Issuu on Google+

Pontianak Post Rabu 19 September 2012 M / 3 Dzulqaidah 1433 H

P er t a m a da n Ter ut a m a di Kal im an t an Barat

Harta Calon Tak Fantastis

SELEBRITAS

PONTIANAK – Komisi Pemberantasan Korupsi melalui Komisi Pemilihan Umum Daerah Kalbar mengumumkan harta kekayaan calon gubernur dan calon wakil gubernur Kalbar periode 2013-2018. Dari seluruh calon gubernur dan wakil gubernur, masih belum ada memiliki kekayaan yang fantastis. Di antara para calon, Abang Tambul Husin paling banyak mengumpulkan pundi-pundi kekayaannya yang mencapai total Rp4,2 miliar. Semenatara itu, harta kekayaan Cornelis

Citra Scholastika

Rela Rambut Digunduli BIDUAN muda ini suka dengan tantangan dalam berpenampilan. Termasuk memangkas rambutnya yang tebal dan panjang itu, sampai tak bersisa alias botak. Penyanyi jebolan Indonesian Idol ini mengaku berani melakukannya dengan catatan harus ada hasil dari perbuatannya tersebut. “Bergantung pekerjaan. Kalau ditantang untuk sesuatu yang Citra juga mendapatkan hasilnya, ya pasti berani. Tapi, kalau misalnya cuma seru-seruan aja botak, itu nggak terlalu penting,” ucapnya. Misalnya, ada pekerjaan yang menuntutnya harus membotaki kepalanya. ia tak ragu-ragu melakukannya. Sebab, dari situ ia bisa mendapatkan pengalaman baru di dunia seni peran. u

DEWAN Pengurus Daerah Partai Demokrat Kalbar menggelar syukuran hari jadi partai berlambang berlian itu pada 13 September lalu. Seluruh pengurus DPD dan semua ketua dewan pimpinan cabang Partai Demokrat hadir. Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Kalbar Bobby Chrisnawan mengatakan, syukuran hari jadi partai itu sebenarnya jatuh pada tanggal 9 September. Pihaknya terpaksa mengundurkan waktu Bobby Chrisnawan syukuran karena banyak pengurus yang terlibat dalam kampanye Pilgub Kalbar. “Tanggal sembilan kami masih sibuk, baru ada waktu senggang pada 13 September,” ungkapnya, Selasa (18/9). Selain pengurus DPD dan DPC, dalam syukuran yang dilaksanakan di Sekretariat DPD Partai Demokrat Kalbar Jalan Johar itu dihadiri pengurus pusat. Yakni, Sekretaris Departemen Komunikasi dan Informatika Nurul Qomar, Ibrahim, dan Monica Lumintang. Ke Halaman 7 Kolom 5

MARKETING SERIES

Aceh, Rumah Besar yang Berpintu Kecil Aceh itu sering diumpamakan sebuah rumah besar dengan pintunya yang kecil. Kenapa? Karena masuknya susah. Tapi, kalau sudah sekali masuk, akan legaaaa.... Ketika berkunjung ke Aceh, saya merasakan itu. Datang dengan perasaan waswas, apalagi ketika Aceh belum jadi daerah otonomi khusus seperti sekarang. Orang Aceh sangat hangat dan lembut hati. Konon, Aceh itu singkatan Arab, China, Eropa, dan Hindustan. Jadi, itu menunjukkan bahwa sejak dulu Aceh yang terlihat homogen dari luar tersebut sebenarnya sangat plural ketika kita di dalamnya. Aceh ternyata juga sudah biasa terbuka kepada orang luar. u

14:45

17:43

u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Ke Halaman 7 Kolom 5

Jika ada pelanggaran dalam penerimaan dana, maka akan dikenakan pidana pemilu dengan pidana penjara 4-24 bulan, dan denda Rp200 juta hingga Rp1 miliar

Minta Kader Pro Rakyat

u

mencapai Rp2,8 miliar, masih kalah dari Morkes Effendi yang mencapai Rp3,7 miliar. Sedangkan kekayaan Armyn Alianyang mencapai Rp884 juta. “Sesuai dengan surat dari KPK mengenai LHKPN para calon kepala daerah, kami akan mengumumkan, karena ini diamanatkan dan diminta oleh KPK untuk mengumumkan laporan harta kekayaan calon gubernur dan calon wakil gubernur Kalbar,” kata Ketua KPUD Kalbar AR Muzammil, kemarin (18/9).

Calon Gubernur Serahkan Laporan Dana Kampanye

ULTAH DEMOKRAT

11:39

Eceran Pontianak Rp.3.000

Ke Halaman 7 Kolom 5

18:51 04:19

Sumber : Kanwil Kemenag Kalbar

YASIN HABIBI/ RM

GOLPUT BUKAN PILIHAN: Warga melintas di depan poster bertuliskan ‘Golput Bukan Pilihan’ di kawasan Cikini, Jakarta. Poster ini dipasang untuk mengimbau warga Jakarta agar tidak golput dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur putaran kedua pada 20 September 2012.

PONTIANAK – Empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang ikut pemilukada di Kalbar belum semuanya menyerahkan laporan dana kampanye kepada Komisi Pemilihan Umum. Hingga Selasa (18/9), tiga pasangan cagub dan cawagub yang menyerahkan laporan dana kampanye. Mereka adalah Cornelis-Christiandy, Armyn-Fathan, dan TambulBarnabas. “KPU memberikan

waktu penyerahan laporan dana kampanye paling lambat 17 September 2012,” kata Ketua Pokja KPUD Kalbar, Sofiati. Dana kampanya pasangan Cornelis-Christiandy yang dilaporkan setelah masa kampanye mengalami peningkatan Rp1 miliar menjadi Rp9,5 miliar dari laporan dana kampanye sebelum masa kampanye yang mencapai Rp8,5 miliar. u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Densus Ringkus Jaringan Thorik Dosen Untan Kalahkan Mendikbud

Sita Bahan-bahan Pembuatan Bom JAKARTA – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 terus melakukan operasi antiterorisme. Yang terbaru, pasukan elite Polri itu berhasil meringkus anggota jaringan Thorik atau yang lebih dikenal dengan kelompok Beji. Petugas menyita berbagai bahan yang bisa diramu menjadi peledak. ’’Saat ini masih diperiksa di Mako Brimob Polri,’’ ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar kemarin. Barang-barang yang disita, antara lain, 1 kg pupuk urea, 3 kg black powder, gotri, pipa paralon, baterai, transistor, u

Ke Halaman 7 Kolom 5

IRAWAN A/TANGSELPOS.

ANTISIPASI TERORIS: Camat Ciputat Deden Juardi bersama Wakapolsek Ciputat, AKP Prayitno dan Danramil Ciputat Kapten Muhlisin saat memeriksa administrasi kependudukan warga.

KPK Terancam Lumpuh Banyak Penyidik dari Polri Segera Habis Masa Tugas JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi terancam kembali kehilangan penyidik dari kepolisian. Setelah 20 penyidik Polri tidak diperpanjang masa tugasnya pada September ini, kejadian serupa bisa terjadi pada November dan Januari tahun depan. “Jika tidak diperpanjang lagi, KPK bisa lumpuh,” kata Juru Bicara KPK

Johan Budi SP di kantornya kemarin. Sebelum penarikan 20 penyidik oleh kepolisian, ada 78 perwira polisi di Direktorat Penyidikan KPK. Dalam satu angkatan (batch), tak kurang dari sepuluh penyidik mendapatkan surat tugas dalam masa bersamaan. Jadi setidaknya hampir separo penyidik asal kepolisian mesti segera diperpanjang masa tugasnya. Johan mengatakan, tak diperpanjangnya masa tugas penyidik kepolisian pada September ini adalah yang terbesar. “Sebelumnya kami tidak pernah punya pikiran tidak diperpan-

jang dalam jumlah sebanyak ini. Ini sekarang menjadi bagian persoalan,” kata Johan. Ia mengatakan, berkurangnya penyidik mengakibatkan berkurangnya kecepatan KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Pegawai KPK, termasuk penyidik, yang berstatus dipekerjakan dari instansi lain memiliki masa kontrak kerja setidaknya empat tahun. Aturan itu tertuang dalam PP 63 tahun 2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia KPK. u

PONTIANAK – Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura, Dr Agus Sikwan memenangkan gugatannya terha dap Me nte r i Pendidikan dan Kebudayaan. Seperti dilansir oleh situs Detikcom, kemarin (18/9), Mahkamah Agung menganulir pemecatan Agus Sikwan oleh Mendikbud, Muhammad Nuh. “Itu asal usulnya Muhammad Nuh pasti berasal dari Rektor. Oleh karena itu nanti saya akan pelajari kalau memang ini kasusnya sudah di MA,” kata Nuh, seperti ditulis situs berita tersebut. Sebagai informasi, dalam Surat Keputusan Mendikbud, doktor ilmu sosiologi itu diberhentikan sebagai dosen Untan lantaran mendapat hukuman percobaan dari pengadilan. Disebutkan Nuh, pihaknya akan mendalami putusan tersebut. Namun dia bersedia meralat surat pemberhentian apabila sudah ada keputusan hukum yang tetap. Pada tanggal 14 Februari 2011, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan SK No 2795/A4.2/KP/2011 yang isinya pemberhentian dengan hormat Agus Sikwan sebagai PNS.

Ke Halaman 7 Kolom 1

u

Ke Halaman 7 Kolom 5

David Jacobs, Peraih Medali Perunggu Paralympic London 2012

Berlatih Layaknya Atlet Normal, Tembus Tiga Besar Dunia Keterbatasan fisik bukan halangan untuk mengukir prestasi. Atlet difabel David Jacobs membuktikan kerja kerasnya. Dia sukses menjadi pahlawan dan menyudahi puasa medali bagi keikutsertaan Indonesia dalam Paralympic Games. MUHAMMAD AMJAD, Jakarta Sepintas, tak ada yang aneh pada tubuh David Jacobs. Bahkan, saat bermain tenis meja kesukaannya, dia tampak lebih mahir dibanding kebanyakan orang. Pukulannya

Online: http://www.pontianakpost.com/

Sofiati

Muhammad Amjad/Jawa Pos

MEDALI: David Jacobs bersama anak dan istrinya menunjukkan medali perunggu Paralympic London 2012 yang dia dapatkan.

akurat, sesekali dengan smes tajam yang sulit dijangkau musuh. Tapi, bila diamati secara seksama, ada anggota tubuhnya yang kurang. Tangan kanannya cacat. Kondisinya lebih kecil dan tak bisa digerakkan dengan sempurna. Cacat fisik itu dialami pria 35 tahun tersebut sejak lahir. Namun, David bukan sosok yang gampang menyerah. Sebaliknya, dia merupakan contoh orang dengan keterbatasan fisik yang mampu melampaui kemampuan orang-orang normal. Ya, David belum lama ini sukses mengharumkan nama bangsa lewat kepiawaiannya bermain tenis meja saat berlaga dalam Paralympic London 2012, 29 Agustus”9 September lalu. Dalam olimpiade antaratlet difabel (cacat fisik) sedunia itu, David meraih medali perunggu di cabor tenis meja tunggal untuk atlet difabel tingkat 10

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 4.000 *Ketapang & KKU Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 4.000 C

m

y

k

u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Jawa Pos Group Media

OPINI

2

Pontianak Post

Rabu 19 September 2012

Rendahnya Kesadaran Memilih, Salah Siapa? Sebagai sebuah negara yang menggunakan sistem pemerintahan yang berpusat pada sistem demokrasi kerakyatan, maka sudah menjadi hal yang lumrah dan bisa diterima jika penerapan politik praktis hampir selalu muncul di setiap lini kegiatan pemerintahan. Pemerintah sebagai lembaga eksekutif tidak bisa dipungkiri yang merupakan perpanjangan tangan dari kekuatan politik praktis sejumlah partai. Dengan demikian, mau tidak mau seluruh anggota masyarakat haruslah sadar dan paham tentang politik. Politik secara arti khusus disini berarti politik yang diterapkan dalam partai-partai politik yang ada. Seberapa penting sebenarnya kesiapan dan pemahaman masyarakat luas akan politik untuk kemajuan iklim perpolitikan itu sendiri? Adakah dampak negatif dari semakin pahamnya masyarakat

atas kesadaran berpolitik? Menurut Ikhwan Fadqur (2012), jika ditinjau dari pemaknaan awal kata ‘politik’, sebagai unsur bahasa serapan kata ini mengalami penyusutan makna dalam penggunaan pada bahasa kita. Pengerucutan makna ini mengarah tepat pada makna politik pada dunia politik praktis. Dengan demikian, maksud dari pendidikan politik juga mengacu pada kesadaran dan pemahaman khusus untuk bidang ini. Setiap anggota masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih dalam pemilu harus menyadari konsekuensi haknya. Mereka harus ‘melek’ politik, dalam artian menyadari bahwa tanggung jawab mereka untuk menggunakan hak pilih secara bijaksana. Dan mereka harus menghindari berbagai macam kemungkinan penyalahgunaan hak. Menerima dan mendukung dalam upaya ‘money politics’ bisa juga

oleh Santriadi Rizani

dikategorikan pada kurangnya kesadaran dalam kegiatan politik yang bersih dan jujur. Apa yang terjadi jika pemilik hak pilih tidak penyadari bahwa hak pilih yang mereka punya menjadi penentu kemajuan dan masa depan suatu bangsa yang menganut sistem demokrasi? Bisa jadi dengan rendahnya kesadaran masyarakat atas hak pilihnya menjadikan pelaku politik praktis yang tidak bijaksana memanfaatkan itu untuk berperilaku curang dan melakukan kegiatan yang bertentangan dengan perundang-undangan. Pendidikan politik memang bukan hal yang mudah dilakukan, khususnya kepada semua kalangan. Namun dengan adanya kesadaran bahwa ini adalah yang penting untuk dilakukan, maka sudah barang tentu cepat atau

lambat pendidikan politik ini bisa disebarluaskan ke seluruh pelosok negeri. Belajar dari pengalaman pemilu beberapa tahun terakhir (baik itu pemilihan presiden, pemilihan gubernur maupun pemilihan bupati/walikota), penulis menarik kesimpulan dari selentingan pembicaraan orang-orang berkenaan dengan pemilu akan rendahnya kesadaran politik disebabkan dari beberapa hal, di antaranya: (1) Masyarakat merasa bosan karena siapapun yang memimpin saat ini tidak akan memberikan perubahan yang berarti. Infrastruktur masih buruk, birokrasi yang masih ruwet dalam arti susahnya berurusan di kantorkantor pemerintahan, belum lagi sering ditemukan pungli dengan dalih uang lelah. (2) Pemilihan umum (Pemilu) yang anggarannya membengkak membuat pikiran negatif dari masyarakat karena hanya ‘buang-buang uang’ saja menurut perspektif masyarakat awam. Seandainya uang yang digunakan selama pemilu, termasuk kampanye dan sebagainya dialihkan untuk membangun sebagian jalan di desa-desa atau dibangunkan jembatan, bisa dipastikan tidak akan ada lagi kedengaran di telinga kita berita tentang jalan yang hancur penuh dengan kubangan

lumpur dan jembatan ambruk yang memakan korban. (3) Masyarakat sebagian besar beranggapan bahwa para calon pemimpin hanya memberikan janji-janji manis, namun realisasinya setelah terpilih tidak ada. Ketika sosialisasi ‘mengenalkan diri’,para calon pemimpin membuat jadwal untuk menyambangi konstituen di masa-masa kampanye meskipun jalannya becek dan tidak ada ojek mereka berusaha meluangkan waktu untuk hadir menemui masyarakat dengan harapan mendapat dukungan dan meraih suara ketika pemilihan. (4) Sebagian pemilih tidak mengenal para calon pemimpin yang akan dipilihnya. (5) Beberapa pemilih tidak mengerti visi dan misi para calon pemimpin, bagi mereka yang penting bisa makan. Untuk poin (4) dan (5) sangat dirasakan langsung oleh pemilih yang rata-rata berusia lanjut dan berpendidikan rendah. Selebihnya adalah orang-orang yang merasa kecewa atas pembangunan fisik dan infrastruktur yang masih belum memuaskan. Padahal masyarakat sudah membayar pajak, dan bagi yang telat bayar pajak akan kena denda, baik itu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak kendaraan, membayar tagihan PLN, PDAM dan seterusnya bahkan makan di tempat-tempat tertentupun ada pajaknya. Sudah menjadi

rahasia umum bahwa uang yang digunakan untuk pembangunan adalah menggunakan uang rakyat yang salah satunya diambil dari sektor pajak. Bagi golongan yang merasa kecewa menganggap kemana uang dari hasil pajak yang selama ini rakyat setorkan ke kas daerah? Namun faktanya masih banyak jalan yang belum diaspal, jembatan rusak, air ledeng tidak ngalir, pemadaman aliran listik tanpa alasan yang jelas (byarpet), dan lain-lain. Melihat fenomena akan rendahnya kesadaran masyarakat sebagai pemilih untuk memilih pemimpin tidaklah dapat disalahkan sepenuhnya kepada masyarakat itu sendiri. Kendatipun demikian, pemerintah sebenarnya juga sudah melakukan usaha dengan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dengan mengadakan pelatihan (workshop) atau sejenisnya. Oleh karena itulah seharusnya pemerintah dan pejabat berwenang untuk selalu mengevaluasi dan menindaklanjuti (follow up) untuk direalisasikan kepada khalayak ramai agar masyarakat mengetahui akan pentingnya ‘suara’ dalam setiap pemilu, sebab satu suara mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam sebuah pesta demokrasi. Jika masyarakat (tepatnya calon pemilih) mengetahui duduk permasalahan dan urgensi peran aktif masyarakat dalam pemilu, maka para pemilih

tidak akan lagi merasa ‘dipermainkan’ oleh dunia politik yang selama ini dicap ‘kotor’ oleh masyarakat tertentu karena sudah mendapatkan pendidikan politik yang sudah barang tentu bukanlah masyarakat di zaman orde lama dan orde baru melainkan masyarakat di zaman reformasi. Pendidikan politik yang selama ini digembar-gemborkan oleh pemerintah agar masyarakat menjadi pemilih yang bijak dengan tidak golput ketika memilih di bilik suara akan menjadi sia-sia belaka, sebab ketika di setiap pemilu masih tingginya angka golput. Untuk itu, marilah kita bersama-sama mewujudkan demokrasi yang bersih dan murni di bumi pertiwi ini dengan ikut berperan aktif dalam setiap pemilu dan menjaga ketertiban dan keamanan agar tercipta situasi yang kondusif karena demokrasi pada hakikatnya adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Dengan demikian demokrasi yang kita harapkan bersama di negeri ini dapat terwujud sehingga di mata dunia kita mampu membuktikannya bahwa politik dan demokrasi dapat dijalankan dengan baik. Wallahu a’lam. Penulis, Guru Madrasah ‘Aliyah GERPEMI Tebas & SMP Negeri 8 Tebas, Kabupaten Sambas.

*)

EDITORIAL

Pajak, Polisi, dan Jaksa dalam Munas NU ENTAH peringatan keras ke berapa kali kepada pemerintah ketika kali ini Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama menyorot dua isu strategis. Sebagaimana disampaikan Ketua Komisi Rekomendasi Munas Alim Ulama NU Masduki Baidlowi, disorot tajam dan blak-blakan masalah pajak dan pemberantasan korupsi. Sikap presiden juga disentil. Untuk pajak, sikap NU cukup mengejutkan: kalau tidak dibenahi alokasinya untuk kemaslahatan umat, NU mempertimbangkan untuk tidak mewajibkan umat Islam bayar pajak. Tentu saja, bila boikot pajak ini benar-benar terealisasi, bisa dijamin pemerintah akan limbung. Sebab, saat ini pendapatan negara terbesar (70 persen) dari pajak: tahun ini sekitar seribu triliun rupiah! Selama ini kepatuhan rakyat kepada pajak luar biasa. Buktinya, target pajak dari tahun ke tahun selalu tembus. Tetapi, ekspektasi kepada transparansi penggunaan dan efektivitasnya untuk mengangkat derajat rakyat belum dikomunikasikan dengan baik. Apalagi penyelenggara negara sering berboros-boros lewat aneka fasilitas. Para legislator yang dibiayai pajak rakyat sering seenaknya sendiri menikmati anggaran, misal lewat kunker mengada-ada. Patut dihargai sikap NU yang akan mengawal proses perpajakan hingga pembelanjaannya untuk kemaslahatan rakyat. Soal korupsi, rekomendasi munas itu juga tidak kalah blak-blakan. Masduki Baidlowi terang-terangan menyebut kelambanan dua institusi hukum, yakni kepolisian dan kejaksaan. ”Selama ini proses kasus-kasus korupsi di kepolisian dan kejaksaan sangat lama sehingga

rakyat menjadi curiga,” tandas Masduki. Tidak hanya itu, rekomendasi juga menyentil agar presiden mempercepat proses pemberantasan korupsi. Presiden memang tidak bisa campur tangan sesampai di pengadilan. Selama ini presiden memang berdalih tidak mau campur tangan proses hukum. Rekomendasi ini layak disyukuri karena NU menggemakan kegalauan rakyat. Pemerintah SBY yang selama ini berjargon antikorupsi terkesan loyo justru ketika harapan rakyat kian tinggi untuk Indonesia bersih. Institusi hukum yang pimpinannya jelas-jelas tidak antusias dengan pemberantasan korupsi tetap saja tidak diganti. Malah presiden terkesan ”kalah wibawa”.Memang, kepolisian dan kejaksaan bisa saja tidak acuh. Toh lembaga itu tidak bisa dibubarkan. Berbeda dengan KPK; kalau lembaga ini tidak bersungguh-sungguh, rakyat bisa memintanya bubar. Untuk menjaga semangat reformasi, kepemimpinan di kejaksaan dan kepolisian ketika tidak memadai untuk memberantas korupsi mestinya bisa diganti. Bukan malah dibiarkan dan bisa ”mengganggu”. Belakangan 20 penyidik KPK dari Polri akan ditarik. Sebelumnya, Polri tidak mau menyerahkan kasus dugaan korupsi simulator SIM. Polri terkesan tidak peduli apa kata rakyat, yang penting ”kebanggaan” korpsnya terjaga. Sikap Munas Alim Ulama NU ini pantas didengarkan dan ditaati (sami’na wa atho’na). Pemerintah wajib merespons dengan bersungguh-sungguh. Sorotan ini cermin kecintaan para ahli waris kenabian itu kepada bangsa ini. Jangan sampai cinta ini bertepuk sebelah tangan. (*)

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari Kurniatama, Hendy Jawa Pos Group Irwandi, Pracetak/Artistik: A Riyanto (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Achmad Fachrozi, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Wahyu Ismir. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 80.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 40.000,- spot colour Rp 50.000,- full colour Rp 50.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

Pontianak Post

Pontianak Post

Rabu 19 September 2012

PONTIANAK BISNIS

3

LOKOMOTIF KEMAJUAN KALIMANTAN BARAT

SAHAM

Masuk Area Jenuh Beli JAKARTA - Setelah sempat mencetak rekor baru, indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali masuk zona merah. Pada penutupan perdagangan kemarin indeks melemah 31,389 poin (0,738 persen) ke posisi 4.223,89. Sedangkan indeks kelompok 45 saham unggulan (LQ45) turun 5,30 poin (0,72 persen) ke level 727,57. Senior Research PT HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, kegagalan mencetak new high baru dan keadaan jenuh beli menyebabkan dimulainya koreksi jangka pendek pullback di IHSG. “Tidak akan terlalu jauh, paling hanya menutup price gap 4.205-4.170,” ungkapnya, kemarin. Mulainya proses pullback ini, lanjut dia, menciptakan rekomendasi buy on weakness untuk mengambil posisikan dalam tren mingguan yang bisa berubah positif. Saham pilihan beli di antaranya UNVR, ASII, PTBA, dan ISAT. Pada perdagangan hari ini, indeks diperkirakan bergerak di kisaran support pada rentang 4.205-4.170 dan resistance di level 4.290-4.350. Frekuensi transaksi perdagangan mencapai 121.029 kali pada volume 5,011 miliar lembar senilai Rp8,573 triliun. Sebanyak 76 saham naik, sisanya 167 turun, dan 87 stagnan. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 5,415 triliun. Peningkatan nilai transaksi terjadi karena Etisalat International Indonesia Ltd melepas saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) senilai Rp4,9 triliun. Transaksi tutup sendiri (crossing) difasilitasi JP Morgan Securities (BK) di pasar negosiasi. Bursa Asia pada penutupan perdagangan kemarin; indeks komposit Shanghai drop 18,96 poin (0,91 persen) ke 2.059,54; indeks Hang Seng melemah 56,18 poin (0,27 persen) ke 20.601,93; indeks Nikkei 225 terkoreksi 35,62 poin (0,39 persen) ke 9.123,77; dan indeks Straits Times jatuh 10,34 poin (0,34 persen) ke 3.068,38. (gen/oki)

CPO KALBAR

Ekspor Banyak ke Cina PONTIANAK—Meskipun Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi mengeluarkan aturan akan menutup kran ekspor crude palm oil (CPO) dari Indonesia, namun Kalbar tidak khawatir akan kebijakan tersebut. Mengingat dunia masih membutuhkan CPO dari Kalbar. “Dunia masih butuh CPO kita,” tegas Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya, beberapa waktu yang lalu. Dia melanjutkan, ekspor CPO Kalbar sebagian besar ke Republik Rakyat Cina (RRC). Saat ini Cina banyak permintaan untuk CPO. Ekspor CPO ke Amerika Serikat karena minyak sawit mentah asal Indonesia tidak ramah lingkungan dan tidak bisa dikategorikan sebagai sustainable product dan renewable resource sehingga pasar AS benar-benar menutup diri untuk produk biofuel palm oil. Produksi CPO Indonesia Christiandy Sanjaya akan mencapai 25,4 juta ton pada 2011. Angka itu lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar 23,6 juta ton. Sementara itu, Asisten III Pemprov Kalbar, Lensus Kandri mengatakan, tanggal 17 September yang lalu bupati yang ada di perbatasan melakukan penadatanganan bersama menteri untuk pembangunan perbatasan. Termasuk gubernur yang ada perbatasan juga diundang untuk investasi dan pencanangan kawasan perbatasan. “Kita mendukung MP3EI, pembukaan pelabuhan darat ini salah satunya. Pelaku utamanya adalah Kadin dan para pengusaha di bawah Kadin,” katanya. Oleh karena itu, infrastruktur terlebih dahulu diperbaiki. Tetapi untuk pelabuhan darat itu ditangai pihak swasta. Begitu juga dengan nilai investasinya belum diketahui karena masih studi kelayakan. Pembangunan perbatasan yang dimaksud adalah Sebatik, Badau dan Entikong. (afi)

Televisi LED

Kuasai Pasar Pontianak PONTIANAK—Teknologi televisi terus berkembang hingga saat ini. Mulai dari televisi hitam putih, kemudian berubah menjadi berwarna. Pada tahun ini produsen elektronik mengeluarkan televisi Light Emitting Diode (LED), yang cukup diminati masyarakat Kota Pontianak karena lebih hemat listrik. ”Pada tahun 2012 ini LED lebih menguasai pasar Kota Pontianak. Bahkan untuk merek Samsung, penjualan LED di toko kami sudah diatas televisi LCD (Liquid Crystal Display),” ujar Riko Haryono, pemilik Erisen Elektronik di Jalan Nusa Indah Pontianak, Selasa (18/7). Riko mengungkapkan pada tahun lalu, penjualan televisi LCD lebih mendominasi. Sementara sekarang, LED lebih mendominasi. Perbandingan penjualan televisi LED dan LCD yakni 70 persen dibanding 30 persen. Beberapa produk LED diantaranya LG, Sharp, dan Samsung. Konsumen televisi LED dari berasal dari berbagai kalangan, mulai menengah bawah hingga menengah atas. Riko membedakan konsumennya berdasarkan ukuran televisi LED yang dibeli. ”Kami melihatnya berdasarkan inch. Biasanya menengah atas membeli televisi diatas 32 inch atau dengan harga diatas Rp3 juta. Kalau menengah bawah biasanya membeli dibawah 32 inch atau kurang dari Rp3 juta,” ungkap Riko. Secara kasat mata, televisi LCD dan LED sulit dibedakan. Kedua jenis televisi tersebut sama-sama memiliki kualitas gambar yang baik. Bedanya, lanjut Riko, kualitas gambar dan warna televisi LED lebih baik. Alasan lain yang membuat televisi LED lebih diminati yakni hemat listrik. Riko menjelaskan televisi LED lebih menghemat daya listrik sebanyak 50 persen dibandingkan LCD. Misalnya untuk ukuran 32 inch, televisi LCD memiliki daya 100 hingga 105 watt, sedangkan LED hanya 54 hingga 60 watt untuk ukuran tersebut. ”Untuk warga dari luar Kota Pontianak, misalnya dari Sanggau, Melawi, Nanga Pinoh dan lainnya masih banyak juga yang membeli televisi Cathode Ray Tube (CRT) atau televisi tabung,” katanya. Salah satu konsumen, Nurhida (28) menuturkan dirinya memilih televisi LED karena lebih hemat listrik. ”Apalagi mau kenaikan tarif listrik, jadi harus pandai cari produk yang hemat listrik. Memang harganya lebih mahal, tetapi kan kita melihat manfaat jangka panjang,” ungkapnya. Konsumen lainnya, Ibrahim (36) mengaku lebih menyukai televisi LED karena bentuknya yang tipis dan kualitas gambar yang lebih baik. ”Lebih hemat tempat. Tetapi untuk meletakkannya harus pandai-pandai juga menyesuaikan dengan pencahayaannya sehingga muncul variasi warna yang beragam,” ungkap warga Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo Pontianak ini. (uni)

YAMAHA RAY: Aktris Bollywood Deepika Padukone berpose bersama skuter baru Yamaha ‘Ray’ saat peluncuran produk di Hyderabad,pekan lalu. Ray adalah model Yamaha pertama yang memasuki segmen skuter India yang dirancang khusus untuk pelanggan wanita. Motor ini dibanderol dengan harga 46.000 rupee atau setara Rp8.121.000. AFP PHOTO / NOAH SEELAM

Pelayanan PLN Harus Meningkat PONTIANAK—Kenaikan tarif listrik berpotensi menyebabkan terjadinya inflasi dan memberatkan perekonomian masyarakat. Pemerhati ekonomi, Dian Patria mengatakan pemerintah harus mengimbangi kenaikan tersebut dengan sektor lainnya sehingga tidak membebani perekonomian masyarakat. ”Disetujuinya kenaikan tarif listrik tidak memberikan pengaruh dalam waktu dekat. Tetapi ada potensi inflasi karena listrik digunakan dalam proses produksi barang. Yang jelas akan cukup memberatkan masyarakat dan harus ada jalan keluar,” ujar Dian, kemarin. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak ini berpendapat

pemerintah dilema dalam menaikkan tarif besar,” ujarnya. listrik tersebut. Jika tarif tidak dinaikkan, Hal lain yang bisa dilakukan pemerintah kondisi listrik makin parah. adalah memberikan pembe”Daripada byar pet terus lajaran kepada masyarakat dan peralatan banyak rusak, tentang penggunaan listrik maka dinaikkan tarifnya,” yang efisien. ”Pemberian kata Dian. pembelajaran ini yakni tarif Agar kenaikan tarif listrik naik tetapi masyarakat bayar tidak berpengaruh banyak listrik tiap bulan tidak naik. terhadap perekonomian Artinya harus hemat listrik,” masyarakat, lanjut Dian, ungkap Dian. pemerintah harus meningTerkait pengaruh kenaikan katkan keterbukaan dalam listrik terhadap kenaikan harpelayanannya. Untuk menga barang, Dian berpendapat gurangi beban masyarakat pengawasan terhadap harga Dian Patria atas kenaikan tersebut, pebarang di pasar sulit dilakumerintah bisa menurunkan biaya sektor kan. Menurut Dian, biarkan mekanisme lainnya, seperti pendidikan dan kesehatan. pasar berjalan dengan sendirinya tanpa ”Dengan adanya keseimbangan, rasa sakit intervensi. masyarakat atas kenaikan listrik tidak terlalu ”Biarkan pasar mencapai harga efisien,

Kenaikan Tarif Listrik

jangan diintervensi. Yang terpenting retribusi dan pajak dilihat kembali agar tidak membebani masyarakat,” timpalnya. Sebelumnya diberitakan, pemerintah menaikan tarif listrik 15 persen rata-rata tahun depan. Senin (17/9), Komisi VII DPR RI menyetujui kenaikan itu setelah melalui perdebatan panjang dalam rapat kerja dengan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral serta Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). “Komisi VII DPR dapat menyetujui usulan pemerintah mengenai subsidi sektor kelistirkan Rp78,63 triliun dengan penyesuaian tarif tenaga listrik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan rasio elektrivikasi serta tidak membebani kepada rakyat kecil yaitu para pelanggan listrik 450 Va dan 900 Va,” kata Sutan Bhatoegana Anggota DPR RI. (uni)

Bangun Sistem Logistik Terbesar di Dunia JAKARTA - Logistik merupakan urat nadi perekonomian Indonesia. Itu disadari betul oleh Indonesia Port Company atau Pelindo yang kini tengah mengembangkan Indonesia Logistics Community Service (ILCS). Direktur Utama PT Pelindo II

(persero) R.J. Lino mengatakan, pengembangan logistik menjadi salah satu kunci utama untuk mendukung tumbuhnya perekonomian. Menurut dia, ILCS dikembangkan oleh Pelindo dan Telkom. “Ini bisa jadi jaringan logistik terbesar di dunia,” kata Lino pada acara Mandiri Investment

Forum kemarin (18/9). Selain Pelindo dan Telkom yang menjadi pemain utama, ILCS melibatkan 16 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Mereka, antara lain, PT Kereta Api Indonesia, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II,

PT Pupuk Sriwidjaya, PT Pos Indonesia, PT Kawasan Berikat Indonesia, PT Semen Gresik, PT Varuna Tirta Prakasya, PT Bhanda Ghara Reksa, dan Perum Bulog. Menurut Lino, ILCS merupakan upaya mendukung Sistem Logistik Nasional (Sislognas)

Asus Terus Tempel Market Leader SURABAYA—Prestasi Asus dalam persaingan merek notebook di Indonesia terus menanjak. Market share produsen perangkat IT dari Taiwan itu mendapatkan peringkat kedua pada laporan kuartal kedua International Data Corporation (IDC). Target selanjutnya dari perusahaan tersebut adalah merapatkan jarak dengan market leader, yakni notebook Acer, sesama perusahaan Taiwan. Asus Regional Director for South East Asia Rex Lee mengatakan, sesuai hasil survey IDC, produk Asus yang masuk ke pasar Indonesia pada kuartal kedua 2012 adalah 218 ribu pieces. Jumlah tersebut menyerap 22 persen dari total penjualan di periode tersebut. Raihan tersebut mengalahkan peringkat tiga dan empat yakni Toshiba dan HP yang masing-masing mencatat penjualan 128 ribu dan 123 ribu unit. Meski begitu, jarak catatan Asus masih terhitung jauh dari Acer yang mencatat penjualan produk sebanyak 309 ribu atau 30,10 persen dari total penjualan. Manager of Product Management and Marketing Asus Indonesia Juliana Cen menyatakan, untuk mencapai market share tersebut, Asus menargetkan menjual produk sebanyak 1 juta unit pada 2012. “Dengan volume tersebut, kami harap bisa merapatkan jarak dengan market leader,” katanya di acara peluncuran lima produk Asus di Surabaya, kemarin (18/9)

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

MODAL KERJA : Dirut Bank Mandiri Zulkifli Zaini (tiga kanan), Dirut Pelindo II R.J. Lino (kiri) bersama Deputi Menneg BUMN Sahala Lumban Gaol (dua kanan) Direktur Bisnis Banking BNI Krishna Suparto ( kanan), Direktur Keuangan Pelindo II Mulyono (tiga kiri) dan Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok (kedua kiri) memperlihatkan naskah kerja sama perjanjian kredit modal kerja di acara Indonesia Investment Forum, Selasa (18/9) di Jakarta. Bank Mandiri dan BNI menyalurkan kredit modal kerja (club deal) sebesar Rp1 triliun rupiah kepada PT Pelindo II untuk mengembangkan terminal peti kemas Kalibaru.

