Issuu on Google+

Pontianak Post

Halaman 4

Selasa 27 Desember 2011 M / 2 Safar 1433 H

Eceran Pontianak Rp.2.500

P E RT A M A DA N T E RUT A M A DI KAL IM AN T AN BAR AT

Bisakah Merpati Hidup Lagi? KADANG libur itu penting. Pada hari tanpa kesibukan itulah persoalan yang rumit bisa dibicarakan secara mendasar, detail, dan habis-habisan. Misalnya, pada hari libur Sabtu lalu. Enam jam penuh bisa membicarakan rumitnya persoalan Merpati Nusantara Airline.

Tidak hanya direksi dan komisaris yang hadir, tapi juga seluruh manajer senior. Ruang rapat sampai tidak cukup sehingga pindah ke ruang tamu yang secara kilat dijadikan arena perdebatan. Meski saya yang memimpin rapat, tidak ada hierarki di situ.

Segala macam jabatan dan predikat saya minta ditanggalkan. Tidak ada menteri, tidak ada Dirut, tidak ada komisaris, dan tidak ada bawahan. Semua sejajar sebagai orang bebas. Duduknya pun tidak diatur dan tidak teratur. Operator laptop dan proyektornya sampai

duduk di lantai. Kebetulan saya juga hanya memakai kaus dan celana olahraga. Belum mandi pula. Baru selesai berolahraga bersama 30.000 karyawan dan keluarga Bank Rakyat Indonesia se-Jakarta memperingati ultah ke-116 mereka yang gegap gempita.

Pindah dari acara BRI ke acara Merpati pagi itu rasanya seperti pindah dari surga ke Marunda. Dari perusahaan yang labanya Rp 14 triliun ke perusahaan yang ruginya tidak habis-habisnya. Dari jalannya operasional X

Ke Halaman 7 Kolom 1

Kapolda Terancam Dicopot

SELEBRITAS

Warga Lambu Isolasi Diri JAKARTA-Tongkat komando Kapolda NTB Brigjen Rif Wahyunandi terancam dicopot. Desakan agar orang nomor satu di Polda

NTB itu dimutasi menguat di Jakarta. Bahkan demonstran nekad memblokade jalan menuju Mabes Polri dan juga jalan Sudirman-Thamrin di jantung ibukota. Warga dan aktivis mahasiswa yang menamakan diri Forum Komunikasi Masyarakat Sape

Lambu Jakarta mulai turun jalan sejak pukul 9 pagi di depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. “Kami meminta Kapolda NTB diganti karena sewenangwenang,” ujar Ferdian, salah seorang koordinator lapangan. Massa juga membawa aneka atribut demo seperti spanduk,

poster dan bendera. petugas Detasemen Markas Mabes Polri yang berjaga di hari libur awalnya diam saja dan tetap kalem. Namun, beranjak siang, warga dan mahasiswa yang berjumlah sekitar 80 orang itu nekad memblokade jalan masuk pintu selatan Mabes Polri. Akibatnya, mobil op-

erasional yang hendak masuk ke gerbang utama tidak bisa lewat. “Kapolri harus mau menemui kami,” kata Ferdian menolak negosiasi pembubaran oleh petugas jaga. Rupanya, mereka tidak tahu bahwa kemarin X

Ke Halaman 7 Kolom 1

Andhara Early

Belajar jadi Istri Baik ARTIS sekaligus presenter Andhara Early tidak akan melewati perayaan tahun baru sendiri. Presenter 32 tahun itu baru menikah untuk kali ketiga. Tahun depan Andhara yang sudah dua kali gagal membina rumah tangga tersebut memiliki resolusi ingin menjadi istri yang baik. X

Ke Halaman 7 Kolom 5

CEK PERJALANAN

Kunci di Emir Moeis TERSANGKA kasus suap cek perjalanan dalam pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia (DGS BI), Nunun Nurbaeti memang sudah mendekam lagi di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Namun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih punya pekerjaan rumah berat. Yakni, menemukan cara untuk menginterogasi Nunun tanpa membuat dia sakit lagi. Hingga kemarin, instansi pimpinan Abraham Samad tampaknya belum memiliki banyak terobosan untuk mengorek informasi dari Nunun.

UNJUK RASA : Ratusan Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Bima melakukan unjuk rasa memblokir jalan dan membakar spanduk di kawasan Bundaran HI, Jakarta kemarin (26/12). Aparat mengamankan pengunjuk rasa. FERY PRADOLO/INDOPOS

X

Ke Halaman 7 Kolom 5

REFLEKSI AKHIR TAHUN

Kondisi Sosial Politik Kalimantan Barat Sepanjang 2011 Syarif Ibrahim Alqadrie* Coopromotor & Penguji Mahasiswa Program Doktor UGM, UIN Yogya & UNIBRAW Malang, dan Profesor Tamu NIAS, Denmark. SAMPAI medio 2011 kondisi perpolitikan di Kalbar merupakan periode lebih sehat dan konstruktif dibanding dengan periode-periode sebelumnya. Walaupun setahun lagi dua pemilihan kepala daerah : pemilihan gubernur (Pilgub) Kalbar dan pemilihan walikota (Pilwako) Singkawang akan berlangsung dalam waktu bersamaan. Hampir tak ada pengerahan massa bagi persiapan “pesta” demokrasi yang dikhawatirkan menjurus pada gejolak seperti terjadi sebelumnya. X

Subuh 04:18

Dzuhur Asyar 11:44 15:11

Ke Halaman A2 Kolom 1

Maghrib Isya 17:50 19:04

Sumber : Kanwil Kemenag Kalbar

Tujuh Tahun Tsunami Aceh

Tangis Pecah di Kuburan Masal BANDA ACEH – Cuaca pagi kemarin cukup cerah dengan sedikit awan menggantung di atas Kota Banda Aceh. Di salah satu sudut kota, tampak keramaian manusia. Mereka terus berdatangan hingga menjelang siang. Satu per satu mereka turun dari kendaraan dan memasuki lahan rerumputan hijau yang tertata rapi. Tua, muda, bahkan anak balita terlihat duduk di tepi pembatas rumput dengan jalan setapak yang telah disediakan. Mereka duduk berdekatan. Ada juga yang mencari posisi di bawah pohon untuk berteduh dari teriknya matahari. Namun, sebagian kecil membiarkan kulitnya terbakar mentari pagi. Setelah itu, semua mengeluarkan kitab kecil dari saku atau tas. Suasana yang semula diam membisu dan sunyi pecah dengan lantunan Surat Yasin yang dilafalkan semua yang hadir. Suara bacaan Surat Yasin pun menggema di lahan yang lumayan luas tersebut. Itulah suasana lokasi kuburan masal korban tsunami Aceh, 26 Desember 2004, di Desa Siron, Lambaro, Kecamatan Ingin

SUPARTA/RAKYAT ACEH

BUNGA HARAPAN : Anak-anak lhoknga menulis pesan dan kesan pada kertas ‘Bunga Harapan’ yang diprakarsai pelajar Jepang dalam peringatan tsunami ke 7 di Lhoknga, Aceh Besar, Senin (26/12).

Jaya, Aceh Besar. Mereka mengadakan doa bersama memperingati tujuh tahun tragedi mahadahsyat tersebut.

X

KOMNAS HAM, tampaknya, geregetan dengan banyaknya konflik berdarah yang dipicu permasalahan agraria. Karena itu, institusi pimpinan Ifdhal Kasim tersebut berniat membentuk Tim Nasional Penyelesaian Konflik Agraria (Timnas PKA). Tujuannya, menyelidiki keterlibatan aparat serta membantu menyelesaikan sengketa agraria dan sumber daya alam (SDA). Menurut Ifdhal, ide lama itu perlu segera direalisasikan agar peristiwa berdarah seperti kasus Bima tidak terulang. Agar lebih berkompeten, Timnas PKA akan diisi orang-orang penting dari beberapa lembaga, seperti Dewan Kehutanan, Ombudsman, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan kumpulan komisi negara yang lain. ”Awalnya, akan kami undang mereka. Itu gagasan awal,” ujar Ifdhal. Mumpung kasus itu masih ”hangat”, tim tersebut direncanakan sudah terealisasi awal tahun baru nanti.

Ke Halaman 7 Kolom 1

X

Ke Halaman 7 Kolom 5

Martunis, si ”Bocah Ajaib” yang Tenar di Eropa saat Tsunami Aceh

Tetap Bangga Meski Striker Klub Bola di Kampung Ketika bencana tsunami terjadi di Aceh tujuh tahun lalu, nama Martunis, bocah Aceh yang selamat dari musibah itu, sempat terkenal di Eropa. Dia pernah diundang secara khusus ke Portugal dan bertemu dengan pemain bola idolanya, Cristiano Ronaldo. Bagaimana kabarnya sekarang? SUDIRMAN MANSYUR, Banda Aceh MARTUNIS kini tinggal di Desa Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Minggu lalu (25/12) Rakyat Aceh (Jawa Pos Group) pergi ke gampong (desa) tersebut. Ketika tsu- Martunis.

Online: http://www.pontianakpost.com/

Di tengah lantunan Surat Yasin,

Cegah Konflik, Bentuk Timnas Agraria

nami terjadi pada 26 Desember 2004, desa itu luluh lantak. Kini kehidupan di perkampungan tersebut sudah berjalan normal. Menuju kawasan Desa Tibang, di kanan dan kiri jalan tampak areal tambak. Di tambak itulah Sarbini, ayah Martunis, beternak ikan bandeng. Tiba di rumah Martunis, wajah ramah Sarbini menyambut kedatangan Rakyat Aceh. ”Anak saya (Martunis) sedang berlatih bola di lapangan Kahju,” tutur dia. Sarbini menceritakan, Martunis memang sangat serius menekuni sepak bola. ”Seka-

rang dia sudah kelas I SMA,” papar dia. Sebenarnya, imbuh Sarbini, Martunis ingin bersekolah di SMA khusus olahraga. ”Tapi, kami tidak tahu caranya untuk bisa bersekolah di SMA olahraga. Akhirnya, saya masukkan ke SMA biasa,” terang dia. Martunis memang tak bisa lepas dari olahraga sepak bola. Sarbini lantas menceritakan peristiwa tujuh tahun lalu. Pagi sebelum gelombang tsunami datang, tutur dia, Martunis yang saat itu baru duduk di bangku kelas III SD

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang & KKU Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

X

Ke Halaman 7 Kolom 5

Jawa Pos Group Media ADE.R


opini

2

Pontianak Post

l

Selasa 27 Desember 2011

Kapan Ada Damai Natal? Perayaan Natal adalah perayaan kelahiran Yesus Sang Juru Selamat Dunia. Dalam tradisi kristiani, Natal bukan perayaan terbesar, kecuali Paskah. Hanya saja, dia terbawa arus bersama Perayaan Sambut Tahun Baru. Maka Perayaan Natal terbawa oleh situasi dan kondisi yang cenderung duniawi. Sesungguhnya Perayaan Natal sendiri bermakna perdamaian. Kelahiran Yesus membawa damai dalam arti, telah terjalin kembali relasi manusia dan Sang Pencipta, dan relasi antar sesama manusia yang terputus karena dosa. Dalam Perayaan Natal, Sang Juru Selamat, Tuhan sendiri, turun ke dunia sebagai sosok manusia, membangun kembali relasi yang terputus oleh dosa itu. Tuhan berinisiatif datang, mendekati dan merangkul ciptaanNya. Inilah kabar sukacita, kabar perdamaian. Di situlah sumber dan inti Perayaan Natal sukacita. Kitab suci memperlihatkan dan mengingatkan bagaimana proses kelahiran Yesus di kandang domba, bukan di penginapan berbintang yang bergemerlapan. Tuhan datang di malam sunyi, dingin, berbaring di palungan, disaksikan dan dikunjungi para gembala domba, orang bersahaja, setelah diberitakan malaikat Tuhan. Dan mereka menyambutNya dengan sukacita. Tertangkap makna di sini, Tuhan datang bukan dalam kemewahan sebagai seorang raja atau hartawan, tetapi dalam kesederhanaan, yang jauh dari keramaian. Kalangan kristiani di berbagai belahan dunia, dari kota sampai pelosok desa, merayakannya dengan penuh sukacita yang diungkapkan dengan berbagai acara, baik di gereja, di sekolah sampai ke mall. Pesta semarak natal dapat juga disaksikan lewat terutama media elektronik yang

oleh

Patrice canggih. Namun, di tempat berkecamuknya peperangan dan yang rawan keamanannya, nuansa Perayaan Natal sungguh berbeda, apalagi di negara komunis, perayaan berlangsung secara diamdiam atau tersembunyi. Di tempat kita pun, Perayaan Natal sangat semarak, diterima berbagai kalangan, dan menjadi suatu kesempatan menjalin tali asih antar umat beragama dan antar suku bangsa. Namun, masih perlu dijaga ketat terutama oleh aparat keamanan. Perayaan sukacita dan damai berlangsung dalam suasana yang “mencekam”. Sebagai misal, Polres Sambas merasa perlu melibatkan 700 personil dan elemen masyarakat dalam menyambut Perayaan Natal 2011 dan Tahun Baru 2012 di Kabupaten Sambas. Diberitakan Pontianak Post 14/12/2011, rapat koordinasi (rakor) dihadiri unsur TNI, Sat Pol PP, Dishub, Diskes, Kesbangpolinmas, MUI, Majelis Gereja, MABM, MABT, DAD, BPK (Badan Pemadam kebakaran) serta instansi lainnya, baik vertikal maupun horizontal. Luar biasa! Kenyataan ini bukan tanpa alasan, antara lain termotivasi oleh pengalaman yang sudahsudah, semenjak adanya terror bom di Indonesia, di samping masalah kepadatan lalu lintas yang cenderung mengancam rasa aman pada saat berbelanja, bersilahturami, dan beribadat. Begitulah situasi dan kondisi di negara kita dalam beberapa tahun terakhir ini; bukan hanya dalam menyambut Perayaan Natal, tetapi juga perayaan lainnya. Jika demikian halnya, semua elemen masyarakat perlu menyadari dan bertanya, kapan Perayaan Natal dan perayaan lainnya,

bebas dari rasa mencekam ? Kapan ada damai dalam masyarakat kita ? Amat sering dilaporkan di media cetak dan elektronik keberhasilan pengamanan Perayaan Natal atau perayaan lainnya. Rasanya laporan tersebut tidak tepat dan tidak dapat dibanggakan. Sebab, tetap masih juga menyisakan suatu kesimpulan, bahwa Perayaan, baik Natal atau lainnya belum bebas dari rasa aman, dan kemungkinan besar masih akan dijaga ketat atau lebih ketat di tahun mendatang. Menjadi lebih penting pertanyaan berikut, bagaimana masyarakat kita, terutama untuk kalangan Kristiani pada momen Perayaan Natal ini, mampu menciptakan rasa damai daripada bertanya mengapa belum ada damai di antara kita. Pertama, membangun kembali relasi damai yang terputus karena ego dengan Tuhan (aspek vertikal), juga relasi antar sesama (aspek horizontal) yang dikarenakan, entah ego rasa etnis, agama, budaya, kedudukan, pendidikan, dan sebagainya. Kedua, memandang dan mengakui bahwa rasa damai merupakan kerinduan manusia manapun dan kapanpun (universal). Ketiga, proaktif dan penuh inisiatif membangun perdamaian tersebut bersama elemen masyarakat yang lainnya, sebagai panggilan luhur, dimulai dari tetangga secara bersahaja dan konkrit. Merayakan Natal atau lainnya yang jauh dari godaan hedonisme, atau kenikmatan, dan yang dapat mengundang rasa iri serta ancaman keamanan, merupakan sikap arif. Dan, baiklah ia dijadikan permenungan atau refleksi. Bukan karena alasan pragmatis, tetapi atas dasar yang kuat, apabila umat Kristiani bersedia menengok kembali nuansa dan semangat kelahiran Yesus, Juru Selamat yang terbaring di palungan, di kandang domba, di Betlehem. Di tempat sederhana ini, Sang Juru Selamat, Pembawa Damai pertama kali menampakkan citra diriNya, yang di kemudian hari menjadi lebih terang dalam ucapanNya, “Aku datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani”. Selamat Natal 2011 dan Tahun Baru 2012 ! ** *) Penulis, Staf pengajar Perguruan Tinggi Widya Dharma Pontianak.

Tanah dan Politik oleh

Abdul Aziz Tanah adalah salah satu harta yang paling berharga bagi manusia. Tanah mencerminkan bentuk-bentuk prinsip kekayaan dan sumber utama kekuatan politik dan ekonomi. Selain itu, tanah juga dapat berfungsi sebagai kendaraan bagi pembangunan kualitas hidup manusia dan penyediaan berbagai sumber makanan penyambung hidupnya. Karena fungsi yang sangat penting itulah, maka tidak heran banyak persoalan muncul karena disebabkan oleh konflik penguasaan atas tanah. Cakupannya meliputi konflik antar pribadi, antar golongan, bahkan konflik antar Negara. Dalam salah satu peribahasa jawa ada ungkapan “Sadumuk bathuk, Sanyari Bumi,” setiap jengkal tanah harus dipertahankan, meskipun nyawa taruhannya. Entah sudah berapa banyak korban yang jatuh hanya karena mempersoalkan beberapa meter persegi tanah saja. Di Indonesia, dari tahun ke tahun jumlah kasus konflik tanah terus meningkat. Dalam kurun dua tahun saja, jumlah kasus tanah yang dilaporkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Republik Indonesia meningkat lima ribu kasus. Pada tahun 2007 jumlah laporan konflik yang masuk hanya 2.615

kasus. Namun pada tahun 2009, jumlahnya melonjak 300 persen menjadi lebih dari tujuh ribu kasus di seluruh Indonesia. Konflik tersebut sebagian besar didominasi oleh konflik tanah perorangan dan perkebunan. Sedangkan tanah yang dikuasai Negara tidak sebanyak yang disebutkan sebelumnya. Seperti yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung dan Kecamatan Mesuji, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel). Anggota Komisi III DPR RI yang membidangi Hukum, Azis Syamsuddin, berpendapat sengketa tanah merupakan akar masalah utama Kasus Mesuji di Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan, juga konflik di beberapa daerah lainnya, termasuk di Riau.”Akar masalahnya adalah sengketa tanah sebagai ekses pelepasan lahan yang biasa dimanfaatkan masyarakat untuk mencari penghidupan di lahan tersebut.” Tak hanya di Indonesia, konflik tanah juga terjadi di Brazil. Lebih dari 30 juta penduduk Brazil hidup di daerah rural, atau sekitar 16% dari total populasi. Hampir separuh petani Brazil mengelola lahan sebesar 10 hektar atau kurang. Sedangkan 44% tanah dikelola oleh populasi sebesar 1%, dimana setiap petani mengelola lebih dari 1000 hektar tanah. Yang menjadi masalah adalah eksistensi penduduk asli Brazil, suku

Indian. Suku Indian di Brazil banyak yang menjadi korban atas konflik yang terjadi karena memperebutkan tanah. Dalam waktu duapuluh tahun terakhir, korban tewas meningkat drastis akibat konflik dengan  polisi, petani, atau yang lainnya. Setidaknya sebanyak 76 penduduk asli terbunuh. Banyak diantara mereka tewas karena mempertahankan tanah warisan leluhur mereka. Populasi mereka hingga saat ini tinggal 750.000 orang. Tanah dan politik sesungguhnya telah dimulai sejak masyarakat modern mulai berkembang. Sebagaimana Jean-Jacques Rousseau (1754) mengatakan, “seseorang yang pertama kali menguasai sebidang tanah dan manusia sekitarnya mengakui kepemilikannya itu, maka ia adalah pendiri utama dari masyarakat sipil.” Karena itu, perkembangan berikutnya, manusia berlomba-lomba untuk menguasai tanah sebanyak-banyaknya sebagai simbol kekuasaan mereka, mengumpulkan banyak pengikut, sekaligus untuk mengelola tanah-tanah yang ada. Karena itu, tidak ada institusi dalam politik yang tingkat kepentingannya melebihi institusi kepemilikan (property). Kepemilikan atas tanah adalah dasar bagi individu atau kelompok manusia untuk mengambil keuntungan darinya. Melihat sejarah konflik yang ditimbulkan oleh persoalan tanah

membuat Negara kemudian membuat langkah-langkah reformasi agraria. Dalam pengertian sempit, reformasi agrarian berarti melakukan redistribusi tanah kepada penduduk miskin yang tidak punya asset tanah dan para petani kecil dan penggarap. Reformasi agraria adalah pengertian untuk mendapatkan kesamaan dan keadilan social. Ini memang sangat penting bagi pembangunan dan memberikan kontribusi dalam meningkatkan produktivitas dan mengurangi angka kemiskinan. Menurut King (1974), dalam pandangan umum ada tiga motif mengapa reformasi agrarian perlu dilakukan, yaitu politis, sosial, dan ekonomi. Motif politik seringkali merupakan pertimbangan terakhir, namun langkah ini sangat menentukan. Banyak Negara menggunakan reformasi agraria, untuk mendapatkan kekuasaan yang lebih. Persoalan sosial lebih sekadar pada persoalan keadilan sosial, sementara soal ekonomi lebih berdasar pada soal efisiensi. Di Indonesia, faktor kesejahteraan petani memang sangat bergantung pada kepemilikan tanah atau sawah. Meskipun indikator produksi padi nasional terus meningkat, namun tidak berbanding lurus dengan pendapatan para petani. Ternyata hal tersebut disebabkan semakin menurunnya luas lahan yang mereka punya atau bahkan tidak ada sama sekali, khusus untuk petani penggarap. Dalam sebuah diskusi, Menteri Pertanian RI Suswono (27/09/10) mengatakan bahwa petani padi di Indonesia kepemilikan sawahnya rata-rata hanya 0,2 hektar. Di beberapa daerah memang ada beberapa petani yang luas lahannya sampai 50 hektar, bahkan ada yang lebih. Akan tetapi, petani yang memiliki luas lahan yang dimaksud hanya sedikit, kurang dari 1%, sedangkan yang terbanyak antara 0,2 - 0,7 hektar. Melihat data di atas, memang jalan yang perlu segera ditempuh adalah melakukan refomasi agraria secepatnya, yaitu meningkatkan standar hidup petani atau masyarakat miskin dengan cara melakukan redistribusi kepemilikan lahan melalui undang-undang yang berpihak pada rakyat kecil, melakukan redistribusi pendapatan melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan mutu hasil pertanian. Selain itu juga membuka lahan pertanian yang luas lagi, dengan cara memanfaatkan tanah-tanah yang tidak produktif, membuat peraturan yang anti konservasi lahan pertanian menjadi lahan peruntukan lainnya, pemanfaatan hutan produktif dan lainnya. Memang, tanah tidak seharusnya dibiarkan kosong tanpa dimanfaatkan. Karena itu Negara harus tegas terhadap pertanahan ini. Hanya karena ulah segelintir penguasa tanah atau konglomerat tanah yang tidak bertanggungjawab, atau segelintir politisi yang enggan membuat kebijakan yang berpihak pada rakyat, maka masa depan hidup rakyat menjadi suram. Sebaliknya sudah banyak terbukti di berbagai Negara seperti Venezuela, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, reformasi agraria bisa meningkatkan kesejahteraan hidup rakyatnya. ** * Penulis tinggal di Kabupaten Sambas.

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari KurniJawa Pos Group atama, Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: A Riyanto (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Achmad Fachrozi, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Wahyu Ismir. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 25.000,- spot colour Rp 30.000,- full colour Rp 37.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

Pontianak Post PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT


Pontianak bisnis Lokomotif Kemajuan Ekonomi Kalbar Pontianak Post

l

3

Selasa 27 Desember 2011

Saban Capital Bikin TV Berbayar FAMILY DAY BANK BRI: Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Sofyan Basir saat peresmian kegiatan Family Day Bank BRI di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Sabtu (24/12). Kegiatan bertema Build Our Risk Awareness dalam rangka HUT BRI ke-116 itu melibatkan ribuan peserta yang terdiri atas keluarga karyawan dan nasabah BRI untuk mengikuti jalan sehat di sepanjang Jl Jenderal Sudirman.

RANDY TRI KURNIAWAN/RM

LIBURAN SEKOLAH: Anak-anak mengantre di sebuah bank untuk bertransaksi seperti layaknya orang dewasa di Kidza-

nia, Pasific Place Jakarta, Senin (26/12). Di liburan sekolah banyak orang tua mengajak anaknya di Kidzania, selain tempat bermain sekaligus tempat belajar. Dengan Kehadiran Bank BCA di Kidzania sebagai bank untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, hingga membuat ATM, anak-anak juga dididik cara bertransaksi hingga menjadi pegawai bank.

Anggaran Nganggur untuk Infrastruktur JAKARTA—Banyaknya dana pemerintah yang mengendap di Bank Indonesia (BI) seharusnya bisa lebih banyak dibelanjakan untuk infrastruktur. Anggota Komisi XI DPR Kemal Azis Stamboel mengusulkan Sisa Anggaran Lebih (SAL) 2011 digunakan untuk pembangunan infrastrukturekonomipertanian dan perdesaan. Dengan asumsi penyerapan APBNP 2011 mencapai 90 persen,kemungkinanadaSALdiatas Rp100 triliun. SAL itu sebaiknya tidak hanya disimpan dan dijadikan cadangan seperti tahun lalu yang mencapai Rp95 triliun. “Karena uang pemerintah yang terlalu banyak mengganggur tentu tidak baik buat perekonomian. Apalagi uang nganggur

di BI per Oktober sudah Rp243 triliun,” kata Kemal. Kemal mengatakan, sektor pertanian masih berkontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Selainitu,pertanianjugaleading sector untuk ketahanan pangan, penyerap tenaga kerja tertinggi, dan tempat sebagian besar orang miskin berada. Sebagian besar kemiskinan di pedesaan dan sekitar 63 persen rakyat miskin di pertanian. Namun sayangnya, pada APBN 2012 hanya dialokasikan Rp3,5 triliun atau 2,1 persen dari total belanja modal Rp168,1 triliun. “Padahal, infrastruktur ekonomi pertanian baru teririgasi 36,3 persen. Kalau SAL ini dialokasikan ke sana, dampak

ekonominya akan sangat besar, tambahnya. DataDirektoratJenderalSumber Daya Air Kementerian PU menunjukkan hingga akhir 2009, total luas sawah yang sudah mendapat saluran irigasi hanya 7,2 juta hektare. Data BPS 2010 menunjukkan luas sawah padi sekitar 12,87 juta hektare. Sedangkan luas lahan pertanian 2010 sekitar 19,81 juta hektare. Hal itu menunjukkan baru 36,3 persen yang teririgasi. Pada 2011, pemerintah menyediakan anggaran pembangunan saluran irigasi dan perluasan irigasi lama senilai Rp3 triliun. Proyek irigasi baru ini akan mengairi sawah seluas 65.800 hektare. Proyek baru itu berfokus di luar Jawa, yakni

di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Sedangkan 2010, anggaranproyekirigasiRp2,5triliun, dengan total sawah yang memanfaatkan saluran pengairan itu 100.000 hektare. Kemal mengungkapkan, jika ingin meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan, saluran irigasi mutlak ditingkatkan. “Kalau kita ingin mencapai 60 persen teririgasi, dibutuhkan saluran baru yang bisa mengairi 4 juta hektare. Denganasumsianggaranproyek irigasiRp2,5triliunbisamengairi 100.000 ha, kita membutuhkan Rp100 triliun. Dengan alokasi SAL, kita bisa mempercepat peningkatan irigasi, waduk, dam, situ, embung, dan lainnya,? kata Kemal. (sof/oki)

Akuisisi Saham MNC JAKARTA—Perusahaan investasi berbasis di Los Angeles, Saban Capital Group (SCG), membentuk perusahaan patungan pengelolaan tv berbayar seiring dengan besarnya potensi pasar di Indonesia dan Asia Tenggara. Hal itu seiring dengan tuntasnya pembelian 5 persen sahamPTMediaNusantaraCitra Tbk(MNCN)melaluianakusahanya, Indonesia Media Partners LLC, senilai Rp692,336 miliar. Perusahaan patungan terbentuk atas kerja sama antara SCG dengan Celestial Pictures Limited dan Lionsgate (NYSE: LGF). Perusahaan baru itu diberi nama Celestial Tiger Entertainment (CTE). Perusahaan patungan itu memfokuskan diri pada pengelolaan saluransaluranTVberbayar,pembuatan konten, serta distribusinya di seluruh Asia dan bermarkas di Hong Kong. CEOCelestialPicturesLimited Ross Pollack dalam keterangan resminya mengatakan CTE akan dipimpin beberapa perwakilan dari tiga perusahaan terkait. Aliansi tiga perusahaan tersebut dibentuk untuk menghadirkan semua saluran TV berbayar di Asia milik mereka ke tingkatan kinerja yang lebih tinggi. “CTE akan terus berekspansi dan menghadirkan saluran-saluran barumelaluikombinasipertum-

buhan dari bisnis yang telah ada dan akuisisi strategis,” ungkapnya, akhir pekan lalu. “Kombinasi saluran-saluran kami dengan saluran-saluran milik Tiger Gate akan menciptakan koleksi dan brand yang unik dan kuat dengan programprogram khas untuk melayani pasar Asia. Ditambah dengan sinergi dalam operasional dan produksi konten baru untuk saluran-saluran tersebut, saya yakin Celestial Tiger Entertainment akan menciptakan nilai tambah yang jauh lebih banyak bagi semua mitra,” terusnya. President and Chief Operating Officer SCG, Adam Chesnoff, mengatakan investasi dalam kemitraan barunya itu mendukung komitmen pada industri media dan hiburan di Asia. “Kami sangat senang dapat memperluas hubungan kami dengan Lionsgate dan menciptakan aliansi strategis baru bersamaCelestialPictures.Kami sangat optimis dengan prospek Celestial Tiger Entertainment untuk membangun positioning sebagai perusahaan terdepan dalam distribusi saluran televisi, distribusi konten, dan produksi konten di Asia,” paparnya. Di Indonesia, kehadiran produk dari CTE akan tersaji melalui tv berbayar yang berada di bawah naungan MNCN seiring dengan kepemilikan saham SCG di perusahaan yang dipimpin Harry Tanoesoedibjo itu. CTE bertekad mengkapi-

talisasi pertumbuhan industri berbayardiAsiaPasifik.Menurut riset ABI tentang industry TV berbayar per bulan Februaru 2011, wilayah Asia Pasifik mejadi pasar TV berbayar terbesar di dunia dengan kontribusi 57 persen pelanggan dari total kontribusi dunia. Kekuatan di Asia masih dipimpin pasar India dan Tiongkok. Menurut data Media Partners Asia pada Mei 2011, ke depannya industri TV berbayar di Asia Pasifik akan tumbuh 9 persen dengan perkiraan 367 juta rumah tangga berlangganan pada akhir 2010 atau hampir setengah (48 persen) dari rumah tangga di seluruh Asia Pasifik. Angka ini diperkirakan akan terus tumbuh hingga 57 persen atau 486 juta pelanggan pada tahun 2015, dan menjadi 62 persen dari seluruh rumah tangga atau 570 juta pelanggan pada tahun 2020. Sementara penetrasi digital rumah tangga yang berlanggananTVberbayarakantumbuh 20 persen pada tahun 2010 dan 42 persen pada tahun 2015 dan kemudian 52 persen pada tahun 2020. Pendapatan industri TV berbayar di Asia Pasifik yang direpresentasikan dari pendapatan dari biaya berlangganan serta Iklan meningkat 14 persen pada tahun 2010 mencapai USD 38 miliar dan diproyeksikan akan mencapai UsD 60 miliar pada tahun 2015 dan USD 78 miliar pada tahun 2020. (gen)

BURSA SAHAM

Indeks Pasca-Natal JAKARTA—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pascaliburan Natal siap menyam-

but akhir tahun. Diperkirakan indeks akan mulai menempuh tren positif melanjutkan kenaikan 1.708 poin (0.05 persen) ke level 3,797.151 dan indeks LQ45 naik 0.413 (0.06 persen) ke level 671.388 pada akhir pekan lalu. Head Technical Analyst PT Batavia Prosperindo Sekuritas Billy Budiman mengatakan pada perdagangan hari ini ada sentiment positif dari kenaikan bursa Amerika Serikat setelah Dow Jones naik 124.35 poin

(1.02 persen) ke level 12,294.00 dan Nasdaq naik 19.19 poin (0.74 persen) ke level 2,618.64 pada akhir pekan kemarin. “Hari ini (kemarin) bursa Asia juga menguat semua,” ujarnya, kemarin. Terlebih, kata Billy, saat ini menjadi pekan terakhir bagi window dressing sehingga besar potensinya terjadi kenaikan pada IHSG hari ini. Indeks hari ini diperkirakan akan bergerak di kisaran support 3,760 dan resistance 3,830. Saham pilihan di antaranya ASII, BBRI, UNTR, BMRI, dan GGRM. Senior Research HD Capital, Yuganur Wijanarko, mengatakan hal yang sama. Beberapa katalis positif seperti year end window dressing, menurutnya, menjadi salah satu pemicu

potensi kenaikan IHSG. “Ditambah lagi optimisme terhadap data ekonomi 2011 terutama GDP dan inflasi yang terjaga, serta harapan positifnya laporan keuangan emiten pada kuartal empat 2011,” ujarnya. Semuanya itu, menurut Yuganur, sudah cukup untuk menopang IHSG di atas level 3,750 yang dinilai sebagai angka cukupuntukmengatakanbahwa tren bearish sudah selesai dan saatnya menyambut bull run pada tahun 2012. Pada perdagangan hari ini indeks diperkirakan akan bergerak di kisaran support 3,703 - 3,625 - 3,550 dan resistance di rentang level 3,875 - 3,950 - 4,050. Saham pilihan yang menjadi rekomendasi beli di antaranya BBNI, ASII, PGAS, dan ADRO. (gen)


Pontianak Post

4

bisnis yang saya lakukan. Namun dengan niat dan keyakinan, saya optimis bisa menggelutinya, karena yang saya cari bukan sekedar materi tapi lebih ke ridho Allah. Dimana saya bisa tetap melakukan syiar yang telah menjadi tugas kita sebagai umat manusia. Alhamdulillah bisnis saya direspon positif, bahkan kini selain berada di Jalan Hasanudin, saya sudah buka cabang Baiti Ummi di Jalan Perdana Pontianak. Bagaimana Anda melihat kaum wanita berhijab dalam melakukan proses kecantikan? Dengan berkembangnya zaman, tak membuat kaum wanita, khususnya yang berhijab tidak bisa berdiri sejajar dalam melakukan proses kecantikan. Meski mereka melakukan

Seorang wanita bisa menjadi pebisnis yang hebat jika mau melakukan rangkaian proses yang membuat ia banyak belajar dari pengalamannya. Wanita berhijab yang punya nama lengkap Leni Lindiawati (45 th) ini bisa menjadi pebisnis handal, karena ia selalu menyisipkan nilai syiar di dalam aktifitas yang ia lakukan hingga detik ini. Dibalik kesibukannya sebagai ibu rumah tangga, Umy Leni – biasa ia disapa, juga sukses mempelopori berdirinya salon muslimah pertama di kota Pontianak ini. Anggita Anggriana, Pontianak

tisipasi keadaan tersebut, saya terpikir membuka bisnis rumah kecantikan, khusus wanita. Meski namanya Rumah Cantik Muslimah, tak berarti saya membeda-bedakan antara yang muslim ataupun yang non muslim, semuanya bisa datang ke salon saya. Walaupun memang di salon ini, fokus saya memang lebih untuk membantu wanita berhijab merasa nyaman dan aman ketika sedang melakukan proses kecantikan. Tantangan apa yang dihadapi ketika membuka bisnis ini? Yang namanya usaha pasti selalu saja ada tantangannya. Tantangan bagi saya adalah sebuah proses kehidupan yang akan membuat saya lebih bijaksana dan lebih bersyukur atas apa yang telah Allah berikan kepada saya. Awalnya memang saya mendapat kritikan dari orang-orang terdekat tentang

proses kecantikan, tapi mereka tahu batas dan aturan apa saja yang harus mereka taati. Dan lihatlah hasilnya, mereka bisa tampil cantik dan muslimah. Semua membutuhkan proses dalam menuju kebaikan. Dengan adanya rangkaian proses, akan membuat apa yang seseorang lakukan akan jauh lebih bermakna. Sebagai pengusaha salon, tentunya Anda gampang dong untuk melakukan perawatan kecantikan? Alhamdulillah itulah untungnya punya salon sendiri, bisa merawat kecantikan di tempat sendiri hehehe‌ Saya selalu menyempatkan diri sebulan sekali untuk melakukan perawatan di tengah aktifitas saya. Dengan memiliki rumah cantik sendiri membuat saya ingin memberikan yang terbaik, tak hanya untuk saya pribadi, tapi juga untuk

para pelanggan saya. Lebih detail dalam memberikan perawatan yang terbaik. Bagaimana cara Anda membagi waktu di tengah kesibukan bersama keluarga tercinta? Sabtu dan minggu adalah waktu yang selalu saya siapkan untuk keluarga tercinta. Saya selalu bahagia jika saya bisa melihat pertumbuhan anak-anak secara langsung. Berbagi dan bercanda adalah hal terindah yang saya miliki ketika saya berada di antara kedua anak dan suami (Syarif Machmud Alkadrie, red). Walaupun hanya sekedar jalan bareng atau nemani anak-anak beraktifitas, saya tetap bahagia dan mensyukurinya.

Leni Lindiawati, Pengusaha Salon Muslimah

Fasilitasi

Wanita Berhijab

Percantik

Apa rencana Anda & keluarga menyambut pergantian tahun? Apa harapan Anda di 2012? Kami tak ada rencana mau ke luar kota. Namun di keluarga kami punya tradisi berbagi di malam Tahun Baru. Kami membagikan nasi bungkus untuk para pemulung dan kaum dhuafa. Setelah itu barulah kumpul-kumpul di rumah mertua yang kebetulan di hari itu berulang tahun. Kalau untuk rencana, yang namanya harapan, pastinya saya ingin lebih bisa berbuat kebaikan lagi dan bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk sesama. Dan apa yang saya lakukan sesuai dengan tuntunan yang ada di Al Quran, karena ridho Allah sangat penting dari apapun.

Selain jadi pengusaha, apa saja aktifitas yang Anda lakukan? Saya bergabung di Team PKK Provinsi Kalbar di POKJA I, dimana saya memiliki tanggung jawab untuk bisa berbagi ilmu dengan saudara-saudara kita seperti yang saya lakukan di daerah Kayong bersama ibu PKK lainnya dalam misi ‘bela Negara.’ Dengan bergabung di PKK membuat ilmu dan wawasan saya bertambah, dan membuat rasa kepekaan sosial saya menjadi lebih sensitif untuk dapat berbagi dengan sesama. Selain itu saya juga aktif di dalam pengajian. Bersama teman-teman pengajian, kami mempunyai program 6M (membaca, mempelajari, memahami, mengamalkan, mensyiarkan dan melestarikan Al Quran) Sungguh program yang sangat indah, dan responnya bisa dibilang Alhamdulillah. Masyarakat mulai bisa menerima program 6M yang saya lakukan bersama temanteman pengajian. **

Diri

FOTO : HARYADI/PONTIANAKPOST

A

nda dikenal sebagai pengusaha salon muslimah pertama, apa alasan membuka salon khusus wanita ini? Rumah kecantikan merupakan salah satu tempatnya kaum wanita mempercantik diri. Sebab, di tempat inilah segala hal yang berkaitan dengan perawatan tubuh mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki tersedia lengkap. Selain itu, rumah kecantikan juga menjadi tempat relaksasi yang nyaman bagi wanita setelah seharian beraktifitas. Namun tak semua rumah kecantikan menyediakan layanan khusus untuk wanita berhijab. Hal inilah yang membuat kaum wanita khususnya yang berhijab sedikit mulai risih ketika berada di rumah kecantikan yang terbuka untuk para pria juga. Untuk mengan-

Selasa 27 Desember 2011


Pontianak Post

5

Selasa 27 Desember 2011

Ketua MUI Kalbar HM Bachit Nawawi Terima Mantu

Keakraban di Grand Kartika Bersama keluarga besar kedua mempelai.

Kedua mempelai diabadikan bersama kedua orangtua mereka. Bachit Nawawi SH–Hj Siti Chodidjah. Achmad Darmawanto–Endang Setiawati.

KELUARGA besar HM Bachit Nawawi SH dan Achmad Darmawanto, Minggu 25 Desember 2011 tadi menggelar perhelatan penting dan sangat bersejarah, karena putra-putri keduanya mengikat diri dalam tali perkawinan. Zulfikry SIP, putra HM Bachit NawawiHj Siti Chodidjah mempersunting Andini Sitawati SSos, putri Achmad Darmawanto-Endang Setiawati. Resepsi pernikahan kedua mempelai ini digelar di Grand Kartika Hotel Pontianak, dalam nuansa islami dan penuh keakrban. Sejumlah tokoh hadir memberikan doa restu bagi kedua mempelai dan keluarga besar, M Bachit Nawawi yang dikenal sebagai tokoh cendekiawan muslim yang juga Ketua MUI Kalbar itu dan keluarga Achmad Darmawanto. Tidak saja kalangan pejabat, tetapi juga hadir tokoh Agama, pendidik, politisi dan berbagai kalangan dan profesi baik keluarga maupun handaitaulan dan segenap sahabat karib kedua mempelai. Suasana akrab dan kekeluargaan juga didukung dengan pelayanan Hotel Grand Kartika yang familiar, cekatan dan profesional. Alunan musik serta tembang segar dan seselingi dengan tarian khas Melayu

Sumatera Selatan semakin manambah suasana khitmat, apalagi dengan view Sungai Kapuas yang melatar belakangi Hotel berlantai tiga dengan 96 kamar ini sungguh merupakan pilihan yang tepat untuk sebuah resepsi bersejarah. Hotel Grand Kartika dengan Restoran Panorama-nya selain menawarkan sebagai tempat resepsi juga menyediakan ruang bagi pertemuan dalam berbagai pilihan, dari yang berkapasitas 40 orang, 100, 300 hingga untuk resepsi.(*)

Ruang resepsi di Restoran Panorama Grand Kartika

Ruang resepsi Hotel Grand Kartika yang cukup luas dengan penataan apik.

Tarian khas Melayu Sumatera Selatan menyelingi perhelatan resepsi.

Diiringi tarian khas Melayu Sumatera Selatan ZULFIKRY dan ANDINI SITAWATI didampingi orang tua dan keluarga saat memasuki ruang resepsi.

Bersama mantan Sekda Kalbar H Syakirman dan istri.

Zulfikry saat melangsungkan ijab Kabul yang dipandu penghulu nikah Masri Sag, yang berlangsung di Islamic Centre Kompleks Mesjid Raya Mujahidin Pontianak.

Kedua mempelai diabadikan bersama Kakanwil Kemenag Drs H Husin.

Salah satu hidangan dengan penataan yang baik tidak berdesakdesakan. Diabadikan bersama Prof Dr Chairil Effendy yang juga Ketua MABM Kalbar.

Alunan musik menghibur undangan, salah satu suguhan yang melengkapi resepsi.

FOTO-FOTO: MUDJADI

Kedua mempelai diabadikan bersama Ketua DPRD Hartono Azaz.

Kedua mempelai dan orang tua diabadikan bersama kru Hotel Grand Kartika.

