Page 1

Pontianak Post P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t

Rabu, 24 Juni 2009 M / 1 Rajab 1430 H

Eceran Rp. 2.500

Gerombolan Kapal China Jarah Perairan Kalbar

Delapan Kapal Ditangkap, 22 Berhasil Kabur

PONTIANAK--Sebanyak 30 kapal berbendara RRC melakukan aktivitas penangkapan ikan di Laut China Selatan, Kalbar. Hanya delapan kapal yang berhasil ditangkap oleh tiga kapal patroli Departemen Kelautan dan Perikanan, Sabtu (20/6) lalu. Sedangkan sisanya berhasil melarikan diri. Delapan kapal tersebut ditangkap di Laut

China Selatan, tepatnya di LU 5°-110° BT atau 100 mil laut arah utara Pulau Natuna, sekitar pukul 12.30 WIB. Bersama kapal seberat 300 GT itu, berhasil diamankan 77 anak buah kapal (ABK) dan 130-150 ton ikan berbagai jenis. Direktur Jenderal Pengawasan dan Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (P2SDKP) Aji Sularso, mengatakan, saat melihat gerombolan kapal asing tersebut, petugas patroli memberikan tembakan peringatan ke udara menggunakan u Ke Halaman 8 kolom 1

Bearing/Pontianak Post

DIAMANKAN: Dua kapal nelayan China diamankan di Stasiun P2SDKP Pontianak, kemarin. Nelayan-nelayan China kini mulai menjarah perairan Kalbar dengan menggunakan pukat trawl.

Siapkan Dana Tak Terduga, Puskesmas Gratiskan Pasien DBD

5 km

kemudian mengklarifikasi bahwa korban tewas dipastikan tujuh orang. “Kami terus update laporan terbaru. Karena itu, kami merevisi jumlah korban tewas yang semula enam orang menjadi tujuh orang,” katanya dalam jumpa pers kemarin. Fenty menambahkan, dua penumpang lain saat ini dalam kondisi kritis di rumah sakit.

PONTIANAK—Ledakan pasien demam berdarah dengue (DBD) membuat Pemerintah Kota Pontianak Siaga. Walikota Pontianak Sutarmidji mengungkapkan pemkot akan menggunakan dana tidak terduga dari Setda Pontianak. Anggaran tersebut untuk logistik dan obat-obatan, sehingga pasien DBD berobat gratis di Puskesmas. ”Jumlahnya belum diketahui. Tapi saya katakan pada Sekda, kalau masih kurang juga, pakai dana apapun untuk mengantisipasi DBD ini. Kalau perlu, keluarkan Rp500 juta untuk DBD dan diare,” ungkap Sutarmidji kepada Pontianak Post seusai bertemu pedagang Pasar Puring kemarin sore. Tak hanya siaga logistik dan obat-obatan saja. Sutarmidji mengaku dirinya juga siaga di Pontianak. ”Jika saya berangkat ke luar kota, Pak Paryadi harus di tempat (Pontianak, red). Tidak boleh semuanya berangkat, karena kondisi Pontianak sekarang seperti ini (DBD meningkat,red),” timpal Sutarmidji. Demam berdarah dengue di Kota Pontianak mencapai 694 kasus hingga minggu 26 tahun ini. Bahkan, 14 pasien meninggal dunia. Kendati belum dinyatakan sebagai kejadian luar biasa, penanganan yang dilakukan pemerintah melalui Dinkes adalah

u Ke Halaman 11 kolom 2

u Ke Halaman 8 kolom 3

Kereta Tabrakan, Tujuh Tewas WASHINGTON--Sistem transportasi cepat di Washington D.C atau Washington Metro (Metrorail) mendapat pukulan terburuk. Dua kereta bawah tanah bertabrakan di timur laut ibu kota AS tersebut Senin (22/6) sekitar pukul 17.02 waktu setempat atau sekitar pukul 04.02 Selasa WIB (23/6). Tujuh orang, termasuk seorang masinis perempuan, tewas dalam tragedi

tersebut. Sedangkan 76 penumpang lukaluka. Masinis atau operator kereta yang tewas diidentifikasi bernama Jeanice McMillan, warga Springfield, Virginia. Jumlah korban musibah itu sempat simpang siur. Media lokal melaporkan sembilan orang ditemukan tewas. Wali Kota Washington D.C. Adrian Fenty juga sempat menginformasikan bahwa korban tewas enam orang. Tapi, Fenty

In Memoriam Angky Camaro

Ubah Nama Belakang karena Cinta Mobil Maskulin Kepergian Angky Camaro menyisakan kenangan mendalam bagi para sahabatnya. Preskom PT H.M. Sampoerna sekaligus direktur PT Indofood itu dikenal sebagai sosok pekerja keras. Bahkan, ketika menderita sakit sekalipun.

AGUS W. - TITIK A., Jakarta SUASANA rumah besar di Jalan Pitaloka No 3, Perumahan Villa Duta, Bogor, kemarin sore ramai didatangi teman dan kerabat Angky Camaro yang meninggal di Singapura Selasa dini hari. Para tamu itu, antara lain, tokoh-tokoh otomotif Agus Wahyudi/Jawa Pos nasional, seperti Presiden Direktur PT DUKA: Jenazah Angky Camaro tiba dikediaman rumah duka di Bogor.

Toyota Astra Motor (TAM) Johny Darmawan, Presiden Direktur PT Indomobil Suzuki Internasional (ISI) Gunadi Sindhuwinata, dan Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Bambang Trisulo. Seperti diketahui, semasa hidupnya Angky juga dikenal sebagai tokoh otomotif. Ketokohan almarhum di dunia otomotif bukan hanya dikenal lewat kehebatannya ketika memimpin Indomobil Group bersama Subronto Laras. Tetapi, itu juga karena kecintaannya pada otomotif. Angky Camaro Seperti yang dikatakan Subronto Laras, sahabat dan seniornya di Indomobil, kepada Vivanews di Jakarta Senin lalu. “Angky adalah orang yang sangat cinta pada dunia otomotif.”

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 11 kolom 2

Jawa Pos Group Media


Nasional

2

Pontianak Post

Rabu 24 Juni 2009

pigura

Pesan Hemat sebelum Lengser MENJELANG berakhirnya masa jabatan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) tahun ini, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah menitipkan pesan khusus bagi para bawahannya. Dalam berbagai kesempatan, Bachtiar berkali-kali mewanti-wanti agar para pejabat di departemen yang dipimpinnya lebih hemat dalam menggunakan anggaran. Terutama menguBachtiar Chamsyah rangi acara-acara rapat dinas, seminar, lokakarya, atau perjalanan ke daerah yang tidak penting dan tidak mendesak. ’’Agar ketika menyusun anggaran, disusun skala prioritas yang lebih ketat,’’ ujar Bachtiar ketika ditemui di Jakarta Senin lalu (22/6). Tak hanya itu, Bachtiar juga memerintahkan agar semua pejabat menyusun anggaran yang mendukung pembangunan nasional dan kegiatan yang bersifat lanjutan. ”Kami juga akan melakukan perubahan distribusi dan alokasi antardaerah dengan mempertimbangkan keperluan daerah. Apabila ada daerah yang tidak optimal menggunakan anggaran bantuan dari Depsos, akan dipindahkan ke daerah yang memerlukan,” tegasnya. Kader PPP itu juga menyatakan akan menghapuskan pengadaan kendaraan operasional yang baru. Kecuali, penggantian kendaraan yang rusak berat dengan pembatasan. Pengadaan telepon baru dan pembangunan gedung baru yang tidak penting juga akan dihapus untuk sementara. (zul/iro)

CAWAPRES : Tiga Cawapres tampil bersamaan dalam debat pilpres 2009. Mereka menyampaikan pemikiran jika terpilih jadi wakil presiden mendatang.

JPNN

Debat Pilpres 2009, Prabowo Usap Muka

Boediono Make Up Ulang, Wiranto Suka Ngopi JAKARTA - Debat Pilpres 2009 yang menghadirkan tiga calon wakil presiden berlangsung kemarin. Di balik proses debat yang berlangsung, kegiatan yang berlangsung saat jeda debat juga menghadirkan cerita tersendiri. Sesi jeda adalah saat pemirsa televisi menyaksikan iklan. Di saat itu, setiap cawapres memanfaatkan sesi itu untuk beristirahat. Cawapres Prabowo Subianto dalam beberapa jeda selalu mendapatkan wejangan dari sang adik, Hashim Djoyohadikusumo dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. Walaupun jarak

dari penonton di shall Senayan City Jakarta cukup jauh, Hashim kerap berbicara dengan berbisik. Satu hal yang tak pernah lepas dari Prabowo saat jeda adalah sepotong tissue. Beberapa kali dia mengusap mukanya dengan tissue. Itu tetap dilakukan meski dia nampak tidak berkeringat sama sekali. Sementara Boediono, selalu mendapat dukungan dari anggota tim sukses SBY Boediono. Siapa lagi kalau bukan Choel Malaranggeng, salah seorang perumus pencitraan dari SBY Boediono. Choel selalu menyelipkan krepekan (contekan, red). Maksudnya itu sebagai panduan. Namun, dalam setiap sesi, Boediono kerap tidak menggunakan contekan itu. Boediono sendiri adalah cawapres yang paling berkeringat. Dalam beberapa sesi, jawabannya memang kerap “diserang” oleh Wiranto. Pantaslah, di sesi jeda, Boediono adalah cawapres yang paling kerap di make up ulang. Bagaimana dengan Wiranto” Cawapres yang satu ini didukung oleh Johan Silalahi, salah satu pendukung tim sukses kampanye pasangan JK Wiranto. Uniknya, Wiranto adalah yang paling kerap minum. Suguhan kopi, teh dan air putih paling sering diminumnya. Seperti halnya pertandingan olahraga, tiga calon wakil Presiden kemarin “bertarung” saling mengadu visi dan misi. Tiga cawapres yakni Prabowo, Boediono, dan Wiranto memiliki karakter yang berbeda.

Dalam acara yang berlangsung di hall Senayan City, Jakarta itu, cawapres Prabowo tampil konsisten dengan pernyataan visi dan misinya sejak awal. Cawapres Boediono meski terkadang normatif, bisa menampilkan jawaban yang bervariasi. Sementara Wiranto adalah yang paling konsisten menanggapi jawaban dari Boediono. Seperti halnya di sesi tanya jawab keempat. Rektor UIN Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat selaku moderator mengajukan pertanyaan terkait posisi agama dengan negara. Boediono yang mendapat kesempatan pertama menyatakan, agama harus ditempatkan di posisi sakral. “Tidak bisa dijadikan satu secara politis. Pemerintah harus menyediakan aturan yang menjamin setiap pihak tidak mengganggu kebebasan agama orang lain,” kata Boediono. Wiranto langsung menanggapi pernyataaan Boediono. “Jawaban pak Boediono itu bagus, tapi terlalu normatif,” kata Wiranto. Menurut dia, agama memang harus disakralkan. Namun, substansi agama bisa dimasukkan secara politis. “Maksudnya politik demi kesejahteraan, substansi agama bisa dimasukkan,” katanya. Sementara, jawaban Prabowo sendiri seragam dengan Boediono. Komaruddin lantas memberi kesempatan kepada Boediono memberi tanggapan. Kesempatan itu tak disia-siakan. Boediono menyatakan, dia mengakui bahwa nilai-nilai agama memang harus diamalkan. Namun, Pe-

merintah tetap memiliki ruang untuk mengatur hubungan sesama pihak melalui agama. “Nilai agama memang harus diamalkan, namun biasanya tetap ada perbedaan antara kata dan perbuatan,” ujarnya disambut applaus. Terkait konsistensi Prabowo, hal itu muncul di setiap jawaban yang disampaikannya. Prabowo selalu menggambarkan ada kesalahan sistemik di pemerintahan. Itu yang pertama harus dirubah. Setelah pemerintahan ditata ulang, barulah bidang lain bisa muncul perubahan. “Harus ada perbaikan di pemerintahan. Sistem harus dikoreksi. Barulah yang lain berjalan,” kata Prabowo. Secara umum, debat cawapres berlangsung lebih hidup dibandingkan debat Pilpres sebelumnya. Setiap cawapres bisa memberikan tanggapan. Moderator pun lebih leluasa dalam menyampaikan pertanyaaan tanggapan. Namun, tetap saja ada kekurangan. Direktur Eksekutif Cetro Hadar Navis Gumay menyatakan, jeda iklan dalam debat cawapres terlalu sering. Padahal, debat Pilpres menggunakan APBN. “Iklan itu cukup di awal dan di akhir saja. Demi memperkuat substansi debatnya,” kata Hadar. Sementara anggota KPU I Gusti Putu Artha juga menyatakan ada perubahan positif dalam debat. Namun, tetap saja, ada kekurangan. Seperti halnya posisi para calon. KPU meminta agar dibuat setting setengah melingkar. Namun, tetap saja dibuat sejajar. “Tetap akan ada evaluasi atas debat ini,” kata Putu. (bay)

Moratorium Penempatan TKI Tak Efektif JAKARTA - Pengusaha jasa penempatan tenaga kerja Indonesia menilai penghentian sementara penempatan TKI ke Malaysia tidak efektif. Moratorium tersebut justru menyebabkan maraknya penempatan TKI ilegal yang jauh lebih berbahaya daripada penempatan secara resmi. ”Itu tidak akan berpengaruh apa-apa karena yang ilegal akan jalan terus,” ujar Ketua Himpunan Pengusaha Jasa TKI (Himsataki) Yunus Yamani di Jakarta kemarin (23/6). Yunus menilai, kasus-kasus penganiayaan TKI di luar negeri, terutama di Malaysia dan Arab Saudi, tidak akan selesai dengan moratorium penempatan TKI. Dia menilai, pemerintah sebaiknya mem-

perbaiki sistem perlindungan TKI di luar negeri. Sebab, saat ini pengusaha menilai perlindungan yang diberikan pemerintah baru bersifat sporadis. ”Setelah ada kasus, pemerintah baru berbicara seolah-olah sudah melaksanakan tugasnya (melindungi warga negara di luar negeri),” tuturnya. Menurut Yunus, perlindungan TKI seharusnya dilakukan secara sistematis sejak persiapan penempatan melalui sertifikasi keterampilan. Saat ini pelatihan TKI yang secara formal wajib dilaksanakan di Balai Latihan Kerja selama 21 hari disunat pengusaha jasa penempatan tenaga kerja hanya menjadi satu jam, sekadar memenuhi ketentuan formal. ”Kalau mengatur yang di dalam negeri saja

pemerintah tidak mampu, bagaimana mau melindungi yang di luar negeri,” tandasnya. Menurut dia, perlindungan TKI juga harus dibenahi dengan memberikan asuransi, perlindungan hukum melalui pengacara yang disewa negara, dan agen khusus untuk memantau secara rutin kondisi TKI di kediaman majikan. Sebelumnya, Menakertrans Erman Soeparno mengatakan, penghentian sementara penempatan TKI dilakukan pemerintah guna menekan negeri jiran itu agar mengubah kesepakatan. Pemerintah mendesak Malaysia mengubah tujuh poin penting yang detailnya dibahas dalam pertemuan dua pihak pada 25 Juni besok.(noe/oki)


Pontianak Post Rabu 24 Juni 2009

NASIONAL

SEDIH : Kerabat Angky Camaro tampak sedih ketika jenazah tiba rumah duka di Jl.Pitaloka No 3 Perumahan Villa Duta, Bogor, sore kemarin (23/6). ASWAN/RADAR BOGOR

Jenazah Angky Dikremasi Jumat JAKARTA - Suasana rumah Angky di Jl.Pitaloka No 3 Perumahan Villa Duta, Bogor tampak ramai sore itu. Tenda besar memayungi jalan selebar 5 meter menuju rumahAngky yang sedikit masuk dari jalur utama. Ratusan karangan bunga seolah mengiringi ucapan duka cita dari kolega-kolega Angky. Deretan karangan bunga itu berjejer di depan rumah para tetangganya juga. Tepat pukul 16.00 WIB, jenazah Angky tiba di rumah duka. Nampak beberapa tokoh otomotif nasional seperti Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Johny Darmawan, Presiden Direktur PT Indomobil Suzuki Intenasional (ISI) Gunadi Sindhuwinata, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Bambang Trisulo melayat. Maklum, sebelum dikenal sebagai tokoh dalam industri rokok, Angky telah lama berkecimpung di dunia otomotif. Usai peti jenazah dimasukkan ke rumah, para tamu yang bukan keluarga diminta untuk sementara keluar ruangan. Setelah sekitar 30 menit pintu utama ditutup, para tamu dipersilahkan

masuk. Tamu-tamu antri untuk masuk kedalam ruangan. Namun sayang, wartawan dilarang memotret suasana di dalam rumah. Dengan alasan sibuk, anggota keluarga Angky enggan memberikan keterangan. Dengan bantuan Presdir PT Indomobil Suzuki Intenasional (ISI), Gunadi Sindhuwinata, adik Angky, Ossy Tirta akhirnya bersedia keluar menemui wartawan. Ossy ditemani anak pertama Angky, Roswita. Meski begitu, Ossy langsung mewanti-wanti untuk tidak bertanya banyak. “Tolong jangan bertanya hal-hal yang personal,” tegasnya. Ini disebabkan Keluarga Angky masih diliputi suasana duka. Ossy- adik kelima Angky- mengatakan, kondisi Angky sudah mulai memburuk sejak Kamis (18/6) lalu. “Kondisinya mulai menurun sejak hari Kamis,” terang Ossy yang menjabat sebagai Direktur Salim Group. Aura kepedihan menyelimuti mereka berdua. Nada bicara Ossy juga terdengar gelagapan. Ossy mengatakan, organ tubuh dalam Angky melemah. Tiga organ tubuh yang melemah itu antara lain paru-paru, ginjal, dan

usus. “Ususnya mengalami pendarahan. Pokoknya ada jamur dan bakteri bermacam-macam. Ada namanya, tapi saya tidak tahu,” ujarnya. Ketika ditanya apakah Angky terserang cyto megalo virus (CMV), Ossy mengaku tidak tahu. “Saya juga tidak tahu apakah mengalami peradangan atau tidak. Saya tidak tahu detail,” ungkapnya. Meski kondisi Angky berulangkali memburuk, pihak keluarga maupun Angky sendiri belum pernah mewacanakan untuk melakukan transplantasi ulang. “Tidak, tidak ada rencana waktu itu,” ujarnya. Rencananya, kata Ossy, jenazah Angky akan dikremasi pada Jumat mendatang di Wessi Tengger. Saat ini, pihak keluarga masih konsentrasi mempersiapkan pemakaman Angky. “Kami masih sibuk memyiapkan banyak hal. Jadi, tolong jangan bertanya yang sifatnya personal,” ujarnya. Sementara itu, dimata keluarga dekatnya, sosok Angky dinilai sebagai seorang pekerja keras dan terkenal disiplin. Hal itu diungkapkan mantan Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi yang sore kemarin datang

untuk mengucapkan belangsungkawa kepada keluargaAngky. Istri Laksamana sendiri adalah sepupu dariAngky. “Kalau boleh dibilang kami masih saudara,” ucapnya. Dimata Laksamana Sukardi, sosok Angky dikenal sebagai tipikal pekerja keras. “Disaat sakit beliau tetap bekerja. Sudah bawaannya senang bekerja keras. Waktu mertunya meninggal saja, pak Angky menjadi penerima tamu sendiri. Padahal, waktu itu sakit,” ucapnya. Sejak Angky dirawat di RS Mount Elizabeth Singapura, Laksamana dan Angky cukup aktif berhubungan. “Kami sering telphon-telphonan,” tuturnya. Bahkan sejatinya, Laksamana sendiri bermaksud menjenguk Angky usai menunaikan ibadah umroh beberapa waktu lalu. “Tapi kondisi beliau sendiri harus steril,” ujarnya. Karena itu, sebisa mungkin Angky menghindari kontak dengan banyak orang. Laksamana sendiri mengaku cukup intens mencari tahu kabar kesehatan Angky selama enam bulan terakhir ini. “Karena enam bulan ini daya imunitasnya menurun. Saya tahu kabar duka ini juga dari keluarga,” ucapnya. (kit/wir)

3

Tolak Ambalat Masuk Mahkamah Internasional JAKARTA – Pemerintah Indonesia menolak campur tangan lembaga internasional dalam penyelesaian sengketa perbatasan blok Ambalat dengan Malaysia. Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan bakal mempertahankan Ambalat dengan segala kekuatan yang ada. Menurut SBY, Ambalat berbeda dengan Sipadan dan Ligitan yang telah jatuh ke tangan Malaysia. ’’Kasus Sipadan dan Ligitan dulu diserahkan kepada Mahkamah Internasional, sedangkan Ambalat tidak pernah kita berikan kepada siapa-siapa. Sebab, kita punya keyakinan bahwa wilayah itu adalah wilayah Indonesia,’’ kata SBY saat membuka Rapat Pimpinan Nasional Pemuda Pancamarga di Jakarta

kemarin. Tapi, Dalam penyelesaian kita rasioAmbalat, pemerintah memilih perundingan nal, yang secara intensif. ’’Denpenting gan catatan, kedaulatidak ada tan adalah harga mati. Diplomasi itu pilihan, satu meter bukan ragu-ragu, bukan pun wilayah tidak tegas,’’ katanya. SBY mengatakan, Soesilo B Yudhoyono kita lepas. Indonesia dan Malaysia sama-sama sepakat tidak juga pasti mempertanyakan menmemilih jalan peperangan dalam gapa kita berperang antarnegara menyelesaikan kasus Ambalat. ASEAN,’’ kata SBY. ’’Tapi, kita rasional, yang penting Cara diplomasi, menurut SBY, tidak ada satu meter pun wilayah dipandang lebih bermartabat. kita lepas,’’ tandasnya. Pemerintah, lanjut SBY, sangat Perang, lanjut SBY, akan serius menangani Ambalat. ’’Ini menghabiskan anggaran ratusan akuntabilitas seorang presiden triliun setiap tahun. Belum lagi kepada konstitusi, negara, sejakorban jiwa berjatuhan dari ked- rah, dan kepada masa depan,’’ ua pihak. ’’Dunia internasional ujar SBY. (tom/oki)

UU Seperti Bikin Jalan Baru DIRJEN HAM wartawan yang ngHarkristuti Harkrisepos di Pengadilan nowo belakangan Tipikor. Kantor Dirini termasuk ekstrajen HAM memang sibuk. Dia ikut satu gedung dengan menggodok RUU pengadilan para (rancangan undangkoruptor tersebut. undang) Komisi Ke’’Lagi istirahat ya. benaran dan RekonKalau saya, sibuk siliasi (KKR) yang bikin RUU KKR,’’ segera diajukan ke sapa Tuti. DPR. Dia mengaku Harkristuti Harkrisnowo Namun, di selamenyusun RUU sela kesibukannya, perempuan KKR termasuk pekerjaan beyang akrab dipanggil Tuti itu rat karena butuh waktu lama. masih menyempatkan diri untuk ’’Seperti membikin jalan baru,’’ menyapa wartawan. Kemarin ucap pakar hukum pidana UI itu (23/6), sambil membawa laptop, mengibaratkan. dia muncul di tengah kerumunan Tuti tak segan ’’membocor-

kan” RUU itu. Misalnya, restitusi atau ganti rugi bagi korban kekerasan tidak lagi bergantung pada amnesti yang diberikan presiden. ’’Restitusi bergantung pada keputusan komisioner KKR nanti,’’ jelasnya. Pemerintah dan DPR pernah membuat undang-undang tentang KKR, yaitu UU No 27 Tahun 2004. UU ini diharapkan bisa menyelesaikan pelanggaran berat HAM yang tak terselesaikan Pengadilan HAM. Tapi, sebelum bisa diterapkan, Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan pada 4 Desember 2006 bahwa UU itu tak mempunyai kekuatan mengikat secara hukum. (git/dwi)

ingin pasang iklan di... Pontianak Post Call aja...disini...

735071


4

Pontianak Post

Lokomotif Kemajuan Ekonomi Kalbar

Juli, Garuda Terbangi Eropa

JAKARTA - Lawatan Menneg BUMN Sofyan Djalil ke Prancis pekan lalu membawa dua manfaat ganda. Selain membereskan restrukturisasi utang Garuda, pemerintah juga mendapat kabar rencana dibukanya kembali rute penerbangan ke Eropa. Menurut Sofyan Djalil, komisi Uni Eropa sudah menyatakan rencana untuk tidak memberlakukan lagi larangan terbang (travel ban)

bagi maskapai penerbangan asal Indonesia. “Diplomat kita sudah meeting lagi (dengan komisi Uni Eropa), kabarnya Juli akan dibuka,” ujarnya usai Rapat Kerja dengan DPD kemarin (22/6). Pelarangan terbang terhadap 51 maskapai Indonesia ke Eropa terjadi sejak Juli 2007, kemudian molor hingga November 2007, bahkan diperpanjang lagi hingga saat ini.Awal-

nya, pelarangan itu muncul atas penilaian UE terkait belum terpenuhinya standar keamanan maskapai penerbangan Indonesia. Sofyan mengatakan, jika larangan terbang segera dicabut, pihaknya memastikan Garuda akan kembali mengangkasa di Eropa. Salah satu rute yang sebelumnya prospektif bagi Garuda adalah Jakarta-Amsterdam. “Ini akan sangat baik bagi bisnis Garuda,” katanya.

Selain mendapat kabar segera dihentikannya larangan terbang, lawatan Sofyan pekan lalu juga dalam rangka menyelesaikan utang Garuda kepada European Export Credit Agency (ECA). “Restrukturisasinya untuk utang-utang lama,” ujarnya. Saat ini, restrukturisasi utang Garuda memang menjadi salah satu agenda utama Kementerian BUMN. (owi/fat)

Tahan Kredit Menengah, BNI Fokus ke Korporasi

pasar modal Bekukan Infiniti Finance BADAN Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) membekukan kegiatan usaha perusahaan pembiayaan (multifinance) PT Infiniti Finance. Pembekuan izin usaha tersebut tertuang pada surat Nomor S-859/MK.10/2009.   Sekretaris Badan Bapepam-LK Ngalim Sawega mengatakan, pembekuan izin usaha berlaku selama tiga bulan sejak tanggal ditetapkannya keputusan pada 3 Juni lalu. “Selama jangka waktu pembekuan kegiatan usaha tersebut, PT Infiniti dilarang melakukan kontrak pembiayaan baru,” ujar Ngalim dalam pengumuman resmi Bapepam-LK, kemarin. Pembekuan kegiatan usaha PT Infiniti Finance disebabkan perusahaan tidak memenuhi ketentuan yang terdapat pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 84 Tahun 2006 tentang Perusahaan Pembiayaan, terutama pasal 11, pasal 28, dan pasal 33. “Jika selama masa pembekuan tersebut perusahaan telah mematuhi ketentuan, sanksi pembekuan ini akan dicabut. Namun, jika hingga jangka waktu yang telah ditetapkan belum juga memenuhi ketentuan, menteri keuangan akan mencabut izin usaha yang dimiliki perusahaan,” tegas dia. Dalam Pasal 11 PMK 84 disebutkan, “perusahaan pembiayaan wajib memiliki piutang pembiayaan sekurang-kurangnya sebesar 40% dari total aktiva. ” Pasal 28 menyatakan,” perusahaan pembiayaan wajib memiliki modal sendiri sekurang-kurangnya 50% dari modal disetor.” Sedangkan, Pasal 33, “perusahaan pembiayaan wajib menyampaikan laporan keuangan bulanan, laporan kegiatan usaha semesteran, dan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh akuntan publik kepada menteri keuangan. Perusahaan pembiayaan juga harus menyampaikan tembusan laporan itu kepada Bank Indonesia (BI).” Laporan bulanan wajib disampaikan kepada regulator selambat-lambatnya tanggal 10 tiap bulan. Penyampaian laporan kegiatan usaha semesteran paling lambat diserahkan satu bulan setelah periode semesteran berakhir. Sedangkan, laporan tahunan wajib disampaikan selambat-lambatnya empat bulan setelah tahun buku berakhir. Bapepam-LK sejak awal tahun telah mencabut izin usaha sebanyak delapan perusahaan pembiayaan. Perusahaan itu antara lain PT Duta Kirana Finance, PT SG Consumer Finance, PT Sahabat Multifinance, PT Inti Karya Megah Finance, PT Primarindo Finance Corporation, PT Tridana Pratama Finance, dan PT Evergreen Finance. Kepala Biro Pembiayaan dan Penjaminan Bapepam-LK Ichsanuddin mengatakan, proses pemeriksaan dan pembinaan atas industri pembiayaan nasional saat ini memang belum berjalan dengan optimal. Hal itu dikarenakan adanya keterbatasan sumber daya manusia yang bisa menjalankan fungsi pemeriksaaan dan pembinaan tersebut.(*/ii)

Rabu 24 Juni 2009

B’-ring/pontianak post

RAMAH LINGKUNGAN: Sebagai pelopor dunia fotografi, Kodak juga meluncurkan printer yang ramah lingkungan. Dengan­ teknologi Thermal, printer berkualitas foto ini diklaim hemat energi, tidak memerlukan air dan warna lebih stabil seperti diperkenalkan di Pontianak, kemarin.

Boenda Production Bantu Wujudkan Bakat BOENDA Production akan menjadi wadah atau jembatan bagi seluruh masyarakat, guna mendapatkan kesempatan untuk bisa tampil dan menjadi bintang di dunia hiburan. Di mana melihat perkembangan dunia hiburan saat ini semakin maju dan persaingan semakin berat. Hal itulah yang membuat Boenda Production menyediakan tempat guna memudahkan bakat-bakat dan potensi yang dimiliki. Diharapkan akan menjadi entertainer atau pelaku yang profesional dibidangnya. Venny Soraya Vanaza, ketua Boenda Production, seorang enterpreneur tidak sematamata hanya mengandalkan penampilan. Tanpa didukung dengan ilmu pengetahuan atau intelegensi sejatinya belum bisa dikatakan seorang model atau entrepreneur. “Salah satu kendala yang dihadapi anak-anak remaja di Kalbar dalam mengembangkan diri adalah, kurang tersedianya sumber daya manusia (SDM) yang bergerak dalam bidang jasa pendidikan khusus dunia entrepreneur,” tambahnya. Dikatakan Venny, agar terwujud keinginan demi kemajuan Kota Pontianak dan Kalbar,

BERGAYA: Boenda Production akan menjadi wadah atau jembatan bagi seluruh masyarakat, guna mendapatkan kesempatan untuk bisa tampil dan menjadi bintang di dunia hiburan. Tampak 4 remaja putri menunjukan kemampuannya dalam bergaya. FOTO IST

Boenda Production mengikuti workshop yang sering digelar di Jakarta. Hal ini dilakukan supaya mendapatkan ilmu untuk wujudkan cita-cita itu. “Kami menginginkan Kota Pontianak, memiliki wadah yang didalamnya mampu memberikan sesuatu yang beda dalam pendidikan bidang seni, yang sepengetahuan kami di Pontianak bahkan di Kalbar belum memilikinya,” ujarnya. Dr Ignatius Lyong MM, di Boenda Production lebih ditekankan pada kelas psikologinya. Agar siswa lebih memahami dunia yang ditekuninya dan mampu mengekspresikan diri

dengan baik. Pada 5 Juli presenter berangkat ke Jakarta guna ikuti materi lanjutan. Kemudian pada akhir Juli atau awal Agustus 2009, akan diadakan pemilihan putra putri Kalbar yang akan merebutkan piala bergilir gubernur, uang tunai, juga sekolah gratis selama tiga bulan. Boenda Production, lanjut Ignatius Lyong, class psikologi akan diberikan selama satu bulan. Antara lain presenter atau MC, dalam kesempatan ini juga bisa memperdalam ilmu untuk foto model serta model catwalk. Tentunya dengan mengikuti ini,

siswanya akan mendapatkan teman banyak. Boenda Production, lanjutnya, siswanya bisa mengekspresikan diri dengan leluasa. Kemudian pesertanya masingmasing akan mendapatkan sertifikat. Juga kelas model, musik, serta kedepannya akan ada sekolah M dance untuk kategori usia 4-26 tahun. “Boenda Production juga telah memiliki badan hukum. Terdaftar dan mempunyai struktur dibawah naungan pemerintah daerah. pelindung yang sekarang ini adalah Fery S Zainuddin SH MA,” ujarnya. (fah/biz)

JAKARTA-PT Bank Negara Indonesia Tbk memfokuskan kreditnya di segmen korporasi. Pasalnya, untuk segmen menengah kredit mengalami peningkatan rasio kredit macet yang tinggi hingga 9 pesen. Hal itu diungkap Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo Portofolio kredit dalam perbincangan dengan wartawan di korporasi kita Jakarta, Senin (22/6). masih bagus hanya Menurutnya, fokus 4% gross itupun perusahaan tahun ini sebagai legacy. memang ke segmen korporasi. Di segmen Yang paling kita ini, sesuai program soroti ialah di pemerintah diarahkan ke sektor infrastruk- segmen menengah tur seperti jalan, karena NPL-nya telekomunikasi, dan telah mencapai ketenagalistrikan. 9%. Sedangkan “Di infrastruktur ini untuk ketenakeseluruhan di galistrikan plafond bank hanya 5,2% kita sebesar Rp.10 gross triliun, di telekomunikasi, Rp.10 triliun di telekomunikasi, dan jalan tol Rp.10 Gatot M Suwondo triliun. Untuk listrik kita sudah realisasikan Rp.2,5 triliun dan telekomunikasi Rp.7 triliun,” jelas Gatot. Terkait sektor ketenagalistrikan, Gatot mengakui tidak akan terserap semua. Pasalnya, ada tiga proyek yang dibatalkan karena dianggap tidak bankable. Dengan tiga proyek tersebut estimasi kredit yang batal dikucurkan bisa mencapai Rp.4,5 triliun. Sementara untuk sektor telekomunikasi, kredit yang sudah direalisasikan telah mencapai Rp.7 triliun.Lebih jauh, Gatot mengakui pemokusan segmen kredit ini disebabkan meningkatnya permasalahan di segmen menengah. Di BNI, NPL kreditnya telah mencapai 9 persen gross. Bahkan, dari upaya restrukturisasi yang sudah dilakukan hampir sebagian besar mengalami kegagalan. Proses restrukturisasi sebesar Rp.75 miliar hampir dipastikan gagal. Bandingkan dengan NPL kredit di segmen korporasi yang hanya 4 persen gross. “Portofolio kredit korporasi kita masih bagus hanya 4 persen gross itupun sebagai legacy. Yang paling kita soroti ialah di segmen menengah karena NPL-nya telah mencapai 9 persen.(*/mi)


PontianakPost Post Pontianak

EKONOMI BISNIS

Rabu3 24 2009 Rabu JuniJuni 2009

5

PLN Raih Margin Rp.3 Triliun

insentif

Pasar Lelang CPO PEMERINTAH sedang menyiapkan insentif untuk mendorong perkembangan pasar lelang fisik minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) yang baru diresmikan. “Kita harus buat sistem insentif agar perusahaan swasta mau ikut dalam pasar lelang fisik di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) ini,”kata Meneg BUMN Sofyan Djalil di sela peresmian pasar lelang fisik CPO itu di Jakarta, Selasa kemarin. Sofyan mencontohSofyan Djalil kan, pada pengembangan Bursa Efek Jakarta (BEJ) dulu, pemerintah juga memberikan insentif fiskal bagi perusahaan yang mau ikut aktif dalam perdagangan di BEJ. “Kalau dulu ketika BEJ awalnya diperkenalkan ada insentif pajaknya. Kalau ada perusahaan yang go public sampai 40% mendapat insentif pajak,” ujar Sofyan. Menurut dia, bentuk insentif yang akan diberikan masih akan dicari dan dibahas bersama Menteri Keuangan. “Kita masih wacanakan karena yang bisa memberikan insentif bukan BUMN maupun Depdag tapi kami bisa jadi fasilitator supaya bisa bursa ini berkembang,” tuturnya. Saat ini, pasar lelang fisik CPO yang dikelola secara online baru diikuti oleh sebelas penjual masing-masing sepuluh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (PT RNI). Selama ini, PTPN menjual produknya di Kantor Pemasaran Bersama (KPB) yang dilakukan secara langsung di KPB Jakarta. (*/ii)

JAKARTA - Struktur keuangan PLN bakal makin kuat. Setelah tahun ini mendapat margin usaha 1 persen, tahun depan perusahaan listrik pelat merah ini bakal mendapat margin usaha 2 persen. Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE) Departemen ESDM J. Purwono mengatakan, setelah melalui pembahasan maraton, pemerintah akhirnya sepakat untuk memberikan margin usaha sebesar 2 persen kepada PLN tahun depan. “Ini sudah disetujui Depkeu,” ujarnya di Departemen ESDM kemarin (23/6). Menurut Purwono, tahun ini PLN diperkirakan mendapatkan margin usaha sebesar Rp.1,5 triliun atau 1 persen dari revenue PLN yang sekitar Rp.150 triliun. Dengan asumsi tahun depan revenue PLN masih sekitar Rp.150 triliun, maka dengan margin 3 persen, PLN bakal mendapat dana lebih Rp.3 triliun. “Selanjutnya, angka ini akan Fahmi Mochtar dibawa ke Panitia Anggaran DPR untuk dimasukkan dalam subsidi listrik,” katanya. Disepakatinya margin 2 persen Anggaran kami tersebut diterima dengan pasrah oleh sangat terbatas, PLN. Dirut PT PLN Fahmi Mochtar mengatakan, sebenarnya, berdasar karena itu, mes- hitungan PLN, kebutuhan ideal untuk memperkuat struktur permodalan ki listrik ada, adalah dengan margin usaha 3 kemampuan persen. Angka 3 persen inilah yang kami melayani diajukan PLN dalam pembahasan APBN 2010. “Tapi kalau pemerintah permintaan memberi segitu (2 persen) ya kita sambungan baru harus terima,” ujarnya. Menurut Fahmi, adanya margin juga terbatas usaha mutlak diperlukan PLN. Selain untuk memperkuat modal guna pengembangan infrastruktur, margin tersebut juga diperlukan untuk memperkuat struktur keuangan perseroan agar tetap mendapatkan kepercayaan dari investor. “Karena itu, jika bisa lebih besar (margin usahanya) maka akan lebih baik,” ujarnya. Purwono mengatakan, besaran margin 2 persen memang disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara. Menurut dia, pemerintah juga menilai bahwa dengan margin 2 persen tersebut, PLN bisa beroperasi dengan normal. “Ini menunjukkan kalau pemerintah tidak mendesain PLN untuk merugi,” katanya. Margin usaha untuk PLN juga menjadi isu krusial di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pasalnya, selama ini PLN selalu menjadi BUMN dengan rugi terbesar.(owi)

Kartu Ponsel Capai 160 Juta PENGGUNA telepon genggam di Indonesia mencapai sekitar 160 juta orang, meski jumlah ini tidak mutlak karena jumlah tersebut dihitung dari jumlah kartu (sim card) yang digunakan. “Sekitar 160 juta tersebut adalah jumlah nomor yang digunakan. Faktanya, satu orang warga sudah banyak yang menggunakan lebih dari satu telepon genggam,” jelas Direktur Telekomunikasi, Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Titon Dutono di Makassar, Selasa (23/6). Data lainnya menyebutkan, setiap harinya minimal satu pengguna mengeluarkan biaya Rp.150 ribu untuk komunikasi dan transportasi. Jika data-data tersebut benar adanya atau memang penggunanya per satu orang, pemerintah tidak lagi memiliki masalah pada infrastruktur komunikasi. Alasannya jika angka tersebut dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang terhitung hampir sekitar 240 jiwa, bisa diartikan tinggal 80 juta jiwa yang menjadi tugas pemerintah untuk diberikan peluang menikmati layanan komunikasi.(*/mi)

FOTO JPNN

SIAP RUGI: Industri Peugeot pada tahun ini di prediksi akan rugi sekitar Rp.28 triliun. Tampak otomotif asal Prancis terbaru saat diluncurkan belum lama ini.