Untuk itulah, Asus terus menggenjot penjualan dengan merilis produk untuk berbagai segmen. Dalam kesempatan kemarin, Asus mengeluarkan berbagai produk notebook. Seperti, notebook seri gaming, notebook mainstream,

notebook murah, notebook seri premium, sampai tablet PC. “Penjualan kami sampai semester satu mencapai 426 ribu pieces. Kami harap bisa mendongkrak penjualan pada kuartal 3 dan 4,” jelasnya. (bil/dos)

yang cetak birunya sudah disampaikan oleh pemerintah. Salah satu program strategisnya adalah membangun e-logistic untuk menciptakan sistem logistik yang efisien, cepat, aman, dan kompetitif. Lino mengatakan, pengembangan logistik yang terintegrasi di Indonesia merupakan suatu keharusan. Sebab, performa sistem logistik Indonesia masih belum bisa dibanggakan. Misalnya, data Indeks Performansi Logistik Indonesia yang pada 2011 berada di peringkat 59 dunia, jauh di bawah Malaysia yang ada di peringkat 29 dan Thailand di posisi 38. Indikator lainnya adalah biaya logistik di Indonesia mencapai 30 persen dari biaya produksi dan menyerap 24 persen dari total gross domestic product (GDP). Sementara, negara maju yang menjadi tolok ukur kemajuan sistem logistik seperti Amerika Serikat hanya 10 persen dan Korea Selatan sebesar 16 persen. (owi/dos)

BUMN yang terlibat ILCS Diantaranya Pelindo Telkom PT Kereta Api Indonesia PT ASDP Indonesia Ferry PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura II PT Pupuk Sriwidjaya PT Pos Indonesia PT Kawasan Berikat Indonesia PT Semen Gresik PT Varuna Tirta Prakasya PT Bhanda Ghara Reksa Perum Bulog

Vietnam Siap Datangkan Beras 1,5 juta Ton JAKARTA—Pemerintah terus mengambil langkah berjaga-jaga memenuhi kebutuhan pangan di tanah air. Setelah menandatangani kerjasama penyediaan beras dengan Kamboja, kemarin (18/9) Mendag Gita Wirjawan meneken perpanjangan kerjasama serupa dengan Menteri Industri dan Perdagangan Vietnam, Vu Huy Hoang. Vietnam pun sanggup memasok beras 1,5 juta ton pertahun. “Kerjasama ini akan berlangsung hingga empat tahun mendatang,” kata Gita Wirjawan di kantornya kemarin (18/9). Dimulai per 1 Januari 2013 hingga 31 Desember 2017. “Ini hanya untuk jaga-jaga saja. Kalau diperlukan, kita baru impor (dari Vietnam),” terang Gita. Kata Gita, kerjasama dengan Vietnam terkait pasokan beras sebenarnya sudah berlangsung beberapa tahun lalu. Bahkan, selain dengan Vietnam, Kemendag

juga menjalin kerjasama serupa dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman negara-negara tetangga penghasil beras. Modal (BKPM) itu. Diantaranya Thailand, dan Laos. Seperti diketahui, jumlah beras impor Kata dia, dengan menjalin kerjasama asal Vietnam merupakan salah satu dengan beberapa negara, maka Indo- yang terbesar jumlahnya. Tahun lalu, nesia meminegeri berlamli ki ba nyak bang bintang pilihan dalam itu memasukImpor Beras Vietnam mendatangkan berasnya Tahun Jumlah Nilai kan komoditas sebanyak 1,6 1,6 juta ton USD 835,6 juta bahan pokok 2011 juta ton den770,3 ribu ton USD 420,7 juta ini. Nanti akan 2012 gan nilai USD dipilih mana ( triwulan pertama) 835,6 juta. Seberas terbaik dangkan pada yang harganya triwulan permiring. Jadi, kata Gita, Indonesia tidak tama tahun ini, impornya mencapai akan tergantung ketersediaan berasnya 770,3 ribu ton dengan nilai USD 420,7 di satu negara saja. juta. Namun saat disinggung berapa harga Selain membahas beras, dalam beras Vietnam, Gita enggan menjelas- pertemuan kemarin Gita dan Vu Huy kan. “Yang jelas nanti akan kami pi- Hoang membicarakan perusahaan lih harga yang terbaik,” terang mantan minyak dan gas kedua negara. Mereka C

M

Y

K

saling mendorong agar Pertamina dan Petrovietnam (Vietnam) dapat secara aktif dengan Petronas Malaysia di bawah payung kerjasama Tripartite Agreement on Oil and Gas yang ditandatangani 2007 silam. “Kami juga meminta agar Indonesia tetap menyuplai energy coal unuk menjamin pasokan bahan bakar pembangkit listrik di Vietnam,” kata Vu Huy. Di sisi Indonesia juga meminta Vietnam tetap menyuplai anthracite coal. Sementara itu di bidang pariwisita, kedua menteri sepakat untuk terus mengembangkan sektor pariwisata. Pertumbuhan total perdagangan kedua negara tercatat tumbuh positif dengan tren sebesar 18 persen selama 2007-2011 dan mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam tiga tahun terakhir. Yakni dari USD 2,11 miliar pada 2009 sedangkan pada 2011 menjadi USD 4,7 miliar. (kuh)

Pontianak Post • Rabu 19 September 2012

4 i rumah, kita pasti tak terlepas dari bahan kimia yang terkandung dalam pembersih lantai, sabun cuci, pewangi pakaian, pengharum ruangan, racun serangga hingga parfum, kosmetik dan sebagainya. Memang benda-benda ini bermanfaat jika digunakan oleh orang yang tepat. Namun tahukah Anda bila bahan-bahan itu juga bisa membahayakan kesehatan dan keselamatan anak Anda? Psikolog Fitri Sukmawati, M.Psi, mengatakan bahwa anak-anak secara alamiah memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap keadaan di sekelilingnya. Mereka cenderung menggunakan indera pengecap, sentuh dan indra penciumannya dalam upaya mengenali alam di sekitarnya,” jelasnya. Bahkan anak tak segan-segan mengambil sesuatu yang dilihatnya, kemudian memasukkannya ke dalam mulut. Okelah, jika bayi masih belum beranjak terlalu besar, Anda mungkin masih bisa menaruh barang atau alat-alat keperluan rumah tangga di tempat yang tidak terjangkau olehnya. Namun, apabila si kecil sudah beranjak besar sekitar usia 2 hingga 3 tahun, ini akan menyulitkan Anda saat menaruh alat-alat rumah tangga di sembarang tempat. Contoh saja di kamar tidur, saat dimana orangtua lalai meletakkan obat nyamuk atau parfum. Si kecil akan mengambil apa saja yang bisa diraihnya. Membuka laci, mengambil barang-barang yang ada di dalamnya dan memasukkannya ke dalam mulut. “Banyak kasus keracunan di lingkungan rumah tangga, terutama pada anak-anak, disebabkan karena kita sebagai orangtua menyimpan bahan-bahan tidak pada tempat yang aman,” ulas Ipit, sapaan akrabnya. Terkadang, orangtua menganggap suatu bahan tidak berbahaya, lalu main letak saja di sembarang tempat. Padahal bahan tersebut mengandung bahan aktif yang dapat menimbulkan resiko keracunan. Dijelaskan oleh Ipiet, warna, bentuk dan aroma merupakan salah satu bentuk daya tarik yang bisa menarik perhatian anakanak pada umumnya. Contohnya, ukuran

D

Rumah Aman, Bermain pun Nyaman Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan saat membenah rumah agar lebih aman bagi si kecil dan juga kesehatannya : • Jika membeli obat-obatan atau vitamin yang bukan diperuntukkan bagi si kecil, simpanlah segera di dalam lemari P3K yang sulit dijangkau oleh buah hati Anda. • Baik itu benda tajam maupun benda yang mengandung zat berbahaya, jangan pernah menaruhnya di sembarang tempat agar tidak menjadi bahan mainan. Begitu juga dengan alat-alat rumah tangga yang Anda rasa berbahaya, segeralah singkirkan dari hadapan atau sekitar tempat si kecil bermain. • Jangan menyimpan bahan-bahan kimia pada wadah makanan atau minuman atau sebaliknya. Simpanlah hanya pada wadah aslinya atau wadah diberi label berisi nama bahan. • Jangan lupa untuk membuat catatan nomor telepon penting, baik itu dokter, rumah sakit dan lainnya. Simpanlah di dekat pesawat telepon agar dalam keadaan darurat Anda mudah mencarinya. (*/ang)

Lindungi

Anak dari

Benda

pewangi baju yang kecil memungkinkan dapat tertelan oleh anak-anak. Kemudian pengunaan sabun mandi, mengandung detergen, pewarna dan pewangi. Bila tertelan dalam jumlah yang cukup banyak dapat menimbulkan gangguan saluran pencernaan mual, muntah, dan diare. Kemudian dapur juga merupakan tempat yang sering membuat si kecil menemukan barang-barang yang bisa membahayakan pertumbuhannya. “Dengan rasa ingin tahunya yang besar, anak akan menjangkau benda apa saja yang menarik untuknya,” kata dosen STAIN Pontianak ini. Mulai dari minyak tanah, air panas yang mendidih, benda-benda tajam seperti pisau hingga alat pecah belah yang bisa mencederainya bila pecah. Belum lagi bahaya kompor bila sedang menyala. Ada juga, racun tikus yang biasa ditaruh dalam berbagai kemasan yang menarik perhatian anak karena dianggap seperti makanan ringan. “Saat melintasi dapur, pastikan anak harus selalu didampingi, terutama yang berusia balita. Kalau perlu, hindari anak bermain di dapur, dimana ia bisa menyentuh apa saja yang membahayakan dirinya,” beber Ipit. Dijelaskan olehnya, bahwa usia 1-6 tahun menjadi kelompok usia yang rentan dan beresiko tinggi mengalami keracunan dan kecelakaan akibat adanya bahan-bahan berbahaya tersebut. “Disinilah orang tua harus mengetahui resiko bahaya yang ditimbulkan dari bahan-bahan tersebut dan bagaimana belajar untuk mencegahnya,” tandasnya. Karenanya, jauhkan barangbarang yang mengandung bahan kimia. Hindari anak-anak menyentuh barang tersebut. Peringatan yang sama perlu juga diterapkan agar orangtua berhati-hati memilih mainan yang disesuaikan dengan usia anak, bentuknya aman serta tidak mengandung bahan perwarna yang membahayakan. Kemudian bahaya juga bisa mengintai anak Anda pada benda-benda elektronik yang dialiri listrik. “Ada baiknya untuk menjaga kesehatan balita, Anda menyingkirkan benda-benda yang tidak terpakai atau berbahaya bagi si kecil,” pungkasnya. Periksalah keamanan di sekitar rumah Anda agar balita terhindar dari ancaman zat berbahaya bagi kesehatannya. Jadikan rumah bebas dari bahan-bahan beracun yang dapat membahayakan si kecil. **

Rumah merupakan tempat paling aman bagi seluruh anggota keluarga. Namun, bila diperhatikan di sekeliling Anda, barulah disadari ternyata di rumah ada berbagai bahan kebutuhan sehari-hari yang sangat berbahaya bila disentuh oleh anak. Sudah pasti, bayi ataupun balita yang terkontaminasi dengan zat-zat berbahaya sangat rawan bagi buah hati Anda....

Berbahaya

Oleh : Anggita Anggriana MODEL : ANGELICA (SGR. BORNEO) / FOTOGRAFER : SHANDO SAFELA / DESAIN : SIGIT / LOKASI : STUDIO TEKNIK FOTO II GAJAHMADA

C

m

y

k

Pontianak Post

SHOW

Rabu 19 September 2012

SELEBRITAS

5

ACARA TV

PON TV

SCTV

07.00 Berqah 07.30 Pontianak Pagi 09.30 Mata Hati 11.00 Berite-Berite Musik (Live) 12.00 Berite Kite Siang (Live) 18.30 Menabur Damai 19.00 Berite Kite Malam (Live) 19.30 Junggle Run 20.00 Dinasty King Han

Bincang Pagi

PON TV Pukul 07.30 WIB

Ulasan berita menarik yang disajikan oleh Pontianak Post dikupas tuntas pada acara ini dan dikemas dengan santai, diselingi akustik band. Menghadirkan awak redaksi Pontianak Post sebagai nara sumber.

05.00 09.00 12.30 14.30 16.03 17.30 20.30 22.00 22.30

Godzilla Insiden nuklir di French Polynesia membuat sarang reptil terkena radiasi sehingga reptil menjadi raksasa. Godzilla mengobrak-abrik kota. Militer AS menjadi pahlawan yang berhasil melumpuhkannya.

Metro TV 08.05 13.05 19.05 20.30

8 Eleven Show Wideshot Suara Anda Otoblitz

21.30 22.30 23.05 23.30

Mata Najwa: Kembalikan Mereka Stand Up Comedy Metro Realitas Metro Sports

Trans TV Pukul 21.00 WIB

DUO MOJANG

06.00 Go Spot 07.30 Dahsyat 10.00 Intan 12.30 Sinema Siang 14.45 Silet 15.30 Olivia 18.00 Putri Bidadari 19.15 Yang Masih di Bawah Umur 20.15 Tukang Bubur Naik Haji 23.00 Mega Sinema

05.00 10.00 12.00 13.30 16.30 18.00 19.00 20.00

Mamah & Aa FTV Siang: Bukan Salah Takdir Patroli Drama Asia: Thank You Drama Asia: Can You Hear My Heart? Calon Ibu untuk Anakku Jalan ke Surga Ali Baba

TV One 06.30 10.00 11.30 16.30

Apa Kabar Indonesia Pagi Coffee Break Live News Kabar Petang

19.00 20.00 22.00 23.00

Kabar Utama Apa Kabar Indonesia Malam Menyingkap Tabir 500 Greats Goals

The Coffee Prince

AnTV Pukul 20.30

Serial K-drama ini mengisahkan Choi Han-kyul, generasi ketiga produsen makanan terkemuka. Namun, dia tidak punya pekerjaan dan tanggung jawab. Setelah putus dari pacarnya, dia bertemu Han Yoo-joo, cewek tomboi yang pekerja keras.

CATHY SHARON

Kenalkan Single Baru di Kalbar

ADONG EKO/PONTIANAK POST

KONSER DI MEMPAWAH: Duo Mojang saat ditemui di Hotel Gajah Mada Pontianak, kemarin.

PONTIANAK—Duo Mojang group dangdut dengan dua personil, yakni Suci Rey dan Yasinta akan meluncurkan single terbaru dari album ketiga yang berjudul Cinta Ku Cinta Mati. Hal tersebut disampaikan keduanya di Hotel Gajah Mada Pontianak, setelah menggelar konser di Kabupaten Mempawah, kemarin. Seperti yang disampaikan, salah seorang personil, Yasinta mengatakan Duo Mojang siap kembali hadir meramaikan musik blantika tanah air dengan lagu terbaru yang berjudul Cinta Ku Cinta Mati. “Ini hits album kita, dan kita optimis lagu ini diterima pencinta dangdut,” ucapnya dengan yakin. Yasinta mengaku sangat optimis jika

Indosiar

RCTI

Liputan 6 Halo Selebriti FTV Siang: Rully si Bruce Lee Eat Bulaga Indonesia My First Kiss Putih Abu-Abu FTV Istimewa: Tradisi 22 Si Biang Kerok Liputan 6 Terkini

single terbaru dari album ketiganya akan mudah diterima masyarakat. Karena selain lagu yang berkualitas, berbagai sosialisasi juga dilakukan, yakni melalukan off air ke sejumlah daerah. “Salah satu daerah yang kami kunjungi untuk memperkenalkan single ini ya di Kalbar,” katanya. Ia pun mengatakan akan melakukan yang terbaik bagi pencinta dangdut. Saat ditanya apakah merasa tersaingi dengan penyanyi-penyanyi dangdut yang saat ini sudah terkenal, Yasinta mengaku keberhasilan sejumlah artis dangdut lainnya akan dijadikan motivasi mereka untuk menjadi penyanyi dangdut dengan karya-karya yang berkualitas. (adg)

Berharap Tinggal Lebih Lama di Taiwan JAKARTA – Tiga tahun ini Cathy Sharon menjadi duta kampanye Taiwan Excellence, sebuah program kampanye untuk mengenalkan produk-produk Taiwan di Indonesia. Kampanye itu dilakukan di empat negara, Indonesia, Vietnam, Tiongkok, dan India. Alhasil, setiap tahun dia mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Taiwan. Namun, tahun ini Cathy berharap bisa tinggal lebih lama di negeri yang masuk otoritas Tiongkok tersebut. Selama ini dia hanya ke sana untuk urusan kerja. Padahal, pamor Taiwan sebagai surga belanja dan wisata belakangan meningkat. ”Saya ingin stay lebih lama. Biasanya, saya hanya tinggal tiga hari. Berangkat, sampai di sana kerja, lalu saya balik lagi ke Jakarta. Saya nggak sempat jalanjalan. Paling ke mal kalau jalan,” ungkap Cathy saat ditemui di perayaan tiga tahun Taiwan Excellence di Plaza Senayan, Jakarta, kemarin (18/9). ”Kali ini saya pengin berangkat lebih cepat. Saya mau ke Taipei, pengin tahu Taipei itu seperti apa dan ada apa aja di sana,” lanjutnya. Cathy mengungkapkan keingi-

nan itu kepada sang suami, Eka Kusuma. Namun, perempuan yang mengawali karier sebagai model tersebut belum tahu pasti, apakah Eka akan menemani atau tidak. ”Kalau suami ikut, bisa sekalian berlibur di sana juga. Tapi, belum tahu, sih,” ucapnya. Cathy akan berangkat ke Taiwan bulan depan, bertepatan dengan final kompetisi antarnegara yang diadakan kampanye tersebut. Dia akan mendampingi tim Indonesia yang akan berkompetisi melawan tiga negara lain, Vietnam, India, dan Tiongkok. Di sana dia akan bertemu dengan duta dari tiga negara lain. Setiap tahun duta negara lain selalu berganti. Dia jadi satu-satunya duta yang dipercaya selama tiga tahun. ”Kampanye ini kali pertama dimulai tiga tahun lalu. Saya senang karena dipercaya jadi duta sejak awal sampai sekarang,” tutur Cathy. Kakak Julie Estelle tersebut mengungkapkan selalu mempromosikan Indonesia. Dalam sebuah kesempatan dia mengenakan kebaya rancangan Anne Avantie. ”Kebaya kita itu menarik perhatian banyak orang di sana,” ujarnya. (jan/c12/na) ANGGER BONDAN/JAWA POS

TAIWAN EXCELLENCE: Cathy Sharon saat menghadiri acaraTaiwan Excellence di Plaza Senayan, Jakarta, kemarin (18/9).

LA Menthol Cool Moment Kembali Gebrak Ketapang LA MENTHOL Cool Moment bersama Pontianak Movement sukses menggebrak Ketapang melalui event ‘Evening Party’, Sabtu, 15 September 2012, malam. Cafe Aston Ketapang City Hotel yang digunakan sebagai tempat event disesaki para clubber dari berbagai penjuru Ketapang. Tidak kurang dari 300 clubber ada dalam ruangan tersebut. DJ Rose Vanilla dari ibu kota berhasil menghipnotis para clubber untuk terus berjoget. Tapi tidak hanya itu, para clubber pun sangat terhibur dengan penampilan DJ Soni Alvio (lokal), home band, fashion show, dan modern dance. ‘Evening Party’ dipandu MC terkenal VJ Adam. Meski ‘Evening Party’ dimulai pukul 20.00, para clubber sudah pada datang dari pukul 19.00. Alhasil sebelum ‘Evening Party’ dimulai ruangan cafe sudah sesak dengan clubber. “Party-nya asik, benar-benar menyenangkan dan menghibur. Acaranya memuaskan,” ujar salah satu clubber. “Lebih asik lagi kalau party-nya bisa sampai pagi,” tambahnya. Supriadi, Team Leader PT Djarum Area Ketapang mengaku senang ‘Evening Party’ bisa berlangsung sukses sesuai

C

M

Y

K

keinginan mereka. “Kami senang warga Ketapang, khususnya para clubber merasa enjoy dan fun dari event yang kemi gelar ini. Djarum melalui LA Menthol Cool Moment selalu ingin berikan suguhan hiburan berkualitas dan positif,” ujarnya. Suket dari Pontianak Movement membenarkan, bahwa Djarum dan Pontianak Movement selalu ingin memberikan sajian berbeda dalam setiap event party mereka. “Kami ingin para clubber selalu mendapatkan pengalaman baru dari event-event kami,” katanya.

Mereka tidak menampik meski ‘Evening Party’ berlangsung sukses, masih ada permintaan clubber yang tidak bisa dipenuhi. “Para clubber ingin party ini bisa sampai jam 04.00 pagi, tapi karena izin dari Polres hanya sampai jam 01.00, kami tidak bisa penuhi itu,” ujar Suket. Ia menambahkan, ke depan mereka bakal menggelar event yang lebih heboh lagi. Tapi tentunya dengan konsep yang berbeda. “Kami bakal menghadirkan DJ-DJ yang lebih terkenal lagi. Jadi tunggu saja,” pungkasnya. (d1/biz)

ISTIMEWA

MENGHIPNOTIS: DJ Rose Vanilla berhasil menhipnotis para clubber di Ketapang untuk terus berjoget dalam ‘Evening Party’ LA Menthol Cool Moment.

6

Pontianak Post l Rabu 19 September 2012

Pria Saleh itu Memikat Hati Fitriani +

+

ROMANTIC DINNER: Kemesraan tampak antara Zaldi Rifaldi dan Fitriani saat menikmati hidangan dari Hotel Grand Mahkota.

AFTERNOON TEA: Pasangan pengantin baru ini menikmati beragam panganan dan teh hangat yang disediakan Hotel Grand Mahkota.

Sejak pandangan pertama, Fitriani sudah menaruh hati kepada Zaldi Rifaldi. Sosok pemuda yang taat beragama, membuatnya yakin jika Rifaldi mampu menjadi imam yang baik bagi dirinya dan keluarga. Adong Eko, Pontianak

D

Mesra: Sosok pemuda yang taat beragama, pandai mengaji itulah, yang mampu memikat hati Fitriani.

+

VOUCHER: Pasangan Zaldi Rifaldi dan Fitriani mendapatkan voucher menginap dari Hotel Grand Mahkota.

UA tahun adalah waktu yang cukup lama bagi pasangan suami istri Zaldi Rifaldi dan Fitriani untuk saling mengenal dan menjajaki kepribadian masing-masing. Hingga, pada sembilan Juni lalu, kedua insan tersebut menyatukan cintanya dalam kalimat-kalimat suci Ilahi. Tidak mudah menjalankan masa pacaran selam dua tahun, banyak gelombang-gelombang kecil, dan kerikilkerikil yang menghadang. Sebelum kenal dan pecaran, sebenarnya Rifaldi sudah sering bertandang ke kediaman orang tua Fitriani. Karena Rifaldi adalah sosok pemuda yang suka ikut pengajian dari satu rumah ke rumah lainnya. namun, selama mengikuti pengajian dan bertandang ke rumah orang tua Fitri, ia tidak pernah bertemu dengan sosok wanita yang saat ini telah menjadi pendamping hidupnya. “Setiap kali pengajian di rumah orang tuanya, Saya tidak pernah melihat dan tidak mengira jika saya sudah sering datang ke rumahnya,” cerita Rifaldi. Singkat cerita, setelah melewati beberapa waktu, tepatnya pada 2010, jalan cerita sungguh sangat berbeda. Rifaldi menceritakan, ketika dirinya sedang berolahraga di satu tempat, teman mengajaknya untuk berkenalan dengan seorang wanita, yang tidak lain adalah anak dari orang tua yang ada di kelompok pengajian. Tanpa pikir panjang, keduanya menjalin hubungan. “Gimana nggak mau, suaminya ganteng kok,” cetusnya sambil tertawa. Fitriani memiliki pemikiran sendiri mengenai sosok sang suami, bukan karena ketampanan, kegagahan, dan badan atletis yang dimiliki Rifaldi. Tapi lebih dari itu, sosok Rifaldi yang berbeda dengan anak muda lainnya, yakni rajin beribadah dan aktif di kelompok pengajian yang kebanyakan di isi orang tua. “Anak muda yang ikut di kelompok pengajian itu, ya hanya suami saya,” katanya. Sosok pemuda yang taat beragama, pandai mengaji itulah yang mampu memikat hati Fitriani. Sehingga dirinya berharap, Rifaldi mampu menjadi imam yang baik untuk dirinya, seperti membimbing istri dan anak-anaknya dengan pedoman agama. “Bawaan ngidam, Saya sempat nggak mau ketemu selama satu minggu, tapi rindu,” cerita Fitriani yang saat ini sedang hamil tiga bulan. Fitriani dan Zaldi Rifaldi terpilih mengikuti program Honey Moon, bulan ini. Program besutan Pontianak Post dan Grand Mahkota Hotel ini memanjakan pasangan pengantin baru tersebut. Mereka dijamu bak raja dan ratu oleh Mahkota Hotel dengan beragam fasilitasnya. Fitriani dan Zaldi juga diberi kesempatan menginap satu malam di hotel yang terletak di Jalan Sidas ini. “Kami sangat puas dengan pelayanan dan fasilitas yang diberikan oleh Mahkota Hotel,” kata mereka berdua di sela-sela berolahraga di pusat kebugaran Mahkota Hotel. “Ini bulan madu yang sangat spesial bagi kami.” (*)

GYM Menikmati fasilitas pusat kebugaran Hotel Grand Mahkota.

Nama Pemenang Program Honey Moon Nama Suami Pekerjaan

: Zaldi Rifaldi : Pegawai Swasta

Nama Istri Pekerjaan

: Fitriani : Pegawai Swasta

Alamat

: Jalan Hasanudin, Gang Derma, Pontianak. FOTO-FOTO HARYADI/PONTIANAKPOST

BINGKISAN: Manajemen hotel tak lupa memberikan bingkisan kepada pasangan ini.

cmyk

CHECK IN: Zaldi Rifaldi dan Fitriani melakukan check in di Grand Mahkota Hotel Pontianak.

C

m

y

k

+

Pontianak Post

anekA

Rabu 19 September 2012

KPK Terancam Lumpuh Sambungan dari halaman 1

Namun nota kesepahaman yang dibuat KPK dan Polri pada 2010 menyebutkan penyidik kepolisian yang dipekerjakan di KPK, diberi surat perintah penempatan setiap tahun. Penerbitan sprin tiap tahun tersebut mulanya dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada polisi apabila ada peluang promosi. Sejak penarikan 20 penyidik, saksi-saksi ataupun tersangka yang diperiksa penyidik KPK kemarin cukup minim. Biasanya, KPK memeriksa saksi dan tersangka hingga belasan orang. Namun dua hari terakhir ini pemeriksaan hanya dilakukan masing-masing empat saksi. Di bagian lain, Kapolri Jenderal Timur Pradopo menegaskan, penarikan penyidik Polri dari KPK tetap dilakukan. Alasannya, hal itu berkaitan dengan pertimbangan pembinaan karir. Namun Timur menegaskan tetap akan memberikan ganti penyidik yang ditarik. “Kapan saja (KPK membutuhkan), kami siap,” kata Timur sebelum mengikuti sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, kemarin (18/9). Bahkan, Polri siap menyuplai berapa

pun jumlah penyidik yang dibutuhkan KPK. “Bukan hanya 20. Berapa saja diminta KPK, kami kasih,” sambung mantan Kapolda Metro Jaya itu. Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Sutarman berharap polemik perpindahan tugas penyidik tak perlu diperlebar. “Kita sudah siapkan penggantinya, tinggal proses administrasi saja,” ujarnya di STIK kemarin. Penyidik yang ditarik dari KPK akan dipromosikan dalam berbagai jenjang kepangkatan yang lain. “Mereka perlu promosi, ada karir berikutnya, misalnya jadi kapolres, atau tugas tugas lain. Tidak mungkin selamanya jadi penyidik,” kata Sutarman. Dia membantah penarikan itu terkait proses penyidikan simulator SIM yang melibatkan sejumlah jenderal di kepolisian. “Tidak begitu, memang sudah waktunya,” kata Sutarman. Sementara Menkum HAM Amir Syamsuddin mengatakan, isu mengenai penarikan penyidik KPK tidak perlu dipertentangkan. Sebab, institusi Polri akan memberikan penyidik lain untuk menggantikan. “Saya kira memang yang terbaik dari Polri. Jadi tidak menarik, tapi meng-

Densus Ringkus Jaringan Thorik ganti,” kata Amir. Dia juga berpendapat, usulan rekrutmen penyidik independen belum perlu dilakukan. Amir meminta KPK dan Polri meningkatkan sinerginya. “Alangkah baiknya kalau bersinergi, polisi diberi kesempatan berpartisipasi. Sejauh ini”kan”polisi tetap mendukung,” katanya. Amir juga tidak melihat hal itu sebagai bentuk ketergantungan KPK kepada institusi lain, dalam hal ini Polri. “Kalau kita lihat kenyataannya, polisi itu yang lebih siap dalam penyediaan SDM (sumber daya manusia) di bidang penyidikan,” ujarnya. Sementara itu, Mabes Polri sebenarnya sudah menawarkan jenderal jenderal terbaiknya untuk mengisi posisi setingkat direktur dan deputi di KPK. Namun, nama-nama itu ditolak. “Kami kirimkan 10 sampai 14 nama, semuanya tidak diterima,” ujar Wakapolri Komjen Nanan Soekarna di STIK, Jakarta kemarin. Nanan mengaku tidak tahu alasan penolakan itu. “Kalau dari Polri tentu mereka best of the best-nya, soal ditolak, tanya ke KPK dong,” kata mantyan Kadivhumas Polri itu. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Boy Rafli Amar men-

jelaskan, pengiriman jenderal itu awalnya atas permintaan KPK. “Saat tidak disetujui, kami tidak diberitahu alasannya,” ujarnya. Di antara nama-nama yang disulkan Polri misalnya Brigjen Ronny Frankie Sompie (Karowasidik), Brigjen Syahrul Mama (Wakapolda Sulsel), Brigjen Ari Dono (Dirtipidum), Brigjen Moecgiharto (Kasespimma), Brigjen Suedi Husein (Kapolda kepri), Brigjen Sigit Sudarmanto (mantan Kapolda Sultra), serta Brigjen Nur Ali (Dirtipikor). “Kami pada prinsipnya selalu melayani dan berkoordinasi dengan KPK. Mengapa ditolak, tentu itu pertimbangan KPK,” kata mantan Kapolres Pasuruan Jawa Timur itu. Memang, selain kehilangan 20 penyidik, posisi direktur penyidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini juga masih lowong. Sejak ditinggalkan Brigjen Pol Yurod Saleh yang ditarik ke Mabes Polri pada Maret lalu, posisi ini masih kosong. Juru Bicara Johan Budi S.P mengatakan saat ini sekitar empat perwira polisi masih mengikuti seleksi untuk mengisi posisi itu. “Seleksinya masih berjalan,” kata Johan di kantornya kemarin. (sof/fal/rdl)

diharapkan memberikan hak pilihnya sesuai dengan waktu yang ditentukan. ”Selain itu, kami juga meminta masyarakat tidak marah-marah dengan petugas jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Nyarong. Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mulai menggeser pasukannya ke kabupaten/kota di provinsi ini untuk pengamanan Pilkada. Pergeseran pasukan dilakukan sejak dua hari lalu. “Kami sudah memulai pergeseran pasukan ke polres-polres, kemarin,” kata Kapolda Kalbar Brigjen Unggung Cahyono, Selasa (18/9). Pasukan dari Polda sudah digeser ke Kabupaten Pontianak, Sintang, Sanggau, Sekadau. Kemarin, pergeseran kembali dilakukan di kabupaten lainnya. Selain itu, di beberapa titik Polda Kalbar juga menempatkan pasukan brimob. “Namun tidak semua daerah ada brimbo, hanya titik-titik tertentu yang pengamanannya kami pertebal,” ungkap Unggung. Brimob disebar pada setiap zona. Di Kota Pontianak, Singkawang, Sambas, Sanggau dan persimpangan jalan arah Sintang-Melawi. “Singkawang kita tempatkan brimob karena di sana juga ada pemilihan wali kota. Di Singkawang kami tempatkan satu kompi,” papar Unggung. Pasukan tambahan dari polda, lanjut Unggung, tidak diturunkan ke lapangan. Mereka ditempatkan di mapolres masing-masing. Sedangkan yang melakukan pengamanan pilgub di lapangan adalah anggota polres setempat. “Personel polres biasanya kurang, makanya dari polda jaga mako (markas komando) di polres. Sementara anggota polres ke lapangan karena mereka yang menguasai medan,” tegasnya. Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja

dan Transmigrsi Provinsi Kalbar Haris Harahap meminta kepada seluruh dinas tenaga kerja di kabupaten/kota untuk mengimbau kepada perusahaan untuk meliburkan pekerjanya untuk memilih calon kepala daerahnya. Karena menurutnya, selain berhak mendapatkan haknya sebagai pekerja, karyawan juga berhak untuk memilih. “Para pekerja juga berhak untuk memilih. Jadi, pemerintah selain harus melindunginya sebagai pekerja, pemerintah juga harus memberikan kesempatan kepada mereka kebebasan untuk berplitik,” kata Harahap, kepada Pontianak Post, kemarin (18/9). Selain itu, pada hari pemungutan suara nanti, para pekerja juga berhak mendapatkan upah seperti hari biasanya sesuai dengan Pasal 93 ayat 2 huruf D Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang pekerja/ buruh tidak dapat melakukan pekerjaannya karena sedang menjalankan kewajiban terhadap negara. “Pengusaha tetap wajib membayar upah kepada karyawannya di hari pemungutan suara itu,” tegasnya. Kamis 20 September 2012, merupakan hari yang diliburkan sesuai keputusan Mendagri Nomor 270-642 Tahun 2012 tentang Penetapan Hari Pemungutan Suara Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Tahun 2012. “Jadi, tidak boleh ada perusahaan untuk mempekerjakan karyawannya,” jelas Harahap. Dia juga menghimbau kepada seluruh perusahaan untuk menghimbau kepada karyawannya untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilihan cagub dan cawagub Kalbar. “Silakan pilih sesuai dengan dengan hati nuraninya, yang terpenting jangan golpun. Jangan sia-siakan kesempatn untuk memilih,” pintanya. (afi/uni/hen)

Harta Calon Tak Fantastis Sambungan dari halaman 1

Jika dibandingkan dengan lima tahun yang lalu, kekayaan Cornelis saat ini bertambah Rp1,9 miliar dari Rp873 juta pada tahun 2007. Sedangkan untuk para calon wakil gubernur, posisi terkaya diduduki oleh Burhanuddin A. Rasyid dengan total Rp2,2 miliar dan USD9.000. Kemudian diikuti Christiandy Sanjaya dengan total Rp1,2 miliar dan Fathan A. Rasyid sebesar Rp775 juta. Sedangkan wakil Abang Tambul Husin, Barnabas Simin hanya memiliki pundipundi kekayaan Rp533 juta. Harta yang dilaporkan tersebut termasuk harta kekayaan dari harta tidak bergerak seperti tanah dan bangunan. Sedangkan harta bergerak seperti alat transportasi dan mesin lainnya, peternakan, perikanan, perkebunan, pertanian, pertanahan, pertambangan dan usaha lainnya. Termasuk juga surat berharga, giro dan setara lainnya. Dari seluruh pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur, hanya Christiandy Sanjaya yang memiliki piutang sebesar Rp200 juta. Utang itu dalam bentuk pinjaman uang (mengubah pada item lama Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara karena kesalahan pengisian). “Rincian harta kekayaan dalam pengumuman ini sesuai dengan yang dilaporkan oleh penyelenggara negara dan tidak dapat dijadikan dasar oleh penyelenggara negara atau siapapun juga untuk menyatakan bahwa, harta yang bersangkuatan tidak terkait tidak pidana,” jelas Muzammil menirukan catatan kaki dari KPK. Di lain pihak, Satuan Polisi Pamong Praja Praja Provinsi Kalimantan Barat menurunkan 87 personilnya untuk memonitoring proses pemungutan suara

pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar besok, Kamis (20/9). Selain itu, sebanyak 60 personil lainnya diturunkan untuk mengamankan kantor pemerintah. ”Total personil kami ada 147 orang. Sebanyak 60 orang mengamankan kantor pemerintah, sedangkan sisanya memonitoring di tempat pemungutan suara untuk memantau pelaksanaannya agar tertib dan aman,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kalbar, TTA Nyarong, Selasa (18/9). Nyarong mengungkapkan pihaknya juga mengirimkan surat kepada Bupati dan Walikota di kalbar agar meningkatkan kesiapsiagaan perlindungan masyarakat (linmas). Hal ini sesuai surat dari Menteri Dalam Negeri tanggal 13 April 2012, yakni Gubernur melalui pamong praja meminta Bupati dan Walikota untuk mengimbau seluruh aparatur di daerahnya masingmasing membantu keamanan pemilu. Bupati dan Wali kota diminta memerintahkan kepala pamong praja, kesbangpol, camat, lurah, kades, maupun anggota linmas agar tetap berada di tempat selama pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar. Jika terjadi gangguan keamanan di lingkungan tempat pemungutan suara, mereka harus segera berkoordinasi dengan polisi. ”Imbauan ini sesuai dengan MoU antara Mendagri dengan Kapolri,” kata Nyarong. Khusus pamong praja Provinsi Kalbar, lanjut Nyarong, pada saat pemungutan suara mereka tetap memberikan hak pilihnya. ”Setelah itu kami memonitoring. Begitu pula dengan pamong praja di daerah,” ujarnya. Nyarong juga mengimbau masyarakat ikut menyukseskan pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar. Masyarakat

Berlatih Layaknya Atlet Normal, Tembus Tiga Besar Dunia Sambungan dari halaman 1

(ukuran difabilitas paling minim yang telah ditentukan tim dokter Paralympic). “Saya sangat senang bisa memberikan kontribusi kepada negara meski kondisi fisik saya terbatas. Apalagi, Paralympic ini setingkat Olimpiade, tapi untuk orang yang memiliki kekurangan fisik seperti saya,” tutur David saat ditemui Jawa Pos Minggu lalu (9/9). Yang lebih membanggakan, David adalah atlet Indonesia pertama yang meraih medali dalam event olahraga sejagat empat tahun sekali tersebut. Menurut Asisten IV Kemenpora Joko Pekik Irianto, selama Indonesia tampil dalam Paralympic Games, baru kali ini ada atlet yang mampu memperoleh medali. “Benar, ini menjadi prestasi pertama bagi Indonesia sejak mengikuti Paralympic Games beberapa tahun lalu,” ujarnya. Perjuangan David untuk meraih medali perunggu itu tidak mudah. Selain melakukan berbagai persiapan sejak lama, dia harus menghadapi lawanlawan dari banyak negara. Dalam persiapan, David mesti mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) Paralympic di Solo, Jawa Tengah. Dia juga melakukan latihan-latihan sendiri secara intensif. Total, untuk persiapan ke London, Inggris, tersebut, dia memerlukan waktu sekitar lima bulan. “Untuk bisa seperti ini, saya harus berlatih keras layaknya

atlet normal. Hampir setiap hari. Hari libur pun kadang saya pakai untuk latihan ringan,” ucap ayah satu anak yang juga pernah tampil dalam event kejuaraan nasional yang diikuti para atlet normal itu. Di tengah keterbatasan anggaran untuk pelatnas, David beruntung masih bisa mendapat fasilitas dan latihan kelas atlet normal. Sebab, statusnya masih terdaftar sebagai atlet DKI Jakarta untuk PON XVIII Riau, sehingga dia tak harus berlatih di Pelatnas Paralympic Solo. Karena itu, program latihan bungsu di antara lima bersaudara tersebut tak jauh berbeda dari atlet pada umumnya. Tahap-tahapnya tak berbeda jauh. Mulai persiapan umum hingga persiapan khusus sebelum turun ke Paralympic Games. “Saya berlatih keras, dua kali sehari. Untungnya saya juga atlet PON. Jadi, program latihan yang diterapkan benar-benar membantu saya untuk bisa mencapai kondisi maksimal,” terangnya. Menurut David, usaha terberat yang harus dilalui adalah menembus kualifikasi sebelum berlaga di London. Sebab, cabor tenis meja hanya memilih 16 atlet terbaik. Bila tidak lolos kualifikasi, kandas pula impian bisa berlaga di Paralympic London. Karena itu, David harus mengikuti kejuaraan internasional di sejumlah negara untuk mengatrol peringkatnya. Di antaranya, dia harus terbang ke Tiongkok, Thailand, Filipina, Ceko, dan Inggris untuk meng-

7

umpulkan poin demi poin. “Dari hasil kejuaraan-kejuaraan itulah saya bisa masuk tiga besar dunia,” terang suami Jeany Palar tersebut.Berkat peringkatnya yang tinggi itu pula, David tak harus mengalahkan banyak lawan sebelum memasuki babak penentuan. “Posisi saya sebagai unggulan membuat peluang meraih medali terbuka lebar,” lanjutnya. Namun, tidak berarti semua berjalan lancar-lancar saja. David harus bekerja keras agar bisa mengikuti seri kejuaraan di Eropa dan Asia tersebut. Dia harus mendapat dana besar dari sponsor. Sebab, pemerintah tak memberikan dana sedikit pun kecuali di pelatnas. Berbekal statusnya sebagai mantan atlet nasional, putra pasangan Jan dan Neeice Jacobs itu pun nekat membuat proposal. Dia kemudian menemui orang-orang yang dikenal memiliki komitmen untuk memajukan olahraga Indonesia. “Saya beruntung punya banyak teman yang mau mensponsori. Mereka tidak ragu membantu saya. Karena itu, saya juga tidak ingin mengecewakan mereka,” tutur PNS (pegawai negeri sipil) di Disorda DKI Jakarta tersebut. Dari sejumlah kejuaraan yang diikuti itu, dia jadi tahu peta kekuatan lawan. “Saingan terberat tetap dari Tiongkok dan Ceko. Peringkat mereka di atas saya. Medali perunggu Paralympic ini sesuai dengan prediksi saya,” terangnya.

