Page 2

2

ELECTION

1POUJBOBL1PTUrRabu 17 April 2013

PILKADA KUBU RAYA

Demokrat Berserah PPP Menunggu SUNGAI RAYA—Peta pertarungan perhelatan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Kubu Raya pada September 2013 sepertinya belum ramai. Persaingan para kandidat untuk memperebutkan pimpinan tertinggi di kabupaten terbungsu di Kalbar ini, belum satupun menjaring pasangan calon kepala daerah (cakada). Dua partai besar yaitu Demokrat dan PPP masih menunggu. Ketua DPC Demokrat Kubu Raya Usman menuturkan, proses pendaftaran yang dimulai sejak awal sampai pertengahan Februari sudah selesai. �Yang pastinya, kita telah melakukan penjaringan. Pada saat ini tim penjaringan dilakukan tim sembilan. Tim ini sendiri dalam tahapan proses survei,� katanya, Selasa (16/4), di Pontianak. Di Partai Demokrat, lanjut

dia, setidaknya ada tim 9 beranggotakan masing-masing tiga orang. Mereka duduk di DPC, DPD, dan DPP. Tim 9 inilah sudah mendalami siapa-siapa calon yang layak diusung nantinya. Sementara nama-nama yang sudah disurvei diantaranya Sujiwo (Ketua DPRD), Muda Mahendrawan (Bupati), David Maryansyah (Anggota DPRD), Kamaruzzaman (Mantan Plt Bupati Kubu Raya) dan H. Rusman Ali (Mantan anggota DPR RI). Di posisi wakil bupati setidaknya ada nama-nama seperti Nyarong (Birokrat), Sahwani Umar (Tokoh Masyarakat KKR) dan Usman (Wakil Ketua DPRD). “Dan nama-nama tersebut masih dan sedang digodok. Sampai sekarang juga belum ada keputusan, kita masih tunggu,� tuturnya. Kata Usman untuk men-

gusung pasangan calon kepala daerah, Demokrat harus berkoalisi. Sebab, Demokrat hanya memiliki empat kursi di parlemen. Artinya supaya dapat mengusung satu pasangan calon, partai setidaknya harus berkoalisi dengan partai lain. Sejauh ini, kata Usman, pihaknya belum berani terlalu jauh membangun komunikasi politik untuk koalisi karena berkaitan dengan kebijakan partai. “Namun kita berharap bakal calon yang mendaftar di DPC Demokrat Kubu Raya juga membangun komunikasi politik dengan parpol lain,� ujarnya. Kepopuleran dan elektabilitas seorang figur menjadi pertimbangan mendasar bagi Partai Demokrat. Untuk melihat hal tersebut, kata Usman, dilakukan melalui survei internal partai. “Survei kita lakukan setelah proses pendaftaran di-

laksanakan. Survei ini sangat menentukan,� katanya. Sebelumnya Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kalbar, Suryatman Gidot menuturkan proses survei akan menegaskan siapa bakal calon kepala daerah yang akan diusung Partai Demokrat, meskipun ada mekanisme lanjutan yang harus dilalui kandidat. “Kita sedang menunggu hasil survei para bakal calon yang sudah mendaftar di Demokrat. Kita tunggu saja,� katanya, belum lama ini. Sementara Wakil Ketua DPRD Kubu Raya dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H. Musni Khalib belum terlalu terbuka mengenai pasangan bakal calon kepala aderah yang akan diusung. �Kita masih menunggu juga. Di PPP tetap ada mekanisme dilalui,� ujarnya seraya berlalu. (den)

Caleg NasDem Gerakan Perubahan Indonesia HARYADI/PONTIANAKPOST

SAPA WARGA: 6HMXPODK ÂżJXU \DQJ EHUQLDW PDMX GDODP SHPLOLKDQ :DOL .RWD 3RQWLDQDN PXODLPHPSHUNHQDONDQGLULNHPDV\DUDNDWPHODOXLPHGLDSRVWHUDWDXEDOLKR\DQJGLSDVDQJ GL UXDV MDODQ XWDPD NRWD LQL 6HSHUWL \DQJ GLODNXNDQ ,ZDQ *XQDZDQ \DQJ PHPDVDQJ SRVWHU GLULQ\D GL -DODQ $ <DQL 3RQWLD QDN

Optimis Raih Pemenangan Pemilu 2014

KETUA Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kalbar H Syarif Abdulah Alkadrie memberikan apresiasi setinggi-

tingginya kepada masyarakat Kalimantan Barat yang mempercai partainya sebagai jargon perubahan Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyakanya masyarakat yang menggunakan payung NasDem untuk menjadi calon legislatif 2014. Menurut Abdulah, jumlah masyarakat yang mendaftarkan diri di partainya sangatlah tinggi, bahkan dari 750 orang yang mendaftar dan diseleksi, hanya 570 orang yang lolos untuk menjadi calon legislatif NasDem 2014. â&#x20AC;&#x153;Kami sangat bersyukur dengan antusias yang ting-

6\$EGXODK$ONDGULH

gi dari masyarakat, namun kami juga meminta maaf kepada masyarakat yang tidak kebagian perahu di partainya, hal ini dikarenakan terbatasnya kuota yang diamanatkan UU Pemilu,â&#x20AC;? ujar Abdulah kepada Pontianak Post, Selasa (16/4) kemarin. Caleg DPR RI dapil Kalbar ini juga menuturkan, bahwa para caleg NasDem siap menjadi motor gerakan perubahan Indonesia di segala bidang. Disamping itu, partainya juga siap menerima semua kritikan maupun saran yang datangnya dari seluruh lapisan masyarakat. â&#x20AC;&#x153;Kami sangat terbuka dengan semua kritikan yang datang dari masyarakat, apabila ada masyarakat yang menilai caleg NasDem tersebut kurang baik bahkan bermasalah hukum. Maka akan kami evaluasi sebelum terdaftar di KPU,â&#x20AC;? terangnya. Abdullah berpendapat, sebagai partai yang mengusung gerakan perubahan. NasDem sudah jauh-jauh hari telah mempersiapkan calon legislatif yang memiliki integritas, kredibilitas dan tanggung jawab yang penuh dengan masyarakat yang akan memilihnya nanti. â&#x20AC;&#x153;Calon NasDem haruslah mereka yang memiliki pengalaman dalam beroganisasi, memiliki jiwa pemimpin, bebas dari narkoba serta tidak bermasalah dalam hukum apalagi perna dipenjara,â&#x20AC;? imbuhnya. Ia menambahkan, jika caleg NasDem ini terpilih dan duduk di DPR RI, DPRD provinsi, maupun kabupaten dan kota, mereka harus berkomitmen untuk melaksanakan ikhtiar untuk melakukan perubahan dan membawa aspirasi masyarakat. â&#x20AC;&#x153;Kami turut berbangga menjadi satu di antara partai besar lainnya, namun kami belum puas jika belum melakukan perubahan bagi masyarakat Indonesia,â&#x20AC;? katanya. (*/r)

Pontianak Post  

17 April 2013

Pontianak Post  

17 April 2013

Advertisement