Page 1

082150002031 085347259955 5

Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012 M / 12 Dzulhijjah 1433 H

Eceran Pontianak Rp. 3.000

PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT

SENYOM SIMPOL

Musim Bepacar KALAU orang sedang jatok cinte udah pasti semue tau. Pasti tesayang-sayang. Ape gik kapat. Ape pon sanggop n. Tak peduli, celane ganal-ganal dua helai, h digadai. Keluar dari ah, biar tadak ketemu ak yang diintaikannye, bumbongan romahnye ak udah puas. Tapi, tunggu kalau udah dapat. Ape agek kalau dah kawen, macam ragam dibuatnye. Bual, mbutak jalan teros. Tadak pernah bujur pikeran di kepala. Ade-ade jak akal buat mbutakkan bini. Tapi, itu kan demi keutuhan rumah tangga. Bualbual sikit boleh lah. Sebab, kalau teros terang,

EVAKUASI: Petugas kepolisian dibantu masyarakat megevakuasi jazad MS, kakek berusia 71 tahun di kamar no.406 sebuah hotel di Jalan Imam Bonjol, kemarin (27/10). Sebelum ditemukan tewas, korban mengencani seorang seorang wanita. Selain mengevakuasi jazad korban polisi juga menemukan dua bungkus obat kuat dan salep oles.

‹Ke Halaman 7 kolom 1

MARKETING SERIES

From Service to Care ADA referensi yang baik menyangkut care, yaitu hospital industry. Bukankah hospital memang health-care industry? Agak sulit menemukan care pada industri lain. Service biasanya bereferensi pada hospitality industry. Nah, service dalam arti tradisional –customer is always right– biasanya mengambil referensi dari bisnis ritel. Senyum para staf pakai prosedur. Lebar mulut, bahkan durasi bibir disunggingkan, pun diatur Oleh HERMAWAN agar senantiasa natural. Di Jepang, ketika KARTAJAYA 73 customerr diperlakukan sebagai raja, para pelanggan ritel pun dihormati dengan bungkukan sampai sembilan puluh derajat. Karena itulah, di MarkPlus Inc dikembangkan tiga tingkat service. ‹Ke Halaman 7 kolom 5

A de- A de j ak

Kencani Wanita, Kakek Tewas Diduga Kelelahan, Pakai Obat Kuat PONTIANAK-Seorang kakek beru-

mur 71 tahun, MS, tewas di salah satu kamar hotel di jalan Imam Bonjol, Kota Pontianak, tadi malam (27/10). Dia ditemukan dalam kondisi terbaring lemas di tempat tidur, tanpa mengenakan busana. Kini,

jasadnya telah digiring ke yayasan untuk menjalani prosesi pemakaman. Dari informasi yang dihimpun, kematian korban disebabkan karena kelelahan, setelah berhubungan badan dengan salah satu teman kencan

wanitanya. Dugaan itu dikuatkan, atas penemuan barang bukti berupa dua bungkus obat kuat dan obat oles. Awalnya, sekitar pukul 19.30 wib, ‹Ke Halaman 7 kolom 1 (Arief Nugroho/Radar Pontianak)

Presiden Dukung BUMN Tolak Kongkalikong JAKARTA--Ketegangan antara Menteri BUMN Dahlan Iskan dan DPR terkait adanya oknum yang meminta jatah ke perusahaan negara tak luput dari perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah menyatakan, sejak awal presiden mendorong agar ada pengelolaan anggaran yang profesional dan efisien.

“Jangan sampai anggaran yang susah payah didapat ada kebocoran yang tinggi. Ada alokasi yang tidak mengedepankan efisiensi,” katanya kepada Pontianak Post kemarin (27/10). Nah, BUMN, lanjut dia, harus memiliki keuangan yang sehat, efisien, serta bebas dari kepentingan politik. Firmanzah menegaskan, BUMN harus benar-benar bisa menjadi kepanjangan tangan negara dalam sektor ekonomi dan tidak membebani anggaran

Dibela Mantan Pebalap

negara. “Termasuk, jangan ada praktik kongkalikong. Tidak hanya dengan politik, tapi juga eksekutif,” ujarnya. Salah satu arahan presiden kepada BUMN disampaikan di depan jajaran dewan komisaris dan direksi BUMN di ballroom Hotel Sahid Rich, Jogjakarta (10/10). Saat itu, SBY memberikan apresiasi atas prestasi BUMN. Selain itu, SBY mengingatkan agar BUMN ‹Ke Halaman 7 kolom 1

Rp80 M Kerugian Pencurian Listrik

Ahmad Ismail

PONTIANAK N — Pencurian listrik di Kota Pontianak ternyata masih cukup besar. Manajer PLN Area Pontianak Ahmad Ismail mengatakan angka kehilangan daya (loses) listrik di kota Pontianak mencapai angka 12,04 persen dari total daya listrik yang dihasilkan. Angka kehilangan daya ini menurut Ahmad Ismail tergolong tinggi. “Kehilangan daya ini disebabkan ken-

dala teknik dan non teknik. Teknik itu misalnya karena panjangnya jaringan dan usia jaringan sehingga ada potensi daya listrik yang hilang. Tetapi penyebab teknik itu kecil. Yang besar itu non teknik. Misalnya karena ada pencurian listrik atau pemasangan listrik illegal. Atau ‹Ke Halaman 7 kolom 5

MESKI sering berperilaku kontroversial, tapi banyak juga yang bersimpati kepada Nikita Mirzani. Salah satunya adalah Alex Asmasoebrata yang juga merupakan om Edo, kekasih Nikita Mirzani. Usai menjenguk Nikita di Rutan Polda Metro Jaya, mantan p al ini men bahwa N ing dipe tak adil d sus huku membeli ini. “Hany keadilan gan dian bagai ter rantem k begini ju tolong sa untuk p han pen ucap Ale Polda M Jakarta Rabu (24 Diliha ‹Ke Halaman 7 kolom 5

Supono Soegirman, Perekrut dan Guru Intelijen Indonesia

Agar Sukses, Anggota BIN Harus Dapat Restu Ibu ADVERTORIAL

Perokok Perlu Mengonsumsi Ekstrak Kulit Manggis SEBAGIAN besar penyakit degeneratif disebabkan radikal bebas, seperti penyakit asam urat tinggi, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, gangguan jantung, dan beberapa lainnya. Radikal bebas adalah bahan kimia berupa atom atau molekul yang kehilangan elektron sehingga tidak stabil dan selalu ‹Ke Halaman 7 kolom 5

misteri dan kerahasiaan. Apakah hidup sebagai matamata seindah yang digambarkan dalam film James Bond besutan Holywood? Selalu dikelilingi perempuan-perempuan cantik, mobil mewah, dan alat-alat canggih? Inilah pengalaman senior intelijen Indonesia yang telah 32 tahun mengabdi sebagai telik sandi negara.

’’Panjenengan (Anda, Red) jalan lurus saja ke belakang, saya sudah melihat Anda, pakai batik kan?’’ ujar Supono Soegirman di ujung telepon. Padahal, Pontianak Post yang belum pernah bertemu muka sebelumnya baru saja keluar dari kompleks parkir mobil. Rupanya, Supono sudah mengawasi satu jam sebelum waktu yang dijanjikan untuk bertemu di sebuah tempat di Depok, Jawa Barat, itu. Ciri-ciri fisik koran ini, bahkan rekam jejak masa lalu, juga diketahui lebih awal. ’’Hehe. Kita sama-sama dari Bulaksumur (Universitas Gadjah Mada, Red). Jadi saya panggil Dik saja ya,’’ sapanya sambil menjabat tangan. Untuk lelaki yang pada 7 November nanti berulang

INTELIJEN : Supono Soegiran, saat ditemui di Pesona Kahyangan, Margonda, Depok, Jawa Barat, Senin, 22 Oktober 2012.

Ridlwan Habib, Jakarta

‹Ke Halaman 7 kolom 1 FOTO RIDLWAN/ JAWA POS

Online: http://www.pontianakpost.com/

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 4.000 *Ketapang Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 4.000

Jawa Pos Group Media


edukasi

2

Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012

Makin Profesional Lewat Penelitian

Pembaruan Kurikulum Pendidikan oleh

Leo Sutrisno PONTIANAK Post, 24 Oktober 2012, menurunkan editorial berkaitan dengan revisi kurikulum pendidikan. Diawali dengan mengungkapkan kembali ungkapan zaman Orde Baru “ganti menteri ganti kurikulum”. Dinyatakan bahwa perubahan kurikulum memang diperlukan, mengingat saat ini Indonesia sangat tertinggal dari negaranegara tetangga, misalnya Malaysia dan Singapura. Namun, diingatkan juga bahwa perubahan kurikulum mestinya berjangka panjang, berlaku 10-15 tahun ke depan. Jangan sampai, perubahan kurikulum ‘hanya’ untuk memenuhi kebutuhan sesaat. Misalnya, merespon perkelahian antarpelajar dan mahasiswa yang semakin marak belakangan ini. Apa kata penelitian? Tahun 2009, penelitian pendidikan menerima hadiah besar dari prof. John Hattie, Direktur Melbourne Education Research Institute, Pascasarjana Pendidikan, Universitas Melbourne (Australia), sebuah rangkuman penelitian yang berjudul ‘Visible Learning’ yang diterbitkan secara bersamaan baik di Oxon, Canada maupun di New York, AS oleh penerbit ‘Routledge’. Ia merangkum 816 meta analisis tetang pendidikan yang berfokus pada peningkatan hasil belajar peserta didik. Rangkuman ini mencakup 52.649 penelitian di seluruh dunia yang melibatkan 83.033.433 orang baik pendidikan maupun peserta didik. Sebanyak 146.626 effect size

Pontianak Post

RESENSI

Dahlan Tak Pernah Berakting yang dihasilkan dibagi kedalam lima kelompok esensial dalam bidang pendidikan, yaitu: peserta didik, lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, pendidik, kurikulum dan pengajaran (Lihat Table 1). Table 1 memperlihatkan bahwa perbaikan kurikulum mempunyai pengaruh (Effect Size rerata= 0.45) kedua setelah peningkatan kualitas pendidik (Effect size rerata = 0.49). Secara berturut-turut diikuti dengan peningkatan kualitas pengajaran (Effect size rerata = 0.42), peningkatan kualitas peserta didik (Effect size rerata = 0.40), perbaikan lingkungan keluarga / rumah ( effect size rerata = 0.31) dan lingkungan sekolah (effect size = 0.23). Dalam tulisan saya (Leo Sutrisno, 1990) juga mengingatkan bahwa perbaikan kurikulum di Indonesia itu memerlukan biaya tinggi karena selalu diterapkan secara nasional dan diikuti oleh serangkaian kegiatan yang berkaitan dengannya. Misalnya, penyususnan buku ajar, pelatihan-pelatihan untuk para pendidikan dalam

hal implementasinya. Selain itu, saya juga melakukan meta analysis tentang kurikulum menghasilkan effect size rerata 0.38. Itu berarti juga lebih rendah dari penerapan remediasi (effect size rerata = 0.53). Namun, juga masih lebih tinggi daripada pelatihan guru (effect size rerata = 0.37) atau pengajaran inovatif yang lain (Effect size rerata = 0.23). Karena itu, ada baiknya perbaiakan kurikulum perlu dipertimbangkan lagi. Ada baiknya, perbaikan kualitas pengajaran dan peningkatan kepribadian guru dapat dijadikan prioritas utama saat ini. Peningkatan kualitas pengajaran dapat dilakukan dengan pelatihan-pelatihan guru secara intensif, tidak cukup dengan sertifikasi saja tentunya. Hasil rangkuman John Hattie menunjukkan bahwa penyediaan tes formatif berulang kali membesikan effect size rerata sebasar 0.90. Secara berturutturut diukuti dengan pengajaran resiprokal (0.74), strategi kognitif (0.69), ketrampilan bertanya (0.64), pengajaran dengan pendekatan kooperatif

(0.57). Masih banyak penelitian tentang peningkatan kualitas pengajaran yang ditemukannya dapat diimplementasikan di Indonesia. Sedangkan peningkatan peningkatan kualitas kepribadian guru dapat dilakukan melalui kegiatan pondok pesantren khusus guru, rekoleksi, dan retret bagi para guru secara rutin dan terencana. Usaha untuk membuat para pendidikan memiliki kepribadian moral yang kuat dapat dijadikan prioritas. Tiga prinsip dasar moral yang harus diinternalisasikan dalam setiap sanubari para guru adalah: sikap baik kepada siapa saja, adil dan hormat kepada diri sendiri. Selain itu ada lima kutamaan nilai: kejujuran, tanggung jawab, kemandirian moral, keberanian moral serta rendah hati para pendidik perlu dikuatkan kembali. Inilah respon peneltian terhadap rencana perubahan kurikulum yang akan dilakukan. Sekali lagi, sebaiknya tidak dilakukan karena biaya sangat mahal baik secara material maupun nonmaterial. Semoga! (*)

Para penulis dalam buku ini menegaskan bahwa tak ada yang berubah pada gaya Dahlan Iskan, mulai awal menggeluti karier sebagai jurnalis hingga kini menjadi menteri. Oleh TOMY C. GUTOMO MEREKA yang sering menganggap sikap Dahlan Iskan sebagai pencitraan alangkah baiknya membaca buku ini. Sebab, sebagian besar penulis dalam buku ini merupakan orang-orang yang mengenal sosok Dahlan Iskan ketikamasih merintis karier sebagai jurnalis. Para penulis menggambarkan sepak terjang dan gaya Dahlan pada masa lalu yang kurang lebih sama dengan yang dilihat publik saat ini. Sirikit Syah, salah seorang penulis dalam buku ini, mengenal Dahlan ketika samasama menjadi wartawan. Karena itu, dia tahu benar bagaimana Dahlan membesarkan Jawa Pos, dari koran yang hanya 6 ribu eksemplar menjadi koran paling berpengaruh di Jawa Timur. Apalagi, saat itu di Surabaya terdapat raksasa koran Surabaya Post yang terbit setiap sore. Otomatis membesarkan Jawa Pos

bukan hal mudah. Sebab, pada masa itu, orang Surabaya tidak terbiasa membaca koran pagi (hal 24). Tantangan lainnya, kapital dan sumber daya manusia Jawa Pos saat itu sangat lemah. Gaji karyawan Jawa Pos saat itu sangat jauh di bawah standar gaji di Tempo, majalah tempat Dahlan bekerja sebelum ditugasi menangani Jawa Pos. Tulisan Soebodro, mantan pemain dan pelatih Persebaya di halaman 159–166, juga sungguh menarik disimak. Soebodro memang pernah punya hubungan intens dengan Dahlan yang pernah menjadi ketua harian Persebaya pada periode 1996–1997. Sebelumnya, pada 1988, Dahlan juga menjadi manajer Persebaya. Soebodro juga berpendapat bahwa aksi Dahlan membuka paksa pintu tol, naik kereta api ekonomi, atau tidur di rumah penduduk adalah sesuatu yang tidak mengejutkan. Tingkah laku Dahlan tidak jauh berbeda dari saat dia masih menjadi manajer Persebaya. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud M.D. juga memiliki banyak cerita dan penilaian tentang Dahlan Iskan. Guru besar ilmu tata negara Universitas Islam In-

donesia (UII) itu terkesan saat diundang menjadi khotib salat Jumat di masjid PLN. Ketika itu, Dahlan masih menjabat direktur utama PLN. Kepada Mahfud, Dahlan mengirim SMS dan berpesan agar Mahfud masuk lewat lobi kantor PLN karena dirinya akan menunggu di sana. Karena tahu Dahlan tidak suka disambut-sambut jika datang ke suatu tempat, Mahfud pun mengerjai dengan tidak masuk lewat lobi kantor PLN. Mahfud memilih langsung masuk ke masjid. Mengetahui Mahfud sudah naik mimbar, Dahlan menyusul ke masjid dan duduk di deretan paling belakang. Dengan langkah-langkah dan pembawaan seperti itu, Mahfud memberi gelar Al Daakhil yang berarti sang pendobrak atau sang penakluk. Mahfud pun menuliskan nama lengkap Dahlan menjadi Dahlan Iskan Al Daakhil. Buku setebal 240 halaman ini merupakan kumpulan tulisan berbagai tokoh. Ada 31 penulis dalam buku ini. Di antaranya, Saifullah Yusuf, Denny Indrayana, Sujiwo Tejo, Rhenald Kasali, Ha sibullah Sastrawi, Ary Ginandjar, Muhadjir Effendi, dan Abdillah Toha. (*)

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari Kurniatama, Jawa Pos Group Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: Mochsinin (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Achmad Fachrozi, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Wahyu Ismir. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 80.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 40.000,- full colour Rp 50.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­ si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


Pontianak Post

NASIONAL

Minggu 28 Oktober 2012

3

Kerjasama Ciptakan Teknologi Pengolahan Air Bersih PONTIANAK – Universitas Tanjungpura melakukan kerjasama dengan Universitas Lund, Swedia dalam menciptakan teknologi pengolahan air bersih di Kalimantan Barat. Dasarnya, proteksi sumber daya air adalah kunci utama dan hal yang wajib dalam mengupayakan dukungan sosial dan kemajuan ekonomi di negara berkembang seperti Indonesia. “Namun, semakin bertambahnya sumber daya air yang telah tercemar oleh kegiatan yang berbeda seperti perkebunan , pertanian, industri

dan pemukiman di perkotaan. Sebagai contoh lingkungan air terkena berbagai pestisida melalui kegiatan di area perkebunan dan cara mengantisipasinya dengan penanganan yang buruk dan penggunaan pestisida secara berlebihan,” jelas kata Rizki Purnaini, Ketua Prodi Teknik Lingkungan Untan. Disebutkan dia, permukaan tanah Kalbar ditutupi oleh lima aliran sungai besar. Lima sungai besar dan anak sungai di Kalbar merupakan sumber air untuk sekitar 80 persen dari penduduk Kalbar. Selain

untuk konsumsi rumah tangga, air itu juga digunakan pada kegiatan pertanian, pertanian, dan industri. Sungai dan anak sungai tersebut juga berperan untuk kegiatan transportasi, kesehatan ekologi dan pelestarian satwa liar dan stabilitas iklim di daerah tersebut. Meskipun Kalbar memiliki sumber air yang melimpah, namun pipa pasokan air bersih masih kurang memadai. Sebagian besar orang mengandalkan sungai dan air hujan untuk persediaan air primer, sekunder, terutama di daerah pedesaan. “Sehingga

sungai tersebut harus diawasi untuk keperluan minum atau kegiatan pertanian, serta hal yang paling penting adalah memanfaatkan air hujan bagi masyarakat dan lingkungan,” ucapnya. Rizki mengatakan, dibutuhkan sebuah manajemen yang tepat untuk kualitas air bersih dan lingkungan air bersih berkelanjutan. Lanjut dia, kualitas air yang baik akan mempengaruhi mata pencaharian masyarakat, meningkatkan kesehatan manusia dan mengurangi sumber penyakit. “Dengan begitun,

meningkatnya pengelolaan kualitas air akan membantu Indonesia mencapai tujuan pembangunan yang modern,” ujarnya. Nah, tujuan pembangunan dari kerjasama penelitian itu adalah untuk membangun inovasi produk sumber daya air terkait perlindungan dan kerjasama pengembangan di Indonesia. “Visi kerjasama antara Universitas Lund/ DWRE dan Universitas Tanjungpura/DEE harus berkembang menjadi desain produk air, inovasi dan perusahaan fabrikasi,” sebutnya.

Lebih jauh, Rizki menngatakan, tujuan dari kerjsama ini adalah merancang alat monitoring kualitas air yang murah, mudah dioperasikan dan bisa ditempatkan di daerah terpencil. Selain itu, menciptakan fasilitas pengolahan air untuk mengolah air hujan di daerah perkotaan yang menggunakan teknologi sederhana dan mudah dioperasikan. Untan dan Universitas Lund juga akan menggelar lomba menciptakan alat pengolahan air bersih untuk mahasiswa di kampus beda negara itu. “Dengan kompetisi, kita

akan melihat banyak inovasi dan kreatifitas yang muncul,” ucapnya. Kelak, alat-alat yang telah diciptakan tersebut akan dikembangkan dalam rencana bisnis komersial. “Salah satu kriteria yang terpenting adalah produk harus dapat dibuat di Indonesia dan menggunakan bahan mentah local. Adalah harapan pada cara ini untuk menstimulasi munculnya desain teknologi dari Indonesia dan tradisi inovasi dan tidak hanya produksi lokal dari produk teknologi,” pungkasnya. (ars)

Desak Penerapan Green Economy

MENGULAR: Seorang warga Sungai Bemban,Kubu Raya, memanfaatkan alur sungai untuk menarik buah kelapa yang tersusun rapi dan memanjang, kemarin. Cara konvensional ini masih cukup efektif mereka lakukan agar lebih mudah.

PONTIANAK — Penerapan Green Economy perlu segera dilaksanakan. Mengingat saat ini kegiatan pembangunan terus berlanjut. Investasi juga terus mengalir deras ke berbagai daerah. Di Kalimantan Barat pembangunan ekonomi juga terus ditingkatkan. Investasi baik di bidang pertambangan maupun perkebunan semakin banyak. Sering terjadi, masuknya investasi membawa dampak pada sisi lingkungan. Demikian disampaikan Pengamat Ekonomi dari Universitas Tanjungpura Pontianak, Eddy Suratman. Eddy Suratman mengatakan investasi sangat dibutuhkan oleh suatu daerah, namun masuknya investasi tetap harus memperhatikan sisi kelestarian lingkungan. Menurut Eddy, selama ini atas

nama pertumbuhan ekonomi pembangunan di berbagai daerah sangat eksploitatif terhadap sumberdaya alam. Alam dikeruk dengan tanpa melihat pemanfaatannya di masa depan. Akibatnya bencana alam sering terjadi. Di Kalbar misalnya saat ini kerap terjadi bencana banjir. Dalam kurun waktu November 2009 hingga APRIL 2010 telah terjadi 18 peristiwa banjir di Kalbar. “Ini tentu saja menyebabkan kerugian baik dari sisi materi maupun jiwa,” ujar Prefesor dalam bidang ekonomi ini. Sementara itu total kerugian materi yang akibat banjir disertai longsor di 34 kabupaten atau kota di Indonesia sebesar Rp. 2,7 triliun. Eddy Suratman mencontohkan izin konsesi tambang batu bara, kebun sawit dan HPH di

Kalimantan Timur mencapai 21,7 juta hektar sementara lahan yang tersedia hanya 19,8 juta Ha yang menyebabkan terjadinya penebangan hutan secara besarbesaran. Hal ini menunjukkan dahsyatnya dampak negatif pengelolaan sumberdaya alam dengan banyaknya izin eksploitasi yang tidak mempertimbangkan daya dukung lingkungan. Eddy Suratman sangat mendukung penerapan green economic di Kalbar. “Green Economy adalah ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial dengan tidak merugikan lingkungan hidup. Ekonomi hijau ingin menghilangkan dampak negatif pertumbuhan ekonomi terhadap lingkungan dan kelangkaan sumber daya alam,” jelas-

nya. Dalam kalimat sederhana Green Economy dapat diartikan sebagai perekonomian yang rendah Karbon (tidak menghasilkan emisi dan polusi lingkungan), hemat sumber daya alam, dan berkeadilan sosial. Green Economy menurut Eddy merupakan sarana yang diharapkan mampu memberikan tiga keluaran yaitu: pertama, adanya sumber-sumber penghasilan serta lapangan pekerjaan yang baru. Kedua, emisi karbon yang rendah, mengurangi penggunaan sumber daya alam, dan mengurangi peningkatan polusi dan limbah. Ketiga, memberikan kontribusi untuk tujuan sosial yang lebih luas dari pembangunan berkelanjutan, kesetaraan sosial, dan pengurangan kemiskinan. (her)

Sinshe Hongkong TCM * Terobosan Terbaru TCM Atasi Segala Macam Penyakit Pria * Pengobatan Sinshe TCM yang Manjur, Satu-satunya di Pontianak

CIRI khas, kemanjuran dan keunggulan Sinshe Hongkong TCM Pontianak sangat jelas, dengan resep kuno kekaisaran, resep rahasia turun temurun serta herbal Tiongkok alami. Intinya mengobati berbagai penyakit bandel yang susah disembuhkan, khusus menangani berbagai penyakit kronis, begitu diobati langsung dapat dirasakan manfaatnya. Efektif mengobati berbagai penyakit kronis sampai akarnya, tanpa efek samping, setelah diatasi tidak mudah kambuh kembali. Menurut survei terbaru, disfungsi seksual pria termasuk penyakit yang sangat banyak diderita. Terutama persentase penderita impotensi, ejakulasi dini, radang prostat mengalami kenaikan

pesat, berdampak jauh lebih parah bagi psikologi dan jiwa, dibanding penyakit pria lainnya, juga merupakan 30% alasan retaknya keharmonisan rumah tangga, menghancurkan kepercayaan diri pria. Penyakit gangguan fungsi seksual menimpa pria pada berbagai kalangan usia dan harus diobati sedini mungkin, agar tidak memburuk hingga menimbulkan penyakit komplikasi bandel lainnya yang sangat parah dan berbahaya. Sinshe Hongkong TCM Pontianak ada konsultan sinshe ahli TCM (Traditional Chinese Medicine) ternama dari Tiongkok yang siap membantu Anda. Melalui pengalaman kerja keras puluhan tahun akhirnya ber-

hasil menemukan terobosan terbaru, khusus mengatasi disfungsi seksual pria seperti: impotensi, ejakulasi dini, radang prostat, sperma mati, tidak ada sperma, alat vital tidak normal, kemandulan dan lain-lain. Hasilnya relatif

Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk.. Contact person:

0561 - 735071

cepat, aman dan tanpa efek samping. Terobosan metode TCM dengan herbal berharga alami yakni Qiang Yang Bu Shen Liao Fa ini dipadukan akupuntur elektroterapi sangat terkenal di beberapa negara, berfungsi memperkuat ginjal dan sperma, menyeimbangan unsur yin & yang di dalam tubuh, setelah diatasi bisa menormalkan fungsi seksual, masa berhubungan bisa lebih lama. Rata-rata setelah 2-3 tahap pengobatan, gejala penyakit seperti kencing terasa sakit, sering kencing, tidak tahan kencing, kencing tidak bertenaga, tidak tuntas, berbusa, bernanah dan lainnya berangsur menghilang secara nyata, sistem reproduksi kembali normal, bisa diatasi hingga ke akar penyakit dan tidak mudah kambuh kembali.“Dapatkan program promosi khusus bagi yang datang berobat ke Sinshe Hongkong TCM”. Untuk konsultasi dan pengobatan, hubungi: Sinshe Hongkong TCM, Jl. Agus Salim No. 126 Pontianak, telpon (0561) 733268, 0821 52797 888, (hari Minggu & libur tetap buka). (a2/biz)


Pontianak Post

6

Minggu 28 Oktober 2012

ke arah suaminya yang tertawa lepas. Selain menjadi guru, Melaney mengurus semua pengeluaran Tyson. Dia mengakui, segala hal yang berhubungan dengan uang memang dikendalikan istrinya. Sebelum menjadi pengisi acara komedi, Tyson mengajar bahasa Inggris di sejumlah s e k o l a h di Indonesia. Meski kini

sianya masih belepotan. Bahkan, saat tampil live di Dahsyat kemarin, beberapa kali Melaney masih membisikkan kata-kata yang harus diucapkan Tyson. ’’Memang Tyson masih terus belajar bahasa Indonesia. Saya menyempatkan waktu khusus untuk mengajari dia,’’ terang Melaney. ’’Tapi, waktu belajarnya bukan malam. Malam dipakai untuk belajar lainnya,’’ imbuhnya sambil mengerling

Tyson James Lynch menganggap sang istri Melaney Ricardo segalanya. Bagi dia, Melaney adalah guru di bidang entertainment, sahabat, dan akuntan yang menangani masalah keuangannya.

Ramadhan dan celana jins yang dipadu dengan sneaker, lelaki yang bernama lengkap Tyson Lynch James itu tidak henti mengembangkan senyum. Saat ditemui, lelaki kelahiran Maryborough, Australia, 12 Desember 1981, itu baru saja membawakan acara Dahsyat bersama Melaney. Belakangan, dia juga terjun ke dunia hiburan yang membesarkan nama istrinya. Seperti Melaney, Tyson juga tampil ceplasceplos dan kocak. Kemampuannya yang masih terbatas dalam berbahasa Indonesia menjadi andalan untuk memancing kelucuan. ’’Saya modal berani saja, gila. Biarpun belum begitu lancar berbahasa Indonesia, saya berani terima tawaran,’’ urainya dalam bahasa gadogado, Inggris-Indonesia. Kiprah Tyson di dunia hiburan berawal enam bu-

lan lalu. Saat itu, dia tertarik mengikuti casting acara Canda Bule. Di antara 200 bule, dia terpilih bersama tiga bule lainnya. ”Saya suka tertawa dan membuat orang lain tertawa. Jadi, saya coba saja untuk ikut casting acara komedi tersebut,” jelasnya. Setelah itu, Tyson terlibat dalam acara Waktunya Kita Sahur. Ada banyak tawaran yang kemudian datang mengalir. Mayoritas adalah acara yang memancing tawa. Kini dia terlibat dalam tiga program sekaligus, Canda Tawa, Dahsyat, dan Ketok Palu. Lelaki yang berkepala botak itu menyatakan, Melaney membantu banyak saat dirinya tampil di depan kamera untuk membawakan acara atau melawak. Melaney juga yang mengajarkan cara supaya dia bisa terlihat lucu. Dia mengakui, kemampuan bahasa Indone-

C

m

y

k

mulai mengalami kesulitan untuk membagi waktu antara syuting dan mengajar, dia tetap berniat untuk menjalankan dua pekerjaan tersebut. ”Setiap hari saya mengajar hingga pukul 13.00, lalu syuting pukul 17.00. Masih ada waktu untuk istirahat. It’s good,” ungkapnya. ”Menjadi pelawak bukan main job. Tapi, itu juga bukan side job. Itu adalah another job. Jadi, bagi saya, mengajar dan melawak sama-sama pekerjaan,”

imbuhnya. Hasil kerja keras keduanya diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Prioritas alokasi anggaran mereka saat ini adalah membeli rumah. Sebagai sepasang suami istri yang baru memiliki anak, mereka ingin punya hunian ideal bagi tumbuh kembang putri semata wayang mereka, Chloe Valentine Lynch, yang kini berumur delapan bulan. (nar/lie/c12/ayi)


Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012

Di Balik Layar Cloud Atlas SEBAGAI proyek ambisius garapan tiga sutradara kawakan, Cloud Atlas tentu menyimpan beberapa sisi menarik yang perlu diketahui. Beberapa di antaranya sebagai berikut: Produksi Cloud Atlas menelan bujet USD 100 juta (Rp 920 miliar) yang pendanaannya berasal dari Warner Bros dan sebagian besar lainnya dari sumbersumber independen. Dengan biaya fantastis tersebut, Cloud Atlas menjadi film independen paling mahal sepanjang masa. Cloud Atlas diadaptasi dari sebuah novel yang sarat filosofis dengan judul sama karya David Mitchell. Novel yang ditulis pada 2004 itu berhasil menyabet beberapa awards. Salah satunya memenangkan British Book Award dalam kategori Fiction Award.

