Page 11

1POUJBOBL1PTUr

HALO PUBLIK

Rabu 17 April 2013

Padam Listrik Saat UAN

Memidanakan Kumpul Kebo KUMPUL kebo adalah salah satu warisan tradisi dan budaya dari zaman kegelapan. Tentu saja dilihat dari sudut pandang akal sehat hukum kita, perilaku itu tidaklah dapat dibenarkan. Masyarakat pun masih menolaknya lewat kultur menggerebek pasangan yang tidak menikah. Yang paling dirugikan adalah bila lahir anak-anak. Pasti hubungan hukum dan hubungan sosialnya terganggu. Beribu anak sudah lahir dari hubungan �kumpul ala kerbau� ini dan merepotkan negara karena menimbulkan sengketa. Sebenarnya, memasukkannya ke dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Tindak Pidana (RKUHP) sangatlah terlambat, tetapi bukan berarti sia-sia. Yang penting, segera disahkan dan diberlakukan dengan tegas. Pasal 485 Rancangan KUHP menyebutkan, �Setiap orang yang hidup bersama sebagai suami istri di luar perkawinan yang sah, dipidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 30 juta�. Hukuman ini bersifat alternatif, yaitu hakim dapat memilih apakah pelaku dipidana atau didenda. Itu tidak cukup tegas untuk mengurangi tindak pidana sejenis kumpul kebo ini. Hukum terasa sangat murah bagi orang-orang yang memiliki kekayaan berlimpah. Mereka tidak akan takut melakukannya lagi dan lagi. Toh hukumannya bisa dibayar dengan harga murah. Mestinya bersifat kumulatif, ya dipenjara, ya didenda.

+

+

MEIDY KHADAFI/PONTIANAKPOST

HARAPAN KE PLN : Para siswa membutuhkan waktu khusus untuk mempersiapkan diri dalam belajar menghadapi UAN yang sedang berlangsung. Masyarakat berharap bahwa PLN dapat mendukung kesuksesan anak didik bangsa ini, dengan menjaga pasokan listrik tetap aman dan menyala.

Muhammad Hatta.

Kelas Ekonomi RS Ber-AC SEPARAH apa pun penyakitnya, tidak ada pasien yang ingin berlama-lama tinggal di rumah sakit. Apalagi yang opname di kelas III atau II (ekonomi). Pasien dan penunggu merasakan ketidaknyamanan dengan kepengapan udara. Kadang hanya ada kipas angin untuk beberapa penghuni kamar. Sebagai rujukan berobat, seyo-

gianya rumah sakit memberikan rasa nyaman bagi pasien dan penunggu. Salah satunya dengan memasang AC di semua kelas ruang pasien. Kalau kamar sejuk, pasien tidak resah dan lebih mudah diobati. Penunggu juga lebih sabar dan telaten merawat keluarganya. Tetapi, pemasangan AC jangan menjadi biaya tambahan

11

BETAPA sangat sedih oleh orang tua murid, ketika anaknya mau persiapan untuk ujian nasional malah pelayanan publik oleh PLN tidak berperan aktif untuk menyukseskan Ujian Nasional. Setiap hari harus mati lampu

bagi pasien. AC menjadi bentuk layanan publik. Rumah sakit yang memasang AC untuk seluruh kelas pasien diberi keringanan pembayaran listrik sebagai kompensasi subsidi listrik untuk rakyat. Kalau kereta api ekonomi (untuk orang sehat) saja dipasangi AC, RS (untuk orang sakit) harus bisa.

padahal sebelum Ujian Nasional tidak ada pemadaman lampu. Seharusnya pelayanan publik ini harus mendukung program pemerintah yang untuk mencerdaskan anak bangsa. Kami berharap agar PLN untuk tidak

Abdul Hakim.

SuksesPilwako GENDERANG perebutan kursi no 1 Kota Pontinak melalui Pilwako, dalam beberapa bulan lagi akan di mulai. Tentulah banyak calon yang sudah mempersiapkan dirinya untuk maju dalam pesta demokrasi tersebut.

+

memadamkan lampu ketika anak bangsa sedang berjuang untuk meraih masa depan. Agung Warga Pontianak. agungwidurasaputra@gmail.com

Demikian juga dengan incumbent, pasangan yang saat ini masih satu atap, dalam Pilwako nanti sepertinya akan berseberangan jalan dalam hal memperebutkan kursi nomor satu di Kota Pontianak ini. Namun pada hakekatnya, siapa pun yang mencalonkan diri dan maju dalam perhelatan Pilwako nanti, semuanya punya peluang. Semuanya berpotensi menang karena yang maju dan mencalonkan diri tentulah figur-figur yang sudah dikenal oleh masyarakat khususnya, dan Parpol-parpol mendukung pada umumnya. Dan semunya itu kembali kepada hati nurani masyarakat dalam menentukan pilihan siapa yang dinggap layak dan mampu mengurusi Kota Pontianak yang kian hari semakin berkembang dan sejalan juga dengan permasalahan yang mungkin akan lebih banyak. Harapan kita dan tentunya harapan masyarakat pada umumnya, semoga pada hari yang menentukan nanti segala sesuatunya berjalan dengan lancar dan sukses agar Kota Pontianak bertambah maju dan berkembang sebagaimana tuntutan zaman. (08565165918)

+

C cmyk

M

Y

K

Pontianak Post  

17 April 2013

Pontianak Post  

17 April 2013

Advertisement