Page 1

cmyk

Hotline Service

Po

anak P nti

Phone: 081257225755 082150002031 SMS: 085347259955

t os

Berlangganan & Pengaduan

No

&

RIS N ET ROY MORGA

Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013 M / 5 Sya'ban 1434 H

Eceran Pontianak Rp. 3.000

PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT

Kesulitan Uang, Persipon Bubar Dengan beban yang lebih banyak dan target yang lebih tinggi, akan terlihat mana direksi yang benar-benar andal dan mana yang sebenarnya biasa-biasa saja.

Dollar US

Dolar SGD

PONTIANAK – Tim sepakbola asal Pontianak yang berlaga di

Divisi Liga Utama (LDU) Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) dibubarkan karena alasan pendanaan. Dengan demikian Persipon terancam tidak dapat mengikuti putaran kedua Liga Divisi Utama LPIS. “Iya benar, kami bubarkan sejak 10 Juni,” kata Direktur Ekse-

kutif PT Persipon Elang Khatulistiwa, Heri Halidi, Kamis (13/6). Persipon dibubarkan namun masih berpeluang mengikuti putaran kedua LDU jika dalam waktu dekat mendapatkan uang. Namun, Heri Halidi menolak disebutkan pembubaran ini

bersifat sementara. “Kami tidak dapat sebutkan sementara atau dibubar selamanya. Memang ada batas waktu sampai 20 Juni. Jika sampai tanggal itu managemen tidak juga dapat uang artinya ‹Ke Halaman 7 kolom 5

Ringgit MYR

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 9 Juli

3.138

7.858

9.887

Hadi : Pembubaran PT Tidak Dapat Sepihak

Kurs Rupiah p 13 Juni 2013

SELEBRITAS SELE EBRITAS

YOGYAKARTA : Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1434H akan jatuh pada Selasa Wage, 9 Juli 2013M. Hal tersebut diungkapkan wakil ketua Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah Oman Faturohman dalam konferensi pers. Hadir juga saat itu ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yunahar Ilyas dan Haedar Nashir di Gedung Pimpinan Pusat ‹Ke Halaman 7 kolom 5

GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

Citra Skolastika

Tak Anti Lip Sync BEBERAPA penyanyi mengharamkan lip sync atau seolah-olah menyanyi dengan menggerakkan bibir dibarengi pemutaran lagu dari CD atau media lain. Sebab, teknik itu terkesan membohongi ‹Ke Halaman 7 kolom 5

ADVERTORIAL

Kolesterol Tinggi pun Bisa Memancing Kencing Manis KENCING manis atau diabetes sangat banyak diidap masyarakat saat ini. Efek penyakit ini sangat fatal. Bila sudah parah, bisa menimbulkan kerabunan, kencing yang sangat sering, kelemahan fisik, impotensi, dan luka yang tak kunjung sembuh. Bahkan, kalau luka itu terjadi pada anggota badan seperti kaki dan tangan, anggota badan itu terkadang harus diamputasi. Tapi, apa penyebab ‹Ke Halaman 7 kolom 5

Dicoret Berdasar Nomor Urut Sudah Lunasi Biaya Haji, 24.916 Jamaah Gagal Berangkat JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan skema pemangkasan alokasi jamaah haji yang berangkat tahun ini. Dengan pertimbangan keadilan, pencoretan dilakukan berdasar nomor urut termuda. Artinya, pemangkasan dilakukan terhadap ‹Ke Halaman 7 kolom 1

Superman untuk SBY Optimistis APBNP 2013 Bisa Selamatkan Kondisi Fiskal Generasi yang Lebih Sulit Percaya

JAKARTA – Pembahasan RAPBNP 2013 di DPR, tampaknya, berlangsung mulus. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun mengapresiasi sejumlah kemajuan dalam pembahasan RAPBNP tersebut. Anggaran perubahan itu diharapkan bisa menyelamatkan kondisi perekonomian Indonesia, termasuk fiskal.

”Presiden sangat mengapresiasi pembahasan bersama DPR yang berjalan baik dan sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Karena semuanya didorong oleh semangat untuk menyelamatkan fiskal dan perekonomian kita,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah di Pangkalan Udara

Halim Perdanakusuma kemarin (13/6). Karena itu, lanjut Firmanzah, SBY berharap, saat rapat paripurna nanti, semuanya berjalan dengan baik. Dengan demikian, ekonomi Indonesia tetap tumbuh cukup tinggi dan memiliki ketahanan ekonomi. ‹Ke Halaman 7 kolom 5

Wakil Rektor UI Tersangka Korupsi Uji Coba Sepeda Terbang Sejumlah wartawan di Republik Ceko diundang untuk menyaksikan uji coba sepeda terbang di Praha kemarin (12/6). Sepeda dengan enam baling-baling bertenaga listrik itu berhasil terbang selama lima menit dan mendarat dengan mulus. Sepeda terbang tersebut mungkin solusi tepat untuk menghadapi kemacetan lalu lintas. Tapi, bukan solusi terbaik jika cuaca buruk dan hujan deras…. (rtr/c10/bas)

PENENTUAN 1 RAMADAN dan 1 SYAWAL: Sebuah layar berisi penentuan 1 Ramadan 1434 H atau hari pertama puasa ramadan 2013 terpampang di kantor pusat PP Muhammadiyah, Jogjakarta, Kamis (13/6).

JAKARTA – Pendidik yang seharusnya memberikan contoh baik ternyata malah menjadi tersangka korupsi. Itu terjadi pada Tafsir Nurhamid, wakil rektor Universitas Indonesia (UI), yang diduga melakukan tindak pidana di proyek senilai Rp 21 miliar. Diduga masih ada pihak lain yang ikut bermain dalam proyek pembangunan instalasi IT dan perpustakaan tersebut. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah

menemukan dua bukti. Karena itu, instansi pimpinan Abraham Samad tersebut berani menetapkan wakil rektor bidang SDM dan keuangan itu sebagai tersangka. ’’TN dianggap punya tanggung jawab dalam proyek itu,’’ kata Jubir KPK Johan Budi S.P. Oleh KPK, dia diduga melanggar pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 UU Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana. Dugaannya, Tafsir melakukan penggelembungan sehingga muncul kerugian

SUPERMAN itu Amerika banget. Tapi, beruntunglah penggemarnya yang tinggal di Indonesia. Sejak Kamis kemarin (13/6), ribuan penggemar sang superhero sudah bisa menonton penampilan barunya di bioskop. Man of Steel, yang menampilk a n

negara. Meski demikian, Johan belum mengetahui pasti total kerugiannya karena masih dihitung. Yang pasti, dengan penerapan pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana yang menyebut pelaku, penyuruh, dan turut serta bisa dipidana, bakal ada tersangka lain dalam kasus itu. Menurut Johan, bisa saja ada tersangka baru asalkan ditemukan dua bukti. ’’Kasus ini masih dikembangkan,’’ jelas Johan di gedung KPK kemarin. (dim/wan/c7/agm)

Henry Cavill sebagai sang jagoan, memang baru akan diputar untuk umum di negeri asalnya Jumat hari ini (14/6). Dan kalau mengikuti perbedaan waktu di Amerika, Jumat hari ini itu adalah ‹Ke Halaman 7 kolom 1

Man of Steel

Kasus Penganiayaan Anak di Bawah Umur 11: 41

15:06

17:45

18:58

04:16

Perjuangan Keadilan yang Dihentikan Hukum

S U R AT Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) Nomor B/227/VI/2012/Reskrim Sintang tertanggal 10 Juni, dengan ditandatangani Kasat Reskrim Sintang Ajun Komisaris Andi Yul diantar ke sebuah rumah di BTN Dharma Putra, Komplek Baning Asri, Selasa (11/6), sekitar pukul 17.00. Surat ditujukan kepada MujaOnline: http://www.pontianakpost.com/ cmyk

hidin, warga setempat, pelapor kasus penganiayaan anak di bawah umur dengan pelaku seorang pegawai negeri Sipil bersuamikan Jaksa di Kejaksaan Negeri Sintang. Kabar penghentian kasus ini menimbulkan pertanyaan mendalam. Kecewa dan tak terbayangkan sebelumnya. Lantaran kasus tersebut sebetulnya menjadi upaya masyarakat Sintang untuk menegakkan hukum. Mencari keadilan serta meneguhkan nilai kemanusian, dalam kurun satu tahun terakhir. Namun semua harus pupus, seiring terbit SP 3 dari Polres

Sintang. Mujahidin, pelapor, sebetulnya hanya menjadi perwakilan warga komplek Baning Asri. Melapor, pada hari Selasa (25/9/2012) silam. Laporan dibuat setelah warga setempat mengepung kediaman pelaku, karena kasihan dengan korban. Kondisi korban ketika itu amat memprihatinkan, kedua belah matanya lebam. Saat kejadian, berdasar KK di RT setempat, korban kelahiran 21 Februari 1995. Begitu kasusnya mencuat data tersebut langsung berubah. Korban dikabarkan sudah berusia dewasa, dengan tanggal serta tahun kelahiran berbeda. Data perubahan itu diterima pelapor dari kepolisian.

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 4.000 *Ketapang Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 4.000

‹Ke Halaman 7 kolom 1

Jawa Pos Group Media


NASIONAL

2

1POUJBOBL1PTUrJumat 14 Juni 2013

Media Harus Jadi Agen Perubahan NUSA DUA - Menter i BUMN Dahlan Iskan meminta media untuk tetap independen dalam pemberitaannya. Dia juga mengungkapkan media massa, baik cetak maupun elektronik harus bisa menjadi lembaga kontrol. Tidak hanya kepada pemerintah, tapi juga kepada pihak manapun agar tetap pro rakyat. Juga sebagai agen perubahan. Hal itu diungkapkannya saat menjadi salah satu pembicara dalam pertemuan puncak Ferum Pimred (Pemimpin Redaksi) seluruh Indonesia di Nusa Dua, Kamis (13/6). “Kontrol bukan untuk mencari kesalahan, tapi kontrol untuk membenahi sesuatu yang kurang benar,” kata Dahlan di hadapan para Pimred seluruh Indonesia tersebut. Dalam acara yang digelar hingga hari ini, beberapa tokoh media nasional menjadi pembicara bersama Dahlan Iskan. Mereka adalah Surya Paloh (chairman Media Group), Agung Adiprasetyo (CEO Kompas Gramedia) dan Fikri Jufri (komisaris Tempo

