Issuu on Google+

78

���������

Pontianak Post

Rabu 24 Maret 2010 M / 8 Rabiul Akhir 1431 H

Eceran Rp. 2.500

P e rt a ma da n T e rut a ma di K a l i m a n t a n B a r a t

Dugaan Markus Makin Kuat Jaksa Agung Akui Penuntutan Gayus Tambunan Tak Beres Shando/Pontianak Post

HADIR: Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri menerima pengalungan selendang selamat datang saat menghadiri Konferda PDI-P Kalbar di PCC, kemarin (23/3).

Cornelis Kembali Pimpin PDIP Kalbar Mega Buka Konferda PONTIANAK—Drs Cornelis MH terpilih secara aklamasi memimpin PDIP Kalbar periode 2010-2015, didampingi M Kebing L sebagai sekretaris dan Fransiskus Diaan sebagai bendahara, dalam Konferensi Daerah (Konferda) III DPD PDIP Kalbar di Hotel Orchardz, kemarin

(23/3). Ketua DPP PDIP, Puan Maharani langsung melakukan pelantikan setelah kepengurusan baru tersebut terbentuk, disaksikan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri, Sekjen Pramono Anung, anggota DPR RI Dapil Kalbar, Karolin Margaret Natasa dan Lazarus. Usai dilantik dan diambil sumpahnya, Cor-

nelis mengatakan, hal terpenting adalah memiliki satu tekad yang sama terhadap kesetian mulai dari tingkat atas hingga tingkat yang paling bawah, dan tidak ada lagi pengkotakan dan pemisahan antar sesame anggota. “Bersatu kita menang, untuk persatuan dan demokrasi,” tegas Cornelis yang juga Gubernur Kalbar itu. Selain itu, Cornelis mengungkapkan,

PDIP besar karena dukungan rakyat, oleh sebab itu, dalam menjalankan amanah partai harus sesuai dengan kepentingan rakyat. “Menjalankan tugas partai harus dilaksanakan dengan sepenuh hati, apalagi PDIP besar karena dukungan rakyat, sehingga partai tetap berpihak pada rakyat,” ujarnya.

JAKARTA – Dugaan adanya praktik makelar kasus (markus) dalam penanganan kasus pajak dengan terdakwa Gayus Tambunan terus bergulir. Jaksa Agung Hendarman Supandji menengarai proses penuntutan tidak berjalan sebagaimana mestinya. ’’Saya menduga ada sesuatu sistem (penuntutan) yang tidak pas,’’ katanya setelah pertemuan dengan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum di Kejagung kemarin (23/3). Dari satgas, hadir Kuntoro Mangkusubroto, Denny Indrayana, Mas Achmad Santosa, dan Yunus Husein. Hendarman didampingi Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Marwan Effendy dan JAM Pidana Umum Kamal Sofyan. u Ke Halaman 7 kolom 1

u Ke Halaman 6 kolom 1

Polisi Gerebek Pabrik Narkoba Rp 65 M 11:51 14:54 17:55 19:03 04:31

JAKARTA – Untuk ukuran seorang ”pengusaha”, Anthony Wijaya alias Hakim termasuk produktif. Seorang diri, dia mampu memproduksi ekstasi, sabu-sabu, dan DVD bajakan sekaligus. Namun, keberuntungan Anthony berakhir kemarin (23/3). Polisi meng-

gerebek pabrik ekstasi, sabu-sabu, dan DVD bajakan miliknya di perumahan mewah, Citra Dua Extension Blok BB 2/6, Kalideres, Jakarta Barat. Dari dalam rumah tersebut, polisi menyita 60 kg bahan baku pembuat sabu-sabu senilai Rp 60 miliar dan 50

BUKU pertama saya bersama Profesor Philip Kotler adalah “pertaruhan besar” untuk saya dan MarkPlus! Karena itu, saya benar-benar “ngotot” untuk membuatnya sukses. Pertama, judulnya harus tetap marketing walaupun buku itu tentang krisis Asia yang sangat makro. Karena itu, judul yang saya usulkan RepositioningAsia: From Bubble to Sustainable Economy. Dengan judul seperti itu, saya seolah Hermawan Kartajaya ingin menuliskan “resep” tentang bagaimana Asia bisa di-reposisi. Dari Asia yang bubble, artinya kelihatan “gede tapi kosong” ke sustainable atau kuat dan berkelanjutan. Dengan melakukan itu, saya tidak boleh “terseret” u Ke Halaman 6 kolom 5

u Ke Halaman 7 kolom 5

NARKOBA: Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya kemarin menggerebek pabrik pembuat ekstasi dan sabu dengan barang bukti senilai Rp160 miliar. Pabrik ini mampu memproduksi 300 butir ekstasi dan sabu 25 gram setiap hari.

GROW WITH CHARACTER

Jer Basuki Mowo Beyo

ribu butir ekstasi senilai Rp 5 miliar. Dalam rumah berwarna pink dan berlantai dua tersebut, turut ditangkap Ang Yin Hua alias Leonard yang datang dengan mengemudikan mobil Toyota Avanza bernopol DK 1604 ES.

Fery Pradolo/Indopos

adalah harta tidak bergerak berjumlah Rp 36 miliar. Tetapi, itu hibah pada 1983, 1985, 1987, dan 1990. Itu semua sembilan harta berupa tanah dan bangunan,’’ papar Hadi saat pengumuman harta kekayaannya. Meski jumlah harta hibah milik Hadi cukup mencengangkan dibandingkan dengan total hartanya, mantan Dirjen pajak itu menuturkan bahwa semua kekayaannya halal. Sebab, semua harta hibah tersebut didapat Hadi dari orang tua, kerabat, dan mertua.

JAKARTA – Vonis bebas yang diterima Gayus Tambunan dalam kasus dugaan penggelapan pajak tidak serta-merta membuat Ditjen Pajak Kemenkeu menghentikan pengusutan. Dirjen Pajak Mochamad Tjiptardjo menegaskan, urusan vonis bebas itu terkait dengan aspek pidana atau kriminal di ranah penegak hukum. ’’Tapi secara internal, kami tetap periksa dia (Gayus Tambunan, Red),’’ kata Tjiptardjo saat ditemui di Kantor Kemenkeu kemarin (23/3). Nama Gayus mencuat setelah adanya pengakuan kontroversial dari mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji. Susno menyebut, Gayus terlibat dalam jaringan makelar kasus (markus) pengurusan pajak yang juga melibatkan perwira tinggi di kepolisian.

u Ke Halaman 6 kolom 1

u Ke Halaman 7 kolom 5

Harta Kepala BPK Melonjak Terbanyak Diakui dari Hibah JAKARTA – Jajaran pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), termasuk Ketua Hadi Poernomo, mengumumkan harta kekayaan mereka di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin (23/3). Dalam pengumuman tersebut, harta kekayaan Hadi terungkap Rp38,8 miliar. Jumlah kekayaan Hadi jauh mengungguli rekan-rekannya sesama pejabat tinggi di BPK. Di antara jumlah itu, Rp36 miliar, kata dia, berasal dari hibah. ’’Dari Rp 38,8 miliar, yang hibah

Hadi Poernomo

Dirjen Pajak Interogasi Gayus

Strom dari Sampah Bantar Gebang Bikin Kota Bekasi Bersinar

Dulu, Lalat dan Tikus Pun Harus Bermasker Pekan lalu, Wapres Boediono berkunjung ke Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di tengah-tengah lautan sampah Bantar Gebang, Bekasi. RI-2 itu sempat menguji coba menyalakan generator yang digerakkan oleh gas metan (CH4) itu. Hasilnya? Strom listrik berkekuatan 1 MW pun bisa diproduksi.

DON KARDONO, Jakarta

Don Kardono/Jawa Pos

SIAP DIRESMIKAN: Mesin pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di Bantar Gebang, Bekasi siap difungsikan.

MANTAN Gubernur BI itu pun berandaiandai, jika kota-kota besar lain di negeri ini bisa mengoptimalisasi instalasi pengolah sampah menjadi energi listrik. Ibarat, sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. ”Menuntaskan problem sampah, menambah supplay energi listrik, sekaligus menjadi sentra penghasil pupuk organik yang ramah lingkungan,” ucap Boediono, yang ditirukan Mochtar Muhamad, Walikota Bekasi. Mochtar pun berkisah 12 tahun silam, saat kawasan TPA (Tempat Pembuangan Sampah) itu masih berwajah belukar buangan. Saat musim hujan mirip comberan raksasa. Musim kemarau, seperti monster yang beraroma tak sedap dan merusak estetika. Hingga radius 15 kilometer, bau kotoran kucing dan terasi busuk pun masih menusuk-nusuk hidung. Sampaisampai, orang sana menyebut lalat dan tikus

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 7 kolom 1

Jawa Pos Group Media


internasional

2

Pontianak Post

Rabu 24 Maret 2010

SOSOK MANCA Desak Pembebasannya MASSA pendukung Sarath Fonseka kembali beraksi. Dalam demo di Kolombo kemarin, mereka menuntut pemimpin oposisi Sri Lanka itu untuk dibebaskan. Juru Bicara PartaiAliansi Nasional Demokrat Vijitha Herath kepada wartawan di tengah aksi demonstrasi menyatakan, penahanan terhadap mantan panglima militer Fonseka tersebut tidak berdasar. Sebab, pemerintah tidak mempunyai kewenangan secara moral maupun legal. “Kami memprotes upaya pemerintah menekan oposisi dan rekayasa pengadilan kasus subversif ini,” tegasnya seperti dikutip Associated Press. Dia menSarath Fonseka gancam akan mengerahkan massa lebih besar jika tuntutan itu tidak dipenuhi. Kelompok pembela hak asasi manusia dari oposisi menganggap pemerintah melakukan kezaliman terhadap orang yang berani melawan Presiden Mahinda Rajapaksa, incumbent dalam pilpres. Pemerintah juga dinilai mengintimidasi oposisi dengan penangkapan itu menjelang pemilu legislatif 8 April mendatang. Fonseka adalah ketua Partai Aliansi Nasional Demokrat yang ditangkap dan ditahan militer Sri Lanka bulan lalu setelah kalah dalam pilpres melawan Rajapaksa. Sejawat Rajapaksa saat menumpas pemberontak Macan Tamil tersebut dituduh melanggar prosedur kemiliteran karena melakukan aktivitas politik saat aktif dalam militer. (cak/ami)

SINGKAT MANCA Delapan Siswa Tertusuk INSIDEN berdarah terjadi di Nanping Experimental Primary School (setingkat sekolah dasar) kemarin (23/3). Seorang pria tak dikenal tiba-tiba menerobos masuk ke sekolah di Kota Nanping, Provinsi Fujian, tersebut dan menusuk sedikitnya 13 siswa. Akibatnya, delapan siswa tewas dan lima lainnya terluka. Aksi penusukan itu terjadi pukul 07.20 waktu setempat di sekitar gerbang sekolah. Pelaku yang belakangan diketahui bernama Zheng Minsheng ikut berdesakan dengan sejumlah siswa yang berebut masuk lewat gerbang. Sejurus kemudian, dia menghunus pisau yang dibawanya dan menusukkannya kepada sejumlah siswa di sekitarnya. “Dia kemudian dibekuk oleh penjaga keamanan sekolah dengan dibantu beberapa orang dewasa yang kebetulan sedang melintas,” ujar Wu Jiachong, pemilik toko dekat sekolah, seperti dikutip kantor berita Xinhua. Sesaat setelah kejadian itu, sekolah meliburkan aktivitas belajar-mengajar dan memulangkan seluruh siswa. Para korban pun segera dilarikan ke Nanping People’s Hospital. Rencananya, aktivitas belajar-mengajar di sekolah yang memiliki sekitar 2 ribu siswa itu kembali normal hari ini. “Kami akan menyediakan layanan konsultasi psikologis untuk para siswa,” janji Liao Hanren, wakil kepala biro pendidikan regional. Sedikitnya 20 psikolog akan ditugaskan mendampingi para siswa untuk mengatasi masa trauma mereka mulai hari ini. Kemarin polisi langsung mengamankan Zheng yang pernah menjadi dokter di kota tersebut dan membawanya ke kantor polisi untuk keperluan penyelidikan. Konon, pria kelahiran April 1968 itu memang memiliki riwayat gangguan mental. (hep/ttg)

REUTERS/Suhaib Salem

REKONSTRUKSI: Anggota pasukan keamanan Hamas melakukan survei adegan setelah serangan udara Israel di Kota Gaza pada 23 Maret lalu. Israel telah meluncurkan serangan udara di Kota Gaza dengan target mereka berupa sumur tua. Juru bicara militer Israel mengatakan fasilitas penyimpanan senjata menjadi sasaran sebagai respons terhadap pelancaran roket di Israel.

London Usir Diplomat Israel LONDON – Kasus pembunuhan salah satu petinggi Hamas Mahmoud al-Mabhouh masih terus berlanjut. Pemerintahan Inggris masih merasa kesal mengenai pemalsuan belasan paspor warganya yang digunakan dalam kasus pembunuhan al-Mabhouh di Dubai pada 20 Januari lalu. Pemerintahan Inggris pun berencana mengusir diplomat Israel kemarin. “Menteri Luar Negeri (David Miliband) akan menyampaikan pernyataan (resmi di hadapan) majelis rendah Selasa (23/3) pukul 15.30 GMT (22.30 WIB),” ungkap juru bicara Kementrian Luar Negeri Inggris seperti dikutip BBC kemarin (23/3). Associated Press melansir hingga berita ini ditulis Kementriaan Luar Negeri Inggris tak mengumkan secara detil apa saja yang akan disampaikan Miliban dalam pertemuan tersebut. Seperti dilansir AFP

Miliband turut menyampaikan bahwa MOSSAD –badan intelijen Israel merupakan dalang dalam pemalsuan paspor warga Inggris dalam kasus pembunuhan al-Mabhouh yang diduga dibunuh dengan cara disetrum. Terpisah, Kementerian Luar Negeri Israel telah mengkonfirmasi rencana pengusiran itu. Duta besar Israel untuk Inggris Ron Prosor telah dipanggil oleh kantor Kementerian Luar Negeri Inggris di London pada Senin (22/3) lalu untuk diajak berbicara. Hal inilah yang turut menguatkan dugaan akan adanya pengusiran diplomat Israel dari Inggris. Menanggapi hal tersebut kepada BBC Miliband menegaskan diplomat Israel yang diusir bukanlah Prosor. Bulan lalu Miliband telah meminta pemerintahan Israel untuk bekerjasa sama

dalam mengungkap kasus pemalsuan dokumen paspor warga Inggris. Bulan ini Inggris mengirimkan penyelidik ke Isael untuk menemui delapan warga Inggris yang juga berkewarganegaraan Israel. Mereka merupakan pemilik paspor yang dipalsukan itu. Total hingga kini kepolisian Dubai telah mengumumkan 27 orang yang terlibat dalam pembunuhan tersebut. Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam kunjungannya keAmerika Serikat (AS) menegaskan bahwa Jerusalem Timur bukanlah pemukiman warga Yahudi, tetapi memang bagian dari wilayah Israel. Pemukiman kerap diartikan sebagai wilayah yang ditinggali secara ilegal. Hal itu disampaikannya di hadapan pertemuan tahunanAmerican Israel Public Affairs Committee (AIPAC). “Penduduk Jerusalem telah membangun

Jerusalem 3 ribu tahun lalu dan mereka membangun Jerusalem hari ini. Jerusalem bukanlah pemukiman. (Wilayah) itu adalah ibu kota kami,” ujar Netanyahu seperti dilansir Reuters. Pernyataan Bibi, panggilan untuk Netanyahu, itu bisa jadi semakin meningkatkan ekskalasi hubungan AS-Israel. pemerintahan AS mengecam kebijakan Israel dalam hal pembangunan 1.600 tempat tinggal baru di Jerusalem Timur. Padahal kunjungan Netanyahu selama tiga hari –mulai Senin (22/3) – bertujuan untuk memperbaiki hubungan dengan negara Paman Sam yang telah lama menjadi partner dekat Israel. Netanyahu juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Barack Obama di Gedung Putih Selasa (23/3) sore waktu setempat. (war/ami)

Jet Israel Terus Gempur Gaza KOTA GAZA – Jalur Gaza semakin panas. Sampai kemarin (22/3), jet-jet tempur Israel masih terus menyarangkan rudal mereka ke wilayah selatan Gaza. Konon, serangan udara itu dilancarkan sebagai aksi balasan terhadap militanmilitan Gaza yang lebih dulu menembakkan roket ke Israel. Sejak Minggu (22/3) malam, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memfokuskan serangan ke kawasan selatan Gaza yang berbatasan dengan Israel. Akibatnya, terowongan Rafah hancur. “Kami

konfirmasikan bahwa serangan balasan kami atas tembakan roket Palestina telah menghancurkan terowongan yang biasa digunakan untuk menyelundupkan senjata,” terang Jubir IDF kepada Agence France-Presse. Tidak ada korban dalam serangan semalaman tersebut. Baik pada pihak Israel maupun Palestina. Tapi, sejauh ini, serangan udara Israel telah melukai dua warga sipil Palestina. Sedangkan, serangan roket militan Gaza menewaskan seorang pekerja migran Israel yang berasal dari Thailand. “Serangan roket terbaru mendarat di Kota Sderot,” terang Jubir Kepolisian Israel Micky Rosenfeld kemarin. Belakangan, militan Gaza memang melipatgandakan intensitas serangan mereka ke Israel. Sejak Kamis (18/3) lalu hingga kemarin, militan Gaza telah menembakkan sedikitnya sembilan roket ke arah Israel. Tapi, sebagian besar roket itu mendarat di la-

han kosong yang tidak dihuni bangunan maupun manusia. Secara rutin, IDF juga membalas hujan roket dari Gaza itu dengan serangan rudal lewat udara. Akhir pekan lalu, sejumlah pemuda Palestina terlibat bentrok dan baku tembak dengan para serdadu Israel di Tepi Barat. Empat pemuda Palestina tewas dalam insiden Sabtu (20/3) dan Minggu (21/3) tersebut. Dua diantaranya adalah Mohammed Qawariq dan Saleh Qawariq yang tercatat sebagai sepupu Jubir pemerintah Palestina Ghassan Khatib. “Konon, mereka ditembak mati setelah ditangkap,” kata Khatib. Insiden yang diawali protes pemuda Palestina itu, konon, melibatkan peluru sungguhan. Bukan peluru karet seperti yang disebutkan IDF. Ini setelah dokter Ahmad Hammad dan Hamid al-Masri yang mengambil peluru dari tubuh para korban bersaksi. “Pemeriksaan sinar X menunjukkan bahwa peluru yang bersarang di otak korban terbuat dari logam,” tandas Masri seperti dikutip Reuters.Jubir Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rdainah, menyesalkan aksi kekerasan Israel tersebut. “Israel justru merespon seruan masyarakat internasional untuk memulai kembali perundingan damai (dengan Palestina), lewat peningkatan serangan,” ujarnya kesal. Perdana Menteri (PM) Palestina Salam Fayyad pun mengecam sikap Negeri Yahudi, khususnya IDF, tersebut. Sementara itu, PM Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Rodham Clinton di Washington sebelum berpidato dalam per-

temuan tahunan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC). Agenda utama pertemuan dua tokoh penting itu adalah hubungan diplomatik AS-Israel pasca publikasi cetak biru Ramat Shlomo yang menuai kecaman masyarakat global. Hari ini, Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Barack Obama. Tapi, beberapa jam menjelang keberangkatannya ke Washington, Netanyahu tetap bersikeras melanjutkan proyek pembangunan sekitar 1.600 tempat tinggal bagi warga Yahudi di Jerusalem Timur. “Sejauh yang saya tahu, mendirikan bangunan di Jerusalem sama seperti membangun rumah di Tel Aviv. Karena itu, tidak akan ada pembatasan,” papar pemimpin 60 tahun itu di hadapan Knesset (kabinet Israel), seperti dilansir Associated Press kemarin. Pernyataan Netanyahu tersebut direaksi keras Uni Eropa (UE). Kemarin, mereka menegaskan bahwa niat Israel untuk tetap melanjutkan pembangunan di Jerusalem Timur sebagai hambatan besar dalam upaya mewujudkan perdamaian permanen di Timur Tengah. “Uni Eropa mengecam seluruh aktivitas pembangunan permukiman,” tandas Menteri Luar Negeri Spanyol Miguel Angel Moratinos. Karena itu, politikus yang negaranya sedang memegang kepresidenan UE tersebut mendesak Israel membekukan seluruh aktivitas pembangunan di permukiman Yahudi. “Kami akan berupaya keras mewujudkan pembekuan pembangunan di Jerusalem Timur,” tegasnya di hadapan menteri-menteri luar negeri UE yang menggelar rapat darurat di Brussels, Belgia, kemarin. (hep)


Pontianak Post

politik

Rabu 24 Maret 2010

3

SBY Minta NU Kembali ke Khitah Hasyim Akui Nahdliyin Bertebaran MAKASSAR – Posisi Nahdlatul Ulama (NU) dalam kancah perpolitikan praktis menjadi perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat memberikan sambutan dalam pembukaan Muktamar XXXII NU di Celebes Convention Center, Makassar, kemarin (23/3), SBY berharap organisasi massa Islam terbesar di Indonesia itu tidak mudah tergoda dan larut dalam politik praktis. “Kami berharap NU dapat kembali ke khitah-nya yang mulia,” ujarnya. Menurut dia, pada awal abad ke-21 saat ini, kehadiran kembali semangat kebangkitan ulama, sebagaimana lahirnya NU di awal abad ke-20, amatlah penting. Para ulama, kata presiden, harus dapat menjadi penjuru dan pembimbing membangun masyarakat Indonesia yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berdaya saing. “Ke pundak para ulama, kita gantungkan harapan ini,” tandasnya. SBY mengingatkan, kebebasan dan keterbukaan yang makin mengemuka dewasa ini tidak boleh meninggalkan kesantunan dan kepatuhan kepada pranata agama, hukum, dan sosial. Sebab, demokrasi di samping memekarkan hak dan kebebasan, tetaplah dalam relung keteduhan dan ketenteraman. Dia menyatakan, NU sebenarnya memiliki budaya dan tradisi yang mulia untuk tidak mudah tergoda dalam politik praktis. Politik NU, menurut SBY, adalah politik yang berada pada tatanan nilai-nilai luhur. Selain itu, NU tetap mengedepankan kepentingan umat dan menjunjung tinggi moralitas akhlakul karimah. “Saat ini dan ke depan, sekali lagi saya berharap NU dapat tetap istiqamah,” ujarnya. SBY juga berharap muktamar menghasilkan rekomendasi yang dapat menegaskan peran NU sebagai organisasi keagamaan yang mandiri dan independen. “Tetap melakukan politik adiluhung, politik bermartabat di jalan Allah, dan terbebas dari perilaku politik yang jauh dari etika dan tata krama,” tambahnya. Meski demikian, Presiden menegaskan, akan

TAWAKKAL/FAJAR/JPNN

LAMBAIAN TANGAN: Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, mantan wapres RI HM Jusuf Kalla, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, dan Menkoinfokom Tifatul Sembiring, melambaikan tangan usai menanam pohon di kompleks CCC, Selasa (23/3), setelah membuka Muktamar NU ke-32.

menerima apa pun hasil muktamar. “Pemerintah tetap menghormati hasil muktamar ini,” ujarnya. Kaitan NU dan politik praktis selama ini kerap dialamatkan ke kepemimpinan Ketua Umum Tanfidziyah PB NU Hasyim Muzadi. Mantan cawapres pendamping Megawati pada 2004 lalu itu sering dituding terlibat

Nggak ada kembali ke khitah, karena selama ini sudah khitah, dan kita tidak pernah meninggalkan khitah

Kami berha­rap­NU dapat­kembali ke khitah-nya­ yang mulia

SBY

Hasyim Muzadi

dalam dukung-mendukung calon kepala daerah di berbagai daerah. Termasuk, kecenderungan dukungan kepada pasangan Jusuf Kalla (JK) – Wiranto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 lalu. Hasyim sendiri tidak merasa tersengat dengan pidato SBY. Meski demikian, dia menolak pernyataan bahwa NU harus kembali ke khitah. “Nggak ada kembali ke khitah, karena selama ini sudah khitah, dan kita tidak pernah meninggalkan khitah,” tegas Hasyim setelah acara pembukaan. Dia lantas mengatakan, NU memiliki anggota yang sangat banyak. Ada yang ingin tetap di dalam khitah 1926, seperti yang ditegaskan dalam muktamar di Cipasung 1984. “Tapi, ada perorangan yang ke sana kemari,” ujar Hasyim tanpa menyebut contoh yang bersangkutan. Jadi, tambah dia, kalau ada satu-dua orang yang keluar dari khitah, kemudian digeneralisasi bahwa NU keluar dari khitah, hal itu tidaklah tepat. “Ada 10 ribu orang yang bergerak di bidang lain, sedangkan yang seperti itu hanya berapa persen. Jadi, soal ini yang dilihat harus perorangan NU, sedang institusinya tetap khitah,” tandasnya.

Isu NU dan keterlibatan dalam politik praktis memang cukup mengemuka di arena muktamar. Sebagian besar kandidat calon ketua umum tanfidziyah terangterangan mengusung tema komitmen menjaga dari politik praktis sebagai materi utama. “Ya, (mereka) begitu karena nyalon, tapi kalau mau jujur, calon hampir semua politisi. Siapa yang tidak politisi? Atau yang bilang tidak sedang mempolitisi,” ujarnya. Berbeda dengan Hasyim, salah satu kandidat ketua umum PB NU Masdar Farid Mas’udi, justru bisa memahami pernyataan SBY tersebut. “Ini cerminan bahwa hal itu (NU dan politik praktis, Red) sudah menjadi keprihatinan semua pihak,” katanya. Apakah keprihatinan itu terkait kepemimpinan Hasyim Muzadi selama ini? Masdar enggan mengomentarinya. Dia hanya menyatakan, masa reformasi yang membuka keran sangat lebar memang sangat menggoda siapa pun yang memimpin organisasi dengan basis massa sebesar NU. “Kegelisahan ini jadi pelajaran sajalah agar ke depan lebih baik dan berhati-hati,” ujarnya. (dyn/ agm)

Kerisauan Isu Politik Uang di Arena Muktamar

Gus Mus: Ini Organisasi Ulama, Kok seperti Pilkada? kiai pesantren, strukturnya pun model pesantren. Jadi, pesantren itu ada kiai dan pengurus atau lurah pondok. Yang dipilih itu lurah pondok. Pengurus itu biasanya antarsantri-santri, mereka mengadakan pilihan, itu mungkin saja terjadi. Dan, kadang-kadang kiai saja yang nunjuk. Kamu saja yang menjadi lurah pondok. Nah, kiai-kiai tidak bisa dinilai sama orang-orang oleh santri-santrinya. Oh ini kurang tegas, oh ini diganti saja sama lurah pondoknya. Itu kan nggak lucu. Itu pilkada.

KH Mustofa Bisri (Gus Mus) merasa prihatin dengan suasana Muktamar XXXII NU di Asrama Haji Sudiang, Makassar, kali ini. Dia merisaukan munculnya upaya penggantian rais am dengan cara voting. Inilah kerisauhan Gus Mus yang diwawancarai koran ini, di Makassar kemarin (23/3).

Muktamar kali ini diwarnai isu politik uang. Termasuk di level rais am. Bagaimana menurut Gus Mus? Ya, jujur saja, bukan hanya saya, banyak yang merasa prihatin dalam organisasi para ulama tiba-tiba muktamarnya seperti pilkada. Mungkin ini juga pengaruh dari pilkada sehingga orang menjadi lupa bahwa ini organisasi para ulama. Organisasi orang-orang alim, organisasi yang mengerti agama. Agama itu yang nomor satu adalah akhlakul karimah. Orang lupa bahwa organisasi ini adalah orang-orang yang mempunyai pengertian akhlakul karimah dan para pengikutnya, sehingga mestinya dalam muktamar kali ini harus lain daripada yang lain. Ada penilaian rais am dianggap kurang tegas sehingga harus diganti? Nah, itu termasuk bagian dari tadi itu. Menyikapi muktamar itu seperti pilkada. Jadi, NU itu organisasi yang kalau Anda perhatikan strukturnya lain daripada yang lain. Di manamana organisai itu ketua umum orang pertama.

KH Mustofa Bisri

Tapi, di NU ini ada ketua umum, ada rais am yang secara lughot atau bahasa itu sama. Ini bahasa Arab, ini bahasa Indonesia. Mengapa ada struktrur yang mungkin aneh itu? Sebab, yang mendirikan NU itu adalah kiai-kiai pesantren. Karena yang mendirikan

Kalau sekarang itu demikian? Kalau sekarang itu ada, saya yakin, bukan dari PB. Masak dari PB nggak ngerti. Kalau ada yang sampai, mempunyai apa, penyikapan rais aam sama dengan pilkada, itu sangat-sangat memprihatinkan. Siapa yang menilai demikian, misalkan dari wilayah atau cabang. Taruhlah dari wilayah atau cabang. Itu mereka di bawah kepemimpinan rais am. Karena rais am itu belum demisoner, akhlak yang buruk sekali apabila ada santri yang ngrasani kiainya. Itu yang Gus anggap tidak sama dengan pilkada? Berbeda dengan pilkada. Ini menyikapi ini, yang sama-sama menjadi calon. Ini calon incumbent, ini calon baru. Tidak seperti ini. Ini masih tetap rais am. Saya tidak pernah menilai rais am. Itu pemimpin yang agung, pemimpin besar saya. Saya tidak pernah menilai. Beliau

rais am sampai sekarang ini. Itu sangat, apa namanya, tidak berakhlak kalau saya menilai. Kira-kira apa motifnya sampai kemudian mengatakan bahwa rais am itu kurang kuat? Wallalu alam. Tapi, pikiran itu dari santri terhadap kiainya, itu berarti sudah suul adab. Seberapa penting Kiai Sahal untuk kembali bisa menjabat rais am? Bukan soal mempertahankan atau tidak mempertahankan.Yang saya sedihkan itu bahwa sampai rais am disikapi sebagaimana menyikapi jabatan duniawiyah. Itu saja. Itu tidak ada dalam budaya maupun sejarah di dalam NU. Mulai KH Hasyim Asyari, KH Wahab Hasbullah, hingga Kiai Bisri Samsuri. Baru sekarang ini. Jadi sebaiknya tradisi rais am biar menjabat hingga akhir hayat begitu? Syuriah-syuriah itu bicara, jangan model pilkada. Mencalonkan ini dan itu. Maksud saya, jangan disikapi pilkada. Itu saja. Itu kan bisa kita memahami. Idealnya, Kiai Sahal harus dilanjut? Kiai di pesantren kan begitu. Masak ada kiai di pesantren kok terus diganti oleh lurah pondok. Lurah pondoknya bilang kiai kok begini sekarang, sakit-sakitan, misalnya. Wah, kalau begitu, diganti saja. Masak seperti itu?

Kan nggak begitu. Mungkin mayoritas warga NU masih menginginkan Mbah Sahal tetap menjadi rais am. Sayangnya, mereka tidak punya suara. Justru yang punya suara kabarnya karena mendapat sesuatu hal, lalu memilih seorang. Untuk mengatasi ini bagaimana? Ya mudah-mudahan mereka yang mempunyai hak suara struktural itu tidak seperti yang kita khawatirkan. Mereka masih nalar. Mereka masih menggunakan nurani. Masih melihat dirinya sendiri. Melihat jati dirinya, melihat NU. Itu sejarahnya kayak apa? budayanya kayak apa? mudah-mudahan begitu. Kita tidak mengharapkan yang lebih besar, selain kita mendoa kepada Tuhan. Karena apa? alamnya alam pilkada. Anda lihat saja. Saat kita masuk ruang muktamar ini, suasana kayak pilkada. Gus, seberapa besar kemungkinan rais am tidak dipilih langsung atau menerapan model ahlul halli wal aqdi dalam muktamar ini? Itu tergantung. Kalau memang masih punya jiwa ke-NU-an, itu mereka akan bicara. Saya kira, kalau itu diterapkan, paling tidak (muktamar) ini tidak mirip dengan pilkada daripada kalau pilihan. Kira-kira siapa yang bisa masuk ahlul halli wal aqdi? Itu banyak sekali. Dari syuriah PB, misalnya. Itu ada Pak Tholchah Hasan, masih ada Kiai Muchit Muzadi. Lalu, kiai-kiai dari daerah, ada Kiai Mauemum Zuber, ada Kiai Abdullah Faiqh, kiai-kiai sepuh lain juga banyak. Saya kira, minimal mereka dimintai pendapat menghadapi hal-hal seperti ini. Kabarnya, banyak yang mendukung Hasyim Muzadi dan Achmad Bagja untuk rais am dan ketua umum? Pak Hasyim dan Pak Bagja itu orang cukup lama NU. Saya kira sangat musykil kalau tidak mengerti soal sejarah dan budaya NU seperti yang sudah saya sebutkan itu. Meskipun, ada orang luar yang memengaruhi mereka. Tidak pernah ada dalam tradisi sehabis dari tanfidz lalu menjadi rais am. Kurang apa Pak Idham Cholied, dia juga tidak maju menjadi rais am. Kalau (tanfidziyah) masuk rais am, harus misalnya menjadi katib dululah. (*/tof)


PONTIANAK bisnis

cmyk

4

LOKOMOTIF KEMAJUAN EKONOMI KALBAR

IHSG

indeks sektoral bei

Selasa 23-03-2010 2756.26 2742.97 2737.24

2720.86

2702.40

0.68 17/03 18/03 19/03 22/03 23/03

saham

Selasa 23-03-2010 AGRI MINING BASIC-IND MISC-IND CONSUMER

1884.01 2294.22 291.43 689.25 748.84

-0.82 -0.11 0.18 1.21 -0.43

Pontianak Post

PROPERTY 160.12 INFRASTRUC 693.77 FINANCE 336.87 TRADE 320.28 MANUFACTUR 586.87

-0.03 0.03 2.36 0.40 0.28

Top Volume Stock Harga ELTY 235 BNBR 76 BUMI 2325 ASRI 149 ENRG 153 COWL 230

% -2.08 0.00 0.00 2.05 -0.64 -6.12

Top Frequent Stock Harga BUMI 2325 COWL 230 TLKM 8000 KIAS 410 ADRO 1830 TIRT 75

l

Rabu 24 Maret 2010

indeks & valas % 0.00 -6.12 -0.62 -1.20 -0.54 -2.59

Top Value Stock Harga BUMI 2325 BBRI 8000 TLKM 8000 BMRI 5150 PGAS 4125 ASII 40800

% 0.00 2.56 -0.62 3.00 0.60 1.49

Valas USD SGD AUD JPY EUR

Jual Beli 9200.00 9050.00 6575.55 6445.55 8447.30 8273.30 102.42 99.84 12462.80 12231.80

INDEKS NILAI (+/-) DOW JONES 10785.89 0.41 NASDAQ 2395.40 0.00 HANG SENG 20987.78 0.26 NIKKEI 10774.15 -0.47 STI 2905.66 0.57 P PT Philip Securities Indonesia Selasa 23/03/2010 Your Partner In Finance

n Semarak Kegiatan HUT ke-46 Bank Kalbar

Open Tournament Golf, 28 Maret 2010 Market Review Pada perdagangan Selasa (23/3/2010), IHSG ditutup menguat 18,461 poin (0,68%) ke level 2.720,862. Indeks LQ 45 juga naik 3,199 poin (0,60%) ke level 528,880. IHSG akhirnya hanya ditutup naik 18 poin setelah mengalami kenaikan cukup tinggi. Pelemahan saham-saham unggulan non perbankan menahan laju kenaikan IHSG pada perdagangan. Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik tipis ke level 2.702,602 dan langsung melejit hingga sempat menyentuh level 2.746,135, naik 43 poin dibanding penutupan keFandy Cendrawira marin di level 2.702,401. Analis Saham Phillip Aktivitas transaksi investor Securities Indonesia asing hari ini diwarnai dengan aksi jual dan beli cukup ketat. Transaksi beli asing sebesar Rp1,111 triliun, sedangkan transaksi jual asing sebesar Rp 1,010 triliun. Nilai transaksi beli bersih asing (foreign net buy) hari ini sebesar Rp 101,252 miliar. Sementara nilai tukar rupiah ditutup masih stabil di level 9.125 per dolar AS, atau sama dengan penutupan sebelumnya. Rupiah pada hari ini tercatat bergerak dalam kisaran yang sempit. (US Market Update) Data penjualan rumah Amerika kembali mengalami penurunan selama 3 bulan berturut turut. Pada bulan Februari, penjualan rumah turun menjadi 5,02 juta unit. Tetapi dibanding februari tahun lalu, penjualan naik sebesar 7%. Analysts memperkirakan penurunan angka penjualan rumah telah mencapai dasarnya dan akan melihat recovery yang pelan. Komoditas mengalami penguatan dengan terkoreksinya US dollar setelah menguat pada pekan lalu.

+

Phillip Securities Indonesia Cabang Pontianak Jl. Teuku Umar Komp. Mall Pontianak C 23-24 Telp. (0561-777887) Email : Cendra@phillip.co.id Transaction Fee Beli 0.2%, Jual 0.3% Minimal Setoran Rp 5,000,000 Minimal Fee Rp 15,000 per daily transaction

Disclaimer : Analisa ini dibuat hanya sebagai informasi berdasarkan pendapat, sumber-sumber yang dapat diandalkan dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi atau patokan kepada pihak siapapun untuk membeli dan menjual suatu efek tertentu. Keputusan untuk melakukan transaksi jual, beli atau investasi saham lainnya sepenuhnya merupakan tanggung jawab dan keputusan pembaca sendiri. Segala kerugian bukan tanggung jawab Phillip Securities Indonesia dan Pontianak Post.(*)

Pameran

Bantu Pasarkan Produk

+

Event-event yang digelar di Kota Pontianak kerap membantu para pedagang, home industri dan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Stand pameran atau lapak penjualan yang sering ada dalam kegiatan ini dimanfaatkan untuk menjual dan mempromosikan produk-produk pedagang. “Ini baru pertama kali saya mengikuti pameran, walaupun pendapatan yang saya peroleh tidak besar tetapi saya sangat senang, karena merasa terbantu untuk mengenalkan dan memasarkan hasil kerajinan tangan yang saya jual,” kata Ria (36), kemarin (23/3) ketika mengikuti pameran pesona kulminasi matahari di tugu khatulistiwa. Dijelaskan, biasanya ia berjualan hasil kerajinan tangan di kawasan Jl. RA Kartini berupa souvenir. Seperti tas, kalung, gelang yang terbuat bari bahan dasar manik, kayu ukir dan beberapa hasil kerajinan tangan lainnya. Tetapi menurutnya pengunjung relatif sedikit karena menurutnya posisi tempat ia berjualan kurang strategis. Ia berharap dengan mengikuti pameran hasil kerajinan tangannya bisa lebih dikenal masyarakat luas. Sama halnya dengan Ria, Umy (31) salah satu produsen minuman tradisional juga turut mengikuti pameran tersebut. Dia mengatakan walaupun penghasilan yang didapat tidak begitu jauh berbeda dengan penghasilan ketika ia berjualan sehari-hari di rumah, tetapi ia sangat antusias dan sangat senang mengikuti pameran. “Untuk mengikuti pameran ini, selain ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar saya juga fokus untuk mengenalkan produk minuman tradisional yang saya jual,” ujar produsen minuman tradisional Barokah Herbal.(ash)

cmyk

“Tak terasa, begitu cepat waktu berlalu…”, ungkapan seperti inilah yang akan selalu terlintas dibenak kita tiap kali merayakan ulang tahun. Begitu pula halnya dengan Bank Kalbar. Tanpa terasa, kini Bank kebanggaan masyarakat daerah Kalimantan Barat itu akan memasuki usia yang ke-46 tahun. Dan tema yang diusung pada HUT kali ini adalah ”Melalui HUT Bank Kalbar Ke-46, Kita Tingkatkan Dedikasi dan Kepedulian Guna Menjadikan Bank Kalbar Sebagai Bank Terdepan Dan Terpercaya” Disetiap hari jadinya, Bank yang didirikan pada tanggal 15 April 1964 ini selalu mengadakan perhelatan penting, baik bagi internal perusahaan maupun pihak eksternal. Seperti halnya yang tampak pada hari Minggu yang lalu (21/03), dimana Bank Kalbar mengadakan kegiatan gerak jalan santai. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran manajemen Bank Kalbar, seluruh pegawai beserta keluarga, serta tidak lupa para pensiunan yang telah berjasa membangun Bank Kalbar. “Kegiatan ini, serta seluruh rangkaian kegiatan lainnya baik yang telah maupun yang akan segera diselenggarakan dalam agenda HUT ke-46 Bank Kalbar kali ini, pada hakikatnya bertujuan untuk mempererat

tali silaturahmi, memupuk jiwa kebersamaan dan persaudaraan antar pegawai dan pensiunan Bank Kalbar serta berbagi kasih antar sesame,” tutur Direktur Umum Bank Kalbar, Drs. H. Jamal Attamimi, MM. saat ditemui disela-sela acara. Gerak jalan santai yang dibuka oleh Direktur Umum Bank Kalbar, Drs. H. Jamal Attamimi, MM. tersebut juga dirangkai pula dengan kegiatan bazar,

hiburan musik, serta lomba mewarnai yang diikuti oleh 109 peserta yang merupakan murid dari berbagai sekolah dasar di kota Pontianak. Rangkaian kegiatan HUT Bank Kalbar yang ke-46 sebelumnya telah dibuka oleh Di­ rektur Utama Bank Kalbar, H.Djamaluddin Malik, SE, MM. pada tanggal 7 Maret 2010 di GOR Pangsuma Pontianak yang juga dirangkai dengan kegiatan

senam bersama, pertandingan volley ball antar karyawan, serta permainan anak-anak. 1 (satu) minggu se­be­lumnya yakni pada tanggal 28 Februari 2010, bertempat di Aula lt. V Bank Kalbar, juga telah dilaksanakan kegiatan khitanan massal bagi 130 anak kurang mampu sebagai wujud Corporate Social Responsibility. Dan guna meningkatkan nilai-nilai spiritual setiap pegawai, pada hari Jumat

yang lalu (19/03) diselenggarakan kegiatan keagamaan yakni Dzikir bersama yang diikuti oleh seluruh pegawai Bank Kalbar Kantor Pusat, Kantor Cabang Utama, Kantor Cabang Flamboyan dan Kantor Unit Usaha Syariah. Masih dalam agenda perayaan ulang tahun Bank Kalbar, pada hari Minggu tanggal 28 Maret 2010 mendatang akan diadakan Open Tournament Golf, dengan hadiah utama “Hole In One” berupa 1 (satu) unit Kijang Innova dan 3 (tiga) unit Toyota Avanza, serta Lucky Draw menarik lainnya yang jumlahnya sesuai dengan HUT Bank Kalbar yaitu sebanyak 46 unit. Dalam turnamen tersebut nantinya juga akan diserahkan bantuan kepada Panti Jompo dan Panti Asuhan sebagai wujud kepedulian sosial Bank Kalbar kepada masyarakat (Corporate Social Responsibility). Selanjutnya pada tanggal 13 s/d 14 April 2010 akan dilakukan kegiatan anjangsana dan ziarah ke makam para pendiri Bank Kalbar. Dan tepat pada tanggal 15 April 2010 akan dilaksanakan Upacara Peringatan HUT Bank Kalbar yang ke-46 di halaman gedung Bank Kalbar Pontianak yang akan dilanjutkan dengan acara temu kangen dengan para pensiunan.(biz)

+

Laba Indofood Capai Rekor Naik 100,68 Persen JAKARTA - Laba bersih PT Indofood Sukses Makmur Tbk pada akhir 2009 naik lipat dua lebih atau 100,68 persen menjadi Rp2,07 triliun. Tahun sebelumnya laba emiten berkode INDF ini Rp1,03 triliun. Kenaikan laba yang signifikan ini dikontribusi oleh perolehan laba kurs yang mencapai Rp731,03 miliar dibanding sebelumnya, Rp713,13 miliar, yang merugi karena kurs selain itu juga lonjakan laba dari anak usaha.

Diektur Utama dan CEO Indoofood, Anthoni Salim mengatakan bahwa mereka telah berhasil mencapai rekor laba bersih dan core profit tertinggi di tahun 2009 ini. “Bisnis model kami yang terdiri dari agribisnis dan non-agribisnis telah membuktikan ketangguhannya selama dua tahun terakhir ini,” kata Anthoni dalam keterangan persnya kemarin (23/3). Peningkatan dalam kinerja perusahaan makanan olahan itu tercermin dalam peningkatan core profit dari Rp 1,45 triliun

pada 2008 menjadi Rp 1,73 triliun pada 2009. Sebenarnya Indofood membukukan penurunan penjualan bersih sekitar 4,3 persen pada tahun lalu dari Rp38,80 triliun pada 2008 menjadi Rp37,14 triliun pada 2009 yang disebabkan oleh turunnya harga crude palm oil (CPO) dan tepung terigu. Tetapi, mereka berhasil meningkatkan laba kotor sebesar 12,8 persen atau menjadi Rp10,12 triliun karena turunnya biaya bahan baku dan keuntungan nilai tukar rupiah.

Pada tahun 2009, grup produk konsumen yang terdiri dari divisi mie instan, produk olahan susu, penyedap rasa, makanan ringan serta nutrisi dan makanan khusus, memberikan kontribusi terhadap penjualan bersih konsolidasi Indofood sebesar 43 persen, Grup Bogasari memberi kontribusi 28 persen dan Grup Agribisnis memberi kontribusi 21 persen. “Sementara Grup Distribusi memberi kontribusi 8 persen terhadap penjualan bersih konsolidasi,” rincinya.

Adapun beban pokok penjualan perseroan selama 2009 pun mengalami penurunan menjadi Rp 27,018 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Rp29,822 triliun. Pos beban usaha penjualan tercatat mengalami kenaikan menjadi Rp 2,955 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,742 triliun. Adapun laba usaha perseroan selama 2009 naik menjadi Rp5,004 triliun dari tahun sebelumnya Rp4,341 triliun.(luq)

Nexian Target Pasar Khusus Wanita SHE, Ponsel Elegan yang Menggoda JAKARTA - Setelah sukses menggebrak pasar Indonesia dengan ponsel qwerty keypad, kini Nexian mencoba menggetarkan pasar dengan menghadirkan ponsel khusus wanita lewat produk Nexian NX-G788. Demikian disampaikan Ratna Adjie Head Of Public Relation PT.Metrotech Jaya Komunika kepada Pontianak Post, kemarin (23/3). Nexian NX-G788 ini hadir dengan begitu mungil dan lembut seperti seorang wanita.

Diselimuti dengan warna putih yang menawan disertai penggunaan produk ’Enlightened Swarovski element’ yang begitu berkilau sehingga tampak elegan dan berkelas. ”Kami ingin memenuhi kebutuhan komunikasi para wanita Indonesia dengan menghadirkan Nexian NX-G788 yang cantik dan berkelas. Kami menyebut produk ini dengan SHE,” ungkap Martono Jaya Kusuma, Presiden Direktur PT. Metrotech Jaya Komunika, perusahaan principal ponsel Nexian. Tidak sekedar cantik, produk ini pun tetap mempertahankan fungsi sebuah ponsel yang handal dengan memberikan qwerty

keypad yang nyaman. Tetapi berada tersembunyi dibalik folder geser yang kokoh. Sehingga tetap mungil dan dapat disimpan dalam tas tangan seorang wanita. Bahkan dibalik folder geser tersebut terselubung cermin yang dapat digunakan para wanita untuk melihat kecantikan mereka. Icon dengan nuansa feminin pun akan muncul pada layar seluas 2.2 inchi dengan kulitas QVGA. Spesifikasi ponsel ini antara lain, Dual GSM 900/1800Mhz, 2.2’ QVGA LCD, MP3 Player, FM Radio, GPRS – EDGE, Camera 2.0 megapixels, Support ChattingApplication, Java Based Facebook Application, Nexian Messenger, Email Client, Voice

Recorder, Audio Recorder, Stereo Speaker, Bluetooth, Handsfree, External memory, Support java MIDP 2.0. Yang menarik, ponsel elegan ini menyediakan fitur wanita yang disebut Sense Me. Di dalamnya terdapat fitur BMI yang dapat membantu para wanita untuk memiliki berat badan yang ideal. Lalu ada juga fitur pencatat mesntruasi. “Bagi para wanita Indonesia yang membeli produk Nexian SHE ini maka akan turut berkontribusi membantu anakanak Indonesia yang berada dalam naungan Yayasan Pita Kuning – Kanker Anak Indonesia,” jelasnya.(bn)

+


cmyk

Pontianak Post

Rabu 24 Maret 2010

Hau Pheng You

5

Hormati Leluhur dan Ajang Kumpul Keluarga

BEARING/PONTIANAK POST

PENGHORMATAN : Sembahyang kubur masih dilakukan sebagai penghormatan pada leluhur. + Rubrik ini berisikan kata-kata mutiara dalam bahasa Mandarin yang dilengkapi bunyi dan terjemahannya. Kehadiran rubrik ini diharapkan mereka yang pandai Bahasa Mandarin, yang baru belajar, yang menyukai falsafah Tionghoa bahkan yang tidak mengerti Mandarin pun bisa mengikutinya. Kirimkan tulisan Anda ke Redaksi Pontianak Post, Gedung Grahana Pena, Lantai V, Jalan Gadjahmada Nomor 2-4 Pontianak.

