Issuu on Google+

cmyk

Hotline Service

Po

Phone: 081257225755 082150002031 SMS: 085347259955

No

t os

anak P nti

Berlangganan & Pengaduan

&

RIS N ET ROY MORGA

Pontianak Post

Jumat 29 Maret 2013 M / 17 Jumadil Awal 1434 H

pertama dan terutama di kalimantan barat

Eceran Pontianak Rp. 3.000

Rekapitulasi Sementara Kecamatan Sukadana Simpang Hilir Teluk Batang Seponti Pulau Maya Kepulauan Karimata TOTAL * Keterangan No Urut:

Total Suara No. Urut : * 2 3 4 5.012 1.347 525 5.591 1.994 3.127 3.860 884 672 3.259 165 1.877 2.662 1.285 355 belum diperoleh data terbaru 17.534 20.384 5.675 6.556 1 6.245 4.254 3.765 494 2.776

Total Suara Masuk 13.129 14.966 9.181 5.795 7.078 50.149

1. Jalian-Hamdan Harun 3. Syukran-Abdul Rahman 2. Hildi Hamid (petahana bupati)-Idrus 4. Ibrahim Dahlan-Ngadikun

Pemilukada Kabupaten Kayong Utara GRAFIS: BUDIKC/PONTIANAKPOST

SUMBER: TIM H3I

Hildi Dibayangi Julian Tim SMK Yakin Menang KPU KKU Digugat

BAHAGIA : Hildi Hamid dan istri Hj Diah Permata serta para pendukung bahagia setelah mengetahui hasil rekapitulasi suara Pemilukada Kabupaten Kayong Utara 2013. Petahana ini yakin menang. M Surimik untuk Pontianak Post

Manajemen yang baik adalah yang juga baik sejak dari perencanaanya.

Dollar US

Dolar SGD

Ringgit MYR 3.132

7.816

9.719

SUKADANA- Petahana Hildi Hamid unggul sementara. Namun, Jalian yang berpasangan dengan Hamdan Harun (jalur perorangan) membayangi posisi Hildi. Hal ini berdasarkan data yang diinput dari tim H3I (Hildi

Grand Design 2012-2025

Aspirasi DOB Sampai di DPR 1. Provinsi Kapuas Raya 2. Kabupaten Perbatasan Utara/Banua Lanjak 3. Kabupaten Ketungau 4. Kabupaten Sekayam Raya 5. Kabupaten Tayan Sampai di Provinsi Kalbar * Kabupaten Sambas Pesisir

Kalbar memiliki luas 146.807 kilometer persegi (7,53 persen luas Indonesia) atau 1,13 kali luas Pulau Jawa. Hingga tahun 2025 butuh 10 Kabupaten, dua kota dan dua provinsi. GRAFIS: BUDIKC/PONTIANAKPOST

JAKARTA – Komisi II DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan 22 Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi atau yang mewakili, untuk membicarakan usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru, Kamis (28/3), di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. Di antara 22 provinsi itu, Kalimantan Barat, merupakan salah satu provinsi

Ajak Umat Jaga Kerendahan Hati

Balik ke Lokasi Syuting SETELAH setahun ‘menghilang’ Naysila Mirdad akan kembali menghiasi layar kaca lewat Jodohku. Dia akan kembali beradu akting dengan Dude Harlino di sinetron terbarunya itu. Baginya sangat menyenangkan bisa tampil lagi di depan kamera. Bertemu kru, pemain dan setumpuk kertas skenario yang harus dihapalnya. Stamina untuk menghadapi harihari syuting yang melelahkan pun sudah disiapkan putri pasangan Jamal Mirdad dan Lidya Kandou itu sejak jauh-jauh hari. Setahun, dirasanya sudah cukup untuk Naysila Mirdad mengembalikan semangat kerjanya. Dan kehadiran Dude sebagai lawan main membuat Nay- sapaan akrabnya- semakin semangat kembali ke lokasi syuting. ”Dude punya kualitas akting, kepribadian yang baik, cara komunikasi yang menarik,” katanya. Nay mengungkapkan, selama setahun absen dari sinetron, dia fokus kuliah di Lasalle College. (ash)

uKe Halaman 7 kolom 1

Kalbar Layak Tiga Provinsi

Kurs Rupiah 27 Maret 2013

Selebritas

Hamid dan Idrus) di kediaman Hildi Hamid di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kamis (28/3). Dari enam kecamatan yang ada di Kabupaten Kayong Utara, lima kecamatan sudah diketahui hasilnya. Hanya Kecamatan Kepulauan Karimata yang hingga sore kemarin belum dapat diketahui. Pasalnya, kecamatan

PONTIANAK – Misa Ekaristi dalam rangka Kamis Putih berlangsung khidmat di Katedral Santo Yosef Pontianak, kemarin (28/3) sore. Dalam misa yang dipimpin Pastor Petrus Rostandy OFMCap, ratusan umat memenuhi gedung Pasifikus, yang menjadi pengganti tempat ibadah selama gedung katedral baru dibangun. Dalam kothbahnya, Petrus mengatakan kepada umat, untuk mengingat pentingnya hari Kamis Putih. Hari di mana malam Perjamuan Terakhir terjadi. Salah satu yang dilakukan Yesus pada hari itu adalah membasuh kaki ke 12 muridnya. Hal ini menjadi sangat aneh pada masa itu. “Dalam adat orang uKe Halaman 7 kolom 5

ARISTONO/PONTIANAKPOST

yang masyarakatnya sudah menyampaikan aspirasi pembentukan DOB, meliputi satu provinsi, dan empat empat kabupaten di Kalbar. Ketua Komisi II DPR, Agun Gunandjar Sudarsa, yang memimpin rapat menyatakan bahwa usulan DOB aspirasi masyarakat Kalbar adalah Provinsi Kapuas Raya, Kabupaten Perbatasan Utara/Banua Lanjak, Kabupaten uKe Halaman 7 kolom 1

Paskah

Wafat Isa Almasih RENUNGAN ini mengajak pembaca untuk memahami hakekat keselamatan adalah damai sejahtera atau rekonsiliasi, yaitu damai sejahtera dengan Allah, dengan sesama dan dengan diri sendiri. Sumber keselamatan adalah kasih karunia, yaitu kemurahan Allah yang diberikan secara cuma-cuma dan tidak oleh tergantung pada kebaiPdt Nico P. Gading, MTh kan manusia. Teks firman Tuhan yang terdapat dalam surat Rasul Paulus kepada jemaat di Galatia: “Kasih karunia

BASUH: Imam saat membasuh kaki para umatnya di Gereja Katedral St Yosef Pontianak, kemarin (28/3). Tradisi ini dilakukan setiap hari Kamis Putih.

uKe Halaman 7 kolom 5

Dahlan Capres Alternatif Terfavorit Tangkap Pelaku Judi, JAKARTA-Publik memiliki pilihan tersendiri jika tokoh-tokoh nonparpol yang diajukan sebagai calon presiden pada Pilpres 2014 nanti. Hasil riset Lembaga Survei Jakarta (LSJ) terakhir mengungkap bahwa sejumlah tokoh layak tampil sebagai calon alternatif potensial. Menteri BUMN Dahlan Iskan dan mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Mahfud MD yang tampil di puncak. Sesuai hasil survei, keduanya memiliki tingkat akseptabilitas (kesukaan) dan elektabilitas (keterpilihan) tertinggi diantara tokoh-tokoh nonparpol yang ada. Sebanyak 44,2 persen responden yang disurvei menyatakan

Kapolsek Tewas Dimassa

Tingkat keterpilihan Tokoh-tokoh Alternatif

Dahlan Iskan Mahfud MD Rhoma Irama Abraham Samad Sri Mulyani Indrawati Chairul Tanjung Djoko Suyanto

17,2 persen 13,1 persen 10,8 persen 5,2 persen 3,9 persen 3,6 persen 2,8 persen

Rizal Ramli Pramono Edie Wibowo Irman Gusman Gita Wiryawan Anies Baswedan Tokoh lainnya Tidak tahu

2,5 persen 1,9 persen 1,4 persen 1,3 persen 1,1 persen 6,9 persen 28,3 persen

Iskan kembali memimpin. Saat disodori sejumlah nama tokoh, mantan dirut PLN itu dipilih oleh 17,2 persen responden. Mengungguli Mahfud yang kembali berada di urutan kedua dengan

JAKATA – Kapolsek Dolok Panribuan, Simalungun, Sumatera Utara, AKP Andar Yonas Siahaan gugur dalam tugas. Dia meninggal setelah menjadi korban amuk massa saat menangkap seorang pelaku judi togel pada Rabu malam (27/3). Kejadian itu berawal ketika Andar beserta tiga anggota unit reskrim, yakni Aiptu Amanda Simbolon, Bripka Lamsar Samosir, dan Brigadir Leo Sidauruk, mendatangi kediaman tersangka kasus judi di Dusun Rajanihuta sekitar pukul 20.00. Tersangka bernama Yeni Simbayak itu berhasil diringkus. Namun, sebelum empat polisi tersebut masuk ke dalam mobil untuk membawa Yeni ke mapolsek, istri Yeni meneriaki para polisi itu sebagai pencuri. Teriakan tersebut direspons warga. Dalam sekejap,

uKe Halaman 7 kolom 5

uKe Halaman 7 kolom 5

Sumber: Hasil survei Lembaga Survei Jakarta 4 Februari 2013 - 16 Maret 2013

menyukai Dahlan Iskan. Mengapit dibawahnya, Mahfud MD dengan tingkat kesukaan sebesar 42,8 persen. Baru kemudian di urutan selanjutnya muncul nama Rhoma Irama sebesar 40,1 persen. Dalam aspek tingkat keterpilihan, sesuai hasil survei, Dahlan

Don Andre III Marthinus DVG, Raja Bersahaja Kerajaan Larantuka 11: 50

14:56

17:54

19:01

04:29

Tinggal di Rumah Kayu Bikinan Para Tahanan Larantuka, sebagaimana daerah-daerah lain di Nusantara, masih punya raja yang dituakan. Raja Larantuka sekarang adalah Don Andre III Marthinus DVG. Tapi, dia tidak tinggal di istana, melainkan menempati rumah papan yang sederhana. DOAN WIDHIANDONO, Larantuka RUMAH itu masih terlihat seperti separo jadi. Dinding temboknya hanya setinggi perut orang dewasa.

Online: http://www.pontianakpost.com/ cmyk

SEDERHANA: Raja Don Andre III Marthinus bersama istri, Permaisuri Maria Ronny Naema DVG, di ruang tamu rumahnya. Foto kiri, istana raja Larantuka di kawasan pantai Jalan Reinha Rosari yang belum ditempati Raja Don Marthinus.

Tak seperti rumah lain, dinding tersebut masih berwujud bata telanjang. Hanya sapuan

cat yang sedikit menyamarkan penampilannya. Di atas dinding itu terpasang

papan-papan yang menjulang hingga menyangga atap. Ketika diraba, terasa sekali betapa

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 4.000 *Ketapang Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 4.000

dinding papan tersebut masih kasar. ’’Tapi, ini rasanya pedas. Rayap tidak mau makan,’’ kata Raja Don Andre III Marthinus DVG, Selasa (26/3). Tangan sepuhnya mengetukketuk dinding papan rumahnya itu. Don Marthinus –sapaannya di kalangan warga Larantuka– tak tahu pasti jenis kayu yang dijadikan bahan rumahnya tersebut. ’’Ini kayu naungan pohon kopi,’’ ujarnya. Kalau basah, kayu itu bisa lembek dan mudah lapuk, seperti kayu randu. Tapi, kalau kering, ia cukup kuat.Sesaat, pria kelahiran Larantuka, uKe Halaman 7 kolom 1

Jawa Pos Group Media


2 2

EKONOMI BISNIS

1POUJBOBL1PTUrJumat 29 Maret 2013


pontianak bisnis

cmyk

Pontianak Post

Jumat 29 Maret 2013

Lokomotif kemajuan ekonomi kalbar

3

KPPU Periksa Enam Importir Indikasi Curangi Harga Bawang JAKARTA—Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) bakal memanggil enam perusahaan hortikultura dan dua kementerian minggu depan. Hal itu menindaklanjuti indikasi kartel sebagai penyebab melejitnya harga bawang dua minggu lalu. Komisioner Bidang Hubungan Antar-Lembaga Dalam dan Luar Negeri KPPU Kamser Lumbanradja menjelaskan total perusahaan yang diselidiki KPPU ada 11. Dua diantaranya telah diselidiki minggu lalu dengan inisial LD dan RS sedangkan tiga perusahaan berinisial IAL, MC, dan LP diperiksa kemarin (28/3). “Sisanya minggu depan

dilakukan secara bertahap,” terangnya saat ditemui di kantornya kemarin. Selain memanggil perusahaan importir, pihaknya bakal memanggil pihak Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan. Itu terkait kebijakan yang telah diterbitkan oleh dua kementerian tersebut. Jika kebijakan tersebut dirasa memancing adanya kartel maka pihaknya bakal menghimbau untuk segera dievaluasi. “Harus balance, apakah yang salah pemainnya atau mungkin kebijakan pemerintah yang mempermudah kecurangan itu, itu akan ditelusuri semua,” ujarnya. Dalam penyelidikannya, petugas akan memetakan jatah yang diperoleh setiap importir. Jika ada kuota yang didominasi oleh satu kelompok tertentu dan mereka terbukti memainkan harga maka bakal

ditindak. Dalam Undang-Undang nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, sangsi yang dikenakan bagi pelaku kartel bakal didenda Rp 1-5 miliar. Pada kesempatan berbeda, Komisioner Ketua Bidang Pengkajian KPPU Munrokhim Misanam berpendapat sistem kuota yang dijalankan oleh pemerintah dinilai kurang tepat. “Kuota akan memancing adanya kartel kartel karena mudah dimainkan. Mungkin lebih baik sistem tarif bea masuk. Itu lebih relistis,” ujarnya. Dengan batasan bea impor, lanjutnya, sudah pasti pajaknya bakal masuk ke negara. Sedangkan sistem kuota belum jelas. Selain itu penetapan bea masuk juga bisa memberikan ruang bagi petani lokal untuk memperoleh harga yang tinggi. (uma)

PEMUSNAHAN: Petugas Bea Cukai Belawan sedang melakukan pemusnahan barang bukti penyelundupan bawang merah sebanyak 926 karung dan bawang putih impor 74 karung asal Malaysia di pangkalan sarana operasi wilayah DJBC Sumut Belawan, Kamis (28/3). Pemusnahan tersebut dilakukan karena dianggap melanggar UndangUndang Karantina. AMINOER RASYID/SUMUT POS

Cegah Peredaran Uang Palsu PONTIANAK – Sepanjang lima tahun terakhir Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat mencatat penemuan uang palsu sebanyak 2.982 lembar (bukan 2 miliar rupiah). Penemuan uang palsu terbanyak didominasi pecahan Rp50 ribu sebesar 59,70 persen dan pecahan Rp100 ribu sebesar 37,26 persen. Demikian dikatakan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Purjoko kepada Pontianak Post, kemarin. Ia menerangkan jika dilihat berdasarkan sumber laporan, penemuan uang palsu masih didominasi dari laporan perbankan sebesar 74,08 persen. “Untuk sebaran daerah penemuan uang palsu, Kota Pontianak menempati urutan pertama seebsar 65,86 persen, disusul Kabupaten Sanggau 13,72 persen dan Kota Singkawang 12,01 persen,” paparnya. Namun secara keseluruhan, trend penurunan uang palsu di wilayah Kalbar selama lima tahun terakhir cenderung menurun. “Tren penurunan uang palsu ini bisa menjadi salah satu indikator bahwa pemahaman masyarakat terhadap keaslian uang rupiah semakin membaik,” jelasnya. Ia menilai adanya tindak pidana pemalsuan uang merupakan suatu kejahatan yang mempunyai dampak negated yang besar. Kejahatan ini da-

pat merusak perekonomian dan menghilangkan kepercayaan rakyat terhadap pemerintah yang pada gilirannya akan menghambat pembangunan bangsa. Mengantisipasi beredarnya uang palsu hingga sekarang Bank Indonesia terus melakukan sosialisasi seperti melakukan perubahan desain uang rupiah secara berkala dengan meningkatkan penggunaan teknologi pengaman uang yang mutakhir dan terkini pada uang rupiah desain baru, melaksanakan program edukasi kepada masyarakat umum, kepolisian, pelaku ekonomi, mahasiswa, pelajar maupun para petugas perbankan dan profesional lainnya mengenai inforasi ciri-ciri keaslian uang rupiah baik secara langsung maupun melalui media massa, menjalin dan meningkatkan kerjasama dengan aparat penegak hukum dalam hal penanggulangan dan pemberantasan uang palsu dan menjalin kerjasama dengan dunia internasional. Sementara itu, kasir senior Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Lazuardi melalui kasir junior Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Hendra merincikan sepanjang lima tahun terakhir total jumlah temuan uang palsu sebanyak 2.982 lembar dengan jumlah Rp200, 156 juta. (ash)

Industri Properti Panen Laba JAKARTA—Geliat industri properti yang pesat, memacu kinerja pengembang ditutup cemerlang pada 2012. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) misalnya sepanjang tahun lalu membukukan laba bersih mencapai Rp 748 miliar. Sementara itu, PT Intiland Development Tbk (DILD) mencatat laba bersih perseroan sebesar Rp 181,32 miliar. Direktur dan Corporate Secretary PT Pakuwon Jati, Minarto mengatakan, pencapaian akhir tahun tersebut melesat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp 347 miliar. “Laba bersih kami naik 115 persen,” ungkapnya kemarin (28/3). Minarto menyebutkan, besarnya raihan laba bersih tersebut disokong oleh pendapatan perseroan sebesar Rp 2,16 triliun. Angka tersebut mengalami kenaikan 46,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar sebesar Rp 1,47 triliun. Disebutkan, komposisi pendapatan PWON pada 2012 sendiri terdiri atas development revenue yang dengan porsi 56 persen, dan sisanya 44 persen berasal dari recurring revenue. Minarto mencontohkan, kontributor re-curring revenue di antaranya adalah pusat perbelanjaan Kota Kasablanka yang dibuka pada Juli 2012. “Selain itu juga didukung oleh Gandaria City, Tunjungan Plaza, dan Sheraton Hotel,” c

cmyk

m

y

k

terangnya. Sementara itu, dia menambahkan, pertumbuhan development revenue diharapkan didorong oleh penyelesaian proyek perkantoran dan apartemen Kota Kasablanka dan residensial kota mandiri Pakuwon City. “Tahun ini kami masih optimistis ada pertumbuhan yang signifikan. Karena project development pipeline kami di Jakarta dan Surabaya cukup kuat. Sebagian proyek-proyek tersebut sudah memasuki tahap konstruksi,” jelas Minarto. Di sisi lain, pengembang properti yang mencatat kinerja baik sepanjang 2012 adalah Intiland. Tercatat, ada pertumbuhan laba bersih perseroan sebesar 29,50 persen dari laba 2011 sebesar Rp 140,02 miliar. “Kemampuan perseroan dalam meningkatkan pendapatan maupun profitabilitas jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono.Dia menerangkan, tingkat kebutuhan masyarakat terhadap produk properti seperti perumahan, apartemen, perkantoran, kawasan industri, maupun perhotelan turut mendukung performa Intiland sepanjang tahun lalu. “Marketing sales kami mencapai Rp 1,65 triliun. Atau meningkat 41,2 persen dibandingkan 2011 sebesar Rp 1,17 triliun,” jelasnya.(gal)


K ran sekolah

4

N A R KEKOLAH S

besok UTAMA A N I B A SM

SMA gembala baik pontianak

Berdoa dan Belajar Dalam Hadapi UN Ora Et Labora, berdoalah dan bekerja! Kalimat singkat penuh makna tersebut seakan menggambarkan persiapan-persiapan siswa-siswi kelas 12 SMA Gembala Baik dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) 2013.

sosok

DALAM Bahasa Latin “ora” berarti “berdoa, dan “labora” berarti bekerja. Istilah ini bermula dari gerakan para Biarawan Katolik abad pertengahan untuk menyepi, bermeditasi, dan berdoa di lokasi-lokasi sunyi. Untuk mempertahankan hidup agar tidak terlalu bergantung pada “dunia luar” mereka bekerja dengan giat. Maka dalam kesehariannya dikenallah istilah “ora et labora”. Untuk pertama kalinya, UN yang terlaksana 15 April 2013 ini akan menggunakan 20 paket. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi siswa pada soalnya masing-masing. Tentunya dengan standarisasi baru tersebut, siswa semakin terpacu untuk belajar dan lulus dengan nilai yang baik. Namun, tidak jarang ditemukan teman-teman yang

+

masih tidak serius menghadapi UN. Gejala menarik yang ditangkap tim koran sekolah adalah menjelang kedatangan UN banyak siswa yang semakin religius. Seorang sumber mengatakan “saya sekarang setiap malam berdoa, yah takut juga menghadapi UN”. Tapi apa benar faktor doa menjadi sangat penting saat menghadapi UN ini? Mari kita lihat apa yang dilakukan temanteman menjelang UN? Ryan Alexander Lyman, siswa SMA Gembala Baik menuturkan bahwa persiapan yang ia lakukan dalam menghadapi UN adalah dengan mengikuti berbagai bimbingan belajar. “Selain mengikuti bimbingan yang diadakan sekolah. saya juga mengikuti bimbingan belajar yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Pontianak” jelas Ryan. Hal ini ia lakukan semenjak beberapa bulan belakangan demi memantapkan diri sebagai peserta UN 2013. Tak dapat dipungkiri bahwa adanya UN terkadang menjadi momok dan tekanan bagi beberapa siswa. Namun hal ini tidak berlaku pada Ryan sebab ia tetap menyediakan waktu untuk refreshing. “Memang kadang-kadang takut juga, tapi saya juga

Berbagi Cerita SEBENTAR lagi Ujian Nasional 2013, banyak tantangan yang harus dihadapi teman-teman kelas XII. Sebagai bahan motivasi, kali ini Suster Lusianna Br Tarigan, Kepala Sekolah SMA Gembala Baik akan membagikan pandangannya tentang bagaimana menghadapi kesulitan belajar. Suster, lahir di Bulanjahe, 24 Agustus 50 tahun yang lalu (1963). Menempuh pendidikan sarjana strata satu (S1) di Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Karo, Sumatera Utara. Dalam pendidikannya, Suster pasti pernah menghadapi kesulitan, terutama dalam belajar. Bagaimana mengatasinya? “Terkadang dalam kehidupan Tuhan campur tangan, melalui temanteman dan guru-guru.” ujarnya. “Yang penting berusaha membuka hati untuk pertolongan di sekitar kita.” Ternyata pertolongan dari sahabat dan guru sangat penting dalam menghadapi tantangan pendidikan. Jangan takut untuk meminta bantuan dan jujur pada kekurangan, seperti petuah Suster, “tiada yang sempurna di dunia ini, hanya saudara-saudara yang menyempurnakan diriku.” lanjutnya. Jika mendapat hasil yang kurang memuaskan? Apa yang Suster lakukan? “Ya, saya akan melakukan evaluasi, refleksi apa sebab prestasi tidak maksimal. Setelah itu saya akan berusaha memperbaiki diri.” Ternyata siswa atau guru, bahkan kepala sekolahpun pernah merasakan kesulitan yang sama dengan kita. Lebih lanjut, Suster kembali menekankan ”kita harus mencari pihak yang dapat membantu kita untuk memperbaiki prestasi, berusaha keras, dan rendah hati.” Dalam menghadapi bulan-bulan menjelang Ujian Nasional, Suster berpesan “jangan stress dan menjadikan UN sebagai beban, tetapi persiapkanlah dirimu dengan sebaik-baiknya.” Jika ada yang khawatir dengan Ujian Nasional bagaimana? “Kalian sudah mendapat bekal ilmu pengetahuan selama ini, yakinlah kemampuanmu telah diberikan Tuhan padamu.” Kemudian lanjutnya, “hindarilah jalan mencapai kelulusan yang keliru, tapi jalani dengan keyakinan diri dan kejujuran!” “Selamat menempuh Ujian Nasional dan semoga kesuksesan dapat diraih.” tutupnya. (antony m)

Endrick Andrian

Redaksi

Karikatur

Tradisi Puasa Dalam Katolik MASA prapaskah sudah usai, terhitung 13/02/2013 (Hari Rabu Abu) hingga 24/03/2013 (Minggu Palma). Masa di mana, selama 40 hari umat katolik menjalankan masa puasa atau masa pertobatan. Apa itu puasa?? Puasa dalam Agama Katolik bukan berkaitan dengan tidak makan seharian, melainkan membatasi untuk tidak memanjakan diri. Pada masa puasa ini, Umat Katolik berusaha untuk memperbaiki kebiasaan buruk sehari-hari. Bagi siswa sekolah seperti kita, puasa juga dapat berarti mengurangi kebiasaan menonton setiap hari hingga berjam-jam, malas mengerjakan tugas, dan sebagainya. Apa saja sih pantangan umat katolik pada masa puasa ini? Tim koran sekolah berhasil menemui Pastor Iosephus Erwin, Ofm. Cap., Pastor Paroki Gereja Santa Sisilia, yang berada di kompleks SMA Gembala Baik. “Kita diwajibkan untuk p a n tang ma-

kan daging hewan berdarah panas, seperti sapi dan kambing, dan tidak makan sampai kenyang. Pantanganpantangan ini hanya diwajibkan pada hari Rabu Abu dan hari Jumat Agung, tetapi selama masa prapaskah ini banyak juga yang berpantang setiap jumat dan rabu selama masa puasa.” jelas Pastor Erwin. ”Sebenarnya lebih baik jika mampu berpantang dalam kebiasaan seharihari, seperti menyisihkan uang saku. Misalnya 1 hari yang uang sakunya 25.000, sisihkan 15.000 untuk disumbang. Jika kebiasaan ini kita lakukan setiap hari, tentu akan lebih berguna untuk orang lain”, lanjut Pastor Erwin. Di masa puasa ini juga

Redaksi Koran Sekolah PEMBIMBING: Monika Ratna Sari, S.Pd, M.S. Mitchel Vinco; REPORTER: Felicia Ariesandi, Selvia, Novi Gunadi, Budi Juarto, Regina Nathania B., Olivia Putri Benartini, Yosepha, Henny Tamara, Antony, Andy, All Binardo.

cmyk

TIM Kimia SMA Gembala Baik kembali mengukir empat prestasi terbaru di kancah nasional, maupun tingkat provinsi. Andree Triyadi dan Kissi Apriani berhasil mewakili Kalimantan Barat dalam perlombaan karya tulis International Science Project Olimpiad (ISPO) oleh PASIAD di Jakarta, 25-28 Februari 2012. Enrick Andrian berhasil menjadi yang terbaik pada Olimpiade Farmasi tingkat provinsi oleh FKIP UNTAN dan juara pertama Chemistry Competition (C2) oleh FKIP UNTAN, 4 Maret 2013. Serta Robert juara kedua Chemistry Competition (C2). Dalam lomba ISPO ini, Andree dan Kissi menceritakan pengalamannya “Kami sudah siapkan poster, brosur serta karya tulis dalam Bahasa Inggris, sehingga karya tulis kami bilingual. Disana (Jakarta), kami mengunjungi banyak tempat. Salah satunya Balairung UI untuk pameran dan presentasi selama 2 hari. Di hari terakhir, kami mengunjungi TMII untuk pengumuman di Gedung Suseno Langun Budoyo. Pada malam hari kami mengunjungi DPR.” Cerita Andree dan Kissi. Mereka merasa sangat senang bisa ikut ke kancah nasional, merasa deg-degan karena pertama kalinya mengikuti pameran tingkat nasional seperti itu. Cerita berbeda datang dari Endrick Andrian, pemenang pertama olimpiade farmasi tingkat provinsi, serta juara pertama dalam Chemistry Competition (C2). Saat ditemui tim koran sekolah, dia mengungkapkan selama menjelang olimpiade farmasi dan lomba C2 Ia tidak pernah membebani diri sendiri. “Minggu-minggu saat itu diisi dengan bimbel sekolah dan dinas, sibuk juga. Jadi sebenarnya saat lomba nothing to lose. Eh, ternyata menang.” cerita Endrick. “Awalnya semua berjalan sangat cepat ketika semifinal diumumkan. Hanya tersisa 10 peserta dari 300. Pada tahap semifinal diadakan lomba cepat tepat un-

INFO RINGAN

Terjadi kekeliruan dalam penampilan Karikatur pada Halaman Koran Sekolah SMA Santo Paulus Pontianak pada Edisi, Kamis (28/3). Karikatur yang ditampilkan harusnya terbit pada hari Jumat (29), Edisi SMA Gembala Baik Pontianak. Demikian kekeliruan kami perbaiki.

+

memohon campur tangan Tuhan dalam doa agar semua berjalan lancar hingga hari UN tiba” ujar Ryan. Senada dengan Ryan, Erwin Hidayat, alumni SMA Gembala Baik angkatan ke21 mengatakan doa serta usaha haruslah seimbang. Tidak ada doa yang berjalan baik tanpa usaha begitu juga sebaliknya. “Doa tidak sama dengan usaha, melainkan usaha dan doa harus dijalani bersama, sehingga hasil maksimal” ujar Erwin yang sangat memahami perasaan anak kelas 12 sekarang ini. Pentingnya keikutsertaan doa dalam memperlancar persiapan UN juga dituturkan oleh Pak Martin, Guru Agama Katolik dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Gembala Baik. Menurutnya, setiap aktifitas harus dibuka dengan doa dan ditutup dengan doa, artinya sebelum melakukan sesuatu kita meminta bimbingan dan petunjuk, setelah itu semua selesai kita harus bersyukur. “Saya menyarankan untuk siswa percaya diri. Sebelum mengerjakan soal ujian, kita harus buka dengan doa, dan persiapan belajar yang matang, sehingga kita yakin bahwa kita tahu dan mampu untuk mengerjakan soal itu.” tegas Pak Martin. “Ada dua tips untuk mening-

katkan kepercayaan diri yaitu, persiapan belajar dan doa” tutup Pak Martin. Pepatah “banyak berdoa maka akan lulus” boleh-boleh saja, tetapi pada kegiatan sehari-hari kita tidak bisa hanya mempercayai pepatah tersebut. Kita harus melakukan persiapan belajar yang matang dan disertai doa. Sebaliknya pepatah “Usaha tanpa doa” itu akan sia-sia karena setiap kegiatan dan aktifitas selalu di sertai oleh Tuhan. Berhubungan dengan itu, Suster Lusianna, Kepala Sekolah SMA Gembala Baik berkomentar, “setiap tahunnya menjelang UN kita selalu mengadakan Misa Bersama di Gereja Santa Sisilia, yang ada di kompleks persekolahan”.Kegiatan belajar dan berdoa tidak pernah luput dari keseharian sekolah. “Saat ini, demi menunjang kepribadian siswa dalam hal kerohanian, di samping SMA Gembala Baik akan dibangun Gua Maria.” ujar Suster Lusianna. “Selain itu, Bimbingan dan Konseling memang kita berikan untuk meningkatkan mental dan percaya diri menghadapi UN.” tutup Suster. Sekali lagi “ora et labora”, berdoa dan berkerja! (Antony, Andy, Olivia, All Binardo, Budi)

+

Empat Prestasi Bidang Kimia

Suster Lusianna Br Tarigan

RALAT

Pontianak Post

Jumat 29 Maret 2013

Pastor Iosephus Erwin, Ofm. Cap C

m

y

k

sekolah-sekolah Katolik mengadakan aksi APP atau Aksi Puasa Pembangunan. APP adalah suatu aksi dimana kita menyisihkan sedikit dari yang kita miliki dan memberikannya kepada orang lain. “Apa yang saya kurangi, itulah yang saya sumbangkan”, ujar Pastor Erwin. Tujuan dari diadakannya APP adalah untuk membangun rasa solidaritas dengan orang-orang yang kekurangan. Aksi Puasa Pembangunan memiliki Tema yang berubah setiap tahunnya. Tema APP tahun ini adalah “Bekerjalah Demi Kehidupan dan Keutuhan Ciptaan”. Peraturan Wajib Pantang dan Puasa Pada Masa Prapaskah: 1.Berpantang dan berpuasa pada hari Rabu Abu dan Jumat Suci; pada hari-hari Jumat lain di Masa Prapaskah wajib pantang saja. 2.Wajib puasa: semua orang beriman yang berumur 18-59 tahun. 3.Puasa:makankenyang satu kali saja sehari. 4.Wajib pantang: semua orang yang sudah berumur 14 tahun ke atas. 5.Pantang dapat berarti pantang daging, rokok, garam, televisi. (Sumber: Ensiklopedi Gereja 7, halaman 65). (Budi dan Yosepha)

tuk diambil 5 besar.” Setelah masuk babak final Endrick harus menghadapi lomba praktikum di bidang fisika, biologi dan kimia. Peserta akan menyimpulkan dan menjawab pertanyaan juri. “Jujur, gugup pada saat menjelaskan didepan juri dan mahasiswa. Cuman yah tetap harus kasi best shot” ujarnya lagi. Mengenai keberhasilannya dalam lomba, “Ini juga berkat semua guru yang pernah mengajar saya. Kredit sebesar-besarnya untuk mereka.” lanjut Endrick yang bercita-cita menjadi insinyur. Apa yang menarik dari lombanya? “Yang paling penting tentu saja pengalaman. Hadiah-hadiah lomba tidak ada apaapanya dibandingkan pengalaman” ujar Endrick. Saingan terkuat bagi Endrick adalah semua peserta yang memang anak pilihan. Ia rasa semua layak jadi juara, “Saya cuma beruntung sedikit kok” Endrick merendah. Di tempat lain yang sama, siswa SMA Gembala Baik, Robert, berhasil menjadi juara ke-2 Chemistry Competition (C2). Ia mengungkapkan, persiapan yang dilakukan sudah cukup baik. Dengan bimbingan Pak Winny sudah sangat membantu. “Saya merasakan mudah jika belajar dengan pembimbing daripada otodidak.” ujar Robert yang ingin menjadi dokter ini. “Harapan saya ke depan, semoga sukses dalam olimpiade tingkat nasional, doakan.” tutup Robert. Winny Kurniawan, Guru Kimia SMA Gembala Baik, merupakan pendidik yang punya peran penting dibalik kesuksesan teman-teman kita ini. Ia mengungkapkan “Semua keberhasilan butuh proses dan kerja keras, karena tidak ada yang instan. Kunci untuk menuju berhasil ialah latihan. Habit is power. Biasakan sesuatu yang positif maka kita akan terbiasa. Yang penting ialah jembatan antara keinginan dan hasil akhir, semua adalah proses.” tutup guru berkaca mata ini.Oleh : Felicia A.

Juara Tour D’ Khatulistiwa SMA Gembala Baik kembali ukir prestasi. Kali ini dalam ajang Tour D’Khatulistiwa Maret 2013. Tim Vocal Group yang dipimpin Pak Rinja, Guru Seni Musik SMA Gembala Baik, berhasil menyabet juara pertama dalam peristiwa tingkat nasional tersebut. “Sebenarny a kami tidak percaya juga sih, tapi memang kami sudah bekerja sangat keras untuk lomba. Kami juga berterima kasih pada pembimbing dan teman-teman semua,” ujar Novia salah satu anggota. Vocal Group SMA Gembala Baik memang sudah mempersiapkan dengan matang untuk lomba Tour D’Khatulistiwa. Latihan sepulang sekolah wajib mereka lakukan, waktunya bervariasi antara jam 3 hingga 5 sore. “Dalam lomba ini kami mempersiapkan lagu khas Kalbar yaitu Indona dan Dami Piranta,” ujar Novia lagi. Lomba kali ini memang bertujuan untuk memperkenalkan lagu-lagu daerah Kalimantan Barat di tingkat nasional. Tour D’Khatulistiwa merupakan lomba balap sepeda yang diikuti klub-klub di tingkat nasional. Dalam perlombaan ini, tim SMA Gembala Baik mendapat undian ke-2. Hal ini sempat membuat syok, namun berhasil mereka hadapi, hingga menjadi juara. “Saya pribadi senang, karena hasilnya bagus. Sebelumnya saya yakin bahwa mereka pasti akan menang dalam ajang tersebut,” kata Pak Rinja dengan sangat percaya diri.(Selvia)

+


Pontianak Post zJumat 29 Maret 2013

SHOW

SELEBRITAS

5

ACARA TV SCTV

CARS

RCTI Pukul 08.30 WIB

0HQXMX&DOLIRUQLDXQWXN¿QDOUDFH3LVWRQ Cup melawan The King dan Chick Hicks, Lightning McQueen yang terkenal secara tidak sengaja tersesat di sebuah kota kecil bernama Radiator Spring. (*)

THE BIG BOSS

TRANS TV 06.30 Insert Pagi 09.30 Peppy The Xplorer 14.00 Sketsa Siang 15.30 Gengges 18.00 Supertrap 24.00 Sexophone

07.00 Inbox 09.00 Hot Shot 10.00 FTV Pagi 12.00 Liputan 6 Siang 12.30 FTV Siang 18.00 Si Biang Kerok Cilik 22.30 FTV Utama

METRO TV 08.05 8 Eleven Show 13.05 Wideshot 18.05 Prime Time News

20.30 Wonderful Living 21.30 Kick Andy 23.30 Metro Sports

Cheng, pemuda Tiongkok yang berpindah tempat tinggal ke Thailand bersama sepupunya. Mereka bekerja di sebuah toko es krim. Ternyata, toko itu hanyalah kedok sindikat narkoba. (*)

MNCTV

ANTV

06.30 Disney Club 09.00 Pose 15.30 Tuntas 18.00 Tendangan Si Madun 20.30 Raden Kian Santang 23.00 Cerita Pilihan

06.30”Kabar Arena Pagi 09.00 Selera Asal 10.00 Coffee Break 13.30 Ruang Kita 19.30 Satu Jam Lebih Dekat 22.30 Telusur

TRANS 7 06.00 Selamat Pagi 10.15 Wolipop 14.15 Highlight Otomotif II

GLOBAL TV Pukul 23.00 WIB

LOVE IN PERTH 17.00 Sebelas Dua Belas 21.15 Pas Mantab 23.00 Mister Tukul

INDOSIAR Pukul 23.00

Lola (Gita Gutawa), cewek 16 tahun, mendapat beasiswa di sebuah SMA terkenal di Kota Perth, Australia. Lola tak pernah menyangka bahwa Perth akan mengubah hidupnya. (*)

Ariel Berharap Reza Kembali Duet Amal Reza-Ariel

INTERNET

DUET : Reza Artamevia tampil dalam konser Reborn Speak for Solidarity di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Selatan, Rabu malam (27/3). Dia menyanyi duet dengan Ariel, vokalis band Noah

KESAN muslimah yang feminin sempat menjadi ciri khas Reza Artamevia. Namun, itu tidak berlaku lagi saat perempuan kelahiran Jakarta, 29 Mei 1975 itu kembali naik panggung. Tampil dalam konser Reborn Speak for Solidarity di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Selatan, Rabu malam (27/3), ibu dua anak itu berbalut gaun hijau tanpa jilbab. Dia menyanyi duet dengan Ariel, vokalis band Noah. Beda usia, beda generasi, tetapi keduanya sanggup memberikan hiburan kepada penonton. Noah sepertinya tahu betul bagaimana membuat penggemarnya histeris. Di tengah lagu Biar Menjadi Kenangan yang dibawakan, tiba-tiba saja Ariel menggapai tangan Reza. Mereka saling menatap, lalu tersenyum. Meski hanya mengenakan kaos oblong putih, kemeja kotak-kotak dipadu celana jins biru, pesona Ariel tak memudar. ”Duet dengan Ariel ‘Noah’ menjadi pengalaman pertama dalam hidup saya,” ujar Reza saat

turun panggung. ”Ini pertama kalinya saya menggunakan dress seperti ini,” sambung penyanyi kelahiran Jakarta, 29 Mei 1975 itu. Malam itu menjadi lembaran baru bagi Reza di panggung musik. Sebab, sejak merilis album terakhirnya, The Voicer, pada 2009, dia seakan menghilang dari hingar bingarnya dunia hiburan tanah air. Baru di panggung Reborn Speak for Solidarity, dia tampil menyanyi lagi di depan ribuan orang. Rasanya, sangat menyenangkan. Tak sedikit orang yang menantikan kembali kehadiran Reza di industri musik Indonesia, termasuk Ariel. ”Cepat kembali Teteh,” kata Ariel usai membawakan lagu keduanya dengan Reza, Separuh Aku. Rupanya, tujuan konser sebagai penggalangan dana yang membuat Reza mau terlibat di konser yang berlangsung selama tiga jam itu. Selain Reza dan Noah, Alika dan Bondan & Fade 2 Black ikut memeriahkan konser itu. ”Sumbangan akan langsung diberikan kepada keluarga musisi, seniman dan artis yang sedang sakit,” ujar Bens Leo, ketua penyelenggara. (ash)

Sudah Yakin, Tak Perlu Tunangan JAKARTA—Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting dan kekasihnya, Enji, merencanakan untuk menikah setelah Lebaran tahun ini. Ditemui di Restoran Lalapan, Jakarta Barat, kemarin (28/3) Ayu yang ditanyai soal persiapan pernikahannya menjawab dengan malu-malu. Dia tidak mau menjelaskan banyak hal karena takut pamali. “Persiapan ya sekitar 50 persen lah. Apa ya, bingung juga saya jawabnya. Pamali. Nanti saja kalau sudah dekat

waktunya pasti dikasih tahu,” jawab pelantun Sik Asik itu. Kabar yang beredar, Ayu dan Enji akan menggelar prosesi pada hari ulang tahun Ayu yang ke-21 pada 20 Juni. Namun, Ayu membantah. “Kata siapa” Saya nggak pakai prosesi tunangan. Langsung nikah aja. Kalau tunangan, kan kesannya masih setengah yakin. Saya maunya nikah aja langsung. Sudah yakin soalnya,” katanya, lalu tertawa. Jika dibandingkan den-

gan persiapan teknis untuk pernikahan, Ayu lebih memperhatikan persiapan mental. Bagaimana dia dan Enji bisa saling melengkapi. Menurut Ayu, Enji tipe orang yang keras kepala. Itu yang agak membuatnya khawatir. Dia harus belajar bagaimana mengimbangi sifat itu. Di sisi lain, Enji punya sifat dewasa dan itu belum dimiliki Ayu. “Jadi lebih ke menyamakan sifat gitu lho,” terangnya. Untuk hal itu, Ayu lebih be-

lajar kepada ibundanya, Umi Kalsum. Sebab, menurut dia, sifat ayah dan ibunya juga mirip dengan dirinya dan Enji. “Ayahku itu orangnya keras kepala juga. Jadinya lebih nyontoh ke ibu. Ibu itu orangnya lebih sabar,” lanjut dia. Sejak awal keduanya berpacaran, mereka sama-sama mempelajari sifat masingmasing. Kemarin juga menjadi momen yang membahagikan buat Ayu. Sebab, penjualan album kompilasinya di sebuah jaringan minimarket bagus.