Media Group). Saat diskusi dibuka, Dahlan Iskan mendapat kesempatan pertama untuk menyampaikan materi. Diberi waktu berbicara sepuluh menit, tanpa membawa naskah mantan dirut PLN ini mengungkapkan, tugas utama media baik sebagai pengontrol maupun posisinya yang harus netral. Jangan sampai memihak pihak tertentu didasari adanya kepentingan. Nah, ketika membahas kebebasan pemberitaan ini, Dahlan tiba-tiba nyeletuk kalau dirinya tidak pernah mengintervensi siapa pun. “Selama ini saya belum pernah menelepon dan menghubungi pemimpin redaksi untuk memuat berita atau melarang memuat berita tentang saya. Karena saya tahu, tanpa ditelepon pun akan takut sendiri,” selorohnya disambut gelak tawa dan tepuk tangan peserta. Tugas berikutnya media yaitu media harus menjadi pelopor agen perubahan untuk mengubah masa depan ke arah yang lebih baik. Bila

itu tidak dilakukan, maka dalam kurun waktu 10 tahun ke depan Indonesia tidak akan maju. “Apalagi dengan birokrasi Indonesia yang mbulet, susah mau maju,” sentilnya. Disamping itu, ciri khas masayarakat Indonesia sudah mulai berubah. Masyarakat saat ini menginginkan semuanya serba cepat dan instan. Hal inilah yang kemudian harus diantisipasi dengan pemberitaan media yang berimbang dan mencerdaskan. Sementara itu, Agung Adiprasetyo (CEO Kompas Gramedia) lebih menyinggung sisi ekonomi. Misal tentang gugatan terhadap ketersediaan, kecukupan dan keandalan infrastruktur bagi publik. Selain itu,tuntutan terhadap kesenjangan sosial semakin besar juga perlu mendapat sorotan khusus. Sehingga bisa memberi hidup lebih baik. Sedangkan Chairman Media Group Surya Paloh menyebut pemimpin redaksi (Pimred) yang mengatur lalu lintas pemberitaan. Pimred

juga mengatur perkembangan suatu media. “Karena itu, kemampuan profesionalisme Pimred harus mampu memberikan informasi sebaikbaiknya berbagai kalangan tanpa terkecuali,” ucapnya. Selain dihadiri perwakilan media, acara ini juga dihadiri Ketua Dewan Pers, Bagir Manan. Puluhan mahasiswa dari Universitas Udayana (Unud) juga hadir menyemarakkan. Rencananya, hari ini sebelum penutupan akan diselipi penyerahan tali asih kepada ahli waris wartawan yang meninggal dunia saat menjalankan tugas jurnaslisnya. Salah satu yang akan menerima tali asih tersebut adalah Sagung Putu Mas Prihatini. Istri dari mantan wartawan Jawa Pos Radar Bali, almarhum AA Narendra Prabangsa. “Intip” Jalan Tol Sementara itu, sebelum menghadiri puncak pertemuan forum pemimpin redaksi se-Indonesia, menteri BUMN Dahlan Iskan sempat “mengintip” proyek pem-

F-MIFTAHUDDIN/RADAR BALI

JAJAL TOL: Sebelum menghadiri puncak pertemuan forum pemimpin redaksi se-Indonesia, Menteri BUMN Dahlan Iskan meninjau proyek pembangunan jalan tol di atas perairan (JDP) yang menghubungkan Benoa-Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua.

bangunan jalan tol di atas perairan (JDP) yang menghubungkan Benoa-Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua. Seperti biasa, Dahlan datang tanpa pengawalan protokoler kenegaraan. Dia datang hanya ditemani sopir yang sekaligus merangkap ajudannya. “Sengaja saya tadi (kemarin pagi, Red) lewat jalan tol JDP. Ternyata proyek yang digarap

kroyokan perusahaan BUMN ini hasilnya luar biasa. Tol 12 kilometer ini sudah bisa nyambung hanya dalam waktu 12 bulan,” papar Dahlan di sela-sela memberi sambutan. Dahlan mengaku kedatangannya ke JDP ingin melihat langsung perkembangan proyek tersebut. Setelah melihat proyek, pria kelahiran

Pacitan ini mengaku puas. Dia mempunyai keinginan untuk membangun jalan tol lain di Indonesia dengan cepat dan mudah di tempat lain. “Waktu 12 bulan sudah bisa mengerjakan 12 kilometer, ini hebat. Kalau di tempat lain bisa 12 kilo (meter) 12 tahun baru selesai,” celetuk Dahlan membuat peserta tertawa. (san/yes)


cmyk

PONTIANAK BISNIS

Pontianak Post z Jumat 14 Juni 2013

LOKOMOTIF KEMAJUAN EKONOMI KALBAR

3

MUJADI/PONTIANAK POST

KARYA SISWA: Belasan motif batik tradisional Kalbar diciptakan para pelajar SMA Negeri 1 Sungai Raya, KKR. Menurut guru pembinanya, Mega, baru di Expo Kubu Raya – HIPMI dan pertama kali hasil karya anak didiknya dipamerkan.

Kunjungi Kubu Raya HIPMI Expo

Sore ini, Saksikan Campur Sari Koplo Belanja di Pasar Murah Stan HIPMI KUNJUNGILAH beramairamai Kubu Raya – HIPMI Expo & Fair 2013 di Halaman dan Aula Makodam XII Tanjungpura, Jl Mayor Ali Anyang (arah ke jembatan tol 2). Kubu Raya – HIPMI Expo & Fair 2013 dibuka Menteri Pertanian Suswono, Selasa, 11 Juni 2013, sekitar pukul 17.00, serta akan berlangsung hingga Sabtu, 15 Juni 2013. Acara yang mengusung tema ‘dari masa lalu hingga masa depan, Kubu Raya tetap Indonesia’ ini diisi berbagai kegiatan. (1) Pameran ICT, UKM, dan mutli product. (2) Lomba dan pameran foto potensi Kubu Raya. (3) Lomba desain blog umum. (4) Lomba typing master pelajar. (5) Lomba cerdas cermat pelajar via SMS Gateway. (6) Lomba menggambar dan mewarnai untuk anak. (7) Festival modern dance umum dan anak. (8) Lomba busana batik casual umum dan anak. (9) Display drumband pelajar dan peserta seni/hiburan. Rangkaian Rakernas XV HIPMI ini menambah semarak momen menyambut HUT ke-6 Kabupaten Kubu Raya, HUT ke-1 Harian Rakyat Kalbar, dan HUT ke-41 HIPMI. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan melihat kegiatan tersebut sebagai wujud harmonisasi seluruh lapisan masyarakat maupun golongan. “Momen ulang tahun ini momen refleksi, agar kita bisa bangkitkan rasa nasionalisme dan ke-Indonesiaan,” ujar Bupati yang menerima predikat Bukan Bupati Biasa dari Majalah Tempo. Dalam kegiatan ini, Muda juga menampilkan program unggulan Kubu Raya di bidang pertanian, peternakan,

perikanan, kelautan, kesehatan, dan pendidikan. Mayjen TNI Ridwan, Pangdam XII Tanjungpura menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan Kubu Raya – HIPMI Expo & Fair 2013. “Ini bukti, Kalbar daerah yang kondusif bagi dunia usaha dan investasi,” katanya. Mohamad Qadhafy, Manajer Event dan Pengembangan Harian Rakyat Kalbar menyampaikan, pelaksanaan Kubu Raya – HIPMI Expo & Fair 2013 sangat luar biasa. “Momen ini sulit untuk digabungkan, tapi beruntunglah kali ini bisa kita laksanakan bersamaan,” ujar penanggungjawab kegiatan ini bersama Ketua Panitia Alik Rosyad. Panitia menggandeng Akademik Manajemen Informatika dan Komunikasi Bina Sarana Informatika (AMIK BSI) untuk lomba desain blog, cerdas cermat, dan typing master. “Pasar murah beras dan gula pada jamjam tertentu antara 17.00-21.00 di Stan HIPMI Kubu Raya, sejak hari ini terus berlanjut. Saksikan juga, besok, 14 Juni, mulai sore, ada Campur Sari Koplo. Ada juga festival busana cilik dan remaja. Jangan sampai lewatkan momen ini,” kata Ketua BPC HIPMI Kubu Raya ini. Panitia mengundang seluruh warga Kalimantan Barat, khususnya di Kubu Raya dan sekitarnya untuk datang dan meramaikan seluruh rangkaian Kubu Raya – HIPMI Expo & Fair 2013. “Jangan lewatkan berbagai acara yang disuguhkan. Dapatkan pula berbagai produk dalam pameran ICT dan UKM,” pungkasnya. (d1/biz)

Kredit Perbankan Melambat JAKARTA - Meredupnya ekonomi Indonesia langsung berdampak pada intermediasi perbankan. Setelah melaju kencang dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan kredit kini mulai melambat. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, sepanjang April 2013 penyaluran kredit perbankan hanya tumbuh 21,9 persen. Angka itu lebih lambat dibanding pertumbuhan periode Maret yang mencapai 22,2 persen. “Ini sejalan dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi,” ujarnya, kemarin (13/6). Secara penggunaan, kredit modal kerja dan investasi masih tumbuh tinggi sebesar 23,0 persen (year-on-year/yoy) dan 23,7 persen. Sedangkan kredit konsumsi tumbuh 18,8 persen. Namun, pertumbuhan tersebut melambat dibanding Maret. Periode itu, kredit modal kerja naik 23,7 persen, kredit investasi 23,2 persen, dan kredit konsumsi 18,9 persen. “Angka pertumbuhannya masih wajar,” katanya. Dari sisi sektor industri, tiga industri mengalami perlambatan penyaluran kredit. Yakni sektor industri manufaktur, jasa dunia usaha, dan listrik. Rinciannya, kredit industri manufaktur 24,8 persen atau lebih rendah dibanding Maret yang mencapai 26,5 persen. Adapun kredit sektor jasa dunia usaha naik 16,3 persen c

cmyk

m

y

k

atau lebih rendah dibanding periode Maret yang mencapai 18,9 persen. Sedangkan kredit ke sektor listrik hanya tumbuh 1,3 persen dibanding Maret yang 4,6 persen. Meski demikian, kata Perry, tidak semua kredit melambat. Data bank sentral menunjukkan, kredit sektor jasa pengangkutan tumbuh pesat hingga 29,9 persen atau jauh lebih tinggi dibanding Maret yang hanya 7,4 persen. “Sektor konstruksi juga naik dari 17 persen pada Maret menjadi 19 persen,” ucapnya. Sebelumnya, Direktur Keuangan Bank Mandiri Pahala Mansury mengatakan, perlambatan kredit terjadi karena faktor ekonomi global masih lesu. Karena itu, perlambatan kredit terjadi paling besar pada segmen korporasi, terutama korporasi besar yang berorientasi ekspor. “Tapi untuk segmen kredit mikro masih tumbuh bagus,” katanya. Direktur Departemen Komunikasi BI Peter Jacobs menambahkan, secara umum stabilitas sistem keuangan perbankan tetap terjaga baik. Kinerja industri perbankan yang solid tercermin pada tingginya rasio kecukupan modal (CAR/capital adequacy ratio) sebesar 18,6 persen, jauh di atas ketentuan minimum 8 persen. “Rasio kredit bermasalah (NPL/non-performing loan) gross juga rendah, yaitu 1,96 persen,” ujarnya. (owi/oki)


Ekonomi bisnis

4

Pontianak Post

l

Jumat 14 Juni 2013

Tak Semua Hotel di Kalbar Lakukan Klasifikasi

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

BERGANTUNG CUACA: Ngadimun (55), bersama anaknya mempersiapkan gerobak es dawet sebelum berkeliling saat ditemui di Jalan Podomoro, Pontianak, kemarin. Tak menentunya cuaca, memengaruhi usaha Ngadimun yang tak mempunyai tempat mangkal tetap. +

PONTIANAK–KetuaPersatuanHoteldanRestoranIndonesia (PHRI)KalimantanBaratYuliardi Qamalberharapkedepansemua hotel yang ada di Kalbar melakukan klasifikasi dan reklasifikasi hotel. “Hingga sekarang hotelhotel yang melakukan klasifiaksi dan reklasifikasi hanya Kota Pontianak saja, padahal adanya klasifikasi dan reklasifikasi yang dilakukan pihak hotel secara tak langsung dapat mempermudah konsumen untuk menentukan hotel mana yang dipilih untuk dikunjungi,” katanya. Menurutnya, cukup banyak daerah di Kalbar yang memiliki potensi wisata seharusnya saat ini melakukan klasifikasi dan reklasifikasi, misalnya seperti

