Issuu on Google+

Pontianak Post Selasa 18 September 2012 M / 2 Dzulqaidah 1433 H

PON XVIII riau

Biliar, Rico Sabet Emas PEKANBARU—Prestasi mengesankan ditoreh kan para punggawa POBSI dipentas PON XVIII Riau kali ini. Setelah sukses merebut satu medali perak dan dua medali perunggu, kemarin malam bertempat di Arena Biliar Gedung Purna MTQ Pekanbaru, pebiliar muda Kalbar Rico Herman berhasil menorehkan tinta emas. Rico menaklukan pebiliar tangguh tuan rumah Riau, Candra, dengan skor Rico Herman 10-6. Dengan kemenangan tersebut cabor Biliar juga berhasil men

Eceran Pontianak Rp. 3.000

pertama dan terutama di kalimantan barat

Kenaikan Tarif Listrik Disetujui BBM Indonesia Termurah Se-ASEAN JAKARTA –Usulan pemerintah menaikan tarif listrik 15 persen rata-rata tahun depan tampak berjalan mulus. Kemarin (17/9) Komisi VII DPR RI menyetujui kenaikan itu setelah melalui perdebatan panjang dalam rapat kerja dengan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral serta Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Rakyatpun harus siap-siap merogoh kocek meningkatnya biaya listrik. Selain itu dikesempatan terpisah, harga BBM di Indonesia tercatat sebagai BBM termurah di lingkungan negara Asean. Sinyal kenaikan harga BBM juga mulai muncul ditahun 2013 mendatang. “Komisi VII DPR dapat menyetujui usulan

pemerintah mengenai subsidi sektor kelistirkan Rp78,63 triliun dengan penyesuaian tarif tenaga listrik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan rasio elektrivikasi serta tidak membebani kepada rakyat kecil yaitu para pelanggan listrik 450 Va dan 900 Va,” kata Sutan Bhatoegana Anggota DPR RI. Usai pembacaan poin satu, Fraksi PDI Perjuangan memermasalahkan kata penyesuaian.  Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon, menyatakan, seharusnya pemerintah menggunakan kata kenaikan. Dia menegaskan, kata penyesuaian dan kenaikan itu berbeda. “Ini masalah konstitusional, ini masalah besar. Kalau tidak menggunakan kenaikan jangan usulkan,” kata Effendi di raker tersebut.  uKe Halaman 7 kolom 1

uKe Halaman 7 kolom 1

Selebritas

Situs Porno Tawar Foto Topless FOTO topless Kate Middleton yang beredar minggu lalu ternyata menarik perhatian banyak orang. Bahkan salah satu situs porno rela membayar mahal untuk mendapatkan hak miliknya. Adalah YouPorn. com telah mengir imkan surat penawaran pada editor majalah Closer. Intinya, situs tersebut rela membayar berapa pun untuk mendapatkan foto itu. “Kami ingin membuat penawaran karena kami percaya bahKate Middleton wa foto-foto ini mengandung cerita yang luar biasa. Kami didesak oleh pengunjung setia situs kami agar mem

Demo di Kedubes AS Ricuh

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

DEMO FILM: Aksi demo memprotes film 'Innocence of Muslims' di Kedutaan Amerika Serikat, Jakarta, Senin (17/9). Aksi demo sendiri berakhir ricuh dan mengakibatkan beberapa peserta aksi dari Forum Umat Islam (FUI) dan aparat kepolisian terluka.

Empat Orang Ditangkap JAKARTA – Demonstrasi massa yang mengatasnamakan diri Forum Umat Islam di depan Kedubes AS Jakarta kemarin (17/9) berlangsung ricuh. Hingga tadi malam, seratus personel dari Polres Jakarta Pusat masih berjaga di sekitar kedubes yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan itu. ”Kami akan tarik bertahap kalau memang benarbenar sudah aman,” ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombespol A.R. Yoyol di lokasi tadi malam. Berdasar pantauan di lapa ngan, demonstrasi awalnya berlangsung damai. Massa yang terdiri atas sekitar seribu orang itu berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia sekitar pukul 13.00. Demonstrasi itu diisi dengan orasi-orasi yang mengutuk pembuatan film Innocence of Muslims. ”Amerika Serikat harus menangkap pelakunya dan disidang di pengadilan internasional,” ujar Ketua DPP FPI Munarman, salah satu koordinator lapangan aksi tersebut. Massa yang terdiri atas berbagai ormas tersebut, antara lain FPI, HTI, Persis, JAT, Garis, Indonesia tanpa JIL, dan Komunitas uKe Halaman 7 kolom 5

uKe Halaman 7 kolom 1

Marketing series

Dengarkan Gosip, tapi Jangan Sebar Gosip Saya kenal seorang perempuan yang menganggap Paris dan Milan seperti kota tetangga yang jaraknya tak jauh dari Jakarta. Dia begitu sering ke sana untuk belanja branded hand bags buat temantemannya. Karena sering ke sana, dia sudah tahu 24 di tempat-tempat mana untuk bisa mendapatkan barang bagus. Setelah itu, dia kapalkan barang-barang belanjaannya ke Indonesia. Setelah bayar pajak, dia mulai menjualnya kepada Oleh HERMAWAN teman-temannya. Tapi, KARTAJAYA metode jualannya cu34 kup unik. Dia tidak membuka toko. Karena itu, dia rajin ikut berbagai arisan. Pakai modal lumayan gede memang. Tapi, dengan mengikuti sepuluh arisan, dia langsung

PTPN XIII Nanga Jetak Diamuk Massa Masa

Tenang Ternoda

Fasilitas Kantor Dirusak, Dipicu Sengketa Lahan SINTANG-PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIII di Nanga Jetak Sintang Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang didemo warga Dusun Batu Landung, Senin (17/9). Ratusan massa yang datang itu menuntut PTPN segera menyelesaikan persengketaan lahan antara PTPN dan warga Dait. Demo itu juga diwarnai aksi anarkis dengan pengrusakan kantor PTPN oleh massa. Pendemo dalam aksinya membentangkan spanduk berisi tuntutan kepada PTPN. Mereka bergerak secara spontan. Gerakan tersebut karena masyarakat Batu Landung merasa menjadi korban akibat sengketa antara warga Dait dengan PTPN, yang tidak kunjung selesai. Pendemo sendiri sebagian besar merupakan buruh menoreh di kebun karet milik PTPN tersebut. Jalan masuk kebun Karet di lahan

SUTAMI/pontianakpost

TUNTUT : Pengunjuk rasa berorasi di depan kantor PTPN XIII Nanga Jetak Sintang menuntut penyelesaian sengketa lahan antara PTPN dengan warga Dait.

sengketa dipagari warga Dait. Langkah itu membuat warga Batu Landung merasa sangat dirugikan karena jalan tersebut juga merupakan akses menuju kampung mereka. Meskipun masih bisa

dilalui sepeda motor, tapi jika mobil tidak dapat melintas, seperti untuk pengangkutan material bangunan proyek

PONTIANAK—Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kalimantan Barat bekerjasama dengan Panwaslu kabupaten/kota menyisir dan menertibkan atribut kampanye y a n g m a s i h t e rpasang di sejumlah lokasi, Senin (17/9). Sebab, meski sudah memasuki masa tenang, a t r i b u t- a t r i b u t tersebut belum semuanya dibersihkan oleh tim pasangan calon.

uKe Halaman 7 kolom 5

uKe Halaman 7 kolom 1

uKe Halaman 7 kolom 5

Evi Erlinayani, Pemecah Rekor Asia Angkat Berat jenis Squat dan Dead Lift

11: 39

14:45

17: 43

18:51

04:19

Setelah Raih Emas di PON, Bermimpi Jadi Juara Olimpiade Mempersembahkan medali emas bagi Kalimantan Barat merupakan suatu kebangaan yang luar biasa bagi atlet angkat berat Kalbar Evi Erlinayani (26). Apalagi berhasil memecahkan rekor Asia, maka membuat Evi bertekad menjuarai Olimpiade. Berikut laporan Wartawan Pontianak Urai Budianto yang meliput langsung PON XVIII di RIAU. Evi berhasil menunaikan janjinya untuk memberikan emas bagi Kalbar. Raihan tersebut memperbaiki torehan Evi di pentas PON terdahulu. Dimana saat di PON

Online: http://www.pontianakpost.com/

URAI BUDIANTO/PONTIANAK POST

MEDALI EMAS : Evi Erlinayani berada di podium tertinggi setelah sukses meraih medali emas angkat berat di kelas 52 kilogram.

Kaltim 2008 lalu dirinya hanya mampu meraih perak. Di pentas PON ini Evi yang turun di kelas 52 kilogram, selain meraih emas juga mampu memecahkan rekor Asia di jenis angkatan squat dan dead lift. Latihan yang keras dan pantang menyerahlah yang membawa Evi Erlinayani, dara manis asal Kabupaten Pontianak ini berhasil meraih impiannya merebut emas. Menurutnya, tak ada yang paling membahagiakan selain bisa mengharumkan nama daerah di kancah nasional apalagi di ajang multievent sekelas PON. Semua atlet berlomba-lomba untuk bisa menjadi sang juara. Kedepannya Evi bertekad tak hanya menorehkan tinta emasnya di level nasional, tapi juga Asia bahkan dunia. “Target yang berat bagi saya. Tapi Al

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 4.000 *Ketapang Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 4.000

uKe Halaman 7 kolom 5

Jawa Pos Group Media


opini

2 Editorial

Pontianak Post

Selasa 18 September 2012

Membuka Lagi Century

L AMA t i d a k t e rd e n ga r kabarnya, kasus bailout Bank Century senilai Rp 6,7 triliun tibatiba kembali mencuat. Babak baru penyelidikan kasus yang menghebohkan itu pun, tampaknya, segera dimulai. Hal tersebut ditandai oleh pemanggilan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar oleh tim pengawas (timwas) kasus Bank Century DPR kemarin. Kenapa Antasari?Ya, mencuatnya kembali kasus itu memang tidak bisa dilepaskan dari sosok Antasari. Entah apa motifnya, mantan jaksa tersebut tiba-tiba mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Dalam sebuah rekaman perbincangan dengan sebuah stasiun televisi swasta, Antasari mengungkapkan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berada di balik pengucuran bailout untuk Bank Century. Menurut dia, hal itu dibahas dalam pertemuan 9 Oktober 2008. Selain SBY dan Antasari, pertemuan saat itu dihadiri tokoh-tokoh penting. Di antaranya, Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Jaksa Agung Hendarman Supandji, dan

Ketua BPK Anwar Nasution. Ada juga sejumlah menteri seperti Menko Polhukam Widodo A.S., Menkeu sekaligus Menko Perekonomian (ad interim) Sri Mulyani, Mensesneg Hatta Rajasa, Menteri BUMN Sofyan Djalil, serta Seskab Sudi Silalahi. Pernyataan Antasari seolah menjadi amunisi baru untuk melanjutkan penyelidikan kasus Bank Century. Bagi kelompok tertentu, ini merupakan momentum untuk ’’menyerang’’ kembali pihak-pihak yang diuntungkan oleh bailout tersebut. Lebih khusus, kicauan Antasari dijadikan senjata untuk menyudutkan SBY dan Partai Demokrat. Namun, yang terjadi ternyata tidak seperti yang dibayangkan. Saat memberikan keterangan di DPR kemarin, Antasari cenderung ’’bermain aman’’. Keterangan terpidana kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen itu terkesan normatif. Bahkan, Antasari cenderung menganulir pernyataan sebelumnya. Dia menegaskan bahwa tidak ada pembahasan terkait den-

gan bailout Bank Century pada pertemuan 9 Oktober 2008 yang dipimpin SBY. Ada apa dengan Antasari? Entah lah. Di negeri ini, penyelesaian masalah hukum memang tidak bisa seratus persen steril dari perang kepentingan alias conflict of interest. Terlebih kasus besar seperti Bank Century. Kasus itu melibatkan banyak pihak dengan kepentingan yang besar pula. Penyelesaiannya pun tidak bisa semudah membaliktelapak tangan. Ada bargaining-bargaining tertentu. Ketika Antasari mengeluarkan pernyataan berbau Bank Century, banyak kalangan yang berharap ada langkah maju dari pengungkapan kasus tersebut. Sinyal itu menguat dengan langkah timwas kasus Bank Century DPR yang meminta keterangan Antasari. Timwas juga berencana meminta keterangan mantan Wapres Jusuf Kalla. Pertanyaannya, apakah itu menjadi tanda-tanda baik penuntasan kasus bailout Bank Century? Atau, malah membuat gelap kasus tersebut? Kita tunggu saja! (*)

Politik Uang vs Suara Hati dalam Pilkada Politik uang dinilai masih akan besar pengaruhnya dalam proses pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah di negeri ini. Politik uang juga dituding telah merusak sistem demokrasi yang dibangun kembali di era reformasi. Bahkan lebih buruk dari demokrasi parlementer di era orde lama. Singkat kata, sistem demokrasi masih dalam in the making, demikian sementara orang berpendapat. Apakah ini suatu istilah atau ungkapan untuk memaafkan diri (bangsa) ? Entah ! Dapat diduga, bahwa kandidat yang kuat uangnya akan lebih mampu menarik calon pemilihnya dan menang. Karena itulah uang menjadi salah satu indikasi kekuatan (strength) kandidat yang akan maju dalam pemilihan. Bahkan sekarang, muncul issue baru, bahwa ada partai yang bersedia mendanai calon legislatif/ eksekutif yang dinilai potensial dan memberi harapan menang. Sebelum ini, yang umum berlaku adalah, calon legislatif/eksekutif yang perlu menyediakan sejumlah dana besar untuk partai pengusung dan pendukung. Praktik seperti ini dapat berjalan apabila kepentingan dan keuntungan dua pihak terakomodir. Mengapa Politik Uang ? Mengapa dalam sistem demokrasi harus menggunakan uang untuk merebut hati pemilih ? Ini pertanyaan mendasar, yang jawabannya adalah, demokrasi di bumi kita masih sebatas wacana. Selain faktor tingkat pendidikan (kecerdasan) sebagai penyebabnya, faktor ekonomi jauh lebih besar sebagai pemicunya. Terutama pada masyarakat yang masih dalam taraf mengejar kebutuhan pokok. Di era orde baru lazim dikenal istilah developing country, istilah yang sopan dan lembut yang sebenarnya bermakna negara miskin. Dalam situasi dan kondisi masyarakat demikian, politik uang secara otomatis bertumbuh subur, di tengah ramainya kritik atau kecaman publik. Bandingkan saja fenomena pencurian, perampokan, penjarahan, penipuan, tindakan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga), tingginya PSK (Pekerja Sek Komersial), perdagangan gelap, seperti narkoba, yang dikategorikan “amoral” juga cenderung meningkat, walau publik mengutuknya, dan pemerintah serta pihak keamanan telah berusaha meminimalisirnya.

oleh Patrice Jika dilihat dari sisi kandidat yang maju dalam pemilihan, kita menjadi lebih paham apabila mengikuti pendapat yang digarisbawahi filsuf Thomas Hobbes bahwa manusia secara alamiah memiliki tiga sifat yang berhubungan erat satu sama lain. Pertama, sifat bersaing, mengatasi atau mengalahkan sesamanya. Kedua, sifat membela diri atau mempertahankan dirinya dengan cara dan jalan apa pun. Dan ketiga, sifat ingin mencapai kemuliaan, ingin dihormati dan dipuji. Politik uang memang dilihat sangat sesuai dan pas untuk memenuhi ketiga sifat naluriah manusia demikian, sejalan dengan situasi dan kondisi masyarakat, miskin. Akhirnya, uang pun menjadi sarana politik yang handal pada saat kampanye terbuka atau terselubung, menjelang pemilihan (kasus : serangan fajar) atau pada saat perhitungan suara, moment yang terakhir. Jelas bahwa kedua pihak, baik kandidat maupun calon pemilihnya, terjalin ikatan saling membutuhkan, walaupun ada sebagian yang sekedar mengejar uang belaka, dan bukan loyal kepada orangnya. Dengan kata lain, pada saat memilih, dia menjatuhkan pilihan ke calon lain berdasarkan pertimbangannya sendiri (suara hati). Kendati kemungkinan terjadi risiko ini, money politics tetap pilihan pertama kandidat yang akan maju dalam pemilihan, kecuali yang pas-pasan uangnya. Saling Mengobyek Jadi, dalam sistem pemilu atau pilkada demikian, selalu terdapat kelompok yang kita sebut kaum opportunis yang lihai memanfaatkan peluang mencari keuntungan pribadi. Mereka senantiasa akan berada di lingkaran kandidat yang akan maju dan “berduit” tentunya. Merekaakanmemanfaatkansebaik mungkin momen mengais uang. Mereka juga tidak akan memikirkan secara kritis dan mendalam, apakah kandidat tersebut berbobot, bermoral, dan layak memimpin bangsa ini, termasuk memimpin dirinya. Bagi mereka, sang kandidat adalah yang saat ini akan memberikannya tambahan kesejahteraan. Serta-merta para calon legislatif maupun eksekutif juga pandai memanfaatkan pola pikir masyarakat banyak itu, dan memanfaatkannya

sebaik-baiknya. Jadi, siapa yang opportunis ? Sudah pasti, kedua pihak ! Dalam konteks ini relasi kedua pihak pun bersifat obyek ke obyek atau saling mengobyek, saling memperalat, demikian pendapat filsuf Martin Buber. Secara jujur saja akal sehat berkata, politik uang telah merendahkan martabat manusia yang berkehendak bebas. Di pihak lain, kita mengenal juga mereka yang dapat digolongkan sebagai kelompok pemilih kritis, bijak dan yang mengikuti suara hati yang benar. Mereka tidak tertarik dan tidak cenderung ke sikap dan perilaku politik uang. Tetapi mereka hanya segelintir orang, kelompok kecil yang dianggap bodoh dan bahkan ditertawakan, karena tidak mau mengambil kesempatan. Politik uang terasa semakin subur atau disuburkan oleh opini yang secara sengaja atau tidak, telah ditumbuh-kembangkan di masyarakat selama ini sehingga pemilu atau pilkada yang seyogyanya merupakan pesta demokrasi kehilangan makna luhurnya. Opini yang dimaksud adalah, “Siapa pun yang memimpin bangsa ini sama saja, kotor dan korup.” Opini seperti ini sungguh berbahaya karena mendorongpemilihberpikirsempit, negatif dan pesimis, serta melahirkan pemlih kelompok ketiga, yang lazim dinamakan golongan putih (golput). Sungguh fatalistis! Seyogyanya opini yang layak muncul di masyarakat adalah yang memberi optimisme sebagai berikut, “Mari kita dukung yang layak untuk memimpin.Janganasalpilih,karena jika salah pilih akan menderita lima tahun ke depannya.” Pembelajaran Generasi Muda Karena itu, generasi muda yang cinta bangsa ini, hendaknya mampu menjadikan pengalaman yang tidak sehat ini sebagai bahan pembelajaran untuk kelak memimpin bangsa ini. Hasil pembelajaran adalah kecerdasan dan keberanian dalam menilai praktik buruk demokrasi secara obyektif. Selanjutnya generasi dan pemimpin muda dapat mengelola sistem demokrasi akan datang secara elegan. Selalu optimis! Tanpa kecerdasan dan keberanian dalam pembelajaran tersebut, demokrasi kita memang masih akan in the making dalam arti, akan tetap berjalan di tempat. ** *) Penulis, Staf Pengajar PT Swasta Widya Dharma Pontianak, alumnus Fisipol Untan

Program Yes, SARA No! Pemimpin bisa diibaratkan seperti seorang nakhoda. Sebagai seorang nakhoda mestilah ia memiliki kapasitas atau kemampuan tertentu, khususnya dalam dunia kebaharian. Arah angin, kedalaman laut, cuaca dan lainlainnya harus dikenalinya dengan baik sehingga kapal atau biduk yang dilayarkannya dapat mencapai pantai tujuan. Sebaliknya, seorang nakhoda yang tidak ahli bukan hanya akan tersesat, biduk atau kapal yang dilayarkannya bisa tenggelam di lautan luas. Begitulah kira-kira gambaran seorang pemimpin, ia harus memiliki kecakapan atau kompetensi karena posisinya sangat penting dan menentukan. Kalau ia tidak cakap, binasalah akhirnya. Tulisan ini diilhami dari diskusi kecil di internal KAHMI Wilayah Kalbar pada akhir bulan Agustus yang lalu di hotel Merpati tentang Pilgub. Dalam diskusi tersebut berkembang berbagai wacana dan pemikiran, tetapi yang paling menonjol adalah ada semacam kesadaran bersama, --lebih tepatnya disebut keprihatinan---di kalangan sebagian besar anggota KAHMI bahwa Pilgub yang segera akan digelar di bumi Khatulistiwa ini belum memberikan pencerahan politik. Alih-alih mencerahkan, peserta diskusi melihat bahwa ada kecenderungannya semakin membenamkan kesadaran kita ke dalam kubangan primordialisme. Indikasinya, isu-isu yang dominan menyeruak ke permukaan publik adalah isu SARA, belum ada tanda-tanda bahwa isu-isu ini akan dibungkam. Visi, misi dan program kerja para kandidat, kalau pun terdengar sayup-sayup, seperti dikesampingkan atau diabaikan. Pertanyaannya: mau dibawa kemana Pilgub ini? Pemimpin adalah pemandu, penanda dan eksekutor. Oleh karena itu, tidak bisa tidak, harus memiliki keahlian. Tidak harus pintar, -- orang-orang pintar terkadang kurang bisa mendengar pendapat orang lain---apalagi genius. Yang penting ia memiliki visi untuk menentukan secara tepat tentang apa yang harus dilakukan atau diperbuat. Tidak

oleh Hamka Siregar hanya merasa mampu, tetapi juga harus mampu merasa sehingga ia dapat menangkap setiap tandatanda zaman. Dalam konteks ini, memilih pemimpin harus dengan extra hati-hati. Jangan disederhanakan seperti pameo yang sering diucapkan sebagian anggota masyarakat: “siapa pun gubernur/ bupatinya tidak akan mengubah nasibnya.” Nasib, memang tidak tergantung dengan gubernur/ bupati, tetapi tergantung kepada diri sendiri. Kaitannya, sejauhmana kepemimpinan mampu mengilhami atau menggerakkan perubahan sehingga setiap pribadi atau individu terdorong untuk bergerak. Dengan demikian, pertimbangan-pertimbangan SARA di dalam menentukan pemimpin, di samping tidak relevan juga dapat menimbulkan mudharat kebangsaan. Oleh karena itu, bagian yang penting dipertimbangkan dalam memilih seorang pemimpin adalah visi, misi dan program yang diusungnya. Visi, misi dan program-program tersebut dapat didiskusikan baik dari sisi nilai, ketepatan, kemendesakan maupun dari dari sisi kemanfaatannya. Lebih jauh, masyarakat pemilih dapat menagih secara moral dan politik terhadap pemimpin terpilih apabila ia bergeser atau alpa dari visi, misi dan program-program kerja yang diusungnya. Pilgub Kalbar 2012 tinggal menghitung hari. Mestinya, visi, misi dan program kerja harus lebih membumi, bukan mencuatkan isu-isu primordialisme yang justru akan memperbesar adrenalin sosial yang negatif. Bisa-bisa, jika arus ini tetap mencuat, Pilgub akan gagal melahirkan pemimpin yang berkualitas. Indikasinya, dari diskusi ringan di warung-warung kopi sampai ke pusat-pusat intelektual, kampus yang santer terdengar adalah isu-isu priomordialisme, bukan visi, misi dan program kerja para kandidat. Ironisnya, isu-isu ini dikemas dengan retorika-retorika intelektual yang seolah-olah jernih,

logis dan diamini secara teologis. Demikianlah, demokrasi belum menjadi bagian inti kesadaran kita, demokrasi baru sekedar prosedural, belum subtansial. Sekat-sekat primordialisme adalah sekat-sekat sempit, pengap dan bisa mematikan. Bangsabangsa yang gagal mengelolanya tidak dapat beranjak dan bergerak maju. Stamina dan potensinya tergerus mengurusi hal-hal ini sudah melewati rentang waktu yang relatif lama, lebih setengah abad merdeka, semestinya tidak boleh terus menerus tersandera oleh isu-isu ini. Bernegosiasi menjadi penting, bumi Kalimantan Barat adalah bumi tempat kita tumbuh dan besar bersama. Harus ada kesediaan untuk berubah dan bertransformasi diri dari isu-isu sempit ke isu-isu global-modern, seperti profesionalisme, multi kultralisme dan pluralisme. Tentu, ini tidak terlalu sukar karena sumbersumber sejarah kita sangat kaya dengan itu. Tergantung apakah kita dapat menemukan sosok pemimpin yang dapat mengelolanya dengan baik. Di era demokrasi seperti sekarang ini, jualan isu-isu SARA adalah bentuk kepanikan politik. Panik adalah tanda-tanda kita lemah, tidak kokoh. Isu-isu aktual gagal dimaksimalkan, sehingga berbalik arah kepada hal-hal yang mudah diobral. Jualan ini mudah dan murah karena isu-isu primordialisme tidak memerlukan argumentasi yang panjang-panjang karena sifatnya “chauvinistic.” Padat, singkat dan seperti kata yang sering diungkapkan oleh Mr. Bondan dalam acara Wisata Kuliner di salah satu saluran TV Swasta Nasional, “maknyos.” Chauvinistic sifatnya tidak liquit, kaku dan tertutup. Menolak perubahan, memelintir informasi untuk kepentingan kelompok dan anti kebenaran. Bahkan, paling sadis adalah menciptakan kesadaran palsu, seolah-olah demokratis, seolah-olah santun, seolah-olah religius dan seterusnya. Sampai saat ini, para kandidat Cagub dan Cawagub belum menuturkan kepada publik tentang apa yang akan dibuat,

belum membentangkan program. Slogan masih dominan. Menang, bangkit, lawan dan kata-kata sejenisnya merupakan kata-kata yang menghiasi jalanan. Sadar atau tidak, kata-kata ini memuat prasangka-prasangka politik. Sebagai bagian dari masyarakat Kalimantan Barat tentu prihatin. Kita berharap para Cagub dan Cawagub yang akan bertarung memperhatikan lagi programprogram yang akan ditawarkan. Kampanye yang mengaduk-aduk emosi masyarakat sudah harus ditepikan karena kontra produktif. Jujur, kita belum mendengar tentang apa langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mengatasi kerusakan infrastruktur. Bagaimana caranya mendorong percepatan pembangunan di Kalbar. Bagaimana tentang lingkungan hidup yang semakin tergerus karena diekploitasi secara tidak terkendali. Ini perlu dibincangkan dan disampaikan ke publik. Pilgub bukan hanya sebatas “pesta” demokrasi. Sebagaimana diingatkan oleh saudara Abriandi—intelektual muda Kalbar dalam diskusi KAHMI di atas--pantas untuk diapresiasi bahwa kita tidak boleh terjebak dengan kata-kata pesta, karena pesta sifatnya hanya sekedar suka-suka. Padahal, katanya, Pilgub saharus menjadi momentum perubahan. Wallahu’alam! ** * Penulis, Ketua STAIN Pontianak dan Ketua Harian KAHMI Kalimantan Barat

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari KurniJawa Pos Group atama, Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: A Riyanto (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Achmad Fachrozi, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Wahyu Ismir. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 80.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 40.000,- full colour Rp 50.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­ si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

Pontianak Post


pontianak bisnis Pontianak Post

l Selasa 18 September 2012

3

LOKOMOTIF KEMAJUAN EKONOMI KALBAR

MUDJADI/PONTIANAKPOST

EKSKLUSIF: Showroom eksklusif Jakarta Kreasi yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Pontianak ini mengusung konsep ‘seni untuk rumah kita.’ Hadir untuk memenuhi keinginan konsumen akan produk-produk berkualitas tinggi dan bercita rasa seni.

Ciptakan Hunian Berkelas dan Bernilai Soft Opening Jakarta Kreasi PONTIANAK – Menciptakan hunian berkelas dan bernilai seni tinggi, itulah komitmen yang ingin diberikan oleh Jakarta Kreasi untuk para konsumen. Hal ini terlihat dari produk-produk berkualitas yang dipajang di showroom ekslusif yang beralamat di Jalan Ahmad Yani no 3A – 3B Pontianak ini. Soft Opening Jakarta Kreasi ini sendiri telah dilaksanakan Senin (17/9) dengan dihadiri oleh para mitra kerja, relasi,

kerabat dan para undangan. Keberadaan showroom ini jelas membuat masyarakat Kalbar tak perlu lagi jauhjauh untuk membeli barang bercita rasa tinggi, karena semuanya telah tersedia di sini. Konseptor Jakarta Kreasi Ahua mengatakan bahwa mereka memang sengaja mengedepankan produkproduk bermutu yang memiliki nilai seni. “Seni untuk rumah kita, begitulah kirakira konsep yang kami usung untuk menambah keindahan pada tempat tinggal dan hunian Anda,” ujarnya. Ahua menjelaskan, beberapa produk berseni yang

Saham

Indeks Lemah INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan bergerak datar. Indeks turun 1.715 poin (0.040 persen) ke level 4,255.283 namun indeks LQ45 naik 0.34 poin (0.05 persen) ke level 732.87 pada penutupan perdagangan kemarin.Research Analyst PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, mengatakan euforia Quantitative Easing jilid 3 tampaknya mulai berakhir meski bursa regional masih diwarnai oleh sentimen positif dari program pembelian surat utang oleh bank sentral Amerika. “Selain itu data penjualan ritel Amerika Serikat (AS) pada Agustus dan consumer confidence September secara tak terduga menguat,” ungkapnya, kemarin. Penjualan ritel Agustus di AS naik ke level tertinggi sejak 6 bulan terakhir. Sedangkan sentimen negatif berasal dari data produksi industri Amerika bulan Agustus yang turun terdalam sejak Maret 2009. “Kami melihat investor memilih melakukan aksi ambil untung pasca indeks mencapai rekor tertinggi,” ujarnya. Pada perdagangan hari ini Purwoko memerkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Indeks diproyeksikan bergerak di kisaran support pada level 4,230 dan resistance di level 4,270. Frekuensi transaksi perdagangan kemarin tercatat 163.379 dengan volume 4,63 miliar, senilai Rp 4,91 triliun. Sebanyak 121 saham naik, 114 saham turun, dan 93 saham stagnan. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 602,4 miliar.(gen)

MOTHERBOARD ASUS

Chipset Intel 7 S Sertifikasi USB 3.0 MOTHERBOARD ASUS dilengkapi dengan fitur USB 3.0 terbaik dan sementara ini ASUS adalah satusatunya produsen yang menawarkan motherboard chipset Intel 7-Series (S) dengan USB 3.0 bersertifikasi. Dengan adanya sertifikasi ini, motherboard ASUS dengan dukungan USB 3.0 menjamin kompatibilitas dan stabilitas terbaik, melengkapi SuperSpeed USB yang memberikan peningkatan kinerja yang signifikan dibandingkan dengan USB standar dan tetap kompatibel dengan beragam perangkat berkoneksi USB yang ada di pasar saat ini. Technical Public Relations Asus Indonesia Setyo Ryanto menjelaskan, untuk dapat memenuhi syarat sertifikasi USB 3.0, sebuah motherboard harus melewati lebih dari 180 pengujian ketat. Beberapa di antaranya adalah uji kualitas sinyal, interoperabillitas, uji ketahanan, kompatibilitas, serta uji kecepatan transmisi. Dengan desain tata letak yang tepat, penggunaan chip dan konektor berkualitas, menjadikan motherboard ASUS bersertifikasi USB 3.0 lebih baik dalam merespon sinyal dari perangkat USB 3.0 bahkan di saat beban kerja yang berat sekalipun. Selain itu, sambungnya, motherboard bersertifikasi USB 3.0 juga harus melewati uji kompatibilitas dengan 36 perangkat yang berbeda, antara lain seperti printer, media penyimpanan eksternal, video kamera, mouse dan headset, untuk memastikan pengguna dengan motherboard ASUS mendapatkan dukungan kompatibilitas paling lengkap pada beragam produk . (r/*)

diproses dengan teknologi tinggi tersebut sudah bisa ditemui di showroom Jakarta Kreasi. Sebut saja diantaranya produk sanitary berkelas dari Germany Brilliant, yang tak hanya mengutamakan fungsi dan style, namun juga memberikan garansi untuk produknya yang menggunakan bahan dari kuningan tahan karat sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi penggunanya. Kemudian, ada juga cat Jotun yang merupakan salah satu cat kelas dunia yang seluruh produknya diklaim ramah lingkungan. Cat ini memiliki varian warna yang

banyak, sehingga konsumen lebih leluasa memilih warna sesuai selera mereka. Untuk keramik, ada Summit yang memiliki corak warna menarik, bernilai seni tinggi dengan standar internasional. Brand Centro juga hadir di Jakarta Kreasi. Memproduksi keramik premium dengan motif dan bentuk unik menyerupai batu alam, menjadi keunggulan dari produk ini. Jadi, sambung Ahua, showroom ini tak semata menjual barang saja, namun lebih dari itu, konsumen yang datang juga akan dimanjakan dengan beragam produk hunian berkelas dan bercita rasa ting-

gi – seluas mata memandang. Seakan melengkapi itu semua, sebuah lukisan besar nan indah bergambar ikan arwana menambah kesan ekslusivitas showroom tersebut. Karya ini dilukis oleh putra daerah Kalbar bernama Yudi, yang kemudian menjadi bagian koleksi dari Suhardiman. “Koleksi saya ini cocok ditempatkan di showroom Jakarta Kreasi, karena semua yang ada disini produk-produknya memang memiliki nilai seni dan artistik yang tinggi juga,” jelas owner Hotel Dangau, Kubu Raya yang bersahabat dengan Ahua ini. Suhardiman sendiri sangat

mengapreasi diresmikannya showroom ini. “Ini menandakan perekonomian Kalbar kian maju dan berkembang. Terlebih sekarang, beragam bangunan dari rumah, hotel, kantor dan sebagainya itu memerlukan produk berkualitas untuk mempercantik isi bangunan mereka,” jelasnya. Dengan kehadiran Jakarta Kreasi, diharapkan bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat Kalbar akan produk berkualitas seni yang tinggi tersebut. Hal senada juga diungkapkan oleh sang saudara, Heni yang keduanya ditemui Pontianak Post tengah meng-

hadiri peresmian showroom. “Keberadaan Jakarta Kreasi ini jelas akan sangat mempermudah konsumen seperti saya. Tak perlu jauh-jauh terbang ke Jakarta, karena disini pun sudah menyediakan produk berkualitas dengan model yang beragam,” bebernya. Ia berharap, kedepannya Jakarta Kreasi bisa menambah lengkap isi showroomnya sehingga konsumen memiliki pilihan yang lebih bervariasi “Harga tak masalah sepanjang memang produk yang kita peroleh juga berkualitas,” pungkas owner Villa Bukit Mas Singkawang ini. (mel)

Suzuki Luncurkan Mega Carry Xtra JAKARTA – Distributor tunggal Suzuki, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan produk pick up terbaru, Suzuki Mega Carry Xtra, Senin (17/9), di Jakarta. Produk ini melengkapi varian kendaraan niaga Suzuki. Sebelumnya sudah hadir Carry 1.5 dan Mega Carry yang diluncurkan Februari 2011. Kini sudah terjual hampir 20 ribu unit. Keberhasilan Suzuki Carry Pick Up sebagai kendaraan niaga sudah teruji selama 36 tahun di Indonesia. Suzuki telah meraih market share nasional 50 persen pada pasar kendaraan mini pick up. Suzuki Mega Carry Xtra sangat cocok mengangkut barang berukuran ekstra besar karena memiliki ukuran bak yang luas, namun tetap aman dan nyaman bagi penggunanya. Mega Carry Xtra ditunjang mesin yang terkenal irit, kuat andal dan tangguh di segala kondisi jalan,

serta biaya perawatan yang murah. “Para pelaku usaha dapat memeroleh keuntungan lebih dengan menggunakan produk ini yang sesuai dengan tagline Suzuki, yaitu Mega Carry Xtra : Xtra Luas, Xtra Untung,” kata Managing Director Automobile Marketing Suzuki, Seiji Itayama, didampingi Sales 4W Director Suzuki, Davy Tuilan serta Marketing Director Suzuki Endro Nugroho, Senin (17/9), di Jakarta. Dia menjelaskan, Mega Carrry Xtra ditujukan bagi pengusaha kecil dan menengah, distributor, maupun retailer yang membutuhkan space yang lebih besar untuk muatan lebih banyak ataupun barang berukuran panjang dan lebar. Sementara itu Suzuki Mega Carry selain unggul dan eksis di pasar domestik, juga telah teruji kualitasnya di pasar ekspor dengan diterima 107 negara lintas

M KUSDHARMADI/PONTIANAK POST

EKSTRA BESAR: Suzuki meluncurkan produk pick up terbaru mereka, Mega Carry Xtra, kemarin, di Jakarta. Mobil ini dapat menunjang efisiensi dan keuntungan bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.

benua. Diharapkan diluncurkannya varian terbaru dari Suzuki Mega Carry yakni Mega Carry Xtra dapat memerkuat

market mini pick up nasional, khususnya di segmen pick up bak lebar dan luas. Mega Carry dan Mega Carry

Xtra menggunakan mesin tangguh yang sama, yakni G15A, 1.493 CC, daya maksimum 92.4 PS/6000 rpm dan memiliki torsi maksimal 12.8 Nm/3000 rpm yang bertenaga. “Perbedaannya hanya pada bak, Mega Carry Xtra punya bak lebih luas,” katanya. Lebar baknya 1,670 mm dengan panjang bak 2,450 mm. Suzuki Mega Carry Xtra tersedia dengan pilihan warna Real Black, Atlantis Blu dan Superior White. Endro menjelaskan, Mega Carry Xtra juga dilengkapi dengan ELR Safety Belt, pelindung kepala, kabin yang terpisah sehingga dapat menghindari benturan. Kemudian, ada dua lampu belakang sehingga memudahkan untuk pergerakan mundur di malam hari. Selain, itu juga kaca yang lebar dan lampu yang terang. “Suku cadang juga mudah dan murah yang tersedia di dealer resmi Suzuki,” kata Endro. (ody)

City Car Berkembang, Industri Otomotif Siap Terbang JAKARTA—Pasar otomotif dalam negeri khususnya penjualan mobil diprediksi semakin perkasa dan berpotensi mengalami pertumbuhan cukup signifikan tahun depan, salah satunya karena pasar city car kian membesar. Syaratnya ekonomi global terus menunjukkan pemulihan dan perekonomian Indonesia tetap kondusif. Sinyal pertumbuhan penjualan mobil sudah terlihat sejak tahun ini seiring daya beli meningkat sehingga besar potensi penjualan mencapai 1 juta unit sampai akhir tahun. Selain itu, produsen otomotif ramai-ramai masuk segmen kendaraan yang sedang menciptakan pasar baru city car. Setela h PT Honda Prospect Motor (HPM) menghadirkan Brio yang akan menjadi salah satu primadona di kelas ini, giliran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) datangkan Mitsubishi Mirage dan masuk ke kelas Brio. Selanjutnya mereka akan bersaing dengan merek yang sudah eksis antara lain Nissan March, Suzuki Splash, Chevrolet Spark, dan Kia Picanto.Berikutnya ramai dikabarkan bahwa Toyota juga akan meluncurkan mobil sejenis. Pada tahun ini, City Car di kelas Brio dan kawan kawan diprediksi akan meraih pangsa pasar sekitar

PASAR POTENSIAL: PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mendatangkan Mitsubishi Mirage di kelas pasar city car.

15 persen atau berpotensi mencapai penjualan 150 ribu unit seandainya total market sebesar 1 juta unit. “Tahun depan saya perkirakan bisa lebih besar lagi,” kata After Sales Services and Marketing Director PT HPM, Jonfis Fandy, belum lama ini. Pasar city car bisa dikatakan tumbuh membentuk pasar baru sehingga tidak menggerogoti penjualan segmen kendaraan lainnya. Pasar ini membidik pembeli kendaraan pertama terutama konsumen di perkotaan yang membutuhkan efisiensi dan mobilitas harian cukup tinggi. Tidak lama lagi, pasar city car c

m

y

k

diyakini akan semakin berkembang karena beberapa produsen menyatakan komitmen mengikuti program pemerintah tentang Low Cost and Green Car (LCGC). Mobil ini akan membentuk kelas city car baru dengan harga jual di kisaran maksimum Rp100 jutaan. Produsen otomotif asal India, Tata, akan menemani beberapa produsen lain yang akan masuk ke segmen ini karena sudah memiliki produk andalan, Tata Nano. Executive Marketing Director KTB, Rizwan Alamsjah, mengakui bahwa pasar city car dengan bentuk hatchback di Indonesia memang terus tumbuh. Berband-

ing terbalik dengan pasar sedan yang terus turun. Atas dasar itu pihaknya menghadirkan Mirage untuk memberikan pilihan kepada konsumen dan menyambut momen bisnis yang potensial itu. Meski begitu, menurutnya, masih terlalu dini untuk menilai seberapa besar city car akan mendorong pertumbuhan pasar mobil setidaknya pada tahun depan. Hanya saja dia meyakini bahwa pasarnya akan terus tumbuh karena banyak pembeli sepeda motor yang mulai naik kelas melirik mobil.Rizwan mengatakan bahwa pasar mobil tahun depan akan mengalami pertumbuhan cukup signifikan dengan syarat perekonomian tetap stabil baik secara global maupun domestic. “Tapi ya paling se-naik-naiknya 20 persen (pertumbuhannya). Tapi saya sendiri belum yakin,” ucapnya di Jakarta, kemarin. Chief Executive Officer (CEO) Auto2000, Jodjana Jodi, mengatakan ramai city car akan positif terhadap pasar domestic. Sebab, menurutnya, pasarnya akan tumbuh masing-masing tanpa mengganggu pasar kendaraan yang sudah ada. “Contoh kasusnya seperti Avanza dan Xenia ketika dilaunching tahun 2004. Harganya kan masih di bawah Rp100 juta

saat itu. Banyak yang bilang akan memakan pasar Kijang. Ternyata kan tidak. Justru kelasnya Kijang naik terus dan pasar Avanza Xenia ada sendiri,” tuturnya. Atas dasar itu Auto2000 menyiapkan belanja modal (capex) tahun depan mencapai Rp1 triliun atau naik sekitar 18 persen dari Rp850 miliar pada 2012. Jodi mengatakan pihaknya harus melakukan berbagai langkah antisipasi sebab terkait dengan layanan kepada konsumen. Pada tahun ini, capex itu digunakan untuk penambahan diler menjadi 161 unit. Kebutuhan untuk ekspansi diler sekitar Rp50 miliar per gerai belum termasuk harga tanah. Selebihnya digunakan untuk renovasi, tanah untuk stock yard, dan depo sparepart. “Lahan untuk stock yard itu penting sekali karena penjualan Toyota semakin banyak dan sebelum ke tangan konsumen kan ditampung di stock yard itu dulu. Satu mobil butuh space sekitar 20 meter persegi,” tuturnya.Jodi mengatakan bahwa investasi Rp1 triliun tahun depan untuk persiapan sampai dengan 10 tahun ke depan. Harus dilakukan berbagai langkah percepatan karena harga tanah semakin mahal sehingga jika ditunda ongkosnya semakin tinggi. (gen)


Pontianak Post • Selasa 18 September 2012

4 Reni Hidjazi, Direktur PPSW-Borneo

SALAH satu mimpinya, menginginkan kaumnya menjadi agen perubahan untuk dirinya sendiri dan tentu juga bermanfaat bagi orang lain. Keinginan dari Reni Hidjazi (40 th) adalah ingin mengentaskan segala keterbatasan yang dihadapi perempuan. Sebagai pimpinan Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) Borneo, ibu 3 anak ini berharap kiprahnya bisa menginspirasi wanita lain untuk lebih kritis menghadapi segala permasalahan hidup. Pantang menyerah! Oleh: Ya’ Muhammad Maulidin

pa yang mendasari keingi­ nan Anda ini? Kaum wanita sudah belajar banyak dari pengalaman yang dialaminya. Seharusnya dari hal itu wanita bisa lebih mandiri, ditambah lagi tuntutan zaman. Itu yang mendasari saya ingin wanita menjadi agen perubahan, setidaknya untuk teman-temannya sesama wanita. Zaman semakin maju, ilmu pengetahuan juga semakin berkembang. Kalau diam disitu terus, tidak akan jadi apa-apa.

