Page 1

Pontianak Post

Halaman 4&5

Selasa 25 Oktober 2011 M / 26 Zulqaidah 1432 H

Eceran Pontianak Rp.2.500

P er t ama da n Ter ut ama di Kal ima n t an Barat

Kapolsek Tewas Ditembak

SElebritas

Pelaku Rampas Senjata, Diduga Kelompok OPM JAKARTA – Pembubaran Kongres Papua III di Abepura, Jayapura, Rabu (19/10), berbuntut panjang. Insiden yang menewaskan enam orang itu kembali diduga menjadi penyebab tewasnya Kapolsek Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, AKP Dominggus Oktavianus Awes kemarin (24/10). Korban dilaporkan

ditembak dengan senjatanya sendiri oleh dua orang tak dikenal. Kabid Humas Polda Papua Kombespol Wachyono menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pukul 11.30 WIT di Lapangan Terbang (Lapter) Mulia. Saat itu, perwira asal Kabupaten Sarmi tersebut sedang memonitor kegiatan pesawat perintis AMA yang mendarat di Lapter Mulia. Ketika Dominggus berdiri persis di depan pesawat, dua pria tak dikenal mendekat dan lantas mengeroyok dari belakang. Dua pelaku tersebut menahan tangan

dan kaki Dominggus hingga jatuh telentang. Pelaku berhasil merampas senjata milik Dominggus jenis Revolver Taurus. Setelah itu, senjata tersebut langsung ditembakkan ke Dominggus. ’’Kapolsek tewas karena ditembak dengan senjatanya sendiri,’’ kata Wachyono. Saat insiden itu terjadi, sebenarnya banyak warga yang melihat langsung. Namun, mereka tidak berani bertindak karena takut. Setelah berhasil merampas senjata, dua pelaku langsung melarikan diri ke arah hutan.

Berdasar identifikasi, salah seorang pelaku berbaju merah dan berpostur kurus dengan tinggi sekitar 150 cm. Pelaku lainnya berbaju hitam dan kurus dengan tinggi sekitar 160 cm. ’’Keduanya tidak beralas kaki,’’ jelasnya. Polisi belum bisa memastikan dari kelopok mana dua pelaku tersebut berasal. Namun, keduanya diduga merupakan anggota OPM (Organisasi Papua Merdeka). ’’Pelaku menembak u

Ke Halaman 7 Kolom 5

Alessandra Khadijah Usman

Sabet Dua Gelar PUTRI Indonesia Pariwisata 2010 Alessandra Khadijah Usman, 22, kemarin (24/10) mengabarkan kemenangannya di ajang Miss Asia Pacific World 2011 yang berlangsung di Busan, Korea Selatan, pada 15 Oktober lalu. Dalam ajang yang baru kali pertama diikuti oleh Indonesia itu, Sandra, sapaan Alessandra Khadijah Usman, berhasil menyabet dua gelar sekaligus. Yakni, 3rd runner-up dan best style awards. u

Ke Halaman 7 Kolom 5

KRIMINALITAS

Tangkap Perampok dan Pemerkosa POLSEK Ambawang berhasil menangkap pelaku perampokan dan pelecehan seksual terhadap dua mahasiswa universitas negeri di Pontianak, yang sempat heboh bulan Maret lalu di Jembatan Ambawang. An (38) dibekuk saat berada di kediamannya Kawasan Kuala Ambawang, Gang Mata Layar, Sabtu (22/10) malam. Tersangka, An diringkus polisi saat sedang tertidur pulas di rumahnya. Pengintaian terhadap pelaku telah lama dilakukan. Pasalnya, identitas keempat pelaku telah dikantongi aparat pasca kejadian. u

Ke Halaman 7 Kolom 1

GEMPA TURKI

M Nur/Cenderawasih Pos

DUKA : Keluarga dari Kapolsek Mulia Dominggus Oto Awes menangisi kematian Dominggus Awes yang tewas setelah ditembak oleh orang tak dikenal, kemarin (24/10).

Sekolah Satu Atap Berasrama Usul Stop Jamaah Belum Semua Haji Tua Ditentang Guru Terima Tunjangan

JAKARTA -- Sekolah satu atap berasrama di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, yang berbatasan dengan Malaysia, akan dibangun pada tahun 2012. Senin (24/10), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, saat rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, menyetujui usulan itu.   “Komisi X DPR RI mendesak kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk segera

AFP PHOTO / ADEM Altan

evakuasi: Tim Penyelamat Turki melakukan pembongkaran bangunan runtuh akibat gempa 7,2 SR di Turki timur,kemarin.

260 Tewas, WNI Aman TURKI sempat diguncang gempa bumi hebat dengan kekuatan mencapai 7,2 SR Minggu (23/10) siang waktu setempat. Sempat berhembus kabar, ratusan hingga ribuan orang tewas akibat gempa ini. Pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melansir kabar jika belum ada laporan munculnya WNI yang menjadi korban benaca alam ini. u

Subuh Dzuhur Asyar 04:07 11:29 14:46

Kegiatan belajar mengajar di SMAN 2 dialihkan di dekat SMP, agar bisa menjadi satu atap. Tanah sudah disediakan oleh pihak desa seluas empat ​​hektar,” Zulfadhli

melaksanakan program pembangunan sekolah satu atap (SMPSMA) dan berasrama di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalbar. Alhamdulillah usulan Komisi X

disetujui oleh Mendikbud. Tahun 2012 dianggarkan dan akan direalisasikan,” kata Anggota Komisi X DPR RI, u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Empat Anak Dicabuli di Masjid Di Ketapang Guru Perkosa Murid di WC PONTIANAK–Kesucian tempat ibadah ternodai oleh perilaku seorang laki-laki berinsial Ay (40). Mengikutkan nafsu bejatnya, dia tega mencabuli empat bocah

di dalam masjid. Peristiwa ini terungkap setelah Ay menjalani pemeriksaan di Polresta Pontianak, Senin (24/10) siang. Ay mencabuli empat anak berinisial,Dm,7, Dl,7, St,6 dan Rt,7, di Masjid Jannatul Surah Komplek Pemda Pontianak Utara, Rabu (19/10). Peristiwa itu terjadi ketika empat orang murid tersebut menunggu guru ngajinya yang belum datang. Melihat situasi sepi, pelaku

lalu menghampiri keempat bocah itu. Pelaku bukannya mengajar ngaji, malah menelanjangi mereka. “Awalnya saya buka pakai yang murid laki-laki dan terus saya periksa seluruh tubuhnya bahkan juga dibagian kemaluannya,”ungkap Ay saat menjalani pemeriksaan. Hal itu juga berkelanjutan dengan menggerayangi tiga murid u

DPR Dianggap Langgar HAM

JAKARTA – Kunjungan anggota Komisi VIII DPR ke Tanah Suci untuk meninjau pelaksanaan ibadah haji disuguhi pemandangan kurang sedap. Di antaranya, banyaknya jamaah haji dengan usia risiko tinggi (risti) yang meninggal dan dirawat di pusat layanan kesehatan. Anggota dewan lantas mengusulkan untuk menyetop pemberangaktan jamaah haji usia risti. Namun, usul tersebut dinilai melanggar hak asasi manusia (HAM). Penolakan usulan itu, antara lain, disampaikan Naib Amirulhaj Indonesia Abdul Mukti. Dia menjelaskan, umur 50 tahun ke atas memang masuk kategori risti. ’’Tapi, kesehatan tidak bisa dikategorikan secara umur,’’ tegasnya kepada tim Media Center Haji (MCH) Humas Kementerian Agama (Kemenag). Dia menuturkan, ada calon jamaah haji (CJH) yang umur di KTP-nya sudah seumur hidup, tapi kondisinya masih sehat dan bugar. Sebagaimana diketahui, di KTP, identitas penduduk yang sudah berumur 60 tahun ke atas tertulis seumur hidup. Pria yang juga menjadi Sekjen PP Muhammadiyah itu menuturkan, dirinya pernah beberapa kali membawa sejumlah CJH yang berumur lebih dari 80 tahun. Tapi, dia tidak menemukan kendala kesehatan yang berarti. ’’Intinya, kesehatan tidak bisa ditentukan dengan umur saja,’’ ucapnya. Mukti menjelaskan, usul komisi VIII untuk menyetop u

Ke Halaman 7 Kolom 5

Ke Halaman 7 Kolom 5

Ke Halaman 7 Kolom 1

Maghrib Isya 17:33 18:42

Sumber : Kanwil Kemenag Kalbar

Menelusuri Desa Temajuk, Perbatasan Kalbar yang Rawan Dicaplok Malaysia

Ke Negeri Tetangga 15 Menit, Ke Negeri Sendiri 6 Jam PP Santer diberitakan beberapa pekan kemarin, wilayah Indonesia di Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, dicaplok Malaysia. Desa Temajuk memang desa ”nun jauh di sana” yang terkesan diabaikan Pemerintah RI. Bagi warga di perbatasan itu, harga sembako dari Malaysia lebih murah.

bermukiM : Transmigran asal Mojokerto yang menggarap tanah di Ma-

lah pisau yang ujungnya dibikin melengkung. Pisau itu diselipkan di pinggang. Sejurus kemudian, dia berjalan menuju ke perkebunan karet, tak jauh dari rumahnya. Bujang adalah warga Dusun Marudin, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar). Dusun Marudin bertetangga dengan Dusun Camar Bulan, wilayah yang sempat ramai diberitakan karena disebutsebut telah dicaplok Malaysia. Bujang yang pernah menjadi kepala Dusun Marudin itu sehari-hari bekerja sebagai pencari getah karet. Setiap pagi dia melukai pohon karet dan menampung getahnya di sebuah wadah khusus. ”Besok pagi baru diambil hasilnya,’’ ujarnya. Di Desa Temajuk memang banyak lahan karet. Menurut data desa, dua puluh persen lahan dari 26.800 hektare saat ini mulai ditumbuhi pohon karet. Sepertiganya lagi adalah lahan aktif

laysia. Rumahnya adalah bangunan pertama yang ditemui saat memasuki wilayah Malaysia.

u

DHIMAS GINANJAR, Sambas Pagi itu matahari belum menampakkan dirinya di ufuk timur. Tapi, Derjan Bujang segera memulai pekerjaannya. Pria 32 tahun itu sudah memegang sebiOnline: http://www.pontianakpost.com/

DHIMAS GINANJAR/JAWA POS

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang & KKU Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

Ke Halaman 7 Kolom 1

Jawa Pos Group Media ade.r


opini

2

Editorial

l

Selasa 25 Oktober 2011

Awasi Lembaga Pengawas Jasa Keuangan PROSES panjang pembentukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dipastikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo tuntas akhir pekan ini. Dalam keterangannya Jumat (21/10), Rancangan UndangUndang (RUU) OJK itu diputuskan dalam sidang paripurna DPR Jumat depan (28/10). Sebagai amanat undang-undang BI yang ditetapkan sejak 1999 atau 12 tahun lampau, disepakatinya format lembaga pengawas sektor keuangan superpenting itu tentu melegakan. Sebab, OJK bukan saja akan mengakhiri ketegangan antara pihak Thamrin (untuk menyebut Bank Indonesia/BI yang kebetulan bermarkas di Jalan M.H. Thamrin) dan Lapangan Banteng (alamat Kantor Kementerian Keuangan), tetapi juga menjanjikan kondisi sektor keuangan yang lebih kuat, tahan krisis, dan bersih dari intervensi. Di Indonesia, sektor keuangan terfragmentasi antara jasa per-

Pontianak Post

Pontianak Post

bankan yang diawasi BI dan pasar modal serta lembaga keuangan nonbank yang diawasi BapepamLK di bawah otoritas Kementerian Keuangan. Padahal, perkembangan layanan jasa keuangan mendorong terjadinya keterkaitan produk perbankan maupun nonbank. OJK diharapkan mengintegrasikan keduanya sehingga pengawasan lebih komprehensif. Selain tuntutan pasar, krisis global yang makin sering terjadi menunjukkan pentingnya membangun institusi keuangan yang tepercaya dan kuat. Hal itu dapat dicapai, salah satunya, dengan mendesain sistem pengawasan yang baik sehingga setiap praktik bisnis keuangan yang tidak semestinya bisa segera diidentifikasi dan sekaligus menemukan jalan keluarnya. International best practices menunjukkan bahwa keberadaan lembaga pengawas sektor keuangan atau lebih spesifik sektor

perbankan bukan merupakan hal baru. Meski demikian, harus diakui bahwa setiap Negara memiliki desain kelembagaan yang berbedabeda satu sama lain. Negara seperti Malaysia, India, Filipina, Belanda, dan Italia menjadikan pengawasan bank sebagai bagian dari fungsi bank sentral. Sementara itu, dalam kasus Austria, pengawasan bank merupakan tugas menteri keuangan. Selanjutnya, fungsi pengawasan bank dalam kasus Korea, Inggris, Jepang, dan Amerika Serikat dilakukan oleh lembaga independen. Terakhir adalah Thailand yang pengawasan banknya dilakukan atas koordinasi tiga lembaga, yaitu menteri keuangan, bank sentral, dan otoritas pengawas sektor keuangan. Berdasar fakta di atas, kesepakatan pemerintah dan DPR dalam pembentukan OJK barulah langkah awal. Tahap penting berikutnya ada-

lah menjamin OJK sebagai lembaga independen, tetapi dengan sejumlah prasyarat, yaitu: pembentukannya harus mampu menjamin efektivitas koordinasi, baik dengan depkeu sebagai otoritas fiskal maupun BI sebagai otoritas moneter. OJK juga harus diisi oleh orang-orang kompeten yang mengerti teknis perbankan serta sektor keuangan secara umum. Yang terakhir, jangan mengulangi kesalahan terhadap KPK, yang telah disepakati sebagai lembaga superbodi dengan aneka keistimewaan hukum untuk memberantas korupsi, tetapi di kemudian hari terus digoyang, bahkan muncul gerakan bubarkan KPK dari DPR. Untuk OJK, tindakan itu akan berdampak lebih merusak karena ada puluhan ribu unit usaha sektor keuangan dengan aset sekitar Rp 2.000 triliun yang selama ini berada di bawah kendali BI dan Kementerian Keuangan melalui Bapepam/ LK. *

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari KurniJawa Pos Group atama, Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: A Riyanto (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Achmad Fachrozi, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Wahyu Ismir. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 25.000,- spot colour Rp 30.000,- full colour Rp 37.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


Pontianak Post

Pontianak bisnis

l

Selasa 25 Oktober 2011

Lokomotif Kemajuan Ekonomi Kalbar

3

Pembelian Saham Newmont Sah

Abror Rizki / Rumgapres

ASEAN FAIR: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, Hatta Radjasa, dan Marie Elka

Pangestu, menghadiri pembukaan ASEAN Fair 2011 di Nusa Dua, Bali, Senin (24/10). Kegiatan bertujuan untuk mendukung pengembangan kegiatan ekonomi kreatif antara masyarakat ASEAN.

JAKARTA - Pembelian 7 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) oleh pemerintah tak kunjung tuntas. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berpendapat pembelian tersebuttidaksahkarenatidakdisertai persetujuan DPR. Sedangkan pemerintah tetap beranggapan pembelian itu tidak melanggar hukum dan tidak perlu meminta izin parlemen. “Kita sangat konfiden bahwa kita mempunyai dasar hukum untuk melakukan pembelian saham 7 persen Newmont tanpa perlupersetujuandariDPR,”kata Menkeu di kantornya kemarin. Menkeu mengatakan pembelian saham NNT masuk kategori investasi yang bersifat sementara. IzinkepadaDPRhanyadilakukan untuk Penanaman Modal Negara (PMN) yang bersifat permanen. “Yang kita lakukan ini adalah sesuai dengan UU No 1 tahun 2004 tentang Perbendahaaraan Negara pasal 41 di mana pemerintah mempunyai kewenangan untuk melakukan investasi,” kata Agus. Dalam pasal tersebut, kata dia, disebutkan investasi pemerintah bisa berwujud pembelian saham, surat utang, ataupun bentuk sekuritas lainnya. “Kalau investasi dilakukan dengan

PMN, itu sifatnya penyertaan modal tetap dan ini yang perlu persetujuan DPR. Kalau yang investasi ini (pembelian saham NNT) adalah tidak memerlukan persetujuan DPR,” katanya. Menkeu mengatakan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang merupakan institusi di bawah Kemenkeu bisa melakukan transaksi tersebut. Status transaksi pembelian 7 persen saham asing, Nusa Tenggara Partnership BV (NTP BV), saat ini masih tersendat. Hambatan transaksi terjadi karena Kementrian ESDM baru memberikan surat pernyataan efektif, namun belum memberikan surat referensi untuk Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) atas transaksi senilai USD 246,8 juta itu. Hingga kini, PIP belum melakukan transaksi pembayaran, meskipun sudah menandatangani kontrak pembelian. Wakil Ketua Komisi IX DPR Harry Azhar Azis mengatakan parlemen bisa membatalkan pembelian saham NNT oleh pemerintah. “Pendapat BPK sudah jelas ada pelanggaran,” kata legislator Fraksi Partai Golkar itu. Masalah saham PT NNT memang cukup rumit. Saat ini PIP juga tengah memeriksa kepemi-

likan 2,2 persen saham PT Indonesia Masbaga Investama (IMI), yang mengambil alih sebagian sahamPTPukuafuIndah,hingga kepemilikannya berubah dari semula 20 persen menjadi 17,8 persen. Selain Pukuafu dan IMI, komposisi “saham NNT saat ini adalah 49 persen dimiliki NTP BV. Perusahaan itu merupakan pemodal asing yang sahamnya dimiliki Newmont Nusa Tenggara Holding BV (anak usaha Newmont Mining Corporation, Nevada, AS) dan Nusa Tenggara Mining Corporation (anak usaha Sumitomo Corporation Tokyo, Jepang). Sedangkan 31 saham divestasi telah dibagi kepada pemerintah pusat sebesar 7 persen, dan PT Multi Daya B ersaing (MDB) sebesar 24 persen. PT MDB dimiliki pemerintah provinsi NTB dan Pemkab Sumbawa Barat melalui melalui BUMD PT Daerah Maju Bersama (DMB) 25 persen dan Multcapital (Grup Bakrie, 75 persen). Dengan porsi itu, secara riil Pemda memiliki saham di NNT sebesar 6 persen, dan Multicapital 18 persen. Multicapital mengagunkan saham kepada Credit Suisse Singapore untuk memperolehpembiayaanuntuk pembelian saham. (sof)

Tak Semua Pemesanan ORI Dipenuhi JAKARTA - Pemerintah mendulang Rp 11 triliun dari penerbitanObligasiRitelIndonesia(ORI) seri 008. Karena pemesanan membludak, pemerintah tidak mengabulkan semua pemesanan dalam penjatahan kemarin. Ada permintaan upsize dari 23 agen penjual pada 19 Oktober, sehingga total rencana target penjualan berubah dari semula Rp 10 triliun menjadi Rp 20,35 triliun. Pemerintah hanya mengabulkan upsize hingga Rp 1 triliun. Sehingga, dari realisasi pemesanan yang mencapai Rp 12,31 triliun, pemerintah hanya mengambil Rp 11 triliun. “Mohon maaf bagi yang sudah memesan tapi tidak mendapatkan penjatahan. Ini karena pemesanan luar biasa meledak,” kata Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu Rahmat Waluyanto di kantornya kemarin. Rahmat menambahkan, penjualan ORI 008 telah menjangkau 15.372 pemesan di 32 provinsi.

Jumlah investor baru, yang sebelumnya belum pernah mengoleksi ORI, mencapai 10.410 investor. Dia mengatakan, penerbitan ORI dari waktu ke waktu telah berhasil mengembangkan basis investor dalam negeri. “ORI adalah instrumen yang paling berhasil. Ini karena instrumennya sangat menarik,” kata Rahmat. ORI dijamin APBN, tidak ada risiko gagal bayar, imbal hasil lebih tinggi dari deposito, pajak lebih murah, serta bisa diperdagangkan di pasar sekunder. ORI 008 ditawarkan dengan kupon 7,30 persen per tahun. Pembayaran kupon dilakukan per bulan tiap tanggal 15. ORI008 jatuh tempo pada 15 Desember 2014. ORI 008 dijual oleh 25 Agen Penjual yang terdiri atas 17 bank dan8perusahaansekuritas.BCA, BNI, dan Bank Mandiri ditetapkan sebagai agen penjual terbaik dari kelompok bank. Sedangkan dari sekuritas, pemerintah

tidak menetapkan agen penjual terbaik karena performa yang dianggap biasa-biasa saja. Direktur Pengelolaan Surat Berharga Negara Bhimantara Widyajala mengatakan pemerintah sengaja tidak mengambil seluruh pemesanan karena memperhitungkan portofolio utang pemerintah secara keseluruhan. Pemerintah akan mengatur penerbitan obligasi dari berbagai macam tenor. “Kami menjaga keseimbangan dengan mempertimbangkan risiko,” kata Bhimantara. Bhimantara mengatakan investor ritel mendominasi dengan kisaran pemesanan Rp 100 juta hingga Rp 500 juta sebesar 35 persen dari total pemesanan atau 5.395 pemesanan. Sedangkan pemesanan dengan kisaran Rp 5 juta hingga 100 juta sebanyak 5.039 investor. Lalu, sebanyak 4.938 pemesanan berada di kisaran Rp 500 juta hingga Rp 3 miliar. (sof)

ade.r


4

Pontianak Post

Pontianak Post

Selasa 25 Oktober 2011

POSHBOY-AYANI MEGAMAL

Beli Dua Lebih Murah BAGI Anda pria pecinta fashion, tentu tidak asing dengan merek Posh Boy. Branded ini kini hadir di Ayani Megamal lantai 1. Tidak hanya bermodel trendy, Posh Boy juga mengedepankan kenyamanan dan kualitas dalam pemilihan pakaian. Kepala Tenant Ferdian Aditya Panca mengatakan meski HARYADI/PONTIANAK POST produk Posh Boy BARU: Setiap minggu Posh Boy akan selalu ada kesannya modis, tapi varian terbaru untuk memperkenalkan busanajuga cocok digunakan busana trendi. semua umur. Menurut Panca, setiap minggu di karena mendapat diskon 70 persen. Posh Boy akan selalu ada varian ter- Adapula penawaran untuk kaos baru untuk memperkenalkan busana- oblong printing yang modis. Beli satu busana pria trendi. “Bahkan, pada harganya Rp119 ribu, tapi kalau beli momen Pontianak Shopping Festival dua harganya tinggal Rp79 ribu saja. ini. Posh Boy juga menawarkan diskon Posh Boy yang selalu mengikuti dari 20 hingga 70 persen untuk item tren busana terkini, tengah memperproduk fashion tertentu,” terangnya. kenalkan produk terbarunya (new Contohnya, T-Shirt super keren arrival). “Produk terbaru yang sedang yang sebelumnya seharga Rp 199ribu, disukai anak muda zaman sekarang,” kini hanya ditebus Rp99 ribu saja, sebutnya. (ars)

GARUDA MITRA

Cepat! Sebelum Terlambat DEMImemberikan pelayanan istimewa terhadap konsumen sejatinya, Garuda Mitra terus membuka diskon. Seiring menyambut kemeriahan hari jadi ke-240 Kota Pontianak, berbagai macam aneka produk dengan harga jauh lebih murah ketimMUJADI/PONTIANAK POST bang hari biasa. Mulai DISKON: Mulai produk kebutuhan rumah tangga, produk kebutuhan aksesoris, hingga fashion dibanderol harga murah rumah tangga, akse- di Garuda Mitra. soris, fashion, aneka perabot hingga perangkat elektronik produk basi turut menjadi pilihan dibanderol harga murah. ibu-ibu rumah tangga. Semua pelanggan dapat memiDengan peluang tersebut, maka lih sesuai kebutuhan. Seperti halnya pengunjung dapat membawa pulang pada perabot rumah tangga, dengan kedua pruduk itu dengan harga yang diskon mencapai 20 persen. Barang cukup murah. Selama masa promo yang dipilih, seperti aneka gelas set. berlangsung, Garuda Mitra akan terus Kelengakapan perabot tersebut kini memberikan harga-harga menarik. diberikan harga diskon khusus kepada Untuk itu, segera kunjungi sebelum pelanggan. Tidak hanya itu, beragam terlambat. (rmn)

Selasa 25 Oktober 2011

KAISAR SWALAYAN

Mitra Anda

HOTEL ASTON

Diskon 30% Dim Sum Setiap Hari Cincin Syahrini Harga Terjangkau HOTEL Aston Pontianak kembali menggelar promo bagi Anda penikmat kuliner dengan harga yang sangat terjangkau. Sebagai salah satu ikon dari hotel bertaraf international di Kalimantan Barat, Aston Pontianak mempersembahkan diskon 30% untuk dim sum. Tak hanya apik meracik bumbu masakan, para chef profesional di Aston Pontianak siap menyajikan menu-menu dim sum secara fresh. Dengan kualitas yang terbaik untuk Anda penikmat dim sum. Bambang Wijanarko, director of Sales & Marketing menegaskan, Aston Pontianak memang mengemas promo-promo sesuai keinginan konsumen dan meningkatkan predikat Aston Pontianak sebagai hotel bintang empat di Kalimantan Barat. Promo dim sum ini dapat dinikmati dari semua kalangan setiap hari mulai pukul 07.00 sampai 14.00. Dengan rangkaian waktu yang dikemas sedemikian rupa promo dim sum ini sangat cocok bagi Anda yang tidak sempat sarapan pagi di rumah. “Tak hanya sekadar untuk sarapan,pagi, promo dim sum ini juga cocok bagi eksekutif muda yang bergelut di dunia bisnis sebagai ajang ramah tamah kepada klien,” ujar R Mulyadi, public Relation Officer Hotel Aston Pontianak. Aston Pontianak Hotel & Convention Center juga menawarkan promo lainnya. Bagi Anda yang mengisi acara pada malam minggu, Aston Pontianak juga memberikan promo Weekend Barbeque. Promo ini dimulai dari harga Rp68.000net/orang, Rp43.000net/anak-anak dan all you can eat yang dapat dinikmati setiap

MUJADI/PONTIANAK POST

KULINER: Sarapan di Aston sangat tepat untuk Anda. Soalnya, hotel ini menggelar promo kuliner dengan harga terjangkau.

Sabtu dimulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB di Pool Side Corner, Lantai 1 Aston Pontianak dengan sajian khusus live acoustic performance. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi

langsung bagian reservasi Aston Pontianak Hotel & Convention Center di 0561-761118, 085750441122 atau datang langsung di Jalan. Gajah Mada 21 Pontianak. (bdi)

TEXAS CHICKEN-MAL MATAHARI

Nikmatnya Paket Manis MENU penganan spesial untuk hari jadi ke 240 Kota Pontianak terus memanjakan lidah konsumen. Dengan menghidangkan “paket manis” kini Texas Chicken berupaya penuh meracik bumbu dalam setiap ayam pilihannya. Tidak perlu mahal, semua kalangan masyarakat dapat merasakan hidangan tersebut cukup Rp11 ribu/paketnya. Mulai dari Pukul 14.00 hingga menjelang sore, pada Pukul 16.00 paket manis siap untuk memanjakan pecinta ayam goreng ini. “Menu tersebut kita laksanakan pada hari Senin sampai dengan hari Jumat,” kata Management Candidate Texas Chicken, Rahmad.

Dia memaparkan, paket tersebut sudah termasuk satu potong ayam, nasi, dan minuman Pepsi. Sesuai dengan program, kini Texas Chicken akan memasarkan penganan lezatnya terhadap seluruh kalangan. Tidak hanya itu, beberapa menu andalan juga siap disajikan dengan harga cukup murah. “Kita telah meluncurkan promo baru dengan nama Sweet & Sour Chicken Wings. Cukup membawa Rp20 Ribu, pasti ada kembaliannya. Untuk para pecinta ayam crispy, segera kunjungi Texas Chicken di Mall Matahari, Jalan Jenderal Urip, Pontianak. Jangan ketinggalan loh..!” ujarnya. (rmn)

SHANDO/PONTIANAK POST

PAKET MANIS: Cukup Rp11 ribu/paket, Anda bisa menikmati paket manis di Texas Chicken, Mal Matahari.

MITRA Anda Departemen Store kembali memanjakan konsumennya, terutama kaum perempuan. Bagi mereka yang senang mengoleksi ataupun mengenakan aksesoris, pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Hasanudin ini memberikan diskon 20 persen untuk semua jenis. Semua aksesoris merupakan keluaran terbaru. ”Semua barang ini baru datang. Semuanya diskon 20 persen,” ujar karyawan di sana. Aksesoris ini terdiri dari cincin imitasi dengan berbagai model. Ada cincin polos dengan batu kecil di tengahnya. Ada juga cincin dengan susunan batu berbentuk benda atau binatang. Cincin seperti dikenal sebagai cincin Syahrini. Aksesorislainnyaberupa kalung dengan berbagai model. Ada kalung imitasi

dengan rantai panjang, dan ada kalung dengan berbatuan. Kalung terdiri atas berbagai model, mulai dari klasik moderen hingga model etnik. Diskon 20 persen juga diberikan untuk pembelian aksesoris gelang. Konsumen Mitra Anda Departemen Store bisa mendapatkan aneka gelang menarik dengan berbagai model. Ada gelang rantai, ada juga gelang berhiaskan berbatuan. Sangat cocok sebagai aksesoris yang dipadupadankan dengan semua jenis pakaian. Anda juga bisa mendapatkan potongan harga yang sama untuk pembelian mata kalung, jepit rambut, jam tangan, dan bando. Seluruh barang yang dijual dengan diskon 20 persen itu baru datang dan keluaran terbaru. (uni)

HARYADI/PONTIANAK POST

AKSESORIS: Mitra Anda memberikan diskon hingga 20 persen untuk semua jenis aksesoris.

XING MART

Softex Saniseal Cuma Rp10.900 Gawean Pontianak Shopping Festival (PSF) bertepatan dengan hari jadi ke-240 Kota Pontianak membuat Xing Mart tetap konsisten dengan harga istimewa seluruh produk. Untuk para member dan non member tetapi diberlakukan istimewa sesuai motonya selama berbelanja ke supermarket terbesar di kawasan ramai penduduk di Sungai Raya Dalam (Serdam) ini. Fitri, manager Xing Mart mengatakan harga di supermarket yang dijualnya jauh berbeda dari harga lainnya di pasaran. Khusus produk bayi B&B Baby Wipes 55’s, harga normal dipasaran biasanya dijual Rp12.900, namun harga promonya adalah Rp10.900. Sementara un-

tuk harga softex saniseal 50 pads harga normal di pasaran Rp12.900 namun harga promo di Xing Mart cuma Rp10.900. Khusus harga barang seperti Everdelicious Fancy 150Gr harga normal Rp11.000 tetapi promonya cuma dijual murah Rp9.500. Begitu pula produk Paseo HK Compact Animal 10’s arga normal di pasaran Rp9.200 namun dijual harga promo cuma Rp8.200. ”Murah bukan, makanya segera datangi Xing Mart. Sebab, kami terus memberikan harga berbeda dari pasaran biasa,” ucap Fitri. “Dan harga-harga tersebut juga berlaku untuk produk lain dengan harga jauh lebih murah,” sambungnya. (den)

5

Diskon Produk Susu MASIH dalam suasana HUT ke240 tahun Kota Pontianak, Kaisar Swalayan tak henti-hentinya memberikan apresiasi kepada masyarakat Kota Pontianak. Bagi ibu-ibu yang memiliki anak sedikit terhibur dengan turunnya harga susu. Tak hanya susu kental maMUJADI/PONTIANAK POST nis, susu untuk balita juga tu- PROMO SUSU: Susu balita seperti Sustagen, Enrun seperti susu fakid hingga Enfagrow, bisa Anda dapatkan dengan merek Sustagen, harga murah. Enfakid hingga Enfagrow. mix dari harga Rp77.200 menjadi Susu Dairy Champ SKM 1 Kg dari Rp73.500. Dan Enfagrow A+ 400 harga Rp16.700 menjadi Rp15.200. gram mix dari harga Rp86.300 turun Susu Wilmond Krimer dari Rp16.100 menjadi Rp82.500. menjadi Rp15.500. Susu Sutagen Untuk produk Dumex Dugro 1 Kid 3 350 gram dari harga Rp40.500 Plus 900 gram dari harga Rp77.500 menjadi Rp38.500. Kemudian Susu turun menjadi Rp75.000. Juga unSustagen School 350 gram mix dari tuk Dumex Dugro 3 plus 900 gram harga Rp40.500 menjadi Rp38.500. mix dari harga Rp77.500 menjadi Susu Enfakid A+ GD 400 gram Rp75.000. (bdi)

LIGO MITRA

Tas dan Dompet Murah LIGO Mitra menawarkan aneka tas untuk wanita dengan harga murah. Semua item dijual dengan diskon sebesar 20 persen. Terdapat berbagai jenis, merek dan model yang disediakan sehingga Anda akan lebih leluasa menentukan pilihan sesuai dengan selera. Semua ini dilakukan demi memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kota Pontianak. Pesta diskon di Ligo Mitra ini sengaja digelar dalam rangka Pontianak Shopping Festival guna memperingati Hari Ulang Tahun ke-240 Kota Khatulistiwa. Di samping tas, Ligo juga sudah menyiapkan koleksi dompet, baik dompet pria maupun wanita. Sama dengan tas wanita, harga dompet di swalayan ini juga dipangkas. Diskon yang disuguhkan

mencapai 20 persen. Karena itu, bagi Anda yang kebetulan ingin membeli atau melengkapi koleksi tas dan dompet, Ligo Mitra adalah pilihan tepat. Swalayan yang berada di Jalan Gajah Mada ini siap memberikan pelayanan istimewa. Kesempatan emas yang diberikan hendaknya dapat Anda manfaatkan sebaik-baiknya mengingat waktu promo dan persediaan stok yang terbatas. Segera datangi Ligo sebelum kehabisan! (ron)

SHANDO/PONTIANAK POST

BELANJA: Kesempatan emas diberikan Ligo Mitra kepada Anda untuk berbelanja sepuasnya dengan harga murah.


liputan khusus

6

Pontianak Post

l

Selasa 25 Oktober 2011

Tim Penggerak PKK Kalbar Raih Prestasi Nasional

Juara Cipta Menu 3B dan Lomba Masak Serba Ikan Tim Penggerak PKK (TPPKK) Kalbar berhasil meraih prestasi tingkat nasional. Tak tanggung-tanggung, dua kategori sekaligus diraih dalam bidang memasak yaitu lomba Cipta Menu 3B berbasis potensi sumber daya lokal dan lomba masak serba ikan yang ikuti Tim Penggerak PKK dari 33 Provinsi.

+

TP-PKK Kalbar yang diwakili Kabupaten Pontianak meraih juara II dalam lomba memasak menu 3B, yakni Beragam, Bergizi, dan Berimbang di Gorontalo. Selain itu, melalui wakilnya dari Kabupaten Kapuas Hulu juga meraih juara II lomba masak serba ikan di Jakarta. Ketua TP-PKK Kalbar, Frederika Cornelis mengaku bersyukur atas prestasi yang diraih. Selama ini, PKK terus berupaya melahirkan ide-ide yang kreatif dan membangun melalui pemberdayaan masyarakat, sehingga dapat memberikan peningkatan ekonomi keluarga, dan peningkatan kesejahteraan keluarga serta lingkungannya. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat adalah dengan melirik potensi lokal di Kalbar. Diharapkan PKK bisa melihat potensi sumber daya alam yang ada, dan memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui makanan.

”Banyak potensi lokal yang bergizi dan bisa diolah menjadi makanan. Asal tahu cara pengolahannya. Melalui lomba masak, anggota PKK diharapkan kreatif dan inovatif membuat masakan yang sehat dan bergizi,” ungkap Frederika sambil tersenyum. Nantinya, PKK bisa menyalurkan ilmu bidang memasak ini pada ibu rumah tangga di sekitarnya. Jika ibu rumah tangga dapat memasak makanan yang sehat dan bergizi dengan memanfaatkan potensi lokal, seperti sayuran, buah-buahan, dan ikan, derajat kesehatan keluarga akan meningkat. Hal ini berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Ia menambahkan jika derajat kesehatan masyarakat meningkat, dapat membantu upaya pemerintah menurunkan angka kematian bayi (AKB), serta memenuhi kelangsungan hidup dan tumbuh kembang anak. Frederika mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalbar, Cornelis, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan serta semua pihak yang telah membantu kesuksesan TP-PKK Provinsi Kalbar dalam meraih prestasi tingkat nasional. (Humaspemprov Kalbar)

+

BERSAMA: Gubernur Kalbar, Drs Cornelis MH dan Ketua TP PKK Kalbar, Frederika Cornelis, S.Pd berfoto bersama Bupati Kabupaten Pontianak, Ria Norsan dan istri, serta Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, Budi Setiawan, sebelum penilaian dewan juri Lomba Masak Menu 3B+A di Gorontalo.

PIALA: Ketua TP PKK Kalbar, Frederika Cornelis, S.Pd memegang piala kemenangan setelah berhasil meraih juara II Lomba Masak Serba Ikan tingkat nasional, didampingi Ketua TP PKK Kapuas Hulu, Erlinawati Nasir.

BUPATI: Bupati Kabupaten Pontianak, Ria Norsan dan istri bersama peserta lomba masak menu 3B+A.

+

NILAI: Tim Juri Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional menilai hasil masakan dari Kalimantan Barat.

DKP: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Gatot Rudiyono memegang piala juara II Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional, didampingi Ketua TP PKK Kalbar, Frederika Cornelis, S.Pd, Wakil Ketua TP PKK Kalbar, Ketua TP PKK Kapuas Hulu.