SHOW

SELEBRITAS

5

EVERYTHING IS CONNECTED

Pengambilan gambar dimulai pada 16 September 2011. Sebagai film Jerman termahal yang pernah diproduksi, lokasi produksi dilakukan tidak hanya di Jerman. Tetapi, juga di Skotlandia dan Majorca. Duet sutradara kakak beradik Wachowskis sudah tidak perlu diragukan. Mereka melejit berkat trilogi film The Matrix. Efek fantastis dalam film mereka tentu akan membuat penonton tercengang. Sang penulis novel Cloud Atlas, David Mitchell, menolak sejak awal tawaran dari Warner Bros untuk menulis skenario film. Bagi Mitchell, seni menulis novel dan skenario itu berbeda. Semangat yang diusung dalam membuat novel tentu tidak akan sama seperti menulis skenario film. (*)

WIKI-CINE

TRANSFORMASI MAKE-UP: Dalam film ini, Old Georgie (Hugo Weaving) memerankan lima karakter yang berbeda.

Satu Film, Enam Cerita

REUTERS / MARIO ANZUONI

PREMIERE: Halle Berry saat menghadiri pemutaran perdana Film Cloud Atlas di Grauman’s Chinese Theater, Hollywood, California, 24 Oktober lalu.

”KEHIDUPAN baru itu ada dan manusia menjalankan peran masing-masing sesuai dengan apa yang digariskan. Namun yang pasti, masa lalu dan masa depan akan selalu terhubung.” Begitulah pesan yang ingin disampaikan dalam film terbaru arahan Andy Wachowski dan Lana Wachowski. Bekerja sama dengan Tom Tykwer, dua sutradara yang tergabung dalam The Wachowskis itu tahun ini berkarya melalui film drama berbalut fiksi ilmiah berjudul Cloud Atlas. Sebelum akhirnya dirilis secara resmi di seluruh dunia, Cloud Atlas terlebih dahulu ditayangkan di Toronto International Film Festival ke-37. Di sana film itu mendapatkan standing ovation dari para penonton. Tanggapan positif pun datang dari sejumlah kritikus dunia yang memuji film tersebut. Menurut mereka, Cloud Atlas patut diperhitungkan untuk masuk nominasi Oscar. ”Bekerja dengan Wachowskis merupakan hal yang luar biasa. Proses menyaring cerita dari novel menjadi film tentu menjadi hal yang panjang. Tiga pasang

mata sudah mengerjakan film ini, tentu bukan sekadar film yang mudah ditebak,” ucap Tom Tykwer dalam wawancaranya bersama Filmonic. Cloud Atlas merupakan perpaduan beberapagenreyangberbedabeda, yakni petualangan, drama, sci-fi, komedi, dan romantic tragedy. Istimewanya, film itu diproduksi dengan sistem omnibus. Yakni, terdiri atas enam cerita dengan latar belakang waktu berbeda, mulai 1840-an hingga zaman setelah apokaliptik di masa depan. Film dengan lompatan waktu tersebut berusaha mengeksplorasi sebuah tindakan yang dapat memiliki konsekuensi di masa lalu, sekarang, dan masa depan. Drama dengan skala epik yang menggabungkan enam kisah yang berbeda dalam satu jalinan cerita itu diperankan oleh cast yang sama. Dengan demikian, masing-masing aktor dapat memerankan lebih dari satu peran. Cerita pertama mempunyai setting

waktu pada 1850 di Pasifik Selatan. Seorang notaris Amerika bernama Adam Ewing (Jim Sturgess) terdampar di kepulauan Chat ham. Semua kisah yang dilalui Ewing dituliskan dalam sebuah jurnal. Sayang, jurnal tersebut tiba-tiba berakhir dan tidak selesai. Jurnal Adam Ewing pun ditemukan dalam cerita kedua yang berlatar di tahun 1931. Robert Frobisher (Ben Whishaw), berhasil membaca jurnal Ewing. Dalam cerita berikutnya, muncul karakter bernama Luisa Rey (Halle Berry), seorang wartawan yang tinggal di California, melakukan penyelidikan terhadap pabrik pembangkit tenaga nuklir. Hingga akhirnya, di cerita keenam, penonton dibawa ke pascaapokaliptik, sisa akhir dari peradapan teknologi canggih. Saat itu, umat manusia kembali ke keadaan primitif. Zachry (Tom Hanks), seorang penggembala, berada di sebuah suku yang menyembah Dewi Somni. Di satu sisi, beberapa orang yang masih mempunyai sisasisa peralatan canggih berusaha kembali

MOVIE REVIEW

C

M

Y

K

membangun peradaban modern. Zachry pun bertemu dengan seorang perempuan yang kemudian memilih tinggal dan hidup bersama Zachry. Walau menyajikan cerita yang amat kompleks, penonton tidak akan dibingungkan dengan alur cerita. Penyambung dari semuanya akan terlihat jika dicermati pada setiap akhir masing-masing cerita. Film Cloud Atlas baru dirilis pada 26 Oktober lalu di Amerika Serikat. (ira/ bs/c6/sye)

CLOUD ATLAS Sutradara: Lana Wachowski, Tom Tykwer, Andy Wachowski Produser: Grant Hill, Stefan Arndt, Lana Wachowski, Tom Tykwer, Andy Wachowski Penulis cerita: David Mitchell berdasar novel Cloud Atlas Pemeran: Tom Hanks, Halle Berry, Jim Broadbent, Hugo Weaving, Jim Sturgess, Doona Bae, Ben Whishaw, James D’Arcy, Zhou Xun, Keith David, David Gyasi, Susan Sarandon, Hugh Grant Distributor: Warner Bros Pictures Rilis: 26 oktober 2012 Durasi: 164 menit (US), 171 menit (UK)


6

Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012


Aneka

Pontianak Post Minggu 28 Oktober 2012

Kencani Wanita, Kakek Tewas Sambungan dari halaman 1 korban datang bersama sopir menuju hotel. Dia check-in dan masuk ke kamar sendirian. Sementara si sopir, masih menunggu di halaman hotel itu. Sepuluh menit kemudian, ada seorang wanita menyusul masuk ke kamar tersebut. Selang beberapa saat, si wanita keluar terlebih dulu. Sementara korban, tidak keluar kamar hingga pukul 20.30 wib. Merasa curiga, sopir yang menunggu di luar pun mencoba memanggil korban melalui jaringan telepon seluler. Namun, panggilan itu tidak digubris oleh korban. “Saya hanya sopirnya dan men-

gantarnya ke hotel ini. Saya juga tidak tahu apa yang dilakukan majikan saya itu. Dia hanya berpesan, untuk tetap menunggunya di halaman hotel,” ujar sang sopir yang tidak ingin disebutkan namanya ini. Dia mengaku, sempat melihat wanita masuk ke kamar hotel majikannya itu. Namun sekitar 30 menit kemudian, wanita itu keluar kamar dan tidak tahu pergi ke mana. “Hampir satu jam saya menunggu bos di sini. Namun dia tidak keluar kamar, lalu saya hubungi handphonenya, tapi tidak diangkat,” ujarnya panik di lokasi kejadian. Merasa curiga, si sopir pun berinisiatif menghampiri pihak hotel.

Rp80 M Kerugian Pencurian Listrik Dengan rasa bimbang, mereka menuju ke kamar korban, sembari membawa kunci cadangan. Miris, saat pintu kamar dibuka, ternyata MS yang beralamat di Kabupaten Singkawang Kelurahan Sejangkung Gg. Alpokat ini, terbaring lemas dalam kondisi bugil. Ketika dicek, ternyata MS tak bernyawa lagi. Mengetahui kejadian itu, pihak hotel lalu menghubungi aparat kepolisian. Dengan langkah sigap, petugas datang ke TKP. Mereka langsung melakukan penyidikan di sana. Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi menemukan barang bukti obat kuat yang telah dipakai oleh korban. “Dugaan sementara, korban

meninggal dunia setelah berhubungan dengan teman wanitanya. Karena saat melakukan olah TKP, kami menemukan korban dalam kondisi bugil, dan ada bercak sperma pada bagian intim korban,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Puji Prayitno. Dia menuturkan, tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban, seperti disebabkan benda tumpul maupun benda tajam. “Kini, kami masih melakukan pengembangan atas kasus ini. Terutama, untuk meminta keterangan dari teman kencan korban. Sementara pihak keluarga, menolak dilakukan otopsi. Kita lihat dulu lah perkembangannya,” tegas Puji. (rmn)

terjadi sebelum dirinya menjadi Dirut, Ismed menolak untuk melakukannya lagi. Alasannya, hal tersebut bisa menjadi budaya yang buruk bagi BUMN dan DPR. “Ada juga yang minta RNI memberikan 20 ribu ton gula dalam bentuk CSR ke pihak-pihak tertentu. Itu juga saya tolak. Saya nggak ingin praktik seperti itu terus berlangsung,” tegasnya. Dia mengaku berani menolak permintaan itu karena perusahaan yang dipimpinnya sangat sehat. Aset yang dikelola RNI mencapai Rp 9,5 triliun, sehingga tidak membutuhkan dana penyertaan modal negara (PMN) yang harus disetujui DPR. “Nah, kalau BUMN yang butuh PMN, pasti takut. Sudah menjadi rahasia umum, hampir semua kegiatan yang terkait DPR pasti harus begitu. Seperti sudah budaya,” ungkapnya. Di bagian lain, Komisi VI DPR sudah berencana memanggil Dahlan Iskan. Namun, komisi yang menjadi mitra kerja Kementerian BUMN itu baru akan memanggil yang bersangkutan seusai masa reses berakhir. “Untuk meminta pertanggungjawabannya,” ujar anggota komisi VI Benny K. Harman. Pertanggungjawaban yang dimaksud itu, menurut dia, tentu terkait dengan pernyataan Dahlan soal adanya oknum dewan yang “minta jatah” ke-

pada BUMN. Klarifikasi tersebut, lanjut dia, menjadi penting guna membangun trust publik kepada lembaga DPR. “Apakah ada anggota (DPR) yang benar-benar meminta upeti. Ini yang perlu diumumkan secara terbuka, baik yang langsung maupun tidak langsung,” tegas politikus Partai Demokrat tersebut. Saat ini, kalangan dewan memang memasuki masa reses, terhitung sejak 26 Oktober 2012. DPR akan kembali masuk masa sidang pada 18 November 2012. Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo berharap Dahlan memenuhi undangan komisi VII untuk memberikan penjelasan. Seorang menteri, tegas dia, merupakan mitra kerja DPR dalam menjalankan fungsi pengawasan. “Jadi, menteri wajib hadir kalau diundang DPR,” katanya. Dahlan, tegas Tjahjo, harus menjelaskan secara terbuka dan fair. “Langsung sebut saja siapa nama anggota DPR itu, dari komisi berapa, dan BUMN mana yang dimintai jatah,” ujar anggota Komisi I DPR tersebut. Keterbukaan Dahlan, imbuh dia, sangat dibutuhkan agar persoalan tidak terus berlarut. “Jangan berteka-teki. Apalagi menyudutkan lembaga DPR. Dampak negatifnya kepada semua anggota DPR,” tegasnya. (fal/wir/dyn/pri/c5/nw)

Presiden Dukung BUMN Sambungan dari halaman 1 berbenah dengan membersihkan diri. Menurut Firmanzah, saat ini semangatnya adalah bersama-sama melakukan reformasi dan perbaikan. Masing-masing pihak, baik direksi BUMN maupun legislatif, harus menjaga hal tersebut. SBY, kata dia, menyambut baik sikap Dahlan yang siap memberikan klarifikasi kepada DPR. “Kesempatan bertemu DPR adalah kesempatan yang baik,” ungkap mantan dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) itu. Klarifikasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan laporan mengenai inefisiensi di Perusahaan Listrik Negara (PLN) saat Dahlan menjabat direktur utama, namun juga soal oknum DPR yang mengajak mempermainkan anggaran atau meminta jatah dari BUMN. “Nanti ada mekanismenya di sana (DPR). Tapi, masing-masing pihak semangatnya adalah keterbukaan dan untuk memperbaiki diri,” urai Firmanzah. Sebagaimana diberitakan, ketegangan muncul ketika ada dugaan oknum DPR yang memeras BUMN. Dahlan menginstruksi jajarannya untuk menolak permintaan tersebut. Itu dilakukan sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Nomor 542/ Seskab/IX/2012 yang berkaitan

dengan pengawalan APBN 20132014 dengan mencegah praktik kongkalikong. Persoalan lain muncul ketika inefisiensi PLN Rp 37 triliun dipertanyakan. Dahlan sempat tidak menghadiri rapat kerja dengan komisi VII karena tengah mendampingi Presiden SBY melakukan kunjungan kerja ke Jogjakarta. Namun, Dahlan sudah menyatakan siap memberikan klarifikasi, bahkan siap menghadapi risiko. Sementara itu, Direktur Utama RNI Ismed Hasan Putro mengungkapkan bahwa dirinya juga pernah menjadi korban permintaan uang oleh oknum DPR. Itu terjadi beberapa jam setelah dirinya diangkat menjadi Dirut. “Saya didatangi Sekper (sekretaris perusahaan) RNI tiga jam setelah pengangkatan. Dia minta izin untuk pemberian “uang” itu,” ujar saat dihubungi. Sekper menyebutkan, oknum DPR itu meminta uang diserahkan saat rapat dengar pendapat (RDP) di gedung DPR. Meski begitu, dia menolak pemberian uang itu dianggap “kompensasi” atas pemilihan dirinya sebagai Dirut RNI. Ismed menyatakan, jumlah uang yang diminta mencapai puluhan juta rupiah untuk 52 anggota DPR. “Saya tidak setuju. Saya langsung tolak,” tegasnya. Meski praktik seperti itu biasa

Agar Sukses, Anggota BIN Harus Dapat Restu Ibu Sambungan dari halaman 1 tahun ke-65 itu, fisiknya masih sangat bugar. Badannya tegap dan sorot matanya tajam. Supono hanya mengenakan kaus santai dengan satu kancing atas dibuka. Di depan meja terletak sebuah laptop, notes kecil, sebuah USB flashdisk warna merah jambu (pink) dan segelas teh hangat tanpa gula (teh pahit). Dia membawa satu tas jinjing kecil dan sebuah pouch di ikat pinggang. ’’Kalau senggang seperti ini, selalu saya isi waktu dengan menulis. Judul tulisan soal intelijen sudah antre di sini,’’ katanya sembari memegang belakang kepala. Supono memang baru saja meluncurkan buku pada pekan ketiga Oktober lalu. Judulnya: Intelijen, Profesi Unik OrangOrang Aneh. Buku setebal 310 halaman itu berisi aneka macam teknik, pengalaman, dan metode intelijen, baik secara ilmiah maupun aplikasi praktis. ’’Memang hanya orang aneh yang mau jadi intel,’’ katanya lantas tersenyum kecil. Alumnus Jurusan Ilmu Pemerintahan UGM itu tak sekadar mengarang indah dalam bukunya, tapi hasil dari pengalamannya bergabung dengan Badan Intelijen Negara (BIN). Berbagai penugasan sudah dia jalani. Dia hitung sudah 35 negara disinggahi dalam baktinya sebagai intelijen. Supono juga alumnus pelatihan CIA (Central Intelligence Agency) dan Mossad ( lengkapnya Ha-Mossad le-Modiin ule-Tafkidim Meyuhadim, dalam bahasa Ibrani berarti Institut Intelijen dan Operasi Khusus, Israel). ’’Saya di CIA berlatih advance collection atau metode tingkat mahir untuk pengumpulan data di lapangan,’’ katanya. Collection dalam artian intelijen termasuk teknik menyamar, teknik menyadap, teknik menyusup, meniru, dan sebagainya. ’’Kalau di Mossad, dua kali; advance analysis dan training for trainer,’’ katanya. Baik di CIA maupun Mossad, Supono lulus kursus dengan nilai memuaskan. ’’Sebenarnya kita tidak boleh minder. Kualitas intel kita sama baik, bahkan lebih baik daripada Mossad dan CIA. Hanya kalah di fasilitas,’’ tambahnya. Supono muda sebenarnya sama sekali tak ada bayangan akan berkarir di dunia matamata hingga tua. Dulu dia hanya berkeinginan menjadi PNS atau pegawai agar orang tuanya di Blora, Jateng, bahagia. ’’Saya lu-

lus Fisipol tahun 72 nekat bawa ijazah ke Jakarta,’’ ujarnya. Awalnya dia melamar di Badan Urusan Logistik (Bulog). ’’Baru masuk, sudah disodori naskah bahasa Inggris. Waktu itu saya masih pating grathul (tidak lancar, Red) bahasa Ingrisnya,’’ katanya. Tentu saja dia ditolak. Beberapa kantor lain dicoba dimasuki, tapi juga nihil. Hampir putus asa, Supono termenung di terminal bus Lapangan Banteng. ’’Tiba-tiba ada kakak angkatan di HMI menyapa, dia alumnus fakultas hukum. Dia bilang, Bakin (Badan Koordinasi Intelijen Negara) ada lowongan,’’ katanya. Saat itu, era Orde Baru, Bakin menjadi lembaga yang sangat sangar. Supono pun nekat mendatangi markas Bakin yang dulu berada di Jalan Senopati Raya (sekarang Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara). ’’Satpamnya gagah tinggi besar, kumisnya tebal. Saya berpikir spontan saja. Saya bilang punya informasi penting untuk pimpinan Bakin,’’ tuturnya. Mujur, satpam itu percaya. Supono malah diantar langsung bertemu dengan kepala personalia Bakin. ’’Saya langsung sodorkan ijazah. Kepala personalia itu bilang saya beruntung karena siang itu hari terakhir pendaftaran untuk masyarakat umum,’’ katanya. Pendaftarnya 70 orang, sebagian besar adalah agen-agen honorer Bakin yang memang direkrut sebelumnya. Rupanya, di antara jumlah tersebut, hanya delapan orang yang dinyatakan lolos tes dan bisa resmi menjadi pegawai negeri Bakin. ’’Di antara delapan itu, empat orang, termasuk saya, dari kalangan orang awam. Alhamdulillah, semuanya pensiun dalam level eselon I (setingkat Dirjen, Red),” katanya. Selesai pendidikan, Supono mendapat tugas awal sebagai LO (liaison officer, petugas penghubung) antara DPR dan Bakin. ’’Jadi sehari-hari saya nongkrong bareng wartawan-wartawan DPR dan staf-staf lain,’’ katanya. Tak seperti sekarang, hasil rapatrapat DPR zaman itu tak bisa dengan mudah diakses publik. Nah, Supono mengambil data-data itu, lalu dilaporkan ke pimpinan di Bakin. Karena dinilai berprestasi, Supono lantas promosi jabatan. ’’Saya lama di bagian analisis. Bahkan, sebelum di Sekolah Tinggi Intelijen Negara, jabatan eselon I saya adalah deputi analisis (deputi III),’’ katanya. Berbagai cover (kedok) pro-

7

fesi Supono sebagai intel sudah dijalani. ’’Saya beberapa kali berkedok sebagai diplomat. Ini cover yang memang paling lazim digunakan semua petugas intelijen di dunia,’’ ungkapnya. Dia juga pernah berkedok sebagai staf Kantor Dagang Indonesia di Taipei (Taiwan). ’’Seolaholah saya pegawai Departemen Perdagangan. Saya dibekali SK, kartu pengenal, semua dari Departemen Perdagangan,’’ tuturnya. Setiap operasi, baik di dalam maupun luar negeri, Supono memberi tahu istrinya, Sri Rahayuningsih. ’’Tidak perlu detail, yang penting cukup tahu di kota mana, berapa hari. Itu saja agar hatinya tenang,’’ katanya. Kakek delapan cucu itu berpegang pada sifat pokok yang wajib dimiliki seorang intelijen, yakni kejujuran. ’’Kalau intel berbohong, bagaimana datanya bisa dipercaya pimpinan atau user-nya,’’ katanya. Tentu saja kehidupan asli seorang agen intelijen, terutama di luar negeri, tak seperti James Bond. ’’Kita tidak boleh menimbulkan perhatian, apalagi minum minuman keras di kafe-kafe bersama wanitawanita cantik. Wah, itu sangat berbahaya,’’ ungkapnya. Sekali seorang diplomat salah langkah, bisa digunakan pihak lain untuk memerasnya sebagai agen ganda. ’’Misalnya, diplomat ketahuan bermain wanita. Dipotret, lalu diancam akan dibuka ke istri, keluarga, atau masyarakat umum kalau tidak mau jadi agen mereka,’’ katanya. Karena itu, Supono yang sering menjadi pemateri kursus anti penggalangan/kontraintelijen untuk diplomat muda Kementerian Luar Negeri itu selalu menekankan dua hal: bertindak jujur dan bertanggung jawab. ’’Selalu eling lan waspodo. Eling itu artinya ingat kepada Tuhan, bersyukur. Waspodo ya waspada. Apalagi, insan intelijen harus selalu merasa diawasi lawan,’’ ujarnya. Saat hendak mencari data rahasia di negara lain, kedok Supono pernah nyaris terbongkar. Rupanya, informannya –seorang warga negara setempat– diikuti oleh badan intelijen negara itu. ’’Saya amati dia dari jauh. Kok seperti gelisah, orang-orang di sekitarnya juga bergelagat meragukan. Sense (perasaan) saya langsung tahu, ini bisa blow up (terbongkar),’’ katanya. Karena itu, Supono memilih segera pergi dan tidak jadi menemui kontaknya itu. ’’Dalam intelijen, operasi selalu pegang

Sambungan dari halaman 1 pemasangan meteran yang kurang tepat dan banyak penyebab lain,” ujarnya disela-sela peringatan Hari Listrik Nasional ke-67 di Kantor PLN Kota Pontianak, Jalan Ahmad Yani, Kamis (25/10). Menurut Ahmad Ismail, selain melibatkan perseorangan, seperti untuk kebutuhan rumah tangga, pencurian listrik ternyata juga terjadi pada kalangan industry. “Mereka dengan sengaja

menggunakan listrik secara tidak sah,” ujarnya. Tetapi tidak mudah untuk mendeteksi dimana lokasi kehilangan daya itu. Karena itu Ismail mengharapkan masyarakat yang mengetahui pencurian listrik itu untuk memberikan informasi kepada PLN. “Kalau ketahuan ya kita akan tertibkan. Sudah ada bahkan yang sudah kita ajukan ke pengadilan,” tambahnya. Humas PLN Area Pontianak, Masfar Thomas mengatakan, kerugian dari kehilangan daya

listrik ini diperkiarkan sebesar 80 milyar rupiah pertahun. PLN menargetkan penurunan kehilangan daya sebesar 2,7 persen. PLN Kota Pontianak akan memberikan imbalan pada warga masyarakat yang memberikan informasi mengenai pencurian listrik. “Barangsiapa yang bisa memberikan informasi kita kasih bonus 2 persen dari nilai listrik yang kedapatan illegal itu. Tetapi ada nilai maksimalnya. Yakni di bawah 5 juta,” timpal Ahmad Ismail. (her)

Perokok Perlu Mengonsumsi Ekstrak ... Sambungan dari halaman 1 berusaha mengambil elektron dari molekul lain yang sudah stabil. Ia dapat dihasilkan dari metabolisme tubuh sendiri, bisa pula lewat faktor eksternal seperti lingkungan. Ada berbagai sumber yang dapat meningkatkan radikal bebas, misalnya logam tertentu (seperti besi), polusi, obat tertentu, racun, highly processed foods, bahan tambahan makanan, sinar ultraviolet, radiasi, dan asap rokok. Anda yang perokok perlu berhati-hati. Oksidan dalam rokok punya jumlah yang cukup untuk memainkan peran yang besar dalam terjadinya kerusakan saluran napas. Diduga, tiap isapan rokok punya bahan oksidan berjumlah sangat besar, yang meliputi aldehida, epoksida, peroksida, dan radikal bebas lain yang mungkin cukup berumur panjang dan bertahan lama hingga menyebabkan kerusakan alveoli–salah satu saluran napas. Bahan lain seperti nitrit oksida, radikal peroksil, dan radikal yang mengandung karbon ada dalam fase gas. Juga ada yang mengandung radikal lain yang relatif stabil dalam fase tar. Contoh radikal dalam fase tar adalah semiquinone moieties, yang dihasilkan bermacam-macam quinone dan hydroquinone. Perdarahan kecil yang berulang-ulang sangat mungkin membuat disposisi besi dalam paru perokok. Besi

dalam bentuk itu membentuk radikal hidroksil dari hidrogen peroksida yang bersifat bisa mematikan. Juga ditemukan bahwa perokok mengalami peningkatan netrofil dalam saluran napas bawahnya, yang punya kontribusi pada peningkatan lebih lanjut konsentrasi radikal bebas. Tapi, penyakit yang disebabkan radikal bebas bersifat kronis. Dibutuhkan waktu bertahuntahun bagi penyakit itu untuk nyata dan disadari penderitanya. Itulah sebabnya para perokok merasa tak pernah mendapatkan penyakit apaapa dari rokok. Meski demikian, dalam hal ini para perokok dianjurkan untuk rajin-rajin mengonsumsi antioksidan. Apa contoh antioksidan itu? Salah satunya, yang terbukti keampuhannya, adalah xanthone yang terdapat dalam kulit buah manggis. Xanthone dikenal sebagai antioksidan tingkat tinggi dan bahan aktif yang stabil dalam keadaan panas atau dingin. Kadar antioksidan kulit manggis 17.00020.000 orac per 100 ounce. Padahal, bahan lain berkadar antioksidan tinggi, seperti wortel dan jeruk, hanya 300 dan 2.400. Orac (oxygen radical absorbance capasity) adalah kemampuan antioksidan menetralkan radikal bebas penyebab penyakit. Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di

buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Untuk konsultasi kesehatan, hubungi dokter kami pada jam kerja di telepon bebas pulsa 08001401430 atau di e-mail purwati-s@centrin.net. id. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor Kalimantan Barat 081280016319, (0561) 7161419. Atau bisa juga mendapatkannya langsung di apotek-apotek dan toko obat Pontianak: Apt Mandiri 2, Apt Sejahtera, Apt Merdeka Timur, TO Jenaka, Apt Gajah Mada, Apt Makmur. Sub Distributor Singkawang (085386711108). Sub Distributor Kabupaten: Bengkayang (085252223557), Sanggau (082153805379), Kapuas Hulu (081257268829), dan Ketapang (085252056206. (adv)

bedua-duaan, bukan-bukan ragam gombal si laki-laki. Bukan gombal agek. Dah masok kaen percak. ‘’Ngape sih adek bermuram durja macam itu? Ape yang ade maok, bilang ke abang. Abang pasti buatkan buat adek. Adek mau minta bintang bulan, pasti abang petekkan!’’ gitu si lelaki yang agek kasmaran. Yarab, bintang mau dipeteknye. Dikire kelapak kali. Maen petek jak. Atau, dikire bulan tu buah langsat. Yang kalau udah musimnye, gampang maen petek jak. Payahpayah, ngape ndak nunggu langsat tu gugor jak? Tapi itulah masa pacaran. Masa paling indah. Sehari tadak ketemu, rasenye setaon. Setaon tak ketemu, rasenye macam tige bulan. Weit, ngape pula gitu? Iyelah, ditinggal setaon, lama benar. Bolehlah cari-cari ban serep kalau ditinggal sampai setaon. Dikire nganggor itu nyaman? Ini memang sekadar tulesan yang tak tentu rudu. Maen tules jak. Tapi, piker pakai logika dan buktikan kebenarannye. Saat bepacar, ceritenye yang bagosbagos jak. Seperti cerite di bawah

ini; Saat si Pendi ngan si Pat agek jatoh cinte dan bebunge-bunge.

Musim Bepacar prinsip RAE. Yakni, reguler, alternatif, emergency,’’ katanya. Reguler adalah rencana awal seperti biasa, alternatif adalah skenario cadangan jika rencana awal terdeteksi. Sedangkan, emergency adalah the worst scenario atau skenario terakhir jika hal paling buruk terjadi. Awalnya,BINhanyamengambil input anak-anak cerdas dari sekolah unggulan yang semi militeristis seperti SMA Taruna Nusantara di Magelang, atau SMA Krida Nusantara di Bandung. Namun, belakangan BIN mulai merambah ke sekolah-sekolah unggulan yang lain di seluruh Indonesia. Misalnya, Makassar, Ambon, dan Aceh. ’’Syaratnya harus cerdas. IQ minimal 120. Intelijen itu bukan modal otot, tapi otak. Karena itu, Pak Zulkifli Lubis, pendiri badan intelijen pertama republik, menyebutnya sebagai prajurit perang pikiran,’’ katanya. Syarat lain, berbadan sehat dengan tinggi maksimal 175 cm untuk pria dan 167 cm untuk wanita. ’’Intel tidak boleh terlalu jangkung. Nanti ketahuan, sangat mencolok. Harus kelihatan biasa-biasa saja, tapi supercerdas,’’ kata Supono. Setiap sekolah unggulan akan menyodorkan lima besar lulusannya. Nanti dites khusus oleh BIN. ’’Juga ada tes kesehatan jiwa secara khusus karena intelijen itu pekerjaan yang tingkat stresnya sangat tinggi. Dia harus bisa menekan egonya ke titik nol,’’ tuturnya. Setelah lulus, mereka tak langsung diasramakan di STIN, Sentul, Bogor. ’’Harus ada dua surat izin. Satu ditandatangani ayah, satu ditandatangani ibu. Intel harus direstui ibunya agar berhasil dalam tugas,’’ kata Supono. Jika itu beres, siswa-siswa tersebut akan dididik di kawah candradimuka intelijen di STIN, Sentul, Bogor, selama empat tahun. Mereka dilatih berbagai macam skill intelijen, baik kemampuan operasi maupun kemampuan menganalisis data hasil operasi. Kemampuan operasi itu, misalnya, penguasaan bahasa asing, ilmu fotografi, dasar persandian, teknik penyamaran, teknik pembuntutan, teknik manipulasi, menembak, dan menyelam. ’’Sebenarnya dukungan fasilitas untuk agen-agen kita juga sudah baik. Penyadapan misalnya. Kita punya alat yang bisa merekam pembicaraan orang di mana pun di Indonesia ini cukup hanya dari Pejaten (Kantor BIN, Red),’’ katanya. (c4/nw)

Sambungan dari halaman 1 udah pasti pireng, mok dan seneke barang pecahbelah di dapok macam UFO. Pireng terbang. Tapi, sekali agek, tadak semue. Kasus jak. Dari beberape laki-laki, beberapenye punye polah macam itu. Oi, itu artinye semue. Tadak lah, beberapenye kan tadak disebot. Kecuali kalau beberapenye disebot. (Bekelet, bekelet dan dan bekelet selarat…) Waktu bepacar, bukan maen. Seolah-olah orang sekampongkampong haros tau. Kalau si A udah bepacar dengan si B. Si Marpoah, udah betunang same Braem Tambi. Jalan beirengireng. Macam bebek yang maok masok ke paret ncarek tempat berenang. Tapi, sebenarnye yang macam ini memang udah hukom alam. Belom dapat, ape pon diiyekannye. Jangankan hal-hal yang mungkin, yang tadak-tadak pon disanggopkannye. Semue demi buhai (buah hati) tercinte. Kan sering kite dengar kalau kite ngintaikan orang yang gik

Sebelon nikah… Pendi: “Akhernye! Aku memang udah nunggu saat-saat seperti itu. Sayang baru sekarang datangnye.” Si Pat: “Apekeh Abang rele aku pegi?” Pendi: “Tadak! Jangan lah adek pernah bepiker macam itu.” Si Pat: “Apekah Abang cinte ngan adek?” Pendi: “Tentulah! Selamanya teros macam itu.” Si Pat: “Apakah Abang pernah selingkuh, maen mate ngan cewek laen?” Pendi: “Sori! Abang tak akan pernah melakukan hal burok macam itu.” Si Pat: “Maukah abang menciom Pat?” Pendi: “Iye..” Si Pat: “Sayangku…” Tapi, setelah 10 tahun menikah jangan tanya. Mau tau jawabannye? Sile bace percakapan Pendi ngan si Pat. Perintahnye, dari bawah ke atas ye! (toing_pontianak)

From Service to Care Sambungan dari halaman 1 Tingkat pertama adalah service 1.0 yang masih sangat didasarkan pada service manual atau standard operating procedure (SOP). Referensi utama industri ritel dan konsep utamanya adalah service quality berdasar lima aspek, yakni reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles. Biasanya loyalty yang dihasilkan adalah intellectual loyalty. Pelanggan akan tetap loyal selama cost and benefit seimbang. Syukur-syukur lebih berat ke benefit. Service 2.0 merupakan service quality yang masih harus disesuaikan dengan positioningdifferentiation-branding (PDB)

perusahaan. Yang diharapkan adalah pelanggan tidak hanya loyal secara intelektual, tapi juga emosional. Selama mendapatkan dan tetap engage dengan PDB perusahaan yang dia suka, dia akan loyal. Tidak hanya membandingkan cost dengan benefit. Tapi juga expectation dan perception. Referensinya, hospitality industry. Karena itu, Hyatt service sangat Barat, sedangkan Shangri-La service sangat Timur. Sama-sama bagus dan tinggi standarnya. Tetapi, PDB berbeda. Karena itu, haruslah dibuat service blueprint atau SBP yang berorientasi dari sudut pandang pelanggan. Service 3.0 adalah service with character atau care. Karakterlah yang berperan. Dokter dan pera-

wat memang disumpah sebelum mulai bekerja secara profesional. Sebab, di rumah sakit atau health-care industry, they are dealing with somebody’s life. Loyalitas pasien bisa sampai pada spiritual loyalty ketika mereka merasakan kepedulian dari perawatnya. Tidak gampang sampai situ. Karena itu, sebutannya bukan service provider lagi, tapi caregiver! Pembentukan karakter menjadi mutlak. Pasien tidak pernah dan tidak perlu diperlakukan sebagai raja. Mereka malah tidak boleh terlalu bebas makan dan harus istirahat supaya lekas sembuh. Itulah tahap from service to care. Bagaimana pendapat Anda? (*)

Dibela Mantan Pebalap Sambungan dari halaman 1 kejadian tersebut, menurut Alex, pada saat peristiwa tersebut terjadi, tidak ada korban yang dinilainya mengalami luka parah dan sampai dirawat di rumah sakit.”Untuk penangguhan penahanannya, kalau perlu saya yang jamin. Namanya juga artis, memang mau kabur ke mana?