David mengungkapkan, sebenarnya prestasi Indonesia bisa lebih dari satu medali perunggu yang dia raih. Namun, minimnya atlet yang dikirim pemerintah membuat raihan prestasi Indonesia mentok. Lelaki kelahiran Makassar itu menyebutkan, perhatian pemerintah memang kurang untuk ajang yang melibatkan para difabel. Kalah oleh perhatian yang ditunjukkan pemerintah Malaysia dan Thailand yang mengirimkan atlet sebanyak-banyaknya. Dalam event tersebut, Thailand mengirimkan 30 atlet, Malaysia 20-an atlet, sedangkan Indonesia hanya mengirim empat atlet. “Banyak atlet difabel Indonesia yang hebat-hebat. Beri mereka kesempatan untuk bisa turut membela negara dan mengharumkan nama bangsa,” tegasnya. Dengan prestasi yang diraih dalam olahraga, David yakin orang-orang yang memiliki kekurangan fisik mampu menunjukkan kelebihannya. Dia mengaku, dari tenis meja, dirinya bisa menghidupi keluarga. “Kami tidak ingin dianggap sebagai beban masyarakat. Kami justru ingin menunjukkan bahwa orang cacat juga bisa berprestasi bila dipercaya negara,” ungkapnya. Dengan usia yang tak muda lagi, David berusaha untuk tetap bisa mempertahankan level permainannya. Targetnya, dia ingin tampil dalam Paralympic Rio De Janeiro, Brasil, pada 2016. (*/c5/ari)

Sambungan dari halaman 1

serta telepon genggam. ’’Itu bisa dirakit menjadi bom dan sangat berbahaya,’’ katanya. Salah seorang yang ditangkap adalah Agus, 28. Menurut Boy, Agus dianggap mengetahui pembelian bahan peledak kelompok Thorik. ’’Ini masih satu

jaringan,’’ ungkapnya. Indopos (Jawa Pos Group) melaporkan, Agus ditangkap di rumahnya di Perumahan Villa Mutiara Gading, Karang Satria, Tambun Utara, Bekasi. Selain itu, petugasmengamankanWaenah, ibu Agus, dan Amir, 26, adik Agus. Rumah hijau tipe 36 itu dikepung

petugas dengan senjata lengkap Senin (17/9) sekitar pukul 19.00. Tidak ada baku tembak dalam penggerebekan tersebut. Ketua RT 06 Mohamad Basroni menyatakan tidak tahu pasti kejadian tersebut. ’’Mereka membawa semua orang di rumah itu,’’ ucapnya. (rdl/dny/jpnn/c5/ca)

Dosen Untan Kalahkan Mendikbud Sambungan dari halaman 1

Pemberhentian ini adalah buntut dari hukuman lima bulan penjara dengan percobaan 10 bulan yang dikeluarkan Pengadilan Negeri Pontianak pada 13 September 2006 terkait pemalsuan Laporan Keuangan Mahasiswa kampus tersebut oleh Agus Sikwan.Agus kemudian menggugat ke PTUN Jakarta dan dikabulkan. Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta lantas memerintahkan Mendikbud pencabutan SK tersebut. Bahkan saat Mendikbud mengajukan kasasi pun tidak dikabulkan MA. Dalam gugatannya, Agus menilai pemecatan tersebut melanggar Undang-Undang. Menurutnya dia tidak pernah diberhentikan secara sementara sesuai Pasal 24 UU 43/1999. Pe-

mecatan ini juga dinilai melanggar PP Nomor 32/1979 yang menyatakan pemecatan diberikan kepada PNS yang telah dijatuhi hukuman dengan ancaman UU maksimal 4 tahun penjara atau lebih berat. “Saya tidak pernah melakukan kejahatan pemalsuan Laporan Keuangan Mahasiswa (LKAM). Walapun saya telah menjelaskan mati-matian dan membela diri di pengadilan tetapi PN Pontianak menghukum 5 bulan penjara dengan masa percobaan 10 bulan. Artinya pidana tersebut tidak perlu dijalani kecuali sebelum lewat waktu 10 bulan mengulangi perbuatan,” ujar Agus dalam berkas halaman 9 yang dilansir dari Detikcom. Sementara itu, Rektor Untan Thamrin Usman saat dihubungi Pontianak Post via telepon eng-

gan berkomentar banyak soal kasus tersebut. “Saya pribadi tidak mengikuti secara aktif perkembangan kasus ini. Ketika surat pemberhentian oleh menteri dikeluarkan saya belum menjabat rektor. Kasusnya bukan di jaman saya (menjadi rektor),” ucap orang yang sebelumnya menduduki bangku Dekan FMIPA Untan tersebut. Namun, dia mengaku akan mempelajari keputusan Mahkaman Agung perihal kasus tersebut. “Kita akan pelajari dulu,” ucapnya. Menurut Thamrin, langkah hukum selanjutnya berada di tangan Mendikbud sebagai pihak yang mengeluarkan SK pemberhentian. “Mendikbud saya yakin akan mendalami putusan MA tersebut untuk melakukan langkah selanjutnya,” pungkas dia. (ars)

Calon Gubernur Serahkan Laporan Dana Kampanye Sambungan dari halaman 1

Sementara Armyn-Fathan tidak ada peningkatan dana kampanye yaitu Rp2,1 miliar. Sementara pasangan TambulBarnabas juga tidak mengalami peningkatan dana kampanye yakni sebesar Rp1,8 miliar. Lebih lanjut Sofi mengatakan, laporan ini bertujuan untuk mengetahui asal dana kampanye para kandidat. Apakah sudah sesuai dengan aturan atau tidak. Dalam pelaksanaan kampanye, setiap kandidat boleh menerima dana kampanye dari partai politik, perseorangan atau kelompok atau badan hukum swasta nonpemerintah. Dana kampanye juga bisa berasal dari pasangan kandidat itu sendiri. Selain itu, dimaksudkan juga untuk mengetahui apakah ada pelanggaran dalam penerimaan dana kampanye. “Jika ada pelanggaran dalam penerimaan dana, maka akan dikenakan pidana pemilu dengan pidana penjara 4-24 bulan, dan denda Rp200 juta hingga Rp1 miliar,” lanjutnya. Menurut Sofiati, setiap pasangan dilarang menerima dana dari lembaga asing, dana asing, BUMN, BUMD dan dana pemerintah lainnya. Sebelumnya masing-masing pasangan calon telah melaporkan dana kampanye awal, yakni satu hari sebelum

pelaksanaan kampanye. Sementara itu, empat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang 20122017, telah menyerahkan laporan dana kampanye ke Komisi Pemilihan Umum. Selanjutnya akan diserahkan ke Kantor Akuntan Publik untuk dilakukan audit. “Pasangan calon telah menyerahkan dana kampanye dengan satu rekening, yang terdiri dari dua periode yakni dimulai pada masa kampanye sampai satu hari berakhirnya masa kampanye (3-17 September 2012). Periode tiga hari setelah ditetapkan menjadi peserta Pilwako sampai satu hari berakhirnya masa kampanye (5 Agustus sampai 17 September 2012),” kata Anggota Komisi Pemilihan Umum Kota Singkawang Ramdan, Selasa (18/9) kepada wartawan. Berdasarkan laporan keuangan kampanye, disebutkan Ramdan, laporan dana dari pasangan nomor urut 1 (Awang Ischak dan Abdul Muthalib) untuk periode 3-17 September 2012 sebesar Rp400 juta, kemudian pada periode 5 Agustus sampai 17 September 2012 sebesar Rp2.340.000.000. Pasangan Nomor Urut 2, Henoch Thomas dan Rozanuddin, untuk periode 3-17 September 2012 sebesar Rp661.550.000juta, kemudian pada periode 5 Agustus sam-

pai 17 September 2012 sebesar Rp891.750.000.Pasangan Nomor Urut 3, Hasan Karman dan Ahyadi, untuk periode 3-17 September 2012 sebesar Rp800 juta, kemudian pada periode 5 Agustus sampai 17 September 2012 sebesar Rp1.895.200.000. Pasangan Nusantio dan Tasman, untuk periode 3-17 September 2012 sebesar Rp650 juta, kemudian pada periode 5 Agustus sampai 17 September 2012 sebesar Rp2.301.000.000. “Ini yang mereka (pasangan calon) sampaikan satu hari sesudah masa kampanye,” kata Ramdan. Selain telah melaporkan keuangan, dikatakan Ramdan, dalam pelaporannya harus dilengkapi surat pertanggungjawaban. “Karena itu adalah penggunaan dana kampanye, jadi yang mereka sampaikan di laporan pertama dan kedua dijadikan satu untuk kemudian disampaikan pada 23 September,” katanya. Setelah itu, dikatakan Ramdan, paling lama dua hari, melalui Komisi Pemilihan Umum akan disampaikan ke kantor akuntan publik, selanjutnya akan dilakukan audit selama 15 hari. “KPU paling lama mengumumkan 13 Oktober, jadi Akuntan Publik sudah menyerahkan ke KPU Pada 10 Oktober,” katanya. (afi/fah)

Rela Rambut Digunduli Sambungan dari halaman 1

Dan, yang tak kalah penting ia menerima honor dari pekerjaanya itu. Paling tidak, ia sudah membuktikan dirinya suka berpenampilan menantang. Belakangan ini, ia sengaja mengecat rambutnya yang hitam jadi warna merah. Sejumlah orang menilainya kurang pantas dengan gaya rambut seperti itu, mengingat warna kulitnya sawo matang.

Tetapi, Citra rupanya tidak peduli dengan omongan orang lain. Menurutnya, banyak penyanyi atau artis di luar negeri melakukannya. Sebut saja Rihana, Nicki Minaj, dan Tyra Banks. Ketiga pesohor tersebut berani menggonta-ganti warna rambut meski berkulit hitam. “Banyak orang bilang kulitku item, nggak cocok pakai warna rambut merah. Ya, itu sih tergantung selera. Citra juga nggak bisa memaksa semua orang untuk menyukai Citra,” ujar pelantun

Everybody Knew ini. Tentu dia harus menyisihkan budget khusus demi gaya rambutnya itu. Apalagi kalau sering gonta-ganti warna, rambut jadi mudah kering dan bercabang. “Ada lah pasti. Kalau sering pakai warna rambut kan harus ada perawatan juga. Citra berani melakukannya, berarti Citra harus tanggung jawab juga. Karena nanti juga akan mencoba hal yang lebih aneh daripada rambut merah ini,” paparnya. (INS)

Minta Kader Pro Rakyat Sambungan dari halaman 1

Dalam kesempatan itu, Pengurus DPP Partai Demokrat itu berpesan pada seluruh kader untuk terus berbuat untuk kepentingan masyarakat. Kemudian mereka menekankan pada anggota DPRD baik provinsi maupun kabupaten kota yang berasal dari Partai Demokrat. Mereka diminta untuk konsisten mendorong program pemerintah yang menyangkut kepentingan masyarakat. “Anggota DPRD Partai Demokrat se-Kalbar harus lebih aktif dan proaktif bekerja demi rakyat,” kata Bobby. Syukuran peringatan 11 ta-

hun Partai Demokrat di Kalbar berlangsung sederhana dan penuh dengan nilai-nilai kekeluargaan. Anggota DPRD provinsi, kabupaten/kota, pengurus dan kader berbaur. Dalam kesempatan yang sama, DPD Partai Demokrat Kalbar juga melangsungkan program pengadaan kartu tanda anggota gratis. Saat itu dibuka pintu selebar-lebarnya kepada seluruh masyarakat Kalbar untuk membuat KTA gratis di sekretariat DPD dan seluruh DPC. “Kami dari DPD memberikan subsidi pada masyarakat yang membuat kartu tanda anggota,” papar pengusaha muda tersebut.

Bobby mengatakan, sebelumnya seluruh DPC Partai Demokrat di Kalbar telah melakukan pendaftaran ke KPU sebagai peserta Pemilu 2014. Walau ada DPC yang mendaftar pada hari terakhir ke KPU, namun semua persyaratannya lengkap. Terutama kartu tanda anggota seperti yang disyaratkan KPU. “Partai Demokrat Kalbar telah melaksanakan pendaftaran sebagai persyaratan peserta Pemilu 2014. Waktu itu yang mengoordinir Rasmidi (Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalbar) karena saya sibuk mengurus kampanye,” ujar Bobby. (hen/*)

Aceh, Rumah Besar yang Berpintu Kecil Sambungan dari halaman 1

Cakrawala terbuka makin lebar ketika berkunjung ke Sabang dan mampir di Lagoy Beach yang sering disebut Blue Lagoon. Pantainya indah dan banyak bule yang stay di tree house. Saat hendak balik dan meninggalkan tempat itu, saya sangat terharu dengan farewell-nya. Itu juga perlambang yang baik ketika kita berniat masuk ke sebuah komunitas. Susah masuknya karena pasti ada anggotanya yang curiga. Begitu juga Anda yang harus waspada ketika mulai masuk. Tapi, begitu berhasil, segala sesuatunya akan jadi beda.

 Cerita tentang seorang teman

pada artikel seri kemarin, sebelum dia masuk ke Komunitas Taichi, dia agak waswas karena merupakan orang Minang asli. Dia harus mengerti dulu VIP (value, identity, personality) dari Komunitas Taichi itu yang bukan budaya Padang. Tapi, setelah berada di dalam, dia merasa sangat nyaman. Semua ternyata menyambut dia sebagai teman.
 Nah, kalau sudah jadi teman, klarifikasi tentang siapa dia sebenarnya jadi gampang. Ketika dia menjelaskan bahwa tiap tiga bulan sekali kulakan branded bag ke Paris dan Milan, malah mereka semua mau titip. Jadi, nggak perlu lagi berjualan! Hanya perlu menunjukkan foto-foto barang terbaru yang dibawa. Barang,

apalagi yang harganya mahal, lebih meyakinkan kalau dibeli dari seorang teman. Sebab, ada trust di antara sesama anggota komunitas. Trust itu menjadi syarat utama dari sebuah komunitas. Kalau Anda tidak bisa dipercaya di sebuah komunitas, Anda akan ”tamat”. Bahkan, lebih baik keluar dari komunitas.

 Tapi, kalau kepercayaan sudah benar-benar didapat, harga tak lagi menjadi masalah. Sebab, ketika orang sudah dipercaya, kualitas atau orisinalitas dari produk yang dijual akan mendapat kepercayaan secara berbarengan. Bagaimana pendapat Anda? (*)

Pontianak Post

8

Sosok PROTES terhadap Film yang menghina Nabi Muhammad SAW berjudulInnocenceofMuslimsterus meggema di seluruh dunia. Berbagai saluran pun diaspirasikan untuk menunjukkan reaksi kerasitu.Salahsatunya lewat tampilan profile picture di Blackberry Messenger (BBM). Salah satu yang menampilkangambar profil BBM bergambar kaligrafi

+

Rabu 19 September 2012

Sisi Lain

ARIF JONI PRASETYO

YUANITA CHRISTIANI

Cinta Rasul

Puji Musik NOAH

Nabi Muhammad adalah Wakil ketua DPRD Kota Pontianak Arif Joni Prasetyo. “Ramai-ramai picture BB berkaligrafi Muhammad SAW. Ini tanda beliau sangat dicintai,” kata Sekretaris DPW PKS Kalbar ini. Menurutnya, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tak kan luntur. Meskipun berbagai propaganda negatif terhadap beliau. “Keyakinan kamisudahbulatbahwabeliauRasul yang terakhir yang diutus Allah ke muka bumi ini. Nabi Muhammad sebagai utusan akhir zaman memiliki sifat yang terpuji dan mulia. Yang ‘Ma’syum’ yaitu terbebas dari dosa dan salah. Beliau sangat dicintai dan

PELUNCURAN album NOAH yang ditandai dengan konser di lima negara pada hari yang sama, Minggu (16/9), tak lepas dari perhatian Yuanita Christiani. Presenter, model, dan aktris tersebut menganggap band yang dimotori Ariel itu pantas mereguk sukses karena memiliki produk musikal yang bagus. ”Aku sudah prediksi, kalau Ariel keluar dari penjara pasti dinantinanti para penggemarnya. Mereka pasti kangen,” tuturnya kepada Rakyat Merdeka (Pontianak Post Group). Ariel di mata bintang film D’Trex The Movie dan Berbagi Suami tersebut adalah sosok penyanyi yang tak hanya

dikagumi sebagai teladan kehidupan,” katanya. Tambahnya lagi, “Saya sangat berharap dapat berjumpa dengan beliau kelak di akhirat. Begitu juga umat Islam yang lain. Bahkan mimpi saja berjumpa beliau orang yang sangat mulia adalah sebuah kemulian. Kalau ada usaha untuk menghina beliau saya yakin percuma. Tidak akan menyurutkan kecintaan kepada beliau. Tidak heran jika banyak yang meneteskan air mata kala mengenang jasa beliau. Banyak yang berusaha mengikuti jejak langkah beliau yang membawa cahaya terang benderang.” (zan)

mengandalkan ketampanan. ”Dia juga punya suara dan penampilan yang khas,” tutur presenter Take Me Out Indonesia tersebut. Yuanita juga mengaku menggemari karya-karya Ariel dkk, baik ketika band mereka masih bernama Peterpan hingga sekarang menjelma menjadi NOAH. Single andalan NOAH, Separuh Aku, diakuinya termasuk yang bisa membuat lajang kelahiran Jakarta, 14 April 1986, tersebut galau. ”Senanglah, karena kita tahu musikalitas mereka sejak di Peterpan,” kata anak kedua dari tiga bersaudara yang dikenal kerap membawakan berbagai program olahraga di televisi itu. (ins/jpnn/c13/ttg)

+

Belajar dengan Pontianak, Mengapa Tidak? Laporan Keuangan WTP

GUINNESS WORLD RECORDS

HOT DOG TERBESAR DI DUNIA: Hot dog sebesar 3,18 kg ini tersedia di booth jalanan Kota Chicago, AS, dan bisa dibawa pulang dengan harga sekitar Rp370.000. Tak heran Gorilla Tango Novelty Meats, nama hot dog itu, dinobatkan menjadi hot dog komersial terbesar yang pernah ada di dunia oleh Guinness Book of World Records.

pilkada kalbar

Pantau Semua Tahapan

ARISTONO/POMTIANAK POST

SIMBOLIS: Ketua LAKI, Burhanudin Abdullah membagikan seragam tim pemantau Pilgub secara simbolis kepada koordinator di masing-masing kabupaten/kota. +

LASKARAnti Korupsi Indonesia Kalimantan Barat menurunkan sekitar 1.500 personel untuk mengawasi jalannya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat pada hari pencoblosan, Kamis (20/9) kelak. Ketua Umum LAKI, Burhanudin Abdullah secara langsung melepas tim pemantau ini di Pontianak, Senin (17/9). LAKI sendiri adalah satu dari lima lembaga non-pemerintah yang mendapat akreditasidariKPUKalbaruntukikutmemantau jalannya Pilgub. Menurut Burhanuddin, pihaknya menurunkanribuanpengawasiniagarPilgubberjalan adil dan tanpa kecurangan. “Tujuan kita terjun langsung dalam memantau Pilgub ini supaya dapat terwujudnya Pilgub yang valid. Jangan sampai ada tindak pidana politik uang dan intimidasi dalam pesta demokrasi rakyat Kalbar ini,” ungkapnya. Dalam pelepasan tersebut, Burhanuddin juga membagikan kaos seragam tim pemantau sejumlah 1.500 helai secara simbolis kepada koordinator tim pemantau LAKIdari14kabupaten/kotase-Kalbar.Namun, lanjut Burhanudin, meski jumlah personel yang turun tidak besar, dia yakin para anggotanya itu mampu mengawasi Pilgub dengan efektif. “Kita gunakan strategi yang baik agar hasil pemantauan kita maksimal. Tim pemantau kita tetap akan fokus di ibu kota kecamatan, tapi banyak juga menyebar secara acak di desadesa. Meskipun tidak semua TPS ada tim kita, cara ini setidaknya bisa mengetahui adanya pelanggaran-pelanggaran,” katanya. TimpemantauLAKIsendiritidakmelulumemantau di hari pencoblosan. Menurut Burhan, mereka akan memantau semua tahapan Pemilu, sampai kepada perhitungan akhir. “Kita tidak hanya memantau sebelum Pilgub dan hari pencoblosan. Kemana surat suara akan kita ikuti, dari TPS, KPPS hingga ke KPU,” tandasnya. (ars) cmyk

Beragam Acara Siap Meriahkan Hari Pontianak Tanpa Bayangan PONTIANAK—Memeriahkanperistiwatitikkulminasi atau Pontianak tanpa bayangan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pontianak akan mengadakan serangkaian acara selama 3 hari di Tugu Khatulistiwa, Pontianak. Mulai dari ekspo, aneka lomba, acara seni budaya, fun bike, dan sejumlah acara lainnya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pontianak Hilfira Hamid mengatakan, acara akan dilaksanakan pada 21-23 September mendatang. “Acara ini juga sekaligus diadakan untuk memeringati hari ulang tahun ke-241 Kota Pontianak,” ujar Hilfira. Titik kulminasi itu adalah suatu peristiwa alam di mana pada waktu itu matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Kulminasi sendiri berarti puncak tertinggi. Jadi peristiwa kulminasi berarti matahari mencapai titik tertinggi atau tepat berada di posisi garis khatulistiwa. “Jadi matahari tidak di utara dan tidak di selatan namun berada di tengah atau garis lintang 0 derajat,” ujar Hilfira Hamid. Peristiwa kulminasi terjadi dua kali dalam setahun, yaitu bulan Maret dan September. Peristiwa titik kulminasi sudah masuk menjadi kalender pariwisata nasional. Ada banyak wisatawan yang datang ke Tugu Katulistiwa untuk menyaksikan peristiwa tersebut. Karena posisi matahari tegak lurus, maka semua benda tegak yang ada di Tugu Katulistiwa saat itu tidak punya bayangan. Begitu juga tugu itu sendiri, tanpa bayangan, karena tugu terletak persis di garis lintang nol derajat. Peristiwa menghilangnya bayangan biasanya berlangsung selama 3 menit, dari pukul 11.46 sampai pukul

DOKUMEN PONTIANAK POST

PARIWISATA: Peringatan peristiwa Pontianak Tanpa Bayangan, tahun lalu. Peristiwa titik kulminasi sudah masuk menjadi kalender pariwisata nasional.

11.49. Pada saat itu bayangan benda-benda yang tegak lurus di sekitar Tugu Khatulistiwa akan hilang dalam beberapa menit. Tugu Katulistiwa adalah ikon kota Pontianak. Tak lengkap rasanya datang ke Pontianak tanpa menyempatkan diri ke tugu ini. Letaknya tak jauh dari Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia. (her)

PONTIANAK—Kota Pontianak diganjar penghargaan dari Wakil Presiden Boediono karena mengelola keuangan daerah dengan baik. Latar belakangnya, Kota Pontianak mendapat opini wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan. Hanya Kota Pontianak yang mendapat penghargaan itu seKalimantan. Dari 578 kabupaten/kota se-Indonesia hanya ada 67 yang meraih predikat tertinggi pengelolaan keuangan itu. Memang sepatutnya daerah lain di Kalbar bahkan di Kalimantan belajar ke Pontianak agar pengelolaan keuangannya baik, sesuai dengan prosedur. “Ada daerah yang sudah menyatakan keinginannya studi banding ke Pontianak, tetapi bukan dari Kalbar justru dari luar,” kata Wali Kota Pontianak Sutarmidji, Senin (17/9). Di Indonesia banyak sekali penghargaan untuk daerah, baik kabupaten/kota maupun provinsi. Jenisnya pun beragam, hampir segala bidang kehidupan ada penghargaan. Baik dari pemerintah maupun swasta. Dari banyak penghargaan itu beberapa terindikasi syarat kolusi, nepotisme bahkan korupsi. Penghargaan dapat diraih dengan uang. Namun tidak bagi opini WTP dari BPK. Sutarmidji menegaskan, tidak mungkin WTP diraih dengan uang. Pemkot Pontianak tidak sedikitpun mengeluarkan uang untuk mendapatkan opini WTP dan penghargaan dari Wakil Presiden. “WTP tidak mungkin dapat dibeli. Saya tidak mau penghargaan yang diperoleh dengan uang,” tegas Sutarmidji. Sutarmidji mengakui banyak pihak membantu Kota Pontianak meraih penghargaan itu. Pemkot Pontianak mendapat pendampingan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Kerjasama juga dijalin dengan Transparansi Internasional Indonesia serta Komisi Pemberantasan Korupsi. “Sistem pengendalian internal di Pemkot juga berjalan dengan baik. Para staf sangat mendukung. Penanganan aset tidak menemui masalah,” paparnya. Setelah mendapat penghargaan Pemkot Pontianak bertekad mempertahannya tahun depan. Namun Sutarmidji menyadari tahun depan bakal kerja lebih keras lagi untuk mempertahankannya. “Tahun depan memang perlu kerja keras karena kami sibuk ada evaluasi LPj lima tahunan. Tapi saya minta semua sudah dipersiapkan dari awal-awal,” ungkapnya. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga bertekad meraih predikat WTP. Kendati belum pernah meraih predikat WTP, Anggota DPRD Ketapang Junaidi mengaku hingga sekarang pihak legislatif dan eksekutif Ketapang berupaya meningkatkan kinerjanya dalam hal efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran. “Saya yakin tidak hanya saya, namun juga Pemerintah Kabupaten Ketapang bertekad suatu saat akan mendapatkan predikat WTP,” kata Junaidi kemarin (17/9) kepada Pontianak Post. Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Ketapang, kata Junaidi, untuk memperoleh predikat WTP itu misalnya saja dengan coba belajar dari daerah lain yang telah sukses meraih predikat WTP. “Tidak hanya belajar Pontianak, kita juga melakukan studi banding ke bebrapa daerah lain agar juga bisa melakukan hal serupa,” jelasnya. Legislator dari partai Golkar ini mengatakan salah satu faktor Ketapang masih belum bisa meraih predikat WTP, karena hingga sekarang hampir di semua dinas atau instansi pemerintahan yang ada di Ketapang masih belum memiliki kualitas sumber daya manusia yang andal dalam hal pengelolaan anggaran “Makanya saat ini ada beberapa pegawai yang dikirim untuk kembali pengikuti pendidikan akuntansi sehingga diharapkan kedepan usai pendidikan bisa kembali dan berkontribusi kedaerah untuk mengimplementasikan ilmu yang telah didapat,” terangnya. Karena telah bertekad memperbaiki pengelolaan anggaran, kata Junaidi, pihak eksekutif dan legislatif di Ketapang juga meniru Pontianak dengan melakukan efisiensi dan efektivitas anggaran. Misalnya saja kata dia saat ini, pihaknya telah berupa menekan anggaran untuk perjalanan dinas. “Kami juga mulai menerapkan jika dalam suatu kunjungan kerja bisa dilakukan hanya dengan mengirim dua orang. Jadi tidak perlu lagi mengirim lebih dari dua orang,” ucapanya. Selain itu, lanjut Junaidi, saat ini pengadaan kendaraan dan perbaikan atau rehab dinas yag dinilai masih belum penting juga dikesampingkan terlebih dahulu. “Saya lebih setuju jika sebagian anggaran yang ada dialokasikan untuk stimulus peningkatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Ketapang,” pungkasnya. (hen/ash)

Segera Tangkap Pelaku Penyelundup Paruh Enggang Gading PONTIANAK— Meski sudah dua minggu berlalu sejak disita pada 6 September lalu, pelaku penyelundupan 189 paruh burung Enggang Gading hingga kini belum tertangkap. Para pelaku masih bebas berkeliaran dan tidak menutup kemungkinan melakukan aksinya kembali. Karena itu, sejumlah pegiat lingkungan mendorong pihak terkait untuk terus mengejar para pelaku. “Sebab jika mereka masih dibiarkan akan sangat berbahaya

bagi keberadaan burung enggang yang kian menipis jumlahnya,” ujar Agus Sutomo, pegiat lingkungan di Lembaga Gemawan. Agus Sutomo mengatakan meski kejadiannya sudah berlangsung selama 2 minggu, pihak terkait seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam diminta untuk terus melakukan pelacakan pada para tersangka. “Sampai sekarang kita belum tahu siapa pelaku penyelundupan paruh burung itu. Apakah masih ada hubungan dengan C

m

y

k

pelaku yang sudah tertangkap sebelumnya? Atau bagian dari sindikat lain?” ujarnya. Hal senada dikemukan Pemerhati Lingkungan Iis Sabahudin. Menurut Iis, jika pelaku kali ini tidak tertangkap, maka hal ini tidak menimbulkan efek jera bagi para pelaku lain. Tidak hanya pada penyelundupan paruh burung enggang saja, tetapi juga pada penyelundupan bagian tubuh satwa lain. Apalagi jika melihat kurun waktu antara penangkapan pertama dan

keduayangtidakberapalama,maka Iis menyimpulkan bahwa penyelundupan ini kerap terjadi. “Jadi kita bisa menduga-duga bahwa permintaan akan paruh ini tinggi. Karena itu jika pun mereka tidak mengirim lewat udara, pelaku bisa juga mengirim lewat jalur air,” ujarnya. Menurut Iis, saat membicarakan mengenai burung enggang tidak sekadar membicarakan satwa ini secara parsial. “Burung enggang ini kan bagian dari sebuah ekosistem yang lebih luas. Jika ada satu

bagian dari ekosistem yang mulai menipismakainiakanberpengaruh pada komponen ekosistem lain,” katanya. Jika para pelaku masih bebas di luar maka tidak menutup kemungkinan mereka masih melakukan kejahatannya. Apalagi paruh burung Enggang ini bernilai tinggi. Iis meminta para petugas waspada dan melakukan patroli di lapangan. Terutamapadadaerah-daerahyang memiliki populasi burung enggang cukup banyak. (her)

+

Metropolis Pontianak Post

KORAN

RABU 19 September 2012

TERAS METRO

Satu Kendaraan Satu Kartu Kendali SEKRETARIS Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak Zulkifli memastikan tidak ada satu kendaraan yang memiliki dua atau tiga kartu kendali untuk memeroleh solar bersubsidi di SPBU. Satu kendaraan, satu kartu kendali. “Tidak mungkin satu mobil mendapat lebih dari satu kartu kendali. Kami juga sudah menentukan SPBU untuk setiap kartu kendali, tidak boleh membeli solar di tempat lain. Mereka yang mengantongi kartu kendali harus mendapatkan solar,” katanya, Selasa (18/9). Sebelumnya Forum Komunikasi Sopir Ekspedisi Se-Kalbar (FKSEK), serta beberapa elemen khusus angkutan sembako dan barang-barang lainnya bersepakat mengembalikan kartu kendali pengisian BMM solar. Menurut mereka sistem kartu kendali tidak efektif, lantaran dijadikan ajang mencari keuntungan dari segelintir oknum. Dari pantauan mereka dinas perhubungan malah lebih cepat mengeluarkan kartu kendali kepada spekulan dari pada pengguna dari kalangan sopir murni. Zulkifli mengungkapkan, pengadaan kartu kendali bertujuan untuk mengatur pembelian solar di SPBU agar lebih tertib. Dinas perhubungan

Sat Pol PP Bongkar Empat Ruko

Klaim Miliki IMB

PONTIANAK - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak bersitegang dengan pemilik ruko saat membongkar bangunan di Jalan Kom Yos Soedarso, Pontianak, kemarin (18/9) pagi. Terjadi pertengkaran mu-

lut dalam kejadian tersebut. Salah satu pemilik bangunan, Alek Tandra mengaku keberatan atas tindakan yang dilakukan Pol PP. Dengan suara lantang, dia menentang dan mencoba menghalang-halangi

petugas. Tidak sampai di situ, pria yang baru membangun rukonya ini turut menjinjing surat-surat izin bangunan. Menurut dia, rumah toko miliknya telah dibangun sesuai dengan

prosedur. Kendati demikian, pemerintah tidak mengindahkan hal tersebut. Pasalnya, bangunan ruko itu berdiri di atas fasilitas umum. • ke halaman 15 kolom 2

PEMBONGKARAN Satpol PP Kota Pontianak membongkar sebuah rumah toko permanen yang dibangun mendekati bahu jalan di Pasar Teratai, Jalan Komyos Sudarso.

• ke hal.15 kolom 2

KEPEGAWAIAN

Harus Berpikir Maju ADA kabar baik bagi pegawai negeri sipil terkait penyesuaian ijazah. Jika sebelumnya, penyesuaian ijazah, misalnya, dari IIA ke IIIA harus IIC dulu, namun dalam rapat koordinasi kepegawaian dan organisasi pada 11 September 2012 di Batu Malang, hal tersebut sudah mengalami perubahan. • ke hal.15 kolom 2 Kartius

HARYADI/PONTIANAKPOST

Bentuk Tim Khusus Jaring Sindikat Prostitusi PONTIANAK - Terungkapnya sindikat prostitusi anak di bawah umur membuat Jajaran Polda Kalbar meningkatkan kinerjanya. Seperti yang diungkapkan Kapolda Kalbar, Brigadir Jenderal Unggung Cahyono. Demi meminimalisir prostitusi tersebut, butuh penyidikan dan tim khusus mengungkap jaringan pelaku. Mulai dari si penjual, hingga para hidung belang yang selalu mengincar anak di bawah umur harus diciduk. “Kita terus melakukan pencegahan, dengan cara melakukan peningkatan dan pengawasan.

Kita terus melakukan pencegahan, dengan cara melakukan peningkatan dan pengawasan. Karena kasus ini hampir sama dengan bahaya-bahaya trafficking. Seperti halnya perdagangan anak

PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak membangun Polsek Pontianak Barat senilai Rp 2 miliar.Pembangunanpolsektersebutbersumber dari APBD dengan alokasi dana hibah. Pemancangan tiang pertama digelar Selasa (18/9) oleh Kapolda Kalbar Brigjen Unggung Cahyono bersama Wali Kota Pontianak Sutarmidji. Bangunan baru dibangun di belakang Polsek Pontianak Barat di Jalan Kom Yos Sudarso. “Untuk bangunan induk Rp1,4 miliar, tapi nanti secara keseluruhan bisa sampai Rp2 miliar,”

Unggung Cahyono

• ke halaman 15 kolom 2

BEKELIT

Bangun Polsek Menggunakan Dana Hibah

• ke halaman 15 kolom 5

Jelang Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat

Nama Masuk DPT, Bisa Coblos Tanpa Kartu Pemilih Tahapan pencoblosan dalam pemilukada Provinsi Kalbar tertinggal dua hari saja. Proses pencoblosan tersebut akan dilaksanakan 20 September 2012. KPU Kubu Raya telah melakukan pendistribusian kartu pemilih bagi warga tersebar termasuk warga di Sungai Raya. DENI HAMDANI, Pontianak PROSES pendistribusian tersebut dianggap belum maksimal. Sebab, masih ada warga di Sungai Raya yang belum mendapatkan undan-

gan menyalurkan hak pilihnya. Oleh karena itu, warga berharap kartu C6 (undangan) tersebut segera dibagikan. “Kita berharap cepat dibagikan. Apalagi di wilayah ibukota Kubu Raya ini. Sedangkan saudara saya di Pontianak sudah dibagikan sejak Senin malam kemarin,” tutur Andrian, warga Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya. Menurut dia, bukan hanya dirinya yang belum menerima undangan mencoblos. Keluarganya yang lain juga belum menerima. Ia berharap H-1, kartu undangan tersebut sudah diterima. ”Kalau tidak, kami akan datangi kantor Komisi Pemilihan Umum Kubu Raya untuk mengambil undangan tersebut,” ucap Andrian. • ke halaman 15 kolom 2

ILUSTRASI : KEKES

C

m

y

k

MUJADI/PONTIANAKPOST

BELUM TERIMA

Pemantauan Pontianak Post, masih ada sejumlah warga yang belum menerima Kartu Pemilih. Namun minat untuk memilih masih ada.

metropolitan

10

Pontianak Post

Pesawat Besar Segera Mendarat di Supadio

hukum

Sesalkan Pelaku Belum Tertangkap MESKI sudah dua minggu berlalu sejak disita pada 6 September lalu, pelaku penyelundupan 189 paruh burung Enggang Gading hingga kini belum tertangkap. Para pelaku masih bebas berkeliaran dan tidak menutup kemungkinan melakukan aksinya kembali. Karena itu, sejumlah pegiat lingkungan mendorong pihak terkait untuk terus mengejar para pelaku. “Sebab jika mereka masih dibiarkan akan sangat berbahaya bagi keberadaan burung enggang yang kian menipis jumlahnya,” ujar Agus Sutomo, pegiat lingkungan di Lembaga Gemawan. Agus Sutomo mengatakan meski kejadiannya sudah berlangsung selama dua minggu, pihak terkait seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam diminta untuk terus melakukan pelacakan pada para tersangka. “Sampai sekarang kita belum tahu siapa pelaku penyelundupan paruh burung itu. Apakah masih ada hubungan dengan pelaku yang sudah tertangkap sebelumnya? Atau bagian dari sindikat lain?” ujarnya. Hal senada dikemukan Pemerhati Lingkungan, Iis Sabahudin. Menurut Iis, jika pelaku kali ini tidak tertangkap, maka hal ini tidak menimbulkan efek jera bagi para pelaku lain. Tidak hanya pada penyelundupan paruh burung enggang saja, tetapi juga pada penyelundupan bagian tubuh satwa lain. Apalagi jika melihat kurun waktu antara penangkapan pertama dan kedua yang tidak berapa lama, maka Lis menyimpulkan bahwa penyelundupan ini kerap terjadi. “Jadi kita bisa menduga-duga bahwa permintaan akan paruh ini tinggi. Karena itu jikapun mereka tidak mengirim lewat udara, pelaku bisa juga mengirim lewat jalur air,” ujarnya. Menurut Lis, saat membicarakan mengenai burung enggang tidak sekadar membicarakan satwa ini secara parsial. “Burung enggang ini kan bagian dari sebuah ekosistem yang lebih luas. Jika ada satu bagian dari ekosistem yang mulai menipis maka ini akan berpengaruh pada komponen ekosistem lain,” katanya. Jika para pelaku masih bebas di luar maka tidak menutup kemungkinan mereka masih melakukan kejahatannya. Apalagi paruh burung Enggang ini bernilai tinggi. Iis meminta para petugas waspada dan melakukan patroli di lapangan. Terutama pada daerah-daerah yang memiliki populasi burung enggang cukup banyak. (her)

Rabu 19 September 2012

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

SITA LAYANGAN: Petugas Pol PP tengah menangkap tangan seorang anak yang akan bermain layangan di dekat Jalan Ahmad Yani kemarin. Layangan dirusak oleh petugas karena benang gelasan dapat mencelakakan pengendara yang melintas Jalan Ahmad Yani.

Senggol Truk Molen Jempol Putus PONTIANAK—Naas menimpa Farida (58), warga Jalan Apel III No 16, Pontianak Barat. Jempol kaki kirinya putus akibat sepeda motor yang dikendarainya bersenggolan dengan truk molen. Kasus kecelakaan lalu lintas itu terjadi persis di perempatan lampu merah Jalan Sungai Raya Dalam, Senin (17/9) siang.  Insiden kecelakaan ini, berawal ketika truk molen KB 9938 AB disopiri Hari (32) melintas Jalan Sungai Raya Dalam dari arah jalan Adi Sucipto. Warga Jalan Tritura, Pontianak Timur ini menuju jalan Jenderal Ahmad Yani. Dari arah yang sama, turut melintas sepeda motor KB 3733 AJ yang dikendarai Sri Rezeki (33) warga jalan Apel III No.16, Pontianak Barat. Menurut Kasat Lantas Polresta Pontianak, Kompol Boy Samola, dua kendaraan ini menuju jalur yang sama. Mereka dari arah RSUD Soedarso tujuan

Jalan A Yani , sampai di perempatan Sui Raya Dalam, secara bersamaan mereka berbelok ke kanan arah ke kota dan terjadi senggolan kedua kendaraan tersebut. Akibatnya, sepeda motor terjatuh dan tergilas ban depan sebelah kiri truk pengaduk semen tersebut hingga rusak berat. Sri Rezeki yang mengendarai sepeda motor alami luka pada telapak kaki kiri. Begitu pula Farida yang dibonceng Sri, jempol kaki kirinya putus akibat kecelakaan itu.  Kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Soedarso guna mendapatkan perawatan medis. Sedangkan sopir truk molen menjalani pemeriksaan di Satlantas Polresta Pontianak, terkait kronologis kejadian. Berdasarkan keterangan awal, sopir mengaku tidak melihat sepeda motor melintas dari samping kendaraannya hingga kendaraan mereka bersenggolan. “Kasus ini masih dalam pemeriksaan,

yang pasti kecelakaan ini terjadi akibat kelalaian manusia. Namun kita akan lihat nanti, kronologis sebenarnya seperti apa berdasarkan keterangan kedua pengendara dan saksi di sekitar lokasi kejadian,” ungkap Kasat.    Dia menambahkan masalah kecelakaan lalu lintas memang sudah menjadi prioritas penanganan. Karena bisa berdampak terhadap keselamatan pengguna jalan raya. Untuk itu, Kasat mengharapkan seluruh masyarakat pengguna jalan ikut mendukung menciptakan keteraturan lalu lintas. Penempatan personil di jalan juga merupakan salah satu upaya menekan terjadinya angka kecelakaan lalu lintas. “Akibat tidak tertib berkendara, dapat membahayakan pengguna jalan lain. Seiring dengan itu, pribadi diri sendirilah yang menjadi acuan kita. Tujuannya, agar tidak terjadi kecelakaan,” imbaunya. (rmn)

PONTIANAK— Pengembangan kontruksi landasan pacu baru Bandara Supadio berukuran 3.000 x 60 meter, pembangunan taxiway pararel dan perluasan apron guna mengantisipasi kehadiran pesawat-pesawat berbadan lebar sejenis Boeing 767 series sudah dilakukan Bandara Supadio. “Khusus untuk pembangunan landasan baru, estimasi anggarannya mencapai Rp700 miliar. Sementara peningkatan konstruksi landasan dianggarkan dari dana PT Angkasa Pura II sebesar Rp57 miliar lebih. Kita libatkan tim ahli beton IPB untuk mengetahui kualitas beton di landasan pacu,” ungkap Kepala Divisi Operasional PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Supadio Pontianak, Syarif Usmulyani, belum lama ini. Menurut dia pengembangan Bandara Supadio meliputi peningkatan kapasitas terminal penumpang hingga lima kali lipat. Kedepan, Bandara Supadio memiliki bangunan terminal baru dengan konsep modern dan ramah lingkungan di atas lahan seluas 32.000 meter persegi yang akan mampu melayani di atas tiga juta pergerakan penumpang per tahun. Estimasi anggaran yang dialokasikan PT. Angkasa Pura II buat keperluan pengembangan Bandara Supadio mencapai total Rp390 miliar. Secara keseluruhan, proses pembangunan terminal baru di Bandara Supadio ditargetkan selesai tahun 2014. Akan tetapi, pertengahan 2013, sebagian bangunan akan diupayakan dapat dioperasikan. Usmulyani menambahkan pengerjaan landasan pacu baru sudah mulai dikerjakan pada bulan September ini. Supaya tidak mengganggu aktivitas penerbangan, pengerjaannya dilakukan malam hari. ”Tujuannya supaya peningkatan kekuatan konstruksi landasan bisa menampung pesawat lebih besar dari jenis Boeing dan Airbus seperti NG yang bisa menampung penumpang lebih dari 200 orang. Sebab, pesawat jenis Airbus dan Boeing yang ada saat ini hanya mampu mengangkut 150 penumpang,” ujarnya. Dia menambahkan dengan pesawat berbada lebar, dipastikan lonjakan penumpang yang terjadi selama tiga tahun terakhir bisa teratasi. Pasalnya ketika di Pontianak punya agenda MTQ internasional, lomba sains nasional, musim mudik dan arus balik lebaran, terjadi peningkatan jumlah penumpang yang besar,” ucapnya. (den)

Pontianak Post

l

Rabu 19 September 2012

halo publik

11

Cerdas Memilih Pemimpin TANGGAL 20 September besok, diperlukan kecerdasan masyarakat untuk memilih pemimpin (leader) yang berjiwa good leadership. Masyarakat jangan terhipnotis dengan janji balon para kandidat yang dapat pecah sewaktu-waktu. Balon biasa digunakan untuk menghibur anak-anak, balon membuat anak-anak senang. Dengan memberikan balon, seseorang bisa disukai anakanak. Para calon biasanya

menjanjikan sesuatu kepada masyarakat andaikata ia terpilih. Biasanya calon juga memberikan kesenangan sesaat berupa uang, sumbangan material tempattempat ibadah dan sebagainya untuk menarik simpati masyarakat. Ke m b a l i k e b e l a k a n g (flashback), pemilu-pemilu sebelumnya telah menyisakan sederet penderitaan masyarakat Kalbar. Berapa banyak masyarakat yang

menjerit dalam hati menjadi korban janji dan kesenangan sesaat. Orang yang dulunya mengemis agar dapat dukungan dengan sejumlah produk janji (promise) dan kesenangan (contentedness) sesaat yang diberikannya. Sekarang setelah memiliki kekuasaan dan kewenangan (power and authority), janji hanyalah tinggal janji. Seperti anak-anak yang ditinggal orang yang memberi balon, senang di awal, menangis kemudian karena balon dipegang telah pecah dan orang berjanji hilang tanpa jejak. Perlu disadari, hakekatnya birokrasi diciptakan sebagai instrumen representatif kepentingan masyarakat, bukan semata kepentingan pribadi dan koleganya. Berpolitiklah untuk rakyat, jangan berpolitik untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Karena pemimpin dihadirkan oleh rakyat. Jadi seyogyanya mengabdi sepenuhnya untuk memperjuangkan kepentingan rakyat Kalbar khususnya. Masyarakat Kalbar harus cerdas dalam memilih pemimpin. Jangan seperti anak kecil yang mudah dielus-elus dengan kenikmatan sesaat, mudah terhipnotis janjijanji palsu belaka. Para cagub harus benar-benar menyelaras-

Kecewa Batavia Tanggal 26 Agustus, saya berangkat ke Jogja dengan menggunakan pesawat Batavia. Koper saya kunci pakai gembok. Sesampai di Jogja, koper saya dibuka paksa oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tanggal 1 Agustus, saya pulang ke Pontianak, kejadian yang sama terjadi pada koper saya yang lainnya. Gemboknya dibuka paksa, mengakibatkan kerusakan pada koper. Jadi ada 2 koper yang rusak. Tolong Batavia, tertibkan ‘tikus-tikus’ yang merusak koper di bagasi. Karena saya sering bepergian menggunakan maskapai lain, tapi belum pernah terjadi yang seperti ini. Saya sangat kecewa sekali. (082149808003)

Nurali Dalam Hancur

kan, mewujudkan visi dan misi yang telah dikumandangkan saat kampanye jika terpilih. Tanamkan dalam diri kita semua memilih dan dipilih untuk

C

m

y

k

kemajuan Kalimantan Barat. Rizal Komarudin Mahasiswa Fisip Untan.