Lomba Masak Serba Ikan

Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan TIM Penggerak PKK (TP-PKK) Kalbar meraih juara II dalam Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional di Jakarta. Kegiatan diselenggarakan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI pada 22 Oktober 2011. Dalam lomba tersebut, tim mempromosikan potensi dan makanan khas daerah. Peserta dari Kalbar harus berusaha keras dalam perlombaan kali ini. Sebab proses pemasakan dilaksanakan di lokasi lomba dan dilihat langsung oleh d e wan juri. S e hingga peserta yang i k u t harus b e n a rbenar memil i k i kemampuan memasak. Dalam pelaksanaan lomba, TPPKK Kalbar bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar. Lomba berlangsung tujuh jam, dari pukul 07.00 hingga 14.00 dan dihadiri Ketua TP-PKK Pusat, Vita Gamawan Fauzi, serta Ketua TP-PKK Kalbar, Ny.Frederika Cornelis, S.Pd dan wakil ketua, Karyanti Sanjaya, Ketua TP-PKK Kab. Kapuas Hulu, Ketua TP-PKK Kab. Sanggau, Ketua-TP PKK Kab. Melawi, dan anggota lainnya. Hasilnya cukup memuaskan. Kalbar berhasil meraih juara II dengan nilai yang hanya terpaut tipis 0,1 poin dari juara pertama. Juara III diraih Sulawesi Utara, juara IV diraih Bali, dan juara V diraih Jambi. Ketua TP-PKK Kalbar, Frederika Cornelis mengatakan hal utama yang tak boleh dilupakan dalam pengolahan makanan serba ikan adalah nilai gizinya. Lomba memasak serba ikan merupakan salah satu cara mencerdaskan masyarakat yang berkualitas dan gemar memakan ikan. Menurut Frederika, dengan peningkatan jumlah konsumsi ikan dimasyarakat, selain berpengaruh terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, juga berguna untuk peningkatan pemanfaatan potensi ekonomi pasar dalam negeri serta meningkatkan kesejateraan masyarakat khususnya para nelayan, pembudidaya dan para pengelola hasil perikanan. Ia berharap dengan diadakannya kegiatan seperti ini dapat mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat khususnya para ibu rumah tangga dalam memilih serta menentukan, menyusun dan menciptakan menu sehat yang berbahan dasar ikan. ”Lomba ini juga juga sebagai wahana memperkenalkan keanekaragaman masakan nusantara berbahan dasar ikan, yang kemudian dapat meningkatkan jumlah tingkat konsumsi ikan dikalangan masyarakat,” harapnya. Ketua TP PKK Kapuas Hulu, Erlinawati Nasir mengatakan pihaknya akan terus menyosialisasikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan. ”Sekaligus mengajak ibu rumah tangga memanfaatkan potensi tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya. (Humaspemprov)

MENU: Gubernur Kalbar, Drs Cornelis MH bersama Ketua TP PKK, Frederika Cornelis, S.Pd melihat menu 3B+A hasil karya peserta asal Kalbar.

JURI: Juri Lomba Masak Menu 3B+A menilai masakan peserta dari Kalbar

KEMENANGAN: Ketua TP PKK Kalbar, Frederika Cornelis, S.Pd memegang piala kemenangan setelah peserta asal Kalbar meraih juara II Lomba Masak Serba Ikan tingkat nasional di Jakarta. +

PESERTA: Ketua TP PKK Kalbar, Frederika Cornelis, S.Pd bersama wakilnya, Karyanti Sanjaya, dan Ketua TP PKK Kapuas Hulu, Erlinawati Nasir berfoto bersama peserta lomba masak serba ikan.

Lomba Menu 3B+A Tingkat Nasional

Manfaatkan 60 Jenis Pangan Lokal LOMBA menu 3B+A (Beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman) Tingkat Nasional dilaksanakan bersamaan dengan acara puncak peringatan Hari Pangan Sedunia ke XXXI yang dilaksanakan pada 20 – 23 Oktober 2011 di Gorontalo. Pada ajang lomba kali ini TP-PKK Kalbar diwakili TP-PKK Kab. Pontianak berhasil meraih juara II. Ketua TP-PKK Prov. Kalbar, Frederika Cornelis mengatakan lomba menu 3B+A yakni menggunakan sumber protein hewani, seperti jenis ikan kakap, lele, tuna,

cmyk

patin, bandeng, nila, mas, udang, gurame, termasuk rumput laut. Dalam ajang tersebut, Kalbar melalui tim masak dari Kabupaten Pontianak berupaya menunjukkan potensi lokal yang ada. ”Kalbar kaya akan pangan lokal. Di Kalbar, berbagai macam buah-buahan khas daerah, yang tak kalah dengan buah-buahan impor,” ujar ibu tiga orang cucu yang selalu tampil enerjik. Kalbar pun menggunakan bahan pangan lokal yang sedikitnya ada 60 jenis. Termasuk buah lokal seperti buah lakum, buah letop-

letop, perkam, sawi rusak, daun kaca piring, dan lain sebagainya. ”Buah-buahan ini pun menarik perhatian juri pada tingkat nasional. Sebab belum tentu buah yang ada di sini, juga ada di tempat lain,” katanya. Terbukti, Kalbar berhasil meraih juara II. Hasil penilaiannya hanya terpaut 0,4 poin dari juara pertama dari Sumatera Utara. Juara III diraih Sulawesi Utara, juara IV diraih Kalimantan Timur, juara V diraih Riau, dan juara VII diraih DKI Jakarta. ”Semoga yang diraih ini bisa di-

tingkatkan lagi kedepannya,” ujar ibu yang juga berprofesi sebagai pendidik ini. Di tempat yang sama Ketua TP-PKK Kabupaten Pontianak Ny. Erlina Ria Norsan menambahkan dalam menu yang ditampilkan dalam lomba tim dari Kalbar juga melibatkan ahli gizi. Bahan-bahan yang dipakai merupakan produk lokal. ”Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua TP-PKK Kalbar dan semua pihak yang telah membantu,” pungkasnya. (Humaspemprov Kalbar)

SEMANGAT: Gubernur Kalbar, Drs Cornelis MH memberikan semangat kepada peserta Lomba Masak Menu 3B+A sebelum penilaian para juri.


Pontianak Post

l

aneka

Selasa 25 Oktober 2011

7

Tangkap Perampok dan Pemerkosa Sambungan dari halaman 1

Tersangka terancam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan jo Pasal 289 tentang pencabulan dengan ancaman pidana 12 tahun dan 9 tahun penjara. Kepada petugas, An menceritakan kronologisnya. Malam

itu, usai main kartu di rumah salah seorang warga sekitar kawasan tersebut, dia beranjak pulang bersama temannya Sup. Di lokasi mereka berpapasan dengan Ad dan Zul yang habis mengerjai dua mahasiswa. Saat melintas lokasi kejadian pun melihat melihat sepasang muda mudi (mahasiswa tadi)

dalam keadaan tanpa busana. Dimana, kedua mahasiswa tersebut mengaku dipaksa Ad untuk melepas busana mereka. Setelah itu, Ad dan Zul membawa korban wanita masuk ke dalam hutan. Hingga terjadi pelecehan seksual terhadap mahasiswi tersebut. “Saya jadi ikutikutan juga. Karena ‘kepingin’

saat melihat Ad melakukannya,” ungkap pria yang telah dikaruniai lima anak tersebut. Ketika peristiwa itu berlangsung, Sup, teman pelaku hanya melihat. Dia tidak ikut serta melakukan pelecehan terhadap korban. Sedangka usai kejadian, Ad dan Zul menghilang. Mereka kemudian

pasti dan tidak ada laporan WNI yang benar-benar menjadi korban. “Sampai sekarang evakuasi pasca gempa masih terus dilakukan,” katanya. Sampai berita ini diturunkan pemerintah Turki merilis korban tewas sedikitnya 260 jiwa. Sedangkan 100 orang diperkirakan masih dibawah reruntuhan. 970 bangunan

ambruk di kawasan gempa. Sebagian ambruk dengan mudah karena dibangun dari batu bata yang terbuat dari tanah lumpur. Sekitar 2.400 petugas penyelamat dikerahkan dalam upaya pencarian dan pemulihan, yang didukung oleh 680 petugas kesehatan, 108 ambulans, dan 12 anjing pelacak.(wan/bbc)

Selatan dengan kapal motor yang hanya digunakan untuk mengangkut barang. Kedua, menelusuri jalan Pantai Laut China Selatan dengan sepeda motor yang hanya bisa dilewati ketika air laut surut. “Selang waktunya hanya enam jam sekali,” lirihnya. Masalah lain yang tak kalah memerihatinkan adalah komunikasi. Zulfadhli menegaskan, akses komunikasi hanya bisa menggunakan jaringan komunikasi yang dimiliki negara Malaysia. “Biaya satu kali SMS Rp4.500 dan biaya menelepon permenitnya Rp28 ribu hingga Rp30 ribu atau satu Rinngit Malaysia,” katanya.  Ia menambahkan, jaringan komunikasi itu juga tidak selamanya mendapatkan signal. Mencari signal harus naik ke bukit-bukit untuk mendapatkan jaringan satelit Malaysia. Ia menambahkan, gedung SMA Negeri 2 Paloh, baru setahun dibangun kondisinya belum siap, rusak dan tidak memilki peralatan serta perlengkapan sekolah.  “Di sekolah itu, foto Presiden dan Wakil Presiden, masih terpasang Foto Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla. Juga, tidak ada foto atau lambang Garuda Pancasila,” tegas Zulfadhli. Dia mengatakan, tiang bendera untuk upacara kondisinya memerihatinkan. Juga tidak memiliki meubeler sepertibangku,mejadanalmari. “Meubeler yangadamerupakan pinjaman dari SD Negeri 19 Temajuk,” imbuhnya.  Selain itu juga Zul mengungkapkan, di sekolah itu tidak ada

bel, papan nama sekolah, alat tulis kantor, papan tulis serta listrik. Penggaris, tong sampah, mesin rumput, serta alat kebersihan kamar mandi, juga tak punya. Apalagi perangkat komputer sebagai penunjang tata usaha danpembelajaran,ruangsarana prasarana kesehatan, olahraga dan kesenian, tidak ada.   “Ruang perpustakaan yang tergabung dengan ruang kepala sekolah, kondisinya sangat memerihatinkan,” ujarnya lagi.  Menurutdia,seluruhkebutuhan operasional SMA Negeri 2 Paloh, tidak ada bantuan dari pemerintah. “Hanya didanai dari iuran komite sekolah, Dana Bantuan Orang Tua Siswa (DBOTS) yang hanya berjumlah 52 orang,” katanya. Zulfadli juga mengungkapkan, SD   Negeri 19 Temajuk, merupakan satuan pendidikan yang terpencil, terisolasi dan berbatasan langsung dengan Kampong Telok Melano.  “Akan tetapi, tidak semua guru PNS dan Non PNS di sana menerima tunjangan khusus sejak tahun anggaran 2008 sampai dengan 2011,” katanya. Padahal,katadia,halinisudah diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah nomor 41 tahun 2009 Bab III tentang Tunjangan Khusus pasal 10, 11, 12 dan 13. “Tidak semua guru non PNS SD Negeri 19 Temajuk menerima tunjangan fungsional guru Non PNS,” katanya.  Bahkan, lanjutnya, di SMP Negeri 4 Paloh, serta SMA Negeri 02 Paloh  belum mendapatkan tunjangan fungsional daerah perbatasan. (ody)

260 Tewas, WNI Aman Sambungan dari halaman 1

Juru bicara Kemenlu Michael Tene di Jakarta kemarin (24/10) menuturkan, informasi dari pihak KBRI di Turki tidak ada laporan warga Indonesia yang terkena dampak atau menjadi korban bencana gempa bumi. “Sebab umumnya WNI tinggal di wilayah Istanbul dan Ankara. +

Sedangkan gempa kan terjadi di Kota Van,” lanjut Tene. Menurut data yang sudah diterima Tene, saat ini ada sekitar 550 WNI yang tinggal di Turki. Diantaranya para WNI tadi bekerja baik formal maupun non formal, belajar, hingga sudah menetap karena dipersunting warga setempat. Dia berharap, kabar baik sudah

Sekolah Satu Atap Berasrama Sambungan dari halaman 1

Zulfadhli, Senin (24/10), di sela-sela rapat. Sejumlah Anggota Komisi X DPR RI, yang baru saja pulang dari Paloh, sangat prihatin dengan sarana prasana infrastruktur pendidikan . Mantan Ketua Partai Golkar Kalbar, itu  mengatakan, Komisi X DPR RI juga mendorong pemerintah agar gedung SDN 19 Temajuk dilakukan rehabilitasi. Kemudian ditambah ruang kelas baru, serta dibangunkan rumah guru. “Karena saat ini guruyangmengajardiSDtinggal di Puskesmas,” lirihnya.  Bekas Ketua DPRD Provinsi Kalbar, itu juga menegaskan, komisi mendorong pemerintah agar Gedung SMA Negeri 2 Paloh direnovasi atau dialihfungsikan untuk menjadi rumah guru SMP dan SMA.  “Kegiatan belajar mengajar di SMAN 2 dialihkan di dekat SMP, agar bisa menjadi satu atap. Ta na h su da h d i s e d i akan oleh pihak desa seluas empat ​​hektar,” katanya.  Komisi X juga   mendorong Kemendikbud melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten yang berada di wilayah perbatasan. Seperti diketahui, lima kabupaten di Kalbar berbatasan langsung dengan Malaysia. YakniSambas,Sanggau,Sintang, Bengkayang dan Kapuas Hulu.  Lebih jauh Zulfadhli mengatakan, masalah pendidikan di daerah-daerah perbatasan Kalbar khususnya sarana dan prasarana masih tidak seband-

ing dengan yang dimiliki Malaysia. “Kondisi sarana prasarana serta akses pendidikan di wilayah perbatasan sangat tidak memadai,” tegasnya. Hal itu, menurut dia, berdampak terhadap pelaksanaan wajib belajar sembilan tahun yang belum dilaksanakan, karena konsentrasi atau pemukiman penduduk berjauhan antar desa. Sehingga, kata dia, anak yang tamat SD tidak semuanya masuk SMP. “Selain karena jarak yang jauh, anak yang tamat SD lebih cenderung untuk bekerja membantu orang tuanya,” katanya. . Komisi X DPR RI juga mendapati berbagai permasalahan lain di perbatasan. Selain pendidikan, juga terjadi masalah lain seperti di sektor transportasi dan komunikasi.  Zulfadhli membeberkan, terjadi perbandingan sarana prasarana dan fasilitas pendidikan yang sangat kontras antara Desa Temajuk, dengan Kampong Telok Melano, Malaysia. Di Kampong Telok Melano yang penduduknya hanya 70 Kepala Keluarga (KK), dibangun sekolah berasrama dengan sarana prasarana dan fasilitas yang sangat memadai serta lengkap.  “Sementara di Desa Temajuk yang berjumlah 578 KK dengan 1.879 jiwa, sarana prasarana serta fasilitas pendidikannya sangat memerihainkan,” tegasnya. Kata Zulfadhli, akses transportasi atau jalan menuju Desa Temajuk juga terbatas. Hanya ada dua alternatif. Pertama melalui jalur lintas Laut China

Ke Negeri Tetangga 15 Menit, Ke Negeri Sendiri 6 Jam PP Sambungan dari halaman 1

+

yang digunakan warga sebagai hunian. Sisanya merupakan lahan tidur yang bercampur antara hutan dan perkebunan. Menurut Bujang, saat ini banyak warga yang beralih pekerjaan menjadi penyadap getah karet. Itu biasa dilakukan selama September hingga Maret. ”Pada bulan-bulan itu lautnya penuh ombak. Jadi, tidak mungkin mencari ikan. Sementara ambil getah dululah,’’ imbuhnya. Setelah mengambil getah, Bujang menuju tempat pangkalan perahu warga Temajuk. Letaknya di perkampungan yang rumah-rumah penduduknya kebanyakan bangunan panggung di atas air laut. Pagi itu dia ingin menunjukkan kepada Pontianak Post letak patok 01 yang ada di tepi laut. Itulah patok pertama perbatasan. Sembari mengoperasikan sampan bermesin, Bujang yang merupakan generasi kedua penghuni Temajuk banyak bercerita. Salah satu yang dia ceritakan adalah sejarah mulai dihuninya wilayah yang tanahnya didominasi pasir pantai itu. Dulu, menurut Bujang, wilayah Temajuk adalah lokasi persembunyian Pasukan Gerakan Rakyat Serawak atau Persatuan Rakyat Kalimantan Utara. Pasukan ini selanjutnya ditumpas militer Indonesia. Setelah itu pemerintah mulai menempatkan transmigran lokal ke Temajuk. Warga atau transmigran yang bersedia pindah ke desa yang kini penghuninya mencapai 1.751 jiwa itu oleh pemerintah diberi paket istimewa. Setiap kepala keluarga menerima satu unit rumah dan lahan sekitar lima hektare. Warga yang sudah dididik untuk berkebun diberi bibit karet dan lada. Itulah mengapa Temajuk sempat terkenal sebagai penghasil lada. ’’Sekitar awal 2000 ada hama dan sampai sekarang lada tidak bisa tumbuh dengan

cmyk

baik,’’ tuturnya. Akhirnya, saat ini warga lebih bergantung pada getah karet sebagai mata pencaharian saat ombak tinggi. Padahal, lada menjadi 70 persen penghasilan warga dan menyumbang pendapatan hingga Rp 6 juta per bulan. Tidak hanya berfungsi untuk menjaga lahan, warga juga berperan dalam menjaga perbatasan. Sampailah Pontianak Post di lokasi patok 01. Saat sampai di patok 01 yang berada di Tanjung Datu, dia menyebut patok itu buatan Malaysia. Adapun patok milik Indonesia, lanjut dia, sudah tenggelam karena abrasi. Sama dengan patokpatok yang melintas di Dusun Marudin dan Camar Bulan, patok itu hanya berbentuk kotak kecil. Bedanya, patok tersebut terletak di atas batu besar.Dari lokasi patok 01, lantas diajak ke Teluk Melano. Wilayah yang sudah masuk Malaysia. Dari Temajuk, hanya butuh 15 menit perjalanan dengan motor menuju ke Teluk Melano. Di tengah perjalanan, wartawan koran ini bertemu warga Temajuk yang motornya dipenuhi sembako. Dia mengatakan, membeli sembako dari Teluk Melano jauh lebih murah daripada membeli ke Kecamatan Paloh. Dia lantas mencontohkan harga telur. Jika membeli ke Teluk Melano, harga telur per karton (isi 30 butir) sekitar RM 9 (sekitar Rp 25.400). Jika membeli telur di Kalimantan, harganya mencapai Rp 30 ribu per karton. Dari Temajuk, lokasi terdekat untuk membeli telur adalah di Kecamatan Paloh. ’’Pulang pergi (Temajuk–Paloh) butuh enam jam. Sampai sini telur hancur semua,’’ jelasnya. Memasuki wilayah Malaysia, ternyata jauh dari bayangan sebelumnya yang dijaga banyak tentara. Di Temajuk, perbatasan hanya dijaga portal selebar dua meter. Di gerbang terdapat tulisan: Selamat Jalan, Doa Kami Menyertai Anda. Sedangkan dari Malaysia tulisannya: Selamat Datang

di Indonesia, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Sekitar 20 meter dari lokasi itu terdapat rumah Muhid, 50, dan istrinya, Hajim, 49, transmigran asal Mojokerto, Jawa Timur. Dia menggarap perkebunan karet di tanah Malaysia karena merasa kurang beruntung di Jatim. Muhid mengatakan cukup senang berada di sana karena sembako gampang terpenuhi. Tidak jauh dari rumah Muhid terdapat pos pengamanan tentara Malaysia. Namun, saat sepeda motor yang saya naiki melintas di depan pos itu, tidak ada seorang pun tentara yang menghadang. Mereka hanya melempar senyum sebagai tanda boleh menginjakkan kaki di Malaysia. Menurut Achmad, kepala Kampung Teluk Melano, Malaysia, formalitas melintas antara warga di Temajuk dan Teluk Melano di perbatasan memang tidak perlu. Alasannya, mereka terlalu sering bolak-balik dan bisa repot kalau menggunakan dokumen. Apalagi, bagi warga yang pedagang. ’’Mereka bebas mengambil barang dari sini,’’ kata Achmad. Achmad yang baru beberapa bulan menjadi kepala kampung lantas menjelaskan pola hubungan warga Temajuk-Teluk Melano. Dia menjelaskan, kedua desa itu saling membutuhkan. Perekonomian warganya tidak bisa berkembang kalau tidak ada warga Temajuk yang membeli barangnya. Sebaliknya, warga Temajuk bisa kekurangan pangan dan sebagainya kalau tidak mengambil dari Melano. Di samping itu, sekitar 50 persen warga Temajuk dan Melano adalah saudara dekat. Hubungan itu terbina dari pernikahan di antara kedua desa beda negara itu. ’’Kapan hari ada pesta anak saya. Warga Temajuk pun kami undang,’’ ungkapnya. Hubungan baik kedua

kampung tersebut diuji saat masalah patok batas negara mencuat. Bahkan, muncul isu warga Temajuk tidak lagi boleh ke Melano karena dijaga ketat tentara Malaysia. Semua itu dibantahnya. ’’Kami baik-baik saja. Yang ribut kan orang atas (pemerintah, Red),’’ katanya. Dia lantas menceritakan pesta anaknya yang mengundang ratusan warga Temajuk untuk menggambarkan kedekatan mereka. Selama perang tidak meletus, mereka jamin perbedaan warga negara tidak akan membuat mereka saling membenci. Ada banyak alasan mengapa warga lebih suka mengambil barang dari Malaysia. Lagum, 46, warga Camar Bulan, mengatakan, upaya pemerintah RI untuk membantu sembako warga juga tidak sepenuhnya. Sebab, mereka tetap harus merogoh kocek untuk menebus bantuan itu. Misalnya, beras untuk setiap keluarga miskin yang mendapat jatah 15 kilogram dan menebus Rp 1.500 per kilogram. Namun, dia mengaku bahwa uang untuk menebus beras itu kerap membubung hingga Rp 8 ribu per tiga kilogram. ’’Jatuhnya mahal, lebih baik beli sendiri ke Malaysia,’’ tuturnya. Bukan hanya itu. Jatah raskin juga tidak rutin tiap bulan menghampiri desa yang dihuni 486 KK (kepala keluarga) tersebut. Sekretaris Desa Temajuk Asman membenarkan bahwa banyak jatah raskin yang menumpuk. Menurut dia, wajar jika harganya melonjak. Sebab, untuk bisa ke Temajuk, dibutuhkan ongkos tambahan untuk pengiriman. ’’Jatah di sini per keluarga tiga kilogram,’’ ucapnya. Namun, dia tidak bisa memaksa warga mengambil jatah tersebut. Toh selama ini warga juga tidak ada masalah dengan mendatangkan beras dari negeri seberang. ’’Meski kami bergantung ke Malaysia, kami masih cinta Indonesia,’’ tegasnya.(c2/kum)

kabur melarikan diri.”Saya tidak tahu siapa yang mengambil barang berharga milik mereka. Karena abis itu, Ad langsung menghilang. Malahan saya yang memberikan pakaian ke prianya (korban,),” akunya. SepertidiberitakanPontianak Post, bulan Maret lalu. Kedua korban perampokan, yakni Ag dan teman perempuannya

Er. Awalnya Ag menjemput Er dikediamnnya kawasan Tanjung Raya II untuk mengajaknya makan bakso. Menggunakan sepeda motor mereka kemudian melintas ke kawasan Ambawang. Sesampai di daerah Desa Durian, sepasang kekasih ini nongkrong ditepi jalan dekat jembatan Ambawang. Sedang asik berduaan, seki-

tar pukul 22.00 WIB tiba-tiba datang dua orang tidak dikenal menghampiri mereka. Mereka lalu dirampok dan ditelanjangi. Er sendiri ditemukan penduduk sekitar pagi hari tanpa busana. Kapolsek Ambawang, AKP Suanto, menyatakan, ditangkapnya An merupakan pintu masuk untuk mengejar pelaku lainnya. (ars)

nesia. Setelah semua pembekalan dan dukungan yang diberikan oleh semuanya, akhirnya saya pulang ke Indonesia tidak dengan tangan kosong,” katanya gembira. Untuk kategori best style awards, putri pasangan Mohamad El Idris dan Lunggi Wiode itu menceritakan bahwa penilaian tidak hanya berdasar penampilan saat malam final.

Tetapi juga, penampilan seharihari ketika menjalani karantina. “Saya memang berusaha selalu menyertakan apa pun yang berbau Indonesia. Kalaupun hanya mengenakan T-shirt, saya padu dengan syal batik. Banyak teman disanayangkemudianbertanya. Oh, ini ya yang namanya batik, kata mereka,” cerita anak kedua di antara empat bersaudara tersebut. (jan/c11/dos)

Sabet Dua Gelar Sambungan dari halaman 1

Di Wedang Cafe, Graha Mustika Ratu, Pancoran, Jakarta, Sandra bercerita tentang pengalamannyaselamaduaminggu mengikuti ajang yang diikuti oleh 60 negara itu. Juga, dua piala kemenangan diletakkan di depannya. “Alhamdulillah. Saya bisa membawa sesuatu untuk Indo-

+

Kapolsek Tewas Ditembak Sambungan dari halaman 1

Kapolsek dua kali. Yang satu kena hidung, tembus ke kepala bagian belakang, dan satu lagi mengenai leher,’’ beber Wachyono. Korban sempat dilarikan ke RS Mulia, namun nyawanya tak tertolong. Hingga tadi malam, menurutKadivhumasPolriIrjen Anton Bachrul Alam, pelaku masih dikejar. ’’Revolver dinas masih dibawa pelaku yang melarikan diri ke hutan,’’ ujarnya kemarin. Revolver Taurus kaliber 38 dengan enam putaran peluru itu direbut dengan paksa dan ditembakkandalamjaraksangat dekat ke kepala Dominggus. ’’Dari hasil otopsi, itu tembus. Jadi, memang sangat dekat, bisa saja menempel (kepala),’’ kata Anton. ’’Korban tewas di tempat dan ditinggal lari dua pelaku. Pelaku kurus dan tidak mengenakan alas kaki,’’ imbuhnya. Penembakan tersebut menambah daftar korban berdarah di Bumi Papua. Setidaknya, delapan orang sudah tewas dalam dua minggu terakhir. Polisi belum bisa menyimpulkan kelompok mana yang menyerang Dominggus secara keji itu. ’’Nanti kalau sudah tertangkap, baru bisa. Sementara kami duga terkait dengan separatisme di sana,’’ ungkap Anton. Pengejaran dilakukan Polda Papua, TNI Kodam Cenderawasih, dan satu tim terlatih dari Brigade Mobil (Brimob) Mabes Polri. Tim tersebut rencananya diberangkatkan seusai atraksi ketangkasan penanganan terorisme hari ini (25/10) di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Aksi tersebut juga akan diikuti prajurit TNI dan dihadiri Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono. Menurut Anton, diduga, aksi itu merupakan balasan atas pembubaran Kongres Papua di Abepura, Jayapura, 19 Oktober

2011. ’’Apakah ada dendam terkait yang kemarin, juga termasuk kemungkinan motif,’’ katanya. Dalam kongres tersebut, dideklarasikan Republik Papua Barat dengan Presiden Forkorus Yoboisembut dan Perdana Menteri Edison Waromi. Setelah pembubaran kongres, tiga orang ditemukan tewas (versi polisi). Kasus tersebut mendapat atensi luar biasa dari Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Menurut informasi yang dihimpun koran ini, dua jam setelah menerima laporan adanya insiden dari Polda Papua, Timur yang sedang berada di Bali memerintah para pejabat utama Mabes Polri untuk melakukan rapat dan menyusun rencana tindak lanjut. Rencananya, kemarin korban langsung dievakuasi ke Sentani. Namun, evakuasi terhambat cuaca buruk. Jenazah kemudian disemayamkan di Aula Kantor Polres Puncak Jaya setelah dimandikan di Rumah Sakit Mulia. Bendera setengah tiang pun dikibarkan. Bupati Puncak Jaya, Papua, Lukas Enembe mengungkapkan, penembakan Kapolsek Mulia itu diduga berkaitan dengan kericuhan Kongres Papua III di Jayapura. ’’Itu kan karena kongres. Bisa saja ada pihak yang tidak suka dan membalasnya,’’ katanya. Menurut dia, pihaknya mengakui adanya kelompok separatis dan terus mengajak mereka kembali ke NKRI. Beberapa di antaranyasudahbergabung.Namun, puluhan lainnya memilih tinggal di hutan belantara. ’’Ini masalah ideologi. Tidak mudah mengajak mereka pulang,’’ tegasnya. Kerusuhan kongres Papua yang menewaskan enam warga sipil, tampaknya, dijadikan alasan bagi kelompok separatis untuk berulah. ’’Mereka itu carinya para perwira polisi atau

TNI. Jadi, selalu saya bilang kepada petinggi kepolisian dan TNI di sini agar selalu hati-hati,’’ ujarnya. Korban meninggal versi Komnas HAM Papua setelah Kongres Papua III adalah enam orang. Yakni, James Gobay, 25; Yosaphat Yogi, 28; Daniel Kadepa, 25; Maxsasa Yewi, 35; Yakob Samonsabra, 53; dan Pilatus Wetipo, 40. Sementara itu, korban luka, antara lain, Ana Adi, 40; Miler Hubi, 22; dan Matias Maidepa, 25. Daniel Kadepa dan Maxsasa Yewi ditemukan Kamis siang (20/10) di perbukitan belakang Korem 172 PWY, Padang Bulan, Abepura. Pada hari yang sama, ditemukan korban lain yang diidentifikasi bernama Yacob Samonsabra. ’’Pemerintah Puncak Jaya dalam berbagai kesempatan telah meminta mereka yang berseberangan jangan lagi memilih jalanyangsalah.Kamimembangun permukiman bagi mereka. Namun, itu tidak mudah, ideologi mereka sangat kuat,’’ tegas Enembe. Sebagai wilayah konflik, Puncak Jaya seharusnya mendapat prioritas lebih. ’’Pegawai kami mencapai 1.600 orang. Mereka tidak bisa bekerja dengan baik. Kini saatnya kita berharap ada penanganan serius agar pembangunan di sini lebih maju,’’ ujarnya. Sementara itu, Koordinator OPM Lambertus Pekikir membantah pihaknya telah menembak seorang pejabat kepolisian di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Senin (24/10). Dalam insiden yang menewaskan Kapolsek Mulia AKP Dominggus Awes itu, polisi menduga pelakunya adalah kelompok separatis. ’’Itu di luar tanggung jawab kami. Saya tidak tahu itu. Kebenaran kejadian itu harus dikroscek lagi, jangan main tuduh begitu saja,’’ ujarnya. (rdl/ade/jpnn/c5/iro)

Empat Anak Dicabuli di Masjid Sambungan dari halaman 1

perempuan. Diawali dari tangan hingga semua tubuh bocah perepuan itu, bahkan melepaskan semua pakain yang dikenakantersebut.Pelakuterus memeriksatahilalatyangberada di seluruh tubuhnya, bahkan juga dibagian ketiga kemaluan bocah tersebut. Pelaku terus memainkan kemaluan korban. Kejadian itu berlangsung hingga hujan redah. Ay mengakui, pebuatannya yang dilakukannya salah. Karena, ia datang ke masjid tersebut niatnyahanyamenumpangsholat. ”Saya pulang jualan minyak, tetapisayasempatkansinggahdi masjid. Saya juga tinggal di mas-

jid Jalan Khatulistiwa, makanya saya mau bantu untuk mengajar, karena saya melihat gurunya tak ada. Tetapi lain yang diinginkan saya,” ungkapnya. Atas perbuatannya yang dilakukan Ay, ia sangat menyesal terhadap pebuatannya yang dilakukannya dan juga ia minta maaf dengan orang tua korban. ”Saya malu dengan keluarga saya, begitu juga dengan keluarga murid-murid ngaji itu. Kalau bisa saya ingin ketemu dengan orang tua murid-murid itu,”sesal Ay sambil meneteskan air mata. Sementara Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Puji Prayitno, membenarkan hal tersebut. Namun pihak ke-

polisian masih dalam mengkaji kasus ini.”Kami akan gelar kasus ini, apakah tersangka kelainan seksual atau tidak. Jika tersangka tidak memiliki kelainan seksual atau normal,maka dikenai undang-undang cabul dengan ancaman 15 tahun penjara,”ungkap Puji. Ditempat terpisah peristiwa pencabulan juga dilakukan di lingkungan Masjid. Pelakunya adalah Im, oknum guru ngaji warga Sungai Cina, Kabupaten Ketapang.Diategamemperkosa seorang bocah berusia 12 tahun, Melati yang tak lain muridnya sendiri. Parahnya, perbuatan terkutuk itu dilakukan di WC masjid. (baca selengkapnya di halaman 17) . (ars)

Usul Stop Jamaah Haji Tua Ditentang Sambungan dari halaman 1

pemberangkatanCJHberusia risti merupakan langkah yang tidak realistis. Upaya anggota DPR tersebut, antara lain, bakal ditempuh dengan mengubah UU Nomor 13 Tahun 2008 tentangPenyelenggaraanHaji.Rencana perubahan UU itu ditarget mulai bergulir pada 2013. Dia menyebutkan, usul DPR itu tidak realistis karena pemerintah masih belum bisa mengatasi panjangnya antrean pemberangkatan haji di beberapa tempat. Sebagaimana pernah diberitakan, di sejumlah provinsi, panjang antrean haji mencapai sepuluh tahun. Di antaranya, Provinsi Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Nanggroe Aceh Darussalam.

Menurut Mukti, kondisi yang terjadi saat ini, banyak CJH yang berani mendaftar berangkat haji setelah tabungannya cukup untuk menyetor dana awal Rp 25 juta. Nah, lanjut dia, rata-rata tabungan masyarakat di negeri ini mulai cukup setelah masuk umur pensiun. Di antaranya, mulai menginjak usia 50 tahun. Dengan terbentur lama antrean tersebut, bisa diperkirakan CJH baru berangkat setelah berumur lebih dari 60 tahun. ’’Misalnya, PNS. Mereka menabung sejak lama. Setelah punya uang pensiun, barulah mereka berangkat haji. Masak mereka dilarang pergi haji?’’ tegasnya. Dia berharap pemerintah memperbolehkan penduduk umur berapa pun untuk pergi

haji. ’’Mengenai takdir meninggal atau tidak, tentu sudah kehendak Tuhan,’’ katanya. Menurut data dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag kemarin (24/10), tercatat 43 CJH Indonesia meninggal. Sebanyak 39 orang atau 90 persen di antara seluruh CJH yang meninggal tersebut adalah CJH berusia risti.Melihatpenyebabkematian mereka, gangguan sistem sirkulasi darah menjadi penyebab utama. Tercatat, 34 CJH meninggal karena gangguan tersebut. Selanjutnya, enam CJH meninggal karena sistem pernapasan. Sisanya meninggal karena penyakit neoplasma, nutrisi, dan saraf (masing-masing seorang). (wan/c5/iro)

+


8

Pontianak Post sosok

sisi lain SHERINA

KATY PERRY

Januari Konser di Indonesia PARA fans Katy Perry bakal kegirangan mendengar berita ini. Pasalnya, si seksi ini dipastikan akan segera menggebrak panggung Indonesia! Kedatangan Perry untuk konser di Indonesia memang sudah lama terdengar sejak pertengahan tahun ini. Sayangnya, belum ada kabar lebih lanjut yang bisa memastikan apakah pelantun tembang California Girls ini akan benar-benar memuaskan para fansnya di tanah air. Setelah lama menunggu, akhirnya sang penyanyi cantik sendiri yang mengabarkan kedatangannya lewat akun twitter sekaligus menyapa para penggemarnya di

Indonesia. ”Indonesia! I’m Finally coming to see you January 19th! Watch katyperry.com for show info next week! #KatyInJKT,” tulis istri aktor Russell Brand ini. Perry sempat dikabarkan akan tampil pada Mei lalu, bersama Big Bang dan Brown Eyed Girls, yang ternyata sudah tampil lebih dahulu, seperti yang dikabarkan Berlian Entertainment. ”Jakarta International Teen Festival 28 May 2011 with the line up : Katy Perry (USA) , Big Bang (Korea), 24herbs (HKG), Brown Eyed Girls (Korea) & 1 more to be announced soon.. Stay tuned! @berlian_ent & rumah sinema,” tulis pihak promotor pada

Semangat Dukung Indonesia EUFORIA kemeriahan SEA Games 2011 sudah disebarkan dua penyanyi muda, Sherina dan Ello yang menyuntikkan semangat serta dukungan agar para atlet nasional berhasil meraih kemenangan. Untuk itu, mereka menyanyikan lagu khusus berjudul Ayo! Indonesia Bisa. Kemarin (23/10) di Planet Hollywood, Sherina, Ello, dan beberapa wakil tokoh olahraga merilis secara resmi kampanye tersebut. Mereka bersama-sama mengajak masyarakat Indonesia untuk mendukung tim Merah Putih. “Tim Merah Putih sudah berlatih sangat keras, mempersiapkan diri menghadapi SEA Games. Mereka berjuang untuk memberikan yang terbaik. Karena itu, saya mengajak semuanya untuk terus berpikir

Boleh Buka Google dan Buku Referensi Uji Makalah Calon Pimpinan KPK JAKARTA—Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi kemarin efektif dimulai di tingkat DPR RI. Sebanyak delapan capim KPK mengikuti uji seleksi makalah yang digelar secara terbuka oleh Komisi III DPR. Delapan capim KPK itu Bambang Widjojanto, Abdullah Hehamahua, Yunus Husein, Handoyo Sudrajat, Abraham Samad, Adnan Pandupraja, Aryanto Sutadi, dan Zulkarnain kemarin mengikuti uji makalah yang berlangsung selama satu jam. Mereka diminta untuk membuat makalah sepanjang lima halaman, dengan memilih satu dari lima tema yang sudah dipersiapkan. Seleksi makalah sendiri, dimulai pada pukul 11.45. Ketua Komisi III Benny K Harman sebelum dimulainya uji makalah menyatakan, seleksi itu adalah salah satu tahapan bagi capim KPK sebelum memasuki uji wawancara. Agar proses uji makalah bisa maksimal, capim KPK dipersilahkan untuk membuka seluruh materi sumber untuk memperkaya isi makalah. ”Dipersilahkan membuka sumber apapun

Selasa 25 Oktober 2011

positif. Sudah terbukti kok kalau dukungan emosi dan sosial itu bisa menambah semangat para atlet kita,” tutur Ello. Sherina yang kemudian diajak berduet mengaku merinding dan bangga. “Saya senang bisa terlibat di sini. Pastinya, sebagai orang Indonesia, (saya) akan terus mendukung para atlet kita. Karena saya dan Ello seorang penyanyi, kami mendukung dengan cara ini, menyanyikan lagu khusus,” terang perempuan yang juga menyukai olahraga wushu tersebut. (jan/ c3/dos)

Kalbar Diusulkan 10 Dapil

TEDY KROEN/RAKYAT MERDEKA

TOPANG DAGU: Dua dari delapan Calon Pimpinan KPK Abdullah Hehamahua (kanan) dan Aryanto Sutadi (kiri) serius saat mengikuti tahapan seleksi calon pimpinan KPK dengan agenda pembuatan makalah di Ruang Komisi III, Gedung DPR.