Kota Singkawang. Betapa tidak, adanya agenda Cap Go Meh dan sejenisnya di Kota Amoi itu menjadi salah satu daya tarik ribuan turis asing bertandang ke Kalbar. “Saya, harap kedepan, secara rutin, hotel-hotel yang ada di Singkawang dan sejumlah hotel-hotel lain yag ada di setiap kabupaten/kota di Kalbar juga bisa melakukan klasifikasi dan reklasifikasi secara rutin,” jelasnya. Kendati secara rutin klasifikasidanreklasifikasihotelbaru dilakukan di Kota Pontianak, namun kata Yuliardi secara keseluruhan pertumbuhan dan perkembangan hotel di Kalimantan Barat menunjukkan peningkatan yang cukup baik. “Jika

dihitung dari tahun 2007 hingga sekarang, pertumbuhan tingkat hunianhoteldiKalimantanBarat mencapai 60 persen,” jelasnya. Semakin baiknya pertumbuhan hotel di Kalbar, menurut Yuliardi seharusnya juga didukung dengan peningkatan upaya kebijakan pemerintah yang harus bisa memancing lebih banyak lagi investor dan menambah tempat destinasi tujuan wisata. “Pemerintah harus mampu menggali potensi sumber daya alam yang lebih besar lagi untuk mengembangkan dan memajukansektorpariwisataKalimantan Barat, sehingga akan semakin banyak orang yang bertandang ke Kalbar,” pungkasnya. (ash)

Daihatsu Verifikasi Pemesan Ayla J A K A R TA — P T A s t r a Daihatsu Motor menargetkan bisa mulai menjual mobil murah Ayla pada ajang pemaren

otomotif IIMS (Indonesia International Motor Show) pada 19-29 September 2013. Daihatsu berencana melaku-

kan verifikasi terhadap pembeli Ayla yang sudah booking sejak tahun lalu. “Kita mulai bersemangat

lagi untuk melanjutkan proyek mobil LCGC (low cost and green car) lagi. Tapi sekarang kita nggak tahu berapa calon

+

pembeli Ayla yang masih bertahan, karena mereka sudah mulai pesan sejak tahun lalu. Apakah masih menginginkan atau tidak kita akan reconfirm (konfirmasi ulang),” ujar Head Domestic Marketing Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Rio Sanggau usai kerjasama dengan klub Manchester City di Hotel Sultan, kemarin. (12/6) Rio mengaku tidak mengetahui berapa banyak pemesan Ayla secara nasional karena datanya masih berada di beberapa daerah pemasaran Daihatsu. Hanya saja dia mengaku pada saat diperkenalkan tahun lalu, Daihatsu pusat tidak pernah memberikan target penjualan Ayla kepada cabang di daerah.”Kita tahu sendiri pada waktu itu aturannya memang belum jelas, jadi kita nggak mau membebani mereka. Pokoknya yang kepengin beli ya didaftar aja dulu,” tandasnya. Verifikasi calon pembeli Ayla ini perlu dilakukan karena sebagian sudah membatalkan keinginannya, dan

mengalihkan untuk membeli mobil yang lain. Beberapa produk Daihatsu yang harganya tidak terpaut jauh seperti Sirion menjadi pilihan calon pembeli yang batal membeli Ayla.”Setelah kita verifikasi ulang, dan sudah dapat confirm (jadi beli), maka kalau proyek LCGC itu terwujud kita akan kirimkan Ayla ke mereka berdasar urutan pemesanannya,” kata dia. Daihatsu akan mempertimbangkan jumlah calon pembeli yang sudah booking untuk menentukan kapasitas produksi Ayla tahap pertama. Demikian juga pihaknya akan meminta mitranya, PT Toyota Astra Motor (TAM) untuk melakukan hal untuk produksi Agya. Dengan begitu, Daihastu sebagai pabrikan Agya dan Ayla bisa memperkirakan kapasitas produksi kedua mobil murah itu.”Karena pabrik kita kan tidak hanya produksi Ayla tapi milik saudara kita juga (Toyota Agya-red),” tambahnya. Saat ini, lanjutnya, Daihatsu dan Toyota masih menunggu

+

petunjuk pelaksanaan (juklak) dari Kementerian Perindustrian sebagai kelanjutan dari Peraturan Pemerintah (PP) yang baru saja ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Nantinya akan ada juklak yang lebih detil mengenai harganya bagaimana, pajaknya bagaiamana, atauran mainnya bagaimana. Kita masih tunggu kelanjutannya dari pemerintah. Sekarang kita dalam posisi menunggu saja,” tukasnya. Pihaknya bisa memahami bahwasegalabentukperaturan yang dikeluarkan pemerintah tidak bisa dieksekusi secara cepat di lapangan karena harus melewati banyak proses birokrasi. Namun pihaknya yakin pemerintah tidak akan membatalkan program LCGC ini. Sebab aturan ini diklaim akan bisa membangkitkan industri otomotif nasional. “Ada tahapan-tahapannya, nanti ada juklaknya, lalu kita harus dafatar ke pemerintah, lalu akan nada audit, baru ada persetujuan untuk produksi,” jelasnya. (wir)

+

C cmyk

m

y

k


Pontianak Post

SHOW

Jumat 14 Juni 2013

SELEBRITAS

5

ACARA TV

06.00 07.30 11.00 12.00 15.00 18.30 19.00 20.00 21.00 PONTV Pukul 07.30 WIB

Pontianak Pagi Ulasan berita menarik yang disajikan oleh tim redaksi PON TV serta koran-koran yang tergabung dalam Pontianak Post Group dikupas tuntas pada acara ini. (*)

Berqah (Bersame Qur’an Hadist) Pontianak Pagi BBM (Berita Berita Musik) Berite Kite Siang PMC (Pontianak Music Centre) Menabur Damai Berite Kite Malam Ngopi ( Ngobrol di Warung Kopi) Kenak Benar

SCTV

TV ONE

METRO TV

06.00 Status Selebritis 09.00 Hot Shot 12.30 Cinta Memang Maknyussss 14.30 Eat Bulaga Indonesia 19.30 Sinetron: Heart Series 2 21.00 Sinetron: Love in Paris Season 2

06.30 Kabar Arena Pagi 09.00 Selera Asal 13.30 Ruang Kita 15.00 Best Match Indonesia Super League 2012–2013 19.30 Debat Kandidat 22.30 Menyingkap Tabir

05.00 Metro Pagi 08.05 8 Eleven Show 13.05 Wideshot 18.05 Prime Time News 20.30 Wonderful Living 21.30 Kick Andy

Disturbia Kale dijatuhi hukuman tahanan rumah. Untuk mengisi waktu, dia iseng mengawasi tetanggatetangganya dengan teropong. Kegiatan itu ternyata mengancam jiwanya. (*)

INDOSIAR 06.00 Fokus Pagi 10.00 Kuis : Pagi Pagi Bagi Bagi 14.00 Hot Kiss

TRANS 7 06.00 Ragam Indonesia 20.00 On The Spot 09.45 Spotlite 20.45 Opera van Java 13.15 Indonesia Open 2013 (Perempat Final) 22.45 Bukan Empat Mata

16.00 Drama Korea: Faith The Great Doctor 21.00 Brama Kumbara 22.30 Diva Dangdut Trans TV Pukul 22.00 WIB

Global TV Pukul 21.00 WIB

Rumble in the Bronx Keong datang dari Hongkong ke New York untuk pernikahan pamannya. Di sana dia terseret pergaulan dengan preman setempat hingga terlibat perkelahian dan baku tembak. (*)

Rambah Bisnis Film Internasional

+

DOK. NIKKATSU & GUERILLA MERAH FILM.

AKTOR JEPANG: Kitamura Kazuki (kanan), aktor Jepang yang membintangi film Killer yang diproduseri salah satunya oleh Daniel Mananta. Kitamura Kazuki juga tercatat sebagai pemain film The Raid 2: Berandal.

Daniel Mananta Kenalkan Killers

+

JAKARTA – Nama Daniel Mananta bukan sosok baru di dunia hiburan. Pria 31 tahun itu lebih dulu dikenal sebagai

VJ di sebuah acara musik. Kemudian, dia menjadi host banyak acara. Ditambah lagi saat dia merintis clothing line

+

DOK. NIKKATSU & GUERILLA MERAH FILM.

KOLABORASI: Luna Maya (kiri) dan Oka Antara (kanan) membintangi film Killer, proyek kerjasama antara Indonesia dan Jepang.

DAMN! I Love Indonesia. Kini Daniel mengawali karier baru di dunia hiburan. Yakni, sebagai produser film. Bukan film sembarangan, melainkan film yang bakal tayang di enam negara. Film tersebut berjudul Killers, besutan sutradara muda andal Indonesia The Mo Brothers yang bekerja sama dengan produser Jepang Ushiyama Takuji. Pemainnya pun campuran antara artis Indonesia dan Jepang. Yakni, Oka Antara, Luna Maya, dan Kitamura Kazuki yang pernah memperkuat

film Kill Bill Volume 1. Kazuki juga tercatat sebagai salah satu pemain Jepang yang bermain di sekuel The Raid, Berandal. ’’Impian saya ialah membawa Indonesia ke kancah internasional. Setelah melihat script film ini, saya merasa yakin ini bisa membawa Indonesia go international,’’ katanya ketika ditemui di Area Bazaar Indonesia Open, Senayan, kemarin (13/6). Setelah membaca script hasil kolaborasi tim Indonesia dan Jepang, tanpa membutuhkan waktu lama, dia

mengiyakan tawaran menjadi produser. Dia ingin membuat orangorang di luar Indonesia merasa terkejut melihat karya itu. Dan, tampaknya, keyakinannya benar. Karena film tersebut bakal tayang di beberapa negara, dia pun harus mempersiapkan segala macam bentuk promosi. Jepang adalah negara kedua tempat rilis film itu. Daniel pun tidak sabar menanti orang-orang di luar sana mengapresiasi film tersebut. ’’Saya pengin banget, ketika orang

nonton film ini, mereka akan terkesan dan nggak menyangka ini buatan Indonesia,’’ katanya antusias. Sebenarnya Daniel bukan satu-satunya produser. Ada pihak lain yang ikut berinvestasi di proyek tersebut seperti Merantau Films (The Raid) dan Million Pictures (Negeri 5 Menara). Namun, bagi Daniel, proyek tersebut istimewa karena menjadi film perdana yang disokongnya meski dia tidak bisa all out. Ketika syuting di Jepang, dia tidak bisa mengikuti ke sana. ’’Sebenarnya diajak banget, sayangnya nggak bisa karena ada kerjaan. Cuma, kalau syuting di Jakarta, saya sempat datang melihat beberapa kali,’’ jelasnya. Killers sendiri rilis di Indonesia pada 31 Oktober mendatang. Di Jepang, film itu dirilis Februari tahun depan. Lalu, perusahaan penjualan yang berbasis di Amerika XYZ Films sudah membuat kesepakatan dengan distributor film di berbagai negara. Hasilnya, hak peredaran film itu sudah dibeli di Jerman, Prancis, Turki, dan Hongkong. Di sela wawancara, Daniel menyodorkan iPhone miliknya dan memperlihatkan teaser film Killers. Cukup banyak adegan sadis. Soal itu, sebagai produser, dia memiliki kekhawatiran masalah sensor. ’’Takut soal sensor pasti ada. Tapi, saya mengerti sekali di Indonesia nggak bisa semua di-publish. Jadi, untuk di Indonesia kemungkinan bakal lebih soft ya. Dan balik lagi, kita punya film yang dirilis di internasional,’’ jelas Daniel, yang bilang bahwa Killers sudah selesai edit seminggu lalu. Meski disesuaikan dengan kondisi di Indonesia, dia menegaskan bahwa cerita filmnya tidak akan berubah. (jan/c4/any)

