Page 25

pro-KALBAR Pontianak Post

25

Kamis 16 Desember 2010

KB

Kesadaran Pria Rendah KETUA TP PKK Kota Singkawang, Elisabeth Majuyetty Hasan Karman, selama ini program KP untuk pengartur jarak kelahiran anak ini didominasi kaum hawa. Kedepannya kepesertaan pria juga tak kalah banyak. Sebagaimana paradigma baru KB nasional Seluruh Keluarga Ikut KB. Ya n g n a m a n y a keluarga dibangun pria dan wanita serta anak dibawah jalinan tali kasih. Sehingga Elisabeth HK diharapkan elemen keluarga memahami pentingnya KB, demi terwujudnya keluarga yang mapan, mandiri, berkualitas dalam menatap masa depan. “Tolong ibu-ibu ajak suaminya ikut KB, bilang kepada suami tercinta, KB demi kehidupan keluarga lebih baik,” jelasnya. Menurutnya, sukses tidaknya pelaksanaan program Keluarga Berencana tergantung komitmen semua pihak. Tidak hanya perempuan yang harus dituntun benyak berperan, Ke Halaman 31 kolom 5

Kreatifitas PKK

HENDI/Pontianak Post

DOMINAN: Meski jalan darat terus dibangun, namun transportasi air di kabupaten Sambas masih tetap dominan. Khususnya penghubung buat daerah-daerah terpencil.

Pemutihan Akta Diundur 497 Kabupaten/Kota Minta Perpanjangan

ISTIMEWA

BERSAMA: Ny Rini Henrikus bersama tim penggerak PKK dalam lomba menu tradisional dan merangkai bunga.

Makanan Tradisional LOMBA menu makanan tradisional dan merangkai bunga/buah kembali dilakukan TPPKK Kabupaten Ketapang di pendopo Bupati Ketapang, Rabu (15/12). Menurut Ny.Elly Hendrawati SP bahwa kegiatan itu realisasi dari program kerja TPPKK Kabupaten Ketapang, khususnya Pokja III yang mencakup bidang pangan dan tata laksana rumah tangga. “Selain itu juga memeriahkan Hari Ibu ke 82 tahun 2010,” kata ketua Pokja III TP-PKK Kabupaten Ketapang. Lebih lanjut, Istri Ketua DPRD Kabupaten Ketapang ini menuturkan peserta lomba ter Ke Halaman 31 kolom 5

Paskibraka

Tour Wisata SEBANYAK 45 anggota Paskibraka Kabupaten Ketapang 2010 melakukan tour ke tempat sejarah di Jakarta. Mereka sudah berangkat ke Jakarta kemarin (15/12) melalui Bandara Supadio Pontianak dengan didampingi Kasi Kesiswaan Diknas Ketapang. Semula para tour wisata itu akan dilakukan ke Yokyakarta. Namun, mengingat musibah letusan GuHenrikus nung Merapi beberapa waktu lalu, maka tour wisata itu pun dipindahkan ke Jakarta. Adanya ziarah atau tour wisata yang dilakukan Paskibaraka Ketapang ini adalah yang pertama kalinya selama ini. Hal tersebut tak lepas dari dukungan Bupati Ketapang Drs Henrikus M.Si dan Wakil Bupati Ketapang Boyman Harun SH yang cukup peduli dengan prestasi Paskibraka Ketapang. Adanya “bonus” dari latihan panjang terhadap Paskibaraka Kabupaten Ketapang seperti itu diharapkan meningkatkan semangat, motivasi dan spirit generasi muda untuk

KETAPANG- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ketapang baru menyelesaikan sekitar 40 persen lebih terkait pembuatan Akta Kelahiran bagi anak dibawah usia 18 tahun di daerah ini. Setiap harinya, petugas yang hanya dua orang melayani 600 pemohon. Namun lantaran terbatasnya petugas yang ada, per harinya hanya bisa cetak sekitar 160an saja. Dimana, hingga Rabu (15/12),

sekitar pukul 13.00 wib. Sudah tercatat untuk anak usia satu tahun hingga kurang dari 18 tahun sebanyak 11.600-an. Kemudian anak yang berusia 61 hari hingga satu tahun sebanyak 10.620. Serta anak yang berumur satu hingga 60 hari, kurang lebih 10.080-an. Kadisdukcapil Kabupaten Ketapang, Mahyudi M Si mengatakan bahwa pada peraturan sebelumnya ditetapkan pembatasan waktu pemutakhiran akta kelahiran bagi seluruh anak adalah 31 Desember. Diperkirakan akan diperpanjang hingga satu tahun ke depan (2011). Ini