A

Bisa diceritakan apa PPSW ini? Organisasi ini berdirinya, dari tahun 1986. Dirintis pertama kali di Jakarta dan pada saat itu berkembang dan memiliki beberapa kegiatan di bebe­ rapa propinsi. Dulunya, memang isu program lebih kepada menggalakkan pertanian. Kemudian, PPSW semakin berkembang di beberapa propinsi – termasuk di Kalbar, dan kemudian fokus ke pemberdayaan ekonomi. Memang ini merupakan gerbang kami untuk menyentuh kelompok wanita. Tapi sejalan itu, kami mulai mengembangkan program lain, seperti kesehatan reproduksi, pendidikan terutama kesetaraan fungsional, PAUD, pendidikan politik, hukum terutama untuk KDRT dan kasus trafficking. Untuk penge­ masan pro­ gramnya sendiri seperti apa?

Disini ada pilar-pilar yang ingin kita bangun. Pertama, pendidikan kritisnya sendiri. Ya, lewat pertemuanpertemuan rutin, sering mengadakan focus group discussion, workshop, lokakarya, studi banding dan sebagainya. Untuk membangkitkan rasa kritis tadi, termasuklah itu sebagai pengetahuan – yang diharapkan dapat di-internalisasikan kedalam diri wanita. Lalu kedua, kita ingin kelompok wanita ini mengembangkan institusi kecil yang mereka buat sendiri. Dari kelompok inilah nantinya mereka belajar kepemimpinan, manajemen organisasi dan lainnya. Kendala apa yang Anda hadapi? Kita ini bekerja dengan manusia, bukan bekerja dengan barang - apalagi mesin yang dapat kita atur sendiri. Kita harus sangat mendalami terlebih dahulu proses pendekatan terhadap wanita. Apalagi di Indonesia sendiri, wanita masih terikat dengan prosesproses budaya yang membuat mereka tidak berani mengambil keputusan dan ini justru merugikan diri mereka sendiri. Pertimbangan terhadap suami, anak, keluarga dan pandangan masyarakat inilah yang menjadi tantangan bagi kami. Pernah ada pengalaman tak me­ ngenakkan selama ini? Dulu awal-awal, pernah ada suami yang tidak mengizinkan istrinya, kemudian mendatangi. Kami jelaskan, tokh yang kami ajarkan dan bagikan bukanlah aliran sesat dan bukan sesuatu yang mengada-ada. Ini justru sangat bermanfaat untuk kelompok wanita itu sendiri. Dari situ, kami makin giat melakukan pendekatan secara individu kepada kelompok wanita tadi yang belum berani terlibat. Kalau perlu, kami ajak suami untuk melihat sendiri kegiatan apa yang kami berikan kepada istrinya. Nah setelah tahu itu, tak sedikit kini para suami yang justru bersemangat mengantarkan istrinya bila ada kelas untuk belajar. Seperti apa respon yang ditunjuk­ kan para peserta? Alhamdulillah ya, rata-rata me­ reka sangat antusias setiap datang ke pertemuan. Mereka bersyukur sekali, karena dengan kegiatan yang kami gelontorkan, bisa menambah wawasan dan pengetahuan mereka. Setiap bulan atau tahunnya, kami sendiri selalu ada flash back seperti apa kita sebelum program dan setelah program berjalan. Mereka yang tidak berani berbicara, tidak berani mengung-

kapkan pendapat, berbicara didepan publik apalagi, akhirnya lambat laun terasah dan berani. Mereka yang tidak tahu jalurnya kemana kalau ada masalah, jadi tahu. Nah yang paling penting mereka harus menjadi agen perubahan untuk diri mereka sendiri setidaknya. Dari satu orang ini nanti membawa teman-temannya yang lain. Jadi tidak hanya jadi katak dalam tempurung saja. Ini juga untuk me­ ngasah kesolidaritasan antar wanita, karena begitu banyak persoalan yang dihadapi wanita. Apa pesan Anda untuk kaum wanita? Wanita itu harus bisa memberdayakan diri dan menguasai dirinya. Saya mau apa, ngapain dan bagaimana. Dia juga harus tahu mana kebutuhan strategis, mana kebutuhan praktisnya. Kalau kebutuhan praktis itu misalnya anak dan suami. Tapi untuk kebutuhan strategisnya, ini yang tidak harus dipikirkan sendiri, ada hal-hal yang sebaiknya dibicarakan, apalagi untuk skala besar, misalnya masalah kenaikan uang sekolah anak. Bukan hanya jadi urusan ibu lagi, semuanya. Kemudian yang paling penting, kita harus berbagi dengan pengalaman yang kita punyai, sehingga dari pengalaman itu diharapkan bisa menginspirasi orang lainnya lagi. Apa kegiatan Anda sehari-hari diluar PPSW ? Selain di rumah bersama suami dan ketiga anak, saya banyak menghabiskan waktu juga di kantor Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita. Karena bidangnya fokus dengan pemberdayaan wanita, jadilah setiap hari saya bergelut bersama kelompokkelompok wanita binaan, temanteman saya itu. Selain itu, PPSW ini memiliki beberapa jaringan besar, karena memang selain se-borneo, kita skala nasional bahkan termasuk jaringan internasional juga. Cara membagi waktu dengan keluarga? Syukurnya, suami (Hermayani Putra, red) merupakan tipe orang yang sangat pengertian. Dia sudah paham betul seperti apa kondisi bekerja dengan dan untuk masyarakat. Jadi dia memberikan waktu yang leluasa untuk saya memilih, tapi pastinya dengan kewajiban yang sudah terselesaikan. Tentu, misalnya dia sedang tidak sibuk, gantian dia yang bermain bersama anak-anak. Begitu pula sebaliknya dan itu sudah kami komitmenkan dari awal. ** FOTO : HARYADI/PONTIANAKPOST

C

m

y

k


Pontianak Post

Selasa 18 September 2012

SHOW

SELEBRITAS

5

ACARA TV

TV One

06.30 Apa Kabar Indonesia Pagi 09.30 Kabar Pasar Pagi 10.00 Coffee Break 11.30 Kabar Siang 15.30 Kabar Pasar 16.00 Aku Bangga 19.30 Indonesia Lawyer’s Club 23.00 Kabar Malam

Global TV Pukul 06.00 WIB

Teenage Mutant Ninja Turtles

Empat pemuda terkena radiasi dan mengalami mutasi genetis menjadi kura-kura. Tetapi, mereka tak kehilangan kemampuan berninja. Bersama guru mereka yang bermutasi jadi tikus, mereka melawan kejahatan. (*)

SCTV 07.00 10 .00 12.00 12.30 16.00 17.30 19.00 21.00

MNCTV

Inbox FTV Pagi Liputan 6 Siang FTV Siang Kepompong Abu Nawas dan Paman Jin Putih Abu-Abu Biang Kerok

Cinta Gadis Buta Widya tanpa sengaja mencelakakan adiknya (Viona). Viona terjatuh dari ayunan dengan kepala membentur lantai beton. Dia pingsan dan sejak itu menjadi buta. (*)

Metro TV 08.05 11.30 13.05 16.30

8 Eleven Show Metro Siang Wideshot J ava Overland

19.05 21.05 22.30 23.05

Suara Anda Top Nine News Stand Up Comedy Genta Demokrasi

Indosiar Pukul 08.00 WIB

06.30 09.30 11.30 12.00 15.00 16.00 17.00 23.00

Anim asi Spesial Kisah Unggulan Lintas Siang Layar Kemilau Di Antara Kita Shaun The Sheep Si Alif Intermezzo

06.30 12.00 13.00 14.30

Redaksi Pagi Selebrita Siang Laptop Si Unyil Brownies

AN TV 06.30 07.30 08.30 11.30 14.30 15.00 17.00 19.00 23.00

Mamah Dedeh Curious George Friends T opik Siang Chhota Bheem aka Bima Sakti Dodos World Pesbukers Catatan Si Olga Jakarta Punya Cerita

Trans 7 15.30 J ejak Petualang 20.00 Opera Van Java 22.00 Bukan Empat Mata

Trans TV Pukul 21.00 WIB

The Scorpion King

Seorang kesatria padang pasir bertarung melawan sepasukan setan yang menghancurkan kampung halamannya. Pertempuran itu diselesaikan dalam sebuah pertarungan final berabad-abad kemudian. (*)

Ditunggu Konser Penutup dan Tur SETELAH berhasil menyelesaikan tantangan konser Born to Make History, tidak berarti pekerjaan NOAH selesai. Mereka masih harus menyongsong konser lanjutan pada 2 November mendatang. ’’Kita ketemu lagi ya 2 November,’’ ujar Ariel. CEO Berlian Entertainment Dino Hamid menjelaskan, konser rilis album NOAH sengaja dibuat berbeda, yakni dua kali. Konser yang akan berlangsung 2 November adalah konser penutupan. ’’Konser tanggal 2 nanti lebih ke greatest hits. Konsepnya seperti ditarik ke belakang, mulai awal mereka itu seperti apa,’’ jelasnya. Selain itu, mereka dinanti tur delapan kota. Jadwal NOAH mulai padat lagi seperti dulu. Delapan kota tersebut adalah Surabaya, Bali, Makassar, Medan, Palembang,

Jogja, Bandung, dan Jakarta. Album Seperti Seharusnya secara resmi ada di pasaran pada 16 September. Album tersebut dijual melalui restoran cepat saji KFC. Ternyata, responsnya bagus. Di twitland, banyak yang menulis bahwa mereka tidak kebagian album NOAH terbaru karena habis. Dukungan sesama teman artis juga begitu banyak. Ketika konser berlangsung di Gandaria City, terlihat beberapa selebriti yang duduk di barisan penonton. Ada Bunga Citra Lestari dan Ashraff, Intan Ayu, Syahrini, Titiek Puspa, Camelia Malik, Indra Brasco, Nadia Vega, Deni Cagur, dan Naga Lyla. Namun, tidak terlihat perempuanperempuan yang pernah dekat dengan Ariel. Tidak ada Luna Maya atau Sarah Amelia, mantan istri Ariel. Alleia, putri Ariel, juga tidak tampak. (jan/c5/ayi)

NOAH, 5 Kota, 2 Benua Sabtu, 15 September 2012 Dari Jakarta NOAH berangkat ke Melbourne, Australia Minggu, 16 September 2012 Pukul 00.00* Konser dimulai di The Hi Fi, Melbourne. Ditonton sekitar 400 orang. Momen ini bertepatan ulang tahun Ariel ke-31. Selesai acara mereka langsung bersiap ke Hongkong. Pukul 15.00* Tampil di di Hongkong Convention Center. Tiga ribu penonton memadati gedung, sebagian besar para TKI. Nidji menjadi pembuka konser. Pukul 17.30* NOAH menemui penggemarnya di KL-Live Kuala Lumpur. Sekitar 1.500 penonton datang. NOAH tampil satu panggung dengan artis Malaysia. Rossa juga hadir memberi support. Pukul 20.00* Konser digelar di TAB Orchid Hotel disaksikan 400 orang. Pukul 23.30* Usaha NOAH untuk membuat sejarah dipungkasi di Skeeno Hall Gandaria City Jakarta dengan jumlah penonton sekitar 1.500 orang. *dalam waktu setempat

ANGGER BONDAN/JAWA POS

UKIR SEJARAH: Vokalis kelompok musik Noah, Nazril Irham atau Ariel saat tampil pada konser perdana Noah ‘ Born To Make History’ di Skenoo Exhibiton Hall Gandaria City, Jakarta, Minggu (16/9).

C

M

Y

K


INTERNASIONAL

6

Manusia Popeye hingga Rambut Mohawk Tertinggi

Pontianak Post

l

Selasa 18 September 2012

Waswas karena Diubah jadi Istri Nabi Awalnya Film Berkisah tentang Komet

GUINNESS WORLD RECORDS

BEROTOT: Moustafa Ismail memiliki otot bisep terbesar di dunia atau mirip Popeye. +

GUINNESS WORLD RECORDS

GUINNESS WORLD RECORDS

MIRIP TOMBAK: Desainer Jepang Kazuhiro Watanabe dengan rambut ala Mohawk.

BINATANG UNIK: Great Dane Zeus, anjing tertinggi di dunia, bersama pemiliknya, Denise Doorlag.

Dicetak 22 Bahasa, Guinness Book Dirilis ke 100 Negara Lebih LONDON – Jim Pattison Group, penerbit asal Kanada, kembali menerbitkan Guinness Book of World Records. Kamis (13/9) buku referensi yang terbit setiap tahun itu diluncurkan di Kota London, Inggris. Seperti tahun-tahun sebelumnya, buku populer itu memuat tokoh-tokoh pemecah rekor dari seluruh dunia. Salah seorang pemegang rekor unik yang masuk dalam edisi 2013 tersebut adalah Moustafa Ismail. Tabloid Daily Mail edisi online menjuluki pria asal Kota Alexandria, Mesir, tersebut sebagai Popeye. Pasalnya, lelaki 24 tahun yang akrab disapa Big Mo itu memiliki otot lengan seperti tokoh kartun Popeye. ’’Dia memiliki bisep (otot lengan di bagian atas) berukuran 78,74 sentimeter atau terbesar di dunia,’’ tulis koran Inggris tersebut. Big Mo memang layak menyandang rekor dunia sebagai pemilik otot bisep dan trisep ’’monster’’. Selama sepuluh tahun terakhir, dia tidak pernah absen melatih otot-otot lengannya

di pusat kebugaran atau tempat fitnes. Setiap hari dia berlatih angkat beban seberat 226,79 kilogram sebanyak dua kali. Berkat latihan rutin itu, lingkar lengan bagian atas Ismail kini setara dengan lingkar pinggang pria dewasa. Tetapi, tidak seperti tokoh kartun Popeye yang gemar makan bayam, dia justru membenci sayuran kaya zat besi tersebut. ’’Orang-orang bilang bahwa saya mengingatkan mereka pada Popeye si pelaut. Itu membuat saya tertawa. Sebab, saya tidak suka makan bayam seperti Popeye,’’ ujar pria yang kini menetap di Kota Franklin, Norfolk County, Negara Bagian Massachusetts, Amerika Serikat (AS), tersebut. Setiap hari Big Mo mengonsumsi daging ayam sebagai menu utama. Rata-rata, dia menyantap daging ayam seberat 1,36 kilogram dalam sehari. Itu belum termasuk makanan tambahan lainnya. Yakni, daging sapi serta ikan. Big Mo bisa menyantap steak daging atau ikan sekitar 453 gram per hari. Sebagai cemilan, dia mengonsumsi empat kantong kacang almond. ’’Saya juga selalu minum dua galon air serta tiga liter protein shakes sebagai suplemen,’’ ujar suami Carolina tersebut. Kecintaan Big Mo pada dunia bodybuilder membuat dia rela memboyong istrinya ke AS sekitar lima tahun lalu. Dia berharap punya

lebih banyak kesempatan untuk mewujudkan impiannya menjadi binaragawan. Selain Big Mo, edisi terbaru Guinness Book of World Records memuat kisah beberapa tokoh unik lain. Misalnya, pria dengan tatanan atau model rambut Mohican (Mohawk) tertinggi di dunia, yakni setinggi 3 kaki 8 inci atau sekitar 1,12 meter. Kazuhiro Watanabe, desainer Jepang, berhasil menata rambutnya setinggi itu dengan bantuan tiga kaleng hairspray dan sebotol besar gel. Lalu, ada Johanna Quaas yang tercatat sebagai pesenam tertua dunia dan Sharran Alexander yang merupakan atlet perempuan terberat dunia. Tubuh Quaas yang berasal dari Jerman itu masih tetap lentur kendati dia sudah berusia 86 tahun. Sedangkan Alexander memiliki berat badan 203,21 kilogram. Edisi ke-57 buku rekor dunia itu bakal disebarluaskan ke lebih dari 100 negara. Penerbitnya mencetak buku tebal tersebut dalam 22 bahasa yang berbeda. ’’Kami berharap buku ini bisa terjual 2,7 juta kopi,’’ kata perwakilan penerbit. Selain manusia, Guinness Book of World Records juga mencantumkan sejumlah binatang dan objek unik yang memecahkan rekor dunia. (dailymail/hep/dwi)

CALIFORNIA—Banyak bintang film Innocence of Muslims yang merasa tertipu dan dibohongi oleh produser maupun sutradara. Sebelumnya, aktris Cindy Lee Garcia mengaku tidak tahu bahwa film yang dibintanginya tersebut berkisah soal Nabi Muhammad SAW. Sebab, semula memang tidak ada tokoh Muhammad dalam skenario film. Pengakuan sama juga datang dari aktris Anna Gurji. Perempuan 21 tahun itu menyatakan kaget setelah melihat hasil akhir film yang dibintanginya. Gurji secara tiba-tiba ditokohkan sebagai istri termuda Nabi Muhammad SAW dalam film tersebut. Gurji pun merasa ditipu dan dikhianati Nakoula. Ketika diwawancarai di rumahnya di California, Minggu (16/9), dia pun menyatakan kecemasannya terhadap kemungkinan balas dendam atau pembalasan kepada dirinya. “Saya semula bermain sebagai istri muda dari seorang tokoh bernama George. Tetapi, saya sama sekali tidak tahu kenapa tiba-tiba tokoh bernama George diganti dengan Muhammad,” ungkap Gurji. “Kini, saya hanya mengurung diri di dalam kamar dan tak keluar dari rumah. Saya takut orang-orang di Timur Tengah akan menyalahkan saya,” lanjutnya. Kekhawatiran Gurji cukup beralasan. Dia merupakan pemeluk Katolik. “Itu bisa membuat orang berpikir bahwa saya punya misi untuk melawan Muslim. Jadi, saya harus minum obat agar bisa tidur. Saya menangis selama berhari-hari. Saya merasa dikhianati. Wajah saya muncul dalam klip film itu. Orang-orang melihat film yang mengerikan dan mereka melihat saya di sana,” keluhnya. Gurji dan sejumlah aktor lain meyakini bahwa film yang mereka perankan adalah film laga berjudul Desert Warrior. Mereka pun menyebut Nakoula, yang dipanggil dengan sebutan Sam, tidak pernah membahas isu agama. “Semula saya diberi tahu bahwa saya akan berperan sebagai Hilary, istri muda tokoh bernama George,” kata Gurji. Film itu berkisah tentang komet yang jatuh ke bumi pada zaman kuno di Timur Tengah. Beberapa suku menilai komet itu suci dan berupaya untuk mempertahankannya. Banyak sekali efek khusus yang digunakan dalam film tersebut. Karena itu, para pemain hanya beradegan di depan background berwarna hijau. “Saya dibayar USD 75 (sekitar Rp713 ribu) per hari dan seluruh adegan yang saya mainkan bersama George direkam di depan layar hijau. Saya tidak tahu semuanya kemudian berubah,” tuturnya. “Barangkali saya na”f. Tapi, tak ada peringatan apapun. Saya dipilih, tampil, dan melakoni peran. Tak seorangpun di antara kami yang terlibat dalam film tersebut mengetahui bahwa ada agenda rahasia,” paparnya. (dailymail/cak/dwi)

+

NICK STERN/DAILY MAIL

DITIPU: Nakoula Basseley Nakoula (kiri) bersama aktris Anna Gurji. Ini adalah foto pertama Nakoula yang beredar setelah heboh film anti-Islam.

Generasi Antusias

Jadi Siswa Pilihan, Santunlah Berlalu Lintas

+

PENGARAHAN: Perwakilan Yamaha Central Pontianak memberikan materi dan pengarahan kepada para siswa agar santun berlalu lintas.

PONTIANAK – Untuk yang kesekian kalinya, program Pontianak Gemar Membaca dan Generasi Santun Berlalu Lintas kembali dilaksanakan. Kali ini bertempat di Sekolah Menengah Pertama Bruder Pontianak. Di sekolah ini, tim yang terdiri dari Pontianak Post dan Yamaha Central

cmyk

Pontianak disambut hangat oleh dewan guru dan siswa. Waka kesiswaan SMP Bruder CH Karnelus, mengungkap terima kasih kepada tim karena telah menyempatkan diri untuk datang ke sekolah mereka. Mereka menyambut baik karena bisa mendengarkan materi tentang

KENANG-KENANGAN: Pihak Yamaha memberikan kenang-kenangan kepada sekolah berupa dispenser dan tas untuk siswa.

gemar membaca dan santun berlalu lintas. Materi ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi para siswa. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada tim Pontianak Post dan Yamaha, karena bisa memberikan pengarahan kepada siswa untuk lebih giat

C

m

membaca, serta untuk santun berlalu lintas,” kata Karnelus, kemarin (13/9). Lebih lanjut dia mengungkapkan, kedatangan tim ini memang ditunggu. Oleh karena itu, pihak sekolah sangat mengapresiasi kepada tim Pontianak Gemar Membaca dan Generasi Santun

y

k

Berlalu Lintas. Karnelus berpesan kepada seluruh siswa untuk mendengarkan dan menyimak secara seksama apa-apa saja yang akan disampaikan oleh pemateri. “Apa yang mereka akan sampaikan, dengarkanlah secara baik-baik. Karena itu akan sangat bermanfaat bagi kalian,” lanjutnya. Dia menjelaskan, betapa bangganya menjadi siswa pilihan dan yang terpilih. Memang sangat banyak murid, namun tidak semua murid menjadi pilihan. Menjadi siswa pilihan merupaka idaman semua siswa, namun untuk menjadi seperti itu haruslah dibarengi dengan usaha yang gigih, rajin belajar dan tidak putus asa. Sementara itu, Ridwan yang mewakili Yamaha Central Pontianak memberikan materi dan pengarahan kepada para siswa. Ridwan mengimbau kepada seluruh siswa untuk tidak membawa kendaraan jika masih belum memiliki SIM. Karena itu sudah jelas-jelas melanggar aturan. Belum lagi jika terjadi kecelakaan saat mengendarai kendaraan. “Saya mengimbau kepada

adik-adik sekalian untuk selalu mentaati rambu-rambu lalu lintas yang ada. Jangan melanggar peraturan yang sudah ada. Dan yang terpenting jangan mengendarai kendaraan jika tidak memiliki SIM,” pesan Ridwan. Selain itu, dia juga menjelaskan kepada siswa yang memiliki kendaraan untuk memeriksa terlebih dahulu sebelum menggunakan kendaraan tersebut. Karena akan lebih baik jika kerusakan ditemukan sebelum melakukan perjalanan daripada rusak di tengah jalan. “Syukur kalau kerusakannya dapat ditemukan, kalau tidak maka akan membahayakan kepada pengendaranya,” jelasnya. Dia juga mengungkapkan, biasanya pelanggaran yang sering terjadi adalah pelanggaran lampu pengatur lalu lintas yang sering dilakukan oleh anak muda. “Lebih baik kita kehilangan waktu satu menit dalam hidup daripada kehilangan hidup dalam satu menit. Itu menandakan, kalau kita berkendara, biar lambar asalkan selamat. Daripada cepat tapi tidak selamat,” papar Ridwan. (afi)

+


Pontianak Post

anekA

Selasa 18 September 2012

Situs Porno Tawar Foto Topless Sambungan dari halaman 1

belinya,” ungkap perwakilan YouPorn.com. Majalah Closer sendiri adalah media pertama yang berani menerbitkan foto tersebut. Fotofoto yang diambil saat liburan pribadi Pangeran William dan

Kate Middleton itu resmi dipublikasikan pada Jumat (14/9). Mengetahui begitu cepatnya foto-foto beredar, Pangeran William tak tinggal diam. William pun mengambil langkah hukum untuk masalah tersebut. Menurut perwakilan Kerajaan Inggris, William ingin pihak

Demo di Kedubes AS Ricuh yang mengambil gambar dan mencetak foto di penjara. Hal itu membuat Valerie Suau, yang mengambil gambar tersebut mulai berhati-hati. Ia khawatir melihat situasi dan reaksi, yang muncul setelah fotofoto topless Kate beredar dan dikonsumsi publik. Ia tak lagi ak-

tif di internet. Ia juga menghapus akun Facebook-nya. Mendadak wanita tersebut “menghilang”. “Bukan salah dia (Suau). Seharusnya Ratu sudah mengetahui hal ini, dan mungkin seharusnya dia sedikit lebih berhatihati dalam menjaga tubuhnya,” ujar sumber. (net)

Usai memasukan bola sembilan terakhirnya, Rico langsung sujud syukur di samping meja biliar. Matanya terlihat merah. Puluhan suporter Kalbar saling berpelukan dan meneriakan yel-yel kemenangan. Semua terlihat terharu dengan drama kemenangan ini. “Alhamdulillah ya Allah,” ungkap Rico didepan awak media, official dan para pengurus KONI Kalbar. Dia mengatakan sangat gembira dengan kemenangan tersebut. Apalagi di nomor bola sembilan ini dia tampil sebagai non unggulan. “Ini hari yang luar biasa bagi saya. Saya benar-benar tak menyangka bisa meraih emas di nomor ini,” kata Rico. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalbar yang selalu mendoakan keberhasilan pahlawan olahraga Kalbar di PON ini untuk terus

berprestasi. Ditanya mengenai bonus 200 juta yang akan diterimanya, Rico masih bingung akan dipergunakan untuk apa. “Belum tau untuk apa. Saya masih belum percaya bisa meraih emas ini. Terima kasih ya Allah,” ungkap Rico. SementaraKetuaUmumKONI Kalbar Sy Machmud Alkadrie mengatakan sangat terharu dengan raihan tersebut. Menurutnya, medali emas yang dipersembahkan Rico Herman sangat penting untuk mendongkrak klasemen Kalbar di hari-hari terakhir. “Saya sangat terharu. Dengan emas keenam ini, artinya target KONI Kalbar sudah terpenuhi. Kita sudah mampu melampaui perolehan medali PON XVII di Kaltim lalu yang hanya meraih lima emas. Terima kasih atas doa dan perjuangan masyarakat Kalbar semua,” ucap Machmud. (bdi)

Biliar, Rico Sabet Emas Sambungan dari halaman 1

jadi penyumbang medali emas di ajang multievent ini. Setelah sebelumnya Anggar, Angkat Berat dan Tarung Derajat juga sukses mempersembahkan medali kebangaan tersebut bagi masyarakat Kalbar. Dengan raihan tersebut koleksi medali emas Kalbar di hari kesembilan ajang PON ini menjadi enam medali emas, empat perak dan 13 perunggu. Kalbar bertengger di posisi 16 papan tengah klasemen sementara di bawah Irian Jaya yang mengoleksi tujuh medali emas, sepuluh perak dan 11 perunggu. Perjalanan Rico ke babak final, sebenarnya sempat menemui batu terjal. Rico harus berhadapan dengan juara Sea Games asal Jawa Tengah Ricky Yang di babak semifinal. Pertarungan yang

keras dan pantang menyerah ditunjukan pebiliar asal Sintang ini. Hingga akhirnya pria yang akrab disapa Pepenk ini sukses menaklukan Ricky Yang dengan skor 10-7. Di babak final pertarungan Rico menghadapi Candra juga tak kalah serunya. Sempat memimpin 2-0, pebiliar tuan rumah mampu menyamakan kedudukan di posisi 2-2. Namun permainan Rico yang tenang membuat Rico masih berada diatas angin. Skor 4-2 untuk keunggulan Rico. Keunggulan Rico tetap terjaga. Pebiliar tuan rumah tertinggal kembali di posisi 8-6. Meskipun melawan sang senior Candra yang terpaut usia belasan tahun diatas Rico, namun pebiliar ini mampu mememenangi pertarungan dengan skor yang cukup terpaut jauh 10-6.

Kenaikan Tarif Listrik Disetujui Sambungan dari halaman 1

Effendi menambahkan, kalau penyesuaian itu bahasanya bisa melebar. Dia menegaskan lagi, Komisi VII menyetujui usulan pemerintah untuk kenaikan tarif tenaga listrik. Dia meminta jangan menipu rakyat dengan kata-kata penyesuaian. “Kita tidak sepakat ini. Karena paper anda (Menteri ESDM) adalah kenaikan, bukan penyesuaian. Ini anda (Menteri ESDM) yang menandatangani. 15 persen itu kenaikan, bukan penyesuaian. Tidak ada masalah kok,” ungkap Effendi. Menteri ESDM Jero Wacik, saat diberikan kesempatan menjawab, mengakui, di paparannya memang tertulis kenaikan. “Kalau di nota keuangan (RAPBN 2013), penyesuaian. Itulah guna bertemu Komisi VII untuk mencari kesepakatan,” kata Jero.  Dia mengatakan, kalau memang kata penyesuaian itu juga menjadi kesepakatan, maka pemerintah tidak mesti ngotot menggunakan kata kenaikan. “Kalau disepakati penyesuaian, ya penyesuaian,” ujar Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu. Dia lalu membacakan Nota Keuangan RAPBN 2013 Pemerintah terkait penyesuaian tarif listrik yang dibacakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada paripurna beberapa waktu lalu. Poin kesimpulan kedua kembali dibacakan Sutan Bhatoegana. Isinya, Komisi VII DPR meminta raker dengan Kementerian ESDM, terkait agenda alokasi gas untuk kebutuhan dalam negeri (pembangkit listrik, sektor industri, konversi BBM ke gas, lifting

minyak) selambat-lambatnya dilaksanakan sebelum APBN tahun anggaran 2013 ditetapkan.  Terkait dengan kesimpulan raker itu, Kapoksi PDI Perjuangan di Komisi VII DPR, Daryatmo Mardianto, menegaskan, fraksinya belum dapat menerima usulan yang disampaikan oleh pemerintah. Karenanya, Fraksi PDI Perjuangan memberikan catatan.  “Pertama, menunda kenaikan tarif tenaga listrik,” kata Daryatmo. Catatan kedua, adalah menindaklanjuti rekomendasi Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (HP BPK) nomor 30/AuditamaVII/PDTT/09/2011 atas Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu sektor hulu listrik pada PT PLN Persero, Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Kementerian ESDM.  Ketiga, mengusulkan judulnya adalah kenaikan tarif tenaga listrik bukan penyesuaian sejalan dengan nota keuangan APBN. Keempat, definisi subsidi disesuaikan peraturan 162/PMK.02/2007 tertanggal 17 Desember 2007. Kelima, materi yang disampaikan Frkasi PDI Perjuangan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam keputusan atau kesimpulan raker hari ini dan diikutsertakan dalam pembahasan RUU APBN TA 2013.  Catatan Fraksi PDI Perjuangan di DPR, ini sempat menjadi perdebatan hingga akhirnya disetujui dalam lampiran kesimpulan. Sementara itu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menilai pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) lambat karena harga energi fosil masih sangat murah. Harga BBM (bahan bakar

minyak) di Indonesia diklaim termurah se-Asia Tenggara sehingga harus dinaikkan. ”Itu yang harus kita cari solusinya bersama dengan pikiran yang jernih,” ujar Jero kemarin. Menurut Jero, itu sulit dipecahkan. Sebab, untuk menaikkan harga BBM bersubsidi, dibutuhkan proses yang rumit dan sensitif. Kebijakan tersebut juga butuh konsensus politik. Di antara negara-negara ASEAN, harga BBM di Indonesia –baik premium, solar, maupun minyak tanah– paling murah. Itu diketahuinya dalam pertemuan The 30th SOME (Senior Officials Meeting on Energy) and It’s Associated Meetings yang membahas berbagai isu dan kerja sama energi di kawasan ASEAN yang berakhir Minggu lalu (16/9). ”Data harga BBM berbagai negara ASEAN ini akan dijadikan referensi dalam pembahasan dengan DPR,” imbuh Jero (lihat grafis). Jero menegaskan bahwa harga yang dinikmati masyarakat saat ini bukanlah harga semestinya. Sebab, pemerintah masih memberikan subsidi yang besar. Di sisi lain, perbedaan harga BBM di Indonesia dan negara tetangga itu memunculkan permasalahan tersendiri di daerah perbatasan. Karena itu, lanjut Jero, pertemuan The 30th SOME and It’s Associated Meetings membahas pengamanan BBM (energy security) regional. Pertemuan juga membahas potensi investasi di tiap negara. Jero menyatakan, sekitar 20 CEO dan wakil perusahaan-perusahaan minyak dunia ingin bertemu dengannya. ”Kita seperti gadis cantik, banyak yang ingin bertemu. Mereka ingin berinvestasi kar-

ena Indonesia memiliki pasar energi yang luas dan sumber energi yang melimpah,” ungkapnya. Selain itu, Indonesia dipandang sebagai negara yang ekonominya stabil dan kuat dengan pertumbuhan sekitar  enam persen. Menteri ESDM pun berjanji memberikan kemudahan investasi, terutama di bidang energi baru dan terbarukan. Pertemuan juga menghasilkan kesepakatan ASEAN Plan of Actions for Energy Cooperation 2010-2015. ”Indonesia beruntung karena memiliki hampir semua energi baru terbarukan. Kita memiliki panas bumi, hydropower, matahari, biomassa, angin, tenaga laut, dan sampah,” ujarnya. Seluruh peserta yang terdiri atas menteri energi negara ASEAN plus tiga (Tiongkok, Korea, dan Jepang) dan EAS ASIA Summit (negara anggota ASEAN plus New Zealand, Australia, India, Jepang, Korea, Rusia, serta Amerika Serikat) menyepakati semua negara harus concern terhadap penggunaan energi. ”Seminimal mungkin energi yang digunakan harus ramah lingkungan. Sekarang kita harus gerakkan secara masif sumber energi baru terbarukan,” tegasnya Jero menilai Indonesia harus lebih mengamankan lingkungannya. Apalagi, kebutuhan energi dari tahun ke tahun terus meningkat sehingga eksplorasi terhadap alam semakin besar. ”Sekarang kebutuhan energi batu bara terus meningkat. Yang perlu diwaspadai adalah masalah pencemaran lingkungan. Pemanfaatan batu bara dengan teknologi clean coal diharapkan dapat lebih menjamin kelestarian lingkungan,” lanjutnya. (ody/wir/c10/nw)

keputusan selanjutnya,” ujar pria yang biasa disapa Ichal ini. Pelanggaran yang dilakukan misalnya berupa durasi iklan yang melebihi batas maksimal yang ditentukan. “Dalam peraturan kan durasi iklan kampanye untuk televisi itu 30 detik, sementara radio 60 detik. Tetapi kami mendapati durasi iklan yang melebihi waktu yang ditentukan itu,” jelas Ichal. KPID juga menemukan ada radio yang masih menyiarkan iklan pada hari tenang kemarin. Padahal penyiaran iklan di masa kampanye jelas-jelas melanggar aturan. “Kami sudah minta pimpinan radio itu untuk tidak lagi menyiarkan iklan kampanye di masa tenang,” katanya. Selain itu ada juga televisi yang menjual waktu siaran (blocking time dan blocking segment) kepada pasangan calon tanpa pemberitahuan tertulis pada KPID. “Blocking time ini jika televisi tersebut membuat satu acara khusus bagi kampanye salah satu kandidat padahal sebelumnya tidak memiliki program acara tersebut. Apalagi jika dia televisi tersebut tidak memberikan pemberitahuan tertulis sebelumnya pada KPID,” ujarnya. Sementara itu terkait masa tenang, Polda Kalbar beserta jajaran meningkatkan patroli dan pengamanan selama tiga hari.  “Justru pada masa tenang, pengamanan semakin kita tingkatkan agar situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Mukson Munandar ditemui di ruang kerjanya, kemarin.  Dalam masa tenang ini Panwaslu dan Satpol PP serta dibantu Kepolisian melakukan patroli membersihkan atribut kampanye. Agar berjalan lancar,

polisi menjalin koordinasi dengan Panwaslu dan para kandidat Cagub dan Cawagub. Disamping memperketat pengamanan, lanjut Mukson, aparat juga melakukan pengawalan terhadap pergerakan logistik Pilkada seperti kotak dan kertas suara. Terutama di daerahdaerah yang sulit dijangkau dan sulit dilakukan pengawasan.  “Koordinasi turut kita lakukan dengan KPU guna memonitor pendistribusian logistik pemilu, terutama dalam hal pengawalan,” ungkap Mukson.  Ia menuturkan, penambahan personil aparat keamanan dilakukan di beberapa daerah yang membutuhkan. Diantaranya Polres Sintang, Polres Mempawah, dan Polres Sekadau masing-masing 42 personil. Sedangkan untuk Polresta Pontianak ditambah satu pleton personil Sabhara dan satu pleton personil Satlantas.  “Kota Singkawang juga ada penambahan personil, karena daerah tersebut juga menggelar Pilwako, sehingga pasukan dipertebal,” kata Mukson. Menurut dia, situasi keamanan selama masa kampanye kondusif dan tidak ada hal-hal yang menonjol. Situasi ini diharapkan tetap terjaga pada masa tenang dan sampai puncaknya saat berlangsung pemungutan suara. Guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, kepolisian telah melakukan deteksi dini. Sebagai langkah antisipasi terhadap segala bentuk kemungkinan terjadinya gangguan keamanan.   “Puncaknya pada kamis merupakan hari pencoblosan, maka aparat kepolisian seluruh jajaran Polda Kalbar lakukan peningkatan pengamanan TPS,” katanya.  (ron/her/rmn)

Masa Tenang Ternoda Sambungan dari halaman 1

Dalam penertiban ini, jajaran Panwas juga didukung oleh sat pol pp. “Mulai tanggal 17, kampanye dalam bentuk apa pun sudah tidak boleh lagi. Jadi Panwas bekerjasama dengan pol pp melakukan pembersihan,” kata Ketua Panwaslu Kalbar, Hawad Sriyanto. Dari pantauan kemarin pagi, atribut-atribut milik pasangan calon memang masih terlihat di berbagai tempat misalnya di sekitar Jalan Parit H Husin II dan Jalan Ahmad Yani. Atribut itu antara lain dalam bentuk bendera, spanduk dan stiker. Menurut Hawad, pihaknya sudah menginstruksikan jajarannya di kabupaten/kota untuk mengingatkan tim pasangan calon agar membersihkan atribut masingmasing. Pembersihan paling lambat pada 16 September pukul 23.59. “Kalau sudah diperingatkan, tetapi tidak diindahkan, itu berarti sudah dengan sengaja dan dapat dikategorikan kampanye di luar jadwal,” tegasnya. Ruhermansyah, Anggota Panwas yang membidangi penindakan menyebutkan, sesuai dengan ketentuan, pihaknya sudah mengingatkan tim pasangan calon berkali-kali. Di samping melalui surat, peringatan juga disampaikan melalui telepon. Bahkan, ada juga pengawas yang langsung mendatangi kediaman anggota tim kampanye guna melakukan pendekatan sekaligus mengingatkan tentang masa tenang. “Surat sudah disampaikan ke tim-tim. Ada yang sampai tiga kali dan minimal satu kali,” ujarnya. Apabila pada 17 September, alat peraga atau atribut tersebut

masih terpasang dan isinya memenuhi kriteria kampanye, maka hal tersebut dapat dikategorikan sebagai kampanye di luar jadwal. Berdasarkan SK KPU Provinsi Nomor 5 tahun 2012 jo Pasal 75 ayat 2 Undang-Undang 32 tahun 2004. Jika terbukti melakukan kampanye di luar jadwal, ancaman sanksinya adalah pidana penjara paling singkat lima belas hari atau paling lama tiga bulan dan atau denda paling sedikit Rp100 ribu rupiah atau paling banyak satu juta rupiah. Hal itu sesuai dengan Pasal 116 ayat 1 UU/32/2004.Di samping atribut kampanye yang masih terpasang, masa tenang juga dinodai oleh pemberitaan di beberapa media cetak. Panwas menemukan bahwa dalam pemberitaan tersebut, ada indikasi kampanye di luar jadwal. Dikesempatan berbeda, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) melayangkan surat teguran pada sejumlah lembaga penyiaran karena melanggar sejumlah aturan kampanye. “Berdasarkan pemantauan dan pengaduan masyarakat selama masa kampanye, kami putuskan memberikan sanksi administratif berupa teguran tertulis pada 4 radio dan 3 televisi lokal,” kata Ketua KPID Kalbar Faisal Riza di ruang kerjanya kemarin (17/9). Faisal enggan menyebut nama-nama lembaga penyiaran yang mendapatteguran tersebut. Menurut Faisal, surat teguran telah dikirimkan pada masing-masing media tersebut dan akan ditembuskan pada KPU Kalbar dan Panwaslu. “Jadi kami hanya melakukan teguran pada lembaga penyiarannya saja. Untuk pasangan kandidat itu kewenangannya di KPU dan Panwaslu. Surat dari KPU bisa dijadikan dasar pengambilan

7 Sambungan dari halaman 1

Salam Satu Jari, berjalan pelan menuju Kedubes AS. Mereka meneriakkan yel-yel sepanjang jalan. Sampai di depan Balai Kota DKI Jakarta, sekitar 50 meter dari kedubes, massa kaget karena disambut gas air mata. Sebagian panik. Sebab, ada perempuan dan anak-anak. Para perempuan itu kemudian menggendong anak masingmasing untuk menjauh dari lokasi. Dalam kekacauan tersebut, tiba-tiba ada anggota aksi yang terkena lemparan batu. Sontak massa marah dan membalas ke arah aparat. Tembakan gas air mata kembali dilepaskan sehingga massa kocar-kacir. Sempat kacau sekitar 20 menit, massa kembali berkumpul. Ustad Awit dari FPI meminta massa tenang dan sama-sama bertayamum untuk salat Asar berjamaah. Peserta aksi pun membagi tugas. Sebagian menunaikan salat berjamaah, sebagian lagi berjaga-jaga.