JANESTI/JAWA POS

Daniel Mananta cmyk

+


LIPUTAN KHUSUS

6

Pontianak Post Jumat 14 Juni 2013 STIMEWANYA di saat bersamaan, Kapolda juga melepas rombongan peserta Pesona Bhayangkara Kencana Borneo Mupen on The Road. Seperti dilaporkan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Dwi Listyawardani bahwa peserta memulai start dari Pontianak menuju ke Kalimantan Tengah dan berakhir di provinsi Kalimantan Selatan. “Sebanyak 23 unit kendaraan ikut dalam rombongan ini, dengan total jumlah 96 orang yang terdiri dari BKKBN, Polda Kalbar dan insan pers yang tergabung dalam Ikatan Penulis Keluarga Berencana,” jelasnya. Dani – sapaan akrabnya menambahkan, melalui event ini, pihaknya mengajak masyarakat untuk ikut program KB. “Melalui media bergerak seperti mobil penerangan KB yang melintasi jalan darat trans Kalimantan inilah, kami berupaya menyadarkan masyarakat tentang pentingnya program KB,” katanya. Di beberapa titik lokasi, rombongan akan singgah untuk melakukan rangkaian pengobatan gratis, pelayanan KB serta pemutaran film gratis tentang KB. Tahun ini, sambung Dani, bulan bhakti KB-Kes Bhayangkara ini menargetkan sekitar 1083 peserta baru pasca bersalin, serta peserta KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). “Alhamdulillah selama ini berkat dukungan Kapolda Kalbar hingga jajarannya terbawah, setiap tahunnya sukses mencapai hasil yang menggembirakan. Mudahmudahan saja tahun ini yang kita targetkan bisa tercapai, bahkan melebihi angka pencapaiannya,” ujar perempuan berjilbab ini. Kapolda Kalbar, Tugas Dwi Aprianto sendiri berharap melalui Pencanangan Bulan Bhakti Bhayangkara KB-Kes serta Pesona Bhayangkara Kencana Borneo Mupen on The Road ini akan mampu

meningkatkan jalinan kerjasama antara Polda Kalbar dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar, untuk tahun ini dan seterusnya. Bagaimanapun, sambung Tugas, menyukseskan program KB ini adalah tugas sangat berat. Karena berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia dan tingkat kelahiran yang harus dikendalikan. “Semoga kedua kegiatan ini akan semakin menggairahkan program keluarga berencana di Kalbar,” katanya. Dalam memberikan pelayanan medis di Kalbar dalam rangka HUT Bhayangkara ke-67 ini, Polda Kalbar juga bekerjasama dengan RS dr Lie Dharmawan dengan pelayanan diatas kapal Doctorshare-nya. Pada kesempatan ini, hadir pula Assisten II Pemprov Kalbar, Lensus Kandrie dan Uray Indra Mulya, Assisten II Setda Kota Pontianak. Masing-masing mewakili Gubernur Kalbar dan Walikota Pontianak yang berhalangan hadir. Tampak di kursi terdepan, Kasdam XII/Tanjungpura, Brigjend Robby Win Kadri serta para undangan dari instansi terkait dan masyarakat. “Kerjasama antara Polri dan BKKBN ini selama beberapa tahun terbukti mampu memberikan kontribusi besar peserta KB yang terus bertambah. Yakni melalui optimalisasi tenaga yang dimiliki seperti Babin Kamtibmas dan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat yang tersebar hingga ke desa,” jelas Lensus Kandri. Diharapkan kemitraan antara Polri dan BKKBN ini mampu memberikan sumbangsih kepada bangsa Indonesia – khususnya Kalimantan Barat, dengan terciptanya keluarga-keluarga sejahtera dan berkualitas, dengan indeks pembangunan manusia yang lebih baik. **

Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto Kapolda Kalbar

Lensus Kandri Asisten II Pemrov Kalbar

I

Kapolda Kalimantan Barat, Brigjen Tugas Dwi Aprianto memukul genderang tanda dimulainya Pencanangan Bhakti KB-Kes Bhayangkara, yang dipusatkan di Pol Airud Polda Kalbar, Rabu (12/6). Kegiatan ini merupakan kerjasama rutin yang dilakukan oleh Polda Kalbar dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar, dimana setiap tahunnya menunjukkan tren pencapaian peserta KB baru yang terus bertambah.

PENCANANGAN: Kapolda Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto menabuh genderang, mengawali pencanangan Bhakti KB-Kes Bhayangkara.

Kapolda Kalbar Canangkan

KB-Kes Bhayangkara

NARASI : MELLA DS FOTOGRAFER : MUDJADI/PONTIANAKPOST

DILEPAS: Assisten II Pemrov Kalbar Lensus Kandri, melepas konvoi Bhakti KB-Kes Bhayangkara, diawali Kapolda Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto menyetir Jeep.

Dwi Listyawardani Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar

MENGANTRE: Peserta sunatan masal bersama keluarga mengantre menunggu giliran.

SUNAT MASAL: Suasana di ruangan sunatan masal dalam rangka pencanangan Bhakti KB-Kes Bhayangkara.

SUKSES: Suasana di tenda undangan, mencerminkan suksesnya pencanangan Bhakti KB-Kes Bhayangkara.

MENINJAU: Para pejabat berkenan meninjau ruangan Rumah Sakit Apung dr Lie Dharmawan.

IMPLANT: Peserta program KB sedang dilakukan pemasangan implant.

MENYANYIKAN: Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars BKKBN, diikuti seluruh hadirin.

FOTO BERSAMA: Foto bersama dengan latar belakang Rumah Sakit Apung dr Lie Dharmawan.

BINGKISAN: Ketua Bhayangkari Kalbar Ny Tugas Dwi Apriyanto dan Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Dwi Listyawardani, menyerahkan bingkisan kepada peserta sunat masal. C

M

Y

K

SERAH TERIMA: Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto menyerahkan pataka atau bendera kepada Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Dwi Listyawardani.


Pontianak Post

aneka

Jumat 14 Juni 2013

SBY Optimistis APBNP 2013 Bisa . . .

Dicoret Berdasar Nomor Urut Sambungan dari halaman 1

jamaah yang memiliki nomor urut keberangkatan dari bawah. Meski begitu, nomor urut termuda masih berpeluang berangkat tahun ini jika berumur lebih dari 83 tahun. Direktur Pelayanan Haji Kemenag Sri Ilham Lubis mengungkapkan, hingga masa pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2013 ditutup Rabu sore lalu (12/6), yang melunasi 180.116 orang. Dengan kuota jamaah haji reguler 194 ribu orang, berarti ada 13.884 calon jamaah haji yang tidak melunasi BPIH 2013. ’’Jumlah yang belum melunasi ini lebih kecil daripada perkiraan pemangkasan jamaah haji reguler dampak dari kebijakan Arab Saudi,’’ katanya kemarin (13/6). Artinya, bakal banyak masyarakat yang sudah melunasi biaya haji, tapi gagal berangkat tahun ini. Kemenag hanya bisa memohon keringanan pemangkasan kepada pemerintah Arab Saudi. Namun, keputusan final ada di tangan Arab Saudi. Dengan pemangkasan 20 persen kuota jamaah haji reguler,

berarti ada 38.800 orang yang dicoret. Secara nasional, ada 24.916 orang yang sudah melunasi BPIH, tetapi gagal berangkat tahun ini. Jumlah itu didapat dari selisih antara jamaah yang tidak melunasi BPIH 2013 dan pemangkasan 20 persen. Karena setiap jamaah sudah setor BPIH Rp 33 juta, ada pengendapan uang jamaah Rp 822,2 miliar. Kemenag segera memutuskan nama-nama yang tercoret. Acuannya sudah ditetapkan, yakni berdasar nomor antrean termuda atau yang paling belakangan membayar setoran awal BPIH. Kebijakan tersebut disebar merata di 33 provinsi. Untuk Jawa Timur, misalnya, kuotanya adalah 34.165 orang. Berarti yang terkena pemangkasan 6.833 orang. Calon jamaah yang tidak melunasi BPIH 2.913 orang. Artinya, ada 3.920 orang yang sudah melunasi biaya haji, tapi gagal berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Di Jawa Tengah, dari kuota 29.657 orang, dipotong 5.931 orang. Posisi terakhir, ada 1.267 orang yang tidak melunasi BPIH. Dengan jumlah itu, di Jawa Tengah bakal ada 4.664 orang yang

sudah melunasi BPIH 2013, tetapi tidak bisa berhaji tahun ini. Intinya, semakin besar tingkat atau persentase pelunasan BPIH di suatu provinsi, potensi jumlah jamaah gagal berhaji meski telah melunasi BPIH 2013 kian tinggi. Sebaliknya, jika jumlah calon jamaah haji yang tidak melunasi BPIH besar, potensi pemangkasan jamaahnya rendah. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Anggito Abimanyu mengatakan, Kemenang memprioritaskan pemberangkatan jamaah haji usia lanjut (lebih dari 83 tahun). Meski jamaah usia lanjut itu memiliki nomor antrean muda, mereka diprioritaskan berhaji tahun ini. Sebagai gantinya, jamaah haji usia muda yang masuk kursi pemberangkatan tahun ini didrop untuk diprioritaskan tahun depan. Agar pemangkasan itu tidak mengganggu persiapan pemberangkatan haji, Kemenag langsung memanggil seluruh Kepala Bidang (Kabid) Haji dan Umrah Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag dari 33 provinsi ke Jakarta. Pertemuan tersebut di-

laksanakan tadi malam. Hingga berita ini ditulis, pertemuan masih berlangsung. Anggito membenarkan bahwa pertemuan itu bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait kebijakan pemangkasan kuota hajii. Dia berharap informasi yang disampaikan masingmasing Kanwil Kemenag di provinsi kepada masyarakat tidak berbeda-beda. ’’Intinya, seluruh Kanwil Kemenag menerima kebijakan pemangkasan ini,’’ paparnya. Pertemuan itu sekaligus dipakai untuk membagi kuota pemangkasan untuk seluruh provinsi. Dengan ketetapan tersebut, bisa diketahui langsung jumlah jamaah yang tidak berangkat tahun ini meski telah melunasi BPIH. Kepada jamaah yang tidak bisa berhaji tahun ini, Anggito meminta supaya bersabar. Sebab, kebijakan pemangkasan kuota haji murni keputusan Arab Saudi selaku tuan rumah. Selain itu, kebijakan tersebut juga mempertimbangkan keselamatan dan kenyamanan jamaah haji dalam beribadah di Masjidilharam. (wan/c6/ca)

Superman untuk Generasi yang Lebih Sulit Percaya Sambungan dari halaman 1

Sabtu WIB. Penggemar di Indonesia menang dua hari! Jangan heran kalau melihat banyak orang pakai kaus biru berlambang ’’S’’ berkeliaran di mal-mal Kamis kemarin, keluar masuk bioskop… Bagi para penggemar berat, Superman versi terbaru ini sudah sangat lama dinanti. Praktis, versi ini sudah ditunggu sejak versi paling ’’abadi’’, diperankan mendiang Christopher Reeve dan disutradarai Richard Donner, kali pertama diputar pada 1978. Ya, ada versi Brandon Routh pada 2006, visi dari sutradara Bryan Singer. Tapi, versi berjudul Superman Returns itu bisa dibilang mendapat reaksi hangat-hangat kuku. Penggemar senang ada Superman lagi, sekaligus kecewa karena Supermannya ’’tanggung’’. Tanggung? Satu, sebagai manusia super, tidak banyak aksi super yang ditampilkan. Sangat minim action. Dua, Supermannya tidak jelas. Ini Superman baru, atau Superman lanjutan dari film-film Christopher Reeve.