Soal enggak dikabulkan, nanti ya, kita lihat saja. Saya diminta ini sama pacarnya Niki (Edo). Pacarnya Nikita nih rupanya keponakan saya. Ini pacarnya Niki,” tukasnya. Oleh sebab itu, Alex telah berusaha membantu Nikita dengan mempertemukannya dengan Kapolda. Dalam pertemuan tersebut, Alex mencoba

menjelaskan permasalahannya sekaligus menjadi penjamin Nikita. “Sudah ketemu Kapolda, tadi kita ketemu. Mereka bilang silakan dan sudah saya ajukan. Kita lihat ya bagaimana. Kalau dia (Nikita) salah ya silakan dihukum,” tutup Bapak dari pembalap nasional Alexandra Asmasoebrata itu. (abu/jpnn)


8

Young Community

Pontianak Post Pontianak Post Minggu 28 Oktober 2012 Minggu 26 Juni 2011

Energik dan Kreatif Bersama Glory of Shuffle Shuffle Dance mulai memiliki banyak penggemar di Pontianak. Di Kota Khatulistiwa ini telah terbentuk sebuah komunitas Shuffle Dance bernama Glory of Shuffle yang anggotanya telah mencapai 50 orang. Pontianak Post bekerjasama dengan Hotel Kapuas Palace dalam program Young Community mencoba mengetahui seluk beluk kelompok pecinta tari modern ini. ARISTONO, Pontianak SEBELAS orang pemuda dan pemudi anggota Glory of Shuffle tampak asyik mengobrol di restoran Hotel Kapuas Palace, Jalan Gajah Mada ini. Mereka diundang khusus oleh salah satu hotel terbaik di Pontianak ini, sebagai bentuk penghargaan atas kreatifitas mereka. Kepada Pontianak Post mereka menceritakan bagaimana komunitas unik ini terbentuk, perjalanan mereka, hingga prestasi-prestasi yang diraih.Glory of Shuffle ini terbentuk pada tanggal 5 Mei 2012 lalu. Saat itu hanya ada 10 orang saja anggotanya. Rata-rata mereka adalah anak-anak

SMA yang menggemari dance. “Kita tertarik untuk mengembangkan shuffle di Pontianak, karena gerakannya unik dan energik,” ujar Novin Anugera (17), salah satu pentolan Glory of Shuffle. Menurut dia, mereka mulai bosan dengan gaya menari yang itu-itu saja, oleh sebab itu mereka mencoba shuffle dance. Tarian modern yang datang dari Australia ini, menurut mereka memiliki gaya yang energik dan kreatif. “Apalagi di Shuffle kita bisa saja menciptakan gerakan-gerakan sendiri. Yang penting gerakan itu pas dengan irama musik. Tidak ada patokan harus seperti apa,” ucapnya. Di Shuffle Dance musimusik yang digunakan untuk mengiringi tarian biasanya beraliran disko elektronik. Musiknya lebih modern, dimana lagunya hanya dimainkan dengan nada yang di buat lebih terkesan nyentrik seperti contoh lagu-lagu energik yang drumnya di buat dan di tata memakai komputer. Kini Glory of Shuffle telah memiliki jumlah anggota 50 orang. Kebanyakan mereka ada-

lah remaja yang terdiri dari siswa-siswi SMA di Pontianak. “Dalam beberapa bulan ini anggota kita makin banyak. Biasanya ada kawan yang tertarik melihat tarian kita lalu minta bergabung,” kata dia. Mereka rutin tiga kali dalam sepekan-Selasa, Kamis dan Minggu untuk latihan bersama guna meningkatkan teknik dan menjalin keakraban. Lokasi yang menjadi favorit mereka adalah Museum Provinsi Kalbar. “Di sana tempatnya luas. Selain itu banya juga orang di sana, sehingga aksi kita bisa ditonton,” sebutnya. Mereka juga sering menciptakan kreasi gerakangerakan baru. Meskipun baru beberapa bulan terbentuk, Glory of Shuffle ini telah memiliki beberapa prestasi yang cukup mentereng.

GLORY OF SHUFFLE Berdiri : 5 Mei 2012 Lokasi Berkumpul: Museum Provinsi Kalbar Jumlah Aggota: 50 orang

Dalam beberapa kompetisi modern dance mereka telah mendapatkan piala dan penghargaan. “Dua kali kami mendapat Juara II dalam lomba dance di PCC dan di Ayani Megamal. Kami juga beberapa kali diundang untuk mengisi acara,” sebut dia. Ke depan, anak-anak muda ini bercita-cita untuk menasional bahkan go international. “Kita tidak hanya mau tampil di Pontianak saja, kita harus ke Jakarta kalau perlu keluar negeri menunjukan kemampuan. Oleh sebab itu kami latihan keras dan menciptakan hal-hal baru,” pungkasnya. (*)

KENANG-KENANGAN: Foto bersama Management Kapuas Palace Hotel Pontianak dan Pontianak Post di pinggir kolam renang.

MENU ISTIMEWA: Makan siang bersama dengan menu istimewa.

BACA KORAN: Menikmati fasilitas kamar sambil membaca koran Pontianak Post.

HADIAH: Penyerahan 2 voucher kamar Kapuas Palace Hotel Pontianak.

Tumit dan Kaki yang Bergerak Cepat

FOTO BERSAMA: Glory Of Shufle berfoto bersama di lobi Kapuas Palace Hotel Pontianak.

SHUFFLE, adalah gaya tari, yang trennya diawali pada akhir dekade 1980-an, berasal dari Melbourne Underground Scene, Australia. Sekilas mirip tari jazz. Namun perkembangannya sangat lambat. Baru akhirakhir ini saja tarian energik ini kebali muncul, bahkan mulai mendunia. Di Indonesia sendiri, Shuffle komunitas shuffle baru muncul pada tahun 2006. Gerakan dasar shuffle adalah tumit dan kaki yang bergerak cepat sehingga terlihat seakan menempel ke lantai. Mereka yang suka pergi ke klub pasti tahu tarian ini. Kini, Shuffle Dance tidak lagi hanya untuk mereka yang clubbing. Anakanak muda yang bahkan belum pernah mengunjungi klub pun bisa asyik main shuffle dance. Basic step shuffle sendiri

adalah running man dan T step. Running man, dua step jalan ditempat tapi tidak maju-maju, T step adalah gerakan shuffle itu sendiri yang terbagi menjadi beberapa jenis. Ada Hard style, yang kalau menari kakinya diangkat lebih tinggi seperti menghentakkan kaki. Lain lagi dengan Old style yang katanya asli gaya Melbourne shuffle, yang tidak buru-buru, banyak T step dan lebih flooping. Mas, Malaysian Style, gerakannya seperti running man, tetapi hanya satu step. Mereka menggunakan badan yang didorong kedepan dan mengayun. Dan masih banyak lagi. Belum selesai, bukan hanya gerak tari, tapi juga outfit. Sedangkan Melbourne Shuffle, biasanya agak lebih santai dan bisa tampil, bahkan pakai kemeja flanel atau kaos. (ars)


Metropolis Pontianak Post

2

MINGGU 28 OKTOBER 2012

UNTAN

Kebanjiran Tawaran Perusahaan Sawit REKTOR Universitas Tanjungpura Prof Dr Thamrin Usman DEA mengatakan, pihaknya siap menyediakan tenaga ahli dan menyediakan tenaga kerja untuk perkebunan kelapa sawit yang ada di Kalimantan Barat. “Untan sekarang sudah mulai dipilih untuk keperluan penelitian di perusahaan perkebunan, terutama perusahaan asing,” ucapnya. Disebutkan dia, perusahaan perkeThamrin Usman bunan asing seringkali membutuhkan peneliti untuk mengatasi kegagalan bibit sawit di tanah setempat. Selain itu untuk menentukan jenis pupuk apa yang cocok di lahan tersebut. “Untuk mendatangkan peneliti dari negara mereka, tentu cost-nya lebih tinggi dan intensitas kunjungan yang tidak bisa sering dilakukan. Maka peneliti kita jadi pilihan,” tandas dia. Apalagi, menurut Thamrin, peneliti-peneliti Untan tidak kalah kualitasnya dengan peneliti lainnya. • ke halaman 15 kolom 1

SUMPAH PEMUDA

Fanatisme Kedaerahan

Polda Ambil Alih

CACING DI HATI

Kasus Oknum PNS Aniaya Anak Bawah Umur

Sapi Kurban PONTIANAK--Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar, menemukan cacing di hati dan mata sapi kurban. Itu ditemukan, setelah mereka melakukan pemeriksaan terhadap beberapa tempat pemotongan hewan kurban, Sabtu (27/10) pagi. Seperti halnya di Jalan Gusti Hamzah Komplek PTPN, ditemukan satu sapi ada cacing di hatinya, dan dua ekor sapi a d a c a c i n g di matanya. B a g i a n tersebut dinyatakan tak layak dikonsumsi. Menurut Dokter Dis-

wanak Kalbar, drh S. Endra Sulistya, pihaknya melakukan pemeriksaan hewan kurban di bagian organ dalam. Mulai dari hati, otot, jantung dan paru-paru. Hal ini dilakukan untuk mencari parasit cacing, di seluruh bagian hewan kurban tersebut. “Sebenarnya, hewan kurban yang terinfeksi cacing itu, boleh dipotong dan dimakan. Namun, tidak boleh mengambil bagian daging yang sudah terinfeksi,” ungkapnya. Untuk itu, pihaknya rutin mengunjungi tempat pemotongan hewan kurban tersebut. Dengan tujuan, agar dapat me-

meriksa daging hewan yang akan dibagikan kepada masyarakat. Kemudian, menyeleksi potongan daging yang terinfeksi dari parasit cacing. “Tidak perlu khawatir, kita sudah berkoordinasi dengan pihak pembagian kurban. Mana daging yang layak, dan mana yang tidak layak diberikan,” tuntasnya. Ketua Panitia Pelaksanaan Kurban PTPN XIII, Feri Sumadi mengaku lega atas kedatangan tim Diswanak. Berkat pemeriksaan yang dilakukan itu, pihaknya bisa memilah daging yang layak diedarkan ke warga. • ke halaman 15 kolom 1

TOKOH pemuda, Zainul Arifin mengatakan, usai Pemilihan Gubernur dimana nuansa fanatisme suku dan agama mengemuka, masyarakat harus kembali menghilangkan sekat-sekat itu. Pemuda, dikatakan dia, adalah ujung tombak untuk dalam hal ini. Semangat Sumpah Muda menurut dia masih sangat dibutuhkan. “Kalbar dengan msyarakatnya yang majemuk, dimana fanatisme suku dan agama cukup menonjol, kiranya masih sangat relevan agar nilai-nilai yang terkandung di dalam Sumpah Pemuda untuk direaktualisasikan. Maka usai pilgub yang penuh dengan dinamika ini, melalui momentum Peringatn Hari SP ini marilah kita bersatu membangun Kalbar yang realitasnya masih jauh tertinggal,” ungkap mantan Ketua Pemuda Panca Marga Kalimantan Barat ini, kemarin. Disebutkan dia, Sumpah Pemuda merupakan satu kebulatan tekad dari para pemuda-pemuda

PONTIANAK--Kasus oknum PNS pelaku penganiaya anak dibawah umur akan diambil alih Polda Kalbar. Pelaku yang diketahui telah menghilang bersama korban dari kediamannya dipastikan bakal menjalani proses hukum. Kasus kini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Propam Polda Kalbar.     “Kabid Propam menyampaikan bahwa laporan yang saya buat sudah dibaca Pak Kapolda, dan kami (Kabid Propam,red) sudah diperintahkan untuk menindak lanjuti dengan menangani langsung kasus tersebut bersama Dir Reskrim,” ujar Mujahidin, pelapor kasus ini yang mendapat informasi dari Propam Polda Kalbar, Rabu (24/10).   Sebelumnya, Mujahidin melaporkan Kasat Reskrim Polres Sintang beserta Kanit Resum PPA ke Propam Polda Kalbar. Karena diduga menelantarkan kasus, sebab penanganan perkara dugaan penganiayaan anak dibawah umur yang menimpa • ke halaman 15 kolom 1

Pendonor Fokus Acara Seremoni

Haryadi/Pontianak Post

DONOR: Para pendoroh darah dalam suatu acara. Butuh rutinitas untuk memenuhi target kebutuhan darah di Kalbar.

• ke halaman 15 kolom 1 KURBAN BERCACING: Temuan hewan kurban bercacing saat operasi mendadak dilakukan Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar, kemarin (27/10). Masyarakat harus lebih teliti saat akan mengolah daging kurban yang didapat.

DOMPET SIMPATIK

PONTIANAK--Donasi yang mendonorkan darah masih belum memenuhi target se-Kalbar. Dalam sehari, PMI hanya bisa mengumpulkan 60 kantong darah di Pontianak. Padahal, jika dirincikan, butuh sekitar 1500 kantong darah untuk dikontribusikan ke daerah-daerah lain. Namun demikian, PMI sedikit lega. Pasalnya, bila dilirik dari pihak pengurusan beberapa waktu lalu, mereka hanya • ke halaman 15 kolom 1

HARYADI/PONTIANAKPOST

Sutarmidji Motivasi Entrepreneur Muda Kota Pontianak

Hilangkan Pikiran Ingin Cepat Sukses “Sebagai generasi muda jangan ada rasa malu untuk berwira usaha.” Kalimat itu disampaikan Walikota Pontianak Sutarmidji saat memberikan motivasi pada acara talk show sehari Cara Mudah Menjadi Entrepreneur, yang diselenggarakan Dompet Ummat, Kamis (25/10) pagi.

waktu kecilnya jualan koran di depan kantor walikota. Ia pernah ditanya sama walikota pada masa itu. “Nanti kalau sudah besar kamu mau jadi apa?” kata Sutarmidji menirukannya. “Mau jadi walikota pak,” katanya menjadawab. Akhirnya mimpi itu jadi kenyataan. “Itu didapat dengan kerja keras dan belajar keras,” paparnya. Selama kita masih diberi kekuatan tenaga dan kecerdasan, apalagi generasi muda saat ini, sangat besar • ke halaman 15 kolom 1

Sumbangan hingga Jumat (26/10) Rp 450.000 Sumbangan Sabtu (27/10) 1. Hamba Allah Rp 100,000 2. WS.Set.U Rp 200,000 3. Amar Makrf Rp 50,000 4. Hamba Allah Rp 100,000 Jumlah Rp 500,000 Total

Rp

950,000

BANYAK hal yang disampaikan Sutarmidji di Auditorium Politeknik Pontianak ini. Mulai persoalan tenaga kerja, iklim perekonomian, dan inisiatif melihat peluang. Kemudiad dia bercerita pengalaman

PENGUMPUL BOTOL: Para pengusaha muda di Kota Pontianak seharusnya diberikan pelatihan entrepreneur untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berusaha. HARYADI/PONTIANAK POST

C

m

y

k


METROPOLITAN

10

Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012

Baiturahman Potong 10 Ekor Sapi Masjid Segera Direnovasi PONTIANAK--Masjid Baiturahman di Jl. Kemakmuran, Gg Tegal Rejo I, Sungai Jawi Pontianak, menyembelih 10 ekor sapi dan 6 ekor kambing pada Hari Raya Idhul Adha 1433 H. Menurut Sagino, ketua panitia Kurban, sepuluh ekor sapi ini merupakan arisan warga jamaah Masjid Baiturahman

yang setiap orangnya sebesar Rp1.600.000. “Alhamdulillah sampai hari pelaksanaan salat Idhul Adha terkumpul 10 ekor sapi dan 6 ekor kambing,,” kata Sagino bersama sekretarisnya Sarwanto, kemarin. Dijelaskan, pemotongan hewan kurban ini dilaksanakan Sabtu kemarin di halaman masjid Baiturahman dan langsung dibagikan ke warga sekitar yang berhak menerima. Untuk kurban tahun ini merupakan

yang terbanyak dari tahun- tahun sebelumnya. Sementara itu Masjid Baiturahman dalam waktu dekat akan segera direnovasi. Kondisi masjid sudah saatnya dipugar, selain tidak menampung lagi jamaah, terutama pada kegiatan hari hari besar agama, seperti Idhul Fitri dan Idhul Adha juga karena kondisi masjid yang tidak layak lagi. Menurut Moh.Taufik, ketua panitia pembangunan Masjid

Baiturahman, untuk merenovasi masjid ini memerlukan biaya sekitar Rp3 miliar lebih. Rencananya tahun depan akan dimulai tahap pembangunan. Dijelaskan, sekarang ini gambar dan rencana biaya pembangunan sudah dibuat. Masjid ini nantinya dibangun dua lantai. Untuk itu panitia meminta dukungan dan partisipasi dari seluruh warga sekitar masjid dan para donator untuk mendukung pembangunan ini.(fk)

KURBAN: Panitia saat melakukan pemotongan hewan kurban.

Mercure Serahkan Hewan Kurban Kompetisi Futsal Walubi Cup 2012 MANAJEMEN Hotel Mercure Pontianak dipimpin General Manager, Dona Yohana, Kamis (25/10) mengunjungi dua mesjid di sekitar kawasan hotel untuk

menyerahkan hewan kurban. Tidak hanya berkonsentrasi pada bisnis dan pelayanan di dalam ruang lingkup hotel, manajemen juga menjalankan amanah ibadah serta berbagi dengan masyarakat. “Kami menyadari betul bahwa lingkungan sekitar merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan hotel kami,” ujar Dona Yohana. Dia mengajak jajaran manajemen berkunjung ke Mesjid Al Muhajirin di Jalan Perdana Pontianak sekaligus menyerahkan hewan kurban. Hal yang sama juga dilakukan manajemen dari jaringan hotel Accor ini di Mesjid Nurul Wahdah, Gang Media Pontianak. Penyerahan hewan kurban dihadiri Hendrick Tamonsang – Executive Assistant Manager, Alexander Agung – Human Resources Manager, Teddy Manangka – Public Relations Manager, Indra Gunawan – Assistant Director of Sales, Rusdiyanto – Assistant Housekeeping Manager, Kencana – Assistant Front Office Manager, Lisa Indra – Executive Secretary.(ars)

DALAM rangka memperingati 16 tim. Empat tim lolos ke final yak- panbumi A, Vihara Mapanbumi B Hari Sumpah Pemuda dan Hari ni Vihara Vimalakirti, Vihara Ma- dan Vihara Tri Ratna. Jadi Kota Pontianak Kepengurusan kegke 241, digelar Komiatan ini; Ketua Walubi petisi Futsal Walubi Kalbar Pandita Edy Cup 2012. Kegiatan Tansuri, Ketua Panitia ini bertema DenGunawan Heky dan gan Semangat BudSekretaris Sui Kiun, dhis, Kita Junjung S.Hut. Kompetisi Futsal Tinggi Sportivitas Walubi Cup 2012 dibudan kekeluargaan ka Saiman, MM, pemAntarumat Buddha. bimas Agama Buddha Pertandingan berProvinsi Kalimantan langsung di LapanBarat. Dihadiri pula gan Futsal YAFANSetiawan Lim, tokoh ZA, Jl. Sepakat I. Pemasyarakat Tionghoa, nyisinan dilakukan Ketua Majelis Theramulai Jumat (26/10) vada dr. Ali, Pengurus d a n f i na l Sab t u Walubi Kalbar dan DeISTIMEWA ( 2 7 / 1 0 ) m a l a m . KOMPETISI FUTSAL: Para peserta diabadikan bersama (dari kiri) wan Guru dari Kalbar Kegiatan ini diikuti Pandita Edy Tansuri, Saiman, MM dan Setiawan Lim. dan Jakarta.**


Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012

idul kurban

Bagikan Daging Kurban ALHAMDULILLAH, itulah ucapan ringan penerima daging hewan kurban saat diantarkan petugas. Tentu ucapan itu disebabkan, keluarga yang menerima itu tergolong keluarga miskin atau kurnag mampu yang jarang bisa menikmati daging sapi ataupun kambing dari pemberian daging hewan kurban. Perayaan hari Raya Idul Adha 1433 hijriah yang jatuh pada hari Jumat (26/10). Namun, penyembelihan hewan kurban baik sapi maupun kambing, sudah dilakukan usai salat id dan salat Jumat. Tapi ada pula warga yang baru menyembelih hewan kurban pada hari Sabtu. Bahkan masih dimungkinkan hingga Minggu yang juga masih termasuk hari tasrik. Banyaknya jumlah hewan kurban yang berhasil terkumpul khusus di Kelurahan Sui Pinyuh dari patungan 188 jemaah menghasilkan sedikitnya 29 ekor sapi untuk hewan kurban. Memastikan keluarga yang wajib menerima semuanya menerima hewan kurban. “Petugas sebaiknya memiliki data base jumlah keluarga miskin dan kurang mampu (keluarga sejahtera, sejahtera I maupun prasejahtera-red). Dengan begitu, pada hari raya idul kurban semua keluarga menerima daging hewan kurban.” Pinta H Rahmad Satria SH MH, Ketua DPRD Mempawah. Jika kita umat Islam mau memaknai idul kurban, ya seperti itu. “Jangan ada lagi keluarga yang tidak kebagian daging hewan kurban. Makanya perlu data yang benar,” harap dia. Tentu harapan seperti itu, bukanlah sesuatu hal yang berlebihan. “Bagi mereka yang mengeluarkan hewan terutama sapi tentu berharap, kurban mereka bisa dinimati mereka yang benar-benar berhak untuk menerimanya,” nilai Ketua DPD Partai Golkar itu. Selain makna idul adha dipandang dari sisi sosial, adalah orang yang memiliki kemampuan mengeluarkan sebagian harta benda mereka untuk dikurbankan. Semoga, pada hari yang krusial bagi umat islam itu, tidak ada lagi keluarga yang terabaikan dan tidak menikmati tidak diperhatikan. Dalam satu hadist seperti diriwayatkan HR Tarmizi, sangat shahih disebutkan, barang siapa memiliki keluasan rizki dan ia tidak mau berkurban. Maka janganlah ia mendekati tempat salatku.(ham)

PINYUH & ngabang

11

Curas dan Curat Mulai Marak Warga Ancam Bakar Pelaku

Hamdan/Pontianak Post

MASUK PARIT: Sapi yang rencananya akan disembelih sebagai kurban sebelum diserahkan ke panitia di masjid, masih berusaha untuk melarikan diri. Namun upaya itu gagal, dan terperosok ke parit.

PINYUH- Kawasan Pinyuh komplek kini mulai tidak rawan dari aksi pencurian dengan kekerasan (curas). Sudah beberapa komplek perumahan penduduk di beberapa gang dan RT berbeda di Kelurahan Sui Pinyuh, yang sudah pernah didatangi pelaku dan sempat pula dikejar warga,. Namun pelaku belum berhasil ditangkap. Padahal beberapa bulan sebelumnya kondisi kondusif cukup tercipta. Tidak terdengar adanya aksi pencurian ataupun rencana pencurian dengan membongkar rumah warga pada malam hari. “Kami indikasikan, pelaku adalah pemain lama yang sudah bebas menjalani hukuman,” nilai beberapa warga yang sempat dikonfirmasikan Koran ini. Bahkan, pelaku pernah ditemui warga gentayangan malam hari (kisaran pukul 02.00-red). Namun warga yang tidak tahu tentu tidak bisa serta merta menangkap, lantaran pelaku tidak melakukan aksinya. Ternyata, di lokasi lain warga sedang berjaga-jaga dan mengejar pelaku curas,” terang warga lainnya. Terlebih saat ini jalan pintas yang mulai terbuka dan saling berhubungan satu gang dengan

gang lainnya memungkinkan pelaku dengan mudah berpindah lokasi. Mulai dari gang Masjid, lalu terdengar di gang Gusti Khaidir Dalam II. Juga terdengar di Gang Tanjung dan Gang Api Api sempat dikejar warga. Kondisi itu kini sudah direspon anggota Polsek Urban Pinyuh yang terlihat tiap malam melakukan pemantauan. “Kita minta, warga mengaktifkan siskamling di lingkungan tempat tinggal. Buatlah acara seperti gaplekan. Dengan begitu suasana akan selalu ramai dengan warga yang bermain,” sarannya. Seperti diketahui, kini keberadaan Poskamling di Kelurahan Sui Pinyuh terbilang sudah tidak ada lagi. Lantaran untuk kawasan pasar Pinyuh komplek, warga sudah memberikan kepercayaan pada Pos Satpam yang juga menjadi Pospol pasar. Juga ada Pospol lantas. Untuk dalam gang, boleh dibilang sudah tidak ada lagi pos kamling. “Kalau pelaku sampai tertangkap, kami bakar hidup-hidup,” ancam warga yang mengetahui pelaku sempat terlihat pakai topeng dan bawa senjata tajam seperti samurai maupun linggis,” aku beberapa warga yang enggan disebutkan. Yang pasti, pelaku diindikasikan masih warga setempat yang memang kerjanya keluar masuk penjara. (ham)


SINGKAWANG

12

Pontianak Post l Minggu 28 Oktober 2012

IDULADHA

Implementasikan di Kehidupan SEMANGAT pelaksanaan kurban diharapkan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, demi pembangunan Kota Singkawang ke depannya. “Kita berharap apa yang menjadi semangat kurban ini, di sebelas bulan mendatang diimplementasikan di kehidupan bermasyarakat,” ujar kepala Kementerian Agama Kota Singkawang, Jawani. Jawani mengungkapkan bagaimana pengorbanan yang telah dilakukan di kehidupan sekarang, diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, di beberapa titik di Kota Singkawang kebanyakan dilangsungkan pada Sabtu atau Minggu. Ini lantaran Hari Raya Iduladha tepat berlangsung pada Hari Jumat, di mana umat muslim melaksanakan salat Jumat. “Jika pelak-

sanaan Hari Sabtu atau Minggu kan waktunya lebih panjang, sehingga tidak sampai mengganggu pelaksanaan ibadah lainnya. Namun kalau hanya jumlahnya hewan kurbannya sedikit, beberapa di antaranya ada yang melaksanakan pada Jumat,” katanya. Dalam pelaksanaan kurban, lanjut Jawani, masyarakat bisa membentuk kelompok kurban, baik melalui pribadi, lingkungan, masjid atau surau, maupun kelurahan, kecamatan dan kota. Di mana melaksanakan penyembelihan hewan kurban, dilakukan mulai pagi setelah salat Id sampai terbenam matahari 13 Zulhijjah. Setelah pelaksanaan kurban, diharapkan panitia pelaksana di masjid yang ada melaporkan ke Kemenag Kota Singkawang tentang hasil pelaksanaannya. (fah)

FAHROZI/PONTIANAK POST

SALAT ID: Wakil Wali Kota Singkawang Edy R Yacoub melaksanakan salat Iduladha (Id) pada Jumat (26/10) lalu. Ini merupakan salat id terakhirnya sebagai wakil kepala daerah di Kota Singkawang.

