jenson Button Fernando Alonso Mark Webber Lewis Hamilton

374 poin* 240 227 221 202

6. Felipe Massa 98 7. Nico Rosberg 75 8. Michael Schumacher 70 9. Vitaly Petrov 36 10. Nick Heidfeld 34

Terus Mantapkan Tontowi/Lilyana Jelang SEA Games XXVI/2011 JAKARTA-Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir rupanya masih belum mampu menampilkan permainan terbaik. Itu terbukti dengan gagalnya mereka menembus partai puncak ajang Perancis Terbuka Super Series. Namun, jika melihat penampilan pasangan ganda campuran utama Indonesia itu dibandingkan tiga turnamen sebelumnya, sejatinya mereka menunjukkan peningkatan. Sebab, sebelum-sebelumnya penghuni pelatnas PB PBSI Cipayung itu selalu gugur di babak-babak awal. Karena penampilan yang

menurun itu pula, Tontowi/ Liliyana yang sempat nangkring di posisi runner up peringkat dunia, akhirnya harus melorot ke posisi empat dunia. Kondisi tersebut diakui oleh koordinator pelatih ganda pelatnas Christian Hadinata sebagai sebuah konsekuensi karena mampu melejit. “Itu wajar, karena sebelumnya mereka selalu mengejar dan berusaha nyalip peringkat pemain lain, sekarang posisinya beda, mereka yang dikejar karena melejit secara mengejutkan,” ujarnya saat ditemui kemarin (30/10). Dia juga melihat, kekalahan di Perancis tersebut diakibatkan faktor keberuntungan saat poin-poin kritis yang tidak bisa diambil. Sementara, lawan mampu lepas dari poin kristis dan terus unggul hingga men-

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir

galahkan Tontowi/Liliyana. Christian melihat di sisi ini faktor pengalaman dan mental yang berbicara. Karena itu, dia menyoroti terus permainan dari Tontowi yang dianggap mampu mengimbangi Liliyana secara teknik tetapi belum bisa mengontrol emosinya. “Kondisi seperti ini tentu mempengaruhi taktik dan strategi saat bertanding. Karena sebenarnya, semua pemain sudah kenal dan hafal gaya permainan masing-masing. Tinggal bagaimana strateginya jalan atau tidak, itu bergantung kondisi pemain di atas lapangan,” terangnya. Dengan kondisi ini, lelaki yang akrab disapa Koh Chris itu sedang berusaha agar Tontowi bisa semakin matang dan lebih tenang dalam mengontrol permainan. Menurut-

nya, semangat pemain yang meledak-ledak, tidak lantas keterusan sehingga emosinya ikut meledak-ledak juga. “Saya berharap performa yang mulai membaik ini terus berlanjut di SEA Games. Kami memang menagetkan gelar dari nomor ini,” tegasnya. Di sisi lain, menanggapi permainan pasangan Fran Kurniawan/Pia Zebadiah, Christian sejalan dengan pelatih Ricahard Mainaky. Dia menyesalkan dengan peringkat delapan dunia yang mereka emban sekarang, ternyata tidak selevel dengan permainannya. Mengenai kemungkinan apakah pasanga ini selanjutnya akan dipecah atau tidak, Christian belum bsia memastikan. Rencananya, pihaknya akan membicarakan lebih lanjut bersama tim pelatih. (aam)


Pontianak Post