Hal itu dilakukan secara bergantian. Kericuhan gelombang kedua terjadi sekitar pukul 16.32 WIB. Saat itu Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S. Radjab yang turun langsung ke lokasi sedang berorasi. ”Saya muslim, Anda semua muslim, kita sama-sama marah, tapi ini sudah cukup. Dunia sudah tahu,” ucap Kapolda. Saat Untung berpidato, justru terdengar letusan tembakan gas air mata dari arah barikade kepolisian. Sontak kejadian tersebut menyulut emosi massa. Akibat situasi yang makin panas karena terjadinya kericuhan gelombang kedua, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath memerintahkan seluruh anggota FUI menarik diri dari lokasi. Dia memerintahkan massa mundur dari Jalan Medan Merdeka Selatan, lokasi yang menjadi akses Kedubes AS di Jakarta. Sebagian anggota FPI yang menjadi peserta demo itu juga

sudah diperintahkan untuk menarik diri dari Jalan Medan Merdeka Selatan karena memperoleh informasi bahwa demo akan dikacaukan. Setelah peserta aksi dari FPI dan FUI menarik diri, tinggal peserta dari Garis, JAT, dan beberapa elemen Islam lain. Munarman lantas berinisiatif untuk bernegosiasi dengan Kapolres Jakarta Pusat Kombespol A.R. Yoyol. Munarman yang mengenakan kemeja putih, topi hijau, dan kacamata hitam itu tampak memeluk mantan Kadensus 88 Polda Metro Jaya itu. Cium pipi kiri dan kanan juga dilakukan. Pelan-pelan massa bubar. Mereka mengarah ke Jalan Sudirman dan sebagian menuju ke arah Jalan Tanah Abang. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Rikwanto menjelaskan, empat orang yang diduga sebagai provokator telah ditangkap. ”Dua anggota kami luka-luka, ada juga laporan yang terkena senjata tajam, masih kami cek,” katanya. (rdl/c11/nw)

PTPN XIII Nanga Jetak Diamuk Massa Sambungan dari halaman 1

Kadus Batu Landung, Adidin, mengatakan, demo yang dilangsungkan bukan dengan perencanaan. Tapi merupakan spontanitas warga. Penyebabnya, sudah tidak mampu menanggung beban akibat berlarut-larutnya sengketa lahan antara PTPN dengan warga Dait. Dimana masyarakat Batu Landung menjadi kehilangan mata pencaharian. Sementara kasus sengketa tersebut belum ada kejelasan kapan akan selesai. “PTPN belum memberikan solusi kepada kami. Kalau terus menunggu sampai kapan baru selesai masalah ini. Sementara kami butuh makan, butuh minum, butuh biaya untuk hidup. Selama delapan bulan ini terpaksa ada yang harus menjadi penambang emas liar untuk menyambung hidup,” kata Adidin. Sebanyak satu setingkat pleton (SST) Dalmas Polres Sintang menjaga ketat aksi demo masyarakat Batu Landung. Tapi sebelum polisi datang massa melakukan pengru-

sakan di kantor PTPN. Kaca kantor, pot bunga, meja, dan kursi, yang menjadi sasaran amuk massa. Pegawai PTPN hanya bisa melihat dan tidak berani mencegah aksi pendemo. Situasi mulai mereda ketika aparat kepolisian datang ke lokasi dan perwakilan pendemo diterima Manajer PTPN XIII. Pendemo yang lain, Tatang, mengatakan sebelum demo dilangsungkan, masyarakat sudah pernah melayangkan surat ke PTPN lima hari setelah lebaran lalu. Isi surat tersebut, mempertanyakan penyelesaian kasus sengketa antara PTPN dengan warga Dait. Pihak PTPN baru membaca surat itu Senin pagi, sebelum demo terjadi. Manager PTPN XIII Nanga Jetak, Jondi, mengakui kalau surat yang dilayangkan masyarakat memang baru dibacanya sesaat sebelum masyarakat demo. Pasalnya selama ini dia sering tugas di luar kota. Sehingga tidak mengetahui kalau ada surat masyarakat yang masuk. Menurut Jondi, sebenarnya upaya penyelesaian sudah di-

lakukan. Bahkan PTPN sudah bertemu dengan kuasa hukum warga Dait. Pertemuannya menghasilkan empat opsi penyelesaian yang diajukan kuasa hukum warga Dait. Pertama, warga Dait diberi kesempatan jadi pekerja di PTPN sebagai buruh sadap noreh karet. Kedua ditunjuk kepala rombong kerja dari warga Dait sendiri. Ketiga, di areal lahan basah yang ditanami PTPN dikeluarkan dari HGU. Keempat, kompensasi PTPN kepada warga Dait selama kasus ini berlansung. “Keempat point itu sudah disampaikan ke Direksi PTPN. Point satu dan dua disetujui. Kalau tiga dan empat belum,” kata Jondi. Ia pun berharap Direksi dan Pemda dapat menyelesaikan persoalan sengketa lahan itu secara arif, karena menyangkut kehidupan warga Dait dan BAtu Landung. Tujuh perwakilan pengunjuk rasa dan tokoh masyarakat Batu Landung, kemarin, dibawa menghadap Direksi PTPN di Pontianak dengan difasilitasi manager PTPN Nanga Jetak. (stm)

Setelah Raih Emas di PON, Bermimpi Jadi Juara limpiade Sambungan dari halaman 1

hamdulillah semua bisa tunaikan dengan baik. Ada lagi satu impian saya yang belum tercapai, yakni juara Olimpiade,” ungkap Evi. Menurut Evi, perjalanannya meraih emas di PON kemarin, berjalan cukup mulus. Evi tak terlalu mendapat hambatan dari lawan-lawannya. Diantaranya dari atlet Lampung yang selama ini memang dikenal sebagai daerah pencetak jagoan angkat berat. Bahkan dua jagoan Lampung, Siti Mulyana dan Siti Marlina harus puas meraih perak dan perunggu. Keberhasilan Evi semakin menggembirakan ketika dia berhasil memecahkan rekor nasional atas namanya sendiri dan rekor Asia yang di kejuaraan dunia tahun lalu disabet lifter Jepang. Evi ber-

hasil memecahkan rekor Asia di jenis angkatan squat dan dead lift dari angkatan 175 kg menjadi 205 kg dan dari 190 kg menjadi 195 kg. “Ini hasil yang sangat luar biasa. Dan saya bersyukur bisa tampil sebaik ini,” ungkap putri pasangan Wahyudin dan Saian tersebut. Evi juga mengatakan, usai PON ini dia akan beristirahat sejenak untuk menikmati jerih payahnya selama ini. Bonus dari Pemprov dan KONI Kalbar sebesar dua ratus juta rupiah masih belum tahu akan digunakan untuk apa. “Mungkin saya akan menabung dan sebagian akan saya bangunkan rumah,” kata Evi. Evi juga berharap janji Pemprov untuk memberikan bonus Pegawai Negeri Sipil bagi para peraih medali emas, tidak ditunda-tunda. Sebab, menjadi seorang PNS adalah dambaan setiap orang, terlebih bagi

seorang atlet. “Inilah masa depan kami. Yakni pekerjaan. Jika hanya uang, akan bisa habis. Tapi jika pekerjaan bisa kami nikmati hingga masa tua. Mudah-mudahan secepat mungkin kami bisa bekerja sebagai PNS,” harapan Evi. Pada PON kemarin yang berlangsung di Ballroom Hotel Ratu Mayang, Evi berhasil mencapai angkatan tertinggi dengan total 490 kg. Yakni 205 kg di jenis angkatan squat, 90 kg di jenis angkatan bench press dan 195 di jenis angkatan dead lift. Sementara atlet Lampung Siti Marlina juga melampaui rekor Asia untuk angkatan bench press dari 92,5kg menjadi 117,5 kg. Peraih medali perak di kelas ini direbut lifter asal Lampung yakni Siti Mulyana (Lampung) 477,5 kg dan perunggu diraih Siti Marlina (Lampung) 465 kg. (*)

Dengarkan Gosip, tapi Jangan Sebar Gosip Sambungan dari halaman 1

masuk dalam 10 komunitas. Ada yang arisan alumni sekolahnya. Arisan pengajian, arisan konco-konco hang out, dan segala macam. Termasuk senam taichi, arisan ibu-ibu tempat suami bekerja pun jadi. Kalau di arisan alumni kampusnya dulu, sebagian besar perempuan anggotanya selalu bicara soal masa lalu. Juga suka membandingkan keadaan dulu dan sekarang. Di sini, dia harus bisa menyesuaikan diri supaya jangan sampai menempatkan diri lebih tinggi daripada ibu-ibu yang lain. Tapi, juga tidak perlu meletakkan diri lebih rendah dari yang lain. Soalnya, bisa tak dapat tempat dan perhatian. Di arisan pengajian, tentu saja pembicaraan di seputar pendalaman kitab suci. Di sini, harus dihindari pembicaraan yang terlalu duniawi. Walaupun tidak harus selalu akhirat. Bagaimana dengan arisan taichi? Ya, kesehatan yang harus jadi topik utama. Harus bisa juga bicara tentang diet yang higienis walaupun aktivitas bersamanya adalah olahraga.

Untuk arisan ibu-ibu istri teman suami di kantor, biasanya obrolannya penuh dengan gosip. Yang perlu dijaga, dia harus mau ikut mendengarkan gosip-gosip itu, tapi tidak boleh ikut menyebarkan gosip. Mengetahui values yang ada di tiap-tiap komunitas sangat penting supaya bisa dipilih mana yang akan dimasuki. Berbeda dari legacy marketing yang vertikal, di new wave marketing yang horizontal, Anda tidak perlu masuk ke suatu komunitas yang kira-kira values-nya sangat bertentangan dengan Anda. Kenapa? Anda tidak akan nyaman di situ. Sementara, mereka juga tidak nyaman dengan Anda. Setelah values, Anda lantas harus mengenali identitas, yaitu tanda pengenal masing-masing komunitas. Komunitas alumni sekolah teman saya itu senang berkumpul dengan pakaian kerja, untuk menunjukkan kemajuan karirnya. Lalu, komunitas ibu-ibu pengajian pasti tidak lupa membawa sajadah dan berbusana muslim model terkini. Komunitas taichi berpakaian sportif, warna simpel, dan komunitas istri teman

suami biasanya pakai pakaian mewah. Tiap pertemuan malah ada dress-code berdasar warna tertentu. Yang terakhir, kenalilah personaliti setiap komunitas. Kepribadian komunitas alumni sekolah, misalnya, terlihat lebih fleksibel karena semuanya teman lama. Kepribadian komunitas pengajian lebih religius. Kepribadian komunitas taichi lebih straight forward. Adapun komunitas para istri cenderung lebih berkepribadian snob. Nah, dengan mengenali VIP atau values, identity, dan personality tadi, teman saya lantas berusaha menyesuaikan diri dengan komunitas masing-masing. Inilah yang saya sebut process recognition. Artinya, Anda harus dengan teliti mencoba recognise atau mengenali komunitas masingmasing sebelum mulai masuk. Kalau kira-kira tidak cocok, jangan masuk karena akan susah diterima. Tapi, kalau sudah diterima, jualan tas branded akan mudah. Bahkan, bisa dengan harga yang sulit dinalar karena perkawanan atau friendship. Bagaimana pendapat Anda?


Pontianak Post

8 SosoK

Sisi Lain

Julia Roberts

Tip Rp 4,7 Juta UNTUK seorang aktris yang kekayaannya per 2010 saja mencapai USD 140 juta (sekitar Rp 1,3 triliun), uang USD 500 (Rp 4,7 juta) tentu tak berarti. Tapi, untuk seorang tukang antar buah dan sayuran yang menerimanya, jelas itu jumlah tip yang lebih dari lumayan. Seperti dilansir Daily Star kemarin (17/9), Julia Roberts memberikan tip tersebut karena merasa trenyuh melihat si delivery man mengetuk pintu rumahnya di kawasan Malibu, Los Angeles, Amerika Serikat, dalam keadaan basah kuyup karena keringat. ”Apakah kamu sakit,” tanya peraih Academy Award lewat film Erin Brockovich itu seperti ditirukan si pria tukang antar yang tak disebutkan namanya tersebut. Si tukang antar menjelaskan, air conditioner (AC) di van yang dikendarainya rusak. Padahal, Malibu saat ini tengah panas-panasnya. Jadilah, dia ”terpanggang” di dalam mobil. Beruntung, dia bertemu customer sedermawan bintang film Pretty Woman tersebut. Segera setelah mendapat penjelasan, perempuan yang berulang tahun tiap 28 Oktober itu menulis cek sebesar USD 500 dan diserahkannya kepada si delivery man. ”Itu untuk memperbaiki AC mobilmu,” tutur ibu tiga anak tersebut. Roberts memang dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Di antaranya, dia tercatat pernah terlibat dalam kegiatan badan PBB yang mengurusi anak-anak, Unicef, sekaligus menjadi donatur. (c10/ttg)

+

Selasa 18 September 2012

Lahan Basah Kalbar Terancam PONTIANAK- Potensi lahan basan dan gambut di Kalimantan Barat mendapat perhatian khusus dari sejumlah negara. Kemarin, ratusan ahli gambut dan lahan basah dari berbagai negara membahas masalah perubahan lahan gambut di Kalimantan Barat di Gedung Rektorat Lantai 3 Universitas Tanjungpura. “Kita tahu bahwa lahan basah dan lahan gambut memiliki fungsi yang sangat banyak. Tetapi kondisinya saat ini mulai terancam,” ujar Gusti Z Anshari, ahli lingkungan dari Universitas Tanjungpura di sela-sela acara Workshop Internasional mengenai perubahan lahan basah dan gambut di Kalimantan Barat. Dari 1,7 juta hektar lahan basah dan gambut di Kalbar, hanya 225.000 hektar yang masih dalam kondisi baik. “Artinya, itu hanya 14 persen dari total lahan basah dan gambut Kalbar,” ujar Gusti. Lahan gambut yang masih baik ini kebanyakan berada di kawasan konservasi seperti taman nasional dan hutan lindung. Secara umum wilayah di Kalimantan

Barat memiliki ekosistem lahan basah. Lahan-lahan basah tersebar sepanjang pesisir pantai hingga wilayah pedalaman. Kalbar memiliki sungai Kapuas yang merupakan sungai terbesar dan terpanjang di Indonesia bahkan di Asia Tenggara dan menjadi urat nadi kehidupan sebagian masyarakat. Provinsi ini juga memiliki ratusan anak sungai dan puluhan daerah aliran sungai. Menurut Konvensi Ramsar lahan basah (wetlands) dapat diartikan sebagai lahan yang secara alami atau buatan selalu tergenang, baik secara terus-menerus ataupun musiman, dengan air yang diam ataupun mengalir. Air yang menggenangi lahan basah dapat berupa air tawar, payau dan asin. Tinggi muka air laut yang menggenangi lahan basah yang terdapat di pinggir laut tidak lebih dari 6 meter pada kondisi surut. Selain pendukung kehidupan secara langsung, seperti sumber air minum dan habitat beraneka ragam mahluk hidup, lahan basah juga memiliki fungsi ekologis seperti pengendali

banjir, pencegah intrusi air laut, erosi, pencemaran, dan pengendali iklim global. Namun dewasa ini, tingkat kerusakan lingkungan yang cukup mengkhawatirkan telah terjadi pada lahanlahan basah Kalimantan Barat, seperti pencemaran air sungai oleh aktivitas PETI, bencana banjir, kekeringan, kebakaran lahan gambut, serta ancaman terhadap kelestarian keanekaragaman hayati akibat pembalakan hutan maupun konversi hutan menjadi permukiman.  “Karena itulah kami mencoba berkumpul di sini untuk membahas masalah-masalah ini. Kami mulai dengan pertanyaan, bagaimana upaya mendorong pelestarian lahan basah ini?” tambah Gusti. Workshop Internasional ini merupakan kerjasama Universitas Tanjungpura dengan Universitas Kyoto, Universitas Hokaido dan lembaga kerjasama internasional Jepang (JICA). Acara dilaksanakan selama 3 hari, mulai Senin hingga Rabu. Para pembicara berasal dari Jepang, Perancis, Amerika

Serikat, dan Indonesia. Hermayani Putera dari WWF Indonesia Kalimantan Barat yang turut menjadipembicaramengatakan,saatini memang kerap ada dilema antara pembangunan dan upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan. Pembangunan sedikit banyak akan mempengaruhi kondisi lahan basah dan gambut di Kalbar. “Karena itu kita terus mendorong pembangunan yang berkelanjutan atau green economic development. Selain itu juga perlu dikembangkan pembangunan rendah karbon,” ujarnya. Hal senada dikemukan Rektor Untan Thamrin Usman. Menurut Thamrin pembangunan harus menggunakan strategi hijau. Yakni bagaimana pembangunan itu tetap bisa memperhatikan prinsip-prinsip untuk menjaga kelestarian alam. Pembukaan lahan basah dan gambut secara luas dapat menyebabkan meningkatnya emisi karbon di udara. Selain itu juga mengancam kelestarian flora dan fauna di dalamnya, serta menghilangkan mata pencarian masyarakat lokal. (her)

+

Info event

KAMMI Gelar Training Kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengadakan pelatihan yang diberinama Training Muslim Negarawan. Sebanyak 134 mahasiswa dari kampus Universitas Tanjungpura, STAIN Pontianak dan kampus Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) mengikuti pelatihan yang diadakan selama 2 hari pada 15-16 September ini. “Training Muslim Negarawan 1 atau Islamic Leadership Training adalah pintu gerbang bagi mahasiswa baru yang ingin bergabung di KAMMI. Pelatihan ini merupakan agenda rutin kaderisasi KAMMI Komisariat yang dilaksanakan dua atau tiga kali dalam satu periode kepengurusan.” Kata Suprapto (21) ketua KAMMI Komisariat STAIN Pontianak. Pelatihan mengambil tema “Optimalisasi Generasi Berintelektual dan Berkarakter Islami dalam mewujudkan Indonesia Adil, Damai Dan Sejahtera”. Pelatihan ini menurut Suprapto berguna untuk menambah wawasan keislaman dan sosial mahasiswa baru serta penanaman nilai-nilai keislaman dalam kepribadian mahasiswa baru . “Dengan latar belakang berbeda-beda tentu tidak semua dari mahasiswa baru ini memiliki kapasitas dan mentalitas keislaman yang sama. Karena itu penting kiranya bagi mahasiswa baru untuk mengikuti agenda ini. pelatihan ini bisa membuka wawasan baru mereka di bidang pergerakan dunia kampus,” ujarnya. Ketua panitia pelaksana fahmi Fahmi Fatoni mengatakan, setelah mengikuti training diharapkan para peserta tetap bisa aktif dan memberikan kontribusi yang positif bagi dirinya sendiri, bagi lingkungannya dan juga bagi masyarakat Indonesia. (her/r)

telur penyu

Mitos Dijadikan Obat Kuat +

Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Barat saat ini konsen melakukan pengawasan terhadap perdagangan atau penyelundupan telur penyu. Sebab, telur penyu masih sering diperdagangkan secara ilegal ke Malaysia. Hal itu terbukti dari beberapa kasus yang berhasil digagalkan oleh aparat. Kondisi itu dinilai sangat memprihatinkan mengingat penyu merupakan satwa langka yang dilindungi. “Banyak telur penyu kita dijual ke Serikin-Malaysia. Itu merusak dan melanggar undangundang,” kata Gatot. Salah satu pusat peneluran penyu di Kalbar yaitu di pantai Paloh-Kabupaten Sambas. Menurut Gatot, masih banyak masyarakat yang tidak memahami dan lebih percaya pada mitos sehingga suka mengonsumsi telur penyu. Mitos yang diyakini adalah telur penyu dapat menjadi obat kuat dan memiliki nilai gizi yang tinggi. Padahal, berdasarkan hasil penelitian ilmiah, telur penyu justru mengandung kolesterol yang lebih tinggi dibandingkan dengan telur ayam. Jadi, konsumsi telur penyu akan dapat meningkatkan risiko penyakit seperti stroke atau jantung. “Telur penyu itu kurang bagus untuk dikonsumsi. Sebaiknya dihindari,” ujarnya. Gatot juga menyebutkan, konsumsi telur penyu oleh manusia akan mengancam kelestarian satwa tersebut. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dalam setiap 100 ekor tukik (anak penyu/penyu yang baru menetas), hanya satu ekor yang berhasil hidup dan tumbuh sampai dewasa. Hal ini karena tukik sering dimangsa oleh predator di laut seperti hiu atau ikan lain. “Karena itu, kita harapkan masyarakat sadar dan tidak lagi memburu telur penyu untuk dimakan atau dijual ke Malaysia,” katanya. Upaya-upaya yang dilakukan DKP dalam pengawasan ini misalnya dengan menempatkan tujuh petugas di tiap pintu masuk perbatasan. Selain itu, DKP juga membina masyarakat yang bernaung di dalam Pokwasmas (kelompok pengawas masyarakat). Melalui pokwasmas, diharapkan masyarakat dapat ikut proaktif melakukan pengawasan. “Pengawasan tidak harus oleh aparat. Lebih baik dari masyarakat sendiri. Makanya kita bina Pokwasmas. Kita fasilitasi juga mereka dengan alat komunikasi, jaket identitas dan lain-lain,” jelas dia.(ron) cmyk

HARYADI/PONTIANAKPOST

LEPAS LELAH: Pekerja pelebaran jalan yang ada di jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak melepas lelah dengan berbagai cara. Kemarin (17/9), ada yang memanfaatkan ruang dalam gorong-gorong yang belum terpasang untuk menghindari terik panas.

Waspada Cuaca Ekstrem Mengintai Prakiraan Cuaca Propinsi Kalimantan Barat P ON - 17 September 2012 07.00 WIB hingga 18 September 2012 07.00 WIB Suhu Kelembaban Kec.Angin Arah Angin T I - Ibukota Kabupaten Cuaca (°C) (%) (km/jam) ANA K — Hujan Ringan 23 - 33 56 - 97 15 Selatan Cuaca di Sambas Mempawah Hujan Ringan 23 - 34 55 - 97 18 Barat KalimanSanggau Hujan Ringan 23 - 33 58 - 97 15 Selatan tan Barat Ketapang Berawan 23 - 34 54 - 97 20 Tenggara satu pe- Sintang Hujan Ringan 23 - 33 57 - 97 18 Selatan kan tera- Putussibau Hujan Sedang 23 - 33 60 - 97 15 Tenggara khir dan Bengkayang Hujan Ringan 23 - 33 56 - 97 18 Tenggara b e b e r a - Landak Berawan 23 - 33 56 - 97 18 Selatan p a h a r i Sekadau Berawan 23 - 33 55 - 97 15 Selatan kedepan Nanga Pinoh Hujan Ringan 23 - 33 57 - 97 18 Selatan Berawan 24 - 34 53 - 97 18 Tenggara s e p e r t i - Sukadana Hujan Ringan 23 - 33 57 - 97 18 Tenggara nya tidak Sungai Raya Hujan Ringan 23 - 33 57 - 97 20 Barat menentu. Pontianak Hujan Ringan 23 - 33 56 - 97 18 Selatan K a d a n g Singkawang Sumber: BMKG Supadio Pontianak hujan, namun tibatiba disertai angin kencang. tologi dan Geofisika Supadio di Kapuas Hulu dan Sintang. Padahal sebelumnya cuaca Pontianak menuturkan me- Untuk Kalbar bagian tengah boleh dibilang sangat pa- masuki minggu ketiga pada berada di Kubu Raya dan nas. bulan September tahun 2012 Kota Pontianak. ”DaerahRobby (36), warga Sun- ini, kondisi cuaca di Kalbar daerah ini patut diwaspadai, gai Raya Dalam mengaku hampir merata berpotensi terutama pergerakan cuaca sedikit terganggu akan kon- hujan. Kadang terjadi hujan ekstremnya yang bisa terdisi cuaca yang tidak me- ringan, sedang dan hujan jadi sewaktu-waktu,” ungkap nentu ini. “Takutnya beper- lebat. “Hanya yang perlu dia. gian dengan menggunakan diwaspadai masyarakat pada Dia menambahkan untuk sepeda motor, kita tidak bisa minggu ketiga ini adalah pergerakan kabut asap berperkirakan kapan hujan tu- potensi angina kendang dan dasarkan pantauan Satelit run atau tidak,” ujarnya. guntur bisa terjadi di beber- National Oceanic and AtTak hanya itu saja, bi- apa wilayah,” katanya. mospheric Administration asanya tanpa mendung dan Potensi cuaca ekstrem, (NOAA) 18 sejak tanggal kelihatan cerah dilangit, lanjutnya, terkonsentrasi 18 tiudak ditemukan. ”Dan tiba-tiba hujan bisa hujan di beberapa wilayah. Mis- sampai hari ini update daderas. Bahkan disertai den- alnya Kalbar bagian utara tanya belum masuk. Namun gan angin kencang dan seperti Kabupaten Sambas, karena banyaknya potensi dentuman kilat petir. Bengkayang dan Kota Sing- hujan terjadi, kemungkinan Supriandi, Prakirawan kawang. Sementara Kalbar titik api tersebut tidak ada,” Badan Meteorologi Klima- di bagian timurnya adalah ujarnya. (den)

Arif Subekti/Radar Banjarmasin

JANGGAL: WamenkumHAM RI, Denny Indrayana temui kejanggalan pemberian Asimilasi saat Sidak di LP Teluk Dalam, Banjarmasin.

C

m

y

k

Supadio Perketat Pengamanan Angkutan Barang PONTIANAK—Sejak ditemukannya secara besarbesaran ikon Kalbar, berupa Paruh Burung Enggang Gading di Bandara Supadio Pontianak, pengamanan Bandara Supadio Pontianak yang melewai X-Tray benar-benar diperketat. ”Kami tidak mau bermainmain dengan barang-barang terlarang dan illegal. Sebagai pintu terakhir sebelum keluar Kalbar, kita akan amankan kalau memang ditemukan dan dicurigai,” kata Syarif Usmulyani Kepala Divisi Operasi Bandara Supadio, Pontianak belum lama ini di Sungai Raya. Menurut dia keberhasilan pengungkapan barangbarang berbau illegal di X-Tray Bandara Supadio Pontianak karena para pekerjanya sudah komit sejak awal. Pihaknya tidak mau ada staf atau bawahan bermain-main, berkolaborasi atau memberikan “dispensasi” tertentu terhadap barang dicurigai. ”Kalau ada sampaikan kepada saya, kita akan berikan teguran keras sampai kepada pemecetan,” ucapnya. Bandara Supadio Pontianak tetap komit dan langsung menyerahkan pihak berwenang jika menemukan barang dicurigai. Misal saja terungkapnya pengiriman paruh burung enggang dan langsung diserahkan ke BKSDA Kalbar. Ataupun ada barang tertentu langsung ke pihak kepolisian. ”Prinsipnya tidak ada bawahan kami mencari keuntungan. Kita bekerja menegakan aturan dan kami sudah dibayar oleh negara,” ujar Usmulyani. Dia menambahkan selama ini, pihaknya selalu menekankan ke jajaran selalu harus berekstra hati-hati jika berada dibilik x-tray barang. Pasalnya satu kali saja bisa dimainkan, maka dampaknya akan negatif kepada jajaran managemen Supadio, Pontianak. “Contohnya paruh Enggang Gading yang dibunuh secara besarbesaran. Kalau tidak segera disikapi, maka lambat lain ikon Kalbar tersebut akan habis,” ucapnya. Usmulyani memperkirakan kalau paruh burung Enggang Gading sudah sangat terorganisir sekali. Makanya Bandara Supadio Pontianak akan selalu menjadi plang pintu terakhir. Untuk pengiriman barang illegal juga, biasanya pihak pengirim atau penyeluduh sudah melakukan gambling (perjudian). Cara aman selalu dipergunakan supaya pelaku utamanya tidak terungkap meskipun berada di Kalbar. ”Contohnya saja modus dengan mempergunakan alamat tidak jelas atau palsu. Dan tempat ekspedisi selalu dipergunakan sebagai areal aman,” ucapnya. Meskipun begitu, ia prihatin karena yang memutuskan mata rantai peredaran barang ini justru berada di gerbang pintu Supadio Kalbar. seharusnya seluruh elemen berkolaborasi menjaganya. Jangan hanya pihak bandara menjaga dan memiliki komitmen tinggi. Seperti diketahui, pengiriman paruh burung enggang asalnya dari hulu ke hilir. ”Makanya yang dibutuhkan adalah aparat termasuk pejabat setempat. Sebab, kita sendiri prihatin sudah 3x membuktikan adanya tindakan illegal tersebut justru asal barangnya dari daerah hulu,” kata dia. (den)

+


Metropolis Pontianak Post

KORAN

SELASA 18 September 2012

BLOKADE Sejumlah pekerja dan sopir truk yang biasa beroperasi di Pelabuhan Pelindo, Pontianak memblokade pintu masuk pelabuhan. Mereka menuntut agar proses bongkar muat tetap bisa dilakukan dalam areal pelabuhan.

Sopir Bakal Kembalikan Kartu Kendali

pat di lintasan keluar masuk hingga ke Jalan Pak Kasih. Sopir dan buruh berhamburan di sekitar pelabuhan. Teriakan mereka bersahutan menyampaikan tuntutan.

PONTIANAK - Forum Komunikasi Sopir Ekspedisi Se-Kalbar (FKSEK), melalui wakil ketua Wahyudi, menyatakan pihaknya beserta gabungan beberapa elemen khusus angkutan sembako dan barang-baranglainnyabersepakat untuk mengembalikan kartu kendali pengisian BMM solar. Menurut mereka sistem kartu kendali tidak efektif, lantaran dijadikan ajang mencari keuntungan dari segelintir oknum. “Banyak yang tidak tepat sasaran yang hanya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan spekulan. Hasil temuan kami di lapangan, bahwa Dinas Perhubungan malah lebih cepat mengeluarkan kartu kendali kepada spekulan dari pada pengguna yang mengajukan kartu kendali dari kalangan kami sopir murni ini,” ucapnya. Oleh sebab itu, kata dia, untuk sistem penyaluran BBM bersubsidi jenis solar perlu diatur lagi. “Kegiatan transportasi angkutan darat, Gafeksi, dan Expedisi serta truk pengangkut galian C perlu untuk diatur kembali adanya pengeluaran kartu kendali yang diterbitkan oleh Dinas Perhubungan Kota Pontianak yang tidak efektif,” tandas dia. Namun, Wahyudi mengkakui juga sistem kartu kendalai ini punya semangat yang bagus dalam menyalurkan BBM yang adil. “Pada mulanya memang mempersempit ruang gerak para spekulan BBM subsidi. Tapi sekarang justru menjadi masalah baru yang berkembang sehingga kami para pengguna langsung kesulitan dalam menghadapi persoalan tersebut dilapangan sehingga menghambat kegiatan kami,” ujarya dia.

• ke halaman 15 kolom 2

• ke halaman 15 kolom 2

Blokade Pintu Masuk

HARYADI/PONTIANAKPOST

Sopir dan Buruh Unjukrasa Pelindo

PONTIANAK - Puluhan sopir truk beserta buruh angkut Pelabuhan Pontianak berunjukrasa, Senin (17/9). Mereka keberatan dengan kebijakan yang membuat antrean bongkar muat kontainer di pelabuhan panjang sehingga

TERAS METRO

Pohon Berlubang KEPALA Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak Utin Srilena Chandramidi menyatakan banyak batang pohon yang berlubang akibat pemasangan atribut kampanye pasangan calon Gubernur Kalbar. Ia meminta panitia pengawas • ke hal.15 kolom 2

Utin Srilena

memakan waktu lama. Bongkar muat baru bisa dilakukan lima hari hingga satu minggu sejak kontainer tiba di pelabuhan. Unjukrasa tersebut digelar di depan pintu masuk pelabuhan sekitar pukul 08.30. Puluhan truk parkir te-

Segera Bongkar Ruko Flamboyan PONTIANAK - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau kepada pemilik ruko di Pasar Flamboyan segera membongkar dagangannya. Hal itu demi cepatnya pembangunan Pasar Flamboyan yang ditargetkan akan berlangsung delapan bulan. “Saya berharap, para pedagang yang ada di Pasar Flamboyan bersikap koperatif. Kita bersama pemerintah kota bersama-sama ingin membangun pasar itu agar lebih tertata rapi dan bagus. Jadi, setelah penandatangan kontrak, bisa langsung dikerjakan. Lebih cepat lebih bagus. Biar tahun depan bisa selelasi,” katanya, kemarin (17/9). Edi menjelaskan, untuk mempercepat pembangunan Pasar

Tak Punya KTP 480 Warga Gagal Terima Bantuan

Saya berharap pedagang yang ada di Pasar Flamboyan bersikap koperatif. Kita bersama pemerintah kota bersama-sama ingin membangun pasar itu agar lebih tertata rapi dan bagus

PONTIANAK – Sebanyak 480 rumah tangga yang diajukan untuk mendapat jatah perbaikan rumah tidak layak huni tahun ini tidak disetujui Pemerintah Pusat karena tidak memiliki kartu tanda penduduk. Sementara warga dua kelurahan di Pontianak Tenggara pengajuannya ditolak karena di KTP nya masih tercantum Kecamatan Pontianak selatan. “Beberapa waktu lalu saya menandatangani MoU RTH dengan Pemerintah Pusat ternyata banyak pengajuan warga tidak disetujui karena tidak memiliki KTP,” kata Wali Kota Pontianak Sutarmidji, Senin (17/9).

Edi Kamtono

• ke halaman 15 kolom 2

BEKELIT

• ke halaman 15 kolom 2

Pelukis Pontianak Melukis Bersama

Turun Langsung ke Objek yang akan Dilukis Sebanyak 20 pelukis di Pontianak berkumpul untuk melukis bersama-sama. Selama ini mereka hanya melukis sendiri-sendiri di studio masing-masing. Banyak manfaat yang mereka peroleh ketika berkumpul. Dari mempererat tali silaturahmi hingga membentuk organisasi ARISTONO, Pontianak MUSEUM Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Pontianak terlihat ramai, Minggu (16/9). Orang-orang duduk berjejer di pelat-

aran bangunan. Dengan kuas di tangan, mereka terlihat sibuk melukis di atas kanvas masingmasing. Sementara palet, cat dan kuas berbagai ukuran serta perlengkapan melukis lainnya berada tak jauh dari jangkauan tangan. Hari itu, para seniman seni rupa di Pontianak sengaja berkumpul untuk melukis bersama. Sesuatu hal yang jarang dilakukan, mengingat kesibukan masing-masing. “Kita sengaja kumpul-kumpul di sini untuk saling bersilaturahmi sambil mengisi waktu melukis bersama-sama secara on the spot; turun langsung ke objek yang akan dilukis,” sebut Suparman (40), koordinator kegiatan. Museum dipilih karena lokasinya yang luas dan banyak obyek yang bisa dilukis. • ke halaman 15 kolom 2

ILUSTRASI : KEKES

C

m

y

k

ARISTONO/PONTIANAKPOST

lukis

Seorang pelukis tengah menggoreskan kuasnya di atas kanvas dalam acara melukis bareng di Museum Kalbar.


METROPOLITAN

10

PKS KALBAR GELAR HALALBIHALAL

Kokohkan Silaturahim untuk Gapai Kemenangan SABTU, 15 September 2012, bertempat di Gedung Zamrud Khatulistiwa Jalan Ahmad Yani Pontianak, hampir seribuan orang datang dan berkumpul di sana. Mereka adalah para kader, relawan dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang pada hari itu, dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Kalbar bekerjasama dengan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kota Pontianak menggelar acara Halalbihalal 1433 H. Acara dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Diawali dengan penampilan dua tim nasyid yang mendendangkan lagu-lagu Islami. Lagu dibawakan secara khas dengan 1 tim yang menggunakan alat music perkusi dan 1 tim lagi menggunakan formasi acapella. Pembukaan acara kemudian diiringi tasmi’ Quran (memperdengarkan ayat suci Al-Quran dengan hafalan tanpa membaca). Dalam kesempatan itu Ketua DPW PKS Kalbar, Ust. Fatahillah Abror, SAg menyampaikan, PKS menggelar halalbihalal ini rutin setiap tahunnya pasca berakhirnya Ramadhan. Kegiatan ini sebagai ajang mengokohkan silaturahim baik sesama pengurus PKS se-Kalbar, para kader bersama relawan serta simpatisan. Karena dari silaturahim komunikasi pun terus terjalin, untuk

bersama-sama menyatukan langkah menggapai kemenangan dari seluruh agenda dan cita-cita dakwah. Disela-selaacarajugadiputarkanbeberapa film dan iklan PKS yang dibuat oleh Tim Media PKS Kota Pontianak. Antara lain iklan Ramadhan yang berisi ajakan untuk menjaga mata dari hal-haldilarang,ajakanmenutupaurat khususnyakepadaparamuslimahdan untaian hikmah Ramadhan dari ketua DPD PKS Kota Pontianak, Ust. M. Arif, S.Ag yang turut mengajak meraih kemenangan Ramadhan bersama PKS. Jugaturutdiputariklanucapanselamat

Idulfitri yang dipersembahkan oleh DPD PKS Kota Pontianak, dikemas dalam bentuk untaian pantun oleh masing-masing pimpinan dan ketuaketua bidang dikepengurusan DPD PKS Kota Pontianak. Kemudian pemutaran film kiprah PKS dengan salah satu program unggulannya yaitu Pemadam Kepanduan Siaga, yang merupakan satusatunya pemadam kebakaran yang dimiliki oleh partai politik di Kalbar bahkan mungkin di Indonesia, berisi momen-momenaksiheroikpemadaman kebakaran yang terjadi di Kota

Pontianak dan sekitarnya oleh para relawannya yang dikomandani Ust. Ami Muharsa, SE. Tim Pemadam kebakaran ini terbilang sangat unik, karena alat pemadam yang diangkut hanya menggunakan kendaraan roda dua. Hal ini dilakukan, karena dianggap cukup strategis terutama memadamkan kebakaran di lokasi-lokasi yang memiliki akses masuk melalui ganggang atau lorong-lorong sempit, dan dari sisi keanggotaannya yang bekerja secara relawan tanpa digaji tapi tetap dapat bertugas secara profesional, karena motto mereka “pantang pulang sebelum padam!�. Acara puncak halal bihalal diisi dengan ceramah dan tausiyyah dari ketua Bidang Pembinaan Kader Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS yang langsung dihadirkan dari Jakarta, yaitu Ust. Musyaffa A.Rahman, MA. Dalam tausiyyahnya, ia menyampaikan tentang tafsir kata halalbihalal, bahwa sebenarnya acara halalbihalal tidak dikenal dalam tradisi Islam, namun karena mendatangkan banyak kebaikan seperti pertemuan silaturahim dan ajang saling maafmemaafkan hal ini dibolehkan, asal terjaga serta dibalut dengan agendaagenda tidak melanggar syari’at.(*)

Pontianak Post

Selasa 18 September 2012

Sekolah Swasta Tanpa Lab PONTIANAK - Sebanyak 30 persen dari total sekolah menengah pertama dan atas swasta di Kota Pontianak belum memiliki laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam. Saat ini Dinas Pendidikan Kota Pontianak memperketat perizinan pendirian sekolah swasta. Laboratorium menjadi syarat prinsip yang harus ada. �Untuk laboratorium komputer sebagian besar sekolah swasta sudah ada. Hanya saja untuk laboratorium IPA masih ada yang belum punya. Saat ini kami terus mendata,� ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Mulyadi, di FKIP Untan, Senin (17/9). Menurut Mulyadi, masih ada anggapan bahwa praktikum IPA bisa dilakukan di dalam kelas sehingga ada sekolah yang tidak memiliki laboratorium. Padahal setiap SMP dan SMA harus memiliki laboratorium, baik komputer, IPA, maupun bahasa. �Untuk sekolah negeri tidak ada masalah. Lebih dari 80 persen sekolah sudah memiliki laboratorium,� ungkap mantan Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Pontianak ini. Mulyadi menuturkan setiap tahun pihaknya terus melengkapi

sarana laboratorium sekolah negeri. Hanya saja kondisi laboratorium yang bagus itu tidak diikuti dengan tenaga khusus. Saat ini belum ada tenaga khusus di setiap sekolah dan laboratorium dikelola guru mata pelajaran. �Laboratorium IPA dikelola guru IPA, begitu pula bahasa dikelola guru bahasa. Tetapi kondisi ini tidak menjadi masalah,� kata Mulyadi. Mulyadi mengatakan guru bisa mendapatkan tugas tambahan untuk mengelola laboratorium. Terkait pengadaan tenaga khusus laboratorium, lanjut Mulyadi, pihaknya belum bertindak hingga ke sana. �Karena pengadaan pegawai itu menjadi wewenang Badan Kepegawaian Daerah. Tetapi keterbatasan ini tidak menjadi masalah,� ujarnya. Beberapa upaya dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas guru sebagai pengelola laboratorium. Diantaranya dengan memberikan pelatihan ataupun mengadakan workshop untuk guru tersebut. �Tenaga laboran yang ada ini kami beri pengetahuan agar bisa mengelola laboratorium dengan lebih baik,� timpalnya. (uni)

FE UNTAN Gelar Fekon Kreatifepreneur CAJON: 'ZL%HEHFN PHPDLQNDQ DODWPXVLF FDMRQGLVDNVLNDQ0,UIDQL +HQGULQDUDVXPEHUGDQ PDKDVLVZD EDUX )272,67

FAKULTAS Ekonomi Untan sangat mendorong mahasiswanya dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Demikian disampaikan PD III FE Untan, Dr. M. Irfani Hendri, SE, MSi dalam pembukaan Program Pengembangan Soft Skill dengan temaFekon Kreatifepreneur, selama 1 semester bagi mahasiswa baru Sabtu (15/09). “Hobi dan minat mahasiswa dapat menjadi pemicu tumbuhnya ekonomi kreatif jika dikelola secara sungguh-sungguh,� kata Irfani. Untuk memfasilitasinya, FE Untan telah menumbuhkan berbagai kegiatan ekstra kurikuler yang mengarah terciptanya ekonomi kreatif diantaranya; ekskul pemanfaatan

teknologi informasi, ekskul bahasa, ekskul seni dan musik. “Selain saat ini juga sedang dipersiapkan studio mini radio Fekon Untan,� terang Ketua KKB Untan ini. Pendirian studio mini radio melengkapi keberadaan Pojok Bursa Efek, Tax Centre, Mini Bank dan Inkubator Bisnis yang sudah ada di kampus FE Untan. Irfani menambahkan, sudah beberapa tahun terakhir, Pimpinan FE Untan merancang aktivitas kemahasiswaan yang lebih mengedepankan peningkatan kompetensi mahasiswa baik dari sisi hard skill maupun soft skill. “Sangat penting setiap individu terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan diri dalam me-

nyongsong pembentukan Komunitas Ekonomi ASEAN Tahun 2015,� jelasnya. Guna menyongsong KEA tersebut, Pimpinan FE sambung Irfani, terus menjalin kerjasama dan sinergi dengan berbagai pihak selain mengupayakan berbagai sumber alternatif pendanaan kegiatan sit in mahasiswa FE Untan di luar negeri. “Secara internal berbagai stakeholder seperti ikatan orang tua mahasiswa dan ikatan alumni juga akan diperankan secara optimal, sehingga akan tercipta sinergi dan network yang baik, karena FE Untan punya belasan ribu alumni yang tersebar di seluruh Kalbar, bahkan luar kalbar dan luar negeri,� paparnya. Pembukaan dirangkai peluncuran UKM Media FE Untan dan diskusi Fekon Kreatifepreneur bersama tiga entrepreneur muda alumni FE Untan dengan berbagai aktivitas dan angkatan yakni; Dwi Agus Priyanto atau lebih dikenal Dwi Bebeck, alumni FE 98 yang juga drummer handal dan pernah berkiprah menjadi pengajar musik dan drum di Jakarta. Fakhrurazi, alumni 2006 saat ini memiliki lembaga kursus bahasa inggris dan telah membuka 17 cabang di luar Kalbar serta mengelola 160 orang instruktur.