merupakan hasil dari Rakernas yang dilangsungkan di Batam. Dimana sebanyak 497 Kabupaten/Kota menyarankan perpanjangan waktu. “Secara resmi belum, namun Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil sudah memberikan tanda persetujuan. Sehingga masyarakat Ketapang masih diberi waktu kelonggaran untuk membuatkan Akta bagi anak-anaknya,” dikatakan Mahyudi, Rabu (15/12), saat ditemui di ruangannya. Mahyudi menyebutkan, kendala yang juga dihadapi Kabupaten/kota lainnya. Pertama adalah bahwa seluruh doku-

men kependudukan diproses melalui SIAK. Sehingga harus ditandatangani oleh Kepala Dinas. Kemudian mengenai tingkat kesadaran masyarakt juga masih rendah terkait melaporkannya peristiwa kelahiran. “Sarana dan prasarana juga masih kurang. Dimana Kabupaten belum bias mengakses ke daerah pedalaman terutama,” kata Mahyudi. Joko Wijanarko, Kabid Pencatatan Sipil Disdukcapil Ketapang menyatakan petugas yang melayani hanya dua. Dimana satu orang petugas, paling banyak bias Ke Halaman 31 kolom 1

Hasan Karman Ajak Budidaya Nenas Penertiban

Edukatif dan Humanitas

Panen Nenas Singtara SINGKAWANG-Panen nenas bersama petani dan Walikota Singkawang Hasan Karman di Kelurahan Setapuk Besar Kecamatan Singkawang Utara, Rabu (15/12) sukses. Dalam kesempatan tersebut Wako meminta para petani dan pengusaha bergandengan tangan memajukan sektor usaha nanas ini, karena pasaran nanas kini disambut baik masyarakat. “Saya berharap petani dapat menjalin kerjasama dengan pengusaha sebagai penampung hasil tani ini, terutama soal harga penjualan nanas dengan cara kekeluargaan, sehingga semuanya pihak mendapatkan keuntungan,” ungkap Walikota Hasan Karman saat berdialog dengan para petani. Untuk itulah, Walikota langsung berpesan kepada camat untuk merespon keinginan masyarakat petani Singut dan mengkoordinasikan dengan dinas terkait untuk membina dan memberikan metode yang baik untuk budidaya ini. “Kita akan sama-sama memperjuangkan jalan ini sehingga

HARI/PONTIANAKPOST

PANEN: Walikota Hasan Karman puas saat panen nanas di Singtara, kemarin.

petani dapat mengangkut nenas untuk dibawa keluar,” ujarnya. Kemudian Wako meminta para petani tetap mempertahankan lahan ini untuk budidaya nenas dan rambutan. Selain soal prosduktivitas nenas, Wako juga berjanji akan memperhatikan infrastuktur jalan menuju kawasan

budidaya nenas, sehingga memudahkan para petani mengankut hasil panen untuk dijual ke pasar. “Kita akan tetap memperhatikan akses jalan menunju kawasan budidaya nenas ini,” tegasnya. Salah satu petani nenas, Syahrial Ke Halaman 31 kolom 1

Kuota Haji Hingga 2013 Penuh NGABANG – Kepala Kementerian pertama ke Pontianak pukul 07.00 Agama Kabupaten Landak, Idjazie sampai di Pontianak sekitar pukul Bermawie, Rabu (15/16) 10.00 wib. kepada Pontianak Post “Jamaah yang rumahmengungkapkan bahwa nya di Pontianak dan jamaah haji asal kabupatSebangki langsung dien landak telah tiba denjemput keluarga. Yang gan selamat pada Minggu di Ngabang diterima di yang lalu. Alhamdulillah Masjid Babul Hikmah 2010 berangkat utuh dan pudusun Pulau Bendu Nglangnya juga utuh. abang,” katanya. Seluruh Dijelaskannya bahwa jamaah haji jamaah haji dalam kondisi sehat, datang ke Batam pada Sabtu pukul diharapkan kepada jamaah haji baik 14.00 wib dan menginap semalam. yang baru pulang maupun yang akan Dilanjutkan penerbangan kloter datang lebih memberikan kontribusi

kepada pembangunan daerah sebagai panutan dan teladan akhlak sesuai dengan pesat bupati Landak. “Saya menyarankan agar bergabung dengan himpunan haji indonesia kabupaten Landak,” lanjutnya. Barmawie juga mengatakan bahwa kuota haji tahun depan sampai dengan tahun 2013 sudah berisi penuh. Dan sebagian sudah terisi pada tahun 2014 Dan syaratnya penyetoran awal ke bank-bank pemerintah sebesar Rp. 25 juta. (sgg)