termasuk dari internet,” kata Benny. Pernyataan Benny sempat menimbulkan interupsi dari salah satu anggota Komisi III. Ahmad Basarah, anggota dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menilai seharusnya tidak perlu ada kelonggaran dari Komisi III DPR dalam uji makalah. Namun, Benny menegaskan bahwa teknis uji makalah sudah disepakati dalam rapat internal sebelumnya. Jalannya proses uji makalah kemarin relatif tidak menemui kendala. Hanya

ada kendala teknis menimpa capim KPK Abraham Samad. Pria asal Makassar itu akhirnya harus menuliskan seluruh pandangan di makalahnya melalui tulisan tangan. Ini karena, laptop yang dia bawa ternyata hang atau sulit diakses. Capim KPK lainnya, Abdullah Hehamahua menyatakan menulis tema yang dikuasainya, yakni terkait pengawasan di internal KPK. Menurut dia, KPK ke depan harus memiliki pengawasan yang kuat di tingkat internal. Sebagai contoh, semua

telepon yang tersambung kepada pimpinan maupun petugas KPK harus dipantau langsung. ”Pengawasan internal ini harus tidak tega, harus kepada siapa saja,” kata Hehamahua. Ketua PPATK Yunus Husein juga mengaku mempersiapkan buku-buku sebagai referensi pembuatan makalah. Menurut dia, tidak mudah untuk membuat makalah selama satu jam untuk lima halaman. ”Susah juga buat makalah satu jam, makanya (bawa buku) buat jaga-jaga,” jelasnya. (bay)

Untuk DPRD Provinsi

10 Dapil untuk DPRD Kalbar

P ON TIANAK—Komisi A DPRD Kalimantan Barat berencana mengusulkan penambahan daerah pemilihan (dapil) untuk pemilu legislatif DPRD Kalbar 2014. Provinsi ini sebelumnya hanya memiliki delapan dapil dan akan diusulkan menjadi 10. Usul penambahan dapil pemilu legislatif tingkat provinsi ini akan disampaikan bersamaan dengan usul penambahan dapil untuk pemilu legislatif DPR RI. “Kita akan kaji secara detil usul penataan dapil ini dan kita akan meminta bantuan tenaga ahli dari Universitas Tanjungpura. Hasil kajian akan menjadi dasar usulan kita ke pusat,” kata Ketua Komisi A DPRD Kalbar, Retno Pramudya usai pertemuan dengan KPU Kalbar, kemarin. Tenaga ahli dari Untan akan melakukan studi kelayakan terkait penataan dapil, baik untuk dapil DPRD Provinsi maupun DPR RI. Pengkajian tentang dapil ini juga akan dilakukan oleh KPU Kalbar sehingga nanti usul yang disampaikan ke pemerintah pusat merupakan usul bersama antara DPRD dan KPU Kalbar. Untuk pemilihan DPRD provinsi, selama ini Kalbar memiliki delapan

1. Kabupaten Pontianak dan Kubu Raya yang sedianya termasuk ke dalam satu dapil diusulkan untuk dipisah. *) Pertimbangan: Besarnya jumlah penduduk. 2. Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu diusulkan untuk dipecah menjadi dua dapil. *) Pertimbangan: Besarnya luas wilayah.

dapil. Terdapat dua dapil yang dinilai perlu dikaji ulang yakni Dapil Kabupaten PontianakKubu Raya dan Dapil SintangMelawi-Kapuas Hulu. Kabupaten Pontianak dan Kubu Raya yang sedianya termasuk ke dalam satu dapil diusulkan untuk dipisah dengan pertimbangan besarnya jumlah penduduk. Sedangkan untuk Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu diusulkan untuk dipecah menjadi dua dapil dengan pertimbangan besarnya luas wilayah. Perubahan dapil ini terkait dengan Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008 khususnya pasal 24 ayat 2. Ketentuan tersebut mengatur bahwa jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditetapkan sama dengan pemilu sebelum-

nya. Karena itu, Komisi A juga akan mengusulkan agar pasal ini direvisi. Sedangkan untuk DPR RI, akan diusulkan agar Kalbar memiliki dua dapil. “Kabupaten/kota mana saja yang akan masuk dapil 1 dan 2, itu yang masih akan dikaji lebih lanjut,” kata Retno. Anggota Komisi A, Bonifatius Benny menambahkan, dalam pemilu sebelumnya, Kalbar hanya punya satu dapil dengan wakil 10 orang/ kursi di DPR RI. Padahal, Kalbar memiliki jumlah penduduk yang hampir 5 juta dan dengan wilayah yang relatif luas. Sementara Kaltim dan Kalsel yang memiliki luas wilayah dan jumlah penduduk lebih kecil dari Kalbar justru memiliki dapil dan atau perwakilan di DPR RI yang lebih banyak. “Setelah kita hitung-hitung, ternyata selama ini satu kursi DPR RI dari Kalbar itu sangat mahal. Lima belas ribuan suara baru bisa duduk. Di daerah lain, mereka cukup mengumpulkan lima sampai enam ribu suara,” ujarnya. Usul penataan dapil ini menurutnya akan diseriusi oleh Komisi A. Bahkan, usai reses, Komisi A akan kembali menjadwalkan rapat dengan KPU dan instansi terkait lain untuk proses pematangan. “Kita harapkan 2012, masalah dapil sudah clear,” katanya. (ron)

Pasar Siantan Membara Lima Kios Terbakar PONTIANAK—Bulan Oktober ini sudah empat kali terjadi kebakaran melanda Kota Pontianak. Terakhir adalah kejadian tadi malam (24/10) di Pasar Siantan Indah, Jalan Gusti Situt Mahmud, Pontianak Utara. Meski tidak sehebat kebakaran sebelumnya, setidaknya lima kios mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah. Kios yang mengalami kerusakan paling parah adalah Toko Jaya Elektronik. Di toko inilah pertama kali api muncul. Atap depannya terbengkas, sedangkan bagian depan kios itu menghitam, meski tak sempat merobohkan dindingdindingnya. Sementara kios di kiri kanannya mendapat imbas yang lebih kecil. Diduga, kebakaran itu akibat konsleting listrik. Pasalnya di semua kios tidak ada orang yang beraktivitas. “Ini

kan pasar, isinya kios-kios. Jadi kalau malam kosong, yang punya tinggal di rumah masing-masing. Mungkin karena konsleting listrik,” ujar Danu, warga yang ikut menyaksikan kebakaran tersebut. Kebakaran diperkirakan mulai pukul 20.15. Beruntung lokasi pasar sangat dekat dengan markas pemadam kebakaran Siantan, sehingga para penakluk api itu mampu dengan cepat memadamkan api. Apalagi sumber air sangat melimpah. Pasar Siantan terletak di pinggir Sungai Kapuas. Hanya dalam tempo kurang dari setengah jam, api sudah padam total. Akibat kejadian, listrik di Siantan sempat mati meski sebentar. Sementara belasan mobil pemadam yang berjejer di pinggir jalan membuat macet jalan. Warga juga berkerumun menyaksikan peristiwa tersebut. Di antara kerumunan orang itu, tampak Camat Pontianak Utara Ana Suardiana. Perempuan yang akrab dis-

apa Nunung ini sengaja datang untuk memantau kebakaran. “Pasar Siantan ini kan penting untuk warga Pontianak Utara. Tapi saya kira aktivitas ekonomi kita tidak akan terganggu, karena kebakarannya kecil. Kerusakannya tidak terlalu besar,” katanya. Namun gara-gara kebakaran itu, Nunung harus menghentikan pembuatan E–KTP yang lagi ramai di kecamatan, sebabnya tentu saja adalah padam lampu. Kebakaran ini menambah daftar insiden serupa di Pontianak selama bulan ini. Rabu 5 Oktober, empat pintu toko emas di Perum I, Jalan Kom Yos Sudarso Pontianak Barat hangus terbakar. Besoknya, 6 Oktober kebakaran hebat menghantam kawasan bisnis, Jalan Ir Juanda. Belasan ruko jadi korban, beberapa ludes dimakan api. Kobaran api kembali memerah di Jalan Imam Bonjol, Gg Haji Salmah, Minggu (16/10). Yang terakhir ini menghanguskan lima rumah. (ars)


Pontianak Post

17

20

terhitung 17 September – 17 November 2011.

Satpol PP Melawi Razia PNS dan Pelajar

halaman

Pemerintah Tambah Hujan Deras Honorarium THL TBPP Singkawang Pemkab Sambas memberikan bantuan kepada tenaga bantu penyuluh pertanian berupa penambahan Tergenang honorarium bagi petugas THL TBPP selama dua bulan

halaman

RATUSAN rumah warga yang tinggal di Singkawang terendam. Warga mulai bersiap mengungsi bila air terus naik. Belum ada tindakan dari pemerintah kota untuk melihat langsung lokasi banjir.

halaman

Metropolis

Satpol PP Melawi merazia PNS dan pelajar yang berkeliaran saat jam kantor. Sekitar 30 personil Satpol PP pun dikerahkan untuk melakukan penertiban tersebut.

24

SELASA 25 Oktober 2011

Ahli Waris Ancam Nginap di Depan BI

PONTIANAK – Bank Indonesia Pontianak kembali didemo oleh sekelompok orang yang mengklaim sebagai ahli waris tanah lokasi gedung BI berdiri sekarang, Jalan A Yani. Puluhan orang itu terdiri dari orang lanjut usia hingga anak-anak. Aksi mereka terbilang hebat.

Dari pagi hingga sore hari tidak henti-hentinya mereka berunjuk rasa. Kemarin malam (24/10) mereka pun menginap di sana. Spanduk dan kertas karton sederhana bertuliskan kecaman terhadap BI Pontianak menjadi instrumen utama demonstrasi

2

tersebut. Selain itu, macam-macam aksi juga dilakukan. Pagi hari sebelum berdemo, para demonstran mengadakan ritual tepung tawar dan upacara pamabang. • ke halaman 15 kolom 2

SHANDO SAFELA/HARYADI/PONTIANAKPOST

DIRIKAN TENDA

Pendemo Kantor Bank Indonesia di Pontianak, kemarin mendirikan posko degan tenda di depan gedung. Massa menuntut penyelesaian sengketa tanah di atas kantor tersebut.

HAJI

Perketat Seleksi Haji KETUA Komisi A DPRD Kota Pontianak, Syafiun meminta instansi terkait lebih selektif dan melakukan pengawasan ketat terhadap calon haji yang akan berangkat ke tanah suci. • ke halaman 15 kolom 2

BEKELIT

Ada Pungli e-KTP PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Sutarmidji berang mendengar ada PNS di salah satu kelurahan meminta sejuml a h u a ng kepada masyarakat u n t u k proses e-KTP. Dia marah dan mengingatkan semua PNS di

seragamnya,” tegasnya usai upacara peringatan HUT ke-240 Pontianak di halaman Kantor Wali Kota, kemarin (24/10). “Saya akan tetap cerewet untuk hal-hal seperti itu.” Sutarmidji mendapat laporan dari masyarakat ada salah seorang PNS kelurahan meminta imbalan untuk surat un-

Lingkungan Pemkot Pontianak tidak melakukan hal serupa. “Saya tidak tolelirhalseperti itu. Saya tidak ingin jajaran Pemkot Pontianak, hanya gara-gara uang Rp 1015 ribu lantas menggadaikan

dangan pembuatan e-KTP. Janji PNS tersebut, jika sudah dibayar di kelurahan warga tidak perlu lagi mengeluarkan uang saat membuat e-KTP di kecamatan. Oknum PNS itu meminta uang Rp 20 ribu. Sutarmidji lantas menelusuri laporan tersebut. Pada akhirnya dia mengetahui di kelurahan

apa dan siapa yang melakukan hal tidak terpuji itu. “Ternyata orangnya itu-itu saja. Sudah tabiatnya begitu, bukan sekali. Track recordnya memang tidak baik. Kasusnya sekarang sudah kami tangani,” katanya. • ke halaman 15 kolom 2

Poligami Dilarang Sewa Rusunawa Kelola Optimal Pajak Restoran Naik 30 Persen

PONTIANAK – Setelah sekian lama selesai dibangun, akhirnya Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Jeruju, Pontianak Barat penempatannya diresmikan, kemarin (24/10). Sebanyak 73 langsung menempati Rusunawa dari 96 rumah susun yang ada. Jika sebelumnya Rusunawa tidak dapat ditempati karena belum ada fasilitas dasar seperti listrik dan air, sekarang tidak lagi. Semuanya sudah lengkap. “Sudah ada listrik dan air. Bak persediaan air juga ada,” kata

Wali Kota Pontianak Sutarmidji usai meresmikan penempatan Rusunawa. Hanya saja Sutarmidji mengingatkan yang tinggal di Rusunawa tidak boleh suami yang berpoligami. Dia khawatir akan merusak keharmonisan Rusunawa sendiri dan berdampak sosial. “Kalau istrinya tiga tidak boleh tinggal di sini. Nanti istriistrinya itu kelahi,” kata dia. Banyak masyarakat yang berminat tinggal di Rusunawa, sudah ada 270 kepala keluarga yang

Kalau istrinya tiga tidak boleh tinggal di sini. Nanti istriistrinya itu kelahi.

mendaftar. Karena terbatas, banyak yang tidak bisa menempatinya.

PONTIANAK - Anggota Komisi C DPRD Kota Pontianak, Wiseno Sudarmo berpendapat banyak potensi pajak dan retribusi yang belum dikelola maksimal. Salah satunya pajak restoran dan rumah makan. ”Jika dikelola maksimal, diperkirakan pendapatan dari sektor ini bisa meningkat

• ke halaman 15 kolom 2

• ke halaman 15 kolom 2

Sutarmidji

Istana Kadriah Gelar Festival Hadrah ILUSTRASI : KEKES

Tak Hilangkan Ciri Khas, Usulkan Hadrah jadi Mulok Majelis Musyawarah Istana Kadriah Kesultanan Pontianak kembali menggelar Festival Seni Hadrah se-Kota Pontianak dan sekitarnya. Festival ini akan digelar pada 30-31 Oktober 2011 pukul 19.30 di Balai Istana Kadriah Kesultanan Pontianak. Istana mengusulkan hadrah sebagai muatan lokal untuk sekolah.

Pontianak tahun 2011. “Festival seni hadrah ini akan memperebutkan piala bergilir Wali Kota Pontianak dan piala tetap dari panitia yang bekerjasama dengan Forum Badan Keswadayaan Masyarakat Kota Pontianak,” kata Pemangku Hajat Majelis Musyawarah Istana itu, kemarin. Pada tahun 2010, Festival Seni Hadrah ini dijuarai oleh Perkumpulan Hadrah Setia Tambelan, Kelurahan Tambelan Sampit, Pontianak Timur. Pangeran menegaskan, festival ini adalah Festival Seni Hadrah dan bukan Rodat Hadrah atau Dzikir Hadrah. Namun, para peserta tetap diperkenankan untuk

URAY RONALD, Pontianak MENURUT Pangeran Bendahara, Syarif Selamat Joesoef Alkadri, kegiatan ini dimaksudkan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-240

HADRAH

INTERNET

Seni tradisional yang terus dilestarikan.

• ke halaman 15 kolom 2


kubu raya

10

Pontianak Post

E-KTP Terancam Kacau

klarifikasi

Bantah Tipu Tanah Warga KETERANGAN saksi mata salah satu warga Batu Ampar, Muhammad Julian, yang membeberkan kejadian tersebut kembali dibantah Ysf, ketua RT padu empat. ”Tidak benar kalau sudah terjadi penipuan terhadap surat keterangan tanah (SKT). Pasalnya yang mengeluarkan SKT adalah kepala desa. Sedangkan kapasitas saya adalah sebagai saksi,” katanya membantah pemberitaan di Pontianak Post sebelumnya. Ysf sekali lagi membantah keras untuk pengeluaran SKT. Tanggungjawabnya justru ada di kepala desa. ”Sekali lagi, saya tidak ada hak mengeluarkan SKT. Apalagi sepenuhnya bukan tanggung jawab saya. Kemudian saya ingin memperjelas bukannya 409 SKT yang saya urus. Yang saya urus dulunya adalah 70 SKT. Kalau ada kelebihan urusannya bukan berada di saya tetapi mungkin ke tingkat atas,” jelasnya. Ia mengatakan untuk dana pembuatan 70 SKT, bukan berada padanya. Dana tersebut sudah beralih. Kapasitasnya adalah sebagai saksi yang kebetulan sebagai ketua RT di Padu Empat. Selain itu, tanah SKT warga juga terletak di daerah Bagan Seng di bagian Barat Padu Empat berdekatan dengan base camp perkebunan milik PT FSL. “Dan kalau dikatakan lahan FSL masuk ke dalam wilayah food estate juga harus diklarifikasi,” ujarnya. Klarifikasi tersebut, lanjutnya, karena di atas surat izin lokasi dan izin usaha perkebunan (IUP) bukannya berada di areal food estate. Lahan tersebut berada di Desa Radak, Teluk Nibung, Bangun Harjo, dan Nipah Panjang. SK Bupati sudah menjelaskan keberadaan lokasi perkebunan. ”Tentunya tidak kena dong lahan food estate di Padu Empat,” ujarnya. Di samping itu, ia juga ingin menjelaskan format SKT masyarakat isi pada surat pernyataanya sudah jelas seperti apa. Apalagi bermaterai 6 ribu yang memerincikan bersedia dituntut atau menuntut di muka hukum. Terlebih yang memiliki SKT tersebut adalah warga. ”Sekarang pertanyaan saya adalah kenapa arahnya saya? Ini kalau dilihat indikasinya adalah mencoba mengecilkan persoalan pemukulan. Apalagi saya sudah melapor dan menyerahkan prosesnya ke kepolisian,” katanya. Pada kesempatan tersebut, ia juga ingin memperjelas bantahan penyanderaan. Yang jelas, dipaparkan dia, seorang tim kementriaan dibawa ke camp perkebunan. Akan tetapi keluarnya dijemput masyarakat Batu Ampar yang mendukung food estate. “Kalau tidak, kenapa tidak diantar atau dibiarkan pulang?” katanya. Sebelumnya warga Batu Ampar atau saksi mata yang melihat kejadian langsung tim teknis Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) melakukan pengukuran, membantah keras sudah terjadi aksi penyanderaan oleh oknum warga seperti yang diberitakan sebelumnya. (den)

Selasa 25 Oktober 2011

Banyak Warga Tak Dapat Undangan

MUJADI/PONTIANAK POST

MUSIM TAMPOI: Buah tampoi asal Singkawang ikut meramaikan pasar buah lokal di Pontianak. Buah yang ras-

anya mirip manggis tersebut dijual Rp5 ribu perkilogramnya.

Usulan Retribusi Alat Berat Disetujui DPPKAD Tunggu Teknis Penarikannya SUNGAI RAYA – Usulan tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Kubu Raya untuk menarik perda retribusi alat berat disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya. Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) sedang menggodoknya di tingkat eksekutif. ”Pada dasarnya kita sambut positif usulan DPRD Kubu Raya. Draft Perda retribusi alat berat tengah kita proses dan bahas. Mudah-mudahan 2012 nanti sudah terealisasi,” kata Sutrisno, kepala DPPKAD Kubu Raya, kemarin. Menurut dia, perda merupakan payung hukum yang lebih dominan dan tinggi di tingkat pemerintah kabupaten. Oleh karena itu, ditambahkan dia, penting membuat aturan penarikan retribusi alat berat yang bertujuan meningkatkan PAD Kubu Raya. Apalagi solusi sebelumnya melalui sumbangan pihak ketiga juga sepertinya belum berjalan. “Hanya saja tanpa perda tentunya tidak kuat. Dengan perda akan diatur pengelompokan jenis alat berat yang dimaksud. Dan kedepannya tinggal instansi teknis yang meramu,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa sejak tahun 2010 lalu, memang tidak ada penarikan retribusi alat berat maupun melalui sumber-sumber penerimaan lainnya. Selama ini tidak ada penerimaan dari alat berat. Provinsi, menurut dia, tidak mungkin melakukan penarikan karena itu merupakan aset daerah kabupaten. Kondisi sekarang, lanjutnya, Pemkab Kubu Raya memiliki dua unit alat berat berupa eksavator sebagai aset daerah. Direncanakan pada tahun 2012 ke depan akan menambah setidaknya dua unit alat berat. Alat-alat ini nangkring dan dikelola instansi teknis seperti Dinas Bina Marga dan Pengairan. “Untuk penggunaannya, di dinas teknis terkait. Kita hanya menerima laporan saja,” ujarnya. Sebelumnya, tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Kubu Raya menerima dan sepakat menyetujui Laporan Pertanggung Jawaban (Lpj) Realisasi APBD 2010 untuk diperdakan. Penyampaian tersebut dilakukan langsung dalam sidang paripurna pandangan akhir (PA) fraksi-fraksi di DPRD, Jumat (21/10) siang. Akan tetapi, beberapa item tetap menjadi sorotan dan kritikan oleh tujuh fraksi, seperti mendesak eksekutif untuk segera menarik retribusi terhadap aset daerah berupa alat berat. Tujuh fraksi tersebut diantaranya RKNR, Golkar, DKDS, PAN, PPP, PDIP, dan Fraksi Demokrat. Di samping mereka juga mendesak pengelolaan keuan-

gan mesti diperbaiki agar tidak lagi menjadi temuan BPK RI, sehingga predikat keuangan Kubu Raya bisa disclaimer. Khusus Fraksi RKNR menyikapi aset daerah berupa alat berat, mereka menilai perlu ditarik retribusi dalam hal sewa-menyewa, sehingga hasilnya dapat menjadi pendapatan daerah. “Aset daerah berupa alat berat harus ditarik retribusi agar hasilnya menjadi pendapatan daerah,” kata juru bicara Fraksi RKNR Jauhari Ja’far. Sementara Fraksi PAN meminta Pemkab agar transparan dalam pengelolaan retribusi alat berat itu nantinya. “Hendaknya dapat dikelola secara transparan,” kata juru bicara Fraksi PAN Raqib. Nada serupa juga disampaikan Fraksi PDIP melalui jurubicaranya, M Tohir, yang meminta supaya segera dibuatkan payung hukum untuk sewa menyewa alat berat. “Alat berat seperti eksavator harus dibuatkan payung hukumnya, sehingga memiliki kekuatan hukum tetap dalam pelaksanaannnya,” kata dia. Wakil Bupati Kubu Raya Andreas Muhrotienyanghadirpadakesempatan itu menyebutkan bahwa masukan dari fraksi-fraksi tersebut akan ditampung dan ditindaklanjuti ke masing-masing SKPD. “Masukan ini dalam rangka untuk perbaikan, sehingga menjadi bahan evaluasi dan perencanaan yang matang ke depannnya,” kata Andreas. (den)   

SUNGAI RAYA – Pelaksanaan Elektronik KTP (e-KTP) yang digaungkan pemerintah pusat di Kecamatan Sungai Raya terancam tidak sukses dan mencapai target. Pasalnya sejumlah warga kesal dan kecewa ketika akan membuat e-KTP di kantor kecamatan mereka yang harus antre berjam-jam, untuk mendapatkan giliran. Penyebabnya adalah alat pembuatan e-KTP hanya satu unit. Sementara pihak yang dilayani jumlahnya mencapai lebih dari 124 ribu jiwa. “Saya lima jam menunggu giliran. Saya pikir langsung datang bisa diproses. Rupanya seperti begini. Antre lama-lama baru bise dapat KTP baru,” kata Didit, warga Desa Sungai Raya, Sungai Raya. Kekesalan Didit juga dirasakan Hamdani, warga Desa Arang Limbung, Sungai Raya, yang datang ingin membuat e-KTP. “Mane bise buat e-KTP. Panitia sudah pakai undangan. Undangan ape? saya saja tidak dapat. Ape hal bekerja macam begini?” katanya berseloroh. Hal serupa juga dialami Dahlia, seorang ibu rumah tangga yang mengaku terpaksa tidak memasak di rumah lantaran hanya untuk membuat e-KTP yang berjam-jam. “Padahal bukannya jauh saya tinggal. Apalagi hanya cap jari dengan foto, tapi buatnya lama. Kalah-kalah buat SIM yang bisa langsung jadi,” ungkap dia. Bermacamkeluhanterusdisampaikanwargasatu sama lain. Namun apa daya. Hanya keluhan yang bisa terucapkan. Warga mengharapkan pemerintah melalui Disdukcapil tidak tinggal diam dengan kondisi tersebut namun harus cepat dicari solusinya. Camat Sungai Raya, Bachtiar tidak juga bisa berbuat banyak dengan kondisi tersebut. “Ini dikarenakan peralatannya hanya satu unit saja, sementara masyarakat yang dilayani lebih dari 124 ribu jiwa,” ungkap Bachtiar. Belum lagi menurut dia, e-KTP ditargetkan mesti sukses minimal mesti mencapai 80 persen sampai akhir tahun. Perhari saja direncanakan mesti seribu orang. “Mestinya harus ada minimal lima alat untuk memenuhi target tersebut, baru pelayanan bisa maksimal,” saran dia. Bachtiar pesimis pelaksanaan e-KTP di Sungai Raya dapat berlangsung sesuai dengan harapan. Belum lagi kondisi geografis Kecamatan Sungai Raya yang desanya relatif jauh. Sementara, menurut dia, masyarakat sangat antusias untuk membuat e-KTP. “Baru warga desa terdekat saja yang dapat dilayani karena jika kita menyebarkan undangan ke desa yang letaknya jauh dari kecamatan, kasihan mereka harus menunggu lama. Dan yang kita khawatirkan ada miskomunikasi dari warga,” katanya. Belum lagi petugas yang melayani, kata dia, harus bekerja hingga malam hari. Ini sama juga pemaksaan terhadap alat digunakan. (den)


Pontianak Post

PROPERTI

Selasa 25 Oktober 2011

11

LARIS TERJUAL

KONSORSIUM REAL ESTATE INDONESIA, MEMBANGUN TIPE TERBESAR DAN TERKECIL

Mutiara Villa Sepakat

Al Faridz Residence Hunian Strategis di Kota Pontianak KOTA Pontianak makin berkembang pesat. Hunian baru menjadi kebutuhan warga Pontianak terutama di pusat kota. Salah satu hunian yang layak dimiliki adalah Al Faridz Residence. Dengan lokasi yang sangat strategis. Berada di Jalan Sepakat II, A. Yani. Hunian berkelas ini memiliki beberapa tipe. Lokasi hunian berjarak 400 meter dari Jalan A Yani. Selain itu, hunian ini dekat dengan pusat pendidikan, pemerintahan, kesehatan dan niaga. Misalnya Mega Mall, Hotel Mercure, SPBU, Rumah Sakit Anugerah Bunda, Kantor Gubernur Kalbar yang hanya berjarak 150 meter, Universitas Tanjungpura yang hanya berjarak 200 meter demikian juga Universitas Muhammadiyah dan TK-SD-SMP Al Azhar yang hanya berjarak 400 meter dan lainnya. Hal ini memberikan keuntungan bagi para pemilik hunian Al Faridz Residence. Secara umum, hunian memiliki beberapa tipe yang menarik. Didukung dengan jalan aspal dengan lebar lima meter dan drainase yang berada di tiap sisi jalan. Secara khusus, tiap hunian memiliki tiga buah kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, dapur dan satu

A New Hope For Family Living In Harmony

kamar mandi. Tiap hunian dibangun sesuai standar perumahan dengan kualitas yang baik. Untuk fasilitas pendukung hunian, Al Faridz Residence menggunakan listrik 1300 watt dan PDAM. Dan sebagai tambahan, tiap hunian dilengkapi dengan pagar samping, depan dan belakang.

Pastikan Anda memiliki hunian strategis ini. Untuk informasi lebih lanjut dapat segera menghubungi kantor pemasaran kami langsung di Jalan Sepakat II, Komplek Al Faridz Residence Nomor 2 A, Pontianak. Dan dapatkan penawaran terbaik kami, contact person, Corri di 081256907079. (*)

HUNIAN baru kini hadir di Kota Pontianak. Lokasinya sangat strategis. Berada di Jalan Sepakat II, A. Yani. Hunian berkelas ini dengan tipe 70 dan tipe 90. Mengapa lokasi hunian ini sangat strategis? Karena dekat dengan kawasan pendidikan, pemerintahan, kesehatan dan niaga. Misalnya saja Kantor Gubernur Kalbar, A Yani Mega Mall, Universitas Tanjungpura, TK-SD-SMP Al Azhar, Hotel Mercure, Rumah Sakit Anugerah Bunda dan lainnya. Hal ini memberikan keuntungan yang luar biasa bagi para pemilik hunian di Mutiara Villa Sepakat karena berada di kawasan yang strategis dan mudah diakses. Selain lewat Jalan A Yani, Sepakat II, perumahan juga bisa dikases

Sekolah Unggulan Fokus Proses SEMAKIN banyak sekolah yang mengklaim diri sebagai sekolah unggulan. Beragam upaya dilakukan untuk mewujudkan hal itu. Diantaranya berusaha mendapatkan sertifikasi ISO, menaikkan status sekolah menjadi SBI (sekolah berstandar internasional), dan menyekolahkan tenaga pengajar ke jenjang magister (S-2). Bahkan, dengan dalih sekolah unggulan, siswa yang disaring pun hanya

yang memiliki kualifikasi akademik tinggi. Sehingga sangat sulit ditemukan siswa �bodoh� di sekolah-sekolah yang mengklaim diri sebagai sekolah unggulan tersebut. Dalam faktanya, tidak ada jaminan bahwa sekolah unggulan pasti melahirkan lulusan unggulan pula. Sebaliknya, kadang kita temukan siswa pandai yang justru keluaran sekolah-sekolah pinggiran yang fasilitasnya jauh dari layak.

Seharusnya, sekolah unggulan merupakan sekolah yang berani menerima siswa dengan kondisi apa pun, yang selan jutnya memberikan proses pembelajaran yang berkualitas (the best process). Dengan demikian, sekolah tersebut akan mampu melahirkan lulusan-lulusan berdaya saing tinggi. Jadi, yang penting adalah fokus menciptakan proses menjadi siswa unggulan. (*) Abdul Halim Fathani.

melalui Jalan Parit H Husein II dan Jalan Perdana. Secara umum, tiap hunian memiliki ukuran 10 m x 19,5 m. Sementara jalan aspal dengan lebar 5 meter dan didukung drainase yang berada di sisi kiri dan kanan jalan. Secara khusus tiap hunian terdiri ruang tamu, tiga buah kamar, ruang keluarga, dapur dan satu kamar mandi. Tiap hunian menggunakan pondasi batu kali menerus, dengan struktur rangka kolom praktis. Dinding batako plester luar dalam dan cat. Sementara lantai, dengan cor wermes dan keramik. Untuk atap, menggunakan seng

metal. Bagaimana dengan fasilitas pendukungnya? Mutiara Villa Sepakat diterangi listrik 1.300 watt (non voucher) dan PDAM. Menariknya lagi, Mutiara Villa Sepakat sudah dilengkapi dengan pagar samping dan belakang. Pasti Anda berminat bukan. Untuk informasi lebih lengkap dapat segera menghubungi kantor pemasaran kami langsung di Mutiara Villa Sepakat dan dapatkan penawaran terbaik, contact person, Vivi 0561-7163611. Mutiara Villa Sepakat; A New Hope For Family Living In Harmony. (a6/biz)

Cipta Lagu Cinta Tanah Air BANYAK seniman yang sukses menciptakan lagu yang bisa diterima publik. Sepertinya, kita larut dengan lagu bertema cinta. Banyak generasi muda sekarang tidak tahu lagu-lagu wajib yang bertema nasionalisme. Anak muda sekarang juga terpengaruh globalisasi. Mereka mengadopsi kebudayaan luar negeri, seperti fashion, selera musik, dan tingkah laku. Sebaiknya, pemerintah, da-

lam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga, menyelenggarakan konser cipta lagu patriotik untuk para musisi tanah air. Pesertanya merupakan bandband tanah air yang terkenal dan punya banyak penggemar. Dengan demikian, lagu-lagu karya mereka yang bertema nasionalisme akan lebih mudah diterima masyarakat. Melalui lagu-lagu nasionalisme, jiwa mencintai negeri sendiri di-

harapkan tetap tinggi. Sentot Dwiyanto.


socces story

12

Pontianak Post

Selasa 25 Oktober 2011

PRAJ NA M U R DAYA

Pekerja Keras Bersuara Emas PRAJNA Murdaya, penerus kerajaan bisnis Murdaya Group, justru tak didik dalam lingkungan bisnis sejak kecil. Lama menimba ilmu di Amerika Serikat dengan spesialisasi teknologi, Prajna malah memberikan warna baru dalam bisnis keluarga. Putra pertama pasangan Murdaya Poo dan Hartati yang memiliki suara emas itu siap bekerja keras agar misi perusahaan tercapai. ANDRESWARI, Surabaya ”KADANG sulit menjalankan bisnis,” demikian ungkap Prajna, anak kedua keluarga Murdaya, saat menemui Jawa Pos di Hotel Ma japahit, Surabaya, kemarin. Kalimat tersebut menggambarkan kehidupannya di tanah air setelah menempuh pendidikan tinggi di Amerika Serikat. Saat ini, kegiatan sehari-hari Prajna diisi dengan bekerja dan belajar menjalankan bisnis keluarga yang memiliki 50 ribu lebih karyawan di 50 perusahaan. Saking sibuknya, dia mengaku dalam satu minggu hanya bisa tidur tiga jam setiap hari. Kesibukan Prajna tecermin dalam

kunjungannya ke Kota Pahlawan. Tiba di Surabaya pa da Senin siang (10/10), Prajna langsung terjun ke lapangan dengan melakukan kunjungan kerja ke event Jatim Fair 2011. Esoknya, harinya dipenuhi jadwal meeting mulai pukul 07.30 di berbagai lokasi. Kembali ke Hotel Majapahit sekitar 23.00, dia mengatakan masih ada diskusi dengan sang ibu untuk mem bicarakan masalah pekerjaan. ”Sudah biasa,” sebut bapak dua anak yang murah senyum itu. Tuntutan untuk berani bekerja keras, menurut dia, merupakan bagian dari tanggungjawab menjadi pengusaha. Apalagi, saat ini Prajna diberi tanggungjawab menjalankan usaha ritel, convention center, manufacturing, hotel, hingga mengelola perkebunan kelapa sawit dan kayu. ”Scope lini bisnis keluarga sangat lebar. Namun, saat ini aku fokus pada sector ritel, manufacturing, serta convention center, yakni Jakarta Expo dan Grand City. Pelan-pelan tanggung jawab diperbanyak,” ungkapnya. Bandingkan kegiatan suami Irene Tedja tersebut dengan saat dia kembali ke tanah air pada 2003. Kala itu, dia masih memiliki waktu untuk berkumpul dan jalan bareng dengan sahabat maupun makan malam un-

Jangan Cari Uang untuk Diri Sendiri SEBAGAI seorang ibu, bisa dikatakan Hartati Murdaya memiliki pendapat sendiri mengenai anak keduanya yang sudah diserahi tanggung jawab mengelola beberapa perusahaan milik keluarga. “Prajna anaknya sangat sopan, sangat hormat kepada orang tua. Selain itu, sekolahnya pintar, anaknya cerdas. Dia menjadi teladan di antara saudaranya. Menjadi pusat di keluarga. Saudara-saudaranya lebih sering mengadu DEKAT: Prajna (kiri) dan sang kepada dia jika ada masalah ketimbang kepada orang tuanya,” ibu, Hartati Murdaya. ungkap Hartati yang ditemui di sela pembukaan Jatim Fair 2011 beberapa waktu lalu. Dengan bekal kecerdasan, mau bekerja keras, berpengetahuan banyak, berjiwa sosial, dan baik kepada orang, Hartati yakin Prajna bakal menjadi pengusaha sukses seperti orang tuanya. “Cuma perlu latihan saja.” Dia juga berpesan bahwa menjalankan perusahaan tidak hanya untuk mencari uang. Sebab, membesarkan perusahaan juga memberikan keberlangsungan hidup bagi orang lain yang bekerja untuk mereka. Karena itu, menjaga kestabilan perusahaan merupakan bagian dari kegiatan sosial juga. Hartati yang sangat mengenal pribadi putra pertamanya itu mengungkapkan bahwa kebaikan hati Parajna kadang-kadang akan menjadi kelemahannya. Sebab, sering kali hal itu akan dimanfaatkan orang. Prajana juga memiliki rasa iba yang besar. Dia bercerita, sifat Prajna tersebut membuatnya merelakan uang dan barang yang dipinjam temannya sering tak dikembalikan. Dengan sifat seperti itu, Hartati mengaku khawatir bahwa pria yang saat ini menjabat chairman Buddhis Muda Indonesia tersebut akan mudah dibohongi anak buahnya. Atau setidaknya gampang di setir pendiriannya oleh orang lain. (aan/kim)

FOTO JPNN

KEBANGGAAN: Prajna Murdaya menunjukkan produk andalan di outlet sportswear League (kiri) dan saat santai bersepeda dengan putranya, Viriya.

tuk memperluas jaringan relasi dan perkawanan. Tetapi, saat ini waktunya hanya dihabiskan untuk bekerja, bertemu keluarga, sedikit menekuni hobi, kemudian tidur. ”It’s a blessing punya teman yang bisa menjadi mitra bisnis. Tapi, kami juga memiliki kesibukan sehingga tak sering menghabiskan waktu bersama.” Prajna mengatakan bahwa saat ini dirinya diposisikan untuk mendukungkepemimpinanorangtuadalam menjalankan bisnis. Sebab, transisi kempemimpinan tak bisa dilakukan serta-merta secara 100 persen.