Fakhrurazi pernah menjadi Juara 1 Wirausaha mandiri se-regional Kalimantan Tahun 2008 sekaligus finalis tingkat nasional serta satu-satunya anak muda dari Kalimantan yang aktivitas bisnisnya ditulis Rhenald Kasali dalam buku Wirausaha Muda Mandiri. Selain itu ada M. Amin, alumni FE Untan tahun 2008, merupakan pengusaha bidang software development dan pemanfaatan IT lainnya. M. Amin banyak mengerjakan proyek IT baik di kampus, pemerintahan dan swasta yang tersebar di tiga provinsi. Saat ini pria lajang asal Sungai Ambawang ini sedang mempersiapkan contoh rumah digital. Ketiga orang inilah yang diminta menjadi pengajar ekskul oleh PD III FE Untan. 500-an mahasiswa baru terlihat sangat antusias dalam acara ini, karena selain dilaksanakan di depan taman kampus hijau FE Untan, juga diselingi permainan alat musik cajon yang dibawakan Dwi Bebeck diiringi permainan gitar dan alat music tradisional dayak sapek yang dimainkan Kiki, mahasiswa FE Untan tahun 2009. Acara ditutup dengan menyanyi bersama lagu I love forever ciptaan Dwi Bebeck yang terinspirasi dari buku BJ Habibie, mantan Presiden RI. (d4/ser)

SIMBOLIS$OÂżDQ6DODPPHQJDOXQJNDQWDQGDSHVHUWDGLNODWVHFDUDVLPEROLVNHPDULQ

Bandiklat Gelar Diklat Arsiparis BADAN Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan Diklat Arsiparis di aula kantornya Jalan Gusti Johan Idrus Pontianak, kemarin hingga 28 September 2012. Peserta sebanyak 40 orang merupakan pejabat dan calon pejabat fungsional arsiparis di lingkungan Pemprov Kalbar dengan tenaga pengajar dari Widyaiswara Pusat Diklat Kearsipan Arsip Nasional, Widyaiswara Badan Diklat Kalbar, Badan Perpustakaan, Kearsipan dan Dokumentasi Kalbar serta Biro Organisasi Sekretariat Daerah Kalbar. Kepala Badan Diklat Kalbar Parbubu Lumban Tobing yang diwakili sekretarisnya Alfian Salam mengatakan, sebagaimana amanat UU No 43/2009 tentang kearsipan, dalam rangka menjaga keutuhan NKRI, arsip memiliki nilai yang penting dan strategis yaitu sebagai memori, acuan dan bahan pertanggungjawaban dalam perjalanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang merupakan rekaman kegiatan atau peristiwa yang dikemas dalam berbagai bentuk media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. “Rekaman kegiatan atau peristiwa yang terdokumentasikan melalui sistem pengelolaan arsip yang baik

dan benar, pada hakekatnya sama dengan menyelamatkan bukti dan fakta sejarah perjalanan suatu organisasi, pemerintahan serta bangsa ini dan akan sangat diperlukan bagi jalannya proses pembangunan selanjutnya. Berkenaan dengan hal inilah maka dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan dewasa ini, pengelolaan arsip yang baik dan professional menjadi suatu keharusan,� katanya. Berdasarkan PP No 28/2012 tentang pelaksanaan UU No 43/2009 tentang kearsipan dijelaskan bahwa seorang arsiparis memiliki tugas dan tanggungjawab dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan arsip. “Dan kompetensi seorang arsiparis dapat diperoleh melalui pendidikan formal dan diklat khusus yang berkenaan dengan kearsipan. Hal ini dimaksudkan agar para arsiparis memiliki kesamaan persepsi tentang kearsipan, termasuk di dalamnya proses pengelolaan arsip yang memang memiliki standar tertentu. Kesamaan persepsi ini sangat diperlukan guna keseragaman dalam pengelolaan kearsipan yang nantinya bermuara pada terwujudnya tata kelola arsip yang semakin optimal guna mendukung tertib administrasi pemerintahan,� pungkasnya. (d5/ser)


Pontianak Post

l

HALO PUBLIK

Selasa 18 September 2012

11

Gempita Pilkada Tak lama lagi masyarakat Kalbar akan memilih calon kepala daerah yaitu orang nomor satu di Kalbar yang mengurusi pemerintahan di Bumi

+

Khatulistiwa ini. Masyarakat antusias tentang siapa yang bakal unggul pada pemilihan kepala daerah Kalbar yang akan digelar 20 September mendatang. Hal ini terlihat dari obrolan ringan di warung kopi, pusat perbelanjaan hingga perkantoran. Tentunya calon yang menjadi pilihan bervariasi meskipun kerabat atau teman akrab, semua bebas menentukan siapa calon yang dipilihnya asalkan tidak Golput alias golongan putih yang tidak mencoblos (memilih) dari kandidat manapun. Sebagai negara demokrasi, hendaknya kita sebagai masyarakat Kalbar diharapkan untuk ikut menyukseskan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah Kalimantan Barat yang hanya 5 tahun sekali. Siapapun nanti yang menjadi Gubernur akan datang tentunya dapat kita dukung bersama, tanpa melihat darimana kandidat itu berasal demi kemajuan dan ketentraman kehidupan

di Bumi Khatulistiwa tercinta ini. Sebagai masyarakat, kita dituntut untuk

sendiri. Untuk itu dibutuhkan kedewasaan dan kearifan masyarakat dalam bersikap, agar terhindar dari hal-hal yang sifatnya anarkis dan belajar untuk berlapang dada agar bisa menerima siapapun yang nantinya bakal terpilih menjadi orang nomor satu di Kalimantan Barat tanpa harus merasa frustasi jika kandidat yang dipilih gagal dalam Pilkada nanti. Kehidupan bermasyarakat harus berjalan selaras dan berkesinambungan demi keamanan, kenyamanan dan ketentraman di negeri Indonesia tercinta secara umumnya dan provinsi Kalimantan Barat secara khususnya. Agar kita dapat bersaing secara positif dengan daerah lain. Jika Kalimantan Barat dapat sejajar dengan propinsi lainnya yang sudah maju tentunya mempunyai dampak yang baik bagi masyarakat dalam segala sisi kehidupan. Jika sudah begitu tercipta kehidupan yang aman, tentram, dinamis dan berkesinambungan yang bermanfaat untuk kita semua. Semoga.

bersikap netral, menjaga persatuan dan kesatuan, menghindari isu-isu yang sifatnya bisa memecah belah, dan tidak saling menjatuhkan. Belajar dari negara-negara lain bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai bangsanya

Mery Corunia <cherry_ispandi@ymail.com>

Listrik Tak Berpihak ke Pedesaan Penerangan merupakan sesuatu yang sangat urgen bagi kehidupan manusia, kita tidak mungkin akan terlepas dari yang namanya listrik. Listrik sudah menjadi kebutuhan yang tidak dapat terpisahkan. Masyarakat pedesaan yang terletak jauh dari perkotaan sangat membutuhkan adanya listrik, apalagi daerah perkotaan yang apabila tanpa adanya listrik pasti akan terasa seperti kota mati. Banyak cara untuk dapat mendapatkan aliran listrik, seperti pembangkit listrik tenaga mesin, angin, uap dan air. Namun Kalimantan Barat belum dapat memaksimalkan potensi yang ada di propinsi tersebut, entah karena faktor dana atau belum adanya sumber daya manusia yang kompeten dan memadai. Namun, penulis rasa pemerintah daerah seakan masih pilih kasih dan menganaktirikan daerah pedesaan daripada perkotaan. Bayangkan saja, listrik digunakan tanpa batas dan sekehendak hati kita, seluruh pelosok perkotaan tak ada yang gelap, semuanya telah menikmati malam harinya yang tidak pernah khawatir

akan kegelapan. Namun disisi lain, masyarakat yang hidup di daerah pedesaan harus bersabar dengan janji para pejabat yang seakan hanya untuk mencari popularitas semata tanpa memikirkan bagaimana perasaan masyarakat di pedesaan yang tidak pernah menikmati adanya penerangan listrik. Di saat kampanye kepala daerah, para kandidat dengan semangatnya menyerukan adanya listrik. Namun setelah terpilih bahkan sudah berlangsungbeberapatahunmasajabatannya, janji yang mereka gaungkan seakan tidak terlintas lagi di pikirannya. Mereka terbuai dengan kekayaan yang didapatkannya. Sehingga pada akhirnya masyarakat yang menjadikorbanataskata-katamanis mereka pada saat kampanye. Hal tersebut bukanlah karangan penulis semata, namun benar-benar terjadi di daerah tempat penulis tinggal yaitu Desa Muara Tiga, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Masyarakat hanya mendapatkan lampu tenaga matahari, itupun satu kepala keluarga hanya mendapatkan satu buah lampu dengan pengecas yang harus bergantian dalam memakainya. Seandainya cuaca selalu mendung seperti musim penghujan, maka masyarakat tidak akan dapat menikmati lampu tenaga matahari

yang hanya satu buah tersebut. Sungguh ironis sekali, kita semua tahu bahwa daerah Kabupaten Kubu Raya merupakan kabupaten yang kaya akan pendapatan asli daerahnya, namun hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saja pemerintah daerah tidak bisa menganggarkan. Lalu kemanakah pendapatan yang konon melimpah tersebut? Apakah hanya untuk pembangunan gedung-gedung pemerintahan yang bermegahmegahan, ataukah untuk meningkatkan gaji tunjangan bagi para pejabat? Penulis berharap, pemerintah daerah Kubu Raya dapat merealisasikan janji mereka pada saat kampanye, untuk dapat mengalirkan listrik ke desa kami. Desa kami berbatasan dengan Kabupaten Kayong Utara, dan penulis rasa tidak ada salahnya jika pemerintah daerah Kubu Raya bekerjasama dengan Pemkab KKU untuk mewujudkan impian masyarakat di Desa Muara Tiga, Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya yaitu teralirnya listrik sehingga masyarakat pedesaan dapat menikmati listrik seperti masyarakat di daerah perkotaan. M. Zuhri Niâ&#x20AC;&#x2122;am Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kubu Raya.

Jalan Melembung di Pawan 1 Prihatin sekali melihat kondisi jalan di atas Jembatan Pawan 1 yang kian hari kian parah rusaknya, apa tidak ada yang peduli, kondisinya sudah melembung seperti polisi tidur? Ini rawan kecelakaan karena pengendara akan menghindari dari benjolan yang akan mngambil jalur orang yang berlawanan, bukankah jalan di atas jembatan harus baik dan tanpa halangan? Ini menunjukkan tidak adanya perawatan pada bagian sambungan jembatan, apa menunggu roboh dulu baru diperbaiki? (081345754183)

+

Pasir di Bundaran Alianyang Di seputaran bundaran patung Alianyang Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya banyak pasir betebaran ditengah jalan. Hal ini dapat membahayakan para pengendara. Kepada instansi yang terkait mohon dibersihkan. (085750203219)

Serahkan Orangutan Saya kagum dengan saudara Agus Haryanto, yang mau menyerahkan orangutan yang sudah 3 tahun dipeliharanya kepada petugas. Semoga apa yang dilakukan Agus menjadi contoh bagi warga Kalbar lainnya yang punya/memelihara hewan yang dilindungi. Agar mau menyerahkan kepada petugas. Mari kita bersama-sama menjaga satwa kita agar tidak punah. (085753905522)

Jalan Depan Terminal Kami laporkan lagi di Jalan Tanjungraya 2 Pontianak, persis di depan Terminal Oplet Parit Mayor di depan Gg. Suka Aman Pontianak Timur berlobang besar, hancur lebur. Mohon kiranya segera diperbaiki, karena kami pengguna jalan sangat tersiksa melewatinya. (081352249559)

Benda Ciamik dari Sampah Plastik A L A N G KA H m e m p r i hatinkan melihat banyaknya sampah plastik, termasuk d i l i n g ku n g a n s e k o l a h. Padahal, dengan sedikit u paya yang me ngasy ikkan, sampah plastik bisa diubah menjadi barang-

barang cantik. Pegangan pisau, patung manusia/ hewan, bebatuan penghias akuarium, atau benda lain yang ciamik. Cara pembuatan juga cukup mudah. Tinggal kita siapkan cetakan dari tanah atau pasir

+

halus. Bisa juga digunakan sabun mandi yang dilubangi sesuai dengan bentuk yang kita inginkan. Kemudian kita bakar sampah plastik, lalu masukkan lelehan plastik tadi pada cetakan yang sudah dibentuk sampai penuh. Buka

cetakan bila sudah dingin. erbentuklah benda yang kita inginkan. Bila siswa diberi tugas membuat kerajinan dari sampah plastik, secara otomatis mereka akan menghabiskan sampah plastik yang ada demi menye-

lesaikan tugas. Dengan begitu, sampah plastik bisa berkurang atau hilang dari lingkungan. Lingkungan sekolah bisa terbebas dari pencemaran plastik. Sabar Guru.

+

cmyk

C

m

y

k


12

Pontianak Post Post Selasa Selasa 18 September Pontianak 26 Juni 2012

Selasa 5 Juni 2012

APERSI ( ASOSIASI PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN SELURUH INDONESIA ) MEMBANGUN KALIMANTAN BARAT

AL FARIDZ RESIDENCE Hunian Strategis di Pusat Kota Pontianak KOTA Pontianak makin berkembang pesat. Hunian baru menjadi kebutuhan warga Pontianak terutama di pusat kota. Salah satu hunian yang layak dimiliki adalah Al Faridz Residence. Lokasinya sangat strategis. Berada di Jalan Sepakat II, A Yani. Hunian berkelas ini memiliki jalan utama 8 meter. Lokasi hunian berjarak 400 meter

dari Jalan A. Yani. Selain itu, hunian ini dekat dengan pusat pendidikan, pemerintahan, kesehatan dan niaga. Misalnya Mega Mall, Hotel Mercure, SPBU, Rumah Sakit Anugerah Khatulistiwa/Anugerah Bunda, Kantor Gubernur Kalbar yang hanya berjarak 150 meter, Universitas Tanjungpura yang hanya berjarak 200 meter demikian juga Universitas Muham-

madiyah dan TK-SD-SMP Al Azhar yang hanya berjarak 400 meter dan lainnya. Hal ini memberikan keuntungan bagi para pemilik hunian Al Faridz Residence. Secara umum, hunian memiliki beberapa tipe yang menarik, cuma sekarang tinggal satu tipe. Didukung jalan aspal lebar 5 meter dan drainase yang berada di setiap sisi jalan. Secara khusus tiap hunian memiliki 2 lantai yang terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, 5 kamar tidur, dapur dan 2 kamar mandi, dan dilengkapi dengan garasi. Tiap hunian menggunakan pondasi beton cakar ayam dengan struktur rangka kolom praktis, dengan cerucok 12 meter, dinding batako plaster luar dalam dan cat, lantai dengan cor warmes geranit, untuk rangka atap menggunakan rangka baja ringan, seng metal, plapon dengan gipsum, lesplang dengan GRC. Untuk fasilitas pendukung hunian, Al Faridz Residence diterangi listrik 2.200 watt (voucher) dan PDAM, dan sebagai tambahan tiap hunian dilengkapi dengan pagar samping, depan dan belakang, kanopi, pintu folding gate garasi, dilengkapi dengan musholla dan taman bermain serta sistem keamanan dilengkapi dengan CCTV 24 jam. Pasti Anda berminat bukan? Untuk informasi lebih lengkap dapat segera menghubungi kantor pemasaran kami langsung di Komplek Al Faridz Residence Nomor 2 A Pontianak dan dapatkan penawaran terbaik kami. Contact Person Silvia 081256907079. (a6/biz)

Hunian MINIMALIS dengan Cicilan Kredit Ringan

Perumahan

GRAND

Mandiri

KABUPATEN Kubu Raya makin berkembang. Perumahan baru menjadi incaran penduduk untuk dihuni. Salah satu perumahan yang layak jadi prioritas dibeli adalah Perumahan Grand Mandiri. Rumah dengan Type 36 ini letaknya di Jalan Adi Sucipto. Developernya PT Borneo Ridha Itech (Jl. A.Yani no 17, Depan SPBU Paris 2, Pontianak. Telp. (0561) 582913 atau Ramadan di HP 081257114422). Develepor ini merupakan anggota APERSI (Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia) Kalbar. Perumahan ini dianggap menarik. Karena mudah diakses dari berbagai arah. Seperti Jalan Adi Sucipto Parit Bugis, A.Yani 2 dan BTN Teluk Mulus. Tak jauh dari lokasi perumahan, warga mudah untuk mendapatkan lokasi pendidikan, puskesmas, Kantor Camat dan Kantor Bupati Kubu Raya.

Bagaimana dengan bangunannya? Grand Mandiri desainnya minimalis. Rumahnya type 36 dengan luas tanah 10 x 14,5 meter. 250 unit rumah disediakan developer. Lingkungan ditunjang jalan kompleks 4,5 meter diaspal serta drainase kiri kanan jalan. Bangunan menggunakan pondasi beton setempat. Kolomnya praktis, cor tumbuk, dinding batako diplester. Atap genteng metal, pintu dan jendela panel, cat luar dalam serta lantai keramik. Memudahkan masyarakat memiliki hunian baru ini, pengembang juga bekerjasama dengan perbankan. Fasilitas kredit yang disediakan melalui Bank BTN. Jangka waktu KPR BTN juga cukup menggiurkan. Bisa 10-15 tahun, dengan suku bunga rendah. Menariknya, selain fasilitas umum untuk perumahan, ada fasilitas Jamsostek untuk pembelinya. Pinjaman uang muka bagi peserta Jamsostek sebesar Rp.20 Juta. Informasi lebih lanjut, anda bisa menghubungi marketingnya yakni, PT Erminta Mandiri. Jalan A.Yani no.17 Depan SPBU Paris 2 (seberang DPRD Provinsi Kalbar). Telp (0561) 7162421, HP. 081352520079. (a3/biz)

Perumahan GRAND VILLA SEPAKAT ISABELA RESIDENT Lokasi Strategis dan Harga Terjangkau

A New Hope For Family Living In Harmony

HUNIAN baru kini hadir di Kota Pontianak, lokasinya sangat strategis, berada di Jalan Sepakat II Jalan A Yani, hunian berkelas tapi harga sederhana yang terdiri dari Type 54 dan type 60. Mengapa lokasi hunian ini sangat strategis? Karena

dekat dengan kawasan pendidikan pemerintahan, kesehatan dan niaga. Misalnya saja Kantor Gubernur Kalbar, A Yani Mega Mall, Universitas Tanjungpura, TK-SD-SMP Al-Azhar Pontianak, Hotel Mercure, Rumah Sakit Anugerah Khatulistiwa/

Anugerah Bunda, dan lainnya. Hal ini memberikan keuntungan yang luar biasa bagi para pemilik hunian di Grand Villa Sepakat karena berada di kawasan yang strategis dan mudah diakses. Selain lewat Jalan A Yani, Sepakat II, perumahan juga bisa diakses melalui Jalan Parit H Husein II dan Jalan Perdana. Secara umum, tiap hunian memiliki ukuran 10 m x 20 m, sementara jalan aspal dengan lebar 6 meter dan didukung drainase lebar setengah meter yang berada di sisi kiri dan kanan jalan. Secara khusus tiap hunian terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, satu kamar utama, satu kamar biasa, dapur dan satu kamar mandi. Tiap hunianmenggunakanpondasibeton cakar ayam dengan struktur rangka kolom praktis, dinding batako plaster luar dalam dan cat, lantai dengan cor warmes keramik, untuk rangka atap menggunakan rangka baja ringan, seng metal, plapon dengan gipsum, lesplang dengan GRC. Bagaimana dengan fasilitas pendukungnya? Grand Villa Sepakat diterangi listrik 1.300 watt (voucher ) dan PDAM, (disiapkan apabila jaringannya sudah ada). Menariknya lagi Grand Sepakat dilengkapi dengan lapangan bulu tangkis. Pasti Anda berminat bukan? Untuk informasi lebih lengkap dapat segera menghubungi kantor pemasaran kami langsung di Grand Villa Sepakat, Contact Person Angela 085246570870. Grand Villa Sepakat A New Hope For Family Living In Harmony. (a6/biz)

Hunian dengan View Alam Pegunungan KOTA Singkawang makin berkembang. Perumahan baru menjadi incaran penduduk untuk dihuni. Salah satu perumahan yang layak jadi prioritas dibeli adalah Perumahan Isabela Resident, yang merupakan anggota Apersi. Rumah dengan Type 36 ini letaknya di Jalan Pramuka Kelurahan Condong, Singkawang Tengah. Sekitar 600 meter dari Simpang Sudirman. 130 unit disiapkan Developernya PT Borneo Ridha Itech (Jl. A.Yani no 17, Depan SPBU Paris 2, Pontianak. Telp. (0561) 582913 atau Ramadan di nomor HP 081257114422). Perumahan ini dianggap menarik. Karena dari pemandangan dengan alam pegunungan bisa membuat betah penghuni. Bayangkan, bagi penghuninya, tiap hari dapat melihat Gunung Poteng, Gunung Pasi dan Gunung Roban. Tak hanya itu, letaknya di tengah Kota Singkawang menjadikan hunian ini strategis. Dekat dengan tempat pendidikan, pasar, administrasi pemerintahan, serta tak jauh dari Simpang Sudirman, yang merupakan salah satu jalan utama di kota Singkawang.

Bagaimana dengan bangunannya? Isabela Resident desainnya minimalis. dibangun menggunakan pondasi beton setempat. Kolomnya praktis, cor tumbuk, diding batako diplester. Atap genteng metal, pintu dan jendela panel, cat luar dalam serta lantai keramik. Memudahkan masyarakat memiliki hunian baru ini, pengembang juga bekerjasama dengan perbankan. Fasilitas kredit yang disediakan melalui Bank BTN. Jangka waktu KPR BTN juga cukup menggiurkan. Bisa 10-15 tahun, dengan suku bunga rendah. Menariknya, selain fasilitas umum untuk perumahan, ada fasilitas Jamsostek untuk pembelinya. Pinjaman uang muka bagi peserta Jamsostek sebesar Rp.20 Juta. Informasi lebih lanjut, bisa menghubungi marketingnya yakni, PT Erminta Mandiri. A.Yani no.17 Depan SPBU Paris 2 (seberang DPRD Provinsi Kalbar). Telp (0561) 7162421, HP. 081352520079. (a3/biz)

Perkuat Persatuan dan Kesatuan Hongkong Medistra TCM

Atas dasar itulah kegiatan ini dilaksanakan selain upaya membangun integrasi dan toleransi sosial, juga upaya mendukung pelaksanaan soHONGKONG Medistra TCM Pontianak yang berala- penderita. sialisasi dan menjaga pilar tersebut. Menggunakan paduan pengobatan tradisional mat di Jl. Agus Salim No. 126-Pontianak, merupakan “Terciptanya masyarakat Kalbar resep kuno pusat pengobatan penyakit kronis dengan metode TCM & resep ilmu pengetahuan yang sejahtera,modern, aman dan harmonis resep dilakukan rahasia turun TCM (Traditional Chinese Medicine), ada konsultan kekaisaran, resep pengalaman, tidaklah dapat hanya oleh penyakit bansinshe ahli TCM ternama, dengan herbal alami TCM temurun, khusus mengobati pemerintahberbagai saja, baik itu pemerintah dan penyakit sudah lama telah berhasil mengatasi penyakit banyak pasien del, penyakit kronis provinsi maupunyang kabupaten/kota. diobati namun belum sembuh juga. Keterlibatan aktif dan komitmen Hongkong Medistra Pontianaksinergitas dalam menuntukTCM membangun dari gobati berbagai penyakit jenis akut maupun kronis seluruh stakeholders lainnya, seperti antara lain: asma, radang hidung, radang tengpihak swasta dan masyarakat juga gorokan, bronchitis, emfisema paru dan penyakit sangat diperlukan, ” ujarnya. lainnya menerapkan Kegiatan metode TCM yang sudah memiini baru, direncanakan liki sejarah sekitardapat 2.000dilaksanakan tahun, mengkombinasikan di seluruh kabuFOTO IST pengalaman para ahli pengobatan kuno, penelitian paten/kota. Pada 2012 ini daerah yang DISKUSI: Sekretaris Bakesbangpol Kalbar Drs Liwono (kiri) di-baru, danMSi terobosan digabungkan teknologi menjadi sasaran dengan adalah Kabupaten dampingi Kabid Kewaspadaan dan Penanganan Konfliktinggi Bakesbangpol modern. Kapuas Hulu, Sintang, Sanggau dan Bengkayang. “Diharapkan dapatmenKalbar Drs Rene Rienaldy MSi, memberikan arahan kepada peserta dalam Ini setelah melalui penelitian bertahun-tahun, jaditerobosan stimulan kepada pemerintah kaberhasil menciptakan terbaru herbal alami diskusi kelompok. bupaten/kota, sehingga dapat melakyang sangat berkhasiat untuk mengobati berbagai ini memiliki KEPALA Badan Kesatuan Bangsa mengingatkan, bangsa sanakanhidung kegiatan serupa dikemudian macam penyakit radang dan tenggorokan dalam tatanan dan Politik Kalimantan Barat, Ton- empat pilar utamaserta dalam rangka menumbuhkemasma sampaihari ke akar-akarnya, yakni San Lian bernegara, ny Ferdy SSos MSi mengatakan, kehidupan berbangsa bangkan ke-Bhinneka Tunggal Hedan Xiao Yan Fang Fa dan Yirasa Tian Ding Chuan San. 45, Bhinneka pihaknya melakukan upaya mem- yaitu Pancasila, UUDMetode Ika-an generasi muda, khususnya pengobatan TCM ini memiliki hasil efekpertemukan perbedaan yang ada Tunggal Ika dan Negara pelajar SMU sekaligus sebagai tivitas Kesatuan yang sangatpara tinggi, persentase keberhasilankhususnya da- tidak khususnya perbedaan kesukubang- Republik Indonesianya bekalberacun, para generasi muda yang akan sangat tinggi, tidak memiliki efek saan yang dimiliki oleh individu-indi- lam menghadapi tantangan menempuh pendidikan lebih tinggi di samping,bangsa tidak peduli kondisi penyakit ringan/parah, vidu dalam suatu wadah atau media, dalam melaksanakan tempat penyakit lain,” harappanjang/pendek, Tonny. usia tugas-tugas tua/muda, riwayat guna membangun komunikasi dan pembangunan. “Pemberian Sementara selaku akan narasumber rata-rata perhabegitu konsumsi obatituherbal terasa pilar tersebut interaksi lintas etnik yang gilirannya tian khusus terhadap daridiobati akademisi, praktisi dansemua tokoh khasiatnya, rata-rata sekitar 3-7 hari Provinsi berangsur dapat memperkuat rasa persatuan juga diberikan pemerintah masyarakat yang berasal dariobat sugejala penyakit menghilang, dengan dalam banyak dan kesatuan bangsa, serta komitmen Kalbar. Karena itu2-3 kubangsa berbeda di masingtahap pengobatan bisa yang diatasi, sesudah diatasi Kalbar untuk menjadikan Kalbar lebih baik pengarahannya, Gubernur masing kabupaten/kota seperti Prof tidak mudah kambuh. tidak henti-hentinya“Dapatkan memberikan di masa akan datang. Dr Sy Ibrahim danyang Eka program promosiAlqadrie khususMSc bagi melestarikan Itu dikatakan Tony Ferdy saat penekanan agar selalu MSc. Sedangkan datang berobat ke Hendry Hongkong Medistra TCM”peserta . aplikatif guna adalah membuka kegiatan pengembangan dan melakukan upayaUntuk para pelajarhubungi: SMU di ibukota konsultasi dan pengobatan, Hongmenerapkan multikukturalisme pada pelajar menyosialisasikan dan yang dari kong Medistra TCMkabupaten/kota Jl. Agus Salim No. 126,terdiri Pontianak, dalam- berbagai SMU di Balai Kenyalang Kabu- nilai-nilai yang terkandung sukubangsa, agama, jenis telpon di 0561-733268, 0821 52797 888.(Hari Minggu paten Sintang, Kamis (21/6) lalu. Ia nya,” kata Tonny. dan libur tetap buka).(a2/bn) kelamin dan sekolah.(d5/ser)

Bakesbangpol Kembangkan Multikulturalisme Pelajar

Atasi Rinitis & Asma secara Efektif

Tanah Kaplingan Rumah PT Arfiz Jaya dan Pratama Lokasi Strategis di Sungai Dalam Tawarkan Tanah Kaplingan danRaya Rumah Strategis SETELAH menyiapkan 500 unit rumah siap huni type 45 dan 36 plus, Pengembang PT. Arfiz Jaya Pratama melebarkan sayap bisnisnya. Kini tanah kaplingan juga disiapkan bagi masyarakat. Lokasinya juga berdekatan dengan perumahan yang telah di bangun yakni di Sungai Raya Dalam. Letaknya strategis. Mudah akses dari dan ke pusat kota, bangunan hotel, dan rencana pembangunan Ring Road (Jalan Lingkar) Kota Pontianak, 10 menit ke RSU Soedarso dan Universitas Tanjung Pura serta berbagai komplek pemukiman di sekitarnya. Kaplingan tanah yang disediakan merupakan apresiasi developer terhadap tingginya minat masyarakat membeli tanah dan hunian. Luasnya, perkapling 10 x 15 meter. Harganya pun terjangkau dan bisa kredit. Sedangkan untuk perumahan, bangunan model minimalis, ditambah dengan kawasan hijau di sekitarnya membuat lingkungan perumahan ini menjadi lebih menyenangkan. Sepanjang jalan masuk ditanami pohon pinang menambah keindahan kompleks perumahan. Khusus type 36 Plus Rumah yang ditawarkan memiliki keunggulan diantaranya jalan masuk yang

lebih lebar (6 meter), lantai cor berlapis keramik, luas bangunan lebih dari tipe 36 menjadi tipe 42, luas tanah lebih dari 150 m2. Pembelian rumah secara tunai maupun kredit dengan berbagai pilihan jangka waktu. Dari segi harga, rumah siap huni yang disediakan ini merupakan rumah tipe 45 dan 36 yang termurah di kawasan itu. Untuk pembelian kredit, besarnya uang muka bisa disesuaikan dengan kemampuan pembeli, cicilan ringan, serta proses kredit yang cepat dan mudah. Fasilitas kredit dapat berasal dari berbagai sumber pembiayaan KPA dan KPR, serta fasilitas pinjaman Uang Muka dari PT. Jamsostek. Semua keunggulan dan kemudahan tersebut merupakan harapan setiap calon pembeli, dan membuat perumahan ini sangat pantas dimiliki untuk tempat tinggal dan investasi. Informasi detil: hubungi Kantor Pemasaran PT. Arfiz Jaya Pratama, beralamat di Komp. Residence– Lantang Tipo A-01 Jalan Sungai Raya Dalam/ Gg. Semi (dekat SPBU / Hotel Harmony In) Telp. (0561) 7005763 dan HP.081345344427 pada setiap hari/jam kerja. (a3/biz)


Pontianak Post

Selasa 18 September 2012

komunikasi bisnis

13

Advertorial

Mau jadi Akuntan Handal Perdana di Pontianak, Sensasi Baru Buruan ke STIE Pontianak Mus1c One-Family Music Entertainment

Khusus D3 Akuntansi Dibuka Kelas Pagi (Perdana) Pendaftaran: 18 September-18 Oktober 2012

SEKOLAH Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pontianak melaksanakan pendidikan dan penelitian terpadu untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional terutama yang berhubungan dengan pelaksanaan otonomi daerah, membina dan mengembangkan sumber daya manusia yang profesional dan mandiri. Penyelenggaraan pendidikan di lingkungan STIE Pontianak bersifat perangsangan belajar mandiri dan belajar terus-menerus dalam nuansa keahlian dan kepribadian. Program yang intensif dikembangkan dalam proses belajar mengajar, untuk menggali potensi-potensi pikiran dan mental para mahasiswa yang tangguh dan percaya diri. Model-model program dimaksud

meliputi: Kelas kuliah dengan sistem dan evaluasi menurut Sistem Kredit Semester (SKS), pelatihan dan studi kasus, pengenalan lingkungan profesi, kepribadian manajerial, perkuliahan mandiri dan otonomi, mahasiswa STIE Pontianak tak perlu menempuh Ujian Negara sesuai SK Mendiknas Nomor 184/U/2001, perkuliahan dikembangkan dengan berbasis kompetensi, dan program magang di instansi pemerintahan/swasta. Adapun visi yang mau dicapai STIE Pontianak yaitu bertujuan menghasilkan lulusan yang mandiri, profesional, berwawasan kedepan serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral budaya untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Sementara misi yang dijalankan adalah, melaksanakan pendidikan

dan penelitian terpadu untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional, terutama yang berhubungan dengan pelaksanaan otonomi daerah, membina dan mengembangkan sumber daya manusia yang mandiri secara profesional, mengembangkan dan memberdayakan ilmu pengetahuan dan teknologi berwawasan lokal, nasioanal dan global untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberdayakan sumber daya STIE Pontianak secara optimal. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pontianak membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun ajaran 2012/2013. Untuk program studi yang ditawarkan antara lain: Strata 1 Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen SDM dan Manajemen Perbankan. Strata 1 Akuntansi dengan konsentrasi Akuntansi Keuangan, Akuntansi Sektor Publik dan Akuntansi Manajemen. Dan Diploma 3 Akuntansi. Semua program studi telah terakreditasi. Khusus Program D3 Akuntansi dibuka Kelas Pagi, dengan biaya SPP Rp150.000/bulan. Pendaftaran mulai dari 18 September-18 Oktober 2012 . Untuk keterangan lebih lengkap dapat menghubungi Sekertariat Pendaftaran Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pontianak, Jalan Sultan Hamid II No.163 Pontianak, telpon (0561) 7075717, Fax (0561) 6591833. Contact person Sukma Febrianti, SE MM (081345966767). (d1/biz)

Anda Memiliki Keluhan Eksim dan Diabetes?

Atasi dengan Damar Propolis PENYAKIT eksim memang tidak mematikan sehingga sering dianggap remeh oleh masyarakat, namun jika sudah terkena eksim pastinya tidak akan merasa nyaman. Seperti yang dialami oleh Gunawan, warga Sangata yang berprofesi sebagai wiraswata ini mengaku sudah 4 tahun terkena eksim dimana bagian kakinya selalu gatal-gatal. “Bukan cuma obat dokter yang saya coba, tapi obat herbal juga sudah saya minum hasilnya eksim ini belum sembuh juga, padahal kalau kambuh rasanya gatal disekitar kaki dan kalau berjalan terasa sakit. Bukan cuma itu saja, saya juga terkena hernia yang menyebabkan sakit jika BAB. Sekarang eksim di kaki sudah sembuh setelah saya minum Damar Propolis, bahkan kalau jalan sudah tidak sakit lagi. Selain itu BAB sudah mulai tidak sakit,” ungkap pria berusia 40 tahun tersebut. (GunawanKalimantan Timur) Sementara itu, Nengsih, warga Ds. Banjar Girang, Subang juga memiliki keluhan diabetes, dimana kadar gula darahnya mencapai 157. Wanita 47 tahun ini selain diabetes juga memiliki keluhan rematik yang menyebabkan linu-linu di bagian sendi dan pegal-pegal disekujur tubuh. Upayanya ke dokter hingga kini belum membuahkan hasil yang maksimal. “Saya sering merasa lemas, waktu periksa

ternyata kadar gula dalam darah tinggi dan ini sudah 2 tahun saya rasakan, belum lagi rematik yang juga sering kambuh rasanya tak enak sekali. Tapi sejak minum Damar Propolis, kadar gula dalam darah berangsur normal dan sakit di kaki dan sendi karena rematik tidak terasa lagi,” ungkap ibu rumah tangga dengan 3 anak dan 2 cucu yang sehari-hari sibuk sebagai petani. (Nengsih-Subang) Damar Propolis adalah suatu zat dihasilkan lebah madu yang dikumpulkan dari pucuk daun muda untuk kemudian dicampur dengan air liurnya. Damar Propolis bersifat disinfektan yang dapat membunuh semua kuman. Sebagian besar penyakit dapat ditumbangkan zat yang dihasilkan lebah ini. Bahkan penyakit menahun juga dapat diobatinya, karena kandungan zat berfungsi sebagai antibiotik dan antimikroba tersebut tidak diragukan lagi. Selain itu, Damar Propolis berguna sebagai suplemen, karena mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk membangun kekebalan tubuh dan mengaktifkan kelenjar thymus. Damar Propolis dibuat dari propolis murni sehingga memiliki takaran dan komposisi tepat tanpa campuran alcohol. Inilah membedakan dengan produk sejenisnya. Damar Propolis dengan kandungan 250 mg per ml, efektif untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit. Damar Propolis memiliki lebih 60 manfaat positif bagi tubuh dan lebih dari 300 jenis penyakit dapat diobatinya. Info lebih lanjut kunjungi www.damarpropolis. com. Atau menghubungi telepon: (0561) 7913933 /081253249757. Bagi yang membutuhkan Damar Propolis kini bisa didapat di apotek/toko obat terdekat di kota Anda: seluruh apotek/toko obat Kota Pontianak. Kab. Pontianak (Mempawah): Apt Mempawah. Kota Singkawang: Apt Singkawang 1. Kab Landak (Ngabang): TO Sehat, TO Baru, Apt Mariba. Bodok: TO Cemara. Sosok: Apt Sawit Farma. Kab. Sintang: TO Setia Budi. Kab. Kuburaya: Apt Murni, Apt Sei Raya, TO Batara. Terdaftar di Dinkes P-IRT No. 209321601308. (dmi.0016/a2/biz)

Gagal Ginjal dan Rematik Sempat Buatnya Menderita HARDIANTI yang divonis dokter gagal ginjal, ternyata itulah jawaban atas segala penderitaan dialami bertahun-tahun. Ia kerap merasa pinggang sebelah kiri pegal dan terasa panas serta kerap terserang demam. Akibatnya, selama 2 pekan ia muntah-muntah. Dari hasil pemeriksaan dokter di Tagerang, ginjal Hardianti mengalami masalah serius dan juga terkena rematik yang menyebabkan ia susah berjalan, karena persendiannya bengkak dan kaku. Dokter memberikan 2 pilihan kepada ibu 3 anak ini. Cuci darah atau operasi. Tak satupun pilihan yang diambilnya. Dua minggu diopnami di rumah sakit ia sudah mengutang ke tetangga. bagaimana kalau harus cuci darah yang biayanya sampai 800 ribu rupiah sekali cuci, 2 kali seminggu. Sementara gaji yang diterima sang suami hanya untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Hardianti hanya bisa mengkonsumsi herbal dan berdoa agar penderitaannya cepat berahir. Tanpa sengaja, Hardianti membaca majalah kesehatan yang sudah sobek tentang kasiat akan kulit manggis yang bisa mengobati berbagai macam penyakit, karena mengandung antioksidan tingkat tinggi. Dan pada saat itu,

ia mengkomasumsi WM dari kulit manggis ternyata apa ia baca memang benar. Hal ini terbukti pada dirinya, karena ginjalnya berangsurangsur mulai membaik, dan persendiannya yang bengkak dan kaku sudah mulai berkurang. WM sangat mujarab, karena komposisinya dari kulit manggis, yang sudah diteliti dengan sekasama oleh para ahli baik dari Indonesia, Jepang, Amerika dan dari Eropa. Kulit manggis mengandung 50 senyawa, dimana senyawa ini berperan mengendalikan sel dan juga mengaktifkan sistim kekebalan tubuh, dengan cara merangsang sel pembunuh alami yang berfungsi membunuh sel kanker dan virus. Keberadaan antioksidan tingkat tinggi dalam kulit manggis dapat membantu mencegah kerusakan sel. Mekanisme dari berbagai proses metabolisme di dalam tubuh dapat berjalan secara sempurna. Hati-hati dengan WM tiruan, yang dijamin kualitas dan legalitasnya uma Kapsul WM isi 80 kapsul, dan sudah terdaftar di Depkes 600.13.26 2002, dan sudah beredar di Pontianak: Apt Bintang, Apt Mandiri 1 dan 2, Apt Agung, Apt Mulia, Apt Merdeka Timur, Apt Makmur 1 dan 2, Apt Utama, Apt Matahari, Apt Sehat, Apt Abadi, Apt

MUS1C One-Family Music Entertainment hadir perdana di Pontinak, Kalbar dengan menawarkan sensasi baru bagi seluruh keluarga di Pontianak dan sekitarnya. Sensasi baru dalam hiburan, edukasi, dan aktivitas musik dengan mengusung slogan ‘Mus1c One, music is your destiny.’ Mus1c One memiliki visi menjadikan musik sebagai tujuan hidup. Karena itu, Mus1c One memberi jalan untuk bakat musik lokal bisa perform di depan audiens, mendidik skill musik menjadi lebih baik, sikap pro menjadi artis musik, serta mengorbitkan ke level lebih tinggi dalam bermusik. Mus1c One hadir secara resmi pada 12 September 2012, di lantai 2 Matahari Mall Jl Jenderal Urip Pontianak. Ahmad Dhani, Edo Widiz dan Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi yang langsung meresmikan launching Mus1c One. Waktu operasional Mus1c One dari pukul 10.00-02.00 subuh. Mus1c One memiliki cafe dengan panggung spek pro untuk perform para pemusik lokal dan ditonton audiens. Cafe ini memiliki lebih dari 15 meja dalam ruangan yang cozy dan nyaman, didukung interior ekslusif. 30 menu makanan dan minuman bercita rasa tinggi dapat Anda pesan dengan standar penyajian hotel berbintang. Salah satu menu andalan yang harus Anda coba adalah tofu salted egg. Mus1c One juga memiliki ruangan KTV, lengkap dengan alat musik yang jadi nilai plus dalam berkaroke. Ada pula room recording untuk membuat CD recording bagi pelanggan atau calon band pro yang ingin mendengar secara audio output bandnya. Tidak hanya itu, sewaktu-waktu, Mus1c One bisa melakukan talent seaching untuk beri kesempatan mengangkat Anda ke karir musik pro. Mus1c One sendiri yang menjadi produser bagi bakat musik Anda, membuatkan CD audio demo, bahkan langsung video klip karaoke untuk bisa tayang di seluruh room karaoke Mus1c One se-Indonesia. Jika Anda ingin membuktikan langsung sensasi baru yang ditawarkan, datang saja langsung ke Mus1c One.

FOTO IST

SENSASI BARU: Mus1c One-Family Music Entertainment menawarkan sensasi baru bagi keluarga di Pontianak, mulai dari cafe musik (bawah) room recording (atas) hingga kuliner cita rasa tinggi tofu salted egg (tengah).

Informasi lebih lanjut hubungi 0561-730767, atau Hardi (manager

marketing) 0812-5380-0710, Pin BlackBerry 2A069758.(d1/biz)

Prodia, IDI dan PAPDI Kalbar Gelar Seminar Ilmiah Dokter

prevalensi DM tipe 2, di berbagai penjuru dunia. WHO memprediksi kenaikan jumlah pasien Indonesia dari 8,4 juta tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Tergerak dengan semakin meningkatnya jumlah pasien Diabetes Mellitus di Indonesia, PT. Prodia Widyahusada, IDI dan PAPDI Kalbar bekerjasama mengadakan Seminar Ilmiah Dokter dengan tema “Diabetes Update” (terakreditasi 5 SKP IDI). Seminar ilmiah ini akan diselenggarakan Sabtu, 22 September 2012, jam 08.00-14.00 WIB, di Hotel Mercure Jl. A. Yani Pontianak, dengan pembicara dr. Sonny Wibisono, Sp.PD-KEMD, Finasim (RSUD. Dr. Soetomo Surabaya), dr. Petrus J Hasibuan, Sp. PD (Pontianak), Dr. Indriyanti RS, MSi (Jakarta). Biaya registrasi Rp125.000, registrasi onsite saat penyelenggaraan Rp150.000, registrasi online http://www.prodiakalimantan.com/event.html. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi customer service Prodia di Jl. A. Yani No. 6C, Pontianak, telepon: (0561) 736177 atau contact person Ervy (08125471975), Titik (081328760101).(d2/biz)

Tema: Diabetes Update Di Hotel Mercure Jl. A. Yani Pontianak

DIABETES adalah salah satu penyakit underdignosed. Sekitar 30% penyandang diabetes sering tidak menyadari keberadaan penyakitnya, dan saat diagnosis ditegakkan sekitar 25% sudah terjadi komplikasi mikrovaskular. Rata-rata keterlambatan waktu sejak onset hingga diagnosis ditegakkan diperkirakan

7 tahun. Menurut survey WHO, Indonesia menempati urutan ke-4 terbesar dalam jumlah penderita Diabetes Melitus (DM) dengan prevalensi 8,6% dari total penduduk. Berbagai penelitian epidemiologi menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan angka kejadian dan

Sejak Minum Susu Kambing Milkuma

Sesak Nafas Karena Asma Hilang

Hardianti

Imam Bonjol, Apt MS Farma, Apt Amelia, Apt SR Dalam. Apt Pretty, Apt Sejahtera, Apt Siantan Jaya, Apt Anugerah dan Apt Bersama, TO Jenaka, TO Batara, TO Sinar Abadi 1 dan 2, TO Fajar, TO S Lestari, TO Kapuas, TO Murni dan TO Timur. Singkawang: Apt Singkawang, Apt Merdeka, Apt Ganesa, Apt Asean dan Apt Sari Farma. Ketapang: Apt Mulia, Apt Lestari Farma dan TO Sumber Sehat. Sambas: TO Santos Jl. Keramat. Mempawah: Apt Mempawah Jl. GM Taupik. Informasi lebih lanjut dan yang ingin menjadi sub distributor di daerah hubungi: 081352645353.(d2/biz

KETIKA asma menyerang, saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktifitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan. Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga. Sekian lama berobat, akhirnya Adolfus Sebastianus Elti Dimus yang akrab disapa-Elti, seorang guru, tertarik mencoba Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan ettawa segar dan gula aren. “Sudah 6 tahun saya menderita asma. Kalau sudah kambuh, nafas sering terasa sesak. Untunglah kini saya minum Milkuma, Puji Tuhan, baru 3 bulan minum, kondisi saya sudah lebih baik,” terang pria berusia 41 tahun tersebut. Setelah merasakan manfaat Susu Kambing Milkuma ini, ia pun mengajak orang lain merasakan manfaatnya. “Mari kita sehat bersama Milkuma,” ajak warga Samarinda, Kalimantan Timur tersebut. Sebenarnya, banyak masyarakat kita belum mengetahui tentang manfaat terkandung dalam Susu Kambing Milkuma. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak mendekati Air Susu Ibu (ASI).

Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu kambing pun jarang menyebabkan alergi sehingga aman dan bermanfaat untuk penderita asma. Satu gelas susu kambing memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 3 gelas sehari, bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu kambing bermanfaat sebagai antiseptik alami, dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Dapatkan informasi lengkap tentang milkuma di www. milkuma.com. Saat ini, Anda bisa mendapatkan Milkuma di apotek dan toko obat terdekat di kota Anda atau hubungi Kalbar: 082112248682. Pontianak: sudah terdapat di seluruh apotek/toko obat di Pontianak. Mempawah: Apt Mempawah (Jl. M Taupik), Apt Nirwana (Jl. M Taupik), Apt Permata Bunda (Jl. M Taupik), TO Sumber Sehat (Jl. Melati), TO Ceria Pinyuh (Mempawah). Singkawang: Apt Merdeka Jl Diponegoro, Apt Singkawang Jl. Sudarso. Sanggau: Apt Mandiri (Jl. Jend. Sudirman), TO Makmur (Jl. H Rpaid), TO Cemara (Bodok), Apt Sawit Farma (Sosok). Sintang: Apt Husada dan TO Setia Budi. Terdaftar di Depkes RI No. PIRT 6.09.3328.01395.(e5/biz)


kubu raya

14

Pontianak Post Selasa 18 September 2012

Rustam PTUN-kan Bupati

sorot

Siap Amankan Pemilukada JAJARAN Polsek Sungai Raya menyatakan siap melakukan pengamanan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, yang akan dilaksanakan 20 September mendatang. Kapolsek Sungai Raya AKP Jajang mengatakan khusus untuk pengamanan pemungutan suara nanti, akan diturunkan 176 anggota, yang akan diterjunkan di setiap TPS, dan melakukan pengawalan pendistribusian surat suara. “Anggota Polsek 70, kita Pengamanan sudibantu Polres Pontianak dah dilakukan sejak (sebanyak) 116 anggota,” awal kampenye dan katanya, Senin (17/9). saat pendistribusian. Berdasarkan data KPU Hingga saat ini petugas Kabupaten Kubu Raya, juga terus melakukan dipaparkan Jajang, untuk Kecamatan Sungai Raya penjagaan di Kantor terdapat 413 TPS. KPU Kesemuanya, ditambahkan dia, akan mendapatkan pengawalan aparat kepolisian dan bekerjasama dengan TNI, Satpol PP, Linmas, serta dilakukan patroli rutin. Ja j a n g m e n j e l a s k a n dari   413 TPS tersebut, pihaknya sudah melakukan mapping area. Setiap TPS dibagi ketiga kategori, yakni  rawan satu kategori tingkat rawan kriminalitas yang AKP Jajang berada di 150 TPS, rawan dua merupakan tingkat kriminalitas dan Politik berada di 130 TPS, serta rawan tiga merupakan tingkat demografi berada di 37 TPS. “Pengamanan sudah dilakukan sejak awal kampenye dan saat pendistribusian. Hingga saat ini petugas juga terus melakukan penjagaan di Kantor KPU,” terangnya. Selain kategori rawan tiga yang menjadi prioritas pengamanan, karena letak TPS yang jauh, Jajang mengatakan bahwa TPS yang masuk kategori dua juga akan menjadi priorotas pengamanan.Di mana, untuk TPS rawan dua seharusnya empat TPS dijaga satu personil, mendapat tambahan delapan anggota Linmas. Meski diakuinya, semua TPS akan mendapatkan pengamanan yang disesuaikan dengan kategori. Dari data Polsek Sungai Raya, Jajang menambahkan terdapat sejumlah TPS yang lokasinya sangat jauh dan harus ditempuh dengan transportasi air. Seperti di Pulau Limbung dengan enam TPS, Sungai Bulan (delapan TPS), Sungai Asam (lima TPS), Madu Sari (enam TPS), Sungai Ambawang (satu TPS), Desa Kapur (dua TPS), dan Kuala Dua (empat TPS). Khusus di lokasi TPS terjauh, Jajang mengatakan bahwa petugas pengamanan sudah diterjunkan sejak H-2 pelaksanaan pemungutan suara. Pasalnya, ditambahkan dia, petugas akan melakukan pengawalan dan pengamanan pendistribusian surat suara dari tingkat kecamatan hingga ke desa. Mereka, dikatakan dia, tidak akan kembali, setelah dilakukan pemungutan suara hingga perhitungan suara. “Petugas akan pulang dengan surat suara yang telah dihitung. Karena pada saat surat suara dibawa ke KPU KKR, petugas wajib mengawalnya,” ucapnya. (Adg)

ADONG EKO/PONTIANAK POST

GUGAT BUPATI: Rustam Efendi memperlihatkan surat gugatan PTUN terhadap tindakan pemberhentian sementara yang dilakukan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Senin (17/9), di Sungai Raya.

Panwaslu Tertibkan Atribut Kampanye SUNGAI RAYA – Batas akhir kampanye Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat berakhir, 16 September lalu, pukul 23.59 WIB. Namun sangat disayangkan, pada sejumlah kawasan di Kubu Raya, masih banyak atribut-atribut kampanye yang belum dilepaskan oleh tim kampanye. Seperti pantauan Pontianak Post pada ruas Jalan Soekarno-Hatta, hingga menuju Bandara Supadio, masih terdapat sejumlah atribut Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, seperti spanduk, stiker, baliho berukuran kecil, yang terpasang di tepi-tepi jalan dan terpasang di batang pohon serta tiang listrik. Meski batas waktu kampanye sudah berakhir dan sudah dilakukan imbauan kepada tim kampanye untuk segera melepaskan atribut kampanye, tampaknya hal tersebut belum dapat membuat sejumlah kawasan di Kubu Raya bebas dari atribut kampanye. Ketua Panwaslu Kabupaten Kubu Raya, Mujiyo, mengatakan batas akhir kampanye sudah berakhir sejak 16 September lalu, pukul 23.59 WIB. Sejak hari terakhir itu, tepatnya pukul 17.00 WIB, pihaknya sudah melakukan pemantauan di sejumlah loka-

si, seperti Sungai Raya, Sungai ditentukan di rapat pleno Adong (Sungai Raya), Sun- Panwaslu,” ucapnya. gai Ambawang, Rasau Jaya, Sebelum batas akhir kamdan Kuala Mandor B, terkait panye, Mujiyo mengatakan keberadaan atribut kampa- bahwa mereka sudah memnye. Berdasarkan pematauan berikan imbauan kepada tim tersebut, Mijiyo mengungkap- kampanye Calon Gubernur kan bahwa mereka menemu- dan Wakil Gubernur, untuk kan sejumlah atribut kampa- segera melepaskan atributnye yang belum dilepaskan atribut kampanye pada baoleh tim kampanye. Akibatnya tas akhir. Namun, menurut mereka dia, tim kampaterpaksa n y e b a ra s a l a n melakulantaran keterkan penbatasan anggota, ertiban. Kita minta tim kam- s e h i n g g a m e “Pukul nyebabkan masih 0 0 . 0 0 panye jangan menced- adanya atribut erai Pemilukada yang kampanye. Nakarena a t r i b u t sudah berjalan dengan mun, demikian, masih dia memastikan baik. Ikutilah aturan terpamb a hw a at r i b u t p a n g kampanye yang yang sudah ada di semasih terpasang, Mujiyo jumlah akan diamankan lokasi, untuk dijadikan maka terpaksa kami tertib- barang bukti. kan,” katanya, Senin (17/9), Berdasarkan laporan dari di Sungai Raya. petugas di sejumlah daerMujiyo menegaskan atribut ah, Mujiyo mengungkapkan kampanye yang telah disita hingga saat ini, masih terdapat tersebut nantinya akan di- atribut kampanye yang terjadikan bukti pelanggaran pasang, seperti di Mega Timur yang dilakukan tim kampa- (Kuala Mandor B) dan Jeruju nye. Tindakan selajutnya dari Besar (Sungai Kakap). “Kita mereka adalah memroses minta tim kampanye jangan pelanggaran dan mengambil mencederai Pemilukada yang tindakan, sesuai pelanggaran sudah berjalan dengan baik. yang telah dilakukan. “Tin- Ikutilah aturan yang sudah dakannya seperti apa, nanti ada,” tegasnya. (Adg)

SUNGAI RAYA – Seketaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kubu Raya, Rustam Efendi, menggugat Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), lantaran mendapat sanksi pemberhentian sementara, pada 15 Agustus lalu. Gugatan tersebut dilakukan karena sanksi yang diberikan Bupati kepadanya dianggap sebagai perbuatan melawan hukum. Rustam mengatakan bahwa gugatan hukum tersebut sudah diajukan kepada PTUN dengan Nomor Perkara 33/G/2012/ PTUN.Ptk, atas keputusan pemberhentian sementara yang dilakukan Bupati dengan Nomor 821.23/43/BKD-E/Tahun 2012 tentang Pemberhentian Sementara Pegawai Negeri Sipil dan dalam Jabatan Struktural Eselon III di Lingkungan Kabupaten Kubu Raya. Rustam menjelaskan bahwa pada dasarnya ia tidak mempermasalahkan tindakan Bupati yang melakukan pemberhentian sementara tersebut kepadanya, selama tidak melanggar aturan dan sesuai dengan prinsip-prinsip kepegawaian, yang telah diatur oleh pemerintah pusat. “Pemberhentian sementara saya tanpa menggunakan mekanisme,” katanya, Senin (17/9) di Sungai Raya. Rustam menegaskan jika dia telah menggugat Bupati karena sangat jelas kebijakan sang kepala daerah dinilainya telah melawan hukum yang tidak prosudural. Kepala daerah, menurutnya, melanggar pasal 23 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, serta keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 13 Tahun 2002  tentang Keputusan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural, sebagaimana telah diubah

dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2000. Rustam mengaku dirinya tidak pernah melakukan pelanggaran apa pun. Namun dia mempertanyakan ketika pada 15 Agustus lalu, dia mendapat surat pemberhentian sementara oleh Bupati dengan Nomor 821.23/43/BKD-E/Tahun 2012 tentang Pemberhentian Sementara Pegawai Negeri Sipil dari dan dalam Jabatan Struktural Eselon III di Lingkungan Kabupaten Kubu Raya. “Jika berdasarkan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara, gugatangugatan ini diajukan masih dalam tenggang waktu,” ucapnya. Rustam menerangkan dalam ketentuan Pasal 53 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 Jo Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 Jo UndangUndang Nomor 51 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara, penggugat merasa kepentingannya dirugikan oleh keputusan tergugat yang menjadikan objek sengketa  tata usaha negera. Bahwa, menurut dia, pemberhentiannya secara sementara  berdasarkan surat Bupati dengan Nomor 821.23/43/BKD-E/ Tahun 2012 tanggal 15 Agustus 2012 pada jalur nomor 7  kolom keterangan, menyatakan bahwa alasan pemberhentian sementara PNS yang bersangkutan karena tidak beritikad baik terhadap kepala daerah, dengan pernyataan tulisan di media massa, sehingga melanggar ketentuan perundang-undangan, antara lain PP Nomor 53 Tahun 2010 mengenai sumpah janji PNS fakta integritas. “Seharusnya sebelum memberikan sanksi, seharusnya ada proses yang dilalui. Jika benar terbukti, baru boleh me-nonjobkan. Tapi selama ini, Bupati langsung main memberhentikan,” terangnya. (adg)


aneka pontianak

Pontianak Post Selasa 18 September 2012

15

Segera Bongkar Ruko Flamboyan Sambungan dari halaman 9

Flamboyan, Dinas PU dan Disperindag Kota Pontianak akan membantu proses pelelangan. Pada tanggal 18 September 2012 akan dilakukan penawaran lelang. “Mudahmudahan prosesnya tidak lebih dari dua minggu. Setelah itu dilakukan penetapan pemenang, baru pekerjaan akan dimulai,” lanjutnya.

Jika pemenang lelang sudah didapatkan, maka bangunan rumah toko (ruko) akan dibongkar. Pembongkaran akan dilakukan dengan cara bertahap. Sementara itu, pemenang lelang akan akan membangun bangunan sementara untuk para pedagang kios. “Kita masih menunggu surat izin tanah kosong di Jalan Veteran sebagai tempat penampungan sementara para pedagang,”

jelas Edi. Sementara itu, untuk relokasi pemilik ruko tidak disediakan. Pemilik ruko juga digharapkan untuk membongkarnya sendiri. Apabila pemilik bangunan tidak mau melakukan pembongkaran, maka akan dilakukan oleh pemerintah kota. Sementara untuk biaya pembongkaran akan ditanggung oleh pemilik ruko. “Relokasi untuk ruko tidak

ada, karena ruko menggunakan HGB (Hak Guna Bangunan). Pemerintah kota hanya berhak untuk memperpanjang HGB atau tidak. Untuk sementara ini, mereka diharapkan untuk mencari tempat untuk lokasi sementara,” ungkap Edi. Pembongkaran sebenarnya sudah bisa dilakukan sejak saat ini. Namun, surat untuk pembongkaran masih menunggu dari Disperindag

Kota Pontianak, apakah sudah dilayangkan atau belum. “Jika surat sudah dilayangkan, maka ada batas waktu untuk membongkar serta batas akhirnya,” paparnya. Menurut Edi, pembangunan Pasar Flamboyan tidak ada kendala yang cukup berarti. Cuma pembangunan pasar ini memakai proses APBD. “Untuk kendala teknis tidak ada,” tambahnya.

Tak Punya KTP 480 Warga Gagal Terima Bantuan Potensi Kekayaan Sambungan dari halaman 9

Dalam nota kesepahaman yang ditandatangani, Kota Pontianak mendapat jatah 1.469 perbaikan RTH. Satu juta dialokasikan Rp6 juta. Sutarmidji menyadari uang tersebut tidak cukup untuk merehabilitasi rumah dari tidak layak menjadi layak huni. “Tahap berikutnya Pemkot Pontianak akan membantu perbaikan RTH tersebut,” ungkap Sutarmidji. Pemerintah Pusat berkehendak penyaluran bantuan kepada rumah tangga sasaran langsung diterima mereka dengan sistem transfer bank. Artinya penerimah harus punya rekening di bank. Warga yang tidak memiliki KTP tentu tidak dapat membuka tabungan. “Harus punya KTP

untuk bisa buka rekening, itu salah satu alasan pemerintah menolak pengajuan sebagian warga tersebut,” jelasnya. Sementara untuk dua kelurahan di Pontianak Tenggara diupayakan dapat menerima bantuan RTH tahun depan. Pemkot akan mendorong warga segera mengurus pengubahan nama kecamatan di KTP nya, dari Pontianak Selatan menjadi Pontianak Tenggara. Karena bantuan langsung ditransfer kepada rekening bank penerima, akan ada tim pendamping dari cipta karya dan konsultan. Satu orang konsultan akan mendimpingi 50 penerima. Sutarmidji menegaskan, uang yang diterima harus benar-benar untuk memperbaiki rumah. Rumah tangga

sasaran dapat dipidana jika mengalihgunakan bantuan tersebut. “Agar tidak salah pemakaiannya akan kami arahkan,” ucapnya. Bantuan Pemerintah Pusat, kata Sutarmidji, akan diarahkannya untuk perbaikan atap, jendela, pintu dan dinding. Tahun depan, Pemkot Pontianak akan membantu yang dialokasikan untuk sanitasi. “Nanti WC nya dari Pemkot yang bantu. Mudah-mudahan tahun depan,” ujarnya. Pemerintah Kota Pontianak bertekad tahun depan perbaikan rumah tidak layak huni di kota ini selesai. “Tahu depan semoga dapat lagi sehingga tuntas, tidak ada lagi RTH di Kota Pontianak. Mudahmudahan tahun depan dapat 1.500 rumah dan didampingi APBD,” sebutnya. (hen)

Pohon Berlubang Sambungan dari halaman 9

dan tim sukses segera menertibkan menertibkan sisa atribut tersebut agar perawatan pohon dapat segera dilakukan. ”Banyak atribut yang dipaku ke pohon sehingga pohon berlubang sehingga kambiumnya keluar. Kami akan melakukan perawatan setelah seluruh atribut kampanye ditertibkan,” ujar Utin di Pontianak, Senin (17/9). Utin menjelaskan pohon berlubang akibat atribut kampanye paling banyak terjadi di kawasan Pontianak Utara. Salah satunya di Jalan 28 Oktober. Lubang

akibat paku itu tidak langsung membuat pohon menjadi rusak seketika. ”Tak hanya di Pontianak Utara, di Kecamatan Pontianak Selatan (Purnama) juga ada. Jika tidak dirawat lambat laun menjadi rusak pohonnya. Tindakan yang dilakukan DKP adalah dengan melakukan pemupukan,” ungkap Utin. Sebenarnya, lanjut Utin, sudah ada larangan memaku atribut kampanye di pohon. Tetapi ada yang tidak mengindahkannya. Utin mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Hanya saja, ia berharap tim sukses dan panwas segera menertibkan atau membersih-

kan sisa atribut kampanye yang masih ada. Selain berpengaruh terhadap kelangsungan hidup pohon, atribut tersebut juga dapat merusak keindahan Kota Pontianak. ”Apalagi sekarang sudah masa tenang, tidak boleh lagi ada atribut kampanye,” ujar mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak ini. Kedepannya Utin berharap tim sukses bisa memperhatikan pemasangan atribu kampanye. Jika terpaksa harus memasangnya di pohon, disarankan menggunakan kawat. ”Pakai kawat saja dilingkarkan di pohon sehingga tidak merusak tanaman yang ada,” timpalnya. (uni)

Turun Langsung ke Objek yang akan Dilukis Sambungan dari halaman 9

Suparman sendiri saat diwawancarai tengah sibuk melukis pelataran parkir dengan beberapa motor di belakang museum. “Ini namanya lukisan ekspresionis. Melukis obyek nyata tapi dengan goresan yang sederhana. Tapi kalau memang mau melukis dengan objek yang mirip sekali itu dinamakan realis. Itu membutuhkan waktu panjang dan ketenangan untuk detail pencahayaan dan detail obyek,” ungkap Suparman. Sementara pelukis-pelukis lainnya memilih obyeknya masing-masing. Ada yang menggambar gedung museum, taman, wajah orang, hingga patung dan obyek lainnya. Beberapa menyebar ke berbagai arah. Bahkan ada yang melukis di luar pagar museum untuk mendapat pandangan luas komplek museum. Alif, salah seorang pelukis misalnya. Dia melukis taman museum lengkap dengan

pohon-pohon dan gedunggedung di sekitarnya. “Taman ini cukup bagus untuk dilukis. Banyak yang bisa kita tuangkan ke dalam kanvas,” ucap orang yang sudah menggeluti dunia seni rupa dua dimensi ini sejak masa kanak-kanak. Menurut dia, melukis bukamlah hobi yang mahal. Bahkan tanpa mengeluarkan uang pun bisa. “Dengan kertas karton atau kertas biasa pun bisa kita melukis dengan pensil. Tapi kalau mau dengan kanvas memang harus mengeluarkan uang. Kalau saya untuk melukis dengan kanvas dan satu paket cat serta kuas seperti ini hanya mengeluarkan Rp200 ribu. Tapi kita juga bisa membeli cat hanya warna tertentu saja seperti yang kita inginkan, biayanya lebih murah lagi,” ucapnya. Para pekerja seni lukis di Pontianak sendiri terbilang banyak. Namun mereka masih kekurangan ruang untuk memamerkan hasil karyanya. “Kualitas pelukis kita tidak kalahlah dengan yang

lainnya. Tapi memang masih belum terorganisir. Kita masih memasarkan karya kita secara sendiri-sendiri. Lagipula kalaupun mau bikin pameran samasama, kita masih belum punya tempat kecuali ada sponsor,” ujar Suparman. Disebutkan Suparman, dengan berkumpulnya para pelukis di Pontianak tersebut, maka komunikasi antarmereka bisa terjalin lebih erat lagi. “Jarang sekali kita bisa berkumpul seperti ini. Selain melukis, kita juga berdiskusi bagaimana perkembangan dunia lukis di Pontianak. Di sini kita sharing tentang strategi marketing, atau sekadar ngobrol biasa, dan banyak hal lainnya. Rencananya melukis bareng tersebut akan digelar rutin setiap Minggu. Bahkan mereka berencana membuat asosiasi pelukis di Pontianak. “Supaya lebih teroganisir dan kita punya wadah untuk berdiskusi. Setiap hari Minggu kita akan berkumpul untuk melukis on the spot. Tempatnya bedabeda,” pungkas dia. (*)

Sopir Bakal Kembalikan Kartu Kendali Sambungan dari halaman 9

Tambahan lagi, dijelaskannya, dalam pelaksanaan pengguna kartu kendali Dinas Perhubungan Kota Pontianak tidak pernah melakukan verifikasi jumlah pengguna maupun jumlah kendaraan angkut. “Sehingga para spekulan juga dapat memiliki kartu kendali bahkan bisa memiliki lebih dari satu kartu kendali dalam satu unit kendaraan,” sebutnya. Mereka juga meminta, agar dalam pelaksanaan pengisiaan BBM dapat diatur disetiap SPBU agar melayani kendaraan ang-

kutan sesuai tujuan pengiriman yang telah disepakati dan di sah kan oleh dinas terkait. “Sehingga mempermudah aparat terkait untuk mengontrol di lapangan,” terang dia. Cukup memberatkan pula, menurut para sopir, adalah soal antrean menuju SPBU yang kerap dikenai biaya oleh warga setempat. Wahyudi meminta aparat dan Pemkot untuk segera menindak tegas oknum masyarakat setempat atau premanisme di setiap wilayah SPBU yangmelakukan berbagai pungutan liar dan biaya parkir yang tidak resmi. “Selain ituaparat kepoli-

sian terkesan membiarkan pungutan liar yang dilakukan oleh segelintir oknum masyarakat setempat ditambah lagi biaya parkir,” tukasnya. Juanda, salah satu anggota forum juga menegaskan, pihaknya mengharapkanadanyaperhatian dari walikota untuk segera memberantas berbagai pungutan liar di seluruh SPBU dalam kota dan preman yang cukup meresahkan. “Apabila  tidak ditanggapi dengan serius maka kami para sopir angkutan darat expedisi, gapeksi, angkutan galian C dan organda akan melakukan mogok kerja,” ancamnya. (ars)

Blokade Pintu Masuk Sambungan dari halaman 9

Sementara itu perwakilan pengunjukrasa berdialog dengan Pelindo di pos penjagaan pintu masuk. “Barang sudah lama datang, harusnya Kamis lalu sudah bisa bongkar tapi sampai sekarang belum juga,” cetus Trisna, salah seorang sopir. Tidak hanya Trisna yang menyuarakan hal itu. Puluhan sopir lainnya pun merasakan hal yang sama. Semua jenis barang saat ini terhambat keluar dari pelabuhan. Jika ingin langsung bongkar muat bisa saja dilakukan asal kontainer dibawa keluar, ke gudang masing-masing dengan tronton. “Biasanya satu hari bisa langsung selesai bongkar, tapi sekarang lama. Mau angkut

kontainer butuh duit lagi,” teriak sopir lainnya. Para pengunjuk rasa sebenarnya ingin menyampaikan tuntuan langsung ke General Manager PT Pelindo II Pontianak. Niat tersebut tidak dapat ditunaikan karena petugas Pelindo mengatakan GM-nya tidak berada di tempat. “Manejer Pelindo lagi ke Jakarta,” kata seorang pengunjukrasa pada rekan-rekannya. Ketua Persatuan Sopir Pelabuhan Besar (PSPB) Ahmad usai berdialog dengan pihak Pelindo mengatakan, pihaknya keberatan terhadap aturan pelabuhan yang menetapkan hanya tronton dapat mengambil kontainer. “Sedangkan truk harus menunggu lima hari sampai satu minggu,” ungkapnya. Aksi yang digelar sopir dan buruh, kata dia, merupakan

ungkapan protes atas kebijakan tersebut. Mereka merasa dirugikan. Sementara tentang penutupan akses masuk pelabuhan dikatakannya hal itu merupakan aksi spontan. “Penutupan pintu masuk spontanitas, kebetulan saja truk parkir di sini,” ucapnya. Dialog antara Ahmad, sebagian pengunjukrasa dengan perwakilan Pelindo dianggap tidak membuahkan hasil. Beberapa pengunjukrasa enggan meninggalkan tempat, namun Ahmad memastikan akan ada solusi dari tuntuan tersebut. “Besok kita rapat dengan Pelindo karena hari ini GM-nya pun tidak ada. Bagi kawan-kawan yang mau kerja hari ini silakan, kalau ada yang tidak mau kerja pun terserah,” teriaknya pada pengungjukrasa.(hen)

Sambungan dari halaman 16

mengesampingkan berbagai perbedaan. “Itu agar dapat menjalin kebersamaan dalam keberagaman,” lanjutnya. Lebih lanjut dia juga mengungkapkan,semakinbanyaknya organisasi kemasyarakatan yang berbeda-beda etnisnya, Isowaku Hitihala Kalbar harus mampu meningkatkan peran oragnisasi dalam rangka penguatan keberadaan masyarakat maluku di masa depan. Dia juga berpesan, sebagai organisasi yang ingin

mencapai penguatan perannya tersebut, maka Isowaku Hitihala Kalbar harus mempunyai pedoman yang jelas dan melekat pada organisasi. Christiandy berharap, organisasi-organisasi yang ada di Kalbar diharapkan dapat menjalankan fungsinya masingmasing. Serta bisa menjalankan fungsiny secara lebih tegas, berdisiplin, sistemais, strategis dan terintegrasi serta memiliki keahlian yang tinggi dalam ilmu pengeahuan dan teknologi termutakhir.

Pada pertengahan September, para pedangan membongkar diharapkan sudah memulai pembaongkaran. Jika sudah ada surat untuk pembongkaran yang dilayangkan ke pedagang atau pemilik ruko, maka secepatnya melakukan pembongkaran. “Kalau tidak, maka pemerintah kota yang akan melakukan pembongkaran sendiri,” tegas Edi. (afi)

Dia juga berharap, organisasiorganisasi itu juga dapat selalu berupaya menyamakan, menyatukan dan menyelaraskan program kerja dan kegiatan organisasi dengan kebijakan pemerintah sebagai upaya mewujudkan tujuan yang ingin dicapai dan ambil bagian dalam setiap proses pembangunan. “Sehingga dapat memberikan nilai lebih dalam bentuk peran dan fungsinya bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat yang berbudaya,” pungkas Christiandy. (afi)

Pelaksanaan APBN dan APBD Wajib Dilaporkan Sambungan dari halaman 16

yang akuntabel dan konsisten, Diah menekankan untuk dilakukan inventarisasi terhadap penyampaian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Penetapan Kinerja Provinsi, Kabupaten dan Kota. “Di mana hasil penyampaian secara tepat waktu kepada Menteri Dalam Negeri tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya,” pintanya. Untuk mendukung penerapan SAKIP tersebut, selama Tahun 2012 Kementerian Dalam Negeri telah melakukan Monitoring dan Evaluasi Implementasi SAKIP ke 22 Provinsi dan  Kab/kota. Hasil

dari Monev tersebut, telah diinventarisasi permasalahan dan masukan yang konstruktif dalam SAKIP di lingkungan Pemerintah Daerah. “LAKIP yang akan datang target evaluasi tidak hanya Renstra, tetapi sudah dalam bentuk outcome dan impact benefit yang terukur,” tegasnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Kalbar telah melakukan berbagai upaya peningkatan akuntabilitas kinerja sebagaimana rekomendasi Menpan dan RB. Antara lain dengan menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk menganggarkan setiap

tahunnya pelaksanaan pelatihan di daerah/kantor sendiri (in-house training). Hal itu juga harus melibatkan UPT dinas atau badan yang bersangkutan serta satuan kerja pada pemerintah kabupaten/kota yang terkait dengan tugas pokok dan fungsinya. Semua itu untuk meningkatkan kapasitas SDM dalam bidang akuntabilitas dan manajemen kinerja. “Berdasarkan hasil evaluasi atas implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2012, Pemerintah Provinsi Klimantan Barat memperoleh nilai 60,57 atau dengan predikat CC dan memperoleh posisi atau peringkat kedua kategori CC,” ungkap Chrsitiandy. (afi)

Harus Ada Penjaga Sambungan dari halaman 16

Tetapi kalau pendidik, kita melihat perkembangan siswa termasuk jika ada penyimpangan prilaku,” katanya. Ia minta guru memiliki kepedulian dan perhatian ter-

hadap siswa. ”Kasusnya karena asmara. Jadi sekarang tidak usah lagi berpandangan seperti zaman dulu, bahwa yang pacaran sudah tua. Sekarang yang sekolah dasar saja ada yang pacaran. Makanya saya imbau orangtua untuk terus meman-

tau anaknya,” ujarnya. Ia mengimbau orangtua untuk terus mendampingi anak, terutama jika anak menonton acara hiburan. ”Peristiwa yang terjadi kita ambil hikmahnya agar kedepan lebih berhatihati,” timpalnya. (uni)

Bukan Kota Layak Anak Sambungan dari halaman 16

sebuah hotel kelas melati, bersama Bb, 54 tahun laki-laki hidung belang yang mengencaninya. Korban sendiri mengaku dijual oleh Yn, temannya sendiri. Yn juga diketahui terbiasa menjual dirinya kepada laki-laki hidung belang. Sindikat jaringan prostitusi anak di bawah umur itu terbongkar setelah ada laporan dari pihak orangtua korban, yang mengetahui gerak-gerik anaknya ke Pospol Alianyang. Mendapat laporan itu, pihak kepolisian langsung melakukan pengrebekan di lokasi di mana belakangan ini korban sering dikencani. Berdasarkan informasi, Bunga menjajakan dirinya dengan tarif Rp400 ribu sekali kencan. Namun sebelumnya, korban diberi imbalan handphone dan uang sebesar Rp800 ribu. Menurut informasi, korban sendiri sudah menjalani profesi tersebut sejak duduk di bangku kelas 3 SMP. Dengan orang yang sama. “Informasinya mereka sudah lama menjalankan profesi itu. Bahkan menurut pengakuan Fn, dia sudah tidak ingat lagi, berapa kali melakukan itu. Katanya semenjak kelas 3 SMP. Setelah menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian, korban akan dititipkan ke selter Dinas Sosial Kota Pontianak untuk proses lebih lanjut,” kata Ketua KPAID Alik R Rosyad , yang mendampingi kasus ini. Dia menuturkan, sebenarnya ini adalah fenomena yang banyak dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu, yang menjadi faktor utama, anak tersebut kurang diperhatikan oleh orang tua mereka. Begitu juga dengan pengawasan. Selaku pendidik, orang tua dituntut untuk selalu menjaga anak-anaknya.  Anak-anak yang masih belum mengenal dunia luar, harus terus diperhatikan. Terutama dalam kegiatan sehari-hari, mereka harus mendapat pengawasan lebih dari para orang tua. Hal tersebut dilakukan, demi menghindari tindakan dari para pelaku tindak kejahatan. “Kami siap mendampingi para korban yang masih dibawah umur ini,” tuturnya. Dia menyarankan, agar para orang tua segera melakukan terapi atau alternatif pen-

gobatan lainnya. Tindakan tersebut dilakukan, guna mengembalikan kepercayaan anak itu dalam kehidupan sehari-harinya.  Jika melihat kasus ini, sambung Alik, tersangka tetap akan dikenakan Undang Undang Perlindungan anak. Seperti halnya pada pasal 82, tentang ancaman kekerasan, memaksa dan melakukan tipu muslihat. “Para pelaku akan dikenakan denda Rp300 juta, dan  terancam 15 tahun hukuman penjara,” tandasnya. Menurut Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Mukson Munandar, apabila memang terbukti bersalah, maka pelaku yang menjual korban akan dikenakan sanksi tegas. Begitu juga dengan pria hidung belang, dia harus dihukum karena telah melanggar undang-undang perlindungan anak. “Kita masih melakukan penyidikan,” ungkapnya. Secara teknis, katanya, pihak hotel harus melampirkan identitas tamu untuk syarat wajib lapor. Apabila tamu tersebut membawa pasangannya, harus menunjukkan surat nikah. Sebaliknya, jika pasangan tersebut tidak mampu memberikan identitas resmi nikah, pihak hotel ber wenang menolaknya. Penertiban ini mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2002 tentang perizinan usaha hotel dan penginapan. “Jadi, selain memiliki izin usaha hotel, pihaknya juga harus wajib lapor kepada Sat Pol  PP setiap hari dan pihak kepolisian, demi menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya. Polda Kalbar sendiri, kata dia, telah menangani tiga kasus serupa di tahun 2012. Sementara di tahun 2011, terjadi dua kasus. “Untuk itu demi menangkal itu semua, pihaknya selalu berkerjasama dengan pihak terkait untuk mengintensifkan razia,” tuntasnya. Di lain sisi, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kalbar, Yuliardi Qamal mendukung program pemerintah tersebut. Terlebih, demi meminimalisir angka prostitusi dan peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Barat. Menurutnya, tindakan ini perlu dilakukan agar bidang usaha jasa penginapan tidak dipandang

buruk oleh masyarakat setempat. Pemerintah juga harus sigap dan tanggap memperhatikan pelaku bisnis yang berkecimpung dalam usaha tersebut. Kendati demikian, pihaknya meminta kepada petugas agar selalu berkoordinasi jika hendak menggelar razia. Terutama, agar tidak menggangu ketertiban terhadap hotel yang akan ditertibkan. “Kami sangat mendukung program ini. Namun, kami juga meminta agar pihak terkait melaksanakan tugasnya sesuai dengan prosedur. Jangan sampai mengganggu tamu yang hendak menginap dan harus sesuai etika,” pungkasnya. Dari pengungkapan prostitusi anak oleh kepolisian tersebut, Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi yakin ada jaringan yang lebih besar. Jaringan tersebut kemungkinan berisikan orang-orang yang memang memanfaatkan anak untuk kepentingan ekonomi. “Tentunya kami minta kepolisian menelusuri jaringan tersebut melalui kasus yang diungkat ini,” katanya, kemarin. Biasanya, kata Paryadi, jaringan perdagangan orang termasuk anak memiliki induk semang yang mengatur secara keseluruhan praktik prostitusi. Induk semang memiliki banyak mucikari, dan satu mucikari memiliki beberapa orang yang menjadi korban untuk didagangkan. “Induk semangnya ini mesti ditemukan,” tegasnya. Saat ini anak korban praktik prostitusi ditempatkan di shelter atau Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT) Kota Pontianak. Bersama pihak terkait, anak korban prostitusi itu dipulihkan secara psikologis. “Namun penanganannya secara hukum tetap dilanjutkan agar tidak memiliki dampak ikutan pada yang lainnya,” ucap Paryadi. Sementara itu, Wali Kota Pontianak Sutarmidji memanilai prostitusi anak bukan semata-mata karena masalah perekonomian. Anak yang didagangkan mau bukan sekedar mencari uang untuk makan atau sekolah. Justru lebih pada pemenehuhan kebutuhan sekunder atau tersier. “Lebih pada pemenuhan gaya hidup,” ungkapnya. (hen/rmn)


metropolis

16

Pontianak Post

Bukan Kota Layak Anak

BERANDA METRO

Potensi Kekayaan WAKIL Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya mengungkapkan, Kalbar yang diwarnai kemajemukan etnis, keragaman bahasa, adat istiadat, budaya dan agama, perlu mandapat perhatian dan sentuhan khusus dalam pengambilan kebijakan pelaksnaan pembangunan. “Kemajemukan atau heterogenitas ini di satu sisi dianggap sebagai potensi kekayaan bangsa. Oleh karena itu, perlu disyukuri keberdaannya. Namun di sisi lain apabila tidak dikelola Christiandy Sanjaya dengan arif dan bijaksana, akan dapat menjadi kendala atau penghambat integrasi bangsa atau bahkan menjadi malapetaka menuju desintegrasi bangsa,” katanya uasi melantik Pengurus Besar Ikatan Sosial Warga Maluku, Hitihala Kalbar, beberapa waktu yang lalu. Christiandy menjelaskan, dilantiknya pengurus Isowaku Hitihala Kalbar, hendaknya dijadikan media untuk saling berkominikasi untuk meningkatkan peran dan fungsi organisasi. Itu semua untuk kebaikan dan kemajuan masyarakat Kalimantan Barat. Selain itu, perbedaan itu juga dijadikan tonggak sejarah perwujudan pengamalan Pancasila bagi seluruh masyarakat Kalbar. Menurut Christiandy, Kalbar telah menunjukkan tingkat pemahaman mendalam terhadap semboyan Bhinneka Tunggal Ika dengan Ke Halaman 15 kolom 5

PENDIDIKAN

Harus Ada Penjaga KEPALA Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Mulyadi mengimbau sekolah tidak membuka ruang Unit Kesehatan Sekolah, jika penjaganya tidak ada. Ia juga meminta siswa yang sakit tidak ditinggal sendirian di ruang tersebut. “UKS tidak usah dibuka kalau tidak ada orangnya di dalam. Saya rasa edaran juga sudah sering diberikan,” ujar Mulyadi, kemarin. Mulyadi menjelaskan imbauan yang ia keluarkan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak Mulyadi diinginkan, seperti beberapa hari lalu. Seorang siswa SMP negeri gantung diri di ruang UKS. ”Sebenarnya di sekolah bersangkutan juga ada penjaga UKS. Tetapi pada hari kejadian (siswa gantung diri), petugasnya tidak masuk karena sakit,” ungkap Mulyadi. Mulyadi mengatakan jika ada siswa yang sakit di sekolah dan penjaga UKS tidak ada, sekolah bisa merekomendasikannya untuk pulang ke rumah. Sekolah bisa menghubungi orangtua siswa untuk menjemput anaknya. Mulyadi meminta semua pihak termasuk guru dan orangtua mengambil hikmah dengan adanya kejadian siswa bunuh diri tersebut. Menurut Mulyadi, dirinya sering mengingatkan kepada guru agar bisa menjadi tenaga pendidik, bukan hanya tenaga pengajar. ”Pengajar itu hanya transfer ilmu saja. Ke Halaman 15 kolom 5

Selasa 18 September 2012

SHANDO SAFELA/PONTIANAKPOST

SIRAM DEBU: Pekerja menyiram air di atas badan Jalan Imam Bonjol untuk menghilangkan debu. Proyek pekerjaan peningkatan jalan membuat Jalan Imam Bonjol dan Adi Sucipto diselimuti debu setiap harinya.

Buru Penyalur TKI Ilegal PONTIANAK - Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Barat AKBP Mukson Munandar mengatakan, masih melakukan penyidikan terkait dugaan sindikat pengiriman Tenaga Kerja Indonesia ilegal asal Makasar, Sulawesi Selatan. “Masih melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan sindikat pengiriman TKI ilegal. Satu orang penampung sudah kita amankan, namun kita masih melakukan penyelidikan terhadap pengumpul calon TKI dari Makasar,” kata Mukson kepada Pontianak Post, kemarin (17/9). Seperti berita yang dilansir sebelumnya, belasan calon TKI tersebut diamankan saat dalam perjalanan menuju Malaysia. Mereka diangkut dengan empat unit mobil setelah beberapa saat ditampung di sebuah rumah penampungan. “Dari hasil pemeriksaan, rombongan TKI itu berangkat dari Makasar menuju Pontianak menggunakan pesawat. Setelah sampai di Pontianak mereka dijemput oleh empat orang sopir menuju rumah

penampungan,” paparnya. Dijelaskan Mukson, rombongan calon TKI itu terdiri dari laki-laki dan perempuan dewasa. Mereka sampai di Pontianak tepat pukul 17.00, Sabtu (17/9). Selanjutnya, mereka diangkut menggunakan empat unit mobil menuju tempat penampungan. Sekitar pukul 01.00, (minggu dini hari) mereka berangkat menuju Malaysia. Namun setelah diselidiki, keempat mobil yang membawa rombongan TKI tersebut pun dicegat aparat kepolisian dan diamankan di Mapolda Kalbar. “Kita sebelumnya sudah mengikuti gerak-gerik rombongan itu. Kami menduga mereka ada korban trafiking,” ungkap Mukson. Menurutnya, dari hasil pengembangan ada 15 orang calon TKI yang diamankan. Delapan orang perempuan, dan tujuh laki-laki ini. Tiga diantaranya telah diberangkatkan ke Malaysia karena memiliki dokumen lengkap. “Dari pemeriksaan kemarin, dua

orang perempuan dan satu laki-laki kita berangkatkan ke malaysia. Sementara 12 orang lainnya dititipkan ke dinsos Propinsi Kalimantan Barat, karena dicurigai adalah TKI ilegal,” ungkapnya. Sejauh ini, kata dia, pihak kepolisian telah mengamankan BH, penampung TKI ilegal yang berada di Pontianak. Sementara itu pihaknya masih memburu Md, yang diduga sebagai sindikat atau penyalur TKI ilegal. “Menurut BH, Md berperan selaku Mengurus paspor di Makasar. Dan kami akan melakukan koordinasi dengan Polda Sulsel untuk melakukan penangkapan terhadap Md,” jelasnya. Ditambahkan Mukson, para pelaku melanggar UU No. 39 tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI dengan ancaman hukuman 15 tahun. “Kita imbau bagi seluruh lapisan masyarakat khususnya bagi para pencari kerja di luar negeri, agar melengkapi dokumen sesuai prosedur,” tandasnya. (rmn)

PONTIANAK - Sindikat prostitusi anak di bawah umur yang diamankan aparat kepolisian beberapa waktu lalu, membuat beberapa kalangan geram. Tidak hanya pihak terkait, Ketua Himpunan Psikologi Wilayah Kalbar Armijn CH S Besman turut menaruh perhatian dalam kasus tersebut. Dia mengatakan, penghargaan kota layak anak sepertinya tidak layak dilekatkan di Pontianak. Karena, untuk mencapai itu semua butuh proses yang panjang. “Kita juga tidak bisa menyalahkan sebelah pihak. Mungkin ini masih dalam progres. Tidak mudah untuk mencapai kota layak itu,” ujar pria yang juga aktif di Pusat Perlindungan dan Pelayanan anak ini, kemarin (17/9) Menurutnya, ada beberapa tingkatan untuk meraih itu semua. Untuk sementara ini, Pontianak hanya menjalankan sarana peraturan daerah, namun belum benar-benar aktif memfungsikannya. Sehingga, ditemukan kalangan anak dibawah umur yang melakukan tindak prostitusi di wilayah ini. “Jika memang benar-benar menjadi kota layak anak, maka Pontianak harus bersih dengan hal tersebut. Tentunya, tidak menyudutkan pihak lain. Untuk sekarang ini, saya lebih menekankan, agar masyarakat memberi sifat responsif terhadap anak tersebut. Terutama, mengerti kebutuhan anak dan membimbingnya menjadi orang yang berguna,” sarannya.. Seperti kasus kemarin, kata dia, sindikat jaringan prostitusi anak di bawah umur diamankan aparat kepolisian Sektor Pontianak Kota, di sebuah hotel di Pontianak, malam kemarin (16/9). Sedikitnya dua orang anak di bawah umur serta seorang laki-laki hidung belang turut diamankan. Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, gadis remaja yang kini masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama itu ditemukan di Ke Halaman 15 kolom 5

Pelaksanaan APBN dan APBD Wajib Dilaporkan PONTIANAK - Sekretaris Jenderal Departemen Dalam Negeri Diah Anggraini mengatakan, dalam rangka mempertanggungjawabkan pelaksanaan APBN/APBD, instansi pemerintah wajib menyusun laporan keuangan dan laporan kinerja. “Itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah,” katanya, saat membuka kegiatan Fasilitasi Penyusunan Pelaporan Kinerja Provinsi dan Kabupaten Kota

se-Indonesia, kemarin (17/9). Lebih lanjut dia mengungkapkan, berdasarkan pelaporan kinerja tersebut, masing-masing unit kerja dapat melakukan evaluasi kinerja. Hal ini untuk memberikan umpan balik (feedback) perbaikan perencanaan, penerapan manajemen kinerja dan peningkatan akuntabilitas kinerja secara berkesinambungan. Upaya penguatan akuntabilitas dan peningkatan kinerja organisasi pemerintah, diarahkan agar setiap

c

M

y

K

instansi pemerintah dapat mengelola dan mempertanggungjawabkan kinerjanya secara akuntabel dan lebih baik. Melalui penerapan manajemen kinerja yang berorientasi pada hasil secara sistematis dan sungguh-sungguh. Diah menambahkan, penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah di lingkungan Kementerian Dalam Negeri semakin membaik. “Syukur Alhamdulillah, hasil evaluasi akuntabilitas yang dilakukan oleh Kementerian PAN dan Reformasi

Birokrasi, Kementerian Dalam Negeri mengalami peningkatan mulai dari Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011, memperolah peringkat B,” lanjutnya. Dia juga berharap, hendaknya pemerintah di daerah juga terus berupaya untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja. Serta meningkatkan pelayanan pemerintah yang diberikan kepada masyarakat semakin membaik, transparan dan akuntabel. Sebagai upaya perbaikan kinerja Ke Halaman 15 kolom 5


pro-kalbar Pontianak Post

Selasa 18 September 2012

17

Mayat Cewek di Lapak Jagung

DAS

Tak Ada IMB Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sanggau, Abang Syafaruddin, Senin (17/9) kemarin membenarkan bahwa bangunan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sejauh ini juga belum ada ajuan yang masuk terkait permohonan IMB tersebut. “Aturan kita memang tidak membenarkan mendirikan Abang Syafaruddin bangunan di sepanjang DAS. Kebijakan tersebut pastinya didasarkan atas kemanusiaan,” ujarnya kepada Pontianak Post saat ditemui di Batang Tarang, Sanggau. Ia menyebutkan, tingginya tingkat bahaya yang timbul jika membangun di tepian DAS seharusnya mendapat respon yang besar dari masyarakat. “Jadi masalahnya bukan soal hak atau apa, melainkan kita Ke Halaman 23 kolom 5

Mempawah

MAYAT: Sesosok mayat tak dikenal yang ditemukan di lapak jagung di kawasan Pasir Panjang, Singkawang. Polisi masih menunggu pihak keluarga yang merasa kehilangan.