Lengkapi Administrasi Jampersal

+

SINGKAWANG – Sebagai bentuk pemberian jaminan kesehatan bagi warga, Program Jaminan Persalinan Gratis (Jampersal) telah berjalan. Hal tersebut sebagai upaya meminimalkan angka kematian ibu dan anak. Direktur RSU Abdul Azis Kota Singkawang, Carlos Jafa’ara, mengatakan bahwa Program Jampersal di rumah sakit yang dipimpinnya, sudah berjalan baik. Masyarakat sebagai sasaran pun, menurut dia, telah menggunakannya dengan melakukan persalinan di rumah sakit tanpa dipungut biaya. “Program ini dirasakan membantu masyarakat dalam proses persalinan,” kata Carlos. Ter wujudnya Program Jampersal, dijelaskan dia, setelah diketahui penyebab kematian ibu ketika akan melahirkan, yakni kebanya-

+

kan faktor ketiadaan uang. “Misalnya ada ibu yang akan melahirkan, tapi tidak bisa normal tentunya harus dirujuk ke RS, namun dulu lantaran tidak ada biaya tidak jadi dibawa   ke RS,” katanya. Dengan berbagai pertimbangan tersebut, kemudian lahirlah Program Jampersal, yang menurut Carlos, merupakan salah satu kebijakan dari pusat. Dengan program seperti ini, dijelaskan dia bagaimana seorang ibu yang melahirkan di rumah sakit tidak dikenakan biaya. Namun dia menambahkan bahwa hal tersebut tentu dengan catatan, sesuai dengan petunjuk teknis dan pelaksanaan (juknis dan juklak), di mana pasien melahirkan dengan cara normal. “Kalau ada penyulit dalam proses persalinan, maka harus ditangani oleh dokter spesialis dengan adanya surat

+

rujukan bahwa ibu itu ada penyulit sehingga harus dioperasi,” katanya. Namun, dikatakan Carlos, kalau persalinan normal, kemudian menjadi masalah di rumah sakit lantaran susah menglaim. Hal ini juga, dijelaskan dia, pernah dikonsultasikan agar tidak kaku, di mana jika dalam kondisi gawat dan bidantidakadadanselanjutnya dibawa ke rumah sakit, apakah adanya aturan semacam itu harus menolak pasien. “ Ji k a k i t a m e n e ra p k a n aturan semacam itu, tentunya akan berdampak luas. Makanya RS membuat kebijakan guna menyiasatinya, di mana 3x24 jam kalau sudah bagus dilayani dan sembuh, diharapkan administrasinya dilengkapi karena kalau tidak RS akan rugi karena tidak dibayar oleh pemerintah,”  katanya. (fah)

+

cmyk

C

m

y

k


Pontianak Post

Sambas

Minggu 28 Oktober 2012

13

Infrastruktur Paloh Tanggungjawab Siapa?

terigas

Fokus Bangun Infrastruktur TABUN 2013 mendatang pembangunan infrastruktur menjadi prioritas dan dominan, bahkan plafon anggaran terbesar ada pada bidang infrastruktur disusul pendidikan dan kesehatan. Hal tersebut diungkapkan Sekda Sambas H Jamiat Akadol saat menggelar rapat soal plafon anggaran di tahun 2013 belum lama ini. “Lebih dari separo plafon anggaran diperuntukkan untuk infrastruktur diluar belanja tidak langsung,” ungkapnya. Bahkan sekda optimis dan berharap dengan kondisi PAD yang ada, lalu ditambah dana DAU,DAK, plus dana sharing dengan provinsi ke kabupaten Sambas Jamiat A Kadol maka tak menutup kemungkinan APBD Kabupaten Sambas di tahub 2013 mendatang mencapai Rp1 triliun.“Ini gambaran umum alokasi anggaran kita kedepannya, tambahnya. Meskipun, kata dia, alokasi untuk belanja juga banyak, apalagi mulai 2013 nantinya seluruh kendaraan dinas khususnya roda empat diimbau menggunakan bahan bakar Pertamax. Namun dari rencana anggaran yang ada belanja langsung masih besar dibandingkan belanja tak langsung. (har)

Harry/Pontianak Post

MENUMPUK: Sampah yang diangkat dari sungai menumpuk di Jalan Pembangunan Pemangkat. Sudah dua hari tidak diangkut oleh instansi terkait.

Harry/Pontianak Post

KURBAN: Panitia kurban di Masjid Baitul Rahmad Perum Badak Putih Pemangkat siap membagikan daging hewan kurban. Jumlah hewan kurban yang disembelih dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.

Pertanyakan Kerjasama PLN dan Kejaksaan TEBAS--Adanya kerjasama antara PT PLN dan Kejaksaan Negeri Sambas menagih konsumen PLN yang menunggak tiga bulan menimbulkan berbagai pertanyaan masyarakat, karena dampak dari kerjasama tersebut sangat menganggu hak-hak konsumen. Hal tersebut diungkapkan Ketua Lembaga Pemasyarakatan Masyarakat (LPM) Kecamatan Tebas, Ferdinan Solihin baru baru ini di Sambas. Adanya MoU dari kerjasama antara PLN dan Kejaksaan sangat baik, tetapi harus memperhatikan hak-hak konsumen. Maka dari itu, kami juga meminta PLN harus imbang dalam memberikan

pelayanan. “Yang kami pertanyakan bagaimana listrik mati, sehingga mengganggu konsumen, apa sikap PLN. Jadi jangan berbicara kewajiban saja, kalau dapat juga bicara hak, karena seringnya listrik padam mengangganggu konsumen PLN juga,” tegas Ferdinan. Fe rd i na n ju ga m e m i nt a Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dapat menyikapi keluhan konsumen, diantaranya adanya penagihan tunggakan terhadap konsumen PLN, sehingga konsumen bisa mendapatkan pelayanan sama. “Seperti di Kecamatan Tebas, listrik dalam semingu

bisa sampai tiga atau empat kali padam dengan waktu yang lama. Alasannya selalu kerusakan dan beban puncak, lantas bagaimana hak konsumen, apakah tidak boleh ada alasan? Ini yang juga harus diperhatikan, “ tegasnya. Hal senada diungkapkan Ketua Asosiasi BPD Kecamatan Tebas, Jamadi. Menurutnya, selama ini tidak ada keseimbangan pelayanan yang dilakukan PLN kepada konsumen. “Seharusnya PLN melakukan sosialisasi terlebih dahulu ke masyarakat, sehingga tidak menimbulkan banyak pertanyaan, “pungkasnya. (har)

PALOH-- Kepala Desa merasakan kemerdekaan. Nibung, Kecamatan Paloh, Kalau sekarang, masih ada Mayadi Satar mengeluhkan beberapa desa yang belum rusaknya jalan dan jembatan dimasuki listrik,” ujarnya. di Kecamatan Paloh. Selain Kades Nibung ini menukurannya kecil, kondisi jalan egaskan untuk memajukan yang dibangun sejak tahun ekonomi perbatasan ialah 1985 tidak pernah mendapat pembangunan infrastruktur, perhatian dari pemerintah, sehingga menjadi pertanyaan masyarakat, siapa yang bertanggungjawab atas perbaikan jalan Paloh yang merupakan Karena slogan itu tidak kawasan perbatasan. dirasakan masyarakat Apakah kabupaten, propinsi atau pusat? atau perbatasan. Kalau sudah Indonesia apa Malaysia? begini, kepada siapa kami Mayadi yang juga Wakil akan mengadu? Apakah Ketua 1 MPC Pemuda Pancasila Kabupaten kepada negara Indonesia Sambas kepada Pontiatau Malaysia? anak Post belum lama ini di Sambas menegasMayadi Satar kan rusaknya jalan Paloh sangat tidak sesuai dengan komitmen pemerintah tetapi sepertinya ini tidak dilpusat yang akan menjadikan irik pemerintah. Sementara kawasan perbatasan sebagai masyarakat hanya menunggu beranda terdepan Indone- realisasi yang tidak pasti, pasia. “Karena slogan itu tidak dahal kalau dilihat dari sisi dirasakan masyarakat per- dukungan Kabupaten Sambas batasan. Kalau sudah be- memiliki kelebihan dari kagini, kepada siapa kami akan bupaten lainnya, diantaranya mengadu? Apakah kepada memiliki pesona pantai dan negara Indonesia atau Ma- alam yang indah untuk menlaysia?,” tanya Mayadi geram. dongkrak ekonomi masyarakat. Mayadi meminta kepada pe- “Namun faktanya semua terkmerintah dalam pemban- endala infrastruktur, sehingga gunan jangan tebang pilih, semua potensi yang ada tidak apalagi ada kepentingan den- mampu dikembangkan di kadam politik yang merugikan wasan perbatasan,” jelasnya. rakyat, atau hanya komoditas Mayadi mengharapkan dapat politik untuk menarik perha- membuka hati pemerintah, tian masyarakat perbatasan baik daerah, propinsi maupun saja. pusat agar memperhatikan “Kami meminta kepada kawasan perbatasan, dianpemerintah agar menunjuk- taranya dengan mendukung kan Itikad baik terhadap pem- pembangunan infrastruktur bangunan infrastruktur di utara Kalbar, sehingga kawasan kawasan perbatasan, serta perbatasan dapat membantu benar-benar menjadikan ka- program nasional, khusunya wasan perbatasan sebagai be- di Kabupaten Sambas yang randa terdepan Indonesia, se- memiliki pesona alam yang hingga masyarakat perbatasan indah. (har)

Warga Padati Masjid Dapatkan Daging Kurban PEMANGKAT--Hari raya qurban tahun ini terasa khidmat. Ratusan warga pun memadati masjid untuk mengambil daging kurban sesuai kupon yang diterima mereka yang berhak. Masjid Baitul Rahmat Perum Badak Putih Desa Harapan menyembelih, 6 ekor sapi dan 1 kambing. Dimana keseluruhan daging kurban ini akan dibagikan kepada 276 kepala keluarga, belum termasuk wilayah Jalan Pangsuma dan sekitarnya. “Daging ini akan dibagikan kepada mayoritas kaum

muslim bahkan ada kaum Tionghoa pun dapat. Dimana jatah per kepala keluarga sebanyak satu kilogram daging dan dibagikan usai salat zuhur,” ungkap sekretaris panitia kurban Herry Natalis Bsc kepada koran ini Sabtu (27/10) kemarin. Masjid ini, tambah Herry, termasuk daftar masjid kedua terbanyak hewan yang dikurbankan setelah masjid At-Taqwa. Hadir dalam penyembelihan di masjid Baitul Rahmat ini anggota DPRD Sambas Rahmadi M Imin, Kades Harapan, Awang Ikhsan dan

tokoh masyarakat setempat. Sementara itu, di masjid At-Taqwa, sekitar 1500 kupon dibagikan kepada warga kurang mampu. “Malam Sabtu usai kita bagikan kupon dan hari Sabtu daging kita bagikan sesuai dengan jumlah kupon yang disebar,” ungkap Ketua Masjid At-Taqwa Abdi Syukur kepada koran ini. Pembagian hewan kurban setelah pelaksanaan salat zuhur berjalan lancar. “Tahun ini alhamdulillah hewan sapi yang disembelih mencapai 11 ekor dan kambing 9 ekor,”ungkapnya. (har)


KETAPANG

14

Pontianak Post

Lomba Takbir dan Bedug

potret

Serahkan Hewan Kurban SEBAGAI salah satu wujud kepedulian dan upaya meningkatkan kebersamaan antarumat beragama, menjelang perayaan Iduladha 1433 Hijriah, Bupati Ketapang Henrikus, menyerahkan bantuan hewan kurban.Bantuan hewan kurban tersebut berupa delapan ekor sapi kepada pengurus masjid dan surau di seputar Kota Ketapang. Bupati dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukurnya karena bisa melakukan penyerahan hewan kurban secara langsung, untuk masyarakat muslim di Ketapang. Dalam penyHenrikus erahan tersebut, kepala daerah berpesan agar hewan kurban yang merupakan bantuan dari Pemkab Ketapang ini, dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya, serta tepat sasaran kepada orang-orang yang berhak menerima. “Ini merupakan kepedulian Pemerintah Kabupaten. Walaupun masih terbatas jumlahnya, namun sudah menjadi komitmen Pemkab sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, untuk mewujudkan rasa kepedulian kepada masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha 1433 Hijriyah,” ungkapnya. Sementara itu, kabag Kesra Setda Pemkab Ketapang, Mad Noor Hamid, mengatakan bahwa selain telah menyerahkan hewan kurban dari Pemkab Ketapang, Bupati juga menyerahkan lima ekor hewan kurban atas nama pribadinya. Itu, menurut dia, dilakukan Bupati sebagai rasa kebersamaan dan ungkapan rasa syukur atas selalu terjaganya kondusifitas antarumat beragama selama ini. “Dalam beberapa tahun ini jumlah hewan kurban yang diberikan ke masjid maupun ke surau terus mengalami peningkatan. Ini membuktikan bahwa kesadaran dan keimaman masyarakat terus mengalami peningkatan akan pentingnya berkurban bagi masyarakat yang memiliki kemampuan,” pungkasnya. (ash/ser)

Minggu 28 Oktober 2012

Meriahkan Iduladha 1433 H ISTIMEWA

TABUH BEDUG: Wakil Bupati Ketapang Boyman Harun menabuh bedug sebagai tanda dimulainya Lomba Takbir dan Bedug dalam Rangka Memeriahkan Hari Raya Iduladha 1433 H, Kamis (25/10) malam lalu.

Bupati Kritisi Kemerosotan Iman SUKADANA – Tabuhan bedug yang dilakukan Bupati Kayong Utara Hildi Hamid secara resmi menandai dibukanya Festival Takbir Akbar Iduladha 1433 H. Kegiatan dipusatkan di halaman rumah dinas Bupati Kayong Utara di jalan Irama Laut Sukadana, Kamis (25/10) malam lalu. Dalam sambutannya, Bupati mengritisi kemerosotan kualitas keimanan dan kreativitas generasi muda Islam, terutama di Kayong Utara. Alasannya, menurut dia, saat ini begitu banyak generasi muda yang acuh, bahkan merasa asing dengan tantangan pengetahuan keagamaan. Hal itu, disayangkan dia, terjadi di tengah-tengah daerah yang 94,6 persen masyarakatnya adalah muslim. “Penghayataan terhadap ajaran agama mulai pudar pada diri generasi muda,” aku Bupati. Bahkan Bupati juga menceritakan begitu banyak kegiatan keagamaan

yang justru sepi dari para generasi muda. Hal ini, yang menurut dia, merupakan pertanda buruk bagi kualitas keimanan generasi mendatang. Selain itu, Bupati merasa khawatir jika generasi muda yang saat ini ada, semakin larut dengan dampak negatif kemajuan zaman. Kondisi yang menurut pemikirannya, tanpa upaya dari generasi di atasnya untuk melakukan pembentukan dan pengkaderan di bidang keagamaan. “Pemuda diarahkan sebagai pengganti di masa mendatang dengan dibekali kualitas yang lebih baik,” imbuhnya. Memahami beratnya mewujudkann harapan tersebut, Bupati tidak ingin menyalahkan atau melimpahkan beban dan tanggung jawab tersebut kepada salah satu pihak. Karena, menurut dia, hal itu merupakan masalah dan tanggungjawab bersama. Festival Takbir Akbar yang dip-

rakarsai Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Agung Al Qudsi Sukadna dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara itu, begitu mendapat sambutan antusias dari Bupati. Kepala daerah mengapresiasi festival ini, sehingga berharap dapat diprogramkan pada tahun depan untuk lebih semarak dan berkualitas. “Kegiatan yang sedemikian itu merupakan salah satu upaya untuk mengisi dan membekali para generasi muda dengan hal-hal yang positif,” kupasnya. Festival takbir ini sendiri diikuti 27 peserta dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Teluk Batang, Simpang Hilir, dan Sukadana. Selain dihadiri para pejabat Pemkab Kayong Utara, juga dihadiri Oesma Sapta yang merupakan tokoh nasional asli Sukadana dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof KH Said Agil Siroj. (mik)

KETAPANG – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Ketapang pada Kamis (25/10) malam lalu menggelar Lomba Takbir dan Bedug dalam Rangka Memeriahkan Hari Raya Iduladha 1433 H. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang ini, dihadiri langsung Wakil Bupati (Wabup) Ketapang Boyman Harun, Sekda Ketapang Andi Djam i r u d d i n , Ke m e nt e r i a n Agama Kabupaten Ketapang, dan para undangan lainnya. Wabup Ketapang Boyman Ha r u n da la m sa mbu ta n pembukaan lomba tersebut, mengharapkan dan mengimbau kepada seluruh peserta lomba, agar dapat melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh hingga selesai. Para peserta juga diminta untuk dapat menaati segala ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan panitia, agar pelaksanaan lomba ini dapat berjalan sukses. “Islam merupakan agama yang peduli terhadap sesama. Melakukan kurban mer-

upakan bentuk solidaritas kemanusiaan yang dimanifestasikan bagi yang mampu. Ini menunjukan bahwa Islam merupakan agama yang peduli terhadap fakir miskin dan kaum duafa,” katanya Semetara itu, kabag Kesra Setda Pemkab Ketapang, Mad Noor Hamid, dari PHBI Kabupaten Ketapang, mengatakan selain sebagai bentuk syiar dan dakwah islamiah, Lomba Takbir dan Tabuh Bedug tersebut juga sebagai bentuk penyambutan Hari Raya Iduladha 1433 H, dengan menciptakan kreativitas seni pemuda dalam melantunkan alunan bedug. Lebih lanjut disampaikan dia bahwa Lomba Takbir dan  Bedug  ini diikuti  sebanyak 26 regu. Mereka berasal dari remaja masjid, pondok pesantren yang ada di Ketapang, serta para pelajar SMA/SMK dan MA Kota Ketapang. Adapun kriteria penilaian, dijelaskan dia, mencakup  aspek kreativitas, penampilan, kebersamaan, lagu, serta lafal. Untuk para pemenang nantinya, menurut dia, akan memperoleh piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan dari juara I hingga harapan III. (ash/ser)


ANEKA PONTIANAK

Pontianak Post z Minggu 28 Oktober 2012

Remaja Rentan Melakukan Perbuatan Menyimpang PONTIANAK – Remaja yang berusia 15-24 tahun, saat ini sudah sangat banyak. Di antara mereka juga menerima informasi yang salah sehingga banyak yang terjerumus kepada perbuatan yang negatif seperti, narkoba, seks dini dan lain sebagainya. Oleh karena itu, perlu diterapkaan pelayanan ramah remaja. Selain karena remaja saat ini sudah sangat banyak, perilaku menyimpang yang menimpa usai remaja juga sangat banyak. Tidak hanya pelayanan, namun juga memberdayakan remaja agar bisa memiliki mental dan iman yang kuat untuk menolak hal-hal

+

yang negatif yang datang kepadanya. “Pelayanan yang ramah anak itu sangat penting. Namun, pelayanan yang ramah remaja juga sangat diperlukan. Ada banyak sekali yang melupakan pelayanan ramah remaja, sedangkan remaja ini sangat penting,” kata Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboi, saat berkunjung ke Pontianak, beberapa waktu yang lalu. Menurutnya, pera remaja inilah yang memiliki potensi yang luar biasa untuk bisa dikembangkan. “Masalah remaja saat ini juga sangat besar. Banyak di antara mereka yang rancu menerima infor-

masi, menjadi pengedar dan pemakai narkoba, dan melakukan sex pada usia remaja, serta banyak lagi yang lainnya,” lanjut Nafsiah. Oleh karena itu, Menkes mengajak seluruh lapisan masyarakatuntuksama-sama memperhatikan masa perkembangan remaja ini. Mulai dari kebutuhan mereka sehari-hari sampai kepada pergaulannya. Karena menurutnya, remaja sangat rentan terhadap hal-hal yang baru. “Mari kita perhatikan anak-anak kita pada usia remaja ini. Begitu juga dengan kebutuhan-kebutuhan yang mereka inginkan,” jelasnya.

Sementara untuk di Kalbar, Nafsiah mendorong untuk dilakukan pemberdayaan remaja ini dengan cara yang dianggap ampuh. Selain itu, dia juga menjelaskan untuk tidak melupakan dan meninggalkan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Karena menurutnya itulah yang membentuk generasi yang tangguh dan sehat. “Silakan diprakarsai di Pontianak ini untuk pelayanan ramah remaja. Jangan lupa juga untuk pemberdayaan remaja. Sehingga mereka memiliki tahanan mental dan iman, untuk bisa mengatakan ini baik dan ini tidak baik,” pungkasnya. (afi)

Fanatisme Kedaerahan Sambungan dari halaman 9

ditandai dengan munculnya kelompok pemuda yang berdasarkan suku dan agama. “Fanatisme kedaerahan itu sangat rapuh dan mudah dipecah belah oleh kolonial Belanda, maka mereka mem-

tahun 1928 untuk bersatu dalam jati diri sebuah bangsa. Padahal, lanjut dia, saat itu sangat kental dengan fanatisme kedaerahan yang

buat sesuatu yang lebih besar daripada berjuang sendirisendiri,” ujarnya. Lanjut Zainul, Kalbar yang memiliki kekayaan sumber daya alam akan lebih mudah untuk dikelola apabila

masyarakatnya kompak dan bersatu padu. “Kita harus saling mendukung dan bergandeng tangan dengan menghilangkan sekat-sekat suku dan agama,” tegas dia. (ars)

Cacing Di Hati Sapi Kurban Sambungan dari halaman 9

“Kami memotong sembilan ekor sapi. Itu didapat dari seluruh karyawan di s i n i ya n g d i ku m p u l k a n selama 10 bulan. Mereka bersama-sama menyisihkan penghasilannya. Se-

mentara daging hewan itu, akan dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu,” kata Feri. Ketika ditanya mengenai pemantauan dari kesehatan hewan yang dibeli dari pasaran, Feri menyebutkan, pihaknya sudah

bekerjasama dengan dinas kesehatan hewan untuk melakukan pemeriksaan terhadap daging kurban itu. “Sudah kita koordinasikan dengan dinas terkait. Mulai dari memeriksa sapi di kandangnya, bahkan sebelum dan sesudahnya

diperiksa dari dinas kesehatan hewan. Jadi, dengan ditemukannya infeksi pada b e b e ra p a h e w a n , k a m i sangat berterimakasih. Sehingga, kami dapat memilah daging yang baik untuk dikonsumsi,” pungkasnya. (rmn)

Kebanjiran Tawaran Perusahaan Sawit Sambungan dari halaman 9

Selain itu, kata dia, peneliti Kalbar tentu lebih menguasai permasalahan yang terjadi di daerahnya sendiri, seperti bagaimana mengatasi lahan gambut dan kasus-kasus lokal lainnya. Terakhir, Untan melakukan kerjasama dengan perusahaan perkebunan sawit Malaysia, Felda Hold-

i n g s b h d . Ti d a k h a n y a soal tenaga peneliti dari universitas tertua di Kalbar ini saja, perusahaan itu juga meminta Untan memenuhi kuota tenaga kerja profesional yang mereka butuhkan. “Tentu kita sambut baik niat program positif itu,” sebutnya. Selain itu, dilanjutkan dia, Felda Holdings juga membuat sebuah proyek pendidikan untuk kelu-

arga petani plasma di sekitar area perkebunan. “Anak-anak petani akan disekolahkan di Untan pada jurusan-jurusan yang dibutuhkan. Dengan harapan mereka menjadi petani yang profesional. Kalau dulu orangtua mereka berpeluh-peluh mencangkul, tapi hasil yang didapatkan tidak maksimal, anak-anaknya tentu kita harapkan lebih maju lagi,”

terang Thamrin. Tidak melulu tenaga kerja bidang pertanian, perkebunan dan kehutanan, perusahaan-perusahaan sawit juga membutuhkan tenaga kerja dengan disiplin ilmu sosial, hukum, komunikasi dan lainnya. “ Tawaran kerjasama ini akan kita tindak lanjuti lagi. Kita pelajari bagaimana mekanismenya,” pungkasnya. (ars)

Pendonor Fokus Acara Seremoni Sambungan dari halaman 9

sanggup mengumpulkan 20 kantong. Sekarang, telah mampu mengumpulkan 60 kantong dalam sehari. “Ini sudah meningkat,” kata Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Pontianak, Mokianto kepada Pontianak Post, Jumat (26/10) lalu. Menurutnya, kendala dalam pengumpulan kantong darah itu, terhadap si pendonor. Karena, mereka hanya mau mendonorkan darahnya,

pada acara-acara tertentu saja. Jika di waktu dan hari biasa, pendonor darah bisa dikatakan tidak ada. Untuk itu, PMI Kota Pontianak terus melakukan upaya dalam memenuhi dan meningkatkan donasi. Mulai dari sosialisasi, hingga melakukan kegiatan bersifat sumbangan darah. Bahkan akhir-akhir ini, mereka juga bekerjasama dengan pihak lain agar bisa mencapai target. “PMI Kota Pontianak meng-cover semua wilayah

di Kalimantan Barat. Jadi, dibutuhkan upaya maksimal dalam kontribusi darah. Salah satunya, alat penunjang sarana dan prasarana,” tuntasnya. Seperti dikatakan Ketua P M I Pu s at, Ju s u f Ka l l a. Demi menunjang itu semua, sudah pasti dibutuhkan alat operasional yang baik. Saat berkunjung ke Pontianak, mantan Wakil Presiden RI ini telah berkoordinasi dengan pengurus setempat. Terutama,

m e m b i c a ra k a n ma s a l a h donasi pendonor yang ada di Pontianak. Menurut JK, semenjak tiga tahun belakangan, PMI di Kalbar semakin meningkatkan kinerjanya. “Ini patut diacungi jempol. Untuk merespon itu semua, kita berikan satu unit mobil sebagai penunjang operasional. Semoga di tahun depan, PMI Kalbar bisa mengumpulkan kantong darah yang lebih banyak,” pungkasnya. (rmn)

dengan alasan korban dan pelaku sudah tidak ada lagi di Sintang, bahkan korban tidak divisum sebagai bukti saat kasus ini pertama kali dilaporkan,” ungkap Mujahidin. Kasus penganiayaan menimpa Dewi Novri, gadis asal Nias berusia 15 tahun terjadi di salah satu komplek BTN di Sintang. Korban menumpang tinggal bersama pamannya sejak beberapa tahun lalu pascatsunami yang menimpa daerahnya. Warga melapor ke pihak berwajib karena merasa prihatin melihat kon-

disi korban yang babak belur. Akibat kerap kali mendapat perlakuan kasar dari Mekarni Al Jun Zibua (oknum PNS) yang merupakan istri paman korban. “Saya tahu apa yang menimpa korban karena letak rumah saya persis di depannya. Kita berharap kasus ini dibawa ke jalur hukum, agar kejadian yang sama tidak terulang lagi sekaligus menimbulkan efek jera terhadap pelaku,” kata Mujahidin. Kekerasan fisik yang dialami korban sudah sering di-

lakukan pelaku. Hampir setiap hari tetangga korban mendengar suara teriakan korban karena merintih kesakitan akibat dianiaya. Akibatnya, bagian muka anak bawah umur itu memar membiru. Sedangkan bagian tangan terkelupas seperti mengalami luka bakar terkena setrika dan masih banyak lagi luka dibagian tubuhnya. Lambannya penanganan kasus penganiayaan tersebut di Polres Sintang mendorong Mujahidin mendatangi Propam Polda Kalbar.(rmn)

Polda Ambil Alih Sambungan dari halaman 9

+

Dewi Novri tidak diteruskan ke jalur hukum. Menurut dia, laporan itu disampaikan lantaran pihak Polres Sintang dinilai tidak serius menangani perkara tersebut. Seharusnya kasus ditangani secara intensif ketika korban diamankan ke kantor polisi dan pelaku masih berada di Sintang. “Kita hanya berharap pihak bersangkutan dapat memastikan kejelasan kasus ini. Karena penanganan kasus terhenti

Hilangkan Pikiran Ingin Cepat Sukses Sambungan dari halaman 9

peluangnnya menjadi pengusaha, baik dibidang kerjinan, pelayaan jasa, dan bidang lainnya. Saat ini kita membutuhkan generasi yang siap memulai kinerjanya, tahap demi tahap. “Repotnya anak muda sekarang mau lebih cepat sukses, tanpa melalui tahap-demi tahap. Mana bisa mau jadi pengusaha handal kalau sudah punya pikiran seperti itu,” pungkasnya. Viryan Azis, Direktur Dompet Ummat menambahkan, acara ini diadakan untuk memperingati hari jadi ke 241 Kota Pontianak. Terlaksananya kegiatan didukung penuh Pemerintah Kota Pontianak. Program Dompet Ummat lainnya, kata cmyk

Viryan, mengadakan pelatihan-pelatihan, penyuluhan kesehatan, dan memberikan pembelajaran pendidikan untuk masyarakat yang kurang mampu. Agenda-agenda yang pernah dilakukan seperti sunantan masal, peternakan, memberikan pelatihan menjahit, pelatihan otomotif dan elektronik, untuk pemudapemudi, maupun anak-anak yang putus sekolah. “Intinya Dompet Ummat akan membuat program untuk memusiumkan kemiskinan di Kota Pontianak,” tegasnya. Salah satu pembicara, Raja Sapta Oktohari, Ketua Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengatakan, kegiatan yang dilakukan Dompet Ummat ini merupakan wujud

kongrit dari memberdayakan kreativitas masyarakat. Sebagai bangsa Indonesia yang semaking berkembang, sudah selayaknya generasi muda ikut berkompetisi di dunia usaha. “Pernah terbayangkan tahun 2015 Indonesia akan terjadi?” tanyanya kepada 260 peserta. Kemudain Oktohari menjawab, ditahun 2015 bangsa Indonesia akan hidup di fase perubahan bebas perekonomian Asean. “Jadi rakyat Indonesia siapsiap mengikuti gelombang ekonomi yang akan masuk di Indonesia, termasuklah Kalimantan Barat. Dimana perbatasan Entikong pintu gerbangnya akan dibuka lebar, dan mereka Malaysia akan masuk ke wilayah kita untuk bebas membuka

usaha. Demikian sebaliknya kita mau tidak mau juga ikut masuk ke negaranya, untuk membuka usah di sana,” jelasnya. Melihat kondisi sekarang, lanjut Oktohari, kita membutuhkan generasi yang mempunyai kreativitas dan imajinasi tinggi dalam mendesai kekayaan alam, agar punya nilai tawar. Sebagai generasi muda, sudah selayaknya merancang jauh hal ini. Jangan terjebak hanya pada usaha kuliner, usaha jual gorengan, atau jual es dan jualan kopi saja. “Tapi kita mau generasi muda kreatif. Misalnya membikin kapal/sampan yang unik. Dimana sampan tersebut punya kelebihan-kelebihannya, supaya para pemodal yakin memberikan anda modal,” imbuh Oktohari.(air)

15

Bupati Tinjau Fasilitas Umum

SUTAMI/PONTIANAK POST

TINJAU STADION BANING: Bupati Sintang Milton Crosby ketika meninjau pembangunan tribun utama Stadion Baning Sintang, salah satu lokasi pembangunan fasilitas umum yang ditinjaunya, beberapa waktu lalu.