SINGKAWANG-Penertiban dan apa yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Singkawang dilakukan dengan pendekatan edukatif dan humanitas. Penegasan itu disampaikan Kepala Satuan Polisi PP Kota Singkawang, Karyadi kepada Pontianak Post, kemarin. Kata Karyadi, pendekatan edukatif dan humanis itu lebih efektif ketimbang dengan cara-cara kekerasan. “Tindakan yang kita lakukan lebih efektif,” kata mantan pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang Karyadi ini. Menurut Karyadi, sejumlah langkah kongrit sudah dilakukan satuan yang dipimpinnya. Dia menyebutJangan sampai kan, sejumlah prestasi yang dilakukannya diantaranya, sudah menjamenindak perbuatan memur, baru disum, balapan liar, anak bolos, hiburan malam dan razia tertibkan, tentu tempat kost. Artinya, kata akan berha­ dia, kegiatan yang dilakukan dapan dengan­ tentu untuk mencegah halhal yang tak diinginkan. masalah.’’ “Kita terus bersemangat dengan apa yang kita lakukan. Anak-anak (anggota Satpol PP) pun juga tetap bersemangat melaksanakan tugasnya,” kata dia. Soal gerobak PKL yang berada ditempatnya tanpa disimpan ketempat yang khusus, Karyadi mengatakan, ada keluhan dari masyarakat dan menyampaikan hal tersebut ke camat diwilayahnya masing-masing. “Camat sudah memberitahukan hal tersebut ke kita soal gerobak yang diparkir ditempat sembangan. Kita mengeluarkan himbauan menindaklanjuti Ke Halaman 31 kolom 1

Ke Halaman 31 kolom 5

Temuan Yayasan Palung Bentangor Pampang Center

Inovasi Baru Membuat Pestisida Nabati Inovasi pestisida nabati terus dikembangkan Yayasan Palung Bentangor Pampang Center. Tujuannya mendukung pertanian organik di wilayah Kabupaten Kayong Utara, khususnya di Desa Pampang. Andi Chandra, Kayong Utara

ANDI/PONTIANAKPOST

TARI: Tari tradisional angkat budaya daerah. Seperti di Ketapang. Tarian masyarakat ini kerap digelar dari kampung ke kampung.

Ide itu muncul belakangan. Melihat keinginan masayrakat untuk sebuah pertanian organic, memunculkan ide mengembangkan pertanian dengan membuat pestisida nabati sebagai bahan untuk pendukung. Pembuatan pestisida nabati merupakan percobaan Yayasan Palung Bentangor Pampang Center pada tanggal 11 November 2010 dengan

ANDI/PONTIANAKPOST

PESTISIDA: Inovasi baru membuat pestisida nabati menunjang pertanian organik.

tujuan pembasmi hama dan pendukung untuk peningkatan pertanian organik di Desa Pampang. Menurut F.Wendy Tamariska Field Officer Yayasan Palung di Pendidikan Lingkungan di Bentangor Pampang Center, pembuatan bahan pestisida nabati merupakan gagasan dari Bapak Utay (38 tahun) dan telah mempraktekannya dilahan pertaniannya sendiri selama 3 tahun di Daerah Senebing, Kabupaten Kayong Utara. “Bapak Utay sangat tertarik untuk mengembangkan pestisida nabati di wilayah Pampang,” kata Wendy. Karena di Pampang sudah ada Pertanian Organik di areal Yayasan Palung Bentangor Pampang Center. Ia menjelaskan Pestisida nabati merupakan racun pembunuh atau pengusir hama yang terbuat dari bahan-bahan alami organik. Fungsi pestisida nabati adalah sebagai pembasmi hama, kutu, jamur dan serangga pada tanah dan Ke Halaman 31 kolom 1

Pontianak Post  

16 Desember 2010

Pontianak Post  

16 Desember 2010

Advertisement