OZY/pontianakpost

Proyek Jalan Dimulai Sosok - Tayan – Sp Tanjung Hamdan/pontianakpost

WARNAI: Peserta lomba mewarnai gambar di Mempawah.

Lomba Mewarnai “SAYA dulu membuat kerajinan tangan dari bubur kertas. Saya buat lambang burung garuda. Kemudian saya bawa kepada Bupati Sambas Sumardi. Oleh Bupati Waktu itu dimintakan semua dinas instnasi untuk membeli hasil karya saya,” motivasi Drs H Rubijanto, Wakil Bupati saat membuka lomba mewarnai yang diikuti 32 anak-anak TK se Kabupaten Mempawah, kemarin. Kemudian membuat atlas juga dari bubur kertas yang direndam lalu diberi lem. Selanjutnya membuat peta Kota Sambas dan kembali diperlihatkan kepada Bupati yang juga minta agar hasil karya itu untuk dibeli oleh dinas Ke Halaman 23 kolom 5

Lakalantas

Monitor Jalan KONDISI jalan di Batang Tarang yang rusak dan berlubang sangat memprihatinkan dan sangat berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Kondisi tersebut sangat mengancam mengingat jalur yang banyak berkelok dan tanjakan serta turunan curam. Kepala Kepolisian Sektor Batang Tarang, Ipda Yoan Febriawan ketika ditemui Pontianak Post, Senin (17/9) kemarin menYoan Febriawan gatakan bahwa jalurjalur persimpangan menjadi perhatian kepolisian. Persimpangan tersebut dengan kondisi jalan rusak parah berpotensi memunculkan kecelakaan lalu lintas. Apalagi jalur lintas yang biasa digunakan angkutan umum tersebut sangat membutuhkan perbaikan. “Persimpangan jalan yang rusak sejauh ini memang rawan laka lantas. Kondisi jalan kita memang tanjakan dan tikungan. Sehingga memang kondisi jalan rusak tidak terlalu Ke Halaman 23 kolom 1

SANGGAU-Proyek peningkatan jalan mulai dari Sosok-Tanyan dan Simpang Tanjung sampai batas gerbang Kota Sanggau mulai dikerjakan menyusul dilakukannya Pencanangan Pekerjaan Peningkatan jalan Sosok-Tayan dan Tanjung-Sanggau secara resmi oleh Gubernur Kalbar, Cornelis, Senin (17/9) di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus, Batang Tarang. Gubernur menyampaikan, program penanganan tersebut sesuai dengan misi Direktorat Jendral Bina Marga demi terwujudnya sisitem jaringan jalan andal, terpadu dan berkelanjutan di seluruh wilayah nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Dikatakannya, ruas Sosok-Tayan terakhir kali selesai ditingkatkan Ke Halaman 23 kolom 1

Ke Halaman 23 kolom 1

SUGENG/pontianakpost

ALAT BERAT: Gubernur Kalbar Cornelis sedang menjajal alat berat dimulai proyek jalan Sosok – Tayan – Sp Tanjung.

Tabung Kompresor Meledak 2 Rumah Jebol BALKAR - Pukul 11.30 WIB Warga Sekayam di Balai III dikejutkan suara ledakan yang sangat kuat, berasal dari bengkel mobil milik H Ronggo Lawe. Berdasaran keterangan Kapolsek Sekayam Iptu I Gede Prasetia Adi S ketika berada di TKP mengatakan, bahwa ledakan tersebut bersumber dari tabung kompresor yang tidak kuat menahan tekanan angin. Akibat dari ledakan tersebut menyebabkan sebagian bengkel hancur berantakan, dinding jebol, pintu roling door terlepas dan menghantam kaca dump truk yang berada di bengkel. Dijelaskan Kapolsek, pada saat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya dua rumah warga yang berada dekat dengan bengkel mengalami rusak yang cukup parah. Rumah tersebut milik Rudi Barus

SINGKAWANG- Sesosok mayat gadis belia tidak beridentitas ditemukan telentang di lapak yang biasa dipakai berjualan jagung, di kawasan Pasir Panjang, Senin (17/9) sekitar pukul 06.00 Wib. Kejadian tersebut pun membuat heboh warga sehingga tempat kejadian perkara langsung dipenuhi warga. Mayat yang diperkirakan berumur di bawah 20 tahun ini, ketika ditemukan mengenakan baju warna hijau (ada motif bunga warna putih), berjaket warna abu-abu bergaris pink, celana jeans warna biru, celana dalam warna pink, panjang rambut hampir menyentuh bahu, kulit agak kuning, memakai sandal kulit warna hitam, mengenakan bando, serta wajah berbentuk oval. Kapolres Singkawang, AKBP Prianto melalui Kasatreskrim AKP Isbullah menyebutkan kepolisian sebelumnya menerima informasi dari warga atas penemuan mayat, tidak lama petugas langsung turun ke lokasi. Mayat tersebut kemudian dibawa ke RS Abdul Azis untuk dilakukan visum. “Saat kita datang posisi mayat seperti orang tidur atau telentang di lapak jualan jagung, dengan tangan kanan berada di belakang kepala sedangkan tangan kirinya lurus ke bawah,” kata Isbullah, ketika ditemui wartawan di RS Abdul Azis, Senin (17/9). Namun, dikatakan Isbullah, tidak ditemukan identitas dari mayat yang ditemukan. Hanya saja diperkirakan umurnya masih di bawah 20 tahun, serta meninggalnya diduga pada malam hari, sebelum ditemukan warga. Kemudian di tubuh mayat, juga tidak ditemukan bekas kekerasan. “Tapi semuanya masih menunggu hasil visum yang dilakukan oleh tim dokter,” kata Isbullah. Selain dari ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan, lanjut Isbullah, di temukan juga perhiasan yang dikenakan korban. Diantaranya adalah jam tangan, kalung kemudian juga uang sebanyak Rp2 ribu. Hingga siang hari, dikatakan Isbullah, belum ada

warga Balai III. “Suara ledakan cukup kuat mungkin mencapai radius 1 Km masih terdengar, kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait ledakan tabung kompresor ini,” ujarnya. Sementara itu di lokasi yang sama pemilik bengkel H Ronggo Lawe, menjelaskan, tabung kompressor tersebut sudah satu tahun digunakan, tetapi tidak ada masalah. Tidak diketahui dengan pasti penyebabnya tiba-tiba meledak. “Sebelumnya, karyawan saya sedang mengisi angin di tabung kompressor tersebut, apakah karena terlalu penuh atau kondisi tabung yang memang sudah tua hingga tidak mampu menahan tekanan angin,” ujar H Ronggo Lawe. Dia bersyukur saat kejadian ledakan tabung kompressor tidak sampai

Tak Masuk DPT, Hilang Hak Suara

memakan korban, akibat dari ledakan hanya menghancurkan dinding bengkel serta dua rumah yang berada persis dekat dengan bengkel mengalami kerusakan yang cukup parah, dinding jebol dan atap serta internit hancur dihantam tabung kompressor yang melayang. Menurut saksi mata Juman (45) warga Paus menjelaskan, sebelum kejadian dirinya berada di warung kopi tidak jauh dari bengkel tersebut. Kurang lebih pukul 11.30 WIB tiba-tiba ada suara ledakan yang cukup keras, semua terkaget-kaget jadi berhamburan keluar mencari sumber suara dan ingin mengetahui apa yang terjadi. Ternyata tabung kompressor angin milik H Ronggo Lawe yang meledak. Kata dia, untungnya tidak ada korban jiwa. Hanya saja dua rumah

SINGKAWANG- Meskipun bukan syarat utama agar bisa memberikan hak pilih dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota nanti. Diharapkan Komisi Pemilihan Umum Kota Singkawang melakukan pengawasan terhadap pendistribusian kartu pemilih yang dilaksanakan petugas KPPS. Anggota KPU Kota Singkawang, Ridwan mengatakan kartu pemilih dari Komisi Pemilihan Umum pada 13 September lalu, telah diturunkan ke tingkat Ridwan PPK, kemudian dilanjutkan ke tingkat PPS dan diteruskan ke KPPS untuk segera didistribusikan. Pembagiannya sendiri (kartu pemilih) akan dilaksanakan hingga hari H pencoblosan. “Dalam kartu pemilih dan undangan yang disampaikan, memberitahukan kepada warga yang bersangkutan mengenai dimana TPS tempatnya mencoblos,” kata Ridwan, dihubungi wartawan, Senin (17/9). Menurut Ridwan, sesuai peraturan, warga yang

Ke Halaman 23 kolom 5

Ke Halaman 23 kolom 1

Mengelola Sungai Kapuas untuk Kepariwisataan Daerah

Terkesan Diabaikan, Air Sudah Tak Jernih Lagi Kapuas merupakan sungai terpanjang di Kalimantan, bahkan terpanjang di Indonesia. Terdapat lebih dari 300 spesies ikan hidup di sungai yang panjangnya mencapai 1.543 km ini. Sungai Kapuas memiliki potensi wisata yang cukup menjanjikan. Sukarni, Sekadau

YUSRIZAL/KAPUASPOST

TURUN TANGAN: Satpol PP Sintang turun tangan bersihkan atribut kampanye Pilgub kemarin.

3

SAYANG potensi besar ini belum tergarap dan belum dimanfaatkan. Bahkan, seolah terabaikan. Lihat saja, sungai yang dulunya jernih kini menjadi keruh bak kopi susu. Eksplorasi tambang dan perkebunan menjadi penyebabnya. Padahal, sungai menjadi satu-satunya suplai air bersih di

ISTIMEWA

KAPUAS: Sungai Kapuas belum dimanfaatkan buat kepariwisataan. Apalagi di daerah-daerah. Kapuas hanya untuk kebutuhan air bersih sehari-hari.

c

M

y

K

daerah-daerah. Selama ini, mereka menggunakan air sungai untuk memasak serta kebutuhan rumah tangga lainnya. Kabupaten Sekadau sebagai salah satu daerah yang dilintasi oleh Sungai Kapuas belum memanfaatkan sungai ini sebagai obyek wisata. Ke depan pihak-pihak investor dan pemerintah setidaknya harus jeli dalam menggali potensi wisata yang baru, disamping memaksimalkan potensi wisata yang memang sudah lama dikenal masyarakat. “Kalau saja pemerintah provinsi atau pemerintah kabupaten jeli, sesungguhnya Sungai Kapuas menyimpan potensi wisata yang cukup besar apabila dapat digarap dengan,baik,” ungkap Beni salah seorang pekerja media di Sekadau, kemarin. Sungai Kapuas dapat menjadi obyek wisata alam yang luar biasa. Dibeberapa daerah di Indonesia, keberadaan sungai sudah dimanfaatkan sebagai obyek wisata. Sebut saja Palembang, Banjarmasin, atau Ke Halaman 23 kolom 1


PINYUH - NGABANG

18

Pontianak Post

HALAL BIHALAL PENGAJIAN Al Hidayah menggelar acara halal bihalal dikediamanKetuaDPRDDesaWajokHilir.RahmadSatria,yangikutdalam kegiatantersebutmengajakseluruhanggotapengajianAlHidayah, bersama dan bersatu dalam menentukan pilihan pada Pilkada, Kamis mendatang, 20 September lusa. “Mari kita datang ke TPS dan salurkan hak pilih kita masingmasing untuk menentukan masa depan Kalbar lima tahun ke depan,”ajakRahmadyangjugaKetuaDPRDKabupatenMempawah itu. Terkait dengan halal bihalal pengajian Al Hidayah, diharapkan Rahmad bisa menjadi ajang memperkuat tali silahturahim antar anggota, serta menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. “Al-Hidayah tidak hanya membina anggotanya di bidang keagamaan, tapi bisa menjadi oganisasi perempuan yang membina anggotanya di berbagai sektor,” ucapnya. Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana Halal Bihalal Al Hidayah, Maysum, mengatakan inti dari kegiatan itu untuk mengakomodir anggotanya agar bisa saling bermaaf-maafan dan mempererat tali persaudaraan. “Kepada seluruh anggota pengajian Al Hidayah agar segera membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan,” sarannya. Halal bihalal kata dia sebagai ajang untuk lebih mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiah sesama anggota itu sendiri. “Mari kta saling memaafkan satu dengan lainnya, melepaskan keterikana akan kesalahan. Mungkin selama setahun bersamasama ada kata dan ucapan yang salah dan khilaf,” akunya. (ham)

Tinjau Kesiapan KEGIATAN pemantau persiapan pelaksanaan pemilihan gubenur dan wakil gubenur oleh tim dari Pemda Landak, belum lama ini di laksanakan di gedung Swadaya Ngabang Kabupaten Landak. Camat Ngabang, Julimus, mengatakan merupakan kewajiban guna persiapkan dengan bik sehingga dalam pelaksanaannya nanti tidak ada lagi yang belum genah dan kekurangan. Matan Camat Menyuke ini menyatakan, pengalaman pada pemilu yang lalu Kecamatan Ngabang mengalami keterlambatan dalam penghitungan suara, tetapi untuk yang akan datang ini di harapkan hal tersebut tidak ada lagi seperti itu, mengingat semua logistic sudah terkirim semua ke desa-desa melalui petugas PPS di masing-masing Desa. “Saya harapkan untuk pemilu kada kali ini semuanya akan dapat berjalan lancar dan yang sangat kita harapkan adalah dalam pelaksanaannya akan aman ini yang kita harapkan selain itu mengenai persiapan juga sudah di persiapkan dengan baik dan tinggal menunggu pelaksanaannya saja,” ungkapnya. Camat Ngabang juga mengharapkan agar dalam pelaksanaan nanti supaya masyrakat juga harus ikut berpartisipasi dalam memberikan hak suaranya dalam peaksanaan tersebut sehingga jangan sampai ada yang tidak memilih. (wan)

18 September 2012

Tanam 2.000 Bibit Mangrove

Salurkan Hak Pilih

PILGUB

Selasa

HAMDAN PONTIANAKPOST

BERSAMA: Wakil Bupati Rubijanto didampingi Hj Erlina Ria Norsan Ketua TP PKK dan Johana Sari Margiani Kakan Perpustaan dan Arsip Daerah saat membuka lomba mewarani gambar.

Data Pekerja Anak MEMPAWAH- Sama sekali tidak ada larangan bagi anak usia produktif (dibawah 17 tahun-red) untuk berusaha membantu perekonomian keluarga dengan berjualan maupun berdagang serta bekerja sebagai pembantu di sektor industri maupun perdagangan. Namun, jatah maupun waktu sekolah hendaknya menjadi skala prioritas yang perlu mendapat perhatian orangtua. Demikian penilaian tim dari Komite Aksi penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak (PBPTA) Kabupaten Mempawah saat turun langsung kelapangan guna mendata anak-anak dibawah umur kisaran 12-15 tahun. Dari hasil pendataan tim menyebutkan, terdata 45 anak berkeja disebabkan factor ekonomi. Pada dasarnya anak yang ditemukan sebagai penjual asongan di terminal, membantu orangtua berjualan ikan, berdagang, jukir maupun sebagai pemecah batu-batu kecil, menaikkan tanah dan batu dalam truk dilokasi pengalian golongan C maupun anak yang terlibat dalam pengumpul barangbarang bekas alias jadi pemulung serta yang minta-minta. Tim saat turun kelapangan melibatkan

banyak komponen berkepentingan. Itu dimaksudkan, agar instansi yang terkait erat dengan kepedulian terhadap anak. Staf pengawas dari Disnakertrans Kabupaten Mempawah Eko Andriyanto mengakui, pada umumnya anak-anak dibawah umur yang berhasil tim PBPTA data rata-rata hanya sebatas membantu orangtua termasuk pula atas keinginan sendiri. Yang pasti, anak yang membantu orangtua bekerja itu mulai dari SD, SMP hingga SMA. Namun dilakukan setelah mereka pulang dari sekolah. Menurut orang tua, tidak semua anak memiliki karakter mau membantu orangtua setelah pulang sekolah. Saya punya empat anak. Cuma satu yang suka bantu bekerja. Lainnya pulang sekolah hanya main dengan teman—teman,” cerita Mastuki. Selain membantu orangtua, mereka juga bekerja sendiri untuk mendapatkan hasil senidiri untuk keperluannya. “Orang seperti kami, tentu tidak mampu memberikan uang jajan anak yang banyak saat sekolah. Mereka yang bekerja tentu punya duit. Yang malas kerja, hanya harap dari pemberian ibunya saat akan

kesekolah,” terang orangtua. Murtadi, salah satu orangtua menambahkan,s ejka dulu pola itu sudah berlaku ditatarn masyrakat kelas bawah. “Itu belum seberapa. Malah ada anak diabwh umur yang ikut orangtuanya melaut. Hanya dnegan cara itu, sianak mulai diberikan pengalaman cara-cara melaut. Mengetahui kondisi alam laut seperti kapan rebut, ombak besar tiba. Kalau berharap dari belajar, mana ada mata pelajarannya,’ ujarnya. Halnya bagi orqangtua sebagai tukang semen, maupun tukang rumah. Tak jarang pula membawa anak-anak mereka untuk ikut bekerja. Tentu tidak yang berat dan membahayakan keselamatan anak. “Kalau saya ornag kaya atau ada usaha tetap. Untuk apa anak harus menderita sampai bantu-bantu cari tambahan nafkah keluarga,” tegas Murtadi. Yang pasti, prinsip orang miskin, jauh lebih terhormat kita banting tulang, ketimbang harus minta—minta belas kasihan dengan cara mengemis. “Itu pesan orangtua dulu kepada saya. Dan sayapun menurunkan pesan itu kepada anak,” akunya. (ham)

MEMPAWAH- Menyemarakkan HUT-nya ke-61, Palang Merah Indonesai (PMI) menggelar kegiatan aksi penanaman 2.000 batang bibit pohon mangrove yang dipusatkan di pantai belakang Taman Makam Pahlawan, Desa Pasir dan sekitarnya. Kegiatan itu dicanangkan oleh Gusti Ramlana, S.Sos Sekda Mempawah. Diikuti ratusan remaja yang berbaur dengan komunitas sepeda gunung, baik yang datang dari komunitas sepeda BRI Mempawah maupun Sungai Pinyuh Club Munitity (SPBC) pimpinan Then Sie Kon. Selain dihadiri dr Parjaman MS Pengurus PMI provinsi Kalbar, Ir H Syahrizal Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Bencana Alam, Ir H Asfahani Arsyad MM, Kadis Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan dan Dinas. Pemerintah Kabupaten lanjut Ramlana, sangat mendukung kegiatan penghijauan pantai itu. Diharapkan kegiatan itu dapat diikuti lapisan masyarakat di daerah ini khusunay warga yang ebrmukim didaerah sekitar pantai yang pernah mengalami abrasi itu. Menurut dia, melalui aksi penaamnan itu, sebagai manusia ciptaan Allah, setidaknya kita bisa melakukan keseimbangan atas alam ciptaan Tuhan ini. “Tanpa aksi seperti itu, rasanya sulit untuk kita bisa mempertahankan lingkungan alam tempat kita tinggal ini, dimana setiap tahun semakin mengalami pemanasan global, akibat terjadinya penggundulan hutan sebagai paru-paru dunia,” tegasnya. Dr Fendi Parjaman MPh, pengurus PMI Kalbar mengatakan, pada peringatan HUT PMI itu, pihaknya melibatkan puluhan anggota PMR dan remaja-remaja untuk ikut aksi penanaman bibit mangrove. Dengan harapan, aksi itu bisa ditularkan kepada para anak didik maupun remaja lainnya didaerah ini. “Selaku pengurus PMI, kami menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan partisipasi semua pihak termasuk kalangan komunitas penggemar sepeda yang ikut meramaikan dan menyemarakkan pencanangan penananam 200 bibit mangrove,” katanya. (ham)


Pontianak Post

Selasa 18 September 2012

pilwako

Awas, Pemilih Luar ANGGOTA DPRD Singkawang, Zainal Abidin HZ mengingatkan semua pihak untuk mewaspadai adanya pemilih yang berasal dari luar Singkawang. Indikasinya, terlihat ketika ada calon yang membawa massa dari luar Singkawang untuk berkampanye. Menurut Zainal, saksi-saksi yang ada di tempat pemungutan suara hendaknya proaktif dan bisa saja menanyakanperihalidentitascalonpemilihtersebut dengan memperlihatkan kartu tanda penduduknya. “Kepada aparat kepolisian dan TNI yang ada di TPS tersebut, untuk juga mengawasi calon-calon pemilih tersebut dan jika memang menemukan hal tersebut, maka hendaknya harus ditangkap dan dibawa ke proses hukum yang berlaku. Sebab, mereka telah memalsukan identitas pribadi untuk kepentingan calon. Hal yang sama juga pernah diutarakan oleh politisi senior PPP, Uray Faisal Hamid. Menurut dia ketika datang ke Singkawang, tidak tertutup kemungkinan ada penggunaan kartu pemilih tersebut. Selain itu, dia juga mengingatkan semua pihak untuktetapmenjagaKotaSingkawangagarpelaksanaan pemilu berlangsung aman dan lancar. “Yang terpenting semua pihak mampu menjaga keamanan selama proses pemilu berlangsung di Singkawang.Parapihakyangikutdalampilkadainihendaknya tidak bermain curang,” kata Om Cha. (zrf)

SINGKAWANG

Lagi, Pelajar Kerasukan di Sekolah SINGKAWANG- Usai mengikuti pelaksanaan upacara bendera, beberapa siswa SMK Pariwisata kerasukan diantaranya berteriak histeris, Senin (17/9) sekitar pukul 09.00 Wib. Dikatakan petugas keamanan sekolah tersebut, Khairullah. Para siswa saat itu masih berada di lokasi upacara. Namun dengan tiba-tiba,

yang memang kebanyakan pelajar wanita seperti kerasukan. “Para pengajar yang ada serta siswa lainnya melihat kejadian tersebut panik, kemudian para guru mencoba memberikan pertolongan, ,” kata Khairullah, ketika ditemui wartawan usai kejadian tersebut, Senin (17/9) di SMK Pariwisata. Termasuk para siswa yang tidak kerasu-

kan, dikatakan Kahirullah, juga mencoba menyadarkan siswa lainnya yang kerasukan, dengan mengucapkan berbagai doa, ada juga memanjatkan ayat suci. “Dengan berbagai upaya tersebut, membuahkan hasil yakni siswa yang kerasukan sadarkan diri,” katanya. Pihak sekolah, lanjutnya, karena khawatir bisa merembet

ke siswa lainnya, memulangkan siswa lebih awal. “Semua siswa sudah pulang, karena khawatir bisa merembet ke yang lain,” katanya. Kejadian seperti ini, lanjut Khirullah, bukanlah hal yang baru, bahkan hampir setiap tahun terjadi. Namun pihaknya belum mengetahui secara persis penyebab dari semua ini.(fah)

Sapu Atribut Kampanye

selama kampanye

35 Tilang Beberapa kejadian mewarnai pelaksanaan masa kampanye di Kota Singkawang. Dari data Satlantas Polres Singkawang, sebanyak 35 penilangan dilakukan serta empat hingga lima kecelakaan lalu lintas terjadi ketika warga mengikuti jalannya tahapan Pemilukada, yakni kampanye. Kapolres Singkawang, AKBP Prianto melalui Kasatlantas AKP Bagio Erianto menyebutkan selama masa kampanye yang berlangsung 3 sampai dengan 16 September 2012, kepolisian telah melakukan tilang sebanyak 35, dengan perincian STNK sebanyak 27, SIM sebanyak lima dan sisanya tilang kendaraan bermotor. “Ada 35 tilang yang telah kita lakukan saat masa kampanye,” kata Bagio, kepada wartawan. Sementara itu, pada 10 hingga 16 September, dikatakan Bagio, telah terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak empat, kemudian korban dengan Luka Berat satu orang, Luka Ringan lima orang dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp5.500.000. “Sementara untuk korban kecelakaan sampai meninggal dunia, tidak ada,” katanya. Meskipun pelaksanaan kampanye, dikatakan Bagio, karena bertujuan demi keselamatan pengendara sendiri dan orang lain. Pihaknya terus memberikan imbauan untuk selalu melengkapi kendaraan baik fisik maupun administrasi saat ikut kampanye. “Petugas Polisi tidak akan pandang bulu terhadap simpatisan atau pendukung dari pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Singkawang 2012 manapun. Jika melanggar, peringatan hingga pemberian tilang tetap akan diberikan,” katanya.(fah)

19

SANDO/pontianakpost

TENANG: Kumpulan bagan yang ada di pulau Kabung, Bengkayang tetap tenang, belum terancam ombak tinggi dan angin yang biasanya mengancam setiap akhir tahun.

SINGKAWANG- Masih terpasangnya alat peraga kampanye, seperti spanduk, stiker maupun lainnya di beberapa sudut Kota Singkawang. Pada Senin (17/9), petugas Satpol PP yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan Panitia Pengawas Pemilu turun melakukan pembersihan. Memasuki masa tenang, beberapa jalan yang sebelumnya dipenuhi dengan atribut kampanye seperti bendera, spanduk dan lain-lain. Pemandangan tersebut berubah ketika masa kampanye habis. Namun beberapa tempat, khususnya yang di gang-gang, beberapa spanduk dengan ukuran kecil hingga besar masih terlihat terutama yang dipasang di rumahrumah warga. Menyikapi hal tersebut, Kasatpol PP Kota Singkawang, Karyadi mengatakan atas surat dari Panwaslu, pemerintah kota melalui Satpol PP diminta membantu dan mendukung kegiatan Panwaslu. Hal tersebut berkaitan dengan masa kampanye yang telah berakhir, yakni menertibkan atribut partai ataupun pasangan calon yang belum sempat di bersihkan di masa tenang ini. “Petugas Satpol PP menyusuri beberapa tempat yang ada di Kota Singkawang, kemudian membersihkan atau menurunkan alat peraga kampanye yang masih terpasang,” kata Karyadi, Senin (17/9). Satpol PP sangat berharap, seluruh

atribut peraga kampanye seharusnya dengan senang hati, dilepaskan masingmasing tim pasangan calon sendiri. Hal tersebut sebagai bentuk tanggung jawab dan tentunya melaksanakan aturan. “Itu juga demi menjaga ketertiban dan keindahan Kota Singkawang, jangan sampai masyarakat menilai tim ses tertentu tidak bertanggung jawab, karena atribut belum juga dibersihkan,” katanya. Ketua Panwaslu Kota Singkawang, M Naseer Nasution mengatakan bukan hanya hanya dilarang untuk melakukan kampanye. Di saat masa tenang baliho, stiker, atau alat peraga kampanye lainnya dari pasangan calon peserta Pilwako harus dibersihkan. “Baik itu untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat ataupun Walikota dan Wakil Walikota Singkawang, di masa tenang harus dibersihkan,” kata Naseer, Senin (17/9). Termasuk juga, lanjut Naseer, adalah stiker yang dipasang di mobil-mobil harus dibersihkan. Demimenjagaketertibandankelancaran pelaksanaan pesta demokrasi, diharapkan Naseer, seluruh pasangan calon menaati peraturan yang ada. Kemudian diharapkan peran serta masyarakat umum, untuk bisa melaporkan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan di masa tenang ini kepada Panwaslu ataupun PPL terdekat. (fah)

Wujudkan Pilkada Damai di Kota Singkawang FORUM Peduli Ibu Pertiwi Kota Singkawang minta kepada semua pihak untuk mewujudkan pemilukada damai di Kota Singkawang. Hal itu disampaikan oleh Ketua Forum Peduli Ibu Pertiwi Kota Singkawang, Iryani kepada Pontianak

Post, belum lama ini. Menurutnya, pemilukada adalah bagian dari proses demokrasi untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani. Menurut Iryani, sejumlah spanduk imbauan sudah dipasang

disejumlah titik di Kota Singkawang dan membagikan baju yang bertuliskan mengajak untuk menciptakan pemilukada damai. “Kita bagikan kepada para pihak, KPU, warga dan para jurnalis. Semoga dengan himbauan ini,

seluruh tahapan pemilukada tidak dicederai yang sangat merugikan kita semua,” katanya. Kapolres Singkawang, Ajun Komisaris Besar Prianto sangat bersyukur, dalam masa kampanye tidak terjadi konflik. Dia sangat berharap, seluruh masyarakat Singkawang menjaga kondusif kota ini hingga berakhirnya tahapan pilkada. “Hasil evaluasi kita selama kampanye berlangsung aman. Masyarakat sudah memahami,” kata Prianto. Hari ini, memasuki hari kedua masa tenang dan Kamis, 20 September 2012, Kota Singkawang menggelar hajatan besar yakni hari pemungutan suara untuk memilih Wali Kota dan Wakil

Wali Kota Singkawang periode 2012-2015. Pemerintah Kota Singkawang memastikan hari pencoblosan adalah libur daerah, baik itu pelajar, mahasiswa maupun pegawai negeri sipil. Empat pasang calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang akan bertarung memperebutkan suara terbanyak. Empat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota itu adalah, Drs H Awang Ishak Msi-H Abdul Mutalib SE ME nomor urut 1, Hencoh Thomas SE MM-Rozanuddin SP nomor urut 2, DR Hasan Karman SH MM-Drs Ahyadi MM nomor urut 3 dan Nusantio Setiadi SH MM-Tasman SPd dengan nomor urut 4. (zrf)


SAMBAS

20 terigas

Distribusi Logistik Tuntas KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sambas telah menyelesaikan penyaluran keperluan dan alat kelengkapan pemungutan suara pada 20 September mendatang, ke seluruh PPK dan PPS di Kabupaten Sambas. Dengan berbagai kesiapan tersebut, maka persiapan pencoblosan sudah siap dilaksanakan. “Tanggal11Septemberlalu,kitasudah menyelesaikanseluruhdistribusilogistik di tingkat kecamatan, dan hari ini (kemarin,Red)seluruhlogistikdikecamatan akan di salurkan ke tingkat PPS,” ungkap ketua KPU Sambas, Su’aib, kepada koran ini, kemarin (17/8). Adapun, kata Su’aib, logistik pemilu di antaranya berupa surat suara, berita acara, ATK, tinta, segel, dan lainnya, Su’aib termasuk surat suara cadangan yang juga sudah ada di masing-masing PPK. “Ada 19 PPK, 184 PPS, dan 1.111 TPS di Kabupaten Sambas ini,” imbuhnya. Selama dalam proses pendistribusian logistik, KPU mengakui tak menemukan hambatan berarti. Pasalnya, ditambahkan dia bahwahalinimemangmenjadiprioritas.“Secaratekniskamipun menambah armada pengangkutan untuk penyaluran logistik, sehingga dari tiga hari masa waktu penyaluran, dalam dua hari saja logistik sudah tersalurkan ke PPK,” jelasnya. Untukitu,dalammasatenangini,KPUterusmelakukansosialisasi ke sekolah, Rutan, dan tempat lainnya, untuk memberitahukan pelaksanaan Pemilukada Kalbar, 20 September mendatang. “Hal ini kami lakukan dengan harapan tingkat partisipasi pemilih meningkat, karena Sambas merupakan DPT terbesar di Kalbar dengan 421.207 pemilih,” ungkapnya. (har)

tilik

Jangan Seragamkan Pemilukada WAKIL Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, proses pemilihan kepala daerah sebaiknya diserahkan ke masing-masing daerah sesuai dengan kultur masyarakat setempat. “Kecuali Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif, pemilihan kepala daerah, mulai dari gubernur, bupati dan walikota sebaiknya diserahkan ke daerah sesuai dengan kultur masyarakat lokal,” kata Lukman Hakim Saifuddin, dalam dialog Pilar Negara bertema ‘Menuju Pemilukada yang Bersih’ di gedung Nusantara IV, komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (17/9). Menurut politisi Partai PPP, konstitusi dasar kita menegaskan bahwa Pemilukada tidak masuk dalam kategori Pilpres dan Pileg yang dilaksanakan secara nasional untuk menentukan siapa presiden dan anggota legislatif. “UpayapenyeragamanPemilukadasebagaimanayangpernah dipaksakan oleh pemerintah terhadap Daerah Istimewa Yogyakarta misalnya, jelas membawa masalah baru karena upaya tersebut mengarah kepada penghilangan budaya lokal. Pemerintah hendaknya mengambil hikmah dari peristiwa tersebut,” harap Lukman Hakim Saifuddin. (fas/jpnn)

Pontianak Post

Selasa 18 September 2012

Siap Amankan Pelaksanaan Pemilukada

Polres Kerahkan 539 Personil

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

KESIAPAN LOGISTIK: Logistik Pemilukada Kalbar yang sudah didistribusikan ke PPK seluruh kecamatan di Kabupaten Sambas, sudah siap untuk disalurkan ke tingkat PPS.

Atribut Ditertibkan, Nihil Kasus SAMBAS – Selama masa kampanye, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sambas tidak menerima laporan apapun, terkait masalah atau sengketaPemilukadadiKabupatenSambas. Hal ini menunjukkan bahwa situasi di Sambas cukup kondusif, meskipun masih ada saja di masa tenang atribut partai maupun baliho pasangan calon terpajang, sehingga panwas dan Pol PP melakukan penertiban. “Hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait permasalahan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur,” ungkap ketua Panwaslu Kabupaten Sambas, Hendra Sukmana, kepada koran ini, kemarin (17/8) di ruang kerjanya, usai melakukan penertiban sisa atribut Pasangan Calon Gubernur dan Cawagub di Kecamatan Sambas. Namun, ditambahkan dia bahwa

Panwaslu juga tidak menutup mata mengenai adanya pelanggaran terjadi, saat proses kampanye berlangsung. Hanya saja, dia menambahkan bahwa hal tersebut menjadi catatan tersendiri bagi mereka, seperti adanya keterlibatan anak-anak dalam kampanye. “Inilah catatan kita, namun kami sudah mengkroscek ke tim masing-masing pasangan calon, dan memang para tim tidak pernah mengajak anak-anak ikut kampanye, namun keterlibatan anakanak ini inisiatif mereka sendiri alias sekedar ikut-ikutan,” ungkapnya. Hal tersebut, kata Hendra, dikarenakan banyak hal, salah satunya adalah hanya ingin menonton hiburan yang disajikan saat kampanye. Terkaitpenertibanatributsebagaimedia sosialisasi dan kampanye pasangan calon, Panwalu sudah melakukan pen-

ertiban. “Tepat pukul 00.00 WIB, Minggu (16/9) memasuki masa tenang, anggota Panwascam sudah melakukan pembersihan, dan pagi Senin ini (kemarin, Red), hanya sisa-sisa dari atribut yang masih terpajang yang ditertibkan,” jelasnya. Dia belum mengetahui secara pasti, berapa banyak baliho, spanduk, dan atribut lainnya yang ditetibkan. Mereka sendiri berkerja sesuai dengan aturan yang ada. Jauh sebelum penertiban ini, tambah Hendra, Panwaslu sudah memberikan imbauan agar masingmasing tim melakukan pembersihan dan penetiban atribut pasangan calon. “Surat pertama 11 September lalu, disusul surat kedua panwaslu untuk menertibkan atribut pada 15 September lalu. Kita minta seluruh atribut ditertibkan masing-masing tim sukses,” terangnya. (har)

SAMBAS – Polres Sambas siap mengamankan proses Pemilihan Umum (Pemilu) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, 20 September mendatang. Sekitar 539 personil kepolisian mulai dari Polres Sambas hingga polsek, diturunkan untuk mengamankan proses pemilihan langsung kepala daerah tersebut. ”Kita akan menyiapkan 539 personil, untuk pengamanan tempat pemilihan suara (TPS) se-Kabupaten Sambas, termasuk pengamanan kotak suara proses Pemilukada, sehingga pelaksanaanya berjalan aman, tertib, dan lancar,” ungkap kapolres Sambas, AKBP Pahala HM Panjaitan, kepada koran ini, kemarin (17/9) di Sambas. Untuk menjaga keamanan pada masa tenang, diungkapkan Kapolres bahwa pihaknya telah melaksanakan kegiatankegiatan rutin sesuai protap keamanan. Ini, menurut dia, dilakukan untuk menciptakan situasi aman dan kondusif. ���Apalagi menjelang pemungutan suara, maka aktivitas patroli, razia, polmas, dan kring serse terus kita tingkatkan, dalam menyukseskan proses pemilihan kepala daerah,” tandas Kapolres. Mendekati hari pemungutan suara ini, Kapolres berharap agar masyarakat tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Apalagi, ditambahkan dia, ketika isu-isu dimainkan dengan membawa suku dan agama, termasuk isu-isu dari layanan pesan singkat (sms) yang sifatnya menghasut. “Jika ada sms yang bernada hasutan, diimbau kepada masyarakat untuk tidak takut menginformasikan kepada kepolisian terdekat,” pintanya. Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih responsif dengan isu-isu yang berkembang, sehingga dapat mengganggu proses Pemilukada, terutama pada masa tenang. Kapolres juga menginstruksikan para anggotanya, mulai dari Polres hingga polsek, agar lebih tanggap melihat situasi politik terkini di masyarakat, terutama pada masa tenang. “Mari kita saling mengingatkan, saling mengawasi, dan saling menjaga, demi terciptanya Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar yang jujur dan adil,” imbaunya. (har)

Sengketa Eks Tanah Pelni Berujung Meja Hijau PEMANGKAT – Kasus sengketa eks tanah Pelni di Pemangkat akhirnya berujung ke meja hijau. Pemilik eks tanah Pelni di Jalan Pelabuhan Pemangkat, Julimus Ranti Erwyawijaya, akhirnya mendaftarkan gugutan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Sambas, 16 Juli lalu. Ia menggugat dua ahli waris, Ratnawati dan Nurlaila, yang beralamat di Jalan Pelabuhan Pemangkat. Penggungat menganggap tergugat melawan hukum. Atas gugatan tersebut, Asriadi yang juga merupakan ahli waris, tak terima dan pihaknya langsung menanggapi gugatan Julimus secara tertulis kepada PN Sambas pada sidang pertama. “Kami tidak terima dianggapmelawan hukum. Kami hanya mempertahankan hak kami, karena selama ini kami (pihak

ahli waris, Red) tidak pernah bertatap muka langsung dengan si penggugat, tiba-tiba kami digugat,” ungkapnya kepada Pontianak Post, kemarin. Asriadi mengungkapkan salah satu dasar gugatan pihak penggugat adalah Sertifikat Hak Milik Nomor 1373, Desa Pemangkat Kota, Luas 1938 m persegi, tertanggal 28 Agustus 2008, Surat Ukur Nomor742/pmk.kota/2008tanggal13Mei 2008. “Ini kan aneh, kami pihak ahli waris memintaBPNmaupunPengadilanNegeri untukmengkajiulangsertifikattanahtersebut, karena kami juga memiliki dokumen yang lebih tua umurnya dibandingkan Sertifikat tersebut. Karena tidak semua tanah tersebut miliki Pelni,” jelasnya Selain itu, kata Asriadi, dari keterangan desa setempat, sesuai dengan tanggal pengukuran dan penerbitan, pemerin-

tahan desa tersebut tidak pernah merekomendasikan dan menandatangani surat apapun, yang berkaitan dengan prosedur pengukuran dan penerbitan surat tersebut. “Inilah yang ingin kami pertanyakan, apakah tidak bertanya kepada kami yang sudah turun menurun tinggal tersebut dan mengantongi akte jual beli tanah, sehingga sebagian tanah di sertifikat tersebut merupakan kepemilikan keluarga kami?” tegasnya. Terkait ganti rugi, kata Asriadi, pihaknya membantah tidak memiliki itikad baik. Justru dia mempertanyakan itikad baik dari pemilik tanah. Alasannya karena pihaknya tidak pernah bertemu langsung dengan penggugat. Selama ini pihaknya hanya bertemu pihak ketiga, dua kali namun tidak pernah berusaha untuk melakukan mediasi seecara

langsung di kantor desa. “Karena kami telah melaporkan hal ini ke kantor desa melalui kades dan selanjutnya kami hanya bertemu orang-orang yang kami anggap tidak berkepentingan,” jelasnya. Ditambah lagi, kata Asriadi, penggugat tidak pernah melakukan upaya ganti rugi sesuai dengan pernyataannya di surat gugatan dan melakukan negosiasi langsung sebagai upaya musyawarah. “Secara langsung tidak ada, kami punya bukti dan saksi,” jelasnya. Bahkan, pihaknya telah meminta kepada pihak desa melalui Kades Pemangkat Kota untuk memasilitasi atau mediasi, namun penggugat tidak hadir dan tidak mau melakukan upaya musyawarah. “Jadi kami hanya meminta keadilan, cek di lapangan, apakah benar?” pungkasnya. (har)


ketapang

Pontianak Post Selasa 18 September 2012

Senkom Diminta Profesional

potret

Janji Lakukan Transparansi KARENA informasi Pemilu harus terbuka dan mudah diakses masyarakat,  membuat ketua KPU Ketapang, Juardhani, berjanji akan mengumumkan hasil perolehan suara masing-masing kandidat ketika usai pleno di PPK. Demi keterbukaan dan informasi pubik itulah, dia juga tidak mengkhawatirkan, jika papan pengumuman perolehan hasil sementara Pilgub dirusak, seperti yang terjadi pada Pemilukada Ketapang 2010 lalu.   “Kalau PPK-nya sudah pleno kita umumkan. Tapi ada juga PPS yang tidak bisa kita jangkau, seperti di daerah Kecamatan Hulu Sungai maupun Simpang Dua. Kalau PPS yang dalam kota masih bisa. Artinya kita hanya konfirmasi,” jelas Juardhani. Ia mengatakan kalaupun tidak bisa langsung ke PPS, pihaknya juga mengonfirmasi kepada PPK. Ditambahkan Juardhani dia, baik diumumkan atau tidak di KPU, perolehan suara akan tetap diumumkan di tingkat PPS dan PPK. Karenanya, ditegaskan dia, tidak ada alasan bagi KPU untuk tidak mengumumkannya. Alasannya, menurut dia, adalah transparansi informasi publik. “Karena itu kan diumumkan juga di desa. Kita ini kan transparansi. Informasi pemilu itu harus bisa diakses publik. Tapi harus punya dasar, pleno PPS. Kan di tingkat desa harus diplenokan. Apa bedanya? Kalau orang protes itu bodoh, walaupun KPU tidak diumumkan, toh desa tetap mengumumkan. Hari H juga sudah diumumkan,” paparnya. Disinggung mengenai kesiapan logistik, Juardhani mengungkapkan bahwa saat ini surat suara telah selesai didistribusikan hingga ke 20 kecamatan di seluruh Ketapang. Kemarin, menurut dia, pendistribusian surat suara untuk wilayah Kota Ketapang. “Besok (hari ini, Red) rencananya kita juga akan menggelar rapat dengan tim sukses beserta saksi dalam pelaksanaan Pilgub,” ucapnya. Sedangkan soal pengamanan khusus terkait pengumuman perolehan suara itu nanti, Juardhani mengatakan be;um mengetahuis, namun dia yakin pihak kepolisian akan memberikan pengamanan, dengan atau tanpa diminta. (ash)

ale-ale

ISTIMEWA

MALAM HIBURAN: Dalam setiap kunjungan Bupati Ketapang Henrikus ke beberapa kecamatan melantik para kepala desa, maka pada malam harinya akan diselingi dengan hiburan terbuka untuk warga. Bupati beserta istri tetap memperdengarkan suara emasnya untuk berbaur bersama warga.