Dengan keceriaan Zulfikry mengenakan cincin kawin ke jari manis istri tercinta Andini Sitawati.


liputan khusus

6

Pontianak Post

l

Selasa 27 Desember 2011

Bersatu Dalam Kasih dan Kebersamaan

+

PEMIMPIN dan masyarakat bersatu dalam kasih dan kebersamaan, itulah makna yang tampak pada pelaksanaan open house perayaan Natal di kediaman Bupati Sintang, Milton Crosby. Sebab tamu yang hadir dari berbagai kalangan baik pejabat sampai rakyat biasa, bahkan dari lanjut usia sampai anak-anak semua disambut baik dan hangat penuh suka cita oleh bupati dan keluarga. Open house juga tersebut terbuka bagi semua masyarakat baik yang merayakan Natal maupun yang tidak. banyak masyarakat yang merasa bangga dengan dilaksanakanya open house tersebut. Bahkan masyarakat yang datang sudah sangat banyak sehingga memadati ruang jamuan. Mereka pun datang dari berbagai daerah di Kabupaten Sintang. Hal tersebut membawa respon positif dari masyarakat sintang. Seperti yang diungkapkan Iskandar, warga Kapuas Kiri Hilir. Menurut dia, dengan banyaknya masyarakat yang hadir, maka menunjukkan bahwa bupati sangat dekat dan dihargai oleh masyarakatnya. Ini merupakan bukti bahwa bupati dikenal oleh masyarakatnya, dengan demikian maka masyarakatnya sangat menghargai bupati,? kata dia. Meskipun demikian, rendah hati tetap terdapat pada diri Milton sekeluarga. Sebab Milton mengatakan, bahwa melayani masyarakat merupakan tugas pokok seorang pemimpin. Termasuk dalam pelaksanaan open house tersebut, dimana dirinya tidak membatasi tamu yang hadir. Semuanya tetap boleh mendatangi kediaman rakyat ini. Karena ini adalah rumah mereka. Terlebih pada saat perayaan natal. Karena kegembiraan ini milik kita bersama, bukan hanya milik bupati saja,? ungkap Milton. Bahkan pada saat open house, terlihat salah seorang warga memakai sandal jepit dan ingin membukanya ketika akan masuk ke pendopo. Namun Milton dengan segera menyuruh orang tersebut memakai kembali sendalnya. “Ada sekelompok warga datang dengan menggunakan sendal jepit, dan berniat membuka sendalnya pada saat akan masuk ke pendopo. Saya katakan tidak perlu dibuka, karena rumah ini milik semua masyarakat Kabupaten Sintang, dan saya serta keluarga merasa sangat senang karena semua kalangan masyarakat mau datang,” pungkas Milton.(wah)

MALAM NATAL : Bupati Sintang, Milton Crosby dan keluarga pada saat mengikuti kebaktian Malam Natal di Gereja GKII Imanuel Sintang.

+

SAMBUTAN HANGAT : Bupati Sintang, Milton Crosby beserta istri, Kati Evelina Milton, menyambut hangat setiap tamu yang hadir pada pelaksanaan open house perayaan natal.

KELUARGA BESAR : Keluarga besar Bupati Sintang, Milton Crosby, berfoto bersama sesaat sebelum pelaksanaan open house perayaan natal di kediaman bupati.

AKRAB : Tak hanya sambutan hangat, Bupati Sintang, Milton Crosby beserta istri, Kati Evelina Milton, terlihat akrab berbincang dengan tamu undangan yang datang dari tokoh agama dan tokoh masyarakat.

RAMAH : Ketua Persatuan Penyandang Cacat Indonesia Cabang Sintang, Saitun, juga turut hadir ke pendopo pada saat open house perayaan natal, dan disambut hangat oleh bupati dan istri.

Natal Sebagai Kebangkitan Optimisme Dalam Kehidupan

TOKOH MASYARAKAT : Bupati Sintang, Milton Crosby, turut berbincang dengan tokoh masyarakat yang hadir. +

+

FOTO BERSAMA : Danrem 121/ABW Kolonel Inf Toto Rinanto dan istri berfoto bersama Bupati Sintang, Milton Crosby beserta istri, usai kunjungan open house di kediaman bupati.

Bupati Sintang, Milton Crosby dan keluarga sangat dikenal dan dekat dengan masyarakat, dari anak-anak sampai lanjut usia. Sehingga mereka turut menghadiri open house perayaan natal di kediaman bupati.

SULTAN SINTANG : Sultan Sintang HRM Ikhsan Danu Perdana, turut hadir dalam acara open house di kediaman bupati sintang. SUKACITA : Meskipun tamu undangan dari kalangan umum tak henti-hentinya datang ke kediaman bupati untuk menghadiri perayaan natal, namun Milton Crosby dan keluarga tetap menyambut dengan kasih sayang dan sukacita.

KAPOLRES : Kapolres Sintang, AKBP Oktavianus Marthin, beserta jajarannya disambut hangat oleh bupati Sintang dan istri pada saat menghadiri open house perayaan natal.

cmyk

MERIAH : Tamu undangan dari berbagai kalangan, suku, dan agama, terlihat berbaur menjadi satu di kediaman Bupati, sehingga suasana menjadi meriah dan ramai.

BUPATI Sintang Milton Crosby ungkapnya. tanan religi ataupun ditengah sosial memaknai Natal tahun ini sebagai Dikatakan Milton, terang be- masyarakat,” kata Milton. Bupati kebangkitan optimisme didalam sar yang dimaksudkan dalam juga menegaskan, Natal diharapkehidupan diri dan masyarakat tema Natal tahun ini adalah suatu kan mampu juga menjadikan diri ditengah berbagai persoalan serta pengharapan ditengah persoalan setiap orang untuk memiliki sikap tantangan hidup. Menurutnya, tema yang terjadi saat ini, baik didalam optimis dalam memandang jalan besar Natal 2011memihidup sehingga dengan liki makna yang luar biasa keyakinan tersebut mampu untuk dapat mensupport membawa pada keberhasihidup ditengah kegalauan lan dan kesuksesan. diri. “Walaupun sikap pes“Melihat tema tersebut, imistis selalu ada, namaka kita dapat menilai mun optimis harus tetap bahwa umat manusia saat dikedepankan yang artiini hidup dalam kegalauan nya kita tidak menyerah serta ketidakpastian arah,” dengan keadaan apapun ujarnya. bahkan mempu mengataNatal, lanjutnya harus sinya sehingga mencapai dapat menjadi pencerahan keberhasilan.” ujarnya. bagi diri karena kelahiran Bupati Sintang, lengkap Yesus Kristus kedunia bubersama keluarga. Khusus kan hanya sebagai perin- SINTERKLAS : Sinterkla turut menghibur anak-anak untuk Open House, digatan akan tetapi mampu yang hadir pada saat open house, dengan membagi- rinya mengundang seluruh membuka mata hati serta kan hadiah. masyarakat dari semua rohani setiap umat Kriskalangan, untuk hadir di tiani. kediaman dinas Bupati “Natal ini memberikan pencera- diri, masyarakat, berbangsa dan guna silahturahmi. Open House han dimana kelahiran Yesus akan bernegara. sendiri dimulai pukul 10.00 hingga mampu membuka mata hati dan “Natal ini juga diharapkan da- malam selama dua hari yaitu Minrohani kita agar berada pada ke- pat membuka paradigma baru ggu (25/12) dan senin (26/12). hidupan yang baik dan benar,” bagi kehidupan kita didalam ta- (wah)


Pontianak Post

l

aneka

Selasa 27 Desember 2011

7

Kapolda Terancam Dicopot Sambungan dari halaman 1

Jenderal Timur Pradopo sudah berada di Bima untuk memantau langsung penyelidikan kasus paska bentrokan. Karena ngeyel, akhirnya, sekitar 100 personel Detasemen Markas dan Provos menggiring demonstran dan membuka blokade. Untungnya tak sempat terjadi bentrok walau sempat ada aksi saling dorong. Tak puas berdemo di Mabes Polri, massa lantas bergeser ke Bundaran Hotel Indonesia. Atraksi mereka tambah nekad karena berani menghentikan laju kendaraan yang melintas dari arah selatan Jalan SudirmanThamrin. Kemacetan sempat terjadi selama sekitar satu jam. Namun, setelah ada negosiasi dengan petugas Polres Jakarta Pusat, massa bersedia bubar. “Kami akan aksi lagi,” kata Ferdian yang mengaku masih menjadi mahasiswa di sebuah universitas swasta di Jakarta itu. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution menghargai aspirasi para demonstran. Termasuk usulan

agar Kapolda NTB dicopot. “Tapi, semua harus dilakukan berdasar prosedur. Sampai saat ini belum ada ke arah itu (pencopotan),” kata Saud kemarin. Mantan Kadensus 88 itu menjelaskan Kapolri jenderal Timur Pradopo sudah berada di Bima menyusul tiga jenderal bintang tiga yang sebelumnya juga sudah di lokasi. “Bapak Kapolri akan mendengarkan laporan langsung dari lapangan,” katanya. Saat ini tim yang dipimpin Irwasum, Komnjen (Pol) Fajar Prihatoro itu telah mulai melakukan pemeriksaan pasukan dan senjata api yang digunakan saat penanganan unjuk rasa pada Sabtu (24/12/2011) itu. Bahkan, komandan pasukan Brimob yang memimpin pasukan tersebut diperiksa “Yang penting internal sudah bekerja. Yang jelas, komandan-komandan di lapangan sudah diperiksa. Jumlahnya berapa, nanti kami akan cek,” katanya. Pemeriksaan senjata api anggota dilakukan untuk mencocokkan dengan proyektil yang diduga menewaskan dua warga saat pembubaran massa. “Dari Irwasum akan melaksanakan pen-

dalaman terhadap semua anggota yang terlibat, seperti senjata yang akan kami periksa oleh ahli forensik yang nanti akan diketahu atau dicurigai siapa pelakunya, dan kami cari barang bukti lain, proyektil misalnya,”katanya. Kepolisian siap bertanggung jawab secara hukum atas penanganan unjuk rasa yang berdampak dua warga tewas. Bahkan, jika ada pelanggaran pidana dilakukan aparat di lapangan, maka dia akan diproses secara pidana. Isolasi Diri Sementara itu, situasi Kecamatan Lambu –daerah asal sebagian besar massa pelaku pendudukan Pelabuhan Sape yang dibubarkan polisi 24 Desember lalu– hingga kemarin masih mencekam. Sejumlah ruas jalan, mulai Desa Soro hingga perbatasan Desa Mangge, diblokade. Jalan-jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Lambu dengan kecamatan lain juga tak bisa dilalui karena ditutup dengan tumpukan batu, kayu, dan benda keras lainnya. Suasana di sejumlah perkampungan pun tampak sepi. Hanya terlihat sejumlah warga yang

berjaga di jalur yang diblokade. Tidak ada satu pun kendaraan atau orang luar yang bebas keluar masuk desa. Setiap warga yang melintas akan diperiksa dan ditanyai asal dan keperluannya. H Junaidin, salah seorang tokoh masyarakat Desa Rato yang ditemui di rumah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima H M. Nadjib HM Ali, di Desa Bugis, Sape, mengatakan bahwa saat ini tidak ada satu pun orang luar yang bisa masuk wilayah Kecamatan Lambu. ”Suasana di Lambu mencekam. Tidak satu pun orang bisa lewat dengan leluasa, kecuali orang yang mereka kenal. Seperti saya dan Kades Nggelu yang bisa ke mana-mana. Orang lain pasti akan dicegat oleh warga,” tuturnya. Pernyataan Junaidin tersebut benar. Beberapa wartawan yang berupaya masuk ke Desa Rato kemarin siang dicegat sejumlah warga yang sudah siap dengan senjata tajam. Kepala Desa Kale’o Kamiruddin mengatakan, situasi di Kecamatan Lambu memang mencekam. Warga siaga penuh di rumah masing-masing. Sebagian lainnya berkonsentrasi di jalan-

Tarmiyus menuturkan, sejatinya tsunami yang menghempas tanah kelahirannya pada 26 Desember 2004 silam membuat dia kehilangan dua anggota keluarga sekaligus. Yakni, Yulanda dan Yulisah, anak pertama dan kedua pasangan suami istri asal Meulaboh itu. Lelaki yang bekerja sebagai buruh lepas itu menuturkan, saat air bah menghempas tempat tinggalnya, Tarmiyus mengamankan Yulisah di loteng lantai dua rumah tetangganya. Sedangkan Yulanda, dia titipkan ke sebuah perahu yang lewat. Tapi, air laut yang menyerbu lebih tinggi hingga melewati loteng dan menyeret Yulisah. Sejak saat itu, Yulisah dan Yulanda hilang. Tujuh tahun kemudian, tepatnya pada Rabu (21/12) lalu, Yulanda secara ajaib tiba-tiba kembali ke Meulaboh. Rupanya dia selama ini selamat dan sempat dipaksa mengemis oleh “orang tua asuhnya”. Tapi, Yulisah masih raib. “Kalau dia sekarang masih hidup, mungkin dia sudah kuliah. Anak-anak teman dia main sudah pada kuliah,” kata sang kakek, Ibrahim Noor,

mengenang cucunya. Tarmiyus sudah tak lagi berharap menemukan Yulisah. Sebab, dia melihat sendiri bagaimana ombak besar menyerbu loteng tempat Yulisah berada. “Saat ada kapal lewat yang terseret ombak, saya menyelam ke dalam air buat menghindar. Setelah itu, saya lihat ada ombak besar lewat di loteng. Yuli hilang,” kata Tarmiyus pelan. Pasangan Tarmiyus dan Yusnidar dikaruniai empat anak. Urutannya, Yulisah, Yulanda, Ari Yulanda, dan Rahmat Harfiah. Rahmat Harfiah lahir setelah tsunami. Dia kini berusia 1,5 tahun. “Masih baru bisa jalan di rumah,” timpal Ibrahim. Selama diwawancarai Jawa Pos kemarin, Yulanda terlihat sangat diam. Dia seperti susah diajak bicara. Tarmiyus mengatakan, anak keduanya itu seperti masih trauma akibat perlakuan kasar pengasuhnya. “Biar dia sembuh dulu. Mungkin mau main-main. Kalau soal muslimnya, mungkin ngaji dulu. Baru kalau dia mau sekolah, ya disekolahkan,” kata Tarmiyus. (jpnn/c5/nw/aga)

Tangis Pecah di Kuburan Masal Sambungan dari halaman 1

isak tangis keluarga korban tsunami yang datang ke kuburan masal itu mulai pecah. Mereka mendoakan sanak famili dan keluarga dekat yang menjadi korban gempa dan tsunami. Di tengah lantunan bacaan Surat Yasin, zikir, dan doa, seorang bocah 4 tahun menghampiri gundukan tanah kuburan. Dengan suara keras dan cadel, bocah bernama Cut Zalwa itu mengatakan, ’’Nek, Icut datang. Kami mau lihat nenek dan kirim doa. Nih, Icut bawa bunga sikit tuk nenek.’’ Mendengar ucapan putrinya, sang ibu yang menggendong anak kedua yang berusia lima bulan tak kuasa membendung air mata. Dengan isak kecil, dia tersedu di tepi rerumputan pembatas kuburan masal tersebut. Sang ibu itu menyatakan, ibu dan adik bungsunya menjadi korban dan dikubur di antara 46.718 jenazah lainnya. Dirinya dan ayahnya selamat waktu itu, meski sempat digulung gelombang besar tsunami.

Setiap berziarah, ibu muda tersebut menyempatkan datang ke kuburan masal di Desa Siron itu. Dia juga mengaku pernah berziarah ke kuburan masal lain di Ulee Lheue. ’’Tapi, di sana kami tidak merasakan apa-apa. Tidak demikian saat berziarah ke Siron ini, rasanya ibu dan adik saya menyambut,’’ ungkapnya. Ditempat terpisah, Tarmiyus dan Yusnidar seperti mendapat anugerah atas kembalinya putri mereka, Meri Yulanda, yang hilang dalam tsunami tujuh tahun lalu. Namun, sejatinya mereka berdua masih kepikiran. Sebab, kakak Yulanda juga hilang dalam tsunami. Sampai sekarang, putri pertama mereka bernama Yulisah itu tak juga kembali. “Saya sudah tidak berharap lagi. Meri sudah kembali saja saya sudah bahagia,” kata Tarmiyus saat ditemui di studio Metro TV kemarin (26/12). Lelaki 43 tahun itu datang ke Jakarta sejak Minggu (25/12) lalu bersama Meri Yulanda dan Ibrahim Noor, bapak Tarmiyus sekaligus kakek Meri. Yusnidar, ibu Yulanda, tidak diajak serta.

Bisakah Merpati Hidup Lagi? Sambungan dari halaman 1

saja Merpati sudah rugi besar. Apalagi, kalau ditambah bebanbeban utangnya. Tiap bulan pendapatannya hanya Rp 133 miliar. Pengeluarannya Rp 178 miliar. Pesawatnya tua-tua. Sekali dapat yang baru MA 60 pula.  Suasana kerja di Merpati pun sudah seperti perusahaan yang no hope! Maka, jelaslah bahwa persoalan Merpati tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa.  Restrukturisasi perusahaan dengan cara modern sudah dicoba sejak dua tahun lalu. Belum ada hasilnya –bahkan tanda-tandanya sekali pun. Upaya restrukturisasi ini telah menghabiskan enersi luar biasa. Lebih-lebih menghabiskan waktu dan kesempatan.  Panjangnya proses pengadaan pesawat Tiongkok MA 60 membuat peluang lama hilang begitu saja. Rute-rute kosong yang semula akan diisi MA 60 telanjur dimasuki Wing dan Susi Air yang lebih kompetitif. MA 60 yang menurut para pilot merupakan pesawat yang bagus, lebih berat lagi bebannya setelah terjadi kecelakaan di Kaimana. Peristiwa yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kualitas pesawat itu ikut membuat Merpati ibarat petinju yang sudah sempoyongan tiba-tiba terkena pukulan berat.  Sebelum kecelakaan Kaimana, penumpang sebenarnya lebih senang naik MA 60. Pesawat ini sengaja didesain untuk negara tropis. AC-nya bisa berfungsi sejak penumpang masuk pesawat. Tidak seperti pesawat baling-baling lain yang panas udara kabinnya luar biasa dan baru berkurang setelah beberapa menit di udara.  Merpati memang sering kehilangan momentum. Bahkan, seperti sudah kehilangan momentum sejak dari lahirnya. Ketika kali pertama dipisahkan dari Garuda, pesawat-pesawatnya diambil, tapi utangnya ditinggalkan. Bebanbeban lain juga menumpuk. Semua itu enak sekali dijadikan kambing hitam oleh manajemen. Setiap manajemen yang gagal punya alasan pembenarannya. Kadang manajemen lebih sibuk mengumpulkan kambing hitam daripada bekerja keras dan melakukan efisiensi.  Benarkah tidak ada hope lagi di Merpati? Itulah yang melalui forum pada hari libur Sabtu lalu ingin saya ketahui. Terutama sebelum saya membuat keputusan yang tragis:

ditutup! Segala macam usaha sudah dilakukan. Dua bulan lalu sebenarnya saya sudah menyederhanakan manajemen Merpati. Jabatan wakil Dirut saya hapus. Jumlah direktur saya kurangi. Ini agar manajemen lebih lincah. Juga terbebas dari beban psikologis karena wakil Dirutnya lebih senior dari sang Dirut. Rupanya itu belum cukup. Saya harus masuk lebih ke dalam. Tiba-tiba saya ingin berdialog langsung. Dialog yang intensif dan tanpa batas. Dialog dengan jajaran yang lebih bawah. Di masa lalu saya sering mendapat pengalaman ini: banyak ide bagus justru datang dari orang bawah yang langsung bekerja di lapangan. Bukan dari konseptor yang bekerja di belakang meja.  Memang ada rencana pemerintah dan DPR untuk membantu keuangan Merpati Rp 561 miliar. Tapi, akankah uang itu bermanfaat? Atau hanya akan terbang terhambur begitu saja ke udara? Seperti ratusan miliar uang-uang negara sebelumnya?  Tentu saya tidak ingin seperti itu. Harus ada jaminan ini: dengan suntikan tersebut Merpati bisa hidup dan berkembang. Tidak seperti suntikan-suntikan uang ratusan miliar rupiah di masa lalu. Ini juga harus menjadi uang terakhir dari negara untuk Merpati. Sudah terlalu besar negara terus menyuntik Merpati, dengan hasil yang masih begitu-begitu saja. Karena itu, saya kemukakan terus terang di forum: daripada uang Rp 561 miliar tersebut terhambur ke udara begitu saja dan karyawan pada akhirnya kehilangan pekerjaan juga, lebih baik Merpati ditutup sekarang juga. Uang itu bisa dibelikan kebun kelapa sawit. Tiap karyawan mendapat pesangon 2 ha kebun sawit. Orang Riau punya dalil: satu keluarga yang punya 2 ha kebun sawit, sudah bisa hidup sampai menyekolahkan anak ke ITB! Memiliki 2 ha kebun sawit lebih memberikan masa depan daripada terus menjadi karyawan Merpati. Tentu ide ini membuat pertemuan heboh. Sekaligus peserta pertemuan tertantang untuk menolaknya. Mereka tidak rela kalau Merpati harus mati. Kebun sawit bukan bandingan untuk masa depan. Oke. Saya setuju. So what? Kalau dari operasionalnya saja sudah rugi, masih adakah alasan untuk mempertahankannya? Maka, saya ajukan ide untuk melakukan pembahasan topik per

topik. Ini untuk mengecek apakah benar masih ada harapan? Topik pertama adalah: bagaimana membuat pendapatan Merpati lebih besar daripada pengeluarannya. Kalau tidak ada jalan yang konkret di topik ini, putusannya jelas: Merpati harus ditutup. Asumsinya: bagaimana bisa memikul beban yang lain kalau dari operasionalnya saja sudah rugi besar. Berapa pun modal digerojokkan tidak akan ada artinya. Lebih baik untuk beli kebun sawit! Meski logika sawit begitu jelas dan rasional, rupanya masih banyak yang takut mengubah jalan hidup. Ketika hal itu saya kemukakan, seseorang nyeletuk dari arah belakang. ”Salah Pak Dahlan! Bukan kami takut menjadi petani sawit, tapi Merpati ini masih punya peluang besar,” katanya. ”Asal semua orang di Merpati punya etos kerja yang hebat,” tambahnya. Etos kerja ini begitu sering dia sebut sebagai penyebab utama kesulitan Merpati sekarang ini. Dia sangat percaya etos itulah kuncinya, sehingga sepanjang enam jam rapat itu dia selalu dipanggil dengan nama Pak Etos. Pak Etos mungkin benar. Tapi, itu masih kurang konkret. Yang diperlukan adalah usul konkret dan realistis. Yang bisa membuat pendapatan lebih besar daripada pengeluaran. Yang bisa dilaksanakan dalam keadaan Merpati as is.  Pagi itu begitu sulit mencari ide yang membumi. Saya pun lantas teringat pada gurauan pedagangpedagang sukses seperti ini: ”Tuhan itu baik. Tapi, uanglah yang bisa membuat orang mengatakan Tuhan itu baik”. Rupanya perlu rangsangan material untuk melahirkan ide-ide kreatif. Rupanya perlu dana untuk mendatangkan Tuhan. Maka, saya tawarkan di forum itu: peserta rapat yang mengusulkan ide terbaik akan saya beri hadiah satu mobil baru, Avanza, dari kantong saya pribadi. Rapat pun menjadi heboh. Gelak tawa memenuhi ruangan. Ide belum muncul, tapi warna mobil sudah harus dibicarakan. Setuju: warna krem! Neraka sawit ternyata tidak menarik. Surga Avanzalah yang menggiurkan. Pantaslah kalau Jakarta macet! Tuhan rupanya benar-benar datang. Inspirasi bermunculan. Hampir semua peserta rapat mengangkat tangan. Mereka berebut mendaftarkan ide. Angkat

tangan lagi untuk ide kedua. Ide ketiga. Bahkan, ada yang sampai mendaftarkan lima ide. Setelah terkumpul 53 ide, barulah diperdebatkan. Mana yang konkret dan mana yang terlalu umum. Mana yang menghasilkan rupiah, mana yang menghasilkan semangat. Mana yang membuat pendapatan lebih besar, mana yang membuat pengeluaran lebih kecil. Ide-ide itu kemudian diranking. Dari yang terbaik sampai yang terkurang. Dari yang terbanyak menghasilkan rupiah sampai yang menghasilkan etos. Perdebatan amat seru karena masingmasing mempertahankan idenya. Terjadi diskusi yang luar biasa intensif, mengalahkan rapat kerja bagian pemasaran. Dari ranking yang dibuat, memang sudah bisa diketahui siapa yang bakal dapat mobil. Tapi, ada yang protes. ”Sebaiknya hadiah baru diberikan setelah ide itu jadi kenyataan,” teriaknya. Rupanya, dia ingin membuktikan bahwa meski idenya kalah ranking, dalam pelaksanaannya kelak akan mengalahkan juara ranking itu. Setuju. Kita lihat dulu kenyataan di lapangan. Peluang bagi ide yang ranking-nya di bawah pun masih terbuka.Tentu ide-ide itu masih dirahasiakan. Ini terutama karena masih akan dirumuskan dalam bentuk program kerja nyata di lapangan. Tapi, semua ide memang sangat menarik. Dari sinilah bisa diketahui bahwa Merpati seharusnya tidak akan rugi secara operasional. Kalau ini terlaksana, pemilik dana tidak akan ragu membantu. Alhamdulillah. Tuhan memberkati. Topik berikutnya adalah MA 60. Bagaimana kinerjanya selama ini? Apakah bisa menghasilkan uang dan terutama bagaimana mengembalikan citra yang rusak akibat kecelakaan Kaimana? Banyak juga ide gila yang muncul. Termasuk ide bahwa khusus untuk MA 60 sebaiknya dicarikan pilot bule. Seperti pesawatnya Susi Air. Orang kita lebih percaya kepada bule daripada bangsa sendiri. Ketidakpercayaan orang terhadap MA 60 bisa ditutup dengan pilot orang bule. Huh!  Saya benci dengan ide ini. Tapi, demi Merpati saya menerimanya! Maka, setelah enam jam berdebat, tepat pukul 16.00, rapat pun diakhiri dengan lega. Saya bisa segera pulang untuk mandi pagi! (*)

jalan yang telah diblokade. ”Siapa pun untuk saat ini tidak boleh masuk Lambu. Hanya beberapa orang tertentu yang bisa keluar masuk,” ujarnya. Dibandingkan dengan sehari sebelumnya, situasi di Kecamatan Lambu kemarin sudah membaik. Sebab, tidak ada lagi kelompok warga yang mensweping warga yang dicurigai pro pemerintah. ”Tuntutan masyarakat Lambu hanya satu, SK 188 (SK bupati tentang izin pertambangan, Red) segera dicabut. Selama SK itu belum dicabut, warga Lambu akan tetap menutup diri dari warga lain,” jelas Kamiruddin. Jika tuntutan pencabutan SK 188 tersebut dipenuhi pemerintah, warga akan membuka diri. ”Kalau ada yang datang membawa surat pernyataan SK 188 sudah dicabut oleh pemerintah kabupaten, warga Lambu akan segera membuka blokade jalan,”

ucapnya. Pascainsiden Sabtu lalu, warga Lambu langsung mengisolasi diri dan tidak menerima siapa pun yang datang. Termasuk, anggota DPR Sunardi Ayub yang berniat memberikan bantuan kepada dua warga Lambu yang meninggal. Sementara itu, selain membakar Kantor Polsek Lambu, massa merusak kantor-kantor kelurahan. Hingga kemarin, tercatat tujuh di antara 12 kantor desa di Kecamatan Lambu dirusak massa. Yakni, Kantor Desa Sumi, Desa Soro, Lanta Timur, Simpasai, Kale’o, Lambu, dan Melaju. Fasilitas pemerintah yang juga dirusak, antara lain, Kantor UPTD Pertanian Lambu, Kantor KUA Kecamatan Lambu, Kantor Camat Lambu (masih numpang di Kantor Desa Melaju). Sedangkan rumah warga yang dirusak, antara lain, rumah tujuh kepala

desa yang kantornya juga dirusak. Kemudian, rumah anggota DPRD Bima dari Partai Golkar Suryadin di Desa Soro serta rumah anggota DPRD Bima dari PDIP Ahmad H M. Saleh. Juga ikut dirusak, rumah Sekretaris Camat Lambu Abdurrahman, rumah guru salah satu SMP di Lambu Abdurrahim, dan beberapa rumah warga yang dicurigai protambang. Anggota DPRD, kepala desa, dan warga yang rumahnya dirusak massa saat ini mengungsi ke tempat aman. ”Yang jelas, mereka yang rumahnya dirusak oleh warga sudah tidak berada di Lambu saat ini. Ada yang mengungsi ke Sape atau ke tempat lain yang lebih aman,” ujar Kepala Desa Kale’o Kamiruddin. Belum diperoleh data pasti mengenai jumlah rumah warga yang dirusak, begitu pula dengan fasilitas pemerintah. (rdl/gun/jpnn/ c10/nw)

Tetap Bangga Meski Striker Klub Bola di Kampung Sambungan dari halaman 1

berencana bermain bola bersama temannya di lapangan sepak bola kampung. Kala itu Martunis bahkan sudah mengenakan kostum nasional Portugal yang dibeli di pasar. Martunis memang sangat mengidolakan Cristiano Ronaldo. Karena itu, setiap kali bermain bola, dia selalu mengenakan kaus timnas Portugal, negara asal Ronaldo. Ketika datang tsunami; Martunis berlari menyelamatkan diri bersama Salwa, ibunya; Nurul Ala, 12, kakaknya; dan Annisa, adiknya yang baru berumur dua tahun. ”Saya sendiri saat itu berada di tambak,” ungkap Sarbini. Saat menyelamatkan diri itu, Martunis, ibunya, dan dua saudaranya ikut pikap. Tetapi, pikap yang mereka tumpangi akhirnya terbawa arus tsunami. Saat itulah Martunis terpisah dengan ibu, kakak, dan adiknya yang selanjutnya hilang dan tak pernah kembali lagi. Martunis selamat setelah meraih sepotong kayu. Tubuhnya lantas mengapung. Kemudian, dia berpindah ke kasur yang melintas di dekatnya. Namun,

kasur tersebut akhirnya tenggelam. Martunis lalu memanjat pohon untuk bertahan hidup. Dia selamat setelah terseret arus tsunami yang balik ke laut dan terdampar di kawasan rawarawa dekat makam Tengku Syiah Kuala. Setelah 19 hari bertahan, warga menemukan Martunis pada 15 Januari 2005. Warga menyerahkan dia kepada kru televisi Inggris yang kebetulan meliput di wilayah itu. Dalam sekejap, gambar dan kisah Martunis yang masih mengenakan kaus timnas Portugal beredar luas di sejumlah stasiun televisi Eropa. Nama dan kisah Martunis pun terkenal di Eropa. Bocah kurus berkulit hitam itu pun menarik simpati bintang top sepak bola Portugal, seperti Cristiano Ronaldo, Luis Figo, dan Nuno Gomes. Juga, pelatih Luiz Felipe Scolari dan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal Gilberto Madail. Akhirnya, Federasi Sepak Bola Portugal mengundang Martunis ke negaranya pada Juni 2005. Saat itu Martunis didampingi ayahnya, Sarbini, dan dokter Teuku Taharuddin. Martunis

pun bertemu dengan bintang idolanya, Cristiano Ronaldo. Kini Martunis sudah beranjak remaja. Setelah dua jam ditunggu-tunggu, ABG 14 tahun itu datang menyambut. Tubuhnya tetap kurus dan kulitnya hitam. Sarbini mengatakan, selama ini tidak ada bantuan biaya pendidikan untuk anaknya. ”Bantuan yang diterima hanya sekali, saat awal tsunami dan ketika pergi ke Portugal,” jelasnya. Ketika ditanya soal aktivitasnya, Martunis mengatakan saat ini semakin rajin berlatih bola. ABG kelahiran 2 Mei 1997 tersebut kini bergabung di klub Harimau Nanggroe, Lamreung (salah satu gampong di Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar). Namun, dalam waktu dekat Martunis berencana pindah ke klub Alsport di Kuta Alam. Martunis mengungkapkan bercita-cita menjadi pemain sepak bola andal dan berprestasi. ”Saya siap untuk berlatih sepak bola secara serius jika ada klub yang mengajak bergabung,” ujar ABG yang pernah disebut Oprah Winfrey sebagai ”bocah ajaib” yang selamat dari badai abad ini (a boy who escaped the storm of the century). (jpnn/c11/kum)

Cegah Konflik, Bentuk Timnas Agraria Sambungan dari halaman 1

Apalagi, tutur dia, masih ada beberapa kasus lain. Misalnya, kasus Mesuji dan aksi jahit mulut di depan DPR. Apakah itu berarti bahwa pemerintah selama ini lemah? Ifdhal mengatakan bahwa maksudnya bukan begitu. Namun, mencari solusi baru supaya tidak ada lagi korban sangat penting. BPN yang menjadi ujung tombak pemerintah juga dinilai tidak bisa menyelesaikan masalah. Alasannya, BPN kurang bisa mengatasi masalah pertambangan. Pembentukan tim itu juga dilakukan untuk membatasi peran polisi agar tidak lagi bertindak gegabah. Menurut dia, sengketa yang berujung jatuhnya korban terjadi karena polisi tidak melakukan evaluasi atas berbagai peristiwa sebelumnya. Dia menyarankan, kalau ada sengketa agraria, seharusnya polisi tidak turun dahulu. ”Polisi turun kalau konflik sudah diselesaikan. Jika tidak, korban bakal jatuh lagi,” papar dia. Salah satu bukti cueknya polisi terlihat dari sikap mereka terhadap surat rekomendasi Komnas

HAM bernomor 2784-K-PMT-XI2011 yang bertanggal 9 November. Surat itu berisi rekomendasi mengenai aktivitas eksplorasi tambang serta ditujukan kepada bupati Bima, Kapolda NTB, dan manajemen PT SMN. Namun, Ifdhal menyesalkan sikap cuek mereka terhadap surat itu. Sebab, rekomendasi yang berpangkal dari laporan warga pada April 2011 tersebut tidak pernah direspons. ”Tidak ada informasi soal perkembangannya atau langkah yang akan ditempuh,” terangnya. Sementara itu, meski sudah didahului aparat kepolisian, Komnas HAM hari ini akan bertolak ke Bima. Tujuannya, melakukan investigasi dan membuktikan dugaan tentang adanya pelanggaran HAM berat. ”Ada penghilangan hak dasar, yaitu hak atas hidup, dan penangkapan yang sewenang-wenang,” papar dia. Meski masih dugaan, Ifdhal mengatakan bahwa secara umum sudah terlihat adanya pelanggaran HAM. Nah, investigasi nanti bertujuan menentukan apakah pelanggaran yang ada masuk kategori berat atau bukan. Di sana, tim yang diterjunkan

tersebut tidak hanya mencari informasi dari sumber formal. Selain itu, Komnas HAM akan mencoba menegaskan jumlah korban yang masih simpang siur. Perusak fasilitas juga akan didatangi. Keterangannya bakal diambil, lengkap dengan jawaban atas pertanyaan apakah penangkapan sesuai dengan prosedur. ”Misalnya, saat ditangkap disangkakan pasal apa saja,” imbuhnya.Agar dugaan pelanggaran HAM tidak berkepanjangan, dia mengharapkan polisi tidak mengabaikan hak 47 warga yang ditangkap. Mereka yang dituduh merusak fasilitas warga tersebut harus mendapat akses ke penasihat hukum. Apa pun alasannya, itu penting supaya warga terlindungi dari tuduhan yang belum terbukti benar. Anggota Komnas HAM Ridha Saleh yang juga menjadi ketua tim investigasi ke Bima sepakat dengan Ifdhal. Dia malah bersikap lebih keras dan meminta polisi ditarik dari area perkebunan. Sebab, polisi selalu terlibat dalam beberapa sengketa agraria. ”Presiden seharusnya meminta Kapolri menarik semua anggota Brimob dari area perkebunan,” tegasnya. (dim/c11/agm)

Kunci di Emir Moeis Sambungan dari halaman 1

Bahkan, kemungkinan besar cara yang digunakan tetap sama dan bisa memicu sakit Nunun kambuh. “Belum ada (cara baru). Masih sama seperti sebelumnya,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha. Ruwetnya mengorek informasi mendapat perhatian dari mantan terpidana sekaligus pelapor kasus cek perjalanan Agus Condro Prayitno. Agus mengatakan, KPK harus lihai untuk bisa mengorek informasi. Meski dia yakin jika Nunun benar-benar sakit, fakta bahwa dia tidak sakit parah harus bisa dimanfaatkan. “Saya rasa penyidik tahu caranya. Tetapi, harus dibuktikan,” katanya. Meski demikian, Agus mengatakan KPK harus mulai mencari

cara lain kalau Nunun benar-benar tidak bisa lagi diperiksa. Jangan sampai karena Nunun sakit, maka kasus cek pelawat akan ikut terlantar. Agus yang mendapat pengurangan hukuman penjara karena menjadi whistle blower dalam kasus pemilihan DGS BI menyarankan agar KPK membuka kembali fakta persidangan. Dia yakin ada petunjuk yang bisa membuat penyidikan kasus suap itu menjadi makin terang. Dia lantas memberi contoh kesaksian anggota DPR Emir Moeis di Pengadilan Tipikor Jakarta. Saat menjadi saksi, Emir mengatakan pernah menerima uang dari Arie Malangjudo. Namun, sehari kemudian uang itu dikembalikan ke Panda Nababan. “Seingat saya, dia bilang tidak mau menerima uang dari Miranda karena (pernah menjadi) teman

SMP,” ingatnya. Saat itu, disebutnya Panda mengatakan jika amplop berisi cek pelawat yang ada di tangan Emir Moeis bukan dari Miranda. Singkat cerita, amplop tersebut lantas diletakkan di meja Panda Nababan. “Pertanyaannya, kenapa Emir tiba-tiba sebut Miranda dan mengembalikan ke Panda, padahal amplopnya dari Arie,” terangnya. Nah, puzzle itulah yang menurut Agus Condro layak untuk dibuka dan disusun kembali. Dia yakin, jika semua itu didalami, KPK bisa menemukan banyak fakta baru tentang kasus cek kasus pelawat yang disebut-sebut menyeret nama Miranda Goeltom. “Setidaknya, kalau Nunun tidak bisa diperiksa, ada cara lain,” tuturnya. (dim/agm)

Belajar jadi Istri Baik Sambungan dari halaman 1

’’Sama-sama belajar sama suami. Aku belajar jadi istri yang baik. Karena ini kan proses memulai rumah tangga baru, jadi banyak belajar dan introspeksi diri. Jadi lebih baik di tahun 2012,’’ kata Andhara di Jakarta beberapa waktu lalu. Selain berupaya menjadi istri

yang baik, ibu satu anak itu berencana menambah momongan. Namun, dia tampaknya belum ingin memiliki banyak anak. Dia dan suaminya, Bugi Ramadhan, juga tidak ingin terlalu ngoyo. ”Targetnya satu atau dua anak saja udah cukup. Tapi, kita jalanin aja, nggak mau terlalu direncanakan. Go with the flow lah, pokoknya didoain ya,” kata dara

kelahiran 11 September itu. Soal rencana perayaan tahun baru, Andhara mengatakan masih menunggu tawaran pekerjaan. Namun, jika tidak ada pekerjaan, dia akan berkumpul dengan keluarga. ”Masih nunggu kerjaan. Tapi kalau nggak ada, di rumah aja, kumpul bareng keluarga,” imbuh dia. (ken/c10/agm)


8

Pontianak Post

l

Selasa 27 Desember 2011


Metropolis

17

Pontianak Post

Banjir, Warga Khawatir Penyakit WARGA Pemangkat khawatir terjadinya wabah penyakit sebagai dampak banjir yang dialami kawasan ini selama dua hari berturut-turut.

20

Antisipasi Peredaran Narkoba di Perbatasan

BADAN Nasional Narkotika Kalbar membentuk Satuan Tugas dalam upaya mengantisipasi peredaran narkotika di wilayah perbatasan. Satgas juga dibentuk untuk mengawasi jalur laut dan udara guna menutup ruang peredaran gelap narkotika.

halaman

halaman

JAMES Kidal (20) salah seorang atlet tinju andalan Kabupaten Landak yang sarat akan prestasi untuk kejuaraan Kalbar maupun nasional meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

halaman

Petinju Tewas Tabrak Eksavator

16

2

SELASA 27 Desember 2011

GRAFIS : SIGIT/PONTIANAKPOST

Jumlah Tempat Tidur RS Tak Ideal

MUJADI/PONTIANAKPOST

MENINGGI

Pasangnya air (rob) dalam dua hari ini terus meninggi. Halam gubernuran misalnya, cukup membuat repot warga yang akan berkunjung untuk natalan.

Rob Semakin Tinggi

Pemkot Siapkan Tempat Pengungsian PONTIANAK--Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak memperkirakan terjadi banjir rob di Kota Pontianak dan Kubu Raya hingga 29 Desember

mendatang. ”Ada potensi rob bulan perbani. Artinya memasuki tanggal 1 dan 2 Safar. Terjadinya dari 25 Desember hingga besok, Selasa (27/12), dari pukul 06.00 sampai 10 pagi. Pada 28 dan 29 Desember mulai siklus turun, tetapi jika gelombang tinggi di muara, biasanya terjadi juga,” ungkap Praki-

rawan Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Prada Wellyantama, Senin (26/12). Potensi rob ini terjadi di Kota Pontianak, terutama pada daerah yang pernah mengalaminya pada tahun sebelumnya. Misalnya di kawasan • ke halaman 15 kolom 5

Rumah Penimbun Petasan Digerebek

BEKELIT

PONTIANAK--Sebuah rumah di Jalan 28 Oktober Pontianak Utara yang menimbun petasan digerebek jajaran kepolisian. Pemilik rumah bersama barang bukti langsung diamankan ke Polsek Pontianak Utara, Senin (26/12). Kini kasusnya sedang ditangani secara intensif. Dalam penggerebekan itu polisi menemukan ribuan paket petasan yang diduga akan dijual pada perayaan • ke halaman 15 kolom 5

AMANKAN PETASAN Jajaran Kepolisian Sektor Pontianak Utara, kemarin (26/12) mengamankan petasan yang disimpan disebuah rumah di Jalan 28 Oktober.

HARYADI/PONTIANAKPOST

PONTIANAK--Anggota Komisi IX DPR RI, Karolin Margret Natasha meminta komitmen pemerintah daerah di Kalimantan Barat untuk mengalokasikan dana yang cukup untuk perbaikan infrastruktur kesehatan, khususnya rumah sakit. Sebab, berdasarkan hasil kunjungan Komisi IX ke beberapa kabupaten/kota beberapa hari lalu, kondisi rumah-rumah sakit di daerah ini masih belum memadai. “Kita memang dihadapkan pada keterbatasan anggaran di APBN maupun APBD. Tetapi ini mendesak. Di tingkat pusat kita juga mengharapkan supaya alokasi anggaran bisa mencapai 5 persen untuk sektor kesehatan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Kesehatan,” katanya

kemarin. Selain itu, dari temuan lapangan, diketahui bahwa kucuran APBN ke daerah relatif terhambat sehingga proses pembangunan infrastruktur di daerah juga mengalami kendala. Menurut Karolin, jika dana kesehatan mencapai 5 persen dari APBN dan tidak terlambat, percepatan perbaikan infrastruktur akan dapat dilakukan. Guna mendukung dana dari pusat ini, diharapkan ada sharing dana yang cukup dari pemerintah daerah. Berdasarkan hasil kunjungan Komisi IX, salah satu masalah krusial yang dihadapi Kalbar yakni kurangnya tempat tidur rumah sakit. • ke halaman 15 kolom 5

RT Peduli Award; Syaifudin Peraih Kategori Ketua RT Lingkungan

ILUSTRASI : SIGIT

Lebih Dikenal sebagai Ketua RT Sampah

Ahmad Sofi/Pontianak Post

SEBAGIAN dari kita mungkin sudah kenal dengan sosok Syaifudin. Mungkin juga sebagian dari kita belum pernah mengenalnya. Syaifudin lahir pada 10 Juni 1963 di Pasuruan Jawa Timur. Dia menjadi mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi di Pontianak dan wisuda pada 1994 yang menyandang gelar Serjana Pertanian (SP). Sebelumnya dia sempat menjadi santri di Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur. Setelah lulus dari bangku sekolah, Syaifudin hijrah ke Kalbar karena mendapat tugas dari pekerjaannya. Sesampainya di Kalbar, dia bertemu dengan Fini Rahayu dan mempersuntingnya. Dari hasil pernikahannya, Syaifudin dikarunia

Syaifudin di depan majalah dinding yang dibuat untuk warganya.