Album tersebut terjual sekitar 100 ribu kopi. Ayu pun mengajak para kasir yang penjualan albumnya paling banyak untuk makan siang dan mengobrol. Bahkan, Ayu sendiri yang menghidangkan makanan dari dapur. “Tadi saya ke dapur terus bawain makanan buat mereka semua. Mereka pada kaget,” ceritanya. Itu merupakan sebuah bentuk ucapan terima kasih dari Ayu dan manajemennya kepada mereka yang sudah men-support. “Kalau nggak

ada mereka, Ayu juga bukan siapa-siapa. Alhamdulillah, juga masih ada yang mau dengerin suara Ayu,” lanjutnya. Bertemu langsung dengan idola, tentunya membuat para kasir yang datang dari Lampung, Bandung, dan Serpong itu senang. Apalagi, mereka dijamu langsung. “Kata mereka, saya beda dari yang mereka lihat di tivi. Kalau di tivi, katanya pendiem. Setelah ketemu orangnya langsung, nggak bisa diem,” ucap Ayu, lalu tertawa. (jan/c4/ayi)

Ayu Ting Ting

Masuk Sel Lima Tahun NEW DELHI—Para pencinta Bollywood harus rela untuk tak melihat salah seorang aktor kesayangannya berakting setidaknya untuk lima tahun ke depan. Sebab, Sanjay Dutt, seorang aktor besar Bollywood, memutuskan untuk menerima hukuman penjara lima tahun yang diputuskan MA India. Sejak 2007 Dutt sebenarnya berada dalam penangguhan penahanan. Aktor 53 tahun tersebut dijatuhi hukuman enam tahun sebelum pekan lalu MA memutuskan mengurangi masa hukumannya menjadi lima tahun. “Saya tak akan melawan keputusan MA dan tak mencari grasi,” katanya

C

M

Y

K

dengan nada emosional kepada sejumlah wartawan. Pada 2006 Dutt terbukti membeli senjata dari para teroris yang menyerang Mumbai pada 1993 dan sempat ditahan selama 20 bulan di penjara. Serangan teroris pada 1993 tersebut termasuk serangan yang terburuk dalam sejarah India karena menewaskan 257 orang dan melukai 713 orang lainnya. Pada tahun yang sama, lebih dari seratus orang divonis bersalah, 12 di antaranya dihukum mati dan 20 lainnya dihukum seumur hidup. Dutt merupakan sosok paling terkenal dalam kasus itu. Dalam sidang, Dutt dikenai lima dakwaan, termasuk persekongkolan jahat dan kepemilikan senjata ilegal. Namun, sidang itu menyatakan Dutt tak terbukti ikut berkonspirasi. Hanya kepemilikan senjata ilegalnya yang terbukti. Dutt belakangan menyatakan bahwa dirinya memiliki senjata tersebut untuk berjaga-jaga. Pasalnya, saat itu terjadi konflik agama antara penganut Hindu dan Islam yang kemudian berkembang penuh kekerasan. Bintang yang bersinar ketika menjadi gangster lovable di seri Munna Bhai tersebut mengaku remuk redam karena keputusan tersebut. “Saya kini hancur, dan saat ini menjadi saat yang sangat berat bagi saya dan keluarga. Saya punya beberapa hari lagi sebelum dipenjara,” katanya dalam jumpa pers yang digelar kemarin. (c10/ ayi)


GENERASI ANTUSIAS

6

Pontianak Post Jumat 29 Maret 2013

kul, Juara di Kelas n rekan-rekannya yang m PMR meraih prestasi. ai PMR di Kalbar yang engan PMI Italia. ademik, sejak masuk ke ini selalu juara. Hingga kelas tidak pernah lepas rudung tersebut. “Juara ara paralel satu 11 IPA,” n ekstrakulikuler di ianak, mengapa PMR Andini ? Dia mengaMP dia senang dengan ng berkaitan dengan anyak ilmu dan bekal ama di dalamnya sehmemprioritaskan PMR a yang diwajibkan bagi

P3K, bantuan hidup dasar dan lainnya,” ungkapnya. Andini adalah siswa yang senang dengan mata pelajaran matematika dan kimia. Dia menjadi salah satu andalan SMAN 7 jika ada lomba mata pelajaran atau cerdas cermat. Dia pernah menjadi finalis dalam OSN kebumian, dan juara dalam lomba LCC empat pilar kebangsaan. Tidak hanya itu, Andini pernah menjadi juara harapan dalam lomba permuseuman se-Kalbar. Di lihat dari sikapnya Andini adalah anak pendiam. Tidak banyak katakata keluar dari mulutnya jika tidak dicecar pertanyaan. Itu terlihat saat dia dijamu pihak Hotel Mercure ketika terpilih sebagai pemenang porgram

+

Generasi Antusias. Saat itu Andini didampingi Kepala SMAN 7 Pontianak Erni Sustiyani. Dalam obrolan di meja makan tersebut, Andini tidak banyak bicara. Justru kepala sekolah yang tidak berhenti bercerita. Hal itu membuat pihak Hotel Mercure dan BNI yang hadir pun lebih banyak berkomunikasi dengan kepala sekolah daripada Andini. Andini hanya menjadi pendengar yang baik. Selain mendapat voucher menginap di Hotel Mercure, Andini juga meraih beasiswa berupa tabungan dari BNI. Setelah makan siang Andini diajak berkeliling Hotel Mercure. Dia tidak hanya melihat hotel dari luar, tetapi jauh ke dalam. Ke dapur, loundry, tempat fitness n r.

+

d Hottell rcure H Me di n ula gg satu produk un

PENYERAHAN TABUNGAN : Perwakilan dari Bank BNI menyerahkan beasiswa berbentuk tabungan kepada pemenang sekaligus foto bersama dengan pihak Mercure Hotel.

P Para Petinggi P Pilih P Mercure M

LAUNDRY : Termasuk fasilitas yang ada di Mercure Hotel dan pemenang dijelaskan proses tahap pencucian sampai pengeringan

+

MAKAN SIANG : Pemenang berkesempatan makan siang bersama pihak Management Mercure Hotel Pontianak serta perwakilan dari Bank BNI

KOLAM RENANG: Pemenang diajak berkeliling hotel sampai ke kolam renang yang merupakan salah satu fasilitas di Mercure Hotel

PONTIANAK – Sebagai p pemenang program Generasi Antusias, kerja sama Pontianak Postt dan Hotel Mercure, Andini Puji Lestari diganjar menginap gratis di hotel tersebut selain beasiswa tabungan dari BNI. Andini mengaku tahu hotel yang terletak di Jalan Ahmad Yani, samping Politeknik Negeri Pontianak itu, namun dia tidak pernah mendatanginya. “Tahu hotelnya tapi baru sekarang ke sini,” ujarnya. Management Hotel Mercure, Tedi mengatakan, Mercure merupakan pilihan banyyak orang untuk menginap. Tidak hanya wisatawan yang T berkunjung ke Pontianak, b petinggi negara ini dan artis p pun menjadikan Mercure p pilihan utama. “Pak Dahlan p IIskan saja kemarin nginap di ssini,” katanya. Tedi mengaku, setiap mentteri yang datang ke Pontianak jjuga memilih Mercure untuk menginap. Pun dengan artis m yyang datang, sebagian besar kke hotel tersebut. “Kecuali kkalau event organizer yang membawanya ke hotel lain,” m ungkapnya.(hen) u C

cmyk

CHECK IN : Pemenang diajarkan bagaimana cara check in di hotel

M

Y

K

S SHOWING KAMAR : Pihak Management Mercure Hotel PontiM anak memperlihatkan a salah satu kamar s kepada pemenang k sekaligus mengajarkan s cara membuat gajah c dari handuk mandi d

MAKAN MALAM: Pemenang berkesempatan makan malam bersama pihak Management Mercure Hotel

F FITNESS : Pemenang jjuga diajak ke tempat ¿ ¿WQHVV\DQJVDODKVDWX ffasilitas di Mercure Hot tel

+


Pontianak Post

aneka

Jumat 29 Maret 2013

Kalbar Layak jadi 3 Provinsi Sambungan dari halaman 1

Ketungau,KabupatenSekayam Raya dan Kabupaten Tayan. Politisi Partai Golkar itu menyatakan, rapat ini merupakan pembicaraan pendahuluan pembahasan usulan DOB baru di 22 provinsi seluruh Indonesia. Baik itu untuk provinsi, kabupaten dan kota yang diterima Komisi II DPR. “Ini aspirasi yang masuk ke kami dan tidak boleh diabaikan. Hari ini kami undang Gubernur dan DPRD Provinsi untuk mengecek apakah usulan DOB itu ada persetujuan Kepala Daerah atau DPRD,” kata Agun di kesempatan itu. Satu persatu kepala daerah dimintai konfirmasi apa benar usulan DOB itu sudah sepengetahuan Pemerintah Provinsi maupun DPRD Provinsi. “Aspirasi pemekaran yang diterima Komisi II DPR itu memang benar,” kata Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya, saat mendapat giliran berbicara. Dia mengatakan, pemekaran daerah itu sudah menjadi kebutuhan. Ia menggambarkan kondisi geografis Kalbar yang luasnya mencapai 146.807 kilometer persegi atau 7,53 persen luas Indonesia atau 1,13 kali luas Pulau Jawa. Konsekuensi geografis itu membuat rentang kendali pelayanan sangat jauh. Belum lagi ditambah infrastruktur Kalbar banyak yang rusak. Karena aspek geografis itu pula, Christiandy menerangkan, maka peningkatan pelayanan kepada masyarakat harus dibuat menjadi lebih dekat. “Ada kebutuhan di masyarakat untuk mendekatkan itu dalam mendapat pelayanan,” kata Christiandy. Bekas Kepala Sekolah sebuah SMA swasta di Kalbar itu menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kalbar sudah menyusun design penataan daerah untuk 20122025. Nah, menurut dia, di design

penataan daerah itu diketahui sampai 2025 Kalbar masih membutuhkan 10 kabupaten dan dua kota, bahkan dua provinsi lagi. Artinya, Kalbar akan dimekarkan menjadi tiga provinsi. “Jadi, di grand design itu kebutuhan kita menambah dua provinsi.SehinggaKalbarnanti(dimekarkan) menjadi tiga provinsi, dan ditambah 10 kabupaten dan dua kota,” kata Christiandy. Karenanya, Christiandy kembali menegaskan, usulan pembentukan DOB yang kini sudah di tangan Komisi II DPR merupakan aspirasi masyarakat yang memang sesuai dengan kebutuhan. “Dan sudah kami himpun dengan dunia Perguruan Tinggi tentang kebutuhan pemekaran,” jelas dia. Tak hanya itu, Christiandy menyatakan, Pemprov Kalbar juga menerima usulan pembentukan DOB dari Kabupaten Sambas, yakni calon Kabupaten Sambas Pesisir. “Secara khusus kami melihat saat ini saja, selain yang sudah disampaikan kami juga menerima dari Kabupaten Sambas. Sudah sampai ke Pemerintah Provinsi yakni calon Kabupaten Sambas Pesisir,” ujar Christiandy. Dalam kesempatan itu, Christiandy pun menyampaikan secara langsung dokumen dan usulan untuk calon Kabupaten Sambas Pesisir itu kepada Ketua Komisi II DPR. Tak hanya sampai disitu, Christiandy memastikan ke depan mungkin akan bertambah lagi kebutuhan untuk pembentukan DOB baru di Kalbar. “Sesuai dengan grand design kami,” tegasnya. Raja Tayan Gusti Yusri, menegaskan, memang selayaknya Kalbar dimekarkan. “Memang kalau Kalbar menjadi tiga provinsi itu sangat ideal,” kata Raja Tayan, kepada Pontianak Post, di Jakarta, Kamis (28/3) menanggapi masalah ini. Namun, Gusti Yusri menerangkan, sebelum provinsi dimekarkan, maka sangat ideal

Dahlan Tokoh Capres Alternatif Terfavorit jika kabupaten-kabupaten yang sudah siap terlebih dahulu untuk dijadikan DOB. Contohnya, tegas Yusri, Kabupaten Sekayam Raya dan Kabupaten Tayan. “Keinginan mekar ini merupakan kebutuhan dalam rangka akselerasi pembangunan dan upaya mencapai kesejahteraan rakyat,” kata Gusti Yusri. Dia juga mengatakan, sesungguhnya sejak dulu Kalbar itu sudah harus dimekarkan. Tapi, karena pemerintah pusat kurang peduli dengan aspirasi itu, maka keinginan mekar tersebut selalu tertunda dan kandas. “Padahal secara ekonomi juga, potensipotensi Sumber Daya Alam Kalbar sangat mendukung daerah ini mekar,” pungkas Yusri. DPR Tak Sembarangan Ketua Komisi II DPR Agun Gunandjar Sudarsa menyatakan, untuk masalah pemekaran ini DPR tidak sembarangan untuk menyetujui. Dia mengatakan, memang pemerintah sempat mengeluarkan kebijakan moratorium pemekaran wilayah. Namun, DPR sudah menggelar rapat dengan Menteri Dalam Negeri dan sejumlah pihak terkait membahas itu. Sehingga diambil kesimpulan bahwa Komisi II DPR memiliki kewenangan konstitusional untuk inisiatif mengusulkan DOB. Ia menjelaskan DPR tetap tidak bisa mengetok palu sendiri untuk menyetujui. “Proses masih panjang, setelah menjadi usul inisiatif DPR baru usul ini disodorkan ke pemerintah,” terang Agun di hadapan peserta RDP. Harus dipahami, Agun melanjutkan, rapat ini bukanlah langsung menyetujui pemekaran daerah-daerah yang diusulkan. Agun mengingatkan, memang dibutuhkan kesabaran, kearifan dan harus pelan-pelan untuk proses pembentukan DOB ini. Sebab, melahirkan Undang-

undang DOB itu bukan seperti membuat UU teknis, seperti tentang jalan dan jembatan. Ia mengibaratkan, UU pemekaran ini seperti melahirkan manusia baru, dengan nama, identitas, komunitas dan kewenangan baru. “Bukan seperti membuat UU teknis, tapi menimbulkan hak dan kewajiban politik bagi rakyat. Tidak bisa instant,” katanya. Dia juga menjelaskan, Komisi II dan pemerintah sepakat, sebelum DOB itu berjalan ada masa persiapan dua tahun. Hal itu dilakukan untuk persiapan agar tidak ketika sudah dibentuk DOB langsung memilih DPRD dan Kepala Daerah baru. “Sehingga rakyat tidak diurus. Kita tidak ingin seperti itu,” paparnya. “Sesuai pengalaman yang lalu-lalu ketika ketok palu (DOB disetujui) langsung mau gelar pilkada. Sabar,” tambah Agun mengingatkan. Dia pun meminta Gubernur, DPRD ataupun yang mewakili untuk menginformasikan dan menindaklanjuti, yang ingin membentuk DOB segera melengkapi persyaratan administratif sesuai Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan, dan Penggabungan Daerah. Termasuk soal wilayah kecamatan, titik koordinat perbatasannya, dukungan masa persiapan dari kabupaten atau provinsi induk. “Termasuk biaya awal untuk pemilihan kepala daerah,” ungkap Agun. Lebih jauh dia mengatakan seluruh aspirasi usulan DOB itu tetap ditampung. Tapi, katanya, nanti akan terkristal dengan sendirinya sesuai dengan PP nomor 78 tertentu, untuk mana yang bisa disetujui dan tidak. “Tapi, kami juga punya pertimbangan tertentu, misalnya untuk wilayah perbatasan dan daerah yang transaksinya menggunakan mata uang orang lain,” kata Agun. (ody)

(PTUN). Pada sidang kali ini, melalui kuasa hukumnya, Budi Hari Janto, membacakan surat gugatan kepada ketua KPU sebanyak delapan halaman. Budi mengatakan, keputusan KPU KKU tentang penetapan pasangan calon yang memenuhi syarat sebagai peserta pemilihan umum Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara 2013 dinilai terdapat kesalahan. Pasalnya pada 18 November 2012 kliennya telah menyerahkan 11.019 dukungan kepada KPU sebagai syarat pasangan bakal Calon Perseorangan Bupati dan Wakil Bupati KKU. Budi menilai, hal tersebut merugikan kliennya karena KPU dinilai tidak transparan dan tidak menunjukkan bukti tertulis, jika dukungan Ashadi tumpang tindih dengan pasangan perseorangan lain. Karena telah memenuhi semua persyaratan dalam pencalonanperseoranganyangditetapkan KPU. Bahkan pihaknya sudah menyerahkan dukungan tambahan sebanyak 12.068 orang. Sehingga pada 15 Januari 2013 menerbitkan Berita Acara Pemeriksaan Jumlah Dukungan Tambahan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara Tahun 2013 Nomor 11/BA/I/2013, dimana ditujukan kepada Ashadi yang menyatakan telah memenuhi syarat tambahan dukungan paling sedikit 10.138 orang atau telah memenuhi dua kali dari 5.069 orang. “Bahkan KPU pada 19 November 2012 menerbitkan Berita Acara Pemeriksaan Jumlah Dukungan Bakal Calon Bupati Dan Wakil Bupati Nomor : 68/BA/XI/2012 yang ditujukan kepada Ashadi Yusuf yang menyatakan telah memenuhi syarat dukungan paling sedikit 8.491 orang, atau telah memenuhi 6,5 persen dari jumlah

penduduk sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kayong Utara Nomor : 35/Kpts/ KPU-Kab-019.964828/2012,” jelas dia. Dengan demikian, pada 18 Desember 2012 Ashadi mendaftar sebagai pasangan Calon Perseorangan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati KKU ke KPU dengan melampirkan syaratsyarat sebagai mana ditentukan. Namun KPU mengeluarkan surat keputusan pada 6 Februari 2013 tentang penetapan pasangan calon yang memenuhi syarat sebagai peserta pemilihan umum Bupati dan Wakil Bupati, dengan tidak melampirkan nama Ashadi dan Irawan Salim sebagai salah satu peserta. “Ini yang mengecewakan kami, padahal sebelumnya telah dinyatakan memenuhi segala persyaratan. Namun surat keputusannya tidak pernah dibatalkan KPU. Tetapi setelah dikeluarkan surat keputusan pasangan yang ikut dalam Pilkada, nama klien kami tidak terdapat. Ini yang kami pertanyakan,” tegas dia. Hal berbeda disampaikan kuasa hukum ketua KPU KKU, Nazairin. Menurut dia, KPU sudah mengeluarkan putusan sesuai perundang-undangan yang berlaku. Dimana pasangan Ashadi Yusuf dan Irawan Salim tidak dapat diikutsertakan karena tidak memenuhi persyaratan. Dilihat pasal 58 UU Nomor 32, dimana tidak disinggung kuasa hukumnya, bahwa disamping syarat dukungan pasangan tersebut tidak memenuhi syarat keterangan yang berkenaan dengan pernyataan pailit dari pengadilan dan tidak ada tanggungan hutang. (mik/wah)

Hildi Dibayangi Julian Sambungan dari halaman 1

paling bungsu di Negeri Bertuah ini belum tersedia jaringan telekomunikasi. Lima kecamatan yang sudah diketahui hasil suaranya itu adalah Sukadana, Simpang Hilir, Teluk Batang, Seponti dan Pulau Maya. Dari data yang ada, pasangan Jalian-Hamdan Harun unggul di dua kecamatan yakni Sukadana dan Pulau Maya. Sedangkan pasangan Hildi HamidIdrus unggul di tiga kecamatan yakni Simpang Hilir, Teluk Batang dan Seponti. Dari lima kecamatan, Hildi Hamid-Idrus meraup sebanyak 20.384 suara. Sedangkan pesaing beratnya Jalian-Hamdan Harun meraup sebanyak 17.534 suara.Sedangkan pasangan nomor urut 3, Syukran-Abdul Rahman meraup 5.675 suara. Sementara pasangan nomor urut 4, Ibrahim DahlanNgadikun mendapat 6.556 suara. Total suara yang sudah masuk di lima kecamatan sebanyak 50.149 suara. (lengkap lihat grafis). Berdasarkan data di lima kecamatan ini, jika diprosentasekan maka hasilnya menunjukkan bahwa pasangan Jalian-Hamdan meraih 34,95 persen. Sedangkan pasangan nomor urut 2, Hildi Hamid-Idrus mendapat 40,52 persen. Selanjutnya pasangan nomor urut 3, Syukran-Abdul Rahman dan pasangan nomor urut 4, H Ibrahim Dahlan-Ngadikun masing-masing mendapat 11,23 persen dan 13,28 persen. Sekalipun suara dari Kecamatan Kepulauan Karimata belum masuk. Namun dari hasil angka yang sudah ada sekarang, petahana diprediksi kembali melanjutkan kepemimpinan untuk lima tahun kedepan (2013-2018) tanpa dua putaran. Sebab, Kecamatan

Kepulauan Karimata yang hanya meliputi Desa Pelapis, Betok dan Padang hanya memiliki sekitar 760 suara yang tersebar di 10 TPS. Hildi Hamid bersama Idrus terlihat tenang sambil melihat penghitungan suara di kediamannya. Setelah hasil lima kecamatan masuk keseluruhan, pasangan ini pun langsung diangkat para pendukungnya. Bahkan, beberapa orang sempat memboyongnya dan dihambur dengan beras kuning. “Kita bersyukur karena rakyat masih mempercayai kami untuk melanjutkan kepemimpinan demi meneruskan pembangunan di Kayong Utara yang kita cintai ini,” ungkap Hildi Hamid ketika ditanyai wartawan di kediamannya. Terpisah, juru bicara dari pasangan Jalian-Hamdan juga mengklaim menang di tiga kecamatan. Yakni, Sukadana, Pulau Maya dan Teluk Batang. Hanya saja, kubu Jalian-Hamdan tidak bersedia menampilkan data kepada awak media. “Kita yakin menang dan untuk data nanti karena belum semua masuk,” kata Abdul Karim selaku Sekretaris Tim SMK (Solidaritas Masyarakat Kayong) untuk Jalian-Hamdan. “Kita tunggu hasil pleno di KPU karena itu lebih akurat,” timpalnya. Hasil pantauan, pencoblosan berjalan aman dan lancar. Bahkan, PangdamXIITanjungpuraMayjen TNI M Ridwan ikut memantau langsung. Termasuk, Kapolda Kalbar serta Kapolres Ketapang dan Dandin 1203/ABW Ketapang. Sementara itu, ditengah pemilukada KKU, Kamis (28/3), salah satu pasang calon Ashadi Yusuf dan Irawan Salim yang ditolak pendaftarannya oleh KPU melaksanakan sidang gugatan di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara

Tinggal di Rumah Kayu Bikinan Para Tahanan Sambungan dari halaman 1

23 Juli 1947, itu terdiam. Mata sepuhnya menyapu langit-langit ruang tamunya. Ada dua lubang besar di situ. Bekas pesta rayaprayap rakus. ’’Aduh. Kalau itu, saya tidak tahu. Katanya, itu kayu ngando yang rayap tidak mau. Tapi, eh, itu ada rayap juga, to,’’ ujarnya. Meski tinggal di rumah yang bersahaja, Don Marthinus bukan orang kebanyakan. Dia punya garis trah darah biru di Larantuka. Ayahnya adalah Don Lorenzo III DVG yang memerintah pada 1937–1957. Akhir pemerintahannya ditandai dengan penyerahan kedaulatan kerajaan kepada Daerah Swatantra II Larantuka (kini disebut Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur), Nusa Tenggara Timur (NTT). Don Lorenzo III, yang dalam bahasa daerah dinamai Raja Nuha Usi, punya 10 anak. Lima putra dan lima putri. Don Marthinus adalah anak kelima. Dalam tata urutan warisan takhta, dia nomor

tiga. Sepeninggal Don Lorenzo III pada 28 September 1982, seharusnya yang jadi raja adalah kakak sulung Don Marthinus. Tapi, sang kakak juga meninggal. ’’Kerajaan sempat vakum kekuasaan. Kakak saya yang nomor dua malah mengamanatkan saya untuk menggantikan dia,’’ katanya. Maka, jadilah Don Marthinus sebagai raja Larantuka sejak 12 tahun silam. ’’Tapi, Bapak Raja tidak tinggal di istana. Dia malah tinggal di gubuk ini, to,’’ timpal Maria Ronny Naema DVG, istri Don Marthinus, lantas tertawa lepas. Yang disebut sebagai istana pun bukan bangunan bergaya kastil layaknya Buckingham Palace di Inggris. Bukan pula berwujud pendapa agung sebagaimana rumah raja-raja Jawa. Istana Raja Larantuka adalah rumah tua yang dibangun pada 1937, berlantai semen, dan beratap seng. Di bagian belakang rumah itu menjulang Ile (Gunung) Mandiri, kebanggaan warga Larantuka. Di depannya, tampak laut yang membatasi Larantuka dengan Pulau Adonara.

7

Di depan istana itu ada patung Bunda Maria berjubah biru. Ia memandang ke lautan lepas sembari menggendong Yesus yang masih anak-anak. Itulah patung Maria Bintang Lautan (Stella Maris). Di bawah patung itu ada prasasti dengan kalimat ejaan lama yang berbunyi: Santa Maria, Renya Larantuka, Lindungkanlah Kami. ’’Sejak dahulu, Kerajaan Larantuka memang sudah dipersembahkan kepada Bunda Maria. Kami, para raja, hanya menjadi pelaksana duniawi,’’ ungkap Don Marthinus. Larantuka memang sangat terasa sebagai bekas jajahan Portugis. Agama Katolik begitu merasuk dalam sendi-sendi kemasyarakatan mereka. Tak heran, raja-rajanya pun selalu beragama Katolik. Mereka memerintah dengan memegang teguh keimanan serta perilaku hidup Katolik yang sederhana. Karena itu, setidaknya tiga kali Kerajaan Larantuka diserahkan di bawah ’’kepemimpinan’’ Bunda Maria. Pertama, saat pemerintahan Don Gaspar I DVG pada 1665.

Lalu, ketika Don Lorenzo I memerintah pada 1887. Juga, era Don Lorenzo III pada 1954. Mereka secara simbolis menyatakan menyerahkan kekuasaan kepada Bunda Maria. Mereka letakkan tongkat kerajaan yang berkepala emas, mahkota emas, sabuk bertakhta berlian, serta rosario (tasbih) emas di bawah kaki patung Bunda Maria. ’’Jadi, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak hidup sederhana,’’ kata Don Marthinus. Dia mengakui bahwa sejatinya dirinya bisa tinggal di istana. Tapi, dia masih belum mau menjalankannya. Sebab, di istana masih tinggal Dona Martina Kanena Ximenes da Silva, istri Don Lorenzo III, yang kini usianya hampir seabad. ’’Juga, masih ada istri kakak-kakak saya,’’ katanya. Biasanya, Don Marthinus menerima tamu di istana. Tapi, akhirakhir ini dia tak mau. ’’Mama Dona sedang sakit. Masak di dalam ada ibu sakit, lalu saya terima tamu. Lebih baik saya tinggal di gubuk ini dulu,’’ ungkapnya.(*/c5/ari)

Sambungan dari halaman 1

13,1 persen dukungan. Menyusul berikutnya Rhoma Irama (10,8 persen), Abraham Samad (5,2 persen), Sri Mulyani Indrawati (3,9 persen), Chairul Tandjung (3,6 persen), Djoko Suyanto (2,8 persen), dan Rizal Ramli (2,5 persen). Kemudian Pramono Edhie Wibowo (1,9 persen), Irman Gusman (1,4 persen), Gita Wirjawan (1,3 persen), dan Anies Baswedan (1,1 persen). (selengkapnya lihat grafis) “Kami memang sengaja ingin melihat siapa kandidat calon presiden alternatif yang disukai publik,” kata Peneliti Senior LSJ Igor Dirgantara saat memaparkan hasil survei lembaganya di Jakarta kemarin (28/3). Dia menyatakan, capres alternatif yang dimaksud dalam survei lembaganya adalah para tokoh nasional yang secara resmi tidak bergabung dalam parpol. Namun, kerap disebut-sebut media sebagai sosok potensial maju sebagai kandidat presiden 2014 nanti. “Ini juga alasan kenapa Jokowi tidak ikut kami masukkan namanya dalam survei kali ini, karena dia kader PDIP,” imbuh dosen Universitas Indonesia tersebut. Di tempat yang sama, Guru Besar Psikologi Politik UI Hamdi Moeloek menilai

hasil survei yang menempatkan Dahlan Iskan dan Mahfud MD di posisi dua teratas adalah sesuatu yang logis. “Kalau tokohtokoh alternative dijejer, hasil ini sangat logis,” ujar Hamdi. Temuan survei LSJ tesebut, menurut dia, berkorelasi dengan konsep politik availability (kehadiran). Dia menunjuk tingkat kesukaan dan keterpilihan Mahfud, misalnya. Meski domain yang bersangkutan adalah di bidang hukum, dia menyatakan, wilayah cakupan putusan-putusan di MK banyak bersentuhan dengan dunia politik. “Begitupun Dahlan Iskan, kalau dia moncreng itu masuk akal,” imbuhnya. Di bagian lain hasil survei LSJ juga terungkap, kalau publik menyukai calon presiden yang jujur, bersih, dan merakyat. Terkait kompetensi, masyarakat menginginkan seorang tokoh yang terutama menguasai masalah ekonomi. Baru kemudian, bidang-bidang lainnya seperti hukum dan lainnya. Juga di tempat yang sama, pengamat politik Hanta Yudha menilai upaya memunculkan tokoh-tokoh alternatif menjadi sesuatu yang penting dilakukan saat ini. Dia mengibaratkan, stok tokoh parpol yang ada saat ini seperti sebuah sajian di meja makan. “Kasihan sebenarnya publik. Karena di meja makan

hanya disediakan makanan yang sama, maka pilihannya tidak makan atau golput, makan seadanya, atau sabar menunggu makanan yang lebih diinginkan,” ujar Hanta. Dia mengingatkan, bahwa tokoh-tokoh capres alternative dalam survei tetap akan menemui jalan terjal. Hal itu mengingat konstitusi di Indonesia yang hanya membuka ruang pengajuan capres dari pintu partai politik. Karenanya, lanjut dia, satu0satunya jalan adalah membuat partai politik tidak punya pilihan lain. “Mereka (capres alternative, Red) harus menaikkan elektabilitas secara signifikan, tidak boleh hanya elektabilitas yang tanggung,” kata Hanta. Survei LSJ kali ini tentang capres alternatif itu dilakukan pada 4 Februari-16 Maret 2013. Wawancara tatap muka dilakukan di 33 provinsi dengan mengambil sampel sebanyak 1.225 responden. Margin of error sebesar 2,8 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Populasi dari survei ini adalah klasifikasi calon pemilih dalam Pemilu 2014. Atau, seluruh penduduk yang minimal telah berusia 17 tahun dan atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah. (dyn)

Tangkap Pelaku Judi, Kapolsek Tewas Dimassa Sambungan dari halaman 1

ratusan warga memburu Andar dan anak buahnya yang saat itu tidak berpakaian dinas. ’’Jumlah massa diperkirakan mencapai 200 orang,’’ terang Kabagpenum Mabes Polri Kombespol Agus Rianto di Mabes Polri kemarin. Karena dihadang dari berbagai sudut, empat polisi itu tidak berkutik. Mereka pun menjadi bulan-bulanan massa, terutama Andar. Menurut Agus, Andar dan anak buahnya sudah berteriak untuk menjelaskan bahwa mereka adalah polisi. Salah seorang petugas juga sempat mengeluarkan tembakan peringatan. Namun, warga tetap beringas. Dalam keributan tersebut, empat petugas itu sempat berhasil lolos dari kepungan massa. Namun, mereka kembali terkejar. Nahas bagi Andar. Dalam pengeroyokan kedua itu, dia terluka parah. Nyawanya pun tidak tertolong. Setelah kejadian terse-

but, petugas menangkap 103 orang di Mapolres Simalungun. Hingga kemarin sore, polisi menetapkan 16 orang sebagai tersangka pengeroyokan, termasuk Yeni. ’’Mereka dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana,’’ tegas Agus. Pasal yang dikenakan kepada para tersangka itu sempat menimbulkan pertanyaan. Sebab, yang terjadi pada malam itu adalah pengeroyokan yang berujung pada kematian Kapolsek. Dalam KUHP, ada pasal yang mengatur hal tersebut, yakni pasal 170 (4). Menanggapi hal itu, Agus menjelaskan bahwa pihaknya memiliki alasan. Yakni, Kapolsek tewas saat pengeroyokan kedua. Menurut dia, hal itu mengindikasikan bahwa perbuatan tersebut direncanakan. Agusmenyatakan,jikasaatKapolsek berhasil lepas massa tidak mengejarnya, tersangka bisa saja dijerat pasal 351 (penganiayaan) atau pasal 170 (pengeroyokan) KUHP. ’’Ternyata, setelah lepas, masih dikejar, lalu dianiaya lagi,’’

lanjutnya. Atas dasar itu, polisi menjerat para tersangka dengan pasal 340 KUHP yang ancaman terberatnya adalah hukuman mati. Agus membantah penerapan pasal tersebut merupakan bentuk pembalasan polisi. ’’Penerapan pasal itu nanti disesuaikan dengan peran mereka masingmasing,’’ katanya. Almarhum AKP Andar meninggalkan seorang istri bernama Velegia Situmorang, 45, dan tiga anak. Yakni, Stepanie Siahaan, 21; Setia Lestari Lumban Gaol, 17; dan Daniel Siahaan, 16. Hadir melayat di rumah duka, antara lain, Kapolda Sumut Irjen Wisjnu Amat Sastro dan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewijk F. Paulus. Wisjnu tak kuasa menahan air mata saat melihat dari dekat jenazah almarhum. Dia menyesalkan tindakan anarkistis massa. ’’Mari rakyat bersama-sama kami memberantas kejahatan. Jangan sampai terulang seperti ini,’’ katanya. (byu/jpnn/c5/ca)

Ajak Umat Jaga Kerendahan Hati Sambungan dari halaman 1

Yahudi waktu itu. Pelayan selalu membasuh kaki tuannya setiap pulang ke rumah. Sedangkan Yesus yang adalah pemimpin dan guru dari banyak orang waktu itu, malah membasuh kaki murid-muridnya,” ungkap dia. Menurut Petrus, hal ini adalah petunjuk yang diberikan Yesus kepada umatnya untuk berbuat serupa. “Ini agar kita selalu berperilaku serupa, untuk melayani sesama, saling mengasihi. Dan hendaknya kita terus menunjukan kerendahan hati. Jadikanlah peristiwa tersebut sebagai teladan kita semua,” kata dia. Sebelum Doa Syukur Agung, juga ada segmen dimana Pastor membasuh kaki dua belas orang umat yang datang di gereja. Tradisi ini selalu ada setiap Misa

Kamis Putih di Gereja Katedral. Sebagai informasi, Kamis Putih adalah hari Kamis sebelum Paskah, pada Hari Raya Pekan Suci ini umat Kristiani mempunyai tradisi memperingati Perjamuan Malam terakhir yang dipimpin oleh Yesus. Hari ini adalah salah satu hari terpenting dalam kalender Gereja. Ini adalah hari pertama dari tri hari suci Paskah, yang dimulai pada pukul 6 sore, dan berlangsung 7 hari. Ritual Perjamuan Malam setelah ini pada setiap misa atau kebaktian diperingati sebagai perayaan Ekaristi atau Perjamuan Kudus. Pada misa malam ini, pastur juga mencuci kaki umat sebagai peringatan Yesus yang mencuci kaki para muridnya dalam perjamuan terakhir, pelayanan Yesus di dunia sebelum kematian-Nya. Tindakan Yesus membasuh

kaki merupakan tindakan simbolis yang menyimbolkan penyerahan diri, pembersihan, pengampunan, pembaharuan, kemuridan dan ibadah. Penyerahan diri yang dimaksudkan adalah penyerahan diri Yesus dalam kematian untuk membersihkan orang lain. Pembasuhan kaki yang Yesus lakukan juga menyimbolkan kerendahan hati dan keinginan untuk menjadi hamba yang mau melayani orang yang hina sekalipun. Sementara Jumat (29/3), hari ini, umat Kristiani akan mengenang Jumat Agung, dimana Yesus mengalami penyiksaan dan mati di tiang salib. Sebelum menyambut Paskah pada hari Minggu (31/3), gereja-gereja juga menggelar ibadah pada hari Sabtu (30/3)untuk memperingati Sabtu Suci dan Malam Paskah. (ars)

Wafat Isa Almasih Sambungan dari halaman 1 menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus yang telah menyerahkan Diri-Nya karena dosa kita untuk melepaskan kita dari dunia yang jahat” (Galatia 1:3-4). Dalam teks ini dijelaskan peristiwa historis yang mendemontrasikan kasih Allah dan memungkinkan kasih Allah mengalir yaitu kematian Kristus di kayu salib, dengan demikian kita mengerti bahwa hakekat Injil adalah berita tentang kematian Kristus di kayu salib, bangkit dari kubur dan bertachta dalam kerajaan Allah. Tiga hal yang perlu dipehatikan tentang makna wafatnya Isa Almasih yaitu; Pertama, Kristus mati karena dosa kita. Kata “menyerahkan DiriNya” dapat juga berarti “mempersembahkan DiriNya”. Artinya kematian Kristus adalah suatu pengorbanan karena dosa manusia. Menurut Perjanjian Baru, kematian Kristus adalah suatu persembahan karena dosa umat manusia (Roma 8:3). Berdasarkan pengorbanan tersebut dosa dapat diampuni Allah. Dalam Surat Galatia Pasal 3 menguraikan

kebenaran ini lebih dalam lagi. Kalau kita benar-benar mengerti bahwa Kristus telah mati karena dosa kita dan itu terjadi dalam kehidupan kita. Kedua, Kristus mati untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini. Hakekat kematian Kristus di kayu salib dengan tujuan untuk melepaskan kita dari dunia jahat sekarang. Menjadi orang Kristen berarti dilepaskan dari kuasa jahat. Oleh sebab itu umat percaya orang yang berhadapan dengan kuasa si jahat dimana kemenangan pasti dipihak Allah. Perhatikan bahwa “dilepaskan” berbeda dengan dipindahkan dari kuasa yang jahat ini, kendati mereka tetap tinggal di dunia (Yohanes 17:15). Kata “dunia” adalah Aion dalam bahasa Yunani arti kata tersebut adalah bukan “bumi yang kelihatan” atau “alam semesta” ataupun “manusia yang tinggal di bumi”.Lebih tepat diterjemahkan “zaman jahat” yaitu: cara hidup yang jahat masa kini, atau cara hidup manusia yang di luar kehendak Allah. Dalam bahasa Yunani terdapat dua kata yang diartikan jahat yaitu: Kata “Kakos” yang

berbicara tentang kejahatan yang ada pada seseorang tetapi tidak lansung menulari orang lain, Kata kedua poneros yang mengandung unsur menular, artinya orang yang poneros tidak hanya puas dengan kejahatannya sendiri, kecuali ia bisa menjadikan orang lain jahat, kata itu yang dipakai dalam ayat (4) tersebut. Dunia ini tidak hanya jahat secara pasif tetapi juga berusaha secara aktif untuk menjadikan kita jahat. Itulah sebabnya Rasul Paulus berkata kepada jemaat di Efesus, tanpa perlengkapan senjata Allah, kita tidak dapat melawan tipu muslihat iblis (Efesus 6:12). Kristus mati untuk melepaskan kita dari kuasa dunia yang jahat ini. Walaupun kita masih hidup di dunia ini kita sudah dilepaskan dari padanya dan sedang mengarahkan visi ke dunia yang akan datang yang penuh dengan Pengharapan. Iman di dalam Kekristenan adalah mempunyai keyakinan yang kokoh dan tidak dapat tergoncangkan oleh apapun dan siapapun. Kristus mati tetapi telah bangkit dan menang atas dosa dan maut, sebab itu setialah! (*)


8

Pontianak Post

Pontianak Post Jumat 29 Maret 2013

Road Show Honda DBL West Kalimantan Series 2013

Jadi Tim Panutan bagi SMAN Lain PONTIANAK-Masuk semi final menjadi target SMAN 4 Pontianak pada ajang Honda

Wahyu Ismir/Pontianak Post

INTERAKSI : Tim Road Show Honda DBL West Kalimantan Series 2013 saat melakukan interaksi kepada siswa SMAN 4 Pontianak.

DBL West Kalimantan Series tahun ini. Meskipun demikian, menurut Wakil Kepala

KEBOLEHAN : Tim Cheerleaders SMAN 4 Pontianak ikut tunjuk kebolehan. Tahun ini mereka akan menampilkan kreasi yang berbeda dari tahun sebelumnya.

Sekolah Bidang Kesiswaan, Dainingsih, pencapaian tersebut harus diimbangi dengan latihan maksimal oleh seluruh tim yang ikut serta. “Target kita tidak mulukmuluk juara tahun ini. Tapi yang pasti harus ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Jadi kita targetkan masuk empat besar,” ungkap dia. Dainingsih menyadari, perkembangan basket di kalangan pelajar sangat luar biasa. Dimana olahraga tersebut awalnya kurang diminati. Namun sejak masuknya DBL, basket menjadi salah satu idola siswa untuk ekstrakulikuler. “DBL merupakan ajang bergengsi. Jadi merupakan suatu kebanggaan bagi siswa apabila dapat berpartisipasi secara langsung sebagai tim.

Jadi sejak diselenggarakan di Kalbar, basket termasuk ekskul yang banyak dimasuki siswa,” katanya. Oleh karena itu, Dainingsih meng harapkan dalam pencapaian target tersebut, selain keseriusan tim yang tergabung, dukungan supporter juga sangat dibutuhkan. Karena dapat memotivasi dan menambah semangat tim yang bertanding. “Ibarat supporter adalah pemain tambahan. Jadi perannya sangat penting untuk memacu semangat dalam pertandingan. Jadi kami juga akan mengarahkan supporter sebanyak mungkin, agar selain memeriahkan DBL, kami juga akan menunjukkan kepada sekolah lain

bahwa kami adalah tim yang kompak dan solid,” jelas Dainingsih. Namun demikian, Dainingsih mengharapkan agar supporter SMAN menunjukkan etika dan sikap yang baik s e l a ma m e n o nt o n pertandingan. Sebab dirinya tidak ingin kemeriahan tersebut menjadi kekacauan apabila supporter di pinggir lapangan berbuat tindakan anarkis. “SMAN 4 harus bisa menjadi contoh bagi SMAN lain. Tak hanya timnya, namun supporternya juga merupakan supporter yang tertib dan jauh dari kesan beringas. Yang penting tetap sportif dan menjaga ketertiban selama pertandingan,” pungkas dia.(wah)

Dewan Mangkir Lagi Paripurna Ditunda P O N T I A N A K- -S i d a n g Paripurna DPRD Kalbar batal lagi. Pembatalan itu terjadi karena kembali tidak memenuhi kuorum Jumat (28/3) pagi. Sidang paripurna itu tentang penyampaian hasil kerja Panitia Khusus Raperda Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Daerah Khusus. Tak kuorumnya pembahasan Raperda ini sebetulnya juga pernah terjadi sebelumnya. Pada 1 Maret lalu, absensi kehadiran anggota DPRD Kalbar, dari 54 anggota yang hadir hanya 23 orang saja. Waktu itu seharusnya agar sidang paripurna dapat dimulai, minimal dihadiri 37 anggota dewan. Kini kembali cerita tersebut terulang. Beberapa anggota dewan mangkir entah apa sebabnya. ”Kami tidak tahu alasannya kenapa. Yang pasti data absensinya seperti begini,” kata salah satu staf sekretariat DPRD Kalbar yang namanya diwanti-wanti minta tak dimasukan. Martinus Sudarno, selaku Ketua Panitia Khusus Raperda Pengelolaan and Penyelenggaraan Pendidikan Daerah Khusus, sangat menyesal tak kourumnya pembahasan Raperda Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Daerah Khusus kembali terulang. ”Saya sangat menyesalkan ini. Setidaknya sudah dua kali terjadi. Diparipurnakan kembali tak kuorum,” ujarnya.