”Kami harus hati-hati karena bisa menimbulkan gejolak atau cultural shock bagi karyawan perusahaan,” ungkapnya. Menurut Prajna, secara umum, apa yang sudah ada di perusahaan saat ini sudah baik. Tinggal ditingkatkan sedikit lagi kualitasnya. ”Aku tidak mau melakukan perubahan secara dratis, lebih banyak ke penyesuaian saja,” ujarnya. Sebagai anak pengusaha papan atas di Indonesia, Prajna tak dimanjakan oleh papi dan mami, demikian dia memangil Mur daya Poo dan Hartati saat tak bertindak

sebagai salah seorang eksekutif CCM Groups. Dia diajari untuk merasakan ”pahitnya” per jalanan kehidupan sebelum nanti menikmati kehidupan. Karena itu, dia dituntut untuk bekerja keras menjalankan bisnis ke luarga. Awal kembali ke Indonesia tujuh tahun lalu, dia diperbantukan di bagian marketing bisnis sepatu keluarga. Itu pun secara tak sengaja. Sebab, pada 2003, mengurus visa ke Amerika Serikat memakan waktu sekitar tiga bulan. Karena bosan tak ada kegiatan, secara iseng dia mulai memberikan masukan pada divisi marketing. Makin lama tanggungjawabnya diperbesar dengan memegang pemasaran, terutama untuk Nike dan beberapa merek sepatu lainnya yang dimiliki CCM Group. Momen penting dalam bisnis dialami Prajna pada era 2006–2007. Saat itu, dia diminta sang ibu, Hartati Murdaya, untuk masuk dalam bisnis produksi sepatu. ”Saya ditarik untuk menyelesaikan masalah pabrik. League merupakan kesempatan emas untuk menjamin kelangsungan hidup perusahaan. Sebab, bagaimana kami melakukan produksi jika tak ada pesanan? Misalnya, saat Nike keluar, filosofinya do or die. Jadi, League seperti life saver, apalagi ada kesempatan di pasar,” paparnya. Ada juga bisnis baru keluarga Murdaya yang dipegang oleh Prajna, yakni mengelola The Grand Palace, department store pertama CCM Group di Indonesia yang berada di Grand City Surabaya. Sama seperti League, ide The Grand Palace berasal dari Hartati Murdaya, sedangkan Prajna hanya menjalankan operasi

sehari-hari. ”Selalu ada ide dan arahan dari orang tua. Pengembangannya terserah saya,” ujarnya. Pria kelahiran Februari 1976 itu merasa, pengalaman hidup dan menimba ilmu di Negara orang sejak umur empat tahun memiliki peran dalam menjalankan bisnis. Kesibukan Prajna diisi dengan menemukan cara untuk menurunkan biaya operasional perusahaan supaya bisa meningkatkan keuntungan. Dia juga selalu memikirkan cara meningkatkan kualitas desain sepatu League yang saat ini go international maupun membuat flow produksi pabrik sepatu agar bisa memproduksi banyak model dalam waktu bersamaan. Pria yang berambisi menjaga keber langsungan bisnis keluarga secara alami berdasar potensinya itu memiliki beberapa proyek penting dalam waktu dekat yang bisa memakan waktu tahunan untuk diselesaikan. Per tama adalah membesarkan League di kancah internasioal. Saat ini, League memiliki jaringan distribusi di Singapura dan akan dilanjutkan ke Korea, Malaysia, Dubai, Inggris, dan Jerman. Sementara itu, di Amerika Serikat, mereka memiliki kantor yang juga berfungsi sebagai lokasi research and development. Kedua, Prajna sedang mengkaji untuk membuka The Grand Palace di Jakarta. Dengan mengusung konsep memasukkan merek yang belum ada di Indonesia, dia berharap The Grand Palace bisa bertahan di tengah persaingan department store yang semakin ketat. Ketiga, membangun tahap berikutnya Grand City Surabaya. Yakni, menyediakan gedung perkantoran dan hotel. (kim)

Sibuk Selangit, Tak Lupa Meditasi Tiga Menit PRAJNA Murdaya memiliki suara emas. Bahkan, bakatnya itu pada suatu titik pernah membuat anak kedua di antara empat bersaudara tersebut mempertimbangkan untuk menekuni dunia tarik suara. Apalagi prestasinya di bidang itu pernah membawanya mengikuti kompetisi acapela tingkat nasional di Amerika Serikat. ”Semua orang pasti pernah mempertimbangkan apa yang akan mereka lakukan kemudian. Saya akhirnya memutuskan menekuni bisnis karena melihat jika memilih yang lain ada konsekuensinya,” ujar dia. Menyanyi saat ini dijadikan Prajna sebagai sarana untuk bersantai. Dia bahkan menciptakan dan menyanyikan beberapa lagu untuk kegiatan sosial. Padatnya beban pekerjaan juga menjadikan Prajna makin jarang menghabiskan waktu berolahraga sepeda. Namun, dia berusaha setidaknya

dua hingga tiga kali dalam seminggu bersepeda di taman. ”Saat ini terlalu sibuk. Jadi, bersepeda juga melihat waktu tidur,” kata dia seraya tersenyum kecil. Hobi bersepedanya saat ini lebih digunakan untuk menjaga berat badan serta meng habiskan waktu bersama sang anak dan istri. Keinginan dia adalah kembali mengayuh pedal sejauh 20-30 kilometer. Saat ini, Prajna hanya puas mengelilingi taman di sekitar kediamannya. Dia juga memiliki cara khas untuk rileks, menjernihkan pikiran dan jiwa akibat banyaknya hal yang harus dipikirkan. Yakni, melakukan meditasi dengan mengatur pernapasan pada pagi hari. Hal itu dilakukan dua hingga tiga menit di sela kesibukan aktivitasnya. ”Aku juga menghabiskan waktu di rumah pada hari Minggu. Menikmati tidur lebih panjang serta bermain dengan anak,” sebut dia. (aan/kim)

FOTO JPNN

SEIMBANGKAN SOSIAL DAN BISNIS: Keluarga inti Murdaya, dari kiri, Uppekha Murdaya, Karuna Murdaya, Siti Hartati Tjakra Murdaya, Murdaya Widyawimarta Poo (duduk), Prajna Murdaya, Irene Tedja, dan Metta Murdaya.


Pontianak Post

seremoni

Selasa 25 Oktober 2011

Besok, Digelar KKR GBI EL Shaddai Pukul 19.00 WIB, di Grand Hall Gereja GEREJA Bethel Indonesia EL Shaddai, Rabu (26/10) besok, pukul 19.00 Wib bertempat di Grand Hall lantai II gereja, yang berlokasi di Jalan Prof M Yamin No.1 A (Kota Baru) Pontianak akan mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dengan mendatangkan Pdt Iin Cipto dari Jakarta. Kedatangan Pdt Iin Cipto dalam KKR ini merupakan bentuk pelayanan gereja untuk menolong serta membangkitkan iman saudara untuk menjadi pemenang. Berbagai macam persoalan yang saudara hadapi saat ini. Baik itu, persoalan rumah tangga, kesehatan,

3 Pemuda Pelopor Masuk Nominasi Nasional TIGA Pemuda Pelopor Kalimantan Barat yakni Henki Wahyudi, S.Pd (Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan), Yuriyansyah (Bidang Seni Budaya & Pariwisata) dan Imam Tamhidi, S.Sos (Kewirausahaan) serta satu orang Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Perdesaan (PSP-3) Kalbar yakni Kristiana Susi, S.Hut berhasil masuk nominasi Calon Pemuda Pelopor dan PSP-3 Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2011. Hal tersebut berdasarkan surat Kementrian Pemuda & Olahraga No. 2323 A/D.V/MENPORA/10/2011 tentang Pemanggilan Calon Pemuda Pelopor dan Calon PSP-3 Berprestasi Tingkat Nasional 2011. Ketiga Pemuda Pelopor tersebut akan mengikuti seleksi akhir besok, Rabu (26/10) di Jakarta dan akan mengikuti Upacara Hari Sumpah Pemuda tahun 2011 di Bandung pada Jum`at (28/10).

ekonomi dan lain sebagainya akan diberikan solusi terbaik serta dibimbing langsung oleh Pdt Iin Cipto dengan tetap mengandalkan campur tangan Tuhan Yesus Kristus melalui iman saudara. Maka dari itu, hadir dan jadilah pemenang dalam KKR di penghujung tahun 2011 ini. Karena seorang hamba Tuhan yang diurapi oleh Allah Bapa datang untuk mengimpartasikan kuasa Tuhan bagi setiap umatnya. Sebagai informasi tambahan, Kamis-Nya (27/10), pukul 18.00 di GBI Singkawang, Jalan Yohana Godang No.43 (ex gedung Restoran American) juga dilaksanakan KKR yang sama dan dilayani oleh Pdt Iin Cipto. KKR yang berlangsung di GBI EL Shaddai dan GBI Singkawang ini tidak dikenakan biaya (gratis) bagi saudara yang datang dan ingin megalami mujizat serta pertolongan dari Tuhan Yesus Kristus. (d3/ser)

FOTO IST

PEMUDA PELOPOR: Hj. Utin Kusumawaty diabadikan bersama 3 nominator pemuda pelopor dan PSP-3 Kalbar di Kantor Dispora.

Utin Kusumawaty Optimis Menang Sementara Kristiana Susi sudah berada di Jakarta hari ini, Selasa (25/10) untuk mengikuti seleksi akhir. Menurut Kadispora Kalbar, Dra. Hj. Utin Kusumawaty, M.Si, tahun ini Kalbar mampu memecahkan rekor dengan berhasil menempatkan wakilnya sebanyak tiga orang sebagai nominasi calon pemuda pelopor tingkat Nasional. “Alhamdulillah tahun ini tiga orang pemuda pelopor dari Kalbar dan satu orang PSP-3 mampu masuk nominasi nasional. Ini merupakan rekor tersendiri. Kami optimis mereka akan terpilih di tingkat Nasional,” yakinnya. Utin Kusumawaty juga mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kalbar semoga utusan Kalbar mampu menjadi pemenang di tingkat Nasional. Berdasarkan lampiran surat dari Kemenpora, Henki Wahyudi, S.Pd akan bersaing menjadi Pemuda

Pelopor tingkat Nasional bidang Pendidikan dengan Anisah dari Riau, Yayan Sofyan dari Jawa Barat, Mutia Sukma dari D.I Yogyakarta, Thatien Hidayati dari Jawa Timur dan Raisa Camalia dari Kalimantan Tengah. Sedangkan Yuriansyah bersaing dengan Maryanto dari Sumatera Barat, Mohammad Nizar dari DKI Jakarta, Sugeng Handoko dari D.I Yogyakarta. Batari Ayu Saraswati Guntur Prabancoro Mulyadi Siwi dari Jateng dan I Wayan Ekoa Mustika, S.S dari Bali. Sementara Imam Tamhidi bersaing dengan Suyongki Saputra dari Sumbar, Yusri dari Jakarta, Demi Ardi Pamungkas dari Jogja, H. Muhammad Hamzah, S.Kom dari Jateng, Adib Arifianto dari Jatim, Sesilia Golam dari Kaltim, M. Maliki dari NTB dan Gede Andika Prayatna Sukma dari Bali.(d4/ser)

13

Kisah Nyata Ny Nurmiati dan Putri Bungsunya

Kanker Lenyap Tanpa Operasi MULANYA hanya terasa nyeri di perut bagian bawah sekitar Juni 2002. Tapi lama kelamaan intensitas sakitnya makin mengganggu, hingga benar-benar menyiksa, sering pendarahan yang tak henti-hentinya selama sebulan penuh dipenghujung tahun yang sama. Deteksi dokter di rumah sakit Jambi memastikan Ny. Nurmiati mengidap kanker rahim, sehingga harus menjalani operasi di sebuah rumah sakit besar di Padang, Sumatra Barat. Operasi pun berlangsung awal 2003. Namun setahun kemudian tumbuh lagi benjolan serupa di mulut rahimnya. Dalam waktu singkat membesar, meradang dan siksaannya lebih parah dari sebelumnya. Saat itulah Nurmiati benar-benar tak berdaya, hingga akhirnya suaminya mengontak ahli kanker Shinse Husein Kartawijaya per telpon ke Jakarta. Lalu dia ceritakan riwayat penyakit yang Nurmiati idap. “Oleh Pak Husein, aku diharuskan minum obat yang terbuat dari sari minyak buah pohon shaachi atau hippophae yang hanya tumbuh di daratan China. Obat dikirim lewat cabang utamanya di perumahan Villa Mas Garden Bekasi. Setelah minum obat inilah, aku sembuh dalam waktu 3 bulan,” kata warga Jl. Sukarejo No. 43 Kota Jambi ini. Terus terang, semula Nurmiati sudah pasrah akan penyakit yang mendera, karena jenis kanker yang ia idap tergolong ganas. Apalagi seorang dokter sempat bilang, bahwa kanker rahim ini sulit sekali disembuhkan total karena posisinya rumit, telah menjalar ke komponen vital lainnya, susah dijangkau peralatan operasi. “Katanya, setelah operasi pasti akan tumbuh kembali dan lebih meradang dari sebelumnya, sebagaimana dialami seorang penderita penyakit serupa yang ku kenal di rumah sakit tersebut,” ujar Nurmiati. Ternyata benar, pertengahan 2004 penyakit Nurmiati kambuh dan lebih berat dari sebelumnya. Siang malam dia tersiksa menahan sakit. Di samping itu, pendarahan tak pernah berhenti, sehingga membuat badannya benar-benar lemah. Alhamdulillah, 2 minggu minum obat pak Husien tersebut, terasa perubahan besar dalam tubuhnya. “Bila obat hampir habis lalu ku pesan ke cabang utamanya di Bekasi. Dalam dua hari obat tiba di rumah ku di Jambi,” jelas Nurmiati.

Ukir Prestasi, STAIN Wisuda 350 Mahasiswa

Daya Saing Kabupaten/Kota Ujung Tombak Kalbar SECARA akumulasi, tingginya daya saing antarkabupaten/kota jelas akan meningkatkan daya saing Kalbar di tingkat nasional. Ini mengingat daya saing kabupaten/ kota merupakan ujung tombak daya saing Kalbar. “Karena itu, dalam rangka meningkatkan daya saing Kalbar maka salah satu jalan yang dapat ditempuh melalui peningkatan daya saing antarkabupaten/kota,” dikutif dari Tim Pembahas Pengukuran Daya Saing 14 Kabupaten/Kota se-Kalbar kepada koran ini. Diungkapkan, pengukuran dan daya saing 14 kabupaten/kota yang ada di Kalbar, menggunakan metode hasil perpaduan dari metode Global Competitiveness Index (GCI) dan Regional Competitiveness Index (RCI), yang tujuannya untuk menentukan suatu index komposit atau menyeluruh (composit index) dari berbagai ragam ukuran (indikator pengukur) serta membuat peringkat berdasarkan index komposit. Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil peringkat berturut-turut sebagai berikut, peringkat pertama Kota Pontianak dengan index komposit 6.011, kedua Singkawang 3.347, ketiga Kabupaten Sambas 3.322, keempat Kubu Raya 3.293, kelima Sanggau 3.100, keenam Sintang 2.899, ketujuh Ketapang 2.826, kedelapan

FOTO IST

BAHAS: Tim membahas pengukuran daya saing di Kantor UP2D Kalbar.

Kabupaten Pontianak 2.726, kesembilan Landak 2.555, ke-10 Bengkayang 2.545, ke-11 Sekadau 2.506, ke-12 Melawi 2.460, ke-13 Kapuas Hulu 2.419, ke-14 Kayong Utara 2.022. Penghitungan peringkat daya saing ini dilaksanakan Unit Pengembangan Produktivitas Daerah (UP2D) Kalbar, sebagai perpanjangan tangan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalbar, bekerjasama dengan Universitas Tanjungpura Pontianak, Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar, Apindo Kalbar, Kadin Kalbar dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalbar. Usaha untuk meningkatkan daya saing diperlukan keseriusan dari masing-masing kabupaten/kota

dalam setiap program yang akan dilakukan. Selain itu, diperlukan kemampuan dalam mendefinisikan faktor-faktor penentu daya saing wilayahnya, baik dari aspek keunggulan dan keterbatasan yang dimiliki. Faktor-faktor tersebut sedapat mungkin harus terukur, sehingga dapat dilakukan evaluasi terhadap perkembangan daya saing antar kabupaten/kota dari waktu ke waktu. “Untuk itu diperlukan suatu alat ukur yang mampu memotret daya saing tersebut secara akurat melalui identifikasi faktor-faktor penentu daya saing, sehingga hasil pengukuran dapat digunakan oleh para penentu kebijakan guna lebih meningkatkan kesejahteraan rakyat di wilayahnya,” tulis tim.(d5/ser)

Alamat praktik Shinse Husein: Perumahan Muara Karang, blok B-4 Barat No.45 Jakarta Utara, telp (021) 6678649. Konsultasi gratis hubungi: 0816903378. Obat bisa juga didapatkan di Sinar Mutiara Jl. Gajahmada No. 3, telp (0561) 738566-7061088 Pontianak. Penyalur: TO Mulia Jl. A Yani, telp (0564) 22970 Sanggau Kapuas. TO Tiara Jl. Jendral Sudirman, telp (0565) 23229 Sintang. TO Swallow Jl. Koper Makmur, telp (0562) 631111 Singkawang. TO Aman Jl. Mohamad Hambal Pemangkat, telp (0562) 241618 Singkawang. TO Ceria Jl. Pasar Baru, telp (0561) 652351 Sei Pinyuh. TO Duri Jl. Raya, telp (0562) 675151 Sei Duri. TO Tulus Budi Jl. A Yani Ketapang, telp (0534) 32517. TO Sinar Abadi Jaya Jl. Gajahmada, telp (0561) 739679 Pontianak. Ijin praktik Depkes No. 1.3.01.3175.091.(e3/bn)

KEBERHASILAN STAIN Pontianak untuk terus berbenah makin dilakukan. Impian yang sudah lama didambakan mulai dirintis oleh kepemimpinan STAIN sebelumnya, yakni memiliki Program Pasca Sarjana di STAIN Pontianak, kini sudah terwujud. Begitu pula pembangunan sarana dan prasarana untuk memiliki asrama mahasiswa, kini impian itu akan segera terwujud. Saat ini sudah mulai dilakukan pembangunan rumah susun sewa sederhana (rusunawa) yang akan dijadikan sebagai asrama (Ma’had Ali) bagi mahasiswa baru STAIN Pontianak, untuk melakukan pembinaan mental, spiritual dan kompetensi berbahasa Arab dan Inggris. “Masih ada beberapa mimpi besar kita yang belum terwujud, yakni perubahan bentuk dari STAIN Pontianak menjadi IAIN Khatulistiwa dan Pengadaan Lahan untuk kampus 2 ini menjadi syarat bagi Islamic Development Bank (IDB) untuk mengucurkan bantuannya kepada STAIN Pontianak,” ungkap Ketua STAIN Pontianak Dr. H. Hamka Siregar, M.Ag. Dikatakannya, STAIN juga senantiasa melakukan peningkatan mutu kualitas sumberdaya manusia. Saat ini telah memiliki 9 doktor. Dosen yang melanjutkan sekolah S3 sebanyak 28 orang, yang S2 ada 98 orang. Sedangkan tenaga administrasi S2 berjumlah 8 orang, kemudian 700-an beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak, hari ini Selasa (25/10) akan mewisuda sebanyak 350 mahasiswa pada rapat terbuka senat STAIN Pontianak di Auditorium Universitas Tanjungpura oleh Ketua Senat STAIN Pontianak Dr. H.

Hamka Siregar, M.Ag. Sebanyak 249 orang dari Jurusan Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 26 orang dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Jurusan Syari’ah Program Studi Ekonomi Islam (EI) sebanyak 45 orang, Jurusan Dakwah Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) berjumlah 17 orang dan Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BKI) sebanyak 13 orang. Mahsiswa lulusan nilai tertinggi (cumlaude) diantaranya dari Jurusan Tarbiyah Prodi PAI adalah Linda Purnamasari dengan IPK (Indeks Prestasi Komulatif) 3,92 dan Fusvita Noor A. Putri IPK 3,71 dari Prodi Bahasa Arab. Jurusan Syari’ah Prodi Ekonomi Islam Ana Maryana dengan IPK 3,71, dan Listia Agustiana IPK 3,65. Jurusan Dakwah dari Prodi KPI Kholilah dengan IPK 3,76 dan Erika Sulistia Maidaningsih dari Prodi BPI dengan IPK 3,85. “Kepada mahasiwa/mahasiswi yang telah diwisuda acara ini bukan sekadar seremoni belaka, tetapi merupakan peristiwa penting yang menunjukkan berakhirnya tugas layanan dan asuhan secara formal kepada mahasiswa STAIN Pontianak dalam mengembangkan potensi mahasiswa menjadi insan yang bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, berilmu serta siap mengamalkan ilmu sesuai dengan bidang keahlian, dan memiliki kemampuan hidup mandiri,” harapnya. Pada waktu yang bersamaan dilakukan pengukuhan bagi yang telah menyelesaikan program doktoral yakni Dr. H. Moh. Haitami Salim M.Ag, Dr. Ichsan Iqbal, MM, pascasarjana Nur Hamzah, S.Pd.I., M.Pd., Acan Mahdi, S.Sos.I., M.Si., Isyatul Mardiyati, S.Psi., M.Psi. Psikolog, Amalia Irfani, S.Sos.I., M.Si., Rahnang, S.Pd.I., M.Pd.I., Santa Rusmalita, S.Sos.I.,M.Ag., Tommy Hardiansyah, SE., MM, Fahrizandi, S.Ag., S.S., M.Pd., H. Muhamad Dimyati, S.Sos.,MM. “Upaya untuk meningkatkan mutu dosen STAIN Pontianak merupakan kewajiban yang harus terus dilakukan sebagai komitmennya sehingga representatif dalam menyediakan layanan pendidikan bermutu kepada masyarakat di Bumi Khatulistiwa khususnya dan umat Islam pada umumnya,” sambung ia. (*/ser)

4 Hari di Orientasi & Mendapat LDK

620 Mahasiswa Terima Beasiswa Outreaching SEBANYAK 620 mahasiswa Universitas Tanjungpura, penerima beasiswa penuh Outreaching pada program Bidik Misi tahap II tahun akademik 2011/2012, mendapatkan masa orientasi dan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) selama 4 hari. Masa orientasi dan LDK ini berlangsung mulai 15-16 Oktober dan dilanjutkan kembali 22-23 Oktober 2011. Menurut Ketua Comdev dan Outreaching Untan, Entin Daningsih, seperti kegiataan orientasi dan LDK tahap pertama sebelumnya, 620 mahasiswa ini juga disibukan dengan

berbagai kegiataan yang diharapkan dapat membangun mental dan jiwa kepemimpinan mahasiswa. Seperti latihan kecakapan baris berbaris, olah vokal, seni musik dan tari. Disisi lain Entin menuturkan, penerima beasaiswa program bidik misi tahap ke-II ini. Untan mendapat quota tambahan sebanyak 620 mahasiswa dari 30.000 mahasiswa yang diberikan Dikti bagi perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Sedangkan ketua panitia orientasi dan LDK mahasiswa, Asriah Nurdini menerangkan, dalam LDK dan orientasi ini, mahasiswa penerima beasiswa

FOTO IST

KREASI: Salah satu kelompok mahasiswa menujukan kreasinya dalam menari dan vokal group yang diperlombakan dalam kegiataan orientasi dan LDK, pada Minggu (23/10).

kami berikan pembinaan dalam hal membentuk karakter mahasiswa yang sesunguhnya, mulai dari teknik berbicara didepan publik, kepercayaan

diri mahasiswa, membangun tim work, serta mengarahkan mahasiswa kepada minat dan bakatnya. Salah satunya kegiatan mi-

nat bakat tersebut, mahasiswa dibagi menjadi 49 kelompok kecil dengan jumlah anggota 13 mahasiswa/kelompok. Tiap kelompok mahasiswa

membawa alat musik sederhana seperti galon minuman dan kaleng menjadi gendang, botol kaca minuman menjadi perkursi, bahkan ada yang membawa seruling dan selanjutnya mereka akan beradu vokal dan menari. “Dengan kompetisi ini kami berharap akan terjalin kekompakan dan saling mengenal antarmahasiswa. Kami juga berharap sepulangnya mereka dari orientasi dan LDK ini, semangat mereka untuk berjuang mengapai cita-cita serta menjadi mahasiswa berprestasi akan tetap berkobar,” jelasnya.

Sementara itu, Pudek III Falkutas Teknik Untan, Edy Tansuri memberikan apresiasi atas digelarnya LDK ini, semoga dengan kegiataan ini mereka para mahasiswa yang berasal dari kabupaten, kecamataan dan derah terpencil ini memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan semangat belajar yang keras. Ia berpesan, jangan pernah mengecewakan harapan orangtua yang menginginkan anaknya sukses, belajar dengan tekun serta jangan lewatkan peluang untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi. (d3/ser)


Pontianak Post

14

Selasa 25 Oktober 2011

Suryati B. Azharie, Pakar Bahasa Indonesia

Berbagi Ilmu dengan Menulis eberapa pen­ting peran bahasa dalam kehidupan kita? Bahasa merupakan bagian dari kebudayaan dan dapat menunjukkan tinggi rendahnya kebudayaan suatu bangsa. Bahasa akan menggambarkan sudah sampai seberapa jauh kemajuan yang telah dicapai suatu bangsa. Dengan adanya ikrar Sumpah Pemuda inilah yang menjadi dasar kokoh bagi kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia bagi bangsa Indonesia. Bahkan pada perjalanan selanjutnya, bahasa Indonesia tidak lagi sebagai bahasa persatuan, tetapi juga berkembang sebagai bahasa negara, bahasa resmi, dan bahasa ilmu pengetahuan serta teknologi. Dengan kata lain, penggunaan bahasa Indonesia yang disiplin adalah pemakai bahasa Indonesia yang patuh terhadap semua kaidah atau aturan pemakaian bahasa Indonesia yang sesuai dengan situasi dan kondisinya.

S

AKTIF BERBAHASA : Selain berbagi ilmu tentang bahasa Indonesia dengan menulis buku dan blog, Suryati juga rutin memperhatikan bahasa Koran dan pemakaian bahasa di televisi.

“Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia..” itulah salah satu cuplikan teks Sumpah Pemuda yang akan kita peringati tanggal 28 Oktober mendatang. Berkenaan dengan itu pula, kali ini For Her mewawancarai Suryati B. Azharie (68 th), yang dikenal sebagai Guru Besar Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Tanjungpura Pontianak. Dalam sebuah obrolan santai, Suryati berbicara tentang perkembangan bahasa dan aktivitasnya yang tak jauh dari Bahasa, meski kini sudah memasuki masa pensiun. Oleh : Anggita Anggriana

Bagaimana peran kita warga Negara Indonesia dalam memajukan bahasa Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri? Untuk menyatakan sikap menjunjung tinggi dalam mempertahankan ke-eksistensian bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan sikap kesetiaan kita dalam mempergunakan bahasa Indonesia dan sikap kebanggaan berbahasa Indonesia. Sikap kesetiaan berbahasa Indonesia terungkap jika bangsa Indonesia lebih suka memakai bahasa Indonesia daripada bahasa asing dan bersedia menjaga agar pengaruh asing tidak terlalu berlebihan. Sikap kebanggaan berbahasa Indonesia terungkap melalui kesadaran bahwa bahasa Indonesia pun mampu bersaing dengan bahasa asing lainnya. Kesederhanaan dan ketidakrumitan inilah salah satu hal yang mempermudah bangsa asing ketika mempelajari bahasa Indonesia. Setiap bangsa asing yang mempelajari bahasa Indonesia dapat menguasai dalam waktu yang cukup singkat. Namun, kesederhaan dan ketidakrumitan tersebut tidak mengurangi kedudukan dan fungsi bahasa In-

donesia dalam pergaulan dan dunia kehidupan bangsa Indonesia, bahkan di tengah-tengah pergaulan antar bangsa. Menurut Anda, tanggung jawab siapa baik buruk dan maju mundurnya bahasa Indonesia? Sudah pasti ini menjadi tanggung jawab setiap orang yang mengaku sebagai warga negara Indonesia yang baik. Setiap warga negara Indonesia harus bersama-sama berperan serta dalam membina dan mengembangkan bahasa Indonesia itu ke arah yang positif. Usaha-usaha ini antara lain dengan meningkatkan kedisiplinan berbahasa Indonesia pada era globalisasi ini. Keadaan ini harus disadari benar oleh setiap warga negara Indonesia sehingga rasa tanggung jawab terhadap penggunaan dan pengembangan bahasa Indonesia akan tumbuh dengan b a i k . R a s a cinta ter­ hadap bahasa Indonesia p u n

akan bertambah besar dan bertambah mendalam. Sudah barang tentu, ini semuanya merupakan harapan bersama, harapan setiap orang yang mengaku berbangsa Indonesia. Dengan menggunakan bahasa Indonesia, maka tanpa sadar kita sudah menghargai bahasa Indonesia dan mempertahankan keeksisan bahasa Indonesia di tengah era globalisasi yang semakin ketat ini. Bagaimana Anda melihat anakanak kecil yang dimasukkan kursus bahasa asing oleh orang tuanya, sementara penguasaan bahasa Indonesia mereka sendiri belum optimal? Saya sendiri sebenarnya tidak terlalu setuju ya. Meski begitu, saya juga tidak anti dengan bahasa asing. Ka­ rena yang perlu dipahami adalah sikap positif terhadap bahasa Indonesia ini tidak berarti sikap berbahasa yang tertutup dan kaku dalam menerima pengaruh bahasa yang lainnya. Saran saya, sebaiknya jika si anak sudah seharian mempelajari bahasa asing, baik di sekolahnya maupun di tempat kursusnya, maka terapkan bahasa Indonesia di lingku­ngan rumah, khususn y a p i ha k k e luarga. A g a r p o l a pikiran anak dari kecil su-

dah terar a h dan paham bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa prioritas yang harus dipelajari selama pertumbuhannya, sebelum si anak mempelajari bahasa asing lainnya.

Apa saja aktivitas yang Anda lakukan di waktu senggang? Tiga tahun ini saya sudah pensiun. Bila dulu saya disibukkan dengan aktivitas mengajar, menjadi pemateri seminar, dan berbagai kegiatan akademis lainnya, maka kini kehidupan saya lebih banyak dihabiskan di rumah, bercengkerama bersama keluarga. Saya lebih suka mengisi waktu senggang saya dengan membaca buku dan menulis. Membaca dapat menambah wawasan saya tentang kehidupan. Dan dengan menulis, secara pribadi saya terus bisa membagi ilmu saya kepada orang banyak. Sejauh mana Anda menggambarkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia? Saya pribadi sudah sekitar 40 tahun menjadi pengajar bahasa Indonesia di FKIP Untan. Dan selama itu pula saya berkutat dengan bahasa. Tanggung jawab dan disiplin adalah dua sikap yang saya terapkan terhadap perkembangan bahasa Indonesia dalam kehidupan saya secara pribadi. Karena peran tersebut tidak hanya terletak di tangan generasi penerus bangsa sebagai pemakai bahasa Indonesia, tapi juga terletak di tangan para perintis bahasa, khususnya kami para pendidik. Dan setelah saya pensiun inipun, kepedulian saya terhadap bahasa pun masih tetap sama. Bedanya, sekarang saya bermain di belakang layar. Saya lebih sering menulis di media blog, menulis untuk buku ataupun mengirim tulisan seputar bahasa di media cetak. Dalam hal ini, saya dibantu oleh anak-anak saya. Merekalah yang selalu mensupport penuh aktivitas dibelakang layar saya. Saya masih ingin tetap berbagi pengetahuan. Meski sudah tidak lagi menjadi pengajar, tapi saya menularkan kepedulian saya berbahasa Indonesia yang baik dari benar, dari rumah saya. Berkenaan dengan Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober mendatang, apa harapan Anda? Saya berharap untuk kedepannya bahasa Indonesia bisa berkembang dan bertahan dengan lebih baik lagi. Para penerus bangsa bisa lebih mencintai bahasa Indonesia agar bahasa Indonesia bisa dapat terus bertahan di era globalisasi seperti ini. Ia harus dipupuk dan disemaikan dengan baik dan penuh tanggung jawab agar ia bisa benar-benar menjadi “cermin” bangsa Indonesia, setidaknya menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Karena sebenarnya bahasa Indonesia itu adalah bahasa yang indah dan mudah dipelajari jika ada niat dari individu tersebut. Jadi seolah-olah bahasa Indonesia tidak hanya menjadi bahasa sehari-hari, tapi bisa menjadi bahasa ilmu pengetahuan.**


Pontianak Post

ANEKA PONTIANAK

Selasa 25 Oktober 2011

15

Harus jadi Armada Baru

MUJADI/PONTIANAKPOST

MENYEBERANG: Jalan baru akses Parit Haji Husin II – Perdana rutin ada air nyeberang jalan. Jika tidak mendapat perhatian pihak berwenang, bisa dipastikan bakal cepat rusak.

Tak Hilangkan Ciri Khas, Usulkan Hadrah jadi Mulok Sambungan dari halaman 9

mengembangkan koreografi dengan syarat tidak meninggalkan ciri khas dan bentuk sajian Rodat Hadrah. “Kami harapkan, festival seni hadrah ini dapat menjadi kegiatan tahunan,” ujarnya. Untuk itu, ia berharap adanya dukungan dari Pemkot Pontianak dan berbagai pihak terkait lain. Dalam festival ini, setiap regu yang tampil berjumlah sembilan orang terdiri atas pemukul/penabuh tahar tiga orang, laki-laki atau perempuan. Kemudian, perodat/penari enam orang

laki-laki atau perempuan. Usia perodat dibatasi minimal 10 tahun dan maksimal 25 tahun. Perodat diperbolehkan membuat pola lantai dengan tetap dalam posisi berlutut dan duduk, agar ciri khas Rodat Hadrah tidak hilang. Sedangkan tema lagu atau syair yang disajikan adalah tentang sejarah berdirinya Kota Pontianak dengan durasi penampilan 10 sampai 15 menit. Syarif Selamat Joesoef didampingi Sekjen BKM Kota Pontianak, Agusman juga menjelaskan, festival seni hadrah ini dilaksanakan untuk men-

ingkatkan peran masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai budaya yang bernafaskan Islam. “Festival seni hadrah ini dapat digelar kembali berkat dukungan Pak Wali Kota Pontianak,” kata pria yang akrab disapa Om Simon itu. Ia berharap, ke depan, seni hadrah dapat dimasukkan dalam pelajaran muatan lokal (mulok) di setiap sekolah. Sebab, seni hadrah dinilai sebagai salah satu seni tradisional daerah yang patut dilestarikan. Upaya pelestarian tersebut dapat dimulai melalui pendidikan, mulai dari tingkat SD sampai dengan SMA. (*)

Poligami Dilarang Sewa Rusunawa Sambungan dari halaman 9

Rusunawa memiliki 96 rumah tinggal. Satu rumah bertipe 24 dengan satu kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi dan WC. Sementara harga sewanya mulai dari Rp110-150 ribu per bulan. Termahal lantai bawah dan seterusnya hingga lantai lima. Saat ini ada dua tower Rusunawa, tahun depannya akan ditambah lagi satu tower di lokasi yang sama. Pemkot Pontianak, kata Sutarmidji, pasti menerima jika Pemerintah Pusat mengalokasikan pembangunannya.

“Tahun depan akan dibangun lagi satu tower, nanti bisa jadi dibangun di tempat lain. Kita terima kalau ditawari Pemerintah Pusat. Misal di kasi lima atau sepuluh semuanya kita terima. Karena ada daerah yang menolak,” ucapnya. Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Eka Kurniawan mengatakan, Rusunawa sangat baik mengurangi pemukiman kumuh di kota ini. Hanya saja ada perbedaan gaya hidup di rumah susun dan pemukiman biasa. “Dibutuhkan perubahan mental masyarakat jika tinggal di Rusunawa,” ujarnya. Selain Rusunawa ada be-

dah rumah untuk mengurangi pemukiman kumuh dan rumah layak huni. Hanya saja kendalanya sekarang, banyak masyarakat yang tinggal bukan di tanahnya. “Kalau perbaikan rumah layak huni tidak dapat dilakukan jika tanah bukan milik warga tersebut. Itu kendalanya sekarang, banyak yang tinggal di tanah orang,” kata Eka. Rusunawa tersebut mulai dibangun pada 2008 atas bantuan dari Pemerintah Pusat senilai Rp 16 miliar. Tujuan utamanya untuk menekan tingkat kekumuhan di Kota Pontianak, terutama di Kecamatan Pontianak Barat. (hen)

Perketat Seleksi Haji Sambungan dari halaman 9

”Kami menemukan adanya calon haji yang hamil enam bulan bisa berangkat, padahal ini rawan. Kedepannya seleksi keberangkatan ini diharapkan lebih ketat,” ujar Syafiun di Pontianak, Senin (24/10). Syaifun menjelaskan calon haji hamil dan bisa berangkat tersebut ditemukannya langsung di Batam. Ia bersama seluruh anggota komisi A memantau langsung keberangkatan di sana. ”Selain temuan calon haji yang hamil, semuanya bagus. Dari keberangkatan calon haji yang awal hingga terakhir,” ujarnya.