2009, Peugeot Siap Tekor Dua Miliar Euro PERUSAHAAN otomotif raksasa Prancis PSA Peugeot Citroen menyatakan, Selasa (23/6) akan bersiap menghadapi kerugian operasional besar-besaran pada tahun ini. Diperkirakan Peugeot akan mengalami kerugian sebesar satu hingga dua miliar Euro atau Rp.28 triliun. Ini membuat Peugeot membutuhkan suntikan dana segar tunai sebesar 500 juta Euro atau Rp.7 triliun untuk keberlangsungan operasionalnya. Pihak Peugeot mengakui, bahwa kerugian tersebut diperkirakan akan terjadi seiring dengan situasi

pasar yang serba tidak menentu serta kondisi kebijakan pengelolaan keuangan saat ini. Pada 2008, perusahaan ini berhasil menekan kerugian hingga berada di angka 343 juta Euro (Rp.5 triliun). Dalam waktu yang bersamaan, Peugeot memperkirakan akan mengalami penurunan penjualan hingga 12 persen. Ini sudah lebih baik dibanding estimasi penurunanproduksitahunlaluyangberadadilevel20persen. Sedangkan saham Peugeot sendiri juga melemah 3,5 persen dibanding perdagangan keseluruhan pasar saham Paris yang turut melemah. (afp)

Pajak Rokok Terancam Batal Diterapkan JAKARTA - Aturan pajak rokok yang termuat dalam RUU Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) bisa gagal diterapkan akibat lobi kalangan pengusaha, terancam gagal dilaksanakan akibat lobi kalangan pengusaha. Pajak rokok yang tarifnya antara 10-15 persen itu sedianya akan diterapkan pada 2014. “Kalangan industri sebelumnya mengeluhkan terjadinya pajak ganda akibat dikenakannya pajak rokok dan cukai secara bersamaan. “Sekarang, pabrik rokok sedang lobi pemerintah. Saat ini pertempuran belum selesai. Kalau pemerintah berubah sikap, pengesahan bisa

ditunda. Ini tarik ulur politik,” kata Ketua Pansus RUU PDRD DPR Harry Azhar Aziz di Jakarta, kemarin (23/6). “Harry mengatakan kalangan industri telah menyurati DPR terkait keberatannya akan pajak rokok. Kesepakatan pemerintah dan Pansus RUU PDRD pajak rokok ditetapkan antara 10-15 persen dari tarif cukai. Sebagai gambarannya jika tarif cukai ditetapkan sebesar 44 persen maka pajak rokok yang diterapkan sebesar 4,4 persen. Tarif cukai saat ini berkisar antara 36-44 persen. “Besaran tarif akan ditetapkan oleh Menteri Keuangan dengan kisaran yang telah ditentukan DPR

dan pemerintah. Dalam menetapkan besaran tersebut, menkeu nantinya akan berkoordinasi dengan Mendagri. “Harry berpendapat pajak rokok bukan termasuk pajak berganda. Ini karena basisnya tarifnya tetap menggunakan tarif cukai. Dalam UU Cukai, dibatasi tarif maksimal 57 persen. Harry mengatakan, asalkan gabungan antara cukai rokok dan pajak daerah tidak melebihi 57 persen, tidak terjadi pajak berganda. Ia mengatakan mendukung pengenaan pajak rokok karena pemerintah tidak melakukan langkah konkret untuk melindungi masyarakat dari bahaya rokok. (sof)

PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar Bulan Juni 2009

PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : • • • • • • • •

UMUR UMUR UMUR UMUR UMUR UMUR UMUR UMUR

TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN

3 TAHUN 4 TAHUN 5 TAHUN 6 TAHUN 7 TAHUN 8 TAHUN 9 TAHUN 10 S/D 20 TAHUN

RP. 1.084.61,RP. 1.167.61RP. 1.153.13,RP. 1.296.90,RP. 1.341.35RP. 1.385.12,RP. 1.429.57,RP. 1.474.65,-

Harga Kernel/Kg : Rp. 3.043.60,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 86.73 %

Harga CPO/ Kg Rp. 7,285.19 (tidak termasuk PPN)

TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

Ditangani Langsung Cucu Asli MAK IROT - MBA AJIS

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK

Mengatasi Pria & Wanita

MINGGU KE 3 BULAN JUNI 2009 Komoditi Doc Broiler fs/ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg telur Ayam Ras/Kg

Komoditi

Harga Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

3.000,14.000,35.000,69.000,40.000,60.000,14.000,-

Harga

Pakan Petelur stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging starter/ kg Pakan Pedaging finisher/kg Kulit sapi / Kg Kulit Kambing / Kg

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

5.400,5.200,4.000,5.400,5.150,10.000,25.000,-

PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK NAMA BARANG

NO. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

BAHAN KEBUTUHAN POKOK

Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Putih Cap Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

BANK (Rp) Bank Panin Bank Muamalat Bank Centradana Kapuas BPR Lokadana

SATUAN

HARGA

KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

5.800 6.500 8.000 12.500 9.625 72.000 16.250 34.750 13.250 7.825 24.925 3.875 750 7.225 7.750 1.175 15.250 13.000 50.000 11.750 12.625 2.375 3.000 27.450 21.750 4.250

DEPOSITO RUPIAH / DOLLAR AS

ALAt VitAL GELAR Pengobatan Hj. MA iROt

KET.

Luar Negeri Kualitas A

PRIA : • Menambah ukuran Alat Vital, Besar Panjang • Kuat, Keras, Tahan Lama • Impoten Total Normal Kembali • Lemah Syawat (Ejakulasi Dini) • Kencing Manis • Mani Encer WANITA : • Mengencangkan menambah besar MAHAR Payudara Rp. 350.000 • Mengobati Mandul, Takpunya Keturunan • Penglaris Pastikan Anda berobat pada Ahlinya TANPA EFEK SAMPING, Permanen, Semua Agama, Usia, Bukan Bahaya Kimia. Menggunakan Ramuan TRADISIONAL disertai Penerapian yang unik dan ditambah DOA.

MELAYANI PASANG SUSUK PUTAR GILING Hubungi : HOTEL JERUJU BARU Jl. Kom Yos Sudarso Gg jambu mente No 1 B Depan Hotel Jeruju

HP. 081345616640, 081345642992 0561 7182194

Jam: 08.00 WIB s/d 21.00 WIB (Malam) Bisa dibuktikan di tempat

ingin pasang iklan

di...Pontianak

Post

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar

1 bulan (%) 8,00

3 bulan(%) 8,00

6 bulan (%) 8,00

12 bulan (%) 8,00

-8.25 7,5%

-8.25 8.5%

-8.25 9,5%

-8.25 10,5% * (Nisbah utk Nasabah)

Call aja...disini...

735071 gedung GRAHAPENA Lt.2

Jl. Gajahmada No. 2-4 Pontianak


KOMUNIKASI BISNIS

6

Advertorial

Sukses Usaha Tanpa Titel AIA Indonesia Jodoh Tomi SIAPA bilang titel menentukan kesuksesan seseorang. Beberapa orang malah tidak memerlukan titel untuk meraih kesuksesan. Tomi, Pemilik Independent Agency Grow AIA Indonesia salah satunya. Pria kelahiran 16 Februari 1965 di Pontianak itu, tidak mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Pendidikan terakhirnya SMA. Setidaknya itu data yang dimiliki manajemen AIA Indonesia. Kesuksesan Tomi tidak bersumber titel, melainkan dengan memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaiknya. Kiat itulah yang mengantarkannya menjadi Agency Manager terbaikAIA Indonesia. Sementara itu, perkenalan pertamanya pada dunia asuransi berawal di tahun 2000. Posisi Agency Manager juga tidak ia peroleh dengan mudah. Perlu waktu enam tahun, Tomi mendapatkan posisi itu. Agency Manager bukan satu-satunya keberhasilan yang ia raih. Pada 2007 ia menjadi Achiever Club dan di tahun berikutnya menadi Master Club. Selain itu, ia berkali-kali menghadiriAnnual Award Presentation Dinner, ajang penghargaan agen berprestasi AIA Indonesia. MADE FRANS/PONTIANAK POST Tapi sepertinya, prestasiKESUKSESAN: Tomi saat prestasi itu tidak membuatnya membuka Kantor Indepenpuas begitu saja. Ia tetap bersemangat mengembangkan dent Agency Grow AIA Indan membesarkan bisnisnya. donesia di Pontianak belum Buktinya pada 2009, Tomi lama ini. menjadi mitra resmi AIA Indonesia dengan membuka kantor IA Grow. Keputusannya dapat dikatakan pintar, mengingat pasar asuransi di Kalimantan Barat masih terbuka lebar. Baru 15 persen pasar asuransi di Indonesia yang tersentuh. Dalam pikiriannya, kebutuhan orang untuk asuransi bakal semakin banyak setiap tahunnya. Bisnis asuransi terus mengalami perkembangan. Kenyataan itu malah semakin memacu perkembangan dirinya. Tomi berharap, pada 2010 dapat membuka kantor IA baru. Menurut ayah tiga anak itu, pertemuanya dengan AIA Indonesia merupakan jodoh. Hampir sembilan tahun ia bergabung denganAIA Indonesia. Tomi telah membuktikan bahwa bersamaAIA Indonesia, ia dapat memiliki masa depan untuk keluarganya. (ser3)

Pontianak Post 243 Juni Pontianak Post Rabu Rabu Juni 2009

STMIK PONTIANAK TERAKREDITASI

STMIK PONTIANAK sebagai sekolah tinggi yang bergerak dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi senantiasa memiliki komitmen yang kuat untuk menciptakan insan-insan akademis yang cerdas dan kompetitif agar dapat dan mampu Menempati Kampus Baru, Jalan Merdeka No. 372 bersaing secara berkelanjutan. Melalui sistem pendidikan perguruan tinggi yang bersang- masyarakat global. secara rutin setiap bulan memyang berbasis Student-Centered kutan. Program ini memberikan Fasilitas INHERENT yang berikan kuliah umum dengan Learning (SCL), kemudahan untuk dikembangkan merupakan per- topik-topik terkini secara gratis telah mengemmelakukan interaksi paduan dari sejumlah teknologi dan terbuka untuk mahasiswa bangkan sistem antara dosen dan informasi dan komunikasi dan siswa-siswi SLTA/SMK pembelajaran ketmahasiswa, tidak yang sudah beroperasi sebel- atau yang sederajat. Sementara erampilan lunak saja dalam sebuah umnya, diantaranya teknologi untuk kemudahan mengakses (softskills) secara perguruan tinggi e-learning berbasis intranet informasi akademik, STMIK online melalui intetapi juga dengan melalui peluncuran website PONTIANAK merupakan satufrastruktur program perguruan tinggi yang secara khusus dikembang- satunya perguruan tinggi yang INHERENT. Prolainnya yang telah kan dengan memberikan kemu- telah menerapkan teknologi gram INHERENT bergabung didalam- dahan komunikasi antara dosen m-Campus melalui aplikasi momerupakan jarinnya. Melalui sistem dan mahasiswa, kemudahan bile client (handphone) dengan gan komunikasi terpembelajaran secara mendapatkan perangkat lunak sistem GPRS. tutup antar pergu- Sandy Kosasi, SE, MM online ini memberi- yang dibutuhkan mahasiswa, STMIK PONTIANAK ruan tinggi, dimana kan kemudahan dan memiliki fasilitas e-book yang menyelenggarakan 3 (tiga) Ketua untuk perguruan tinggi yang kemandirian kepada para dosen sangat lengkap dan dapat did- program studi, yaitu Manasudah bergabung dapat saling dan setiap mahasiswa untuk ownload kapan saja, kemudahan jemen Informatika (D3), mengakses informasi dari infor- mengembangkan softskills e- pertukaran file/data mata kuliah, Sistem Informasi (S1), dan masi umum sebuah perguruan learning secara berkesinambun- dan fasilitas blogging bagi setiap Teknik Informatika (S1). tinggi hingga informasi men- gan sehingga senantiasa dapat mahasiswa. Melengkapi kebutu- Semua program studi sudah genai struktur kurikulum dan mengantisipasi kebutuhan para han pemberdayaan softskills e- TERAKREDITASI. Proses mata kuliah yang diajarkan oleh stakeholders dalam lingkungan learning, STMIK PONTIANAK belajar mengajar yang kondusif

melalui fasilitas berupa ruang kuliah full AC; praktek bebas setiap hari; OHP setiap ruang kuliah; Laptop/LCD Proyektor; Lab. komputer; dan Warnet. Perpustakaan yang lengkap dengan buku-buku teks ilmu komputer dan teknologi informasi terkini, tabloid PC plus, Komputek, dan PC Mild. Berlangganan majalah komputer yang setiap saat dapat dipinjam oleh mahasiswa seperti PC Media, HWM, Info Komputer, Linux, CHIPS Komputer, Komputer Aktif, Foto Video, Mobile Guide, dan PC+. STMIK PONTIANAK juga menyediakan ± 10 jenis beasiswa bagi yang siswa yang berprestasi. Pendaftaran mahasiswa baru TA 2009/2010 mulai tanggal 25 Mei 2009, informasi dan pendaftaran silahkan hubungi bagian pendaftaran penerimaan mahasiswa baru STMIK PONTIANAK, Jl. H. Agus Salim No. 72-76. Telp: (0561)735555 Pontianak atau kunjungi website: www.stmikpontianak.ac.id. (biz)

Drum Band Lepas Iringan Pawai Becak

Syukuran Wisuda TK & TPA Bina Empat Lima ke-20 SUASANA tidak biasa terlihat di halaman TK Islam Bina Empat Lima Jalan Tanjung Raya II No.45B, Senin (22/6). Halaman TK penuh, terisi becak.Ada yang dihiasi, ada pula yang hanya ditempeli selembar kertas di depan atap becaknya. Selain itu, para siswa TKA dan TPA Bina Empat Lima pun terlihat menggenakan beragam busana. Mulai dari busana muslim hingga busana daerah. Rata-rata guru juga mengenakan busana seragam, pakaian musli berwarna putih. Walaupun sebagaian mengenakan busana berwarna lain. Para orangtua dan wali siswa ikut terlihat sibuk dan antusias saat itu. Beberapa dari mereka terlihat sibuk memfoto dan merekam anak-anak mereka. Berbagai gadjet mereka gunakan mulai

dari handphone, kamera poket hingga kamera video. Saat itu memang hari yang istimewa bagi TKA dan TPA Bina Empat Lima. Mereka menggelar rangkaian wisuda ke-20 untuk para siswanya. PAWAI becak yang digelar itu mengawali rangkaian kegiatan wisuda. Pelepasan pawai di halaman TK diiringi Drum Band yang dimainkan anak-anak dan marawis. Pelepasan dilakukan Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Pontianak Timur Suyatno SPd. Sekitar 64 becak ikut dalam pawai itu. Sementara untuk rute pawai becak yang diambil cukup panjang. Rute melewati Jalan Tanjung Raya II, Panglima Aim, Tekam dan Tanjung Hilir. “Pada pawai becak ini, semua siswa kita ikutkan. 110 TKA

MADE FRANS/PONTIANAK POST

Teks foto///Drum Band anak-anak melepas pawai 64 becak di halaman TKA Bina Empat Lima.

dan 12 TPA, sementara yang kita wisuda ada 38 anak TKA dan TPA. Pawai becak ini sudah menjadi tradisi tahunan kami dari tahun 2000. Pendanaannya kami terima dari orangtua murid

dan biaya sekolah,” kata Ratifah SAg, Wakil Kepala Sekolah TKA Bina Empat Lima usai pelepasan pawai becak. Suyatno menyampaikan, kegiatan positif untuk meningkatkan

prestasi anak didik di bawah tujuh tahun. Pendidikan anak harus seimbang dengan psikologinya. Psikologi bagaimana beradaptasi dengan lingkungan, pawai becak salah satunya. Kegiatan serupa diharapkan juga digelar pada tahun berikutnya. “Saya menyarankan untuk pelaksanaan tahun berikutnya kalau bisa digelar pagi hari. Kalau pagikan anak-anak lebih segar, mengingat kondisi fisik mereka tidak semuanya kuat,” ujarnya. Selain pawai becak, panitia juga menggelar syukuran wisuda ke-20 di Grand Mahkota Hotel hari ini. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB. Acara syukuran bakal diikuti semua siswa TKA dan TPA Bina Empat Lima, serta para orangtuanya. Para guru dan undangan juga bakal hadir. (ser3)


KOMUNIKASI BISNIS

Pontianak Post 3 Juni 20092009 Pontianak Post Rabu Rabu 24 Juni

Maaf! Yang Belum Berkeluarga Jangan Baca PRIA harmonis, jujur saja apakah anda termasuk lelaki sejati. Simak baik-baik kalimat comedian Amerika ( 1891-1972 ).Wanita akan terus disebut wanita sampai akhir hayatnya. Tetapi lelaki hanya bisa di sebut sebagai lelaki jika ia mampu menjalankan fungsinya sebagai lelaki . Seorang dokter di Jakarta menegaskan, indikasi dari pria yang sehat seksual adalah, pria yang mampu berhubungan intim dengan istrinya minimal dalam seminggu dua kali. Apakah anda sudah termasuk dalam kategori ini? Uji empirik dari yang mengkomsumsi Kapsul Epimas, sudah banyak orang yang mensyukuri dahsyatnya khasiat dari Kapsul Epimas. Stepanus, yang bedomisili di Pontianak yang berhasil kami temui, mengaku setelah mengkomsumsi Kapsul Epimas, badan segar dan mempunyai stamina yang prima. Kapsul Epimas sangat banyak membantu tuturnya. Hal ini sudah di buktikan dengan seringnya ia berhubungan dengan istrinya. Sebelum mengkomsumsi Kapsul Epimas ia mengaku sudah jarang berhubungan dengan istrinya. Hal inisudah bertahun tahun lamanya. Kapsul Epimas pertama kali di kenal waktu ia membaca salah satu Koran harian di Pontianak. Mulanya ia ragu, apa benar Kapsul Epimas dapat mengembalikan keperkasaan lelaki. Akhirnya ia putuskan untuk mencoba, dan ternyata hasilnya sangat luar biasa. Kini ia merasa dirinya seperti pengantin baru, walau usianya sudah setengah abad lebih. Kapsul Epimas mengandung 5 herbal terbaik di dunia. Cordyceps sinensis. Sejenis jamur yang berasal dari rumput, yang tumbuh dipadang rumput pengunungan Himalaya Tibet, yang berguna untuk memperlancar peredaran darah ke penis sehingga dapat ereksi dalam waktu lama. Epimedium Sagitatum. Adalah tanaman berdaun yang tumbuh di daratan China, yang mengandung zat untuk meningkatkan fungsi vital pada pria. Ganoderma, yang di kenal dengan jamur Lingshi dari China dan Reishi di Jepang. Bermanfaat mengatasi letih, lesuh dan meningkatkan daya tahan tubuh. Eurycoma Longifolia yang di kenal dengan tongkat ali dan pasak bumi di Indonesia, yang berguna meningkatkan energi dan gairah seks pada pria. Panax Ginseng atau ginseng Korea, yang berguna meningkatkan daya tahan tubuh, kelelahan dan lemah pisik. Kapsul Epimas telah tersedia di apotek dan toko obat (TO) terdekat di kota Anda; Pontianak: Apt Imam Bonjol Jl Imam Bonjol. Apt Sei Raya Dalam, Apt Murni, Apt Amelia, Toko Batara, Apt Arwana Jl Sungai Raya Dalam. Apt Makmur 2, Apt Gajah Mada, Apt Bintang, TO Sinar Abadi I dan 2 Jl Gajah Mada. Apt Kimia Farma, Apt Cipta, Apt Sehat, TO Murni, Apt Utama Jl Tanjungpura. Apt Merdeka Timur Jl Cokroaminoto. Apt Mulia Jl Urip. Selanjutnya Apt Mandiri I dan 2 Jl Merdeka Barat. TO Jenaka, TO S Lestari Jl Ahmad Dahlan. TO Fajar Jl Komyos Sudarso. Apt Kharitas Bhakti Jl Siam. Apt Makmur Jl Serayu. Apt Abadi Jl Dipanegoro. Apt Mega S Farma Jl Veteran. TO Paris Jl Parit Husin 2. Kota Singkawang: Apt Singkawang, Apt Merdeka Jl Dipanegoro. Mempawah: Apt Mempawa Jl GM Taufik. Sambas: The Santos Jl Keramat. Sanggau: Apt Yoga Jl A Yani. Ketapang: Apt Lestari Farma Jl Suprapto. Apt Mulia Jl MT Haryono.(biz)

ASMI Pontianak

Mempersiapkan Tenaga Kerja Berkualitas di Bidang Sekretaris dan Manajemen

1. Jurusan Manajemen (DllI) 1a. Jurusan Manajemen Perkantoran, konsentrasi PERHO­ TELAN, BISNIS Semakin bertambahnya hotel-hotel di Pontianak dan Kalbar, membuat lulusan spesialisasi PERHOTELAN, BISNIS akan semakin dicari. *Prospek Karir Lulusan Hotel, restoran, perkantoran 1b. Jurusan Manajemen Keua­ ngan, Konsentrasi Informatika * Prospek Karir Lulusan Manajer/adm. keua­ngan di peru­ sahaan swasta/ peme­rintah, account Wisuda ASMI Pontianak executive dan lain-lain. 2. Jurusan Sekretari (DIII) * Prospek Karir Lulusan Sekretaris profesional, staf PR/humas perusahaan, costumer relation bank dan lain-lain. Mengapa memilih kuliah di ASMI: 1. Biaya kuliah di ASMI Pontianak sangat terjangkau oleh maha siswa/I (SPP Rp. 225.000,- perbulan) 2. Semua ruang kuliah ber AC dan tidak ada ujian negara. 3. Lokasi kampus ASMI Pontianak terletak sangat strategis di tengah-tangah kota dan tepi jalan protokol (Jalan Iman Bonjol No. 82-88 dan Gajahmada No. 38 Pontianak) sehingga akan sangat menghemat biaya transportasi mahasiswa selama menempuh perkuliahan di ASMI Pontianak. Ijin Penyelenggaraan:SK Dirjen Dikti Depdiknas No 3744,3745/D/T/2007, dan SK Mendikbud No 111/D/O/93 & 65/D/O/94

Kampus ASMI Imam Bonjol, bangunan beton megah berlantai 5

Informasi & Pendaftaran Gratis Kampus ASMI satu buah * Jalan Gajahmada No. 38 HP untuk akses telp. 0561- 734762,739123 informasi akademik Pontianak. mahasiswa/i, * Jalan Imam Bonjol No. 82-88 dan lain-lain. telp. 0561-761307,761309 Pontianak. WWW.ASMI-PTK.AC.ID

Tes Masuk ASMI 26 Juni 2009

Wisuda XII ASMI 08-08-2009

7

Advertorial

Gratis 5 Coin Fun Station di Matahari Dept Store Jend Urip * * * *

Hanya dengan Belanja Produk Anak-anak Rp.100.000 Back to School Bazzar Matahari Dept Store Discount Time dengan Tambahan Discount Hingga 20% pada Jam-jam Tertentu

UNTUK mempererat hubungan dengan seluruh pelanggan yang sudah menjadi customer loyal di Matahari Jend. Urip Pontianak, satu lagi kerjasama antara Matahari dan tenant yang ada di Mal Matahari, kali ini Matahari Dept Store mempersembahkan sebuah acara yang bekerja samam dengan Fun Station, yaitu gratis 5 coin fun station hanya dengan berbelanja produk anak-anak senilai Rp.100.000 yang dapat Anda temui pada lantai 2 Matahari Dept. Store. Selain itu dalam rangka menyambut liburan karena Ujian Nasional (UN) sudah selesai pengumuman kelulusan sudah disampaikan, maka saatnya masuk di hari liburan yang sudah ditunggutunggu, oleh siswa siswi semua. Khusus dalam menyambut hari liburan sekolah di tahun 2009, Matahari Dept Store Jend UripPontianak sudah jauh hari menyiapakan segala kebutuhan untuk

keperluan liburan dengan penawaranpenawan menarik. Diantaranya pada musim liburan di tahun ini Matahari Dept Store Jendral Urip, sudah menyiapkan puluhan ribu pasang sepatu mulai dari counter sport station dengan menawarkan merk-merk terkenal: Reebok, Spalding, Diadora. Selain itu Matahari Dept Store Jend Urip juga menyediakan merk-merk lainya; Fladeo, Yongky, Triset, Laviola, Otha, Conextion, Watchout, Tomkin, Pricise, Nevada dengan diskon hingga 75%. Dan semua ini bisa Anda temui pada lantai 1 dan lantai dasar bazzar Matahari Dept Store Jend Urip Pontianak. Khusus untuk bazzar sendiri, hari Selasa (23 Juni) adalah merupakan hari terakhir dari pekan bazzar periode 13 Juni sampai dengan 23 Juni. Jadi segera saja Anda kunjungi Mal Matahari Jend Urip Pontianak.

Untuk menemani sekeluarga pada hari ini (24 Juni 2009), Matahari Dept Store menggelar acara Discount Time, adalah sebuah acara di mana Matahari Dept Store memberikan tambahan discount 20% dan 30% untuk barang-barang tertentu yang sudah diberikan discount hingga 50%, dan cuma berlangsung selama dua jam pada jam-jam yang tidak

terduga sebelumnya. Tujuannya adalah memberikan pengalaman berbelanja yang penuh kejutan hanya di Matahari Dept Store Jend Urip Pontianak, dengan harapan tercipta image bahwa untuk berbelanja di akhir pekan bersama keluarga, hal pertama yang terfikirkan adalah Matahari Dept Store Jend Urip Pontianak.(biz)

Kampanye Akbar Anti Narkoba,

Say No to Drug’s, 100% Free FENOMENA peredaran narkotik, psikotropika dan bahan adiktif lainnya (narkoba) di berbagai kalangan akhir-akhir ini, semakin membuktikan betapa penyalahgunaan narkoba bisa melibatkan siapa saja. Mulai dari kalangan terdidik dan kurang berpendidikan, kelompok ekonomi atas, menengah dan bawah, hingga masyarakat perkotaan dan pedesaan. Hal yang lebih mengkhawatirkan, angka penggunaan dan kematian akibat overdosis semakin meningkat. Masyarakat tidak dapat menutup mata atas kenyataan itu. Narkoba memang musuh bersama manusia yang harus secara tegas dihambat atau diputuskan rantai pengembangan dan distribusinya. Data narkoba yang

mengkhawatirkan membuat Pemerintah Kota Pontianak tidak dapat tinggal diam. Melalui Badan Narkotika Kota Pontianak yang diketuai Wakil Walikota Pntianak Paryadi SHut melakukan berbagai cara dan upaya untuk memerangi bahaya laten narkoba. Salah satu bentuk nyatanya, bakal diadakan kampanye Anti Narkoba pada 26 Juni 2009 . Pelaksanaan kegiatan itu merupakan bentuk kerjasama BNK Kota Pontianak dan Dzaky Entertainment. Kegiatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Kota Pontianak tentang bahaya narkoba. Say No To Drugs, 100% Free, menjadi tema atau ikon kampanye anti narkoba BNK Kota

Pontianak tahun ini. Semboyan itu untuk mempertegas infor-

masi pada masyarakat, jangan sekali-kali mengenal dan mencoba narkoba. Mereka harus 100 persen bebas dari narkoba. Sementara, pesan pada pemakai atau pecandu narkoba yang ingin meninggalkan narko-

Mobile-8 Minimalis Produk DI tengah persaingan ketat industri telekomunikasi Indonesia, PT Mobile-8 Telecom Tbk mengeluarkan startegi mengurangi jumlah produknya di pasaran. Operater telekomunikasi tersebut memutuskan untuk menghentikan pemasaran kartu perdana produk Hepi, dan meng-

gantikannya dengan produk baru, Fren Duo.Yang diharapkan bisa mendongkrak pelanggan sebab layanan barunya itu berbasis layanan seluler dan layanan telepon tetap tidak berkabel (FWA atau Fixed Wireless Access) sehingga bisa bermain di ceruk pasar baru.(aan)

ba, harus memiliki niat dan tekad 100% bulat. Mereka tidak akan berhasil jika setengah-setengah. Karena ketika seseorang terjerumus dalam narkotika akan sangat sudah ia keluar. Adapun beberapa kegiatan yang akan dilakukan yaitu pada tanggal 26-30 Juni 2009, kita akan mengkampanyekan ikon Say No To Drugs, 100% Free dengan logo khususnya dengan pemakaian PIN Anti Narkoba kepada pihak yang kita ajak bekerjasama serta membuat promosi indoor (berupa x-baner) dan outdoor (leaflet dan baliho), radio, televisi lokal. Kegiatan ini diangkat untuk mempersatukan masyarakat Kota Pontianak dalam kampanye anti narkoba. Selain itu, akan diadakan pula acara jalan sehat pada tanggal 28 Juni 2009 bertempat di depan halaman kantor walikota dengan

hadiah jutaan rupiah dan launching komik Petir (Pelajar Anti Narkoba). Launching ini merupakan sebuah kampanye tentang anti narkoba yang pertama kali dengan menggunakan buku komik sebagai media dengan segmentase pelajar SD dan SMP dengan tujuan pelajar tersebut menjadi tertarik dan mudah mencerna makna dari narkoba serta cara untuk menjauhi dan memerangi narkoba. Diharapkan dengan kegiatan ini, Kota Pontianak telah memiliki ikon khusus yang dapat dipakai sebagai semboyan dan langkah nyata bersama dalam rangka memerangi narkoba di kota kita tercinta ini dan diharapkan seluruh pihak dan lapisan masyarakat dapat peduli terhadap bahaya narkoba dengan menjaga anak dan keluarga kita. (mde/biz)

Kapsul Prima Slim Atasi Masalah Kegemukan itu sehat. Ungkapan GEMUK pertanda ini bukan sekedar makmur? Ah, siapa promosi karena mebilang. Gemuk itu tak mang kenyataannya selalu identik dengan apa yang bersifat makmur, apa­lagi sealami lebih sehat hat. Lihat saja orang ketimbang apa yang yang terkenal yang berbau kimia. tak berusia panjang Prima Slim terjaakibat kegemukanmin keaslian, legalinya atau obesitas. tas, dan kualitasnya, Bahkan para pegulat karena Prim Slim sumo Jepang yang Lilis sudah terdaftar di tubuhnya gemuk-gemuk usianya jarang ada yang BPOM. Dengan No. TR.053 mencapai 40 tahun, sungguh 349 181, sudah lewat radiasi dari Badan Tenaga Nuklir Nasional. mengerikan bukan. Lilis sebelum berat badannya Prima Slim harganya sangat turun, mengaku sering sesak ekonomis. Apabila Prima Slim napas. Kelebihan berat badan- sudah habis satu botol dan tidak nya ia bawah kurang lebih 10 ada perubahan, maka jangan tahun. Lilis, 30 tahun, yang buang-buang uang untuk memberdomisili di Villa Indah Permai beli yang kedua kalinya. Prima No. 70 Bekasi Utara, mengaku Slim telah tersedia di apotek sudah berusaha menurunkannya dan toko obat (TO) terdekat di dengan mengkomsumsi berbagai kota Anda. Pontianak: Apt Imam Bonjol macam obat, mulai dari berbahan kimia dan jamu-jamuan, tetapi Jl Imam Bonjol, Apt Sei Raya tak ada perubahan. Terakhir Dalam, Apt Murni, Apt Amelia, ia mengkomsumsi jamu Prima Toko Batara, Apt Arwana Jl SunSlim yang hasilnya banyak gai Raya Dalam. Apt Makmur 2, memberikan perubahan. Kini Apt Gajah Mada, Apt Bintang, Lilis sudah tidak sering sesak TO Sinar Abadi I dan 2 Jl Gajah napas lagi karena berat badannya Mada, Apt Kimia Farma, Apt turun 8 kg. Kegemukan mega- Cipta, Apt Sehat, TO Murni, ndung resiko berbagai macam Apt Utama Jl Tanjungpura. Apt penyakit dan gangguan kesehatan Merdeka Timur Jl Cokroaminoto, lainnya seperti; penyakit jantung, Apt Mulia Jl Urip. Selanjutnya hipertensi, terganggunya fungsi Apt Mandiri I dan 2 Jl Merdeka paru-paru, diabetes, kolesterol, Barat, TO Jenaka, TO S Lestari gangguan persendian, gangguan Jl Ahmad Dahlan. TO Fajar Jl sistim hormon dan juga meng- Komyos Sudarso, Apt Kharitas Bhakti Jl Siam, Apt Makmur Jl ganggu penampilan. Bagi Anda yang mempunyai Serayu, AptAbadi Jl Dipanegoro, masalah kegemukan dan perut Apt Mega S Farma Jl Veteran. TO besar karena penumpukan lemak, Paris Jl Parit Husin 2. Kota Singkawang: Apt Singtidak perlu kuatir karena Prima Slim dapat mengatasi masalah kawang, Apt Merdeka Jl Dipaneini. Prima Slim di pormulasi goro. Mempawah:Apt Mempawa khusus dari bahan alami pilihan Jl GM Taufik. Sambas: The Santos untuk membantu mengatasi Jl Keramat. Sanggau: Apt Yoga kegemukan, menurunkan berat Jl A Yani. Ketapang: Apt Muli Jl badan dan melangsingkan tubuh. MT Haryono, Apt Lestari Farma Nurul Arifin di iklan televisi Jl R Suprapto. Informasi lebih mengatakan, mengapa memilih lanjut hubungi perwakilan kami di yang alami? Karena yang alami nomor 081352022980.(biz)


KALBAR

8

Pontianak Post

Gubernur Dinilai Lampaui Batas

SINTANG Keluarkan Kartu Pers AGAR peliputan berita Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 pada 8 Juli mendatang berlangsung dengan tertib, KPU Sintang akan memberikan kartu pers kepada para wartawan. Hal ini lakukan untuk memberikan info perkembangan pelaksanaan agenda besar lima tahunan tersebut pada saat itu. “Langkah ini dilakukan agar para wartawan lebih mudah mendapatkan info seputar pilpres yang up to date, sehingga masyarakat Sunandar Sutrisna pun dapat mengikuti perkembangan pilpres dengan cepat melalui media,” ucap Sunandar Sutrisna, koordinator Media Center KPU Sintang ketika ditemui di ruang kerjanya Selasa (23/6). Langkah tersebut mereka lakukan berdasarkan pengalaman pada Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif lalu, di mana keberadaan media center tak berfungsi secara maksimal. Terkait nama-nama pelaku media yang ada di sintang, dia meminta agar dikoordinasikan dengan Bagian Informasi dan Komunikasi (Inforkom) Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Sintang. “Hal ini kita lakukan untuk mempermudah akses informasi. Dalam upaya pelayanan KPU yang maksimal pada semua pihak,” kata dia. (zal)

Beri Penilaian tentang Kapuas Raya

KAPUAS POST

JALUR SUNGAI: Penyaluran beberapa sarana sekolah seperti kursi dan meja belajar masih memanfaatkan jalur sungai. Meski kini permukaan sungai mulai mongering, namun penyaluran masih tetap dilakukan karena mungkin kebutuhan pemenuhan sarana ini sudah sedemikian mendesak.

20 Daerah Bakal Dimekarkan

BALAI KARANGAN

Kapuas Raya Tak Terakomodir

Kebijakan Benahi Perbatasan MENYIKAPI berbagai persoalan yang ada di wilayah perbatasan selama ini, Nasri Alisan, anggota Komisi C DPRD Sanggau mengatakan bahwa prioritas pembangunan untuk daerah perbatasan memang pantas diutamakan. Menurut dia, yang perlu menjadi perhatian paling serius adalah masalah perekonomian rakyat, pendidikan yang berkualitas, kesehatan, serta infrastruktur jalan yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat awam. ”Untuk wilayah perbatasan membutuhkan empat kebijakan untuk bidang perekonomian rakyat, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur jalan. Apabila keempat faktor tersebut sudah dipenuhi dan dilakukan oleh pemerintah, maka berbagai kesenjangan yang ada di wilayah ini akan terkikis,” ujar Sekretaris Komisi C tersebut. Dia mengatakan bahwa empat permasalahan yang dikemukakannya tersebut bukan hanya terjadi pada masyarakat perbatasan, tapi juga dialami masyarakat di pedalaman kabupaten ini. Dia mengungkapkan bahwa masih banyak sekolah-sekolah yang bangunannya sudah tak layak pakai, untuk mendukung proses belajar mengajar. Persoalan lainnya yakni tingkat kesehatan yang perlu ditingkatkan, pertumbuhan perekonomian masyarakat yang sangat lamban, minimnya penggalian sumber daya alam, serta minimnya lapangan pekerjaan. ”Kabupaten Sanggau yang berada di garda terdepan wilayah Indonesia, dan yang bertanggung jawab untuk menjaga kedaulatan bangsa, membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat untuk membenahi wilayah perbatasan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (An)

PONTIANAK — Staf Urusan Pemerintahan Direktorat Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otoda) Departemen Dalam Negeri (Depdagri) Dodi Riyadmadji mengungkapkan 20 rencana daerah kabupaten/kota di Indonesia yang akan dimekarkan sepanjang 2009—2010. Ironisnya, pembentukan Provinsi Kapuas Raya tak terakomodir dalam rencana tersebut. “Kalau tidak salah saya, rencana pembentukan Provinsi Kapuas Raya masuk dalam hak inisiatif DPR,” jelasnya kemarin saat dikonfirmasi via telepon selular. Menurut dia, rencana Provinsi Kapuas Raya prosesnya tidak melalui Depdagri. Hal inilah yang

menyebabkan rencana pembentukan provinsi di kawasan timur Kalbar tersebutn tak terdaftar dalam rencana yang dimekarkan pemerintah pusat. Dia juga mengatakan bahwa kejadian di Sumatera Utara, akibat aksi demontrasi menuntut pemekaran wilayah, tak berpengaruh kepada daerah-daerah lain yang akan dimekarkan. Masih ingat bagaimana Ketua DPRD provinsi tersebut meninggal akibat aksi anarkis menuntut segera terbentuknya Provinsi Tapanuli. “Walaupun memang Presiden pernah mengungkapkan bahwa untuk rencana pemekaran sementara ditunda. Karena melakukan evaluasi terhadap daerah-daerah yang sudah dimekarkan,” kata dia.

