Page 20

SINGKAWANG

20 LAPAS

Rayakan HUT-49 KEPALALembaga Permasyaratan (Lapas) Klas II B Singkawang, Setia Budi Irianto menyebutkan jika berbagai kegiatan dan perlombaan akan memeriahkan HUT Lapas Klas II B Singkawang yang ke-49. “HUT-nya tanggal 27 April, tetapi dari sekarang sudah ada berbagai kegiatan yang berjalan untuk memeriahkan ulang tahun ini,” ungkap setia Budi Irianto, belum lama ini. Menurut Budi, perayaan ulang tahun ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya. Karena ini, pihaknya selalu memeriahkannya dengan berbagai kegiatan perlombaan. “Kegiatan yang gelar mulai dari olahraga seperti tenis meja, tenis lapangan, volly ball, dan gaplek yang pesertanya adalah warga binaan lapas, serta pegawai di dalam lapas,” jelas Budi. Tidak hanya yang bersifat olahraga, perlombaan lain yang digelar yakni lomba memasak namun yang menjadi peserta, istri pegawai lapas. “Agar lebih meriah ada juga perlombaan memancing di kolam lapas serta perlombaan jalan sehat yang kedua perlombaan itu pesertanya dari kalangan umum,” ungkapnya. udi berharap dari kegiatan itu dapat meningkatkan silaturahmi antar warga binaan yang satu dengan yang lainnya, serta warga binaan dengan pegawai lapas. (mse)

Polres Singkawang Satlantas Polsek Skw Barat BPK Bhakti Suci RS Abdul Azis St. Vincetius Harapan Bersama BPKS Tua Pekong

: : : : : : : :

631150 631024 631286 631514 631798 631008 631791 637473

Pontianak Post

17 April 2013

Pemkot Sulit Awasi Kartu Kendali BBM SINGKAWANG- Penerapan Kartu Kendali BBM Khususnya Solar bersubsidi di Kota Singkawang, ke depannya akan lebih maksimal jika didukungSumberDayaManusiayang mencukupi. Pasalnya selama ini, di lapangan masih sangat kekurangan petugas untuk melakukan pengawasan ke Sembilan SPBU yang ada. Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Singkawang, Hendryan mengatakan sejak diterapkannyakebijakanpenggunaan kartu kendali hingga hari ini, jika dievaluasi permasalahan pokoknya adalah kalau memang petugas standby di SPBU, pengawasannya akan lebih efektif. “Tim yang ada, kurang didukung jumlah personil. hal inilah yang terjadi di lapangan,” kata Hendryan, Selasa (16/4).

Menurut Hendryan, penambahan Sumber Daya Manusia sangat diharapkan jika ke depannya Pemkot akan lebih maksimal melakukan pengawasan BBM bersubsidi di kota ini. “Penambahan Sumber Daya Manusia yang dilibatkan dalam pengawasan, merupakan cara untuk melaksanakan pengawasan ke depannya,” katanya. Meskipun demikian, dikatakan Hendryan,dalamrangkapengawasan BBM subsidi. Meski tidak secara langsung turun ke SPBU, petugas terkait dengan masalah ini bisa secara rutin melakukan pemantauan ke Sembilan SPBU yang ada. “Kita tetap harus melakukan pengawasan, meski tidak dengan menurunkan petugas langsung di setiap SPBU,” katanya. Hendryan menambahkan, apapun kebijakan

yang akan dilaksanakan dalam rangka pengawasan BBM subsidi, akan lebih berhasil jika itu didukung pihak SPBU kemudian juga peran penting dari masyarakat Singkawang. “Pihak SPBU serta masyarakat secara luas harus bekerja sama dengan pemerintah dalam rangka pengawasan, agar BBM bersubsidi sesuai dengan peruntukkannya,” katanya. Terhitung 1 November 2013 nanti, Pemerintah Kota Singkawang akan menerapkan penggunaan Kartu Kendali bagi kendaraan umum. Hal tersebut sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi. Kartu Kendali BBM solar bersubsidi, hanya berlaku pada tanggal

TIMBUL/PONTIANAK POST

SDM: Penambahan sumber daya manusia di SPBU sangat diharapkan, agar lebih maksimal mengawasi BBM bersubsidi.

pengisian dan tanggal sebelumnya tidak berlaku lagi, dan hanya berlaku satu kali dalam satu hari. Kepada kendaraan

roda empat maksimal 40 liter (kartu warna kuning), roda enam maksimal 80 liter (kartu warna merah). (fah)

Suara Soal Listening Tak Jelas

OZY/PONTIANAK POST

LUKISAN: Gunung Puteng dengan latar belakang gunung pasi merupakan asal muasal lambang Kota Singkawang. Pemandangan indah ini dituangkan dalam sebuah lukisan.