Sedikit hambatan yang terjadi yakni adanya keterlambatan pesawat dari Arab Saudi karena arus lalu lintas pesawat di sana sangat padat, sehingga harus menunggu konfirmasi lebih lanjut. Berkaitan dengan komunikasi, sudah ada sarana komunikasi agar calon bisa memberi kabar kepada keluarganya di Kota Pontianak. Berdasarkan informasi dari situs Kementerian Agama RI, telah ada ketentuan yang mengatur tentang calon jamaah haji hamil, sesuai dengan Keputusan Bersama Menteri Agama RI dan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial RI No. 458/Tahun 2000, menyatakan calon haji wanita

“Ritual ini agar demostrasi berjalan lancar. Dan supaya tidak ada provokator yang masuk,” ujar Agus, koordinator aksi. Untuk tujuan ini juga, setiap demonstran tangannya dicat berwarna merah. Para pengunjuk rasa juga sempat mampir menuju DPRD Kota Pontianak, Jalan Sultan Abdurahman buat menyampaikan aspirasi. Di sana mereka bertemu dengan Ketua DPRD Hartono Azas, Wakil Ketua Eka Kurniawan, dan pimpinan lainnya. Selepas bertemu dengan para pimpinan DPRD Kota Pontianak para demonstran kembali ke BI. Mereka langsung memasang tenda berukuran sedang di depan pagar masuk pintu BI Pontianak. Di situ juga tersedia tikar dan

kompor, serta alat dapur lainnya. “Kami berniat menginap di sini sampai pimpinan BI Pontianak memberi penjelasan dan mengakui bahwa tanah ini milik keluarga kami,” kata Agus. Perihal sengketa tanah tersebut, Agus menjelaskan sebenarnya bukan milik BI yang menyerobot, melainkan bagunan-bangunan di sekitarnya pula. “Tapi kita yakin kalau BI mau mengakui, yang lain pasti mengikuti. Ini adalah permainan dari BPN, banyak pemalsuan dalam suratnya,” ucapnya. Agus memaparkan tanah seluas 360 m x 45 m persegi itu adalah murni milik Hapsa A Thalib (73) dan Zahara (57). Keduanya adalah anak dari pemilik tanah sebenarnya, yaitu Talibe’ bin Pimma (men-

Pemkot, kata dia, sudah sering memberi sanksi kepada PNS yang nakal. Bahkan tahun ini sudah beberapa orang dipecat karena memang kesalahannya berat. Untuk kasus e-KTP ini, Sutarmidji belum dapat menyebutkan sanksinya. “Masih dalam proses, bisa saja nanti dipindahkan ke tempat yang tidak berhadapan dengan masyarakat,” ujarnya. Pembuatan e-KTP sama sekali tidak dipungut biaya. Mulai dari undangan ke

masyarakat sampai e-KTP jadi nanti, gratis. Kecuali bagi warga yang belum memiliki Kartu Keluarga (KK) Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan hendak membuat KTP biasa. Itu pun hanya dikenakan Rp12.500, sudah termasuk asuransi. Sutarmidji mengingatkan masyarakat untuk tidak memberikan apa pun pada petugas e-KTP maupun layanan publik lainnya. “Jangan berikan apa pun kepada petugas dengan alasan apa pun. Kalau omongan saya ini masih juga tidak didengar

Kalbar. Acara yudisium itu sendiri menghadirkan 31 mahasiswa yang berhasil menamatkan studinya tahun ini. Mereka didampingi para wali dan orang tua. Acara dirangkai dengan penyerahan sertifikat dan plakat pada yudicium terbaik dan tercepat serta peluncuran buku serta pemeran karya dosen dan mahasiswa. Acara juga dimeriahkan dengan hiburan dari mahasiswa Jurusan Dakwah. Senin (24/10), jurusan Syariah melalui Program Studi Ekonomi Islam juga melakukan yudisium terhadap 45 mahasiswanya. Ada tujuh mahasiswa yang mendapat predikat cumlaude, yakni Listia Agustina, Ana Maryana, Yanto, Devi Kasari, Iva Ashari Ananda, Endang Sri Hastuti, dan Munawarah. (uni)

PONTIANAK – Mahasiswa Hukum Pecinta Alam Untan menyelenggarakan Blog Desaign Competition tingkat SMA se-Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Rencananya kegiatan ini dilaksanakan pada 3 November. Ketua panitia Aldino Akbarinaldi mengatakan, banyak yang bertanya apa kaitannya Makumpala sebagai pecinta alam dengan kompetisi blog. Justru dengan perkembangan teknologi dan dunia maya yang pesat seperti sekarang, kata Aldino, pecinta alam juga

dituntut mengikuti perubahannya. Tidak terus bersikap konservatif. “Cinta dengan alam tidak hanya dengan mendaki, panjat dindin, arung jeram, susur goa atau yang bersifat petualangan lainnya,” paparnya. Dengan lomba desain blog, akan terjadi kampanye besarbesaran terhadap lingkungan. Khususnya Kalbar. “Karena dalam kompetisi ini peserta diminta membuat blog dengan muatan lingkungan. Segala bentuk, kerusakannya, objek wisata alam atau

bahkan solusi masalah lingkungan,” ujarnya. Makumpala Untan, lanjut Dino, yakin jika kompetisi ini terlaksana akan berpengaruh pada kampanye lingkungan. Sebab, isi blog dapat dibaca di seluruh dunia. “Apalagi sekarang masyarakat dunia mengandrungi yang namanya dunia maya,” ucapnya. “Jika pelajar di Kota Pontianak dan Kubu Raya ingin mengikutinya dapat langsung ke Base Camp Makumpala di Fakultas Hukum Untan,” tutupnya.(hen)

Kelola Optimal Pajak Restoran Naik 30 Persen Sambungan dari halaman 9

30 persen,” ujar Wiseno di Pontianak, Senin (24/10). Menurut Wiseno, selama ini instansi terkait yakni Dinas Pendapatan Daerah lebih fokus pada penarikan pajak restoran besar. Padahal, di Kota Pontianak banyak terdapat warung-warung makan yang jumlah pengunjungnya banyak. Bahkan, dalam satu hari bisa laku mencapai 100 piring. Jika digali pajaknya digali, omset pendapat asli daerah bisa meningkat. ”Selama ini pengawas lapangan untuk penarikan pajak sudah bekerja. Tetapi harus benar-benar diawasi juga,” katanya. Ia juga mengimbau seluruh pemilik warung nasi untuk membayar pajak. ”Karena pajak ini untuk kita semua. Tetapi yang terpenting pen-

gawasan. Jika pengawasannya lebih baik, penarikan pajak bisa maksimal,” ujarnya. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Pontianak, Rudi Enggano Kenang menjelaskan sektor pajak restoran ada tiga jenis, yakni restoran, rumah makan, dan warung kopi. Untuk potensi pajak tersebut, tahun ini dilakukan intensifikasi. Instansi tersebut menggali wajib pajak yang telah ada untuk meningkatkan pendapatannya. Mulai tahun depan dilakukan ekstensifikasi, yakni mencari wajib pajak baru. Berdasarkan pendataan sementara Dispenda Kota Pontianak, di wilayahnya terdapat sedikitnya 400 rumah makan dan warung kopi. ”Untuk target pendapatan dari ekstensifikasi masih dalam penghitungan,” ujar Rudi di Pontianak, kemarin.

Rudi menyatakan sejauh ini pihaknya terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak. ”Tiap bulan kami menagih pajak atau meminta mereka bayar pajak. Kalau tidak bayar, akan kami kejar,” ujarnya. Ia menambahkan pendapatan sektor pajak restoran terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2007, target sebesar Rp5, 58 miliar dan Rp6,28 miliar. Tahun berikutnya pajak terealisasi sebesar Rp8,16 miliar dari targetnya Rp6,3 miliar. Pada 2009, targetnya sebesar Rp8,7 miliar dan realisasinya Rp9,711 miliar. Pada 2010, target sebesar Rp14, 54 miliar dan realisasinya Rp15, 08 miliar. N ” Tahun ini hingga September targetnya Rp14,03 miliar, sedangkan targetnya Rp19,45 miliar. Kami berupaya agar mencapai target,” ujat Rudi. (uni)

terpisah antara SD, SMP serta SMA. Melalui sekolah luar biasa satu atap ini, diharapkan pendidikan bagi siswa dengan kecerdasan istimewa menjadi lebih mudah. “Kita usulkan satu unit di Pontianak dulu,” katanya. Ke depan, tidak menutup kemungkinan usul serupa juga akan diajukan untuk

kabupaten/kota lain. Akim juga mengungkapkan bahwa terkait dengan masalah ini, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Pemkot Pontianak dan pihak pemkot telah menyambut dengan positif. “Jadi nanti wali kota yang menyiapkan lahannya di mana (untuk lokasi pembangunan),” ujar Akim. (ron)

SLB Satu Atap

inggal tahun 1963). Tapi anehnya, BI Pontianak malah membelinya dari pemilik palsu bernama Asmad alias Djiden. “Banyak keanehan di sini, tapi anehnya dua kali sidang di pengadilan negeri dan PTUN kita kalah,” tandas Agus. “Surat-surat itu nampak sekali karangan. Masa sertifikat tahun 1949 sudah ada ketikan dari komputer. Itu kan tidak masuk akal. Sertifikat lain pun bahasanya aneh, ini sudah kita cek ke ahli bahasa Untan Drs Lorensius Salem MPd,” terangnya. Pontianak Post sudah berusaha mengkonfirmasi dari pihak BI Pontianak. Berkalikali menelepon nomor kantor tidak diangkat. SMS Pontianak Post kepada salah satu orang dalam BI Pontianak sampai berita ini diturunkan belum dibalas. (ars)

Pendidikan Kalbar, Alexius Akim, kemarin. Menurut Akim, fasilitas tersebut perlu didirikan di ibu kota provinsi mengingat selama ini Kota Pontianak belum memiliki sekolah luar biasa negeri. Sekolah luar biasa yang ada hanya milik swasta dan itu pun

Pelantikan Eselon Sambungan dari halaman 16

belum dapat dipastikan. ”Paling cepat Desember barangkali,” ujar Robertus. Menurut Robertus, ada dua pejabat eselon II yang pensiun, yakni staf ahli dan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Saat ini, posisi Kepala Dinas Koperasi dan UKM digantikan pelaksana tugas, yakni M Syahaldin yang juga menjabat

salah masyarakatnya sendiri. Saya tidak mungkin mengawasi tujuh ribu PNS,” ungkapnya. Jika ada lagi masyarakat menemukan PNS Pemkot meminta imbalan tidak resmi, Sutarmidji meminta dilaporkan. Catat nama oknum tersebut dan tempat tugasnya. “Jangan sampaikan laporan yang tidak jelas. Catat nama orangnya, kalau perlu direkam. Pasti saya ambil tindakan meski nantinya PNS itu tidak senang. Saya tidak peduli yang penting masyarakat terlayani dengan baik,” katanya. (hen)

sebagai Sekretaris di instansi tersebut. ”Posisi yang belum definitif ada dua. Yang lainnya belum ada,” ujarnya. Ro b e r tu s m e nyata ka n pihaknya masih melakukan evaluasi pejabat eselon di lingkungan Pemprov Kalbar. ”Kami akan melakukan evaluasi pada Desember 2011, sesuai dengan amanah Gubernur Kalbar. Kami akan evaluasi keseluruhan eselon,” ungkap Robertus.

Jika ada kenaikan pelantikan dari eselon III ke eselon II, lanjutnya, posisi di eselon III akan mengalami kekosongan. Ketika eselon IV dinaikkan untuk menduduki eselon III, akan ada eselon IV yang kosong dan harus diganti dengan mengambil staf sebagai jabatan promosi. Saat ini, ada kekosongan dua jabatan di eselon II, dan tujuh jabatan di eselon III. (uni)

Cabut 31 Listrik Ilegal Sambungan dari halaman 16

Ada Pungli e-KTP Sambungan dari halaman 9

agama rahmatan lilalamin. ”Dengan demikian, lulusan dakwah akan perfect di tengah-tengah masyarakat. Serta menjadi lulusan excellent (sangat baik, red) di STAIN Pontianak,” ujar Hamka seraya menyebutkan SDM di Jurusan Dakwah yang yang cukup membanggakan serta alumnus yang telah berhasil di dunia kerja. Masih menurut Hamka, untuk mencapai itu semua, Hamka mengimbau kepada para lulusan untuk tidak berhenti studi sampai pada jenjang pendidikan strata satu. Dia berharap para lulusan dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan terus menggali ilmu serta mengembangkan wawasan. Dengan demikian, lulusan tahun ini benar-benar bisa menjadi armada baru di tengah-tengah masyarakat

Makumpala Blog Design Competition

hamil yang diizinkan untuk menunaikan ibadah haji harus memenuhi persyaratan. Syaratnya telah mendapat suntikan vaksinasi meningitis paling lama 2 tahun sebelum keberangkatan haji dengan bukti international certificate vaccination (ICV) yang sah. Pada saat berangkat dari embarkasi usia kehamilan mencapai sekurang-kurangnya 14 minggu dan sebanyakbanyaknya 26 minggu. Tidak tergolong dalam kehamilan risiko tinggi baik untuk ibu serta janinnya, yang dinyatakan dengan surat keterangan dari dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan yang memiliki izin praktik. (uni) Sambungan dari halaman 16

Ahli Waris Ancam Nginap di Depan BI Sambungan dari halaman 9

PONTIANAK - Lulusan Dakwah STAIN Pontianak diharapkan dapat menjadi armada baru dalam pembangunan masyarakat di Kalimantan Barat. “Saya berharap lulusan dakwah tahun ini dapat menjadi armada baru dengan cara memberikan pencerahan kepada masyarakat Kalbar,” kata Hamka Siregar, Ketua STAIN Pontianak dalam acara Yudisium Jurusan Dakwah STAIN Pontianak, Sabtu ( 22/10) di halaman Jurusan Dakwah STAIN Pontianak. Menurut Hamka, pencerahan yang diberikan harus membuat masyarakat muslim di Kalbar lebih terbuka wawasannya tentang Islam. Artinya, para lulusan diharapkan tidak hanya menerangkan kepada publik tentang ajaran halal dan haram. Tapi lebih dari itu, karena Islam adalah

mengecam pemukulan terhadap petugas PLN yang sedang menjalankan tugas operasi listrik ilegal. Penganiayaan menimpa petugas PLN Hanafi Achmad (47) oleh warga di Pontianak Timur. Berdasarkan laporan warga, sebuah rumah di salah satu komplek di Saigon milik Ca melakukan pemasangan listrik ilegal. Bersama petugas lainnya dan seorang polisi, Hanafi melakukan pemutusan. Tidak terima listriknya diputuskan, pemilik rumah memukul Hanafi. Akibatnya dia dilarikan ke RS Antonius. “Saya sangat menyesalkan

tindakan tersebut. Saudara Hanfafi itu melaksanakan tugas sudah sesuai undangundang dan peraturan. Hal ini harus diusut sampai tuntas. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang,” ujar Daniel. Kata Daniel, tidak semestinya sebuah rumah terpasang jaringan listrik yang tidak resmi. Selain merugikan seisi rumah, juga dapat mengancam keselamatan jiwa warga lingkungan sekitarnya. “Listrik ilegal itu sangat merugikan dan berbahaya. Karena kabel jaringannya tidak standar sangat berpotensi terjadi hubungan arus pendek dan kebakaran. Selain

tentu saja kena setrum. Listrik ilegal juga bertentangan dengan asas keadilan, orang lain membayar sementara kita tidak,” terang dia. Padahal, lanjut Daniel, memasang listrik yang legal itu sangatlah mudah. “Kalau memang ada jaringannya, administrasi itu paling lama hanya dua hari. Asal kita tidak menggunakan jalur perantara atau pihak ketiga. Datang langsung ke kantor PLN. Kalau pun rumah baru dan menggunakan jasa developer cek dulu di PLN. Karena telah kami cek rumah saudara Ca (penganiaya) belum ada namanya di daftar tunggu kami,” ungkapnya. (ote/ars)


metropolis

16

Pontianak Post

Cabut 31 Listrik Ilegal

PENDIDIKAN

SLB Satu Atap PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Barat mengusulkan pembangunan sekolah luar biasa (SLB) satu atap di Kota Pontianak. Sekolah satu atap ini direncanakan untuk menampung siswa luar biasa mulai dari tingkat SD, SMP sampai dengan SMA. “Kita sudah usulkan ke pemerintah pusat supaya anggarannya dapat dimasukkan dalam APBN 2012,” ujar Kepala Dinas Akim Ke Halaman 15 kolom

PENDIDIKAN

Pelantikan Eselon

Robertus Isdius

DUA pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pensiun beberapa waktu lalu. Hingga sekarang, belum ada pengganti yang definitif. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kalbar, Robertus Isdius mengatakan pelaksanaan pelantikan pejabat tersebut

Selasa 25 Oktober 2011

ISTIMEWA

RAZIA: Petugas P2TL PLN (Persero) Cabang Pontianak ketika melakukan operasi razia di Komplek Palestin, Perumnas IV, Saigon, kemarin (24/10).

PONTIANAK – PLN Cabang Pontianak berhasil merazia pengguna listrik tidak sah di dua tempat, kemarin (24/10). Kedua tempat tersebut yakni Komplek Palestin dan Duara Jati, Perumnas IV, Saigon, Pontianak Timur. Tak tanggung-tanggung, 31 rumah kedapatan menyantol langsung ke tiang listrik tanpa meteran dan terdaftar sebagai pelanggan. Dalam operasi yang dipimpin Asmen Distribusi Abdul Muis, didampingi Manager Rayon Siantan Suhaimi, Ketua DPC Serikat Pekerja (SP) PLN Cabang Pontianak Masfar Thomas, dan Sekretaris DPC SP Sy Usmulyansah, serta Humas PT PLN Ishak Hasan ini, menurunkan delapan regu, dengan pengawalan belasan petugas kepolisian dari Mapolres Pontianak dan Mapolsek Timur. Awalnya tim penertiban P2TL ini, melakukan razia di Komplek Palestin. Di perumahan ini ternyata masih banyak warga yang menggunakan listrik tanpa meteran. Selanjutnya razia tertuju ke Kompek Duara Jati yang bersebelahan

dengan komplek Palestin. Kejadian yang sama juga didapati petugas P2TL. “Semua bukti seperti kabel TC 2x10 mili kita sita beserta meteran ilegal. Entah dari mana mereka mendapatkan meteran ilegal ini. Makanya besok (hari ini, Red) kita akan melaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti,” kata Masfar Thomas. Sebelumnya, Manager PLN Cabang Pontianak Achmad Ismail menjelaskan bahwa operasi listrik ilegal ini dilakukan dikarenakan tingginya angka kerugian PLN akibat pengguna listrik secara tidak sah. “Pencurian listrik saat ini sudah mencapai 16 juta kWH atau senilai Rp16 miliar setiap bulannya, sehingga kita melakukan razia rutin di tempat-tempat pengguna listrik ilegal,” kata mantan Manager PLN Cabang Singkawang tersebut beberapa hari lalu. Sementara itu, General manager PT PLN Wilayah Kalbar yang baru, Daniel S Bangun Ke Halaman 15 kolom 5

Ke Hal15 kolom 5

Anggaran Pendidikan hanya 3 Persen PONTIANAK—Anggaran pendidikan dalam RAPBD 2012 Kalimantan Barat terancam menyalahi ketentuan dan jauh berkurang dari tahun 2011. Hal ini tergambar dalam Prioritas Plafond Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2012. Dalam Rencana Alokasi Belanja Langsung yang tertuang di PPAS tersebut, anggaran Dinas Pendidikan dipatok hanya sekitar Rp31,2 miliar dari total APBD sekitar Rp2,1 triliun. Sekretaris Komisi D DPRD Kalbar, Andry Hudaya Wijaya menyatakan prihatin atas kenyataan ini. Komitmen pemprov dalam upaya meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Kalbar juga dipertanyakan. “Dasarnya apa, kok hanya sekitar 3 persen? Kapan pendidikan kita mau maju kalau begini? Apakah selama ini Dinas Pendidikan dianggap tidak mampu mengelola

anggaran besar?,” katanya kemarin. Andry mengakui, alokasi anggaran tersebut masih dalam bentuk PPAS dan belum final. Namun, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, alokasi anggaran dalam PPAS biasanya tidak terlalu jauh berbeda dengan alokasi anggaran dalam APBD. Kalaupun nanti dalam pembahasan APBD alokasinya ditambah, ia pesimistis jumlahnya dapat dinaikkan secara signifikan. Andr y mengingatkan, dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU/20/2003) Pasal 49, telah diatur bahwa dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari APBN pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari APBD. “Memang, anggaran sektor pendidikan tidak hanya

dialokasikan di Dinas Pendidikan, tetapi juga instansi lain yang terkait. Tetapi kalau di Dinas Pendidikan saja alokasinya hanya 3 persen, tidak mungkin kalau di instansi lain justru lebih besar,” ujarnya. Karena itu, ia pun mempertanyakan tentang konsep pemprov mengenai anggaran sektor pendidikan. Ketaatan pemprov terhadap amanat Undang-Undang Sisdiknas juga dinilai perlu dipersoalkan. Tahun 2011, sambung Andry, anggaran di Dinas Pendidikan dialokasikan sebesar Rp44 miliar. Dengan demikian, dalam PPAS APBD 2012 ini, anggaran Dinas Pendidikan menurun cukup tajam. Di sisi lain, anggaran yang dialokasikan untuk Dinas Pekerjaan Umum justru dinilai sangat mencolok yaitu mencapai Rp323 miliar dan RSUD Sudarso Rp63 miliar.(ron)

Batu Raya Didenda Rp1 M PONTIANAK – Sawmill PT Batu Raya Jalan Adi Sucipto, akhirnya didenda hingga Rp1 miliar lebih oleh PT PLN (Persero) Cabang Pontianak. Sawmill tersebut sebelumnya kepergok menggunakan listrik tidak sah, pada 20 Oktober lalu. Asisten Distribusi PT PLN Cabang Pontianak Muis mengungkapkan bahwa kasus ini telah dilaporkan ke kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. “Selain memasang listrik ilegal, PT Batu Raya juga harus menyelesaikan tagihan susulan akibat pemakaian listrik tidak sah hingga Rp1 miliar, 3 juta lebih, kepada negara,” jelas Muis. Tagihan susulan tersebut, kata Muis, sesuai dengan hitungan resmi di PT PLN atas daya 66 ribu VA atau 72.6811 kWH yang terpasang di perusahaan tersebut. Muis menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Kelistrikan Nomor 30 Tahun 2009 pada Pasal 49 ayat 3,

perusahaan tersebut bisa dipidana penjara hingga 7 tahun dan denda sebesar Rp2,5 miliar, dikarenakan menggunakan tenaga listrik yang bukan haknya secara melawan hukum. “Jadi aturan kita sudah jelas, apa yang dilakukan PT Batu Raya disangka melakukan pelanggaran aturan dimaksud dan harus diproses dan membayar tagihan susulan seperti yang telah dihitung!” timpal Muis. Sementara itu, Masfar Thomas dari Humas PT PLN (Persero) Cabang Pontianak mengatakan bahwa dari kasus ini, tentu semua pihak sangat dirugikan. Terutama, menurut dia, masyarakat yang benarbenar memerlukan tenaga listrik. “Kalau kita hitung, tagihan susulan yang harus ditanggung PT Batu Raya, maka nilainya dapat membayar 303 pelanggan dengan daya 900 watt. Namun ini hanya dipakai PT Batu Raya sendiri dengan

tidak sah. Tentu sangat kasihan sekali rakyat yang tidak dapat mendapatkan listrik bila dayanya habis digunakan PT Batu Raya tanpa mendapatkan izin yang sah,” ungkap Thomas. Dia juga mengasumsikan jika dihitung dengan satu pelanggan listrik dengan daya 900 watt, maka satu pelanggan tersebut dapat menggunakan listrik hingga 418 tahun. “Mungkin dapat tujuh turunan menggunakan listrik tersebut. Untuk itu kita harapkan, jangan ada lagi pemakaian listrik secara tidak sah, selain merugikan negara juga sangat merugikan masyarakat kita sendiri,” imbaunya. Thomas juga mengingatkan bahwa pembayaran rekening merupakan satu-satunya pendapatan salah satu badan usaha milik negara tersebut. “Kalau biaya tersendat atau hilang karena listrik illegal, maka PLN juga akan kesulitan menjalankan operasionalnya,” pesan Thomas. (ote)


pro-kalbar Pontianak Post

17

3

Selasa 25 Oktober 2011

Wisuda

Sarana Penunjang WAKIL Gubernur Kalimantan Barat, Crishtiandy Sanjaya mengatakan pendidikan yang berkualitas tentu membutuhkan dukungan dana besar. Hal itu berkaitan dengan ketersediaan sarana dan prasarana penunjang di lembaga tersebut. “Dana memang sangat dibutuhkan dalam peningkatan pendidikan, karena ada kaitannya dengan lengkap atau tidaknya Cristiandy Sanjaya sarana pendidikan di tempat itu,” kata Crishtiandy Sanjaya, saat menghadiri acara wisuda di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mulia Singkawang. Menurut Wagub, perlunya kesadaran juga. Pendidikan tidak hanya tanggungjawab pemerintah. Masyarakat dan orang tua juga memiliki peran dalam pengembangan dunia pendidikan. Jika secara bersama saling bergandengan tangan. Dipastikan pendidikan Ke Halaman 23 kolom 5

Jalan Licin, Jatuh Disambar Truk Anak Beranak Tewas

Ahmadi bersama Ipda Siaful Bahri Kasi Ops yang tiba di puskesmas setelah melihat salah satu kondisi korban yang kepalanya pecah dilindas ban mobil memperkirakan, sebelumnya kedua korban terjatuh dari motornya. “Motor terpeleset karena jalan licin. Keduanya terpental di tengah jalan. Kemudian datang mobil,” predeksinya. Kecelakaan terjadi Ahad (23/10) sekira

ANJONGAN- Diperkirakan, kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang mengakibatkan tewasnya dua pengemudi berboncengan Martius Martono, 35 tahun (baca Pontianak Post halaman 8, 24/10) yang membonceng Sahali, 65 tahun karena terpeleset. Kasat Lantas Polres Mempawah AKP

pukul 16.00 WIB di jalan raya Desa Pak Bulu Kecamatan Anjongan pada km 70,5 Pontianak-Mandor. Berdasarkan keterangan saksi, saat itu hujan rintik-rintik dan jalan licin. Saat itu, kedua anak bapak yang warga Dusun Agak Hulu RT 02 RW 04 Desa Bebatung Kecamatan Mandor itu pulang dari menghadiri pesta keluarganya. Diperkirakan, pada saat memasuki

tikungan dan jalan lurus agak menanjak, sepeda motor terpeleset dan keduanya terpental di tengah jalan. Pada kondisi itu, datang sebuah truk (tabrak lari-red) dari arah Mandor menuju Anjongan. Sampai berita ini ditulis mobil penabrak yang belum diketahui identitasnya. Dominicus Edy Satius, kepala Dusun Ke Halaman 23 kolom 1

Singkawang Tergenang

Pariwisata

ISTIMEWA

DANAU: Danau Sentarum jadi perhatian dunia.

Target Piang Kuak DINAS Pariwisata dan Kebudayaan Kapuas Hulu akan membenai lokasi wisata taman mupa kencana. Di mana di lokasi wisata itu ada danau piang kuak sebagai landmark kawasan. “Kita targetkan tahun depan mupa kencana dna danau piang kuak didalamnya akan kita benahi,” ungkap Rombonang. Untuk langkah renofasi taman Mupa Kecana ini dan membangun semua fasilitas yang diperlukan, Alex mengaku bahwa dirinya belum bisa menyebutkan angka pasti yang diperlukan untuk merenofasi taman tersebut. Yang jelas, yang harus dikerjakan ialah pengerukan danau, fasilitas perahu bebek dan saran-sarana hiburan lainnya, ini semua membutuhkan dana yang cukup besar. Ke Halaman 23 kolom 3

Kesehatan ZUL/PONTIANAKPOST

Obat Tak Berizin DINAS Kesehatan Kabupaten Sekadau Dr. Wirdan Machzumi M.Kes mengimbau masyarakat agar jangan tergoda dengan obat-obatan dari luar negeri. Balai pengawasan makanan dan minuman dan obatobatan (BPOM) sebaiknya tidak hanya memeriksa dokter, namun juga perawat di lapangan. ”Waspadai terhadap obat-obatan yang tidak ada cap dr Wirdan Mahzumi BPOM ataupun Depkes RI. Karena tidak diketahui seperti apa kandungan yang ada didalam obat-obatan tersebut.,” ungkap Wirdan. Dikatakan, obat-obatan luar yang masuk ke negeri ini secara resmi biayanya berganti kemasan atau setidaknya ada cap BPOM ataupun Depkes RI pada kemasannya. Jika masih terlihat nama negara asalnya seperti Ke Halaman 23 kolom 1

BANJIR: Seorang nenek mencari cucunya yang bermain air.

SINGKAWANG-Ratusan rumah warga yang tinggal di sejumlah gang di Kelurahan Sedau, Singkawang Selatan, Senin (24/10) terendam. Warga mulai mempersiapkan diri untuk mengungsi bila air terus naik. Sampai saat ini, warga melaporkan belum ada dari kantor kecamatan yang turun meninjau lokasi banjir maupun dinas teknis lainnya. “Ndak tahulah. Yang jelas, belum ada yang meninjau,” kata warga kepada Pontianak Post, kemarin. Menurut warga, air mulai naik pukul sembilan pagi. “Air mulai naik pagi hari. Sekarang sudah tinggi. Air bukan surut malah meninggi,” kata warga kepada Pontianak Post yang datang ke lokasi sekitar pukul 12.30 WIB. Warga saat ini sangat khawatir dan bila ada hujan pada sore atau malam hari, dipastikan air akan terus naik dan tentu mereka akan mengungsi di kantor camat. “Setiap tahunnya kita pasti mengungsi kalau ada banjir. Kayaknya, seperti dulu lagi. Air besar. Mudah-mudahan tak meninggi sehingga kami tak repot untuk mengungsi,” kata warga. Melihat kondisi air, warga mengatakan ada kemungkinan banjir akan membesar. Mereka pun telah mempersiapkan sejumlah alat transportasi seperti sampan. “Siap-siap saja untuk mengungsi,” kata bapak yang sedang menyeret sampannya di dekat rumahnya di Gang Nipah Kuning. Menurut Erna, rumahnya sudah mulai masuk air dan sudah mengungsikan barang-barang yang berada di ruangan ke tempat yang lebih tinggi. Ke Halaman 23 kolom 1

Bocah 12 Tahun Diperkosa di WC KETAPANG –Im, oknum guru ngaji warga Sungai Cina, Ketapang, tega memperkosa seorang bocah berusia 12 tahun, Melati (nama samaran, red) yang tak lain muridnya sendiri. Parahnya, perbuatan terkutuk itu dilakukan di WC masjid. “Diperkosanya sudah dua kali yang terakhir tadi malam, Senin (24/10) sekitar pukul 00.01. Sampai saat ini korban masih trauma,” jelas AKP Temangnganro Machmud SIK, Kasat Reskrim Polres Ketapang melalui Kaur Bin Ops, Ipda Nursaid, kemarin (24/10). Dikatakannya cerita bermula sekitar dini hari itu, Melati yang

tengah tertidur pulas ditelepon oleh Im. Mendengar dering ponsel, siswi salah satu tsanawiyah tersebut terbangun. Im saat itu memintanya untuk datang menemuinya di WC masjid. Ketika itu Melati mengira kalau sang guru, akan meminta maaf karena memperkosanya pertama kali. “Kita (petugas, red) masih belum tahu kapan korban diperkosa pertama kali. Dia (korban, red) masih trauma dan belum mau cerita,” kata Nursaid. Diceritakannya Im, yang ketika itu menunggu Melati sempat keluar dari WC. Pasalnya ia ingin memastikan kedatangan Melati.

Singkat cerita, begitu Melati sampai di depan masjid. Im, kembali menelponnya dan meminta Melati langsung masuk ke WC. Rupanya saat di dalam WC, itu Im, sudah membuka bajunya. Begitu Melati masuk, Im, langsung memaksa bocah 12 tahun itu memuaskan nafsu bejatnya. Seolah dihipnotis Melati tak bisa berteriak. Ia takut dengan Im. Pria yang telah kehilangan akal sehatnya itu pun kemudian menggarap bocah malang tersebut. Setelah melampiaskan nafsunya, im kemudian menyuruh Melati pulang begitu saja. Ke Halaman 23 kolom 1

ZUL/PONTIANAKPOST

JINJING: Hendak pergi ke sekolah, terpaksa menjinjing sepatu.

Jera Cari Kerja di Negeri Jiran SINGKAWANG- Setelah polos. pulang ke rumah,di Jalan Terpenting saat ini, lanjut Mahad Usman, Rt 12/Rw 06, Aan, bagaimana memiliki akSetapuk Besar, Singkawang, tifitas untuk menghilangkan TKI yang dipenjara kemudian disiksa karena memperjuangkan Saya tidak akan haknya di lagi ke Malaysia negeri Jiran untuk mencari (baca Pontianak Post kerja. Lebih kemarin), baik di sini, Aan Pratama sekarang ini meski jadi buruh menjalani bangu­nan.’’ Aan Pratama hari-harinya dengan menjadi tukang bangunan. rasa trauma yang hingga kini “Sekarang ini saya menjadi masih dialaminya. tukang bangunan di Sing“Paling tidak memiliki kawang,” kata Aan Ke Halaman 23 kolom 1

Tenun Ikat Ensaid Mengalami Kendala di Pemasaran

Produksi Minim, Perajin Hanya Tunggu Pesanan Tenun ikat Ensaid Panjang sudah terkenal sampai ke negeri Belanda. Beberapa desainer kondang negeri ini pun kerap menggunakan tenun khas warga Kapuas Hulu ini. Namun ada permasalahan besar yang harus diselesaikan pemerintah. Kemampuan memproduksi tenun ternyata tak diimbangi pemasaran. Yusrizal,Kelam Permai ZUL/PONTIANAKPOST

PENENUN mengakui kesulitan memasarkan hasil karya mereka. Itu mereka

MENENUN: Seorang warga rumah panjang Ensaid Putussibau sedang menggarap tenun ikat Ensaid. Pemasaran masih terkendala.

akui bahwa selama ini mengalami kendala dalam pemasaran tenun ikat. Karenanya, para penenun tersebut berharap bantuan pemerintah untuk membantu perajin memasarkan berbagai produk kerajinan yang dihasilkan di Rumah Betang ini. Hermanus Bintang, salah seorang penghuni Betang saat dikunjungi mengatakan hal itu, beberapa waktu lalu.Ia mengatakan kalau soal kemampuan memproduksi kerajinan khususnya tenun ikat, warga betang sebetulnya mampu memenuhinya.m “Namun semua itu kembali lagi pada pemasaran. Lagi pula, percuma kita bikin tenun ikat yang banyak namun tak ada hasil,” katanya. Bintang menjelaskan, pemasaran tenun ikat selama ini cukup terbantu dengan adanya koperasi KOBUS. Karena, banyak hasil kerajinan yang sudah berhasil terjual melalui koperasi itu. “Selain itu, kita juga tidak menafikan peran pemerintah khusunya disperindag yang juga sudah Ke Halaman 23 kolom 1


18

pinyuh & NGABANG

Pontianak Post

Selasa 25 September 2011

Taman Kota Butuh Rp2 M NGABANG - Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Landak, Telly Yogala mengatakan untuk merealisasikan pembangunan taman kota di kota Ngabang memerlukan dana kurang lebih Rp 2 miliar. “Saat ini kita sedang mengerjakan untuk pembuatan taman dengan luas 1,8 Ha yang berada di depan kantor KPU masih sebatas pembuatan pagar dengan

dana Rp 100 juta dan ini secara terus menurus dan bertahap,” ungkapnya saat ditemui wartawan di kantor DPRD Landak, Senin (24/10) pagi kemarin. Pembangunan ini akan melibatkan pihak swasta dan masyarakat. Menurutnya, bukan hanya pemerintah yang harus peduli dengan keberadaan taman tersebut nantinya. “Tidak hanya pemerintah

yang hurus peduli dengan keberadaan taman kota ini makanya kita melibatkan semua elemen, yang terdiri 3 pilar yaitu pemintah, swasta dan masyarakat,” jelasnya. Taman ini, dapat dijadikan sebagai pelindung atau penyejuk kota. Selain itu taman juga akan diperindah dengan hiasan tanaman bunga dan tanaman hias lainnya. Taman kota ini juga dapat dijadikan tempat

bermain anak-anak yang menyiapkan sarana permainan, tempat bersantai dan rekreasi keluarga dengan menyiapkan fasilitas parkir kendaraan yang memadai. “Kita juga mengajak partisipasi Bank atau CU. Meraka dapat berpartisipasi membuat bangku meja atau jam berupa tugu yang disertai tulisan sebagai promosi bagi Bank dan CU tersebut,” tambahnya.

