Issuu on Google+

Pontianak Post

Rabu 27 Oktober 2010 M / 19 Dzulqaidah 1431 H

P er t a m a da n Ter ut a m a di Kal im an t an Barat

Eceran Pontianak Rp.2.500

Tsunami Sapu Mentawai 122 Tewas, 502 Hilang

EVAKUASI : Tim relawan saat evakuasi korban tewas akibat tsunami Mentawai (Sumatera Barat), kemarin (26/10). Sedikitnya 122 orang tewas dan 502 dinyatakan hilang.

PADANG – Keputusan Badan Meteo-rologi, Klimatologi, dan Geosifika (BMKG) mencabut peringatan tentang potensi tsunami dua jam setelah gempa di Sumatera Barat (Sumbar) Senin malam lalu (25/10) ternyata keliru. Pasalnya, gempa berkekuatan 7,2 skala Richter (SR) yang mengguncang kawasan pantai Sumbar benar-benar memicu tsunami. Sebagaimana dilaporkan Padang Ekspres (Jawa Pos Group), gelombang laut setinggi enam meter menyapu wilayah Pagai Utara dan Pagai Selatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sedikitnya 40 warga Pagai Utara dan Selatan ditemukan tewas. Bahkan, laporan terbaru tadi malam menyebutkan, korban tewas akibat tsunami di Mentawai 108 orang. Selain itu, 502 orang dilaporkan hilang dan ratusan rumah hancur atau rusak. Sementara itu, data yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan tadi malam bahwa 112 orang tewas terseret gelombang dan

502 hilang. ’’Berdasar laporan terakhir, 502 dinyatakan hilang, Pemerintah Mentawai masih terus melakukan upaya pencarian atas warga yang hilang terseret gelombang tsunami itu,’’ ujar Ketua DPRD Sumbar Hendri Dori Satoko. Pulau Pagai Utara dan Selatan paling dekat dengan pusat gempa. Semula dua pulau itu dihuni ribuan warga. Saat gempa dan gelombang besar menyapu wilayah tersebut, sebagian warga mengungsi dan menyelamatkan diri ke daerah perbukitan. Di Pagai Selatan, gelombang menyapu hingga 600 meter ke wilayah perkampungan penduduk. Seorang anak dilaporkan hanyut. Di Pagai Utara, gelombang air laut merendam seluruh rumah warga. Pemkab Mentawai telah mendistribusikan bantuan berupa tenda dan sembako bagi korban gempa dan tsunami. Bantuan disalurkan menggunakan Kapal Nade milik Pemkab Mentawai. ’’Namun, kami masih menghimpun bantuan dari berbagai pihak untuk para korban,’’ tutur Hendri. u

Ke Halaman 7 Kolom 1

afp/Rus Akbar

Awan Panas Merapi Meluncur Merapi Meletus KLATEN – Yang dikhawatirkan akhirnya menjadi kenyataan. Gunung Merapi kemarin sore (26/10) meletus. Letusan tersebut ditandai dengan hujan abu dan luncuran wedhus gembel atau awan panas dari perut Gunung Merapi. Wedhus gembel itu merupakan salah satu ancaman terbesar dari Merapi selain lontaran material vulkanik. Lontaran awan panas tersebut kali pertama terdeteksi pukul 17.15 kemarin. Wedhus gembel meluncur ke arah selatan. Munculnya wedhus gembel tersebut sontak membuat warga yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB) kalang kabut.

Menurut informasi yang dihimpun Radar Solo (Jawa Pos Group), sebelum awan panas meluncur dari puncak di sekitar lereng Merapi, turun hujan deras dan langit tertutup mendung. Karena itu, tidak banyak yang tahu saat awan tersebut keluar dan meluncur ke arah selatan. Penasihat Peguyuban Sabuk Gunung (Pasag) Merapi Sukiman mengungkapkan, awan panas keluar terus-menerus sejak pukul 17.15. Volumenya kadang kecil dan kadang membesar. u

Ke Halaman 7 Kolom 1

korban: Korban luka bakar akibat lun-

curan awan panas (wedhus gembel) Gunung Merapi dipindahkan dari Rumah Sakit Panti Nugroho, Pakem, Sleman (26/10).

Dua Kali Pemekaran, Kabupaten Pontianak Nyaris Kolaps Tidak pernah terpikirkan oleh siapapun, termasuk Pemerintah Kabupaten Pontianak beserta 45 anggota DPRD periode 2004-2009. Kalau pemekaran daerah yang mereka gelontorkan sejak tahun 2005 silam membuat Kabupaten Pontianak nyaris kolaps. 11:29

14:47

17:33

18:42 04:06

Sumber : Kanwil Depag Kalbar

korupsi

Mantan Kepala DKP Ditahan PONTIANAK-- Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak Sugimin ditahan Kejaksaan Tinggi Kalbar, Selasa (25/10) . Usai menjalani pemeriksaan lanjutan sejak pagi hingga petang sebagai tersangka dalam pengadaan bulldozer. Kejaksaan tidak menahan Sugimin sendiri. Namun empat tersangka sekaligus. Mereka antara lain Dadang, Sukoco, Koko Sudrajat dan Sugimin. Sugimin selaku pemegang kuasa anggaran, Sukoco dari dari Balai Pengembangan Teknologi dan Konstruksi (BPTK) kota u

Ke Hal 7 Kolom 5

SEMANGAT reformasi waktu itu mengisyaratkan, daerah boleh memekarkan diri. Namun, sama sekali tidak mempertimbangkan sisi positif dan negatifnya, jika pemekaran sudah terjadi. “Pemekaran Kabupaten Pontianak menjadi dua kabupaten memang menjadi aspirasi arus bawah. Gaungnya

cukup kuat sekali. Tapi kita sama sekali tidak pernah berpikir, dampak kedepannya membuat kabupaten induk mengalami persoalan yang musti disikapi oleh semua komponen anak bangsa,” kata Drs H Agus Salim, mantan Bupati Kabupaten dalam suatu perbincangan dengan Pontianak Post. Kabupaten Pontianak telah mengalami dua kali pemekaran. Tahun 1999 memekarkan Kabupaten Landak, dan tahun 2007 kembali memekarkan Kabupaten Kuburaya. Pemekaran terakhir menyisakan luas Kabupaten Pontianak menjadi lebih kecil. Daerah semakin mengecil, sumber daya alam yang sedikit, dan aset daerah yang banyak lari ke u

Ke Halaman 7 Kolom 5

HERMITIANTA/RADAR JOGJA

Defisit Anggaran Setelah Pemekaran

Kejaksaan Tahan Tony Ferdy Korupsi Baju Hansip PONTIANAK--Satu persatu tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengadaan baju Hansip tampaknya bakal merasakan tidur di Rumah Tahanan (Rutan) Klas II A Pontianak. Usai menahan Rukasi,

24 Agustus lalu. Kini giliran Tony Ferdi ditahan Kejaksaan. Ia dijebloskan ke tahanan, Selasa (26/10). Dalam pengadaan Baju Hansip ada empat tersangka yang kejaksaan tetapkan. Rukasi, Cornelius Cimha, Tony Ferdy dan Donald Ginanjar. u

Tuntaskan Melalui Badan Kehormatan Studi Banding, Soal Mosi Pending Dulu PONTIANAK-Secara normatif atau hukum tata negara pemerintahan, pimpinan DPRD adalah kesatuan kolegial. Artinya bukan hanya ketua tetapi juga wakil ketua

yang secara hukum mewakili kelembagaan. Jika ada friksi politik intern sebaiknya kembali ke aturan main tata tertib DPRD. Demikian ditegaskan pengajar hukum Tata Negara Untan, Turiman Faturahman, menanggapi mosi tak percaya lima fraksi DPRD Kota u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Menelusuri Usaha Rakyat di Desa Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya

Cegah Warga Jadi TKI, Rintis Kerajinan Tempurung Kelapa Banyaknya warga Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya yang menjadi tenaga kerja di luar negeri membuat Suryani prihatin. Apalagi ada yang pulang tak bernyawa. Bermodal ijazah sekolah menengah pertama, ia merintis kerajinan tempurung kelapa. Usaha berkembang dalam tiga tahun. Kini ia berusaha merambah pasar di Malaysia dan Beijing, China.

Tak sulit mencari rumah Suryani. Cukup menyebutkan nama panggilan suaminya, Damai, warga yang tinggal pada radius tiga kilometer pun mengetahuinya. Apalagi ketika menyebutkan Damai tempurung kelapa, tetangga pun bisa menyebutkan secara jelas alamat rumah Suryani. Suryani tinggal di Dusun Merah Desa Sungai Kakap Kecamatan Sungai Kakap. Kecamatan Sungai Kakap dengan luas wilayah 453,13 kilometer persegi ini memiliki 12 desa dan 48 dusun. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani dan nelayan. “Nama suami saya itu Gustandi. Tetapi memang lebih dikenal dengan panggilan kecilnya, Damai,” ujar Suryani, dengan ramah menerima wartawan koran ini di rumahnya, kemarin. Penampilan Suryani terlihat sederhana, seperti ibu rumah tangga umumnya.

CHAIRUNNISYA, Pontianak CHAIRUNNISYA/PONTIANAK POST

PERINTIS : Suryani yang berhasil mengembangkan kerajinan tempurung kelapa. Online: http://www.pontianakpost.com/

Ke Halaman 7 Kolom 5

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Jawa Pos Group Media


OPINI

2

Pontianak Post

l

Rabu 27 Oktober 2010

”Potret” Hari Jadi Kota Pontianak

+

Dikisahkan Syarif Abdurrahman, putra Habib Husin bersama dengan saudara-saudaranya bermufakat untuk mencari tempat kediaman baru. Mereka berangkat dengan 14 Perahu Kakap menyusuri Sungai Peniti. Waktu zuhur mereka sampai di sebuah tanjung, Syarif Abdurrahman bersama pengikutnya menetap di sana. Tempat itu sekarang dikenal dengan nama Kelapa Tinggi Segedong. Namun Syarif Abdurrahman mendapat firasat bahwa tempat itu tidak baik untuk tempat tinggal dan ia memutuskan untuk melanjutkan perjalanan mudik ke hulu sungai. Tempat Syarif Abdurrahman dan rombongan sembahyang zuhur itu kini dikenal sebagai Tanjung Dhohor. Ketika menyusuri Sungai Kapuas, mereka menemukan sebuah pulau, yang kini dikenal

dengan nama Batu Layang, dimana sekarang di tempat itulah Syarif Abdurrahman beserta keturunannya dimakamkan. Di pulau itu mereka mulai mendapat gangguan hantu Pontianak. Syarif Abdurrahman lalu memerintahkan kepada seluruh pengikutnya agar memerangi hantu-hantu itu. Setelah itu, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menyusuri Sungai Kapuas. Menjelang subuh 14 Rajab 1184 Hijriah atau 23 Oktober 1771, mereka sampai pada persimpangan Sungai Kapuas danLandakSetelahdelapanhari menebas pohon di daratan itu, maka Syarif Abdurrahman lalu membangun sebuah rumah dan balai, dan kemudian tempat tersebut diberi nama Pontianak. Di tempat itu kini berdiri Masjid Jami dan Keraton Pontianak. Hingga hari ini, setiap tanggal

23 Oktober kita warga Pontianak memperingati hari jadi Kota Pontianak.Tepatpadatanggal23 Oktober 2010, genap Pontianak berusia 239 tahun. Usia yang tidak muda.  Usia yang Tua, Tapi Beginibegini Saja Usia Pontianak boleh kita katakan amat tua: 239 tahun. Dengan demikian lebih tua dari usia kemerdekaan negara ini. Tapi Pontianak begini-begini saja, tidak banyak yang berubah. Pontianak Kota ”BERSINAR” (Bersih, Indah, Nyaman, Aman dan Ramah), hingga hari inipun, hanyasekadarslogan.Pontianak masih belum BERSINAR. Masyarakat kita masih belum merasa memiliki slogan tersebut. Sampah di mana-mana dan paritparit banyak yang tersumbat karena sampah. Ringkasnya kesadaran masyarakat terhadap

Oleh: Syamsul Kurniawan kebersihan di kota ini juga amat kurang. Menjadi kota indah dan nyaman masih jauh dari harapan. Dari aspek ketertiban, masyarakat kita jauh dari kata tertib. Ini bisa kita lihat dari perilaku berlalu lintas masyarakat kota ini. Dalam berperilaku lalu lintas masyarakat kita banyak yang ”buta warna”. Lampu merah dipandang hijau. Tak peduli walau entah berapa kali mendapatkan klakson dari motor-motor lain, tetap tancap gas, tabrak lampu merah!. Inilah sikap sebagian masyarakat kita. Dalam aspek pendidikan, Pontianak masih belum bisa dikatakan maju pendidikannya. Banyak masih

Sumpah Pemuda dan Peran Pemuda Setiap tanggal 28 Oktober bangsaIndonesiamemperingati Sumpah Pemuda. Ikhrar Sumpah Pemuda lahir pada Kongres Pemuda II yang berlangsung di Jakarta pada 27-28 Oktober 1928. Pada saat itu para pemuda seluruh Indonesia dengan bendera “jong” ada Jawa, Sumatera, Sulawesi berkumpul untuk satu kebulatan tekat mengikhrarkan satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa. Sumpah Pemuda menjadi tonggak amat penting dan mendasar guna tujuan Indonesia merdeka. Sumpah Pemuda untuk pertama kalinya terjadi persatuan dalam usaha merebut kemerdekaan dari tangan penjajah Belanda. Jika pada masa-masa sebelumnya pergerakan merebut kemerdekaan dilakukan sendiri, bersifat etnis dan kedaerahan maka setelah Sumpah Pemuda perjuangan itu bersifat kebangsaan. Ini menjadi etnonasionalisme baru setelah kebangkitan nasional

20 Mei 1908. Pemuda tidak lagi mewakili kepentingan daerah dan suku melainkan atas nama bangsa Indonesia. Dan yang menarik, inisiatif itu justru datang dari kaum muda bukan dari kaum tetua. Pemuda dengan segala idealisme mampu merumuskan akan menjadi apa kelak bangsa ini kalau terus-menerus tercekam belenggu penjajahan. Pemuda dengan semangat pluralisme dan menanggalkan segalajubahperbedaanmampu menyatukan segala sekat pemisah yang menghambat menuju kemerdekaan. Tidaklah mengherankan terdapat keyakinan tanpa Sumpah Pemuda kemerdekaan bangsa ini tidak dapat diraih. Sumpah Pemuda menjadi ajang pemersatu kebulatan tekat anak-anak bangsa. Bahwa dalam suasana persatuan dan kesatuan bangsa segalasesuatumenjadimungkin dilaksanakan termasuk dalam mengusir penjajah dari bumi

Indonesia. Salah satu kelemahan dari perjuangan pergerakan kemerdekaan ialah tidak ada persatuan, tercerai berai dan mudah dikotak-kotakkan dalam politik pecah belah. Ketokohan pemuda tidak berhenti pada Sumpah Pemuda. Kiprah pemuda berlanjut pada era kemerdekaan ketika para pemuda “menculik” Sukarno ke Rengasdenglok dan kemudian bersama Hatta merumuskan teks proklamasi yang dikumandangkan pada 17 Agustus 1945. Tanpa peran pemuda teks proklamasi tidak mungkin dibacakan di Pegangsaan Timur 56 oleh Sukarno Hatta atas nama bangsa Indonesia. Atas desakan bahkanancamanpemudamaka Sukarno Hatta “terpaksa” membacakan teks kemerdekaan. Ketokohan pemuda berlanjut pada 1966 ketika pemuda menjadi pelopor dalam menumbangkan rezim Orde Lama. Gerakan pemuda 1966

Oleh: Paulus Mujiran dalam menjadi kontrol sosial akhirnya berhasil menumbangkan rezim demokrasi terpimpin Orde Lama. Peran kontrol sosial itu terus berlanjut sepanjang sejarah Orde Baru meski dengan ancaman kekerasan dan represi. Dan di penghujung Orde Baru tahun 1998 pun peran pemuda tidak boleh dibilang kecil dalam menumbangkan Orde Baru. Peran pemuda sejak zaman pergerakan kemerdekaan tidaklah kecil. Sayangnya, sejarah membuktikan setelah berhasil menumbangkan rezim yang sewenang-wenangparapemuda lantas ditinggalkan. Para pemuda hanya diperlukan dukungan moralnya untuk menumbangkan sebuah rezim tetapi setelah itu kiprahnya nyaris dilupakan. Padahal, ketika kekuasaan cend-

sekolah di kota ini yang butuh perhatian, terutama dalam soal kelengkapan sarana dan prasarana belajar mengajar. Dalam hal pembangunanpun, Pontianak masih terus menata. Masa Depan Kota Pontianak Hari ini adalah saat kita menanam benih, dan masa depan adalah waktu untuk memanen. Karena itu, siapapun yang ingin tahu masa depannya, maka lihatlah apa yang dilakukannya sekarang. Di Hari Jadi Kota Pontianak, memikirkan masa depan kota ini bukanlah suatu hal yang tabu. Banyak hal harus kita kerjakan untuk mencapai mimpi-mimpi sebagai kota yang maju, sejahtera dan bersatu. Untuk tipologi kota kita, perlu dimanfaatkan peluang-peluang yang kita punya, dipadukan dengan keunggulan komparatif yang kita miliki, terutama di sektor seperti pariwisata.

Di Kota ini, Tugu Khatulistiwa, yang bisa menjadi daya tarik wisatawan di samping Sungai Kapuas sebagai sungai terpanjang di negeri ini, harusnya bisa diperhatikan pembangunannya maupun aspek promosinya. Kota kita juga punya kelebihan sebagai Kota yang terkenal dengan tanaman lidah buayanya. Optimisme mengenai masa depan kota ini dan semangat kemandirian juga perlu ditumbuhkan, untuk menjadi pendorong membangun kota yang maju dan sejahtera. Modal utama yang harus dimiliki adalah kota yang mantap dalam membangun, terintegrasi dengan dinamika internal yang semakin menyatukan masyarakat, dan bila terjadi friksi sosial, penyelesaiannya menempuh jalan yang damai dan santun. Jangan mengembangkan benih-benih konflik yang tak bermanfaat bagi

erung korup dan menyalahgunakan kekuasaan moral force pemuda sangatlah diharapkan. Penguasa memang hanya membutuhkan pemuda pada saat ada maunya. Pada saat kekuasaan sudah berhasil digenggam, maka pemuda lantas ditinggalkan. Bukti yang paling nyata ialah lemahnya pemerintah dalam membina kaum muda. Gerakan karang taruna misalnya sampai detik ini tetap merupakan gerakan yang setengah hati dan panaspanas tahi ayam. Tidak ada dukungan anggaran memadai untuk pembinaan generasi muda melalui karang taruna. Tak heran ajang kegiatan karang taruna tak lebih seperti agen biro jodoh belaka. Atau suara sumir terhadap karang taruna yang hanya menjadi tukang mencari sumbangan pada saat Agustusan. Pemerintah sering mempunyai slogan regenerasi penerus

bangsa,namunsamasekalitidak menyiapkan generasi muda menjadi penerus masa depan. Tak mengherankan berita mengenai pemuda pun cenderung sumir dan setengah hati seperti terjerat narkoba, pergaulan bebas, kriminalitas karena sempitnya kesempatan kaum muda untuk mengaktualisasikan dirinya. Tentu kondisi ini menjadi tantangan bagi para pengelola negara. Membiarkan pemuda terjerumus dalam kancah hedonisme apalagi narkoba akan meruntuhkan moral dan masa depan mereka. Ketika negara dan pemerintah tidak memberi tempat secara memadai bagi pemuda, maka sejalan dengan itu akan terjadi krisis regenerasi kepemimpinan. Karena itu dalam momentum Sumpah Pemuda kaum muda Indonesia ditantang untuk membuktikan kiprah dan perannya bahwa bisa berbuat sesuatu meski kecil untukbangsadannegara.Sudah

masa depan kota kita. Suksesnya kota Pontianak dalam menata dan membangun tentu saja adalah buah kerja keras yang cerdas dan terarah. Di samping itu, semua pihak harus punya komitmen dalam membangun kota ini, karena membangun bukan semudah membalikkan telapak tangan. Sekali lagi, masa depan kota ini ada di tangan kita semua. Semoga kedepan kota kita jauh lebih baik dalam banyak aspeknya: pembangunannya, kebersihannya, keindahan dan kenyamanannya, ketertibannya, serta kualitas pendidikan anak-anak kota ini yang terjamin. Selamat Ulang Tahun Kota Pontianak, Jayalah Kota BERSINAR.***   *) Penulis Warga Pontianak. Bekerja Sebagai Guru dan Dosen.

+

saatnya pemuda berani menagih janji pemerintah. Dan jangan sampai pemuda terkooptasi dan terkotak-kotak dalam politik praktis dan kepartaian yang hanya menguntungkan segelintir orang. Sumpah Pemuda mestinya menjadi ajang refleksi banyak pihak bahwa peran dan ketokohan pemuda harus dihidupkan kembali. Pemuda harus lebih banyak dilibatkan dalam pembangunan dan berperan secara proaktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Jangan sampai pemuda mempunyai memori pendek hanya bekerja, menikah, mempunyai anak dan tidak sedikit pun ada gagasan menyumbangkan pemikiran bagi bangsa dan negara. Selamat merayakan Sumpah Pemuda! * Penulis, Ketua Lembaga Pengkajian Penelitian dan Pengembangan Sosial, tinggal di Semarang.

+

+

Pontianak Post

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Efrizan, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari KurJawa Pos Group niatama, Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: A Riyanto (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto, Sigit. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Thoriq (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Andi Chandra, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Mustaan, Budiman. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie, Bank: BPD Kalbar, BEII, Bapin­do. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 25.000,- spot colour Rp 30.000,- full colour Rp 37.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

cmyk


Pontianak Post

Pontianak bisnis

l

Rabu 27 Oktober 2010

3

Lokomotif Kemajuan Ekonomi Kalbar

Cari Solusi Masalah Pertambangan PERMASALAHAN SEKTOR PERTAMBANGAN 1. Hampir semua wilayah usaha pertambangan (WUP) yang ada di Provinsi Kalimantan Barat telah diterbitkan sebanyak 579 IUP, Namun sebagian besar tidak melakukan aktifitas tetapi tidak dapat dicabut karena Izin yang sudah terbit secara administrasi masih berlaku. 2. Adanya areal IUP yang masuk / berada dalam Kawasan Hutan sehingga memerlukan izin pinjam pakai kawasan Hutan dari Menteri Kehutanan. 3. Adanya areal IUP yang tumpang tindih dengan perizinan lain (Perkebunan dan Pertanian) sehingga masih memerlukan penyelesaian lebih lanjut. 4. Adanya gangguan berupa kegiatan penambangan tanpa izin (PETI) pada wilayah pertambangan Perusahaan SOLUSI DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI 1. Gubernur dan atau Bupati dapat mencabut IUP yang tidak aktif dan tidak memenuhi kewajiban pelaporan, setelah diberikan peringatan 3 (tiga) kali berturut-turut. 2. Pemegang IUP yang memiliki modal terbatas dapat bekerjasama dengan investor lain yang bonafide dengan sistem bagi hasil atau “take over”. 3. Pemegang IUP yang wilayah izinnya masuk/berada dalam kawasan hutan, secara pro aktif harus mengurus perizinan pinjam pakai Kawasan Hutan kepada Menteri Kehutanan. 4. Pemegang IUP yang wilayah izinnya tumpang tindih dengan perizinan lain dapat diselesaikan melalui sistem ganti rugi atau pengurangan luasan WIUP berdasarkan prioritas potensi usaha yang akan dikembangkan. 5. Pemerintah Daerah secara bertahap akan terus melakukan penertiban terhadap kegiatan PETI.

PONTIANAK- Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi Kalbar, Agus Aman Sudibyo memaparkan, hingga 2009 jumlah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kalbar sebanyak 579 IUP dengan rincian sebanyak 408 IUP Eksplorasi dan 171 IUP Operasi produksi. Meski hampir semua Wilayah Usaha Pertambangan (WUP) yang ada di Propinsi Kalbar telah diterbitkan, namun sebagian besar tidak melakukan aktifitas. Perusahaan itu izinnya tidak dapat dicabut karena izin yang sudah diterbitkan secara administrasi masih berlaku. “Untuk masalah tersebut sebaiknya Gubernur atau Bupati setempat dapat mencabut IUP yang tidak aktif dan tidak memenuhi kewajiban pelaporan, setelah diberikan peringatan sebanyaktigakaliberturut-turut,” kata dia. Kendala lain yang ditemukan di sektor pertambangan, lanjut dia, yaitu masih adanya areal IUP yang masuk atau berada dalam kawasan hutan sehingga memerlukan izin pinjam pakai

kawasan hutan dari Menteri Kehutanan. Karena itu ia menghimbau sebaiknya pemegang IUP yang memiliki modal terbatas dapat bekerjasama dengan investor lain yang bonafide dengan sistem bagi hasil atau take over dan pemegang IUP yang wilayah izinnya masuk atau berada dalam kawasan hutan, secara pro aktif harus mengurus perizinan pinjam pakai Kawasan Hutan kepada Menteri Kehutanan. Saat ini masih ada areal IUP yang tumpang tindih dengan perizinan lain (perkebunan dan pertanian) sehingga memerlukan penyelesaian lebih lanjut. “Untuk mengatasi areal IUP yang tumpang tindih dengan perizinan lain ini sebaiknya pemegang IUP yang wilayah izinnya tumpang tindih dengan perizinan lain dapat diselesaikan melalui sistem ganti rugi atau pengurangan luasan WIUP berdasarkan prioritas potensi usahayangakandikembangkan,” imbaunya. Persoalan lain disektor pertambangan yaitu saat ini disektor pertambangan masih terjadi gangguan berupa kegiatan penambangan tanpa izin (PETI) pada wilayah pertambangan Perusahaan. “Untuk mengatasinya saya berharap agar Pemerintah Daerah secara bertahap akan terus melakukan penertiban terhadap kegiatan PETI, sehingga secara tidaklangsungdapatmendorong majunya sektor pertambangan yang ada di Kalbar,”tandasnya. (ash)

Irawan A/TANGSEL POS

REPARASI : Keberadaan reparasi / servis alat-alat elektronik rumah tangga masih sangat

dibutuhkan walaupun di era modern ini. Pria paroh baya ini membuka usaha servis elektronik ini di daerah Griya Loka, Sektor 1.1, BSD, Serpong, Tangerang Selatan. Foto diambil kemarin (27/10).

Saham KS Terlalu Murah JAKARTA - Penawaran harga sahamperdanaatauinitialpublic offering(IPO)KrakatauSteel(KS) mendapat kritikan pedas. Nilai penawaran saham yang hanya Rp 850 per saham dinilai terlalu murah. EkonomSustainableDevelopment Indonesia (SDI) Dradjad H. Wibowo mengatakan, sulit diterima akal jika hasil roadshow direksi KS beserta para penjamin emisi dan agen penjualan asing ke beberapa negara, hanya mendapat harga acuan Rp 850 per saham. “Harga Rp 850 itu bahasa Jawa-nya kebangetan”, ujarnya melalui pesan singkat yang diterima Pontianak Post kemarin (26/10). Sebagaimana diketahui, dari

road show yang dilakukan di Singapura, Hongkong, London, dan New York, pemerintah menetapkan kisarah harga perdana saham KS Rp 800 - Rp 1.150 per saham. Rencananya, pemerintah akan melepas 3,155 miliar saham KS ke lantai bursa. Dari hasil roadshow di luar negeri maupun dalam negeri, minat investor memang cukup tinggi hingga oversubscribed (kelebihan permintaan) tiga kali. Menurut Dradjad, dengan mempertimbangkan derasnya dana asing yang masuk ke negara-negara berkembang, termasuk pasar modal Indonesia, maka saham KS harusnya punya nilai jual lebih tinggi. “Sahamsaham yang lebih jelek dari KS

di bursa juga ditubruk investor,” katanya.Idealnya,lanjutDradjad, jika negosiator dalam rencana IPO KS memiliki kapabilitas, harga saham perdana bisa sampai kisaran Rp 1.000 per saham. Hargaitudinilainyapalingmasuk akal. “Sebab, selisih Rp 50 (per saham) saja, negara kehilangan Rp 153 miliar dari potensi dana IPO KS,” terangnya. Sehingga, jika selisih harganya adalah Rp 150 per saham, maka potensi penerimaan negara dari IPO KS mencapai Rp 450-an miliar. Menurut Dradjad, jika harga perdana saham KS dipasang rendah, maka akan banyak pihak yang bisa mencari untung cepat dari potensi kenaikan harga saham KS. (owi/kim)


cmyk

Seremoni

4 Manager PT PLN (Persero) Cabang Pontianak, Fauzi Arubusman memegang penghargaan Dharma Karya ESDM untuk kategori Cabang PLN dengan pelayanan terbaik yang diserahkan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Darwin Zahedy Saleh.

PLN Cabang Pontianak Raih Dharma Karya ESDM +

PT PLN (Persero) Cabang Pontianak meraih penghargaan Dharma Karya ESDM yang diserahkan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Darwin Zahedy Saleh, bertempat di Gedung Forum Teknologi Lemigas Jakarta, Selasa (28/9). Pemberian penghargaan ini diselenggarakan dalam rangka memperingatiHari jadi ke-65 Pertambangan dan Energi tepat pada 28 September2010. Menurut Manager PLN Cabang ontianak, Fauzi Arubusman, penghargaan tersebut diperoleh berdasarkan kategori BUMN di lingkungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang memiliki pelayanan terbaik di masyarakat. “Total penerima penghargaan untuk 2010 ini, kurang lebih berjumlah 86 orang berasal dari seluruh Indonesia. Merekayang menerima penghargaan maupun hadiah yakni dari unsur pemerintahan, berbagai elemen sektor lingkungan hidup serta bidang-bidang lainnya yang berhubungan dengan energi dan sumberdaya mineral,” jelas Fauzi. Penghargaan tersebut, lanjut Fauzi, merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi PLN Cabang Pontianak. Sebab PLN Cabang Pontianak merupakan satusatunya PLN Cabang di wilayah barat yang meraih penghargaan tersebut. Karena memperoleh penghargaan Dharma Karya yang setiap tahun diberikan Menteri ESDM, itu tak mudah. Penghargaan tertinggi bagi karya anak bangsa di bawah kementerian ESDM, yang didalamnya terdapat sejumlah BUMN termasuk PLN, itu harus diraih melalui persaingan ketat. Proses seleksi dilakukan mulai dari bawah Lebih lanjut pria ramah ini menjelaskan, dalam memperoleh penghargaan tersebut, tidak lepas dari peran maksimal karyawan PLN Cabang Pontianak, dalam memberikan pelayanan yang terbaik terhadap pelanggannya. “Saya berharap dengan penghargaan ini, maka dapat memacu kinerja kami untuk bisa lebih baik. Sebab mempertahankan lebih sulit. Oleh karena itu, kami akan terus mengembangkan inovasi lagi, dan untuk menuju penghargaan Presiden yaitu Citra Pelayanan Prima,” tandas Fauzi.(wah)

Assisten Manager SDM, Syarif Usman, didampingi Ketua Serikat Pekerja PLN Pontianak Masfar Thomas, dan Humas PLN Cabang Pontianak, Ishak, bersama FPI pada saat buka puasa sekaligus sosialisasi mengenai PLN kepada masyarakat di Masjid Nurul Hidayah, Gang Selat Maluku.

Sosialisasi Listrik Saat Berbuka Puasa

+

UNTUK tidak terjadi pemadaman listrik, ternyata membutuhkan kerja semua pihak termasuk masyarakat, PLN dan Pemda. PLN sudah berusaha untuk melakukan yang terbaik tapi kalau gangguan bersifat alam sulit diantisipasi. Namun demikian, PLN selalu berusaha untuk mempercepat pelayanan gangguan sehingga cepat nyala. Demikian disampaikan Assisten Manager SDM, Syarif Usman, didampingi Ketua Serikat Pekerja PLN Pontianak Masfar Thomas, dan Humas PLN Cabang Pontianak, Ishak, pada saat buka puasa sekaligus sosialisasi mengenai PLN kepada masyarakat di Masjid Nurul Hidayah, Gang Selat Maluku, beberapa waktu lalu. ”Meskipun kondisi pembangkitan saat ini siaga, dimana daya mampu 190 mw dan daya pakai pelanggan 170 mw kondisi, namun kita masih belum jkondisi aman, sebab apabila terjadi gangguan, maka akan tetap terjadi pemadaman,” kata dia. Kondisi padam tersebut, lanjut Usman, diakibatkan oleh beberapa faktor diantaranya gangguan jaringan tegangan tinggi 150 kv diakibatkan oleh kawat layang-layang, jaringan tengangan menengah 20 kv diakibatkan oleh tertimbah pohon akibat kondisi cuaca hujan dan angin, dan trafo distribusi rusak diakibatkan oleh sambaran petir atau kelebihan beban akibat pencurian listrik. ”Hal tersebut harus diketahui masyarakat. Oleh sebab itu, mari kita menjaga bersama-sama, demi kepentingan semua pihak,” ungkap dia. Sementara itu, Masfar Thomas mengatakan, kegiatan sosialisasi sekaligus berbuka puasa dengan masyarakat ini merupakan upaya PLN untuk lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus memberikan pemahaman mengenai kondisi kelistrikan di Kota Pontianak saat ini. Sosialisasi tersebut, tambah Thomas, bekerja sama dengan Front Pembela Islam (FPI). Sebab sebelumnya FPI terlah berdialog dengan PLN, agar bagaimana supaya kondisi puasa dan lebaran nantinya tidak terganggu dengan pemadaman listrik. ”Namun setelah kami memberikan penjelasan bahwa penyebab mati lampu karena gangguan eksternal, maka mereka juga mau ikut mensosialisasikan kepada masyarakat, menggunakan momen saat berbuka puasa bersama ini,” ujar dia. Thomas berharap, dengan sosialisasi tersebut, maka masyarakat dapat mengerti bagaimana situasi yang dihadapi PLN selama ini, dengan harapan mereka dapat bersama-sama menjaga agar kondisi kelistrikan di Kota Pontianak dapat terhindar dari gangguan. ”Kapasitas cukup, namun kaalu terjadi gangguan dari luar, kami tak bisa berbuat apa-apa. Namun PLN akan selalu berupaya untuk cepat mengatasi gangguan tersebut. Tetapi dalam hal ini dibutuhkan dukungan masyarakat dan pemerintah,” tandas Thomas.(wah)

cmyk

Pontianak Post l Rabu 27 Oktober 2010

Advertorial

PLN Atasi Krisis Listrik Bengkayang PONTIANAK - PLTM Merasap mempunyai arti yang sangat strategis, mengingat bahwa PLTM menggunakan energy yang renewable (terbarukan), bersih dan murah. Meskipun kapasitas PLTM ini relative kecil, namun ini merupakan salah satu upaya dan bukti konkrit bahwa PLN selalu ingin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan pasokan dengan memperhatikan potensi sumber daya setempat, serta meningkatkan efi­ siensi, mengingat PLTM Merasap ini digerakkan oleh tenaga air (non BBM). Demikian disampaikan Direktur Operasi Indonesia Barat PT PLN (Persero), Hari Jaya Pahlawan pada Peresmian Pengoperasian PLTM Merasap berkapasitas (2x750 kW), di Kabupaten Bengkayang. “Sudah barang tentu dengan beroperasinya PLTM Merasap ini akan memberikan semangat baru bagi PLN untuk mengembangkan potensi renewable energy khususnya tenaga air, yang cukup banyak ditemui dibeberapa daerah di Kalimantan Barat ini,” ujar Hari. Selain itu, Hari mengatakan, pihaknya sedang melakukan penelitian lebih lanjut tentang potensi tenaga air bagi PLTM, terutama yang dekat ke perbatasan serta tidak terlalu jauh dari pusat beban. Diharapkan dengan pe­ngembangan tenaga air untuk PLTM maka terjadi pasokan listrik yang lebih andal, bersih dan berkelanjutan, bagi daerah daerah yang terpencil, jauh dari jaringan dan pembangkit listrik besar. “Keinginan PLN tersebut diatas su-

PLTM Merasap berkapasitas 2x750 kW, di Kabupaten Bengkayang yang diresmikan Direktur Operasi Indonesia Barat PT PLN (Persero), Hari Jaya Pahlawan.

dah barang tentu akan sulit terwujud tanpa adanya kerjasama yang baik antara Unit-Unit PLN dengan Pemerintah Daerah, Masyarakat, serta para anggota DPRD yang terhormat, serta semua pihak terkait,” ujar dia. Sementara itu, Bambang Budiarto, General Manager PLN Wilayah Kalbar, menambahkan Kalbar memiliki banyak potensi sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan terutama un­tuk membangun pembangkit listrik berbasis sumber energi terbarukan. Salah satunya potensi air terjun Riam Merasap yang memiliki debit air yang cukup besar. “Walau keberadaan air terjun Riam Merasap selama ini telah dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dalam menunjang kebutuhan hidup sehari-hari, namun potensinya belum termanfaatkan secara optimal,” ungkap Bambang.

Berdasarkan hasil survey yang telah dilaksanakan sejak tahun 1983 oleh tim survey PLN Wilayah Kalbar dan Prokitring Kalimantan, maka berdasarkan kontrak Nomor 051.PJ/041/DIR/2007 tanggal 4 April 2007 proyek PLTM Merasap mulai dikerjakan dan memakan waktu kurang lebih dua tahun hingga siap beroperasi. Pekerjaan pembangunan PLTM Merasap dilaksanakan oleh PT. ADHI KARYA yang bekerjasama dengan perusahaan CNTIC dari China dan LAPIJOINT OPERATION dengan melibatkan sekitar 200 orang teknisi lokal dan teknisi yang berasal dari negara China. “PLTM berskala kecil 2 X 750 kW yang dibangun dengan menggunakan dana ADB (Asian Development Bank) ini akan diresmikan pengoperasiannya oleh Bupati Bengkayang dan Direktur Operasi Indonesia Barat tanggal 29 April

2010 (hari ini-red)” jelas Bambang. Meskipun PLTM Merasap mempunyai kapasitas yang relative kecil (2 X 750 kW) namun memiliki peran yang sangat strategis, yakni merupakan energy yang terbarukan, bersih dan murah. Kedepan diharapkan pengembangan PLTM akan terus dilanjutkan terhadap potensi energy air yang ada. Keberadaan PLTM Merasap ini akan dapat melistriki daerah Sanggau Ledo dan sekitarnya. Sistem kelistrikan Bengkayang dengan beban puncak 3,96 MW di pasok sebesar 2,1 MW dari Singkawang dengan jaringan 20 kV yang berjarak 70 km dan dibantu oleh PLTD Sanggau Ledo dan PLTD Seluas khususnya pada saat beban puncak sebesar 1,8 MW. Kondisi ini tentunya sangat tidak ideal karena rawan terjadinya gangguan di jaringan dan besarnya biaya pokok produksi. Akibatnya keluhan pelanggan atas seringnya padam dan terganggunya pasokan listrik semakin meningkat serta tingginya susut jaringan distribusi. “PT. PLN (Persero) bersama denganPemeritah Kabupaten Bengkayang dan dukungan oleh Gubernur Kalimantan Barat melihat adanya potensi sumber daya air Sungai Tanggi (Riam Merasap) di Desa Pisak Kecamatan Tujuh Belas yang dapat membangkitkan energi listrik dengan kapasitas 2 x 750 kW. Oleh karena itu Proyek PLTM Merasap 2 x 750 kW dibangun untuk mengatasi dan meningkatkan keandaian pasokan listrik sistem kelistrikan Bengkayang,” tandas dia.(wah)

+

n Imbau Masyarakat Tak Bermain Layangan Kawat

Sistem Khatulistiwa Bakal Aman Pemadaman

SAAT ini kondisi listrik di Sistem Khatulistiwa yang melayani area Pon­t ianak, Mempawah, dan Sing­kawang sudah terpenuhi, se­hingga dapat dipastikan tidak akan terjadi lagi pemadaman. Membaiknya kondisi tersebut disebabkan mesin sewa 30 Mega Watt (MW) PT Arti Duta akan masuk sistem. Ini menjadikan total daya mampu sistem dari 175 MW akan menjadi 205 MW, di mana beban puncak sistem mencapai 173 MW. Sementara tambahan 20 MW saat ini dalam pengerjaan dan rencana akan masuk sistem pada September 2010. Dengan penambahan kapasitas tersebut di atas akan dapat memenuhi kriteria N-l pembangkitan. Artinya akan tersedia cadangan daya sebesar 1 unit pembangkit terbesar pada masing-masing sistem, sehingga apabila terjadi gangguan pada salah satu mesin pembangkit tidak

akan menyebabkan terjadinya pemadaman. Pemaparan tersebut dikemukakan Hari Jaya Pahlawan, direktur Operasional PLN Wilayah Barat, pada peresmian pemakaian mesin yang dilaksanakan Jumat 2 Juli 2010, oleh Gubernur Kalbar Cornelis, didampingi General Ma­ nager PLN Wilayah Kalbar pada waktu itu, Widodo Budi Nugroho. Meskipun demikian, Hari sen­diri tak bisa menjamin sepenuhnya tidak akan terjadi pemadaman. Pasalnya, penyebab pemadaman dikarenakan dua hal yakni internal dan eksternal. Pemadaman secara internal lebih dikarenakan gangguan jaringan, peralatan, dan mesin. Sementara penyebab eksternal diantaranya faktor alam seperti tersambar petir, terkena ranting pohon, la­ yangan atau umbul-umbul, serta gangguan yang di luar dugaan atau pengawasan pihak PLN.

Gubernur Kalbar, Cornelis, dan Ibu Gubernur, Ny Frederika Cornelis, pada peresmian pemakaian mesin yang dilaksanakan Jumat 2 Juli 2010, didampingi oleh Hari Jaya Pahlawan, direktur Operasional PLN Wilayah Barat, dan General Manager PLN Wilayah Kalbar pada waktu itu, Widodo Budi Nugroho.

”Untuk di Kalimantan Barat, khu­susnya di Kota Pontianak, penyebab matinya listrik lebih sering karena faktor eksternal, di mana

saat ini layangan yang menggunakan ka­wat masih merupakan momok bagi kita. Oleh sebab itu saya imbau kepada masyarakat

untuk menjaga jaringan listrik dan tidak bermain listrik menggunakan kawat,” pinta dia. Untuk lebih menunjang kelistrikan di Kalbar, Hari mengungkapkan bahwa dalam program jangka panjang yang dimulai 2012, PLN Wilayah Kalimantan Barat berupaya membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara pada beberapa sistem. Selain itu, juga akan dilakukan pengembangan jaringan pembangkit tenaga listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). ”Kedepannya kita mencanangkan pembangkit listrik yang tidak menggunakan BBM. Tetapi memakai potensi batu bara dan tenaga air, di mana kita memanfaatkan potensi tersebut di wilayah Kalimantan Barat yang kaya akan bahan tambang batu bara dan kondisi alam yang banyak jeramnya,” jelasnya.(wah)

Dirut PLN Kunjungi PLTU Kalbar TANJUNG GUNDUL - Direktur Utama PT PLN Dahlan Iskan melakukan lawatan ke Kalbar, Kamis (14/10) siang. Bos jaringan media cetak terbesar di Indonesia itu, meninjau proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Antara lain di Dusun Parit Baru, Desa Jungkat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Pontianak, dan PLTU di Dusun Tanjung Gundul, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang. Dahlan menilai, proyek pembanguan PLTU Tanjung Gundul belum dimulai. Bukan tanpa alasan figur yang pernah menjalani operasi ganti hati itu menegaskan demikian. Dahlan langsung mendapatkan laporan dari PLN dan pelaksana proyek mengenai hal itu. “Ya, sekarang alat beratnya cuma satu yang dikerahkan. Jadi, saya anggap belum dimulai kalau pengerahan alat berat tidak sesuai dengan volume pekerjaan,” tegas Dahlan disela-sela melakukan peninjauan di lokasi pembangunan PLTU di Tanjung Gundul, kemarin (14/10) sore. Jika demikian, tegas Dahlan, PLN tidak akan mengeluarkan uang muka kepada pelaksana pekerjaan. Padahal, tegas Dahlan, uang muka sangat diperlukan untuk “mengebut” penyelesaian pro­yek ini. Dia

menilai kegiatan pembangunan belum sungguh-sungguh. “Kita tidak berani mengeluarkan uang muka, kalau tidak melihat adanya kesungguhan da­lam mengerja­ kan,” ungkap Dahlan. Ia menegaskan, PLN akan terus mengontrol perkembangan pelaksanaan proyek ini. Bahkan sekarang ini sudah ada manager proyek yang harus tinggal di lokasi melakukan pemantauan selama 24 jam. Dahlan mengungkapkan, sesuai kontrak, PLTU Tanjung Gundul akan selesai pertengahan Maret 2012 nanti. Sesuai aturan jika pengerjaan proyek selesainya molor dari waktu yang sudah ditentukan, kontraktor atau pelaksana akan dikenakan sanksi. “Kita akan kenakan sanksi yang ada sesuai dengan kontrak. Pekerjaan tidak boleh ditunda dan terlambat,” kata Dahlan. Maka dari itu kontraktor harus melaksanakan segera pekerjaannya dan tidak menunda-nunda lagi. “Kontraktor harus menyelesaikan pekerjaan karena sudah membayar uang jaminan sebesar Rp100 milyar kepada kita,” tegasnya. Jalan masuk ke lokasi PLTU, baru setengah jadi. Saat ini tengah dilakukan penyelesaian. Untuk PLTU ini, PLN masih harus membebaskan tanah lagi di sekitar lokasi yang siap dibangun. “Anggaran untuk proyek PLTU ini sebesar Rp500 miliar

lebih,” ungkap Dahlan. PLTU Tanjung Gundul ini nantinya menyuplai 55 MW listrik yang didistribusikan ke Singkawang, Bengkayang, dan Sambas. “Singkawang juga bagus, tanpa harus menunggu ini (PLTU). Tapi, kalau dengan beroperasinya PLTU ini nantinya, maka supply listrik akan lebih baik lagi,” ungkapnya. Proyek PLTU ini didanai dengan APLN (Kredit Asbanda). Dikerjakan oleh Consortium of Indofuji Energi, Guangdong Machinery Imp & Exp. Co. Ltd, PT Persada Inti Energi - PT Advance Technology Indonesia dengan Konsultan (Design Review & Drawing App.), PT Prima Layanan Nasional Enji­ niring. Kebutuhan Batubara (da­ ta kontrak) 360.000 Ton/Tahun (Low-Range Coal), Kapasitas Jetty (kontrak) 5000-12000 DWT. Untuk PLTU Parit Baru, Dahlan menjelaskan, saat ini tengah dilaksanakan tes pembebanan. Se­bab di wilayah Parit Baru yang masuk dalam daerah Jungkat, kondisi gambutnya sangat tebal, sehingga pemancangan tiang kons­truksi harus penuh dengan kehati-hatian, karena menyangkut beban berat yang harus bergerak. Oleh sebab itu tiga hari lagi akan diketahui seberapa cepat pekerjaan PLTU di Parit Baru. ”Parit Baru tanahnya bergambut. Sehingga perlu per-

Dirut PLN didampingi Direktur Operasional Wilayah Barat, Harry Jaya Pahlawan, General Manager PLN Pembangkit Sumatera II, Heri Siswanto, General Manager PLN Wilayah Kalbar, Widodo Budi Nugroho, Manager PLN Cabang Pontianak, Fauzi Arubusman, dan jajaran pejabat PLN Kalbar, saat memantau pengerjaan PLTU Parit Baru dan Tanjung Gundul.

hitungan tepat untuk pembangunan,” ungkapnya. Dahlan memperkirakan, awal Januari 2011, boiler sudah mulai di­dirikan. Itu berarti pada akhir De­s ember tiang pancang dan pe­­­ngerukan sudah selesai, dan pe­ngerjaan pondasi sipil dipastikan sel­esai. Sehingga konstruksi yang digunakan merupakan satusatunya PLTU yang pembangunannya berbeda di Indonesia dengan menggunakan konstruksi me­ ngambang di tanah gambut. Sama halnya dengan PLTU Gorontalo, PLTU tersebut tidak menggunakan tiang pancang, namun langsung didirikan di atas gunung batu. ”Kondisi lingkungan pembangunan yang membuat kita harus mem-

pergunakan metode tersebut. Se­bab selama ini yang jadi permasalahan konstruksi seperti apa untuk sana, dan sekarang sudah ditemukan penyelesaiannya, sehingga membuat PLTU Parit Baru menjadi konstruksi baru yang berbeda dengan PLTU lainnya,” jelas dia. Dalam kunjungan kerja sehari ke Kalbar, Dirut PLN didampingi Direktur Operasional Wilayah Barat, Harry Jaya Pahlawan, General Manager PLN Pembangkit Sumatera II, Heri Siswanto, General Manager PLN Wilayah Kalbar Widodo Budi Nugroho, Manager PLN Cabang Pontianak Fauzi Arubusman, Manajer PLN Singkawang Achmad Ismail, dan jajaran pejabat PLN Kal­ bar, serta pejabat PLN Cabang Singkawang. (wah/ody/zrf/hen)

Pelayanan PLN Cabang Pontianak : Prabayar: Selama ini pelanggan kesulitan dalam mengatur pemakaian tenaga listrik. Selain itu keluhan Pemilik Kontrakan, ketika penghuni pindah biasanya meninggalkan tagihan rekening listrik, serta Penghuni baru asrama POLRI/TNI selalu keberatan dengan tagihan rekening listrik penghuni sebelumnya. Karena itu sistem yang pertama kai dilakukan di Indonesia ini mempunyai manfaat agar pelanggan dengan mudah memonitor dan mengatur pemakaian listrik, dikarenakan dari display meter pra bayar dapat dilihat sisa kWh, serta tidak ada tunggakan bagi para pemilik kontrakan maupun penghuni baru asrama POLRI/TNI. SOPP (System Online Payment Point) : Latar belakang program ini adalah Pembayaran rekening manual, hanya pada Payment Point yang sudah ditentukan sehingga terjadi antrian yang panjang ketika masa pembayaran rekening. Sehingg manfaat yang didapatkan berupa pelanggan bisa membayar listrik di seluruh payment point yang ada di seluruh cabang pontianak. Paymen Point Online Bank (PPOB): Memudahkan pelanggan dalam melaksanakan pembayaran rekening listrik (Customer Oriented). PLN Rayon Kota menerapkan Payment Point Online Bank dengan perangkat EDC (Electronic Data Capture), yang mudah dibawa sehingga kita bisa mendatangi pelanggan secara langsung. Hal tersebut disebabkan Pelanggan PLN yang berada di sub unit (pelosok) kesulitan untuk dapat mencapai loket-loket tempat

pembayaran tagihan rekening listrik. Si BaM –Pe DE & Si BaM – Cam : Dengan Si BaM-Pe DE (Sistem Baca Me­ter dengan PDE) mengharuskan pembaca meter ke pelanggan karena referensi BARCODE terdapat di pelanggan. Dengan Si BaM-Cam (Sistem Pembacaan Meter dengan Kamera Digital) kesalahan baca meter tidak mungkin terjadi, sehingga pembayaran yang dilakukan oleh pelanggan sesuai dengan kWh yang dipakai. Seringnya kesalahan baca meter sehingga pelanggan maupun PLN merasa dirugikan. Dan PLN tidak bisa memonitor apakah petugas pencatat datang ke pelanggan atau tidak. DRIVE THRU: Drive Thru adalah laya­nan Rayon Kota yang berlatar belakang dari adanya antrian panjang di loket pembayaran PLN. Disamping itu juga lapangan parkir yang terbatas terutama mobil membuat ketika pelanggan membayar rekening kesulitan parker. Manfaat yang didapatkan dengan adanya Drive Thru dapat mengurangi masalah-masalah antrian di Loket, dan pelanggan tidak perlu parkir mobil bahkan tidak perlu turun dari mobil untuk melakukan pembayaran rekening LAYANAN PRIORITAS: Manfaat yang didapatkan dari program ini pelanggan Tidak perlu mengantri dalam melakukan pembayaran rekening. Mendapat invoice baik melalui Fax maupun SMS sehingga tahu lebih dini tagihan rekeningnya. Latar belakang program ini yaitu pelanggan dengan daya besar secara otomatis

maka akan melakukan pemakaian listrik banyak dan pembayaran dengan jumlah yang besar dan memberikan pelayanan lebih kepada pelanggan dengan pembayaran besar sehingga tidak membuat pelanggan menunggkak akibat antrian di loket pembayaran Kring-kring Listrik: Banyak pelanggan PLN yang terlambat dalam pembayaran rekening listrik di kota pontianak akibat payment point yang jauh dari lokasi pelanggan. Sehingga perlunya sarana untuk mengingatkan pelanggan untuk membayar listrik. Maksud dan tujuan Kring-kring listrik adalah payment point mobil dan pengingat untuk membayar listrik layanan ini untuk mempermudah pelanggan yang akan membayar rekening listrik, serta sebagai sarana Sosialisasi Hemat Listrik. ONE DAY SERVICE : One Day Service adalah pelayanan Perubahan daya, sampai dengan daya 2.200 VA yang dilakukan dalam satu hari, hal ini untuk memberikan kepastian pada pelanggan yang akan melakukan Perubahan daya. Karena tidak ada batas waktu yang jelas apa bila kita melakukan proses tambah daya, dan keluhan pelanggan mengenai lamanya pelayanan Tambah daya. Saat ini program dihentikan sementara, menunggu penambahan daya mampu PLN YANTEK 24 JAM – BERSLA : Berdasar­ kan tuntutan pelayanan teknik yang cepat tanggap terhadap laporan gangguan, dan kurangnya kuantitas dan kualitas petugas pelayanan teknik, sehingga perlunya

kinerja pelayanan teknik yang terarah dan terukur. Pleh sebab itu, pelayanan teknik sudah menerapkan Pemborongan Pekerjaan dengan SLA (Service Level Agreement). Program ini dimaksudkan untuk mempercepat pelayanan. Dengan target-target yang ketat diharapkan bisa meningkatkan pelayanan seperti yang diharapkan. Si-GOL : Latar belakang program ini berdasarkan angka gangguan pada gardu distribusi di PT. PLN (Persero) Cabang Pontianak cukup tinggi, yang paling dominan adalah gangguan trafo kontak. Pada tahun 2005 dan 2007 terjadi 12 kali gangguan trafo kontak setiap bulannya, yang menyebabkan pelanggan mengalami padam dalam waktu yang relatif lama. Selain itu kurangnya monitoring terhadap kondisi trafo misalnya dari sisi beban atau minyak trafo, maka diperlukan sebuah aplikasi berbasis komputer yang dapat mengolah semua data yang ada pada semua gardu distribusi. Maksud dan Tujuan program ini adalah Sistem Informasi Gardu Distribusi Online adalah suatu program aplikasi yang dibuat dengan tujuan untuk dapat memonitor perkembangan beban gardu distribusi, dengan adanya sistem informasi ini diharapkan data primer gardu dan data pengukuran dapat selalu up to date, sehingga gangguan trafo akibat overload dapat dikurangi, selain dari itu, fitur-fitur laporan dapat digunakan sebagai acuan dalam menganalisa gardu-gardu distribusi tersebut, sehingga mengurangi padam pada pelanggan akibat gangguan trafo.