Dodi mengatakan sepanjang daerah yang ingin dimekarkan dan memenuhi persyaratan, maka Depdagri akan memproses sesuai ketentuan dan peraturan berlaku. Namun, diingatkan dia bahwa proses akan lebih selektif dibanding pemekaran terdahulu. ”Masyarakat, tidak perlu khawatir sepanjang pemekaran Provinsi Kapuas Raya sudah memenuhi persyaratan, baik fisik, teknis, administrasi, maupun kewilayahan. Maka tidak akan jadi permasalahan. Provinsi Kalbar sudah lebih dari 10 tahun usianya, kemudian secara administrasi wilayah Provinsi Kapuas Raya sudah (meliputi) lima kabupaten,” paparnya. (riq)

PONTIANAK — Pengamat Hukum Tata Negara Universitas Tanjungpura (Untan) Turiman Fachturahman Nur menilai pernyataan Gubernur Cornelis tentang Kapuas Raya melampaui batas kewenangannya. Hal inilah yang menurut dia menjadikan polemik yang mencuat pada ranah pemerintaan daerah. “Ketika urusan pemerintahan daerah berkaitan proposal pemekaran kepada pusat, maka hal itu bukan urusan daerah yang menjadi kewenangan gubernur. Tetapi itu kewenangan pusat dalam hal ini presiden bersama menteri dan DPR,” katanya kemarin di Pontianak. Dia mengatakan bahwa gubernur sebetulnya tidak dapat memberikan keputusan atau menyampaikan sesuatu informasi, yang belum menjadi keputusan pusat. Apalagi, lanjut dia, dalam proses hukum yang sedang berjalan, dalam hal ini masalah pembentukan Provinsi Kapuas Raya. “Karena presiden di hadapan DPD dan seluruh gubernur hanya menyampaikan hasil evaluasi terhadap pemekaran. Sekali lagi bukan keputusan pemberhentian pemekaran wilayah,” papar Turiman. Dosen Fakultas Hukum Untan ini mengatakan berkaitan pernyataan gubernur pada media massa, memunculkan sebuah pertanyaan apakah kapasitasnya selaku gubernur atau selaku kepala daerah. Menurut dia, jika sebagai gubernur maka batas kewenangannya diatur pada Pasal 37 Undang-Undang (UU) Nomor 32 2004 tentang Pemerintah Daerah.“Jika selaku kepala daerah, maka hal itu tidak

tepat bahkan dilarang undangundang dalam hal memberikan pernyataan, berkaitan dengan beschiking atau keputusan yang sesungguhnya belum menjadi putusan pemerintah pusat (DPR dan Presiden). Keputusan Pemekaran Provinsi Kapuas Raya masih dalam proses menuju final di DPR bersama Pemerintah Pusat, bahkan Gubernur harus mempertanggungjawabkan kepada Presiden proses hukum pemekaran yang sedang berjalan dan diajukan,” paparnya. Turiman mengatakan mengacu pada Pasal 24 UU Nomor 32/2004 dalam diri gubernur melekat jabatan kepala daerah. Selaku kepala daerah, berdasarkan pasal 25 undang-undang tersebut, mempunyai tugas dan wewenang memimpin penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD. “Pemekaran Provinsi Kapuas Raya sudah menjadi Keputusan DPRD Kalbar atau kebijakan bersama DPRD dan didukung DPRD kabupaten serta bupati yang masuk wilayah hukum Kapuas Raya. Melalui rekomendasi dan hal itu sudah masuk ke DPR dan Presiden cq Mendagri yang telah diproses di DPR, sehingga tinggal menunggu keputusan. “Tidak layak gubernur selaku kepala daerah terpilih memberikan statement berindikasi sebuah keputusan dan hal itu dilarang Undang-Undang Nomor 32/2004 yang diatur Pasal 28,” jelasnya. Dia berharap gubernur tidak memberikan pernyataan di ranah publik yang notabene di luar subtansi sambutan resmi, berdasarkan protokler bila itu tidak layak disampaikan dalam kapasitas melampaui batas kewenangannya. “Kecuali hal itu pernyataan pers setelah memberikan sambutan resmi di hadapan media masa,” tuturnya. (riq)

Perjuangan Kapuas Raya, Jangan Dilemahkan PONTIANAK — Pernyataan Gubernur tentang dihentikannya pemekaran daerah sangat disesalkan Masyarakat Kabupaten Melawi. Meskipun disampaikan dengan mengatasnamakan pemerintah pusat, a gubernur seharusny tak memberikan pernyataan yang demikian. “Karena dia (gubernur) dipilih langsung oleh rakyat, harusnya dia berpihak kepada keinginan rakyat

yang memilihnya,” tegas Sofian Hadi, tokoh Masyarakat Melawi, Senin (22/6) kemarin di Pontianak. Sebagai putra daerah yang dipercaya memimpin Kalbar, gubernur menurut dia semestinya berkewajiban memperjuangkan kemajuan daerahnya. Salah satu cara mempercepat pertumbuhan pembangunan di daerah adalah mendorong terbentuknya Pembentukan Provinsi Kapuas Raya.

Bersama parlemen yang ada di daerah dan pusat, gubernur harus mau bahu membahu menggiring keinginan masyarakat di lima kabupaten dalam mewujudkan terbentuknya provinsi ini hingga ke tingkat pusat. Lima kabupaten yang dimaksud yakni Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu. Janji setia untuk mendorong terbentuknya Kapuas Raya telah diku-

mandangkan saat masa kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2007 lalu. Karena isu yang diangkat sangat stategik, maka masyarakat di lima kabupaten sepakat untuk mendukung terpilihnya Cornelis sebagai gubernur Kalbar. “Saat itu kami sangat terkesan dengan niat baiknya dalam mewujudkan Kapuas Raya. Sayang, setelah duduk ternyata dia lupa akan janji

setia kepada amanah rakyat,” sesalnya.Lanjut dia mengungkapkan bahwa dalam menyikapi persoalan pemekaran daerah, seharusnya gubernur bisa bersikap bijak. Sebagai kepala daerah, dia berharap gubernur tetap memperjuangkan terbentuknya Kapuas Raya melalui jalur-jalur pendekatan politik, maupun bikrokrasi di tingkat pusat.(go)

Gerombolan Kapal China Jarah Perairan Kalbar

Siapkan Dana Tak Terduga, Puskesmas Gratiskan Pasien DBD

Sambungan dari halaman 1

Sambungan dari halaman 1

senjata laras panjang jenis SS1, karena kapal patroli Hiu belum dilengkapi senjata khusus. “Setelah ditembak sebagian kapal asing itu lari, hanya delapan yang berhasil ditangkap,” ucapnya, kemarin di Pontianak. Dari delapan kapal yang ditangkap, Aji menaksir, Indonesia dirugikan sebanyak Rp 24 miliar dengan harga ikan di China Rp 30 ribu per kilogram. “Itu belum termasuk 22 kapal yang melarikan diri. Saya yakin dalam kapal yang lari juga penuh dengan ikan,” ungkapnya. Selain mengalami kerugian materi, Indonesia juga mengalami kerugian nonmateri berupa kerusakan lingkungan. Pasalnya kapal China tersebut menangkap ikan menggunakan jaring trawl. Sesuai hukum internasional, setiap nelayan dilarang menangkap ikan menggunakan jaring trawl. “Jaringnya sampai dasar laut, ini jelas me-

Rabu 24 Juni 2009

langgar hukum internasional. Lingkungan kita dirusak,” tutur Aji. Setelah ditangkap, kedelapan kapal dibawa ke Pontianak dengan pengawalan patroli Indonesia. Hanya kepala kamar mesin yang berada di kapal nelayan sedangkan ABK dipindahkan ke kapal patroli. Hingga kemarin sore, dua kapal tangkapan sudah merapat di Stasiun P2SDKP Pontianak. “Untuk sementara ABK akan kita tempatkan di penampungan sementara,” terang Aji. Beberapa saat setelah ditangkap, Kedutaan Besar RRC menghubungi DKP. Kemudian mengirimkan nota protes, meminta kapal dan nelayan mereka dilepaskan. Meski demikian, Aji menegaskan, pihaknya tetap akan menyelesaikannya dengan jalur hukum. Secara diplomatik, nota tersebut akan dibicarakan lebih lanjut antara Kedubes RRC dengan Departemen Luar Negeri Indonesia. “Hubungan kita dengan China sedang baik, persoalan nota protes bukan kita yang berwenang,” ujarnya. Selanjutnya, lanjut dia, P2SDKP berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya, seperti Kejari Pontianak. Pihaknya bersama kejari akan segera menyidik kasus ini sehingga proses hukum cepat dilakukan. “Kami masih memikirkan apakah akan melelang ikan yang ada di kapal, karena kalau lama ikannya busuk,” kata Aji.(hen)

tindakan KLB. Sehingga diperlukan dana tambahan dari pos tak terduga Setda. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Drg Multi Juto mengaku telah mengusulkan dana tambahan dari pos tak terduga sekretariat daerah untuk menangani demam berdarah dengue.”Tambahan anggaran ini untuk logistik, insentif transportasi fogging, dan upaya penanganan lainnya,” ujar Multi di Pontianak kemarin. ”Pada 2009 ini anggaran hanya fogging untuk 200 fokus. Sedangkan sisanya 400 fokus, Dinkes berupaya mencari dana sendiri dan mengefisiensikan partisipasi masyarakat,” ungkap Multi.Jika mengacu pada siklus lima tahunan, diprediksi ledakan kasus demam berdarah terjadi pada 2010. Tetapi peningkatan kasus DBD terjadi tahun ini. Multi memperkirakan hal itu dikarenakan adanya perubahan siklus. Selain itu, meningkatnya penderita DBD dikarenakan perubahan iklim dan daya tahan tubuh manusia tidak sehebat dulu karena faktor makanan dan lingkungan. ”Kita akan mengevaluasinya. Virusnya juga diperkirakan bermutasi, nanti akan kita meminta pusat melakukan

penelitian,” jelas Multi. Dinas Kesehatan juga terus mengevaluasi penanganan DBD yang telah dilaksanakan. Menurut Multi, alternatif pencegahan DBD yang paling baik adalah penggunaan abate. Caranya juga cukup mudah, masyarakat hanya mengisi tempat penampungan airnya hingga penuh, kemudian memasukan abate ke dalamnya. Nantinya abate tersebut akan menempel di dinding dan tahan selama tiga bulan. Pemkot juga pernah melakukan program swamangisasi pada 2007. Yakni memasukan ikan swamang atau cupang pemakan jentik nyamuk ke dalam tempat penampungan air. Namun, program ini memiliki kendala. Jika hujan deras hingga airnya meluber, ikan juga ikut melompat. ”Alternatif paling bagus dengan jentik nyamuk. Masyarakat juga diminta menjaga lingkungannya,” kata Multi. ITT Virus Dengue Tinggi Hasil penelitian laboratorium Parasitologi Fakultas Kedokteran UGM menyebutkan, dari 100 ekor nyamuk Aedes Aegypti yang diteliti, dengan metode imunositokimia SBPC, 55 ekor nyamuk dinyatakan positif mengandung virus dengue. Artinya, tingkat Indeks Transmisi Transovarial

(ITT) virus dengue berkisar antara 30-76,6 persen dengan rata-rata 54,5 persen. “Sample nyamuk yang kita teliti diambil di daerah dengan insiden rate DBD yang ada di sepuluh kelurahan se-Kota Pontianak,” kata Cecep Dani Sucipto, SKM, MSc, dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Pontianak, kepada Pontianak Post kemarin. Anggota Asosiasi Pengendali Nyamuk Indonesia (APNI) ini menjelaskan keadaan itu mengindikasikan bahwa transmisi transovarial berpotensi sebagai pendukung pemeliharaan endemisitas DBD, dengan nyamuk Aedes Aegypti sebagai reservoir virus dengue sepanjang waktu. Ini terbukti di kelurahan endemis yang terdapat kasus DBD dalam setiap tahunnya. Hasil yang sama juga ditemui pada penelitian yang dilakukan Leake et.al, dimana nyamuk Aedes Aegypti betina mengalami infeksi virus jaringan ovariumnya dan terpelihara sampai generasi berikutnya secara genetik. Adanya korelasi nilai ITT dengan kejadian DBD di Kota Pontianak diperkirakan berhubungan dengan beberapa faktor, seperti letak geografis berada di titik nol garis khatulistiwa yang beriklim tropis. Dimana temperatur dan

kelambabannya amat ideal; kepadatan penduduk tinggi; mobilitas tinggi; serta tingkat kepeduliaan masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) masih rendah. “Kepadatan penduduk berperan dalam transmisi virus dengue. Jumlah penduduk yang padat mendukung frekuensi kontak dengan nyamuk vektor, karena sifat antropfilik dan menggigit berulang/multiple bitters. Mobilitas yang tinggi di daerah perkotaan memainkan peranan penting dalam penularan virus dengue dari pada mobilitas nyamuk Aedes aegypti sendiri,” jelasnya. Bagaimana cara mencegah persebaran DBD? Hasil penelitian yang dilakukan Cecep merekomendasi untukmelakukan fogging focus yang dilakukan minimal dua siklus setiap titik kasus DBD. Siklus pertama untuk memberantas nyamuk dewasa yang infektif virus dengue. Sedangkan siklus kedua untuk memberantas nyamuk yang baru muncul yang mengandung virus dengue melalui transmisi transovarial. Caranya adalah dengan melakukan fogging yang dikombinasikan dengan pemberian serbuk abate. Melalui cara ini, jentik dan telur nyamuk Aedes aegypti akan mati.(uni/go)


PontianakPost Post Pontianak

Rabu Rabu3243Juni Juni2008 2008 Juni 2009

INTER INTER NASIONAL NASIONAL

99

Lintas manca

Jawab Ancaman Nuklir Korut

Obama Diancam Al-Qaidah

Pernikahan di Ruang Angkasa Pernikahan yang tak biasa semakin digandrungi pasangan muda, sehingga ada yang menikah di bawah air, tebing, dan kini di angkasa. Pasangan Noah Fulmore, 31, dan Erin Finnegan, 30, rela menguras kocek GBP 10.000 (Rp173,075 juta) demi pernikahan impian mereka dengan tema nol gravitasi. Bersama para saksi dan kru pesawat jet Boeing 727, Noah dan Erin terbang dari pusat stasiun luar angkasa Kennedy di Florida. Waktu yang dihabiskan di angkasa sekitar 90 menit. Penerbangan itu memang tidak sampai di luar angkasa tetapi dengan teknologi simulasi yang ada suasana dibuat layaknya seperti di luar angkasa. Besar gravitasi sengaja dibuat nol. Sehingga pasangan pengantin itu dapat melayang-layang di udara. Sejak awal pasangan asal New York itu menginginkan upacara pernikahan yang tidak biasa. Ide tersebut muncul karena keduanya memang penggemar berat segala hal mengenai fiksi tentang ilmu pengetahuan. Mereka menjadi pasangan pertama yang mengadakan pernikahan dengan ide tersebut. Bukan hanya itu, sepasang cincin yang dipergunakan pun bukan sembarangan. Bahannya terbuat dari pecahan meteorit yang jatuh di wilayah Namibia 30.000 tahun lalu. Di sampping itu pengantin perempuan selain mengenakan pakaian pengantin juga memakai celana. Hal itu dilakukan untuk menjaga kesopanan demi meng hindari pandangan yang kurang sopan saat gaunnya beterbangan. ”(Pernikahan yang) Luar biasa dan segalanya seperti yang kami harapkan,” tutur Noah seperti dilansir Daily Mail.(war/ami)

Pengecualian Hiu Putih Meski sama-sama pemangsa dan suka berburu, hiu putih tidak sama dengan jenis hiu yang lain. Penelitian terbaru dalam Journal of Zoology menyebutkan bahwa insting hiu putih lebih mirip pembunuh berantai. Ikan buas ini tidak asal memangsa korban. Mereka hanya memburu korban tertentu yang memang menjadi target. ”Ada beberapa strategi khusus yang mereka terapkan,” ujar Neil Hammerschlag, pakar hiu yang terlibat dalam riset dan ikut menyusun jurnal tersebut, seperti dilansir The Guardian kemarin (22/6). Strategi yang dimaksud, diantaranya adalah memata-matai dan menguntit korban. Hiu putih biasa melakukan dua kegiatan itu dari tempat persembunyian sebelum akhirnya menampakkan diri untuk memburu korban sampai dapat. Dalam riset tersebut, tim Amerika Serikat (AS) melibatkan sekitar 340 hiu putih besar yang biasa memangsa anjing laut di sekitar perairan Afrika Selatan. Menurut Hammerschlag, hiu-hiu pembunuh itu rela menunggu ada anjing laut yang berpisah dari gerombolannya. (hep)

REUTERS

PASANG SPANDUK: Para pendukung Aziz Dweik memasang salah satu spanduk yang menggambarkan tentang dia, di luar rumahnya di West Bank, Hebron kemarin (23/6). Israel melepaskan juru bicara Hamas di Parlemen Palestina tersebut pada saat ini, setelah memenjarakannya selama hampir 3 tahun.

AS Bahas Korea Utara di Beijing BEIJING — Wakil Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) Michele Flournoy tiba di Beijing kemarin (23/6). Dalam kunjungan resmi pertamanya itu, diplomat 48 tahun itu dijadwalkan berada di ibu kota Tiongkok selama dua hari. Agenda utama pertemuannya dengan Letjen Ma Xiaotian adalah membahas ketegangan Semenanjung Korea. ‘Saya yakin, meski dilakukan dalam kondisi seperti ini, pertemuan Tiongkok dan AS tentang Semenanjung Korea merupakan agenda biasa,’ ujar Jubir Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Tiongkok Qin Gang seperti dilansir Associated Press kemarin (23/6). Namun, dialog bertajuk Konsultasi Pertahanan AS-Tiongkok itu dilakukan secara ter-

tutup. Usai sesi foto kemarin (23/6), seluruh reporter tidak diperkenankan meliput jalannya perundingan. Dari Washington, Pentagon menyatakan bahwa selain Korut, Flournoy beserta rombongan akan membicarakan kerja sama militer dua negara. Termasuk, kedaulatan Taiwan dan ketegangan angkatan laut kedua negara di sejumlah titik perairan belakangan. Dialog militer tersebut akan menjadi yang pertama antara AS dan Tiongkok sejak konflik di Semenanjung Korea bermula 18 bulan lalu. Lewat dialog dengan Ma yang menjabat sebagai deputi kepala staf militer (Pasukan Pembebasan Rakyat) Tiongkok, Flournoy diharap bisa memaksa Beijing bertindak atas Korea Utara

(Korut). ‘Kami harap, Tiongkok mampu memanfaatkan pengaruh yang mereka miliki untuk membuat Korut mengubah perilakunya,’ujar pejabat Pentagon yang identitasnya dirahasiakan tersebut. Selama ini, Tiongkok dikenal sebagai sekutu dekat sekaligus mitra dagang Korut. Sikap Beijing terhadap negara tetangga yang berbatasan langsung dengan wilayahnya itu tidak pernah konsisten. Jika tidak membela, Tiongkok biasanya memilih diam. Pemerintahan Presiden Hu Jintao cenderung menghindari konflik, karena tidak ingin kebanjiran pengungsi dari Korut jika perang benar-benar pecah. Akhir-akhir ini, Beijing lebih menunjukkan sikap yang sama dengan masyarakat internasional.(hep/ami)

WASHINGTON — Laporan intelijen Jepang bahwa Korea Utara (Korut) siap meluncurkan rudal balistiknya ke Hawaii pada peringatan 4 Juli, ditanggapi serius Gedung Putih. Kemarin (22/6), Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menegaskan bahwa militer Negeri Paman Sam siap menghadapi ancaman serangan tersebut. “Pemerintah dan militer kami sangat siap menghadapi kemungkinan seperti itu,” tandas Obama saat diwawancarai Harry Smith dari CBS News. Terkait ancaman serangan itu, pemimpin 47 tahun tersebut tidak mau berspekulasi. Tapi, sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan, pernyataan itu dia lontarkan sebagai jaminan keselamatan terhadap warganya. Wawancara yang direkam Jumat (19/6) itu disiarkan secara nasional dalam program The Early Show kemarin (22/6). Dalam kesempatan itu, Obama juga menyatakan dukungannya terhadap resolusi baru yang diformulasikan Dewan Keamanan (DK) PBB. Menurut dia, resolusi itu merupakan bentuk kesatuan sikap masyarakat internasional terhadap Korut. “Satu hal yang menurut kami positif adalah tanda-tanda kesediaan Korut menyatukan sikap dengan masyarakat internasional. Mudah-mudahan, mereka (Korut)

memang mengambil jalur itu,” lanjut Obama seperti dilansir Reuters kemarin (22/6). Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Robert Gates menginstruksikan pengamanan tambahan di Hawaii. Kepulauan yang terletak di Samudera Pasifik itu kabarnya bakal menjadi target serangan rudal balistik terbaru Pyongyang tepat di hari peringatan kemerdekaan AS, 4 Juli. Terkait ancaman tersebut, Wakil Menhan Michele Flournoy dikirim ke Beijing untuk membahas konflik di Semenanjung Korea dengan para petinggi Tiongkok. Reaksi Obama itu mengundang komentar balik Korut. Lewat surat kabar terbesarnya, Rodong Sinmun, Pyongyang membantah keras laporan yang menyatakan Korut sedang merencanakan serangan menarget AS. Merasa dituding, pemerintahan Kim JongIl malah menyatakan bahwa negerinya sangat siap melancarkan serangan balasan jika sewaktuwaktu diserang. “Selama kami bangga menjadi negara nuklir, AS harus lebih cermat melihat dengan siapa mereka berhadapan,” tulis harian tersebut. Pyongnyang juga menyatakan bahwa AS telah membuat kesalahan yang sangat fatal karena komentar pemerintahan Obama berpotensi memantik perang di Semenanjung Korea. (hep)

Terbesar Sepanjang Sejarah Inggris Raya

220 Ribu Paspor Buat Imigran Asing LONDON — Arus imigran terus membanjiri negara-negara yang masuk wilayah Inggris Raya. Diperkirakan tahun ini bakal diterbitkan 220 ribu paspor baru, untuk para pendatang yang memasuki wilayah Inggris, Wales, Irlandia Utara, dan Skotlandia.

Jumlah tersebut merupakan terbesar sepanjang sejarah negeri yang berbentuk monarki konstitusional tersebut. Seperti dilansir Daily Mail, dalam tiga bulan pertama tahun ini saja sudah 54.615 permohonan status kewarganegaraan telah disetujui.

Meningkat 57 persen dari periode yang sama tahun lalu. Melihat kecenderungan itu, London yakin jumlah penerima paspor akan melampaui rekor tahun 2007, sebanyak 164.540. Tahun lalu totalnya mencapai 129.310. Saat Partai Buruh meme-

nangkan pemilu pada 1997, hanya 37.010 orang yang disetujui untuk mendapat status kewarganegaraan. Artinya, jumlahnya telah meningkat hingga 500 persen, tahun ini. Sejumlah pejabat menyalahkan adanya sosialisasi atas rencana peng-

etatan persyaratan pengajuan status kewarganegaraan tahun depan oleh kementerian terkait sebagai faktor utamanya. Karena itu, para penca ri paspor berbondong-bondong mengajukan permohonan tahun ini sebelum persyaratannya lebih berat.(cak/ttg)


MENUJU KEKUASAAN

10

PontianakPost Post Pontianak

Rabu24 3 Juni 2008 Rabu 2009

Di Depan NU Banten Hasyim Buka Rahasia Soal Dukungan ke JK-Wiranto di Pilpres SERANG - Berdasarkan tiga pertimbangan, yakni akhlak, amanah, serta kedekatan dengan Nahdlatul Ulama (NU), Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menegaskan, sangat beralasan jika warga NU memilih pasangan caprescawapres Jusuf Kalla-Wiranto yang diusung Partai Golkar dan Partai Hanura, pada Pemilihan Presiden (Pilpres), 8 Juli mendatang. Hasyim membeberkan rahasia kalau dirinya mendapat amanat untuk melakukan penjajakan kepada tiga pasangan caprescawapres yang bertarung pada Pilpres nanti. “Untuk itu, saya mengundang beberapa politisi

NU yang tersebar di beberapa parpol, seperti Muhaemin Iskandar dari PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), Suryadhaarma Ali dari PPP (Partai Persatuan Pembangunan), dan terakhir Jusuf Kalla selaku Ketua Umum DPP Partai Golkar,” ujar Hasyim ketika berbicara pada forum silaturahmi alim ulama dan pengurus NU se-Banten, di Hotel Le Dian, Kota Serang, Senin (22/6) lalu. Selain dihadiri ratusan ulama, hadir pula pada kesempatan tersebut Gubernur Banten Rt Atut Chosiyah, beserta jajaran Pemprov Banten lainnya. Selama acara berlangsung, hadirin yang datang dibagikan buku berjudul 9 Alasan Warga NU Memilih JK, serta pamflet bertuliskan JK-Wiranto. Khusus kepada Jusuf Kalla yang berstatus sebagai Capres, Hasyim menanyakan kepada JK tentang kesanggupan mengem-

ban amanah dari NU. Ia menguraikan, amanah NU terdiri dari empat hal, yakni pendidikan, agama, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan. “Beliau menyanggupi 4 amanah tersebut. Dilihat dari sisi akhlak, sifat, serta kedekatan dengan NU, saya yakin JK adalah orang yang bakal melindungi NU, karena dia memang warga NU,” ulasnya. Hasyim mengungkapkan, JK tercatat sebagai Ketua Dewan Mustasyar PWNU Provinsi Sulawesi Selatan. Kata dia, sejak JK menjabat hingga sekarang, selalu menyumbangkan sebagian hartanya untuk pengembangan NU. “Berapa besarannya tidak perlu disebutkan, tapi sangat signifikan,” kata Hasyim disambut tepuk tangan hadirin. Sebelum bertemu dengan JK, ia pernah berdialog langsung dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama 1 jam serta bertemu hingga 5

kali dengan Prabowo Subianto. Hasyim mengatakan, kepada dua calon tersebut, ia secara pribadi tidak meminta apapun sebagai bentuk dukungan. Tapi, lanjutnya, syarat mutlaknya adalah komitmen untuk melindungi NU. Namun, Hasyim mengungkapkan, karena satu dan lain hal, belum ada kesepakatan dengan dua calon tersebut. Pada kesempatan itu, ia menguraikan dua sikap NU yang harus diperteguh di tengah terjangan terhadap akhlak umat Islam di Indonesia. Pertama, kata dia, NU berwawasan kebangsaan dan menolak pendirian negara Islam, namun menghendaki negara yang melindungi umat Islam. Kedua, NU menjaga jarak dan kedekatan yang sama dengan semua kekuatan politik di tingkat nasional maupun daerah. Ditegaskan, hal tersebut berhubungan dengan posisi kemandirian NU sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia . Sementara itu, Gubernur Banten Rt Atut Chosiyah mengatakan, sejak dulu NU dan organisasi keagamaan lainya telah menjadi tolok ukur kemajuan pembangunan bidang agama dan fisik. “Pemuka agama sangat membantu pemerintah. Kami selalu berakselerasi dalam membangun Banten,” kata Atut. (rdb)

Tim Garuda Target 30 Persen untuk JK-Wiranto BM Hanura dan Tim Garuda Gelar Bansos JAKARTA - Untuk menggenjot perolehan suara pasangan Jusuf Kalla-Wiranto di daerah DKI Jakarta, khususnya Jakarta Selatan. Barisan Muda (BM) Hanura dan Tim Garuda menggelar Bantuan Sosial (Bansos) di bebarapa titik masa di Jakarta Selatan. Ketua Tim Garuda DKI Jakarta HM Agoes Zakaria menargetkan, Pasangan Nusantara JK-Wiranto akan memperoleh suara di wilayah Jakarta Selatan sebanyak 30 persen. “Menurut hasil survey di Jakarta Selatan, JK-Wiranto mendapatkan 25 persen suara, karena itu kami berusaha menggenjot suara hingga mencapai 30 persen lebih,” ujar Agoes. Untuk mencapai target perolehan suara tersebut, kata Agoes, Tim Garuda dan tim relawan lainnya terus berusaha melakukan pendekatan kepada masyarakat di Jakarta Selatan. “Kegiatan ini juga salah satunya untuk meningkatkan perolehan suara JK-Wiranto,” ujarnya

nur amrin/radar banten

GEMBIRA: Anak-anak sekolah di Kelurahan Grogol terlihat bergembira setelah mendapat bantuan alat tulis dari Barisan Muda (BM) Hanura dan Tim Garuda, Selasa (23/6) kemarin.

saat melakukan bantuan sosial berupa peralatan sekolah di daerah Kebayoran Lama. Bantuan sosial tersebut sengaja dilakukan, karena anak sekolah menjelang tahun ajaran baru. “Selain di Kabayoran Lama, kita juga sudah melakukan kegiatan yang sama di Pejaten, Kalibata, dan Pesanggrahan,” imbunya.

Sementara Ketua BM Hanura Bambang berkilah, bantuan yang diberikan kepada masyarakat tersebut tidak hanya menjelang Pilpres. “Kami hanya berusaha membantu masyarakat tidak mampu menjelang tahun ajaran baru, selain itu kami juga menyosialisasikan Program Pendidikan JK-Wiranto. Saat Pilpres dan

Sesudahnya, kami BM Hanura akan selalu melakukan kegiatan serupa,” bebernya. Kegiatan bantuan sosial sendiri dilakukan di Sekretariat RW.011 Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dengan melibatkan sekitar 500 keluarga tidak mampu dengan memberikan peralatan sekolah. (run)


Pontianak Post

ANEKA

Rabu 24 Juni 2009

sosok

Mulai Pulih Berkat Donor Hati Putrinya JAKARTA--Keluarga Setiawan Djody kini bisa bernapas lega. Itu setelah proses transplantasi hati musisi kelahiran 60 tahun itu menunjukkan tanda-tanda positif. Bahkan, Jehan Djody, putri Djody yang menjadi donor hati untuknya, sudah meninggalkan rumah sakit sejak kemarin (23/6). Sejak 10 Juni lalu, musisi Kantata Takwa itu memang sedang menjalani perawatan di RS Gleneagles, Singapura. Saat itu, pihak keluarga menyatakan bahwa Djody sedang menjalani perawatan serius. Namun, mereka menolak menyebutkan penyakit apa yang dia derita sebenarnya. Rini, salah seorang perwakilan keluarga, Setiawan Djody mengatakan Djody menderita penyakit lever. Dokter menyatakan bahwa dia harus menjalani transplantasi hati. Djody lantas menjalani operasi pada Senin (22/6) lalu dengan donor hati diambilkan dari hati Jehan Djody, salah seorang putrinya. “Operasi berjalan sukses. Kondisi bapak terus membaik,” ujar Rini. Bahkan, imbuh Rini, dokter sudah mengizinkan Jehan keluar dari rumah sakit yang terletak di Jalan Napier, Singapura itu, sejak kemarin (23/6). Namun, dia masih terus berada dalam pengawasan dokter. “Kondisi dia juga sudah sehat. Tapi belum pulang ke Jakarta. Dia masih di Singapura bersama anggota keluarga lainnya di sana,” katanya. Keluarga Djody memang terus mendampingi Djody dan Jehan. Mereka menyewa sebuah apartemen yang berdekatan dengan rumah sakit. Karena itu, Jehan pun masih berada di apartemen tersebut bersama anggota keluarga lainnya. “Pekan depan ada sejumlah anggota keluarga yang pulang ke Jakarta,” katanya. Meski begitu, Djody masih belum bisa keluar dari rumah sakit. Kendati kondisinya terus membaik, dokter belum mengizinkan dia keluar rumah sakit. Rini sendiri belum bisa memastikan sampai kapan Djody menjalani perawatan pasca operasi. Praktis, rumah Djody di Jalan Kemanggisan Raya, Kebun Jeruk, Jakarta Barat pun tampak lengang. Hampir semua anggota keluarga masih berada di Singapura. Yang tampak sibuk di sana hanya sejumlah pegawai dan karyawan yang mengerjakan pekerjaan rutin di rumah yang merangkap kantor kerja Djody itu.(aga/iro)

Antasari Berkelit, Citra KPK Terancam JAKARTA--Polisi tetap yakin Antasari memerintahkan penyadapan terhadap telepon genggam Rani dan Nasrudin Zulkarnaen. Meski berulangkali membantah, penyidik berkesimpulan bahwa penyadapan itu menguatkan motif (alasan) Antasari melakukan tindak pidana pembunuhan. Apalagi, Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah sudah menjelaskan jika penyadapan dilakukan atas permintaan dan sepengetahuan Antasari. “Dari keterangan Pak Chandra, memang sudah jelas,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Muhammad Iriawan pada wartawan kemarin. Untuk lebih menguatkan keterangan Chandra, penyidik berencana meminta keterangan saksi-saksi lain dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Sampai

NEW YORK--Setelah cuti selama enam bulan karena alasan kesehatan, Chief Executive Officer (CEO) Apple Inc. Steve Jobs mulai bekerja kembali Senin lalu (22/6). Bahkan, dia juga langsung merilis komentar pertamanya kepada publik terkait penjualan iPhone 3G terbaru. Komentarnya itu tidak banyak. Dia hanya menulis dua kalimat. “Para konsumen memilih dan iPhone pemenangnya,” tulis Jobs dalam kalimat pertamanya. “Dengan lebih dari 50 ribu aplikasi yang tersedia di Apple Store, momentum iPhone ternyata lebih kuat dibandingkan sebelumnya.” Steve Jobs Pernyataan Jobs berupa dua kalimat itu muncul dua hari setelah koran bisnis The Wall Street Journal pada Sabtu lalu (20/6) melaporkan bahwa ikon Apple tersebut telah menjalani tranplantasi hati (liver) di Tennessee dua bulan lalu. Kondisi Jobs, yang terkena kanker pankreas, dilaporkan makin membaik dan siap kembali bekerja akhir bulan ini. Apple tidak mengungkapkan apakah Jobs sudah mulai bekerja permanen atau hanya paro waktu. Tak satu pun pejabat Apple menjelaskannya. Tapi, The Wall Street Journal menulis, dia mungkin bekerja paro waktu dulu selama 2-3 bulan. Sejak cuti Januari lalu, Jobs dilaporkan masih mengunjungi markas Apple di Cupertino, California, AS, secara periodik. Wartawan Reuters sempat melihat langsung Jobs meninggalkan kampus utama Apple yang terletak di 1 Infinite Loop, Cupertino, Senin siang. Keluar dari kantor, dia langsung menaiki mobil warna gelap yang dikemudikan pria berbaju hitam dengan memakai peralatan komunikasi nirkabel di telinga. Jobs dianggap sebagai tokoh visioner kunci Apple dan menjadi tokoh utama di balik pengembangan produk-produk ikon Apple, seperti iPod dan iPhone. Tapi, dia tak hadir saat peluncuran iPhone 3GS, model pertama iPhone yang dilengkapi kamera video, pada Jumat pekan lalu (19/6) dan digantikan Phil Schiller, vice president of marketing Apple. Apple mengumumkan, lebih dari satu juta model iPhone 3GS terjual dalam tiga hari. Lalu, enam juta konsumen mengunduh peranti lunak baru iPhone 3.0 dalam lima hari pertama sejak dirilis Rabu (17/6). Selain di pasar AS dan Kanada, iPhone 3GS dijual bersamaan di enam lain di Eropa. Saat peluncuran model lama tahun lalu, iPhone juga terjual satu juta unit dalam tiga hari pertama. Tapi, saat itu model tadi dirilis bersamaan di 22 negara. (AFP/AP/Rtr/dwi)

kemarin, selain Chandra Hamzah ada lima orang saksi bagian IT yang sudah dimintai keterangannya. “Lihat perkembangannya. Kalau mendesak, tentu itu akan dilakukan,” katanya. Antasari sudah diperiksa ulang terkait penyadapan itu. Menurut pengacaranya Juniver Girsang, sebuah penyadapan tidak mungkin dilakukan atas perintah lisan. “Tapi, yang tertulis disana bukan nama pak Antasari, tapi nama pak Chandra. Jadi jelas siapa yang harus bertanggungjawab,” kata Juniver. Tapi, polisi tetap tak terpengaruh. Seorang penyidik yang ikut menangani kasus itu menyatakan, meski berkelit, Antasari tetap tak bisa mengelak. “Ada print out dan ada bukti yang siap diperdengarkan di pengadilan,” katanya. Secara terpisah, juru bicara

KPK Johan Budi SP menjelaskan bahwa dalam memahami aktivitas penyidikan KPK periode Januari hingga Maret yang menjadi polemik tersebut tidak boleh sepotong-sepotong. “Saat penyidikan dilakukan tentu KPK tidak mengetahui siapa Nasrudin ataupun Rani. Masalah ini ramai belakangan saja,” jelasnya. Dia menambahkan bahwa isu penyadapan tersebut amat mengganggu KPK. Apalagi isu menyatakan bahwa penyadapan KPK tak prosedural. “Ya mengganggu. Tapi tetap tak menyurutkan kami melakukan pemberantasan korupsi. Ini justru membikin kami makin kerja keras,” ujarnya. Johan mengaku tak mengetahui apakah bukti penyadapan yang dilakukan KPK tersebut di tangan polisi. “Belum kami belum tahu,” ucapnya. Dia juga menambahkan

bahwa hingga saat ini, tim etik yang dibentuk untuk menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan Ketua KPK non aktif Antasari Azhar tengah bekerja. Wakil Ketua Komisi III Soeripto menjelaskan, dalam rapat tertutup bersama kepolisian Senin (22/6) malam hingga pukul 24 penyadapan dibahas. “Itu ada juga,” jelasnya saat mendatangi gedung KPK kemarin. Menurut politisi PKS itu, harus dijelaskan secara detail mengapa KPK bersedia menjalankan perintah penyadapan itu dari Antasari. “Kalau saya sendiri, kalau diteror, hp peneror tak perlu saya sadap,” kata mantan anggota Badan Koordinasi Intelijen Negara (BAKIN) itu. Menurut Soeripto, dua dari lima nomor itu dipakai Rani dan Nasrudin. “Memang tidak teridentifikasi nomor Rani dan Nasrudin,

namun pengguna nomor itu adalah Nasrudin dan Rani,” katanya. Menurut Soeripto, nama yang teregister sebagai pengguna nomor belum tentu digunakan oleh orang tersebut. Dari hasil pelacakan polisi, memang dua nomor itu digunakan oleh Rani dan Nasrudin. Soeripto juga menerangkan bahwa apabila KPK melakukan penyadapan di luar tindak pidana korupsi cenderung menjadi penyalahgunaan kewenangan. “Artinya kalau toh ada penyadapan, di luar tindak pidana kecenderungannya menjadi abuse of power,” ucapnya. Dia mengungkapkan bahwa polemik penyadapan itu tak sematamata kasus Rani. “Tapi ini juga terkait pembunuhan Nasrudin, tapi saat ini memang baru didalami belum menjadi konsumsi publik,” ucapnya. (git/rdl/ind)

KPK Segera Panggil Hari Sabarno

FEDRIK TARIGAN/NONSTOP

BEBAS: Setelah mendekam selama enam bulan lebih di penjara, akhirnya Marcella Zalianty dapat menghirup udara bebas, Selasa (23/6) malam. Selanjutnya Marcella akan menggelar syukuran di kediamannya.