Kepala BLH ini sangat berharap kepada seluruh eleman menyadari bahwa tanggungjawab akan pembangunan taman yang berfungsi sebagai penlindung dan penyejuk kota, pemercantik kota dan sebagai tempat bermain anak-anak serta sebagai tempat rekreasi keluarga ini merupakan tanggung jawab bersama. “Jadi kita sangat mengharapkan dukungan semua pihak,” harapnya. (Sgg)

KOLAM: Salah satu kolam ikan yang sumber dananya merupakan swadaya dari 13 PPL di BPP Kecamatan Jelimpo. Diharapkan produksinya memuaskan. FOTO IRAWAN

komisi

Kontrol Proyek KOMISI B DPRD Kabupaten Mempawah, berjanji akan melakukan kontrol dan pengawasan terhadap realisasi proyek yang ada dibawah tupoksi komisinya. Supaya, penggunaan anggaran dapat terealisasi dengan efektif dan tepat guna sesuai program kerja pemerintah daerah. “Tentu saja kami akan melakukan kontrol dan pengawasan terhadap penggunaan anggaran yang berkaitan dengan bidang Komisi B. Mulai dari realisasi program kerja hingga proyek fisik yang dianggarkan melalui APBD, APBN maupun sumber dana lainnya di Kabupaten Pontianak,” tegas Safruddin, Ketua Komisi B. Legislator Partai Golkar ini mengaku, kontrol dan pengawasan yang dilaksanakan merupakan bagian dari tugas pokok dan fungi (tupoksi) pihaknya selaku wakil rakyat. Supaya, berbagai penggunaan anggaran dan program kerja pemda dapat berjalan dengan baik dan maksimal sebagaimana dicanangkan. “Pengawasan dilakukan secara menyeluruh. Tetap mengikuti prosedur dan mekanisme yang ada. Serta sesuai dengan kewenangan yang melekat dalam tupoksi DPRD itu sendiri,” akunya. Dia memberi contoh, kontrol dan pengawasan atas realisasi proyek alsintan yang beberapa waktu lalu terungkap adanya kejanggalan. Yakni pengadaan alat sudah dilakukan padahal lelang proyek belum dilaksanakan oleh dinas terkait. “Bukannya menghalang bantuan untuk masyarakat, melainkan lebih memastikan agar peralatan yang diterima poktan itu benar-benar layak dan sesuai perencanaan. Jika semua penggunaan anggarannya benar, tak perlu dipersoalkan,” ujarnya. Karenanya dia berharap, kontraktor pemenang lelang proyek baik pengadaan alat maupun proyek pembangunan fisik nantinya supaya dapat merealisasikan proyek tersebut sesuai bestek atau perencanaan. “Pengadaan alat maupun realisasi infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah itu semata-mata ditujukan untuk mendukung aktifitas masyarakat. Misalnya, disektor pertanian, perikanan dan lainnya. Dengan harapan dapat meningkatkan kualitas dan perekonomian rakyat,”tukasnya. (ham)

DPRD Setujui Dua Raperda NGABANG-Setelah Bupati Kabupaten Landak Adrianus Asia Sidot yang diwakili Wakil Bupati (Wabup) Landak Herculanus Heriadi menyampaikan pidato nota pengantar Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Tahun Anggaran 2011, kini giliran 6 fraksi di DPRD Landak menyampaikan Pemandangan Umum (PU) terhadap pidato nota pengantar APBD P tersebut. Penyampaian PU ini digelar Senin (24/10) dalam sidang paripurna di ruang sidang DPRD Landak yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Landak, Klemen Apui. Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya Yanto Mardino. Fraksi ini berharap, apabila RAPBD P ini telah mendapat persetujuan bersama, hendaknya RAPBD P ini dapat dilaksanakan secara optimal dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh

Pemkab Landak melalui SKPD terkait. “Sehingga seluruh masyarakat Landak dapat merasakan ada manfaatnya dibidang pembangunan, ekonomi, sosial, budaya dan bidang-bidang lainnya,” ujar Yanto. Fraksi Partai Golkar melalui juru bicaranya, Lipinus. Fraksi pimpinan Adrianus Yanto Nunus ini menyoroti keterlambatan penyampaian APBD P Tahun Anggaran 2011 ini. “Kami berharap keterlambatan ini tidaklah hanya menjadi catatan tersendiri dari Pemkab Landak. Namun hendaklah didasarkan pada komitmen yang tinggi, sehingga penyampaian APBD P di masa yang akan datang bisa tepat waktu sebagaimana yang tertuang didalam Pasal 172 Ayat (1), yakni paling lambat minggu kedua bulan September tahun anggaran berjalan,”

katanya. Sorotan yang sama juga disampaikan Fraksi Partai Demokrasi Pembaruan (FPDP). Dalam PU nya, fraksi pimpinan Sarius ini menggaris bawahi bahwa alasan keterlambatan penyampaian rancangan APBD P tahun 2011 ini sangatlah tidak tepat. “Sebab rangkaian perayaanperayaan penting seperti HUT RI ke 66, peringatan HUT Pramuka tingkat Propinsi maupun HUT Pemkab Landak juga pemeriksaan BPK terhadap LKPD Landak tahun 2010 yang kesemuanya menyita tenaga, biaya, pikiran dan perhatian kita semua, merupakan kegiatan yang setiap tahunnya kita laksanakan. Jika disebabkan dengan apa yang dilaksanakan tersebut, tentulah setiap tahunnya kita tetap mengalami keterlambatan,” ungkap juru bicara FPDP, Herwan. (sgg)

Drainase Buruk, Rumah Tergenang N G A B A N G -Ti n g g i n y a pembangunan yang sudah curah hujan saat ini dapat berjalan. Demikian kata Lipimenyebabkan pelaksaan fisik nus anggota DPRD Kabupaten Landak saat ditemui diruang kerjanya, Senin (24/10) siang kemarin. “Selain mengganggu pelaksanaan fisik pembangunan, hasil fisik pengerjaan juga kurang baik dan tidak seperti yang diharapkan,” katanya. Sebagai contoh di salah satu ruas jalan yang saat ini selalu tergenang air bila turun hujan terdapat Desa Karangan kecamatan Memp aw a h Hu l u K a b u p a t e n Landak. “Ruas jalan tersebut meng h u b u n g k a n Po n t i a n a kBengkayang. Dijalan ini tepatnya di desa Karangan sering tergenang air hujan bahkan genangan air ini hingga ke beberapa rumah warga yang di sekitarnya. Ini akibat adanya pemasangan gorong-gorong yang tidak

tepat posisinya,” ungkapnya. Menurutnya, pemasangan gorong-gorong ruas jalan di desa Karangan tersebut harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan khususnya aliran air hingga ke sungai terdekat. Anggota DPRD Kabupaten Landak daerah pemilihan (Dapil) 3 ini berharap agar dinas terkait terutama kepada dinas PU Provinsi Kalbar, perlu melakukan peninjauan pada pelaksanaan kembali pembangunan gorong-gorong dan box jalan yang ada di ruas jalan di desa Karangan. “Kita sangat mengharapkan agar PU Provinsi Kalbar melakukan peninjauan dan pengawasan terhadap hasil fisik pembangunan box jalan dan gorong-gorong. Sehingga bila terjadi hujan tidak mengenangi jalan dan rumah warga sekitarnya,” harapnya. (sgg)

Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk.. Hub. : Biro PINYUH

0561 - 7034456


Pontianak Post

SINGKAWANG

Selasa 25 Oktober 2011

19

Awasi Hakim Tipikor

Pembangunan

Tugas Bersama PEMBANGUNANtidakhanyatanggungjawab pemerintah saja. Melainkan seluruh komponen masyarakat melalui tenaga dan pikiran masingmasing sebagai sumbangsih. Hal tersebut diungkapkan eksponen Pejuang 45, Abdul Hamid Zainudin. “Pembangunan tidak serta merta tugas dari pemerintha, namun perlu ditingkatkan kesadaran, bahwa semua elemen masyarakat juga memiliki tanggungjawab akan pembangunan,” katanya. Melalui tenaga dan pikiran, lanjutnya, bagaimana mensukseskan pembangunan yang dilakukan pemerintah. Kesadaran ini harus ditanamkan, sehingga akan mengetahui seperti apa tugas dan tanggung jawab sebagai warga Negara. “Kita tidak boleh mengharapkan besar kecilnya atau mencela sebuah pembangunan yang belum berhasil. Karena keberhasilan sebuah pembangunan adalah tugas semua komponen,” katanya. Memang, lanjutnya, secara cita-cita kemerdekaan. Yakni masyarakat maju dan sejahtera. Tentu saja kalau tidak ada persatuan dan kesatuan. Hanya akan memberikan penilaian satu pihak ke pihak lain. “Kalau sudah semacam ini, kehancuran dan ketidak tenteraman yang akan didapatkan,” katanya.(fah)

Rehab

Atap SMPN 12 Dinas Pendidikan Kota Singkawang segera merehab atap gedung SMP Negeri 12 Singkawang Utara yang terkena puting beliung. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Singkawang, Ahyadi kepada Pontianak Post, pihaknya sudah meninjau atas kerusakan tersebut. Setelah melihat secara langsung kerusakan tersebut, Ahyadi lantas memerintahkan stafnya untuk mencari konsultan yang menghitung berapa jumlah dana yang dibutuhkan untuk perbaikan atap. “Ini darurat, tentu harus segera ditangani. Tak mungkin dibiarkan,” kata Ahyadi. Dia sendiri juga telah melaporkan peristiwa tersebut ke Wali Kota Singkawang, Hasan Karman dan dana untuk perbaikan akan digunakan dana APBD tahun 2012 mendahului. “Karena ini adalah faktor alam, tak mungkin dilamalamakan. Kemudian soal dana kita ambilkan anggaran mendahului. Tak mungkin pula kita tunggu APBD 2012. Kan, perlu segera ditangani,” kata Ahyadi. Mantan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang ini mengaku kemungkinan biaya untuk perbaikan sebesar Rp20-Rp30 juta. “Yang rusak hanya bagian atapnya saja. Kemungkinan puluhan juta saja. Tapi, angka pastinya pasti kita tunggu konsultan menghitungnya. Kalau kita hanya mengira-gira saja,” kata Ahyadi. Sebelumnya diberitakan, atap bagian SMP 12 Singkawang Utara terbengkas akibat puting beliung yang menghantam bangunan tersebut. an jiwa dalam peristiwa tersebut. (zrf)

Respon Intruksi KY

ZUL/PONTIANAKPOST

BANJIR: Banjir menggenangi ratusan rumah di Singkawang dan sekitarnya akibat hujan lebat kemarin. (berita baca halaman 17)

Ganesha Operation Gelar Try Out Akbar Diikuti 1.000 Siswa SINGKAWANG-Ganesha Operation menggelar try out akbar se-Kota Singkawang, Minggu (23/10) di gedung Sun Moon Jalan Kalimantan. Try out ini dihadiri seribu siswa dari tingkat SMP/SMA/SMK/MA. Kepala Cabang Ganesha Operation Pontianak/Singkawang, Benny Jhonson, SSi mengatakan try out agenda rutin dari Bimbingan Belajar Ganesha Operation. Kegiatan ini, untuk mempersiapkan siswa menghadapi Ujian Nasional Tahun 2012. Sesuai tema “Menuju Sukses UN 2012 bersama GANESHA OPERATION”, Ganesha Operation memberikan Jaminan Lulus UN 2012. Ganesha Operation menerapkan REVOLUSI BELAJAR berdasarkan teori-teori pendidikan mutakhir sehingga belajar selaras dengan cara kerja otak. Adapun fasilitas yang diperoleh bagi siswa Ganesha Operation diantaranya, SMS (Strategi Menuju Sukses), EPB (Evaluasi Prestasi Belajar), Buku KODING, Evaluasi VAK, m3 (Meeting on

TRY OUT: Seribuan siswa mengikuti Try Out Ganesha Operations.

Maximazing Motivation), TST (Tutorial Service Time ), Pengajar Berkualitas, Ruang Belajar ber-AC serta fasilitas lainnya. Ratih Renata, SSi selaku Kepala Unit menyampaikan ragam program unggulan ditawarkan Ganesha Operation Unit Singkawang, seperti Program Reguler untuk tingkat SD hingga SMA, Program Sukses UN untuk siswa IX SMP, XII SMA serta XII SMK segala jurusan, serta program lulus Perguruan Tinggi Favorit yang siap menghan-

tarkan siswa/siswi nya lulus dengan nilai memuaskan serta menuju SMA Favorit dan Perguruan Tinggi favorit. “Rasakan dahsyatnya REVOLUSI BELAJAR GO,” kata Ratih. Kedepannya, akan terus dilakukan agar siswa siap menghadapi ujian. “Cara ini ditempuh agar anakanak siap menghadapi ujian dan masuk ke sekolah atau perguruan tinggi yang dikehendaki,” kata Ratih. (zrf/ser)

SINGKAWANG-Intruksi Komisi Yudisial telah direspon beberapa bulan lalu oleh LAKI. Walaupun secara resmi baru beberapa hari yang lalu maklumat tersebut disampaikan juru bicara KY Asep Rahmat Fajar. Mengenai hal pengawasan, KY sebagai pengawas kode etik dan perilaku para hakim kondisinya sekarang memang dituntut harus menggandeng lembaga swadaya masyarakat serta pemerhati peradilan di daerah untuk memantau hakim pada pengadilan khusus kasus korupsi. “LAKI Singkawang yang merupakan bagian dari jaringan KY siap mengawal berbagai sidang dan kinerja pengadilan tipikor di daerah. Intruksi KY tersebut sudah kami terapkan terhadap beberapa kasus korupsi Singkawang yang sekarang tengah diproses hingga sekarang,” kata Ketua DPD LAKI Singkawang Mu’in kepada Pontianak Post, Senin (24/10) dalam relis resminya. Selama ini, LAKI Singkawang memang sedang giat mengawal beberapa kasus korupsi di Singkawang antara yang sekarang tengah berpekara yakni kasus mark-up lahan terminal antarnegara atau antarlintas batas negara (ALBN) yang dialokasikan dalam APBD Perubahan 2008 sekitar Rp4 miliar. Sementara APBD Perubahan 2008 ini tidak pernah disetujui DPRD Singkawang yang kala itu diketuai Zaini Nur. Begitu pula dengan kasus-kasus lain seperti mark-up dana catering makanan MTQ XXII tingkat provinsi 2008 lalu yang diduga kuat bakal menyeret isteri Wali Kota Singkawang sekarang Ny Elizabeth Majuyetty Hasan Karman. Dia mengakui, intruksi KY paling tidak makin mempermudah fungsi monitoring LAKI Singkawang terhadap kasus-kasus yang tengah dan akan bergulir di tiap tingkatan penyidikan hingga bermuara di persidangan tipikor Pontianak. Saat ditanya seputar koordinasi KY dan LAKI selama ini, dia mengatakan, sebenarnya pihaknya secara rutin terus melakukan pelaporan baik seputar hambatan maupun setiap perkembangan kasus-kasus yang bergulir ke pengurus LAKI pusat. Selanjutnya LAKI pusatlah yang membawa hasil laporan-laporan dari beragam KabupatenKota tersebut ke KY. Jadi, menurut dia, semua laporan hasil verifikasi dan investigasi LAKI sudah benar-benar terukur sebelum dilimpahkan ke KY. Mu’in yang juga anggota International Forche Againts Corruption (IFAC) menghimbau seluruh masyarakat di daerah juga tidak surut untuk ikut mengawasi jalannya peradilan di daerahnya. “Nah, apabila masyarakat menemukan dugaan indikasi korupsi serta pelanggaran yang dilakukan hakim pengadilan tipikor, jangan segan-segan untuk melaporkan ke LAKI yeng kini telah tersebar di daerah-daerah. Pola tikus koruptor sama halnya dengan mafia peradilan, selalu dinamis. Untuk menekannya kita harus bahu-membahu pula,” tuturnya. (zrf)

Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk.. Contact person:

BiroSINGKAWANG

(0562) 631912 08125713422


SAMBAS

20

Pontianak Post

Konsumen Laporkan Leasing Mobil

TERIGAS

Sukses Dialog Publik BERBAGAI bingkai kegiatan yang dilakukan dalam hal untuk terus meningkatkan sumber daya manusia (SDM), misalnya oleh Asrama Mahasiswa Kabupaten Sambas SM Tsjafioeddin yang terletak di Jalan Sungai Raya Dalam Gang Raya VI No 93 ini. Pengurus Asrama Mahasiswa Kabupaten Sambas SM Tsjafioeddin melalui Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia menggelar Dialog Publik dengan tema ’Membangun Sarjana Berkarakter Dalam Persiapan Terjun ke Dunia Kerja,’ pada 23 September lalu di Lantai 2 Asrama. Kegiatan ini mengundang pemateri DR Radian, mantan Dekan Fakultas Pertanian Untan Ardiansyah Pontianak. ”Beliau mengatakan bahwa pembentukan karakter ini adalah proses, sesuai dengan pernyataan bahwa hati-hati dengan pikiran karena akan menjadi perkataan, hati-hati dengan perkataan karena akan menjadi perbuatan, hati-hati dengan perbuatan karena akan menjadi kebiasaan, hati-hati dengan kebiasaan karena akan menjadi karakter kita,” ujar Ardiansyah, sekretaris Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia. Karakter itulah yang menurut dia, akan menentukan masa depan semua. ”Tentu terlintas dalam benak kita, semoga kita tidak termasuk ke dalam apa yang ada dalam sebait lirik lagu tersebut. Menjadi seorang sarjana muda adalah suatu pilihan, tapi menjadi seorang sarjana muda yang berkarakter dan berkompeten adalah sebuah kewajiban,” kata dia. Dipaparkan dia, sebagaimana diungkapkan Radian, sarjana muda, tokoh yang terlahir dari rahim yang bernama kampus, dengan berwarnanya kehidupan yang ada padanya. Mulai dari warna semangat yang berbeda dari sebelumnya, dengan warna metode pembelajaran yang tidak sama dengan tingkat pendidikan sebelumnya, dengan warna persahabatan yang baru, dan dengan warna pengalaman yang sangat beragam. Warna-warna tersebut, ditambahkan dia, kemudian dengan atau tanpa kesadaran, telah membentuk mahasiswa sebagai seseorang yang memiliki karakter dan kompetensi yang berbedabeda. ”Jangankan antara satu fakultas dengan fakultas yang lain, dalam satu ruang kelas pun kemungkinan memiliki karakter dan kompetensi yang berbeda tetap ada,” ucapnya menirukan apa yang dijelas Radian. Dalam pemaparannya, Radian mengungkapkan bahwa seorang sarjana muda tentu akan menemui dunia yang sesungguhnya setelah keluar dari rahimnya. Dengan warna yang telah dimiliki, berharap akan dapat minimal bertahan dari tantangan dunia yang sesungguhnya. Dalam mempersiapkan diri untuk memasuki dunia yang baru, maka tentu karakter dan kompetensi yang dibutuhkan. “Beliau menekankan bahwa seorang sarjana yang memiliki karakter yang baik di antaranya adalah kejujuran/integritas, kemampuan bekerjasama, interpersonal, etos kerja yang baik, inisiatif yang tinggi, mampu beradaptasi, kemampuan analitikal, komputer, berorganisasi, berorientasi pada kedetailan, leadership, percaya diri, berkepribadian ramah, beretika, bijaksana, kreatif, humoris, dan kemampuan entrepreneurship.” (har)

Selasa 25 Oktober 2011

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

RUSAK PARAH: Salah satu ruas jalan menuju kawasan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Sajingan Besar (Aruk) yang mengalami rusak parah.

Pemerintah Tambah Honorarium THL TBPP SAMBAS – Sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas memajukan sektor pertanian di Kabupaten Sambas, mereka telah memberikan bantuan kepada tenaga bantu penyuluh pertanian (THL TBPP), berupa penambahan honorarium bagi petugas THL TBPP selama dua bulan kedepan –17 September – 17 November 2011. “Ini berupakan kabar gembira sekaligus lega atas kebijakan Pemkab Sambas ini, setelah kurang lebih lima tahun, THL-TBPP Kabupaten Sambas terus bekerja memberikan pendampingan kepada petani di lapangan, apa yang dilakukan Pemkab, kami sangat terbantu,” ungkap Ketua Forum Komunikasi THL TBPP

Kabupaten Sambas Asmuni, barubaru ini. THL-TBPP merupakan penyuluh bantu yang direkrut pemerintah pusat pada tahun 2007 sampai dengan 2009 –angkatan I, II, dan III– dengan sistem gajian 10 bulan pertahun. Saat ini THL-TBPP Kabupaten Sambas berjumlah 70 orang, di mana pada tahun 2011, pemerintah pusat hanya memberikan gaji 8 bulan pertahun. “Allhamdulillah tahun ini THL TBPP Kabupaten Sambas bersyukur atas kebijakan Pemkab Sambas memasilitasi honorium 2 bulan ke depan bagi tenaga THL TBPP,” katanya. Dengan adanya bantuan honorarium dari Pemkab Sambas, dia mengaku sangat membantu dan

memberikan semangat baru untuk petugas THL TBPP. “Adanya biaya tambahan honorium 2 bulan ke depan tentunya dapat menjadi motivasi Forum THL agar lebih giat bekerja sesuai tugas dan fungsinya, serta melanjutkan pendampingan program yang dibuat pemerintah daerah, maupun pusat dalam mendampingi petani di lapangan,” ungkapnya. Dengan adanya bantuan honorarium ini, THL-TBPP Kabupaten Sambas sangat berterimakasih kepada Pemkab Sambas melalui Badan Ketahanan Pangan Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sambas, yang telah memfasilitasi THL TBPP Kabupaten Sambas selaku penyuluh bantu. . (har)

SAMBAS – Tak terima ulah pihak leasing ACC Finance yang menarik mobil Avanza tipe G KB 1682 tanpa sepengantuan pemilik dengan alasan meminjam mobil, pasangan suami istri Ema Febriana dan Karnadi melaporkan selaku pemilik mobil melaporkan ulah leasing tersebut. Keduanya melaporkan tindakan leasing ke Polres Sambas dengan nomor laporan LP/455/ X/2011 karena dianggap merugikan konsumen. Kepada sejumlah media, Ema Febriana, menyatakan tidak terima atas penarikan mobil secara diam-diam, padahal status mobil tersebut masih dalam tahap proses take over Awalnya salah satu debt collector (Penagih utang) AAC Finance, Safruddin datang untuk nego take over Mobil ia kredit selama 17 Bulan, Ema mengakui ada tunggakan 3 bulan pembayaran. “Soal tunggakan akan kami pertanggung jawabkan,” jelasnya. Setelah itu, negosiasi dilakukan dimana jika tak mampu membayar akan melakukan pengambilalihan mobil miliknya. Nego dilakukan lalu supir debt collector ini meminjam mobil tersebut untuk ketemu temannya di Polres Sambas, 1 jam kemudia Safruddin juga izin keluar untuk menjemput

temannya. “Ternyata diluar dugaan keduanya tidak kembali dan melarikan mobil tersebut diam-diam, makanya saya laporkan tindakan leasing AAC yang merugikan konsumen ini,” kata Ema Febrina yang didampingi Suami Padahal kedatangan pihak leasing, lanjut Ema, untuk membicarakan soal proses take over, artinya baik dirinya dan pihak leasing ingin masalah ini diselesaikan secar bersama-sama. Namun tak disangka niat baik pihaknya dan leasing berakhir di laporan kepolisian. Selaku pemilik mobil hingga melaporkan tindakan leasing ke pihak berwajin dikaranakan Safruddin Debt Collector tidak tidak jujur, hingga mereka merasa dirugikan. Padahal dirinya sudah setor uang muka Rp. 20 Juta, dan sudah berjalan 17 bulan berjalan. “Dari 17 bulan tersebut saya membayar 14 bulan dan tiga bulan menunggak, tiap bulannya kredit yang saya bayarkan Rp. 4.800.000,” katanya. Seharunya, kata Ema, pihak ACC Fainace berlaku jujur dan tidak menjebak konsumen seperti yang ia alami. “Kami merasa dijebak, apalagi penarikan mobil dengan alasan meminjam mau jemput teman, jadi ini kan tindakan penipuan,” terangnya. pinjam, jelas ini penipuan,” sesalnya.(har)

Gebyar Pemuda Gelar Turnamen Bolavoli SAMBAS – Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda,Badan eksekutif Mahasiswa ( B E M ) beserta Karang Taruna,KNPI,dan PPM menggelar hari Gebyar Pemuda dengan mengadakan turnamen Volly antar SMA se Kab.Sambas yang dilaksanakan di Lap.volly Kompi 641 Sambas,acara ini dilaksanakan pada 22 Oktober – 5 September. Dalam pidatonya Ir.H. Burhanudin mengingatkan kepada pemuda sebagai generasi harapan agar mampu bersaing dalam segala aspek,serta tidak mudah terpropokasi oleh hal hal yang belum jelas,ungkapnya,karena dalam decade ini isu perbatasan yang sangat hangat dibicarakan sampai ke Pemerintah pusat menjadi pembelajaran kita semua tambahnya. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sambas

Pabali Musa menambahkan sebagai pemuda haruslah bersikap propesional dalam bidang apapun,baik sebagai atlet dan sebagainya. Setelah itu wakil bupati Sambas membuka gebyar pemuda dengan pemukulan bola pertama sebagai tanda berlangsungnya pertandingan Volly antar pelajar SMA se Kab.Sambas,yang diikuti oleh 29 TIM yang terdiri dari 11 Kecamatan yang ada di Kab. Sambas. “Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan,agar pemuda kembali mengingat sejarah perjuangan perebutan kemerdekaan,serta menggali potensi para atlet cabang Volly di Kab.Sambas,” ungkap Joni selaku panitia pelaksana. B erangkat dar i s emangat Sumpah Pemuda membuat Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik terpikat

Sambas,mencoba memberikan kontribusi kepada daerah ini. “Kami hanya melakukan apa yang dapat kami berikan kepada Bangsa kami walau tidak seperti apa yang dilakukan oleh para pejuang dalam merebut kemerdekaan dulu,” ujar Ketua BEM Poltesa Abdi Kurnianto kepada Koran ini. Menanggapi permasalahan perbatasan yang menjadi kontroversi saat ini,kami berharap agar pemerintah memberikan perhatian yang serius dalam segala bidang,terutama bidang pendidikan, Politeknik Terpikat Sambas merupakan salah satu, Perguruan Tinggi yang diharapkan mampu mencetak generasi generasi yang berdaya saing lokal, nasional, bahkan Internasional. “Untuk itu sangat diharapkan agar Pemerintah Daerah Maupun Pusat memberikan perhatian yang lebih kepada

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

BUKA KEGIATAN: Wakil Bupati Sambas Pabali Musa saat membuka turnamen kejuaraan dengan pemukulan bola pertama.

dunia pendidikan apalagi Sambas yang memang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Semoga saja Penegrian Politeknik Terpikat Sambas cepat terealisasi,” tambahnya. (har)


KETAPANG

Pontianak Post Selasa 25 Oktober 2011

POTRET

Hari Ini Bupati Digugat BUPATI Ketapang Henrikus digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pontianak oleh Syawaldy. Ia tidak terima atas mutasi jabatan yang dilakukan Bupati kepadanya. Sebelumnya Syawaldy adalah tenaga fungsional Pengawas Sekolah Pendidikan Menengah di Kabupaten Ketapang. Namun sejak 4 Agustus, ia dipindahkan menjadi Kasi Trantib Kantor Camat Air Upas. Hari ini (25/10), adalah sidang pertama kasus ini. “Terang saja saya tidak terima. Posisi itu bukan bidang dan keahlian saya. Selain itu terkait masalah finansial. Pendapatan saya berkurang hampir Rp3 juta, karena tidak memperoleh tunjangan sertifikasi. Sertifikasi itu bukan gampang, itu adalah prestasi saya,” katanya. Syawaldy mengatakan tidak pernah mendapat pemberitahuan sebelumnya jika akan dipindahkan ke posisi tersebut. “Saya memang diundang untuk pelantikan. Tapi tidak ada keterangan akan jabatan saya yang baru,” jelasnya. Roliansyah, ketua tim pengacara penggugat mengatakan keputusan mutasi tersebut sangat merugikan kliennya dan tidak semestinya dilakukan. “Jabatan pengawas sekolah itu hanya dapat diduduki oleh guru yang berstatus PNS. Apalagi klien saya tidak pernah melakukan kesalahan,” tegasnya. Setidaknya, menurut dia, ada enam tuntutan dalam kasus ini, yaitu; mengabulkan gugatan seluruhnya, menyatakan batal atas seurat keputusan mutasi tersebut, memerintahkan tergugat mencabut SK tertanggal 4 Agustus 2011, meminta rehabilitasi nama baik penggugat, dan mengembalikannya ke jabatan semula.(ars)

ale-ale

Dorong Daya Saing MENDORONG pembangunan pariwisata dalam upaya mewujudkan peningkatan pariwisata Kabupaten Ketapang harus menjadi komitmen dan tanggung jawab bersama. Upaya tersebut, kata Heri Susanto dari Bidang Pariwisata Dinas Budparpora Ketapang, dilakukan pemerintah sebagai fasilitator maupun swasta dan masyarakat, sebagai pelaku utama dan penerima manfaat pembangunan pariwisata. “Terlebih lagi dalam mengahadapi Kunjungan wisata Kalbar 2012,” kata Heri. Ia menuturkan bahwa Sadar wisata dan sapta pesona menjadi salah satu unsur yang sangat penting, untuk membangun daya saing kepariwisataan di Ketapang ini. Sadar wisata dan sapta pesona tersebut meliputi tujuh unsur yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah, dan kenangan. Heri mengatakan bahwa dengan mewujudkan prinsip-prinsip sapta pesona dalam pengembangan kepariwisataan, akan bermuara pada meningkatnya kunjungan wisatawan ke destinasi. Demikian juga tumbuhnya iklim usaha kepariwisataan, di mana meningkatkan lapangan pekerjaan dan peluang pendapatan. “Serta dampak ekonomi multi ganda pariwisata bagi masyarakat yang akan mendorong tercapainya tingkat kesejahteraan yang lebih baik,” tuturnya. (ads)

Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk.. Contact person:

BiroKETAPANG (0534)

35514

21

Festival Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura Dimulai KETAPANG – Secara resmi pembukaan Festival Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura, kemarin (24/10) dibuka Kepala Dinas Budparpora Kabupaten Ketapang Yudo Sudarto. Yudo yang mewakili Bupati Ketapang Henrikus sangat mengapresiasi hadirnya even festival seperti ini di tengah-tengah masyarakat. Ia menilai Ikramat dengan berbagai kegiatan yang digelar sangat potensial, menjadi salah satu wadah perkembangan seni budaya Melayu, yang saat ini dinilai hampir ditinggal masyarakat. “Even seperti ini layak mendapat dukungan penuh dari semua pihak, karena juga bertujuan memotivasi para generasi muda untuk semakin mencintai dan melestarikan seni budaya lokal, sehingga akan terus lestari,” katanya. Yudo menilai saat ini kalangan pemuda hampir tidak mengenal budaya sendiri, lantaran kurangnya rasa memiliki terhadap seni dan budaya sendiri. Akibatnya rasa kebanggaan terhadap seni dan budaya sendiri masih tipis. “Padahal jika dikembangkan dan dilestarikan, seni budaya Melayu yang ada tidak kalah

ASHRI ISNAINI/PONTIANAK POST

RESMI DIBUKA: Kepala Dinas Budparpora Yudo Sudarto didampingi pengurus Ikramat Ketapang Gusti Kamboja saat meresmikan pembukaan Festival Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura, kemarin (24/10) di Keraton Matan Tanjungpura Ketapang.

dengan budaya asing, karena itu saya berharap, mari kita secara bersama-sama, saling bahu membahu, mengajak para generasi muda yang akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang, untuk dap-

at menjaga kelangsungan seni budaya Melayu hingga tetap lesatari dan semakin dikenal masyarakat luas,” ajaknya. Sementara itu, Ketua Ikramat Gusti Kamboja menuturkan bahwa pihaknya akan

berencana menjadikan festival ini sebagai salah satu even tahunan, yang akan dijadikan salah satu rangkaian agenda Kerajaan Matan Tanjugpura. “Kami dari Ikramat berharap festival ini, dapat membantu

pemerintah daerah untuk memajukan seni dan budaya yang ada, sekaligus menjadi salah satu sarana untuk pengembangan dunia pariwisata di Ketapang,” jelasnya. Dengan mengangkat tema meneguhkan budaya bangsa berkarakter lokal, pria yang juga bergelar sebagai Pangeran Ratu Kertanegara ini juga menginginkan hadirnya festival tersebut dapat menjadi salah satu media, yang bisa menepis adanya isu mulai mengikisnya kebudayaan lokal “Kita tahu, kebudayaan nasional dibangun dari kebudayaan daerah, karena itu kami dari Ikramat mengemas festival ini dengan menampilkan berbagai kebudayaan tradisi lama, dengan harapan bahwa budaya dan tradisi lama semakin dapat terjaga,” paparnya. Dengan begitu, sambungnya, masyarakat primbumi akan dapat semakin menghargai arti pentingnya nilai seni dan budaya lokal, sehingga menjadikan masyarakat tidak mudah terpengaruh beragam pengaruh budaya negatif yang datang dari luar. (ash/ser)

Tingkatkan Daya Saing, Imbangi Perkembangan Iptek Poltek Ketapang Gelar Wisuda Pertama KETAPANG – Sebanyak 150 lulusan pertama Diploma Politeknik Ketapang diwisuda. Mereka terdiri dari lulusan Diploma Teknologi Pertanian, Teknik Mesin, dan Teknik Pertambangan. Pelaksanaan wisuda tersebut dihadiri Bupati Ketapang, diwakili Sekda Andi Djamiruddin. Sekretaris Kopertais Banjarmasin, Direktur Politeknik Negeri Pontianak, Politeknik Sambas, dan Muara Tewe. “Pemerintah Kabupaten Ketapang sangat mendukung Politeknik Ketapang, karena politeknik memberikan manfaat yang besar kepada pembangunan di Ketapang, dimana Politeknik Ketapang memberikan manfaat bagi anak-anak Kita, untuk mendapatkan pendidikan formal dengan kualitas yang baik,” ujar Sekda membacakan sambutan tertulis Bupati. Perguruan tinggi, dikatakan Sekda, merupakan wadah untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Karena itu, menurut dia, keberadaan Politeknik Ketapang perlu ditingkatkan. Ia berharap Politeknik Ketapang mampu meningkatkan daya saing dalam

memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sekda menuturkan bahwa saat ini dikenal pendidikan profesional. Di mana konsep ini merupakan penggabungan antara teori dan praktik secara seimbang. Adapun kelebihan pendidikan profesional merupakan jembatan penghubung masyarakat dan dunia kerja. “Sekali lagi saya ucapkan selamat atas wisuda pertama Politeknik Ketapang, semoga kualitas pendidikan kita ke depan lebih baik lagi,” harap Sekda. Selain prosesi wisuda, diumumkan juga lulusan terbaik dari Yayasan Politeknik Ketapang, di antaranya: lulusan terbaik Teknologi Pertanian atas nama Tri Kumala, lulusan terbaik Teknik Mesin: Muhamad Iwan Toro, dan lulusan terbaik Teknik Pertambangan: Nisa Zahara. Sedangkan lulusan paling terbaik dari ketiga program studi tersebut adalah Tri Kumala dengan predikat cum laude, IPK 3,77. Penghargaan kepada lulusan terbaik disampaikan Sekda, Sekretaris Kopertais, dan Kepala Dinas Pendidikan Ketapang M

Mansyur. Penghargaan untuk lulusan paling terbaik disampaikan Ketua Yayasan Pangeran Iranata Ketapang Abdulbad A Rani. Sementara itu, Sekretaris Kopertis Wilayah V Banjarmasin dalam arahannya mengatakan bahwa upaya meningkatkan lembaga pendidikan tinggi untuk meningkatkan kualitasnya, terutama penguasaan teknologi dan Bahasa Inggris bagi mahasiswanya. Selain itu, ia menekankan pentingnya penciptaan lapangan kerja. Oleh karena itu, para alumni perguruan tinggi diminta tidak berorientasi untuk masuk menjadi pegawai negeri. Sebab, sesuai dengan kebijakan pemerintah, penerimaan pegawai negeri sipil dibatasi. “Informasi yang saya ketahui tahun ini hanya menerima CPNS untuk tenaga pendidik dan medis, tapi saya juga belum tahu persis informasi terbaru apakah adalah perubahan kembali,” katanya. Direktur Politeknik Ketapang Nurmala dalam laporan akademiknya menjelaskan panjang mengenai keberadaan perguruan tinggi yang dipimpinnya. Di mana, setelah wisuda pertama

ini mereka akan berusaha meningkatkan status Politeknik Ketapang untuk menjadi Politeknik Negeri Ketapang. Syarat-syarat tersebut juga sudah dimiliki oleh perguruan tinggi tersebut. Diterangkan mantan Direktur Politeknik Negeri Pontianak ini bahwa Politeknik Ketapang untuk kali pertama memberikan sumbangsih pengabdiannya kepada ibu pertiwi, khususnya Kabupaten Ketapang. Di mana sebanyak 150 lulusan diploma III Politeknik sebagai sumber daya manusia terdidik dan terlatih secara profesional dalam sistem pendidikan politeknik, untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga ahli madya pada sektor dunia usaha dan industri, untuk bidang-bidang keahlian atau kompetensi teknik pertambangan, perawatan, dan perbaikan mesin, serta teknologi pengolahan hasil perkebunan. ”Sungguh tidak terasa bahwa pada tahun 2011 ini Politeknik Ketapang sudah berusia 3 tahun, yakni tepatnya 8 April 2011 atau saat ini sudah memasuki usia keempat. Di usia yang tergolong masih sangat muda ini, Politeknik Ketapang

telah berupaya keras dengan didukung oleh sumber daya yang dimiliki, untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Nurmala. Sementara itu, Ketua Yayasan Pangeran Iranata Ketapang Abdulbad A Rani berharap Politeknik Ketapang secara konsisten terus meningkatkan mutunya sebagaimana dinyatakan dalam visi Politeknik Ketapang. Ia menegaskan peran Politeknik Ketapang tidak hanya memberikan proses pembelajaran kepada peserta didik saja. Akan tetapi perguruan tinggi ini diharapkan dapat semakin dipercaya oleh masyarakat, dengan menjalankan proses belajar mengajar kepoliteknikan secara taat asas, sesuai dengan visi dan misi Politeknik Ketapang. Politeknik Ketapang diharapkan tidak hanya dapat berkiprah sesuai dengan sasaran mutunya, akan tetapi harus dapat menunjukkan karyabaktinya, yang dapat dirasakan sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat, yang selalu mengalami perubahan dan perkembangan. (ads/ash)


KAYONG UTARA

22

Pontianak Post Selasa 25 Oktober 2011

PPTK Harus Tanggungjawab!

TOKOH

Masyarakat Sehat MEWUJUDKAN masyarakat yang sehat tidak semudah membalik telapak tangan. Di sinilah, peranan petugas lapangan menjadi ujung tombak mewujudkan masyarakat yang sehat, sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Kayong Utara. Salah satu petugas lapangan yang selalu berhadapan dengan masyarakat itu adalah Arifin Wijaya. Kepala Puskesmas Matan Jaya, Simpang Hilir ini, mengakui begitu banyak suka dan dukanya bertugas di lapangan. Menurut sosok kelahiran 2 Maret 1968 ini, semua pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan ikhlas. Maka seberat apapun rintangan, tak menjadi masalah berarti. Ia mengakui bahwa dengan menjalani tugas Arifin Wijaya di keperawatan ini sejak lulus dari SPK Yarsi Pontianak, langsung mendapat tugas di Sponti Jaya pada paket V di tahun 1991. Pada tahun 2006 dia pindah tugas ke Teluk Batang, kemudian pindah ke Balai Bekuak, Simpang Hulu, Ketapang, pada tahun 2007. “Sekarang menjadi kepala Puskesmas Matan Jaya, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara,” kata tokoh yang tengah mengambil jalur khusus di Akper Ketapang tersebut. Figur yang karib disapa Ifin Salon ini menuturkan bahwa memotivasi dan memberikan semangat kepada masyarakat untuk hidup sehat membutuhkan perjuangan panjang. Untuk mewujudkan sebuah pekerjaan dengan baik, menurut dia harus disadari kerjasama dengan semua komponen masyarakat untuk terus ditumbuhkan. Mewujudkan lingkungan yang sehat, ditambahkan dia, diperlukan peran aktif masyarakat. Selain itu, Arifin juga tak lupa mengucapkan terimakasih atas perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara yang begitu konsisten mewujudkan masyarakat sehat. Buktinya, salah satu visi dan misi Bupati Kayong Utara adalah dengan pengobatan gratis. “Ini menunjukkan bukti nyata keseriusan pemerintah ingin mewujudkan masyarakat KKU yang sehat,” kata dia. (ads)

Perangkat SIAK Bermasalah Terus Disorot

INTERNET

ANAK-ANAK KAYONG UTARA: Anak-anak Kayong Utara ini kompak bercandaria dan siap menyongsong masa depan mereka. Akankah mereka akan terdata dengan baik, jika sistem informasi administrasi kependudukan belum tertata secara benar.