Raperda tentang dunia pendidikan ini, lanjutnya, sebetulnya sangat mendesak dan harus cepat untuk disahkan. Sebab waktu sosialisasinya akan sangat panjang. Namun karena semakin molor, berarti waktunya sangat sempit. “Bupati atau Walikota

... sudah dua kali terjadi. Diparipurnakan kembali tak kuorum Martinus Sudarno

di 14 Kabupaten/Kota juga berkepentingan mengenai Raperda ini. Mereka nantinya harus menentukan daerah mana saja masuk dalam pendidikan di daerah khusus. Itu harus disampaikan dan dibahas secepatnya,” katanya. Na mun, sambungnya, molornya agenda paripurna bakalan mengakibatkan proses sosialisasi juga terlambat. Hasilnya Raperda ini dipastikan menemui ganjalan pada penerapannya nanti. ”Itu juga karena kesalahan tak kuorum ini,” ucap Martinus. Politisi PDI Perjuangan Kalbar ini menambahkan dari penelusuran ketidakhadiran kawan-kawan di paripurna

DPRD Kalbar, kebanyakan karena agenda keberangkatan keluar. “Pengesahan perda membutuhkan 2/3 dari semua anggota dewan. Ternyata tidak cukup, akhirnya ya batal,” tutur dia. Sementara Ketua Badan Kehormatan DPRD Kalbar, Ali Akbar meminta kepada pimpinan DPRD Kalbar supaya tidak mudah memberikan surat izin keluar ketidak adanya agenda Paripurna di DPRD Kalbar. Soalnya kalau diberikan akan mempengaruhi jumlah anggota dewan yang hadir. “Kalau terus tidak kourum akan mengakibatkan mundur lagi jadwal kedewanan. Ada paripurna tunda dong. Kalau berangkat silahkan, tetapi selesaikan dahulu agenda paripurna,” ujarnya. Ali Akbar berharap kejadian tidak kuorum jangan berulang terus. Sebab, imbas ketidakhadiran segelintir orang menyangkut nama baik di DPRD Kalbar juga. “Yang pastinya ini juga bukan kemauan lembaga di DPRD Kalbar. Akan tetapi itu kemauan dari anggota dewan sendiri. BK tidak bisa turut campur ke dalam,” ungkap dia. Apakah BK akan memanggil anggota dewan yang tidak hadir ? Untuk saat ini BK belum dapat berkomentar banyak. Pasalnya Badan Kehormatan tengah diremajakan kembali. Lima anggota BK tengah berembuk untuk menentukan unsur pimpinan. (den)

Bantuan Korban Kebakaran Diserahkan

FOTO HUMAS

BANTUAN : PMI Provinsi Kalimantan Barat yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Penangggulangan Bencana Ir H. Syawal Bondoroso, MM menyerahkan bantuan korban kebakaran asrama Hayam Wuruk yang langsung diterima oleh Ketua RT Sei Jawi Luar, Asmuni.

PONTIANAK--Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Barat bekerjasama dengan PT Bank Kalbar menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di asrama Hayam Wuruk, Jalan Komyos Sudarso Pontianak. Kebakaran itu terjadi Jumat (23/03). Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Pengurus PMI Provinsi Kalimantan Barat yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Penangggulangan bencana Ir H. Syawal Bondoroso, MM. Bantuan berupa 65 buah selimut, 26 buah tikar, 65 buah handuk,

15 buah baskom dan 20 dus mie instant. Bantuan itu diberikan untuk korban yang berjumlah 65 Jiwa dari 13 KK. Diharapkan bantuan bisa meringankan beban para korban yang terkena musibah. Frederika Cornelis, S.Pd, pernah berpesan hal utama yang akan diprioritaskan tentunya adalah menjalankan mandat utama PMI, yaitu memberikan bantuan kepada masyarakat, dalam situasi darurat bencana alam atau ulah manusia. Semua tugas PMI adalah bagi kemanusiaan, sehingga dalam menjalankan mandatnya dan

tugas-tugasnya PMI perlu mendapatkan perhatian, dukungan, dan kepedulian seluruh pihak. “Hal ini yang akan kita pegang dan jalankan sebagai langkah kebersamaan dan saling peduli terhadap sesama. Dengan bantuan ini, kita harapkan kepada korban kebakaran untuk dapat digunakan dengan sebaikbaiknya,” kata Syawal, Rabu (27/3). Selain PMI Kalbar, PT Bank Kalbar yang diwakili oleh Direktur kepatuhan Musafir, SE juga memberikan sebanyak 1 ton beras. “Bantuan ini kita harapkan dapat dibagikan secara merata, dan paling tidak bisa membantu mencukupi kebutuhan para korban bencana kebakaran,” katanya. Hingga saat ini seluruh korban kebakaran masih menempati aula LPM Kelurahan Sei Jawi Luar , Kecamatan Pontianak Barat. Ketua RT Sei Jawi Luar Asmuni dan juga salah satu korban kebakaran, mengucapkan terima kasih kepada PMI dan PT Bank Kalbar yang memberikan bantuan. “Adanya bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang ditimpa musibah kebakaran, bantuan ini tentunya sangat bermanfaat bagi kami,” tutur Asmuni. (Humas Prov Kalbar)

BAS ANDREAS/PONTIANAK POST

JALAN PINTAS: Beberapa pengendara memanfaatkan jalan tanah di sebuah perkebunan sebagai jalan pintas untuk menghindar dari rusaknya jalan umum yang berada di daerah Sungai Mali Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (20/3).

Titik Terang DOB Tunggu Dewan ke Tayan JAKARTA – Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), Kabupaten Tayan, semakin menunjukkan titik terang. Dewan Perwakilan Daerah RI dalam sidang paripurna, Kamis (28/3), di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, menyatakan bahwa Kabupaten Tayan layak menjadi DOB. Ketua Komite I DPD RI, Alirman Sori, dalam pandangannya menyatakan bahwa Komite I DPD dalam paripurna masa sidang yang akan datang menyampaikan pandangan dan pendapat terhadap pembentukan Kabupaten Tayan sebagai pemekaran Kabupaten Sanggau yang tertunda pengesahannya, karena belum dilakukan tinjauan ke lapangan. “Namun secara prinsip calon kabupaten ini layak untuk dibentuk. Kabupaten

Tayan untuk menjadi daerah otonomi sangat layak,” kata Alirman Sori. Informasi yang dihimpun bahwa pada awal Mei 2013 nanti, Komite I DPD RI akan melakukan kunjungan kerja meninjau ke calon Kabupaten Tayan. Raja Tayan, Gusti Yusri, menegaskan, sangat mendukung pembentukan DOB Kabupaten Tayan ini. Yusri pun mengungkapkan bahwa Tayan memang sudah sangat layak menjadi kabupaten. “Keinginan mekar ini merupakan kebutuhan dalam rangka akselerasi pembangunan dan upaya mencapai kesejahteraan rakyat. Saya sangat yakin Tayan layak menjadi kabupaten,” kata Gusti Yusri ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. Ketua Umum Pemekaran dan Pembentukan Kabupaten

Tayan, Losianus, menyatakan cukup puas dengan hasil Paripurna DPD. “Ternyata kami, calon Kabupaten Tayan mendapat predikat layak dan mampu menjadi sebuah kabupaten,” kata Losianus, menjawab Pontianak Post, Kamis (28/3), terkait masalah ini. Losianus menyatakan, saat ini pihaknya tengah memersiapkan diri menyambut kedatangan tim dari Komite I DPD RI ke Tayan. Dia memiliki keyakinan yang kuat bahwa pembentukan DOB Kabupaten Tayan akan terwujud. “Saya yakin Kabupaten Tayan segera terwujud,” kata Losianus. Dia menyatakan, keyakinan itu didasari atas hasil ekspose yang dilakukan pihaknya dan tanggapan positif dari Komite I DPD RI. Selain itu, Losianus menerangkan, semua stakeholder terkait masalah ini

yang ada di lima kecamatan calon Kabupaten Tayan, juga sudah siap. “Dari sisi sumber daya baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia sudah sangat siap,” katanya. Lebih jauh dikatakan Losianus, pihaknya juga sudah menyampaikan surat resmi kepada DPR RI agar melakukan kunjungan kerja ke Tayan. “Kita juga menunggu kedatangan DPR RI ke Tayan. Kita sudah melayangkan surat secara resmi, baik DPD dan DPR segera melakukan kunjungan kerja meninjau fisik ke wilayah Kabupaten Tayan. Kita siap menerima kunjungan DPR RI,” pungkasnya. Calon Kabupaten Tayan itu meliputi lima kecamatan, yakni Tayan Hilir, Meliau, Tayan Hulu, Balai dan Toba. (ody)


Metropolis KORAN

JUMAT 29 Maret 2013

SEKBERKESDA

Maksimalkan Sanggar AKTIVITAS Sanggar Dayak diharapkan dapat memaksimalkan pengenalan budaya kepada generasi muda. Sebab sanggar merupakan wadah dalam melakukan aktivitas budaya yang dikaitkan dengan kesenian. “Ada 45 sanggar Dayak yang khusus di bidang seni budaya akan didorong untuk memaksimalkan pengenalan budaya terhadap generasi muda terlebih dengan kemajuan, baik melalui seni tari, teater, maupun seni rupa,” ujar Ketua Sekretariat Bersama Kesenian Dayak Kalbar Joseph Odillo Oendoen. Joseph menggantikan Tarsisius Ifan Subandap sebagai pengurus Sekberkesda Kalbar Periode 2013 – 2015 di Rumah Betang. Pe n g e na l a n b u d aya melalui kesenian tersebut, lanjut Joseph, merupakan tuntutan perkembangan zaman. Kebanyakan yang ditampilkan merupakan hasil kreasi sanggar. Namun demikian, bagi dia hal tersebut bukan merupakan suatu permalahan, selama tidak Joseph Odillo Oendoen keluar dari jalur budaya yang telah ditentukan. “Kalau dilihat tarian sekarang merupakan tari kreasi. Tetapi kalau tidak keluar dari koridor budaya Dayak sendiri, itu tak jadi masalah, jadi jangan sampai penyimpangannya menampilkan hal yang negatif, itu yang tidak boleh,” ucapnya. Joseph mengatakan, upaya menarik generasi muda untuk masuk ke sanggar juga merupakan kesempatan menggeliatkan kebudayaan Dayak. Dimana kesempatan tersebut akan digunakan untuk pengembangan kesenian yang dapat diperkenalkan baik dalam skala nasional maupun internasional.

Bocah Hiperaktif Dicabuli PONTIANAK - Tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur terjadi di Pontianak. Biasanya korban pencabulan dialami anak berjenis kelamin perempuan, tapi beda halnya dengan kasus yang satu ini. Korban pencabulan justru dialami anak berjenis kelamin laki-laki yang kini masih duduk di bangku Taman

Kanak-kanak. Korban merupakan bocah dengan perilaku khusus (hiperaktif). Bocah nahas ini dicabuli HS (30) di ruang guru, tempat korban bersekolah. Diceritakan Sutrisno, ayah kandung korban, kejadian tragis yang menimpa putranya itu baru diketahui sepulang sekolah, Jumat (15/3). Waktu itu putranya

mengeluh sakit saat hendak buang air kecil. Sebagai seorang ayah, ia pun merasa curiga dan melihat apa yang terjadi pada kelamin putra itu. “Ternyata alat vital anak saya tergulung ke atas, bengkak dan sedikit lecet,” kata Sutrisno, kemarin. Sutrisno semakin curiga. Ia pun mendesak anaknya untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.

ILUSTRASI : SIGIT /PONTIANAKPOST

Pontianak Post

• ke halaman 15 kolom 1

Rekam e-KTP Pelajar di Sekolah PONTIANAK - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak melakukan jemput bola perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) ke sekolah. Kali pertama, program ini dilakukan di SMAN 1, Kamis (28/3). Perekaman e-KTP di SMAN 1 itu dimulai pukul 08.30 hingga 11.30. Sebanyak 82 siswa menjalani proses pembuatan e-KTP di salah satu ruangan sekolah itu. “Sebagian besar siswa kelas tiga, karena memang usia mereka sudah wajib KTP,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan Kependudukan Disdukcapil Kota Pontianak, Wagino yang memimpin tim ke SMAN 1.

• ke halaman 15 kolom 1

• ke halaman 15 kolom 5

KECAMATAN

e-KTP

Aspirasi Musrenbang ASISTEN Administrasi dan Umum Setda Kalbar Kartius mengakui banyak data dari Pemerintah Pusat yang tidak sesuai dengan faktanya. Dia tidak sepakat jika angka melek huruf di Indonesia hampir seratus persen. “Itu tidak mungkin. Masih banyak rakyat kita yang tidak bisa membaca. Jangan kita menutup mata. Di Kalbar juga demikian, masih banyak di kampung orang tidak mau sekolah, di Pontianak juga ada,” ucapnya. Kemarin, sebanyak 90 program dengan 874 tercetus dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) dari enam kecamatan di Kota Pontianak. Program dan kegiatan tersebut membutuhkan pendanaan Rp303,4 miliar. “Itu hasil musrenbang enam kecamatan,” kata Sekretaris Badan Kartius Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pontianak Y Trisna Ibrahim pada Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kamis (28/3). Musrenbang kecamatan itu merupakan tindaklanjut musrenbang kelurahan yang dilakukan sebelumnya. Dalam musrenbang 29 kecamatan di kota ini, tercatat 101 program dan lebih dari seribu kegiatan yang diusulkan dengan estimasi pembiayaan Rp 225 miliar. • ke halaman 15 kolom 1

BEKELIT

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak melakukan jemput bola perekaman kartu tanda penduduk elektronik ke sekolah salah satunya SMAN 1 Pontianak.

MEIDY KHADAFI/PONTIANAKPOST

Miliki Senjata Api Tukang Ojek Diringkus PONTIANAK - Satu pucuk senjata api jenis revolver berikut amunisi berkaliber 38 mm diamankan dari tangan Iksani (22), seorang tukang ojek warga Jalan Pangeran Natakusuma. Iksani diamankan polisi dalam razia yang digelar Kepolisian Sektor Pontianak Kota, Rabu (27/3) pukul 22.00. Dia diamankan bersama  enam laki-laki dan empat perempuan.  Kepala Satuan Reserse dan

KriminalPolrestaPontianak Kompol Puji Prayitno mengatakan, pengungkapankepemi-

likan senjata api dari seorang tukang ojek itu berawal dari razia yang digelar anggota kepolisian sektor Pontianak Kota di wilayah hukumnya. Dalam razia tersebut, aparat kepolisian mengamankan sedikitnya sembilan orang yang tak memiliki identitas. Satu diantaranya adalah Iksani. Dari tangan Iksani, polisi menemukan satu pucuk senjata api jenis revolver berikut amunisinya. • ke halaman 15 kolom 1

Genjot Produksi Petani Kalbar Harus Berinovasi PONTIANAK - Produksi padi di daerah ini diakui Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Hazairin MS semakin tahun semakin meningkat. Hanya saja, ungkap dia, meningkatnya produksi padi, diiringi dengan pertumbuhan penduduk yang juga tidak kalah cepatnya. “Meningkatnya jumlah penduduk yang semakin cepat harus dibarengi dengan kemandirian pangan. Jika

tidak akan sulit memenuhi kebutuhan masyarakat daerah ini,” ungkap dia kepada awak media kemarin di sela-sela Sosialisasi Sensus Pertanian 2013 di Grand Mahkota Hotel Rabu kemarin. Dia mengungkapkan, dalam konteks produksi dan komposisi penduduk, Kalbar sudah lebih dan bisa bermandiri pangan. • ke halaman 15 kolom 1

Remukoi yang Mulai Menjaga Alam

Tak lagi Melinggang, Kini Andalkan Menoreh Dusun Remukoi termasuk wilayah paling ujung yang berbatasan dengan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. Warganya kini memanfaatkan alam lebih bijak. Meninggalkan kebiasaan yang ternyata memengaruhi sisi kehidupan mereka. MEIDY KHADAFI, Jelundung DUSUN Remukoi masuk dalam wilayah Desa Rantau Malam, Kecamatan Serawai. Untuk sampai ke sana, harus menggunakan speedboat dari Nanga Pinoh Kabupaten Melawi melewati Sungai Melawi dan Sungai Serawai

kemudian berhenti di Desa Jelundung. Butuh waktu enam sampai tujuh jam dari Nanga Pinoh ke Jelundung. Dari Desa Jelundung untuk ke Dusun Remukoi butuh waktu satu jam lagi melewati sungai Serawai menggunakan longboat, karena kondisi air cukup dangkal. Masyarakat di Dusun Remukoi, Nicodemus Sendang (37), mengatakan daerahnya memerlukan sentuhan lebih dari pemerintah. Mulai perhatian pada aspek pendidikan, kesehatan, listrik, pertanian, air bersih dan lain sebagainya. “Bantuan pemerintah masih sangat diperlukan di sini,” katanya ditemui ketika media trip di Dusun Remukoi, Jumat (22/3). Di dusun terujung yang berbatasan dengan taman nasional ini terdapat 57 kepala keluarga. • ke halaman 15 kolom 1

ILUSTRASI : KEKES

C

m

y

k

MEIDY KHADAFI/PONTIANAKPOST

OKULASI

Beberapa anggota kelompok tani di Desa Rantau Malam sedang praktik okulasi sesuai yang diajarkan WWF Program Kalbar.


metropolitan

10

Pontianak Post lJumat 29 Maret 2013

Sanksi DAU, Pelajaran untuk Daerah Lain

tokoh

Demokrat Survei PARTAI Demokrat menunggu hasil survei dalam mengusung calon Walikota Pontianak dalam pemilihan umum pada tahun ini. ”Partai akan melakukan survei dulu untuk melihat siapa yang tertinggi,” ujar Dewan Pakar DPD Partai Demokrat Kalbar, Christiandy Sanjaya di ruang kerjanya. Menurut Christiandy, jika kondisi memungkinkan partai akan mengutamakan kadernya. Tetapi jika berdasarkan survei tidak ditemukan kader partai yang dianggap bisa bersaing dalam pemilihan Walikota Christiandy Sanjaya dan Wakil Walikota Pontianak tersebut, tidak menutup kemungkinan Partai Demokrat akan berkoalisi dengan partai lainnya. ”Dalam menetapkan calon Walikota, ada mekanisme partai yang harus dilalui. Untuk Walikota Pontianak sampai ke Ketua Umum,” katanya. Sementara itu, KPU Kota Pontianak secara resmi menetapkan pemungutan suara pada 19 September 2013. Tahapan penyelenggaraan pemilihan walikota dimulai dengan pembentukan dan pengangkatan PPK, PPS, dan Petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP) serta petugas KPPS pada 22 Februari hingga 11 September 2013. Penetapan dan pengumuman pasangan calon yang memenuhi syarat dilaksanakan pada 1 hingga 3 Agustus 2013. (uni)

NYALA TERUS: Dua titik lampu kios di kebun pinggir Jalan Transkal, tetap nyala walau siang hari. Seandainya “gratis”pun, akan lebih baik jika dimatikan. MUJADI/PONTIANAK POST

Sengketa Pembongkaran Kuburan

Polisi akan Periksa BPN PONTIANAK - Kepolisian Resor Kota Pontianak segera melakukan pemeiksaan terhadap Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pontianak, terkait aduan pembongkaran sejumlah kuburan di tanah wakaf yang terletak di  Blok N Jalan Sepakat I Kecamatan Pontianak Selatan. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal, Kompol Puji Prayitno, SIK membenarkan adanya sengketa pembongkaran kuburan diatas tanah wakaf tersebut. Untuk itu, pihaknya akan melakukan pemeriksaan secara intensif terkait aduan itu. “Aduan itu bersumber dari sejumlah masyarakat, namun dalam pengaduan tersebut diwakili oleh Ferry Abdy. Kasus pembongkaran kuburan tanah wakaf ini, akan kita dalami, semua pihak akan kita periksa, termasuk BPN, maupun Lurah dan RT yang membenarkan bahwa tanah itu milik pribadi dari Ahmad Latief, padahal tanah tersebut adalah tanah wakaf, bahkan fasum,” jelas Kasat Reskrim, kemarin. 

Dikatakan Kasat, saat ini Polresta Pontianak sudah memiliki sejumlah data untuk menyelidiki kasus tanah wakaf yang diakui secara pribadi oleh Ahmad Latief. Karena jika dilihat dari SPT yang dibuat oleh Lurah pada tahun 1987 dibuat secara sepihak, begitu pula dibuat pada tahun 2012 juga sama, SPT dibuat secara sepihak. “Kita akan tindak lanjuti laporan tersebut dalam minggu ini, yang jelas semua kita periksa, dari pengadu hingga yang terlibat sampai yang membongkar kuburan pada tanah wakaf tersebut,” tegasnya. Puji juga mengatakan, kalau dilihat dari pengaduan, sudah ada 71 kuburan yang dibongkar pada tahun 2012 kemarin, dan sekarang tinggal 21 kuburan. Dimana 21 kuburan ini dipertahankan oleh keluarganya masing–masing supaya tidak dibongkar. “Senin depan, ada Tim dari Polresta Pontianak yang akan turun ke lapangan, untuk mengumpulkan bukti-bukti yang kuat, karena alas

hak yang dipergunakan Ahmad Latief belum jelas untuk memiliki tanah tersebut, apakah memang benar tanah tersebut dimilikinya, karena sampai saat ini tanah tersebut berstatus fasum, bahkan tercatat pada PBB dan PNPM juga sudah memberikan bantuan untuk wakaf tersebut,” jelas Kompol Puji. Jika memang tanah wakaf ini sudah dijual, lanjut Puji, pembeli tanah wakaf ini juga akan diperiksa, karena fasum itu tidak diperjualbelikan. Dan dengan motif apa sampai adanya pembongkaran kuburan di Wakaf tersebut, makanya semua pihak akan diperiksa terkait tanah wakaf yang mengatasnamakan pribadi milik Ahmad Latief. Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat disekitar wakaf, jika mengetahui asal usul tanah tersebut, bisa kiranya menginformasikan kepada Polresta Pontianak, guna membantu pihak kepolisian melakukan penyelidikan kasus ini.(arf)

PONTIANAK - Ketua Komisi B DPRD Provinsi Kalbar, M. Jimmy meminta sanksi berupa penundaan pencairan Dana Alokasi Umum Pemkot Singkawang oleh Menteri Keuangan harus menjadi pelajaran bersama Kabupaten/Kota di Kalbar. ”Ini warning bagi Kabupaten atau Kota di Kalbar supaya tidak terlambat menetapkan dan menyampaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” katanya, Kamis (28/3) di Pontianak. Menurut dia, pembahasan RAPBD menjadi APBD dan kemudian di-perdakan tidak boleh dianggap sederhana dan gampang. Pasalnya, DAU juga menyangkut kepentingan sebuah pemerintahan termasuk khalayak ramai yaitu masyarakat. Simpulnya sebuah pemerintahan akan telat programprogramnya kalau kena sanksi. ”Ini tak boleh terjadi lagi,” tuturnya. Supaya tidak terjadi, lanjutnya, ia meminta ego ataupun kepentingan kelompok dan individu ditepiskan ketika membahas dana rakyat. Jangan sampai ada warna merah, kuning atau biru dikedepankan ketika membahas APBD. Sebaiknya utamakan apa yang diinginkan masyarakat dan program-program pembangunannya seperti apa. ”Itu kuncinya dahulu,” kata dia. Politikus PDI Perjuangan ini menambahkan, keterlambatan pengesahan APBD Kota Singkawang bisa berdampak terhadap pembangunan di daerahnya. Namun ia tidak mau terlalu menyalahkan daerah dengan julukan kota Seribu Kuil ini. Yang pasti, pelajaran keterlambatan juga harus menjadi pelajaran bagi daerah lain. Pemprov sebagai pembina Kabupaten/Kota juga harus memberikan arahan lebih mendalam dan terarah. Jimmy menambahkan kalau yang disanksi DAU, mungkin dampaknya terhadap proses tender proyek dan gaji pegawai. Namun bagaimana kalau sanksinya kedepan lebih berat lagi seperti penundaan Dana Alokasi Khusus (DAK) atau lebih parah dipotong. ”Bisa terganggu sebuah pemerintahan,” tandasnya. (den)

Funstation Weekly Fun Competition 2013

Senangnya Bermain sambil Belajar MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

HUJAN : Desa Rantau Malam, Kabupaten Sintang beberapa hari ini diguyur hujan setiap sorenya. Terlihat anak kecil sedang bermain air hujan didepan rumahnya.

FUNSTATION Pontianak mengundang ratusan anak sekolah Tingkat Taman Kanak-kanak dalam rangka kegiatan Weekly Fun Competition 2013 yang diikuti dari perwakilan sekolah se-kota Pontianak. Salah satu kegiatan Weekly Comptetition itu yakni lomba mewarnai yang dilaksanakan 28 Maret yang bekerjasama dengan pihak sekolah Santo Petrus Pontianak. Selain lomba mewarnai, pengunjung juga dimanjakan dengan aneka bazaar yang diikuti dari beberapa perusahaan swasta. Semangat dan antusias peserta termasuk orang tua sangat baik saat mengikuti jalannya serangkaian

kegiatan. “Senang saja bisa ikutan kegiatan ini, apalagi serangkaian kegiatan yang digelar mengandung banyak unsure edukasi bagi anakanak,” kata Nurul, salah satu orang tua murid yang mengikuti kegiatan itu. Selain itu lanjut Nurul, Funstation juga selalu menyuguhkan acara yang menarik dan selalu berkesan bagi setiap peserta maupun orang tua yang datang untuk mendampingi putra-putri nya. Sebelum kegiatan lomba mewarnai dimulai, Funstation mengajak seluruh peserta maupun orang tua mengajak bernyanyi, bergerak bersama yang diselingi dengan musik yang gembira. Semua ekspresi peserta lomba sangat antusias untuk mengikuti lomba dan banyak peserta yang tidak sabar untuk meminta kertas mewarnai dan meminta memulai kegiatan. Selain kegiatan lomba mewarnai ada juga penampilan dari sekolahsekolah dalam mengisi acara seperti dance, fashion show dan panggung hiburan. Saat yang ditunggutunggu telah dimulai untuk lomba mewarnai dan semua peserta sangat antusias mewarnai sesuai dengan

FOTO : ASHRI ISNAINI

BERMAIN & BELAJAR : Keceriaan anak-anak ketika mengikuti Weekly Competition yang dihelat Funstation di Aula SMA Santu Petrus.

kreatifitas anak, dalam rangka peran aktif Funstation untuk memajukan dunia pendidikan khususnya di Kota Pontianak. Kegiatan weekly Fun Competition 2013 masih terus berlangsung hingga 30 Maret 2013 di sekolah Santo Petrus dalam kegiatan Lomba Menggambar ketegori SD Kelas 1 – 3 dan kategori SD Kelas 4 – 6. Selain itu juga ada lomba Modern Dance

Kategori TK dan Kategori SD Kelas 1 – 3. “Jadi jangan lupa datang dan saksikan karena Funstation selalu menghadirkan panggung hiburan dan aneka doorprize yang menarik untuk semua pengunjung yang datang di lokasi lomba maupun bazaar karena acara lomba ini dilaksanakan GRATIS tanpa dipungut biaya apapun,” kata Coordinator Center Manager Funstation Mery. (ash)


Pontianak Post •

Jumat 29 Maret 2013

Halo publik

11

Tayan, Ideal Jadi Pusat Pemerintahan

+

Berhembusnya kembali wacana pemindahan Ibukota Negara ke luar pulau Jawa dari Jakarta ke daerah lain rupanya bukanlah wacana baru. Begitu juga dengan Kota Pontianak sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Barat ini. Di kota ini, kian hari terasa sudah sangat memprihatinkan terutama masalah kemacetan. Apakah ini karena banyak yang berkendara dikarenakan semakin makmurnya masyarakat? Atau karena ketidakdisiplinan masyarakat dalam berkendara? Ataukah berbagai persoalan lainnya? Tampaknya alasan tersebut ada benarnya juga. Untuk saat ini bolehlah kiranya kita mengklaim untuk sekop pulau Kalimantan, kota dengan penduduknya terpadat adalah kota Pontianak. Hal inilah barangkali yang membuat Cornelis Gubernur Kalbar pernah ber-statement mewacanakan pemindahan pusat pemerintahan provinsi dari kota Pontianak ke daerah lain. Bahkan tak tanggung-tanggung dalam pemikiran Cornelis kemudian supaya secepatnya dikaji dan dimasukkan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018. Pernyataan tersebut dilontarkan saat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Tahun 2013-2018 di Balai Petitih, Selasa (26/2) lalu. Alasan mantan Bupati Landak ini, yakni Kota Pontianak lebih tepat menjadi pusat pendidikan dan ekonomi, karena sudah terbentuk ke arah itu.

Alasan lainnya adalah Pontianak cocok untuk dijadikan pusat pendidikan dan ekonomi karena sudah memiliki beberapa universitas, pelabuhan, dan bandara. Sangat menarik kiranya jika jauhjauh hari untuk mewujudkan pusat pemerintahan provinsi dari sejak dini. Sebabnya adalah perlunya sebuah kota yang benar-benar murni sebagai pusat pemerintahan dan ditata dan didesain secara komprehensif. Sehingga kemudian menghasilkan pusat pemerintahan yang benar-benar bernuasana khas daerah dan tentu saja berkonsep modern dengan destinasi khusus yang benar-benar sebagai kota pemerintahan. Harus kita akui bahwa kota Pontianak dalam jangka waktu 5-10 tahun kedepan bukan tidak mungkin akan semakin macet dan semrawutnya yang semakin parah. Tetapi juga, kita harus mempertimbangkan dari berbagai aspek jika benar-benar dipindahkannya pusat pemerintahan. Aspek pembiayaan pastinya yang akan menempati rangking pertama. Selain itu dari aspek efektivitas dalam menunjang kinerja pemerintahan pastilah akan mengalami kendala, hal ini karena berbagai fasilitas seperti

perbankan, rumah sakit, bandara dan lainnya belum bisa serta merta tersedia. Pertanyaan kita adalah jika benar-benar dipindahkan, ke daerah manakah tempat yang dirasakan cocok. Tentulah semua kota-kota Kabupaten di Kalbar akan berke-

inginan daerahnya dijadikan sebagai pusat pemerintahan baru. Siapa sih yang tidak ingin? Dan semua Kabupaten di Kalbar sangat berpeluang yang tentu saja memiliki keunggulan masing-masing. Tetapi jika tidak hati-hati maka akan menimbulkan gejolak kecemburuan. Nah, sebagai orang Kalimantan Barat saya berpendapat supaya tidak terjadi pertentangan dan kecemburuan di kemudian harinya agar menepikan dulu sikap kecemburuan serta ego kita. Dan akan lebih baik juga jika kiranya membuka areal baru yang benar-benar bisa ditata dengan baik, efektif dan efesien. Daerah yang paling layak tersebut, yakni berlokasi di wilayah perbatasan antara Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau dengan Kab. Kubu Raya. Alasannya sangat sederhana, antara lain (1). Menghidari kecemburuan daerah Kabupaten, karena posisi ini berada ditengah-tengah Kalbar. (2). Kondisi topografi dan geografisnya yang berada di dataran tinggi menghindarkan dari bencana banjir. (3). Wilayahnya yang masih belum tergarap maksimal sehingga dapat secara maksimal memanfaatkan lahan sesuai yang dibutuhkan bahkan ribuan hektar sekalipun. (4). Memiliki potensi akses yang besar terhadap pasar regional dan pasar luar negeri, karena tersedia jaringan jalan dengan kondisi yang baik ke Kota Pontianak dan PPLB Entikong. (5). Daerah Tayan Hilir meru-

pakan growth the centernya Kalbar, sebab di daerah ini berdiri berbagai industri skala besar. Diprediksi masa mendatang akan menjadi daerah yang luar biasa pesatnya. Bahkan bisa menjadi metropolitan baru di tanah Kalimantan. Itulah beberapa alasan jika benar-benar wacana pemindahan pusat pemerintahan kelak benar-benar diwujudkan. Dan tentu saja, semua itu perlu kajian akademis yang sangat mendalam. Kita berharap pemerintah juga harus mempertimbangkan dengan seksama terhadap pemindahan pusat pemerintahan ini mendatang. Semoga. Yogi Pusa Warga Balai Semandang, Kabupaten Ketapang.

+

Sedia Bawang sebelum Langka

Kecewa Samsat Hallo Samsat, saya salah satu warga negara yang aktif dalam membayar pajak (tepat waktu) tapi ada yang saya kurang puas terhadap pelayanan. Bayangkan dari bulan Juli 2012 sampai sekarang plat kendaraan bermotor saya tidak ada. Yang jadi masalah, kendaraan tersebut beroperasi di ibukota. Kalau kena razia disana apakah cukup dengan berkata plat kendaraan kami masih nyari bahan bakunya? Bisa untuk loloskah dengan jawaban begitu? Kalau saya sebenarnya tidak ada plat juga tidak apa-apa, tapi tolong dong Samsat buatkan surut keterangan biar perjalanan saya lancar. (Andreas, 081345753336)

PEMERINTAH selalu punya argumentasi atas kelangkaan bawang merah dan putih akhir-akhir ini. Tentu saja, kita tidak bisa hanya menunggu pemerintah mengatasi permasalahan tersebut. Kita harus mengambillangkahjangkapendek danjangkapanjanguntukpermasalahan itu. Dalam jangka pendek tentu saja kita berhemat menggunakan bawang merah dan putih. Jumlahnya dikurangi saat membuatbumbu. Dalam jangka panjang kita bisa

membudidayakan tanaman bawang merah dan putih di pekarangan rumah. Tidak perlu lahan yang luas atau biaya yang mahal. Bisa digunakan polybag atau ember bekas sebagai media tanam. Pupuk juga bisa menggunakan kompos atau kotoran hewan ternak. Selain bawang, bisa ditanam cabai, lengkuas, jahe, atau apa pun yang bisa langka setiap saat.Dengan menggunakan dua cara tersebut, diharapkan kelangkaan dan mahalnya harga bawang atau

kelangkaan bumbu dapur tidak memengaruhi ibu rumah tangga dan pengusaha masakan ketika memasak. Sambil menantikan tindakan pemerintah, kita bisa memanen bawang merah atau putih, cabai, lengkuas, jahe, atau apa pun kurang lebih tiga bulan dari sekarang. Selain bermanfaat di dapur, melihat tanaman itu tumbuh menghijau juga menyenangkan, bukan? Sabar.

Ruang Menonton juga Ruang Baca KEBIASAAN membaca itu ditanamkan dari keluarga, yakni dari orang tua kepada anak-anaknya. Lewat mereka, duplikasi minat tersebut menurun kepada generasi penerusnya. Maka, menciptakan habit membaca dalam sebuah keluarga sangat penting. Dengan mengiringi hobi menonton televisi, minat membaca bisa diselipkan. Ruang keluarga yang identik dengan ruang menonton sebaiknya juga menyediakan space

bagi buku-buku bacaan. Buat secara menarik agar mata dan suasana bisa mendukung kegiatan membaca. Menonton bisa dilakukan sambil memegang buku. Ketika tayangan iklan, gunakan kesempatan tersebut untuk membaca. Jika semua acara tidak menarik, matikan televisi dan beralih ke kegiatan membaca. Sungguh indahnya jika kelak tiap ruang-ruang keluarga kita menjadi perpustakaan mini yang membuat

+

generasi kita doyan baca buku. Begitu syahdu terdengar bila kelak setiap orang akan memasukkan buku sebagai bekal saat melakukan perjalanan, melengkapi bekal uang dan kebutuhan jasmaninya. Betapa indahnya saat buku benar-benar menjadi obat dahaga dari jiwa yang lapar pengetahuan. Ingat, semua bangsa yang maju gemar membaca. Yusuf Cahyono.

+

cmyk

C

m

y

k


12

Pemerintah Siapkan Rumah untuk Pekerja PEMERINTAH terus berupaya membangun rumah susun sewa (Rusunawa) khusus untuk pekerja. Menteri Perumahan Rakyat (Menpera), Djan Faridz, mengatakan kebijakan itu dilakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pekerja. Targetnya tahun ini akan dibangun 35 Twin Blok Rusunawa menyusul 42 Twin Blok yang sudah dibangun sebelumnya sepanjang tahun 2005-2012. Selain Rusunawa, tahun ini pemerintah menargetkan membangun rumah tunggal/deret untuk pekerja sebanyak 8,100 unit dengan tipe luas lantai 27 dan 36 meter persegi. Beberapa daerah yang menjadi lokasi pembangunan rumah itu diantaranya pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Dari tahun 2009-2011 jumlah rumah tunggal/deret yang telah dibangun sebanyak 3 ribu unit di Semarang, Jawa Tengah. Menurut Faridz, program itu merupakan petunjuk langsung dari Presiden. Sedangkan Kemenpera dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) bertugas melaksanakannya. Begitu pula dengan lima Gubernur di daerah yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur dan Yogyakarta. Selain itu, Djan berharap pemerintah daerah lainnya dan asosiasi pengusaha dapat berperan aktif mewujudkan program rumah untuk pekerja itu. Faridz mengatakan Rusunawa untuk pekerja diharapkan dapat memacu semangat pekerja dalam menjalankan tugasnya sehingga mendorong sektor industri. Dia melihat sampai saat ini kaum pekerja sulit mendapatkan rumah. (*/r)

griya

Pontianak Post lJumat 29 Maret 2013

Pengembang Singapura Serbu Jakarta ASOSIASI Pengembang Singapura berencana menjajaki potensi investasi di sektor Real Estate Indonesia lebih jauh, terutama di area Jakarta dan sekitarnya. Para pengembang Singapura yang tergabung dalam REDAS (Real Estate Developers Association of Singapore) itu akan melakukan lawatan bisnis ke Jakarta pada pertengahan Mei tahun ini. Wakil Sekretaris Jenderal Hubungan Luar Negeri Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Rusmin Lawin mengatakan hal ini terungkap dalam kunjungan kunjungan Presiden REDAS Chia Boon Kuah ke kantor perwakilan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia di Singapura barubaru ini. “Dalam kunjungan pada pertengahan Mei itu REDAS akan bertemu dengan Kepala BKPM Pusat Chatib Basri dalam rangka mendengarkan langsung

prosedur dan prospek investasi di Indonesia,” ujarnya dalam surat elektronik yang diterima Bisnis, Rabu (27/3). Selain itu, lanjutnya, mereka akan berkunjung ke Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk menjajaki peluang investasi di Ibukota dan tentunya juga akan melakukan business meeting, networking dan business matching dengan para pengurus dan anggota REI. Rusmin menambahkan, hal ini menunjukkan REI sekali lagi memainkan peranan penting dalam menggerakkan investasi asing atau FDI(Foreign Direct Investment) ke Indonesia,terutama ke Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek). Sementara itu President REDAS Chia Boon Kuah menjelaskan bahwa sebenarnya sudah banyak group pengembang Singapura yang berinvestasi di Indonesia, seperti Keppel Land dan Wing Tai group. Dia mengatakan misi kunjungan ini

adalah dalam rangka menjajaki lebih luas potensi sektor ini, memperoleh informasi yang akurat dan panduan dari pemain lokal yang berpengalaman. “Itulah sebabnya kami meminta bantuan REI agar ekspansi bisnis kami bisa lebih terorganisir dengan baik,” paparnya.

Head Of BKPM Indonesia di Singapura Harri Santoso memaparkan bahwa Singapura merupakan  negara investor yang menempati peringkat 3 besar dalam kurun waktu satu dekade terakhir di Indonesia, hanya saja memang selama ini sektor real etate belum digarap secara optimal.(*/r)


Pontianak Post

komunikasi bisnis

Jumat 29 Maret 2013

13

Advertorial

STKIP-PGRI Pontianak Buka SPMB Tahap I: 25 Maret-20 Juli 2013 Cetak Lulusan Pendidikan Bersaing & Profesional

FOTO IST

REKTORAT: Gedung Rektorat STKIP-PGRI Pontianak yang kokoh menjadi simbol perguruan tinggi pendidikan yang berkualitas, profesional dan berkarakter.