+


Pontianak Post

l

Rabu 27 Oktober 2010

Halo Publik

Demokrasi Di Tengah Kelaparan

Beberapa pekan terakhir ini di Yogyakarta kembali hangat seputar apakah perlu diadakan Pemilihan Kepala Daerah di Propinsi tersebut. Hal ini berkaitan dengan segera habisnya masa perpanjangan jabatan Gubernur yang dijabat oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X. 2 tahun yang lalu, tepatnya di tahun 2008, adalah saat-saat dimana ketika itu masa jabatan Gubernur akan segera habis dan sedang gencar-gencarnya rakyat Yogyakarta menolak diadakan Pemilukada. Sehingga kemudian membuat pada saat itu Mendagri memutuskan untuk memberikan masa perpanjangan 2 tahun terhadap masa jabatan Gubernur yang akan segera habis pada tahun ini. Ada 1 hal menarik yang dapat kita petik dari masyarakat Yogyakarta jika mencermati secara lebih dalam dan beberapa orang di sana juga mengatakan bahwa mereka mengangap bahwa Pemilukada merupakan kegiatan yang hanya menghambur-hamburkan uang dan masih banyak sektor-sektor yang masih harus diperbaiki dan lebih membutuhkan alokasi dana yang besar tersebut daripada melaksanakan Pemilukada. Intinya mereka menganggap bahwa perbaikan sektor ekonomi jauh lebih penting daripada pelaksanaan Demokrasi. Demokrasi sendiri sebenarnya memiliki tujuan baik hanya saja untuk menegakan prinsip-prinsip Demokrasi yang baik haruslah

didukung dengan perekonomian yang telah mapan ditunjang dengan tingkat pendidikan rata-rata penduduk yang telah sangat baik pula. Dua faktor inilah yang belum sepenuhnya dimiliki oleh Indonesia pada saat ini. Dengan ekonomi yang telah mapan, maka tidak akan ada lagi masyarakat yang datang ke arena kampanye bukan untuk mendengarkan visi dan misi calon, tetapi hanya untuk menonton orkes Dangdut, mengejar nasi bungkus, atau yang lebih parah menunggu uang jajan dari sang calon. Tingkat pendidikan yang telah baik juga akan menunjukkan bahwa para pemilih telah memilih calon yang mereka inginkan sesuai kualitas dan kapabilitas yang calon itu miliki, bukan karena faktor-faktor yang berbau primordial, rasial ataupun etnisitas yang jika kita perhatikan sangat marak dalam pelaksanaan Pemilukada di banyak daerah di Indonesia pada saat ini. Hampir sebagian besar daerah-daerah di Indonesia masih memilih calon kepala daerah berdasarkan nilai-nilai kesamaan Primordial, baik itu kesamaan tempat tinggal, kesamaan suku ataupun kesamaan Agama. Mereka masih belum bisa menyadari bahwa kesamaan sebagai warga negara Indonesia jauh lebih penting daripada kesamaan nilai-nilai yang lain. Masyarakat Indonesia secara umum memang belum siap untuk berdemokrasi yang benar dan hal itu sangat disadari oleh masyarakat di Yogyakarta sehingga mereka lebih mementingkan perbaikan sektor-sektor yang menunjang kesejahteraan dan ekonomi daripada pelaksanaan Pemilukada yang selainhanyamenghambur-hamburkanuang,juga hanya memecah belah masyarakat dan tidak ada jaminan kepala daerah yang telah terpilih akan memenuhi kewajibannya ketika telah terpilih. Apa yang terjadi di Yogyakarta mungkin bisa menjadi contoh bagi kita. Jangan sampai masyarakat hanya bahagia sesaat tetapi menyesal selama 5 tahun hanya karena lebih mementingkan proses demokratisasi daripada masalah perut dan dapur mereka sendiri. Karena Demokrasi di tengah perut lapar sama saja dengan sepasang muda-mudi yang menikah tanpa dukungan finansial dan pekerjaan yang layak, tetapi hanya bermodalkan cinta saja, karena cinta tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup. Begitu juga demokrasi tidak dapat menyejahterakan penduduk.   Al Sadad Rudi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

5

Prihatin, Perjalanan Dinas Luar Negeri Setelah menonton berita pagi di sebuah stasiun tv, betapa tidak punya rasa malunya petinggi-petinggi negara ini. Ketika ma­sih ba­nyak rakyatnya ya­ ng tidak makan sampai ber­hari-hari, rumahnya ya­n g sangat mem­p rihatinkan, mereka-mereka malah memperkaya dirinya dengan uang rakyat, yang salah satunya untuk perjalanan dinas luar negeri yang jumlahnya puluhan sampai ratusan triliun. Belum lagi uang sakunya, sungguh terlalu. (082148141412)

Parit Imbon, Ketapang Sebagai masyarakat Ketapang, saya ingin memberi kritikan pada pimpinan pemerintah mengenai rimbunnya pohon atau sejenis tumbuhan bakong bercampur semak belukar yang tumbuh subur di jalur parit yang cukup luas. Sehingga pada saat air surut dan pasang tidak lancar. Dan mengakibatkan rumah di sekitar penduduk sering terkena imbas air pasang. Saya berharap pak bupati yang dicintai masyarakat Ketapang tolong ditelusuri jalan Imam Bonjol yang mana parit-paritnya penuh semak belukar yang menutupi parit tersebut. Saya merasa heran apakah unsur dibiarkan atau tidak tersentuh oleh pemerintahan, jangan perbaikan jalan dan saluran parit yang lain dibenahi. Tapi tolong sepanjang jalan Imam Bonjol sangat kurang diperhatikan oleh pemerintahan maupun Dinas PU. (085245508879)

Pengaduan SMS Penipuan S a lu t u nt u k Tel­­komsel yang su­ dah selangkah le­ bih maju dengan membuka pengaduan SMS Penipuan. Semoga operator lain menyusul agar tindak kejahatan pe­nipuan lewat sms bi­s a diberantas.

(085820031800)

Modus Penipuan Dua hari lalu, saya menemukan amplop berisi SKT, selembar surat dan cek senilai Rp 2,7 Miliar di daerah Ketapang. Saya yakin itu penipuan karena teman saya juga menemukan amplop yang sama. Setelah saya telephone handphone yang tercantum dalam SKT tersebut, ternyata mereka meminta nomor rekening saya, karena mereka akan mengirimkan uang Rp 20 ju­ta buat ongkos saya ke Ja­karta guna mengembalikan berkas yang tercecer tersebut. Dari permintaannya itu, saya makin yakin bahwa ini adalah modus penipuan terbaru setelah modus sms. (081345096005)

Jalan Desa Sekuyang Kepada Bupati Sambas, atas nama masyarakat Desa Kartiasa, khususnya di desa Sekuyang, sudah lima kali pergantian Presiden dan Bupati, tolong jalan Kartiasa – Gapura, khususnya dari Rt 10 – 12 sepanjang 3,5 km yang tergolong jalan daerah segera ditingkatkan. Kalaupun tidak, dibuatkan jalan desa karena sudah banyak makan korban. Terutama mereka yang memerlukan pelayanan kesehatan gawat darurat seperti ibu hamil yang mau melahirkan, dan lainlain. Tolonglah pak Bupati, jangan di pusat kota dan nampak saja yang diperbaiki. Perhatian juga yang di belakang! (081345221989)

Salut Pak Wali! Selamat buat Walikota Pontianak yang sukses memindahkan kaki lima

ke pasar Cempaka yang jauh lebih baik. Cuman, kalau Bapak berkenan, saya ingin sumbangkan sedikit ide supaya trotoar yang dibongkar jangan dibuat kembali. Jalan dibesarkan dan lahan toko bisa dibuatkan parkir motor dan mobil. Mobil jangan diparkir di badan jalan agar tidak seperti di jalan Diponegoro, yang selalu macet. Karena Sudirman merupakan pusat perdagangan. Dan dari parkir pemerintah bisa dapat masukan. Maaf pak wali, mungkin saran saya, Bapak perlu tinjau kembali. Karena sebagai warga Pontianak, kami sangat berharap penataan yang cantik, indah dan tidak mubajir (bangun – bongkar). Semoga Tuhan selalu melindungi Bapak dalam melaksanakan tugas, penataan dan membangun Pontianak yang kita cintai. Amin. (085245308100)

“Beling’ Tempat Sampah Saya warga Perumnas 3 Tanjung Hulu, tolong bagi petugas Dinas Kebersihan bisa membersihkan sisa-sisa tempat sampah disamping SDN 27. Kalau tidak dibersihkan, percuma saja ada tamannya. Lagipula pecahan kacakaca itu berserakan. Bagaimana kalau anak-anak SD dan warga sekitar melalui tempat tersebut? Khan berbahaya, memangnya ada yang mau tanggung jawab? (085750388638)


INTERNASIONAL

6 SIDNEY

Dapat Lemparan Sepatu

Masih Protes Jepang PROTES anti-Jepang masih terjadi di Tiongkok. Ratusan orang berdemonstrasi di Kota Chongqing kemarin (26/10), terkait dengan sengketa kepulauan di Laut China Selatan. “Ada sekitar seribu sampai dua ribu orang di sana, termasuk orang-orang yang menonton. Ratusan saja yang benar-benar demonstran,” kata seorang petugas Konsulat Jepang di Chongqing kepada Agence FrancePresse. Dia menjelaskan bahwa aktivitas kerja mereka tetap berjalan normal, meski sistem pengamanan diperketat. Kantor Konsulat Jepang tersebut dijaga polisi yang sebagian besar berpakaian preman. Sebagaimana dilansir AFP, para demonstran tetap mengadakan aksi di bawah guyuran hujan. Sebagian besar mereka membawa bendera kebangsaan Tiongkok dan poster merah bertulisan slogan ‘boikot produk Jepang’ dan ‘persetan dengan Jepang’. Saksi lain menyebutkan, demonstran meneriakkan slogan-slogan anti-Jepang terkait dengan Kepulauan Diayou atau Senkaku, dalam versi Jepangnya. Dari Beijing dilaporkan, pemerintah Tiongkok mendesak Jepang mengambil langkah konkret mengenai kemungkinan dilakukannya pertemuan pemimpin dua negara di Vietnam dalam minggu ini.(cak/dos)

Rabu 27 Oktober 2010

Banjir, Abhisit Turun Lapangan Janjikan Rp8,9 Juta untuk Tiap Rumah

SEORANG pria di Australia mencoba meniru perbuatan seorang jurnalis Irak dua tahun lalu, yang melempar sepasang sepatu ke arah Presiden Amerika Serikat (AS) saat itu, George W Bush. Namun, target kali ini adalah mantan perdana menteri (PM) Australia, John Howard. Menurut kantor berita Associated Press, insiden itu terjadi saat Howard tampil John Howard menjadi pembicara di suatu program bincang-bincang ‘Q&A’ yang ditayangkan langsung oleh stasiun televisi ABC Australia, Senin (25/10) malam. “Ini untuk kematian warga Irak!” seru seorang pria bernama Peter Gray saat melempar sepatu ke arah Howard dari kursi penonton. Lemparan itu meleset dan Gray langsung diusir dari studio oleh petugas keamanan. Gray mengaku bahwa lemparan itu merupakan ungkapan kekesalan kepada Howard, yang dia anggap sebagai sekutu Bush dalam invasi militer AS ke Irak. Selama memerintah Australia, Howard membantu kampanye militer AS dengan mengerahkan 2 ribu tentara ke Irak. Namun, Howard tidak marah. Dia bahkan tertawa menanggapi insiden itu. (vivanews)

BEIJING

Pontianak Post

REUTERS

BANJIR: Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva berjalan di tengah banjir, saat mengunjungi Provinsi Nonthaburi, yang terletak di pinggiran Bangkok, pada 25 Oktober lalu.

Australia Tak Peduli WikiLeaks Tak Pengaruhi Operasi Militer Mereka SYDNEY – Australia tak menganggap serius pembocoran ratusan ribu dokumen rahasia perang Iraq oleh situs WikiLeaks. Sydney menyatakan bahwa pembocoran dokumen pada Juli lalu tak begitu berpengaruh terhadap operasi militernya di Negeri Seribu Satu Malam itu. Saat ini, Australia tengah mempelajari dokumen perang Iraq terbaru yang kembali dibocorkan situs milik Julian Assange tersebut. Sejumlah pejabat Departemen Pertahanan Australia menyatakan sedang mempelajari 77 ribu dokumen militer AS terkait konflik panjang Afghanistan setelah diunggah dalam WikiLeaks tiga bulan lalu. “Investigasi kami menemukan bahwa dokumen yang bocor tersebut tidak berpengaruh langsung pada kepentingan nasional Australia.” Demikian bunyi rilis resmi dari Pasukan Pertahanan Australia sebagaimana

dilansir Agence France-Presse. Rilis itu juga menegaskan bahwa serangkaian langkah telah diambil untuk mengurangi risiko terhadap keamanan operasional. Meski begitu, tak ada penjelasan detail soal langkah-langkah itu. Dari hasil penelitian terhadap dokumen yang bocor tersebut, Australia menyimpulkan bahwa mayoritas isinya terkait dengan aktivitas lapangan seperti patroli, pertempuran lokal, dan operasional rutin. Otoritas Australia kini tengah mempelajari sekitar 400 ribu dokumen perang Iraq yang kembali dibocorkan situs WikiLeaks. Sementara itu, Washington dan London memperingatkan bahwa dokumen tersebut bisa membahayakan pasukan koalisi dan masyarakat sipil Iraq. Australia menambahkan, investigasi terhadap dokumen-dokumen terbaru WikiLeaks itu membutuhkan waktu. Dokumen tersebut mencakup operasi militer dari 2000 – 2009.

Pendiri WikiLeaks, Julian Assange, yang juga berkewarganegaraan Australia menyatakan bahwa pembocoran dokumen tersebut dilakukan demi mengungkap kebenaran tentang perang Iraq. Mantan perdana menteri Australia dari kubu konservatif, John Howard, yang juga pendukung setia mantan Presiden AS George W Bush mengirimkan pasukan ke Afghanistan dan Iraq sebagai operasi militer melawan terorisme pascatragedi 11 September 2001. Australia menarik pasukan perangnya dari Iraq pada pertengahan 2009. Namun, sekitar 1550 kombatan masih ditempatkan di Afghanistan untuk memerangi Taliban. Sementara itu, Washington menyangkal telah menutup mata terkait kasus penyiksaan oleh militer di Iraq. Itu merupakan respons ribuan data baru yang bocor melalui situs WikiLeaks, termasuk sejumlah gambar penyiksaan oleh personel militer AS.(cak/dos)

BANGKOK – Sungai Chao Phraya yang melintasi Bangkok dan sekitarnya terus meluap menyusul bencana banjir yang parah di Thailand. Bahkan bencana itu telah menewaskan 56 orang di seluruh Thailand, sejak 10 Oktober lalu. Inilah yang membuat Perdana Menteri (PM) Abhisit Vejjajiva melihat langsung kondisi korban banjir di provinsi Nonthabhuri dan provinsi lain. Dia juga berjanji memberi bantuan uang bagi warga yang rumahnya terendam banjir. Ditemani sejumlah pejabat, Abhisit memantau langsung luapan air di kompleks Masjid Tha It di distrik Pak Kret, Nonthabhuri, 25 Oktober lalu. Seperti dilansir dari laman kantor berita Bernama, dia beserta stafnya, dengan menggunakan boat, mengarungi Sungai Chao Phraya untuk memantau kondisi para pemukim di pinggir sungai. Sebelumnya, pada 21 Oktober, Abhisit mengunjungi korban banjir di Provinsi Lop Buro. Dia memantau pembangunan toliet mengapung dan memastikan bantuan makanan dan obat-obatan sampai ke wilayah yang terendam air setinggi 2 meter tersebut. Kedatangan PM Thailand ini, diakui para pengungsi, membuat sedikit lega dan menaikkan semangat mereka. Ditambah lagi, PM berjanji akan segera mengatasi hal ini pada minggu depan. Banjir terparah yang terjadi di Thailand telah menewaskan 56 orang dan membuat 1,2 juta penduduk terpaksa mengungsi. Saat ini, ibukota Thailand, Bangkok, tengah menghadapi ancaman serupa saat volume air Sungai Chao Phraya semakin meninggi. Kantung-kantung pasir dan pompa penyedot air telah siap terpasang untuk menghadapi situasi terburuk. Setelah banjir mereda nanti, Abhishit pada kunjungannya ke Ayuthayya, menurut laman Bangkok Post, berjanji akan memberikan bantuan keuangan sebesar 30 ribu baht (sekitar Rp8,9 juta) kepada mereka yang rumahnya rusak parah terendam banjir. Bantuan 20 ribu baht atau sekitar Rp5,9 juta bagi yang rumahnya mengalami kerusakan tidak terlalu parah, serta 10 ribu baht atau sekitar Rp2,9 juta bagi mereka yang kehilangan harta bendanya seperti mobil atau perangkat elektronik. Menurut prakiraan dari Departemen Hidrografic Thailand, gelombang setinggi 2,15 meter di atas permukaan laut akan terjadi pada Sungai Chao Phraya. Gelombang tinggi digabungkan dengan air banjir akan semakin memperparah banjir yang telah menggenangi sebagian daerah pinggir sungai tersebut. Sementara itu, seperti dilansir dari laman Bangkok Post, puteri Raja Thailand, Maha Chakri Sirindhorn, merasa khawatir atas keadaan mental para korban banjir di seantero negeri. Pada kunjungannya ke distrik Chalerm Phrakiat, Provinsi Nakhin Ratchasima, Maha memerintahkan para pejabat pemerintahan untuk segera mengatasi hal ini untuk mencegah dampak lebih lanjut. Pada kesempatan tersebut, Maha juga membagikan 40 kantong bantuan kepada para korban banjir. (vivanews)


Pontianak Post

aneka

Rabu 27 Oktober 2010

7

Tsunami Sapu Mentawai Sambungan dari halaman 1

Sedikitnya tiga desa yang dihuni ratusan warga dilaporkan porak-poranda. Yakni, Desa Malakopa, Desa Mutai BaroBaro, dan Desa Makaroni. Di Desa Malakopa, tercata seratus

rumah warga hancur. Begitu juga, Desa Makaroni rata dengan tanah. Sementara di Desa Mutai Baro-Baro, sekitar seratus warga belum ditemukan. Selain itu, di Silabo dan Muaro Takohapeha, sekitar 150 rumah warga hancur. Di Makaroni, 23 turis asing dinya-

takan selamat dan sembilan lainnya hilang. Sebanyak 27 warga juga selamat di wilayah itu. ’’Warga bersama polisi dan TNI menemukan 40 jenazah di beberapa lokasi. Umumnya korban tewas itu ditemukan tersangkut. Tiga gereja dan dua

masjid hancur,’’ tutur Bupati Kepulauan Mentawai Edison Saleleau Baja kemarin (27/10). Edison mengungkapkan, umumnya korban hilang adalah warga yang tinggal di pinggir pantai. Untuk mengecek dan menemukan warga yang tewas,

Awan Panas Merapi Meluncur Sambungan dari halaman 1

+

’’Karena kondisi mendung, sulit untuk melihat secara pasti besaran awan yang keluar dari puncak Gunung Merapi. Yang jelas mengarah ke selatan. Mungkin ke Kali Gendol, Jogjakarta, dan Kali Woro, Klaten. Warga di KRB III sangat berisiko terkena awan itu,’’ ujarnya kemarin. Selain awan panas, terdengar suara gemuruh yang semakin keras di Gunung Merapi. Suara tersebut dipicu adanya guguran materi vulkanik karena tekanan dari magma bumi, sehingga terjadi longsor yang cukup besar. ’’Itu sangat jelas terdengar di sekitar pos pemantau di Dusun Ndeles, Desa Sidorejo. Kami mulai mengevakuasi warga yang sebelumnya hanya tenang dan berdiam diri di rumah. Mereka mulai bergerak ke pos pengungsian,’’ tambah Sukiman. Warga sejak dua hari lalu berkemas dan hari ini rencanan-

ya bersiap-siap menuju lokasi pengungsian.Tapi,ternyatayang terjadi lebih cepat dari perkiraan. Warga kemarin diangkut dengan truk yang sudah disiapkan di setiap RT. Kondisi awas memang sangat cepat, sehingga diperlukan langkah sigap untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi. ’’Sudah ada sekitar 20 truk yang siap mengangkut warga. Langsung kami siapkan agar semua bisa terangkut. Keluarnya awan panas membuat warga di Dusun Ndeles sangat rentan terkena luka bakar,’’ ujarnya. Kondisi serupa terjadi di Desa Balerante, Kecamatan Kemalan, Klaten. Warga yang awalnya menolak dievakuasi kemarin petanglangsunggeger.Tentusaja kondisi itu membuat perangkat desa dan satkorlak PB harus bekerja ekstra untuk mengangkut warga yang sudah takut itu. ’’Kami mulai bergerak ke Desa Bawukan (pos pengungsian).

Banyak warga yang khawatir dengan munculnya awan panas tersebut,’’ jelas Kepala Dusun I Desa Balerante Zainu. Dia menambahkan, sejak pagi kemarin, perangkat desa menyosialisasikan agar warga mau dipindah ke barak pengungsian. Namun, banyak yang masih nekat bertahan di rumah masing-masing. Sebelumnya, tanda-tanda meletusnya Merapi terlihat jelas. Yakni, perkembangan aktivitas di puncak gunung setiap menit terus meningkat. Magma di perut Merapi pun sudah mendekati kubah. Tanda-tanda lain, guguran lava meningkat signifikan. Terlebih,puncakMerapimengalami pembengkakan baru ke arah utara (Boyolali). Dengan kondisi tersebut, sangat mungkin lereng Merapi sebelah utara (Boyolali) terkena dampak letusan. Puncak Merapi seharian kemarin terus mengeluarkan asap pekat. Denganfenomenaitu,berartimagma

sudah semakin mendekat ke kubah puncak Merapi. ’’Pengamatan kami, memang asap pekat merupakan tanda magma sudah naik,’’ kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Jogjakarta Subandriyo ketika dihubungi via ponsel dari Boyolali kemarin. Hasilpengamatanyangdihimpun BPPTK, magma semakin mendekat ke kubah. Material panas pun sudah keluar dan disertai asap kecokelatan. Hal itu terlihat di Pos 2 Pengamatan Merapi, Desa Jrakah, Kecamatan Selo. ’’Muncul asap tebal kecokelatan. Ketinggiannya sekitar empat ratus meter,’’ jelas petugas Pos 2 Pengamatan Merapi Tri Mujianto.Asaptebalkecokelatan tersebut baru diketahui pukul 17.05.Pengamatansorekemarin, cuaca cukup cerah. Karena itu, asap tebal kecokelatan mulai tampak di puncak Merapi. (oh/ un/nan/jpnn/c5/kum)

Tuntaskan Melalui Badan Kehormatan Sambungan dari halaman 1

Pontianak kepada Hartono Azas. Menurut dia, mekanisme penyelesaian permasalahan di tubuh DPRD yang menyangkut anggota secara prosedur melalui Badan Kehormatan (BK). Apabila melalui fraksi, lanjut Turiman, fraksi bukan lembaga alat kelengkapan dewan. Karena itu, masalah yang muncul di DPRD penyelesaiannya mesti sesuai mekanisme aturan legislatif itu sendiri. Langkah yang diambil juga harus tepat. “Penyampaian mosi tidak percaya lima fraksi kepada ketua secara konstitusi sulit diterima. Indonesia tidak mengenal mosi tidak percaya. Relevansi tindakan sejumlah fraksi tentu memiliki keinginan tertentu. Namun tentunya tanpa harus menggeser paradigma hukum tata negara yang berlaku,” kata Turiman. Menurut Turiman, secara ideal pimpinan dan anggota mesti berjalan selaras. Karena menyangkut kepentingan orang banyak.Semuanasibmasyarakat

Kota Pontianak menjadi pertaruhan jika konflik diintern dewan tidak tuntas. Sebab keberadaan dewan menyangkut hajat hidup rakyat. Turiman mencontohkan, penetapan anggaran tidak dapat dilepaskan dari campur tangan dewan. Lebih penting penetapan kebijakan membutuhkan persetujuan legislatif. Sehingga jika konflik tidak meredup, masyarakat luas akan segera merasakan dampaknya. Karena itu, Turiman mengatakan amat menyayangkan langkah yang ditempuh lima fraksi DPRD Kota Pontianak. Sebab permasalahan yang dituangkan sebagi pemicu mosi tidak percaya mestinyamampudiselesaikansecara prosedur hukum. “Kalau pun ada rasa kekecewaan anggota terhadap ketua yang dianggap tidak tegas, mestinya diungkapkan. Jika ada masalah dengan pihak mitra legislatif yakni eksekutif sebetulnya dapat disampaikan secara terbuka sebagai bahan evaluasi untuk mengingatkan ketua dan pimpinan DPRD,” kata Turiman.

Tunggu Hasil Rapim Sementara itu, Badan Kehormatan DPRD Kota Pontianak belum mengambil tindakan atas persoalaninternalyangberujung pada mosi tak percaya. Mereka masih menunggu hasil rapat pimpinan. “Kami melihat hasil rapim dulu, baru bisa mengambil tindakan,” ujar Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Pontianak, Satarudin, Selasa (20/10). Satarudin yang juga Ketua Fraksi PDIP ini berjanji akan membeberkan tindakan yang dilakukan BK jika sudah mengetahui hasil rapim. “Nanti kita akan konfrensi pers,” katanya.Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Heri Mustamin mengatakan rapat tiga wakil pimpinan dewan bersama ketua lembaga adalah meminta semua pihak cooling down. “Bersikap tenang dulu. Agenda yang ada dilaksanakan, salah satunya kunjungan kerja,” kata Heri.Pimpinan serta alat kelengkapan dewan lainnya diharapkan dapat mengevaluasi situasi setelah penyampaian

mosi tak percaya kepada Ketua DPRD Kota Pontianak, Hartono Azas.FraksiPartaiDemokratjuga diharapkan bersikap proaktif berkomunikasi dengan anggota dewan lainnya. “Untuk BK, merupakan alat kelengkapan lainnya. Pimpinan tidak akan mengintervensinya,” ujar politisi Partai Golongan Karya ini. Rencananya semua persoalan internal akan dibicarakan dalam Badan Musyawarah pada 1 Novembermendatang.Koordinator Komisi B ini menambahkan pernyataan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji yang meminta dewan intropeksi diri tidak memiliki korelasi terhadap mosi tak percaya tersebut. “Namun disayangkan wali kota sebagai simbol eksekutif mengoreksi lembaga legislatif. Makanya ketua legislatif sebagai simbol diminta mengambil tindakan atas hal tersebut,” ungkap Heri. Selasa (26/10) pagi, lima fraksi yang menyampaikan mosi tak percaya menggelar rapat gabungan. Mereka juga bersikap cooling down dulu. (stm/uni)

Cegah Warga Jadi TKI, Rintis Kerajinan Tempurung Kelapa Sambungan dari halaman 1

+

Hanya mengenakan daster bermotif abstrak berwarna putih dan kuning. Rambutnya terikat tak rapi. Tidak ada riasan apapun di wajahnya. Rumahnya juga terlihat sederhana. Berdinding semen, dengan beberapa ruangan. Di depan rumah tertempel papan kecil bertuliskan Usaha Kecil Bersama Cahaya Harapan. Pada papan juga tertulis berbagai jenis kerajinan tangan dari tempurung kelapa. Pada bagian samping kiri rumah, terdapat ruangan kecil. Hanya berukuran sekitar 3 meter x 3 meter. Di ruangan terdapat rak kayu yang memajang tas, taplak meja, kotak pensil, centong nasi, dompet, dan tempat tisu. “Ini hasil usaha kecil bersama yang saya hasilkan,” kata ibu dari empat anak ini. Suryani pun menceritakan usaha yang dirintisnya itu. Awalnya Suryani membuat virgin coconut oil atau minyak kelapa murni. Usaha ini dimulai pada 2005. Pengerjaannya hanya skala rumah tangga. Dikerjakan bersama anak dan suaminya. Namun, berjalan dua tahun, usaha tak membuahkan hasil. Ia kesulitan memasarkan produknya. Akhirnya perempuan kelahiran 26 November 1969 ini pun menghentikan usahanya. Seiring dengan berhentinya usaha tersebut, pada 2007, banyak warga di tempat tinggal Suryani memilih menjadi tenaga kerja di luar negeri. Terlebih kaum perempuan dan ibu rumah tangga. Mereka rela meninggalkan tanah kelahirannya demi mencari pundi-pundi rejeki di negara tetangga.Kondisi ini membuat Suryani prihatin. Apalagi mendengar ada warga yang pulang dalam keadaan meninggal dunia. Diduga warga meninggal karena sakit. “Kabar yang saya dengar meninggal karena terlalu letih kerja di perkebunan sawit di Malaysia,” kata Suryani. Kebutuhan ekonomi yang semakin besar membuat

cmyk

Suryani terus berpikir untuk membantu suaminya. Lantas ia bertemu dengan teman suaminya yang bekerja di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar. “Saya diajak untuk melihat seksama sumber daya alam yang banyak di tempat tinggal saya,” ujarnya. Kecamatan Sungai Kakap memiliki pohon kelapa cukup banyak. Sebagian besar warga mencari nafkah sebagai petani kelapa. Mereka menjual buah kelapa yang sudah diolah maupun belum. Sedangkan tempurung kepala dibuang begitu saja atau dijual kepada pengusaha pembuatan briket. Potensi ini pun dilihat secara jeli oleh Suryani. “Saya nekad saya menggunakan sisa uang hasil usaha VCO sebagai modal kerajinan tempurung kelapa sebesar Rp500 ribu. Awalnya itu pada 2007,” ungkap Suryani. Beruntung ketika itu ia mendapat kesempatan pelatihan membuat kerajinan dari tempurung kelapa di Yogyakarta dari Disperindag Kalbar. Pulang dari pelatihan, ia pun membeli dua mesin bor dan memulai usahanya. Awalnya hanya dikerjakan bersama dua anak dan suaminya. Berhari-hari ia menganyam tempurung kelapa hingga menjadi dompet. “Karena baru mulai, lelah juga rasanya. Tapi ketika berhasil, senang rasanya,” ujarnya. Ketika berhasil membuat beberapa produk, Suryani pun memanggil empat tetangganya. Semuanya ibu rumah tangga yang hanya lulusan sekolah dasar. “Sedangkan saya hanya tamat SMP saja,” katanya tertawa. Ia pun langsung mengajarkan keterampilan dari limbah kelapa itu. Hasilnya, dalam dua sampai tiga hari, satu ibu berhasil membuat satu tas. Untuk pekerjaan yang rapi, satu tas dihargai Rp25 ribu. Ada juga ibu rumah tangga rekrutannya berhasil membuat taplak meja dalam dua hari. Upah yang diberikan tergantung dari hasil kerjanya. Jika rapi, dihargai Rp25 ribu. “Ka-

lau tidak rapi ada yang hanya Rp10 ribu. Ada juga yang kita kembalikan dan minta rapikan kembali,” ujarnya. Awalnya, pemasaran dilakukan dari mulut ke mulut. Suryani juga aktif menjajakan dagangannya kepada tetangga. Jika ada pameran, ia pun turut serta dan ikut memajang berbagai produknya. “Awalnya susah juga pemasarannya. Tapi saya terus diberi motivasi agar tidak menyerah. Ya, kita usaha terus. Saya hanya ingin membantu ibu-ibu tetangga agar tidak menjadi TKI. Kasihan anak dan suaminya,” ungkapnya. Selang setahun usahanya pun berkembang. Banyak warga Kota Pontianak yang mulai mengenal produknya. Beberapa pemilik koperasi dan toko di Pontianak mulai datang untuk membeli produknya. “Bahkan ada juga yang membawanya ke Malaysia,” katanya. Ia pun menambah tenaga kerjanya menjadi 20 orang. Dua orang lulusan SMA yang tidak melanjutkan kuliah, empat orang lulusan SMP, dan 14 orang hanya tamat sekolah dasar. Mereka bekerja tanpa terikat waktu. “Mereka membawa pulang tempurung yang sudah dibentuk bulat berdiameter satu sentimeter. Kalau sudah dirangkai menjadi barang, diberikan ke saya,” ujarnya. Pada 2008, Suryani mendapat tambahan modal berupa empat unit alat bor, dua unit mesin ampelas, satu genset, dan satu alat pembelah batok kelapa. Ia juga diberikan kesempatan mengikuti pelatihan motivator di Jakarta. Kini, dalam sebulan usaha kecil bersamanya mampu memproduksi sedikitnya 40 unit tas, 20 unit taplak meja, 20 unit kopiah, dan lima unit tempat pensil. Satu unit tas dijual dengan harga Rp80 ribu, dompet Rp40 ribu, kotak pensil Rp15 ribu, dan centong nasi Rp7.500. Sebulan ia mendapatkan penghasilan kotor mencapai Rp12 juta. Karena usaha bersama, lebih

dari setengah dari penghasilan tersebut untuk membayar upah dan bahan baku. “Bersihnya sekitar Rp4 juta sampai Rp5 juta perbulan. Tapi tidak tentu juga.Bisa lebih sedikit. Beberapa waktu lalu, ada mahasiswa yang mendapat beasiswa bidang promosi di Beijing yang membawa produk saya ke sana. Ia mulai mempromosikan produk saja,” katanya. Ia berharap usaha terus berkembang. “Sekarang ini saya ingin mendapatkan tambahan ilmu tentang pemasaran dan finishing,” katanya. Usaha Suryani hingga kini menjadi binaan Disperindag Kalbar. Penyuluh Industri Disperindag Kalbar, Bambang Haryono mengatakan usaha bersama milik Suryani menjadi perintis kerajinan tempurung kelapa di Kecamatan Sungai Kakap. “Kalau di Kubu Raya, ada lima sampai enam usaha kecil kerajinan yang masih berkembang dan menjadi binaan kita,” kata Bambang. Usaha tersebut diantaranya kerajinan keladi air, miniature Tugu Khatulistiwa, dan pemanfaatan limbah tempurung kelapa. Sebagai bentuk pembinaan, Disperindag terus memberikan motivasi dan pengetahuan tentang pemasaran dan manajemen. Jika ada pameran, instansi tersebut juga mengikutsertakan anggota binaannya. Selama ini banyak usaha kecil yang gulung tikar karena manajemen kurang baik. “Pemilik usahanya juga mudah menyerah. Kalau ingin berhasil, jangan menyerah,” kata Bambang. Tak hanya membina usaha kecil menengah naungan instansinya. Menurut Bambang, tenaga penyuluh industri juga memiliki tanggungjawab membina di tempat tinggalnya. “Saya juga membuka pelatihan keterampilan Akar Kelam. Ada tiga warga binaan saya yang mulai berhasil,” ujar pria kelahiran 30 Juni 1966 yang tinggal di Perum III Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak ini. (*)

telah didirikan posko bencana di Pulau Sikakap. Pemkab Mentawaitelahmengirimkanmakanan dan obat-obatan dari Padang. Pemkabjugatelahmendistribusikan pakaian dan selimut. ’’Kami telah menganggarkan dana untuk bencana Rp 1 miliar. Dana itu akan digunakan untuk membeli makanan dan obatobatan untuk warga,’’ terang Edison. Sebelumnya, BMKG menyatakan bahwa gempa mengguncang Sumbar pukul 21.42 Senin lalu. Pusat gempa berkekuatan 7,2 SR itu berada pada koordinat 3.61 LS-99.93 BT atau 78 km barat daya Pagai Selatan, Mentawai, pada kedalaman 10 km. Setelah itu, terjadi dua kali gempa susulan berkeuatan 5,5 SR dan 5,0 SR dengan titik pusat hampir sama. Menyusul gempa tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan soal potensi terjadinya tsunami. Tetapi, berselang dua jam setelah gempa atau sekitar pukul 22.45, BMKG mencabut peringatantersebut. Sejakgempa 7,2 SR terjadi hingga kemarin sore, BMKG Sumbar mencatat telah terjadi sekitar 50 kali gempa susulan dengan skala kecil (2 SR hingga 4 SR). Kepala BMKG Sumbar Taufik G. kepada Padang Ekspres menuturkan bahwa gempa-gempa skala kecil besar

kemungkinan masih terjadi sehingga lempeng Sumatera bergeser ke posisi semula. ’’Tetapi, sangat kecil kemungkinannya terjadi gempa (susulan) dahsyat dengan kekuatan hingga 8,9 SR,’’ tuturnya. Upaya pengiriman bantuan ke lokasi tsunami terkendala gelombang tinggi. Danrem 032 Wirabraja Kolonel Inf Mulyono yang sekitar pukul 08.00 kemarin berangkat ke lokasi dengan kapal milikPemkabMentawaiterpaksa kembali ke Padang. ’’Kami tidak bisa menembus gelombang laut yang mencapai ketinggian 3,5 meter. Jadi, kami putuskan kembali ke Padang. Selain itu, alur gelombang tidak beraturan dan datang secara tiba-tiba,’’ ujar Mulyono. Rencananya, tambah Mulyono, pihaknya bersama rombongan kembali berusaha menembus Pulau Mentawai hari ini (27/10) dengankapalyangsama.’’Walaupun tidak dapat masuk, anggota saya di Mentawai telah membantu warga. Saat ini kami fokus mencari warga yang dinyatakan hilang,’’ papar Mulyono. Akses telekomunikasi ke lokasi itu nyaris lumpuh total. Banyak warga Mentawai yang berada di Kota Padang tidak bisa berkomunikasi dengan kerabat mereka yang berada di Kepulauan Men-

tawai. Marwin, 38, warga Sikakap yang berada di Padang, tidak bisa mengetahui kondisi desa asalnya pasca-tsunami. ’’Sejak gempa terjadi, komunikasi ke kampung saya tidak lagi nyambung. Saya khawatir atas nasib keluarga saya,’’ katanya kepada Padang Ekspres kemarin. Dia mengaku mengetahui soal tsunami menerjang Mentawai kemarin siang atau beberapa jam setelah kapal yang ditumpanginya dari Mentawai merapat di Pelabuhan Muaro Padang. \Di Mentawai, sedikitnya ada 6-7 tower telepon seluler. Antara lain, dua unit di Sikakap, dua unit di Tuapejat, dan satu unit di Siberut Selatan. Tetapi, tidak satu pun yang berfungsi. ’’Buktinya, akses komunikasikeMentawaimelalui handphonetidakmenyambung,’’ ujar Marwin. Sementara itu, PoldaSumbarjugamengirimkan tim medis dan sejumlah kapal karet ke daerah yang terkena tsunami di Mentawai. Tim tersebut akan membantu korban gempa dan tsunami di Mentawai. ’’Insya Allah, besok pagi (hari ini, 27/10) tim dari Polda akan berangkat ke Mentawai. Timberjumlahsekitar 70 orang dari anggota Pol Air, tim medis Polda, dan anggota Samapta,’’ ujar Karo Ops Polda Sumbar Kombespol Suwardi. (k/e/jpnn/c4/dwi)

+

Kejaksaan Tahan Tony Ferdy Sambungan dari halaman 1

Tony merupakan pemegang kuasa anggaran tahun 2009 terkait pengadaan baju Hansip. Dengan jabatan Kepala keselamatan bangsa dan perlindungan masyarakat (Kesbanglinmas) Provinsi Kalbar. Jabatan tersebut ia emban hingga kini. Didampingi kuasa hukumnya, Rizal Karyansyah, Tony Ferdi menjalani pemeriksaan sebagai tersangka sejak pagi hingga petang. Sebelum penyidik kejaksaan menahannya. Menuju Rutan, pria berkacamata ini masih mengenakan pakaian dinas. Penahannya dijaga ketat aparat kepolisian dari Polresta Pontianak dan pengamanan dalam kejaksaan sendiri. Tony tampak kooperatif saat dibawa menuju Rutan. Dirinya tampak tidak banyak bicara. Ia langsungkedalammobilmenuju Rutan selepas keluar dari ruang pemeriksaan. Kuasa hukumnya dan penyidik ikut mengantar Tony Ferdy ke Rutan. Menurut Kepala Seksi dan Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kajati Kalbar, Arifin Arsyad penahananansepenuhnyauntuk

kepentingan penyidikan. Serta telah memenuhi unsur objektif dansubyektif.“Penahananuntuk kepentinganpenyidikan.Mencegah tersangka melarikan diri dan menghilang barang bukti,” katanya. Jangka waktu penahanan selama dua puluh hari kedepan sejak tanggal penahanan. Kejaksaan telah lama mengusut kasus dugaan koruspi pengadaan baju Hansip. Tahap penyelidikan Kejaksaan mulai 2 Desember 2009. Sedangkan penyidikan 26 Januari 2010. Pengadaan pakaian Hansip itu dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama Desember 2008 dengan pagu anggaran Rp4,5 miliar untuk pengadaan sekitar 8 ribu stel pakaian Hansip Tahap kedua Februari hingga Maret 2009 dengan pagu dana sekitar  Rp4,8 miliar untuk pengadaan 7.950 stel pakaian. Dugaan korupsibajuhansipmengakibatkan negara rugi Rp4,6 miliar dari total pengadaan selama dua tahun penganggaran. Pengadaan baju hansip untuk kepentingan pengamanan Pemilu Legislatif 9 April 2009 dan Pilpres 8 Juli 2009 ini diketahui bermasalah setelah diaudit

BPK Perwakilan Kalbar. Audit yang dilakukan tahun 2009 itu tidak bersifat global, tetapi audit khusus berbentuk Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu Dugaan korupsi yang dipersangkakan yaitu mark-up dana untuk setiap stel pakaian. Atas indikasi tindak pidana korupsi itu,Tonydipersangkakandengan jeratan pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b Undangundang Nomor 31  tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Dengan subsider pasal 3 junto pasal 18 ayat 16 Undang-undang Nomor 31  tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.   Secara terpisah kuasa hukum Tony Ferdy, Rizal Karyansyah, mengatakan pihaknya akan menempuhupayahukumterkait penahanan kliennya. Dengan mengajukan permohonan penangguhanataupengalihanpenahanan. Atas pertimbangan kliennya merupakan pejabat publik. Yang mesti menjalankan roda pemerintahan. (stm)

Dua Kali Pemekaran, Kabupaten ..... Sambungan dari halaman 1

Kabupaten Kuburaya berdampak pada dana alokasi umum (DAU) yang hanya Rp 185 miliar, lebih kecil dibandingkan Kabupaten Kubu Raya yaitu Rp375 miliar. Era kepemimpinan bupati berikutnya, baru mampu mendongkrat kenaikkan DAU sebesar 70 persen. Termasuk pada APBD 2010. “Kenaikkan DAU dari Rp185 miliar menjadi Rp304 miliar lebih, hanya cukup untuk kebutuhan belanja pegawai, berikut pelunasan tunggakan pemerintah daerah,” aku Bupati Kabupaten Pontianak H Ria Norsan, kepada Pontianak Post. Padahal, sebelum pemekaran Kabupaten Kubu Raya, dilihat dari geografis daerah cukup luas, dengan cakupan membawahi Kecamatan Kuala Mandor B, Sui Ambawang, Kubu, Batu Ampar, Sui Raya, Rasau Jaya, Sui Kakap, Terentang dan Teluk Pakedai yangdisebutkecamatanperairan atau wilayah selatan. Kecamatan daratan adalah Siantan (Jungkat), Sui Pinyuh, Mempawah Hilir, Sui Kunyit dan Toho.