Ceritanya memang cenderung melanjutkan Superman lama, sang jagoan kembali setelah lama menghilang. Dan, versi Brandon Routh itu dandannya masih sama: Masih pakai underwear (atau lebih tepatnya overwear?). Walau dapat penghasilan lumayan, meraup hampir USD 400 juta di seluruh dunia, Superman Returns tidak berlanjut… Lalu, muncullah kabar adanya Superman baru. Menjanjikan Superman yang benar-benar baru. Lakon milik DC Comics ini pun dipercayakan pada tangan-tangan dingin yang punya reputasi dahsyat. Christopher Nolan, yang sukses me-reinventing Batman, jadi produser dan mengawal konsepnya. David S. Goyer, penulis andalan Nolan, membuat naskahnya. Zack Snyder, sutradara dengan gaya visual ’’garang’’ (karya sebelumnya termasuk 300 dan Watchmen) memegang kendali. Muncullah Man of Steel. Dalam beberapa tahun terakhir, sedikit demi sedikit ’’isi’’ Man of Steel dibocorkan ke pu-

blik. Henry Cavill dipilih jadi Superman, menjadi orang nonAmerika pertama (dia warga Inggris) yang memerankan sang superhero. Kostumnya jadi yang pertama menghebohkan. Sebab, dia tidak lagi pakai overwear! Dalam film, ditunjukkan bahwa kostum itu bukan sekadar kostum biasa. Melainkan semacam baju perang bangsa Krypton. Tetap saja, para penggemar mungkin merasa skeptis. Bagaimanapun, Superman itu superhero paling sulit untuk ditampilkan di film zaman modern. Dia terlalu sempurna. Pada zaman dulu, orang mungkin lebih gampang diajak berfantasi. Pada zaman sekarang ini, Superman apa yang paling cocok ditampilkan? Goyer sebagai penulis sangat sadar soal itu. ’’Batman itu sangat istimewa. Tapi, yang ini (Superman, Red) lebih sulit. Batman itu manusia biasa. Kita semua bisa jadi dia kalau punya uang dan mau berlatih. Di sisi lain, sangat sulit menjadikan Superman terasa seperti manusia biasa,’’ tuturnya

saat diwawancarai Movie Talk, saat premiere Man of Steel di New York, beberapa hari lalu. Begitu deretan review film ini ditulis para pengamat, mulailah harapan itu terbang lebih tinggi. Man of Steel disebut mampu mengajak kita ’’melepaskan diri’’ dari belenggu Superman versi Christopher Reeve. Superman seharusnya ya begini ini. Kalau terbang ya terbang gila. Bukan seperti berdansa di udara. Kalau berantem ya seperti manusia super. Bukan seperti manusia biasa. Sekali bogem, beberapa gedung hancur. Kalau Superman benarbenar ada, ya dunia harusnya benar-benar heboh. Sebab, dia adalah bukti bahwa manusia tidak sendiri (Superman adalah alien dari Krypton). Baik atau buruk, dia bisa mengubah dunia. Beruntung bagi bumi, Superman mendarat di kota kecil di negara bagian Kansas (tengah-tengah banget di daratan Amerika), mendapat didikan luar biasa dari bapak-ibu angkatnya yang bekerja sebagai petani di sana. (azrul ananda)

Perjuangan Keadilan yang Dihentikan Hukum Sambungan dari halaman 1

Sebelum dilaporkan, antara suami pelaku dan warga sudah pernah membuat kesepakatan. Berjanji menjaga dengan baik korban, agar tidak menjadi sasaran kekerasan. Hanya saja kesepakatan dibuat tidak tertulis. Tapi hanya lisan. “Dia menolak saat ingin dibuatkan surat pernyataan,” kata kepala Dusun Baning Hilir, Irwan Muhardi, Rabu (12/6). Kepala Dusun masih ingat, kesepakatan dibangun sekitar bulan Juli. Kepala dusun juga menyampaikan, saat itu diplomasi warga kalah jika dibanding dengan pihak yang diminta berjanji. Hal itu dimaklumi, karena suami dan istrinya berpendidikan. PNS dan seorang jaksa. Ketika kasusnya bergulir, Kepala Dusun sempat dua kali dipanggil kepolisian untuk memberikan keterangan atas kasus yang dilaporkan. Namun kasus itu kini sudah di SP 3. Secara kemanusiaan dia merasa kecewa. Pasalnya, ketika warga menyerahkan kasusnya ke pihak berwajib, sangat berharap hukum dapat memberikan keadilan. “Kami serahkan ke polisi itu minta seadil-adilnya hukum ditegakkan. Hukum jangan tajam ke atas tumpul ke bawah,” kata dia. Ia memastikan warga melapor bukan karena sentimen dengan pelaku maupun suaminya. Namun semata-mata kasihan dengan korban. Dia pun masih ingat menjelang kasus itu akan dilaporkan. Warga setempat, kaum pria serta tak ketinggalan ibu-ibu ramai mengepung kediaman pelaku. Massa datang tanpa komando. Tapi beruntungberhasil dibendung agar jangan sampai bertindak anarkis. Pertimbangan warga, pelaku tinggal di rumah yang di kontrak. “Kalau rumah pribadi mungkin sudah roboh,” kata dia. Menurutnya, kekompakkan warga disulut rasa kasihan akan nasib korban. Bukan kepentingan pribadi. Maka, tidak heran jika perkembangan proses hukumnya selalu dipantau. “Kalau memang hukum tidak bisa diharapkan, kami sebagai warga sudah berupaya, hukum untuk tegak,” kata dia. Mujahidin, sebagai perwakilan warga untuk melapor, men-

gaku paling kecewa dengan SP 3 kasus yang dilaporkan. Pelaku sama sekali tidak tersentuh hukum. Meski pengawalan kasusnya cukup rumit dan panjang. Mujahidin sulit membayangkan kasus penganiayaan anak dibawah umur harus berujung SP 3. Dirinya menghitung, sudah lima kali mengikuti gelar perkara kasus tersebut. Gelar perkara terakhir, Jumat (7/6), gelagat kasusnya akan di SP 3 memang sudah tampak. Dimana polisi mengungkapkan kalau kasus itu sulit dilanjutkan, karena kurang bukti. Seperti tidak ada visum dan saksi yang melihat kejadian (pemukulan). Jika kondisi lebam, bukan semata diakibatkan kekerasan, tapi bisa juga akibat terjatuh. Mujahidin merasa sungguh sedih jika menyimak penyampaian kepolisian ketika itu. Pasalnya ketika saat dilaporkan, kondisi korban memang sangat memprihatinkan. Secara kasat mata tampak seperti bekas mengalami kekerasan. Namun korban tidak divisum, meski warga sejak semula minta polisi melakukan visum. “Alasan polisi korban menolak divisum,” kata Mujahidin. MenjadikeanehanMujahidin, saat pertama dilaporkan, seakan pelaku mendapat peluang untuk menghilang. Begitu pula dengan korban. Meski korban sempat dibawa ke kantor polisi dengan dijemput mobil patroli. Korban dan pelaku kembali muncul beberapa bulan kemudian usai menghilang. Kehadiran keduanya, sempat dijadikan untuk memediasi agar warga tak meminta kasus itu dilanjutkan. Tapi lebih baik jika berdamai. Tapi ajakan ditolak Mujahidin. Alasan Mujahidin, kasus tersebut bukan delik aduan. Namun murni sebagai tindak pidana. Sehingga hukum mesti tetap memproses, sebagai wujud penegakan supremasi hukum. Kronologis kejadian sudah dikirim ke Kapolres Sintang maupun Kapolda Kalbar, begitu merasa kasus yang dilaporkan kurang berjalan prosesnya. Pemerhati hukum Sintang, Morjiri, Kamis (13/6), mengatakan, tidak sepatutnya kepolisian mengeluarkan SP 3 terhadap kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur. Alasan kepoli-

7

sian juga dinilai kurang relevan, jika beralasan ketiadaan hasil visum. Lantaran hasil visum, lanjut dia, hanya merupakan salah satu alat bukti. “Harusnya polisi mencari alat bukti lain, kalau tidak mempunyai hasil visum,” kata dia. Menurut dia, rasa keadilan bagi masyarakat harus mampu diwujudkan pihak berwajib dengan menegakkan hukum. Laporan masyarakat mesti dapat dituntaskan sesuai hukum yang berlaku. Kasat Reskrim Sintang Ajun Komisaris Andy Yul, ketika dijumpai Senin (10/6) menyebut SP 3 bisa saja diterbitkan terhadap penanganan sebuah kasus. Khusus kasus yang dilaporkan Mujahidin, lanjut dia, dalam gelar perkara terakhir, tidak ada bukti kuat untuk kasus tersebut. Antara lain, tidak ada hasil visum. Menurut Kasat, semula kepolisian memang sudah berupaya melakukan visum terhadap korban. Namun korban menolak. Sementara kepolisian, kata dia, tidak bisa memaksa seseorang untuk melakukan visum jika sudah menolak. Dan, untuk kondisi korban yang disebut mengalami lebam itu belum tentu akibat pukulan. Tetapi bisa saja disebabkan karena terjatuh. Sementara Mujahidin sebagai pribadi harus merasakan langsung dampak atas perjuangannya. Intervensi datang, agar mundur berjuang, terkait dirinya merupakan salah seorang PNS di Dinas PU Sintang. Seperti diberitakan Pontianak Post (9/10/2012) upaya Mujahidin selaku tetangga korban sekaligus pelapor, ketika berjuang demi kemanusiaan, malah mendapat tekanan dari sejumlah pihak. Tersiar kabar Kepala Kejaksaan Negeri Sintang Moch Djumali dan Plt Kadis PU Sintang Askiman berupaya melakukan intervensi agar kasus tersebut tidak diperpanjang. “Saat saya ketemu beliau (Kajari), terkesan ada upaya intervensi. Beliau malah menyinggung beberapa proyek di Dinas PU yang bermasalah dan siap diekspose,” kata Mujahidin. Maksud Mujahidin mendatangi Kajari Sintang untuk menceritakan kasus penganiayaan,

karena pelaku adalah istri salah seorang jaksa di Kejaksaan Negeri Sintang. “Saya heran, Kajari malah menyampaikan ada tiga paket proyek bermasalah yang siap diekspose. Paket bermasalah yang dimaksud ada di Dinas PU, Disperindag, dan Distamben. Seperti tekanan untuk Pak Askiman selaku pimpinan saya,” kata Mujahidin. Mujahidin juga merasakan adanya tekanan dari Plt Kepala Dinas PU Sintang Askiman, yang meminta agar tidak memperpanjang kasus penganiayaan anak bawah umur tersebut. “Waktu saya melaporkan kasus ini, lewat utusannya, Pak Askiman meminta agar tidak diperpanjang,” kata Mujahidin. Diceritakannya, Plt Kadis PU Sintang Askiman pernah berencana akan mengutus Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sintang Joko (kini Kasi Intel telah ganti), untuk bertemu Mujahidin di rumahnya, membicarakan masalah kasus penganiayaan yang dilaporkan. “Tapi saya menolak, lebih baik saya ketemu langsung dengan Kajari. Dan pada saat ketemu, Kajari membeberkan sejumlah kasus proyek PU yang bermasalah. Kajari mengaku sudah menghubungi Pak Askiman meminta agar saya menghentikan kasus itu,” kata dia. Terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang Askiman membantah dirinya telah melakukan intervensi terhadap kasus kekerasan anak yang dilaporkan oleh bawahannya. “Tidak benar saya melakukan intervensi. Saya hanya menyarankan agar kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Saya memberikan imbauan itu karena dia (Mujahidin, red) adalah salah satu staf saya,” kata Askiman. Begitu pula Kajari Sintang Moch Djumali membantah melakukan intervensi. “Memang benar, Mujahidin pernah ketemu saya. Namun saya tidak melakukan intervensi apa pun terkait kasus ini. Karena kasus tersebut sudah menjadi ranah pihak kepolisian. Soal proyek bermasalah yang akan diekspose terkait masalah ini, itu juga tidak benar. Tidak ada kami membicarakan hal itu,” kata dia. (stm)