Saya adalah warga Nurali Dalam & sekitarnya yang merasa sangat terganggu oleh truk-truk pengangkut barang-barang bekas. Sudahlah jalan sempit bongkar muat didepan rumah warga lagi. Mohon bapak-bapak yang berwenang coba mengecek di lapangan. Jalan yang belum lama dibeton sudah mulai hancur, demikian keluhan kami. (085345045358)

12

INSPIRING GENERATION

Pontianak Post

Selasa 19 September 2012

SEREMONI PKB-ALUMNI JATIPURWO GELAR PENGAJIAN BERSAMA

Warga Penuhi Tempat Pengajian PARTAI KEBANGKITAN BANG SA (PKB) Provinsi Kalimantan Barat mengajak seluruh umat muslim bersama-sama menjaga Kalimantan Barat tetap damai, tentram dan terjaga dibalik lindungan Allah SWT. Oleh karena itu pengajian dan doa bersama para pengurus PKB, alumni Ponpes Jatipurwo di Desa Wajok Hilir dan unsur masyarakat sekitar diadakan kemarin. “Mari kita jaga wilayah kita senan-

tiasa aman dan tentram selalu,” ajak Mulyadi Tawik, ketua PKB Kalbar, kemarin. Menurut dia, PKB sendiri bersama alumni Pondok Jatipurwo dan ribuan masyarakat di Desa Wajok Hilir kemarin mengadakan pengajian dan doa bersama. Dari tema acara yang dihadiri banyak umat muslim tersebut, banyak hal disampaikan demi Kalbar yang indah dan damai.

DIABADIKAN: Usai pengajian Ketua PKB Kalbar Mulyadi Tawik bersama alumni Jatipurwo diabadikan bersama masyarakat.

“Dan Alhamdulillah acaranya berjalan lancar. Jumlah peserta yang hadir membludak bahkan mendekati angka 1.000 peserta. Jumlah peserta yang hadir di luar perkiraan,” kata Mulyadi. Dia menambahkan di Desa Wajok Hilir ini, acara rutin mengaji dan berdoa bersama alumni Jatipurwo akan selalu diadakan setiap bulan. Ini karena tempat berkumpulnya para alumni pondok tersebut memang menyatu, dalam mengajarkan segala hal berkaitan dengan keagaman. “Makanya di acara tersebut banyak dihadiri umat muslim yang berdoa bersama. Juga untuk saling menjaga tali silaturahmi,” ungkap dia. Mulyadi menjelaskan Ponpes Jatipurwo di Surabaya punya sejarah panjang. Sesepuhnya Kyai Usman Arif Hakim dan dilanjutkan putranya Kyai Ansori-Kyai Minang selalu berjuang untuk kepentingan umat. Di Kalbar sendiri, setidaknya ada sekitar 100 lebih alumni Jatipurwo yang hadir dan berkumpul. “Merekalah yang kedepannya akan menjadi cikal bakal pengembangan dan pengajaran segala ilmuilmu yang didapatkan di Jatipurwo,” kata Mulyadi. (den/ser)

Halalbihalal Sukses, Siap Reuni Akbar Alumni Fakultas Hukum Untan

FOTO IST

FOTO BERSAMA: Para panitia dan dosen senior foto bersama usai halalbihalal akbar alumni Fakultas Hukum Untan, Minggu (16/9).

ALUMNI Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura sukses menggelar Halal Bihalal Idulfitri 1433 H pada Minggu 16 September lalu di Ballroom Hotel Grand Mahkota, Jalan Sidas Pontianak. Para alumni dan dosen-dosen hadir dalam dalam acara yang juga dipadukan dengan temu kangen tersebut. Jumlah mereka yang hadir mencapai 400-an orang, sehingga sebagian dari mereka yang hadir terpaksa duduk di luar ballroom.

“Kami tidak menyangka acara halalbihalal ini mendapat sambutan yang antusias dari teman-teman alumni, dan para dosen Fakultas Hukum Untan. Dengan kegiatan semacam ini kita dapat menyambung kembali persahabatan, persaudaraan, silaturahmi se-alumni Fakultas Hukum Untan. Bahkan ada sebagian dari kami yang sudah puluhan tidak bertemu. Jadi ini momen yang sangat spesial,” ucap Ketua Panitia, Wan Anhar, SH atau

akrab disapa Paang. Selain mengundang para alumni dan dosen Fakultas Hukum Untan, panitia juga mengundang sejumlah tokoh-tokoh lainnya, temasuk Bupati Melawi Firman Muntaco yang juga alumnus dan dosen Fakultas Hukum Untan. Hadir pula sejumlah tokoh dan pejabat, seperti anggota DPD RI, Hj Hairiah, Asisten I Pemprov Kalbar, Lensus Kandri dan Biro Hukum Marcelius. Dosen-dosen senior seperti H Ismed, Hj Sitisen, M Yaman, dan lainnya juga menyempatkan hadir untuk bertemu anak-anak didiknya Dalam acara tersebut juga akan dibahas mengenai Reuni Akbar Fakultas Hukum Untan yang rencananya akan diadakan pada awal tahun 2013. “Rencananya, insya Allah akan diadakan pada bulan 3 atau 4 tahun 2013. Kita ingin semua alumni Fakultas Hukum Untan dapat hadir pada reuni akbar ini,” ucap Paang. Sekretaris Panitia, Hj Diah Mardiani,ms, SH menambahkan, ide diadakannya acara halalbihalal dan reuni akbar ini tercetus ketika beberapa orang alumni Fakultas Hukum dari berbagai angkatan bertemu di acara halalbihalal angkatan 83 di Kartika Hotel akhir Agustus lalu. Hal tersebut kemudian dibahas di Café Zanzibar di Jalan Karimata pada 6 September lalu. (c13/ser)

Pontianak Post

Rabu 19 September 2012

Kulit Manggis Terbukti Dapat Atasi Kanker UNTUK Anda yang mempunyai keluhan kanker, cobalah mengkonsumsi suplemen dari kulit manggis yang aman tanpa menimbulkan efek samping, karena murni dari kulit manggis. Orang yang terbantu keluhannya dengan mengkonsumsi WM adalah Hj. Muliati SH, di Banjarmasin yang menderita kanker payudara dan sudah dioperasi, tetapi kambuh lagi. Tak ingin dioperasi yang kedua kalinya, Muliati mencoba minum WM dari kulit manggis yang ternyata sangat luar biasa dimana payudaranya yang semakin membesar mulai mengecil, sejak minum Kapsul WM dari kulit manggis. “Kulit manggis sudah lama saya ketahui akan mamfaatnya, bahkan sudah pernah dicoba, tetapi setiap kali memakannya saya muntahkan karena rasanya pahit dan pekat,” tutur ibu 7 anak yang pada 17 Maret 2011 usianya 58 tahun. Buah manggis sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, karena merupakan tanaman asli di Asia Tenggara dan mendapat julukan ratu buah (queen of fruits) dan sudah dimamfaatkan sebagai buah segar. Rasa dagingnya terasa manis dan kecut yang membuat pencinta

Hj. Muliati SH

buah jatuh hati. Kepopuleran manggis hingga ke benua Amerika dan Eropa. Dibalik kepopulerannya, ternyata kulitnya memiliki khasiat yang luar biasa bagi kesehatan manusia yang selama ini diabaikan dan dianggap sampah sehabis menyandap daging buahnya. Kulit manggis begitu mujarab mengatasi penyakit, karena keberadaan xantone atau senyawa yang kurang

komunikasi bisnis lebih 50 jenis yang merupakan antioksidan tingkat tinggi yang mempunyai kemampuan menetralkan radikal bebas. Menurut para ahli farmasi dan pangan dari Amerika, Eropa dan Jepang sependapat dengan kulit manggis, bahwa senyawa yang ada didalam kulit manggis berperan mengendalikan sel kanker dengan mekanisme apotosis atau proses bunuh diri, dan juga mengaktifkan sistim kekebalan tubuh dengan merangsang sel pembunuh alami yang berfungsi membunuh sel kanker dan virus. Hati-hati dengan WM tiruan, yang dijamin kualitas dan legalitasnya cuma Kapsul WM isi 80 kapsul, dan sudah terdaftar di Depkes 600.13.26 2002, dan sudah beredar di Pontianak. Diantaranya: Apt Bintang, Apt Mandiri 1 dan 2, Apt Agung, Apt Mulia, Apt Merdeka Timur, Apt Makmur 1 dan 2, Apt Utama, Apt Matahari, Apt Sehat, Apt Abadi, Apt Imam Bonjol, Apt MS Farma, Apt Amelia, Apt SR Dalam, Apt Pretty, Apt Sejahtera, Apt Siantan Jaya, Apt Anugerah dan Apt Bersama. TO Jenaka, TO Batara, TO Sinar Abadi 1 dan 2, TO Fajar, TO S Lestari, TO Kapuas, TO Murni dan TO Timur. Singkawang: Apt Sudarso, Apt Merdeka, Apt Ganesa, Apt Asean dan Apt Sari Farma. Ketapang: Apt Mulia, Apt Lestari Farma dan TO Sumber Sehat. Sambas: TO Santos Jl. Keramat. Mempawah: Apt Mempawah Jl. GM Taupik. Informasi lebih lanjut dan yang ingin menjadi sub distributor di daerah hubungi: 081352645353.(d2/biz)

dengan susu kambing milkuma

Tangkal Serangan Hiperkolesterol BANYAK masyarakat kita belum mengetahui manfaat terkandung dalam Susu Kambing Milkuma. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing memiliki kandungan gizi lebih unggul baik dari segi protein, energi, maupun lemak mendekati Air Susu Ibu (ASI). Lemak dikandung susu sapi mencapai 4,0-7,3, sedangkan susu kambing hanya 3,7 sehingga aman bagi penderita kolesterol. Sejak ribuan tahun lalu, susu kambing sudah sering digunakan sebagai pengobatan dan pencegah penyakit. Salah satu manfaatnya adalah mengatasi kolesterol, penyakit yang timbul akibat konsumsi produk hewani yang berlebih. Salah seorang yang telah merasakan manfaatnya adalah Susiati, yang telah 5 tahun merasakan aktivitasnya terganggu karena menderita kolesterol. “Sudah lama saya menderita hiperkolesterol. Akibatnya, kepala sering terasa mati sebelah, mata seperti juling, sering pusing dan kesemutan,” ujar wanita berusia 46 tahun tersebut. “Untunglah sekarang saya minum Milkuma. Alhamdulillah kondisi saya sudah berubah drastis menjadi sehat,” terang ibu 2 orang anak tersebut. Sekarang, sudah 4 bulan ia minum Milkuma. Dengan tubuh sehat, ibu rumah tangga tersebut dapat menjalani aktivitasnya dengan nyaman. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat Susu Kambing Milkuma ini. “Mari kita sehat bersama Milkuma,” ajak warga Samarinda, Kalimantan Timur tersebut. Tanpa kita sadari, semakin tingginya usia seseorang, imunitas tubuh pun menjadi berkurang sehingga rentan terserang penyakit. Karenanya, mulailah dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik, salah satunya adalah minum susu Milkuma 3 gelas sehari. Milkuma adalah

minuman serbuk susu kambing diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan ettawa segar dan gula aren. Milkuma bermanfaat menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu kambing bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh, serta membantu pencernaan dan tak menimbulkan dampak diare pada orang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan gula aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Untuk memperoleh hasil maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan dan berolahraga, serta mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/hari. Dapatkan informasi lengkap tentang milkuma di www.milkuma.com. Saat ini, Anda bisa mendapatkan Milkuma di apotek dan toko obat terdekat di kota Anda atau hubungi Kalbar: 082112248682. Pontianak: sudah terdapat di seluruh apotek/toko obat di Pontianak. Mempawah: Apt Mempawah (Jl. M Taupik), Apt Nirwana (Jl. M Taupik), Apt Permata Bunda (Jl. M Taupik), TO Sumber Sehat (Jl. Melati), TO Ceria Pinyuh (Mempawah). Singkawang: Apt Merdeka Jl Diponegoro, Apt Singkawang Jl. Sudarso. Sanggau: Apt Mandiri (Jl. Jend. Sudirman), TO Makmur (Jl. H Rpaid), TO Cemara (Bodok), Apt Sawit Farma (Sosok). Sintang: Apt Husada dan TO Setia Budi. Terdaftar di Depkes RI No. PIRT 6.09.3328.01395.(e5/biz)

Pengalaman Ny. Atik Kartika; Terbebas dari Mioma Rahim & Kolesterol Tinggi

Pilihan Tepat Pengobatan Alternatif & Komplementer makan juga membaik dan tidur juga lebih pulas. “Memasuki bulan ketiga, saya cek ke dokter, ternyata Miomanya merigecil namun rahim saya masih besar. Obat Ling Shen Yao pun terus saya minum. Oktober 2008, saya periksakan kembali ke rumah sakit semula. Dokter menyatakan, Miomanya hilang dan rahim saya sudah bersih, ukurannya pun sudah normal,” cerita ibu 3 orang anak ini bahagia. Obat Herbal Ling Shen Yao diproduksi oleh PT. Tiga Puspa, yang berkantor pusat di Taman Holis Indah D3 No.16 Bandung, telepon: (022) 6072999, 6024708, 6024709, 6031345, Fax: (022) 6024668, SMS: (022) 70021668. Kantor Cabang: Metland Menteng K6 No.3A Jakarta, telepon: (021) 46804178, 46804179, Fax: (021) 46804180, HP. 08111775003, Website: www.tigapuspa.com.

Ny. Atik Kartika

Distributor untuk Pontianak: Jl. Punai Komplek Merdeka Permai 1 No. 3, telepon (0561) 737189, 081345234007. Balikpapan: (0542) 411174, 081254488937. Banjarmasin: (0511) 3252477, 08125019594. Samarinda:(0541)7245069,0811533442. Tersedia juga di Apotek Kimia Farrna di kota-kota besar di Indonesia dan Apotek RS. Kanker Dharmaif Jakarta. (d2/biz)

Langkah Tepat Hindari CVS MESKI tidak melakukan aktivitas fisik yang berat, menghabiskan lebih dari dua jam berturut-turut melihat sebuah layar komputer disebut-sebut menyebabkan kondisi yang disebut Computer Vision Syndrome (CVS). CVS diklaim bisa mempengaruhi sekitar 64 persen hingga 90 persen pekerja kantoran. Beberapa faktor penyebabnya di antaranya, melihat layar komputer selama berjam-jam, pencahayaan yang buruk, postur tubuh yang buruk saat bekerja, dan

juga penempatan layar di sudut yang kurang tepat. Sebelum layar komputer semakin merebut kenyamanan mata Anda. Berikut adalah langkah-langkahnya. 1. Posisikan monitor tepat di bagian depan wajah Anda. Taruh monitor sehingga pusatnya 4 sampai 8 inci di bagian bawah mata. Penempatan ini berfungsi agar leher tidak terasa cepat pegal dan tegang. 2. Pastikan pengaturan cahaya telah tepat. Untuk mengujinya, setelah beberapa detik Anda menatap

Usir Maag dan Rematik dengan Damar Propolis JANGAN pernah telat makan jika tidak ingin sakit maag. Seperti yang sekarang dialami Aip Baharudin (29 tahun), akibat sering telat makan kini ia terkena maag, dimana ketika kambuh uluhatinya terasa sangat sakit seperti diiris-iris. “Saya sudah ke dokter tapi sembuhnya cuma sebentar setelah itu suka kambuh lagi. Selain itu, setelah memeriksa darah kata dokter saya juga terkena diabetes dimana kalau malam sering bangun karena ingin buang air kecil. Namun sejak mengetahui ada Damar Propolis yang efektif untuk mengobati berbagai penyakit dan saya mencobanya, kini maag sudah tidak kambuh lagi dan kalau malam tidak sering lagi buang air kecil,” tutur warga yang tinggal di Sangata dan bekerja sebegai wiraswata ini. (Aip BaharudinKalimantan Timur) Namun lain halnya dengan Tursih (50 tahun), selama 1 tahun warga Cijambe, Subang ini sering merasa pegal-pegal di bagian kaki dan linu dipersendian. Karena menganggap penyakit yang biasa, hingga kini keluhan rematik Tursih belum pernah diperiksakan ke dokter, hanya mengandalkan obat warung saja. “Saya takut berobat soalnya takut dikasih tahu penyakit yang berbahaya sama dokter, makanya rematik saya ini cuma diobati obat warung saja. Tapi sejak minum Damar Propolis,

sakit dan linu-linu di kaki sudah tidak terasa lagi dan saya tidak pernah beli obat warung lagi,” ungkap nenek dengan 4 orang cucu yang masih sibuk bekerja di ladang. (Tursih-Subang) Damar Propolis adalah suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu yang dikumpulkan dari pucuk daun muda untuk kemudian dicampur dengan air liurnya. Damar Propolis bersifat disinfektan yang dapat membunuh semua kuman. Sebagian besar penyakit dapat ditumbangkan oleh zat yang dihasilkan oleh lebah ini. Bahkan untuk penyakit menahun juga dapat diobatinya, karena kandungan zat yang berfungsi sebagai antibiotik dan antimikroba tersebut tidak diragukan lagi. Selain itu, Damar Propolis sangat berguna sebagai suplemen, karena mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk membangun kekebalan tubuh dan mengaktifkan kelenjar thymus. Damar Propolis dibuat dari propolis murni sehingga memiliki takaran dan komposisi yang tepat tanpa campuran alkohol, dan inilah yang membedakan dengan produk sejenisnya. Damar Propolis dengan kandungan 250 mg per ml, sangat efektif untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit Damar Propolis memiliki lebih dari 60 manfaat positif bagi tubuh dan lebih dari 300 jenis penyakit yang dapat diobatinya. Info lebih lanjut silahkan kunjungi www.damarpropolis.com. Atau menghubungi telepon: (0561) 7913933/081253249757. Bagi yang membutuhkan Damar Propolis kini bisa didapat di apotek/toko obat terdekat di kota Anda: seluruh apotek/toko obat Kota Pontianak. Kab. Pontianak (Mempawah) Apt Mempawah. Kota Singkawang: Apt Singkawang 1. Kab Landak (Ngabang): TO Sehat, TO Baru, Apt Mariba. Bodok: TO Cemara. Sosok: Apt Sawit Farma. Kab. Sintang: TO Setia Budi. Kab. Kuburaya: Apt Murni, Apt Sei Raya, TO Batara. Terdaftar di Dinkes P-IRT No. 209321601308. (dmi.0017/a2/biz)

Hongkong Medistra TCM Pusat Pengobatan Penyakit Kronis Sinshe TCM Manjur, Satu-satunya di Pontianak

HONGKONG Medistra TCM yang beralamat di Jl. Agus Salim No. 126, Pontianak, merupakan satu-satunya pusat pengobatan berbagai penyakit kronis dengan metode eksklusif TCM (Traditional Chinese Medicine), menerapkan resep rahasia turun temurun yang sudah memiliki sejarah 2.000 tahun lebih. Resep kuno kekaisaran, resep pengobatan modern, sangat efektif mengatasi berbagai penyakit kronis. Konsultan sinshe ahli TCM ternama sudah memiliki banyak pengalaman hadir di Hongkong Medistra TCM Pontianak, membantu Anda mengobati berbagai penyakit yang sudah lama diobati tapi belum sembuh juga, bisa diatasi

hingga keakar-akarnya, antara lain: (1) penyakit kanker/tumor; kanker paru-paru, kanker liver, kanker getah bening, kanker usus, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker saluran pencernaan dan kanker lainnya. (2) rematik/nyeri sendi: radang dan pembengkakan sendi, sakit pinggang, radang bahu, sakit ruas tulang leher dan sakit nyeri lainnya. (3) diabetes (kencing manis), hipertensi, stroke, lumpuh setengah badan, bronchitis, asma,radang hidung & tenggorokan, telinga mendengung, pendengaran kurang, penyakit mata, radang ginjal, batu ginjal, wasir/ ambeiyen, epilepsy (ayan), penyakit usus & lambung, kulit. (4) penyakit reproduksi pria &

wanita (herpes, sipilis, gonorrhea), kemandulan, gangguan fungsi seksual pria (impotensi, ejakulasi dini, fungsi seksual menurun, sperma mati, tidak bersperma). Radang prostat yang berakibat sering kencing, kencing terburu-buru, kesulitan kencing, kencing tidak tuntas. (5) hepatitis (peradangan tipe A, B, C). (6) penyakit kewanitaan; radang organ reproduksi, pembesaran kelenjar susu, radang leher rahim, haid tidak lancar, haid terasa sakit. (7) migrain, pening/pusing, sakit kepala, dan lainnya. Hongkong Medistra TCM menggunakan obat herbal TCM Tiongkok eksklusif, sekitar 60-an jenis metode/resep pengobatan khusus yang sangat efektif mengatasi berbagai penyakit kronis, tidak peduli kondisi penyakit parah/ringan, usia penderita tua/muda, riwayat penyakit panjang/pendek, rata-rata setelah diobati 2-7 hari, berbagai gejala penyakit akan berangsur menghilang, setelah diatasi tidak mudah kambuh. Dengan menggabungkan obat herbal TCM mujarab, akupuntur, tuina dan lainnya sebagian pasien penyakitnya semakin lama makin cepat membaik. Hari itu konsumsi obat hari itu juga terasa khasiatnya, rata-rata setelah 2-3 tahap pengobatan bisa diatasi. Hongkong Medistra TCM mengadakan promosi khusus untuk masyarakat, yaitu diskon khusus untuk obat herbal 30%. Untuk konsultasi dan pengobatan, hubungi: Hongkong Medistra TCM Jl. Agus Salim No. 126, Pontianak, telpon (0561) 733268, 0821 52797 888, (Hari Minggu & libur tetap buka).(a2/bn)

Sanggupkah Anda Menandinginya?

Bantu Atasi Tumor, Kanker dan Penyakit Kronis Lainnya APRIL 2008, saya didiagnosa oleh Dokter Ahli Kandungan mengidap Mioma Rahim ukuran 6 cm. Dokter mengharuskan operasi, namun saya tolak karena operasi tidak bisa menuntaskan penyakit sampai ke akar-akarnya maka saya putuskan mengkonsumsi obat herbal Ling Shen Yao. “Minggu pertama minum obat herbal ini, saya merasakan sakit yang lebih dibanding sebelumnya. Namun bersamaan itu, fisik saya justru terasa lebih fit,” tutur Ny. Atik Kartika, warga Jl. Babadan No. 49, Yogyakarta ini. Memasuki minggu ke tiga, saya langsung menstruasi. Selain darah yang keluar sangat banyak, kental disertai gumpalan-gumpalan pekat, juga tidak lagi disertai rasa sakit sebagaimana sebelumnya. Sejak itulah, rasa sakit di perut mulai berkurang, makin lama badan makin enak, selera

13

Advertorial

layar komputer, cobalah untuk sekilas melihat benda dengan warna terang. Jika Anda merasa mata Anda sedikit kabur beberapa saat, maka pencahayaan tersebut belum tepat. Kembali atur ketepatan cahaya, sehingga mata Anda nyaman. 3. Anda juga bisa menggunakan anti silau atau filter pada layar monitor. Langkah ini juuga dibilang tepat untuk menangkal radiasi yang akibatkan dari layar komputer. (mi)

SEGALA sesuatu hal bila dikomunikasikan secara baik-baik akan terasa nikmat tanpa beban yang mengganjal perasaan di hati. Setiap pria pasti akan memilih waktu dan tempat yang tepat, untuk berkomunikasi dengan pasangannya. Entah itu disaat makan malam direstauran, di taman kota atau dimana saja yang pastinya tempat tersebut nyaman dan tentram, tanpa ada gangguan dari hal apapun. Selain itu Anda juga harus pandai-pandai mencari bahan obrolan untuk mengawali pembicaraan, agar nantinya tidak membosankan dan salah paham. Lain halnya komunikasi antarpasangan suami-istri. Bilamana sang istri menginginkan hubungan badan biasanya diawali dengan bahasa tubuh, entah itu dengan berpakaian seksi atau sentuhan pada pusat rangsangan, dan dilanjutkan dengan basa-basi dan istilah-istilah yang menandakan kesiapan sang istri untuk melakukan hubungan badan. Setelah Anda memahami apa keinginan dan kesenangannya, Anda wajib mengetahui metode apa yang tepat untuk mencapai kepuasan bersama disaat berhubungan. Selain itu Anda juga harus mencari apa sebenarnya kesenangan pasangan Anda untuk mencapai kepuasan. Tapi, percuma saja bila ide, strategi atau metode dan trik-trik yang telah Anda miliki sangat berguna, bila tanpa stamina yang tinggi akan jadi sia-sia. Sudah barang tentu untuk memenuhi kebutuhan akan kepuasan dan kesenangan bersama, tubuh memerlukan stamina tinggi. Untuk memenuhinya sangat mudah, segera mengkonsumsi segala sesuatu yang herbal alami serta pilihan. Bagi kaum pria penambah stamina bisa diproleh dengan mengkonsumsi segala sesuatu yang halal, alami dan sehat, yaitu dengan mengkonsumsi formula herbal Kapsul Value (POMTR. 113324561). Dari sekian banyak produk-produk yang terjual di pasaran, produk Value lah yang paling diakui 100% penuh dengan formula herbalnya, karena terbuat dari bahan dasar alami pilihan dan paling unggul, serta diawasi oleh Badan POM. Hati-hati! Jangan sampai salah mengkonsumsi. Beberapa produk banyak terjaring oleh Badan POM, karena banyak beredar jamu yang mengandung bahan obat berbahaya, terkesan

asal jual murah tanpa memperhatikan content! Jangan sia-siakan uang Anda. Obat kuat herbal Kapsul Value mudah didapat di apotek dan toko obat terdekat di kota Anda. Antara lain Pontianak: Apt Sungai Raya Dalam, Apt Arwana, Apt Amelia, Apt Utama, Apt Sehat, Apt Imam Bonjol, Apt Matahari, Apt KF, Apt Tanjung Pura, Apt Prety, Apt Anugrah Siantan, Apt Gajah Mada, Apt Bintang, Apt Makmur 1 dan 2, Apt Bhakti, Apt Merdeka Timur, Apt Mulia. Apt Mandiri 1 dan 2, Apt Bersama, Apt Pelangi, Apt MS Farma, Apt Purnama, Apt As-syifa, Apt Sejahtera, Apt SAA, TO Batara, TO Fajar Jeruju, TO Paris, TO Jenaka, TO Sinar Abadi, TO Lestari, TO Timur, TO Murni, TO Hidup Sehat, TO Hidup Segar, TO Kapuas, TO Hidup Segar. Singkawang: Apt Singkawang dan Apt Sudarso. Sambas: The Santos Jl. Keramat. Mempawah: Apt Mempawah. Ketapang: Apt Medika, Apt Mulia, Apt Lestari Farma, TO Sumber Sehat, TO Sumber Lestari. Atau dapatkan di apotek dan toko obat terdekat di sekitar tempat tinggal Anda. Costumer Service Call: 08569954633.(d2/biz)

14

KUBU RAYA

Pontianak Post

z

Rabu 19 September 2012

Tunggu Materi Gugatan dari PTUN Mustofa: Baru Bisa Bicara Panjang Lebar SUI RAYA-Gugatan yang diajukan mantan Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya, Rustam Efendi ke PTUN Pontianak terkait pemberhentian sementara dirinya ditanggapi dingin Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan. Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan melalui Kepala Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Kubu Raya, Mustofa mengatakan pihaknya belum dapat memberikan komentar terhadap gugatan yang dilakukan Rustam Efendi ke Pengadialan Tata Usaha Negara (PTUN) Pontianak. Karena, lanjut Mustofa, hingga saat ini pihaknya belum mendapat panggilan dari PTUN Pontianak terkait pengajuan gugatan yang katanya telah diajukan mantan Sekretaris Dinas Perhubungan KKR itu. “Hingga saat ini, kita belum mendapatkan informasi apakah sudah ada surat panggilan dari PTUN

Pontianak yang masuk ke Bupati. Kalaupun sudah, pasti dari bupati akan menyampaikan kepada kami,” katanya, Selasa (18/9). Mustofa menegaskan, kalaupun sudah ada pemanggilan dari PTUN Pontianak, pihaknya selalu siap untuk menghadapi proses hukum. Karena, pemanggilan pertama lebih pada persiapan untuk mempelajari materi gugatan. “Kalau saat ini, kami belum bisa memberikan komentar terlalu jauh, karena kami masih menunggu materi gugatan untuk dipelajari,” ucapnya. Sementara itu Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kubu Raya, Husen Syauwik saat dihubungi Pontianak Post enggan memberikan komentar terkait pemberhentian sementara Rustam Efendi dari jabatannya. “Kalau masalah itu, langsung saja ke Kepala BKD, mungkin beliau yang lebih paham dan mengerti,” sarannya. Sebelumnya Rustam Efendi yang berhentikan sementara dari jabatan Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya, kepada Pontianak Post

mengatakan dirinya sangat kecewa dengan sikap Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, karena mengambil kebijakan tanpa prosedural jelas. Merasa dirinya dirugikan, Rustam Efendi pun mengajukan gugatan ke PTUN Pontianak Nomor : 33/GI/2012/PTUNPTK, pada (13/9) lalu. Untuk menggugat keputusan Bupati Kubu Raya Nomor; 821.23/43/ BKD-E/Tahun 2012 tentang pemberhentian sementara Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan dalam jabatan struktural eselon III di lingkungan Pemkab Kubu Raya. Rustam mentakan sangat jelas kebijakan bupati telah melawan hukum yang tidak prosudural dan melanggar pasal 23 ayat (1) Peraturan Pemerintah no.53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegwai Negeri Sipil, serta keputusan Kepala BPN Nomor: 13 tahun 2002 tentang keputusan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 100 tahun 2000 tentang pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatan struktural sebagaimana telah diubah dengan peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2000. (adg)

MUJADI/PONTIANAK POST

KESEMPATAN: Kurangnya hujan memberi kesempatan anak-anak yang hobi mencari ikan. Mereka menangkap dengan mudah hanya menggunakan kedua telapak tangan.

Keberadaan Polres Sangat Dibutuhkan SUI RAYA-Keberadaan Polisi Resort (Polres) Kubu Raya dirasakan sangat dibutuhkan. Selain untuk meningkatkan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat, kebaradaan Polres juga dapat mengundang kedatangan investor. Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Sujiwo mengatakan untuk mewujudkan pembangunan Polres dalam waktu dekat pihaknya akan mengutus Komisi A untuk melakukan audiensi dengan Kapolda Kalbar membicarakan masalah pembangunan Polres. Karerna sesuai dengan ketentuan, lanjut Sujiwo, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya hanya diminta untuk menyediakan lahan. Sedangkan untuk pembangunan Polres menjadi wewenang Mabes Polri. Sehingga, diharapkan

C

M

Y

K

melalui audiensi tersebut, Polda Kalbar dapat menyampaikan bahwa keberadaan Polres memang sangat dibutuhkan. “Kita berharap tahun 2013, pembangunan Polres sudah dapat berjalan,” katanya, Selasa (18/9). Jika dilihat dari keseriusan Pemkab Kubu Raya, Sujiwo menambahkan bentuk keseriusan itu dapat dilihat dengan penyediaan lahan pembangunan yang dibutuhkan. Dimana, saat ini Pemkab KKR sudah menyediakan dan membebaskan lahan di Kuala Dua yang letaknya sangat strategis. Sujiwo menjelaskan, keberadaan Polres tentu sudah menjadi kebutuhan warga Kubu Raya. Selain keberadaannya akan meningkatkan pelayanan, pengamanan kepada masyarakat yang kawasannya begitu luas dengan masalah

begitu kompleks, tentu akan mengundang investor datang dan menanamkan modalnya di Kubu Raya. “Salah satu faktor investor mau berinvestasi di daerah adalah keberadaan Polres,” katanya. Sujiwo berharap dari audiensi yang dilakukan Komisi A nanti, Polda Kalbar dapat kembali menyuarakan kebutuhan pembangunan Polres di Kubu Raya. Sehingga dengan demikian, diharapkan 2013 pembangunannya sudah dapat dikerjakan dan 2014 semua aktivitasnya dapat berjalan. “Waktu Polda masih dijabat Pak Tobing memang sudah ada anggaran yang disiapkan Polri untuk pembangunan Polres. Namun, karena ada masalah internal di tim pembebasan lahan, akibatnya dana tersebut kembali ke Polri,” terangnya. (adg)

aneka pontianak

Pontianak Post Rabu 19 September 2012

Bentuk Tim Khusus Jaring Sindikat Prostitusi Sambungan dari halaman 9

Karena kasus ini hampir sama dengan bahaya-bahaya trafficking. Seperti halnya perdagangan anak,” kata Kapolda, kemarin (18/9). Dia meminta, agar seluruh jajaran merespon dengan sigap laporan dari masyarakat. Bukan hanya itu, kegiatan pencegahan seperti yang dilakukan jajaran Polresta Pontianak untuk menanggapi pengaduan. “Jika ada pengaduan dari masyarakat, kita berusaha cepat dalam menindaklanjutinya,” tuntasnya.  Hal serupa diungkapkan Kapolresta Pontianak Komisaris Besar Muharrom Riyadi, pengembangan terhadap kasus prostitusi anak terus diselidiki. Saat ini, pihaknya

masih menyelidiki dan meminta keterangan dari pelajar tersebut. Begitu juga dengan pria hidung belang berinisial BB, yang diamankan saat digiring dari kamar hotel. “Akan terus kita kembangkan penyidikan ini. Apakah ada sindikat lain yang terlibat, kita masih terus dalami. Kita membutuhkan peran masyarakat, pemerintah, dan tokoh agama menangani hal ini,” paparnya.  Terkait dengan hukum yang berlaku hal tersebut jelas melanggar undang-undang perlindungan anak karena usia anak yang melakukan prostitusi tersebut masih terbilang anak-anak yang usianya masih 14 tahun. Ketua Himpunan Psikologi Wilayah Kalbar Armijn CH S

Besman menilai, pria hidung belang itu bisa dibilang pedofilia. Menurutnya, butuh perhatian besar dari orang dewasa dalam kasus tersebut. Dia mengatakan, pengetahuan dan pembelajaran ilmu agama diperlukan dalam hal ini. Selain itu, peran pihak terkait harus tanggap menangani kasus tersebut. “Kita harus responsif,” cetusnya. Menurutnya, penghargaan kota layak anak bukan tidak pantas. Namun, perlu waktu untuk meraih itu semua. “Untuk itu, kita semua harus dapat menjaga dan memberikan pendidikan kepada anak cucu. Agar kelak, tidak ada lagi kejadian seperti ini. Sehingga, Pontianak menjadi utama mendapat gelar tersebut,” pungkasnya. (rmn)

Harus Berpikir Maju Sambungan dari halaman 9

“Sepanjang ada izin belajar dan perguruan tinggi terakreditasi, juga tidak bermasalah, ijazah bisa langsung disesuaikan. Ini yang saya tanyakan kepada Badan Kepegawaian Nasional. Sebab, dulu ada anggapan kalau pusat (BKN) yang menghambat proses penyesuaian ijazah tersebut, nyatanya tidak,” kata Asisten Administrasi dan Umum Setda Kalbar Kartius di Pontianak, kemarin. Ia menambahkan, pemerintah pusat melalui badan kepegawaian nasional mesti mem-

pertegas ketentuan bahwa penyesuaian ijazah tidak harus mengikuti jenjang di atasnya. Artinya untuk pegawai yang sudah mengantongi ijazah strata satu (sarjana) bisa langsung mengurus penyesuaian ijazah menjadi IIIA. “Saya setuju kebijakan itu. Sebab tidak semua orang punya kesempatan kuliah dan mau kuliah. Negara harus menghargai orang yang memiliki ketrampilan. Ini juga amanat korpri bahwa PNS harus meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan untuk kelancaran tugas. Itulah namanya perwira berpikir maju,”

jelas Kartius. Menurut dia, pemerintah harus berterima kasih kepada pegawai negeri yang mau meningkatkan ketrampilannya, karena negara tidak mengeluarkan dana itu. “Mereka hanya perlu izin belajar saja,” tandasnya. Pihaknya juga mengimbau unit kerja yang membidangi kepegawaian di kabupaten/ kota tidak menghambat pegawai negeri sipil yang seperti itu. “Selama ini, daerah tertentu masih memberlakukan hal demikian. Jangan lagi bikin kebijakan yang bertentangan dengan aturan di atasnya,” ujarnya. (*/mnk)

Satu Kendaraan Satu Kartu Kendali Sambungan dari halaman 9

berkoordinasi dengan Pertamina dan Hiswana Migas agar kartu kendali digunakan pada 12 SPBU di Kota Pontianak. “Berawal dari semrawutnya lalu lintas di Kota Pontianak karena antrean solar di SPBU yang berbuntut pada masalah sosial kami mengeluarkan kartu kendali untuk menertibkannya,” paparnya. Namun dalam perjalanan-

nya, kartu kendali tidak juga membuat kondisi antrean tertib. Zulkifli berdalih beberapa faktor menyebabkannya. Salah satunya distribusi solar dari Depo Pertamina ke SPBU telat. Harusnya solar datang sebelum pukul 10.00, tetapi nyatanya ada truk tangki yang datang ke SPBU pukul 14.00-15.00. “Karena kami mengatur antrean mulai dari pukul 10.00 dan berakhir pukul 22.00. Tapi solarnya justru datang sore maka antrean

terjadi,” katanya. Tidak hanya mengeluarkan kartu kendali, Dishubkominfo juga berjanji akan meningkatkan pengawasan di SPBU yang menyalurkan solar bersubsidi. Namun pihaknya juga meminta Hiswana Migas dan SPBU mengawasi karyawannya. “Karyawan mesti diawasi juga. Jangan sampai sopir mengisi solar sendiri atau bermain dengan spekulan,” pintanya. (hen)