• ke halaman 15 kolom 5

Jika kita diberikan pilihan antara menjadi katua RT dan pegawai, mungkin kebanyakan dari kita akan memilih untuk menjadi pegawai. Siapa yang tidak tergiur dengan gaji yang lumayan besar dengan kerja yang tidak menyita waktu 24 jam. Berbeda dengan menjadi RT yang harus bekerja selama 24 jam penuh. Namun dibalik ribuan warga yang memperubatkan untuk menjadi pegawai, tidak demikian dengan Syaifudin. Siapakan Syaifudin? AHMAD SOFI, Pontianak

PEDULI LINGKUNGAN


metropolitan

10

Pontianak Post

Dorong Kepatuhan Lalin dengan Helmet Gratis Meningkatkan kepatuhan berlalu lintas tidak semata menegakkan hukum. Pemahaman kepada pengendara yang melalaikan peraturan ikut dilakukan. Bahkan sampai memberikan alat kelengkapan berkendara. SUTAMI, Pontianak

KAWASAN Jalan GM Situt Mahmud, salah satu jalur padat lalu lintas di Kota Pontianak. Setiap hari selau ramai di lalui pengendara. Iringan kendaraan berlalu lalang tanpa henti. Suasana komunitas terbentuk. Ragam tingkah pengendara tampak melintas dengan penuh ketertiban maupun tanpa mengindahkan keselamatan. Sebuah keadaan nyata pada lingkup masyarakat. Budaya tertib hukum terutama masalah berlalu lintas masih banyak diabaikan. Secara santai mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helmet. Padahal sangat berisiko bagi keselamatan. Belum termasuk jika berbicara soal aturan. Perilaku demikian otomatis sebuah pelanggaran. Namun hal tersebut sudah menjadi biasa bagi Sandra. Remaja putri ini beralasan tidak menggunakan helmet karena jarak tempuh dekat, meski lagi melintas di jalur sutra, penghubung utama jalan menuju dan keluar kota Pontianak. Tetapi wajahnya mulai sedikit memerah sekaligus bercampur cemas. Karena mendapati plang bertuliskan pemeriksaan kendaraan sepeda motor, membuatnya harus menepi. Mengikuti aba-aba aparat kepolisian. Rasa gelisahnya sendiri buntut dari ketiadaan helmet yang menutupi kepala. Padahal sebuah kewajiban bagi seorang pengendara. Gadis berambut panjang terurai ini juga tampak pasrah bila harus men-

BAGIKAN HELM: Untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas, Polsek Pontianak Utara membagikan helmet secara gratis, kemarin (26/12). Haryadi/Pontianak Post

dapatkan sanksi hukum. Atau dikenai tilang. Bahkan sedikit emosi ketika ditanya alasan tak menggunakan helmet. Jawabannya cukup singkat. “Karena dekat, hanya ingin beli nasi,” kata dia. Ia pun mengungkapkan bukan perkara aneh bila tak menggunakan helmet. Sebab sudah sering menjadi kebiasaan. Keselamatan baginya seperti bukan menjadi persoalan. Kecuali saat berpergian jauh, memastikan selalu mengenakan helmet. Maka tidak heran apabila helmet miliknya seperti barang antik. Bukan dipasang di kepala melainkan disimpan dalam jok sepeda motor. Kendati demikian Sandra beruntung. Walau tidak menggunakan helmet selamat dari sanksi tilang. Karena

terjaring dalam operasi simpatik pembagian helmet gratis dari Kepolisian Sektor Pontianak Utara. Jadi semua pengendara yang tidak menggunakan helmet atau memakai helmet kerupuk ditahan sejenak di Mapolsek. Kemudian mendapat teguran agar memperhatikan aturan saat berkendara, sebelum diberi helmet secara gratis. Sebanyak 50 buah helmet yang disediakan habis terbagi kurang dari satu jam. Seiring begitu banyak pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas. Mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helmet. Hal demikian secara tidak langsung mengisyaratkan kepatuhan berlalu lintas begitu minim. Semakin memperkuat fakta jika kelalaian manusia menjadi faktor utama

PLN Tambah Pembelian Listrik Malaysia PONTIANAK—PLN Wilayah Kalimantan Barat berencana untuk meningkatkan kerjasama jual beli listrik dari Malaysia. Kerjasama pembelian listrik yang sudah ada yakni di Biawak-Sajingan dan Batu Kaya-Badau akan diperbesar. Bahkan, PLN juga akan membeli listrik untuk menerangi kawasan perbatasan lain. Manajer Perencanaan PLN Kalbar, Sigit mengakui, pembelian listrik dari Malaysia bukan berarti PLN mengabaikan potensi pembangkit listrik yang ada di provinsi ini, baik sumber listrik tenaga air dan lain-lain. Sebelum memutuskan membeli listrik dari Malaysia, menurutnya PLN telah melakukan studi kelayakan dan mengkaji berbagai aspek. Sebagai contoh, Sigit memaparkan tentang kondisi di Sajingan Kabupaten Sambas. Di daerah tersebut, menurutnya terdapat potensi PLTMH (pembangkit listrik tenaga mikro-hidro) 150 Kw.

Namun, sumber tersebut dinilai masih belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat setempat. “Sebelum membeli dari Malaysia, kita juga sudah manfaatkan PLTD untuk menambah daya di sana. Cuma, biayanya tinggi. Pengangkutan BBM pun kita kesulitan karena harus lewat sungai,” katanya. Dengan kondisi demikian, biaya operasi PLTD mencapai 3.800 per kwh. Sementara jika membeli dari Malaysia, biaya operasi hanya sekitar Rp800-900 per kwh (ringgit) sehingga dinilai lebih efisien. Bahkan, pelanggan cukup membayar Rp450 per kwh karena disubsidi. Sebelum membeli dari Malaysia, warga setempat hanya menikmati listrik selama 12 jam. Sedangkan warga di seberang Malaysia, sudah sejak lama menikmati listrik 24 jam sehingga terjadi ketimpangan yang cukup mencolok. Selain di Sajingan, menurutnya studi kelayakan penggunaan potensi lokal juga dila-

kukan di berbagai daerah lain. General Manager PLN Wilayah Kalbar, Daniel S Bangun menyebutkan, untuk di Biawak-Sajingan (Sambas), pembelian listrik dari Malaysia yang sudah terealisasi yaitu sebesar 200 kVA. Pembelian ini diresmikan sejak 15 Maret 2009 lalu. Sedangkan di Batu Kaya-Badau (Kapuas Hulu), pembelian sebesar 400 kVA mulai 2 April 2009. Ke depan, PLN berencana untuk menambah pembelian listrik dari Malaysia untuk link Tebedu-Entikong (Sanggau) sebesar 800 kVA. Selain itu, pembelian juga direncanakan akan direalisasikan di link Serikin-Jagoi Babang (Bengkayang) sebesar 100 kVA. Kapasitas pembelian untuk link Biawak-Sajingan juga akan ditambah dari 200 kVA menjadi 1000 kVA. Demikian pula dengan kapasitas pembelian untuk Link Batu Kaya-Badau. Jika sebelumnya hanya berkapasitas 400 kVA, akan ditingkatkan menjadi 1000 kVA.(ron)

penyebab terjadi kecelakaan. Kapolsek Pontianak Utara Komisaris Syaiful Alam mengatakan kecelakaan sepanjang Januari di wilayahnya telah menelan 11 korban jiwa. Termasuk diantaranya mengalami cidera di kepala akibat tidak menggunakan helmet. Karena itu terus diupayakan langkah penegakan hukum. Kendati demikian, lanjut dia, penerapan tiindakan tegas tetap. Hanya saja, langkah preventif lebih dikedepankan. Membangun kesadaran masyarakat tentang ketaatan berlalu lintas. Membudayakan tertib aturan lebih baik sebelum berurusan dengan hukum. “Kalau ditilang maka harus sidang. Kita imbau masyarakat tidak menyepelekan aturan,” kata Kapolsek.**

Selasa 27 Desember 2011

Polda Terapkan Sistim Buka Tutup Jalan Antisipasi Kemacetan Malam Tahun Baru PONTIANAK--Pihak kepolisian mengupayakan malam tahun baru tanpa kemacetan. Berbagai pola pengaturan lalu lintas akan diterapkan, supaya arus lalu lintas tetap lancar. Antara lain dengan pengalihan arus maupun penutupan jalan. Demikian Direktur Lalu Lintas Polda Kalbar Komisaris Besar Lotharia Latif di Pontianak, kemarin. “Lalu Lintas Malam tahun baru kita upayakan berlangsung lancar. Semua titik keramaian akan menjadi prioritas,” kata Dirlantas. Menurut dia, pada malam tahun baru tidak menutup kemungkinan pihaknya melakukan penutupan jalan atau pengalihan arus. Namun tergantung situasi di lapangan. “Sistem yang dilakukan situasional,” kata Dirlantas. Ia menambahkan pengaturan lalu lintas pada malam tahun baru turut dikoordinasikan dengan satuan kewilayahan. Mengantisipasi kemacetan di lokasi yang bakal menjadi pusat tujuan keramaian seperti tempat rekreasi, yang bakal menjadi tempat untuk menghabiskan malam pergantian tahun. Menurut Dirlantas, menjadi pusat perhatian yakni pola pengaturan lalu lalang kendaraan saat keluar masuk tempat rekreasi. Supaya lalu lintas tetap tertib dan mampu terpantau, mengingat aktivitas kendaraan diprediksi bakal meningkat. Seiring masa liburan kunjungan ke tempat pariwisata berjalan selaras. Sementara kini kondisi lalu lintas, lanjut Dirlantas, masih berjalan lancar. Tanpa hambatan dan kendala berarti. Tetapi situasi akan berbeda ketika masa menjelang pergantian tahun. Lalu lintas di Kota Pontianak akan mendapat perhatian serius agar pada malam tahun baru tidak sampai timbul kemacetan.(stm)

Benahi Infrastruktur, Wujudkan Kota Impian PONTIANAK--Pemerintah Kota Pontianak melalui instansi terkait terus berupaya membenahi infrastruktur publik. Seiring pesatnya perkembangan pembangunan yang menuntut kemudahan bagi akses masyarakat. Edi Rusdi Kamtono Salah satunya pengembangan ruas jalan di Kota Pontianak. “Pertumbuhan penduduk dan kendaraan kian pesat di Kota Pontianak. Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak berusaha menjawab tantangan dengan meningkatkan kapasitas dan lebar jalan secara maksimal,” kata Kepala Dinas PU Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, kemarin. Menurut dia, bentuknya berupa peninggian dan pelebaran jalan. Termasuk dengan betonisasi. Semua akan dilakukan demi menselaraskan perkembangan kota. Meski masih dinilai cukup berat, tetapi langkah tersebut akan tetap dilaksanakan. Antara lain mahalnya pembebasan lahan. Pengembangan jalan nantinya adalah berupa pelebaran secara menyeluruh. Menambah lebar jalan agar dapat memperlancar akses masyarakat. Penyeimbangan perkembangan pertumbuhan jum-

Istimewa

MULUS DIASPAL: Pertigaan Jalan Tabrani Ahmad-Jalan Tebu dan Jalur Mandau Permai yang telah dilebarkan dari enam meter menjadi 12 meter dengan konstruksi beton. Persimpangan jalan itu kini telah mulus diaspal.

lah kendaraan yang dinilai cukup pesat. “Ruang Milik Jalan (RMJ) sudah terbentuk sejak awal dengan rata-rata enam meter. Kalau kita lebarkan dengan ditambah tiga meter baru sembilan meter ini pun masih kita rasa kurang kalau melihat perkembangan kendaraan yang semakin pesat,” kata Edi. Dia menambahkan bila semua jalur jalan dilebarkan menjadi sembilan meter masalah kemacetan dapat teratasi. Terutama pada jalur padat lalu lintas dan saat jam sibuk, sehingga aktivitas masyarakat menjadi lancar. Tidak terhambat oleh kepadatan karena sempitnya ruas jalan. Menurut dia, termasuk parkir kendaraan bila jalan lebar akan menjadi lebih mudah. Karena itu peningkatan fasilitas jalan juga

dilengkapi sarana penungjang. Sehingga tatanan dan suasana kota dapat menjadi lebih indah dan tertib. “Pemerintah Kota Pontianak berusaha meningkatkan infrastruktur standar lebar jalan kota yang dilengkapi dengan trotoar, taman dan drainase. Meski sebagian masih terkendala pembebasan lahan,” kata Edi. Sementara kepadatan arus lalu lintas, lanjut dia, seperti di Jalan Sungai Jawi akan mendapat perhatian. Maka pembangunan jalan paralel Sungai Jawi dan Ampera sangat dibutuhkan guna menunjang kelancaran aktivitas masyarakat. “Kita yakin dengan dukungan semua pihak dan masyarkat, keinginan untuk menjadikan kota Pontianak sebagai kota impian masa depan akan terwujud,” kata Edi.(stm)


Pontianak Post

Selasa 27 Desember 2011

HALO PUBLIK

11

Gaya Indonesia Gaya Indonesia. Terdengar bisikan “suka berperkara” secara spontan dari hati kecil ini. Apakah benar demikian gaya orang Indonesia? Mungkin terlalu ekstrem apa yang saya katakan ini. Bukannya tanpa alasan, bagi saya fenomena yang sering tampil menjadi hot topik dalam

pemberitaan bisa menjawab pertanyaan saya itu. Secara teoritis, kesadaran hukum itu sendiri dibagi menjadi dua. Pertama adalah kesadaran hukum postif, dimana kita lebih mengenalnya dengan istilah ketaatan hukum. Kemudian yang kedua adalah kesadaran hukum negatif, dimana identik dengan ketidaktaatan hukum yang bisa disebabkan ketidaktahuan atau seseorang tahu perbuatannya salah tapi tetap dilakukan juga. Jika dasar pemikiran yang digunakan untuk membenarkan perilaku masyarakat yang menyelesaikan sengketa dengan jalur litigasi dengan menggunakan jasa advokat dianggap sebagai sadar hukum, maka hal ini bagi saya sudah menjadi bencana. Mengapa saya katakan menjadi bencana, hal ini disebabkan kita sudah melupakan dengan musyawarah mufakat. Kita seakan sudah sangat memaklumi untuk menyelesaikan sebuah pertikaian dengan jalur litigasi yang sesungguhnya bukan “gaya” dari Indonesia itu sendiri. Dalam pengamatan saya, bangsa ini seakan sudah maklum dengan gaya-gaya litigasi, tertulis, individualistis dan egois. Karena permakluman itu, maka dari itu bangsa ini selalu diributkan dengan hal remeh-temeh yang tidak seharusnya terjadi seperti kekisruhan dalam mendapatkan BB (Blackberry) dan pembakaran loket tiket di GBK. Kita dari dahulu juga sepertinya sudah memaklumi jika terpidana korupsi menerima hukuman yang ringan dan mendapat tempat yang mewah dan istimewa di Lapas. Jadi tak heran jika munculnya para “mafioso” di Indonesia begitu subur karena selalu dimaklumi. Melihat fenomena sosial yang muncul di

Indonesia, Saya jadi teringat dengan sebuah fenomena yang diceritakan oleh Prof Satjipto Rahardjo dalam bukunya “Biarkan Hukum Mengalir”. Fenomena itu sendiri adalah terjadinya kecelakaan pesawat terbang komersial di Jepang dan di Amerika. Ketika terjadi kecelakaan pesawat terbang di Amerika yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawatnya, yang terjadi kemudian adalah proses litigasi dimana pengacara si korban dan pihak asuransi berdebat tentang berapa besar ganti rugi yang bisa diterima keluarga korban atau ahli waris. Lain lagi dengan di Jepang. Ketika terjadi kecelakaan pesawat terbang yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawatnya, yang terjadi kemudian adalah dimana pimpinan maskapai penerbangan tersebut menunduk dan meminta maaf dalam-dalam terhadap keluarga korban, kemudian pihaknya menanggung biaya penguburan dan pendidikan bagi keluarga korban. Setelah proses santunan dan penguburan selesai dilaksanakan, pimpinan maskai penerbangan tersebut mengundurkan diri. Fenomena yang terjadi di Amerika dan Jepang diatas memang memberikan sebuah contoh perilaku dan cara menyelesaikan sengketa dengan gaya masing-masing. Walaupun sama-sama negara maju, tetapi dalam perilaku Amerika tetaplah Amerika yang selalu tetap menekankan kebebasan dan individu. Jepang tentunya memiliki cara dan kekhasan tersendiri seperti yang tercermin dalam peristiwa diatas. Dalam konteks kekikinian, Indonesia yang selalu mengumandangkan hukum adat, budaya dan Pancasila malah sama sekali tidak mencerminkan sebuah perilaku yang tertib

Hidup di Negeri ini dan mendamaikan dalam menghadapi masalah. Ketika jembatan di Kutai Kertanegara ambruk, fenomena baru pun muncul. Fenomena dimana masyarakat ramai-ramai menonton ambruknya jembatan tersebut tanpa menyadari perilaku seperti itu menghambat petugas gabungan dari SAR, Kepolisian dan TNI dalam melakukan pertolongan dan evakuasi korban. Ketika menonton berita di televisi, tudingan akan buruknya perilaku bangsa ini dari mencuri onderdil jembatan sampai dugaan terhadap perilaku anak bangsa yang menjadi mafioso dalam pembangunan Jembatan itu pun menjadi topik utama. Tak ada permintaan maaf, tetapi yang muncul adalah argumenargumen tentang dugaan kenapa jembatan itu ambruk. Pada titik ini, saya begitu tidak mengerti apa yang dikehendaki bangsa ini. Kita tidak seperti Amerika dalam menyelesaikan masalah dan tidak juga seperti Jepang. Kita yang dikenal sebagai orang timur ini masih tetap setia dengan saling tuding, mempersulit, bertele-tele dan kisruh dalam mengahadapi masalah. Mungkin itulah gaya kita, gaya Indonesia. Hendrasyah Putra <hendrayz@yahoo.com>

Pemda Kab. Pontianak Harus FOKUS Sweeping Jaminan Naker MASIH banyak perusahaan swasta yang enggan memperhatikan karyawan-karyawannya. Ada yang tidak memiliki jaminan kerja maupun jaminan kesehatan. Di usia produktif, memang tenaga kerja masih mampu membiayai hidup. Namun, terkadang belum tentu mendapatkan jaminan yang lain, seperti kesehatan dan jaminan kerja. Untuk membiayai kesehatan, kadang kala tenaga kerja harus menanggung sendiri. Selain itu, masih ada perusahaan yang memberikan gaji di bawah UMK (upah minimum kota) kepada karyawan. Belum lagi pemutusan hubungan kerja tanpa ada pesangon maupun perhitungan yang jelas. Padahal, UU yang mengatur ke tenagakerjaan sudah ada. Seharusnya, dinas tenaga kerja dan instansi yang relevan dengan masalah itu melakukan sweeeping ke perusahaan-perusahaan agar tidak merugikan para tenaga kerja dan menguntungkan perusahaan saja. Yang tak mempunyai jaminan kesehatan dan jaminan hari tua untuk karyawannya harus dipaksa untuk memberlakukan jaminan itu. Eni Widiyastuti.

Cukup sederhana sekali katanya dan dapat dengan mudah kita mengucapkannya. Namun, kata tersebut memiliki efek yang luar biasa jika kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh adalah cahaya matahari, jika kertas disinari langsung oleh cahaya matahari sangat kecil sekali kemungkinannya untuk terbakar. Tetapi ketika cahaya matahari tersebut difokuskan dengan lup, tidak butuh waktu lama untuk membuat kertas itu terbakar.   Begitu juga seharusnya kita dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus fokus dengan bidang masing-masing sesuai dengan kemampuan sehingga mendapatkan hasil yang maksimal. Namun kita juga harus tetap melaksanakan atau melakukan faktor-faktor pendukung lainnya. Sebagai contoh seorang dokter, dia akan lebih fokus dengan pekerjaannya sebagai dokter. Namun tidak menutup kemungkinan jika dia juga seorang pebisnis. Hanya saja dia menfokuskan atau memaksimalkan pekerjaannya sebagai dokter. Berbeda dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pontianak, saat ini pemerintah daerah belum fokus terhadap kinerjanya. Pemerintah Daerah berupaya meningkatkan kinerja pada

beberapa bidang yang dinilai strategis, seperti sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kelautan, perkebunan dan perdagangan. Penulis yakin, pemerintah daerah tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal atas kinerja yang dilakukannya. “Safrudin yang juga wakil ketua HKTI Kabupaten Pontianak mengakui, sejauh ini beberapa program strategis yang dicanangkan belum mampu dikelola secara maksimal. Berdampak pada hasil yang dicapai, belum memuaskan seperti yang diharapkan. Semua program kerja dinas sangat baik jika mampu direalisasikan. Kenyataannya di lapangan banyak kendala yang dihadapi, diperparah dengan minimnya anggaran. Mana mungkin bisa berjalan jika tidak didukung,” tegasnya.(Pontianak Post Edisi Jum’at, 16 Desember 2011) Penulis rasa apa yang dikatakan oleh Safrudin merupakan jawaban dari kinerja yang dilakukan pemerintah daerah Kabupaten Pontianak saat ini. Pemerintah daerah tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal dan bisa jadi pekerjaan yang dilakukan sia-sia. Belum lagi anggaran yang tidak mencukupi, walaupun anggaran untuk kedepannya diu-

payakan akan ditambah menjadi Rp 15 miliar lebih.       Saran penulis yang harus dilakukan pemerintah daerah Kabupaten Pontianak saat ini adalah fokus terhadap salah satu dari beberapa bidang yang strategis tersebut. Tanpa harus mengenyampingkan bidang-bidang yang lainnya. Sebagai contoh, bisa saja fokus di bidang pertananian, pemerintah daerah memaksimalkan kinerjanya di bidang ini, begitu juga anggarannya. Penulis yakin pemerintah akan mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan. Dan tanpa disadari bidang-bidang strategis yang lainnya juga berkembang Siapa kata Bali itu potensi yang dimilikinya hanya di bidang pariwisata, selain itu juga bidang pertanian, perdagangan dan masih banyak lagi. Tetapi yang dilakukan pemerintah daerahnya adalah fokus di bidang pariwisata, sehingga mereka merasa puas dan bangga dengan hasil maksimal yang didapat di bidang pariwisata. Dan tanpa disadari bidang-bidang yang lainnya juga berkembang seperti perdagangan. Zaini Ketua Umum Primakapon.

Siapapun yang berbuat salah di negeri ini, lalu tertangkap, apalagi ketangkap basah, jarang ada yang langsung mengaku. Pasti ada saja akalnya. Sakitlah, lupalah, dan macam-macam alasan yang lain. JPU menuntut hukuman maksimal, tapi hakim memvo-

nis dengan hukuman minimal. Dalam penjara punya fasilitas mewah, dan yang terakhir, ada remisi 2-3 kali dalam setahun. Sudah nasib, hidup di negeri ini. Andai saja dulu kita bs memilih, tentu kita tak mau dilahirkan di negeri seperti ini. (081345657439)

Dimana Keadilan? Hebat! Emang hebat hukum yang terjadi saat ini. Anak sekolah mencuri sandal dihukum 5 tahun. Sedangkan perampok

Stok Gula

Itu berita stok gula aman dan surplus, bohong sajalah itu. Saya mau beli satu kilogram saja mesti

uang negara yang membuat rakyat menderita dan sengsara dihukum hanya beberapa tahun saja. Dimanakah l e t a k ke a d i l a n d i muka bumi ini? (085822471549)

keliling kota, itupun tak dapat. Kalau dapat, harga jualnya juga mahal sekali. (082153417097)

Rambu Larangan Tolong kepada Satlantas atau Dinas terkait di Singkawang untuk dipertegas Tanda Rambu yang ada di persimpangan Jl. GM Situt - Jl. Kepol Mahmud - Jl Bahwasanya tidak boleh masuk ke kawasan pasar ikan melalui Jl.

GM Situt pada pukul 06.00 - 18.00. karena masih banyak pengguna kendaraan melanggar!! Agar tidak terjadi konflik antar pengendara dan laka lantas, mohon diperhatikan hal tersebut. (Bowo, 085750300212)

Jalan Hancor Lebor D i Ku b u R aya, k o n o n katanya Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda tidak harmonis. Akibatnya jalan umum hancor lebor di Jeruju Besar, Sei Udang, Sei Itik, Sei Belidak, Kalimas, Punggur, Sei Adung, Rasau

Jaya. Kemana dana bantuan pusat th 2010 dan 2011? Khusus th 2012 ada lagi dana bantuan pusat untuk kab Kubu Raya yang kabarnya bernilai sebesar Rp 696 milyar. (081352249559)

Koruptor Perempuan

Anggota DPD-RI, Hj. Hairiah prihatin koruptor perempuan. Fenomena ket-

erlibatan kaum perempuan tak terlepas dari posisi kaum perempuan dalam sebuah lembaga. Sebut saja Nunun, Angelina, Wa ode & Mindo mereka pemain kelas kakap. Tapi apakah Anggota DPD-RI tidak prihatin dengan perempuan yang kebanyakan mengisi jabatan sebagai bendahara pengeluaran, dimana korupsi kecil-kecilan terjadi disana. Dan jika ditotal dalam 1 tahun anggaran, maka sangat besar kerugian negara. (085245303707)


12

SUCCESS STORY

Pontianak Post

Selasa 27 Desember 2011


Pontianak Post

komunikasi bisnis

Selasa 27 Desember 2011

13

Advertorial

Pascasarjana STT Ekklesia Penerimaan Mahasiswa PPAK Untan Angkatan Ke-4 Pilihan Tepat PROGRAM Pascasarjana (S2) Pendidikan Agama Kristen (PAK) Sekolah Tinggi Teologi (STT) Ekklesia adalah pilihan tepat bagi para Sarjana Teologi, PAK, maupun Program Umum untuk melanjutkan studinya. STT Ekklesia Pontianak memberikan pendidikan prima dan kondusif bagi mahasiswanya dengan didukung dosen-dosen berkualitas. “Hanya kami yang mahasiswanya lulus 100% dalam ujian negara 2011. 45 mahasiswa yang ikut semua lulus,” ujar DR (cand) Pdp Harry S Simin MPd.K, Ka.Prodi S2 Pendidikan Agama Kristen (PAK) STT Ekklesia. Prodi S2 PAK STT Ekklesia juga memiliki legalitas yang jelas. STT Ekklesia dapat Perpanjangan Izin Penyelenggaraan Prodi S2 PAK untuk empat tahun ke depan melalui SK Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI No:DJ.III/Kep/HK.005/618/2011, tanggal 15 Desember 2011. SK tersebut menggantikan SK Ditjen Bimas Kristen Depag RI No.DJ.III/ Kep/HK.005/439/2009, tanggal 29 November 2009. “Semua Prodi S2 diberi izin percobaan dua tahun, setelah itu dilakukan verifikasi kelayakan. Puji Tuhan, setelah diverifikasi Prodi S2 PAK STT Ekklesia dinilai layak mendapat perpanjangan izin,” kata Harry. Kedepan Prodi S2 PAK bakal dimasukkan dalam Badan Akreditasi Nasional (BAN), tapi sebelumnya Prodi S1 PAK/Teologi STT Ekklesia yang harus didaftarkan. “Prodi S1 sudah kami daftarkan, tinggal tunggu proses. BAN ini ketentuan Diknas untuk menjaga jaminan

Pendaftaran Gelombang I Hingga 05 Januari 2012

Pendaftaran Desember 2011 - Januari 2012 Dapat Perpanjangan Izin Penyelenggaraan

FOTO IST

STT EKKLESIA: Sekolah Tinggi Teologi Ekklesia Pontianak siap mencetak lulusan S2 PAK berkualitas. (insert: DR (cand) Pdp Harry S Simin MPd.K).

mutu pendidikan,” tambahnya. STT Ekklesia Pontianak yang diketuai Pdt DR Barnabas Simin MTh merupakan pelopor pembukaan Prodi S2 PAK yang legal di Regional Indonesia Timur. “Perpanjangan izin ini bukti kualitas STT Ekklesia. Legalitas kami semakin kuat dan terjamin,” kata Harry, “Siswa kami banyak dari guru, PNS, serta bimas kristen di kab/kota. Lulusan jadi lebih terarah.”

STT Ekklesia Pontianak mulai membuka pendaftaran untuk Prodi S2 PAK sejak Desember 2011 hingga Januari 2012. Lulusan S1 prodi apa saja bisa ikut dalam Prodi S2 PAK STT Ekklesia. Segera daftarkan diri Anda ke STT Ekklesia Pontianak Jl Komyos Sudarso, Gg Rambutan II No.13, telepon 0561-772137. Info pendaftaran lebih lengkap hubungi Noperina di 0852-4544-8649. (d1/biz)

PENDIDIKAN Profesi Akuntansi (PPAk) Universitas Tanjungpura membuka penerimaan mahasiswa baru. Adapun surat izin penyelenggaraan adalah SK Dikti No.233/D1.3/ TK/2010. Kuliah angkatan keempat ini akan dimulai Maret 2012. Menurut Ketua PPAk Untan Dr. Haryono, MSi, Ak, PPAk merupakan pendidikan wajib pada jalur pendidikan sekolah setelah program sarjana ekonomi, khususnya jurusan Akuntansi. Pembukaan Pendidikan Profesi Akuntansi di Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura, dilaksanakan setelah mempertimbangkan ketersediaan tenaga ahli yang berkualitas di bidang akuntansi. Dengan adanya Pendidikan Profesi Akuntansi ini, calon akuntan yang sebelumnya hanya menerima pendidikan formal Strata Satu (S1), kedepannya telah disiapkan untuk menjadi Akuntan Profesional. Kurikulumnya pun juga dirancang sedemikian rupa. Mahasiswa juga diberikan keterampilan profesional dan beberapa mata kuliah tambahan seperti Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif, Auditing dan Akuntansi Sektor Publik, Analisis dan Perancanan Sistem Informasi serta Review Ujian Sertifikasi Akun-

tan Publik. Bagi mahasiswa yang telah lulus dari Pendidikan Profesi Akuntansi Fakultas Ekonomi Untan, selanjutnya akan mendapatkan ijazah dari Universitas Tanjungpura Pontianak dan sekaligus berhak menyandang gelar Akuntan (Ak). Kemudian akan mendapatkan Nomor Register Akuntan Negara yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Segera daftarkan diri Anda untuk menjadi Akuntan Profesional. Bagi Anda yang memerlukan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Sekretariat Program Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Untan di Gedung PPA FE Untan, Jl. Ahmad Yani Pontianak, telpon (0561) 7586392, HP. 0852 5217 9499, Fax (0561) 713707. Atau email: ppak_untan@yahoo.com. Biaya pendaftaran tes masuk PPAk

sebesar Rp350.000. Informasi tambahan, Program Pendidikan Profesi Akuntansi ini hanya diperuntukkan bagi lulusan S1 Akuntansi. Untuk kelas reguler perkuliahan dilaksanakan pada malam hari dari Senin sampai Jumat. Untuk kelas eksekutif perkuliahan dilaksanakan setiap hari Sabtu full day, dari pagi hingga malam hari, dan untuk Kelas Fresh Graduate perkuliahan dilaksanakan pada pagi hari. Biaya kuliah untuk Kelas Reguler sekitar Rp12,5 juta, untuk Kelas Eksekutif kurang lebih Rp14,5 juta dan untuk Kelas Fresh Graduate sebesar Rp9 juta. Ingat, waktu pendaftaran tes Pendidikan Profesi Akuntansi gelombang pertama sampai tanggal 5 Januari 2012, dan tes gelombang pertama pada 11 Februari 2011. Segera daftarkan diri Anda, kelas terbatas! (d2/biz)

Target Politik DPW PKB Kalbar

Tiap Daerah Raih Satu Fraksi

Berkat Sarang Semut dan Gami

Polip dan Asma Sembuh SAYA menderita polip & asma ini sudah 2 tahun, yang mana kalau saya berjalan agak jauh sedikit, itu ngos-ngosan rasanya. Tidak bisa terlalu capek, pekerjaan saya setiap hari selalu terhambat, sampai perubahan pada pita suara saya agak sedikit mindeng. Sampai suatu ketika, saya melihat promo Sarang Semut di pasar di daerah Metro. Saya tertarik dan saya langsung mencobanya. Setelah 1 minggu saya mengkonsumsi Sarang Semut & Gami ini, keluar lender dan cairan dari hidung saya lumayan banyak. Itu berlangsung selama 1 minggu. Tetapi setelah cairan saya keluar semua, saya bisa berjalan jauh tanpa ada rasa ngos-ngosan, saya bisa melakukan aktivitas seperti semula, karena tubuh saya lebih berstamina dan lebih segar. Stamina pria sayapun meningkat tajam. Istri sayapun senang. Terima kasih Sarang Semut. Sarang Semut secara empiris dan tradisional dapat digunakan untuk membantu mencegah dan mengatasi; berbagai jenis kanker dan tumor, jantung koroner dan berbagai gangguan jantung, stroke, menghilangkan benjolan pada payudara, gangguan ginjal dan prostate, TBC/paru-paru, ambeien (wasir) baru maupun lama, melancarkan dan meningkatkan Air Susu Ibu (ASI). Tidak disarankan mengkonsumsi Sarang Semut dalam bentuk lempengan, karena; Pertama, tidak terjamin kehigienisannya karena hanya diproses melalui penjemuran berkali-kali menggunakan sinar matahari, sehingga dapat menimbulkan bakteri/jamur yang ber-

bahaya bagi tubuh. Kedua, dosis yang tidak tepat, karena setiap lempengan tidak memiliki kadar yang sama. Ketiga, tidak disarankan menggodok Sarang Semut berulang kali karena khasiatnya sudah jauh menurun atau hilang khasiatnya. Keempat, tidak jelas jenis Sarang Semut yang dipergunakan, karena tidak semua jenis Sarang Semut berkhasiat sebagai obat. Kelima, tidak dapat dipertanggung jawabkan siapa produsennya bila terjadi keracunan, karena produk lempengan tidak memiliki registrasi Badan POM. Keenam, pastikan Sarang Semut yang anda beli adalah hasil produksi PT. Prima Solusi Medika yang memberikan jaminan keaslian dan kualitas produk terbaik. Keunggulan Sarang Semut PT. Prima Solusi Medika, anatara lain: Merupakan pioneer dan pemegang hak paten Sarang Semut di Indonesia, terdaftar di balai POM dan memiliki sertifikasi halal, dan diproduksi dengan standar CPOTB (cara pembuatan obat tradisional yang baik). Dapat diperoleh di TO Jamu Segar (Jl. Nusa Indah III Pontianak), Apt Amelia (Sei Raya), Apt Antara (Jl. Adisucipto), Apt Bersama (Jeruju), Apt Gajah Mada (Jl. Gajahmada), Apt Kharias Bakti (Jl. Siam), Apt Makmur II (Jl. Gajahmada), Apt Mandiri I (depan RS. Antonius), Apt Mandiri II (Jl. Penjara), Apt Mega Sari Farma (Jl. Veteran), Apt Merdeka Timur (Jl. Hos Cokroaminoto). Apt Sejahtera (Tanjung Hulu), Apt Siantan Jaya (Siantan), Apt Sui Raya Dalam, Apt Therapy (Jl. Danau Sentarum). TO 168 (Jeruju), TO Asia (Jl. Gajahmada), TO Batara (Sei Raya Dalam), TO Ericia (Kobar), TO Hidup Sehat (Flambooyan), TO Jenaka (Jl. Penjara), TO Kapuas (Seroja), TO Labora (Jl. Husin Hamzah), TO Semi Abadi (Jl. Batanghari), TO Sinar Abadi I dan TO Sinar Abadi II (Jl. Gajahmada). Info produk: 082111548616 (Jakarta), 085245961665 (Pontianak).(d2/biz)

PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar bln Desember 2011 PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : • Umur Tanaman 3 tahun Rp. 1.051,50,-

Harga CPO/ Kg Rp. 6.951,18

• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.131.76,-

(tidak termasuk PPN)

• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.214.45,• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.256.88,• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.300,10,• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.342.53,-

Harga Kernel/Kg : Rp. 3.181,85,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 87.37 %

• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.385.74,• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.429,56,TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

negeri hingga ke mancanegara, PERJALANAN Partai Kebangdapat secara bersama merajut kitan Bangsa dan menyongsong serta merapatkan barisan untuk Tahun 2012, maka DPW PKB Kamenyalurkan aspirasi di dalam lbar bertekad untuk bersamagerbong PKB sesuai dengan sama melakukan perubahan politik amanah pendiri partai para bersama masyarakat Kalbar. Di ulama (NU). mana perjuangan partai bersama “Terlebih PKB merupakan masyarakat, dapat menciptakan partai yang terbuka untuk perubahan perekonomian menuju semua golongan masyarakat,” masyarakat madani. ungkap Mulyadi didampingi Itu terkait dengan telah diumumPembina Harian Gerakan Makannya hasil ferivikasi partai politik hasiswa Satu Bangsa DPW PKB (Parpol), DPW PKB Kalimantan yang juga Wakil Sekretaris TanBarat telah mengagendakan target fidziah PWNU Kalbar Sumardi politiknya, menargetkan hasil PemiM Noor, SH. lu 2014 nati dari hasil perolehan suPada saat ini, DPW PKB Kalbar ara, di mana PKB di masing-masing menyiapkan tempat dan lowondaerah kabupaten/kota provinsi gan kepengurusan kader partai harus mempunyai satu fraksi. yang mempunyai semangat “Namun, untuk mencapai target Mulyadi Tawik integritas soliditas untuk membpolitik tersebut tentunya seluruh kader DPW, DPC PKB hingga ke tingkat basis esarkan partai, guna mengembalikan marwah keharus bekerja keras, baik untuk memperjuangkan jayaan Partai Kebangkitan Bangsa pada masa 1999. “Pintu DPW PKB terbuka lebar untuk kader hak-hak masyarakat serta bersama-sama merajut untuk meneguhkan kembali semangat soliditas serta warga nahdiyin, terlebih PKB tidak kemanakepartaian, sehingga target politik tersebut dapat mana tapi ada di mana-mana. Karena itu, DPW diwujudkan,” ungkap ketua DPW PKB Kalbar Mu- PKB Kalbar sebagai motor politik, siap menunggu kader yang dating dan siap menjemput kader yang lyadi Tawik, SE. Kehadiran PKB yang dibidani para ulama Nah- tertinggal, agar dapat bersama-sama berjuang dhatul Ulama (NU), merupakan wadah penam- membela kebenaran rakyat, sesuai dengan amal pung aspirasi politik bangsa secara umum dan makruf nahi mungkar,” ungkap politisi muda ini khususnya warga nahdiyin di seluruh penjuru kepada Koran ini, kemarin.(*/ser)

Ini Dia Tiga Gadget Terbaik 2011 MAU tahu, apa saja gadget keren yang diluncurkan selama 2011? Ini dia bocoran dari Telegraph. Pertama, Samsung Galaxy S2. Galaxy S2 terpilih menjadi salah satu gadget terbaik tahun ini. Menurut jutaan warga Inggris, smartphone besutan Samsung itu berfitur lengkap. Bagi pengguna internet, Galaxy S2 meru-

Harga Rp. 6.000,Rp. 21.000,Rp. 40.000,Rp. 72.000,Rp. 55.000,Rp. 80.000,Rp. 19.000,Rp. 5.700,Rp. 5.600,Rp. 4.500,Rp. 6.500,Rp. 6.000,Rp. 7.500,Rp. 20.000,-

MINGGU KE 4 DESEMBER 2011

ih lebar daripada ponsel layar sentuh lain yang umumnya hanya 3,5 inci. Kedua, Amazon Kindle.  Alat pembaca buku elektronik Amazon Kindle merupakan gadget terbaik pada tahun ini. Meski pesaingnya, Kobo, lebih mengesankan, loyalitas pengguna Amazon membuat Kindle lebih tetap ‘eksis’. (mi)

PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK Komoditi Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Lembar

pakan pilihan pertama dibanding ponsel cerdas lain. Meski fitur-fiturnya didesain untuk gadgetmahal,harganyatidaksemahal iPhone. Galaxy S2 memiliki memori berkapasitas 1GB, prosesor berkecepatan 1,2GHz, dan kamera beresolusi 8 Megapiksel. Tebalnya hanya 8,5 Milimeter. Layarnya yang 4,3 inci leb-

04 OKTOBER 2011 NO.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

NAMA BARANG BAHAN KEBUTUHAN POKOK Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium

SATUAN

HARGA

KET.

NO.

NAMA BARANG

SATUAN

HARGA KET.

KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

7.000 7.375 1.300 31.500 15.000 45.750 15.750 16.000 4.125 7.000 32.125 18.000 8.000

BAHAN KEBUTUHAN POKOK KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS

7.500 8.125 9.625 Luar Negeri 14.125 10.125 71.500 Kualitas A 21.250 42.500 16.750 8.175 27.125 6.250 7.000

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar


KUBU RAYA

14 koperasi

Pasarkan Batok Kelapa KOPERASI Pegawai Negeri Republik Indonesia (KPRI) Jaya Bersama menyatakan komitmen dan kesiapannya membantu pemasaran kerajinan batok kelapa yang diolah kelompok-kelompok masyarakat pengrajin. “Kami siap fasilitasi jaringan pemasaran. Beberapa waktu lalu kita sudah bicarakan dengan orang-orang dari perhotelan. Dan mereka juga tertarik akan kerajinan dari batok kelapa ini. Jadi ke depannya tinggal kita membantu jaringan pemasaran dan masyarakat yang membuat,” ungkap Ketua KPRI Jaya Bersama, Guntoro, kemarin. Diungkapkan dia bahwa KPRI Guntoro telah menjalin kerjasama dengan Disperindag Kabupaten Kubu Raya. Selanjutnya beberapa pihak yang telah diajak bicara membantu kerjasama mereka libatkan seperti Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). Ke depannya, dia yakin, tidak menutup kemungkinan kerjasama dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Ia menerangkan alasan mereka melirik batok kelapa karena bahan bakunya banyak tersebar di sejumlah desa di Kubu Raya. Boleh dikatakan kabupaten termuda di Kalbar ini memiliki potensi yang luar biasa untuk pengembangan pengolahan kerajinan dari batok kelapa. “Jadi, selain mudah didapat, juga merupakan sumber bahan baku yang tidak terbatas,” jelasnya. “Dengan kata lain, ketika ada permintaan, tidak bakal habis. Tidak bersifat musiman. Dengan begitu kita membantu menciptakan program pemerintah one village one product atau satu desa satu produk, dan menumbuhkan industri sektor riil,” ucapnya. (den)

mtq

Kakap Juara Umum MUSABAQAH Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Kubu Raya, Minggu (25/12) malam secara resmi ditutup. Kegiatan yang berlangsung di arena Komplek Ponpes Darul Ulum Desa Kuala Dua, Sungai Raya tersebut, kembali mengukuhkan Kecamatan Sungai Kakap sebagai juara umum. Sementara Sungai Raya selaku tuan rumah menjadi juara kedua dan Kecamatan Sungai Ambawang berada pada posisi ketiga. Ketua Panitia, Bachtiar, kepada wartawan mengaku bersyukur, walaupun hujan terus mengguyur selama malam penutupan, akan tetapi agenda 2 tahunan tersebut terbilang cukup sukses. “Kami mohon maaf apabila ada kekurangan dari pihak penyelenggara terkait pelaksanaan MTQ kali ini,” ungkap panpel yang juga Camat Sungai Raya ini. Bachtiar sendiri memuji seluruh panitia terlibat. “Saya lihat semangat dan kekompakan luar biasa dalam menyukseskan MTQ,” katanya. Untuk para pemenang, di samping mendapatkan mendapatkan tropi dan piala, mereka juga diguyur bonus dari panitia. “Alhamdulillah, Bapak Bupati juga menambahkan bonus kepada pemenang, selain yang disiapkan panitia,” jelasnya. Sementara itu Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan merasa bersyukur, di mana tahun ini dua pemenang terbaik berhak memperoleh bonus umroh gratis. “Kita bersyukur sudah bisa mewujudkan demikian,” katanya. Sebagai kepala daerah, Muda terus berupaya mengambil kebijakan untuk terus mendukung pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Kubu Raya, dengan berbagai program, baik untuk lembga pendidikan melalui bansos, hingga siswa melalui BOSDA yang tahun ini ditingkatkan anggarannya. “Makanya Pemkab Kubu Raya akan lebih memperhatikan terhadap pembinaan generasi Qurani,” ucap dia. (den)

Pontianak Post

Selasa 27 Desember 2011

Transmigran Bertolak ke Terentang

DENY HAMDANI/PONTIANAK POST

LEPAS TRANSMIGRAN: Kepala Dinas Sosnakertrans Kubu Raya Agus Suparwanto saat melepas sekitar 21 kepala keluarga (KK) yang menjadi transmigran lokal untuk bertolak ke Kecamatan Terentang, kemarin (26/12).