21

ASHRI ISNAINI/PONTIANAK POST

LENCANA PANCAWARSA: Penyerahan Lencana Pancawarsa I – V dari Sekda Ketapang Andi Djamiruddin kepada Lufti F Hasan, salah seorang andalan Cabang Ketapang, dalam Upacara HUT Pramuka di Halaman Kantor Bupati Ketapang, beberapa waktu lalu.

Pramuka Berkontribusi buat Generasi KETAPANG – Gerakan Pramuka dinilai dapat menjadi salah satu wadah mencetak generasi penerus, yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang handal. Karenanya sekda Ketapang, Andi Djamiruddin, berharap agar Gerakan Pramuka dapat memberikan kontribusi maksimal bagi masyarakat, bangsa, dan negara, terutama dalam era globalisasi. “Gerakan Pramuka tetap relevan dengan perkembangan zaman. Meski era globalisasi penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun manusia tetap merupakan faktor penentu yang paling utama. Untuk itulah, kita ingin membangun manusia yang memiliki karakter, membangun bangsa yang memiliki watak yang kuat,” paparnya saat memberikan sambutan pada Upacara Hari Ulang Tahun Pramuka di Ketapang beberapa waktu lalu, di Halaman Kantor Bupati Ketapang. Tidak hanya manusia atau pemuda cerdas yang menguasai ilmu, akan tetapi Andi menambahkan bahwa pemuda yang tangguh kepribadian-

nya, yang luhur budi pekertinya, serta generasi muda yang rukun dan kompak bersatu. “Karena pemuda demikianlah, yang akan sanggup menghadapi tantangan globalisasi, sanggup menghadapi berbagai persoalan di negeri ini,” ucap Andi. Salah seorang wakil Ketua Kwarcab Ketapang, A Yani HS, menegaskan bahwa UndangUndang (UU) Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, merupakan impelementasi revitalisasi pramuka dalam memajukan kepramukaan secara nasional.   “Dukungan pendanaan dan komitmen pemerintah bagi kemajuan gerakan pramuka telah diatur undangundang. Namun kemandirian, keswadayaan juga harus terus dikembangkan dalam gerakan pramuka” kata Yani. Upacara Besar HUT Pramuka ke-51 tahun 2012 di Ketapang yang dilangsungkan pada 13 September lalu, berlangsung sangat meriah. Selain dihadiri seluruh jajaran unsur Muspida selaku Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), kegiatan tersebut

juga diikuti pramuka siaga, penggalang, penegak, pandega, dan pembina se-Ketapang. Sebelum upacara puncak HUT Pramuka, Kwarcab Ketapang juga telah mengadakan serangkaian kegiatan seperti buka puasa bersama dan bakti sosial ke sepuluh pondok pesantren dan panti asuhan. Selain diisi  dengan atraksi senam pramuka massal, HUT Pramuka tahun ini juga dimeriahkan atraksi marcing band SDN 07 Tengah dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ketapang. Sebanyak 49 orang anggota dewasa, juga menerima tanda penghargaan berupa Bintang Pancawarsa. “Bintang pancawarsa diberikan kepada orang-orang dalam Gerakan Pramuka yang dinilai mempunyai perhatian, pengabdian, loyalitas, tanggungjawab, serta   memberikan kontribusi maksimal bagi pengembangan gerakan pramuka,” ujar ketua Panitia HUT Pramuka tahun 2012, Pitriyadi. Dia juga menjelaskan bahwa bintang lencana Pancawarsa diberikan dalam masa pengabdian selama 5 tahun atau kelipatannya. (ash)

KETAPANG – Menjadi sebuah ormas yang bertujuan membantu tugas-tugas polisi dalam menjaga kemanan, seluruh anggota Sentra Komunikasi (Senkom) harus memiliki penghasilan sendiri. Hal itu sebagai upaya mencegah penyalahgunaan wewenang sebagai anggota. Demikian dikatakan Ketua Umum Senkom, Muhammad Siraj. “Dari awal sudah kita setting untuk meminimalkan penyalahgunaan wewenang, harus punya penghasilan. Tidak boleh orang tidak jelas. Kerja apapun boleh, yang penting dia punya penghasilan. Soal cukup atau tidak, itu nomor dualah. Jadi pikiran dia tidak akan negatif,” kata Siraj, usai pelatihan para pengurus Senkom Ketapang, beberapa waktu lalu. Ia mengingatkan agar jangan sampai ormas yang tujuannya menjaga kamtibmas justru membuat ulah. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa anggota Senkom juga harus tahu tupoksinya sebagai ‘pembantu’ polisi. Karena itu ia berharap dengan adanya pelatihan tersebut, minimal setiap anggota mengatahui tugas-tugas kepolisian. Dia meminta agar jangan salah dalam melangkah. Pasalnya yang dinamakan mitra polri harus menjadi contoh yang baik. “Dia harus tahu itu. Nanti kalau ada permasalahan di lapangan, sedangkan tidak tahu tupoksinya, tentu akan terjadi masalah. Sejauhmana batas-batasannya dia menangani masalah. Inilah tujuan dari pelatihan tersebut. Bagaimana teman-teman mengertitupoksinya,”terangnya. Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 480 cabang Senkom di seluruh Indonesia. “Saya di Mabes dengan Kapolri sama-sama tandatangan MoU. Katakanlah seperti Lebaran kemarin, kita membantu polisi melakukan pengamanan. Begitupun kalau ada Pilpres maupun Pilkada. Setiap kabupaten kita lantik pengurusnya,” terangnya. Sementara itu ketua Senkom

Ketapang, Erwono Eko Yuwono, membantah bahwa digelarnya pelatihan tersebut memiliki keterkaitan dengan Pilkada. Mereka baru dapat menyelenggarakannya pada saat ini lebih dikarenakan terkendala pada persoalan biaya. Pasalnya, menurut dia, dana yang didapat adalah swadaya masyarakat sendiri. Ia juga membenarkan jika seluruh anggota Senkom harus memiliki pekerjaan. “Tidak mesti harus pegawai, pengusaha, tapi petani dan juga PKL. Saya sendiri pengawai Dinas Pertanian,” jelasnya. Sebanyak 60 peserta yang berasal dari Kecamatan Delta Pawan, Singkup, Nanga Tayap, Tumbang Titi, Air Upas, hingga Manismata, mengikut pelatihan tersebut. “Kita di sini memang memerlukan biaya, tapi biaya sendiri. Saya sendiri tahun depan pensiun. Bagi saya ini ibadah, kerja sosial,” ungkapnya. Hal senada juga diungkapkan ketua Senkom Provinsi Kalbar, Sareh. Dikatakannya bahwa Senkom merupakan ormas yang murni bekerja sosial. Mereka tidak mendapatkan bantuan serta gaji. Karena itulah, disyaratkan setiap anggota Senkom memiliki penghasilan sendiri. “Ini murni sosial ormas yang sampai saat ini kita mendapatkan bantuanbantuan dari Pemda atau tempat lain. Kita membentuk ormas ini atas dasar kesadaran masyarakat,” tegas Sareh. Ia mengatakan terbentuknya Senkom di Kalbar sendiri dimulai sejak 2006. Hingga saat ini terdapat tujuh cabang Senkom di tujuh kabupaten/kota. Ditegaskannya pula, tujuannya hanya satu yakni membantu polisi menjaga kamtibmas, terutama di daerah-daerah tempat tinggal para anggota. “Sampai saat ini peran kegiatan Senkom sangat berperan, terutama memberikan informasi-informasi dini mengenai kamtibmas, kemudian diteruskan kepada pihak berwajib,” ucapnya. (ash)


kayong utara

22 petuah

Janji Tertibkan Paksa DIKARENAKAN masih banyak ditemukan baliho, banner, maupun spanduk pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar di Kabupaten Kayong Utara, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di kabupaten ini siap menertibkan paksa. “Awal-awal kita sudah beri imbauan ke media massa. Kemudian melalui spanduk-spanduk pemberitahuan. Dari Panwaslu Kalbar juga sudah memberitahu. Jadi kita langsung memiliki kekuatan hukum untuk menertibkan dengan paksa,” tandas Effian Noor, ketua Panwaslu Kabupaten Kayong Utara, Senin (17/9) di Sukadana. Diingatkan dia kembali bahwa Effian Noor pemungutan suara Pemilihan Umum Langsung (Pemilu) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar 2012, akan dilaksanakan pada Kamis, 20 September mendatang. Sedangkan masa tenang, ditegaskan dia, berlangsung selama tiga hari, 17 – 19 September ini. “Selama masa tenang, masing-masing kandidat maupun tim suksesnya dilarang untuk berkampanye. Demikian juga spanduk, baliho, pamflet, maupun stiker di tempat-tempat umum, harus bersih dari khalayak ramai,” tuturnya. Ditegaskannya bahwa selama masa tenang, tidak ada peringatan terhadap kandidat maupun tim suksesnya. “Kalau masih ada spanduk, baliho, pamflet, dan lain-lain yang berisi kampanye, itu bisa dianggap temuan pelanggaran Pemilu. Barang itu langsung disita dan dijadikan barang bukti pelanggaran di luar masa kampanye yang sudah ditetapkan,” tandasnya kembali. Instruksi ini, ditegaskan dia, berlaku ke seluruh anggota Panwas yang berada di kabupaten ini. Tujuan dari penegasan tersebut, menurut dia, supaya selama masa tenang ini, memberikan ruang kepada masyarakat untuk berpikir jernih. Khususnya, ditambahkan dia, dalam menentukan pilihannya terhadap gubernur dan wakil gubernur pilihannya. “Di masa tenang juga, kita harapkan tidak ada black campaign (kampanye hitam), money politic (politik uang), mencuri maupun menyoblos kertas suara, dan tindakantindakan kriminal Pemilu lainnya,” jelas mantan jurnalis salah satu harian di Kalbar ini. (mik)

lempok

M SURIMIK UNTUK PONTIANAK POST

UPACARA HUT PRAMUKA: Wakil Bupati Kayong Utara Muhammad Said Tihi saat memimpin Apel Besar HUT Pramuka ke-51 di Lapangan Bhayangakara Sukadana, Jumat (14/9) lalu.

Pontianak Post Selasa 18 September 2012

Memperbesar Persamaan, Memperkecil Perbedaan Koalisi Parpol Terus Diintensifkan SUKADANA – Sejumlah partai politik (parpol) yang telah menggalang koalisi terus membangun komunikasi politik yang intensif. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kayong Utara, Effendi Ahmad, berharap koalisi yang dibangun mereka– Partai Demokrat, PPP, PBR, dan PAN- ini dapat menyamakan persepsi, untuk menyukseskan Pemilukada Kabupaten Kayong Utara, yang bakal dihelat pada 28 Maret 2013 mendatang. “Koalisi ini adalah untuk memperbesar persamaan dan memperkecil perbedaan. Intinya, ini baru penggalangan koalisi dan belum final,” ungkap Effendi, Senin (17/9) di Sukadana. Effendi yang juga Ketua Badan Legislasi Daerah (Banlegda) DPRD Kabupaten Kayong Utara, memrediksi jika nantinya tidak lahir kesamaan dalam koalisi yang dibangun, bisa jadi koalisi mereka akan batal. Sebab, ditegaskan dia bahwa koalisi dibangun adalah untuk mencari kesamaan dan menghilangkan perbedaan. “Kita lihat saja nanti, yang jelas sampai sekarang ini partai politik yang menggalang koalisi terus membangun komunikasi yang

M SURIMIK UNTUK PONTIANAK POST

KUKUH BERKOALISI: (dari kiri ke kanan) Baharudin, ketua DPC PBR; Effendi Ahmad, ketua DPC PPP; Syarif Mussadeq, ketua DPD PAN; dan Iskandar, ketua DPC Partai Demokrat, pada pertemuan koalisi partai menengah di Kabupaten Kayong Utara, di Hotel Mahkota Kayong Sukadana, beberapa waktu lalu.

intensif,” katanya menjelaskan. Dikatakan pria asal Kecamatan Teluk Batang ini, PPP tetap memiliki aturan dan mekanisme tersendiri dalam menentukan keputusan politik menjelang pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Kayong Utara. Keputusan akhir, menurut dia, tetap berada pada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Kalbar. “Nanti PPP akan buka pendaftaran, dan figur yang layak didukung akan disampaikan ke DPW untuk ditetapkan,” ujarnya. Sebagai kader partai, Effendi mengakui bahwa dirinya tetap akan ikut mendaftar di PPP. Jika dikehendaki partai dan masyarakat, dia tetap bersedia, baik didukung sebagai calon Wakil Bupati atau pun sebagai Bupati. “Semua saya kembalikan

ke mekanisme partai, sebagai insan yang lemah saya juga lapang dada jika tidak dicalonkan,” tandasnya. Diharapkan Koalisi Solid Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kayong Utara, Abdul Maat, menyambut positif dibangunnya komunikasi politik yang menjurus pada koalisi partai menengah, menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Kayong Utara, yang akan dilaksanakan pada 28 Maret 2013 mendatang. Dia berharap, koalisi sejumlah partai politik yang resmi dideklarasikan di Hotel Mahkota Kayong Sukadana beberapa waktu lalu ini, bisa solid hingga mengusung calon

Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara mendatang. “Kita berharap, koalisi ini solid hingga bisa memenangkan Pemilukada Kayong Utara 2013 mendatang. Lebih baik lagi, jika koalisi ini bisa permanen, untuk bersama-sama mengawal program kerja pemimpin terpilih ke depan,” kata Maat, belum lama ini. Seperti diketahui sebelumnya, empat partai politik (parpol) di Kabupaten Kayong Utara berkoalisi. Empat parpol dimaksud adalah Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Demokrat (PD), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Koalisi parpol ini digagas dari ketua DPC PBR Kabupaten Kayong Utara, Baharudin, yang sebelumnya

mendapat perintah dari DPW PBR Kalbar. “Kami menggagas koalisi ini karena kami menyadari tanpa koalisi kami tidak bisa mengusung calon. Karena untuk bisa mengusung calon, minimal harus memiliki tiga perwakilan atau tiga kursi di parlemen,” papar Bahron, sapaan akrabnya. Maat yang juga pria asal Pulau Maya, kembali menyayangkan merebaknya isu yang kurang sedap belakangan ini. Misalnya isu ‘perubahan’ yang disebar lewat jejaring sosial atau dunia maya. “Kalau saya menilai, isu ‘perubahan’ yang dilontarkan itu seakan-akan menyudutkan Bupati sekarang (Hildi Hamid, Red). Padahal, kepemimpinan Bupati sekarang sudah kita rasakan, yang mana telah membawa perubahan kearah yang lebih baik,” ujarnya. Maat mencontohkan, salah satu keberhasilan kepala daerah adalah dengan diterapkannya program pendidikan dan kesehatan gratis. Di mana, menurut dia, program ini hanya satusatunya di Kalbar. Bahkan, ditambahkan dia, pendidikan gratis Kayong Utara adalah yang ketiga di Indonesia setelah di Sumatera dan Jemberana, Bali. “Inisudahterbukti,masyarakat jangan mudah terpancing dengan isu-isu dan program yang tidak jelas dan belum pasti,” pesan Maat. Maat berharap kepada pihak-pihak tertentu, agar tidak menyebarkan isu yang tidak sehat. (mik)

Menjanjikan, Kerajinan Pandan Mulai Banyak Dilirik SUKADANA – Melihat cukup besarnya peluang memasarkan aneka kerajinan yang berasal dari bahan baku pandan, saat ini mulai banyak pengrajin di Tanah Kayong melirik salah satu jenis tanaman pantai ini, untuk diolah menjadi aneka anyaman, hingga asesoris dan sejenisnya. Pandan adalah tanaman hasil hutan bukan kayu (HHBK). Tumbuhan yang bisanya banyak ditemukan di daerah pantai ini, merupakan serat alam yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kerajinan, seperti tikar dan beraneka jenis kerajinan lainnya, seperti alas meja dan tas. Selain ramah lingkungan, jika diolah menjadi aneka kerajinan tangan, peluang pasar untuk memasarkan hasil kerajinan tangan dari pandan ini ternyata lumayan besar. Bahkan pemanfaatannya tanpa merusak alam

dan pandan memiliki nilai seni tinggi, karena pandan diolah dan dianyam dengan beraneka motif ciri khas daerah, seperti motif pucuk rebung dan durian. Salah satu pendamping pengrajin aneka kerajinan pandan di dua desa dampingan, seperti Pangkalan Buton dan Batu Barat, Sukadana, Wendi Tamariska, mengatakan bahwa saat ini ekspor kerajinan dari pandan begitu meningkat. Bahkan, menurut dia, karena keunikannya, saat ini kerajinan dari pandan begitu banyak diminati turis mancanegara. “Negara tujuan ekspor kerajinan pandan seperti  ke Amerika, Afrika, Eropa, dan Asia,” ucapnya. Selain mudah didapat, pandan yang banyak ditemukan di sebagian wilayah di Indonesia ini juga harganya cukup murah. Walaupun bahan baku yang mu-

rah, namun kerajinan berbahan dasar pandan memiliki nilai jual yang tinggi. Kreativitas dalam membuat kerajinan sangat penting karena tren pasar akan selalu berubah. “Sampai saat ini, produsen kerajinan dituntut untuk terus mempertahankan kualitas dan memilikiinovasi-inovasibaruuntuk menjaga kelangsungan usahanya. Pemasaran barang-barang kerajinan telah di pasarkan di dalam atau luar negeri,” kata Wendi. Untuk pemasaran produk, sampai saat ini, kata dia, sejumlah hasil kerajinan dari bahan dasar pandan yang ada di Tanah Kayong, telah di Kirim ke galeri handcraft di Batam dan di luar negeri ke galeri Rain Forest di Amerika dan beberapa pembeli dari Singapura. Menurut Wendi, hal yang perlu diperhatikan dalam pemasa-

ran produk kerajinan adalah keunggulan produk dan segmentasi pasar. “Seorang produsen harus fokus pada keunggulan produk,” katanya. Keunggulan produk yang dimaksud seperti kualitas produk, desain yang selalu up to date, serta harga yang terjangkau. Segmentasi pasar merupakan target pasar  dituju. Hal ini penting, menurut dia, karena menentukan lokasi pemasaran yang akan dilakukan. Pemasaran kerajinan bisa dilakukan di obyek wisata, toko seni, butik, toko cinderamata, lokasi pagelaran seni, pameran, dan pasar seni. Kebutuhan modal untuk membuka usaha kerajinan pandan tidak besar. Usaha kerajinan pandan dapat dimulai dengan modal kecil. Oleh karena itu, ini merupakan peluang bagi para calon

usahawan, untuk segera bergerak memulai usaha kerajinan pandan. Peluang usaha kerajinan dari pandan masih terbuka lebar. Hal ini dapat dilihat dari permintaan pasar yang terus meningkat. Bisnis kerajinan pandan sangat menguntungkan karena tren kerajinan dunia pada masa yang akan datang, masih akan fokus pada bahan-bahan yang ramah lingkungan. Sementara itu, Petrus Kansius dari Yayasan Palung, menambahkan bahwa hingga sekarang, Indonesia dikenal dengan kaya akan keanekaragaman hayati, khususnya hasil alam yang melimpah dan layak dijadikan sebagai prospek penghasilan masyarakat tanpa merusak hutan. “Kekayaan Indonesia tersebut mendorong pertumbuhan industri kerajinan berbahan serat alam. (ash)


Pontianak Post

SANGGAU

Selasa 18 September 2012

23

Calon Jamaah Haji Ikuti Manasik

JEBOL: Warga melihat dua rumah yang jebol akibat kompresor bengkel meledak. Berita lengkap lihat halaman 17.

AGUS ALFIAN/KAPUASPOST

Mesin Masih Error SANGGAU--Pelaksanaan wajib elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di Kecamatan Kapuas masih terkendala dengan alat yang kerap kali error. Dalam sehari, tiga alat yang ada di Kecamatan Kapuas hanya mampu melayani 50 kepala keluarga (KK). Hal itu diungkapkan Camat Kapuas, F. Meron ketika ditemui Senin (17/9) pagi. Meron pesi-

mis target e-KTP di Kecamatan Kapuas akan tercapai. “Tidak tercapai target, satu hari hanya bisa melayani 50 KK atau sekitar 100 orang,” ujarnya. Dari tiga alat yang ada di Kecamatan Kapuas, satu diantaranya rusak dan dua diantaranya masih suka error. Ia berencana akan meminta tambahan alat e-KTP.

“Kendalanyamemangmasih alat, kalau sudah panas akan error dan harus didinginkan dulu. Untuk sekarang tingkat ketercapaian wajib e-KTP baru 3500 orang dari jumlah penduduk sekitar 67 ribu,” jelasnya. Meron menuturkan selain itu, jumlah petugas yang ada di kecamatan pun masih kurang. Untuk saat ini hanya ada empat petugas. Kedepannya akan

ditambah 10 orang petugas lagi. Agar bisa dilaksanakan e-KTP dua sift. “Kalau sekarang kita laksanakan e-KTP sesuai jam kerja yakni dari pukul 08-00 hingga pukul 15.00. Kalau nanti petugas sudah ditambah petugas, kita akan laksanakan e-KTP dua sift bergantian. Kemungkinan minggu depan sudah bisa dilaksanakan,” ungkapnya.(sgg)

katanya.Dengan adanya perbaikan dan pelebaran jalan, masyarakat menyambut baik. Dan diharapkan setelah infrastruktur jalan sudah baik maka angka laka lantas bisa menurun dan arus transpor-

tasi bisa lancar. “Kita siagakan petugas untuk antisipasi kerawanan laka. Jadi pagi-pagi anggota sudah siap diposisi jalan untuk memonitor arus lalu lintas,” ujarnya. Dikatakannya, jalan yang

menghubungkan ke ibu kota propinsi tersebut juga dilewati oleh alat-alat berat. Untuk monitoring alat berat kita lakukan pengawalan demi keamanan di jalan raya. (sgg)

Monitor Jalan Sambungan dari halaman 17

nampak, itu yang mengakibatkan kendaraan kerap tidak siap jika mendapat kondisi tersebut. Apalagi kalau pengemudinya tidak hafal jalan,”

instansi waktu itu. “Jika hal-ahl seperti itu sejak dini sudah kita kenalkan kepada anak usia dini mulai anak PAUD maupun anak-anak TK. Tidak mustahil kedepan, akan muncul kreatifitas yang dapat memberikan hasil positif bagi anak itu sendiri,” nilainya. Hadi dalam kesempatan itu Hj Erlina Ria Norsan SH MH, Ketua Tim Penggerak PKK yang didampingi Johana Sari Margiani S.Sos, Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsif Daer-

ah. Para peserta kebanyakan didampingi guru pembimbing dan orangtua. Rubijanto memberikan resfon atas penyelenggaraan lomba dimaksud. Sebab, sejalan dengan upaya mewujudkan salah satu misi Pemkab Mempawah, yakni dalam rnagka meningkatkan kualitas SDM. “Itu menunjukkan komitmen dan perhatian yang besar pemerintah terhadap perkembangan kualitas SDM yang ada, agar menjadi generasi penerus yang baik dimasa depan,” ka-

tanya. Dengan dengan perpustakaan, merupakan salah satu konsep untuk mengenalkan anak-anak tentang keberadaan perpustakaan, dimana nilai positifnya adalah mengandung makna, untuk menciptakan daya tarik kepada perpustaan kepada anak serta minat dan budaya baca diseluruh kalanga masyarakat teristimewa bagi anak-anaka usia dini. Diakui Wabup, Sebagian besar bangsa ini masih terbiasa dengan budaya lisan dan budaya tutur. Sebab lanjut Rubijanto

mengatakan, membaca merupakan kegiatan dan kemampuan yang perlu terus menerus ditingkatkan. Kemampuan membaca tidak terjadi secara tiba-tiba atau serta merta. Kemampuan itu harus didahului oleh aktifivitas dan kebiasaan sejak usia dini. “Itulah peran penting sebuah Perpustaan daerah ikut menyadarkan seluruh kalangan masyarakat terhadap pentingnya minat baca. Sebab, kebiasaan membaca merupakan wujud dari adanya minat baca,” nilainya. (ham)

kan evaluasi terhadap hak kepemilikan sertifikat bangunan di DAS. Menurutnya, secara historis, terdapat beberapa lahan tanah di DAS yang dahulunya memiliki IMB. Dikatakannya, salah satu pertimbangan penertiban tersebut diantaranya, terdapat

beberapa lokasi tanah yang sudah hampir menyentuh badan jalan negara. Jika tanah tersebut dipaksakan untuk membangun, lambat laun akan berpotensi longsor. “Ini nanti kita evaluasi, kita juga akan lihat apakah mengganggu tata kota, kalau soal

aturan sudah jelas. Sekarang bicara soal kemanusiaan. Dan sekarang orang masih menganggap aturan itu disepelekan, nanti kalau rumahnya ambruk itu ada aturannya. Dia bisa dituntut. Intinya kita akan menata ini dengan cara yang lebih benar,” ujarnya. (sgg)

Tak Ada IMB Sambungan dari halaman 17

memperhatikan keselamatan dan hal-hal lainnya. Pembangunan rumah pribadi atau ruko dan lainnya sebaiknya memperhatikan keselamatan juga,” katanya. Pemda berencana melaku-

Poyek Jalan Dimulai Sambungan dari halaman 17

pada tahun 1988/1989, sedangkan ruas Tanjung-Sanggau terakhir ditangani dengan program peningkatan tahun 1992/1993 sehingga sampai saat ini telah berumur 18-32 tahun, selanjutnya ditangani oleh pemeliharaan berkala 2-4 tahun terakhir. Sehingga program yang dilaksanakan 2012 ini adalah peningkatan struktur perk-

erasan dengan target efektif total 78,90 Km. Dana yang dibutuhkan untuk peningkatan tersebut sebesar Rp.548,00 milyar yang bersumber dari alokasi APBN ditambah ADB dengan waktu pelaksanaan selama 900 hari kalender. Kepala Dinas PU Propinsi Jakius Sinyor, menjelaskan, ruas jalan yang menjadi target peningkatan tersebut dimulai dari simpang tiga Sosok sampai Simpang Ampar, dengan

panjang penanganan efektif 41,35 Km dan lebar 6 meter. Kemudian untuk ruas jalan Simpang Tanjung hingga pintu gerbang Kota Sanggau dengan panjang penanganan efektif 37,55 Km dan lebar 6 meter. Dikatakannya, Ruas jalan nasional Sosok-Tayan dan Tanjung-Sanggau berfungsi sebagai jalan arteri yang mempunyai peran strategis untuk mendukung kegiatan

ekonomi, sosial budaya dan hankam. Dirinya menyampaikan, keberhasilan dari program peningkatan ini, butuh dukungan serta partisipasi masyarakat. Sehingga perlu lebih ditumbuhkan-kembangkan rasa memiliki atas jalan yang ada dan masyarakat setempat diminta menjaga dan sedapat mungkin menghindari potensi-potensi yang dapat merusak fungsi jalan. (sgg)

melewati lokasi tersebut, awalnya juga mengira mayat yang ada itu adalah orang sedang tidur. Sehingga diantaranya tidak mempedulikan, lantaran lapaklapak yang dipakai berjualan jagung, biasanya digunakan orang untuk berteduh atau tidur sebentar untuk istirahat.

Saat berita ini diturunkan, mayat masih berada di Rumah Sakit Abdul Azis. Beberapa warga yang kebetulan berada di RS tersebut, karena rasa ingin tahu, juga berdatangan ke kamar mayat untuk melihat kabar yang didengarnya tersebut.(fah)

Mayat Cewek di Lapak Jagung Sambungan dari halaman 17

pihak keluarga atau kerabat yang datang untuk menyatakan bahwa itu keluarganya. Pihaknya berharap jika ada warga ataupun siapapun yang merasa kehilangan anggota keluarga bisa mendatangi RS

Abdul Azis. “Kalau ada warga merasa kehilangan anggota keluarga, silakan datang ke RS. Siapa tahu itu adalah keluarganya, karena memang tidak ada identitas ditemukan saat penemuan mayat tersebut,” katanya. Pengakuan dari beberapa warga yang kebetulan

Tak Masuk DPT, Hilang Hak Suara Sambungan dari halaman 17

tidak mendapatkan kartu pemilih masih diperbolehkan mencoblos, asalkan namanya telah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap dengan kata lain, warga yang namanya tidak masuk DPT, tidak diperbolehkan memilih dalam Pilwako nanti. “Kalau warga tidak kebagian kartu pemilih, asalkan

namanya sudah masuk dalam DPT, masih berhak untuk mencoblos,” katanya. Anggota DPRD Kota Singkawang, Su Mian menyebutkan sebagai penyelenggara Pemilu, terutama KPPS diharapkan melaksanakan tugasnya dengan maksimal dalam mendistribusikan kartu pemilih kepada warga yang telah terdaftar dalam DPT. “KPU sendiri juga harus ak-

Terkesan Diabaikan, Air Sudah... Sambungan dari halaman 17

Samarinda. Dibeberapa negara, sungai bahkan menjadi onyek wisata andalan. Italia (Venesia) Thailand, Laos dan beberapa negara lainnya, begitu terkenal dengan obyek

wisata sungai yang mereka kelola dengan baik “Kalau mereka bisa kenapa anugerah Tuhan tidak kita manfaatkan di sini. Sayang kalau hanya sekadar jadi alat transportasi saja,’’ tukasnya. (*)

yang dilaksanakan hari ini. Tidak hanya disitu saja, Pemda sanggau juga menanggung biaya konsumsi selama berada di Pontianak dan batam. Kepada para calon jamaah haji juga diberikan baju seragam gratis. “Seperti tahun-tahun yang lalu, kita berikan pelayanan yang baik kepada para calon jama’ah haji. Kami juga sudah menyewa tiga unit bus berkapasitas besar untuk keperluan calon jama’ah nantinya,” ujarnya. Ditambahkan Jamilah, calon jamaah haji asal sanggau sedianya hanya berjumlah 112, tetapi karena ada penambahan kuota pada tahun ini ditambah satu orang menjadi 113 yang diberikan kepada calon jama’ah haji asal Kecamatan Beduai. “Itupun kita pilih yang usianya lebih tua karena kalau mengikuti jatah, pak Simom ini baru bisa berangkat 2018 nanti,” jelasnya. Calhaj Kabupaten Sanggau akan dilepas keberangkatannya pada tanggal 18 oktober mendatang oleh Bupati sanggau. Calon jamaah haji sanggau tergabung dalam kloter 21 bersama tiga kabupaten/ kota lainnya yaitu sekadau,

Kota Pontianak, Sambas dengan jumlah keseluruhan 445 orang. Berdasarkan jadwal, para jama’ah haji akan kembali ke tanah air tanggal 20 november 2012 dan akan tiba di sanggau pada tanggal 22 november 2012. Anggota DPRD Sanggau, Andi Darsudin ditemui harian ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah menunjukkan perhatian terhadap para jama’ah. Kedepan, politisi Partai Persatuan Pembangunan Sanggau itu meminta agar tahun depan pelayanan kepada calon jamaah haji bisa lebih ditingkatkan. Ia berharap Pemda juga memberikan biaya keberangkatan gratis para calon jama’ah haji pulangpergi dari Pontianak-batam. “Harapan saya, semoga Pemda bisa memikirkan bagaimana caranya agar biaya keberangkatan calon jamaah haji pulang dan pergi dari Pontianak ke batam bisa ditanggung sepenuhnya oleh Pemkab. Kami di dewan akan membantu usulan dana agar calon jamaah haji bisa digratiskan keberangkatannya dari Pontianak ke batam pulang pergi,”ujarnya. (sgg)

Tabung Kompresor Meledak Sambungan dari halaman 17

mengalami kerusakan yang cukup parah, bahkan tabung kompresor yang persis seperti

tangki air dengan ukuran 600 liter masih berada di atap rumah warga yang hancur tersebut. Hingga menjelang pukul 13.00 WIB warga masih

berkerumun menyaksikan kejadian tersebut. Sampai hari ini, peristiwaini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. (ags)

Hari Nyoblos Libur Daerah

Lomba Mewarnai Sambungan dari halaman 17

SANGGAU--Sebanyak 113 calon jamaah haji asal Sanggau, Senin (17/9) pagi kemarin mendapat pelatihan manasik haji yang diselenggarakan pemerintah daerah Kabupaten Sanggau yang bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Sanggau di Aula BAZ Sanggau. Kepala Kantor Kementerian Agama Sanggau, Jamaludin KL menyampaikan arti pentingnya ibadah haji kepada para calon jamaah. Pada kesempatan itu, Ia juga menyampaikan pesan agar para calon jamaah fokus pada ibadah haji dan tidak usah memikirkan hal yang lain. Jamaludin meminta agar para calon jama’ah haji menjaga kesehatannya. “Ingat, cuaca di Indonesia sangat berbeda dengan di tanah arab. Oleh karena itu, saya minta jagalah kesehatan. Kalau mau keluar jangan sendirian. Minimal 2 orang supaya tidak nyasar, maklum disana kondisinya berbeda dengan ditanah air,” katanya. Asisten II Setda Sanggau, Jamilah menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau sangat konsen memperhatikan calon jama’ah haji. Bentuk kepedulian tersebut diantaranya mengadakan pelatihan manasik haji seperti

tif melakukan pemantauan ke petugas di lapangan (KPPS),” kata Su Mian, kepada wartawan, Senin (17/9). Su Mian juga menyebutkan bagi masyarakat yang telah mendapatkan kartu pemilih, diharapkan menggunakan hak pilih nya dengan mendatangi TPS yang telah ditetapkan sesuai undangannya. “Satu suara sangat menentukan nasib Kota Singkawang ke depannya,” katanya. Surat Suara Rusak Komisi Pemilihan Umum Kota Singkawang, Senin (17/9) melakukan pemusnahan terhadap surat suara yang rusak dan lebih, dengan disaksikan Panwaslu Kota Singkawang, KPU Provinsi Kalbar, serta pihak kepolisian, di halaman

Sambungan dari halaman 24

Kabupaten Sintang. “Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat, yang sudah samasama menjaga kemanan dan ketentraman selama proses

kampanye di Kabupaten Sintang,” kata Kapolres. Menjaga situasi dan kondisi di Kabupaten Sintang, menurut dia, bukan hanya tugas dan tanggung jawab pihak kepolisian saja, namun ikut

membutuhkan peran semua masyarakat. “Kita monitor terus. Setiap hari saya selalu dapat laporan dari Kasat Intel. Dari kaca mata kami, semua masih aman,” ungkapnya. (stm)

Harus Tambah Ongkos Pikul Sambungan dari halaman 24

alternatifnya pendistribusian logistik harus dipikul untuk menuju kantor kecamatan. “Jaraknya lebih kurang 1 km yang harus dilalui,” kata dia. Berbeda dengan kondisi di Ambalau, lanjut Ade, pendistribusian logistik tidak hanya sulit, tapi ikut menantang maut. Penyebabnya, jalur pendistribusian itu harus

melalui riam. Daerahnya antara lain meliputi Kepala Jungai, Buntut Pipin dan Buntut Sabun Pakai. “Distribusi ke Ambalau mulai sulit, karena habis dari darat lewat sungai jenis perahu motor, karena sungai mulai menyempit lantaran surut. Kemudian ganti perahu motor kecil, lalu sambung perahu bermesin yang lebih kecil lagi,” ujar Ade. Dia menambahkan, pen-

gangkutan semua pendistribusian logistik mendapatkan pengawalan, untuk menjamin keamanannya. Langkah tersebut juga berlaku sama dalam pengiriman kotak suara setelah pencoblosan. “Minimal kotak suara sudah tiba ke KPU satu hari setelah pencoblosan, tapi daerah yang geografisnya berat kita berikan dispensasi,” kata Ade. (stm)

Perkuat Kesiapan Operasi Sambungan dari halaman 24

secara professional, termasuk dalam berkordinasi dengan unsur penanggung jawab kepentingan yang ada di daerah,” kata Komandan Korem 121/ ABW Kolonel Inf Binarko Sugihantyo, dalam upacara Pembukaan Geladi Posko I Kodim 1205 /Stg, Senin (17/9) kemarin. Kodim 1205/Stg yang merupakan Komando Pelaksana Korem 121/ABW yang memiliki wilayah tanggung jawab di Kabupaten Sintang dan Melawi, untuk memenuhi hal itu diperlukan suatu latihan yang dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut serta diskenariokan dengan kemungkinan munculnya ancaman aktual yang di praanggapkan. “Beberapa wilayah dialiri 2 buah sungai besar yaitu Sungai Kapuas dan Sungai Melawi, yang disaat musim penghujan tiba, debit air dari aliran kedua sungai tersebut

dapat meningkat dengan cepat, sehingga latihan benarbenar realistis sesuai dengan dinamika perkembangan lingkungan strategis, yang pada gilirannya nanti dalam aplikasi yang sesungguhnya, seluruh prajurit Kodim 1205/ Stg akan mampu bertindak dengan cepat, tepat dan tuntas dalam mengatasi maupun dalam memberikan bantuan kepada pemda terhadap ancaman dan permasalahan yang timbul di wilayah tugasnya,” ujarnya. Karena itu, Dandrem tekankan kepada seluruh peserta geladi agar memanfaatkan waktu geladi yang relatif singkat ini seoptimal mungkin, sehingga Geladi Posko I Kodim 1205/Stg dapat berhasil sesuai dengan tujuan dan sasaran yang diharapkan. “Agar pelaksanaan kegiatan Geladi Posko I Kodim 1205/ Stg dapat berlangsung dengan lancar serta mencapai hasil maksimal, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan

oleh segenap peserta geladi sbb pertama, perhatikan faktor keamanan personel dan materiil selama penyelenggaraan geladi,” tukasnya. Khususnya Angkatan Darat (AD) saat ini lebih didominasi oleh tugas-tugas dalam rangka operasi militer selain perang. Diantaranya tugas mengamankan wilayah perbatasan, juga membantu tugas pemerintahan di daerah dalam menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan. “Untuk itu penyelenggaraan Geladi Posko I ini bertujuan, untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prosedur hubungan komandan dan staf dalam merencanakan, menyiapkan dan melaksanakan komando pengendalian suatu operasi dalam rangka menghadapi ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang terjadi di wilayah,” katanya. (stm/r)

RSR Masih Minim Dana, Berharap PKR jadi ... KPU Kota Singkawang. Disebutkan Ridwan, untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat. Ditemukan surat suara rusak sebanyak 7032 lembar, kemudian kelebihan surat suara sebanyak 826. Sementara untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang, ditemukan surat rusak sebanyak 33.209 dan kelebihan surat suara 962. “Baik yang rusak dengan yang lebih akan di musnahkan,” katanya. Dikategorikan rusak, dikatakan Ridwan, diantaranya adalah surat suaranya masuk kategori cetakkan tidak terang, ada sobek, potongan tidak simetris, kemudian ada bercak.(fah)

Sambungan dari halaman 24

sebenarnya. Mudah-mudahan nantinya direspon dengan baik,” harap bupati. Menurut Milton, RPJMD Provinsi Kalbar menyebutkan ada empat hal menjadi prioritas, meliputi rumah sakit rujukan, lapangan pesawat terbang, perbatasan dan Kapuas Raya. “Mestinya, dengan

masuknya rumah sakit sebagai salah satu prioritas, penyelesaian pembangunan dapat segera dilakukan,” kata dia. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade M Djoen Sintang, dr Sinto mengatakan, kapasitas atau daya tampung Rumah Sakit Ade M Joen Sintang sudah tidak memadai, sehingga tak heran kalau ada beberapa pasien harus dira-

wat di selasar. Menurut Sinto, RSUD Ade M Djoen Sintang merupakan rumah sakit tipe C, denga jumlah 126 tempat tidur. Ia berharap agar pembangunan rumah sakit rujukan yang terletak di Jalan YC Oevang Uray, Baning, cepat selesai. “Solusi keterbatasan RSUD Ade M Djoen, mau tidak mau dengan pembangunan rumah sakit rujukan,” jelasnya.(stm)

Tanggung Jawab Pendidik Sambungan dari halaman 24

Sekadau, Djemain Burhan. Menurut dia, sangat sulit melakukan pengawasan terhadap banyak jumlah guru yang ada, tahap diawasi pun sebenarnya para tenaga pen-

didik harus bertanggungjawab terhadap tugas-tugas yang diembankan negara kepadanya.   “Bahkan sulitnya lagi ada karakter yang memang dari sononya (asalnya) malas, dan susah untuk dibina,” keluh

Djemain. Lebih lanjut, ia mengatakan, mengenai sistem pengawasan yang dilakukan pihaknya satu orang pengawas, membawahi paling minim 12 sekolah. Dengan mengawasi 12 sekolah tersebut, tentu dengan jarak tempuh yang jauh.(nie)


PRO-KALBAR 24

Selasa 18 September 2012

Pontianak Post

RSR Masih Minim Dana, Berharap PKR jadi Solusi

SEKADAU

Tanggung Jawab Pendidik BERBAGAI tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini masih menjadi momok bagi peningkatan SDM bangsa. Permasalahan yang sering terjadi di dunia pendidikan, adalah ulah para tenaga pengajar yang sudah memiliki karakter malas dan enggan ditempatkan di pelosok. “Maka dari itu, sebagai motivasi untuk meningkatkan gairah para guru dengan sertifikasi. Namun, Disdikpora tetap melakukan pengawasan terhadap kegiatan belajar-mengajar,” kata Djemain Burhan Kepala Dinas pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten

SINTANG--Pembangunan Rumah Sakit Rujukan (RSR) di Sintang belum bisa rampung lantaran terkendala dana. Tahun anggaran 2012 ini hanya dianggarkan Rp5,5 miliar. Dana itu dinilai masih sangat minim. “Tahun ini Pemkab Sintang menganggarkan Rp3 miliar, Pemprov Rp2,5 miliar. Sementara untuk menyelesaikan pembangunan secara keseluruhan, masih perlu dana cukup besar,” kata Bupati Sintang Milton Crosby kepada Pontianak Post, belum lama ini. Menurut Milton, rumah sakit ru-

jukan itu sangat penting. Sudah tidak efisien lagi jika ada pasien di wilayah timur harus dirujuk jauh-jauh ke Pontianak. Pembangunan rumah sakit rujukan sudah menelan dana sekitar Rp19 miliar. “Dana ini di luar pembebasan lahan yang dilakukan Pemkab Sintang. Kita masih perlu dana, agar bangunan itu bisa rampung,” ungkap Milton. Karena itu, bupati me-

Milton Crosby

naruh harapan agar semua pihak dapat turut serta mendukung pembangunan rumah sakit rujukan, yang pada 2011 lalu sempat telantar. “Perlu komitmen bersama dari semua pihak. Kalau kabupaten ataupun provinsi saja, saya rasa cukup berat. Makanya memang perlu Provinsi Kapuas Raya (PKR),” kata Milton. Menurut dia, terben-

tuknya Provinsi Kapuas Raya secara otomatis dana yang masuk ke Kalbar akan bertambah besar. “Kalau Kapuas Raya jadi, tentu rumah sakit rujukan ini akan menjadi prioritas,” katanya. Terhadap kelanjutan pembangunan rumah sakit rujukan, kata Milton, Pemkab Sintang sudah mengajukan proposal ke Kementerian Kesehatan. Dia berharap pada 2013 mendatang pembangunan rumah sakit tersebut dapat tercover. “Dulu Menkes sudah melihat langsung kondisi yang Ke Halaman 23 kolom 5

Harus Tambah Ongkos Pikul

Ke Halaman 23 kolom 5

SEKADAU

Distribusi Logistik Pilgub di Sintang FOTO AGUS ALFIAN FOTO IST

PERIKSA PASUKAN: Danrem sedang memeriksa kesiapan pasukan.