PPD Tempati Sekretariat Baru SUKADANA – Sekretariat baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Daerah (PPD) Kabupaten Kayong Utara yang berlokasi di Sukadana, Senin (24/10), pukul 09.00 WIB, diresmikan Namrun Leru, ketua DPC PPD Kabupaten Kayong Utara. Hadir dalam acara tersebut, Bendahara DPC PPD Lim Mong Seng serta jajaran pengurus lainnya. Kepada wartawan, Namrun mengucapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, kita sekarang bisa menempati tempat baru, dan kita juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua Umum DPP PPD, DR H Oesman Sapta Odang yang selalu memberikan perhatian terhadap kita terutama PPD di KKU ini. Kita sangat senang sekarang sudah bisa menempati ruang yang lebih representatif,” ujarnya usai peresmian kantor baru mereka. Ungkapan rasa syukur figur yang

juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kayong Utara tersebut dikarenakan sebelumnya partai yang memiliki empat kursi di DPRD Kabupaten Kayong Utara ini, belum memiliki kantor yang lebih representatif. Dengan demikian, partai berlambang payung tersebut kini sudah bisa bernafas lega karena sudah memiliki kantor yang letaknya cukup strategis. Dikatakan Namrun, keberadaan tempat kerja yang baik atau mendukung setiap program merupakan hal yang sangat vital. “Kantor sangat penting bagi kita dalam rangka tempat kita mengendalikan organisasi tempat kita berkumpul, tempat kita membicarakan sesuatu tentang kepentingan organisasi,” ujarnya. Rapat yang dilakukan dengan tempat yang memadai diharapkan dia akan melahirkan ide-ide cemerlang dan prorakyat. Namun diakui

Namrun, walau suasananya masih belum sebagaimana diharapkan, setidaknya cukup untuk rapat dewan pengurus harian. Namrun juga berharap, dengan adanya kantor baru akan mampu membesarkan partai dengan keadaan yang dihadapi untuk sementara ini. Sementara Bendahara DPC PPD Lim Mong Seng menambahkan bahwa sebelum sekretariat baru secara resmi ditempati, beberapa hari sebelumnya mereka telah menggelar acara selamatan. Termasuk, menurut dia, digelar acara yasinan dengan mengundang pemuka agama setempat. “Jumat sore lalu, kita mengundang Pak Imam untuk memimpin acara yasinan. Dan kita sengaja pindah mulai Senin ini (kemarin, Red) karena berdasarkan hitungan merupakan hari yang bagus,’ jelas figur yang juga memiliki nama Handoyo ini. (mik)

SUKADANA – Sorotan terhadap pelaksanaan pembangunan perangkat alat sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) di tiga kecamatan di Kabupaten Kayong Utara terus mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Kali ini, giliran Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Kayong Utara Abdul Rahman angkat bicara. “Kita sangat menyayangkan jika pembangunan yang telah dilaksanakan namun tidak bisa dimanfaatkan. Apalagi, perangkat alat SIAK sangat diperlukan dalam rangka mempermudah pelayanan KTP masyarakat,” kata Rahman di Sukadana, Senin (24/10). Legislator Partai Hanura ini menegaskan bahwa pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kayong Utara tidak bisa lepas tangan, terkait pembangunan perangkat alat SIAK yang dilaksanakan di tiga kecamatan dan sampai sekarang belum bisa dioperasikan. Pasalnya, uang sudah dicairkan yang kabarnya sudah lebih dari 90 persen. “Kalau pekerjaan belum beres, namun uangnya hampir seluruhnya sudah dicairkan, maka ini sangat mencurigakan. Kita menduga ini ada kerjasama antara oknum di dinas dengan pelaksana pekerjaan,” jelasnya. Sementara itu secara terpi-

sah Camat Teluk Batang Idrus mengatakan bahwa pembangunan perangkat alat SIAK di kantornya belum tuntas. Bahkan, diakui dia, yang terlihat sudah dikerjakan baru sebatas tiang serta kotak boks. Sedangkan, peralatan lainnya belum tampak terlihat. Idrus juga membenarkan apa yang telah dikemukakan warga Teluk Batang, Rudi Hartono, sebelumnya. Misal-

Abdur Rahman

nya, besi yang dipasang bukan besi ulir melainkan besi biasa. “Akibat pembangunannya tidak maksimal, dan sampai sekarang pun peralatan tersebut belum bisa dioperasikan karena belum bisa terkoneksi ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Sukadana,” terangnya. Sekarang ini, diakui Idrus, masa kontrak pekerjaan suda habis. Akan tetapi, masih ada waktu pemeliharaan. “Sejak masa kontrak kerja berakhir, maka ada waktu tiga bulan sebagai masa pemeliharaan. Kita berharap, di masa pemeliharaan ini pembangunan ini dituntaskan sehingga bisa dimanfaatkan,” harapnya. (mik)

Dana Rehab Sekolah, Pemda Jangan Diam BALI – Meski pemerintah pusat akan menggelontorkan dana Rp17,586 triliun di 2012 untuk rehabiltasi sekolah, pemerintah daerah (pemda) tidak boleh lantas kipas-kipas. Mendagri Gamawan Fauzi mengintruksikan, pemda tetap harus mengalokasikan dana di APBD-nya masing-masing, untuk pos rehabilitasi sekolahsekolah yang ada di daerahnya masing-masing. Gamawan mengaku mendapat pesan khusus dari Mendikbud Muhammad Nuh, agar menyampaikan hal itu kepada para kepala

daerah. “Ada pesan dari Pak Nuh, walau pun pusat menyediakan anggaran triliunan untuk rehabilitasi sekolah-sekolah, tanggung jawab pemda untuk memperbaiki sekolah-sekolah harus tetap dilanjutkan,” kata Gamawan Fauzi di hadapan para bupati yang menjadi pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Nusa Dua, Bali, akhir pekan lalu. Seperti diberitakan, untuk 2012 pemerintah akan melakukan rehabilitasi besar-besaran sebanyak 131.526 ruang kelas. Terdiri dari

SD sebanyak 92.598 ruangan dan SMP sebanyak 38.928 ruangan dengan total anggaran Rp17,586 triliun, untuk SD 11,8 triliun dan SMP Rp5,8 triliun. Sedang untuk tahun anggaran 2011 Pemerintah akan merehabilitasi 21.500 ruang kelas SD dan SMP yang rusak berat, terdiri dari SD 18.000 ruang dan SMP 3.500 ruangan dengan total anggaran Rp2,8 triliun yaitu untuk SD Rp 2,3 triliun dan SMP 518 miliar. Dari total dana Rp2,8 triliun ini, Rp700 miliar di antaranya berasal dari hasil penghematan anggaran

Kemendiknas di APBN. Gamawan mengingatkan, bahwa pemda punya kewenangan di bidang pendidikan. Karenanya, pelayanan publik di bidang pendidikan tetap harus mendapat prioritas, selain pelayanan bidang kesehatan. “Anggaran kabupaten/ kota tetap harus fokus di bidang pendidikan, juga kesehatan,” pesan Gamawan. Mantan Gubernur Sumbar itu menyebut, pemerintah pusat juga terus fokus pada masalah pendidikan. Dia cerita, saat kunjungan kerja ke Jambi beberapa waktu

lalu, Presiden Susilo Bambang yudhoyono secara mendadak mampir ke sebuah sekolah. “Bahkan Presiden mengecek WC di sekolah itu bagaimana, ruang tunggunya juga bagaimana,” kata Gamawan. Dia mengimbau para kepala daerah meniru presiden. “Saya sarankan, Pak Bupati, seringlah tengok sekolah. Karena pembentukan karakter itu dimulai dari sekolah. Kalau sekolah itu bersih, rapi, ke depan nantinya juga akan terbentuk karakter anak yang baik,” kata Gamawan. (sam/jpnn)


Pontianak Post

Selasa 25 Oktober 2011

aneka

Pekerja Karaoke Dites HIV/AIDS SEJUMLAH cewek pekerja kafe dan karaoke di kota Putussibau dan sekitarnya, Senin (24/10) kemarin diambil sampel darahnya untuk di tes HIV/ AIDS. Petugas dari dinas kesehatan provinsi Kalimantan barat dan dinas Kesehatan kabupaten Kapuas Hulu, di backup Sat Pol PP terjun langsung. Setidaknya, ada 4 kafe dan karaoke yang di datangi. Mulai

dari yang ada di pusat kota dan berakhir di kafe yang berada di luar kota. Sebanyak kurang lebih 60 cewek pekerja di café dan karaoke yang di ambil sampel darahnya. Menurut Rudi, petugas dari Dinas Kesehatan PRovinsi Kalimantan Barat, pengambilan sampel darah itu untuk mendeteksi apakah para pekera di kafe dan karaoke itu terpapar

virus HIV/AIDS. Rudi menegaskan, pengambilan sampel darah itu bukan berarti bahwa cewek pekerja café dan karaoke itu positif terkena virus HIV/ AIDS. “Ini sebagai langkah awal pencegahan yang kita lakukan. Melakukan pengetesan apakah ada yang terpapar atau tidak,” uarnya. Rudi juga mengatakan bahwa data sampel yang

mereka ambil akan teraga kerahasiaannya. Pihaknya hanya mengumpulkan data secara angka tanpa mengeluarkan identitas yang terpapar. Dan apa yang dilakukan pihaknya juga sebagai bentuk pencegahan dini terhadap penyebaran virus HIV/AIDS. Karena di Kalimantan Barat, penyebaran virus mematikan itu cukup tinggi. (awak)

obatan itu, karena harga di negeri ini pastinya berbeda karena telah dikenai pajak. ”Bagi personil kesehatan dilapangan supaya memberitahukan kepada masyarakat agar tidak mengkonsumsi obat-obatan itu. Kandungan yang ada didalam obat-obatan luar yang masuk tidak memalui badan resmi di Negeri ini tentunya tidak pernah di tes ataupun tidak diketahui seperti apa isinya,” tutur Wirdan. Menurut Wirdan secara pasti siapa saja personil yang menggunakan obat-obatan

itu memang perlu diadakan investigasi agar bisa diketahui. Masyarakat bisa saja ditanyakan mengenai keberadaan siapa saja yang menggunakan obat-obatan itu. Karena tanpa masyarakat sadari mengkonsumsi obat-obatan yang tidak masuk dalam daftar depkes RI dan beredar di negeri ini bisa saja berbahaya. ”Apabila ada masyarakat yang menemukan dokter ataupun mantri dan bidan dimasing-masing daerah, baik sekarang maupun sudah lalu dengan menyertai bukti obat yang didapat bisa me-

laporkan langsung ke dinas kesehatan,”harapnya. Hal itu dikatakan Wirdan sebagai langkah atau dasar untuk mengambil tindakan kepada oknum yang nakal. Harga obat yang dari pasaran gelap itu biasanya lebih murah sepuluh kali lipat dan dijual dengan harga sama dengan pasaran negeri ini tentu saja membuahkan keuntungan yang berlipat-lipat. ”Masyarakat menjadi korban dan imbas atau efeknya tentu saja tidak dirasakan sekarang tapi dikemudian hari,”pungkasnya. (nie)

kota Putussibau. Taman rekreasi ini memiliki lahan yang cukup besar. Di dalamnya terdapat beberapa fasilitas umum yang dapat digunakan, diantanya tempat berteduh seperti pendopo yang berada dintara pepohonan, beberapa pendopo lainnya berada di atas danau

buatan yang cukup luas, selain itu terdapat juga aula yang cukup besar di seberang danau yang bisa digunakan untuk tempat pertemuan. Namun fasilitas ini kurang dimanfaatkan oleh masyarakat kota Putussibau. Sekarang taman rekreasi Mupa Kencana ini sepi pengunjung. (wank)

Selain Wagub Kalimantan Barat, kegiatan wisuda juga dihadiri Walikota Singkawang, Hasan Karman. Dalam kesempatan itu, dirinya mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan strata satu perguruan tinggi di Kota Singkawang. Kemudian juga, lanjutnya, seluruh wisudawan dan

wisudawati dapat berbuat banyak untuk kemajuan Kota Singkawang, dan Kalimantan Barat. Menekuni bidangbidang ekonomi, menjadi enterpreneur atau wirausaha yang dapat membuka lapangan kerja. “Para lulusan, dapat terjun ke masyakarat dengan menggunakan ilmu yang didapatnya untuk pembangunan Kota Singkawang,” katanya.(fah)

berhasiti-hati agar tidak mengenai tubuh korban. Berdasarkan data laka lantas khusus pada wilayah hukum Pos Lantas Pinyuh, selama bulan Oktober dari tiga kali laka lantas yang terjadi, sudah menelan 10 nyawa. Laka lanats di jalan raya Desa Peniraman, satu keluarga terdiri dari bapak-ibu dan

dua anak meninggal dunia. Laka lantas ekdua, terjadi di jalan raya Desa pak Bulu, antara dua motor juga menelan empat korban jiwa suami istri serta paman dan ponakan. Laka lantas ketiga yang terjadi Minggu kemarin, menewaskan bapak dan anak dijalan raya Desa Pak Bulu. (ham)

ancaman maksimal 15 tahun penjara. Saat diperiksa pihak kepolisian, Im membantah telah memperkosa Melati. Kepada petugas Im, mengatakan kalau dini hari itu tanpa sebab yang jelas, warga

mengepungnya dan membawanya ke kantor Polisi. “Dia sudah ditahan. Tapi sampai sekarang masih belum mau ngaku. Dia (tersangka, red) bilang tiba-tiba massa datang dan mengepungnya,” ungkap Nursaid. (ash)

samping PAUD sudah mulai masuk air. Sementara itu, SMP 6 Singkawang Selatan yang berada di Gang Garuda belum meliburkan siswanya. Namun demikian, bila air masuk ke dalam kelas, siswa pasti diliburkan, mulai hari ini. “Tadi, tak ada pengumuman dari guru. Tapi, kalau air masuk ke kelas, kami diliburkan,” kata Fitri, salah satu siswi kelas 7 kepada Pontianak

Post yang sedang main air bersama kawannya. Hanafi mengakui, bila ada banjir sejumlah peralatan dipersiapkan oleh pemerintah berupa perahu karet dan sebagainya termasuk bantuan makanan. Sampai berita ini ditulis, tak ada peralatan satu pun yang dipersiapkan oleh pemerintah kota. Pukul 16.00 WIB, Kota Singkawang kembali diguyur hujan cukup lebat. (zrf)

Obat Tak Berizin Sambungan dari halaman 17

Malaysia, ataupun Thailand dan negara lainnya berarti obat-obatan tersebut masih di golongkan ilegal. Sugesti masyarakat berobat ke luar negeri itu tidak terlepas dari kantong pribadi dan tidak semua orang bisa. Namun, hal tersebut bukanlah menjadi suatu kepentingan oknumoknum tertentu mengedarkan obat-obatan bermerek luar. Memang isu terdengar masalah harga yang miring membuat oknum-oknum berani menggunakan obat-

Target Piang Kuak Sambungan dari halaman 17

“Namun berapapun dana yang diberikan nanti, akan tetap kami coba realisasikan seoptimal mungkin,” tambahnya. Alex mengatakan bahwa pihaknya akan melibatkan warga sekitar dalam pen-

gelolaan taman Mupa Kencana agar masyarakat sekitar mempunyai rasa memiliki dan peduli dengan taman Mupa Kencana. Taman rekreasi Mupa Kencana berada di desa Mupa, jalan Lintas Utara kota Putussibau kabupaten Kapuas Hulu. Dapat di tempuh dalam waktu lima belas menit dari

Sarana Penunjang Sambungan dari halaman 17

akan maju. “Apabila ketiga komponen ini dapat kita gerakkan secara sinergis tentu pendidikan yang berkualitas dapat diwujudkan,” katanya. Dalam kesempatan itu, Crishtiandy berpesan, STIE Mulia Singkawang dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan. Agar lulusannya da-

pat bersaing dipasar kerja. “ Sebuah lembaga pendidikan tinggi biasanya dinilai dari seberapa besar daya serap lulusannya didunia kerja,” katanya. Meski, lanjutnya, kualitas lulusannya bukan variabel tunggal penyebab pengangguran. Paling tidak menyadarkan, bahwa kualitas lulusan adalah produk sebuah lembaga pendidikan untuk mampu bersaing dipasar kerja.

Jalan Licin, Jatuh Disambar Truk Sambungan dari halaman 17

Agak Hulu, sudah memastikan kalau kedua korban laka lantas itu adalah warganya. “Kebetulan saya kepala dusunnya yang juga masih keluarga kedua korban,” kata dia menjawab koran ini. Kendaraan yang digunakan korban masih plat merah

KB2256 XX, karena plat asli masih dalam proses pencetakan. Petugas lantas mengaku, setibanya di TKP, kedua jenzah hanya ditutupi dengan daun pisang tanpa ada yang berani mengangkat untuk ditepikan. Kondisi itu sempat membuat arus lalu lintas macet, lantaran kendaran yang lewat musti

Bocah 12 Tahun Diperkosa di WC Sambungan dari halaman 17

“Kemungkinan setelah diperkosa itulah, Melati menceritakan kepada orangtuanya,” ungkap Nursaid. Tak terima dengan perlakukan bejat guru ngajinya itu,

orangtua Melati kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Ketapang. Jika terbukti melakukan pemerkosaan, Im, bakal dihukum berat. Dia akan dijerat dengan undang-undang perlindungan anak dengan

Singkawang Tergenang Sambungan dari halaman 17

“Kayak dulu lagi tampaknya, apalagi hujan terlihat mau mendung,” kata Erna memberikan penjelasan. Sementara itu, di Gang Garuda ada sebuah PAUD. PAUD Susi ini sudah meliburkan anakanaknya. “Ya, mulai tadi (kemarin) sudah kita liburkan. Sebab, air sudah masuk ke dalam kelas.

Apalagi, jalan-jalan sudah tergenang,” kata Pengelola PAUD Susi, Sahbandi kepada Pontianak Post, kemarin. Dia sendiri sibuk memindahkan kursi dan beberapa peralatan PAUD ke tempat yang lebih tinggi. Kemungkinan, libur PAUD tiga hari. “Ya, biasanya tiga hari. Tapi lihat kondisilah,” kata dia lagi. Rumahnya yang berada di

Jera Cari Kerja di Negeri Jiran Sambungan dari halaman 17

aktifitas untuk membantu menghilangkan rasa trauma yang terjadi saat saya dipenjara di Malaysia,” katanya. Meski pun hanya mendapatkan pekerjaan menjadi buruh bangunan. Aan, merasa lebih bersyukur dari pada harus kembali lagi ke Malaysia. Dirinya pun sudah meng ”haram” kan bekerja ke negara tetangga itu. “Tidak, saya tidak akan lagi saya pergi ke Malaysia untuk mencari kerja. Lebih baik di

sini, meski menjadi buruh bangunan. Kalau bisa tetap di Singkawang saja,” katanya. Trauma yang di alami Aan, lanjutnya, lebih terasa lagi ketika melihat beberapa luka yang merupakan bekas siksaan selama menjalani kurungan. Diantaranya luka di tangan, paha, kepala serta di badan. Bahkan, saking tidak mampunya menahan siksaan. Teman Aan, yang berasal dari Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, seperti orang stres. “Kalau memang tidak tah-

an, pasti bisa stress, karena tiap hari mendapatkan tekanan dari petugas tahanan di Malaysia,” katanya. Sementara itu, ibu dari Aan, Tamijah menyebutkan setelah datang dari Malaysia. Memang keseharian Aan hanya diam dan sering melamun. Ditakutkan jika tidak ada kesibukan, malah bisa menjadi stres. Meski sudah bekerja walau hanya menjadi tukang bangunan. Dirinya mengaku senang. “Dari pada diam dan nanti bisa stres, menjadi buruh bangunan juga tidak apa-apa,”

kata Tamijah. Bahkan orang tua Aan, melarang anak ke empatnya dan anak-anak lainnya pergi ke Malaysia. Memang dalam bekerja mencari duit. Tetapi lebih penting lagi adalah keselamatan badan masing-masing. “Kalau bekerja di Malaysia seperti ini (Aan) kan membahayakan nyawa, nanti tidak bisa kumpul dengan keluarga lagi. Terpenting, meski kerja buruh bangunan di Singkawang, yang penting bisa kumpul keluarga,” katanya.(fah)

Produksi Minim, Perajin Hanya Tunggu Pesanan Sambungan dari halaman 17

banyak membantu kami untuk memproduksi kerajinan dengan memberikan bantuan alat tenun,” katanya. Ditambahkan Sembai, penghuni betang yang lain, aneka

kerajinan termasuk tenun ikat berhasil terjual setelah lebih dulu melakukan pemesanan. “Yang mesan langsung juga sering. yang kerap kali pesan dalam jumlah yang agak banyak biasnya instansi pemrintah. Jumlahnya kadang pu-

luhan. Ada juga yang membeli langsung ketika berkunjung ke Betang,” katanya. Soal keberlangsungan pembuatan tenun ikat, sembai menuturkan kalau semua pihak tak usah khawatir. Karena, sebagian besar penghuni

betang diajarkan menenun tenun ikat, termasuk anakanak. “Bahkan, ada orang luar yang belajaar di Betang, berhasil mengembangkan tenun ikat yang dipelajarinya itu didaerah lain,” tukasnya.(zal)

23

Jembatan Kayu Baong Nyaris Ambruk MELAWI--Sebagai jalur satu-satunya akses penghubung Desa Pemuar dan Desa Menunuk di Kecamatan Belimbing, Jembatan Kayu Baong menjadi tumpuan masyarakat dalam menjalankan aktivitas. Namun sayang, kini jembatan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah dan terancam ambruk. Kepala Desa Pemuar, Awang saat ditemui menjelaskan, selama ini mereka sudah mengusulkan kepada pemerintah Kabupaten Melawi agar jembatan diperbaiki, namun sampai detik ini tidak ada respon. “Tidak ada tanggapan atau jawaban dari Pemkab untuk memperbaiki jembatan tersebut. Sementara kondisi jembatan kini semakin parah, lantainya sudah banyak yang berlubang,” jelasnya. Menurut pria asal Desa Menunuk ini, jembatan Kayu Baong sudah mengalami kerusakan sejak dua tahun lalu, namun selama itu pula tidak ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaikinya, kalaupun ada perbaikan itu atas dasar swadaya dari masyarakat. “Jembatan Kayu Baong sudah bisa dikatakan nyaris ambruk. Kendaraan roda empat seperti truk sudah tak bisa melewatinya. Semenjak truk yang pernah terperosok di lubang lantai jembatan itu, pengusulan kembali kita lakukan tapi belum ada jawaban,” ungkapnya. Sebelumnya jembatan yang merupakan satu-satunya

akses penghubung dari Desa Pemuar ke Desa Menunuk itu juga pernah mengalami kerusakan, dan pernah diperbaiki seadanya oleh warga yang dilakukan secara swadaya. Namun karena hanya dilakukan seadanya, maka jembatan itu kembali mengalami kerusakan, bahkan semakin parah dari sebelumnya. “Sebenarnya pengusulan yang kita ingingkan terhadap perbaikan jembatan tersebut tidaklah besar, lebarnya hanya 4 meter dan panjangnya sekitar 20 meter. Kalau jembatan ini bukan akses satu-satunya ke Desa Menunuk, kami tidak terlalu ngotot. Tapi ini merupakan akses satu-satunya yang menyangkut kesejahteraan masyarakat di sana,” paparnya. Jembatan Kayu Baong merupakan akses yang selalu digunakan masyarakat, untuk menjalani aktivitas dalam memperlancar perekonomian dan untuk mengangkut hasil pertanian seperti karet dan sebagainya. Namun sejak rusaknya jembatan tersebut kini sedikit perekonomian masyarakat menjadi terhambat, sebab truk untuk mengangkut hasil pertanian disana tak lagi bisa masuk. “Saat ini masyarakat kedua desa tersebut menanti action pemerintah daerah dalam menanggulangi kerusakan jembatan itu. Jika jembatan itu putus total, maka juga bisa memutuskan urat nadi perekonomian masyarakat di kedua desa itu,” pungkasnya. (wah)

Mekanisme Jamkesda Sambungan dari halaman 24

rawat inap maupun rawat jalan, dengan menunjukkan kartu identitas sebagai penduduk Kabupaten Sanggau pada jam kerja, kecuali emergency. Sedangkan pada pelayanan kesehatan lanjutan di RSUD Sanggau, rawat jalan dan rawat inap, cukup menunjukkan kartu identitas dan surat rujukan dari puskesmas. Rawat inap peserta Jamkesda akan mendapat pelayanan di kelas 3, dengan menggunakan obat-obatan sesuai dengan Daftar dan Plafon Harga Obat (DPHO). Obat-obatan untuk peserta Jamkesda mengacu pada DPHO Askes atau yang tersedia di instansi farmasi RSUD Sanggau. Ketika pasien harus menebus obat-obat, biasanya obat-obat yang diresepkan oleh dokter tidak terdapat dalam DPHO Askes, atau instalasi farmasi RSUD

Sanggau, dokter akan selalu mengkoordinasikan kepada pasien, bahwa obat-obat yang diresepkan tidak terdapat dalam DPHO atau instalasi farmasi RSUD Sanggau. “Teknis pembayaran untuk melaksanakan Jamkesda dilaksanakan oleh pihak ketiga, yaitu PT Askes. Sesuai dengan MoU antara Pemkab Sanggau dengan PT Askes Nomor: 445/3148/DINKES/2010,” ungkapnya. Sedangkan untuk pelaksanaan pelayanan di puskesmas dan jejaringnya sesuai dengan perjanjian kerja antara PT Askes dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Nomor: 445/1.01/SPK/DINKES/2011 da dengan RSUD Sanggau sesuai dengan PKS Nomor 139/IV.09/PKS/2011 antara PT Askes dengan RSUD Sanggau, yang di dalammnya termasuk tata cara pembayaran untuk Puskesmas dan jejaringnya. (nto)

Satpol PP Razia PNS dan Pelajar Sambungan dari halaman 24

juga menemukan PNS yang memang sebagai petugas lapangan, sehingga sangat wajar jika mereka berada di luar kantor sebab tugas mereka memang di luar kantor. “Ini sebagai referensi dan bahan pertimbangan untuk mecari solusi, ya bisa saja ke depan pegawai lapangan punya identitas khusus se-

hingga bisa dibedakan dengan staf kantoran,” jelasnya. Selain itu, dalam razia itu juga ditemukan adanya staf yang keluar kantor atas perintah atasan dengan tujuan tertentu. Namun dalam tahap awal itu, pihaknya tidak akan melakukan teguran. Razia dilakukan sebatas untuk melakukan sosialisasi kebijakan penerapan disiplin pegawai di Kabupaten Melawi. (wah)

Sukseskan KB-Kes Sambungan dari halaman 24

KCK Cabang XLIX Dim 1205/ STG, Katty mengatakan dalam pelaksanaanya kesatuan gerak PKK KB-Kes Kabupaten di tahun 2011 ini, akan menggelar beberapa lomba Satuan Gerak(Satger) KB-Kes pada bulan Oktober hingga Desember mendatang. Yang akan dilombakan meliputi manfaat KB-Kes, lingkungan bersih dan sehat, Posyandu, Prilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam rumah tangga. “Dari 4 item yang dilombakan, hanya satu yang dapat dilaksanakan, ya hanya KBKes. Sementara yang lainnya belum dapat dilaksanakan berhubung tidak dimasukan dalam program di tahun 2011, karena keterbatasan dana dan juga waktu kegiatan,” katanya. Sementara itu, pembina TP PKK Kabupaten Sintang Milton Crosby, mengungkapkan kegiatan ini rutinitas yang dilakukan sejak 1994, hendaknya diwujudkan ses-

uai dengan program nasional untuk memperhambat pertumbuhan penduduk. “Meningkatkan kualitas penduduk dari anak sampai lansia. Ada dua intansi TNI dan Polri didalam misi dan visi membantu mendukung kegiatan Keluarga Berencana. Satu tujuannya, untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Oleh sebab itu, tugas kita semua untuk meningkatkan kualitas secara fisik intelektualnya dan juga kecerdasanya,” terangnya. Pada kesempatan tersebut,  Dandim mendampingi Bupati Sintang untuk menyerahkan bibit pohon Mathoa kepada pengurus PKK Desa. Setelah penyerahan bibit, Dandim 1205/STG Letkol Inf. Gausudin Amiin Yusuf beserta Istri, Bupati didampingi istri, Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan, melakukan penanaman pohon dan kemudian menuju gedung SDN 22 Tawang Sari untuk melanjutkan acara safari KB/Kes.(wah)   


PRO-KALBAR Pontianak Post

24

SANGGAU

Mekanisme Jamkesda JAMINAN Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang diberikan, khusus kepada masyarakat Kabupaten Sanggau untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tingkat pertama, yakni seperti puskesmas dan jejaringnya, dan pada tingkat lanjutan yakni di RSUD Sanggau untuk melakukan rawat jalan dan rawat inap, telah disesuaikan dengan prosedur yang berlaku. Demikian penjabaran yang dijelaskan oleh Pemerintah Daerah melalui Wakil Bupati Sanggau Paolus Hadi Paolus Hadi dalam paripurana di DPRD belum lama mengatakan, bahwa prosedur pembayaran rawat jalan ditanggung (dinbayar) oleh PT Askes dengan sistim kapitasi, sedangkan untuk pembayaran rawat inap dapat dilakukan dengan sistim klaim.Prosedur pelayanannya, untuk pelayanan kesehatan dasar (puskesmas dan jejaringnya)

Selasa 25 Oktober 2011

Atasi Biarpet , PLN Datangkan Dua Mesin Genset SINTANG--Untuk mengatasi krisis energy listrik di Kabupaten Sintang, PLN unit Sintang kembali mendatangkan dua mesin baru berkapasitas masingmasing 250 kilowatt. Saat ini mesin tersebut ditempatkan di PLTD Teluk Menyurai Sintang. “Mesin tersebut digunakan untuk pemenuhan kebutuhan terkait kurangnya daya akibat kerusakan mesin PLN dan Sewatama yang dipergunakan selama ini, sambil menunggu

perbaikannya,” ungkap Manajer PT PLN (Persero) Unit Sintang, Suharman, kepada koran ini, Minggu (23/10). Suharman mengatakan, meskipun daya yang dihasilkan tidak terlalu besar, namun mesin berjenis Deutz MWM BF 8M 1015 CP tersebut dapat memenuhi kekurangan daya yang membuat PLN terpaksa melakukan padam bergilir. Selain PLTD, dipembangkitan yang dikelola Sewatama, sudah ada dua unit mesin tam-

bahan yang datang dari rencana empat mesin dan dalam proses pengerjaan. “Pemadaman bergilir masih tetap dilakukan, namun karena daya mesin tidak terlalu besar jika dibanding kehilangan daya PLN saat ini akibat kerusakan beberapa mesin. Tapi, jika sudah difungsikan, paling tidak dapat membantu mengatasi permasalahan listrik yang ada,” ujar dia. Suharman melanjutkan, proses insta-

lasi seperti pemasangan jaringan kabel dan pipa bahan bakar sebelum daya dari mesin tersebut masuk ke sistem, mesin akan dilaksanakan saat itu juga sehingga mesin bisa cepat difungsikan. “Untuk instalasi hingga daya masuk sistem, kami akan melakukan pemadaman sebentar pada siang hari. Mudah-mudahan ada tambahan mesin lagi, sehingga padam bergilir bisa dikurangi atau bahkan tidak terjadi lagi,” pungkasnya.(wah)

Ke Halaman 23 kolom 5

TNI-Pemkab

Sukseskan KB-Kes KETUA TP PKK Kabupaten Sintang Katy Evelina Crosby, untuk memberdayakan keluarga dalam mencapai kesejahteraan keluarga serta mendukung program pemerintah di bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan KB-Kes, dibutuhkan dukungan dan keterpaduan lintas sektoral, termasuk didalamnya unsur TNI. “Sinergitas untuk pengembangan pemberdayaan keluarga berencana sangat diperlukan dari berbagai pihak. Termasuk TNI, di mana prgram sebagai tindak lanjut dari penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Panglima TNI dengan Kepala BKKBN. Hal tersebut dilakukan mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan penduduk dan rakyat Indonesia,” ungkap Katty pada saat kegiatan Safari Kesatuan Gerak PKK KB-Kes, di Desa Tawang Sari kecamatan Sepauk, belum lama ini. Dalam kegiatan yang juga dihadiri Bupati Sintang Milton Crosby, Dandim 1205/STG Letkol Inf. Gausuddin Amin Yusuf didampingi Ketua Persit Ke Halaman 23 kolom 5

DATA PELAJAR: Petugas Satpol PP sedang mendata pelajar yang berada di luar jam sekolah.

WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

Satpol PP Razia PNS dan Pelajar MELAWI--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Melawi, Senin (24/10) menggelar razia Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pelajar yang berkeliaran saat jam kantor. 30 personil Satpol PP pun dikerahkan untuk melakukan penertiban tersebut. Berdasarkan pantauan Pontianak Post, anggota Satpol PP mulai bergerak sekitar pukul 09.00 WIB, dengan menggunakan mobil patroli dan mereka berkeliling di Kota Nanga Pinoh untuk menertibkan PNS dan pelajar. Saat di temui di sela-sela razia, Sekretaris Satpol PP, H. Iskandar menjelaskan, bahwa penertiban ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Satpol PP dalam menertibkan Perda kedisiplinan PNS dilingkungan Kabupaten Melawi. “Penertiban ini sudah dilakukan rutin setiap minggunya,” katanya. Sasaran yang menjadi tempat penertiban diantaranya warung kopi, warnet dan rental PS. Sebab, di tempat-tempat itu di indikasi menjadi tempat tongkrongan PNS di saat jam kerja, termasuk para pelajar. Razia tersebut dilakukan setelah adanya laporan masyarakat, yang menyebutkan banyak PNS yang membolos masuk ke kantor dan memilih untuk keluyuran. “Hasil razia tersebut, nanti akan kami laporkan ke BKD, inspektorat dan bupati untuk dikenakan sanksi bila memang melanggar,” katanya.

Razia tersebut akan digelar selama sepekan penuh dan waktunya tidak ditentukan, karena takut razia yang dilakukan bocor. “Razia ini sebagai bentuk tindak lanjut untuk menyikapi Peraturan Daerah (Perda) dan surat edaran bupati agar PNS dan pelajar tetap menjaga disiplin, dan tidak berkeliaran pada saat jam kantor,” jelasnya. PNS yang terjaring razia dalam tahap awal hanya akan dicatat nama dan diberikan teguran, serta informasikan tentang surat edaran bupati mengenai ketentuan kedisiplinan pada jam kerja. “Kalau pelajar, kita langsung serahkan ke pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan,” tukasnya. Kegiatan razia itu dilakukan berhubung banyaknya keluhan maraknya PNS dan pelajar yang berkeliaran saat jam kerja dan jam sekolah. Hal itu tentunya bertentangan dengan Perda surat edaran bupati. “Inilah yang ingin kita tegakkan, makanya untuk tahap awal hanya melakukan sosialisasi, terkait Perda tentang kedisiplinan PNS dan surat edaran bupati tersebut. Siapa tahu mereka memang tidak tahu adanya aturan ketat yang diterapkan Bupati Melawi, makanya itu yang ingin kita tertibkan,” katanya. Selama beberapa kali menggelar razia itu, Iskandar mengaku menemukan kesulitan. Sebab, dari beberapa PNS yang terjaring razia, Satpol PP Ke Halaman 23 kolom 5


Soccer

LFP

Pontianak Post

Selasa 25 Oktober 2011

25

Ramai-ramai Membela Mihajlovic

TIFOSI Fiorentina tampaknya mulai kehilangan kepercayaan kepada sang pelatih Sinisa Mihajlovic. Penyebabnya, performa klub berjuluk La Viola itu tidak istimewa pada awal musim ini dan tertahan di papan tengah Serie A Liga Italia. Bahkan, hujatan dan cemooh terdengar nyaring di Artemio Franchi, ketika Fiorentina ditahan seri Catania 2-2 pada pekan ketujuh (22/10). Suara sumbang yang menuntut agar Mihajlovic dipecat dari jabatannya mulai terdengar.