Maurits: Akibat Regulasi Baru SUNGAI RAYA – Sejumlah daerah di Indonesia ternyata masih banyak yang terlambat dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) untuk tahun anggaran 2012. Hal ini dikarenakan pemerintah pusat mengeluarkan regulasi baru, yakni Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Dana Hibah dan Bansos, serta Permendagri Nomor 21 Tahun 2011, revisi kedua atas Permendagri Nomor 13 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. “Dengan regulasi baru ini, Pemkab harus berhati-hati menyusun KUA PPAS-nya, sehingga jangan sampai ke

depan terjadi penyimpangan,” kata Maurits Panjaitan, kasubbid Administrasi Anggaran Daerah Wilayah IV Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, kemarin siang. Menurut dia, pemerintah memaklumi jika masih ada daerah yang terlambat dalam penyusunan KUA-PPAS. Hal ini dikarenakan adanya regulasi baru tersebut. Pasalnya data dan dokumen harus lengkap disajikan. “Lumrah dan wajar lah ketika ada regulasi baru harus dilakukan pendalaman dan penyesuaian oleh setiap daerah. Apalagi terkait dengan dana bansos,” ucapnya. Dicontohkan dia, beberapa daerah

yang terlambat seperti wilayah baru sebagai kabupaten pemekaran. Sebut saja Padang Lawas, Langkat, atau Simalungun yang kesemuanya berada di Provinsi Sumut, serta beberapa daerah lainnya di Indonesia. Memang, disebutkan dia bahwa batas akhir dari penyusunan KUA PPAS itu adalah 31 Desember. Pasalnyaakibatdariketerlambatanitu, makaKementerianKeuanganmenunda pengucuran Dana Alokasi Umum (DAU). “Sanksinya berupa administrasi yakni DAU ditunda. Penundaan itu bisa sampai pada Bulan Februari atau Maret. Sebab, biasanya pencairan setiap bulan, tanggal lima. (tim)  

SUNGAI RAYA – Sebanyak 21 kepala keluarga (KK) transmigran lokal asal Kecamatan Sungai Raya, bertolak ke Desa Radak II, Terentang, untuk merubah hidup di tempat baru. Pelepasan tersebut dilakukan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Sosnakertrans) Kubu Raya Agus Suparwanto, didampingi Kabid Transmigrans dan bebera staf. Warga bertolak, Senin pagi (26/12) dari steigher Gang Besar, Desa Arang Limbung. Kepala Dinsosnakertrans Agus Suparwanto dalam arahannya mengatakan bahwa dalam setiap program transmigrasi diikutsertakan penduduk lokal yang kesejahteraannya tidak memadai. Pendudukan lokal yang ikut dalam program transmigrasi tersebut memiliki kemauan berhasil dan kerja keras, juga belajar meningkatkan taraf hidup masyarakat tersebut. “Penduduk lokal ini, terutama berasal dari kawasan dengan tingkat penggangguran cukup besar. Karenanya, transmigrasi dilakukan karena banyak memberikan dampak positif bagi Kubu Raya, terutama masyarakat. Masyarakat lokal yang dilibatkan harus mempunyai kemauan untuk berhasil dan bekerja keras nantinya,” ucap Agus. Menurut Agus, program transmigrasi seperti ini akan mempercepat pemberdayaan masyarakat lokal, memacu produktivitas, mempercepat transfer ilmu pengetahuan dan pengalaman di bidang pertanian, peternakan, perikanan, maupun perkebunan. “Selain itu, masuknya program pertanian juga akan mempercepat pembangunan infrastruktur. Juga bisa dapat membuat masyarakat yang tidak mengerti akan pertanian, dapat mengerti dan memahami dengan pertanian, perkebunan, dan peternakan nantinya,” tutur Agus. Agus melanjutkan untuk transmigran, selain diberikan rumah baru tipe 36, juga tanah perkarangan seluas 1,4 hektar. Kemudian karena bergabung dengan pola perkebunan sawit dari PT Inchiko akan diberikan lahan perkebunan masing-masing 2 hektar. Setiap bulannya mereka juga diberikan jadup atau biaya jatah hidup. “Kita berikan kemudahan tersebut supaya transmigran bisa berhasil,” terangnya. Mohjar (42), transmigran lokal asal Desa Arang Limbung, menuturkan bahwa kepergiannya ke Terentang jelas ingin merubah hidup lebih baik bersama rekanrekannya. ”Kami memiliki tekad kuat merubah hidup. Dan kami optimis bisa sukses,” ujarnya. (den)

Rambu Keselamatan Masih Sangat Minim SUNGAI RAYA – Warga yang berdiam di daerah pinggiran uras-ruas jalan besar di Kubu Raya berharap agar pemerintah melalui Dinas Perhubungan (Dishub), terus memasang rambu-rambu untuk keselamatan warga. ”Kita berharap sepanjang pinggir jalan Kubu Raya banyak rambu, terutama di daerah publik. Ini penting mengingat Kubu Raya (merupakan) daerah padat lalulintas,” kata Arifudin (26), warga Sungai Raya, kemarin. Diungkapkan dia bahwa Kubu Raya memiliki banyak sekolah yang berada di pinggir jalan besar. Oleh karena itu, menurut dia, sudah seharusnya instansi teknis memperbanyak program rambu keselamatan, seperti marka jalan, zona selamat sekolah, dan program lain. ”Saya

pantau, beberapa sekolah di areal pinggir jalan seperti (Jalan) Adisucipto, ternyata ada tidak punya rambu keselamatan. Padahal wilayah tersebut padat lalulintas,” ucapnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kubu Raya Zaini berjanji akan memperbanyak program pengadaan rambu-rambu lalulintas dan marka jalan pada APBD 2012 mendatang. Itu dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, karena pembangunan dan pengembangan jalan yang begitu tinggi. “Pembangunan dan pengembangan jalan harus diimbangi dengan rambu dan marka jalan. Kita sudah memperjuangkan pemasangan rambu penting

pada APBD Kubu Raya tahun 2011 hingga 2012. Mudah-mudahan banyak disetujui legislatif,” katanya. Menurutnya, pemasangan rambu lalulintas dan marka jalan sangat penting. Sebab, karena tidak ada tanda-tanda atau rambu tersebut banyak terjadi kecelakaan. Alasannya, masyarakat tidak mengetahui ada rambu dan marka jalan. Dan pemasangan tersebut juga dimaksudkan untuk memberikan rasa aman kepada pengendara lain supaya selalu waspada. Ia menjelaskan, selain persoalan rambu, di Kubu Raya dibutuhkan jembatan timbang untuk mengukur tonasi beban kendaraan yang sering melintas di jalur Adisucipto. “Langkah itu dilakukan

untuk mengantisipasi kerusakan jalan di Adisucipto yang terjadi setiap tahunnya. Sejauh ini kendaraan berat apa pun selalu melintasi Jalan Adisucipto. Tidak ada patokan pembatasan berat kendaraan yang boleh melewati jalan ini. Tidak heran kalau diperbaiki dalam beberapa waktu ke depan rusak lagi,” jelas Zaini. Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya juga memasang target marka jalan yang berada di jalur ramai seperti Adisucipto, Jalan Raya Sungai Kakap, dan Jalan Raya Sungai Ambawang, bisa terwujud. Mereka akan meminta bantuan dari pemerintah dan DPRD. “Kita akan minta bantuan dari pemerintah dan DPRD untuk permasalahan tersebut, karena ini untuk kepentingan orang banyak,” katanya. (den)

Berbagi Melalui Khitanan Massal, Datangkan 78 Anak SUNGAI RAYA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar Ahmadi Usman menggelar kegiatan berupa khitanan massal di kediamannya, Gang Asoka, Jalan Adisucipto, Arang Limbung, Sungai Raya, Minggu (25/12). Sebanyak 78 anak dikhitan, yang merupakan warga dari daerah sekitar Desa Arang Limbung. Sejak pagi masyarakat sudah berkumpul di ruko Jalan Adisucipto dan melakukan pawai menuju Gang Asoka. Anak-anak yang akan dikhitan sudah mengenakan seragam putih-putih. Mereka diberikan motivasi untuk bersemangat. “Semula kita targetkan untuk 50 anak, namun karena keinginan masyarakat yang tinggi, dan setelah kita konsultasikan dengan

tim medis, akhirnya Alhamdulillah dapat dikhitan sebanyak 78 anak,” ujar Ahmadi, yang juga Ketua DPW PPP Provinsi Kalbar ini. Dikatakannya, sengaja khitanan massal ini mengambil momen liburan sekolah, setelah anak-anak menerima rapor. Dengan demikian, anak-anak yang dikhitan tidak harus izin sekolah lagi, karena mereka sudah memasuki masa liburan. “Kegiatan ini semata-mata tanda berbagi kita dengan masyarakat. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini dapat membantu warga dalam memberikan kemudahan pada mereka untuk melaksanakan sunnah Rasulullah SAW,” ujar Ahmadi. Dalam kesempatan itu, Ahmadi juga memberikan moti-

vasi kepada anak-anak yang akan dikhitan. Mereka disuppot bahwa untuk menjadi anak yang sukses, harus tegar dan kuat, rajin, dan tekun belajar. “Apakah anak-anak mau menjadi orang sukses?” tanya Ahmadi di hadapan anakanak, yang disambut serentak, “Mau.” “Untuk menjadi orang yang sukses harus tegar dan kuat, jangan mudah menyerah, jangan lemah, rajin, dan tekunlah belajar, pantang menyerah. Ingat, itu tidak cukup, tapi juga harus taat pada kedua orangtua dan patuh pada guru,” paparnya. Ia juga menyampaikan terima kasih pada warga dan partisipasi serta dukungan aparat desa dan RT, serta panitia, juga tim medis, sehingga kegiatan tersebut berjalan dengan lancar. (den)

ISTIMEWA

KHITANAN MASSAL: Ahmadi Usman, wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar saat menggelar khitanan massal di kediamannya, Gang Asoka, Jalan Adisucipto, Arang Limbung, Sungai Raya, Minggu (25/12).


Pontianak Post

ANEKA PONTIANAK

Selasa 27 Desember 2011

Rob Semakin Tinggi Sambungan dari halaman 9

Jeruju Pontianak. Selain Kota Pontianak, Kubu Raya juga berpotensi terjadi banjir rob, yakni di daerah bantaran Sungai Kapuas arah Supadio. Prada meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada. ”Banjir rob itu pasang biasa. Pada siang hari air kembali surut,” katanya. Berkaitan dengan banjir rob, berkembang isu di masyarakat hal tersebut akan terjadi pada malam hari dan diikuti tsunami. Prada menegaskan tidak terjadi tsunami. ”Isu akan terjadi tengah malam itu tidak benar. Jika masyarakat menerima kabar berkaitan dengan banjir rob, bisa mengkonfirmasinya ke Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak di nomor telepon 0561-769906,” ungkap Prada. Tak hanya banjir rob yang berpotensi terjadi hingga akhir Desember. Gelombang

tinggi juga diperkirakan terjadi di perairan SingkawangSambas, Pontianak, Karimata, dan Ketapang. Pada perairan SingkawangSambas, gelombang diperkirakan mencapai 5 meter, dengan kecepatan angin berkisar 24 sampai 28 knot. Arah ombak dari timur laut. Begitu pula di wilayah perairan Karimata, gelombang mencapai 5 meter dengan arah angin dari utara. Pada wilayah perairan Pontianak, ketinggian gelombang hingga 29 Desember diperkirakan mencapai 4 meter, dengan kecepatan angin mencapai 24 knot dan arah ombak dari barat laut. Sedangkan pada perairan Ketapang, ketinggian gelombang mencapai 3,5 meter dengan kecepatan angin mencapai 22 knot dan arah ombak dari barat daya-barat laut, barat laut, dan barat laututara. ”Bagi nelayan diharap-

Peningkatan Budaya Tulis Melalui Koran Ibu

kan waspada,” kata Prada. Saat dikonfirmasi, Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan, pemkot sudah mengambil langkah antisipasi terkait adanya ancaman banjir rob tersebut. Ia telah berkoordinasi dengan para camat dan lurah agar melakukan berbagai persiapan. Koordinasi juga dilakukan dengan instansi terkait lain seperti BMKG Maritim. “Jika terjadi banjir rob, sudah disiapkan tempat untuk pengungsian,” ujar Sutarmidji. Adapun salah satu lokasi yang disiapkan untuk tempat pengungsi tersebut yakni Aula Kantor Camat Pontianak Barat. Menurut Sutarmidji, tidak semua wilayah Kota Pontianak rawan terhadap ancaman banjir rob. Banjir ini biasanya hanya terjadi di kawasan yang berada di sepanjang pinggir Sungai Kapuas. (uni)

Lebih Dikenal sebagai Ketua RT Sampah Sambungan dari halaman 9

dua buah hati, Nada Aulia Finirsa dan Maura Aulia Finirsa. Saat ini Syaifudin menjabat sebagai ketua Fungsional Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) pada Balai Proteksi Tanaman Perkebunan (BPTP) Kalbar. Dia juga menjabat sebagai Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Namun meskipun kedua jabatan itu sudah dijabat tidak membuat dia bangga. Namun dia lebih bangga menjadi ketua RT. Menurut Syaifudin, menjadi ketua RT adalah profesi yang sangat mulia. Tidak semua orang mau menjabat profesi ini. Hanya orang yang berhati mulia lah yang mau benar-benar menjadi ketua RT. Itulah yang terjadi pada Syaifudin. Dia lebih senang jika dikenal sebagai ketua RT dibandingkan sebagai pegawai dan penyidik PNS. “Pak Walikota mengenal saya sebagai ketua RT sampah (ketua RT yang peduli terhadap sampah dan mengolahnya menjadi kompos), tapi saya senang meskipun Pak Walikota mengenal saya sebagai ketua RT daripada menjadi pegawai dan penyidik,” kata Syaifudin. Selain menjabat dua pekerjaan tersebut, Syaifudin juga menjabat sebagai ketua RT 05 RW 26 di Komplek Dwi Ratna III, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara. Pada tahun 2006, dia mulai menjadi ketua RT karena ditunjuk dan dipilih olah warga sekitar. Awalnya, menjadi ketua RT tidak pernah dia inginkan, mengingat beban yang dipikul sangat berat. Serta jika melihat dari perhatian dari pemerintah terhadap RT juga sangat kurang. Namun karena melihat kondisi komplek yang sangat banyak sampah serta kurang mendapat perhatian dari warga, hatinya tergugah untuk berbuat dan bertindak. “Meskipun ini bukanlah pilihanku sendiri, namun karena melihat kondisi komplek yang banyak sampah dan kurang terawat, hati saya tergugah. Sejenak saya berfikir, kalau bukan kita sendiri yang melakukan semua ini, siapa lagi,” ungkap katua RT yang pernah meraih juara Clean and Green City ini. Dari sejak dipilih menjadi ketua RT, Syaifudin merancang beberapa program untuk merubah dan memajukan komplek yang dia pimpin. Awalnya, dia mengaku sangat berat memimpin banyak orang apalagi menyatukan karakter dari latar belakang yang berbeda.

Saat ini di RT 05 RW 26, ada 53 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 91 laki-laki dan 106 perempuan. Jumlah itu terdiri dari berbagai macam etnis serta perbedaan keyakinan. Untuk menyatukan karakter dari masing-masing enam etnis itu sangat berat; Melayu, Dayak, Bugis, China, Madura dan Jawa. Namun secara perlahan dia berhasil menyatukan karakter-karakter yang berbeda itu menjadi satu, yakni kebersamaan dan saling peduli. Setelah dia berhasil menyatukan karakter itu, kemudian mengajak warganya untuk merubah dan membangun kompleknya. Syaifudin tidak semerta-merta menyuruh warganya untuk berbuat dan bertindak. Namun terlebih dahulu dia sendiri yang mengerjakannya, sehingga warga mengikutinya. Salah satunya menjaga kebersihan lingkungan. Setiap habis Shalat Subuh, dia menyempatkan diri untuk bersih-bersih di lingkungan rumah. Kegiatan itu kemudian diikuti warga sekitar. Setelah warga ikut seperti apa yang dia lakukan, kemudian melanjutkan program lainnya yaitu, menghijaukan lingkungan. Kegiatan ini awalnya tidak didukung sepenuhnya oleh warga. Namun dengan memberdayakan anak-anak, dia berhasil mempengaruhi orang dewasa untuk menanam pohon di lingkungan rumahnya masing-masing. Tidak berhenti di situ. Syaifudin melanjutkan program berikutnya yaitu memberdayakan sampah menjadi berbagai souvenir yang bernilai ekonomis. Serta membuat kompos organik dari sampah. Program inilah yang akhirnya membuat RT ini menjadi juara lomba Clean and Green City pada tahun 2007. Itulah beberapa program yang telah dilaksanakan dan berhasil mengangkat RT 05 RW 26 Kelurahan Siantan Hulu. Tidak hanya itu, namun masih banyak lagi program-program lainnya. Membangun Posyandu, pembangunan rumah untuk warga kurang mampu, membentuk RT siaga dan masih banyak lagi program lainnya yang tidak dimiliki RT lainnya. Dia juga menyediakan majalah dinding untuk warganya. Dia mengklaim, kalau itu satu-satu mading yang dimiliki oleh RT yang ada di Kalbar, bahkan Indonesia. Dari keberhasilannya membangun dan merubah komplek yang awalnya kumuh dan sampah yang menumpuk, dia banyak menerima penghargaan di tingkat daerah dan nasional. Selain mendapat penghargaan

karena menjadi juara clean and green city, juga menerima penghargaan dari Gubernur Kalbar Cornelis atas prestasinya. Selain itu, dia juga menjadi pegawai teladan nasional berkat daur ulang serta masih banyak lagi penghargaan lainnya. Bahkan belum genap dua bulan, tepatnya November 2011, dia mendapat penghargaan Satya Lencana 20 Tahun dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara berkat prestasinya. Syaifudin tidak pernah bermimpi untuk mendapatkan penghargaan itu. Namun dia sangat bangga karena bisa merubah dan mengajak warga untuk membangun daerahnya sendiri. Selain program-program yang telah dilakukan, Syaifudin juga masih mempunyai keinginan untuk merubah persepsi orang-orang mengenai Pontianak Utara. “Dari prestasi dan penghargaan yang telah saya raih, saya ingin merubah persepsi orangorang yang mengatakan ‘Siantan Texas-nya Pontianak’, kalau semua itu tidak benar. Namun itu hanya oknum saja, tidak semuanya,” harap Syaifudin. Selain itu, dia juga memperjuangkan perda dan payung hukum untuk ketua RT. Karena selama ini ketua RT kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Sehingga orangorang banyak tidak mau menjadi ketua RT. Selama ini, jika RT yang berprestasi namun yang diberikan penghargaan malah lurahnya. Begitu juga dengan pejabat-pejabat lainnya. Syaifudin mengatakan, “Jika ingin menjadi pemimpin, terlebih dahulu jadilah ketua RT. Karena ketua RT mengetahui langsung apa yang terjadi pada warganya. Oleh karena itu, perhatikanlah para ketua RT,” tambah Syaifudin. Dia juga masih punya keinginan yang tidak lama ini akan direalisasikan, yaitu bank sampah. Bank sampah ini akan berfungsi untuk menampung dan memisahkan sampah. Sehingga tidak semua sampah bercampur. Untuk merangsang warga agar mendukung program ini, Syaifudin menghargai sampah yang dikumpulkan ke bank sampah. Sampahsampah yang terkumpul akan dijadikan pupuk organik. Pupuk ini nantinya akan dijual dan dananya dijadikan uang kas RT. Semua yang dilakukan oleh Syaifudin ini semata-mata hanya karena ingin beribadah. “Tujuan saya menjadi ketua RT, sematamata karena ingin beribadah. Tidak ada maksud yang lain,” jelas Syaifudin.**

Jumlah Tempat Tidur RS Tak Ideal Sambungan dari halaman 9

Secara keseluruhan, total tempat tidur di rumah-rumah sakit milik pemerintah maupun swasta di daerah ini kurang dari satu persen dari jumlah penduduk. “Itu sangat tidak memadai,” ujarnya. Karena itu, diharapkan jumlah tempat tidur tersebut segera ditambah. Paling tidak sebanyak seribu unit supaya memenuhi proporsi satu persen populasi penduduk. Hal ini penting dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Apalagi setelah disahkannya UU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Menurut

Karolin, ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk menambah jumlah tempat tidur di rumah sakit tersebut yaitu dengan meningkatkan infrastruktur rumah sakit, meng-upgrade atau meningkatkan infrastruktur puskesmas serta mendirikan rumah sakit komunitas. “Rumah sakit komunitas itu program baru. Kita bangun rumah-rumah sakit satelit yang menjaring pasien sebelum masuk ke rumah sakit yang lebih besar. Jadi sifatnya pelayanan berjenjang,” jelasnya. Rumah sakit komunitas dibangun tanpa kelas dengan daya tampung lebih banyak sehingga akses masyarakat menjadi lebih mu-

15

dah dan murah. Sebelumnya, Ketua Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning juga mengungkapkan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah tempat tidur rumah sakit negeri dan swasta, serta puskesmas di Kalbar hanya sekitar 3.900 unit. Jumlah tersebut tak sampai satu persen, jika dibandingkan dengan dengan total penduduk yang mencapai 4,3 juta jiwa sehingga dinilai kurang memadai. Ribka menyarankan agar pemerintah daerah mengajukan usul pembangunan Rumah Sakit Komunitas Nonkelas guna meningkatkan kapasitas sarana pelayanan kesehatan. (ron)

Pahami Penulisan, Susah Menuangkan Tidak hanya pemuda, para ibu yang berada di Jalan Apel, Gang Pisang Raja pun ikut melakukan pelatihan menulis. Tentunya hal ini menjadi sesuatu yang patut dibanggakan. Pasalnya, sekali belajar saja para ibu langsung bisa membuat berita, apalagi sampai belajar setiap hari. Hal ini tentu karena keingintahuan para ibu yang begitu besar. KHOLILAH, Pontianak

BEBERAPA ibu-ibu terlihat mengangguk-anggukkan kepalanya ketika mendengarkan penjelasan yang berkenaan dengan pembuatan berita di media massa, khususnya di media cetak. “Saya paham ibu, cuma mau nulisnya masih bingung,” ucap salah satu peserta. Ruangan rumah yang tidak terlalu besar dan terletak di Gang Pisang Raja, Jalan Apel, Nomor 24 tersebut, siang itu dipenuhi dengan ibu yang hendak belajar menulis. “Biasanya kan hanya tahu korannya, sekarang belajar langsung,” ucap seorang ibu sambil tersenyum. Budaya tulis pada kaum ibu memang tidak terwacana oleh sebagian orang, namun bagi pihak majelis kesejahteraan sosial, wilayah Aisyiyah Kalbar, ini merupakan hal yang sangat urgen dipelajari, khususnya pada kaum ibu yang kadangkala kedudukannya hanya dianggap sepele. Ketua Majelis Kesejahteraan Sosial Siti Habibah mengungkapkan, ibu-ibu kebanyakan memahami ulasan materi yang disampaikan, namun untuk menuangkan dalam bentuk tulisan yang semestinya masih bingung. “Di sini pesertanya ada yang tamat SMA, SD juga ada, tetapi hebatnya ibu-ibu cepat memahami,“ tuturnya tersenyum.

Tak hanya itu, Ketua panitia kegiatan, Ria Hayatunnur Taqwa menambahkan, sebagian peserta ada juga yang tida bersekolah, namun semangat para ibu untuk belajar mengenal jurnalistik sangat tinggi, hal ini menjadi kebanggan tersendiri baginya. “Bagus, padahal masih belajar sekali, sudah bisa membuat berita, walaupun berita yang ditulis masih pendek,” katanya di sela-sela istirahatnya. Selain itu, ketika proses belajar berlangsung, satu persatu para ibu tidak segan untuk bertanya apabila ada hal yang tidak dimengerti. “Betul tidak tulisannya,” ucap seorang ibu sambil tersenyum ketika memperlihatkan caranya menulis berita kepada pemateri. Tentu saja, pemateri menanggapinya dengan senyuman dan jawaban yang membuat mereka mengerti. Suasana siang memang panas dan membuat mata ingin terpejam karena ngantuk, tetapi karena para ibu-ibu kritis dengan hal yang tidak dimengertinya, membuat tubuh serta mata segar. Tidak hanya melatih ibu, dengan begini melatih seseorang untuk bersabar, pasalnya terkadang tidak semua ibu memahami dengan materi yang telah disampaikan. “Ibu misalnya tidak ditulis penjelasan yang di infokus itu boleh tidak,” ucap salah seorang ibu polos. Tentu saja ditanggapi pemateri dengan sabar, semua mesti ditulis, karena misalnya suatu hari lupa cara membuat berita, bisa melihat catatannya kembali. Hebatnya mereka, walau sesibuk apapun, bisa menyisihkan waktu untuk belajar. Hal ini menandakan bahwa kaum ibu tidaklah selemah yang dikira sebagian orang, karena siapapun berhak untuk belajar, tidak terkecuali ibu rumah tangga.**

Rumah Penimbun Petasan Digerebek Sambungan dari halaman 9

tahun baru. Penggerebekan dilakukan setelah pihak kepolisian memperoleh laporan masyarakat. “Razia petasan ini merupakan bagian Operasi Lilin Kapuas untuk pengamanan natal dan menjelang perayaan tahun baru,” kata Kapolsek Pontianak Utara Komisaris Syaiful Alam. Menurut dia, pemilik petasan diamankan untuk kepentingan penyidikan. Kepolisian akan melacak pihak yang memasok petasan tersebut. Diduga pemasoknya masih berada di sekitar Kota Pontianak. Sedang tersangka

berinisial W akan dijerat Undang-Undang Darurat tentang penyimpanan bahan peledak. ”Razia akan terus kita lakukan guna menciptakan situasi kondusif menjelang perayaan tahun baru,” kata Kapolsek. Karena itu, lanjut dia, masyarakat diimbau agar menginformasikan ke pihak berwajib apabila mengetahui lokasi penampungan petasan, agar segera ditindak lanjuti Kepolisian untuk melakukan pengamanan. Peredaran petasan dalam jumlah besar secara ilegal sangat membahayakan. Terutama petasan yang memiliki daya ledak tinggi.

”Kedepan kita akan lakukan razia serupa terhadap lokasi lain, guna menindak  penampung petasan ilegal agar tidak membahayakan,” kata Kapolsek. Petasan yang berhasil disita terdiri atas delapan merk dengan daya ledak berbeda. Petasan tersebut ada yang diisi dalam dus dan dibungkus dengan plastik bersusun. Secara keseluruhan diperkirakan petasan yang disita setara puluhan juta rupiah. “Kita periksa berkaitan dengan izin penjualan apakah petasan ada dokumennya. Kita amankan semua sebagai hasil sitaan,” kata Kapolsek. (stm)

Tunggakan Listrik Capai Rp24,9 M Sambungan dari halaman 16

TNI/Polri. Posisinya sebetulnya bukan tunggakan tetapi legalisasi,” jelasnya. Adapun upaya-upaya yang dilakukan PLN dalam menekan angka piutang yakni dengan menggencarkan pemutusan sambungan. Selain itu, PLN juga mendorong penggantian kwh meter dengan menggunakan sistem voucher atau prabayar. Daniel membantah anggapan beberapa pihak yang menilai bahwa penggantian kwh

meter dengan sistem prabayar ini adalah akal-akalan PLN untuk menjerat konsumen. “Itu bukan akal-akalan,” katanya. Listrik sistem prabayar justru dinilai punya banyak keunggulan, tak hanya dari sisi PLN tetapi juga dari sisi pelanggan. Di sisi pelanggan, sistem prabayar akan membuat pelanggan lebih mudah mengendalikan pemakaian listrik. Pelanggan dapat memantau pemakaian listrik seharihari dan setiap saat. Selain itu, pemakaian listrik dapat

disesuaikan dengan anggaran belanja. Nilai voucher disediakan bervariasi yaitu mulai Rp20 ribu sampai Rp 1 juta sehingga dapat disesuaikan dengan kemampuan atau kebutuhan. Privasi pelanggan pun akan lebih terjaga. Soalnya, pelanggan tidak perlu risih dengan kedatangan petugas pencatat meter karena meter prabayar secara otomatis mencatat pemakaian listrik. Saat ini, harga listrik sistem voucher per kwh juga sudah sama dengan harga listrik sistem pasca-bayar.(ron)

sidak menjelang libur Natal, Jumat (23/12) lalu, masingmasing dipimpin Sekda Kalbar M Zeet Hamdy Assovie, Robertus Isdius, John Itang, T.T.A.Nyarong, Marius Marcellius, serta dilengkapi anggota pamong praja menunjukkan kehadiran pegawai memuaskan. ”Meskipun ada beberapa yang tidak masuk karena sakit. Tetapi kehadiran

pegawai ini cukup memuaskan,” katanya. Ia mengimbau seluruh pegawai negeri meningkakan kinerja dan disiplin kerja. Sebab, lanjut Kartius, pegawai pemerintahan masuk dalam sistem dan peraturan yang harus ditaati. ”Sidak ini juga tidak hanya memantau. Tetapi juga melakukan evaluasi,” timpalnya.(uni)

Sidak PNS Mangkir Sambungan dari halaman 16

memberikan pelayanan terbaik. Mereka wajib hadir dalam melaksanakan tugasnya tanpa ada imbalan serta pamrih yang diharapkan, sesuai dengan Sapta Prasetya Korpri. ”Sebab PNS sudah digaji Pemerintah melalui uang rakyat,” kata Kartius. Kartius bersyukur dalam

Manfaatkan Sifat Kedaerahan untuk ... Sambungan dari halaman 16

70 tahun,” ujar dosen Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak ini. Angka kematian ibu saat melahirkan relatif tinggi, yakni 403 per seratus ribu kelahiran hidup. Kondisi ini hampir mendekati dua kali lipat angka nasional yang hanya 228 per seratus ribu kelahiran hidup. Begitu pula angka kematian bayi, relatif tinggi yakni 44 per seribu kelahiran hidup, sedangkan angka nasional hanya 23 perseribu kelahiran hidup. ”Pada sisi ekonomi sebetulnya lumayan. Saya bisa simpulkan bahwa IPM yang rendah dengan indikator pendidikan dan kesehatan itu, masalah utamanya adalah geografi Kalbar yang luas. Tetapi tidak ditopang dengan infrastruktur yang baik, sehingga penduduk terpencar-pencar,” ungkap

Eddy. Kondisi geografi ini menyebabkan pendidikan susah menjangkau mereka yang tinggal di pedalaman, pelosok, maupun pulau-pulau terluar Kalbar. Begitu pula fasilitas kesehatan, susah menjangkau mereka. ”Guru juga sulit mengajar ke sana. Jalan keluarnya, menggabungkan sekolah dasar dan SMP. Dibuat dalam satu gedung. Di negara lain juga ditempuh dengan pola itu,” katanya. Upaya lain yang bisa dilakukan pemerintah adalah dengan memberikan insentif guru dan tenaga kesehatan yang bertugas di daerah yang sulit dijangkau. Pemerintah juga bisa mengubah pola perekrutan tenaga guru dan tenaga kesehatan, dengan merekrut dari warga setempat. ”Ini memang jangka panjang. Didik

tiga tahun, lalu mereka tidak akan merasa aneh kembali ke desa untuk mengabdi. Buat perjanjian. Cuma memang kita seringkali lupa dengan orang setempat. Manfaatkan sifat kedaerahan karena dalam beberapa bagian ada manfaatnya,” ujar Eddy. Eddy menambahkan Koalisi Kependudukan dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Barat bekerjasama dengan instansi terkait dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas penduduk. ”Kami membantu dalam pemikiran, bukan bentuk lain karena kami bukan institusi. Negara-negara di dunia selalu memasukkan penduduk dalam kebijakan pembangunan. Karena penduduk bukan saja subjek, tapi juga objek. Semua arah kebijakan kita untuk menyejahterakan penduduk,” ungkapnya.**


16

metropolis Pontianak Post

Selasa 27 Desember 2011

Antisipasi Peredaran Narkoba di Perbatasan BNNP Siapkan Satgas

Haryadi/Pontianak Post

MOGOK: Para pengendara sepada motor mengalami mogok akibat busi motor basah terendam banjir di sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Pontianak,kemarin (26/12).

Sidak PNS Mangkir

Tunggakan Listrik Capai Rp24,9 M

PONTIANAK--Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat membentuk tim pemantau kehadiran pegawai negeri. Tim bertugas melihat kinerja pegawai, termasuk kehadiran mereka menjelang dan sesudah libur hari besar keagamaan. Asisten Administrasi dan Umum Pemprov Kalbar, Kartius mengungkapkan tim yang dibentuk melakukan inspeksi mendadak. Termasuk menjelang libur Natal dan Tahun Baru, tim memasuki ruang kerja untuk melihat kehadiran pegawai. ”Hal ini dilakukan tidak saja menjelang perayaan hari besar, tapi mulai diterapkan pada pelaksanaan apel pagi, yang harus diikuti baik pejabat eselon II, III dan IV serta seluruh staf,” ujar Kartius. Inspeksi mendadak juga akan berlanjut setiap bulannya, sampai tingkat kedisiplinan yang diharapkan Pemprov Kalbar bisa tercapai. Menurut Kartius, disiplin harus tumbuh dari hati setiap PNS. ”Jangan karena ada sidak pegawai masuk kerja, tapi dengan kesadaran bahwa dirinya adalah seorang PNS yang selalu siap bekerja dalam mengabdi kepada bangsa dan negara serta masyarakat,” ungkapnya. Kartius menuturkan PNS merupakan pelayan masyarakat. Harus siap setiap saat dalam

PONTIANAK--PT PLN Wilayah Kalimantan Barat mengakui tingginya angka piutang atau tunggakan pelanggan. Tunggakan tersebut mencapai hampir 30 persen dari total pendapatan. Sebagai gambaran, per November 2011, total piutang PLN Wilayah Kalbar mencapai 24,856 miliar dari omset sejumlah 85,9 miliar. Manajer Keuangan PLN Wilayah Kalbar, Gitut Haryoko mengatakan, rata-rata angka piutang PLN sekitar 20 persen dari pendapatan bulanan. Sebagian besar piutang tersebut berasal dari pelanggan masyarakat umum. Namun, ada pula piutang dari kalangan industri atau bisnis dan instansi pemerintah, baik pemda maupun instansi pusat,

Ke Halaman 15 kolom 5

termasuk TNI serta Polri. Tunggakan pelanggan umum mencapai sekitar 81,9 persen dari keseluruhan. “Pendapatan PLN per bulan rata-rata Rp84 miliar, tetapi piutang per bulan sekitar Rp24 miliar,” kata Gitut. Menurut General Manager PLN Wilayah Kalbar, Daniel S Bangun, tingkat kesadaran masyarakat Kalbar dalam membayar rekening sudah semakin baik. Namun, pihaknya tetap berupaya untuk menekan angka piutang tersebut. Khusus untuk TNI/Polri, sebut Bangun, seluruh piutang yang ada telah dilunasi. “Kami memang ada kerjasama khusus dari tingkat pusat dengan Ke Halaman 15 kolom 5

memberikan informasi setidaknya akan menjadi kerjasama penting. SePONTIANAK--Badan Nasional laras mengupayakan pemberantasan Narkotika Provinsi Kalimantan Barat narkotika, mengingat jaringan narkotika sangat rapi. ”Ketermembentuk Satuan libatan masyarakat, Tugas dalam upaya lembawa pemerintah mengantisipasi peredan lembaga swadaran narkotika di daya masyarakat bewilayah perbatasan. gitu penting. BNNP Dalam waktu dekat Satgas juga dibentuk bila harus beruntuk mengawasi akan dibentuk Satgas. sulit jalan sendiri. Semua jalur laut dan udara Baik di wilayah permesti bergandengan guna menutup ruang peredaran gelap batasan, laut maupun tangan memerangi narkotika. Mantan narkotika. udara. Ini langkah pecandu juga kita “ Menurut dia, BNNP untuk memlibatkan. Minimal BNNP membutuhmemberikan inforkan dukungan dalam berantas peredaran masi,” kata Sugeng. memberantas nargelap narkotika” Sugeng menamkotika. Sulit berjabahkan, permasalan sendiri. Apalagi Brigjen Pol Sugeng lahan narkoba tidak kini jumlah sumber Kepala BNNP Kalbar bisa dianggap enteng daya masih terbatas, dan ringan. Sama hal karena minimnya dengan fenomena jumlah personil. Karena itu pembentukan Satgas gunung es. Yang tampak dipermukaan nanti akan melibatkan berbagai pihak. saja hanya sebagian kecil. ”Kita tidak Unsur instansi bakal mengisi keanggo- boleh lengah. Penyalahgunaan nartaan tim Satgas. ”Anggota Satgas bukan kotika bisa membesar. Jangan berpikir hanya polisi dan BNN, namun juga bisa masih kecil. Maka semua pihak mesti dari KPLP, Bea Cukai dan Imigrasi,” kata menaruh perhatian dan menyamakan persepsi. Bila narkotika itu berbahaya. mantan DirBinmas Polda Kalbar, ini. Menurut Sugeng, dukungan ma- Mengancam eksistensi bangsa bila syarakat tidak kalah penting. Sangat narkotika telah meracuni generasi begitu diharapkan. Keterlibatan dalam muda,” kata Sugeng.(stm)

Koalisi Kependudukan dan Pembangunan Provinsi Kalbar

Manfaatkan Sifat Kedaerahan untuk Tingkatkan IPM Tak selamanya sifat kedaera­han membawa dampak negatif. Bagi Kalbar, sifat kedaerahan bisa dimanfaatkan dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia. Pemanfaatan ini dengan merekrut warga setempat untuk menjadi guru maupun tenaga kesehatan, sehingga mereka bisa kembali dan mengabdi untuk daerahnya. CHAIRUNNISYA, Pontianak SARAN untuk memanfaatkan sifat kedaerahan ini dipaparkan Ketua Koalisi Kependudukan dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Barat Prof Dr Eddy Suratman, MA. Ia menjelaskan kondisi saat ini, pertumbuhan penduduk Kalbar merupakan paling rendah di Kalimantan. Pada tahun 2000 hingga 2005, pertumbuhan penduduk sebesar 1,9 persen. Pada 20052010, cenderung turun menjadi 1,6 persen. ”Kecenderungan ini bagus. Dari sisi pengendalian, Kalbar sudah mampu mengendalilan

Shando Safela/Pontianak Post

PENGUKUHAN : Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya saat pengukuhan kepengurusan Koalisi Kependudukan yang diketuai oleh Eddy Suratman, November lalu.

jumlah penduduknya,” ujar Eddy Suratman, kemarin. Tetapi pertumbuhan penduduk yang rendah ini belum mampu meningkatkan kualitas manusia di Kalbar. Hal ini tergambar dari indeks pembangunan Kalbar yang juga terendah di Kalimantan. Eddy menilai IPM yang rendah merupakan penggabungan dari tiga indikator, yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi atau pengeluaran penduduk perkapita. Pada sektor pendidikan dili-

hat dari lama sekolah dan angka melek huruf. Angka lama sekolah relatif rendah, baru 6,8 tahun. Ini menunjukkan masih ada 6,8 persen penduduk Kalbar yang hanya tamat sekolah dasar. Angka melek huruf di Kalbar sekitar 9,7 persen. Artinya, mendekati 10 persen penduduk Kalbar belum bisa baca tulis. ”Itu data saya ambil Februari 2011. Dari sisi kesehatan, usia harapan hidup Kalbar 66 tahun, sedangkan provinsi lain mencapai Ke Halaman 15 kolom 5


pro-kalbar Pontianak Post

Selasa 27 Desember 2011

PAD Sekadau

Ditarget Rp485,9 M

3 17

Petinju Landak Tewas Tabrak Eksavator

TAHUN 2012 target pencapaian PAD (pendapatan asli daerah) Kabupaten Sekadau di predikisi mencapai angka Rp 485,9 miliar. Sumbangan terbesar dari dana perimbangan yang ditargetkan mencapai Rp 444,8 miliar. “Secara keseluruhan, pendapatan dan penerimaan pembiayaan daerah Kabupaten Sekadau dalam Rancangan APBD 2012 diperkirakan berjumSimon Petrus lah Rp 485,9 miliar,” ujar Simon Petrus SSos MSi, Bupati Sekadau saat menyampaikan nota pengantar RAPBD 2012 di gedung DPRD Sekadau, pekan lalu. Jumlah perkiraan pendapatan sebesar

NGABANG James Kidal (20 ) salah seorang atlet tinju andalan Kabupaten Landak yang sarat akan prestasi untuk kejuaraan Kalbar maupun nasional meninggal. Meninggalnya petinju muda ini menurut Manejer tinju Kabupaten Landak, Jongki disebabkan oleh kecelakaan sebuah motor yang terjadi di ruas jalan menuju Engkadu, Jumat (23/12) sekitar pukul 03.00 Wib dini hari yang lalu. “Saat kejadian kelakaan maut tersebut James Kidal bermaksud hendak pulang kerumah dan saat itu ia bersama

Ke Halaman 23 kolom 5

dua rekannya berboncengan. Namun di tengah perjalanan motor yang di kendarai oleh Habibi (20) tiba-tiba menghantam sebuah eksavator yang sedang parkir. Akibat beturan keras tersebut, James koma dan langsung dibawa ke RSUD Landak,”jelasnya. James sempat mendapatkan perawatan selama setengah hari di RSUD Landak. Namun kondisinya dilahat semakin memburuk oleh pihak RSUD Landak James di rujuk ke RSUD Pontianak. Setelah mendapatkan perawatan selama satu setengah hari, kondisi James masih tetap koma dan akhirnya tidak dapat tertolong lagi, James sempat dirawat selama 2 hari dalam keadaan koma dank arena kondisinya semakin memburuk akhirnya ia menghembuskan nafasnya di RSUD Pontianak. Jenasah James langsung dibawa pulang ke kampung halaman-

nya di Engkadu dan dimakamkan Senin (26/12) ini (kemarin-red),”imbuhnya. Semasa hidup, almarhum pernah mewakili provinsi Kalbar dalam kejurnas Kadet junior di Gorontalo. Menjuarai dan meraih emas pada turnamen tinju Wali Kota Cup sebanyak 4 kali berturut-turut sejak tahun sejak tahun 2004 hingga tahun 2007. Selain itu perstasi lainya yaitu meraih emas pada turnamen tinju Bupati Cup 2008 di Kabupaten Mempawah. Di level propinsi James juga mampu meraih emas para Porprov pada tahun 2006. “kita sangat kehilangan sekali dengan kepergian James Kidal ini, khususnya untuk dunia tinju Kabupaten Landak. Semoga almarhum dapat diterima Yang Maha Kuasa dan untuk dunia tinju Landak akan muncul James- James lain yang berbakat dam mampu berprestasi lebih baik lagi,”pungkasnya. (sgg)

Tausyiah

HAMDAN/PONTIANAKPOST

BANJIR: Tetap tertib mendengarkan tausyiah, meski banjir.

Menyebarkan Agama HABIB Rizieq Shihab mengajak umat Islam umumnya dan Front Pembela Islam Kalbar, menjadi barisan terdepan membentengi umat. “Seluruh pengurus FPI Kalbar untuk rajin mengaji dan bertaqwah kepada masyarakat. Jelaskan tentang iman dan Islam. Beberkan bagaimana strategi orang kafir untuk merusak dan memecah belah umat Islam. FPI harus bisa bekerjasama dengan seluruh ulama, kiai dan ormas Islam yang ada di daerahnya masingmasing. Untuk menangkal dan mem Ke Halaman 23 kolom 5

CGM

Jangan Gunakan Stadion STADION Kridasana Kota Singkawang bakal dipakai oleh panitia Festival Cap Go Meh 2012. Anggota DPRD Singkawang, Dedi Mulyadi mendesak kepada para pihak yang berhak mengeluarkan izin agar menolak penggunaan Stadion Kridasana untuk kepentingan perayaan Cap Go Meh. “Kita minta Stadion Kridasana itu jangan lagi digunakan untuk hal-hal yang merugiDedi Mulyadi kan insan olahraga, seperti perayaan cap go meh, konser-konser dan lainnya,” katanya, kepada Pontianak Post, kemarin. Menurutnya, dia sudah mendengar kalau panitia Festival Cap Go Meh 2012 akan Ke Halaman 23 kolom 5

Full Boked, Naik 100 Persen Hotel Singkawang Jelang Tahun Baru SINGKAWANG-Jelang tahun baru 2012, semua hotel di Kota Singkawang full booked. Penegasan itu disampaikan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia Kota Singkawang, Mulyadi Qamal, kepada Pontianak Post, baru-baru ini. Menurut dia, di Kota Singkawang sedikitnya ada 23 hotel dan penginapan. “Dari sekian banyak itu, hanya empat yang berpredikat bintang satu. Selebihnya masih melati,” katanyayang juga pemilik Hotel Khatulistiwa Singkawang dan sudah masuk katagori bintang satu ini. Selain sudah dipesan, semua hotel dan penginapan di Kota Singkawang, menurut nya, harganya pun naik seratus persen. ‘’Seperti biasa setiap pergantian tahun, kamar hotel itu naik seratus persen. Misalnya, harganya Rp300 ribu. Berarti, menjadi Rp600 ribu. Namun, calon tamu tak mempersoalkan masalah kenaikan harga. Terpenting bagi mereka bisa menikmati malam tahun baru di Kota Singkawang bersama keluarga dan sahabat,” katanya. Bendahara Panitia Hari Besar Islam Kota Singkawang ini juga menjelaskan soal libur akhir pekan. Sebab, di Kota Singkawang hotel dan penginapan tidak pernah penuh. “Kita juga masih mencari-cari kenapa setiap akhir pekan, Sabtu dan Ahad, hotel dan penginapan di Kota Singkawang kosong. Padahal, Ke Halaman 23 kolom 2

FOTO Sukarni

MACET: Gorong-gorong sungai Cukuh, di atas jalan nasional di Sekadau kemarin diperbaiki. Akibatnya terjadi kemacetan arus mudik Natal dan Tahun Baru.