PONTIANAK- Sembah­ yang kubur bagi masyarakat tionghoa merupakan sebuah tradisi tahunan yang dilakukan untuk mengenang para leluhur mereka serta berkumpul bersama keluarga tercinta. Hal tersebut dikatakan oleh Bong Jhun Hon anggota komisi D DPRD Kota Pontianak pada Selasa (23/3). Menurutnya, sembahyang kubur tersebut sudah menjadi tradisi turun-temurun yang dilakukan masyarakat Tionghoa. Sembahyang kubur selain digunakan sebagai ajang penghormatan kepada para leluhur, juga dilakukan doa bagi mereka yang telah

mendahului anak, dan cucu mereka. “Tradisi tersebut telah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Tionghoa, kami melakukan sembahyang tersebut untuk menghormati para leluhur dan sebagai ajang melakukan silaturahim dan kumpul keluarga,” ujarnya kepada Pontianak Post. Sementara itu, Tan Hui Tiang Wakil Ketua Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Kalbar kepada Pontianak Post menjelaskan sebenarnya tradisi turun temurun tersebut sudah tidak asing lagi. Menurutnya, acara sembahyang kubur tersebut

dijadikan sebagai ajang kumpul keluarga. “Keluarga yang jauh sekalipun hadir, acara tersebut sudah menjadi kewajiban bagi setiap keluarga masyarakat Tionghoa. Semua berkumpul dan bisa bercerita mengenang leluhur mereka yang sudah meninggal, tentang kebaikan dan kisah-kisah suksesnya,” jelasnya. Selain sebagai ajang berkumpul bagi keluarga, acara sembahyang kubur juga digunakan untuk mendoakan para leluhur. Agar dikehidupan mereka di kubur, mereka bisa hidup tenang dan amal mereka selama di dunia diterima

oleh Tuhan. “Mereka yang di dunia sana juga membutuhkan doa dari para anak dan keluarga yang ditinggalkannya, tentunya untuk menghormati kesetiaan dan pengorbanan mereka kepada keluarga yang masih hidup, kami berkewajiban mendoakan mereka agar mereka hidup dengan tenang dan nyaman,” tambahnya. Dengan acara sembahyang kubur, kami ingin memberikan yang terbaik kepada mereka semua agar hidup mereka juga menjadi damai di surga. Serta yang masih hidup bisa lebih sukses dalam menjalani kehidupan di dunia.(sgg)

+

Dualisme MABT Tak Ada PONTIANAK-Ketua Presidium Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) terpilih, Sukardi, mengatakan bahwa tidak ada dualisme di tubuh MABT, karena MABT saat ini akan dijalankan oleh presidium yang dipilih, yang dibentuk oleh DPD pada saat Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) beberapa waktu lalu, sambil menjalankan be­ berapa mandate yang telah diberikan kepada mereka. “Kami terpilih berdasarkan suara dari DPD pada saat Mubeslub kemarin. Dan kami tegaskan kami bukan MABT tandingan, dan tidak akan ada dualisme di tubuh MABT,” tegasnya. Sukardi mengatakan, sebuah organisasi apabila sudah tidak mendapatkan kepercayaan dari DPD, maka pemimpin itu tidak dapat dipertahankan dalam organisasi tersebut. Oleh karena itu, dia kembali menegaskan bahwa Harso bukan lagi sebagai Ketua DPP MABT, karena sudah tidak mendapatkan kepercayaan dari DPP. “Hal tersebut disebabkan karena

Gubernur telah diboho­ ngi­nya. Bahkan pada saat pelantikan, kami merasa terkejut dengan pelantikan ketua yang menjabat selama lima tahun tersebut, karena itu sudah melang­gar Anggaran Dasar. Sukardi

sudah terjadi pelanggaran yang dilakukan Harso, dan ini semua sudah diputuskan DPD pada saat Mubeswil. Dan semua itu sudah berdasarkan Anggaran dasar dan Anggaran Rumah Tangga,” ujar Sukardi. Selain itu, meskipun Harso mengungkapkan akan mundur apabila Gubernur Kalbar yang meminta, Ketua DPD MABT Kota Pontianak ini menje­ laskan, DPP MABT tidak terkait dengan hal tersebut, dan pihaknya yakin bahwa Gubernur tidak mengetahui bahwa jabatan Ketua MABT adalah tiga tahun, sesuai dengan AD ART. “Gubernur telah dibohonginya. Bahkan pada

saat pelantikan, kami merasa terkejut dengan pelantikan ketua yang menjabat selama lima tahun tersebut, karena itu sudah melanggar Anggaran Dasar,” ungkap Sukardi. Meskipun demikian, Sukardi melanjutkan, karena pertimbangan solidaritas MABT, maka hal tersebut dibicarakan kemudian, dengan mengagendakan perubahan Anggaran Dasar. Akan tetapi, sampai saat ini Harso tidak juga menunjukkan itikad baiknya untuk merubah anggaran dasar tersebut. Atas dasar itu, maka pihaknya melakukan protes terhadap Harso, dan akhirnya Harso mengundang

untuk melaksanakan rapat pada tanggal 23 Januari 2010. Selain membicarakan Anggaran Dasar, pada rapat tersebut mereka juga mengungkapkan beberapa keluhan dan kritikan terhadap Harso, diantaranya dualisme yang terjadi di MABT Kota Singkawang. “Sampai saat ini, hasil rapat tersebut tidak terealisasi, bahkan dualisme MABT di Kota Singkawang tetap terjadi. Oleh sebab itu, pada tanggal 2 Maret 2010 DPD membuat surat pernyataan bersama untuk tidak percaya dengan Harso,” katanya. Sukardi juga mengkhawatirkan, apabila kondisi kepemimpinan seperti ini terus berlanjut maka dalam tubuh MABT akan terbentuk sistem dinasti, yang pemimpinnya bisa menjabat seumur hidup. Bahkan dengan leluasanya berkuasa dengan menciptakan sistem sendiri, tanpa peduli dengan pendapat orang lain. “MABT adalah organisasi, bukan dinasti yang pemimpinnya bisa berbuat sewenangwenang,” tandasnya.(wah)

Menyusuri Jejak Awal Terbentuknya MABT Kalbar (1)

Ide Dilontarkan Teman dalam Mobil Pengakuan pada Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kalimantan Barat saat ini, sama dengan organisasi etnis lainnya. Seperti MABM, DAD, IKBM, dan lain sebagainya. Tapi, belum banyak pihak yang tahu proses awal terbentuknya MABT Kalbar. Perlu tiga tahun, bagi Andreas Acui Simanjaya, salah satu penggagas terbentuknya MABT Kalbar, untuk merealisasikan ide yang dilontarkan Herman, teman satu mobilnya dalam perjalanan pada 19 Agustus 2002. MADE FRANS

PONTIANAK

Acui termasuk tokoh muda Tionghoa yang aktivitasnya cukup padat, termasuk ikut dalam berbagai kegiatan yang digelar pemerintah, organisasi kemasyarakatan dan adat. Dalam acara itu juga ia sering mendengar keluhan penyelenggaran jarangnya tokoh Tionghoa atau yayasan Tionghoa menghadiri kegiatan mereka. “Lama-kelamaan ini menghasilkan image kurang baik dan prasangka tidak perlu pada warga tionghoa,” katanya dalam rilis yang disampaikan pada Pontianak Post. Sementara itu, jika ada kesepakatan bersama berbagai kalangan etnis yang diprakarsai pemerintah atau aparat keamanan yang melibatkan MABM, MAD, IKAMRA, KKSS, S4, dan organisasi adapt lainnya, yang mewakili kalangan Tionghoa selalu asal comot, siapa yang hadir saja dan mau tandatangan. Sehingga kesepakatan yang dihasilkan tidak dapat disosialisasikan dengan baik. Suatu hari, sekitar delapan tahun lalu, Acui bersama teman dekatnya Herman mengunjungi suatu daerah. Kebetulan mereka dalam satu mobil dan bergantian menyetir, kerena jarang tempuhnya jauh. Saat itulah, tiba-tiba Herman mengatakan, mengapa mereka tidak memprakarsai pembentukan MABT. Daripada menunggu tokoh masyarakat Tionghoa membentuknya dan tidak ada realisasi. Meski ide pembentukan MABT telah dilontarkan, MABT tidak buru-buru dibentuk. Berbagai alasan mendasarinya. Wacana pembentukan MABT perlu pematangan dan pemahaman ditingkat intelektual hingga akar rumput. Saat itu masih banyak kalangan yang belum jelas

+

cmyk

maksud dan tujuannya, disamping tidak mudah mensosialisikan hal baru pada masyarakat. “Posisi saya saat itu anggota DPRD dan pengurus partai politik, sangat mudah dicurigai dan dikaitkan ada kepengingan politik saya di sana nanti. Terlebih nama saya muncul sebagai bakal calon Walikota Pontianak,” ujarnya. Lebih mematangkan pemahamannya tentang bentuk organisai berbasis masyarakat adat, Acui secara aktif mendatangi berbagai tokoh yang dianggap mempunyai pengalaman dan pandangan cukup luas. Seperti (Alm) HAbang Imien Thaha, Rahmad Sahudin, Saikun Riady, Marzuki Pasaribu, Santyoso Tio, Yang Khui, Setiawan Lim, Tobias Ranggie, Romana Burhan Bulin, XF Asali, Ateng Tanjaya, Hermanto Masoen, Ir Suhardi Dharmawan, Tio Yau Pheng, W Suwito SH MH, Sakandi Talok, Kenny Kumala, Suhardi Acan, serta kalangan akar rumput lain. “Wacana pembentukan MABT sudah saya sampaikan melalui media massa saat itu,” pungkasnya. (bersambung)

Andreas Acui Simanjaya

+


HALO PUBLIK

18 6

Pontianak 24 3 Maret PontianakPost Post Rabu Rabu Juni 2010 2009

Pengemis ‘Panti Sosial’ Jalan Berlumpur Kasihan sekali nasib Jalan Komyos Soedarso, dekat pelabuhan Pontianak. Itu jalan apa sawah? Sudah seperti kubangan Lumpur saja, mana nih kepedulian pemerintah? Masak jalan berlumpur ditengah kota seperti itu masih dibiarkan saja tanpa ada penanganan segera? (085252520123)

Ikon Suku Bangsa Pak Walikota Singkawang, tolong perempatan jalan dihiasi dengan ikon suku bangsa yang ada di kota kita, baik itu Melayu, China, Dayak, dan lain-lain agar Singkawang tambah harmonis! (08125731013)

Benahi Jalan Rusak Kabupaten Kubu Raya baru dalam tahap pembangunan. Ada hal penting yang harus diperhatikan. Jalan-jalan yang rusak tolong dibenahi seperti area Adi Sucipto, Sui Raya dan sekitarnya. Berikut juga lampu jalan yang kadang hidup kadang mati, tolong diperhatikan. Sedangkan kami bayar pajak tak boleh telat. (085245339548)

Pengemis berbaju necis kami selaku masyarakat kadang kala kasihan kadangkala benci melihat ulah terbaru taktik pengemis yang berkeliaran di wilayah kabupaten Sambas, mengatasnamakan panti sosial di luar daerah Kalbar. Tolong pihak atau instansi terkait diamankan orang-orang tersebut kalau tak dikasih seolah-olah akan memaksa dan itu bukan setahun sekali tapi seminggu 3 sampai 4 kali dengan wajah itu-itu saja. (085252007924)

PLN dan Unas Kenapa tidak ada sedikit saja pengertian dari pihak PLN untuk mendukung adik-adik kita dalam melaksanakan Unas. Masih ingat di pikiran kita, beberapa waktu lalu disaat bulan suci ramadhan juga terjadi pemadaman, pas saat berbuka pula. Seharusnya sebagai perusahaan milik Negara, PLN lebih peka dengan kepentingan masyarakat. Kalaupun harus terjadi pemadaman, janganlah di saat yang penting seperti Unas misalnya. Saya berharap beberapa hari kedepan tak ada pemadaman lagi hingga Unas selesai, sebagai dukungan kepada adik-adik kita yang sedang melaksanakan ujian. (Rakhmad, 08565009709)

Lampu Siang Hari UU No. 22 Tahun 2009 mengatur tertib lalu lintas yang mewajibkan pengendara roda 2 pakai helm ganda dan nyalakan lampu utama di siang hari. Awalnya helm diciptakan oleh pengusaha bermacam-macam bentuk & jenisnya. Helm proyek, kerupuk & standart. Berlakunya UU No. 22/2009 ketiga jenis helm tersebut tidak berlaku, terutama helm kerupuk yang banyak dipakai oleh pengendara motor butut karena kere dan diganti dengan helm Standart Nasional Indonesia (SNI). Masalah helm kan bagi pengendara roda dua karena memang diperlukan, tetapi soal lampu utama nyala siang hari walaupun banyak dikemukakan pendapat, saran & pertanyaanpertanyaan kepada pembuat peraturan tetap saja sia-sia karena dijawab dengan tetap memberlakukan UU No. 22 Tahun 2009 tanpa menghiraukan semua itu. Ibarat kata anjing menggonggong kafilah berlalu & pintu penjara siap dibuka untuk pengendara roda dua yang tidak nyalakan lampu di siang bolong & tutup 15 hari untuk terima duit denda tilang. +6281352028655

Kecewa Pembangunan Jalan Kami sebenarnya bangga dengan masuknya PNPM ke desa kami di Rt 02/Rw 06 Dusun 3 Nusapati, Sui Pinyuh. Namun kami juga kecewa apa yang dikerjakan banyak

yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat. Padahal kami dari pihak masyarakat sudah berulang kali menyampaikan kepada Ketua TPK untuk memperbaiki hal-hal yang kurang benar seperti dalam hal pembangunan jembatan dan jalan. (081352598157)

Bertanya ke PLN Kami mohon kepada Kepala PLN untuk tidak membuat janji-janji tentang listrik yang katanya tidak padam selama Unas, nyatanya padam juga. PLN selalu mengatakan padamnya lampu dikarenakan tali kawat layang-layang, kemudian mesin yang sudah tua alias sering rusak. Kami mau bertanya, kalau listrik mati tengah malam atau subuh hari, apakah ada yang main layangan pada waktu tersebut? Kemudian kalau mesin sudah tua atau rusak, kenapa bangunan baru (ruko, perumahan) diberi izin untuk aliran listrik dengan sistim multi atau vocher, yang biayanya 100% lebih mahal dari subsidi. Lalu apakah mesinnya tersendiri atau mesin yang ada sekarang. Inilah pertanyaan kami semoga bapak-bapak pejabat kita/wakil rakyat turut mencari solusi mengenai listrik di Kalbar ini. (081345215216)

Perguruan Budi Suci Saya ingin bersilaturahmi ke perguruan beladiri “Budi Suci” cabang Pontianak. Bagi yang mengetahui keberadaan alamatnya harap info ke nomor handphone ini. (081952673918)

Tarif Kapal Ketapang - Pontianak Naik ? Sungguh ironis, apa dasar kebijakan yang disetujui oleh Dishub Provinsi Kalbar dan Kabupaten ? Saat sekarang saja harga BBM belum naik, tapi harga tiket transportasi sudah naik. Apalagi jika harga BBM naik bulan depan atau dalam beberapa tahun lagi, sudah PASTI TARIF NAIK !!!

Kebijakan yang tidak pernah memberikan keringanan bagi masyarakat Ketapang, tapi lebih berpihak kepada pemasukan pemilik modal dan pejabat penguasa saat ini. Pajak yang selalu dibayar masyarakat selalu tidak pernah diiringi dengan peningkatan pembangunan, tapi terli-

hat lebih kepada bagaimana memeras masyarakat dengan mengatasnamakan prioritas pembangunan. Dimana pulakah kinerja anggota dewan sekarang ? Apakah anggota dewan di Kalbar juga sibuk rapat kasus Century ? Atau malah tidur-tiduran di kursi sofa ? Atau sibuk membela partainya

Kecewa BPN Kubu Raya Balik nama sertifikat tanah BPN Kabupaten Kubu Raya bisa satu tahun, bisa delapan bulan, bisa enam bulan, bisa empat bulan dan bisa dua bulan, tergantung rupiahnya. Pengecekan sertifikat kadangkadang sampai satu bulan. Berbeda dengan dulu masih BPN Kabupaten Mempawah sangat bagus dan wajar, proses cepat. Setelah instansi tersebut mandiri menjadi BPN Kabupaten Kubu Raya, administrasi

KPK merupakan singkatan Komisi Pemberantasan tindak pidana Korupsi atau Komisi Pemberantasan Korupsi. Mungkin karena namanya adalah KPK, maka yang ditonjolkan selama ini adalah prestasi kuantitas, yaitu seberapa banyak koruptor yang berhasil dipenjarakan. KPK memang punya fungsi pencegahan korupsi. Namun, fungsi ini kurang menonjol dan masyarakat tidak tahu bagaimana sistem pencegahan korupsi yang dilakukan KPK.Fungsi ini sebenarnya seribu kali lebih penting dibandingkan fungsi pemberantasan

amburadul, birokrasinya kacau balau. Tolong Yth : Kakanwil BPN Provinsi, Yth DPR dan Yth Inspektorat Pemerintah untuk mereformasi oknum-oknum tertentu di BPN Kab Kubu Raya supaya mengemban tugas pengabdian pada masyarakat, tidak disalahgunakan untuk kepentingan memperkaya diri. M. Manaf, di Arang Limbung

Sementara itu, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri mengungkapkan, PDIP merupakan partai terbuka bagi seluruh rakyat Indonesia, tak terkecuali rakyat Kalbar. Selain itu, partai tersebut merupakan partai yang memiliki satu pintu, dimana pintu masuk dan keluar yang samasama terbuka. Megawati Soekarnoputri masih menjadi sosok yang tak tergantikan untuk memimpin PDI Perjuangan. Itu terlihat pada Konferda DPD PDI Perjuangan Kalbar di Pontianak Convention Centre (PCC), kemarin (23/3). Ribuan peserta dan pengunjung mengelukannya. Megawati datang bersama putrinya Puan Maharani. Dia didampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Cornelis SH MH beserta Wakil Gubernur Christiandy Sandjaya, Ketua DPRD Provinsi Kalbar Minsen SH. Ketika memasuki gedung, Megawati beserta rombongan hadir disambut dengan tarian khas

Melayu yang diiringi dengan musik khas Dayak. Mega mengatakan untuk menjadi pemimpin, seseorang harus memiliki karakteristik yang kuat serta semangat juang tinggi. “Menjadi kader suatu partai harus memiliki karakteristik kuat, menyiapkan pemimpin yang memiliki semangat juang tinggi. Tidak lemah dan harus loyal terhadap pilihan partai yang telah ia tetapkan dari hati,” jelas Mega disela-sela pembukaan konferda. Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait mengatakan kriteria yang dibutuhkan PDIP dalam memilih ketua umum terdapat dalam sosok Megawati. “Sosok Ibu Mega mampu menyelamatkan ideologi partai, bisa diterima, bisa menyatukan, konsisten, dan tidak bisa diimingimingi,” kata Maruarar. Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Cornelis mengatakan dengan menjadi kader PDI Perjuangan, dirinya tetap menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan UU yang berlaku. “Saya menjalankan roda pemer-

Lihat Bu Mega Kehadiran Megawati di Pontianak tidak disia-siakan pendukungnya. Acoy, lelaki setengah baya dari Landak sengaja datang ke PCC untuk bisa melihat secara langsung Megawati. Selama ini mereka hanya melihat dari berita di televisi dan hasil sorotan kamera. “Saya datang ingin ketemu Bu Mega, kalau nasib bagus bisa langsung bersalaman dengan orang yang menjadi salah satu idolanya,” tuturnya kepada Pontianak Post kemarin.

Menurutnya, Megawati adalah sosok perempuan yang tangguh dan pemberani. Ia berani memimpin negara yang sangat besar serta mempunyai keberagaman yang besar. Tentu saja sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Di tempat terpisah, Lusi terlihat sedang berdiri dibawah pohon melindungi dirinya dari hujan yang turun rintik-rintik dan mulai membasahi ruas jalan di gedung dewan. Wanita 30 tahun tersebut bersama beberapa ibu lainnya datang untuk melihat dari dekat sosok Ibu Mega yang penuh kharismatik itu. Ia dan beberapa ibu lainnya berasal dari Kubu Raya. Dengan mengenakan bagu bergambar banteng dengan moncong putih tersebut mereka memperlihatkan antusiasme mereka terhadap kedatangan mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut. “Ingin lihat Ibu Mega dari dekat, kalau bisa bersalaman dan ngobrol lebih baik,” tuturnya sambil tersenyum.(dna/sgg/wah)

rekannya. Berdasar LHKPN yang dilaporkan pada 20 Januari 2010, harta kekayaan Ruki tercatat Rp 960,143 juta dan USD 10.000. Sebelumnya, jumlah kekayaan Ruki sesuai dengan LHKPN tertanggal 5 Juni 2008 adalah Rp 956,953 juta dan USD 10.000. Anggota BPK lainnya, Teuku Muhammad Nurlif, juga mengumumkan harta kekayaannya kemarin. Dia sempat dicecar wartawan terkait aliran dana berupa cek perjalanan (travelers cheque) yang diterimanya dari Hamka Yandhu, terdakwa kasus dugaan suap pemenangan Miranda Swaray Goeltom sebagai deputi gubernur senior Bank Indonesia (BI) pada 2004. Cek perjalanan sebanyak 11 lembar dengan total Rp 550 juta itu tidak dilaporkan dalam LHKPN tertanggal 30 September 2009. Nurlif menuturkan, cek perjalanan tersebut tidak perlu dilaporkan karena dia menerima saat menjabat anggota Komisi

IX DPR periode 1999–2004. Selain itu, lanjut Nurlif, uang itu sudah dikembalikan kepada negara melalui KPK pada 2008. ’’Saya sudah serahkan itu ke KPK. Jadi, tidak dilaporkan di sini (LHKPN),’’ ujarnya. Meski begitu, Nurlif juga tidak melaporkancekperjalananitupada LHKPN Juni 2004. Menanggapi hal tersebut, Nurlif yang kemarin mengenakan kemeja batik biru berkilah. ’’Ini sudah tidak sesuai dengan forum,’’kelitnya. Nurlif menjadi saksi dalam persidangan dengan terdakwa Hamka Yandhu pada Senin lalu (22/3). Dalam kesaksiaannya, Nurlif mengatakan telah menerima cek perjalanan sebanyak 11 lembar senilai Rp 550 juta. Namun, dia berkilah bahwa cek itu tidak terkait pemenangan Miranda, tapi bantuan keuangan dari Hamka. Pernyataan politikus dari Partai Golkar itu bertentangan dengan berita acara pemeriksaan (BAP) miliknya. (ken/dwi)

intahan sesuai dengan peraturan, dan tentu saja tidak akan melupakan dari mana saya berasal, yaitu dari sebuah partai yang sangat saya banggakan,” tegas Cornelis. Usai membuka Konferda, Megawati langsung ke Pendopo untuk beristirahat sejenak. Para wartawan yang telah menanti untuk mewawancarai dari pembukaan hingga menunggu di Pendopo sama sekali tidak diberi kesempatan untuk melakukan tanya jawab.

’’Semua harta hibah saya ada aktanya. Semua ada notarisnya. Jadi, harta saya ini lebih dari halal,’’ ujar Hadi. Selain besarnya harta hibah, jumlah kekayaan Hadi melonjak Rp 12 miliar dalam kurun waktu empat tahun. Berdasar Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Hadi yang dilaporkan pada 14 Juni 2006, kekayaannya saat itu Rp 26,6 miliar dan USD 50 ribu. Dalam LHKPN yang dilaporkan pada 9 Februari 2010, total kekayaannya meningkat menjadi Rp 38,8 miliar. Sebelumnya, dalam data LHKPN Hadi Poernomo tertanggal 6 Juli 2001, jumlah kekayaannya tercatat Rp 13,8 miliar dan USD 50 ribu. Sebelumnya, beredar berita bahwa KPK tengah meneliti harta kekayaan Hadi yang dinilai mencurigakan. Itu terkait banyaknya harta hibah yang dia peroleh. Na-

mun, hingga kemarin KPK masih mendalami LHKPN milik Hadi. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Haryono Umar setelah pengumuman harta kekayaan. ’’Saya sudah mendapat laporan dari Direktur LHKPN KPK Cahyo Hardianto. Saat ini masih dalam proses verifikasi. Minggu depan akan saya tinjau lagi,’’ tuturnya. Sementara itu, jumlah harta kekayaan pejabat BPK yang naik drastis adalah Ali Masykur Musa. Sesuai dengan LHKPN yang dilaporkan pada 5 Februari 2010, harta kekayaan Ali sebesar Rp 4,7 miliar dan USD 5.700. Jumlah itu meningkat tajam jika dibandingkan dengan LHKPN tertanggal 30 April 2002 yang menyebutkan harta kekayaan Ali senilai Rp 803,624 juta dan USD 4.312. Mantan ketua KPK yang kini menjadi anggota BPK, Taufiequrachman Ruki, memiliki kekayaan paling sedikit bila dibandingkan dengan rekan-

korupsi. Analoginya, sebuah pipa air besar yang bocor. Bukan berapa ratus ember air bocor yang bisa ditampung yang dinilai. Tetapi, seberapa efektif kita mampu menutupi kebocoran air di pipa itu. Maksudnya, walaupun ada seribu koruptor yang dipenjara, tetapi koruptorkoruptor baru terus bermunculan, maka sampai kapanpun pemberantasan korupsi tak akan pernah berhenti. Kriteria internasional yang digunakan untuk menilai prestasi kualitatif yaitu indeks persepsi korupsi atau IPK. IPK

Singapura 8 koma (bagus), IPK Malaysia 6 koma (cukup bagus). Sedangkan IPK KPK Indonesia baru 2,8 (sangat buruk). Oleh karena itu nama KPK sebaiknya diganti menjadi Komisi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi atau KPPK di mana masyarakat harus tahu seberapa efektif KPPK melakukan pencegahan korupsi. Kalau perlu prestasi kualitatifnya diumumkan ke masyarakat menggunakan angka-angka dan grafik. Hariyanto Imadha BSD Nusaloka, Tangerang.

Jer Basuki Mowo Beyo

Harta Kepala BPK Melonjak Sambungan dari halaman 1

Yuli Siswanto yly_cek@yahoo.co.id

Ganti Nama KPK Menjadi KPPK

Cornelis Kembali Pimpin PDIP Kalbar Sambungan dari halaman 1

masyarakat / masyarakat partai? Jangan beralasan jadi perantara masyarakatlah, lebih baik bikin dagelan politik kasus lain lagi untuk mengisi waktu agar dianggap tidak tidur.

Sambungan dari halaman 1

Dengan melakukan itu, saya tidak boleh “terseret” membahas ekonomi makro terlalu dalam. Tapi, saya harus bisa melihat masalah krisis ini dari “kacamata” marketing! Kedua, buku ini harus merupakan pandangan Asia. Sudah banyak orang Barat yang mengadili orang Asia sebagai penyebab krisis hebat itu. Ya, KKN, ya Asian values. Kalau KKN, saya setuju, karena memang tidak sejalan dengan marketing. Tapi, kalau Asian values, saya tidak sepenuhnya setuju! Banyak sisi baik dari Asian values yang tidak dimengerti orang Barat. Orang Barat menganggap bahwa family system yang ada di Asia itulah yang mengakibatkan KKN! Bagi saya, itulah keunikan Asia! Diferensiasi Asia yang tidak dimengerti orang Barat! Quangshi di orang Tionghoa, misalnya, maknanya adalah deep relationship. Di masyarakat Tionghoa, kalau Anda sudah berbisnis secara jujur dan “jatuh” harus ditolong. Tapi, kalau curang, ya nggak perlu ditolong! Orang Barat melakukan “gebyah uyah” dengan mengatakan bahwa Quang-shi itu negatif. Model buddy-buddy dan brotherhood di Barat itu kan cuma teman minum-minum dan naik Harley beramai-ramai. Tidak sampai mau membela “teman” yang menderita walaupun dia benar! Karena itu, saya sebutkan bahwa Quang-shi itu justru kekuatan yang akan membangkitkan Asia kembali. Yang niatnya baik akan “bangkit” kembali, yang niatnya nggak baik, ya nggak ada yang menolong! Ketiga, saya menghubungi Prof Linda Lim di ASEAN Center di Michigan. Waktu saya baru mulai membangun MarkPlus pada 1990, saya pernah mengikuti executive education program Michigan di Jakarta, dan dia adalah salah satu pengajarnya. Walaupun orang makro, Lin-

da sangat mau menghargai orang marketing. Persahabatan saya jadi lebih dekat ketika Stephanie, anak kedua saya, sekolah di Economics Undergraduate di Michigan, Ann Arbor. Waktu itu, Linda merupakan satu-satunya peneliti Asia, karena dia orang Singapura yang tinggal di Amerika, dan melakukan riset tentang krisis. Dengan memasukkan pendapatnya ke buku saya, hal itu akan memperkuat Asian content untuk diferensiasi. Keempat, saya mendapatkan banyak bahan studi dari Andersen Consulting, tempat Michael bekerja. Waktu itu, kita memang mendapatkan akses ke file-file Andersen Consulting secara resmi. Karena itulah, Mike akhirnya berhasil “menggambar” Matrix 2 kali 2 yang merupakan “inti” buku ini. Sumbu X adalah financial soundness dan sumbuY adalah competitiveness. Perusahaan yang low dalam kedua hal itu kita sebut bubble company. Banyak utang dalam USD nggak bisa bayar karena rupiah “jatuh” dan memang tidak punya daya saing. Sudah KKN, ngutang dari luar, dan menjalani bisnisnya secara ngawur. Tidak ada efisiensi dan tidak berusaha memberikan kualitas yang baik bagi konsumen. Berbagai perusahaan P3 atau putra-putri presiden masuk kategori ini. Bimantara termasuk yang relatif profesional dibanding yang lain. Yang highly competitive tapi low financial soundness disebut aggresive companies. Artinya, perusahaan ini memang banyak utang dalam USD dan susah membayar, juga mungkin saja dapat bisnis karena KKN, tapi cukup profesional! Perusahaanperusahaan Salim Group waktu itu masuk kategori ini karena semuanya dijalankan secara profesional, walaupun mereka memang dapat beberapa fasilitas dari Pak Harto. Ada lagi yang low competitiveness dan high financial soundness disebut conservative companie. Berbagai perusahaan

BUMN perkebunan, waktu itu masuk kategori ini. Tidak ada masalah keuangan, malah dapat blessing in disguise karena hasil ekspornya naik dalam rupiah! Walaupun belum tentu kompetitif! Berbagai perusahaan swasta agraria di luar Jawa juga semakin “pesta” waktu itu karena USD naik! Karena itu, ada yang bilang bahwa “luar Jawa” tidak terkena krisis! Sedang yang high competitiveness dan financial soundness disebut sustainable companies! Ini adalah perusahaan yang benar-benar profesional. Hatihati dalam berutang dan punya daya saing tinggi. Perusahaanperusahaan seperti ini juga slow down waktu itu, tapi tetap “solid?! Astra masuk kategori ini, waktu itu. Kelima, Taufik yang pernah bekerja membantu almarhum Dr Syahrir di UI, saya mintai bantuan untuk memperkuat macro content-nya supaya juga bisa membahas krisis Asia secara proporsional! Nah, dengan melakukan lima hal itulah, saya benar-benar meyakinkan Kotler bahwa saya memberikan buku krisis Asia yang marketing! Buku itu sendiri baru ada di toko buku di seluruh dunia pada 2000, ketika krisis mulai mereda. Tapi, malah “pas waktu” karena sudah ada beberapa kasus reposisi perusahaan dari bubble ke sustainable. Yang paling hebat adalah Samsung dari Korea. Dulu, konglomerat dengan KKN dari pemerintah melakukan apa pun. Banyak utang, belum tentu punya daya saing di semua bisnis. Sesudah kena krisis, sadar dan konsentrasi saja di beberapa industri, antara lain elektronik. Sekarang” Malah sudah mengalahkan Sony ke mana-mana! Samsung sempat masuk buku saya! Buku pertama saya membawa sukses berikutnya. Saya hampir tidak percaya, melihat buku itu dipajang di kota-kota besar dunia! Tapi, ingat lho, tidak ada sukses tanpa perjuangan. Jer basuki mowo beyo! (*)


Pontianak Post

Aneka

Rabu 24 Maret 2010

7

Unas; Antara Kualitas dan Kenyataan

Janji Evaluasi secara Keseluruhan Pemerintah berjanji pelaksanaan ujian nasional (unas) tahun ini lebih baik. Ukurannya, hasil unas lebih kredibel sehingga bisa digunakan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Karena itu, berbagai upaya dilakukan untuk mencapai target tersebut.

SELAIN memperketat pengawasan ujian, pemerintah memperluas peran tim pengawas independen (TPI). Semula hanya menjadi pemantau, kemudian tim itu diberi kewenangan mengawasi dalam ruang. Tapi, itu belum cukup. Mendiknas M. Nuh meminta komitmen seluruh kepala dinas pendidikan se-Indonesia untuk menandatan-

gani pakta kejujuran. Tujuannya satu. Yakni, mewujudkan unas jujur dan kredibel. Komitmen tersebut siap ditagih jika mereka melanggar pakta itu. Mendiknas juga menerjunkan eselon 1 ke semua provinsi selama unas berlangsung. Namun faktanya, persoalan dan penyimpangan tetap mewarnai penyelenggaraan unas dua hari ini.

Isu kebocoran soal gencar terjadi. SMS yang berisi kunci jawaban juga beredar di kalangan peserta ujian. Selain itu, kerusakan naskah soal terjadi di beberapa daerah. Masalah lain adalah pelanggaran oleh siswa dan sekolah. Persoalan itu jamak terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Tak heran, Kemendiknas gerah. Langkah antisipatif lang-

DEMI KELULUSAN; Meski harus terbaring sakit di RSUD Tarakan tetap berjuang dan mengikuti Ujian Nasional di ruang perawatan penyakit dalam ‘Dahlia’.

Ramai-Ramai Buka Posko Pengaduan BERBAGAI kalangan ingin memastikan bahwa jargon yang diusung pemerintah menyelenggarakan ujian nasional (unas) secara jujur dan kredibel bukan isapan jempol. Bukan hanya Kemendiknas, LSM maupun lembaga bantuan hukum (LBH) pun membuka posko pengaduan unas. Tujuannya, menampung keluhan dan pengaduan masyarakat. Koordinator Posko Pengaduan Unas LBH Jakarta M. Isnur menyatakan, posko tersebut dibuka Aliansi Pelajar dan Masyarakat Tolak Ujian Nasional. Posko itu berlokasi di LBH Jakarta, Jl Diponegoro 74, Jakarta Pusat. ’’Posko ini kami buka sehubungan dengan keputusan pemerintah untuk tetap melaksanakan unas. Karena ujian tetap digelar, kami ingin memastikan ujian berjalan jujur,’’ terangnya. Tidak hanya di Jakarta, LBH

membuka posko pengaduan serupa di beberapa kota. Di antaranya, Banda Aceh, Padang, Denpasar, Serang, Bandar Lampung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin, Pontianak, Pekanbaru, Medan, Samarinda, Kendari, Makassar, Palu, Mataram, Bandung, Jogjakarta, Bengkulu, dan Sorong. ’’Kami siap menampung aspirasi masyarakat terkait berbagai keluhan dalam penyelenggaraan ujian ini,’’ ujarnya. Sejatinya, kata Isnur, pihaknya tetap tidak setuju terhadap penyelenggaraan unas. LBH masih concern pada upaya memperjuangkan peningkatan kualitas guru serta melengkapi sarana dan prasaraa sekolah maupun akses informasi di seluruh daerah. ’’Tapi, karena ujian ini telah diputuskan untuk dilaksanakan, kami siap mengawal agar tidak terjadi berbagai pelanggaran,’’ tegasnya. Pihaknya juga mengimbau

agar masyarakat mengawasi pelaksanaan ujian tersebut. Dengan begitu, berbagai pelanggaran seperti pungutan unas, bocoran soal dan kunci jawaban, gangguan psikologis, serta ketidaklulusan yang tidak wajar tak terulang. ’’Kami akan menindaklanjuti segala pengaduan yang masuk,’’ ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto menuturkan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga membuka posko pengaduan unas. Masyarakat, kata dia, bisa melayangkan pengaduan melalui telepon dan faksimile. ’’Hingga hari kedua pelaksanaan unas, pengaduan yang masuk baru dua. Itu pun bersifat tidak mendasar,’’ ungkapnya. Tak hanya membuka posko pengaduan unas, Kemendiknas juga membuka posko untuk menangani peserta unas yang mengalami stres. Posko

dibangun di setiap perguruan tinggi negeri (PTN). Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Djemari Mardapi menjelaskan, Kemendiknas akan berkoordinasi dengan PTN untuk menyediakan posko yang membantu menyembuhkan peserta ujian yang mengalami beban psikologis lantaran gagal menempuh ujian. Posko difokuskan di PTN luar Jawa seperti Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). ’’Tapi, tidak menutup kemungkinan di Jawa juga akan ada posko. Sebab, stres tidak mengenal batas geografi,’’ katanya. Di setiap posko, jelas Djemari, akan ada psikolog yang membantu siswa. Para konselor akan membantu mendukung para siswa agar mau mengikuti ujian ulangan karena masih ada kesempatan lulus. (kit/oki)

bisa keluar dengan hasil yang terbaik,’’ tuturnya. Bagaimana dengan kejanggalan dalam penuntutan terhadap Gayus? Mantan ketua Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR)Aceh-Nias tersebut menyerahkan kepada tim eksaminasi yang dibentuk jaksa agung. ’’Itu bagian yang akan diteliti tim independen,’’ kata Kuntoro. Denny Indrayana sesaat sebelum mengikuti pertemuan menyatakan, praktik mafia hukum belum bisa dipastikan ada dalam kasus tersebut. Alasannya, laporan dari mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji baru beberapa hari diterima satgas. ’’Yang jelas, satgas mengumpulkan data dan informasi. Kami tidak hanya mendapat informasi dari Pak Susno,’’ terang sekretaris satgas itu. Di antaranya, mengumpulkan dokumen-dokumen dan keterangan dari beberapa narasumber. Kemarin, Susno tidak tampak di Mabes Polri. Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Ito Sumardi tidak secara tegas menjelaskan perkembangan status jenderal bintang tiga nonjob itu. ’’Statusnya ya terlapor lah. Tapi, setiap terlapor kan memang bisa jadi tersangka,’’ ujarnya. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang

menjelaskan, propam masih belum selesai memeriksa Susno. ’’Karena itu, untuk menentukan status beliau juga masih proses,’’ katanya. Selain berbagai pernyataannya di media soal dugaan makelar kasus, Susno diperiksa terkait aktivitasnya sehari-hari yang dianggap tidak pernah masuk kerja. ’’Itu juga ditanyakan. Nanti Jumat beliau dipanggil lagi,’’ ungkap rekan Susno di Akpol 1977 itu. Di tempat terpisah, seorang penyidik yang enggan namanya ditulis menyebutkan, selama pemeriksaan Senin lalu (22/3), jawaban Susno berubah-ubah. ’’Istilah Jawa-nya, esok dele sore tempe Mas, ganti-ganti,’’ ujarnya. Misalnya, saat ditanya soal kata-kata uang Rp 24,6 miliar yang dicincai. ’’Dia membantah itu (kata cincai). Tapi, setelah kami tunjukkan kliping dokumentasi media yang memuatnya, dia mengaku lupa, lalu meminta kami klarifikasi ke wartawan yang menulis,’’ jelas sumber tersebut. Lalu, soal penyebutan nama Edmon.Susnomembantahmenuding Edmon. ’’Karena keterangan yang berubah-ubah itu, pemeriksaan berikutnya kami rekam dengan video,’’tegasnya. Dia menjelaskan, ada lima penyidik dan dua jenderal yang memeriksa Susno pada Senin lalu. (fal/rdl/iro)

Dugaan Markus Makin Kuat Sambungan dari halaman 1

Atas dasar itu, Hendarman telah memerintah tim independen untuk melakukan eksaminasi perkara Gayus Tambunan. Tim diketuai Direktur Upaya Hukum, Eksekusi, dan Eksaminasi (Uheksi) Suroso. ’’Eksaminasi untuk meneliti apakah sistem hukum yang dilakukan sudah sebagaimana mestinya,’’ ujarnya. Eksaminasi dilakukan sejak Senin (22/3). Hendarman mencontohkan penggunaan pasal-pasal untuk menjerat Gayus. Dia juga menduga adanya aliran dana yang diterima jaksa. Namun, hal itu belum ditemukan dan perlu dipastikan melalui eksaminasi. ’’Feeling saya ada, tapi belum ketemu. Dasarnya, ada sistem yang tidak tepat. Tapi, perlu eksaminasi apakah feeling saya benar atau tidak. Nanti biar alat bukti yang bicara dari hasil eksaminasi,’’ terang mantan ketua Timtastipikor tersebut. Dalam eksaminasi itu, lanjut dia, satgas akan terus memonitor. Hendarman menyatakan membuka pintu jika satgas hendak menelusuri. ’’Kami terbuka jika satgas ingin menanyakan kepada JPU (jaksa penuntut umum). Saya persilakan,’’ katanya sembari menyatakan perlunya klarifikasi dari penyidik dan JPU. Dia belum bersedia menyam-

paikan tindak lanjut yang akan dilakukan jaksa. Namun, hasil eksaminasi akan diinformasikan kepada Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Sebagaimana diketahui, terdapat dugaan adanya aliran dana yang diterima jaksa dalam penanganan perkara Gayus Tambunan senilai Rp 9 miliar. Uang itu merupakan bagian dari Rp 25 miliar di rekening Gayus di Bank Panin yang sebelumnya diblokir. Namun, hal itu dibantah keras oleh jaksa. Jaksa peneliti yang dikoordinatori Cirus Sinaga membantah memberi petunjuk kepada penyidik untuk mencairkan uang itu. Atas tudingan suap tersebut, empat jaksa peneliti berencana mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap Susno Duadji. Kini, mereka tengah meminta izin kepada jaksa agung untuk mengajukan gugatan itu. Menanggapi hal tersebut, Hendarman mengatakan singkat, ’’Saya belum ketemu jaksanya.’’ Dia menyatakan melakukan eksaminasi dulu. Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Kuntoro Mangkusubroto mengungkapkan, pihaknya akan membahas permasalahan yang sama dengan Kapolri pagi ini. Dia mengapresiasi sikap jaksa agung yang terbuka terhadap satgas untuk melakukan pendalaman. ’’Satgas menyiapkan langkahlangkah selanjutnya untuk

Dulu, Lalat dan Tikus Pun Harus Bermasker Sambungan dari halaman 1

masker, kalau tidak ingin mabuk. Warga se kecamatan, jika makan harus di ruangan tertutup, harus punya stok lilin pengusir lalat. Kalau tidak? ”Wah, bisa berebut makanan dengan lalat. Sedih sekali melihat nasib warga. Padi dan tanaman produktif menguning sebelum berbisi,” jelas Mochtar, yang Minggu kemarin kembali sidak ke TPA terbesar di Indonesia itu. ”Saat kemarau, sampah itu terbakar, berasap putih yang bikin batuk. Saat penghujan ada kabut putih setiap pagi dan sore. Data di puskesmas, paling banyak warga terserang ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Survei IPB Bogor, BPPT, perguruan tinggi mempertegas, bahwa dampak kesehatan akibat sampah buangan itu makin serius,” kenangnya yang kala itu dia masih menjadi aktivis salah satu parpol dan anggota DPRD Kota Bekasi. Air sampah yang oleh warga sekitar disebut lindi itu warnanya hitam pekat. Lindi itu sudah mencemari sungai dan sumur-sumur warga. Tidak ada air sumur di Bekasi yang bebas dari infiltrasi limbah itu. Jika dibiarkan, problematika ini akan makin pelik. ”Karena itu, tahun 1999

kami berinisiatif untuk keluar dari penjara sampah itu. Sampah impor dari DKI. Kala itu, kami bersitegang dengan Gubernur Sutiyoso. Kami sudah kehilangan hak untuk mendapatkan udara bersih, yang diisyaratkan dalam UU LH,” ingatnya. Kian lama warga juga marah, mereka memblokir Bantar Gebang. Truk sampah dari ibu kota distop, dilarang masuk. Jalannya dipalang dengan kayu dan bambu. Jalan beton pun dicangkuli warga. ”Bahkan, ada truk-truk yang dibakar warga, karena sudah tidak tahan lagi,” tutur Mochtar. Akibatnya, sampah dari Jakarta Timur dan Selatan numpuk bersama truk pengangkutnya. Truk tidak bisa bongkar muat. Suasana mencekam. Orang gampang meradang. Bau di dekat-dekat truk itu makin menjadi-jadi, karena mereka stand by di tepi jalan. Bekasi betul-betul menjadi Kota Bekas Bekas! Kota sampah. Stigma ”kota sampah” itu bahkan masih tersisa sampai sekarang. Saat itu terbersit di pikiran Mochtar, bahwa harus bisa melihat angle lain dari sampah. Sampah harus menjadi emas. Bukan cuma aset politik atau modal berpolitik. Dari sumber penyakit, perusak estetika, pemacu tekanan darah dan emosi, menjadi isu politik yang ”seksi”. ”Tanah Bantar Gebang 120 Ha itu sudah dibeli DKI, tetapi

kan tidak boleh semena-semena. Harus ada kompensasi untuk PAD Kota Bekasi. Hasilnya baru 20092010 ini, Pemprov DKI memberi kompensasi Rp36 M per tahun,” jelasnya. Dandim Bekasi Letkol TNI Steve Parengkuan menyebut, saat ini bau busuk itu sudah menurun jauh dari sebelumnya. Hal serupa diungkapkan Kapolres Bekasi Kombes Pol Imam Sugianto. ”Dulu, kalau angin berhembus, bisa sampai ke kantor Polres,” katanya. Sampah itu menghasilkan gas metan. Gas yang populer disebut CH4 itu bisa menghasilkan listrik, yang dibeli PLN. Daya sengatnya sama, tidak perlu diragukan. Penggerak generatornya gas metan (CH4), yang diambil dari gundukan-gundukan yang dihisap dengan pipa-pipa karet. PLTSa berkekuatan 2 Mega, dengan 2 engine ini akan diresmikan, 30 Maret 2010, pekan depan. Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan dua pekan lalu sudah melihat mesin-mesin yang bakal beroperasi bulan depan itu.Bagaimana cara menyedot gas metan dari tumpukan sampah itu? Pertama, sampah-sampah itu ditimbun tanah, dengan luas 20x100 meter, lalu ditambahkan mikroba pengurai. Tahap ini acap disebut control & sanitary landfill. Kedua, sampah itu diselimuti

ANTHON JOY/RADAR TARAKAN

sung diambil Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dengan scanning awal lembar jawaban ujian nasional (LJUN) di sekolah-sekolah yang diduga sebagai tempat terjadinya kebocoran soal. Terutama, sekolah di Medan. ”Kami ingin mengetahui apakah benar pelanggaran di Medan bersifat sistematis,” ujar Ketua BSNP Djemari Mardapi kemarin (23/3). Menurut dia, jika pola jawaban siswa sama dalam satu kelas, kemungkinan terjadinya kebocoran soal ujian besar. Namun, bila jawaban sama itu hanya terjadi secara random, belum tentu terjadi kebocoran. ”Yang kami lacak pola jawabannya,” imbuh Djemari. Tujuannya, papar dia, mencegah agar kasus itu tidak terulang dan menyebar. Apalagi, beberapa hari lagi unas masih berlangsung. Scanning tersebut akan dilakukan oleh perguruan tinggi setempat. Kemudian, jelas Djemari, hasilnya dikirimkan ke BSNP untuk dianalisis. Djemari membeberkan, berbagai persoalan masih mewarnai unas hari kedua. Total, ada 1.099 laporan yang masuk ke posko pengaduan unas. Beberapa di antaranya merupakan laporan tentang kebocoran soal

Secara umum, evaluasi unas dua hari ini berjalan lancar meski ada catatan. ”Kami terus berupaya memperbaiki,” ucapnya. Pelaksanaan unas tahun ini menjadi pertaruhan. Jika kredibel, hasil unas bisa digunakan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi sekaligus mengikis pro-kontra selama ini. Koordinator Nasional Pengawas dan TPI Haris Supratno mengatakan, berdasar evaluasi sementara, pengawasan unas dinilai aman hingga hari kedua. Dia berjanji memberikan sanksi tegas kepada pengawas yang tepergok bekerja sama dengan sekolah. Haris menegaskan, seluruh laporan yang masuk dalam posko pengaduan unas menjadi saran dan masukan bagi pengawas dan TPI. Menurut dia, hampir semua peristiwa yang tercatat dalam laporan pengaduan tersebut berada di luar tanggung jawab pengawas dan TPI. Misalnya kekeliruan soal. ”Saya kira, itu ditanggung sepenuhnya oleh percetakan,” ucap dia. Haris mengelak jika dikatakan angkat tangan. Sebab, TPI turut bergerak dalam meluruskan isu dan mengamankan situasi di sekolah-sekolah. ”Setiap muncul laporan, kami langsung cross check,” paparnya. (kit/nuq/oki)

Menteri Protes Larangan Siswi Hamil Ikut Unas KABAR adanya sejumlah siswi hamil yang tidak boleh ikut ujian nasional (unas) membuat prihatin Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Ny Linda Amalia Sari Gumelar. Menurut Linda, apa pun alasannya, pihak sekolah tidak dibenarkan melarang siswinya yang hamil ikut unas. Apalagi, jika penyebab kehamilan bukan kesalahan siswi tersebut. Kasus yang menarik perhatian Linda adalah seperti yang terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur. Dua siswi sebuah SMA di sana tak boleh ikut unas karena hamil. Dan, mereka merupakan korban perkosaan. ’’Saya sudah berkoordinasi dengan Kemendiknas.Apa pun kondisinya, para siswi itu harus tetap mendapat kesempatan mengikuti ujian,’’ ujar Linda.