Sambungan dari halaman 1

”Dan, tentu terus mampu menciptakan lapangan kerja untuk peningkatan kesejahteraan rakyat,” lanjutnya. Meski begitu, mantan dekan FE UI itu mengakui, tekanan terhadap nilai rupiah dan aksi jual di Bursa Efek Indonesia pada hari-hari terakhir sempat membuat ketar-ketir. Hal tersebut terjadi sebagai dampak dari ketidakpastian global terkait dengan krisis fiskal dan defisit anggaran yang terlalu besar di

sejumlah negara Eropa dalam dua hingga tiga tahun terakhir. Untuk itu, kata Firmanzah, penguatan fiskal nasional menjadi sangat penting sebagai salah satu upaya mencegah perlambatan ekonomi di tanah air. ”Saat ini sedang dibahas dan dirampungkan upaya penguatan dan penyelamatan fiskal nasional melalui penyesuaian sejumlah asumsi makro anggaran belanja dan pendapatan negara. Karena itu, saya berharap pembahasan APBNP bisa diselesaikan sese-

gera mungkin,” kata dia. Firmanzah menegaskan, permasalahan penyelamatan fiskal merupakan permasalahan negara dan bersama. Dengan demikian, hal tersebut tidak perlu menjadi persoalan politik karena potensi dan contoh-contoh krisis yang terjadi di sejumlah negara Eropa itu memang benar. ”Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menyelamatkan fiskal dan menyelamatkan ekonomi nasional,” imbuhnya. (ken/c10/agm)

Tak Anti Lip Sync Sambungan dari halaman 1

penonton. Tetapi tidak bagi Citra Skolastika. Terkadang, penyanyi kelahiran Jogja-

karta, 5 Juni 1993 itu justru merasa terbantu lip sync. Misalnya, saat kondisi sakit atau sound system tidak memadai. ”Kalau penyanyi sakit,

atau suaranya hilang, dan tetap dituntut memberikan penampilan terbaik, lip sync bisa membantu,” katanya. (ash)

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 9 Juli Sambungan dari halaman 1

Muhammadiyah, Jl Cik Di Tiro No.23, Yogyakarta, Kamis (16/06). Dalam Maklumat yang dibacakan pada acara tersebut, juga dibarengi dengan penetapan awal Syawal dan juga Dzulhijjah 1434H, dengan 1 Syawal akan jatuh pada tanggal 8 Agustus 2013, serta 1 Dzulhijjah akan jatuh pada Ahad 6 Oktober 2013, dengan begitu maka Idul Adha akan jatuh pada Selasa

Pahing, 15 Oktober 2013M. Saat ditanya wartawan mengenai potensi perbedaan dalam penetapan yang akan diputuskan pemerintah pada siding Itsbat, Oman Faturohman tidak menepis akan adanya perbedaan tersebut, karena dengan motode hisab Imkannurukyat 2 derajat yang digunakan pemerintah, maka saat Hilal Wujud di Yogyakarta dengan ketinggian kurang dari 1 derajat, jelas tidak memenuhi unsur metode yang

digunakan pemerintah. “Sedangkan untuk awal Syawal dan Dzulhijjah, kemungkinan besar akan bersamaan, karena ketinggian bulan pada saat matahari terbenam setelah Ijtima, sudah lebih dari 2 derajat,” katanya. Sementara itu menurut Yunahar Ilyas, perbedaan yang kemungkinan akan terjadi pada 1 Ramadhan nanti tidaklah perlu untuk diperdebatkan, karena masing-masing berpedoman pada Fikih yang diyakini . (mdh)

Kesulitan Uang, Persipon Bubar Sambungan dari halaman 1

Persipon tidak ikut ke putaran kedua,” jelasnya. Uang yang dibutuhkan untuk putaran kedua tidak kecil. Heri memperkirakan managemen harus mengantongi Rp2 miliar. Uang itu untuk biaya operasional Persipon bermain tandang. “Sebagian besar pertandingan pada putaran kedua adalah tandang. Persipon harus bermain di Aceh, Karawang, Bekasi, Bandung, dan Semarang,” paparnya. Meski terancam tidak mengikuti putaran kedua, tetapi managemen Persipon tidak ada masalah dengan gaji pemain. Heri mengaku semua gaji pemain telah dibayar. “Kontrak yang dilakukan jangkanya panjang, satu musim. Artinya gaji pemain sudah genah,” katanya. Dalam waktu satu pekan, sebelum 20 Juni managemen Persipon terus berupaya mencari jalan keluar. “Bukan berarti kami diam saja setelah tim dibubarkan. Kami terus mencari para donatur yang mau membantu Persipon,” ujarnya. Sementara itu, pemain Persipon optimistis managemen mampu mencari jalan keluar terhadap masalah finansial itu. Para pemain masih ingin membela Persipon hingga akhir musim. “Kami yakin Pak Rusman Nilam (Dirut PT Persipon Elang Khatulistiwa) mampu mencari jalan keluar yang terbaik,” kata pemain belakang Persipon, Imam Subekti. Imam membenarkan sejak 10 Juni, dia dan pemain lain dibebastugaskan. Selain tidak diwajibkan berlatih para pemain juga diperbolehkan

pulang ke daerah asalnya masing-masing. “Memang ada rapat pada 10 Juni. Kami dibebaskan sementara,” ucapnya. Selama putaran pertama seluruh pemain Persipon tidak pernah bermasalah dengan gaji, semuanya mampu dipenuhi oleh managemen. Hal ini membuat pemain tidak khawatir dengan keberadaan tim kesayangan warga Kota Pontianak dan sekitarnya ini. “Ini suatu bukti bahwa Rusman Nilam dan managemen berkomitmen dalam mengurus sepak bola profesional dan memberikan prestasi sepakbola bagi Kalimantan Barat,” ungkap Imam. Wali Kota Pontianak yang juga Komisaris Utama PT Persipon Elang Khatulistiwa, Sutarmidji, mengatakan bahwa rapat beberapa orang di jajaran managemen tidak dapat begitu saja membubarkan Persipon. Namun, dia mengakui saat ini Persipon mengalami masalah finansial. “Masalahnya memang pada keuangan, tetapi tidak begitu saja bubar,” ujarnya. Masalah yang Persipon hadapi saat ini tidak terlepas dari mendadaknya kesebelasan Elang Khatulistiwa itu mengikuti LDU LPIS. “Hanya tiga minggu persiapan yang kami lakukan. Untung juga ada orang seperti Pak Rusman Nilam yang rela berkorban agar Persipon bisa main di LDU,” tutur Sutarmidji. Jalan keluar untuk masalah keuangan ini bukan tidak pernah dilakukan. Sutarmidji sendiri mengaku sudah berkomunikasi dengan beberapa BUMN dan BUMD untuk membantu Persipon. Namun, sebagian besar BUMN dan

BUMD tidak dapat membantu pendanaan Persipon karena anggaran yang disusun telah berjalan. “Kemarin saja saya juga ke Pelindo minta mereka bantu Persipon. Tetapi yang begitu masalahnya, anggaran sudah berjalan,” katanya. Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kalbar, Hadi Suratman, mengatakan bahwa pembubaran sebuah perseroan terbatas tidak dapat dilakukan oleh segelintir jajaran direksi. Perlu proses panjang menyatakan sebuah PT dibubarkan. “Tahap pertama harus ada rapat umum pemegang saham (RUPS),” ungkapnya. Sebuah PT bergerak atas saham yang dimodali oleh beberapa orang, baik itu komisaris maupun direksi. Merekalah yang menentukan nasib perusahaan dalam sebuah rapat. Dalam rapat umum pemegang saham baru ditentukan apakah perusahaan tersebut bertahan atau dibubarkan. “Pembubaran PT terjadi karena tiga hal yakni, bangkrut atau pailit, akusisi atau penggabungan, dan berganti nama perusahaan,” papar Hadi. Jika Persipon dibubarkan dengan alasan finansial bisa disamakan dengan PT Persipon Elang Khatulistiwa itu pailit. Jika perusahaan pailit harus ada keputusan pengadilan yang selanjutnya menjalani proses sesuai ketentuan yang berlaku. “Sebelum dinyatakan pailit perusahaan harus mengajukan permohonan pailit ke pengadilan niaga. Setelah itu asetnya dihitung oleh kurator. Sekarang untuk Persipon apa ada penetapan pengadilan ? Siapa kuratornya ?” Kata Hadi.(hen)

Kolesterol Tinggi pun Bisa Memancing . . . Sambungan dari halaman 1

penyakit itu? Secara garis besar, ada enam penyebab penyakit terssbut. Pertama, pola makan. Makan secara berlebihan dan melebihi jumlah kadar kalori yang dibutuhkan tubuh dapat memicu timbulnya diabetes. Konsumsi makanan yang tak diimbangi sekresi insulin yang memadai menyebabkan kadar gula darah meningkat. Kedua, obesitas. Sembilan dari sepuluh orang gemuk berpotensi terserang diabetes mellitus. Ketiga, faktor genetis. Diabetes dapat diwariskan orang tua kepada anak-anaknya. Dan pewarisan gen itu dapat terjadi sampai ke cucu bahkan cicit walaupun risikonya kecil. Keempat, bahanbahan kimia. Bahankimiadapatmengiritasi pankreas yang menyebabkan radang pankreas. Bila fungsi pankreas menurun, tidak ada sekresi hormon untuk proses metabolisme, termasuk insulin. Kelima, penyakit dan infeksi pada pancreas. Infeksi mikroorganisme dan virus dapat menyebabkan radang pankreas. Penyakit seperti kolesterol tinggi dan dislipidemia juga dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. Keenam, pola hidup. Orang yang malas berolahraga memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes karena olahraga berfungsi membakar kalori. Kalori yang tertimbun di dalam tubuh merupakan faktor