internasional

Ngantor Lagi, Bos Apple Rilis Dua Kalimat

11

Kereta Tabrakan, Tujuh Tewas Sambungan dari halaman 1

Fenty menyebut kecelakaan itu sebagai tragedi terburuk dalam sistem transportasi kereta bawah tanah di Washington yang berusia 33 tahun. Pihak berwenang telah mengontak keluarga korban untuk memastikan bahwa para anggota atau kerabat mereka ikut terkena musibah. Para petugas penyelamat dan anggota pemadam kebakaran berdatangan ke lokasi untuk mencari para korban di antara reruntuhan kereta. Petugas kesehatan dikerahkan untuk mengangkut korban ke rumah sakit. Penyelidik dari Badan Keamanan Transportasi Nasional (NTSB) masih menyelidiki kecelakaan pada jam sibuk tersebut. Tapi, Fenty menuturkan, kemungkinan kereta melaju terlalu cepat sehingga menabrak kereta lain yang berhenti di rel atau jalur yang sama Metro Red Line. Tabrakan terjadi antara Stasiun Takoma dan Fort Totten. John Catoe, general manager Washington Metropolitan Area Transit Authority (WMATA), mengungkapkan, dua kereta yang bertabrakan itu masingmasing memiliki enam gerbong. Ketika itu, salah satu kereta melaju dari arah Stasiun Glenmont menuju Stasiun Shady Grove.Di dekat Stasiun Fort Totten, ada kereta lain

yang berhenti. Kereta yang melaju kencang pun menghantam kereta tersebut. “Kami belum tahu mengapa kereta itu sampai menghantam bagian belakang kereta lain,” kata Catoe. Bagian belakang kereta yang tertabrak rusak berat dan berubah bentuk mirip akordion. Gerbong kereta tersebut menumpuk di atas kereta yang menabrak. Korban yang terjepit menunggu 2,5 jam sebelum bisa dievakuasi. Layanan kereta bawah tanah Red Line dihentikan sementara antara Stasiun Fort Totten dan Takoma setelah terjadi tabrakan. Jalan New Hampshire Avenue juga ditutup. Dampak kecelakaan juga masih terasa hingga Selasa pagi. Perjalanan sejumlah kereta terpaksa ditunda. Abra Jeffers, penumpang selamat, merasa kecelakaan itu sebagai sambutan mengerikan atas kehadirannya di Washington D.C. Ketika itu, pria 25 tahun tersebut dalam perjalanan memulai hari pertamanya bekerja. “Saya berada di kereta yang ditabrak. Saya sempat mengira ada ledakan, seperti pengeboman kereta di London beberapa waktu lalu. Asap dan debu beterbangan,” tuturnya. Menurut Debbie Hersman, penyelidik dari NTSB, kereta yang menabrak sebenarnya berusia cukup tua. Regulator merekomendasikan tiga tahun lalu agar kereta

itu dipensiunkan atau diperbaiki. “Tapi, Metrorail tidak melakukan apa yang kami minta,” katanya. Kepada The Associated Press, Hersman menyebut NTSB pernah memperingatkan pada 2006 bahwa ada masalah keamanan pada kereta ketika melaju di rel. “Begitu kereta menggelinding, operator sering sulit menghentikannya,” ujarnya. Kecelakaan itu merupakan yang terburuk dalam sejarah Metrorail. Itu juga kecelakaan kereta terparah di Washington D.C. yang membawa korban jiwa sejak 1982. Kecelakaan maut sebelumnya terjadi pada 13 Januari 1982. Tiga tewas saat kereta bawah tanah keluar dari rel di pusat Kota Washington. Pada Januari 2007, sebuah kereta bawah tanah juga keluar dari rel di pusat kota. Saat itu, 20 orang luka-luka. Pada November 2006, dua pekerja tewas dihantam kereta Metro saat memperbaiki rel. Seorang pekerja rel lain juga tewas tertabrak pada Mei 2006. Sistem kereta Metrorail memiliki lima jalur. Dari Washington, kereta melintasi kawasan pinggiran di negara bagian Maryland dan Virginia. Ribuan pegawai negeri menggunakan sistem transporasi itu setiap hari. Sistem kereta tersebut juga yang tersibuk di AS setelah NewYork. (AP/ AFP/Rtr/dwi)

Ubah Nama Belakang karena Cinta Mobil Maskulin Sambungan dari halaman 1

Sebagai wujud cintanya kepada mobil, masih kata Subronto, Angky sampai rela mengganti nama belakangnya dengan nama mobil favoritnya: Chevrolet Camaro. Ini adalah jenis mobil yang di Amerika Serikat, negeri asalnya, dikenal sebagai mobil paling “laki-laki” dan seri Chevrolet paling legendaris. Pertama diproduksi pada 1964, mobil pesaing Mustang itu sampai sekarang masih memegang predikat the muscle car atau mobil paling “laki-laki. Padahal, Camaro terbaru, yang diluncurkan tahun lalu, merupakan generasi kelima. Lantas, siapa nama belakang Angky yang asli, Subronto sendiri lupa. Dan, tampaknya, itu tak perlu diperdebatkan karena nama Camaro sudah melekat erat dengan almarhum. Sayang, keperkasaan Chevrolet Camaro tak bisa diimbangi oleh Angky. Setelah setahun berjuang, dia akhirnya menyerah. “Kondisinya mulai menurun sejak Selasa (16 Juni 2009, Red),” jelas Ossy Tirta, adik kelima Angky, yang saat wawancara kemarin didampingi putri sulung almarhum, Roswita, serta Presdir PT Indomobil Suzuki Internasional (ISI) Gunadi Sindhuwinata. Dengan suara berat dan agak terputus-putus, Ossy mengaku tidak tahu persis apa yang “menghan-

curkan” kakaknya itu. Yang dia ketahui hanya, “Paru-parunya melemah, ginjalnya juga. Ususnya mengalami pendarahan. Pokoknya, ada jamur dan bakteri dan macam-macam. Ada namanya, tapi saya tidak ingat.” Ossy mengakui, Kamis itu bukan kali pertama kondisi Angky drop. Namun, menurut dia, sejauh itu baik keluarga maupun Angky tidak pernah membahas kemungkinan dilakukannya transplantasi ulang. Melawan komplikasi pascatransplantasi, apalagi bagi penderita diabetes, memang bukan pekerjaan enteng. Orang paling kuat pun, kalau mengalami keadaan seperti Angky, pasti juga akan menyerah pada takdir. Bahwa Angky bisa bertahan sampai setahun, dan selama itu tetap bisa menjalankan tugas-tugasnya meski tak seperti sebelum transplantasi sungguh sesuatu yang patut diacungi jempol. Itu berarti, dalam keadaan sakit pun, Angky ternyata tak kehilangan kegigihannya. Bukan hanya dalam melawan penyakit, tetapi juga untuk tetap bekerja meski tidak seaktif sebelum transplantasi. “Beliau memang pekerja keras. Dalam keadaan sakit pun, beliau tetap bekerja. Bahkan, ketika mertuanya meninggal, beliau sendiri yang jadi penerima tamu. Padahal, ketika itu beliau sudah sakit. Imunitasnya menurun sejak sekitar enam

bulan lalu,” kenang Laksamana Sukardi, pengusaha dan mantan menteri negara BUMN yang juga teman dekat dan kerabat Angky. “Istri saya kan sepupu istri Pak Angky,” jelas Laks tentang hubungan kekerabatannya dengan almarhum. Kegigihan lulusan Aeronautical Engineering dari Fac Hochschule, Hamburg, Jerman, itulah yang membuat orang-orang yang mengenalnya merasa sangat berduka. Itu bisa dilihat dari deretan sekitar 250 bunga papan yang berjajar di sepanjang jalan menuju ke rumahnya di Jalan Pitaloka, Bogor. Bunga-bunga duka itu, antara lain, datang dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Menkop UKM Suryadharma Ali, Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad, dan Menbudpar Jero Wacik. Jenazah tiba di rumah duka kemarin. Setelah peti jenazah dimasukkan ke rumah, para tamu yang bukan keluarga diminta, untuk sementara, keluar ruangan. Setelah sekitar 30 menit pintu utama ditutup, para tamu dipersilakan masuk kembali. Para tamu antre masuk ke dalam ruangan. Namun, wartawan dilarang memotret suasana di dalam rumah. Keluarga memutuskan mengkremasi jenazah almarhum pada Jumat mendatang di Wessi Tengger, Bogor. (jpnn)

JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menyianyiakan tertangkapnya buron kakap Direktur PT Istana Sarana Raya Perkasa Hengky Samuel Daud. Dalam penyidikan pertama Hengky kemarin, komisi langsung menelusuri dugaan keterlibatan mantan Mendagri Hari Sabarno dalam skandal Hengky Samuel Daud pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) di berbagai daerah. ’’Penyidik perlu memeriksa Hengky untuk saksi Dirjen Otonomi Daerah Oentarto Sindung Mawardi. Ini akan memperjelas bagaimana penerbitan radiogram itu terjadi,’’ ungkap Juru Bicara KPK Johan Budi S.P. Hengky mendatangi gedung KPK dengan tangan terborgol. Dalam pemeriksaan kemarin, Hengky juga tidak berkursi roda. Pemeriksaan itu berlangsung 6 jam. Hengky baru diantarkan ke Rutan Polda Metro Jaya pukul 15.15. Dalam beberapa kali kesempatan, setelah pemeriksaan di gedung KPK, Oentarto mengatakan bahwa radiogram itu diteken dalam kondisi di bawah tekanan. Di antaranya, ancaman senjata api dari Direktur PT Istana Sarana Raya Hengky Samuel Daud. ’’Namun, kami juga akan menindaklanjuti setiap temuan yang muncul. Termasuk dugaan keterlibatan Hari Sabarno,’’ ungkap pria kelahiran Mojokerto itu. Setelah mendapatkan sejumlah pengakuan dari Hengky, untuk memperjelas kasus itu, KPK juga akan mengagendakan pemanggilan terhadap Hari Sabarno. ”Bicara kemungkinan, dia bisa saja dipanggil. Tapi, kami belum tahu kapan waktunya,’’ jelasnya. Seperti diberitakan, skandal pengadaan mobil pemadam kebakaran bermula dari radiogram Depdagri yang diteken Dirjen Otonomi Daerah Oentarto Sindung Mawardi. Isinya, perintah pengadaan mobil pemadam kebakaran bermerek Tohatsu tipe V 80 ASM. Belakangan, radiogram itu menjadi pijakan pengadaaan mobil pemadam dengan mekanisme penunjukan langsung. Sejumlah kepala daerah diadili di Pengadilan Tipikor karena tersandung kasus tersebut. Kasus itu diyakini masih bakal menjerat kepala daerah lain. Sementara Hengky yang menjadi tokoh kunci justru kabur dalam tiga tahun belakangan. Untuk memburu dia, KPK melibatkan banyak pihak. Di antaranya, FBI, Interpol, hingga KPK Hongkong. (git/iro)

Menag Paksakan Haji Berpaspor Cokelat JAKARTA--Menteri Agama M Maftuh Basyuni mengaku telah melakukan segala cara agar pelaksanaan haji tahun ini tetap menggunakan paspor cokelat. Dia, antara lain, menyampaikan nota keberatan kepada Kerajaan Arab Saudi. Dalam nota itu disebutkan bahwa Indonesia sulit mengubah paspor karena mempertimbangkan waktu dan biaya tambahan yang mengganggu persiapan penyelenggaraan ibadah haji. ’’Jika menggunakan paspor hijau, jamaah harus terlibat dalam proses tambahan di kantor imigrasi dan itu menyita waktu dan dana,’’ kata Maftuh. Selama ini, terang dia, pengurusan paspor haji di kantor wilayah (kanwil) Depag provinsi dan kantor kabupaten/kota terintegrasi dengan Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu). Siskohat adalah jaringan online yang dirancang secara real time antara Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji, dengan bank penerima setoran (BPS) biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) serta Kanwil Depag provinsi. ’’Jadi, mekanisme lebih akurat dan singkat,’’ tegasnya. Di sisi lain, persyaratan mendapat paspor hijau cukup rumit. Di antaranya, surat akta kelahiran, ijazah, surat pernikahan, kartu keluarga dan KTP, wawancara, serta berfoto di kantor imigrasi. Biaya pembuatannya juga bertambah dari Rp 5.000 untuk paspor cokelat menjadi Rp 270 ribu untuk paspor hijau. ’’Tentu saja sangat menyulitkan calon jamaah haji yang berusia tua, ditambah biaya transportasi dari rumah ke kantor imigrasi. Bagaimanapun, UU sudah mengatur agar haji berpaspor cokelat,’’ ujarnya. Dia mengakui, paspor internasional yang diakui dunia berlaku lima tahun, bahkan seumur hidup, dan dapat digunakan untuk mengunjungi berbagai negara. Namun, dengan paspor internasional akan sulit memantau jumlah riil jamaah yang menunaikan ibadah haji. (zul/oki)


Pontianak Post 12

Rabu 24 Juni 2009

KNPI

Siap Gelar Rakernas KOMITE Nasional Pemuda Indonesia Kalimantan siap menggelar rapat kerja nasional kedua. Ketua DPD KNPI Kalbar M Adi Cahyono kemarin di Pontianak mengatakan agenda itu bersamaan dengan jambore pemuda se Indonesia. “Penyelenggaraan kedua kegiatan di Kalbar mendapat dukungan Menpora Adyaksa Dault. Dukungan Menpora ini diungkapkan saat melakukan ramah M Adi Cahyono tamah bersama pengurus dan kader-kader KNPI Kalbar di Hotel Kapuas, Senin (22/6) malam,” kata Adi. Adi mengemukakan Menpora percaya kemampuan pemuda-pemuda Kalbar menggelar even nasional. Terlebih, kata dia, dengan dukungan kuat dari pemerintah daerah yang ditunjukkan Gubernur Kalbar Cornelis. “Saat menyambut kedatangan Menpora di Bandara Supadio, Cornelis telah menyatakan dukungan kepada KNPI Kalbar untuk menggelar even besar ini. Sebelumnya Cornelis sempat menanyakan legitimasi KNPI yang sempat terjadi dualisme,” jelasnya. (riq)

honda dbl

Go Surabaya Senjata Ampuh WALAU kalah pada pertandingan pertama Honda DBL Pontianak Post 2008, baik tim cowok dan cewek SMA Taruna Bumi Khatulistiwa tidak patah semangat. Tahun ini, mereka lebih mempersiapkan diri. Sebagian besar anggota kedua tim sekolah ini wajah baru. Hanya dua orang yang berpengalaman telah mengikuti Honda DBL 2008. Hal itu sempat membuat sulit membangkitkan semangat dalam berlatih. Tapi mereka punya tips. Jika anggota tim terlihat lemah saat latihan, mereka bergantian menyemangati dengan meneriakan ‘Go Surabaya’. “Hanya itu penyemangat kami. Kalau ingat berangkat ke Surabaya semuanya jadi semangat latihan. Walau sudah kelelahan semua,” kata Olivia, center tim cewek SMA Taruna Bumi Khatulistiwa. Begitu juga dengan tim cowok. Karena memporsir latihan, banyak anggota tim lelah sebelum jam latihan usai. Hanya kata-kata ‘Go Surabaya’ yang dapat mengembalikan lagi semangat mereka. “Tidak ada kata-kata seampuh itu. Semuanya langsung semangat latihan mendengarnya,” ujar Heri.

MUJADI/PONTIANAK POST

POHON RAPUH: Pohon dan ranting rapuh terdapat di beberapa tempat di Kota Pontianak. Saat hujan disertai angin kencang, kemarin (23/6), ranting patah menimpa kabel listrik. Petugas Gangguan PLN dibantu warga mengatasi agar tidak terjadi kemacetan arus lalin.

PCI Yakin Elektabilitas SBY Tinggi Wiranto Urung Hadir PONTIANAK—Elektabilitas pasangan capres-cawapres Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono di Kalbar masih cukup tinggi. Isu negatif yang dilancarkan para lawan tidak memengaruhi pilihan mereka. Hal itu diketahui dari jajak pendapat yang dilakukan President Center Indonesia (PCI) Kalbar, salah satu tim relawan pasangan nomor urut dua tersebut. Untuk mengetahui seberapa besar masyarakat Kalbar memilih SBY sebagai Presiden Indonesia kembali, PCI Kalbar mengambil sampling di setiap kecamatan dengan sistem mengacak dan mengunakan angket berupa pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam kuisioner. “Ternyata dari 100 orang yang kita ambil sebagai responden di setiap kecamatan ber-

dasarkan jumlah kepala keluarga di setiap RW dan RT, sekitar 80 persen masyarakat masih memilih SBY sebagai Presiden Indonesia kembali,” kata Ari Hepy R, sekteraris PCI Kalbar. Dari jajak pendapat itu, 18 persen memilih calon presiden yang lain, serta 2 persen masih mengambang, belum bisa menentukan pilihannya. Meskipun di dalam kuisioner ada pertanyaan-pertanyaan yang diambil dari isu yang sering disampaikan lawan-lawan capres tersebut tentang kelemahan-kelemahan SBY sejak menjadi Presiden Indonesia, tetapi masyarakat tidak terpengaruh. “Mereka tetap memilih kembali SBY sebagai Presiden RI. Sekarang masyarakat sudah semakin pintar dalam menentukan siapa yang sebenarnya pantas dan baik bagi mereka untuk memimpin negeri ini. Masyarakat tidak mudah untuk dibohongi dengan isu-isu. Bagi mereka apa yang telah

mereka dapatkan dan rasakan sudah cukup puas,” katanya. Apalagi kalau sampai SBY terpilih menjadi Presiden RI, kata dia, masyarakat banyak berharap agar program-program yang masih belum terlaksana bisa dapat dilanjutkan oleh SBY. Sementara itu, tim Relawan Komunitas Khatulistiwa Kalimantan Barat, salah satu tim pemenangan pasangan Capres-Cawapres Jusuf Kalla dan Wiranto, mulai bergerak meraih kemenangan. Sekretaris Tim Relawan Komunitas Khatulistiwa Kalbar, Rustam Halim mengatakan tim ini sudah dibentuk sejak 28 Mei lalu dan telah melakukan berbagai kegiatan, baik turun langsung maupun melakukan berbagai kegiatan lainnya. “Kami juga telah mengadakan rapat koordinasi pemenangan dengan tim-tim relawan di 14 kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. Relawan kita sudah bergerak di titik-titik yang sudah kita sepakati sembari

berkoordinasi dengan tim pemenangan JKWin di daerah. Kita semakin merapatkan barisan untuk memenangkan JK-Win,” katanya. Menurut Rustam, tim relawan ini beranggotakan dari kalangan profesional dan dari segala strata. Sementara Capres Wiranto yang sebelumnya direncanakan akan berkampanye hari ini (Rabu) di Pontianak, urung dilaksanakan. “Pak Wiranto kebetulan jadwalnya besok (hari ini) di Banten. Kita memaklumi,” kata Ketua Tim Pemenangan JK-Win Daerah Kalbar Awang Sofian Rozali, dihubungi Pontianak Post kemarin (23/6). Namun demikian, kampanye hari ini yang dipusatkan di Rumah Melayu mendatangkan sejumlah juru kampanye nasional (jurkamnas) seperti Jenderal Purnawirawan Fahrurozi, Mutiara Sarumpaet, Olan Sebastian, dan Kamaruddin Sjam. “Di Rumah Melayu pukul 09.30. Paginya juga ada kegiatan pengobatan gratis di daerah Transat,” katanya. (zan)

DBD, Puskesmas Diminta Siaga Satu SUNGAI RAYA—DPRD Kubu Raya meminta 17 Puskemas di 9 Kecamatan melakukan siaga 1. Sebab, serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sudah mebawah di Kabupaten ke-14 di Kalbar ini. Terbukti, tidak sedikit anak dan warga dari Kabupaten termuda dirujuk ke RSUP Soedarso, Pontianak. “Kita minta Kubu Raya

diberlakukan siaga 1,” kata Ketua Komisi D, DPRD Kubu Raya, Mustafa Ms kemarin. Menurutnya penyakit DBD tidak sedikit yang merengut jiwa manusia di Kubu Raya. Oleh karena itu, Dinas teknis (Dinas Kesehatan,red) harus lebih siaga dan sigap melakukan gebrakan. Karenanya perpanjangan tangan

Puskemas sebagai rumah sakit kecil rujukan harus dipersiapkan matang. Setidaknya tenaga lapangan dan tenaga yang paham bagaimana dapat mengatasi penyakit ini juga harus ditempatkan. Para petugas ini harus stand by melakukan gebrakan dan mencari penderita DBD tersebar di Kubu Raya. (den)

Ketika Menpora Hadiri Maulud Agung di Istana Kadriah

Ajak Umat Ikuti Tauladan Rasul Suasana Istana Kadriah Kesultanan Pontianak, Senin (22/6) malam terasa istimewa. Acara Maulud Agung yang digelar, dihadiri Prof DR Adhyaksa Dault Msi, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga RI. Suasana Istana Kadriah Kesultanan Pontianak, Senin (22/6) malam terasa istimewa. Acara Maulud Agung yang digelar, dihadiri Prof DR Adhyaksa Dault Msi, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga RI.

URAY BUDIANTO, Pontianak

Menpora tak hanya menyaksikan rangkaian acara. Namun dia juga didaulat untuk memberikan ceramah singkat makna Maulud Nabi Besar Muhammad SAW. Menurutnya, perjuangan Rasulullah SAW beserta para sahabat patut menjadi contoh dan suri tauladan yang direfleksikan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan selalu mempertebal keimanan. ”Ingat hidup di dunia hanya sementara. Yang kekal di akhirat. Maka dari itu, berjalanlah di jalan Allah SWT dan mengikuti ajaran Rasulullah,” ajak Menpora. Dikatakannya, perayaan hari besar agama seperti ini tidak cukup hanya dirayakan begitu saja. Tetapi benar-benar dihayati akan makna yang terkandung didalamnya. ”Mudah-mudahan dengan Maulud ini, membawa kita menjadi umat yang selalu bertaqwa di jalan Allah SWT,” katanya. Pada kegiatan tersebut, juga dibawakan tausiah oleh Ustadz Alhabib Abdurahman Alkadrie.

budianto.pontianak post)

CINDERAMATA : Sultan Pontianak, Sy Abubakar bin Mahmud Alkadrie menyerahkan cinderamata kepada Menpora Adyaksa Dault di Istana Kadriah.

Tausiah yang disampaikan lebih mengajak umat muslim untuk selalu bersatu padu dan istiqomah. ”Umat Islam harus selalu bersatu padu dan menjaga persaudaraan,” ajaknya. Alhabib juga mengajak para pemuda untuk melakukan gerakan perubahan. Sebab, saat ini generasi muda kerap terombang ambing oleh arus moderenisasi yang semakin merajalela. Tingginya pemakaian narkoba, minuman keras dan perbuatan yang diharamkan Allah menjadi bukti bahwa akhlak para pemuda mulai memudar. ”Ayo mulai sekarang kita angkat harkat dan martabat generasi muda umat Islam menjadi lebih baik,” ajaknya lagi. Sementara Sultan kesembilan Kesultanan Pontianak, Sy Abubakar bin Mahmud Alkadrie juga mengajak umat muslim untuk selalu mengikuti tauladan Rasulullah SAW. Menurutnya, dengan mengikuti ajaran dan tauladan Nabi Muhammad SAW, maka Allah telah menjajinkan

surga. ”Itu janji Allah bagi umatnya yang selalu berada di jalannya dan mengikuti tauladan nabi Muhammad SAW,” kata dia. Wakil Walikota Pontianak Paryadi SHUT lebih mengajak masyarakat Kota Pontianak melakukan hal-hal yang positif yang memberikan kebaikan bagi umat. Dia juga mengajak masyarakat Kota Pontianak selalu menjaga kebersihan. Saat ini, kata dia, Kota Pontianak sedang diuji Allah. Tingginya angka muntaber, diare dan Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah masalah yang harus segera diatasi. ”Bapak-bapak dan ibu harus lebih konsentrasi menjaga kebersihan. Saya anjurkan untuk selalu bergotong royong setiap minggunya,” ajak Paryadi. Selain dihadiri Menpora, kegiatan maulud agung tersebut juga dihadiri Sekda Kalbar, Drs Syakirman dan Ketua KOPROV Kalimantan Barat Sy Mahmud Alkadrie. Acara dimulai sekira pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 23.00 WIB. (bdi)


l afrika selatan l iraq

l selandia baru l spanyol l mesir l brazil l usa l italia l

14-29 juni 2009

Pontianak Post l Rabu 24 Juni 2009

13

Spanyol v AS

MAKIN YAKIN

BLOEMFONTEIN - Laju Spanyol di Piala Konfederasi 2009 diAfrika Selatan (Afsel) terbilang mulus. Matador - julukan Spanyol - menang terus di tiga laga fase grup dan tidak kebobolan untuk lolos ke semifinal. Tren positif itu masih bisa berlanjut seiring lawan di semifinal adalah tim underdog, Amerika Serikat (AS). Duel Spanyol versus AS di Stadion Free State, Bloemfontein, dini hari nanti (siaran langsung RCTI pukul 01.30 WIB) mengawali semifinal Piala Konfederasi 2009. Satu slot empat besar lainnya mempertemukan juara bertahan Brazil kontra tuan rumah Afsel di Johannesburg dini hari besok WIB (26/6). Lolosnya Spanyol ke semifinal memang sudah diprediksi sebelum turnamen. Di luar lapangan, Matador bermodalkan juara Eropa (Euro 2008) dan penghuni ranking satu dunia. Di lapangan, skuad Vicente Del Bosque memiliki materi pemain berkualitas di segala lini yang mampu menyuguhkan permainan menawan. Lain halnya dengan AS. The Sam Army - sebutan AS “tak disangka bakal melenggang ke semifinal. Materi pemain yang dibawa keAfsel pun rata-rata masih muda. Dibandingkan

AS, juara Piala Dunia 2006 Italia dan kampiun Afrika Mesir awalnya lebih dijagokan ke semifinal mendampingi Brazil.Bahkan, Del Bosque sudah merancang strategi lawan Italia atau Mesir di semifinal. Kini, Del Bosque terpaksa meracik ulang formula yang tepat bagi Iker Casillas dkk. “Mereka (AS) memang layak ke semifinal,” ucap Del Bosque sebagaimana dilansir AFP. “Secara tim, mereka cepat dengan organisasi permainan yang rapi. Secara mental, mereka pasti lebih termotivasi,” sambung entrenador (pelatih) 58 tahun tersebut. Meski begitu, Del Bosque merasa anak asuhnya tak kalah dalam urusan kepercayaan diri. Teutama setelah Spayol berhasil menyamai rekor tak terkalahkan Brazil dalam 35 laga beruntun. Matador juga membukukan rekor dunia dengan 15 laga terakhir selalu menang. “Setelah di semifinal, kami makin yakin ke final karena tim ini (Spanyol) begitu ambisius dan haus kesuksesan. Namun, kami tetap menaruh respek pada lawan kami (AS),” kata Fernando Torres, bomber Spanyol, sebagaimana dilansir harian olahraga Spanyol AS. Di pihak lain, pelatih AS Bob Bradley memang mengaku bahwa

timnya lebih bergairah seusai melangkah ke semifinal. Tapi, faktor kebugaran bisa menjadi problem serius bagi Landon Donovan dkk. “Spanyol memiliki revocery lebih lama dari kami. Itu tidak menguntungkan bagi kami,” terang Bob Bradley, arsitek AS, sebagaimana dikutip Associated Press. Bradley juga berharap AS bisa Daftar Top Scorer

3 Gol : Fernando Torres (Spanyo) David Villa (Spanyol) Luis Fabiano (Brazil) 2 Gol : Kaka (Brazil) Mohamed Zidan (Mesir) Giuseppe Rossi (Italia) Bernard Parker (Afsel)

Joan Capdevilla

Lebih Semangat Sua Brazil

Setelah tersingkirnya Italia, duel Spanyol kontra Brazil menjadi final idaman Piala Konfederasi 2009. Sejumlah penggawa Spanyol mengaku sudah tak sabar ingin menjajal Brazil di partai puncak. “Bersua Brazil di final akan menjadi pertarungan hebat. Kedua negara bakal punya rekor tak terkalahkan di final,” kata Joan Capdevilla, bek kiri Spanyol, sebagaimana dilansirTribalfootball.“Sekalipun negeri kami kini menduduki peringkat satu dunia, Brazil adalah tim yang tak bisa lepas dari level atas kancah sepak bola dunia,” tutur pemain 31 tahun asal klub Villarreal itu. Meski begitu, Capdevilla tak mau meremehkan AS yang menjadi lawan di semifinal. Menurutnya, The Sam Army julukan AS - punya potensi mengejutkan. Itu didukung oleh materi pemain yang mumpuni. Salah satunya adalah Jozy Altidore, rekan satu tim Capdevilla di Villarreal. Altidore masih 19 tahun. Tapi, pelatih AS Bob Bradley berani memberikan posisi inti. “Dia hanya setengah musim bersama kami musim lalu. Dia masih belia, tapi saya

AFP PHOTO / PIERRE-PHILIPPE MARCOU

tidak terkejut melihatnya di starting eleven AS karena dia begitu kuat secara fisik dan cepat,” papar Capdevila. Sementara itu, defender Spanyol Gerard Pique menyebut sukses Spanyol di Euro 2008 harus dilengkapi dengan trofi Piala Konfederasi 2009. Pencapaian itu akan semakin lengkap bila mengalahkan Brazil di final. “Kemenangan atas Brazil di final akan menjadi sesuatu yang bergengsi,” ucap Pique kepada Goal. (dns/ca)

memecah kebuntun negerinya saat memasuki fase semifinal Piala Konfederasi. Semifinal kali ini adalah raihan ketiga AS dari empat kali partisipasinya di ajang Piala Dunia mini itu. Tapi, SamArmy selalu gagal ke final pada edisi 1992 (saat masih bernama King Fahd Cup) dan 1999. Sedangkan pada 2003, AS sudah tersisih sejak fase grup. Baik Spanyol dan AS bakal turun dengan kekuatan penuh dini hari nanti. Memang, sejumlah penggawa Spanyol dikabarkan mengalami cedera di sesi latihan kemarin (23/4). Salah satunya winger Albert Riera yang bermasalah dengan hamstring. Tapi, setelah diperiksa tim medis Spanyol dengan sinar X, pemain

Liverpool itu dinyatakan baik-baik saja. Meski begitu, Riera tetap harus bersaing ketat merebut starting eleven di sektor sayap kiri Matador karena winger Valencia David Silva dilaporkan fit seratus persen dari cedera kaki. (dns)

Fernandp Torres, Spanyol

Kans Villa Gusur Raul

BLOMFONTEIN - Raul Gonzalez pernah tercatat sebagai pemain tak tergantikan di tim nasional (timnas) Spanyol. Sampai saat ini pun, El Capitano Real Madrid itu masih tercatat sebagai top scorer sepanjang masa tim berjuluk La Furia Roja itu. Dengan caps 102, Raul telah menyumbangkan 44 gol. Tapi, tampaknya tak lama lagi rekor yang digenggam Raul itu dapat dipatahkan. Pemain yang punya peluang besar menyalip torehan gol Raul itu adalah, David Villa. Tukang gedor Valencia itu, saat ini memang baru mencetak 31 gol. Tertinggal 13 gol di belakang Raul. Namun, Villa baru ber-caps 47, dan menjadi penyerang reguler di tim juara Euro 2008 itu. Sedangkan Raul sudah tak pernah dipanggil ke timnas sejak kualifikasi Euro 2008 lalu. “Saya yakin Villa akan mencetak lebih banyak gol daripada Raul di timnas,” ujar Vicente del Bosque, entrenador Spanyol dalam wawancara dengan AS. “Runtuhnya rekor itu, sekaligus membuat Villa mencatata rekor lainnya. Sebab, Raul membukukan

Di Atas Kertas Spanyol SPANYOL tak pernah kalah dari Amerika Serikat dari tiga kali pertemuan di berbagai ajang. Termasuk bentrok terakhir dalam uji coba di Santander pada 4 Juni 2008 meski dengan skor tipis 1-0.

Asian Handicap Spanyol v AS

0 : 1 1/2

Head to Head 04-06-2008

Spanyol v AS (Friendly) 11-03-1992 Spanyol v AS (Friendly) 25-06-1950 AS v Spanyol (Fase grup PD 1950)

catatan itu dalam 42 penampilan di Timnas,” sambung mantan pelatih Rela Madrid itu. Pernyataan Del Bosque itu, secara tidak langsung adalah jaminan untuk tetap menjadi kan tandem Fernando Torres itu sebagai penyerang utama di timnas selama dirinya menjadi pelatih. Del Bosque menyatakan, dirinya juga yakin kans mencetak rekor baru itu tidak membebani Villa. Juga masa depannya yang saat ini tengah di

1-0 2-0 1-3

AFP PHOTO / GIANLUIGI GUERCIA

ambang ketidakpastian, menyusul banyaknya klub papan atas yang berniat menariknya dari Valencia. “Bisa dilihat di lapangan, dia tak terpengaruh. Tiga gol di tiga pertandingan Piala Konfederasi adalah buktinya,” jelas pelatih yang masuk menggantikan Luis Aragones itu. “Kawan-kawannya di timnas membantunya untuk selalu fokus pada pertandingan,” tambah pelatih 58 tahun itu. (nar)

Road to Semifinal Spanyol 14-06-09 v Selandia Baru 5-0 (Fase grup A) 17-06-09 v Iraq 1-0 (Fase grup A) 20-06-09 v Afsel 2-0 (Fase grup A)

Amerika Serikat 15-06-09 v Italia 18-06-09 v Brazil 21-06-09 v Mesir

1-3 (Fase grup B) 0-3 (Fase grup B) 3-0 (Fase grup B)


14

LFP

sosok

Faktor Usia Bukan Kendala BURUKNYA penampilan Italia di ajang Piala Konfederasi 2009 dinilai karena Marcello Lippi masih mempertahankan pemain-pemain tua. Terbukti, pemainpemain veteran tersebut gagal meredam impresifnya permainan Brazil, sehingga kalah 0-3, serta tak mampu mengimbangi permainan cepat Mesir sehingga kalah 0-1. Tapi, anggapan kalau pemain tua sebagai biang kerok kegagalan Italia, dibantah Fabio Cannavaro. Bek yang kini sudah berusia 35 tahun itu, menilai tak ada relevansinya antara Fabio Cannavaro faktor usia dengan penampilan sebuah tim. “Harusnya cerita soal pemain tua disudahi saja. Karena semuanya bergantung kepada penampilan. Saya, sama saja dengan Anda. Posisi saya di timnas terus diperebutkan. Pada akhirnya Lippi yang memilih siapa yang layak,” kata Cannavaro seperti dilansir Channel4. “Saya dipanggil bukan hanya karena saya ikut mengangkat Piala Dunia. Semua orang masih mengingat tujuh laga yang saya mainkan di Jerman pada Piala Dunia 2006 dan membandingkannya,” lanjut bek yang kini kembali membela Juventus itu. Menurut Cannavaro, bukan faktor pemain tua yang membuat Italia kesulitan di Piala Konfederasi. Tapi, karena saya tidak melihat lagi pemain fenomenal di Italia saat ini. (ham/bas)

TOTAL FOOTBALL

Pontianak Post

Rabu 24 Juni 2009

SAMBUTAN DINGIN ROMA - Sambutan dingin diterima timnas Italia begitu tiba di Bandara Fiumicino, Roma, kemarin. Fabio Cannavaro dkk baru saja pulang dari Afrika Selatan setelah tersingkir secara memalukan pada Piala Konfederasi 2009. Bergabung di Grup B, Gli Azzurri (julukan Italia) kalah bersaing dari Brazil dan Amerika Serikat yang tembus semifinal. Italia dan Mesir harus angkat koper lantaran kalah tiga gol tanpa balas dari lawan-lawannya di partai pemungkas. Italia dipermalukan Brazil, sedangkan Mesir dikalahkan AS setelah tampil mengejutkan saat menghadapi Brazil meski kalah 3-4 dan menang tipis 1-0 atas Italia. Hasilnya, AS memastikan tiket semifinal pada laga pemungkas. Tentu saja hasil itu membuat tifosi Italia kecewa berat. Saat Italia tersingkir, berbagai media di Italia mengecam keputusan allenatore (pelatih) Marcello Lippi yang tetap memakai pemain tua dan kurang memberi kesempatan pemain muda. “Kami harus melupakannya dan menatap masa depan. Semua keputusan yang diambil Lippi dihormati semua pemain,” kata Fabio Grosso, bek kiri Italia, ketika diwawancarai Sky Sport Italia. Komentar yang senada juga disampaikan striker muda Giuseppe Rossi. Tapi, dia menilai ada pengalaman berharga yang bisa dipetik Gli

Azzurri. “Tidak dapat dipungkiri, kami kecewa dengan hasilnya,” ungkap Rossi. “Namun, kami mendapatkan pengalaman berharga. Saya tidak punya gambaran apa yang akan terjadi pada Piala Dunia tahun depan. Saat ini saya mendapatkan pengalaman dan sekarang waktunya menikmati liburan saya,” papar pemain Villarreal itu. Kiper Italia Gianluigi Buffon juga mengakui fakta bahwa Italia gagal memanfaatkan potensinya. Meski banyak kritik yang terlontar, penjaga gawang Juventus itu tetap memberikan dukungan penuh kepada sang pelatih, Lippi. “Sekarang mari kita berharap bisa bangkit dan memulai lagi hasil positif setelah apa yang telah kami dapatkan di Piala Konfederasi. Soal pergantian pelatih? Pelatih telah melakukan yang dipikirnya benar,” bela Buffon. Lippi sendiri enggan menanggapi pemberitaan yang beredar setelah tersingkirnya tim juara dunia itu dari Piala Konfederasi. “Sekarang, saya hanya ingin pulang. Nikmati masa liburanmu, Arrivederci,” kata Lippi singkat. (ham)

Giuseppe Rossi


Pontianak Post Rabu, 24 Juni 2009

TENIS KAPOLDA CUP

Tim Polda A Juara Umum PONTIANAK-Tim beregu PoldaA berhasil menjadi juara umum setelah di babak final menyisihkan tim beregu Akcaya dengan skor 2-0, pada pertandingan tenis lapangan dalam rangka HUT Bhayangkara, tadi malam di Lapangan SPN. Dengan demikian, tim PoldaA berhak menyandang piala bergilir Kapolda (Kapolda Cup). Di tunggal putra Dheo berhasil mengalahkan Warsimin dari tim Akcaya dengan skor 8-1. Sedangkan di ganda putra 35 tahun, Rudi dan Nurbuat dari tim Polda A mengalahkan A Mizar dan Syamsidi dari tim Akcaya dengan skor 8-1. Tim Polda sendiri menurunkan dua tim yakni Polda A dan Polda B. Pada pertandingan tenis lapangan ini, tiga kategori yang dimainkan yakni tunggal putra, ganda putra 35 tahun dan ganda putra 45 tahun. Yulizar Ketua Seksi Tenis Lapangan HUT Bhayangkara mengatakan hadiah akan dibagikan pada saat acara syukuran HUT Bhayangkara 1 Juli di Mapolda Kalbar. “Jadi piala bergilir ini akan diperebutkan setiap tahun,” tuturnya. Juara I meraih uang tunai senilai Rp5 juta yang diraih tim Polda A. Juara dua Rp3 juta diraih tim Akcaya dan Juara tiga Rp1,5 juta diraih tim bersama Polda B dan PLN. Ia katakan kegiatan telah dimulai selama empat hari, sejak hari Sabtu hingga Selasa malam. Total peserta 16 tim dengan sistem setengah kompetisi pada babak penyisihan. Pada saat babak final dengan sistem silang. Pada pertandingan final di Lapangan SPN tadi malam, hadir sejumlah pejabat teras Polda Kalbar. (bdi)

METRO SPORT

15

Olahraga Kalbar Harus Bangkit Menpora Bertemu Ketua KOPROV di Istana Kadriyah PONTIANAK—Menteri Pemuda dan Olahraga Adyaksa Dault mengharapkan dengan kepengurusan KOPROV yang baru prestasi olahraga Kalbar bisa bangkit. Hal itu tertuang saat dia bertemu dengan Ketua KOPROV terpilih Sy Mahmud Alkadrie di Keraton Kadriyah, Senin (22/6), dalam acara maulud agung. Menurutunya, Kalimantan Barat mengalami pasang surut dalam hal

prestasi olahraga. Setelah bangkit pada PON XVI Sumsel dengan raihan delapan emas, delapan perak dan 14 perunggu dan betengger di posisi 18, pada PON XVII Kaltim justru prestasi yang diraih Kalbar menurun dan berada di peringkat 21 dengan lima emas, 14 perak dan 11 perunggu. ”Penurunan prestasi ini harus menjadi catatan bagi pengurus baru. Saya harap di PON XVIII Riau, prestasi Kalbar bisa lebih baik lagi,” pintanya. Sementara Ketua KOPROV, Sy Mahmud Alkadrie menyambut baik keinginan dari Menpora. Dia merasa bangga, Menpora begitu

memperhatikan prestasi olahraga Kalbar. Sy Mahmud berjanji akan berusaha memberikan yang terbaik untuk kemajuan prestasi olahraga Kalbar empat tahun kedepan. ”Ini PR bagi kita. Pak Menpora peduli akan prestasi olahraga kita. Kita sendiri sebagai insan olahraga harus lebih peduli lagi,” kata Mahmud. Pada acara Maulud Agung kemarin, Sy Mahmud Alkadrie juga memberikan cinderamata kepada Menpora Adyaksa Dault. ”Cinderamata ini sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kita terhadap Menpora yang telah bekerja keras memajukan olahraga negara ini,” katanya. (bdi)

Budianto/Pontianak Post

CINDERAMATA: Ketua KOPROV Kalbar Sy Mahmud Alkadrie saat memberikan cinderamata kepada Menpora Adyaksa Dault.