STKIP-PGRI Pontianak sebagai perguruan tinggi berpengalaman yang mencetak lulusan sarjana kependidikan sejak 25 Juli 1981, dan diperkuat dengan keputusan Dirjen Dikti Depdiknas nomor 507/DIKTI/Kep/1992, kembali membuka Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) tahun akademik 2013-2014. Penerimaan SPMB STKIP-PGRI Pontianak tahap I dimulai 25 Maret20 Juli 2013. Adapun tahapan SPMB yang harus dilalui calon mahasiswa tersebut yakni, tes tertulis 22 Juli, tes wawancara 23 Juli, tes fisik 24-26 Juli (prodi Penjaskes), tes praktik 24-26 Juli (prodi PTIK dan Bahasa Inggris). Pengumuman SPMB tahap I ini disampaikan 3 Agustus dan daftar ulang dilaksanakan 5-24 Agustus 2013. Perlu diketahui calon mahasiswa

dan masyarakat Kalbar, STKIPPGRI Pontianak saat ini memiliki 10 program studi dijenjang Strata 1 (S1) Pendidikan, diantaranya: Pendidikan Bimbingan dan Konseling (BK), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN), Pendidikan Matematika (MTK), Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek), Pendidikan Sejarah (Sjr), Pendidikan Geografi (Geo), Pendidikan Fisika (Fis), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (BI), Pendidikan Bahasa Inggris (B.Ingr), Pendidikan Teknologi Komputer dan Informasi (TIK). 10 program studi dimiliki STKIPPGRI Pontianak ini berlokasi di kampus utama Jl. Ampera Kota Baru dan Kampus 1 di Jl. Prof DR M Yamin Pontianak dengan fasilitas lengkap. Diantaranya: gedung perkuliahan 4 lantai dengan 86 ruang perku-

SINSHE HONGKONG Pusat Pengobatan Penyakit Kronis Pengobatan Sinshe Hongkong yang Manjur, Satusatunya di Pontianak

SINSHE Hongkong yang beralamat di Jl. Agus Salim No. 126, Pontianak, merupakan satu-satunya pusat pengobatan berbagai penyakit kronis dengan metode eksklusif herbal sinshe, menerapkan resep rahasia turun temurun yang sudah memiliki sejarah 2.000 tahun lebih, resep kuno kekaisaran, resep pengobatan modern, sangat efektif mengatasi berbagai penyakit kronis. Konsultan sinshe ahli ternama yang sudah memiliki banyak pengalaman hadir di Sinshe Hongkong Pontianak, membantu Anda mengobati berbagai penyakit yang sudah lama diobati tetapi belum

sembuh juga, bisa diatasi hingga keakar-akarnya antara lain: 1.Penyakit kanker/tumor; kanker paru-paru, kanker liver, kanker getah bening, kanker usus, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker saluran pencernaan, dan kanker lainnya, (2) Rematik/nyeri sendi; radang dan pembengkakan sendi, sakit pinggang, radang bahu, sakit ruas tulang leher, dan sakit nyeri lainnya. (3) Diabetes (kencing manis), hipertensi, stroke, lumpuh setengah badan, bronchitis, asma, radang hidung & tenggorokan, telinga mendengung, pendengaran kurang, penyakit mata, radang ginjal, batu ginjal, wasir/ ambeiyen,

liahan full AC dan proyektor LCD. Gedung perpustakaan 3 lantai full AC, warnet 31 unit lantai 3 full AC, fasilitas olahraga terlengkap yang ada pertama kali di Kalbar. STKIP-PGRI Pontianak juga memiliki laboratorium komputer 480 unit full AC dan 13 ruang sekretariat mahasiswa, termasuk untuk organisasi Dewan Perwakilan Mahasiswa, Badan Esekutif Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Prodi serta Unit Kreatifitas Mahasiswa. Tidak hanya memiliki fasilitas lengkap, kampus keguruaan dan ilmu pendidikan ini juga memiliki 547 dosen dan tenaga penunjang yang berpengalaman, profesional dan berkualitas dibidangnya. Untuk itu jangan khawatir lagi untuk meniti karir pendidikan di STKIP-PGRI Pontianak. Segera daftarakan diri anda di STKIP-PGRI Pontianak, caranya: datang langsung ke Rektorat STKIP-PGRI Pontianak Jalan Ampera Pontianak mulai 08.00-12.00 (pagi) dan 14.00-17.30 (sore). Pendaftaraan juga dapat dilakukan secara online. Caranya: calon mahasiswa datang ke kantor POS atau BTN terdekat dengan membawa pas foto (4x6) satu lembar, membayar biaya pendaftaraan Rp200 ribu (1 pilihan prodi) dan Rp250 ribu (2 pilihan prodi), setelah itu mengisi biodata online diwarnet dengan alamat www.spmb.stkipptk.ac.id. Untuk mendapatkan login ID dan password sudah ada tertera dikuitansi pembayaraan pendaftaraan. Informasi lebih jelas dapat menghubungi telepon (0561)-748219, fax (0561)6589855 atau email: info@stkipptk. ac.id. (d3/biz)

epilepsy (ayan), penyakit usus & lambung, kulit. (4) Penyakit reproduksi pria & wanita (herpes, sipilis, gonorrhea), kemandulan, gangguan fungsi seksual pria (impotensi, ejakulasi dini, fungsi seksual menurun, sperma mati, tidak bersperma). Radang prostat yang berakibat sering kencing, kencing terburu-buru, kesulitan kencing, kencing tidak tuntas. (5) Hepatitis (peradangan tipe A, B, C). (6) Penyakit kewanitaan; radang organ reproduksi, pembesaran kelenjar susu, radang leher rahim, haid tidak lancar, haid terasa sakit. (7) Migrain, pening/pusing, sakit kepala dan lainnya. Sinshe Hongkong menggunakan obat herbal Tiongkok eksklusif, sekitar 60-an jenis metode/resep pengobatan khusus yang sangat efektif mengatasi berbagai penyakit kronis, tidak peduli kondisi penyakit parah/ringan, usia penderita tua/ muda, riwayat penyakit panjang/ pendek, rata-rata setelah diobati 2-7 hari, berbagai gejala penyakit akan berangsur menghilang setelah diatasi tidak mudah kambuh. Dengan menggabungkan obat herbal sinshe mujarab, akupuntur, tuina dan lainnya, sebagian pasien yang penyakitnya semakin lama akan semakin cepat membaik, hari itu konsumsi obat hari itu juga mulai terasa khasiatnya, rata-rata setelah 2-3 tahap pengobatan bisa diatasi. “Dapatkan program promosi khusus bagi  yang datang berobat ke Sinshe Hongkong”. Untuk konsultasi dan pengobatan hubungi: Sinshe Hongkong Jl. Agus Salim No. 126 Pontianak, telepon: 0561-733268, 0821 52797 888 (ari Minggu & libur tetap buka).(a2/ biz)

Suzuki Ertiga Raih ‘Car of The Year 2013’ SUZUKI Ertiga berhasil meraih beberapa penghargaan di ajang Otomotif Award 2013 yakni Best of the Best MPV, Best Small MPV dan penghargaan tertinggi Car of the Year 2013” Penghargaan Ertiga ini diraih dalam ajang ‘Otomotif Award 2013’, yang merpuakan acara tahunan Tabloid Otomotif yang memberikan penghargaan kepada APM (Agen Pemegang Merk) atas produk mobilnya yang berhasil unggul di masing-masing kategori. Sebelumnya, Ertiga telah memperoleh beberapa penghargaan bergengsi, seperti; Rookie of The Year oleh Bos Mobil.com (portal otomotif ), Auto Bild Award 2012 - The Best Compact MPV/2012, Mobil Motor Indonesian Car of The Year (ICOTY) 2012 dan Best Small MPV oleh Majalah Mobil Motor pada 2012. Dalam sambutannya, Managing Director 4W PT.Suzuki Indomobil Sales (SIS) Seiji Itayama meluapkan kegembiraannya dan terkejut atas penghargaan yang diterimanya. “Terima kasih masyarakat Indonesia, ERTIGA telah diterima dengan baik. Semoga kesuksesan ini kami dapat terus menerus menjaga pelayanan dan kepercayaan terh-

adap konsumen dengan penjualan dan layanan after sales yang baik agar konsumen yang telah membeli Ertiga tidak kecewa.”

Tidak hanya Ertiga, All New SWIFT turut pula meraih penghargaan sebagai ”Best Small Hatchback”. (*/jpnn)

Sensasi Akhir Pekan Perayaan Paskah Ala Aston Pontianak Menginap di Hotel Mewah dengan Kamar yang Luas Gratis Telor Paskah, Es Krim dan Balon Hadiah untuk Anak-anak LIBURAN panjang akhir pekan Paskah bisa Anda manfaatkan untuk berlibur sembari mencoba kemewahan dan kenyamanan menginap di Hotel Aston Pontianak. Sebagai bagian dari jaringan hotel terbesar dan ternama di Indonesia, hotel berbintang 4 berlokasi di Jl. Gajah Mada Pontianak ini akan turut memeriahkan libur Paskah Anda dengan paket “Easter Fun Tastic Weekend”. “Perayaan Paskah “Easter Fun Tastic Weekend” dimulai dengan paket menginap, mulai dari harga IDR 888,000++ dengan menginap minimal 2 malam, dari 29-31 Maret 2013, yang paketnya sudah termasuk Es krim, Telor Paskah dan Balon keberuntungan yang didalamnya terdapat kupon hadiah paskah untuk anak-anak,” kata Dewi Indah Astuti, selaku Sales & Marketing Manager. Sedangkan untuk paket satu malam mulai dari Rp448.000++ per kamar, berlaku untuk periode check-in pada 29 Maret hingga 31 Maret 2013. Kegiatan Paskah khusus untuk anak-anak dirancang secara eksklusif untuk para tamu cilik yang menginap, meliputi berbagai lomba yang menyenangkan. Sebut saja lomba berburu telur Paskah, serta berbagai kegiatan seru lainnya di area kolam renang di lantai 1. “Momen Paskah kali ini merupakan akhir pekan yang panjang. Sebagai salah satu pelaku industri perhotelan, kami mengajak para tamu untuk menginap dan menikmati akhir pekan bersama kami,” jelas Dewi. “Para tamu dapat memilih paket-paket yang kami hadirkan untuk merayakan Paskah kali ini. Pastinya, kami menanti kehadiran Anda di Hotel Aston Pontianak,” tambah dia. Dalam merayakan Paskah kali ini, Hotel Aston Pontianak juga menyediakan Set Menu makan siang dan makan malam untuk keluarga pada Minggu, 31 Maret 2013. Tersedia dalam kelezatan cita rasa lokal dan international, Dynasty Chinese Restaurant siap

memberikan pengalaman berbeda bagi Anda dan keluarga. “Paket Set Menu ini dipatok mulai dari Rp100.000++ per orang (gratis untuk anak di bawah 7 tahun),” ujar Sumali, selaku Executive Chef Hotel Aston Pontianak. Informasi selengkapnya, hubungi Aston Pontianak Hotel dan Convention Center, telepon 0561761118, Fax 0561-749666, Mobile 082152449922, email ke Pontianak info@astonpontianak.com. Tentang Aston Pontianak Hotel & Convention Center Aston Pontianak Hotel & Convention Center adalah Hotel terbesar pertama di Kalbar, diresmikan Oktober 2010 lalu, mengusung konsep MICE melayani kebutuhan pasar lokal dan nasional di bidang konferensi, perjalanan bisnis dan liburan yang sedang berkembang di daerah Pontianak. Hotel yang terletak di tengah Kota Pontianak yaitu di Jl. Gajah Mada memiliki 156 kamar juga dilengkapi dengan fasilitas ruang pertemuan yang luas, seperti Ballroom berkapasitas hingga 1200 orang serta 6 ruang pertemuan lainnya berkapasitas 20100 orang. Tentang Archipelago International Archipelago International memasuki Asia Tenggara beberapa tahun lalu dan telah menjadi pengelola keramah tamahan internasional cukup diperhitungkan di perhotelan Indonesia, dengan kantor perwakilan di Bali, Jakarta, Surabaya dan Yogyakarta. Archipelago saat ini telah beroperasi di Indonesia, Malaysia dan Filipina dengan bran bintang lima Grand Aston dan Crimson, bran vila deluks Royal Kamuela dan Kamuela, bran bintang empat Aston, bran bintang 3 Aston City dan Quest, bran bujet butik hotel Neo dan bran untuk hotel pelayanan terpilih favehotel. Tunggu apa lagi, segera lakukan reservasi di Hotel Aston Pontianak! Selamat berakhir pekan! (e8/biz)

Xantone dan Daun Sirsak

Lebih Ampuh dari Obat Diabetes Termasuk Insulin sungan hidup kemoterapi yang biasa KULIT manggis dan daun sirsak sudigunakan penderita kanker dan juga dah dilakukan penelitian secara ilmiah industri kimia, karena daun sirsak haryang lengkap, dalam hal ini belum ada ganya murah. untuk tanaman lain. Sudah banyak para Acetogeniens Annonaceons yang ada pakar riset obat dari manca negara yang di dalam daun sirsak mempunyai kekuamelakukan penelitian ilmiah terhadap tan sepuluh ribu kali lipat menghambat daun sirsak dan kulit manggis, untuk dan membunuh sel kanker, dibandingmenggantikan obat berbahan kimia, yang kan dengan Adriamicin dan terapi kemo mana bila diminum dalam jangka waktu kulit manggis dan daun sirsak sangat lama dapat menimbulkan masalah baru baik bagi penderita diabetes, karena bagi si pemakai. dapat membantu perbaikan pancreas Kulit mangis mengandung Xantone yang bermasaalah dan menormalkan atau senyawa yang kurang lebih 50 jenis, kadar gula dalam darah. yang merupakan anti oksidan tingkat Ibu Sulaswati Siregar, telah mencoba tinggi yang mempunyai kemampuan erjun dari kulit manggis yang dipadukan menetralkan radikal bebas. dengan daun sirsak. Kurang lebih tiga Menurut para Ahli Farmasi dan Pangan Ibu Sulaswati Siregar minggu diminum secara teratur, kadar dari berbagai negara, bahwa senyawa yang ada di dalam kulit manggis berperan mengendali- gulanya yang semula 410 mg, turun hingga 220 mg. kan sel kanker dengan mekanisme apotosis atau proses Nenek 5 cucu ini menginap diabetes sudah bertahunbunuh diri, dan juga mengaktifkan sistim kekebalan tahun, bahkan ia sudah menggunakan insulin. Ia baru tubuh dengan merangsang sel pembunuh alami yang menyadari kalau kulit manggis dan daun sirsak lebih ampuh ketimbang obat diabetes dan insulin. Ini sudah berfungsi membunuh sel kanker dan virus. Bayak para meneliti kulit manggis membuktikan kalau dibuktikan selama ia minum Erjun dari kulit manggis kulit manggis mengandung anti oksidan 17.000-20.000 yang dipadukan dengan daun sirsak. Ia sama sekali tidak memakai insulin dan obat diaOrac/100 ons. Bila dibandingkan dengan bahan lain yang berkadar anti oksidan tinggi. Seperti wartel dan jeruk, betes lainnya, yang ia biasa minum sebelum mengenal hanya 300 dan 2400. Orac mempunyai kemampuan anti Erjun. Mengomsumsi Erjun, sangat bermamfaat untuk okksidan menetralkan radikal bebas penyebab penyakit. mempercepat penyembuhan dan mencegah berbagai Orac adalah singkatan dari oksigen radikal absorbance penyakit. Untuk informasi dan yang ingin menjadi sub diskapasiti bebas penyebab penyakit. Daun sirsak mengandung Acetogeniens Annona- tributor di daerah hubungi Hp. 081 352 022 980. Erjun ceons (bahan Kimia) alami yang sangat luar biasa, sudah beredar di Pontianak: Tersedia di Apotek (Apt) sebagai zat yang ampuh untuk membunuh tumor dan dan Toko Obat (TO) terdekat. Ketapang: Apt Mulia, sel-sel kanker yang mematikan. Sifatnya tidak meng- Apt Lestari Farma dan TO Sumber Sehat. Sambas: TO Santos. Singkawang: Apt Merdeka, Apt Singkawang, Apt ganggu sel-sel penting lainnya di dalam tubuh. Berpuluh-puluh tahun penelitian daun sirsak Asean, TO Seribu Satu dan TO Apollo. Sub distributor ditutup-tutupi, karena dapat mengancam kelang- Sanggau Hp.082151255333.(d2/bn)

Apple Siapkan Penangkal Android PASAR iPhone yang digerogoti smartphone Android telah membuat Apple harus terus berinovasi. Tak heran, vendor asal California itu harus membuat proteksi khusus atas serangan Android yang makin global. Kelebihan Android yang bisa digunakan diberbagai perangkat sejumlah vendor membuat sistem operasi (OS) ini sangat familiar. Tinggal melihat merek perangkat apa yang dicari, se-

bagian besar mesinnya dioperasikan Android. Menurut sebuah kabar yang dirilis Phone Arena, kemarin, analis bernama Katy Huberty mengatakan bahwa saat ini Apple sedang mengembangkan sebuah aplikasi yang akan membunuh Android.  Software ini akan diperkenalkan dalam peluncuran iPhone 5S. Prediksi Huberty semakin menguat, karena dirinya telah bertemu Peter Oppenheimer,

Chief Financial Officer (CFO) Apple, belum lama ini.  “Apple akan tampil mengejutkan pada tahun ini, karena akan menyertakan sebuah killer feature yang akan membawa semua konsumen mengantre demi mendapatkan iPhone 5S. Akan ada peningkatan kualitas dari sisi aplikasi yang pada akhirnya juga menaikkan nilai produk Apple,” ucap Huberty. (bs/die)


opini

14

Pontianak Post

Jumat 29 Maret 2013

Takwa Adalah Sebuah Solusi KETIKA terjadi krisis dan bencana secara beruntun mendera satu negeri , ada sekelompok orang mengeluh kepada seorang ulama besar saat itu. Dengan enteng orang saleh itu menjawab; “Atasi dengan takwa!” Apa maksud Pak Kiyai? Lalu sang ulama itu membaca ayat: “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Al A’raf 96 ) Dalam ayat lain Allah SWT menjamin “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka”(Ath-Thalaq 2-3). Dalam menafsirkan ayat ini, Imam Ghazali menulis “Orang yang benar-benar bertakwa akan memperoleh rezeki harian dan keperluan hidup yang pokok tanpa melalui usaha dan ikhtiar”. Allah akan mendatangkan rezeki padanya dari jalan yang tidak disangka Ibnu Katsir mengatakan dalam Al-Mukhtashar, bahwa ayat Thalaq 2-3 tersebut maksudnya adalah Orang yang bertakwa kepada Allah swt, dengan mengerjakan semua perintah dan menjauhi larangan-Nya,akan diberikan solusi (bagi permasalahannya) dan dilimpahi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka sebelumnya. Sedangkan Ibnu Abbas RA berpendapat mengenai maksud ayat tersebut bahwa Allah swt akan menyelamatkan hambaNya yang bertakwa dari segala bencana yang akan menimpanya, baik di dunia maupun di akhirat dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangkasangkanya. Ar-Rabi ibn Khaitsam mengatakan bahwa maksud ayat Niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar adalah Allah swt akan memberikan solusi bagi hamba-Nya dari segala masalah yang menyempitkan-

Pontianak Post

oleh Uti Konsen U.M

nya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak dia ketahui. Dalam sebuah hadis yang populer, Rasul saw bersabda, “Jika kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya Dia akan memberikan rezeki kepada kalian, seperti rezeki burung yang pergi dengan perut kosong dan kembali ke sarangnya dengan perut kenyang” (HR Ahmad, Tirmuzi,Nasai, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Hakim). Bagaimana untuk menjadi hamba yang bertakwa itu? Di antara kiatnya adalah Pertama, menjaga salat wajib. Allah berfirman “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik itu adalah bagi orang yang bertakwa (Thaha 132 ). Kedua, memperbanyak istighfar. Allah berfirman “ ... Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan ( pula di dalamnya ) untukmu sungaisungai “( Nuh 10-12 ). Rasul saw bersabda “Orang yang memperbanyak istighfar oleh Allah akan diberi kemudahan pada setiap kesusahan, kelapangan pada setiap kesempitan dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. (HR Ahmad dari Abdullah bin Abbas) Ketiga, giat bekerja. Seperti diperintahkan Allah kepada Siti Maryam yang baru saja habis melahirkan. “Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.” (Maryam 25) Keempat, menjalin silaturrahmi. Rasul saw bersabda

“Barangsiapa yang ingin berbahagia dengan diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturrahmi.” (HR Bukhari, dari Abu Hurairah). Para ulama menjelaskan bahwa memperpanjang umur yang dimaksud di atas adalah menambah nilai umurnya, di mana kebaikannya selalu diingat meskipun ia telah tiada, sehingga ia terus mendapatkaan pahala kebaikan (lewat kiriman doa atau amal baiknya yang masih diikuti). Dalam hadis lain Rasul saw bersabda “Telah tertulis di dalam kitab Taurat, bahwa orang yang ingin dipanjangkan umurnya dan ditambah rezekinya sebaiknya menyambung silaturrahim “ ( HR.Al Bazzar dan Hakim dari Ibnu Abbas RA ). Kelima, memperbanyak amalan nafilah (sunnah, tambahan ). “Setiap amalan sunat bertambah, maka akan berkurang maksiat dan durhaka kita kepada Allah,” demikian kilah Syekh Imam Ashaari Muhammad At Tamimi dalam bukunya ‘Iman dan Persoalannya “. Keenam, Menjaga makanan agar sumbernya selalu halal dan baik. Allah swt berfirman “Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman dengan-Nya” (Al Maidah 88 ). Atas dasar itulah Abu Bakar as Siddiq RA mengorek kembali makanan yang telah ditelannya hingga muntah-muntah, setelah dia mengetahui bahwa makanan itu sumbernya adalah syubhat. Rasul saw bersabda “Hati itu dibina dengan apa yang dimakan “. Rasul saw bersabda “Perbaikilah makananmu (makanlah makanan yang halal) niscaya engkau akan menjadi orang yang selalu dikabulkan doanya.” (HR Thabrani) Satu ketika Sa’ad bin Abi Waqash berkata “Ya Rasulullah! Doakan kepada Allah agar aku senantiasa menjadi orang yang dikabulkan doanya.” Rasul saw menjawab seperti hadis di atas. Wallahualam.*

Ilustrasi: Kekes

Bukti Kebenaran Ajaran Islam Bagi Manusia UNTUK mengetahui kebenaran suatu agama, setidaknya terdapat beberapa elemen yang dapat ditelusuri dan dijadikan sandaran. Pertama, tentang kebenaran pembawa agama; kedua, kebenaran sumber rujukan agama; dan ketiga, perkembangan dan pertumbuhan agama. Kebenaran pembawa agama Islam, Nabi Muhammad Saw, dalam dunia barat telah diakui oleh ilmuwan barat, sehingga tidak mengherankan jika penulis terkenal Amerika Serikat, Michael Hart, menempatkan Nabi Muhammad pada urutan nomor satu. Kebenaran akan datangnya Nabi Muhammad Saw pada dasarnya telah termaktub dan disebutkan di dalam Injil yang menyatakan akan datang seorang guru dan penerus Isa Almasih. Tanda kepastian tentang adanya utusan dan rasul Tuhan Yang Maha Besar juga terbukti dari kebenaran “kata-kata yang diucapkan nabi”. Hal ini terbukti ketika nabi menyampaikan surat kepada raja Persia, Abrawiz bin Hurmuz Bin Anu Syirwan, yang “mengajaknya untuk masuk Islam dan kamu akan selamat, dan bila kamu menolaknya kamu akan memikul dosa kaum majusi”. Abrawiz dengan arogan merobek-robek dan mencampakkan surat nabi. Abrawiz kemu-

oleh dian memerinya seperti yang tahkan kepada dinyatakan oleh Saleh Alhinduan pembawa surat Isa As. nabi, Abdullah Dalam subin Hudzaifah, untuk memasuk- rat tersebut Nabi menyatakan, kan robekan kertas ke dalam bahwa “Aku bersaksi bahwa Isa seonggok pasir dan diteruskan Ibnu Maryam adalah tiupan Roh kepada nabi. dari Allah (yang terjadi) dengan Setelah onggokan pasir terse- kalimat-Nya disampaikan kepabut diterima nabi dan Abdul- da Maryam”, sehingga tidak ada lah melaporkan penghinaan keraguan Annajasyi terhadap keAbrawiz, nabi pun berkata: “Se- datangan nabi sebagai penerus moga Allah merobek-robek risalah ketauhidan Isa As. kerajaannya sebagaimana dia Kedua, tentang kebenaran merobek-robek suratku. Dia isi sumber rujukan agama. Semengantongi sekantong pasir bagai kitab suci (Holy Book), kepadaku dan kalian nanti akan Alquran tidak saja berisikan menguasai seluruh tanah neg- ajaran moral dan etika tentang erinya.” kehidupan manusia, tetapi juga Perkataan nabi pun terbukti, memuat informasi tentang rapenolakan itu menjadi bencana, hasia penciptaan alam semesta pada akhirnya kerajaan Persia yang menunjukkan kecanggihan mengalami kehancuran seh- dan kehebatan isi Alquran, yang ingga berakhir peradaban Persia. dapat dibuktikan dengan logika Islam pun kemudian menguasai ilmiah dan rasio manusia. seluruh Persia yang sekarang Sebagai contoh, ketika para disebut Iran. ahli astronomi dan geologi beruSebaliknya Annajasyi, Raja saha mencari kebenaran tentang Habasyah, kerajaan dan kekua- asal mula kejadian alam sesaannya tetap berdiri tegak, mesta, tidak ada informasi yang setelah mengikuti ajakan den- dapat dijadikan sumber rujukan. gan menyatakan “baiat” (janji Al-Qur’an yang dengan jelas setia) dan mengakui kebenaran menyatakan, bahwa “Kemudian Nabi Muhammad sebagaimana Dia menuju langit dan langit itu telah diungkapkan dalam Injil. masih merupakan asap” (FushAnnajasyi menyatakan, sesung- shilat: 11). guhnya dialah nabi yang diKetiga, sebagai agama dunia, tunggu-tunggu oleh ahlul kitab, Islam terus berkembang sebagai dan telah sampailah keterangan agama yang mengalami pertumyang sama dan benar kepadan- buhan paling pesat di dunia.

Di Amerika Serikat sedikitnya terdapat tidak kurang dari enam juta orang pemeluk Islam dan hampir setiap hari selalu ada orang yang masuk Islam mulai dari kalangan berpendidikan tinggi seperti profesor, dokter, ahli hubungan internasional, ahli ilmu politik, artis, atlet olah raga, hingga pengusaha, pekerja pabrik dan masyarakat umum lainnya. Demikian pula di Jerman, Perancis, Australia, Canada, Afrika Selatan, semakin banyak orang yang mempelajari Islam dan kemudian menerimanya. Selain itu, statistik dunia juga menunjukkan, terdapat tidak kurang dari 1,6 miliar penduduk dunia beragama Islam atau 23,4% dari total populasi dunia. Kebenaran ajaran Islam tersebut sejalan dengan penjelasan, bahwa “Alquran itu tidak ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi yang bertaqwa” (Al-Baqarah:2). Pernyataan ini memberikan penegasan, bahwa Alquran wajib untuk dibaca dan diketahui. Alquran adalah kitab suci untuk seluruh umat manusia, baik umat Islam maupun siapa saja, agar manusia berfikir dan mengetahui pesan, ajaran dan peringatan Tuhan Yang Maha Kuasa, sang pencipta manusia, dunia dan seisinya. * Penulis tinggal di Jakarta

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius. Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari Jawa Pos Group Kurniatama, Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: Mochsinin (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Hari Kurniatama (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Sugeng (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Asri Isnaini, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Sutami. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 80.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 40.000,- full colour Rp 50.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


Pontianak Post

Jumat 29 Maret 2013

aneka pontianak

Fakultas Teknik Wakili Kalbar

Tak lagi Melinggang, Kini Andalkan Menoreh Sambungan dari halaman 9

Selama ini warga Dusun Remukoi hanya mengandalkan tanaman padi untuk mencukupi kehidupan sehari-hari. Tanaman karet pun baru masuk ke dusun mereka sejak 2010. “Mencukupi pendapatan kami, kami hanya mengandalkan alam. Biasanya kami melinggang atau mencari kayu. Tapi sekarang tidak lagi, karena efeknya sungai kami jadi kotor,” kata Sendang. Melinggang, kata Sendang, kegiatan warga mencari emas dengan menggunakan alat seperti kuali. Mereka harus turun ke sungai untuk mencari logam mulia itu. Proses mencari emas itulah yang akhirnya mengotori sungai yang dijadikan sumber air untuk kehidupan sehari-hari. Dari mencari emas itu, warga bisa memperoleh pendapatan untuk menyekolahkan anakanak mereka. Untuk bersekolah, anakanak di Dusun Remukoi harus

menuju Desa Rantau Malam. Mereka berjalan kaki kurang lebih 15 menit, karena sekolah dasar hanya ada di desa penyangga TNBBBR tersebut. Sedangkan untuk mendapatkan akses kesehatan, warga Remukoi harus menuju ke Desa Jelundung. Hanya di sanalah terdapat bidan desa yang menjadi harapan mereka untuk memeriksakan kesehatan. “Itupun kalau bidannya ada di tempat, bisalah kita berobat. Kalau tidak ada, kami harus ke Serawai, biayanya mencapai Rp1 juta kalau harus ke sana,” jelas ayah tiga orang anak ini. Sebenarnya, untuk beralih dari melinggang ke pekerjaan lainnya, sudah pernah dicoba. Pernah ada bantuan dari Taman Nasional berupa tanaman karet untuk warga setempat. Hanya saja, kata Sendang, tanaman karet itu diberikan, tapi tidak ada pendampingan lain. “Harus diapakan tanaman karet ini agar menghasilkan,” katanya.

Sendang bersyukur, ada pendampingan dari World Wide Fund Program Kalimantan Barat Project Sintang-Melawi. Di program itu, mereka mendapatkan pemahaman mengenai perkebunan karet. Dia berharap, Remukoi ke depannya dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik. “Kami juga mendapat pendampingan pendidikan mengenai okulasi karet unggul dari WWF. Kalau dari WWF kami diberi pengetahuan, mereka melatih kami membuat bibit unggul,” katanya. Soal tanaman karet itu, Field Officer WWF Indonesia Program Kalbar wilayah kerja Sintang-Melawi, Dedi Wahyudy, mengatakan ada lima kelompok tani di Dusun Remukoi yang didampingi. Satu kelompok beranggotakan enam hingga tujuh orang. Pendampingan diberikan agar masyarakat di dusun itu memiliki alternatif pendap at a n , k a re na t a na ma n karet merupakan tanaman

berkelanjutan. “Pergantian mata pencaharian, karena jika karet ini sudah mantap, ladang berpindah tidak lagi mereka lakukan, dengan karet sudah bisa dan masyarakat tidak harus tergantung dengan menjadi penambang emas atau menebang hutan,” ungkapnya. Dengan perkebunan karet, lanjut Dedi, masyarakat juga dapat menjaga kualitas air mereka, karena selain menjadi sumber air bersih, air atau sungai merupakan andalan akses transportasi masyarakat. “Selain itu, dengan menghasilkan karet unggul, masyarakat nantinya bisa menciptakan pribadi-pribadi yang menghasilkan pendapatan bagi mereka sendiri,” tambahnya. WWF sebelumnya memberikan bantuan berupa 250 batang karet alam kepada masyarakat di Dusun Remukoi. Kini Remukoi mulai meninggalkan melinggang dan beralih ke kegiatan menoreh. (*)

Miliki Senjata Api Tukang Ojek Diringkus Sambungan dari halaman 9

Tak hanya sampai di situ, kecurigaan polisi pun dilanjutkan dengan melakukan penggeledahan di indekos milik pelaku. “Kami masih dalami kepemilikan senjata api itu. Saat ini tersangka dan barang bukti masih diamankan di Polsekta Pontianak Kota untuk proses lebih lanjut,” kata Puji. Menurut Puji, kepemilikan senjata api tanpa izin bisa dikenakan Undang Undang Darurat dengan ancaman 15 tahun penjara. “Kami bisa kenakan UU Darurat dengan ancaman 15 tahun penjara. Untuk itu kami masih dalami kasusnya,” katanya. Sebelumnya Satuan Polisi Pamong Praja juga mengelar razia di beberapa indekos yang diduga digunakan untuk tempat mesum dan kumpul kebo. Sedikitnya 25 orang terjaring dalam razia itu, Selasa (27/3).

Menurut Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Pontianak Uray Berty Apriyani, razia ini digelar untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penyalahgunaan indekos yang digunakan untuk tempat mesum. “Sudah beberapa kali kami laksanakan giat seperti ini. Sebagai tindak lanjut laporan masyarakat yang mulai resah dengan penyalahgunaan indekos,” katanya. Razia kali ini dipusatkan di Kecamatan Pontianak Selatan. Selain petugas Satpol PP, razia ini di-backup dari kepolisian dan Propam. Sebanyak dua titik indekos didatangi petugas. Alhasil, 25 orang berhasil diamankan petugas Satpol PP. Mereka yang diamankan karena tidak memiliki KTP dan ada juga kedapatan sedang berduaan dalam satu kamar. “Dari 25 orang itu, lima

pasangan di luar nikah, empat pelajar yang tak punya kipem dan sisanya tidak mempunyai KTP dan kipem,” ungkap Berty. Mereka yang terjaring, lanjut Berty, akan dibawa ke kantor Satpol PP Kota Pontianak untuk didata, dan diajukan ke pengadilan untuk disidangkan. “Tujuan razia ini untuk mengantisipasi hal-hal yang menyimpang, seperti satu kamar yang bukan suamiistri. Selain itu, untuk menertibkan agar para penghuni indekos melengkapi dirinya dengan kartu identitas KTP,” kata Berty. Dilanjutkan Berty, bagi pendatang, baik itu yang bekerja dan kuliah untuk sementara menetap di Pontianak seharusnya melengkapi dirinya dengan kartu penduduk musiman. Bagi pemilik diminta bertanggung jawab mengk-

oordinir penghuni indekos agar membuat kipem. “Tapi kalau mereka tak diurusnya, akan menerima resikonya,” katanya. Sementara itu, Kepala Seksi Penyidikan dan Penyuluhan Pol PP Kota Pontianak Rahmat Suprayetno berjanji akan menindak beberapa orang yang terjaring itu dan juga dibawa ke meja hijau, karena melihat indekos sering disalahgunakan. “Dari data yang ada di Pontianak memiliki sekitar 1.000 indekos. Namun yang memiliki izin hanya beberapa saja,” katanya. Rahmat mengimbau, agar pemilik indekos membantu kerja pemerintah kota. Pemilik indekos seharusnya membuat izin. “Setiap pemilik indekos agar menjaga ketertiban dan mendata para pendatang yang menghuni indekos,” tambahnya. (arf)

merintah. Terutama dalam hal pendanaan. “Selama ini kita hanya sebagai pendukung saja, seperti event pergelaran budaya Dayak se-Kalimantan di Yogyakarta oleh mahasiswa kita disana, serta pesta bu-

daya Dayak Kalimantan, April mendatang di Jakarta. Kalau untuk khusus menampilkan pergelaran khusus dari Kalbar, membutuhkan biaya yang sangat besar. Jadi pemerintah harus mendukung,” tegas dia. (wah)

Maksimalkan Sanggar Sambungan dari halaman 9

“Generasi muda penuh dengan semangat dan kreativitas. Dengan wadah sanggar, maka dapat menjadi jalur untuk memperkenalkan budaya dayak ke tingkat nasional,

bahkan internasional,” kata dia. Namun demikian, selain antusias generasi muda, dalam mengembangkan pengenalan budaya dayak keluar Kalbar, dibutuhkan dukungan semua pihak, terutama pe-

Genjot Produksi Petani Kalbar Harus Berinovasi Sambungan dari halaman 9

Bahkan, kata dia, jika Menteri Pertanian Suswono menghitung 90 persen kebutuhan pangan disuplai dari lokal artinya Kalbar sudah swasembada. Bahkan lebih. “Hanya saja kelebihan produksi beras di Kalbar belumlah begitu banyak, sehingga petani harus terus berinovasi dalam meningkatkan produksi padi,” ungkap dia seraya mengajak para petani untuk terus meningkatkan kualitas pertaniannya melalui berbagai kreasi dan inovasi. Pertanian di Indonesia, menurut dia sudah semakin

maju. Indonesia, kata dia, meskipun masih impor beras, namun masih dalam jumlah yang tidak begitu besar. Dia berharap hasil pertanian, terutama beras semakin meningkat, terutama hasil pertanian di Kalimantan Barat. “Jika hasil pertanian meningkat. Produksi beras banyak, maka petani akan semakin makmur,” kata dia. Sebelumnya, Menteri Pertanian Suswono beberapa waktu lalu kepada Pontianak Post mengatakan, Indonesia masih berswasembada pangan. Menurutnya, impor beras yang dilakukan negara ini masih dibawah 10 persen,

90 persen kebutuhan beras masyarakat Indonesia masih menggunakan beras petani lokal. “Kita itu masih berswasembada beras. Jika impor masih dibawah 10 persen, kategorinya negara ini masih swasembada. Kecuali diatas sepuluh persen,” ungkap dia. Menurutnya, impor beras Indonesia pada tahun 2012 lalu memang cukup besar, yakni mencapai 1,95 juta ton. Begitu juga tahun ini, direncanakan Indonesia akan kembali mengimpor beras sebanyak 2 juta ton untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Namun jika di band-

ingkan dengan kebutuhan dalam negeri sebesar 34,05 juta ton pertahun, artinya impor beras yang dilakukan negeri ini masih dibawah 10 persen. Menurut Suswono, tahun 2012 lalu sebenarnya Indonesia juga tak perlu mengimpor beras. Namun saat itu, kata dia, Bulog ragu apakah stok yang tersedia dapat mencukupi kebutuhan konsumsi dalam negeri atau tidak. ‘’Akhirnya bulog tetap impor beras, dan ternyata di akhir tahun masih sisa stok 2 juta ton beras. Tahun lalu Bulog berhasil menyerap 2,6 juta ton beras,” tandasnya. (bdi)

yang menimpa anak itu. “Anak saya langsung divisum. Hasil visum menunjukkan pada alat vital anak saya terdapat tanda-tanda kekerasan seksual,” katanya. Tak lama setelah itu, yang paling mencengangkan, kata Sutrisno, ada anggota polisi yang mendatangi rumahnya dan membujuk dirinya untuk mencabut laporan. “Yang paling aneh, setelah saya lapor ke Polresta, justru ada polisi yang datang ke rumah saya. Dia meminta saya agar mencabut laporan. Tak hanya polisi, beberapa hari kemudian juga keluarga pelaku datang untuk berdamai. Tapi saya tidak mau, karena ini menyangkut masa depan anak saya,” tegasnya. Sutrisno berharap agar aparat kepolisian segera me-

nangani kasus itu hingga tuntas. Menurutnya, pelaku pencabulan terhadap anaknya, hingga kini masih berkeliaran dan belum dilakukan upaya penahanan. “Saya minta polisi menangani kasus ini hingga tuntas agar tidak ada lagi korban-korban kekerasan seksual serupa apalagi menimpa anakanak,” harapnya. Hal senada juga diungkapkan Raymundus, penasehat hukum korban. Menurut Raymundus, pihaknya sangat berharap kepada aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. “Kami meminta pelaku dihukum sesuai dengan pasal yang berlaku. Karena ini menyangkut persoalan anak dan berdampak pada masa depan anak,” katanya. (arf)

Bocah Hiperaktif Dicabuli Sambungan dari halaman 9

Peristiwa yang dialami anaknya itu tak lazim. Dilanjutkan Sutrisno, sebelum melakukan pencabulan, (HS) mengiming-imingi anaknya dengan dua bungkus kerupuk. Setelah itu, korban pun dibawa ke kantor sekolah yang sudah sepi. Korban disuruh duduk di sebuah kasur dan celananya dipelorotkan hingga selutut. “Pelaku menciumi susu anak saya, dan memain-mainkan alat vital anak saya, sehingga menjadi begini,” katanya. Dikatakan Sutrisno, pelaku (HS) merupakan ayah dari salah satu murid di taman kanak-kanak, tempat anaknya belajar. “Setelah mendengar cerita anak saya, hari itu juga saya langsung melapor ke

Polsekta Pontianak Utara. Oleh petugas Polsek, saya dan anak saya diantar untuk visum, tapi karena hari hujan, maka visum pun tidak jadi,” katanya. Keesokan harinya, Sabtu (16/3), HS dijemput polisi di sekolah dan dibawa ke Mapolsekta Pontianak Utara. Saat Sutrisno ingin melaporkan kembali kasus yang menimpa anaknya itu justru ditolak. Dengan alasan, korban merupakan anak hiperaktif dan tidak bisa dimintai keterangan. “Apakah kalau ada 10 anak hiperaktif dengan kasus yang sama, kasusnya akan ditutup? Kan aneh, karena ini persoalan anak,” katanya kesal. Merasa laporannya tidak ditanggapi, Minggu (17/3) pagi, Sutrisno dan anaknya mendatangi Mapolresta Pontianak untuk melaporkan kasus

Aspirasi Musrenbang Sambungan dari halaman 9

“Sedangkan dalam forum SKPD pagu dananya mencapai Rp 793 miliar,” papar Trisna. Dia mengatakan musrenbang RKPD ini untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan kota dengan arah kebijakan ser-

ta sasaran pembangunan provinsi. Kemudian mempertajam indikator kinerja program kegiatan prioritas daerah. “Juga untuk menyepakati prioritas pembangunan serta program,” ujar. Dalam musrenbang tersebut Bappeda membagikan satu bundel yang berisi berba-

gai data. Wali Kota Pontianak Sutarmidji meminta data itu dikoreksi kembali. Dia melihat banyak data yang tidak sesuai. “Seperti angka partisipasi sekolah antara SD, SMP dan SMA yang tidak sinkron. Koreksi lagi,” pintanya. Dia menyinggung data yang dilansir Badan Pusat Statis-

15

tik tahun lalu. Kepala SKPD terkait dimintanya tidak diam saja jika ada data yang keliru. Pemerintah Provinsi Kalbar juga diharapkannya tidak percaya sepenuhnya jika terhadap data yang dilansir. “Kepala dinas mesti melihat data itu dan menyikapinya, jangan diam saja,” katanya. (hen)

PONTIANAK - Mahasiswa Fakultas Teknik menjuarai Lomba Debat dalam bahasa Inggris yang dikompetisikan untuk seluruh fakultas yang ada di Universitas Tanjungpura, setiap fakultas berhak mengutus dua tim. Satu-satunya fakultas yang berhasil meloloskan kedua tim ke tingkat final hanyalah dari Fakultas Teknik. Salah satu tim, yaitu Tim Teknik 1 akhirnya berhasil menjadi Juara 1, sementara Tim Teknik 2 memperoleh Juara Harapan 1. Mereka ber-

hasil lolos ke babak final setelah melewati tiga kali ronde penyisihan dan juga semifinal. Lomba yang diselenggarakan oleh Untan pada hari Minggu, 24 Maret 2013 ini merupakan seleksi dalam rangka persiapan menuju lomba tingkat wilayah yang akan diselenggarakan pada bulan April di Banjarmasin nanti. Pemenang dari tingkat wilayah akan memiliki hak untuk mengikuti debat tingkat nasional yang disebut National University Debating Championship (NUDC).

“Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi internasional mahasiswa Indonesia dan berjejaring dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa. Dengan menggunakan sistem yang sama dengan yang digunakan di tingkat dunia, mahasiswa Indonesia diharapkan mampu bersaing pada tingkat internasional,” Pembantu Dekan III Fakultas Teknik yang khusus mengurusi kemahasiswaan, Dr Eng Ferry Hadary. (ars)

Rekam e-KTP Pelajar di Sekolah Sambungan dari halaman 9

Siswa mendatangi ruangan perekaman secara bertahap. KTP SIAK (sistem infomasi administrasi kependudukan) atau KK wajib dibawa untuk memastikan mereka telah wajib KTP. Dua identitas juga dibutuhkan untuk melihat nomor induk kependudukan. “Kalau masih KK lama tidak kami terima,” tuturnya. Dari data yang diperoleh Disdukcapil, diperkirakan masih ada siswa SMAN 1 yang belum melakukan perekaman e-KTP. Disdukcapil akan mendatangi sekolah itu lagi, Sabtu besok. “Kami jadwalkan dua hari untuk SMAN 1,” tutur Wagino. Setelah sekolah tersebut, Disdukcapil menjadwalkan ke SMAN 7. Kemudian ke SMA lain-

nya baik negeri maupun swasta. Wagino mengungkapkan, sebelumnya Disdukcapil berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Pontianak. “Diknas yang menyampaikannya ke sekolah, kalau soal waktu kami yang tentukan,” tuturnya. Program jemput bola ini direncakan berlangsung hingga pekan kedua April. Pasalnya, siswa kelas tiga akan melangsungkan ujian nasional pada 15 April mendatang. “Sebelum ujian kami akhiri program ini,” kata Wagino. Sebagaimana diketahui alokasi e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri untuk Kota Pontianak sebanyak 374.935. Sementara jumlah warga yang telah melakukan perekaman lebih dari 323 ribu orang. Artinya, sekitar 50 ribu lebih warga belum

membuat e-KTP. Sebelumnya Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengira banyak siswa SMA dan SMK yang belum melakukan e-KTP. Dia memprediksi jumlahnya tidak kurang dari 10 ribu orang, terutama siswa kelas dua dan tiga. Sebagian dari mereka wajib KTP. Dia memerintahkan disdukcapil mengunjungi sekolah dan langsung melakukan perekaman e-KTP di sana. Jika memang memerlukan kendaraan khusus untuk bergerak, Pemkot Pontianak bisa mengadakannya. Berdasarkan data dari dinas pendidikan siswa kelas tiga setingkat SMA di Kota Pontianak sebanyak sembilan ribu orang. Hampir semuanya diyakini telah wajib KTP. “Yang lahir 1996 itu sudah wajib KTP,” ucap Wagino. (hen)

Perlu Mobil Perpustakaan Keliling Sambungan dari halaman 16

kelurahan bagi daerah perbatasan dan pesisir sepanjang 2012. Menurut Christiandy, urusan keperpustakaan menjadi satu kesatuan dengan urusan kearsipan. Terkait urusan kearsipan, terdiri atas pembinaan kearsipan di lima satuan kerja

perangkat daerah dan empat kabupaten kota. ”Dilakukan juga inventarisasi arsip pilkada maupun pilpres pada lima kabupaten dan kota,” katanya. Pemerintah Provinsi Kalbar juga melakukan penilaian dan penyusutan arsip yang totalnya mencapai 6.453 berkas. ”Terkait urusan arsip dan per-

pustakaan, saat ini ada Perda Nomor 3 Tahun 2012 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam,” ujar Christiandy. Perda tersebut menjadi payung hukum untuk menyelamatkan koleksi daerah Kalbar. ”Sekaligus untuk meningkatkan pelayanan keperpustakaan bagi masyarakat,” timpalnya. (uni)

Perilaku Indikator Sambungan dari halaman 16

Lanjut Paryadi, lingkungan pergaulan juga harus menjadi perhatian. Sebab perilaku penyimpangan narkoba lebih banyak disebabkan karena pengaruh teman sebaya. “Kalau dilihat kejadian penangkapan anak yang ngelem beberapa waktu lalu, dilakukan secara berkelompok dengan umur anak sebaya. Inikan

berarti indikasinya mereka mencoba dahulu antarsesama kawan. Kelamaan mereka menjadi kecanduan. Ini yang harus dicegah, perlu kontrol maksimal dari keluarga,” jelas Paryadi. Ketua Lazis, Hendra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk upaya mereka terhadap perbaikan generasi muda. Tak hanya dalam pencegahan narkoba, namun dalam

menjaga lingkungan sekitar, termasuk salah satunya dalam upaya penghematan listrik. “Untuk itu, kita melibatkan Badan Narkotika Nasional serta PLN dalam upaya penyampaian edukasinya terhadap remaja. Sebab PLN sendiri kita kenal dengan kegiatan generasi hemat listrik yang biasa dilakukan di sekolah-sekolah, jadi kita sinkronkan dengan kegiatan hari ini,” tuntasnya. (wah)

Pemuda Harus jadi Inisiator Perubahan ... Sambungan dari halaman 16

kegiatan berkaitan dengan lingkungan yang akan dilaksanakan Dispora. Tentunya bekerjasama dengan pemerintah kabupaten dan kota. Pada April mendatang dilaksanakan di Entikong, Kabupaten Sanggau. Di sana akan dilaksanakan pemberdayaan pemuda perbatasan. ”Kegiatannya juga berkaitan dengan lingkungan. Kami ingin pemuda berperan aktif menyukseskan program Penanaman 1 Miliar Pohon,” kata Laksamana. Pjw Dispora Kalbar Alvian menyatakan pemuda harus mampu menjadi inisiator perubahan lingkungan. Bisa dimulai dengan hal-hal kecil di sekitar lingkungan. ”Pemuda sebenarnya memiliki banyak cara untuk menyelamatkan lingkungan dengan

cara menyenangkan. Bisa melalui diri sendiri maupun komunitas peduli lingkungan,” ujar Alvian. Ia menilai saat ini pemuda memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Mereka yang peduli tersebut diharapkan ikut mengampanyekan isu tentang lingkungan melalui berbagai kegiatan. Mereka jug diharapkan mampu merangkul pemuda lainnya. ”Setelah mampu menjadi inisiator, pemuda diharapkan mampu menjadi pengusaha dengan mengimplementasikan green economy atau ekonomi hijau,” ungkap Alvian. Green economy atau ekonomi hijau merupakan upaya penyelamatan lingkungan melalui penghematan sumber energi seperti listrik, panas, dan sebagainya. Penghematan sumber energi dan pe-

lestarian lingkungan yang menjadi prinsip ekonomi hijau dapat memberikan efek yang signifikan terhadap keselamatan lingkungan. ”Manusia tidak sepatutnya hanya mengeksploitasi lingkungan, tetapi harus memiliki usaha untuk melestarikan dan menyelamatkan lingkungan sekitarnya,” kata Alvian. Berbagai cara dapat dilakukan pemuda dalam menyosialisasikan pelestarian lingkungan. Mereka bisa berperan dalam kegiatan seni, baik drama, lukis, tari, maupun menyanyi. Pemuda juga bisa turut aktif dalam penyuluhan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat. ”Tindakan paling mudah melalui diri sendiri. Tidak melakukan tindakan yang dapat menurunkan kualitas lingkungan. Mereka harus ramah lingkungan,” ujarnya. (*)

Beli Beras Petani Lokal Sambungan dari halaman 16

juga akan membeli beras dari daerah tersebut. Dengan pembelian yang dilakukan di daerah pertanian lokal, kata dia, artinya Bulog memberikan suatu manfaat bagi kemajuan pertanian disana. “Setidaknya hasil pertaniannya kita hargai dengan nilai yang baik,” ungkap dia. Namun demikian, lanjut dia, terkadang keinginan yang dilakukan oleh Bulog tak sejalan dengan kemauan petani lokal. Petani lokal, kata dia, masih menjual harga beras diatas

harga standar Bulog. “Sementara harga yang ditawarkan kami sesuai dengan harga inpres seluruh Indonesia sebesar Rp6500,” ungkap dia. Dia juga menambahkan, beras yang dibeli tersebut diperuntukan untuk stok beras rakyat miskin (raskin) di tahun 2013 ini. Kebutuhan raskin di Kalbar, terang dia, sebesar 52.000 ton. Menurutnya, Bulog Kalbar menargetkan pembelian beras sebanyak-banyaknya dari petani lokal untuk tahun 2013 ini, dibandingkan pembelian tahun 2012 lalu yang hanya

3000 ton. Kita fokuskan beli dari hasil pertanian lokal. Selain menekan ongkos kirim dari Jawa, kata dia, pembelian beras lokal juga bisa meningkatkan peredaran uang bagi petani Kalbar. Biaya pengiriman beras dari Jawa mencapai Rp1.000 perkilogram. Jadi setiap satu ton pembelian beras lokal bisa menghemat Rp1 juta dibanding harus membeli beras dari Jawa. “Dengan asumsi pembelian minimal 3.000 ton, Bulog Kalbar bisa menghemat biaya kirim Rp 3 miliar,” jelas dia. (bdi)

Bangun Jembatan Sambungan dari halaman 16

melintas di Jalan Ya’ M Sabran. “Kalau di Jembatan Landak juga padat kemacetan tidak bisa terurai. Makanya perlu dibangun jembatan lagi,” paparnya. Sutarmidji juga meminta kepada Pemerintah Provinsi Kalbar untuk membuat akses dari Jalan Trans Kalimantan ke Pontianak Utara. Permintaan itu disampaikannya

kepada Asisten Administrasi dan Umum Setda Kalbar Kartius, kemarin. “Sehingga kawasan batas Jalan Trans Kalimantan dan Pontianak Utara betul-betul bisa menjadi daerah pertumbuhan baru,” katanya. Menurutnya, jalan akses itu sejalan dengan wacana pemindahan pusat pemerintahan Provinsi Kalbar di kawasan Trans Kalimantan. Jika pembangunana jalan akses

itu tidak dimulai jauh hari ke depannya nanti akan repot. “Sebaiknya dimulai dari sekarang jalan akses itu dibangun,” ungkap Sutarmidji. Jika ada wacana pusat pemerintahan provinsi pindah, ada kemungkinan akan ada perkantoran Pemkot Pontianak yang juga bergeser ke Pontianak Utara. “Bisa saja nanti beberapa kantor di pemkot pindah ke utara,” kata Sutarmidji. (hen)


metropolis

16

Pontianak Post

Beli Beras Petani Lokal

INFRASTRUKTUR

Bangun Jembatan PEMERINTAH Kota Pontianak berencana membangun satu jembatan untuk menghubungi Pontianak Timur dan utara. Jembatan tersebut dibangun di sebelah Jembatan Landak. Wali Kota Pontianak Sutarmidji meminta badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) membuatkan feasibility studies (FS) atau studi kelayakan dan detail engineering design (DED) sebagai tahap awal. “Saya minta kepala Bappeda Sutarmidji membuatkan FS dan DEDnya tahun ini,” ungkapnya, Kamis (28/3). Jembatan itu nanti paralel dengan yang telah ada sekarang. Sutarmidji juga meminta pendanaan FS dan DED dianggarkan pada APBD perubahan tahun ini sehingga pada 2014 pembangunan jembatan tersebut sudah bisa dimulai. Jika dana yang diperlukan untuk membangun jembatan tersebut sekitar Rp150 miliar, Sutarmidji yakin dengan APBD Kota Pontianak dan bantuan APBD Provinsi Kalbar serta APBN, dua tahun penganggaran sudah ada dua Jembatan Landak. “Kita akan minta bantu provinsi dan pusat. Jika dibantu kemungkinan dua tahun sudah selesai,” ujarnya. Mengapa perlu dibangun jembatan tersebut ? Sutarmidji menjelaskan, perlu ada antisipasi kemacetan di jalan paralel antara Jembatan Kapuas I dan Jembatan Landak. Jika lalu lintas JK I sudah padat, pengguna jalan melewati JK II dan Ke Halaman 15 kolom 5

NARKOTIKA

Perilaku Indikator WAKIL Wali Kota Paryadi mengharapkan peran orangtua dalam memerhatikan perilaku anak, terkait maraknya anak ngelem, yang termasuk dalam zat adiktif. Sebab perubahan perilaku tersebut dapat menjadi salah satu indikator seseorang pengguna narkoba. “Mungkin kalau pengawasan secara ketat tidak mungkin dilakukan, sebab remaja sekarang kebanyakan tidak suka dikekang oleh orang tua. Jadi cukup perhatikan saja perubahan Paryadi perilaku mereka seharihari,” ujar Paryadi, usai pelaksanaan kegiatan workshop gerakan remaja bebas narkoba dan hemat listrik, kerjasama Lazis Muhammadiyah Wilayah Kalbar dengan PLN Wilayah Kalbar, Kamis (28/3) di aula PLN Kota Pontianak. Perubahan perilaku tersebut, Paryadi mengatakan, dapat dilihat dari beberapa aktivitas, seperti seringnya anak pulang larut malam, malasnya bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, sampai menurunnya prestasi belajar. “Kalau sudah ada indikasi tertentu, maka lakukan pendekatan persuasif untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya,” imbau dia. Ke Halaman 15 kolom 5

Jumat 29 Maret 2013

layanan, dan kegiatan lainnya. ”Saat ini juga telah dibentuk Pos Layanan perpustakaan,” ungkap Christiandy. Berdasarkan data yang ada, saat ini terdapat 190 unit perpustakaan desa maupun kelurahan yang tersebar di 14 kabupaten dan kota. Pemerintah Provinsi Kalbar pun memberikan bantuan 500 judul buku dan dua rak buku perdesa atau

PONTIANAK - Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Kalbar Karyawan Gunarso mengungkapkan Bulog Kalbar berencana akan membeli sebanyak 11.500 ton beras lokal dari petani di Kalimantan Barat. Target pembelian beras lokal dari petani tersebut, ungkap dia, berasal dari beberapa kabupaten kota yang bidang pertaniannya cukup tinggi diantaranya, Kabupatek Ketapang dan Kota Singkawang. “Saat ini, penyuplai beras lokal terbanyak di Kalimantan Barat berasal dari Kabupaten Ketapang,” ujar dia kepada awak media baru-baru ini. Menurutnya, program yang digulirkan Menteri BUMN Dahlan Iskan terbukti berhasil. Saat ini pertanian di Kabupaten Ketapang memiliki area sawah seluas 100 ribu hektar. Dengan lahan pertanian seluas itu, kata dia, tentunya produksi pertanian yang dihasilkan tentu tinggi. Hasil panen yang dihasilkan para petani semakin meningkat dan kehidupan para petani semakin makmur. “Rencananya kita akan membeli beras disana sebanyak 6500 ton dari hasil pertanian di Kabupaten Ketapang,” ungkap Karyawan Gunarso. Selain di Kabupaten Ketapang, lanjut dia, daerah lainnya yang masih memiliki hasil pertanian beras cukup tinggi yakni Kota Singkawang. Maka dari itu, kata dia, selain Ketapang, Bulog

Ke Halaman 15 kolom 5

Ke Halaman 15 kolom 5

MUJADI/PONTIANAK POST

PINTU UTAMA: Kerusakan Jalan Mujahidin cukup besar, nampaknya perlu mendapat perhatian pihak yang berkompeten. Masalahnya posisi di pintu utama masuk komplek masjid.

Perlu Mobil Perpustakaan Keliling PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya mengungkapkan seluruh kabupaten kota di wilayahnya memiliki mobil perpustakaan keliling, terkecuali Kapuas Hulu. ”Hanya Kabupaten Kapuas Hulu yang masih dalam proses pengadaan,” ujar Christiandy di DPRD Kalbar, Rabu (27/3). Ia menjelaskan keberadaan mobil perpustakaan keliling tersebut membantu menumbuhkan minat

dan kebiasaan membaca di kalangan masyarakat, bahkan hingga ke desa-desa. Selama ini upaya menumbuhkan minat baca dikenal dengan Gerakan Kalbar Membaca, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Tak hanya mobil perpustakaan keliling, lanjut Christiandy, Pemerintah Provinsi Kalbar juga memberikan bantuan buku bagi perpustakaan masyarakat. Melalui instansi terkait juga dilakukan peningkatan

Kegiatan Bakti Pemuda Provinsi Kalbar Tahun 2013

Pemuda Harus jadi Inisiator Perubahan Lingkungan Pemanasan global masih menjadi isu hangat saat ini. Terlebih saat ini cuaca menentu. Semua pihak pun berupa mengambil bagian untuk mengurangi pemanasan global tersebut. Salah satunya Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Barat. Instansi tersebut melibatkan pemuda agar mampu menjadi inisiator perubahan lingkungan, sekaligus menyukseskan program Gerakan Penanaman 1 Miliar Pohon. IST

TANAM: Pjw Dispora Kalbar Alvian melakukan penanaman pohon secara simbolis di Landak.

CHAIRUNNISYA, Pontianak

c

M

y

K

PULUHAN pemuda berkumpul. Mereka melakukan penanaman pohon. Diawali secara simbolis oleh Pjw Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Barat Alvian. Penanaman dilaksanakan di lima lokasi. Kelimanya berada di Kabupaten Landak, yang dirangkai dalam Kegiatan Bakti Pemuda Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2013. ”Rabu (27/3) penanaman dilaksanakan di Landak. Tepatnya di halaman Kantor Bupati Landak, Stadion Patih Gumantar, Depan Kantor Camat Ngabang, depan SPBU dan depan RSUD,” ungkap Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kalbar, Laksamana, kemarin.Tak hanya penanaman pohon. Sepanjang tahun ini banyak Ke Halaman 15 kolom 5


Jumat 29 Maret 2013

pro-kalbar Pontianak Post

3

17

Muscab

FKPP dan GM MUSYAWARAH Cabang (Muscab)b FKPP dan Generasi Muda (GM) Kabupaten Mempawah dihelat Jumat 29 Maret 2013 (hari ini-red) di Wisma Chandramidi. “Insya Allah, jika tidak ada perubahan Muscab akan dibuka Letkol Kav Bambang Sulistyo HT S.Sos, Dandim 1201 MPH yang juga akan dihadiri Anggota Dewan Pembina PD XV FKPPI Kalbar.”terang Mas Moch Ridho SE Ketua Bambang SHT Organizing Commite (OC). Muscab dihelat guna melakukan pemilihan ketua dan pengurus untuk priode 2013-2017. Disebabkan masa kepengurusan periode yang sekarang ini sudah habis masanya. Bahkan sudah terjadi keterlambatan beberapa bulan. Agar kepengurusan tidak terjadi kevakuman, Muscab tersebut dilaksanakan. Terkait kesiapan itu, OC bahkan sudah menyebarkan undangan kepada instansi yang mengenai empat filar kebangsaan akan diundang. “Kami juga mengundang Ir H Zulfadhli anggota DPR RI yang akan memberikan Ke Halaman 27 kolom 5

TINGGAL PUING: Seorang warga melihat puing rumah usai kebakaran hebat yang melanda di Pemangkat, kemarin subuh. Sepuluh pintu ludes dan Jau Ku, 55 tahun tewas terbakar.

PETI

HARI/PONTIANAKPOST

DIRAZIA: Aktivitas PETI di Desa Madak Kecamatan Subah, Sambas ditinggal lari penambang. (baca juga halaman 21)

Kian Merajalela SALAH satu upaya penertiban yang di lakukan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin hingga saat ini semakin merajalela di Kabupaten Landak, khususnya di Sungai Belantian Desa Tebedak, Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak, pihak Polres Landak sudah melaksanakan kegiatan razia terhadap pekerja tambang yang ada di sungai tersebut. Keterangan dari Kapolres Landak melalui Kasat Reskrimnya, AKP.Albert Manurung menungkapkan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut di pimpin langsug oleh Kapolres dan di dampingi oleh Kabag Op berhasil menyita Ke Halaman 27 kolom 5

PKL

Simpan di Vihara DINAS Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Ko t a Si ngk awa ng memberikan appresiasi bagi pedagang kaki lima (PKL) yang tidak lagi menyimpan gerobaknya di sekitar toapekong. “Dengan tidak menyimpan gerobak usai berjualan di sekitar vihara, tentunya PKL sudah mematuhi aturan. Karena itu kita memberikan appresiasi Emy Erwanda untuk mereka,” kata Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Singkawang, Emy Erwanda, belum lama ini. Sebelumnya memang banyak kalangan yang memprotes jika di sekitar toa pekong itu banyak gerobak PKL. Keberadaan gerobak ini memang banyak pada siang hari, lantaran malamnya Ke Halaman 27 kolom 5

Jau Ku Tewas Terpanggang PEMANGKAT--Kebakaran kembali melanda Pemangkat. Kali ini si jago merah melalap pemukiman padat penduduk RT 4 RW 8 Dusun Nusantara Desa Pemangkat Kota Kecamatan Pemangkat sekitar pukul 02.15 wib Kamis (28/3), satu orang tewas terpanggang dikamarnya, korban bernama Lo Pung Jau alias Jau Ku, pria berusia 55 tahun itu mengalami kelumpuhan dan mata kurang melihat. Masih diselidiki penyebab pastinya, dugaan sementara penyebab kebakaran arus pendek listrik dari home industri mie

kuning. Selain menelan korban, sebanyak kurang lebih 10 pintu rumah diperkirakan terbakar, lima diantaranya ludes tanpa sisa, sementara lainya ada yang terbakar bagian dinding belakangnya, dan lainya separo bagian rumah. Menurut Ketua RT 04 RW 08 Dusun Nusantara Desa Pemangkat Kota, Ciu Cifin, diperkirakan pukul 02.00 wib sudah terjadi api, sekitar pukul 03.00 wib api membesar. Warga berhamburan keluarkan menyelamatkan barang-barang dan yang lainya memadamkan api dengan perlengkapan

Warga Taba Tolak Lahan Perkebunan NGABANG – Tokoh pemuda Dusun Taba Hermanto mengatakan keinginan pihak perusahaan PT Indoresin Putra Mandiri (IPM) 2 yang berencana akan membuka lahan perkebunan di kawasan Dusun Taba Desa Sekais Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak, ditolak oleh masyarakat. Alasannya, kata Hermanto, penolakan yang dilakukan oleh masyarakat tidak lain adalah ketida jelasan pembagian pola plasma antara perusahaan dan masyarakat. Terutama pada pola pembagian di saat tanaman dari 0-13 tahun. Ke Halaman 27 kolom 5

SANGGAU-Seorang pelaku kepemilikan dan penjual narkoba jenis sabu di Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Rabu (27/3) malam sekira pukul 23.30 WIB berhasil dibekuk Kepolisian Sektor Tayan Hulu. Pelaku berinisial BA (44) merupakan warga Sosok. Pelaku dibekuk dengan barang bukti ditangan 3 paket narkoba diduga Sabu serta peralatan lainnya. “Inisial pelaku BA (44), warga Sosok. Barang bukti yang diamankan 3 paket narkoba diduga jenis sabu-sabu, 2 alat hisap (bong, pisau lipat, alat timbang dan lain-lain. Lokasi penangkapan di jalan Barage Dusun Sosok II,” ujar Kapolsek Tayan Hulu, Iptu Ade Candra saat dikonfirmasi Kamis (28/3) kemarin. Dikatakannya, pelaku memang sudah menjadi Target Operasi (TO) kepolisian

SINGKAWANG- Kepolisian Sektor Singkawang Barat, menerima laporan mengenai adanya dugaan kekerasan dilakukan oknum tenaga pengajar di salah satu SD Negeri di Kota ini. Petugas polisi pun telah memintai keterangan terhadap korban, dan segera memanggil oknum guru yang dimaksud. “Kita sudah minta keterangan dari korban, melalui orang tuanya setelah melaporkan kasus tersebut ke Pihak Kepolisian, dan untuk pemanggilan terhadap guru yang diduga melakukan kekerasan akan segera dikirim karena suratnya sudah ditanda tangani Kapolsek Singkawang Barat,” kata Kapolres Singkawang, AKBP Prianto melalui Kasubbag Humas, IPTU Asep S, Kamis (24/3). Berdasarkan keterangan dari korban, dikatakan Asep, kejadian dugaan kekerasan terjadi pada 26 Maret lalu sekitar pukul 09.40 WIb di ruang kelas SD Negeri I, Kelurahan Melayu, Singbar. Guru Bahasa Indonesia berinisial Mr menyuruh salah satu murid membaca cerita. Kemudian guru menyuruh siswa, yang bernama Rdw (10) untuk menjawab pertanya­an dari dongeng yang

Ke Halaman 27 kolom 1

Ke Halaman 27 kolom 1

Ke Halaman 27 kolom 1

Pengedar Sabu Dijebak Polisi

Uus: Sudah Ada Ketentuan

SUGENG/PONTIANAKPOST

SABU: Pelaku pengedar Sabu dan barang bukti usai dibekuk.

Warga Kristiani Singkawang Menyambut Paskah

Kerahkan 100 Personil Disebar ke 32 Gereja

Fahrozy, Singkawang

AFI/PONTIANAKPOST

HELM: Helm ‘’kerupuk’’ masih digunakan di daerah Ketapang. Perlu sosialisasi lebih gencar agar pengendara menggunakan helm standar.

Ngaku Dipukul, Ogah Sekolah

seadanya. Namun karena kuatnya angin hingga membuat atap seng bertebaran ke udara, sebagian warga menghindar agar tidak terjadi kecelakaan nahas. “Api berkobar keatas dengan merahnya karena tiupan angin cukup kuat, jarak 20 meter sudah panas apalagi mendekat,” katanya. Tak selang berapa lama, BPK Pemangkat tiba, dengan kekuatan armada terbatas api belum dapat dikendalikan. Lalu diperkirakan pukul 04:00 wib BPK Tebas tiba di TKP

Umat kristiani Kota Singkawang sudah mulai melaksanakan Jumat Agung (wafatnya Isa Almasih) yang berlanjut dengan perayaan Minggu paskah. Jumat Agung juga dikenal sebagai hari peringatan penyaliban Yesus Kristus dan wafat Nya di Golgota.

BIDIK

HARI/PONTIANAKPOST

“PERISTIWA kematian Yesus Kristus dikenal dengan Jumat Agung, telah terjadi kebangkitan. Peristiwa ini harus kita maknai sebagai kasih Allah akan umat manusia, karena kita sebagai makhluk yang diciptakan Nya,” kata Anggota DPRD Kota Singkawang, Sumberanto, Kamis (24/3). Sumberanto juga mengajak merenungkan kembali, akan kasih Tuhan Allah

ISTIMEWA

TELUR PASKAH: Lomba melukis telur paskah yang diselenggarakan di sebuah hotel di Jakarta beberapa tahun lampau.

c

M

y

K

kepada umat manusia. Dimana sekitar 2000 tahun yang lalu, Tuhan Yesus Kristus yang mengetahui akan penderitaan maha hebat akan terjadi, bahwa Anak Manusia akan diserahkan ke tangan orang berdosa. “Peristiwa maha penting ini diperinga­ ti sebagai malam Jumat Agung. Karena keesokan harinya peristiwa maha dahsyat akan terjadi, Anak Manusia akan diserahkan kepada orang-orang berdosa untuk dihakimi, yaitu melalui penyaliban,” katanya. Dalam pengajaran kekristenan, lanjut Sumberanto, salib dilambangkan sebagai Kasih Allah menanggung dosa dunia. Melalui penderitaan Yesus Kristus di atas kayu salib, dosa umat manusia ditanggung-Nya. Bagi setiap yang percaya dosanya telah diperdamaikan dengan Allah.­ Gereja Santapan Rohani Indonesia Ke Halaman 27 kolom 1


KUBU RAYA

18 BOCAH

Menderita Jantung Bocor DIMAS Dwi Putra anak pasangan Zainudin dan Umiati warga Desa Kuala Karang Kecamatan Teluk Pakedai menderita kelainan jantung. Balita berusia sembilan bulan divonis dokter menderita jantung bocor. Akibat kelainan pada jantungnya itu, ia harus menahan rasa sakit yang berkepanjangan. Matanya memerah, bibir, tangan dan kaki membiru. “Bahkan, biasanya Dimas sesekali terlihat sesak napas,” cerita Zainudin. Zainudin menuturkan, kelainan yang diderita anaknya itu baru diketahui dua bulan lalu, setelah melihat gejala aneh yang muncul, seperti sesak nafas, dan bagian tubuhnya membiru. Melihat kondisi itu, pihak keluarga membawanya ke dokter anak di Kota Pontianak, dimana hasilnya positif menderita jantung bocor. Agar kondisi tidak semakin parah, lanjut dia Dimas diharuskan dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta. Biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan diperkirakan Rp100 juta. “Saya dan istri panik saat mengetahui kondis itu, apalagi mendengar biaya yang dibutuhkan sangat besar. Untuk membawa Dimas ke Pontianak saja menggunakan biaya sendiri dan pas-pasan,” ucapnya. Dia berharap pemerintah dapat memberikan bantuan untuk mengobati jantung bocor yang diderita anaknya itu. Sehingga dapat segera dirujukkerumahsakitdiJakarta,karenasaatinikondisi sudah semakin parah. Lantaran buah hatinya itu tidakmaumengkonsumsiasupanbergizilantaran hanyabisamengkonsumsi,susudan tepungberas yang dijadikan bubur. “Kami memang tidak tidak masuk sebagai peserta Jamkesda,” cetusnya. Akibat tidak mengkonsumsi asupan bergizi, dia menambahkan pertumbuhan Dimas tidak stabil. berat badannya hanya enam kilogram saja. Berat badan yang tidak ideal untuk ukuran seusianya yang mustinye lebih dari itu.”Karena itu saya mohon bantuan dari pemerintah serta pembaca koran ini untuk membantu pengobatan Dimas,” harapnya. Sementaraitu,KepalaDesaKualaKarang,Andi Saparudin berjanji pihaknya akan membantu warganya yang sedang menghadapi kesulitan. SepertiyangsaatinidialamiDimasDwiPutraanak pasangan Zainudin dan Umiati . “Ini memang kejadian yang pertama di sini,” katanya. Untuk kartujamkesda,pihaknyasedangmengusahakan dan dari desa akan segara mengeluarkan surat keterangan tidak mampu. (adg)

Pontianak Post

Jumat

29 Maret 2013

Pemkab Selesaikan Polemik Perkebunan

MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

TRANSPORTASI: Sungai Melawi dimanfaatkan beberapa pelaku usaha sebagai jalur transportasi air untuk usaha mereka. Selain murah jalur air juga lebih cepat dibandingkan jalur darat.

Padi Jeruju, Beras Lokal Baru SUNGAI RAYA-Varian beras lokal di Kabupaten Kubu Raya kembali bertambah. Kali ini dari petani di Parit Cikmina Desa Jeruju Besar. Varian beras baru itu diberi nama Padi Jeruju. Kadis Pertanian dan Peternakan Kubu Raya, Suharjo menjelaskan beras Padi Jeruju ini merupakan varietas yang dikembangkan dengan cara organic, jadi lebih mantap. Meski jumlah ini tidak terlalu besar, namun produktivitas para petani sudah bisa terukur. “Beras lokal yang kita launcing itu adalah varian baru dari beberapa varian produk Beras lokal yang kita miliki, sekarang sudah ada lima jenis beras lokal di Kubu Raya,” katanya, Kamis (28/3). Suharjo yakin pemberdayaan beras lokal akan selalu eksis dalam hal penyediaan barang maupun pendistribusian serta pemasaran. Menurutnya, Kabupaten Kubu Raya sudah memiliki berbagai keistime-

waan, pertama memiliki dua kawasan yang kuat seperti Sungai Kakap dan Sungai Raya. Dipastikan semua kecamatan memiliki hamparan sawah. Dia menuturkan, untuk menindaklanjuti program beras lokal yang diterapkan sejak tahun 2010 itu, pihaknya akan memperluas areal-areal untuk mensupport gabungan kelompok tani (gapoktan) dan penyedia sarana penggilingan padi. “Kita juga memperluas areal binaan, sehingga kebutuhan beras bisa terakomodasi,” ucapnya. Perluasan aeral itu, lanjut dia pada dasarnya adalah guna memberdayakan beras lokal, sehingga mempunyai nilai tambah atau pendapatan bagi petani. Oleh karena itu pangsa pasarnya sudah jelas dan harus berdampak pada kesejahteraan para petani.Tidakdupungkiripemerintahmemiliki kewajiban untuk membantu para petani denganmekanisasisistempertanian.Sebab, tanpa mekanisasi, produksi pertanian tentu

akan berjalan lamban. Sementaraitu,BupatiKubuRayaMudaMahendrawanmengimbaukepadamasyarakat agar terus meningkatkan produktifitas dan menjagaarealsawahjangansampaitergerus terus menerus. Menurutnya harus dikawal terus agar berkelanjutan. Pemberdayaan beras lokal yang dicanangkannya itu akan dijadikan model pemberdayaan para petani di Indonesia. Terlebih saat ini pasar global begitu terbuka, kesempatan inilah yang membuat para petani lokal harus ambil bagian dan petani memilikiperanyangsangatstrategismenjaga ketersedian pangan yang berkelanjutan. Dia menegaskan bahwa beras lokal Kabupaten Kubu Raya sudah mendapat pengakuan pusat dan bahkan terus ditantang untuk menambah perluasan areal. Ini membuktikan bahwa apa yang dikukan Pemkab dengan petani sudah diakui secara nasional. (adg)

SUNGAI RAYA-Polemik yang berkaitan dengan revitalisasi perkebunan kerap kali muncul di tengah masyarakat. Dengan otonomi daerah, maka diharapkan setiap daerah dapat menyelesaikannya. Tim Revitalisasi Perkebunan Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Sri Hartati mengatakan karena sudah otonomi daerah maka kewenangan penyelesaiannya ada di daerah untuk itu pemerintah pusat tidak bisa ikut campur. Karena semua pelaksanaannya telah diserahkan ke kabupaten. Menurutnya, pemerintah pusat sifatnya hanyalah sebagai pembuat kebijakan dan program dalam rangka pengucuran dana yang dibutuhkan oleh masyarakat petani di daerah setempat. “Seharusnya jika memang ada masalah, maka pemerintah daerah dapat segera menyelesaikannya. Karena lebih paham dan tahu apa yang menjadi akar masalahnya,” katanya, setelah memberikan materi pada sosialisasi revitalisasi perkebunan di Sungai Raya, kemarin. Diakuinya, selama ini yang menjadi kendala revitalisasi perkebunan adalah status lahan yang belum clean dan clear. Apalagi, saat ini Rancangan Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kalimantan Barat belum selesai. Dan itu semakin menambah deretan permasalahan revitalisasi perkebunan. Sementara itu Kabid Hortikultura dan Tanaman Pangan Dinas Perkebunan Kalbar, Juniar menegaskan sanksi yang menyalahgunakan revitalisasi perkebunan adalah pidana. Karena itu sudah termasuk penggelapan atau penipuan.”Jadi sanksinya pidana karena itu sudah ada MoU antara perusahaan atau koperasi dengan bank yang dipercaya untuk kucurkan dana ini,” terangnya. Apalagi, lanjut dia revitalisasi perkebunan itu diberikan dalam bentuk pinjaman lunak untuk bantuan modal usaha petani perkebunan. Bunganya 12 persen per tahun dengan agunan sertifikat tanah yang dimiliki petani dengan jangka waktu pinjaman 4-6 tahun. Dari angka itu, yang disubsidi oleh pemerintah 6-7 persen per tahun. Dia menjelaskan, revitalisasi perkebunan ini dikucurkan untuk perkebunan sawit (pola kemitraan) dengan afalisnya perusahaan sedangkan kopra dan kakao (pola nonkemitraan) afalisnya koperasi. (adg)

Musrenbang Prioritaskan Tiga Sektor ADONG EKO/ PONTIANAK POST

PERLIHATKAN: Zainudin memperlihatkan foto anaknya, Dimas Dwi Putra yang saat ini menderita bocor jantung dan membutuhkan bantuan.

SUNGAIRAYA-Musyawarahrencana pembangunan(Musrenbang)pada2014 telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Setidaknya ada tiga sektor yangmenjadipembahasanserius,yakni kebutuhan dasar, infrastruktur dan penguatan ekonomi kerakyatan. Bupati Kubu Raya, Muda Mahen-

drawan mengatakan ketiga sektor itu meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan jalan, pertanian, perikanan, partisipasi pemberdayaan masyarakat, perumahan. Semuanya menurutnya muaranya mengurangi pengangguran, pemberdayaan rumah tanggasertapeningkatankualitasrumah

tangga. “Kita berupaya dengan Musrenbang 2014 akan dapat mencapai program MDGs yang di dalamnya termaktub delapan indikator,” katanya, Kamis (28/3). Dia menegaskan pihaknya yakin MDGs Kabupaten Kubu Rayaakanmeningkatpada2014. Apalagi,pertumbuhanekonomi Kubu Raya sudah mencapai 6,51. Bahkan Pemkab menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa diangka 6,8. Ditambah lagi PDRB Kubu Raya nomor dua di Kalimantan Barat. Dengan begitu, lanjut dia Kubu Raya salah satu penyumbangekonomiKalbarsertadapat meningkatkan PAD. Itu bisa terjadikarenadidukungmasyarakat yang ikut berperan aktif serta pe-

layanan pemerintah seperti perizinan yang mudah dan lainnya. Kepala Bappeda Kubu Raya, GandhiSatyagrahamengatakan musrenbang2014merumuskan dan mengangkat isu-isu strategis lokal maupun nasional. Diantaranya peningkatan IPM yang berkaitan erat dengan pendidikan, kesehatan serta ekonomi termasuk diantaranya infrastruktur.Karenaditargetkan posisi IPM yang tadinya diperingkat sepuluh bisa meningkat diposisi peringkat tujuh dari kabupaten/ kota di Kalbar. “Kita berharap percepatan capaian MDGs dapat terealisasi. Dengan demikian akan terjadi perbaikan-perbaikan angka kualitas hidup masyarakat yang berdampak pada pendapatan

masyarakat,” terangnya. Dia menjelaskan untuk mensukseskan rencana tersebut memang tidak terlepas dari faktor anggaran yang tentunya dibutuhkan intervensi dari stakeholder terkait untuk bersinergis. Sehingga dana yang terbatas dapat dimanfaatkan efisien dan efektif mungkin. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Musni Kalib menilai pelaksanaan Musrenbang tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Jika sebelumnya hanya sekadar menggugurkan kewajiban tapi sekarang tidak lagi. Skala prioritas menjadi usulan utama pada musrenbang. Sehingga usulan dari desa atau kecamatan melihat dari skala prioritas. (adg)


Pontianak Post

Jumat

PINYUH

29 Maret 2013

HUT KCK KODIM

Aneka Lomba BERAGAM kegiatan dilaksanakan keluarga besar Kodim 1201 MPH, dalam rangka memeriahkan hari Ulang tahun (HUT) Kartika Chandra Kirana (KCK) ke 67 H Cabang XLV Kodim 1201 Mempawah Rem 121 PD XII Tanjungpura. Hal itu diakui Pembina KCK Cabang XLV Letkol Kav Bambang Sulistyo HT S.Sos, Komandan Kodim 1201 MPH ditemui koran ini diruang kerjanya kemarin. Diakui, kalau kegiatan itu memang bersifat internal satuan Kodim yang juga diikuti seluruh jajaran Koramil se wilayah Kodim 1201 Mempawah. Puncak kegiatan akan dihelat pada 3 April 2013 di Gedung Kartini Mempawah.Ada beebrapa kegiatan yang sudah dan akan dilaksanakan pengurus KCK Cabang XLV Kodim Mempawah diantaranya pertandingan voli antar Ranting dan Kodim. Lomba kettangkasna yang diikuti kalanganibu-iabu, dimana setiap lima peserta diikat posisi badan untuk melakukan gerak maupun langkah dibutuhkan keseragaman dan kekompakan agar tidak jatuh. “Kegiatan itu murni oleh istri prajurit, dari istri prajurit dan untuk istri prajurit,” katanya sempat tertawa karena kegiatan itu memang mengandung sisi kelucuan. Juga ada pertandingan tennis lapangan berpasangan suami istri. Juga dilaksanakan anjangsana kepada kaum dhuafa serta para wara kawuri. “Kesederhanaan pada kegiatan kegiatan HUT KCK itu memang dominan. Namun tidak menghilangkan makna yang tersirat, yakni untuk lebih memperkuat tali silaturahmi sesama istri para prajurit Kodim 1201 MPH,” ujarnya. Selain itu memang disesuaikan dengan kondisi yang ada dilapangan , untuk melaksanakan kegiatan dapat diikuti sekaligus dirasakan sisi manfaat dan kebersamannya para istri prajurit itu sendiri.(ham)

19

Sejahterakan Anggota

HAMDAN PONTIANAKPOST

BUKA RAPAT: Wakil Bupti Rubijanto memberikan pengarahan pada pembukaan RAT KJKS BMT UGT Sidogiri di Gedung Kartini, kemarin.

Tanpa KISS, Sinergi Hanya Mimpi MEMPAWAH- Semakin berkembang suatu daerah. Semakin tinggi pula keinginan untuk maju. Diikuti dengan tuntutan kebutuhan hidup masyarakat yang semakin besar. “Inilah problematik yang dihadapi Pemkab sebagai pelayan publik. Mau tidak mau, suka tidak suka merupakan amanah dan tanggungjawab merealisasikannya. Untuk itu, semua diperlukan organisasi dan manajemen yang solid, yakni miskin struktural kaya fungsi, manajemen yang

efisien efektif,” kata Drs H Daeng Syarifudin pemerhati pemerintahan. Mantan Plt Sekda itu mengakui, bahwa manajemen merupakan bagian vital pemkab karena sebagai penggerak organisasi. Merupakan jantung jika diibaratkan manusia, yang menentukan hidup mati atau baik buruknya tata kelola pemerintahan. Fungsi-fungsi manajemen (planing, organizing, actuating dan controlling) berjalan baik secara efektif. Mampu didaya gunakan secara efisien unsur-unsur mana-

jemen (man, money, method, material dan machine). “Apabila dapat dilaksanakan tertib lancar dan sistemik KISS (koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplipikasi),” kata Ketua IKSS itu. Mantan Plt PDAM itu menegaskan, adalah mustahil visi-misi, program, kegiatan dapat tercapai. Kenyataan apabila tidak dilaksanakan dengan baik KISS yang sangat ditentukan oleh komunikasi yang intensif. (ham)

Hadiri Rapat Anggota Tahunan Baitulmal Waltakwil MEMPAWAH—Rapat anggota tahunan, merupakan forum tertinggi untuk mengambil keputusan, menyampaikan kritikan, saran dan masukan demi kemajuan Koperasi itu sendiri. Demikian dikatakan H Rubjanto, Wakil Bupati Mempawah saat hadir pada RAT Koperasi Jasa Keungan Syariah (KJKS) Baitulmal Waltakwil (BMT) Usaha Gabungan Terpadu (UGT) Sidogiri di tahn buku 2012 Gedung Kartini, kemarin. Sedangkan pembukaan RAT dilakukaoleh Drs Ignasius IK MH Msi, Kadis Koperai, Usaha mikro Kecil dan Menengah Provinsi Kalbar. Karena masuk

katagori koperasi primer. Dia merasa salut lantaran sistim pengelolaan koperai cukup berkembang dan pada penambahan modal juga sangat signifikan. Itu menunjukkan, kalau KJKS BMT UGT sudah termasuk koperasi sehat. Kepada jajaran Disperindagkop, Tamben Kabupaten Mempawah, Rubijanto sempat mempertanyakan, kondisi koperasi didaerah itu selama ini. “Dulu, ketika sebagai kadis, cukup banyak jumlah koperasi, yang masuk katagori sehat, tidak sehat hingga sangat tidak sehat juga ada. Namun hingga kini, belum pernah

terdengar ada koperasi yang melaksanakan RAT,” akunya. Padahal lanjut Rubijanto, pelaksanaan RAT menunjukkan kalau koperasi itu dalam kondisi sehat. Sementara itu Korwil KJKS BMT UGT Kalimantan Barat Ustadz Abdul Hadi SPD.I menjelaskan, saat ini jumlah anggta sebanyak 349 orang yang tersebar dilima kabupaten. Kalbar memiliki dua wilayah. Mempawah masuk wilayah kalimantan satu yang meliputi beberapa kabupaten dan kecamatan. Tahun 2012 ada 14 unit pelayanan yang bergerak pada jasa koperasi simpan

pinjam. Halnya dengan jumlah karyawan bertambah menjadi 60 orang dibandingkan RAT tahun buku 2011 lalu. “Pertambahan karyawan, salah satu upaya KJKS ikut mengurangi tenaga pengangguran,” terang Abdul Hadi. Juga dibeberkan menyangkut jumlah aset pada tahun 2011 sebesar Rp 11,671 miliar dan tahun 2012 meningkat menjadi Rp 33,720 miliar. Hanya dengan dana anggota yang terkumpul tahun 2011 berjumlah Rp 41,541miliar lebih pada tahun 2012 naik menjadi Rp 150,225 miliar lebih. (ham)

MEMPAWAH- Kadis Koperasi, Usaha Mikro, UKM Kalbar Drs Ignasius IK menilai RAT yang dilaksanakanKoperasi jasaKeuanganSyariah(KJKS) Baitulmal Waltakwil (BMT) Usaha Gabungan Terpadu (UGT) Sidogiri, indikator aktifnya koperasi. Selain itu juga telah melaksanakan amanat pasal 36 UU No 17 tahun 2012 tentagn perkoperasian. “RAT merupakan perangkat organisasi koperasi yangstrategisfungsinyadanmerupakanpemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi,” tegas Kadis KUM, UKM. Dia mengingatkan seluruh jajaran pengurus dan anggota, sesungguhnya melalui RAT itulah momentum dan dinamika koperasi ditetapkan. Melalui forum itu diharapkan dapat dimanfaatkan oleh seluruh anggota untuk menyalurkan gagasanyang strategis dalam pengembangan KJKS. Disebutkan, koperasi adalah salah satu pilar perekonomian bangsa yang berbasis ekonomi kerakyatan yang memiliki peranan untuk mensejahterakan anggotanya dan membangun perekonomian bangsa. Selain itu, koperasi juga Ignatius adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau banda hukum koperasi. dengan pemisahan kekayaan paraanggotanyasebagaimodaluntukmenjalankan usaha yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama dibidang ekonomi, sosial dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip koperasi. Sejalan dengan konsep ekonomi kerakyatan, yakni suatu sistem ekonomi yang berasaskan kekeluargaan, berkedaulatan rakyat dan menunjukkan pemihakan sungguh-sungguh pada ekonomi rakyat. Dalam pasal 33 (1) UUD 1945 ditegaskan, bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. Oleh karena itu, koperasi harus dapat berperan sebagai bagian integral perekonomian nasional dimana anggotanya mendapatkan peranan lebih besar dalam pengembangan ekonomi dan kesejahteraannya. Dijelaskan Ignasius, dalam upaya perkuatan koperasi melalui pembaharuan hukum. Pemerintah telah mengganti UU No 25 tahun 1992 tentang perkoperasiandenganUUNo17tahun2012tentang perkoperasia. Hal tu didasarkan ada kenyataan bahwa UU no 25 tahun 1992 sudah tidak memadai untukdigunakansebagaiinstrumenpembangunan koperasi. Dengan UU yang baru itu lanjut Ignasius, diharapkan mampu mewujdukan koperasi sebagai organisasi ekonomi yang sehat, kuat, mandiri dan tangguh serta terpercayasebagaientitasbisnisyangmendasarkankegiatannya pada nilai dan prinsip koperasi. (ham)


SINGKAWANG

20 SMPN 18

Ikuti OOS 2013 SEBAGAI sekolah yang terletak di pinggir Kota Singkawang, SMP Negeri 18 Singkawang tidak pernah absen mengikuti kegiatan Olimpiade Olah Raga dan Seni (OOS) 2013, yang dimulai pada Senin (25/3) kemarin. Salah satu Guru Pendamping Olah Raga Atletik dan Catur SMP N 18 Singkawang, Darmawan Subroto mengatakan hari ini dus siswa yang diikutsertakan dalam perlombaan atletik, telah melaksanakan pertandingan, dirinya harus ada di lokasi perlombaan untuk mendampingi siswa nya. “Ya setiap tahun kita selalu mengutus siswa-siswa kita untuk ikutiOOS,” kata Darmawan, yang ditemui di lokasi perlombaan kemarin. Selain Atletik dan catur, SMP Negeri 18 Singkawang juga mengirimkan siswa nya untuk mengikuti OOS di lomba cerita dalam bahas inggris sebanyak satu siswa, lomba cerpen (1 siswa), bulu tangkis (2 orang). “Mudah-mudahan siswa-siswi kita bisa meraih yang terbaik nantinya, meski dengan persiapan ala kadarnya,” katanya. Tapi di tahun kemarin, lanjutnya, di ajang yang sama, Siswa SMP N 18 Singkawang menjadapakan juara dua di lomba cerpen, dan maju ke tingkat provinsi Kalimantan Barat dan memperoleh juara harapan. (fah)

Pontianak Post

29 Maret 2013

Badan Kepegawaian Permudah Mutasi PNS SINGKAWANG- Pemerintah Kota Singkawangditahuninimemberikankemudahan bagiPNSyangakanmengajukanpindahtugas keluardarikotaini.Halinisebagaiupayapemerataanjumlahpegawaidenganformasiyang ada.KepalaBadankepegawaianDaerahKota Singkawang, Sofian menyebutkan memang Pemkot tahun ini memberikan penawaran bagiPNSyangada,yangberkeinginanpindah tugas di luar daerah ini. Namun apa yang dilakukan tentunya dengan pertimbangan melihat terlebih dahulu formasi. “Kalau formasi guru misalnya, kalau me-

mang setelah dipelajari jumlahnya masih kurang sesuai dengan kebutuhan, tentunya pengajuan yang dilakukan PNS kemungkinan berat dikabulkan,” kata Sofian, Kamis (24/3) ketika ditemui di Kantor Wali Kota Singkawang. Menurut Sofian, kebijakan yang langsung ditanda tangani Wali Kota Singkawang ini, artinya tidak sampai formasi tertentu menjadi berkurang. Lantaran memang sekarang ini, ada beberapa formasi yang kurang, lebih ataupun sudah cukup. “Begitu usulan masuk dariPNS,akankitalihatduluapakahmemang

terjadi kekurangan, lebih atau cukup di formasi yang diajukan,kemudian juga dilihat dari jumlah PNS dengan beban kerja dan analisa jabatan,” katanya. Mulai dari diedarkan surat tersebut beberapa waktu lalu, dikatakan Sofian, sampai hariinisudahadabeberapayangmangajukan pindah. Tapi dalam tersebut, memang tidak tercantum kan batasan waktu pelaksanaannya. “Hanya bagaimana memberikan kemudahan bagi PNS yang akan pindah tugas, nantinya mengenai jumlah keseluruhan melihat dari formasi yang ada,” katanya.