SINTANG – Bupati Sintang Milton Crosby belum lama ini meninjau pembangunan tiga fasilitas umum. Ketiganya adalah pembangunan tribun utama Stadion Baning, Pasar Masuka, dan Ruangan VIP Bandara Susilo Sintang. Menurut Bupati, kunjungan itu untuk memberikan dukungan moral kepada dinas teknis yang menangani para pekerja. Seperti pembangunan tribun utama Stadion Baning, yang dibangun menggunakan rangka baja yang akan mampu menampung dua ribu penonton, dengan menghabiskan dana hingga Rp9 miliar. Tahap pengerjaannya berlangsung selama 3 tahun. “Tahun ini sudah dianggarkan Rp3 miliar untuk membangun pondasi yang kokoh dan pemasangan rangka baja. Tribun yang lama sudah dibongkar. Tribun yang lama sudah tidak representatif,” kata Bupati. Sementara mengenai Pasar Sayur Masuka, dijelaskan Bupati bahwa sekarang sedang dilakukan pembena-

han parit, dengan cara dilebarkan, membangun tempat pembuangan sampah dan terminal, serta lokasi parkir. Karena itu Bupati optimis tahun depan sudah bisa difungsikan. “Para pedagang juga sudah siap pindah,” kata Milton. Kadis Perindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, Joni Sianturi, mengatakan bahwa jalan masuk di Pasar Sayur Masuka akan dibuat satu arah, sehingga akan memperlancar arus lalu lintas di dalam pasar sayur tersebut. “Saat ini listrik sudah dipasang. Kios-kios juga terus kita tambah. Instalasi pembuangan akhir limbah juga sudah siap. Saya yakin tahun depan, Pasar Sayur Masuka akan bisa digunakan. Untuk itu, kita terus bekerja berpacu dengan waktu,” katanya. Sementara itu, plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Askiman, menambahkan bahwa jalan masuk dan keluar di Pasar Sayur Masuka akan

diaspal. “Beberapa parit juga akan kita selesaikan, sehingga air di parit betul-betul bisa mengalir. Sesuai dengan arahan Bupati Sintang agar tahun depan pasar ini bisa digunakan, maka kita terus bekerja menyelesaikan pelebaran parit, pembangunan terminal dan lokasi parkir” jelas Askiman. Terkait dengan pembangunan ruang VIP Bandara Susilo Sintang, menurut Bupati, saat ini sudah tahap finishing. “Kalau tirai sudah terpasang, maka siap kita gunakan. Sekarang kita sedang mengurus administrasi hibah saja kepada pihak Bandara Susilo. Pemkab Sintang memang merasa perlu membangun ruang VIP ini, karena intensitas kunjungan tamu penting ke Kabupaten Sintang melalui Bandara Susilo ini terus mengalami peningkatan, sehingga kita sebagai tuan rumah harus memberikan pelayanan yang prima kepada para tamu,” kata Bupati. (stm)

+

Sembelih Lima Kurban Sambungan dari hamalan 16

keikhlasan polisi yang turut serta dalam membantu dan melayani masyarakat. “Kurban ini adalah bagian dari kewajiban bagi yang mampu, untuk membantu Saudara-saudara yang be-

lum mendapat kesempatan lebih baik,” katanya kepada Pontianak Post. Ia mengharapkan agar Hari Raya Iduladha 1433 Hijriah dapat diambil maknanya. Yang terpenting, diingatkan dia, agar bagi pribadi yang mampu, jangan sampai tidak

berkurban, termasuk kepada anggota Polres Sanggau. “Ini bentuk syukur kita kepada Tuhan, sebagian harta yang kami miliki hari ini (kemarin, Red) kita kurbankan sebagai bentuk ikut berbagi kepada masyarakat,” ujarnya. (sgg)

Belum Wajib RPH Sambungan dari halaman 16

baru diwajibkan, jika jumlah pemotongan hewan dalam satu harinya melebihi 8 hingga 12 ekor. Di Kabupaten Sanggau sendiri, menurut pengakuan dia, sejauh ini kebutuhan untuk pemotongan hewan seperti sapi atau kambing hanya berkisar 2 – 3 ekor. “Sekarang paling tidak menyiapkan Tempat Pemotongan Hewan (TPH), sebelum

mempersiapkan RPH. Syaratnya kalau wajib RPH itu biasanya perhari pemotongan 8 – 12 ekor. Kalau di Sanggau baru 2 – 3 ekor perhari. Kalau TPH tipe C biasanya untuk bangunan saja anggarannya 500 juta,” jelasnya. Sekadar diketahui, Pemerintah Daerah dulu pernah menyiapkan unit RPH di Semboja, yang dibangun awal tahun 2000. Hanya saja, beberapa hal terkendala seperti transpor-

tasi, tempat limbah, jarak, dan sarana yang minim. “Konsep awal dibangun pusat swadaya petani, ada kendala akses jalan dan lokasi pembangunan,” singkatnya. Namun, pihaknya sudah memiliki rencana terkait pembangunan RPH di Sanggau. Pihaknya masih mempertimbangkan lokasi yang paling tepat agar bisa digunakan secara baik oleh peternak hewan untuk pemotongan hewan. (sgg)

Miftahul Jannah Potong Empat Ekor Sapi Sambungan dari halaman 16

dibagikan kepada yang mebutuhkan. Dengan demikian, dia berharap akan lebih terasa kenikmatan dalam merayakan hari raya kurban. Suatmadji berjanji untuk pelaksanaan hari raya kurban tahun depan, pihaknya akan kembali menggelar pemotongan hewan kurban. Sementara bagi umat muslim yang berminat untuk bergabung serta berpartisipasi dalam kelompok pelaksanaan hewan kurban, menurut dia, dapat segera menghubungi pantia pelaksana hari raya kurban. “Kami di sini sistemnya kelompok dan angsuran. Jadi satu ekor sapi diisi tujuh orang

dengan angsuran Rp100 ribu perbulan,” terangnya. Sementara itu, Humas Panitia Hari Raya Qurban Surau Miftahul Jannah, Mario, mengungkapkan bahwa untuk tahun depan, mereka menargetkan pemotongan hewan kurban sebanyak lima ekor. Hal itu berdasarkan antusiasme masyarakat yang hendak bergabung ke arisan hewan kurban. “Alhamdulillah sekarang sudah lima orang yang masuk arisan kurban untuk tahun depan,” ungkapnya. Untuk pemotongan hew a n ku r b a n t a hu n i n i , Marno, menjelaskan bahwa masyarakat yang mengikuti arisan kurban di Surau Miftahul Jannah berasal dari

sejumlah daerah, seperti Kampung Raja, Tungkul, Hilir Kantor, dan Hilir Tengah. Marno menjelaskan bahwa pihaknya juga berencana agar setiap daerah yang mengikuti arisan kurban mencapai tujuh orang. Maka, menurut dia, nantinya hewan kurban tersebut akan langsung diserahkan kepada masyarakat di daerah domisili. Hal itu dilakukan untuk membangun kemandirian masyarakat. “Kami berharap dengan pelaksanaan pemotongan hewan kurban ini dapat menjalin hubungan ukhuwah Islamiyah antarumat Islam dan membangun kepekaan sosial,” harapnya. (adg)

Perkuat Pengamanan Perbatasan Sambungan dari halaman 16

telah mencapai 100 persen, sedangkan Pos Perumbang, pengerjaan baru pada tahap land clearing. Demikian penjelasan dari Kapenrem 121/ ABW Mayor Kav Edy Wijaya. Perjalanan Danrem dimulai dari Pos Pamtas Nanga Badau, di mana Danrem beserta rombongan berangkat menggunakan empat unit kendaraan menuju Pos Mentari di Desa Sebindang, Badau, Kapuas Hulu. Perjalanan dari Pos Badau ditempuh sekitar 25 menit, dengan melalui jalan tanah yang merupakan jalur perdagangan tradisional yang digunakan oleh masyarakat selama ini, dari Desa Sebindang menuju ke wilayah Malaysia. Kedudukan Pos Mentari yang pembangunannya telah mencapai 100 persen tersebut berada di ketinggian cukup strategis, di mana berhadapan langsung dengan jalan perdagangan tradisional dari Desa

Sebindang menuju Distrik Sri Aman, Malaysia. Demikian juga untuk pengawasan ke garis batas negara, di depan pos sekitar 400 meter terdapat ketinggian yang merupakan garis batas negara. Menurut Kapenrem, Danrem 121/Abw beserta rombongan melihat keseluruhan fasilitas bangunan yang telah siap untuk digunakan, walau belum tersedia genset yang merupakan sumber tenaga listrik utama untuk pos tersebut. Beberapa fasilitas yang telah siap digunakan seperti menara pengawas, ruang utama, ruang tidur, dapur, kamar mandi, dan gudang. Danrem didampingi Kasioprem, Dandim 1206/Psb, Danyonif 305/Tengkorak, Kapenrem 121/ABW, serta Danramil 1206-18 Badau, selanjutnya menempuh perjalanan menuju lahan yang direncanakan akan dibangun Pos Pamtas RI-Malaysia yang berada di Dusun Perumbang,

Kurak, Badau, Kapuas Hulu. Perjalanan dari Pos Mentari ditempuh sekitar 30 menit, menyusuri jalan milik Perkebunan PT Buana Tunas Sejahtera. Saat rombongan tiba, akses jalan menuju Pos Perumbang baru saja dibuka dan diratakan, sehingga Danrem beserta rombongan tertahan di rangkaian ketinggian, yang berjarak sekitar 200 meter dari ketinggian tempat rencana Pos Perumbang dibangun. Saat ditinjau sedang dilaksanakan pengerjaan perataan tanah tempat pos akan dibangun. Beberapa alat berat terlihat masih bekerja, sehingga rombongan melihat dari kejauhan. Seusai meninjau Pos Mentari dan Pos Perumbang, masih menurut penjelasan Kapenrem, Danrem beserta rombongan selanjutnya, menuju ke Long House milik PT Buana Tunas Sejahtera untuk melaksanakan istirahat. (stm)

+


PRO-KALBAR Pontianak Post

16

SOSOK

Belum Wajib RPH

Minggu 28 Oktober 2012

Perkuat Pengamanan Perbatasan Danrem Kunjungi Dua Pos Batas Baru

PEMBANGUNAN Rumah Potong Hewan (RPH) di Kabupaten Sanggau sejauh ini masih mengalami beberapa kendala. Namun, kebutuhan terhadap RPH juga belum masuk dalam kategori wajib, mengingat syarat wajib RPH juga belum terpenuhi. Demikian disampaikan kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan (Distankanak) Kabupaten Sanggau, Syamsul Bachri, beberapa hari lalu. Ia menjelaskan bahwa pada dasarnya RPH sudah boleh ada, tetapi belum wajib. RPH, menurut dia, u Ke Halaman 15 kolom 5

+

Sementara itu

Sembelih Lima Kurban PENREM UNTUK PONTIANAK POST

TINJAU POS PERBATASAN: Danrem 121/ABW Kolonel Inf Binarko Sugihantyo didampingi sejumlah perwira meninjau beberapa pos baru pengamanan perbatasan RI-Malaysia, beberapa waktu lalu.

SINTANG – Pembangunan beberapa pos baru pengaman perbatasan RIMalaysia di beberapa titik wilayah perbatasan, mulai dari Kabupaten Sambas hingga Kapuas Hulu terus diperkuat. Pada 2012 ini telah dimulai pembangunan beberapa pos baru diperbatasan. Belum lama ini, Danrem 121/ABW Kolonel Inf Binarko Sugihantyo sebagai Dankolakops Pamtas RIMalaysia, melaksanakan kunjungan ke kedua pos baru. Kedua pos baru tersebut yakni Pos Mentari dan Pos Perumbang. Untuk Pos Mentari, pembangunan-

+

u Ke Halaman 15 kolom 5

Miftahul Jannah Potong Empat Ekor Sapi SUGENG ROHADI/PONTIANAK POST

PEMOTONGAN KURBAN: Kapolres Sanggau AKBP Winarto menyaksikan pemotongan hewan kurban, Sabtu (27/10), di Mapolres Sanggau.

DUA Ekor sapi dan tiga ekor kambing kurban hari ini dipotong di Mapolres Sanggau. Hewan kurban milik kepolisian tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Kapolres Sanggau, AKBP Winarto, Sabtu (27/10), menyampaikan bahwa kepolisian turut melakukan kurban sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan selama ini. Kurban tersebut diharapkan dia, dapat menjadi bagian dari bentuk u Ke Halaman 15 kolom 5

NGABANG – Pengurus Surau Miftahul Jannah Jalan Karya Dusun Tungkul, Hilir Kantor, Ngabang, Landak, menggelar pemotongan hewan kurban berupa sapi sebanyak empat ekor, Sabtu (27/10). Dari Pantauan Pontianak Post di lokasi pemotongan, sejumlah pengurus Surau Miftahul Jannah sejak pukul 07.00 WIB telah siap untuk menggelar penyembelihan hewan kurban. Setelah dilakukan pemotongan, daging-daging hewan kurban tersebut disiapkan dalam bentuk paket. Selanjutnya akan dibagikan kepada

ADONG EKO/PONTIANAK

PENYERAHAN KURBAN: Ketua Pelaksana Kurban Surau Miftahul Jannah, Suatmadji, menyerahkan daging hewan kurban kepada masyarakat, Sabtu (27/10) lalu.

+

masyarakat kurang mampu, pesantren dan masyarakat di beberapa daerah, seperti Tumbang Raeng, termasuk juga mualaf di Tebedak. Ketua pelaksana kurban, Suatmadji, mengatakan bahwa pemotongan hewan kurban di Surau Miftahul Jannah kali ini merupakan kali keduanya sejak 2011. Pada tahun lalu pihaknya juga melaksanakan pemotongan hewan sebanyak empat ekor sapi. “Alhamdulillah sudah 2 tahun ini kita melaksanakan pemotongan hewan kurban,” katanya. Setelah tahun lalu, tahun ini,

para pengurus Surau Miftahul Jannah kembali menggelar pemotongan hewan kurban, yakni empat ekor sapi. Nantinya, dijelaskan Suatmadji, dagingdaging sapi tersebut akan dibagikan kepada masyarakat tidak mampu di Kecamatan Ngabang, Tumbang Raeng, mualaf di Tebedak, serta pesantren yang ada di Ngabang. Suatmadji memastikan setelah pemotongan hewan kurban selesai dan daging telah dijadikan paket, maka daging-daging tersebut akan langsung u Ke Halaman 15 kolom 5

+

cmyk

C

m

y

k


Tahukah

Anda?

Pontianak Post Minggu 28 Oktober 2012

17

W E E K E N D

“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Berikan aku 1 pemuda, niscaya akan ku guncangkan dunia” (Bung Karno)

P

emuda ialah masa depan sebuah bangsa. Dan perubahan selalu melekat erat sebagai identitas para pemuda. Dari para pemuda, ditumpukan harapan yang besar untuk pembaruan dalam berbagai bidang yang ada di negeri ini. Pemuda sejatinya merupakan aktor penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa di

masa mendatang. Pemuda adalah generasi bangsa yang seharusnya bisa membawa negeri ini menjadi negeri yang lebih baik, lebih baik, lebih baik dan lebih baik lagi dari sebelumnya Kini, setelah kemerdekaan sudah dirasakan lebih dari setengah abad bagaimana caranya pemuda dan pemudi Indonesia berjuang? Prestasi adalah jawabannya. Memperingati Hari Sumpah Pemuda pada hari ini 28 Oktober, For

Her (Weekend) menghadirkan segelintir dari pemuda-pemudi berprestasi di propinsi bumi khatulistiwa ini. Lewat prestasi di berbagai bidang yang diraih oleh mereka menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia layak untuk diperhitungkan kiprahnya. Berharap muda-mudi lainnya tergerak untuk berprestasi serupa, bahkan melompat lebih tinggi lagi pencapaiannya. Ini saatnya yang muda yang

Alyarosa Taqwaariva (15 thn), Pelukis Saya bangga terlahir sebagai pemudi yang bisa menorehkan prestasi untuk Indonesia. Lukisan saya bertema, “lanjutkan semangat pahlawan demi generasi masa depan dengan terus berprestasi’ adalah merupakan doa kecil saya yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat pada generasi muda untuk terus mengukir prestasi. Melalui lukisan, saya bisa berbicara banyak tentang keragaman budaya yang ada. Betapa indahnya bila kedamaian itu terus berada di negeriku tercinta ini. Pengakuan akan lukisan saya adalah ketika meraih sebagai juara pertama dan diundang ke Markas Perserikatan BangsaBangsa (PBB) dalam peringatan International Day of Peace. Harapannya tentu semoga prestasi ini dapat menjadi acuan bagi pemuda pemudi Indonesia lainnya untuk terus berkarya dan menorehkan prestasi-prestasi membanggakan. Kalau saya saja bisa, kenapa kamu tidak??

Ajrur Habib (18 thn) Adalah suatu kebanggaan tersendiri manakala aku dipercaya untuk menjadi pasukan pengibar bendera merah putih di Istana Negara. Berkumpul dengan pemuda pemudi lainnya dari seluruh propinsi di tanah air, menjadi pengalaman sangat berharga di usia mudaku. Memperingati Sumpah Pemuda ini, aku berharap agar semangat nasionalisme dan patriotisme, khususnya di kalangan pemuda akan semakin bergelora. Perbanyaklah untuk berbuat hal-hal yang positif untuk diri pribadi, bangsa dan negeri ini. Untuk apa tawuran kalau ternyata itu justru me­ rugikan serta merusak persatuan dan kesatuan antarpemuda? Mari kita wujudkan generasi muda yang berkualitas, berprestasi dan berkarakter Pancasila!

Juara 1 Lomba Melukis tentang Perdamaian, diundang ke Markas PBB di New York Juara 1 lomba melukis tingkat nasional tentang kepedulian anak terhadap bencana alam. Meraih juara 4 tingkat ASEAN dan diundang ke Bangkok. Duta Sanitasi tahun 2011

berkar ya, sebab masa depan bangsa ini ada ditangan pemuda. Janganlah kau ukir coretan hitam dengan tawuran dan aksi kriminalitas lainnya. Tapi mari kita bersama melukis prestasi untuk ibu pertiwi. Siapa lagi yang akan mengharumkan nama negeri ini, kalau bukan kita wahai pemuda? Siapa lagi yang akan membangun negeri ini dari keterpurukan, kalau bukan kita sebagai generasi bangsa? Siapa lagi yang akan mengindahkan citra negeri ini, kalau bukan kita wahai penerus bangsa? Jadi mari kita menjadi generasi yang cerdas, generasi berprestasi dan generasi berakhlak. Saya, kamu dan kalian semua muda-mudi pasti bisaaa mewujudkannya untuk negeri tercinta ini, Indonesia! **

Rihandini Verdiana (29 th) Atlit Anggar

Saya senantiasa memberikan hal yang terbaik untuk daerah, melalui bidang olahraga yang saya geluti. Saya berharap, pemuda pemudi Indonesia yang lain juga tak kalah saing dengan generasi sepantarannya. Melakukan hal serupa seperti saya, memberikan sesuatu untuk negeri ini, mengharumkan nama bangsa di bidang-bidang lainnya. Pemuda pemudi adalah generasi penerus bangsa. Jadi sebagai generasi penerus, hendaknya kita senantiasa melakukan hal-hal yang positif. Jauhilah hal-hal negatif seperti narkoba, tawuran, atau tindakan lain yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Hidup ini akan lebih indah jika para pemuda dan pemudinya mencintai negaranya dan mewarnai negaranya tersebut dengan prestasi membanggakan. Jadilah pemuda pemudi yang berjiwa sehat dan berikan yang terbaik utnuk negara. Sayang kalau waktu kita selagi muda hanya dibuang percuma.

Peraih Emas di Kejurnas Tahun 2005, 2006, 2009, 2010

Paskibraka Nasional tahun 2011 di Istana Negara

Peraih Perunggu Beregu Sea Games Thailand 2007 & Sea Games Indonesia 2011

Mengikuti Pertukaran Pelajar ke Jepang tahun 2012

Peraih 2 Medali Emas PON Riau 2012

Duta Belia tahun 2011

Irin Sintriana (24 th) Penulis Pemuda dan pemudi itu adalah cermin masa depan bangsa. Karena nantinya, setelah mereka tumbuh, merekalah yang akan menjadi perwakilan-perwakilan dari negara kita, yang meregenerasi, menggantikan pemimpin-pemimpin kita yang ada saat ini. Saya berharap karya saya bisa menginspirasi banyak orang, setidaknya agar mereka juga bisa ikut menulis, mengutarakan apa yang ada dalam imajinasinya atau pikirannya. Di dalam setiap karya saya, baik itu puisi, cerpen, dan tulisan-tulisan lainnya juga memuat berbagai pesan. Pesan untuk pemuda-pemudi Indonesia, jadilah generasi yang menginspirasi banyak orang dan tidak melupakan negara sendiri. Jika punya impian atau cita-cita, jangan mudah menyerah. Kalau masih punya semangat untuk berusaha dan berdoa pasti ada jalannya. Gapai terus mimpi-mimpimu!

Indonesia adalah negara dengan bahasa daerah terbanyak, yaitu 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku bangsa di Indonesia. Bahasa nasional adalah bahasa Indonesia, walaupun bahasa daerah dengan jumlah pemakai terbanyak di Indonesia adalah bahasa Jawa.

Dwi Purwani (20 th) Mahasiswi Berprestasi Dengan mengikuti berbagai lomba penalaran mahasiswa yang menghasilkan ide-ide solutif bagi masyarakat, saya turut men-stimulus pemuda pemudi lainnya untuk ikut mengeksplorasi ide dan gagasan kreatif mereka dalam bentuk tulisan ilmiah. Pemuda dan pemudi ialah generasi yang sepatutnya produktif melalui karya-karyanya. Pemuda pemudi yang baik sejatinya dapat melihat potensi yang ada di dalam dirinya, lalu mengasah potensi tersebut dan memanfaatkannya secara positif. Pemuda pemudi yang aktif dalam berbagai kegiatan yang sifatnya akademik, sosial, maupun pengembangan diri tentunya akan membangun pribadi yang mampu memperbaiki bangsanya. Teruslah berkarya dan tunjukkan aksi nyatamu untuk bangsa. Yang muda berkarya!

Telah menerbitkan lima buah karya diantaranya Look After Me (2005), Magic Of Love (2007), I Bros You (2007), My Only (2012), dan Morning Sunshine (2012). Aktif menulis cerpen dan puisi, baik lokal maupun kontributor majalah nasional Guru Bahasa Indonesia di SD Gembala Baik Pontianak

Juara 2 Mahasiswa Berprestasi Tingkat UNTAN Tahun 2012 Juara 1 Lomba Business Plan DINAR STEI TAZKIA Bogor 2012 Juara 3 National Research Competition KSM EP Universitas Indonesia Tahun 2012

NARASI : DELIANA, ANGGITA ANGGRIANA & MELLA / FOTOGRAFER : SHANDO SAFELA / DESAIN : SIGIT / LOKASI : MUSEUM NEGERI PONTIANAK

C

m

y

k


18

Jelita

Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012

‘Celana Dibalut Pensil’ SKINNY jeans atau akrab disebut pencil jeans, kini menjadi salah satu model celana yang banyak digemari semua kalangan, terlebih wanita. Jeans ini model bagian bawahnya mengecil mengikuti bentuk kaki. Sangat cocok untuk mereka yang memiliki kaki kecil sehingga menjadi lebih tinggi dan berisi. Walau tampilannya minimalis dan terkesan simpel, namun skinny jeans tetap membuat pemakainya terlihat modis. Terlebih cocok dipadankan dengan atasan apa saja. Lihat saja gaya keren artis-artis Hollywood ini ber-skinny jeans…

AMY SMART

NIKKI REED

KHATHERINE HEIGL

ROSE MCGOWAN

JESSICA HART

MINKA KELLY

Note : Skinny jeans memang bisa membuat tampilan jadi lebih seksi, namun ada baiknya Anda perhatikan juga sisi kesehatannya. Pastikan memilih jeans dengan ukuran yang sesuai. Carilah celana jeans dengan pinggang yang melar, sehingga tidak terlalu menyakitkan bagian pinggang. Even though beauty is pain, doesn’t mean you hurt yourself, right? C

m

y

k


Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012

Apresiasi

19

S

enja telah pekat. Sementara aku berburu dengan waktu untuk memenuhi panggilan suci itu. Dimana-mana, panggilannya terdengar syahdu, bersatu dalam aliran darahku, mempercepat degub jantungku, hikmahnya perlahan menyusup dalam hatiku, mengakhiri hari yang melelahkan. Tapi, seperti hari-hari sebelumnya, aku tahu, aku tak akan dapat memenuhi seruan itu hingga seruan berikutnya berkumandang. Demikianlah, hariku selalu kosong, demikian pula hatiku. Aku tak pernah menyalahkan Tuhan yang telah mengambil ibuku disaat aku belum matang dan tegap untuk dapat berdiri sendiri. Namun, beginilah hidupku setelah Ibu wafat, semuanya serba kosong dan rapuh. Tak ada lagi yang mengingatkanku atas seruan-seruan suci itu, semuanya tak pernah menyentuh hatiku lagi. Bagiku hidup hanyalah untuk mempertahankan hidup, mengumpulkan setiap keping rupiah yang tercecer dari langit. Aku yakin Tuhan-ku yang murah hati menyisihkannya untukku, tapi terlalu sedikit hingga tak mampu membuatku sujud untuk bersyukur kepadaNya. Apakah aku salah? Tak ada yang mengingatkan aku mengenai salah atau benar. Aku hidup berdua bersama adikku Yusuf di sebuah kontrakan kecil di daerah kumuh kota ini. Setiap keringat yang mengalir kala mengumpulkan rupiah-rupiah itu kudedikasikan untuk adikku Yusuf. Dia adalah mutiara. Dia sungguh berbeda dariku. Budi bahasa Yusuf sangat halus dan Ia dianugerahi pikiran yang tajam. Selain itu, bagi Yusuf, sedikit rupiah saja mampu membuatnya bersyukur di setiap malam-malam pekat dan dingin, bersujud kepada Maha Pemberi yang ia yakini hingga kaki-kaki mungilnya terasa ngilu. Dunia sungguh adil. Ia membuatku hidup berdampingan dengan Yusuf. Membiarkan keburukan bersanding dengan keindahan. Demikianlah kami hidup bersama semenjak kepergian Ibu untuk selamalamanya. Air mataku mengalir lagi membayangkan dua tahun yang telah Yusuf dan aku lalui dalam kesengsaraan. Aku bekerja banting tulang, siang dan malam untuk menjadikan Yusuf orang yang berpendidikan. Sementara Yusuf, ia selalu beribadah dan belajar sepanjang siang dan malam agar ia menjadi orang yang layak untuk mendapatkan rupiah yang banyak. Semua itu untuk mempertahankan hidup kami.  Seruan suci itu terdengar lagi. Aku duduk di beranda masjid yang temaram. Kali ini aku tak lagi memburu waktu seperti hari-hari yang lalu. Kali ini, rasanya aku benar-benar ingin menghadap-Nya. Aku ingin bertanya tentang sesuatu yang membuat pikiranku tak menentu akhir-akhir ini. Dinginnya air keran yang mengalir di sisi kanan masjid rasanya sedikit meredam kegundahanku. Dengan khusyuk, untuk pertama kalinya, setelah hampir dua tahun, aku merasakan bahwa air wudhu ini benarbenar menyucikan dari kotoran-kotoran duniawi. Untuk pertama kalinya, setelah kepergian ibu dua tahun yang lalu, aku larut dalam kekhusyukan takbir dan bersujud dengan segenap ketundukan hatiku. Rasanya seperti baru saja mengenal Tuhan. Selesai shalat, aku duduk berdiam di sudut masjid menikmati ketenangan di dalamnya. Orang-orang masih terlihat khusyuk membaca al-Qur’an. Suara mereka sayup-sayup, sahut-menyahut, bersatu dalam sebuah dengungan yang membuat hatiku tersentuh. Ternyata telah dua tahun juga aku tidak mengaji dan baru kali ini aku ingat untuk mengaji. “Assalamu’alaikum Arif, kenapa melamun?” sebuah suara memecah lamunanku. “waalaikumsalam,” sahutku dengan gelagapan. Pemuda berjaket kulit dan bercelana levis itu menyalamiku seraya duduk disebelahku. Namanya Tohir. Aku mengenalnya beberapa bulan yang lalu. Entah dari mana asalnya, tapi ia begitu ramah padaku. Kami pertama kali bertemu di beranda masjid ini, ketika aku-- seperti biasa termangu di beranda masjid saat azan berkumandang. Tohir menyapaku saat itu. Dalam perkenalan singkat kami saat itu, ternyata kami mengenali orang yang sama, salah seorang temanku waktu pengajian dua tahun yang lalu. Maka perkenalan kami berlanjut dengan berbagai topik pembicaraan yang lebih serius. Tohir bahkan menawariku sebuah proyek. Beberapa kali ia mengajakku untuk mengikuti kegiatan komunitasnya. “Apa kabarmu, rif?” sapanya ramah. “Alhamdulillah baik,” sahutku sambil memaksakan tersenyum. “Gimana, sudah dipikirkan tawaranku kemaren,

Sang Mortir Oleh : Zuraida

rif?” tanyanya lagi. Aku menggeleng perlahan sambil menatapnya dengan perasaan tidak enak. Aku memang terus memikirkan percakapan kami beberapa hari yang lalu, tapi aku belum memutuskan apa-apa. Aku tidak bisa memutuskannya sendiri, karena itu aku ingin mendiskusikannya terlebih dahulu dengan Yusuf. “Ini memang keputusan yang tidak mudah, kawan, kau harus memikirkannya baik-baik. Tapi yakinlah kau akan mendapatkan kompensasi yang tidak main-main dalam hal ini,” Tohir berusaha meyakinkanku dengan suara yang direndahkan sambil melirik sekitarnya. Ia memang tidak ingin ada yang mengetahui tentang pembicaraan kami ini. “Aku perlu waktu lagi untuk memikirkannya baikbaik,” sahutku pelan. Tohir pasti membaca keraguan dalam suaraku. Ia kembali mencoba meyakinkanku, “berdoalah kawan dan mintalah petunjuk yang terbaik. Kalau kau perlu bantuan, kau bisa berkonsultasi dengan pimpinan proyek kami. Aku akan mengantarmu untuk menemuinya..” Aku menatapnya tersenyum dan berucap singkat, “baiklah, terima kasih.” Beberapa saat kemudian azan isya berkumandang. Percakapan kami pun terputus seakan terhipnotis oleh khidmat suasana. Suara azan itu menggema ke seluruh penjuru masjid, menggetarkan setiap sendi bangunan, menggetarkan hatiku juga. Untuk beberapa saat lamanya, hatiku yang dahaga seolah-olah terpuaskan oleh sejuknya seruan sujud tersebut. “Aku tidak memiliki maksud apa-apa, Arif. Kemarin kau bilang kau sangat membutuhkan uang yang banyak untuk pendidikan adikmu. Hanya itu jalan yang bisa kau lakukan. Kami tidak akan memaksamu dalam hal ini, kau sendiri yang harus memutuskannya. Setelah kau memutuskan untuk melakukannya, kami berjanji, kami akan menjamin kehidupan adikmu. Pikirkanlah baik-baik,” Tohir berkata setengah berbisik setelah azan isya berkumandang. Sebelum ia meninggalkanku di sudut masjid itu, ia berbisik, “datanglah malam ini di pertemuan kita, kalau kau mau aku akan menjemputmu.” Pikiranku kembali berkecamuk. Ketenangan yang dibawa kumandang azan seketika lenyap. Aku mengurungkan niatku untuk mengikuti shalat berjamaah di masjid itu. Dengan bergegas aku melangkah ke luar masjid, berjalan tanpa tujuan. Aku kira aku akan menemukan jawaban atas kegundahanku. Langkah kakiku dan kusutnya pikiran membawaku berhenti di depan pintu kontrakan reot, tempat tinggal Yusuf dan aku selama hampir dua tahun ini. Bau selokan yang mengalir di depan kontrakan yang biasanya menggangguku, kini seakan tak tercium lagi. Beban kita sudah setengah bulan di malam-malam sayang jika menjadi haluan

Puisi

Untukmu Ibu

Oleh: MA. Sidiq <ah.arrman@yahoo.com> ibu engkau rala sakit, demi sehatku engkau rela sedih, demi bahagiaku engkau rela miskin, demi kayaku engkau rela bodoh, demi pintarku bahkan engkau rela mati, demi hidupku tapi apa yang telah aku relakan untukmu ibu apa yang harus aku persembahkan untukmu ibu tunjukan kepadaku ibu apa yang harus aku lakukan untukmu aku ingin menjadi yang terbaik untukmu ibu aku ingin menjadi yang terindah untukmu walau ku tahu seisi dunia tak mampu membalas pengorbananmu untukmu ibu dariku anakmu

sahabat, aku berharap ini selamanya ketulusan bukan cinta antara wanita dan pria kalaulah sudah begitu aku takut akhirnya perpisahan.