Perkemi Gelar Kejurprov dan Ghasuku PONTIANAK--Pengprov Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (Perkemi) Kalbar 25-26 akan menggelar Ghasuku atau ujian kenaikan tingkat. Dilanjutkan 27-28 Juni pelaksanaan Kejurprov di GOR Apang Semangai Sintang. “Even ini merupakan agenda tahunan Pengprov Perkemi Kalbar,” tegas Sekretaris Umum Pengprov Perkemi

Kalbar, Agus Hariyanto didampingi Ketua Komisi Pembinaan dan Prestasi Gusti Agus Helmi. Menurutnya, ghasuku tersebut diikuti 200 kensi atau atlet yang terdiri dari 8 pengkab/ pengkot se-Kalbar. Dalam kegiatan tersebut akan hadir dewan guru PB Perkemi Sigit Sajoeto (DAN V) dan Wartoyo (DAN V).

“Dan dalam kegiatan ghasuku dilaksanakan uji kenaikan tingkat sampai DAN I saja serta ghasuku,” ujar Agus. Sementara nomor-nomor yang diperlombakan yakni, Randori (perkelahian bebas) untuk putra 45 kg, 50 kg, 55 kg, 60 kg dan 65 kg. Sementara untuk putri 45 kg, 51 kg dan 52 kg sampai ke atas. Di cabang kedua

juga akan diperlombakan Embu (kerapian teknik). “Nah untuk cabang ini akan diikuti putra, putri dan campuran dan untuk kejurprov sampai dengan hari ini sudah ada 125 pendaftar,” tandasnya seraya mengatakan seleksi hasil kejurprov ini akan mewakili Kalbar di kejurnas kempo 20-23 Juli di Denpasar Bali. (bdi)


16

Pontianak Post - Rabu 24 Juni 2009

Waaah! Doi sering Curhat sama Sobat Ceweknya

Siapa yang nggak sedih, kesel, sekaligus jealous kalau ternyata pacar kita lebih suka curhat sama sobat ceweknya. Kok jadi berasa nggak dianggap ya? Kenapa ya bisa sampai seperti itu? Kita ungkap bareng, yuk!

S

ebenarnya cowok juga pilihpilih topik kalau mau curhat sama sobat ceweknya. Mereka nggak sembarangan ngobral cerita juga kok. Mau tahu nggak topik apa yang paling sering dicurhatin sama sobat ceweknya? Kita, pacarnya! Paling sering sih kalau kita dan pacar lagi berantem. Menurut cowok, mereka memilih cerita dulu ke sobat ceweknya dibanding langsung ‘menyelesaikan’ perselisihan dengan kita. Alasannya, kalau langsung cowok bilang ke pacarnya tentang kekurangan si pacar atau kekesalan mereka, biasanya nih, boro-boro bisa langsung ngerti, yang ada pacarnya makin ngambek! Jadi, mereka berusaha mencari solusi atau cara ‘baikan’ yang paling ampuh dari sobat ceweknya. Satu lagi, mereka curhat ke sobat cewek karena mereka merasa sobat mereka lebih bisa mendengarkan dan mengerti mereka. Nah ngerti kan kenapa pacar kita mulai beralih untuk curhat ke sobat? Demi kita juga ternyata. Tapi tentunya kita ingin merebut perhatian pacar lagi, kan? Masih pengen jadi orang pertama (bahkan satu-satunya) yang tahu duluan curhatan doi, kan? Masih pengen jadi satu-satunya orang yang paling mengerti doi, kan?

Ini tandanya kita harus mulai instropeksi diri. Kita gali apa saja kekurangan kita. Kita juga harus mulai bisa menerima kritik. Dan satu lagi nih, nggak perlu terlalu ‘rewel’ ngurusin hal-hal yang nggak penting. Jangan kebanyakan nuntut yang nggak perlu yang kadang jadi pemicu pertengkaran. Misalnya kalau cowok kita tiba-tiba nggak bisa jemput karena harus nganterin nyokapnya ke dokter, ya nggak perlu pakai ngambek. Kita toh masih bisa pulang sendiri. Ya, nggak? Soalnya, semakin kita sering bertengkar sama pacar, semakin sering pacar kita curhat ke sobat ceweknya. Nggak pengen, kan? Sekalipun sudah tahu alasannya kenapa pacar kita suka curhat sama sobat ceweknya, kita tetap mesti waspada. Apalagi kalau sampai keseringan. Soalnya semakin sering pacar kita curhat, dia bakal semakin menemukan kalau sobat ceweknya itu adalah makhluk manis yang sangat bisa mengerti dia. Wah...dari sini bisa mulai muncul getar-getar cinta. Gimana nggak? Siapa sih yang nggak jatuh hati kalau keseringan merasa diperhatikan? Dari perhatian itulah bisa berganti jadi sayang. Jadi, mulai hati-hati deh kalau kamu mulai merasa nggak jadi teman curhat pacar lagi. (*/gd)

model : brigita & wahyu / FOTOGRAFER : bearing GRAFIS & LAYOUT: SIGIT / lokasi: STUDIO TEKNIK FOTO II GAJAHMADA

Cuma Sama Kita!

Ini hal yang bisa kita lakukan supaya bisa satu-satunya teman curhat buat doi : 1. Belajar buat jadi pendengar yang baik. 2. Jangan keburu ngambek kalau pacar memberi kritikan.

3. Kalau pacar lagi ada masalah, beri dia pertimbangan solusi tapi jangan mendikte apa yang harus dia lakukan. 4. Jangan ‘ember’ alias menceritakan rahasia pacar ke teman-teman atau sahabat kita sekalipun. 5. Belajar mengerti alasan-alasan yang diberikan pacar. Kecuali alasannya nggak masuk akal dan nggak bisa dipercaya. (*/ gd)

Sebelum curhat sama cowok, mending siap-siap dulu supaya nggak kaget dengan tanggapannya .... 1. Cowok lebih sering pakai logika saat menanggapi masalah. Jadi kalau kita lagi ingin dihibur atau sekedar berkeluh kesah, lebih baik nggak minta pendapat dia. Apalagi kalau kita baru kehilangan barang kesayangannya kita, pasti mereka akan bilang, “Ya sudah, relakan saja.” 2. Cara berpikir yang praktis bikin kita banyak

MABES

pergi ke luar negeri. Tepatdia langsung menerimaku. nya melanjutkan sekolah di Sungguh senang hatiku, Kairo, Mesir. Kepergianku walaupun sebenarnya kami bisa dibilang lumayan baru satu kali bertemu. lama. Kuliah kan wajarnya Setelah jadian, kami empat tahun! tidak lupa mengucapHatiku terasa kan ikrar. Ikrar bimbang. Sebeitu berisi bahwa narnya, aku kami tidak akan JAMINAN ingin sekali melupakan satu melanjutkan sekosama lain. Kami lah. Tapi di sisi harus saling lain, aku merasa setia sampai berat jika harus kapan pun. Hariberpisah dari Ifa. hariku selama jadian Namun, apa daya, keadaan dengannya terasa lebih mengharuskan aku untuk berwarna dan lebih tenteram. Kami sering jalan-jalan tetap berangkat ke Kairo. Untungnya, Ifa merestuiku bersama untuk bersenangberangkat ke Kairo. Dia senang. Canda tawa selalu merelakan kepergianku ke menghiasi hidup kami bersana. Tapi, yang bikin dua. aku takut, apakah Namun, saat aku setakdir bisa memperdang bahagia dengannya, temukan aku kembali tiba-tiba saja Allah SWT dengan Ifa? Aku meramemberiku cobaan. Aku rasa itu karena Allah masih sa bahwa kekuatan cinta kami berdua sayang denganku. Maka, benar-benar diuji oleh Beliau menguji kekuatan Yang Maha Kuasa. cinta kami berdua. Cobaan Amor, aku harus itu mengharuskan aku untuk

x -presi: Graha Pena Pontianak, Lt. 5

100%

berbuat apa? Apakah mungkin aku bisa bertemu Ifa kembali? Aku ingin sekali melanjutkan hubungan kami

3. Ceritakan masalah kita langsung ke pusat masalah. Cowok nggak suka yang bertele-tele. Untungnya mereka bisa memberi solusi yang baik. (*/cc)

Asyiknya Curhat sama Cowok

Gelombang Cinta Negeri Piramida Dear Amor, Salam kenal, Amor! Jujur aja, baru kali ini aku curhat ke kamu. Aku pengin ngungkapin masalah yang aku alami. Langsung aja ya? Kenalin, namaku Ali. Panggilanku Mas’ud. Dulu aku pernah ketemu seorang cewek, sebut saja Ifa. Kami berdua bertemu di Kota Kudus. Pertemuan pertama, aku nggak bisa melupakan tatapan matanya yang membuat jantungku berdebar kencang. Sejak saat itu, aku merasa jatuh hati pada pandangan pertama. Setelah pertemuan itu, kami melanjutkan hubungan dengan komunikasi lewat telepon. Seiring berjalannya waktu, aku udah merasa sangat cocok dengan Ifa. Aku merasa bahwa benihbenih cinta telah merasuki diri kami berdua. Tanpa berpikir panjang lagi, aku beranikan diri untuk menembaknya. Dalam sekejap,

belajar pengalaman dari mereka. Contohnya, nggak terlalu memakai perasaan untuk menyelesaikan masalah. Urusan bakal cepat beres.

Dokter Cinta seperti dulu. Tolong aku ya, Amor... Ali <masduk_j****@yahoo. co.id> Dear Ali, Makasih ya udah memercayai Amor buat dengerin curhatanmu. Ada pepatah, “Kejarlah ilmu sampai ke negeri China”. Waduh, lah kok kamu malah

lebih jauh, sampai ke Kairo segala. Memangnya kamu di sana belajar apa? Apa pengin meneliti mumi? He he he. Bercanda! Kamu harus sabar menghadapi cobaan yang berat ini yah...

Kan Ada Internet!

Jarak yang jauh bukan penghalang buat kamu untuk tetap bisa berhubungan sama Ifa. Teknologi semakin canggih man! Kamu masih bisa tatap muka denga Ifa lewat layar komputer, walaupun nggak bertemu langsung. Kan, ada internet! Bisa ngelihat paras ayunya deh. He he he. Masih ada juga handphone dan e-mail. Jadi, nggak perlu takut kehilangan kabar dari dia. Hayo.. udah dicoba belum, bro!

Bisa Cari “Cleopatra”

Kepercayaan itu nomor satu. Kamu

harus buat komitmen dengan Ifa. Yakinlah, selama kamu tinggal empat tahun ke Kairo, Ifa nggak berpaling ke lain hati. Kamu juga harus sering tanyatanya keadaannya ke teman Ifa. Atau, kalau perlu, tanya aja orang tuanya langsung by phone. Tapi, kalo Ifa punya gebetan lain, kamu jangan mau kalah dong! Daripada sakit hati, cari aja cewek Mesir. Kan, lumayan cantik-cantik bak Cleopatra hehe he….

Jangan Molor Kuliah

Percuma aja jauh-jauh ke negeri orang kalau kamu nggak belajar serius. Tunjukkan pada Ifa kalo kamu benarbenar ingin menyelesaikan sekolahmu dengan baik, lalu segera pulang ke tanah air untuk bertemu dengannya lagi. Buat dirinya bangga bahwa kamu benar-benar orang yang bisa diandalkan dan pantas untuknya. Dengan itu, kamu bisa kembali menjalin hubungan dengannya. (det/amor)

e-mail: redaksi@x-presi.com


Pontianak Post l Rabu 24 Juni 2009 Dewi Perssik SEKALI lagi, Dewi Perssik tidak hadir dalam persidangannya melawan mantan asistennya, Asep Komarudin, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Agenda sidang Dewi versus Asep, Senin (22/6) seharusnya menghadirkan saksi dari penggugat. Sayangnya sidang hanya berlangsung sebentar, kedua belah pihak hanya memberikan bukti tambahan secara tertulis saja. Sidang pun ditunda pekan depan dengan agenda saksi dari pihak penggugat. “Sidang diundur satu minggu lagi, agendanya saksi dari kita. Selain Dewi akan hadir, sidang akan dihadiri juga oleh Ibu Elsa,” ungkap Yudi Hermansyah, salah satu kuasa hukum Dewi saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (22/6) selepas sidang. Menurut kabar, untuk kesaksian pekan depan, Dewi mencoba meminta mantan suaminya, Saipul Jamil, untuk menjadi saksinya. Sayangnya permintaan itu langsung ditolak oleh Ipul, panggilan akrab Saipul. Tak seperti sebelumnya, Dewi yang kini menggunakan jasa pengacara Elza Syarief bersikap lebih lunak. Tanda-tanda perdamaian mulai terlihat. Pada persidangan tersebut, pihak Dewi dan Asep sepakat untuk bertemu membicarakan masalah uang Rp 350 juta itu. “Baru kali ini saya diundang (bertemu). Nanti saya ingin meluruskan masalah Rp 350 juta yang kata dia dibawa lari oleh saya,” kata Asep di PN Jakarta Utara. Meski ada rencana perdamaian, persidangan tetap berlanjut. Kemarin, pihak Asep yang diwakili pengacaranya, Adi Setiawan menyerahkan bukti tambahan tertulis berupa kopi tayangan berita berikut bukti print out pemberitaan di media massa. din/hds

&

show

Selebritas

17

Tuntut Cerai dan Ganti Rugi

Manohara Kuras Harta Pangeran

Saipul Jamil Ogah Jadi Saksi

PENDERITAAN Manohara akan segera terbayarkan. Setelah disiksa lahir batin, giliran Manohara yang berbalik ‘menyiksa’ suaminya, Pangeran Kelantan Malaysia, Tengku Fakhry. Saat ini, ia tengah menyiapkan tiga gugatan. Tak saja pidana, tapi juga tuntutan perdata yang jumlahnya tak sedikit. Sakit hati Manohara terhadap Fakhry tak termaafkan. Niatnya untuk membuat Fakhry menderita sudah bulat. Setelah menggandeng pengacara Hotman Paris Hutapea, dia juga menggaet pengacara Malaysia, Muhammed Zaini Mazlan. Melalui Zaini, Manohara bisa leluasa mengambil tindakan hukum terhadap Fakhry. “Setelah melaporkan tidak pidana di Mabes Polri, kita juga akan ambil tindakan hukum di Malaysia. Ada tiga gugatan kami di Malaysia, pertama gugatan perdata, kedua gugatan cerai dan ketiga tindak kriminal. Kita nggak main-main dalam masalah ini,” ungkap Hotman Paris yang mewakili Manohara ketika ditemui di Grand Hyatt, Minggu (22/6) malam. Dari tiga gugatan tersebut, pihak

FOTO : FEDRIK TARIGAN/NONSTOP

gugat: Pengacara Manohara didampingi pengacara Malaysia Mohamed Zaini Mazlan saat jumpa pers.

Manohara, selain ingin diselesaikannya masalah tindak kriminal dan cerai secepatnya juga ingin mendapatkan ganti rugi yang cukup besar. “Untuk gugatan kedua merupakan perdata atau ganti rugi, karena di Malaysia sangat besar jumlahnya untuk gugatan ganti rugi di Pengadilan Malaysia,” tambah Hotman. Soal menang atau kalah, Zaini meyakini kasus ini dapat dimenangkan Manohara. “Siapapun kalau di Malaysia nggak ada yang kebal hukum tapi khusus untuk sultan atau raja ada pengadilan khusus. Sedangkan untuk Fakhry dia sama saja seperti warga biasa,”

ujar Zaini dalam bahasa Inggris. Baik Hotman maupun Zaini belum bisa menjanjikan berapa lama masalah ini akan selesai. Namun untuk masalah gugatan perdata, mereka tidak akan melibatkan KBRI di Malaysia. “Kita belum bisa mengatakan berapa lama masalah ini selesai karena adanya somasi, kalau mereka ingin damai who knows, jadi bisa singkat bisa juga lama, tergantung di sana menanggapinya. Untuk masalah ini kita juga tidak melibatkan KBRI karena masalah ini sudah biasa saling menggugat dan tidak ada bedanya kalau perdata,” tegas Hotman. adt/hds


HALO PUBLIK

18

Parit ‘Air Susu’ Dulu parit depan kantor Dolog di Jalan Sultan Abdurrahman, airnya jernih. Tapi coba lihat sekarang, airnya seperti air susu dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap. (081352070997)

Derita Musim Kemarau Ketemu Dompet Telah ditemukan dompet berisi KTP, KTM dan Kartu Kredit atas nama Eko Sulistio Daryoto di jalan Penjara pada Minggu malam. Bisa menghubungi saya di nomor handphone ini. (Rahmat, 085252453256)

Kami warga Desa Kepyg kam Belado, Kec. Anjungan saat ini mengalami kesulitan air bersih. Jangankan utk mandi, cuci minum saja susah. Sedangkan pihak-pihak tertentu justru menjual air dan mengisi kolam renang untuk kepentingan pribadi dan bisnis. Mudah-mudahan ini dibaca

oleh pihak yang berwenang dan menangapi segera keluhan kami. Karena kami sangat menderita selama musim kemarau ini. (081345673977)

Sekolah Gratis Sekolah gratis untuk SD dan SMP yang dimaksud, apakah tiap sekolah negeri, atau ada sekolah khusus? Apa di kota Pontianak dan setiap kabupaten ada sekolah gratis. Tolong ya dinformasikan. (05617532731)

Tiang Lampu Jalan Pertama-tama saya ingin berterima kasih kepada Pontianak Post yang telah menyediakan sarana untuk menyampaikan keluhan masyarakat terhadap ketidaknyamanan publik. Begini, beberapa hari lalu kira-kira waktu menunjukkan pukul 23.00 wib, saya melewati Jalan Tanjungpura, saya sangat heran melihat beberapa orang menaikkan tiang-tiang lampu jalan yang baru sepanjang jalan Tanjungpura ini diganti menjadi yang lebih tinggi. Bila kita pikir kembali, seharusnya itu tidak perlu dilakukan karena tiang-tiang lampu jalan yang lama saya lihat masih bagus, walaupun ada beberapa yang tidak nyala. Tetapi tidak harus diganti yang baru, karena ini akan sangat membuangbuang dana pemkot, mengingat tiang-

tiang lampu itu masih bagus. Walaupun ada beberapa yang tidak nyala kan bisa diperbaiki lampunya, bukanya diganti tiangnya langsung. Saya juga kurang tahu apa alasan Pemkot untuk mengganti tiang-tiang listrik sepanjang jalan Tanjungpura. Tetapi kalau dilihat dari kacamata masyarakat itu sangat merugikan dan membuang dana pemkot. Kalau bisa dana Pemkot untuk membeli tiang-tiang lampu yang baru digunakan untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak yang digali oleh PDAM, karena ini sangat meresahkan masyarakat dan membahayakan para pengguna jalan. Jon <peduliponti@yahoo.com>

nan dalam perspektif politik, karena seperti yang kita lihat sebelumnya, setiap kali pergantian Kepemimpinan (Penguasa) maka peraturan dan kebijakan yang diterapkan harus berganti pula, tanpa ada kontinuitas untuk saling melanjutkan pembangunanpembangunan sebelumnya. Pemimpin yang berkuasa indikasinya berjalan sendiri-sendiri dalam menerapkan kebijakan dan pembangunan, tidak ada kesinambungan sehingga dampaknya menjadi fatal dalam menuai keberhasilan. Pada dasarnya pembangunan bertujuan menyejahterakan rakyat, jadi parameter keberhasilan suatu

pembangunan itu adalah peningkatan kesejahteraan rakyat, dari yang kurang baik menjadi baik, dari yang tadinya hidup kekurangan menjadi berkecukupan. Jadi bukan peningkatan pembangunan fisik semata. Untuk apa sarana dan prasarana lengkap kalau rakyatnya masih banyak yang miskin, pengangguran kian meningkat dimana-mana dan minimnya lapangan pekerjaan. Yang menjadi pertanyaan kita semua bagaimana Pemerintah dapat menyejahterakan rakyat? Pembangunan yang berhasil adalah jika pembangunan itu dimulai dari arus bawah, hal ini tentunya melibatkan rakyat dalam proses pembangu-

Rabu 24 Juni 2009 Rabu 3 Mei 2008

Ledeng Air Asin Saya yang tinggal di Perum Kartika Indah di Jalan Karet – Jeruju merasakan ketidaknyamanan atas air dari PDAM yang terasa asin seperti air laut. Mohon diperhatikan dari pihak PDAM atas pelayanan terhadap konsumen. (081227892552)

Komisi DBD Demam Berdarah telah banyak meminta korban setiap tahun dan menghantui hidup kita setiap saat, apakah sebaiknya dibentuk Komisi DBD? (085245671952)

Rusaknya Jalan Sungai Kunyit

Sumbang Saran Pembangunan Ketapang Berbicara mengenai pembangunan, sedikit saya mengulas perkembangan Kabupaten Ketapang, yang mana seperti kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Ketapang merupakan salah satu Kabupaten yang terluas dari 14 kabupaten di Kalimantan Barat. Akan tetapi luasnya Kabupaten Ketapang tidak diiringi dengan luasnya infrastruktur seperti yang telah diwacanakan sebelumnya, sehingga pembangunan yang diharapkan tidak sepenuhnya terealisasi.    Untuk mengetahui perspektif pembangunan seperti apa yang sedang diterapkan di Kabupaten Ketapang, maka jawabannya adalah pembangu-

Pontianak PontianakPost Post

nan. Karena yang terjadi adalah kepentingan dan kesejahteraan rakyat akan diperhatikan. Proses pelaksanaan pembangunan tidak cukup dengan waktu yang singkat, dan harus berkesinambungan (kontinuitas) untuk dapat berhasil, yaitu dengan pola pengembangan perspektif manajemen. Dalam arti melanjutkan pembangunan yang telah ada. Ini penting, guna mewujudkan Kabupaten Ketapang menjadi kabupaten yang maju dan sejahtera serta bisa mencapai hasil pembangunan secara radikal. Burhanadi Asrama Putra Kayong 1

Saya sebagai warga Sungai Kunyit sangat prihatin sekali dengan jalan yang sangat rusak, belum lagi lubang-lubang yang terdapat di jalan tersebut. Ini terjadi akibat truk-truk yang keluar masuk membawa batu, tanah kuning dan pasir, hampir setiap hari truk tersebut melewati jalan ini. Dan seharusnya orang membawa truk tersebut bertanggung jawab atas kerusakan jalan itu, dan menutupi lubang yang terdapat di jalan. Karena kalau dibiarkan terus menerus bisa berakibat fatal. Apalagi banyak sekali orang-orang yang menggunakan jalan ini untuk berdagang ke pasar membawa sayur dan lain-lain. Kalau saya pribadi, seharusnya warga Sungai Kunyit ini harus lebih tegas dalam menanggapi kerusakan jalan tersebut dan memberitahukan kepada kepala desa untuk lebih tegas kepada orang yang membawa truk-truk itu, karena sangat merugikan orang-orang setempat untuk menggunakan jalan ini. Mengingat itu hanya satu-satunya jalan yang digunakan untuk keluar ke pasar. Apalagi banyak sekali anak-anak sekolah yang harus melewati jalan tersebut. Hal ini sangat memprihatinkan sekali. Saya sangat berharap kepada pemerintah, agar bisa membantu dan memperhatikan jalan Sungai Kunyit tersebut, untuk lebih diperbaiki dari sebelumnya. Agar orang-orang atau masyarakatnya tidak kesulitan dan tidak menghambat perjalanan, karena jalan ini digunakan banyak orang. Mudahmudahan masalah ini dapat teratasi. Nurhayati Mahasiswa asal Sungai Kunyit.


OPINI

Pontianak Post Rabu Rabu324 Juni 2009 Pontianak Post Juni 2008

19

Euforia Kelulusan, Apakah Perlu?

Editorial

Cermin Berdarah dari Iran KALAU demokrasi itu ibarat memegang burung, demokrasi di Iran kini terancam terbang menghilang. Akibat genggaman kedamaian mengendur karena anarki, kini demokrasi di sana makin samar. Apalagi darah telah tertumpah. Pihak yang kalah merasa boleh memperjuangkan tanpa batas apa yang mereka sebut kecurangan dalam pemilihan presiden itu. Di sisi lain, incumbent merasa kemenangan mereka tak bisa diusik.Bila darah telah muncrat, kesumat makin menghebat, nyawa-nyawa melesat, inilah sebenarnya titik introspeksi. Apakah keyakinan akan kebenaran pihak sendiri boleh diperjuangkan sehebat-hebatnya, tanpa peduli akan ongkos yang ditanggung bangsa dan rakyat. Iran yang semula stabil, meski sering membuat deg-degan Barat, kini benar-benar tersandera spiral dendam.Kalau boleh disederhanakan, konflik di Iran berakar dari kepercayaan diri yang berlebihan. Incumbent Mahmoud Ahmadinejad merasa yakin menang dan hasil resmi menunjukkan dia menang 62 persen lebih. Sementara kubu lawannya, Mir Hussein Mousavi, yang memperoleh 34 persen, merasa dicurangi karena sebelumnya sangat yakin akan menang. Angka yang jaraknya hampir separo itu tak ada artinya ka­rena oposisi meyakini angka tersebut hasil kecurangan. Mereka pun tak menggubris ketika suara yang dipermasalahkan akan dihitung ulang. Memanasnya suasana kemudian “menanak” klaim itu menjadi “kebenaran jalanan” yang harus diperjuangkan dengan cara jalanan pula. Pemerintah pun mereaksi dengan cara yang tak kalah jalanannya, yakni mengerahkan aparatus kekerasan untuk menghadapi massa marah. Di sinilah demokrasi memasuki jalan buntu dan anak-anak bangsa berbaku hantam di jalan buntu itu. Demokrasi menjadi kehilangan roh utamanya, yakni mendengar suara rakyat untuk sirkulasi kekuasaan yang damai. Yang makin repot, ketika rakyat Iran tengah bertengkar, Barat terus meningkahi dengan “keributan” lewat opini yang makin memanaskan suasana. “Solusi” pemilu ulang yang disorongkan Barat (Jati Diri, 17/6) jelas menjerumuskan. Sampai berapa kali pemilu harus diulang kalau hasilnya selalu diprotes? Posisi Barat yang menginginkan Ahmadinejad tersingkir dari kekuasaan makin mengeraskan hati pendukung sang incumbent. Mereka dengan mudah menuduh para oposan yang meradang itu disponsori Barat. Sementara kelompok oposan bisa makin marah atas tuduhan tersebut.Kita boleh memegang dada, meraba nurani kita. Sembari berharap kericuhan di Iran segera berlalu, kita harus menjaga agar suasana kalem saat rangkaian pilpres sekarang tetap terjaga. Ternyata rakyat kita jauh lebih matang dalam berdemokrasi. Kalaupun mereka kini cuek, itu jauh lebih baik. Toh kaum cuek (nanti mungkin akan abstain alias “golput” saat contrengan) tak mempersoalkan legitimasi siapa yang terpilih.Mari kita jaga agar kebenaran sehebat apa pun, menurut egoisme kita, jangan sampai diperturutkan tanpa batas. Kita bersyukur melihat tema-tema kampanye ketiga pasang capres-cawapres kita makin membumi. Mereka berlomba menyodorkan solusi untuk soal sehari-hari dan masa depan. Ini jelas lebih bermutu daripada bertengkar soal ideologi. Ideologi kerap jadi “kembar siam” dari sikap merasa benar tanpa limit. Mari menyongsong pilpres dengan akal sehat dan senyum gembira. Okelah, lebih baik pemilu kita anggap pesta dan semua senang karenanya. (*)

gagasan

TKI Kita Disiksa Lagi Tidak henti-hentinya Indonesia dirundung duka. Satu lagi kekerasan terhadap TKW Indonesia terjadi. Sumiasri, TKW asal Blitar, menjadi korban penyiksaan keponakan majikannya di Malaysia.Sekian banyak berita yang tertangkap media mengenai berbagai penyiksaan bahkan pembunuhan terhadap TKW Indonesia menandakan rendahnya angka perlindungan kepada warga negara Indonesia yang mengadu nasib di negeri orang lain. Walaupun, UU tentang hak dan perlindungan tenaga kerja sebenarnya sudah ditetapkan. Jika Indonesia mau menengok ke belakang, sudah berapa banyak devisa yang masuk ke kas negara karena warganya bekerja di negara lain. Diharapkan, pemerintah lebih peduli dan berupaya maksimal dalam melindungi hak warga negara yang bekerja di luar negeri.

Pojok

Ratna Wulandari.

Angin Robohkan Tower BSI * Itu baru angin… Banyak Terumbu Karang Rusak * Yang lainnya juga banyak…

Pawang

Pontianak Post

Hasil ujian nasional (UN) tahun 2009, baru saja diumumkan. Dengan angka standar kelulusan yang meningkat dari tahun sebelumnya, suka cita dan rasa lega tentu dirasakan oleh para siswa yang mendapatkan hasil pengumuman seperti yang diharapkan. Begitu juga para orang tua, dan guru. Seperti tahun-tahun sebelumnya, euforia kelulusan dirayakan para siswa dengan berbagi aksi. Mulai dari mencorat-coret seragam dengan cat semprot dan spidol, hingga konvoi kendaraan secara ugal-ugalan di jalanan. Malah tidak jarang aksi kegembiraan ini, berakhir dengan tawuran antar sekolah maupun kecelakaan lalu lintas. Himbauan dan larangan dari pihak sekolah kepada para siswa untuk tidak melakukan konvoi dan mencoret baju seragam sekolahnya, tidak diindahkan. Ekspresi luapan kegembiraan seperti itu tetap saja ada. Budaya ini seperti sudah mengakar di kalangan pelajar. Kegembiraan dan rasa syukur tentu sesuatu yang lumrah. Apalagi jika sebelumnya, energi dan mental telah terkuras untuk belajar menghadapi ujian nasional. Sederet latihan soal, try out, dan jadwal bimbingan belajar yang harus dihadapi selama ini. Maka wajar jika pada akhirnya target yang diharapkan berhasil tercapai, luapan kegembiraan itu tidak tertahankan. Tapi apakah kegembiraan dan rasa suka cita itu harus diekspresikan dengan

mencoret-coret baju seragam? Apakah kegembiraan itu harus ditunjukkan dengan konvoi berkeliling kota? Atau dengan pesta-pesta dan euforia yang berlebihan? Yang menjadi masalah kini adalah ketika ekspresi suka cita dan kegembiraan itu ditunjukkan dengan cara yang salah. Kegembiraan itupun kemudian menjadi kontra produktif karena minim manfaat dan malah menyebabkan kerugian bagi masyarakat luas. Apalagi kemudian kegembiraan itu kemudian membuat para pelajar merugikan dirinya sendiri. Contoh terbaru adalah berita tewasnya seorang perwira polisi di Blitar saat sedang berusaha melerai tawuran antara dua kelompok pelajar yang pada awalnya sedang merayakan hasil kelulusan. Tiga orang pelajar menjadi pesakitan di kantor polisi karena tertangkap tangan membawa senjata tajam. Sisanya harus dipanggil orang tuanya. Di Bekasi timur, dua orang pelajar tewas tertabrak kereta, saat berusaha melarikan diri ketika terjadi tawuran yang berawal dari aksi konvoi merayakan kelulusan. Aksi pawai dan konvoi yang dilakukan para pelajar yang baru lulus seringkali ugal-ugalan dan tidak memperhatikan aturan lalu lintas, sehingga tidak jarang malah mengganggu para pemakai jalan yang lain. Bahkan yang

Oleh: Iman Santosa lebih fatal, seringkali aksi pawai tersebut justru berakhir dengan kecelakaan lalu lintas yang kadang malah berakhir dengan kematian. Seorang wanita hamil di Jember, harus dilarikan ke rumah sakit karena ditabrak dengan sepeda motor oleh salah seorang pelajar yang sedang melakukan

konvoi merayakan kelulusan. Bahkan di daerah Pagar Alam, Sumatra Selatan, seorang siswi yang juga sedang konvoi merayakan kelulusan mengalami kecelakaan. Ia kemudian meninggal walau sempat diberikan pertolongan di rumah sakit terdekat. Selain itu corat-coret seragam pun sampai sekarang masih se­ring ditemukan. Saling menyemprotkan cat warna dan saling membubuhkan tanda tangan di baju seragam untuk kenang-kenangan masih menjadi sebuah bentuk

ekspresi yang dianggap wajib dilakukan oleh para pelajar. Usaha pihak sekolah untuk meminimalisir dan mengurangi aksi-aksi tersebut harus diapresiasi. Mulai dari melarang para pelajar untuk mengenakan seragam sekolah atau melarang siswa untuk datang ke sekolah saat pengumuman kelulusan, hingga mengumumkan hasil kelulusan dengan melalui pos dan internet. Namun sepertinya usaha ini masih belum cukup. Masih diperlukan dukungan dan ketegasan banyak pihak untuk mencegah terjadinya perayaan kelulusan yang kontraproduktif. Selain itu juga dibutuhkan kesadaran dari diri para pelajar itu sendiri. Sebagus dan sekeras apapun usaha sekolah, dinas pendidikan, maupun aparat terkait, untuk mencegah semua itu, semuanya terkembali kepada diri para pelajar itu sendiri. Mereka harus sadar bahwa yang baru saja dilewati, hanyalah satu tahapan pendidikan. Masih ada hal lain yang harus dipersiapkan. Masih ada ujian masuk perguruan tinggi yang harus dihadapi. Ataupun adaptasi terhadap dunia kerja. Oleh karena itu, dalam kondisi seperti sekarang ini, dimana masyarakat banyak yang masih membutuhkan kepedulian, euforia kelulusan seharusnya bisa sedikit lebih dikendalikan. Bukankah pakaian seragam yang biasanya dicorat-coret ketika kelulusan akan lebih bernilai dan berarti jika diberikan kepada orang lain yang lebih membutuhkan.

Begitu juga dengan aksi pawai yang ugal-ugalan, seharusnya bisa diganti dengan bentuk ekspresi syukur yang lebih produktif. Seperti melakukan kunjungan sosial dan anjangsana. Jangan lupakan pula, bahwa ditengah suka cita kelulusan itu, ada ribuan siswa lainnya yang bersedih karena hasil ujian nasionalnya ternyata tidak memenuhi ketentuan standar kelulusan nasional. Sudah sepatutnya kita berusaha untuk bersimpati dan berempati, bukannya malah berhura- hura. Dan pada akhirnya pendidikan seharusnyalah melahirkan manusia-manusia yang memiliki kepedulian dan rasa empati. Seorang pelajar haruslah mampu menjauhi segala tindakan-tindakan yang kontraproduktif dan merugikan diri sendiri atau orang lain. Menjadi sosok yang kreatif, kompetitif dan santun, bukannya malah menciptakan manusiamanusia yang individualis, dan menyukai hedonisme (hanya ingin bersenang-senang saja). Oleh karena itu, ekspresi ke­ gem­biraan ketika menerima ke­ lulusan, haruslah mencerminkan hasil dari pendidikan selama ini. Jangan sampai pendidikan yang selama ini dijalani hanya menjadi formalitas untuk mendapat selembar surat bernama ijazah, tanpa melahirkan sosok manusia seperti yang dicita-cita oleh pendidikan itu sendiri. ** *) Penulis, Pengurus Lingkar Siswa Khatulistiwa (LSK).