Kabupaten Kubu Raya memiliki luas wilayah kurang lebih 6.958,2 km persegi dengan jumlah penduduk kurang lebih 488.400 jiwa. Setelah pemekaran kabupaten induk menjadi kecil, karena memiliki luas wilayah 2.000 lebih km persegi dengan jumlah penduduk kurang lebih 220 jiwa lebih. Kawasan Sui Raya dan sekitarnya era tahun 1990-an dikenal dengan sebutan daerah industri perkayuan yang memunculkan cukup banyak perusahan -perusahan besar. Ini mampu mendongkrakpenghasilanpusat melalui jaringan perdagangan internasional. Konstribusi yang diterima Kalbar melalui pembagian dana pusat. Wilayah industri Kalbar itu, menjadi primadona di sector perdagangan. Paska pemekaran, APBD Kabupaten Pontianak turun drastis. APBD Kabupaten Pontianak 2007 sebesar Rp 637,6 miliar, dengan PAD sebesar Rp16,8 miliar lebih. Tahun itu kabupatenindukmasihmemiliki dana perimbangan Rp582,64 miliar dengan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp36,11

miliar. Tahun 2007 Kabupaten Pontianak masih surplus sebesar Rp 34,68 miliar lebih. APBD 2008 setelah perubahan semula sebesar Rp 709,576, miliar lebih bertambah Rp52,728 miliar lebih menjadi Rp 762,304, miliar lebih. Juga terjadi surplus sebesar Rp 31 ,982 miliar lebih. Pada APBD 2009 setelah perubahan dimana pendapatan semula hanya Rp 286,691 miliar lebih bertambah Rp 53,249 miliar lebih menjadi Rp 339,940 miliar lebih. Untuk bisa belanja semula Rp 313,297 miliar lebih bertambnah Rp 63,861 miliar lebih menjadi Rp 377,159 milir lebih. Tahun ini Kabupaten induk pasca pmekaran memang sudah mengalamideficitanggaran.Masalah keuangan memang sangat dirasakan sekali oleh pemerintahan daerah (eksekutif-legislatifred). Lihat saja APBD 2010 hanya mencapai Rp 410,927 miliar lebih. Dana itu dari pendapatan Rp 18,857 miliar lebih, dana perimbangan Rp 338,222 miliar lebih dan lain-lain pendapatan yang sah Rp 11,846 miliar lebih. (hamdan abubakar)

Mantan Kepala DKP Ditahan Sambungan dari halaman 1

Pontianak serta Koko maupun Dadang adalah pihak rekanan.  Kejaksaanmengendusdugaan korupsipadaDinasdilingkungan Pemkot itu pada April 2010. Sejak dimulainya  penyelidikan. Dan dilanjutkan dengan penyidikan sekaligus menetapkan Sugimin  dan Sukoco sebagai tersangka. keduanya pihak kejaksaan tetapkan menjadi tersangka secara bersamaan.Kasusdugaantindak pidana korupsi Buldozer ini merupakan pengadaan dengan pagu anggaran senilai Rp1,6 miliar tahun 2008. Dengan melibatkan pihak rekanan. Salah satu perusahaan pemenang tender ditunjuk untuk pengadaan. Uang muka anggaran senilai Rp300 juta sudah dikucurkan. Tapi pengadaan alat berat belum tereal-

isasi. Akibat pemutusan kontrak dengan pihak rekanan. Namun uang yang sudah dicairkan tanpa realisasi tidak dikembalikan ke kas negara.  Itu yang menjadi dugaan tindak pidana korupsi dari pihak kejaksaan. Empattersangkayangditahan, Kejaksaan titipkan ke Rutan Klas IIAPontianak.Keempatnyadigelandang ke rutan menggunakan dua buah mobil secara terpisah. Aparat keamanan mengawal ketat proses penahanan tersangka kasus dugaan pengadaan bulldozerini. Keempatnyadipersangkakandenganjeratanpasal2 ayat (1) Jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang Nomor 31 tahun1999sebagaimanayangtelah diubahdanditambahdenganUU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo

Pasal 64 ayat (1) KUHP. Dengan subsider pasal 3 junto pasal 18 ayat 16 Undang-undang Nomor 31  tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.   Penahanankeempattersangka guna kepentingan penyidikan serta dianggap telah memenuhi unsur objektif serta subjektif. Yakni mencegah upaya melarikan bukti atau menghilangkan barang bukti. “Penahanan untuk memudahkan penyidikan,” kata Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Arifin Arsyad. Sementara itu, pihak keluarga para tersangka tampak mendatangi mereka sebelum berangkat menuju tahanan. Bahkan, salah seorang istri tersangka menangis histeris usai mengetahui suaminya bakal ditahan kejaksaan. (stm)

+


Pontianak Post

8

Pontianak Post

Rabu 27 Oktober 2010

Jadwal Babak Eliminasi Superstar 2011 Senin, 27 Oktober 2010, pukul 14.00 – 19.00 WIB Di Gedung Yamaha Musik Pontianak NO NAMA PESERTA MAJOR SEKOLAH 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39

Aji Ali Rahman Drum Anthony Faustine Drum Budi Satria P Drum Cery Natasya Drum Darnell Drum Della Utin Drum Dennys Drum Devina Aprilia Drum Dimas Priyo Cristian Drum Diza Daffa Dheyaulhaq Drum Erwin Bastian Drum Ferdinand Drum Hafel Wildan Drum Hans Satria Kusuma Drum Hugo Drum Iksan Fajar Imani Drum Ivander Drum Jonathan Wanson Drum Juvenus Drum Clarissa Biola Liman Julianto Drum M A Fathur Drum M Dimas W Drum M. Albaar K H Drum Muhammad Syeva Fadilla Drum Novan Vikry G Drum Obaja Drum Raihan Dzaky Drum Richard Reno Drum Rifki Zahri Akbar Drum Rifky Alam Anugrah Drum Teofilus Drum Tsamara Mita G Drum Ufsi Ulla Kalwa Drum Vallens Drum Verio Putra Drum Very Suryadi Drum Vinnie L.D Drum Yongkie Drum Ilham Dimas Mahendra Drum

Pontianak Post Pertama dan Terutama di Kalimantan Barat

SMAN 10 SD IBC SMPN 16 PTK SD IBC SD IBC SD Muhammadiyah 2 SD TUNAS BANGSA SMAN 4 SMP 1 Singkawang SD Muhammadiyah 2 SMA St. Petrus SD IBC SMPN 10 SD IBC SD Bina Mulya SDN 07 SKW TK TUNAS BANGSA SD TUNAS BANGSA SMP Gembala Baik SMA St. Petrus SMP Tunas Bangsa SD N 6 PTK Timur SD N 16 PTK Timur SD Al-Azhar SD Muhammadiyah 2 SMPN 16 PTK SMU YPK SMPN 10 SD Gembala baik Plus SMPN 9 SD Mujahidin SD IBC YPMC SMAN 1 PTK SMK Immanuel SD IBC SD IBC SD IBC SD IBC SD Mujahidin

Dompet Ummat

K A L I M A N T A N

B A R A T

Syar’i, Praktis, hingga Pelosok Daerah

daftar pekurban Rekap Data Perkurban Dompet Ummat Tahun 2010 Jumlah Kurban sebelumnya 10 3 Sampai dengan tgl 26/10/2010 No Nama Pekurban Kambing Sapi 11 Hamba Allah 1 12 Fathir M.Vickry 1 13 Hamba Allah 1 14 Suharti Fattah 1 15 M. Alfarabi 1 Jumlah Total 15 3

LATSITARDA: Pembukaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara XXXI/2010, oleh Kepala Staf TNI-AU Marsekal Imam Sufaat, di halaman Kantor Gubernur, kemarin (26/10). Walaupun diguyur hujan deras, penampilan defile tetap memukau. MUJADI/PONTIANAK POST

Petani Jangan Mau Diperalat APPKSI Ingatkan Petani BIG JAKARTA – Asosiasi Petani Plasma Kalapa Sawit Indonesia (APPKSI) meminta petani plasma Benua Indah Group (BIG) jangan mau diperalat oknum nonpetani, dalam persoalan pencurian CPO milik BIG yang sudah berlarut-larut. APPKSI juga menyerukan petani plasma jangan terprovokasi untuk melanggar hukum. “Hari ini (kemarin, Red), Isa Anshari Sabli, seorang PNS yang mengaku sebagai perwakilan petani mengeluarkan pernyataan tidak tepat. Itu mencerminkan ketidakmengertiannya pada aturan hukum, terkait masalah BIG,” kata Nanang Mahmud Junaedi, ketua Umum APPKSI dalam siaran pers resminya, kemarin (26/10). Nanang menegaskan, dalam konteks hukum sebagai PNS, Isa tidak memiliki hak hukum atau legal

standing untuk mewakili petani BIG. Pasalnya ia bukan petani dan tidak memiliki hubungan apapun dengan BIG. “Pernyataan Isa harus diluruskan, APPKSI tidak asal tuding, karena kami sudah turun ke lapangan, menerima laporan lengkap, bertemu langsung dengan petani plasma, dan meninjau lokasi perkebunan. Kami sudah membahas masalah ini secara detail, cermat, dan lengkap,” ujarnya. Ditekankan Nanang, APPKSI merupakan organisasi petani tingkat nasional, yang memiliki legal standing dan reputasi sangat jelas dalam memperjuangkan petani plasma di seluruh Indonesia. “Faktanya, pemuatan CPO BIG tanpa seizin BIG selaku pemilik, jelas merupakan pencurian. Ini tidak bisa disangkal siapapun dengan alasan apapun. Menurut kami, ini memenuhi unsur tindak pidana pencurian yang diatur dalam KUHP,” katanya.

Nanang mengatakan, pernyatan Isa yang menjadi rekomendasi Komnas HAM RI tanggal 7 Desember 2009 sebagai dasar hukum untuk membenarkan tindakannya, sangat konyol. “Sebagai orang berpendidikan, harusnya Isa paham, Komnas HAM bukan pengadilan, jadi tidak berwenang memutuskan status kepemilikan atas suatu barang. Sebaiknya Isa memahami kembali isi UU No. 39/1999 tentang HAM mengenai ketentuan itu,” ujar Nanang. Ia pun menyoroti pernyataan Isa yang mengatakan BIG tidak memilki hak lagi atas asset yang disita negara, perlu diluruskan. Persoalan BIG masih dalam proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dan Mahkamah Agung (MA). “Kalau Isa menyatakan CPO BIG asset sitaan negara, mengapa justru ia menjual asset sitaan negara itu? Bukannya kontrakdiktif!” katanya.(r/*)

Pergantian Pimpinan Sampai ke Pusat Hanura Tak Bergeser dari Hasil Musda

Zulfydar Zaidar M

PONTIANAK – Pergantian kepemimpinan yang terjadi dalam tubuh Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kalbar telah diajukan langsung ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura. Kepengurusan di bawah pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura, Zulfydar Zaidar Mochtar, tersebut memastikan bahwa para pengurus harian saat ini tidak bergeser dari hasil Musyawarah Daerah

(Musda) I Partai Hanura Kalbar pada 14 April lalu di Pontianak. “Intinya bahwa kepengurusan DPD Partai Hanura (masih) menggunakan SK (Surat Keputusan) 066, berdasarkan hasil Musda I pada tanggal 14 April lalu,” ujar Zulfydar kepada sejumlah wartawan di Sekretariat DPD Partai Hanura Kalbar yang baru di Jalan Tanjung Harapan, Bansir Laut, Pontianak Tenggara, kemarin. Penegasan

tersebut sekaligus memastikan bahwa munculkan SK lain yang melenceng dari SK 066, sebagai sesuatu yang tidak bisa dibenarkan. Dia memastikan bahwa keputusan mengenai komposisi kepengurusan di luar dari hasil Musda I oleh pihak tertentu, diputuskan tanpa melalui sebuah rapat pleno. Sedangkan, diingatkan dia bahwa dalam roda organisasi kepengurusan partai, rapat pleno menjadi keputusan tertinggi. “Justru kami (penunjukkan plt Ketua DPD) berdasarkan rapat pleno pada tanggal 29 September dan 5 Oktober lalu, di mana kami telah menonaktifkan ketua DPD (Partai Hanura) dengan dasar pelanggaran yang dilakukannya,” papar dia. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua DPD Partai Hanura Kalbar Baharuddin Nahris mengganti Sekretaris DPD Partai Hanura Kalbar Handy Abdul Syukur dengan Hendri. Selain mencopot Syukur, dia juga mencopot kepala sekretariat serta membentuk komposisi kepengurusan baru. Kebijakan tersebut dituding beberapa pengurus harian sebagai keputusan sepihak. Pasalnya dilakukan tanpa melalui rapat pleno.

Terlebih komposisi kepengurusan partai melenceng jauh dari hasil Musda I, sehingga kemudian menjadikan beberapa pengurus harian mengambil langkah. Dalam sebuah rapat pleno kemudian diputuskan bahwa Baharuddin Nahris dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Hanura. Dia kemudian digantikan Zulfydar Zaidar yang ditunjuk menjadi pelaksana tugas (Plt). “Kami tetap berpatokan pada SK DPD berdasarkan hasil Musda I. Bahkan untuk penetapan Plt Ketua DPD Partai Hanura sudah kita sampaikan ke DPP,” timpal Handy Abdul Syukur, sekretaris DPD Partai Hanura Kalbar. Syukur juga mengatakan bahwa mereka telah menyampaikan ke Badan Kehormatan DPP Partai Hanura mengenai kebijakan pencopotan ketua DPD yang dilakukan melalui sebuah rapat pleno. “Kita yakin bahwa Pak Wiranto (Ketua Umum DPP Partai Hanura) akan menanggapi hal ini. Mencopot seseorang tanpa melalui sebuah mekanisme adalah melanggar HAM (hak asasi manusia). Dan Ketua Umum tidak pernah melanggar HAM,” tuntasnya. (ote)

Sejumlah Elemen Siap Aksi Peringatan 28 Oktober JAKARTA – Aksi demonSebelumnya, pada 22 Oktostrasi serentak di beberapa ber lalu, sejumlah mahasiswa wilayah di Indonesia yang menamakan bersamaan dengan diri BEM Nusantara peringatan setahun telah bertemu denpemerintahan SBYgan Presiden SBY. Boediono berlanPara mahasiswa itu jut. Besok (28/10), menyebut model bertepatan dengan pergerakan mereka momentum Hari sebagai mitra kritisSumpah Pemuda, konstruktif pemersejumlah elemen intah. Mereka bahmahasiswa dan kelkan secara terbuka ompok masyarakat ingin mengundang Ton Abdillah Haz bakal kembali Presiden untuk damenggelar aksi. tang ke Temu Nasional BEM “Kami akan kembali turun Nusantara III di Jayapura pada serentak di seluruh Indonesia 22 – 25 November mendatang. pada 28 Oktober nanti,” ujar Secara terpisah, menanggapi Ketua Umum Ikatan Mahasiswa rencana aksi tersebut, Ketua DPP Muhammadiyah (IMM) Ton Partai Demokrat Jafar Hafsah Abdillah Haz di Jakarta kemarin hanya mengingatkan, gerakan (26/10). Seperti aksi yang dilaku- mahasiswa ataupun elemen kan pada 20 Oktober lalu, agenda masyarakat lainnya pada 28 utama tetap upaya mengkritisi Oktober nanti jangan sampai pemerintahan SBY-Boediono. anarkis. “Demo tidak masalah “Jadi, bukan upaya penggulin- asal jangan anarkis, harus merugan atau sejenisnya yang dimun- pakan aksi cerdas,” kata Jafar. culkan pihak istana sendiri Dia menambahkan, aksi selama ini,” tandasnya. Namun, mahasiswa bersamaan dengan dia tidak mengelak kalau aksi be- peringatan 28 Oktober tersebut sok merupakan kelanjutan dari juga jangan sampai ditunggerakan demonstrasi serentak gangi kelompok kepentingan pada 20 Oktober lalu. tertentu. “Peluang (ditunggangi) “Kami tidak menyerah. Se- itu sangat besar. Kalau itu sampai lama tidak ada perbaikan dari terjadi, mahasiswa sendiri nanti pemerintah, gerakan moral ini yang rugi,” imbuh ketua Fraksi akan terus menjadi bola salju,” Partai Demokrat di DPR itu. tegasnya. Meski tidak menyeDia menegaskan, Demokrat butkan angka pasti yang akan maupun Presiden tidak akan mengikuti aksi, Ton Abdillah panik dengan berbagai geramemastikan bahwa mahasiswa kan demonstrasi yang banyak yang turun mengikuti aksi 28 muncul belakangan ini. Sebab, Oktober besok lebih banyak. pada prinsipnya, kritik yang Dia mengklaim, IMM tidak membangun dari berbagai akan sendirian. Organisasi pihak, termasuk mahasiswa, mahasiswa lain, seperti PMII, sangat dibutuhkan sebagai GMNI, HMI, dan PMKRI, juga penyeimbang. “Sebagai pengakan ikut serta. “Sekarang ini ingat tentu baik-baik saja dan gerakan mahasiswa di Indonesia sangat kami hormati, berbeda sejatinya terus berkoordinasi halnya dengan aksi anarkis yang dan merapatkan barisan,” tan- tujuannya hanya menganggu,” dasnya. imbuhnya. (dyn)

Bawa Kurban hingga Sentaban JUMAT, 27 November, setahun yang lalu, merupakan hari H pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Sentaban di Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, adalah satu di antara 85 titik pemotongan Tebar Faedah Kurban Dompet Ummat tahun 2009 yang lalu. Ketulusan untuk menyampaikan amanah dari pekurban hingga ke pelosok daerah, sudah tampak ketika koordinator masing-masing daerah menyampaikan daftar titik distribusi. Perjalanan panjang menuju Sentaban dimulai sejak perwakilan Dompet Ummat di Kabupaten Sambas, yang dipimpin Rahmad Hidayat, mengantar sapi ke titik pemotongan, seminggu sebelum hari pelaksanaan. Dengan berbagai kondisi keterbatasan, sapi harus didatangkan dari Kecamatan Galing. Dari Galing, sapi dibawa menggunakan

pick up hingga di persimpangan. Setelah sapi diturunkan menuju titik distribusi, barulah perjuangan menyampaikan amanah dari pekurban dimulai Rahmad dkk. Dibantu dua orang temannya, Rahmad silih berganti menarik sapi. Keadaan tersebut turut diperparah dengan kondisi jalan yang baru saja dilakukan pengurukan. Ternyata tidak sesederhana itu. Karena musim penghujan, menjadikan tanah urukan ibarat hamparan bubur lumpur. Selain itu juga, tim harus membawa sepeda motor sebagai kendaraan pulang ke Sambas nantinya. ”Melakkat rodanye,” kata salah seorang dari tim yang menerangkan kisahnya. Tiga jam berlalu, sapi yang dibawa sampai sudah di pinggiran sungai yang merupakan dermaga menuju Sentaban. Lima belas menit kemudian, tim

beserta sapi yang diantar tiba di Sentaban. Seminggu berselang tiba waktunya pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Ternyata tidak segampang yang diperkirakan. Hal tersebut terjadi karena kesulitan mencari tukang jagal hewan kurban. Bukan karena tidak terbiasa memotong hewan, tetap karena kurban masih sangat langka bagi masyarakat di Sentaban. Penggalan kisah di atas merupakan satu dari sekian sukacita di balik Tebar Faedah Kurban dari tahun ke tahun. Mulai dari kondisi lapangan, hingga terasa asingnya pelaksanaan kurban bagi kebanyakan masyarakat di daerah pedalaman. Bahkan bagi sebagian saudara kita di pedalaman, kurban masih sebatas cerita dari orang tua mereka. Sehingga tidak heran jika seekor sapi masih menjadi tontonan bagi mereka di pelosok daerah.

Menyampaikansekeratdaging kurban kepada saudara-saudara kita hingga pelosok daerah adalah tanggungjawab kita bersama. Namun, waktu dan ruang gerak masyarakat perkotaan tidak memungkinkan untuk melaksanakan tanggungjawab di atas. Oleh kerenanya, program Tebar Faedah Kurban Dompet Ummat hendaknya menjadi pilihan masyarakat dalam menyalurkan kurbannya hingga daerah pelosok. Demikian pernyataan Hasan Idris selaku GM Tebar Faedah Kurban 2010 di sela kesibukannya menyiapkan kurban tahun ini. Lebih lanjut Hasan mengajak segenap masyarkat Kota Pontianak untuk bergabung dalam program Tebar Fedah Kurban tahun ini, dengan harga kambing Rp1.155.000 dan sapi Rp8.155.000. Layanan jemput donasi kurban telpon (0561) 7916876. (*/r)


LFP

Pontianak Post l Rabu 27 Oktober 2010

Soccer

KORAN

cmyk

2 9

1 Napoli v AC Milan 2

+

+

AFP PHOTO / ROBERTO SALOMONE

TANGKAP : Penjaga gawang Napoli Morgan De Sanctis mencoba menangkap bola saat laga melawan AC Milan di stadion San Paolo di Naples.

HAPUS MITOS

Klasemen Sementara Seri A 1. Lazio 8 6 1 1 12-6 2. AC Milan 8 5 2 1 13-6 3. Inter Milan 8 4 3 1 10-4 4. Chievo 8 4 1 3 11-9 5. Juventus 8 3 3 2 16-9 6. Napoli 8 3 3 2 14-11 7. Palermo 8 3 2 3 15-12 8. Sampdoria 8 2 5 1 10-8 9. Genoa 8 3 2 3 8-9 10. Lecce 8 3 2 3 7-13 11. Udinese 8 3 1 4 6-10 12. Catania 8 2 3 3 8-8 13. Brescia 8 3 0 5 8-11 14. AS Roma 8 2 3 3 7-12 15. Fiorentina 8 2 2 4 9-10 16. Bologna 8 1 5 2 8-12 17. Cesena 8 2 2 4 6-10 18. Bari 8 2 2 4 7-13 19. Cagliari 8 1 4 3 8-8 20. Parma 8 1 4 3 6-8

terakhir menang pada 4 Januari 1998. ”Kami menyadari tidak akan mudah melawan Napoli. Kami juga tahu bahwa harus bermain bagus untuk menang. Milan memang pantas menang. Kami punya banyak peluang untuk mengakhiri laga lebih cepat,” ujar pelatih berusia 43 tahun itu. Milan mengawali laga dengan sulit. Mereka harus menarik keluar bek kiri Luca Antonini karena cedera akibat bertabrakan dengan Cristian Maggio di menit ke-12. Terpaksa Allegri memainkan bek kanan gaek Massimo Oddo untuk kali pertama musim ini. Ternyata masuknya Oddo memberikan pengaruh besar. Terbukti, dia mencatat dua assist untuk gol Milan yang diceploskan Robinho pada menit ke-22 dan gol Zlatan Ibrahimovic (71’). Gol Napoli diceploskan Ezequiel Lavezzi (78’). Milan sejatinya diuntungkan dengan unggul satu pemain pada babak kedua setelah Michele Pazienza diusir keluar lapangan di menit ke-45. Tapi, justru per-

mainan Partenopei (julukan Napoli) semakin garang ketika hanya sepuluh orang. ”Kami sangat berrisiko mengakhiri laga dengan skor imbang, padahal hanya melawan sepuluh pemain. Seharusnya tim seperti kami tidak boleh melakukan hal seperti itu. Kami harus segera mengakhiri laga,” jelas mantan pelatih Cagliari itu. Senada dengan Allegri, pelatih Napoli Walter Mazzarri juga menilai timnya bermain lebih baik saat Pazienza keluar. ”Ironis, kami bermain lebih baik saat hanya sepuluh orang, tapi saya lebih memilih bermain dengan 11 orang,” kata Mazzarri. Menurut Mazzarri, kekalahan dari Milan itu terjadi karena pemainnya tegang. Akibatnya, mereka tidak bermain seperti biasanya. ”Kami harus belajar lagi untuk menghadapi tim papan atas seperti Milan,” ujar tactician berusia 49 tahun itu. Sementara itu, Robinho sangat senang dengan performanya pada laga kemarin dini hari. Apalagi, dia mencetak gol pembuka. Dengan begitu, dia telah

Statistik Pertandingan

Napoli AC Milan 5 9 Tendangan ke Gawang 13 7 Tendangan Melenceng 8 6 Tendangan Sudut 1 4 Offsides 7 4 Penyelamatan 10 19 Pelanggaran 1 4 Kartu Kuning 1 Kartu Merah 43% 57% Penguasaan Bola

mencetak dua gol bagi Milan pada awal musim ini. Robinho menjadi starter karena Ronaldinho cedera. Allegri memainkan Robinho sebagai penyerang lubang di belakang Ibrahimovic dan Alexandre Pato. ”Saya bermain sebagai penyokong striker dan saya sa­ ngat senang karena memiliki peluang bermain sebagai starter,” bilang pemain timnas Brazil itu.(ham)

Bersiap Menjamu Nyonya Tua

Banyak alasan di balik kekalahan. Nah, pelatih Napoli Walter Mazzarri menyebut wasit sebagai kambing hitam kekalahan dari AC Milan kemarin. Mazzarri menyebut wasit Nicola Rizzoli menetapkan standar ganda. Ketika pelanggaran dilakukan para pemain Napoli, sanksi langsung dijatuhkan. Sebaliknya bila pemain Milan yang melakukan pelanggaran. “Saya tidak biasanya membicarakan wasit. Seharusnya wasit berusaha konsisten atas setiap situasi yang terjadi di sebuah per­ tandingan. Bila Napoli melakukan handsball dan dihukum, Milan juga harus begitu,” kata Mazzari seperti dilansir Football Italia. Menurut mantan pelatih Sampdoria itu, tidak seharusnya gelan­ dang bertahan Napoli Michele Pa­zienza diusir keluar lapangan. Pazienza terkena kartu kuning ke­ dua pada menit ke-45 karena Rizzoli menganggap sengaja menahan bola

SEIRING kemenangan atas Na­poli, AC Milan langsung me­ natap laga berikutnya. Tim berjuluk Ros­soneri tersebut dengan penuh percaya diri siap menjamu seteru abadinya Juventus di pekan kesembilan Serie A Liga Italia, Sabtu (30/10). Paling tidak menjadi modal berharga setelah sempat terpu­ ruk akibat kekalahan 0-2 dari Real Madrid di Liga Champions (19/10). ”Sangat penting sebelum menghadapi Juventus. Meningkatkan motivasi kami,” bilang Zlatan Ibrahimovic, striker Milan kepada Tuttosport. Ibra (sapaan Ibrahimovic) sa­ ngat antusias menjelang laga meng­hadapi Juve. Pemain timnas Swedia tersebut pernah menjadi bagian penting dari tim berjuluk Nyonya Tua itu sebelum terkena skandal Calciopoli pada 2006 dan membuatnya hengkang. Dia memiliki peran signifikan pada dua scudetto Juve yang akhir­ nya dicabut. ”Tak ada dendam dengan mereka. Saya hanya termotivasi melawan tim yang pernah saya bela. Mereka adalah tim hebat dan tangguh,” ungkap Ibra. Melawan Juve, Ibra akan kembali diandalkan sebagai penyumbang gol utama. Pada awal musim ini, Ibra telah menyum­ bangkan enam gol di semua ajang bagi Milan. Selain dia, ada Alexandre Pato dan Robinho yang sedang on fire. Robinho selalu mencetak gol dalam dua laga terakhir di Serie A. ”Dia (Robinho, Red) mencetak gol bagus dan itu artinya dia telah

cmyk

dengan tangan. Ironisnya, kartu kuning pertama Pazienza pada menit ke-38 juga karena alasan yang serupa. “Pemberian kartu kuning dan kartu merah dalam sebuah pertandingan juga harus punya tolok ukur yang sama,” ujar Mazzarri. Pelatih 49 tersebut juga menyoroti beberapa keputusan yang diambil Rizzoli. Salah satunya adalah ketika pelanggaran yang dilakukan bek Milan Sokratis Papastathopoulos kepada Ezequiel Lavezzi di kotak penalti. Mazzarri menilai insiden itu seharusnya berbuah penalti untuk Napoli. Tapi, wasit mengabaikannya. “Apakah Anda yakin wasit bakal memberikan hukuman penalti”? sindir Mazzarri. Ketidaktegasan Rizzoli juga me­ngakibatkan pertengkaran antarpemain. Insiden itu terjadi pada menit ke-81, bermula dari tindakan emosional Kevin-Prince Boateng kepada Salvatore Aronica. Boateng menilai Aronica melanggar keras

REUTERS/Stefano Renna

Tuding Wasit Tidak Tegas

Walter Mazzarri (Pelatih Napoli)

Robinho. Pemain asal Ghana itu lantas terlibat aksi saling dorong dengan Aronica. Hal itu mengundang reaksi pemain lainnya. Rizzoli sendiri bukan kali ini menjadi sorotan. Musim lalu dia pernah dihukum oleh komite wasit Italia karena dinilai tidak tegas saat memimpin laga antara AS Roma versus Inter Milan. Dia dihukum dengan harus memimpin tiga laga Serie B sebanyak kembali ke pentas Serie A.(ham/ca)

AFP PHOTO / Filippo MONTEFORTE

+

19 17 15 13 12 12 11 11 11 11 10 9 9 9 8 8 8 8 7 7

NAPLES - AC Milan berhasil membawa pulang tiga angka dari San Paolo, markas Napoli, kemarin dini hari. Tim berjuluk Rossoneri itu mengalahkan tuan rumah Napoli 2-1 (1-0) pada giornata (pekan) kedelapan Serie A Liga Italia. Suntikan tiga angka yang membuat Milan menggusur rival sekotanya Inter Milan dari posisi kedua dengan 17 poin. Mereka juga sekarang hanya tertinggal dua poin di belakang Lazio yang berstatus capolista alias penguasa klasemen sementara. Reaksi positif setelah kalah 0-2 dari Real Madrid di Liga Champions. “Kami telah mengemas 17 poin, dan kami selalu menang dalam empat laga terakhir (Serie A), kami hanya terpeleset di Madrid,” jelas Massimiliano Allegri, pelatih Milan, seperti dikutip AFP. Bukan hanya itu, kemenangan atas Napoli juga sekaligus mematahkan rekor tidak pernah menang di San Paolo yang bertahan lebih dari 12 tahun. Selama ini stadion itu dikenal angker bagi Milan, kali

Zlatan Ibrahimovic (AC Milan)

mulai paham dengan sepak bola Italia. Pembelian berharga bagi Milan,” terang mantan pemain Inter Milan itu. Allenatore Milan Massimilia­ no Allegri berharap ketika menghadapi Juve, dia sudah bisa me­ mainkan sejumlah pemain andalannya yang cedera. Saat ini Milan kehilangan Ronaldinho, Gianluca Zambrotta, Thiago Silva, dan Massimo Ambrosini. Di sisi lain, bek Juve Leonardo Bonucci berharap pertarungan antara dua klub raksasa Italia akan menarik dan seru. Yang le­bih penting dia ingin menjadi bagian penting dan memberikan pengaruh besar bagi hasil positif timnya. Bagi Bonucci, performa labil Juve pada awal musim ini bukan

sebuah jaminan mereka meraih hasil negatif di San Siro. ”Mereka klub yang hebat, tapi begitu juga kami dan saya harap akan terjadi pertarungan menarik di San Siro,” kata Bonucci. Sayang, Juve tidak berangkat ke Milan dengan modal hebat. Mereka dua kali ditahan seri tan­pa gol oleh Bologna pada pekan kedelapan Serie A (24/10) dan ditahan imbang 1-1 oleh SV Salzburg di pentas Europa League (21/10). Sekarang Juve berada di posisi kelima dengan koleksi 12 poin. ”Kami bermain bagus dalam dua laga sebelumnya. Kami menguasai pertandingan ketika melawan Bologna. Hanya keberuntungan belum berpihak pada kami,” kata Bonucci.(ham)

+


cmyk

METRO SPORT Jadwal Pra-PON Ditentukan Rakernas PBVSI 10

PONTIANAK--PBVSI Kalbar hingga kini belum mendapatkan jadwal pelaksanaan Pra PON Cabang Olahraga Bolavoli. Jadwal tersebut ditentukan pada Rakernas PP PBVSI yang digelar 22 Januari 2011 di Jakarta. “Hingga kini kita belum mendapatkan jadwal pelaksanaan Pra PON. Jadwal tersebut akan ditentukan pada Rakernas PP PBVSI Januari 2011 mendatang,” ungkap Yaman Noeriman selaku Komisi Pembinaan dan Prestasi PBVSI Kalbar kemarin. Dirinya menjelaskan, pada rakernas tersebut akan membahas mengenai pelaksanaan Pra PON Bolavoli, yakni penentuan jadwal dan selaku tuan rumah. Menurutnya leading sector mengikuti Pra PON ialah KONI Kalbar. Sehingga KONI Kalbar yang sepenuhnya memberikan perintah dan anggaran untuk mengikuti Pra PON tersebut. “Setelah rakernas, PBVSI kalbar akan memberikan laporan ke KONI Kalbar, setelah itu   akan segera dibentuk satgas Pra PON,” katanya. Yaman menambahkan, meski hingga kini pihaknya belum mengetahui kapan jadwal Pra PON Bolavoli. Namun, namanama atlet telah didata dan diseleksi dari Porprov lalu. Selain itu pihaknya telah menyurati beberapa kabupaten kota yang atletnya terpilih untuk mewakili Kalbar di ajang tersebut. “Saya

+

Pontianak Post

Rabu 27 Oktober 2010

FASI Bertekad Raih Hasil Terbaik

Kejurnas Aeromodeling, Musi Rawas Sumsel

Budianto/Pontianak Post

SIAPKAN TIM: PBVSI terus mempersiapkan atletnya untuk meraih hasil terbaik di Pra PON.

mengharapkan setiap atlet untuk selalu meningkatkan kemampuannya dan PBVSI

kabupaten kota akan selalu mengawasi perkembangan atlet tersebut,” tandasnya. (bdi)

PONTIANAK--Federasi Aeromodeling Seluruh Indonesi ( FASI ) Kalbar tampil dalam Kejuaraan Nasional Aeromodeling Championship di Musi Rawas Sumatera Selatan mulai 26 Okotber kemarin hingga 3 Nopember mendatang. Di kejuaraan kali ini, FASI Kalbar menyertakan12 atletnya, yakni tujuh putra dan lima putri. Hal itu diungkapkan Irwan Dirgantara, Ketua FASI Kalbar via telepon kemarin. “Di kejuaraan ini kita akan mengikuti sebanyak 6 kategori perlombaan. Yakni nomor OHLG, F1A, F1H, F2A, F2C dan F2D. Khusus nomor F2A kita hanya turun di kategori putra, sementara putri tidak,” katanya. Atlet-atlet yang ikutsreta, ungkap Irwan, merupakan atlet-atlet terbaik Kalbar yang memiliki kualitas dan skill memandu Aeromodeling dengan baik. “Ada beberapa yang merupakan jawara di ajang Porprov lalu, juga ada yang langsung kita pilih. Mereka berasal dari berbagai kabupaten

kota, seperti Kota Pontianak, Singkawang dan Kubu Raya ,” ungkap Irwan. Mengenai peluang FASI Kalbar tidak berani pasang target terlalu tinggi mengingat peserta yang akan dihadapi terbilang sangat kuat seperti peserta asal Jawa Timur. Selain itu, masalah perlengkapan juga menjadi masalah tersendiri mengingat salah satu pesawat dari FASI Kalbar sewaktu Porprop Kalbat ke-10 yang berakhir 31 Juli lalu hilang. “Pesawat andalan kita yang dirakit di Ukraina dan Jerman kemarin hilang. Padahal jika ada pesawat itu, peluang kita untuk menjuaraai kejuaraan ini sangat besar,” katanya. Namun demikian, FASI Kalbar tetap optimis di kejuaraan ini Kalbar akan bisa unjuk gigi dan menjadi batu ancaman bagi tim-tim yang lain. “Setidaknya kita bisa mempertahankan gelar juara yang kita rebut di Bali tahun lalu. Target kita masuk tiga besar,” tandasnya seraya memohon doa restu dari masyarakat Kalbar agar mampu menuai hasil gemilang di kejuaraan ini. (bdi)

+

Bahas Pra PON, IMI Kalbar Ikuti Rakernas PONTIANAK—Guna menjajaki pelaksanaan Pra PON dan persiapan menghadapi even kejurnas Ikatan Motor Indonesia, Pengprov IMI Kalbar pada 28-29 Oktober mendatang akan mengikurti kegiatan rapar kerja nasional (rakernas) Jakarta. Tim Kalbar sendiri akan diwakili oleh empat perwakilan, yakni, Ketua Harian Ir Syafrani, Kabid Olahraga Mulyatim Elly, Kabid Organisasi M Yan Adrianus dan Biro Roda Dua Iwan Kurniawan. “Kita akan berangkat pada tanggal 28 Oktober pagi dari Pontianak dan langsung mengikuti rakernas,” kata Yan Adrianus Kabid Organisnasi di Kantor IMI Kalbar kemarin. Menurutnya, selama dua hari

rakernas tersebut banyak loskan para pembalap teragenda yang akan dibabaiknya di PON XVIII Riau has, diantaranya, persia2012. Menurutnya, ada pan menghadapi Pra PON beberapa nama pembalap dan PON. Juga membiyang sudah masuk dalam carakan beberapa agenda kategori layak dan masuk kejuaraan nasional dan menjadi skuad inti Kalbar agenda setiap pengprov di Pra PON. “Nama yang IMI daerah. “Harapan kita masuk salah satunya adakegiatan ini memberikan lah Hadi Wijaya. Prestasi banyak info yang harus Hadi sangat baik tak hanya kita lakukan, terutama di tingkat daerah tapi juga Didit Bule dalam menghadapi Pra nasional,” katanya. PON,” kata pria yang biasa disapa Penentuan tim IMI Kalbar di Pra Didit Bule ini. PON mendatang, menurut Iwan, akan S e m e n t a r a m e n u r u t I w a n dirapatkan kembali bersama pengurus Kurniawan, target IMI Kalbar pada Pra inti IMI Kalbar. Namun pemilihan PON mendatang adalah mampu melo- tersebut tentu berdasarkan prestasi

para pembalap yang sudah ditorehkan beberapa tahun belakangan ini. “Mereka yang menonjol tentu akan menjadi prioritas,” katanya. Masih kata Iwan, IMI Kalbar menjadi salah satu cabor yang menjadi bidikan KONI Kalbar untuk bisa menyumbang medali di PON XVIII 2012 Riau. Target tersebut terasa berat, namun, semaksimal mungkin berusaha akan diwujudkan. “Sejak sekarang kami terus bekerja keras untuk mewujudkan mimpi itu. Ketua IMI Kalbar, Bapak Sy Machmud juga terus meminta kepada para pembalap kita untuk terus mempersiapkan diri. Hasil terbaik di Pra PON dan PON menjadi harga mati,” katanya. (bdi)

AJS-KONI Futsal Championship Seri Ketiga

Machmud Pinta Seluruh Tim Daerah Tampil PONTIANAK-Ketua Umum KONI Kalbar Sy Machmud Alkadrie mengharapkan timtim yang tampil di Open Tournament Futsal Seri Ketiga pada 6 Desember di GOR Pangsuma Pontianak adalah tim-tim terbaik Kalimantan Barat. Tak hanya klub-klub dari Kota Pontianak, tim daerah diluar Kota Pontianak diharapkan juga ambil bagian. “Ajang ini kita persiapkan untuk seluruh tim futsal Kalbar. Setiap daerah diharapkan bisa berpartisipasi, tak hanya tim Kota Pontianak,” katanya. Dia memuji pelaksanaan pada seri kedua lalu beberapa tim daerah bisa unjuk gigi. Seperti yang diperlihatkan oleh tim asal Ketapang, Serantau. Meskipun tampil sebagai non unggulan, tim tersebut mampu membuat kejutan dengan sukses melangkah ke babak final. “Mungkin akan lebih menarik jika pada seri ketiga ini daerah lain juga bisa demikian,” katanya. Machmud juga mengatakan, dengan dibukanya nomor pertandingan untuk kategori mahasiswa di kejuaraan ini artinya membuka peluang kepada tim-tim dari setiap fakultas atau perguruan untuk bisa tampil dan mempromosikan bendera fakultas mereka. Apalagi even ini, kata dia, akan diliput oleh

+

Dokumen/Pontianak Post

DIGULIRKAN: AJS-KONI Futsal Championship Seri Ketiga kembali digulirkan. Ketua Umum KONI Kalbar, Sy Machmud Alkadrie berharap tak hanya tim Kota Pontianak yang tampil,

hampir seluruh media massa Kalbar, termasuk didalamnya RRI Pontianak. “Seluruh masyarakat Kalbar, terutama insan olahraga Kalbar tentu akan tertuju kepada perhelatan akbar ini,” katanya. Selain itu, dia juga meminta agar panitia pelaksana dari Aliansi Journalist Sport bekerja sebaik mungkin untuk mensuskseskan kegiatan tersebut. “Pada seri kedua lalu sudah berlangsung dengan baik, di seri ketiga juga harus demikian, jika perlu semakin diperbaiki dari kualitas penyelenggaraan,” pintanya. Sementara melalui rapat intern antara tim AJS, akhirnya diputuskan untuk menambah jumlah peserta di kategori

umum. Sebab, berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya untuk kategori ini selalu di banjiri peserta, apalagi diprediksi beberapa tim daerah akan tampil di ajang ini. “Kita akan menambah kuota untuk tim umum menjadi 40 tim. Sementara untuk mahasiswa dan pelajar kita batasi 16 tim,” kata Uun Yuniar, Sekum AJS Kalbar. “Pada Rabu hingga Sabtu ini undangan akan kita sebar. Pada hari Senin tanggal 1 Nopember pendaftaran sudah akan kita buka di Sekretariat Pengelola GOR Pangsuma Pontianak,” katanya seraya mengatakan direncanakan di seri ketiga ini kembali akan digelar kompetisi cheerleaders antar pelajar seKalimantan Barat. (bdi)

Sama-sama Puas SURABAYA - Nasib berbeda dituai tim putra dan putri Development Basketball League (DBL) Indonesia AllStar kemarin (26/10). Berlaga di DBL Arena, Surabaya tim putri sukses menuai kemenangan mutlak atas Stikom 75-15. Sejak kuarter pertama tim besutan Hendri Bonardi tersebut sudah tampil menggebrak. Center Novi Apriyani membuka kemenangan dengan mencetak dua angka pertama di kuarter satu. Keunggulan itu berlangsung hingga kuarter pertama usai dengen unggul 14-6. Memasuki kuarter kedua lawan dibuat semakin tak berkutik. Keunggulan postur mempermudah Sarah Dephiola dkk menuai rebound. Stikom bahkan gagal menambah poin di kuarter itu, sedangkan DBL Indonesia AllStar memimpin 31 angka. cmyk

Di kuarter ketiga penampilan DBL Indonesia All-Star kian merajalela. Tim yang terbentuk dari DBL World Camp 2010 itu sama sekali tak memberikan kesmepatan kepada lawan untuk menambah poin. Mereka merampungkan kuarter ketiga itu dengan menang mutlak 47-6. Asisten pelatih DBL Indonesia All-Star Firman Mulyono itu cukup gembira dengan hasil yang dibukukan anak didik dia. Meski performa masingmasing pemain belum stabil, mereka sudah mmampu mengisi kekurangan satu sama lain. “Konsistensi tim pada defense sudah kian membaik. Patron permainan juga mulai nampak,” ujar Firman. Paling tidak, pertandingan itu membuat tim putri kian pede (percaya diri) untuk

menghadapi DBL International Challenge. Ya, hari ini menjadi hari terakhir mereka berlatih di Surabaya. Besok (28/10), tim tersebut terbang ke Seatlle, Amerika Serikat (AS). Pertandingan kontra Stikom menjadi uji coba ketiga setleah tim TC di Kota Pahlawan. Sebelumnya mereka sudah berlaga kontra tim putri Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Mahameru. Sebaliknya, bagi tim putra uji coba kemarin merupakan yang kedua. Fredy dkk kalah tipis 5558. Sebelumnya mereka ditantang Satya Wacana Angsapura Salatiga. Meski berakhir kekalahan penampilan tim besutan Dicky Sastra Permana itu tak mengecewakan. Di atas kertas, Unesa memang memiliki level lebih tinggi dengan tampil di kompetisi mahasiswa. (vem)

+


cmyk

All Soccer

Pontianak Post l Rabu 27 Oktober 2010

11

Bidding Host Piala Dunia 2018 dan 2022

Tidak Rumit, Tapi Penuh Intrik Penetapan tuan rumah Piala Dunia tinggal lima pekan. Proses pemi­ lihan pun sudah me­ masuki fase-fase krusial. Bagaima­na proses pe­ milihan keseluruhannya berjalan, dan siapa yang berpeluang menang?

PUBLIK Rusia sedang bi­n gung. Perdana menteri mereka, Vladimir Putin, me­ nyatakan enggan menghadiri voting pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 yang dihelat FIFA di Zurich, 2 Desember mendatang. Kabarnya, mantan anggota badan intelijen Rusia (KGB) itu hanya akan datang jika dia yakin Rusia punya kans

Bedah Kandidat PD 2018 + Slogan Ambasador

Rusia : Ready to Inspire ! : Rinat Dasaev, Denis Kolodin, Alexey Smertin

Venue : Kota Stadion Kap. Sekarang Kapasitas PD Moskow Luzhniki 89.318 89. 318 Spartak 46.990 46.990 Dynamo 44.920 44.920 St Petersburg New Zenit 69.501 69.501 Sochi Olympic 47.659 47.659 Kazan Rubin 45.015 45.015 Podolsk Moscow Region 44.257 44.257 Kalining rad Belum dinamai Baru 45.015 Nizhny N. Belum dinamai Baru 44.899 Yaroslavl Belum dinamai Baru 44.042 Samara Belum dinamai Baru 44.918 Volgograd Belum dinamai Baru 45.015 Saransk B elum dinamai Baru 45.015 Krasnodar Belum dinamai Baru 50.015 Rostov Belum dinamai Baru 43.702 Yekaterin burg Belum dinamai Baru 44.130 Keunggulan : Belum pernah menggelar PD. Dukungan penuh pemerintah dengan anggaran USD 10 miliar (Rp 88,65 triliun). Kelemahan : Cuaca dan lapangan artifisial Prediksi : 70 persen

Slogan Ambasador

Inggris : England United. The World Invited : David Beckham, John Terry, Robinho, Fabio Capello, Nwankwo Kanu, Michael Essien, Osvaldo Ardiles, Lucas Radebe, Gianfranco Zola

Venue : Kota Stadion Kap. Sekarang London Wembley 90 ribu Olympic 80 ribu Emirates 60.355 Manchester Old Trafford 75.957 City of Manchester 47.726 Newcastle St.James Park 52.387 Sunderland Stadium of Light 49 ribu Liverpool Anfield/Stanley Park 45.362/60 ribu Leeds United Elland Road 39.460 Birmingham Villa Park 42.788 Bristol New Bristol City 30 ribu Sheffield Hillsborough 39.182 Milton Keynes MK 22 ribu Plymouth Home Park 19.500 Nottingham New Nott Forest Baru Keunggulan : Fasilitas dan akomodasi kelas satu Kelemahan : Hooliganisme, terorisme Prediksi : 80 persen (dns)

+

Kapasitas PD 90 ribu 80 ribu 60.35 5 75.957 60 ribu 60 ribu 64 ribu 51 ribu/72 ribu 51 ribu 50 ribu 44 ribu 44.825 46-55 ribu 46 ribu 45-50 ribu

kuat untuk menang. So, apa artinya penolakan Putin? ”Sebagai mantan anggota in­telijen, dia sudah menga­ nalisa kans kami memenang­ kan bidding host. Dia juga akan mem­b eritahukan hasilnya ke­pada kami,” ungkap seorang anggota federasi sepak bola Rusia kepada Daily Mail. ”So, mari kita lihat perdana men­ teri. Kalau dia tidak berangkat

Slogan Ambasador

ke Swiss, maka kami memang tidak punya kans,” lanjutnya. Wajar kalau publik Rusia harap-harap cemas. Sebab, proses bidding tuan rumah Piala Dunia sudah memasuki fase penting. FIFA sudah me­ nyelesaikan inspeksi ke sem­ bilan negara yang mengaju­ kan diri. Committee execu­ tive kini menggodok hasil inspeksi, yang menjadi dasar

Belgia-Belanda : Together for Great Goals : Ruud Gullit, Johan Cruyff, Jean-Marie Pfaff, Enzo Scifo

Venue : Kota Stadion Kap. Sekarang Brussels Nationaal Baru Antwerp Port of Antwerp Baru Genk Cristal Arena 24.500 Bruges Belum dinamai Baru Ghent Artevelde 20 ribu

Kapasitas PD 80 ribu 45 ribu 45 ribu 40 ribu 40 ribu

Liege dan Charleroi masuk cadangan Rotterdam Nieuwe Kuip Baru 82.800 De Kuip 51.577 51.577 Amsterdam Amsterdam ArenA 51.715 65 ribu Olympisch 22.288 44 ribu Eindhoven Philips 35 ribu 44 ribu Enschede De Grolsch Veste 24.180 44 ribu Heerenveen Abe Lenstra 26.100 44 ribu Keunggulan : Punya pengalaman menggelar Euro 2000 Kelemahan : Belum memiliki stadion berkapasitas 80 ribu ke atas sebagai venue final. Penyelenggaraan di dua negara juga tidak praktis. Prediksi terpilih : 40 persen

Slogan Ambasador

Spanyol-Portugal : Together we are better : Raul, Xavi, Fernando Torres, Luis Figo, Nuno Gomes

Venue : Kota Stadion Kap. Sekarang Kapasitas PD Barcelona Nou Camp 100 ribu 100 ribu Lluis Company 55.926 55.926 Madrid Santiago Bernabeu 80.354 80.354 La Peineta 20 ribu 69.600 Valencia Nou Mestalla 55 ribu 74 ribu (Sel 2012) Sevilla La Cartuja 57.580 57.580 Bilbao San Mames Barria 53 ribu 53 ribu Zaragoza Nuevo de San Jose 50 ribu 50 ribu (Sel 2013) Badajoz Nuevo Vivero 15.198 48 ribu (Sel 2014) Santander El Sardinero 22.271 45.400 Malag a Nueva Rosaleda 28.963 45 ribu (Sel 2016) San Sebastian Anoeta 32.076 43.650 Valladol id Nuevo Jose Zorilla 26.512 43.650 Vigo Nu evo Balaidos 31.800 42.381 (Sel 2017) Murcia Nueva Condomina 31.179 41 ribu Alicante Jose Rico Perez 29.681 40 ribu Gijon El Molinon 25.885 40 ribu A.Coruna Riazor 35.600 40 ribu Lisbon Da Luz 65.647 65.647 Jose Alvalade 50.076 50.076 Porto Do Dragao 50.399 50.399 Keunggulan : Spanyol punya pengalaman menggelar PD (1962 dan 1982), sedangkan Portugal Euro 2004. Kelemahan : Spanyol terlalu dominan dengan menyertakan 16 kota, sedangkan Portugal hanya dua kota. Prediksi terpilih : 50 persen

+

REUTERS/Christian Hartmann

Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke (kanan) dan Komite Etik Claudio Sulser.

pemilihan tuan rumah. Saat ini, tinggal sembilan pihak yang mencalonkan diri sebagai tuan rumah untuk kedua edisi Piala Dunia itu. Inggris, Rusia, Portugal dan Spanyol, serta Belanda dan Belgia berharap jadi host edisi 2018. Sedangkan empat tahun berikutnya, tuan rumah diperebutkan Amerika Serikat (AS), Jepang, Australia, Qatar, dan Korea Selatan. Proses penentuan tuan rumah sendiri sudah melalui proses yang panjang, meski­ pun sebenarnya cukup sim­ pel. Semuanya diawali saat FIFA mengirim undangan buat seluruh anggotanya un­ tuk mencalonkan diri sebagai host, 15 Januari 2009 silam. Di situ tercantum sejumlah syarat minimal yang harus dipenuhi calon pendaftar. Syarat tersebut juga rela­ tif gampang dipenuhi. An­ tara lain memiliki 12 stadion standar internasional yang mampu menampung 40 ribu penonton untuk fase grup, dan 80 ribu penonton untuk pembukaan dan final. Selain itu, harus punya infrastruktur penunjang serta dukungan penuh dari pemerintahnya. Asal bisa memenuhi sya­ rat-syarat administrasi terse­ but, FIFA bakal menetapkan mereka sebagai bidder resmi tuan rumah Piala Dunia. Se­ lanjutnya, anggota executive committee akan melakukan inspeksi ke masing-masing bidder selama empat hari. Executive committee yang berjumlah 24 orang itu pula yang pada 2 Desember men­ datang punya suara untuk menentukan tuan rumah. Sesimpel itu? Sebenarnya tidak. Dalam menentukan host, FIFA sejatinya masih harus mempertimbangkan sejumlah faktor. Antara lain kebijakan rotasi jatah benua yang dicanangkan pada 2006 silam. Faktanya, rotasi hanya dipakai dalam penentuan host Piala Dunia 2010 dan