Tentunya, apa yang dilakukan Pemerintah Kota, lanjut Sofian, harus sesuai prosedur. Diantaranya menyangkut daerah baru bagi PNS yang mengusulkan pindah. “Dalam proses pengajuan pindah, sebagai daerah tujuan harus menerima, kita misalnya dari Singkawang memberikan izin pindah ke daerah lain, artinya daerah yang akan menerima harus juga menyetujui terlebih dahulu, jadi harus dua-duanya karena dengan persetujuan dua daerah tersebut Gubernur baru mengeluarkan Surat Keputusan,” katanya. (fah)

Bukan Proyek Sim Salabim

BENCANA KEBAKARAN

Tanggungjawab Bersama TOKOH Pemuda di Setapuk Kecil Hulu berharap, Sodikin mengatakan perlu kerjasama semua pihak untuk mengantisipasi terjadi kebakaran lahan di kawasan Setapuk Kecil Hulu. Hal itu disampaikannya lantaran sempat terjadi kebakaran lahan dalam beberapa hari terakhir ini di kawasan tersebut. Menurut Sodikin, masyarakat merasa khawatir terjadinya kebakaran di kawasan tersebut, karena mengingat keberadaannya memang tidak terlalu jauh dengan pemukiman penduduk. “Kita masyarakat menyambut baik dengan ritual yang dilakukan di kawasan itu, tapi tolong dijaga dan bertanggungjawab,” kata Sodikin kepada Pontianak Post, kemarin. Menurutnya lagi jika tidak diantisipasi sedini mungkin, dikhawatirkan kebakaran itu bisa semakin meluas. Ia mengakui jika kawasan tersebut memang kerap terjadinya kebakaran setiap tahunnya. Tidak hanya bersumber dari api yang besar, tapi api rokoksajabisamemicuterjadinyakebakaranyang besarlantarankawasantersebutmerupakanlahan gambut. “Jangankan api besar dari pembakaran, tetapi dari api rokok saja bisa menjadi kebakaran besar di tempat itu, karena itu kawasan gambut. Ketika dipadamkan, api di atas memang terlihat padam, tetapi di bawahnya malah masih terbakar. Jadi kita berharap ada yang bertanggungjawab akan hal itu,” jelasnya. (mse)

Jumat

OZY/PONTIANAK POST

KREATIF: Dua siswa SD tampak sedang bermain stik bekas es krim. Di tengah modernisasi berbagai bentuk mainan, ternyata barang-barang sisa pakai ini tetap digemari.

Rp150 M Untuk Air Bersih di 2014 SINGKAWANG-Pemerintah Kota Singkawang akan menempuh jalur cepat untuk memenuhi kebutuhan minimal 50 persen dari jumlah pelanggan PDAM dalam kota dan memperluas cakupan pelayanan air bersih berupa pemasangan Sambungan Rumah (SR) di pinggiran kota. Walikota Singkawang, Awang Ishak mengatakan pemasangan SR bagi penduduk di wilayah pinggiran, yakni Singkawang Utara dan Tengah, dengan mengoptimalkan fasilitas SPAM-IKK yang dibangun berkapasitas 60 liter per detik. Dilihat dari Review dokumen masterplan air bersih Kota Singkawang, dalam memenuhi kebutuhan air bersih hingga 2015, paling tidak harus dibangun

fasilitas intake, IPA berkapasitas 200-300 liter/detik, pemasangan pipa transmisi diameter 600 mm dari Sungai Selakau di Semelagi Kecil. “Dari situlah, nanti dialirkan untuk memenuhi wilayah pelayanan di pusat kota di Kecamatan Singkawang Barat dan Tengah, dan pemasangan booster untuk penekan penyediaan air bersih di Singkawang Selatan,” kata Awang Ishak, dalam sambutannya ketika kegiatan Musrenbang RKPD Kota Singkawang 2014, Kamis (24/3). Khusus untuk pelayanan Kecamatan Singkawang Timur, dikatakan Awang, akan dibangun instalasi Pengolahan Air (IPA) yang berdekatan dengan intake Seluang. Sehingga air bersih dapat didis-

tribusikan langsung kepada konsumen di Kecamatan tersebut. Dikatakan Awang, estimasi kebutuhan biaya untuk komponen pekerjaan air bersih pada 2014, mencapai Rp150 miliar, yang akan diperjuangkan melalui sharring APBN, subsidi atau bantuan keuangan provinsi dan APBD Kota Singkawang. “Apabila dalam pendanaan sektor publik ini dirasakan belum mencukupi, maka dalam upaya percepatan tidak tertutup kemungkinan menempuh kebijakan dengan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah pada pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan atau pihak swasta yang bersedia bermitra,” katanya. (fah)

SINGKAWANG- Program air bersih yang digadanggadang Wali Kota Awang Ishak ternyata masih jauh dari harapan sebagian besar warga. Tahun ini, Wali Kota memastikan program peningkatan layanan air bersih tak akan terlaksana. Dia beralasan program --yang direncanakan bernilai miliaran rupiah tersebut— bukanlah program instan. “Tidak ada konsep seperti itu, sim salabim langsung jadi. Untuk menyiapkan lahan saja butuh waktu berapa lama, belum lagi bimtek, dan pipa untuk sekota Singkawang, inikan tidak mungkin, sehingga jangan mimpi air bisa langsung datang,” jelasnya. Awang menambahkan, perlu waktu untuk melaksanakan program ini. Di antaranya mempersiapkan lahan, bimtek, dan pipa untuk menyalurkan air ke masyarakat se-kota Singkawang. Hal yang tidak kalah pentingnya, tambah Awang, adalah mencari pihak yang memiliki anggaran besar untuk membangun air bersih bagi masyarakat di Kota 1000 kelenteng ini. “Tergantung uangnya, jika hari ini datang uangnya 300 M, maka air bersih untuk masyarakat bisa langsung jadi pada tahun 2015. Karena itu, saya akan mencari orang yang punya uang ini,” imbuhnya. Karena itu Awang kembali menegaskan program yang menggunakan angaran besar tersebut tidak bisa langsung jadi, apalagi di tahun ini. Terkecuali, kata Awang, masyarakat sepakat meniadakan program di musrenbang. Dan mengutamakan satu program air bersih. “Apakah siap, jika musrenbang kita tutup dan jadikan satu programyakniairbersih?Jikasiap,makaSingkawangdapatair bersih di tahun 2015. Jangan pula minta ini, minta itu. Karena semuanya pakai duit. Jika berhutang maka harus bayar. Jadi jangan bilang harus segera jadi,”tambah dia. Pihaknya pun sudah berupaya menyampaikan persoalan itu. Namun tetap saja, program lain yang lebih diajukan masyarakat seperti pembuatan gerbang untuk gang. “Tetapi jika kita berteriak untuk menyampaikan itu, tetap saja program masyarakat yang muncul pun, Pak buatkan saya gerbang gang, seharusnya jangan dulu buat gerbang gang,” tukas Awang. (mse)

Hentikan Mafia Perkebunan SINGKAWANG- Mantan aktivis Solmadapar Universitas Tanjungpura Pontianak, Topan Wahyudi mengatakan, banyak sudah konflik pertanahan dan mafia perkebunan yang terjadi dan bisa dijadikan pelajaran berharga. Korbannya, justru masyarakat. Selain itu, kata dia, tentu saja hal ini juga membuktikantidakadanya“goodwill”serta “politicalwill”pemerintah,yakni antara Pemkot Singkawang dan Kabupaten Bengkayang dalam menyelesaikan masalah tapal batas mereka. “Masalah saling klaim yang sekarang inikan diatas batas wilayah Bengkayang dan Singkawangyangnyatanyatakpernah terselesaikan, sejak zaman Pak Luna sebagai Bupati Bengkayang dan Pak Awang sebagai Wali Kota Singkawang waktu paska pemekaran wilayah,” tegas Topan.

Atas dasar hal tersebut pula, kata dia, maka celah inilah yang dimanfaatkanmafiaperusahaan perkebunan sawit untuk saling klaim wilayah dengan dasar izin yang dimiliki yang menurut alumni fakultas Hukum Untan inisemuanyabodongaliaspenuh rekayasa.“Lagi-lagijikahalinijika dibiarkan akan menjadi potensi konflik yang cukup serius di masyarakat. Seperti mana diketahuibersamabahwaKalimantan Barat mempunyai sejarah kelam konflik yang tentu saja tak perlu lagi terjadi,” Katanya. Topan berharap, sebaiknya kedua perusahaan itu segera menghentikan pertikaian saling klaimataslahandiKelurahanSagatani Kecamatan Singkawang Selatan itu. Topan menduga, dua perusahaan yang mengklaim memiliki izin itu bodong alias direkayasa. “Lebih baik

kembalikan saja lahan tersebut ke masyarakat dan pemerintah segeramembuatMoUmengenai tapal batas antar dua wilayah pemerintahantersebut.Jikamau jujur, masyarakat setempatlah yang lebih berhak memiliki lahanyangdipertikaikansekarang oleh dua perusahaan itu.” Lebih lanjut Topan menambahkan, jika kedua perusahaan itu masih tetap ngotot mengakui itu lahan mereka atas dasar izin yang mereka kantongi, maka pihaknya siap membantu masyarakat setempatuntukmelakukanclass action atau lebih dikenal dengan nama gugatan dari kelompok masyarakat, terhadap apa yang masing-masing perusahaan itu akui sekarang di batas Kecamatan Singkawang Selatan atau yang disebut Kecamatan Tujuh BelaspadasaatKotaSingkawang belum dimekarkan. (zrf)


Pontianak Post

Jumat 29 Maret 2013

SAMBAS

21

DINSOSNAKERTRANS

Susun Program Kerja dan Pendataan PMKS dan PSKS

+

SAMBAS - Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi mensosialisasikan Penyususnan Program Kerja dan Pendataan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) bagi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Karang Taruna dan Tugas Perencana yang dibuka langsung Bupati Sambas Hj. Juliarti Djuhadi Alwi di Balairung sari Bupati Sambas, Selasa, (26/3). Yang dihadiri Kepala Dinas Sosnakartras Kab. Sambas Drs. Agus Supardan, Mantan Bupati Sambas Ir. H. Burhanuddin A. Rasyid, Anggota TKSK, PSM, Karang Taruna, Tagana dan Kasi Sosial Kecamatan se-Kabupaten Sambas. Bupati sangat menyambut baik kegiatan ini. “Karena kegiatan sosialisasi penyususnan program kerja dan pendataan PMKS dan PSKS sangatlah penting untuk memecahkan masalah yang ada di Kabupaten Sambas" terangnya. Lanjut Juliarti menegaskan yang menjadi kendala masalah di sambas adalah kepailitan data. “Data yang ada harus disempurnakan lagi dengan setrategi-setrategi yang lebih pailit tajam dan tepat sasaran, “ujarnya. Mantan Kepala Dinas Kesehatan mengatakan kesejahteraan masyarakat merupakan sasaran bersama bagi Pemerintah melalui Dinas Sosnakertras. “Kita ketahui kesejahteraan sosial merupakan suatu kondisi kebutuhan materil, spritual dan sosial agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri sehingga dapat melakukan fungsi sosial dalam masyarakat“ jelasnya. Menurutnya, definisi masalah kesejanteraan sosial dapat menyebabkan seluruh aspek misalnya kesejahteraan material ini merupakan dikategorikan masyarakat kemiskinan kemudian mampu mengembangkan diri termasuk dapat mengembangkan pendidikan secara mandiri dan mampu melakukan fungsi sosial. “Sasaran ini tidak mungkin tercapai apabila dilakukan pemerintah semata tetapi harus dilakukan seluruh komponen masyarakat sehingga tujuan kita tercapai melalui jawaban masalah-masalah yang kita hadapi dalam mencapai kesejahteraan. “jelasnya. Tambah Bupati menerangkan kita ketahui data yang ada di dinas tidak akurat dikarenakan selalu berubah-ubah. “dapat kita lihat data kemiskinan yang ada di BPS mengatakan sekian persen sedangkan di dinas sendiri berbedabeda, penyebab ini semua dari kita sendiri karena tidak konsisten apa yang kita inginkan dengan program yang kita buat dalam pengumpulan data,”jelasnya. (Har)

+

MUSNAH: Pemusnahan barang bukti oleh aparat di kawasan PETI di Madak Kecamatan Subah, kabupaten Sambas.

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAKPOST

Timgab Grebek PETI di Subah SAMBAS - Tim gabungan yang terdiri dari Polres Sambas, TNI, Sat Pol PP, PU Bina Marga, Badan Lingkungan Hidup Pemkab Sambas menggrebek kawasan pertambangan tanpa izin (Peti) di Dusun Pengapit Desa Madak Kecamatan Subah Rabu (27/3) sekitar pukul 10.00 wib. Sejumlah peralatan yang digunakan penambang pun disita dan dimusnakan ditempat. “Jumlah mesin yang ditemukan di lokasi berjumlah 20 buah yang sudah ditinggalkan pemiliknya. Selanjutanya mesin dilakukan pengrusakan

mengingat sulitnya untuk membawanya. Sementara barang bukti yang diamankan diantaranya paralon, selang, karpet,” ungkap Kapolres Sambas AKBP Pahala HM Panjaitan kepada sejumlah media kemarin. Dilaksanakan kegiatan penertiban dan penindakan yang dilaksanakan oleh Tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja 20 orang, anggota TNI 5 orang, pegawai PU Bina Marga 2 orang, Badan Lingkungan Hidup 2 orang serta anggota Polri 36 orang.

Penindakan hukum ini, kata Kapolres, dalam rangka menindaklanjuti surat telegram polda kalbar STR/221/ III/2013 tgl 7 maret 2013 tentang petunjuk pengarahan pelaksanaan operasi polisi kewilayahaan dalam rangka penegakan hukum terhadap penambang tanpa izin wilayah hukum Kabupaten Sambas. “Kegiatan ini akan kita lakukan nantinya dengan fokus wilayah tertentu sesuai pendataan kita, penindakan dan penertiban ini sekaligus menjawab keresahan dan kekhawatiran masyarakat

akan Peti yang dituding sebagai biang pencemaran lingkungan,” ungkap perwira melati dua dipundaknya ini. Sementara itu, Asisten II Setda Sambas H Chifni, mengungkapkan keberadaan Peti sudah mencemaskan warga, terutama mereka yang tinggal dibantaran sungai Sambas. “Dengan adanya penindakan hukum terhadap Peti, maka diharapkan kualitas lingkungan semakin membaik, mereka yang masih mengandalkan air sungai untuk kepentingan sehari-hari pun tak lagi merasa cemas atas

pencemaran akibat limbah peti,” jelasnya. Sementara itu, tokoh pemuda Kabupaten Sambas, Syabas Khan, mengapresiasi kinerja aparat gabungan yang sudah menindak kawasan Peti, hanya saja kedepannya kegiatan ini harus rutin dan intensif mengingat dampak yang ditimbulkan Peti terhadap kerusakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. “Kita minta kawasan Peti lainya diberangus, sebagaimana komitmen Kapolda Kalbar saat ini,” pungkasnya. (har)

Parpol Tak Lolos, Harus Mundur SINGKAWANG-Tujuh anggota DPRD Singkawang yang parpolnya tak lolos sebagai peserta pemilu 2014, namun dicalonkan dari partai yang berbeda, maka harus mengundurkan diri dari DPRD Singkawang. Sebab, aturan KPU menyebutkan bagi dewan yang dicalonkan dari partai yang berbeda, harus mengantongi surat persetujuan dari partai asal mereka. Selain itu, surat pengunduran diri dari DPRD

+

Kota Singkawang serta melampirkan surat keterangan bahwa surat pengunduran diri yang bersangkutan sudah diterima, diteruskan dan diproses oleh pimpinan DPRD. “Syarat itu sudah diterima oleh KPU paling lama masa perbaikan daftar calon sementara (DCS). Jika tifdak terpenuhi, maka KPU mencoret alias TMS (tidak memenuhi syarat),” ujar Ketua Pokja Pencalonan KPU Singkawang, Ramdan, usai sosialisasi kepada seluruh

pengurus partai politik yang ada di Kota Singkawang, kemarin. Untuk pegawai negeri sipil, kata Ramdan, juga harus melampirkan surat keterangan dari intansi tempat yang bersangkutan diangkat bekerja sebagai PNS. “Misalnya di Kota Singkawang, harus mengantongi surat keterangan dari atasan langsung atau pejabat pembina kepegawaian. Dalam hal ini, Sekda Singkawang atau dilimpahkan ke Kepala BKD. Ini hasil dari koordinasi kami

dengan Pemkot Singkawang. Bila pegawai berasal dari kementerian agama dan intansi lain (intansi vertikal) harus ada surat dari kantor wilayah,” katanya. Perlu diketahui, tujuh anggota DPRD Singkawang yang harus mundur itu adalah, Thjai Chui Mie (Ketua DPRD/ PPIB), Julwin (PPIB), Suhartoyo (PPIB), Su Mian (PPIB), Jhonni Sun (Pakar Pangan), Sumberanto Thjitra (Pakar Pangan), Li Kian Loy (Kerakyatan). (zrf)

+

C

M

Y

K


sanggau

22

SANGGAU--Rangkaian Kegiatan Bakti Negeri di Lintas Batas dalam upaya Menuju Indonesia Sejahtera dilakukan dengan mengadakan pelayanan kesehatan gratis untuk pengobatan umum telah sampai di Dusun Riam Sejawak, Desa Rasau, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kamis (28/3). Sebelumnya   tim yang dipimpin langsung oleh Dansatgas Pamtas Yonif 123/Rajawali melaksanakan kegiatan bakti sosial di Dusun Enteli, Desa Enteli Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (27/3) lalu. Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 123/ Rajawali Letkol Inf Musa David M. Hasibuan, Kamis (28/3) kemarin. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI AD bersama segenap komponen masyarakat di wilayah perbatasan. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali, SIKIB, Satuan jajaran Kodam XII/ TPR, Ditkesad (Direktorat Kesehatan TNI AD), BKKBN, RRI Entikong dan UNTAN Pontianak yang merupakan kegiatan Bakti Negeri Di Lintas Batas Menuju Indonesia Sejahtera yang dilaksanakan oleh Satgas Pamtas Yonif 123/RW mulai tanggal 26 Maret s.d. 18 April 2013, di sepanjang per-

batasan darat Indonesia-Malaysia wilayah Kalbar. Perwira Penerangan Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali Lettu Ctp Edy Siswanto menjelaskan   Kegiatan Bhakti Negeri di Lintas Batas Menuju Indonesia Sejahtera merupakan kegiatan sosial dalam rangka pemberdayaan wilayah perbatasan guna meningkatkan derajat kesehatan dan   kualitas pendidikan untuk masyarakat perbatasan. Pelayanan kesehatan gratis untuk pengobatan umum di Dusun Riam Sejawak,

SANGGAU - Pemimpin Cabang PT BRI (Persero) Tbk Kantor Cabang Sanggau, Rapiudin, Kamis (28/03) kemarin menyerahkan hadiah berupa New Avanza 1.3 G M/T kepada salah seorang nasabah beruntung, Urai Ida Mudiarti (47) warga Jalan Sutan Syahrir Gang Berkah nomor 60 Kelurahan Beringin Kecamatan Kapuas. Seperti diketahui satu unit New Avanza 1.3 G M/T merupakan hadiah utama dalam penarikan undian Simpedes tahapan untuk semester kedua tahun 2012 periode JuliDesember yang dilaksanakan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kabupaten Sanggau baru-baru ini di halaman Keraton Kerajaan Surya Negara Negara Sanggau. Nama Urai Ida Mudiarti (47) masuk dalam undian acak dengan nomor kupon 06701826. Urai Ida Mudiarti merupakan salah seorang nasabah di unit kerja BRI Kanca Sanggau. Pemimpin Cabang PT BRI (Persero) Tbk Kantor Cabang Sanggau, Rapiudin menyampaikan, penarikan undian oleh BRI Kantor Cabang tersebut dilakukan kepada seluruh nasabah yang berada wilayah Kantor Cabang Sanggau. “Kita mengundi sebanyak 80 hadiah buat nasabah Simpedes yang berada di wilayah kerja Cabang Sanggau, diantaranya dua kantor cabang pembantu yakni Sekadau dan Landak yang bertempat di Kota Ngabang, BRI unit dan lima teras. Dengan begitu semua

Desa Rasau, Kec. Ketungau hulu Kab. Sintang dilaksanakan oleh 2 Dokter dari BKKBN, beserta 6 orang mahasiswa kedokteran tingkat akhir dari UNTAN Pontianak, 4 tenaga medis dari BKKBN Kab. Sintang dan 6 orang dari Puskesmas Senaning.  Sementara dari Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali adalah Kapten Ckm dr. Victorio, Cht beserta Dantonkes Letda Ckm Junaidi dan tenaga medis lainnya.   Di samping itu tim juga menyalurkan bantuan buku-buku pelajaran untuk tingkat SD bantuan dari SIKIB kepada SDN 15 Riam Sejawak, serta menyalurkan bantuan kaos ACI (Aku Cinta Indonesia) bantuan dari SIKIB untuk masyarakat dusun Riam Sejawak dan sekitarnya. (sgg/*)

Fikri Akbar/Kapuas Post

Cinta Indonesia: Tim saat menyalurkan bantuan buku serta menyalurkan kaos ACI (Aku Cinta Indonesia) bantuan dari SIKIB untuk masyarakat setempat.

C

Jumat 29 Maret 2013

BRI Sanggau Serahkan Hadiah Utama New Avanza

Bakti Negeri Lintas Batas di Ketungau Hulu TNI AD, SIKIB, BKKBN dan UNTAN Pontianak dan RRI Entikong Gelar Pengobatan Gratis

Pontianak Post

m

y

k

Fikri Akbar/Kapuas Post

HADIAH UTAMA: Pemimpin Cabang PT BRI (Persero) Tbk Kantor Cabang Sanggau, Rapiudin didampingi Horas Tampubolon, Asisten Manager Bisnis Mikro (AMBM) dan Ketua Panitia pelaksana, Hery Purwadi menyerahkan hadiah utama New Avanza 1.3 G M/T kepada Urai Ida Mudiarti (47) yang didampingi oleh suami tercinta, Ya Ismail.

nasabah Cabang Sanggau sangat berpeluang untuk mendapatkan hadiah-hadiah ini,” katanya. Tidak seperti bank-Bank lain pada umumnya, yang melakukan pengundian secara global atau hanya pada tingkat pusat saja, sehingga kemungkinan untuk menang sangat kecil sekali. Secara khusus BRI, kata dia dapat melakukan pengundian per-klaster sehingga peluang bagi nasabah untuk memenangkan undian sangat terbuka lebar. “BRI Satu-satunya Bank yang melakukan pengundian per-cluster (cabang), sehingga kami memberikan peluang sebesar-besarnya

kepada para nasabah untuk mendapatkan hadiah,” ajaknya. Sementara itu, Urai Ida Mudiarti yang kala itu didampingi oleh suaminya, Ya Ismail (53) mengaku sangat gembira. Hery Purwadi selaku Ketua Panitia penarikan undian Simpedes semester  kedua tahun 2012 BRI sewilayah Kantor Cabang Sanggau dan yang juga selaku Kepala Cabang BRI Kecamatan Kapuas menyampaikan, untuk hadiah utama dan pertama, ketentuan dan tatatertib pengundian berlaku. Penyerahan undian sendiri diawali dengan pengecekan barangbarang terbaik yang akan dihadiahkan kepada nasabah. (fik)


Pontianak Post •

Jumat 29 Maret 2013

sintang

23

Banyak Pendidik PAUD Masih Tamatan SMA

+

SINTANG–Sekitar63persentenagapendidik lembaga PAUD Formal dan Non Formal di Sintang hanya lulusan SMA. Seharusnya tenaga pendidik PAUD ini minimal lulusan D-4 dan S-1. Kepala Bidang PNFI (Pendidikan Non Formal Informal)DinasPendidikanKabupatenSintang, Midarti Wiradewi mengatakan hal tersebut kepada Kapuas Post, Kamis (28/3). Padahal, lanjutnya sesuai dengan undang-undang, guru PAUDjugaharusberpendidikansarjana.Karena itu, ia meminta lembaga PAUD juga harus memperhatikan sistem pendidikan di lembaganya terutama para pendidiknya. Dia mengungkapkan total lembaga PAUD yang ada di Sintang berjumlah 90 lembaga. Dari 90 lembaga itu, 53 lembaga merupakan PAUD Formal dan 37 lembaga lainnya ialah PAUD Non Formal. Sementara jumlah tenaga

pendidik PAUD di Sintang mencapai 333 orang. DikatakannyasampaisaatinijumlahPAUDNon Formal yang sudah berakta notaris dan datanya telah masuk ke Disdik ada 15 lembaga. Untuk PAUD Formal yaitu TK yang telah berizin ada 53 TK dan yang belum berizin ada 35 TK. Sedangkan PAUD Non Formal yang belum berizin ada 20-an lembaga. “Kita sedang giat-giatnya menertibkan lembaga-lembaga PAUD yang belum berizin. Lembaga-lembaga PAUD yang belum berizin ini diminta untuk melengkapi izinnya,” tegasnya. Ia mengungkapkan penertiban lembaga PAUD ini penting dilakukan agar pengawasan terhadap kegiatan lembaga PAUD dapat dilakukan dengan baik. “Pendidikan usia dini ini merupakan pendidikan yang sangat penting baik anak sehingga lembaga PAUD-nya harus

dikontrol dengan baik,” ungkapnya. Dikatakannya, pendidikan untuk anak di usia dini merupakan pendidikan yang mutlak harus dilakukan karena usia dini adalah usia emas seseorang. Jika diusia dini, seorang anak diberikan pendidikan dengan benar maka hasilnya akan luar biasa. “Karena itu, lembaga PAUD harus benar-benarmemperhatikanmutupendidikannya,” tegasnya. Untuk yang belum memiliki izin, pihak Disdik akan segera memanggil pengelolanya agar melengkapi izinnya.“Kita akan cek semua lembaga PAUD yang ada baik itu PAUD Non formal maupun TK,” tegasnya. Dikatakannya, setiap lembaga PAUD sebagai satuan pendidikan harus memiliki izin operasional dan harus melengkapi sarana prasarananya, kurikulumnya dan ketersediaan gurunya. (tra)

+

Agus Alfian/Kapuas Post

Tak Stabil: Petani karet sedang menjemur hasil kebunnya. Saat ini harga karet masih belum menunjukkan tanda-tanda yang menyenangkan bagi petani, karena masih di bawah harga normal.

+

+

cmyk

C

m

y

k


KAPUAS

24 PENDIDIKAN

Regrouping Kurikulum

+

PEROMBAKAN kurikulum sekolah dengan prinsip penyederhanaan mendapat pro dan kontra. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sekadau menyambut baik perombakan tersebut. “Penyederhanaan kurikulum itu merupakan solusi untuk mengatasi kekurangan guru,” ujar Djemain Burhan, Kepala Dikpora Sekadau, belum lama ini. Menurut Djemain, kurikulum yang ada sekarang, terutama kurikulum tingkat SD masih sangat luas. Akibatnya, proses pembelajaran tidak bisa fokus. Kurikulum yang ada sekarang juga membuat kebutuhan guru boros. Pasalnya, saat ini guru harus dipersiapkan untuk satu bidang studi. Jika sudah ada penyederhananaan, misalnya bidang studi matematika yang digabung dengan IPA dan bidang studi lainnya, akan mengurangi jumlah guru. “Di sekolah pedalaman yang hanya ada tiga kelas dengan jumlah murid seratus lebih, mungkin bisa ditangani dengan enam guru saja,” ujarnya memisalkan. (nie) Djemain Burhan

KILAS

Pelajar Awasi Pembangunan PROGRAM Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan Kabupaten Sekadau melalui Pokja Ruang Belajar Masyarakat (RBM) mengharapkan agar masyarakat, terutama pelajar sebagai generasi penerus ikut partisipatif dalam membangun daerah. Peran itu dapat dilakukan dengan banyak cara. Kepala Bidang Komunikasi Pokja RBM PNPM MPD Sekadau, Nikobohot berharap masyarakat terutama para pelajar untuk terlibat dalam pembangunan sampai ke desa-desa. Keterlibatan mereka bisa dilakukan dengan mengawasi jalannya setiap pembangunan yang ada. “Harapan kita adanya partisipasi masyarakat nantinya dapat memperkecil peluang terjadinya penyalahgunaan anggaran untuk sektor pembangunan,” katanya, belum lama ini. Ia bahkan berharap pelajar bisa memberikan kritikan jika memang menemukan ketidakberesan dalam proses pembangunan di Sekadau. “Didalam membangun, kita butuh kritikan dan masukan dari masyarakat. Harapan kita lewat adik-adik pelajar inilah mereka menulis atau melaporkan kejadian atau kegiatan pembangunan maupun ketidakberhasilan pembagunan di desa-desa,” pungkasnya. (nie)

Pontianak Post

Jumat 29 Maret 2013

Bandar Sabu Dibekuk di Hotel

Foto: Sukarni/Pontianak Post

DIBEKUK: Tersangka saat digrebek petugas. Sejumlah barang bukti diamankan dan Kapolres Sekadau AKP.A.Widihandoko turut mengintrogasi tersangka di kamar 204 Hotel Vinca Borneo.

Deadline PETI Sui Ayak Sampai Minggu BELITANG HILIR-Jajaran Polres Hilir agar dihentikan terhitung seJika dalam operasi penertiban Sekadu terus menggencarkan urat jak Kamis kemarin sampai dengan ada tindakan perlawanan terhadap sarap dan tenaga untuk memer- batas waktu Minggu 31 Maret 2013. petugas maka pihaknya tidak akan angi aktifitas PETI di Wilyah Hu- “Jika setelah tanggal 31 Maret, masih segan-segan memberlakukan sistem kum Polres Sekadau. Kamis (28/3) didapat laporan masih adanya tembak di tempat sesuai dengan kemarin. kegiatan PETI maka akan diambil protap penggunaan senjata api oleh Dipimpin Kabag Ops Polaparat. res Sekadau, Kompol Hujra “Kita tidak mainSawmena S.Ik dan satu main, jika melawan dan pleton anggotanya bersama membahayakan petugas para Kasat melangsungkan akan kita ambil tindakan sosialisasi pemberhentian tegas,”tukasnya. Jika setelah tanggal 31 Maret, kegiatan penambangan Selain itu, diharapkan emas ilegal di Kecamatan pria berbadan tegap itu, didapat laporan masih adanya Belitang Hilir (Sui Ayak). tidak adanya oknum aparat Dalam kegiatan tersebut atau pemerintahan dan kegiatan PETI maka akan diambil turut hadir pihak Muspika tokoh masyarakat, tokoh tindakan dan 40 an para penambang agama yang memberi izin dan pekerja PETI di Wilayah kepada para pekerja PETI Kecamatan Belitang Hilir, para to- tindakan,”tegas Hujra. untuk tetap beraktifitas sehingga koh masyarakat dan jajaran Polsek Dalam penindakan ditekankan menjadikan para pekerja PETI sesetempat. Hujra pihaknya akan melakukan makin keras dan besar kepala. “Kalau Dalam arahanya, Kabag Ops pengamanan barang bukti dan orang ada yang mengizinkan berarti menMemberikan arahan agar seluruh pekerja maupun pemilik mesin dan dukung kegiatan ilegal, bisa kami kegiatan PETI di Wilayah Belitang modal. tindak juga,”terangnya. (nie)

+

SEKADAU-Jajaran Polres Sekadau khususnya Satuan Narkotika kembali menunjukan kinerja yang patut diacungi jempol. Rabu (27/3) pukul 19.30 wib, dipimpin Kasat Narkotika AKP Setyadi ini berhasil membekuk Edj 41 Tahun diduga bandar narkotika antar kabupaten di kamar 204 Vinca Hotel Sekadau. Penangkapan tersangka Edi dimulai sejak sore hari, setelah anggota narkotika mendapatkan laporan masyarakat adanya orang yang dicurigai sebagai bandar narkotika datang ke Sekadau dan menginap di Vinca Hotel Jalan Mamar Komplek Terminal Lawangkuwari Sekadau Hilir. Jelang pukul 18.00 wib, anggota serse narkotika Polres Sekadau melakukan pengecekan kepada pihak pengelola hotel mengenai adanya tamu hotel yang dicurigai sebagai bandar Narkotika. Keterangan pihak hotel mengenai adanya tamu dengan ciri yang dipertanyakan sangat membantu petugas melakukan pengrebekan ke kamar tersangka dengan berbekal kunci serap kamar di resepsion. Saat digrebek, tersangka Edj dalam kondisi tertidur dengan menunjukkan ciri bahwa dirinya sehabis menggunakan sabu. Melihat petugas sudah memasuki kamar, Edj tak dapat mengelak. Terlebih sejumlah barang bukti berupa bong sabu dari botol air mineral dan beberapa plastik klip pembungkus paket sabu dan potongan-potongan pipet tergeletak di atas meja dalam kamar yang digunakan Edj. Untuk lebih memastikan bahwa Edj adalah bandar Narkotika, petugas tak membuang waktu untuk melakukan penggeledahan baik di badan tersangka, tas dan meja serta seisi kamar. Petugas mendapati dua paket sabu masing-masing seberat 1 ji (2 paket 2 ji) dalam kotak almunium permen, mendapatkan dua bundalan plastik klip paket sabu dalam keadaaan belum digunakan, satu unit timbangan elektronik sabu-sabu, satu pipa sedotan yang sudah dipotong sebagai sendok sabu-sabu. Dua buah handphone milik tersangka dan satu buah Dompet tersangka tanpa ada kartu identitas. Selang 20 menit kemudian, Kapolres Sekadau AKBP Andreas Widi Handoko yang mendapatkan laporan Kasat Serse Narkotika meninjau langsung ke TKP. Setelah memasuki kamar hotel, Kapolres sempat mengintrogasi tersangka Edj. Tak berapa lama kemudian, tersangka digelandang ke Mapolres Sekadau untuk dilakukan pemeriksaan. Kasat Narkoba, AKP Setyadi mengatakan berdasarkan pengakuan tersangka, sebelumnya Edj sudah dua kali masuk ke Sekadau untuk melakukan transaksi Narkotika jenis sabu kepada klien-klienya di Sekadau. “Tersangka mengaku berdomisili di Sosok, Kabupaten Sanggau,”ungkap Setyadi. (nie)

+

+

C

m

y

k


Pontianak Post

Jumat 29 Maret 2013

OPERASIONAL

Puskesmas Kedawangan Butuh Ambulan Tiga Tahun Tak Miliki Ambulan

+

KENDAWANGAN - Puskesmas Kendawangan butuh mobil ambulan. Pasalnya, dalam tiga tahun terakhir puskesmas tersebut tidak memiliki mobil ambulan. Hal ini tentunya menyulitkan pihak puskesmas jika ada warga yang sakit dan harus dirujuk ke rumah sakit di Ketapang. Akibat tidak memiliki ambulan sendiri, pihak puskesmas ataupun warga yang sakit terpaksa harus meminjam mobil ambulan milik perusahaan yang ada di Kendawangan selama kurang lebih tiga tahun jika ingin merujuk pasien ke rumah sakit di Ketapang. Tidak hanya itu, jika pihak puskesmas atau warga tidak bisa meminjam ambulan ke perusahaan, maka warga yang sakit terpaksa harus menyewa mobil. Sebelumnya, puskesmas tersebut memiliki mobil ambulan sendiri, namun saat ini sudah dalam kondisi rusak. “Kendaraan operasional yang berfungsi untuk mengantar pasien rujukan tersebut sudah tidak ada lagi semenjak mobil itu rusak dan sekarang masih dalam kondisi perbaikan di Ketapang,” ungkap Kepala Puskesmas Kendawangan, Basilius, kemarin (28/3). Dia menjelaskan, mobil yang dimiliki Puskesmas Kendawangan juga merupakan mobil ambulan, melainkan mobil Puskesmas Keliling (Pusling). Namun sudah tiga tahun kendaraan itu rusak dan kini dalam perbaikan.” Mengenai anggaran perbaikanpun kami sudah anggarkan lewat dana APBD tahun 2012 sejumlah Rp50 juta. Namun apabila anggaran itu belum cukup, rencananya pihak perusahaan yang ada di Kendawangan akan membantu mencukupi kekuranganya. Sehingga mobil itu kembali dapat berfungsi,” jelasnya. Dia berharap, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini mobil tersebut selesai diperbaiki. Jika masih belum selesai dan haru menunggu lama, menurutnya pihak Dinas Kesehatan Ketapang akan meminjamkan satu unit mobil ambulan. Karena menurut Basilius, Puskesamas Kendawangan dinilai sangat membutuhkan sekali mobil ambulan. “Tidak hanya sampai di situ, dalam rangka memenuhi kebutuhan akan mobil ambulan tersebut, dalam Musrenbang tahun ini Puskesmas Kendawangan sudah mengajukan pengadaan mobil ambulan dan itu jadi usulan skala prioritas. Kita berharap usulan itu dapat segera terwujud. Karena itu sangat kita butuhkan demi pelayanan kesehatan yang maksimal,” pungkasnya. (afi)

KETAPANG

25

1 Mei, Ribuan Buruh Akan Turun Kejalan Peringatan Hari Buruh Sedunia KETAPANG - Meskipun peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) masih tinggal sekitar sebulan lagi, namu ribuan buruh yang berada di Kabupaten Ketapang sudah menyiapkan rencana untuk memperingati hari buruh tersebut. Ribuan buruh yang ada di Ketapang berencana turun ke jalan pada 1 Mei nanti. Untuk menyampaikan orasinya, mereka juga sudah merencanakan berapa tempat yang akan didatangi, di antaranya Kantor Bupati dan Gedung DPRD Ketapang. Ketua Federasi Serikat Pekerja yang membawahi 13 serikat pekerja pada PT Harapan Sawit Lestari (HSL) dan PT Indo Sawit Kekal (ISK) Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kholid Ali mengatakan, dalam peringatan May Day 1 Mei 2013 mendatang, serikat pekerja berencana menggelar aksi turun ke jalan. “Aksi ini akan melibatkan 3 sampai 4 ribu pekerja dari jumlah total anggota serikat pekerja yang berjumlah sekitar 6 ribu orang. Aksi ini guna menyampaikan orasi dari asprirasi mengenai buruh. Kita akan mendatangi kantor Bupati dan gedung DPRD Ketapang,” kata Kholid, Rabu (27/3) di Ketapang.

AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

NON STANDAR : Seorang pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar melintas di Jalan S Parman, Ketapang. Penggunaan helm non standar di Kabupaten Ketapang masih banyak ditemui. Perlu dilakukan sosialisasi yang lebih intens lagi kepada masyarakat terkait taat berlalu lintas.

Dia menegaskan, ada beberapa aspirasi yang akan disampaikan. Di antaranya masalah perlindungan terhadap tenaga kerja yang masih banyak PKWT (kontrak), pembayaran upah tenaga kerja masih dibawah UMK. Rekrutmen tenaga kerja antar daerah

(Akad) dan penempatan tenaga kerja asing (TKA). “Kita meminta kepada Pemda Ketapang untuk memperhatikan nasib para pekerja dan fasilitas ruang sidang yang ada di Dinsosnakertran yang kurang mendukung, serta menuntut keberadaan dewan pengupahan yang

ada di Ketapang ini,” ungkapnya. Kholid menuturkan, dewan pengupahan paling tidak dalam satu tahun melakukan 10 kali surve mengenai Kebutuhan Hidup Layak ( KHL) terhadap pekerja-pekerja yang ada di lapangan. “Tapi kenyataannya dalam satu ta-

hun hanya sekali saja melakukan survei,” ujarnya. Selain itu, dia juga turut perihatin kepada rekan-rekan mereka yang bekerja di PT Benua Indah Group (BIG) yang sampai saat ini masih belum ada penyelesaianya terkait masalah yang mereka tuntut kepada PT BIG. “Kami juga ikut perihatin atas apa yang sedang rekan-rekan kami rasakan di PT BIG yang sampai saat ini mesih belum selesai permasalahannya,” paparnya. Lebih lanjut dia menegaskan, terkait perayaan May Day ini telah dibicarakan dengan serikat buruh di Ketapang yang akan ditetap dilaksanakan pada 1 Mei mendatang. “Saat ini kita tinggal pematangan saja. Kita berusaha akan turun kejalan untuk memperingati hari buruh ini sebagai solidaritas kami sebagai buruh,” lanjutnya. Sementara itu, dia meminta kepada aparat untuk menghormati hak-hak dasar organisasi pekerja dalam melakukan orasi atau penyampain aspirasi tersebut. “Kami juga meminta kepada DPRD dan Bupati agar tanggap mengenai hari buruh sedunia yang setiap tahun kita peringati. Kita akan lakukan aksi ini dengan tertib dan damai. Tujuannya cuma satu membangun kebersamaan ketenagakerajaan dan hubungan industrial yang berkeadilan,” pungkas Kholid. (afi)

+

1 l K r i a p l R d d t d k d s t p e p b

+

+

C

M

Y

K


26

kayong utara

Jumat 29 Maret 2013

Pesan OSO untuk Kayong Utara

stq

Pemimpin Harus Perhatikan Empat Hal

Siap Sambut Kedatangan Kafilah Panitia pelaksana STQ ke 22 tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kapuas Hulu siap menyambut kedatangan para kafilah dari 13 kabupaten/kota. Seluruh tempat penginapan telah siap sebagai tempat penampungan para kafilah. Ketua I Panitia STQ yang juga Ketua LPTQ Kapuas Hulu H Hasan mengatakan pihaknya telah menyiapkan tiga hotel sederhana untuk penginapan kafilah. Yaitu hotel uncak lestari, hotel merpati indah dan alif jaya. Seluruh kafilah akan di tempatkan di tiga hotel tersebut. Sedangkan untuk dewan hakim ditempatkan di Graha Praja milik Badan Kepegawaian Daerah Kapuas Hulu. “Untuk transportasi juga kita siapkan kendaraan. Kami akan maksimalkan pelayanan kepada kafilah,” kata Hasan. Ditambahkan Hasan, untuk penyambutan kafilah pihaknya juga sudah siap. Diperkirakan para kafilah akan berdatangan mulai hari ini dan esok hari. Untuk yang menggunakan kendaraan darat akan disambut di terminal bus Kedamin yang juga merupakan lokasi mimbar utama atau majelis satu. Dari terminal itu, masing-masing kafilah akan diantar ke penginapan yang telah ditentukan. “LO masing-masing kafilah juga sudah bersiap,” tambahnya Untuk pembukaan Hasan mengatakan akan dibuat semeriah mungkin. Atraksi budaya bernuansa Islam pun disiapkan. Seperti menghadirkan grup Tundan atau pantun dan kendang, rampak gendang 100 orang serta seratus lebih ibu-ibu dari kelompok hadrah. Selain itu pada acara pembukaan akan dimeriahkan dengan kembang api. (wank)

Pontianak Post

Awang/Pontianak Post

KIOS TERAPUNG: Jika di darat, warga Kota Putussibau dan sekitarnya bisa andalkan APMS sebagai pemasok BBM. Bahkan pengecer dan kios juga masih menjadi tumpuan. Di pesisir sungai Kapuas, kios terapung menjadi jembatan kebutuhan BBM masyarakat. Seperti yang ada di kawasan Kota Jongkong, Kecamatan Jongkong Kapuas Hulu.

Informasikan Temuan Wabah ke Dinkes SEKADAU - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, dr H Wirdan Mahzumi M Kes mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Bupati Sim o n Pe t r u s mengharapkan peran serta seluruh lapisan masyarakat dalam bidang kesehatan. Hal dr.Wirdan ini dapat diwujudkan dengan kepedulian seluruh eleman baik perangkat desa dan tokoh masyraakat dalam kepekaan akan hal-hal yang berhubungan

dengan kesehatan. “Pak Bupati ingin derajat kesehatan di masyarakat terus meningkat, tentunya dengan kebersamaaan semua pihak atau kepekaan di masyarakat,” tutur Wirdan, kepada sejumlah wartawan. Peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan dicontohkanya adalah dengan sikap awas dan tanggap akan gejala-gejala wabah penyakit di masyarakat. Selain itu, beberapa item khusus seperti pada ibu hamil dan bayi juga dikatakan Wirdan bagian dari aspek kategori siaga sehat juga menjadi titik perhatian.

C

m

y

k

“Peran kepala desa, RT dan masyarakat tentunya tidak lepas. Ada hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan segera melapor ke petugas di tempat,” saran lelaki berkacamata itu. Mengenai kinerja puskesmas, Wirdan mengatakan pihaknya di dinas akan membuat tim evaluasi bagi puskesmas-puskesmas yang ada. Hal ini guna memotivasi para petugas di masyarakat hingga beberapa indikator pelayanan dan derajat kesehatan dapat terpenuhi. ”Peran rekan-rekan media juga penting bagi kami. Jika ada temuan kasus kesehatan atau wabah di masyarakat laporkan pada Dinas kami. Itu masukan bagus dan kami akan menanggapi,”janjinya. (nie)

SUKADANA--Melihat DR H Oesman Sapta Odang sekarang memang sangat bahagia. Betapa tidak, pengusaha nasional sukses asal Sukadana ini tergolong Oesman Sapta Odang sebagai konglomerat di Kalbar dan dikenal sangat dermawan. Dibalik kesuksesannya sekarang, tidak banyak orang yang tahu kalau dulunya OSO adalah orang biasa saja. Ketika hadir dalam suatu acara di Sukadana, Pak Man ‘begitu warga Sukadana menyapanya’ sedikit bercerita masa lalunya. Cerita kecilnya diutarakan mantan Wakil Ketua MPR RI ini adalah untuk memberikan motivasi bagi masyarakat di tanah kelahirannya agar terus maju. Diakui OSO, bahwa dahulunya dia adalah orang miskin. Ketika usia delapan tahun, dia sudah menjadi anak yatim karena ayahnya meninggal dunia. OSO pun dibesarkan ibunya. Di usianya yang masih dini, Ia pun jualan rokok di pelabuhan Sukadana. “Yang saya jual rokok ketengan, bahkan pernah ditampar orang kalau saya tagih. Bahkan, ketika usia 15 tahun saya pernah jadi kuli atau tukang pikul karet ke kapal” kisah OSO, pria yang sangat patuh sama ibu. Selain bercerita masa susah, OSO yang sukses sekarang berpesan empat hal untuk masyarakat Kayong Utara dan Kalbar pada umumnya. Pesannya pertamanya adalah agar jangan sombong kalau ingin jadi orang sukses. “Sombong itu milik Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita sebagai manusia tidak berhak untuk sombong. Jadi kalau ingin sukses yang pertama jauhi sifat sombong,” pesannya. Selanjutnya, Tokoh Nasional ini juga berpesan memperhatikan petani, memperhatikan nelayan dan dan memperhatikan peternakan. “Yang pertama jangan pernah sombong, yang kedua perhatikan petani, yang ketiga perhatikan nelayan, dan yang ke empat perhatikan peternakan,” kata OSO pada saat di Sukadana, Minggu (24/3). Dikatakannya, jika keempat hal itu dilalaikan oleh masyarakat, maka jangan salahkan jika harga kebutuhan masyarakat menjadi mahal dan sering dikeluhkan bahkan berakibat harus impor dari luar. “Jadi jangan setiap tahun kita beli daging seratus ribu perkilonya,” kata OSO. Dikatakannya, tugas untuk lebih memperhatikan kepada empat hal itu juga disampaikan OSO kepada pemimpin daerah dimana sebagai seorang pemimpin harus dapat menjaga dan memberi perhatian kepada sektor-sektor penting penopang perekonomian. (mik)


Pontianak Post •

aneka KALBAR

Jumat 29 Maret 2013

27

Pindah Parpol, Harus Mundur NGABANG-Sesuai dengan peraturan KPU No 7 2013 tentang tata cara pencalonan, maka anggota dewan yang mencalonkan lagi dengan pindah parpol harus dinyatakan dengan ada form pengunduran diri dari kursi jabatan dewan. Hal ini sesuai hasil sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Landak, Kamis (28/3). Bahwa setiap pejabat publik

yang duduk di pemerintahan ketika mencalonkan sebagai anggota legislatif harus turun dari jabatannya. Juga berlaku ketika dewan yang pindah parpol harus mengikuti peraturan No 7 tahun 2013. Sudianto ketua KPU Landak mengatakan tata cara pencalonan anggota dewan yang maju lagi, lalu mendaftar dengan partai lain harus mengun-

durkan diri dari kursi jabatannya di dewan. ”Jika mendaftar lagi nanti ada surat form pengunduran diri,” tuturnya. Karena sesuai dengan peraturan tersebut berlaku pada semua pejabat publik yang memegang pemerintahan. Maka ketika mencalonkan anggota legislatif harus mengundurkan diri.

”Norma aturannya harus mengundurkan diri,” tuturnya. Dia menambahkan bagi anggota dewan wajib mengundurkan diri apabila mencalonkan lagi dari partai lain. Dengan ada catatan form pengunduran dari partai dan dewan. ”Saat mendaftar lagi menjadi angota legislatif,” katanya. Demikian juga bagi Kades yang manju sebagai Caleg, harus men-

dua buah mesin dongfeng, 1 pipa, 25 karpet dan dulang para penambang yang ada di sungai tersebut. “Dalam kegiatan tersebut kita berhasil menyita 2 buah mesin dompeng satu pipa sedot dan 25 karpet serta dulang pekerja, “ tuturnya. Mengingat kondisi lahan yang cukup jurang sedangkan para penambang berada di bawah, maka para petugas tidak mendapatkan orang

-orang pekerja tambang tersebut dikarenakan dari kejauhan pemerja tersebut sudah melihat kedatangan petugas ke tempat tersebut, sehingga keburu kabur di hutan. “Karena tempatnya jurang sekali jadi mereka lebih duluan melihat kedatangan petugas sehingga mereka kabur ke hutan duluan dengan meninggalkan peraoatan mereka termasuk mesin dompeng mereka, “ paparnya. Dikatakannya, adapun tu-

juan kegiatan tersebut adalah untuk mencegah kerusakan lingkungan yang semakin luar biasa. Oleh sebab itu jika kondisi ini tidak di atasi maka sudah di pastikan kondisi lingkungan aian semkin memburuk. “Kalau seperti ini kondisinya artinyakan kita sudah mewarisi hal yang tidak baik kepada anak cucu kita, dan kalau sudah seperti ini apalagi yang mereka harapkan, “ ungkapnya. Oleh sebab itu upaya ini

khususnya pelestarian lingkungan, tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah saja tetapi yang lebih berperan adalah masyarakat karena kondisi tersebut secara langsung di rasakan oleh masyarakat. Dengan demikian pihaknya mengharapkan upaya penertiban ini juga harus di dukung oleh semua pihak sehingga kawasan lingkungan yang ada di daerah ini akan dapat kembali normal seperti yang diharapkan. (wan)

seharusnya selaku manusia kita mengantisipasi segala kemungkinan agar tidak terjadi hal tak diinginkan,” himbaunya. Tak selang berapa lama, sekitar pukul 10.00 wib, Dinsosnakertrans Kabupaten Sambas melalui Kabid Sosial H Satono didampingi Camat Pemangkat Burhani B Soni, Kades Pemangkat Kota H Azwar Haidir, Kadus Nusantara Kaspul, Anggota DPRD Sambas, Tjong Tji Hok dan Jonosen menemui korban kebakaran, dan langsung meninjau korban kebakaran dan memberikan bantuan berupa perlengkapan bayi, perlengkapan masak, selimut, bahan pangan seperti mie instan, sarden, biskuit dan hal lainya dibutuhkan para korban kebakaran. “Begitu kami mendengar informasi kami langsung turun, dan ini bantuan dari Dinsosnakertrans, semoga

bisa meringankan beban korban kebakaran,” ujar H Satono kepada koran ini usai menyerahkan santunan di lokasi kebakaran. Sementara itu, salah satu korban kebakaran Jap Sam Ngo (73) yang setengah banagunan rumahnya dilalap api mengucapkan terima kasih atas kepedulian pemerintah, setidaknya dapat membantu keluarga kami yang hanya sehelai sepinggang karena kebakaran ini. “Terima kasih atas bantuannya,” jelasnya. Sementara itu, Anggota DPRD Sambas, Tjong Tji Hok, meminta bidang sosial dinsosnakertras selain bantuan sosial selain pangan, diharapkan kedepan rumah korban kebakaran dibantu dengan program rehab rumah. “Ini bisa dilakukan, kita minta tahun ini bisa direalisasikan bantuan rehab rumah tersebut,” jelas Bruno sapaan akrabnya. (har)

Sama dengan orang keterangan pihak kepolisian, pihak orang tua siswa yakni Yuswono juga menceritakan hal sama. Bahkan atas kejadian tersebut, membuat anaknya ingin pindah sekolah. “Sekarang ini anak saya tidak mau masuk sekolah, dan setiap pagi menangis bahkan dia minta pindah sekolah gara-gara kejadian tersebut,” katanya. Sebagai orang tua, Yuswono menyesalkan sang guru yang tidak meminta maaf. Ketika mendatangi SD Negeri I Singkawang Barat, ditempat tersebut telah dilakukan pertemuan yang melibatkan Kepala Sekolah, Orang tua Murid, Guru serta dari PGRI Kota Singkawang. Setelah kurang lebih dua jam lamanya, Ketua PGRI Kota Singkawang, Bambang S menemui para wartawan. Bambang menyebutkan semua sumber dari dirinya, wartawan dilarang mewancarai Kepala Sekolah maupun guru yang bersangkutan. Hal ini, lanjutnya, agar satu persepsi.

“Kita sudah melakukan pertemuan, dan tadi orang tua dengan guru sudah menyelesaikannya,” kata Bambang, Kamis (24/3). Bambang menyebutkan kejadian tersebut bermula ketika proses pembelajaran, sang guru bertanya kepada Rdw mengenai isi dongeng, tapi ketika ditanya anak tersebut dipanggil temannya. “Apa yang dilakukan siswa tersebut mendapatkan teguran dari guru, namun jawabannya tidak memuaskan sehingga guru mengambil kesimpulan anak ini tidak patuh,” kata Bambang. Guru tersebut, mencubit pipi kiri dan kanan anak tersebut. “Botol plastik milik siswa kemudian dihempaskan ke lantai, kemudian tutup nya terkena hidung siswa tersebut, dan hidungnya berdarah,” katanya. Namun saat orang tua siswa tersebut datang, lanjut Bambang, lantaran panik guru itupun tidak bisa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di ruang kelas tersebut. (fah)

Jau Ku Tewas Terpanggang Sambungan dari halaman 17

disusul pukul 04.12 wib BPK singkawang tiba dilokasi hingga saat pukul 04.19 wib BPK masih melakukan pemadaman api. Api berasal dari rumah Moci yang merupakan home industri pembuatan mie kuning yang berada dipingir sungai. Kuatnya angin hingga merembet ke rumah disamping dan belakang dari rumah api berasal. “Awalnya kami tidak tahu ada orang di rumah jadi pabrik mie itu, begitu dapat informasi masih ada orang dirumah fokus pemadaman di pabrik mie tersebut, kami mencari dan menemukan Jau Ku dengan posisi terlentang dan angkat tangan meninggal dibawah kasur miliknya,” katanya. Bersama warga dan pihak keluarga mengantarkan jenazah ke RSUD Pemangkat untuk divisum dan

rencananya akan dibawa ke yayasan pemakaman di Jalah Mohammad Hambal. Menurut Kapolres Sambas AKBP Pahala HM Panjaitan melalui Kapolsek Pemangkat Arryo TW, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki, dugaan sementara karena arus pendek listrik yang berasal dari pabrik mie kuning. “Saat ini kita masih melakukan olah TKP, dan mempolice line lokasi kebakaran untuk penyidikan tindak lanjut,” ungkapnya. Adanya kejadian ini, Kapolsek meminta warga meningkatkan kewaspadaan. Artinya, kata dia, warga harus rajin dan teliti dalam mengamankan rumah sendiri, pastikan kompor mati, obat nyamuk terpasang pada tempatnya tidak sembarangan, serta rutin mengecek kabel listrik maupun instalasi listrik di rumah. “Musibah memang tak bisa dihindari, maka sudah

Ngaku Dipukul, Ogah Sekolah Sambungan dari halaman 17

dibacakan tadi. “Tapi saat ditanya anak tersebut tidak bisa menjawab, kemudian dicubit pipi kiri dan kanan, kemudian sang anak pun mengaku dipukul dengan tangan ke arah muka. Botol minuman yang dibawa siswa tersebut, diambil kemudian dilemparkan ke meja dan tutup nya mengenai muka anak tersebut, sehingga ada pendarahan,” katanya. Tak lama berselang, dikatakan Asep, anak tersebut mengirim tiga kali pesan singkat kepada bapaknya, pertama anaknya hanya bilang dia sedang sakit, tapi di SMS terakhir anak tersebut mengaku telah dipukul oleh guru. “Mendengar itu, ayah korban mendatangi sekolah. Saat itu, ayah korban masih melihat anaknya dimarahi guru bersangkutan. Anaknya menangis, juga ada bercak darah di bajunya. Melihat itu, sang bapak marah kepada guru,” katanya. Setelah mendatangi seko-

lah, Yuswono, orang tua korban membuat laporan ke Polsek Singkawang Barat. Warga yang tinggal di Jalan Ratu Sepudak Gang Pelangi itupun kemudian membawa anaknya ke RSUD Abdul Azis untuk visum. “Korban sudah melakukan visum pada hari itu juga, sambil menunggu hasil visum, pelaku nantinya bisa dikenakan pasal 80 UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dimana jika hasil visum hanya menyatakan luka (ayat 1), maka pelaku bisa diancam hukuman penjara 3 tahun 6 bulan, jika ada luka berat (ayat 2) maka pelaku diancam hukuman penjara lima tahun,” katanya. Meskipun sudah ada MoU dengan pihak kepolisian, Asep mengingatkan dalam pasal MoU tersebut sangat jelas disebutkan Polri memberikan perlindungan kepada guru dari tindakan intimidasi, kekerasan, atau ancaman kekerasan yang dilakukan dalam lingkungan sekolah atau pihak di luar sekolah.

setempat.   Penangkapan pelaku BS merupakan hasil pengembangan dari penangkapan sebelumnya.Aksi penangkapan BA sendiri dilakukan dengan cara memancing pelaku dengan berpura-pura sebagai pembeli Sabu, begitu pelaku deal dengan polisi yang menyamar, baru dilakukan penangkapan di lokasi dengan BB di tangan.

“Pelaku kita pancing untuk lakukan transaksi dan pelaku menyetujui untuk bertemu di sebuah warung di dekat rumah pelaku. Transaksi kita lakukan, kemudian langsung kita lakukan penangkapan dan penggeledahan, maka ditemukan 2 paket dalam kotak rokok berada dalam saku jaket pelaku dan kemudian kita kembangkan ke rumah pelaku dan didapatkan 1 paket beserta 2 alat hisap, dan

timbangan. Pelaku saat ini kita amankan di Mapolsek Tayan Hulu untuk pemeriksaan,” katanya. Atas perbuatan melanggar hukum pelaku, BA dapat diancam dengan kurungan maksimal 15 tahun penjara. Hal ini sebagai pelajaran bagi pelaku lainnya yang masih berkeliaran di luar, dan polisi akan terus memburu pelakupelaku lain.Ade menghimbau kepada generasi muda

khususnya para pelajar di Kecamatan Tayan Hulu harus lebih pintar dalam pergaulan sehari-hari, memilih teman, dan kurangi kegiatan yang kurang bermanfaat, lebih banyak lakukan kegiatan positif di sekolah maupun keseharian. “Saya harap kita bisa jaga bersama anak-anak muda agar jangan terjerumus dalam dunia narkoba yang akan membawa mereka ke kamar bui,” ujarnya mengingatkan. (sgg)

Kerahkan 100 Personil Disebar ke 32 Gereja Sambungan dari halaman 17

( GSRI ) jalan Kalimantan, ada peringatan berupa kebaktian, dan ada perayaan Paskah untuk merayakan kemenangan akan kuasa maut (dosa) pada Minggu dengan kebaktian dan ada pembagian telur buat anak-anak sekolah Minggu dengan cara yang sederhana. Polres Singkawang akan mengerahkan sebanyak seratus personil kepolisian untuk

cmyk

melakukan pengamanan di 32 Gereja yang tersebar di Kota Singkawang. Selain itu, di luar jumlah tersebut, Polisi akan mengintensifkan patrol. “Masing-masing Gereja paling minimal nanti ada empat petugas, tapi untuk Gereja seperti di Jalan Diponegoro akan ditempatkan sebanyak sepuluh personil,” kata Kapolres Singkawang, AKBP Prianto melalui Kasubgag Humas, IPTU Asep S, Kamis (24/3).

Sambungan dari halaman 17

“Memang sampai saat ini pihak perusahaan sendiri masih melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terutama di Desa Sekais, tetapi untuk masyarakat Taba sendiri jelas menolak kehadiran perusahaan tersebut karena banyak hal yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat,” katanya. Selain pola pembagian hasil yang tidak jelas, masyarakat juga sangat tidak setuju dengan pola pembagian plasma yang di laksanakan oleh pihak perusahaan. Karena berdasarkan penjelasan pihak perusahaan di saat rapat sosialisasi di daerah ini mengatakan bahwa pada tahap pola pembagian plasma, akan di bagikan secara berkelompok kepada masyarakat bukan perorangan. Selain itu dalam pemeliharaan kebun plasma juga sampai kapan pun selalu dilakukan oleh pihak perusahaan sehingga masyarakat di bebankan untuk membayar kredit terus menerus. “Seharusnyakan pada pola pembagian plasma, perawatannya itu di serahkan secara langsung kepada masyarakat tetapi inikan tidak, sampai kapanpun masih di lakukan oleh pihak perusahaan dan masyarakat terus menerus membayar kredit kebun,” tuturnya. Kalaupun pihak perusahaan berkeinginan untuk menanamkan investasinya di daerah, diharapkan dapat merubah cara pengelolaan kebun plasma yang artinya kalau memang kebun plasma sudah layak dibagikan kepada masyarakat semestinya dapat di serahkan termasuk pembiayaan perawatan kebun juga di serahkan sepenuhnya sehingga saat membayar kredit kepada pihak perusahaan, masyarakat hanya membayar sesuai dengan besaran kredit yang sudah di tentukan oleh pihak perusahaan. Ditempat terpisah, BM Wilmar Group untuk Kabupaten Landak dan Sanggau, Gregorius Uus, mengatakan mengenai keputusan masyarakat yang ada di Dusun Taba yang menolak keinginan perusahaan di daerah ini, adalah sah-sah saja. Hanya mengenai pola dan cara yang sudah ditawarkan perusahaan kepada

masyarakat sudah sesuai dengan ketentuan Pemerintah, sehingga dalam hal ini pihaknya juga tidak dapat memaksa keinginan dari pihak masyarakat. “Sebenarnya kalau kita lihat dari program yang kita lakukan untuk masyarakat termasuk dari pola pembagian itu semua sudah sesuaidengan apa yang sudah di atur oleh pemerintah, hanya kemngkinan besar dalam penyampaian tentang pola ini saja yang belum di pahami sepenuhnya oleh masyarakat,” tuturnya. Mengenai cara pembagian hasil dan plasma pada umumnya sama dengan yang sudah di perusahaan lain dalam grup Wilmar. Jika ada pihak yang tidak jelas tentang permasalahan tersebut di harapkan dapat berkonsultasi dengan pihak perusahaan. Hanya kembali kepada masalah penolakan yang dilakukan oleh masyarakat, pihak perusahaan juga tidak bisa memaksakan kehendak untuk membangun perkebunan dikawasan tersebut   sedangkan konsekwensinya bagi daerah yang tidak menerima perusahaan di daerahnya akan di tinggalkan dan tidak mungkin di paksa. “Intinya ya kalau memang masyarakat sudah menolak kehadiran perusahaan di daerahnya,yangkitatidakmemaksa dan kita hanya akan membangun daerah dan masyarakat yang mau bergabung dengan kita,”ungkapnya. Sedangkan menanggapi adanya penolakan dari masyarakat atas keinginan perusahaan untuk membangun perkebunan di Daerah Taba tersebut, Kadis Perkebunan memalui Staf bidang perkebunan Disbunhut Kabupaten Landak, Aswanto, menyayangkan sikap dan penolakan yang di lakukan oleh masyarakat. Kendati katanya walaupun keputusan tersebut adalah murni keputusan dan hak dari masyarakat, tetapi setidaknya kesempatan yang cukup baik yang di tawarkan oleh pihak perusahaan di sia-siakan oleh masyarakat. Kendati katanya kalau di lihat dari keinginan dari pihak perusahaan khususnya wilmar group untuk menciptakan tanaman perkebunan yang lebih baik sudah semakin diupayakan dan hal ini terlihat

dari pihak perusahaan juga sudah mengarahkan pembangunan kebun plasma yang ada di perusahaan tersebut melalui dana refitalisasi sehingga cara yang akan di lakukan oleh Wilmar ini otomatis akan memberikan kemudahan kepada masyarakat. “Saya pikir ini mungkin penerimaan informasi masyarakatnya yang salah atau orang yang menyampaikan informasi tersebut barangkali yang salah sehingga masyarakat tidak memahami dengan baik,” tuturnya. Selama ini apa yang sudah di lakuan oleh peursahaan sudah mengikuti apa yang sudah mengikuti apa yang di tetapkan oleh Pemda. Menanggapi penolakan yang di lakukan oleh masyarakat terhadap IPM II oleh masyarakat Taba, bahwa pemerintah dalam hal ini hanya memberikan izin kepada pihak perusahaan sementara mengenai upaya bagaimana agar masyarakat mau bekerja sama dengan perusahaan itu adalah upaya dari pihak perusahaan. Hanya memang dalam hal ini kalaupun dalam hal tersebut ada kesalah pahaman atau kurang jelasnya tentang pola yang akan di laksanakan oleh pihak perusahaan kepada masyarakat sebenarnya masih dapat di perbaiki artinya dalam penentuan pola pembagian hasil ini   masyarakat juga masih memiliki hak untuk mengajuka tarawan kepada pihak perusahaan sehigga ini akan menjadi pertimbangan oleh pihak perusahaan. “Dalam hal inikan sipatnya masih sosialisasi dan mengenai keputusan mengenai pola pembagian hasil itukan kesepakatan masyarakat dan pihak perusahaan bagaimana yang terbaik,”tuturnya. Terkait dengan permasalahan tersebut,Seraya mengharapkan agar masyarakat kembali bisa melakukan pengajuan tentang pola pembagian hasil dan cara pengelola plasma kepada piak perusahaan. Dalam hal ini sesuai dengan keinginan bersama khususnya Pemda dalam pengelolaan usaha perkebunan harus saling menguntungkan artinya masyarakat tidak merasa dirugikan demikian juga dengan pihak perusahaan juga tidak diuntungkan tetapi dalam pengelolaan kebun harus saling menguntungkan. (wan)

Generasi Muda dipegang Effendi dan Ketua Ormas FKPPI dipegang oleh Drs Rubijanto.. Dalam Muscab nantinya, ada beberapa nara sumber yang akan memberikan saran, pendapat dna

pandangan terkait keradaan FKPPI dan GM. Terlebih saat ini masyarakat Kabupaten Mempawah sedang bersiapsiap akan melaksanakan hajatan besar berupa Pemilu Kepala Daerah. (ham)

Pengamanan yang dimaksud, dikatakan Asep, dilakukan secara terbuka dan tertutup, kemudian masalah keluar masuk kendaraan ke Gereja dengan melibatkan satuan Polisi Lalu Lintas. “Kita memang fokus dalam pengamanan lantas, tapi kita tidak boleh under estimate terhadap faktor lain, sehingga kita akan selalu waspada,” katanya. Lantaran jadwal Ibadah di Gereja tidak bersamaan, dika-

Sambungan dari halaman 17

materia ceramah meliputi UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhinnneka Tunggal Ika. Dikatakan Mas Moch Ridho, periode 2008-2013 keetua

Sambungan dari halaman 17

digunakan untuk berjualan. Karena adanya keluhan itu, lanjut Emy, Disperindagkop dan UKM beserta UPT Pasar memberikan pemahaman kepada PKL agar tidak menyimpan gerobaknya usai berjualan di sekitar vihara itu. Pada dasarnya, tambah

Emy, pemerintah setempat tidak melarang warganya yang berjualan, termasuk para PKL. Kendati demikian, para PKL ini diharapkan dapat mengikuti aturan, diantaranya tidak meninggalkan gerobaknya begitu saja. Emy menyatakan jika memang sudah menjadi peraturan untuk menjaga ketert-

iban dan kebersihan kota agar tidak terkesan kumuh. Karena itu, ia mengingatkan para PKL untuk membawa pulang gerobaknya usai berjualan dan menyimpan di tempat yang telah ditentukan. “Jangan salahkan, jika gerobak itu akan ditertibkan karena tidak mau ikut aturan,” tukasnya. (mse)

Pedagang Mesti Ikut Awasi Stok Barang Sambungan dari halaman 28

takan Asep, Polres Singkawang sifatnya akan menyesuaikan dengan yang ada. “Kita kebanyakan menyesuaikan dengan jadwal dari Gereja-gereja yang ada karena memang jadwalnya berbeda antara satu Gereja dengan lainnya,” katanya. PolresSingkawangmengimbau, dalam rangka menjaga keamanan saat perayaan Paskah. Seluruh warga harus saling menghargai antara sesama. (*)

+

FKPP dan GM

Simpan di Vihara

Pengedar Sabu Dijebak Polisi Sambungan dari halaman 17

Kades merupakan pendulang suara (footgetter) untuk kemenangan pemilu,” katanya. Ia menambahkan, berdasarkan PKPU No 7 tahun 2013 kepala desa dan perangkat desa yang akan mencalonkan diri sebagai calon legislatif, harus melampirkan surat pengunduran diri. Pengunduran diri tidak bisa ditarik kembali oleh para Kades. (wan)

Warga Taba Tolak Lahan Perkebunan

Kian Merajalela Sambungan dari halaman 17

gundurkan diri sebagai Kades. “Hal itu tertuang dalam Peraturan No 07 Tahun 2013, tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Partai politik pun terpaksa harus memberikan pilihan kepada caleg yang saat ini menjadi kepala desa antara mundur atau tetap mencalonkan menjadi anggota legislatif. Karena tidak dipungkiri,

Kapuas Hulu, M Yusuf, kepada koran ini, kemarin. Lebih lanjut Yusuf mengatakan, sudah sering kali yang menjadi korban ketika ada kasus barang-barang kedaluwarsa dan berbahaya adalah masyarakat. Sementara di Kapuas Hulu, hingga saat ini belum ada lembaga perlindungan konsumen ataupun yang sejenisnya. “Akibatnya, ketika ada kasus masyarakat menjadi sulit untuk melapor ke mana,”

katanya. Senada dengan itu, Ketua Komisi A DPRD Kapuas Hulu, Iman Shabirin mengatakan, selain perlunya kewaspadaan masyarakat, pedagang juga mesti meningkatkan pengawasan mereka. “Pedagang juga harus mawas diri. Mereka mesti lebih selektif dan ketat dalam melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap produk yang mereka jual kepada masyarakat,” kata Iman. Sudah seharusnya pedagang sering mengecek barang-

barang yang mereka jual. Jangan hanya ketika menerima dari distributor, langsung dipajang di etalase-etalase toko tanpa ada pengecekan. Karena bisa saja barangbarang tersebut sudah jatuh tanggal kedaluwarsanya ketika masih ditangan agen. “Pada intinya kita berharap pedagang juga lebih teliti selain konsumennya juga. Kalau sudah sama-sama teliti, maka dapat diminimalisir dikonsumsinya produk kadaluarsa oleh masyarakat,” tandas Iman. (wank)

+


PRO-KALBAR Pontianak Post

28 ABDI NEGARA

Ingat Sumpah Jabatan RODA sebuah pemerintahan akan berjalan maksimal apabila aparatur di dalamnya patuh dan taat pada sumpah jabatan. “Menjadi pegawai negeri sipil itu terikat akan sumpah dan janji jabatan. Jadi, harus ikhlasdalammelaksanakan tugas dan kewajiban yang diberikan. Jika itu terjadi, maka roda pemerintahan akan berjalan maksimal,” ungkap Wakil Bupati Kapuas Hulu, Agus Mulyana dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas Agus Mulyana kinerja. Agus juga menuturkan dengan adanya komitmen tersebut tentu akan berimbas pada pemerataan PNS dan peningkatan kinerja ditingkat kecamatan. Sebab itu, di samping komit dengan sumpah jabatan PNS juga harus taati Peraturan Pemerintah No.53 Tahun 2010. “Sebetulnya PP No 53 itu bukan hal yang mengekang PNS. Namun, dengan PP No 53 inilah etika itu dibentuk agar pemerintahan itu berjalan baik,” ungkap Agus. Untuk kedepan di Kapuas Hulu ini, lanjut Wabup, akan diambil langkah tegas baik pejabat struktural atau pun fungsional, sehingga terwujud PNS di Kapuas Hulu yang lebih profesional. “Jika dapat laporan dan data yang lengkap tentu akan Bupati dan saya tindak. Kalau sudah diingatkan masih juga begitu, ya kami ambil langkah tegas baik pejabat fungsional atau pun struktural,” tukas Agus. (wank)

Jumat 29 Maret 2013

PTPN XIII Berikan Pelatihan Budidaya Ikan SEBAGAI desa binaan PTPN XIII Distrik KB 1 bagi warga masyarakat Desa Meliau Hilir patut bersyukur dengan keberadaan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berada di wilayah ini. Hal tersebut diucapkan Kepala Desa Meliau Hilir, Drs Paulus D pada hari pertama pelatihan budidaya ikan air tawar yang berlangsung selama dua hari berturutturut, Senen dan Selasa (26-27 Maret), kemarin. “Tak dapat dilupakan, karena PTPN XIII (Persero) D, KB 1 yang berkedudukan di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau telah banyak memberi keberuntungan berupa pelatihan dan keterampilan bagi masyarakat, sehingga kedepan bagi yang telah mendapatkan pelatihan seperti ini dapat memanfaatkan

ilmunya,” tutur Kades. Saat menerima petugas dari Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kelautan (BP3K) Kabupaten di kantornya Selasa lalu, Paulus menyampaikan ke 26 orang peserta berkesempatan untuk mengikuti pelatihan beternak ikan keramba. Oleh karena itu, keberhasilan dalam pengelolaan usaha itu kami serahkan pada semua peserta ucapnya. Muspika Meliau yang terdiri dari Koramil dan Kepolisian menyambut baik dan mendukung sepenuhnya atas kegiatan tersebut, dan upaya tersebut mampu mengatasi serta mencukupi kebutuhan lauk pauk masyarakat. “Kecamatan Meliau sebagai penduduk yang cukup besar di Kabupaten Sanggau diakui kekurangan pasokan ikan air ta-

war, jikapun ada penikmatnya­ pun tidak dapat dirasakan seutuhnya disebabkan dari segelintir warga penangkap ikan selalu menggunakan tuba dan sentrom listrik, sehingga ikan yang dimakan terasa hambar,” tandas Sekcam Meliau Martinus Marono SP. Ditempat yang sama pihak PTPN XIII yang diwakili staf tehniknya mengatakan, Desa Meliau Hilir merupakan desa mitra binaan perusahaan, kare­ na itu PTPN XIII berkewajiban untuk memperhatikan sumber daya manusia yang berkualitas agar warga setempat tidak selalu bergantung pada satu mata pencarian. “Hal semacam ini bertujuan guna menambah penghasilan dan peningkatan tarap hidup masyarakat,” tukas Sarwono.

Di tempat yang sama pula dua petugas PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan) PTPN XIII memaparkan, BUMN seperti PTPN XIII saat ini sedang menggalang program desa binaan termasuk

memberi bantuan pinjaman ringan. Dengan demikian sasarannya adalah menuju desa dan masyarakat yang mandiri, supaya warga terlepas dari keterbelakangan ekonomi. (*/ser)

Pedagang Mesti Ikut Awasi Stok Barang

RALAT

Terjadi kesalahan pengetikan dalam teks foto di atas yang terbit pada hari Kamis, tanggal 28 Maret 2013. Terketik “RUMAH SAKIT: Ria Norsan menancapkan tiang pertama, tanda dimulainya pembangunan RS Abdul Azis, Mempawah.” Seharus­nya, “RUMAH SAKIT: Ria Norsan menancapkan tiang pertama, tanda dimulainya pembangunan RS Rusbini, Mempawah.” Demikian Ralat kami perbaiki. REDAKSI

FOTO IST

PELATIHAN: Kades Meliau Hilir dan PTPN XIII kerja sama Dinas Perikanan Kabupaten Sanggau lakukan pelatihan petani keramba ikan air tawar.

Terkait Masih Ditemukannya Produk Kedaluwarsa FOTO AWANK

PERIKSA BARANG: Petugas saat melakukan pemeriksaan barang di salah satu minimarket di kota Putussibau.

c

M

y

K

PUTUSSIBAU--Ditemukannya beberapa produk kedaluwarsa dan produk berbahaya yang dijual di tokotoko dan minimarket di kota

Putussibau, beberapa elemen mengimbau masyarakat untuk ekstra hati-hati. “Masyarakat mesti ekstra hati-hati. Jangan sampai membeli dan mengonsumsi produk kedaluwarsa dan produk berbahaya bagi kese­ hatan,” ungkap tokoh muda Ke Halaman 27 kolom 5


Pontianak Post

l

29

Jumat 29 Maret 2013

B BA AD DM M II N NT TO ON N

Indonesia di Grup Berat

tim bayangan Piala Sudirman Indonesia Sony Dwi Kuncoro Tommy Sugiarto Simon Santoso Dionysius Hayom Rumbaka Linda Wenifanetri Aprilia Yuswandari Adriyanti Firdasari Bellaetrix Manuputty Maria Febe Kusumastuti Rian Agung Saputro Angga Pratama Hendra Setiawan Mohammad Ahsan Muhammad Ulinnuha Ricky Karandasuwardi Nitya Krishinda Maheswari Anneke Feinya Agustine Suci Rizky Andini Della Destiara Haris Greysia Polii Meiliana Jauhari Tiara Rosalia Nuraidah Tontowi Ahmad Liliyana Muhammad Rijal Debby Susanto Fran Kurniawan Teng Shendy Puspa Irawati

+

Format Piala Sudirman Dalam Piala sudirman ini, ada 12 negara yang layak memperebutkan supremasi tertinggi untuk kejuaraan beregu itu. Ke 12 negara ini dibagi dalam empat grup. Dengan dormat setengah kompetisi, tiap negara peserta akan bermain dua kali. Dari masing-masing grup, akan diambil dua negara yang bisa maju ke babak lanjutan. Yakni posisi juara grup dan runner up. Dan sejak tahun Piala Sudirman 2011 lalu, untuk babak delapan besar peserta akan saling diundi kembali guna mengetahui lawannya. Sistem tersebut diharapkan mampu meminimalkan “main mata” antarnegara. Jadi seandainya Indonesia lolos dari babak penyisihan atau grup, dengan sistem pengundian ulang ini potensi Indonesia bertemu Tiongkok lagi di babak perempatfinal ada. Meski sebelumnya, di level grup keduanya sudah bertemu.

Grup Piala Sudirman A : Tiongkok,Indonesia,India B : Thailand,Korsel,Hongkong C : Malaysia, Jerman, Taiwan D : Denmark, Jepang, Singapura

Simon Santoso

JAKARTA --Drawing Piala Sudirman menempatkan Indonesia di grup berat. Berada di grup A, sejak babak penyisihan Indonesia harus berjibaku dengan juara bertahan Tiongkok dan kuda hitam India. Tahun ini Piala Sudirman digelar di Kuala Lumpur 19-26 Mei. Dalam pengundian grup kemarin (28/3) di Kuala Lumpur, empat negara berada di seeded teratas. Yakni Tiongkok, Thailand, Malaysia, dan Denmark. Hal itu didasarkan poin agregat dari pemain-pemain terbaik masing-masing negara di rangking BWF. Nah, Kasubid Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata menyebutkan pembagian grup di Piala Sudirman ini memang berat. Apalagi Tiongkok adalah juara bertahan dan unggulan menjadi grup. “Realitisnya kami akan mati-matian berjuang mengalahkan India kalau mau lolos babak selanjutnya,” ucap Christian kemarin. Dalam turnamen Piala Sudirman ini, masing-masing grup akan diambil dua negara teratas untuk lolos babak selanjutnya. Mengenai peta kekuatan Tiongkok, Negara Tirai Bambu itu merata. Dari tunggal putra,tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, pemain Tiongkok selalu masuk dalam lima besar dunia. Soal India, Christian melihat kekuatan ada di tunggal putri. Saina Nehwal dan Sindhu P.V. adalah dua nama yang bakal menyulitkan. Di luar tunggal putri, Christian memandang kekuatan Negeri Bollywood, julukan India, masih di sanggup dijinakkan oleh Indonesia. “Kami tak mau muluk-muluk dulu. Jangan ngomong juara dan sebagainya dlu. Yang penting buat kami adalah lolos grup dulu,” tutur Christian. Dalam kacamata pelatih berusia 63 tahun itu, berhadapan langsung dengan Tiongkok sejak babak penyisihan memberikan keuntungan sendiri. Yakni pemain dipaksa langsung ‘berkeringat’ sejak awal. Berkaca dari Piala Sudirman tahun 2011 lalu, langkah tim Merah Putih berawal dari grup B. Berhadapan dengan Malaysia dan Rusia, Taufik Hidayat dkk lolos sebagai juara grup. Pada perempat final, Indonesia menang tipis 3-2 atas Jepang. Sayang di babak semifinal, langkah Indonesia tersandung di kaki Denmark. Indonesia takluk 1-3 oleh Denmark. Menghadapi drawing tersebut, pelatih ganda putra Herry Iman Pierngardi menuturkan kekuatan ganda putra siap seratus persen. Dua pasangan utama pelatnas, Hendra Setiawan/M. Ahsan serta Ryan Agung/Angga Pratama bakal menjadi tulang punggung tim. “Siapa pun lawan, akan kita hadapi. Utamanya lawan India, ganda putra kita punya peluang menang. Pokoknya kalau persiapan sefokus seperti di All England, kita yakin mampu,” tutur Hendra Setiawan saat dihubungi. (dra)

+

Indonesia Waspadai Tunggal Putri India Dari hitung-hitungan di atas kertas, kalau mau lolos ke babak selanjutnya Indonesia harus menang dari India. Sebab lawan lainnya di grup A, Tiongkok adalah favorit juara dan secara rangking di tiap kategori Merah Putih ada di bawah Negeri

Tirai Bambu itu. Membedah kekuatan lini per lini Indonesia atas India, berdasarkn rangking pemain, hanya di sektor tunggal putri Indonesia lebih inferior. Tunggal putri terbaik India, Saina Nehwal ada di posisi dua dunia.