Nama Masuk DPT, Bisa Coblos Tanpa ... Sambungan dari halaman 9

Ia menambahkan, keluarganya dan dirinya sudah memiliki kriteria calon gubernurwakil gubernur yang dicoblos. Apalagi, keluarganya sudah didata di desa. Namanya juga masuk atau terdaftar di daftar pemilih tetap. Bukan hanya Andrian, Sunarto (42) bersama lima anggota keluarganya juga belum menerima undangan mencoblos. “Masih ada juga tetangga kami, tiga orang, belum mendapat undangan. Kami takutnya tidak bisa mencoblos,” ujarnya. Bukan hanya di wilayah ibukota kecamatan, banyak warga belum menerima kartu undangan. Di wilayah rawan dan pedalaman juga bernasib sama. Hanya saja warga di sana lebih sabar menunggu. ”Biasanya malam menjelang pemilu kartu tersebut dibagikan melalui aparatur desa ataupun Ketua RT/RW,” ungkap Ramlan (45) warga Pulau Buntut Limbung ini. Ramlan tidak akan khawatir walaupun nantinya tidak menerima kartu undangan mencoblos ke TPS terdekat. Pasalnya namanya sudah terdata di DPT setempat. Makanya, ia tetap akan hadir memberikan suara untuk kepala daerah pilihannya. ”Saya tetap akan datang,” tuturnya. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kubu Raya Idris Maheru menuturkan formulir C6 atau kartu undangan sebetulnya sudah mulai didistribusikan ke semua pemilih yang terdaftar dalam DPT. “Masih ada waktu dua hari sebelum waktu pencoblosan dimulai. Tim di bawah KPU sudah jalan. Saya pikir tidak

akan ada masalahlah. Seluruh warga terdaftar di DPT tenang saja,” katanya. Kalaupun ada warga tidak menerima surat undang, lanjut dia, silakan saja datang ke tempat pemungutan suara terdekat dan bisa memberikan suara. Yang terpenting, namanya terdaftar dalam DPT. Syaratnya hanya dengan memperlihatkan identitas diri seperti KTP/SIM kepada Panitia Pengumutan Suara. “Namun besok (hari ini) warga boleh pertanyakan ke KPPS dan TPS terdekat,” ungkap dia. Kabupaten Kubu Raya, daftar pemilih tetap yang akan memberikan suara mencapai 381.412 jiwa. Mereka akan memberikan suara ke 1.121 TPS tersebar di 110 Desa dan 9 Kecamatan. “Yang terpenting tanggal 20 September 2012. sejak pukul 07:00—13.00, silakan datang ke TPS terdekat,” ucapnya. Sementara itu, sebagian mahasiswa dari daerah masih bingung apakah akan menggunakan hak suara atau tidak. Padahal waktu pencoblosan sudah dekat. Meski pada hari pencoblosan kuliah diliburkan, tetapi sejumlah mahasiswa belum tahu apakah akan pulang kampung atau tidak. Mereka juga belum mendapatkan informasi apakah di kampus mereka menyediakan TPS khusus bagi mahasiswa dari daerah. “Saya belum dapat informasi apakah di bisa coblos di kampus,” ujar Hendrik, mahasiswa Universitas Tanjungpura asal Sekadau. Hendrik yang berumur 23 tahun sudah berhak untuk mencoblos. Tetapi karena sudah lama tidak pulang ke Sekadau dirinya tidak mengetahui apakah sudah mendapatkan kartu

memilih di rumahnya. Hendri memutuskan tidak akan pulang ke Sekadau saat pencoblosan nanti. “Jauh. Lagian libur cuma satu hari. Saat ini kan kuliah sudah mulai aktif. Kalau pulang cuma untuk coblos sayang juga ya. Jadi mungkin saya tidak mencoblos,” ujarnya. Hal senada dikemukakan Nur fitria, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pontianak. Mahasiswi asal Singkawang juga mengaku masih bingung apakah mencoblos atau tidak. “Saya masih belum pasti mau coblos atau gak. Masih bingung,” ujarnya. Jika pun akhirnya memilih, Fitria berencana pulang ke Singkawang satu hari sebelum pencoblosan. Pada hari yang sama, kota Singkawang juga mengadakan pencoblosan pemilihan walikota dan wakil walikota Singkawang. “Mungkin nanti sekalian milih walikota. Tetapi saya belum dengar kabar apakah sudah ada kartu memilih atau belum di rumah,” katanya. Hal berbeda dinyatakan Lola Amanda, mahasiswi UMP. Mahasiswi ini mengaku sudah menerima kartu undangan untuk memilih. “Sudah dibagikan sama Ketua RT kemarin. Jadi rugi kalau tidak mencoblos,��� katanya. Lola juga mengaku sudah punya pasangan kandidat yang akan dicoblosnya. Anggota KPU Kalbar Sofiati mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan hak suara. Menurutnya masa depan Kalimantan Barat selama 5 tahun ke depan ada di tangan masyarakat Kalbar. “Mari gunakan hak pilih,” ujarnya. (ditambahkan oleh heryanto)

Klaim Miliki IMB Sambungan dari halaman 9

“Saya mempunyai dokumen lengkap. Kenapa masih dibongkar,” serunya, sembari berlari ke arah petugas untuk mencoba menghentikan pembongkaran. Menurut Alek, sebenarnya memang sudah ada teguran dari pemerintah. Namun, diberikan batas waktu yang sudah ditentukan dalam pembangunan ruko tersebut. “Saya akan panggil pengacara untuk menyelesaikan masalah ini,” ucapnya lantang. Hal senada diungkapkan Kuasa Hukum pemilik ruko, Khairul Soni. Sebanyak empat

pintu ruko yang dibongkar itu, tidak ada masalah dengan izin bangunannya. “Permasalahannya adalah mengenai jalur hijau. Di mana tidak diperbolehkan membuat bangunan permanen di areal tersebut,” terangnya. Sekarang, kata dia, pihaknya akan menuntut Sat Pol PP karena telah membongkar bangunan ini tanpa sepengetahuan pemilik. Terlebih, mereka dituding tebang pilih dalam membongkar bangunan. “Kami akan coba selesaikan masalah ini ke ranah hukum,” timpalnya lagi. Menurut Kepala Bidang Operasional dan Ketertiban Satpol

PP Kota Pontianak Haryadi S Triwibowo, petugas melakukan hal ini bukan hanya satu kali. Telah seringkali memberikan peringatan untuk melakukan pembongkaran. Tetapi, kali ini pihak pemilik bangunan, tidak mendengarkan surat yang dilayangkan, sehingga diambil tindakan tegas untuk melakukan pembongkaran. “Kami melakukan ini, bukan kemauan sendiri, tetapi merupakan perintah dari atasan untuk melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang tidak mempunyai IMB. Kami juga menjalankan sudah sesuai dengan prosedur,” pungkasnya. (rmn)

15

Tewas Diseruduk Sepeda Motor

PONTIANAK - Seorang pria diperkirakan berusia 60 tahun tewas ditabrak pengendara motor di Jalan Tran Kalimantan, Sungai Ambawang, KKR, Senin (17/9) sore. Jasad pria tanpa identitas yang diduga mengalami gangguan jiwa ini dilarikan ke RSUD Soedarso Pontianak. “Saya baru tahu Senin sore, setelah ada perawat mengantar korban ke kamar mayat. Informasinya, mayat ini korban laka lantas di Sungai Ambawang,” ujar Syafarudin penjaga kamar mayat RSUD Soedarso Pontianak, Selasa (18/9). Syafaruddin mengatakan, semenjak korban masuk kamar mayat belum ada seorang pun yang menjenguknya. Kemungkinan pihak keluarga korban belum ada yang mengetahui kejadian ini. Sehingga pihaknya masih menunggu keputusan dari kepolisian untuk tindak lanjut penanganan jasad korban. ”Kalau polisi sudah menyuruh kami menguburnya,

maka kami akan laksanakan. Tapi saat ini masih belum ada perintah dari polisi,” ungkapnya. Kasat Lantas Polresta Pontianak Kompol Boy Samola mengatakan, beberapa orang warga di sekitar lokasi kejadian telah dimintai keterangan. Pengakuan saksi, kejadian tersebut berawal ketika korban Mr X sedang menyeberang jalan. Namun secara bersamaan, tiba-tiba melintas pengendara motor yang datang dari arah luar kota. Sepeda motor bernomor polisi KB 4219 L dikendarai Icong (43) tak sanggup lagi menghindar. Sehingga terjadi tabrakan keras yang mengakibatkan korban luka parah. Peristiwa naas ini terjadi Minggu (16/9) sekitar pukul 19.00 WIB. “Korban masih hidup dan dilarikan ke rumah sakit Yarsi Pontianak. Namun kondisinya semakin parah, sehingga pihak rumah sakit merujuk kor-

ban ke RSUD Soedarso dan meninggal di sana,” ungkap Kasat. Menurut dia, pihak kepolisian sudah melakukan penahanan terhadap pengendara. Termasuk sepeda motor miliknya diamankan ke Mapolresta Pontianak guna proses penyidikan. ”Orang yang menabraknya, kini masih menjalani pemeriksaan. Korban yang tewas, diduga kurang waras yang sering diketahui warga Ambawang mondar mandir di jalan raya,” kata Kasat. Ia berharap jika ada warga yang mengenal korban segera informasikan ke pihak berwajib. Agar dapat diinformasikan ke pihak keluarga korban. Ter masuk warga yang merasa kehilangan pihak keluarga seorang pria berusia sekitar 60 tahun.  “Kita masih mencari keluarganya, agar cepat diserahkan dan dilakukan pemakaman. Saat ini korban masih di kamar mayat RSUD Soedarso Pontianak,” pungkasnya. (rmn)

Bangun Polsek Menggunakan Dana Hibah Sambungan dari halaman 9

kata Wali Kota Pontianak Sutarmidji. Sutarmidji mengatakan, hibah tersebut tidak berbenturan dengan undang-undang. Dia menganggap bukan gratifikasi karena yang dihibahkan bukan uang tetapi bangunan. “Kalau uang yang dihibahkan tidak boleh. Yang kami hibahkan ini bangunannya. Pemkot yang bangun dengan sistem tender nanti setelah selesai baru dihibahkan ke Polda Kalbar,” jelasnya. Sutarmidji mengatakan, Pontianak merupakan kota perdagangan dan jasa sehingga keamanan harus dinomorsatukan untuk menjaga iklim investasi. Polsek sebagai ujung tombak kepolisian menurutnya harus kuat termasuk sarana prasarananya. “Kalau fisik polseknya baik

tentu akan menunjang kinerja. Apalagi Pontianak Barat masuk wilayah pergudangan masuk kepentingan pelabuhan. Rumah Sakit Kota Pontianak juga ada di Pontianak Barat,” ujarnya. Dulu, lanjut Sutarmidji, Pontianak Barat tidak seperti ini. Namun kondisi berbeda setelah infrastrukturnya baik yang berdampak pada iklim investasi dan tentunya keamanan. “Properti dan tanah di Pontianak Barat terus meningkat, berdampak pada pendapatan Pemkot melalui BPHTB. Tidak salah kalau disisihkan untuk membantu sarana prasarana keamanan,” tuturnya. Kapolda Kalbar Brigjen UnggungCahyonomengatakan,baru Pontianak di provinsi ini yang pemerintah daerah membantu membangun polsek. Untuk itu dia meminta jajaran Polresta

Pontianak untuk membantu Pemkot dalam pengelolaan dana hibah sesuai aturan. “Saya minta Pemkot Pontianak dibantu untuk mengikuti Peraturan Menteri Keuangan Nomor 191 Tahun 2011 tentang pengelolaan dana hibah,” pintanya. Saat ini di Kalbar ada 150 polsek, 16 di antaranya berstatus polsek urban termasuk Pontianak Barat. Ada tiga gangguan kamtibmas yang dominan di polsek, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor. Satu bulan ketiganya bisa mencapai 60 hingga 80 kasus. “Polsek harus kuat, makanya di polsek urban kami tempatkan Kapolsek berpangkat kompol dengan anggota 100 personel,” ungkapnya. (hen)

Pengembangan Kepemimpinan Sambungan dari halaman 16

mendapatkan fasilitas pengembangan berupa; seminar, lokakarya, forum diskusi, dan berbagai program penelitian tentang administrasi dan kepemimpinan, manajemen keuangan, jaminan kualitas, penelitian dan kerjasama dengan pemangku kepentingan eksternal baik di dalam negeri maupun di luar negeri. “Program ini termasuk pengiriman ke berbagai negara maju untuk mendapat pelatihan kepemimpinan,” sebutnya. Untuk mengikuti program tersebut Untan telah melaku-

kan survey evaluasi diri dalam manajemen kepemimpinan di internal institusinya. “Pihak USAID dan DIKTI menilai proses manajemen dan kepemimpinan di Untan sudah memenuhi kriteria. Kita dinilai mengedepankan dialog dan diskusi untuk menyelesaikan permasalahan internal,” ucap Thamrin. Proyek ini sendiri akan berlangsung selama empat tahun ke depan. Untan berhak untuk mengirimkan para ‘pemimpinnya’ untuk mendapat fasilitas pengembangan kepemimpinan dari USAID. “Kita akan fokuskan dulu kepada rek-

tor, pembantu rektor, dekan, pembantu dekan hingga ketua jurusan dalam program ini,” ucapnya. Disebutkan Thamrin, program ini akan membantu meningkatkan sumber daya manusia di Universitas Tanjungpura, terutama dalam hal menajemen organisasi. “Lewat program ini kita akan belajar banyak tentang pola-pola kepemimpinan di berbagai negara maju. Harapannya Untan akan semakin maju dan akhirnya mampu bersaing dengan institusi pendidikan lainnya secara global,” pungkas dia. (ars)

Kurang Berkembang Sambungan dari halaman 16

beragam. Kendala yang dihadapi oleh Dekopin adalah dari segi manajemen. “Mengurus koperasi tidak bisa dijadikan sebagai pekerjaan sambilan, harus fokus. Kalau sambilan, maka hasilnya akan sambilan juga. Jadi, mesti fokus. Karena dana yang dikelola adalah dana anggota. Jadi, manajemen keuangannya mesti bagus, tak bisa sembarangan,” tegasnya. Sementara untuk modal,

menurut Awang bukanlah masalah. Kekuatan koperasi adalah simpanan dari anggota. Apakah itu simpanan wajim, simpanan pokok atau simpanan sukarela. Jadi, kekuatan koperasi sejatinya adalah dari anggota. Namun, jika ingin besar maka membuka diri untuk pihak-pihak lain. Sejauh ini, koperasi yang unggil di Kalbar adalah Koperasi Kredit. Namun, koperasi kerajinan, koperasi daerah sawit serta BMT. “Seperti

BMT Mujahidin mendapat penghargaan nasional karena omsetnya cukup besar,” jelasnya. Melihat jumlah penduduk di Kalbar, jumlah koperasi dimungkinkan masih bisa bertambah. Karena pada dasarnya, 20 orang atau lebih, sudah bisa membuka koperasi. “Tapi kita ingin, koperasi yang baik setidak-tidaknya anggotanya 50-100 anggota. Semakin banyak semakin bagus,” pungkas Awang. (afi)

Dry Port Entikong Operasional Dua Tahun ... Sambungan dari halaman 16

Sekretariat Daerah Kalimantan Barat Lensus Kandri menyebutkan, selain di Entikong, masih terdapat dua dry port lain yang juga akan dibangun yaitu di Badau-Kapuas Hulu (Kalbar)

dan di Sebatik (Kaltim). Pada prinsipnya, pemerintah provinsi sangat mendukung rencana ini karena dry port memang sudah cukup lama dinantikan oleh masyarakat perbatasan. Dry port pun dinilai sangat selaras dengan program

MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) 2011-2025 yang digaungkan pemerintah. “Dalam MP3EI, pelabuhan darat adalah salah satu agenda yang harus dilaksanakan,” ujarnya. (ron)

Dana Jalan Masih Terbatas Sambungan dari halaman 16

yang mana. “Jalur tengah itu seharusnya dibongkar. Biar lancar dan tidak ada hambatan. Itu kendala yang harus kita hadapi,” jelas Edi. Menurutnya, yang akan menjadi prioritas adalah peningkatan dan pelebaran jalan. Peningkatan ini dalam rangka meningkatkan kualitas daya dukung jalan terhadap kendaraan. Selanjutnya akan dilanjutkan penataan dan pelebaran jalan semaksimal mungkin. Seperti Jalan Gusti Hamzah, Sulung Lelanang, Komyos Sudarso, dan Tanjung

Raya II. Di depan PCC itu, saluran akan kita tutup dan jalan akan kita lebarkan. “Pelebarannya bertahap, tapi kendaraannya terus bertambah. Semua prioritas, cuma anggaran kita terbatas kita prioritaskan memaksimalkan jalan itu sendiri. Baru kemudian penataan dan pelebaran-pelebaran,” ungkap Edi. Sementara itu untuk masalah ganti rugi atas pelebaran jalan, jika kawasan itu sudah dilepaskan untuk jalan, itu tidak ada ganti rugi. Sedangkan untuk tanah pemerintah, seperti sekolah,

perkantoran, itu juga tidak ada proses ganti rugi. Tapi kalau tanah masyarakat atau hak milik, itu ada ganti rugi dengan catatan dimusyawarhkan terlebih dahulu. Karena tim pembebasan lahan itu ada aturannya. “Untuk pembebasan lahan itu tidak asal bayar saja. Proses itu melibatkan BPN, camat, ada harga NJOP, harga pasar. Yang penting, kesadaran masyarakat itu tinggi. Sebenarnya tidak ada masalah untuk pelebaran jalan. Hambatan tidak begitu besar. Hanya ganti rugi tanahnya saja,” papar Edi. (afi)

metropolis

16

Pontianak Post

Dana Jalan Masih Terbatas

KOPERASI

Kurang Berkembang KETUA Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Kalimantan Barat Awang Sofian Rozali mengungkapkan, perkembangan koperasi di Kalbar masih kurang bagus. Ada koperasi yang hanya tinggal nama saja. “Ada koperasi yang belum berkembang baik. Bahkan saya tidak tutup mata, ada koperasi yang tinggal nama. Saya katakan ini harus jujur. Oleh karena itu, kita bersama dinas terkait dan dekopin kabupaten/kota, ingin meningkatkan kelembagaan koperasi melalui programAwang Sofian Razali program pelatihan,” kata Awang, kemarin (17/9). Dia juga mengungkapkan, pihaknya akan terusmenerus melakukan pelatihan. Baik pelatihan terhadap anggota, pelatihan pemandu, pelatihan usaha, manajemen keuangan dan beberapa pelatihan lainnya yang diperlukan oleh anggota. Saat ini, jumlah koperasi di Kalbar mencapai 4.187 unit. Dari jumlah itu juga, perkembangannya

sudah sejak lama membangun inland port di Tebedu. Dry port di Entikong ini nanti akan menjadi komplemen dari inland port di Tebedu-Sarawak Malaysia sebagaimana yang pernah disepakati bersama oleh Indonesia-Malaysia pada beberapa tahun lalu. “Sementara dry port kita belum jadi, kita akan menumpang dulu di inland port Malaysia. Mau tidak mau walaupun sebenarnya kita rugi,” kata HR Thalib yang juga Ketua Asosiasi Pedagang dan Pengusaha Perbatasan Indonesia itu. Dry port akan dibangun dengan dana sekitar Rp35 miliar. Dana itu sepenuhnya berasal dari pihak swasta yang dinaungi Kadin, baik di tingkat provinsi maupun pusat. Ada kemungkinan investasi akan ditambah seiring dengan peningkatan kapasitas perdagangan di perbatasan. Asisten Bidang Sosial Ekonomi

PONTIANAK - Bertambahnya kendaraan menyebabkan jalanan di Pontianak semakin padat. Sementara itu, dukungan infrastruktur, seperti pelebaran dan pembuatan jalan baru masih kurang memadai. Akibatnya, pada jamjam tertentu serta hampir di seluruh ruas jalan Pontianak mengalami kemacetan. Kemacetan itu dampak dari pertumbuhan ekonomi yang tidak bisa dibendung. Sehingga masyarakat untuk membeli kendaraan itu tinggi. Semenatara perkembangan jalan atau percepatannya masih kurang. Itu hampir dialami oleh kota-kota besar. Jika tidak diantisipasi dari sekarang, jangka panjangnya akan krodit. Tidak hanya di kota besar saja, namun di daerah tingkat dua kemacetan juga sering terjadi. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono harus memutar otak untuk mengatasi kemacetan ini. Dia mengungkapkan, mengatasi kemacetan ini, dia akan memprogramkan peningkatan beberapa ruas jalan untuk sarana infrastruktur, terutama untuk transportasi. “Mengatasi kemacetan ini kita sudah melakukan pelebaran. Karena mengatasi kemacetan ini, ada beberapa solusi yang akan kita coba. Yang pertama adalah pelebaran jalan, penataan persimpangan, pembuatan jalan baru untuk mengalihkan kepadatan di jalan-jalan tertentu dipecah ke jalan-jalan lain,” katanya, kemarin (17/9). Program yang akan dilakukan selanjutnya adalah dengan cara pengaturan lalu lintas. Seperti yang telah dipraktekkan pada setiap Sabtu malamdi Jalan Gajahmada dan Tanjungpura. Pengalihan arus lalu lintas menjadi satu arah ini akan dipantau dan akan disimulasi. “Jika cocok, maka akan diteruskan untuk selamanya, jika tidak cocok maka akan kita cari solusi lainnya,” lanjutnya. Edi juga menjelaskan, untuk jalan satu arah ini harus diimbangi dengan persiapan infrastruktur. Yang diterapkan sekarang itu krodit. Seperti di persimpangan Tanjungpura-Imam Bonjol. Di jalan itu ada jalur tengah, sehingga membuat bingung pengguna jalan untuk mengambil jalur

Ke Halaman 15 kolom 5

Ke Halaman 15 kolom 5

HARYADI/PONTIANAKPOST

TANPA PENERANGAN: Pengendara melintas di Jembatan Tol Kapuas II tanpa adanya fasilitas penerangan. Kondisi tersebut dapat mengundang terjadinya tindakan kriminal di atas jembatan.

Ke Halaman 15 kolom 5

UNTAN

Pengembangan Kepemimpinan UNIVERSITAS Tanjungpura kembali mendapatkan bantuan strategis dari Pemerintah Amerika Serikat dalam pengembangan pendidikannya. Program tersebut bernama Higher Education Leadership Management yang dikembangkan USAID bekerjasama dengan DIKTI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hanya 25 universitas di Indonesia yang mendapat program ini. “Ini adalah keberuntungan Untan setelah sebelumThamrin Usman nya juga mendapat bantuan Islamic Development Bank. Kita sama sekali tidak mengeluarkan anggaran untuk proyek ini,” ucap Rektor Untan Thamrin Usman, kemarin (17/9). Disebutkan Thamrin, 25 perguruan tinggi se-Indonesia dipilih melalui proses seleksi ketat oleh DIKTI dan USAID. Sebanyak 25 perguruan tinggi tersebut akan Ke Halaman 15 kolom 5

Rabu 19 September 2012

Dry Port Entikong Operasional Dua Tahun Mendatang PONTIANAK - Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Gamawan Fauzi telah menandatangani prasasti peletakan batu pertama pembangunan pelabuhan darat (dry port) di Entikong-Kabupaten Sanggau, Senin (18/9) di Jakarta. Dengan demikian, proses pembangunan pelabuhan darat tersebut dapat segera dimulai. Ketua Komite Perdagangan Perbatasan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Barat (Kalbar) HR Thalib mengatakan, pembangunan pelabuhan darat ini akan dilaksanakan efektif pada 2013. “Jadi, kita targetkan awal 2014, dry port sudah selesai dibangun dan bisa langsung beroperasi,” katanya kemarin. Prasasti tersebut direncanakan akan diboyong dari Jakarta ke Entikong pada akhir September. “Kita akan adakan acara juga nanti untuk

memasang prasasti itu,” ujarnya. Sebagai perwakilan pengusaha dan masyarakat di perbatasan, HR Thalib menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas wujud nyata komitmen dari pemerintah pusat dalam merealisasikan dry port. Sebab, pembangunan dry port ini sudah ditunggu-tunggu sejak lama oleh masyarakat. Pembangunan dry port dinilai akan banyak memberikan manfaat bagi misalnya dalam hal perekonomian, penyerapan lapangan kerja dan demi kepastian hukum bagi masyarakat di perbatasan. Dengan adanya dry port, perdagangan lintas batas dan hubungan kerjasama antara Indonesia-Malaysia akan semakin baik atau lancar. Pemerintah juga akan memperoleh keuntungan karena ada beberapa potensi pendapatan yang bisa digali, misalnya dari retribusi. Apalagi pihak Sarawak-Malaysia

c

M

y

K

3

pro-kalbar Pontianak Post

Rabu 19 September 2012

Donor Darah

Untuk Kemanusiaan HUT Palang Merah Indonesia (PMI) ke67 diperingati dalam suatu apel akbar sekaligus melaksanakan berbagai kegiatan sosial seperti donor darah yang dilaksanakan secara massal. Hj Erlina Ria Norsan, Ketua PMI Kabupaten Mempawah terpilih justru menjadi pendonor. Kendatipun diakui, kegiatan menyumbangkan darah itu kali pertama dilakukan, sebagai bentuk Hj Erlina RN kepedulian sekaligus mendukung kantong-kantong darah agar bisa memberikan manfaat bagi yang membutuhkan. Tentu saja, gerakan itu diikuti banyak peserta lainnya yang memandang, setetes darah akan sangat berarti dalam menyelamatkan nyawa manusia. Terutam bagi mereka yang membutuhkan.

17

Gagalkan Trafficking 4 Calon PRT Ditahan ENTIKONG- Petugas imigrasi menggagalkan penyelundupan orang (trafficking)di TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Selasa kemarin sekitar pukul.09.30 WIB. Mereka akan ‘’dijual’’ ke luar negri, Malaysia. Upaya tersebut ketika petugas curiga melihat satu unit kendaraan roda empat berplat Malaysia. “Dalam kendaraan itu ada dua orang perempuan

dan satu supir yang saat itu hendak menyeberang ke Malaysia, ketika ditanya kelengkapan dokumen, mereka tidak bisa menunjukan. Oleh sebab itu kedua orang tersebut beserta dengan supir diamankan pihak kami,” kata Plh Kepala kantor Imigrasi Entikong, Yulizar SH. Di teruskanYulizar, berdasarkan keterangan supir berinisial Rdt, bahwa perempuan tersebut berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat serta tiga lainnya berasal dari Lombok (NTB).

Sopir, kepada petugas mengatakan bahwa dia hanya bekerja mengantar saja, dan keterangan tersebut masih kita dalami lebih lanjut keterkaitannya membawa orang masuk ke Malaysia tanpa dokumen resmi dan juga berusaha untuk mengelabui petugas. Dijelaskan Yulizar, berdasarkan Undang-Undang Keimigrasian No 6 Tahun 2011pada pasal 9 ayat (1) jo pasal 113 menjelaskan bahwa setiap orang yang keluar dan masuk wajib Ke Halaman 23 kolom 1

DITAHAN: Empat tenaga kerja yang ditahan imigrasi.

AGUS/KAPUASPOST

Ke Halaman 23 kolom 5

Halal Bi Halal

SUGENG/PONTIANAKPOST

SAMBUT: Sambutan BKMT Sanggau kepada Bupati Setiman H Sudin.

BKMT Sanggau BADAN Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Sanggau, Minggu (16/9) lalu menggelar Halal Bi Halal BKMT Se-Kabupaten Sanggau yang di selenggarakan di Kecamatan Bonti. Acara dibuka oleh Bupati Sanggau, Setiman H. Sudin. Ketua Panitia, Dwi Juliarti Ningsih mengharapkan kegiatan Halal Bi Halal tersebut mampu memperkuat tali persaudaraan dan kebersamaan antar pengurus BKMT. Kedepan, BKMT diharapkan terus tumbuh dan berkembang lebih baik dan maju. Ketua Umum BKMT Kabupaten Sanggau, Fitri silahturahmi melalui keluarga besar Ke Halaman 23 kolom 5

PNS

Insentif Dipotong PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Landak terus menerus melakukan peningkatan kinerja dan disiplin terhadap PNS. Namun demikian, masih ada PNS di lingkungan Pemkab Landak yang belum mampu meningkatkan kinerja dan disiplinya. Seperti saat masuk kerja hari pertama usai libur Idul Fitri lalu. Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Bupati Landak Adrianus Asia Adrianus AS Sidot, tercatat sebanyak 53 orang PNS belum masuk kerja dihari pertama tersebut. Menurut Bupati dihadapan para anggota DPRD Landak belum lama ini, sesuai dengan surat edaran dan keputusan Bupati, setiap PNS yang tidak masuk kerja tanpa keterangan, insentifnya akan dipotong. “Jadi, insentifnya satu bulan bisa habis, karena dihitung berapa hari dia tidak masuk, kemudian dihitung prosentasenya. Ini belum sampai ke gaji, baru insentif,” ujar Bupati. Ia menambahkan, terhadap 53 orang PNS yang tidak masuk kerja tersebut, selain insentifnya dipotong, mereka juga akan menerima teguran. (wan)

FOTO KIRIMAN SO DERY

Bayi Tanpa Tangan dan Kaki PASANGAN suami istri (pasutri) Adrianus Siani, 45, dan Rosita, 40 warga Dusun Tonang Desa Tonang Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak harus pasrah menerima kenyataan. Pasalnya, anak keenam pasutri tersebut yang lahir Sabtu (15/9) sekitar pukul 22.00, terlahir dalam keadaan cacat. Bayi yang diberi nama Untung tersebut terlahir tanpa kedua lengan dan kedua kakinya. Secara fisik bayi tersebut dalam keadaan sehat wal afiat. Apalagi ketika dilahirkan, berat bayi tersebut seberat 2 Kg atau normal. Menurut Rosita, ketika ia mengandung anak keenamnya tersebut, ia sendiri rutin memeriksakan kehamilannya ke Posyandu. “Apalagi Posyandu disini tidak terlalu dari kediaman kami. Saat saya mengandung, kandungan sayapun tidak ada masalah dan saya mengandungkan Untung selama 9 bulan. Setelah melahirkan, anak saya inipun pakai ASI dan minum susu botol,” ujar Rosita. Dikatakannya, proses persalinan berlangsung dikediamannya sendiri dengan dibantu oleh bidan Desa. “Dalam proses persalinanpun tetap berjalan lancar dan normal,” ucapnya. Menerima kenyataan anak keenamnya tersebut lahir dalam keadaan cacat, baik Adrianus Siani maupun Rosita tetap

Jadi Tersangka, YN Dinonaktifkan SINTANG-- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Kebersihan Pemadam Kebakaran dan Pertamanan Sintang, Yosep Nikolas, dinonaktifkan dari jabatan setelah ditetapkan Polres Sintang tersangka dalam kasus perjudian. “Surat sudah disampaikan ke Kepala Dinas yang bersangkutan. Dia dinonaktifkan dari jabatan. Sekarang hanya staf biasa,” kata Sekda Sintang, H Zulkifli HA, kemarin. Penonaktifan Yosep Niko-

SANGGAU—Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, Senin (17/9) kemarin meminta kepada kontraktor pengerjaan jalan di Sanggau untuk menyiram jalan yang sedang dalam pengerjaan, mengingat debu yang dihasilkan sudah dalam kondisi yang memprihatinkan dan mengganggu kesehatan masyarakat. “Tolong kontraktornya siram jalan, biar debunya tidak kemana-mana. Kasian

Ke Halaman 23 kolom 5

CACAT: Rosita dengan bayinya yang tanpa tangan dan kaki.

Ke Halaman 23 kolom 5

masyarakat, bisa mengganggu kesehatan mereka. Kalau tidak disiram nanti kena pelanggaran HAM berat, karena masyarakat sangat dirugikan,” katanya ditemui di Batang Tarang. Menurutnya, akibat debu yang setiap detiknya terus berterbangan bebas dapat mengakibatkan gangguan pernafasan, bahkan menyebabkan kanker paruparu. Kondisi tersebut pasti Ke Halaman 23 kolom 1

IRAWAN/KAPUASPOST

Lemang, Kuliner Khas yang Tergerus Jaman

Menjadi Menu Spesial Saat Subuh Keliling

Ashri Isnaini, Ketapang

DEBU: Debu di jalan Sanggau. Gubernur perintahkan kontraktor menyiramnya.

las dari jabatan dimaksudkan untuk mempermudah pihak berwajib melakukan proses penyelidikan. “Meski sudah dinonaktifkan, dia harus tetap masuk kerja seperti staf-staf yang lain,” kata Zulkifli. Baperjakat Sintang belum bisa memastikan sangsi pelanggaran disiplin PNS selanjutnya terhadap Yosep Nikolas, apakah hanya dinonaktifkan dari jabatan, penundaan pangkat atau sampai pada pemecatan.

Disuruh Siram Jalan

Riuh rendah suara canda tawa terdengar dari pekarangan belakang rumah salah satu warga di kawasan Kampung Arab. Enam perempuan paruh baya, berkutat dengan potongan bambu sepanjang satu meter.  Diantaranya tampak menghadap panci besar berisi perasan santan dan ketan yang telah dicuci.

SUGENG/PONTIANAKPOST

BERLUMPUR: Mobil SUV bernopol B 1279 PFH terbalik dan masuk lumpur di kawasan tanaman bakau pinggir pantai Sungai Duri Senin malam. Tak ada korban jiwa dalam kecelaka­an ini.

PEREMPUAN berparas Timur Tengah tersebut merupakan warga Kampung Arab, Desa Martapura Kelurahan Tuantuan Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang.

ASRI/PONTIANAKPOST

BAKAR LEMANG: Ibu-ibu Kampung Arab, Desa Martapura Kelurahan Tuantu­an Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang membakar lemang un­tuk menu subuh keliling.

c

M

y

K

Mereka tengah mempersiapkan penganan untuk disantap usai kegiatan Subuh Keliling (Suling), di masjid kampung mereka. Suling, merupakan salah satu kegiataan keagamaan warga Ketapang, yang digagas oleh ulama Ketapang, Uti Konsen. Ide ini adalah untuk memperkuat tali silaturahmi sesama umat Islam di Ketapang, sekaligus memakmurkan masjid-masjid yang ada di Ketapang. Kegiatan yang telah berlangsung selama delapan tahun ini, telah melekat di hati masyarakat Ketapang, bahkan  mendapat sorotan hingga skala nasional. Beriring dengan jalannya waktu, kegiatan ini tak hanya diikuti warga Ketapang usia lanjut, tetapi juga dari kalangan siswa. “Karena masih bulan Syawal, maka kami ingin menghidangkan Lemang, sebagai penganan kegiatan suling nanti,” kata Hidayah (63) salah satu tokoh masyarakat di Kampung Arab. Bersama lima ibu-ibu lainnya, mereka Ke Halaman 23 kolom 1

PINYUH - NGABANG

18 KKSS

Jangan Golput PENGURUS Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Mempawah, melaksanakan acara halal bihalal di Aula Wisma ABM Sui Pinyuh. Kegiatan itu dalam rangka mempererat tali silaturrahim, sesama warga asal Pulau Sulawisi itu. Acara tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Pontianak, Rubijanto, Setda Kabupaten Pontianak, Gusti Ramlana, Ketua KKSS Kabupaten Pontianak, Daeng Sarifuddin, Wakil Ketua DPRD, HM Amin H Aminin, Camat Sungai Pinyuh, Syamsul Rizal, tokoh dan warga KKSS. Dewan Penasehat KKSS Drs H Rubijanto yang juga Wakil Bupati mengajak seluruh warga KKSS untuk menyukseskan pelaksanaan Pilgub Kalbar 20 September besok “Pilihlah calon yang terbaik, jangan Golput. Sebagai masyarakat, mari kita mendukung perhelatan agar dapat mendukung program gubenur terpilih, walaupun pilihan kita nantinya bukan menjadi calon yang terpilih,” ujarnya. Sementara itu Drs H Daeng Syarifuddin Ketua KKSS Kabupaten Mempawah menilai, halal bihalal dilaksanakan untuk mempererat tali silaturrahmi sesama warga KKSS yang ada didaerah ini. “Tujuan utamanya halal bihalal untuk lebih mempererat silaturrahmi sesama warga KKSS, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam rangka mendukung pembangunan daerah,” kata dia. Menyinnggung Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, mantan Plt sekda itu juga mengajak seluruh warga KKSS menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani, serta tidak menjadi golongan putih (Golput). “Gunakanlah hak suara dengan baik. Pilihan boleh beda, dan ketentraman dan kedamaian mutlak dijaga, perbedaan sah-sah saja tapi jangan sampai memutuskan tali silaturrahmi serta tidak golput,”sarannya. (ham)

Pontianak Post

Rabu

19 September 2012

Sawah Jadi Lahan Sawit

HAMDAN/PONTIANAKPOST

PUSTAKA: Wabup Rubijanto bersama Ketua TP PKK Ny Erlina RN dan Kakan Perpusda Ny Yoana bersama anakanak. Mereka mengimbau agar anak rajin ke perpustakaan daerah.

Permendagri Atur Hibah dan Bansos MEMPAWAH- Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 32 tahun 2011 tentang tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sudah tidak bisa lagi diberikan secara instan. “Hibah dan bantuan sosial kini tidak bisa lagi diberikan begitu ada permohonan maupun permintaan. Prosesnya harus melalui serangkaian sesuai mekanisme yang diatur, baik untuk rumah ibadah, pondok pesantren, ormas, dan lain-lain,” jelaskan Ria Norsan Bupati Mempawah pada acara halal bihalal dan syukuran ulang tahun Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI). Dengan adanya peraturan baru itu, maka proposal harus masuk dulu agar bisadiproses.Setelahdinilaimemenuhi

syarat dan krateria, baru bias dibantu. “Dulu, begitu proposal maupun permohonan masuk dan diajukan ke Pemerintah kabupaten bisa langsung dapat duit,” ujar Norsan. Kini, harus dirincikan setahun dalam bentuk kegiatan apa saja yang dibuat dalam proposal agar bisa tercover dalam APBD. Kita maklumi, organisasi tidak mungkin bisa berjalan baik tanpa dukungan dana. Terkait Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 itu Bupati mengaku perlu mensosialisasikan aturan pemerintah pusat, agar tidak ada kesalahpahaman masyarakat kepada pemkab. “Jangan sampai salah menanggapi dan menafsirkan. Alasan Pemkab erintah tidak membantu. Kalau melanggar aturan ini, akan susah dan bisa-bisa berhubungan dengan hukum lantaran dinilai karena hal ini akan dianggap

melanggar hokum aturan yang ada,” sebutnya. Mmunculnya Permendagri Nomor 32 Tahun 2011, dilatar belakangi beberapa hal, yakni belum adanya aturan yang jelas dan tegas terhadap penyaluran belanja hibah dan bansos di daerah. Adanya variasi besaran belanja hibah dan bansos antara daerah satu dengan daerah lainnya. Hasil kajian dan rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan adanya permasalahan hukum terkait hibah dan bansos. “Melalui Permendagri Nomor 32 Tahun 2011, diharapkan akan tercipta tertib administrasi dalam penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban serta monitoring dan evaluasi pemberian hibah dan bantuan sosial,” tegasnya. (ham)

NGABANG—Perubahan fungsi lahan yang terjadi akhir -akhir ini ternyata sudah cukup mengkuatirkan banyak pihak. Lahan sawah yang dulunya cukup produktif ternyata saat ini sudah berubah menjadi lahan perkebunan kelapa sawit sehingga dengan adanya perubahan tersebut secara otomatis mengurangi daerah potensial produksi pertanian khususnya tanaman pangan. HaltersebutdikatakanolehJasmin salah satu tokoh masyarakat Jelimpo. Menurutnya, selain memberi dampak secara langsung terhadap perkembagan lahan potensi juga mempengaruhi daya produktivitas padi yang ada. “Inikan memang proses perkembangan jadi kalau memang untuk pembangunan itu mestinya ada yang di korbankan, “ kata Jasmin. Menurutnya, perlu juga di sadari bahwa perubahan tersebut juga memberikan efek terhadap perkembangan di sektor tanaman pangan khususnya padi. Ia bertanya mungkin sudah saatnya di pikirkan bersama tentang perubahan tersebut yang artinya kalaupun akan menanam kelapa sawit semestinya lahan sawah dapat di pertahankan. “Kita berharap kalau untuk lahan sawah itu harus di pertahankan artinya kalau kita mau menabam kelapa sawit ya pilihlah lahan yang lain kalau lahan sawah, inikan dapat kita kelola setiap musim tanam, “ harapnya. Ditempat berbeda, Yohanes salah satu warga Dusun Tebing Tinggi Sidas Kecamatan Sengah Tamila juga berpendapat bahwa peralihan fungsi lahan ini seharusnya dapat di cegah karena lama kelamaan lahan pertanian khususnya sawah akan semakin

berkurang dan menyebabkan produksi padi di Kabupaten Landak akan berkurang. “Memang kalau di lihat realita ini tidak bisa kita larang karenakan itu hak yang memiliki lahan artinya maunya bagaimana itu tergantung dari si pemilik lahan tetapikan yang kita harapkan ada peran serta dari masyarakat dalam menyukseskan program ketahanan pangan daerah, “ ungkapnya. Oleh karena itu seraya mengharapkan agar dukungan dari masyarakat terhadap upaya ketahanan pangan yang sedang di galakan oleh pemerintah daerah. Ia juga menyatakan, tingkat produksi padi di daerah ini tidak memenuhi target yang di tetapkan tentu yang kesulitan juga masyarakat. Tetapi kalau produksi padi didaerah Kabupaten dapat memenuhi target dan surplus maka kesejahteraan akan dapat di capai bukan hanya daerah tetapi juga masyarakat. “Intinya kalau lahan sawah yang kita miliki masih memiliki potensi kapan saja kita olahkan bisa tetapi kalau memang lahan tersebutsudahberubahfungsijadi perkebunan,apalagiyangakankita harapkan,dan ini semuakan perlu langkah antisifasi, “ ujarnya. Untuk itu dalam mengantisifasi kondisi ini di harapkan agar semua kalangan dapat menpertahankan kawasan lahan yang memiliki potensi khususnya sawah kalau bisa jangan sampai dialihfungsikan menjadi lahan kebun kelapa sawit. Kalaupun ada lebih baik garap lahan yang lain yang artinya bukan persawahan sehingga kedepan akan dapat memberiman keuntungan ganda yang otomatis akan mendukug peningkatan pendapatanmasyarakatitusendiri. (wan)

Imbau Ortu Bawa Anak ke Perpusda MEMPAWAH- Sebagai momentum peringatan hari kunjung perpustakaan yang jatuh pada 14 September dan sebagai wujud pencanangan bulan gemar membaca. Merupakan pelaksanaan program peningkatan minat dan budaya

baca yang dituangkan dalam bentuk lomba, sebagai upaya peningkatanminatbacadanbudayabaca bagiseluruhkalangan masyarakat ke perpustakaan. Selain untuk mengenalkan dan mendekatkan fungsi perpustakaan daerah kepada

anak-anak usia dini sehingga diharapkan dapat tercipta motivasi dan minat baca untuk rajin berjunjung ke perpustakaan. Demikian dikatakan Johana Sari Marginai S.Sos Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah usai pembukaan lomba

mewarna anak-anak TK sederajat kepada koran ini.Dijelaskan, kalau tujuan lomba mewarna itu sebagaiupayamengembangkan kreatifitas, imajinasi anak serta menyalurkan bakat seni anak. Selain melatih kemandirian anak dan tanggungjawab dalam mengerjakan sesuatu. “Sejak dini anak usia dini itu coba diberikan tanggungjawab. Mewarna gambar yang sudah ada sketsanya,” kata istri almarhum Drs H Sujoko M.Si itu.Diakui, kalau pihaknyasejak11Junihingga12Juli lalu mengadakan lomba penilaian perpustakaan desa/kelurahan se Kabupaten Mempawah. Hasilnya kata ibu berputra

tunggal itu Perpustakaan Desa Sejegi Mempawah Timur keluar sebagai juara pertama. “Tahun ini, Desa Mendalok Kecamatan Sui Kunyit dan Desa Parit Bugis ditetapkan sebagai juara terbaik kedua dan terbaik tiga pada lomba penilaian perpustakaan desa/Kelurhan se Kalbar,” terangnya. Menurut dia tahun 2013 pihaknya akan kembali mengadakan lomba yang lebih bervariasi, yakni pemilihan pemustaka Teladan dpada Perpusda, perpustakaan keliling dan rumah baca Sui Pinyuh, lomba berceritta bagi SD yang merupakan program rutin dari perpusnas/program. (ham)

Pontianak Post

Rabu

19 September 2012

ORASI

Jangan Pilih Koruptor MEMASUKI masa tenang Pilkada Gubernur serta Wakil Gubernur Kalbar yang juga bertepatan dengan perhelatan Pilkada Wali Kota serta Wakil Wali Kota Singkawang, Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kota Singkawang melakukan aksi moral pembagian sticker Jangan Pilih Pemimpin Koruptor di ruas Jalan Yos Sudarso Singkawang, Selasa, (18/09). Aksi moral yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB itu dihadiri beberapa pengurus serta anggota LAKI dan beberapa orang aktivis antikorupsi di Singkawang. Ketua LAKI Kota Singkawang, Muin, ketua LAKI Singkawang berorasi. Dia menekankan pada masyarakat yang mempunyai hak pilih untuk lebih cerdas memilah kandidat. Aksi lebih kurang lima belas menit itu cukup mendapat perhatian warga yang kebetulan melintas. “Kita harus cermat memilih pemimpin, jangan sampai beli tikus dalam karung,” kata Afui salah seorang warga. Hingga pukul 15:15 WIB, akhirnya aksi LAKI Kota Singkawang yang berjalan tertib dan damai ini pun membubarkan diri dengan sendirinya. (zrf)

SINGKAWANG

19

Coblos Lebih Sekali Dipidana SINGKAWANG-Komisi Pemilihan Umum Kota Singkawang mengingatkan kepada seluruh pemilih di Kota Singkawang untuk menggunakan hak pilihnya hanya satu kali. Bila lebih dari satu kali, maka akan dipidana. Ancaman itu, sudah tertuang dalam UU Pemilu. Bukan hanya itu, bila kartu pemilih digunakan orang lain untuk kepentingan memenangkan salah satu calon, KPU kembali mengingatkan ada sanksi hukumnya. “Kita ingatkan jangan sampai ada pemilih yang mencoblos lebih dari satu kali baik itu di satu TPS maupun TPS lainnya,” kata anggota KPU Singkawang, Ridwan kepada Pontianak Post, kemarin. Ridwan pun mengutip Pasal 117 ayat (3) dan (4).