Tabrakan Beruntun Rombongan Bupati NGABANG - Rombongan Bupati Landak, Senin (26/12) sekitar pukul 11.00 wib mengalami kecelakaan beruntun di persimpangan jalan Anjungan, Kabupaten Pontianak. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Kecelakaan diduga karena

menghindari penyeberang jalan yang tiba-tiba melintas. Kasat Pol PP Landak, Banda Kolaga yang terlibat kecelakaan beruntun tersebut mengatakan, bahwa pihaknya harus mengerem mendadak lantaran ada seorang ibu yang menyeberang

secara tiba-tiba. “Jadi kejadian itu sekitar jam sepuluh lewat. Karena ada penyeberang yang nyelonong, mau tidak mau ngerem mendadak. Jadi mobil pak Ahin yang dibelakang berhenti juga, Ke Halaman 23 kolom 2

Misa Natal di Gereja St Petrus SEKADAU - Bupati Sekadau Simon Petrus S.Sos,M.Si, Wakil Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si, Sekda Kabupaten Sekadau Drs. Yohanes Jhon serta Ketua DPRD Kabupaten Sekadau hadir bersama ribuan umat katolik dalam misa natal di Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus, Sekadau (25/12) kemarin. Keempat pejabat duduk di barisan depan yang sudah disiapkan oleh panitia. Masing-masing didampingi istri, Ny. Scolastika Simon Petrus, Ny. Kristina Rupinus, Ny. Maria Yohanes Jhon dan Ny. Yantio Aloysius. Selain didampingi istri, keempat orang penting ini juga didampingi putra-putrinya. Berdasarkan pantauan di lapangan, perayaan misa 2011 kali ini di gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus Sekadau terlihat lebih ramai dan meriah dari tahun sebelumnya. Perayaan natal yang berlangsung selama Ke Halaman 23 kolom 2

SUGENG/PONTIANAKPOST

MISA: Misa Natal di gereja Katolik Salib Suci Ngabang.

Gula Pasir Kosong, Harga Rp16 Ribu/kilogram

Pengusaha Warkop Mengaku Paling Terpukul Kekosongan gula pasir di Pasar Nanga Pinoh, Melawi membuat masyarakat menjerit. Tak adanya pasokan, membuat stok yang ada langsung melambung. Pedagang mematok Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kilogramnya. Si pasir manis pun dicari kemana-mana. Apalagi memasuki Natal dan Tahun Baru, dimana kebutuhan gula meningkat. Budiman, Melawi PADAHAL, sebelum terjadinya kekosongan seperti sekarang ini harga gula pasir normal. Dlaam dalam kisaran Rp1011 ribu per klogramnya. Namun, saat harga

ISTIMEWA

KOPI: Segelas kopi, harga tetap meski gula di pasaran susah didapat. Kalau pun ada harganya mahal.

gula nyaris dua kali lipat, warga pun tinggal pasrah. ‘’Dari menjelang natal, gula sudah payah dicari. Tetapi harga masih Rp 11 ribu. Tetapi sekarang naik lagi. Namun, barangnya tetap saja susah dicari,’’ ujar seorang ibu merasa jengkel. Sebab, menjelang natal dan tahun baru, kebutuhan akan gula jelas meningkat disbanding hari-hari biasa. ‘’Natal kan hari raya. Belum lagi tahun baru. Tentu harus ada kue-kue untuk menyambut datangnya keluarga dan tamu lainnya. Kalau sampai tidak ada, bagaimana lagi?’’ katanya jengkel. Keluhan kenaikan harga gula pasir itu, paling banyak terdengar dari kaum wanita yang merupakan ibu rumah tangga dalam keluarga. Seorang ibu rumah tangga di Desa Paal, Tini, menurutnya kenaikan gula pasir saat ini terjadi sangat tinggi dan meresehakan kaum ibu lainnya. “Biasanya kenaikan gula hanya berkisaran Rp500, sampai Rp1.000 saja. Namun kali ini, tanpa bertahap kenaikan hamper dua kali libat. Sekilo mencapai Rp16 ribu bahkan Rp17 ribu. Ini yang dimaksud kenaikan tersebut terjadi sangat cepat, tanpa bertahap,” Ke Halaman 23 kolom 2


PINYUH - NGABANG

18 satlantas

Pengamanan Tausyiah TAUSIAH yang disampaikan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Pusat Habib Rizieq Shihab, mendapat pengamatan dari anggota Polres Mempawah. Satuan lalu lintas yang mengamankan jalur agar tidak menghambat arus lalu lintas. Maklum, lokasi dakwah berada dipinggir jalan, sehingga butuh anggota untuk pengamanan. S empat molor beberapa jam ked a t a n g a n o ra n g nomor satu FPI itu lantaran terjebak dalam genangan air asin, sehingga Habib Rizik dan rombongan terpaksa beristirahat Semua berjalan hingga dua jam lebih dan akhaman, tertib irnya sekitar pukul dan lancar. Ken- 11.20 hadir di temdatipun kedapat ceramah. “S e m u a b e rtangan Habib jalan aman, tertib Rizik sempat terdan lancar. Kenhambat karena datipun kedatanbanjir didaerah gan Habib Rizik Sui Nipah dan sempat terhambat karena banjir diAir Hitam. daerah Sui Nipah dan Air Hitam. Saiful Bahri Namun sukses,” aku Ipda Saiful Bahri kasi Ops Lantas Polres Mempawah. Diakui, dalam rangka Pam Lilin kapuas, pihaknya (unit lantas,red) setiap hari selalu melakukan patroli pada jalur-jalur yang rawan laka lantas. Selain menempatkan anggta pada empat titik Poskotis yang ada di Jungkat, Sui Pinyuh, Mempawah dan Semudun. Dia mengiangatkan apr apengemudi, roda dua, empat dan enam untuk berhati-hati dijalan raya disebabkan banyak ruas jalan yang tergenang banjir. Diperparah hampir setiap hari turun hujan, maupun hanya gerimis yang membuat jalan menjadi basah. “Jangan mendahului kendaraan lain, jika kondisinya tidak mengijinkan. Kecelakaan itu karena kelalan pengemudi yang tidka mau mengalah atau terlambat hanya beberapa detik,” kata dia. (ham)

Pontianak Post

Selasa 27 Desember 2011

Dana Kantor Disdikpora Rp5 M

HAMDAN/PONTIANAKPOST

DIGENJOT: Sisa lima hari tahun baru 2011. Pekerjaan pembangunan pasar tradisional pun digenjot. Namun sangat mustahil, karena pembangunan baru pembuatan WC dan lainnya.

Kemana Kasus Aset MTQ NGABANG - Kasus pencurian aset MTQ di Kabupaten Landak sampai dengan akhir tahun 2011, penyelesaiannya masih dalam tanda tanya. Dari beberapa oknum pelaku yang terlibat, satu diantaranya telah dipecat dari pekerjaannya sebagai pegawai negeri sipil. Sedangkan lainnya, masih bebas berkeliaran. Kepala BKPP Kabupaten Landak, Marcos Lahiran saat dihubungi, Sabtu (24/12) kemarin membenarkan bahwa oknum PNS dilingkungan pemda Landak yang terlibat dengan kasus

pencurian aset MTQ tersebut sudah dipecat. Sementara itu, DansubdenPOM XII/1-4 Ngabang, Lettu S. Ujang menjelaskan bahwa anggota TNI AD yang terlibat kasus pencurian aset MTQ Landak sudah di proses oleh POMDAM XII Tanjungpura dan yang bersangkutan sudah menjalani tindak disiplin selama 6 bulan. Ia mengatakan bahwa pelaksanaan proses disiplin sudah dilakukan sejak anggota yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka. Dan sudah

dilakukan proses sampai ditetapkan menjalani sanksi disiplin selama 6 bulan. Sebelumnya, kasus pencurian barang inventaris atau aset kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kalbar yang disimpan di eks gedung kantor bupati Landak, pihak Polres Landak sudah menahan empat pelaku, diantaranya oknum TNI, Polri, Satpol PP, dan masyarakat sipil. Dua diantaranya, yakni oknum TNI dan Satpol PP sudah menjalani proses hukum. Namun masih ada dua pelaku lagi yang belum dilakukan proses hukum. (sgg)

MEMPAWAH- Pada tahun 2012 mendatang, ada satu bangunan yang menghabiskan anggaran Rp 5 miliar. Bangunan itu pun mendapat sorotan dari kalangan dewan yang tak masuk dalam banggar DPRD. Pembangunan Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mempawah yang dianggarkan lumayan besar. “Kami pertanyakan dana Rp 5 miliar untuk bangunan Kantor Disdikpora. Apakah memang butuh sebesar itu. Mendengar jumlahnya saja sungguh luar biasa. Sementara kantor dinas yang lainnya tidak dianggarkan sama sekali,” ujar H Hasan Zulkifli seraya menilai, akan lebih baik jika anggaran yang adi gunakan untuk keperluan lain. Sebab, masih banyak infrastruktur dan fasilitas pendidikan yang masih memprihatinkan. “Kami berharap supaya anggaran pembangunan itu dialihkan untuk pembangunan pendidikan yang lebih prioritas. Untuk perbaikan ruang belajar siswa yang sekolahnya memang butuh perbaikan. Bisa juga buat peningkatkan bantuan siswa miskin yang terancam putus sekolah,” sebutnya. Selain itu Hasan juga menyoroti kebijakan realisasi anggaranBantuanOperasionalSekolah(BOS).Bahkan, sudah ada aturan pemerintah yang mengawal realisasi BOS. Lantas mengapa masih ada siswa miskin yang ditarik biaya oleh sekolah. “Masih ada siswa miskin yang harus membayar biaya sekolah lantaran tidak mendapatkan BOS. Kami minta anggaran BOS untuk siswa miskin baik SD, SMP dan SMA ditambah lagi. Kami juga minta rincian anggaran dan kejelasan BOS tahun 2012 serta pelaksanaannya beradasarkan tahun ajaran anggaran,” sebutnya.Terpisah, Abdul Fattah dewan dapil Jungkat-Segedong mengingatkan agar program kerja yang disusun Pemda lebih efektif dan terarah. Jangan sampai program yang dijalankan hanya terkesan mubazir dan sia-sia. “Kami dapatkan masih ada beberapa gedung perpustakaansekolahSDyangbarudibanguntetapibelum difungsikan dan dimanfaatkan secara maksimal. Nah, pada tahun 2012 nanti kembali akan dilanjutkan pembangunanperpustakaan,lantasuntukapa.Kalaubukan dikatakan hanya mubazir dan hambur-hamburkan uangAPBD,”paparFattah.“Kendatidananyabersumber dariSisaLebihPerhitunganAnggaran(Silpa)DAK2011, namun anggaran yang digunakan sangat besar yakni Rp 6, 1 miliar. Alangkah lebih baik jika anggaran itu lebih diarahkan untuk program pendidikan lain yang lebih efektif dan tepat sasaran untuk pembangunan duniapendidikandiKabupatenPontianak,”singkatnya mengakhiri. (ham)

Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Berlubang PINYUH- Bukan suatu pemandangan aneh, jika pada suatu ruas jalan terpasang pohon pisang atau pohon-pohon lainnya yang dilakukan warga. Semua itu terjadi lantaran kekesaran warga yang melihat pemprov seakan kurang peduli terhadap kerusakan kecil jalan kemudian dibiarkan, akhirnya menjadi lubang menganga di tengah jalan. Jika musim hujan, lubang tertutup air yang sudah beberap kali mencederai pengguna jalan seperti roda dua. Lubang yang mengangga di jalan depan SPBU Pinyuh yang belum ditutupi, akhirnya dipajangkan sebuah pohon pisang dan diberi tanda agar pengguna jalan tidak terperosok. Tidak diketahui secara pasti,

pihak mana yang peduli setelah melihat ada pohon pisang menutupi lubang dengan adunan semen. Padahal pada jalur itu, awalnya memang ada beberapa lubang yang terus dibiarkan, akhirnya membesar. “Kendatipun lubang itu sudah ditutup dengan adunan semen. Daya tahannya tidak akan lama. Karena seperti itu sudah sering dilakukan, namun keruskan kembali terjadi,” nilai Suparman. Terlepas dari kondisi itu, perayaan natal bagi umat kritiani tidak terlihat seperti daerah-daerah lain. Namun begitu, peribadatan di empat gereja yang ada berjalan aman, tertib dan lancar.

hamdan pontianakpost

RUSAK: Kerusakan jalan negara di depan SPBU Pinyuh. Padatnya lalu lintas membuat kerusakan lagi. Warga menaruh pohon pisang di jalan yang sudah ditutupi semen ini.

Petugas terlihat stand-by di pos-pos kotis yang ada secara gabungan, baik itu Polisi, TNI, Pol PP dan Kesehatan. Halnya dengan lalu lintas juga terlihat sepi. Kondisi itu sudah disadari pad pedagang kaki lima (K5) yang juga terlihat banyak yang tidak buka jualan. “Hari Natal, sudah tidak ada lagi warga yang datang belanja.

Pada umumnya kendaraan dari perhuluan juga sepi. Makanya, kami pilih tutup sehari. Memang tiap tahun kondisi itu kami lakukan. Hitung-hitung untuk istirahatlah. Lagian, musim hujan diperparah dengan banjir air air yang menggenangi banyak jalan-jalan gang,” terang Riki, pedagang sandal sepatu. (ham)

Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk.. Contact person: BiroPINYUH

(0561) 7034456


Pontianak Post

Selasa 27 Desember 2011

asi

Perlu Peran Bapak PERAN bapak sangat penting agar anak mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Hal itu bisa dilakukan dengan mendukung proses pemberian dan mendampingi sejak proses awal menyusui. “Peran Bapak diharapkan sekali. Karena ASI sangat berguna bagi per kembangan anak, yakni dapat mengurangi risiko serangan dari beberapa penyakit,” kata Ketua Sentra Laktasi Indonesia, dr Utami Roesli, saat berada di Singkawang beberapa waktu lalu. Diantaranya adalah penyakit asma, pneumona, alergi, gangguan kesehatan mental, autis dan psychosomatic. Selain itu dapat pula menjadi anak lebih cerdas. Sementara itu, untuk sang ibu yang menyusui. Menurut Utami Roesli, terbukti dapat meningkat kan kualitas hidup dengan mengurangi ibu dari resiko terkena beberapa penyakit, seperti kanker payudara, kanker ovarium, diabetes dan rheumatic. Pemberian ASI eksklusif serta peningkatan peran ayah dalam proses menyusui sangat penting untuk didorong, mengingat angka kematian bayi dan jumlah penderita gizi buruk yang di picu rendahnya asupan gizi yang diberikan ibu masih sangat sering terjadi. (fah)

olah raga

Berikan Pembinaan PEMBINAAN dalam bidang olah raga. Bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Namun semua pihak di Kota Singkawang bisa berpartisipasi melaksanakan hal tersebut. “Pembinaan olah raga, bisa dilakukan berbagai pihak. Salah satunya dengan mengadakan kompetisi untuk menunjukkan bakat para atlet kota Singkawang, karena dengan sering mengikuti perlombaan meskipun tingkat kota, bisa memberikan motivasi untuk lebih giat berlatih,” kata Anggota DPRD Kota Singkawang dari Fraksi Hanura, Rozanuddin, Selasa (26/12), kepada wartawan. Menurutnya, selain pembinaan. Pemberian fasilitas olah raga, seperti halnya bola voli. Di Singkawang ini, juga masih kurang. Selama ini dirinya baru menemukan satu lapangan yang representatif, yakni di BTN Bhayangkara. “Lapangan bola voli di sini (BTN Bhayangkara), bisa dikatakan terbaik, untuk lainnya, saya rasa masih kurang,” katanya. (fah)

19

SINGKAWANG

Proses e-KTP Lamban Minim Peralatan

HARI/pontianakpost

BANJIR: Banjir pasang laut kembali mengepung kota Pemangkat dan sekitarnya. Biasanya, banjir pagi hari kemudian surut menjelang siang. Ini pun kalau tidak ditambah dengan volume hujan yang meningkat belakangan ini.

Malam Tahun Baru PIK Remaja Gelar Seni SINGKAWANG–Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Singkawang mengisi kemeriahan pergantian Tahun Baru 2012 dengan mengadakan ajang ngumpul Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) se-Kota Singkawang. Demikian informasi yang disampaikan Media Center Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang, baru-baru ini. Acara yang diisi dengan berbagai pergelaran seni dari PIK Remaja se-Kota Singkawang, juga sosialisasi dan diskusi tentang bahaya narkoba serta pemutaran film. “Tujuan utama ajang ngumpul ini sebenarnya bukan untuk hura-hura tidak tentu arah, akan tetapi untuk memberikan

sosialisasi tentang bahaya narkoba. Selain sosialisasi, diadakan juga pergelaran  seni, dan pemutaran film. Pelaksanaan kegiatannya dimulai pukul 20.00 WIB di Gedung Bantilan,” kata Kabid Keluarga Berencana BPMPKB Kota Singkawang, Rahmat didampingi Ashari Arhap. Dia menjelaskan, para penyaji yang menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi yakni dari Badan Narkotik Kota (BNK). “Tiga narasumber berasal dari BNK. Ketiganya yakni, Wakil Wali Kota Singkawang, Edy R Yacoub yang juga Ketua BNK, Kompol M Abbas Suryadharma yang menjabat sebagai Wakil BNK dan  Edy Purwanto yang juga Sekretaris BNK. Selain itu, HM Nadjib Kepala BPMPKB Kota Singkawang juga tampil.

“ Manfaat dari kegiatan ini nantinya diharapkan agar remaja terhindar dari perbuatan-perbuatan negatif di tahun baru, karena seolah-olah tahun baru merupakan ajang bebas untuk melakukan hal-hal yang bebas. Di tempat terpisah Kepala BPMPKB, H.M Nadjib melalui telpon selulernya mengatakan banyak manfaat dari kegiatan yang akan diselenggarakan ini dan mengharap agar  PIK Remaja se-Kota Singkawang dapat  mengikuti kegiatan ajang ngumpul bareng ini dan mengambil manfaatnya.“ Kegiatan ajang ngumpul ini baru pertama kali kita adakan di tahun baru dan ini yang pertama bagi PIK Remaja. Mudah-mudahan remaja-remaja  di Kota Singkawang dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini ,” kata Nadjib. (zrf)

SINGKAWANG-Minimnya peralatan yang dimiliki, pelayanan pembuatan elektronik kartu tanda penduduk Kota Singkawang berjalan lamban. Sampai saat ini, hanya beberapa persen saja bisa diselesaikan. Padahal, tahun 2011 tinggal menghitung hari. Seperti yang diungkapkan Sekretaris Camat Singkawang Barat, Seno Kustidoyo kepada Pontianak Post, akhir pekan lalu. Menurutnya, hanya kurang lebih dua puluh persen saja, kantor Kecamatan Singkawang Barat mampu melayani pembuatan elektornik kartu tanda penduduk bagi warganya ini. “Kita hanya bisa melayani setiap hari warga yang mengajukan untuk pembuatan elektronik KTP itu hanya 300 warga. Sejak dibuka loket pelayanan e-KTP, hingga Jumat (24/12) lalu, kita baru bisa melayani sebanyak 16226 warga. Sementara yang harus dilayani di Kecamatan Singkawang Barat mencapai 47.899 jiwa. Berarti, masih banyak yang butuh pelayanan,” kata dia. Dia mengungkapkan, masalah peralatan menjadi faktor utama dalam pelayanan e-KTP tersebut. “Peralatanlah yang membuatnya seperti ini. Apalagi peralatannya harus menunggu dari pemerintah pusat,” kata dia. Di Kecamatan Singkawang Barat sendiri, baru datang tiga unit. “Sejak dibuka pelayanan pemerintah pusat mengirim dua peralatan. Kemudian baru dua pekan lalu kembali datang satu unit. Berarti, kita kekurangan satu unit lagi. Kita tak tahu kapan akan datang kembali peralatan yang dibutuhkan. Kita hanya bisa menunggu saja,” katanya. Apakah tahun depan akan bayar pembuatan e-KTP tersebut. Dia belum bisa memastikan. “Belum tahu kita. Kalau memang bayar tentu akan kita umumkan. Bila gratis lagi oleh pemerintah pusat berarti kita gratis. Kita ada baca di media, kalau mulai 2 Januari 2012 mendatang akan bayar Rp25 ribu. Tapi, kita tak bisa juga menentukan demikian,” kata dia menjelaskan. Dia juga belum berani sampai kapan e-KTP tersebut jadi dan bisa diberikan kepada setiap warga. “Tak tahu. Di Indonesia hanya dua provinsi saja yang sudah jadi e-KTPnya. Sementara, Provinsi Kalbar belum termasuk. Kalau pun jadi nanti itu yang mengurusnya adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Singkawang,” kata pria yang juga pernah bertugas di Disdukcapil ini. (zrf)

Semarak Perayaan Natal di Singkawang SINGKAWANG- Suasana Perayaan Natal, sangat terlihat di Kota Singkawang. Umat kristiani kota ini pun memanfaatkan untuk berkumpul dengan keluarga, rekan kerja ataupun masyarakat sekitar. Terlebih lagi, hari ini masih cuti bersama. Seperti terlihat di kediaman Kepala Dinas Pendidikan Kota Singkawang, Ahyadi. Sebagai pemeluk Kristiani, Natal juga di jadikan ajang silaturahim. Bahkan, karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun pernikahan ke

28. dirinya pun menyiapkan berbagai menu makanan untuk para tamu. “Kita menginginkan suasana Natal semacam ini seterusnya. Gunakan lah sebagai ajang silaturahim, tidak hanya bagi umat kristiani saja, tetapi seluruh masyarakat Singkawang,” kata Ahyadi, Selasa (26/12), di kediamannya. Menurutnya, suasana Natal tahun ini. Cukup berbeda dengan lalu. Dirinya melihat, sekarang umat

sudah lebih menghayati keimanan, yang selanjutnya diekspresikan dalam kehidupan sehari-hari. “Hal itu membuat, dalam bermasyarakat toleransi semakin bagus, keharmonisan berkembang bagus, antar umat sudah bersinergi, tidak ada gesekan,” kata bapak empat anak ini. Dirinya juga mengharap kan, suasana yang ada. Tidak hanya terjadi saat Natal saja. Tetapi lebaran hari raya agama lain. Di Singkawang harus terjadi seperti itu. (fah)


SAMBAS

20 terigas

Pelanggaran Lantas Meningkat MENUTUP tahun 2011 ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sambas harus bekerja ekstra dalam mengupayakan pembinaan disiplin warga dalam berlalulintas di tahun mendatang. Karena berdasarkan catatan kepolisian, pelanggaran lalulintas tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. ‘’Dari hasil Operasi Zebra Kapuas Tahun 2011 ini pelanggaran meningkat sebanyak 801 perkara dibandingkan tahun 2010 sebanyak 248 perkara pelanggaran,’’ ungkap Kasatlantas Jovan R Sumual Polres Sambas AKP Jovan Reagan Sumual kepada Pontianak Post, kemarin. Jika dirinci perkara pelanggaran dalam Operasi Zebra Kapuas 2011, Kasatlantas mengungkapkan untuk tilang sebanyak 465 kasus dan teguran, 336 kasus. ‘’Banyak di antara pengendara, khususnya roda dua yang tak membawa atau memiliki SIM dan STNK,’’ jelasnya. Bahkan, tambah Jovaan, sapaan akrabnya, terdapat pula pengendara yang mengantongi surat surat kendaraan kadaluarsa. Sedangkan dari jenis kendaraan, pelanggaran terbanyak dilakukan pengendara sepedamotor. ‘’Kita mintalah pengendara sepedamotor melengkapi surat kendaraan dan alat keamanan sepedamotor demi keselamatan dan kenyamanan di jalan raya,’’ imbaunya. Selama Operasi Zebra Kapuas juga, ia berucap syukur tidak ada jatuh korban jiwa atau mereka yang meninggal dunia karena kecelakaan di jalan raya. ‘’Hanya enam kasus saja kecelakaan, di mana jumlah luka berat dan luka ringan 16 orang, dan meninggal dunia nihil,’’ katanya. Penyebab kecelakaan, kata dia, beragam, begitu pula faktornya. ‘’Faktor dominan manusianya lalai,’’ timpalnya. Terlebih kepada pengendara belia, ia meminta agar para orangtua dan masyarakat bersama kepolisian saling mengingatkan dalam hal berkendara. Jika masih di bawah umur, diminta Jovan agar dilarang berkendara. Sedangkan mereka yang berusia SMA, diharapkan dia agar menggunakan pengaman dalam berkendara, seperti helm standar, spion, dan tak menggunakan knalpot racing, serta tak kebut-kebutan di jalan raya. (har)

tilik

Lantik Kades Teluk Kembang CAMAT Teluk Keramat Uray Heriansyah, Selasa (21/12) melantik Badar sebagai Kepala Desa Teluk Kembang, Teluk Keramat. Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sambas Nomor 168 Tahun 2011 tentang Pengangkatan Jabatan Kepala Desa di Aula Gedung Serbaguna Sekura. Heriansyah juga melantik Diana Badar sebagai Ketua TP PKK Desa Teluk Kembang. Usai melantik Kades Teluk U. Heriansyah Kembang dan memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Badar untuk kali kedua menjadi Kades, Camat mengingatkan kepada seluruh kades yang hadir agar melaksanakan tugasnya dengan baik. Ini mengingat tantangan pembangunan ke depan akan semakin komplek dan berat. “Jalankan tugas dan kewajiban sesuai amanah dengan mengedepankan program keberpihakan kepada rakyat,” katanya. Selain itu, Heriansyah juga meminta agar kades mendorong musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrenbangdes) dengan melibatkan partisipatif masyarakat, serta mendorong terciptanya mekanisme kontrol atau pengawasan oleh masyarakat. “Sebagai ujung tombak pemerintahan, kades harus selektif jalankan proses partisipatif yang menjadi sarana penting pembangunan desa,” pungkasnya. (har)

Pontianak Post

Selasa 27 Desember 2011

Banjir, Warga Khawatir Wabah Penyakit PEMANGKAT – Warga Pemangkat khawatir terjadinya wabah penyakit sebagai dampak banjir yang dialami kawasan ini selama dua hari berturut-turut. ‘’Kami di pesisir pantai sudah sering dilanda banjir karena air pasang, yang kami khawatir penyakit akibat banjir,’’ ungkap Ridwan, warga Penjajab kepada Pontianak Post, kemarin. Penyakit yang sering dilanda warga, kata dia, di antaranya muntaber, demam tinggi, bahkan diare, di mana hal tersebut banyak diderita anak-anak. Penyakit lainnya yang ditakuti warga adalah demam berdarah (DBD) dikarenakan setelah hujan kemudian banjir yang dilanjutkan dengan panas. ‘’Itu yang kami khawatirkan,’’ katanya. Dengan kondisi tersebut, dia menyarankan agar pemerintah segera memberi bantuan, terutama soal kesehatan. Ia meminta agar ini menjadi perhatian Pemkab Sambas. Hal yang sama juga diungkapkan Rusli, warga Pemangkat Kota. Menurut dia, banjir setiap tahun sudah menjadi langganan. Rumahnya pun tergenang air karena berhadapan tak jauh dari Pantai Sinam Pemangkat. Selaku warga, dia meminta agar ada perhatian dari

Pemkab Sambas dalam bentuk apapun, yang penting bermanfaat. ‘’Ini harapan kami selaku warga korban banjir tahunan,’’ katanya. Terpisah, Kades Pemangkat Kota Azwar Haidir mengungkapkan bahwa banjir yang dialami warga sekitar pesisir cukup parah, meski tak menimbulkan kerugian materiil atau jiwa. ‘’Soal kerugian materiil relatiflah, karena ada juga barang perkakas rumah warga yang rusak karena terendam banjir,’’ jelasnya. Ia juga pernah ditanyai warga mengenai adakah bantuan tanggap bencana, khususnya pascabanjir. Seperti pemeriksaan kesehatan warga hingga pencegahan penyakit di pemukiman. Pasalnya sebagian warga mengkhawatirkan terjadinya wabah penyakit sewaktu dan sesudah banjir. ‘’Ini harapan warga semoga ada perhatian dari instasi terkait,’’ harapnya. Menanggapi kondisi banjir tahunan ini, anggota DPRD Sambas Rahmadi M Imin meminta agar Pemkab melalui instansi terkait siaga tanggap bencana. Artinya, antispasi dampak bencana, terutama masalah gangguan kesehatan warga. Oleh sebab itu, menurut dia, perlu tindakan nyata, seperti menyiagakan puskesmas

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

BANJIR: Banjir masih melanda kawasan Desa Pemangkat Kota dan Desa Penjajab di Kecamatan Pemangkat. Surau, kantor desa, hingga pasar serta pemukiman warga pun terendam. Tampak pedagang kaki lima terpaksa menunggu banjir surut sebelum menggelar dagangan mereka.

selama 24 jam, kemudian membentuk posko penanggulangan bencana dan kesehatan warga di pusat kota kecamatan atau sebagian desa wilayah bencana. ‘’Hal ini mengantisipasi wabah penyakit yang

dikhawatirkan warga seperti diare,’’ katanya. Ia mengharapkan agar langkah yang disarankan tersebut segera dilakukan mengingat cuaca ekstrem penghujung tahun ini tak dapat diprediksi. (har)

Ponton Sangkut Rusaki Pipa PDAM SAMBAS – Ponton milik sebuah perusahaan kelapa sawit bermuatan pupuk, bertuliskan Royal Palma 20 milik PT Duta Palma dengan kapal penarik Tace Boot Royal Palma 15 daerah tujuan Kumpai, Subah, yang melintasi Sungai Sambas Besar, Minggu (25/12), tersangkut di Jembatan Kartiasa akibat air pasang selama lebih kurang 5 jam. Ponton pengangkut pupuk tersangkut di Jembatan Kartiasa, Sambas tersebut, sejak pukul 16.30 WIB hingga 20.10 WIB. Walaupun curah hujan tinggi, kejadian tersebut menjadi perhatian warga dan pelintas. “Sangkutnya ponton menimbulkan kerusakan pipa PDAM dan sempat

membuat goncangan Jembatan. Jika tidak segera disikapi dikhawatirkan Jembatan akan roboh,” ungkap Seketaris Desa Kartiasa Ziad H Arfan, Minggu (25/12) lalu Saat kejadian, curah hujan tinggi. Bahkan sangkutnya ponton menjadi tontotan warga sekitar maupun pengendara yang melintas di Jembatan Kartiasa. Dari informasi di lapangan, ponton ini berasal dari luar daerah, bermuatan pupuk milik Surya, yang hendak dibawa ke perusahaan Sawit di Kumpai. Karena air Sungai Sambas mengalami pasang tinggi, akhirnya ponton yang memaksa melintas tersangkut di Jembatan. Tokoh masyarakat Sambas, H Subhan

Nur, yang berada di lapangan, meminta agar Kapolda Kalbar tegas menjalankan komitmennya. “Sangkutnya ponton sawit milik Duta Palma harus disikapi, dan meminta perusahaan ini bertanggungjawab memperbaiki kerusakan Jembatan. Jangan sampai Jembatan roboh baru bertindak. Kami meminta ketegasan aparat hukum,” tandasnya. Terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga, ESDM, dan Pengairan, Ferry Madagaskar, mengatakan bahwa sangkutnya ponton membuat peletakan gelegar (Elastomer) terganggu. Peristiwa ini sudah dilaporkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar. Pasalnya dikhawatirkan ada

pergerakan Jembatan dan meminta Satker Perbatasan Bina Marga di Pontianak untuk segera menyampaikan kejadian tersebut kepada Direktur Bina Teknik. Ini mengingat Jembatan tersebut termasuk tipe jembatan bentang panjang. “Dari hasil tinjauan sementara bersama Satker Perbatasan Bina Marga Provinsi, kondisi Jembatan Kartiasa masih aman-aman saja, sangkutnya ponton hanya merusak pipa PDAM,” katanya. Agar tidak terjadi peristiwa robohnya jembatan seperti di Kukar, Kaltim, pemerintah akan melakukan survei dan penelitian mengenai kondisi jembatan, demi mengantisipasi terjadinya pergeseran jembatan. (har)

Banjir Tak Halangi Umat Rayakan Natal PEMANGKAT – Suasana Natal di Pemangkat tetap khidmat dan sukacita, meski banjir melanda kecamatan ini. Kondisi alam tak bersahabat ini, sama sekali tak membuatprosesiibadahterhambat. Seperti terlihat di Gereja Santo Yosep Pemangkat. ‘’Syukur pada Tuhan Yesus, Misa Malam Natal lancar, begitu juga misa kedua (25/12), hanya saja jamaah agak terhambat dalam hal transportasi menuju Gereja karena banjir,’’ ungkap Lukas Sudianto Bendahara dari kepanitiaan Natal Santo Yosep Pemangkat kepada koran ini, usai misa kedua Minggu (25/12) lalu. Lukas memaparkan bahwa ribuan jemaat datang ke gereja saat Misa digelar. Terutama saat Misa Natal (24/12). Mulai orangtua, dewasa, remaja, hingga kalangan anak-anak menyambut Natal dengan penuh gembira. Misa Natal dipimpin langsung Pastor Yosep Maswardi

PR. Setelah Misa, jemaat melakukan ramah tamah di lingkungan Gereja. ‘’Setiap umat membawa makanan dan minumannya lalu makan bersama,’’ katanya. Hal tersebut merupakan salah satu wujud syukur Natal, sebagaimana tema Natal kali ini: ‘’Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar (Yesayah bab.9).” Maknanya, kata Pak Yan, sapaan akrabnya, bahwa umat yang telah dipermandikan mendapat pencerahan dari Tuhan. ‘’Mereka yang mendapat penerangan inilah menjadi manusia baru. Garam bagi dunia,’’ katanya. Pengertian manusia baru diibaratkan bayi yang baru lahir, suci dalam perkataan, perbuatan, dan tindakan. ‘’Manusia yang menebar cinta damai, bermanfaat, serta dapat dijadikan teladan dalam kehidupan masyarakat, berbangsa, dan berne-

gara,’’ jelasnya. Tentunya, tambah Lukas, pemaknaan manusia baru ini bukan hanya sekadar omongan belaka, namun harus diwujudkan dalam kehidupansehari-harisebagaimana pesan Natal. Semangat Natal kali ini memiliki makna mulia, dengan tujuan agar terwujudnya toleransi beragama, tidak saling menghina, tidak ada perbedaan, di hadapan Tuhan semua adalah sama. Usai Misa kedua digelar, ada kegiatan khusus permainan anak-anak dikoordinasi orang muda Katolik. Sementara itu, salah satu jemaat, Diani (17), juga mengatakan hal yang sama, di mana banjir diakui cukup menghambat, khususnya transportasi menuju Gereja. Ini terjadi karena jalan menuju rumah ibadah terendam banjir. ‘’Tapi banjir tak menghalangi ibadah Natal,’’ katanya. Bagi Diani, Natal merupakan

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

GENANGAN AIR: Para jemaat katolik Gereja Santo Yosep Pemangkat berteduh di tenda usai misa kedua, Minggu (25/12) kemarin. Terlihat jalan dan halaman gereja digenangi air. Meski demikian, masyarakat tetap khidmat menjalani misa.

momen meningkatkan keimanan kepada Tuhan, sekaligus memaknai Natal sebagai hari berbagai dan menebar kebaikan. ‘’Natal bagi saya hari

saling berkasih, berbagi, meningkatkan sosialisasi antarumat, untuk meningkatkan kerukunan beragama,’’ kata gadis belia ini. (har)


Pontianak Post

Selasa 27 Desember 2011

POTRET

Anggaran Olahraga Minim ANGGARAN untuk pengembangan olahraga di Kabupaten Ketapang dinilai masih minim. Padahal saat ini begitu banyak cabang olahraga yang potensial telah tergabung di KONI Ketapang. “Secara keseluruhan, anggaran KONI untuk 2012 sebesar Rp1 miliar, artinya amsingmasing cabang olahraga hanya mendapat anggaran sebesar Rp5 juta setahun. Padahal kita punya cabang olaharaga andalah, seperti tinju dan sepakbola. Kalau hanya Rp5 juta setahun, bagaimana kita mau mengembangkan olahraga?” kata Ketua KONI KetaJamhuri Amir pang Jamhuri Amir. Karena itu untuk menyiasatinya, KONI Ketapang meletakkan pembinaan lebih kepada skala prioritas. Artinya, pembinaan ditekankan kepada cabangcabang olahraga yang berpotensi membawa nama baik daerah seperti tinju, sepakbola dan silat. Namun, ditambahkan dia, bukan berarti cabang-cabang olahraga lainnya luput dari perhatian. Hal itu, diakui dia, karena keterbatasan anggaran. Menurut figur yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang ini, idealnya anggaran untuk KONI Ketapang sekitar Rp3 miliar. “Dengan anggaran yang ada ini, kita tetap melakukan pembinaan tanpa mengesampingkan (cabang olahraga) yang lain. Terlebih kita akan mengahadapai Porda, Porprov, dan pra-PON,” tuturnya. Karena baru dilantik menjadi ketua dari organisasi berbagai induk cabang olahraga di Ketapang pada 16 Desember lalu, dalam waktu dekat Jamhuri berencana mengevaluasi aset-aset KONI, termasuk Lapangan Sepakbola Tentemak. Bahkan ia berencana untuk bertemu Bupati Ketapang Henrikus demi membicarakan hal tersebut. Selain itu ia juga akan meminta dukungan dana kepada pemerintah. “Karena itu juga aset pemerintah, tapi KONI yang mengurusnya. Termasuk kantor KONI yang ada di Pasar Baru,” kata Jamhuri. (ash)

KETAPANG

21

Kerukunan Umat Modal Dasar Membangun Pengurus MUI Hadiri Open House Natal Bupati KETAPANG – Kerukunan umat beragama di Kabupaten Ketapang menjadi modal besar untuk membangun Ketapang menjadi lebih baik. Sikap teloransi yang tinggi antarumat beragama, tak hanya menjadikan daerah ini kondusif. Saling menghormati antarumat beragama, terlihat juga dalam perayaan Natal 2011. Pasalnya, tak hanya Wakil Bupati Ketapang yang mengunjungi kediaman tokoh-tokoh agama Kristiani untuk mengucapkan selamat merayakan Natal dan mempererat silaturahmi. Para tokoh agama, seperti mereka yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ketapang juga mengunjungi kediaman Bupati dalam open house Natal yang berlangsung di Pendopo Bupati, kemarin (26/12). Selain mempererat silaturahmi antarumat beragama, kesempa-

tan tersebut juga dimanfaatkan Panitia Musda MUI IV untuk melaporkan hasil Musda MUI Ketapang. ”Dalam Musda MUI tersebut juga sudah terpilih ketua MUI Ketapang yang baru periode 2011 – 2016,” ujar Satuki Huddin, ketua panitia Musda MUI IV. Silaturahmi pengurus MUI Ketapang dalam open house perayaan Natal di kediaman Bupati, tentu saja mendapat sambutan antusias Henrikus. Keakraban terlihat jelas antara pengurus MUI bersama Bupati. Banyak hal juga mereka bicarakan dalam silaturahmi tersebut. Salah satunya, Bupati menyambut baik kegiatan Musda MUI yang sudah terlaksana dengan baik. Bupati juga mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kerjasama MUI bersama Pemkab. Ia berharap keberadaan MUI akan semakin eksis dalam pembinaan umat di kabupaten ini. Apalagi, dengan kerukunan umat beragama yang begitu harmonis di daerah ini, tentunya menjadi modal dasar yang sangat penting dalam membangun Ketapang menjadi

ISTIMEWA

JAMBANGI BUPATI: Para jajaran pengurus MUI Kabupaten Ketapang hadir dalam open house Natal Bupati Ketapang di Pendopo Bupati, kemarin (26/12). Para pengurus yang baru memilih ketua ini terlihat akrab berbincang bersama kepala daerah.

lebih baik. Bupati juga berharap kebersamaan dan kekeluargaan antarumat beragama yang cukup harmonis di Ketapang ini dapat terus dipertahankan. Tak hanya dalam open house di kediaman Bupati, saling mengunjungi dalam perayaan Natal juga terlihat di beberapa komplek pemukiman. Saling

kasih dan berbagi kebahagiaan menjadikan Natal di Ketapang semakin bermakna. Selain itu, dalam menyambut tahun baru 2011, Bupati dan keluarga berencana mengundang seluruh masyarakat untuk mendapat suguhan hiburan bersama pada malam awal tahun 2012. Rencananya, Henri-

kus akan menghadirkan Doyok dan Kadir cs, Ikke Nurjannah, Evi Tamala, Ine Chintia, dan Tommy Ali untuk menghibur masyarakat Ketapang di Pendopo Bupati. Hiburan rakyat bersama artis ibukota tersebut, sekaligus menikmati pesta kembang api di malam awal tahun 2012. (ads)

Buruknya Infrastruktur Kembali Dikeluhkan KENDAWANGAN – Tokoh masyarkat Kendawangan HM Zain menyesalkan lambannya sikap Pemkab Ketapang dalam memperbaiki kondisi ruas jalan Ketapang – Kendawangan. Ruas jalan yang menjadi akses masyarakat Kendawangan ke ibukota kabupaten tersebut kini kondisinya semakin memburuk. Ia menceritakan bagaimana saat menempuh perjalanan dari Kendawangan menuju Ketapang, Jumat (23/12) lalu. Kerusakan sepanjang Ketapang –Kendawangan

mengakibatkan bermunculannya meting, yang dilakukan masyarakat Desa Pesaguan Kiri, Matan HIlir Selatan. Meting-meting tersebut dimaksudkan untuk membantu pengguna jalan melintas. Ini terjadi karena sudah sangat parahnya kondisi jalan yang hampir setiap hari dilintasi kendaraan. Tidak jarang, menurutnya kendaraan yang melintas amblas. “Memang meting dirasakan memberatkan para pengguna jalan, namun saya mendukung langkah-langkah warga Desa Pe-

saguan Kiri dalam memeting jalan guna membantu pengguna jalan, walaupun pengguna jalan harus merogoh koceknya sebesar Rp5 ribu sampai Rp10 ribu permobil, tapi kami ikhlas daripada mobil kami harus amblas dan takut bermalam,” katanya. Meski beberapa waktu sebelumnya telah dilakukan penambalan jalan oleh perusahaan yang peduli, namun upaya tersebut dinilai tidak efektif. Pasalnya untuk meningkatkan kualitas jalan, sifatnya hanya sementara. “Karena hanya

melakukan penambalan jalan yang berlubang dengan tanah merah. Saat ini sebagian besar jalan yang ditambal tersebut sudah kembali rusak,” kata dia. Zain berharap agar Pemkab Ketapang dapat segera memperbaiki kondisi jalan yang sudah sangat memprihatinkan tersebut. Apalagi, kata dia, dengan banyaknya investor yang masuk ke Tanah Kayong ini, terutama di Kecamatan Kendawangan, maka selayaknya Pemkab bersama seluruh elemen masyarakat menjaga kepercayaan investor, agar tetap

tertarik berinvestasi dan mengembangkan Ketapang, dengan cara memperbaiki dan meningkatkan infrastruktur jalan. “Kami sangat setuju membasmi meting seperti pada program 100 hari pemerintahan Hen-Boy, namun hendaknya program itu harus dibarengi dengan perbaikan dan peningkatan jalan. Jangan hanya bisa membasmi tanpa ada solusi. Untuk mengatasinya akhirnya dikhawatirkan akan marak kembali prektik meting jalan yang dilakukan oleh warga,” paparnya. (ash)

Infrastruktur Jalan Mendapat Kritikan Legislatif Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk.. Contact person:

BiroKETAPANG

(0534) 35514

KETAPANG – Masih banyaknya proyek pembangunan infrastruktur jalan yang yang belum rampung dengan menggunakan dana APBD, menjadi sorotan utama sebagian besar angota DPRD Kabupaten Ketapang, saat menyampaikan pandangan akhir di paripurna pengesahan APBD 2012. Fraksi PDI Perjuangan, misalnya, berharap agar SKPD melakukan proses lelang secara cepat, tepat, transparan, dan akuntabel. Hal tersebut mengingat masih banyaknya proyek-proyek APBD yang justru dikerjakan pada akhir tahun. “Diharapkan melalui proses tersebut dana pembangunan dapat terserap optimal dan proses pembangunan dapat terlaksana secara cepat, te-

pat, dan berdayaguna, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata juru bicara dari Fraksi PDIP, M Dahyan. “Masih diperlukannya sikronisasi perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan pembangunan di semua bidang secara kontinyu, proporsional dan tepat sasaran, terutama pada proyek atau kegiatan yang menyerap dana APBD dalam jumlah besar,” ujarnya. Menanggapi permasalahan tersebut, Bupati Ketapang Henrikus tak menampik masih menumpuknya pengerjaan proyek pada akhir tahun, terutama pengerjaan infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum (PU). Ia juga mengakui hal tersebut lantaran terlambatnya proses lelang pengerjaan proyek tersebut. “Memang

kalau mau kita kupas hal itu karena keterbatasan aparatur di (Dinas) PU berkaitan dengan jumlah proyek yang begitu banyak, kemudian lelang yang belum siap. Nah, itu kadang-kadang yang membuat menumpuk di akhir tahun. Kita akui kelemahan itu. Sebenarnya tidak hanya di kabupaten, di provinsi juga seperti itu,” ujar Henrikus. Untuk mengatasi masalah tersebut, ke depan, orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Ketapang ini berupaya untuk mengevaluasi kinerja aparatur pemerintahannya, sehingga hal serupa tidak kembali terulang. “Sebagai bentuk antisipasi, ke depan kita akan memperbanyak rapat koordinasi dan evaluasi,” katanya.(ash)


22 petuah

Tunggakan Capai Rp2 M KARENA masih banyak pelanggan PLN Ketapang dan Sukadana yang minim kesadaranya, mengakibatkan tunggakan hingga menjelang akhir tahun 2011 mencapai Rp2 miliar lebih. Manajer PLN Ketapang Yusuf Suyono memaparkan bahwa pelanggan yang menunggak itu didominasi dari kalangan rumah tangga. Jumlahnya mencapai ratusan. Sementara instansi pemerintahan hanya sedikit. Hal tersebut dikarena pembayarannya dilakukan pada akhir bulan. Pihaknya pun tak perlu khawatir mengingat tagihan listrik untuk instansi pemerintah ditanggung oleh negara. “Untuk tunggakan pelanggan di Ketapang memang cukup tinggi. Terakhir itu tunggakan yang kita data masih Rp3 miliar. Kemungkinan sampai akhir 2011 ini sudah turun menjadi Rp2 miliar lebih. Karena kan baru akan ketahuan sampai akhir Desember ini,” kata Yusuf. Menurut Yusuf, sesuai dengan peraturan PLN, satu bulan terlambat sambungan diputus sementara. Dua bulan setelah pemutusan pertama atau tiga Yusuf Suyono bulan akan dibongkar. “Kalau sudah lebih dari tiga bulan dibongkar, ketika diputus, sementara kemudian tunggakan dibayar, PLN akan menyambungkan kembali. Tapi kalau sudah dibongkar, mau nyambung lagi, sama dengan nyambung baru. Biayanya sesuai standar PLN,” paparnya. Karena tunggakan yang begitu besar, Yusuf mengatakan bahwa pihaknya tak segan-segan melakukan tindakan tegas. Tercatat aliran listrik dari sekitar 200 pelanggan yang menunggak bakal diputus. Bahkan beberapa yang meteran listriknya terpaksa dibongkar. Meski sudah ada pelanggan yang membayar, ditambahkan dia bahwa jumlah pelanggan yang menunggak masih begitu banyak. “Kewajiban kan tidak perlu dikasih tahu. Listriknya sudah dikasih, kewajibannya ya harus bayar. Jadi tidak ada alasan tidak dikasih tahu. Hanya saja kesadaran masyarakat kita masih kurang,” ungkapnya. Ditegaskannya, untuk melakukan tindakan baik pemutusan sementara atau pembongkaran meteran listrik, PLN tak perlu memberitahu pelanggan terlebih dahulu. Ditegaskan dia bahwa pelunasan tagihan listrik adalah kewajiban. Ia mengumpamakan ketika seorang makan di rumah makan, maka tidak harus diberitahu lebih dulu untuk membayar apa yang mereka makan. Sementara mengenai kesiapan daya listrik PLN Ketapang menjelang pergantian tahun, diakui dia tidak akan mengalami persoalan. Apalagi pembangkit listrik yang ada di Kecamatan Nanga Tayap, menurutnya, sudah beroperasi. Demikian juga dengan kerusakan alat di PLTD Sukaharja sudah tertangani. “Kalaupun ada pemadaman karena adanya pemeliharan. Tapi itupun tidak lama,” kata dia. Hanya saja, sekitar seminggu lalu, diungkapkan dia, seluruh aliran listrik sempat padam lantaran kawat layang-layang. Akibatnya, tenaga listrik yang ada di PLTD Sukahaja sempat drop. Namun ia mengaku hal itu sudah dapat diatasi. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari bermain layanglayang menggunakan kawat. “Karena ada beberapa jaringan PLN yang kita rawat, jadi kalau pun siang ada pemadaman, namun tidak lama, dan sebelumnya agar para pelanggan tidak resah kita juga melakukan pengumuman pemdaman lewat radio,” jelasnya. (ash)

KAYONG UTARA

Pontianak Post

Selasa 27 Desember 2011

Bangun Komunikasi, Bawa Pihak Seluler ke Pulau

M SURIMIK/PONTIANAK POST

BERBINCANG: Bupati Kayong Utara Hildi Hamid berbincang dengan pegawai Telkomsel sambil melihat peta rencana pembangunan sarana komunikasi di kawasan Kepulauan Karimata.