Neoliberalisme atau Ekonomi Kerakyatan: Perdebatan Ekonomi & Politik Isu seputar neoliberalisme tiba-tiba mencuat ke permukaan publik dan menghiasi berbagai headline media massa di tanah air ketika Capres Soesilo Bambang Yudoyono (SBY) mengumumkan pasangan Cawapresnya Prof. Dr. Boediono pada Pilpres 2009. Kehadiran Boediono, seorang ekonom yang low profile, bersih, ulet, serta berpengalaman tersebut “dianggap” bukan merupakan pilihan tepat bagi SBY untuk memperbaiki ke­ sejahteraan rakyat dalam 5 tahun ke depan, karena ia dituding sebagai agen IMF (dana monoter Internasional). Neoliberalisme dan Ekonomi Kerakyatan Neoliberalisme melihat bahwa negara tidak punya alasan apapun juga untuk mencampuri dan mengawasi ‘pasar’, karena justru pasarlah yang merupakan prinsip yang mendasari negara dan masyarakat. Pasar juga yang menjadi tolok ukur semua keberhasilan dan kegagalan atas kebijakan negara. Karena itu, bila kebijakan sosial yang dikeluarkan pemerintah mengganggu kinerja pasar, maka kebijakan itu harus dikurangi, atau paling tidak diubah sesuai dengan mekanisme kerja pasar bebas. Krisis ekonomi dan keuangan global yang dialami Amerika Serikat yang berdampak pada bangkrutnya perusahaan multinasional maupun nasional dan berefek pada pengurangan tenaga kerja di berbagai negara, adalah satu satu bentuk dari konsekuensi globalisasi. Krisis ini jika tidak segera ditangani secara serius akan menimbulkan

efek domino bagi negara-negara yang fondasi ekonomi, sosial, dan politiknya lemah. Bersyukur Indonesia di bawah kepemimpinan SBY berhasil menangkal krisis keuangan tersebut hingga tidak memporak-porandakan struktur ekonomi nasional, se­ perti yang terjadi pada awal tahun 1997 hingga 1998 yang menyebabkan runtuhnya rezim Orde Baru. Sebagai bangsa yang berfalsafah Pancasila dan menjunjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat, Indonesia bukanlah penganut faham neoliberalisme murni sebagaimana yang dipolitisir oleh banyak pihak dengan kehadiran Cawappres Boediono. Faham neolibe­ ralisme sesungguhnya tidak dapat diorganisir dan diaplikasikan oleh individu semata, tetapi harus ditopang oleh kekuatan politik negara dan ekonomi nasional secara sistematis. Di Amerika Serikat, prinsip-prinsip ekonomi neoliberal disokong oleh Partai Republik di masa pemerintahan Ronald Reagen, sedangkan di Inggris diso­ kong oleh Partai Konservatif di masa pemerintahan Margaret Theacher. Kedua negara ini telah menjalankan ekonomi neoliberal puluhan tahun bahkan dilandasi oleh ideologi negara. Karena itu sangat tidak beralasan jika seorang Boediono dapat mengubah bangsa ini menjadi negara neoliberalis dalam kurun waktu 5 tahun. Bukankah suatu negara dikelola oleh tiga pilar kekuasaan yaitu legislatif, eksekutif, dan yudikatif? Negara diselenggarakan berdasarkan

Oleh: Rahmad S Sos M Si konstitusi, dan barang siapa yang melanggarnya termasuk Presiden dan Wakil Presiden akan ditindak sesuai dengan prinsip supremacy of law? Dalam UUD 1945, telah disahkan pasal-pasal yang me­ ngatur tentang perekonomian nasional dan kesejahteraan sosial, yaitu pada Bab XIV pasal 33 dan 34. Dalam pasal-pasal tersebut secara tegas dinyatakan bahwa asas perekonomian nasional adalah kekeluargaan. Negara menguasai cabangcabang produksi dan kekayaan bumi, air dan kekayaan alam dan dipergunakan untuk sebesarbesarnya kemakmuran rakyat. Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara. Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan. Negara bertanggung-jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak. Berdasarkan pasal-pasal tersebut, jelas Indonesia adalah penganut faham sosialisme atau ajaran Keynesianis, yang mempersilahkan negara campur tangan dalam melindungi kepentingan dan kesejahteraan rakyat. Argumen tersebut diperkuat dengan hadirnya Kementrian Koperasi dan UKM, dan Pertanian serta Kelautan, yang setiap tahunnya menawarkan program dan anggaran untuk

pemberdayaan usaha ekonomi mikro, kecil, dan menengah serta sektor pertanian dan nelayan. Akan tetapi, dalam rangka memberikan ruang bagi bergeraknya usaha ekonomi nasional, Indonesia juga menerapkan prinsip demokrasi ekonomi, yang merupakan buah dari sistem ekonomi liberal, yang diagregasikan dengan sistem ekonomi sosialis. Akhirnya, kita dapat menyim­ pulkan, bahwa Indonesia bukanlah negara yang menganut ajaran sosialis sejati, tetapi tidak anti neoliberal atau bukan pelaku ekonomi liberal murni. Negara tidak tidur lelap dan melepas begitu saja meka­ nisme kerja pasar bebas yang dapat merusak dan mematikan ekonomi kerakyatan, yang dihuni pelaku UMKM. Ekonomi kerakyatan tetap menjadi prioritas utama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui strategi pemberdayaan. Negara tetap memberi ruang bagi be­ kerjanya mekanisme pasar yang dimotori sektor swasta, namun tetap menjaga keseimbangan antara kemajuan atau pertumbuhan dan pemerataan atau kesatuan ekonomi nasional. Sebagai negara yang menganut ideologi terbuka ‘Pancasila’ dan hubungan internasional ‘bebas aktif’, Indonesia tidak bisa melepaskan diri dari ikatan hubungan internasional yang sudah terhipnotis oleh mantra globalisasi dan sistem ekonomi kapitalis. Namun, Indonesia ternyata tidak hanyut (latah) oleh indahnya syair yang dilantunkan oleh kaum neoliberal, kapitalis, dan globalisasi. Hal

yang perlu digarisbawahi adalah bahwa sebagai bangsa yang beradab dan berdaulat, kita tidak perlu melihat globalisasi dan neoliberal sebagai momok yang menakutkan dan karenanya harus dimusuhi dan dihindari jauh-jauh dengan cara mengisolasi diri dari dunia internasional, namun yang terpenting adalah bagaimana kita bisa merangkai suatu sistem atau mekanisme yang memaksimalisasi peran negara bangsa dalam rangka mengambil keuntungan sebesarbesarnya dari proses tersebut tanpa “membunuh” pelaku yang lain dalam transaksi ekonomi global yaitu neoliberal. Hal tersebut dapat kita lakukan dengan menata sistem ekonomi, politik, sosial, dan budaya nasional, bahkan ideologi bangsa yang dibungkus sedemikian rupa melalui penyortian dari berbagai faham untuk diselaraskan dengan karakter alamiah budaya bangsa Indonesia. Pancasila dan UUD 1945 harus kita yakini, sebagai pilihan dan landasan yang tepat bagi bangsa Indonesia untuk membangun dirinya menjadi bangsa yang maju, sejahtera, dan berdaulat, sebab Pancasila sangat mengedepankan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, keberadaban, persatuan, demokrasi kerakyatan, dan keadilan sosial, sementara UUD 1945 adalah kerangka yang membentengi seluruh bentuk aksi penjajahan di atas dunia, yang tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan. * *) Penulis, Dosen Ilmu Politik-STKIP-PGRI Pontianak.

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi @pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Wakil Pemimpin Redaksi : Nies Alantas. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman Sidang Redaksi: Abu Sofian, Muslim Minhard, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Donatus Budiono, Basilius. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Efrizan, Aseanti Pahlevy, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, Pringgo, Jawa Pos Group Pracetak/Artistik: Karnadi (Koordinator), Grafis: A.Riyanto, Ilustrator: Kessusanto, Sigit. Fotografer: Timbul Mudjadi, Bea­ring, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi, M Khusdarmadi, Hari Kurniathama (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Mursalin (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Andi Chandra, Andre Januardi (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Mustaan, Budiman. Pema­saran/Sirkulasi: -. Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Kombis: Nurtiman. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie, Bank: BPD Kalbar, BEII, Bapin­do. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 20.000,- spot colour Rp 25.000,- full colour Rp 30.000,- Iklan baris Rp 8.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT


20

Pontianak Post

l

Rabu 24 Juni 2009

TOTAL sport

Rival Paling Berat Menuju Grand Prix Belanda di Sirkuit Assen (1)

Duel pasangan Fiat Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, kini jadi topik utama MotoGP 2009. Rossi telah menunjukkan menang pengalaman, tapi Lorenzo tetap berpeluang unggul di akhir tahun.

David Lee (kanan)

David Lee Tiba

afp

SURABAYA – David Lee, bintang klub New York Knicks, dijadwalkan tiba, Rabu (24/6) bersama dengan Miami Heat Dancers sebagai tamu di NBA Madness di Surabaya. David Lee merupakan bintang NBA kedua yang melangkahkan kakinya di Surabaya. Agustus tahun lalu, Danny Granger, bintang Indiana Pacers, menjadi bintang di even resmi pertama liga tersebut di Indonesia. Waktu itu, Granger tampil NBA Basketball Clinic di DBL Arena, melatih pemain-pemain SMA DetEksi Basketball League (DBL). Meski bukan yang pertama, Lee bakal tinggal di Surabaya lebih lama dari Granger. Total, pemain 25 tahun itu akan menginap lima malam. Setiap hari, pemain bertinggi badan 206 cm itu bukan sekadar menyapa dan menunjukkan skill-nya di lapangan NBA Madness. Dia juga menjalani sejumlah acara meet and greet yang diselenggarakan para sponsor. “Sudah tidak sabar rasanya menunggu kedatangan David Lee. Saya yakin, warga Surabaya dan pengunjung NBA Madness dari seluruh Indonesia akan menyambutnya dengan penuh antusias. Semoga semua pihak saling memberi kesan yang mendalam, seperti ketika kehadiran Danny Granger tahun lalu,” kata Azrul Ananda, wakil direktur Jawa Pos dan pimpinan DBL Indonesia, penyelenggara even ini. Beberapa penggemar di Surabaya juga sudah tak sabar menunggu raja double-double NBA (terbanyak meraup lebih dari sepuluh poin dan rebound dalam satu pertandingan) tersebut. Mereka ingin melihat langsung dan menimba ilmu dari pemain bernomor jersey 42 itu. “Saya pernah melihat aksi slam dunk-nya di internet. Di Madness ini, saya ingin melihat aksinya langsung,” kata Willy Christ Richard, mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur sekaligus finalis Jawa Pos Slam Dunk Contest di NBA Madness. Bila Lee merupakan pemain NBA kedua di Surabaya, maka Miami Heat Dancers merupakan dance team NBA pertama yang tampil di even resmi liga paling bergengsi tersebut di Indonesia. (nar)

Valentino Rossi, 106 poin. Jorge Lorenzo, 106 poin. Casey Stoner, 106 poin. Musim MotoGP 2009 ini telah berlangsung lebih seru dari perkiraan semua orang. Setelah tujuh lomba, tiga pembalap berada di puncak klasemen dengan jumlah poin setara. Dari persaingan ini, duel Rossi versus Lorenzo merupakan topik paling menarik. Maklum, keduanya sama-sama bernaung di bawah Fiat Yamaha. Beda garasi dan beda barisan tim teknis, tapi tetap membalap memakai bendera yang sama. Andai keduanya saling mencuri poin dan akhirnya gelar dicuri Stoner (Ducati), persaingan internal ini tetap paling asyik untuk dibicarakan. Bahkan kubu Rossi dan Lorenzo ikut bersemangat membicarakannya. Jerry Burgess, kepala mekanik tim Rossi yang legendaris, menyebut tahun ini adalah salah satu tahun paling menantang bagi pembalapnya. Bahkan, Burgess bilang

Lorenzo punya kemampuan untuk menjadi lawan paling berat yang pernah dihadapi oleh Rossi. Lebih hebat dari Max Biaggi. Lebih dahsyat dari Sete Gibernau. Lebih mengancam dari Stoner. “Kita tak bisa menempatkan Sete dan Max di tingkatan yang sama. Kita bisa menempatkan Casey dan Ducati di tingkatan setara, tapi Lorenzo adalah rival lebih besar karena mengendarai motor yang sama, memakai ban yang sama,” tutur Burgess. Karena motor Rossi dan Lorenzo sama, lanjut Burgess, maka siapa yang unggul di akhir tahun adalah pembalap yang lebih baik. Di lomba terakhir di Barcelona, Spanyol (14/6), Rossi mengalahkan Lorenzo di tikungan terakhir, putaran terakhir. Kata Burgess, ini bukan berarti Rossi telah menang secara psikologis. Sebab, Lorenzo termasuk orang yang sangat cepat belajar. Bukan tidak mungkin, Lorenzo membalasnya sebelum musim ini berakhir. Kubu Yamaha sendiri kini sudah menyalakan lampu kuning di kantor manajemen. Mereka harus menyiapkan segala antisipasi, memastikan persaingan Rossi versus Lorenzo ini berlangsung sehat. Lin Jarvis, bos Yamaha, merasa

Valentino Rossi (kiri) dan Jorge Lorenzo

yakin kedua pembalapnya bakal bisa mengontrol diri. “Jorge sangatlah muda, tapi sangat dewasa. Rossi adalah wajah seri balap ini dan punya begitu banyak pengalaman. Keduanya profesional, sangat fokus mengejar menang. Mereka tidak fokus pada satu sama lain. Mereka fokus pada diri sendiri,” tuturnya. Daniele Romagnoli, manajer tim Lorenzo, bahkan menyebut persaingan ini positif untukYamaha.

“Kalau Jorge lebih cepat dari Valentino, maka Valentino akan bereaksi dan ingin lebih cepat. Kalau Valentino lebih cepat, maka kami (tim Lorenzo, Red) harus memahami bagaimana bisa lebih cepat lagi. Ini akan mendorong Yamaha ke level yang lebih tinggi. Persaingan ini sangat positif,” paparnya. Romagnoli menegaskan, siapa yang unggul bakal sangat ditentukan oleh kemampuan sang pembalap. Bukan motor atau ban.

“Mereka (Lorenzo dan Rossi, Red) bekerja di dua tim yang berbeda. Mereka punya ide dan setelan yang berbeda. Jadi, pada akhirnya, yang paling penting adalah kemampuan pembalap,” ujarnya. Bagi penggemar MotoGP, duel ini bisa disaksikan lagi di Sirkuit Assen, Belanda, akhir pekan ini. Beda dengan lomba-lomba lain, Grand Prix Belanda ini diselenggarakan hari Sabtu, 27 Juni nanti. (azrul ananda/bersambung)

Tiket Tinju Daud Jordan Diburu PONTIANAK-Masyarakat Kalbar sangat antusias untuk menyaksikan Gelar Tinju Dunia yang dihelat Mahkota Promotion, Sabtu (27/6) di GOR Pangsuma Pontianak. Hal itu terbukti dengan tiket yang terjual, baik di Sekretariat Panitia Jalan A Yani No 42B-42C LATIHAN Daud Jordan saat melakukan latihan yang intensif menghadapi kejuaraan tinju dunia yang dihelat Sabtu (27/6) nanti. B’RING/PONTIANAK POST

maupun di outlet-outlet yang disiapkan panitia seperti di Grand Mahkota Hotel, Bandara Supadio dan Graha Pena Pontianak Post. Selain outlet-outlet yang disiapkan tersebut, panitia juga menjual tiket secara door to door yang dilakukan SPG Gelar Tinju Dunia. Sejak penjualan tiket dibuka, warga langsung memburunya. Antusias warga terlihat dengan banyaknya warga yang datang ke Sekretariat

Panitia Gelar Tinju Dunia. “Kami juga melayani masyarakat yang memesan tiket via telpon, tiket akan kami antar langsung ke alamat pemesan,” kata Koordinator Ticketing Gelar Tinju Dunia, Budi Dharmawan. Layanan tersebut khusus bagi masyarakat yang tidak sempat datang ke Sekretariat Panitia maupun di ouletoulet yang disediakan. Disampaikan Budi, masyarakat yang datang ke sekretariat tak hanya sekedar membeli tiket, warga juga menanyakan informasi tentang petinju yang akan bertanding. Terutama tentang petinju andalah Kalbar, Daud Cino Yordan dan YohanesYordan serta lawannya Robert Allanic dan Rocky Sismundo dari Filiphina. “Informasi yang kami sampaikan kepada calon penonton, juga merupakan salah satu pelayanan yang kami berikan karena penonton berhak tahu,” ungkapnya. Sementara itu, hingga H-4 kemarin, sekitar 50 persen tiket tribun seharga

Rp 200.000, -telah terjual. Sedangkan untuk tiket VIP seharga Rp 1.000.000,- sudah terjual sekitar 75 persen. Diperkirakan tiket akan habis pada H-2, karena panitia hanya menyiapkan 2000 tiket untuk tribun dan 300 tiket untuk VIP. “Khusus VIP, tiketnya memang tidak banyak karena tempatnya terbatas,” ujarnya. Karena keterbatasan tiket, Budi menghimbau kepada masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung pertandingan Gelar Tinju Dunia, agar segera datang ke Sekretariat Panitia atau di outlet-outlet terdekat yang disiapkan panitia. Masyarakat juga dapat menanyakan informasi harga tiket ke bagian Ticketing Gelar Tinju Dunia atas nama Budi Dharmawan (081345345197), Kiswan (08134575557), Andi (08125764034), Sufi (081352329464), Youlce (081256181377), Leni (08125794914). Acara ini berkat kerjasama Mahkota Promotion dan Harian Pontianak Post (bdi)


Metropolis Pontianak Post

Rabu 24 Juni 2009

21

lalulintas

Angin Robohkan Tower BSI

Tindak Siswa Konvoi POLISI akan mengamankan beberapa ruas jalan protokol dan titik rawan kecelakaan mengantisipasi konvoi kendaraan usai pengumuman kelulusan SMP di Kota Pontianak, pagi ini. Hal serupa juga dilaksanakan saat pengumuman kelulusan SMA pekan lalu, tapi mereka yang terjaring hanya diperingati dengan pendekatan persuasif. Berbeda denYulianto gan sebelumnya, polisi memastikan akan menindak tegas mereka yang konvio usai pengumuman kelulusan. Ke Halaman 27 kolom 1

pilpres

Larang Gunakan Atribut MENGHADAPI Pilpres 8 Juli mendatang, Majelis Adat Budaya Melayu Kalbar, melarang jajaran kepengurusannya di semua tingkat tidak mengenakan atribut MABM dalam aktivitas politik. “Karena lembaga ini bersifat netral,” tegas Ketua Umum MABM Kalbar, Abang Imien Thaha. Namun, MABM memberi kebebasan kepada semua Abang Imien Thaha

Ke Halaman 27 kolom 5

Dompet Simpatik

Menderita Tumor Leher Muhammad (37), pasien dompet simpatik Pontianak Post saat ini sedang berjuang melawan ganasnya penyakit tumor leher di RS DR. Soetomo, Surabaya. Bantuan dana sangat dia perlukan untuk menyembuhkan penyakitnya lewat kemotherapy. Untuk itu, partisipasi Anda dalam program in sangat kami harapkan. Bantuan dana dapat disampaikan ke ruang redaksi (Lantai Muhammad 5) Gedung Graha Pena Pontianak setiap hari Senin-Sabtu, pukul 08.00 – 16.00. (*)

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

ROBOH : Angin yang bertiup kencang, kemarin, membuat tower di gedung kampus Bina Sarana Informatika di Jalan Abdurahman Saleh yang tumbang. Kejadian ini menimbulkan kerusakan fisik bangunan gedung dan menimpa sejumlah kendaraan yang parkir.

PONTIANAK – Tiang pemancar di Kampus Bina Sarana Informatika Jalan A Rahman Saleh, Pontianak, roboh akibat hujan deras disertai angin kencang, Selasa (23/6). Tidak ada korban jiwa, robohnya tower itu menimpa tiga sepeda motor dan merusak sebagian gedung. Tower setinggi 100 meter itu roboh sekitar pukul 14.30. Beberapa kaca jendela pecah, kanopi rusak dan sebagian tembok gedung jebol. “Tower ini layak, sudah memenuhi persyaratan teknis. Kami juga mengantongi izin dari Dinas Tata Kota,” kata Komisaris KCTV sekaligus pemilik gedung BSI, Atang Suryana. Atang menganggap kejadian tersebut murni musibah karena faktor alam. Ditegaskannya, aktivitas perkuliahan akan berjalan normal. Hanya saja, siaran radio yang menggunakan tower itu tidak dapat mengudara sementara waktu. Mengenai tiga sepeda motor mahasiswa yang rusak, Atang berjanji akan menanggung semua kerugian. “Yang terganggu hanya Ke Halaman 27 kolom 1

Puskesmas Abaikan Instruksi Dinkes Siaga KLB Demam Berdarah hanya Wacana PONTIANAK – Sejumlah Puskesmas tidak mengindahkan instruksi Pemkot Pontianak yang meminta agar pusat layanan kesehatan itu buka hingga pukul lima sore. Permintaan itu terkait lonjakan pasien demam berdarah. Pantauan Pontianak Post, kemarin, dua Puskesmas yang sudah menutup pelayanan ada di Gang Sehat dan Purnama. Kedua puskesmas itu sudah tidak memberikan pelayanan sebelum pukul empat sore. Namun pelayanan dimulai sejak pukul tujuh pagi. Puskesmas Gang Sehat sudah memberikan pelayanan sejak pukul 07.00. Ada 18 petugas yang memberikan pelayanan hari itu. Mereka menggelar apel di halaman Puskesmas. Mobil ambulan juga terlihat stand by. Bukanya puskesmas itu, masyarakat juga mulai berdatangan guna lakukan pemerik-

BEARING/PONTIANAKPOST

TUTUP: Puskesmas PERUM II Jeruju tutup jam 15.00 meski ada imbauan dari dinas

saan kesehatan. Area parkir mulai dipenuhi sepeda motor, baik milik petugas maupun masyarakat. Tepat waktunya sebagian besar petugas

puskesmas yang ada. Terlihat beberapa petugas berseragam putih-putih lainnya, ada yang baru berdatangan ke tempat tugasnya itu. Padahal jam sudah menunjukkan pukul

07.30. Hal sama terlihat di Puskesmas Jalan Purnama. Tempat pelayanan kesehatan itu sudah mulai membuka puskesmas pukul 07.00. Namun di Puskesmas itu belum ada warga yang datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Pagi itu, terlihat petugas sudah mulai bersiap-siap untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Walaupun belum ada masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan, petugas telah siaga di tempatnya masing-masing. Kondisi ini berbeda pada sore harinya. Ketika Pontianak Post berkunjung lagi ke Puskesmas Gang Sehat pukul 16.00, pintunya sudah tertutup rapat. Tidak ada satupun petugas. Hanya ada anak-anak kecil yang bermain di halamannya. Kondisi ini juga terlihat di Puskesmas Purnama. Pontianak Post yang tiba sekitar pukul 16.30, menemukan pintu kantor sudah tertutup. Bahkan pintu pagar juga sudah tertutup. Tidak ada Ke Halaman 27 kolom 1

Sumbangan Muhammad Sumbangan hingga Senin (22/6) Rp 7.285.000 Sumbangan Selasa (23/6) 1. LH 2. Lie An Hian 3. Wendy & Frenky

Rp 300.000 Rp 200.000 Rp 100.000

4. Lo Cun Weng 5. Kartolo 6. Akok Jumlah

Rp 500.000 Rp 100.000 Rp 200.000 Rp 1.400.000

Bekelit

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

KERING: Permukaan sungai kapuas yang mulai tampak akibat dari musim kemarau. Selain kering, air sungai mulai terasa asin.

Pertaruhan Reputasi Sekolah

Hari Ini Pengumuman Ujian Nasional SMP

PONTIANAK - Pengumuman hasil ujian nasional sekolah menengah pertama dilakukan hari ini, Rabu (23/6) pukul 09.00. Beberapa kepala SMP mengaku gembira kendati ada siswanya gagal, karena persentase kelulusannya melonjak drastis. ”Alhamdulillah! Persentase kelulusannya naik. Tahun lalu hanya 20 persen, tahun ini menjadi 83,33 persen,” ujar Kepala SMP Tunas Karya M Ali Moyo di SMPN 1 Ponti-

anak kemarin. Ali mengaku dirinya bersama orangtua siswa dan para murid tak tenang menanti hasil kelulusan. Mereka khawatir banyak siswa tidak lulus, seperti tahun lalu. Rasa khawatirnya semakin besar ketika penyerahan amplop hasil ujian dari Dinas Pendidikan Kota Pontianak ke seluruh SMP. Ali pun merasa lega ketika mengetahui persentase kelulusan mereka meningkat lebih dari 60 persen. ”Senang rasanya. Sebab ini soal reputasi sekolah. Hasil kerja keras kami membuahkan hasil,” ungkap Ali. Sebelum pelaksanaan ujian nasional, Ke Halaman 27 kolom 1

Terumbu Karang Terancam Punah PONTIANAK - Ekosistem terumbu Pulau Bawal, dan Pulau Sawi di Kabukarang di Kalbar terancam punah. Kar- paten Ketapang. Kawasan ini mempunyai ena itu diperlukan kebijakan potensi sumber daya alam untuk merehabilitasi oleh pesisir dan lautan serta jasapemerintah. Salah satunya jasa lingkungan khususnya melalui program rehabilitasi terumbu karang, yang memiterumbu karang. liki prospek perekonomian Menurut Syarif Iwan Taryang mampu untuk menuna Alkadrie, pengurus Pusat dorong pertumbuhan dan Kajian Maritim Majelis Napengembangan serta kegsional KAHMI, terumbu iatan ekonomi serta sosial karang yang terancam itu lainnya di sekitar kawasan berada di kawasan perairan tersebut. Kalbar seperti di kawasan Berbagai spesies langka Tanjung Datok-Paloh, Ka- Sy Iwan Taruna Alkadrie yang dilindungi berdasarkan bupaten Sambas, kawasan Pulau Randayan dan sekitarnya di Ka- UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konbupaten Bengkayang, Kawasan Pulau- servasi Sumberdaya Alam Hayati dan pulau di Kepulauan Karimata Kabuaten Ekosistemnya, PP No. 7 Tahun Kayong Utara, serta Pulau Cempedak, Ke Halaman 27 kolom 1

Marsedes; Kepala SMA Gembala Baik yang Bebas dari Vonis Denda Rp5 Juta

Ilustrasi Kekes

Siapkan Akting yang Bikin Guru dan Anak Didik Menangis Suster Marsedes lega. Pada hari yang sama menerima dua kabar baik sekaligus. Ia batal membayar denda atas putusan pengadilan. Anak didiknya juga lulus semua ujian nasional. Bagaimana Marsedes mengabarkan dua berita baik itu kepada anak didik dan guru-guru di sekolah?

BUDI MIANK Pontianak MARSEDES Rincelina datang ke sekolah dengan guratan kesedihan. Kepala SMA Gembala Baik itu baru saja menghadiri rapat di Dinas Pendidikan Kota Pontianak. Di tangannya, dua am-

BUDI MIANK/PONTIANAKPOST

BEBAS: Kepala SMA GB Marsedes Rincelina divonis bebas oleh PT Kalbar.

plop beda warna tergenggam. Ia melangkah dengan keraguan. Wajah tertunduk. Rautnya sedih. Kerling matanya tajam. Menghujam tanah. Di sekolah, anak didik dan guru-guru sudah menunggu. Tak ada yang berani bertanya. Semua resah. Menanti kabar yang dibawa, baik atau buruk. Marsedes langsung masuk ruang tata usaha. Guruguru hanya diam. Mereka hanya berbisik-bisik. “Suster ada apa ya? Kayaknya kabar buruk.” Marsedes lalu masuk ke ruangannya. Tanpa kata. Hanya raut wajah yang sedih. Tidak ada satupun yang berani masuk. Lima belas menit berlalu. Empat guru masuk dengan ragu. Pintu ruangan kepala sekolah hanya dibuka seperempat. Mereka takut kalau suster marah besar karena berita buruk. Beberapa guru sudah mulai menangis. Pun begitu dengan anak didiknya yang telah menunggu sejak pagi. “Saya sengaja berakting. Padahal dalam hati, saya gembira bukan main. Ke Halaman 27 kolom 1


METROPOLITAN

22 Lensa

Rabu24 3 Juni 2009 2008 Rabu

Dana Basmi Tikus Capai Rp 12 Juta

Kondisi Pertanian Kubu Raya Terancam

Tak Lagi ke UPT Desa transmigrasi harus dipersiapkan se­ jak dini menjadi daerah mandiri, dengan para aparatnya bergerak sesuai dengan fungsi. Dengan kemandirian tersebut, unit-unit yang ada di pemukiman transmig­ rasi dapat berjalan dengan baik. Maksum Jauhari, kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trans­ migrasi (Nakertrans) Provinsi Kalimantan Barat mengatakan da­ lam perkembangan­ nya, untuk persoalan Maksum Jauhari transmigrasi tak lagi bergantung dengan unit pemukiman transmigrasi (UPT). ”Sehingga urusan yang berkaitan dengan desa akan menjadi tanggung jawab kepala desa beserta aparatnya. Jadi di sini dituntut bagi aparat desa, untuk tahu bagaimana menjalankan sebuah pemerintahan yang ada di desa,” kata dia usai membuka Pelatihan Manajemen Pemerintahan dalam Rangka Meningkatkan Produktifitas Te­ naga Kerja, di Balai Unit Pelatihan Transmigrasi, Senin (22/6). Menurutnya, dengan aparat yang siap, dapat menjalankan semua proses pemerintahan desa. Salah satunya bagaimana menciptakan pemerin­ tahan yang mampu menjadikan daerahnya maju serta berpemerintahan yang transparan. “Kalau ada bantuan dari pemerintah, misalkan Alokasi Dana Desa tidak langsung masuk kan­ tong pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Mereka akan melakukan musyawarah guna mengambil sebuah kebijakan yang menyangkut desa,” ungkapnya. Dikatakan Maksum Jauhari, pemukiman trans­ migrasi dihuni masyarakat dari berbagai daerah. Akibatnya heterogen tersebut harus dikelola dengan baik, agar tidak menimbulkan konflik dalam masyarakat itu sendiri.“Kalau aparat desa memang siap dalam menjalankan pemerintahan, tidak akan tercipta konflik, sehingga kemakmuran dan kesejahteraan dari desa pemukiman trans­ migrasi akan terus maju,” ujarnya.(fah)

PontianakPost Post Pontianak

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

BAKSOS : Prajurit TNI bersama BKKBN saat menggelar Bhakti Sosial di balai prajurit. Baksos ini diisi dengan kegiatan khitanan massal, donor darah dan pelayanan KB.

Baksos TNI - BKKBN Sukses

Seratus Anak Dikhitan Gratis PONTIANAK — Seratus anak dari berbagai tempat di Kota Pon­ tianak dan sekitarnya, dikhitan secara gratis. Mereka merupakan peserta Bhakti Sosial (Baksos) kerjasama Tentara Nasional In­ donesia (TNI) dan Badan Koordi­ nasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di depan Makorem 121/ ABW Pontianak, Selasa (24/6). Baksos tersebut mendapat an­ tusiasme dari semua kalangan. Layanan kesehatan gratis yang disuguhkan sontak diserbu masy­ arakat. Bukan hanya sunatan mas­ sal, namun terdapat juga pelaya­ nan kesehatan gratis lain.Kegiatan tersebut dihadiri Aster Panglima TNI, Deputi KB BKKBN, Sekda Kalbar, Wali Kota Pontianak, serta pejabat lainnya. Kegiatan itu juga dimeriahkan dengan hiburan kese­ nian khas Kalimantan Barat. Mayor Jendral (TNI) Suprapto, asisten Teritorial Panglima TNI mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk merevitalisasi Pro­ gram KB yang saat ini terlihat mati suri. Mengapa mereka men­ jalin kerjasama dengan BKKBN,

pasalnya seperti diutarakan Sup­ rapto bahwa Panglima TNI me­ me­rintahkan semua jajarannya, membantu semaksimal mungkin dalam menggalakkan kembali program ini. “Bantuannya antara lain semua sarana dan prasarana yang dimiliki TNI di daerah bisa digunakan, begitu juga tenaga medis juga dilibatkan dalam ke­ giatan ini. Dapat dilihat petugas kesehatan yang ada, banyak juga dari tentara, baik angkatan laut, udara, dan darat,” tambahnya. Menurut dia, banyak sekali dampak positif dari program KB. Salah satunya yakni menekan laju pertambahan penduduk yang tinggi. Program ini dikatakan dia, dapat dijadikan kontrol terhadap bertambahnya jumlah penduduk. Harapannya, dengan penekanan petambahan jumlah penduduk, akan meningkatkan kualitas SDM masyarakat.Dalam kesempatan yang sama, Deputi KB M Basir mengatakan bahwa kerjasama tersebut sebagai langkah memicu keberhasilan Program KB. ”Maka dengan ini, TNI akan dilibatkan

terus,” kata dia. Dia mengatakan bahwa jumlah perkawinan usia muda yang tak sedikit, memicu percepatan angka petumbuhan penduduk. Kejadian itu menurut dia, dapat dicegah dengan adanya Program KB. Pa­ salnya program tersebut tak hanya memperhatikan masalah kelahiran anak. “Banyak sekali di dalamnya terkait Program KB, antara lain memberikan pengetahuan kapada remaja tentang baiknya usia meni­ kah, kemudian tentang kesehatan reproduksi, serta masih banyak lagi,” ungkapnya. Sekretaris Daerah Kalbar Sya­ kirman mengatakan bahwa Pe­ merintah Provinsi Kalbar sangat memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pangli­ ma TNI dan BKKBN. Diakui dia bahwa program pembangunan keluarga berencana di Indonesia dalam rentang 30 tahun ini, telah berhasil mencegah angka kelahi­ ran 100 juta jiwa. “Program ini mampu memberikan manfaat yang besar bagi bangsa dan ne­ gara. (fah)

SUNGAI RAYA — Protes DPRD Kubu Raya terkait pengu­ naan dana Sayembara Goproyokan Tikus di Kecamatan Sungai Kakap terjawab. Dinas Pertanian dan Pe­ ternakan Kubu Raya mengatakan bahwa pemakaian dana ini dilaku­ kan karena kondisi darurat yang mengancam pertanian di kabupaten ini.“Kondisi pertanian kita akibat serangan hama tikus benar-benar terguncang. Karena itu kita laku­ kan gebrakan seperti pembasmian (salah satu) hama pertanian ini,” ungkap Suharjo, kepala Dinas Per­ tanian dan Peternakan Kubu Raya, Selasa (23/6) di ruang kerjanya. Dikatakan dia bahwa pengunaan dana tersebut dilakukan berkaca dari kegagalan panen tahun lalu. Ketika itu kondisi tersebut lebih disebabkan hama tikus. Hewan pengerat ini kemudian menjadi musuh nomor satu untuk setor pertanian di Kubu Raya. Makanya, dia menambahkan bagaimana masyarakat di Sungai Kakap berteriak lantang akibat ulah tikus, meskipun juga tidak terlepas dari gangguan hama jenis lain seperti siput murbey. “Tetapi pembunuh lahan pertanian paling utama adalah serangan tikus,” ucapnya. Akibat tikus ini, petani mengala­ mi gagal panen yang tidak sedikit. Melihat kondisi memilukan terse­ but, para petani di Sungai Kakap harus dibantu. Oleh karena itu, gebrakan penanaman kembali pada musim gadu dilakukan. ”Tujuan sayembara ini juga supaya me­ reka bersikeras dalam membas­ mi hama tikus,” kata dia. Untuk tanama gadu saja, dinas teknis sudah memberikan berba­ gai bantuan. Misalnya saja ban­ tuan pemberian bibit mencapai 100 persen. Sementara di sisi lain mereka dihadapkan dengan anca­ man utama berupa serangan tikus. Binatang peganggu tanaman ini tidak bisa begitu saja diberantas melalui racun. “Harus ada upaya Goproyokan. Ini perlu arahan dan

dilakukan serempak,” jelasnya. Pembasmian tikus secara berun­ tun juga memacu supaya masyarakat petani merasa kompak. Maka dari itu, dilakukan sayembara dalam modal pembasmian hama tikus. Saat ini Dinas Pertanian dan Peternakan Kubu Raya tidak memiliki dana. Bah­kan untuk penanggulangan hama penyakit di dinas tersebut, mereka juga tak memiliki anggaran. Usai terbentuknya Kubu Raya, ter­ nyata dalam struktur pemerintahan terdapat bidang penangulangan ha­ma penyakit. “Kita tidak sempat membahasnya dan memasukan da­ lam APBD Kubu Raya 2009. Maka itu, kita naikan dan minta petunjuk Bupati seperti apa,” ujarnya. Suharjo mengatakan bahwa pe­ merintah setempat juga tak memi­ liki dana operasional lain. Maka setelah ditelaah dan meminta pe­ tunjuk dari Kepala Daerah Sragen yang kebetulan berkunjung ke Kubu Raya, mereka memutuskan untuk menggunakan Dana Tanggap Darurat (DTD). Penggunaan DTD Rp125 juta tersebut juga disebab­ kan tikus perusak lahan pertanian yang mencapai 30 persen dari total produksi. ”Bayangkan kalau tidak ditanggulangi secepatnya. Selain gagal panen, para petani juga akan kehilangan mata pencahariannya. Sementara jumlah mereka tidak se­ dikit dan tersebar luas. Bisa bertonton hilangnya,” ungkap dia.(den)

Seni Tradisional Tundang di Era Modernisasi

Ditampilkan di Hadapan Presiden, Pantunnya Pernah Kena Sensor Kesenian pantun dan kendang (tundang) cikal bakalnya adalah budaya berpantun yang dimiliki Etnis Melayu yang ada di Kalbar. Semakin ditinggalkannya budaya pantun, seniman membuat kolaborasi agar budaya itu ada. Makanya dalam berpantun diringi dengan alunan musik kendang dan alat musik lainnya.