“Ayat itu sudah sangat jelas sekali. Dimana ayat (3) disebutkan setiap orang yang pada waktu pemungutan suara dengan sengaja mengaku dirinya sebagai orang lain untuk menggunakan hak pilih, dan diancam dengan pidana penjara paling singkat 15 hari dan paling 60 hari dan/atau denda paling sedikit Rp100 ribu dan paling banyak satu juta rupiah. “Berikutnya, dalam ayat (4) disebutkan, setiap orang yang pada waktu pemungutan suara dengan sengaja memberikan hak suaranya lebih dari satu kali di satu atau lebih TPS, diancam dengan pidana penjara paling singkat satu bulan, dan paling lama empat bulan, dan/atau denda paling sedikit 200 ribu dan paling banyak 2 juta rupiah,” kata

Ridwan. Untuk itu, Ridwan minta kepada pemilih untuk tidak melawan hukum. “Kepada masyarakat untuk mengawasi jalannya pemilu Kota Singkawang. Bila menemukannya langsung melaporkan tindakan tersebut ke panwaslu,” kata Ridwan mengingatkan. Sebelumnya, sejumlah pihak mengingatkan agar Pilwako Singkawang haruslah benar-benar berlangsung jurdil. Sebab, ditenggarai, ada pemilih yang menggunakan hak pilihnya lebih dari satu demi kemenangan salah satu calon. “Kita sudah mendengar informasi kalau akan ada pemilih yang disuruh memilih lebih dari satu oleh tim sukses salah satu calon. Ini sangat berbahaya sekali,” kata seseorang yang menelpon kepada Pontianak

Post, kemarin. Selain itu, ada juga kartu pemilih digunakan oleh orang lain. Sebab, antara nama dan panggilan berbeda. “Untuk itu, seluruh saksi kita ingatkan agar melihat dengan cermat seluruh pemilih. Bila meragukan pemilih itu sendiri, maka segeralah minta untuk diperiksa identitas penunjang lainnya yakni KTP. Kita sangat khawatir sekali ada pemilih yang tidak hadir, kemudian kartu pemilihnya digunakan oleh seseorang demi kemenangan pasangan calonnya. Itu bisa dimungkinkan apalagi banyak yang tidak mengenal nama asli calon pemilih itu sendiri,” kata anggota DPRD Singkawang, Zainal Abidin HZ, dua hari lalu. (zrf)

SOLUSI

Penyandang Cacat PARA penyandang cacat mesti mendapat tempat di tengah masyarakat. Di berbagai sektor. Baik pendidikan, pekerjaan, social kemasyarakatan dan kesamaan perlakuan. “Jangan memandang sinis para penyandang cacat. Mereka juga manusia yang sama. Hanya saja kurang beruntuk secara fisik. Sebab itu, kita harus memperlakukan mereka sama dengan sesama kita yang lainnya,” ungkap Ketua LSM Gempar, Abang Amrullah. Dikatakan Abang, tidak sedikit justru penyandang cacat mampu member kontribusi bagi lingkungan dan kehidupan sekitarnya. Seperti seorang penyandang cacat kaki satu yang sering muncul di televisi. Bahkan telah menjadi ikon iklan sebuah produk minuman berenergi. Karena motiviasi yang kuat, mampu memberikan kehidupan bagi penyandang cacat lainnya. “Dengan motivasi dan kegigihan, mampu menjadi solusi. Menciptakan kaki palsu dan member secercah harapan kepada para penyandang cacat tanpa kaki,” katanya. Dunia bahkan dikatakan Abang mengakui eksistensi para penyandang cacat. Di kalender dunia, setiap tanggal 3 Desember menjadi momentum peringatan Hari Internasional Penyandang Cacat. Ini menunjukkan bahwa para penyandang cacat sama seperti manusia normal lainnya. Bahkan pengakuan itu hingga merambah berbagai bidang, termasuk olah raga. “MEndapat pengakuan dan tidak bias dipandang sebelah mata. Sudah banyak bukti bahwa kekurangan fisikbukanpenghalang.Banyakpenyandangcacatyang eksis dalam roda kehidupan,” tambah Abang. Sebab itu, selain masyarakat, pemerintah juga diharapkan terus meningkatkan perhatian kepada para penyandang cacat. Dengan menggiatkan berbagai program pengembangan dan pendampingan. (w@Nk)

BANDARA: Bappeda dan Dishub Provinsi bersama Walikota Singkawang Hasan Karman meninjau lokasi yang bakal dijadikan bandara Singkawang.

OZY /PONTIANAKPOST

Pemprov Tinjau Lokasi Bandara SINGKAWANG- Sebagai upaya mendorong percepatan pembangunan bandar udara di Singkawang. Pemerintah Provinsi melalui Bappeda, Dishub, BLHD Kalimantan Barat bersama Walikota Singkawang, Hasan Karman meninjau lokasi tempat dibangunnya Bandara di Kelurahan Pangmilang, Selasa (18/9). Kepala Bappeda Kalimantan Barat, Robert Nusanto menyebutkan kegiatan yang sekarang dilaksanakan, adalah bagian dari upaya mendorong percepatan pembangunan Bandara. Dimana sekarang ini “bola panas” terletak di tangan Pemerintah Kota Singkawang, yakni pembebasan lahan. “Lokasi pembangunan Bandara sudah

ada keputusan dari Kemenhub, jadi kalau sudah dikeluarkan (keputusan tersebut) artinya dilihat dari segi geografis memenuhi syarat. Jadi pemerintah pusat tinggal menunggu pembebasan lahan, kalau sudah clear dan clean dana pembangunan bandara sudah bisa diminta,” kata Robert Nusanto, ketika di lokasi pembangunan bandara Singkawang, di Kelurahan Pangmilang, Selasa (18/9). Sementara itu mengenai pekerjaan pemerintah provinsi, dikatakan Robert, adalah bagaimana mempercepat pengurusan AMDAL,dimanatelahdatangkankonsultan dari luar negeri. “Kemudian dari BLHD, ini dilakukan agar masalah AMDAL nantinya

cepat selesai,” katanya. Jika Pemkot telah menyediakan lahan (selesai melakukan pembebasan lahan) kemudian dari Pemprov mengenai AMDAL sudah beres. Tinggal mengajukan ke Pemerintah Pusat dengan pengantar dari Provinsi untuk memulai pembangunan Bandar Udara. “Kalau memang pembebasan lahan selesai tahun ini, dan dalam waktu perubahan APBN, bisa kita ajukan untuk mendapatkan dana jika masih ada,” katanya. Walikota Singkawang, Hasan Karman menyebutkan dalam upaya pembebasan lahan, Pemkot telah mengadakan per-

temuan dengan instansi terkait seperti BPN, kemudian pihak keluarga pemilik lahan. Tentunya dalam menyediakan lahan untuk bandara, pemkot akan melakukan negosiasi sesuai aturan agar tidak sampai ada dampak tidak baik. “Apa yang kita lakukan harus sesuai aturan, kita tidak bisa melangkahi aturan yang ada. Kita juga sudah duduk bersama dengan pemilik lahan,” katanya. Kepala Beppeda Singkawang, Sumastro menyebutkan upaya pembebasan lahan akan dilakukan secara terinci, sistematis dan koordinasi. “Kita tidak mau melakukan sesuatu tapi ada dampak negatifnya,” katanya. (fah)

Jadi Sentra Perkebunan Sawit BEBERAPA kecamatan di Kapuas Hulu berpoensi besar menjadi sentra perkebunan. Namun sayangnya, potensi ini belum digarap dengan maksimal. Namun beberapa waktu belakangan, beberapa investor menaruh minta besar terhadap beberapa daerah kecamatanuntukdibangunsebagai daerah perkebunan.

Tinggal tergantung pemkab menyikapi masuknya investor tersebut.Sebabbeberapakendala seringkali dihadapi oleh investor, hingga menyebabkan mereka urung menginvestasikan modal mereka.Beberapa kecamatan yang berpeluang untuk dilirik parainvestorantaranyaKecamatan Semitau, dan Seberuang.

Rata-rata para investor tersebut ingin membuka perkebunan sawit didaerah ini. Alasan dipilihnya dua kecamatan ini adalah jalur transportasi didaerah ini cukup lancar. Sehingga memudahkan mereka untuk melakukan survey, maupun mengolah daerah tersebut menjadi sentra perkebunan. (w@Nk)

SAMBAS

20

Pontianak Post

Rabu 19 September 2012

266 Calon Jamaah Haji Ikuti Manasik

Dua CJH Wafat, Dua Sakit, dan Satu Mutasi SAMBAS – Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sambas menggelar manasik haji bagi 266 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Sambas. Pelaksanaan manasik tersebut dipusatkan di Aula Asrama Haji Kabupaten Sambas, Selasa (18/9), dengan dihadiri Bupati Sambas Juliarti Djuhardi Alwi serta beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Sambas, para tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kepala Kemenag Kabupaten Sambas Mahmudi dalam sambutannya, mengatakan ada lima orang CJH yang tidak dapat mengikuti pemberangkatan dari Sambas. Alasannya lantaran dua di antaranya meninggal dunia, dua yang lainnya menderita sakit, dan satu orang lagi dimutasi keberangkatannya melalui Singkawang. Ditegaskan Mahmudi, HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST MANASIK HAJI: Bupati Sambas Juliarti Djuhardi Alwi saat memberikan sambutannya pada acara manasik sebelum dilaksanakan manasik haji bersama, Kemenag pada jauh-jauh hari haji, kemarin (18/9), di Aula Asrama Haji Kabupaten Sambas.

sudah melakukan manasik haji bagi jamaah tingkat kecamatan sebanyak enam kali di delapan zona Kabupaten Sambas. “Zona satu untuk wilayah Selakau dan Selakau Timur, zona dua: Pemangkat, Semparuk, dan Salatiga; zona tiga untuk Jawai dan Jawai Selatan; zona empat Tebas dan Tekarang; zona lima Sambas, Sebawi, dan Sejangkung,” ujarnya. Sedangkan untuk zona enam dilaksanakan di Kecamatan Subah, sementara zona tujuh di Kecamatan Teluk Keramat dan Galing, serta zona delapan Kecamatan Tangaran dan Paloh. “Kita juga mendapat kuota sebanyak satu orang calon jamaah haji yang merupakan pemberian dari pusat dan berdasarkan sistem online, pemberian kuota tambahan ini untuk lansia yang berasal dari Sambas yaitu Sahri bin Yasin berusia 89 tahun,” terangnya. Di tempat yang sama, Bupati Sambas Juliarti Djuhardi Alwi yang hadir pada

pembukaan manasik haji tersebut, meminta agar para CJH mempersiapkan fisik dan mental. Kepala daerah mengingatkan bahwa ibadah rukun Islam kelima ini, harus benar-benar dipersiapkan secara fisik dan mental. “Kita tahu bahwa ibadah haji membutuhkan tenaga yang secara fisik yang cukup banyak, dan kita berharap dapat berjalan aman dan lancar,” ujarnya. Untuk pelayanan CJH, kata Bupati, Pemkab telah menginstruksikan kepada tim kesehatan dan tim pembimbing haji, serta koordinator haji, untuk mengikuti para CJH selama menjalankan ibadah. Dalam hal ini, menurut dia, harus ditingkatkan koordinasi serta komunikasi, mengingat ramainya jumlah umat Islam yang menunaikan haji. “Saya minta petugas haji yang ditunjuk harus mengawasi setiap perkembangan kondisi jemaah, semoga  menjadi haji yang mabrur,” pesannya. (har)

Bupati Resmikan Jembatan Swadaya Masyarakat SAMBAS – Bupati Sambas Juliarti Djuhardi Alwi meresmikan jembatan komfosit swadaya masyarakat di Dusun Jawur, Kartiasa, Sambas, Selasa (18/9) lalu. Jembatan sepanjang 185 meter ini, merupakan hasil iuran masyarakat, di mana nantinyasisapekerjaanmasyarakatsepanjang100 meter tersebut akan dianggarakan pada APBD Tahun Anggaran 2013. “Semangat masyarakat Dusun Jawur, Desa Kartiasa,KecamatanSambas,membangunsecara swadaya patut diapresiasi, apalagi pengerjaan jembatan dilakukan dengan cara gotong royong,” puji Bupati pada acara persemian jembatan komfosit tersebut. Juliarti menilai bahwa semangat kebersamaan tersebut, sehingga jembatan komfosit melalui swadaya dapat terbangun. Untuk itu Bupati berjanji bahwa Pemkab akan mendukung pembangunan sisa jembatan yang belum terbangun ini. Ke depan, menurut dia, Pemkab akan mengusulkan kepada Bappeda agar teranggarkan pada APBD Tahun Anggaran 2013. Dalam acara yang dihadiri masyarakat Desa Kartiasa, Kepala Bappeda Sambas, Camat

Sambas, dan Ketua MABM Sambas tersebut, Bupati berharap agar tingkat gotong royong dan semangat kebersamaan seperti ini terus dibangun. Karena diyakini dia, dengan bekerjasama, apapun dapat dilakukan. Salah satunya, dimisalkan dia, pada pembangunan jembatan komfosit. “Atas nama Pemkab Sambas, saya memberikan apresiasi semangat gotong royong masyarakat. selain fisik, masyarakat juga bahu membahu mengumpulkan iuran, sehingga keinginan masyarakat untuk memiliki jembatan dapat terwujud. Sedangkan sisanya akan diperjuangkan Pemkab Sambas melalui dana APBD,” janjinya. Di tempat yang sama, Kades Kartiasa Edy Rahman, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan komfosit sepanjang 185 meter ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, tetapi masih belum selesai seutuhnya, lantaran masih ada sisa lebih kurang 100 meter yang belum dibangun. “Adanya bantuan Pemkab Sambas melalui APBD untuk menyelesaikan sisa jembatan, meru-

pakan motivasi bagi kami, warga Desa Kartiasa, khususnya Dusun Jawur,” ujar Edy. DijelaskanEdy,untukpembangunanjembatan komfosit sepanjang 185 meter tersebut, teranggarkan hingga Rp25 juta. Anggaran tersebut, menurut dia, berasal dari iuran masyarakat yang dikumpulkan secara rutin. “Alhamdulillah, berkat kerjasama dan bergotong royong, pembangunan jembatan komfosit di Dusun Jawur, Desa Kartiasa, dapat terbangun,” ungkapnya. Sementara itu, Feri, salah satu masyarakat Kartiasa yang hadir pada acara tersebut, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab atas bantuan yang akan dianggarakan melalui APBD Tahun Anggaran 2013 mendatang. Rencana ini, menurut dia, merupakan motivasi bagi warga di desa tersebut. “Meski bantuan Pemkab tidak bisa membangun (secara) keseluruhan, tetapi ini merupakan motivasi bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan infrastruktur yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (har)

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

PENGGUNTINGAN PITA: Bupati Juliarti Djuhardi Alwi dengan didampingi sejumlah pejabat melakukan pengguntingan pita, saat meresmikan jembatan komfosit swadaya masyarakat di Dusun Jawur, Kartiasa, Sambas, Selasa (18/9) lalu.

Pontianak Post dan Koramil Pemangkat Bangun Rumah PEMANGKAT – Pontianak Post bekerjasama dengan Koramil Pemangkat Kodim 1202 Singkawang, membangun rumah di Dusun Beringin, Penjajab, Pemangkat. Rumah yang dibangun merupakan milik warga RT 2 RW 5, pasutri Sulaiman (32) dan Diana (32). Mereka memiliki dua anak, Azura (11) dan Nurdin (4). Sebelumnya mereka hidup dalam rumah berukuan 4x6 meter, beratap rumbia, dengan dinding papan yang sudah reot dan berlubang. Dalam rumah yang telah menahun dihuni tersebut, mereka menghabiskan gelapnya malam.Keterbatasanekonomimembuat mereka tidak mampu merehab rumah secara total. Maklum, keluarga ini hanya mengharapkan penghasilan dari kepala keluarga, Nurdin, sebagai buruh gudang di Pelabuhan Penjajab. Sementara Diana hanya ibu rumah tangga yang mengurusi anak mereka. Untuk itu, dalam rangka Hari Ulang

Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI), Koramil Pemangkat Kodim 1202 Singkawang bekerjasama dengan Pontianak Post melakukan bangun rumah. “Ini merupakan kepedulian kita terhadap warga tidak mampu, sebagai wujud kado ulang tahun TNI bagi masyarakat Pemangkat,”ungkapDandimSingkawang 1202 melalui Danramil Pemangkat Kapten Inf Poli Irianto. Dalam pelaksanaan pembangunan rumah tersebut, nantinya seluruh bahan material dan pengerjaan rumah dipasok oleh Pontianak Post,KoramilPemangkat, beserta pihak Kecamatan Pemangkat Teh Makmun, yang mewakili Donatur Ajun. “Pasutri Sulaiman dan Diana akan dibangunkan rumah. Kita akan kerahkan pasukan dan tenaga yang ada membangun rumah pasutri ini,” jelas Danramil. Sementara itu, kasi Pelayanan Umum KecamatanPemangkat,yangjugmewakili donatur, Teh Makmun, mengungkapkan bahwa ini merupakan wujud kepedulian

ISTIMEWA

BANTUAN: Danramil Pemangkat Kapten Inf Poli Irianto, Kabiro Pontianak Post Sambas Hari Kurniathama, serta Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Pemangkat Teh Makmun, menyerahkan bantuan pembangunan rumah secara simbolis kepada pasutri Sulaiman dan Diana di Dusun Beringin, Penjajab, Pemangkat, kemarin.

merekaterhadapmasyarakatyangkurang mampu. “Dan ini merupakan sumbangan

pengusaha Pemangkat, Ajun, bekerjasama dengan Pontianak Post, Koramil Pemangkat,” ungkapnya. (*)

ketapang

Pontianak Post Rabu 19 September 2012

21

Geliat Program CSR Green Eagle Group di Kalimantan Barat

Dalam Situasi Apapun, Tetap Jalankan Tugas Berdayakan Masyarakat, Mendapat Sambutan Antusias

BALAI BEKUAK – Jabatan kepala desa (kades) tidak dihitung sejak Pilkades dilaksanakan. Tetapi, masa jabatan kepala desa dihitung dari saat dilakukan pelantikan. Hal tersebut ditegaskan Bupati Ketapang Henrikus. “Masa jabatan kepala desa adalah 6 tahun,” tegas Henrikus ketika melantik Yosef S sebagai Kepala Desa Kenanga, Simpang Hulu, Senin (17/9) sore lalu, di Gedung Pertemuan Kecamatan Simpang Hulu di Balai Bekuak. Henrikus menjelaskan bahwa dalam dua pekan terakhir ini, dia telah melantik 37 kades se-Ketapang. Usai melakukan pelantikan, Bupati menerangkan bahwa kehadiran rombongan SKPD pada masa tenang di Balai Berkuak, jangan sampai dianggap sebagai kampanye. Secara tegas Bupati menyebutkan bahwa kegiatan tersebut murni kegiatan pemerintahan. Dijelaskan dia, jika pelantikan kades harus menunggu usainya pelaksanaan Pemilukada Kalbar, tidak ada satupun yang bisa menjamin, ajang lima tahunan tersebut akan dilakukan dalam waktu singkat. Bupati khawatir ketika ajang Pemilukada berlangsung dalam dua putaran atau timbul permasalahan sampai ke Mahkamah Konstitusi (MK), menjadikan pelantikan kades akan semakin molor. Jika kondisi tersebut terjadi, menurut Bupati, tak dapat dipungkiri menyebabkan  tugas pemerintahan di tingkat desa bermasalah. Salah satunya, ditambahkan dia, pada pencairan ADD yang tinggal beberapa bulan lagi

harus dicairkan dalam pembiayaan pelayanan pemerintahan desa. Apa lagi, lanjut Bupati kembali, pada beberapa desa tidak menginginkan ADD dicairkan sebelum dilantik kades definitif. “Untuk kegiatan pemerintahan harus jalan dalam situasi apa pun. Jadi, untuk kegiatan pelantikan kepala desa sampai musik, bukan kegiatan kampanye,” ucap Bupati. Karena itu, adanya kunjungan kerja ke kecamatan dalam rangka pelantikan kades, menurutnya, tidak perlu dicurigai. Bahkan, Bupati mempersilakan untuk direkam dan panwas juga persilakan hadir melihat dan mendengar langsung dalam kegiatan kunjungan kerja kepala daerah. Dalam kesempatan tersebut Henrikus menekankan pelaksanaan pemilu dilakukan secara damai. Kades juga diminta untuk tidak berpartai politik. Maksudnya, menurut dia, agar para kades fokus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bupati berharap agar pemilu di tingkat desa terlaksana secara objektif. Selama dirinya menjadi Bupati, ia berharap data pelaksanaan pemilu dilakukan secara akurat dan tidak ternoda.

Hak-hak warga, diingatkan dia, harus dihargai, lantaran tidak amanah adalah dosa. “Kalau ada aparatur pemerintah yang melakukan kecurangan dalam pemilu, akan saya tindak,” tuturnya. Terkait dengan ADD, Bupati meminta agar pelaksanaannya dilakukan secara transparan, dipergunakan sebaik mungkin dengan menggunakan azas-azas terbuka, dapat dipertanggungjawabkan, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran dapat dipertanggungjawabkan. Bupati juga menekankan agar camat menjadi promotor dalam membangun kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pertanian. Camat diminta Bupati agar memberikan contoh bagaimana bertanam padi. Apalagi Bupati melihat banyak lahan tidur di Simpang Hulu. Dalam membangun Ketapang, Bupati menekankan bahwa tidak ada program mercusuar. Infrastruktur yang ada, menurutnya, dinormalkan. Setelah itu, ditambahkan dia, program yang dilakukan pemerintah di antaranya membuat masyarakat sejahtera. (Ser)

ISTIMEWA

BERFOTO BERSAMA: Bupati Ketapang Henrikus dan Ketua TP PKK Ketapang Ny Riniwati Henrikus berfoto bersama dengan kades Kenanga, Simpang Hulu, Yosef S, beserta istri, usai pelantikan Kades Kenanga, di Gedung Pertemuan Kecamatan Simpang Hulu, Senin (17/9) lalu.

ASHRI ISNAINI/PONTIANAK POST

BANTU WARGA: Region Head Green Eagle Group Kalimantan Barat, Ir M Sukri Kasim, menyerahkan material bangunan rumah ibadah di Dusun Sihit, Nanga Tayap, dalam Program CSR mereka beberapa waktu lalu.

KETAPANG – Menjadi salah satu perusahaan pekebunan kepala sawit internasional papan atas di Indonesia, membuat Green Eagle Group hingga sekarang terus membuktikan komitmennya mensejahterakan masyarakat. Terutama mereka yang berada di sekitar kebun wilayah operasional mereka seperti di Kabupaten Ketapang. Perusahaan perkebunan yang masih dalam tahap pengembangan ini, juga memiliki misi bertumbuh mencapai keunggulan, terpadu dalam produksi, ramah lingkungan, dan sejahterakan karyawan serta masyarakat. “Walaupun kita masih dalam tahap pengembangan sejak 2010 lalu, namun saat ini program corporate social responsibility (CSR) kita sudah merambah ke setiap desa dan dusun di sembilan kecamatan di Ketapang,” kata regional Head Green Eagle Group wilayah Kalimantan Barat, Ir M Sukri Kasim. Untuk bantuan beasiswa saja, kata dia, mereka tidak hanya

sebatas memberikan beasiswa bagi pelajar di tingkat SD, namun beasiswa juga diberikan bagi pelajar berpestasi hingga ke perguruan tinggi. “Usai menempuh studi diperguruan tinggi, sejumlah penerima beasiswa itu juga ada yang langsung kita terima menjadi pegawai di salah satu group perusahaan kita,” kata Sukri. Selain beasiswa, Green Eagle Group, menurut dia, juga telah memberikan sejumlah bantuan untuk pembangunan rumah adat, gereja, masjid, infrastruktur jalan akses antardesa dan dusun, pengobatan massal berkala, insentif guru honor, sumbangan buku pelajaran pertanian dan perikanan, juga jadi andalan dengan berikan bibit ikan serta bibit holtikultura. Sukri mengungkapkan bahwa dia secara aktif, kritis, dan antusias mendorong seluruh jajaran stafnya, membangun dengan tulus dan ikhlas, sembari belajar bersama dan mau memperbaiki diri. “Kami tidak ingin hanya kebun saja yang maju, namun warga setem-

pat harus lebih maju secara berkualitas,” kata Sukri. Salah satu contoh nyata yang telah dilakukan mereka dalam hal tingginya kepedulian bagi masyarakat setempat, seperti bantuan pembangunan rumah adat Dayak di Desa Kemuning, Matan Hilir Selatan, yang sedang dikerjakan bersama masyarakat saat ini. “Bukan sekedar fisik semata, tetapi Green Eagle Group sangat apresiatif pada nilai budaya itu sendiri, yang perlu didorong untuk membentuk karakter generasi muda yang kuat budayanya,” kata dia. Selain itu, diungkapkan Sukri bahwa hampir 95 persen pekerja di Green Eagle Group juga diserap dari warga sekitar kebun. Mereka rata-rata memperoleh income Rp2,5 juta perbulan, belum termasuk premi panen serta THR sesuai aturan dan tunjangan natura buat keluarga.  Ia menilai bahwa saat ini roda ekonomi di desa sudah mulai bergerak dinamis. Sesuai dengan arahan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keta-

pang dalam mendorong upaya percepatan ekonomi desa berbasis efektivitas program, yang memberi hasil memadai seperti harapan warga setempat. Belum lama ini, kata Sukri, Green Eagle Group juga telah membantu masyarakat dengan menggalakkan program penyediaan air bersih di Kecamatan Singkup, dan mendukung penuh kegiatan kepemudaan di bidang olahraga, dengan memiliki liga sepakbola di Desa Kelampai, Tumbang Titi. “Semua yang kami bangun barulah awal. Semoga ke depan lebih berkembang lagi,”  ucap Sukri, seraya mengaku semua Program CSR yang dilakukan itu merupakan salah satu bukti nyata besarnya kepedulian Green Eagle Group dalam bekontribusi untuk meningkatkan kualitas dan taraf kesejahteraan masyarakat, dan berharap ke depan, kerjasama dan silaturahmi antara Green Eagle Group dengan Pemkab Ketapang dan masyarakat sekitarnya dapat berjalan semakin baik. (ash/ser)

22 petuah

Perkemahan Kalbar di Sini PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara sudah menyiapkan lahan untuk Bumi Perkemahan yang representatif dan berdayaguna. Bahkan kelasnya bukan hanya untuk kabupaten ini saja, namun juga Kalbar. “Program pengadaan Bumi Perkemahan di KKU, merupakan salah satu program Bupati H Hildi Hamid yang peduli terhadap Gerakan Pramuka di KKU khususnya dan Kalbar pada umumnya,” ungkap ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kabupaten Kayong Utara, M Rawi Naim, didampingi sekretarisnya Wiryo Suralin di Lapangan Bhayangkara Sukadana, Jumat (14/9) lalu. Dalam mewujudkan Bumi M Rawi Naim Perkemahan yang representatif itu, diungkapkan dia bahwa saat ini sedang diusahakan pembebasan lahan. Selanjutnya, dia menambahkan bagaimana nantinya menempatkan pos anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana pendukungnya. Alam Kayong Utara ini, dikatakan dia, begitu indah, bahkan cukup lengkap dibanding kabupaten maupun kota lainnya di Kalbar. Di sini, menurut dia, terdapat Taman Nasional Gunung Palung yang memiliki bentangan pantai, pegunungan, danau alam, maupun padang rumput. “Aktivitas pramuka di Bumi Perkemahan nanti, juga dapat menjalankan program penjagaan lingkungan,” kupasnya. (mik)

lempok

Kecewa Gagal Dilantik BESOK, Kamis (20/9), akan digelar pemungutan suara Pemilihan Umum Langsung (Pemilu) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar. Akan tetapi Mulyadi, warga Desa Pelapis, Karimata, mengaku kecewa karena tak dilantik sebagai Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Karimata. “Saat saya datang di Balai Praja Sukadana, Jumat (14/9) lalu, untuk dilantik sebagai Panwasncam ditolak. Alasannya sudah ada orang dan Ketua Panwaslu KKU tak mau melantik saya,” kesalnya Padahal, menurut cerita dia, Camat Karimata Sukarman pernah meneleponnya untuk dilantik sebagai anggota Panwascam Karimata. Ia dipersilakan datang ke Balai Praja Sukadana pada 14 September lalu, untuk dilantik oleh Ketua Panwaslu Kabupaten Kayong Utara. “Sudah jauh-jauh datang ke Sukadana, rupanya tidak dilantik. Katanya surat rekomendasi tak ditandatangani, ya saya langsung balik,” kesalnya lagi. (mik)

kayong utara

Pontianak Post Rabu 19 September 2012

Habitat Rusa Kian Terdesak

M SURIMIK UNTUK PONTIANAK POST

SERAH BINGKISAN: Wakil Bupati Kayong Utara Muhammad Said Tihi memberikan bingkisan kepada salah seorang akseptor posyandu di Puskemas Siduk, Sukadana, beberapa waktu lalu.

SUKADANA – Sebelum ekspansi perusahaan perkebunan maupun aktivitas manusia yang menggeliat, Bumi Kayong Utara, baik daratan maupun kepulauan, menjadi habitat rusa dan kancil atau pelanduk. Namun, setelah perburuan demi pemenuhan protein hewani, akhirnya perikehidupan rusa Kayong terancam punah. “Kalau pendapat saya, rusa khas Kayong itu makin sedikit, bukan karena diburu, akan tetapi karena terdesak oleh aktivitas kita, manusia. Sebab, ketika musim panen maupun buahbuahan, jarang sekali ditemukan rusa di jual-jual di pinggir jalanan. Namun perburuan zaman dulu, hanya sebatas pemenuhan protein hewani seraya menunggu masa panen,” ungkap Muhammad Said Tihi, wakil Bupati Kayong Utara di ruang kerjanya, belum lama ini. Saat ini untuk perkilogram daging rusa dijual seharga Rp50 ribu. Sedangkan perkilogram daging sapi seharga Rp75 ribu. Maka lebih murah daging rusa dijual di pasaran dibanding sapi. Menjelang hari raya kea-

gamaan di Kayong Utara, bagi warga yang tidak bisa membeli daging sapi, biasanya membeli daging rusa. “Rusa sebenarnya bisa diternakkan, tapi warga di sini kurang minat menernakkan daging rusa. Karenanya kita berusaha memperkuat bantuan di budidaya peternakan sapi,” ucapnya. Salah seorang warga Teluk Melano, Simpang Hilir, Amru, menceritakan bagaimana beberapa tahun lalu, di kawasan Matan, masih banyak ditemukan rusa liar. Namun, ditambahkan dia, sejak perusahaan masuk, hampir tak bersisa komunitas rusa khas Kayong tersebut. “Dulu kalau tak punya daging sapi karena mahal, tinggal pesan, besoknya sudah ada warga yang membawakan daging rusa. Dalam perburuan tidak akan memburu induk dan anakanak, tapi yang jantan dan cukup umur. Supaya siklus kehidupan rusa di Kayong ini terjaga. Kita percayakan alam yang membudidayakan rusa itu. Namun saat ini, rusa-rusa kecil dan induk hampir punah sejak masuknya perkebunan. (mik)

Kependudukan Berdampak pada Ekpolsosbudhankam SUKADANA – Disadari atau tidak, permasalahan kependudukan akan mempunyai dampak serta membawa implikasi pada permasalahan ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan (ekpolsosbudhankam). “Perwujudan keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera, merupakan sendi kekuatan pembangunan nasional. Martabat dan harga diri bangsa dan negara terletak pada ketahanan masingmasing keluarga. Dengan kata lain, keluarga itu cermin kekuatan masyarakat suatu bangsa dan negara. Oleh karena itu penataan keluarga kecil,” ung-

kap Bupati Kayong Utara Hildi Hamid dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati (Wabup) Muhammad Said Tihi di Puskesmas Siduk, Sukadana, beberapa waktu lalu. Dikatakannya, pendidikan, pengetahuan, wawasan, dan kesehatan sangat mempengaruhi pola pikir masyarakat, dalam mengatur dan membina rumah tangga. Diharapkan Bupati, dengan pengetahuan masyarakat di bidang KB, dapat menjadi modal pemahaman dalam menggunakan alat kontrasepsi dan dapat menjaga jarak kehamilan, serta penundaan kehamilan. “Kita menyadari, masih banyaknya

kelompok masyarakat yang belum memahami secara benar daripada ber-KB,” kupasnya. Tentu saja, sambungnya, hal ini perlu mendapat perhatian bersama. Pasalnya, ditambahkan dia, kelompok tersebut berpotensi menyebabkan tingginya angka kehamilan yang tidak diinginkan, sehingga dapat membawa dampak pada terjadinya aborsi, yang berujung pada terjadinya kematian ibu karena kehamilan maupun persalinan. “Keluarga adalah pondasi utama dalam mendidik dan membina sumber daya manusia. Untuk itu, peningkatan pengetahuan dan wawasan masyarakat

perlu perhatian. Harapannya agar masyarakat sadar akan pentingnya KB-Kes,” tuturnya. Ia juga berpesan, terutama bagi pasangan usia subur, agar jangan lupa mengatur jarak kelahiran dengan memakai alat kontrasepsi. Sedangkan bagi ibu hamil diingatkan agar jangan lupa memeriksakan kehamilan minimal 4 kali. “Dalam pertolongan persalinan sebaiknya didampingi tenaga kesehatan, demikian pula menimbang bayi dan balita (bawah usia lima tahun), lalukan setiap bulan di posyandu (pos pelayanan terpadu). Kemudian memberikan

imunisasi lengkap ke bayinya, sehingga apabila perilaku ini diterapkan akan membantu untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi,” sarannya. Program KB, dijelaskan dia, di samping mengendalikan jumlah penduduk, juga mengajak kepala keluarga bersama-sama dalam gerakan pembangunan menuju Indonesia Sehat 2015. “Saya berharap kepada penyelenggara dan peserta program KB agar bersungguh-sungguh dan bertanggungjawab. Alasannya yang diperlukan saat ini bukan unjuk rasa tetapi unjuk karya,” pesannya. (mik)

Pontianak Post

SANGGAU

Rabu 19 September 2012

23

356 Polisi Amankan Pilkada PUTUSSIBAU – Paska oprasi Mantap Paraja, 356 anggota kepolisian diterjunkan guna mengamankan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat tahun 2012 di Kabupaten Kapuas Hulu. “Dari Polres Kapuas Hulu kita terjunkan 143 anggota, namun secara keseluruhan dilapangan setelah digabung dengan Polsek, total seluruh anggota ada 356 orang,” kata

Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Dhani Kristianto SIK. Seluruh anggota yang diterjunkan akan mengamankan 788 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kabupaten Kapuas Hulu. Dalam pengamanan tersebut telah ditetapkan kedalam beberapa kategori pengamanan yang disesuaikan dengan tahap kerawanan. Pertama, kategori aman yang telah

ditetapkan pada 168 TPS dan akan menerapkan pola pam 1 polisi 4 TPS dan 8 linmas. Kedua, kategori rawan satu yang telah ditetapkan pada 300 TPS dan akan menerapkan pola pam 1 polisi 3 TPS dan 6 linmas. Ketiga, kategori rawan dua yang telah ditetapkan pada 236 TPS dan akan menerapkan pola pam 1 polisi 2 TPS dan 4 linmas. Keempat, kat-

egori rawan tiga yang telah ditetapkan pada 84 TPS dan akan menerapkan pola pam 1 polisi 1 TPS dan 2 linmas. “Desa Hulu Kapuas sendiri masuk kategori rawan tiga, kenapa rawan tiga karena ini pertimbangannya adalah faktor geografis. Di kawasan ini sangat susuah dijangkau dan rawan,” jelas Dhani. Kepada selur uh anggota yang diterjukan Dhani

menghimbau agar dapat bersosialisasi dan berkordinasi dengan penyelenggara sekitar tempat oprasi yang telah ditentukan. Disamping itu, Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk cerdas dalam melakukan pemilihan.