SUKADANA – Masyarakat di kawasan kepulauan sampai saat ini masih sulit untuk menjalin komunikasi. Hal ini menjadi salah satu sebab masyarakat yang bermukim di kawasan kepulauan di Kabupaten Kayong Utara tertinggal. Bupati Kayong Utara Hildi Hamid paham betul keinginan masyarakat di bidang komunikasi ini. Tak heran, ketika kegiatan keliling pulau belum lama ini, Bupati ikut membawa

pihak seluler, Telkomsel. Ini dimaksudkan agar bisa samasama mencarikan solusi akses komunikasi di wilayah kepulauan, sehingga bisa secepatnya difasilitasi. Hildi menyadari, dalam satu dekade terakhir telah terjadi pergeseran paradigma dalam perekonomian dunia. Yakni beralihnya masyarakat industri menjadi masyarakat informasi. Ini ditandai dengan meningkatnya peran informasi dalam

kehidupan manusia. Namun ironisnya, dalam dunia yang menjadikan informasi sebagai ‘urat nadi’ kehidupan, di kabupaten yang dipimpinnya, khususnya pada desadesa yang berada di wilayah kepulauan, belum tersentuh akses informasi. Akibatnya masyarakat seperti terisolir di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. Sejauh ini, hanya sebagian kecil masyarakat di kepulauan

bisa berkomunikasi jarak jauh. Selebihnya, termasuk Kecamatan Kepulauan Karimata, secara menyeluruh belum tersentuh akses telepon. Di Kecamatan Kepulauan Karimata yang belum lama diresmikan, ternyata hanya ada satu titik yang bisa menerima jaringan telepon yakni di kawasan Pulau Genting. Untuk datang ke pulau yang tidak ada penghuninya ini, perlu menggunakan kendaraan air. Sementara jika menggunakan motor kelotok bisa memakan waktu 30 menit. Jaringan sinyal yang terdapat di Pulau Genting diperkirakan berasal dari tower yang berpusat di Desa Dusun Besar, Pulau Maya. Sejauh ini, tim dari Telkom baru melakukan survei untuk memenuhi kebutuhan akses komunikasi masyarakat di kepulauan. “Prinsipnya, kita siap dirikan tower asalkan listrik tersedia,” kata tim dari Telkomsel yang ikut bersama rombongan Bupati saat kunjungan ke Kecamatan Kepulauan Karimata belum lama ini. Sekretaris Desa Padang Fauzi mengabarkan bahwa sebelumnya masyarakat di desa tersebut bisa menggunakan HP untuk berkomunikasi. Hal tersebut lantaran tersedia unit telepon pedesaan berupa visat yang disediakan Kementerian Komunikasi dan Informatika

(Kominfo). Namun, sejak dua bulan terakhir, visat dari Kominfo mengalami kerusakan, sehingga HP sudah tidak lagi dapat difungsikan karena sinyal yang tidak tersedia. “Kita hanya berharap semoga Telkom bisa pasang tower, supaya kami mudah komunikasi. Untuk Desa Padang saja pada tahun 2010 lalu lebih dari 500 orang memiliki HP,” jelas Fauzi. Hildi memaparkan bahwa pembangunan telepon sangat dibutuhkan untuk memperlancar komunikasi. Di zaman modern saat ini, menurut dia, perananan komunikasi dalam kehidupan sangat dibutuhkan. Komunikasi, kata dia, sangat berperan dalam berbagai kegiatan masyarakat, baik di bidang perekonomian, politik, dan sektor lainnya. Dengan jaringan komunikasi yang lancar, masyarakat di kepulauan bisa ikut maju. Pasalnya selain mengetahui perkembangan dunia, juga bisa mengetahui perkembangan harga berbagai komoditi yang dihasilkan. “Melalui komunikasi juga masyarakat bisa lebih berpedan dalam politik, bahkan turut serta dalam pengambilan kebijakan. Karena pentingnya peranan komunikasi itulah, kita mencoba untuk membuka akses sampai desa-desa terpencil yang selama ini tidak terjangkau jaringan komunikasi seperti telepon,” ujarnya. (mik)

Konsultasi Publik Dokumen BPS dan SSK Ketapang

Satukan Persepsi Bangun Derajat Kesehatan Masyarakat KETAPANG – Berbagai elemen organisasi masyarakat, media, maupun birokrasi hadir dalam konsultasi publik terhadap dokumen Buku Putih Sanitasi (BPS) dan Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) Kabupaten Ketapang, di Aula Diklat Kantor Bpati Ketapang, Jumat (23/12) lalu. Konsultasi Publik tersebut dibuka Andi Djamiruddin, ketua Koordinator Pokja Sanitasi Kabupaten Ketapang. Dalam konsultasi publik tersebut, sejumlah masukan dari tokoh masyarakat disampaikan kepada Pokja Sanitasi, di mana masukan-masukan yang disampaikan tujuannya untuk penyempurnaan dokumen BPS dan SSK Kabupaten Ketapang 2011 – 2014. “Tujuan dilaksanakannya konsultasi publik

ini adalah untuk menyatukan persepsi atau langkah, guna membangun Kabupaten Ketapang dengan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” kata Andi. Didampingi, Alam Wijaya, konsultan PPSP dari Bappenas RI untuk Kabupaten Ketapang dan Kabid Sosbud Bappeda Ketapang, figur yang juga merupakan Sekda Kabupaten Ketapang ini mengakui bahwa saat ini kondisi sanitasi di Kabupaten Ketapang masih tergolong kurang baik. Begitu pula cakupan layanan sanitasi, dinilai dia masih sangat rendah. Sementara itu pertambahan penduduk dan perkembangan pemukiman kumuh semakin meningkat dari tahun ke tahun. “Ini merupakan tantangan

bagi kita semua untuk mengatasi persoalan tersebut perlu memantapkan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan sanitasi, sehingga berhasil dan berdaya guna bagi masyarakat secara berkelanjutan,” ucapnya. Diterangkan Andi, kondisi sanitasi berdasarkan data yang dirilis Pokja AMPL tahun 2011 menyatakan bahwa perilaku stop buang air besar sembarangan (BABS) untuk Kabupaten Ketapang, baru mencapai 56,1 persen. Sedangkan target nasional maupun MDGs adalah 80 persen pada tahun 2014. Demikian juga cakupan layanan persampahan baru mencapai 30 persen, sedangkan target nasional 70 persen. Begitu pula untuk pengen-

dalian daerah tergenang air maupun limpasan air hujan melalui pembangunan saluran drainase, di mana baru mencapai 40 persen di bawah target nasional. Kondisi sanitasi yang buruk tersebut telah menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan hidup, serta tercemarnya sumber air bersih yang digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. “Akibatnya jumlah penderita penyakit seperti diare, malaria, penyakit kulit, dan muntaber terus meningkat. Kondisi sanitasi tersebut tentu memprihatinkan kita semua,” paparnya. Oleh karena itu, pemerintah, menurut dia, telah merativikasi target MDGs sampai tahun 2015. Di mana, target tersebut

mengandung delapan tujuan dengan 21 target kuantitatif dan 60 indikator, sebagai satu paket tujuan terukur untuk pembangunan dan pengentasan kemiskinan. Andi menerangkan bahwa pemerintah telah menetapkan sasaran pembangunan nasional bidang sanitasi dalam RPJMN tahun 2010 – 2014. “Pemkab Ketapang berupaya untuk meningkatkan layanan dasar sanitasi melalui keikutsertaan dalam program percepatan sanitasi pemukiman (PPSP),” ujarnya. Menurut Andi, hal ini telah mendapat penegasan Direktur Pemukiman dan Perumahan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional selaku Ketua Pokja AMPL Nasional melalui suratnya tanggal 7 Januari 2011. (ads)


Pontianak Post

aneka

Selasa 27 Desember 2011

Investasi Mampir ke KPK SINTANG – Sejumlah aktivis peduli lingkungan berencana melaporkan sejumlah kisruh dan dugaan penyelewengan investasi perkebunan mono kultur ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Dipilihnya Komisi pemberantas rasuah itu, lantaran kepercayaan sejumlah aktivis terhadap penegakan hukum di daerah sudah makin menurun, apalagi dengan keberpihakan penyelenggara pemerintah kepada kalangan investor ketimbang masyarakatnya sendiri. “Kami sedang menimbang dan mengumpulkan bahan untuk membawa sejumlah bukti kuat guna di sampaikan ke KPK, atas kaitannya dengan kemungkinan korupsi penyelenggara negara di daerah yang melatarbelakangi pembiaran sejumlah kesepakatan yang merugikan masyarakat di kawasan investasi,” tutur Daniel Setiawan dari Forum Pemuda Dayak belum lama

ini. Diakatakannya, pembiaran yang dilakukan berbagai pihak yang berkompeten terhadap sejumlah dugaan penyimpangan dari proses perizinan hingga pelaksanaan investasi, telah mengundang wacana dibawanya perkara-perkara investasi ini untuk dilaporkan ke KPK. “Pembiaran sejumlah kesepakatan antara investor dengan warga yang merugikan masyarakat secara luas, sementara penyelenggara pemerintah mengetahui tanpa mengambil tindakan, akan menimbulkan sejumlah praduga, bisa jadi ada indikasi gratifikasi da korupsi,” tukasnya. Oleh karena itu sejumlah pihak kini berencana menggagas pelaporan ke KPK, dengan harapan lembaga anti rasuah itu tak hanya berkutat pada kasus-kasus di pusat, namun sejumlah dugaan korupsi penyelenggara negara

di kabupaten yang bisa saja mencari celah dibalik sejumlah perangkat aturan. ”Mungkin polemiknya tak sepanjang ini, kalau sejak awal pemerintah dan pihak terkait bisa brpihak pada kepentingan masyarakat banyak serta benar-benar mengedepankan prosedur sesungguhnya yang tak merugikan masyarakat,” timpal Daniel. Senada dengan Daniel, Ketua Koordinator Forum Aliansi Masyarakat Korban Investasi (FAMKI) Sintang , Ricky Kuswanto, juga menyampaikan kekahwatirannya pihaknya atas lambannya penanganan pengaduan masyarakat atas sejumlah tindakan yang merugikan dan nyatanya dibiarkan saja oleh pemerintah. “Itu potensi konflik yang sangat besar, dan bisa mengundang akumulasi kemarahan warga atas tindakan yang terus-terusan merugikan mereka,” tutur Ricky.(bdy)

Rp 485,9 miliar itu berasal dari tiga sumber pendapatan. Masing-masing Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Dari tiga sumber pendapatan tersebut, PAD diperkirakan bisa menyumbang pendapatan sebesar Rp 19,1 miliar. Item pendapatannya adalah pajak daerah yang ditargetkan sebesar Rp 6 miliar, retribusi daerah sebesar Rp 5,5 miliar. Kemudian pengelolaan keka-

yaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 2,1 miliar. “Lain-lain PAD daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp 5,5 miliar,” papar Simon. Dana perimbangan ditargetkan bisa menyumbang pemasukan bagi daerah sebesar Rp 444,8 miliar pada tahun 2012 mendatang. Jumlah ini berasal dari tiga item pemasukan yang angkanya cukup besar. Ketiga item pemasukan dimaksud masing-masing bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak yang ditargetkan sebesar Rp 30 miliar. Dana Alokasi Umum (DAU) yang ditargetkan sebesar Rp

339,5 miliar, dan terakhir dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ditargetkan sebesar Rp 75,2 miliar. Sementara lain-lain pendapatan daerah yang sah, ditargetkan bisa menyumbang pemasukan untuk Sekadau pada tahun 2012 mendatang, sebanyak Rp 21,9 miliar. “Ini bersumber dari dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya yang ditargetkan sebesar Rp 11,9 miliar, serta dana penyesuaian dan otonomi khusus sebesar Rp 9,9 miliar,” pungkas Simon.(nie)

Full Boked, Naik 100 Persen Sambungan dari halaman 17

disejumlah daerah hotel mereka penuh ketika Sabtu dan Ahad,” katanya. Dia mencontohkan di Kota Bandung. Setiap akhir pekan, kamar hotel di Bandung tak tersisa. “Kota Singkawang kan kota pariwisata. Setiap akhir pekan pasti banyak yang datang ke Kota Singkawang. Tapi, mereka tidak masuk hotel,” kata dia. Untuk itu, dia sangat berharap, pemerintah kota juga memikirkan masalah tersebut. “Perlu dipikirkan bersa-

ma-sama. Sebab, dengan banyaknya tamu datang ke Kota Singkawang kemudian menginap tentu yang diuntungkan adalah pengusaha, pemerintah dan masyarakat itu sendiri,”kata dia. Dia mengakui, setiap kegiatan yang digelar di Kota Singkawang kamar hotel dan penginapan di Kota Singkawang terisi dan peningkatan dari hari-hari biasa sangat signifikan. “Kalau ada event yang digelar di Singkawang memberikan dampak positif bagi pertum-

buhan ekonomi Singkawang,” kata dia. Ditanya apakah ada penambahan jumlah hotel di Kota Singkawang, dia mengakui, ada rencana hotel akan berdiri di Kota Singkawang. “Kita sudah mendengar di Jalan Diponegoro ada berdiri sebuah hotel. Namun, sampai saat ini belum diketahui nama hotel tersebut. Kita menyambut baik langkah pengusaha yang mau berinvestasi bidang perhotelan di Kota Singkawang. Yang melakukan investasi itu adalah putra daerah Singkawang,” kata dia. (zrf)

Tabrakan Beruntun Rombongan Bupati Sambungan dari halaman 17

tetapi mobil pak Camat Kuala Behe sudah tidak bisa mengerem lagi sehingga menabrak mobil pak Ahin dan kena belakang mobil saya,” jelasnya. Dikatakannya, bahwa ia bersama rombongan lainnya hendak menuju Pontianak untuk menghadiri open house Gubernur Kalbar. Ia juga mengatakan bahwa rombongan tidak ada masalah, termasuk Bupati Landak.

Camat Kuala Behe, Suparman juga mengatakan bahwa mobil yang dikendarainya tidak bisa mengelakkan lagi karena mobil di depannya berhenti secara mendadak. Akhirnya kecelakaan tidak bisa terhindar. “Katanya ada ibu-ibu menyeberang secara tiba-tiba. Jadi yang didepan kaget kayaknya, dan saya pun sudah tidak bisa mengelakkan lagi. Tapi tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujarnya.

Akibat kecelakaan tersebut, mobil Camat Kuala Behe, Suparman sampai dengan berita ini ditulis masih berada di Pinyuh untuk servis karena beberapa peralatan mobil mengalami kerusakan. “Diantaranya radiator pecah, airnya kering jadi merambat ke paken disel jadi tidak bisa jalan dan harus ditarik ke Pinyuh. Bemper penutup radiator pecah, jadi kerugian sekitar Rp 3,5 juta,” katanya. (sgg)

Misa Natal di Gereja St Petrus Sambungan dari halaman 17

kurang lebih dua jam itu juga dijaga ketat oleh puluhan anggota Polres Sekadau, TNI dan panitia bagian kemanan. Bahkan Kapolres Sekadau Andreas juga ikut turun ke lapangan untuk memantau situasi perayaan natal di Kota Sekadau. Misa malam natal dimulai pukul 18.00 wib. Begitu juga dengan misa hari raya natal 25 Desember 2011, dimulai pukul 06.00 wib. Satu jam sebelum perayaan misa dimulai, ribuan umat katolik memadati gereja Katolik yang tepat berada di persimpangan tiga jalan Rawak, jalan Sintang dan jalan Sanggau itu. Keheningan tercipta ketika lagu malam kudus dinyanyi-

kan oleh kelompok koor PSC Paroki Sekadau. Seluruh lampu listrik dimatikan, yang menyala hanya lilin-lilin kecil. Gemerlap terang lilin membawakan umat kedalam suasana hening. Perarakan bayi Yesus menuju palungan dilakukan langsung oleh wakil bupati Rupinus dan Wakil Ketua TPP Sekadau Ny. Kristina Rupinus. Perayaan misa malam natal berlangsung hikmad. Misa perayaan Natal dipimpin langsung oleh pastor paroki Pastor Kristianus, CP. Dalam kotbahnya pastor Kristianus mengajak umat katolik untuk merefleksikan diri terutama dalam keluarga sebagai makna dari kelahiran sang juru selamat itu.

“Ini bentuk keseriusan pemerintah kabupaten Sekadau dalam rangka membina iman umat di kabupaten Sekadau,” ujar Bupati Simon. Pembangunan non fisik yang sudah diletakan oleh pemkab sekadau, berupa beridrinya tiga tempat ibadah monumental di lingkungan pemkab sekadau, yaitu gereja katolik monumental, gereja protestan monumental dan masjid monumental,” ujarnya. Sebelum perayaan misa berakhir setelah pembacaan pengumuman, Bupati Simon diberikan waktu oleh Panitia untuk menyampaikan pesan dan kesan natal 201. Dalam penuturannya, Bupati menyampaikan selamat natal kepada seluruh umat.(nie*)

Pengusaha Warkop Mengaku Paling Terpukul Sambungan dari halaman 17

ungkapnya, kemarin. Terpisah, keluhan yang sama juga diungkapkan para pemilik warung kopi (warkop) yang menggunakan gula sebagai bahan utama dalam menjalani usahanya. “Kenaikan gula sudah sangat luar biasa, harga perkiogramnya saat ini saja sudah mencapai Rp16 ribu,” ungkap Heri seorang pemilik Warkop di Pasar Nanga Pinoh. Menurutnya, pelanggan jelas tak mau tahu. Kalau biasanya dijual per gelas Rp3 ribu, dengan kenaikan harga gula harusnya dagangan ikut

dinaikkan. Tetapi, jelas itu tidak mungkin. Harga tetap, meski harga gula mahal dari biasanya, ujar pemilik warkop lainnya. ‘’Tetapi itulah nasib kami pedagang. Barang lain naik, tetapi kami tidak bisa semena-mena menaikkan harga. Pasrah saja. Toh, saya yakin kalau ini hanya sementara. Tidak bakal berkepanjangan,’’ ujarnya. Ditambahkan, warkop jelas tidak mungkin ditutup hanya ketiadaan gula. Jadi, berapa pun harganya tetap harus dibeli. Kenaikan gula pasir di Daerah Kalbar, khususnya

Sintang Potensial Lahan Pertanian SINTANG – Rencana pemerintah pusat mencapai swasembada pangan 2014, yang bakal diwujudkan lewat penambahan 2 juta hektar lahan pertanian di seluruh nusantara juga melibatkan Sintang, sebagai kabupaten yang memiliki potensi lahan yang lumayan besar, sebagai kabupaten yang juga memiliki potensi lahan yang memadai. Selain itu Sintang juga dikenal sebagai kabupaten yang pernah mendapat penghargaan peningkatan produksi pangan sebesar 5 persen beberapa tahun lalu. Sehingga prestasi tersebut menjadikan Sintang sebagai salah satu daerah yang menjadi sasaran—khususnya di Kalimantan barat sebagai sentra penghasil pangan. “Daerah sasaran penghasil pangan seperti Sintang dinilai potensial, dengan keberadaan sejumlah lahan yang masih

bisa dimanfaatkan untuk sektor pertanian,” ujar Anggota Komisi IV DPR RI, Sukiman, belum lama ini. Oleh karena itu, menurutnya program penambahan lahan pertanian tersebut juga masuk dalam program pemerintah pusat yang merencanakan penambahanan 2 juta hektar lahan pertanian baru menyongsong 2014. “Dikawasan timur Kalbar, Sintang adalah daerah yang paling memungkinkan. Namun dibutuhkan upaya inventarisir potensi lahan terlebih dahulu,” timpal pria yang akrab disapa BS ini. Ia juga menyatakan apresiasinya atas usaha pemerintah kabupaten dalam beberapa tahun terakhir, yang mencanangkan penambahan lahan di tiap kecamatan. “Bupati Sintang juga sudah mengungkapkan penambahan lahan setiap kecamatan sebesar 500 hektar untuk menambah areal perta-

nian yang ada,” tuturnya. Harus tersedia lahan yang cukup. Namun untuk mendukung penambahan lahan di seluruh Indonesia, Komisi IV DPRRI menurut BS kini juga sedang membahas hal tersebut dengan kementrian terkait. Apalagi menyangkut ketersediaan lahan yang cukup demi alokasi target 2 juta hektar tersebut, kemungkinan akan bersentuhan langsung dengan lahan hutan di kementrian Kehutanan. Sehingga menurutnya kedepan perlu ada koordinasi untukpembebasanlahanhutan yang kini pengelolaannya ada di Kementrian kehutanan. “Komisi IV sedang mengupayakan pembebesan status hutan di sejumlah kawasan di seluruh Indonesia untuk memenuhi kebutuhan lahan bagi penambahan lahan pertanian tersebut. Upaya pencapaian target tersebut, memang memerlukan kerjasama lintas sektoral.” pungkasnya.(bdy)

Penyaluran BOS Lewat Provinsi

Ditarget Rp485,9 M Sambungan dari halaman 17

23

di wilayah timur yang terjadi saat ini menjadi pertanyaan banyak pihak. Apakah kenaikan itu terjadi akibat penangkapan gula di Sanggau atau dikarenakan dampak lainnya. Jika kenaikan harga gula itu merupakan dampak dari penangkapan gula ilegal di Sanggau, berarti gula yang selama ini masuk ke daerah Kalbar merupakan gula ilegal. Namun apabila kenaikan harga gula pasir itu diaibatkan dampak lainnya, maka Pemerintah diminta mencari solusinya agar gula pasir tersebut tidak mengalami kekosongan, serta harganyapun bisa terjangkau oleh masyarakat. (*)

SINTANG– Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan produk kebijakan dari pusat untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara merata, pola penyaluran dana bantuan langsung yang sebelumnya melalui kabupaten, tahun 2012 diubah melalui provinsi. ”Untuk BOS 2012 ini, pola penyalurannya mengalami perubahan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, YAT Lukman Riberu, akhir pekan lalu. Untuk BOS 2011, pola penyaluran keuangan dari pusat masuk ke kas daerah, baru kemudian ke rekening sekolah. ”Hasil evaluasi ternyata pola seperti itu mekanismenya lambat,” kata dia. Sehingga kata dia, dalam pertemuan pekan lalu di Jakarta, diketahui masih puluhan kabupaten di Indonesia yang belum menyalurkan. ”Melihat itu, wakil presiden selaku pimpinan dalam tim melihat kembali pola tersebut sehingga mekanisme kemudian diubah,” jelasnya. Jadi lanjut Lukman, per Jan-

uari 2012 diputuskan bahawa penyaluran dana BOS tidak lagi melalui kabupaten, tetapi langsung melalui provinsi. ”Dari provinsi yang langsung mentransfer ke rekening sekolah,” jelasnya. Selanjutnya kata dia, dalam pertemuan tersebut tiap daerah juga diminta untuk menunjukkan kecamatan mana yang sulit ditempuh atau jauh dari ibukota Kabupaten. Lalu Lukman mengatakan telah mengusulkan Kecamatan Serawai, Ambalau, Ketungau Hulir, Ketungau Tengah, Ketungau Hulu, Kayan Hilir dan Hulu, Sepauk dan Tempunak. ”Tujuannya untuk mempermudah saja, daripada kepala sekolah sering bolak balik ke kota untuk mencairkan dana bos, maka polanya diubah dari penyaluran per tri wilan menjadi per semester,” jelasnya. Dia mengatakan, untuk besaran dana BOS juag mengalami perubahan, dimana untuk tahun 2011, per siswa Sekolah Dasar (SD) dihitung Rp 390 ribu lebih, untuk 2012 menjadi Rp 580 per siswa pertahun.

”Sementara, untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebelumnya Rp 500 ribu lebih, pada BOS 2012 menjadi Rp 710 ribu per siswa pertahun,” ucapnya. Selain itu, dia menjelaskan, untuk penggunaan dana BOS juga sudah diperluas sehingga yang tadinya dana itu tidak bisa digunakan untuk mengecat sekolah, sekarang bisa, begitu juga untuk memperbaiki atau menambah meubelair yang telah rusak, termasuk memperbaiki toilet sekolah yang rusak. ”Saya sudah sosialisasikan hal ini ke sejumlah kecamatan, saya bilang kalian boleh pakai dana bos ini supaya sekolah menjadi cantik,” jelasnya. Menurutnya, ini berita bagus untuk sekolah dan selain beberapa hal itu, khusus untuk penambahan tenaga pengajar honor, dana BOS bisa digunakan sampai 20 persen. “Mekanisme penyaluran dan penggunaan sudah berubah dan sekolah kita siap menjalankan BOS sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya. (mus)

Jangan Gunakan Stadion Sambungan dari halaman 17

menggunakan kembali Stadion Kridasana untuk digunakan berbagai macam kegiatan. Artinya, kerusakan lapangan pasti terjadi. “Saat ini, PSSI bekerjasama dengan Persiwang akan menggelar kompetisi sepakbola. Mereka butuh lapangan yang bagus. Rumput saja ditanam. Kalau dipakai, berarti kompetisi harus diundur dan rumput rusak, kemudian paku tertinggal di lapangan dan sebagainya jadi ancaman atlet. Bagaimana mau maju olahraga kita,” katanya.

Selain itu, kata dia, tidak ada sedikit pun kontribusi yang diberikan panitia kepada pemerintah kota atau kepada KONI atau PSSI. “Dulu, festival CGM ada tiket masuk. Tapi, tidak ada kontribusinya kepada pemkot, KONI atau PSSI. Begitu juga konserkonser yang digelar. Padahal, menurut panitia konser, setiap mereka menggunakan Stadion Kridasana memberikan uang sebesar Rp15 juta. Uang itu kemana? Waktu kita rapat antara badan anggaran dengan tim anggaran eksekutif, tidak ada yang bisa menjawab. Apakah ada oknum yang makannya

sehingga tidak ada masuk. Kita mencatat bisa belasan kali dalam setahun konser. Bila satu tahun sepuluh kali saja, sedikitnya sudah Rp150 juta uang yang diperoleh dari konser. Tapi, semuanya nihil,” katanya. Untuk itu, dia mendesak kepada insan olahraga untuk melayangkan surat ke Wali Kota Singkawang, Hasan Karman agar tidak mengizinkan lagi Stadion Kridasana untuk dijadikan tempat konser dan perayaan CGM. “Wali kota harusnya mencari alternatif baru,” katanya. (zrf)

Menyebarkan Agama Sambungan dari halaman 17

bendung segala bentuk halhal yang merusak islam,” pinta Habib Rizieq Shihab, dalam tausiah tahun baru Islam 1433 H, di Mako DPW FPI Senggirng Kecamatan Mempawah Timur, kemarin. Ketua Umum FPI itu Saya mengangkat judul ‘Pembungkaman Dakwah’. Cara orang kafir Quraise membungkam dakwah Islam yakni melakukan fitnah. Nabi Muhammad disebut sebagai perusak rumah tangga orang, menghancurkan keluarga dan lain sebagainya. Nabi menghadapinya dengan menunjukan sikap hidupnya. Sehingga apa yang difitnahkan itu tidak terbukti, dan dengan sendirinya fitnah itu luntur. Bahkan, makin banyak orang yang mau mendengarkan dakwah nabi dan ikut masuk Islam. Cara kedua yakni intimidasi. Segala tindak ancaman, teror, ancaman hingga pembunuhan. Nabi dan keluarga diteror. Namun tidak berhasil. Mereka juga meneror para pengikut dan sahabat nabi. Caranya ada yang sahabat nabi yang disiksa agar keluar dari Islam. Namun, sahabat tidak pernah berpaling. Bahkan, kaum qurais juga menyiksa ibu dan bapaknya di depan sahabat nabi yang disiksa. Namun, sang ibu sahabat nabi itu menguatkan iman anaknya agar tidak berpaling. Bahkan ibunya sahabat dibunuh dengan cara yang keji.

Sahabat nabi yang pertama mati sahid membela Islam, bukan laki-laki, anak muda yang gagah berani tetapi ternyata seorang wanita bernama Sumaiah ibu dari sahabat nabi bernama Amar. Semua orang islam harus siap menyerahkan nyawanya untuk Islam. Dengan teror itu bahkan membuat orang semakin simpatik dan membuat orang penasaran dengan kekuatan Islam. Buktinya, banyak sahabat nabi yang rela mati untuk membela agama Islam. Sehingga orang-orang lainnya tertarik untuk bergabung bersama islam dan mempelajarinya. Cara ketiga menyogok. Kenapa kompromi karena semakin ditekan dan dimusuhi, Islam justru semakin berkembang dan banyak pengikutnya. Jadi kaum qurais berfikir melakukan cara lain yakni dengan cara berkompromi dengan Nabi Muhammad. Beramai-ramailah para petinggi kaum qurais mendatangi Nabi Muhammad. Para kaum kafir Quraise meminta agar pamannya nabi, Abu Thalib menyampaikan kepada nabi untuk menawarkan kekayaan. Nabi akan diangkat menjadi raja Arab. Apapun yang diinginkan nabi akan kami penuhi. Asalkan dengan satu syarat, hentikan dakwah Islam. Hentikan menyebarluaskan agama Islam. Jadi, metode sogok menyogok itu sudah ada sejak dulu dan bukan di Indonesia saja. Ke empat dengan cara kom-

promi. Kaum kafir mengajak Nabi hidup berdampingan dan berdamai. Nabi menolak karena ada sesuatu di balik perdamaianitu. Kaum kafir menjelaskan damai yang secara abergiliran menyembah Allah, besoknya menyembah berhala. Secara tidak langsung kaum kafir mengajak nabi menyembah berhala dan bergonta ganti agama. “Dengan tegas nabi menolak cara perdamaian itu,” kata dia. Kelima dengan cara diboikot. Nabi dan sahabat diboikot tidak boleh keluar dari mekkah. Tidak boleh berbelanja dengan orang-orang kafir qurais. Bulan pertama dan kedua memang tidak ada masalah. namun lama kelamaan persediaan makanan umat islam berkurang dan habis. Bahkan nabi sehari makan dan sehari tidak. Makan satu buah kurma untuk tiga hari serta makan daun kering. Hingga puncaknya umat islam bertumbangan ada yang meninggal dunia dan lainnya. Tujuannya diboikot agar umat islam kelaparan dan sibuk mengurus perut dan tidak ada kesempatan dakwah. “Tapi alhamdulillah di saat genting, Allah memberikan pertolongan. Melalui malaikat jibril bahwa petisi pemboikotan yang ditulis di kulit hewan dan disimpan di dalam ka’bah sudah dimakan rayap. Berita ini disampaikan nabi kepada seluruh sahabat dan umat Islam,” cerita Habib Rizik. (ham)


PRO-KALBAR Pontianak Post

24

Selasa 27 Desember 2011

Pasar Murah Natal TP PKK – Disperindag – Sinar Mas

Berbagi Kepedulian Jelang Hari Besar Keagamaan TIM Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Barat bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kalbar kembali menggelar pasar murah menjelang Hari Besar Keagamaan, Natal 2011. Kali ini, mereka kembali menggandeng Sinar Mas dalam pelaksanaannya. Pasar Murah Natal 2011 digelar di Kabupaten Landak, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Sekadau, 17-19 Desember 2011. Ny Frederika Cornelis, Ketua TP PKK Prov. Kalbar menyampaikan, pasar murah tersebut bagian dari kepedulian pemerintah dan swasta pada masyarakat, terlebih menjelang perayaan Natal 2011. “Kita bantu masyarakat,” katanya, Minggu (18/12).   Ia menambahkan, jika biasanya masyarakat harus berbelanja jauh dan memakan biaya besar ke pasar. Saat itu, TP PKK dan Disperindag Kalbar, bersama Sinar Mas membawa pasar tersebut ke tempat masyarakat agar mereka bisa belanja lebih dekat dan tidak banyak mengeluarkan biaya. “Harga yang kami berikan di bawah harga rata-rata pasar. Jadi bisa membantu masyarakat,” ujarnya, “Tiap daerah kami sediakan dua ton beras dan gula.” Istri orang nomor 1 di Kalbar ini berharap dapat terus melakukan hal serupa pada tahun-tahun yang akan datang. Ia memberikan apresiasi pada pihak swasta (Sinar Mas) yang terlibat langsung dalam pasar murah.

“Peran serta swasta seperti perusahaan melalui program CSR juga sangat dibutuhkan. Jadi ada kesimbangan antara pemerintah dan swasta untuk sejahterakan masyarakat,” katanya. Agun Sugiarto, Camat Sekayam, Kabupaten Sanggau mengatakan, pasar murah sangat membantu masyarakat Sekayam. “Momen seperti ini sangat jarang, apalagi masyarakat, khususnya umat Kristiani akan melaksanakan Natal,” ujarnya, “Yang jelas pasti sangat membantu.” Agun secara khusus berterimakasih pada para pihak penyelenggara pasar murah, mewakili pemerintah Kecamatan Sekayam. Menurutnya, masyarakatnya sangat membutuhkan sembako, seperti beras, gula, minyak goreng, dan lain sebagainya, terutama menjelang Natal 2011. Siti (38), warga Sekayam merasa sangat terbantu dengan pasar murah. Ia pun berterimakasih pada TP PKK, pemprov, dan perusahaan yang sudah datang membantu mereka melalui pasar murah. Hal serupa dirasakan Ana (40), warga Sekadau. “Kami harap pasar murah bisa terus berlanjut, sehingga masyarakat bisa lebih terbantu ke depannya,” pungkasnya. Pasar murah serupa telah digelar saat Idulfitri 2011 di Kabupaten Pontianak dan Kota Singkawang.(*)

LANDAK: Warga Kabupaten Landak terbantu dengan kehadiran Pasar Murah TP PKK dan Disperindag Kalbar yang melibatkan Sinar Mas.

Narasi: Sugeng & Made Foto-Foto: Sugeng & Boni (Sinar Mas)

Agenda Tahunan Paskaria Ema SP, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kalbar mengatakan, pasar murah yang mereka gelar bersama TP PKK dan perusahaan swasta (Sinar Mas) merupakan agenda tahunan Pemerintah Provinsi Kalbar. “Ini program tahunan, terutama jelang Hari Raya Keagamaan,” ujarnya, Senin (19/12). Mereka menyiapkan lebih dari 250 kaleng susu dan 100 botol sirup untuk pasar murah pada

SIMBOLIS: Ny Frederica Cornelis menyerahkan bingkisan natal bagi warga pertama yang datang ke lokasi pasar murah di Kabupaten Sekadau.

tiap daerah. Ia menyampaikan, Sinar Mas merupakan perusahaan yang terlibat langsung dalam pasar murah. Sinar Mas membantu subsidi minyak goreng dan mentega. Subsidi harga barang-barang di pasar murah disesuaikan dengan harga di daerah bersangkutan. Kata Ema, “Yang jelas harga barang di pasar murah di bawah harga pasar biasa. Antusiasme masyarakat pun sangat baik.” (*)

SANGGAU: Pasar Murah menjual sembako dan berbagai kebutuhan lain dengan harga tergangkau di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

SEKADAU: Ibu-ibu TP PKK Prov. Kalbar dan Kabupaten Sekadau sibuk melayani masyarakat yang membeli minyak goreng.


LFP

Pontianak Post

Selasa 27 Desember 2011

Soccer Arsenal

v

25

Wolves

Muluskan Ambisi RVP

LONDON - Sepak terjang kehilangan dua strikernya, Robin van Persie begitu mewar- Gervinho dan Marouane Chanai perjalanan Arsenal sepan- makh. Keduanya harus tampil jang musim ini. Dari 23 laga, Van di Piala Afrika selama sebulan Persie berhasil menjaringkan 20 mulai pertengahan Januari gol, 16 gol di antaranya di Pre- nanti. mier League. Jelang akhir tahun, “Saya tidak ingin menghenstriker yang biasa disebut RVP tikan Robin. Saya akan sangat mengusung ambisi tinggi. bahagia apabila dia melakuRVP ingin memecahkan rekor kannya (memecahkan rekor Alan Shearer sebagai pencetak Shearer, Red) asalkan dengan gol terbanyak Premier League kondisi tetap fit,” kata Wenger dalam kalender setaseperti dilansir Arsehun. Shearer mengenal TV. mas 36 gol sepanjang “Tapi, yang menjadi 1995 bersama Blackburn pertanyaaan, bisakah Rovers. Sedangkan sepadia terus bermain dalam njang tahun ini, RVP tiga laga ke depan - Kita mengemas 34 gol. Siaran Langsung lihat saja karena kami Karena Arsenal akan selalu memantau GLOBALTV masih menyisakan kondisinya di setiap Pukul 22.00WIB dua laga lagi sebelum laga,” sambungnya. pergantian tahun, Wenger tidak mekans RVP memecahkan rekor mungkiri apabila mengistiraShearer terbuka lebar. Salah hatkan RVP saat lawan Wolves satunya saat Arsenal menjamu termasuk berisiko tinggi. “Saya Wolverhampton “Wolves” Wan- pernah mengistirahatkannya derers di Emirates malam nanti di Liga Champions. Tapi, itu (siaran langsung Global TV karena kami sudah dalam kickoff 22.00 WIB). posisi aman (lolos ke babak Tapi, kans RVP bakal menge- 16 besar, Red) sehingga kami cil seiring pernyataan pelatih bisa melakukan gambling,” Arsenal Arsene Wenger yang jelasnya. ingin mengistirahatkan bombTerlepas turun atau tidaknya er timnas Belanda tersebut. RVP, Arsenal di atas kertas Wenger khawatir dengan kebu- seharusnya tidak menemui garan RVP, mengingat Arsenal kesulitan mengatasi Wolves. memiliki agenda tiga laga dalam Sepanjang sejarah pertemuan rentang sepekan. kedua tim di era Premier League Setelah lawan Wolves, The atau dalam enam bentrok, The Gunners - sebutan Arsenal - Gunners selalu keluar sebagai menjamu Queens Park Rangers pemenang. (dns) (31/12) dan away ke Fuham Bursa Asian Handicap pada 2 Januari 2012. Perlu Arsenal v Wolves 0 : 1 3/4 diingat apabila Arsenal bakal

39

14

Coquelin

Walcott

4

17

16

Vermaelen

6

Ditunda Akibat Aksi Mogok AKIBAT aksi industrial kelompok pengemudi kereta yang tergabung dalam serikat ASLEF di Inggris, sejumlah kegiatan terganggu termasuk jadwal pertandingan antara Arsenal melawan Wolverhampton Wanderers. Para pekerja memilih mogok karena tuntutan meminta bayaran lebih pada hari libur nasional Boxing Day (sehari setelah Natal) tidak dipenuhi perusahaan. “Perusahaan saat ini enggan membayar biaya tambahan untuk pekerja yang masuk pada (hari libur) Boxing Day,” kata pernyataan serikat ASLEF pekan lalu. Untuk menjaga agar fans tetap bisa datang memberi dukungan, manajemen

Arsenal memutuskan menunda laga Liga Primer dengan Wolves hingga 24 jam dari jadwal semula. Seperti ditulis kantor berita AFP, bos Arsenal Arsene Wenger mengakui bahwa laga-laga sekitar Natal sangat menentukan bagi kelanjutan posisi klub asal London Utara di dalam Liga. Arsenal berturut-turut akan menghadapi Wolves yang prestasinya tengah melorot, QPR dan Fulham. “Dalam Liga Primer, periode Natal sangat vital untuk menentukan angka. Kami berhasil mengatasi kekalahan dari Man City dengan menang di Aston Villa, jadi sekarang terserah kami bagaimana menangani pertandingan di kandang

dan mengambil poin dari Wolves Selasa besok.” Arsenal kini dalam posisi rawan karena hanya terpaut dua poin dari Liverpool yang duduk di ranking enam klasemen sementara liga, namun hanya berselisih satu angka dari Chelsea di posisi empat. ”Kami paham ada kesempatan untuk menggaet posisi lebih baik di daftar. Terserah kami saja bagaimana mewujudkannya,” tambah Wenger. Pilihan skuad Wenger tak akan banyak untuk hari Selasa, karena pemain belakang Kieran Gibbs dipaksa istirahat setelah menjalani operahi selangka Kamis lalu.

memang sudah berhembus sejak lama. Tapi, isu itu bisa menjadi kenyataan karena Guardiola benar-benar cemas dengan stok di lini depan yang mulai terbatas. Praktis, striker yang tersisa saat ini tinggal Lionel Messi, Alexis Sanchez, dan Pedro Rodriguez. Kans Barca mendapatkan RVP makin terbuka, lantaran bomber timnas Belanda itu hingga kini belum membubuhkan perpanjangan kontrak yang ditawarkan Arsenal. Kontrak RVP sendiri hanya tersisa 18 bulan. RVP sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu pengagum Barcelona. Dia pun tampaknya tertarik mengikuti jejak mantan rekannya Cesc Fabregas yang langsung mengoleksi dua tiga trofi (Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub). Padahal,

Fabregas baru setengah musim membela Barcelona. “Saya mencintai permainan indah. Tapi saya juga harus realistis. Akan menjadi terlalu romantis dengan berpikir Anda bisa memenangkan pertandingan dengan memainkan sepak bola yang indah, seorang diri,” papar RVP kepada Sportinglife. “Tapi Barcelona adalah pengecualian dan harus saya akui, hanya Barcelona dan Arsenal, dua tim yang selalu saya tonton di TV selama ini,” ujarnya. Selain RVP, kandidat lain yang diincar Barcelona adalah striker FC Santos Neymar. Tapi, Sandro Rosell selaku Presiden Barca enggan menanggapi rumor tersebut. Dia meminta media untuk menanyakan langsung kebutuhan pemain Barca kepada Guardiola.