2014, yang akhirnya dihelat di Afrika Selatan dan Brazil. ”Sistem rotasi benua su­ dah dievaluasi pada per­ tengahan 2007, dan kini kami menggunakan kebijakan baru,” jelas Jerome Valcke, sekjen FIFA, seperti diku­ ti di situs resminya. ”Kini tuan rumah tidak dijatah ke benua tertentu, tapi kebali­ kannya. Ada benua tertentu yang tidak boleh ikut dalam pencalonan,” paparnya. Alhasil, dalam bidding edisi 2018 konfederasi Afrika dan Conmebol dilarang ikut mencalonkan diri. Sebab, Af­ rika sudah menghelat Piala Dunia 2010, dan Conmebol sudah ikut bidding edisi 2014. Negara-negara Ose­ ania juga tidak boleh ikut untuk edisi 2022. Menurut Valcke, itu sudah sesuai den­ gan statuta FIFA pasal 76. ”FIFA juga tidak akan me­ nunjuk negara dari benua yang sama dengan negara yang terpilih untuk edisi 2018. Semua negara nonEropa sudah menarik diri dari pencalonan tuan rumah 2018, sehingga otomatis ja­ tahnya akan jatuh pada Ame­ rika Serikat atau salah satu negara Asia,” paparnya. Sejauh ini, sejatinya Inggris yang peluangnya paling besar untuk memenangkan bidding edisi 2018. Dari segi stadion dan seluruh infrastruktur pen­dukung, tuan rumah Euro 1996 itu sudah sangat teratur. Ketersediaan hotel serta sa­ rana transportasi tidak perlu diragukan lagi. Mereka juga punya belasan stadion ber­ standar Piala Dunia yang su­ dah established. Ini selangkah lebih maju daripada Rusia yang sejumlah stadionnya masih dalam tahap pemba­ ngunan. Sayang, negeri itu belum bisa menyelesaikan masalah hooligan. Peluang Rusia juga besar, mengingat Putin menjanji­ kan berbagai fasilitas buat pemain. Antara lain, bebas

visa bagi para pemain serta ofisial timnas peserta Piala Dunia. Nilai minusnya, ne­ geri Beruang Merah belum banyak memikirkan kenya­ manan dan fasilitas buat ca­ lon penonton. Tidak heran kalau kedua­ nya berupaya saling men­ jegal. Pekan lalu, ketua tim bidding Rusia Alexei Sorokin menyebut London sebagai kota dengan angka kriminal sangat tinggi, di mana bu­ daya mabuk banyak diadopsi anak-anak remaja. Kubu Ing­gris pun mencak-mencak dan melaporkan aksi Rusia tersebut kepada FIFA. Ke­ betulan, hari ini semua ne­ gara yang mencalonkan diri berkumpul di Zurich untuk mempresentasikan program bidding mereka. ”Saya pikir, ucapan saya pe­ kan lalu tidak butuh permin­ taan maaf. Saya yakin Inggris salah mengartikan ucapan ter­ sebut,” kata Sorokin tenang, se­ perti dilansir Guardian. ”Saya juga merasa heran dengan laporan Inggris ke FIFA. Ke­ napa baru dilakukan sekarang, ketika kita berkumpul. Kenapa bukan pekan lalu setelah uca­ pan itu terdengar. Apakah ini upaya untuk mempengaruhi para petinggi FIFA?,” lanjut dia. (na/ko)

+

cmyk


world soccer

12 Kontribusi Pemain yang Terlupakan DENGAN usianya yang telah menapaki 34 tahun, membuat Massimo Oddo semakin sulit memperebutkan tempat di posisi bek kanan AC Milan. Dia harus bersaing dengan Gianluca Zambrotta dan bek muda Ignazio Abate di posisi bek kanan. Selain itu, masih ada Daniele Bonera dan Sokratis Papastathopoulos yang bisa bermain baik sebagai bek kanan, meski posisi aslinya adalah bek tengah. Akibatnya, Oddo bagaikan sosok yang terlupakan bagi tim berjuluk Rossoneri itu. Namun, kesempatan buat Oddo untuk mencatat debutnya pada musim ini akhirnya datang juga. Allenatore Milan Massimiliano Allegri memainkan Oddo sebagai pengganti setelah bek kiri Luca Antonini ditarik keluar akibat cedera di menit ke-12. Oddo diturunkan karena Allegri tidak punya pilihan lain lagi. Sebab, Milan kehilangan banyak pemain di lini belakang karena cedera. Antara lain Zambrotta, Abate, Thiago Silva, dan Marek Jankulovski. Di bench pemain opsinya tinggal Oddo dan Mario Yepes. Kepercayaan Allegri dibayar tuntas oleh Oddo. Mantan pemain Lazio dan Bayern Munchen itu tampil cemerlang mengawal sisi kanan pertahanan Milan dan juga melepaskan dua assist untuk gol yang dicetak Robinho dan Zlatan Ibrahimovic. Dari sosok yang terlupakan, Oddo malah tampil menjadi pemain yang berada di saat yang tepat. “Assist yang pertama saya lakukan dengan terukur dan yang kedua hanya sekadar sepakan acak, tapi beruntung,” terang Oddo, seperti dikutip Goal. Sebelumnya Oddo selalu jadi sasaran kritik karena performa buruknya musim lalu. “Kritik adalah bagian dari sepak bola dan saya takkan membalas kritik fans dengan kata-kata, tapi saya akan membalasnya dengan cara yang benar,” kata Oddo. Ya, Oddo membuktikannya di lapangan. “Saya selalu mencurahkan semua kemampuan saya. Lagipula, jawaban dengan kata-kata tidak memiliki banyak arti, tapi performa lapangan akan menjawab semua keraguan,” tutur Oddo. Seiring dengan jarangnya mendapat tempat, Oddo dikabarkan bakal angkat kaki dari San Siro. Namun, dia menepisnya. “Saya dengar Juventus tertarik kepada saya dari surat kabar, tapi saya tidak tahu yang sebenarnya,” kata Oddo kepada Calciomercato. “Saya ingin bermain di sini di Milan. Saya selalu berlatih dengan baik dan saya selalu siap menunggu tugas dari pelatih. Itu semua tergantung pada Massimiliano Allegri untuk menentukan apakah saya akan bermain atau tidak,” kata Oddo. (ham)

Massimo Oddo

Pontianak Post

Rabu 27 Oktober 2010

Newscastle v Arsenal

Tamu Kekuatan Penuh NEWCASTLE - Biasanya, Arsenal menganaktirikan ajang seperti Piala Carling. The Gunners - sebutan Arsenal - lebih senang memainkan pemain cadangan di ajang bernama lain Piala Liga Inggris itu. Tapi, Arsenal bakal tampil beda saat melawat ke St James Park, kandang Newcastle United, di putaran keempat (babak 16 besar) dini hari nanti. Pelatih Arsenal Arsene Wenger memutuskan bakal tetap menurunkan kekuatan utamanya. Alasannya karena Wenger ingin memberi kesempatan bermain kepada beberapa pemain utamanya yang baru sembuh dari cedera. Sebut saja Nicklas Bendtner dan Theo Walcott. Bendtner misalnya. Striker Denmark itu baru turun dua kali musim ini setelah bergelut dengan cedera pangkal paha. Setelah ikut menyumbang satu gol saat Arsenal mempermalukan Manchester City 3-0 di Premier League Minggu lalu (24/10), bukan tidak mungkin Bendtner akan mengoyak gawang Newcastle dini hari nanti. “Ya, kami akan turun dengan kekuatan penuh dengan beberapa pemain muda terselip di dalamnya,” kata

Wenger sebagaimana dilansir BBC. Jika benar Arsenal turun dengan kekuatan penuh, tuan rumah patut waspada. Sebab, dengan materi pemain lapis kedua saja, Arsenal masih mampu menghajar Tottenham Hotspur 4-1 di putaran ketiga bulan lalu (21/9). “Saya senang melihat progres pemain akademi klub kami ketika melawan Tottenham. Saya yakin tidak lama lagi kami akan memiliki enam atau tujuh pemain asli Inggris di tim reguler kami,” terang Wenger. Kontras dengan Arsenal, Newcastle justru berencana mengistirahatkan beberapa pemain utamanya alias menurunkan lebih banyak pemain cadangan. “Saya sudah pasti melakukan perubahan, tapi belum tahu seberapa banyak. Saya melakukannya karena ingin memberikan kesempatan kepada semua pemain di skuad kami,” kata pelatih Newcastle Chris Hughton kepada Jarrow & Hebburn Gazette. Kendati tidak turun dengan kekuatan penuh, Hughton memberi peringatakan kepada Arsenal bahwa timnya tidak akan memberikan kemenangan gratisan. Hughton lalu mengingatkan kemenan-

gan 4-3 The Magpies - sebutan Newcastle - atas tim tangguh Chelsea di putaran ketiga. “Anda tidak bisa menganggap enteng skuad kami. Bagaimanapun, Piala Carling adalah even yang memungkinkan klub seperti Newcastle United meraih prestasi. Jadi, kami tetap tidak menganggap sepele ajang ini,” p a p a r Houghton di Soccernet. (dns)

Walcot dan Bendtner

Perkiraan Pemain Newacstle United (4-4-1-1) : 26-Krul (g); 14-Perch, 16-R.Taylor, 28-Kadar, 31-S.Ferguson; 11-Lovenkrands, 17-Smith, 8-Guthrie, 10-Routledge; 29-Vukcic; 30-Ranger Pelatih : Chris Houghton Arsenal (4-3-3) : 53-Szczesny (g); 27-Eboue, 37-Eastmond, 6-Koscielny, 28-Gibbs; 15-Denilson, 2-Diaby, 46Lansbury; 14-Walcott, 52-Bendtner, 7-Rosicky Pelatih : Arsene Wenger

Blackburn Dibeli Perusahaan India BLACKBURN - Satu lagi klub Premier League dicaplok investor asing. Blackburn Rovers dikabarkan telah dijual kepada perusahaan India Venky’s. Jika tidak ada aral, sebagaimana diumumkan Blackburn, takeover akan diresmikan bulan depan. ”Serangkaian pertemuan, termasuk pembicaraan dengan otoritas Premier League, sudah dilangsungkan sesuai prosedur. Kedua pihak sudah sepakat apabila segalanya akan selesai November,” kata Chairman Blackburn John Williams di situs resmi klub kemarin (26/10). Dari Venky’s, Direktur Pelaksana Venkatesh Rao menyebut deal 46 juta pounds atau sekitar Rp 641 miliar telah disepakati dengan pemilik lama Blackburn, Jack Walker Trust alias ahli waris dari Jack Walker. ?Perhitungan kami, dalam sepuluh hari ke depan, segala urusan formalitas tuntas,? terang Rao dalam wawancara dengan stasiun televisi CNBC-TV18. Venky’s, sebuah perusahaan di bidang pakan

ternak dan farmasi yang berdiri pada 1976 itu, beruntung bisa mendapatkan Blackburn. Sebab, sejak The Rovers mengumukan dalam status dijual dua tahun lalu, dua pebisnis India sudah mendekat. Tapi, baik Saurin Shah dan Ahsan Ali Syed sama-sama gagal mencapai deal. Pergantian pemilik diharapkan mampu mengembalikan reputasi Blackburn sebagai klub yang pernah memenangi Premier League 15 tahun lalu. Kondisi kontras dengan saat ini mengingat tim asuhan Sam Allardyce itu masih terseok-seok di papan bawah, tepatnya di peringkat ke-17. Dari sembilan laga, El Hadji Diouf dkk hanya mengoleksi sembilan poin. ”Klub kami bakal dalam situasi bahaya (terdegradasi, Red) apabila gagal mendapatkan pemilik baru,” kata Allardyce seusai timnya dikalahkan Liverpool 1-2 Minggu lalu (24/10). Jika takeover terealisasi, berarti Blackburn akan menjadi klub kedua musim ini yang

berganti kepemilikan. Pada 15 Oktober lalu, Liverpool berpindah tangan dari Tom Hicks dan George Gillett ke New England Sports Ventures dengan nominal 300 juta pounds (Rop 4,18 triliun). Baik pemilik lama maupun baru sama-sama dari Amerika Serikat (AS). Saat ini saja, sebelas dari 20 klub Premier League sudah diintervensi investor asing. Delapan di antaranya bahkan sudah resmi berpindah tangan kepada pengusaha atau perusahaan non-Inggris. (dns) Bos Asing di Premier League Klub Nama (Negara) Keterangan Arsenal Stan Kroenke (AS) Pemegang saham terbesar (29,9%) West Ham Straumur Bank (Islandia) Pemegang samam minoritas (40%) Blackpool Valeri Belokon (Latvia) Pemegang saham minoritas (20%) Aston Villa Randy Lerner (AS) Pemilik penuh Birmingham Carson Yeung (Hongkong) Pemilik penuh Chelsea Roman Abramovich (Rusia) Pemilik penuh Fulham Mohamed Al Fayed (Mesir) Pemilik penuh Liverpool NESV/John W.Henry (AS) Pemilik penuh Man City Sheikh Mansour (UEA) Pemilik penuh Man United Malcolm Glazer (AS) Pemilik penuh Sunderland Ellis Short (AS) Pemilik penuh

BELI : Blackburn saat kalah melawan Liverpool beberapa waktu lalu. Blackburn kabarnya dibeli pengusaha India. REUTERS/Phil Noble


Pontianak Post l Rabu 27 Oktober 2010

Ira Wibowo

Tua Tetap Seksi Usia sudah lewat 40 tahun, tapi Ira Wibowo tetap terlihat cantik bugar dan awet muda. Istri Katon Bagaskara ini mengaku sangat menjaga kesehatan karena ia seorang ibu. “Saya kan punya tiga anak kalau saya lemas dan loyo saya nggak bisa urus anak,” kata kakak kandung Ari Wibowo ini. Wanita kelahiran Berlin Jerman 42 tahun lalu ini mengikuti pola hidup sehat meski tidak ada pantangan untuk makanan. “Olahraga dan makan teratur pastinya. Saya juga nggak mau menyiksa diri dengan nggak boleh makan ini-itu. Yang penting nggak kelewat batas saja,” tutur ibu dari Andhika Radya Bagaskara, Mario Arya Bagaskara, dan Chika Puri Bagaskara itu. Ira merasa beruntung karena tubuhnya tidak gampang melar. “Iya nih badan saya segini-gini saja. Setelah melahirkan saya memang lebih mudah kurus,”senyumnya. Soal gemuk atau kurus sebenarnya tidak pernah terlalu jadi kekhawatiran Ira. Bagi perempuan keturunan Jerman itu kesehatan adalah yang paling utama. (aal)

&

show

Dewi Persik hanya bisa pasrah melihat Jakarta yang selalu banjir setiap kali hujan deras. Karena banjir yang sering datang, Dewi Persik juga sama sekali tidak khawatir kelak Jakarta akan tenggelam. “Ya mau bagaimana lagi, pasrah aja. Kalau mau tenggelam, ya tenggelam. Semuanya itu udah ada yang mengatur, kita nggak bisa melawan takdir,” ujar Depe, sapannya, menyoal banjir di Jakarta. Dari pada waswas berpikir Jakarta kelelep, bintang film Kutunggu Jandamu menghimbau agar masyarakat mulai disiplin untuk menjaga lingkungan. Lingkungan buruk, kata dia, jadi faktor utama penyumbang banjir di musim penghujan. “Jangan ada lagi sampah-sampah di jalanan, apalagi kalau kita lihat sungai-sungai di Jakarta, isinya sampah semua. Gimana Jakarta mau nggak banjir terus coba,” papar janda Saiful Jamil dan Aldi Taher itu. Depe juga tak mau menyalahkan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo yang menjadi sasaran caci maki di jejaring sosial gara-gara banjir dan macet. Bagi Dewi, tak sepatutnya pemimpin Ibu Kota mendapat perlakuan demikian dari warganya. “Kalau saya nggak mau menyalahkan pemerintah. Tidak boleh juga seperti itu. Harus ada kerjasama masyarakat dengan pemerintah. Bagaimana kita memaksimalkan kerjasama antar kita. Itu yg penting,” tegasnya. Kebetulan anak buah Ahmad Dhani ini ini tidak merasakan imbas macet di Jakarta semalam, karena dia baru pulang dari Singapura. “Saya kebetulan dari Singapura. Jadi, enggak tahu gimana keadaan persisnya semalam. Saya saja baru bangun nih. Semalam dapat kabar dari teman katanya macet banjir.” Apa rumahnya kena banjir” “Rumah sih nggak, tapi nggak tahu di luar komplek saya,” pungkas cewek yang tinggal di Cilandak, Jakarta Selatan ini. (goi)

Selebritas

Dewi Persik

Pasrah Dihajar Banjir

13

Wagub Siap Dukung SMS untuk Vania PONTIANAK – Tidak hanya mendapat restu, Vania Larissa, satu-satunya wakil Kalbar dalam ajang Indonesia’s Got Talent ini akan mendapat dukungan langsung dari Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya. “Saya juga akan kirim SMS untuk Vania sebanyak-banyaknya nanti,” janji Christiandy saat Vania dan kedua orangtuanya berkunjung rumah Wagub di Jalan GM Said, Pontianak. Minggu, 24 Oktober lalu, didampingi kedua orang tuanya, Yohanes dan Rusmina, Vania berkunjung ke rumah Wagub. Selain meminta restu, Vania berharap Wagub dan warga Kalbar mendukungnya dalam Indonesia’s Got Talent. “Ini kebanggaan bagi Kalbar, ada putri kita yang mampu berprestasi di tingkat nasional. Vania kembali berusaha mengukir prestasi nasional lewat Indonesia’s Got Talent. Tentunya harus kita dukung penuh,” ujar Christiandy. Ditambahkan Wagub, Vania telah melakukan terobosan, karena Kalbar jarang mendapatkan kesempatan untuk bersaing di tingkat nasional dalam ajang bakat. Walau ikut audisi di Jakarta, Vania tetap membawa nama dan potensi Kalbar di mata nasional. “Kalau bisa, kita warga

MADE/PONTIANAKPOST

DUKUNG: Vania diabadikan bersama Christiandy dan istri, serta kedua orangtuanya saat berkunjung ke rumah Wagub.

Kalbar sama-sama dukung Vania melalui SMS dengan format IGT(spasi)vania kirim ke 9200. Kita kirimnya 1 – 7 November, jangan sebelum itu, karena belum masuk hitungan,” katanya. Vania sendiri bakal tampil dalam Semifinal Indonesia’s Got Talent secara live di Indosiar pada 6 November dan result shownya 7 November 2010. Christiandy sudah beberapa kali menyaksikan penampilan Vania di televisi. “Kalau kita lihat penampilan Vania di televise, kualitasnya sangat bagus, tidak memalukan Kalbar, pantas kalau kita dukung. Karena dengan sistem SMS, Vania bisa saja kalah dari peserta

yang kualitasnya kurang baik, jika kurang mendapat dukungan,” ujarnya. Disamping itu, meski hari penampilannya semakin dekat, wajah Vania tidak memperlihatkan rasa takut. Sepertnya latihan intensif yang dilakukan sebelumnya membuat persiapannya matang. “Tanggal 1-7 November nanti juga dilatih lagi, selama karantina. Biar siap untuk tampil,” katanya. Yohanes berharap, saat menjalani karantina Vania bisa kooperatif dengan para pengajar dan peserta lain. “Supaya Nia, bisa tampil lebih maksimal dan memberikan kebanggan bagi warga Kalbar,” pungkasnya. (ing/*)


14

Pontianak Post

ZODIAK K CAPRICORN (22 Desember19 Januari)

CANCER (22 Juni-22 Juli)

Rabu 27 Oktober 2010

W

AH... tampaknya ada yang lagi senang nih baru jadian. Selamat, selamat. Akhirnya bisa lepas dari status jomblo menahun. Hehe… Tapi, apa benar dia orang yang tepat? Mungkin mendadak muncul pertanyaan itu di kepalamu. Jangan-jangan aku salah pilih pacar. Waduuh.. bisa berabe nih. Sini, Amor bantu ngeyakinin apakah dia pacar yang pas atau bukan.

Anda punya kok kemampuan lebih itu, yang saat ini hilang dari diri Anda adalah kepercayaan diri itu saja. Memang kedengarannya remeh, namun saat seseorang kehilangan kepercayaan diri sendiri, maka semua hal yang dilakukannya tidak akan bisa maksimal. CINTA : mengungkapkan perasaan tak melulu dengan meminta menjadi kekasih. Tetapi melalui perhatian tulus, seharusnya itu sudah cukup.

Minggu ini adalah saatnya untuk meningkatkan mood, metabolisme sekaligus menggali ide-ide melalui kegiatan yang menyenangkan. Sesuaikan dan buat batasan tersendiri tentang budget Anda. CINTA : Berikan waktu bagi diri sendiri untuk membangkitkan kepercayaan diri. Hanya dengan menghargai diri sendiri Anda dapat menunjukkan performa yang terbaik.

ANDA 1: Teman Menjauh T Mungkin sebelum jadian, kamu punya banyak waktu bersama teman-temanmu.Tapi, mendadak setelah jadian dengan pacarmu,

AQUARIUS (20 Januari18 Februari)

LEO (23 Juli22 Agustus)

ke rumah atau ke sekolahnya, atau bahkan kamu repot membelikan sesuatu untuk membuatnya surprise. Padahal, dia nggak terlalu antusias dengan semua yang kamu lakukan itu. Apesnya lagi, dia nggak pernah berusaha membalas itu semua.

Minggu ini ada perselisihan sedikit dengan sahabatAnda. SebenarnyaAnda tahu apa kesalahan Anda, namun sayangnya ego dan keras kepala membuat Anda jadi tak mau mengalah. CINTA : Memang sih cinta itu tak bisa diprediksi, tetapi dengan keberanian dan kepercayaan diriAnda bisa kok menemukan sosok yang cocok dan nyaman. Jangan terlalu minder dengan apa yang Anda miliki.

Anda akan sedikit sensitif di minggu ini, perkataan tidak menyenangkan yang Anda dengar bisa membuat Anda murung seharian. CINTA : Perhatikan baik-baik hati Anda, dengarkan apa yang dikatakan hati kecilAnda. Dan jangan lupa persiapkan baik-baik diri Anda, terutama Anda yang masih single dan saat ini sedang dekat dengan seseorang.

PISCES (19 Februari20 Maret)

VIRGO (23 Agustus22 September)

Ingat, bagaimanapun Anda masih mempunyai batas diri lho. Jadi jangan terlalu memaksakan diri untuk bekerja penuh. Kesehatan adalah hal yang utama di minggu ini, tak seharusnya Anda mengabaikannya. CINTA : Komunikasi dan kepercayaan, dua hal yang sangat Anda butuhkan di dalam hubungan.

ARIES (21Maret-19 April)

Sebaiknya Anda tak membiarkan diri Anda sendirian saja di minggu ini. Habiskan lebih banyak waktu di sekeliling teman-teman dan sahabat. CINTA : Baik single maupun berpasangan, minggu ini Anda sama-sama memiliki ketertarikan satu sama lain. Ekspresikan rasa bahagia dan cinta Anda kepada orang yang Anda sayangi. Dan Anda akan mendapatkan lebih dari apa yang Anda inginkan.

LIBRA (23 September23 Oktober)

Akhir minggu berjalan begitu lambat, nah, Anda bisa mengisinya dengan hal-hal yang membuat Anda lebih rileks. Ayolah, tak perlu menyiksa diri dan membuat diri sendiri bekerja terlalu keras. CINTA : Jika memang Anda sudah siap menjalin sebuah komitmen maka Anda harus lebih tulus mencintai tanpa terlalu banyak menuntut.

Jika Anda ingin diperlakukan baik oleh orang lain, maka sebaiknya Anda menunjukkan sikap baik terlebih dahulu kepada mereka. Itulah yang disebut imbal balik. CINTA : Kemampuan Anda mengendalikan emosi memang patut diacungi jempol. Namun jika Anda masih mengingat-ingat masa lalu yang pahit, luka dan kecewa akan kembali terasa pedih.

TAURUS (20 April-20 Mei)

SCORPIO (24 Oktober21November)

Mengikuti kata hati adalah strategi terbaik yang Anda punya. Jika memang Anda merasa yakin akan sesuatu, ikuti saja kata hati Anda. Tak perlu ragu lagi. CINTA : Dibutuhkan lebih dari keterbukaan di antara Anda dan pasangan. Selain terbuka Anda juga harus saling percaya dan fokus pada hubungan.

Seseorang yang berusaha memancing emosi Anda akan muncul di akhir minggu. Adalah sikap yang bijaksana jika Anda tak meresponnya dengan emosi juga. CINTA : Keingintahuan yang besar sedang hinggap di hati Anda, dan itu membuat si dia merasa tak nyaman. Sebaiknya Anda tak memaksakan si dia mengungkap masa lalu yang membuatnya teringat kepedihan yang pernah dirasakan.

GEMINI (21 Mei-21 Juni)

SAGITARIUS (22 November21 Desember)

Anda sangat menyenangkan, cerdas dan penuh motivasi. Namun, tak semua bisa menerima pandangan Anda yang konservatif. Jangan biarkan apa yang dikatakan orang lain menjatuhkan mental Anda. Nikmati saja betapa bebas dan bahagianya menjadi diri Anda. CINTA : Ada kejadian istimewa di minggu ini akan membuatmu tersenyum puas. Jaga kepercayaan diri dan hargai diri sendiri agar orang lain bertindak sama.

Jika memang banyak hal sedang mengganggu pikiran Anda, tak perlu membuat diri semakin terbebani. Coba minta pendapat sahabat yangAnda percaya. Tak perlu terburu-buru untuk menyelesaikan semuanya sekaligus kan? CINTA : Sadarilah bahwa masalah yang ada di antara Anda dan si dia ini adalah berasal dari dalam diri masing-masing. Dan mungkinAnda memang terlalu terburu-buru dan memaksakan keinginan Anda.

kamu berubah. Ya, jangan salahin teman-temanmu kalau mereka nggak respect dengan kamu dan hubung anmu. Karena bisa jadi, kamu terlalu mengutamakan pacar atau pacarmu yang mulai posesif ke kamu. Bikin kamu nggak asyik lagi di mata teman-teman.

ANDA 2: Terlalu Berusaha T Secara nggak sadar, bisa jadi kamu selalu terlalu berusaha. Yap, berusaha untuk ketemu sama dia, berusaha untuk datang

ANDA 3: Sahabat Nggak Respek T Mungkin kamu sering curhat dengan sahabatmu. Tapi, ketika kamu ingin curhat tentang pacarmu ke sahabatmu, tiba-tiba sahabatmu

terlihat tidak begitu tertarik, bahkan mencoba me ngal ihkan pembicaraan. Jangan keburu negative thinking ke sahabatmu. Bisa jadi karena ada sesuatu yang membuat sahabatmu tidak begitu tertarik membicarakan pacarmu atau dia tahu hal buruk tentang pacarmu.

ANDA 4: Jadi Nggak PeDe T Kalau kepercayaan dirimu tiba-tiba sudah menurun, ini pertanda ada yang salah dari pa-

carmu. Misalnya, kamu tiba-tiba takut kalau kamu salah kostum ketika datang berdua dengannya di pesta. Kamu seharusnya berhenti menyalahkan dirimu. Seharusnya seorang car yang baik bisa meningkatkan kepercayaan dirimu bagaimana pun caranya. Bukan malah bikin kamu tambah ngerasa nggak pede.

ANDA 5: Hubungan Berubah T Awal jadian, hubungan kalian berdua terasa sangat seru dan menyenangkan. Bikin semangat deh! Tapi, akhir-akhir ini jadi berubah. Dia berubah 180 derajat. Dia nggak pernah terlihat bersemangat saat bertemu kamu. Ditelepon pun kesannya ogah-ogahan jawab. Wah, maaf aja, tampaknya dia benar-benar bukan orang yang tepat. Secara dia nggak nunjukin keseriusan hubungannya bersama kamu. Pikirkan lagi,ya! (*/det)

MODEL : GITA FOTOGRAFER : SHANDO SAFELA

CINTA

GRAFIS & LAYOUT : FIQRIE YUDHISTIRA

RASA

BUAH

KATA Oma Titiek Puspa, jatuh cinta itu berjuta rasanya. Ada manis, asam, sampai pahit. Hehehe… Eh, cinta juga bisa dianalogikan dengan buah lho. Kok bisa? Iya, di sini kamu bisa tahu gaya pacaran kamu dan dia kayak buah apa. Jangan salah, rasa dan bentuk buah punya karakter masing-masing lho. Ayo, silakan diteliti gaya pacaran ala toko buah Amor. Welcome to fruit market Amor… STROBERI Don’t judge a fruit by it’s cover. Hehe. Walaupun warna kulitnya sooo sweet, kamu bakal ”tertipu” dengan rasanya yang asam. Dari luar dia keliatan so perfect, tapi ternyata se telah menjalin hubungan, kamu baru tahu banyak sifatnya yang minus. Ya, kamu harus terima dia dengan segala

LOKASI : SINGKAWANG

kekurangannya. Sebagai pacar yang baik, kamu harus lebih banyak memberikan rasa manis dalam hubungan. Menetralisasi rasa asamnya dengan sikap manismu. ANGGUR Dilihat dari bentuknya yang menggerombol, cowok anggur paling senang melakukan kegiatan bersama banyak orang. Jangan ngambek kalo dia meluangkan waktu buat teman-temannya. Dia termasuk orang yang punya solidaritas tinggi. Tapi tenang aja, walaupun dia lagi asyik dengan temantemannya, dia tetap bisa membagikan perhatiannya ke kamu dengan adil kok. Satu lagi, kamu siapsiap bakal sering diajak double date bareng temanteman dia. Hehehe. DURIAN Baru mencium baunya aja udah bisa

bikin banyak orang ngiler, sama kayak gaya pacaran kalian yang bisa bikin cewek-cewek lain pada ngiri. Ke manamana nempel terus. Sesuai dengan aromanya yang kuat, cowok duren bakal menghujani pasangannya dengan perhatian dan memastikannya aman. Itu semua dilakukan supaya cinta kalian tetap kuat. Terkadang emang membosankan sih, aroma durian yang terlalu kuat bisa berubah jadi pahit. KELAPA MUDA Kelapa muda konon bisa menetralkan zat racun. Begitu juga cowok penyuka kelapa muda. Dia bisa menetralkan keadaan saat kalian lagi bertengkar. Selain itu, gaya pacaran si penyuka kelapa muda selalu bisa memberikan hal-hal yang bersifat fresh dan bikin kamu nggak bosan.

Satu lagi, untuk mendapatkan cowok tipe itu, dibutuhkan perjuangan keras lho, sama kayak perjuangan untuk memetiknya di ujung pohon kelapa yag menjulang. Jadi, jaga baik-baik hubungan kalian ya. JERUK Sesuai sama rasa buah jeruk yang asam. Bukan, bukan dia bau asam gara-gara nggak pernah mandi lho ya… Maksudnya, gaya pacaran kalian tergolong sering mengalami pertengkaranpertengkaran kecil, tapi justru itu yang selalu bikin kangen. Tenang aja, nggak selamanya ulah si dia bikin pacaran asem melulu, jeruk kan kadang juga manis. Jadi, sewaktu-waktu si dia bisa bersikap romantis kok. (*/det)

Sei Kakap dan Telok Pakedai Siap Berlaga PONTIANAK – Antusiasme luar biasa ditunjukkan oleh sekolahsekolah yang ada di kabupaten/ kota. Mereka yang berada diluar daerah sudah mulai ramai mendaftarkan diri ke Panitia. Dari Kabupaten Kubu Raya, selain SMA Tunas Bangsa yang sudah mendaftar duluan, Selasa (26/10) siang, giliran SMA 1 Sei Kakap yang mengembalikan formulir ke panitia. Sementara SMAN 1 Telok Pakedai tinggal menunggu konfirmasi akhir dari Kepala Sekolah, mengingat baik

guru maupun siswa sudah bersemangat untuk mengikuti ajang ini. Guru SMAN 1 Sei Kakap, Nurdin mengatakan bahwa mereka sangat merespon positif kegiatan ini. “Kami berlangganan Pontianak Post dan setiap hari siswa selalu baca rubrik X-presi. Makanya begitu tahu ada even ini, tak hanya kepsek dan guru saja yang menyarankan, tetapi siswa juga antusias ikut,” jelas pembina Mading ini. Bagi mereka, inilah ajang pembuktian ke luar bahwa mading sekolah mereka layak un-

tuk diperhitungkan. “Kami sering ngadain lomba mading antar kelas, biasanya berganti-ganti temanya. Nah dengan ikut mading 3D ini, siswa dituntut untuk lebih menggali kreatifitasnya karena nantinya yang akan dihadapi adalah sekolahsekolah dari kota yang notabene tak bisa dianggap remeh kemampuannya,” ujarnya. “Kami lihat SMA Petrus mengirimkan 3 mading, dan kami juga tak mau kalah. Meski hanya mengirimkan satu tim, tapi inilah

garda terdepan kami membawa nama harum sekolah. Bagi kami, bisa tampil di even ini saja sudah luar biasa. Soal berape besar hadiahnya, menang atau kalah itu belakangan, terpenting siswa sudah tampil all out mempersembahkan yang terbaik,” jelas Nurdin. Persiapan tak hanya dilakukan saat rapat dewan guru saja membahas pengiriman mading ini – termasuklah soal dana yang dikucurkan, mereka juga sudah memplot dana dari Bantuan Operasional Manajemen Mutu yang

memang diperuntukkan untuk kegiatan siswa. Tak hanya dari kabupaten Kubu Raya saja, dari daerah pantai utara, ada sejumlah SMA diantaranya SMA Bonaventura, SMA 2 Singkawang dan beberapa sekolah lainnya yang sudah memastikan ikut, walaupun baru konfirmasi via telephone. “Bagi sekolah-sekolah di Singkawang, Sambas dan sekitarnya yang berminat ikut, bisa menghubungi pihak Panitia untuk mendapatkan penjelasan lebih

lanjut dan akan Kami akan kirimkan formulir secepatnya,” jelas Mella Danisari, Ketua Panitia. Sementara bagi sekolah yang sudah mendapatkan formulirnya saat Roadshow Panitia beberapa waktu lalu di Singkawang, dan menyatakan positif ikut, formulir pendaftaran dan surat rekomendasi sekolahnya bisa dititipkan di Kantor Biro Pontianak Post di masing-masing daerah, dengan tetap mengontak panitia Pusat di Pontianak untuk konfirmasi keikutsertaannya. **


cmyk

Pontianak Post l Rabu 27 Oktober 2010

15

+

+

+

+

cmyk


total SPort

16 paul gurita

Jagokan Inggris Host PD 2018 Piala Dunia 2010 lalu dihebohkan oleh aksi Paul, gurita penghuni akuarium di Oberhausen, Jerman, yang selalu tepat meramalkan pemenang laga. Aksi unik itu tak dapat dinikmati lagi, lantaran Paul mati Senin malam lalu. STAF Oberhausen Sea Life Center terkejut ketika menjalankan tugas rutinnya Selasa pagi lalu. Ketika hendak memberi makan Paul si Gurita, moluska malang itu ternyata sudah tak bernyawa. Hewan yang turut meramaikan helatan Piala Dunia 2010 itu diperkirakan mati karena sebab alami. ”Manajemen, dan juga seluruh staf Oberhausen Sea Life sangat sedih oleh kematian Paul. Dia, sebagaimana semua penghuni akuarium ini, sudah seperti keluarga bagi kami,” kata Stefan Porwoll, manajer akuarium, sebagaimana dikutip Associated Press. ”Sukses dia menebak pemenang laga telah membuat namanya lebih besar dari Piala Dunia itu sendiri,” lanjutnya. Menurut Porwoll, kematian Porwoll memang heboh. Tapi tidak terlalu mengejutkan. Sebab, umur moluska memang tidak panjang, hanya sekitar tiga sampai empat tahun. Usia Paul sendiri hampir tiga tahun. Dia lahir Januari 2008 lalu di Weymouth, Inggris. ”Sepertinya dia meninggal dengan tenang ketika sedang tidur. Penyebabnya murni usia yang sudah tua untuk ukuran gurita,” jelas Porwoll. ”Saya pikir, kehidupannya cukup menyenangkan di sini. Staf kami yang mendedikasikan diri untuk dia sudah memberikan perawatan standar tinggi,” imbuh Porwoll. Nama Paul sebagai peramal melejit setelah membukukan rekor seratus persen benar saat menebak pemenang laga yang melibatkan Jerman di fase grup. Termasuk, saat dia meramal Philipp Lahm dkk bakal bertekuk lutut kepada Serbia di laga kedua Grup D. Dua laga lainnya, melawan Australia dan Ghana, yang berakhir dengan kemenangan Die Mannschaft-sebutan Jerman-juga ditebak dengan benar. Metode ramalan Paul cukup unik. Staf akuarium memasukkan dua jenis makanan yang berbeda di kotak kaca bening. Masingmasing kotak diberi bendera tim yang bakal berlaga. Makanan mana yang dipilih Paul bakal memenangkan pertandingan. Ini murni kebetulan karena Paul buta warna, dan jelas tidak tahu bendera negara mana yang menempel di kotak makanannya. Selama Piala Dunia, Paul membukukan rekor seratus persen benar. Dia meramalkan Die Mannschaft kalah dari Spanyol di semifinal. Berdasarkan tebakannya, Spanyol juga bakal bablas menjadi juara. Akibatnya, sikap publik padanya terbelah. Publik Spanyol memuji dia habis-habisan, bahkan seorang pembesar negeri itu berniat memeliharanya. Sementara publik dari negeri yang diramalkan kalah banyak yang murka. Seorang koki Argentina (yang dikalahkan Jerman di perempat final) bahkan berniat membunuh Paul dan menjadikannya makan malam. Sebenarnya, tindakan staf akuarium yang memaksa Paul ”meramal” mendapatkan kecaman dari kelompok penyayang binatang. Akuarium dianggap mengeksploitasi dia demi mendapatkan popularitas. Tak heran, setelah Piala Dunia, manajemen membebas tugaskan Paul dari profesi cenayang. ”Dia akan menjalankan tugas lamanya, yakni bersantai di akuarium, makan, dan menghibur anak-anak yang mengunjunginya,” kata Porwoll kala itu. Meski sudah pensiun, Paul masih mendapat order juga. Dia diminta memprediksikan siapa yang bakal jadi host Piala Dunia 2018. Kebetulan, bulan lalu FIFA sedang melakukan inspeksi kesiapan negara-negara peserta. Ternyata, kotak makanan yang dipilihnya adalah Inggris. (na)

+

+

Pontianak Post

l

Rabu 27 Oktober 2010

Ingin Berjuang Sampai Akhir Jenson Button

+

LONDON - Persaingan perebutan gelar juara Formula 1 musim 2010 dipastikan makin meruncing. Tiga pembalap teratas, Fernando Alonso, Lewis Hamilton dan Mark Webber, punya peluang paling besar mengakhiri musim ini dengan gelar juara. Meski demikian, dua pembalap lainnya, Sebastian Vettel dan Jenson Button, secara matematis juga masih mengintip peluang itu. Button, yang berstatus juara bertahan, sudah sangat sulit untuk mempertahankan kebanggaannya. Karena itu, di tim McLaren-Mercedes, harapan terbesar ada pada Hamilton. Hamilton

pun memohon rekan setimnya itu untuk mendukungnya merebut gelar. Setelah finis ke-12 GP Korea akhir pekan lalu, Button saat ini terpaut 42 poin dengan Alonso di puncak klasemen pembalap. Dengan dua balapan sisa, yang berarti 50 poin maksimal, Hamilton berada di dalam situasi yang lebih baik. Usai di tiga balapan terakhir dapat hasil buruk akhirnya Hamilton bisa naik podium di GP Korea kemarin dan tertinggal 21 angka dari Alonso. Melihat fakta tersebut, team principal McLaren Martin Whitmarsh telah mengutarakan niatnya meminta bantuan dari But-

ton. Namun, Button tampaknya masih belum dapat menerima peran seperti itu dan mengatakan dirinya ingin berjuang sampai akhir. Kali ini, permohonan itu datang dari Hamilton sendiri. Dia meminta kompatriotnya (rekan satu negara) itu membantunya di dua seri terakhir di Brazil dan Abu Dhabi. “Kami berdua berjuang keras untuk mencetak angka sebanyak mungkin untuk tim. Sudah jelas kami berada jauh di belakang (Alonso). Dia (Button) lebih jauh dari saya. Saya terpaut 21 angka jadi saya harus mendapat banyak poin,” Hamilton di PlanetF1. “Saya tidak tahu apa yang

akan terjadi. Anda harus berbicara kepada Martin tentang apa yang dipikirkannya. Apa yang saya ketahui adalah saya harus mendapat hasil yang terbaik dan itu akan sangat fantastis jika ada Button bersama saya,” lanjut juara dunia 2008 itu. Button mengaku tak ingin menjadi ban serep Hamilton sampai peluangnya benar-benar habis. Tentu, ucapan Button ini bisa memicu keretakan di kubu Silver Arrows. “Saya belum siap untuk itu,” jelas Button kepada BBC. “Anda takkan menyerah dalam perburuan gelar juara sebelum peluang Anda benar-benar habis. Jika secara matematis peluang

saya habis, maka baru saya akan membantu Lewis,” bebernya. Sementara itu, Whitmarsh menyebut tak akan memberlakukan team order di antara kedua pembalapnya itu. Tapi, sekali lagi, dia berharap Button membantu Hamilton yang lebih berpeluang. “Bagi kami, strategi sudah jelas,” terang Whitmarsh kepada Auto Motor und Sport. “Kami takkan bilang apa-apa kepada pembalap kami. Jenson akan membantu Hamilton dengan senang hati. Karena dia tahu kami telah membantunya sepanjang musim. Dia juga tahu peluangnya hanya bergantung pada keajaiban,” terangnya. (ady)

Tantangan Fisik untuk Clijsters DOHA - Ambisi para petenis top di kelompok wanita berlanjut di turnamen akhir tahun WTA (Asosiasi Tenis Wanita) Championships. Di turnamen yang dimulai tadi malam di WIB di Doha, Qatar, itu, berpeluang terjadi banyak pergeseran posisi di jajaran sepuluh besar peringkat WTA. Termasuk di antaranya ancaman terhadap kudeta pada peringkat teratas yang kini ditempati Caroline Wozniacki. Di antara delapan petenis yang meramaikan persaingan WTA Championships musim ini, hanya ada satu petenis yang sudah pernah merasakan manisnya gelar juara. Dia adalah juara grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka dua edisi terakhir, Kim Clijsters. Mantan petenis nomor satu WTA itu menjadi juara dua kali, yaitu pada 2002 dan 2003. Partisipasi Clijsters di ajang akhir tahun tersebut adalah kali

ketujuh. Dengan status sebagai petenis yang paling berpengalaman, petenis Belgia itu memiliki modal yang besar untuk meraih gelar penutup setelah enam pekan lalu tampil gemilang di AS Terbuka. Tapi yang membuatnya makin optimis adalah kondisi fisiknya saat ini. Clijsters menagakui akan bertanding dengan sedikit bengkak di telapak kaki kanannya. Itu disebabkan operasi ringan menghilangkan tahi lalat yang mengalami sedikit infeksi dua pekan terakhir. Namun, dia yakin hal itu tak akan mempengaruhi penampilannya di Doha. ”Ahli kulit di Cincinnati ingin mengoperasinya secepat mungkin. Tapi, saya berkata segera bertanding. Operasi memang cepat tapi recovery butuh waktu lama karena infeksi,” tutur Clijsters pada AFP. Akibat kondisi tersebut, Clij-

sters melakukan persiapan dengan meminimalkan tekanan pada kakinya. Dia menjaga kondisi dengan berenang, bersepeda dan latihan ringan lainnya. Kesulitan lain yang datang pada Clijsters tentu saja perlawanan dari para pesaingnya. Unggulan utama Caroline Wozniacki diakuinya sebagai yang paling berbahaya. ”Saya kira dia memiliki tipe permainan yang sangat menguras fisik. Dia tak seperti Serena (Williams) yang banyak meraih poin dari servis. Caroline berjuang keras untuk tiap poin. Itu membuatnya bermain indah dan bagus untuk tur,” terang Clijsters. Sementara Wozniacki sudah menjalani partai pertamanya di grup Marun dengan melawan petenis Rusia Elena Dementieva. Selain Wozniacki dan Dementieva, di grup tersebut juga bercokol juara grand slam Prancis terbuka

tahun ini Francesca Schiavone (Italia) dan runner-up Prancis Terbuka 2010 Samantha Stosur (Australia). Schiavone dan Stosur juga saling berhadapan tadi malam. ”Saya merasa berada dalam kondisi yang baik dan saya siap untuk semua tantangan. Suhu panas, saya merasa sudah terbiasa, jadi saya kira hal itu tak akan memberi efek yang ebsar,” beber Wozniacki. Di grup lain, yaitu grup Putih, tadi malam juga berlangsung satu pertandingan, yaitu per tar ungan yang mempertemukanVera Zvonareva (Rusia) dan Jelena Jankovic (Serbia). Di grup itu juga terdapat Clijsters danVictoria Azarenka (Belarusia). (ady)

+

cmyk


Rabu 27 Oktober 2010

metropolis Pontianak Post

TP PKK

Sabet Juara Umum TIM Penggerak PKK Kalimantan Barat yang diwakili Singkawang menyabet juara umum lomba masak ikan dan lomba beragam, bergizi dan berimbang. Selain itu PKK juga berhasil mendapatkan juara harapan dua untuk masakan dan minuman khas Kalbar pada Oktober ini. Menurut Ny. Frederika Cornelis, ketua TP PKK Kalbar, hal tersebut berkat kerja sama dan Frederika Cornelis keinginan besar untuk maju. Ia berharap kemenangan tersebut bisa terus berlanjut. “Semoga PKK Kalbar tetap berjaya mengikuti program pusat maupun daerah dan bisa membantu kemajuan daerah mulai dari pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan,” katanya, Selasa (26/10). Kedepannya PKK yang ada di Kalbar bisa terus maju dan mengembangkan programnya mulai dari kesehatan, sejahtera dan mandiri. Bahkan PKK yang ada sudah tampak nyata menciptakan keluarga yang sehat yang sudah diakui ke tingkat nasional bahkan mendapatkan prestasi.

Bayi Ruang 212 Habiskan Masa Kecil di Penitipan Keceriaan usia balita dengan suguhan berbagai permainan setiap hari mengalir. Penyedia jasa penitipan anak memberikannya. Semua anak mendapatkan perawatan layaknya kasih sayang orangtua. Termasuk Ayu Perinawati, bayi ruang 212 yang ditelantarkan orangtuanya sehabis bersalin.

RUANG bangunan cukup luas. Pagar setinggi satu meter mengepung bangunan itu. Sebuah papan nama berukuran besar terpancang. Mengisyaratkan bukan tempat sembarangan. Papan tersebut bertuliskan Yayasan Kesejahteraan Ibu dan Anak. Sebuah lembaga penyantun jasa penitipan anak. Kesan dari luar tampak agak tertutup tempat tersebut. Sebab semua pintu tertutup rapat. Plus

pagarnya yang digembok. Namun suasana kegembiriaan usia balita ada di dalam gedung tersebut. Mereka bermain dan bernyanyi sepuasnya. Sambil menerima sentuhan kasih sayang dari tenaga pengasuh. Di gedung bertingkat yang diresmikan Gubernur Kalbar Pardjoko itu pula bayi 212 diasuh. Bayi yang ditinggal ibu kandungnya tiga hari selepas bersalin di RSIA Anugerah Bunda.

Ia menjadi bagian dari 35 anak balita yang mendapatkan pengasuhan. Tapi temannya tidak menginap. Karena hanya dititipkan menyesuaikan jam kerja orangtuanya. “Masuk pukul 07.00 pulangnya pukul 15.00,” kata Ngadinah, Selasa (26/10). Itu merupakan rentang waktu jasa penitipan yang yayasan berikan. Enam pengasuh di lembaga yang terletak di Jalan Ambon 34 ini memberikan pengajaran layaknya

INFRASTRUKTUR

Jalan Nasional Rusak

u Ke Halaman 23 kolom 1

PERTANIAN

Produksi Meningkat

guru. Anak yang dihadapi berusia dua hingga empat tahun setiap hari. Banyak yang diajarkan. Mulai adab sama orangtua hingga bernyanyi. Sepenuhnya menuntut kesabaran dan ketelatenan.  “Ayu (bayi 212) masih di rumah sakit. Ia belum sembuh. Kalau telah pulih akan kembali dirawat di sini,” kata Ngadinah. Ayu opname di rumah sakit sejak Jumat malam karena serangan diare. u Ke Halaman 23 kolom 1

40 Ribu Guru Belum Sarjana

u Ke Halaman 23 kolom 1

SEPANJANG 1.500 kilometer jalan poros nasional yang ada di Kalimantan Barat, dua puluh persen di antaranya masih rusak parah. Sehingga pada 2011, Jakius Sinyor, kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Barat mengatakan akan memprioritaskan pembangunan jalan rusak tersebut. “Mulai dari poros Tayan, Sanggau, Sekadau, Nanga Pinoh, dan seterusnya, di mana seka- Jakius Sinyor rang ini masih dalam proses penggalian,” tambah Jakius, Selasa (26/10), di Pontianak. Menurut Jakius, 20 persen memang kondisinya cukup parah. Kemudian lainnya rusak berat. Namun banyak juga ruas jalan yang masih bagus. Rencana kangka panjang juga. Target pada 2014, diharapkan sepanjang jalan tersebut 94 persennya sudah mulus. “Target 2014, yakni jalan sudah 94 persen bagus. Sekarang ini sudah masuk renstra Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp1,3 triliun untuk Kalimantan Barat. Sedangkan untuk mencapai target mencapai Rp6,7 triliun,” jelas Jakius.

17

MAHMUD MUNTAZAR/PONTIANAKPOST

PEMBAKAR: Seorang warga membakar sisa sampah yang tak dapat dimanfaatkan di TPS Jalan Sutan Sy. Abdurrahman. Sebagian kecil warga kerap membakar sampah, terkadang kabel sebagai bahan utama pembakaran untuk dijual tembaganya sebagai logam bekas pakai.

Gubernur Tegur Kepala SKPD PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat Cornelis menilai satu kerja perangkat daerah tidak peka terhadap perkembangan di daerah ini. Padahal beberapa program untuk kemajuan bisa dikerjakan secara bersama-sama. “Harusnya lebih berpikir cerdas. Namun selama ini tidak. Bahkan ada yang berpikir program untuk kemajuan daerah seperti kesehatan, pendidikan saja. Harusnya semua program itu ada kerja sama dengan pihak lain. Jangan uang yang ada dikerjakan sendiri saja,” katanya di Pontianak, kemarin. Cornelis mengungkapkan itu saat membuka Rapat

tika program PKK meminta kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan. “Saya ada dengar ada pihak SKPD yang dengan sengaja tidak Saya dengar dan mencoret ajakan ada SKPD yang membantu kerja sama untuk membantu sengaja tidak pengembangan daerah. Padahal membantu dan dana yang ada bisa saja diberikan PKK untuk membantu mencoret ajakan kepada program mereka, meskipun hanya kerja sama’” dua program, setidaknya bisa Cornelis membantu,” terangnya. Untuk kemajuan daerah tidak bisa Kerja Daerah TP PKK Kalbar di Hotel bekerja sendiri, SKPD harusnya janMercure, Selasa (26/10). Ia mengaku mendapat informasi gan memikirkan uang saja, namun ada unit kerja yang tidak respon keu Ke Halaman 23 kolom 1

PONTIANAK - Sebagian besar pendidik keaksaraan fungsional paket A, B dan C belum memenuhi kualifikasi strata satu. Saat ini sekitar 14 tenaga pendidik PNF mengikuti peningkatan kualifikasi bekerja sama dengan Universitas Tanjungpura. Kasubdit Pendidik Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Direktorat PTK-PNF, Abu Bakar Umar mengatakan pihaknya sedang berupaya meningkatkan mutu tenaga pendidik untuk pendidikan non formal. “Saat ini Direktorat PTK-PNF sedang gencargencarnya melaksanakan program peningkatan kualifikasi para tenaga pendidik PNF, baik para tutor keaksaraan fungsional, instruktur kursus, pendidik paket A, B dan C serta para pengelola pendidikan anak usia dini,” ungkap Abu Bakar. Untuk meningkatkan kualifikasi para pendidik, direktorat bekerjasama dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Untuk Kalbar, Direktorat PTK-PNF bekerja sama dengan Untan. “Untuk meningkatkan kualifikasi pendidik, kami mencoba bekerja sama

u Ke Halaman 23 kolom 1

u Ke Halaman 23 kolom 1

Bekelit

u Ke Halaman 23 kolom 1

Optimis Daftar Tunggu Habis

Program Paket Belum Penuhi Kualifikasi

KEPALA Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kalimantan Barat Hazairin mengkalim telah terjadi peningkatan total produksi padi sebanyak empat persen dari tahun sebelumnya. Padahal secara nasional sendiri, kenaikan total produksi hanya dua persen saja. “Kenaikan tersebut dikarenakan total kenaikan juga terkait hasil panen. Di mana sebelumnya satu hektar hanya Hazairin mencapai tiga ton sekarang ini mencapai 3,5 ton per hektar,” tambah Hazairin, Selasa (26/10). Menurut Hazairin, kenaikan tersebut juga dipengaruhi bertambahnya area lahan tanam. Di mana terhitung mencapai 400 ribuan lebih. Penambahan tersebut tersebar di Kabupaten Sambas, Bengkayang, Sekadau, Kubu Raya serta Landak. “Hal itu membuat total produksi tahun ini mengalami peningkatan,” jelas Hazairin. Sementara terkait banjir yang melanda beberapa area lahan di beberapa daerah. Seperti Kabupaten Kapuas Hulu, Sintang dan Melawi. Bisa tertutupi dengan penambahan lahan di beberapa daerah lainnya.