Fahrozi - Pontianak Setiap suku serta etnis yang ada di Indonesia mempunyai ciri khas tertentu. Sebagai contoh adalah Etnis Melayu. Salah satu cirinya adalah memiiliki budaya pantun. Dalam berbagai acara, pan­ tun juga menjadi sambutan yang membuat suasana segar. Di Kalbar, suguhan budaya berpantun bahkan

diiringi dengan alunan musik kendang. Kesenian tersebut sering dikenal dengan tundang. Dalam perkembangannya, salah satu kese­ nian ini masih tetap mendapatkan tempat di hati masyarakat. Dari seni ini dikenal salah se­ orang yang bernama Edi Ibrahim, penggagas lahirnya seni tersebut. Pertama kali kesenian ini dipen­ taskan saat acara Mutsabaqoh Tila­ watil Qur’an (MTQ) di Kabupaten Sanggau pada 1992. Ketika itu itu Edi sadar, jika hanya pantun yang disuguhkan akan kurang gregetnya. Maka dia kemudian mengiringi pantun tersebut dengan alat musik kendang.“Dengan alunan musik yang mengiringi pantun, bersyukur sekali mendapatkan perhatian dari masyarakat yang ada. Dari sinilah saya mulai mengembangkan kese­ nian ini,” ungkap Edi. Pada tahun 2003, lanjutnya, terobosan yang dilakukannya mendapat perhatian dari pemerin­ tah daerah melalui Dinas Kebu­

dayaan dan Pariwisata. Kesenian ini kemudian diboyong ke Jakarta untuk mengiuti Pameran Borneo Exstra Vagansa. “Hal itu membuat kami sema­ ngat, karena pemerintah memper­ hatikan kami. Terlebih perhatian terhadap kesenian ini, sehingga hal itu membuat kami menjadi lebih bersemangat,” tambah pimpinan Sanggar Pusaka yang beralamat di Sungai Berung, Kecamatan Sege­ dong, Kabupaten Pontianak ini. Dikatakan Edi, pada 2004 kese­ nian ini juga mengikuti pameran dalam Festival Keraton Nusantara IV, saat itu dilaksanakan di Yo­ gyakarta. Kemudian pada 2005, kesenian tundang dibawa ke fes­ tival di Bali. Selanjutnya kirpah mereka dipertontonkan pada 2006 di Natuna, 2007 di Tembelan, dan 2008 ke Tanjung Pinang. “Tahun 2005 adalah tahun ke­ beruntungan, entah karena jurinya memakai kacamata hitam atau apa, kami mendapatkan anugerah

SHANDO/PONTIANAK POST

CEKATAN: Edi Ibrahim yang begitu cekatan memainkan pantun dengan diiringi alunan musik dalam kesenian tundang.

penampilan terbaik. Waktu itu diikuti kesenian daerah dari Nusa Tenggara, Bali, dan Kalimantan,” paparnya sambil ketawa. Upaya dia untuk melestarikan kesenian tundang terus dilaku­ kan. Banyak langkah yang sudah ditempuh. Salah satunya adalah

menjadikan kesenian ini pelajaran ekstrakurikuler di tingkat sekolah. “Banyak sanggar yang sekarang berdiri sendiri, seperti yang ada di Punggur (Kubu Raya). Sekarang mereka sudah berjalan sendiri sebelumnya juga dari sanggar ini,” ujarnya. (***)


Pontianak Post

PINYUH

Rabu Juni2008 2009 Rabu 24 3 Juni

23

Pilpres, Ria Norsan Netral

Figura

Buka SLP-TT (PL III) SETIAP Penyuluh lapangan, mustilah memiliki pengetahuan, keterampilan serta mampu melakukan pembinaan kepada setiap ke-lompok tani yang ada dibawah pembinannya. Dengan kondisi seperti itu, diharapkan hasil pertanian akan semakin baik dan meningkat. Yang pada gilirannya petani itulah yang Drh Buntaran MM menikmati, hingga bisa meningkatkan pendapatan keluarga. Hal itu ditekankan Kadis Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pontianak Drh Buntaran MM, ketika membuka Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLP-TT) yang merupakan PL III. Kegiatan itu sendiri diikuti 55 orang utusan dari sembilan kecamatan se Kabupaten Pontianak berlangsung selama dua hari. Setelah semua peserta menerima teori, dilanjutkan dengan praktik langsung yang dipusatkan di hamparan petak sawah di Desa Nusapati. Menurut Usman Nasrin Pemandu Lapangan II (PL II), kegiatan itu sendiri untuk peningkatan produksi hasil pertanian juga pengetahuan para petani serta pengelola PTT. Pihak Distanak juga memberikan paket SLP-PTT dalam bentuk benih padi untuk 25 hektar pada kelompok tani. Dari 25 hektar itu. Satu hektar sebagai laboratorium lapangan yang juga diberikan sarana produksi lengkap. (ham)

Segitiga Emas

SMP Terima Amplop RABU 24 Juni 2009 pagi ini, giliran pelajar SMP/Mts yang kebagian menerima amplop sekaligus pengumuman kelulusan. Sedangkan untuk murid SD, penerimaan tanda kelulusan (amplop) dilakukan, Kamis 25 Juni 2009. Marwadi SPd, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pontianak mengatakan hal itu, ketika dikonfirmasikan Pontianak Post, kemarin. Dia mengaku belum mengetahui secara pasti, seberapa besar prosentase kelulusan maupun jumlah pelajar yang tidak lulus untuk SMP/MTs pada tahun ajaran 2008-2009. “Yang pasti, penerimaan amplop akan dilaksanakan oleh semua sekolah penyelenggara dan SMP yang ada,” jelas Marwadi. Marwadi menampik, gaya siswa SMA/SMK akan berlaku pada pelajar yakni coret-coret pakaian dan mempilox rambut. “Saya harapkan mereka tidak perlu meniru pola-pola seperti itu. Apakan lagi sampai ada yang konvoi turun ke jalan hanya untuk merayakan kelulusan,” pinta dia. Karena itu, diimbau kepada kalangan orangtua murid untuk ikut mengingatkan. Terlebih bagi anak-anak yang kesehariannya saat ke sekolah memakai motor untuk tidak berlebihan merayakan kelulusan. (ham)

Walikota dari Kalbar diundang Presiden untuk deklarasi di Bandung. “Karena yang ngundang Presiden. Dan saya sebagai Bupati, makanya saya hadiri undangan ANJONGAN-Bupati Kabu- itu. Usai deklarasi, memang ada paten Pontianak H Ria Norsan semacam imbauan kepada para membantah dirinya dikatakan Bupati/Walikota untuk membantu membelot, yakni menjadi tim kegiatan Pilpres 2009,” tuturnya. kampanye pemenangan pasangan Karena dirinya diusung Partai Presiden Susilo Bambang Yud- Golkar, Partai Demokrat, PAN, hoyono-Boediono. Karena dalam PKB dan PDK tambah Ria Norsan, pilpres nanti, dirinya lebih bersifat maka sudah menjadi kewajiban netral artinya, tidak mendukung bagi saya juga untuk membantu tim SBY maupun JK –Wiranto. partai yang pernah mengusung Hamdan/Pontianak Post Bantahan tersebut jawaban dari saya sewaktu maju dalam Pilbup TANAM POHON: Wabup Rubijanto menanam pohon pada pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong. tudingan tim JK –Wiranto khusus- lalu. “Jadi sebatas membantu itu nya pengurus Partai Golkar. “Se- tidak ada masalah,” sebutnya. lama ini memang, saya sebagai Kalau SK yang ada itu, kita meWakil Ketua DPD Partai Golkar mang tidak dihubungi oleh tim. Kabupaten Pontianak. Tapi selama Tapi kita memang diimbau untuk SIANTAN-Wakil Bupati Pontia- anak dan remaja serta masyarakat. para Kades, pemuka agama, tokoh ini juga saya tidak pernah diikut- membantu. “Bahkan bukan hanya Meningkatkan keterampilan masyarakat dan Ketua TP PKK kan dalam setiap kegiatan-kegiatan saya saja. Mungkin seluruh Bunak Drs H Rubijanto mengatakan, Program Peningkatan Peranan Wanita perempuan dalam mengelola semua dan ketua-ketua organisai wanita Golkar,” kata Ria Norsan. Bagitu pati/Walikota imbauannya sama menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera potensi desa menjadi bernilai ekono- yang ada di Kabupaten Pontianak. ada permasalahan seperti itu, seperti itu. Kalau ditanya untuk Ditegaskan Wakil Bupati, keberhasi- tambah Ria Norsan, langsung klim memilih. Saya lebih memilih (P2W-KSS) dimaksudkan untuk men- mis guna pemberdayaan perempuan ingkatkan kualitas hidup perempuan di bidang ekonomi. Memperkuat lan program terpadu P2W-KSS hanya bahwa saya membelot. Lain halnya netral,” tandas Ria Norsan. sebagai sumber daya pembangunan, kelembagaan pemberdayaan perem- dapat dicapai apabila dilaksanakan jika Demokrat tidak mengusung Namun kita juga kan melihat melalui keadilan dan kesetaraan puan di desa dengan dukungan dan dikembangkan sebagai usaha ber- saya sewaktu ikut Pilbup lalu. program pasangan calon Presiden gender guna meningkatkan peranan dan partisipasi aktif masyarakat. sama dengan semangat gotong royong “Jujur, saya tidak bisa terima dika- ke depan. Tapi yang jelas, untuk Hal itu dia katakan ketika membu- saling membantu, dengan penuh rasa takan membelot,” tukas Norsan. dan aspirasi wanita dengan pembipemilihan Presiden, Ria Norsan lebih Ria Norsan perlu meluruskan per- menyerahkan kepada masyarakat. naan lintas sektoral dalam rangka ka pencangan P2W-KSS dan Bulan kekeluargaan dan kesetiakawanan pembangunan masyarakat pedesaan. Bhakti Gotong Royong masyarakat antar instansi di lingkungan Peme- masalahan ini. “Saya sangat sayang- “Rakyat yang cerdas akan memilih Meningkatkan pengetahuan, Kabupaten Pontianak yang dipusat- rintah Kabupaten Pontianak, ter- kan media tidak ada konfirmasi den- pemimpin bijaksana dan berkualitas. keterampilan serta sikap positif kan di Desa Sui Nipah Kecamatan masuk di dalamnya Tim Penggerak gan saya. Dan langsung memasukkan Jadi, lebih cepat lebih baik. Lanjutkan perempuan melalui penyuluhan bagi Siantan, kemarin. Ikut hadir in- PKK, organisasi masyarakat dan berita itu,” ungkapnya. dan semua pro untuk rakyat,” katanya Permasalahan awalnya, jelas sembari meninggal lokasi bedah ruperempuan guna mengembangkan stansi terkait Muspika, Kakandepag, masyarakat itu sendiri sesuai dengan kulitas kehidupan keluarga. Terutama Kacab BRI Mempawah, Camat, kemampuan masing-masing. (ham) Ria Norsan, ada delapan Bupati/ mah kegiatan TMMD. (ham)

Sebagai Waket Golkar Jarang Dilibatkan

Canangkan P2W-KSS dan Bulan Bhakti

Kisi-kisi Penutupan TMMD ke 82

Parlin Sumbang Lagu buat Penerima Bedah Rumah Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 82, memang telah resmi ditutup Bupati Pontianak. Namun, ada catatan kecil dari hal menarik dari penutupan itu sendiri. Hamdan Pinyuh

DARI lima bedah rumah yang dilaksanakan oleh anggota TNI pada kegiatan TMMD masing-masing telah diresmikan penggunaan baik oleh Bupati, Ketua TP PKK dan Kapolres. Ternyata tidak semua penerima bedah rumah mendapat

terbang setiap Hari dengan

BOING 737 Dan AIR BUS A 319

PONTIANAK - JAKARTA

4X

Reservasi JakaRta

(021) 3840 888 daRi tERminaL 1B BandaRa soEkaRno Hatta Computer sabre/a bacus atau hubungi BiRo PERJaLanan anda

Jam : 07.00,07.55, 11.55, 16.00 WiB telp. :(0561) 734488

PTK - YGY - SUB (PP) Jam 14.00 WiB JAKARTA - BANJARMASIN

2X

Jam : 08.05, 17.55 telp. :(0511) 58996

kan kenangan dari Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD. Letkol Inf Parlindungan Sirait, Dandim 1201 MPH memang dikenal ganteng dengan perawakan tinggi besar. Murah senyum dan piawai dalam mengelola kata-kata. Maklum, tingkatan intelijennya bisa disejajarkan dengan BIN. Pada saat penutupan, dia didaulat menyanyikan sebuah lagu, setelah sebelumnya Kapolres dan Waka PN. Lagu yang dibawakan memang apik dengan khasnya suara Tapanuli. Menyentuh memang, saat bernyanyi, Paizan didampingi istri menggendong putra bungsunya ikut mendampingi.

JAKARTA - BALIKPAPAN

2X

Jam : 08.05, 15.10 telp. :(0542) 739225

JAKARTA - PALEMBANG

2X

JAKARTA - TARAKAN

2X

Jam : 05.10 telp. :(0561) 32262

Jam : 09.50, 12.15, 15.20 telp. : (0717) 436980

JAKARTA - PAKANBARU

2X

Jam : 17.15, 11.40 telp. :(0761) 856031

Jam : 08.05, 11.40 telp. :(0711) 378655

JAKARTA - JAMBI

2X

Jam : 10.05, 15.40 telp. :(0561) 50643, 51861

JAKARTA - MEDAN

JAKARTA - PANGKALPINANG

3X

“Terima kasih, TNI. Atas bedah rumah untuk keluarga saya,” katanya sempat berucap saat lagu belum masuk pada intro. Sekilas biasa. Tapi, bagi yang mendengarnya begitu menyentuh. Terlebih dinyanyikan dengan gerakan dan penuh penghayatan dan kasih sayang serta kedekatan seorang Perwira dua melati didampingi masyarakat terlihat seakan tanpa batas. Bagi Paizan, sebagai penjual sosis keliling. Dibutuhkan waktu 10 tahun untuk bisa menyulap rumahnya dari Hamdan/Pontianak Post kondisi memprihatinkan menjadi layak huni. Bahkan diakui belum tentu bisa. MENYANYI: Dansatgas TMMD Parlindungan Sirait melantunkan sebuah lagu yang begitu menyentuh Paizan dan istri. Cukup sudah penderitaan saya. (*)

2X

Jam : 07.30, 13.05 telp. :(061) 4537620

JAKARTA - PADANG

2X

Jam : 10.45, 18.25 telp. :(0751) 446600

JAKARTA - SEMARANG

2X

Jam : 07.00, 18.25 telp. :(024) 3549888

JAKARTA - YOGYA

2X

Jam : 15.50 telp. :(0274) 32262

JAKARTA - SURABAYA

3X

Jam : 08.05, 14.35, 16.05 telp. :(031) 5049666

PONTIANAK-BATAM-MEDAN

4X

Jam : 10.40

JAKARTA - MANADO

JAKARTA - BIAK

Jam : 15.10 telp. : (0341) 855878

Jam : 22.00 telp. : (0981) 591636

JAKARTA - MAKASAR

JAKARTA - DENPASAR

Jam : 05.00 telp. : (0411) 3655255

JAKARTA - KUPANG Jam : 14.35 telp. : (080) 830555

JAKARTA - JAYAPURA Jam : 22.00 telp. : (0967) 550666

JAKARTA - MANOKWARI Jam : 22.00 telp. : (0986) 215666

2X

Jam : 16.00, 20.15 telp. :(0361) 429620

JAKARTA - BATAM

2X

Jam : 10.30, 13.50 telp. :(0778) 429620

PONTIANAK - KUCHING (Via Pontianak) Jam : 10.40 telp. : (082) 244299

GUANGZHOU

dari terminal 2d Jam : 07.30 telp. : 86-20-6120 6350


SAMBAS

24 terigas Desak LPj Presiden BUKAN A Majid Songke namanya kalau tak ingin ketinggalan dengan berbagai isu terkni di tanah air. Bukan hanya persoalan nelayan ia tahu, tapi sejumlah hal, termasuk Pilpres, tak ketinggalan untuk diikuti dan dikomentari. “Sebelum Presiden mengakhiri masa jabatannya wajib untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada rakyat selaku pemberi mandat kepadanya lima tahun lalu,” tegas Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kabupaten Sambas, dalam suatu acara kemarin, di Sambas. Menurut Majid MPR selaku lembaga tertinggi dan representasi rakyat, memiliki kewenangan untuk menerima LPj dari Presiden. Dari penilaian itulah nantinya, kata dia, akan kelihatan bagaimana kapabilitas seseorang yang telah diberikan kepercayaan untuk memimpin negeri ini selama periode kepemimpinan yaitu lima tahun. “Apa perhatian yang telah diberikan di sektor nelayan, pertanian dan sebagainya, kan dapat diketahui,” tandasnya.(mur)

Baru Diwacanakan Langsung Ditolak

SAMBAS-Pemotongan alokasi dana desa yang sempat diwacanakan akan dilakukan di tahun anggaran 2009 ini, langsung mengundang reaksi dari kepala desa. Sejumlah diantaranya menegaskan menolak keinginan untuk pemotongan ADD sebesar Rp 5 juta tersebut. “Kalau sampai dipotong, Kami pasti akan teriak,” ujar Darmansyah, Kepala Desa Tebas Kuala, ketika dihubungi kemarin. Menurut Darmansyah meskipun tujuannya baik yaitu untuk dana jaminan kesehatan, namun pengambilannya dari dana desa jelas kurang tepat. Sesuai yang digaungkan selama ini bahwa desa merupakan ujung tombak

Pontianak Post

pembangunan, katanya, mestinya alokasi anggarannya bukan dikurangi, melainkan malah ditambah. Selain itupun, ungkap Darmansyah, penetapan ADD di APBD merupakan produk hukum yang pembahasannya melalui lembaga DPRD. Sehingga demikian, ungkapnya, kalau untuk merubahnya, maka secara otomatis juga harus mengubah terlebih dahulu Perda yang sudah ditetapkan tersebut. “Jadi, kalaupun memang iya akan dipotong, Kami justru bingung bagaimana untuk laporan pertanggungjawaban pemakaiannya,” imbuh mantan guru yang sering bersuara vokal dalam menyampaikan gagasannya ini meyakinkan.

Darmansyah mengaku pencairan dana tahap pertama yang sudah diambilnya sebesar Rp 70 juta, pemotongan yang sempat diwacanakan tersebut tidak terjadi. “Jumlahnya utuh. Mudah-mudahannya nanti untuk berikutnya yang sisa juga demikian karena belum ada kesepakatan untuk pemotongan,” ungkapnya. Berdasarkan informasi yang diperoleh, wacana hendak memotong ADD tersebut sempat mengemuka saat pertemuan kepala desa se kabupaten di pendopo Bupati, beberapa bulan lalu. Dalam pertemuan yang dihadiri Bupati dan sejumlah pejabat daerah tersebut, Wakil Bupati sempat melontarkan usulan pemotongan dana desa

Tebelian Miliki Pembenihan Ikan KOORDINATOR Balai Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang Sugiarto mengemukan, ada beberapa jenis produk unggulan pertanian yang saat ini terus dikembangkan di Sungai Tebelian yaitu untuk tanaman pangan berupa padi, perkebunan sawit dan karet. Sedangkan sektor perikanan, menurut dia, telah dilakukan kegiatan pembenihan ikan tepatnya di Desa Solam Raya. Begitu pula dengan peternakan, lanjut Sugiarto, terdapat peternakan sapi Bali. “Jadi banyak sekali potensi pertanian dalam arti luas di Kecamatan Sungai Tebelian ini,” ujar dia menjawab pertanyaan Pontianak Post. Untuk pembenihan ikan, sebut dia, terdapat pembenihan jenis ikan lele jumbo, nila dan ikan mas. “Sudah ada para petani kita yang menghasilkan produksi baik itu di sektor pertanian, perkebunan, perikanan,” tandasnya. (far)

dengan alasan untuk membiayai jaminan kesehatan daerah di rumah sakit yang mengalami pembengkakan. Sementara anggaran yang dimiliki Kabupaten Sambas tahun ini mengalami defisit, tukasnya. “Ketika itu, Saya yang langsung menyampaikan keberatan. Teman-teman yang lain meskipun diam, Saya yakin pada prinsipnya juga sebenarnya demikian,” cerita Kades Tebas Kuala. Kades Kartiasa Suharto, ketika dihubungi terpisah, mengatakan hingga kini mengenai pemotongan ADD baru sekadar wacana. Belum ada realisasi rencana tersebut lantaran mereka selaku kepala desa pun belum menyepakati. (mur)

Musnahkan Narkoba dan Miras

tilik Penyuluhan Sopir Angkutan PENYULUH terhadap para sopir angkutan umum akan dilaksanakan. Menurut Ketua Organda Kabupaten Sambas Tajuin, kegiatan rencananya akan digelar Kamis (25/6), di Aula Bappeda Kabupaten Sambas. Sejumlah pihak akan menyampaikan penyuluhan yang rencananya dibuka oleh Bupati tersebut, diantaranya dari Satlantas, Dinas Hubkominfotel, Jasahararja, dan Organda. “Berbagai hal yang terkait dengan tertib berlalu lintas bakal disampaikan dalam penyuluhan ini,” ujarnya Tajuin kepada Pontianak Post kemarin, di Sambas. Ketua Organda menjelaskan mereka sudah menyampaikan imbauan kepada setiap perusahaan angkutan yang beroperasi di daerah ini untuk mengikutsertakan sopirnya di acara penyuluhan tersebut. “Bagaimanapun kan kegiatan ini penting. Sehingga demikian dalam melakoni aktivitas kesehariannya, sopir kian memahami kewajiban dan tanggungjawab yang dimilikinya,” paparnya. Ketertiban dalam berlalu lintas, imbuh Tajuin, bukan hanya untuk kepentingan para sopir, melainkan semua pihak secara umum. Baik penumpang yang dibawanya maupun masyarakat pengendara yang sama-sama melintas di jalanan. “Toh, kenyataannya, kalau terjadi apa-apa seperti kecelakaan dan segala macam, akhirnya perusahaan dan sopir yang ikut terbebani karena harus bertanggungjawab,” tutur Ketua Organda.(mur)

Rabu 24 Juni 2009

Momentum Hari Anti Narkoba Internasional Mursalin/Pontianak Post

GIGIH: Apa yang dilakukan ibu tani yang satu ini merupakan potret kegigihan seorang perempuan. Saban hari ia biasa menempuh perjalanan lima kilomter pulang pergi untuk membantu perekonomian keluarga. Dia dan sejumlah perempuan lainnya yang serupa perlu mendapat perhatian dari pemerintah.

Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak Bakal Dibangun Antisipasi Dibukanya Border SAMBAS-Pusat pelayanan perempuan dan anak secara terpadu rencananya akan dibangun di Kabupaten Sambas. Sebagai wacana awal pembentukan tersebut, kemarin, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sambas menggelar seminar. Acara yang berlangsung di Aula Bappeda, itu diantaranya menghadirkan narasumber dari Pusat Studi Wanita Untan, dan sejumlah undangan lainnya. Termasuklah wakil rakyat di DPRD Kabupaten Sambas dari kalangan perempuan juga mengikuti dialog setengah hari tersebut. “Mudah-mudahan ini sebagai langkah awal Kita dalam memantapkan pengurusan masalah anak dan perempuan di Kabupaten Sambas,” ujar Hj Wahidah SE MSi, Kepala BPPKB Kabupaten Sambas, kemarin, disela-sela kegiatan. Menurut Wahidah seiring akan dibukanya border antara negara yang berada di daerah ini, maka tak menutup kemungkinan permasalahan perempuan dan anak juga ikut meningkat. Karenanya, imbuh Kepala BPPKB, mengingat wadah khusus yang menaungi pelayanan perempuan dan anak

belum ada di Kabupaten Sambas, sehingga perlu digagas pendiriannya. Sebagai lembaga yang bernaung dibawah Pemerintah Daerah nantinya, imbuh Wahidah, secara otomatis ada prosedur yang mesti dilewati dalam rangka membentuk lembaga penanganan perempuan dan anak tersebut. “Makanya disini Kita undang juga dari Dewan dan beberapa pihak terkait lainnya. Termasuklah dari akademisi untuk memberikan paparan tentang pentingnya institusi khusus tersebut,” tandasnya meyakinkan. Ir Ani Muani MS, dari Lembaga Pusat Studi Wanita Untan Pontianak, mengemukakan pembentuka Perda tentang pusat pelayanan terpadu bagi saksi dan korban tindak pidana perdagangan orang atau kekerasan terhadap perempuan dan anak lainnya di suatu daerah memang memungkinkan sesuai kewenangan yang dimiliki di era otonomi sekarang ini. “Jadi, yang terpenting paradigmanya (dasar pikir yang melandasi) jelas,” ungkapnya. Ani kemudian memaparkan mengenai konsep dari lembaga khusus yang bakal dibentuk melalui Perda tersebut. Ruang lingkup yang ditawarkan diantaranya pelayanan rehabilitasi kesehatan, social, pemulangan, advikasi, konseling, dan sebagainya. “Untuk menjamin kualitas pelayanan

terpadu, perlu ditetapkan standar pelayanan minimal dan standar operasional prosedur rehabilitas yang akan dilakukan tersebut,” papar dosen sosial ekonomi pertanian Fakultas Pertanian Untan ini. Ni Ketut Indrawati, anggota DPRD Kakabupaten Sambas yang hadir bersama dua rekannya Muazah dan Eliantisna, menegaskan mendukung setiap gagasan yang bertujuan untuk membantu maupun melindungi kaum perempuan di daerah ini. “Kami pikir gagasan pembentukan lembaga pelayanan terpadu khusus perempuan dan anak disini sangat tepat dan sudah Kita dambakan sejak lama,” ujarnya bersemangat.(mur)

SAMBAS-Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional akan dijadikan momentum untuk memberangus berbagai praktik narkoba dan psikotropika yang ada di Kabupaten Sambas. Sebagai wujud pernyataan musuh terhadap barang haram persebut, sejumlah narkoba dan minuman keras yang disita oleh aparat penegak hukum di daerah ini bakal dimusnahkan. “Pemusnahan rencananya dilakukan peris pada hari H yaitu tanggal 26 Juni,” ujar Ketua Badan Narkotika Kabupaten Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPh didampingi Ketua Pelaksana Harian BNK AKP Dahir SAg, kemarin, di Sambas. Menurutnya apa yang dilakukan tersebut setidaknya sebagai symbol kebencian terhadap barang haram tersebut. Sudah menjadi kesepakatan masyarakat internasional, tukas Ketua BNK, narkotika beserta produk turunan atau sejenisnya adalah musuh bersama semua elemen yang

ada di muka bumi ini. “Karena narkoba dapat merusak tatanan sosial masyarakat suatu bangsa, makanya wajib untuk Kita perangi bersama,” ajaknya. Ketua Pelaksana Harian BNK Kabupaten Sambas AKP Dahir SAg, menegaskan disambil menyatakan perang terhadap narkoba, momentum HANI juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan agenda ini kepada masyarakat. Maka dari itu, jelas Dahir, sejumlah acara akan dihelat sedemikian rupa dalam peringatannya. “Sehari sebelum puncak peringatan, Kami akan menggelar pawai keliling Kota Sambas dengan scuter antik,” terangnya kepada Pontianak Post. Menurut Dahir pada kesempatan pawai yang bakal disaksikan banyak orang tersebutlah, digunakan untuk menyampaikan berbagai pesan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat. Sebelum barang haram yang mematikan dan merusak generasi bangsa tersebut menghampiri, katanya, lebih baik penyikapan terhadapnya dilakukan. “Selain melindungi diri sendiri, Kita juga hendaknya berperan membentengi sanak kerabat dan keluarga dari ancaman narkoba,” tandasnya.(mur)

DIJUAL KAVLING TANAH 1. Desa Dalam Kaum Sambas (600 meter dari Kantor Imigrasi Sambas) 2. Gang Usaha Baru Desa Lumbang Sambas Dijual tunai dan kredit 3 s/d 5 tahun Kredit tanpa uang muka, Angsuran mulai Rp 350.000,- per bulan Hub: Tan Abdul Malik

HP. 0856 5442 8275

Pontianak Post

URUSAN

-KORAN -IKLAN -KOMBIS

Hub.: HP. 0813-4554-1441 Telp. (0562)392 683 email:rabul@pontianakpost.com


Pontianak Post

SINGKAWANG

Rabu 24 Juni2008 2009 3 Juni

25

Pembangunan

Tugu Tunas Kelapa Kota Singkawang akan memiliki sebuah tugu tertinggi di Kalbar, bahkan di Indonesia sekalipun. Itu dinamakan Tugu Tunas Kelapa Pramuka. Rencananya akan dibangung di hala­ man SDN 1 Singkawang Barat. Bahkan, saat ini rancangan bangunannya sudah disiapkan. Dan juga hari Sabtu (27/6) akan dilaksanakan peletakan batu pertama. Hal ini ditegaskan oleh Koordinator pemba­ ngunan Tugu Tunas Kelapa Pramuka (Pembina gudep) SDN 1 Singkawang Barat, Awang Aspan kepada Pontianak Post di Singkawang kemarin. “Rencananya kita akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Tugu Tunas Kelapa Pra­ muka hari Sabtu tanggal 27 Juni 2008 di halaman SDN 1 Singkawang Barat,” kata Awang Aspan. Ia mengatakan, tiang penyanggah tugu itu ting­ ginya mencapai enam meter. Lalu, pada bagian atasnya, dipasang lambang pramuka lagi. Menu­ rut dia, peletakan batu pertama akan dilakukan oleh petinggi pramuka di Kalbar yang hadir. Dia mengaku sudah mengundang pihak terkait, baik dari Kota Singkawang maupun, Propinsi Kalimantan Barat. Harapannya, agar bisa meng­ hadiri peletakan batu pertama itu. “Kita berharap kepada pihak yang sudah diundang, bisa hadir,” jelasnya. Lebih jauh dia mengungkapkan, pelaksanaan peletakan batu pertama itu, tidak akan meng­ ganggu aktifitas pembagian rapor kenaikan kelas. “Bagi rapornya setelah acara peletakan batu pertama,” tegasnya. Ia menambahkan, selain peletakan batu pertama juga akan menggelar reuni sekolah yang dulunya bernama SDN 3 Singkawang, SDN 1 Pasiran dan sekarang menjadi SDN 1 Singkawang Barat tersebut. “Kita juga akan menggelar reuni untuk berkumpul bersama para alumni,” jelasnya. (ody)

DAFTAR LELANG: Proses pendaftaran lelang proyek rehabilitasi kantor Walikota Singkawang kemarin di Dinas Tata Kota dan Pertanahan dan Cipta Karya diwarnai ketegangan. ODY/PONTIANAKPOST

Tingkatkan Efisiensi dan Efektifitas PNS 507 Orang PNS Diambil Sumpah

SINGKAWANG – Sebanyak 507 orang pegawai negeri sipil di lingkungan pemer­ intahan Kota Singkawang kemarin diambil sumpah dan janjinya, Senin (22/6), ber­ tempat di Gedung Olahraga Bulu Tangkis Bantilan Singkawang. Hal itu merupakan pelaksanaan dari undang-undang nomor 43 tahun 1999, tentang Pokok-pokok kepegawaian dan Peraturan-peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 1975 tentang Sumpah / Janji Pegawai Negeri Sipil. Pengambilan sumpah atau janji PNS itu dipimpin oleh Wakil Wali Kota Sing­ kawang H Edy R Yacoub. Ia berpesan kepada PNS yang baru diambil sumpah janjinya itu agar dapat menerapkan makna

yang terkandung dalam sumpah atau janji yang sudah dilaksanakan, dalam pelak­ sanaan tugas di Satuan Kerja Perangkat Daerah masing-masing. “Saya berharap agar PNS dapat bek­ erja lebih keras lagi untuk menghadapi tantangan yang ada. Tantangan itu kita jadikan sebagai peluang khususnya dalam menyukseskan Pemerintahan Kota Sing­ kawang,” kata Edy Yacoub. Menurut Edy lagi, PNS harus bisa menun­ jukkan kinerja yang baik dan memuaskan. Bukan saja untuk lingkungan kerja sendiri, tetapi yang lebih penting adalah dapat me­ menuhi harapan publik yang dilayani. Hendaknya, senantiasa meningkatkan kom­ petensi dan profesionalisme masing-masing. “Sehingga efisiensi dan efektifitas pelayanan dapat ditingkatkan,” ujarnya. Ia juga meminta agar, disiplin dalam

melaksanakan tugas harus ditingkatkan. Karena, menurut Edy, keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuan, selain sangat ditentukan oleh profesionalitas, juga ditentukan oleh disiplin para anggotanya. “Hendaknya amanah yang diberikan dilaksanakan. Oleh karena itu, bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan niat tulus, untuk membangun dan meningkatkan prestasi terbaik dipersembahkan demi kemajuan dan kebanggaan Kota Sing­ kawang,” katanya. Edy mengingatkan, tugas dan kewajiban yang diemban harus dipertanggungjawab­ kan. Bukan saja kepada pejabat yang ber­ wenang mengangkat, tetapi secara moral harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan YME. Apalagi menjelang pilpres. Edy meminta situasi yang kondusif dan netralitas sebagai PNS dapat dijaga. (ody)

Dukungan Buat Syech Bandar Terus Mengalir SINGKAWANG – Dukungan kepada Syech Bandar, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang terus mengalir. Di tengah desakan berbagai event organizer (EO) Kota Singkawang agar Wali Kota Hasan Karman menggantinya, di sisi lain, banyak yang mendukung dan salut atas kinerja Bandar selama ini. Ban­ dar dinilai sudah all out membangun pariwisata Kota Singkawang. Kali ini, datang dari Anthony Suwandi, Direktur CV Sinka Island Park. “Menurut saya selama ini Kadis­

buparpora Singkawang Syech Ban­ dar sudah all out membangun dunia pariwisata kota ini,” tegas pria yang biasa disapa Aliong ini kepada Ponti­ anak Post kemarin di Singkawang. Hal itu, kata Aliong diwujudkan Bandar dengan tak pernah men­ genal waktu untuk membahas dan menemukan konsep pengembangan dan pembangunan pariwisata Kota Singkawang yang memiliki banyak potensi ini. “Kadang demi membahas konsep pariwisata Singkawang, Ban­ dar tidak pernah mengenal waktu. Ia telah menunjukkan kerja kerasnya se­

lama ini,” kata pengusaha muda ini. Dijelaskan Aliong, Bandar selalu memimpikan sesuatu yang terbaik bagi dunia pariwisata Kota Sing­ kawang. Dan juga, agar Singkawang memiliki suatu tempat wisata ke­ banggaan, sehingga nantinya dapat menjadi maskot Kota Singkawang untuk bidang pariwisata. “Bandar selalu memimpikan suatu wisata kebanggaan dan dapat menjadi maskot wisata Singkawang,” tegas Aliong yang juga getol membangun pariwisata Singkawang ini. Kalau bicara untuk membangun

pariwisata, kata Aliong, sema­ngat yang tinggi selalu ditunjukkan Syech Bandar. Bahkan, pemikiran brillian dan ide cemerlang juga sering di­ hasilkan Syech Bandar. Oleh, karena itulah, ditegaskan Aliong, bahwa se­ lama ini di Kota Singkawang, Kepala Dinas Pariwisata yang terbaik adalah Syech Bandar. “Kalau bicara wisata, Bandar selalu berapi-api semangat­ nya. Menurut Saya, Bandar adalah Kadis Pariwisata yang terbaik se­ lama ini. Dan tentu kita serahkan ke walikota, untuk mengambil keputu­ san. Dan saya percaya walikota tentu

adalah seorang yang bijaksana,” pungkas Aliong. Seperti diberitakan, ada desa­ kan dari sejumlah event organizer (EO) Kota Singkawang, agar Wali Kota Singkawang Hasan Karman mengganti Kadisbudparpora Kota Singkawang Syech Bandar. Bahkan, informasinya sejumlah EO bakal menyurati wali kota dan dewan, agar Bandar secepatnya diganti. Disisi lain, Syech Bandar dibela oleh mereka yang menilai kalau kepemimpinan Bandar lebih baik dari sebelumnya. (ody)

Semua Kegiatan Illegal Bakal Ditindak

SINGKAWANG-Kapolres Singkawang, Ajun Komisaris Besar Polisi Subnedih mengakui, tetap akan melakukan tindakan terhadap kegiatan illegal, seperti gula Malaysia, illegal logging dan PETI. “Kita berpegang teguh pada aturan. Bila aturan tak mem­ bolehkan, tentu kita lakukan penindakan. Bila boleh, tentu kita tak ada melaku­ kan tindakan,” kata Subnedih, kepada Subnedih Pontianak Post, usai pertemuan di gedung DPRD dalam rangka hearing dengan sejumlah anggota DPRD Singkawang, kemarin. Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Singkawang, Dadang Suryadi bersama anggota, Kepala Kejaksaan Negeri, Samsuri, Kasdim 1202 Singkawang, Mayor Bambang, Sekda Singkawang, Suhadi Abdullani, per­ wakilan dinas-dinas terkait dan perwakilan Persatuan Pemuda Dayak Singkawang. Menurut Subnedih, masalah yang diaspi­ rasikan di gedung dewan adalah atensi Ka­ polri di seluruh Indonesia. “Jadi, tak mungkin kita harus melepas­ kanya,” kata Subnedih. Dia mencontohkan, ketika ada orang membawa kayu kemudian tak bisa menunjukan dekumen kepemilikan, tentu bisa ditahan. “Kalau ada dokumen resmi, pasti kita le­ paskan. Begitulah yang lainnya,” kata mantan Kapolres Landak ini. Bagaimana dengan gula Malaysia tangkapan Polda Kalbar, Subne­ dih mengakui tetap memprosesnya sesuai dengan proses hukum yang berlaku. “Kalau itu, tetap kita proses. Dasar hukumnya kuat untuk diproses,” kata Kapolres yang gemar bersepeda ini. (zrf)

Pasang Iklan BIRO SINGKAWANG HUB (0562) 631912


KETAPANG

26

PontianakPost Post Pontianak

Rabu24 3 Juni 2009 2008 Rabu

Aturan Pertambangan Rakyat

potret

Perda Diusahakan Selesai Agustus

Perubahan Iklim DAMPAK perubahan iklim saat ini semakin serius.Menurut Wahyudi, Koordinator Jaringan PELA Region Kalimantan, dampak bawaan perubahan iklim diantaranya ancaman tenggelamnya pulau-pulau kecil, sehingga berpotensi besar mengaburkan batas-batas wilayah laut suatu negara. Selain itu nelayan tradisional makin kesulitan Wahyudi beradaptasi dengan cuaca ekstrem akibat perubahan iklim. “Laporan Intergovermental Panel on Climate Change (IPCC), dalam 100 tahun terakhir telah terjadi peningkatan muka air laut setinggi 10 cm-25 cm, diprediksi, tahun 2100 akan terjadi peningkatan muka air laut 15 cm-95 cm, bagi Indonesia, sekitar 3.000 pulau kecil terancam tenggelam,” kata Wahyudi. Ia menyebutkan hasil dialog di Bonn, Jerman, pada pertengahan Juni 2009. Dalam pertemuan di Bonn tersebut, jurang antara negara-negara maju dan negara-negara berkembang semakin melebar tentang kewajiban setiap pihak dalam mengurangi dampak pemanasan global serta perubahan iklim sebagai akibatnya. Di sisi lain juga dilaporkan bencana-bencana yang semakin menunjukkan wajahnya di beberapa wilayah tertentu berupa kekeringan yang meluas, mencairnya blok-blok es di Antartika, serta ancaman migrasi besar-besaran akibat tenggelamnya sejumlah pulau kecil akibat naiknyapermukaan air laut. Selain itu juga pertanian akan menerima dampak dari semakin tidak menentu dan semakin ekstrimnya iklim, penyebaran penyakit yang semakin luas, serta punahnya sejumlah flora dan fauna.Karena itu perlu ada komitmen membenahi tata ruang daerah juga sangat diperlukan. “Terutama pada pulau-pulau tidak dilihat sebagai daerah kosong yang dapat dijadikan daerah perkebunan atau pertambangan,” cetusnya.(ndi)

HARRY KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

WAKIL : Tim penilai saat mendatangi lokasi SDN 8 Sukabangun. Sekolah ini terpilih mewakili Kalbar di ajang nasional untuk sekolah sehat.

Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional 2009

Dua Sekolah Ketapang Wakili Kalbar KETAPANG—Masyarakat Ketapang patut berbangga. Dua sekolah asal kota Ale-ale ini yakni SMKN 1 Ketapang dan SDN 8 Sukabangun menjadi wakil Kalimantan Barat untuk mengikuti lomba sekolah sehat tingkat nasional 2009. Hal tersebut diungkapkan salah satu anggota tim penilai tingkat nasional lomba sekolah sehat dr Aryani dari Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani Departemen Ppendidikan Nasional. “Untuk menjadi pemenang sekolah sehat nasional harus melewati beberapa tahapan, termasuklah penilaian kali ini, seperti penilaian kebersihan lingkungan sekolah, pengelolaan UKS, tempat cuci tangan termasuk kondisi WC sekolah,” ungkapnya usai melakukan penilaian di SD 8 Sukabangun, Selasa (23/6) kemarin.