Sambungan dari halaman 17

melalui pemeriksaan yang dilakukan oleh pejabat imigrasi di tempat pemeriksaan. Masing-masing dari ke empat perempuan yang akan dikirim ke Malaysia tanpa melalui pemeriksaan keimigrasian tersebut yakni Mariati (35), Baiq Enti Sukmasari (24), Aminah (35) dan Saptiwati (32). Empat orang ini rencananya akan dipekerjakan ke Malaysia sebagai pembantu rumah tangga. Namun, tak satu pun memiliki dokumen resmi bahkan paspor

saja tidak dikantongi. Untuk melakukan penyelidikan yang lebih lanjut empat perempuan asal Jawa barat ini dan supir yang mengantar mereka ke Malaysia akan kita serahkan ke pihak berwajib hari ini juga, usai dilakukan pemeriksaan oleh pihak imigrasi. Salah satu PRT yang coba di selundupkan ke Malaysia Mariati mengatakan bahwa dia dijanjikan bekerja di Malaysia. “Saya dijanjikan ke Malaysia tepatnya di Miri. Namun paspor dan dokumen akan dibuatkan oleh agen.dan

nama agen tersebut saya tidak tahu,” ungkapnya di hadapan petugas. Diteruskannya, sebelum berangkat ke Kalimantan untuk bekerja ke Malaysia saya dikenalkan dengan Eli, dari Eli tersebutlah saya dijanjikan pekerjaan di Malaysia. “Kalau minat besok kamu berangkat, semua akomodasi ditanggung oleh Eli tersebut, bahkan sebelum berangkat sudah foto buat pasport hanya tidak dikantor Imigrasi,” jelasnya. Dilanjutkan Mariati, dia merasa kaget ketika diamankan oleh pihak Imigrasi

ketika akan melintas ke Malaysia. Ketika ditanya paspor, kami tidak bisa menunjukan kepada petugas, dan sebelum berangkat supir sudah berpesan agar tidak membawa tas pakaian. ‘’Kalau bawa tas petugas akan curiga,’’ ungkap Mariati. Sampai berita ini diturunkan petugas Imigrasi masih mendalami kasus tersebut guna menungkap jaringan Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) antar pulau yang selama ini sulit dideteksi. (ags)

Jadi Tersangka, YN Dinonaktifkan Sambungan dari halaman 17

P u t u s a n p e n g a d i l a n­ m e n j­ a d i penentu. “Kita tunggu putusan pengadilan nanti. Hasil putusan itulah menjadi pertimbangan kita memberikan sangsi, apakah ringan, sedang, berat.. Untuk sementara cukup di-

nonaktifkan saja,” kata Zulkifli. Yosep Nikolas ditangkap jajaran Polres Sintang beserta tiga rekannya, masing-masing Semau Simanjuntak, 42, warga jalan Tengku Umar Sintang, Rosnawati, 25, warga Dusun Karang Anyar Desa Lebak Ubah Kecamatan Sungai Tebelian dan Siti Rafe’ah,

30, warga Jalan Imam Bonjol Kelurahan Tanjung Puri Sintang, Minggu (2/9) ketika asik bermain judi kartu di salah satu rumah kawasan Gang Sahbudin, Jalan Tengku Umar, RT 1 RW 1, Dusun Baning Hilir Kelurahan Baning. Kapolres Sintang AKBP Oktavianus Marthin menga-

takan bahwa dalam waktu dekat berkas keempat tersangka akan dilimpahkan kepada pihak kejaksaan. “Keempatnya sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Bukti ada, saksi ada. Kalau berkas sudah cukup, akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan,” katanya. (stm)

berdampak pada keturunan. Dengan kapasitas debu yang cukup banyak, dan dihirup setiap saat oleh warga Sanggau jelas menimbulkan keprihatinan.Cornelis dengan tegas meminta kepada kontraktor agar memperhatikan masalah tersebut. Ia juga meminta agar kontraktor untuk menyediakan kendaraan tanki untuk menyiram jalan tersebut setiap hari.“Beli mobil untuk menyiram debunya. Masa untuk beli satu mobil saja kontraktor tidak mampu, kan nanti juga bisa digunakan lagi, tidak hanya untuk sekali proyek saja,” ujarnya. Supaya Lancar Pengerjaan proyek peningkatan jalan mulai dari Tayan, Sosok dan Simpang Tanjung sampai Kota Sanggau dipastikan akan membawa perubahan daerah secara signifikan. Demikian ditegaskan Wakil Bupati Sanggau, Paolus

Hadi saat menghadiri acara launching pengerjaan proyek multiyears tersebut di Kecamatan Batang Tarang, Senin (17/9) kemarin. Menurutnya, Kabupaten Sanggau mempunyai posisi strategis dari berbagai sisi diantaranya secara geografis terletak di tengah propinsi Kalimantan Barat dan terletak pada jalur lalu lintas sektor timur menuju kabupaten wilayah timur. Kemudian, Sanggau juga berada pada jalur Sungai Kapuas, yang termasuk sungai terpanjang di Indonesia. Dan terletak pada jalur trans kalimantan. “Posisi kita juga terletak pada jalur trans borneo (Sarawak dan Brunai), kemudian berbatasan langsung dengan Malaysia bagian timur. Dan disana kita sudah memiliki Pos Penjagaan Lintas Batas (PPLB) Entikong sebagai pintu keluar masuk jalur darat resmi pertama di Indonesia untuk orang dan barang,” ujarnya. Ruas jalan Tayan, Sosok dan

Sp Tanjung di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten merupakan jalan arteri primer, sehingga mempunyai peran yang sangat penting dalam menunjang pengembangan wilayah dan daerah serta kegiatan ekonomi baik kabupaten, Kalimantan Barat regional pulau Kalimantan dan antar negara menuju negara Malaysia. Pemerintah kabupaten melalui RTRW melakukan strategi penataan ruang dengan merencanakan pengembangan pusat kegiatan yang terhubungkan dengan sistem jaringan transportasi yang terpadu serta pengembangan sarana dan prasarana pendukungnya. “Melakukan sinergisitas dengan RTRW propinsi yang bisa ditempuh dengan meningkatkan sistem sarana dan prasarana transportasi darat agar lebih meningkatkan kelancaran proses koleksi dan distribusi barang dan jasa,” katanya.Ruas jalan Tayan,

Sosok dan Sp Tanjung merupakan salah satu segmen ruas jalan penghubung Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) Entikong-Indonesia, penghubung pusat kegiatan wilayah (Sanggau-Pontianak), dan Penghubung Pusat Kegiatan Lokal (Tayan-Sanggau). “Kita harapkan pengerjaannya bisa terealisasi lebih cepat, sehingga perkembangan daerah juga bisa lebih cepat,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sanggau, Yohanes Anselmus, Selasa (18/9) kemarin berpendapat bahwa pengerjaan tersebut mudahmudahan bisa berjalan lancar dan cepat, sehingga bisa digunakan oleh masyarakat. Apalagi kondisi arus jalan yang padat dan membutuhkan perbaikan segera. “Kalau jalan sudah baik, masyarakat juga enak mau jalan. Dan yang paling penting, transportasi lancar dan perekonomian bisa lebih berkembang,” ujarnya. (sgg)

Menjadi Menu Spesial Saat Subuh Keliling Sambungan dari halaman 17

memasukkan beras ketan dan santan ke dalam potongan bambu. Hidayah mengatakan, ratarata ibu-ibu di kampong tersebut ikut andil saat memasak lemang tersebut, namun karena kesibukan rumah tangga masing-masing, mereka dating silih berganti. Dibantu Ahmad Salim (67), suami dari Hidayah, yangmengumpulkan potongan kayu untuk membuat api bakaran, serta sandaran kayu dimana batangan bambu akan disusun mengelili api, hingga ketan didalamnya masak. “Sebelum dimasukkan ketan, didalam bambu dilapisi daun pisang, sehingga saat bambu dibelah, ketan yang telah masak dibalut daun pisang. Cara penyajiannya, tinggal dipotong-potong,” jelas Fatmah, salah satu warga. Memasak lemang, memang memerlukan waktu yang lama dan sedikit rumit. Tetapi, rasa ketan yang dipanggang dengan bara api dan bambu sebagai wadahnya, menghasilkan cita rasa legit yang berbeda, ketimbang dipanggang menggunakan kompor atau gas. Selesai memasukkan ketan ke dalam bambu, api panggang pun disiapkan. Kayu api dibiarkan membara terlebih dahulu sebelum bambu-bambu di susun mengelilinginya. Setelah api siap, bambu pun disusun. Gemeretak suara bambu, terkena panas api sesekali terdengar. “Sekarang ditunggu hingga masak. Waktunya sekitar empat hingga lima jam,” tambah Hidayah.

Waktu yang cukup lama tersebut, tak menjadi kendala buat para perempuan tersebut. Usai menjalankan sholat Dzuhur mereka kembali berkumpul mengawasi bambubambu yang dipanggang. Ayu Mujibah dan Haniah, dua ibu-ibu yang ikut membantu membakar lemang untuk kegiatan suling, memutar-mutar posisi bambu agar matang dengan merata. Sementara itu, makan siang pun disiapkan. Tikar anyaman pandan dibentang dibawah rindahnya pohon rambai. Ceret plastik berisi air es, kobokan dan piring-piring tersusun rapi berjajar. Sambal udang cabai rawit, tumis ikan serta ikan asin menjadi menu mereka. Sederhana, namun karena kebersamaan, makanan tersebut menjadi sangat nikmat. Sesekali mereka mengusap keringat yang menggulir di kening masing-masing. Tawa dan canda meningkahi suapan demi suapan yang lahap. Topiknya bermacammacam. Dari isi pasar Simpang Tiga, sebuah pasar tradisional yang letaknya tak jauh dari kediaman mereka, hingga kandidat calon Gubernur Kalimantan Barat. Tak hanya itu, topic internasional pun juga terselip diantara perbincangan ibu-ibu yang rata-rata berprofesi sebagai ibu rumah tangga tersebut. “Soal film yang menghina Islam itu lho. Kok ada ya yang mau bikin film seperti itu,” jelas Hidayah. Hidayah sendiri, berprofesi sebagai kepala sekolah di sebuah taman kanak-kanak

dengan sesama masyarakat, yang telah lebih awal ber-KB. Ia pun menyebut jika KB pria tidak populer seperti KB untuk kaum wanita. Beni sendiri tidak dapat mengetahui alasannya. Namun hal

tersebut diyakini lumrah terjadi di masyarakat. “Itu kondisi yang saya rasakan. Apalagi saya baru dalam berumah tangga,” katanya. Kendati demikian, Beni menyatakan, program KB akan diikuti. Lantaran dinilai penting dalam perencanaan

untuk kehidupan rumah tangga. Hanya saja penggalakan program KB dipandang masih minim sosialisasi. “Saya juga tidak tahu, kalau memang ada disosialisasikan. Tapi selama ini saya belum pernah ikut atau diajak,” kata dia. (stm)

Besok, Pegawai Libur Sambungan dari halaman 24

beralokasi kerja mencakup kepentingan masyarakat luas seperti rumah sakit, kantor pelayanan pajak, beacukai dan dan unit pelayanan lain-

nya yang sejenis, kiranya dapat mengatur penugasan pegawai negeri sipil di lingkungan masing-masing agar tetap dapat menggunakan hak pilihnya. “Pelaksanaan hari yang

diliburkan pada 20 September 2012 dimaksud tidak mengurangi hak cuti tahunan pegawai sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan yang berlaku,” papar Aput. (nie)

PTPN XIII Pilih Jalan Mediasi Sambungan dari halaman 24

Seperti diberitakan, (Pontianak Post 18/9) PTPN XIII di Nanga Jetak Kecamatan Dedai Sintang didemo warga Dusun Batu Landung, Senin (17/9). Ratusan massa yang datang itu menuntut PTPN XIII segera menyelesaikan persengketaan lahan antara PTPN XIII dan warga Dait. Demo itu juga diwarnai aksi anarkis dengan pengrusakan kantor PTPN

XIII oleh massa. Pendemo dalam aksinya membentangkan spanduk berisi tuntutan kepada PTPN XIII, mereka bergerak secara spontan. Gerakan tersebut karena masyarakat Batu Landung merasa menjadi korban, akibat sengketa antara warga Dait dengan PTPN XIII, yang tidak kunjung selesai. Pendemo sendiri sebagian besar merupakan buruh noreh di kebun karet milik PTPN XIII

tersebut. Jalan masuk kebun Karet di lahan sengketa dipagari warga Dait. Langkah itu membuat warga Batu Landung merasa sangat dirugikan karena jalan tersebut juga merupakan akses menuju kampung mereka. Meskipun masih bisa dilalui sepeda motor, tapi jika mobil tidak dapat melintas, seperti untuk pengangkutan material bangunan proyek sekolah. (stm)

Bayi Tanpa Tangan dan Kaki

Disuruh Siram Jalan Sambungan dari halaman 17

sampai dengan penyerahannya mendatang. Kalau ada isu-isu yang memprofokasi berbentuk sms atau sebagainya, jangan tanggapi dengan persepsi yang salah sehingga menganggu kamtibmas Kabupaten Kapuas Hulu,”ingatnya. (w@NK)

Ber-KB Masih Minim Sambungan dari halaman 24

Gagalkan Trafficking

Apabila melihat dan merasakan sendiri terhadap segala bentuk kecurangan, sesegera mungkin sampaikan ke anggota kepolisian setempat. “Laksanakanlah pemilihan sesuai dengan hati nurani, kita juga harus jaga keamanan dalam tahapan pemilu ini

milik yayasan Islam, yang dikelola oleh masyarakat keturunan Arab di Indonesia.  Diamenginformasikanbahwa film tersebut tak bisa lagi diunduh karena pemerintah telah meminta agar diblokir. Hidayah sendiri mengetahui pemblokiran situs tersebut dari anak-anaknya. Jika dilihat dari segi usia, semua yang membantu membakar lemang, rata-rata berusia diatas 40 tahun. Hidayah mengatakan, di kampung tersebut, perempuan-perempuan yang berusia lebih muda, sudah mempunyai karir dan kerap terikat dengan kegiatan rumah tangga.  Diperkirakan, jika generasi ini tak lagi ada, mungkin kegiatan membakar lemang bergotong royong tak lagi ada. Hidayah berharap, tradisi kekeluargaan ini bisa diteruskan di kalangan warga setempat. Kampung Arab sendiri berpenduduk sekitar 350 jiwa. Rata-rata angkatan muda, keluar dari kampung untuk kuliah di luar Ketapang. Sisanya merupakan pekerja domestic di Ketapang. Tak jarang, anak para penghuni rumah di kawasan tersebut, tak lagi tinggal di kampong. “Warga yang perempuan ikut suami, sedangkan yang laki-laki punya kediaman sendiri. Tersisa para orangtua saja,” ujarnya. Suasana kampong sangat ramai ketika musim liburan sekolah atau menjelang hari Raya. Setiap sore, anak-anak akan bercengkerama diteras depan rumah mereka. Tak jarang, jika air Sungai Pawan pasang, tua dan muda, asyik menceburkan diri di sungai.

Hal-hal ini yang membuat warga kampung, selalu ingin kembali, walau telah meninggalkan kampung puluhan tahun lamanya.  Sore harinya, anak-anak usia SD akan bermain kasti atau galah kepung di tengah kampong, yang mempunyai halaman cukup luas. Kampung Arab Ketapang, merupakan satu-satunya wilayah komunitas di Kalimantan Barat, yang benar-benar berbentuk perkampungan. Masing-masing rumah, tidak berpagar, dan letaknya berdekatan. Pohon-pohon buah berada di pekarangan beberapa warga, tak jarang jika panen, buahnya disantap bersama. Lima atau sepuluh tahun kedepan, anak-anak usia SD tersebut, akan mengingat masa-masa bermain di tengah kampong atau mandi di tepi sungai sebagai memori masa kecil semata. Dua atau tiga rumah di kampong tersebut, bahkan dibiarkan kosong dan rusak. Rata-rata arsitekturnya merupakan peninggalan jaman kerajaan Martapura. Pada era penjajahan Belanda, Kampung Arab distrik Swapraja van Matan. Tidak ada literature resmi mengenai asal usul terbentuknya kampong keturunan Arab tersebut. Cerita yang ada, hanya berdasarkan penuturan para orangtua kepada anaknya. Kegiatan gotong royong masyarakat kampong Arab, hanya contoh kecil di kabupaten Ketapang. Sebagai salah satu komunitas etnis di Ketapang, rasanya sayang jika nilai-nilai budaya tersebut harus hilang karena moderenitas. **

Sambungan dari halaman 17

menerima kenyataan tersebut. “Kita tetap pasrah saja kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kamipun sebagai orangtuanya akan tetap merawat Untung sampai dia dewasa kelak,” kata ayah Untung, Adrianus Siani. Kepala Dusun (Kadus) Tonang ini berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak supaya bisa memberikan bantuan untuk keperluan bayi tersebut. “Apapun bantuan yang akan kami terima nantinya untuk keperluan bayi tersebut, tetap kami terima. Tapi kami memang tidak mengharapkan itu. Namun, jika ada uluran tangan dari Pemerintah, saya tetap mengucapkan terimakasih,” ungkapnya. Ia sendiri mengakui memang sering bermimpi sebelum bayi tersebut lahir dimuka bumi. Namun, mimpi tersebut tetap dikembalikannya kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Kita tetap percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Meskipun anak kami terlahir dengan cacat, ini merupakan satu anugrah bagi kami selaku orangtuanya. Mungkin Tuhan sudah percaya dengan kami untuk memeliharanya,” kata Adrianus. Jenguk Bayi Bupati Kabupaten Landak Adrianus Asia Sidot bersama Ketua TP PKK Landak, Ny.

Maria Bernadetha Adrianus, Selasa (18/9) kemarin menjenguk bayi yang terlahir dalam keadaan cacat tanpa kedua lengan dan kedua kaki di Dusun Tonang Desa Tonang Kecamatan Sengah Temila. Selain Bupati dan Ketua TP PKK Landak, tampak juga hadir menjenguk, Kepala Dinas Kesehatan Landak, Magdalena Nurainy Sitinjak. Bupatipun sempat berbincang-bincang dengan kedua orangtua bayi yang diberi nama Untung tersebut. Tidak hanya itu saja, orang nomor satu di Landak inipun sempat menggendong Untung dan memberikan bantuan berupa uang untuk membeli keperluan bayi tersebut. Usai menjenguk bayi tersebut, Bupati mengakui bahwa kondisi bayi tersebut memang sehat. “Hanya saja memang cacat, tidak mempunyai kedua lengan dan kedua kaki. Demikian juga dari riwayat kehamilan ibu kandungnya memang tidak ada kelainan,” ujar Bupati. Selain itupun kata Bupati, saat mengandung, ibu dari bayi tersebut tidak mengkonsumsi obat-obat seperti obat kontrasepsi atau obat lainnya. “Hanya memang baru diketahui bahwa ibu bayi tersebut hamil ketika usia kehamilnya berumur 4 minggu. Kemudian, iapun memeriksakan kehamilannya secara rutin ke

bidan. Tapi posisi bayi tersebut memang sunsang dan disarankan untuk di OSG. Tapi tidak dilakukan kedua orangtuanya,” terang Bupati. Ditanya permintaan bantuan dari Pemerintah yang diharapkan kedua orangtua Untung, ia mengatakan untuk saat ini bantuan memang belum ada. “Kecuali kalau nanti ada tindakan medis yang perlu dilakukan untuk si bayi itu. Mungkin ke depannya ada bantuan untuk anak-anak cacat dari Dinas Sosial Landak,” terangnya, serayapun berharap ada donator-donatur lain yang prihatin dengan kondisi bayi tersebut dan bisa menyalurkan bantuannya. “Sayapun berharap mudahmudahan ada pihak yang tertarik untuk meneliti kelahiran bayi tersebut. Pihak-pihak tersebut seperti dari Fakultas Kedokteran atau dari lembaga-lembaga yang berminat untuk menelitinya, sehingga apa yang menyebabkan bayi itu lahir dengan cacat,” katanya. Lagipula kata Bupati, disekitar rumah kedua orangtua bayi tersebut tidak ada aktivitas PETI, sehingga air gunung yang dikonsumsi tidak mengandung mercury. “Kecuali mungkin makanan lain yang dikonsumsi dan tercemar oleh mercury. Makanan tersebut bisa saja ketika ibunya pergi ke daerah lain yang memang sudah tercemar mercury,” kata Bupati. (wan)

katanya. Ia juga berpesan agar pada Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur kalimantan Barat, para anggota BKMT dapat memberikan hak suaranya sesuai dengan hati nurani masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap proses demokrasi di Kalbar. Bupati Sanggau, Setiman H. Sudin melihat sisi Halal Bi Halal bukan saja hanya silaturahmi, tetapi lebih luas lagi untuk meningkatan ketaqwaan kepada sang pencipta. Silaturahmi dimaksudkan sebuah

pertemuan yang benar-benar memberikan arti yang sangat besar, yakni mendapatkan masukan dari orang lain. “Banyak nilai yang dapat diambil dari pelaksanaan silaturahmi seperti Halal Bi Halal. Namun bagi saya yang terpenting adalah bagaimana agar BKMT yang ada di Sanggau juga bisa berkembang secara baik dan dapat membantu masyarakat. Sehingga BKMT benar-benar bermanfaat dalam lingkungan sosial kemasyarakatan,” harapnya. (sgg)

BKMT Sanggau Sambungan dari halaman 17

BKMT Se-Kabupaten Sanggau bisa dijadikan motivasi dalam membangun BKMT di kabupaten Sanggau. “Selaku dewan pengurus merasa senang atas kebersamaan ini dengan harapan kedepan agar seluruh anggota BKMT cerdas, baik mental maupun spritual serta bidang lainnya, sehingga kita msmpu menjadi insan yang mampu dan cermat dalam membina keluarga serta mampu memilih kebutuhan keluarga,”

Untuk Kemanusiaan Sambungan dari halaman 17

Orang pertama, Hj Erlina, ikut serta dalam pelaksanaan donor darah. Dimana donor darah yang diikutinya merupakan pengalaman pertama yang tidak akan terlupakan. “Kejati Kalbar tempat saya bekerja Ini, sering ikut donor darah. Namun saat akan melakukan mendonor, HB saya rendah dan tidak diperboleh. Alhamdullilah, hari ini HB normal, sehingga bisa menyumbangkan sekantong darah untuk PMI,” senyum

Erlina. Walupun baru kali pertama, Erlina tidak terlihat ada perasaan takut. Sebab, memang sejak dulu akunya ingin menjadi pendonor. “Darah yang keluarkan itu memberikan manfaat besar karena dapat meningkatkan kesehatan tubuh,” nilainya. Dia berharap, golongan darah A, dapat bermanfaat dalam membantu menyelamatkan nyawa orang. Wajar saja, Ketua TP PKK itu mengajak seluruh element masyarakat agar mau jadi pendonor darah. Karena donor darah merupa-

kan perbuatan yang mulia bagi kemanusiaan dalam membantu orang lain yang membutuhkan pertolongan. “Melalui kegiatan donor darah ini, berharap dapat meningkatkan nilai sosial kemanusiaan. Melestarikan semangat kesetiakawanan sosial terhadap sesama. Semoga kegiatan donor darah dapat digalakkan secara rutin dalam rangka membantu Palang Merah Indonesia (PMI), memenuhi ketersediaan darah bagi mereka yang membutuhkan,” nilainya. (ham)

PRO-KALBAR 24

Rabu 19 September 2012

Pontianak Post

SEKADAU

Besok, Pegawai Libur PEMERINTAH Kabupaten Sekadau melalui surat edaran Kantor Kepegawaian Daerah (KKD) terkait dengan Pelgub 2012, secara resmi mengumumkan bahwa Kamis, 20 September 2012 seluruh pegawai negeri di lingkungan Pemkab Sekadau diliburkan. Pengumuman resmi mengenai hari yang diliburkan guna melaksanakan pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Barat pada 20 September ini, disampaikan langsung oleh Kepala KKD Sekadau Markus Aron Aput, M Aron Aput di kantor Bupati Sekadau, Selasa (18/9), kemarin. Dijelaskan Aput, nama panggilan akrabnya, penetapan sebagai hari yang diliburkan guna melaksanakan pemungutan suara pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) di Provinsi Kalbar tahun 2012. Ini mengacu pada penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalbar nomor: 06/kpts/ KPUPROV/019/2012. “Juga ada surat edaran Gubernur Kalbar No: 800/1337/BKD-D, tertanggal 12 September 2012 tentang penetapan hari yang diliburkan pada pemungutan suara Pemilukada di Provinsi Kalbar tahun 2012,” ucap dia. Diejelaskan Aput, terkait dengan itu, maka unit kerja atau satuan organisasi yang berfungsi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang

PTPN XIII Pilih Jalan Mediasi Tidak Ada yang Diamankan SINTANG--Kapolres Sintang AKBP Marthin Oktavianus, Selasa (18/9) mengatakan, tidak ada pendemo yang ditahan terkait aksi berujung pengrusakan kemarin di PTPN XIII Nanga Jetak Kecamatan Dedai Sintang. Selain tidak membuat laporan, PTPN XIII disebut ingin menyelesaikan persoalan melalui jalan mediasi. “PTPN menempuh jalan mediasi dalam menyelesaikan demo kemarin, sehingga tidak ada laporan untuk aksi pengrusakan yang dilakukan pendemo.

Masalah demo sepenuhnya merupakan antara PTPN XIII dan karyawannya,” kata Kapolres. Menurut Kapolres, kepolisian hanya sebatas melakukan aksi pengamanan dalam setiap aksi unjuk rasa. Namun tetap berupaya memediasi antar kedua belah pihak. Bila tercapai kesepakatan dengan melalui jalan mediasi, tentu hal tersebut sangat begitu diharapkan. Kapolres menambahkan, karena mediasi tersebut, PTPN XIII akan menyelesaian persoalan yang diutarakan masyarakat tidak sampai berujung pelaporan tindakan anarkis. Meski dalam demo tersebut sempat diwarnai aksi anarkis dengan pengrusakan sejumlah

fasilitas kantor PTPN XIII. Sementara itu, Manager PTPN XIII Nanga Jetak Jondi mengatakan, pihak direksi menyanggupi untuk menyelesaikan tuntutan pendemo. Hal tersebut menjadi salah satu poin hasil pertemuan antara direksi dengan masyarakat. Jondi menambahkan, sebetulnya persoalan yang menjadi tuntutan warga telah disanggupi untuk diselesaikan. Namun masyarakat ingin bertemu langsung dengan direksi, agar lebih merasa yakin. “Mereka semua sudah lama bekerja di PTPN XIII,” kata dia. Sementara aksi demo sampai menimbulkan pengrusakan, lanjut dia, sepenuhnya

SINTANG

KESADARAN kaum pria di Kabupaten Sintang turut serta melakukan KB, seperti yang dilakukan kaum perempuan masih sangat minim. “Sebenarnya KB itu bukan hanya untuk perempuan, laki-laki juga dianjurkan,” kata Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Sintang, Darmananta kepada Pontianak Post, kemarin. Menurut Darmanata, jumlah kaum laki-laki yang ikut program KB di Sintang tak lebih dari 100 orang. “Angkanya saya tidak tahu persis, tapi tak lebih dari itulah,” kata dia. Minimnya kesadaran itu, diakui Darmanata, tidak terlepas dari kurangnya sosialisasi. “Masih banyak yang ragu, makanya sosialisasi harus tuntas dan dilakukan emang ahlinya,” kata Darmanata. Persoalan lainnya, lanjut Darmanata, karena terkendala penanganan untuk melakukan program tersebut. “Operasi belum bisa di Sintang, masih harus dibawa ke Pontianak. Sudah pasti biaya akan lebih mahal,” kata dia. Salah seorang kepala rumah tungga, Beni (27) mengatakan, tidak mengetahui secara persis tentang kontrasepsi bagi pria. Yang diketahuinya hanya kondom. Sementara dirinya tidak menggunakan alat kontrasepsi apapun. Lantaran kontrasepsi sudah dipasang kepada istrinya, yakni spiral. Menurut Beni, sosialisasi maupun pengenalan tentang KB belum pernah diperolehnya, maka dia tidak menampik kalau pengetahuan soal KB sangat minim. Bila tahu, itu bukan berasal dari pihak berkompeten, melainkan hanya mendengar sekilas Ke Halaman 23 kolom 5

Ke Halaman 23 kolom 5

Usia Dua Tahun, Berat Badan 7,9 Kg

Ke Halaman 23 kolom 5

Ber-KB Masih Minim

akibat mis komunikasi. Seperti hasil mediasi yang sudah ditempuh. Dimana pemicunya adalah sengketa lahan antara PTPN XIII Nanga Jetak dengan warga Dait. Sementara pendemo adalah warga Batu Landung yang merasa dirugikan akibat sengketa yang tidak kunjung selesai. Pontianak Post berupaya menghubungi dan mengirim pesan singat melalui ponsel kepada manager PTPN XIII Nanga Jetak, Jondi. Namun berkalikali dihubungi tetap tidak dijawab. Demikian pula dengan pesan yang dikirim tetap tidak dibalas hingga berita ini dilansir.

FOTO DD

LUBANG: Dua tahun berturut-turut, jalan utama atau jalan protokol yang ada di kota Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi terus ditingkatkan oleh pemerintah kabupaten hingga pembuatan jalan dua jalur. Warga berharap lubang terdapat di jembatan depan simpang jalan menuju Stadion Olahraga Nanga Pinoh jangan dibiarkan seperti ini, mumpung belum terlampau besar.

Fungsi Jembatan Timbang Dipertanyakan Terkait Muatan Lebihi Kapasitas SINTANG--Disinyalir banyak muatan melebihi kapasitas keluar dan masuk Kabupaten Sintang. Hal inilah menjadi satu diantara pemicu kerusakan ruas jalan yang kerap kali terjadi di kabupaten ini. “Ruas jalan kita kelas C dengan kapasitas 7-8 ton. Tapi kalau dilihat banyak muatan, sepertinya melebihi kapasitas ruas jalan kita. Masalah ini harus menjadi perhatian serius pemerintah melalui instansi terkait,” kata anggota DPRD Sintang, Sandan, kepada Pontianak Post, belum lama ini. Menurut Sandan, pada malam hari kerap kali dijumpai truk dengan kapasitas muatan berat melin-

tas. Kemungkinan besar muatan tersebut melebihi kapasitas jalan. Pasalnya, saat melintas terlihat kemampuan truk kurang maksimal. “Satu diantaranya angkutan sawit, apakah dibawah atau diatas 8 ton,” kata dia. Muatan melebihi kapasitas jalan, kata Sandan, tentu tidak bisa dibenarkan. Bila dibiarkan terus berlanjut, maka persoalan kerusakan jalan tidak akan perah berakhir. “Macam mana jalan kita mau baik. Wajar kalau baru diperbaiki sudah rusak. Jalan yang baguspun akan cepat rusak,” ungkapnya. Persoalan meski ditangani serius. Dinas terkait meski memfungsikan jembatan timbang sebagai mana mestinya. “Kita tidak menuduh, tapi curiga apakah muatan yang ditimbang di jembatan timbang sudah sesuai. Jangan meskipun

c

M

y

K

melebihi kapasitas tetap dibiarkan,” kata dia. Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Sintang, Waldiman Siahaan mengatakan, bahwa kewenangan jembatan timbang yang terletak di ruas jalan Sintang-Pontianak, Sungai Ukoi, bukan pada pihaknya, melainkan ada di provinsi. “Pegawai yang bertugaspun dari provinsi, bukan kita. Provinsi tidak memberikan kewenangan kepada kita,” jelasnya. Persoalan tersebut menjadi kendala Dinas Perhubungan Sintang untuk memonitor angkutan yang melebihi kapasitas. Meskipun diakui Waldiman muatan yang melebihi kapasitas itu ada. “Jujur saja, angkutan sawit itu jelas lebih dari kapasitas jalan. Tapi kita mau macam mana, tidak ada kewenangan untuk itu,” katanya. (stm)

SINTANG--Ada seorang balita, bernama Lukas (2) sedang menjalani perawatan intensif di Pusat Pemulihan Gizi Buruk Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang. Sudah seminggu dia dirawat di sana. Hanya belum diketahui pasti opnamenya karena gizi buruk atau bukan, karena semula terkena muntaber. “‘Kata dokter bukan (gizi buruk),” kata Modes (23), ibunya Lukas. Namun, anaknya belum dapat dipastikan kapan dapat pulang. Lantaran masih diharuskan menjalani perwatan intensif. Lukas sendiri masih tampak lemah. Sesekali terdengar suaranya, karena tidak ingin lepas dari gendongan. Orangtuanya sangat menginginkan kondisi Lukas segera sehat seperti semula. Tapi hal tersebut belum tahu kapan pastinya, karena tergantung hasil pemeriksaan medis. Modes menceritakan, awalnya tidak juga menyangka jika Lukas harus dirawat ke pusat pemulihan gizi buruk. Pasalnya, semula adalah terkena muntaber. Kemudian muntah-muntah yang membuat kondisinya menjadi lemah, sehingga harus dibawa berobat. Menurut Modes, Lukas dirawat di sana karena untuk pemulihan kondisi. Sewaktu kali pertama dirawat, berat badannya hanya tujuh koma sembilan kilogram. Sementara usianya adalah dua tahun. Pantauan Pontianak Post, ketika menjalani perawatan, Lukas menempati ruangan dengan dekorasi banyak gambar anak. Orangtuanya turut mendampingi di sana. Dan, ruangan di Pusat Pemulihan Gizi Buruk Sintang amat nyaman. Di sana pun terpasang pengumuman untuk waktu besuk. Kepada pengunjung disediakan khusus kursi tamu, yang ruangnya cukup besar. Sementara dipintu depan dijaga petugas piket. Hanya saja belum dapat dipastikan Lukas dirawat disana karena gizi buruk atau bukan. Pasalnya belum ada keterangan resmi pihak berwenang. Kecuali orang tua Lukas sendiri. Pihak Pemulihan Gizi Buruk tidak dapat dimintai konfirmasinya. Alasannya, tidak berani memberikan keterangan karena masih ada pejabat eselon setingkat diatasnya. Kecuali telah ada ijin pimpinan. Demikian pesan singkat yang dikirim Kepala pemulihan gizi buruk Sintang. (stm)

Pontianak Post

Soccer

Rabu 19 September 2012

Juan Mata

25 Mirko Vucinic

Fernando Torres

El Nino Sedang Galau RUANG ganti Chelsea sedang kurang nyaman. Striker asal Spanyol Fernando Torres sedang ngambek kepada manajer Roberto Di Matteo. Dia kesal karena ditarik keluar ketika pertandingan melawan Queens Park Rangers (15/9). Ya, ketika ditahan imbang tuan rumah QPR dengan skor 1-1 di Loftus Park, Di Matteo memutuskan menggantikan Torres dengan Daniel Sturridge pada menit ke-81. Saat itu, Torres yang frustasi karena belum mencetak gol keluar lapangan dengan kesal dan ngeloyor ke ruang ganti. Torres memang sedang galau. Setelah kesuburannya sempat kembali pada awal musim, kini mulai kesulitan lagi mencetak gol. Sudah tiga pertandingan dilewatinya tanpa mencetak gol, dua di antaranya membela Chelsea dan satu membela timnas Spanyol. Di Matteo sendiri tetap menanggapinya dengan santai. Menurut dia, kekesalan Torres masih wajar. ”Tidak ada pemain yang senang diganti. Bukan masalah buat saya. Saya hanya ingin melakukan pergantian,” jelas tactician berkebangsaan Italia itu. Boleh saja Di Matteo tetap tenang. Tetapi, kegusaran Torres itu membuat rumor akan hengkangnya Torres kembali

Chelsea

(4-3-3)

mencuat. Pemain yang dijuluki El Nino itu sudah bosan karena belum terlayani dengan baik selama di Chelsea. Didatangkan dengan transfer 50 juta pounds atau setara Rp 761 miliar pada 2011 lalu, Torres mengalami kesulitan kembali ke performa terbaiknya seperti di Liverpool. Total dari 50 laga di Premier League, dia baru menyumbang sembilan gol buat Chelsea. Musim lalu, dia sempat memiliki rekor yang sangat buruk. Selama lima bulan dia tidak mencetak gol untuk The Blues, julukan Chelsea. Untungnya, musim lalu Chelsea masih memiliki Didier Drogba dan Salomon Kalou. Masalahnya, musim ini Torres menjadi andalan utama dengan Sturridge sebagai pengganti. Karena Torres yang dianggap masih labil, rumor Chelsea akan mendatangkan striker baru pada Januari mendatang atau musim depan kembali mencuat. Yang menjadi target utama adalah striker Atletico Madrid Radamel Falcao. Lalu kemanakah Torres? Kabarnya, Liverpool tertarik menariknya kembali. Bersama The Reds, julukan Liverpool, dia pernah menjadi striker yang sangat berbahaya. Dia mencetak 65 gol dalam 102 laga di Premier League. (ham)

Juventus Marchisio

Cole

(3-5-2)

Barzagli

Ramires Mata Terry Mikel

Cech

Giovinco

Vidal

Asamoah

Torres

Bonucci Buffon

Vucinic

Cahill

Lampard Ivanovic

Hazard

Pirlo

Lichtsteiner

Chiellini

Stadion : Stamford Bridge - London

Pelatih :Roberto Di Matteo

Pelatih: Massimo Carrera

AGENDA Liga Champions Kamis, 20 September 2012 (dini hari WIB) Grup E Chelsea v Juventus (siaran langsung SCTV pukul 01.30 WIB) Shakhtar Donetsk v FC Nordsjaelland Grup F Bayern Munchen v Valencia Lille v BATE Borisov Grup G Barcelona v Spartak Moscow Celtic v Benfica Grup H Braga v CFR Cluj Manchester United v Galatasaray

Chelsea

Juventus

Hajar Nyonya Tua

LONDON - Kampanye Chelsea memSCTV pertahankan juara Pukul 01.45WIB bertahan Liga Champions dimulai di markas mereka Stamford Bridge. Mereka akan menghadapi tamunya, juara dari Italia, Juventus, dini hari nanti (siaran langsung SCTV pukul 01.45 WIB). Berkaca pada rekor musim lalu, Stamford Bridge merupakan neraka bagi lawan Chelsea. Klub berjuluk The Blues tersebut selalu menang dalam enam pertandingan kandang mereka musim lalu di Liga Champions. Mulai dari fase grup, hingga semifinal. Bukan sekadar menang, produktifitas Chelsea ketika bertanding di The Bridge, julukan Stamford Bridge, cukup mantap. Total, dari enam pertandingan kandang, mereka menyarangkan 17 gol dan hanya kebobolan dua gol. Selama ini, performa mereka di fase grup juga hebat. Dari sembilan penampilan terakhir di fase grup Liga Champions, tujuh di antaranya mereka keluar sebagai juara grup. Mereka Siaran Langsung

punya potensi mengulangnya kembali Musim ini, Chelsea sengaja melepas pada musim ini. beberapa pemain berpengalaman Di Grup E, selain bersaing dengan seperti Didier Drogba, Salomon Kalou, Juventus, mereka akan beradu dengan dan Jose Bosingwa. Sebagai gantinya, klub Ukraina Shakhtar Donetsk dan mereka mendatangkan pemain muda klub Denmark Nordsjaelland. Juventus potensial seperti Eden Hazard, Oscar, dan Shakhtar berpotensi mengganggu Marko Marin, dan Cesar Azpilicueta. ketenangan Chelsea, sedangkan Kehadiran beberapa pemain Nordsjaelland bukan lawan anyar terutama Hazard langssepadan. ung memberi dampak. TeHanya, manajer Chelsea tapi, dalam pertandingan Roberto Di Matteo menilai, terakhir, tanpa kehadiran status Chelsea sebagai juara Juan Mata yang selama bertahan bisa menjadi pengini menghidupkan perganjal utama. Penyebabnya, mainan Chelsea, mereka semua lawan akan lebih berditahan imbang tanpa semangat ketika bertarung gol Queens Park Rangers GRUP E dengan mereka. Itu akan (15/9). menyulitkan. Beruntung, Chelsea kemungkinan ”Setiap lawan akan punya motivasi besar sudah bisa memakai tenaga Juan ekstra melawan juara bertahan Liga Mata. Kabar baik juga datang dari dua Champions. Itu menyulitkan hidup bek berpengalaman, John Terry dan kami. Saya menyadari, belum ada Ashley Cole yang sebelumnya bermatim yang mampu mempertahankan salah dengan engkelnya. Mereka sudah gelarnya. Saya tidak kaget karena fit dan siap dimainkan. kompetisinya sangat ketat,” jelas Di Juventus yang sudah lama tidak Matteo, seperti dikutip AFP. merasakan atmosfer Liga Champions

justru datang dengan kekuatan yang terreduksi ke Stamford Bridge. Mereka tidak bisa membawa bek veteran asal Brasil Lucio yang mengalami cedera engkel. Padahal, di antara skuad Juventus, hanya dua pemain yang berpengalaman juara Liga Champions, yakni Lucio bersama Inter Milan dan Andrea Pirlo bersama AC Milan. Sisanya, hanya Gianluigi Buffon yang pernah merasakan atmosfer final saat kalah dari AC Milan pada 2002-2003. ”Saya tidak sabar mendengar lagu Liga Champions sebelum kickoff. Beberapa tahun terakhir saya hanya mendengarnya saat duduk di sofa saya menyaksikan pertandingan. Saya hanya berpikir saat itu, ini tidak adil,” kata Buffon, seperti dikutip Reuters. ”Sekarang kami kembali. Juventus harus menemukan mentalitas yang tepat. Kami berharap semangat dan spirit yang kami rasakan musim lalu ketika menjuarai Serie A akan berlanjut dan memberikan dampak positif,” lanjut kiper timnas Italia itu. (ham)

Bisa Duduk Tenang di Tribun SANKSI sepuluh bulan tidak boleh menemani tim di ruang ganti, tepi lapangan, dan konferensi pers, memaksa Antonio Conte hanya menjadi penonton ketika Juventus bermain. Pada hari pertandingan, tim ditangani Massimo Carrera. Conte hanya boleh berkomunikasi dengan tim sebelum berangkat ke stadion dan juga pada sesi latihan sebelum hari pertandingan. Di Serie A, dia mendapat pengawasan yang ketat ketika menyaksikan pertandingan Juve dari tribun. Ofisial pertandingan harus bisa memastikan Conte tidak berkomunikasi dengan Carrera ataupun para pemainnya di bench pemain. Pengawasan ketat itu membuat Conte tidak mungkin berkomunikasi menggunakan telepon dengan Carrera di tepi lapangan.