27

: Arsene Wenger

12

23

Hunt

Zubar

20

16

Milijas

Berra

26

9 Gervinho

(4-4-2)

EbanksBlake

Hennessey

8

14

Henry

Johnson

17

11

Jarvis

Ward

Pelatih: Mick McCarthy

Wales Tertarik Giggs Gibbs terpaksa jadi penonton bersama Jack Wilshire dan Santos yang juga cedera, sementara Thomas Vermaelen mungkin akan dilepas ke pasar transfer Januari ini. Gelandang Johan Djourou juga belum pasti bisa turun karena belum pulih benar. Terhadap seteru lapangannya nanti, Wenger mengatakan Wolves punya semangat dan Mick McCarthy, yang pantang menyerah. Penyerang tengah Wolves, Karl Henry, menegaskan tekad rekan setimnya untuk menyudahi pertandingan di Stadiun Emirates dengan kemenangan meski kurang diunggulkan.(bbc)

Barca Cari Pengganti Villa BARCELONA--Petinggi Barcelona sudah membuat pernyataan kalau mereka tak akan menambah amunisi pada Januari nanti. Pernyataan itu dilontarkan pekan lalu seiring cedera patah pada kaki kiri yang menimpa David Villa. Namun, kebijakan itu bisa saja berubah. Karena Villa tak bisa diharapkan pulih dalam waktu dekat, Barcajulukan Barcelona kemungkinan akan berburu pemain baru saat bursa musim dingin di buka Januari nanti. Menurut kabar yang dilansir Caughtoffside, permintaan agar Barcelona mencari tambahan pemain adalah keinginan dari sang entrenador Josep Guardiola. Nah, pemain yang diinginkan Guardiola untuk menggantikan peran Villa di Barcelona adalah Robin van Persie. Isu bahwa Barca meminati RVP-sapaan Van Persie

8 Arteta

Koscielny

10

Ramsey Van Persie

5

Pelatih

10 Fletcher

Song

13 Mertesacker Szczesny

Robin van Persie

Wolves

Arsenal

(4-2-3-1)

“Apakah saya ingin mendatangkan Neymar? Itu semua adalah keputusan pelatih. Saya hanyalah presiden,” kata Rosell. Rosell mengakui kalau Neymar merupakan pemain yang memiliki masa depan cerah. Apalagi, usianya baru 19 tahun. Meski tak berkutik ketika menghadapi Barca di final Piala Dunia Antarklub, Rosell menganggap Neymar merupakan figure pemain berbakat. “Anda tak bisa menilai Neymar dari penampilannya di satu pertandingan saja. Gambaran yang kami miliki akan dirinya adalah berdasarkan jumlah pertandingan yang dia mainkan. Kami pikir dia adalah pemain yang bagus. Walau demikian kami belum berbicara dengan Neymar. Kami hanya fokus pada musim ini,” tandas Rosell. (bas)

MANCHESTER--Nasional- Trafford. isme Ryan Giggs kembali diuji. “Tidak ada bukti saat ini apaKendati masih aktif bermain, bila energi, stamina, maupun Giggs mendapat tawaran untuk kecepatannya menurun. Fakmenangani timnas tanya, kondisinya negerinya, Wales. masih sama seperti Jabatan pelatih 2-3 tahun terakhir. Wales memang Itu sungguh luar lowong setelah trabiasa,” tutur Fergugedi gantung diri son sebagaimana Gary Speed budilansir MUTV. lan lalu. Federasi “Saya tahu sekaSepak Bola Wales rang masih perten(FWA) rencananya gahan musim dan baru menyodorkan semuanya berganpenawaran resmi tung kepada Ryan kepada Giggs awal untuk memutuskan Ryan Giggs tahun nanti. Targetmasa depannya,” nya, Giggs akan menjalani debut imbuhnya. ketika The Dragons --sebutan Pada September tahun lalu, Wales-- menghadapi Kosta Rika Giggs pernah dikaitkan sebagai dalam uji coba pada 29 Februari calon pelatih Wales atau setelah 2012. Itu mengacu salah satu John Toshack mundur. Tapi, sumber di internal FWA seba- Ferguson tidak memberi restu, gaimana dilansir The Sun. sekalipun peran Giggs hanya se“Ryan memang belum pernah batas pelatih paro waktu. “Ryan menangani sebuah tim, tapi dia tidak mungkin melakukannya adalah suksesor natural Gary. (bermain di United sekaligus Dengan usia 38, dia sangat tepat melatih Wales, Red) sekaligus. Di untuk membimbing skuad muda usianya sekarang, dia harus fokus timnas kami,” kata sumber itu. kepada satu pekerjaan dan kami Sayang, rencana FWA bakal masih membutuhkannya,” kata sulit terealisasi. Sebab, pelatih Ferguson kala itu. (dns/bas) United Sir Alex Ferguson memberi sinyal apabila dia belum Pelatih Wales (Lima Terakhir) rela melepas Giggs. Ferguson 1995-1999 : Bobby Gould juga mengatakan Giggs masih 1999-2004 : Mark Hughes bisa membela United semusim 2004-2010 : John Toshack lagi. United kabarnya telah me2010 : Brian Flynn nyiapkan perpanjangan kontrak (karteker 2 laga) untuk musim depan atau men2010-2011 : Gary Speed jadi musim ke-23 Giggs di Old


All soccer

26

Anelka Terancam Main di Divisi II

+

SHANGHAI - Nicolas Anelka kini mungkin menyesali keputusannya hijrah ke klub Tiongkok Shanghai Shenhua. Sebab, selain masih banyak klub Eropa yang membutuhkan tenaganya, bomber asal Prancis itu juga terancam bermain di divisi II Tiongkok. Ini jika Shanghai terbukti terlibat dalam aksi suap. Menurut The Sun, Shanghai yang musim ini finis di urutan ke-11 itu, diduga telah menyuap lebih dari 500 ribu pounds atau sekitar Rp7 miliar lebih kepada pejabat Asosiasi Sepakbola Tiongkok (CFA), serta wasit pada beberapa tahun terakhir. Jika tuduhan itu benar, Shanghai terancam terlempar dari orbit Liga Super Tiongkok dan musim depan harus berlaga di divisi dua. Posisi Shanghai makin terpojok, lantaran dua wasit berpengaruh di Tiongkok mengaku telah diberi suap untuk mengatur pertandingan mereka. Huang Junjie, salah seorang wasit terkenal di Tiongkok memberi pengakuan di pengadilan, kalai dia telah mengatur skor pertandingan di Liga Super Tiongkok sejak 2005 hingga 2009. Dia juga mengatur dua pertandingan uji coba internasional, salah satunya melibatkan Manchester United. “Pembuktian tuduhan ini akan ditunjukkan pada sidang pengadilan berikutnya Rabu (28/12) atau Kamis (29/12) nanti. “Demikian pernyataan salah seorang pejabat CFA. Media-media lokal Tiongkok pun menuntut agar para pelaku suap dan korupsi di pentas sepak bola negerinya dihukum berat. Kasus suap di Negeri Tirai Bambu itu memang sedang diproses pengadilan sejak Senin (19/12) lalu. Selain Anelka, pemilik Shenhua, Zhu Jun selaku pemilik klub juga telah merekrut mantan pelatih Fulham, Jean Tigana. Zhu kini sedang mendekati mantan bintang timnas Jerman dan Chelsea, Michael Ballack. Investasi gila-gilaan Zhu ini diduga karena dia ingin membersihkan reputasinya. Sebab, musim lalu, Zhu Jun, mengalami kebangkrutan dan terpaksa menjual semua pemain bintangnya, termasuk top scorer Duvier Riascos, Du Wei dan Gao Lin, sehingga prestasi Shanghai anjlok. Nah, jika Shanghai didegradasikan karena kasus suap, mereka akan mengikuti jejak Chengdu Blades. Klub yang dimiliki Sheffield United itu didegradasi pada 2010 karena terbukti melakukan pengaturan skor. Saat itu, Chengdu terdegradasi bersama Guangzhou R&F.(bas)

+

Pontianak Post

l

Selasa 27 Desember 2011

Fabregas Kembali ke Arsenal? MANTAN kapten Arsenal Cesc Fabregas masih membuka kemungkinan kembali ke klub Liga Primer tersebut suatu saat nanti.”Selain Barcelona, itulah klub yang menjadi incaran saya,” kata Fabregas kepada Sky Sports News. Pemain tengah berusia 24 tahun ini pindah ke Barcelona di akhir kompetisi 2010/2011 setelah delapan tahun membela Arsenal. Fabregas juga mengatakan bila ada waktu ia ingin menonton pertandingan di Stadion Emirates dan menemui bekas rekan-rekan satu tim. «Saya berharap bisa bertahan lama di Barcelona. Mungkin saya akan pensiun di klub ini,» kata Fabregas. «Tapi kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam kehidupan kita. Jadi, kalau ada kesempatan, saya pasti akan kembali ke Arsenal,” imbuhnya. Fabregas mengakui kehilangan motivasi di tahun terakhir bersama Arsenal. Ia juga merasa sebagai kapten gagal mengangkat moral bertanding rekan-rekan satu tim. ”Saya seperti tidak punya lagi nafsu untuk bermain. Saya sudah berusaha keras mendorong teman-teman tapi apa yang saya lakukan sepertinya gagal membuahkan hasil,” ungkap Fabregas yang semasa kecil mengidolakan Barcelona. Hampir Menangis “Motivasi besar yang saya rasakan ketika berumur 16 tahun tidak ada lagi. Saya merasa tidak ke mana-mana,” jelas Fabregas. Dia hampir menangis ketika mengucapkan kalimat tersebut. Ini perpisahan yang sungguh sangat berat. “Dalam kehidupan ini ada kalanya Anda merasa perlu sesuatu yang baru,” katanya. Karena itulah ia memutuskan diri meninggalkan Arsenal dan pindah ke Barcelona meski ia mengakui keputusan ini tidak mudah. ”Ini keputusan paling sulit yang pernah saya ambil. Padahal bermain untuk Barcelona adalah mimpi saya,” papar Fabregas.(bbc)

+

Cesc Fabregas

Mancini Ragu Bisa Gaet de Rossi dari Roma

Roberto Mancini

BOS Manchester City Roberto Mancini membantah klubnya akan memboyong gelandang tengah kelahiran Italia, Daniele de Rossi, bulan depan. Nama de Rossi sudah beberapa lama menjadi buah bibir sebagai belanja potensial City untuk masa transfer mendatang. De Rossi diharapkan mampu mengisi posisi Yaya Toure yang harus berangkat ke negeri asalnya untuk memperkuat tim nasional Pantai Gading pada pertandingan Piala Afrika bulan depan. Meski Mancini mengakui mungkin harus mendatangkan pemain pembantu, menarik de Rossi yang menjadi pemain cadangan dalam final Piala Dunia 2006 itu ke Etihad, dirasa sulit. ”Saya kira tidak,” katanya, De Rossi lahir di Roma dan kelihatannya tak akan meninggalkan kota itu. ”Banyak pemain yang bagus buat kami. Tapi tiap kami kami mau

beli klubnya minta banyak uang.” Bukan soal Uang Disinilah masalah muncul, tulis kantor berita Press Association Sport. Bukan soal uang karena pemilik City, Sheikh Mansour, punya dana tak terbatas untuk belanja pemain unggulan demi kejayaan klub asal Manchester yang masih bertengger di peringkat pertama Liga Primer itu. Halangan muncul dari aturan keuangan UEFA yang mewajibkan klub melepas sebagain pemain setelah mencapai jumlah tertentu, sebelum klub bersangkutan belanja pemain baru. Negosiasi dengan AC Milan untuk melego Carlos Tevez sudah dimulai, meski nampaknya perundingan masih akan makan waktu. “Tapi bila tidak kami mungkin masih punya waktu membeli pemain (baru). Meski tidak akan mudah. Saya sudah minta pemi-

lik untuk Lionel Messi tapi tidak bisa” Pemain lain yang sekarang hanya jadi beban menggemukkan skuad Mancini adalah Wayne Bridge, yang menolak pindah meski sudah ada tawaran dari klub seperti Celtic. Ada lagi mantan pemain timnas Inggris U-21, Nedum Onuoha, yang sudah berstatus senior namun dianggap tak punya masa depan di City. “Kami harus jual dulu satu atau pemain baru setelah itu kita lihat lah,” kata Mancini. Sampai sekarang pihaknya cukup beruntung karena belum pernah ada pemain kena cedera besar. Mudah-mudahan ini bisa berlanjut sampai Januari. “Tapi bila tidak kami mungkin masih punya waktu membeli pemain (baru). Meski tidak akan mudah. Saya sudah minta pemilik untuk Lionel Messi tapi tidak bisa,” ujarnya.(bbc)

+

cmyk


27

Pontianak Post ● Selasa 27 Desember 2011

Solois Perempuan Fenomenal 2011

 LADY GAGA

Khas di Karakter

Lima Hari = 1 Juta Download

dan Musik

PENYANYI nyentrik yang punya darah Italia, Lady Gaga, selalu lekat dengan beragam prestasi dan kontroversi. Solois yang punya nama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta itu sudah mengoleksi lima Piala Grammy untuk berbagai kategori. Berselang BANJIR lima hari setelah pulang dengan membawa GELAR : Lady tiga piala lewat Grammy Awards 2011, Gaga Gaga berpeluang langsung menorehkan rekor baru dalam menambah koleksi musik dunia dengan mencatat penjualan pialanya di Grammy track digital paling laris hanya dalam waktu Awards 2012. singkat. Kali ini berkat album ketiganya yang berjudul Born This Way. Rekor itu dibuat oleh Gaga melalui single pertama di album terbarunya tersebut dengan judul yang sama, Born This Way. Pihak iTunes dari Apple menyatakan bahwa track itu menjadi lagu baru dengan penjualan terlaris dan tercepat di seluruh dunia. Born This Way juga laris diunduh lebih dari satu juta hanya dalam waktu lima hari setelah rilis di iTunes. Selain itu, lagu tersebut mencatat penjualan nomor satu di 23 negara, termasuk Amerika, Australia, Inggris, dan Jepang. Dalam salah satu penampilannya pada konser di Amerika, Gaga berterima kasih ke fans setianya, Litte Monster. ”Album itu terinspirasi dari semangat para Little Monsters. Semangat menuntut keadilan sosial yang mereka miliki dari seluruh dunia menyadarkan saya tentang misi membuat musik yang spesifik,” ujar Gaga.

MENJELANG berakhirnya 2011, penggemar musik dimanjakan dengan beragam rilisan fresh dari musisi-musisi berkelas, seperti Coldplay, Radiohead, dan Beyonce. Namun, ”penguasa” industri musik tahun ini justru didominasi solois perempuan. Mereka mampu mencuri perhatian dengan beragam torehan prestasi yang fenomenal. Siapa sajakah mereka? Berikut ini ulasannya. (*/jp)

 KATY PERRY

Samai Pencapaian Michael Jackson KOMBINASI antara tampang menarik yang ditunjang gaya bermusik yang khas dan performa prima di atas panggung membuat Katy Perry mampu meraup sukses besar pada 2011. Melalui album Teenage Dream yang dirilis pada 2010, Perry sukses mencetak rekor baru sebagai musisi pertama yang berhasil menempatkan lima single dalam satu albumnya di posisi puncak Billboard Hot 100. Lima track tersebut adalah California Gurls, Teenage Dream, Firework, E.T bersama Kanye West, serta Last Friday Night (T.G.I.F) yang di-remix bersama Missy Elliot. Lagu-lagu tersebut merajai puncak Billboard 100 selama empat minggu lebih. Pencapaian yang ditorehkan oleh Perry mampu menyamai King of Pop,, Michael Jackson. Legenda musik pop itu pernah membawa lima single di album Bad menjadi nomor satu di Billboard 100. Misalnya, I Just Can’t Stop Loving You, Bad, The Way You Make Me Feel, Man in the Mirror, dan terakhir Dirty Diana.. Jacko mengukir rekor tersebut pada 1987–1988. Artinya, Perry menjadi penyanyi kedua yang sukses mencetak rekor itu di Billboard 100. ”Saya bangga sekali dengan prestasi yang diraih Teenage Dream!” tulisnya lewat akun Twitternya setelah mengetahui album Teen age Dream berhasil mencetak sejarah di Bilboard 100. ”Terima kasih untuk semua orang yang telah membantu saya untuk mewujudkan impian ini sejak masih berumur 9 tahun. Saya tahu mimpiku saat itu terlalu besar untuk seorang gadis kecil yang mencoba ber nyanyi dengan mikrofon sikat rambut. Tapi melihat prestasi ini, saya sadar bahwa mimpi itu akhirnya benar-benar telah terwujud!” ujar Perry. KONSER DI INDONESIA: Tahun depan Katy Perry bakal melangsungkan konser Teenage Dream di Jakarta.

 ADELE

Album Terlaris Abad Ini WHAT’S NEXT?  KATY PERRY: Katy Perry masih disibukkan dengan tur keliling dunia untuk mempromosikan album Teenage Dream di tahun 2012.  LADY GAGA: Penyanyi yang selalu berpenampilan unik itu akan kembali mengadakan Born this Way Ball Tour. Tur tersebut akan dibuat dengan konsep yang lebih besar dan menjanjikan banyak kejutan.  ADELE: Setelah pulih dari operasi, Adele berencana untuk kembali masuk studio untuk menggarap materi album ketiganya.

SOLOIS muda peraih Best New Artist dan Best Female Pop Vocal Performance pada Grammy Awards 2009, Adele, sukses mencetak rekor baru untuk penjualan album tertinggi di Inggris abad ini. Melalui album keduanya yang berjudul 21, dia mampu menembus penjualan total 3,4 juta keping. Sejak diluncurkan pada awal Januari lalu, 21 merajai chart musik di 18 negara. Adele merupakan satu-satunya penyanyi setelah The Beatles yang mampu mencapai posisi puncak pada dua top five hits hits, Official Singles Chart dan Official Album Chart, secara simultan. Dia juga menjadi artis pertama dengan penjualan album hingga 3 juta keping dalam setahun. Sayang, Adele tidak bisa merayakan kesuksesan itu bersama fansnya. Dia tengah beristirahat total karena mengalami masalah kesehatan. Dia baru saja menjalani operasi polip jinak pada pita suaranya. Masalah tersebut juga membuat dia membatalkan seluruh konsernya mulai Oktober lalu. ”Setelah beberapa hari, aku tidak bisa berkata-kata lagi. Ini menjadi tahun terbaik bagiku. Tidak ada yang bisa menggambarkan kebahagiaanku saat diberi kehormatan seperti ini. Rekor itu tercipta berkat para fans dan orang-orang yang ikut menikmati musikku,” terang Adele di blog pribadinya.

REHAT SEJENAK : Saat ini, Adele tengah dalam proses penyembuhan setelah menjalani operasi pada tenggorokannya.


28

Pontianak Post

l

Selasa 27 Desember 2011

+

+

+

+

cmyk


GEMAR MEMBACA

Pontianak Post

l

Selasa 27 Desember 2011

29

Kunjungan SMAN 2 Teluk Keramat Sambas

Pembelajaran Siswa Praktek Lapangan

+

Mendidik siswa dengan teori di kelas sudah sering dilakukan kebanyakan guru. Terkadang cara itu bisa membuat anak didik lebih cepat mengerti dan paham akan apa yang dipelajarinya. Namun tidak jarang pula metode seperti itu belum efektif bagi sebagian siswa. Sehingga perlu diadakan pembelajaran dengan metode praktek atau turun langsung ke lapangan. Itu lah salah satu metode yang dilakukan oleh SMAN 2 Teluk Keramat Sambas, yang berkunjung ke Graha Pena Pontianak Post.

AHMAD SOFI, Pontianak Pagi itu, Senin (26/12) jam menunjukkan pukul 09.30, tidak kurang dari seratus pelajar berseragam putih abu-abu memadati Graha Pena Pontianak Post. “Lewat tangga saja kalau liftnya tidak muat,” kata salah seorang guru kepada muridnya yang hendak menuju lantai enam Graha Pena. Terlihat beberapa siswa menaiki tangga, karena lift yang ada sudah tidak muat menampung siswa yang berjumlah sekitar seratus siswa. Mereka berasal dari Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Teluk Keramat Sambas kelas XII IPA dan IPS yang berkunjung ke Pontianak Post. Kedatangan mereka dalam rangka study tour untuk pelajaran Bahasa Indonesia. Kedatangan siswa yang didampingi langsung kepala sekolah SMAN 2 Teluk Kera-

+

mat, Pawadi dan beberapa guru serta staf, disambut langsung oleh Pemimpin Redaksi Pontianak Post, B Salman. Kunjungan yang dinamai Kunjungan Jurnalistik ini langsung menempati ruangan yang sudah disediakan oleh Pontianak Post. Setelah semua siswa dan guru berkumpul, ucapan selamat datang pun diucapkan oleh Silvina yang memandu acara kunjungan jurnalistik tersebut. “Assalamu’alaikum, selamat datang adik-adik di gedung Graha Pena Pontianak Post,” sambut Silvina. Terlihat seluruh siswa yang ada di ruangan itu antusias mengikuti kegiatan itu.

Tida k lama berselang, Salman menyampaikan materi. Dalam penyampaiannya, dia menceritakan sejarah perjalanan dan perkembangan Pontianak Post. Diawali dengan berdirinya Pontianak Post, Salman menyampaikan materi dalam

acara kunjungan jurnalis tersebut. Satu persatu materi disampaikan. Hingga sampailah kepada materi yang berkenaan dengan tulis-menulis atau singkatnya seorang wartawan. Salman menjelaskan mengenai seorang wartawan. “Menjadi wartawan ada yang bilang enak dan ada juga yang bilang susah. Seorang wartawan dituntut untuk mencari berita dan menulis sebaik mungkin. Jika tidak mampu, dia bukanlah wartawan,” jelasnya kepada siswa yang ada di ruangan itu. Dia mengajak kepada seluruh siswa yang hadir pada kesempatan itu untuk giat dan rajin menulis sejak dini. “Meskipun kalian tidak ingin menjadi wartawan, kalian bisa saja menulis dan mengirimkan hasil tulisan kalian ke Pontianak Post. Kalau tulisan kalian bagus, maka akan dimuat di Pontianak Post,” jelasnya. Setelah materi selesai disampaikan, sesi tanya jawab dibuka untuk para siswa. Dengan malumalu, satu persatu siswa mengangkat tangan dan bertanya. Pada salah satu pertanyaan siswa, ada yang bertanya, “Apa kontribusi Pontianak Post dalam memajukan Kalimantan Barat ?” tanya salah satu siswa. “Salah satu yang bisa dilakukan untuk memajukan Kalim-

+

AFI/PONTIANAK POST

BERKUNJUNG : Para siswa SMAN 2 Teluk Keramat Sambas, saat menyimak penjelasan dari Pemimpin Redaksi Pontianak Post, B Salman.

antan Barat adalah dengan tulisan,”begitulah jawaban dari Salman menyikapi pertanyaan siswa itu. Pawadi, selaku kepala sekolah mengaku senang dengan sambutan yang dilakukan pihak Pontianak Post. Dia juga mengatakan, “Kunjungan ini

merupakan kunjungan jurnalistik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dengan seperti ini, diharapkan para siswa bisa mendapat pelajaran mengenai jurnalistik,” ungkapnya setelah kegiatan itu. Dia juga mewajibkan kepada seluruh siswa untuk

membuat laporan mengenai kunjungan itu. Sehingga para siswa benar-benar menangkap atas apa yang telah disampaikan ketika berkunjung ke Pontianak Post. Pihaknya juga sangat berterima kasih atas diberikannya waktu dan kesempatannya un-

tuk berkunjung ke Pontianak Post. Diharapkan kunjungan seperti ini bisa dilakukan pada tahun-tahun berikutnya. Pontianak Post juga akan selalu mempersilakan kepada siapa saja yang akan berkunjung ke Pontianak Post, terlebih dalam rangka pembelajaran.(*)

+

cmyk


WORLD SOCCER

30

Pontianak Post Selasa 27 Desember 2011

DAVID BECKHAM

Simone Farina

Belanja Menit Terakhir

Apresiasi untuk Si Pelapor

Simone Farina

ROME--Karir Simone Farina di kancah Liga Italia mungkin dikategorikan biasa-biasa saja. Namun soal kejujuran dan loyalitas kepada klub, pemain berusia 29 tahun itu harus diberikan acungan jempol. Bahkan pelatih timnas Italia Cesare Prandelli pun turut angkat topi atas sikap Farina. Bagi yang belum mengenal Farina, dialah whistle blower dalam sebuah percobaan pengaturan skor di Coppa Italia. Tepatnya 30 November lalu, Farina yang berkostum Gubbio ditawari untuk kongkalikong dan mengatur skor dalam laga Gubbio versus Cesena. Tawaran uang untuk turut menjadi bagian dari skandal itu sebenarnya cukup menggiurkan. Yakni 260 ribu dolar US (Rp 2,35 Miliar). Jumlah uang tersebut bisa dibilang dua kali gaji yang diterima Farina dalam satu tahun. Dan aktor yang mengajak Farina adalah mantan rekannya di AS Roma Alessandro Zamperini. Tak senang dengan ulah Zamperini tersebut, Farina malah melaporkan tawaran suap itu ke polisi. Tak ayal lagi, Zamperini kini ditahan oleh polisi karena tindakannya itu. Seperti diberitakan AP, atas keberanian Farina untuk mengungkapkan tawaran suap itu membuat Prandelli menawari Farina satu kesempatan emas. Yakni diberi kesempatan menonton dan berlatih

bersama timnas Italia. “Ini adalah salah satu cara kepadanya,” kata Prandelli. Mantan pelatih Fiorentina memuji bahwa apa yang dicontohkan Farina bisa menjadi teladan bagi ribuan pemain yang bermain di kompetisi Italia. Hal tersebut mengingat kompetisi Italia dalam sepuluh tahun terakhir memang kerap dilanda skandal. Yang mencuat misalnya saja calciomercato. Menurut Prandelli ada pesan moral penting dari sikap penolakan Farina tersebut. Yakni jangan memandang pemain-pemain di kasta kedua, Serie B, adalah sekumpulan pemain tak berharga. “Kualitas seseorang tak bisa hanya dinilai di level mana dia bermain,” tutur Prandelli. Timnas Italia sendiri saat ini sedang dalam masa sentralisasi. Pasalnya Kamis (29/12) mendatang, Gli Azzuri akan melakoni pertandingan uji coba melawan timnas Amerika Serikat. Di sisi lain, Presiden Klub Gubbio, Marco Fionti menganggap sikap Farina itu biasa-biasa saja. Fionti menolak memperlakukan Farina tak ubahnya pahlawan bagi klubnya. “Farina menunjukkan sikap normal. Yakni orang biasa yang menyuarakan prinsip di hatinya. Dia layak dikagumi karena keberanian yang diperlihatkannya, tapi jangan jadikan ia seorang pahlawan,” ujar Fionti. (dra)

DAILYMAIL

TARIK PERHATIAN: David Beckham berlarian di kawasan belanja London Timur.

Kaka

Bidikan Utama PSG PARIS--Kesibukan Leonardo selaku direktur olahraga Paris Saint Germain (PSG), benar-benar padat jelang dibukanya bursa transfer tengah musim Januari nanti. Selain harus segera memastikan Carlo Ancelotti sebagai pelatih, dia juga sibuk berburu pemain. Setelah dikaitkan dengan beberapa pemain seperti Carlos Tevez, Didier Drogba, dan Hulk, PSG kini mulai memburu bintang Real Madrid asal Brazil Kaka. Bahkan, Le Parisien menyebut, Kaka berada pada daftar bidikan utama PSG. Mantan bintang AC Milan itu menyisihkan Tevez dalam daftar prioritas pemain yang harus digaet. PSG yakin peluang mendapatkan Kaka sangat terbuka. Apalagi, bila Ancelotti bergabung, maka jalan untuk mendapatkan Kaka akan lebih mulus. Untuk mendapatkan tanda tangan Kaka, PSG sudah menyiapkan 40 juta euro atau setara Rp471,5 miliar. Kaka yang belum juga mendapatkan tempat utama di Los Blancos, julukan Real, memang kurang nyaman berada di Real. Pemain berusia 29 tahun itu hanya menjadi cadangan bagi Mesut Oezil di Santiago Bernabeu, markas Real. Selain karena memiliki kedekatan, antara Leonardo, Ancelotti, dan Kaka, PSG memang memiliki tradisi diperkuat bintang Brazil. Rai, Ronaldinho,

dan Nene, adalah beberapa bintang Brazil yang pernah jadi tumpuan PSG. Real sendiri, menurut El Confidencial, mulai mempertimbangkan menjual kaka. Apalagi dengan pulihnya Nuri Sahin dan sudah mulai dipercaya entrenador Real Jose Mourinho. Di sisi lain, Leonardo mengakui kalau dia memang pernah bertemu Kaka di beberapa kesempatan. Tapi dia belum melakukan pendekatan secara resmi. “Ketika Ancelotti berada di Paris, saya menemuinya. Saya juga bertemu

dengan Kaka. Saya menemui banyak orang, jadi tidak ada hubungannya dengan itu,” kata Leonardo, kepada L Equipe. Leonardo, Kaka, dan Ancelotti memang memiliki hubungan baik. Mereka pernah bekerja sama di Milan. Bahkan, Leonardo merupakan sosok yang berjasa mendatangkan Kaka ke Milan. Kedatangan Alexandre Pato ke Milan juga berkat upaya Leonardo. Ketika itu, dia memang berperan sebagai direktur Milan untuk hubungan dengan Amerika Selatan. (ham)

Kaka

DIA mungkin adalah pesepakbola superkaya dengan gaji jutaan dolar. Namun, kemakmuran ekonomi tidak selalu membuat David Beckham menjadi sosok yang elite. Pemain yang mengunjungi Indonesia 30 November lalu itu tetap merupakan seorang pria biasa. Pada malam Natal, ayah empat anak itu tertangkap berlarian di kawasan belanja London Timur. Beckham ingin membelikan hadiah untuk keempat orang anaknya. Menurut sumber Daily Mail, Beckham sangat terburu-buru. Dia tidak ingin membuang waktu karena pertokoan akan tutup. Dari foto-foto yang dilansir tabloid Inggris tersebut, wajah David Beckham juga terlihat serius. Sementara, istrinya, Victoria, sedang santai di rumahnya Beckingham Palace di Sawbridgeworth, Hertfordshire. Beckham pontang-panting berburu hadiah. Kehadiran Beckham tentu saja sangat menarik perhatian pengunjung lain. Namun, pesepak bola berusia 36 tahun itu cuek. Dengan setelan resmi dan sepatu sepatu pantofel, Beckham sibuk mencari barang-barang incaran. Saat tidak menemukan barang yang dimaksud, pemain yang diisukan akan berlabuh ke klub Perancis PSG itu lari ke toko lain. Pengunjung beberapa toko seperti Beckton Triangle Retail Park seolah tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Mantan bintang Real Madrid itu juga mengunjungi toko seperti Marks & Spencer di Cheshunt, Herts, dan Tesco. “Tetapi Beckham selalu keluar dari pertokoan tersebut dengan tangan kosong,” kata seorang pengunjung. Meski hampir sepuluh tahun tinggal di Madrid dan Los Angeles, namun tiap kali Natal, keluarga Beckham selalu menghabiskan waktunya bersama keluarga di Inggris. Dalam beberapa tahun terakhir, pasangan chef selebriti Gordon dan Tana Ramsay selalu membikinkan kalkun untuk keluarga Beckham. Namun. tahun ini keduanya absen. Gordon memandu acara Natal bertajuk Cookaling di Channel 4. Tetapi sebelumnya, Gordon memberi Beckham sejumlah resep dan trik memasak. Keluarga Beckham sendiri tiba di Inggris dari Los Angeles pekan lalu. Rencananya mantan pemain Manchester United itu akan menghabiskan waktu selama dua pekan di Inggris selama liburan Natal. Perayaan tahun ini bakal spesial. Sebab inilah untuk kali pertama anak Beckham yang baru berusia lima bulan Harper Seven merayakan Natal. “Victoria sendiri sudah habis-habis mendekorasi rumahnya. Dia ingin agar perayaan Natal tahun ini menjadi sangat spesial,” begitu tulis Daily Mail. (nur/diq)


Pontianak Post

l

Klub Dipinta Persiapkan Diri

+

metro sport

Selasa 27 Desember 2011

PONTIANAK--Pelaksanaan Kompetisi Sepak Bola U-21 Kota Pontianak memperebutkan Piala Ketua Umum Persipon Pontianak, Paryadi SHut MM tinggal satu bulan lagi. Kompetisi yang rencannya akan dihelat 3 Februari mendatang di Padang Bal Keboen Sajoek tersebut rencananya diikuti 18 tim yang bernaung di bawah PSSI Kota Pontianak. Karena dekatnya kompetisi, panitia pelaksana meminta kepada setiap club untuk segera mempersiapkan timnya mengikuti even tersebut. “Kita harapkan seluruh tim bisa mempersiapkan diri sejak sekarang. Ajang ini memang khusus kita peruntukan untuk timtim terbaik Kota Pontianak,” ujar Uun Yuniar, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan. Menurut Uun kompetisi ini akan berlangsung cukup lama karena sistem kompetisi dibagi menjadi dua grup dan akan diambil dua tim terbaik yang berhak melenggang ke babak semifinal. Maka dari itu setiap tim harus mempersiapkan timnya dengan baik. “Perjalanan even yang bakal berlangsung lama membuat tim bisa terus bermain dengan maksimal dalam bertanding mengalahkan lawan masing-masing. Persiapan yang matang akan membuat tim yang berlaga juga memiliki peluang lebih besar,” ungkap dia. Dirinya juga menambahkan kualitas pemain yang memiliki kekuatan mental serta fisik yang baik juga sangat berpengaruh untuk kesiapan tim yang akan berlaga pada even ini. Sebab, diperkirakan setiap klub akan bertanding sebanyak tujuh kali pada babak penyisihan grup. (bdi)

31

Liga Futsal Nasional AJS-KONI Cup Sukses Lebih Dari 5000 Penonton Padati GOR Pangsuma PONTIANAK—Liga Futsal Nasional Aliansi Journalist Sport dan KONI Kalimantan Barat telah berakhir. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi yang luar biasa dari para penonton dan para pecinta futsal tanah air. Apalagi even tersebut bertajuk nasional dan diikuti berbagai tim tangguh dari luar Kalimantan Barat. Terlebih dengan hadirnya para pemain timnas tentu memberikan angin segar bagi kemajuan prestasi futsal daerah ini. Ketua Umum KONI Kalimantan Barat Sy Machmud Alkadrie mengungkapkan apresiasinya terhadap pelaksanaan even tersebut. Apalagi panitia dalam hal ini AJS Kalbar mampu menghadirkan tim-tim terbaik Indonesia untuk berlaga di kompetisi ini. Diantaranya, tim Pelindo II, PON Jateng, MFA Bandung, PU MelawiTax Trisakti dan Makasar. “Saya cukup apresiatif terhadap kinerja panitia yang bisa menghadirkan tim-tim berkualitas tersebut. Apalagi dengan hadirnya timnas futsal yang beberapa waktu lalu membela Merah Putih di kancah Sea Games. Setidaknya hadirnya tim-tim luar ini memberikan suatu pembelajaran bagi tim-tim futsal Kalimantan Barat,” ungkap

Machmud. Machmud yang hadir pada partai final, Sabtu (24/12) kemarin cukup terkesima dengan animo masyarakat futsal yang begitu luar biasa untuk melihat laga tim nasional dan tim-tim lokal. Seluruh penjuru GOR Pangsuma tumpah ruah dengan hadirnya para penonton. Diperkirakan lebih dari 5000 penonton memadati gedung olahraga kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat tersebut. “Begitu ramai. Saya sangat senang melihat antusias masyarakat olahraga seperti ini,” tukas dia. Seharusnya, ungkap Machmud, ramainya kompetisi futsal daerah ini, selayaknya dibarengi dengan prestasi futsal Kalimantan Barat. Dirinya cukup menyayangkan futsal Kalbar gagal berlaga di ajang PON XVIII Riau Tahun 2012. “Ini seharusnya menjadi pembelajaran bagi insan futsal daerah ini. Dengan ramainya kompetisi seharusnya Kalbar bisa bersaing dengan daerah-daerah lain. Mudah-mudahan kedepannya futsal Kalbar bisa lebih baik lagi,” harapnya. Sementara Promotion Executive Pocari Sweat Pontianak, Irfan Tri Raharjo juga mengungkapkan

apresiasnya terhadap pelaksanaan even tersebut. Apalagi even ini dibuat dengan skala nasional, yang menghadirkan pemainpemain berkelas nasional bahkan internasional. Seperti para pemain di Pelindo II, ungkap Irfan, hampir rata-rata memiliki skill yang luar biasa dan sudah mendunia. “Semoga untuk kedepannya eveneven seperti ini terus berlanjut. Kami akan selalu mendukung berbagai kegiatan olahraga yang berguna bagi kemajuan prestasi olahraga daerah ini,” ungkap dia. Senada disampaikan A Hie dari TVS Pontianak. Dirinya juga apresiasi dengan pelaksanaan even yang digelar oleh AJS dan KONI Kalbar tersebut. Menurutnya, even berkelas dan bertaraf nasional seperti ini harus terus dihidupkan di Kalimantan Barat. “Even-even seperti ini selayaknya terus dipertahankan. Kami dari TVS siap mendukung berbagai kegiatan positif seperti ini,” katanya. Owner Toko Olahraga Premier Sport yang terletak di Jalan Gajah Mada dan Toko Olahraga Scudeto yang berada di Jalan Diponegoro, Budi, juga mengatakan hal yang senada. Dia melihat perkembangan futsal di Kalimantan Barat sudah semakin pesat. Itu terbukti dengan menjamurnya tim-tim futsal

PENONTON: Diperkirakan lebih dari 5000 penonton memadati GOR Pangsuma Pontianak, untuk menyaksikan laga Liga Futsal Nasional dan laga kategori futsal dan kreasi nusantara SLTA. Even futsal nasional pertama di bumi khatulistiwa ini mendapat apresiasi luar biasa dari berbagai pihak.

daerah ini. Dan dirinya berharap dengan even nasional seperti ini, prestasi futsal Kalbar bisa semakin baik di kancah nasional maupun internasional. “Kompetisi Futsal Nasional seperti ini harus terus di gaungkan. Dan kami sebagai masyarakat futsal Kalbar akan berupaya mensupport. Salah satunya dengan mendukung kegiatan futsal yang dilaksanakan oleh Aliansi Journalist Sport,” ungkapnya.