Semarak 2 Tahun STKIP Singkawang PADA 26 April mendatang, STKIP Singkawang memasuki usia yang ke-2. Lazimnya perguruan tinggi, peringatan ulang tahun disebut dengan Dies Natalis. Usia 2 tahun merupakan usia yang masih sangat muda, ibarat bayi masih baru belajar berjalan. Tapi karena STKIP Singkawang dikelola oleh tenaga profesional banyak prestasi yang sudah dicapai bahkan jauh melampaui Rencana Induk Pengembangan (RIP) yang sudah ditetapkan. Prestasi itu antara lain menyekolahkan dosennya kejenjang S-2 sebanyak 24 orang, membeli tanah kampus dan membangun gedung senilai sekitar Rp. 5 Milyar, pengadaan mobil dan sepeda motor operasional kampus, kerjasama dengan KPK untuk mewujudkan kampus zona integritas dan bebas dari korupsi (PTS pertama di Kalimantan yang membina kerjasama seperti

Rabu

ini) memberikan beasiswa untuk berprestasi dan mahasiswa kurang mampu, dan dalam waktu dekat akan mengajukan akreditasi empat program studi ke BAN-PT sehingga saat meluluskan pertama kali tahun 2015 status program studi sudah terakreditasi. Atas prestasi itulah maka tema Dies Natalis ke-2 STKIP Singkawang adalah “ 2 Tahun Kita Bisa” kata Andi Mursidi selaku ketua STKIP Singkawang. Berbagai kegiatan lomba dan pertandingan diadakan untuk memeriahkan Dies Natalis 2 Tahun STKIP Singkawang. Rangkaian kegiatan ini melibatkan banyak pihak dan mendapat tanggapan yang sangat antusias dari masyarakat dan lembaga lain. Kegiatan lomba desain motif batik sudah dilakukan sejak awal bulan April. Sasarannya adalah masyarakat umum dengan pendaftaran secara online. Lomba futsal

diikuti oleh seluruh siswa SMA sederajat se Kota Singkawang, serta pertandingan antar kelas untuk mahasiswa STKIP Singkawang. Permainan tradisional akan diikuti oleh siswa SMA sederajat. Diadakannya pertandingan tradisional ini diharapkan dapat melestarikan budaya yang ada di Kota Singkawang. Ketua STKIP Singkawang Drs. H. Andi Mursidi, MPA., M.Si akan menyampaikan Pidato Dies Natalis dan peresmian gedung tahan I oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso serta peletakan batu pertama pembangunan kampus tahap II STKIP Singkawang oleh Walikota Singkawang Drs H Awang Ishak, MSi. Ketua panitia menghimbau kepada seluruh peserta lomba baik futsal ataupun permainan tradisional untuk dapat mengikuti puncak acara yaitu

Jalan Sehat yang diselenggarakan pada hari Minggu tanggal 28 April 2013 di Kampus Baru STKIP Singkawang, Jl. STKIP Kelurahan Naram, Singkawang Utara, Kota Singkawang. Bagi masyarakat yang berkeinginan menjadi Sarjana Pendidikan diharapkan segera mendaftar di STKIP Singkawang dengan pilihan program studi ; Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Matematikan dan Pendidikan Fisika. Informasi kegiatan Dies Natalis dan pendaftaran mahasiswa baru bisa diperoleh di Jl. STKIP – Kelurahan Naram Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang-79251 Kalimantan Barat, Telp. 0896 6006 2388 atau 0821 5917 2346 ; informasi dan pendaftaran online bisa dilihat di http://stkipsingkawang. ac.id atau email : info@stkipsingkawang. ac.id . (zrf/*)

SINGKAWANG-Berbagai macam komentar diberikan siswa terkait Unas Bahasa Inggris di hari kedua. Komariah, siswi MA Ibnu Tarmiyah Singkawang, juga mengatakan hanya sekitar 60 persen soal yang dipelajarinya keluar dalam ujian kali ini. Bahkan sempat terjadi kekacauan pada soal ke-dua listening. selain nomor urutnya tidak jelas, suaranya sedikit tersendat, dan bergema sehingga sulit dimengerti. “Sebenarnya kalau menguasai kosa kata mungkin bisa dimengerti,” kata Komariah. Siswa lainnya, Abdul Rahim, juga mengaku jika soal listening sangat sulit. Tak satupun yang dia pelajari keluar dari soal tersebut. “Selain suaranya putus-putus, tidak jelas dan bergema,” ujar Rahim. Di tempat terpisah, Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Yayasan Tarbiyah (Yasti), Madri, tak menampik jika Bahasa Inggris masih menjadi momok menakutkan bagi siswanya yang akan mengikuti ujian nasional. “Memang masih tampak menjadi momok bagi siswa dan tidak hanya Bahasa Inggris, tetapi juga Matematika,” kata Madri, Selasa (16/4). Menurut Madri, kesulitan yang dihadapi para peserta yakni pada pemahaman bahasannya. Kendati demikian, ia berharap siswa dapat memperoleh hasil yang terbaik. “Untuk target dua mata pelajaran tidak muluk-muluk lah. Tetapi dari hasil try out yang dilakukan hasil untuk Bahasa inggris lumayan baik, hanya matematikan yang agak menurun” ungkap Madri. Senada dengan itu, Kepala Sekolah Man Model Singkawang, Ersan Sanusi juga mengakui Bahasa Inggris dan Matematika masih ditakutkan peserta. Namun ia menegaskan jika siswanya sudah mempersiapkan diri sebelum dimulainya Unas. “Dari bulan 10 mereka (siswa) sudah kita berikan les. 15 hari sebelum Unas kita fokuskan ke enam mata pelajaran,” kata Ersan. (mse)

Pontianak Post  

17 April 2013

Pontianak Post  

17 April 2013

Advertisement