Pesisir Hati

Oleh: Winda Elvinta <bintanggemintang8@gmail.com>

pikiran rasanya telah menumpulkan seluruh panca inderaku. “Assalamu’alaikum!” teriakku parau seraya mengetuk pintu berlapis seng itu perlahan. “Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh…” sahut Yusuf dengan suara khas anak-anaknya yang melengking. Pintu berlapis seng itu berderit dan tertarik dengan malas ke dalam. Cahaya lampu minyak dari dalam rumah perlahan menyorot ke arah mataku. Bayangan tubuh kecil Yusuf menyembul dari balik pintu. “Abang sudah pulang…?” tanyanya dengan riang. “Mari masuk, Yusuf sudah buatkan makanan untuk Abang,” tambahnya lagi seraya menarik tanganku perlahan ke arah meja makan kami yang tepat berada di depan pintu masuk utama. Aku mengikutinya dengan langkah malas. Sesampainya di depan meja makan, mataku terbelalak melihat menu masakan yang tidak biasa. Ada ayam goreng, tumis kangkung, nasi hangat, udang goreng dan beberapa jenis buah yang tak pernah kami cicipi selama dua tahun ini karena harganya mahal. Kontan, emosiku langsung meledak, “Dari mana kamu dapatkan semua ini? Kamu tidak mencuri kan Yusuf??” suaraku meninggi sambil menatapnya dengan tatapan menuduh. Yusuf tergagap, ada pancaran ketakutan yang tersirat di matanya yang bening. “Astaghfirullah……..tidak Bang, Yusuf tidak mencuri! Ini rezeki dari Allah, Bang…!” suaranya bergetar. “Jadi dari mana semua makanan mahal ini?!” suaraku semakin meninggi. “Yusuf dapat hadiah dari sekolah Bang karena juara kelas. Abang tidak lupa kan kalau hari ini Yusuf bagi rapor…” ucapnya lirih. Astaghfirullah, bisikku dalam hati. Aku lupa kalau hari ini Yusuf bagi rapor dan seperti biasa ia selalu menjadi yang terbaik. Aku tidak seharusnya menuduhnya melakukan hal-hal yang tidak mungkin dilakukan oleh Yusuf. Aku benar-benar menyesal. “Maafkan Abang ya Yusuf, abang lagi banyak pikiran… Abang tidak bermaksud seperti itu,” ucapku dengan suara lembut sembari meraih pundaknya. “Mana rapornya, sini Abang ingin lihat. Selamat yaa Yusufku, bapak dan ibu pasti sangat bangga padamu!” Wajah mungilnya mengulas sebuah senyum. Lalu dengan bergegas ia mengambil rapornya dan menyerahkannya padaku. Aku meraihnya dan membukanya dengan takjub. Nilai-nilai itu begitu indah tertata dalam rapornya. Berkali-kali, dalam hati aku berbisik, Yusufku benar-benar luar biasa, seraya mengelus kepalanya dengan lembut. “Bang, ada lagi….” Ucapnya dengan senyum dikulum.

lihat, lihat di kebiruan “pantai kehidupan” sulit, sulit dimengerti deburan ombak kehidupan mulai menghempas pesisir hati pernah bayang senja melintasi lalu terbenam di timuran sepi meski,

Rupanya ini semua belum cukup, masih ada kebahagiaan yang akan Yusuf bagi padaku. “Minggu depan, Bapak menteri akan menyerahkan beasiswa untuk Yusuf, karena Bu Guru bilang Yusuf salah satu murid terbaik di kota ini. Abang datang ya, temani Yusuf di acara itu…” suaranya terdengar sangat antusias. Aku menatapnya sambil tersenyum. Sebuah senyum kebanggaan atas Yusufku. Rasanya tak ada kata yang layak lagi kuucapkan untuk menyanjungnya. Yusuf-ku benar-benar luar biasa. Aku rela melakukan apapun untuk kesejahteraannya. Aku meraih tubuh mungilnya dan mendudukannya di pangkuanku. Malam itu, kami duduk berdua, berlama-lama di meja makan hingga kenyang dan habis cerita yang kami bagi. Kemudian aku membawanya ke alun-alun kota untuk menikmati malam dan merayakan prestasinya itu. Aku membelikannya sekantong es tebu manis dan jagung bakar kesukaannya. Tanpa bicara, ia menikmat keduannya dan menikmasi kebersamaan kami. Kami duduk bersisian menatap laut yang permukaannya berkerlap-kerlip memantulkan lampu malam. Dalam hati aku berharap bahwa malam ini tidak akan pernah berakhir. Aku akan tetap bersama Yusuf selamanya. Aku akan melihatnya tumbuh dan berkembang menjadi Yusuf yang hebat dan kaya raya. Tapi mungkin aku juga tidak akan dapat melihatnya lagi. Cukuplah bagiku hanya dengan membayangkannya saja. Maka aku akan tersenyum untuk Yusufku selamanya. Sejak malam itu, aku pergi dari rumah dan tak pernah melihat Yusufku lagi.  Hotel itu telah ramai oleh puluhan wartawan. Aku yakin tak lama lagi orang penting itu akan datang. Beberapa kali kulirik jam murahan yang melingkar di pergelangan tangan kiriku. Sepuluh menit lagi, bisikku dalam hati. Aku semakin gelisah. Jantungku berdebar tak karu-karuan. Tiba-tiba rasanya aku kedinginan sehingga kurapatkan jaket kulitku ke dada. Ini tidak akan lama, bisikku dalam hati. Setelah ini, keadaanku akan jauh lebih baik dan Yusufku akan mendapatkan semua yang diinginkannya. Ini semua kulakukan untuk Yusuf, bisikku meyakinkan diri. Tak lama kemudian, sang menteri dan rombongannya pun datang. Itu dia targetku, bisikku dalam hati. Para wartawan sibuk bergerombol mengerumuni orangorang penting itu. Sementara para petugas hotel dan petugas keamanan sibuk mengendalikan keadaan. Mereka pun akhirnya memasuki ruang aula dimana acara bersama menteri itu akan dimulai. Aku tidak begitu mengetahui persis tentang kegiatan tersebut, yang aku ketahui hanyalah bahwa aku harus bergegas ke belakang panggung begitu sang menteri memasuki aula. Sejauh ini semuanya tampak mudah. Dalam hitungan detik, setelah sang menteri dan rombongannya masuk ke ruangan, aku telah mengambil posisi di belakang panggung dengan tanpa dicurigai oleh siapapun. Tentu saja, mereka terlalu sibuk dengan orang-orang penting itu. Tak akan lama lagi, bisikku lirih dalam hati. Kepalaku terasa berkunang-kunang membayangkan rasa sakit kematian yang tak pernah aku rasakan. Tapi, semua pasti akan baik-baik saja pikirku. Semua ini kulakukan untuk Yusufku. Detik-detik berjalan begitu cepat. Keringat dingin juga mengalir tak terbendung di dahiku. Aku takut. Tapi sudah terlambat untuk mundur. Aku tarik nafas dalam-dalam. Kututup mataku perlahan hingga perasaanku jauh lebih tenang. Kemudian kubuka mata perlahan, dari balik tirai di belakang panggung, entah mengapa, rasanya aku seperti melihat Yusuf berdiri di atas panggung bersama sang menteri di hadapannya. Sang menteri menepuk-nepuk pundaknya perlahan sambil tersenyum. Sang menteri menyerahkan sebuah amplop putih panjang kepada Yusuf dan Yusuf meraihnya dengan tersenyum. Sayup-sayup terdengar sebuah suara yang mengumumkan bahwa Yusuf adalah salah satu siswa berprestasi yang berhak menerima beasiswa dari sang menteri. Itu bukan bayangan. Itu nyata. Yusuf disini dan beberapa waktu yang lalu ia telah memintaku datang untuk menemaninya. Tapi, sayangnya, aku sama sekali tak mengingatnya. Dadaku sesak, lidahku kelu, kepalaku terasa semakin berkunang-kunang. Yusufku disini, di atas panggung ini bersama sang menteri, dan sebentar lagi, bom ini akan meledak. Mataku nanar, bayangan Yusuf dan sang menteri pun menghilang. Suara terakhir yang terdengar adalah suara ledakan besar. Rasa sakit. Lalu semuanya hampa. (*) hanya sekedar angan di mimpi larutnya kelam mulai menutupi tinggallah kini kisahkan cerita pantai dalam birunya yang sepi pasirku hilang, menghilang bersama buih deruan yang semakin menghempas perih ombak yang berkejaran menjadi saksi goresan cerita di hati

PP 003

Persahabatan

Oleh: NuraRisala <winterthebelanda@yahoo.com> sahabat, jika cinta yang kita bina merusak hati maka jangan dikenang cukup dibuang, lalu lakukan perbaikan kurang elok rasanya jika dibiarkan sebab menimbulkan kelukaan yang mendalam pertemanan kita bukan hanya satu jam datang lalu hilang

Nama Pemenang TTS PP 001

Bagi tiga pengirim Teka Teki Silang (TTS) Pontianak Post dengan jawaban benar akan mendapatkan bingkisan menarik. Kirimkan ke redaksi Pontianak Post, Lantai V, Graha Pena Pontianak, Jalan Gajahmada Nomor 2-4 Pontianak.

Suwarjono, Komplek Pemda Siantan Hulu Alex Iskandar, Jalan WR Supratman Gg Waru II No B4, RT 01/RW 31 Hadiah dapat diambil di ruang redaksi Pontianak Post, Graha Pena, Jalan Gajahmada Nomor 2-4 Pontianak, pada jam kerja.


20

Pontianak Post l Minggu 28 Oktober 2012

+

+

+

+

cmyk

C

m

y

k


21

Pontianak Post l Minggu 28 Oktober 2012

+

+

+

+

cmyk

C

m

y

k


22

PLESIR

C

M

Y

K

Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012


Pontianak Post

23

Minggu 28 Oktober 2012

SOAL ulangan dibagikan. Yes! Eh saat mengerjakan, hafalanmu tadi mendadak hilang. Kamu benar-benar lupa dengan materi yang kamu hafalkan tadi waktu istirahat. Aduuuh, daripada kosong, akhirnya kamu mengarang bebas. Yeee, emangnya ujian bahasa Indonesia?! Lupa memang jadi masalah yang bikin kita sering kelimpungan. Lupa itu gara-gara kenapa sih? Apa kalau volume otaknya kecil, manusia jadi pelupa atau sering kejedot atau gimana sih? Hmm, sebenarnya fenomena lupa kalau dijelaskan secara ilmiah adalah kegagalan seseorang dalam menggali kembali informasi yang telah disimpan di dalam gudang ingatan. Lupa berhubungan dengan dua jenis memori, yaitu memori jangka pendek dan memori jangka panjang. Memori jangka pendek adalah segala informasi yang kamu simpan, tapi belum mencapai tahap pemahaman. Menyimpan informasi biasanya hanya dalam hitungan detik. Misalnya nih, memori jangka pendek berupa hafalan materi ujian dalam sistem kebut semalam atau cuma dibaca berulang pas istirahat seperti contoh di atas. Cara belajar yang nggak efektif kan kalau tanpa pemahaman! Sementara itu, memori jangka panjang bisa diartikan sebagai penyimpanan informasi yang melibatkan pemahaman dan makna. Biasanya, memori jangka panjang dapat kamu ingat dengan menguraikan maknanya dan bisa jadi punya keterikatan emosional. Misalnya, cerita kartun saat kamu bisa membayangkan gambaran ceritanya dengan baik. Ingatan pada informasi itu akan bertahan lama karena kamu memakai memori jangka panjang. Penyebab lupa bisa beberapa hal. Salah satunya adalah informasi-informasi baru yang menggeser informasi lama sehingga mengalami peluruhan dengan berjalannya waktu. Memori yang melekat kuat karena ada emosi

Merayakan pesta ulang tahun bersama teman-teman sekolah merupakan kegiatan yang sangat disukai anak-anak. Berkumpul bersama teman – teman, orang tua serta bernyanyi riang gembira, merupakan moment yang selalu dinanti-nanti.

dan pemahaman (memori jangka panjang) biasanya sulit tergeser. Itu beda dengan memori jangka pendek yang punya kapasitas terbatas. Karena itu, apabila muatan informasi telah melebihi kapasitasnya, informasi lama akan terdesak. Misalnya, saat berkenalan dengan sekumpulan kawan baru. Kamu berusaha menghafalkan nama mereka. Misalnya, Dila, Ula, Tiwi, Tiara, Tika, dan masih banyak lainnya. Perlahan-lahan, nama Dila, Ula, dan selanjutnya akan tergeser karena desakan informasi baru yang masuk ke memori jangka pendek. Itu berbeda dengan memori jangka panjang. Ada banyak penyebab yang menimbulkan fenomena lupa dalam memori jangka panjang. Pertama, memori akan semakin rusak dengan berlalunya waktu bila tidak pernah diulang kembali. Informasi yang tersimpan dalam jangka panjang akan menimbulkan jejak. Jejak itu akan menghilang bila tidak pernah dipakai lagi. Kedua, terjadinya penumpukan memori antara informasi yang baru dan lama. Informasi yang baru bisa mengganggu proses mengingat informasi lainnya di memori jangka panjang. Atau justru sebaliknya, informasi yang lama dapat mengganggu proses mengingat informasi yang baru di memori jangka panjang. Ketiga, kegagalan mengingat kembali informasi dalam memori jangka panjang bisa disebabkan tidak adanya petunjuk yang memadai dan lemahnya isyarat untuk mengingat kembali. Misalnya, seseorang merasa ingat dengan nama temannya, namun dia mengalami kesulitan untuk menyebutkan karena isyaratnya sangat kabur dalam ingatan. Dia cuma ingat wajahnya. (*/JP)

Erico Ajie Ramdani, salah satu siswa TK Pertiwi II, Sabtu (13/10) merayakan pesta ulang tahun ke-6 bersama teman-teman sekolahnya. Pesta berlangsung sangat meriah dengan rasa kebersamaan dan kekeluargaan.

MODEL : PARSA (H_S PROD.) / FOTOGRAFER : SHANDO SAFELA / DESAIN : SIGIT / LOKASI : STUDIO TEKNIK FOTO II GAJAHMADA.

“Saya sangat berterima kasih kepada para pembimbing dan pengajar, Kepsek dan para orang tua murid serta teman – teman yang turut merayakan pesta ultah anak saya,” ujar Desi Lestari, orang tua Rico kepada Pontianak Post. Suryati selaku Kepala TK Pertiwi II mengatakan, TK Pertiwi II mempunyai visi misi menciptakan potensi anak sebagai generasi yang majemuk dan dapat tumbuh dengan optimal agar bisa menjadi anak didik yang sehat, mandiri, beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia yang berdisiplin tinggi. Sehingga dapat terwujud anak – anak yang berakhlak mulia dan berbudi pekerti yang luhur hingga ke jenjang pendidikan dasar yang lebih baik. “Momen ini bukan hanya sekedar seremonial belaka melainkan suatu kegiatan yang dapat kita ambil hikmahnya, yakni merasakan arti rasa kekeluargaan dalam kebersamaan yang selalu melekat dan terus diingat sampai anak–anak tumbuh dewasa,” beber Suryati. (*/kk)

TK Pertiwi II Jalan Untung Surapati Pontianak


24

Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012

GAYA berhijab menjadi pilihan dari

wanita-wanita muslimah dalam membalut tubuhnya. Gaya ini memang sedang digandrungi, Khususnya oleh kalangan wanita muda. Menampilkan warna-warni cerah dalam semangat berpakaian. Menciptakan kesegaran dengan menambah warna seru sebagai padu padan busana. Dengan memilih jilbab yang cocok diserasikan dengan bajunya akan menambah cantik penampilan. Dan Anda pun terlihat beda.

Young & fresh!

BLACK + ANIMAL PRINT : Meski motifnya animal print, namun terasa lebih adem lewat biru pekatnya. Apalagi ada tambahan hood senada untuk penutup kepala.

AMAZING WHITE : Segarnya putih membawa segarnya suasana hari ini. Tak melulu putih karena ada â&#x20AC;&#x2DC;efek terangnyaâ&#x20AC;&#x2122; yang melilit ditengah busana.

THINK PINK : Warna favorit banyak perempuan ini hadir dengan lembut dan memesona. Memadukan rok polos pink dengan atasan bunga berbunga, memancarkan keanggunan.

PURPLE LOVER : Minggu ini adalah saat untuk menunjukkan kita sebagai the purple lover. Sehelai vest cantik ini menambah manis penampilan.

MODEL : Sahara (H_s Production)

FOTOGRAFER : SHANDO SAFELA

HUNTING & NARASI : MELLA

DESAIN : SIGIT

KOLEKSI BUSANA & SEPATU : Voni Collection, Jl. Gusti Hamzah Ptk

MABES FOR HER: Graha Pena Pontianak, Lt. 5 C

m

y

k

Makeup & Kreasi Jilbab : Hamdi Syarief

LOKASI : STUDIO TEKNIK FOTO II GAJAHMADA


Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012

Soccer

25

AGENDA Premier League Minggu, 28 Oktober 2012 Everton v Liverpool (siaran langsung Global TV pukul 20.00 WIB) Newcastle v West Bormwich Southampton v Tottenham Hotspur Chelsea v Man United (siaran langsung MNCTV pukul 22.30 WIB) Primera Division Minggu, 28 Oktober 2012 Real Zaragoza v Sevilla (siaran langsung Trans 7 pukul 18.00 WIB) Levante v Granada Senin, 29 Oktober 2012 (dini hari WIB) Ath Bilbao v Getafe Atl Madrid v Osasuna Mallorca v Real Madrid (siaran langsung Trans TV pukul 03.30 WIB) Serie A Minggu, 28 Oktober 2012 Catania v Juventus (siaran langsung TVRI pukul 18.30 WIB) Bologna v Inter Milan (siaran langsung TVRI pukul 21.00 WIB) Fiorentina v Lazio Sampdoria v Cagliari Torino v Parma Pescara v Atalanta Senin, 29 Oktober 2012 (dini hari WIB) AS Roma v Udinese (siaran langsung TVRI pukul 02.45 WIB) Napoli v Chievo Verona Bundesliga Minggu, 28 Oktober 2012 VfB Stuttgart v Eintracht Frankfurt Bayern Munchen v Bayer Leverkusen (siaran langsung Indosiar pukul 23.00 WIB) Hannover 96 v B. Monchengladbach

Players Figure Chelsea David Luiz Dua kali menghadapi Manchester United di Stamford Bridge, defender Brasil ini tidak pernah absen mencetak gol. Satu golnya tahun lalu berbuah kemenangan 2-1, sedangkan sebiji gol lainnya saat bermain seri 3-3 musim lalu. Man United Robin van Persie LIMA gol dijaringkan Robin van Persie dalam dua penampilan terakhirnya di Stamford Bridge dalam ajang Premier League. Itu menjadikan RVP sebagai pemain lawan tersubur di kandang Chelsea. (dns/bas)

BURSA Bursa

Home

Draw Away

William Hill Lad brokes Sportingbet Bwin

7/5 1,4 6/4 1,5 7/5 1,4 23/17 1,35

2 2 23/10 23 /10

11/5 2,2 21/10 2,1 37 /20 1,85 19/10 1,9

Chelsea

v

Man United

Hegemoni Stamford Bridge LONDON – Meski tertinggal 0-3 sejak menit ke-50, Manchester United dengan semangat pantang menyerah mampu membalas sekaligus mengakhiri laga kontra Chelsea 3-3. Memori di Stamford Bridge musim lalu itu terekam jelas dalam ingatan pelatih United Sir Alex Ferguson. Hanya, comeback yang luar biasa tersebut tetap tidak mengubah catatan United di Stamford Bridge dalam satu dekade terakhir. Yakni, tanpa kemenangan di liga atau sejak victory 3-0 pada 20 April 2002. Catatan itulah yang kembali menghantui Setan Merah –sebutan United– saat kembali berkunjung ke markas The Blues –julukan Chelsea– tersebut nanti malam (siaran langsung MNCTV pukul 22.30 WIB). Apalagi, Chelsea berada di atas angin karena sedang memimpin klasemen, unggul empat angka (2218) atas United. Kemenangan nanti malam bakal semakin menjauhkan tim asuhan Robert Di Matteo itu dari kejaran sang rival. The Blues kini leading empat angka (22-18) atas Setan Merah. Sebaliknya, United dituntut menang atau setidaknya tidak sampai kalah demi menjaga perburuan

gelar. Ingat, selain Chelsea, masih kan dan itu menunjukkan konsistensi ada juara bertahan Manchester City mereka serta sulitnya laga yang akan yang sangat mungkin bisa menambah kami hadapi. Rekor kami di kantiga angka (menjadi 21 poin) men- dang mereka juga tidak membantu. ghadapi Swansea City dini hari tadi Namun, semoga semuanya berubah,” WIB (28/10). tutur Fergie. Kubu Chelsea tentu saja tidak ingin Jika Ferguson biasanya menunggu sampai Natal atau Tahun Baru untuk hegemoni mereka atas United di kanmendeklarasikan kandidat jawara dang sendiri terpatahkan. Kubu tuan Premier League, kali ini pelatih 70 rumah juga bertekad bangkit dari tahun itu memunculkannya lebih kekalahan 1-2 di kandang Shakhtar Donetsk dalam ajang Liga dini. ”Saya kira, Chelsea, Champions midweek lalu Manchester City, dan kami (23/10). membuat gap dibandingkan Sementara itu, Cech yang lain. Saya akan sangat kembali dipercaya menterkejut apabila tidak ada di jadi kapten Chelsea setelah antara kami yang menjadi sebelumnya memimpin rejuara musim ini,” tutur FerPEKAN # 9 kan-rekannya saat menang guson seperti dikutip Daily 4-2 atas Tottenham Hotspur Mail. Siaran Langsung (20/10). Itu disebabkan Setelah dua kali kalah MNCTV pemilik ban kapten lama, hanya dalam delapan laga, masing-masing 0-1 oleh Pukul 22.30WIB John Terry, menjalani skors karena kasus rasisme. Everton (20/8) dan 2-3 oleh ”Dalam dua laga terakhir, kami Tottenham Hotspur (29/9), Ferguson tidak berharap datangnya kekalahan selalu terlambat panas. Kami tahu ketiga untuk saat-saat ini. ”Kembali United juga memiliki masalah (kecokalah, apalagi melawan Chelsea, longan lebih dulu). Namun, kami haakan membuat kami berada dalam rus fokus terhadap diri kami sendiri,” masalah besar,” ucap pelatih yang tegas Cech kepada Sky Sports. Soal rasisme, ada kabar positif akrab disapa Fergie tersebut. ”Chelsea memang belum terkalah- dalam laga malam nanti. Yakni, misi

damai yang diusung defender United Rio Ferdinand dan bek kiri Chelsea Ashley Cole. Keduanya pernah berkonflik gara-gara Ferdinand mengecam Cole dengan sebutan ”choc ice” dalam akun Twitter-nya. Kata itu adalah sindiran Ferdinand karena menganggap Cole memberikan keterangan yang tidak jujur dalam kasus rasisme Terry kepada adik kandung Ferdinand yang juga

Chelsea

(4-2-3-1) 3

24

Cech

Man United (4-2-3-1)

17

Cole

1

pemain Queens Park Rangers, Anton. Ferdinand lantas dikenai sanksi denda oleh FA (Asosiasi Sepak Bola Inggris) karena tweet-nya dianggap berbau rasisme. ”Saya harap, tidak ada lagi yang mengungkit masalah yang telah berlalu. Saya percaya semua pemain kami akan berjabat tangan dengan Ferdinand,” ujar Di Matteo, pelatih Chelsea, di situs resmi klub. (dns/c8/ttg)

Hazard

7

2

Valencia

Rafael

7

22

Ramires

Scholes

Cahill

2 Ivanovic

Torres

11 Oscar

4 Luiz

9

20

10

1

Rooney

De Gea

6

Van Persie

12

5

Ferdinand

16

Evans

Carrick

Mikel 10 Mata

19

3

Welbeck

Evra

Stadion : Stamford Bridge, London-Wasit : Mark Clattenburg Pelatih :Roberto Di Matteo Pelatih: Sir Alex Ferguson

Oscar Target Pecah Telur DI pentas Liga Champions, nama Oscar berkibar sebagai pemain tersubur Chelsea. Gelandang serang asal Brasil itu sukses menjaringkan tiga gol dalam tiga laga. Tapi, di ajang Premier League, Oscar masih scoreless dalam empat kali penampilannya. Fakta itulah yang memantik motivasi Oscar untuk memecah telur gol liganya ke gawang Manchester United malam nanti. “Laga besar melawan musuh besar selalu menaikkan adrenalin Anda dan selalu ingin Anda tandai dengan sesuatu (gol, Red),” kata pemain 21 tahun itu seperti dilansir The Sun. Bai Oscar, Chelsea versus United mengingatkannya dengan laga antara Internacional versus Gremio di liga domestik Brasil. “Laga besar adalah

C

M

Y

K

ketika semua orang ingin terlibat dan merasakan tekanan maupun atmosfer pertandingan,” tutur pemain yang tiga musim sebelumnya memperkuat Internacional tersebut. Oscar juga mengatakan pentingnya membuka keran gol liga ke gawang United. Yakni, demi memuluskan ambisinya menembus gol double digit dalam tahun pertamanya bersama Chelsea. Berapa ? Suksesor nomor punggung Didier Drogba (nomor 11) itu menyebut 20 gol. “Saya seorang gelandang serang yang juga diharapkan menjadi pencetak gol reguler. Jadi, saya berharap bisa mencetak banyak gol untuk Chelsea dan 20 gol dalam semusim adalah sesuatu yang wajar bagi saya,” tutur Oscar. Hanya, Oscar menyadari bukan

pekerjaan mudah bagi pemain nonstriker menjaringkan 20 gol dalam semusim. Salah satunya karena Premier League termasuk liga yang cukup kompetitif. Juga karena pemilik 11 caps itu belum pernah menembus 20 gol sebelumnya. Di musim lalu (2011-2012) misalnya. Oscar hanya mengoleksi 6 gol bersama Internacional. Itu masih kalah dengan jumlah assist-nya (10). “Anda tidak akan selalu bermain di semua laga. Belum lagi ketika Anda dimainkan di posisi yang berbeda,” ujar Oscar. “Saya lebih senang bermain di luar kotak penalti karena saya lebih sering mencetak gol dari tendangan jarak jauh ketimbang dari jarak dekat,” ujar Oscar lagi. (dns)


n uvelle

Pontianak Post

26 Daftar Belanja Keluarga Mamy Poko Pants Standar XXL 1 Mamy Poko Pantas Standar L 20 Daia Detergen 900 Gr Sensasi Lux Shower DV Blue/Wake Me Up Vixal Porselen 800 ML Biru Zwitsal Baby Powder 300 Gr MI Milna Toddler Coklat 125 Gr D/S Musk 200 ML Putih Daia Detergen 900 Gr Sensasi Apollo Boy-Boy Susu Pack Mie Sedaap Goreng BKS 3@1.600 Silver Queen 68 GR Cashew Milna Toddler Coklat 125 Gr Tango Wafer Coklat 171 Gr Nutrilon Royal 4 Van 400 Gr Nutrilon Royal 3 Madu 400 Gr Delfi Top X’Tra Large 2@3.000 Soklin Pemb. Lantai REF 800 Beras Keluarga 5 Kg Mie Sedaap Goreng BKS 2@1.600 Tropical 1 Lt Btl Gula Pasir 1 kg Bear Brand 189 Gr 6@6.500 Arnott Nyam2 Strawberry Snack

49.000 39.500 11.500 18.800 11.000 11.500 10.200 19.500 11.500 6.000 4.800 10.100 10.200 8.200 71.500 80.600 6.000 7.300 54.000 3.200 15.200 12.000 39.000 2.200

Sub Total

512.800

profil keluarga Suami : Junaidi (58) Istri : Hemmy (54) Anak : Ayu Vidyasari Cucu : - Farel - Fadil Alamat : Jalan Komyos Sudarso Komplek Jeruju Permai.

Minggu 28 Oktober 2012

Sering Kirim Kupon Junaidi Mahfuda (58) sekeluarga memang pantas untuk mendapat hadiah Nouvelle pekan ini. Sebab, keluarga yang beralamat di Jalan Komyos Sudarso Komplek Jeruju Permai ini adalah pelanggan lama Mitra Anda dan Pontianak Post. Selain itu, mereka juga sudah sering mengirim kupon undian.

SUSU: Keluarga Junaidi tidak lupa belanja susu untuk keperluan keluarga.

RAYMOND, Pontianak

RABU malam (24/10) pasangan suami istri, Junaidi Mahfuda dan Hemmy Sastriani dengan sigap mendatangi Swalayan Mitra Anda. Mereka memboyong anak perempuannya bernama Ayu Vidyasari dan kedua cucu tercinta, Farel dan Fadil. Dalam kesempatan ini, mereka sedang bersiap-siap untuk berbelanja menghabiskan voucher senilai Rp500 ribu. Voucher itu merupakan hadiah dari program undian Nouvelle, hasil kerjasama Pontianak Post dan Mitra Anda. “Kami sudah sering mengirim kupon. Sebulan sekali dirapel,” ujar Junaidi. Pria yang sehari-harinya mengajar di SMP Negeri 2 Pontianak ini, menyatakan rasa senang karena kupon yang mereka kirimkan akhirnya tidak sia-sia. Dari sekian banyak undian yang digelar Pontianak Post, keluarga Junaidi memang lebih

Mujadi/Pontianak Post

memilih Nouvelle. Sebab, hadiah undian ini dinilai sangat menarik. “Lumayan, bisa belanja gratis untuk kebutuhan keluarga,” katanya seraya tersenyum kecil. Tak heran jika kemenangan ini disambut dengan begitu antusias. Bahkan, sejak sore mereka sudah menyiapkan diri, terutama istri dan anak perempuannya. Bahkan, sebelum waktu berbelanja tiba, Hemmy Sastrianti telah menyusun rencana tentang produk-produk yang ingin dibeli. Sebagian besar adalah sembako dan kebutuhan dapur seperti susu, bedak, dan makanan ringan. Rencana itu menjadi bekal

mereka dalam berbelanja. Namun, wanita yang juga seprofesi dengan sang suami ini, mengaku sempat terburuburu menuju Mitra Anda. Sebab, ada keperluan lain yang baru selesai pada pukul 19.00. Sementara, jadwal belanja yang ditentukan panitia yakni sekitar pukul 19.30. Untunglah mereka tinggal tidak jauh dari Mitra Anda sehingga dapat tiba di lokasi tepat waktu. “Tadi lagi menyiapkan materi untuk mengajar besok,” ungkap guru yang mengajar di SMP Negeri 1 Pontianak itu. Sebelum belanja dimulai, mereka terlebih dahulu mendapat pengarahan sejenak dari panitia bahwa

waktu belanja dibatasi hanya 15 menit. Setelah itu, mereka pun dipersilakan untuk berbelanja sesuka hati. Selama belanja, keluarga ini terlihat kompak. Sesekali Junaidi melirik sang istri, kemudian melakukan percakapan kecil untuk mengambil barang belanjaannya. Sementara Ayu bersama kedua anaknya, berjalan mengiringi mereka berdua. Dimulai dari sisi sebelah kiri swalayan, mereka mencari berbagai barang kebutuhan sehari-hari. Koridor demi koridor mereka jalani dan satu per satu barang belanjaan dicomot dari rak. Tanpa perlu menunggu lama, isi troli pun menggunung.