Perkuat Kesiapan Operasi SALAH satu persoalan yang komplek di beberapa wilayah teritorial Kodim 1205/Sintang, adalah adanya ancaman bencana banjir. Guna mengantisipasi dan memelihara kesiapan operasi serta kemampuan tugas satuan agar mendapat hasil optimal disaat hal sebenarnya terjadi, maka perlu pemeliharaan dan peningkatan kemampuan para unsur pimpinan dan staf Kodim 1205/Stg dalam melaksanakan prosedur penyelesaian masalah yang berkembang di wilayah

demokrasi. “Negara kita inikan negara demokrasi, tentu harus kita hormati. Tapi yang jelas setelah itu semua wajib masuk kerja,” ungkap Ade. Kepala Dinas Pendidikan Sintang Lukaman Riberu melalui Sekretaris Marchus Afen, mengatakan libur diberlakukan untuk mempermudahkan para guru memberikan hak pilihnya. Selain itu, banyak sarana sekolah yang digunakan sebagai fasilitas pemungutan suara. “Di kampung-kampung hampir semua sekolah digunakan untuk fasilitas pemungutan suara. Sudah selayaknya memang harus diliburkan,” katanya. Secara terpisah, Kapolres Sintang AKBP Oktavianus Marthin mengatakan, menjelang pemilihan gubernur 20 September mendatang, kondisi Kabupaten Sintang tetap kondusif. Hal tersebut terlihat dari antusias masyarakat dalam menjaga keamanan di

SINTANG--Pendistribusian kotak suara pemilihan Gubernur Kalbar di Kabupaten Sintang, harus melewati medan berat untuk dibeberapa kecamatan. Bahkan, pendistribusian dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPPK) menuju desa mau- Lama waktu pun Tempat Pemungutan pemikulan bisa Suara (TPS) harus dipikul. mencapai satu “Distribusi logistik Pilgub untuk di Kabupaten Sintang setengah hari” harus ditambah dengan M Ade Iswadi ongkos pikul. Lama waktu pemikulan bisa mencapai satu setengah hari. Kalau yang telah biasa (pemikul), paling cepat delapan jam. Ini sudah tidak dapat terhindarkan karena masalah geografis,” kata Ketua KPUD Sintang M Ade Iswadi, Senin (17/9). Ade merincikan, wilayah yang sangat sulit dijangkau itu di Kecamatan Ketungau Hulu. Pendistribusian kertas suara menjadi berbeda dengan kecamatan lain akibat sulitnya akses menggunakan kendaraan. Pengiriman logistik tersebut juga dikirim melalui Balai Karangan, untuk menyalurkan kertas suara ke kecamatan yang berbatasan langsung dengan Malaysia itu. Dia menambahkan, pendistribusian logistik dari KPU Sintang ke PPK yang memiliki geografis berat mendapat pengecualian. Yakni kertas suara dikirim lebih awal, mulai pada 11 September lalu, sehingga pada 13 September, logistik Pemilukada sudah sampai di semua PPK. Ade mengatakan, untuk di Kecamatan Tempunak, pemikulan juga harus dilakukan dalam pendistribusian kertas suara. Pasalnya, jalan darat yang biasa dapat dilalui kendaraan longsor. Sehingga

Ke Halaman 23 kolom 5

Ke Halaman 23 kolom 5

LOGISTIK PILGUB: Seluruh logistik Pilgub Kalbar 2012 sudah didistribusikan. Termasuk di Kecamatan Sekayam, sudah diterima tiga hari lalu oleh PPK dan pada Senin (17/9) kemarin mulai didistribusikan ke desa dan dusun.

Hari Nyoblos Libur Daerah SINTANG--Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat pada Kamis 20 September mendatang, aktivitas perkantoran dan sekolah di lingkungan Pemkab Sintang diliburkan sementara. Libur tersebut hanya berlangsung selama satu hari. Dan pada hari pencoblosan di Sintang akan ada pemantauan dari Forum Komunikasi Pimpi-

nan Daerah (Forkopinda). “Ada Surat Keputusan (SK) dari Gubernur. Hari Kamis, 20 September, libur dalam rangka Pemilukada Kalbar,” kata Kabag Infokom Setda Sintang, Ade Hermanto, kepada Pontianak Post, Senin (17/9). Libur tersebut ditetapkan sebagai libur daerah. Lama libur hanya satu hari, setelah itu aktivitas kembali normal seperti hari-hari kerja biasanya. “Semua aktivitas perkantoran diliburkan, baik itu instansi vertikal, perbankan maupun sekolah,” ujar dia. Libur diberikan sebagai bentuk turut serta menyukseskan pesta

c

M

y

K


Pontianak Post

Selasa 18 September 2012

SOCCER REAL MADRID

25

MAN CITY

V

BIDIK MENANG DI LAGA PERDANA

Start Liga Kedua Tim

Real Jamu City Dini Hari Nanti MADRID -- Kompetisi antarklub paSCTV ling bergengsi, Liga Pukul 01.45WIB Champions, memulai babak utama dini hari nanti. Sorotan utama tertuju pada persaingan di grup D yang dihuni empat jawara dari liga elite Eropa. Yakni, Real Madrid (Spanyol), Manchester City (Inggris), Borussia Dortmund (Jerman), dan Ajax Amsterdam (Belanda). Menilik kualitas skuad yang ada, banyak kalangan menjagokan Real dan City bakal melenggang ke babak 16. Tapi, sebelum itu, kedua tim bakal bentrok di Santiago Bernabeu, Madrid, dini hari nanti. Los Merengues - sebutan Real - dalam SIARAN LANGSUNG

Real Madrid Laga Menang Seri Kalah Persentase Kemenangan Peringkat

:4 :1 :1 :2 : 25% : 11

Man City Laga Menang Seri Persentase Kemenangan Peringkat

:4 :2 :2 : 50 % :4

(4-2-3-1) REAL MADRID

tren turun setelah kalah 0-1 dari Sevilla menyebut City tidak memiliki sejarah (15/9). Itu adalah kekalahan kedua dari panjang seperti Real di Liga Chamempat yang telah dilakoni Iker Casillas pions. Perbandingan prestasi kedua dkk di ajang Liga Primera. Tapi, di hari tim juga sangat bertolak belakang. yang sama, City juga menuai Los Merengues merupakan tim hasil kurang memuaskan. Tim tersukses dengan koleksi sembesutan Roberto Mancini bilan gelar, sedangkan City itu bermain seri 1-1 kontra baru tiga kali berpartisipasi Stoke City. di Liga Champions. ”Ketika membicarakan Meski begitu, Mourinho para pesaing Anda adalah meyakini bahwa City tidak jawara liga, kami tidak berboleh diremehkan. Sejak pikir bakal finis juara grup. diakuisisi Sheikh Mansour GRUP D Tapi, kami harus memulaipada 2008, City adalah tim nya dengan kemenangan,” yang dibentuk tidak hanya ungkap entrenador Real Jose Mourinho untuk memenangi Premier League, seperti dilansir harian olahraga Spa- tapi juga trofi Liga Champions. “Saya nyol, Marca. melihat sendiri mereka bermain, lalu Pelatih berjuluk The Special One itu menganalisis, dan mereka adalah

tim yang sangat kuat dengan banyak pemain bagus,” katanya. Mantan pelatih Chelsea itu menyebut Carlos Tevez sebagai pemain City yang harus diwaspadai. “Saya tidak suka membicarakan lawan secara individual. Tapi, kami sangat menghormati Carlos Tevez,” katanya. Dari kubu City, pelatih Roberto Mancini mengatakan bahwa kemenangan di kandang Real bukan sesuatu yang mustahil. “Kami memiliki kemampuan mengalahkan tim top apabila kami benar-benar menginginkannya,” ucap pelatih asal Italia itu seperti dikutip Sky Sports. Bagi Mancini, sosok Cristiano Ronaldo adalah ancaman utama bagi City. “Kami akan merasa lebih baik jika

MAN CITY

5

3 7

Coentrao

21

6 Ronaldo 4

Maicon

Silva

Khedira

Ramos

18 19

1 Casillas

(4-2-3-1)

32

9

42

1

Modric Tevez Benzema Yaya Toure

3 Pepe

14 Alonso 22

17

Di Maria

Arbeloa

4

Barry Kompany Hart

14

6

Javi Lescott Garcia 8 Nasri

22 Clichy

Stadion : Santiago Bernabeu, Madrid-Wasit : Damir Skomina (Slovenia)

Pelatih :Jose Mourinho

Pelatih: Roberto Mancini

Cristiano ada di rumah ketimbang ada dalam pertandingan,” seloroh Mancini. (dns/ca)

Waspada Mantan Barca MANCHESTER City memang tidak pernah menghadapi Real Madrid sebelumnya. Tapi, itu bukan berarti City minim referensi mengenai cara meredam Real. Setidaknya ada beberapa nama penggawa City yang pernah merasakan atmosfer Santiago Bernabeu. Sebut saja alumnus Primera Division seperti Yaya Toure (eks Barcelona), David Silva (Valencia), dan Sergio Aguero (Atletico Madrid). Jangan lupakan gelandang anyar Javi Garcia yang pernah delapan tahun (1996-2004) menjadi pemain junior Real. Tapi, di antara mereka, hanya Toure yang boleh dibilang mampu lulus dari ujian di Bernabeu. Tiga tahun bersama Barca (20072010), gelandange tujuh kali menghadapi Real dengan torehan lima kemenangan dan dua di antaranya dicatat di Bernabeu. Itu termasuk ketika dia membantu Barca menghancurkan Real 6-2 di depan publiknya sendiri pada 2 Mei 2009. “Sampai sekarang, saya masih menjalin kontak dengan beberapa pemain Barca. Tapi, tentu saja, saya tidak akan meminta saran mereka

mengenai cara mengalahkan Real,” kata Toure seperti dilansir Daily Mail. Toure meyakini apabila City memiliki sumber daya yang cukup untuk mengalahkan Real. Salah satunya karena staf kepelatihan City mempersiapkan pertandingan dengan sangat mendetail, khususnya dalam menghimpun sebanyak mungkin referensi mengenai kondisi terkini Real. ”Kemenangan di Bernabeu adalah sebuah pengalaman yang unik dan cukup untuk membuat Anda berada di halaman depan,” jelas gelandang internasional Pantai Gading tersebut. Toure lantas memaparkan beberapa hal yang harus dilakukan timnya untuk coba merealisasikan kemenangan di Bernabeu. “Kami butuh di level maksimal dengan berkonsentrasi penuh sejak detik pertama sekalipun. Bagi saya, kunci utama adalah persaingan di lini tengah karena kami harus memiliki formula meredam Xabi Alonso maupun Sami Khedira,” papar pemain terbaik Afrika 2011 tersebut. (dns)

Yaya Toure (kanan)

C

M

Y

K


ALL SOCCER

26

Pontianak Post

Selasa 18 September 2012

Atletico Madrid Beruntung Masih Bisa Selamat MADRID-Tiga poin yang sudah berada di depan mata Atletico Madrid hampir saja lepas. Mencetak empat gol lebih dulu, Atletico nyaris tertahan imbang saat Rayo Vallecano mencetak tiga gol dalam tempo hanya tujuh menit pada lanjutan Liga Primera Senin (17/9) dini hari WIB.

Tampaknya Atletico akan meraih kemenangan keduanya di kandang dengan mudah saat Mario Su”rez menceploskan bola pada menit 29. Lalu, dalam sepuluh menit awal babak kedua, Atletico menggila dengan mencetak tiga gol melalui Koke (49”), Arda Turan (51”), dan tendangan penalti Radamel

Falcao di menit 56. Namun, pada akhir babak kedua, lebih dari 42 ribu pendukung Atletico di Estadio Vicente Calder”ndibuatketar-ketirketikaRayoVallecano bangkit. Striker pengganti asal Montenegro Andrija Delibasic mencetak gol pada menit 82 dan 85. L”o Baptist”o menambahkan satu gol

C

m

y

k

empat menit kemudian. Sayangnya, usaha keras Rayo Vallecano gagal membuahkan hasil. Dengan hasil itu, Atleti”julukan Atletico Madrid berada di posisi lima klasmensementaradengantujuhpoin hasil dua kali menang dan sekali imbang dalam tiga pertandingan. Gabi Fernandez dkk memang sedang berada di puncak penampilan paska membekap Athletic Bilbao 4-0 dan Chelsea 4-1 dalam dua pertandingan terakhir. Namun tampaknya ini membuat Atletico terlena. Pelatih Atletico Diego Simeone menyebut bahwa pergantian pemain yang tak tepat menjadi biang kerok terjadinya tiga gol akhir babak kedua. Memang di laga itu, dua pencetak gol Mario Su”rez dan Arda Turan, serta pencatat dua assist Diego Costa bagi Atletico ditarik AFP PHOTO/ PIERRE-PHILIPPE MARCOU keluar saat kondisi 4-0. “Saya Halau: Penyerang Atletico Madrid Radamel Falcao kira tim ini bermain baik melawan lawan yang sangat berba- (kiri) mencoba menyerobot bola dari halauan penhaya,” ucap Diego Simeone, jaga gawang Rayo Vallecano Daniel Gimenez pada pelatih Atletico kepada Marca. lanjutan Liga Primera Spanyol di Stadion Vicente “Namun sayang, ketika tim ini Calderon,Madrid (16/9). melakukan tugasnya dengan baik, saya merusaknya dengan pergan- Longo menceploskan bola pada menit ke80. Sayangnya, tiga menit kemudian, Aduriz tian yang tidak tepat,” imbuhnya. Pada pertandingan lainnya, gol menggagalkan pesta tuan rumah. Meski kembali mencetak gol, namun Llorstriker Aritz Aduriz pada menit ke83 menyelamatkan Athletic Bilbao ente masih berkeras untuk mencari klub baru dari kekalahan di kandang Espanyol, pada jendela transfer Januari mendatang. Cornell”-El Prat. Sebelumnya, Espanyol “Pada Januari saya bebas untuk bernegosiasi. unggul dua gol lebih dulu melalui Javier Namun, saya ingin menjadi pemain yang terus L”pez Rodr”guez pada menit 18 dan bisa membantu tim ini,” ucap Llorente kepada Radio Spanyol Cadena Ser. Verdu (44”). “Saya akan selalu menjadi seorang Athletic. Namun, Bilbao membalas pada babak kedua lewat dua gol Aduriz Meski ada saatnya saya tidak akan bermain (56”) dan Fernando Llorente (71”). bersama tim ini di masa mendatang,” imbuh Sebenarnya, Espanyol diambang keme- anggota tim nasional Spanyol di Euro 2012 nangan saat striker asal Italia Samuele tersebut. (nur)


27

Pontianak Post ● Selasa 18 September 2012

Tetap Eksis Hampir B

Satu Dekade

SEMBILAN tahun hampir berlalu semenjak berdirinya band

ini di belantika musik Pontianak. Sering kali menjadi opening

act dari konser band-band ibukota yang mampir di Pontianak, bagi penikmat musik bergenre metal, nama band yang satu ini tentunya sudah akrab di telinga, Dear Sarah. BY: ZANIA NISSA DESTRIANY

DEAR SARAH PERSONEL: Adi (Vokal), Donny (Gitar), Bayu (Bass), Ijonk (Keyboard&Synth), Kolex (Drum)

AND yang berdiri pada 2003 ini memang sudah tak terhitung banyaknya manggung di berbagai acara baik di dalam maupun di luar Pontianak. Acara seperti pensi maupun gigs sering kali mengundang mereka sebagai pengisi acara tersebut. Selain itu, Dear Sarah juga pernah menjadi opening act konser band. Sebut saja konser Rocket Rockers, Saint Loco, Garasi, dan Siksa Kubur merupakan contoh beberapa band yang pernah mereka naiki panggungnya. Uniknya, pada saat manggung di acara konser band Siksa Kubur ini mereka jadi tahu, ternyata walaupun udah jadi artis para personelnya masih tetap humble dan down to earth. Bahkan personel Siksa Kubur ini mau-mau aja loh diantar pake motor. Dengan umur yang sudah terbilang lama, masalah bukan berarti tak pernah ada di dalam band Dear Sarah ini. Seiring waktu, beberapa personel yang memang harus menuntut ilmu di pulau Jawa misalnya, mau tidak mau memaksa mereka untuk merubah formasi band hingga tiga kali. Namun tentu saja band yang memilih genre metal ini dapat bertahan melalui segala hal tersebut. Sedangkan untuk genre metal yang mereka usung, ini bukannya dipilih tanpa alasan. Sebab aliran metal memiliki banyak tantangan dan dapat lebih mengeksplore baik dari segi attitude maupun skill mereka. Tidak hanya sekedar bermain musik, mereka juga menciptakan musik-musik itu sendiri dengan ciri khas yang mereka miliki dan berinfluence-kan band-band seperti Bring Me The Horizon, Abigail Williams dan Light The City. Hingga saat ini, Dear Sarah telah memiliki 2 CD demo, 2 album kompilasi bekerja sama dengan band-band lain, dan 2 mini album yang berjudul Between The Shadow (2009) dan Forgotten and Rebels yang rilis pada Februari 2012. Dengan lagu-lagu yang terbilang banyak tersebut, mereka biasa menciptakan semuanya secara bersama pada saat sesi nge-jam bareng. Karena pada saat nge-jam inilah biasanya tercipta inspirasi untuk lagu-lagu mereka. Tema-tema yang diangkat untuk sebagian besar lagu biasanya diangkat dari kejadian sehari-hari. Selain itu, ada juga yang bercerita tentang kritik sosial dan respon yang diberikan dari media massa maupun dunia maya. Good luck deh pokoknya buat Dear Sarah, semoga kedepannya bisa makin kompak dan lebih kreatif lagi dalam menghasilkan karya-karya! **

C

MUSIC UPDATE

Cita Rasa

Jamaika REGGAE selalu mengingatkan kita pada Rastafarian, suasana pantai, musik yang santai, rambut yang bergaya dreadlock, dan tentu saja Bob Marley. Musik yang berlatar belakang budaya Jamaika tersebut bahkan tumbuh menjadi ekspresi budaya dan musik di seluruh dunia. Sejak awal kemunculannya, lirik reggae selalu berisi komentar sosial, refleksi hidup masyarakat pinggiran, renungan hidup, serta bentuk bersyukur pada Sang Pencipta.

TANGGA LAGU BARAT

Week of September 22nd, 2012 1. We Are Never Ever Getting Back TogetherTaylor Swift 2. One More Night - Maroon 5 3. Whistle - Flo Rida 4. Some Nights - fun. 5. Lights - Ellie Goulding 6. Blow Me (One Last Kiss) - P!nk 7. As Long As You Love Me - Justin Bieber Feat. Big Sean 8. Everybody Talks - Neon Trees 9. Good Time - Owl City & Carly Rae Jepsen 10. Too Close - Alex Clare

Sumber: Billboard

M

Y

K

SNOOP LION: Setelah berlibur ke Jamaika, Snoop Dogg memunculkan alter ego bernuansa reggae. Single pertamanya adalah La La La.

Reggae juga membuat banyak musisi dunia jatuh cinta. Sebut saja Snoop Dogg. Dalam sebuah konferensi pers akhir Juli lalu di New York, penyanyi yang lebih dikenal sebagai musisi hip-hop sekaligus rapper itu menyatakan kejenuhannya terhadap dunia musik yang digelutinya. Sejak kunjungannya ke Jamaika pada Februari silam, Snoop seolah terinspirasi spirit reggae Bob Marley yang kuat dan mengakar di sana. Dia merasa bereinkarnasi. ”Tiba-tiba, aku ingin membuat musik yang bisa didengar anak-anak dan juga kakek serta nenek,” ungkapnya. Dari perjalanannya itu pula, Snoop mengganti nama belakangnya dari Dogg menjadi Lion. Dia pun diberi tambahan nama Berhane oleh sebuah kuil Rastafarian di Jamaika. Dalam bahasa Ethiopia, nama tersebut berarti cahaya dunia. Snoop tidak menjelaskan mengapa dirinya mengganti namanya. Namun, bisa dikatakan bahwa Lion merupakan gambaran yang sangat khas dalam budaya Rastafarian dan Ethiopia. Budaya tersebut memengaruhi musik reggae. Spirit reinkarnasi itu membuat Snoop memunculkan album Reincarnated dengan single La-La-La. Daripada Gin and Juice dan Drop It Like It’s Hot yang popular lebih dulu, La-La-La terasa jauh lebih smooth

dan segar. ”Reggae was calling. It’s a breath of fresh air, sementara rap mulai terlihat kurang menantang dan menjadi tidak menarik,” jelas Snoop. Namun, dia mengatakan tidak benar-benar pensiun dari hip-hop. ”I always do what I love to do. Sebagai seorang pria 40 tahun, aku harus memberi mereka sesuatu untuk didengar keluargaku,” imbuhnya. Album reggae Snoop yang dirilis Vice Records tersebut dikemas dalam film documenter yang berjudul sama. Film tersebut menceritakan bagaimana Snoop memproduksi musik dan kehidupan pribadinya. Tidak tanggung-tanggung, film itu diikutsertakan dalam Toronto International Film Festival. Musisi lain yang juga membesarkan nama reggae adalah Matthew Paul Miller alias Matiyashu. Dia dikenal sebagai salah seorang musisi reggae kulit putih yang mencampurkan unsur traditional Yahudi dengan reggae, rock, dan hip-hop beatboxing. Single-nya yang berjudul King without a Crown masuk dalam jajaran top 40 tangga lagu Amerika Serikat pada 2006. Pada tahun yang sama Matiyashu juga pernah meraih Top Reggae Artist dari Billboard. Pada tahun ini dia mencoba kembali meluncurkan album yang berjudul Spark Seeker. (*/det)


28

Pontianak Post

z

Selasa 18 September 2012

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


Pontianak Post

29

Selasa 18 September 2012

Tika Anggraini Persembahkan Perak

Panjat Tebing Gagal Stephanus Yonathan di Posisi Empat Besar PEKANBARU—Harapan FPTI Kalbar untuk bisa mengukir sejarah dan mempersembahkan medali bagi Kalbar pupus. Tim panjat tebing Kalbar yang berhasil meloloskan satu atletnya Stephanus Yonathan di nomor boulder perorangan putra, tak mampu bersaing dengan atlet tuan rumah, Riau, yang menguasai jalannya pertandingan. Di final boulder perorangan putra, yang digelar di Venue Universitas Riau, Pekanbaru, Senin (17/9) siang, Yonathan hanya mampu finis di posisi empat dibawah atlet DKI, Kaltim dan Riau. Emas direbut atlet tuan rumah,

Riau Eka Bayu Prabowo, medali perak direbut atlet asal Kaltim RA Topa dan perunggu oleh Rikki Kiswani asal DKI Jakarta. Sementara posisi empat lima dan enam, berturut-turut ditempati Stephanus Yonathan dari Kalbar, Julianto Prasetyawan dari Bali dan Joni Kasria dari NTB. Pelatih panjat tebing Kalbar, Heri Supiyanto, mengakui keunggulan provinsi lain di babak final, terutama atlet tuan rumah. “Bayu mendominasi sejak babak penyisihan, dan ini memang hasil yang pantas diraih atlet tuan rumah,” ujar Heri. Menurut Heri, pencapaian Yonathan, yang bisa melangkah ke babak final perorangan putra di PON XVIII 2012, adalah merupakan usaha maksimal atletnya.

“Tak ada yang salah, lawan kita memangmendominasi,Yonathan sudah mengeluarkan kemampuan terbaiknya, dan inilah hasil yang bisa tim panjat tebing Kalbar capai,” urai Heri. Sebelumnya, di PON XVIII 2012, Kalbar berhasil mengirimkan dua atletnya, Stephanus Yonathan dan M Rochman, yang harus kandas di babak penyisihan. Sementara atlet panjat tebing Kalbar, M Rochman, memastikan akan pensiun dari dunia panjat tebing usai perhelatan PON XVIII 2012 Riau. ”Karena faktor umum, makanya saya putuskan untuk pensiun, tapi saya tak total berhenti dari panjat tebing Kalbar, karena pelatih Heri menawari saya untuk menangani tim panjat tebing Kalbar,” ungkapnya. (bdi)

Angkat Berat Sumbang Dua Emas Dua Perak PEKANBARU-Asa Kalbar untuk kembali meraih medali emas di nomor angkat berat 84 kilogram putri kembali menuai kegagalan. Tika Anggraini yang ditarget bisa mempersembahkan medali terhormat itu, harus puas dengan raihan perak. Tika takluk dari atlet tuan rumah Riau, Sri Rahayu yang mampu mengumpulkan poin angkatan lebih baik. Tika hanya mampu mengumpulkan total angkatan 582.5 kilo gram. Sedangkan Sri Rahayu mampu 620 kilo gram. Total angkatan Tika Anggraini dikumpulkan dari tiga jenis angkatan. Yakni squat 242 kilogram, bench press 120 kilo gram, dan deat lift 220 kilo

C

m

y

k

gram. Di hari terakhir kemarin, selain Tika, Kalbar juga diwakilkan satu lifter putrinya, yakni Tiya Khairunisa di kelas 72 kilo gram. Namun Tiya gagal memperoleh medali dan hanya menempati peringkat keempat. Total angkatan Tiya hanya 497 kilo gram. Sedangkan peraih perunggu di kelas ini direbut atlet asal Jawa Barat Cahya Megasari dengan total angkatan 505 kilo gram. Sumbangan medali perak lainnya dari cabang ini sebelumnya ditorehkan oleh Nanik Suprayati yang bertanding dua hari lalu. Dan dua emas disumbang oleh Eka Komalasari dan Evi Erlinayani. Wakil Ketua Pengprov PABSSI Kalbar, Achmadin Umar ditemui di arena angkat berat, di Duta Mayang Garden Hotel, Pekanbaru, Riau kemarin menngungkapkan bangga

atas prestasi anak asuhnya. Meskipun sebenarnya PABBSI menginginkan lebih. “Tapi atlet sudah berjuang keras. Memenuhi target KONI dan menyumbang medali untuk Kalbar,” ujarnya. Kendati kemarin Tika hanya mampu memperoleh medali perak, namun prestasi itu disambut bahagia oleh sejumlah rekan-rekan Tika dan official. Pasalnya, di kelas 84 telah diprediksi akan bersaing dengan atlet tuan rumah. “Kami telah memprediksi, untuk emas sangat berat. Atlet tuan rumah memang masih di atas Tika,” ungkapnya. Sementara Tika saat ditemui kemarin hanya melempar syukur. “Syukur masih bisa perak. Dan ini memang target paling rendah sejak saya berangkat,” ungkapnya. (bdi)


world soccer

30 Pecat Sannino, Rekrut Pecatan Inter

+

MILAN - Pelatih Palermo Giuseppe Sannino menjadi korban pemecatan pelatih pertama di Serie A Liga Italia musim ini. Sebagai gantinya, tim asal Sisilia tersebut menunjuk mantan pelatih Inter Milan Gian Piero Gasperini, kemarin (17/9). Presiden Palermo Maurizio Zamparini tidak bisa menahan diri untuk memecat Sannino setelah kegagalan meraih angka penuh pada pekan ketiga Serie A. Ketika itu, di markasnya Renzo Barbera, Palermo ditahan seri 1-1 oleh Cagliari Gian Piero Gasperini (15/9). Hasil seri itu memperpanjang start buruk Palermo pada musim ini. Sebelumnya, mereka menelan dua kekalahan beruntun dari Napoli 0-3 (26/8) dan Lazio 0-3 (2/9). Makanya, jelang melawan Cagliari, Zamparini sudah memperingatkan Sannino. “Sannino dikenal karena determinasi, karakter, dan kerja kerasnya. Tetapi, saya tidak melihat karakter itu muncul daan menghadapi lawan sulit. Dalam pandangan saya, kesalahan sudah terjadi sejak mempersiapkan tim di pramusim,” ketus Zamparini, seperti dikutip Football Italia. “Sekarang cukup lima pertandingan untuk mengevaluasi seorang pelatih. Lebih baik saya memecat seorang pelatih sekarang ketimbang pada akhir musim kami berada di papan bawah dan harus terdegradasi,” bilang Zamparini. Pemecatan Sannino kian menguatkan citra Zamparini sebagai presiden yang doyan memecat pelatih. (ham)

Pontianak Post

l

Selasa 18 September 2012

0 Torino v Inter Milan 2

Penegasan Jago Tandang Berebut: Pemain tengah Inter Milan Alejandro Guarin Vasquez Fredy (kanan) berebut bola dengan pemain depan Torino Alen Stevanovic pada lanjutan Liga Serie A Italia di Stadion Olympic, Torino (16/9). AFP PHOTO / OLIVIER MORIN

TURIN - Kritik keras sempat menampar pelatih Inter Milan Andrea Stramaccioni setelah kekalahan di kandang dari AS Roma 1-3 pada pekan kedua Serie A Liga Italia (2/9). Tetapi, kini dia bisa lebih tenang setelah kemenangan tandang kedua atas Torino, kemarin dini hari. Bertanding di Olimpico, Turin, Inter menang dua gol tanpa balas atas tuan rumah Torino. Inter

sudah unggul sejak menit ke-13 melalui gol Diego Milito. Lalu, pada menit ke-83 Antonio Cassano menggandakan skor menjadi 2-0. Kemenangan yang membawa Inter naik ke lima besar. Sekarang mereka mengemas enam poin dan hanya tertinggal tiga angka dari penguasa klasemen sementara Juventus (9 poin). “Ini hasil dari persiapan yang bagus,” kata Stramaccioni, seperti dikutip

+

Football Italia. “Kami lebih menguasai bola dan mengontrol permainan lawan. Ini kemenangan yang sangat penting setelah kekalahan dari Roma. Apalagi, Torino adalah tim yang biasanya kuat ketika bermain di kandang,” bilang Stramaccioni. Kembali menang pada pertandingan tandang membuat Inter musim ini memiliki rekor yang aneh. Mereka hebat ketika melawat

ke kandang lawan dan kesulitan ketika bertanding di Giuseppe Meazza. Itu terjadi juga di Europa League. Ya, musim ini Inter tidak pernah menang dalam tiga laga kandang di semua ajang. Dua kali kalah dan sekali seri. Sedangkan saat bermain tandang, mereka selalu menang dalam empat laga dan tidak pernah kebobolan. Hanya, kemenangan itu agak terganggu dengan sikap Wesley

Sneijder yang terlihat kesal karena diganti pada menit ke-66 dengan Cassano. Playmaker asal Belanda itu langsung ngeloyor ke ruang ganti tanpa berhenti dulu di bench pemain. “Normal bila dia marah. Sneijderadalahpemainpentingdan ingin bertanding di semua pertandingan.Tetapi,diabarusajamembela Belanda pekan lalu dan saya juga inginmenunjukkankepadatimbahwa kami ingin memainkan striker lagi,” kata Stramaccioni. Tidak mau ruang ganti menjadi panas, buru-buru Sneijder membantah dirinya memiliki hubungan buruk dengan pelatih. “Kemenangan hebat. Memang saya agak marah, karena saya ingin selalu bermain. Bukan karena saya punya masalah dengan pelatih,” jelas Sneijder. Berikutnya, Inter harus mempersiapkan diri menghadapi Rubin Kazan pada Europa League, Kamis (20/9). “Saya menyadari masih ada banyak pertandingan yang harus dihadapi. Sekarang lebih baik bersiap untuk Kamis nanti,” terang Sneijder. Lalu, Milito yang mencetak gol pembuka kemarin dini hari sangat puas dengan golnya. “saya berterima kasih kepada pelatih yang tetap memberikan kepercayaan kepada saya yang sudah berusia 33 tahun,” ujar Milito kepada Inter Channel. (ham)

+

+

cmyk

C

m

y

k


Pontianak Post Selasa 18 September 2012

ALL SPORT

31

MEDALI

Taekwondo Raih Perunggu PEKANBARU-Kendati sebagai olahraga non unggulan, namun, atlet putri Taekwondo Kalimantan Barat, RA Graditika mampu meraih medali perunggu. Taekwondoin muda ini gagal lolos ke final, setelah dikalahkan atlet asal Yogyakarta, Fitriana Mansyur dengan skor 2-11. Pertandingan yang berlangsung di Gedung PKM UIN Suska Pekanbaru, Senin (17/9) ini hanya menyisakan partai under 57 Kilogram. Kendati lawan yang dihadapi Gradika adalah atlet SEA Games, namun gadis cantik ini tetap melakukan perlawanan sengit. Terbukti, di 3 babak yang dilakoni kedua atlet taekwondo ini, Fitriana hampir frustasi menghadapi Gracia. Namun, karena kalah pengalaman, akhirnya Graditika harus mengakui keunggulan atlet asal Yogyakarta itu. Meski kalah, Gracia tetap meriah medali perunggu. Mengingat dirinya sudah masuk hingga ke semifinal. Sebelum sampai di semifinal, Graditika sukses menumbangkan Atlet asal Sulawesi Selatan, Ni Komang Ayu Santri dengan skor 9-2. Sementara atlet putranya, Ari Imbrahim tidak mampu membendung atlet asal Jawa Barat di babak penyisihan. Dengan hasil ini, cabang olahraga Taekwondo hanya mampu memberikan medali perunggu untuk kontingen Kalimantan Barat, Pelatih Taekwondo Kalimantan Barat, Ahmad Yani mengatakan, persembahan medali perunggu dari cabang olahraga Taekwondo sudah maksimal. Mengingat, pada babak-babak penyisihan, atlet Kalbar harus berhadapan dengan atlet-atlet yang memiliki segudang pengalaman. “Hasil ini sudah cukup maksimal. Dan ini merupakan salah satu hasil terbaik kami selama berlaga di even sekelas PON,” ungkapnya. (bdi)

PERORANGAN : Stephanus Yonathan saat berlaga di nomor final boulder jarak pendek perorangan kemarin. (Berita di halaman 29) BUDIANTO/PONTIANAK POST

Pingsan, Indra Gagal Rebut Medali PEKANBARU--Pejalan cepat andalan Kalbar Indra kembali gagal merebut medali di nomor jalan cepat 20.000 kilometer. Bahkan Indra mengalami pingsan di kilometer 17 saat bertanding di nomor final, Senin (17/9) pagi kemarin di Kompleks Stadion Utama Pekanbaru. Di nomor ini emas direbut Hendro dari Jawa Barat dengan catatan waktu 1.29.35 detik. Selain merebut emas, Hendro juga berhasil membuat rekor nasional atas namanya sendiri adalah satu jam 30 menit 10 detik 1.30.10 detik yang dicapai pada kejuaraan nasional atletik Jatim Open, 24 Maret 2012 lalu. Sementara di nomor ini Perak diraih pejalan cepat tuan rumah Riau Kristian L Tobing dengan catatan waktu 1.33.40 detik. Sementara perunggu disabet Sutrisno dari

Jawa Tengah dengan catatan waktu 1.35.45 detik. Indra yang turun dengan optimisme bisa merebut medali ternyata menuai kegagalan. Setelah hanya mampu berada di posisi keempat pada nomor 10.000 kilometer beberapa hari lalu, di nomor andalannya 20.000kilometerIndrabertekaduntuk bisamerebutemas.OptimismeIndra, ternyata bertolak belakang dengan kondisi fisik yang dimiliki pejalan cepat berusia 27 tahun tersebut. Setelahmampubertarungdirombongan utama dengan para pejalan cepat unggulan selama lebih kurang satu jam, di kilometer 17 menjelang finish Indra jatuh pingsan dan tak mampu melanjutkan perjalanan. “Karena terlalu kecapean, kondisi fisik Indra drop dan tak mampu melanjutkan perjalanan,” ungkap Adi

C

m

y

k

Fani, pelatih Atletik Kalbar. Dengan raihan ini, ungkap dia, artinya Atletik Kalbar di pentas PON ini hanya menyumbangkan dua medali perunggu. Masing-masing oleh Irwin Maulana di nomor lompat jangkit dan Feny Veronika juga di nomor lompat jangkit. “Hasil ini memang diluar target kami sebelumnya. Kami harap ini tak mengecewakan masyarakat Kalbar, karena kami sudah berusaha yang terbaik,” kata dia. Sementara di nomor 20.000 kilometer jalan cepat putri, emas dan perak direbut dua atlet Jawa Timur. Emas diraih Darwati dengan catatan waktu 1.45.01 detik. Sementara perak diraih Inayati dengan catatan waktu 1.46.38 detik. Perunggu di nomor ini disabet oleh Resa Wijayanti dari Jawa Tengah. (bdi)

Degen Beregu Putra Gagal Pertahankan Tradisi Emas Kalah Tipis 43-44 Melawan Sulawesi Selatan PEKANBARU-Harapan Kalbar untuk menuai kembali medali emas di hari kesembilan pelaksanaan PON XVIII Riau, Senin (17/9) pupus sudah. Nomor Anggar Degen Beregu Putra yang diprediksi mampu merebut medali emas, gagal mempertahankan tradisi emasnya setelah dua tahun berturutturut di PON 2004 dan PON 2008 nomor tersebut selalu berhasil meraihnya. Rio Cahyadi dkk taklukdariSulawesiSelatandengan skor tipis 43-44. Dengan hasil itu, Anggar hanya mengoleksi dua medali emas dan tiga perunggu di perhelatan PON kali ini. Kekalahan Degen Beregu Putra diakui sang pelatih Sunardi memang karena kekurang beruntungan. Tim yang diperkuat oleh Rio Cahyadi Putra, Nuraya Kadafie, Andi Juliansyah dan Fajar Puji Rahardjo ini lebih dulu memimpin di angka 40. Kemudian Sulsel mampu me-

nyamakan kedudukan menjadi 40 sama. Dewi fortuna tak berpihak ke Kalbar dan akhirnya para punggawa Zorro Bumi Khatulistiwa ini harus takluk dengan skor tipis 43-44. “Kita kalah memang karena kurang beruntung. Anak-anak sebenarnya bermain baik, hanya sedikit lengah sehingga bisa kalah tipis 43-44,” ungkapnya. Namun demikian Sunardi tetap bisa bernafas lega. Pasalnya, di cabor Anggar, dirinya bisa mempersembahkanduamedali emas bagi Kalimantan Barat. Artinya target dia dengan dua emas terpenuhi. “Mudah-mudahan hasil ini tidak mengecewakan KONI Kalbar,” ujar dia.Di hari sebelumnya, Minggu (16/9), tim floret beregut putra Kalbar juga menuai kekalahan melawan tim Kaltim dengan skor 38-45. Degen beregu putripun demikian. Tim ini takluk telak melawan Jawa Barat 24-45. (bdi)


32

LIPUTAN KHUSUS

Pontianak Post

Selasa 18 September 2012

Gubernur Launching Jalan di Sanggau G

LAUNCHING JALAN: Gubernur Cornelis me-launching peningkatan ruas jalan nasional Sosok - Tayan dan Tanjung - Sanggau, ditandai dengan merobohkan pagar untuk pelebaran jalan.

UBERNUR Kalimantan Barat Cornelis  kembali  me-launching  peningkatan infastruktur jalan, Senin, 17 September 2012. Kali ini giliran ruas Jalan Sosok Tayan dan Tanjung - Sanggau dengan panjang 78,9 kilometer. Ruas jalan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp548 miliar yang bersumber dari APBN dan ADB. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalbar Jakius Sinyor mengatakan, ruas Jalan Sosok -Tayan dan Tanjung - Sanggau merupakan jalan nasional yang sangat strategis untuk mendukung kegiatan ekonomi, sosial, budaya, serta pertahanan dan keamanan. Namun akibat umur pelayanan yang sudah melebihi umur rencana (10 tahun) dan program penanganan sesuai keperluan teknis tidak bisa dilaksanakan, maka kondisi jalan ini semakin rusak parah. “Kerusakan ruas jalan cenderung bertambah besar yang berakibat pada waktu tempuh menjadi lama seiring bertambahnya volume kendaraan,” katanya. Tidak hanya itu, Jakius juga menyatakan, lambatnya proses peningkatan ruas Jalan Sosok - Tayan dan Tanjung Sanggau karena keterbatasan anggaran untuk jalan nasional di Provinsi Kalbar. Sementara itu, Gubernur Kalbar Cornelis menegaskan, peningkatan kualitas jalan dapat berdampak pada kehidupan masyarakat, khususnya perbaikan sektor ekonomi. “Jika jalan sudah bagus, maka masyarakat bisa dengan mudah melakukan

kegiatannya, apalagi jalur ini bisa menembus langsung ke Malaysia dan provinsi Kalimantan lainnya,” ujar Cornelis. Gubernur Kalbar Cornelis juga mengingatkan, agar masyarakat tidak seenaknya menggunakan jalan, jika kondisinya sudah bagus. Terlebih kepada anak muda, dihimbau agar lebih berhati-hati dalam berlalu-lintas. “Jangan ngebut naik sepeda motornya, karena bisa terjadi kecelakaan yang nantinya akan membahayakan jiwa Anda sendiri,” katanya. Selain itu, ia meminta pada masyarakat di sekitar pembangunan jalan untuk tidak melakukan aksi anarkis, misalnya menyandera alat berat, saat ada masalah yang belum diselesaikan dengan kontraktor. “Kalo ada masalah, silahkan selesaikandenganmusyawarah melalui aparatur pemerintah yang ada,” jelasnya. Sedangkan pada kontraktor yang menangani pengerjaan jalan, Cornelis berpesan agar disediakan fasilitas pendukung, misalnya mobil pengangkut air, sehingga proses pengerjaan jalan yang biasanya menimbulkan debu, tidak mengganggu masyarakat. Disamping itu, peningkatan kualitas Jalan Sosok - Tayan dan Tanjung - Sanggau ditandai dengan dirobohkannya pagar Paroki Hati Kudus Batang Tarang Kabupaten Sanggau oleh Gubernur Kalbar Cornelis menggunakan alat berat untuk keperluan perlebaran jalan. (*) Narasi dan Foto: Lukas B Wijanarko

BERSAMA: Gubernur bersama Ketua TP PKK Kalbar Ny Frederika Cornelis dan wakil Bupati Sanggau Paulus Hadi.

UPACARA ADAT: Gubernur disambut dengan upacara adat.

SAMBUTAN: Wakil Bupati Sanggau Paulus Hadi.

SAMBUT GUBERNUR: Masyarakat menyambut kedatangan gubernur dan Wakil Bupati Sanggau.

SAMBUTAN: Gubernur Cornelis memberikan sambutan.

BAKAL DIBENAHI: Kondisi Jalan Sosok - Tayan yang akan dibenahi.

IKUT MENYAKSIKAN: Masyarakat ikut menyaksikan pelaksanaan launching jalan.

C

M

Y

K

SUMBER DANA: Jakius, “Dana bersumber dari APBN dan ADB sebesar Rp548 miliar.”


Pontianak Post