utama penyebab diabetes, selain disfungsi pankreas. Sekalipun demikian, tak hanya faktor-faktor tersebut yang menjadi penyebab diabetes. Masih banyak faktor lain yang bisa memicunya, yang tak mungkin disebutkan di sini. Jadi, apa yang harus dilakukan? Bila sudah kena, tentu berobat secara teratur. Tapi, bila Anda tak mau hanya bergantung kepada obat, atau bila Anda ingin mencegahnya, banyak cara yang bisa dilakukan. Misalnya, menerapkan pola makan dan pola hidup yang sehat dari sekarang. Selain itu, mengonsumsi food supplement yang bisa mencegah munculnya penyakit, termasuk diabetes. Apa misalnya? Xanthone, yang terdapat dalam kulit buah manggis. Kandungan antioksidan zat ini sangat tinggi, 17.000-20.000 orac per 100 ounce. Karena itu, xanthone mampu menjadi pelindung sel pada proses oksidasi, penuaan, atau perusakan oleh radikal bebas. Bahkan, sifat antioksidannya itu melebihi vitamin E dan vitamin C. Itulah sebabnya xanthone dapat berperan sebagai antilelah, anti-inflamasi, antiaging, dan membantu tubuh menururnkan kolesterol, tekanan darah, dan gula darah bagi penderita diabetes. Bila ingin tahu lebih banyak tentang khasiat kulit manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang terse-

dia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dulu? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul. Namanya Garcia. Sedangkan xanthone adalah nama zat yang dikandungnya. Bila ingin tahu lebih banyak tentang ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi telepon bebas pulsa kami di 08001401430, email info@manggisgarcia.com, atau website www.manggisgarcia.com . Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor Kalimantan Barat 081280016319, (0561) 7161419. Atau bisa juga mendapatkannya langsung di apotek-apotek dan toko obat di Kota Pontianak. Untuk di daerah hubungi Sub Distributor: Kubu Raya (085880501034), Singkawang (085245401200), Sambas (085387155781), KabupatenPontianak(085347695045), Bengkayang (085252223557), Landak (082156214191), Sanggau (082153805379), Sekadau (085386211220), Sintang (081258929642), Kapuas Hulu (081257268829) dan Ketapang (085252056206, Kayong Utara (085652054794).(adv)


Pontianak Post

8

Pontianak Post Jumat 14 Juni 2013

MEMBANGUN MUJAHIDIN Panitia pemba ngunan Masjid Raya Mujahidin Tahap II mengajak para dermawan menyalurkan infak dan sedekah untuk membantu terealisasinya pembangunan masjid terbesar di Kalimantan Barat. Sumbangan Anda dapat disetor langsung ke Rekening an. Panitia Pembangunan Masjid Raya Mujahidin Kalbar: Bank Kalbar 1009000301, Bank Kalbar Syariah 2011000608, BNI 233947864, Mandiri 1460011112229, BRI 00710100139330, Bank Syariah Mandiri 7033438499, BRI Syariah 1008039549.

TOTAL PENERIMAAN TERAKHIR Rp53.981.260.435 TOTAL PENGELUARAN TERAKHIR 43.910.148.573 SALDO AKHIR Rp10.071.111.862

Tanggal Nama Penyumbang

Jumlah (Rp)

-

PEMPROV KALBAR PEMKOT PONTIANAK DR. OESMAN SAPTA UMAT / DONATUR

22.000.000.000 7.900.000.000 17.000.000.000 6.883.732.372

05/06/2013 05/06/2013 05/06/2013 05/06/2013 05/06/2013 05/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 07/06/2013 08/06/2013 08/06/2013 08/06/2013 08/06/2013 08/06/2013 09/06/2013 09/06/2013 09/06/2013 10/06/2013

ANGGA SAPUTRA TRF TRF SY ABDUL MUTHALIB DELLA TRF AMALIATUNHASANAH SRI AGUSTRIANI ELIDA NURUL HIDAYAH ZAINAL MUSTAFA FIRDAUS BIN H. WAKIDI SARIFUL TRF ARIEF YUSUF & HJ SAPIYAH MOCH FAJAR NURBAITI TRF DWI SUSILO SANTOSO STR HAMBA ALLAH TRF SYARIAH PRAYITNO TRF HERY HARTAWAN TRF TRF RIDHO BRILLIANTORO AIDIL BUSYRA SITI ROHANA TRF

200.000 500.000 100.000 500.000 18.051 150.000 100.000 500.000 100.000 500.000 1.000.000 100.000 1.000.000 100.000 200.000 200.000 500.000 200.000 100.000 50.000 800.000 50.000 50.000 2.000.000 1.000.000 500.000 1.000.000 750.000 200.000 500.000 100.000

Sumber: BENDAHARA PEMBANGUNAN MASJID MUJAHIDIN RUSLIANSYAH D. TOLOVE

AFP PHOTO / WARD AL-Keswani

MORTIR : Kelompok antipemerintah mempersiapkan peluncur mortir ke arah pasukan pemerintah di Damaskus selatan. Konflik di Syria memakan korban seperti catatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kemarin (13/6) sudah 93 ribu orang yang meninggal.

Korban Syria Capai 93 Ribu JENEWA – Konflik Syria yang ujungnya semakin tidak jelas terus memakan korban jiwa. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kemarin (13/6) mengeluarkan data paling baru soal jumlah korban yang tewas. PBB menyebutkan, sudah 93 ribu orang yang meninggal. Tetapi, angka di lapangan bisa jauh lebih besar. Penghitungan anyar terkait dengan jumlah korban yang tewas secara persis adalah 92.901 jiwa. Jumlah itu dihitung sejak Maret 2011 sampai akhir April 2013. Namun, Kepala Organisasi HAM PBB Navi Pillay mengingatkan bahwa pihaknya mustahil mendapat angka pasti terkait dengan data korban. Analisis jumlah korban per-

nah dilansir Januari. Kala itu, tercatat hampir 60 ribu jiwa yang terhitung sejak akhir November 2012. Sejak saat itu, sejumlah organisasi PBB memprediksi bahwa jumlah korban jauh lebih tinggi. Setelah itu, ada catatan lagi yang menyebutkan bahwa korban yang tewas hampir mencapai 27 ribu jiwa sejak Desember 2012 hingga April. ’’Jumlah korban yang mengalir terus setiap harinya menjadikan temuan kami sangat mencengangkan. Lebih dari lima ribu orang tewas yang tercatat setiap bulan sejak Juli tahun lalu,’’ ujar Pillay. ’’Jumlah ini, tampaknya, angka minimal yang kami punya. Jumlah aslinya bisa jadi jauh lebih tinggi,’’ tambahnya.

Di antara jumlah korban tersebut, sedikitnya ada 6.561 anak-anak, termasuk 1.729 orang yang berusia di bawah 10 tahun. ’’Ada pula jumlah kasus yang terdokumentasi dengan baik tentang anak-anak yang disiksa dan dieksekusi. Selain itu, seluruh keluarga dan bayi mereka dibantai. Itu menjadi pengingat betapa ngerinya konflik Syria saat ini,’’ ungkap Pillay. Lembaga Pillay mempekerjakan organisasi nirlaba yang bermarkas di San Francisco, Human Rights Data Analysts Group, untuk mempelajari delapan jenis data yang didapat dari berbagai sumber. Sejak terjadi demonstrasi antiPresiden Bashar al-Assad pada Maret

2011 yang kemudian berubah menjadi pemberontakan bersenjata dan kini perang sipil, rata-rata jumlah korban bulanan meningkat dari sekitar 1.000 orang per bulan pada 2011 menjadi lebih dari 5.000 jiwa per bulan sejak Juli tahun lalu. Puncaknya, jumlahnya meningkat menjadi enam ribu per bulan mulai Juli sampai Oktober 2012. ’’Warga sipil adalah korban terbesar atas meluasnya konflik. Sering kali serangan membabi buta menghancurkan sebagian besar wilayah perkotaan hingga desa-desa terpencil,’’ papar Pillay. ’’Pasukan pemerintah membombardir wilayah pedalaman dan melancarkan serangan

udara dari hari ke hari. Mereka juga menggunakan rudal, bom cluster, dan bom thermobaric. Oposisi juga menyerang wilayah permukiman warga, meski menggunakan senjata yang lebih ringan,’’ katanya. Mayoritas korban yang tewas adalah laki-laki. Namun, tiga perempat korban pembunuhan tidak mengindikasikan usia mereka. Selain itu, para analis tidak bisa membedakan antara warga sipil, militer, dan tentara pemberontak di antara para korban tersebut. Jumlah korban yang paling terdata berada di pinggiran Damaskus dengan 17.800 orang tewas. Kota berikutnya adalah Homs, 16.400 orang, Aleppo, 11.900, dan Idlib, 10.300. (AP/cak/c15/dos)

Pemimpin Tibet Bisa Perempuan SYDNEY – Sebagai pemimpin, Dalai Lama Tenzin Gyatso tidak pernah menutup diri dari segala kemungkinan. Termasuk, terhadap peluang hadirnya perempuan sebagai petinggi spiritual Tibet. Di sela kunjungannya ke Australia kemarin (13/6), tokoh 77 tahun itu menuturkan bahwa Dalai Lama berikutnya bisa saja seorang wanita. ’’Jika suatu saat nanti masyarakat (Tibet) lebih membutuhkan Dalai Lama adalah seorang

perempuan, kami akan memiliki seorang perempuan sebagai pemimpin Dalai Lama,’’ tegas Dalai Lama ke-14 tersebut. Kehadiran seorang pemimpin perempuan, menurut dia, sangat positif. Sebab, perempuan merupakan sosok yang dia anggap bisa memberikan sentuhan kelembutan dalam kerasnya dunia. Dalai Lama menyata kan, dunia mengalami krisis moral yang semakin serius.

Belakangan, kesenjangan sosial dan penderitaan bisa dengan mudah dijumpai. ’’Dunia membutuhkan sosok pemimpin yang lembut dan penuh kasih,’’ ujarnya. Karakter lembut dan penuh kasih itu, lanjut Tenzin, lebih banyak ditemukan kepada kaum hawa. Karena itu, dunia butuh lebih banyak pemimpin wanita. ’’Perempuan jauh lebih sensitif terhadap sesamanya,’’ kata Dalai Lama. (AFP/hep/c14/dos)


METROPOLIS Pontianak Post

KORAN

JUMAT 14 Juni 2013

PILWAKO

Pilih Detik Terakhir TANGGAL 16, 17, dan 18 banyak dipilih pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Pontianak untuk mendaftar ke komisi pemilihan umum (KPU). Ketua KPU Kota Pontianak, Joni Rudwin, mengatakan bahwa telah terjalin komunikasi lisan antara KPU dengan para bakal calon terkait pendaftaran Pemilukada Kota Pontianak. “Tetapi ini belum final, baru informasi lisan,” ungkapnya, Kamis (13/6). Setelah Iwan Gunawan-Andreas Acui Simanjaya mendaftar pada hari pertama, 12 Juni, pasangan bakal calon lainnya akan menyusul. Gusti Hersan Aslirosa-Syarif Ismail sudah menghubungi KPU melalui telepon untuk menginformasikan rencananya mendaftrar pada Minggu (16/6). Pada hari yang sama Firman Muntaco-Erick S Martio juga akan mendaftar ke KPU. “Namun waktunya perlu kami atur. Kami upayakan mereka tidak datang bersamaan,” ucap Joni. Pada hari berikutnya, 17 Juni, rencananya pasangan SutarmidjiEdi Rusdi Kamtono yang akan m e n d a f t a r. Tidak hanya kepada KPU rencana ini diutarakan, di media sudah beberapa kali Sutarmidji Iwan Gunawan menyebutkanAcui Simanjaya nya. Firman Muntaco Sedangkan Erick S. Martio h a r i t e r a k h i r, 18 Juni, dua Gusti Hersan Aslirosa Syarif Ismail pasangan bakal calon juga akan Zulkarnaen Siregar mendaftar. Yakni Paryono Zulkarnain SireParyadi gar-Paryono dan Sebastian pasangan Paryadi-Sebastian. Sutarmidji