PONTIANAK - Pemerintah mengeluarkan kebijakan seluruh guru harus berpendidikan strata satu pada 2014. Namun saat ini sekitar 40 ribu guru di Kalimantan Barat belum memenuhi kualifikasi tersebut. “Perguruan tinggi swasta di Kalbar siap membantu pemerintah meningkatkan kualifikasi guru yang belum S1,” ujar Koordinator Kopertis Wilayah XI Kalimantan, Sipon Muladi, Selasa (26/10). Peningkatan kualifikasi ini melalui program S1 kependidikan bagi guru dalam jabatan. Menurut Sipon, program S1 kependidikan bagi guru dalam jabatan yang dilaksanakan Universitas Tanjungpura tidak mungkin dapat meningkatkan kualifikasi guru menjadi S1 hingga 2014. Dikarenakan daya tampung untuk program tersebut hanya sekitar 1.000 guru setiap tahun. “Jika ada 40 ribu guru yang belum S1, berarti butuh 40 tahun untuk seluruh guru mendapat program sarjana. Sedangkan targetnya harus selesai pada 2014,” kata Sipon. Sipon berharap pemerintah daerah maupun propinsi dapat melibatkan perguruan tinggi swasta dalam program kependidikan bagi guru dalam jabatan. Saat ini, lanjut Sipon, keinginan tersebut sudah disampaikan kepada Bupati Kubu Raya, Muda Mahendra. “Bupati KKR menyambut baik rencana kita untuk meningkatkan kualifikasi guru. Karena di KKR yang belum S1 sebanyak 6.000 orang,” katanya.

SHANDO SAFELA/PONTIANAKPOST

SERIUS: Pekerja tengah menguruk tanah di atas trotoar bekas pedagang informal yang baru pindah.

PONTIANAK - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Cabang Pontianak memastikan 1 November 2010 tidak ada lagi daftar tunggu bagi masyarakat Kota Pontianak. Bahkan hal tersebut juga berlaku untuk Kalbar. Meskipun target 14 ribu pelanggan masih belum berhasil diperoleh PLN Cabang Pontianak. Namun demikian, hal tersebut disebabkan banyaknya masyarakat yang mendaftar lebih dari satu kali. Demikian disampaikan Fauzi Arubusman Manager PT PLN Cabang Pontianak, Fauzi Arubusman, Selasa (26/10). “Setelah mendaftar satu kali, mereka daftar kembali baru-baru ini. Sebab banyak diantara pelanggan yang ragu dapat atau tidaknya mereka sebagai pelanggan baru PLN,” ujar Fauzi. Untuk itu, Fauzi berharap agar kedepannya, dalam permohonan pemasangan listrik baru tersebut, masyarakatlangsungmendatangiKantorPLNterdekat. u Ke Halaman 23 kolom 1

Aktivitas TNI dalam Menjaga Keamanan Perbatasan

Tak hanya Jaga Batas Negara, Kami juga jadi Guru Bantu Tak hanya menjaga keamanan, namun TNI juga dapat berperan dalam bidang pendidikan. Salah satunya yang terjadi di kawasan perbatasan Sajingan. Selain menjaga batas negara, TNI mengajar di sekolah yang terdapat di sekitar perbatasan. Ilustrasi KEKES

WAHYU ISMIR, Pontianak

ISTIMEWA

BANTU: Selain menjaga perbatasan, TNI juga menjadi guru bagi anak sekolah.

CITRA masyarakat yang selama ini memandang TNI sebagai sosok yang ditakuti dapat ditepis apabila melihat kegiatan mereka di perbatasan Malaysia, tepatnya di Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas. Padahal kalau dilihat tugasnya, mereka menanggung beban yang sangat berat, sebab harus menjaga keamanan di batas wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Namun dalam kesempatan itu, mereka juga berbagi ilmu dengan masyarakat di sekitar, diantaranya dengan menjadi guru bantu di sekolah yang gurunya terbatas.

Dalam kesempatan tersebut, pelajaran yang diberikan kepada murid sekolah adalah PPKN, berhitung, membaca, serta menjadi inspektur upacara dan kegiatan kepramukaan. “Ini adalah bentuk nyata kedekatan TNI kepada masyarakat, khususnya di perbatasan. Jadi tak hanya menjaga keamanan di perbatasan, namun TNI juga dapat diperbantukan unyuk kegiatan positif lainnya,” ujar Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Moeldoko, disaat kunjungan ke Pos Penjagaan Perbatasan TNI di Sajingan Besar. u Ke Halaman 23 kolom 1


metropolitan

18

Pontianak Post

Rabu 27 Oktober 2010

Wujudkan Indonesia Pintar, Sehat, dan Kreatif

kriminal

Rakerda PKK se-Kalbar, 26–28 Oktober SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

MELAPOR: Bunga, saat melaporkan tindakan penyekapan yang dilakukan terhadapnya oleh Rz di Polresta Pontianak.

Kena Sekap, Lapor Polisi SEORANG gadis di bawah umur, sebut saja Bunga, mendatangi Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pontianak, Selasa (26/10) petang. Ia melaporkan tindakan penyekapan yang dialami sehari sebelumnya. Korban berusia 14 tahun, warga Kampung Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Pengalaman kurang menyenangkan dialami korban, bermula dari jemputan kenalannya, Rz, Senin (25/10) malam. Rz yang menggunakan sepeda motor mengajak korban jalan-jalan. Korban menerima ajakan kenalannya itu dan keduanya mengarah ke kediaman Rz di kawasan Parit Mayor, Kecamatan Pontianak Timur. Ternyata di kediaman Rz, korban disekap di dalam kamar. Menurut penuturan korban, saat membuat laporan, dalam kamar tersebut ia mendapatkan perlakukan asusila dari Rz. Menurut Ayah korban, yang menemani melapor, sewaktu Rz menjemput, korban meminta izin keluar rumah 10 menit. Namun ketika meminta izin, sang ayah sedang tidak berada di rumah. Perasaan berubah menjadi gelisah ketika hingga menjelang tengah malam, korban tidak kunjung pulang. Kekhawatiran tersebut semakin bertambah mengingat keluarga ini baru tiga minggu menjadi penduduk Kampung Kapur. Ayah korban menambahkan, hingga Selasa (26/10) dinihari, pukul 01.00 WIB, anaknya belum kembali ke rumah. Dengan bantuan tetangga, dia berusaha mencari kediaman Rz, lantaran pelaku sering kongkow di lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Berbekal informasi dari tetangganya, dia mendatangi kediaman Rz. “Saat ketemu Rz, dia mengatakan anak saya sudah pulang diantar temannya pakai (sepeda) motor,” kata ayah korban. Mendapati kabar tersebut, dia pun kembali ke rumah. Namun sesampai di rumah, korban belum kembali hingga pagi. Bingung lantaran tidak tahu harus mencari korban ke mana, ayah korban kembali mendatangi kediaman Rz, keesokan harinya. Dia kembali menanyakan keberadaan anaknya. Namun Rz bersikeras tidak mengetahui keberadaan Bunga. Pada siang harinya, Bunga baru kembali ke rumahnya. Ia pulang sendirian. Menurutnya, dia diantar oleh Rz. Namun diturunkan jauh dari rumahnya. Saat dimintai keterangan soal keberadaannya yang menghilang hampir sehari semalam itu, korban mengaku selama itu berada di kediaman Rz. Dia tidak bisa pulang karena berada di dalam kamar yang dikunci Rz. Dihubungi secara terpisah, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Pontianak Komisaris Polisi (Kompol) Sunario mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut. Jika memang terbukti, terlapor akan diproses secara hukum. (stm)

PONTIANAK – Lima pilar demi kesejahteraan masyarakat, itulah yang menjadi poin penting yang dikemukakan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Kalbar, Ny Frederika Cornelis saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK se-Kalbar yang diadakan di Hotel Mercure, 26 – 28 Oktober. Kelima pilar itulah yang diamanatkan oleh Ketua Umum TP PKK Republik Indonesia, Ny Hj. Ani Bambang Yudhoyono untuk dilaksanakan dan diterapkan di daerah masing-masing. Sebenarnya kelima pilar itu sendiri sudah menjadi bagian tugas dari Pokja-pokja PKK dalam pelaksanaan Sepuluh Programnya, namun hal ini lebih ditegaskan lagi oleh Ibu Presiden, untuk mewujudkan Indonesia pintar, Indonesia sehat, Indonesia hijau, Indonesia kreatif dan Indonesia peduli. “Kesemua pilar ini akan terwujud apabila semua pihak mau bekerjasama dan mensinergikan program antara TP PKK dengan pemerintah di seluruh SKPD,” tegas Frederika. Menurut istri Gubernur ini, program PKK bukan hanya diperuntuk-

kan bagi ibu-ibu pejabat SKPD saja, melainkan juga melibatkan unsur masyarakat agar turut berpartisipasi aktif membangun daerah tercinta ini. “Yang akhirnya kita berharap masyarakat dapat terlepas dari kemiskinan dan kebodohan yang saat ini masih jadi permasalahan bangsa kita, khususnya Kalbar,” tambah Frederika. Sementara itu, Ketua Penyantun TP PKK Kalbar, Drs Cornelis MH mengatakan, keberadaan PKK sudah ada sejak lama. Namun, persoalan kemiskinan, kebodohan dan kesehatan terutama masalah gizi masih menjadi persoalan yang tak kunjung terselesaikan. Menurut Cornelis, kendalanya masih terletak pada keegoisan kepala SKPD se-Kalbar dalam memberikan perhatiannya, berupa pendanaan bagi program PKK. “Memang disadari, pemerintah memiliki banyak program kerja bagi masyarakat melalui berbagai instansi. Namun, alangkah lebih baik kepedulian kepala SKPD untuk membantu program PKK, khususnya dalam hal penanganan persoalan kemiskinan dan pendidikan, mengingat mereka punya banyak kader PKK di daerah,” ujar Gubernur Kalbar ini saat memberikan pengarahan pada Rakerda. Kedepannya, Cornelis berharap program PKK

ISTIMEWA

SAMBUTAN : Ketua TP PKK Kalbar Frederika Cornelis saat mem-

berikan sambutannya pada pembukaan Rakerda PKK se-Kalbar di Hotel Mercure, kemarin.

semakin bisa memberikan tindakan nyata kepada masyarakat, salah satunya dalam membantu menyosialisasikan program Keluarga Berencana dan Wajib Belajar 9 Tahun. Sebulan, 3 Prestasi Dalam Rakerda ini, Frederika juga mengucapkan selamat dan bangga atas prestasi yang diraih oleh sejumlah TP PKK di daerah yang mengharumkan nama propinsi Kalbar di tingkat nasional. “Selama bulan Oktober 2010 ini saja, PKK Kalbar berhasil meraih tiga prestasi sekaligus dan ini membanggakan bagi kita se-

mua,” ucapnya. Prestasi pertama diraih Kabupaten Landak yang dinobatkan sebagai Harapan 2 Lomba Masak Makanan dan Minuman Khas Daerah di Jakarta. Prestasi kedua di Lombok, PKK Kabupaten Pontianak menyabet juara 1 Unggulan Spesifik Lokal dalam Lomba Menu 3 B (Bergizi, Berimbang dan Beragam) – setelah dua tahun berturutturut dinobatkan sebagai juara umum. Dan yang teranyar adalah keberhasilan PKK Singkawang yang meraih juara umum lomba masak serba ikan di Jakarta, mengalahkan 32 propinsi lainnya se-Indonesia. (and/ser)

Mosi Tak Percaya, Kemunduran PONTIANAK – Mosi tidak percaya dilakukan oleh beberapa anggota DPRD Kota Pontianak, dinilai sebagai gerakan spontan yang terencana. Setidaknya demikianlah penilaian Handy Abdul Syukur, ketua Umum Konsultasi Pengkajian dan Bantuan Hukum (KP&BH) Kalbar. “Saya melihat persoalan tersebut didasari atas penilaian subjektif saja, bahwa beberapa anggota DPRD yang mengatasnamakan fraksi dari masingmasing partai tersebut. Namun bias dari itu semua, tentu ada latar belakang yang tidak mendasar dan memang harus diungkapkan ke permukaan. Soal berhasil atau tidak, bukan menjadi perhitungan semata, walau mereka megetahuinya bahwa reaksi yang dilakukan tersebut pastilah ada yang kontra dan sebaliknya,” ujar Syukur, sapaan akrabnya. Figur yang juga Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kalbar tersebut mengingatkan bahwa menjatuhkan pimpinan DPRD, lain halnya dengan menjatuhkan ketua partai politik. Dia mencontohkan bahwa untuk menjatuhkan ketua partai da-

Handy Abdul Syukur

pat dilakukan dengan lebih dari separuh jumlah pengurus harian mengajukan dan melakukan mosi tidak percaya. “Jika yang domosi tersebut tidak cepat mengambil langkah-langkah pendekatan dengan menghalalkan semua cara, mosi tak percaya yang dimaksud pasti akan bergulir dan terealiasasi,” kata dia. Meski demikian, Syukur mengingatkan dengan munculnya mosi tak percaya di DPRD Kota Pontianak, seluruh pimpinan DPRD yang dimosi juga harus

mampu mengintropeksi diri. “Meskipun UU atau peraturan telah melindungi mereka selama tidak melakukan hal-hal yang sangat fatal,” gugahnya. Syukur juga mengingatkan agar para anggota DPRD yang melancarkan mosi tidak percaya untuk mempelajari semua ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurut dia, mereka yang melancarkan mosi tersebut tidak lantas larut serta kompak menyelesaikan permasalahan internal, untuk kepentingan yang lebih besar sesuai fungsi kedewanan. “Mosi tidak percaya yang bergulir saat ini tentunya perlu dipertanyakan. Kemungkinan ada persoalan lain internal yang mendasar dan tidak dapat diselesaikan secara baik dan benar karena ada keengganan,” kata dia. Diingatkan dia, mesti ada mekanisme yang perlu dilalui dan setidaknya terlebih dahulu dikonsultasikan, dilakukan pengkajian, dan mendapat persetujuan dari partai secara berjenjang, sebelum melancarkan mosi. Pasalnya, ditambahkan dia, jika hal tersebut tidak

dilalui, risiko yang paling berat terdapat pada diri anggota DPRD secara perorangan. Sementara itu mantan Ketua Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) Kalbar Achmad Husaini mengatakan bahwa untuk mengambil hakhak seseorang yang selama tidak ditemukan pelanggaran, sama arti dengan melanggar HAM seseorang. Sementara, ditambahkan dia, yang bersangkutan memiliki hak serta sehat jasmani dan rohaninya. “Terlebih ketika yang bersangkutan memiliki hak untuk berkarya ke jenjang yang lebih tinggi, harus ada proses yang mendalam dan tidak boleh dengan sewenang-wenang, untuk dirampas haknya. Jika hal itu sampai terjadi, dapat dilaporkan ke lembaga HAM di Jakarta,” kata dia. Husaini mengingatkan bahwa semua tindakan harus memiliki etika serta aturan-aturanya. “Tidak boleh dengan seenaknya, berdasarkan kemauan sendiri dan suka atau tidak suka. Apalagi jika ada keterkaitannya dengan orang banyak,” pungkasnya. (ote)

Bangun Penerapan Ipteks Masyarakat Batu Layang

Pemanfaatan Limbah Genjer Udang jadi Produk Ekonomis MASIH kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan limbah hasil olahan pabrik. Yang disebabkan, tingkat pendidikan masyarakat rendah, serta kurangnya sosialisasi bagi masyarakat yang tinggal di Kelurahan Batu Layang untuk memanfaatkan limbah. Membuat kepedulian pihak Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) untuk memberikan pengabdiannya di masyarakat. Salah satu kegiatan dilakukan Polnep dalam memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan limbah hasil olahan pabrik, khusunya limbah genjer udang. Selasa (26/10) kemarin, Polnep menggelar sosialisasipenerapanipteks di Kantor Kelurahan Batu Layang. Sosialisasi ini berlangsung 26 – 27 Oktober. Sedangkan keesokan harinya (30/10) warga akan dibekali ilmu kewirausa-

haan (entrepreneurship). Sosialisasi dibuka Ibu Wakil Wali Kota Pontianak Ria Melati sekaligus Ketua Tim Pengerak PKK Kota Pontianak. Kegiatan dihadiri beberapa utusan Polnep, diantaranya: Syapriadi selaku kepala unit pengabdian kepada masyarakat Polnep, Belvi Vatria selaku pembina dan penggagas entrepreneurship masyarakat, dan Aloysius Masi S St Pi selaku anggota unit pengabdian kepada masyarakat. Sosialisasi ini dipimpin langsung Kepala Kelurahan Batu Layang Ismail Abudrahman SH yang dihadiri 20 warga serta ibu PKK Kelurahan Batu Layang. Belvi Vatria mengatakan, sosialisiasi penerapan ipteks bagi masyarakat ini terselenggara dan didanai Dikti RI. Menurut Belvi, sosialisasi ditujukan untuk memberikan pemahaman ke-

ARAHAN: Kepala Kelurahan Batu Layang Ismail Abudrahman SH saat

memberikan arahan kepada warga saat mengikuti sosialisai penerapan ipteks.

pada masyarakat Batu Layang. Bahwa limbah hasil olahan pabrik, khususnya genjer udang, dapat dimanfaatkan untuk pembuatan produk fish nugget. “Produk fish nugget ini juga tak kalah

enaknya dengan produk nugget yang ada di supermaket. Selain produk ini sangat mudah diolah, harganya pun relatif lebih murah dibandingkan fish nugget lainnya. Apalagi, nilai gijinya

setara dengan produk berbahan baku udang lainnya,” terang perintis entrepreneurship Polnep sejak 2008 ini. Belvi menambahkan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini mengajak warga Kelurahan Batu Layang untuk menjadi masyarakat yang dapat berwirausaha. Diharapkan masyarakat secara tidak langsung dapat meningkatkan taraf ekonomi keluarganya dengan menjual hasil produk fish nugget ini. Ketua tim ipteks bagi masyarakat, Yusuf Tatang Johari, mengatakan bahwa pemanfaatan ipetks digunakan dengan teknologi tepat guna. Selain itu, pihaknya juga mengajarkan bagaimana mengolah limbah genjer udang dari proses pengolahan limbah udang, sampai dengan pengemasan dan penjualan produk fish nugget. (and/ser)


Pontianak Post

Rabu 27 Oktober 2010

Kubu raya

19

Amdal Belum Jadi Instrumen Efektif

PEMBANGUNAN

Bappeda Kerjasama dengan FNS-Jerman SUNGAI RAYA-Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kubu Raya melakukan kerjasama terpadu dengan Yayasan Frederich Nauman Stiftung (FNS) asal Jerman. Kerjasama ini bertujuan menguatan pembangunan daerah-daerah yang berada di wilayah pedesaan. Itu terungkap ketika workshop mini di Hotel Kapuas Dharma Pontianak, Senin (25/10). Kepala Bappeda Kubu Raya, Gandhi Satyagraha mengatakan workshop ini merupakan kerjasama dengan negara Jerman. Workshop yang dihadiri langsung Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan dapat dijadikan acuan dalam memberikan pendidikan ke para peserta, khususnya peningkatkan pembangunan di KKR. Menurut Gandhi workshop merupakan sebagai salah satu langkah percepatan pembangunan dengan memiliki sejumlah program kerja utama. Program tersebut terdiri atas bidang perbaikan sosial, ekonomi masyarakat dan pelatihan serta workshop berdasarkan Surat Direktur Jari Indonesia Korwil Borneo Barat nomor : 003/B/SEKWIL/X/2010. Ia menuturkan agar workshop ini haru berisikan banyak masukan dan sharing informasi yang diberikan para narasumber dari FNS dan seluruh peserta. Sehingga dampak positif program pendampingan dan percepatan pencapaian sasarana pembangunan pedesaan di KKR dapat terwujud. (den)

PEMUDA

Pemuda Harus Bermotivasi SUNGAI RAYA--Sebanyak 51 orang dari taruna Akademi Militer, mahasiswa dan pengasuh akan mengikuti Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XXXI tahun 2010 di Kubu Raya. Pelaksanaannya akan digelar dari 27 Oktober sampai 24 November tahun 2010. Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan dalam kegiatan tersebut baru pertama kali digelar di kabupaten termuda di Kalbar ini. Manfaatnya sangat besar bagi warga KKR. “Dan kami berharap, para taruna mengajak dan memberikan motivasi ke pemuda agar lebih percaya diri membangun Kubu Raya terdepan dan berkualitas,” katanya. Ia berharap kegiatan ini membangkitkan kepercayaan dan membangkitkan semangat para pemuda bergotong royong. Dengan demikian, aktivitas dapat bermanfaat bagi warga diantaranya dengan melakukan bhakti sosial dan kegiatan lain. (den)

Dokumen/Pontianak Post

TETAP SEMANGAT: Walaupun fasilitas dan guru kurang, namun murid-murid SD ini tetap semangat belajar. Mereka tetap mempunyai cita-cita tinggi ingin menjadi manusia cerdas dikemudian hari.

Disdik Siapkan Solusi Kurang Guru SUNGAI RAYA—Dinas Pendidikan Kubu Raya menyiapkan sejumlah langkah strategis terkait kekurangan tenaga guru PNS di SDN 49 dan SMPN 9 di Dusun Meriam Jaya, Kecamatan Kubu. ”Solusinya adalah penempatan PNS baru. Itu mungkin akan kita lakukan,” ungkap Frans Randus, Kepala Disdik Kubu Raya, Selasa (26/10) di Sungai Raya. Menurutnya untuk penerimaan PNS tahun 2010, Disdik Kubu Raya memperoleh jatah tenaga guru sebanyak 106 orang. Namun, ia belum mengetahui formasi mana saja penempatan tersebut dilakukan. ”Saya belum tahu guru SD atau SMP mana saja yang akan ditempati. Sebab, datanya masih berada di BKD,” ujar dia. “Kemungkinan kita sharing dengan melakukan penggeseran,” timpalnya. Ia menuturkan hanya terdapat PNS berstatus Kepsek di dua sekolah tersebut memang dibenarkannya. Pihaknya sendiri sudah melakukan percakapan telepon kepada kepala UPT Kecamatan Kubu. “Memang diakui apa yang dikeluhkan warga tersebut,” ujarnya.

Hanya saja, sambungnya, permasalahan tersebut akibat oknum “warga” terlalu usil dan membuat kinerja bersangkutan melemah. Malahan, Kepsek ini meminta pindah dan statusnya dirubah menjadi guru biasa saja. “Karena, ia sendiri dan kerap dirongrong itulah yang membuatnya terlalu lemah,” kata Frans. “Padahal ketidakhadirannya karena Sabtu-Minggu harus kuliah di Kota Pontianak. Saya sendiri juga kalut kalau terjadi perpindahan guru,” timpalnya. Anggota Komisi D DPRD Kubu Raya, D.E Yohakiem meminta Disdik Kubu Raya meneliti kenapa sampai masalah ini muncul. Sebab, protes warga juga menjadi perhatian komisi yang membidangi masalah pendidikan ini. ”Panggil saja yang bersangkutan ke Disdik. Coba selesaikan secara baik-baik. Siapa tahu ada masalah yang tengah membelit kepsek sekaligus guru di dua sekolah ini,” katanya. Kalau permasalahan tersebut berat sehingga membuat kinerjanya molor, sebaiknya UPT Kecamatan Kubu dan Disdik memberikan solusi

nyata. Jangan sampai kepsek sekaligus guru ini melemah sehingga mengorbankan murid-murid. ”Ini demi pendidikan Kubu Raya kita,” ungkap dia. Meskipun memberikan solusi, mantan pendidik di Sungai Ambawang ini juga meminta kalau tak masuk disengaja harus ada sanksi tegas. Penerapan disiplin PNS harus diberikan untuk memberikan efek jera. ”Bagaimanapun dunia pendidikan menjadi tanggung jawab kita bersama,” terangnya. Irsan S. Ag, Sekretaris Komisi D meminta jangan sampai tidak masuknya tenaga guru PNS di dua sekolah berlarut. Walaupun mengajar ditempat terjauh, semangat mengabdi Kubu Raya harus tetap ada. Apalagi sumpah jabatan tenaga guru melekat dan harus siap ditempatkan dimana saja. “Semangat itu yang harus kita miliki,” ujarnya. Komisi D sendiri siap turun ke lapangan sewaktu-waktu mengecek laporan warga tersebut. Ia ingin secara langsung mendengar keluhan warga terkait penempatan PNS di daerah terpencil. ”Sewaktu-waktu kami akan turun,” kata Irsan. (den)

SUNGAI RAYA-Kepala Badan Lingkungan Hidup Kubu Raya, Aswin Fuad mengatakan 24 tahun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) berjalan, banyak pihak merasakan Amdal belum menjadi instrumen efektif untuk pengendalian. “Terutama pencegahan dampak lingkungan. Amdal banyak dipandang sebagai cost centre daripada kontributor cost saving,” katanya kepada sejumlah wartawan, Selasa (26/10) usai melakukan kegiatan sosialisasi dan penguatan teknis Komisi Penilai Amdal Kabupaten Kubu Raya. Ia menuturkan, salah satu faktor kekurangan Amdal adalah kurangnya sosialisasi peraturan perundang-undangan lingkungan hidup dan rendahnya mutu penilaian dokumen Amdal. Karena itu, sebagai Komisi penilai Amdal, BLH menggelar kegiatan sosialisasi. Tujuannya mewujudkan penyampaian informasi mengenai peraturan perundang-undangan lingkungan hidup bagi seluruh stakeholder di KKR. ”Kedepannya adalah mewu judkan pembangunan ber kelanjutan baik dari aspek lingkungan hidup, sosial, ekonomi dapat terwujud. Penguatan teknis kepada anggota Komisi Penilai Amdal dalam meningkatkan kompetensi, integritas dan akuntabilitas dalam proses penilaian dokumen Amdal dapat terwujud,” ujarnya. Menurutnya isu-isu lingkungan hidup semakin menguat termasuk arus global. Secara substansif merupakan wacana korektif terhadap paradigma pembangunan. Krisis

lingkungan hidup semakin luas di Indonesia dewasa ini. Itu bisa dikarenakan perencanaan, pertumbuhan ekonomi yang bias dengan pertumbuhan ekologi. “Akibatnya menjadi akumulasi dalam dekade terakhir, karena banyak menuai bencana lingkungan,” tuturnya. Wakil Bupati Kubu Raya, Andreas Muhrotein menerangkan Pemerintah KKR sebagai komisi penilai Amdal telah mengawali penguatan teknis dan penyebarluasan berbagai pedoman oleh Kementrian Lingkungan Hidup. Khusus penilaian Amdal dan UKL-UPL merupakan pedoman penilaian Amdal untuk kegiatan pembangunan PLTU, bandara, pelabuhan, jalan, perumahan, tambang pasir dan kerikil. ”Pedoman penilaian UKL-UPL juga dipakai untuk kegiatan seperti pembuatan mie instan, kegiatan electroplating, perkebunan kelapa sawit, dan bangunan komersial,” ujarnya. Ia menambahkan menjamin pelaksanaan norma, standar, prosedur dan kriteria Amdal di daerah dapat dilakukan sesuai harapan bersama. Pemerintah KKR sudah menyebarluaskan Permen LH nomor 24 tahun 2009 tentang panduan penilaian dokumen Amdal dan Permen LH nomor 25 tahun 2009 tentang pembinaan dan pengawasan komisi Amdal daerah. “Program pembinaan dan pengawasan merupakan tanggung jawab pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, sehingga perlu dilaksanakan secara rutin, minimal setahun sekali,” ungkap dia.(den)


Komunikasi bisnis

20

Pontianak Post

Rabu 27 Oktober 2010

Advertorial

BCA Gelar Prioritas Community Gathering

FOTO IST

SERAHKAN BANTUAN: Tim XL menyerahkan bantuan awal kepada perangkat Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman, Senin malam (25/10).

XL Siaga Bencana Gunung Merapi Kirimkan Bantuan Logistik & Sediakan Telepon Umum Gratis

  PEMERINTAH telah menaikkan status gunung merapi dari waspada menjadi awas per Senin (25/10 ). Dengan demikian, maka warga di daerah berbahaya harus mengungsi ke lokasi yang aman. Proses evakuasi langsung dilaksanakan di 4 kabupaten yang di sekitar gunung merapi. Untuk membantu memperingan beban warga yang harus mengungsi sekaligus mendukung upaya evaluasi yang dilaksanakan aparat, PT. XL Axiata, Tbk (XL)bertindak cepat dengan mengirimkan bahan-bahan bantuan, termasuk telepon umum gratis (TUG) ke lokasi pengungsian di Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin malam (25/10). Aparat Desa Harjobinangun menerima langsung bantuan dari XL. Vice President XL Central Regional, Kencono Wibowo mengatakan, pihaknya sudah bersiap menyalurkan bantuan sejak dikabarkan kondisi merapi semakin berbahaya. Karena itu, begitu status naik menjadi awas, XL langsung menyalurkan bantuan ini karena warga mulai mengungsi. “Semoga bantuan dari kami setidaknya bisa membantu mereka yang sebagian besar terdiri dari lansia, anak-anak, dan wanita. Begitu juga dengan telepon umum gratis kamiss ediakan agar warga dan aparat mudah berkomunikasi dan mengabarkan informasi di lokasi. Bantuan juga akan kami salurkan ke lokasi-lokasi pengungsian lainnya, termasuk yang di kabupaten lain,” ujarnya.  Selain bahan makanan, bantuan dari XL juga meliputi selimut, air minum dalam kemasan, susu bayi, makanan bayi, sabun mandi, serta matras tidur. Tim XL akan terus memantau kondisi di lokasi-lokasi pengungsian untuk mengumpulkan informasi mengenai kebutuhan pengungsi, sarana telekomunikasi yang diperlukan apart, juga tentunya memastikan layanan XL tidak terganggu.  Saat ini terdapat 17 BTS XL (2G/3G) yang berdiri di sekitar Gunung Merapi. Sementara di seluruh Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat 2.408 BTS (2G/3G) yang melayani sekitar 7 juta pelanggan. Melalui program tanggung jawab perusahaan, XL berkomitmen untuk sebisa mungking mendukung aksi tanggap darurat setiap kali terjadi bencana alam di seluruh wilayah Indonesia melalui penyediaan sarana telekomunikasi yang memadai. XL juga berusaha segera menyalurkan bantuan logistik bagi warga korban bencana, seperti yang kini berlangsung untuk warga pengungsi Gunung Merapi. Belum lama berselang, XL juga aktif dalam menyalurkan bantuan antara lain untuk warga korban bajir bandang di Wasior, banjir di Bandung, tanah longgor Ciwedey, serta gempa Padang dan Tasikmalaya.(biz)

TV 3D Ditarget Bisa Laku 50 Unit Sebulan di RI TV 3D ternyata sudah mulai mendapat sambutan di Indonesia. TV paling murah Rp 55 juta itu bahkan ditarget bisa terjual 50 unit tiap bulan. Direktur Strategi Merek PT Sharp Electronics Indonesia (SEID), Ryunosuke Kitagawa, di Jakarta mengatakan permintaan televisi LCD di Indonesia dari tahun ke tahun terus naik. SEID sendiri menargetkan bisa menguasai 22% pasar televisi LCD sampai akhir tahun ini. “Untuk itu Sharp terus mendorong promosi,” katanya. Sampai September, pengusaan pasar televisi LCD Sharp di Indonesia mencapai 18,8 persen. Total pasar LCD sendiri diproyeksi mencapai 950 ribu unit. Sharp juga menargetkan konsumen yang berorientasi teknologi dengan peluncuran TV 3D. Sharp menjual LCD Aquos Quattron 3D (tiga dimensi) dengan harga berkisar antara Rp55 juta sampai Rp60 juta per unit. (ito)

PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar bln OKTOBER 2010 PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : • Umur Tanaman 3 tahun Rp. 1.121.13,• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.205.96,• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.293.31,• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.338.55,• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.385.06,• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.430.31,• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.476.82,• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.523.95,Harga Kernel/Kg : Rp. 4.271.57,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 88.40 % TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

Harga CPO/ Kg Rp. 7.107.52 (tidak termasuk PPN)

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menyelenggarakan Prioritas Community Gathering, merupakan salah satu acara yang diselenggarakan untuk mempererat hubungan baik antara BCA dan nasabah prioritas di Pontianak. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan yang juga diadakan BCA di beberapa kota di seluruh Indonesia. Acara akbar ini tampil semakin meriah dengan kehadiran Denada yang membawakan beberapa lagu untuk menghibur para nasabah prioritas yang hadir. Prioritas Community Gathering tahun ini merupakan yang ke dua kalinya diadakan di Pontianak. Kegiatan yang menjadi ajang keakraban bagi nasabah premium BCA tersebut berlokasi di Hotel Kapuas Palace. Tema Broadway yang diusung kali ini, semakin terasa meriah dengan dekorasi yang mendukung dan rangkaian aktivitas-aktivitas menarik seperti stand produk, hiburan dalam games menarik rangkai kata dan rangkai irama. Surjono Lasimon, kepala Kantor Cabang Utama Pontianak mengatakan, “Prioritas Community Gathering merupakan bentuk apresiasi BCA kepada nasabah prioritas, yang telah mempercayakan pengelolaan tran-

saksi perbankannya kepada kami. Kami harap acara tahunan ini dapat mempererat hubungan antara BCA dan nasabah priortas,” ujarnya. BCA Prioritas Community Gathering juga berfungsi sebagai wadah, sarana dan fasilitator bagi kemajuan dan perkembangan usaha nasabah dikemudian hari. Sebagai bentuk dukungan BCA terhadap nasabah prioritasnya yang sebagaian besar merupakan pelaku bisnis, dalam kesempatan kali ini BCA turut memberikan kesempatan kepada para nasabah prioritasnya memperkenalkan produk bisnisnya melalui stand-stand pameran yang disediakan. Turut memeriahkan stand-stand yang ada, beberapa provider BCA seperti Honda Daya Motor, Ateng Tour, Asuransi Central Asia, BCA Finance, Karcher, Dermalabs, Monex, Super Games dan Parkway. BCA Prioritas merupakan layanan prima yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan nasabah premium BCA. Nasabah BCA Prioritas merupakan nasabah pilihan dengan kriteria yang telah ditentukan, sehingga produk dan layanan yang ada di disain khusus untuk memenuhi kebutuhan nasabah secara personal.   Saat ini tercatat sebanyak 900 nasa-

WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

AJANG KEAKRABAN: Acara prioritas community gathering yang dilaksanakan di Hotel Kapuas Palace tadi malam, menjadi ajang keakraban bagi nasabah premium BCA.

bah BCA Prioritas yang ada di Pontianak. Sementara di seluruh Indonesia jumlahnya mencapai 98.000 nasabah. Kini layanan Prioritas telah tersedia di 131 Kantor Cabang yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Nasabah BCA Prioritas dapat menikmati layanan perbankan yang nyaman di ruangan khusus yang terjaga privasinya. Pelayanan akan diberikan

oleh Teller dan Customer Service Officer secara personal sehingga nasabah dapat merasakan pengalaman bertransaksi yang lebih istimewa. Sebagai pelayanan tambahan, BCA juga telah bekerjasama dengan beberapa rumah sakit baik di Singapura dan Indonesia untuk memberikan potongan harga untuk pelayanan medical check-up. (biz)

Edutainment at Mal Matahari Pontianak MAL Matahari sebagai pelopor mal pertama di Kota Pontianak selalu berusaha untuk menyajikan pusat hiburan bagi Anda dan keluarga, dengan memberikan suatu hiburan yang bersifat edutaiment yang menghibur sekaligus mendidik. Untuk kedua kalinya Vegetarian Society Kalbar mengadakan pameran vegetarian yang diikuti lebih dari 20 stand. Diantaranya ada aksesoris vegetarian,rujak air, aneka kue, aneka es cream, stand permainan dan lain-lain. Lagilagi bursa tanaman hias hadir di outdoor Mal Matahari pada 2-8 November 2010, diikuti 20 stand diantaranya bibit buah, pot bunga, pupuk, berbagai macam tanaman hias lain-

nya. Anmum untuk kedua kalinya mengadakan event Bintang Anmum di Lt.Dasar yang digelar pada 7 November 2010, dengan mengadakan berbagai

macam lomba diantaranya Lomba Fashion Anak, Lomba Labirin, Foto Ceria, Bayi Sehat dan berbagai macam lomba lainnya. Pontianak Post bekerjasama

dengan Komisi Nasional Pemuda Indonesia mengadakan event X-Presi Pemuda Kalbar 2010 yaitu ajang Lomba Mading 3D, Vocal Grup, School Campaign,Muda Mudi X-presi untuk tingkat SMP SMA dan umum pada 11-14 November di Lt.2. Daftarkan segera sekolah Anda untuk mendapatkan total hadiah belasan juta rupiah. Management Mal Matahari mengadakan event dengan tema November Sale yaitu Pameran Multy Produck pada 1221 November 2010 di Lt. Dasar. Dapatkan koleksi fashion anak & dewasa, aksesoris, kosmetik, tas impor dan lain-lain. Coming Soon Karaoke Family Inul Vista di bulan November ini dapatkan hibu-

ran menarik bagi Anda dan keluarga hanya di Lt.1 Mal Matahari. Kunjungilah wahana bermain untuk anak-anak Anda diantaranya Jurrassic Indoor Playground yaitu wahana mandi bola, Fun Stations wahana berbagai macam permainan anak di area Lt.2 dan Minnie Train serta Inflatable Balon Bouncer, Yada Toys di area lantai dasar Mal Matahari. Ayo...Tunggu apalagi, bawa keluarga Anda sekarang juga ke Mal Matahari ”Your Shopping World”. Dapatkan hiburan menarik yang tidak akan Anda temukan di tempat lain! More information hubungi management Mal Matahari Lt.Basement, telp (0561) 766667.(biz)

Disperindag Inisiasi Pengembangan Industri Hilir CPO Bakal Gelar Workshop untuk Tentukan Lokasi DINAS Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kalbar menginisiasi pengembangan industri hilir CPO di Kalbar. Inisiasi tersebut berlandaskan Perpres 28 tahun 2008 tentang kebijakan industri nasional, yang mana ditetapkan sawit sebagai salah satu industri unggulan di Kalbar. Selain itu, di Kalbar telah direncanakan pengembangan 1,5 juta hektar perkebunan kelapa sawit, dengan realisasi hampir 600 ribu hektar pada tahun 2010 dengan 24 pabrik CPO berkapasitas total 975 ton/jam TBS. “Oleh karena itu, pengembangan industri turunan sawit di Kalbar utamanya yang berbasis CPO perlu segera diakselerasikan pembangunannnya,” kata Kadis Perindag Kalbar Drs. H Soezarsono Soekran, Selasa (26/10) di kantornya. Pengembangan tersebut, terang Soezarsono Soekran, akan melibat-

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK

Komoditi Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Lembar

MINGGU KE 4OKTOBER 2010

Harga Rp. 8.000,Rp. 19.000,Rp. 35.000,Rp. 75.000,Rp. 50.000,Rp. 70.000,Rp. 12.000,Rp. 5.700,Rp. 5.600,Rp. 4.500,Rp. 6.000,Rp. 5.800,Rp. 7.500,Rp. 20.000,-

kan pemangku kepentingan baik dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota serta dunia usaha (badan usaha perorangan, kelompok maupun pemerintah) swasta. “Secara potensi, Kalbar telah cukup syarat untuk dicanangkan menjadi salah satu daerah baru pengembangan industri turunan CPO nasional. Namun demikian sulit bagi pemerintah mewujudkan ini tanpa dukungan, peran dan komitmen dunia usaha, demikian sebaliknya,” ujarnya. Maka kata Soezarsono Soekran, diperlukan penyamaan persepsi dan mobilisasi para pemangku kepentingan untuk bersama-sama membentuk komitmen dan menyusun rencana aksi yang visioner namun tetap realistis untuk dilaksanakan. “Berlandaskan hal tersebut, Dinas Perindag Provinsi Kalimantan Barat akan mengadakan Workshop Pengembangan Industri Turunan/

H. Soezarsono Soekran

Hilir CPO. Insya Allah pada pertengahan November mendatang,” jelasnya sembari berharap dengan workshop akan ada suatu kesepakatan antara provinsi dan kabupaten/kota bahwa akan mempercepat pembangunan industri turunan/hilir CPO di Kalbar, dan inisiasi komitmen dunia usaha

serta pemangku kepentingan lainnya untuk merealisasikan hal tersebut. Dalam workshop nanti jelas Soezarsono, akan disepakati lokasi yang akan dipromosikan menjadi kawasan pengembangan untuk tahap awal. “Sebenarnya kita sudah memiliki tiga lokasi alternatif yakni Kabupaten Sanggau, Landak dan Sambas. Dan dalam workshop nanti Bupati di tiga Kabupaten tersebut siap mempresentasikan kesiapan daerahnya menjadi pusat pengembangan industri hilir CPO,” terangnya. Terakhir Soezarsono berharap, inisiasi pengembangan industri hilir CPO akan berdampak pada perekonomian Kalbar kedepan. “Selama ini kita bergantung kepada produk-produk hulu yang nilai tambahnya cenderung kecil dan sangat tergantung kepada Negara pembeli. Padahal pasar dalam negeri dan pasar Asean-China sangat potensial jika digarap sendiri. Selama ini justru digarap oleh produk-produk hilir CPO dari Negara luar,” pungkasnya.(ags/ser)

PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK NO.

NAMA BARANG BAHAN KEBUTUHAN POKOK

SATUAN

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium

KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS

HARGA 6.425 7.650 9.750 12.000 9.750 70.000 21.500 35.500 12.500 7.975 23.925 4.125 900

KET.

Luar Negeri Kualitas A

NO. 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

NAMA BARANG BAHAN KEBUTUHAN POKOK Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

SATUAN KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

HARGA 7.000 6.625 1.175 20.750 16.000 45.500 16.000 14.750 2.375 7.000 31.500 30.250 23.250

KET.

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar


Pontianak Post

komunikasi bisnis

Rabu 27 Oktober 2010

Gentong Mas Atasi Gula Darah MENJADI pamong rakyat sebagai sekertaris desa bukanlah hal yang ringan. Wilayah yang luas dan banyaknya kebutuhan dan aspirasi warga yang harus dilayani, membutuhkan stamina yang prima. Karena itulah M Isa (33 th) bersedih tatkala dua tahun lalu mengetahui dirinya terserang diabetes. “Diawali dengan stamina melemah dan berat badan menurun, meski makan semakin banyak akhirnya saya mengetahui bahwa diabetes telah menghinggapi saya Bahkan tak tanggung-tanggung dengan kadar mencapai 420 mg/dl,” papar Isa menjelaskan awal sakitnya. “Akibat diabetes stamina saya anjlok, sehingga tak bisa memberikan pelayanan maksimal kepada warga,” imbuh Sekdes Desa Kambuk yang beralamat di Dusun Peuranteng, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireun, NAD. Karena tak ingin kinerjanya terganggu, Isa terus berusaha mengobatinya. Sampai suatu hari dia membaca iklan testimoni Gentong Mas. Rasa keinginan sembuh yang kuat membuat dirinya langsung mencoba dengan mengkonsumsi rutin tiap pagi dan sore. “Alhamdulillah, meski belum kembali ke kadar normal tapi secara perlahan-lahan kadar gula saya terus menurun. Setelah empat bulan mengkonsumsi kadar gula turun dari 420 mg/dl menjadi 260 mg/dl,” ucap Isa gembira dan penuh syukur. Gentong Mas adalah suplemen kesehatan sangat bermanfaat dan aman tanpa efek samping, karena terbuat dari herbal alami seperti gula aren dan nigella sativa (habbatussauda). Gentong Mas mengandung fiber yang dapat menormalisir gula darah, dan chromium yang mengatur metabolisme gula darah dan menambah kepekaan sel terhadap insulin. Selain itu glisemik indeks gula aren pada Gentong Mas yang rendah, yaitu hanya 35, membuat Gentong Mas baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Menurut Hidelbert Wagner, imunolog dari Jerman mengatakan, bahwa nigella sativa yang menjadi bahan Gentong Mas, mengandung omega memperkuat imunitas dan mampu memperbaiki sel pankreas yang rusak. Untuk hasil cepat dan maksimal, dianjurkan untuk rutin berolah raga, mengurangi rokok dan banyak minum air putih. Informasi lebih lanjut hubungi: 081376179880/05617020305. Kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek dan toko obat di kota Anda. Pontianak: Apt Matahari Jl. Tanjungpura,TO Mutiara Jl. Patimura, Apt Sari Farma Jl. Tanjungpura, Apt Arwana Jl. Sungai Raya Dalam, Apt Siantan Jaya, Apt Imam Bonjol, Apt Gajah Mada Jl. Gajahmada. Apt Merdeka Timur Jl. HOS Cokroaminoto, Apt Zam-zam Farma Jl. Dr Sutomo, Apt Vijaya Jl. KH W Hasyim, TO Sumber Lestari Jl. Penjara, Apt Mempawah (simpang tugu). TO Ceria (Pasar Pinyuh). Singkawang: Apt Tiara Farma Jl. Jend Sudirman, Apt Asean Jl. Diponegoro. Ketapang (08125620980/081256520280): Apt Medistra Parma Jl. R Suprapto, TO Murni Jl. Merdeka, Apt Mulia Jl. MT. Haryono. Terdaftra di Depkes: P-IRT : 812.3205.01.114. (biz)

Atasi Asam Urat dan Kolesterol dengan Poci Mas SUBARI, warga BTN Nipa No. 46 Makassar menceriterakan pengalamannya selama minum Poci Mas, dan sudah mengalami kesembuhan dari sakit asam urat dan kolesterol yang ia derita selama bertahun-tahun. Di mana pada tahun 2001, Subari melakukan medical check up di RS Pelamonia Makassar, karena dia salah satu anggota TNI yang suda pensiun. Dari hasil laboratorium ia sangat terkejut, karena kadar Trigliseride 427mg/dl yang normalnya kurang dari 150mg/ dl yang merupakan tingkat kadar kolesterol yang tinggi, serta kadar Uric Acid 9,2mg/ dl yang normalnya 3-6. Agustus 2002 pangkal ibu jari kakinya terserang sakit yang Subari amat menyakitkan, dibarengi dengan pembengkakan sehingga dia tidak bisa berjalan. Hasil dari diagnosa dokter, Subari terkena rematik yang disebut gout. Istirahat dan minum obat selama 10 hari baru ia mulai bisa berjalan kembali. Kejadian ini berulangulang 3-5 bulan sekal. Karena harga obat yang dianjurkan dokter terlalu mahal, maka ia berusaha mengkomsumsi obat herbal. Salah satu herbal yang memberikan harapan kesembuhan adalah Poci Mas. Pengakuan dari Subari, bahwa selama dia minum Poci Mas 2-3 kali sehari, rasa sakit dipangkal, ibu jarinya berangsur berkurang. Lima kotak habis ia minum baru Subari merasakan betul kalau dia sudah terbebas dari asam urat dan kolesterol. Poci Mas yang bahan utamanya gula aren, habbatusauda, dan beberapa herbal lainnya sangat baik untuk diminum. Selain rasanya nikmat juga dapat membantu penginap penyakit asam urat, kolesterol, diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit lainnya. Poci Mas dapat menghilangkan rasa sakit akibat rematik, karena Poci Mas juga mengandung zat aktif yang bekerja secara simultan menghasilkan efek analgetik yang bisa meredam rasa sakit dan nyeri serta mempunyai efek anti inflamasi, yang dapat mengurangi radang dan pembengkakan pada sendi. Poci Mas dapat di peroleh di apotek dan toko obat di kota Anda. Pontianak: Apt SR Dalam, Apt Amelia, Apt Sahabat, Apt Imam Bonjol, Apt K Farma, Apt Utama, Apt Sehat, Apt Tanjung Pura, Apt Gajah Mada, Apt Makmur 1 dan 2. Apt K Bhakti, Apt Merdeka Timur, Apt Mulia, Apt Mandiri 1 dan 2, Apt Pretty, Apt Utama Farma, Apt Bersama, Apt Pelangi Podomoro, Apt MS Farma, Apt Purnama, Apt Bintang. TO Sinar Abadi 1 dan 2, TO Batara, TO Paris, TO Jenaka, TO S Sehat, TO Fajar, TO S Lestari, TO Timur, TO Murni. Ketapang: Apt Mulia, TO Sumber Sehat, Apt Lestari Farma. Sambas: The Santos. Singkawang: Apt Sudarso dan Apt Singkawang. Informasi lebih lanjut hubungi perwakilan kami di Pontianak di nomor 0813 5264 5353.(biz)

21

Advertorial

SUN Education Group… Siapakah Kami? * Saksikan lst SUN International Education Expo 2010 * Di Hotel Mercure, 29 Oktober, Jam 14.00-19.00 WIB SUN Education Group, gabungan dari 3 biro konsultan pendidikan internasional terkemuka di Indonesia: Erajasa Globalindo, International Student Services (ISS), Next Generation (NexGen) adalah biro konsultan pendidikan internasional yang telah memiliki pengalaman total lebih dari 40 tahun di dalam memberikan pelayanan konsultasi dan pengurusan studi keluar negeri. SUN Education memiliki produk dan pelayanan paling lengkap di Indonesia saat ini, dengan layanan konsultasi mencakup ratusan institusi tersebar di Australia, Singapura, Malaysia, Inggris, Amerika, Kanada, Swiss, dan Selandia Baru. Konsultan-konsultan di Sun Education sangat berpengalaman dan menguasai bidangnya dengan baik. Mereka telah mengunjungi hampir semua institusi yang kami wakili, sehingga dapat memberikan gambaran

yang lebih nyata dan terkini daripada hanya penjelasan berdasarkan brosur belaka. Di samping kunjungan ke institusi, konsultan kami juga sering mengikuti training yang diadakan oleh Education Center Asing seperti Austrade, Australian Education International, The British Council, Singapore Tourism Board, dan juga training oleh institusi pendidikan yang diwakili. Wakil dari institusi juga mengunjungi kantor kami secara berkala, sehingga konsultan kami selalu memperoleh informasi terbaru. Beberapa konsultan kami juga bahkan pernah tinggal, kuliah dan bekerja di luar negeri sebelumnya. Semua staf di SUN Education Group akan memberikan pelayanan dengan jujur dan profesional sesuai dengan ‘Charters, Cultures dan Values’ dari perusahaan kami. Konsultasi juga akan berlangsung

dalam suasana yang akrab dan santai, karena Anda adalah seorang teman bagi kami, sehingga kita dapat mendiskusikan segala sesuatu yang berhubungan dengan rencana Anda belajar keluar negeri dalam semangat persahabatan. Segala sesuatu yang berhubungan dengan keperluan belajar ke luar negeri dapat kami layani di bawah satu atap. Sebagai salah satu perwujudan SUN dalam membantu orang tua dan siswa mendapatkan informasi mengenai institusi-institusi di Luar Negeri, SUN mengadakan 1st SUN International Education Expo 2010 di berbagai kota, termasuk salah satunya di Pontianak pada Jumat, 29 Oktober 2010 bertempat di Hotel Mercure dari pukul 14.00-19.00 WIB.