IstriAgum Gumelar itu menyatakan, pihaknya mendapat kabar bahwa siswi tersebut diupayakan dapat mengikuti ujian susulan. Karena itu, dia juga menelusuri kemungkinan munculnya kasus serupa di tempat lain selama unas berlangsung ini. ’’Siswi hamil harus diberi kesempatan karena itu hak mereka,’’ terangnya. Selain di Sidoarjo, saat ini empat siswi SMKN di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), juga dilarang mengikuti unas. Empat pelajar tersebut diketahui hamil sebelum pelaksanaan unas yang digelar serempak di seluruh Indonesia. Linda menyatakan, larangan mengikuti unas bagi siswi hamil tidak beralasan. Apalagi, jika siswi itu terindikasi tidak bersalah dalam proses kehamilannya. Saat ini, kata Linda, sudah ada

puluhan laporan terkait larangan siswi hamil mengikuti unas yang menumpuk di mejanya. Dia berjanji mengawal mekanismenya sehingga para siswi tersebut dapat mengikuti unas seperti rekan-rekannya yang lain. ’’Paling tidak, mereka bisa ikut ujian susulan. Sebab, unas itu penentuan proses belajar mereka pada tahun terakhir dan itu menentukan masa depan mereka sebagai wanita Indonesia, generasi masa depan,’’ ujarnya. Linda juga mengimbau para orang tua agar mendorong anak perempuannya yang hamil untuk tidak berputus asa. Dia berharap para orang tua tidak bertindak sepihak dan justru memutuskan mengundurkan diri dan berbicara atas nama anak mereka. Hal itu, kata Linda, akan merugikan masa depan anak mereka. (zul/kum)

Polisi Gerebek Pabrik Narkoba Rp 65 M Sambungan dari halaman 1

dengan plastik hitam, agar gas fosil yang daya rusaknya 21 kali CO-2 itu tidak berterbangan dan merusak ozon. Ketiga, diinjeksi pipa-pila karet yang sudah dilubang-lubang ke dalam tumpukan sampah itu.Agar pori-pori pipa tidak tersumbat, diamankan dengan batok-batok kelapa kering di sekeliling pipa. Sehingga pipa-pipa itu bisa dialiri gas. Dari power house, pipa-pipa itu disedot dengan fan, untuk menarik gas metan ke mesin. Gas-gas itu dimasukkan ke boks, lalu didinginkan (kondensasi), untuk memisahkan gas dengan airnya. Setelah menjadi gas, baru dialirkan ke dua sasaran. Satu, untuk menggerakkan generator. Satu lagi untuk dibakar, dihanguskan, karena ini penyumbang terbesar global warming. ”Kami dapat kredit carbon atau kompensasi di The World Bank, tiap pembakaran 1 ton metan dihargai 10 Euro,” jelas Mochtar yang didampingi Kapolres Bekasi Kombes Pol Imam Sugianto dan Dandim Bekasi Letkol TNI Steve Parengkuan. PLTSa Bandar Gebang yang dibangun PT Navigat Organic Energy Indonesia (PT Noei) Jakarta dengan teknologi General Electric (GE) ini sementara akan menggunakan 2 engine masing-masing 1 Megawatt.(bersambung)

dan jawaban unas, pelanggaran oleh siswa, keterlambatan kedatangan soal, maupun tertukarnya soal ujian. Dia menjelaskan, untuk mengecek kebenaran kabar bocornya soal ujian, BSNP telah mengonfirmasikan persoalan itu kepada dinas pendidikan setempat. ”Kasus di Medan, misalnya. Saya sudah meminta rektor Universitas Negeri Medan sebagai koordinator pengawas untuk mendalami persoalan tersebut,” ujarnya. Sementara itu, kasus rusaknya LJUN di beberapa sekolah, menurut dia, bisa diatasi saat itu. Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), siswa bisa menjawab soal di kertas kosong terlebih dahulu, kemudian memindahkannya ke LJUN asli dengan disaksikan oleh TPI. ”Disertai dengan dibuatnya berita acara. Setiap persoalan dan kasus pasti dicatat,” terangnya. Djemari menegaskan, siswa yang ketahuan melanggar juga disanksi. Misalnya kasus siswa ketahuan menyontek maupun terbukti membeli kunci jawaban. Sanksinya, siswa didiskualifikasi. ”Artinya, mereka tidak lulus, tetapi tetap mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ujian ulang,” jelasnya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombespol Anjan P.P. di TKP mengatakan, berdasar hasil pemeriksaan, sindikat itu sudah lima tahun beroperasi dengan kapasitas 300 butir ekstasi dan 250 gram sabu-sabu per hari. ”Sebelumnya, lima tahun pula beroperasi di perumahan lain. Jadi, sindikat itu sudah sepuluh tahun membuka clandestine laboratory,” ujarnya. Awalnya, lanjut dia, polisi tidak bisa masuk ke rumah

itu lantaran pagarnya setinggi 2 m. Namun, kebetulan seseorang yang mengendarai mobil bertamu ke rumah tersebut. ”Begitu gerbang dibuka, kami menerobos masuk. Koki narkoba tersebut Anthony dan seorang lagi, yakni Leonard, adalah penghubung ke jaringan pengedar di Bandung serta Bali. Dia residivis kasus narkoba. Yang sekarang kami kejar adalah pemilik modal dan pemasok bahan baku,” ungkapnya. Ketika menggeledah dengan lebih detail, polisi menemukan

dua perangkat komputer lengkap dengan duplikator untuk membajak DVD. ”Tersangka juga berbisnis penggandaan film DVD. Penggandaan itu ditangani Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya,” imbuhnya. Anjan menjelaskan, tersangka dijerat pasal berlapis. Yaitu, pasal 113 (2) subsider pasal 114 (2) subsider pasal 112 (2) UU No 35/2009 tentang memproduksi dan menyalurkan narkotik. Selain itu, pasal 197 subsider pasal 196 UU No 36/2009 tentang Kesehatan. (ind/oki)

Dirjen Pajak Interogasi Gayus Sambungan dari halaman 1

Menurut Tjiptardjo, pemeriksaan intensif terhadap Gayus terus dilakukan Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur (KITSDA). Setelah diperiksa seharian pada Senin lalu (22/3), Gayus kemarin (23/3) diinterogasi lagi. ’’Masih terus (diperiksa), sampai ada kesimpulan,’’ katanya. Namun, kemarin wartawan yang mencoba mendatangi ruang Direktorat KITSDA di lantai 20 Kantor Pusat Ditjen Pajak tidak diperbolehkan naik. Hingga pukul 18.30, saat para pegawai kantor pajak pulang, wartawan yang mencegat Gayus juga tidak berhasil bertemu. Beberapa staf

kantor pajak mengatakan tidak mengetahui posisi Gayus. Upaya menghubungi Gayus melalui handphone juga tidak berhasil karena nomor yang bersangkutan tidak aktif. Tjiptardjo mengungkapkan, pihaknya sudah memerintah direktur KITSDA untuk memeriksa Gayus. Namun, hingga kemarin sore, Tjiptardjo belum mendapat laporan perkembangan pemeriksaan. ’’Yang jelas, saya minta secepatnya (diselesaikan),’’ ucapnya. ’’Kalau sudah ada hasilnya, nanti Anda (wartawan) saya kasih tahu,’’ imbuhnya. Paginya, saat ditemui di kantornya, Tjiptardjo mengatakan tidak segan-segan untuk bertindak tegas terhadap Gayus jika nanti

hasil pemeriksaan membuktikan yang bersangkutan memang bersalah. ’’Ancaman terberat ya pemecatan,’’ tegasnya. Saat ini Gayus adalah pegawai Kantor Pajak Pusat golongan III/A. Semula dia menjabat sebagai penelaah keberatan/banding pajak. Namun, sejak kasusnya mencuat, Gayus dicopot dari jabatannya dan diturunkan menjadi pegawai biasa. Menurut Tjiptardjo, berkaca pada kasus yang menyeret nama Gayus, Ditjen Pajak akan terus meningkatkan sistem pengawasan internal, termasuk mengintensifkan sistem pengaduan dari masyarakat. ’’Kami tidak ingin kasus-kasus seperti ini terulang,’’ ujarnya.(owi/agm)


cmyk

Pontianak Post 8

Pontianak Post

Hukum

Pantau L/C Fiktif Bank Century

+

PENYIDIKAN kasus dugaan L/C (letter of credit) fiktif di Bank Century oleh Mabes Polri terus dipantau Gedung Bundar. Jaksa Agung Hendarman Supandji menyatakan telah memerintah Bidang Pidana Khusus dan Pidana Umum Kejagung untuk mengikuti perkembangan penyidikan kasus L/C fiktif oleh Mabes Polri. ’’Saya minta JAM Pidsus dan JAM Pidum Hendarman Supandji memonitor penyidikan mabes (Polri) terkait L/C fiktif,’’ katanya kemarin (23/3). Menurut dia, langkah tersebut merupakan respons atas rekomendasi DPR kepada presiden terkait skandal dana talangan (bailout) Bank Century. Presiden menyerahkan kepada Kapolri dan jaksa agung untuk mengusut adanya dugaan tindak pidana korupsi, tindak pidana perbankan, dan pencucian uang di Bank Century. Selain mengawal kasus L/C fiktif, ungkap Hendarman, Kejagung telah melakukan langkah terkait kasus Bank Century.Yakni, menyidangkan perkara dua pemegang saham Bank Century, Hesham Al Waraq dan Rafat Ali Rizvi, atas dugaan korupsi serta pencucian uang. ’’Putusannya nanti untuk mengejar aset Bank Century,’’ tuturnya. Senin lalu (22/3), saat di Kantor Presiden, Hendarman menyatakan bahwa pihaknya tengah mengejar aset-aset milik tiga mantan pemilik Bank Century, yakni Robert Tantular, HeshamAl Warraq, dan Rafat Ali Rizvi. Total aset yang telah diblokir senilai Rp 3 triliun. Itu terdiri atas saham dan uang tunai. Mabes Polri telah menetapkan mantan Dirut Bank Century Hermanus Hasan Muslim dan mantan Direktur Treasury Krisna Jagateesen sebagai tersangka dalam keterlibatan kasus L/C fiktif di berbagai perusahaan. Salah satu di antaranya adalah PT Selalang Prima Internasional milik politikus dari PKS, Misbakhun.(fal/rdl/c5/dwi)

Polda Resmi Limpahkan ke Kajari PONTIANAK - Polda Kalbar resmi melimpahkan ke Kajari Kapuas Hulu, Kasus dugaan korupsi pembanguan ruas Jalan BunutMangin Kecamatan Bunut Hilir tahun 2004 - 2006 dengan kerugian negara Rp1,7 M, yang melibatkan Sekda dan Kepala Dinas PU Kapuas Hulu, Selasa (23/2). “Tiga tersangka yang tersangkut dugaan perkara tindak pidana korupsi tersebut, WM, MS, dan Sy telah diantar Polda Kalbar ke Kapuas Hulu menggunakan jalur udara. Berangkat pukul 10.00 pakai Trigana Air (kemarin-red),” kata Kabid Humas Polda Kalbar,AKBP Suhadi kepada Pontianak Post. Menurutnya yang polisi limpah-

kan ke kejaksaan adalah tersangka berikut barang bukti. Berupa bukti administrasi termasuk hasil audit investigasi BPKP. Polda menyerahkan seluruh berkas hasil pemeriksaan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Karena dinilai telah lengkap dan cukup bukti untuk di P 21 kan,” kata Suhadi. “Berangkat ke Kapuas Hulu para tersangka mendapat kawalan dari Polda Kalbar. Sebanyak tiga anggota yang ditugasi untuk itu. Yang dipimpin Kasal IV Direskrim Polda, Kompol Karijan, berikut dua anggota yang mendampingi. Empat Jaksa dari Kajati Kalbar ikut berangkat mengantar ke Kajari Kapuas Hulu. “Dan

penasehat hukum masing-masing tersangka,” kata Suhadi. Dia menambahkan tiga tersangka itu semula Polda tahan sejak 1 Desember 2009. Dengan mengalami empat kali masa perpanjangan penahanan. “Pertama, oleh kajati 2x20 hari dan kedua, 2x30 hari pengadilan tinggi Kalbar yang memperpanjang,” ujar Suhadi. Ia menyampaikan bahwa para tersangka tiba di Kapuas Hulu akan langsung menjalani tes kesehatan di rumah sakit setempat. Suhadi memaparkan tersangka terancam UU Tindak Pidana Korusi No. 31 tahun 1999 dan Perubahan UU No. 20 tahun 2001 pasal 2 dan 3 dengan ancaman diatas lima

Ceng Beng

Dijaga Polisi JAJARAN Polsek Sungai Raya tidak ingin kecolongan. Karena itu, selama ritual pelaksanaan Sembayang Kubur (Ceng Beng) digelar, pengamanan ketat diberlakukan. ”Kita rutin setiap hari turun ke lapangan. Sejak sebelum sembayang kubur digelar sampai jadwalnya selesai,” ungkap Kapolsek Sungai Raya, AKP Dhana Ananda Syahputra kepada Pontianak Post, Selasa(23/3) kemarin. Menurutnya jajaran Polsek Sungai Raya cukup ketat mengantisapi kegiatan sembayang kubur warga Tionghoa. Sejak pagi hari dari pukul 04.00 subuh hingga pukul 09.00 Wib, para personil selalu turun ke lapangan. Setidaknya ada sekitar 30 petugas kepolisian dari polsek Sungai Raya yang berjaga. Jajaran Polsek selain turun ke lapangan, juga terjun langsung ke tempat ritual dilakukan. Tujuannya supaya, masyarakat yang tengah khidmat menjalankan ibadah sembahyang kubur bisa fokus dan konsentrasi. Petugas kepolisian juga tidak melulu berada di tempat perkuburan. Beberapa diantara mereka juga ada yang tersebar ke tempat lain. Ada yang ditempatkan di pos pemakaman, ada juag di tempat parkir. Bahkan yang berjaga di posko parit baru juga selalu siap setiap saat. Pengamanan yang dilakukan juga menghindari hal-hal tidak diinginkan. Misalnya tindak pemerasan dan perbuatan negatif lainnya. ”Dan saya bersyukur para penziarah kubur selama dua hari berlangsungnya sembayang kubur tidak ada yang merasa terganggu,” ucapnya. Disamping mengamankan hari-hari biasa, Polsek Sungai Raya juga mengamankan puncak ritual Ceng Beng. Kemungkinan puncak para penziarah berkunjung ke Yayasan Pemakaman Bhakti Suci adalah hari libur seperti Sabtu dan Minggu. Pada hari ini, Polsek Sungai Raya dibackup oleh satuan Poltabes Pontianak.(den)

cmyk

tahun penjara. Tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi karena melakukan penunjukan langsung atas pembangunan ruang Jalan Bunut - Mangin tahun 2004 sepanjang sembilan kilometer senilai Rp4,9 miliar. Berdasar hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalbar atas pembangunan jalan tersebut menemukan kerugian negara a sebesar Rp1,7 miliar. “Berdasarkan hasil audit BPKP dan laporan masyarakat di Kecamatan Bunut Hilir polisi memproses dugaan Tipikor itu dan menetapkan Ms dan SUR,” kata Suhadi. Sedang MW, lanjut Suhadi,

AKBP Suhadi

ditetapkan sebagai tersangka karena selagi menjabat Kepala Dinas Kimpraswil Pemkab Kapuas Hulu melanggar Kepres No. 80 tahun 2003 tentang Pengadaan Barang dan Jasa dilingkungan pemerintah. “Untuk setiap nilai proyek diatas Rp50 juta harus dilakukan tender secara terbuka,” kata Suhadi.(stm)

+

n Dua Tersangka Ditahan

Gagalkan Pengiriman Sabu-Sabu

Komnas Zoonosis

+

Rabu 24 Maret 2010

n Kasus Dugaan Korupsi Sekda dan Kadis PU Kapuas Hulu

Kesehatan SETELAH melalui pembahasan dan pertimbangan cukup panjang, pemerintah akhirnya sepakat segera membentuk Komisi Nasional (Komnas) Zoonosis se­bagai pengganti Komnas Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (Kom­nas FBPI). Hal itu dilakukan menyusul masa tugas Komnas FBPI yang berakhir pada 13 Maret Agung Laksono lalu. ’’Semua kementerian sepakat dengan perubahan Komnas FBPI menjadi Komnas Zoonosis (penyakit bersumber dari hewan). Hasil kesepakatan ini akan diserahkan kepada presiden secepatnya,’’ ujar Menko Kesra Agung Laksono setelah rapat koordinasi dengan sejumlah menteri kemarin (23/3). Menurut dia, komnas tersebut bersifat permanen yang akan ditetapkan dengan peraturan presiden (perpres). Komnas Zoonosis tidak memiliki batas waktu masa tugas dan lebih difokuskan pada upaya pencegahan penyakit yang bersumber dari hewan. Terutama, tahap tanggap darurat dengan koordinasi lintas sektor, pengendalian, promosi, dan sosialisasi. Untuk tindak lanjut, kata dia, komnas itu akan dijalankan kementerian. Anggotanya, antara lain, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan serta Polri. Ketuanya dijabat Menko Kesra.(zul/c5/dwi)

l

HENDY/PONTIANAK POST

INTEROGASI : Dua tersangka pengedar sabu-sabu diinterogasi oleh aparat kepolisian.

SINGKAWANG – Polsek Singkawang Tengah diback up Polres Singkawang, berhasil menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu-sabu, dengan modus pengiriman paket melalui sebuah perusahaan transportasi (taxi) di Jalan Kalimantan, Kelurahan Condong, Selasa (23/3) sekitar pukul 18.30 WIB. Dua tersangka berhasil diringkus polisi di tempat dan waktu yang berbeda. Satu paket sabu-sabu yang masih terbungkus rapi dalam amplop, diamankan polisi sebagai barang bukti dari tangan tersangka Rmd. Berikut dua unit handphone milik tersangka. Penangkapan langsung dipimpin oleh Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Singkawang Tengah AIPTU Sihombing bersama anggota Polsek Singkawang Tengah dan Polres Singkawang. Tersangka Rmd kemudian digelandang ke Mapolsek Singkawang Selatan. Polisi sudah lama mengendus upaya peredaran narkoba dengan modus pengiriman melalui taxy ini. Dan pada hari tersebut, sejak pagi polisi sudah menunggu paket itu datang. Dan diambil oleh kurir. Ketika ditangkap, tidak ada perlawanan dari tersangka. Penangkapan ini juga dibenarkan oleh Kapolsek Singkawang Tengah AKP Suhar. “Barang bukti yang berhasil kita amankan dari tersangka Rmd, adalah satu paket atau setengah ons sabu-sabu,” kata Suhar kepada Pontianak Post tadi malam di Mapolsek Singkawang Tengah. Mantan Kapolsek Singkawang Selatan ini   mengungkapkan bahwa tersangka memang sudah lama menjadi incaran pihak kepolisian. Dan tinggal menunggu waktu yang tepat untuk melakukan penangkapan. Suhar menyatakan sabu-sabu tersebut didatangkan dari Kota Pontianak. Sampai di Singkawang, tersangka hendak mengambilnya di kantor sebuah perusa-

haan transportasi di Jalan Kalimantan tersebut. “Barang datang sejak pukul 09.00 WIB. Sebenarnya tersangka mau ambil barang pada pukul 12.00 WIB, namun saat   di Jalan Kalimantan ada kecelakaan, dan ramai termasuk anggota juga, jadi tersangka (Rmd) hanya lewat saja,” kata Suhar. Alhasil, usai Maghrib kemarin, tersangka Rmd, tertangkap polisi saat berupaya mengambil paket kiriman sabu-sabu dari Pontianak tersebut.  “Kita sudah menunggunya sejak lama untuk menangkapnya,” tambahnya. Sabu-sabu masih dalam amplop diamankan polisi. Di amplop tersebut, menurut Suhar, tertera pengirimnya adalah Ismail untuk Zulkarnain. “Tapi ini diduga nama samaran saja,” katanya. “Rmd punya akses di Pontianak. Kalau di Singkawang ada orang mau mesan sabu-sabu, biasanya sama dia (Rmd),” lanjut Suhar. Pengembangan kasus dilakukan. Polisi langsung dipimpin oleh Kapolsek Singteng dan Kasat Intel Polres Singkawang membawa tersangka Rmd, untuk menangkap tersangka lainnya. Alhasil, tersangka lain Rd, berhasil dibekuk di rumahnya di belakang SD 1 Singkawang Tengah. “Dari tangan tersangka kedua (Rd) tidak ada barang bukti yang diamankan,” katanya. Suhar menjelaskan, tersangka Rd memberikan uang kepada Rmd yang punya akses ke bandar di Pontianak untuk membeli sabu-sabu. Dan tersangka Rd pun bertugsa untuk mengambil barang haram tersebut ke perusahaan taxy itu. “Tersangka Rd memberikan uang Rp600 ribu kepada Rmd untuk membeli sabusabu dari Pontianak,” katanya. Menurut Suhar, rencananya barang haram tersebut akan digunakan tersangka Rd. “Bukan untuk dijual,” tegasnya.(zrf/ody/hen)

17 Juta Rakyat Miskin Akibat Krisis Ekonomi Global JAKARTA - Peneliti dari United Nations Development Programme (UNDP), Thaimur Khilji mengungkapkan akibat krisis ekonomi global tahun 2008-2009, menciptakan status miskin pada 17 juta lebih jiwa di Indonesia. Hal ini disampaikan Thaimur dalam NationalWorkshop, The Global Financial Crisis and Vulnerabilities - Impact, Response, Next Step, di Gedung Bappenas, Jakarta, kemarin (23/3) “17 juta lebih warga miskin karena krisis di Indonesia tahun 2008-2009. Untuk bebaskan orang dari kemiskinan, itu butuh waktu yang sangat panjang. Sedangkan di Asia, krisis membuat banyak orang kelaparan.

20 persen ada di India dan terbesar memang di Asia,” kata Thaimur. Thaimur mengatakan, meski sudah mengalami krisis tahun 1997-1998, namun secara spesifik tidak ada satu negara pun didunia yang memiliki sistem kekebalan menghadapi krisis. Dampak krisis pun banyak dirasakan oleh perempuan dan anak-anak. “Banyak orang bekerja di Asia dalam bidang sektor informal dan didominasi oleh perempuan. Akibatnya, juga berdampak pada anakanak. Di Thailand saja, 95 persen PHK karena krisis. Kemiskinan juga meningkatkan angka imigran. Rata-rata wanita lebih banyak dari laki-laki, sekitar 5:2. Diantaranya menyebar di sektor tekstil, garmen dan elektronik,” katanya. Thaimur mengungkapkan,

saat krisis 2008 terjadi, proteksi sosial dari negara-negara di Asia termasuk rendah. Hanya ada tiga negara yang dinilai berhasil melalui krisis 2008 dengan gemilang, yakni Indonesia, India dan China. Indonesia pun dinilai beruntung karena bisa “matang” setelah menghadapi krisis tahun 1997. “Pasca krisis, pertumbuhan Indonesia termasuk tiga tertinggi. Ini berdampak memberikan kepercayaan pada nvestor dan mata uang yg menguat,” katanya. Thaimur mengatakan, seluruh dampak menyeluruh akibat krisis telah ditelaah. Khususnya pada 14 negara terparah yang merasakan dampak krisis langsung. Thaimur mengatakan, bahwa dalam banyak hal,Asia dinilai lebih baik dari negara lainnya dalam menghadapi krisis.

“Meski tidak ada sistem kekebalan menghadapi krisis, namun Indonesia adalah satu negara dengan raport biru. Pemerintah ditingkat nasional lebih baik dari kebijakan negara Asia lainnya. Indonesia bisa dikatakan memimpin dalam pertumbuhan ekonomi, cepat pulih meski agak lamban,” jelasnya. Di tempat yang sama, Niloufar Pourzand dari Unicef, mengatakan bahwa krisis ekonomi selalu berdampak langsung terhadap anak-anak. Organisasi PBB yang concern terhadap perlindungan anak-anak didunia itu mengatakan, pada krisis ekonomi tahun 1997-1998, dampaknya terhadap tingkat tenaga kerja anak-anak di Indonesia lebih serius dibandingkan Thailand dan Kamboja. “Ada peningkatan pekerja anak-

anak, dampak dari sekitar 25 juta tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan. Krisis di Indonesia lebih serius dibandingkan Thailand dan Kamboja. Fluktuasi harga makanan, juga berdampak pada anak-anak,” kata Niloufar. Niloufar tidak menyebutkan angka pasti, namun menjabarkan bahwa peningkatan tenaga kerja anak terdeteksi, karena terjadi peningkatan kemiskinan 30 persen, pengaruh dari belanja makanan. ‘Gizi anak-anak tidak lagi terpenuhi karena orangtua mengurangi konsumsi. Selain itu, pendidikan tidak lagi terlalu difikirkan. Karena itulah, pemerintah sudah seharusnya melakukan kebijakan respon. Unicef secara keseluruhan melakukan monitoring, lakukan studi dampak krisis global,’ katanya.(afz/jpnn)

KTP Elektronik untuk Penduduk

Minimalkan Korupsi, BPKP Audit Proyek SIAK JAKARTA – Kemendagri bertekad meminimalkan potensi korupsi pada proyek sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK). Karena itu, kementerian tersebut menggandeng BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) untuk mengaudit proyek SIAK. ’’Ini hasil rapat terakhir dengan Wapres. Saya minta diaudit. Akhirnya, Wapres menugasi BPKP untuk mengaudit pelaksanaan program ini,’’kata Mendagri Gamawan Fauzi di Jakarta kemarin (23/3). Menurut dia, audit itu tidak hanya terkait soal manajemen, melainkan juga audit keuangan. Mulai proyek NIK (nomor induk kependudukan) pada 2003 hingga

Gamawan Fauzi

rencana penggunaan anggaran SIAK pada 2010 dan selanjutnya. Bahkan, audit dilakukan sejak sebulan lalu. ’’Mereka minta tambahan waktu sebulan lagi. Setidaknya

bulan depan selesai,’’ ujar mantan gubernur Sumbar tersebut. Gamawan berharap audit itu rampung sebelum anggaran disetujui DPR. Jadi, saat anggaran itu disetujui, proyek tersebut dikerjakan dalam kondisi nol dari dugaan markup (penggelembungan atau rekayasa harga) serta potensi penggelapan dana. ’’Tak akan ada lagi isu dan fitnah karena sudah diaudit,’’ tegasnya. Kemendagri terus tancap gas dalam proyek SIAK. Setelah uji coba penerapan SIAK di masingmasing satu kecamatan di enam kabupaten/kota sukses, tahun ini ditargetkan penduduk di enam kabupaten/kota tersebut sudah berKTP elektronik (e-KTP). Yakni,

warga Kabupaten Jembrana, Kota Denpasar (Bali), Kabupaten Cirebon (Jabar), Kota Makassar (Sulsel), Kota Jogjakarta, dan Kota Padang (Sumbar). Selain pemberian KTP elektronik di enam daerah tersebut, tahun ini proyek dengan anggaran Rp 6,3 triliun itu menargetkan

membersihkan data kependudukan. Terutama dari data ganda yang masih banyak terjadi di masyarakat. Setelah bersih dari data yang tidak valid tersebut, Kemendagri menghubungkan data kependudukan dari seluruh wilayah Indonesia secara integral.(aga/c5/dwi)

Tahap SIAK 2010–2011 : Semua penduduk ber-NIK 2010 : Enam kabupaten/kota uji coba mendapat e-KTP 2011 : 191 kabupaten kota mendapat e-KTP 2012 : 300 kabupaten/kota mendapat e-KTP 2013 : SIAK secara integral digunakan Anggaran : Rp 6,3 T (turun Rp 300 miliar dari anggaran semula Rp 6,6 triliun) Sumber: Direktorat Jenderal Administrasi Kependudukan Kemendagri

+


Pontianak Post l Rabu 24 Maret 2010

LFP

9

MARIO Balotelli

Inter Milan v Livorno

Super Mario Terus Berulah sepertinya kecanduan berbuat ulah. Problem striker belia Inter Milan itu dengan allenatore Jose Mourinho belum beres, tapi dia sudah berbuat ulah lagi. Kali ini, ulah Balotelli bisa bikin sakit hati para fans Inter. Memang, sudah lama ada desas-desus Balotelli adalah tifosi Milan di masa kecilnya. Bahkan pemain keturunan Ghana itu pernah mengaku secara terbuka di media bahwa dia seorang Milanista alias tifosi Milan. Tapi, yang dia lakukan kali ini lebih ekstrim. Dalam sebuah acara talk show di stasiun Canale 5 bertajuk Striscia La Notizia, pemain berjuluk Super Mario tersebut dengan senang hati menerima pemberian jersey Milan yang bertuliskan namanya di punggung. Tapi, ketika itu dia mengira kamera sudah mati. Selain itu, dalam acara tersebut, dia sempat mengkritik Mourinho. Dia menyatakan bahwa bukan Mourinho yang menentukan kemenangan mereka atas Chelsea. “Tim ini (Inter, Red) yang menang di Stamford Bridge, bukan Mourinho,” papar Balotelli, seperti dikutip Goal. Saat ditanyakan mengapa tidak dibawa ketika melawan Chelsea. Dia menjawab dengan sinis. “Anda perlu bertanya kepada orang yang memiliki wewenang. Saya tidak, mungkin ada pemain lain yang lebih hebat daripada saya,” ketus Balotelli. Tentu saja, ulah Balotelli tersebut bikin panas Inter, bukan hanya itu, para tifosi Inter juga dia bikin kesal dengan ulahnya. Padahal, masalah dia sebelumnya dengan Mourinho belum sepenuhnya selesai. Hingga kini, dia masih disisihkan dari tim.(ham)

Utak-Atik Juara Serie A Inter Milan Tanggal Lawan Prediksi Realisasi 24/03/10 v Livorno (home) 3 27/03/10 v AS Roma (Away) 1 03/04/10 v Bologna (home) 3 10/03/10 v Fiorenti na (Away) 1 17/04/10 v Juventus (home) 1 25/04/10 v Atalanta (home) 3 02/05/10 v Lazio (away) 1 09/05/10 v Chievo (home) 3 16/05/10 v Siena (away) 3 Poin sekarang : 60 poin Prediksi tambahan poin : 19 poin Poin Akhir Musim : 79 AC Milan Tanggal Lawan Prediksi Realisasi 24/03/10 v Parma (away) 1 28/03/10 v Lazio (home) 3 03/04/10 v Cagliari (away) 3 11/04/10 v Catania (home) 3 18/04/10 v Sampdori a (away) 1 25/04/10 v Palermo (away) 1 02/05/10 v Fiorenti na (home) 3 09/05/10 v Genoa (away) 3 16/05/10 v Juventus (home) 1 Poin sekarang : 59 poin Prediksi tambahan poin : 19 poin Poin akhir musim : 78 AS Roma Tanggal Lawan Prediksi Realisasi 24/03/10 v Bologna (away) 1 27/03/10 v Inter (home) 1 03/04/10 v Bari (away) 3 11/04/10 v Atalant a (home) 3 18/04/10 v Lazio (away) 3 25/04/10 v Sampdoria (home) 3 02/05/10 v Parma (away) 1 09/04/10 v Cagliari (home) 3 16/04/10 v Chievo (away) 3 Poin sekarang : 56 poin Prediksi tambahan poin : 21 poin Poin akhir musim : 77

Raksasa vs Kurcaci Nico Pulsetti, Livorno

MILAN - Pertarungan Inter Milan kontra Livorno, dini hari nanti, layaknya raksasa melawan kurcaci. Bermain di Giuseppe Meazza, Nerazzurri (julukan Inter) berpeluang meraup tiga poin dan mengamankan puncak klasemen dari kejaran pesaing. Memang, Inter tampil labil dalam tujuh pertandingan terakhir di Serie A. Mereka hanya menang sekali. Namun, tetap saja, Inter adalah penguasa di klasemen sementara. Sedangkan Livorno hanyalah penghuni dasar klasemen dan terancam degradasi. Selain itu, dalam sepuluh bentrok terakhir, Inter merebut kemenangan dan tiga sisanya berakhir seri. Dengan begitu, di atas kertas, Inter tidak akan kesulitan meraup tiga poin sekaligus

Diego Milito, Inter Milan

membangun kembali mental pemenang di pentas Serie A. Ya, mental pemenang itu yang mereka butuhkan untuk mengamankan ambisi merebut treble winners pada musim ini. Sebab, mereka masih punya peluang merebut juara di tiga kompetisi yang masih diikutinya, yakni Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions. “Kami sadar tidak akan mudah, tapi kami memiliki skuad kompetitif. Jika beruntung dan kami tidak mengalami cedera yang parah, maka peluang menjuarai tiga kompetisi sekaligus sangat terbuka bagi kami,” koar Gabriele Oriali, direktur Inter, seperti dikutip Goal. Di Serie A, saat ini, Inter menghadapi tekanan kuat dari dua pesaing

utamanya, yakni AC Milan dan AS Roma. Inter berkuasa dengan koleksi 60 poin, kemudian Milan menguntit dengan koleksi 59 poin, sedangkan Roma dengan 56 poin. Nah, setelah melawan Livorno, Inter bakal bertarung dengan Roma di Olimpico, Roma. “Roma merupakan lawan utama dalam perburuan gelar dan begitu juga Milan. Itu akan menjadi laga menentukan,” papar Wesley Sneijder, gelandang Inter, kepada Corriere Dello Sport. Karena itu, melawan Livorno, bukan hanya menambah koleksi poin dan menjaga jarak dengan pesaing terdekat yang menjadi misi Inter. Lebih dari itu, bentrok kontra Livorno bisa dijadikan sebagai cara menata mental tanding. “Kami butuh kemenangan untuk

menjaga peluang juara. Persaingan merebut juara di Italia memang sangat menarik karena pertarungan terus berlangsung hingga kompetisi berakhir. Yang konsisten yang akan juara,” lanjut Sneijder. Di sisi lain, Livorno masih berupaya berjuang untuk keluar dari jerat degradasi, meski sulit bagi mereka. Sebab, saat ini, mereka berada di dasar klasemen dengan 24 poin. Di atas kertas butuh 40 poin agar lolos dari jerat degradasi. “Tinggal sembilan pertandingan yang akan kami hadapi di Serie A. Kami memang berada pada posisi underdog, Inter pasti diunggulkan, tapi kami harus berjuang hingga akhir. Peluang lolos dari degradasi masih ada,” papar Serse Cosmi, pelatih Livorno. (ham)

Perkiraan Pemain Inter Milan (4-3-3) 12-Cesar (g); 13-Maicon, 6-Lucio, 25-Samuel, 39-Santon; 4-Zanetti, 19-Cambiasso, 8-Motta; 22-Milito, 9-Eto’o, 27-Pandev Pelatih: Jose Mourinho Livorno (4-4-1-1) 25-Rubinho (g); 59-Diniz, 2-Perticone, 4-Rivas, 13-Knezevic; 77-Raimondi, 3-Filippini A., 7-Pulzetti, 87-Vitale; 19-Di Gennaro; 99-Lucarelli Pelatih: Serse Cosmi Head to Head 01/11/09 Livorno v Inter Milan 16/02/08 Inter Milan v Livorno 23/09/07 Livorno v Inter Milan 03/03/07 Livorno v Inter Milan 25/10/06 Inter Milan v Livorno

0-2 2-0 2-2 1-2 4-1

Di Atas Kertas Kendati Inter Milan tampil labil di Serie A Liga Italia, tapi Livorno bukan lawan sepadan bagi mereka. Inter berpeluang menghabisi tim yang menghuni dasar klasemen itu. Asian Handicap Inter Milan v Livorno 0 : 1 3/4

Parma v AC Milan

Tugas Berat di Kandang Lawan PARMA - Kegagalan AC Milan mengkudeta penguasa klasemen sementara Serie A Liga Italia Inter Milan pada pekan ke-29 lalu, membuat Milan harus bekerja lebih keras lagi. Apalagi, pada pekan ke-30, mereka harus bertarung di laga away. Di saat Inter berpeluang besar menghabisi Livorno, Milan melawat ke Ennio Tardini, markas Parma. Mereka harus menang atas Parma, dini hari nanti, jika tidak ingin jarak poin makin menjauh (Siaran langsung Vision 1 pukul 02.45 WIB). Kalau merujuk kepada catatan bentrok antara Milan kontra Parma di Ennio Tardini, Milan punya harapan pulang dengan tiga angka. Dalam lima bentrok terakhir di Ennio Tardini, hanya sekali Milan ditahan seri, sisanya selalu menang. Hanya saja, Milan punya rentetan problem cedera jelang menghadapi Parma. Setelah cederanya David Beckham dan Alessandro Nesta, penyerang muda asal Brazil Alexandre

Pato menyusul. Selain itu, Marco Borriello dan Daniele Bonera belum pulih. Dengan begitu, di jantung pertahanan masih akan mengandalkan duet Thiago Silva dengan defender gaek Giuseppe Favalli. Sedangkan di barisan depan, Filippo Inzaghi akan menjadi targetman dan dia akan ditemani oleh Ronaldinho dan Amantino Mancini. ”Masih tersisa sembilan laga lagi dan kami bakal memberikan yang terbaik. Jalan menuju scudetto masih panjang, masih ada beberapa angka yang bisa diraih dan scudetto bisa jadi milik kami. Sekarang, fokus kami menang atas Parma,” ujar Ronaldinho kepada Sky Sport. Ronaldinho menilai, Inter yang menjadi pesaing mereka masih harus berbagi konsentrasi dengan Liga Champions dan Coppa Italia. Itulah kans Milan untuk menyodok. “Mereka harus berbagi fokus di Eropa. Itu dapat menguras energi,” lanjutnya.

Kalau Milan merebut kemenangan atas Parma, mereka akan punya peluang lagi untuk mengkudeta Inter di pekan ke-21. Saat itu, Inter bakal bertarung dengan AS Roma dan Milan akan menjamu Lazio di San Siro (28/3). Itu adalah salah satu peluang terbaik bagi Milan. Apalagi, setelah itu Inter juga akan bertarung dengan CSKA Moskow di perempat final Liga Champions. ”Yang lebih penting, kami tetap tenang dan tidak kehilangan poin,” papar pemain asal Brazil itu. Di sisi lain, Parma yang sempat menghuni papan atas pada tengah musim lalu, selangkah lagi bisa memastikan diri lepas dari jerat degradasi. Saat ini, Parma berada di peringkat ke-12 dengan 38 poin. Itu artinya dua poin lagi menuju poin aman, yakni 40 poin. ”Sejak awal musim, yang menjadi target dari tim ini adalah mampu bertahan di Serie A. Setelah tercapai,

baru kami berani memasang target yang lebih baik, seperti menebus zona Eropa,” ujar Francesco Guidolin, pelatih Parma, seperti dikutip Football Italia. (ham)

Perkiraan Pemain Parma (4-4-2) Mirante (g); Zenoni, Zaccardo, Paci, Lucarelli; Valiani, Jimenez, Morrone, Galloppa; Biabiany, Crespo Pelatih: Francesco Guidolin Milan (4-3-3) Abbiati (g); Zambrotta, Thiago Silva, Favalli, Antonini; Flamini, Pirlo; Ambrosini; Mancini, Inzaghi, Ronaldinho Pelatih : Leonardo Asian Handicap Parma v AC Milan 3/4 : 0

REUTERS/Paolo Bona

Ronaldinho, AC Milan


METRO SPORT

10 PORPROV X Sanggau Targetkan Lima Besar DARI 33 cabang olahraga yang dipertandingkan, Kabupaten Sanggau hanya mengikuti 26 cabang olahraga saja. Namun, dengan 26 cabor yang diikuti target Sanggau adalah lima besar. “Kita akan menurunkan atlet terbaik kita di 26 cabang olahraga saja. Atlet yang akan kita berangkatkan dalam Porprov X kita memaksimalkan potensi atlet dari daerah,” ungkap Sekum Kokab Sanggau HA Rochansyah SH kemarin. Menurut Rochansyah, penggunaan atlet asal Sanggau sendiri ini dilakukan dengan harapan adanya pembangunan dan pembinaan atlet untuk berprestasi. Sehingga atlet itu sendiri akan berlombalomba untuk meraih prestasi demi kemajuan dan perkembangan dunia olahraga di Sanggau ini. “Saya yakin atlet asli dari Sanggau tidak kalah bagus dengan atlet luar. Kita yakin atlet kita mampu bersaing dengan atlet dari daerah lain,” papar Rochansyah.  Dijelaskan  Rochansyah, untuk 26 cabor yang diberangkatkan ke ajang empat tahun sekali ini dikarenakan merupakan cabor unggulan yang dimiliki Bumi Daranante ini. Sehingga nanti dipastikan, Sanggau tidak hanya peramai saja, namun dapat bersaing dan mengumpulkan medali emas sebanyak-banyaknya dalam setiap pertandingan yang dipertandingkan kelak. “Kita tidak mau datang hanya sebagai pengembira saja, tetapi datang sebagai juara. Oleh karena itu 26 cabor itu merupakan hasil seleksi prestasi yang telah dicapai ditiap pengcab yang ada,” ungkapnya. (bdi)

Pontianak Post Rabu 24 Maret 2010

Pelatihan Wasit C2 dan C3

Kota Pontianak Tak Mengirim PONTIANAK—Tak lama lagi Kalbar akan memiliki 34 wasit bersertifikat C2 dan C3. Para calon wasit tersebut saat ini sedang digodok mengikuti pelatihan wasit sepakbola yang berlangsung di Asrama Haji Pontianak mulai Minggu, 21 Maret hingga 27 Maret mendatang. Namun, sangat disayangkan Pengcab PSSI Kota Pontianak tidak mengirimkan pesertanya. Padahal, Pengcab PSSI Kota Pontianak memiliki 17 klub sepakbola, sementara wasit produktif yang ada saat ini hanya tiga orang. ”Kita sangat menyayangkan PSSI Kota Pontianak

menggelar kursus dan penataran wasit untuk kategori C3 dan C2. “Kita masih sangat kekurangan wasit. Untuk itulah dengan digelarnya kursus wasit ini diharapkan akan hadir wasit-wasit muda berbakat yang nantinya berguna bagi kemajuan persepakbolaan daerah ini,” ungkap M Husni.Menurutnya, persyaratan pendidikan untuk calon wasit C3 minimal SLTA dan diutamakan mantan pemain sepakbola. Sementara untuk wasit C2 pendidikan minimal SLTA dan saat mendaftar harus melampirkan sertifikat asli C3 dan fotokopi sertifikat C3 satu lembar. (bdi)

ris Umum KONI Provinsi Kalbar, Firdaus Zar’in merasasenangkarenadenganadanya pelatihan wasit ini bisa menambah personilwasitKalbaryangdinilaimasih minim.Apalagi wasit-wasit yang berusia muda. “KONI tetap mendukung sepanjang kegiatan yang dilakukan berguna bagi kemajuan olahraga daerah ini,” ungkapnya. Sekretaris PSSI Kalbar M Husni kepada Pontianak Post mengatakan, minimnya keberadaan wasit sepakbola daerah ini membuat PSSI Kalbar melakukan berbagai upaya untuk mencari bibit wasit berbakat. Salah satunya dengan

tidak mengirimkan pesertanya,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana, Ir Helmi kepada wartawan, kemarin. Menurutnya, Pengprov PSSI Kalbar menggelar pelatihan wasit ini dengan tujuan agar SDM wasit sepakbola Kalbar dapat meningkat dan sejajar dengan wasit-wasit di luar Kalbar. Selain itu, dengan adanya pelatihan wasit ini diharapkan dapat menambah keberadaan wasit sepakbola di Kalbar mengingat ada beberapa wasit yang tidak produkif lagi. “Rata-rata karena faktor usia, sehingga mereka tidak produktif lagi,” tuturnya. Sementara ini, Sekreta-

HUT KBPP

BUDIANTO/PONTIANAK POST

LOLOS: Tim Ketapang Serantau saat berjibaku menghadapi tim Roadski KKU. Ketapang Serantau memastikan diri lolos ke babak 20 besar dengan skor 4-3.

Safani dan Damri Wakili Grup B Budianto/Pontianak Post

JALAN SANTAI: Ketua Panitia Pelaksana Brittius Erik Spd didampingi Khairul Riansyah dan Indar Jafar dari KBPP Kalbar saat beraudensi dengan pengurus ISSI Kalbar.

Sepeda Santai dan Jalan Sehat PONTIANAK--Memeriahkan ulang tahun ke 7 Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP) pada 28 Maret mendatang akan digelar kegiatan sepeda santai dan jalan sehat. Kegiatan akan dilaksanakan dengan start dan finish di depan Mapolda Kalbar Jalan Ahmad Yani Pontianak. “Gawe ini merupakan satu rangkaian kegiatan kita selain kegiatan donor darah yang kita laksanakan tanggal 25 Maret di Sekretariat KBPP Jalan AR Saleh Pontianak,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana Brittius Erik Spd didampingi Khairul Riansyah dan Indar Jafar dari KBPP Kalbar. Menurutnya, kegiatan ini selain diperuntukan untuk keluarga besar putra putri Polri juga buka untuk umum. Bagi peserta yang ingin mendaftar bisa datang langsung ke sekretariat KBPP Jalan AR Saleh Nomor 7B Pontianak. “Bisa juga langsung datang di depan Mapolda Kalbar sebelum kegiatan berlangsung,” katanya seraya mengatakan kegiatan ini akan dilaksanakan mulai pukul 06.00 WIB. Selain tiga kegiatan tersebut, pada tanggal 30 Maret juga akan dilaksanakan pelantikan KBPP Resort Kota Pontianak, Resort Kubu Raya dan Resort Kabupaten Pontianak. “Rencana Gubernur Cornelis yang juga Ketua Umum KBPP Kalbar yang akan melantik mereka langsung,” jelasnya. Untuk rute sepeda santai, dijelaskan Brittius, yakni Mapolda Kalbar, Jalan Ahmad Yani I, Jalan Sutoyo, Jalan Sumatra, Jalan Sultan Sy Abdurahman, Jalan Teuku Umar, Jalan Diponegoro, Jalan Tanjungpura, Jalan Pahlawan, Jalan Veteran, Jalan Ahmad Yani dan finish di depan Mapolda Kalbar. Sementara untuk rute jalan sehat, akan dilaksanakan dengan start di depan Mapolda Kalbar, kemudian menempuh Jalan Soedarso, Jalan Adi Sucipto, Jalan AR Saleh dan Jalan Ahmad Yani. (bdi)

AJS-KONI Futsal 2010 PONTIANAK--Tim Safani asal Kota Pontianak memastikan diri melaju ke babak kedua 20 besar, Open Tournament Futsal 2010. Itu terlihat dalam laga babak penyisihan akhir di GOR Pangsuma, Selasa (23/2) kemarin. Safani yang berada di pool B berhasil mengumpulkan nilai sempurna sembilan dengan membungkam perlawananan Muhammadiyah dengan skor 3-2. Sementara runner up grup tersebut ditempati Damri yang meraih nilai enam berkat dua kali kemenangan dan satu kali kalah. Di pool C, tim asal Ketapang Serantau juga berhasil mengikuti jejak Safani dengan menjuarai grup tersebut. Di laga akhir babak penyisihan grup, Serantau

sukses menaklukan Roadski asal Kayong Utara dengan skor 4-3. Sementara posisi runner up ditempati Indosat yang meraih poin enam setelah di laga kemarin berhasil menaklukan KNPI dengan kemenangan telak 6-1. Di pool D, satu tim yakni Dispenda juga memastikan diri lolos dengan poin enam. Begitu juga di pool E yang menempatkan Britama di puncak klasemen. Di pool E masih terjadi persaingan seru antara Tombak, Steel 04, Tirta Khatulistiawa dan Mega Mitra. Sementara di pool G, Adhika juga memastikan diri lolos dengan poin enam. Begitu juga di pool H dan I, dua tim asal Pontianak Timur, Comel dan MU FC juga dipastikan lolos dengan nilai enam. Tak kalah menarik juga terjadi di kategori pelajar. Tim SMA Muhammadiyah dan SMAN 1 Sui Ambawang menjadi tim pertama

yang lolos ke babak delapan besar. Diikuti dengan SMAN 7 Pontianak dan SMA LKIA yang mewakili grup B di babak perempat final. Di pool C, jawara bertahan SMA Bhayangkari dipastikan diri lolos. Tim ini di babak penyisihan akhir kemarin mencukur SMA Panca Bhakti dengan skor 8-2. Sementara di pool D, SMK Bina Mandiri juga melangkah manis dengan nilai enam. Hari Ini, Tiga Sekolah Tampil di Kompetisi Cheerleaders

Hari ini, Rabu (24/3)tiga sekolah, yakni SMA Bhayangkari, SMAN 7 Pontianak dan SMK 1 Pontianak akan tampil dalam kompetisi Cheerleaders. Setelah sehari sebelumnya dua sekolah, yakni, SMAN 9 Pontianak dan SMAN 1 Sei Raya tampil memukau. “Hari ini kita menantikan penampilan tim-tim cheerleaders terbaik di Kota Pontianak tersebut. Saya yakin hari ini penampilan ketiga sekoolah tersebut akan lebih heboh,” kata Yuda, koordinator cheerleaders dari AJS. (bdi)

Jadwal Hari Ini : 10.00 WIB 11.00 WIB 13.00 WIB 14.00 WIB 16.00 WIB 17.00 WIB 18.00 WIB

Masgon vs Steel 04 vs Fanatik vs Star Light vs Lesfut vs Polnep vs SMAN 2 Ptk vs SMAN 8 Ptk vs

Panama Tirta Khatulistiwa Pontianak Putra Borneo New Star BFC SMA Panca Bhakti SMAKN 3 Ptk

Kembali Dihentikan Tiongkok KKU Murni JAKARTA- Tiongkok benarbenar masih menjadi momok menakutkan tim bulu tangkis Indonesia. Tak hanya di level senior, tapi juga di tataran junior. Seperti halnya yang terjadi Kejuaraan Asia Junior U-19 2010. Langkah Indonesia dihentikan oleh Tiongkok di babak semifinal yang dihelat kemarin. Skuad Merah Putih menyerah 2-3 dari Tiongkok dalam pertarungan di Stadium Juara, Bukit Kiara, Kuala Lumpur, Malaysia. Kekalahan tersebut seakan mengulang hasil tahun lalu. Dimana, pada gelaran tahun lalu, Indonesia juga ditumbangkan Tiongkok. Hanya saja pada tahun lalu, Indonesia dihentikan Tiongkok di perempatfinal. “Anak-anak sebenarnya telah berjuang dan bermain maksimal. Kami mohon maaf, kalau kami hanya bisa sampai di semifinal,” ungkap RonyAgustinus, pelatih sektor tunggal putra Pelatnas Pratama Indonesia. Perjuangan tim bulu tangkis junior Indonesia, kemarin, memang cukup gigih. Hal itu tercermin dari perebutan poin antara wakilwakil Indonesia dengan Tiongkok. Di partai pertama yang memainkan sektor ganda campuran, Indonesia lebih dulu tertinggal. Duet Ricky Karanda/Della Destiara dipaksa takluk di tangan pasangan Liu Cheng/Bao Yixin melalui pertandingan yang alot dengan skor 19-21, 19-21. Setelah tertinggal, Indonesia mampu mem-

balikkan keadaan. Dimana, para pebulu tangkis Indonesia sukses mengambil pertandingan kedua dan ketiga. Di partai kedua, Evert Sukamta berhasil memukul Cai Ruiqing. Tunggal putra Pelatnas Pratama itu menang dua game langsung 21-16, 21-14. Kemenangan Evert dilanjutkan ganda putra Jones Ralfi Jansen/ Dandi Prabudita. Ganda putra asal PB Djarum Kudus tersebut menang atas Li Gen/Song Ziwei dalam pertarungan tiga game 21-18, 1421, 21-18. Namun sayang, ketika Indonesia tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menembus final, momentum tersebut tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Tunggal putri Indonesia, Renna Suwarno yang turun dipartai keempat ditumbangkan Suo Di 13-21, 14-21. Kegagalan Renna diikuti ganda putri Della Destiara/Suci Andini. Mereka kalah dari Tang Jinhua/Xia Huan. “Sektor putra kami bermain cukup bagus. Mungkin di sektor putri, kami agak lemah dibanding Tiongkok,” aku Rony. “Kalah di tim, mudah-mudah nanti di individu, kami bisa mendapat hasil yang lebih baik,” lanjut Rony. Setelah mempertandingan nomor tim, even tersebut memang dilanjutkan untuk kategori individu. Pada tahun lalu, Indonesia berhasil menggondol satu gelar dari sektor ganda putra. Pertandingan individu baru dimulai Kamis besok. Untuk final kategori tim sendiri mempertemukan Tiongkok dengan Malaysia. Pertemuan tersebut mengulang final tahun lalu. (fim)

Gunakan Atlet Daerah PONTIANAK-- Kabupaten Kayong Utara, menargetkan masuk 10 besar dalam Porprov X nanti. “Kokab KKU mantargetkan masuk dalam 10 besar,” ungkap Wakil Ketua KONI Kabupaten KKU Saharudin Spd kepada Pontianak Post kemarin. Menurutnya, untuk mengejar target perolehan medali dan posisi 10 besar ini tidaklah mudah. Oleh karena itu sejak awal tahun 2010 lalu cabor yang tergabung dalam Kokab KKU sudah mempersiapkan semaksimal mungkin. Seperti melakukan serangkaian seleksi atlet yang berprestasi  serta mengelar TC berjalan. “Sampai saat ini cabang olahraga sudah melakukan seleksi atlet yang berprestasi. Karena waktu yang sudah cukup mepet, terpaksa sebagian cabor melakukan TC berjalan,” kata Saharudin. Mengenai target perolehan medali, Saharudin akui pihaknya belum mendapatkan perhitungan yang pasti. Meskipun kali pertama mengikuti Porprov, namun ia optimis atlet yang akan berangkat ke Porprov X nanti  akan bertarung sebaik mungkin guna meraup medali emas sebanyak-banyaknya. “Untuk perolehan medali emas

kita belum hitung-hitung, yang pasti kita akan mengeluarkan usaha semaksimal mungkin guna mendapatkan medali emas sebanyak-banyaknya,” ujar Saharudin. Disinggung menggunakan atlet luar atau tidak, Saharudin katakan pihaknya akan menggunakan atlet asal dari KKU. Hal itu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pembinaan yang dilakukan ditiap cabor yang ada di KKU. “Kita pastikan akan menggunakan atlet asli dari KKU, hal ini kita lakukan sebagai tolok ukur pembinaan yang telah dilakukan oleh tiap cabor,” ungkap Saharudin. Selain itu menggunakan atlet asli dari KKU diharapkan atlet tak kala bertanding akan berusaha semaksimal mungkin untuk membela daerah itu sendiri.   “Kalau menggunakan atlet asli daerah, otomatis dengan sendirinya ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih yang terbaik. Karena ia berasal daerah itu sendiri,” tutur Saharudin. Meskipun demikian, Saharudin juga menaruh bantuan support dan doa dari masyarakat KKU, agar atlet yang turun untuk membela nama baik Kabupaten Kayong Utara dapat bertanding semaksimal mungkin. (bdi)