Prospek Juventus di Liga Champions Status : Scudetto Serie A Prestasi Eropa : - Juara Liga Champions dua kali (1984-1985, 1995-1996) - Finalis Liga Champions lima kali (1972-1973, 1982 1983, 1996-1997, 1997 1998, 2002-2003) - Juara Piala Winners (1983-1984) - Juara Piala UEFA tiga kali (1976-1977, 1989 1990, 1992-1993) - Finalis Piala UEFA (1994-1995) - Juara Piala Intertoto (1999) - Juara Piala Super Eropa dua kali (1984, 1996)

v

Antonio Conte Conte Antonio

C

M

Y

K

Namun, jelang melawan Chelsea di Stamford Bridge, dini hari nanti, pengawasan kepada Conte tidak seketat itu. UEFA memang melarang komunikasi, tetapi menolak untuk memberikan pengawasan berlebihan kepada Conte. “Conte tidak boleh kontak dengan pemain selama pertandingan atau jeda babak pertama. Tetapi, dia dibolehkan berada di tribun untuk menyaksikan pertandingan,” bilang ofisial UEFA kepada Daily Express. ”Akan ada orang-orang yang mengawasi di bench pemain untuk memastikan tidak ada komunikasi. Namun, kami tidak akan memasang pengawas di tribun. Dia sudah tahu kalau tidak boleh berkomunukasi, jadi kami tidak perlu melakukannya,” terang ofisial UEFA. UEFA tidak khawatir insiden Jose

Mourinho ketika melatih Chelsea berulang. Ketika itu, Mourinho terkena sanksi pada babak 16 besar melawan Barcelona. Tetapi, dia nekat masuk ke ruang ganti secara sembunyisembunyi. Ketika memasuki perempat final melawan Bayern Munchen di mana Mourinho masih menjalani sanksi, asistennya Rui Faria dicurigai berkomunikasi dengan Mourinho. Caranya dengan memakai earphone sehingga tidak terlalu terlihat. Kabar itu cukup melegakan buat Conte yang sebelumnya mendapat perluasan sanksi dari FIFA. Setelah mendapat laporan dari FIGC (asosiasi sepak bola Italia), FIFA memutuskan untuk memperluas cakupan sanksi di pertandingan berskala internasional, baik kompetitif maupun friendly game. (ham)

ALL SOCCER

26

Pontianak Post

v

Bayern Munchen

Liga Champion

Rabu 19 September 2012

Valencia

Ayo Bangun Die Roten ! Mario Mandzukic

Catatan Cemerlang di Kandang Jadi Modal Valencia dinanti laga berat saat bertamu ke markas Bayern Munich. Bagaimana tidak kalau dalam beberapa laga terakhirnya Bayern selalu bisa berjaya di Allianz Arena serta juga punya catatan apik lawan klub Spanyol di sana. Di matchday I Liga Champions, Bayern akan menjamu Valencia, Kamis (20/9/2012) dinihari WIB. Untuk laga tersebut The Bavarians layak percaya diri karena punya rekor luar biasa di kandangnya sendiri. Dari tujuh laga terakhirnya di Liga Champions, Bayern selalu mampu menyapu bersih kemenangan. Selain itu Bayern juga cuma satu kali kalah dalam 19 laga kandang terakhir lawan klub Spanyol, dengan kekalahan itu sendiri terjadi 10 tahun lalu. Berikut data dan fakta seputar laga tersebut seperti dikutip dari Reuters. GRUP F BAYERN MUNICH v VALENCIA Bertemu: 7 Kali Hasil: Bayern menang 2 kali, Valencia 1 kali, imbang 4 kali * Bayern telah memenangi seluruh tujuh laga kandang terakhirnya di Liga Champions, serta juga memenangi 14 dari 15 laga kandang terakhirnya di Liga Champions. Dalam periode itu satu-satunya kekalahan yang dialami di Munich adalah saat melawan Inter Milan di fase knock-out dua musim lalu. * Dari 19 laga kandang lawan tamu dari Spanyol, Bayern cuma satu kali menelan kekalahan. Itu terjadi di fase grup Liga Champions 2002-03 silam di tangan Deportivo La Coruna. * Valencia cuma bisa menang dua kali dari 13 lawatan ke Jerman, dengan sembilan laga di antaranya berakhir dengan kekalahan. * Valencia, semifinalis Liga Europa musim lalu setelah gagal lolos dari fase grup Liga Champions, gagal mencatatkan kemenangan di dalam enam laga tandang terakhirnya di Liga Champions, dengan hasil tiga kali kalah dan tiga kali seri.(int)

MUNCHEN - Kembali tampil di Liga Champions musim ini tak pelak membuka luka lama Bayern Munchen empat bulan lalu. Apa lagi kalau bukan kekalahan dari Chelsea dalam final musim lalu di depan publik sendiri. Memori itu pun membayangi Die Roten - sebutan Bayern - saat menghadapi Valencia di Allianz Arena dini hari nanti WIB. “Kami tidak akan pernah bisa melupakan kekalahan tersebut. Itu adalah sesuatu yang sangat menyakitkan,” kata Holger Badstuber, defender Bayern, di situs resmi klub. “Tapi, kami dalam proses melupakannya. Musim ini adalah kesempatan baru bagi kami meraih hasil lebih baik,” imbuhnya. Dengan start sempurna di Bundesliga musim ini, tiga laga tiga menang, Bayern memang difavoritkan bisa meredam perlawanan Valencia. Kemenangan yang mungkin bisa mencicil utang kekecewaan Bayern kepada fans mereka atas kegagalan final musim lalu. Juga membuka album lama ketika Bayern mengalahkan Los Che - sebutan Valencia - di final 2001 . Bayern juga dituntut menang karena Valencia boleh dibilang rival paling berat mereka di grup F ketimbang BATE Borisov dan Lille. Tapi, rekrutan baru Bayern dengan banderol termahal di Jerman, Javi Martinez, mengingatkan untuk tidak menganggap enteng Valencia. “Sebagai finalis musim lalu, Bayern layak ditempatkan di antara para favorit. Itulah sebabnya, kami menginginkan start menang. Namun, Valencia adalah tim yang seimbang dan sering membuat lawannya tertekan. Mereka juga bagus dalam set piece,” urai mantan bintang Athletic Bilbao tersebut. Semasa membela Bilbao, statistik Martinez kontra Valencia memang tidak begitu bagus.

Perkiraan Pemain Bayern Munchen (4-2-3-1) 1-Neuer (g); 21-Lahm, 17-Boateng, 4-Dante, 28-Badstuber; 30-Gustavo, 31Schweinsteiger; 10-Robben, 25-Mueller, 7-Ribery; 9- Mandzukic Pelatih : Jupp Heynckes Valencia (4-2-3-1) 1-Diego Alves (g); 12-Pereira, 4-Rami, 18Victor Ruiz, 3-Cissokho; 24-Tino Costa, 21Parejo; 8-Feghouli, 7-Jonas, 17-Guardado; 9-Soldado Pelatih : Mauricio Pellegrino Bursa Asian Handicap Bayern Munchen v Valencia 0:1 1/4 Over Under/Total gol 2 3/4

REUTERS/Michael Dalder

Santai :Pelatih Bayern Munchen Jupp Heynckes (kanan) berjalan santai sembari merangkul pemainnya Xherdan Shaqiri di lapangan pemusatan latihan klub, Munchen akan menghadapi Valencia pada laga perdana Group F Champions League .

Dari 12 pertemuan, dia menang empat kali, seri dua kali, dan enam kali kalah. Tapi, dalam pertemuan terakhir pada Januari 2009, Martinez meraih kemenangan 3-2 plus mencatatkan namanya dalam scoresheet. Jika diturunkan dini hari nanti, Martinez bakal mencatat debut Liga Champions. Tapi, der trainer Bayern Jupp Heynckes mungkin masih mem-

C

m

y

k

beri peran pengganti bagi Martinez sebagaimana dalam dua laga yang sudah dijalaninya. Sementara bagi entrenador Valencia Mauricio Pellegrino, melawan Bayern juga akan membuka memori pahit di final 2001. Kekalahan Valencia 4-5 lewat adu penalti tak lepas karena kegagalan eksekusi Pellegrino. Tapi, pelatih berke-

bangsaan Argentina itu lebih menatap ke depan. “Saya mengibaratkan laga di Munchen seperti mengendarai mobil. Jika kami memulainya dengan baik, maka perjalanan kami akan lancar dan terhindar dari kemacetan,” ungkap pelatih yang musim ini menggantikan posisi Unai Emery tersebut kepada Marca. (dns)

27

Pontianak Post ● Rabu 19 September 2012

Bagaimana perasaanmu bisa dapat kesempatan menjadi Paskibraka nasional dan mengikuti Jenesys Program di Jepang?

”Aku nggak nyangka dengan semua yang aku dapat. Dari jadi paskibraka sampe ikut program Jenesys di Jepang. Memang sih sebelum jadi paskibraka aku

AJRUR HABIB AWAL masuk SMA nggak pernah terfikir olehnya untuk menjadi anggota paskibra. Karena passion-nya cuma ada di bidang olahraga dan ingin menjadi atlet. Tapi semenjak pihak sekolah mengimingi dengan menjadi paskibraka bisa dapat reward dan jalan-jalan ke luar negeri, tekadnya langsung bulat untuk ikut bergabung di paskibra sekolah dan akhirnya berkesempatan menjadi petugas pengibar bendera pusaka di istana negara. BY: LARAS ARIANTI

Mengalahkan ratusan anak untuk menjadi paskibraka nasional memang bukan hal yang mudah. Walaupun sudah punya persiapan matang sebelum tes dengan mengikuti berbagai les. Tetep aja, ia sempat mengalami krisis percaya diri. Apalagi para pesaingnya cukup berat dari berbagai daerah. Beruntung, ia meraih peringkat 1 dalam tes tersebut. Problemnya nggak cuma sampai di tes itu aja sobat, pada awal masa karantina di Jakarta, Habib ngerasa nggak betah dan selalu ingin pulang. Apalagi di masa karantina dalam waktu sebulan tersebut ia steril dari yang namanya teknologi. Mulai dari jam tangan, HP sampe televisi pun menjadi barang terlarang saat itu. Tapi karena merasa nggak cuma sendirian dan mendapatkan beberapa teman dekat, Habib pun luluh. Malahan nih Habib jadi kerasan dan nggak pengen pulang dari tempat karantina. Selama sebulan itu, yang bersamaan dengan bulan puasa, mereka latihan pada siang hari

udah ikut segala macam les buat

SENANG OLAHRAGA, DEWASA DI

Paskibra dan belajar pada malamnya. So, doski hanya tidur 4 jam dalam sehari. Huft, it's so hard! Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian, begitulah intinya. Masa berat di karantina terbayar setelah acara 17 Agustus selesai. Mulai dari makan bersama Presiden sampe liburan ke Singapura. Disamping itu semua, ada hal besar didapat cowok yang bergabung dalam pasukan 17 pagi ini, become a better person dan pengalaman paling berkesan dalam hidupnya. Kejutan yang ia dapat nggak sampai disitu aja guys. Beberapa bulan yang lalu, setelah itu Habib mendapatkan email dari Menpora sehubungan dengan adanya program JapanEast Asia Network of Exchange fot Student and Youths (Jenesys). Ia dan para anggota paskibraka nasional lainnya mendapat kesempatan ikut program pertukaran pelajar Jepang –Indonesia bersama anak-anak berprestasi lainnya. Disana mereka ikut belajar di sekolah dan home stay di rumah orang tua asuh masing-masing. Semua

kegiatan itu berlangsung selama 10 hari. Who would reject that? Disamping itu semua, actually cowok bertinggi 172 cm ini punya bakat di bidang olahraga sejak kecil. Semenjak SD ia udah sering ikut lomba di bidang olahraga. Terutama voli. Sesibuk apapun kegiatannya, ia mengaku nggak bisa meninggalkan voli. Minimal 2 kali dalam seminggu ia tetep latihan voli di clubnya, katanya sih kalo nggak olahraga badannya jadi sakit-sakit semua, hihi, beda banget ya guys sama kita-kita! Itulah sebabnya disamping citacita menjadi polisi, ia juga ingin menjadi guru penjaskes. Kesimpulannya, kesempatan itu selalu terbuka bagi siapa saja yang menginginkannya. Asalkan selalu berusaha dan bertindak positif, semuanya bakal kita raih. Kayak star kita ini, memanfaatkan masa muda untuk aktif sangatlah penting, agar bisa menciptakan diri menjadi pribadi yang berguna dan nggak terjerumus ke dalam hal negatif.**

C

M

Y

K

persiapan tapi setelah lihat saingan aku sempat minder.”

Apa manfaat yang kamu rasakan semenjak menjadi paskibraka? ”Lumayan banyak, yang paling kelihatan sih dulu aku pemalas sekarang nggak lagi. Dulu nggak teratur sekarang lebih disiplin. Jadi lebih dewasa, soalnya

STUDENT EXCHANGE: Habib dan teman-temannya saat mengikuti Jenesys Program 2012. Mereka berkesempatan mengunjungi Jepang.

HABIB.. ITU.

● Sangat mencintai olahraga. Sesibuk apapun kegiatannya, ia nggak pernah meninggalkan olahraga, katanya badan bisa sakit kalo nggak olahraga dalam seminggu.. ● Sleeping handsome. Asalkan ketemu posisi wuenak, bisa banget tidur dimanapun. ● Walaupun anak bungsu, Habib ngaku nggak manja sama ortunya. ● Si penyuka mie ini ternyata akrab sekali dengan kakak satu-satunya itu.

disana juga ada pelajaran kepribadian.”

S TA R ' S P R O F I L E :

Dengan banyaknya kegiatan, apa kamu nggak repot membagi waktu? ”Nggak repot

juga sih kalo

semuanya kita jalani dengan senang hati. Lagipula kapan lagi kita bisa aktif selain di masa muda ini. Selama kegiatannya positif, why not?”

Nama lengkap : AJRUR HABIB Panggilan : Habib TTL : 22 Agustus 1995 Sekolah : SMA Negeri 8 Pontianak Orang tua : Susilanur & Rusmiati, S.Pd

S TA R ' S A C H I E V E M E N T S : ► Paskibraka Nasional 2011 ► Pertukaran Pelajar Indonesia-Jepang Jenesys Program 2012

28

Pontianak Post

l

Rabu 19 September 2012

+

+

+

+

cmyk

C

m

y

k

Pontianak Post

z

Rabu 19 September 2012

C

M

Y

K

29

World Soccer

30 Susahnya Pilih Kiper Utama

+

JIKA David de Gea belum mengawal mistar gawang Manchester United dini hari nanti, berarti kiper Spanyol itu masih menjalani hukuman dari pelatih Sir Alex Ferguson. Ya, gara-gara blunder kontra Fulham (25/8), De Gea diparkir dalam dua laga terakhir United. Ferguson mengalihkan posisi kiper Spanyol di Olimpiade London 2012 itu kepada Anders Lindegaard. Yang jadi pertanyaan, apakah Fergie - sapaan akrab Ferguson - kembali menurunkan Lindegard atau berpaling lagi ke De Gea saat menghadapi Galatasaray - Jawabannya sulit. Fergie memilih mengunci mulutnya. Begitu pula ketika pertanyaan itu diajukan kepada Lindegaard. “Apakah saya bermain atau tidak selalu mengundang teki-teki karena setiap kali diturunkan, saya merasa sedang dites. Tidak peduli di Liga Champions, Premier League, atau dalam latihan sekalipun,” kata kiper internasional Denmark tersebut seperti dikutip Manchester Evening News. Ferguson memang pernah mengungkapkan apabila De Gea adalah kiper utama United. Tapi, Lindegaard menilai tidak ada status penjagagawang nomor satu atau nomor dua d i United saat ini. “Saya melihat David dan diri saya samasama saling melengkapi ketimbang rival,” kata Lindegaard. (dns)

Pontianak Post

l

Rabu 19 September 2012

Man United v Galatasaray

Kembalikan Tuah Old Trafford Latihan: Pemain depan Manchester United Robin van Persie (kiri) dan pemain tengah, Ryan Giggs (kanan) saat mengikuti latihan di Carrington training complex, persiapan menghadapi Galatasaray di laga perdana Group H Champions League. AFP PHOTO / ANDREW YATES

Perkiraan Pemain

Man United (4-2-3-1) : 13-Lindegaard (g); 2-Rafael, 15-Vidic”, 5-Ferdinand, 3-Evra; 16-Carrick, 23-Cleverley; 7-Valencia, 26-Kagawa, 17-Nani; 20-Van Persie Pelatih : Sir Alex Ferguson Galatasaray (4-4-2) : 25-Muslera (g); 27-Eboue, 3-Cris, 26-Kaya, 22-Balta”; 7-A. Yilmaz, 10-Melo, 8-Inan, 53-Amrabat; 9-Elmander, 19-Bulut Pelatih : Fatih Terim Stadion : Old Trafford, Manchester Wasit : Wolfgang Stark (Jerman) Bursa Asian Handicap Man United v Galatasaray Over Under/Total gol

0: 1 1/2 3

+

MANCHESTER - Di Liga Champions musim lalu, langkah Manchester United sudah harus terhenti di fase grup. Biang keladi kegagalan itu disebut karena United gagal memaksimalkan laga kandang. Tiga kali berlaga di Old Trafford, Setan Merah - sebutan United - menang sekali dan dua kali seri. Pengalaman itulah yang tidak ingin diulang skuad Sir Alex Ferguson musim ini. Tugas Nemanja Vidic dkk untuk mengembalikan tuah Old Trafford sudah harus dimulai saat menerima kunjungan jawara Turki Galatasaray dini hari nanti WIB. “Kami harus memenangi setiap pertandingan home apabila ingin lolos dari fase grup,” kata bintang senior United Ryan Giggs seperti dilansir Daily Mail. “Biasanya, dibutuhkan 10 poin atau lebih. Itu berarti kami harus memenangkan semua home dan mencoba seri dalam laga away,” imbuhnya. Giggs optimistis United bisa mengamankan tiga angka dari Galatasaray. Kehadiran rekrutan anyar sep-

erti Robin van Persie dan Shinji Kagawa, lanjut Giggs, akan memberi perbedaan. Keduanya juga dalam kondisi fit, khususnya Kagawa yang disimpan ketika United mengalahkan Wigan Athletic 4-0 akhir pekan lalu (15/9). Tuan rumah hanya kehilangan Wayne Rooney yang masih dalam pemulihan cedera paha, Chris Smalling (metatarsal), serta Phil Jones dan Ashley Young (cedera lutut). Sedangkan Patrice Evra dikabarkan sudah bugar dan siap mengisi sektor bek kiri sekalipun penggantinya saat melawan Wigan, Alexander Buttner, tengah on fire. “Robin memiliki pengalaman di Eropa bersama Arsenal dan gol-gol yang telah dicetaknya bersama kami memotivasi tim. Sedangkan Shinji adalah tipikal pemain yang akan bersinar di Eropa karena kemampuan penguasaan bolanya merupakan kunci utama,” papar Giggs yang pernah dua kali menghadapi Galatasaray pada Liga Champions 1993-1994. Kala itu, Galatasaray su k s e s m e ny i ng k i rk a n United di putaran kedua

berkat hasil imbang 3-3 di Old Trafford. Sekalipun agregat 3-3, Galatasaray lolos berkat aturan gol away. Tapi, semusim kemudian di fase grup, United tidak membuat kesalahan alias menghabisi Cim Bom - sebutan Galatasaray -empat gol tanpa balas di Theatre of Dreams (sebutan Old Trafford). “Kami tidak takut dengan Manchester United. Kami pernah mencatat sejarah dengan menahan imbang mereka di kandangnya dan saya percaya kami bisa mengulangnya,” kata pelatih Galatasaray Fatih Terim kepada FourFourTwo. SepertiUnited,Galatasaray juga memetik hasil positif dalam laga terakhirnya di liga domestik. Kemenangan 4-0 atas Antalyaspor akhir pekan lalu (15/8) membuat Galatasaray tetap memuncaki klasemen Super Lig Turki. “Spirit tinggi di liga domestik itu akan kami bawa ke Liga Champions,” ucap Hamit Altintop, bintang Galatasaray yang baru pindah awal musim ini dari Real Madrid. (dns/ko)

+

+

cmyk

C

m

y

k

Pontianak Post Rabu 19 September 2012

ALL SPORT

31

Keputusan Karir Hamilton Bikin Kepastian Banyak Tim Tersendat

Mau Kemana Sih? Kepastian masa depan Lewis Hamilton terus membayangi Formula 1 menuju Grand Prix Singapura akhir pekan ini. Efek dominonya panjang, mempengaruhi sampai ke tim papan bawah. Mau ke mana sih Lewis Hamilton? Itu pertanyaan terbesar di Formula 1 saat ini. Mau tetap di McLaren-Mercedes? Idealnya begitu. Tim yang besar dan konsisten di barisan tiga besar kandidat juara dunia. Tim yang juga sudah membesarkan Hamilton sejak “ditemukan” di usia 13 tahun. Kendalanya: Nilai kontrak serta detail-detail kecil seperti untuk siapa trofi juara diberikan. McLaren ingin terus menyimpan trofi, tapi Hamilton ingin jadi yang memilikinya. Mau pindah ke Mercedes? Kenapa tidak! Kabarnya, ada tawaran 60 juta poundsterling (sekitar Rp 983 miliar) kalau sang juara dunia 2008 mau hengkang ke sana untuk beberapa tahun ke depan. Masalahnya: Tim belum tentu kompetitif, dan Hamilton kesulitan merebut gelar juara dunia lagi dalam usia paling matang (kini 28 tahun). Situasi terakhir, Hamilton condong

bertahan di McLaren. Walau banyak pengamat bilang masih fifty-fifty, bursa taruhan seperti William Hill menyebut kans paling besar adalah Hamilton tetap di McLaren. Hingga menjelang GP Singapura akhir pekan ini, Hamilton terus bilang belum menetapkan deadline. Tidak ada tuntutan harus diputuskan sekarang. Apalagi, dia sedang fokus memburu gelar juara dunia 2012. Hanya tujuh lomba tersisa, dan dia masih tertinggal 37 poin di urutan dua klasemen pembalap. ”Kita sekarang semakin dekat dengan akhir musim. Saat ini segalanya mulai semakin mendebarkan,” kata Hamilton sendiri, lewat preview lomba resmi dari McLaren. Lewat Reuters, Hamilton menegaskan niatan untuk 100 persen fokus ke perebutan gelar. ”Saya sudah bersama tim ini sejak masih berumur 13 tahun. Kami sudah bekerja begitu keras sejak 2009 untuk (kembali) merebut gelar. Semoga, akhirnya, kami berada di posisi di mana kami bisa melakukannya. Jadi, yang terpenting adalah tidak terganggu dengan berbagai gosip yang beredar,” tuturnya. Hamilton, dan McLaren, mungkin tak keberatan menunggu. Tapi mungkin tidak demikian dengan banyak tim dan pembalap lain. Sebab, kepu-

tusan Hamilton nanti akan memberi efek domino cukup panjang. Kalau tetap di McLaren, maka Mercedes akan mengambil sikap terhadap Michael Schumacher. Kalau lanjut bagaimana, kalau tidak siapa penggantinya. Buntutnya lantas ke tim lain, seperti Force India. Nico Hulkenberg dan Paul di Resta merupakan dua kandidat pengganti. Baik Hamilton di McLaren maupun Schumacher di Mercedes. Hulkenberg juga kandidat pengganti Felipe Massa di Ferrari. Turun lagi ke bawah, kalau ada lowongan di Force India, maka banyak pembalap mungkin berminat ke sana. Tahun depan, ada beberapa nama dengan reputasi top menunggu peluang. Sebut saja Heikko Kovalainen, yang mungkin sudah bosan di barisan bawah bersama Caterham. Geser sedikit ke Sauber-Ferrari. Sergio Perez digadang-gadang sebagai kandidat pengganti Massa. Tapi, gosip terakhir bilang dia juga digoda oleh tawaran menggiurkan dari McLaren, menjadi kandidat pengganti Hamilton. Kalau ke Ferrari (atau McLaren), maka Perez ikut meninggalkan kokpit lowong menggiurkan di Sauber. Pembalap lain di barisan bawah tentu juga ingin naik ke Sauber. Belum

C

m

Lewis Hamilton lagi di Williams-Renault. Baik Paolo Maldonado maupun Bruno Senna sama-sama bisa digeser tahun depan, diganti oleh test driver Valtteri Bottas. Andai tidak digeser, maka Bottas (yang dimanajemeni oleh mantan bintang McLaren Mika Hakkinen) bisa menjadi alternatif menarik bagi banyak tim. Tampil berkali-kali saat sesi latihan Jumat tahun ini, Bottas termasuk memukau banyak pihak. Jangan kaget kalai pembalap Finlandia itu melompat ke kursi atraktif di barisan tengah-atas.

y

k

”Saya kira Valtteri akan masuk F1. Itu pasti. Pertanyaannya, apakah dia akan berada di salah satu mobil kami, atau ada orang yang mencomotnya dari atas,” kata Toto Wolff, executive director Williams yang juga ”pemodal” karir Bottas, seperti dilansir ESPN. ”Keputusan ini harus kami buat dalam beberapa pekan ke depan, sambil memutuskan arah masa depan (Williams). Apakah terus melanjutkan dengan pasangan pembalap sekarang, atau mengganti salah satunya. Saat ini, segala kemungkinan

masih terbuka,” lanjut Wolff. Ya, saat ini, segala kemungkinan masih terbuka. Silly season alias musim gosip perpindahan pembalap masih terus menggantung. Supaya tidak berlarut-larut ketidakpastian ini, Hamilton sebaiknya memang harus segera menentukan atau ditentukan-- sikapnya. Karena efek dominonya akan panjang. Efek dominonya akan lebih menarik diperhatikan daripada penantian keputusan yang mulai kepanjangan dan membosankan ini? (azrul ananda)

Pontianak Post

32 BALAP SEPEDA

Johny Van Aert Kecewa PEKANBARU--Kekecewaan diutarakan legenda balap sepeda masa lalu Kalbar Johny Van Aert melihat hasil jelek yang ditorehkan para pembalap Kalbar di pentas PON XVIII Riau. Menurutnya, Balap Sepeda Kalbar harus berbenah dari sekarang jika tidak mau semakin terpuruk. Dia mengoreksi beberapa hal terkait persiapan balap sepeda Kalbar menjelang PON. Menurutnya, persiapan yang dilakukan tim balap sepeda Kalbar sebenarnya sudah cukup lama. Seharusnya, dengan persiapan yang matang seperti itu, hasil yang ditorehkan seharusnya baik, bukan malah tanpa hasil. “Kesalahan sudah dimulai dari awal. Atlet tidak diseleksi. Dan pelatih yang Johny Van Aert mau dan bisa saja yang diambil, padahal Kalbar banyak mantan pembalap hebat yang bisa diterjunkan untuk melatih,” ungkap Johny Van Aert. Menurutnya, sebenarnya sederhana untuk mencetak prestasi yang bagus bagi para atlet. Keberadaan pelatih menjadi faktor dominan. Pelatih yang menangani atlet, kata dia, haruslah pelatih yang pernah menghasilkan juara. Walaupun hanya juara tingkat daerah. “Jika belum pernah menghasilkan apa-apa, apa yang mau dilatih,” kritiknya. Dia juga mengkritisi kegagalan Kalbar khususnya di nomor putri. Menurutnya, di pertarungan sekelas PON, Kalbar hanya membawa tiga pembalap putri saja. Padahal, daerah lain membawa empat pembalapnya. “Seperti jagoan saja. Tim Jawa aja yang memiliki para pembalap tangguh rata-rata bawa empat pembalap. Eh kita hanya bawa tiga pembalap,” katanya tak habis fikir. Apalagi di even sekelas PON, atlet dan pelatih, ungkap Johny, tidak bisa asal tunjuk. Harus benar-benar diseleksi. Di Kalbar, ungkap dia, banyak mantan-mantan pembalap yang hebat. Ada Maruki Matsum, Kalimanto dan Benny Van Aert. “Jika tidak melatih, seharusnya nasehat mereka didengar. Sebab, mereka punya pengalaman berharga yang bisa menjadi ilmu untuk para junior,” kata peraih medali emas di nomor road race 180 kilometer pada SEA Games X 1979 di Jakarta itu. Selanjutnya Johny juga mengharapkan perubahan yang signifikan di cabor balap sepeda. Jika dulu balap sepeda Kalbar bisa berjaya, tanya Johny, kenapa sekarang tidak. Padahal gizi, sarana dan prasarana sekarang yang dimiliki para pembalap Kalbar jauh lebih baik. “Coba sama-sama kita cari kelemahannya. Saya yakin jika diawali semua dengan baik, maka hasilnya akan baik,” ungkap dia. (bdi)

KONI Kalbar

Mampu Penuhi Target PEKANBARU—Sepertinya target KONI Kalbar untuk berada di papan tengah klasemen dan berada di posisi 18 besar pada PON XVIII kali ini akan terpenuhi. H-2 usainya pelaksanaan PON, beberapa cabor sudah usai digelar. Kalbar hingga Selasa (18/9) malam berada di posisi 17 klasemen sementara dengan raihan 6 medali emas, 4 perak dan 12 perunggu. Kalbar berada di bawah Kalsel yang bertengger di posisi 16 dengan raihan 6 medali emas, 12 perak dan 17 perunggu. Sementara diposisi 18 dibawah Kalbar juga propinsi tetangga yakni Kalteng yang mengoleksi 6 medali emas, 4 perak dan 6 perunggu. Emas Kalteng kesemuanya direbut dinomor cabor Dayung. Sy Machmud Alkadrie Menanggapi hasil ini, Ketua Umum KONI Kalbar Sy Machmud Alkadrie mengatakan cukup gembira. Target yang dibebankan Pemerintah Propinsi dan masyarakat Kalbar agar KONI bisa memperbaiki peringkat di PON kali ini bisa terpenuhi. Kalbar bisa meraih hasil lebih baik dari PON empat tahun lalu di Kalimantan Timur. “Awalnya kita sangat was-was. Beberapa cabor unggulan yang kita prediksi bisa merebut emas, gagal. Tapi di hari-hari terakhir beberapa cabor bisa merebut emas tambahan, salah satunya adalah biliar,” ungkap Sy Machmud. Menurutnya, meskipun tak mampu menorehkan lebih dari 10 medali emas, tapi setidaknya, Kalbar bisa memperbaiki peringkat di PON kali ini. Untuk meraih hasil yang langsung drastis, kata Machmud, tentu akan sulit. “Semuanya tentu melalui proses. Saya yakin di PON empat tahun mendatang yang rencananya akan dilaksanakan di Jawa Barat, Kalbar akan bisa lebih berjaya. Kuncinya adalah pembinaan yang berkesinambungan yang dilakukan secara serius,” ungkapnya. (*)

Rabu 19 September 2012

Biliar Kalbar Ukir Sejarah Manis di PON

BUDIANTO/PONTIANAK POST

PRESTASI : Cabor biliar kian berprestasi. Setelah hanya finish di posisi delapan besar pada PON XVI Palembang dan PON XVIII Kaltim, di PON XVIII Riau kali ini, Biliar mampu membuat sejarah dengan merebut medali emas. Adalah Rico Herman (tengah) yang tampil di nomor bola sembilan yang mengharumkan nama Kalbar di pentas PON kali ini.

PEKANBARU—Pretasi biliar Kalbar terus menanjak. Setelah gagal di PON XVII Kaltim empat tahun lalu, di PON kali, biliar menjadi penyumbang tiga teratas bagi daerah ini. Dengan torehan satu emas, satu perak dan dua perunggu. Emas direbut oleh Rico Herman yang merebutnya di nomor bola sembilan. Sementara perak diraih di nomor double mix oleh pasangan Budi Sumarno dan Silviana, perunggu dipersembahkan oleh Budi Sumarno di nomor bola delapan. Dan perunggu kedua direbut pasangan double putri Silviana dan Dewi Panjaitan. Hasil ini juga belum usai. Sebab, biliar masih menyisakan satu nomor andalan lagi yakni ganda putra. Budi Sumarno dan Rico Herman diprediksi bisa kembali merebut medali. Diungkapkan, Sekretaris POBSI Kalbar, Ngatiman raihan medali ini menjadi cikal bakal kebangkitan biliar Kalbar. Sejak mengikuti PON tahun 2004 lalu, Kalbar baru bisa mempersembahkan medali emas pada PON kali ini. Pada tahun 2004 di Palembang, waktu pertama kali cabor biliar diperkenalkan

sebagai olahraga yang dipertandingkan di PON, tim biliar Kalbar hanya sebagai partisipan dan hanya mampu melangkah hingga babak 8 besar. Begitu juga di PON 2008 Kaltim. Lagi-lagi, Kalbar hanya bisa melangkah hingga babak 8 besar. ”Waktu itu, kita memang masih tahap penjajakan cabor biliar di Kalbar. Kita masih mencari-cari potensi dan peluangnya jika dikembangkan di Kalbar,” ungkap Ngatiman. Dua kali berposisi finis di 8 besar nasional, Ngatiman yang mulai menangani tim biliar Kalbar sejak perhelatan PON XVII Kaltim 2008, bertekad mengembangkan cabor biliar di Kalbar. Berbagai kejuaraan nasional hingga level internasional diagendakan Ngatiman untuk memupuk mental dan pengalaman tanding atlet biliar Kalbar. Meskipun harus berkutat mencari dana untuk memberangkatkan para atlet. “Dan hasilnya alhamdulillah. Di PON XVIII Riau ini, kita berhasil menyabet medali emas pertama cabor biliar. Ini suatu yang sangat membanggakan bagi kami karena bisa mengharumkan nama Kalbar di cabang olahraga biliar ,” tandasnya. (bdi)

Kalteng Rebut 6 Emas, Kalbar Nihil Dayung Kalbar Tanpa Satupun Medali PEKANBARU—Harapan kubu Kalbar untuk mendulang medali melalui cabang olahraga dayung sirna sudah. Dayung hingga hari terakhir Selasa (18/9) tak satupun berhasil meraih medali. Jangan medali emas, perunggu sajapun tidak ada. Padahal sebelumnya cabor ini menjadi target utama KONI Kalbar untuk mempersembahkan medali. Bahkan medali emas menjadi bidikan utama. Setelah gagal di nomor unggulan Dragon Boat 1000 meter 22 kru, di hari Minggu (16/9) kemarin. Kalbar yang kembali tampil di nomor Dragon Boat 500 meter 22 kru dan Dragon Boat 12 kru 500 meter pada Senin (17/9), kembali menuai gagal. Begit juga di nomor 22 pedayung 250 yang berlangsung Selasa kemarin, para pedayung Kalbar juga tak berukutik. Kalbar lagi-lagi harus

BUDIANTO/PONTIANAK POST

GAGAL : Tim Dayung PODSI Kalbar yang berjaya di Padang Internasional Dragon Boat beberapa bulan lalu, justru di PON kali ini tak mampu berbuat apa-apa.

berada di posisi keempat. Dibawah Kalteng yang merebut emas, Jabar yang meraih perak dan tuan rumah Riau yang berhasil meraih perunggu. Hasil ini tentu sangat mengecewakan

bagi KONI Kalbar, tak terkecuali oleh Ketua Umum KONI Kalbar Sy Machmud Alkadrie yang sangat mengandalkan cabor dayung bisa menyumbang medali. Dengan hasil ini, dia akan segara meng-

evaluasi cabor-cabor mana yang patut diperhatikan dan menjadi unggulan KONI di PON yang akan datang. Mengingat beberapa cabor yang justru tidak diunggulkan mampu merebut medali. Seperti karate dan taekwondo. Sementara, dengan kegagalan ini Ketua Umum PODSI Kalbar Abdi Nurkami Mawardi meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kalbar. Dirinya juga secara legowo meminta maaf kepada KONI Kalbar atas kegagalan tersebut. Menurutnya, timnya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk merebut medali, tapi menuai kegagalan. “Ini menjadi pelajaran berharga bagi kami untuk kedepannya lebih baik lagi dalam mempersiapkan diri,” tandasnya. Di cabor dayung ini, Riau tampil sebagai juara umum dengan perolehan 7 medali emas, 5 perak dan 8 perunggu. Kalimantan Tengah dengan 6 emas, 1 perak dan 8 perunggu. Dan Papua merebut 6 emas, 1 perak dan 8 perunggu. (bdi)

Balap Sepeda Gagal Sumbang Medali PEKANBARU—Hasil manis yang diharapkan dari cabang olahraga Balap Sepeda untuk bisa mendulang medali di PON kali ini, ternyata tak sesuai harapan. Kalbar yang pernah berjaya di beberapa PON sebelumnya dengan pretasi atlet-atlet masa lalu yang gemilang ternyata tak bisa memberikan hasil apapun bagi atlet balap sepeda masa kini. Melakukan TC selama berbulanbulanpun balap sepeda tetap menuai kegagalan. Di pentas PON XVIII kali ini, cabor balap sepeda yang diperlombakan di Kabupaten Siak, Riau 14-20 September, atlet Kalbar tak mampu berbuat apapun. Nomor putri yang diharapkan melalui tiga atletnya, Fitriyani, Emerensiana dan Nina Puspawardhani untuk bisa memberikan tambahan medali tak berkutik menghadapi kekuatan pulau Jawa yang beberapa tahun belakangan terus mendominasi. Di nomor Individual Time Trial (ITT) atlet putri Kalbar Emerensiana harus puas di posisi keenam. Sementara Fitriyani di posisi kedelapan. Sementara di nomor ITT putra, pembalap Kalbar hanya mampu berada di posisi 12. Emas di nomor ITT putri direbut Jawa Barat, perak Jawa Timur dan perunggu Riau. Sementara untuk putra di kelas ITT, emas direbut Jawa Barat, perak DKI Jakarta dan

perunggu Kalimantan Timur. Di nomor road racepun demikian, atlet putri andalan Kalbar asal Kabupaten Mempawah Fitriyani hanya mampu berada di posisi kelima, sementara Emerensiana berada di posisi kesepuluh. Di nomor Kriterium, Fitriyani yang mampu sprint di urutan terdepan pada race pertama dan sprint ketiga pada race keempatpun tak mampu untuk menembus dominasi tiga besar. Dia hanya berada di posisi kelima hingga akhir lomba. Emas di kelas ini direbut Santia Trikusuma dari DKI Jakarta dengan perolehan poin 11, perak diraih Septianis Ratna Dewi dari Jawa Timur dengan poin 10 dan perunggu direbut atlet Jawa Barat Yanthi Fuchianty dengan perolehan poin 9. Posisi keempat ditempati Wilhemina Tutuarima dari Riau dengan poin 6, sementara Fitriyani yang mengoleksi poin 4 berada diurutan kelima. Di nomor Team Time Trial (TTT) para pembalap sepeda putri yang masih diharapkan bisa merebut medali kembali gagal. Kalbar hanya mampu berada di posisi kelima. Medali di nomor ini kembali dikuasai para pembalap Jawa. Emas direbut Jawa Timur, perak DIY dan perunggu DKI Jakarta. “Ini hasil yang kurang menguntungkan bagi kita. DI nomor ITT misalnya, Fitri mengalami

C

M

Y

K

masalah pada sepedanya. Begitu juga saat TTT kemarin. Banyak hal-hal teknis yang menyebabkan kegagalan pada pembalap kita,” kata Eko Budiarto, pelatih Balap Sepeda PON Kalbar. Sebenarnya, ungkap Eko, penampilan anak-anak asuhnya sudah cukup baik. Hanya saja, pembalap putri yang memiliki kualitas baik hanya Fitriyani, sementara yang lainnya tidak mampu mengimbangi. “Itulah kelemahan di kita. Jika semua kualitas pembalap kita merata mungkin akan lain hasilnya,” ulas Eko. Untuk tim putra, jelas Eko, di nomor Team Time Trial Kalbar tidak ikut serta mengingat lawan yang akan dihadapi akan sangat berat, karena para pembalap Jawa rata-rata menggunakan sepeda khusus. “Kita juga menjaga fisik para pembalap yang masih akan bertarung di nomor road race. Kita fokus saja di nomor ini,” katanya. Namun, kata Eko, kendati para pembalap Kalbar belum belum memperoleh satu medalipun, pertarungan belum berakhir. Masih ada nomor perorangan dan beregu putra di road race yang akan dilaksakan pada tanggal 20 September mendatang di Kabupaten Siak. Sementara untuk nomor perlombaan putri sudah selesai semua. “Mudah-

BUDIANTO/PONTIANAK POST

GAGAL : Tiga pembalap putri Kalbar, Fitriyani, Emerensiana dan Nina Puspawardhani yang diharapkan bisa menyumbang medali di PON ini menuai kegagalan.

mudahan di dua nomor akhir ini, ada perolehan medali dari Destian dkk,” harapnya. Sementara hingga hari ini, Rabu (18/9) perolehan juara umum cabor Balap Sepeda masih direbut kontingen Jawa Barat dengan perolehan lima emas. Emas kontingen Jabar diraih oleh Bandi Sugito dan Kusmawati Yazid dari nomor MTB Cross Country, Risa Suseanty dari nomor Down Hill serta dari Yanthi Fuchianty dan Tonton Susanto dari nomor Individual Time Trial (ITT).

Sementara itu empat emas Balap Sepeda lainnya direbut oleh pembalap Yogyakarta Nur Warsito (Down Hill), Elga Kharisma Novanda (Jatim) untuk nomor BMX, Tony Syarifudin (Jateng) untuk BMX putra dan Uyun Muzizah (DKI Jakarta) untuk Road Race dan Santia Trikusuma (DKI Jakarta). Cabang Balap Sepeda PON XVIII memperebutkan 14 medali emas. Saat ini tinggal tersisa tiga emas untuk diperebutkan yaitu Team Time Trial (TTT) dan Road Race putra. (bdi)


Pontianak Post