+

Manager Viar Motor Pontianak Vincent juga mengungkapkan, Viar Motor sebagai distributor Motor Indonesia juga apresiasi terhadap berbagai kegiatan olahraga yang digelar berbagai pihak. Salah satunya oleh AJS. Setelah mendukung berbagai bolabasket dan sepakbola, Viar Motor juga mensupport berbagai kegiatan futsal. Salah satunya ajang Liga Futsal Nasional yang digelar oleh AJS dan KONI Kalbar. (bdi)

2012, Julio Naik Kelas Junior Siapkan Lebih dari 20 Kejuaraan PONTIANAK—Pe-Gokart handal Kalimantan Barat Ananda Julio Prost telah mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai even nasional dan internasional yang akan berlangsung selama tahun 2012. Julio akan tampil di kelas senior, dia tidak lagi berlaga di kompetisi tingkat junior. “Walaupun Julio masih muda, tapi dia sudah seharusnya naik ke senior. Di level senior kompetisi

+

akan lebih ketat dan berkualitas. Saya ingin Julio bisa merasakan atmosfer di level senior,” ungkap Abdul Hadi, Pelatih sekaligus ayah kandung Ananda Julio Prost. Menurutnya, untuk menghadapi lebih dari 20 even nasional dan internasional tersebut, tentu saja, dana yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Dukungan berbagai pihak sangat ia harapkan untuk mensupport prestasi salah satu putra terbaik Kalimantan Barat ini. “Kami butuh dukungan. Julio memiliki peluang untuk terus membawa nama

harum Kalimantan Barat di kancah otomotif nasional bahkan internasional,” ungkap Hadi. Hadi juga mengatakan, bahwa Ketua Umum KONI Kalbar Sy Machmud Alkadrie dalam audensinya beberapa waktu lalu di Kantor IMI Kalbar, siap mensupport keikutsertaan Julio di berbagai kompetisi tersebut. “Kami merasa sangat gembira dengan dukungan dari beliau. Mudah-mudahan kepercayaan yang diberikan ini mampu dibalas Julio dengan prestasi terbaik,” ungkap dia. Selain dukungan dari Ketua

Umum KONI Kalimantan Barat, Abdul Hadi juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak termasuk dari Gubernur Kalimantan Barat dan Ketua Umum DPP HIMPI Raja Sapta Okto Hari. “Kami sudah kirim proposal ke beliau-beliau mudah-mudahan Pak Gubernur Cornelis dan Pak Okto mau membantu kami. Dukungan beliau sangat kami harapkan untuk prestasi terbaik putra daerah Kalimantan Barat ini,” kata Hadi. Dijelaskannya, lebih dari 20 even yang akan diikuti anaknya tersebut di kejuaraan gokart

nasional dan internasional. Diantaranya, Invitation Race 7-8 Januari di Elite Circuit Subang Jaya Malaysia. Gokart RMC Indonesia sebanyak 5 seri (Jakarta, Medan, Subang, Surabaya dan Bali). AMC Malaysia 5 seri (Sepang, Elite, Langkawi, Pekan, Penang). AKOC 5 Seri, Macau, Filipina, Jakarta, Thailand dan Macau.”Dengan banyak even yang akan kami ikuti, tentu banyak dana yang dikeluarkan. Kami sangat berharap mendapat suport untuk berbagai pihak untuk kejuaraan yang kami ikuti ini,” kata dia. (bdi)

Ananda Julio Prost

+

cmyk


TOTAL SPORT

32

Pontianak Post Selasa 27 Desember 2011

Aji Tangani U-23 Widodo Siap Jadi Asisten Pelatih JAKARTA- Lain Rahmad Darmawan, lain pula sikap yang ditunjukkan Aji Santoso. Jika Rahmad memilih mundur dari kursi pelatih Timnas U-23, tak demikian dengan Aji. Mantan pelatih Persebaya Surabaya tersebut memilih tetap bertahan sebagai pelatih. PSSI pun akhirnya menunjuk mantan arsitek Persema Malang tersebut sebagai suksesor Rahmad di Timnas U-23. Hal itu diungkapkan koordinator Timnas Bob Hippy. Pengalaman Aji sebagai asisten pelatih di SEA Games 2011 dianggap sebagai nilai lebih. Aji dianggap banyak mengetahui karakter para pemain Timnas. “Aji akan mulai menjalankan tugasnya Januari mendatang. Nantinya dia akan dibantu dua asisten pelatih,” terang Bob kemarin (26/12). Namun, dari dua asisten

pelatih yang direncanakan itu, PSSI baru menunjuk mantan bomber Timnas Widodo Cahyono Putro. Sebelumnya, keduanya saling bahu membahu membantu Rahmad di SEA Games 2011. Widodo sendiri mengaku siap jika memang ditunjuk sebagai asisten pelatih. “Kalau saya ditempatkan di manapun selalu siap. Tapi hingga saat ini (kemarin) saya belum menerima surat atau konfirmasi dari PSSI,” ucap Widodo. Tapi, pencetak gol terbaik di Piala Asia 1996 tersebut mesti membagi peran. Pasalnya, dia juga didaulat sebagai pelatih timnas U-20 yang akan diturunkan di Piala Hassanal Bolqiah di Brunei Darussalam 25 Februari- 5 Maret 2012 mendatang. Nah, tangan dingin Aji bakal dilihat saat Timnas terjun di Piala AFF U-23 yang menurut rencana akan digeber Juni 2012 mendatang. Namun, agenda tersebut juga masih tentatif. Artinya, ada

kemungkinan batal. “Kalender dari AFC belum turun. Sepertinya memang tidak ada agenda selama 2012. Jadi even yang paling mungkin adalah SEA Games 2013. Memang kelihatannya lama. Tapi sebenarnya itu waktu yang sangat sempit,” ucap Eddi Elison, juru bicara PSSI. Terpilihnya Aji sebagai pelatih Timnas sekaligus mematahkan peluang Nil Maizar untuk mengisi posisi tersebit. Awalnya, nahkoda Semen Padang tersebut juga diproyeksikan untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Rahmad. Eddi menyatakan, keputusan tersebut merupakan buah pertimbangan matang sekaligus kompromistis dengan jabatan Nil saat ini. “Dia kan sudah susah payah membangun Semen Padang. Kalau ditinggal begitu saja juga kasihan timnya. Sementara Aji kan sudah paham dengan para pemain Timnas. Dia merupakan pelatih yang sangat potensial,” tegas Eddi. (ru) Reuters/Danny Moloshok

DIPERMALUKAN: Pemain Chicago Bulls Derrick Rose (kanan) mengontrol bola dihadang Kobe Bryant (Los Angeles Lakers) dalam pertandingan pembuka NBA, kemarin. Chicago Bulls akhirnya menang tipis 87-88.

Clippers Nombok, Lakers Kena Blok Mavericks, sang Juara Bertahan, Melempem Pada Laga Pembuka

Dailymail

CANTIK: Dari kiri, Hannah England, Hollie Avil, Jenna Randall, Louise Hazel, Frayje Prentice, dan Lizzie Armistead menjadi model promosi Olimpiade 2012.

Hannah England

Malaikat Olimpiade London OLIMPIADE London 2012 baru mulai 27 Juli tahun depan. Namun, demam pesta olahraga multi even empat tahunan tersebut sudah sangat terasa di Inggris. Sejumlah atlet juga ikut membangkitkan suasana. Termasuk dengan menjadi foto model promosi multieven empat tahunan tersebut. Salah satu promosi Olimpiade yang menarik perhatian adalah karya fotografer Andy Hooper. Dia memotret enam atlet perempuan Inggris di Olimpiade bak malaikat. Lengkap dengan sayap dan latar belakang awan. Enam perempuan cantik tersebut seolah sedang melayang.

Hooper rupanya menerjemahkan dengan saklek slogan olimpiade yang berbunyi lebih cepat, lebih tinggi, dan lebih kuat (faster, higher, stronger). Enam atlet yang dipotret Hooper bukan sosok sembarangan. Mereka bisa dikatakan sebagai atlet tumpuan Inggris di Olimpiade mendatang. Pertama adalah pelari Hannah England. Atlet 24 tahun itu dinilai menjadi aset Inggris saat meraih medali perak pada lomba lari 1.500 meter pada ajang Kejuaraan Dunia di Daegu, Korea Selatan (Korsel), tahun ini. Ada pula atlet triatlon Hollie Avil. Atlet 21 tahun yang menjadi juara junior tingkat Eropa

dan Dunia pada 2007 tersebut diyakini akan melesat tahun depan. Perenang indah Jenna Randall juga menjadi model. Atlet 23 tahun itu meraih dua perak pada ajang Commonwealth Games tahun lalu. Tiga atlet lainnya adalah Louise Hazel, peraih emas Commonwealth Games cabang olahraga Heptathlon. Lalu Frayje Prentice juara dunia junior modern penthatlon, dan juara dunia balap sepeda nomor track Lizzie Armitstead. “Jika mampu meraih medali pada Olimpiade mendatang, dapat dipastikan bahwa enam atlet itu akan kembali “melayang” di udara,” kata Hooper. (nur/diq)

LOS ANGELES--Tanda-tanda bakal adanya raja baru di Los Angeles kian kentara kemarin WIB (26/12). Saat tip-off NBA 2011-2012. LA Clippers menang telak atas tuan rumah Golden State Warriors 105-86. Sebaliknya, LA Lakers, jagoan utama Los Angeles selama ini, dipermalukan Chicago Bulls 87-88 di kandang sendiri Staples Center. Hasil kemarin WIB mempertegas beda nasib dua tim sekota itu pada preseason lalu. Saat itu, dalam dua laga uji coba, Clippers sukses menggebuk Lakers. Point guard anyar Clippers Chris Paul, tampil bagus dalam debutnya di laga resmi kemarin. Memang, point guard yang sempat akan bergabung Lakers itu belum menunjukkan performa terbaiknya dengan 20 poin dan sembilan assist. Namun, itu saja sudah cukup bagi dia untuk mengantarkan Clippers menundukkan Warriors. Bintang muda Clippers Blake Griffin tampil garang dengan 22 poin dan tujuh rebound. Jika selama ini Griffin dikenal sebagai satu-satunya pemain Clippers yang rajin nombok alias nge-dunk, center DeAndre Jordan kemarin juga melakukan aksi garang itu. Setelah mulus melalui laga perdana, Griffin memberikan peringatan kepada para rival bahwa mereka akan semakin hebat di pertandingan berikutnya. Di-

rinya dan pemain Clippers lain saat ini tengah berusaha nyetel dengan tambahan pemain baru. Selain Paul, Clippers juga kedatangan guard hebat lainnya, Chauncey Billups. “Tidak sesederhana alley-oop di sisi kiti dan kanan,” kata Griffin mengenai adaptasi yang dilakukan timnya saat ini sebagaimana dilansir Associated Press. Hal itu juga diamini CP3, julukan Chris Paul. Dia masih berusaha menemukan apa yang dimau Griffin dan pemain Clippers lain. “Saat kami berusaha saling mengenal dan mempelajari gaya permainan masing-masing, kami ingin tetap merebut kemenangan,” kata Paul. “Kami akan berjuang menemukan cara untuk menang, walaupun kami sadar betapa sulitnya hal itu,” tandasnya. Bertindak sebagai tuan rumah, Warriors sebenarnya tidak pernah lelah untuk mengejar ketinggalan. Namun, di saat bersamaan, Clippers selalu menemukan jawaban untuk kembali menjauh. Sementara itu, Derrick Rose dan Luol Deng menjadi pahlawan Bulls menekuk Lakers di Staples Center. Tembakan Rose 4,8 detik menjelang bubaran memastikan kemenangan 88-87 Bulls atas tuan rumah. Sedangkan Deng berhasil menggagalkan beberapa upaya bintang utrama Lakers, Kobe Bryant, mencetak poin pada detik-detik akhir pertandingan. Dalam laga itu, total Rose membu-

NBA

kukan 22 poin. Sementara, Deng membukukan 21 angka termasuk lima poin pada 45 detik akhir pertandingan. Dalam laga itu, Lakers sebenarnya sempat unggul 11 poin sampai pertandingan tersisa 3 menit 44 detik. Namun, kehebatan bertahan Deng plus agresivitas Rose membuat mereka mampu mengejar. Saat pertandingan tersisa 17 detik, Bryant melakukan turnover kedelapan dalam pertandingan itu saat tembakannya berhasil diblok oleh Deng. Blok itu menjaga peluang Bulls untuk mengejar. Dan Rose mengeksekusi peluang itu dengan sangat baik. “Mereka adalah salah satu tim terbaik dalam liga ini. Meski kalah, kami melakukan sesuatu yang hebat dengan menyulitkan mereka,” kata Bryant yang kemarin membukukan 28 poin meski kondisi lengan kanannya belum terlalu fit. Dalam pertandingan di American Airlines Center, Dallas, juara bertahan NBA Dallas Mavericks harus menelan pil pahit. Di laga yang sebelumnya dibuka dengan perayaan juara, mereka akhirnya kalah 94-105 dari Miami Heat. LeBron James dan Dwyane Wade memimpin Heat unggul 35 poin pada pertengahan kuarter ketiga. Sejak saat itu sebenarnya pertandingan telah berakhir. Bahwa, barisan cadangan Mavericks lebih produktif pada menit-menit akhir pertandingan, itu karena Heat mengendurkan permainan karena yakin tidak terkejar lagi. Tidak mampu membalikkan keadaan, hal itu hanya membuat skor akhir tidak terlalu timpang. (nur/ang)


A1

iklan

Pontianak Post

l

Selasa 27 Desember 2011


SHOW

A2

Bad Boys

TV One

Metro TV

10.00 11.30 13.30 15.00 20.00 23.30

08.05 8 Eleven Show 13.05 Archipelago 16.05 Discover Indonesia 19.05 Suara Anda 21.30 Today’s Dialogue 22.30 Auto Zone

Coffee Break Mutumanikam Nostalgia Ujung Negeri Catatan Hukum Indonesia Lawyers Club Radio Show

SELEBRITAS

ACARA TV

Shaolin Soccer Setelah kesalahan yang menghancurkan karirnya, seorang mantan pemain sepak bola menemui murid shaolin untuk menyebarkan arti kungfu sebenarnya. (*)

Trans TV Pukul 21.00 WIB

JTV

Detektif Burnett dan Detektif Lowrey harus menemukan uang hasil pencurian heroin sebesar USD 100 juta sebelum departemen tempat mereka bekerja ditutup selamanya. (*)

06.00 Semanggi 08.30 Spirit Jatim 12.00 Stasiun Dangdut

15.30 J Trax 18.00 Kuis Rt Rw 20.00 Kentrung Funky

Global TV Pukul 19.30 WIB

SANDRA DEWI

SCTV

AnTV

05.30 Catatan Akhir Tahun Liputan 6 07.00 Cinderella Pulang Pagi 12.00 Liputan 6 Siang 15.00 Uya Emang Kuya 17.30 Laskar Pelangi The Series 22.00 Sandal Butut

08.00 10.00 12.00 15.00 18.00 20.30

Friends Catatan Sang Dai Klik! Mantap Live Tawa Sutra Coy Layar Lebay

RCTI Pukul 12.30 WIB

Cewek Gokil

Trans 7 07.30 Selebrita Pagi 12.30 The Best of Opera Van Java 16.00 Jejak Petualang

19.15 22.00 23.45

Apa sih yang sebenarnya dibutuhkan seorang cewek? Pacar yang ganteng? Kakak perempuan yang manis dan baik hati atau sebuah mimpin yang jadi kenyataan? (*)

On The Spot Bukan Empat Mata Berburu

CYNTHIARA ALONA

Minta Jodoh di Vatikan PERAYAAN Natal tahun ini terasa spesial bagi Sandra Dewi yang berkesempatan berziarah ke Vatikan, Roma, bersama sang ibunda. Sandra yang bertolak dari tanah air ke Italia, Minggu kemarin, berharap bisa membahagiakan orang tuanya tersebut dengan berwisata rohani. “Impian mamaku tuh, karena kami Katolik senangnya nonton siaran langsung Natal di Vatikan,” ujar Sandra saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (25/12). Tapi sayangnya, impian untuk melangsungkan misa di Vatikan belum bisa diwujudkan Sandra pada tahun ini. “Tapi tahun ini belum terkabul juga sih ikutan misa di Vatikan karena telat,” sesal Sandra. Padatnya jadwal pekerjaan yang harus diselesaikan Sandra menjadi penyebabnya. “Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu.” Tak hanya ke Vatikan, Sandra juga memboyong keluarganya untuk tur keliling Eropa. “Pokoknya banyak banget. Yang paling lama di Paris, karena mau ke Disney Land-nya juga,” ujar Sandra. Ada keinginan khusus yang akan dipanjatkan oleh Sandra di Vatikan. Apa itu? “Aku akan ber-

Pontianak Post Selasa 27 Desember 2011

Konsep Nikah Pesta Underwear

doa untuk minta jodoh. Ya, siapa tahu nanti di Vatikan dikabulkan, hehehe,” seloroh bintang film Quickie Express ini. Sebelum ini, Sandra mengaku sudah punya pacar, seorang pebisnis yang membantu dia mengembangkan bisnis aksesoris secara online. “Aku banyak konsultasi sama dia (pacar) karena dia lebih ngerti masalah bisnis,” ucap Sandra. Baru beberapa bulan terakhir Sandra mengenal kekasih yang masih dirahasiakan namanya itu. Tapi, ia sudah merasa cocok dan nyaman saat berada di dekat kekasihnya. “Dia sesuai banget dengan kriteria aku. Dia tahu semua yang aku ingin tahu,” ungkap pemilik nama lengkap Monica Nichole Sandra Dewi Gunawan Bisri itu. Sayangnya, pemain film Tarzan ke Kota itu enggan menjelaskan lebih jauh mengenai lelaki yang berhasil merebut hatinya tersebut. ”Kalau belum nikah, aku nggak bisa kasih tahu, aku perempuan timur banget, jadi kalau masih pacaran belum mau terbuka. Kalau sudah menikah baru deh aku kasih tahu,” ujar Sandra. (ins)

SETELAH namanya beken di dunia hiburan tanah air, bintang film dan model hot, Cynthiara Alona mulai memikirkan rencana untuk menikah. Ia bahkan telah memiliki target akan menikah di usia 27 tahun. Pemain film Setan Budeg ini juga telah memiliki konsep pernikahan. Alona ingin pernikahannya dilaksanakan di sebuah gua. “Imajinasi saya sih besar, bisa dibilang agak freak, pengen nikah di sebuah gua yang dihiasi dengan glester tajam. Kalau masuk harus punya mental yang kuat, nggak punya asma, ya semacam seperti pecinta alam gitu deh,” kata Alona. Rencana konsep pernikahan itu diakuinya hasil kesepakatan bersama dengan sang kekasih, Ferdy. Calon suami Alona ini setuju jika rencana konsep pernikahan impian Alona yang tidak biasa itu nantinya akan diwujudkan. “Karena gue sering jadi MC wedding, gue lihat kebanyakan pestanya digelar di ballroom. Tapi kayanya gue bilang itu semua biasa aja, nggak ada yang unik

dan berbeda, kalau gue punya impian pengen sesuatu yang extraordinary,” ujarnya. Alona menyebut pula, Ferdy, yang berprofesi pembawa acara, memiliki ide yang lebih ‘gila’. “Kalau cowok yang datang, pakai celana pendek aja, underwear. Kalau cewek, pakai lingerie,” sambung Alona. Mereka berdua agaknya sama-sama menginginkan acara pernikahan yang meriah dan tak mudah dilupakan, karena bagi mereka pernikahan itu hanya sekali seumur hidup. “Aku setuju, karena aku kan pengennya kalau menikah harus meriah, karena buat aku menikah itu kan sekali seumur hidup. Buat aku, konsep dia (Ferdy) luar biasa,” dukung Alona. Meski baru berkenalan beberapa bulan lalu, Alona dan Ferdy mengaku sudah serius menjalani hubungan dan Ferdy akan meminangnya pada akhir 2012. Begitu pun soal target menikah di usia 27 tahun, Alona tampaknya tak mainmain. “Memang ada target di bulan Desember ini, karena aku sudah 26, targetku paling lama nikah 27 tahun. Aku juga sudah tanya pada pasanganku, dia malah agak shock dengarnya, karena belum pernah ada pasangan yang punya target seperti aku,” ujar gadis kelahiran 7 Juli 1985 itu. (ins)

Prisia Nasution Digugat Cerai KEINGINAN kuat bercerai datang dari sang suami. Alasannya diduga karena belum dikaruniai momongan. Juga karena Prisia beradegan telanjang dalam Sang Penari. Prisia Nasution sudah mulai dikenal sejak rajin wara-wiri di layar kaca FTV. Namanya makin meroket dan menyita perhatian banyak orang saat berperan di film Sang Penari. Bermain apik, Prisia sukses menggondol Piala Citra sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik. Begitu mahirnya Prisia dalam berakting sampai menular di kehidupan nyata. Ia pintar menutupi sisi kehidupan pribadinya dari sorotan publik dan wartawan. Namun usut demi usut, ternyata Prisia telah berstatus istri Ananda Haris Siregar, salah satu owner grup bioskop Blitz Megaplex dan anak Arifin Siregar, Gubernur

Sandra Dewi

Bank Indonesia era Presiden Soeharto. Prisia dan Ananda menikah pada 12 Agustus 2007. Yang bikin kaget lagi, ternyata Prisia telah digugat cerai suaminya sejak 25 Agustus 2011. Artinya, Prisia sudah menjalani sepuluh kali sidang cerai! “Iya, lagi sidang perceraian. Ananda yang menggugat cerai 25 Agustus lalu,” ungkap Juru Bicara Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Tamah, saat dihubungi, kemarin. Menurut Tamah, Prisia sempat datang saat sidang perdana yang beragendakan mediasi. Namun mediasi tersebut gagal, dan sidang dilanjutkan hingga saat ini. “Saat mediasi keduanya datang. Kalau yang sekarang saya kurang perhatikan. Sidangnya memang tidak banyak yang tahu,” lanjutnya. Menurut Tamah, sidang cerai Prisia akan

dilanjutkan pada Rabu besok. “Ini sudah masuk sidang ke sepuluh. Agendanya pembuktian,” tukasnya Belum ada konfirmasi kenapa perempuan bernama lengkap Prisia Wulandari Nasution ini digugat cerai suaminya. Beredar rumor Prisia digugat cerai karena terlalu berani saat bermain sebagai Srintil di Sang Penari. Dalam satu scene, Prisia memang sempat beradegan telanjang. (aal) Prisia Nasution

Kondisi Sosial Politik Kalimantan Barat Sepanjang 2011 Sambungan dari hal 1

Upaya membandingkan kondisi politik antara 2010 dengan 2011 dirasakan cukup adil. Keduanya adalah periode yang sama-sama menghadapi dua pesta demokrasi: Pemilihan Bupati (Pilbub) Kabupaten Sintang dan Pilbub Kabupaten Ketapang 2010 dan persiapan Pilgub Kalbar dan Pilwako Singkawang, 2012. Selain itu, dua periode tersebut juga sudah dan sedang menghadapi 2 (dua) peristiwa mengenaskan yang dikhawatirkan menimbulkan dampak sampingan negatif: Kasus Tarakan 2010 yang meledak 2 (dua) kali, 26 – 29/9 – 2010 yang menelan 5 (lima) jiwa melayang (Pontianak Post, 30/9-2010:1; Borneo Tribun, 30/9-2010:1) dan Kasus Camar Bulan 2011 yang menyita perhatian pejabat Pusat yang dinilai oleh banyak media massa kurang memperhatikan dan memperdulikan daerah, khususnya Kalbar (Pontianak Post, 24/11-2011:2; Borneo Tribun, 25/10-2011:1). Tahun 2011 Lebih Damai dan Aman Walaupun Pilbub Ketapang dan Sintang 2010 berakhir tanpa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tetapi kedua pilbub tersebut sempat memasuki pe-

milihan tahap kedua. Bahkan, akhirnya pemenangnya ditentukan oleh ketukan palu Ketua Mahkamah Konstitusi. Kedua Pilbub itu memang berakhir damai, namun proses damai bukan disebabkan oleh fakta bahwa tahun 2010 memang merupakan periode sedamai periode 2011 sebagaimana diperlihatkan oleh pilbub Sambas. Pilbub Sintang dan Ketapang berjalan dengan damai tanpa kericuhan berarti lebih disebabkan oleh fakta bahwa kawasan dimana penduduk kedua kabupaten tersebut masing-masing berdomisili terletak di kawasan pedalaman jauh (interior upland areas) dan pedalaman transisi (interior transitional areas). Karakter masyarakat pada dua kawasan tersebut ternyata lebih damai; menghargai perbedaan dan tidak menyelesaikannya melalui kekerasan, tidak juga beringas, dan faktor kepemimpinan masyarakat yang tidak menggerakkan massa dibanding dengan kawasan pedalaman dekat (interior valley area), demi tujuan politik dan ekonomi jangka pendek mereka. Kondisi Singkawang 2011 Ketimbang 2010 Lebih stabilnya kondisi sosial politik 2011 daripada kondisi

2010 terlihat pada sensitivitas masyarakat pada periode 2010 terhadap kasus yang justru terjadi 2 (dua) tahun lalu. Peristiwa itu berkaitan dengan kontroversi terhadap patung naga dan makalah Hasan Karman berjudul ‘Sekilas Melayu, Asal Usul dan Sejarahnya,’ yang disampaikannya dalam pembukaan acara bedah buku 2008 yang lalu (Pontianak Post, 27/5-2010:1; Equator, 28/5-2010:1) Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kondisi mencekam selama 3 (tiga) bulan, Mei-Juni-Juli 2010 (Pontianak Post, 26,27/5-2010:1; Borneo Tribun, 28/5-2010:1; Equator, 29/5-2010:1). Adalah benar bahwa isu itu telah diselesaikan dengan penuh kearifan melalui permintaan maaf HK secara adat kepada Kesultanan Melayu Sambas, 19 Juni 2010 (Ptk. Post, 20/6-2010:1; Borneo Tribun, 20/6-2010:1) dan penyelesaian akademis melalui seminar di UNTAN, 21 Juni 2010 (Pontianak Post, 22/6-2010:1; Borneo Tribun, 23/6-2010:1). Namun, peristiwa itu membuktikan bahwa tahun 2010 merupakan periode yang membuat Singkawang pada khususnya menjadi mencekam. Pilwako Singkawang yang akan berlangsung tahun 2012, dan ada dua kelompok besar masyarakat yang sudah men-

imang-nimang jago mereka masing-masing untuk berlaga dalam pertanding politik 2012. Namun, kondisi mencekam dan keinginan menggebu-gebu untuk menjatuhkan (impach) walikota sebagaimana terjadi pada 2010 tidak kelihatan sama sekali sepanjang tahun 2011 ini. Dalam kasus Singkawang, persaingan mulai tampak sejak 2010 antara kelompok pendukung calon yang menginginkan agar jago mereka mengalahkan calon bertahan (incumbent) sehingga ia duduk sebagai walikota baru periode 2012 – 2017, dengan kelompok pendukung yang ingin mempertahankan jago incumbent mereka agar tetap menjadi orang No. 1 di kota itu untuk kedua kalinya. Namun, keinginan itu tidak sampai menimbulkan permusuhan (rivalry) di tahun 2011 sebagai akumulasi dari kasus makalah yang kontroversi tahun 2010. Bahkan, ketika wako incumbent, walaupun masih belum ada pernyatakan resmi, tidak lagi bersedia berada satu tim dengan wakilnya dalam pemkot Singkawang, para pendukung wakil walikota (wawako) tidak bereaksi negatif sama sekali. Bahkan, wawako sendiri menyatakan cukup sekali berada satu tim dengan wako kalau ia

tidak diperlukan lagi (Pontianak Post, 26/12-2011:17). Sejak dilantik sebagai orang pertama dan orang kedua di kota Singkawang ini, dwi tunggal HK dan EY seakan merupakan dua figur tidak terpisahkan, Namun, sejak medio 2011, dwi tunggal ini tampaknya sulit dipertahankan. Namun, hal yang menarik adalah keduanya tetap memiliki komitmen tak tergoyahkan dan tampil prima dalam meneruskan sisa-sisa waktu kepemimpinan mereka sampai 2012. Bahkan, ketika rombongan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) berjumlah 38 orang mampir ke Singkawang dalam meninjau kawasan perbatasan, Kabupaten Sambas, acara ramah tamah dan makan siang di Villa Bukit Mas, 6/12 – 2011 berjalan lancar berkat kemurahan hati wako, sedangkan pertemuan dan makan malam di Singkawang, 7/122011, dalam perjalanan pulang dari Sambas ke Pontianak, dimungkinkan oleh kebaikan hati wawako. Pelayanan prima kepada tamu sebagai bagian dari budaya Kalbar telah diperlihatkan oleh dua pejabat tinggi Singkawang, dan ini menurut ketua rombongan AIPI merupakan wujud hubungan harmonis antara keduanya.

Lalu, ini barangkali merupakan perwujudan tidak saja dari keramahtamahan masyarakat Singkawang dan komitmen awal kedua pemimpin yang berasal dari kombinasi dua pillar kelompok etnis: Melayu dan Tionghoa, ini juga boleh jadi merupakan karakteristik khas tahun 2011 sebagai tahun yang penuh damai dan persahabatan. Kasus Tarakan 2010 dan Kasus Camar Bulan 2011 Dua kasus yang telah disebutkan di atas yang sudah terjadi dalam tahun-tahun berbeda: kasus Tarakan 2010 dan kasus Camar bulan 2011, masing-masing, berkaitan tidak langsung dengan Pilbub Sintang dan Pilbub Ketapang, 2010, serta dengan Pilgub Kalbar yang akan berlangsung 2012. Hasil Pilbub pada dua kabupten dimaksud sudah diperoleh dan kondisi sudah berangsur tidak menegangkan lagi. Namun, ada kekhawatiran dari sebagian besar pimpinan administratif di propinsi ini dan sejumlah tokoh masyarakat Kalbar terhadap kemungkinan merembesnya pengaruh negatif Kasus Tarakan ke Kalbar terhadap keamanan pada dua kabupaten itu. Sampai 2 (dua) tahun setelah itu, tahun 2011, kekhawatiran itu tidak terbukti

(Pontianak Post, 29/9-2011:2). Hal itu boleh jadi disebabkan oleh karakter umum masyarakat di kawasan pedalaman jauh dan kawasan pedalaman transisi pada mana Sintang dan Ketapang masing-masing menjadi bagian di dalam dua kawasan tersebut. Namun, itu juga disebabkan oleh figur para bupati dan pimpinan pemerintahan di kawasan itu yang lebih berorientasi pada politik kawasan geografis, bukan pada politik etnis. Kalaupun rakyat di Sintang dan 4 (empat) kabupaten lainnya dalam kawasan pedalaman jauh pada tahun 2011 ini dilanda oleh kesadaran otonomi riil dan politik geografis: menginginkan provinsi sendiri, PKR (Provinsi Kapuas Raya). Itu bukan disebabkan oleh pengaruh kasus Tarakan dalam mana sub kelompok etnis Dayak Todung yang Muslim mengalami kesadaran etnis. Namun, keadaan itu lebih dipengaruhi oleh komitmen para pimpinan pemerintahan pada 5 (lima) kabupaten terkait untuk melaksanakan sosialisasi politik di kawasan tersebut secara positif tentang hak-hak politik rakyat dan perlunya realisasi riil dan adil berkaitan dengan hak-hak rakyat di daerah. (bersambung)


A3

iklan

Pontianak Post

l

Selasa 27 Desember 2011


nasional

A4

sosok

sisi lain

JENNIFER ANISTON

Donor Sperma Mantan Suami KEINGINAN Jennifer Aniston untuk memiliki momongan ternyata masih menggebu-gebu. Meski hubungannya dengan kekasihnya saat ini, Justin Theroux belum resmi ke pelaminan, tetap saja, Aniston tidak putus asa untuk segera mewujudkan impiannya menimang bayi. Karena keinginannya, ia pun mendapatkan saran yang aneh dari seorang agen Hollywood, Sue Mengers yang baru saja meninggal Oktober lalu di usia 78 tahun. Mengers merekomendasikan Aniston untuk mendapatkan donor sperma dari mantan suaminya, Brad Pitt. Sebelumnya, dalam sebuah film The Switch, Aniston juga

Pontianak Post

l

Selasa 27 Desember 2011

NOVA ELIZA

Cium Bakat Musik Anak NAIMA Malinka, putri Nova Eliza, memang masih berusia tiga tahun. Namun, sang bunda ternyata sudah mendapati bakat musik yang besar dalam diri Naima. Karena itu, Nova berancang-ancang memasukkan si anak ke lembaga kursus yang mempelajari alat-alat musik. ”Setiap ada musik, kalo nggak ngikutin nyanyi, ya joget. Di rumah aku siapin gitar, drum, dan mik. Sebentar lagi jarinya kuat main piano. Jadi, udah siap les musik,” bebernya ketika ditemui kemarin (26/12), di sela-sela perayaan ulang tahun ketiga Naima di kawasan Kemang, Jakarta.

pernah berperan menjadi seorang wanita yang memiliki anak dari donor sperma. Namun, dalam kehidupan nyata, artis cantik ini tak berniat melakukan hal yang sama seperti di film yang dibintanginya. Dia ingin jika punya anak kelak, dari pria yang dia ketahui jati diri dan juga kepribadiannya. Bahkan, dia sempat mendatangi guru spritualnya, Suzannah Galland untukmenanyakan apakah keputusannya untuk memiliki anak adalah keputusan yang tepat. “Saat ini, impian saya hanya satu, menjadi ibu,” kata Aniston dalam berkali-kali kesempatan. (net)

Nova merasa anaknya kini belum perlu diikutkan les vokal. Terkait dengan olah suara, dia dan ibu mertuanya yang akan turun tangan. Nova baru saja merilis single Putus Sambung Terus yang musiknya mendapat sentuhan reggae. Selain pendidikan ekstra, Nova sudah memikirkan kegiatan akademis sang putri. Rencananya, dia dan suami, Mirwan, akan memasukkan anaknya ke sekolah internasional. ”Pendidikan lebih banyak yang diterima. Bayangkan, 10 tahun mendatang, dari sisi bahasa, setidaknya, bisa berbahasa Inggris,” ujar nya. (fed/c3/any)

Anggaran Seremonial Telan Rp85 M JAKARTA—Kebutuhan acara seremonial di lingkungan MPR dan DPD ternyata menelan anggaran puluhan miliar rupiah. Berdasarkan rilis dari Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran, MPR memiliki kebutuhan anggaran seremonial sebesar Rp34 miliar, sementara DPD mencapai Rp51 miliar. Jika ditotal, anggaran seremonial baik MPR maupun DPD ternyatan menelan Rp85 miliar pada tahun anggaran 2011. Koordinator Investigasi dan Advokasi Seknas Fitra Uchok Sky Khadafi menyatakan, anggaran seremonial itu seharusnya bisa dihemat karena hal itu murni kebutuhan untuk pimpinan

MPR maupun DPD. “Anggaran seremonial itu tidak menyentuh kepada rakyat,” ujar Uchok di Jakarta, kemarin (26/12). Jika dirinci, kata Uchok, anggaran seremonial ini digunakan untuk penugasan para pimpinan MPR maupun DPD yang sulit dipertanggungjawabkan akuntabilitasnya. Seperti misalnya, terdapat anggaran sebagai penerima tamu atau delegasi MPR dari Luar negeri yang mempunyai alokasi anggaran sebesar Rp3,2 miliar. Ada ada juga penerima tamu dalam negeri untuk ketua MPR yang mempunyai alokasi anggaran sebesar Rp678 juta, serta penerima tamu atau delegasi untuk wakil ketua MPR mem-

Alokasi Anggaran Pimpinan MPR 1. Representasi/ pelayanan/pengawalan pimpinan MPR Rp 1,29 miliar 2. Penerimaan delegasi/tamu MPR dari luar negeri Rp 3,282 miliar 3. Konsultasi pimpinan MPR dengan lembaga negara Rp 233,5 juta 4. Penerimaan tamu/delegasi dalam negeri Ketua MPR Rp 678,5 juta 5. Penerimaan tamu/delegasi dalam negeri Wakil Ketua MPR Rp 1,8 miliar 6. Pertemuan tahunan dengan lembaga negara Rp 1,12 miliar 7. Kunker pimpinan MPR di daerah Rp 10,685 miliar 8. Perjalanan pimpinan ke negara sahabat Rp 9,005 miliar 9. Penyusunan buku laporan tahunan kegiatan pimpinan MPR Rp 182,7 juta 9. Pemuatan berita foto kegiatan pimpinan Rp 432 juta 10. Pemuatan rubrik dan liputan kegiatan pimpinan Rp 3,6 miliar 11. Operasional menteri/ketua lembaga Rp 2,28 miliar Total Rp 34,601,18 miliar.

Alokasi Anggaran Kesekretariatan dan Keprotokalan DPD 1. Pelaksanaan dan pemasyarkaatan keputusan DPD RI Rp 34,447 miliar 2. Hasil konsultasi DPD RI dengan lembaga negara/masyarakat Rp 14,722 miliar 3. Layana rapat pimpinan DPD RI dan keprotokolan DPD RI Rp 2,04 miliar Total Rp 51,24 miliar

punyai alokasi anggaran sebesar Rp1,8 miliar. Sementara DPD, justru memiliki anggaran seremonial yang jauh lebih besar dari MPR. Dana Rp 51 miliar yang dianggarkan itu dihabiskan untuk pelaksanaan kemasyarakatan dari putusan DPD, konsultasi DPD dengan lembaga negara, lembaga pemerintah, organisasi massa, dan layanan rapat untuk pimpinan DPD RI dengan protokoler DPD. Uchok menilai, jika melihat indikator kerja DPD, maka dana seremonial itu merupakan pemborosan anggaran. Ini karena, jika melihat indikator kinerja terkait pimpinan DPD berdasarkan Keppres 26 tahun

2010, mereka hanya bertugas untuk menerima tamu atau delegasi, rapat musyawarah, dan penatausahaan surat. “Alokasi anggaran seperti ini hanya dinikmati pimpinan DPD saja,” sindir Uchok. Sementara, dengan kewenangan yang terbatas saat inipun, posisi DPD tentu akan semakin diragukan efektivitasnya. “Karena tidak ada hasil untuk masyarakat daerah,” jelasnya. Wakil Ketua MPR Hajriyanto Thohari menilai, anggaran yang dirilis FITRA menjadi besar karena semua kegiatan diberi judul kegiatan pimpinan MPR. Menurut dia, harus dicek lebih mendalam lagi mana alokasi anggaran yang benar-benar

merupakan kegiatan pimpinan MPR. “Harus dilihat detilnya dulu. Mana yang pimpinan MPR, mana yang kegiatan Setjen MPR,” ujar Hajriyanto saat dihubungi. Jika disebutkan ada anggaran keluar negeri, kata Hajriyanto, itu bukan merupakan hobi jalanjalan. Kunjungan pimpinan MPR keluar negeri merupakan dalam rangka kunjungan kehormatan kepada pimpinan MPR negara sahabat. Berdasarkan yang dia alami, dirinya pernah melakukan kunjungan luar negeri ke Korea Selatan, Vietnam, Iran, Kuba, dan Malaysia. ”Diantaranya adalah merupakan kunjungan balasan atau undangan,” kata dia. (bay)

PILKADA DKI

Sandingkan Foke-Nachrowi PASCA-mundurnya Wakil Gubernur DKI Prijanto, konstelasi politik di ibu kota mulai dinamis. Bahkan cenderung bergerak cepat. Peta dukungan kepada bakal calon gubernur DKI Jakarta juga sulit diramalkan. Yang terbaru, para tokoh ormas Betawi, Minggu (25/12) malam lalu berkumpul membahas siapa yang pantas menjadi pemimpin di Jakarta. “Ada sekitar 80 ormas Betawi yang kumpul. Kami Bamus Betawi, sepakat, mendukung cagub Fauzi Bowo dan cawagub Nachrowi Ramli,” ujar salah satu tokoh Betawi, Rusdi Saleh, kepada koran ini, kemarin. Dukungan kepada dua tokoh tersebut, akan diumumkan ke publik hari ini (27/12). Pihaknya juga akan menyandingkan dua foto tokoh tersebut bersatu padu. “Dukungan kepada dua tokoh itu akan kami lakukan di Taman Ismail Marzuki. Adapun untuk deklarasinya akan kami tentukan kemudian,” terang Rusdi. Dukungan Bamus Betawi terhadap Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli, sudah bulat. Adapun untuk kendaraan politiknya apakah Partai Demokrat. Mengingat keduanya merupakan kader partai berlambang mercy tersebut. Foke, panggilan Fauzi Bowo, salah satu anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat. Sedangkan Bang Nara, panggilan Nachrowi Ramli, adalah Ketua DPD Partai Demokrat DKI. “Pencalonan dua tokoh itu kami harap didukung Partai Demokrat,” ujar Rusdi. Namun dia tidak menutup kemungkinan, jika sejumlah partai akan ikut mendukung dua pasangan tersebut. (dai)

HUKUM

Desentralisasi Polisi ke Tingkat Lokal Wacana untuk merubah model kelembagaan Polri terus meluas seiring masih maraknya praktik kekerasan aparat keamanan terhadap masyarakat. Opsinya bukan hanya menggeser Polri ke bawah Kementerian Dalam Negeri. Masih ada gagasan lain untuk mendesentralisasikan polisi ke tingkat lokal melalui pemerintahan daerah. ”Dengan didesentralisasikan, masing-masing pemerintahan daerah bertanggungjawab untuk membawahi polisi,” kata Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, kemarin (26/12). Menurut dia, gagasan itu muncul sebagai respon kekecewaan terhadap pola penanganan Polri yang seragam atas berbagai masalah keamanan dan ketertiban. Ini imbas dari sistem kepolisian yang sangat sentralistis. Padahal, karakter budaya masyarakat yang melatarbelakangi munculnya suatu kasus antardaerah tidak sama. ”Sekarang metode penanganannya selalu datang dari pusat. Akibatnya kemampuan memahami kondisi daerah yang beragam menjadi minim,” ujar Lukman. Namun, Lukman mengingatkan mendesentralisasikan kepolisian juga cukup rawan. Dalam konteks Indonesia, model ini bisa mengancam keutuhan NKRI. Terlebih lagi kemampuan daerah dalam menjalankan kewenangan desentralisasi yang tidak sama. Belum lagi bicara soal pemahaman pemerintah daerah mengenai hakekat fungsi dan tugas kepolisian. ”Alih-alih mau memberikan pengayoman kepada masyarakat, ini malah bisa dipolitisasi oleh pemda setempat,” ujar Wakil Ketua Umum PPP, itu. Pengalaman sukses negara lain, seperti Amerika dan Jepang, tidak otomatis dapat diadopsi Indonesia. (pri)

GRATIFIKASI: Pegawai KPK melintasi barang-barang hasil gratifikasi yang dipajang di gedung KPK, Jakarta, Senin (26/12). Salah satunya pulpen berlapis platinum, Montblanc, yang dipasaran dibanderol Rp4 jutaan. Sesuai dengan peraturan, setiap pegawai negeri atau penyelenggara negara wajib melaporkan hadiah yang diterima apabila berhubungan dengan tugas dan jabatannya dan apabila tidak, dikenakan sanksi pidana minimal 4 tahun penjara dan denda minimal Rp200 juta.

INDRA HARDI/RM

Bayi Raksasa Lahir Jelang Hari Ibu

Berat 5,2 Kilogram, Pakai Popok Bayi Tiga Bulan Kegembiraan menyelimuti pasangan Nurul Handayani (35) dan Sriyoso (36), menjelang peringatan Hari Ibu pada 22 Desember 2011. Setengah jam sebelum pergantian hari atau tepatnya Rabu (21/12) sekitar pukul 23.26, anak keempat mereka lahir dengan selamat. Yang cukup mengagetkan, bobot bayi berjenis kelamin laki-laki itu cukup luar biasa yaitu 5,2 kilogram dengan panjang 56 sentimeter. RINDUWAN, Sampit Saat disambangi di rumahnya di Jalan Jeruk I Gang Rambutan Nomor 17 A, keluarga ini menyambut dengan hangat. Tampak bayi laki-laki yang ukurannya memang lebih besar dibanding bayi ukuran normal. Bayi yang diberi nama Wira Rahmad Ageng Saputra itu tampak bergerak lincah meski badannya tergolong besar. Melihat bobotnya yang melebihi bayi normal, tentu sudah dapat diprediksi bahwa proses kelahiran-

nya melalui operasi caesar. sembilan bulan lebih. “BeOperasi yang dilaksanakan lum sempat merasakan di RS dr Murjani Sampit itu akan melahirkan, pasalnya berjalan lancar sehingga pihak sebelum terasa itu saya mekeluarga tidak terlalu khamilih lebih dulu melahirkan watir. secara caesar,” ucapnya. Awalnya Nurul sang ibu Dia bersyukur karena bayi, ingin melahirkan bayi keanaknya lahir dengan seempatnya ini secara normal. lamat dan dalam kondisi Tetapi setelah konsultasi densehat. Namun dia mengakui gan dokter kandungan yang ada sisi lain yang membuatada di RS Murjani Sampit, nya cukup kerepotan untuk akhirnya solusinya adalah mengurus anaknya terseharus dilakukan cara caesar but karena ukurannya jauh lantaran sang bayi ini gemuk lebih besar dibanding bayi dan bila dipaksakan bisa normal pada umumnya. membahayakan sang ibu. “Popok yang saya beli “Awalnya saya ingin melasaat mempersiapkan dulu hirkan seperti saat melahirkan ternyata tidak muat semua, kakaknya yang dulu secara sehingga harus membeli senormal. Tetapi anak keempat muanya lagi dengan ukuran saya ini gemuk di dalam perut yang lebih besar. Popoknya dan harus dilakukan caesar. harus pakai popok bayi beDengan seperti itu saya nurut rusia tiga bulan. Saya tetap RINDUWAN/RADAR SAMPIT apa baiknya saja,” kata Nu- BOBOT BESAR: Winda menemani sang adik Wira Rahmad Ageng Saputra bersyukur saya dan bayi rul ketika dibincangi Radar yang lahir dengan berat 5,2 kg. bisa selamat. Apalagi meliSampit (Jawa Pos Group), hat pipinya yang tembem Senin (26/12). itu terasa terobati semua,” Seperti keluarganya, Nubebernya. meleset. Pasalnya hanya berbeda selalu mengonsumsi vitamin agar rul pun mengaku kaget setelah sedikit dengan ketika hamil anak badannya selalu prima dan nafsu Dengan bertambahnya si kecil mengetahui anak keempatnya itu saya yang pertama yang berat makan tidak terkurang. yang imut dirinya merasa keluarga berbobot 5,2 kilogram. Tiga anak lahirnya mencapi 4,2 kilogram,” Sehingga katika hamil berat ba- telah lengkap. Kini mereka mepertamanya sebenarnya juga dila- ujarnya. dan naik drastis, namun dia tidak miliki empat anak yaitu pertama hirkan dengan bobot melebih bayi Meski begitu, dia mengakui menyangka hal itu juga berpenga- Wanda, kedua Wibowo, ketika kebanyakannya, namun tidak ada ada yang berbeda saat kehamilan ruh terhadap bayinya. Sementara Windari dan keempat adalah si yang sampai mencapai 5,2 kilo- anak keempatnya tersebut. Saat itu untuk menghindari hal yang tidak bayi berukuran besar yang baru gram. “Perkiraan untuk bayi saya nafsu makannya terus meningkat diinginkan, Nurul memilih me- dilahirkan yakni Wira Rahmad ini hanya 4,5 kilogram tetapi itu lantaran ketika awal hamil dirinya lahirkan setelah bayinya berusia Ageng Saputra. (*)


Pontianak Post