Pontianak Post l Rabu 24 Maret 2010

worlD soccer

PARK JI-SUNG

11

Portsmouth v Chelsea

Bukan untuk Jual Kaus Asia menjadi pasar terbesar klub-klub Eropa. Tak terkecuali Manchester United. Klub raksasa Inggris itu mengklaim memiliki 33 juta pendukung di seluruh dunia. Nah, mayoritas berada di Asia. Realita tak lepas dari keberadaan pemain Asia di skuad Setan Merah. Yakni Park Ji-sung. Gelandang serang asal Korea Selatan (Korsel) itu telah menjadi penggawa United sejak musim 2005. Selain menambah kekuatan United di atas lapangan, kehadiran Park diyakini menjadi amunisi penting bagi Setan Merah untuk menggaet pasar yang lebih besar di Asia. Bahkan, ada sinyalamen bahwa United membeli Park demi tujuan bisnis. Yakni, meningkatkan penjualan merchandise Setan Merah, khususnya kaus. Pelatih United Sir Alex Ferguson mengakui bahwa keberadaan Park mempunyai nilai jual yang tinggi untuk bisnis klub di Asia. Namun, sesungguhnya pembelian Park bukan bertujuan untuk mencari uang semata. “Saya pikir tidak. Ketika saya melihatnya bermain di semifinal Liga Champions 2005 bersama PSV Eindhoven, saya yakin bahwa dia adalah pemain yang tangguh. Dia pemain yang mengerti sepak bola,” tutur Ferguson seperti dilansir Associated Press kemarin (23/3). Fergie - sapaan akrab Ferguson - memuji Park sebagai pemain serbabisa. Hal itu menjadi keuntungan bagi United. “Dia pemain yang cerdas, disiplin, dan bisa bermain di berbagai posisi,” katanya. Di sisi lain, Park sendiri menyangkal tudingan bahwa dia dijadikan United untuk mengeruk keuntungan bisnis. Dalam hal ini untuk mendongkrak penjualan kaus. Meski fakta di lapangan bisa jadi berkata lain. Dalam dua kali agenda preseason United ke Asia, keberadaan Park menjadi faktor yang signifikan. Bahkan, lawatan Setan Merah sukses mengeruk keuntungan secara finansial. “Saya tidak merasa bahwa United mengikat saya hanya untuk kepentingan komersial. Saya ingin menunjukkan bhawa pemain Asia bisa bersaing di Eropa,” tutur Park. Setelah lima musim berkiprah bersama United, Park menunjukkan bahwa dia memang punya kemampuan untuk bersaing. Dia kerap menjadi pilihan utama Fergie untuk mengisi lini tengah Setan Merah. Dalam beberapa laga, dia pun menjadi penentu kemenangan. Yang terakhir, Park mencetak satu gol yang mengantar United menang 2-1 atas Liverpool (21/3). (ca) AFP PHOTO/PAUL ELLIS

Park Ji-Sung

Marc Wilson, Portsmouth

Florent Malouda, Chelsea

Kejar Ketinggalan Poin P O RT S M O U T H Statistik Chelsea lumayan memprihatinkan di enam laga terakhir. The Blues sebutan Chelsea - hanya mendonasikan dua kemenangan dan kalah tiga kali. Hasil imbang 1-1 lawan Blackburn Rovers (22/3) bahkan menghambat langkah Chelsea menjuarai Premier League musim ini. Chelsea kini tertinggal empat poin (65-69) dengan pimpinan klasemen Manchester United. Namun, Chelsea memainkan satu laga lebih sedikit (30-31). Jika mampu memaksimalkan laga lawan Portsmouth di Fratton Park (siaran langsung ESPN pukul 02.45 WIB), tim besutan CarloAncelotti itu bakal mendekati United. Kemenangan atas Portsmouth sekaligus membawa Chelsea naik ke urutan kedua menggusur Arse-

nal yang mengoleksi 67 poin dari 31 laga. Jika itu terealisasi, The Blues punya modal bagus menghadapi dua laga berikutnya yang tergolong sulit. Yakni menjamu Aston Villa (27/4) dan away ke United (3/4). “Laga midweek (lawan Portsmouth, Red) sangat penting bagi pemulihan kepercayaan diri kami,” kata Frank Lampard, gelandang serang Chelsea, kepada Soccernet. “Kami banyak melakukan error di beberapa laga terakhir dan kami harus mengakhirinya sebelum semuanya terlambat,” imbuhnya. Secara teknis, Portsmouth merupakan lawan empuk bagi Chelsea. Pompey - sebutan Portsmouth adalah penghuni dasar klasemen alias juru kunci. Setelah vonis penagurangan sembilan poin diketok pekan lalu, Pompey secara de facto bakal bermain di Championship musim depan. Portsmouth kini hanya memi-

liki 13 poin dari 30 pertandingan. Terpaut 14 poin dengan zona aman alias peringkat ke-17 yang ditempati West Ham United. Dengan hanya delapan laga tersisa, sangat berat bagi David James dkk survive di level teratas kompetisi Inggris itu. “Yang saya benci menghadapi tim di zona degradasi seperti Portsmouth adalah mereka bakal memberikan perlawanan tanpa kenal lelah. Jika kami masih bermain seperti lawan Blackburn, khususnya di babak kedua, kami akan pulang dengan kekecewaan lagi,” sahut gelandang bertahan Chelsea John Obi Mikel sebagaimana dilansir di situs resmi klub. Apa yang dikatakan Mikel mengacu hasil Portsmouth lawan Hull City pekan lalu (20/3). Portsmouth tertinggal 1-2 sampai menit ke-87. Tapi, selang dua menit berikutnya, Portsmouth sukses mencetak dua gol dan mengakhiri laga dengan kemenangan 3-2. “Saya berharap cerita sukses

kami lawan Hull kembali terulang lawan Chelsea. Kemenangan di menit-menit akhir begitu mengugah emosi,” kata tactian Portsmouth Avram Grant di BBC. Grant tidak bisa menyembunyikan bara dendam kepada Chelsea. Dua tahun lalu, Grant dilengserkan sebagai pelatih Chelsea kendati mengantarkan The Blues finis runner-up di tiga ajang (Premier League, Liga Champions, Piala FA). Di Chelsea kala itu, Grant berstatus pelatih interim alias menggantikan Jose Mourinho di tengah jalan. “Saya memang tidak senang dengan keputusan terhadap saya di Chelsea. Saya merasa telah melakukan pekerjaan dengan bagus. Tapi, saya tidak mendapat apresiasi yang seharusnya,” jelas pelatih 54 tahun berkebangsaan Israel. Di pertemuan pertama musim ini di Stamford Bridge, Grant membawa Portsmouth menyulitkan Chelsea meski akhirnya kalah 1-2. “Saat itu, kami kehilangan 3-4

pemain utama, sedangkan Chelsea tampil dengan kekuatan terbaik. Saya pikir, kami masih punya kans menyulitkan mereka lagi,” jelas Grant lagi. (dns)

Perkiraan Pemain Portsmouth (4-2-3-1) 1-James (g/c); 16-Finnan, 3-Rocha, 35-Wilson, 7-Hreidarsson; 4-Mokoena, 11-Brown; 20-Smith, 5-O’Hara, 39-Belhadj; 9-Piquionne Pelatih : Avram Grant Chelsea (4-1-2-1-2) 1-Cech (g); 19-Ferreira, 26-Terry, 6-Carvalho, 18-Zhirkov; 12-Mikel; 13-Ballack, 15-Malouda; 8-Lampard; 11-Drogba, 39-Anelka Pelatih : Carlo Ancelotti Stadion : Fratton Park, Portsmouth Bursa Asian Handicap Portsmouth v Chelsea 1½:0 Over Under/Total Gol 2 3/4


12

GAME ANIME Alunan Musik di Dunia Militer

MUSIK adalah salah satu obat hati. Sebagian orang percaya bahwa musik merupakan sarana ampuh untuk menyampaikan isi hati kepada orang lain. Salah seorang yang memercayai hal itu adalah si cewek lugu yang selalu berpikiran positif, Sorami Kanata. Berbekal tekad untuk mempelajari musik lebih dalam, Kanata bergabung secara sukarela dengan militer. Terdengar aneh, memang. Tapi, Kanata percaya bahwa dunia militer memberinya kesempatan untuk memperdengarkan musiknya kepada banyak orang.

Kehidupan tentara Kanata dimulai di Seize, sebuah kota perbatasan di negara Helvetia. Kanata ditugaskan di peleton 1121 sebagai peniup trompet. Dasar ceroboh, pada hari pertama Kanata sudah bikin ulah. Saat kali pertama menginjakkan kaki di Seize, bukannya langsung menuju markas peleton 1121, Kanata malah jalan-jalan. Dasar apes, Kanata terjebak di tengah festival Fire Maiden yang tengah berlangsung. Akibatnya, seragam tentara Kanata jadi basah kuyup. Untung Komandan Peleton 1121 Felicia Heideman nggak menghukum Kanata.

Pada hari pertama dinas, Kanata ditugasi untuk meniup terompet, menggantikan Sersan Mayor Kazumiya Rio. Bukan pujian yang didapat Kanata, melainkan olokan. Orangorang desa menertawakan bunyi trompetnya yang superfals. Reaksi rekan sepeletonnya pun nggak beda jauh. Kalau menyerah begitu saja, bukan Kanata namanya. Dia meminta Rio untuk mengajarinya agar bisa menghasilkan bunyi trompet yang indah dan syahdu. Kanata berharap musik yang dimainkannya bisa menjangkau hati banyak

Pontianak Post

orang. Wah, dengan kemampuan Kanata yang masih begitu dangkal, apa bisa dia mewujudkan obsesinya itu? Sambil menjalani kehidupan yang damai di Seize, Kanata mulai belajar banyak hal. Salah satunya, manusia nggak bisa dinilai dari penampilan luarnya saja. Ternyata, tiap anggota peleton 1121 menyimpan rahasia besar. Bagaimana reaksi Kanata bila mengetahui rahasia teman-temannya?Apa yang akan dilakukan Kanata ketika kedamaian hilang dan ancaman perang ada di depan mata? (c7/ran)

Rabu 24 Maret 2010


&

show

Pontianak Post l Rabu 24 Maret 2010

Titi DJ

Selebritas

i. TITI DJ siap unjuk gig A 3V DI nil rso pe , nti Oktober na er ns ko lar ge ng me itu akan ya, Titi tunggal. Untuk konsern k. sti uri fut akan berkostum stik tetapi uri fut ng ya u “Saya ma tet ot api lebih bukan yang kayak rob ti DJ, saat Ti ke Go Green,” ucap yat, Kebon hs Da dio ditemui di stu kemarin. Jeruk, Jakarta Barat, n Untuk mempersiapka ach Ra r diri, istri dari Novia rein raj lai mansyah itu mu amin. nang plus minum vit in nanti pas am vit k nti su u ala “K . Sekarang an uk lak hari H saya akan anan fisik. saya lebih pada ketah lakukan me ka su a say Habis itu a Titi nd cardio dan renang,” ca ti akan Ti , nti Di konsernya na istimu lag an hk mempersemba sution, peewanya buat Diana Na 70-an yang era nyanyi yang tenar di runya. gu s gu juga sahabat sekali nser ini ko an uk tuj “Saya akan tri i bute untuk Mbak Diana. Jad a kali tig a ad to Diana juga. Akan bin an ng konser tunggal de . ya urn tut tang tamu,” ya berTiti berharap konsern k suami aja jalan mulus. Ia meng antumb me tuk dan anaknya un ah ud “S ut. seb ter er nya di kons cel ( Ex n da i) am (su ie pasti Ov karena anak) akan membantu iringi ng me an mereka yang ak r) (fj . DJ ti Ti saya,” tuttup

Unjuk Gigi di Konser Tunggal

13

Awal Perjalanan Internasional Sang Pemimpi

Besok Premiere di Hongkong JAKARTA - Perjalanan Sang Pemimpi di kancah internasional dimulai. Kamis besok (25/3) sekuel film Laskar Pelangi tersebut tayang perdana (premiere) secara internasional di 34th Hongkong International Film Festival (HKIFF) 2010. Setelah itu, film yang diproduseri Mira Lesmana dan disutradarai Riri Riza tersebut akan melanjutkan perjalanan ke Singapore International Film Festival dan Udine Far East Film Festival di Italia April mendatang. Sang Pemimpi atau The Dreamer akan tayang dua kali di HKIFF. Pada 25 Maret pukul 19.15 waktu setempat, film yang diangkat dari novel karya Andrea Hirata itu akan tayang di UA Langham Place. Riri dan Toto Prasetyanto selaku co-producer akan hadir di sana. Yang kedua, penayangan dilakukan pada 29 Maret pukul 14.30 waktu Hongkong di UA City Plaza. Mira Lesmana tidak bisa ikut hadir karena sedang punya agenda di Singapura. Publicist Miles Films Andanari Yogaswari saat dihubungi (22/3) menjelaskan, sebelum tayang untuk umum, Sang Pemimpi akan tayang pada sesi HKIFF Industry Screening hari ini. ‘’Kemarin ada semacam screening khusus untuk para direktur festival serta produser film dari mancanegara. Ini juga sebuah kebanggaan buat Miles Films. Karena tidak semua film yang ikut festival ini bisa tayang di screening,’’ ungkapnya. Karena tayang perdana, pihak

Miles pun melakukan persiapan sedemikian rupa. Riri dan Toto bertolak ke Hongkong pagi ini. ‘’Kami juga sudah woro-woro ke teman-teman di sana agar datang dan menonton,’’ lanjutnya. Biasanya, ajang festival seperti itu dimanfaatkan insan film dari banyak negara untuk mencari film yang layak dipinang. Dengan begitu, akan terbuka kemungkinan Sang Pemimpi menjelajah festival ke negara lain. Dijelaskan Andanari, lolosnya Sang Pemimpi ke ajang tersebut adalah suatu kebanggaan. Sebab, tak mudah bagi sebuah film bisa tayang di HKIFF. Sebelumnya Laskar Pelangi memang juga ditayangkan di festival itu. Namun, hal tersebut bukan jaminan bahwa sekuel selanjutnya bisa ditayangkan juga. ‘’Tetap harus diseleksi,’’ imbuh Andanari. Sang Pemimpi yang dibuat

dari novel berjudul sama itu memang tak bisa disamakan dengan Laskar Pelangi yang lebih dulu sukses. Hal tersebut juga diakui pihak Miles. ‘’Memang tidak bisa sama. Sang Pemimpi ini lebih segmented ya. Penontonnya 13 tahun ke atas. Sedangkan Laskar Pelangi segala umur. Dari anak-anak hingga orang tua bisa nonton,’’ terang Andanari. Dari segi jumlah penonton, Sang Pemimpi jauh ada di bawah Laskar Pelangi. Laskar Pelangi berhasil menyedot sekitar 4,5 juta penonton bioskop. Sementara Sang Pemimpi hanya ada di angka 2 juta penonton. Meski begitu, Sang Pemimpi bukannya tidak bisa berprestasi di luar negeri. HKIFF yang merupakan salah satu festival terbesar di Asia adalah bukti. Miles percaya akan datang lagi kesempatan bagi Sang Pemimpi untuk melanjutkan perjalanan. (jan/c9/ayi)


14

Pontianak Post

Rabu 24 Maret 2010

Jurus Bikin

Peluk Pinggang dari Belakang

Cewek “Meleleh”

Letakkan tanganmu dengan lembut di pinggangnya waktu ngantre beli tiket nonton atau ngantre beli makanan favoritnya atau bahkan ketika jalan berdua. Dijamin deh, cewek jadi merinding sekaligus melting! Dengan memeluk pinggangnya seperti itu, dia merasa nyaman dan dilindungi ma kamu. Tapi, jangan dilakuin ke cewek yang baru kamu kenal ya, bisa ditabok ntar. He he he..

Selimuti Pundaknya dengan Jaketmu

S

EBENARNYA gampang kok bikin cewek melting dan bikin kamu dapat nilai tambah di matanya. Pada dasarnya semua cewek itu senang diperlakukan like a lady. Sebagai pejuang cinta, kita harus pandai-pandai menaklukkan hatinya. Nggak perlu menguras kantong buat beliin hadiah mahal, apalagi berlian. Nih, kita kasih bocoran hal-hal kecil yang bisa bikin cewek melting.Cewek “Meleleh”

Payungi Kepalanya dengan Telapak Tanganmu Pulang sekolah, mendadak hujan rintik-rintik. Padahal, kamu dan dia perlu jalan kaki ke tempat tujuan. Manfaatin momen itu buat nunjukin perhatianmu ke

dia. Kamu berjalan menembus hujan sambil memayungi si cewek dengan tanganmu. Mana mungkin telapak tangan yang lebarnya segitu doang bisa ngelindungin dia dari air hujan? Well, tujuan utamanya kan nunjukin bahwa kamu care ke dia.

Saat Menyeberang, Berjalanlah di Sisi ‘’Mati-Duluan’’ Kerelaan berkorban kudu ada di diri kamu, sob! Kalo kamu belum ngelakuin ini, biasain sejak sekarang. Jadi, pas kamu sama si cewek mau nyeberang jalan, ambil posisi ‘’melindungi’’, yaitu di sisi mati-duluan (tepat di arah mobil melaju). Begitu pun kalo jalan di pinggir jalan, ambil posisi di luar, yang kalo ada mobil nyerempet, kamu keserempet duluan. Cewek bakal

Emang klasik sih, tapi ngefek lho! Kebanyakan cewek tuh gengsi. Jadi, meski menggigil pun, dia tetep nggak mau ngaku kalo lagi kedinginan. Hehehe.. Begitu ngerasa cuaca lagi dingin, sebagai cowok gentle, langsung aja sampirkan jaket kamu ke pundaknya sambil lemparin senyum termanismu ke dia. Risikonya sih kamu bakal kedinginan, tapi itu nggak masalah kan buat orang tersayang?

klepek-klepek deh.

Pamit Ortunya sebelum Ngajak Dia Jalan Tunjukin bahwa kamu nggak punya niat jelek ke dia dengan minta izin ke ortunya. Setiap kali mau ngajak dia keluar, pamitlah ke orang tuanya. Meski ortunya terkenal galak ato wajahnya serem minta ampun kayak Om Limbad, hi hi hi, tetep aja maju guys. Hal itu bakal nambah skormu di hati dia.Emang butuh nyali khusus, bro. Tapi, kalau kamu berhasil melewati tantangan ini, jalan terus, boy!

Jadi Pendengar yang Baik, Ingat Semua Detail Cewek doyan banget ngobrol. Lha, kalo udah cerewet gitu, dengerin dengan sabar. Dengan begitu, kamu tahu apa yang dia suka dan apa yang nggak. Itu bakal jadi senjata kalian. Contohnya, dia cerita tentang barang-barang lucu yang dia lihat di mal. Ingetinget bendanya, nama tokonya, terus beliin deh tuh barang, lalu kasih ke dia. Pasti dia surprise! (daf/nor/det)

PUTUS dan nyambung memang bukan dua kata yang bisa diucapkan sembarangan. Soalnya, dua kata itu punya arti penting buat sebuah hubungan. Tapi setelah putus dari sang pacar, tidak berarti nggak ada kemungkinan me-restart lagi hubungan kalian dari awal. Yakin mau balikan? Pastikan dulu kalau kamu dan dia sudah mematuhi aturan berikut.

Restart Hubungan dengan

MANTAN

Pertimbangan Matang Perasaan sayangmu masih sangat besar kepada sang mantan. Tapi, kok kalau diperhatikan dia terlihat anginanginan. Kadang memberikan perhatian, tapi juga kadang menghilang. Daripada sibuk berprasangka, mending kamu tanya sama diri sendiri. Sebenernya, kamu masih butuh dia apa nggak? Ataukah memang udah bener-bener ikhlas melepasnya. Selain itu, kamu harus berpikir rasional, apa dia layak buat terus diperjuangkan. Jangan sampai menyesal dengan keputusan yang kamu bikin. Buka Mata, Hati, Telinga Sediakan waktu khusus untuk kalian bicara berdua. Saat itu kalian bisa saling membongkar unek-unek yang terjadi pada hubungan sebelumnya. Ceritakan saja semua yang mengganjal. Plus, bahas apa yang menjadi masalah kalian berdua. Bahas sampai tuntas, jangan terlewatkan. Nggak perlulah ditutup-tutupi lagi. Sebab, sudah saatnya kalian membuka mata, hati, dan telinga. Sama-sama berpikir jernih untuk mencari penyelesaian di setiap poin permasalahan. Mana enak sih memendam terus-terusan? Toh, ini waktunya untuk repairing perasaan masing-masing. Peti Masa Lalu Sudah cukup membicarakan semua dan mencari solusi, pasti perasaan

kalian sudah sama-sama lebih lega. Minimal kalau masih ada rasa marah atau kecewa, kalian sudah saling jujur dengan kondisi yang sebenarnya. Berjanjilah pada diri masing-masing untuk tidak lagi mengungkit yang sudah lewat. Entah itu masalah orang ketiga, komunikasi, atau hal lain. Bersiaplah mengubur semuanya ke dalam satu peti bertulisan masa lalu. Toh, masa lalu cukup disikapi dengan tersenyum, bukan dipikir terlalu dalam. Karena yang paling penting adalah bagaimana hubungan kalian untuk ke depan. Perbarui Komitmen Seperti orang yang sudah melakukan talak cerai, saat mau rujuk, kalian sebaiknya bikin komitmen baru. Ibaratnya, kemarin-kemarin kalian belum pernah pacaran. Mulailah dari nol lagi. Nikmati masamasa indah awal pacaran. Kenapa harus malu mengungkapkan rasa sayangmu. Memang masih sayang kan? Bikin tanggal jadian baru, plus jangan lupa juga traktir temantemanmu buat syukuran. He he. Jangan dianggap kalian balikan, tapi kalian adalah pasangan yang baru aja jadian. Perjanjian Bergaransi Pasal-pasal dalam pacaran itu penting. Apa yang boleh dan nggak boleh kalian lakukan. Misalnya, dilarang melanggar privasi pacar dengan membuka account Facebook miliknya. Atau, dilarang berhubungan akrab sama mantan karena akan menimbulkan kecurigaan dan sakit hati. Kalau perlu ditulis hitam di atas putih dengan memakai meterai juga silakan. He he. Asalkan ada garansi mutlak, kalau sampai dilanggar, si pacar bakal kena sanksi. Well, selamat membuka lembar baru ya! (*/det)

13 Tanda Kamu Jatuh Cinta! Bener deh nggak usah repot-repor untuk tahu kita lagi jatuh cinta atau enggak. Ada beberapa tanda yang langsung nunjukkin kita memang suka dia. 1. Kebetean kita langsung hilang saat liat dia 2. Mau makan, mau tidur, mau ngapain saja, kita selalu ingat dia 3. Dia enggak pernah bikin kita bosan 4. Kita selalu pengen kasih sesuatu buat dia tanpa diminta 5. Saat orang lain nanyain soal perasaan ke dia, kita langsung jadi romantis dan puitis 6. Kita suka senyum-senyum sendiri waktu ingat dia 7. Walau dia masih belum kasih perhatian, kita tetap pengen usaha untuk pedekate ke dia 8. Kalau nama dia Andre, kita mulai manggil dia dengan nama ‘Andre”-nya aku atau sebutan lain yang nunjukkin kita pengen memiliki dia 9. Ada teman yang bilang dia kayak wali kelas kita yang super duper aneh. Tapi buat kita, dia kayak bintang sekolah 10. Rasa suka kita enggak pernah berkurang, malah nambah setiap hari 11. Ada banyak hal dari dia yang kita anggap lucu, walau temanteman lain enggak bisa liat kelucuan itu 12. Sebenarnya ada beberapa hal dari dia yang enggak masuk kriteria kita. Tapi kita kok, suka ya? 13. Kita pengen tahu soal hobi dan kegiatan dia. Kita pengen bisa menikmati itu semua bareng dia. (*/kw)


Pontianak Post

OPINI

Rabu 24 Maret 2010

20 15 29 18 30 22 27 28 29

Krisis Listrik Telah Terobati

Editorial

Unas, Kejujuran dan Sidak Pejabat UJIAN nasional (unas) untuk siswa SMA, MA, dan SMK kemarin dimulai. Kita berharap unas tahun ini benar-benar lebih baik daripada unas-unas sebelumnya. Sebab, sebagaimana diketahui, setelah melewati proses yang berliku-liku, akhirnya Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) memutuskan tetap melaksanakan unas sembari bertekad melakukan sejumlah perbaikan. Salah satu perbaikan itu, kementerian pimpinan M. Nuh tersebut membentuk satuan tugas (satgas). Lembaga itu bertugas membantu pengawasan unas di berbagai daerah. Selain itu, untuk menjamin kredibilitas hasil unas, Kemendiknas menambah porsi keterlibatan perguruan tinggi dalam pelaksanaan unas. Dalam Unas 2010 ini, pengawas dari perguruan tinggi diperbolehkan mengawasi di dalam ruang ujian. Bukan itu saja. Pakta kejujuran unas juga diteken. Dengan pakta tersebut, semua yang terlibat dalam pelaksanaan unas diharapkan bisa menjunjung tinggi kejujuran. M. Nuh sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas kesuksesan unas juga menegaskan, untuk unas tahun ini, kejujuran lebih diprioritaskan daripada persentase kelulusan. Karena itu, pihaknya pun tidak membuat target kelulusan. Kita tentu berharap tekad M. Nuh tersebut menjadi kenyataan. Isu tidak sedap seperti adanya ‘’tim siluman’’ di Bangkalan, Madura, yang akan membantu siswa mengerjakan soal serta kebocoran soal unas di NTB yang sempat muncul sehari sebelum pelaksanaan unas diharapkan tidak terjadi. Semoga itu hanya isu belaka. Sungguh, kejujuran benar-benar kita harapkan terjadi pada pelaksanaan unas. Kita memahami, seiring dengan pelaksanaan unas tersebut, ada sejumlah kepentingan yang menyertai. Baik kepentingan para guru, kepala sekolah, kepala dinas pendidikan, kepala wilayah, hingga pejabat politik seperti bupati, wali kota, maupun gubernur. Hanya, sangat naif kalau hanya demi kepentingan itu kejujuran dipertaruhkan. Syukurlah, secara umum, pelaksanaan unas pada hari pertama kemarin relatif aman. Hanya, yang patut sedikit disesalkan, sejumlah sekolah -khususnya di kota- mengalami sedikit ‘’kega­ duhan’’. Sebab, pada hari pertama tersebut, sejumlah pejabat melakukan inspeksi mendadak (sidak). Tentu, niat para pejabat melakukan sidak tersebut adalah untuk mendorong terselenggaranya unas dengan baik. Hanya, ‘’kegaduhan’’ yang ditimbulkan, tampaknya, tidak bisa dihindarkan. Birokrasi di negeri ini tidak memungkinkan sidak seorang pejabat berjalan ‘’alamiah’’ terbebas dari ‘’seremonial’’ yang melahirkan kegaduhan. Apalagi bila yang melakukan sidak adalah pejabat setingkat wakil presiden dan menteri. Itu bisa dilihat ketika Wapres Boediono dan Mendiknas M. Nuh kemarin menyidak beberapa sekolah di Jakarta. ‘’Kegaduhan’’ tidak bisa dihindarkan. Para guru, khususnya kepala sekolah, tidak bisa menghindar dari penyambutan. Mereka lebih sibuk menyambut dan mendampingi kedatangan Wapres daripada menciptakan ketenangan di lingkungan sekolahnya. ‘’Lebih parahnya’’, dalam kunjungan itu, Wapres masuk ke dalam kelas dan melakukan wawancara singkat dengan siswa. Sekali lagi, kita memahami bahwa niat sidak tersebut tentu sangat baik. Tapi, melihat efek yang ditimbulkan, rasanya, pada masa-masa mendatang para pejabat perlu memikirkan ulang. Apakah hal itu memang urgen dilakukan? Ataukah tidak ada cara lain yang bisa dilakukan agar unas bisa berjalan baik? Unas memang merupakan gawe besar yang harus didukung semua pihak, khususnya para pejabat di negeri ini. Hanya, dukungan itu harus diberikan secara benar dan tepat. (*)

gagasan

Wartawan Ikut Awasi Unas Ujian nasional (unas) 2010 sejak kemarin (22/3) berlangsung aman dan tertib walau di beberapa tempat ditemukan kendala. Beberapa hari sebelum pelaksanaan unas, pihak sekolah menyiapkan muridnya dengan berbagai bekal untuk lulus unas tahun ini. Semua dilakukan demi kesuksesan siswanya yang ikut unas 2010. Bukan itu saja, untuk menepis isu miring bahwa ada “tim siluman” yang turut menyukseskan siswanya, pihak sekolah mengadakan pakta kejujuran. Bukan hanya siswa yang menandatanganinya, guru dan kepala sekolah juga. Nah, agar kejujuran tersebut benar-benar terlaksana, selain tim pengawas ujian dari perguruan tinggi, alangkah baiknya jika kalangan jurnalis ikut mengawasi. Kalau jurnalis yang mengawasi dan ada kecurangan, tentu akan dengan mudah kecurangan itu diberitakan. Ini jelas akan menjadi kontrol yang sangat jitu. Yupiter Sulifan SPsi

Listrik sudah mendarah dalam kebutuhan kita. Ketiadaan listrik menjadi momok besar dalam berbagai aspek, malam akan hampa tanpa penerangan dan siang tanpa pelayanan. Dan segala pekerjaan akan sangat terhambat. Semua bidang baik di departemen maupun di nondepartemen akan menunjukkan kemundurannya dan membuktikan bahwa Indonesia tidak dapat bersaing dengan negara lain yang ruang lingkupnya menjarah ke seluruh nusantara. Apakah kita masih terlena untuk membiarkan krisis listrik ini merenggut waktu kita dari kebutuhan kehidupan persaingan bebas? Sebagai negara yang bijaksana tidak akan membiarkan keterpurukan krisis listrik semakin berlanjut sehingga menyebabkan ketidaknyamanan para pengguna listrik sejati. Sangat disesalkan, krisis ini belum menghadapi menyelesaian padahal ini sudah kita alami bertahuntahun namun tidak ada solusi yang dapat mengatasinya Pemerintah selaku penguasa listrik negara harus melakukan kebijakan untuk mengatasi hal ini. Untuk mengatasi masalah harus tahu masalah krusial yang sebenarnya terjadi. Ternyata, masalah utamanya adalah gene­ rator-generator Perusahaan Listrik Negara PLN telah berusia lanjut dan perlu dilakukan peremajaan. Tapi mesin bukanlah sesuatu yang bisa kita ajak kompromi apabila generator telah sepuh akan berlanjut pada kerusakan yang sulit atau tidak bisa diperbaiki sehingga memaksa

kita membeli generator baru yang harganya tidaklah murah. Lajunya peningkatan jumlah pengguna listrik negara juga menambah beban yang dipikul oleh PLN untuk terus meningkatkan pelayanannya. Untuk mengatasi hal tersebut, PLN berusaha memperbaiki dan membangun pelayanan yang baik bagi pengguna listrik. Pemerintah beserta jajarannya menganggarkan pendanaan untuk listrik mencapai 21 triliun rupiah pada tahun ini. PLN akan memba­ngun 21 pembangkit, 11 pembangkit listrik tenaga panas bumi, 2 pembangkit listrik tenaga air, 6 pembangkit listrik tenaga uap, 2 pembangkit listrik tenaga gas dan uap. Selain itu PLN bekerja sama dengan pihak swasta untuk mengembangkan 72 pembangkit listrik. PLN terus mengembangkan perbaikan pelayanan yang dianggap pen­ting untuk semua pihak, dikutip dari “Koran Daerah” tanggal 23 Februari 2010. Kebijakan tersebut menjadi gerbang pertama untuk menyelesaikan masalah krisis listrik ini. Apakah dari kebijakan diatas membuktikan bahwa krisis listrik telah terobati? Ternyata masih sangatlah jauh jika kita memandang krisis listrik Negara Republik Indonesia yang sangat kita cintai ini telah terobati. Mungkin perbaikan-perbaikan telah dilakukan tetapi ini bukanlah loncatan yang tinggi untuk melintasi gunung yang semakin meninggikan puncaknya untuk

Oleh: Rahmi Dianty kita hadapi bersama Upaya tersebut menjadi penting untuk pembangunan bangsa karena tanpa listrik negara ini akan sulit berkembang. Listrik juga mendorong pergerakan sektor perekonomian kita. Dengan mengatasi krisis listrik diharapkan perekonomian dan sektor

lain juga akan dapat melesat dengan cepat sehingga bisa mengejar ketertinggalan dengan bangsa lain. PLN menyewa genset untuk mengatasi pemadaman luar jawa dengan kapasitas total 700 MW untuk enam wilayah layanan yang meliputi Bangka Belitung, Riau, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah, dikutip dari “ Pontianak Post” tanggal 12 Februari 2010. Perbaikan pelayanan PLN untuk mengatasi krisis listrik tidak berimbas pada Kalbar, ka­ rena fakta membuktikan bahwa

listrik Kalbar dalam kategori kritis. Dapat dirasakan dengan seringnya dilakukan pemadaman bergilir. Apabila ada salah satu mesin rusak maka terpaksa dilakukan pemadaman. Selain itu daerah pedalaman Kalbar juga tidak menerima kelayakan pelayanan listrik dengan baik. Banyak daerah di Kalbar belum merasakan penggunaan listrik negara karena belum terjangkau. “Pontianak Post” tanggal 23 Februari 2010. Bila masalah ini tidak diberikan solusi yang tepat maka akan menjadi beban berat bagi kita semua. Padahal sumber daya alam di Kalbar banyak yang bisa dipergunakan dengan mandiri, bekerjasama dengan pemerintah daerah dan pihak swasta. Kalbar merupakan daerah yang berpotensi besar untuk membangun pembangkit listrik selain tenaga diesel. Salah satunya pembangkit listrik tenaga surya. Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa daerah ini dilalui garis khatulistiwa sehingga pancaran matahari bisa dijadikan sumber bahan bakar listrik de­ngan membuat panel-panel surya yang dipasang disetiap rumah, sehingga mengurangi beban PLN untuk terus meningkatkan kapasitas daya mesin. Potensi lain yang belum dapat dimanfaatkan oleh pemerintah Indonesia adalah Nuklir yaitu Uranium dan Thorium. Menurut mantan presiden, B.J. Habibie, isu nuklir sering dianggap sensitif karena berkaitan dengan dampaknya yang dirasa membahayakan lingkungan dan

makhluk hidup. Padahal berdasarkan hasil penelitian, nuklir terbukti aman bila semua kajian dan prosedur pengamanannya diterapkan secara maksimal “Media Indonesia” 4 Februari 2010. Indonesia akan semakin tertinggal bila tidak mau mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Jika kita bepatokkan pada negara maju, sebut saja Jepang, India, Korea, Cina dan AS yang telah memiliki PLTN sebanyak 108 reaktor berarti kita sangat kalah jauh dari negara tersebut. Sumber Uranium di Kalbar terbanyak di Indonesia dengan perkiraan jumlah 24.112 ton. 34.112 ton setara dengan 1000 MVEe selama 170 tahun. Perbandingan limbah dan bahan bakar bekas lebih efisien. Tapi sangat disayangkan, PLTN tidak dapat direalisasikan di Indonesia, padahal pada pertengahan era pemerintahan SBY-JK, isu PLTN menggema di area media. Namun isu tersebut tergeserkan oleh isu politik praktis. Awal tahun 2010 isu PLTN mulai berkembang kembali tetapi sayangnya pembangunan PLTN tidak masuk dalam APBN. Untuk tingkat nasional pupuslah harapan kita untuk membangun PLTN tapi pemerintah daerah masih bisa melakukan koordinasinya agar harapan pembangunan PLTN bisa terealisasikan sehingga Krisis Listrik, khususnya Kaliman­ tan Barat dapat terobati. *) Penulis, Mahasiswa FKIK Untan.

Bangunan Kebangsaan itu Bernama ‘Indonesia’ Indonesia merupakan Negara kepulauan (archipelagic state) yang sangat kaya akan kebudayaan atau bahkan kaya akan peradaban. Kekayaan kebudayaan dan peradaban ini berbeda-beda satu sama lain antar wilayah di nusantara. Diferensiasi kebudayaan dan peradaban ini disebabkan oleh beragamnya suku bangsa (etnical of nation) yang mendiami wilayah Indonesia secara turun temurun dari generasi ke generasi. Dalam perjalanannya sejarah mencatat bahwa proses asimilasi antar budaya diantara suku-suku bangsa tersebut semakin menambah ragam kultur masyarakat Indonesia, misalkan saja kesenian Betawi sebagai pencampuran antara kultur orang Cina dengan kultur orang Betawi, dan beberapa prosesi adat masyarakat Jawa sebagai pencampuran budaya Jawa dengan budaya orang-orang Arab yang diwujudkan dalam ritualritual adat, dsb…. Perbedaan corak ataupun ragam kebudayaan ini disadari merupakan ciptaan atau warisan luhur nenek moyang bangsa kita yang tidak bisa diganggu gugat atau diklaim oleh pihak asing karena kebudayaan itu telah ada dan terbentuk sejak kita lahir dan dimiliki oleh kita sejak lahir pula. Kebudayaan-kebudayaan tersebut wajib kita pertahankan dan lestarikan karena hakikatnya penuh dengan pesan-pesan moral atau kearifan lokal yang nilainilainya tetap berlaku sampai sekarang serta sebagai suatu “brand” atau identitas berbangsa. Sesuatu yang patut dibanggakan dari bangsa kita adalah adanya kesadaran untuk menerima dan mengakui perbedaan-perbedaan suku, agama dan kebudayaan

sebagai suatu kekayaan bangsa dan “meletakkannya” sebagai fondasi kehidupan kebangsaan. Pluralisme bagi bangsa kita bukanlah suatu ‘isme” yang memecah belah anak-anak bangsa menjadi klan-klan atau koloni eksklusif, akan tetapi justru sebagai perekat persatuan dan kesatuan dalam hidup berbangsa dan bernegara. Kokohnya semangat kebangsaan sebagai bangsa Indonesia merupakan cita-cita seluruh komponen bangsa yang secara terus menerus harus dipupuk dan dirawat agar tumbuh dan berbuah patriotisme yang elegan demi terwujudnya Bangsa Indonesia yang unggul di segala bidang sebagai sebuah negara modern. Syukurnya, menurut Frans Magnis - Suseno; “Bahwa rasa kebangsaan masih nyata ada di hati manusia-manusia Indonesia yang merupakan modal amat penting bagi masa depan republik Indonesia”. Apa yang diungkapkan oleh Romo Magnis bukanlah retorika yang ujung-ujungnya memandang sinis terhadap bangsa sendiri, tetapi suatu realitas yang masih berkembang dengan baik di dada setiap anak bangsa ini. Kebangsaan yang kokoh merupakan kebutuhan bagi keberlangsungan bangsa ini untuk menghadapi derasnya infiltrasi kebudayaan kontemporer globalisasi yang terbalut dengan amat manis oleh dalam bendera modernitas. Kekuatan kebangsaan Indonesia bukanlah terbentuk dengan sendirinya, akan tetapi terbentuk secara sengaja dan kontinyu karena adanya kesamaan historis akibat imperialisme dan kolonialisme bangsa barat. Penderitaan dan penghinaan

Oleh: Mateus Suseno S STP yang sangat panjang dari bangsa kolonialis yang membuat seluruh komponen suku-suku bangsa di segenap penjuru tanah air bertekad membentuk Indonesia sebagai sebuah bangsa yang maju di segala bidang. Hal inilah yang sering dikumandangkan oleh Bung Karno, yaitu tentang pentingnya “Nation Building”, suatu semangat patriotis keindonesiaan untuk membangun Indonesia menjadi bangsa yang bersatu padu, agar bangsa ini memiliki integritas tinggi! Jiwa kebangsaan merupakan kebangaan setiap warga Negara yang mencintai negaranya. Seperti sebuah ungkapan sederhana yang menunjukkan kebanggaan rakyat Amerika terhadap negaranya, akan tetapi janganlah ungkapan ini didefinisikan sebagai ungkapan fasis, “I’m American!!” ucap mereka dengan bangga. Semangat kebanggaan seperti itulah yang harus kita tunjukkan terhadap negara kita, tentu sebagai warga negara yang mencintai bangsa dan negaranya kita tidak bangga dengan hal-hal negatif dari bangsa kita, tapi setidaknya ada yang membuat kita tetap bangga, yaitu kita pernah memiliki presiden yang disegani di dunia dan kita wajib bangga karena kita sebagai bangsa yang plural tetap mampu menjaga persatuan dan kesatuan secara baik dan nyata. Kebangsaan yang kita anut bukanlah semangat kebangsaan yang chauvinistik, primordial, fasis dan rasialis, yang dalam perspektif kaum marxis disebut sebagai kebangsaan yang elitis

(elitical of nationalism). Kebangsaan yang kita anut merupakan kebangsaan yang egaliter, humanis dan civilized, yang mana model kebangsaan kita telah secara jelas termaktub dalam pandangan atau pedoman hidup berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila. Pancasila merupakan roh atau spirit kebangsaan yang harus tetap kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari bahkan dalam pergaulan bangsa di dunia internasional. Pancasila itu sakti dan kesaktiannya tetap mampu menyatukan seluruh wilayah beserta penduduknya di dalam satu negara, yaitu Indonesia. Dalam pandangan kebangsaan Indonesia modern atau postmodern, pluralisme kebudayaan merupakan satu kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dinamis dan fleksibel, artinya perkembangan kebangsaan yang dimiliki segenap komponen bangsa selalu beriringan dengan perkembangan zaman dan senantiasa berpedoman kepada pancasila sebagai dasar negara, sebab pluralisme kebudayaan kita adalah menghargai kebudayaan atau bahkan peradaban bangsa-bangsa lainnya di dunia. Jadi bukan seperti yang diungkapkan oleh Featherstone & Lyotard; “Konsekuensi pluralisme postmodern adalah pengerogotan sendi-sendi yang menopang klaim-klaim kebudayaan tinggi yang selama ini dijadikan kriteria supremasi estetis”. Kita tidak akan mungkin memakai pakaian orang lain karena mungkin corak warna ataupun ukuran pakaian tersebut tidak cocok dengan tubuh kita, demikian juga dengan model kebangsaan kita yang tidak mungkin diganti dengan model yang

dipakai oleh negara lain, dengan argumentasi bahwa kebudayaan kita sendirilah yang membentuk mainstream kebangsaan bangsa kita, bangsa kita tetap menghargai kebudayaan barat sebagai kebudayaan supremasi estetis tapi sekali lagi kita tidak bisa tunduk dan manut karena kebudayaan kita juga kaya akan estetika. Dan kebudayaan kita adalah siapa diri kita sebenarnya. Indonesia yang bhinneka tunggal ika adalah diri kita sesungguhnya, berbeda-beda tapi tetap satu bangsa, satu bahasa, satu tumpah darah. Indonesia adalah jiwa dan nafas kita, Indonesia adalah bangunan kebangsaan kita, didalamnya terdapat berbagai sumber daya yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Bangsa dan negara kita adalah tumpah darah kita yang tidak bisa direbut oleh bangsa lain, biarpun pernah diokupasi oleh bangsa asing, kita tetap bangsa Indonesia dan negara yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Bangsa asing tidak akan bisa merampas jati diri kebangsaan kita, walaupun mereka pernah merampas tubuh dan nyawa anak-anak bangsa ini di masa lalu. Kebangsaan kita sebagai manusia Indonesia tidak akan pernah pupus, sekalipun kita sudah mati seperti para pejuang yang telah gugur membela nusantara. Rakyat perlu diarahkan untuk tetap terus memelihara rasa kebangsaan agar tetap tercipta semangat persatuan dan kesatuan diseluruh penjuru tanah air, dan menjaga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Merdeka! ** *) Penulis, Alumni STPDN 2003

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi @pon­tianakpost.com. PenerPERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT bit: PT.Akcaya Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman Sidang Redaksi: Abu Sofian, Muslim Minhard, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Donatus Budiono, Basilius. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Efrizan, Aseanti Pahlevy, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, Pringgo, Pracetak/ Jawa Pos Group Artistik: Karnadi (Koordinator), Grafis: A.Riyanto, Ilustrator: Kessusanto, Sigit. Fotografer: Timbul Mudjadi, Bea­ring, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi, M Khusdarmadi, Hari Kurniathama (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Mursalin (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Andi Chandra, Andre Januardi (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Mustaan, Budiman. Pema­saran/Sirkulasi: -. Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Kombis: Nurtiman. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie, Bank: BPD Kalbar, BEII, Bapin­do. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 20.000,- spot colour Rp 25.000,- full colour Rp 30.000,- Iklan baris Rp 10.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

Pontianak Post


cmyk

TOTAL SPORT Roland Garros Bakal Ditinggal

Pontianak Post

16

Rabu 24 Maret 2010

Suns Ancam Runner-Up Barat OAKLAND - LA Lakers akan sangat sulit digeser dari posisi teratas wilayah barat. Dengan musim reguler yang tinggal menyisakan tiga pekan lagi, Lakers unggul lima game dari saingan terdekatnya, Denver Nuggets. Melihat konsistensi Lakers, mereka tak butuh sampai berakhirnya musim reguler untuk mengunci posisi puncak. Persaingan seru justru terjadi untuk memperebutkan posisi di bawah Lakers. Seluruh tim yang untuk sementara berada di peringkat kedua sampai kedelapan punya peluang untuk finis di posisi kedua.Antara Nuggets dan peringkat kedelapan, Portland Trail Blazers, hanya terpaut 5,5 game. Sementara, antara Nuggets dan peringkat kelima, Phoenix Suns hanya berjarak dua game saja. Suns memperpanas persaingan berkat kemenangan 133-131 yang mereka peroleh saat bertandang ke kandang Golden State Warriors, kemarin (23/3) WIB. Hasil itu memberikan lima kemenangan beruntun bagi Steve Nash dkk. Dengan rekor menang kalah 45-26, kini mereka cuma tertinggal satu game dari Utah Jazz yang ada di urutan keempat. Laga tersebut menjadi ajang pembuktian kualitas powerforward Suns Amare Stoudemire. Sempat dikabarkan segera berganti jersey menjelang jedah NBA All-Star Februari lalu, dia menunjukkan punya peran yang besar dalam perjalanan Suns. Sebuah dunk dan berbuah three point playpada 2,5 menit terakhir menjadi titik balik keunggulan Suns. “Itu memang seperti momentum perubahan. Kami sempat terpuruk beberapa saat. Setelah dunk itu dan three point play, membalikkan momentum untuk kami,” kata Stoudemire pada Associated Press. Stoudemire mengakhiri laga dengan 37 poin dan guard Jason Richardson mengemas 34 poin yang menyamai poin tertingginya musim ini. Stoudemire memiliki catatan fantastis sejak memasuki Maret. Dalam sepuluh laga terakhir dia mendapatkan rata-rata 30,2 poin dan 10,2

NBA

+

Hasil NBA Kemarin WIB 109 Orlando Magic v Philadelphia 76ers 93 99 Miami Heat v New Jersey Nets 89 99 Dallas Mavericks v New Orleans Hornets 115 88 Houston Rockets v Chicago Bulls 98 95 Atlanta Hawks v Milwaukee Bucks 98 106 Toronto Raptors v M.Timberwolves 100 99 San Antonio Spurs v OKC Thunder 96 97 Boston Celtics v Utah Jazz 110 102 Memphis Grizzlies v Sacramento Kings 85 133 Phoenix Suns v G.S.Warriors 131 Catatan:Tuan rumah disebut terakhir.

+

PARIS - Grand Slam Prancis Terbuka berpotensi tak akan menjadikan Roland Garros sebagai arena utama. penyelenggara satu-satunya grand slam lapangan tanah liat itu mengakui bahwa venue turnamen yang digunakan selama ini sudah mulai mendapatkan keluhan. Saat ini, Roland Garros dinilai terlalu kecil untuk menampung 450 ribu penonton yang hadir di setiap tahun guna menyaksikan Prancis Terbuka. Selain itu para pemain juga mengeluhkan kondisi di sana yang dinilai kurang bisa memberikan kenyamanan bagi privasi mereka. “Saya berbicara dengan Roger Federer di Monte Carlo tahun lalu dan dia memiliki daftar keluhan yang panjang,” tutur Direktur Umum Federasi Tenis Prancis Gilbert Ysem, sebagaimana dikutip Associated Press. “Keluhan Federer bukan hanya soal sulitnya usahanya untuk meraih gelar pertamanya di Prancis Terbuka. Dia mengeluhkan masalah-masalah yang muncul di pekan pertama turnamen,” ujar Ysem. Prancis Terbuka membutuhkan arena utama yang lebih baik lagi. Itu terkait persaingan untuk mendapatkan predikat sebagai penyelenggara grand slam terbaik. Seperti diketahui, ada empat grand slam dalam setahun. Selain Prancis Terbuka juga Australia Terbuka, Wimbledon danAmerika Serikat (AS) Terbuka. “Kita hidup di lingkungan yang sangat kompetitif. Tiga Grand Slam yang lain berkembang dalam 20 tahun terakhir dan kami berada di posisi paling belakang. Kami ketinggalan dalam hal layanan yang bisa kami berikan kepada pemain dan

juga fasilitas stadion,” terang Ysem. Ada dua opsi yang bisa ditempuh yakni melakukan perbaikan terhadap Roland Garros atau membangun venue baru. Untuk arena baru, lokasinya bisa di dekat Istana Versailles atau di Marne-La-Valle yang dekat dengan Disneyland Paris. Berdasar kalkulasi yang telah dilakukan, perbaikan Roland Garros membutuhkan biaya sebesar USD 270 juta. Sementara membangun stadion baru memerlukan dana sektiar tiga kali lipat, USD 810 juta. “Bila kami memutuskan Prancis Terbuka tetap di Roland Garros, kami harus menambahkan atap di center court atau membangun lapangan indoor yang baru di dalam stadion,” tukas Ysem. Isu tentang pembangunan atap untuk Roland Garros sebenarnya sudah muncul tahun lalu. Arena utama di tiga grand slam lainnya juga telah melakukan hal serupa. Namun, khusus untuk Roland Garros, terkendala isu politik. Isem secara pribadi mengatakan perubahan harus dilakukan pada Prancis Terbuka. Dia tak mau turnamen itu nantinya ditinggalkan para petenis terbaik, seperti yang terjadi pada Australia Terbuka di tahun 1980an. Dewan Federasi Prancis akan memutuskan soal Prancis Terbuka itu pada Februari 2011. “Apa pun yang diputuskan dewan, akan menjadi keputusan yang bersejarah. Tidak ada ruang bagi kesalahan karena kami tidak bisa lagi mundur ke belakang. Pada akhirnya, relokasi berarti bisa membuka masa depan yang terbaik bagi turnamen ini,” lanjutnya.(ady)

+

Christian Petersen/Getty Images/AFP

AKSI : Pemain Phoenix Suns Amar’e Stoudemire (1) melakukan aksinya beberapa waktu lalu.

rebound. Dia menciptakan enam kali doubledouble dalam periode itu. Termasuk 44 poin melawan Utah Jazz dan 41 poin menghadapai San Antonio Spurs. “Dia (Stoudemire) melakukannya dengan hebat. Kami mengambil keuntungan dari dia. Dalam satu setengah bulan terakhir, saya kira dia adalah pemain terbaik di NBA,” beber Alvint Gentry, pelatih Suns. Tingginya torehan poin dalam laga tersebut menunjukkan kedua tim memang pantas beradu dalam gelar tim dengan sisi ofensif terbaik. Sepanjang bergulirnya musim reguler 2009-2010, Suns masih memegang predikat sebagai tim paling produktif, sedangkan Warriors berada di peringkat kedua.