Expo ini akan dihadiri oleh institusiinstitusi ternama seperti Curtin University Perth, Curtin University Sarawak, Holmes Institute, Insearch UTS & University of Technology of Sydney, SIBT, Macquarie University, Sarina Russo Schools & JCU, Brisbane, SCBIT, Study Group, SIM Global Education, Curtin University Singapore, ERC Institute, MDIS, Sunway University College, Swinburne University of Technology, Sarawak Campus, The University of Nottingham, Malaysia Campus, Taylors University Malaysia, Limkokwing University of Creative Technology, USA colleges and universities dan masih banyak lagi. Pada hari yang sama, siswa juga berkesempatan mengikuti tes minat dan bakat (Jam 15.30-16.15) dan Ielts Simulation (Jam 17.00-17.45). Mengingat tempat yang terbatas, silakan reservasi ke: SUN Education Group Pontianak (d/h Smart Education) di Jl. Teuku Umar Komp. Pontianak Mal Blok D/4 Pontianak, Telepon 762100. www. suneducationgroup.com.(biz)

7 Hari Langsing atau Uang Anda Kembali 100 % KEGEMUKAN terjadi karena adanya penumpukan lemak dalam tubuh, penyebabnya bisa karena banyak faktor. Diantaranya pola makan yang salah, genetika, kurang aktivitas dan lain-lain. Banyak produk yang hanya dapat membantu menurunkan berat badan, namun tidak menghilangkan lemak yang sudah lama tertimbun dalam tubuh kita. Sebenarnya yang lebih penting adalah, menghilangkan lemak dan bukan semata-mata hanya menurunkan berat badan. Tahukah Anda saat ini telah hadir produk pelangsing yang memberikan 100% jaminan uang kembali, jika ternyata Anda tidak mengalami penurunan berat badan. Telah hadir Slim Spa Gold, yang

menggunakan teknologi Fat Loss (menghilangkan lemak) yang diformulasikan secara khusus untuk meningkatkan metabolisme tubuh, menghancurkan dan membakar lemak tubuh yang membandel

dengan lebih cepat. Dengan kandungan herbal alami dalam Slim Spa Gold ini, makanan yang kita konsumsi akan dirubah menjadi energi, sehingga tidak terjadi penimbunan lemak yang

Terangsang oleh Keindahan Tubuhnya BANYAK kaum wanita berpendapat bahwa keindahan tubuhnya mampu ‘meng-hipnotis’ para pria terbuai dalam fantasi nakal. Pada saat suasana yang memungkinkan, Anda dan pasangan sama-sama terbuai dalam fantasi yang memuncak, dan hasrat birahi sudah Anda proleh, kegiatan berlanjut hubungan bercinta. Kaum pria perlu kepandaian membaca situasi dan kondisi si dia dan juga persiapan matang. Fokuskan pikiran untuk memulai bercinta misalnya wewangian, sentuhan, suara, dan rasakanlah rangsang dirinya dengan sentuhan di bagian-bagian yang sensitif. Biar dia merasakan geliat tangan anda menggerayanginya, jengkal demi jengkal, dari pangkal kaki, merambat naik ke paha, perut, dada, naik terus membelai leher, lalu kembali turun sentuh dada, perut sampai pangkal paha hingga ke bagian vital. Apakah dia sudah siap lain halnya dengan kaum wanita, dengan hanya mengenakan pakaian transparan, mampu membangkitkan gairah seksual kaum pria. Apalagi dengan sentuhan-sentuhan pada bagian tubuh yang sensitif. Tetapi bagi Anda yang mengalami permasalahan vitalitas, ini perlu segera dibicarakan untuk dicari penyelesaiannya dan ditangani oleh ahlinya. Caranya konsultasikan dengan dokter ahli spesialis. Dan mengubah gaya hidup yang kurang baik, hindari stress

dan menyisihkan lebih banyak waktu untuk menikmati seks yang tenang. Rawat kebugaran stamina vitalitas pria dewasa dengan mengkonsumsi ramuan herbal alami, tanpa zat kimia. Kini telah hadir produk herbal alami kapsul JKP (POM TR. 083378071). Kapsul JKP Khasiat alami dalam bentuk kapsul yang bisa meningkatkan stamina vitalitas pria, diracik dengan teknologi tinggi dibawah pengawasan para staf ahli dalam bidang farmasi berpengalaman. Produsen produk herbal alami kapsul JKP ini berharap agar masyarakat di seluruh dunia, agar lebih bergairah mengarungi hidup dengan cinta dan kasih sayang. Khasiat alami dari kapsil JKP mudah didapat di apotek dan toko obat terdekat di kota Anda. Pontianak: Apt Sungai Raya Dalam, Apt Utama, Apt Sehat, Apt Tanjung Pura, Apt Gajah Mada, Apt Makmur 1 dan 2, Apt K Bhakti, Apt Merdeka Timur, Apt Mulia. Apt Mandiri 1 dan 2, Apt Bersama, Apt Pelangi Podomoro, Apt MS Farma, Apt Purnama. TO Batara, TO Paris, TO Jenaka, TO Lestari, TO Timur. Singkawang: Apt Singkawang Jl. Diponegoro, Apt Sudarso Jl. Komyos Sudarso. Sambas: The Santos Jl. Keramat. Ketapang: Apt Medika Jl. Merdeka, Apt Mulia Jl. MT Haryono, Apt Lestari Farma Jl. Suprapto, TO Sumber Sehat Jl. MT Haryono, TO Sumber Lestari. Mempawah: Apt Mempawah Jl. GM Taufik.(biz)

baru. Makan yang berlebihan akan menghambat program diet Anda. Di dalam Slim Spa Gold ini juga ada formula untuk menekan nafsu makan, sehingga makanan yang Anda konsumsi akan lebih terkontrol. Untuk hal yang lebih maksimal dianjurkan untuk berpola makan yang sehat; mengkonsumsi karbohidrat yang kompleks seperti nasi merah atau roti gandum. Hindari makanan dan minuman yang mengandung gula, minum air putih minimal 8 gelas dalam satu hari, sehingga lemak yang telah dihancurkan oleh Slim Spa Gold ini dapat segera dibuang melalui air seni. Slim Spa Gold akan memberikan 100% jaminan uang kembali, jika dalam waktu 7 hari Anda tidak

mengalami penurunan berat badan. Bagi kaum pria yang mendambakan bentuk perut six pack, Slim Spa Gold adalah solusinya. Mau tubuh langsing, indah dan sehat? Ingat Slim Spa Gold. Dapatkan apotek dan toko obat di kota Anda. Untuk Pontianak: Jl. Tanjungpura (Apotek Cipta, Apotek Sehat dan Apotek Kimia Farma). Jl. Gajahmada (Apotek Makmur II dan Apotek Gajahmada). Jl. HOS Cokroaminoto (Apotek Merdeka Timur). Jl. KH. A. Dahlan (Toko Obat Jenaka). Jl.KH Wahid Hasyim (Apotek Mandiri 2). Singkawang: Apotek Merdeka dan Apotek Singkawang. Ketapang: Apotek Sehat Abadi. Hotline: (0561) 7026830, SMS: 081910476858. (biz)

Blackberry vs Blueberry P E R TA R U NGAN ponsel di segmen highend dan lowend tak ada habisnya. Ponsel merk lokal mendominasi pasar lowend, sedangkan Blackberry masih bertahan di segmen highend.  Siapa yang tidak kenal Blackberry, hampir semua kalangan menengah ke atas menggunakan ponsel asal Kanada ini. Demam Blackberry memang masih terus berlanjut. Kedatangan Blackberry memang cukup mengubah komposisi pasar ponsel belakangan ini. Di mana beberapa merk branded yang lebih dulu eksis seperti Nokia, Samsung dan Sony Ericsson cukup merasakan dampak yang kurang baik terutama untuk market share mereka. Ditambah lagi dengan hadirnya Blueberry yang mengeluarkan ponsel berinovasi tinggi dengan harga murah. Misalnya ponsel 3,2MP kamera, terdapat dual Sim Card, TV & Wifi seharga Rp 899.000 dan ponsel 2MP dengan banderol Rp599.000 yang terbukti cukup sukses. Kini Blueberry akan mengeluarkan ponsel Android MI 700 yang bisa digunakan sebagai Router untuk mensharing wifi, yang juga bisa digunakan untuk telefon. Didalamnya terdapat aplikasi Android market dimana Anda dapat mengambil aplikasi-aplikasi

yang anda butuhkan secara gratis. Dan yang tidak kalah menarik, dengan seharga 3.990.000, Anda bisa menikmati fitur sekelas ponsel 6 jutaan. Android yang akan diluncurkan pada akhir bulan Oktober dengan fitur yang cukup bagus dan berbasis chipset Qualcomm USA. Yang mana chipset tersebut juga dipakai oleh merk-merk branded lainnya. Mampukah ponsel branded bertahan dari serangan-serangan ponsel merk lokal yang saat ini terlihat sangat agresif? “Setelah hampir satu tahun ini, Blueberry sedang digemari masyarakat. Keseriusan dalam berinovasi merupakan salah satu modal dasar CSL Blueberry untuk berkiprah di industri ponsel,” kata GM Sales & Marketing CSL Blueberry, Edmundus Leonard. Dihadapkan dengan banyak pilihan merk saat ini memang cukup membingungkan konsumen. Namun jika dilihat sekarang ini, konsumen sudah sangat pintar untuk memilih sebuah produk, yang pantas untuk mereka beli. Kualitas dan harga murah masih menjadi faktor utama konsumen dalam membeli ponsel. NB: Untuk informasi spesifikasi bisa kunjungi website ?ami di www.csl-mobile. com.(biz)

BB Ideal & Kesehatan Prima Lewat Raymon Tea SEBAGAI mahasiswi merangkap model, tubuh ramping, kulit halus, dan badan yang sehat adalah modal utamaku. Namun, setahun belakangan, kegemukan mulai menghantui hari-hariku, sejak selera makanku makin tak terkendali. Dengan tinggi badan 165 cm, Berat Badan (BB) ku pernah mencapai angka 57 kg. Belum terlalu gembrot memang, namun eukup mengancam karirku. “Berbagai metoda penurunan berat badan kucoba, namun tak satupun yang membuahkan hasil, hingga akhirnya kutemukan Raymon Tea, teh pelangsing asal China. Memang, beberapa hari pertama sempat buang-buang air. Namun tidak menyiksa, malah stamina makin prima, badan makin enak, hingga tak kusadari, dalam waktu 4 bulan aku berhasil menurunkan berat hingga 9 kilogram. Kini beratku 48 kilogram. Kurasa sudah cukup ideal, kalau lebih kurus lagi, rasanya juga kurang bagus, tubuh terlalu tipis,” kata Iis Karlina, warga Tangerang, Banten tersebut. Kusadari betul, ketika bobot badanku naik, aku merasa kurang percaya diri tampil di depan umum. Selain itu ta-

waran job untuk manggungpun sedikit berkurang. Karena itulah aku sempat berjuang keras menurunkan berat badan, lewat berbagai metoda penurunan berat badan. Tak satu pun yang membuahkan hasil memuaskan. Termasuk menggunakan produk mahal sekalipun, juga gagal. Pernah juga kucoba diet ketat makanan, hasilnya tubuhku menjadi lemas karena kurangnya asupan gizi ke dalam tubuh. Tidak hanya itu, aku juga sempat terserang maag, hingganya dokter rangku diet makanan. Sejak kutemukan Raymon Tea, teh pelangsing asal China, aku berhasil menurunkan berat badan secara praktis, alami dan aman. Tidak hanya itu, selama mengkonsumsi Raymon Tea, tanpa kusadari, kulitkupun menjadi lebih halus dari sebelumnya. Bahkan, aku yang dulunya mudah lelah, sekarang staminaku lebih baik, tubuh lebih fit dan aku lebih produktif melakukan berbagai aktivitas. Bahkan, kulitpun lebih halus dari sebelumnya. Seiring itu tawaran job juga makin lumayan,” katanya. “Hebatnya lagi, sejak mengkonsumsi Raymon Tea, aku yang memiliki kadar

kolesterol cukup tinggi, setelah mengkonsumsi Raymon Tea, kadar kolesterol dalam tubuhku ini telah normal. Aku pun kini tak takut lagi mengkonsumsi makanan berkadar lemak tinggi, sebagaimana kebiasaan keluarga kami mengkonsumsi daging dan santan. Terima kasih Raymon Tea,” kata lis. Raymon Tea, yang asli bisa diperoleh di distributor, Sinar Mutiara Jl. Gajahmada No. 3 (seberang pemadam kebakaran Budi Pekerti), telp (0561) 738566-7061088 Pontianak. Penyalur: TO Mulia Jl. A. Yani No. 21, telp (0564) 22970 Sanggau Kapuas. TO Tiara Jl. Jendral Sudirman No.7-8, telp (0565) 23229 Sintang. TO Swallow JI. Koper Makmur No.2, telp (0562) 631111 Singkawang. TO Aman Jl. Mohamad Hambal Pemangkat, telp (0562) 241618 Singkawang. TO Ceria Jl. Pasar Baru blok D No.1, telp (0561) 652351 Sei Pinyuh. TO Duri Jl. Raya No. 16, telp (0562) 675151 Sei Duri. TO Tulus Budi Jl. A Yani No. 74C Ketapang, telp (0534) 32517. TO Sinar Abadi Jaya Jl. Gajahmada 37/199, telp (0561) 739679 Pontianak. Terdaftar di BPOM No.Ti 024204891.(biz)


22

Pontianak Post Rabu 27 Oktober 2010


Pontianak Post

Rabu 27 Oktober 2010

Aneka PONTIANAK

23

Perlu Kompetensi Mendapatkan Sukma PONTIANAK - Tidak sulit sebenarnya untuk mendapatkan Surat Keterangan Melek Aksara (Sukma) bagi warga belajar keaksaraan. Hanya saja untuk mendapatkan Sukma ini, ada beberapa kompetensi yang harus dicapai oleh warga belajar. Demikian kata Ketua PKBM Salati Ketapang, Munawarah, beberapa waktu lalu. Menurutnya, tujuan dari diberikannya Sukma tersebut yakni untuk mengukur sejauh

mana pencapaian kompetensi keaksaraan warga. “Serta sebagai acuan pemberian Surat Keterangan Melek Aksara, yaitu warga belajar yang berhak menerima Sukma dan jugaacuandalammeningkatkan program pendidikan keaksaraan,” jelas Munawarah. Namun begitu, kata Munawarah,dalamprosespenyusunan instrument harus meninjau kembali beberapa kompetensi diantaranya kompetensi ber-

bicara, kompetensi mendengarkan, kompetensi membaca, kompetensi menulis serta kompetensi menghitung. “Tidakhanyaitudalamproses pembelajaran kami juga harus melakukanpeninjauanterhadap silabuspembelajarandanmenyusun kisi-kisi soal,” terang dia. Lalu, lanjutnya, dilanjutkan dengan penyusunan draft soal. Kemudian, diteruskan dengan uji coba soal yang sudah dibuat. “Proses uji coba soal dilakukan

dengan tiga tahapan. Pertama, persiapan untuk uji coba. Kedua, pelaksaan uji coba. Sedangkan tahapanketiga,kataMunawarah, penghitungan nilai. “ jelasnya lagi.Penghitungan itu, lanjut dia berdasarkanpadakriteriatingkat keberhasilan seorang Warga Belajar dalam mengerjakan soal berdasarkannilaiyangdiperoleh nilai 0-200 kategori kurang, nilai 201-400kategoricukup,nilai401600 kategori baik, nilai 601-800 kategori sangat baik.(wah)

MUJADI/PONTIANAK POST

CUACA: Cuaca kini sulit diprediksi. Hujan “lokal” pun sering terjadi, seperti kemarin pagi.

Tak hanya Jaga Batas Negara, Kami juga jadi Guru Bantu Sambungan dari halaman 17

Menurut Pangdam fungsi utama keberadaan TNI di perbatasan adalah memelihara dan meningkatkan stabilitas keamanan dan kewibawaan pemerintah di daerah perbatasan. Serta memelihara dan meningkatkan kerjasama pengamanan perbatasan dengan Tentara Diraja Malaysia. Selain itu TNI juga mencegah dan menindak setiap terjadinya pencurian dan perusakan sumber daya alam nasional di daerah perbatasan, mencegah dan menindak setiap upaya perusakan dan penggeseran patok-patok tugu batas negara. Mencegah dan menindak setiap upaya teror, sabotase

dan infiltrasi melalui perbatasan, dengan mengkoordinasikan terhadap instansi berwenang dalam pelaksanaan kegiatan lintas batas. Kegiatan sosial TNI lainnya yaitu melaksanakan karya bhakti berupa perbaikan jembatan, rumah ibadah dan perbaikan jalan di sekitar pos. “Namun demikian saya juga menegaskan agar pasukan di lapangan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekitar. Sebab hal itu merupakan upaya yang sangat efektif bagi pendukung fungsi dan tugas TNI di lapangan,” jelas dia. Dalam tubuh TNI, lanjut Pangdam, terdapat pendidikan pendukung yang dapat disalurkan kepada masyarakat, diantaranya per-

tukangan, bangunan dan elektronik, dimana jurusan tersebut merupakan jurusan yang dipelajari di SMK. Sedangkan di wilayah Sajingan terdapat salah satu SMK. “Sehingga ilmu yang ada dapat dimanfaatkan untuk mengajar siswa SMK yang ada di perbatasan. Selain pengetahuan, juga dapat diberikan pemahaman mengenai bela Negara kepada siswa perbatasan,” jelas dia. Sementara itu, Bupati Sambas, Burhanuddin, mengatakan pihaknya sangat terbantu dengan keberadaan pasukan TNI di perbatasan. Selain dapat menjaga keamanan, mereka juga berperan sebagai guru bantu di sekolah. “Apresiasi kami berikan

kepada TNI. Sebab selama ini mereka dipandang sebagai sosok yang ditakuti masyarakat. Namun itu sangat salah, sebab TNI juga bisa dekat dengan masyarakat,” ungkap dia. Saat ini, lanjut Burhan, Pemerintah Kabupaten Sambas memang sedang mengembangkan sekolah di daerah pedalaman. Sebab dengan sarana dan prasarana yang terbatas, Pangdam mengatakan, maka jumlah guru juga terbatas di sana. “Oleh sebab itu, dengan adanya TNI sebagai guru bantu di sini, sangat membantu pemerintah. Namun kami akan tetap bekerjasama dengan menambah jumlah guru di perbatasan,” tandas dia. (*)

Program Paket Belum Penuhi Kualifikasi Sambungan dari halaman 17

dengan perguruan tinggi untuk melakukan uji kompetensi seperti diklat,” katanya. Upaya peningkatan kualifikasidilakukandenganmendorong pendidikan non formal agar

dapat setara dengan pendidikan formal. Peningkatan kompetensi juga dilakukan melalui pelatihan keterampilan kepada para pendidik PNF. Dimaksudkan agar para pendidik PNF dapatmengajarkankeahliannya kepada para peserta didiknya.

Nantinya diharapkan peserta didik PNF dapat menjadi pribadi yang mandiri, karena selain dibekali pendidikan paket A, B dan C juga dibekali keterampilan. Untuk daerah perbatasan,upayamenumbuhkan rasa nasionalisme kepada

para peserta didik PNF juga menjadi prioritas utama yang terus dilakukan. “Untuk PAUD, kita berharap para pendidik PAUD dapat menumbuhkan sikap mental yang baik pada anak-anak PAUD,” katanya. (uni)

yang melanda. Pihaknya telah menyediakan persediaan untuk membantu daerah terkena banjir. Namun kalau sudah masuk musim tanam pada Juli atau Agustus, diharapkan bisa menanam lagi akhir

Desember. “Dengan durah hujan yang ada, petani di beberapa daerah juga akan terbantu, lantaran di akhir Desember nanti sudah masuk musim tanam lagi,” jelas Hazairin. (fah)

Produksi Meningkat Sambungan dari halaman 17

“Bila dihitung, dengan berkurang sekitar dua ribuan di Kapuas Hulu, Sintang dan Melawi, karena memang lahan tanam di tiga daerah

tersebut tidak terlalu banyak. Bisa tertutup dengan peningkatan lahan tanam di daerah lain,” ulas Hazairin. Hazairin pun menegaskan, pengaruh cuaca atau curah hujan tinggi dan adanya banjir

Di samping itu dia menghimbau agar menghindari calo dalam proses pemasangan listrik tersebut. “Untuk yang akan datang, daftar tunggu PLN sudah mulai dilayani secara langsung. Namun ingat, hindari calo karena akan merugikan masyarakat sendiri,” tegas dia. Fauzi menjelaskan, penambahan daya tersebut tidak akan berpengaruh terhadap kondisi listrik di Kalbar. Sebab saat ini pasokan listrik di wilayah Kalbar

sudah kelebihan 20 megawatt, dimana daya mampu PLN saat ini sebesar 190 megawatt, sedangkan beban puncak sekitar 170 megawatt. Sedangkan dengan bertambahnya daya baru ini hanya menggunakan daya sebesar tiga megawatt. Sedangkan pelanggan dari sektor perumahan dengan kapasitas 450-900 VA tidak terlalu membebani pembangkit PLN. ”Karena itu, PLN Cabang Pontianak siap memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Kesiapan untuk melayani pe-

nambahan pelanggan ini, terutama didasarkan pada semakin bertambahnya pasokan listrik setelah pengoperasian pembangkit listrik 30 megawatt di Sungai Raya, sehingga daya mampu kita bertambah,” jelas Fauzi. Fauzi melanjutkan, saat ini jumlah pelanggan baru PLN Cabang Pontianak sebanyak 10 ribu pelanggan. Pelanggan tersebut merupakan masyarakat yang telah membayar biaya pasang baru listrik. Sedangkan untuk seluruh Kalbar, total yang telah membayar

sebanyak 15 ribu pelanggan. Bagi pelanggan baru tersebut, lanjut dia, akan dilakukan pemasangan secara serentak pada hari ini (27/10), bertepatan dengan perayaan ulang tahun PLN. Dalam pelaksanaannya, akan diturunkan 750 personil dan petugas ahli sebanyak 20 instalasir “Mereka yang telah membayar telah siap untuk dilakukan pemasangan listrik oleh petugas di lapangan. Dalam hal ini kami bekerja sama dengan instalasir listrik rekanan PLN,” tandas Fauzi.(wah)

Jalan Nasional Rusak Sambungan dari halaman 17

Menurut Jakius, pada tahun 2010-2011 memang tidak ada pembangunan fisik. Kita hanya

menyelesaikan APBN 2010. Tahun ini hanya menyelesaikan pembangunan jalan lingkar,” jelas Jakius. Selain dari target itu, terang

Jakius, juga akan menyelesaikan pembangunan sarana jalan di daerah utara untuk tahun ini. Kemudianmenyusuljalan-jalan yang ada di bagian selatan.

“Kemudian juga menyelesaikan pembangunan jembatan Tayan. Dimana November, sudah masuk tender,” pungkas Jakius.(fah)

Gubernur Tegur Kepala SKPD Sambungan dari halaman 17

bagaimana uang tersebut bisa bermanfaat untuk kemajuan daerah. “Saya berharap bisa membagi programnya kepada PKK agar bisa berkem-

bang. Jangan hanya diambil sendiri program yang ada, sementara ibu PKK saat ini sudah mulai tampak kerjanya,” ujarnya. Dengan kerja sama dengan PKK dan SKPD maka PKK akan

Jadi kini kamar yang ditempati Ayu masih kosong. Ngadinah adalah pengasuh yang dipercayakan untuk merawat Ayu selama berada di YKIA. Menurut Ngadinah, di YKIA,  merawat bayi yang ditelantarkan orang tua sudah empat kasus. Tiga kasus sebelum bayi 212, semua sudah

diadopsi. Bayi diadopsi, lanjut dia, kebanyakan ketika sudah menginjak usia setahun. “Calon orangtua datang langsung melihat keadaan bayi. Sebelum sepakat mengangkatnya sebagai anak,” kata perempuan asli Pontianak ini. Ia menambahkan, semua anak yang dititipkan di YKIA dididik dan diasuh melalui pendekatan emosional. Mereka

bisa bergerak dan menjalankan tugas mereka. SKPD yang ada di kabupaten, juga harus bisa bekerjasama dengan yang lainnya, agar program yang ada bisa berjalan dengan baiknya. “Jika memberikan dua pro-

gram, kan masih ada program delapan, yah masih bisa song lah SKPD itu. Setidaknya pengembangan daerah terutama untuk para generasi bangsa bisa ada generasi yang lebih baik lagi,” sindirnya. (tin)

(pengasuh) sama anak asuh hubungannya macam anak kandung. Selalu berinteraksi baik dengan mengupayakan anak yang diasuh betah tanpa menghilangkan masa kecilnya. Kepala Pengelola YKIA, Indah mengatakan pihaknya menerima penitipan anak yang berkondisi sehat. Sebab, mereka tidak mempunyai tenaga bidang kesehatan untuk

merawat anak yang mengalami gangguan kesehatan. “Asal sehat pasti kita terima di YKIA,” kata Indah. Sementara itu beberapa anak tampak asyik bernyanyi dengan sukacita. Mereka dibimbing beberapa pengasuh secara serius. Nyanyian mereka sepenuhnya untuk mengisi masa kecil ditengah kesibukan orangtua. (bersambung) 

Beberapa perguruan tinggi swasta yang memiliki jurusan keguruan dan ilmu kependidikan diantaranya STKIP PGRI Pontianak, STKIP Melawi dan UMP. Jika perguruan tinggi swasta ini dilibatkan, program kependidikan bagi guru dalam jabatan akan semakin cepat terselesaikan. “Sebenarnya tidak hanya PTS yang memiliki jurusan kependidikan, yang dapat melaksanakan program kependidikan bagi

guru dalam jabatan,” katanya. Perguruan tinggi swasta yang tidak memiliki jurusan kependidikan bisa dilibatkan. Syaratnya, sebelum dilibatkan, para dosen PTS non kependidikan yang akan dilibatkan dalam peningkatan kualifikasi guru harus diberi pelatihan. “Jika ini bisa dilakukan, PTS di Kalbar setiap tahunnya dapat mengeluarka sarjana lebih dari 5.000 guru,” ujarnya. Sipon juga menyarankan pemerintah daerah memperhatikan pendidikan di daerah

wakil Ketua TP PKK Kalbar mengatakan untuk 2010 berusaha meningkatkan kinerja PKK secara profesional. “Kita berusaha untu meningkatkan kualitas PKK dan mewujudkan kesejahteraan,” ujarnya. Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengatakan bahwa PKK sangat membantu perkembangan.Untukituharusdisuport. Salah satu kerja PKK ialah sosialisasi KB yang ada di semua daerah, selama ini KB memang

harus tetap dijalankan, karena selama ini masih banyak orang yang banyak anak. Karena banyak anak bisa berdampak pada pendidikan dan kesehatan serta kesejahteraan.“Yangbanyakanak selama ini malah orang yang kurangmampu.Sehinggamenghambat pertumbuhan yang berdampak pada pendidikan dan kesehatan anak tersebut. Untuk itu dengan adanya kegiatan PKK akanmenekanangkapertumbuhan manusia,” tegasnya. (tin)

Siang Bak Tanpa Aktivitas, Malam Ramai... Sambungan dari halaman 24

dalam satu tenda yang terdapat sekitar delapam hingga 10 tenda hanya terisi tiga hingga empat stan, selebihnya masih kosong. Menurut panitia yang tidak mau menjelaskan secara detail, memang awalnya stand tersebut sudah ada yang memesan, seperti stan yang memang dipesan khusus dari Jakarta, namun karena Jakarta sedang banjir, beberapa ada yang menunda kedatangannya yang agenda awal sudah berlangsung tiga hari. Menurut Marwiyah, salah satu ibu yang membuka stan yang tergabung dari 29 UKM mengatakan agenda yang digelar dari Pemkot tersebut merupakan agenda yang baik untuk pengembangan UKM di Pontianak.

Meskipun pagi harinya tidak tampak ramai pengunjung namun menjelang sore sekitar pukul 15.00 hingga malamnya pengunjung berdatangan. Apalagi lokasi tersebut strategis, yang satu stan di sewa sekitar Rp9 juta yang dibayarkan dari Disperindag. “Kebetulan stand ini dibayarin, lumayan ramai. Tapi hari pertama yang memang sangat ramai, bahkan dalam satu hari bisa mendapatkan Rp1juta. Tapi dua hari ini memang agak sepi dari hari pertama. Memang sepertinya banyak yang tidak tahu, sponsorinya kurang. Bahkan saya juga mendapat telpon, katanya di sini sudah tutup, padahal agendanya selama satu minggu,” jelasnya. Agar tidak begitu sepi, saya berharap kedepannya pemerintah kota juga bisa membuat

kegiatan perlombaan pada siang harinya, jadi kan rame. Bisa dengan lomba lukis anakanak. Sementara sekarang yang ramainya Cuma sore menjelang malam hingga malam hari saja, siang palingan orang kantoran yang ada didepan,” ungkapnya lagi saat diwawancarai di stannya kemarin. Sementara salah satu pengunjung yang berasal dari Jakarta, Nurul mengatakan bahwa kurangnya promosi menyebabkan pameran siang harinya sepi pengunjung. “Kurang promosi, banyak yang tidak tahu. Makanya sepi, mungkin kedepannya bisa promosi ke kantor-kantor. Kan mungkin bisa ramai, beberapa stand juga ada yang tidak terisi. Bukan hanya di Pontianak, di beberapa daerah yang pernah saya kunjungi juga demikian,” ujarnya. (**)

Sambungan dari halaman 24

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalbar MH Munsin, secara resmi membuka kegiatan lomba yang dilangsungkan di Wisma Nusantara, Pontianak. Dia mengatakan, LKI ini diselenggarakan guna memfasilitasi aktualisasi kompetensi dan potensi keilmiahan para peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan guru terhadap

isu-isu penting yang berlangsung di sekitar. Juga untuk mendorong proses kreatif dan responsif para peserta terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Pelaksanaan lomba karya ilmiah ini juga diharapkan olehnya dapat menjadi refrensi bagi pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya dapat meningkatkan kecerdasan, derajat kesejahteraan

dan kesehatan masyarakat. Khusus bagi kalangan guru, diharapkan dapat memberikan motivasi menulis karya ilmiah yang menjadi persyaratan kenaikan pangkat. ”Sehingga pada gilirannya LKI semacam ini dapat dijadikan wahana dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat,” kata Munsin. (zan)

Selesaikan Pipanisasi Sambungan dari halaman 32

tersebut tidak segera diperbaiki maka akan menimbulkan kerusakan yang bertambah parah.“Jelas,biayaperbaikannya pun akan bertambah,” katanya. Dia khawatir, jika dibiarkan berlarut dengan bertambah ru-

saknyajalan,makaakanmemicu kecelakaan lalu lintas yang bisa mengakibatkan korban jiwa. “Kami sangat berharap Pemerintah Kota Pontianak juga ikut menyelesaikan permasalahan ini. Jika masalah hukumnya telah jelas, maka perbaikan jalan bisa dilaksanakan,” kata Ali yang

juga anggota Komisi C DPRD Kalbar ini.Dia juga menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen memperjuangkan alokasi anggaran dari APBD Kalbar untuk perbaikan infrastruktur di dalam kota sehingga akan mempercepatlajupertumbuhan ekonomi masyarakat. (zan)

Intelijen Berwenang Menyadap aksinya di Indonesia serta ATHG lainnya terhadap Asta Gatra NKRI,” jelas La Ode. Ketiga, pencantuman klausul “penyadapan percakapan dan penangkapan” dalam UU Intelijen Negara tidak akan mengurangi sedikit pun fungsi Polri sebagai satu-satunya institusi penyidik dalam rangka penegakkan hukum. Sebab, Polri berfungsi melakukan penegakkan hukum pascapelanggaran hukum terhadap pelanggar hukum. Sedangkan fungsi intelijen negara memberikan peringatan dini dan melakukan pencegahan dini kepada “niatan” individu, atau kelompok, atau organisasi prakejadian pelanggaran hukum. “Jadi fungsi polri dan fungsi intelijen negara terhadap pe-

langgar hukum terpisah ibarat air dengan minyak,” jelas La Ode. Keempat, jika intelijen negara menemukan informasi bahwa ada teroris yang berniat menembak mati Ketua DPR RI, kemudianpenangkapannyaharus dikoordinasikan kepada Polri, maka moto Intelijen Negara Velox et Exactus (cepat dan tepat) menjadi hilang. “Akibatnya adalah Ketua DPR RI terbunuh oleh teroris atau terorisnya lari karena berbagai faktor yang antara lain telat dan informasi telah bocor,” ujarnya. Berdasarkan pertimbangan itu, CISS berpendapat bahwa fungsi“penyadapanpercakapan dan penangkapan” selama 7 x 24 jam mutlak diberikan kepada intelijen negara. Dengan ketentuan bahwa bila “niatan” nya terbukti, maka intelijen negara menyerahkan

yang bersangkutan kepada Polri untuk penyidikan lebih lanjut. Sebaliknya jika tidak terbukti, maka yang bersangkutan dibebaskan dan nama baiknya direhabilitasi. Dengan demikian maka UU Intelijen Negara bisa mendorong efektifitas dan profesionalisme intelijen negara untuk memberikan peringatan dini dan melakukan pencegahan dini terhadap pelaku ATHG. ”Hasil akhirnya adalah stabilitas NKRI terpelihara dan rakyat senantiasa hidup tenteram dan damai,” katanya. CISS juga sudah menyurati Presiden mengenai pentingnya kewenangan tersebut untuk dimasukkan dalam UU Intelijen Negara. Surat tersebut juga ditembuskan ke Ketua DPR, KomisiIDPR,Menkopolhukam, Mendagri, dan Menkumham. (zan)

Harapkan Regenerasi

40 Ribu Guru Belum Sarjana Sambungan dari halaman 17

Beberapa program yang akan terus berlanjut kesatuan KB di semua tempat bersama dengan dinas terkait. Begitu juga dengan program dari pusat yang dicanangkan Ibu Negara Ani Yudhoyono dengan beberapa program yang mengacu kepada lima pilar. Pilar tersebut ialah Indonesia pintar, sehat, hijau, kreatif dan peduli Sementara Karyanti Thjung,

Sambungan dari halaman 24

Bayi Ruang 212 Habiskan Masa Kecil di Penitipan Sambungan dari halaman 17

Sambungan dari halaman 17

Kanlitbang Tetap Berdiri Sendiri

Optimis Daftar Tunggu Habis Sambungan dari halaman 17

Sabet Juara Umum

terpencil, yakni dengan menyekolahkan para lulusan SMA ke perguruan tinggi. Keterbatasan akses transportasi dan kemampuanekonomi,rata-rata lulusan SMA di daerah terpencil tidak mampu melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi di Kota Pontianak. “Sebaiknya pemda bekerjasama dengan perguruan tinggi swasta membuka program pendidikan di daerah terpencil tersebut,” kata Sipon. Ia mencontohkan pada daerah perbatasan, dibutuhkan

guru matematika 40 orang. Sebaiknya pemerintah daerah bekerjasama dengan PTS seperti STKIP Melawi untuk membuka jurusan pendidikan matematika di perbatasan tersebut. “Pembukaan jurusan ini tidak terus menerus, tapi hanya dalam waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan guru di daerah terpencil. Pemda dan PTS dapat bekerjasama mendatangkan dosen untuk mengajar calon guru di daerah terpencil,” katanya. (uni)

Sambungan dari halaman 24

Aspekindo Kalbar masih perlu pemimpin seperti beliau. Tegas dan lugas,” kata Junaidi, sekretaris Aspekindo Kalbar. Sementara Kabang menegaskan, “Siapapun kader bisa maju dalam pemilihan. Kita terbuka dan kebersamaan yang dikedepankan. Seperti Akhmad Jahari, beliau merupakan salah satu kandidat yang paling siap.” Dalam musprov kali ini, sedikitnya lima kandidat yang

disebut-sebut akan meramaikan bursa pemilihan. Selain Syafruddin Nasution, empat kandidat lainnya yakni Akhmad Jahari (Biro Hukum dan Humas Aspekindo Kalbar), Herry Fadilah (Wakil Sekretaris Aspekindo Kalbar), Junaidi (Sekretaris Umum Aspekindo Kalbar), dan Robi Ruben Rijanto (Wakil Ketua Umum Aspekindo Kalbar). Ada 15 suara yang akan mereka perebutkan dalam pemilihan nanti. Sebanyak 14 suara dari kabupaten/kota

ditambah satu suara dari DPP Aspekindo Kalbar. Dalam ketentuan Aspekindo, seseorang diperbolehkan duduk kembali sebagai ketua umum maksimal tiga periode. Salah satu kandidat Ahmad Jahari, optimis akan mendapat dukungan suara dalam pemilihan nanti. “Komunikasi sudah kami bangun dengan temanteman Aspekindo di kabupaten dan kota,” katanya. Dia menargetkan bisa mendapatkan simpati delapan suara dalam pemilihan nanti. (zan)


metropolis

24

Pontianak Post

ASPEKINDO

Intelijen Berwenang Menyadap

EPFRIZAN/PONTIANAKPOST

KANDIDAT: Kandidat Ketua Aspekindo Kalbar yang siap bersaing dalam Musprov.

Harapkan Regenerasi DEWAN Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (Aspekindo) Kalimantan Barat akan menentukan pengurus baru periode 2010-2014 pada Kamis (28/10) di Pontianak. Ketua umum Aspekindo kalbar yang akan berakhir masa baktinya dalam waktu dekat ini Syafruddin Nasution berharap, ada regenerasi dalam tubuh kepemimpinan dalam organisasi konstruksi terbesar kedua setelah Gapensi ini. “Saya harapkan demikian. Ada regenerasi karena Aspekindo merupakan organisasi pengkaderan juga,” kata pria yang karib disapa Kabang ini, ditemui wartawan sebelum melakukan audiensi dengan Gubernur Kalbar, Selasa (26/10). Namun demikian, masih banyak juga yang berharap Kabang tetap memimpin organisasi ini kembali. “Kader memang banyak, tapi Ke Halaman 23 kolom 5

PARLEMENTARIA

Selesaikan Pipanisasi ANGGOTA DPRD Kalimantan Barat Ali Akbar berharap masalah antara PDAM Pontianak dan PT Promits cepat diselesaikan. Soalnya, perbaikan beberapa titik ruas jalan provinsi di kota ini tidak dapat dilakukan karena pengerjaan proyek pipanisasi yang belum tuntas. Menurut Politikus PPP dari daerah pemilihan Kota Pontianak ini, perseteruan antara PDAM dan PT Promits Ali Akbar sebagai pihak pengerja proyek pipanisasi sudah berlangsung lama. Karena masalah ini belum selesai, perbaikan jalan provinsi di Pontianak juga ikut terkendala. “Bagaimana Pemprov Kalbar akan perbaiki jalan, jika status lokasi yang akan diperbaiki ada masalah pipa yang belum terselesaikan hingga sekarang,” ujarnya. Dia meminta PDAM Pontianak menetapkan target penyelesaian sehingga ada perencanaan perbaikan jalan-jalan yang rusak tersebut. Ali yang juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Kalbar ini melanjutkan, jika ruas jalan Ke Halaman 23 kolom 5

Rabu 27 Oktober 2010

MUJADI/PONTIANAKPOST

AMAN: Jalan Budi Karya perlu pembatasan jenis kendaraan yang lewat. Selain kemampuan badan jalan, juga sering terjadi kebocoran pipa PDAM.

Kanlitbang Tetap Berdiri Sendiri PONTIANAK - Kepala Kantor Penelitian dan Pengembangan (litbang) Provinsi Kalimantan Barat Agus Muharso Thaufik menyarankan agar instansi yang dipimpinannya ini tetap berdiri sendiri dalam struktur organisasi perangkat daerah yang kini sedang dievaluasi. Hal ini menyusul adanya wacana di DPRD Kalbar mengenai penggabungan kanlitbang dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kalimantan Barat yang rancangan Peraturan Daerah Perubahan SOPD Kalbar masih dibahas legislatif. ”Di Bappeda, tenaga fungsionalnya adalah perecanaan. Sementara di kanlitbang, tenaga fungsionalnya adalah

peneliti dan rekayasa. SinPerencanaan Nasional. erginya nanti bagaimana Sementara kantor litkalau digabungkan? Kalau bang, cantolannya berada di litbang, fungsionalnya di banyak kementerian bukan hanya perencaseperti Kementerian Danaan, tapi juga peneliti lam Negeri, Kementedan rekayasa. Itu kurang rian Riset dan Teknologi, nyambung,” katanya, dihingga Lembaga Ilmu wawancarai usai memPengetahuan Indonesia buka lomba karya ilmiah (LIPI). bagi pelajar, mahasiswa, ”Kalau pun mau dan guru se-Kalbar, Selasa digabung, bisa saja dikem(26/10). balikan seperti dulu. MenAgus Muharso Demikian pula dengan jadi unit pelaksana teknis cantolan organisasi di yang berada di bawah pusat, antara Bappeda dengan litbang Bappeda Kalbar. Tapi bukan digabung juga berbeda. Agus menjelaskan, dalam satu badan,” katanya. bappeda cantolannya berada di Badan Ke Halaman 23 kolom 5

PONTIANAK - Center Institute of Strategic Studies For National Resilience memberikan apresiasi atas usul inisiatif DPR membahas Rancangan Undang Undang Intelijen Negara. Namun demikian, pihaknya menyesalkan jika draf klausul kewenangan intelijen negara untuk menyadap percakapan dan menangkap terduga pelaku ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan terhadap negara, dibuang DPR dengan alasan akan disalahgunakan intelijen. “Kami mendengar ada upaya itu dan kami sangat menyayangkannya jika memang benarbenar terjadi,” kata Ketua Umum CISS MD La Ode didampingi Sekretaris Jenderal Tribowo Subiandono, Selasa (26/10). Menurut La Ode, kewenangan menyadap dan menangkap merupakan instrumen penting bagi efektifitas fungsi intelijen negara untuk memberikan peringatan dan pencegahan dini agar negara terbebas dari ATHG, khususnya terorisme sebagai kejahatan luar biasa. Kekhawatiran DPR RI itu mereka nilai sebagai kekeliruan fatal karena demokratisasi, supremasi hukum, dan penegakkan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia sudah semakin kuat. “Akibatnya nanti, negara akan senantiasa rentan dengan gangguan segala bentuk ATHG khususnya terorisme dan intelijen negara akan dicaci maki. Padahal sengaja dilumpuhkan sendiri oleh DPR,” seriusnya. Ada beberapa pertimbangan dari CISS agar kedua kewenangan intelijen negara itu dicantumkan di dalam UU Intelijen Negara. Pertama, sesuai fakta di Indonesia bahwa gangguan terorisme sebagai kejahatan luar biasa baik kualitasnya maupun kuantitasnya semakin tinggi dan sudah mulai menggunakan metode aksi yang bervariasi yaitu: Semula peledakan bom, berkembang menjadi rencana pembunuhan kepala negara, penculikan, penyanderaan, dan pembajakan. Kedua, fungsi penyadapan percakapan dan penangkapan yang akan dibuang DPR RI dan diarahkan berkoordinasi dengan Polri untuk menyadap percakapan dan menangkap target operasi intelijen negara, merupakan upaya pelemahan negara secara konstitusional. “Dengan kata lain DPR melakukan ‘subversive’ terhadap kekuatan negara. Berhubung upaya itu memberikan keuntungan kepada terorisme dalam melaksanakan segala bentuk Ke Halaman 23 kolom 5

Stan Pameran Budaya di Taman Alun Kapuas

Siang Bak Tanpa Aktivitas, Malam Ramai Pengunjung Memeringati hari jadi Pontianak di Taman Alun Kapuas ada pameran budaya. Beragam pernak pernik digelar, karya fotografi bertemakan Pontianak tempo dulu hingga pajangan sepeda ontel yang didatangkan dari provinsi lain. Bagaimana situasi pame­ ran itu sekarang? Agustinah, Pontianak

SHANDO SAFELA/PONTIANAKPOST

PAMERAN: Seorang ibu sedang menunggu stan pameran di Taman Alun Kapuas.

TAMAN Alun Kapuas yang selama ini hanya terdapat pedagang pinggiran yang ramai pada malam hari. Tidak hari ini terlihat beberapa tiga tenda besar yang dibatasi menjadi delapan hingga 10 sekatan tempat beraneka barang yang dipamerkan dalam rangka memperingati hari jadi Pontianak. Dalam pameran tersebut sudah digelar tiga hari lalu sebagai sebuah

pameran kebudayaan, mulai dari pernak pernik, makanan hingga foto lama serta sepeda ontel Pontianak, Selasa (26/10). Meski hari sedikit mendung, bahkan di beberapa titik lokasi Pontianak dilanda gerimis lalu lalang pengguna jalan di depan kantor wali kota masih terlihat ramai. Beberapa pasang mata juga melihat di ruas pinggir jalan yang

bertenda, ada apa gerangan di alun-alun Kapuas yang biasanya siang hari sepi, namun tiga hari ini tampak ramai. Dua orang yang awalnya hanya lewat dan bertanya apakah gerangan yang berdiri di sana di atas taman Kapuas tersebut. “Ada apa ya? Pameran apa?” tanya seorang ibu yang berhenti dan bertanya seseorang yang kebetulan di pinggir jalan. “Pameran kebudayaan,” jawab yang ditanya. Jika mau lihat boleh tidak apa-apa terbuka buat umum. Sekilas percakapan dua orang tersebut. Memang terdengar agak aneh, perayaan ulang tahun yang terkesan sederhana ini agak banyak yang tidak mengetahui terutama masyarakat. Bahkan agenda yang awalnya ialah bukan hanya untuk wisatawan dari luar, namun terutama untuk masyarakat kota Pontianak, ternyata siang itu yang terlihat hanya beberapa PNS yang terlihat dating serta beberapa pengunjung yang dating dari luar yang memang ikut membua stand an tadang jauh dari Jakarta. Pantauan Pontianak Post, Ke Halaman 23 kolom 5


pro-kalbar Pontianak Post

25

Rabu 27 Oktober 2010

MABT

Soal Kawin Kontrak PENOLAKAN Walikota Singkawang Hasan Karman terkait istilah kawin kontrak yang dialamat pada pernikahan antara perempuan etnis Tionghoa dan pria Taiwan, dibenarkan Harso Utomo Suwito, ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa. “Perkawinan mana ada yang namanya kontrak, jika mereka menikah itu sudah sah. Hanya caranya kembali ke jaman Harso Utomo Suwito kuno dengan mak comblang memperkenalkan perempuan dan laki-laki yang sulit mencari pasangan,” kata Harso dihubungi, Selasa (26/10). Dikatakannya, hal wajar jika dalam perkawinan ada yang berhasil dan gagal. Mereka yang gagal biasanya kembali ke daerah asal. Kembali ditegaskan Harso, mereka kawin benaran disaksikan anggota keluarga. “Bagi beberapa pasangan, perkawinan ini untuk meningkatkan ekonomi keluarga mereka,” ujarnya. Menurut Harso, jika dulu hanya pria-pria dari Taiwan saja yang datang untuk mencari istri. Saat ini, ada pula perempuan yan datang Ke Halaman 31 kolom 1

Lingkungan

HENDI/PONTIANAKPOST

MENUNGGU: Ahmad (kanan) dan Guntur, putra sulung Fatimah sedang menanti kedatangan jenazah sang ibu setelah tenggelam di sungai Kartiasa, kemarin.

Politeknik Jawab Persoalan SDM SUGENG/PONTIANAKPOST

ASAP: Kabut asap yang mulai menebal di kabupaten Landak.