TEKNIK FOTO Jl. Suprapto No. 86, Telp. 0534-3037153 Melayani : pas foto, foto keluarga, foto glamour, foto pengantin, foto anak-anak, dll. Melayani : • Cetak foto berbagai ukuran dan bisa ditunggu • Rias pengantin & paket pernikahan • Menjual binkai foto berbagai ukuran & kamera digital

Lomba sekolah sehat ini, kata dia, bukan merupakan hasil akhir tujuan yang ingin dicapai. Namun bagaimana nantinya mewujudkan sekolah yang sehat, hijau, bersih dan indah. Hal tersebut dapat dilihat dengan program UKS di sekolah, motivasi siswa mengenai kecintaan terhadap kebersihan. “Kalau kondisi sekolah bersih, sehat dan indah maka anak-anak yang belajar akan bersemangat dan memotivasi untuk meningkatkan prestasi dan terhindar dari segala penyakit,” katanya. Kalimantan Barat sendiri, kata dia, akan diwakili empat sekolah untuk meraih pemegang sekolah sehat. TK Ratih Pratiwi Putusibau (Kapuas Hulu), SDN 8 Sukabangun dan SMKN 1 Desa Baru (Kabupaten

Ketapang), serta SMPN 2 Kelam Permai (Kabupaten Sintang). Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Chodini Azis, menyatakan cukup berbangga dua sekolah asal Ketapang mewakili Kalbar tingkat nasional LSS 2009. Ia mengatakan persiapan cikal bakal nominasi ini sudah lama dilakukan. Bahkan melalui Bupati Ketapang mengumpulkan seluruh camat untuk memperhatikan kebersihan sekolah. “Kita serius mempersiapkan sekolah yang akan diikutkan di lombas sekolah sehat ini, mudahmudahan dua sekolah mendapat yang terbaik di tingkat nasional nantinya,” papar Chodini. Sebelumnya tahun 2008, SMKN 1 Ketapang berhasil menduduki peringkat 17 besar dari perwakilan sekolah 26 provinsi. Tahun ini, kata dia, berharap peringkatnya lebih baik. “Kita berharap bisa mencapai masuk enam besar tingkat nasional untuk sekolah sehat ini,” katanya. (har)

MaU paSanG DI

KETAPANG

• IKLAN • KOMBIS • LANGGANANKORAN Hubungi : Biro Pontianak Post Ketapang Telp. 0534 - 35514

KETAPANG—Ketua Umum Tim koodinasi pengendalian pertambangan tanpa izin (PETI) Kabupaten Ketapang, Henrikus, mengupayakan perda mengenai pertambangan rakyat akan kelar dibahas sebelum September 2009. Karena Perda ini, kata dia, merupakan payung hukum bagi masyarakat. “Kita sudah minta kepada jajaran DPRD lama, Raperda pertambangan ini bisa dibahas dan rampung sebelum pelantikan dewan baru September mendatang,” ungkap Henrikus yang pernah ditemui Pontianak Post, baru-baru ini. Saat ini, kata dia, rencana kerja kerja, anggaran tim koordinasi ini masih dibahas dan disempurnakan. Kemungkinan anggaran kerja bagi tim ini akan dimasukkan dalam pembahasan anggaran perubahan pada saat dewan baru dilantik. “Yang jelas saat ini penyempurnaan anggaran untuk rencana kerja tim ini lagi diproses. Pembahasan ini lebih dititik fokuskan pada penekanan anggaran biaya kerja,” tambahanya. Tujuan perda ini, kata dia, tidak lain untuk melindungi masyarakat dan mengatur soal penambangan yang diusakan masyarakat sehingga pekerjaan sampingan masyarakat ini selain bertani dan berkebun ini bisa dijamin pemerintah daerah. Dan tentu saja, kata dia, masyarakat mengusahakan pertambangan memiliki payung hukum sehingga tidak ada lagi penangkapan kepada masyarakat karena melanggar aturan. “Untuk sementara ini kalau tidak memiliki izin ekplorasi

atau produksi namun melakukan aktivitas tambang terpaksa berurusan dengan hukum baik perseorangan maupun lembaga atau perusahaan,” katanya. Soal maraknya penangkapan hasil tambang yang diduga illegal, Henrikus yang juga Wakil Bupati Ketapang ini mengatakan hal tersebut merupakan akibat dari sebuah kebijakan. Banyaknya penangkapan, kata dia, karena menyangkut faktor resiko yang diemban masing-masing lembaga abdi negara. Seperti yang dilakukan oleh pihak kepolisian maupun aparat lainya. “Sebagai abdi negara kita bertanggung jawab atas segala tindak tanduk di daerah apalagi menyangkut soal pelaksanaa kebijakan agar tidak terjadi kerusakan lingkungan,” katanya. Ditambah lagi kebijakan atasan dari masing-masing lembaga pemerintah yang mengharuskannya dijalankan kebijakan seperti pemberantasan penambangan liar. Kehadiran perda itu nantinya, kata dia, dapat memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Khususnya kepada masyarakat yang menggantungkan hidup terhadap hasil pertambangan. “Perda ini nantinya akan mengayomi seluruh kepentingan masyarakat, pemiliki KP dan soal reklamasi lingkungan yang merupakan tanggungjawab pemda, serta meminimalisir aksi penambangan liar,” tegasnya. Apabila, kata dia, nantinya Raperda ini disyahkan, akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat agar soal aturan pertambangan ini diketahui seluruh masyarakat. (har)


Pontianak Post

ANEKA PONTIANAK Pemilik Hotel City Ngadu ke Mabes

Rabu 24 Juni 2009

Tindak Siswa Konvoi Sambungan dari halaman 21

“Kalau sekarang kita akan bertindak lebih tegas,” kata Kepala Satuan Lalulintas Poltabes Pontianak Kompol Yulianto, kemarin. Penindakan tegas diambil lantaran polisi memastikan siswa SMP jelas tidak memiliki izin mengemudi sepeda motor, selain mengganggu ketertiban umum dan kelancaran lalulintas. “Jelas mereka tidak punya

SIM, usianya belum memenuhi syarat. Tidak boleh mengemudi di jalan raya,” tegas Yulianto. Disamping itu, menurut Yulianto, emosional siswa SMP masih labil. Mereka lebih berani berani dan ugal-ugalan jika berkendara. “SMP lebih bahaya kalau pakai sepeda motor, mereka tidak pikir panjang,” kata dia. Jika ada siswa SMP konvoi, lanjutnya, polisi akan menangkap dan dibawa ke kantor untuk

diproses. Selanjutnya, siswa akan didata dan dipanggil orang tuanya. Siswa yang ditangkap akan diminta membuat surat pernyataan bersama orang tuanya. “Orang tua juga bertanggungjawab, mereka juga akan diminta membuat surat pernyataan,” ujar Yulianto. Untuk itu, dirinya mengimbau, kepada orang tua dapat mencegah anaknya untuk tidak melakukan perayaan kelulusan dengan konvoi kendaraan.

“Semoga para orang tua dapat melarang anaknya demi keselamatan anaknya juga,” kata Yulianto. Sebelumnya, 17 Juni polisi menjaring ratusan siswa SMA saat konvoi merayakan kelulusan. Mereka dikumpulkan di halaman UPT Museum Kalbar. Namun, tidak ada tindakan dan tilang, siswa SMA yang mengenakan pakaian seragam dengan coretan itu hanya dipulangkan satu-persatu.(hen)

but roboh dari kaca jendela. Setelah mendengar suara keras, mahasiswa BSI berkeluaran karena khawatir gedung ikut ambruk. “Saya langsung keluar, lihat motor sudah tertimpa,” ungkapnya. Tidak hanya tower yang roboh, sehari sebelumnya hujan deras disertai angin kencang juga menyebabkan tujuh kaca jendela BSI pecah.

Tower yang didirikan di atap gedung itu difungsikan untuk siaran sebuah stasiun radio. Jangkauannya hingga Kabupaten Landak dan Sanggau. Atas kejadian tersebut, Atang Suryana memperkirakan pihaknya mengalami kerugian sekitar Rp500 juta. “Ya, namanya musibah mau diapakan lagi,” tutur Atang. (hen)

Angin Robohkan Tower BSI Sambungan dari halaman 21

laboratorium siaran radio, kuliah tetap jalan,” ucapnya. Petugas keamanan BSI, Apriadi (25) mengatakan, robohnya tower yang dibangun 3,5 tahun lalu itu dilihatnya dengan jelas. Tiupan angin kencang membuat posisi tower miring. Tak berselang lama terdengar suara keras dan tower terhempas ke tanah.

“Hujan kemarin sudah membuatnya miring, tapi kembali tegak lagi. Sekarang langsung roboh, untung tidak ada yang tertimpa,” ujarnya. Pemilik satu dari tiga sepeda motor yang rusak tertimpa tower, Wira (18) mengungkapkan, saat kejadian mahasiswa semester dua itu berada di ruang siaran radio. Wira mengaku melihat langsung tower terse-

Terumbu Karang Terancam Punah Sambungan dari halaman 21

1999 tentang Pengawetan Jenis Satwa dan Tumbuhan dan Appendix 1 CITES seperti kima raksasa (Tridacna gigas), kima sisik (Tridacna scuamosa), penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), serta berbagai jenis akar bahar (Gorgonian sp) masih banyak ditemui di kawasan ini. Seiring dengan meningkatnya berbagai akitivitas pemanfaatan sumberdaya pesisir dan laut di kawasan tersebut serta konsekuensi dari pertamba-

han penduduk, menimbulkan berbagai tekanan terhadap kondisi terumbu karang di kawasan ini. Iwan yang juga Ketua Depidar Wirakarya Indonesia Kalbar ini melanjutkan, hasil survei kondisi terumbu karang pada tahun 2005 di Pulau Randayan dan sekitarnya, menunjukan bahwa secara umum kondisinya sedang hingga bagus dengan luas penutupan karang hidup sebesar 50 – 74,9 %. Namun demikian terdapat kondisi terumbu karang yang “buruk/rusak” di beberapa lokasi kawasan Pulau Randayan.

Kata Iwan, rusaknya terumbu karang pada kawasan Pulau Randayan dan sekitarnya tentu akan mengancam produktivitasnya sekecil apapun tingkat kerusakan tersebut. “Pada akhirnya memiliki konsekuensi sosial dan ekonomi yang serius bagi masyarakat lokal khususnya nelayan tradisonal yang bergantung pada sumber daya terumbu karang. Mengingat justru mereka inilah yang seringkali hidup di bawah garis kemiskinan,” katanya. Dengan tingginya tingkat kerusakan ekosistem terumbu karang tersebut tentu harus

segera dicarikan jalan keluarnya agar kerusakan tidak terus bertambah berat. Langkah-langkah dan kebijakan untuk merehabilitasi perlu segera dilakukan oleh pemerintah, salah satunya adalah program rehabilitasi terumbu karang. Hasil yang diharapkan adalah terehabilitasinya ekosistem terumbu karang dengan teknik transplantasi. “Ini ikut mendukung program rehabilitasi pesisir dengan terumbu karang sabuk terdepan pelindung pantai dari ancaman abrasi,” ujarnya. (zan)

satupun petugas terlihat. Sepeda motor juga sudah tidak terlihat lagi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Multi Juto Bhatarrendro mengaku ada dokter yang lebih mementingkan pelayanan di tempat praktiknya daripada Puskesmas. ”Tetapi itu dulu. Sekarang sudah diberi tahu dan agak berkurang,” ujar Multi di Pontianak Selasa (23/6). Menurut Multi, seharusnya dokter yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil lebih mementingkan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan pekerjaannya sebagai PNS. ”Saat jam kerja di Puskesmas,

ia tidak boleh meninggalkan kewajibannya karena lebih mementingkan praktiknya,” kata Multi. Saat ini seluruh dokter dan petugas medis lainnya juga diminta siaga di Puskesmas untuk mengantisipasi lonjakan pasien DBD pada bulan ini. Jam kerjanya diperpanjang, yang sebelumnya hanya sampai pukul 14.00 menjadi pukul 17.00. Beberapa Puskesmas disiagakan 24 jam, yakni di Siantan Hilir, Karya Mulya, Alianyang, dan Kampung Dalam. Walikota Pontianak Sutarmidji menambahkan dokter yang berstatus sebagai PNS diperbolehkan membuka praktek di rumahnya. Namun diluar jam kerjanya sebagai pelayan

masyarakat. ”Mana ada yang buka praktek siang hari. Malam hari baru ada,” kata Sutarmidji kemarin. Pemerintah Kota Pontianak telah mengirimkan surat edaran kepada seluruh warganya melalui kecamatan dan kelurahan terkait DBD ini. Seluruh pelayanan penyakit DBD di puskesmas diberikan secara gratis. Masyarakat diminta segera membawa keluarganya memeriksa darah, paling tidak di Puskesmas, jika mengalami panas tinggi. ”Untuk status KLB, kita masih melihat hingga akhir Juni ini. Karena ada tren menurun kasus DBD ini,” kata Multi. Walikota Pontianak Sutarmidji mengaku masih menunggu hingga akhir Juni

untuk menetapkan status KLB. Jika hingga akhir Juni kasus DBD melebihi 50 persen dari kejadian KLB pada 2002, baru ditetapkan sebagai KLB. ”Pada 2002, mencapai 1600 kasus DBD. Jika hingga akhir Juni kasus terus meningkat hingga melebihi 50 persen di tahun itu, baru ditetapkan sebagai KLB,” ungkap Sutarmidji. Kendati belum ditetapkan KLB, Sutarmidji meminta masyarakat waspada jika ada keluarganya yang sakit. Masyarakat juga diminta membersihkan lingkungannya. ”Sekolah juga sudah saya perintahkan untuk difogging. Seluruhnya, jangan ada yang tidak,” timpal Sutarmidji. (fah/ uni)

bisa tidur rasanya. Kalau tidak lulus, pusing lagi cari SMA nya,” ungkap Asni, orangtua dari Dede, siswa SMP Muhammadiyah. Namun, ia berupaya optimis sang anak bisa lulus. ”Mudah-mudahan saja lulus,” ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak Mulyadi Sukir mengungkapkan persentase kelulusan SMP/MTs tahun ini meningkat 9,6 persen menjadi 90,4 persen. Dari peserta 8.895 peserta ujian, sebanyak 855 siswa tidak lulus. Pada 2008, siswa yang tidak lulus mencapai 1.430 siswa. ”Siswa yang tidak lulus bisa ujian paket B pada 1 Juli

mendatang, Yang punya ijazah paket B boleh mendaftar di sekolah negeri,” ungkap Mulyadi kemarin. Tahun ini sebanyak delapan sekolah lulus 100 persen, yaitu SMPN 13, SMPN 1, SMPN 14, SMPN 21, SMP Walisongo, SMP Pelita Harapan, SMP Ki Hajar Dewantara, dan SMP Bina Mulya. Untuk MTs, sebanyak 10 sekolah lulus 100 persen. Seluruhnya MTs swasta. Yakni MTs Miftahul Ulum, MTs Al Islah, MTs Nahdatussubhan, MTs Matlaul Anwar, MTS Rahdatul Saadah, MTs Al Jihad, MTs Islamiyah, MTs Walisongo, MTs Miftahussaadah, dan MTs Manbahussaadah. (uni)

Pertaruhan Reputasi Sekolah Sambungan dari halaman 21

SMP Tunas Karya mengintensifkan bimbingan belajar kepada 54 siswa kelas III mulai semester dua. ”Semuanya diberikan gratis,” timpal Ali. Kepala SMPN 19 Mursyid Syukur juga mengaku cemas menunggu hasil ujian siswanya. ”Spot jantung rasanya,” ujar Mursyid. Namun ia tetap berusaha tenang dan optimis. Karena mereka telah melakukan berbagai upaya dalam menghadapi ujian nasional. Diantaranya bimbingan belajar, remidial, tambahan belajar, evaluasi, dan ujicoba tes. Setelah menerima amplop kelulusan, ia senang melihat

hasil kerja keras siswanya. Persentase kelulusan di sekolah mereka meningkat dari sekitar 70 persen tahun sebelumnya, menjadi 81,52 persen. Dari 184 peserta ujian, sebanyak 34 gagal. ”Kedepannya, kami berupaya terus. Kalau bisa lulus 100 persen. Amin,” ujar Mursyid. Rasa gembira juga dirasakan Junaidi Mahmudi, kepala SMPN 14 Pontianak. Seluruh siswanya berhasil lulus. ”Ini berkat kerja keras semuanya. Orangtua, guru, dan siswa,” kata Junaidi. Kendati sekolah telah mengetahui hasil kelulusan, sebagian orangtua siswa masih merasa tegang. ”Saya pusing. Tidak

Siapkan Akting yang Bikin Guru dan Anak Didik Menangis Sambungan dari halaman 21

Ini hal yang mengharukan. Dua kegembiraan sekaligus. Anak-anak lulus semua dan putusan bebas,” kata Marsedes menceritakan akting yang disiapkannya. “Saya belajar teater rakyat saat masih kuliah dulu,” katanya. Marsedes lulusan Universitas Sanatha Dharma. Ia mengabdikan dirinya menjadi seorang biarawati Katolik. Ia anggota Kongregasi Fransiskanes Sambas (KFS), sebuah Kongregasi Suster PenitenRekolektine, Etten Leur Negeri Belanda. Muder Marie Joseph Raymakers mendirikan kongregasi ini pada 19 maret 1820. Akting Marsedes berlanjut. Empat guru yang menemuinya di ruangan kepala sekolah menanyakan perihal rapat dewan guru. “Saya bilang langsung saja berkumpul di ruangan rapat. Padahal biasanya kami rapat di ruang kepala sekolah,” ujarnya. “Sebenarnya sudah ada yang

curiga kalau saya berakting. Tapi begitu saya meyakinkan kalau ini sebuah kabar buruk, mereka jadi percaya. Apalagi saat saya bilang kalau pelajaran IPA yang selalu unggul ada lima orang tidak lulus. Begitu juga dengan pelajaran IPS ada 20 orang tidak lulus. Mereka langsung menangis.” Tak kurang setengah jam, Marsedes mempermainkan perasaan para guru. Ia kemudian menyampaikan kabar baik terkait vonis bebas pengadilan. Semua guru bertepuk tangan. Setelah itu ia membuka amplop mengenai kelulusan. Kembali Marsedes berakting. Apalagi saat ia mengatakan ada siswa yang tidak lulus. “Saya buka amplop kelulusan. Lalu bacakan untuk jurusan IPA bahwa yang tidak lulus nol persen. Mereka langsung tepuk tangan. Kemudian saya bacakan lagi yang jurusan IPS, saya bacakan kalau yang tidak lulus juga nol persen. Mereka langsung mengerumuni saya. Senang bukan main,” kata

Marsedes. Pengadilan Tinggi Kalbar pada 21 April 2009 menggugurkan putusan PN Pontianak yang menjatuhkan vonis denda Rp5 juta kepada Marsedes. Majelis hakim PT yang dipimpin Rosmala Sitorus dengan anggota Djernih Sitanggang dan Gatot Suhartono menyatakan Marsedes Rincelina telah melakukan perbuatan yang sebagaimana didakwakan kepadanya, tetapi perbuatan tersebut bukan tindak pidana. Untuk itu majelis hakim melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum dan membebankan biaya perkara kepada negara. Dalam pertimbangan hakim, agar proses belajar mengajar dapat terselenggara dengan baik dan tujuan pendidikan tercapai, maka penyelenggara pendidikan diberi kewenangan untuk membuat suatu peraturan. Bagi siswa yang melanggar atau tidak mematuhi tata tertib sekolah, sewajarnya siswa tersebut mendapat sanksi. Sebelumnya majelis hakim

Pengadilan Negri Pontianak dalam sidang pada Kamis (30/10) menjatuhkan vonis bersalah pada Rincelina. Kepala SMA Gembala Baik itu, diharuskan membayar hukuman denda sebesar Rp5 juta. Rincelina didakwa karena mengeluarkan siswanya yang bernama Alan Dharma Saputra pada 24 Maret 2007. Alasan pengeluaran karena siswa tersebut melanggar tata tertib siswa. Pengadilan terhadap Marsedes cukup menarik perhatian. Cukup banyak simpati mengalir padanya. Tak heran bila Marsedes berterima kasih kepada orang-orang yang mendukungnya. “Awalnya saya sedih. Tapi dukungan dari sekolah, kongregasi, orangorang yang bersimpati membuat saya merasa tidak melangkah sendiri,” katanya. Vonis bebas dari pengadilan tinggi benar-benar melegakan Marsedes. Lulus seratus persen anak didiknya menambah kegembiraannya. Proficiat. (*)

Kalbar, juga tak ada tanggapan,” kata Hendry kecewa. Menurut dia, sejak tahun 1998 dia sudah melaporkan ke Polres Sambas tentang dugaan penipuan pemalsuan sertifikat rumah yang berada di Jalan Budi Utomo. “Sertifikat aslinya masih di tangan saya. Rumah tersebut juga disita bank,” kata Hendry. Tahun 2002, kata Hendry, dia juga melaporkan tentang pemalsuan tandatangannya oleh Direktur Bank Kalbar kala itu, Sudirman Yasin dan kawankawan. “Semua laporan ini tidak ditindaklanjuti,” katanya. Tahun 2006, kata Hendry, dia melaporkan tentang penggelapan sertifikat di Jalan Padat Karya milik Cupendi Iswanto. “Itu milik adik saya. Pelakunya,

dilaporkan ke polisi adalah Jamaluddin Malik dan kawankawan,” kata Hendry. Kata Hendry, kasus yang menimpanya telah dilaporkan ke Mabes Polri tahun 2007 lalu dan Januari 2008 dilimpahkan ke Mapolda Kalbar guna ditindaklanjuti. “Diduga terjadi penggelapan sertifikat dan penyalahgunaan wewenangan,” kata dia. Tak hanya itu, tanggal 16 Mei 2008 tentang menguasai aset tidak bergerak oleh pengusaha. Dia sangat berharap, kasusnya bisa ditindaklanjuti oleh penegak hukum. “Kepada siapa lagi, saya harus melapor kalau penegak hukum tidak menindaklanjutinya,” kata Hendry yang terus berjuang. (zrf)

Gencarkan Promosi Aset Wisata Sambungan dari halaman 28

Puskesmas Abaikan Instruksi Dinkes Sambungan dari halaman 21

SINGKAWANG-Pemilik Hotel City Singkawang, yang telah disita oleh Bank Kalbar, Hendry Iswanto terus mencari keadilan. Hendry melaporkan dugaan perampasan hak miliknya oleh Bank Kalbar, kepada kepolisian. Sayang, kepolisian tidak menanggapinya, sehingga dia melaporkan ke Propam Mabes Polri. “Saya laporkan ke Propam. Sebab, polisi di Polda Kalbar tidak menanggapi laporan saya,” kata Hendry, kepada Pontianak Post, saat berada di Jakarta. Menurut dia, sejumlah dugaan tindak pidana dilaporkan Polres Sambas (sebelum dimekarkan). “Alhasil, tak satu pun ditanggapi. Kita juga lapor ke Polda

27

“Meski baru sekarang mengajak kami berdiskusi secara formal, namun hal itu tidaklah penting. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana cara kita untuk menarik minat wisatawan manca Negara untuk mau datang dan tinggal lama di Kalbar,” jelasnya. Untuk bisa menumbuhkan

minat berwisata ke Kalbar, pemerintah beserta para pelaku dunia wisata harus bisa mengemas potensi wisata dengan apik. Apa saja potensi wisata yang dimiliki Kalbar? Secara umum jumlahnya ada empat, yakni wisata ecotoursm, wisata alam, wisata dengan minat khusus serta aneka menu kuliner istimewa. Ketua Masyarakat Pariwisata

Indonesia Martias memandang perlu adanya skala prioritas program kerja. Tindakan ini penting untuk dikedepankan mengingat waktu yang tersisa untuk melakukan persiapan tinggal enam bulan lagi. “Khusus bagi kabupaten/ kota yang siap, ada baiknya jika promosi wisata ke sana dapat lebih gencar dilakukan,” sarannya.(go)

Jika Tidak Adil Bisa Memicu Konflik Horizontal Sambungan dari halaman 28

Agar tetap tumbuh dan berkembang, upaya pembinaan berkelanjutan perlu dilakukan. Keterlibatan Koperasi dan industri, BUMN, BUMD dalam melakukan pembinaan jelas perlu. “Saya sangat sependapat jika upaya pemekaran wilayah di tunda untuk sementara waktu. Pemekaran wilayah bukanlah satu-satunya cara untuk memajukan daerah. Yang dibutuhkan saat ini adalah kepiawaian kepala daerah dan para pejabatnya untuk memanfaatkan potensi yang ada untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Jika daerah ingin maju, yang perlu diperhatikan adalah penempatan para pejabat yang professional di bidangnya. Di

Negara maju, prinsip seperti ini di kenal dengan istilah the Right Man on the Right Place. Bagaimana dengan struktur pejabat pemerintahan yang ada di Kalbar? Disana ternyata masih banyak ditemukan penempatan pejabat yang tidak sesuai dengan kemampuannya, baik dari segi tingkat pendidikan formal maupun pengalamannya dalam bidang yang di duduki. Persoalan seperti ini jelas menjadi salah satu penyebab lambannya perkembangan daerah. Persoalan komunikasi dengan pimpinan sepertinya tidak ada kendala mengingat alat komunikasi sudah sangat lengkap. Jadi ada suatu prioritas utama, apa yang akan diunggulkan daerah tersebut. Pejabat-pejabat tertentu seperti Dinas pertanian/ perkebunan, perikanan, pertam-

bangan tidak hanya memiliki kemampuan yang baik dalam bidangnya, tetapi harus memiliki jiwa kewirausahaan. Bagaimana mereka bisa menjual potensi daerahnya jika tidak memiliki jiwa kewirausahaan. Selama ini aturan yang ketat tentang pemekaran daerah belum berjalan sesuai dengan yang seharusnya, karena dominannya proses politik di DPR melalui inisiatif UU daerah baru serta adanya bagian dana alokasi khusus untuk membantu daerah baru. Dana DAU per daerah semakin kecil dengan banyaknya daerah pemekaran baru. Jika melihat anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk daerah baru tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, saya pikir lebih bermanfaat. (*)

Poltabes Buka SIM Corner Sambungan dari halaman 28

“Jumlah pembuat SIM semakin bertambah, ini mengantisipasi masyarakat yang tidak terlayani,” kata Yulianto. Dibandingkan SIM keliling, SIM corner lebih komplit. Polisi menyediakan loket pembayaran dari BRI dan dokter untuk tes

kesehatan. Di bagian depan SIM corner juga disediakan layar yang akan menampilkan imbauan-imbauan tentang lalulintas. Untuk biaya, Yulianto menjelaskan, masyarakat yang memperpanjang SIM akan dikenakan sebesar Rp60 ribu. Pembayaran langsung dilakukan diloket yang telah dise-

diakan. “Jadi tidak lewat calo, bayarnya langsung,” katanya. Dengan dibukanya SIM corner ini, lanjutnya, tidak ada lagi alasan masyarakat tidak memiliki atau SIM nya melewati batas waktu. “Sudah tersedia dan mudah, tidak ada alasan kalau SIM nya sudah mati,” ujar Yulianto.(hen)

Siapkan Rp5 M Bangun Pedesaan Sambungan dari halaman 28

Untuk pembangunan infrastruktur pedesaan tersebut, kata dia, memang rutin dianggarkan setiap tahunnya dengan lokasi tersebar dan tidak menumpuk hanya di satu kabupaten/kota.“Sifatnya sporadis,” katanya. Sementara dari dana APBN, kata dia, porsinya lebih besar untuk pembangunan infrastruktur pedesaan. “Dana itu kita padukan dengan APBD

kita,” katanya.Termasuk dari dana stimulus, kata Sinyor, juga ada diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur pedesaan. “Besarannya di atas Rp20 miliar,” katanya. Beberapa program pembangunan yang sudah dilakukan diantaranya di Ngabang sebesar Rp3,5 miliar dari dana APBN, pengadaan air bersih di Bodok di atas Rp5 miliar, dan di Nanga Pinoh sebesar Rp5 miliar. “Untuk alokasi dana itu

juga dilihat kepentingan dari kabupaten yang memerlukan. Tergantung usulan dari RPJM mereka,” ujar Sinyor. Selain dari kedua dana tadi, untuk pembangunan tersebut juga ada anggaran khusus berupa program infrastruktur pedesaan (PIP). “Itu ditangani langsung kabupaten. Dananya bersumber dari APBN. Kita sifatnya koordinasi, monitoring dan pengawasan saja,” katanya. (zan)

Pendidikan Harus Merata Sambungan dari halaman 28

Legislator Partai Golkar ini menyebutkan lihat saja nanti angka kelulusan ujian nasional sekolah menengah pertama tahun 2008/2009 Kalbar yang mencapai 77,90 persen. Dikatakannya, mungkin dari 12.164 pelajar tidak lulus sebarannya lebih banyak di daerah pedalaman dan terpencil. “Secara global memang

tingkat kelulusan ujian nasional SLTP meningkat dari tahun lalu yang hanya sebesar 72,30 persen. Secara nasional mungkin Kalbar bisa masuk provinsi dengan angka kelulusan terkecil,” tuturnya. Hadlir mengatakan pemerintah daerah jangan berbangga hati jika peningkatan angka kelulusan sebesar lima persen. Namun, kata dia, jika dilihat

kondisi di lapangan antardaerah terjadi kesenjangan berarti masih ada kegagalan pendidikan yang harus perbaiki. “Saya berharap sistem ujian nasional diubah, karena penilaian secara global dengan mengujikan beberapa mata pelajaran. Sampai kapan pun kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dengan pedalaman akan terjadi,” ujarnya. (riq)

Larang Gunakan Atribut Sambungan dari halaman 21

anggota dan kepengurusannya melaksanakan hak politik masing -masing sesuai dengan hati nurani dan petunjuk partai atau calon presiden yang didukungnya. “Itu hak semua rakyat Indonesia, kami tidak akan menghalang-halangi. Tapi, tidak mengusung dan mengatasnamakan MABM,” ungkap Imien Thaha. Ia meminta, kepada semua anggota dan pengurus MABM

di semua kabupaten/kota untuk memastikan diri sudah terdaftar pada daftar pemilih tetap. Agar hak sebagai warga negara untuk memilih dalam pilpres tidak disia-siakan. “Pastikan apakah benar-benar sudah terdaftar hak pilih pada Rabu, tanggal 8 Juli 2009 nanti,” katanya. Imien juga mengimbau, masyarakat melayu Kalbar turut mendukung dan bertanggungjawab atas terlaksananya pilpres yang demokratis, tertib dan aman, sehingga mewujud-

kan basil akhir yang sukses. “Hendaknya mengikuti ketentuan pemerintah dan undangundang,” ujarnya. Pada masa kampanye, Imien Thaha melanjutkan, agar masyarakat melayu Kalbar yang terlibat tidak mengkampanyekan hal-hal yang tidak bermoral yang dapat memancing kerusuhan, memecahkan Kesatuan dan Persatuan Bangsa. “Karena persatuan dan kesatuan bangsa lebih utama,” ungkapnya.(hen)


metropolis

28

Pontianak Post

pendidikan

Miliki Integritas Tinggi PENGELOLAAN pendidikan tidak semata menghasilkan lulusan yang berkualitas. Ada sisi lain yang juga penting. Salah satunya memiliki integritas yang tinggi untuk setiap lulusannya. Sehingga menjadi pemimpin yang benarbenar bekerja sesuai dengan norma-norma, baik bagi masyarakat maupun Tuhan. “Hendaknya semua jebolan lembaga pendidikan bisa menjadi pemimpin yang memiliki Sugit Zibeon integritas tinggi, iman yang tinggi dan rasa pengabdian yang tinggi juga, sehingga mereka tidak menjadi penganggur,” kata Ketua Sekolah Tinggi Teologi Berea Pdt. Sugit Zibeon di Pontianak, kemarin. Sekolah yang dipimpin Sugit dalam waktu dekat akan mewisuda sekitar 27 lulusannya. Mereka merupakan lulusan ke-46 sejak sekolah itu ada. Lulusan kali ini berasal dari program diploma tiga kependetaan, diploma dua kependidikan, diploma tiga teologi kependidikan, sarjana teologi pendidikan, dan sarjana teologi kependetaan. Wisuda akan digelar di Gereja Persekutuan Pemberitaan Injil Kristus Baithani, Ansang pada 3 Juli mendatang. Sugit bilang akan banyak yang diundang. Di antaranya, Bupati Landak Adrianus Asia Sidot, Ketua Yayasan Berea Pdt Paul Nyerom Kanoh, dan Pembimas Kristen Kanwil Depag Kalbar. “Orangtua dan orang-orang yang berjasa juga akan hadir dalam proses istimewa itu,” ujarnya. Menurut Sugit, pendidikan harus berkarakter yang menjadi bagian kreasi penciptaan nilai-nilai integritas dalam kehidupan bangsa. Pendidikan karakter itu harus menjadi proses pengembangan kualitas SDM unggul. “Pendidikan menjadi pintu masuk untuk melahirkan orang-orang tak hanya berkualitas, tapi juga memiliki integritas yang tinggi. Sehingga setelah tamat tidak menambah beban negara. Karena mereka tidak akan menjadi penganggur,” katanya. (mnk)

parlementaria

Pendidikan Harus Merata ANGGOTA legislatif Kalimantan Barat Hadlir Noor kemarin mengatakan pemerintah daerah harus melakukan evaluasi hasil ujian nasional. Ia menyebutkan prosentase tingkat kelulusan antara daerah perkotaan dengan pedalaman bagai langit dan bumi. “Pembangunan penHadlir Noor didikan di Kalbar tidak merata. Lihat saja dari sarana dan prasarana antara di kota dan desa. Sangat wajar bila wilayah terpencil dan pedalaman banyak peserta ujian nasional tidak lulus,” katanya di Pontianak. Anggota Komisi D DPRD Kalbar ini mengemukakan bukan hanya persoalan sarana dan prasarana tenaga pendidik saja di kawasan terpencil sangat terbatas. Dikatakannya, satu sekolah hanya ada 2-3 guru yang mengajar masih banyak ditemukan di pedalaman. “Masih bersyukur kalau pendidiknya mau menetap dan tinggal di kawasan pedalaman serta terpencil. Bahkan ada yang sekolah lebih banyak libur karena tidak ada guru datang mengajar,” ujar Hadlir.

■ Ke Halaman 27 kolom 5

Rabu 24 Juni 2009

Gencarkan Promosi Aset Wisata PONTIANAK - Meski terbatas, program Visit Kalbar 2010 harus berjalan. Kurun waktu enam bulan ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Barat mengajak kepada seluruh stakeholder mempromosikan potensi daerah yang ada. Hal ini disampaikan Kepala Disbudpar Kalbar,

Kamaruzzaman di Pontianak, kemarin. Dia menjelaskan sesuai dengan rencana kerja, awal Agustus nanti pihaknya akan mulai mengkampanyekan objek wisata Kalbar ke luar. Kegiatan ini nantinya akan melibatkan semua pihak terkait. Target wisatawan mancanegara yang akan

digaet berjumlah 30 ribu. Ada enam langkah yang disiapkan untuk mencapainya. Diantaranya, revitalisasi program event budaya; melakukan peningkatan kualitas objek wisata di kabupaten/kota sehingga layak dikunjungi; meningkatkan promosi daerah melalui kerja sama dengan media

massa. Dekan Fakultas Ekonomi Untan Evi Asmayadi mengaku senang dengan langkah tersebut. Terjalinnya hubungan dengan pihak perguruan tinggi, acuan kerja bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

■ Ke Halaman 27 kolom 5

Siapkan Rp5 M Bangun Pedesaan BEARING/PONTIANAKPOST

ROBOH: Hujan lebat disertai angin kencang, kemarin merobohkan atap sebuah lapangan futsal di Sungai Raya Dalam, untung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Poltabes Buka SIM Corner PONTIANAK – Memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi, Poltabes Pontianak membuka layanan SIM corner di Matahari Mall Pontianak. Segala persiapan sudah dilakukan, rencanannya per 1 Juli nanti layanan tersebut diluncurkan secara resmi. “Ini baru persiapan, tapi semuanya sudah siap. 1 Juli nanti baru diluncurkan dan sudah berfungsi,” ungkap Kasat Lantas Poltabes Pontianak Kompol Yulianto,

saat meninjau persiapan SIM corner, kemarin. SIM corner, terangnya, dikhususkan melayani masyarakat yang ingin memperpanjang SIM A dan C, sama dengan SIM keliling. Sedangkan untuk mereka yang membuat SIM baru, harus dilakukan di poltabes, karena mesti melakukan tes. “Secara fungsi sama dengan layanan SIM keliling. Bedanya, di sini sifatnya statis,” kata Yulianto.

Dijelaskannya, SIM corner dibuka di luar jam kerja. Yakni, dari pukul 14.00 hingga mall Matahari tutup pukul 22.00. “Bedanya itu saja, jika di poltabes dan SIM keliling pada jam kerja, di sini di luar jam itu,” ucapnya. Hal itu dilakukan untuk memudahkan masyarakat. Selama ini, masyarakat selalu mengantri jika membuat dan memperpanjang SIM, sedangkan jam kerja terbatas.

■ Ke Halaman 27 kolom 5

PONTIANAK— Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menganggarkan lebih dari Rp5 miliar dari APBD Kalbar untuk pembangunan infrastruktur pedesaan seperti jalan lingkungan, air bersih, dan renovasi perumahan. “Memang ada program itu di Cipta Karya. Untuk pengusulannya tergantung kebutuhan kabupaten dan kota yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas PU Kalbar Jakius Sinyor.

■ Ke Hal 27 kolom 5

Untuk alokasi dana itu juga dilihat kepen­tingan dari kabupaten yang memerlukan. Tergantung usulan dari RPJM mereka

Jakius Sinyor

Pemekaran Wilayah, Antara Harapan dan Kenyataan

Jika Tidak Adil Bisa Memicu Konflik Horizontal Pemekaran daerah bukanlah salah satu cara untuk meningkatkan ekonomi dan mengatasi konflik antarmasyarakat. Mulai dari rencana sampai terbentuknya daerah baru, semuanya memerlukan pengorbanan. Aset, batas wilayah, pendapatan hingga anggaran juga jadi persoalan. pringgo Pontianak

SELAIN menimbulkan konflik di dalam masyarakat, pemekaran wilayah sangat membebani dan menghamburkan anggaran. Tahun 2009, dana transfer ke daerah ditetapkan sebesar Rp303,1 triliun yang terdiri dari dana perimbangan sebesar Rp279,3 triliun dan dana otonomi khusus dan penyesuaian sebesar Rp23,7 triliun. Dana perimbangan Rp279,3 triliun terdiri dari dana bagi hasil Rp68,1 triliun, dana alokasi umum Rp186,4 triliun dan dana alokasi khusus Rp24,8 triliun. Sementara itu, dana otonomi khusus dan penyesuaian Rp

Erwandi

23,7 triliun terdiri dari dana otonomi khusus Rp 8,9 triliun. Jika dilihat dari anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, semuanya jelas tidak sebanding dengan kesejahteraan yang diperoleh masyarakat setempat, kecuali para elite politik dan birokrat yang mendapatkan kedudukan. Erwandi, kepala Humas Polnep, sebenarnya yang sejahtera bukannya masyarakat setempat, malainkan para elit politik dan pejabatnya. Mengapa? Karena anggaran yang sangat besar tidak dimanfaatkan untuk menumbukan ekonomi kerakyatan atau

membuka lapangan pekerjaan melalui pendirian industriindustri kecil di daerah yang direncanakan akan dimekarkan. “Saya rasa pemanfaatan dana yang demikian jauh lebih bermanfaat dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, ketimbang menggunakannya untuk membangun fasilitas perkantoran,” katanya. Dilihat dari catatan sejarah yang ada, ketika krisis ekonomi menjelang, sektor industri kecil justru bisa bertahan dan mampu berkembang dari pada industri besar.

■ Ke Halaman 27 kolom 5

Pontianak Post  

24 Juni 2009

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you