Suns memiliki rata-rata 109,8 poin tiap game, sementara Warriors dengan 108,1 poin per game. Selain itu, Suns juga berada di urutan teratas untuk persentase three point (40,4 persen) dan posisi kedua persentase field goal (48,9 persen). Tak jauh dari Suns, Warriors menempati posisi ketiga persentase three point (37,4 persen) dan posisi kesembilan persentase field goal (47,0 persen). Tapi, usaha Warriors tak cukup untuk meredam produktifitas Suns saat kedua tim saling berhadapan. “Sebuah pertandingan yang hebat, upaya yang hebat. Jika kami bisa terus bermain ngotot seperti malam ini, kami bisa banyak menang,” ungkap Don Nelson, pelatih Warriors. (ady)

FOTO: INT

ARENA UTAMA: Grand Slam Prancis Terbuka berpotensi tak akan menjadikan Roland Garros sebagai arena utama.

+

cmyk


Metropolis Rabu 24 Maret 2010

Pontianak Post

21

LALA LULU

WAHYU/PONTIANAKPOST

MEMBAIK: Kondisi Lala dan Lulu semakin membaik setelah menjalani operasi pemisahan.

Sudah Keluar ICU KONDISI bayi kembar siam bayi kembar siam asal Kalimantan Barat, Zakiah Nurmala dan Zakiah Nadiwa, biasa dipanggil Lala dan Lulu membaik. Saat ini mereka sudah keluar dari ruang ICU, dan dirawat di ruang VIP Tumbuh Kembang RSCM. Menurut Direktur Rumah Sakit Umum Soedarso Gede Sandjaja, dengan kondisi yang terus menunjukkan peningkatan, maka dalam waktu dekat, mereka akan kembali lagi ke Pontianak. “Kita doakan saja semoga kondisi mereka terus membaik, sehingga bisa cepat pulang Ke Halaman 23 kolom 5 MUJADI/PONTIANAK POST

KULMINASI: Peringatan detik-detik kulminasi kemarin beda dari tahun-tahun sebelumnya. Perangkat deteksi dari kaca pembesar yang dirangkai sedemikian rupa, bisa membakar petasan saat jarum jam menunjukkan angka 11.51.

KOSMETIKA

Soal Unas Palsu PONTIANAK – Koordinator Pengawas Ujian Nasional dari Universitas Tanjungpura Chairil Effendi menepis adanya indikasi soal ujian nasional bocor. “Soal dan jawaban unas yang beredar di masyarakat itu palsu. Versinya beragam,” kata Chairil saat dihubungi kemarin. Ia menambahkan, soal dan jawaban yang disebarkan dimanfaatkan oleh

pihak-pihak tertentu untuk mencari keuntungan finansial. “Bisa jadi juga sengaja disebarkan untuk mengacau ketertiban masyarakat,” tambahnya. Menurut Rektor Untan itu, berkaitan dengan itu masyarakat dan peserta ujian nasional tidak perlu percaya soal dan jawaban yang beredar itu. Masyarakat dan peserta unas juga diminta tidak menyebarkan soal dan jawaban ilegal itu

melalui fotokopi atau mengirim pesan singkat seluler kepada pihak lain. Hal itu, kata dia, bisa menimbulkan keresahan yang tidak perlu di masyarakat. “Peserta unas harus belajar dengan tenang. Sekali lagi jangan mudah dikecoh oleh kabar-kbar yang tidak benar,” katanya. Chairil meminta aparat keamanan untuk menyelidiki hal ini. Ke Halaman 23 kolom 5

PADAM: Listrik yang padam membuat siswa belajar menggunakan lilin.

MUJADI/PONTIANAK POST

MENELITI: Petugas dari BPOM meneliti kosmetik yang beredar di pasaran.

Produk Ilegal Meningkat JUMLAH kosmetik ilegal meningkat. Sedikitnya 70 kosmetik yang tidak terdaftar oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan sejak Juni 2009-2010. Dari jumlah tersebut 46 kosmetik yang izin edarnya dicabut, sedangkan 24 kosmetik belum terdaftar. Sebelumnya pada 2008 hanya berkisar 27 kosmetik yang tidak terdaftar dan dicabut izinnya. Yanuarti, kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Babes POM di Pontianak mengatakan adanya kosmetik yang dicabut izinnya karena dalam peredaranya setelah dicek bahannya di laboratorium masih mengandung bahan-bahan yang tidak layak untuk, sehingga izin beredarnya dicabut. “Banyaknya jumlah kosmetik yang dicabut izinnya karena mengandung bahan yang tidak aman, sehingga mutunya masih perlu diteliti,” katanya. Bertambahnya jumlah kosmetik ilegal, katanya, sebabnya ialah banyaknya produsen kosmetik yang tidak mematuhi, selain itu banyaknya produk dari luar yang masuk tanpa izin. “Banyak produk ilegal dari luar yang masuk, yang lepas dari pantauan, selain itu jumlah produsen yang tidak mematuhi aturan yang sudah diberikan Balai POM,” jelasnya. Yanuarti mengaharapkan kepada masyarakat tidak mudah membeli produk kosmetik. Apalagi produk tersebut tidak terdaftar. “Sebaiknya masyarakat cerdas untuk membeli kosmetik, dengan memperhatikan kemasannya apakah terdaftar atau tidak,” katanya. (tin)

Bekelit

Biarpet Pengaruhi Mental Siswa CHAIRUNNISYA/PONTIANAKPOST

PONTIANAK - Pelaksanaan ujian nasional pelajaran Bahasa Inggris, Selasa (23/3) berjalan lancar. Tidak terjadi pemadaman listrik sehingga sekolah tidak perlu menyalakan genset untuk memutar tape saat soal

listening. ”Alhamdulillah tidak ada pemadaman listrik. Tadi lancarlancar saja ujiannya,” ujar Rio Santana, pelajar kelas 12 SMKN 2 Pontianak. Ke Halaman 23 kolom 5

Sutarmidji Ancam Lapor Polisi PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menginstruksikan dinas pekerjaan umum dan pelaksana terus mengerjakan proyek penataan Taman Alun Kapuas. ”Pekerja laksanakan saja penataan Alun Kapuas. Jika ada hambatan, segera laporkan ke Poltabes karena dianggap menghambat pekerjaan. Jika tidak ada tanggapan, tu-

runkan Satpol PP,” ujar Sutarmidji, Senin (22/3) malam. Sutarmidji meminta dinas terkait maupun pelaksana tidak berhubungan dengan Forum Peduli Alun Kapuas. Karena pemkot tidak pernah menyerahkan pengelolaan Taman Alun Kapuas kepada forum tersebut. ”Kalau ada yang meminta uang, lapor polisi. Itu

terindikasi pemerasan,” katanya. Selain instansi terkait, seluruh pedagang di Taman Alun Kapuas juga diminta tidak berhubungan dengan Forum Peduli Alun Kapuas. Seharusnya pedagang berhubungan dengan Pemerintah Kota Pontianak. Sutarmidji mengatakan jika berhubungan dengan forum tersebut, akan dianggap tidak

terdaftar sebagai pedagang. ”Aparat polisi seharusnya bisa mengambil tindakan tegas. Pontianak itu diatur oleh pemerintah kota, bukan forum. Saya tidak peduli siapapun mereka,” kata Sutarmidji. Sutarmidji menjelaskan kegiatan pembangunan Taman Alun Kapuas di Ke Halaman 23 kolom 1

Merayakan Titik Kulminasi dengan Alat Pendeteksi SMKN 6 Pontianak

Jemaah Berjingkrak Riang, Fabrizio Bilang Spektakuler Peringatan titik kulminasi, Selasa (23/3) terlihat berbeda. Pada tahun ini, untuk pertama kalinya menggunakan alat deteksi kulminasi. Peralatan sederhana merupakan hasil temuan tim Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Pontianak. Pembuatannya hanya empat hari. Namun hasilnya memuaskan dan mendapatkan sambutan meriah.

CHAIRUNNISYA Pontianak

Ilustrasi kekes

TITIK kulminasi pada 23 Maret diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.51. Namun sekitar pukul 10.00, langit mendung. Seorang pria duduk di pinggir Sungai Kapuas di lokasi Tugu Khatulistiwa. Mengenakan topi hitam, kemeja bermotif kotak-kotak, dan celana panjang cokelat. Jaket berwarna abu-abu melapisi kemejanya.

MUJADI/PONTIANAK POST

KULMINASI: Warga dan para pemangku kepentingan di Pontianak menghadiri peringatan titik kulminasi di Tugu Khatulistiwa.

Ia mendongak. Kadang menunduk. Sekali waktu lelaki itu berjalan mundur. Berulang kali melihat ke arah langit. Memandang gumpalan awan hitam. Sesekali matanya melihat pada sebuah tiang berwarna hitam setinggi dua meter. Pria tersebut bernama Jemaah. Guru Teknik Mesin SMKN 6 Pontianak di Jalan 28 Oktober. ”Itu alat deteksi kulminasi,” ujar Jemaah sambil menunjuk alat yang terletak di titik nol kulminasi. Tahun sebelumnya, titik nol kulminasi hanya berupa tonggak kayu di atas tanah. Namun sekarang area di sekitar titik tersebut di semen. Tonggak digantikan alat yang terlihat sangat sederhana tersebut. Jemaah terlihat semangat bercerita tentang alat deteksi kulminasi tersebut. Alat tersebut hasil temuan tim SMKN 6, yang Ke Halaman 23 kolom 1


METROPOLITAN

22

Pontianak 3 Juni 2008 Pontianak PostPost RabuRabu 24 Maret 2010

lensa

Bicara Lahan Tugu PEMERINTAH Kota (Pemkot) Pontianak terus berencana mengembangkan kawasan Tugu Khatulistiwa. ”Selama ini pengembangannya terkendala lahan. Karena seluas 3 hektare lahan di sekitar tugu adalah milik TNI AD,” kata Paryadi di sela-sela peringatan titik kulminasi, kemarin (23/3). Pada tiga minggu lalu, Pemkot sudah membicarakan tentang pelepasan lahan bersaParyadi ma Danrem 121/ABW. ”Pembicaraannya yakni Korem (121/ABW) melepaskan lahan sekitar tugu, Pemkot menggantinya di tempat lain. Sebab mereka juga membutuhkan lahan untuk persiapan Kodam,” ungkap Paryadi. Mantan anggota DPRD Kota Pontianak tersebut mengatakan bahwa pembicaraan belum final. Hanya saja, sejauh ini sudah mengarah kepada keputusan yang diinginkan masing-masing pihak. Tim aset dari TNI AD juga sudah turun dan melihat asetnya di Kota Pontianak. Jika nantinya lahan di sekitar Tugu Khatulistiwa dilepaskan TNI AD, Pemkot sudah memiliki konsep untuk menata di sekitarnya. Saah satunya adalah mengakomodir sundial dan observatorium. Namun, tahap awalnya ditata seperti Taman Pintar di Yogyakarta. (uni)

info

HUT ke-7 KBPPP TEPAT 1 Maret lalu, Keluarga Besar PutraPutri Polri (KBPPP) memperingati HUT ke-7. KBPPP Kalimantan Barat melakukan berbagai kegiatan untuk memperingatinya. Empat kegiatan digelar untuk itu. Donor darah di Sekretaris Pengurus Daerah KBPPP Kalbar Jalan AR Saleh (BLKI) Komplek Rossana Terace Nomor 7B, 25 Maret. Jalan sehat dan sepeda santai di halaman Mapolda Kalbar Jalan Ahmad Yani, 28 Maret. Serta, syukuran HUT ke-7 dan pelantikan Pimpinan Resor KBPPP di pendopo gubernuran Kalbar, 30 Maret. (mde)

SIAP TEMPUR: Beragam perasaan mewarnai para siswa menjelang mengikuti ujian nasional (unas). Namun sejumlah siswa mengatakan “siap tempur”. MUJADI/PONTIANAK POST

15 Persen Tak Miliki KTP PONTIANAK – Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Pontianak Zufri Latif mengaku bahwa sampai saat ini tedapat sekitar 10 persen hingga 15 persen masyarakat Kota Pontianak belum ber-KTP. Beberapa penyebabnya yakni masih ada penduduk yang telah berusia 17 tahun yang belum membuat KTP dan masih ada sebagian penduduk yang menggunakan KTP seumur hidup. “Padahal sejak tahun 2007 sudah duberlakukan SIAK (sistem informasi administrasi kependudukan), oleh karena itu, untuk memudahkan masyarakat dalam hal pembuatan KTP dan akte kelahiran, Pemerintah Kota Pontianak menyediakan satu stand khusus, untuk melayani masyarakat, untuk pembuatan KTP dan akte kelahiran,” ujar Zufri kepada Pontianak Post, kemarin (23/3)

ditemui di sela-sela pameran pesona Kulminasi Matahari, di kawasan Tugu Khatulistiwa. Dinas Dukcapil sendiri telah mendirikan stand untuk mempermudah masyarakat yang akan membuat KTP serta akte kelahiran sepanjang pameran yang berlangsung 20 – 23 Maret tersebut. Mantan Camat Pontianak Kota tersebut mengatakan bahwa untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, hingga saat ini mereka kerap mengunjungi kelurahan yang ada di seluruh Kota Pontianak. Kunjungan mereka lakukan dua kali dalam setahun. “Begitu juga dengan adanya stand ini, selain berpartisipasi memeriahkan stand pemeran pesona kulminasi matahari, kita juga berharap bisa meningkatkan pelayanan dan mempermudah masyarakat untuk membuat KTP dan akte kelahiran, karena waktu pembuatan

lebih cepat,” ujarnya. Saat diwawancarai, Karyoto, 35, warga Jalan Selat Sumba, Kecamatan Pontianak Utara memberikan apresiasinya atas berdirinya stand pameran, yang khusus melayani masyarakat untuk pembuatan KTP dan akte kalahiran. “Awalnya saya hanya berniat mengajak keluarga berekreasi saja, tetapi setelah tahu ada stand pameran yang melayani pembuatan KTP, saya juga manfaatkan fasilitas yang ada untuk memperpanjang KTP saya, karena waktu pembuatan sangat singkat,” ungkap salah satu pengunjung stand milik Dinas Dukcapil tersebut. Meskipun sebetulnya biaya yang ditanggung mereka sama besar untuk pembuatan KTP di kelurahan dengan stand yang didirikan Dinas Dukcapil tersebut, keunggulannya adalah proses yang terbilang cepat. (ash)

Prihatin Kondisi Parit Bansir KETUA Komisi D DPRD Kota Pontianak Nanang Setiabudi menyoroti masalah sampah di Parit Bansir, yang kerap menjadi persoalan sepanjang Jalan Perdana, Kecamatan Pontianak Tenggara. Menurut dia, sampah yang berserakan di atas parit tersebut tentu akan mencemari keberadaan air. Sementara di sisi lain, tidak sedikit masyarakat yang mempergunakan sarana alam tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Legsilator Partai Demokrat ini mengimbau agar mayasarkat yang berada di sekitar Jalan Perdana untuk tak membuang sampah di atas parit. “Karena dengan perbuatan

teresebut akan mengotori air parit tersebut,” ungkapnya. Ia menganjurkan kepada ma­ syarakat setempat agar mencari solusi tepat untuk membuang sampah rumah tangga mereka. Misalnya, dengan meminta bantuan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak, untuk membuang sampahsampah tersebut pada tempat yang tepat. “Selama ini Dinas Kebersihan sudah menjalankan tugasnya dengan baik, akan tetapi masyarakatnya saja yang selalu membuang sampah sembarangan. Untuk itu, saya selaku tokoh masyarakat sangat berharap kesadaran masyarakat agar tidak

membuang sampah di atas parit,” imbaunya. Berkenaan dengan peringatan hari air sedunia, dia mengingatkan bahwa pembuangan sampah sembarangan sangat merugikan masyarakat. Ketika fungsi parit dalam dekade belakangan malah disalahgunakan sebagai tempat pembuangan sampah, maka masyarakat sepanjang bantaran parit turut menanggung akibatnya. Parit-parit yang semula dipergunakan untuk mandi serta mencuci, kini sudah tak dapat difungsikan demikian karena sampah-sampah yang telah mengotori parit. (sbr)

Kapolda Marah Razia Liar PONTIANAK – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalbar Brigadir Jenderal Polisi Erwin TPL Tobing marah besar dengan razia liar yang mengakibatkan kecelakaan maut di jalan Trans Kalimantan kilometer 13,5, belum lama ini. Hal ini diungkapkannya melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalbar Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Suhadi SW. Dia menegaskan hal tersebut terkait razia polisi kehutanan (polhut) dengan mencegat truk pengangkut kayu di wilayah tersebut. Suhadi menegaskan bahwa sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 264 berhak lakukan razia di jalan raya adalah polisi lalu lintas dan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) di bidang lalu lintas (lantas). “Yang berhubungan dengan itu adalah dinas perhubungan,” kata Suhadi. Jadi, lanjut Suhadi, di luar instansi itu, tak berhak mencegat kendaraan di jalan raya. Suhadi menyebutkan bahwa akibat pencegatan polhut terhadap kendaraan yang melintas tanpa disertai rambu, telah mengakibatkan dua peristiwa kecelakaan maut. “Korbannya tewas,” ujar dia. Menurut dia, kawasan Jalan

Trans Kalimantan yang begitu lengang menjadikan kendaraan para pengendara rata-rata berkecepatan tinggi. “Karena faktor sepi. Bila menghentikan kendaraan seketika bisa menjadi pengakibat sumber kecelakaan. Kendaraan di belakang bisa menabrak kendaraan di depannya. Ketika berhenti mendadak. Mengikuti perintah oknum polhut,” cerita Suhadi kembali. Suhadi mengingatkan bahwa alasan untuk memberantas praktik ilegal logging, bukan dengan mencegat kendaraan pengangkut kayu yang melintasi jalan raya. Namun langsung terjun ke lokasi praktik pembalakan. “Bila ingin memberantasnya,” kata dia. Menurut Suhadi, pihak polda juga banyak mendapat aduan masyarakat. Terkait razia oknum polhut tanpa atribut di jalan trans Kalimantan. Aduan itu dikirim melalui hotline polda, 7000112. Suhadi mengimbau masyarakat berkaitan razia tanpa prosedur, untuk tidak menghiraukan. “Razia tidak usah dilayani,” katanya. Dia menyebutkan bahwa razia tak sembarang melakukannya. Ada prosedur hukum yang mesti ditaati. “Kewenangan itu ada aturannya,” kata Suhadi. (stm)

Program Cadangan Pangan Kota Pontianak

Bantu 2 Ton Beras untuk 4 Masjid PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan memberikan bantuan sebanyak 2 ton beras pertahun bagi empat masjid yang ada di Kota Pontianak. Masjid-masjid tersebut tersebar di Kecamatan Pontianak Kota, Pontianak Selatan, Pontianak Barat, dan Pontianak tenggara. Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pontianak Hidayati mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan salah satu program cadangan pangan. Program yang digulirkan dalam rangka ketahanan pangan di tiap kecamatan. “Baru dilaksanakan tahun 2010 ini,” ujar Hidayati

ditemui usai melakukan rapat kerja bersama Komisi B DPRD Kota Pontinak, Senin (22/3) lalu. Hidayati menjelaskan bahwa persyaratan masjid yang mendapat bantuan adalah masjid yang telah mempunyai manajemen yang bagus. Di sisi lain, tentu saja dikarenakan sebagian besar penduduk yang ada di sekitar masjid tersebut masih terdapat banyak orang miskin. Program cadangan pangan dalam rangka ketahanan pangan di tiap kecamatan yang baru dilaksanakan tahun ini, dikatakan dia, mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 30 Tahun 2008. Menurut

Hidayati, bantuan ini bisa disalurkan pada masyarakat untuk kepentingan ketika terjadi bencana alam dan kejadian gizi buruk yang ada di kecamatan bersangkutan. “Cadangan beras yang diberikan kepada kelurahan sama dengan lembaga kemasyarakatan, dalam hal ini yaitu mesjid,” ujarnya. Sementara, dia menambahkan bahwa beras yang dibagikan pada masjidmasjid tersebut bisa dikelola untuk dijual. Namun diingatkan dia bahwa stok beras yang tersedia tidak boleh habis. “Khusus untuk Kecamatan Pontianak Timur dan Pontianak Utara, tidak mendapat bantuan dari Pemkot, karena akan

INTERNET

BANTUAN BERAS: Dalam waktu mendatang, beberapa masjid di Kota Pontianak bakal mendapat bantuan beras dari Pemerintah Kota Pontianak.

mendapat bantuan dari Pemerintah Propinsi (Kalbar),” paparnya. Hidayati mengaku bahwa ca­ dangan pangan yang akan diberi-

kan masih cukup kecil jumlahnya. Hal tersebut dikarenakan alokasi dana yang diberikan hanya Rp51 juta untuk tahun ini. (ash)


Pontianak Post 3 Juni 2008 2010 Pontianak Post Rabu Rabu 24 Maret

pigura

Manfaatkan Peluang Investasi KETUA Komisi B DPRD Kabupaten Pontianak Safrudin Aksa meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pontianak memfasilitasi investor yang akan menanamkan modalnya di daerah ini. Selain itu, dia mengingatkan bahwa dituntut pula untuk mendukung dan mempersiapkan infrastruktur demi mendorong masuknya investor. “Pemda mestinya memanfatkan peluang investasi itu dalam bentuk kerjasama yang lebih serius, berikut memfasilitasi investor yang akan menggarap lahan pertanian di Kabupaten Pontiana.,” pinta dia. Diakui Legislator Fraksi Gohan tersebut, meskipun sudah sebagian besar lahan pertanian kini berada di wilayah Kabupaten Kubu Raya, setelah pemekaran kabupaten tersebut, bekas Kewedanaan Mempawah ini dinilanya masih kaya akan potensi pertanian. “Manfaatkan dengan baik dan realisasikan kerjasama dengan invstor itu,” ajak dia. Ketua Komisis B ini mengimbau agar Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pontianak dapat menambah luas wilayah lahan pertanian di Bumi Galaherang ini. Sebab, luas lahan dan potensi pertanian yang dimiliki, menjadi daya tarik tersendiri untuk mendatangkan investor di suatu daerah. “Pembukaan lahan pertanian baru harus lebih dimaksimalkan,” sarannya. Dia menegaskan agar tak terdengar lagi proyek percetakan sawah baru yang gagal. Selain masalah lahan, dia meminta agar Dinas Pertanian dan Peternakan dapat mempersiapkan infrastruktur pertanian, serta mempermudah pelayanan, termasuk perizinan. “Dengan begitu, keunggulan yang ada akan menjadi daya tarik investor dalam berinvestasi,” tuntasnya. (ham)

dompet peduli

Bunaiyah Butuh Bantuan Bunaiyah binti Kasim, warga Gang masjid Khariyah RT 04 RW 02 Kelurahan Sui Pinyuh menderita ca nasofaring ke KGB leher (benjolan di leher telinga kanan). Sesuai kesimpulan Dr Henky Hartono SpPA menyebutkan penyakit itu nasopharynx, biopsy: Undifferentiated carcinoma (WHO type III). Sebagai keluarga kurang mampu mengharapkan bantuan dari donator dan dermawan untuk membantu biaya pengobatan. Bagi dermawan yang menyumbang silakan melalui rekening BRI No 3620-01-00116653-3 an Hamdan Pontianak Post Biro Pinyuh. Setiap penyumbang dimohon sms ke hp 085252113629. (ham) Penyumbang 23 Maret - Donatur Pinyuh Rp 100.000 - Hamba Allah (staf BLH) Rp 100.000 -------------------------------Jumlah Rp 4.585.200 Siapa menyusul?

Tingkatkan Pengawasan Siswa

PINYUH MEMPAWAH- Kepada setiap orang tua murid, diimbau meningkatkan pengawasan terhadap putra-putri mereka untuk lebih tekun belajar. “Kalau dapat dilaksanakan dengan baik, bukan tak mungkin hasil ujian nasional (Unas) di Kabupaten Pontianak bisa tembus seratus persen,” ujar Drs Rubijanto, Wakil Bupati. Tak hanya itu, Rubijanto juga

23

optimis tingkat kelulusan tahun ajaran 2009-2010 mengalami peningkatan. “Keyakinan saya, tingkat kelulusan siswa mampu mencapai seratus persen. Karenanya, pihak sekolah dan orang tua diminta meningkatkan pengawasan dan kontrol terhadap anak-anaknya,” ungkap Wakil Bupati. Lebih jauh, Rubijanto menepis

anggapan miring terhadap anjloknya tingkat kelulusan di Kabupaten Pontianak. Sebab, bercermin dari hasil try out yang terbukti hanya meluluskan kurang lebih 60 persen siswa perserta ujian 2010. “Try out itu tidak dapat dijadikan tolok ukur kelulusan. Try out itu hanya latihan soal dan persiapan yang diberikan kepada siswa sebe-

lum mengikuti Unas,” pendapatnya. Justru, imbuh H Rubijanto, melalui kegiatan try out tersebut dapat dijadikan bahan evaluasi terhadap tingkat penguasaan ilmu pengetahuan siswa. Sebab, dari hasil try out terlihat dimana letak kekurangan dan kelebihan siswa dalam menguasai materi pelajaran yang diberikan di sekolah.(ham)

Panitia Lelang Dituntut Setahun

Hamdan/Pontianak Post

LANJUTAN: Pimpinan DPRD Kabupaten Pontianak berbincang-bincang dengan anggota usai pengesahan tata tertib. Perbincangan berupa agenda lanjutan yang akan dikerjakan wakil rakyat di Kabupaten Pontianak.

Suharjo Lie: Pengunduran Dirinya Tak Pernah Dibahas MEMPAWAH- Ketua MABT Kabupaten Pontianak, Drs Suharjo Lie yang juga Sekjen MABT Kalbar, mengatakan rapat pada 23 Januari 2010 tidak benar membahas masalah pengunduran dirinya. Pernyataan tersebut sebagai klarifikasi eks Ketua DPP MABT Kalbar Ir Harso Utomo Suwito, yang dimuat koran ini, Selasa (23/3 2010). “Yang benar adalah, rapat dilaksanakan tanggal 23 Januari 2010 sesuai dengan Surat DPP MABT Kalbar No 20/DPP-MABT/IN/I/2010, tanggal 5 Januari 2010 prihal membahas AD/ART dan keluhan dan keritikan atas langkah-langkah Ketua Umum MABT Kalbar, sebagaimana tertuang dalam berita acara notulensi sidang yang dihadiri oleh

semua Ketua DPD-DPD MABT se Kalbar. Sidang diketuai oleh Ir Acui Simanjaya dan saya sebagai selaku sekretaris,” jelas Suharjo Lie. Dari pertemuan itu disampaikan kritikan-kritikan dari masing-masing DPD mengenai langkah-langkah eks Ketua Umum DPP MABT yang dinilai melanggar AD-ART, termasuk diantaranya masa jabatan lima tahun tanpa didasari AD-ART (disampaikan DPD MABT Sanggau). Persoalan lainnya, berupa penerbitan mandat dari DPP MABT kepada Sumian dan Promensius yang akhirnya terbentuk kepengurusan DPD MABT Kota Singkawang. (disampaikan DPD MABT Kota Singkawang). Mengenai pengunduran diri Sekjen MABT Kalbar yang pernah disampai-

kan langsung dalam forum sidang (23/1) sama sekali tidak mendapat tanggapan dari para peserta sidang dan eks Ketua Umum MABT Kalbar. “Tidak benar, kalau sidang itu membahas mengenai pengunduran diri saya sebagai Sekjen MABT Kalbar,” tegas Suharjo Lie mengklarifikasi. Karena masih ada beberapa persoalan yang juga ikut dibahas sidang. Seperti masalah intervensi, masalah tuduhan kepada Sekretariat DPD MABT Singkawang. Juga masalah tanda tangan Sekjen yang di scanner. Penggunaannya ada yang konfirmasi dan ada yang tidak konfirmasi. Masalah lain juga turut dibahas penyebutan kata China oleh eks Ketua Umum MABT. (ham)

MEMPAWAH- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Mempawah menuntut terdakwa Purwanto dengan ancaman satu tahun penjara. Tuntutan dibacakan dalam sidang lanjutan kasus pungutan liar (Pungli) Dinas PU Kabupaten Pontianak, Senin (22/3) di Pengadilan Negeri Mempawah. Sidang yang dipimpin hakim pengganti Melda SH dan hakim anggota, Ella Nurlela SH berlangsung kurang lebih satu jam. Terdakwa Purwanto didampingi penasehat hukumnya, Rudi Priyanto SH menyimak 36 lembar halaman tuntutan yang dibacakan oleh jaksa, Amanda, SH dalam persidangan tersebut. “Berdasarkan keterangan saksisaksi dan fakta persidangan, terdakwa Purwanto selaku ketua panitia lelang Dinas PU Kabupaten Pontiaank dituntut pidana satu tahun penjara atas pungli pengambilan dokumen lelang proyek. Terdakwa Purwanto juga dikenakan denda sebesar Rp 2 juta atau subsider tiga bulan kurungan,” tegas Amanda membacakan tuntutannya. Menurut Amanda, tuntutan yang disampaikan pihaknya berdasarkan beberapa pertimbangan. Yakni, berdasarkan hasil pemeriksaan barang bukti dan saksi-saksi dalam persidangan. Terbukti, hasil pembayaran dokumen lelang yang dilakukan terdakwa sebesar Rp 2, 2 juta, bertentangan dengan ketentuan pasal 47 ayat (6) keppres nomor 80 tahun 2003. “Perbuatan terdakwa terbukti melanggar ketentuan pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor

31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana dirubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan UU Nomor 31. Perbuatan terdakwa menikmati uang sebesar Rp 2, 2 juta merupakan keuntungan,” ulasnya. Karenanya, imbuh Amanda, atas pertimbangan dan fakta hukum selama persidangan, maka jaksa menilai terdakwa Purwanto secara sah dan terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain. “Terdakwa secara melawan hukum, memaksa seseorang melakukan sesuatu untuk membayar sejumlah uang. Hal tersebut telah melanggar ketentuan pasal 12 huruf e UU Nomor 31 tahun 1999 tentang tipikor sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 Jo pasal 64 ayat (1) KUHP,” pendapatnya. Dilain pihak, Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Rudi Priyanto SH menilai pasal yang diterapkan jaksa dalam tuntutannya tidak tepat. Sebab, jika dikaitkan dengan unsur pidana korupsi, maka kasus pungli tersebut tidak masuk dalam ranah korupsi. “Sah-sah saja jaksa menyampaikan tuntutannya. Namun, pasal yang dituntutkan tidak tepat. Sebab, unsur korupsi sebagaimana disebutkan dalam pasal 2 UU Nomor 31 1999, adalah setiap orang melawan hukum menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan merugikan keuangan negara atau perekonomian negara,” bebernya. (ham)

PKBMKB Bagikan 800 Paket Sembako 4Jangan Terlena dan Berpangku Tangan MEMPAWAH- Perkumpulan Keluarga Besar Mempawah Kalimantan Barat (PKBMKB) di Jakarta menggelar kegiatan sosial, Minggu (21/3) di Gedung Thien Hiew Mempawah. Sedikitnya 800 paket sembako dibagikan kepada masyarakat miskin di Kecamatan Mempawah Hilir dan Timur. “Kegiatan sosial pembagian sembako ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan PKBMKB. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan

berbagi rasa kami kepada masyarakat Mempawah yang masih membutuhkan,” kata Ketua PKBMKB, Asehan Lardiwinata disela-sela kegiatan. Dikatakannya, kegiatan sosial tersebut biasanya dilakukan sebanyak dua kali dalam satu tahun. Yakni pada bulan Maret dan Juli mendatang atau disesuaikan dengan perayaan hari besar disaat momentum pulang ke kampung halaman di Kota Mempawah.

“Kita mengambil momentum pada saat pulang kampung dan berkumpul bersama putra daerah Mempawah yang merantau di Jakarta. Kami sangat senang atas antusias masyarakat terhadap ke-giatan sosial ini,” tuturnya. Kedepan, dia berencana akan menambah kegiatan-kegiatan sosial yang dilaksanakan PKBMKB untuk masyarakat Kota Mempawah. Tidak hanya membagikan sembako saja, melainkan membangun infrastruktur pendidikan yakni gedung sekolah untuk anak-anak miskin dan kurang mampu.

“Kami bangga dan bahagia karena dapat berbagi dan menyisihkan sedikit rezeki untuk masyarakat di Kota Mempawah yang lebih membutuhkan. Rencananya, kami juga akan melakukan kegiatan sosial di bidang pendidikan. Kami akan membangun sebuah sekolah untuk masyarakat miskin, agar anak-ananya dapat bersekolah,” harapnya. Dilain pihak, Wakil Bupati Pontianak, Drs H Rubijanto menyambut baik kegiatan sosial pembagian sembako yang dilakukan PKBMKB.

Kegiatan sosial ini membuktikan betapa besar kepedulian dan pengabdian PKBMKB terhadap masyarakat dan daerah khususnya Kota Mempawah. “Patut menjadi teladan. Para perantau yang tergabung dalam PKBMKB ini masih peduli dan berbagi dengan masyarakat yang kekurangan dan membutuhkan bantuan. Bila perlu. setiap tahun bantuan yang diberikan bertambah. Namun, bukan jumlah penerima bantuanya yang bertambah, melainkan kualitas bantuan yang diberikan,” pinta Rubijanto. (ham)


KOMUNIKASI BISNIS

6

Pontianak Post 24 Maret Pontianak PostRabu Rabu 3 Juni2010 2009

Advertorial

Seluler

Nokia Kembangkan Ponsel X2 SUKSES mengenalkan Nokia X3 dan X6, kini Nokia dikabarkan sedang mengembangkan ponsel terbarunya Nokia X2. M e nariknya, ponsel ini disebutkan siap mengisi pasar ponsel segmen low-end di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia yang menjadi salah satu size market produk perusahaan ini. X2 recananya dilepas dengan harga yang terbilang murah. Seperti dilansir UberGizmo, Senin 22 Maret, ponsel ini dilega dengan kisaran Rp1 juta atau di bawahnya. Maklum, fitur yang disematkan di X2 sangat terbatas, di antaranya, hanya didukung konektivitas Bluetooth dan didukung jaringan quad-band GSM support. Hanya saja, spesfikasi itu belum jelas. Sebab, p[pihak Nokia juga belum merinci spesifikasi generasi X ini. Yang pasti, ponsel seri X milik Nokia dilengkapi dengan sejumlah layanan yang siap memanjakan pengguna. Di Indonesia Nokia X6, dibundel dengan layanan Comes With Music. Nokia menghadirkan sekitar tiga juta lagu yang bisa didownload secara cuma-cuma oleh penggunanya. (bs)

kamera

Kompak Sony Usung DSLR PERANG teknologi tidak hanya terjadi di kelas telepon seluler. Perang di kelas kamera juga terjadi. Lihat misalnya langkah yang diambil pihak Sony. Perusahaan tersebut belum lama ini menyebarkan video menarik. Isinya berupa promosi konsep kamera digital terbaru. D a r i segi desain kamera ini masuk kategori kompak. Kamera ini menjanjikan kekuatan Digital Single Lens Reflex (DSLR) dalam bingkai ultrakompak. Berdasarkan iklan yang ada, perangkat itu tidak sekaliber profesional, tetapi memiliki layar sentuh LCD lebar dengan fitur antar muka yang halus. Kamera itu terlihat sebagai anggota keluarga Alpha. Yang sangat unik adalah kamera tersebut akan dikemas dengan dukungan sensor Exmor APS HD CMOS. (ic)

teknologi

WePad: Tablet PC Coba ‘Bunuh’ iPad SEJAK iPad milik Apple dikenalkan awal Januari lalu, langsung memacu sejumlah perusahaan untuk menggelontorkan produk serupa untuk kelas tablet PC. Produk-produk itu di antaranya X2 iTablet, Haleron iLet Mini Hal, iiView ViewPad dan masih banyak lagi. Kali ini, malah dikenalkan satu lagi yang diberi nama We P a d . Produk ini disebut menjadi pesaing iPad atau juga “pembunuh” iPad karena di websitenya sendiri, mereka mencoba dengan terangterangan membandingkan WePad dengan iPad. Tablet PC buatan Jerman ini, jika dilihat dari spesifikasinya lebih unggul dari iPad, mulai dari ukuran layar yang lebih besar, prosesor lebih kencang serta koneksitas yang lebih banyak. WePad memang lebih berat dan lebih besar dari segi ukuran tetapi kalau bicara spesifikasi dan fitur, memang WePad lebih unggul. (ot)

Sekolah Tunas Bangsa 4 Toddler (2 Th), Playgroup, TK, SD, SMP dan SMA 4Pendaftaran Gelombang II: 1 Maret-30 April dahulu. Misalnya, mengayunkan tangan saat berjalan. Pusat kontrol saraf yang lain adalah otak kecil yaitu bagian yang mengatur pergerakan seluruh tubuh. Otak kecil adalah sistem saraf pusat yang terdapat di belakang bawah otak besar. Pusat kontrol yang ke empat adalah batang otak yang menghubungkan otak dengan jaringan saraf. Pusat kontrol ini bertanggungjawab dalam menyeleksi informasi dan membiarkan otak bereaksi sesuai kebutuhan. Sedangkan pusat kontrol saraf terakhir adalah jaringan saraf yang merupakan jalur transmisi bagi pesan-pesan yang datang menuju otak. Secara umum, kemampuan motorik dibagi menjadi motorik kasar dan halus. Disebut motorik kasar bila gerakan yang dilakukan meli-

batkan sebagian besar bagian tubuh. Karena itu biasanya memerlukan tenaga karena dilakukan oleh otototot yang lebih besar. Misalnya saja, berlari, berjalan dan melompat. Disebut motorik halus, bila hanya melibatkan bagian-baguan tubuh tertentu saja dan dilakukan oleh otot-otot kecil. Karena itu, gerakan ini tidak begitu memerlukan tenaga, akan tetapi membutuhkan koordinasi yang cermat. Misalnya benda dengan hanya menggunakan ibu jari dan telunjuk saja, menggunting

maupun meronce. Pada usia 3 tahun, sesuai dengan perkembangannya, anak umumnya sudah menguasai sebagian besar keterampilan motorik kasar, sementara motorik halus sudah mulai berkembang. Informasi lebih lanjut, hubungi alamat sekolah kami: Jl. Arteri Supadio, Km.2 Kabupaten Kubu Raya. Telp (0561) 725555, hotline: 0811565553, website : www. tunasbangsa.sch.id, e-mail: info@ tunasbangsa.sch.id.(biz)

Binawa Herbal Hadir di Pontianak Indonesia Kemungkinan 4Dapatkan Segera di Toko Obat Terdekat JAMU Binawa Herbal telah hadir di Kota Pontianak. Binawa Herbal 100 persen terbuat dari ekstrak herbal, asli tanpa bahan kimia dan efek samping. Binawa Herbal dipercaya bisa mengobati dan mencegah berbagai penyakit. Antara lain stroke, kolesterol, asam urat, rematik, pegal linu, nyeri sendi, lemah syahwat, diabetes, anti kanker, daya ingat, hipertensi, maag, pemulihan kembali setelah operasi, ambein, mengembalikan elastisitas vagina, pek tay atau keputihan, mengurangi lendir, gatal-gatal, bau tak sedap, menghilangkan nyeri saat haid, bersih darah, dan lain-lain. Binawa Herbal kapsul dengan

Badan TR 313 101196, dipercaya mampu mengatasi masalah kesehatan

Anda selama ini. Gampang untuk mendapatkan produk Binawa Herbal, karena tersedia dibanyak toko obat terkemuka di Kota Pontianak. Diantaranya Toko Obat Jenaka Jalan Ahmad Dahlan No.105 C, Toko Obat Sinar Abadi Jaya Jalan Gajahmada No.37, Toko Obat Sinar Abadi Jalan Gajahmada No.127, Toko Obat Asia Jalan No.70 F, Toko Obat Jalan Gajahmada No.11 Pasar Flamboyan, Toko Obat Sari Vita Jalan Patimura BC No.27, Toko Obat Rezeki Jalan Gajahmada Blok C No.8, Toko Obat 168 Jalan Komyos Sudarso No.9 Jeruju, Toko Obat Segi Delapan Jalan H Rais A Rahman No.5 A Sungai Jawi. Informasi lebih lanjut langsung hubungi call centre 0813-9369-5696. (mde/biz)

Nissan Segera Luncurkan Murano Diesel Canggih SEJAK diperkenalkan di Eropa 2008 lalu, generasi kedua Nissan Murano menduduki tempat unik di pasar kendaraan crossover premium lewat desain, suasana kabin mewah dan performanya yang mengasyikkan. September nanti, Murano akan lebih memikat dengan bergabungnya varian mesin diesel. Hadirnya Murano diesel akan berlangsung bersama pengenalan empat anggota keluarga di jajaran crossover, sementara untuk Juke menyusul setelah perkenalan Qashqai facelift. Mesin Nissan empat silinder 2.5 liter dCi yang telah disempurnakan dan dipasangkan pada Murano nanti, menghasilkan perpaduan torsi lebih baik, dan pengurangan terhadap emisi dan konsumsi bahan bakar yang sejalan dengan tren pasar Eropa saat ini. Mesin berkode YD25 ini sanggup menghasilkan 190PS dan torsi sebesar 450Nm. Mesin menggunakan teknologi injeksi langsung yang beroperasi pada tekanan 2.000 bar yang sebelumnya 1.800 bar. Peningkatan tekanan ini menghasilkan atomisasi bahan bakar yang lebih halus sehingga pembakaran menjadi lebih sempurna. Kepala silinder baru dengan port paralel, meningkatkan efisiensi pusaran pada proses pembakaran, melancarkan aliran pada saluran intake dan exhaust, sementara variable nozzle turbo (VNT) baru dengan kontrol elektrik, diadopsi untuk

PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar Bulan MARET 2010 Patokan Harga / kg tBS kelaPa SaWit ProDukSi Petani kalBar SBB : • Umur Tanaman 3 tahun Rp. 957.46,• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.030.60,• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.105.96,• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.144.59,• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.183.91,• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.222.54,• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.261.86,• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.301.73,Harga Kernel/Kg : Rp. 2.876.94,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 85.79 % TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

Harga CPO/ Kg Rp. 6,463.52 (tidak termasuk PPN)

susunan saraf pusat yang berfungsi mengatur dan mengontrol semua aktivitas fisik dan mental. Aktivitas anak terjadi di bawah kontrol otak. Secara berkesinambungan, otak terus mengolah informasi yang dia terima. Bersamaan dengan itu, otak bersama jaringan saraf yang membentuk sistem saraf pusat yang mencakup lima pusat kontrol akan mendiktekan setiap gerak anak. Dari ke lima pusat kontrol, otak besar merupakan pusat kontrol yang paling berkembang. Di dalam otak besar, informasi penginderaan diterima dan diproses. Pusat kontrol saraf yang lain, basal ganglia merupakan kumpulan sel saraf di dalam sistem saraf pusat. Basal ganglia ini yang menyebabkan seseorang bergerak tanpa direncanakan terlebih

MASA lima tahun pertama anak adalah masa emas bagi perkembangan motorik anak. Motorik adalah semua gerakan yang mungkin dilakukan oleh seluruh tubuh. Sedangkan perkembangan motorik diartikan sebagai perkembangan dari unsur kematangan dan pengendalian gerak tubuh. Perkembangan motorik ini erat kaitannya dengan perkembangan pusat motorik di otak. Keterampilan motorik berkembang sejalan dengan kematangan saraf dan otot. Oleh karena itu, setiap gerakan yang dilakukan anak, sesederhana apapun itu, sebenarnya merupakan hasil pola interaksi yang kompleks dari berbagai bagian dan sistem dalam tubuh yang dikontrol otak. Jadi, otaklah, sebagai bagian dari

Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Lembar

FOTO IST

LEBIH MEMIKAT: Nissan Murano akan lebih memikat dengan bergabungnya varian mesin diesel, yang akan diluncurkan pada September mendatang.

mendapatkan respons yang lebih cepat dibanding sistem hidrolis lawas. Mesin ini dilengkapi juga dengan diesel particulate filter (DPF) yang menjadikan Murano mampu menyandang predikat standar emisi Euro5. Hanya ada satu pilihan transmisi yaitu otomatis 6-speed yang menyajikan perpindahan gigi yang halus tanpa terputus. Selain itu, fitur lock-up pada transmisi otomatisnya telah diprogram agar tenaga mesin tersalur dengan optimal sehingga lebih responsif namun tetap hemat bahan bakar. Selain itu dilengkapi juga dengan

MINGGU KE 3 MARET 2010

Harga

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

KONTAK Tani Nelayan Andalan (KTNA) mengingatkan kemungkinan tahun ini Indonesia bisa mengimpor beras jika tidak melakukan upaya peningkatan produksi secara maksimal. Ketua KTNA Winarno Tohir di Jakarta kemarin mengatakan, angka ramalan I Badan Pusat Stistik (BPS) yang menyebutkan produksi padi nasional 2010 naik 0,88 persen dibanding tahun lalu merupakan peringatan, karena peningkatan tersebut dibawah target nasional 3,2 persen. “Ini merupakan peringatan agar kita bekerja keras untuk meningkatkan produksi,” katanya. Apalagi, tambahnya, menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) disebutkan pada akhir Maret ini akan memasuki musim kemarau. Kalau ramalam BMKG tersebut benar, lanjutnya, maka bisa dipastikan 60-70 persen kemungkinan Indonesia harus mengimpor beras.    Sementera itu, musim tanam 2009/2010 mengalami kemunduran 1 hingga 2 bulan sehingga dikuatirkan berdampak pada musim panen 2010. Karena itu, Winarno menyatakan, harus ada upaya memanfaatkan waktu musim rendeng yang masih tersisa beberapa hari ini. Pada kesempatan itu, dia juga menyatakan, selain produksi dalam negeri yang peningkatannya tidak signifikan, kondisi stok pangan di dunia saat ini yang rendah juga perlu diwaspadai. Di sejumlah negara, menurut dia, tingkat produksi pangan lebih rendah dibandingkan kebutuhan untuk memenuhi konsumsi rakyatnya, seperti di India, Paksitan, ataupun China. Bahkan, lanjutnya, India telah menyatakan untuk mengimpor beras dari Indonesia sebanyak 240 ribu ton padahal sebelumnya negara tersebut justru mengekspor beras ke sini. “Jika Indonesia sampai mengimpor beras maka tidak akan begitu gampang memperoleh barang karena negara-negara eksportir pun kini memilih untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” katanya. Winarno menyatakan, sejumlah upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan produksi pangan nasional seperti dengan pengaturan pola tanam dari padi-padi-palawija menjadi padipalawija-padi.(mi)

Lawan China, Google Pindah ke Hong Kong

NO.

4.500,18.500,35.000,70.000,37.000,60.000,14.500,5.700,5.600,4.100,5.800,5.700,7.500,20.000,-

ASC (Adaptive Shift Control) yang mampu menyesuaikan perpindahan gigi sesuai dangan gaya dan karakter pengemudinya. Salah satunya untuk mempertahankan pada gigi lebih rendah guna menambahkan efek pengereman mesin (engine brake). Setelah diolah oleh transmisinya, tenaga mesin kemudian disalurkan pada sistem penggerak all-wheel drive ALL MODE 4x4 canggih yang secara otomatis akan menyalurkan daya ke roda belakang saat roda terdeteksi kehilangan traksi maupun stabilitas. (*/r)

GOOGLE berhenti melakukan sensor di China dan menggeser mesin pencarinya. Manuver itu untuk menyiasati aturan dan mendapat keuntungan di pasar yang eksplosif negara itu. Keputusan itu muncul setelah antara perusahaan internet paling kuat di dunia itu dengan pemerintah dengan negara yang penduduknya paling padat itu menemui jalan buntu. Masih belum jelas apakah solusi Google itu akan memecahkan kebuntuan yang dimulai sejak 12 Januari, ketika Google menyatakan tidak akan mematuhi lagi persyaratan pemerintah China dengan menghilangkan beberapa hasil pencarian di internet. Pengunjung ke layanan lama Google China, Google.cn kini diarahkan ke layanan berbahasa China yang berbasis di Hong Kong, di mana Google tidak menyensor hasil pencarian. Halaman Hong Kong itu digembar-gemborkan saat terjadi pergeseran pada Senin (22/3) lalu dengan tulisan “Selamat datang di rumah baru Google Search di China.” Situs ini juga mulai menampilkan hasil pencarian dalam karakter China yang disederhanakan dan digunakan di daratan China. Namun hasil pencarian tidak semua dapat diakses di China, karena filter pemerintah negara itu membatasi link yang dapat diklik. Google berencana untuk tetap mempertahankan insinyur dan kantor pemasaran di China dan terus menjual iklan dari mesin pencari versi bahasa Chinanya. (ito)

PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK komoditi

Harus Impor Beras

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

SATUAN HARGA NAMA BARANG BAHAN KEBUTUHAN POKOK Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai

KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS KG KG

KET.

6.400 7.200 10.750 Luar Negeri 12.000 9.000 70.500 Kualitas A 18.875 33.750 14.300 7.975 24.925 3.875 900 7.125 8.250

NO.

DEPOSITO RUPIAH / DOLLAR AS SATUAN HARGA

KET.