Ajak Hidup Bersih KEPALA Kantor Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Landak, Fransiskus Asius, Selasa (26/10) mengatakan bahwa urusan kebersihan jangan hanya diserahkan kepada pemerintah saja, tetapi mesti ada kesadaran dari semua lapisan masyarakat. “Kalau urusan kebersihan semuanya diserahkan kepada pemerintah jelas tidak akan tertangani, karena personil dilapangan sangat terbatas. Karena itu perlu kesadaran bersama dari pemerintah, baik dari pimpinan tertinggi sampai dengan pegawai yang dibawah serta masyarakat harus melakukan dan membiasakan hidup bersih,” ungkapnya kepada Ke Halaman 31 kolom 1

Lomba Sampan

Capek Menunggu KEGIATAN lomba di lapangan Sepakat pada hari Minggu (24/10) ternyata mengecewakan orang tua dan guru. Mereka menilai kegiatan tak professional. “Kalau waktu ditentukan jam 10.00. Harus tepat jangan molor sampai 2-3 jam, capek yang menunggu,” ujar salah satu orang tua yang menunggui anaknya ikut lomba. Orang tua dan guru yang turut menyetai anak-anak di LapanWaswandi gan Sepakat mengeluh karena lomba foto (Pose) kategori TK, SD dan SMA dianggap umum. Waswandi, salah satu guru menyebutkan mengapa tidak seperti lomba mewarnai gambar khusus TK dan SD penilaiannya dilakukan terpisah. ”Tidak seperti lomba-lomba pada umumnya, dewan juri duduk berderet di depan peserta lomba,penilaiannya seperti senangsenang panitia saja, belum lagi waktu yang ditentukan panitia pukul 10.00 WIB, molor

KETAPANG--Ketua Umum 17 orang ke Politeknik terseKamar Dagang dan Industri but, terkait dengan pelaksanDaerah Kalimantan Barat aan Musyawarah Kabupaten Santyoso Tio mengatakan, (Muskab) Kadin Ketapang yang sangat baik bila setiap daerah digelar Sabtu malam (23/10) di Lembaga mengembangkan lembaga Gedung Pancasila, yang dibuka keteram­pilan, ten- oleh wakil Bupati Ketapang. pendidikan tinggi, seperti politeknik. “Kami melihat langsung tu dibutuhkan un“Lembaga pendidikan ketlaboratorium dan bengkel tuk mening­ k atkan erampilan, tentunya dibutuhPoliteknik Pangeran Iranata SDM. Lebih baik Ketapang. Fasilitas yang ada kan untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Matiap daerah punya cukup memadai untuk mendunusia (SDM). Karena itu, lebih kung pendidikan keterampilan politeknik” baik jika tiap daerah memiliki bagi mahasiswanya, terutama Santioso Tyo politeknik,” katanya. anak-anak muda di Ketapang,” Kadinda provinsi dan kabupaten/ Hal itu disampaikannya ujar Santyoso yang disampingi kepada Pontianak Post, kemarin set- kota se Kalbar, Sabtu (23/10) lalu. Ketua Yayasan Politeknik Pangeran elah meninjau Politeknik Pangeran Kunjungan rombongan Kadinda Iranata Ketapang H Abdulbad A Iranata Ketapang bersama pengurus se Kalbar yang berjumlah sekitar Ke Halaman 31 kolom 1

Empat Pria Punk Diamankan Asal Sanggau Tujuan tak Jelas SINGKAWANG – Empat dari belasan pemuda tak jelas yang berkeliaran di Kota Singkawang diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja, Selasa (26/10) pagi. Pemuda berusia antara 18-24 tahun yang berpakaian nyentrik ala Punk ini, berkeliaran dengan tujuan tak

jelas, tanpa membawa identitas. Juga tak punya uang sepeserpun. Tidurnya juga semaunya. “Kita mendapatkan laporan dari masyarakat dan ketua RT, bahwa ada banyak anak-anak luar Singkawang yang berkeliaran di Kota Singkawang ini. Kehadiran mereka kerap mengganggu ketertiban. Maka dari itu kita tertibkan mereka. Sebenarnya ada belasan orang, kita dapat empat orang. Sedangkan Ke Halaman 31 kolom 1

KETAPANG-Rapat konsultasi pimpinan DPRD membahas pergantian Ir Gusti Kamboja (GK) sebagai Ketua DPRD Ketapang kembali batal digelar. Belum diketahui penyebab dibatalkannya rapat konsultasi

Angkut 8 Karung Pasir SAMBAS – Warga Dusun Sebataan, Desa Sulung, Sejangkung, Fatimah (47) atau karib disapa Fat, tewas tenggelam di Sungai Kartiasa, kemarin (26/10) sekitar pukul 10.30. Fat tenggelam lantaran sampan yang digunakannya mengangkut pasir bocor. Fat mengangkut pasir bersama suaminya, Ahmad. Pasir tersebut hendak digunakan untuk membangun rumah. Ahmad selamat karena berhasil berenang ke pinggir sungai. “Saya juga rasanya tidak mampu mencapai pinggir sungai. Sudah berpikir pasti mati tadi,” tutur Ahmad. Diceritakan Ahmad, keduanya mengambil pasir di dekat mesin pompa di pinggir sungai. Pasir dikemas dalam delapan karung plastik. Masing-masing karung diperkirakan seberat 25 kilogram. Karung lantas dinaikkan ke sampan untuk dibawa pulang. Saat di tengah sungai, sampan yang digunakan bocor. Air sangat cepat masuk, dalam waktu singkat sampan tenggelam. “Kami sudah mulai mengayuh ingin pulang, setelah di tengah sungai baru ketahuan ada bocor di bagian belakang,” ungkapnya. Kedua suami istri ini panik. Ahmad dan Fatimah berupaya menyelamatkan diri dengan berenang ke bibir sungai. Sesampainya di pinggir, Ahmad melihat Fatimah tidak ada lagi. Dia tidak dapat menolong karena nyawanya sendiri nyaris tidak selamat. Ke Halaman 31 kolom 1

Tak Ada Bargaining Soal Raperda

Kemarin, (26/10), rencananya digelar rapat gabungan pimpinan DPRD, fraksi dan komisi, yang membahas bergantian ketua DPRD. Apakah akan memutuskan dilakukan pergantian dari GK ke Yasyir Ansyari sebagai Ketua DPRD Ketapang atau mengagendakan untuk kembali digelar dalam sidang paripurna. Yasyir Ansyari yang dihubungi terpisah membenarkan rapat

SINGKAWANG-Dua Raperda yang diajukan oleh Pemkot Singkawang ke DPRD Singkawang, ditunda pengesahannya menjadi perda, pada sidang paripurna, Selasa (26/10) di gedung dewan. Dua yang ditunda dan akan dibahas lagi nanti itu adalah Raperda Pembentukan dan Susunan Organisasi Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana daerah Kota Singkawang dan Raperda Pajak Daerah. Sedangkan Raperda Surat Izin Usaha Perdagangan dan Raperda Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Menara Bersama Telekomunikasi diterima menjadi Perda. Ketua Tjhai Chui Mie DPRD Singkawang Tjhai Chui Mie menegaskan ditundanya pengesahan dua raperda itu menjadi perda karena alasan waktu. “Kita tidak mau produk yang dibuat itu, tanpa memperhatikan kualitas. Kan nantinya agar benar-benar

Ke Halaman 31 kolom 1

Ke Halaman 31 kolom 1

ISTIMEWA

PUNK: Gaya punk remaja ibukota menular ke daerah.

Rapat Konsultasi DPRD Batal Bahas Pencopotan Kamboja

Sampan Bocor Fatimah Tewas

tersebut. Padahal, rapat konsultasi pimpinan DPRD ini sebagai tindaklanjut sidang paripurna pergantian GK yang sudah gagal dua kali, terakhir (22/10) lalu. “Sebenarnya hari ini akan digelar rapat konsultasi mengenai itu. Namun belum tahu apa sebab dibatalkan. Karena undangan pun belum ada diterima,” ungkap Wakil Ketua DPRD Ketapang Jamhuri Amir via ponselnya kemarin.

Ke Halaman 31 kolom 1

Melirik Objek Wisata yang Belum Tergarap di Singkawang

Seberangi Jembatan, Indahnya View Batu Burung Kekayaan potensi keindahan alam dan pariwisata Singkawang memang tak diragukan. Banyak tempat-tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi. Kendati penggarapannya belum maksimal. Misalnya lokasi wisata Batu Burung ini. M. Kusdharmadi, Singkawang

ODY/PONTIANAKPOST

ABATE: Beberapa remaja putri menuangkan bubuk abate anti DBD (Demam Berdarah Dengue) di tempat persediaan air di Pemangkat.

LANGIT membiru menyelimuti Siaw Sa Pa atau lebih dikenal dengan nama Teluk Mak Jantu. Cuaca tak begitu panas. Angin berhembus tak begitu kencang. Hawa dingin terasa memasuki kawasan ini. Di sini memang terdapat banyak objek wisata. Mungkin semua sudah tahu, ada Sinka Zoo, sebuah kebun binatang yang dihuni hewan-

ODY/PONTIANAKPOST

WISATA: Dermaga (jembatan) di kawasan Batu Burung. Asyik untuk memancing sekaligus menanti sunset.

hewan langka nan dilindungi. Begitu juga Sinka Island Park, terdapat pulau yang diakui Perserikatan Bangsa-bangsa sebagai Pulau Terkecil di Dunia yakni Pulau Simping. Bisa juga menikmati indahnya Rindu Alam. Lokasinya di ujung Teluk Mak Jantu. Namun, sekiranya ada sebuah tempat yang juga tak kalah menariknya. Satu kawasan Siaw Sa Pa juga. Di sini alam membentang begitu luas terlihat. Pulau-pulau kabupaten tetangga tampak hijau. Gunung tinggi menantang dapat dinikmati. Air biru yang tenang, banyak dihuni ikan-ikan yang kerap dipancing untuk dikonsumsi. Bebatuan tegak melawan hempasan ombak dikala angin bertiup kencang. Sebuah jembatan kayu membentang di atas air, siap mengantar menuju Batu Burung. Mencapainya tidak begitu sulit. Masuk ke Teluk Mak Jantu dari kawasan jalan Raya Sedau, Ke Halaman 31 kolom 1


Pinyuh - ngabang

26 Pilkades

Aristo Kades Amboyo ARSITO Jojon terpilih sebagai kepala desa amboyo inti periode 2010-2016 dengan mengantongi 1.654 suara dari 14 tempat pemungutan suara (TPS), unggul 142 suara atas Wahid Umbo yang mengantongi 1.512 suara. Pemilihan kades sendiri dilaksanakan pada Senin (25/10) bertempat di kantor desa amboyo inti Jalan raya Ngabang-Pontianak Km 6 Ngabang. Pemilihan berjalan dengan lancar dengan pengamanan anggota kepolisian. Pj. Kades amboyo inti, Asiur saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (26/10) mengatakan pelaksanaan pemilihan dilakukan mulai pukul 07.00 wib sampai dengan pukul 13.00 wib. Kemudian dilanjutkan dengan rapat pleno untuk penghitungan dan rekapitulasi suara pemilih. Dari hasil pemilihan tersebut, 3.166 suara sah dan 93 suara dinyatakan tidak sah, karena tidak sesuai dengan aturan pemilihan yang telah ditetapkan. Sampai dengan hasil ini diputuskan dengan diketahui oleh saksi dari kedua belah pihak, tidak ada masalah. Kedua pihak menerima hasil ini dengan lapang dada. Dikatakannya, tahap pertama sempat gagal karena hanya ada satu calon sekdes yang lolos dalam verifikasi, dengan demikian dilakukan pengulangan. Pada awalnya calonnya tiga orang, namun karena beberapa hal akhirnya satu calon mengundurkan diri, dan surat resminya sudah diterima oleh pihak panitia. “Langkah selanjutnya, tinggal diserahkan kepada kades terpilih dengan didampingi sekdes yang ada. Untuk pelantikan kades sendiri masih belum diketahui waktunya. Sementara waktu, jalannya pemerintahan desa dijalankan oleh sekdes yang juga sebagai Pj. Kades,” Jelasnya. (sgg)

Mawardi Kades Kuala Secapah KENDATI separuh jumlah pemilih yang semestinya memberikan hak suara abstain dalam pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kuala Secapah Mempawah Hilir, namun pesta demokrasi itu berlangsung sukses, tertib, aman dan lancar. Namun, dibalik keberhasilan itu tingkat partisipasi pemilih dinilai jauh dari harapan karena hanya 1. 383 suara sah. Dari 3. 287 pemilih, tercatat hanya 1. 904 pemilih yang menggunakan hak suaranya. Namun, angka pemilih yang diabwah separuh jumlah pemilih itulah, yang justru mengantarkan Maawardi Azis berhasil meraih 673 suara hingga dia ditetakan menjadi pemenangnya. Dari pemilihan yang dilaksanakan di lima Tempat Perhitungan Suara (TPS) di Desa Kuala Secapah, keempat kandidat Calon Kepala Desa (Cakades) saling kejar mengejar perolehan suara. Hasilnya, kandidat Cakades urutan satu, Iskandar memperoleh 304 suara, Zakaria 572 suara, Mawardi Azis 637 suara dan Mahdi 391 suara. “Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat tidak menggunakan hak suaranya. Diantaranya, banyak masyarakat pemilih yang tidak berada di tempat. Karena, bekerja di daerah luar seperti menjadi TKI dan lainnya,” kata Herman AP, Ketua Panitia Pilkades Kuala Secapah. (ham)

Pontianak Post

Rabu 27 Oktober 2010

3 Pelaku Curanmor Dibekuk Satu di Dor

DIBEKUK: Pelaku curanmor saat dimintai keterangan di Polres Mempawah.

HAMDAN/PONTIANAKPOST

Tak Mau Dicerai Gantung Diri NGABANG – Seorang pria, sebut saja Ali (45), warga Ngabang, Selasa (26/10) siang ditemukan tewas tergantung di pohon halaman belakang rumahnya. Ali ditemukan istrinya, dalam posisi berlutut dengan ikatan tali di leher tergantung di pohon dengan tinggi kurang lebih 3 meter. Menurut putrid almarhum, ayah enam orang anak tersebut sejak Sabtu malam tidak pernah kembali ke rumah hingga mayatnya ditemukan Selasa kemarin. Ia yang saat penemuan mayat ayahnya tersebut baru mengetahui kejadian ini ketika pulang sekolah dan mayat ayahnya sudah dibawa oleh jajaran Polres landak ke RSU Landak. Sang putrid mengaku tidak terlalu mengetahui permasalahan yang terjadi dalam rumah tangga kedua orang tuanya tersebut. Yang ia ketahui hanyalah, dalam waktu seminggu belakangan ini kedua orang tuanya tersebut sedang mengurus perceraian mereka. Keluarga almarhum lainnya mengatakan bahwa mereka merupakan pasangan baru yang menikah sekitar lima bulan lalu. Namun karena ada sedikit masalah keluarga, istrinya minta cerai. Sem-

SUGENG/PONTIANAKPOST

LOKASI: Korban bunuh diri sedang dievakuasi ke RSUD Landak, kemarin. (kanan) Lokasi ditemukan korban tergantung.

pat terjadi temu keluarga pada Sabtu (23/10) malam membicarakan masalah mereka. Namun pembicaraan belum selesai almarhum bergegas pergi tanpa diketahui tujuannya. “Sebelumnya dia ditinggal istri pertamanya dengan tiga orang anak. Kemudian menikah lagi dengan janda beranak tiga. Sehari-harinya, almarhum bekerja sebagai buruh,” ujarnya. Keluarga lainnya, mengungkapkan tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini. Keputusan mengakhiri hidup ini meninggalkan kesedihan yang dalam dari pihak keluarga yang sedang melakukan proses mediasi untuk hubungan rumah

tangganya. Sampai dengan berita ini ditulis, istri almarhum belum bisa ditemui karena masih dimintai keterangan oleh kepolisian di Polres Landak. Mayat korban sendiri langsung dibawa ke RSUD Landak untuk dilakukan visum untuk pengembangan pemeriksaan lebih lanjut. Belum ada pernyataan resmi dari kepolisian setempat yang menangani kasus ini. Dugaan kuat sementara yang berkembang dimasyarakat berdasarkan keterangan dari keluarga dan tetangga di lingkungan sekitar rumah almarhum hal ini dikarenakan depresi terhadap permintaan cerai dari istri almarhum sendiri. (sgg)

PINYUH- Tiga pelaku curanmor dibekuk petugas Polsek Pinyuh. Satu pelaku terpaksa ditembak, karena saatmenunjukkan lokasi penyembunyian sepeda motor yang diambil, berusaha kabur. “Malam itu juga, Kendati petugas (26/10) jam 02.30 WIB sudahmelepaskan tembakan, pelaku setelah menerima, nekad melarikan petugas langsung diri yang akhirnya berhasil dimenuju TKP. Kebetulumpuhkan dan lan toko Loay masih mengenai tangan buka. Petugas memkanan. Saat ini korban timah panas bawa mereka untuk yang sebagian badimintai keterangan. dannya dipenuhi Didepan penyi­dik, tattoo itu dirawat di bangsal RSUD Loay mengaku, yang Ru b i n i Me m mengambil motor pawah. Pencurian moadalah Aphin,” tor jenis Mio KB 2520 BI milik korAKPB. Sembiring ban Liu Suharto, Kapolsek Sui Pinyuh warga Gang Usaha II RT 003 RW 005 Kelurahan Sui Pinyuh. Malam itu, terang korban di depan penyidik, dia mampir di tempat Rudianto alias Loay yang juga dikenalnya sebagai penjual pulsa telepon. “Saya diminta datang oleh Loay, karena minta tolong membuat merek tempat usaha,” kata korban. Pada saat kerja itu, dia lupa kunci motornya tertinggal dirumah Loay. Selang beberapa saat datang tersangka utama Apin Sujadi alias Apin, 31 tahun warga Gang Usaha mau pinjam uang dengan Loay. Tapi tidak ada, dan oleh Loay, kunci motor milik korban yang tertinggal diberikan dan disuruh untuk membawanya. Melihat itu adalah peluang, Aphin menghubungi M, Basyir, 28 tahun, dan minta dia membawa motor KB 4197 BJ untuk menjemputnya. Karena Apin membawa motor curian untuk disembunyikan di jalan lingkar (ringroad) di semak-semak. Motor dikunci stang dan kuncinya disimpan digerbang masuk jalan Pendidikan, saat rumah Loay didatangi petugas setelah dilaporkan. MBasyiryangjugakaryawankoperasiitu,dikibuliAphin saat minta membawa motor. Dia bilang, temannya yang biasa dipanggil Aphin ada membawa sepeda motor dan Aphin bilang motor itu milik Apen dan Loay yang menyuruh untuk menjual motor tersebut. “Saat itu saya sedang tidur di rumah dan Aphin datang sendiri membawa motor itu ke rumah. Kemudian pergi dengan masing-masing pakai motor,” jelas yang Basyir membonceng Aphin setelah motor curian itu mereka sembunyikan. Kapolres Pontianak seperti dijelaskan AKPB. Sembiring Kapolsek Sui Pinyuh didampingi Ipda Prayitno Kanit Reskrim dikonfirmasikan membenarkan, ada tiga pelaku, yang terlibat dalam pencurian kendaraan bermotor. “Malam itu juga, (26/10) jam 02.30 WIB setelah menerima, petugas langsung menuju TKP. Kebetulan toko Loay masih buka. Petugas membawa mereka untuk dimintai keterangan. Didepan penyi­dik, Loay mengaku, yang mengambil motor adalah Aphin,” jelas Kapolsek. (ham)

Landak Kebagian Jatah 19 Orang CPNS Kementerian Agama

Pasang Iklan BIRO SINGKAWANG

(0562) 631912 08125713422

NGABANG – Kementerian Agama Kabupaten Landak mendapat 19 kuota dalam Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil diwilayah Kementerian Agama. Demikian disampaikan kakandepag Landak, Mudjazie Bermawie, Senin (25/10). Kemenag landak sebelumnya mengajukan kepada pusat berkaitan dengan kebutuhan pegawai dilingkungan kemenag landak sendiri. Ini untuk memudahkan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam

berbagai bidang pelayanan. Untuk formasinya sendiri kemudian ditentukan oleh pusat sesuai dengan pengajuan serta kebutuhan. Dan sesuai dengan data yang sampai kepada kemenag landak, 19 kuota yang disiapkan di kabupaten Landak untuk CPNS di lingkungan kemenag landak dengan berbagai formasi. Dari 19 kuota tersebut semuanya strata satu. Diantaranya S1 penata laporan keuangan 1 orang, Pranata komputer S1 akuntansi 1 orang, S1 untuk penyusunan bahan program dan evaluasi 1 orang, dan penyuluh agama Budha S1 juga 1 orang. Guru kelas PGMI/PGSD 2 orang, guru quran hadist, fiqih dan penjaskes masing-masing 2 orang. Untuk MTs

Negeri baru dibutuhkan 6 orang, terdiri dari guru Quran Hadist, Matematika, Ekonomi, Biologi, Bahasa Arab, dan Fisika. Sementara untuk Madrasah Aliyah Negeri (MAN) lama 1 orang dengan kualifikasi guru sejarah nasional dan umum. Pendaftaran CPNS sendiri telah dibuka pada 23 oktober yang lalu dan akan berakhir pada 3 Nopember 2010. Pendaftaran bisa langsung ke kantor kemenag landak maupun via online system. Dengan adanya penerimaan pegawai ini, ke depan pelayanan-pelayanan yang masih belum maksimal akan terus ditingkatkan. Karena pelayanan merupakan kewajiban sebagai abdi negara dan masyarakat. (sgg)


Pontianak Post

Rabu 27 Oktober 2010

RAKOR

Pendidikan Agama GUNA meningkatkan pemahaman tentang permasalahan pendidikan pada madrasah, Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang mengadakan kegiatan rapat koordinasi pengawas, tenaga pendidik dan kependidikan agama Islam. Kegiatan tersebut, dilaksanakan, pekan lalu di Villa Bukit Mas Singkawang. Demikian diungkapkan Kasi Mapenda/ Tos Kantor kementerian Agama Kota Singkawang, Azhari kepada Pontianak Post, kemarin. Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah, waka kurikulum, dan bagian tata usaha dari tingkat, TK, MI, MTs, MA, se Kota Singkawang. Kesempatan ini, Mahmudi, Kepala Kantor Kemenag Kota Singkawang mengatakan, salah satu faktor yang mempengaruhi efektif dan efesiensinya pencapaian fungsi dan tujuan pendidikan adalah peranan pengawas, tenaga pendidik dan kependidikan, maka dari itu perlu diadakan rapat koordinasi. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Singkawang, Edy R Yacoub yang memberikan gambaran umum tentang kondisi pendidikan di Indonesia dan Kota Singkawang pada khususnya. Lebih lanjut Azhari mengatakan, sebelum kegiatan rapat koordinasi dimulai, ada penyampaian orasi ilmiah pendidikan dari Prof Dr H Aunurrahman, M.Pd (Guru Besar FKIP Untan), yang berbicara mengenai inovasi pendidikan dan pembelajaran. (zrf)

RAPERDA

Waktu yang Mepet Wali Kota Singkawang Hasan Karman menjelaskan, ditundanya dua raperda itu juga karena waktu pembahasan yang mepet. Menurut dia, materi raperda pajak dari eksekutif sudah 99 persen selesai. “Kadang kepada SKPD ada tugas yang tidak bisa digantikan. Selain waktu yang ketat ini, juga karena ketidakhadiran SKPD tekhnis, sehingga ditunda pembahasannya,” ujarnya. Jalan keluar dari pihak eksekutif, menurut dia, ketika kepala SKPD tidak hadir, ada sekretaris yang bisa menggantikan, sehingga pembahasan bisa dilanjutkan. Menurut dia tertundanya raperda ini juga bukan karena masalah Naskah Akademik (NA). Menurut dia NA itu hanya usulan saja, dan harus dianggarkan lagi, sementara pemerintah mencoba melakukan efisiensi. “Orang-orang kita (eksekutif) juga ada yang berlatar belakang akademik, dan menguasai materi. Kalau naskah akademik, harus pakai konsultan lagi dan perguruan tinggi,” katanya. Kecuali kalau perda itu berat, tidak dikuasai materinya oleh eksekutif bisa menggunakan konsultan dan akademisi. “Ini perda umum. Kita juga bisa melihat dari seluruh Indonesia, untuk perbandingannya,” ungkapnya. Menurut dia, dengan tertundanya raperda pajak ini jelas memiliki pengaruh terhadap masalah pajak. “Hirarki peraturan perundang-undangan itu, ada peraturan pusat yang kalau nantinya kalau tidak ada juklak dan juknisnya susah. Tapi kita tetap ikut yang lama, dan tidak ada kevakuman,” tegasnya lagi. Untuk raperda yang diterima menjadi perda, lanjut Hasan, akan ditindaklanjuti dengan membuat perwako. Dia juga menegaskan, tidak ada bargaining tertentu. “Kalau bisa tidak ada bargaining. Jangan berspekulasi,” pungkasnya. (ody)

SINGKAWANG

27

Sediakan Mobil Penyemprot Debu Pelabuhan Sedau Dikeluhkan

MENJANJIKAN: Usaha budidaya ikan lele di pesisir Kalbar masih sangat menjanjikan. Termasuk di Bengkayang yang menggunakan sistem tambak. ZUL/PONTIANAKPOST

Jamkesda Tidak Pilih Kasih RSUD Pemangkat Bantah Isu PEMANGKAT–Beredarnya kabar layanan kesehatan gratis dari jamkesda di RSUD Pemangkat pilih kasih dibantah pihak rumah sakit. Dipastikan jamkesda khusus layanan kesehatan gratis kelas III tidak membeda-bedakan pasien. Humas RSUD Pemangkat, Beny Nugraha mengatakan, isu yang beredar di masyarakat tersebut tidak benar. Dia meminta masyarakat tidak memercayainya. “Tidak ada pilih kasih dalam pelayanan gratis kelas III. Semua masyarakat berhak mendapatkannya,” ujarnya. Dikatakannya, siapapun asal termasuk warga Kabupaten Sambas berhak mendapatkan layanan

kesehatan gratis kelas III. Tidak ada pembedaan latar belakang mendapatkan jamkesda tersebut. “Jamkesda merupakan program Pemkab Sambas untuk masyarakatnya. Kami sebagai rumah sakit tidak berhak membedakan pasien,” katanya. Beny mendengar ada keluhan masyarakat kalau layanan jamkesda tersebut pilih kasih. Pelayanan hanya diperuntukan untuk kalangan tertentu. Dia mengimbau masyarakat tidak terpancing dengan isu tersebut. “Masyarakat harus cerdas, tidak percaya begitu saja dengan isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” tuturnya. Intinya, lanjut Beny, jamkesda diperuntukan masyarakat yang tidak tertampung dalam jamkesmas. Seluruh masyarakat berhak mendapatkannya dengan fasilitas yang sudah ditentukan. “Fasilitasnya telah

ditentukan oleh Pemkab Sambas. Kami hanya menjalani,” paparnya. Syarat mendapatkan jamkesda tersebut hanya dengan melengkapi administrasi kependudukan seperti KTP dan kartu keluarga. Selain itu, pasien juga harus mengantongi rujukan dari puskesmas di mana dia berdomisili. “Justru syarat tersebut kita permudah. Banyak pasien yang langsung dilayani di kelas III tanpa membawa syarat. Syaratnya dapat menyusul,” tegasnya. Kepada masyarakat yang bingung dan ingin mengetahui lebih jelas tentang program ini, diharapkan langsung menghubungi pihak rumah sakit. Hal itu, menurut Beny, lebih baik dari pada hanya mendengar kabar sepihak. “Datang ke rumah sakit lebih jelas. Kalau hanya dengar kabar burung membuat resah sendiri,” ucapnya.(hen)

SINGKAWANG – Pembangunan Pelabuhan Sedau, di Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, menimbulkan debu dan lumpur yang dinikmati pengguna jalan dan masyarakat sekitar. “Saya datang dari Pontianak, sekali masuk jalan yang setelah Sinka Island itu, kok banyak debu. Katanya kota wisata, kok berdebu ya,” sindir Putra, seorang pengendara sepeda motor, kepada Pontianak Post di Singkawang, Senin (25/10). Anggota DPRD Kota Singkawang, Reni Asmara Dewi menegaskan, siapapun yang mengerjakan pekerjaan pembangunan Pelabuhan Sedau itu, mesti memperhatikan dampak yang dirasakan oleh masyarakat. “Maka dari itu, kita meminta pengusaha menyediakan mobil semprot. Jangan sampai pembangunan itu berdampak terhadap kesehatan masyarakat,” ujar Reni kepada Pontianak Post, Senin (25/10) di gedung DPRD Singkawang. Dia mengharapkan, dengan mobil semprot nantinya, dalam sehari tiga kali dilakukan penyemprotan jalan yang berdebu itu. “Janganuntungnyasajayang dipikirkan, tapi masyarakat menanggung akibatnya. Siapkan mobil semprot, dan satu hari lakukan tiga kali penyemprotan,” tegasnya. Menurut dia, hal ini mesti secepatnya dilakukan oleh pihak terkait. Agar, masyarakat yang melintasi jalan itu, tidak menghirup udara yang tak segar. Bahkan, dapat menyebabkan gangguan

pada pernafasan manusia. “Nanti kalau sudah sakit, pemerintah juga yang menanggungnya. Banyak lagi uang yang harus disediakan untuk menambah kuota di Jamkesda. Kan ujung-ujungnya duit daerah lagi yang terpakai. Lebih baik itu, lakukan pencegahan,” terangnya. Politisi perempuan Partai Golkar Singkawang ini mengakui paham, bahwa munculnya debu dan lumpur itu karena dampak dari suatu pembangunan. “Tapi, mestinya kalau bisa diantisipasi, kan lebih bagus,” ungkap Een, biasa ia disapa. Dia mengatakan, jika panas, maka akan semakin banyak debu-debu yang beterbangan di kawasan itu. Sedangkan jika hujan, kata Een berlumpur. “Kalau tidak disiram dan dibiarkan lama-lama, debu atau lumpur itu akan mengeras di jalanan. Sehingga nanti kalau hujan menjadi licin,” kata Een. Setiap hari, Een melintasi kawasan itu untuk menjalankan aktivitasnya sebagai wakil rakyat di Gedung DPRD Singkawang. Setiap hari juga, ia harus menikmati debu dan lumpur di jalan itu. “Anak saya juga hampir jatuh ketika lewat jalan itu, karena jalannya licin akibat lumpur dan debu,” kata Een. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang Ahyadi meminta masyarakat mengerti dan bersabar, karena hal itu tidak akan lama. “Itukan resiko dari pembangunan. Masyarakat harus mengertilah, waktunya pun tidak juga lama,” kata Ahyadi, kepada Pontianak Post, kemarin (25/10) di Singkawang. (ody)

Sukses Bisnis, Kesehatan, Pendidikan dan Proteksi Workshop Turbo Hipnotis APAKAH anda ingin menguasai hipnotis dalam waktu cepat dan mendapat garansi dijamin langsung bisa praktek hipnotis ? Solusinya bisa anda dapatkan dengan mengikuti Workshop Turbo Hipnotis: belajar hipnotis instant super cepat. Workshop mengajarkan rahasia menghipnotis cepat dengan latihan praktek yang banyak. Instruktur Turbo Hipnotis adalah Dipl. Ing. Awie Suwandi, MCH, seorang experienced Trainer, Hypnossis Coach & Hypnotherapist, lulusan Diplom Ingenieur in Berlin, Germany. Manfaat workshop: Sesudah workshop semua peserta sudah menguasai beragam teknik induksi dan mampu menghipnotis dengan super cepat serta memili-

ki level keterampilan yang sudah diatas rata rata. Secara otomatis sudah mampu melakukan permainan seperti yang di TV untuk “ice breaking” dan untuk meningkatkan “kharisma” dalam pergaulan. Jika pada awalnya, aplikasi Hypnosis hanya digu nakan untuk menyembuhkan penyakit psikosomatis, yaitu penyakit yang ditimbulkan oleh pikiran. Saat ini, karena hypnosis sangat efektif digunakan untuk HIPNOTIS: Hipnotis bermanfaat juga memunculkan peruba- kesehatan dan lainnya. han tingkah laku positif dengan cepat pada level bawah (hypno-teaching), bisnis dan usasadar (subconscious mind), seka- ha (hypno-selling), untuk terapi rang hypnosis semakin banyak pribadi (self hypnosis), dan bandigunakan dalam bidang aplikasi yak lagi termasuk dalam dunia lain seperti dalam kepemimpinan intertainment. (hypno-leadership), kesehatan Workshop ini juga cocok bagi (hypno-clinic), pelangsing tubuh anda yang memiliki tingkat sug(hypno slimming), pendidikan estibilitas tinggi (orang orang yang

mudah dihipnotis), orang yang memiliki resiko ting­gi seperti teller bank, customer service, pegawai toko, dan karyawan yang banyak berhubungan dengan orang banyak (me­nangkal hipnotis), juga cocok bagi siapa saja yang ingin menggali & mengembangkan potensi diri, para eksekutif & manager (stress management), salesperson (untuk motivasi dan disiplin diri), ISTIMEWA dll. untuk Dapatkan bonus menarik seharga 4 juta lebih sebagai materi referensi anda dirumah, terdiri dari: 1. DVD Pelajaran “Stage Hypnosis” 2. Ebook Basic Hypnosis for Beginners 3. Koleksi 30 Teknik Induksi & Deepening 4. Koleksi 26 teknik melakukan Tes Sugestibilitas. Dapatkan juga bonus tambahan lain yang unik, yaitu: Bonus teknik

menghipnotis “Non Verbal” (hipnotis tanpa ucapkan sepatah katapun). Bonus teknik deepening dan emerging, juga secara “Non Verbal”. Bonus 2 teknik melakukan “Waking Hypnosis” (Menghipnotis suyet tanpa ditidurkan terlebih dahulu). Ditambah bonus teknik hypnotic seal yang bisa diaktifkan sendiri untuk melindungi diri dari pengaruh hipnotis yang tidak dikehendaki. Workshop dilaksanakan di 2 kota: Hotel Mahkota Singkawang (06 Nov 2010) dan Hotel Mercure Pontianak (07 Nov 2010). Pendaftaran melalui TranzWorks Institute Jl. Dr. Wahidin Gg Adyaksa No. 7 Pontianak. Info. 0857 5078 6622 atau 0852 4502 2277. Garansi sampai mahir!!! Jika masih belum mahir. Anda boleh mengulang terus berkali kali sampai mahir hanya dengan membayar bea ganti konsumsi saja. (ody/ser)


SAMBAS

28

Pontianak Post

Rabu 27 Oktober 2010

Ket San Gugat Kapolri Jaksa Agung BAHAYA: Pengendara sepeda motor membawa barang berupa BBM secara berlebihan dapat membahayakan diri dan orang lain..

TERIGAS

Diskusi Sumpah Pemuda Komite Nasional Pemuda Indonesia bekerja sama dengan Politeknik Terpikat Sambas akan menggelar diskusi dalam menyambut hari Sumpah Pemuda. Ketua KNPI Sambas Anwari, kemarin, mengatakan kegiatan ini dalam membangun karakter kepemudaan. “Selama ini, pemuda banyak dinilai melakukan hal negatif dibandingkan positif. Kami berusaha menepis hal itu dengan sebuah diskusi yang nanti hasil pemikiran pemuda diserahkan ke legislatif dan eksekutif untuk ditindaklanjuti,” katanya. Anwari Ia menyebutkan tema yang diangkat yakni mempertegas karakter pemuda sebagai upaya revitalisasi komitmen kebangsaan dalam membangun identitas bangsa. Dikatakannya, diskusi ini dalam menyatukan persepsi pemuda dalam pembangunan daerah. (riq)

TILIK

Tinjau Pembangunan Desa Memasuki masa akhir jabatan, Bupati Sambas Burhanuddin AR, kemarin, mengunjungi Desa Sagu, Kecamatan Galing. Pria yang akrab disapa Pak De ini berkunjung untuk meninjau pembangunan desa. “Kami ingin melihat pengerjaan proyek irigasi pelebaran drainase sungai kecil Aur ke Sungai Besar Sagu. Tentu saja, program pembangunan ini memberikan hasil yang baik bagi desa,” katanya. Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas saran maupun masukan mengenai program pembangunan desa. Dikatakannya, seluruh warga jangan patah semangat dalam membangun desa bila hanya sedikit program yang masuk. “ Ka m i t e l a h berusaha membuat program peningkatan mutu pendidikan, kesehatan, ekonomi dan agama.(riq)

Thoriq/Pontianak Pos

Wanita Stress Melahirkan di Parit SAMBAS – Wanita stress di Desa Kubangga, yang melahirkan dalam parit, sempat menghebohkan warga, Senin (25/10) sore. Sebut saja Bunga (20)-bukan nama asli, ditemukan Latifah bersama keponakannya Ardiansyah, di parit Gang Usaha yang berukuran tiga meter. Latifah kemarin yang ditemui Pontianak di Desa Sulung mengatakan kronologis penemuan Bunga ketika ingin pulang dari semak belukar bersama dua keponakannya. “Saya bersama dua keponakan pulang dari mengambil kayu dalam hutan. Dalam perjalanan menemukan sesuatu yang aneh di parit,” ceritanya. Senin sore sedang hujan deras, sebut dia, ketika melihat sepintas dalam parit ada benda timbul seperti kayu. Dikatakannya, karena ada keganjilan yang membuat curiga sehingga terus didekati.

“Kami kemudian mendekati barang yang timbul itu. Setelah mendekat, kami melihat telapak kaki timbul ke permukaan,” ungkap Latifah. Wanita setengah baya ini bersama keponakan memberanikan diri masuk ke dalam parit. Latifah meyakini kalau yang didalam parit adal a h ma nu s i a d i k a re na k a n melihat telapak kaki Bunga. “Saya bersama Ardiansyah membalikkan barang dalam parit tersebut. Sebab Bunga saat ditemukan pada posisi telungkup atau wajah ke air,” tuturnya. Ardiansyah menambahkan sewaktu akan mengangkat Bunga ke permukaan bibinya terkejut. Tanpa disadari bahwa ada bayi yang belum putus tali pusar berdekatan wanita stress tersebut. “Bibi mengira kalau yang diangkat dari air adalah ular. Ternyata setelah dibawa ke

atas ternyata bayi,” paparnya. Pemuda ini mengatakan bibinya kemudian memberikan pertolongan pertama ke bayi. Yakni, sebut dia, dengan menyedot lumpur atau air dari bagian hidung dan menutupi bayi perempuan pakai kain yang dibawa saat mengambil kayu di hutan. “Kami kemudian bergegas ke rumah warga terdekat dengan lokasi penemuan Bunga. Karena bayi itu masih bernyawa saat diselamatkan. Setelah itu kami tidak tahu kondisinya. Kami mendapat kabar terakhir Selasa (26/10) pagi, bahwa bayi bunga meninggal dunia,” ungkap Ardiansyah. Kedua orang ini menyayangkan bayi itu tidak dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. “Kami hanya bisa menyelamatkan tahap awal, selanjutnya ada keluarga yang mengurus,” kata Ardiansyah dan Latifah. (riq)

SAMBAS – Ket San (21), warga Kecamatan Pemangkat, menggugat Kepala Polisi Republik Indonesia dan Jaksa Agung. Karena terkait putusan bebas murni kasus narkoba dari Mahkamah Agung terhadapnya. Pria ini menggugat dua lembaga penegak hukum secara materi Rp 381 juta dan imaterial Rp1 miliar serta pemulihan nama baik. Par iaman Siagian dan Arry Sakurianto, penasihat hukum Ket San, kemarin, mengatakan bahwa kliennya ini menggugat polisi dan jaksa karena merasa telah dirugikan. Ia menyebutkan Ket San menjadi tertuduh dalam kasus kepemilikan psikotropika pada Juli 2009. “Klien kami ini kemud ia n d i ta ha n o leh p o li si dan jaksa dengan total 424 hari. Penahanan itu sejak 21 Juni 2009 sampai 19 Agustus 2010,” katanya. Ia menjelaskan berdasarkan putusan Mahkamah Agung No. 1513 K/Pid. Sus/2010 tertanggal 27 Juli 2010 menyatakan Ket San tidak terbukti bersalah melakukan perbuatan yang didakwakan dalam semua dakwaan. Selanjutnya, ungkap dia, MA meminta pemulihan nama baik dan membebaskan Ket San. “ Ka re na m e ra s a t e l a h dirugikan atas penahanan yang berakibat terjadinya kerugian materi dan imaterial, maka klien kami meng-

gugat Kapolri dan Jaksa Agung. Kami telah mendaftarkan gugatan itu ke Pengadilan Negeri Sambas dengan nomor regestrasi pendaftaran No.08/PDT/G/2010/ PN.SBS tertanggal 26 Oktober 2010,” jelas Siagian. Alasan menggugat imaterial, kata Siagian, yakni polisi dan jaksa melakukan penahanan dengan cara memaksa menjalani hukuman terlebih dulu padahal penggugat tidak bersalah. Dikatakannya, ada perampasan kemerdekaan yang menghilangkan hak kebebasan penggugat dan tidak mungkin dipulihkan kembali. “Sedangkan gugatan material yakni klien kami kehilangan pendapatan selama berdagang babi selama penahanan. Mudah-mudahan gugatan ini dapat memberikan rasa keadilan kepada klien kami,” tutur Siagian. Arry menambahkan gugatan ini baru pertama kali di Pengadilan Negeri Sambas. Bahkan, kata dia, kemungkinan di Indonesia gugatan ini juga yang pertama dilakukan setelah ada putusan bebas dari Mahkamah Agung. “Kemungkinan besar, kasus yang sama akan kami ajukan lagi ke PN Sambas. Karena ada dua lagi kasus bebas dari putusan MA yang belum sempat kami daftarkan gugatan ganti ruginya,” kata Arry. (riq)

Pertanyakan Panwas, Indikasi Pemilukada Molor Menguat SAMBAS – Indikasi Pemilihan Umum Kepala Daerah Sambas 2011 molor makin menguat. Anggota DPRD Sambas M Chandra, kemarin, mengatakan berdasarkan analisisnya hal ini dapat terjadi ketika panitia pengawas pemilukada belum terbentuk. “Pembentukan panwas pemilukada seharusnya satu bulan sebelum tahapan dimulai. Sekarang sejumlah tahapan s u d a h d i l a ku k a n k o m i s i pemilihan umum,” katanya. Ia menyebutkan gonjang-

ganjing persoalan perekrutan anggota panwas pemilukada sudah ada sejak tahun lalu. Dikatakannya, sempat ada keinginan panwas pilpres menjadi panwas pemilukada. “Bahkan Bawaslu mengusulkan agar masalah rekrutmen Panwas pemilukada dimasukkan dalam perppu. Bawaslu mengusulkan agar Panwas pilpres bisa langsung menjadi Panwas pemilukada dengan alasan menghadapi beberapa kendala jika melakukan rekrutmen Panwas

pemilukada sampai ke tingkat kabupaten/kota yang jumlah ratusan,” ungkap legislator PBB ini. Chandra mengemukakan tidak mungkin KPU meneruskan pelaksanaan tahapan bila panwas pemilukada belum terbentuk. Tegasnya, KPU pasti takut, sebab apa yang mereka kerjakan menjadi objek sengketa. “Sebab pelaksanaan pemilu yang diharapkan yakni langsung, umum, bebas, rahasia dan adil. Sekarang saja tidak ada pengawasan tahapan yang

dilaksanakan KPU,” ujarnya. Kasi Poldanhal Kantor Kesbanglinmaspol Sambas Jalil mengatakan pemerintah daerah telah menyurati Bawaslu untuk proses perekrutan Panwas Pemilukada. Ia menyebutkan hingga sekarang belum ada balasan surat. “Kami sebenarnya sudah menyiapkan segala sesuatu untuk pembentukan panwas. Memang seharusnya Agustus 2010 sudah terbentuk lembaga pengawas tersebut,” jelasnya. Disinggung apakah pelak-

sanaan pemilukada molor, Jalil merasa optimis hal itu tidak terjadi. “Kemungkinan besar waktu pencoblosan saja bergeser. Bukan molor dalam arti keseluruhan.” Jalil mengungkapkan telah melakukan koordinasi dengan Kesbanglinmaspol Kalbar terkait persoalan perekrutan panwas pemilukada. “Rencana kami 7 November ini akan ke Bawaslu. Pemkab Sambas mendukung semua proses dalam menyukseskan pemilukada,” katanya. (riq)


Pontianak Post

KETAPANG

Rabu 27 Oktober 2010

29

UMK 2011 Rp 866 Ribu

POTRET

Ketua Harus Berani Walaupun pemilihan Ketua Kadin Ketapang ditunda sampai batas yang tak ditentukan, sebagai masyarakat,MuhaiyanSiddiqberharapagar semuakandidat punya terobosan dan berani membangun sistem yang baik. Menurutnya Kadin merupakan Organisasi yang sudah mapan dan cukup bergengsi keberadaanya. “Sebagaimana diketahui bahwa Kadin hadir satu-satunya wadah Organisasi bagi Pengusaha yang dilahirkan sejak jaman Orde Baru, untuk mengakomudasi disegala bidang sektor usaha, tanpa memandang kecil besarnya bentuk usaha yang dilakukan,” kata Presedium Lekkas Bangda (Lembaga Kajian Strategis Pembangunan daerah), kemarin. Ia menerangkan sejak jaman Reformasi lah i r maka o rgan isa si yang sama  bermunculan seperti Ardin,Kadin Indonesia,Ardindo dan lain-lain. Munculnya organisasi ini, lantaran Muhaiyan Siddiq Kadin bukan merupakan suatu wadah tunggal lagi seiring dengan diperbolehkannya aturan Undang-undang yang mengaturnya. ”Bagi kawan-kawan yang turut berkompetisi di Forum Musda Kadin, siapapun ia yang terpilih diharapkan supaya dapat membangun sistem yang lebih baik, jangan sampai ada penilaian unsur pengurus Kadin Ketapang hanya didominasi kalangan Konstruksi yang bergerak bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah saja”,tutur salah satu Wakil Direktur Perusahaan yang tergabung dalam Kadin. Muhaiyan menilai, ruang lingkup Kadin sangat luas dan global dalam dunia usaha, baik secara ekonomi Mikro maupun Makro. Sedangkan dalam pergerakan ekonomi sosialnya Kadin punya andil  dan bersama-sama pemerintah turut serta dalam mengentaskan kemiskinan, membuka peluang tenaga kerja dan menanggulangi bentuk pengangguran. Sementara kalau hanya mengharapkan dan hanya mengurus diusaha pengadaan barang/jasa pemerintah saja,dan  disektor lain  tidak mendapat perhatian. Maka Kadin ketapang bisa dikatakan hanya sebagai stempel. Belum lagi, setiap ada tender  pengadaan barang/jasa pemerintah yang diutamakan adalah unsur pengurus  semata, yang memperolehnya, tanpa dimenej dengan baik sehingga kesempatan yang sama dalam berusaha terabaikan. Ia menilai ini semestinya dicerna bagi kabinet Kadin Ketapang kedepan. Muhaiyan yakin apabila Sistem yang baik dibangun maka hasilnya juga akan menjadi lebih baik. Akan tetapi kalau sistemnya buruk maka organisasi tersebut mengalami keburukan. (ndi)

Andi/pontianakpost

SIDANG DEWAN: Walaupun sempat diskor sebanyak dua kali, namun akhirnya Nota Keuangan RAPBD 2011 disampaikan Wakil Bupati 2010 dilaksanakan dengan dihadiri 22 anggota DPRD Ketapang.

Paripurna Pun Nyaris Tertunda Sidang Anggaran Diskor 2 Kali KETAPANG—Jika paripurna usulan peresmian pemberhentian ketua DPRD Ketapang pada Rabu (20/10) maupun Jumat (22/10), tertunda akibat tak mencapai quorum dua per tiga anggota DPRD. Maka, Paripurna penyampaian pidato Bupati Ketapang atas nota keuangan dan Raperda tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Ketapang tahun 2011 nyaris tak terlaksana. Pasalnya, paripurna penyampaian nota keuangan yang diagendakan pukul 09.00 WIB terpaksa dua kali diskor pimpinan Sidang DPRD Ketapang yang diketuai Ir.H.Gusti KambojaMHdanBudiMateusS.Pd. Skor pertama dilakukan selama satu jam. Namun, jumlah anggota DPRD Ketapang yang hadir belum juga sampai setengah plus satu dari 39 anggota DPRD Ketapang.