+

Sementara Indonesia Linda Wenifanetri di posisi 17. Kasubid pelatnas PB PBSI Christian Hadinata melihat kekuatan India ada di tunggal putri. Saina Nehwal dan Sindhu P.V. adalah dua nama yang bakal menyulitkan. Di luar tunggal putri, Christian memandang kekuatan Negeri Bollywood, julukan India, masih di sanggup dijinakkan oleh Indonesia. “Tapi jangan lupakan juga kalau grafik pemain tunggal putri kita, utamanya Linda (Linda Wenifanetri, red.) sedang naik. Walau secara rangking dengan Saina beda jauh, saya kira Linda bisa memberikan perlawanan,” tutur Christian. Pelatih ganda putra pelatnas Herry Iman Pierngardi menuturkan lawan India, Merah Putih memiliki beberapa sektor yang secara rangking lebih kuat. Yakni ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. (lihat grafis) “Saya melihatnya kita masih ada tiga

strong point kalau lawan India. Jadi kita bisa maksimalkan hal itu. TInggal bagaimana kita nanti kita mengolah strong point kita terhadap India,” ucap Herry IP, sapaan Herry Iman Pierngardi. Senada dengan Herry IP, pemain tunggal putri Adrianti Firdasari menuturkan India adalah salah satu kekuatan di tunggal putri dunia saat ini. Tak bisa dipungkiri Saina adalah salah stu pemain tunggal putri dengan pukulan komplit. “Saya kira kalau dilihat dari rangking, tunggal putri kita kalah. Namun Piala Sudirman ini kan kejuaraan beregu. Jadi secara psikologis ada perbedaan dibandingkan kejuaraan perorangan,” ujar Firda kemarin. Meski banyak yang pesimis kalau tunggal putri Indonesia akan kalah atas India, Firda malah sebaliknya. Firda menggelorakan optimis tinggi melawan India ini. Firda yakin rekan-rekannya di sektor tunggal putri siap memberikan yang terbaik di Piala Sudirman ini. (dra)

+

cmyk

C

m

y

k


30 GRASSTRACK

Harap Lebih Baik PONTIANAK—Pembalap grasstrack seri II Provinsi Kalimantan Barat 2013 siap berlaga di arena balap Taman Pasir Panjang Kota Singkawang. Diperkirakan sekitar 120 orang pembalap siap uji kepiawaiaannya. “Kita berharap dipertandingan seri II ini lebih baik lagi dibanding seri I kemarin di Ketapang,” ucap Iwan Kurniwan, Sekretaris IMI Kalimantan Barat, Kamis (28/3). Iwan mengulas hasil kejurda Grasstrack Seri I Provinsi Kalimantan Barat 2013 di Ketapang kemarin tampil optimal. Untuk hasil pertandingan berimbang. Namun dia mengatakan untuk di seri II di Singkawang diharapkan lebih baik lagi. Untuk hasil sementara seri I rangking tertinggi, Lian Herdianan, berasal dari Kota Pontianak. Kemudian rangking ke dua diperoleh Budi Nafe, asal Ketapang hasil point berimbang 65. Selanjutnya rangking ketiga, Mashuri total poin 63 asal Sanggau. Setelah itu rangking ke empat Robi GD total poin 22 asal Ketapang. Sementara rangking lima, Kidi, asal Ketapang perolehan total point 20, keenam, Yogi Embang total Point 18 asal Ketapang dan disusul Gugun WMS perolehan total point 18 asal Sanggau. Untuk kejurda di seri II Grastrack Kalimantan Barat 2013 di Singkawang dilaksanakan 30-31 Maret 2013. Kemudian dia juga mengatakan untuk pertandingan diharapkan kepada peserta harus memenuhi persyaratan secara administrasi. “Bagi para crosser harap segera mengurus KTA dan KIS ke saudara Mamas Hp 085252538738,” tegas Iwan. (irn)

ALL SPORT

Pontianak Post

z

Jumat 29 Maret 2013

SMPN 11 Raih Juara Umum Tetap Akan Ada Seleksi untuk POPDA P ONTIANAK—Sekolah Menengah Pertama Negri 11 sukses meraih juara umum di kejuaraan bola voli pasir kemarin. Gelar itu diraih setelah mampu menempatkan dan menyabet peringkat tertinggi baik di kelompok putra maupun putrinya. Di kelompok SMP putra, Juara I Faisal / Malik dari SMP Negeri 11 Pontianak sementara di kelompok putrid Juara 1 Ersa/ Dian dari SMP Negeri 11 Pontianak. “Awalnya pertandingan selesai

diperkirakan 30 Maret 2013. Tapi ternyata bisa lebih cepat dari jadwal semula,” ungkap Uray Aci Wirasyahdu, Kasi prestasi Dispora Kota Pontianak, Rabu (27/3) di GOR Khatulistiwa. Cepatnya jadwal berakhir karena total secara keseluruhan pemain hanya 36 Tim saja. “Mungkin peserta sedikit karena alasan mendekati ujian sekolah,” ungkap dia. Aci juga menyebutkan pertandingan berjalan kondusif dan berlangsung sportif. “Kita berharap para juara dapat mengikuti pertandingan untuk selanjutnya. Selain itu mereka juga dapat diikutkan ke Pekan Olahraga Pelajar Darah (POPDA) Kalbar 2013 nantinya,” katanya.

Suparma, Kepala Dispora Kota Pontianak menilai para pemain harus berlatih lebih giat lagi. Hal tersebut disampaikannya mengingat pertandingan POPDA Kalbar 2013 tidak lama lagi. Selain itu dia mengungkapkan meskipun sudah mengantongi gelar juara, tidak menutup kemungkinan mereka harus melewati proses seleksi kembali di TC nanti. Untuk itu dia berharap kepada juara-juara voli pasir putra-putri dapat mempersiapkan diri. “Harapan kita voli pasir Kota Pontianak dapat mempertahankan juara yang disandangnya selama ini. Dan alangkah lebih baik lagi, peserta juga dapat menjadi juara di tingkat nasional,” pungkasnya. (irn)

GRAFIS JUARA-JUARA VOLIPASIR

Kategori SMA Putra Juara 1 Yolio / Reza dari SMA Negeri 4 Pontianak. -XDUD,,5D¿O5HYDOGDUL60$1HJHUL3RQWLDQDN Juara III Rio / Darwis dari SMK Negeri 1 Pontianak. Juara IV Andre / Rizki dari SMA Panca Bakti. Kategori SMA Putri -XDUD'LOD6DULGDUL60$1HJHUL3RQWLDQDN Juara II Klesi/ Ria dari SMA Negeri 8 Pontianak. Juara III Rini/ Dinda dari SMA Negeri 4 Pontianak. Juara IV Ela / Lisa dari SMK Negeri 1 Pontianak. Kategori SMP Putra Juara I Faisal / Malik dari SMP Negeri 11 Pontianak. Juara II Imam / Eko dari SMP Negeri 21 Pontianak. Juara III Ragil / Fauzi dari SMP Negeri 02 Pontianak. -XDUD,9,YDQ-XQHUGDUL6031HJHUL%3RQWLDQDN Kategori SMP Putri Juara 1 Ersa/ Dian dari SMP Negeri 11 Pontianak. Juara II Anggi/ Asri dari SMP Negeri 1 B Pontianak. Juara III Nila / Vana dari SMP Negeri 10 Pontianak. Juara IV Clara/ Clarina dari SMP Negeri 9c Pontianak.

Tontowi/Liliyana Gabung Tim SURABAYA -- Beberapa perbedaan akan menghiasi kekuatan tim Indonesia di lanjutan babak penyisihan Axiata Cup 2013. Beberapa pemain andalan akan diturunkan untuk menjamin posisi teratas di klasemen akhir penyisihan. Indonesia, seperti tim-tim lain, masih harus menjalani tiga pertandingan penentu di akhir pekan ini untuk menentukan posisi mereka menuju semifinal. Hingga empat pertandingan yang sudah dijalani pada penyisihan pekan lalu, Indonesia berada di posisi

runner-up klasemen sementara dengan 12 poin. Meski posisinya masih cukup aman untuk mengisi posisi empat tim teratas menuju semifinal, perjuangan Indonesia masih cukup berat. Itu tak lepas dari jadwal yang akan mempertemukan Indonesia dengan pemuncak klasemen sementara Thailand, juga dengan All-Star Eropa dan Filipina. “Thailand harus kita waspadai. Apalagi masih ada All-Star Eropa dan Filipina yang akan kita hadapi. Prinsipnya, kita berusaha meraih

C

M

Y

K

kemenangan di tipa pertandingan, setidaknya di tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran,” ujar manajer tim Indonesia, Bambang Roedyanto. Kekuatan tim Indonesia di Round 2 Axiata Cup 2013 dipastikan bertambah. Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan ikut hadir menambah amunisi tim Merah Putih di DBL Arena pada 29-31 Maret ini guna membantu perjuangan Indonesia untuk lolos ke semifinal. Pasangan ganda campuran

yang baru saja sukses mempertahankan gelar juaranya di All England pertengahan bulan ini, mengaku akan tetap berjuang habis-habisan di tiga partai Indonesia berikutnya. “Kami memang masih agak jetlag. Tapi kami akan berjuang memberikan yang maksimal untuk tim. Apalagi kita tampil di hadapan pendukung sendiri,” tegas Liliyana dalam jumpa pers yang berlangsung di Hotel Mercure, Surabaya. Nama Tontowi/Liliyana sebenarnya sudah disertakan sejak awal oleh tim Merah Putih. Namun, karena

alasan kondisi yang belum fit, mereka sama sekali tak dipasang di pekan pertama penyisihan. Selain itu, skuad Merah Putih juga mendapatkan tambahan amunisi di tunggal putra. Selain Tommy Sugiarto dan Simon Santoso yang sudah diturunkan sejak penyisihan pertama, mereka akan diperkuat oleh Dionysius Hayom Rumbaka. Begitu pula di ganda putra dengan kedatangan M. Ahsan yang akhir pekan lalu baru melangsungkan pernikahan. (ady)


Pontianak Post

Jumat 29 Maret 2013

Edinson Cavani Peminat : Real Madrid, Chelsea, Manchester City Market value : sekitar 50 juta euro

Transfer : - Danubio FC ke Palermo (2007) - Palermo ke Napoli (2010)

Performa : Danubio (2005-2006) Main : 30 Gol : 12 Prestasi : Juara Torneo Apertura 2006-2007 Palermo (2007-2010) Main : 117 Gol : 37 Prestasi : Napoli (2010-sekarang) Main : 130 Gol : 95 Prestasi : Coppa Italia 2011-2012 Timnas Uruguay (2008-sekarang) Main : 47 Gol : 13 Prestasi : Juara Copa America 2011

Football lovers

31

Rp 882,4 Miliar,

Langsung Dilepas MADRID- Edinson Cavani telah mencuri perhatian klub-klub elite Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Performa hebat mantan pemain Danubio dan Palermo itu bersama Napoli dan timnas Uruguay membuat market value-nya meroket tajam di bursa transfer. Sejumlah media di Italia menyebut harganya berada di kisaran 50 juta euro atau setara Rp 621,4 miliar. Sedangkan situs database transfer ternama Transfermarkt mengestimasi market value striker berusia 26 tahun tersebut sekitar 45 juta euro (Rp 559,3 miliar). Namun, ayah Cavani, Luis Cavani, menyatakan Napoli hanya bersedia melepas anaknya bila ada klub yang berani menebus 60 juta euro (Rp 745,7 miliar). Dia berpotensi menjadi pemain dengan transfer termahal pada bursa transfer awal musim depan. Ketertarikan paling kuat datang dari Real Madrid, Manchester City, dan Chelsea. Belakangan sang ayah yang sedang berada di Madrid membuat pernyataan yang mengindikasikan Real berpeluang paling besar di antara ketiga tim itu. “Napoli telah menolak begitu banyak penawaran dari klub lain. Tetapi, saya pikir mereka akan menjualnya kalau ada yang bersedia membayar 60 juta euro,” kata sang ayah kepada Marca.

“Peluang cukup besar dimiliki Real. Setidaknya 50 persen dia akan menekan kontrak dengan Real, tetapi negosiasi dengan Napoli berjalan alot,” kata Luis. Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis juga tidak mau terburu-buru melepas pemain paling potensialnya itu. Cavani baru saja diberi kontrak besar dengan klausul bila ada klub yang siap menembusnya 71 juta euro (Rp 882,5 miliar), maka akan langsung diterima. “Dia senang berada di klub ini dan kami juga menyukainya. Tetapi, di sepak bola segalanya bisa terjadi. Apabila ada klub gila yang datang memberikan tawaran yang gila pula, maka kami terpaksa harus memikirkannya lagi,” jelas De Laurentiis, seperti dikutip Football Italia. Agen Cavani, Gennaro Famiglietti, juga menyatakan sama sekali belum ada pembicaraan yang dilakukan Cavani dengan klub lain manapun. “Beberapa klub bersedia membayar mahal, tetapi kami belum membuat kesepakatan apa

C

m

y

k

pun,” jelasnya. Sementara itu, kompa-

triot Cavani di timnas Uruguay, Luis Suarez, juga mengajak rekannya pindah ke Premier League. Kebetulan, Chelsea dan City sangat berminat kepadanya. Dia dan Radamel Falcao dianggap sebagai pemain paling diburu pada bursa transfer awal musim depan. Suarez menyatakan kepada Cavani bahwa dengan bermain di klub elite Inggris, peluangnya untuk lebih disorot semakin besar. Dia juga bisa membela tim yang secara reguler bermain di Liga Champions. Itu akan memberikan keuntungan kepada Cavani dan timnas Uruguay. (ham/ruk)

Edinson Cavani


STANLEY TUCCI “Whatever happens, stay who you are. Not just a soldier, but a good man.”

32

Pontianak Post ʁ Jumat 29 Maret 2013

- Dr Abraham Erskine, Captain America -

JATUH BANGUN AKU

MENGEJARMU...

Dangdut Is The Music Of

My Country

A DANGDUT, yang juga ikut meramaikan industri musik Indonesia, memang sempat jatuh bangun mengejar pencintanya. Sebelum akhirnya kembali booming seperti sekarang, musik dangdut pernah ngalamin masa pasang dan surut loh. Gini nih kirakira gambarannya.

TAHUN 1970–1990 Ini nih masa kejayaan musik dangdut. Musisimusisi dangdut banyak yang bermunculan dan mendapat tempat tersendiri di hati penikmat musik indonesia, bahkan hingga luar negeri. Pedangdut yang tersohor, antara lain, Laila, Elvy Sukaesih, Iis Dahlia, Camelia Malik, Ikke Nurjanah, hingga musisi yang disebut Raja Dangdut Rhoma Irama. Mereka semua jadi selebritis papan atas Indonesia yang nyanyi sekaligus main film. Yeah, soalnya waktu itu dangdut jadi kebanggaan. Dangdut semakin dekat dengan masyarakat karena liriknya pas dengan kehidupan sehari-hari. Contohnya, lagu-lagu yang dibawakan Rhoma Irama berjudul Judi dan Begadang.

TAHUN 1990–1999 Meski albumnya masih banyak keluar dan muncul ke pasaran, dangdut mulai kalah pamor dengan jenis aliran musik yang banyak bermunculan di era ini. Nggak ada pedangdut yang ikonik. Bahkan, di era ini stigma masyarakat udah bergeser menganggap bahwa musik dangdut tidak berkelas.

TAHUN 2000– 2008 Para era ini orang-orang semakin jenuh dengan musik dangdut orisinil. Para musisi yang berasal dari Jawa, khususnya Jawa Timur, mulai memodifikasi dangdut yang di-mix dengan dangdut koplo. Sayang, kemajuan tersebut nggak bisa buat musik dangdut kembali naik pamor. Sebab, munculnya musik dangdut koplo ternyata diiringi goyangan yang terkesan erotis. Sebut saja Inul Daratista dengan goyang ngebornya pada 2000. Kemudian, Dewi Persik dengan goyang gergajinya pada 2003. Hal tersebut membuat musik dangdut semakin dinilai kampungan. Ditambahi lagi dengan lirik yang vulgar.

KHIR-akhir ini, raja dangdut Rhoma Irama emang lagi gencar-gencarnya mengkampanyekan dangdut, dan beliau sempat berjanji juga nih bakal mendaftarkan musik dangdut ke UNESCO sebagai warisan dunia yang berasal dari Indonesia. Wuih.. setuju banget donk? Gimana dengan kamu sobat, pada suka musik dangdut nggak sih?

Lirik yang Kontroversial Emang, musik dangdut ini identik banget sama liriknya yang unik, ceplas-ceplos dan kontroversial. Tapi itu malah jadi kelebihan dari musik dangdut nih, ternyata makin aneh lirik lagu makin banyak yang mendendangkannya tuh. Ups, asal yang nyanyi sesuai umur aja yah! “Emang banyak tuh lagu dangdut sekarang yang aneh-aneh liriknya. Tapi banyak yang suka. Liriknya tuh yang biasa dibilang Rhoma Irama dangdut koplo alias seronok. Makin kontroversial kan makin ngetop,” ujar Fadli Rahmad Irfan. Contohnya gimana tuh, Fad? ”Haha... banyaklah, kayak ABG Tua itu, lupa siapa yang nyanyiin,” kata cowok yang kul di ABA ini.

Saat ini malah dangdut mulai naik pamor. Ridho Rhoma yang awalnya membawa nuansa muda serta beda. Kemudian, ada Ayu Ting Ting yang membuat dangdut makin fresh. Dengan lagu berjudul Alamat Palsu dan Sik-Asik, Ayu Ting-Ting membawa genre musik dangdut ke acara-acara musik Indonesia. Bravo Dangdut! Ditunggu ya musisi dangdut berkualitas lainnya. (*/det)

Nggak : 50,7% Ya : 49,3%

Must Have Trademark Trio Macan, Lima Serigala, Zaskia Itik, dan Donald Bebek (#eh nggak termasuk ya?) masuk jajaran artis dangdut papan atas. Maklum, mereka lagi booming-boomingnya nih lewat lagu andalan yang kontroversial juga. Selain lagunya yang kontroversial, ada lagi yang nggak ketinggalan dari mereka. Goyangnya bok! Hmm, tau donk gimana goyangan pas mereka tampil?! Nggak roboh aja tuh panggung saking hebohnya. Ini juga nih yang buat (sebagian) masyarakat suka, dan buat mereka laris manis. ”Setiap artis dangdut tuh kan harus punya ciri khas, karena masing-masing udah menonjol jadi biasanya ciri khas tersebut ada di nama panggung sama goyangnyanya di panggung. Jujur aja, penyanyi dangdut yang aku suka saat ini cuma Ayu Ting Ting. Dia lebih mendingan daripada yang lain,” celoteh Nia Safitri di Fakultas Hukum Panca Bhakti ini. Have Fun With Dangdut! Kalo pas nampil juga artis dangdut nggak ketinggalan glamornya. Nggak mau kalah sama teteh Syahrini, sesuatu banget dah! Mulai dari rambut yang warna-warni sampe baju yang animal print keluar semua. Hihi. “Tapi heboh penampilannya itu yang buat meriah. Makanya acara musik ataupun penghargaan lainnya suka mengundang artis dangdut, karena tanpa mereka kurang heboh acaranya,” kata Difa Afrianda. ”Lagu dangdut enak buat seru-seruan sama temen-temen. Biasa dibawa joget. Ya suka aja, kadang nyanyi di karoke buat lucu-lucuan,” lanjut Triyani Amanda Nawita di SMA Negeri 9 ini. (lrz)

MODEL : RINDI (LAMODA MANAGEMENT)Ɣ)272*5$)(5HARYADIƔ*5$),6 /$<287FIQRIE YUDHISTIRAƔ /2.$6,TEKNIK PHOTO II GAJAHMADA

BY : GHEA

TAHUN 2009–SEKARANG Musisi-musisi dangdut tidak berhenti untuk melakukan transformasi agar terus eksis di Indonesia. Karena itu, muncul lah musikmusik dangdut yang berbau house music. Selain itu, dangdut dengan lirik-lirik lucu kembali disukai masyarakat Indonesia. Di antaranya, Cinta Satu Malam milik Melinda, Keong Racun milik Lisa, dan Iwak Peyek yang dipopulerkan Trio Macan.

Apakah kamu suka musik dangdut?

Joko Pramono

Mahasiswi STMIK

Alasan suka musik dangdut? Rame, enak buat joget : 56,8% Enak didengerin : 40,5% Gampang diingat : 2,7%

“Suka lagu dangdut nggak juga mesti sampai harus memiliki lagu dangdut di hape. Aku salah satu penggemar lagu dangdut yang dinyanyikan Rhoma Irama dengan judul Begadang. Meskipun nggak memiliki lagu dangdut favourit di hape, aku bisa tetap mendengarkan lagunya. Kebetulan aku penggemarnya bang Haji Rhoma dan lagu Begadang itu sesuai dengan suasana hati. Selain itu lagu Begadang ini banyak memiliki arti yang mendalam dan pesan moral yang tinggi terutama untuk muda-mudi.”

Kamu menyimpan lagu dangdut di gadgetmu? Nggak : 64,9% Ya : 35,1% Jumlah Responden : 75

Like fanpage Xpresi :

Follow Xpresi :

Xpresi Pontianak Post

@XpresiPtkPost

C

M

Y

K

Jangan Nge-Judge Musik Dangdut SETELAH sempat mati suri, menurutku, musik dangdut di Indonesia sekarang sudah lumayan bagus lagi. Kita semua tahu, mayoritas masyarakat selama ini sedikit memandang negative dangdut ataupun penyanyi dangdut. Tetapi, kita harus ingat, nggak semuanya benar, nggak semua yang dipandang masyarakat seperti itu. Banyak musisi dangdut yang membawakan dangdut sesuai dengan sebagaimana seharusnya kok karena kecintaan mereka terhadap musik tersebut. Bagi Ayu, dangdut nggak sekadar music of my country, tapi lebih dari itu. Musik dangdut adalah segalanya.

BLA BLA BLA

Sebab, yang mengantarkan Ayu sampai bisa kayak sekarang ini adalah musik dangdut. Sejak SMP, Ayu terjun di musik ini dan hingga sekarang berkomitmen terus bertahan untuk berkarir di jalur ini. Pesan Ayu buat temanteman semua, buat generasi muda Indonesia, jangan suka ngejudge musik dangdut sembarangan. Kita harus selalu ingat bahwa musik ini adalah musik asli Negara kita yang sudah seharusnya kita jaga. Jangan terus-terusan memandang sebelah mata musik dangdut karena sebenarnya musik dangdut adalah kekayaan bangsa Indonesia. Hidup musik dangdut!! (*/det)


Penelitian di Australia menunjukkan, anak penyuka layar kaca (termasuk komputer) lebih rentan jantungan di masa tua mereka. Berhadapan dengan monitor lebih dari 2 jam per hari masuk kategori rentan jantungan. Awalnya, hanya mengalami penyempitan pembuluh darah mata. Gejala itu pemicu dini penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Tahukah

Anda?

Pontianak Post Jumat 29 Maret 2013

B E A U T Y

&

33

H E A L T H Y

Otak Butuh Cukup Tidur

DOK. FOTO: MUDJADI/PONTIANAKPOST

HARAP-HARAP CEMAS : Semakin mendekati pelaksanaan Ujian Nasional, perasaan cemas tak hanya dihinggapi oleh murid, tetapi juga oleh orang tua, juga guru. Tampak gambar, para siswa terlihat serius mengerjakan soal ujian nasional, tahun 2011 lalu.

Cemas saat UNAS Setiap anak-anak akan merakan stres dan ketakutan yang sangat berat apabila mendengar yang namanya ujian nasional. Bukan hanya karena harus belajar ekstra, melainkan bayang-bayang ketakutan akan tidak lulus juga akan senantiasa menghantui pikiran mereka. Kira-kira apa yang akan dilakukan mereka dan para orangtua di rumah agar rasa takut itu tidak menjadi berlebihan. Atau bahkan membuat anak menjadi stres? Oleh: RAHMAT SUDIRO TAK sedikit para siswa dan orang tua, yang merasa gelisah apabila menyambut yang namanya ujian akhir nasional. Siswa akan melakukan kegiatan belajar ekstra, sehingga kegiatan itu akan banyak sekali menyita tenaga dan pikiran mereka. Tak jarang anakanak biasanya jatuh sakit apabila menyambut ujian nasional. Hal ini sangat memusingkan bagi para orang tua tentunya. Salah satunya Cici Cahyanti (32). Ibu rumah tangga ini mengaku ikut menjadi pusing melihat anaknya yang sakit menyambut ujian. Peristiwa itu berawal dari anaknya yang meningkatkan porsi belajarnya menjadi sampai larut malam. “Mungkin gara-gara kecapean, ia jadi sakit. Tapi sakitnya ringan saja, namun meski begitu saya juga cemas,” ungkapnya. Selain itu, sang anak juga sering menyendiri

dan termenung. Rasa trauma pernah gagal pada tingkat SMP dulu, menjadi alasan mengapa ia takut untuk tahap SMA sekarang. “Anak saya takut gagal lagi,” cetusnya. Dan jelas inipun membawa dampak pikiran kepada dirinya sebagai ibunda. “Anak yang ujian, saya yang jadi kepikiran, stress juga rasanya,” timpalnya, memegang kepala. Sementara itu berusaha meyakinkan anak serta menyuruhnya tetap tegar menerima segala apa yang terjadi nanti, adalah cara yang tepat agar anak tidak stres. Hal ini diungkapkan Hj. Maimunah, warga jalan Sui Jawi. “Kalau saya senantiasa meyakinkan anak bahwa manusia bisa berencana, namun Tuhan jua yang akan menentukan,” imbuh wanita 46 tahun itu. Menyambut ujian nasional pastinya anak harus belajar lebih banyak guna berusaha agar mendapatkan

yang terbaik. Untuk itu ibu Mai sapaan akrabnya memberikan vitamin agar anak tidak jatuh sakit. “Setelah itu barulah berdoa agar harapan sesuai dengan kenyataan yakni lulus SMP,” tandasnya. Lain halnya dengan Maimunah dan Cici, ibu rumah tangga lainnya Rohana (44 th) mengaku tidak terlalu panik menghadapi ujian nasional. Perempuan yang juga berprofesi sebagai guru itu menuturkan bahwa, siap menerima keputusan apapun menyangkut anaknya di sekolah. “Anak saya memang sedikit bimbang menyambut ujian, tapi saya mencoba memotivasi dia agar tetap tenang,” katanya tegas. Menurutnya, sikap tenang juga bisa mempengaruhi tingkat keberhasilan pada ujian akhir. “Coba bayangkan kalau tidak tenang, maka menjawab soal pun akan jadi asal-asalan yang sudah sehar-

usnya benar malah diubah jadi yang salah,” katanya. Untuk itu, Rohana selalu berusaha membuat anaknya tenang. Untuk kesehatan fisik sendiri, warga Jalan Tabrani Ahmad itu mengaku memberikan suplemen kepada anak, agar si anak tidak gampang sakit dan dapat fokus ujian. “Kan sudah banyak tuh suplemen-suplemen yang bisa buat anak cerdas,” ungkapnya. Memang ujian adalah momok yang sangat menakutkan. Sudah sepatutnya bagi para anak-anak lebih serius belajar dan berdoa, sementara orang tua akan terus memotivasi anaknya, serta mendukung dan memfasilitasi anaknya agar lebih mudah. Karena apabila ada kemauan pasti ada jalan, serta apabila ingin mndapatkan sesuatu yang maksimal, maka kita harus melakukan hal yang maksimal pula. **

BAGAIMANAcara orang tua untuk menenangkan anak-anaknya menjelang ujian nasional (unas) agar tak cemas atau depresi? Menurut Nur Ainy Fardana Nawangsari SPsi MSi, psikolog dari Universitas Airlangga (Unair), perasaan cemas bisa menurunkan rasa percaya diri secara drastis. ’’Cemas juga membuat siswa tak bisa berpikir jernih,’’ katanya seperti dilansir Jawa Pos. Misalnya, bila ternyata soal yang dihadapi jauh lebih sulit daripada soal latihan, anak bisa-bisa tak mampu mengerjakan apa pun. Akibatnya, mereka panik dan kehilangan daya kreatif. Padahal, bisa jadi soal itu dapat diselesaikan dengan mudah. Untuk mendapatkan rasa tenang tersebut, peran orang tua sangat diperlukan. Sayang, yang umum terjadi, orang tua justru tak kalah panik. Orang tua terpatron pada pemikiran bahwa anaknya harus lulus dengan nilai baik. Jangankan mendukung agar lulus, terkadang orang tua justru membebani anak dengan bermacam tuntutan. ’’Tuntutan itu terkadang tidak realistis. Mereka tak hanya ingin si anak lulus, tapi juga mengantongi nilai yang baik tanpa melihat kemampuan si anak,’’ katanya. Anak pun dipaksa belajar ekstra. Semakin lama belajar dianggap semakin banyak pelajaran yang terserap. ’’Padahal, bisa jadi si anak justru tersiksa,’’ ucap dosen Fakultas Psikologi Unair tersebut. Memang, harus diakui, itu terjadi karena banyak orang yang menganggap unas adalah segala-galanya. Unas merupakan ukuran tinggi rendah prestasi akademis anak. Namun, sejatinya unas bukan parameter sempurna. ’’Unas hanya mengukur tingkat kemampuan matematika, bahasa, dan logika. Sementara itu, mungkin saja si anak lebih berbakat di bidang lain. Misalnya, olahraga atau seni. Itulah yang harus diketahui orang tua,’’

Berisiko Jadi Penyakit Mental SETIAP kali menjelang ujian nasional (unas), ”penyakit cemas” kerap dialami para murid yang akan mengikuti ujian itu. Termasuk para guru dan orang tua. Penyebab kecemasan tersebut bisa bermacam-macam. Mulai takut tidak bisa mengerjakan soal, takut bakal tidak lulus, hingga takut nama baik sekolah akan buruk. Mengapa seseorang bisa merasa cemas? Tepatkah jika cemas itu disebut sebagai penyakit? Seperti dilansir dari Jawa Pos, dr Nalini Muhdi Agung SpKJ, psikiater dari RSUD dr Soetomo mengatakan, cemas berkaitan erat dengan depresi. ”Cemas yang tak tertangani dengan baik bisa memicu depresi,” kata Nalini. Sedangkan

penyebab cemas adalah stres. Ada dua macam stres, yakni eustres (stres yang sehat) dan distres (stres yang tak sehat atau stress yang tak terselesaikan). Stres yang sehat, misalnya yang terjadi pada wartawan yang setiap hari dikejar deadline. Begitu deadline sudah terlewati, stres itu akan hilang. Intinya, stres yang sehat adalah yang bisa terselesaikan. ”Takut tidak lulus menjelang unas dan takut tidak dapat mengerjakan soal berpotensi memicu distres. Distres inilah yang membuat cemas, bahkan depresi,” ungkapnya. Dalam konteks ini, cemas bisa juga disebut sebagai penyakit. Karena menjadi gangguan, yakni gangguan mental.

Nalini mengatakan, menjelang unas, dirinya banyak mendapatkan pasien para orang tua yang mengonsultasikan anak-anaknya. ”Saya selalu mengatakan kepada para orang tua, menjelang unas, orang tua janganlah malah menambahi kecemasan anakanaknya,” tutur perempuan yang kerap menjadi pembicara seminar di tingkat nasional maupun internasional tersebut. Misalnya, anak-anak ditarget dengan nilai tertentu. Atau diberi target harus lulus. ”Ini akan menjadi beban bagi anak-anak,” lanjutnya. Ketika di rumah, mereka berharap mendapatkan kenyamanan . Karena itu, jika di rumah pun, para orang tua memberikan tekanan-

C

M

tekanan kepada anak-anaknya, misalnya harus bernilai bagus atau harus lulus, ini akan menimbulkan stressor (faktor yang membuat stres). Lantas, apa tanda-tanda seorang anak mengalami penyakit cemas? Secara fisik, kata Nalini, penyakit cemas bisa ditandai dengan seringnya berkeringat atau merasa berdebar-debar. Secara psikis, gejala yang bisa muncul misalnya anak menjadi penakut, tam pak tidak tenang, dan semangat menurun. Pada banyak kasus yang ditemui, pada anak-anak dan remaja, penyakit cemas itu lebih sulit dideteksi. Tapi lebih cenderung pada penampakan para perilaku.

Y

K

”Misalnya, anak tiba-tiba menjadi pemarah atau pembangkang,” ucapnya. Terkait dengan unas, ia mengamati, unas saat ini telah menjadi momok bagi anak-anak yang akan mengikutinya, termasuk para guru. ”Unas dianggap segalagalanya. Padahal, seorang anak juga harus belajar dari kehidupan. Misalnya, anak harus diajari nilai-nilai yang ada di masyarakat, diajari berbagi, serta diajari untuk bertoleransi,” jelasnya. Yang terjadi, belajar dari kehidupan ini sering dieliminasi oleh pendidikan formal atau belajar kognitif di sekolah. (upi/ c9/kum)

jelas Nu r Ainy. Karena itu, seharusnya orang tua juga harus siap dengan kondisi terburuk. Artinya, jika ternyata si anak tidak lulus unas, jangan menganggap hal itu merupakan akhir segalanya. ’’Daripada bermuram durja, cari kelebihan lain si anak dan coba kembangkan,’’ katanya. Tetapi,tak disarankan pula anak ogah-ogahan dalam menghadapi unas.Serius tetap perlu, tapi santai juga penting.’’Yang jelas, jangan memforsir badan dan pikiran. Belajar yang cukup. Luangkan waktu untuk istirahat,’’ lanjutnya. Tidur merupakan jalan yang paling efektif. Dengan tidur, otak akan lebih tenang, tubuh pun tak terusmenerus menegang. ’’Mereka juga lebih rileks dan berkonsentrasi mengerjakan soal keesokannya,’’ ungkap Nur Ainy. Untuk mendapatkan tidur yang cukup, idealnya dibutuhkan waktu enam jam. ’’Hindari melakukan kegiatan yang bisa mengaca ukan memori. M i s a l , b e rmain PlayStation, menonton TV & film,’’ ujarnya. Dua Porsi Buah Ditambahkan Prof dr Bambang Wirjatmadi MS MCN PhD SpGK, suplai gizi yang memadai juga harus menjadi perhatian penting. ’’Usahakan mengonsumsi minimal dua porsi buah yang kaya vitamin C,’’ ucapnya. Sebab, vitamin C bermanfaat menonaktifkan histamine yang memicu flu. Untuk sayur, pilih yang hijau serta jingga yang kaya antioksidan. ’’Jangan lupa, perbanyak air putih,’’ kata Bambang. Menghadapi unas, muncul rasa cemas. Kondisi tersebut sering memunculkan diare hingga dehidrasi. ’’Ada baiknya mengonsumsi yoghurt untuk menghindari keluhan pencernaan,’’ ujarnya. Bagaimana dengan vitamin? Bambang mengungkapkan, jika kebutuhan nutrisi tubuh sudah terpenuhi dari makanan dan minuman, suplementasi vitamin tak dibutuhkan. (ai/nda/kum)


34

Pontianak Post

C

m

y

k

Jumat 29 Maret 2013


Pontianak Post

C

m

Jumat 29 Maret 2013

y

k

35


cmyk

36

Soccer

Pontianak Post

l

Jumat 29 Maret 2013

+

+

TIMNAS Montenegro

Balkan Unjuk Kekuatan PODGORICA - Perang yang berkecamuk di semenanjung Balkan pada awal 1990-an telah memecah belah Yugoslavia. Di sepak bola, negara eks-Yugoslavia terpecah menjadi enam, yakni Krosia, BosniaHerzegovina, Serbia, Montenegro, Macedonia, dan Slovenia. Hebatnya, pada kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Eropa ada tiga negara yang berpotensi lolos ke Brasil. Bahkan, Bosnia dan Montenegro sekarang menjadi penguasa di grupnya masing-masing. Bosnia berkuasa di grup G dan Montenegro di grup H. Kroasia yang selama ini menjadi negara pecahan Yugoslavia yang paling sukses, juga berpeluang besar. Memang, mereka berada pada posisi kedua klasemen sementara grup A. Namun, koleksi poinnya sama banyak dengan penguasa klasemen, Belgia (16 poin). Sungguh disayangkan karena Kroasia juga harus berada dalam satu grup dengan dua saudaranya, yakni

Serbia dan Macedonia. Serbia yang berpperformanya menurun setelah keterlibatannya pada Piala Dunia 2010 peluangnya lolosnya tipis, sedangkan Macedonia nyaris habis. Kroasia layak disebut sebagai pecahan Yugoslavia yang paling sukses. Mereka paling sering tampil di major tournament. Tim berjuluk Vatreni itu tiga kali tampil di Piala Dunia dan empat kali di Euro. Ranking FIFA-nya juga paling bagus, di peringkat kesembilan. Prestasi tertinggi negara pecahan Yugoslavia di Piala Dunia juga dipegang Kroasia. Mereka mampu mencapai peringkat ketiga pada Piala Dunia 1998. Ketika itu Kroasia diperkuat nama beken seperti Davor Suker, Zvonimir Boban, dan Robert Jarni. Jadi, bukan hal yang mengherankan bila mereka bisa menembus Piala Dunia 2014. Mereka memiliki tradisi. Lebih hebat apabila yang mampu lolos adalah Bosnia dan Montenegro. Sebab, itu akan menjadi Piala Dunia

pertama mereka. Bukan hanya Piala Dunia, kedua negara itu juga belum pernah tampil di major tournament. Namun, mereka sudah nyaris dalam beberapa kesempatan. Bosnia mencapai playoff Piala Dunia 2010 dan playoff Euro 2012, sedangkan Montenegro playoff Euro 2012. Nasib sial bagi Bosnia karena dalam dua edisi playoff selalu bertemu dengan Portugal. Mereka kalah agregat 2-0 pada playoff Piala Dunia 2010 dan kalah agregat 6-2 pada playoff Euro 2012. Montenegro kalah playoff Euro 2012 dari Republik Ceko dengan agregat 0-3. “Saya pikir sekarang menjadi kesempatan buat kami. Ini adalah tim yang lebih berpengalaman. Kami pernah merasakan dua playoff dan saya pikir peluang ke Brasil cukup baik,” kata Edin Dzeko, bintang Bosnia seperti dikutip Soccernet. Kali ini, agar tidak kembali terjebak dalam playoff, Bosnia berambisi untuk lolos langsung. Peluangnya

cukup terbuka. Mereka mengemas 13 poin di grup G dan unggul tiga angka atas pesaing terdekatnya Yunani. Dari Slovakia di posisi ketiga, mereka unggul lima poin. Dengan sisa lima pertandingan dan dua di antaranya berlangsung di markas Bosnia, peluang mereka cukup baik. “Kami harus tenang dan mengambil setiap kesempatan yang ada. Akan lebih baik bila lolos langsung. Akan sangat bersejarah buat kami,” kata Dzeko. Lalu, Montenegro yang baru saja menahan Inggris 1-1 di Podgorica (26/3), juga punya peluang bagus. Mereka memimpin dengan 14 poin atau unggul dua angka di sisa empat laga. Laga paling vital ketika Montenegro bertandang ke Wembley, 11 Oktober nanti. “Sekali lagi kami mampu menahan Inggris (sebelumnya mereka dua kali menahan imbang Inggris di kualifikasi Euro 2012). Namun, persaingan belum selesai. Kami tidak boleh lengah, hingga melawan mereka di Wembley,” kata Branko Brnovic, pelatih

Tim Besar Bisa Terlempar KEJUTAN dari negara pecahan Yugoslavia plus bangkitnya tim kuda hitam seperti Belgia, Rusia, dan Swiss, berpotensi menghilangkan peluang sejumlah tim besar Eropa untuk lolos ke Piala Dunia 2014. Setidaknya mereka harus melewati jalan panjang, playoff. Beberapa negara langganan Piala Dunia yang sedang terseok-seok di antaranya Portugal, Inggris, dan Prancis di zona Eropa. Portugal yang paling kesulitan. Mereka berada pada posisi ketiga klasemen sementara grup F di bawah Rusia dan Israel. Beruntung bagi Portugal karena dari empat pertandingan sisa, tiga di antaranya di kandang. Hanya, sulit bagi mereka untuk lolos langsung ke Brasil. Sebab, Rusia sangat perkasa. Dari empat laga mereka selalu menang dan meraih 12 poin. Hebatnya lagi tak pernah kebobolan. Itu artinya Portugal akan kembali melanjutkan tradisi playoff seperti dua major tournament terakhir. Mereka lolos ke Piala Dunia 2010 dan Euro 2012 melalui playoff. Kebetulan, mereka selalu berhadapan dengan Bosnia dan selalu menang. Nasib serupa juga berpotensi dialami

+

Prancis. Mereka sempat unggul di grup I di atas Spanyol. Namun, kekalahan 0-1 dari Spanyol (26/3) mengubah peluang mereka. Mereka tertinggal satu poin di sisa tiga pertandingan. “Situasi kami sekarang memang tidak menguntungkan, tetapi peluang kami lolos langsung masih terbuka. Kami hanya perlu selalu menang dan berharap pesaing sedikit lengah,” jelas Didier Deschamps, pelatih Prancis, seperti dikutip Goal. Inggris juga kesulitan menembus Piala Dunia 2014 secara langsung. Kemungkinan mereka harus melewati playoff, tetapi segalanya masih bisa berubah di empat laga sisa. “Tidak ada yang ingin melewati playoff. Masalahnya, hanya ada satu tim yang lolos langsung,” terang Roy Hodgson, pelatih Inggris, seperti dilansir Guardian. Mereka tentu tidak ingin mengulang memori kelam gagal lolos ke Piala Dunia 1994. Ketika itu Prancis juga mengalami nasib serupa. “Biasanya dalam satu grup ada dua tim bagus, tetapi dalam grup kami lebih dari itu,” jelas Hodgson merujuk kepada Ukraina dan Polandia, selain Montenegro yang memimpin klasemen. (ham)

+

cmyk

C

m

y

k


Pontianak Post