BANK (Rp)

1 bln (%) 3 bln(%) 6 bln (%) 12 bln (%)

BAHAN KEBUTUHAN POKOK 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

1.175 27.250 12.000 45.500 14.000 12.250 2.375 3.000 29.350 32.250 15.250

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar

Bank Panin

8,00

8,00

8,00

8,00

Bank Muamalat

--

--

--

--

Bank Centradana Kapuas

8.25

8.25

8.25

8.25

BPR Lokadana

7,5%

8.5%

9,5%

10,5%

* (Nisbah utk Nasabah)


Pontianak Post

KOMUNIKASI BISNIS

Rabu 24 Maret 2010

Berkat Seabuckthorn, Leverku Normal Kembali HEPALITIS B atau pe­ ngerasan hati yang diderita Ismanto Wahyu Wibowo, SE nyaris me­renggut se­ galanya. “Sungguh, saya tak membayangkan bisa berumur panjang. Berbi­ lang bulan saya tersiksa, meraung-raung kesakitan. Sekujur tubuh sakit se­ mua,” kala Ismanto. Berbagai pengobatan slain perawatan di rumah sakitpun sudah dia jalani. Hasilnya tidak banyak membantu. “Alhamdulillah, akhirnya Tuhan menyelamatkan nyawa saya lewat Seabuckthorn. ramuan tradisional China lewat ahli pengobatan China. Husein Karlawijaya, di Perumahan Muara Karang blok B4 Baral No. 45 Jakarta Utara. Sekarang, saya bisa beraktivitas kembali dan penuh percaya diri,” kata bujangan berusia 27tahun ini. Begitu merampungkan kuliahnya dari Fakullas Ekonomi Universitas Mercu Buana Jakarta tahun 1998, Ismanto langsung bekerja di salah satu peru­ sahaan ekspedisi di daerah Tanjung Periuk Jakarta Utara. Di sinilah dia membangun karir hingga dipercaya memegang salah salu posisi penting di perusahaan swasta tersebut. “Cuma kerjanya benar-benar luar biasa melelahkan, stamina saya benar-benar terkuras. Selain makan tidak teratur, tidak jarang saya di rumah sampai tengah malam, bahkan dini hari karena tak bisa tidur. Paginya di­ tunlut harus masuk kerja tepat waktu sesuai jadwal wajib absen. Sungguh, tidak jarang, saya cuma bisa tidur dua jam sehari semalam,” kata warga Jl Persatuan Fatmawati Jakarta Selatan itu. Tanpa disadari, awal Januari200l, dia rasakan ba­ dannya kurang enak. Panas dingin seperti demam. Lalu dia atasi dengan obat-obatan yang dijual bebas di warugn-warung, tidak seperti biasanya langsung reda. Kali ini, sakitnya makin hari makin menjadijadi. “Pandangan saya mulai berkunang-kunang, kepala pun makin sakit.” ujar Ismanto. Setelah menjalani perawatan dua minggu tidak ada perubahan, Ismanto minta pulang saja ke rumah­ nya dan berobat jalan sambil mencari pengobatan alternatif. Di rumah, dia akui, kondisinyamalah kian parah. Selain asam lambungnya tinggi, sakit kepalanya makin menjadi-jadi. Selain itu, air liurnya menetes terus dari bibirnya dan kalau makan, dia pasti muntah. Di samping itu, diakuinya, dia tidak bisa berpikir. “Siang malam saya meraung-raung kesakitan di kepala dan sekujur tubuh. Sungguh, saya sudah membayangkan tidak akan berumur panjang. Namun demikian saya tetap berdoa, agar diberi kesembuhan.Alharndulillah, memasukiApril 2001, Tuhan mempertemukan saya dengan Seabucthorn, ramuan tradisional China,” kata Ismanto. Alamat praktik Shinse Husein: Perumahan Muara Karang blok B-4 Barat No.45 Jakarta Utara, telp (021) 6678649. Konsultasi gratis hubungi: 0816903378 dan obat bisa juga didapatkan: Sinar Mutiara Jl. Gajahmada No. 3, telp (0561) 738566 - 7061088 Pontianak. Penyalur: TO Mulia Jl. A Yani Sanggau Kapuas. TO Tiara Jl. Jendral Sudirman Sintang. TO Swallow Jl. Koper Makmur Singkawang. TO Aman Jl. Mohiamad Hambal Pemangkat Singkawang. TO Ceria Jl. Fasar Baru Sei Pinyuh. TO Duri Jl. Raya Sei Duri. TO Tulus Budi Jl. A Yani Ketapang. TO Sinar Abadi Jaya Jl. GajahmadaPontianak. Ijin praktik Depkes No. 1.3.01.3175.091.(biz)

otomotif

Secanggih Motor Eropa BANYAK yang memandang remeh sepeda mo­ tor bukan merek Jepang dengan berbagai alasan, termasuk model dan kualitas. INILAH.COM mencoba menepis itu dengan menjajal TVS RockZ. Dua kata yang bisa digambarkan untuk RockZ, yaitu canggih dan irit. Mesin 125cc yang diusung RockZ ternyata cukup responsif ketika dikenda­ rai pada kecepatan rendah dan kecepatan tinggi. Dengan speedometer digital, akan memberikan tampilan yang lebih terang dan atraktif. Ini tentu saja akan membantu navigasi para pengendara di waktu malam. Sensor penunjuk kecepatan yang terpasang di atas bak mesin (crankcase), akan mendeteksi kecepatan dan segera mengirim sinyal ke speedometer melalui CDI. Fitur i-econo di motor ini cukup membantu pengendara untuk mengendarai pada kecepatan normal dan tentu saja fitur ini membantu menghe­ mat bahan bakar dengan mengingatkan pengen­ dara untuk tidak ngebut. RockZ juga terhitung irit dengan kecepatan rata-rata 50 km per jam, satu liter bensin cukup untuk jarak 49 km. Suaranya yang halus saat dikendarai menjadi kelebihan lain RockZ. Knalpot RockZ yang berbentuk segitiga juga membuat penampilan motor ini berbeda karena tidak dimiliki motor sejenis. Alasan motor ini diberi nama RockZ adalah karena fitur sistem musik yang pertama untuk sepeda motor di Indonesia. Melalui fitur ini, pengendara dapat memainkan lagu favorit (dalam format MP3) dari port USB dan juga mendengar­ kan siaran radio pada gelombang FM. INILAH. COM pun mencoba menyalakan musik dengan volume keras. Banyak pengendara sepeda motor yang lain menoleh ke RockZ. “Ini motor yang ada musiknya itu ya, mas?” tanya seorang pengendara motor. Namun, fitur ini ada baik dan buruknya. Baiknya adalah bisa menikmati hiburan sepanjang perjalanan. (tom)

Advertorial

Axioo Extended Warranty Perlindungan Plus bagi Pengguna Axioo

AXIOO kembali meluncurkan program terbaru sebagai komitmen terhadap kepuasan pengguna setia produk Axioo. Program yang diberi nama ‘Axioo Extended Warranty’ ini akan menjamin layanan purna jual dalam periode waktu yang lebih panjang dari biasanya. Waktu garansi yang lebih lama akan membuat pengguna merasa tenang segala resiko terhadap produk tersebut. Secara harfiah, Extended Warranty adalah perpanjangan masa garansi resmi dari vendor kepada pengguna dengan persyaratan tertentu. Perpanjangan ini meliputi penggantian spare-parts dan jasa pekerjaan. Sedangkan persyaratan

mengikuti klausa garansi resmi standar pada produk tersebut. Misalnya, komponen baterai tidak termasuk yang dijamin dalam program ini. Extended Warranty juga hanya berlaku pada produkproduk Axioo yang baru dibeli setelah program ini berlaku.

nal sebagai berikut: Netbook voucher Rp250.000, Notebook voucher Rp500.000 dan Notebook voucher Rp650.000. Untuk mengikuti program ini, setiap pembelian Notebook Axioo pengguna dapat langsung membeli voucher pada dealer resmi.

Skema program Extended Warranty adalah sebagai berikut: SEGMEN

SERIES

STANDAR

PERPANJANGAN

Netbook Notebook Notebook

PICO NEON ZETTA

1 (satu) tahun 1 (satu) tahun 1 (satu) tahun

1 (satu) tahun 2 (dua) tahun 2 (dua) tahun

Untuk mengikuti program ini, pada saat pengguna membeli Axioo dapat membeli voucher Extended Warranty dengan nomi-

TOTAL GARANSI 2 (dua) tahun 3 (tiga tahun) 3 (tiga tahun)

Setelah itu mendaftarkan/registrasi produk ke situs: www. axiooworld.com/extend secara lengkap.

jangka panjang pula. Free Extended Warranty, khusus Axioo di Kalimantan Barat. Dapatkan promo super dari Axioo- Free Extended Warranty, bagi setiap pembelian Axioo dengan prosesor Dual Core maupun Core 2 Duo hingga 27 Maret 2010. Jangan lewatkan kesempatan ini.(biz)

Pesona Kulminasi Matahari Ajang Silaturahmi Kabupaten Garut Dapat Stand Kehormatan

FOTO IST

SALING TUKAR: Wakil Walikota Pontianak Faryadi dan Ny Ani Yanto utusan wakil bupati Garut saling tukar hasil kerajinan.

ACARA Pesona Kulminasi Matahari merupakan ajang sila­ turahmi Pemkot Kota Pontianak. A­cara yang digelar 20-23 Maret

2010 di Kawasan Tugu Khatu­ listiwa ini, banyak memberikan makna bagi perkembangan pari­ wisata Kota Pontianak.

Hal ini bisa dilihat dari salah satu stan utama yang diundang oleh Pemkot Pontianak yaitu Kabupaten Garut. Stand ini ada­ lah stand kehormatan sekaligus ajang silaturahmi antardaerah se-Indonesia. Betapa tidak, Wakil Bupati Garut Dikcy Candra beserta istri yang sebenarnya berkenan hadir dalam acara ini, tetap menaruh komitmen penuh terhadap undangan dari Pemkot Kota Pontianak. Walaupun Kabupaten Garut sedang mengalami musibah berupa tanah longsor di daerah Samarang, Talegong dan Karang Tengah, tidak menyurutkan semangat Kabupaten Garut untuk ikut mempromosikan pariwisata Kabupaten Garut dalam meramaikan acara kulminasi. Hal tersebut disampaikan oleh Ny Ani

Yanto, selaku perwakilan yang diutus langsung oleh Dicky Candra untuk menghadiri dan mengisi stan pameran. Hal senada juga disampaikan oleh Sekda Kabupaten Garut Drs H. Hilman Farid MSi, undangan untuk mengikuti pameran dari Pemkot Pontianak. Ia mengatakna, acara ini merupakan kesempatan baik bagi Garut bisa memperke­ nalkan kota yang banyak tempat wisatanya dan pengrajin kerajinan tangan yang mungkin belum ban­ yak diketahui oleh masyarakat Kota Pontianak. Kepala Dinas Pariwisata Garut Yati Rahayati, SH, MSi menga­ takan, event ini dapat menjadikan studi banding bagi pengelolaan dan promosi pariwisata yang di­ lakukan oleh Pemkot Pontianak,

sehingga diharapkan ke depan, Kota Pontianak sebagai daerah yang sangat strategis dalam pe­ masaran berbagai produk baik olahan dan non olahan serta kera­ jinan masyarakat Garut. “Satu hal yang saya sukai dari aca­ra ini sesuai dengan motonya “Feel The Sensation”, benar-benar kena dan tepat, untuk berkeringat kita tidak perlua repot-repot ke salon dan bersauna sehingga kita jadi tam­ bah sehat,” timpal Ani Yanto. Ia sangat senang dan bangga, karena Pontianak sudah mem­ percantik kotanya agar banyak turis lokal dan mancanegara yang datang. Sukses untuk Kota Pon­ tianak, bersyukur dan berharga menikmati karunia Allah dengan mengucap Alhamdulillah. Luar biasa, Allahu Akbar.(biz)

Kursus Brevet Pajak Bantu WP Siapkan SPT LPK Kinarya Buka Angkatan 9, 27 Maret 2010 SESUAI dengan prinsip self as­ sessment yang dianut di Indonesia, Wajib Pajak (WP) harus menghi­ tung, memperhitungkan, memba­ yar dan melaporkan pajak yang terutang sendiri ke KPP tempat WP terdaftar. Penyampaian surat pemberitahuan (SPT), merupakan bentuk pertanggungjawaban atas kewajiban perpajakan yang telah dipenuhinya dalam suatu tahun pajak dalam sistem tersebut. Batas lapor SPT tahunan untuk Tahun Pajak 2009 akan berakhir Maret bagi WP orang pribadi dan April bagi WP badan. Sebagai lembaga pendidikan yang concern terhadap peningkatan pengetahuan perpajakan, LPK Kinarya akan membantu WP dalam pemenuhan hak dan kewajibannya. Dengan

mengikuti Kursus Brevet Pajak di­ harapkan para peserta kursus dapat dengan mudah menghitung sendiri, dan melaporkan kewajiban perpa­ jakannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan. Adapun materi pokok pada pelatihan ini adalah tentang keten­ tuan umum dan tata cara perpaja­ kan (KUP), PPN dan PPnBM, PPh orang pribadi dan badan, PPh pasal 21/26, PPh pasal 22/23/4(2)/15, akuntansi pajak, pemeriksaan pa­ jak serta pajak bumi dan bangunan, BPHTB dan bea materai. Keunggulan dan fasilitas yang diberikan diataranya; instruktur yang kompeten dan berpengala­ man, buku dan materi mencakup UU Perpajakan terbaru, peserta da­ pat mendiskusikan permasalahan

FOTO IST

UJIAN: Peserta Brevet Pajak saat mengikuti ujian belum lama ini.

perlakuan pajak untuk diri/perusa­ haan serta sertifikat Brevet. Instruktur yang kompeten dan berpengalaman berasal dari Kan­ tor Wilayah Direktorat Jenderal

Pajak Kalbar, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama dan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Pontianak. Tempat dan waktu pelaksa­

naan kursus Sabtu dan Minggu (27 Maret-16 Mei 2010) pukul 13.00-18.30 WIB, bertempat di Wisma Padepokan Pencak Silat/ IPSI Jl. Imam Bonjol No.69A (depan Magister Manajemen Untan). Biaya keikutsertaan Rp2.250.000, diskon 10%. Selain itu, LPK Kinarya juga membuka Kursus Akuntansi angkatan IV yang dimulai pada Rabu (31 Maret 2010), dengan biaya kursus hanya Rp900.000. Heny berharap kepada wajib pajak dan siapapun yang berminat untuk segera mendaftar di Kan­ tor LPK Kinarya Jl. Adi Sucipto No. 216 Lt.2 (Apotek Irma), telp 7924450, Hp 081345200755 dan fax (0561) 585026. Pembayaran dapat dilakukan dengan transfer melalui Bank BNI Capem Untan, rekening No. 0144393916 a.n Heny Nurlaili.(fen/biz)

Jangan Bangga jadi Lelaki Sebelum bisa Puaskan Istri Cara Praktis untuk Penderita Kolesterol

HASIL penelitian Massachu­ sets Male Study (MMAS) me­ nyebutkan, bahwa 57% pria di seluruh dunia, pada usia 40-70 tahun mengalami disfungsi ereksi (DE) sebuah angka yang sangat pantastik. DE merupakan ketidak mampuan pria secara konsisten atau berulang dalam mencapai atau mempertahankan ereksi yang cu­ kup dari alat kelaminnya, agar dapat melakukan hubungan intim dengan lawan jenisnya secara baik. Kapsul Epimas dapat mem­ bantun pembulu darah pada penis menjadi lebih elastis, sehingga aliran darah ke penis meningkat dan terjadi ereksi denga kualitas yang prima. Setelah minum Kap­ sul Epimas akan terjadi ereksi alat kelamin pada pria secara alami, walau tanpa rangsangan seksual sekalipun. Masalah DE sangat berkaitan dengan masalah darah. Ereksi pada alat kelamin pria tidak akan tertolong, dengan sugesti atau terapi pisikis belaka, tetapi sangat perlu diperhatikan teknis mekanis terjadinya ereksi yang benar-benar alami. Kapsul Epimas sangat efek­ tif membangkitkan keperkasaan pria, meningkatkan stamina dan mencegah pengerasan pembuluh

darah pada penis. Bukti nyata lebih baik daripada berdebat, setelah mengkomsumsi Kapsul Epimas, rumah tangga Karman (36 th) kembali harmonis dan bahagia. Pernikahan Karman sudah berjalan 6 tahun di tahun 2008. Tahun pertama masih dira­ sakan keharmonisan dan keba­ hagian dalam rumah tangga, tetapi memasuki tahun ke dua, ketidak harmonisan mulai muncul. Karman tidak tahu apa penyebabnya, sebab setiap masalah bermula dari sang istri, dan tak mau menjawab apa penyebabnya. Karman, warga Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya mengenal Kapsul Epimas dari rekannya. Kini

rumah tangga Karman kembali harmonis, setelah ia bisa mem­ berikan kepuasan kepada istrinya yang ternyata merupakan akar permasalahan ketidak harmonisan dalam rumah tangganya. Kapsul Epimas telah tersedia di apotek dan toko obat terdekat di kota Anda. Pontianak: Apt Imam Bonjol Jl. Imam Bonjol, Apt Sei Raya Dalam, Apt Murni, Apt Amelia, Toko Batara, Apt Ar­ wana Jl. Sungai Raya Dalam. Apt Makmur 2, Apt Gajah Mada, Apt Bintang, TO Sinar Abadi I dan 2 Jl. Gajahmada, Apt Kimia Farma, Apt Cipta, Apt Sehat, TO Murni, Apt Utama Jl. Tanjungpura. Apt Merdeka Timur Jl. Cokroaminoto, Apt Mulia Jl. Urip, Apt Mandiri I dan 2 Jl. Merdeka Barat. TO Jenaka, TO S.Lestari Jl. Ahmad Dahlan, TO Fajar Jl. Komyos Sudarso, Apt Kharitas Bhakti Jl. Siam, Apt Makmur Jl. Serayu, Apt Abadi Jl. Dipanegoro, Apt Mega S Farma Jl. Veteran, TO Paris Jl. Parit Husin 2. Singkawang: Apt Singkawang, Apt Merdeka Jl. Dipanegoro. Mempawah; Apt Mempawa Jl. GM Taufik. Sambas: The Santos Jl. Keramat. Sanggau; Apt Yoga Jl. A Yani. Ketapang: Apt Lestari Farma Jl. Suprapto.(biz)

Telkom Garap Sistem TI UKM BABAK baru PT Telkom lebih fokus menggarap sistem teknologi informasi (TI) untuk bisnis. Sasarannya adalah sistem TI dan infrastruktur pendukung yang murah bagi UKM. Demikian diungkapkan GM Divisi Business Service PT Telkom Indonesia, Hesti Nugrahani, malam tadi, di Hotel Clarion. Telkom menandatangani be­ berapa memorandum of understanding (MoU) tentang Sinergitas Pengem­

Pendaftaran tidak boleh melebihi batas waktu 90 (sembilan puluh hari) kerja sejak tanggal pembelian. Untuk kenyamanan & investasi kita di masa depan, jangan ragu-ragu untuk mendaftarkan notebook kita pada program ini. Dengan jaminan yang lebih panjang, akan membebaskan kita dari resiko penggunaan

bangan UKM dengan Asosiasi dan Komunitas Kota Makassar. Beberapa perusahaan yang menan­ datangani MoU antara lain, PT Kima, PT Suraco Jaya Motor, Ardin Sulsel, Kadin Kota Makassar, REI, UNM, Kadin Sulsel, Kadin Makassar, serta sejumlah perusahaan lainnya. Pen­ andatangan MoU ini turut disaksikan Direktur Produksi dan SDM PT Media Fajar, Sukriansyah S Latief.

Menurut Hesti, business service merupakan program baru Telkom yang lebih fokus pada usaha kecil menen­ gah (UKM). “Ini kita lakukan karena ternyata 90 persen tenaga kerja di Indo­ nesia terserap UKM,” ujar Hesti. Melalui kerja sama dengan pelaku usaha di daerah ini, Hesti yakin daya saing produk UKM akan meningkat. ”Apalagi dengan produk yang kami tawarkan nantinya, akan meningkatkan

efisiensi operasional dan relatif murah,” ujar Hesti. Ketua Kadin Sulsel, Zulkarnain Arief menyambut baik kerja sama tersebut. Apalagi banyak produk UKM yang dinaungani Kadin Sulsel memang membutuhkan perangkat teknologi yang murah. “Kami terbuka menerima Telkom bekerja sama untuk meningkatkan daya saing UKM,” kata Zulkarnain. (sah)

BANYAK cara dilakukan orang untuk menangkis serangan kolesterol jahat, sebagian dengan minum obat sesuai anjuran dokter dan berlangsung sangat lama. Na­ mun mereka yang cerdas, menem­ puh terapi herbal dengan meng­ konsumsi serbuk minuman kedelai Natoya, yang saat ini tersedia di ber­ bagai apotik dan toko obat. Natoya yang berasal dari olahan kedelai kualitas terbaik mengandung senyawa utama yakni isoflavon dan lesitin, di mana senyawa ini bekerja sebagai kardio protektif. Secara spesifik senyawa ini beker­ ja melalui mekanisme perbaikan profil lipid, yaitu menurunkan kolesterol secara total. Mengapa dianjurkan meng­ konsumsi Natoya untuk menepis serangan kolesterol? Kandungan lesitin yang ada dalam Natoya ber­ fungsi membantu pembentukan HDL, berguna untuk mengurangi pengumpalanpada sel darah, juga melarutkan kolesterol dalam darah. Selain lesitin, Natoya juga mengandung isoflavon yang oleh penelitian America Heart Asso­ ciation dijelaskan, bahwa fungsi isoflavon dalam kedelai mengikis kolesterol dengan meningkatkan HDL. Segera dapatkan Natoya di supermarket, swalayan, apotek dan toko obat di kota Anda, hubungi perwakilan Pontianak (0561) 7559489/081522515978. Garuda Mitra, Koperasi Bank Kalbar, Koperasi Bina Sejahtera Wali Kota, Asoka Baru Swalayan, Koperasi

Korem, Kaisar Siatan Swalayan, MM Citra Abadi, MM Mitra Jaya, Xing Mart, Citra Jeruju Swalayan, MM Makmur Kencana. MM Sing Jaya Abadi, H Mart Swalayan, Citra Abadi Swa­ layan, MM Pur­ nama Mart, MM Ada Mart, Swa­ layan Pesona, Apt Kimia Farma, Apt Mandiri 1 & 2, Apt Damai, Apt Irma, Apt Sahabat, Apt Mitra Setia, Apt Zam-Zam, Apt Tanjung Pura, Apt Cipta, Apt Pelangi, Apt Seroja. Apt Anda, Apt Makmur 2, Apt Mulya, Apt Sadar, Apt Pelangi Podomoro,Apt Jeruju Medika,Apt Bersama, Apt Gajah Mada. Apt Preti, Apt Barokah, Apt Sejahtera, Apt Mulia,Apt Puspa,Apt Puspita, Apt Merdeka Timur, Apt Jenaka, Apt Amelia, Apt Murni, Apt Sui Raya Dalam, Apt Sahabat. Apt Arwana, TO Segar Bugar, TO Fajar, TO Devin, TO Sehat Mulia, TO Hari Jaya, TO Mega Mart, TO Mekar Sari, TO Titi Baru, TO Berkat Usaha 2, TO DMC 2, TO Ari Utama, TO Ghea Jaya, TO Meteor, TO Sinar Makmur, TO Sunkist. TO Mayora, TO DMC, TO Sari Wangi, TO Panca Jaya, TO Mitra 88, TO Cipta Bahagia, Apt Medika 11, Apt Medika, Apt Farma Kita, TO Kenari Jaya, TO Liya, Sanggau (08125704130), Sintang (08125741021), Ngabang (081345258846), Nanga Pinoh (081345594109), Singkawang (081352332844), Mempawah/ Pinyuh: (08125689294),Apt Bakti Sehat, TO Vitalitas. Cari perwaki­ lan untuk kabupaten.(biz)


22

Pontianak Post Rabu 24 Maret 2010


Pontianak Post

Rabu 24 Maret 2010

kubu raya

23

Izin Belum Terbit Aktivitas Dimulai

MUJADI/PONTIANAK POST

ARWANA BAND: Grup Arwana Band kemarin tampil pada acara peringatan detik-detik kulminasi di halaman Tugu Khatulistiwa. Aksi budak-budak Pontianak yang sukses di Jakarta tersebut memukau pengunjung.

SUNGAI RAYA - Komisi C DPRD Kubu Raya gerah. Pasalnya, belum lengkap perizinan, salah satu investor galian C sudah melakukan eksploitasi. Akibatnya Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertambangan bersama Badan Lingkungan Hidup dan BPPKAD dipanggil mendadak, Senin (22/3). ”Kita terima laporan warga. Perusahaan bergerak di bidang galian C di Sungai Bemban, Kecamatan Teluk Pakedai sudah melakukan aktivitas. Padahal laporan dinas teknis terkait perizinannya masih dalam proses,” ungkap Agus Sudarmansyah,

ketua Komisi C DPRD Kubu Raya, usai mengelar rapat kerja dengan ketiga dinas teknis tersebut. Menurutnya, keterangan dinas teknis terkait, perizinan pertambangan galian C perusahaan itu pengajuannya masih berada di tingkat menteri. Sementara aktivitas galian C sudah dilakukan. Hanya berapa lama kegiatan tersebut, tidak diketahui. ”Inilah yang kita klarifikasi. Sebab, pendapatan perusahaan terkait dengan PAD Kubu Raya,” ucap politisi PDIP ini. Berdasarkan aturan, seharusnya perlengkapan perizinan

baru boleh melakukan aktivitas. Namun masalah ini, juga harus dilihat lebih mendalam. Sebab, elite masyarakat Sungai Bemban membuat kesepakatan bersama muspika di tingkat Kecamatan. Mereka meminta managemen perusahaan membantu membuka akses jalan desa dengan penimbunan tanah. “Dalam konteks membantu masyarakat, kita setuju. Namun perlu dipahami, sisi asfek hukum lain juga ada. Itu tak terlepas pengurusan perizinan mengikuti peraturan perundang-undangan. Itu dulu yang diselesaikan,” ujarnya. (den)

Pendidikan Masih Tertinggal

BPS Libatkan 1.150 Tenaga

PONTIANAK - Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Kakap mengakui bahwa Kalbar, khususnya Kakap dalam hal sarana dan prasarana sekolah masih kalah dengan daerah Jawa. Hal itu diperoleh dari kunjungan ke luar propinsi untuk melihat keadaan sekolah, sebagai informasi untuk memajukan sekolah yang ada di Kalbar. Minggu (21/3). M Ramli R, kepala UPT Kecamatan Kakap, mengatakan bahwa dalam kunjungan itu, dilakukan sebagai studi banding.

SUNGAI RAYA - Ini mungkin kabar gembira bagi pekerja pencatat sensus penduduk. Pasalnya, Badan Pusat Statistik Kubu Raya tengah menyiapkan sekitar 1.150 petugas untuk mencacah masyarakat di wilayah Kabupaten termuda di Kalbar ini. ”Kita fokuskan dan siapkan tenaga lokal desa setempat. Tentunya usai ada koordinator tim dan koordinator lapangan,” kata Agus Salim, Kasubbag Tata Usaha BPS Kubu Raya seusai acara sosialisasi perdana BPS

Dalam kunjungan itu, yang terlihat bahwa keadaan pendidikan Kalbar dari sarana dan prasarana kalah jauh dengan Jawa. “Di Jawa, khususnya Bandung, pada ummnya jauh lebih baik dibandingkan dengan sini, studi banding ini dilakukan agar kita bisa melakukan perubahan yang lebih baik lagi,” katanya. Untuk itu, katanya agar dapat melakukan perubahan seperti yang ada di Daerah bandung, perlulah dukungan dari pemerintah, agar prasarana dapat segera ter-

wujud. “Bantuan itu, bisa berupa anggran yang lebih besar, karena di Jawa, kemungkinan anggarannya jauh lebih baik, apalagi SD saja bisa sampai 3 tingkat, kalau disini, tidak ada, kecuali SD swasta,” jelasnya. Selain anggaran untuk sarana dan prasarana, katanya pemerintah harus lebih memperhatikan pendidikan di daerah kecamatan, apalagi daerah yang baru mekar. “Sekolah yang ada di kecamatan harus lebih diperhatikan oleh dinas Pendidikan, kita kan

daerah baru, jadi masih perlu banyak perhatian dari pemerintah,” tambahnya. Hal yang hampir sama dikatakan oleh oleh Kepala Sekolah SDN 5 Bandung, yang melakukan kunjungan balasan di Kalbar, kecamatan Kalbar. Ia mengatakan bahwa dari segi fisik saja bisa dilihat bahwa masih ada perbedaan dengan sekolah yang ada di Bandung. Karena itu dengan kunjungan kali ini, katanya agar bisa saling bertukar pikiran, dengan begitu Kalbar bisa mengadopsi dari luar. (tin)

Kades Tebang Kacang Dilantik tersebar Kubu Raya diwarnai gejolak. Bupati Kubu Raya seusai pelantikan mengatakan permasalahan pelantikan kades adalah sistem demokrasi dalam sebuah pemerintahan desa. Kalaupun muncul gejolak, itu adalah warna dalam bumbu roda pemerintah di tingkat bawah. “Hanya, yang terpenting jangan sampai menimbulkan korban

jiwa,” ucapnya. Ia lalu mencontohkan pemilihan gubenur/walikota/bupati saja timbul gejolak. Akan tetapi ada jalur dalam penyelesaian sehingga pihak bersengketa terpuaskan. Pun begitu terkait pemilihan kepala desa punya sistem. “Untungnya bisa terselesaikan seperti sekarang. Sehingga pengukuhannya bisa saya

lakukan,” kata dia. Kepala Desa terpilih, Sutadji juga merasa bersyukur atas pelantikan ini. Ia siap menjalankan amanah rakyat dan amanah pemilihnya untuk menjalankan roda pemerintahan desa. ”Amanah rakyat adalah beban bagi saya. Makanya saya akan jalankan dengan sebaik mungkin,” ucap dia.(den)

Dengan pertimbangan keselamatan, akhirnya diputuskan untuk mengoperasi Lulu dan Lala di RSCM Jakarta. Dengan persiapan yang maksimal, Senin 15 Maret 2010, Kembar siam dempet hati itu menjalani operasi selama kurang lebih 3,5 jam. LuluLala masuk kamar operasi sekitar pukul 07.00 pagi. Namun, baru pada pukul 09.45 keduanya dibius dan dilakukan sayatan pertama pada hatinya. Operasi dilakukan tim medis spesialis bedah plastik.

Kulit dinding perut yang bersatu ketebalan 3 cm. bahkan sebelumnya tim dokter RSCM pernah mengoperasi dempet hati dengan ketebalan 10 cm. “Jadi tinggal nunggu jahitan Lala membaik, maka mereka sudah bisa pulang ke Pontianak. Semua ini semua tak lepas dari bantuan berbagai pihak, baik Pemprov Kalbar, Pontianak Post, dan masyarakat Kalbar secara umumnya. Jadi sekarang kita doakan saja semoga mereka cepat sembuh,” tandas Gede. (wah)

telah berkoordinasi dengan kepolisian terkait proyek penataan Taman Alun-Alun Kapuas. ”Sekarang pekerjaan lanjut. Tidak ada berhenti. Diperkirakan selesai Desember tahun ini,” ujar Edi saat ditemui di Tugu Khatulistiwa, Selasa (23/3). Edi menjelaskan pelaksanaan penataan Taman Alun-Alun Kapuas dimulai sejak 2009 dengan penurapan menggunakan dana stimulus sebesar Rp3 miliar.

Pada 2010, pekerjaan dilanjutkan kembali. Ada dua tahap, yakni pengurukan parit menggunakan dana hibah dari pemerintah pusat sebesar Rp1 miliar, dan dilanjutkan tahap penyelesaian sebesar Rp5 miliar yang juga dari dana hibah. ”Tidak ada kendala di lapangan. Memang ada forum menghubungi. Tapi pekerjaan tetap berlanjut,” katanya. (uni)

Sudah Keluar ICU Sambungan dari halaman 17

ke Pontianak, mungkin diperkirakan dua minggu lagi mereka pulang,” ungkap Gede. Meskipun demikian, kondisi salah satu bayi tersebut yaitu Lala masih belum begitu membaik, karena luka bekas jahitannya belum tertutup rapat. Sedangkan saudara kembarnya, Lulu, luka jahitannya sudah dalam keadaan membaik. Gede optimis bahwa proses penyembuhan Lala akan berlangsung cepat. “Karena anak-anak berbeda

dengan orang dewasa, mereka mempunyai sistem penyembuhan yang lebih cepat dibandingkan orang dewasa. maka diperkirakan Lala bisa cepat sembuh,” jelasnya. Sebelumnya bayi kembar siam berjenis kelamin perempuan itu, lahir di Pontianak pada 13 Juni 2009 melalui bedah caesar. Keduanya mengalami  penyatuan di daerah perut dan kedua hepar. Awalnya Lala dan Lulu mendapat perawatan intensif di ruang perinatal RSUD Soedarso Pontianak.

Sutarmidji Ancam Lapor Polisi Sambungan dari halaman 17

maksudkan untuk menata fasilitas di Kota Pontianak. ”Pedagang segera mendaftarkan diri ke Satpol PP. Kalau tidak dianggap tidak ada,” ujar Sutarmidji. Seharusnya, lanjut Sutarmidji, forum bersangkutan tidak mengurusi penataan yang dilakukan pemkot. Masih banyak persoalan lain yang bisa mereka urus di Taman Alun-Alun Kapuas,

salah satunya perjudian. ”Saya juga minta periksa. Kalau ada yang menarik retribusi kepada pedagang di sana, akan dilaporkan ke polisi. Sampah saja berserakan tiap pagi harus dinas kebersihan yang mengurusnya. Kalau mereka mau lapor polisi, silakan saja,” ungkapnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengaku pihaknya

Kepala Penjamin Mutu Pendidikan Kalbar Abdul Hadi juga membantah isu beredarnya soal dan jawaban ujian nasional. Ia mengatakan, mungkin hasil fotokopian dan soal yang bocor itu soal tahun lalu. “Dua hari ini saya ke lapangan, langsung ke sekolah, tidak ada yang diperoleh,” katanya. Ia mengatakan, jika memang ada yang berusaha untuk sengaja membocorkan soal UAN, akan terkena hokum pidana da ahrus dipenjara. Hingga saat ini, katanya soal yang tersedia masih utuh, jadi tidak ada yang bocor. “Tangkap langsung, jika ada yang ketahuan melakukan pembocoran soal UAN,” jelasnya. Menurut Ketua Komisi D DPRD Kota Pontianak Nanang Setia Budi, indikasi kebocoran masih lemah. Belum ada fakta yang mendukung hal tersebut. Bisa jadi soal itu bahan tahun lalu yang sengaja digunakan untuk mempelajari kedekatan soal. “Fakta-faktanya belum jelas. Ini juga masih indikasi. Jangan sampai muncul kekhawatiran semua pihak, terutama penyelenggara ujian nasional,” katanya. Syafi’un, legislator dari Fraksi Reformasi DPRD Kota Pontianak mengaku prihatin jika kebenaran kebocoran soal unas terjadi di Pontianak. “Jika benar, dinas terkait harus bertanggungjawab,” tegasnya. Tetapi terlalu dini dan sangat

Sambungan dari halaman 17

terdiri atas tiga guru dan satu siswa. ”Tetapi yang menciptakan alat ini bukan berdasarkan jurusan. Tetapi pengembangan minat,” kata Jemaah didampingi satu anggota tim lainnya, Ahmad Mahmudi, guru Kriya Tekstil. Siswa yang membantu penemuan alat ini bernama Indra berasal dari jurusan kayu. Namun Indra tidak dapat menyaksikan alatnya bekerja karena sedang menghadapi ujian nasional. ”Kalau mendung, alatnya tidak bisa bekerja. Tetapi kemarin sudah diujicoba dan berhasil. Ada turis Jepang juga yang menyaksikannya,” ujar Jemaah. Alat ini diciptakan atas permintaan Pemerintah Kota Pontianak. Pemkot ingin memberikan suasana beda untuk membuktikan titik kulminasi. Tak hanya sekedar melihatnya melalui tonggak kayu saja. Tim SMKN 6 pun menyanggupi tawaran pemkot untuk membuat alat tersebut. ”Akhirnya dibentuk tim, anggotanya hanya empat

orang saja,” kata Jemaah. Mereka pun bekerja berdasarkan konsep terjadinya titik kulminasi. Akhirnya diputuskan menggunakan pipa galvanis sepanjang dua meter. Di bawah pipa diberi lensa bikonveks atau lensa cembung. Ketika matahari satu derajat menjelang titik nol, ada celah dan sedikit masuk ke pipa. Nantinya diteruskan melalui lensa. Namun belum fokus dan belum berupa titik bulat. Ketika titik benar-benar nol, sudah fokus dan cahaya yang berkumpul pada satu titik. Mereka menggunakan lup untuk membantu pembakaran. Dalam peringatan titik kulminasi ini, tim menggunakan petasan. Empat renteng petasan disusun. Sumbunya berada di tengah tepat di bawah alat. Di atas sumbu diberi korek api. Jika terjadi kulminasi, lup dapat menimbulkan api alami yang akan membakar korek api. Nantinya menyulut petasan. ”Pengerjaannya selama tiga hari saja. Kami berharap langit tidak mendung sehingga alat ini bisa bekerja,” kata Jemaah.

Sekitar pukul 11.45, langit terlihat lebih cerah. Jemaah tetap setia menunggu di samping alatnya. Pada pukul 11.50, pemandu acara mengumumkan titik kulminasi telah tiba. Meriam pun berdentum tiga kali. Namun, alat deteksi kulminasi berhasil meledakan petasan di bawahnya. Tamu-tamu pun mulai meninggalkan tribun kayu yang dibangun di depan alat tersebut. Namun, beberapa wisatawan asing dan sejumlah masyarakat tetap setiap berada di dekat alat tersebut. Sekitar pukul 11.55, petasan pun meledak. Jemaah berlari dan meloncat sambil mengacungkan jempolnya. Ia memeluk teman satu timnya. ”Alhamdulillah berhasil,” teriaknya. Warga yang ada di sana pun bertepuk tangan. ”Menakjubkan. Spektakuler,” ujar wisatawan asal Italia, Lito Fabrizio Reina sambil menunjuk alat tersebut. Fabrizio mengaku sangat senang bisa membuktikan fenomena alam ini. Ia juga mendapatkan sertifikat yang

membuktikan bahwa telah menyaksikan peringatan titik kulminasi di Tugu Khatulistiwa. ”Saya datang untuk urusan bisnis. Ada acara ini, saya sempatkan diri untuk datang. Saya suka Pontianak. Kota yang bagus dan orang-orangnya juga ramah,” kata Fabrizio. Rencananya, Fabrizio meninggalkan Pontianak pada 25 Maret mendatang. ”Saya akan bercerita tentang momen ini dan mengajak warga di negara saya untuk datang menyaksikannya suatu saat nanti,” ujarnya. Perwakilan BEM Fakultas MIPA Universitas Lampung, Ahmad Nalfa mengaku takjub menyaksikan titik kulminasi. ”Selama ini hanya tahu bahwa Pontianak Kota Khatulistiwa. Bagaimana prosesnya, baru lihat sekarang ini. Dengan alat itu,” ujar Ahmad. Wakil Wali Kota Pontianak, Paryadi mengungkapkan peringatan titik kulminasi dipersiapkan selama sebulan. ”Kami juga meminta pembuatan alat deteksi kulminasi,” kata Paryadi. (*)

tidak bijak jika semua orang mengatakan telah terjadi kebocoran soal. Karena bisa saja ada indikasi dari pihak-pihak tertentu yang ingin unas tidak berjalan lancar. “Saya kira terlalu cepat untuk menyatakan ada kebocoran, harus ada bukti-bukti kuat yang dapat dijadikan rujukan semua pihak. Untuk itu pihak kepolisian harus segera mengungkap kebenaran tersebut agar tidak menjadi masalah besar di kemudian hari,” jelasnya. Syafi’un menambahkan, dalam usaha mensukseskan penyelenggaraan unas maka semua stakeholder perlu memberikan support kepada siswa. Mereka sangat membutuhkan dukungan moril untuk tetap mantap menjalani hari-hari menegangkan. Ia menyarankan agar siswa yang mengikuti unas tidak terpengaruh dengan jawaban via pesan singkat seluler. “Siswa jangan sampai terpengaruh dengan adanya jawaban via SMS yang masuk ke handphone mereka. Siswa harus percaya dengan insting dan jawaban mereka sendiri,” jelasnya. Sementara itu, dua siswa Sekolah Luar Biasa Dharma Asih Pontianak juga ikut ujian nasional. Soal ujiannya berbeda dengan SMA sederajat lainnya. Soal dibuat lebih sederhana, mudah dimengerti dan berhubungan dengan lingkungan sekitarnya. Soal-soal dikirim langsung oleh Direktorat Pendidikan SLB Kementerian Pendidikan Nasional.

Kendati soalnya berbeda, cara mengerjakannya menggunakan standar nasional dengan sistem komputerisasi. Untuk memudahkannya, tahun ini, tidak lagi menggunakan pengawas silang, namun guru SLB yang mengawasinya. “Untuk tahun ini kita sendiri yang mengawasi siswa yang ujian, karena sebelumnya pengawas yang dari luar masih memerlukan guru yang mengerti, sehingga harus didampingi, jadi banyak pengawas dari pada siswa,” kata Susila Wardani, ketua panitia ujian di SLB Dharma Asih Pontianak. Menurut Wardani, soal unas tidak berbeda dengan sekolah lain, jumlah 50 soal. Mata pelajaran yang diujiankan ialah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika. “Ujian ini yang ketiga kalinya di SLB ini, dan mata pelajarannya ialah mata pelajaran yang juga diujiankan sekolah lain,” katanya. Memet, salah satu siswa SLB yang mengikuti ujian mengatakan, meski soal dibuat dengan sederhana, ia mengaku kesulitan mengerjakannya. “Susah, soalnya, karena itu, lama mengerjakannya, saya bisa mengerjakannya,” katanya. Handayani, orangtua murid mengatakan, anak yang ikut ujian, khususnya SLB bisa lulus, namun soal yang diberikan harus mudah dan bisa dimengerti anak. “Anak-anak semoga bisa mengerjakan soal ujian, namun jangan dipaksa, dan soalnya mudah-mudah,” jelasnya. (mnk/sgg/tin)

Biarpet Pengaruhi Mental Siswa Sambungan dari halaman 17

Jemaah Berjingkrak Riang, Fabrizio Bilang Spektakuler

penduduk. Entah itu lapisan masyarakat kelas atas, menengah dan bawah paham akan tujuan sebenar-benarnya. Sehingga ketika petugas datang, warga tak perlu lagi bertanya kesana kesini seperti apa.Pencacahan sendiri akan dimulai sejak tanggal 1 Mei hingga berakhir. Sebelumnya dari hasil sensus lalu, Kubu Raya memiliki jumlah penduduk lebih dari 500 ribu jiwa. Kedepannya diharapkan jumlah tersebut bisa memproyeksikan bayangan data yang ada di BPS.(den)

Soal Unas Palsu Sambungan dari halaman 17

PONTIANAK - Lama bermasalah, pascapemilihan dua bulan sebelumnya, Kepala Desa Tebang Kacang, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya terpilih dilantik Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan Jum’at (19/3) di Aula Randayan Resort. Pelantikan Sutadji mengantikan Abdul Rani diwarnai keharuan karena rata-rata pemilihan kades di desa

Kubu Raya di Aula Hotel Dangau, Selasa(23/3). Menurut dia kebutuhan banyaknya tenaga pencatat di BPS karena letak geografis Kubu Raya begitu luas. Disamping terpisahkan darat, juga kawasan sungai dan lautan. Karenanya agar tindakan pencatatan pencatatan sukses, haruslah melibatkan berbagai elemen. ”Khususnya tenaga lokal desa,” ucapnya. BPS Kubu Raya berharap sosialisasi masyarakat mengetahui arti penting dari sensus

Rio mengaku tidak kesulitan mengisi soal ujian Bahasa Inggris. Soal tersebut jauh lebih mudah daripada Bahasa Indonesia. ”Listeningnya juga mudah,” kata Rio. Ia berharap PLN tidak melakukan pemadaman listrik pada malam hari. Karena masih harus belajar untuk ujian keesokan harinya. ”Susah belajarnya kalau menggunakan lilin,” ujarnya. Anggota DPD asal Kalimantan Barat, Hairiah meminta PLN bisa berpartisipasi menyukseskan ujian nasional. Unas merupakan momen penting bagi pelajar sehingga harus ditunjang dengan fasilitas memadai, termasuk listrik. ”Jika listrik padam hingga pukul 10 malam, fisik dan mental anak bisa terpengaruh. Jika terlalu malam mereka menjadi letih untuk mengulang pelajaran lagi,” kata Hairiah kemarin. Seharusnya PLN bisa mengantisipasi berbagai masalah yang menyebabkan terjadi pemadaman listrik. Jika pemadaman disebabkan layangan, harus ada solusi alternatif. Sekarang saatnya PLN beraksi, bukan mencari kesalahan.

”Harus ada aksi nyata. Tidak hanya menyebutkan alasan pemadaman saja,” katanya. Hairiah mengatakan dirinya sudah menyampaikan permasalahan pemadaman listrik kepada Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan. ”Kami juga sudah bertemu dengan salah satu direksi PLN di Jakarta. Mereka mengatakan dalam waktu dekat ini ada solusinya. Semoga saja,” ujarnya. Sementara itu, gangguan pada sistem kelistrikan terjadi kemarin (22/3) pukul 17.25. Hal itu diakibatkan kawat layangan menyentuh jaringan tegangan tinggi antara Siantan dan Sei Raya. Sehingga padam di Pontianak. “Kami sudah siapkan daya menghadapi ujian nasional. Faktor gangguan eksternal, maka suplai daya terganggu pada pelanggan. Kami harus kerja keras,” kata Idaman, manager PT PLN (Persero) Sektor Kapuas di Pontianak, kemarin. Idaman mengatakan, kawat layangan bila menyentuh jaringan tegangan menengah, akan menggangu jalur yang terkena. Bila menyentuh jaringan tegangan tinggi akan mengakibatkan gangguan yang luas bahkan mengakibatkan padam total.

Proses pemulihannya perlu waktu antara dua sampai empat jam. Saat ini sistem Pontianak dan Singkawang sudah terhubung dengan jaringan tegangan tinggi. Pontianak mensuplai daya ke Singkawang sehingga bila Pontianak terganggu maka Singkawang juga terganggu. “Bukan hanya pelanggan yang terganggu. PLN juga merugi sekitar Rp500 juta, karena beberapa material kelistrikan rusak sehingga harus diganti,” ungkap Idaman. Sejak 15 Maret 2010, sistem kelistrikan Pontianak sudah memenuhi kebutuhan Pontianak dan sekitarnya serta sebagian Singkawang, terutama saat beban puncak pukul 17.00 - 22.00, daya mampu pembangkit tersedia sebesar 135 MW, sedangkan kebutuhan penggunaan listrik maksimum sebesar 131 MW. “Dengan kondisi itu, bila tidak terjadi gangguan eksternal maka tidak terdapat pemadaman pada konsumen. Namun pada beberapa kejadian suplai listrik terputus akibat gangguan temporer. Mayoritas penyebabnya kawat layangan yang menyentuh jaringan listrik,” ujarnya. (uni/wah)


metropolis Rabu 24 Maret 2010

Pontianak Post

24 DEWAN KOTA

Tertibkan Bangunan Liar SEHARUSNYA Pemerintah Kota Pontianak tak main-main untuk menertibkan bangunan yang berada di atas parit dan di atas trotoar jalan. Pasalnya, bangunan inilah yang menjadi salah satu pemicu buruknya sistem drainase dan kumuhnya kota. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Komisi A DPRD Kota Pontianak, Muhammad Fauzie Fauzie menyayangFauzie kan masih adanya bangunan yang berdiri di atas parit sehingga sampah maupun limbahnya mengganggu sistem drainase. Masih adanya bangunan yang berdiri di atas parit membuktikan masih adanya persoalan penegakan peraturan. “Bangunan-bangunan tersebut seharusnya sudah tidak ada lagi di atas parit, maupun di atas trotoar. Aparat yang bertanggungjawab harus lebih sigap dan tegas dalam menangani masalah ini,” jelasnya. Jika satu bangunan di atas parit tidak ditertibkan, maka akan muncul bangunan-bangunan lainnya. Ia melihat lemahnya ketegasan aparat dalam menjalankan tugasnya menyebabkan masyarakat tidak memperdulikan teguran dan aturan yang ada. Selain itu juga terkesan seperti ada permainan antara petugas dan pemilik bangunan tersebut. Ini yang membuat penertiban menjadi terhalang. “Aparat bisa menggunakan pendekatan yang lebih kekeluargaan untuk melakukan penertiban itu, karena selama ini terkesan sering bentrok,” tambahnya. Mengenai bangunan di atas trotoar seperti yang terlihat di daerah sungai jawi dan sekitarnya sangat mengganggu pejalan kaki. Sehingga pelayanan terhadap pejalan kaki juga menjadi terganggu. “Kasian para pejalan kaki, mereka tidak bisa menikmati fasilitas yang diperuntukkan bagi mereka,” tegasnya. Rahmat Suprayitno, kepala Seksi Penegakan Peraturan dan Perundangan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak menjelaskan pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu setelah itu akan mengambil tindakan tegas. “Harapan kita semua kondisi seperti ini dalam waktu dekat tidak lagi terlihat, aparat akan segera mengambil tindakan terhadap permasalahan ini,” tegasnya. (sgg)

TERTIB LALU LINTAS

Jangan Gunakan Handphone JANGAN menggunakan handphone atau telepon genggam pada saat mengemudikan kendaraan bermotor. Bila ingin menggunakan handphone, tepikan kendaraan dan berhentilah di tempat yang aman sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas. Aturan ini tertuang pada pasal 106 ayat (1) UU 14/1992 yang diubah menjadi UU 22/2009 tentang lalu lintas. Apabila melanggar dipidana dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp750.000. Sanksi ini tertuang pada pasal 283 dalam undang-undang lalu lintas. Kemudikan kendaraan dengan kecepatan yang telah ditentukan sesuai pasal 106 ayat (4) huruf g jo. pasal 115 huruf a. Apabila melanggar akan dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp500.000, sesuai pasal 287 ayat (5). Pengendara juga dilarang berbalapan dengan kendaraan bermotor lain. Hal ini diatur pada pasal 115 huruf b. Apabila melanggar dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp3.000.000, pasal 297 undang-undang tersebut. (*)

Sekolah Siapkan Genset SUNGAI RAYA - Dinas Pendidikan Kubu Raya tidak ingin merusak konsentrasi pelajar SLTA/SMK yang tengah menghadapi ujian nasional. Kesiapan teknis peralatan listrik yang tiba-tiba padam diantisipasi sejak dini. ”Kita siapkan genset. Masingmasing sekolah harus menyiapkan,” kata Frans Randus, kepala Dinas Pendidikan Kubu Raya, Selasa (23/3). Menurutnya, selama dua hari pelaksanaan ujian nasional, pemadaman listrik

tidak terjadi. Ia berharap aktivitas biarpet tersebut tidak terjadi hingga ujian selesai pada Jumat. ”Kita berharap listrik tidak mati seperti Senin malam,” ungkap dia. Kesiapan genset, katanya, harus diusahakan di tingkat sekolah SLTA/SMK di Kubu Raya. Entah itu pada subrayon termasuk tingkat sekolah pelaksana ujian. Genset akan membantu penerangan dan ketika pelajar mengisi soal ujian. Apa tidak bising mendengar mesin seh-

ingga merusak konsentrasi pelajar? Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kubu Raya ini tertawa. ”Pindahkan saja mesinnya, kalau listrik tiba-tiba mati. Kan beres,” ujarnya. Sementara itu, pelajar yang tengah menghadapi ujian protes. Itu sehubungan dengan matinya listrik Senin malam. ”Kami tengah belajar. Kok dimatikan. Apa tidak ada hari lain. Apa anak-anaknya juga tidak tengah menghadapi ujian,” kata Arif, salah satu pelajar SMAN 1 Sungai Raya.

Ia karena PLN kerap berbuat arogan. Dua bulan saja tunggakan muncul, tibatiba petugasnya datang ingin memutuskan aliran listrik. “Soal pemutusan saja, mereka cepat dan tanggap,” ujarnya Arif terpaksa belajar membuka bukunya dengan penerangan lilin. Dirinya sempat binggung melihat huruf-huruf kecil di buku pelajaran. ”Saya hanya mengulang membaca saja. Akan tetapi, mana bisa seperti begini,” kata dia. (den)

Hentikan Komersialisasi Air

AGUSTINAH/PONTIANAKPOST

AIR: Mahasiswa dan aktivis Walhi saat menggelar aksi damai memperingati hari air di Bundaran Untan, kemarin.

