Page 22

sanggau

22

Pontianak Post

Rabu 17 April 2013

Sunatan Massal di Dusun Gunjemak Polres Gelar Operasi Rutin

Bakti Negeri Lintas Batas

SANGGAU--Setelah menempuh perjalanan selama sekitar delapan jam melalui jalur air, tim Bakti Negeri Lintas Batas yang dipimpin langsung oleh Dansatgas Pamtas Yonif 123/Rajawali  Letkol Inf Musa David M. Hasibuan,  tiba di Dusun Gunjemak, Desa Guntembawang,  Kecamatan Entikong, Sanggau pada 15  April 2013 sekitar pukul 16.30 WIB.  Beristirahat satu malam di Dusun Gunjemak,  selanjutnya, Selasa  16 April 2013 tim melaksanakan kegiatan bakti sosial di Dusun Gunjemak. Perjalanan dari Pos Kotis Entikong menuju lokasi bakti sosial di Dusun Gunjemak ditempuh dengan perjalanan air melewati Sungai Sekayam dan Sungai Peneten menggunakan perahu mesin. Tim yang dipimpin langsung oleh Dansatgas Pamtas Yonif 123/Rajawali berjumlah 39 orang dan menggunakan sembilan perahu.  Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali, SIKIB, Satuan jajaran Kodam XII/TPR, Ditkesad (Direktorat Kesehatan TNI AD), BKKBN,

RRI Entikong, TVRI Pontianak dan UNTAN Pontianak dengan tajuk kegiatan “Bakti Negeri Di Lintas Batas Menuju Indonesia Sejahtera” yang akan berakhir 18 April 2013 mendatang. Pada kegiatan bidang kesehatan, tim dokter dan tim medis berhasil memberikan pelayananan kesehatan, pelayanan KB dan khitanan terhadap 291 pasien dari Dusun Gunjemak dan sekitarnya dengan perincian pelayanan KB 15  orang, khitanan 9 orang, bedah minor 3 orang, dan pasien pengobatan umum 264 orang. Sedangkan di bidang pendidikan, tim yang dipimpin langsung Dansatgas Pamtas Yonif 123/ Rajawali, menyalurkan bantuan 300 buah buku pelajaran kepada SDN 3 Gunjemak. Untuk bidang sosial, pada kesempatan itu juga Dansatgas menyalurkan bantuan kaos ACI (Aku Cinta Indonesia) dan jaket loreng dari SIKIB, menyerahkan piagam penghargaan kepada penunjuk jalan yaitu para penduduk yang selama ini dengan sukarela membantu kegiatan Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali untuk ikut menjaga patok-patok perbatasan Negara. Komandan Pos Pamtas Yonif 123/Rajawali Guntembawang

KHITAN: Tim baksos saat melaksanakan khitanan massal.

Lettu Inf Deva Arialdy menjelaskan bahwa pembangunan Rumah Pintar Rajawali merupakan hasil swadaya murni dari anggota pos  bersama dengan warga Dusun Gunjemak dan Desa Guntembawang.   “Rumah Rajawali ini memang kami

bangun untuk anak-anak kami di sini, setelah kami melihat perjuangan      adik-adik kami dari desa Guntembawang yang harus menuntut ilmu dan bersekolah di dusun Gunjemak, sedangkan waktu tempuh dari Desa Guntembawang ke dusun

C

m

y

k

Ist/Pontianak Post

Gunjemak adalah 3 jam. Sehingga Rumah Pintar Rajawali ini dapat digunakan sebagai tempat tinggal/transit anak-anak dari Desa Guntembawang sekaligus tempat belajar di luar jam sekolah yang dibimbing oleh anggota kami,” ujarnya. (sgg/*)

SANGGAU--Kepolisian Resor ketat, agar barang-barang ileSanggau akan segera melaku- gal seperti sayuran, makanan kan razia di semua polsek ja- dan utamanya peredaran gula jaran di wilayah hukum Polres ilegal tidak lagi marak diselunSanggau untuk mengantisipasi dupkan. “Kita akan maksimalmasuknya barang-barang ilegal kan informen serta menggelar sekaligus meminimalisir ilegal operasi rutin di setiap polsek trading di Kabuagar melakukan pepaten Sanggau. meriksaan rutin terDemikian ditehadap mobil yang gaskan Kapolres akan masuk maupun Sanggau, AKBP keluar melalui perWinarto, Senin batasan. Ini penting, (15/4) kemarin. sebagai salah satu “Kita akan kemupaya menjaga agar bali menggelar peredaran barang operasi rutin di ilegal tidak semakin semua polsek jamenjamur,” ujarnya. jaran untuk antiPenanganan sesipasi masuknya cara khusus bagi barang-barang anggota yang ikut AKBP Winarto ilegal melalui dan terbukti menjadi perbatasan. Tangkapan barang pelaku atau terlibat aksi memilegal dibeberapa tempat seper- backing kasus tersebut. tinya mengindikasikan kembali Hal ini dilakukan sebagai maraknya barang-barang ilegal bentuk komitmen penegakan yang masuk ke Kalimantan Ba- hukum dan pelayanan kepada rat, termasuk di Sanggau dan masyarakat. Dan pihaknya akan sekitarnya,” ujarnya. langsung berkoordinasi dengan Dikatakannya, setiap kend- Kodim Sanggau dan Subden araan yang akan keluar negeri POM TNI untuk menangani maupun yang akan masuk akan anggota baik dari Polri dan TNI dilakukan pemeriksaan lebih yang terlibat. (sgg)

Pontianak Post  

17 April 2013

Pontianak Post  

17 April 2013

Advertisement