Proses belanja mereka mengundang perhatian semua pengunjung di Mitra Anda yang kebetulan sedang ramai, tak terkecuali para pramuniaga. Soalnya, panitia mengumumkan keberadaan mereka melalui pengeras suara. Selain itu, aktivitas belanja tersebut juga selalu diiringi dengan jepretan kamera dari fotografer Pontianak Post, Timbul Mudjadi. Berdasarkan daftar belanja yang diserahkan oleh kasir swalayan, barang-barang yang dibeli ternyata tidak melenceng dari rencana semula. Sembako, susu, makanan ringan, dan kebutuhan lainnya telah terpenuhi. (*)

Tempat Belanja Favorit TEPLON: Keluarga Junaidi belanja teplon untuk kebutuhan dapur.

Mujadi/Pontianak Post

BAGI keluarga Junaidi, Mitra Anda adalah swalayan favorit. Sedari dulu, di tempat inilah mereka berbelanja berbagai kebutuhan sehari-hari. Di samping karena jaraknya yang lebih dekat dari rumah, Mitra Anda juga dianggap punya banyak keunggulan lain. Keluarga Junaidi tinggal di Jalan Komyos Sudarso seh-

ingga lokasi Mitra Anda sangat terjangkau. “Kami belanja di sini terus karena nyaman, bersih. Barangnya juga lengkap dan harganya lebih murah. Sudah lama kami langganan. Cuma, dulu belum punya kartu langganan Mitra,” ujarnya. Sementara menurut istrinya, Hemmy, penataan

produk-produk di Mitra Anda juga menarik dan rapi. Lantaran lama berlangganan, ia kini hafal letak-letak barang di Mitra Anda sehingga tidak perlu repot jika ingin membeli sesuatu. Ternyata, selain lama berlangganan di Mitra Anda, keluarga ini pun merupakan pelanggan setia Pontianak

Post. Menurut Junaidi, keluarganya berlangganan Pontianak Post secara turun-temurun. Bahkan, sejak koran ini masih bernama Akcaya. “Dulu orang tua yang langganan waktu Akcaya. Sempat putus dan kemudian kami teruskan lagi,” jelas dia. (rmn)

Generasi antusias Ingin Jadi Penulis Andal dipelajari sejak kecil. Apalagi menulis sesuai tatanan Bahasa Indonesia. Kecintaannya akan menulis pun, kian digemari saat duduk di kelas V Sekolah Dasar. Ketika itu, Harinawati pernah mengikuti lomba menulis cerpen setingkat provinsi di Indonesia. Dia meraih juara II. Kendati tidak menjadi yang pertama, Harinawati cukup bangga dengan prestasi tersebut. Paling tidak, untuk dijadikan acuan atas kegemarannya ini. Disinggung mata pelajaran yang paling disukainya, Harinawati tetap menjawab, Bahasa Indonesia. Kenapa demikian ?, karena mata pelajaran ini, membuatnya dapat berkreativitas lebih jauh lagi. “Jika belajar Bahasa Indonesia, saya akan lebih mudah untuk membuat cerpen. Karena, ada ilmu penulisannya di sana,” ujar siswi yang selalu meraih peringkat kelas di sekolahnya ini. Bukan hanya Bahasa Indonesia, Harinawati juga senang dengan mata pelajaran Matematika dan IPA. Dia juga meraih nilai bagus dari mata pelajaran tersebut. Seperti dikatakan Kepala Sekolah SMP 11 Pontianak, Julaina. Dia

Senang menulis cerita pendek(cerpen), membuat Harinawati ingin seperti wartawan. Bukan sekedar menulis cerpen, dia juga menyukai mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolahnya. Remaja berumur 14 tahun ini, selalu mendapat nilai bagus pada mata pelajaran tersebut. Atas prestasi itulah, dia ingin menjadi penulis handal dan menciptakan buku-buku berkarakter. RAYMOND, Pontianak

Bagi Harinawati, membuat cerpen bukanlah hal baru. Dia mampu menulis cerita pengalaman orang lain dalam waktu singkat. Layaknya wartawan, anak kelima dari enam bersaudara ini, kerapkali melakukan sesi wawancara kepada narasumbernya. Aktivitas itu dilakukan Harinawati semenjak duduk di bangku Sekolah Dasar hingga sekarang. Jadi, ketika bertemu dengan banyak orang, tidak asing lagi baginya. Seperti halnya saat duduk di sekeliling jajaran managemen Hotel Mercure, Pontianak Post dan BNI. Harinawati tidak canggung. Dengan sikap santai, dia memperkenalkan diri sembari bersenda gurau, tentunya santun. Menurut gadis yang masih duduk di kelas VIII SMP Negeri 11 Pontianak ini, menulis bukanlah hal yang sulit. Sebab bagi dirinya, hal itu sudah

BIKIN KUE: Pegawai Mercure mengajarkan Harinawati membuat kue.

PROFIL GENERASI ANTUSIAS Mujadi/Pontianak Post

TABUNGAN: Pegawai BNI 46 menyerahkan buku tabungan kepada Harinawati.

Nama : Harinawati Siswa: Kelas VIII SMPN 11 Pontianak Kepala Sekolah: Hj Julaina

mengatakan, anak dari pasangan suami istri, B e n ga n g d a n Tebi ini mempunyai prestasi yang membanggakan.

Bagaimana tidak, semenjak kelas VII, Harinawati sudah menunjukkan kecerdasannya dalam membuat cerpen. Tingkat kreativitasnya pun semakin terasah saat bersekolah di SMP 11 Pontinak.

Mujadi/Pontianak Post

“Untuk itu, kami selaku tenaga pendidik akan terus memerhatikan generasi penerus bangsa ini. Apalagi, siswa berprestasi seperti Harinawati ini. mudah-mudahan kelak, apa yang dicita-citakannya tercapai,” harap Julaina. (*)


Pontianak Post

ALL SPORT

Minggu 28 Oktober 2012

Puyol Tak Terpilih Pique Dongkol

MALLORCA

27 V

REAL MADRID

Tamu Butuh Reaksi Positif

Casillas dan Xavi

IKER Casillas dan Xavi Hernandez kemarin menerima Prince of Asturias Award untuk kategori olahraga. Presiden FIFA Sepp Blatter dan pelatih timnas Spanyol Vicente Del Bosque pun menganggap keduanya layak menerima award tersebut. Namun, ada juga yang kurang puas dengan terpilihnya dua pilar timnas Spanyol itu. Komentar miring datang dari bek Barcelona Gerard Pique. Menurut dia, ada satu orang lagi yang juga pantas bersanding dengan Xavi dan Casillas. Dia adalah Carles Puyol. Ya, kapten Barcelona itu, menurut Pique, layak mendapatkannya karena dia juga menjadi bagian dari sukses Spanyol. ”Saya benar-benar tidak paham mengapa Carles Puyol tidak mendapatkannya bersama Xavi dan Iker,” tulis Pique di akun twitter miliknya. “Sama halnya dengan Xavi dan Iker, Puyol mewakili cerita sukses di timnas. Mereka orang-orang pertama yang memulai generasi ini,” terang mantan bek Manchester United itu. Apapun komentar Pique, yang jelas Xavi dan Casillas memang memiliki peran besar dalam menjaga harmonisasi di ruang ganti timnas Spanyol. Mereka mampu melunturkan rivalitas antara para pemain Barcelona dan Real Madrid yang membela La Furia Roja, julukan Spanyol. Dalam beberapa tahun terakhir, el clasico menjadi ajang penuh amarah dan emosi antara kedua tim. Selalu saja ada insiden di dalam lapangan di antara kedua tim. Situasi yang membuat Del Bosque sempat khawatir. Ternyata, mereka mampu melewatinya dengan baik. Para pemain Barcelona dan Real bahu-membahu membawa Spanyol menjuarai Euro 2012. Ketika itu, Puyol absen dari Euro 2012 karena cedera. “Ketenangan di ruang ganti sangat penting. Apalagi dengan tensi persaingan di atas normal. Bagaimana cara kami mengatasi tensi itu yang membawa kami meraih penghargaan ini,” kata Xavi, seperti dikutip Football Espana. Casillas juga tidak ketinggalan memberikan pujian kepada sahabatnya. ”Berulangkali saya katakan, sukses Barca berada di kaki Xavi. Saya selalu menganggapnya sebagai pemain luar biasa, dari akademi yang melahirkan Josep Guardiola dan Ivan De La Pena,” kata Casillas. (ham/bas)

Everton v Liverpool

The Toffees Siap Membalas LIVERPOOL - David Moyes masih sulit melupakan memori kekalahan 0-2 Everton dari Liverpool di Goodison Park musim lalu. Moyes menuding wasit Martin Atkinson sebagai biang kerok hasil negatif tim asuhannya gara-gara mengusir Jack Rodwell sejak menit ke-23. Moyes tentu tidak berharap wasit Andre Marriner melakukan hal yang sama kala Everton menjamu Liverpool malam nanti (siaran langsung Global TV kickoff 20.30 WIB). Bentrok kedua tim bertajuk derby Merseyside ke-219 atau menjadi derby yang paling sering dalam sejarah liga Inggris. “Saya seharusnya tidak membicarakan kejadian setahun lalu. Tapi, saya harap wasit yang memimpin derby membuat keputusan berdasarkan penglihatannya dan tidak berdasarkan suara-suara di sekelilingnya,” kata Moyes hanya menang

empat kali dalam 23 derby Merseyside itu seperti dilansir Club Call. Moyes agak sentimen dengan kartu merah belakangan ini. Apalagi winger Everton Steven Pienaar juga dianggapnya dihukum kartu merah yang tidak sepantasnya kala The Toffees “ sebutan Everton “ ditahan seri 1-1 oleh QPR pekan lalu (21/10). Tapi, Moyes tidak memungkiri apabila panasnya tensi derby Merseyside memang rentan dengan kartu merah. Sejak era Premier League atau mulai musim 1992-1993, derby Merseyside termasuk laga yang paling banyak memunculkan kartu merah (20) ketimbang derby lainnya. Dengan peringkat di klasemen yang lebih baik ketimbang Liverpool, skuad yang lebih solid dibandingkan musim lalu, plus status tuan rumah, Everton seharusnya memiliki kans menang lebih besar.

C

M

Y

K

Hat-trick kalah dalam derby musim lalu juga menjadi pelajaran penting bagi para pemain The Toffees. “Ini kesempatan kami membalas. Kami dalam tren positif sejak awal musim,” sahut kiper Everton Tim Howard kepada Liverpool Echo. Berbeda dengan Everton, Liverpool memang tidak menjalani start liga yang mulus. Pergantian pelatih dari Kenny Dalglish ke Brendan Rodgers memang membutuhkan adaptasi. Apalagi ini akan menjadi derby Merseyside pertama Rodgers. “Perasaan saya sangat bagus (menyongsong derby Merseyside, Red). Ini juga serasa bermain home,” kata Rodgers kepada The Mirror. Kabar positif bagi Rodgers, kiper utama Pepe Reina sudah pulih dari cedera hamstring. Sebagai catatan, Reina mencatat clean sheet dalam dua kali derby di liga musim lalu. (dns)

PALMA -- Kekalahan dari Real memiliki rekor bagus Borussia Dortmund di Liga dalam lawatannya ke Iberostar Champions (25/10) harus di- Stadium, markas Mallorca. lupakan Real Madrid. Mereka Mereka menang empat kali wajib kembali berkonsentrasi dan sekali seri dalam lima pada jornada kesembilan Pri- lawatan terakhir. Tetapi, Real mera Division ketika menan- sedang labil dan performa tang Real Mallorca dini hari Mallorca di kandang cukup nanti (siaran langsung Trans baik musim ini. TV pukul 03.30 WIB). Di sisi lain, Mallorca meniBerkurangnya kekuatan lai inilah kesempatan bagus Real karena cederanya Sami untuk mengatasi Real di IbeKhedira tidak boleh dijadi- rostar. ”Real datang dengan kan alasan. Sekalipun motivasi ekstra dan hasrat sebelumnya krisis di untuk menang. Hanya pertahanan belum tunsatu cara menang atas tas karena cederanya Real, kami harus beAlvaro Arbeloa, Fabio rani menyerang,” kata Coentrao, dan Marcelo, Giovani Dos Santos, pantang bagi mereka Marca. LFP kepada untuk tergelincir. Menurut Dos SanJORNADA # 9 Posisi Real di klasetos, Real sedang termen sementara metekan oleh ambisi mang sudah jauh membaik. mengejar Barcelona. Itu memKini mereka berada pada posisi buat mereka lebih bernafsu keempat dengan 14 poin. Te- menyerang. ”Kami harus tapi, mereka masih tertinggal mengambil keuntungan dengjauh (8 poin) dari rival abadi an banyak ruang yang mereka Barcelona yang berkuasa di tinggalkan saat menyerang,” klasemen sementara. kata Dos Santos. “Kami harusnya tidak kalah Hanya, Mallorca juga kehibegitu banyak pada awal mu- langan banyak pemain vitalnya sim ini, tetapi sekarang kami karena cedera. Mereka tidak harus fokus ke pertandingan. bisa memakai tenaga Antonio Kami masih memiliki bebe- Lopez, Nunes, dan Joao Victor rapa pertandingan di pentas yang sedang dalam perawatan domestik dan Eropa, kami karena cedera lutut. Javie Marharus bangkit dan meme- quez juga bermasalah dengan nangkan semuanya,” kata Jose engkelnya. Mourinho, pelatih Real, seperti Namun, mereka mendapatdilansir ESPN Star. kan suntikan tenaga dengan Tanpa Khedira yang meny- kembalinya Emilio Nsue yang usul cedera, Mourinho akan sebelumnya absen karena mengandalkan Luka Modric di skorsing. ”Apapun kondislini tengah dan Michael Essien nya Real merupakan favorit. kemungkinan akan kembali di Tetapi, kami punya peluang bek kiri. “Arbeloa dan Coentrao mengatasi mereka kali ini,” sudah membaik, tetapi mereka kata Joaqu”n Caparr”s, pelatih belum siap,” jelas Mourinho. Mallorca. (ham)


28

Pontianak Post l Minggu 28 Oktober 2012

+

+

+

+

cmyk

C

m

y

k


29

Pontianak Post l Minggu 28 Oktober 2012

+

+

+

+

cmyk

C

m

y

k


konsultasi

30 * Konsultasi Kulit & Kelamin Pengasuh: Dr Retno Mustikaningsih MKes SpKK Konsultasi: HP: 0818464018 - Poli Kulit dan Kelamin RS Soedarso - Apotek Mitra Jl Jend Urip.

Pengobatan VITILIGO Pertanyaan 1: Ibu dokter yang terhormat, saya laki-laki 34 tahun, bekerja di tambang emas di sungai, sudah tiga tahun ini saya menderita bercak sangat putih tidak bersisik tidak gatal, mula-mula timbul jati-jari kaki dan punggung kaki, setelah itu bertambah pada jari-jari tangan, muka. Mula-mula saya mengira panu lalu saya obati sendiri dengan obat jamur salep dan minum namun tidak ada perbaikan bahkan sekarang bertambah banyak menyebar pada dada dan perut. Saya pernah mendengar mitos bahwa itu penyakit kutukan dan berbahaya.Penyakit ini disebabkan karena apa? Adakah orang yang sakit seperti saya bu? Benarkah itu bu dan dapatkah penyakit saya disembuhkan karena saya menjadi minder bu?(Sukroni, sambas) Pertanyaan 2: Ibu dokter saya seorang wanita 25 tahun, sudah 5 tahun ini bekerja sebagai tukang cuci di laundry. Sejak 1 tahun terdapat bercak sangat putih di jari-jari tangan dan di punggung tangan, tidak terasa gatal, maupun pedih. Mula-mula saya kira alergi sabun sehingga saya minum ctm dan salf gatal dari apotek ternyata tidak sembuh bahkan sekarang menyebar juga pada wajah saya. Saya sangat stres karena kondisis ini dan saya sudah saya obatkan ke berbagai tempat baik yang medis mapun non medis namun tidak ada hasil. Apa nama penyakit saya ini? Serta bagaimana mengobatinya? Karena saya sudah berbagai pengobatan tidak berhasil. Bu dokter apakah penyakit saya ini dan dapatkah disembuhkan karena bercak putih itu terkena di wbelum menikahajah dan saya? (Ceca, Pontianak) Jawaban: Saudara Sukroni dan Ceca yang terhormat, keluhan anda berdua sama hanya tempatnya yang bebeda. Berdasarkan keluhan berupa bercak putih seperti salju tanpa disertai sisik atau dikenal sebagai makula depigmentasi berbatas tegas yang tidak disertai rasa gatal maupun pedih itu adalah penyakit vitiligo. Vitiligo dapat memicu masalah psikososial bagi penderitanya, hal itu berkaitan dengan dengan anggapan negatif sebagian masyarakat terhadaap penderita penyakit ini misalnya dianggap penyakit akibat mencari kekayaan dengan bantuan roh halus (pesugihan) selain itu juga secara estetika sangan mengganggu penampilan terlebih bila kelainan kulit tersebut terdapat di area terbuka seperti muka, leher, dan tangan. Vitiligo merupakan kelainan kulit akibat hilangnya melanosit pada epidermis dan membrana mukosa. Prevalensi diperkirakan berkisar 0,36%-2%, terutama menyerang ras kulit berwarna. Vitiligo dapat terjadi pada bagian tubuh manapun, namun yang tersering terdapat pada muka, sendi, tangan, kaki. Sekitar 29% kasus beronset sebelum penderita berumur 20 tahun, dengan demikian dapat juga menyerang anak-anak seperti putri ibu Cecilia. Penyebab timbulnya vitiligo tidak dapat diketahui dengan pasti, namun ada dua katagori utama penyebab vitiligo yaitu disfungsi melanosit intrinsik dan proses autoimun yang menyebabkan kerusakan melanosit. Saudara Sukroni, untuk penyakit vitiligo sendiri tidak berbahaya, namun penyakit ini kadang muncul akibat penyakit autoimun dan penyakit lain seperti, pernyakit tiroid, diabetes melitus, anemia pernisiosa, penyakit Addison, sindrom insufisiensi multiglandular, multipel mieloma., dermatitis kontak alergi terhadap bahan tertentu sehingga sebaiknya dilakukan pelacakan untuk penyakit seperti yang tersebut di atas. Selain beberapa penyakit autoimun di atas penyakit vitiligo dapat juga akibat pemakaian bahan pemutih maupun bahan kimia yang bersifat menghilangkan pigmen dalam pemakaian jangka panjang. Saudara Sukroni yang bekerja sebagai penambang emas di sungai sering kontak dengan air raksa baik yang sudah masuk dalam air sungai maupun tidak itu dapat merupakan salah satu faktor timbulnya vitililigo. Saudari Ceca pekerjaan anda tentunya sering berhubungan dengan bahan pemutih baju hal ini juga berpengaruh terhadap timbulnya vitiligo. Perjalanan penyakit vitiligo seringkali tidak dapat diramalkan dan sangat individual. Terkadang statis, kadang juga menunjukkan perluasan yang lambat, dan adapula yang meluas dengan sangat cepat. Bahkan adalanya vitiligo dapat mengalami repigmentasi spontan walaupun tidak mencapai 100%. Prinsip pengobatan penyakit vitiligo adalah repigmentasi yaitu mengembalikan pigmen yang hilang pada kulit yang menjadi putih tersebut. Berbagai macam pilihan terapi untuk repigmentasi vitiligo: kortikosteroid topikal maupun sistemik, obat-obat golongan takrolimus, pimekrolimus, juga dengan teknik penyinaran seperti PUVA dan PUVASol, UVB. Pengobatan yang lain dapat dilakukan berbagai macam terapi bedah seperti suction blister grafting (SBG), kultur melanosit, maupun grafting Saudara Sukroni dan Ceca untuk penatalaksanaan lebih lanjut silakan datang ke Rumah sakit. Demikianlah penjelasan saya, bila kurang jelas atau diantara para pembaca ada yang ingin bertanya tentang masalah kulit dan kelamin dapat menghubungi:hp 0818464018 atau pontianak post atau poli Kulit dan Kelamin RS Soedarso, RS Antonius atau apotek Mitra jl Jend Urip.*

Konsultasi Kesehatan

Jiwa

Kerja sama Pontianak Post dan Rumah Sakit Khusus Kalbar. Surat : RSK Kalbar Jalan Alianyang No. 01 Pontianak. Hotline service : 0812 569 17000 email : rskpropkalbar@gmail.com

Tanya: Bapak ibu di rumah sakit Jiwa. Saya dulu pernah masuk rawat RSJ. Sekarang sudah sembuh. Belakangan ini saya kadang suka gelisah, khawatir saya kambuh lagi dan sakitnya jadi selamanya. Kalau sudah begitu saya jadi takut, Saya memang setiap bulan konsul dokter dan saya teratur minum obat, karena saya takut kambuh lagi. Bagaimana ya cara menghilangkan kekhawatiran saya itu? Karena kalau lagi khawatir sepertinya ada lagi dorongan untuk melakukan sesuatu yang tidak wajar, seperti ada dorongan dalam hati saya untuk memukul orang lain. Tapi masih dapat saya tahan, dengan cara berjalanjalan di sekitar rumah, dorongan itu hilang namun nanti kadang muncul lagi kalau saya khawatir kembali. Terima kasih atas jawabannya. Fe, di Pontianak, 081257234xxx Jawab: Sdr Fe ditempat, kami turut

senang bahwa anda sudah sembuh. Bagaimanapun juga itu sebuah kerunia yang besar dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Sebagian saudara-saudara kita yang lain, yang pernah rawat inap di RSJ/RSK masih belum dapat beraktivitas sempurna karena kondisi mental mereka yang belum stabil. Sementara anda, nampaknya sudah dapat beraktivitas normal, bahkan kalau kami cermati apa yang anda utarakan, anda pun mampu mengendalikan dorongan halusinasi dari dalam diri dengan terapi aktivitas sebagaimana yang disarankan oleh perawat RSK itu. Mengenai perasaan khawatir, pada dasarnya sangat manusiawi. Setiap manusia pasti punyai perasaan khawatir. Khawatir sakit, khawatir terkena musibah, rugi dalam usaha, dan lain sebagainya. Terlebih lagi bagi seseorang yang pernah rawat inap di sebuah rumah sakit, kekhawatiran akan kambuhnya penyakit yang diderita memang menjadi suatu hal yang dapat

Konsultasi Kesehatan Reproduksi Pengasuh : Dr. Ali Fuchih Siauw, M.Repro, Sp.And Konsultasi : Kharitas Bhakti Medical Centre Jl. Siam - Pontianak. Telp. 083151142678

Cemas karena Masturbasi Tanya: Yth, dr. Ali. Dokter, saya NN di Singkawang umur 17 tahun belum nikah, baru punya cowok, saya minta informasi dok. Sejak saya berumur 11 tahun ketika saya mulai dapat mens, gairah seks saya sangat meningkat sehingga saya sering sekali melakukan gesekan pada kemaluan saya dengan menggunakan bantal atau boneka yang lembut dan sejak 3 tahun terakhir saya melakukan masturbasi dengan tangan saya. Belakangan ini setelah saya punya pacar saya selalu ingin pacar saya melakukan gesekan tangannya pada kemaluan saya tetapi sampai sekarang saya belum pernah melakukan hubungan seks. Saya menikmati cara masturbasi ini dok, tetapi saya selalu merasa takut dan cemas setiap kali setelah melakukannya dok. Saya khawatir apakah perilaku ini adalah suatu kelainan jiwa dan apakah gairah seks pria sama dengan wanita? Bagaimana cara mengatasi keinginan seks yang mengebugebu dan apakah akan berbahaya untuk kesehatan dan

apakah bisa kena penyakit kelamin? Mohon dijawab ya dokter dan terima kasih atas perhatiannya. NN, Pontianak Jawab: Setiap orang baik pria maupun wanita yang normal mempunyai gairah seksual/libido karena adanya pengaruh dari hormon pertumbuhan dan hormon seks, salah satunya yaitu androgen dan hormon ini meningkat produksinya pada saat menarch (pertama kali menstruasi/datang bulan) pada wanita dan saat puber pada pria, sehingga gairah seks setiap orang tidak akan sama karena tergantung kadar hormon dan kesehatan tubuhnya. Karena adanya dorongan seks maka timbul bangkitan seksual dimana terjadi perasaan ingin menikmati kenikmatan seks yang mana pada pria ditandai dengan mulai terjadi ereksi dan sedikit keluar cairan bening pada saluran dipenisnya sedangkan pada wanita ditandai dengan mulai keluarnya cairan yang banyak pada dinding bagian

Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012

Gelisah Khawatir Sakit Selamanya

menggelisahkan. Namun kita bisa cerdas menghadapinya. Maksudnya, kita bisa memenej sedemikian rupa, baik dengan kekuatan pikiran maupun dengan komunikasi verbal. Anda punya riwayat penyakit yang   memang bisa menimbulkan kekhawatiran. Masalah kekhawatirannya jelas, yakni khawatir kambuh lagi dan menjadi sakit selamanya. Kekuatan pikiran anda sebenarnya bisa melihat penyebab kekhawatiran tersebut secara jernih. dalam vagina sehingga vagina menjadi basah dan siap untuk melakukan aktivitas seksual. Untuk menuntaskan kepuasan seksual/kenikmatan seks/orgasme maka dapat melakukan hubungan seksual atau dengan cara masturbasi/ onani. Masturbasi/onani jika dipandang dari sudut kesehatan tidak menimbulkan pengaruh buruk terhadap kesehatan, hanya saja jika melakukan masturbasi yang tidak sehat yaitu dengan menggunakan alat-alat yang kasar dan dimasukkan kedalam kemaluannya, juga tidak menjaga kebersihan (baik mecuci tangan ataupun menjaga kebersihan alat kelaminnya) dapat menimbulkan penyakit kelamin seperti infeksi, misalnya pada wanita dapat timbul keputihan yang berbau, gatal dan nyeri di kelamin. Sedangkan karena faktor psikis/kejiwaan yang sangat dipengaruhi oleh norma keagamaan dapat menimbulkan rasa bersalah, cemas, waswas, takut dan lain-lain yang mana jika tidak pernah memahaminya lama kelamaan dapat mempengaruhi kehidupan seksual seseorang. Untuk mengatasi keinginan anda yang mengebu-gebu tersebut maka anda harus memperbanyak kegiatan/ kesibukkan lain seperti belajar, bekerja bersama temanteman dan usahakan jangan sering menyendiri sehingga dapat mengalihkan pikiran dan perasaan serta keinginannya. Terima kasih, semoga bermanfaat untuk anda. (*)

Cobalah berpikir sejenak, bukankah anda telah melewati masa yang panjang dalam kondisi sembuh dari sakit, toh perasaan gelisah kan baru muncul belakangan. Jadi mengapa harus khawatir akan kambuh dan sakit selamanya, buktinya anda telah berhasil melewati hari yang panjang dengan kesembuhan. Nah pikiran seperti itu coba ditekankan dalam diri anda, sampai anda merasa percaya dan yakin, anda akan terus bertahan dalam

kesembuhan. Kemudian bantu dengan cara verbal. Seperti ketika muncul rasa khawatir kambuh dan sakit selamanya, maka ucapkan saja kebalikannya: sembuh selamanya, bisa anda ucapkan di dalam hati, atau untuk lebih meyakinkan ucapkan saja dilisan, tidak masalah dengan suara sedikit keras dan tegas. Termasuk ketika muncul dorongan untuk melakukan hal yang tidak benar seperti menyuruh untuk memukul orang lain, anda bisa katakan: tidak benar. Aktivitas memang sangat penting. Dilakukan tidak hanya ketika perasaan khawatir/ gelisah muncul, namun sebaiknya anda  punya suatu kegiatan rutin. Bisa kerja, aktivitas rumah tangga, olah raga rutin, membersihkan halaman, dan lain-lain. Banyak pilihan dalam hal ini, yang penting positif dan bermanfaat. Terakhir, konsultasi tetap harus rutin, termasuk meminum obat sesuai anjuran dokter, agar kondisi kesembuhan anda langgeng terpelihara dan dipertahankan. Ok Sdr Fe semoga bermanfaat.  (*)

Konsultasi Gigi Pengasuh :

drg. Multi Juto Bhatarrendro

Praktik:

- Jl Komyos Sudarso. - Telp. 08152201598

Gigi Ngilu Makan Pedas

Tanya: Dokter, gigi saya terutama geraham kalau habis makan yang super pedas biasanya ngilu semua. kenapa ya?Saya juga ada kebiasaan dari kecil kalau minum es teh, sirup, dst begitu habis suka ngunyahngunyah es batunya tapi tidak pernah linu. Kok malah kena yang pedas linu ya? ASD, Senakin Jawab: Kalau dari masalah yang anda alami dari kebiasaan anda yang suka mengunyah es batu, bisa saja menyebabkan gigi geraham anda mengalami ‘keausan’ jadi bisa saja

secara anatomis gigi anda sedikit rusak, ada bagian-bagian tertentu dari gigi tersebut yang rusak. Dengan kondisi ini memang sekilas, tidak menyebabkan kedaan patologis atau maksudnya keadaan yang sakit parah. Namun keadaan ini menyebabkan penurunan fungsi dari gigi t e r s ebu t t e rha d ap fungsi pengunyahan. Bila dibiarkan terus menerus, tentu saja tidak hanya rasa pedas yang akan membuat gigi anda terasa ngilu, bisa saja dengan sensasi rasa lain ataupun pertambahan pada aktivitas tertentu, misalnya saat bicara. Jadi saran saya ya segera diperiksakan saja giginya ke dokter gigi terdekat. Seandainya memang ada keadaan yg tidak normal dari kondisi anatomis gigi tersebut, bisa dilakukan perawatan penambalan gigi bila gigi banyak mengalami pelunakan pada dentinnya, atau dilakukan restorasi yang lebih baik lagi seperti pembuatan mahkota dari logam atau dengan istilah uplay/onlay. Terimakasih. (*)

Peringatan Bulan Peduli Kanker Payudara

Kehilangan Organ Sensitif, Perempuan Kian Sensitif Kanker payudara merupakan momok bagi perempuan. Sebab, selain kehilangan organ paling sensitif, penderita akan mengalami kesakitan. Meski demikian, masih terbentang lebar harapan bagi perempuan yang berhasil melewatinya. MUNCULNYA benjolan di payudara merupakan salah satu pertanda kanker. Selain itu, ada beberapa tanda lain yang harus diwaspadai. Yakni, puting payudara kanan dan kiri tidak simetris dan muncul warna merah atau mengerut seperti kulit jeruk di kulit payudara. Gejala lainnya, keluar cairan dari puting payudara. ’’Segera periksa. Banyak pasien kanker yang berobat sudah masuk stadium tiga dan empat yang parah,’’ terang dr Heru Purwanto SpBOnk(K). Dia menjelaskan, salah satu prinsip pengobatan kanker payudara adalah mengangkat jaringan tempat sel kanker hidup. Jangan sampai sel kanker itu berkembang biak. Bahkan, bila sesuai dengan indikasi, ada kalanya dokter menyarankan untuk mengambil ovariumnya. Mengapa indung telur (ovarium) juga dibuang? Menurut dr Didi Dewanto SpOG, ovarium adalah pabrik hormon estrogen. Jika

tak diangkat, ia berpotensi memunculkan kekambuhan kanker. Dengan pertimbangan tertentu, dokter bisa memutuskan mengangkat ovarium. ’’Namun, tidak semua penderita kanker payudara akan diambil ovariumnya. Saya tegaskan, tetap sesuai indikasi medis,’’ terangnya. Jika pabrik estrogen dibuang, pasien yang tergolong muda akan mengalami kemandulan, bahkan berujung menopause dini. Hal tersebut akan menimbulkan keluhan baru. Sebab, payudara yang menjadi simbol ke perempuannya diambil dan ovariumnya diangkat. Artinya, pasien tidak mengalami menstruasi tiap bulan. Selain itu, terjadi penurunan gairah seksual. Kalaupun berhubungan seksual, dia lebih rentan merasa kesakitan. Sebab, lubrikasi pada vagina lebih minim. ’’Pasien tak mungkin diberi terapi sulih hormon. Sebab, kandungan terapi tersebut terdapat estrogennya. Ini riskan memicu kekambuhan kanker. Hanya, terapi pemberian gel sebagai pengganti lubrikan dan multivitamin,’’ papar spesialis kebidanan dan kandungan dari RS Husada Utama, Surabaya, itu. Kondisi-kondisi tersebut tentu perlu diketahui dan dipa-

hami betul oleh suami pasien. Sebab, kanker payudara dan kondisi yang menyertainya akan memperpanjang daftar pasien kanker yang depresi. Menurut dr Agustina Konginan SpKJ, hampir 50 persen penderita kanker selalu mengalami depresi. Bila diabaikan, tak jarang penderita mengeluh ingin bunuh diri. Banyak pemicunya. ’’Pertama, rasa nyeri tak tertahankan dan terusmenerus, membuat pasien kanker jadi depresi. Istilahnya, sudah putus asa dengan masa depannya,’’ ungkapnya. Depresi juga muncul karena hilangnya kepercayaan diri. Agustina mengatakan, kanker merusak citra diri si pasien. Akibatnya, penderita

yang semula ekstrovert bisa berubah menjadi introvert. Dia lebih banyak menyendiri di rumah tanpa mau bergaul dengan keluarga dan temantemannya. Ada pula depresi yang disebabkan penderita tak siap meninggalkan kehidupan duniawinya. Sebab, penderita merasa punya banyak ’’tang gungan’’ yang belum diselesaikan. Misalnya, anak-anaknya yang belum dewasa. Anggota tim pusat pengembangan paliatif dan bebas nyeri RSUD dr Soetomo/FK Unair tersebut tidak sepakat dengan anggapan bahwa depresi pada pengidap kanker itu wajar. Sebab, lanjutan dari anggapan tersebut adalah penderita tak perlu konsultasi ke psikiater.