PONTIANAK – Sekitar 30 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kalimantan Barat dan Walhi Kalbar, Selasa (23/3) menggelar aksi di Bundaran Untan memeringati hari air. Mereka menyerukan agar segera menghentikan dan eksploitasi terhadap lingkungan. Ada lima tuntutan, di antaranya, menghentikan ekspansi perkebunan dan pertambangan skala besar, hentikan privatisasi dan komersialisasi air, setop illegal logging, hentikan pengrusakan hutan disekitar kawasan taman nasional Danau Sentarum/TNDS dan kawasan-kawasan penting lainnya di Kalbar, hentikan perampasan tanah yang menjadi produksi rakyat. Hendrikus Adam, humas Aksi yang juga Kadiv Reaserch dan Kampanye Walhi mengatakan, sesuai dengan UU SDA 7/2004 bahwa air ialah sumber kehidupan yang sangat penting, karena semua orang butuh air. Karenanya air harus dijaga. “Semua orang di

dunia butuh air, kerananya wajiblah kita untuk menjaga air agar tetap terjaga dan bersih,” katanya. Selama ini, katanya bancana akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab, menjadikan banyaknya bencana, seperti krisis air, namun jika air berlimpah malah menjadi banjir. Karena itu, katanya ia menghimbau dari semua kalangan agar, bisa menghemat air, menjaga sumber air, untuk pemerintah harus menjaga kelestarian sumber daya air. Toni, ketua Bidang Keorganisasian GMKI mengatakan, dengan adanya kegiatan aksi itu, ialah langkah awal, sebagai tindakan untuk menyampaikan kepada masyarakat agar bisa memelihara air. Dengan begitu air bisa tetap dipertahankan kebersihannya dan keindahan. Ia mengimbau kepada masyarakat agar memeliharan sumber daya air, terutama sungai kapuas yang penduduknya memanfaatkan air kapuas untuk kehidupan sehari-hari. (tin)

Remaja 17 Tahun jadi Otak Pelaku Kejahatan Remaja berusia 17 tahun menjadi otak pelaku kejahatan. Ia memimpin empat rekan lain yang berusia di atasnya. Swalayan target operandi dengan menyikat barang bermerek.

BERKALI-kali lolos dari sergapan. Namun saat melaksanakan aksi ke lima kali, kawanan remaja beralamat di Gang Landak Jalan Tanjungpura berhasil polisi ciduk, Senin (23/3). Lima pelaku ini polisi amankan di tahanan Poltabes. Masing-masing berinisial Nd (17), Rn (16), Ad (16) dan Ar (20), Fr (20). Nd, pelaku otak kejahatan secara spontan mengacungkan jari ditanya ide siapa mencuri. Kawanan ini beroperasi di Ramayana dengan modus, menginap. Nd menceritakan menjelang Ramayana tutup. Mereka menyelinap masuk. Lalu dengan bebas beraksi di dalam mengambil barang apapun yang dianggap berharga. Nd menambahkan, saat Ramayana mulai buka jam operasinya, jeda kesibukan kary-

SUTAMI/PONTIANAKPOST

DIAMANKAN: Lima tersangka pencurian saat diamankan polisi.

awan untuk mulai menjalani aktivitas, jadi celah mereka keluar dari tempat pusat perbelanjaan tersebut. “Barang yang telah diambil. Kami simpan sementara di pusat

permainan. Lalu baru diangkut keluar,” kata dia. Remaja yang mengaku telah tidak bersekolah lagi tersebut memaparkan hasil

curian mereka jual ke teman dekat. “Perihal pendistribusian hasil curian, tidak ada,” kata Nd. Menurutnya, bila tak laku dijual, barang yang berhasil didapat dipakai buat keperluan pribadi. Nd menjelaskan bila sukses mencuri serta menjual hasil itu, uang dari penjualan tersebut digunakan buat keperluan jajan. “Beli rokok,” ujar dia. Empat rekan lainnya, enggan berkomentar. Hanya dia yang lancar saat dimintai keterangan. Nd menyebut baru empat kali lakukan pencurian di Ramayana. Kasat Reskrim Poltabes Pontianak, Kompol Sunario mengatakan polisi meringkus kemarin malam pukul 23.00. “Atas laporan dari manajemen Ramayana,” katanya. Modusnya tersangka ada di Ramayana saat mau tutup. “Lalu tersangka melakukan pengambilan barang di dalam dan keluar pada saat buka,” ungkap Sunario. Sunario menambahkan kawan sindikat yang masih remaja itu bakal dijerat pasal 363 dengan ancaman enam tahun penjara. (stm)

Ke Halaman 23 kolom 5


pro-kalbar

25

Pontianak Post

Rabu 24 Maret 2010

lakalantas

Didominasi Pelajar POLRES Ketapang mengeluarkan peringatan keras kepada pengendara kendaraan bermotor, agar pengendara menjadikan keselamatan kebutuhan pokok, bukan semata-mata mematuhi tata tertib. Karena banyak anak-anak ABG usia sekolah mati di jalan raya akibat tidak hati-hati dalam berkendara. Seperti yang dilansir Kapolres Ketapang AKBP Badya Wijaya, dimana untuk keseluruhan tingkat kecelakaan lalu lintas di Kalbar, termasuk Badya Wijaya didalamnya Kabupaten Ketapang angka meninggal dunia tinggi akibat kecelakaan. Untuk Kalbar. Pada tahun 2007 sebanyak 421 orang meninggal dunia, angka ini meningkat sebanyak 2008 pada tahun 2008, sedangkan tahun 2009 hanya sekitar 449 korban meninggal dunia. “Angka meninggal dunia di Ketapang juga cukup banyak,” ungkapnya Kapolres Badya Wijaya ditemui di rung kerjanya, kemarin.

Persoalan Air Bersih Harus Tuntas Peringatan Hari Air Sedunia SINGKAWANG – Hari air sedunia (World Day of Water) jatuh pada 22 Maret 2010. Akan tetapi, masalah air bersih di Kota Singkawang belum tuntas. “Masih banyak permasalahan yang menyangkut air bersih di Kota Singkawang ini. Misalnya, air yang belum lancar mengalir,

dimana masyarakat harus menyedot menggunakan mesin pompa baru air lancar. Dan apakah air yang disalurkan kepada masyarakat itu memang sudah benar-benar bersih dan layak,” kata Ketua LSM Publik Singkawang, Uray Albert, Selasa (23/3). “Masalah ini harus menjadi perhatian dari Pemkot Singkawang dalam hal ini PDAM Singkawang dan DPRD Kota Singkawang. Ini merupakan PR yang harus segera

diselesaikan,” tambahnya. Ia mengungkapkan, kasihan dengan masyarakat yang banyak mengeluh. Akibat dari kenaikan tarif sampai 100 persen, namun tak sebanding dengan pelayanan yang didapatkan masyarakat tersebut. “Tarif boleh saja naik, namun pelayanan, supply air bersih harus maksimal. Selama ini banyak masyarakat mengeluh, di tengah permasalahan air bersih yang terjadi di Kota Singkawang, tapi tarif malah dinaikkan,” ujarnya.

■ Ke Halaman 31 kolom 5

Uray Albert

■ Ke Halaman 31 kolom 1

adipura

Singkawang Berbenah KOTA Singkawang berbenah. Kesiapan penilaian penghargaan adipura akan dilakukan. 28 Maret tim penilai tiba di Kalbar, Ketapang dan Kota Pontianak pertama dinilai. “Tanggal 31 Maret tim penilai dari pusat ke Ketapang dan Pontianak. Setelah itu ke daerah lain termasuk Singkawang. Kita tidak tahu kapan mereka datang, tapi kami sudah siap,” ujar Kepala Dinas Kebersihan dan Perumahan Kota Singkawaang, Wolter C Koyongian. Wolter C Koyongian Wolter yakin, Kota Singkawang akan terpilih untuk ketiga kalinya menjadi mendapat adipura. Sebelumnya pada tahun 2008 dan 2009. “Sangat yakin, bahkan hakkul yaqin,” tegasnya. Pemkot dan jajaran, kata Wolter, selama ini terus berkoordinasi meningkatkan kebersihan di Singkawang. Mulai dari walikota, kepala dinas, camat dan lurah. Semua diminta memperindah dan menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing. “Misalnya di setiap instansi diwajibkan menanam pohon. Selain mencegah global warmin, pohon juga memperindah lingkungan,” katanya. Kedatangan tim penilai merupakan kali kedua. Penilaian lanjutan ini dipastikan Wolter jauh lebih baik. Karena saran dan masukan tim pertama telah dilaksanakan. Dicontohkan Wolter, perbaikan tempat pembuangan akhir, rumah sakit dan sarana lainnya. “Sudah kita perbaiki kekurangan-kekurangan penilaian pertama,” ungkapnya. Rumah Sakit Abdul Aziz, lanjut Wolter, mengalami kemajuan dari sebelumnya. Telah memiliki alat penghacur peralatan dan jarum suntik. “Penilaian pertama belum punya, sekarang sudah ada,” paparnya.(hen)

pembangunan

Sudah Tepat Sasaran PROGRAM pembangunan P2KP di Kabupaten Landak yang sudah di laksanakan beberapa lalu, saat ini sudah dirampungkan meski belum semua. Kepala Bappeda Kabupaten Landak, Alpius Selasa (23/03) kemarin meng­akui kalau pelaksanaan pembangunan program tersebut sudah cukup baik dan sudah dapat singkron sesuai dengan apa yang di harapkan. “Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) hasil yang dilakukan oleh Alpius masyarakat tersebut sudah cukup singkron dan sesuai dengan apa yang kita harapkan,”ungkapnya. Hasil pelaksanaan program ini secara langsung dapat dirasakan masyarakat. Di samping pelaksanaan kegiatan ini juga adalah masyarakat itu sendiri.

■ Ke Halaman 31 kolom 1

bidik

ODY/PONTIANAKPOST

UJIAN: Purbaya terbaring lemas tengah dibesuk rekan-rekan sekelasnya kemarin. Siswa SMA Tsafioedin Singkawang ini terpaksa mengisi Unas di RS. (Berita lengkap bagian lain halaman ini).

HENDY/PONTIANAKPOST

ALTERNATIF: Walau sudah ada jembatan baru yang kokoh, warga Sebangkau masih tetap menggunakan jembatan lama sebagai jalur alternatif.

Purbaya Ikuti Ujian di RS Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

SINGKAWANG – Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) SM. Tsjafioeddin Singkawang harus mengisi soal Ujian Nasional di Rumah Sakit Abdul Aziz Singkawang, pada hari kedua pelaksanaan Unas, Selasa (23/3). Purbaya (18) pelajar kelas III jurusan Akuntansi

SMK SM. Tsjafioeddin Singkawang mengalami kecelakaan lalu lintas, Senin (22/3) sekitar pukul 15.00 WIB di Dusun Teluk Suak, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya, Kepulauan Kabupaten Bengkayang. Purbaya memang tinggal di Dusun Tanjung Gundul Desa Karimunting,

Pelajar Nongkrong di Café Dirazia Puluhan Siswa Terjaring KETAPANG—Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang dibantu jajaran Polres dan Sat Pol PP Ketapang melakukan razia pelajar Senin (22/3) malam di sejumlah café dan warung internet (warnet), hasilnya puluhan pelajar terjaring. Razia gabungan ini dilakukan mengantisipasi adanya pelajar keluyuran di malam hari padahal ujian nasional masih berlangsung. Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Drs HM Mansyur M.Si, mengatakan kegiatan ini

■ Ke Halaman 31 kolom 1

HARI/PONTIANAKPOST

RAZIA: Polisi dan Satpol PP mendatangi kelompok remaja di sebuah kafe.

Kecamatan Sungai Raya, Kepulauan Kabupaten Bengkayang. Ditemui di Ruang Perawatan Bedah RS Abdul Aziz Singkawang, kemarin, Purbaya terlihat terbaring dengan kaki sebelah kiri diberikan papan yang dibalut perban. ■ Ke Hal 31 kolom 1

Menkes Kunjungi RS Pemangkat PEMANGKAT – Rumah Sakit Umum Daerah Pemangkat merasa bangga dikunjungi Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, Minggu (22/3). Kunjungan tersebut mendadak, memutuskan singgah ke RS Pemangkat lantaran tahu RS tersebut mendapat ISO ISO 9001 – 2008. Hal itu membuat pihak RS Pemangkat makin bersemangat mempertahankan sertifikat pelayanan terbaik itu. “Ibu menteri singgah setelah dari Aruk, Sajingan. Dia dapat informasi rumah sakit kami dapat ISO. Kami merasa bersyukur,” ujar Direktur RSUD Pemangkat, Fatah Maryunani.

■ Ke Halaman 31 kolom 5

Fatwa Rokok Haram MUI Belum Bersikap KETAPANG—Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ketapang belum menentukan sikap terkait keluarnya fatwa haram merokok yang dikeluarkan PP Muhammadiyah. Alasannya perlu ada pertimbangan menyeluruh bagi MUI Ketapang apakah mendukung atau membenarkan, atau tidak mengakui fatwa rokok haram. “Kita belum menentukan sikap soal fatwa rokok haram karena harus dimusyawarahkan dan ditelaah oleh lembaga didalam organisasi MUI Ketapang, jadi perlu

pembahasan yang lengkap,” ujar Ketua MUI Ketapang H Ridwan Hasan kepada Pontianak Post, kemarin. Meskipun demikian, MUI Ketapang menghormati perbedaan pendapat yang terjadi di masyarakat. Bahkan Ridwan mengatakan MUI Pusat pun mendukung fatwa rokok haram. Ia mengatakan pro dan kontra itu wajar dalam masyarakat. Dimana bagi yang mengharamkan, atau menjatuhkan hokum makruh memiliki dasar-dasar tertentu. H Ridwan Hasan

■ Ke Halaman 31 kolom 1

ISTIMEWA

DIALOG: Menkes Endang RS berdialog dengan pasien Rumah Sakit Pemangkat.

Ceng Beng, Pedagang Hio Menangguk Untung

Tak Ingin Ribet, Belanja Setelah Tiba di Daerah Asal Ceng Beng atau sembahyang kubur membawa berkah. Khususnya, terhadap para pedagang kebutuhan ritual yang dilaksanakan setahun dua kali itu. Pedagang pun kewalahan melayani pembeli yang putus-putusnya berbelanja. Bahkan, mereka menganggap kalau tahun ini lebih banyak yang datang membeli.

M. Kusdharmadi Singkawang

ODY/PONTIANAKPOST

LARIS MANIS: Cen Fa di depan tokonya yang menjual peralatan sembahyang kubur.

MALAM menjelang. Lalulintas kendaraan pun mulai surut. Akan tetapi, di sebuah ruko, masih terlihat transaksi. Yang unik, karena toko tersebut hanya menyediakan kebutuhan warga Tionghoa untuk bersembahyang. “Mau tutup belum bisa. Sejak Sabtu (20/3) pembeli sudah ramai,” kata Cen Fa, pemilik Toko Makmur Jaya yang menjual peralatan sembahyang di Jalan SM Tsjafioeddin Singkawang Barat kepada Pontianak Post Selasa sore (23/3). Memang, toko Cen Fa sehari-hari menjual peralatan sembahyang masyarakat Tionghoa. Termasuklah pada momen Ceng Beng ini. Banyak masyarakat yang berbelanja di sana. Tokonya pun menjual berbagai macam peralatan. Seperti kertas dengan aneka bentuk. Ada yang berbentuk sepatu, baju, payung dan lainnya.

■ Ke Halaman 31 kolom 1


SINGKAWANG

26

Pontianak Post

Tenggak Racun Nurlina Tewas

reuni

Angkatan 90 SMA 1 ANGKATAN 1990 SMA 1 Singkawang akan menggelar reuni. Reuni ini akan dilaksanakan, 3 April mendatang. Hal itu diungkapkan Humas Reuni Angkatan 1990 SMA 1 Singkawang, Yudha R Hand, kepada Pontianak Post, kemarin. Yudha mengatakan, sebelum pelaksanaan reuni angkatan 1990 ini, akan digelar bakti sosial dengan melakukan donor darah di Markas PMI Singkawang, Jalan DR Soetomo. “Sehari sebelumnya atau tanggal 2 April kita menggelar donor darah,” kata Yudha. Bagi yang belum menerima pemberitahuan dari panitia, kata Yudha, bisa menghubungi panitia pelaksana dan Irma Wardani. “Semoga semua alumni bisa hadir dalam kegiatan reuni ini. tempat digelarnya reuni adalah aula Kantor Camat Singkawang Tengah,” kata Yudha. (zrf)

SINGKAWANG – Sebuah rumah di RT 42 RW 06 Jalan Mahakam Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah, sekitar pukul 15.15 WIB, hangus terbakar. Kebakaran rumah kontrakan yang sehari-harinya digunakan untuk tempat tinggal dan warung oleh Bong Jan fong alias A Kian (45) dan istrinya Cheu Mui Sian alias A Sian (40) serta keempat anak mereka, Andi, Meli, Desi, Joko, menghebohkan warga sekitar di tengah panas matahari yang menyengat. Sontak saja, warga pun bahu membahu bekerja keras berupaya memadamkan api dengan air dan

CAPKALA – Malang nasib Nurlina Gulo. Perempuan kelahiran Orahili Lewa Lewa Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara, 30 Desember 1977 ini, ditemukan tewas setelah menenggak racun rumput di mess PT Lestari Alam Raya (LAR) sebuah perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Capkala Kabupaten Bengkayang, tempatnya bekerja, Senin (22/3). Korban diduga bunuh diri karena frustasi menghadapi masalah pribadi. Korban saat ini beralamat di RT 1 RW 1 Dusun Sebandut, Desa Sebandut, Kecamatan Capkala Kabupaten Bengkayang. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bengkayang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mosyan Nimith melalui Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Capkala Inspektur Polisi Dua (IPDA) Aris Sutrisno membenarkan adanya kejadian ini. “Korban diduga bunuh diri dengan cara meminum racun rumput,” tegas Kapolsek Capkala kemarin. Menurut Uray Tommy, salah satu aktivis pemuda di Kabupaten Bengkayang kepada Pontianak Post, bahwa korban memang diduga frustasi karena menghadapi masalah pribadi.

Sebelumnya, korban pernah bercerita kepada istri Asiong teman korban yang sama-sama bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut. “Korban mengeluh kepada istri Asiong, karena pacaran selalu putus,” kata Uray Tommy menjelaskan. Lalu, jelas Tommy lagi, korban kemudian tidak keluar-keluar dari rumah sebelum meninggal dunia. Akhirnya, menurut dia, Asiong yang bertetangga dengan korban di mess perkebunan kelapa sawit itu pun curiga. Kemudian, kata dia, Asiong mengajak bagian security PT LAR untuk mengecek keberadaan korban. “Lalu security naik ke atas dek kamar korban, dan ternyata melihat korban sudah terlentang dengan mulut berbusa. Akhirnya pihak perusahaan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Capkala,” kata dia. Hasil dari penyelidikan kepolisian menemukan ada botol razun rumput di dekat korban. Kemudian, korban sempat dilarikan ke RS Abdul Aziz Singkawang untuk divisum. “Sebelum dibawa ke Rumah Sakit Abdul Aziz, korban memang sudah meninggal dunia,” katanya. Korban kemarin sudah dimakamkan di Capkala Kabupaten Bengkayang. (ody)

Frustrasi Putus Pacaran

ODY/PONTIANAKPOST

TERBAKAR: Rumah sekaligus warung milik Bong Jan Fong di Jalan Mahakam Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah terbakar kemarin pukul 15.15 WIB.

Warung A Kian Hangus Terbakar Pemadam Lamban

Rabu 24 Maret 2010

alat seadanya. Sementara kurang lebih 30 menit si jago merah melahap rumah yang diketahui milik Almarhum Marus tersebut, tak satupun pemadam kebakaran ada di lokasi. Baik itu swasta maupun milik pemerintah. Kerja keras warga tidak sia-sia. Api berhasil dilumpuhkan, sehingga tidak merambat ke rumah di sebelahnya. Tak lama, barulah pemadam kebakaran swasta tiba. Pemadam pun kemudian melanjutkan menyemprot sisa-sisa kebakaran dan api yang sudah mengecil. Tidak ada satupun barang yang bisa diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah. “Pe-

nyebab kebakaran belum bisa dipastikan. Asal api dari atas, saat itu penghuni rumah tidak sedang memasak. Korban juga belum bisa dimintai keterangan dengan jelas. Kita akan police line, dan penyelidikan selanjutnya kita koordinasikan dengan Polres,” kata Kapolsek Singkawang Tengah AKP Suhar di lokasi kemarin. Saat kebakaran A Sian sendiri. Tiga anaknya, Andi, Meli, Desi sekolah. Sedangkan Joko bermain di rumah tetangganya, Jamila (50) yang berada di depan lokasi kebakaran. A Sian mengaku sebelumnya tidak tahu kalau rumahnya terbakar. “Saya tidak tahu kalau rumah saya terbakar. Ada orang kasi tau saya. Saya cium ada bau asap, sekali liat di atas ada api. Saat

itu saya jaga warung sendiri, tidak ada memasak. Suami saya pergi ke Sungai Daun (Sambas) belanja dan anak-anak saya sekolah,” kataA Sian kemarin. “Saya tidak sempat ambil apa-apa,” tambahnya. Jamila, tetangga korban mengatakan, ketika itu dirinya sedang menyetrika pakaian di ruang tengah rumahnya. Saat itu juga anakA Kian, yakni Joko sedang bermain di rumahnya. Lalu, Jamila melihat ada asap keluar dari rumah A Kian. “Saya lihat ada asap hitam, ternyata kebakaran. Awalnya api dari samping. Saya lagi menyetrika. Lalu saya tangkap anaknya, agar jangan lari ke rumah,” kata Jamila kemarin. Saat kejadian A Kian mengaku berada di Sungai Daun untuk berbelanja. Ia baru tahu, setelah sang istri

menelponnya. “Saya tadi (kemarin) ke Sungai Daun mau belanja. Istri saya telepon kasi tahu. Barang belum sempat saya ambil, saya langsung pulang,” kata A Kian. Ia juga terlihat masih shock. A Kian mencoba menerobos rumahnya yang terbakar, ketika ia baru sampai dan panik. Lalu, ditenangkan oleh polisi dan warga. A Kian mengungkapkan, tidak ada firast apa-apa sebelum meninggalkan rumah. “Saya tidak ada firasat apapun. Barang-barang saya habis semua (terbakar),” kata A Sian. Anca, salah satu tetangga korban mengaku kesal dengan pemadam kebakaran. Anca yang rumahnya berada di belakang warung yang terbakar itu mengatakan, pemadam datang terlambat. (ody/hen)

Kesepakatan Damai Pemilukada Diteken BENGKAYANG-Selasa (23/3), Polres Bengkayang menggelar kesepakatan damai pemilu kepala daerah Bengkayang 2010. Kegiatan ini dilaksanakan di aula satu atap, kemarin. Kesepakatan ini tidak dihadiri oleh calon bupati, Petrus dan wakilnya, Ruma Faruma karena ada agenda yang tak bisa ditinggalkan. Begitu juga dengan calon wakil bupati, Sebastianus Darwis. Dia tak bisa hadir karena menghadiri acara PDI Perjuangan di Kota Pontianak. Kesepakatan pemilukada damai ini dihadiri oleh Bupati Bengkayang, Jacobus Luna, Kapolres Bengkayang, AKBP Mosyan Nimicth. Kesempatan itu, Mosyan mengungkapkan, kepolisian yang dipimpinnya bersikap netral dalam pemilukada yang akan dilaksanakan, Rabu 19 Mei

mendatang. Dia minta kepada seluruh peserta pemilukada untuk menciptakan pemilukada yang damai dan santun. “Pemilu kepala daerah jangan ternoda perbuatan tak terpuji,” kata Mosyan. Kata Mosyan, isi kesepakatan bersifat normatif namun mengikat. “Kesepakatan tanggungjawab moral dan disosialisasikan kepada semua pihak,” tegas dia. Kesempatan itu, dia menghimbau untuk tetap menjunjung etika, bangun komitmen kemitraan dengan KPU, Panwaslu dan tim kampanye. “Tim kampanye dan ketua partai politik kiranya membawa kesejukan,” katanya. Mosyan mengakui, pihaknya akan menerjunkan dua pertiga dari kekuatan yang dimi-

liki Polres Bengkayan atau sedikitnya 370 personel diturunkan guna mengamankan pesta demokrasi. Selain itu, Mosyan mengatakan akan menerjunkan Brimob Polda Kalbar dan diback up TNI sebanyak seratus orang. Kapolres mengatakan para personel sudah melakukan berbagai latihan. Yakni, pengamanan very important personal (VIP), TPS, objek vital, unjukrasa dan kampanye terbuka. “Sejauh ini belum ada kerawanankerawanan,” kata dia memastikan. Pengamanan oleh kepolisian, kata Mosyan, ada tiga tahapan. Pertama, pengamanan rutin yang dimulai dari tahapan pemilu kepala daerah hingga pengumuman para calon yang memenuhi syarat. Kedua, tahapan keamanan operasi

cipta kondisi yang dimulai dari paska pengumuman pasangan calon kepala daerah yang memenuhi syarat hingga H-2 kampanye terbuka. “Pengamanan tahap tiga disebut pengamanan inti dilaksanakan sampai H-1 pelantikan,” ujar Mosyan. Dana seluruh pengamanan tahapan pemilu kepala daerah, diakui Mosyan, berasal dari hibah Pemkab Bengkayang. Polres sendiri mengajukan anggaran sebesar Rp4,5 miliar. Pemkab Bengkayang, kata Mosyan lagi, hanya merealisasikan dana pengamanan sebesar Rp850 juta. “Hibah awal Rp750 juta. Selebihnya akan diberikan lagi,” kata dia. Mengenai anggota polisi yang bertugas sebagai pengamanan melekat terhadap calon kepala bertujuan mempermudah mendapatkan in-

ZUL/PONTIANAKPOST

TEKEN: Bupati kabupaten Bengkayang, Jacobus Luna ikut menandatangani kesepekatan damai dalam Pemilukada.

formasi. “Anggota pengamanan melekat bukan jadi ajudan para kan-

didat,” kata mantan Kasat Reskrim di Polda Kalbar ini. (zrf)


Pontianak Post

Rabu 24 Maret 2010

SINGKAWANG

Susahnya Pungut Pajak Sektor Informal

pemilukada

Bantah Arahkan Suara SEKRETARIS Daerah Bengkayang Kristianus Anyim yang juga Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Bengkayang membantah isu yang menyatakan dirinya mengarahkan suara massanya kepada kandidat Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang pada pemilihan umum 19 Mei 2010 mendatang. “Banyak yang mengatakan, saya telah mengarahkan suara dari massa saya untuk enam kandidat. Saya tegaskan itu tidak Kristianus Anyim benar. Saya tidak pernah mengarahkan suara dari massa saya kepada siapapun,” kata Anyim kemarin. Begitu juga, lanjut Anyim, dirinya tidak pernah mengarahkan suara kepada salah satu kandidat. Ia menegaskan, banyak yang mengklaim bahwa dirinya telah mengarahkan suara kepada satu kandidat. “Saya tegaskan kembali, itu sama sekali tidak benar. Saya tidak pernah mengarahkan suara kepada siapapun,” kata Anyim yang sempat ingin maju menjadi calon Bupati Bengkayang tersebut. Anyim menegaskan, selama ini dirinya tidak pernah menerima adanya permohonan dari enam kandidat untuk mengarahkan suara massanya kepada kandidat-kandidat tersebut. “Selama ini saya tidak pernah menerima enam kandidat yang memohon untuk mengarahkan suaranya,” ujarnya. Anyim berharap, dalam pelaksanaan pemilukada nantinya, Kabupaten Bengkayang tetap kondusif. Ia juga meminta, agar semua kandidat yang akan bertarung, menjaga massanya. “Kita ingin Bengkayang kondusif. Untuk itu, para kandidat harus menjaga massanya,” imbau Anyim. Dia pun mengingatkan, jika masyarakat harus jeli dalam memilih seorang pemimpin yang akan memimpin Kabupaten Bengkayang lima tahun ke depan. (ody)

27

SINGKAWANG – Sebanyak 80 persen wajib pajak pribadi yang telah menunaikan kewajibannya di Singkawang adalah pegawai negeri sipil. Sedangkan pekerja sektor informal kesadarannya masih rendah. HENDY/PONTIANAKPOST Saat ini baru 13 persen yang teMENJAMUR: Sekitar 700 – 1.000 bangunan walet di Singkawang tak kantongi izin. Akibatnya menambah kumuh lah menunaikan pajaknya pribadi, kota yang dikenal sebagai daerah tujuan wisata di Kalbar. sedangkan tenggat waktu sampai 31 Maret. Kendati demikian, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Singkawang, akan berupaya menembus angka 55 persen. “Masih ada sisa delapan hari kerja unbanyak warga kota yang menikmati tuk mengoptimalkannya. Kalau SINGKAWANG-Raperda PDAM merugikan keuangan daerah. “Umur pipanisasi PDAM termasuk air bersih. Dari catatan PDAM baru 12 untuk wajib pajak badan batas yang diajukan oleh eksekutif diminta untuk ditangguhkan. Sebab, raperda intalasinya juga puluhan tahun. Tinggal ribuan yang menikmatinya,” katanya. waktunya hingga 30 April,” kata ini masih memiliki banyak kekurangan 30 persen manfaatnya. Kalau dipaksa- David juga minta kepada PDAM dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak sehingga tak memberikan dampak per- kan terus, pasti akan menyedot keuan- DPRD untuk turun melihat jaringan Pratama Singkawang, Rachmat baikan pada PDAM. Hal itu diungkap- gan daerah. Lebih baik dialokasikan PDAM tersebut. Sebab, disinyalir ada Yanuar, kemarin. kan oleh David Darol, Mantan Kepala dana besar untuk memperbaiki secara pencurian air secara besar-besaran. Selasa (22/3) diadakan pekan “Kita dapat informasi air PDAM panutan pajak di Singkawang. Bappeda Kabupaten Bengkayang keseluruhan,” kata David. David mencontohkan di Kabupaten Bengkayang. dicuri dengan merusak jaringan PDAM. Dalam kesempatan itu, Walikota kepada Pontianak Post, kemarin. “Tidak menggunakan PDAM Sam- Kapasitasnya sangat besar,” kata Da- dan Wakil Walikota Singkawang, Menurut David, selain tak memiliki naskah akademik, raperda tersebut juga bas yang sudah uzur, melainkan mem- vid. Naskah akademik kali pertama Ketua DPRD serta Kapolres memiliki kelemahan-kelemahan. “Be- bangun sendiri dengan mengalokasikan digulirkan oleh Sekretaris Fraksi PIB, Singkawang menyampaikan lum ada kajian mengenai sosiologis, dana puluhan miliar untuk pembangu- Suhartoyo. surat pemberitahuan tahunan Suhartoyo adalah mantan akade- (SPT) pajak penghasilan (PPh) ekonomis dan sebagainya. Dan masih nan PDAM. Dana tersebut dialokasikan banyak kelemahan-kelemahan,” kata beberapa kali tahun anggaran dengan misi STIH Singkawang. “Kita harus serentak di KP3 Singkawang. multiyears,” kata David mencontohkan. menolak seluruh raperda yang diajukan Rachmat melanjutkan, saat ini David. Dia mengatakan, seharusnya PDAM Kata David, kajian pembenahan PDAM eksekutif, karena tak memiliki kajian baru 4 ribu lebih wajib pajak sekarang tak lagi digunakan dan al- harus matang dan ini menyangkut akademik,” kata Suhartoyo kali pertama yang telah membayar dan memelontarkan pendapatnya di media nyerahkan SPT PPh. Sedangkan angkah baiknya membangun yang baru. masalah hajat orang banyak. “Lihat sendiri, sekarang ini belum massa. (zrf) Bila dipaksakan, kata David, tentu akan jumlah keseluruhan hampir 39

Tangguhkan Raperda PDAM

ribu. Kalau terpenuhi target 55 persen, artinya terdapat 21 ribu wajib pajak yang menunaikan kewajibannya kepada negara. Rachmat mengaku, pembayaran pajak 2009 cenderung meningkat dari tahun sebelumnya. Kenaikan mencapai 60 – 70 persen. Itu, kata dia, tidak terlepas dari upaya kantor pajak mendekatkan diri kepada masyarakat. “Kami adakan pojok pajak dan mobil pajak,” tuturnya. Walikota Singkawang, Hasan Karman mengungkapkan, pada 2009, Pemkot Singkawang menyetor pajak penghasilan sebesar Rp 11,180 miliar. Jumlah tersebut terdiri dari, gaji pegawai Pemkot Singkawang sebanyak 4.195 orang sebesar Rp 3,466 miliar. “Kemudian penerbitan SP2D senilai Rp 7, 714 miliar,” paparnya. Dikatakan Hasan Karman, kontribusi penerimaan pph orang pribadi selama ini sangat kecil dibanding dengan pph badan atau pihak ketiga. Untuk meningkatkan penerimaan orang pribadi, menurutnya, hanya dapat dilakukan melalui peningkatan pendapatan perkapita masyarakat. “Salah satu sulitnya menarik pajak dari masyarakat karena masyarakat banyak bergerak di sektor informal,” ujarnya. (hen)

Disiapkan Sumber Air di Semalagi SINGKAWANG – Peringatan hari air sedunia diperingati, kemarin (22/3). Di Singkawang, sebagian warga belum menikmati air dengan layak. Jangankan mereka yang tak mampu menjadi konsumen PDAM, yang sudah pun masih tidak mendapatkan pelayanan

baik. Pemerintah Kota Singkawang berupaya meningkatkan pelayanan. Salah satu caranya dengan menaikan tarif. “Pemkot melalui PDAM terus berusaha. Masyarakat juga harus ada timbal baliknya, menjalankan kewajiban membayar rekening air tepat waktu. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan,” ungkap Walikota Singkawang, Hasan Karman. Hasan Karman meminta masyarakat sadar, tidak meru-

sak fasilitas yang telah ada. Tidak mencuri air dengan cara memasang pipa siluman pada saluran PDAM. “Bangkitlah kebersamaan dan kesadaran, jangan merusak fasilitas pemerintah. Air dari PDAM untuk masyarakat juga,” ungkapnya. Ketersediaan air di Singkawang, kata dia, sangat terpengaruh pada kondisi di kawasan hulu. Bengkayang dan Landak, merupakan daerah penyedia air untuk Singkawang. “Kalau alam di hulu tidak dirawat dan kondis-

inya parah, pengaruhnya sampai Singkawang,” katanya. Sementara ini, PDAM Tirta Gunung Poteng Singkawang tengah mempersiapkan sumber air di Semalagi. Terhambat karena anggaran pada APBD 2010 belum dapat dicairkan. “Sudah disetujui, tapi anggarannya belum cari. Belum dapat kita kerjakan,” jelas Hasan Karman. Hasan Karman sadar, sumber air tersebut tidak selamanya mampu mencukupi kebutuhan masyarkat Singkawang. “Air

itu terbatas, semakin tambah penduduk tambah juga kebutuhan. Nantinya akan cari alternatif lain,” ujarnya. Pemkab Bengkayang, terangnya, pernah menawarkan kerjasama pemanfaatan sumber air. Tapi saat ini belum dimungkinkan karena investasinya terlalu besar. “Sudah ada tawaran pasokan air dari Bengkayang. Tapi belum kita lakukan karena biayanya besar. Terutama penyambungan pipa,” tutur Hasan Karman. (hen)


SAMBAS

28

Pontianak Post

Usia Pensiun Pejabat Harus Diperhatikan

terigas

Dukung Mubeslub Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa Sambas Jonosen mendukung hasil musyawarah besar luar biasa yang dilaksanakan Senin (23/3). Ia mengatakan pelaksanaan musyawarah sudah sesuai dengan AD/ART. “ H a s i l mubeslub, bahwa pimpinan MABT dipimpin dewan presidium. Sehingga Harso tidak lagi menjabat sebagai ketua MABT Kalbar,” jelasnya. Ia mengemukakan DPD M A B T K a bu paten/Kota yang ikut mubeslub merupakan hasil pemilihan dari Jonosen pengurus kecamatan. Dikatakannya, kepengurusan MABT pemilihannya berasal dari bawah ke atas. “Apa yang dipersoalkan Harso adalah lima DPD pimpinan demisioner dikarenakan tidak diberikan surat keputusan organisasi kepengurusan daerah. Padahal, semua pengurus yang merupakan mempunyai legitimasi dari karena dipilih di setiap daerah,” ungkap Jonosen. Pria berkacamata ini menegaskan kalau hasil mubeslub tidak diakui karena dianggap pengurus MABT kabupaten/kota belum qourum terserah kepada ketua lama. Menurutnya, biar masyarakat yang menentukan legalitas keberadaan MABT. “Ketua MABT Kalbar pimpinan Harso tidak boleh semena-mena melakukan penunjukan careteker. Sebab saya sendiri terpilih berdasarkan hasil musyawarah di daerah. Tentu saja legalitas lebih dibandingkan penunjukan Zayadi (Se Khiong),” tegasnya. Jonosen mengemukakan silakan carateker bentukan Harso ingin melakukan musda di Kabupaten Sambas. Dikatakannya, karena kepengurusan yang diembannya saat ini baru saja dibentuk dan dikukuhkan. “Kami hanya menerima jabatan organisasi merupakan amanah dari warga Tionghoa. Kalau pun kami tidak diakui lagi keberadaannya, kami harus berbesar hati,” ujarnya. Ia mengatakan persoalan intern ini yakni bagaimana menerapkan AD/ART dengan baik sehingga roda organisasi berjalan dengan baik. Menurutnya, jika tindakan otoriter seperti ini berarti demokrasi sudah hilang. “Kami berharap pengurus MABT Sambas tidak terpecah dalam membangun dan melestarikan budaya tionghoa. Mudah-mudahan kisruh ini dapat diselesaikan,” harapnya. (riq)

Rabu 24 Maret 2010

 

Toriq/pontianakpost

KELEBIHAN : Pengendara sepeda motor yang membawa muatan lebih ini terjungkal ketika memasuki feri penyeberangan Tebas Kuala-Perigi Piai. Beruntung muatan tidak jatuh ke sungai dan pengendara selamat.

Solidaritas Wujudkan Ikatan Sosial takannya, yakni peranan SAMBAS – Meningkatadat dapat menjadi pemkan jiwa Pancasila dalam ersatu. setiap pribadi masyarakat “Sedangkan peranan terus digalakkan pemerinhukum dalam meningkattah daerah. Kepala Kantor kan kesadaran mematuhi Kebangpolinmas Heriperaturan perundangjanto kemarin mengatakan undangan. Sehingga upaya yang dilakukan denjiwa Pancasila tertanam gan menggelar pelatihan pada diri setiap individu kepada masyarakat. masyarakat,” tuturnya. “Kali ini kami memMantan Kasat Pol PP berikan pelatihan kepada Herijanto Sambas ini mengemukakepala desa. Kepala pemerintahan desa ini mempunyai kan tujuan pelatihan yakni mengemperanan penting dalam memfasilitasi bangkan kesadaran pentingnya keberdan menjadi motivator warganya,” samaan dan menghargai pluralitas. Menurutnya, hal ini dapat menjadi katanya. Ia menyebutkan banyak bidang pemicu masyarakat menghadapi beryang menjadi peranan penting mem- bagai tantangan dan hambatan yang bangun solidaritas masyarakat. Dika- mengancam negara.

“Kabupaten Sambas yang berada di perbatasan negara, masyarakatnya perlu terus diwariskan jiwa Pancasila. Sehingga jiwa nasionalisme terus tertanam dalam mempertahankan negara Indonesia,” paparnya. Herijanto mengungkapkan isu sentral yang sering muncul di kawasan perbatasan yakni lunturnya nilai nasionalisme dan jiwa Pancasila individu bangsa Indonesia. Persoalan ini, katanya, yang perlu dituntaskan. “Kami di Kesbangpolinmas berusaha membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Indonesia sangat mempunyai perhatian kepada rakyatnya. Tentu saja, pemahaman dan memberikan kesadaran bahwa membangun membutuhkan waktu panjang,” ungkapnya. (riq)

SAMBAS –Pejabat eselon III di lingkungan Kabupaten Sambas yang memasuki usia pensiun masih menjabat dipertanyakan. Ketua LSM Vip Nusa M Irawan, kemarin, mengatakan dalam peraturan pegawai negeri sipil tidak diatur perpanjangan pensiun bagi jabatan eselon III. “Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 65 tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979 Tentang Pemberhentian Pegawai Negeri sipil menyebutkan batas usia pensiun PNS yakni 56 tahun. Kenapa setelah memasuki usia pensiun, pemerintah daerah tidak mempersiapkan penggantinya,” tegasnya. Ia mengatakan perpanjangan batas usia pensiun bagi PNS yakni usia 65 tahun bagi PNS memangku jabatan ahli peneliti dan peneliti, usia 60 tahun bagi PNS memangku jabatan pimpinan lembaga pemerintah non departemen, pejabat struktural eselon I, pejabat struktural eselon II dan dokter yang ditugaskan secara penuh pada lembaga kedokteran negeri sesuai profesinya. Selain itu, katanya, usia 65 tahun bagi PNS menduduki jabatan fungsional Pustakawan Utama, Widyaiswara Utama, Pranata Nuklir Utama, Pengawas Radiasi Utama dan usia 60 tahun bagi PNS menduduki

jabatan Fungsional Pemeriksa Pajak, Penilai Pajak Bumi dan Bangunan, Penyuluh Pertanian, Sandiman dan Penyelidik Bumi Utama dan Madya. “Selain itu, mereka yang berusia 65 tahun tetap menjadi dosen, Ketua, Wakil Ketua, dan Hakim Tingkat Banding di lingkungan Peradilan Umum, PTUN, dan Agama. Sedangkan usia 62 tahun bagi PNS menduduki jabatan Ketua, Wakil Ketua, dan Hakim Tingkat Pertama di lingkungan Peradilan Umum, PTUN, dan Agama mau pun jaksa serta usia 60 tahun bagi PNS menduduki jabatan guru,” papar Irawan. Menurutnya, PP No. 65 tahun 2008 bagi PNS hanya mengatur tentang jabatan eselon I dan II. Dikatakannya, terjadi kerancuan sistem pembinaan kepegawaian yang dilakukan pemerintah daerah ketika pejabat memasuki usia pensiun tidak dipersiapkan kaderisasi. “Kondisi ini dapat menghambat sistem pembinaan karier PNS ketika pejabat bersangkutan tidak mengurus pensiun. Sehingga masih melekat tunjangan gaji struktural hingga masa pensiunnya berakhir. Kami berharap pembina PNS di lingkungan Pemkab memperhatikan persoalan ini,” harapnya. (riq)

Bangun Lima Jembatan Perlu Dana Rp 2 Triliun  SAMBAS-Pemerintah Kabupaten Sambas memerlukan dana sedikitnya Rp2 triliun untuk membangun lima jembatan. Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Pengairan dan ESDM Feri Madagaskar kemarin di ruang kerjanya. “Jembatan Mensere-Segarau yang paling besar pembiayaannya kalau disetujui pemerintah pusat nilainya mencapai Rp1,2 triliun. Karena bentangan kerangka jembatan mencapai

800 meter,” katanya. Ia menyebutkan sedangkan jembatan terpanjang kedua yakni Sungai Ceremai-Merbau. Diperkirakan, jelasnya, nilai pembangunan separuh dari jembatan Mensere-Segarau. “Sedangkan tiga lain yang perlu dibangun yaitu jembatan jalan lingkar Tebas, jembatan Sabbo dan jembatan Selakau Timur-Samalagi. Ketiga jembatan ini untuk pembangunannya Rp200 miliar,” papar Feri.

Menurutnya, Pemkab Sambas dalam percepatan pembangunan infrastruktur dasar tersebut tidak mempunyai dana. Bila hanya mengandalkan dana alokasi umum, ungkapnya membutuhkan waktu puluhan tahun baru dapat direalisasikan. “Usulan rencana pembangunan dari masyarakat kami tidak lanjuti ke pemerintah provinsi dan kementrian. Sehingga membangun seluruh jembatan dibutuhkan dana segar berupa bantuan, hibah atau utang,” tuturnya.

Feri mengatakan kalau daerah tidak mungkin mencari utang. Kemungkinan, katanya, pemerintah pusat yang akan mencari dana pinjaman ke luar negeri atau menawarkan pembangunan kepada BUMN atau swasta. “Kalau jembatan Mensere-Segarau masih memungkinkan dibangun tol. Tetapi empat jembatan lain tidak menguntungkan bagi investasi karena program pembangunan jangka panjang,” papar mantan kepala bidang bina marga ini.

Ia mengungkapkan pemerintah daerah hanya mempersiapkan studi kelayakan untuk membangun semua itu. Dikatakannya, hal ini merupakan bentuk keseriusan daerah ingin membenahi infrastruktur daerah. “Sedangkan dana pembangunannya, Kabupaten Sambas mengharapkan dukungan pemerintah pusat dan provinsi. Mudah-mudahan saja usulan yang diajukan mendapatkan persetujuan,” harap Feri. (riq)

Ingin Pasang Iklan? BIRO SAMBAS Hub : Rabbul

0813-4554-1441


Pontianak Post

KETAPANG

Rabu 24 Maret 2010

Bakal Calon Bupati dan Calon WaBUP

28

Martin Rantan Yasyir Ansyari 44,02 %

Ismet Siswadi

Suhermansyah 30,88 %

AR.Mecer

Boyman Harun

Henrikus

Jamhuri Amir 24,10 %

1,00 %

potret

Hari Kartini 2010 RENCANA Show Dancer Waria menyemarakan hari Kartini tahun 2010 akan diselenggarakan dilakukan pada 17 April 2010. Ketua Gaway (Gabungan Waria dan Gay) Ketapang, Syahran menyebutkan tanggal 17 April 2010, sudah “dipositipkan” panitia akan melakukan kegiatan hiburan tersebut. “Lokasinya di Gedung Ny Riniwati Pancasila Ketapang,” kata Syahran, ketua Gaway Ketapang. Adanya kegiatan waria menyemarakkan Hari Kartini tersebut mendapat dukungan moril dari Ny.Riniwati Henrikus, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Ketapang. Dalam mengisi pembangunan, tak hanya kegiatan Gaway semata yang perlu didukung, tetapi seluruh aktivitas masyarakat ketaang dalam upaya pembangunan juga harus didukung. Harapannya, seluruh aktivitas disegala bidang di Ketapang akan semakin maju dimasa akan datang. (ndi)

Ale-ale

Salut dan Lega DENGAN keluarnya Keputusan Mahkamah Konstitusi, maka Akhmad Fauzan. mantan Panwascam Pileg dan Piolpres 2009 merasa lega. Tak hanya polemik berkepanjangan tuntas, tapi dengan keputusan MK tersebut, Panwas Pemilu Kada punya dasar hukum yang jelas, final dan mengikat. ”Harapan saya kedepan jangan lagi ada kisruh semacam ini, dan saya sangat salut dengan pihak KPU khususnya KPU Ketapang yang begitu legowo dalam menyikapi masalah ini,” katanya, kemarin. Yansyah, Panwascam Pileg dan Pilpres Kecamatan Muara Pawan, juga menilai serupa. Polemik panjang antara Bawaslu dan KPU mengenai dasar hukum tersebut diakuinya juga berimbas kedaerah. Keluarnya putusan MK tersebut, harapannya Panwas Pemilu Kada Kecamatan dan PPL segera terbentuk. Dan melakukan kerjanya.mengawasi tahapan yang sudah berjalan, tandasnya. (ndi)

tERSEdia JuGa kaplinG di koMplEk pERuMaHan

FOTO IST

DUKUNGAN: Sosialisasi pasangan nomor urut di rumah adat di KecamatanTumbang Titi digelar. Dan warga Tanjung mendukung pasangan Henrikus-Boyman Harun SH.

Syukuran Penetapan Nomor Urut 2 4 Sosialisasi juga Digelar KECAMATAN–Setelah penetapan nomor urut pasangan calon di KPU Ketapang, maka pasangan nomor urut dua yaitu Drs Henrikus MSi dan Boyman Harun SH, menghadiri undangan masyarakat di Tumbang Titi. Ritual adat dan syukuran, sekaligus sosialisasi atas penetapan nomor urut dua (Drs Henrikus MSi-Boyman Harun SH) dilakukan dilakukan di Desa Serengkah Kecamatan Tumbang Titi. Ritual adat, dan syukuran sekaligus penetapan nomor urut dua, cukup antusias disambut masyarakat. Tak

hanya di Dea Serengkah, Kecamatan Tumbang Titi, sepanjang perjalanan masyarakat yang dilintasi rombongan pasangan Drs Henrikus MSiBoyman Harun SH juga antusias menyambut pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati. Hal tersebut terlihat dari di Desa Kuning, Dusun Jelayan, Natai Panjang, Jelai Hulu, Batu Menang Marau maupun di Tanjung. “Saya melihat masyarakat sat ini sudah sangat cerdas melihat figure yang layak memimpin mereka,” kata Drs Henrikus MSi, calon Bupati Ketapang.

Sikap cerdas dan kritis masyarakat itu, dikarenakan selama di era reformasi, berbagai informasi sudah begitu mudah diakses masyarakat. Ia mencontohkan bagaimana informasi televisi, radio dan media cetak selama ini mampu membuat masyarakat cerdas dan kritis. Sikap cerdas dan kritis masyarakat seperti itu, dimana dalam sosialisasi masyarakat ternyata lebih menyenangi dialog. Dengan dialog terjadi komunikasi dua arah dibanding metode kampanye yang satu arah. “Inilah yang saya lihat, sekarang benar-benar cerds dan kritis melihat figur pemimpinnya,” ujar Drs Henrikus MSi. (PK)

Tuntaskan Jalan Trans Tahun 2012 KETAPANG—Anggota DPDRI Erma Suryani Ranik SH, mengakui ada tiga hal yang dititipkan Gubernur Kalbar untuk terus diperjuangkan DPD-RI ditingkat pusat. Ketiga hal tersebut adalah pembangunan perbatasan (jalan parallel) perbatasan, listrik dan penuntasan trans Kalimantan. Terhadap jalan trans Kalimantan, secara fisik memang anggota DPD-RI tak bisa bersuara banyak. Namun mereka (para anggota DPD-RI) sudah mengundang sejumlah Duta Besar Negara sahabat melakukan pertemuan dalam mengundang investasi ke Kalbar. Dalam pertemuan iu dihadiri juga Wakil Gubernur Kalbar. “Namun mungkin dari realisasi pertemuan itu, beberapa duta besar datang ke Kalbar dan meninjau langsung pembangunan jembatan Tayan, selain itu Departemen Pekerjaan Umum (DPU) juga sudah menjanjikan untuk jalan Trans Kalimantan tuntas paling lambat tahun 2012,” kata Erma Suryani Ranik SH, anggota DPD RI kepada Pontianak Post. Selain itu, isu sentral yang akan terus diperjuangkan para anggota DPD-RI adalah pentingnya pembangunan jalan Paralel perbatasan. Saat sekarang wacana di tingkat pusat sedang gencar pentingnya pembangunan jembatan selat Sunda yang diperkirakan menelan dana Rp 100 trilyun. Anggota Komisi IV DPD—RI membandingkan jika jembatan Selat Sunda tersebut dibandingkan dengan pembangunan jalan parallel perbatasan Kalbar hanya membutuhkan Rp 5 trilyun, sudah tuntas.