Akhirnya skor kedua diterapkan, dan sekitar pukul 11.00 WIB, Ketua DPRD Ketapang, Ir.Gusti Kamboja MH didampingi Budi Mateus S.Pd membuka persidangan dan menyatakan bahwa rapat paripurna penyampaian nota keuangan sudah memenuhi syarat yang ditetapkan tata tertib DPRD maupun PP nomor 16 tahun 2010. Dimana juml;ah anggota DPRD yang hadir sebanyak 22 anggota dari 39 anggota DPRD Ketapang (1 anggota DPRD dalam proses PAW). Wakil Bupati Ketapang, Boyman Harun SH penyampaian pidato Bupati Ketapang atas nota keuangan dan Raperda tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Ketapang tahun 2011. Estimasi biaya pembangunan Ketapang tahun 2011 diprediksi tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana, RAPBD diestimasikan sekitar Rp 700 miliar, dengan PAD Ketapang

sebesar Rp 38 miliar. Dengan penyampaian pidato keuangan tersebut, selanjutnya akan mulai dibahas rencana APBD Ketapang, antara pihak DPRD dan Pemkab Ketapang. “Paripurna penyampaian pidato nota keuangan sudah sesuai dengan tata tertib DPRD dan PP nomor 16 tahun 2010, harus melewati batas setengah dari jumlah anggota DPRD, Paripurna ini hanya penyampaian jadi cukup setengah plus satu, lain dengan penetapan atau persetujuan harus mencapai 2/3 dari jumlah anggota DPRD,” kata H.Ir.Gusti Kamboja MH, Ketua DPRD Ketapang. Dengan dilakukannya penyampaian pidato keuangan tersebut, maka waktu-waktu mendatang akan dimulai pembahasan anggaran ditingkat DPRD. Menurut Ir H Gusti Kamboja MH, penetapan RAPBD 2011 rencananya akan dilakukan pada tanggal 30 November 2010. (ndi)

KETAPANG—Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Ketapang menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar Rp 866 ribu. Pada tahun 201o, UMK ditetapkan sebesar Rp 796 ribu. Menaikan upah minimum kabupaten itu sempat berlangsung alot. Pertemuan yang dimulai pukul 09.00 WIB di Aula Disnakertrans Kabupaten Ketapang, akhirnya pukul 13.00 WIB baru menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK). Setelah UMK ditetapkan dengan berita acara nomor 04/DPK/Ktp/2010, maka pada Hari Jumat (29/10) akan dijadwalkan pembahasan upah minimum sektoral kabupaten (UMSK). Dengan dibacakannya UMK untuk tahun 2010 tersebut, maka UMK tersebut berlaku untuk kabupaten Ketapang, dan selanjutnya akan diusulkan ke Gubernur Kalbar untuk pengesahannya. Menurut Nasdiansyah SE, wakil Ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Ketapang, bahwa dari berbagai survey yang dilakukan, diketahui bahwa kebutuhan hidup layak (KHL) tahun 2010 adalah seebsar Rp 1.268.693. KHL adalah kebutuhan hidup layak pekerja lajang . Angka tersebut berdasarkan hasil survey dewan pengupahan kabupaten di sembilan kecamatan dibagi 3 zona. Menetapkan angka minimum upah yang harus dibayarkan kepada pekerja dalam satu bulan itu sesuai dengan standar Upah minimum propinsi Kalbar. Dimana UMP tahun 2011 adalah sebesar Rp 825 ribu. Untuk UMK harus lebih tinggi minimal 5 persen dari UMP. Hal tersebut sesuai juga Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, nomor Kep-226/Men/2000 tentang perubahan pasal 1, pasal 3, pasal 4,

pasal 8, pasal 11 pasal 20, dan pasal 21 Peraturan Menteri tenaga Kerja nomor 01/Men.1999 tentang upah minimum. Penetapan UMK tersebut akhirnya cukup a lot, dari pihak asosiasi pengusaha meminta agar kenaikan hanya 6 persen, demikian juga pihak asosiasi pekerja, pemerintah, Kadin dan lain-lain. Berbagai Usulan kenaikan itu beravariasi mulai dari 6 persen, 9 persen, 10 persen, 12 persen, bahkan 15 persen. Argumen batas kenaikan beragam dibahas. Saiful Bahri, dari asosiasi pekerja meminta agar rata-rata kenaikan sekitar 10 persen. Bahkan, dari serikat pekerja yang lain juga menginginkan kenaikan upah diatas 12 persen. Afeng Afandi mewakili Apindo meminta agar kenaikan hanya tetap 6 persen. Utusan dari kadin yang diminta pendapatnya mempercayakan sepenuhnya kepada dewan pengupahan. Setelah dibahas a lot, akhirnya disepakati UMK Ketapang sebesar Rp 866 ribu. Rasmidi, pengurus Dewan pengupahan Kabupaten Ketapang menilai angka Rp 866 ribu sebenarnya masih rendah. Walaupun demikian ia menilai masih dianggap layak. Sebab, jika dibagi 25 hari kerja, maka rata-rata hanya sekitar Rp 30 ribu per hari. Karena itu, tidak mungkin pengusaha di semua sector tidak bisa memberi upah Rp 30 ribu per hari. “Ibarat berdagang kita tawarkan Rp 1000, namun setelah ditawar-tawar harganya Rp 900, sebagai tawar kita terima saja,” kata Afeng Afandi.Perwakilan pemerintah daerah meminta agar UMK ini benar-benar disoalisasikan. Jangan sampai UMK sudah ditetapkan, ternyata pengusaha masih ada yang tidak menerapkannya. (ndi)

Daftar Tunggu PLN 4000 Pelanggan KETAPANG –Program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan pada 27 Oktober (hari ini,red), Ketapang mendapat jatah sebanyak seribu pelanggan. Pemasangan itu sudah dilakukan, dan hari ini akan diresmikan. Dengan adanya penambahan seribu pelanggan tersebut, maka total pelanggan di Ketapang sekitar 54.900 pelanggan. Walaupun sudah diakomodir pelanggan sebanyak seribu sambungan baru, namun daftar tunggu masih mencapai sekitar 4.000 calon pelanggan. “Sampai kapan baru bisa dilakukan pemasangan, daftar tunggu ini masih belum bisa dipastikan,”

kata Sahat Simanjuntak, Manager Cabang PT (Persero) PLN Ketapang didampingi manajemen PLN Ketapang, kemarin. Terkait dengan seribu sambungan baru PLN Ketapag dalam Program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan,ia mengakui akan ada sebab akibat. Sebab, saat ini daya kelistrikan Ketapang dan Kayong Utara masih mengalami deficit sekitar 500 KW. Dengan adanya tambahan mesin sewa baru yang sedang dirakit (Diprediksi Nopember 2010) dioperasikan, maka ada penambahan 3.000 Kilo watt. Jika pelaksanaan sudah dilakukan, maka akan dike-

tahui terdapat kemamopuan sekitar 2.500 kilo Watt. Adanya program 1000 pelanggan baru diprediksi akan disalurkan 1.000 kilo watt. Maka kondisi kelistrikan Ketapang ada sisa sekitar 1.500 kilowatt. Namun sehubungan dengan adanya pemeliharaan menyeluruh (Over houl) mesin terbesar Ketapang yang berkekuatan 2.200 Kilo Watt, maka kondisi kelistrikan Ketapang tetap mengalami deficit sebesar 700 kilo watt. Kondisi kelistrikan Ketapang baru tahap aman, seandainya mesin sewa kekuatan 3 MW (3.000 KW) sudah berfungsi pada Nopember 2010

dan pemeliharaan menyeluruh mesin PLN sudah selesai. “Pengaruh adanya program sejuta sambungan itu jelas ada, tapi kita mesti lihat dari sisi positipnya, walaupun deficit nanti ini akan terus kita evaluasi,” ujar Sahat Simanjuntak. Sebab akibat dari kondisi kelistrikan yang masih deficit itu, maka masyarakat jangan terkejut seandainya masih dilakukan pemadaman bergilir. Sebab, kondisi kelistrikan Ketapang baru benar-benar aman, seandainya penambahan mesin 3.000 KW sudah berfungsi, dan pemeliharaan sudah

tuntas. Demikian juga dengan PLTU sudah beroperasi. Adanya program sejuta sambungan, dan Ketapang mendapat jatah 1.000 sambungan tersebut, kreterianya adalah bebas over load TL. Sudah diverifikasi tim survey. Digrid dari system PLN Ketapang, artinya disupply dari mesin pembangkit sukaharja. Bukan isolated. Diutamakan untuk social, pemeringtah dan rumah tangga. Tegangan yang diberikan antara 450 VA-900 VA, dan yang diover spanning. Over spanning maksudnya listrik yang dialirkan dari satu rumah tangga ke rumah tang-

ga lain, dimana masih tercatat pada meteran. “Dengan mengutamakan yang dalam Over spanning artinya, selama ini dayanya sudah terpakai, dengan memasang pada rumah tangga yang dialirkan tersebut berarti tidak menambah daya yang banyak,” ujarnya. Ia membenarkan selama ini sebenarnya sejak 1 Juni 2010 sudah ada kesepakatan untuk tidak ada pemadaman. Namun, kondisi kelistrikan saat ini kenyataannya harus diakui. Ini akan terus dievaluasi. Sahat menilai dengan kondisi sekarang, justru memberikan dampak positip mereka

harus berusaha semaksimal mungkin menuntaskan kondisi kelistrikan yang didefisit. Ia mengibaratkan, jika seseorang dikejar anjing, justru larinya akan menjadi cepat. Dalam hari listrik nasional ke 65, sekaligus diluncurkannya program sejuta sambungan pelanggan, maka akan dilakukan apel di PLN. Program ini melibatkan seluruh pegawai PLN, maka setelah apel, petugas akan segera meluncur ke beberapa titik sambungan baru, pengisian berita acara. Bahkan, rencananya sambungan baru itu nanti akan diresmikan Bupati Ketapang. (ndi)


KAYONG UTARA

30

Pontianak Post

POTRET

Gulirkan KB Bukan Untuk Membatasi

Awasi Pembangunan Anggota DPD-RI, Erma Suryani Ranik, mengaku terus mengawasi pembangunan di Kabupaten Ketapang terutama soal infrastruktur jalan yang saat ini dibangun pihak propinsi. “Untukdiketapangpembangunanjalanolehprovinsi sesuai koridor yang ada. Namun soal kualitas jalannya yang harus dilihat kembali. Kita dari DPD melakukan pengawasan serius soal ini,” ungkapnya belum lama ini Selain itu, ia juga meminta agar kualitas jalan jangan sampai hanya asal jadi. Pasalnya jalan merupakan faktor utama bagi mobilitas masyarakat dan pembangunan daerah. Anggota DPD-RI asal kabupaten Ketapang itu juga mengaku pada Maret 2010 ia sempat turun langsung ke Kecamatan Sungai Laur. “Di Laur jalan yang dibangun baik. Tapi kualitas jalan ini kita ukur melalui waktu. Kalau jalan yang baru tiga tahun yang rusak berarti ada yang salah. Seharusnya taat dengan RAP. Kalau memang aspalnya 60 persen jangan dibuat 40 persen,” jelasnya. Selaku anggota DPD-RI, ia juga mengaku saat pihaknya tengah berusaha untuk memperbesar alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk daerah. Hal itu, kata dia untuk percepatan pembangunan di daerah sendiri. Ia mengaku dua hal yang diinginkan DPD-RI, pertama transfer ke daerah lebih banyak, kedua dalam tahuun ini serius meminta dana bagi hasil perkebunan sawit itu masuk dalam revisi undang-undang nomor 33 tahun 2004 tentang perkebunan sawit. Selain itu, DPD RI saat ini mengawal serius supaya alokasi dana khusus dari APBN untuk daerah perbatasan. Soalnya lima kabupaten dari 14 Kabupaten/ Kota di Kalbar adalah perbatasan dan 70 persennya masih tertinggal. “Selama ini dananya tersebar, kementerian PU ada, Dinkes ada, pendidikan ada. Kita maunya itu di full kan dan dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan. Itu usulan saya,” tandasnya. (har)

ALE-ALE

DPRD Tak Berhak ADANYA pemberitaan yang berjudul “Dprd Ancam Cabut Izin Usaha Perusahaan Sawit”, (Pontianak Post, 24/10), ditanggapi oleh YP Laway, anggota AMAN Kalbar. Menurut Pemuka Masyarakat yang berdomisili di sandai, bahwa hal tersebut bisa dilakujkan jika pihak perusahaan tidak mau bekerjasama dengan pemerintah. Demikian juga seandainya malah menambah beban masyarakat. “Kalau DPRD komitment, saya setuju, beberapa tahun lalu saha ada 83 perusahaan sawit yang diajukan Sementara yang diizinkan Bupati Ketapang saya tidak tahu,” kata YP Laway. Sikap setujui dari pribadi YP laway itu, karena ia menilai perkebunan penyebab kerusakan hutan terparah dfi Kabupaten Ketapang. Tapi apakah komitment dari anggota DPRD itu benar, YP laway belum yakin. Sebab, ia menilai anggota DPRD saja punya kaplingan sawit. Sementara itu, Umar Mansur dari Ketapang Coruption Watch (KCW), menyayangkan anggota DPRD Ketapang akan mencabut izin perusahaan sawit jika tak kerjasama dengan pemerintah. Menurut Umar, DPRD tak mempunyai hak eksekutor. Mereka hanya memiliki hak legislative, budgeting dan control. “Yang benar, semestinya DPRD memanggil Bupati untuk merekomendasikan pencautan izin perusahaan sawit, kalau dewan mencabut izin bagaimana caranya,” kata Umar Mansur.(ndi)

Rabu 27 Oktober 2010

Supaya Lebih Fokus Tingkatkan Kualitas Humas foto

BERDIALOG: Bupati Kayong Utara Hildi Hamid, saat berbincang dengan warga Tanjung Satai Kecamatan PMK, mengenai kehidupan berkualitas melalui program KB.

Hutan Berkurang Biang Banjir KETAPANG--Aktivis pemuda yang tergabung dalam Kelompok Pecinta Alam (KPA) Khatulistiwa Ketapang, mendesak agar Pemkab. Ketapang segera melakukan langkah nyata dalam mengatasi kerusakan hutan dan lingkungan hidup secara nyata. Sebagaimana disampaikan oleh Zainudin, Wakil Ketua KPA Ketapang, bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu tidak berdiri sendiri namun ada kaitannya dengan perilaku dalam pengelolaan alam dan ekosistemnya. “ Bencana banjir besar yang terjadi di kecamatan perhuluan (Laur, Hulu Sungai, Sandai, Tayap, Muara Pawan) dan kecamatan pesisir (Benua Kayong dan MHS) bukan semata-mata bencana alam biasa, namun ini merupakan imbas dari perilaku pengelolaan lingkungan hidup yang tidak bertangungjawab. Tutupan hutan

semakin berkurang karena kebakaran hutan, illegal logging dan konversi lahan untuk perkebunan kelapa sawit,” ujar Zainuddin Menurutnya diperlukan upaya sistematis melalui penghijauan dan reboisasi untuk memulihkan kembali fungsi strategis lahanlahan terbuka dan kritis. Tidak kalah penting, tentu saja pelibatan masyarakat secara aktif untuk ikut serta dalam program penyelamatan lingkungan hidup di sekitar mereka. Budaya menanam pohon hendaknya harus terus ditumbuhkembangkan sehingga pemanfaatan sumberdaya alam dapat seimbang dengan pelestariannya. KPA Khatulistiwa Ketapang juga mendesak Pemkab Ketapang melakukan langkah konkrit di lapangan. Salah satunya adalah meninjau kembali perizinan perkebunan pada lahan-

lahan gambut dan areal hutan yang mempunyai fungsi startegis dalam pengaturan tata air dan iklim mikro. ”Perkebunan sawit, dimanamana menimbulkan pertentangan dan konflik baik secara horizontal (masyarakat) maupun vertikal (pemerintah, aparat). Pertambahan penduduk, meningkatnya kebutuhan kayu/bahan bangunan, minimnya lahan sawah atau kebun serta marginalnya masyarakat di dalam dan sekitar perkebunan akan menjadi bom waktu konflik yang berkepanjangan antara masyarakat dengan pemilik modal,” papar Dani Isyuliadi dari LSM K3 Ketapang Perkebunan kelapa sawit yang berinvestasi di Ketapang telah menyebabkan berkurangnya luasan hutan. Tidak itu saja, banyak masyarakat di dalam dan sekitar hutan yang menjual kebun dan tembawangnya. (har)

KAYONG UTARA-Penerapan program Keluarga Berencana, kata Hildi Hamid, Bupati Kayong Utara, bukan berarti membatasi tingkat kelahiran. “Tetapi hal ini agar pihak keluarga lebih fokus dalam memperhatikan tingkat kualitas keluarga terutama anak-anak,” ujarnya ketika berkunjung, belum lama ini. Sedangkan bagi ibu-ibu, ungkap Hildi, mesti sudah harus menjaga kesehatan anakanaknya mulai dari kandungan. Karenanya dianjurkan kepada warganya agar melaksanakan program KB dengan tujuan untuk meningkatkan derajat hidup agar sejahtera. “Memang investasi dibidang sumber daya manusia itu mahal dan memakan waktu cukup lama. Maka untuk mendukung meningkatnya kualitas SDM di Kayong Utara, Pemerintah Daerah telah menyediakan fasilitas penunjangnya,” papar Bupati. Kemudian, mengenai kebijakan-kebijakan Pemerintah Daerah, jelas Hildi, tak akan ada manfaatnya bila masyarakat melihat hal ini hanya sebuah

keinginan namun bukan dengan suatu kebutuhan. Sedangkan yang dibutuhkan Pemerintah Daerah yakni berupa kesadaran dari masyarakat untuk membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan. Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah telah berupaya menyediakan fasilitas yang lebih mendekatkan kepada masyarakat. Contohnya melalui Puskesmas, Puskesdes, Postu dan fasilitas-fasilitas umum lainnya. “Sebaliknya, ini akan berhasil bilamana adanya kunjungan dari masyarakat yang memang benar-benar memanfaatkan fasilitas-fasilitas tersebut untuk kepentingan hidup sehat,” tandasnya. Jadi, imbuh Hildi, sangat disayangkan jika Pemerintah Daerah telah mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk tersedianya fasilitas tersebut namun tidak ada partisipasi dari masyarakat. Oleh karena itu, kaitannya dengan program Keluarga Berencana sebagaimana yang dianjurkan pemerintah in,i diharapkan bisa menciptakan bentuk kehidupan keluarga yang layak, berkualitas dan sejahtera. (tas/hms)

Kadin Akomodir PKL Jadi Anggota KETAPANG-Anggota kamar dagang dan industri (Kadin) saat ini tak lagi didominasi oleh para kontraktor. Pedangan pasar bahkan pedangan kaki lima (PKL) pun dapat menjadi anggota Kadin. Hal itu ditegaskan ketua Kadin Ketapang, H Abdulbad A Rani. “Kalau duluu 70 persen anggota Kadin dikuasai para Kontraktor. Sekarang kita akumodir anggotanya hingga ke pedagang pedagang pasar ,pedagang kaki lima,UKM dan Koperasi Melalui usaha usha Kecil me-

nengah dan koperasi diharapkan mampu menyerap tenaga kerja,” ungkapnya baru-baru ini Dikatakannya sebagai mitra kerja Pemerintah, Kadin Ketapang ikut bersama sama mengawal kebijakan pemerintah Kabupaten.Terutama dalam memperbaiki dan meningkatkan ekonomi yang pada akhirnya bermuara kepada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ketapang. “Kita Bangga dengan welcomenya pemerintah kabu-

paten Ketapang yang sekarang. Hingga saat ini hubungan keduanya sudah membaur,” ujarnya. Sementara itu Ketua umum Kadin Propinsi Kalbar, Santyoso Tio, SH, MH memuji Kadin Kabupaten Ketapang sebagai salah satu yang terbaik dalam pembinaan anggota. Dikatakannya kemajuan tersebut tak terlepas dari peran serta Ketua Kadin berikut pengurusnya. “Untuk itu pembinaan ke seluruh anggota ini harus terus dilakukan, terutama

oleh Ketua dan Pengurus Kadin yang baru. Kekompakan sesama pengurus dan anggota harus dijaga,” katanya.. Ketua dan pengurus Kadin Ketapang yang baru nantinya agar bekerja eksis dan menjalin kemitraan dengan Pemerintah sehingga tercipta kebijakan yang sinergis.Karena pemerintah juga memerlukan pemikiran pemikiran dari Kadin. “ Te r m a s u k d a l a m h a l mengembangkan dunia usaha dan menerobos peluang pe-

luang pasar yang ada. Kadin harus mampu menjalin hubungan baik dengan pemerintah dan mampu menerobos epeluang usaha yang ada,” harapnya. Sementara itu Wakil Bupati Ketapang Boyman Harun SH, menilai Kadin Ketapang telah mampu bermitra dengan pemerintah Kabupaten Ketapang. Kebijakan kadin juga dinilainya sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mensejahterakan masyarakat. (har)


Pontianak Post

aneka

Rabu 27 Oktober 2010

31

Sampan Bocor Fatimah Tewas Sambungan dari halaman 32

“Jarak antara saya dan istri tidak jauh, tapi air sangat

deras. Sampai di pinggir saya lihat istri sudah tidak ada,”

lirihnya. Ahmad langsung memberi-

mikirkan lagi masa depan mereka. Pada prinsipnya mereka hanya untuk bersenangsenang. “Komunikasi dengan keluarganya juga sudah lama tidak dibina,” katanya. Selain itu Sat Pol PP juga menemukan berkas yang dijadikan alasan para kawanan pemuda ini, untuk meminta sumbangan. “Setelah kita cek, ternyata tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya. Para pemuda itu, kemudianmembuatsuratpernyataan dan diberikan arahan oleh Sat Pol PP Singkawang, untuk tidak mengulangi perbuatannya berkunjung tanpa tujuan yang jelas. Dan mereka juga sudah dipulangkan ke daerah asalnya. “Kita mendukung Singkawang sebagai kota pariwisata, makanya jangan sampai ada kesan kumuh dan tidak tertib,” katanya.

Kasat Pol PP mengimbau kepada masyarakat, tokoh masyarakat, instansi lintas sektoral, ketua RT, agar bisa bersama-sama membina generasi muda. “Ini tidak boleh dibiarkan, karena bagaimanapun juga kita harus membina anakanak muda kita yang potensial,” ujar Karyadi. Dalam kesempatan kemarin, Sat Pol PP juga memonitor pelajarpelajar bolos yang main di warung internet (warnet) pada jam sekolah. Hasilnya? “Alhamdulillah sudah bagus, tidak ada yang bolos. Ini berkat peran Diknas Singkawang yang memberikan imbauan kepada pihak sekolah, dan Dishubkominfo yang memberikan imbauan ke warnet untuk tidak menerima pelajar bermain pada jam sekolah,” tutupnya. (ody)

san perguruan tinggi di dunia kerja lebih banyak. Disisi lain, Santyoso menilai perlunya dukungan pemerintah untuk menciptakan suasana kondusif untuk dunia usaha. Tidak hanya dari segi keamanan berinvestasi, tapi juga infrastruktur yang mendukung. Sebab, infrastruktur tidak mendukung akan mengakibatkan biaya tinggi. “Kalau sudah demikian, maka produk yang dihasilkan di daerah kita ini tidak mampu bersaing di pasaran,” tegasnya. Menurut dia, sinkornisasi dunia pendidikan, perusahaan, dan pemerintah sangat diperlukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat suatu daerah. Pemerintah

menyediakan infrastruktur memadai untuk investor. Dunia pendidikan menciptakan lulusan dengan kualifikasi yang dibutuhkan dunia usaha atau perusahaan. “Dengan mendapatkan pekerjaan atau berusaha sendiri, masyarakat daerah menjadi lebih mandiri. Perputaran uang di daerah itu pun meningkat, yang juga menyumbang pendapatan asli daerah,” ujarnya. Disamping itu, selain meninjau Politeknik Pangeran Iranata Ketapang, Santyoso bersama pengurus Kadin Kalbar dan kabupeten/kota menyempatkan diri mengunjungi pelabuhan laut swasta di Wilayah Sukarja, Ketapang. (abu)

dari pria itu. “Jangan sampai perempuan kita dibodohi di negeri orang. Mak comblang juga harus meningkatkan moralitasnya jangan hanya karena imbalan memaksakan kehendak. Teman-teman yang mengurus surat menyurat pun diharapkan tidak mengunakan cara illegal untuk memproses paspor mereka,” jelas Harso.

Ia menekankan, jangan sampai perempuan etnis Tionghoa di sini dilecehkan orang lain. Harso mengakui dirinya pribadi khawatir dengan gaya perkawinan Siti Nurbaya. “Meski keluarga memiliki andil, tapi jangan sampai terkesan kita menggadaikan anak sendiri,” pungkasnya. (ing*)

galakkan anggota orange yang dimiliki, jadi personil dilapangan sudah bersih-bersih setiap hari Jumat,” jelasnya. Ia menambahkan, tahun 2011 mendatang Pemerintah Kabupaten Landak menargetkan Adipura. Untuk mendapatkan adipura tersebut, perlu kekompakkan dari semua pihak termasuk SKPD yang ada di Landak. Ia juga menegaskan

komitmen kepada pemkab agar kantor kebersihan dan pertamanan ini statusnya bisa naik menjadi dinas. Sedangkan menanggapi cuaca yang berkabut asap, dia pun mengajak agar mayarakat tidak membakar sembarangan. Karena, kalau kabut asap kian tebal, maka seluruhnya bakal terkena imbasnya. (sgg)

san tidak punya biaya untuk melakukan lomba. Karena itu, mengapa tidak minta sumbangan saja dari sekolah atau orang tua murid. Misalnya, satu peserta biayanya Rp 50 ribu. “Pasti kami bantu, sekali lagi kami tegaskan, kalah atau menang dalam lomba sudah

kami anggap biasa. Tapi kalau caranya seperti ini kan kurang bagus. Dari awal juga sudah tidak ada teknikal meeting sehingga peserta yang ikut samar-samar seperti apa lomba yang akan dilakukan panitia,” ucapnya. (ndi)

Empat Pria Punk Diamankan Sambungan dari halaman 25

yang lainnya kabur,” kata Kepala Sat Pol PP Singkawang, Karyadi kepada Pontianak Post kemarin (26/10). Tim yang dipimpin oleh Kasi Ops dan Pembinaan Sat Pol PP Singkawang, Usman BS itu menyisir kawasan Jalan Diponegoro, Bambang Ismoyo, Hermansyah, Tsjafioeddin, serta beberapa kawasan lainnya, yang dilaporkan masyarakat, menjadi tempat nongkrongnya para pemuda ini. “Mereka ini biasanya konsentrasi di Jalan Diponegoro, dan biasanya anak-anak sekolah pun takut karena mereka ini tak jarang berbaring terlentang di jalanan. Pejalan kaki juga kerap resah,” kata Karyadi. Setelah diamankan empat pemuda ini digiring ke markas Sat Pol PP Kota Sing-

kawang. Berdasarkan pengakuan mereka, kata Karyadi, para pemuda ini mengaku berasal dari Sanggau Kapuas. Dari tiga orang itu, hanya satu saja yang memiliki identitas. “Sudah tidak ada identitas, mereka juga tak punya uang sepeserpun. Tidurnya pun seenak mereka,” kata Karyadi. Menurut Karyadi, selain keberadaan para pemuda ini mengganggu anak-anak yang berangkat sekolah, Sat Pol PP Singkawang, juga berupaya meredam agar terjadi hal-hal yang tak diinginkan. “Ketika ditanya mereka tidak tahu mau apa di Singkawang. Yang penting tujuannya hanya happy-happy dan jalan-jalan saja. Mereka ini sudah beberapa hari di Singkawang,” terangnya. Menurut Karyadi, para pemuda ini mengaku tidak me-

Politeknik Jawab Persoalan SDM Sambungan dari halaman 25

Rani yang juga ketua Kadinda Ketapang. Ditambahkan Santyoso, keberadaan Politeknik akan mampu menciptakan tenaga yang terampil siap pakai. Dengan demikian, kata dia, begitu mereka (mahasiswa Politeknik, Red) bekerja di perusahaan, maka kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga akan mampu menaikkan daya saing perusahaan. “Saya katakan demikian, karena apa yang dipelajari mereka di Politeknik disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan dunia usaha. Apalagi, pak Dulbad (ketua Yayasan Politiknik Pangeran Iranata, Red) bahwa Poli-

teknik Ketapang melakukan kerjasama dengan berbagai perusahaan. Baik itu sektor perkebunan maupun pertambangan,” ungkap Santyoso sembari mengatakan, “Apalagi saya dengar mahasiswa tidak mampu mendapat beasiswa dari perusahaan untuk berkuliah. Ini sangat bagus sekali, dan Kadin selaku wadah yang menaungi perusahaan sangat mendukung langkah tersebut,” katanya. Lebih jauh disampaikannya, keberadaan lulusan perguruan tinggi harus disesuaikan dengan permintaan perusahaan. Artinya, harus ada kesesuaian antara bidang lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan pasar dunia kerja. Sehingga, serapan lulu-

Soal Kawin Kontrak Sambungan dari halaman 25

langsung ke Taiwan untuk melihat kondisi nyata dari pria yang akan dinikahinya. “Secara tidak langsung perkawinan ini mendekatkan kita dengan negara luar seperti Taiwan. Bukannya malah sebelumnya pernah ada rencana jalur penerbangan langsung Taiwan-

Pontianak, mengingat banyak orang Singkawang di Taiwan,” katanya. Meski memiliki sisi positif, Harso tetap mengingatkan agar perempuan tionghoa yang ingin memiliki suami pria Taiwan, tidak menelan mentah-mentah perkataan mak comblang tentang pria itu. Mereka harus mencari tahu sendiri keadaan sebenarnya

Ajak Hidup Bersih Sambungan dari halaman 25

Pontianak Post. Penanggungjawab titik pantau kebersihan ini mesti bertanggungjawab atas kerjanya. Baik disekolah SD, SMP, dan SMA. Terutama lingkungan pendidikan dan kesehatan. Lebih lanjut ia mengatakan, Kabupaten Landak saat ini dalam hal kebersihan berada

diperingkat kedua untuk kategori kota kecil, peringkat pertama diambil alih oleh Kabupaten Sintang. Sedangkan untuk kategori kota sedang, Kabupaten Landak berada diperingkat keempat dibawah Kota Singkawang diposisi pertama, Kota Pontianak diposisi kedua, dan Kabupaten Sintang diposisi ketiga. “Sekarang ini sedang di-

Capek Menunggu Sambungan dari halaman 25

sampai pukul 12.30 WIB,” ujar Waswandi. Ia menuturkan jika dalam lomba hadiahnya adalah Sapi, atau lomba harapan kerbau sampai malam pun tidak apaapa. Tetapi lomba itu diikuti

anak-anak TK dan SD. Kalah atau menang itu sudah biasa. Ia menyebutkan sudah puluhan tahun membawa anak-anak lomba. Tapi belum pernah menerima seperti itu. Apalagi peserta digabung antara TK, SD dan SMA. Akibatnya, pelaksana terke-

Rapat Konsultasi DPRD Batal Sambungan dari halaman 25

konsultasi pimpinan DPRD batal digelar. Pihaknya juga tidak menerima undangan rapat pimpinan DPRD. “Semua ada di tangan pimpinan rapat. Apakah akan dilakukan pergantian ketua DPRD atau kembali dijadwalkan sidang paripurna,” katanya. Yasyir menegaskan pergantian GK sebagai ketua DPRD adalah amanah undang-undang. Hal tersebut, kata dia, tak perlu

dipertentangkan karena dasar hukumnyajelas.Iapuntakingin berprasangka buruk terhadap kawan-kawan sesama DPRD Ketapang. Bagaimanapun, jatah ketua DPRD Ketapang adalah milik Golkar sebagai partai yang meraih perolehan suara terbanyak dalam Pemilu legislatif yang lalu. Oleh sebab itu, lanjut Yasyir, semua kawan-kawan di DPRD sudah mengerti akan hal tersebut. “Pergantian GK tak bisa dihindari dan hanya menunggu

waktu saja. Soal jegal menjegal agartidakdilakukanpergantian ketua, saya tak berpikir sejauh itu. Lagi pula kawan-kawan di DPRD makin lama “makin pintar.” Jadi lama-kelamaan juga ikut,” ungkapnya. Yasyir sendiri mengaku tidak ingin persoalan ini terus berlarut. Karena ada akibat dari proses ini apabila berkepanjangan. Taruhannya, kata dia, agenda-agenda besar DPRD juga ikut terganggu. Seperti dalam waktu dekat adanya pemba-

hasan APBD 2011, sementara untuk hari ini (24/10) telah digelar rapat penyampaian nota keuangan APBD 2011 oleh Bupati Ketapang. “Saya yakin mereka akan berpikir rasional, karena pertaruhannya program-program pembangunan masyarakat kedepannya. Buat apa mereka mempertahankan orang yang “manfaatnya” sudah selesai untuk mereka. Ngerti kan maksud saya?” kata Yasyir. (har)

Seberangi Jembatan, Indahnya View Batu Burung Sambungan dari halaman 25

sebelum Sinka Island Park. Ada sebuah tulisan yang menunjukkan lokasi Batu Burung. Jalannya, persis bersebelahan dengan rumah penduduk setempat. Memang jalannya belum mulus. Masih berbatu. Tidak ada aspal. Cukup terjal. Namun, setelah separuh jalan, terlihatlah pantai nan luas, sebuah jembatan menuju Batu Burung tersebut. Ada sebuah tempat penyimpanan sepeda motor. Beberapa warung kecil, sudah tidak beroperasi lagi,

kala itu. Tampak betonisasi di sana. Bebatuan lain terlihat berendam dalam air asin. Sunset, juga bisa dinikmati di sini. Belum lagi, banyak masyarakat yang memancing di atas jembatan. Menuju ke Batu Burung, melintasi jembatan kurang lebih 50 meter. Namun, jembatannya sudah bergoyang. Bagi yang sudah biasa, tentunya tak masalah. Namun, bagi yang baru melintasinya sedikit deg-degan. “Saya kan tidak pandai berenang, kalau roboh gimana,” kata Fidia (19) seorang pen-

gunjung kepada Pontianak Post. Banyak warga kala itu, duduk bersantai di Batu Burung. Ada juga yang memancing di sekelilingnya. Tidak licin, dan asyik untuk duduk bersantai menikmati hembusan angin dan pemandangan nan eksotis. “Di sini banyak ikan kutang,” kata warga yang kebetulan saat itu mancing dan mendapat ikan kutang tersebut. Teluk Mak Jantuh, terletak di sebelah selatan Kota Singkawang. Atau kurang lebih delapan kilometer, sebelum memasuki kota ini. Dari pinggir jalan

raya Pontianak - Singkawang berjarak tiga kilometer. Lokasi ini juga kerap dijadikan objek gambar fotografer. Siang itu, seorang warga Singkawang, Ino, tengah membawa tiga rekannya, dari Bandung ke lokasi Batu Burung itu. Salah satunya, asyik memoto dua orang model perempuan. Batu Burung ini sekiranya masih membutuhkan. Sentuhan tangan-tangan dingin untuk pengembangan. Sehingga bisa menjadi salah satu tujuan wisata para wisatawan baik Kalbar maupun luar daerah bahkan mancanegara. (**)

tahu warga meminta bantu mencari Fatimah. Berjam-jam penduduk berupaya menemukan ibu dua anak itu. Akhirnya membuahkan hasil, jenazahnya ditemukan sore, kemarin. Sebelum ditemukan, warga dan keluarga berkumpul di kediaman Ahmad. Sebagian besar perempuan, sedang-

kan warga laki-laki turun ke sungai. Putra Sulung Ahmad dan Fatimah, Guntur terlihat terpukul. Dengan wajah polosnya dia mencoba tersenyum kepada keluarga dan tamu yang datang. “Mudah-mudah ibu cepat ditemukan,” ungkapnya polos. Kepala Pos SAR Sintete,

Yulius Cahyono mengatakan, jenazah Fatimah ditemukan penduduk tidak jauh dari lokasi tenggelam, sekitar 20 meter. Pencarian dilakukan dengan pengait yang ditarik menggunakan tali. “Masyarakat yang menemukannya, Fatimah sudah tidak bernyawa lagi,” ucapnya. (hen/riq)

Tak Ada Bargaining Soal Raperda Sambungan dari halaman 32

bisa direalisasikan. Ada empat perda yang masuk kemarin. Ini kan membutuhkan ketelitian karena tidak boleh sembarangan. Ini tertunda karena waktu yang tidak cukup,” kata Chui Mie, Selasa (26/10) usai memimpin sidang paripurna. Ia menegaskan, pembahasan raperda itu dijadwalkan 4-11 November 2010. Chui Mie mengaku juga mendapatkan laporan dari pansus yang membahas raperda, bahwa eksekutif yang berkompeten saat jadwal pembahasan atau SKPD yang bersangkutan tidak. Ini juga menyebabkan ditundanya

dua raperda itu karena belum rampung dibahas. “Kita minta kepada dinas yang ditunjuk untuk membahas bahas raperda ini, benarbenar dapat menggunakan waktu. Kalau tidak bisa datang, tolong konfirmasi kita buat jadwal tambahan mungkin bisa malam hari. Nantinya kita komunikasikan, boleh juga kita minta majukan tanggalnya. Itu kan nanti bisa diatur. Karena yang kita lakukan untuk kepentingan masyarakat ramai,” tegas perempuan anggun ini. “Kalau pun tidak, bisa menghadirkan yang mempunyai kapabilitas, mengetahui apa yang akan dibahas dan

bisa mengambil kebijakan. Kalau mengutus orang yang tidak tahu, percuma,” tambahnya. Chui Mie menegaskan, tidak ada bargaining tertentu atas tertundanya dua raperda ini. “Tidak ada bargaining, ini benar-benar karena faktor waktu yang tidak cukup,” tegasnya. Untuk dua raperda yang sudah diterima, Chui Mie mengharapkan, sesuai aturan maka setelah selesai dikembalikan lagi ke eksekutif. “Kita harapkan segera ditindaklanjuti, misalnya buat Perwako,” imbuh perempuan kelahiran Singkawang 27 Februari 1972 tersebut. (ody)

Bupati Tak Hadir, Pembahasan PT BAM Ditunda Sambungan dari halaman 32

Urbanus, memandang soal pentingnya dilakukan pertemuan khusus antara pimpinan fraksi, pimpinan dewan dengan bupati, dan dia sependapat jika pertemuan itu ditunda. Apalagi rekomendasi Pansus PT BAM di DPRD Sanggau beberapa waktu lalu, ditujukan kepada Bupati Sanggau. Sementara itu Adiung, berpendapat supaya melihat sifat undangan untuk menghadiri pertemuan tersebut, apakah ditujukan kepada bupati atau kepala SKPD, sama persis dengan pendapat Salipus Sali. Justru pendapat berbeda disampaikan oleh Fransiskus Ason SP, bahwa dia akan sependapat jika rapat dilanjutkan,

karena tidak ingin persoalan ini berlarut-larut. “Nanti hasil pertemuan itu tetap disampaikan kepada Bupati Sanggau dan diputuskan melalui paripurna,” kata Ason yang juga ketua Partai Golkar Sanggau ini. Selanjutnya, pimpinan sidang mengatakan, bahwa voting terbuka telah dilakukan dan hanya dua anggota DPRD Sanggau yang setuju jika dilanjutkan, sisanya sependapat jika rapat ditunda untuk sementara waktu hingga dilakukan penjadwalan ulang. Sebelum pertemuan singkat itu ditutup, Asisten II Hj Jamilah sempat menyampaikan beberapa hal, khususnya alasan ketidakhadiran Bupati Sanggau karena harus menghadiri undangan Gubernur

Kalbar. Sementara itu Wakil Bupati Sanggau tidak dapat hadir, karena harus menghadiri rapat pemutakhiran data tindak lanjut hasil pemeriksaan inspektorat. Demikian pula dengan Sekda, juga sedang ada acara Diklatpim di Sanggau Permai. Jamilah juga merasa penting untuk melurusakan perihal anggapan dan tindak lanjut eksekutif terhadap hasil Pansus PT BAM. Bahwa, Bupati Sanggau sejatinya sudah menyampaikan tanggapannya belum lama ini atau tepat sebulan. Namun karena ada beberapa hal, maka Bupati Sanggau belum bisa meningkatkan ijin PT BAM dari eksplorasi menjadi eksploitasi.(nto)

Infrastruktur Hadang PLB Badau Sambungan dari halaman 32

depan negara kita ini,” ungkapnya. Terkait langkah yang diambil Pemda untuk pembukaan PLB Badau, Agus menjelaskan, bahwa sebagai Pemerintah

Daerah terus menyuarakan hal tersebut ke Pemerintah Provinsi bahkan langsung ke Pemerintah Pusat. “Tentunya kita terus memperjuangkan pembukaan PLB Badau, dalam hal ini Pemerintah Pusat harus mempriori-

taskan faktor pendukung yaitu infrastruktur jalan, yang mesti ditangani secara serius. Sebab, memang faktor penghambat utama pembukaan PLB Badau saat ini yaitu jalan Lintas Utara yang rusak parah,” tandasnya. (tya)

Penyelesaian Adat Sambungan dari halaman 32

karenanya harus ditindak tegas sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku di dalam masyarakat adat. Selanjutnya, dengan dilaksanakan upacara adat tersebut, maka telah ditegaskan kepada seluruh lapisan masyarakat, agar tetap senantiasa proaktif menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban dalam masyarakat, sehingga tercipta suasana yang kondusif dengan menjunjung tinggi norma-norma

dan kaidah hukum yang berlaku dalam masyarakat adat dengan prinsif dan semboyan, “Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. “Berita acara tersebut dibuat dengan sebenar-benarnya, sebagai pegangan bagi semua pihak agar dapat hidup berdampingan secara damai, aman, rukun, dan harmonis dalam menjalankan aktivitasnya masing-masing,” demikian berita acara yang ditandatangani oleh Benediktus Sofyan dan Dionus Haryono tersebut. Kemudian dijelaskan oleh

Benediktus Sofyan yang juga Ketua FKPM (Forum Kemitraan Polisi-Masyarakat) Tayan Hulu dan juga anggota DPRD Sanggau dari PDI Perjuangan tersebut, bahwa turut hadir pada kesempatan itu adalah Muspika Tayan Hulu, pengurus DAD, para tetua adat, kepala desa, kepala dusun hingga Ketua RT, tokoh masyarakat, dan keluarga besar Endelilah Siahaan. “Jumlah yang hadir saat itu diperkirakan sekitar 200an orang dan upacara adat berlangsung dengan lancar,” ujarnya.(nto)

Segera Audit ADD Bermasalah Sambungan dari halaman 32

Ia mengatakan, saat ini inpspektorat kabupaten memiliki 21 orang tenaga pemeriksa bersertifikat terdiri dari tujuh orang auditor reguler, tujuh orang auditor kasus dan tujuh orang auditor SKPD. “Memang jumlah ini masih kurang dibanding jumlah outbreak (objek audit, Red) yang ada di Sintang,” jelasnya. Salah satu upaya untuk menambah jumlah auditor, menurut Jannah, adalah dengan mengikutsertakan petugas lapangan pemeriksa untuk inpassing (penyetaraan) menjadi auditor penuh. “Tentunya melalui proses tes dan diantara 21 orang itu sudah ada yang melalui proses inpassing karena berdasarkan aturan, yang boleh melakukan audit adalah auditor yang bersertifikat. Jadi tenaga lapangan

ini harus ikut inpassing, dan dinyatakan lulus baru bisa memeriksa,” paparnya. Menurut dia, selain mengikutsertakan tenaga pemeriksa lapangan untuk ikut inpassing, juga setiap tahun kebutuhan pengadaan tenaga auditor tetap dimasukkan dalam formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). “Saat ini kita sudah ada enam orang pegawai baru yang siap untuk mengikuti diklat auditor,” ujarnya. Ia mengatakan paling tidak untuk tahun 2010, Inspektorat Kabupaten Sintang memiliki 31 orang tenaga auditor mengingat outbreak di Sintang yang mencapai 815 unit terdiri dari SKPD, kecamatan, kelurahan, desa, puskesmas dan sekolah. “Tentu tidak mungkin kita memeriksa semua outbreak itu dalam satu tahun, paling tidak dengan 31 orang siklus-

nya bisa tiga tahun, jadi tiap tahun 1/3 atau 270 outbreak bisa diperiksa,” ucapnya. Jannah menjelaskan, selain audit khusus yang memang harus segera ditindaklanjuti seperti ada laporan dari masyarakat atau perintah dari bupati atas laporan masyarakat atau ketika ada mutasi, siklus tiga tahunan untuk mengaudit seluruh outbreak di Sintang masih dalam batas toleransi. “Karena, kalau didasarkan kebutuhan ril agar tiap tahun semuanya bisa diaudit maka kita butuh 96 orang auditor,” ujarnya. Jumlah auditor yang sudah cukup juga menurutnya harus diimbangi dengan pendanaan yang memadai. “Selain audit dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten, biasanya dari inpektorat provinsi juga turut membantu melakukan audit di SKPD kabupaten,” imbuhnya. (mus)

Tergantung Moral Kontraktor Sambungan dari halaman 32

akan menyalahi perjanjian kontrak dan akan merugikan negara, masyarakat serta dirinya sendiri,” tegasnya serius. Ditambahkan Ajun, bahwa dalam pelaksanaan pekerjaan sangat dipengaruhi oleh moral dari kontraktor itu sendiri,

jika memiliki moral yang baik maka tidakpun diawasi kontraktor tersebut akan melaksanakan pekerjaanya sesuai ikatan kontrak yang sudah mengikat. “Meskipun demikian kita berharap agar pekerjaan yang dilaksanakan oleh para kontraktor dapat terawasi dengan baik oleh pihak-pihak terkait,

maupun seluruh masyarakat Kapuas Hulu, demi kemajuan dan berkembangnya Bumi Uncak Kapuas ini, mari kita bangun Kapuas Hulu ini dan tumbuhkan rasa memiliki untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kemajuan Kapuas Hulu merupakan kemajuan kita bersama,” pungkasnya. (tya)


pro-kalbar Pontianak Post

32 PUTUSSIBAU

Tergantung Moral Kontraktor TIDAK diperhatikannya atau diabaikannya mutu pekerjaan oleh sejumlah oknum kontarktor dipengaruhi oleh beberapa faktor. Seperti moral oknum kontarktor yang tidak baik, sehingga menimbulkan niat-niat yang tidak baik salah satu contohnya ingin mengambil keuntungan pribadi. Pernyataan ini disampaikan oleh Joni Kamiso, ketua Komisi C DPRD Kapuas Joni Kamiso Hulu kepada koran ini melalui telepon selulernya, Selasa (26/10) kemarin. Menurut pria yang kerap dipanggil Bang Ajun ini mengatakan, bahwa sebelum melaksanakan suatu pekerjaan pihak kontraktor sudah terikat dengan perjanjian kontrak, yang mana pihak kontraktor dituntut harus komitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai perjanjian kontrak. Selama ini adanya sejumlah kontraktor yang tidak melaksanakan atau menepati perjanjian kontrak tersebut, disebabkan oleh moralnya yang tidak baik. Tidak hanya itu, Ajun juga menekankan kepada pihak-pihakn yang ada dalam perusahaan para kontraktor yang sudah memiliki titel insinyur tersebut sebagai tenaga teknis untuk tidak melaksanakan tugasnya di atas meja saja, wajib turun kelapangan untuk melihat secara langsung sejauh mana mutu pekerjaan yang sudah dilaksanakan. “Sebab, jika tidak, maka pekerjaan yang dilakukan Ke Halaman 31 kolom 5

DAD Gelar

Penyelesaian Adat BERDASARKAN berita acara bernomor 028/DAD-TH/X-2010 tanggal 23 Oktober 2010, Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Tayan Hulu telah melaksanakan upacara penyelesaian adat pengigoh/ ngentem/ngeraya. Ketua DAD Tayan Hu l u B e n e d i kt u s Sofyan dan sekretarisnya Dionus Haryono membenarkan hal itu. Bahwa sesuai dengan berita acara tersebut Benediktus Sofyan pada tanggal 23 Oktober 2010 bertempat di Komplek Kantor PT Ratubadis Adhi Perkasa (RAP) Desa Sosok Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau telah dilaksanakan upacara penyelesaian secara adat, yang berlaku di wilayah kecamatan tersebut. Upacara adat tersebut dilaksanakan dalam rangka menegakkan supremasi hukum adat Dayak di wilayah Kecamatan Tayan Hulu. Yakni berhubungan dengan pelaksanaan keputusan rapat musyawarah antara DAD Kecamatan Tayan Hulu bersama para temenggung adat dan pemuka masyarakat, di wilayah lingkungan perkeunan PT RAP pada 11 Oktober 2010. Kemudian, bahwa tindakan perbuatan dalam bentuk pengerahan massa, main hakim sendiri, menghasut, mengadu domba antarkelompok, bertindak anarkis mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat adalah perbuatan yang sifatnya melawan hukum, dan oleh Ke Halaman 31 kolom 5

Rabu 27 Oktober 2010

Ekploitasi Batubara, Masyarakat Tak jadi Penonton SINTANG--BUPATI Sintang Milton Crosby menegaskan, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Bumi (PLTGB) di Jejora dengan daya 3 MW. Bupati juga berjanji tak akan membiarkan masyarakat menjadi penonton dalam eksploitasi batubara sebagai bahan baku PLTGB. “KITA ingin masyarakat di berdaya-

kan dalam melakukan eksploitasi batubara untuk membantu perusahaan. Masyarakat akan diutamakan supaya mereka tak hanya jadi penonton,” kata Milton, saat di wawancarai wartawan, Selasa (26/10). Ia berharap, pembangunan PLTGB bisa selesai dalam waktu cepat dan sesuai dengan harapan masyarakat. Sehingga, permasalahan yang selama ini sering

menghambat kelistrikan Sintang bisa diminimalisir. “Saya berharap, pembangunan PLTGB berjalan lancar, agar hasilnya bisa cepat kita nikmati. Masyarakat juga bisa mengelola sumber daya alamnya yang bisa dimanfaatkan untuk PLTGB ini,” jelasnya. Ia mengatakan bahwa untuk mendukung PLTGB, Kabupaten Sintang

memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang besar. “Batubara di Kederas Kecamatan Dedai, bisa sampai 10 sampai 15 tahun. Belum lagi ditambah dengan batubara di kecamatan lain seperti Ketungau,” bebernya. Ia menuturkan bahwa selain pembangunan PLTGB, saat ini Pemkab Sintang sedang berencana membangun PLTU di Sungai Ringin di areal seluas 15 hektare.(zal)

Infrastruktur Hadang PLB Badau

Agus Mulyana

FOTO YUSRIZAL

TERPERANGKAP: Jalan Sintang-Binjai kondisinya sangat menyedihkan, karena banyak kubangan di sana sini. Pada foto tampak dua unit mobil truk terperangkap dalam kubangan lumpur.

Segera Audit ADD Bermasalah SINTANG--Inspektorat Kabupaten Sintang akan segera mengaudit Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Sintang yang diduga bermasalah, termasuk di Desa Solam Raya Kecamatan Sungai Tebelian yang beberapa waktu lalu dikeluhkan warga masyarakat setempat. “Untuk ADD di Solam Raya sudah ada perintah dari bupati un-

Jannah Lingga

tuk melakukan pemeriksaan,” kata Inpektur Kabupaten Sintang H Jannah Lingga kepada kepada koran ini kemarin. Ia mengatakan, untuk pelaksanaan audit tersebut direncanakan dalam waktu dekat ini tim akan turun langsung ke lapangan. “Selesaikan beberapa pekerjaan dan tim sudah saya perintahkan untuk melaku-

kan audit itu, karena sebelumnya memang belum pernah dilakukan audit,” jelasnya. Jannah mengatakan, secara keseluruhan dari 281 desa penerima ADD di Sintang, saat ini yang sudah pernah diperiksa Inspektorat kabupaten baru mencapai 150 desa. “Ini kita lakukan selama tiga tahun, selain audit reguler juga ada audit khusus berdasarkan laporan dari masyarakat. Kalau ada laporan biasanya kita langsung tindaklanjuti,” ujarnya.

Wajar pihak Malaysia masih menolak pembukaan PLB Badau, karena memang dengan kondisi jalan kita yang rusak saat ini tidak menguntungkan Malaysia”

PUTUSSIBAU--Salah satu alasan pembukaan Pos Lintas Batas (PLB) Nanga Badau terhalang oleh belum siapnya infrastruktur. Hal ini menjadi alasan negara Malaysia, pasalnya jalan Lintas Utara yang merupakan jalan negara hingga kini belum teratasi. “Informasi yang kita peroleh bahwa alasan Malaysia menolak pembukaan PLB karena infrastruktur pihak Indonesia yang masih belum siap, yaitu jalan Lintas Utara menuju daerah perbatasan rusak parah,” kata Wakil Bupati Kapuas Hulu Agus Mulyana di ruang kerjanya, kemarin. Menurut Agus, sangat disesalkan dengan berdirinya bangunan PLB Badau yang memakan dana cukup besar, harus terbengkalai oleh jalan negara yang tidak kunjung teratasi. Rusaknya jalan Lintas Utara tersebut sangat berdampak di tengah-tengah masyarakat terutama di daerah perbatasan, salah satunya terhambatnya pembukaan PLB tersebut. Lebih lanjut Agus mengatakan, kondisi jalan Lintas Utara saat ini yang rusak memang cukup kuat untuk menjadi alasan pihak Malaysia, pasalnya kunci utama pembukaan PLB Badau harus didukung dengan infrastruktur jalan. “Wajar saja pihak Malaysia masih menolak pembukaan PLB Badau, karena memang bagi mereka dengan kondisi jalan kita yang rusak saat ini tidak menguntungkan mereka, sangat mustahil mereka hanya keluar masuk di Badau saja, mestinya pemerintah pusat memperhatikan hal tersebut karena wilayah perbatasan merupakan serambi

Ke Halaman 31 kolom 5

Ke Halaman 31 kolom 5

Bupati Tak Hadir, Pembahasan PT BAM Ditunda SANGGAU--Rapat antara eksekutif dan legislatif guna membahas masalah PT BAM yang sedianya dilaksanakan pada Selasas, 26 Oktober 2010 kemarin, harus ditunda hingga kembali dilakukan penjadwalan ulang. Pertemuan yang digelar di ruang rapat utama DPRD Sanggau itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sanggau Supardi didampingi Ketua DPRD Sanggau Andreas Nyas dan dihadiri hampir seluruh anggota dewan. Sementara itu dari jajaran eksekutif dihadiri oleh Asisten II Hj Jamilah dan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Christian Antonius. Penundaan rapat kedua lembaga itu

BAHAS BAM: Rapat eksekutif-legislatif bahas PT BAM ditunda.

FOTO SRI WANTO WINARNO

bermula ketika pimpinan sidang melemparkan pertanyaan kepada wakil rakyat terkait ketidakhadiran Bupati Sanggau H Setiman H Sudin dalam pertemuan tersebut. Akhirnya sejumlah anggota DPRD Sanggau pun menyampaikan pendapatnya, terkait kelangsungan rapat yang awalnya dijadwalkan pukul 09.00 WIB dan baru dimulai pukul 10.00 WIB tersebut. Beberapa anggota dewan seperti Jana misalnya, berpendapat supaya rapat tersebut dipending saja mengingat Bupati Sanggau tidak hadir. Senada dengan pendapat Usman Abas. Kemudian Ke Halaman 31 kolom 5


Pontianak Post