Sinisa Mihajlovic

Juventus

v

Apalagi, ini musim kedua Mihajlovic di kursi pelatih Fiorentina. Musim lalu, Mihajlovic hanya mampu membawa klub milik keluarga Della Valle itu finis di posisi kesembilang klasemen sementara. Mereka pun tidak berhak tampil di pentas Eropa. Meski fans mulai gerah dengan kinerja Mihajlovic, tapi presiden Fiorentina Andrea Della Valle punya pendapat berbeda. Dia malah mati-matian membela mantan asisten pelatih Inter Milan itu. ”Saya turut bersimpati kepada fans,” kata Della Valle, kepada

Radio Blu. ”Hanya, jabatan Mihajlovic tetap tidak perlu diperdebatkan. Sinisa tidak bisa menjadi satusatunya orang yang disalahkan. Saya melihat performa Fiorentina cukup baik dan mending fokus pada laga melawan Juventus,” jelas Della Valle. Meski begitu, dia meminta kepada Mihajlovic untuk membenahi timnya. ”Bukan hanya memperbaiki posisi di klasemen sementara, kami juga memiliki tugas untuk bisa me-

mainkan sepak bola yang menghibur fans,” lanjut Della Valle. Dukungan juga didapatkan dari para pemain Fiorentina. ”Apa yang dilakukan presiden untuk membela pelatih sangat benar. Mihajlovic tidak pantas dikritik seperti itu. Saya mengerti fans, tapi tekanan itu justru tidak menolong,” jelas Stevan Jovetic, striker Fiorentina, kepada Tuttosport. Pembelaan lain datang dari kapten Fioerntina Alessandro Gam-

berini. ”Dia tidak pantas dikritik seperti itu. Dia telah memberi identitas kepada tim ini. Kami bermain bagus melawan Napoli, Lazio, dan Cesena, tapi gagal mendapatkan yang pantas kami dapatkan,” ujar Gamberini. Mihajlovic sendiri kesal dengan hujatan dan kritikan fans yang berlebihan kepadanya. ”Hujatan dan cemooh” Fans Fiorentina menginginkan klub ini sukses. Kompetisi sangat berat dan kami terus memperbaiki diri. Saya pikir kritikan itu tidak pada tempatnya,” ungkap Mihajlovic. (ham)

Fiorentina

RINDU MENANG

Stadion

: Juventus Stadium

TURIN - Karena terus imbang dalam selalu mampu disamakan Catadua pertandingan terakhir di Serie A Liga nia. “Ketika kami sudah unggul Italia, Juventus kehilangan statusnya se- seharusnya kami tetap bermain bagai capolista alias penguasa klasemen dengan tempo tinggi selama 90 sementara. Sekarang mereka tertinggal menit,” ujar Marchisio. di belakang Udinese dan Lazio. Senada dengan Marchisio, Makanya, pada pekan kedelapan Serie striker Juve Alessandro Matri A, tim berjuluk Nyonya Tua itu tidak juga meminta rekan-rekannya mau imbang lagi. Mereka rindu menang. untuk lebih fokus ketika menHanya, tidak akan mudah karena Juve ghadapi Fiorentina. ”Konsisharus menjamu Fiorentina di Juventus tensi harus terus dijaga dan kami Stadium, dini hari nanti (siaran ingin kembali memimpin,” langsung Indosiar pukul 01.30 kata Matri, kepada TutWIB). tosport. Tidak beda jauh dengan Bila ingin merebut kembali Juve, Fiorentina juga ingin takhta klasemen yang pekan menang. Sudah empat laga lalu direbut Udinese, maka Juve terakhir mereka gagal meharus menang. Bila kembali gagal menang, maka posisinya nang. Fiorentina mencatat Siaran Langsung terancam semakin merosot. tiga imbang dan sekali kalah. INDOSIAR Tepat di bawah Juve, menguntit Situasi yang membuat pelatih Pukul 01.30WIB Cagliari di posisi empat dengan Fiorentina Sinisa Mihajlovic 12 poin. berada dalam tePelatih: Antonio Conte Menjamu Fiokanan. rentina, Juve masih Hanya, catatan (4-2-4) Juventus tidak bisa memainbentrok kedua tim 30 kan kiper Giansering berakhir luigi Buffon yang imbang. Musim Storari mengalami cedera lalu, keduanya 26 15 19 3 bahu dan Emanueselalu berbagi Lichtsteiner Barzagli Bonucci Chiellini le Giaccherini juga angka, baik kecedera. Sedangtika bertanding di kan, Arturo Vidal Olimpico, Turin, 8 21 yang mengalami markas Juve muMarchisio Pirlo cedera betis sudah sim lalu, ataumembaik dan bisa pun di Artemio 7 14 32 28 duduk di bangku Franchi, markas Pepe Vucinic Matri Estigarribia cadangan. Fiorentina. Adapun dari Soal performa kubu Udinese, memusim ini, Juve 11 8 7 reka mendapatkan lebih baik. MeGilardino Jovetic Cerci suntikan tenaga reka belum terdengankembalinya kalahkan. Mereka 20 85 6 striker andalannya empat kali berMunari Behrami Vargas Alberto Gilardino main imbang dan yang mengalami tiga kali menang. 23 14 5 29 cedera lutut sejak Rekor kandang Pasqual Natali Gamberini De 18 September lalu. tim asuhan AnSilvestri Sayang, di sisi lain tonio Conte itu mereka harus kejuga cukup bagus, 1 hilangan Mattia yakni dua kali meBoruc Cassani dan Per nang dan dua kali Kroldrup yang ceimbang. Fiorentina (4-3-3) dera serta Riccardo Yang jadi maMontolivo yang salah, menurut Pelatih : Sinisa Mihajlovic terkena skorsing. gelandang Juve ”Saya sudah tiClaudio Marchisio, mereka sering kesulitan untuk segera dak sabar untuk bermain. Sudah tidak mengakhiri pertandingan saat sudah terasa sakit lagi di kaki saya dan saya unggul. “Kami tidak bisa maju dan ber- harap pelatih memberikan kepercayaan. harap pertandingan akan segera selesai,” Saya sangat antusias menghadapi pertandingan melawan klub besar sekata Marchisio, seperti dikutip Goal. Ketika ditahan imbang Catania pekan perti Juventus,” kata Gilardino, seperti lalu (22/10), Juve lebih dulu unggul, tapi dikutip Gasport. (ham) Klasemen Sementara 1. Udinese 2. Lazio 3. Juventus 4. Cagliari 5. Napoli 6. Roma 7. Milan 8. Palermo 9. Catania 10. Fiorentina 11. Siena 12. Genoa 13. Chievo 14. Parma 15. Atalanta 16. Inter Milan 17. Novara 18. Bologna 19. Lecce 20. Cesena

7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7

4 4 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 3 4 2 1 1 1 0

3 2 4 3 2 2 2 1 4 3 3 3 3 0 2 1 2 1 1 2

0 1 0 1 2 2 2 3 1 2 2 2 2 4 1 4 4 5 5 5

10-1 11-7 11-5 8-5 10-5 8-6 12-11 9-10 9-10 8-6 6-4 11-10 6-6 9-13 10-8 9-13 10-15 4-12 6-13 2-9

15 14 13 12 11 11 11 10 10 9 9 9 9 9 8 7 5 4 4 2

Head to Head 17/04/11 Fiorentina 27/11/10 Juventus 06/03/10 Fiorentina 17/10/09 Juventus 24/01/09 Juventus

v v v v v

Asian Handicap Juventus v Fiorentina

Juventus Fiorentina Juventus Fiorentina Fiorentina

0 : 3/4

0-0 1-1 1-2 1-1 1-0

Alessandro Matri (kiri) dan Marcelo Estigarribia


All soccer

26 Kali Pertama Bertakhta

+

VILLARREAL - Jornada kedelapan Liga Primera bukan milik Real Madrid dan Barcelona. Levante-lah yang mencuri perhatian seiring sukses klub berjuluk Granotes alias si Kodok itu memuncaki klasemen. Itu adalah prestasi pertama Levante sejak berdiri 102 tahun lalu. Levante bertakhta setelah menang tiga gol tanpa balas atas Villarreal di El Madrigal kemarin (24/10). Hasil itu membuat si Kodok mengoleksi 20 angka. Unggul satu angka dari Real dan dua angka dari Barcelona. Di sisi lain, Villarreal yang kontestan Liga Champions musim ini masih terpuruk di peringkat ke-16 dengan 7 angka. Gelandang Juan Gomez Lopez atau yang biasa disebut Juanlu memborong dua gol kemenangan Levante di babak pertama, masing-masing pada menit ke-16 dan ke-43. Striker Pantai Gading Arouna Kone menambahkan sebiji gol lainnya di menit ke-58. “Sebuah mukjizat kami bisa memimpin klasemen dan mungkin hanya terjadi sekali seumur hidup,” ucap Juanlu kepada Marca. “Apa yang kami capai patut dirayakan karena kami berada di atas klub-klub hebat. Ini sesuatu yang sangat spesial,” sahut entrenador Levante Juan Ignacio Martinez atau yang biasa disebut JIM seperti dilansir AFP. “Tapi, kami tetap harus bekerja keras. Kami harus tetap menjejakkan kaki di bumi dan sadar bahwa masih panjang perjalanan yang harus kami tempuh,” sambung entrenador yang baru musim ini berkiprah di kompetisi level teratas Spanyol itu. Di musim ini, Levante sama sekali tidak membeli pemain melainkan hanya mengandalkan pinjaman atau memburu pemain free transfer. Itu dilakukan karena terbatasnya dana operasional klub. Yakni, hanya 20 juta euro (Rp 245 miliar) atau paling min- im dibandingkan 19 klub Liga Primera lainnya. Itulah sebabnya, Levante tidak mengincar target muluk-muluk musim ini terlepas posisi mereka saat ini. “Misi kami tetap menghindari degradasi,” tandas JIM. (dns) Juan Ignacio Martinez

Perkiraan Pemain Granada (4-1-2-3) : 13-Roberto (g); 2-Nyom, 5-Mainz, 8-Inigo Lopez, 6-Siqueira; 4-Fran Rico; 23-Abel, 19-Hassan Yebda; 20-Ike Uche, 22-Geijo, 11-Benitez Pelatih: Fabri Gonzalez Barcelona (4-3-3): 1-Valdes (g); 2-Alves, 14-Mascherano, 22-Abidal, 21-Adriano; 6-Xavi, 16-Busquets, 4-Fabregas; 7-Villa, 10-Messi, 8-Iniesta Pelatih: Josep Guardiola Stadion : Nuevo Los Carmenes Wasit : Muniz Fernandez

Messi

GRANADA - Barcelona kehilangan puncak klasemen Liga Primera di jornada kedelapan. Itu menyusul skor kacamata (0-0) saat bertandang ke Sevilla (22/10). Namun, Barca (sebutan Barcelona) berpeluang merebut kembali posisi nomor satu pertengahan pekan ini. Syaratnya, Barca harus menaklukkan Granada di Estadio Nuevo Los Carmenes dini hari nanti (siaran langsung TV One pukul 01.00 WIB). Di atas kertas, tugas itu seharusnya bisa direalisasikan Josep Guardiola dan anak asuhnya. Apalagi Granada hanya tim promosi dan kini menghuni zona degradasi.

PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : Harga CPO/ Kg Rp. 7.287,14

• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.183.77,-

(tidak termasuk PPN)

• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.404.25,-

Harga Kernel/Kg : Rp. 3.216,94,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 87.47 %

• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.449.40,• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.495,18,Tim PeneTaPan HarGa PemDa TinGkaT i kaLBar

+

+

Bursa Asian Handicap Granada v Barcelona 2 1/4:0 Over Under/Total gol 3 1/2

• Umur Tanaman 3 tahun Rp. 1.099,74,-

• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.359,87,-

Selasa 25 Oktober 2011

Semangat Rebut Puncak

Hasil rapat Tim Pengkajian dan kesepakatan Penetapan Harga TBS kelapa Sawit Produksi Petani kalbar bln OkTOBer 2011

• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.314.73,-

l

Granada v Barcelona

PeneTaPan HarGa TanDan BUaH SeGar (TBS)

• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.270.35,-

Pontianak Post

“Hasil di Sevilla tidak menganggu ritme kami. Kemenangan, seri, atau kalah adalah sesuatu yang biasa,” kata bek kanan Barca Dani Alves seperti dilansir di situs resmi Barca. “Kami tetap semangat dan bergairah untuk memburu hasil absolut lagi,” imbuhnya. Sekalipun Barca diunggulkan mampu menjinakkan Granada, Alves menyebut tuan rumah bukan tim yang bisa diremehkan. “Setiap tim bisa menyulitkan Anda tanpa terduga,” warning-nya. DalamlawatankeLosCarmenes, Barca masih akan kehilangan duet defender Carles Puyol dan Gerard Pique. Keduanya memang mengi-

kuti sesi latihan kemarin, tapi belum seratus persen fit dari cedera masing-masing. Puyol dari gangguan pangkal paha, sedangkan Pique dari cedera otot paha. Karena itu, Guardiola memberi sinyal tidak akan memaksakan Puyol dan Pique tampil lawan Granada, melainkan disimpan untuk laga kontra Real Mallorca akhir pekan ini (29/10). “Saya lebih berharap mereka bisa tampil lawan Mallorca,” tuturnya. Guardiola memang tidak terlalu cemas kehilangan Puyol dan Pique mengacu belum adanya gol yang bersarang ke gawang Barca dalam enam laga terakhir di berbagai ajang atau sejak ditahan

HarGa kOmODiTi Dan Pakan Ternak Di POnTianak

Komoditi Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Lembar

Harga Rp. 5.000,Rp. 16.000,Rp. 40.000,Rp. 72.000,Rp. 55.000,Rp. 80.000,Rp. 17.000,Rp. 5.700,Rp. 5.600,Rp. 4.500,Rp. 6.500,Rp. 6.000,Rp. 7.500,Rp. 20.000,-

MINGGU KE 4 OKTOBER 2011

2-2 Valencia di Mestalla pada 21 September lalu. Dengan kata lain, kiper Barca Victor Valdes belum kebobolan selama 607 menit. Valdes pun memperbaiki rekornya musim lalu yang clean sheet selama 577 menit. “Semoga saya masih bisa meneruskan (catatan clean sheet, Red) di Granada,” harap Valdes. Harapan Valdes mungkin kesampaian apabila menilik produktivitas Granada musim ini yang baru melesakkan enam gol dari delapan laga. Padahal, entrenador Granada Fabri Gonzalez mengusung strategi menyerang dengan mengandalkan trisula Ike UcheDaniel Geijo- Dani Benitez.

“Beberapa pemain kami masih saja nervous bermain di level teratas. Setelah menjalani delapan laga, mereka sudah seharusnya beradaptasi dan berubah,” tutur Fabri. “Laga lawan Barcelona akan menjadi ujian besar bagi para pemain kami,” sambungnya. Di sisi lain, Granada menuai kemalangan jelang lawan Barca. Kantor mereka yang berada di Los Carmenes dibobol maling akhir pekan lalu. Uang enam juta euro (sekitar Rp 73 juta) pun raib. Uang itu merupakan sebagian dari hasil penjualan tiket pertandingan lawan Barca. Kasus itu kini masih dalam penyelidikan Kepolisian Andalusia. (dns)

PerkemBanGan HarGa raTa-raTa BeBeraPa BaHan POkOk PenTinG Di kOTa POnTianak

04 OkTOBer 2011

nO. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

nama BaranG BaHan keBUTUHan POkOk Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium

SaTUan

HarGa

keT.

nO.

nama BaranG

SaTUan

HarGa keT.

KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

7.000 7.375 1.300 31.500 15.000 45.750 15.750 16.000 4.125 7.000 32.125 18.000 8.000

BaHan keBUTUHan POkOk KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS

7.500 8.125 9.625 Luar negeri 14.125 10.125 71.500 kualitas a 21.250 42.500 16.750 8.175 27.125 6.250 7.000

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. kalbar

+

cmyk


27

Pontianak Post ● Selasa 25 Oktober 2011 ULANG TAHUN PONTIANAK ► Walikota Pontianak Sutarmidji dan Wakilnya Paryadi memotong tumpeng merayakan HUT Kota Pontianak di Kantor Walikota kemarin. Keduanya menggunakan busana khas melayu Pontianak, Telok Belanga. Pakaian ini juga digunakan para PNS dilingkungan Sekretariat Pemerintahan Kota Pontianak. Hari jadi ke 240 tahun ini terasa begitu meriah. Beragam kegiatan dilaksanakan. Seperti Festival Arakan Penganten, Coffee Street, Pontianak Fair, Pemilihan Bujang dan Dare, Lanceng Praben, Lomba Layang Hias, Marching Band pelajar SD, SMP dan SMA, Festival Meriam Karbit dan beragam kegiatan hiburan dan olahraga lainnya. FOTO : SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

Festival Meriam Karbit

Butuh Keterampilan Hasilkan Bunyi yang Kuat Festival Meriam Karbit di water front city, Taman Alun Kapuas Pontianak semakin seru. Pada hari kedua, empat kelompok tampil unjuk kemampuan. Mereka adalah Gabungan Anak Banjar Serasan (GABS), GMKK, KMK Darsyad dan Remaja Masjid Baitussalam. PERMAINAN ini semakin menarik karena masingmasing kelompok melakukan improvisasi saat menanti meriam dibunyikan. Permainan ini terasa unik karena semua peserta menggunakan baju Telok Belanga. Bermain meriam memang sudah menjadi tradisi. Namun mengikuti festival membunyikan meriam harus punya keahlian tersendiri. Pemain harus bisa menakar jumlah karbit, air dan lamanya waktu untuk membunyikan. ”Kalau mereka tidak terbiasa main meriam, bunyinya kurang kuat. Namun kalau sudah biasa, tentu dentumannya akan nyaring sekali,” kata Budi Darmawan, EO Pontianak Post. Setiap kelompok diberi waktu 30 menit. Mereka berkesempatan untuk membunyikan dua kali. Bunyi pertama dengan pola irama. Meriam dibunyikan dari yang terkecil hingga besar. Sedangkan membunyikan kedua, dilakukan serempak. Dijelaskan Budi Darmawan, panitia mempersiapkan 10 meriam. Peserta cukup memilih lima meriam yang

akan dibunyikan. ”Peserta kita minta datang lebih awal agar bisa melihat-lihat dulu meriam mana yang akan dibunyikan,” jelas Budi lagi. Hari ini akan ada lima kelompok yang akan tampil. Mereka akan mulai bermain sekitar pukul 15.00 WIB. Diperkirakan pukul 19.00 WIB kegiatan ini akan berakhir. Setelah itu panitia mengundang masyarakat untuk membunyikan meriam. Permainan meriam juga uji nyali. Tak semua orang

berani membunyikan meriam. ”Bagi mereka yang berminat, ya silakan. Cukup mengganti biaya karbit saja,” jelas Budi Darmawan. Permainan meriam untuk masyarakat ini akan dilakukan hingga hari Minggu (30/10) mendatang, sebelum meriam ini diturunkan. Para pemain dapat bisa sendiri-sendiri atau berkelompok. Panitia akan membantu menyiapkan segalanya. Peserta hanya tinggal membunyikannya saja. (ars)


28

Pontianak Post Selasa 25 Oktober 2011


Pontianak Post

Selasa 25 Oktober 2011

29


world soccer

30 Les Parisiens Masih Kuasai Klasemen

+

PARIS - Paris Saint-Germain (PSG) masih belum tersaingi di Ligue 1 hingga journee kesebelas. PSG menjaga keunggulan tiga angka (26-23) dari Montpellier menyusul kemenangan 2-0 atas klub promosi Dijon di Stade Parc des Princes kemarin. Kemenangan PSG merupakan kontribusi dari Anderson Luiz de Carvalho atau yang familier dengan Nene. Winger asal Brazil itu memborong dua gol Les Parisiens (sebutan PSG) pada menit ke-42 dan di menit ke-90. Sekalipun hanya kemenangan melawan klub promosi, entraineur PSG Antoine Kombouare sangat antusias. “Ini adalah kemenangan kelima beruntun kami (di Ligue 1, Red),” kata Kombouare di situs resmi klub sebagaimana dilansir AFP. “Kami baru saja menghadapi laga yang sulit karena sebagai klub promosi, mereka bermain pantang menyerah. Sedangkan sebagai favorit, kami terbebani meraih kemenangan. Kami lega bisa menuntaskan pekerjaan,” papar Kombouare. Bagi Kombouare, hasil positif di liga domestik sedikit meredam kritik atas dirinya setelah hasil kurang memuaskan PSG di ajang Europa League. PSG gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhirnya, termasuk saat hanya bermain 0-0 melawan klub Slovakia Slovan Bratislava pekan lalu (20/10). Berbeda dengan PSG, Olympique Lyon menularkan hasil buruk di ajang Eropa ke ajang domestik. Setelah dipermak Real Madrid empat gol tanpa balas di Liga Champions (18/10), Lyon kembali menuai kekalahan saat melawat ke Lille kemarin. Les Gones (sebutan Lyon) menyerah 1-3 dari juara bertahan Ligue 1 tersebut. Kendati unggul dulu melalui Jimmy Briand (22?), tuan rumah membalas lewat gol beruntun melalui backhell flick Moussa Sow di akhir babak pertama. Disusul gol Marko Basa (64’) dan bintang asal Inggris Joe Cole di menit ke83. Hasil itu membuat Lyon turun ke peringkat kelima dengan 20 angka, sedangkan Lille naik ke urutan ketiga (22 angka).(dns)

Pontianak Post

l

Selasa 25 Oktober 2011

0 Bologna v Lazio 2

Jaga Momentum Kemenangan BOLOGNA - Tren performa Lazio sedang menanjak di Serie A Liga Italia. Sudah tiga pertandingan beruntunmerekaselalumenang.Itu menyusul kemenangan atas tuan rumah Bologna 2-0 (1-0) di pekan ketujuh, kemarin dini hari (24/10). Kemenangan yang mengangkat Biancocelesti, julukan Lazio, ke posisi kedua klasemen sementara dengan 14 poin. Mereka hanya tertinggal satu angka di belakang Udinese yang sekarang bertakhta sebagai capolista alias penguasa klasemen sementara. Bermain di Renato Dall’Ara, pertandingan dimulai dengan mengheningkan cipta atas meninggalnya pembalap MotoGP asal Italia Marco Simoncelli di Sirkuit Sepang. Suasana begitu haru, mengingat Simoncelli berasal dari Cattolica, kota kecil dekat Bologna. Permainan dimulai dengan tempo sedang. Lazio lebih piawai dalam memaksimalkan setiap peluangyangdimilikinya.Keunggulan mereka dimulai dari gol bunuh diri striker Bologna Robert Acquafresca dimenitke-23,kemudiandipastikan gol Senad Lulic di menit ke-48. “Pertandingan tidak berakhir di menit ke-50. Memang benar, setelah dua gol itu Lazio tidak berbuat banyak lagi, kami harusnya bisa dan terus berusaha membalikkan keadaan,”ungkapSilvioPioli,pelatih Bologna,sepertidikutipFootballItalia. Suntikan tiga angka itu membuat Lazio menyalip posisi Juventus. Membuat para pendukung Lazio kian percaya diri. Bahkan, beberapa mediadiItaliamenyebuttimasuhan

+

AFP PHOTO / ALBERTO PIZZOL

Berebut: Pemain bertahan Bologna Nicolo Cherubin (tengah-kanan) berebeut bola dengan pemain depan Lazio asal Perancis Abdoulay Konko (tengah kiri) pada lanjutan Liga Italia Seria A di Stadion Renato dall’Ara, Bologna (23/10).

Edoardo Reja tersebut sebagai salah satu kandidat scudetto. Beralasan, karena pada awal musim ini mereka tampil cukup konsisten. Selain itu, Lazio dihuni sejumlah pemain baru yang memiliki pengalaman dan mental juara seperti striker gaek Jerman Miroslav

Klose dan striker Prancis Djibril Cisse. Hanya, Cisse punya pendapat berbeda. “Masih terlalu dini membicarakan scudetto, meski kami berada pada posisi bagus,” kata Cisse kepada Sky Sport. “Saya tidak mencetakgolpadalagaitu,tapiyang

penting Lazio menang,” lanjutnya. Keberhasilan Lazio menaklukkan Bologna membuat mereka menjagamomentumkemenangan. Semangat Lazio memang berlipat ganda setelah kemenangan pada pekan sebelumnya melawan AS Roma di derby della capitale.

Berikutnya, Lazio akan berhadapan dengan Catania pada pekan kedelapan di Olimpico, Roma (26/10) untuk menjaga posisinya. “Dalam situasi seperti ini, yang terpenting kami harus fokus dan tidak kehilangan konsentrasi,” kata Edoardo Reja, pelatih Lazio. (ham)

Usai Kekalahan 1-6 Manchester United dari Manchester City

Ancaman Mati, Demo Glazers, hingga Ultah Rooney Derby Manchester jilid ke-161 di Old Trafford Minggu lalu (23/10) menghadirkan beberapa cerita menarik. Tidak hanya dalam laga, melainkan juga seusai laga. TIDAK ada euforia yang meluap-luap dari Joe Hart usai peluit panjang dibunyikan di Old Traffod. Setelah merangkul beberapa rekan setimnya, kiperManchesterCityituterlibat pembicaraan serius dengan gelandang City James Milner. Secara tidak sengaja, perbin-

+

cangan Hart terekam stasiun televisi Sky TV. Isi perbincangan itu cukup mengagetkan.Hartmengatakan kepada Milner bahwa dirinya mendapat ancaman pembunuhan sepanjang babak kedua. Tidak jelas ancaman seperti apa yang diterima Hart dan apakah dari oknum pendukung Manchester United. Yang jelas, kiper nomor satu Inggris itu mengatakan kepada Milner bahwa dia memilih mengabaikannya dan menganggapnya sebagai olokolok semata. Untuk menyelidiki ancaman

apa yang diterima Hart juga sulit. Sebab, sepanjang babak kedua, Hart tidak banyak tersorot kamera televisi. Sorotan lebih tertuju kepada area pertahanan United yang kebobolan lima gol. Kalaupun muncul ancaman nyata yangditerimaHart,palinghanya gol balasan United via Darren Fletcher di menit ke-81. Ancaman nyata justru diterimabosUnitedMalcomGlazers seusai laga. Saat perjalanan menuju helikopter pribadinya yang berada di area parkir Old Trafford, mobilnya dihadang sejumlah fans United yang

melakukan demo dadakan kepada pengusaha asal Amerika Serikat. Beruntung, Glazers dan mobilnya bisa cepat keluar dari kerumunanmassasebelumberingas dan bertindak anarki. Glazers menuju helikopter karena itu merupakan transportasinya menuju Stadion Wembley. Di sana, Glazers menonton lagaekhsibisiantaraklubAmerican Football miliknya, Tampa Bay Buccaneers versus Chicago Bears. Sial bagi Glazers. Sebab, Buccaneers ikut-ikutan kalah. Yang menarik mungkin bintang penyerang United Wayne

Rooney. Sekalipun United baru saja mengalami kekalahan menyakitkan 1-6 dari City, Rooney tetap merayakan pesta ultah ke-26 Rooney di malam seusai derby. Ditemani istrinya, Coleen, dia merayakannya di sebuahrestoranbernamaWings di Manchester. Yang mengejutkan, dua pemain City hadir dalam pesta. Keduanya adalah Hart dan gelandang Gareth Barry. Hart menggandeng pacarnya, Kimberley Crew, sedangkan Gareth Barry datang bersama istrinya, Louise. Bersama Rooney, ke-

tiganya berkaraoke sembari menikmati hiburan tarian Flamenco. Keputusan Rooney mengundang dua pemain City tentu saja mengundang pertanyaan. Namun, seiring kehadiran striker Stoke City Peter Crouch (bersama Abbey Clancy), jawabannya terkuak. Yakni, Rooney mengundang Hart dan Barry dalam kapasitas sebagai rekan di timans Inggris seperti halnya Crouch. Lagipula, bukankah tetap berteman di luar lapangan sekalipun sebelumnta terlibat rivalitas di lapangan menun-

jukkan sikap profesional sejati. Toh, sepanjang pesta, Rooney memperlihatkan ekspresi muram dan pelit senyum seakan belum melupakan kekalahan telak klubnya. Sementara di Restoran San Carlo, juga di Manchester, striker City Mario Balotelli dan winger United Nani kembali bertemu seusai berjibaku di lapangan beberapajamsebelumnya.Keduanya datang bersama pasangan masing-masing. Tentu sudah bisa ditebak dari keduanya, siapa yang lebih menikmati hidangan yang disajikan. (dns)

+

cmyk


Gemar membaca

Pontianak Post

l

Selasa 25 Oktober 2011

31

Pontianak Gemar Membaca Makin Diminati Program Pontianak Gemar Membaca milik Pontianak Post makin diminati banyak pihak. Tak hanya pihak sekolah yang mendapat berkah program ini. Tapi juga berbagai instansi yang punya visi dan misi sejalan juga siap bergabung. +

HEMAT LISTRIK: Manager PLN Cabang Pontianak, Ahmad Ismail mengajak siswa SD Abdi Agape berhemat listrik.

Angga Purdika/Pontianak Post

Angga Purdika-Pontianak Post

CENDERAMATA: Instruktur Mekanik Yamaha, Wawan memberikan cendera mata usai memberikan edukasi tentang santun di jalan raya di SMA LKIA Pontianak.

+

Angga Purdika-Pontianak Post

GEMAR MENABUNG: Branch Manager Bank Mega Pontianak, Leo Christio mengajak siswa SMP Negeri 13 Pontianak gemar menabung.

“KITA merasa senang ya. Sebab konsep kita secara perlahan mulai diterima. Bahkan banyak pihak yang mau bergabung dan bekerjasama melalui program ini,” kata B Salman, Pemimpin Redaksi Pontianak Post. Menurut Salman yang kini juga menjabat Wakil Direktur, pihaknya sangat terbuka dan siap bekerjasama dengan siapa saja untuk mengembangkan Pontianak Gemar Membaca. Saat ini, kata dia, yang sudah berjalan dengan Bank Indonesia Pontianak dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kalimantan Barat. Kemudian PT Aneka Makmur Sejahtera dengan brand Yamaha-nya. Terakhir PLN Cabang Pontianak. Dikatakan Salman, dalam waktu dekat ini ada rencana Kapolda Kalimantan Barat mau meluas program inisampaikeseluruhKalbar.Kapolda, lanjut Salman, punya kepentingan khususnya dalam memberikan edukasi untuk mengubah pola pikir pelajar, agar betul-betul santun di jalan.Harapannya,angkakecelakaan lalu lintas di jalan raya yang banyak di alami pelajar bisa di tekan. “Insya Allah, dalam waktu dekat kita akan MoU dengan Kapolda Kalbar. Kami senang sekali ada perhatian khusus Bapak Kapolda Kalbar. Ini tentu tidak kami sia-sia kan,” kata Salman. Tak hanya Polda. Kejati Kalbar juga berminat ingin bekerjasama melalui program ini. Tujuannya ingin lebih memperkenalkan tugas dan fungsi jaksa kepada siswa sejak dini. “Ini program bagus. Saya mau

program seperti ini. Jaksa juga bisa memberikan edukasi tentang tugas dan fungsi jaksa kepada siswa. Ini sangat penting. Ya sudahlah kita jadikan saja,” kata Jasman Penjahitan, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, saat bersilaturahmi ke Pontianak Post beberapa waktu lalu. Tak hanya itu, tambah Salman, beberapa BUMN juga ada yang berminat mau bergabung. “Kita tidak tinggal diam. Setiap ada kesempatan selalu kita ajak untuk bekerjasama. Apalagi ini demi membangun SDM Pontianak. Tentu ini sangat penting,” kata Salman. Salman menyampaikan, melalui program ini banyak pihak merasa terbantu dan mendapat ke untungan. Pihak bank misalnya, melalui programinibetul-betuldimanfaatkan denganbaikuntukmemperkenalkan produk perbankan kepada siswa. “Kami menilai ini program yang tepat untuk berkomunikasi dengan nasabahjunior,”kataPimpinanBankMega Cabang Pontianak, Leo Christio. “Kami juga merasa senang Pontianak Post melibatkan Yamaha. Sebab bisa berkomunikasi dengan pelajar tentang santun di jalan raya,” kata Sudin, Manager Marketing PT Aneka Makmur Sejahtera. PLN Cabang Pontianak, juga merasa terbantu dalam mensosialisasikan generasi hemat listrik (genematrik) kepada siswa. “Kami terbantu dengan program ini. Melalui program ini kami bisa berkomunikasi dengan siswa untuk mengajak mereka berhemat listrik,” kata Ahmad Ismail, Manager PLN Cabang Pontianak.(ga)

+

+

cmyk


Balap Sepeda

TOTAL SPORT

32

PONTIANAK—Pertarungan sengit diantara tim-tim yang berlaga di Kejuaraan Bulutangkis Walikota Cup III, mulai hari ini, Selasa (25/10) diprediksi bakalan sengit. Lima pemain nasional yang memperkuat tim-tim daerah sudah datang dan menjajal GOR Bulutangkis PBSI Kota Pontianak, jalan Tabrani Ahmad yang akan menjadi lokasi pertandingan. Diantaranya, Fauzi Adnan yang akan memperkuat tim PB Britama. Pemain ini berada di peringkat satu nasional untuk kategori dewasa. Dia merupakan pemain asal Surya Naga Surabaya. “Kita prediksi dia akan bertarung sengit melawan sang rivalnya Sinatria, pemain Bandung yang memperkuat Bank Kalbar,” ungkap Efendi Ridwan, Panitia Pelaksana Walikota Cup III. Sinatria, ungkap Dedi, merupakan pemain peringkat tiga nasional dari klun SGS Bandung. Pemain ini

kerap menjuaraan Sirkuit Bulutangkis nasional di tahun 2010. “Dia akan menjadi lawan berat pemain-pemain tim lainnya,” ungkap dia. Selain kedua pemain tersebut, ada beberapa lagi pemain luar Kalbar yang akan memperkuat tim Kubu Raya. Yakni, Angga pemain asal Djarum Jakarta dan Eko dari tim Jaya Raya Jakarta. Tim lainnya yakni Lion, juga akan diperkuat pemain tangguh Sy Shahmi yang kini sebagai penghuni Pelatnas Cipayung. Pemain ini diprediksi juga akan merepotkan kekuatan tim Britama, Bank Kalbar dan Kubu Raya yang menjadi unggulan di turnamen tersebut. Yang lebih menarik lagi, dua daerah Mempawah dan Ketapang disinyalir juga akan tampil dan diperkuat beberapa pemain nasional. Namun, dua daerah tersebut belum mau menginfokan pemain yang akan diterjunkan. “Mungkin itu sebagai strategi mereka. Dan saya prediksi ajang ini akan berlangsung ketat dan alot dengan banyaknya pemain nasional yang tampil,” katanya. (bdi)

Rossi setelah Simoncelli Meninggal

terlepas dan dia mengalami luka parah di kepala leher dan dada. Pembalap berambut kribo itu sempat dirawat di medical center Sepang, sebelum pada pukul 16.56 waktu SEPANG - Valentino Rossi shock berat setempat dia dinyatakan meninggal. Setelah insiden itu, tersiar kabar bahwa begitu mengetahui rekannya sesama pembalap MotoGP Marco Simoncelli meninggal. Rossi terpukul dan berniat pensiun dari Bahkan, sempat tersiar kabar pembalap balapan MotoGP. Alasannya, dia ikut merasa Ducati itu berencana pensiun dari olahraga bersalah dan sangat berduka karena kehilangan teman dekatnya. balap motor itu. Wajar bila Rossi Kebetulan, prestasi pembaterpukul. Selain akrab karena lap berusia 32 tahun itu memang keduanya berasal dari Italia, Rossi motoGP sedang jeblok. Musim ini, dia juga terlibat dalam kecelakaan belum pernah finis pada urutan yang berujung pada meninggalterdepan. Paling banter capaiannya Simoncelli dalam MotoGP nya adalah sekali naik podium ketika finis Malaysia di Sirkuit Sepang (23/10). ”Sic (sapaan Simoncelli) layaknya adik pada urutan ketiga di MotoGP Prancis.Tibagiku. Dia tangguh di lintasan dan meny- dak mau rumor pensiun Rossi beradar kian enangkan dalam kehidupan. Saya masih liar, Davide Brivio, manajer Rossi, langsung belum percaya, saya sangat merindukan- buka suara. ”Banyak yang menanyakan nya,” tulis Rossi di akun jejaring sosial Twitter apakah Vale akan berhenti balapan. Ini benar-benar keliru,” tegas Brivio seperti seperti dikutip Autosport. Ya, kecelakaan Simoncelli melibatkan dilansir Crash. Menurut dia, pembalap yang tujuh kali Rossi dan pembalap Yamaha Tech 3 Colin Edwards. Pembalap berambut kribo itu menjadi juara dunia MotoGP itu tidak puterjatuh di lap kedua tepat di depan Rossi nya rencana pensiun dalam waktu dekat. dan Edwards yang sedang melaju kencang. Memang benar, hubungan Rossi dengan Simoncelli sangat dekat, tapi itu bukan Akibatnya, tabrakan tak terhindarkan. Kecelakaan itu memang bukan kesala- alasan yang tepat.Lagipula, kontrak Rossi han Rossi maupun Edwards. Ini dikarenakan bersama Ducati juga masih tersisa hingga Simoncelli sudah lebih dulu tergelincir dan musim depan berakhir. ”Dia masih akan berada tepat di depan Rossi dan Edwards menjalani kontraknya dan juga masih punya yang melaju kencang. Akhirnya, Rossi dan hasrat besar untuk balapan. Tidak ada yang Edwards menghantam leher dan badan Si- berubah dalam rencana masa depannya,” moncelli.Akibat insiden itu, helm Simoncelli lanjut Brivio. (ham/diq)

Bintang Timur dan Pontura Optimis ke Final Sepakbola U-15 HUT Kota Pontianak PONTIANAK--Setelah berhasil menjadi juara grup B pada kejuaraan Sepakbola Usia 15 tahun Piala Dispora Kota Pontianak, Klub Sepakbola Bintang Timur berhasil melaju ke babak semi final. Tim akan bentrok dengan Klub Wajah Baru yang berhasil menjadi juara di grup A, Selasa (25/10) di laga pertam pukul 14.00 WIB. Pelatih Bintang Timur Sy Abdurahman mengatakan, skuadnya memang telah dipersiapkan sejak lama untuk mengikuti beberapa even, sehingga para pemain terlihat siap dan kompak. ”Kami bermain dengan strategi yang telah kami racik dengan baik. Di laga semifinal besok kami optimis bisa menaklukkan Wajah Baru,” kata Abdurahman. Untuk target gol pria yang akrab di sapa Bang Man ini mengakui tidak mematok target muluk karena yang terpenting timnya bisa mengalahkan Wajah Baru dan bisa lolos ke babak final. ”Target kami sudah terlampaui yakni semifinal. Selanjutnya kami berani mematok target lebih tinggi yakni final,” ujarnya. Dirinya juga mengakui bahwa Wajah Baru tidak bisa di

pandang sebelah mata. Kemampuan dan skill individu para pemainnya terbilang merata. Bahkan kekompakan tim Wajah Baru dilini tengah dan depan dipandang perlu untuk diwaspadai. ”Mereka memiliki serangan-serangan cepat yang tentunya akan merepotkan barisan pertahanan kami. Kami akan mencoba bermain lebih bertahan dan sesekali melancarkan counter attack,” katanya. Di pertandingan semifinal lainnya tim Pontura yang lolos ke partai empat besar tersebut sebagai juara grup C akan berjibaku melawan Bima sebagai juara grup D. Laga partai kedua ini akan dimainkan pada hari yang sama, pukul 14.00 WIB. Pelatih sekaligus manager tim Pontura, Lonjong mengatakan cukup optimis timnya akan bisa melenggang ke babak final. Dengan materi pemain yang dimiliki saat ini tim asal Pontianak Utara tersebut memiliki peluang lebih besar untuk memboyong Piala Dispora Kota Pontianak. ”Ambisi kami adalah juara. Dan kami cukup yakin bisa meraihnya. Dukungan dari supporter tim tentu akan memberikan kami motivasi yang kuat dalam merebut juara di turnamen ini,” kata kontraktor muda tersebut. (bdi)

Selasa 25 Oktober 2011

Terpukul, tapi Bantah Mundur

Pemain-Pemain Nasional Bertaburan Malam Ini Walikota Cup III Dimulai

Pontianak Post

Valentino Ross

Istirahatkan Simon-Hayom Di Perancis Super Series JAKARTA- PB PBSI mengambil langkah berbeda dalam ajang Perancis terbuka super series. Induk olahraga bulu tangkis se-Indonesia itu mengistirahatkan para pemain tunggal putra Pelatnas PB PBSi Cipayung. Kebijakan tersebut cukup mengejutkan karena sebelumnya PB PBSI mengirim dua pemain pelatnas, Dyonisius Hayom Rumbaka dan Simon Santoso, ke Denmark Super Series Premier yang berakhir tadi malam. Kabarnya, hal itu dilakukan sebagai bentuk persiapan pemain pelatnas tersebut untuk terjun di SEA Games XXVI/2011 pada November mendatang. Asisten pelatih tunggal putra Pelatnas PB PBSI Agus Dwi Santoso membenarkan kabar tersbut. Dia menjelaskan bahwa pelatih kepala Li Mao sengaja mengambil keputusan agar pada SEA Games mendatang anak didiknya benarbenar siap. “Dari awal pelatih memang meminta para pemain untuk konsen ke SEA Games karena pesan pengurus demikian. Di SEA Games, tunggal putra mutlak harus bisa mendapat gelar juara,” katanya,

kemarin (24/10). Sebelumnya, tim pelatih tunggal memang memutuskan bahwa untuk menghindari masalah dengan kondisi fisik saat SEA Games, para pemain diistirahatkan lebih lama. Dengan begitu, tim pelatih yakin para pemain tidak akan bermasalah dengan kelelahan saat ajang dua tahunan tersebut berlangsung. Namun, Agus jauh dibalik rencana tersebut, dia cukup menyesalkan karena tim lainnya yang akan terjun di SEA Games ternyata diizinkan berangkat ke ajang perancis terbuka. “Sebenarnya kami menyesalkan karena anak-anak tidak dikirimkan. Tapi, itu sudah terlanjur karena perhitungan tim pelatih sebelumnya fokus ke SEA Games,” terang pelatih kelahiran Malang tersebut. Ya, dengan tidak mengirimkan pemain tunggal menuju Perancis terbuka Super Series, pemain tunggal pelatnas dipastikan tidak dapat mendulang poin tambahan. Padahal, poin ini cukup penting demi cita-cita mengirimkan wakil ke Olimpiade London 2012. Kendati demikian, Agus tak ingin terlalu menyesali kebijakan tidak mengirimkan waki tersebut. Apalagi, sete-

Simon Santoso

lah dirinya mempertimbangkan performa Simon dan Hayom di Denmark. Agus melihat ada kekurangan di sisi kebugaran tubuh.“Secara strategi permainan dan teknik, anak-anak ini tidak kalah. Malah kelihatan lebih unggul. Cuma, mereka daya tahan tubuhnya kalah dari lawan, kebugarannya jauh jika dibandingkan lawan,” beber pelatih berdarah Jawa tersebut. Karena itu, dia akan melatih lebih keras lagi para pemain-pemain pelapis yang nantinya diharapkan mampu mengganti posisi Taufik Hidayat sebagai juara dunia. Tapi, bukan berarti di Perancis Indonesia tak memiliki wakil di Tunggal putra. Taufik Hidayat dan Tommy Sugiarto yang tidak lagi bernaung di bawah bendera Pelatnas Cipayung tetap berangkat ke perancis. Target mereka pun tidakjauh-iauh dari harapan untuk bisa mengumpulkan poin demi poin menuju olimpiade London. (aam)

Pontianak Post  

25 Oktober 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you