’’Ini anggapan yang salah. Pasien harus diobati, baik secara mental dan fisiknya,’’ jelasnya. Di sinilah pentingnya dukungan dari keluarga, terutama suami dan anak-anaknya. Suami juga harus tahu penyakit kanker, penyebab, dan terapinya. Dengan begitu, dia berempati kepada istrinya. ’’Suaminya juga membutuhkan psikoterapi,’’ jelas dr Erikavitri SpKJ. Dari psikioterapi tersebut, akan diketahui pan dangannya terhadap kanker dan harapanharapannya pada pasien. ’’Dukungan suami penting bagi istri. Itu menjadi spirit tersendiri bagi istri,’’ tutur psikiater dari RSUD dr Soetomo tersebut .(ai/nda)


Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012

Kepemimpinan yang Sejati Yesus memiliki semua kualifikasi sebagai seorang pemimpin sejati. Tulisan ini tak bermaksud mempresentasikan semua kualifikasi tersebut. Hanya beberapa aspek kepemimpinan Yesus yang dipaparkan, antara lain: motivasi, mengasihi dan melayani. D a l a m b u ku n y a tentang Alih Generasi dan Kepemimpinan Dalam Garis Firman Allah Pdt. DR. Petrus Octavianus menguraikan ketiga hal tersebut : Pertama : Mo t i v a s i , Ap a k a h motivasi kepemimpinan Yesus? Menurut Alkitab, motivasi kepemimpinan Yesus Oleh: adalah untuk menyaPdt. Nico P. Gading, M.Th takan ketaatanNya k e p a d a B a p a Ny a . Untuk mengemban dan melaksanakan kehendak Allah. Untuk mencerminkan kepemimpinan dan otoritas Allah. Yesus pernah berkata, makananKu ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaanNya (Yohanes 4:34), Bukan kehendakKu, melainkan kehendakMu jadilah. Tentang hal itu, Thomas Torrance mengatakan, bahwa Yesus sudah memenuhi misiNya dengan wibawa. Dia tidak pernah melakukan sesuatu atas kehendak pribadiNya, tetapi Dia selalu bertindak menuruti kehendak, misi dan firman Allah , karena Allah yang sudah mengutusNya. Me nu r u t E k a Da r mapu t ra, m o t i va s i kepemimpinan Yesus bersifat God-oriented, Artinya tertuju, terarah serta terfokus kepada Allah. Karena God-oriented inilah, maka implikasinya, motivasi kepemimpinan Yesus juga bersifat others-oriented, artinya tertuju, terarah dan terfokus kepada orang lain, dapat dibandingkan dengan Yohanes 3:16. Kedua, mengasihi. Dalam bahasa Yunani dikenal beberapa peengertian tentang kata kasih, yaitu philia (kasih terhadap kawan), eros (kasih terhadap lawan jenis), storge (kasih terhadap keluarga) dan Agape (kasih Ilahi). Kasih Agape digunakan untuk manjelaskan kasih Ilahi, kasih yang rela menyerahkan diriNya sendiri bagi manusia. Dengan mengurbankan DiriNya di atas kayu salib karena dosa umat manusia, Yesus sudah mengungkapkan betapa dalam kasihNya. Melalui kasih Agape inilah Allah sudah menyatakan kasihNya kepada dunia dengan mengurbankan AnakNya yang tunggal untuk menyelamatkan dunia (Yohanes 3:16). Yesus menyembuhkan orang sakit, melepaskan orang banyak dari ikatan kuasa kegelapan, membangkitkan orang mati, itu semua karena Dia mengasihi mereka. Ketiga: Melayani, konsep kepemimpinan Kristiani bertumpu pada konsep kepemimpinan yang menghamba, kepemimpinan yang melayani! Siapa yang melayani dia yang memimpin. Yesus mengajarkan suatu gaya kepemimpinan Kristen yang efektif, yang sama sekali baru, yang belum pernah ada sebelumnya. Ia menyatakan perbendaan antara pemimpin yang lama dengan pemimpin yang baru itu dalam arti sebagai berikut; Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: Kamu tahu bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu, barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. Karena Anak Manusia juga dating bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang. Dalam paradigma Yesus, melayani sama sekali tidak merendahkan martabat. Sebaliknya, justru di situlah terletak kehormatan seseorang. Sebab tidak ada yang lebih mulia daripada kerendahan hati dan penyangkalan diri. Oswald Sanders mengatakan; Kebesaran sejati, kepemimpinan sejati, dicapai bukan dengan cara menurunkan orang-orang untuk melayani kita, melainkan dengan memberikan diri sendiri untuk melayani mereka tanpa mempedulikan diri sendiri. Dan ini tidak dapat dilakukan tanpa pengorbanan. Ini termasuk minum cawan yang pahit dan mengalami penderitaan yang penuh rasa sakit. Pemimpin rohani yang sejati senantiasa lebih memperhatikan pelayanan yang dilakukannya untuk Tuhan dan sesamanya, daripada memikirkan keuntungan dan kesenangan yang dapat diperolehnya dalam hidup. Ia bertujuan untuk memberikan lebih banyak ke dalam hidup daripada yang diambilnya dalam hidup ini. Tugas para pemimpin rohani adalah melayani. Dan yang mereka layani bukan kepentingan diri sendiri, melainkan kepentingan orang lain. Dengan demikian prinsip sederhana ini mengeluarkan pemimpin itu dari individualisme yang berlebihan. Benar apa yang dikatakan John Stott; dengan melayani orang lain, kita diam-diam mengakui harkat orang selaku manusia. Selain itu tugas dan kewajiban kita untuk selalu mendoakan para pemimpin, sehingga mereka juga dapat melaksanakan tugas yang diamanahkan kepada mereka dengan bersungguh-sungguh, dan bertanggung jawab demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh umat manusia. Jadilah sebagai seorang pemimpin yang melayani. (*)

Kitab

31

Iman Mendatangkan Keselamatan Pa r a s a u d a r a k u y a n g terkasih dalam Kristus. Dalam injil Markus 10:46-52 diceritakan bagaimana Bartimeus meminta supaya Yesus menyembuhkannya dari buta yang dideritanya, dan juga dikisahkan bagaimana tanggapan Yesus atas permintaan Bartimeus. Bartimeus orang buta itu ketika mendengar Yesus lewat ia berseru kepada Yesus “Yesus anak Daud kasihanilah aku”. Tentu bukan tanpa alasan mengapa Bartimeus spontanitas berteriak kepada Yesus ketika mendengar Ia lewat. Keberanian Bartimeus berteriak supaya Yesus mengasihi dia karena ia sadar bahwa saat itu ia tidak berdaya dan butuh

bantuan. Di samping itu ia juga percaya betul bahwa Yesus adalah orang yang mampu membebaskan dia dari ketidak berdayaannya karena butanya tersebut. Karena keyakinan imannya bahwa Yesus adalah orang yang mampu menyembuhkannya maka semakin dilarang untuk berteriak, ia malah semakin keras memanggil Yesus. Para saudara, karena keyakinan iman yang ditunjukan oleh Bartimeus bahwa Yesus bisa menyembuhkan dia maka Yesus tidak mengabaikan teriakan Bartimeus. Yesus kemudian menyuruh orang-orang yang ada di situ saat itu untuk

Oleh Fr. Rusli memanggil Bartimeus. Setelah Bartimeus menghampiri Yesus maka bertanyalah Yesus kepadanya “apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu? Bartimeus hanya menjawab “Rabuni, supaya aku bisa melihat”. Mendengar permintaan Bartimeus Yesus hanya mengatakan “pergilah imanmu telah menyelamatkan engkau”. Dan pada saat itu melihatlah dia. Para saudara bagaimanakah dengan kita…..? Bukan tidak mungkin bahwa kita pun adalah orang yang “buta”. Secara

fisik barangkali kita tidak buta tetapi hati kita yang buta. Korupsi, perampasan terhadap hak orang yang lemah, adalah bentuk kebutaan hati kita. Karena kebutaan hati maka seringkali kita tidak menyadari kehadiran sesama kita. Kita tidak mampu memberi perhatian terhadap mereka khususnya mereka yang menderita dan butuh bantuaan. Yang ada malah terkadang kita menindas dan memeras mereka lewat tindakan-tindakan kita. Kita tidak lagi mampu menyadari bahwa mereka adalah saudara kita yang harus kita perhataikan. Inilah akibat dari kebutaan hati kita. Nah para saudara sadarkah

kita akan kebutaan kita itu? Dan maukah kita disembuhkan dari kebutaan itu? Kalau kita mau disembuhkan dari kebutaan yang kita alami maka marilah datang kepada Yesus karena hanya Dia yang mampu menyembuhkan kita. Dan penyembuhan dari Yesus itulah yang akan mendatangkan keselamatan bagi kita, khususnya bagi kita yang percaya kepada-Nya. Apa gunanya kita memperoleh seluruh dunia tetapi kita kehilangan hidup yang kekal…..? Bukan keselamatan di dunia yang kita inginkan tetapi keselamatan kekallah yang kita harapkan dan kita nantikan supaya Yesus berikan kepada kita. Amin. (*)

Tat Twam Asi Om Swastyastu. Pada masa s ekarang ini u mat manusia lebih cenderung untuk mencari perbedaan yang ada dan setiap orang cenderung memihak kepada yang lebih berkuasa dan akan mengucilkan atau pun mengasingkan pihak yang memiliki kekurangan, sehingga hal ini dapat menyebabkan terjadinya perpecahan dan permusuhan. Sebagai umat Hindu yang yakin akan adanya persamaan diantara semua mahluk ciptaan Tuhan, di mana kita menyebutnya sebagai ajaran Tat Twam Asi yang berarti bahwa Itu adalah Ia. Jika kita memahami kembali ajaran Tat Twam Asi ini, dimana ajaran ini memberikan kejelasan kepada kita tantang Aku adalah Kamu, namun bukan berarti bahwa istrimu adalah istriku. Tat Twam Asi ini mengajarkan kepada kita bahwa semua yang ada didunia ini adalah satu, maksudnya adalah se-

mua yang ada di dunia ini berasal dari yang Satu/ Esa. Ajaran ini juga mengajarkan kepada kita bagaimana cara kita untuk menolong diri kita sendiri. Jika kita memberi makna pada Tat Twam Asi itu sebagai aku adalah kamu maka pahamilah dengan cara yang positif. Mi s a l n ya d e n ga n m e m berikan pemahaman bahwa penderitaan yang diderita oleh orang lain adalah juga penderitaan bagi kita dan kebahagiaan yang dirasakan oleh orang lain adalah kebahagiaan yang patut untuk kita rasakan pula. Hal ini dapat pula menimbulkan pemikiran bahwa jika kita berbuat baik dan menolong orang lain, itu berarti bahwa kita berbuat baik untuk diri kita sendiri dan juga menolong diri kita sendiri. Dengan demikian maka kita akan mampu untuk menghil-

Oleh I Made Murdiasa, S.Ag angkan atau paling tidak kita mampu untuk mengendalikan rasa benci, irihati dan ego serta berbagai perasaan buruk lainnya yang akan membawa kita pada jurang pemisah atau pun perbedaan yang lebih jauh. Ajaran Tat Twam Asi ini sangatlah baik jika setiap individu mampu untuk menerapkannya atau paling tidak berusaha untuk menanamkan pada diri bahwa semua yang ada di dunia ini adalah sama, karena tidak ada perbedaan status kita dihadapan Tuhan, namun yang ada adalah perbedaan karma kita. Karma yang kita perbuat akan memberikan hasil yang sudah tentu akan kita nikmati, apakah itu sekarang atau pun nanti, karena kita meyakini

hal ini, maka pada kehidupan sekarang ini sudah sepatutnyalah kita menanam karma baik yang akan kita jadikan bekal pada kelahiran kita di kehidupan mendatang, salah satu cara untuk berkar ma baik itu adalah dengan menghilangkan perbedaan diantara kita, baik itu perbedaan ekonomi, derajat dan yang lainnya, karena hal itu tidak akan membawa kita pada kehidupan yang lebih baik, namun sebaliknya kita mencari persamaan yang ada yaitu dengan meyakini bahwa kita berasal dari sumber yang sama yaitu Tuhan yang Esa dan kita berusaha sekeras mungkin untuk menerapkan ajaran Tat Twam Asi hingga pada akhirnya kita mampu menghilang pandangan perbedaan dan melihat mahluk ciptaan yang lainnya adalah sama. Dengan demikian walaupun bentuk fisik kita berbeda na-

mun yang hidup di dalamnya adalah sama, karena fisik kita ini dibentuk oleh karma yang kita perbuat sendiri sehingga menimbulkan perbedaan sementara jiwa ataupun atma yang menjiwai semua mahluk adalah sama yaitu bersumber dari Hyang Widhi, dan persamaan itulah yang hendaknya kita cari dalam perbedaan bentuk luar ataupun fisik. Yang perlu kita tekankan adalah ajaran Tat Twam Asi ini memberikan tuntunan kepada kita untuk saling mengasihi dan saling mengenal satu dengan yang lainnya sehingga kita mampu mencapai tingkat yang lebih tinggi dan pada akhirnya bisa bersatu kembali pada asalNya, karena sebelum kita mampu menemukan persamaan dalam perbedaan ataupun menemukan yang satu dalam yang banyak maka kita tidak akan pernah bisa untuk kembali ke asal/moksa. (*)

Mengenal Ajaran Zen Aliran Buddha Mahayana, muncul sebagai akibat kunjungan seorang spiritual agung dari India yang bernama “ Bodhidharma”. Bodhidharma datang di Kanton (Guang Dong) pada tahun 520 Masehi. Chan adalah terjemahan dari istilah Sanskerta DHYANA, yang berarti meditasi. Dengan demikian, Aliran Buddha Chan mengisyaratkan para pengikutnya untuk mempraktikkan meditasi. Orang menjadi percaya bahwa praktik ini sangat mirip dengan praktik Tanah Suci. Praktik Tanah Suci juga menyingkirkan pengetahuan intelektual, serta mengajarkan para umatnya untuk berkeyakinan penuh terhadap Buddha Amitabha untuk memperoleh keselamatan. Bagi para pengikut Aliran Buddha Chan bahwa keselamatan bukanlah “JALAN MUDAH”. Pengikut Buddha Chan mempercayai bahwa keselamatan tidak bergantung pada Buddha. Kedua tradisi ini tumbuh subur di kalangan masyarakat Tionghoa maupun orang Jepang pada abad ke-12. Di Jepang aliran Buddha Chan dikenal sebagai aliran Buddha Zen. Berbicara tentang konsep ajaran “Zen”

­­­ Seorang anak kecil berdiri ditepi jalan raya melambailambaikan tangannya, dengan maksud menyetopkan kendaraan yang lewat hilir mudik, tapi sudah sekian waktu, entah sudah berapa mobil yang lewat, tiada satupun yang mengacuhkannya. Akhirnya saking kesal berbau putus asa. Si anak menjumput batu melempar mobil yang lewat. Mobil yang kena lemparan si anak kebetulan adalah mobil baru si anu yang belum seminggu dibeli, tentu saja sianu menjadi kaget ketika mobil barunya dilempar batu. Seketika si anu menghentikan mobilnya, lalu turun untuk memeriksa. Begitu melihat mobil barunya penyok karena lemaparan batu tadi, segera dengan berapi-api penuh kemarahan menghampiri si anak kecil, sambil membentak: Kenapa kau lempar mobilku dengan

tidak lepas dari tokoh besar spiritual yaitu Bodhidharma (470-543 Masehi). Ia dikenal sebagai sesepuh yang ke-28 dari Spiritual Buddha, sekaligus sebagai sesepuh pertama dari agama Buddha aliran “Chan”, tradisi yang didirikannya di Tiongkok. Ajarannya diwariskan turun-temurun dengan apa yang dikenal sebagai “TRANSMISI BATIN/PEWARISAN BATIN” terhadap sejumlah sesepuh. Salah satu sesepuh yang paling terkenal adalah HUI NENG (637-713 Masehi), yang merupakan sesepuh atau patrit ke enam dari spiritual Buddha. Ketika dalam perjalannya sampai ke Tiongkok, Bodhidharma dipanggil untuk menghadap ke istana oleh Kaisar WU DI dari Dinasti Liang yang merupakan sosok penganut Buddha yang penuh semangat. Karena kebanggaanya atas pengetahuan Buddha Dharma serta sumbangsih yang telah diberikannya kepada Sangha. Kemudian, ia bertanya kepada Spiritual dimaksud, “seberapa banyak jasa kebajikan yang telah diperolehnya?”. Jawaban Sang Spiritual “Tidak ada jasa kebaji-

Oleh

Saiman, S.S kan apa pun”. Jawaban yang mengejutkan bagi kaisar. Kaisar sering mendengarkan ajaran dari para guru terkenal yang menyebutkan bahwa , “jika berbuat baik, Engkau akan menerima kebaikan. Jika berbuat buruk, Engkau akan menerima keburukan. Hukum Karma tak berubah, akibat timbul dari penyebab laksana bayang-bayang mengikuti bendanya’. Namun sekarang sang spiritual tersebut menyatakan bahwa Kaisar belum memperoleh jasa kebajikan apa pun. Kaisar merasa sangat kebingungan. Mengapa Sang Spiritual menjawab

seperti itu? Jawab-Nya “ bahwa jika seseorang melakukan perbuatan baik dengan niat untuk memperoleh jasa kebajikan bagi dirinya sendiri, itu bukan praktik Buddha Dharma. Namun lebih untuk memuaskan egonya sendiri ataupun meningkatkan kesejahteraannya sendiri. Sebagai guru Zen, ia tidak berkata banyak. Karena itu, ia hanya menjawab, “Tidak ada jasa kebajikan apa pun”. Karena merasa terkejut, Kaisar menanyakan pertanyaan berikutnya, “Lalu, apa inti Buddha Dharma itu?” Bodhidharma segera menjawab. “Kekosongan di manamana, tiada inti apa pun”. Jawaban ini membuat Kaisar tertegun karena ia tak mampu memahami makna yang mendalam dari istilah “Tiada inti apa pun” dalam ajaran Buddha. Para guru lainnya telah bersusah-payah menjelaskan bahwa inti ajaran Buddha Dharma terkandung dalam doktrin-doktrin seperti Hukum Sebab Akibat (Hukum Karma), Empat Kebenaran Mulia, Cita-cita Bodhisatwa, dan sebagainya. Namun orang yang dianggapnya sebagai sosok spiritual

agung Buddha Dharma ini hanya menyatakan bahwa “tidak ada inti apa pun” Lalu Kaisar menanyakan pertanyaannya yang terakhir, “Karena Engkau menyatakan bahwa dalam Buddha Dharma semua hal tidak memiliki inti, lalu siapakah yang tengah berbicara di hadapanku saat ini?” Bodhidharma menjawab, “Saya tidak tahu”. Sang Kaisar sangat terkejut, karena ia tidak mampu memahami maksud Bodhidharma. Dengan penuh kebingungan, Kaisar lalu menyuruh sang spiritual pergi dari istana. Setelah itu, Bodhidharma menyendiri , merenung, “Karena sesosok ahli yang terpelajar dan hebat seperti Kaisar pun tidak mampu memahami apa yang tengah disampaikan, mungkin kondisinya belum matang bagiku untuk mengajar......” Ia menyendiri di sebuah gua di Biara Shao Lin (Shao Lin Si). Di sana, ia duduk dalam perenungan yang mendalam seraya menghadap ke dinding gua selama sembilan tahun, menunggu waktu yang tepat, saat ajarannya bisa dipahami dan diterima oleh para pengikutnya. (*)

Kapan Kita Peduli? batu? Tangannya sudah diangkat untuk menampar si anak kecil. Sianak kecil dengan terbata-bata ketakutan menjawab: Saya sudah coba menghentikan mobil yang lewat tapi tak satupun mau pedulikan saya, kakak saya terjerambab kakinya bengkak dan saya tak kuat mengangkat dia duduk kembali kekursi rodanya? Mendengar jawaban si anak demikian. Si anu menurunkan tangannya tak jadi menampar dan menoreh kearah yang ditunjuk si anak kecil; nampaklah pemandangan yang meluluhkan kemarahannya. Disitu terpuruk seorang bocah yang cacat kedua kakinya disamping kursi rodanya, segera si anu mengangkat bocah yang cacat itu dan mendudukkan kembali ke kursi rodanya serta berujar pendek: Maafkan saya dik, atas kekhilafan kata-kata saya!

Oleh

Bratayana Yang menjadi pertanyaan bagi seorang yang difigurkan Si pengendara mobil baru, mengapa harus dilempar batu dulu, baru mau berhenti? Baru mau peduli? Hati yang tidak pada tempatnya, sekalipun melihat takkan tampak. Meski mendengar,takkan terdengar dan meski tak makan, takkan merasakan. (Thai Hak VII:2) Peristiwa tadi bisa dan sering terjadi di sekitar kita, hanya bentuknya yang berbeda-beda, tapi intinya sama, yaitu HATI insani kita sering TIDAK pada tempat seharusnya. Sebagaimana tajam dikatakan dalam ayat suci di atas. Hati semacam itu mati di dalam diri manusia, yang mungkin

saja suatu saat terjadi pada diri kita! Orang yang oleh imam lalu sadar, dinamai hasil perbuatan watak sejati; Dan orang yang karena sadar lalu beroleh iman, dinamai hasil mengikuti agama. Demikianlah iman itu menjadikan orang sadar. Dan kesadaran itu menjadikan orang beroleh iman (Tiong Yong XX). Sing Jin (Nabi), Sin Bing (Para suci), orang besar dan siapapun yang termasuk umat beriman sesungguhnya sama-sama punya HATI yang pada dasarnya tidak mati, yang mampu merasakan kesedihan atau kebahagiaan sesama. Hanya bedanya, beliaubeliau yang suci itu selalu dipenuhi iman yang menggelora sehingga tetapi memiliki HATI yang SADAR sedangkan lazimnya manusia sering sebaliknya yang menggelora adalah

egonya. Hasil mengikuti/melaksanakan jalan suci yang diajarkan AGAMA , akan menyentuh HATI kita tadi agar tidak mati bahkan selalu SADAR hingga membangkitkan IMAN! Kalau orang mempunyai ayam atau anjing yang lepas, ia tahu bagaimana mencarinya. Tetapi kalau hatinya yang lepas, ia tidak tahu bagaimana mencarinya. Sesungguhnya jalan suci dalam belajar (AGAMA) itu. Tidak lain ialah bagaimana dapat mencari kembali hati yang lepas itu (Bingcu VIA;11). Penegak Agama Konghucu, Bingcu memiliki kata-kata mulia, yang menegaskan, bahwa Insan itu memang baik pada dasarnya, tapi kelemahannya acapkali kehilangan hatinya. Oleh karenanya diperlukan bimbingan/ tuntunan (Agama) agar selalu menjaga hatinya. (*)


32 Cleverley Naik Gaji RYAN Giggs dan Paul Scholes, tanda-tandanya bakal gantung sepatu pada akhir musim ini. Kedua pemain veteran Manchester United itu santer diberitakan akan “promosi” menjadi staf pelatih United. Sedangkan Nani bisa jadi dilepas. Itu berarti banyak celah kosong di lini tengah United musim depan. Pelatih United Sir Alex Ferguson tidak menutup mata akan hal itu. Salah satu antisipasi yang dilakukan Ferguson adalah semakin serius mempersiapkan pemain seperti Tom Cleverley sebagai calon suksesor para seniornya. Itu dimulai dengan segera memagari Cleverley via kontrak jangka panjang. Cleverley sebenarnya baru setahun lalu meneken kontrak baru berdurasi hingga Juni 2015. Tapi, United beTom Cleverley rencana menyodori kontrak baru lagi karena ingin menaikkan gaji pemain 23 tahun itu. Gaji Cleveley saat ini di kisaran GBP 35 ribu pounds (Rp 540 juta) per pekan. Nah, dalam kontrak baru, gaji Cleverley bakal naik menjadi GBP 60 ribu (Rp 925 juta) per pekan. Kenaikan gaji itu sekaligus sebagai apresiasi United atas progres performa Cleverley musim ini. Produk akademi United itu telah mengemas dua gol dari tujuh laga, dua-duanya ke gawang Newcastle United. Bandingkan dengan musim lalu yang tanpa gol dari 15 laga. Tidak hanya itu, Cleverley juga mulai mendapat kesempatan bermain lebih banyak di timnas Inggris. “Dia layak menerima apresiasi itu (kenaikan gaji, Red),” kata Ferguson tentang pemain yang sempat dipinjamkan ke Leicester, Watford, dan Wigan Athletic tersebut kepada Sports Mole. Sementara itu, rumor ketertarikan United terhadap bek kiri Chelsea Ashley Cole kembali berembus jelang bentrok kedua tim malam nanti. Cole dikaitkan dengan pintu keluar dari Stamford Brodge setelah enggan memperpanjang kontraknya yang habis di akhir musim. Itu berarti Chelsea harus melepas Cole di bursa transfer Januari atau tidak akan mendapat fee sepeserpun. Hanya, seiring usia yang telah menapak 31 tahun, sepertinya tipis kemungkinan Ferguson ngotot memboyong Cole dengan banderol mahal di bursa transfer Januari nanti. Apalagi United telah mendatangkan Alexander Buttner sebagai pelapis Patrice Evra di sektor bek kiri. (dns/bas)

TOTAL SPORT

Pontianak Post

Minggu 28 Oktober 2012

Chris-Daud Jalani Sparring Selama 10 Ronde di Ring Lebih Kecil JAKARTA --Superchampion kelas bulu (57,1 kg) versi WBA Chris John dan juara dunia kelas bulu IBO Daud Yordan terus memantapkan persiapan sebelum naik ring mempertahankan gelarnya pada 9 November mendatang. Dalam duel yang akan dilangsungkan di Maria Bay Sands, Singapura, itu Chris akan meladeni petinju tangguh asal Thailand Chonlatarn Piriyapinyo sedangkan Daud menghadapi petinju Inggris kelahiran Mongolia Choi Tseveenpurev.” Kedua petinju kebanggaan Indonesia itu saat ini tengah dalam persiapan akhir sebelum rencananya bertolak ke Singapura pada 5 November mendatang. Nah, setelah sejak awal Oktober lalu, kedua berlatih dan melakukan sparring partner dengan petinju dari Filipina dan Australia di OSO Sports Bekasi, kemarin siang Chris dan Yordan melakukan” sparring partner di Gold Gym, Kelapa Gading, Jakarta. Ini adalah kali pertama Chris dan Daud kembali berhadapan di atas ring setelah keduanya bertarung dalam duel resmi dalam perbutan gelar pada 17 April 2011 di Jakarta International Expo. Saat itu, Daud harus mengakui keunggulan Chris dengan angka. Sparring partner antara Chris dan Daud kemarin dalam 10 ronde dan di ring tinju yang ukurannya lebih kecil dari ukuran normal. Yaitu hanya 3x3 meter. Ditemui usai sparring, pelatih Daud, Damianus Yordan, mengatakan sparring partner melawan Chris banyak manfaat. ”Karena sudah mendekati hari pertandingan, ujicoba ini untuk melihat sejauh mana daya tahan kedua petinju. Hasilnya bagus baik untuk Daud maupun Chris John,” tambah Damianus.”” Menurut dia , duel sengaja di lakukan

Daud Jordan

Chris John

di ring dengan ukuran lebih kecil untuk membiasakan kedua petinju bertarung dalam jarak rapat. ”Ini sangat bagus buat Daud karena gaya mainnya memang seperti itu,” lanjut Daminus yang tak lain adalah kakak dari Daud Yordan. Daud sendiri mengaku persiapannya suda maksimal dan sudah siap tempur. ”Sparring ini sangat bagus buat saya untuk

C

M

Y

K

mengasah permainan menekan lawan dan melakukan jual beli pukulan ala petinju Meksiko. Saya haus kemenangan KO,” cetus Daud Chris juga menyatakan sejauh ini persipannya tidak ada masalah dan dirinya siap mempertahankan gelarnya untuk kali ke-17. Sekarang, lanjut dia, dalam tahap persiapan terakhir.

”Tinggal pematangan saja. Sparring partner ini bagus buat saya,” ucap Chris yang akan menghadapi petinju yang usianya enam tahun lebih muda itu. ”Piriyapinyo petinju hebat. Jadi saya hatihati menghadapinya. Saya sudah siapkan strategi untuk mengalahkannya. Lihat saja nanti di ring,” sambung petinju 33 tahun itu. (ali/diq)

Pontianak Post  

28 Oktober 2012