Sementara, sampai saat ini Perpres perbatasan yang diharapkan sudah terbit pada Januari 2010, ternyata sampai saat ini belum terbit. Pembangunan perbatasan ini sangat penting, karena menyangkut persoalan internasional. Erma Suryani Ranik SH tak menginginkan warga Negara di perbatasan mengkalim pindah kewarganegeraan baru diributkan. Padahal, kenyataannya mereka dibiarkan terlalu lama tanpa tersentuh pembangunan. “Kita yang sering berada di lapangan mengetahui persis persoalan kehidupan msyarakat di perbatasan, karena itu, saya secara pribadi akan terus berjuang memperjuangkan perbatasan ini,” ujar Erma Suryani Ranik. Anggota DPD-RI yang tergabung dalam komisi IV membidangi perimbangan APBN, pajak, koperasi, pemilihan anggota BPK ini berada di Ketapang sejak tanggal 20 Maret 2010. Ia melakukan reses (kunjungan kerja ke daerah pemiihan) dalam rangka menjaring aspirasi rakyat. Pada bulan Maret 2010, ia memang mengalokasikan khusus untuk bertemu dengan seluruh msyarakat Sungai Laur, Kabupaten Ketapang. Dalam menyerap aspirasi masyarakat itu, ada beberapa hal yang diaspirasikan masyarakat diantaranya infrastruktur, kelistrikan dan pentingnya penambahan dana PNPM. Salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat, misalnya pentingnya jalan dari Randau Limat (Sungai Laur) ke Nanga Mahap-Sekadau. (ndi)

Lokasi Parkir Pegawai Kejaksaan Nyaris Terbakar KETAPANG—Akibat kesalahan teknis operator genset, tempat parkir Kejaksaan Negeri Ketapang nyaris terbakar. Beruntunglah api yang memunculkan kepulan asap dari dalam mesin genset tersebut tak membesar dan bisa dihentikan, sehingga kepulan asap yang sempat membuat panik

sejumlah pegawai kejaksaan maupun warga sekitar tak terjadi. “Cuman percikan api dan kepulan asap sedikit, hanya kesalahan teknis saja saat ingin menghidupkan genset karena aliran listrik padam,” ungkap salah satu pegawai kejaksaan Widodo kepada Koran ini, Selasa (23/3).

Ia mengatakan kesalahan teknis ini terjadi, dikarenakan mesin genset kejaksaan ini sudah lama tidak difungsikan. Sehingga pasa saat mesin genset dinyalakan oleh operator justru terjadi konslet pada mesinnya. Akibatnya memicu percikan api yang menimbulkan asap. Namun Widodo mengatakan aman dan

tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi. “Apinya sudah padam jadi aman dan tak perlu ada yang dikhawtirkan,” katanya sambi tersenyum. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 wib ini sontak mencuri perhatian warga sekitar. Bahkan sejumlah anggota kepolisian pun ikut ke lokasi melihat kejadian, selain itu

tak tanggung-tanggung tiga unit mobil pemadam kebakaran pun menyambangi kantor kejaksaan di Jalan MT Haryono tersebut. Setelah dilakukan pengecekan ternyata indah kabar daripada rupa. Pemadam kebakaran pun tak sempat menyemprotkan slang berisi air, karena api dapat dikendalikan. Bahkan saat Pontianak Post di lokasi kejadian, bau hangus dari genset pun tidak ada. Hanya bercak oli warna hitam yang memenuhi cerobong asap genset, serta langitlangi atap tempat parkir yang berwarna hitam. Masyarakat yang sempat menyemut didepan kantor kejaksaan pun satu persatu berlalu, sembari ketiga unit pemadam kebakaran pulang dari lokasi. “Syukurlah tidak terjadi kebakaran,” celetuk salah satu warga yang ikut melihat genset yang sempat menghebohkan warga sekitar tersebut. (har)


ONG UTARA KAYONG UTARA

30

30

potret

Keseimbangan LH PENGELOLAAN sumber daya alam (SDA) yang memperhatikan lingkungan hidup, diakui Wakil Bupati Ketapang disuarakan masyarakat pedalaman.Supaya pembangunan terarah dan terpadu,sesuai harapan masyarakat, ia mengakui peranan NGO/ LSM sangat penting. Wakil Bupati Ketapang, Drs Henrikus M.Si mengakui Kabupaten Ketapang ini sangat luas. Jika membangun Ketapang ini hanya diandalkan Henrikus pada APBD yang jumlahnya hanya sekitar Rp 700 milia/r/tahun. Maka dana tersebut sebagian hanya habis untuk membayar belanja pegawai dan lain-lain. Sedangkan pembangunan di berbagai bidang membutuhkan dana yang tak sedikit.Oleh karena itu, Wakil Bupati Ketapang menilai, pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang seimbang. “Karena itu, keterlibatan NGO/LSM sebagai mitra kerja sangat penting, kedepan saya akan membentuk NGO yang Qualified sebagai mitra kerja saya,” kata Drs Henrikus M.Si.(ndi)

ragam

Sampah Diangkut Hari ini, Rabu (24/3), sampah yang menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara kompleks Pemda Putussibau akan diangkut. Hal itu dibenarkan Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Kapuas Hulu, Abadi Siswanto SSos MM. “Akan kita angkut besok (hari in, red). Persoalan itu sudah kita koordinasikan dengan petugas pelaksana di lapangan,” ungkap Abadi, Selasa (23/3) kemarin. Dikatakan Abadi, tidak terangkutnya sampah bukan karena kesengajaan. Kendala teknis kendaraan pengagkut yang menjadi penyebab. Kerusakan kendaraan baru dapat teratasi dan baru bisa di pergunakan kembali.“Jadi kita menunggu mobil pengangkut yang sedang di perbaiki. Dan sekarang sudah selesai di perbaiki dan siap untuk digunakan kembali,” katanya. Abadi mengakui, saat ini pihaknya mengalami persoalan keterbatasan sarana dan prasarana. Terutama jumlah kendaraan pengangkut sampah yang terbatas. Upaya mengajukan penambahan armada sudah dilakukan. (w@Nk)

Pontianak Post

Pemkab Disarankan Gali Potensi PLTMH Atasi Kelistrikan di Pedalaman Hari/pontianakpost

WISUDA TPA: Sejumlah santri di TPQ Nurul Akbar, kemarin, diwisuda.

Pembangunan Infrastruktur Perlu Didukung Koneksikan Jalan Antar Kabupaten DALAM mempercepat akses ekonomi msyarakat, Erma Suryani Ranik SH anggota DPD-RI asal dapil Kalbar mengakui aspirasi masyarakat sangat membutuhkan infrastruktur. Karena karena itu, pembangunan infrastructure baik yang dilakukan pemerintah kabupaten, propinsi dan pusat perlu didukung sepenuhnya. “Setelah saya melakukan reses di Sungai Laur, memang benar persoalan infrastruktur sangat diharapkan masyarakat, masyarakat sungai Laur, khususnya Desa Randau Limat yang berhubungan dengan Nanga Mahap sangat mengharapkan agar dibangun jalan menuju Nanga Mahap Sekadau, selain itu mereka juga mengharapkan ruas Jalan Sungai Laur ke Sandai, dan Sungai Laur ke Simpang Dua,” kata Erma Suryani Ranik SH. Adanya rencana ruas Jalan

Teluk Melano-Perawas-Simpang Dua-Nanga Mahap yang menghubungkan antar kabupaten, maka ia sangat setuju sekali. Harapannya rencana tersebut segera ditindaklanjuti pemprop Kalbar. Disinggung dengan rencana Pemkab Kayong Utara yang mengusulkan perubahan status ruas jalan Teluk Batang-Teluk Melano-Perawas-Simpang Dua sehingga terhubung ke jalan Trans Kalimantan menjadi berstatus ruas jalan nasional, anggota Komisi IV DPRD RI mengakui belum mengetahuinya. Pada prinsipnya, DPD-RI sangat terbuka sekali untuk dimintai bantuannya dari pemerintah daerah. Namun sampai saat ini, DPD-RI belum ada mendapat pengusulan tersebut. Karena DPD-RI terbebas dari kepentingan partai manapun, maka mereka selalu terbuka untuk menampung usulan dan aspirasi masyarakat Kalbar dalam hal untuk membangun. Terkait dengan status jalan

tersebut apakah dibawah kewenangan propinsi, atau kabupaten pihaknya masih belm mengetahuinya. Namun, jika masih berada di bawah masing-masing kabupaten, maka sudah jelas dapat difasilitasi oleh Pemprop Kalbar untuk membina dan memfasilitasi pertemuan antar kabupaten membahas pembangunan ruas jalan tersebut utuk segera dituntaskan pembangunannya. Karena saat sekarang, sudah jelas ada pembagian kewenangan antara Pemerintah kabupaten dengan pemerintah propinsi. “Jika masih berstatus jalan kabupaten, saran saya sebaiknya stautusnya diusulkan terlebih dahulu menjadi berstatus jalan propinsi, agar lebih memudahkan untuk diubah menjadi status jalan nasional, sebab jalan nasional biasanya menghubungkan antar propinsi dan huburan erat dengan antar Negara,” ucap Erma Suryani Ranik SH menjelaskan ketika berada di ruang VIP Bandara rahadi Oesman Ketapang, Selasa 23/3. (ndi)

Prioritaskan Jalan Perbatasan Antar Kabupaten KETAPANG—DPRD Kabupaten Ketapang menerima kunjungan 11 orang anggota DPRD Sukamara Senin (22/3). Dalam pertemuan tersebut membahas pembangunan jalan perbatasan antar dua kabupaten yakni poros Jambi Sukaramai di Kecamatan Manismata Kabupaten Ketapang menuju Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah. ”Pembangunan jalan poros perbatasan antar kabupaten tersebut akan mendapatkan prioritas penyelesaian,” ungkap Gusti Kamboja kepada Pontianak Post usai menerima tamu dari

Rabu 24 Maret 2010

kabupaten tetangga tersebut. Lebih lanjut, Gusti Kamboja mengatakan pembangunan jalan poros jambi Sukamara akan segera diselesaikan. Bahkan dalam APBD 2010 sudah dianggarkan sebesar Rp 1 miliar. “Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki jalan yang rusak sepanjang 11 kilometer dari sekitar 22 kilometer panjang jalan poros Jambi Sukaramai,” katanya. Adapun, kata dia, kekurangannya oleh DPRD akan mencoba diajukan ke APBN. DPRD bersama Dinas Bina Marga akan coba menyusu ajuan tersebut.

Pertemuan yang berlangsung di ruang ketua DPRD berlangsung penuh kekeluargaan. Ketua DPRD Ketapang didampingi ketua komisi I Samsidi, ketua komisi II Teris Yohanes, dan ketua komisi IV diwakili Febriadi. Sementara DPRD Sukamara dalam kunjungan kerjanya hadir langsung ketua DPRD, dan ketua komisi II membidangi Pembangunan. Dalam pertemuan tersebut. Perwakilan DPRD Sukamara komitmen dan kepedulian pemkan dan DPRD Sukamara mengenai pembangunan ruas jalan tersebut.

Bagaimanapun jalan perbatasan tersebut digunakan warga kecamatan Manismata bersekolah dan memenuhi kebutuhan hidup. Bahkan tak jarang warga Manismata berbelanja kebutuhan pokok ke Sukamara. Sehingga jalan poros Jambi Sukamar sangat penting. Selain jalan, kata Gusti Kamboja, pembangunan jembatan kuala jelai dengan rangka baja saat ini 99 persen sudah selesai. Jalan yang dibangun sejak 2005 sudah bisa dioperasikan untuk kelancaran aktivitas masyarakat kedua kabupaten. (har)

KETAPANG–Persoalan infrastruktur dan listrik masih dominan diaspirasikan masyarakat. Irma Suryani Ranik SH, anggota DPDRI asal dapil Kalbar usai melakukan reses di Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang. Dalam mengatasi persoalan kelistrikan, ia menyarankan agar kedepan pemerintah daerah memprioritaskan penggunaan energi alternative, salah satunya pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). “Untuk pilot project tahap pertama bisa dilakukan beberapa desa, lima sampai sepuluh buah bisa dilakukan,” kata Erma Suryani Ranik, SH, anggota DPD-RI kepada Pontianak Post. Dengan Pembangkit listrik tenaga mikro hidro, ia menilai biaya pembuatan tahap awal murah. Untuk skala kecil mungkin diperlukan biaya sekitar Rp 50 juta, ditambah dengan teknisinya. Potensi pemanfaatan tenaga hidro dinilainya sangat banyak. Ia mencontohkan di daerah Sungai

Laur, maupun Hulu Sungai cukup banyak potensi tersebut. Selain dibangun murah, maka dapat mengatasi listrik di pedalaman. Setelah dibangun, pengelolaannya dapat diserahkan ke Badan usaha milik-Desa. “Dengan begitu, listrik di perkotaan bisa di atasi dengan tenaga listrik dari diesel, sedangkan di pedalaman yang tak terjangkau bisa memanfaatkan potensi yang ada di sekitarnya,” ujarnya. Erma Suryani Ranik SH menilai memang benar saat ini listrik sudah menjadi bagian kebutuhan hidup. Ia mencontohkan dalam segala hal, baik mulai dari cash Handphone seluler, sampai memasak pun sudah menggunakan listrik. Sedangkan kelistrikan di Ketapang, maupun di berbagai daerah di kalbar sampai saat ini masih serba keterbatasan. “Saya harap tahun-tahun mendatang Pemerintah daerah bisa memanfaatkan tenaga alternative untuk mengatasi krisis kelistrikan,” kata Erma Suryani Ranik berharap. (ndi)

DKP Bantu 20000 Bibit Nila dan Lele Dumbo KAYONG UTARA -Membantu mewujudkan kemandirian pembinaan atlit tinju Kayong Utara, belum lama ini, pelatih Pertina Kayong Utara Damianus Yordan AMd, memperoleh bantuan 20000 ekor bibit ikan nila dan lele dumbo. Bibit ikan tersebut di dapat dari Dinas Kelauatan dan Perikanan Kayong Utara. “Bantuan bibit ikan tersebut diberikan kepada kelompok ternak unggul mandiri yang anggotanya adalah atlit tinju Kayong Utara sebagai anggota binaannya,” kata Damianus Yordan, pelatih Pertina Kayong Utara. Ia melihat di Kayong Utara sangat banyak bibit petinju bagus yang punya harapan besar jadi juara. Sementara mereka kebanyakan tak

memenuhi syarat untuk bekerja di sektor formal, karena pendidikan yang hanya SD (sekolah dasar). Untuk itulah dirinya melihat peluang buat mereka mengisi waktu luang setelah latihan dengan menggarap lahan tidur yang dijadikan tempat ternak ikan. Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kayong Utara, Santun Simorangkir menyambut baik progran yang dikembangkan Pertina. Ia berjanji memenuhi kebutuhan bibit  sebanyak 50 ribu ekor ikan yang diperlukan atlit Pertina sebagai kelompok ternak binaanya baik nila,mas,lele,dumbo, gurame. Dalam waktu dekat pihaknya akan membantu pengerjaan kolam ikan milik atlit pertina mengunakan alat berat eksavator. (ndi)


Pontianak Post

aneka

Rabu 24 Maret 2010

Ciptakan Pemilukada Damai, Dialog Antaretnis

Didominasi Pelajar Sambungan dari halaman 25 Bahkan data yang dilansir baru-baru ini tahun 2010. periode waktu Januari hingga pertengahan Maret 2010 ini, kecelakaan lalu lintas telah menelan korban sebanyak 12 orang. Angka ini cukup tinggi dibandingkan tahun sebelumnya diperiode yang sama. Dan ironisnya korban meninggal dunia ini didominasi ABG atau usai pelajar SMP maupun SMA. “Cukup memprihatinkan hampir seluruh korban meninggal dunia adalah pelajar atau usia produktif

di masa tiga bulan tersebut, jadi ini harus menjadi perhatian kita semua,” ungkapnya. Faktor penyebabnya beragam. Salah satunya pengendara tidak memperdulikan keselamatan diri sewaktu mengendarai motor. Apalagi penyakit balapan liar kini hingga ke para pelajar dan generasi muda. Banyak ditemukan para pengendara tidak berhelm standar, motor yang dimodif sehingga standar keselamatannya kurang, serta seringkalinya pengendara kebutkebutan di jalan raya. Polres akan

terus rutin menggelar operasi kelengkapan adminstrasi dan standar keamanan kendaraan. Operasi rutin ini untuk mencegah terjadinya lakalantas. Kapolres juga meminta orangtua, untuk terus memberikan peringatan kepada anak-anaknya hati-hati berkendara di jalan. Bagaimanapun, lanjut dia, kecelakaan lalu lintas tak hanya merugikan diri sendiri, namun keluarga, serta masyarakat. “Kita cukup prihatin banyak anak muda dan pelajar meninggal dunia akibat tabrakan karena

kebut-kebutan dan tak mematuhi aturan yang ada,” katanya. Oleh sebab itum peran orangtua dirumah dan guru di sekolah diharapkan maksimal mendidik dan membina anak didik terutama aturan berkendara. “Kita sangat mengharapkan kerjasama orangtua, sekolah dan masyarakat memberikan sosialisasi pentingnya keselamatan jiwa saat berkendara di jalan raya, sehingga jangan sampai korban meninggal akibat kecelakaan dari kalangan pelajar bertambah dikemudian hari,” katanya. (har)

Fatwa Rokok Haram MUI Belum Bersikap Sambungan dari halaman 25 Sehingga fatwa haram rokok ini tidak perlu dipolemikkan. “Untuk MUI Ketapang sendiri kita menghormati fatwa tersebut dan perbedaan pendapat mengenai pro dan kontra fatwa rokok haram, silakanlah masyarakat

yang menilainya dengan akal sehat dan keimanan masingmasing,” katanya.Secara pribadi, ia melihat fatwa haram ini untuk kalangan terbatas, yakni bagi pengikut Muhammadiyah. Oleh sebab itu, masyarakat diminta berpikir jernih soal. “Silakan masyarakat memilih yang ter-

Menteri Kesehatan bersama Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Helmy Faishal Zaini, Wakil Gubernur, bupati serta Wakil Bupati Sambas tiba di RS Pemangkat sekitar pukul 19.00. Endang Rahayu Sedyaningsih langsung berkeliling RS. Dia sempat melihat dan berbincangbincang dengan pasien. Rona

bahagia tak mampu disembunyikan pasien saat disalami ibu menteri. Mereka bahkan memanfaatkan pertemuan itu untuk berdialog dengan Menkes. “Ada yang menanyakan mekanisme jamkesmas dan jamkesda,” kata Fatah. Menkes menilai RS Pemangkat sangat baik untuk keberadaannya di tingkat kecamatan. Karena mendapat sertifikat ISO, dia meminta, pelayanan terus

baik selama itu mendatangkan manfaat,” timpalnya. Terpisah, salah satu tokoh masyarakat Ujang Daud, mengatakan fatwa rokok haram ini harus dinilai berbagai sudut. Ia yakin masyarakat sudah cerdas mana pilihan terbaik. Namun fatwa tersebut jangan sampai

membuat masyarakat terpaksa apalagi tertekan. “Fatwa tersebut jangan dipaksakan, kalau ada masyarakat sudah mengetahui dampak merokoh dan masyarakat tersebut tetap merokok berarti hal tersebut pilihan hidupnya dan itu hak azasi jangan diganggu,” tegasnya. (har)

ditingkatkan. “Kata bu menteri tuntutan mendatang tentu lebih berat. Dengan predikat ISO, kami harus memperbaiki pelayanan,” kata Fatah. Fatah mengatakan, kedatangan bu menteri memotivasi pihaknya untuk mempertahankan ISO. Dia dan jajaran berkomitmen, meningkatkan layanan kepada masyarakat, membuat pasien nyaman dirawat di rumah sakit tersebut.

“Sejak awal kami sudah bertekad mempertahankan sertifikat ISO,” ungkapnya. Dalam kunjungan Menkes tersebut, Fatah memanfaatkannya menyampaikan beberapa pengajuan. Salah satunya, bantuan untuk meningkatkan pelayanan. “Kita sempat berdialog dengan Menkes, kami sampaikan permintaan bantuan. Mudah-mudahan dapat terealisasi,” katanya. (hen)

Kompol Djoni. Bahkan Kabag Ops mengingatkan pemilik café untuk mematuhi himbaun pemda, terutama soal rentang waktu buka dan tutup café. “Kita mintalah pemilik café mematuhi himbauan pemkab soal rentang waktu kapan dibolehkan beroperasinya café,” pinta perwira melati satu ini. Razia gabungan ini sontak menyedot perhatian warga sekitar maupun pengendara di jalan. Bahkan pemilik café dan warnet pun kaget karena razia ini sangat mendadak. Sehingga puluhan pelajar dapat terjaring dan didata. Bahkan ada diantara puluhan siswa merupakan peserta Unas, yang sedang asik main diwarnet. Menurut salah satu warga, Jahidin, menyambut baik razia pelajar ini. Maklum pelajar saat ini lebih asik ketimbang nongkrong di café dan war-

net berjam-jam dibandingkan membaca buku alias belajar. “Saya sangat mendukung razia ini supaya siswa tahu kapan waktu belajar atau sekedar hiburan,” jelasnya. Sementara itu, kepala sekolah SMAN 1 Ketapang, Sugiyarno, mengatakan belasan siswanya pun ikut terjaring, namun diantara siswa tersebut tidak ada peserta Unas. “Berdasarkan data saya ada belasan siswa tapi tidak ada yang siswa yang menjadi peserta ujian,” katanya. Ia menyambut baik razia pelajar ini untuk mengantipasi hal-hal yang tak diinginkan. Menurutnya aksi turun lapangan ini merupakan wujud nyata dinas pendidikan, polres, sat pol PP peduli pendidikan. “Kita ingin prestasi siswa kita semakin meningkat dan tidak ingin anak didik kita terbuai oleh hal-hal yang tak bermanfaat,” jelasnya. (har)

isasikan keinginan masyarakat mengenai air bersih di tahun 2002,” katanya kemarin. “Masyarakat sudah jenuh dengan permasalahan air bersih, namun apa hendak dikata masyarakat bukan pembuat kebijakan agar air besih dapat mengalir hinga ke rumah masing-masing,” tambahnya. Dia menambahkan lagi, Ia memandang kenaikan tarif 100 persen perlu didukung. Menurutnya, dalam kebijakan tersebut PDAM telah memilahmilah pihak mana saja yang harus dikenakan tarif yang sesuai penggunaannya.

“Dan tidak semua penmgguna air bersih akan dikenakan kenaikan tarif pembayaran yang sama. Saya rasa kebijakan itu perlu dikung agar di tahun 2010, permasalahan air bersih dapat diselesaikan, karena permasalahan yang ada di Kota Singkawang, bukan hanya masalah air bersih,” katanya. Ia menambahkan menurut informasi yang disampaikan Wakil Wali Kota Singkawang yang akan memprioritaskan DAK untuk infrastruktur dan sarana air bersih, masyarakat sangat mendukung dan menunggu realisasinya. (ody)

Inggris. Dengan diawasi seorang pengawasa. Pada hari Senin, ia mengikuti Unas di sekolah. “Tadi (kemarin) saya ujian di sini pelajaran Bahasa Inggris. Saya dibolehkan ujian di sini (rumah sakit),” kata Purbaya. Ia mengaku, soal Bahasa Inggrisnya tidak sudah dan tidak juga gampang. Menjalani Unas di rumah sakit, menurut dia, sama saja dengan di sekolah. “Bedanya hanya berbaring saja. Kalau soalnya, dibilang susah ya susah, dibilang gampang ya gampang,” katanya. Menurut dia, guru di sekolah juga sudah datang membesuknya. Hartati Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Nasional Kota Singkawang membenarkan adanya siswa yang melaksanakan unas di RS Abdul Aziz. Menurut dia, hal itu diperbolehkan, dan tetap ada pengawasnya.

“Boleh. Kalau di rumah sakit tetap ada pengawasnya. Karena kondisinya tidak bisa dibawa ke sekolah. Kalau memang siap di sekolah ya silahkan. Tapi, karena masihg dalam perawatan diberikan toleransi.Yang penting anaknya siap ikuti unas, boleh,” kata Hartati kepada Pontianak Post terpisah. Ia menambahkan, sementara selain Purbaya belum ada siswa-siswi lain yang melaksanakan ujian di Rumah Sakit. “Sementara itu tidak ada. Kalau dia (Purbaya), karena tabrakan (kecelakaan lalu lintas),” ungkap Hartati. Wakil Direktur Pelayanan RS Abdul Aziz Singkawang dr. Barita Ompusunggu membenarkan adanya salah satu pelajar yang melaksanakan unas di rumah sakit plat merah tersebut. “Ya silahkan saja kalau mau melihat (meliput),” kata Barita saat dihubungi untuk meminta izin meliput kemarin. (ody)

material banyak mengalami hambatan. Namun demikian katanya pelaksanaannya juga masih dapat di sesuaikan meskipun terlambat sedikit. Untuk itu pelaksanaan pembangunan ini juga tidak bisa secara langsung menggunakan anggaran dari Pemerintah pusat kalau tanpa adanya pendahuluan dari APBD. Ia mengatakan, kalau program

kegiatan ini kedepannya diharapkan dapat lebih di perbanyak lagi karena kalau di nilai dari apa yang sudah di lakukan kondisinya cukup baik bahkan cukup memuaskan, sehingga krtika daerah sasaran atau program ini di perbanyak maka semakin banyak pula daerah yang dapat menikmati secara langsung hasil dari pembangunan yang di lakukan melalui kegiatan ini. (wan)

Pelajar Nongkrong di Café Dirazia Sambungan dari halaman 25 sengaja dilakukan sehari setelah hari pertama Unas, karena dinas mendapat informasi masih banyaknya pelajar yang nongkrong di café maupun internet. Oleh sebab itu dinas bersama Polres dan sat pol PP Ketapang menggelar razia gabungan simpatik. Sehingga para pelajar ini lebih dapat memanfaatkan waktunya belajar ketimbang nongkrong semalaman di café. “Razia gabungan ini bentuk aksi simpatik kita jangan sampai pelajar terlarut dalam halhal yang tidak ada manfaatnya, apalagi momennya sekarang ini ujian nasional, lebih baik kita suruh mereka belajar akan lebih banyak manfaatnya,” ungkap Kadisdik. Kegiatan razia gabungan ini dimulai sekitar pukul 20.30

wib. Tim gabungan Polres Ketapang, Sat Pol PP, dan sejumlah kepala sekolah SMA sederat ini langsung menuju kawasan café di Jalan D.I Panjitan. Tim Polres Ketapang dipimpin Kabag Ops Kompol Djoni Widodo pun langsung melakukan para pelajar yang terjaring. Pendataan pun dilakukan kepala sekolah dan sat pol PP. Banyak pelajar yang disuruh pulang usai pendapat pengarahan dari dinas pendidikan. Tim kemudian beranjak ke jalan R. Suprapto hingga ke wilayah seberang. Puluhan siswa terjaring baik di warnet, café bahkan tempat Play Station. “Siswa yang terjaring didata, lalu dibina oleh para kepala sekolah dimana ia sekolah, dan langsung dilakukan pembinaan ditempat dari dinas pendidikan, dan para siswa tidak kita amankan,” ungkap

Persoalan Air Bersih Harus Tuntas Sambungan dari halaman 25 Ketua LSM Siaga David Donny Lantu mengatakan, pada 2002 LSM Siaga sudah berusaha mnjadi jembatan antara masyarakat dan penguasa yang ada di Kota Singkawang dalam kegiatan Advokasi Peningkatan Pelayanan Air Bersih di Kota Singkawang. Dari pelaksanaan advokasi, mendapat respon yang positif dari semua pihak terutama konsumen yang selama ini sangat mengharapkan lancarnya pendistribusian air. Dan mendapat respon dari

pemerintah atau PDAM selaku pengelola dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat Singkawang khususnya di sektor pengadaan air bersih ini. Sekaligus meningkatkan mutu pelayanan serta respon positif dari DPRD Singkawang dalam memberikan solusi. “Laporan advokasi yang kami sampaikan pada tahun 2002 kepada Pemkot Singkawang rupanya dipandang sebelah mata, sehingga di tahun 2010, permasalahan air bersih masih menjadi pembahasan yang signifikan. Karena para pembuat kebijakan tidak dapat mereal-

Purbaya Ikuti Ujian di RS Sambungan dari halaman 25 Saat itu, ia tengah dijenguk rekan-rekan satu kelasnya, yang baru selesai mengikuti Unas. Teman-temannya datang untuk memberikan semangat bagi dirinya. Purbaya bercerita, saat itu dia bersama adiknya Gustian (14) berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX. Gustian merupakan pelajar SMP Sungai Sin Jun. Adiknya tidak mengalami luka berat. Hanya luka ringan pada bagian lengan kanan. Ia dan adiknya hendak menuju Karimunting. “Kami mau cari udang untuk makan,” kata Purbaya. Kecelakaan bermula saat sebuah mobil kijang yang searah dengannya menuju Pontianak berbalik alias memutar. Ia mengaku tidak dapat lagi mengerem laju kendaraannya, sehingga terjadilah

tabrakan itu. “Kecepatan saya sekitar 70 kilometer perjam. Mobil satu arah dengan saya, tiba-tiba mutar balik. Kalau saya ngerem pun tetap kena juga,” kata Purbaya. “Pengendara mobil mau tanggung jawab,” aku Purbaya. Paha kiri Purbaya terlihat membengkak. “Belum tahu patah atau tidak. Mungkin engselnya bergeser. Hasil rongten belum keluar. Kalau patah jari kaki saya tidak dapat bergerak. Ini tidak dapat bergerak. Tapi kaki saya sakit kalau digerakkan,” kata Purbaya. “Adik saya tidak apa-apa,” tambah Purbaya. Gustian pun mengaku tidak apa-apa. Ditanya, ia hanya memperlihatkan tangannya yang mengalami lecet. Ia menunggu abangnya di kamar tersebut. Purbaya menambahkan, kemarin pagi, ia mengikuti Unas untuk pelajaran Bahasa

Sudah Tepat Sasaran Sambungan dari halaman 25 “Program ini adalah kegiatan yang berdasarkan usulan masyarakat, sehingga hasil yang diharapkan ini juga unutuk di Kabupaten Landak juga cukup baik,”paparnya. Dalam usulan yang sudah dilakukan oleh masyarakat dalam kegiatan ini juga adalah merupakan salah satu kegiatan yang merupakan skala prioritas

yang sudah ditentukan oleh masyarakat sehingga dalam pelaksanannya juga dilakukan dengan swadaya oleh masyarakat yang ada dalam Desa tersebut. “Tidak kita pungkiri, kalau dalam kegiatan ini masih ada keterlambatan dan ini disebabkan kondisi daerah yang jauh dari pusat kota. Ini juga akan menjadi kendala,”ujarnya. Apalagi untuk membawa

Sambungan dari halaman 32 “Saya kira isu itu dilakukan oleh oknum di luar kandidat, saya yakin semua kandidat bupati/ wakil bupati Sintang menginkan pemilu damai,” tukasnya. Senada dengan Arkanudin, Gusti Ardania, tokoh masyarakat Melayu Sintang juga berharap Pemilukada Sintang berlangsung damai. “Jangan sampai Pemilukada memunculkan ketersinggungan etnis tertentu. Mari

bersama-sama melaksanakan pemilu damai,” sarannya.Ardania juga mengimbau agar masyarakat bisa menyikapi secara jernih segala permasalahan yang muncul di Pemilukada. Begitu juga dalam menyikapi kemungkinan intimidasi. “Pemilu itu bukan pemaksaan, tapi media menyampaikan aspirasi tanpa ada paksaan dari pihak tertentu,” ungkapnya. Tokoh masyarakat Dayak F Kincong mengatakan, pemilu damai adalah impian semua

etnis di Kabupaten Sintang. Kincong juga mengatakan, Forum Pembauran Kebangsaan yang dipimpinnya siap memfasilitasi bila ada masalah yang terjadi di masyarakat. “Karena itu, bila dalam pelaksanaan Pemilukada itu tindakan yang disinyalir melanggar hukum dan mengarah pada hukum pidana, silakan dilaporkan pada pihak kepolisian. Kalaupun masih bisa di musyawarahkan, kita siap memfasilitasi,” tukasnya.(zal)

KPU Tetapkan DPT Sambungan dari halaman 32

Menkes Kunjungi RS Pemangkat Sambungan dari halaman 25

31

Rapat yang dipimpin langsung ketua KPU Kapuas Hulu M Sainihadi, berlangsung di aula Sekretariat KPU Kapuas Hulu. Tampak seluruh anggota KPU Yohanes Janting, Karyansyah, Hermanto dan Lizma Roliza mendampingi. Juga hadir hadir Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Kantor Kesbanglinmas, Kabag Pemerintahan Setdakab Kapuas Hulu, dari unsure pemerintahan. Rapat pleno itu menetapkan daftar pemilih tetap (DPT), untuk Pemilukada Kapuas Hulu 2010. Jumlah pemilih yang ditetapkan sebanyak 159.913 pemilih. Terdiri atas 81.915 pemilih laki-laki dan 77.998 pemilih perempuan, yang tersebar di 23 kecamatan, dengan 212 PPS dan 739 TPS. DPT untuk masing-masing kecamatan terdiri atas, Kecamatan Putussibau Utara, 17.010 pemilih,

14 PPS dan 63 TPS. Kecamatan Embaloh Hili dengan 4.069 pemilih, dengan jumlah PPS 9 dan 17 TPS. Kecamatan Embaloh Hulu, 3.841 pemilihdengan jumlah PPS 10 dan TPS 18. Kecamatan Empanang 2.270 pemilih, dengan 6 PPS dan 18 TPS. Kecamatan Puring Kencana, 2.270 pemilih, dengan 5 PPS dan TPS 15 tempat. DPT Kecamatan Badau berjumlah 3.966, dengan 9 PPS dan 25 TPS. Kecamatan Batang Lupar 3.757 pemilih, dengan 9 PPS dan 39 TPS. Kecamatan Jongkong, 7.256 pemilih dengan 8 PPS dan 30 TPS. Kecamatan Hulu Gurung pemilih berjumlah 9.061 orang, dengan jumlah PPS 9 dan 31 TPS. Kecamatan Selimbau 10.454 pemilih, dengan PPS 14 dan 47 TPS. Kecamatan Suhaid, 5.756 pemilihdengan 7 PPS dan 21 TPS. Untuk DPT Kecamatan Semitau berjumlah 5.185 pemilih,

dengan 8 PPS dan 20 TPS. Kecamatan Seberuang 7.104 pemilih, terdiri atas 11 PPS dan 41 TPS. Kecamatan Silat Hilir 11.636 pemilih, dengan 11 PPS dan 51 TPS. Kecamatan Silat Hulu 7.727 orang pemilih, dengan 11 PPS dan 35 TPS. Kecamatan Putussibau Selatan 12.612 pemilih, dengan 16 PPS dan 57 TPS. Kecamatan Bika 2.954 pemilihdengan 8 PPS dan 16 TPS. DPT Kecamatan Kalis berjumlah 8.594 pemilih, dengan 11 PPS dan 47 TPS. Kecamatan Mentebah 6.415 pemilih, dengan 5 PPS dan 30 TPS 30. Kecamatan Boyan Tanjung 7.483 pemilih, dengan 8 PPS dan 26 TPS. Kecamatan Bunut Hilir 6.024 orang pemilih, dengan 8 PPS dan 22 TPS. Kecamatan Bunut Hulu 9.052 pemilihdengan 7 PPS dan 32 TPS. Kecamatan Pengkadan 6.009 pemilih, dengan 8 PPS dan 28 TPS. (wank)

Petani Ikan Air Tawar Butuh Perhatian Pemerintah Sambungan dari halaman 32 “Mengenai lahan atau lokasi kita cukup bagus. Karena air yang ada di sini bukan tadah hujan melainkan memiliki sumber air yang tidak pernah kering, dan ini akan sangat memungkinkan untuk pengembangan

lebih baik lagi,” jelasnya. Untuk itu ia berharap perhatian dari pemda khususnya dinas terkait agar tempat usaha yang dimilikinya dapat lebih berkembang, sehingga pada akhirnya akan mampu mendukung kebutuhan konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Landak ini.

Sebab, selama ini katanya, mengenai sektor budidaya perikanan ini memang masih kurang. Artinya, bukan tidak ada hanya saja masih butuh adanya peningkatan produksi yang diharapkan lebih meningkatkan kegiatan masyarakat di sektor perikanan darat.(wan)

Tersangka Korupsi Semen Ditahan Sambungan dari halaman 32 berbagai upaya pelepasan dari unsur pidana dalam hal ini, meskipun ada upaya pengembalian uang yang diduga sebagai hasil korupsi. Hal tersebut didasarkan pada pasal 4 Undang-undang No. 31 Tahun 1999, dan disempurnakan dengan Undang-undang No. 20 Tahun 2007, yang menyimpulkan bahwa pengembalian uang korupsi tersebut tidak akan mempengaruhi proses penanganan hukum sekalipun tersangka mengembalikan kerugian negara. Berdasarkan hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan,

dan Pembangunan (BPKP) Kalbar atas kasus korupsi semen tersebut negara dirugikan senilai Rp736.350.000. Sesungguhnya, selain tersangka A, ada nama tersangka lain yakni FA yang kini keberadaannya tidak diketahui rimbanya. FA diketahui melarikan diri sejak kasus dugaan korupsi ini diproses secara hukum. Kedua tersangka ini tersangkut kasus dugaan korupsi bermupakat ketika pada tahun 2007 lalu ada pengadaan 33.200 zak semen, untuk pembangunan 160 desa dan 6 kelurahan se Kabupaten Sanggau. Dalam proses pengadaan

semen tersebut, A yang hingga kini masih berstatus PNS aktif melakukan kerja sama dengan pihak swasta yakni FA sebagai rekanan. Namun, kerjasama antara A dan FA tidak berjalan mulus dan tercium oleh pihak Kejaksaan yang menemukan bukti, bahwa ada sebagian desa dan kelurahan yang belum menerima program ini. Ironisnya memiliki kuitansi penerimaan uang sebesar Rp10 juta. Kasus ini pun kemudian bergulir ke ranah hukum untuk dipertanggungjawabkan oleh pihak-pihak yang diduga melakukan penyelewengan.(nto)

Wakil Rakyat Sidak RSUD Sanggau Sambungan dari halaman 32 swasta di RSUD sifatnya legal. Kedua belah pihak sudah membuat kesepakatan, dan pihak rumah sakit mendapatkan pendapatan dari sewa ruangan dengan prasarana penunjang sebesar Rp150 ribu per bulan, plus 8% keuntungan dari penjualan obat di apotek tersebut. Bahkan, kesepakatan antara kedua belah pihak itu telah diperpanjang hingga lima tahun ke depan. Sementara itu Didi Fachriadi, wakil rakyat yang turut dalam rombongan sidak itu mengatakan, jika ada apotek swasta

di dalam rumah sakit, maka dampaknya bisa dirasakan langsung oleh apotek-apotek swasta lain yang bisa mengarah kepada persaingan tidak sehat. Dia juga mengungkapkan soal pendapatan RSUD dari apotek swasta tersebut. Seperti dalam laporan penerimaan RSUD Sanggau tahun 2009, adalahRp 55.758.000 dalam setahun sudah termasuh kontrak ruangan dengan fasilitasnya Rp150.000 per bulan. Berarti, ruangan untuk apotek swasta itu telah disewa dengan harga sangat murah, hanya Rp1.800.000 per tahun, ditambah keuntungan penjualan obat sebesar Rp53.958.000 atau 

Mekarkan Kecamatan

Sambungan dari halaman 32 “Pemekaran kecamatan tersebut merupakan upaya kita dalam penataan pemerintahan,” ujarnya seraya mengatakan Kecamatan Sintang juga akan dimekarkan menjadi 3 kecamatan, dengan 9 kelurahan untuk persiapan pembentukan kota administratif.(zal)

Rp4.496.500 per bulan. “Pendapatan rumah sakit dari apotek swasta itu ternyata cukup kecil, sementara itu dampaknya bisa memicu persaingan tidak sehat. Supaya tidak ada kecemburuan, lebih baik seluruh apotek disediakan sewa ruangan di RSUD Sanggau, atau melarang keberadaan apotek di RSUD Sanggau,” tegasnya. Sementara itu, Salipus Sali, ketua Komisi C DPRD Sanggau mengatakan, hasil dari sidak tersebut memang ada beberapa hal yang harus dijadikan sebagai perhatian serius. Karenanya sidak dimulai dari ruangan UGD, roentgen, instalasi gizi, ruang perawatan bedah hingga ke instalasi farmasi RSUD Sanggau. Sali mengatakan, bahwa dalam waktu dekat akan mengundang pihak RSUD Sanggau untuk membahas berbagai hal berkaitan dengan rumah sakit tersebut. (nto)

Tak Ingin Ribet, Belanja Setelah Tiba di Daerah Asal Sambungan dari halaman 25 Pun demikian, dupa-dupa juga banyak di jual. Barang-barang yang dijualnya itu, diakuinya, kebanyakan berasal dari Kuching Sarawak Malaysia Timur. Serta Medan Sumatera Utara. “Paling banyak laku adalah dupa dan kertas sembahyang,” kata Cen Fa. Selain itu Cen Fa juga mensupply peralatan sembahyang untuk beberapa Klenteng. Misalnya Klenteng Surga Neraka di kawasan Gunung Passi Sijangkung Kecamatan Singkawang Selatan. Di Momen Ceng Beng ini, Cen Fa sedikit kewalahan melayani pembeli. Bukan hanya dirinya di toko itu. Ia juga dibantu beberapa kerabatnya. Menurut Cen Fa, biasanya banyak masyarakat yang memilih melaksanakan sembahyang kubur pada saat libur.

“Biasanya orang memilih-milih waktunya. Hari Minggu biasanya lebih ramai. Kan anak-anak tidak sekolah kalau hari Minggu,” kata Cen Fa lagi. Ditambahkan Cen Fa, kalau searang mereka tidak mau repot dengan membeli peralatan sembahyang dari perantauan. Bikin ribet. Mereka lebih senang datang ke Singkawang, tidak banyak membawa barang, kemudian menjelang sembahyang baru dilengkapi. ‘’Memang cukup banyak barang yang dibawa ke kuburan. Dari mulai duit sembahyang sampai dengan pernik-pernik kecil seperti baju, peralatan eletronik dan lainnya. Meski semua terbuat dari kertas. Tetapi kalau membawa dari daerah asal yang cukup kerepotan juga. Mending beli di sini. Sebab, semuanya pun udah lengkap. Apapun ada. Mulai dari

hio, dupa sampai pernak pernik kecil sekali pun,’’ tambah Wiro, 42 yang datang dari Medan untuk menziarahi makam leluhurnya di Bengkayang. Pun demikian di beberapa toko lainnya yang menjual peralatan sembahyang, ramai didatangi masyarakat berbelanja. Seperti sebuah toko tak jauh dari kawasan Hotel Prapatan Singkawang. Di sini juga banyak menjual peralatan sembahyang. Hendri (39) mengaku, baru akan melaksanakan sembahyang kubur pada hari Minggu nanti. “Mungkin hari Minggu nanti, kami berziarah. Karena, Minggu anak saya tidak sekolah. Jadi bisa dibawa juga. Dan keluarga yang datang dari Jakarta juga bisanya pada hari Minggu nanti,” katanya. “Kemarin sudah membersihkan sedikit, nanti baru berziarahnya,” tambahnya. (*)


pro-kalbar 32

Pontianak Post landak

Beli Rangka Baja Rp7 M BUPATI Kabupaten Landak Adrianus Asia Sidot, akhirnya mengklarifikasi terhadap anggapan warga Kecamatan Air Besar, terhadap jembatan di Serimbu yang dianggap tidak tahu kelanjutan pembangunnya. “Perlu saya luruskan, bahwa jembatan Serimbu yang kita bangun itu abudmennya dan ini sudah selesai. Tahun 2010 ini, kita kembali anggarkan sebesar Rp7 miliar untuk pembelian rangka bajanya,” kata mantan Adrianus Asia Sidot Kadis Pendidikan Landak ini, usai mengikuti penyampaian LKPj Bupati 2009 di gedung DPRD, Senin (22/3). Ia mengatakan,  dana Rp7 miliar ini, bukan Pemda Landak minta ke pusat. Dan bila kita meminta dana ke pusat, pembangunan jembatan Serimbu ini tiga sampai empat tahun k edepan belum tentu bisa terbangun. “Rangka ini sudah kita beli, buatan produk Indonesia dan standar internasional. Dari pada kita nunggu-nunggu bantuan pusat, lebih baik kita pakai dana APBD Landak,” jelasnya seraya mengharapkan pembangunan jembatan Serimbu sudah selesai pada 2011.  (wan)

Rabu 24 Maret 2010

Ciptakan Pemilukada Damai, Dialog Antaretnis SINTANG--Kantor Kesbanglinmaspol Kabupaten Sintang, Selasa (23/3) menggelar dialog antaretnis di Balai Praja. Dialog tersebut merupakan salah satu upaya untuk menciptakan Pemilukada yang damai dan harmonis di kabupaten ini pada 19 Mei mendatang. Rektor Unka Sintang Arkanudin menilai kegiatan tersebut memiliki nilai penting bagi masyarakat. “Ter-

lebih yang hadir dalam kegiatan ini adalah tokoh-tokoh antaretnis yang diharapkan bisa memberikan pemahaman pada pemilih bahwa Pemilukada merupakan hal yang penting untuk kedepannya,” ucapnya. Terkait dinamika Pemilukada yang memunculkan ragam permasalahan, Arkanudin menilai sejauh ini permasalahan yang ada masih dalam tahap kewajaran. “Hal semacam

black camping memang mulai muncul. Tapi saya kira masyarakat sudah cerdas hingga tidak mudah terpancing,” sambungnya. Soal isu SARA yang mulai dimunculkan dalam Pemilukada, Arkanudin mengimbau agar para elit tidak menggunakan jurus tersebut, karena pada dasarnya sikap itu cenderung membodohi masyarakat.

■ Ke Halaman 31 kolom 5

FOTO ZAL

DIALOG: Untuk menciptakan Pemilukada damai, kemarin di­ langsungkan dialog antaretnis.

Wakil Rakyat Sidak RSUD Sanggau Tanggapi Keluhan Keluarga Pasien Mahalnya Obat di Apotek

sintang

Mekarkan Kecamatan BUPATI Sintang Milton Crosby mengatakan, Pemkab Sintang sudah mengusulkan pemekaran 14 kecamatan baru, salah satunya Kecamatan Merakai yang akan berpusat di Nanga Seran. “Saat ini usulan tersebut sudah ada di DPRD Sintang. Saya berjanji akan terus mengawal usulan kita ini sampai bisa diwujudkan. Apalagi Kecamatan Merakai ini nantinya ada kekhususannya karena merupakan kecamatan Milton Crosby yang berbatasan dengan Malaysia, dan saat ini lokasinya sudah siap dengan luas 10 hektar,” ucapnya. Dikatakan Milton, bila semua usulan disahkan, maka jumlah kecamatan di Kabupaten Sintang mempunyai 28 kecamatan.

FOTO JTI

DEMONSTRASI: Untuk meningkatkan produktivitas padi, Dinas Pertanian Sekadau Selasa (23/3) melakukan demonstrasi 4 alat pertanian seperti mensin tanam padi, mensin pengolah pupuk, handtractor dan mensin pembuat benih. Demonstrasi dilaksanakan di Dusun Gonis Rabu, Desa Gonis Tekam.

Tersangka Korupsi Semen Ditahan SANGGAU--Penanganan terhadap kasus dugaan korupsi semen di Sanggau dengan tersangka berinisal A terus bergulir. Bahkan tersangkanya juga sudah ditahan untuk diproses lebih lanjut, sejak dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Sanggau. Demikian disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau Bambang

H kepada wartawan, kemarin. Menurut dia, meskipun pada akhir Februari 2010 lalu tersangka A sudah berusaha mengembalikan uang senilai Rp100 juta. “Saat ini tersangka sudah resmi ditahan, karena telah memenuhi unsur dan kasusnya sudah dilimpahkan ke PN,” ujar Bambang. Tersangka A dititipkan di Rutan

■ Ke Halaman 31 kolom 5

Klas II B Sanggau dan statusnya sudah menjadi tahanan pihak Pengadilan Negeri dan bukan lagi Kejaksaan. Kajari secara tegas menyatakan, komitmen dan profesionalisme kerja serta bertindak objektif dalam menegakkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta tidak akan terpegaruh dari

■ Ke Halaman 31 kolom 5

SANGGAU--Keberadaan apotek swasta di rumah sakit pemerintah daerah, sudah sejak lama menjadi sorotan banyak pihak di Kabupaten Sanggau. Merasa terpanggil, maka sejumlah anggota dari Komisi C DPRD, Senin lalu melakukan inpeksi mendadak (Sidak) di RSUD Sanggau. Dengan menggunakan mobil Komisi C, sebanyak 7 orang anggota DPRD Sanggau melakukan sidak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanggau. Selain menyoroti berbagai hal di rumah sakit pemerintah tersebut, para wakil rakyat ini juga menyoroti soal keberadaan apotek swasta yang membukan pelayanan pembelian obat dan resep dokter di RSUD Sanggau.Apotek swasta itu berada di dalam komplek RSUD Sanggau, posisinya tepat di depan instalasi farmasi milik rumah sakit. “Apa yang kita lakukan setelah sebelumnya ada keluhan masyarakat dan juga pasien mengeluhkan berkaitan dengan masalah harga obat, resep dokter, hingga ketidaktersediaan obat-obat generik di instalasi farmasi sehingga harus diresepkan dengan obat-obat mahal,” ujar Khironoto ST, politisi dari Partai Demokrat. Terlepas dari polemik keberadaan apotek swasta di rumah sakit pemerintah tersebut, menjawab pertanyaan para wakil rakyat, Kabid Pelayanan dan Medik RSUD Sanggau Ginting SSi Apt SKM menjelaskan, bahwa keberadaan apotek

■ Ke Halaman 31 kolom 5

Petani Ikan Air Tawar Butuh Perhatian Pemerintah

putussibau

FOTO WANK

PLENO: Rapat pleno penetapan DPT

KPU Tetapkan DPT KOMISI Pemilihan Umum Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (23/4) kemarin menetapkan Daftar Pemilih Tetap. Melalui rapat pleno KPU, penetapan dihadiri tim kampanye masing-masing pasangan calon, Panwaslukada, Pemkab Kapuas Hulu dan pihak keamanan.

■ Ke Halaman 31 kolom 5

NGABANG--Salah satu peningkatan pembangunan di sektor perikanan khususnya perikanan darat di Kabupaten Landak agaknya masih perlu harus ditingkatkan. Secara sekilas kemajuan yang dicapai petani ikan air tawar di daerah ini sudah cukup baik, namun mereka masih sangat membutuhkan perhatian dan bimbingan maupun bantuan dari pemerintah daerah. “Kita masih sangat mengharapkan bantunan dari pemda, apalagi kalau kita hanya mengharapkan kemampuan sendiri ini memang sangat terbatas dan ini kendala kita untuk mengembangkan usaha di sektor perikanan ini,” ujar M. Ibrahim A ketika di hubungi Selasa kemarin di lokasi kolam miliknya Dusun Pal 20 Desa Amboyo Selatan Kecamatan Ngabang. Dikatakannhya, kalau di kolam miliknya

FOTO WAN

KOLAM IKAN: M.Ibrahim ketika berada di kolam ikan miliknya di Dusun Pal 20 Desa Amboyo Selatan.

saat ini memang mampu menampung puluhan ribu ikan. Hanya saja kalau mengandalkan kemampuan sendiri tentu keberadaan kolam yang mencapai belasan unit tersebut tidak akan dapat berkembang dengan baik. “Inilah yang menjadi dasar keinginan dan harapan kita agar pemda dapat memberikan dukungan, karena keberadaan kolam yang mencapai belasan unit ini tentu akan butuh bibit yang cukup banyak juga,” tuturnya. Dikatakannya, kolam yang saat ini dimiliki adalah bukan merupakan kolam yang hanya mengharapkan curahan hujan semata, melainkan didukung oleh sumber air yang berasal dari anak sungai yang di kembangkan, sehingga air yang ada di dalam kola ini selalu mengalami pertukaran yang cukup lancar.

■ Ke Halaman 31 kolom 5


Pontianak Post