Harga Sayur Makin Murah

PONTIANAK - Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan naik pada pertengahan bulan ini. Meskipun demikian, sejumlah bahan kebutuhan pokok sudah naik duluan. Namun tidak begitu

dengan harga sayur-mayur di Kota Pontianak. Komoditi penting yang menjadi konsumsi sehari-hari oleh banyak orang tersebut malah mengalami penurunan nilai. “Belum ada sayur yang naik ini. Malah sudah seminggu ini

harga sayur turun terus,” ujar Agus (30), salah seorang pedagang sayur di Pasar Flamboyan, saat diwawancarai Pontianak Post, kemarin (13/6). • ke halaman 15 kolom 2

Satu Perusahaan Masuk Daftar Peringkat Hitam PONTIANAK - Kementerian Lingkungan Hidup melaksanakan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) pada 23 perusahaan di Kalimantan Barat pada tahun lalu. Hasilnya satu perusahaan memperoleh emas, sembilan perusahaan mendapatkan peringkat biru, sembilan merah, dan satu hitam. ”Biru artinya baik. Merah akan dibina, dan satu yang hitam akan dilakukan tindakan hukumnya,” ujar Menteri Lingkungan Hidup, Baltasar Kambuaya seusai membuka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2013 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (13/6). Baltasar menjelaskan dalam menjalankan usahanya, perusahaan harus memperhatikan profit, people, dan planet. • ke halaman 15 kolom 5

Parlemen Anggap Kompensasi BBM Rawan Dipolitisasi Saya lebih setuju bila dana sebesar itu digunakan untuk perbaikan infrastruktur atau pembangunan di bidang pendidikan. Selain menumbuhkan usaha kecil menengah supaya tercipta lapangan kerja baru

Edi Rusdi Kamtono

Retno Pramudya

• ke halaman 15 kolom 2 GRAFIS : SIGIT /PONTIANAKPOST

EKONOMI

Alihkan Subsidi BBM PENGAMAT Ekonomi Universitas Tanjungpura, Ali Nasrun mengatakan, naiknya harga bahan bakar minyak, tentu akan mengakibatkan inflasi dan menurunnya daya beli masyarakat. Kendati begitu ia tetap mendukung kebijakan pemeirntah untuk menaikkan BBM, lantaran ia menilai hingga sekarang subsidi BBM yang dialokasi pemerintah diterima kalangan yang tidak ‘pantas’ atau tidak tepat sasaran. “Kalau dilihat dari jumlah pengguna, banyak yang menerima manfaat BBM subsidi itu bukan orang miskin, Ali Nasrun

• ke halaman 15 kolom 5

MEIDY KHADAFI/PONTIANAKPOST

MURAH

Isu harga bahan bakar minyak akan naik tidak berdampak kepada harga sayuran. Harga sayuran di Pasar Flamboyan malah menurun dan menjadi murah dari harga sebelumnya.

BEKELIT

PONTIANAK - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalbar, Retno Pramudya mengatakan, kenaikan bahan bakar minyak (BBM) paling lambat 17 Juni 2013 dan berdampak kepada Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) harus ditelaah dan dikritisi bagi kebaikan semua. ”Masyarakat seharusnya diberi pancing oleh pemerintah bukan ikan,” katanya, Kamis (13/6) di Pontianak. Menurut dia, pemerintah memang perlu menaikkan harga BBM buat menekan subsidi. Akan tetapi tidak perlu pemerintah menyalurkan subsidi BBM melalui BLSM yang rawan dipolitisasi dan rawan digunakan buat kepentingan tertentu. Apalagi sekarang mendekati masa pemilu legislatif. Tahun 2013 adalah tahun politik. ”Kebijakan BLSM terkesan politis,” katanya. Retno menambahkan BLSM terkesan mendompleng. Istilahnya sambil menyelam minum air. BLSM akan lebih tepatsasaranjikadikonversikanbautpembanguninfrastruktur dasar masyarakat. Misalnya bangun jalan, pelabuhan, rumah sakit, sekolah, dan tambah daya listrik. • ke halaman 15 kolom 5

KREATIVITAS SISWA SMA NEGERI 1 SUNGAI RAYA

Miliki Tujuh Motif, Belum Berani Produksi Massal SUASANA Aula Markas Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Jalan Mayor Alianyang, Kabupaten Kubu Raya tampak ramai oleh siswa-siswi dari berbagai sekolah, kemarin (13/6). Mereka tampak antusias mengunjung satu per satu stand pameran di ruangan yang sedang dijadikan lokasi gawai HIPMI Expo & Fair 2013 tersebut. Stan-stan tersebut diisi oleh berbagai macam produk yang dihasilkan oleh kabupaten termuda di Kalimantan Barat. Paling banyak adalah produk pertanian. Selain itu ada pula produk-produk hasil olahan. Cukup menarik perhatian adalah stan milik pelajar SMA Negeri 1 Sungai Raya. Stan ini menampilkan produk batik hasil karya para pelajar.

Pameran bisnis yang marak diadakan akhir-akhir ini tidak hanya diikuti oleh pengusaha yang telah eksis lama. Para pelajar pun tidak mau ketinggalan. Seperti siswa-siswi SMA Negeri 1 Sungai Raya yang berdagang batik karya mereka sendiri. Sekolah ini sudah memiliki tujuh motif sendiri, tapi belum berani melakukan produksi secara massal. ARISTONO, Pontianak

• ke halaman 15 kolom 2 ILUSTRASI : KEKES

C

M

Y

K

MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

BATIK

Batik tradisional karya siswa SMA Negeri 1 Sungai Raya, bermacam-macam motif yang dipajang.


10

METROPOLITAN

Rapat Dewan Pengurus Korpri Kalbar DEWAN Pengurus Provinsi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kalimantan Barat, menggelar Rapat Dewan Pengurus KORPRI di ruang rapat Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar 12 Juni, kemarin. Rapat tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar selaku Ketua DP Korpri Kalbar, dihadiri wakil ketua, sekretaris dan anggota Dewan Pengurus Korpri Provinsi Kalbar yang bertujuan merekomendasikan hasil kesepakatan dan keinginan anggota. Melalui rapat diharapkan muncul penegasan peran Korpri bagi kepentingan dan kesejahteraan anggota seperti Pembentukan LKBH Korpri, Bapor Korpri, sehingga Korpri bisa mendukung peran pegawai negeri sipil sebagai pemersatu, memfungsikan kedudukan dan peran pegawai negeri sipil sesuai dengan tugas pokok sebagai aparatur negara, membangun kembali citra aparatur yang profesional, bersih dan ber-

wibawa sebagai abdi negara, abdi pemerintah dan abdi masyarakat Pegawai Negeri Sipil (PNS) mempunyai peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena kedudukan PNS merupakan aparatur dan administrator negara sebagai penggerak roda birokrasi. Karena itu, seluruh anggota Korpri selalu dituntut mengedepankan tiga peran utamanya yaitu, pertama peran sebagai abdi negara yang memiliki tugas dan kewajiban ikut melaksanakan kehidupan bernegara sesuai dengan amanat konstitusi, dan semua peraturan hukum yang berlaku. Kedua, peran sebagai abdi masyarakat yang harus selalu memberikan pelayanan publik terbaik kepada seluruh masyarakat; dan ketiga, peran sebagai abdi pemerintah yang senantiasa selalu memberikan dukungan pada pelaksanaan tugas pemerintah. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 2004 tentang

Besok, Malam Keakraban SMA 1 Angkatan ‘83 Gelar Seminar Motivasi bagi Siswa

MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

TAMAN HILAGA: Taman mini dengan Prasasti Ganesha sumbangsih alumnus SMA Negeri 1 angkatan 83 yang akan diserahkan.

SEBULAN menyusun rencana, Sabtu, 15 Juni 2013 besok seluruh alumnus SMA Negeri 1 Pontianak Angkatan 1983 mengelar malam keakraban yang didahului berbagai macan kegiatan sosial, khususnya buat sekolah, siswa dan guru SMA Negeri 1 Pontianak. “Kegiatan ini kami laksanakan setelah 30 tahun meninggalkan sekolah,” kata Ketua Panita Reuni, Feni Utari kepada Pontianak Post, kemarin. Dia yang dibantu beberapa rekan perempuan sejak jauh hari terus berupaya mengumpulkan tamatan sekolah ini, menghubungi bahkan

menyambangi mereka. Tak mudah, karena tamatan 30 tahun lalu dari 5 kelas yang ada, sebagian besar berada di luar Pontianak. Bersyukur usaha panitia berhasil. Tak kurang dari 130-an alumnus bisa terjaring. Ini bukan pekerjaan mudah, sambung Sekretaris Panitia, Galuh Januarti. “30 tahun itu waktu yang lama. Kami nyaris banyak kehilangan kontak, karena jarang sekali ketemu,” ucapnya. Acara yang jarang berlangsung ini, menurut keduanya, dikoordinir oleh para alumnus perempuan. Kegiatan yang diusungpun lengkap, dan semuanya terfokus pada Sabtu,

RAPAT PENGURUS: Suasana rapat dewan pengurus Provinsi Korpri Kalbar.

Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil, tantangan yang dihadapi oleh Korpri ke depan akan semakin berat karena harus membangun kesadaran PNS/ anggota Korpri agar mempunyai rasa solidaritas kuat, mempunyai persatuan dan kesatuan serta soliditas dan kohesivitas yang tinggi, sehingga dapat berfungsi sebagai

15 Juni 2013. Pagi pukul 09.00 Wib sesuai rencana, semua alumnus berkumpul di SMA Negeri 1 Pontianak untuk serangkaian kegiatan sosial. Kebetulan siswa sekolah sedang class meeting. “Pagi besok kami berencana menyerahkan taman yang kami buat di halaman sekolah,” papar Feni. Taman yang diberi nama Hilaga--Himpunan Alumni 83--itu merupakan bentuk nyata sumbangsih mereka. Selain penyerahan taman lengkap dengan maskot SMA Negeri 1, Ganesha, mereka juga bakal menggelar talk show untuk para siswa. Talk show motivator akan menghadiri beberapa pembicara yang kebetulan merupakan anggota Hilaga. Sebut saja Ir. H. Zulfadli, anggota DPR-RI, yang duduk di Komisi X, kemudian Drg. Fajriadinur, Direktur Pelayanan PT. Askes (Persero), Dr. Windhu Putra, Dr. Dian Patria, keduanya staf pengajar di FE Untan. Selepas talk show, rehat siang dilaksanakan di Banjar Serasan lewat acara bertajuk “Tour de Kapuas”. Acara yang cukup unik ini bakal membawa mereka menyusuri Sungai Kapuas hingga petang. “Untuk mereka yang sudah lama meninggalkan Pontianak, pasti kangen liat sungai ini,” tambah Galuh. Dan puncak acara Malam Keakraban 83 di Restaurant Majesty Hotel Aston jadi penutup pertemuan para alumnus digelar dari jam 18.00 malam. “Karenanya kami mengundang semua tamatan 83 untuk ikut hadir, meramaikan semua kegiatan ini,” tutur Feni. Menurut dia, sekitar 12 orang guru pensiunan SMA Negeri 1 Pontianak akan hadir meramaikan kebersamaan mereka.(*)

perekat persatuan dan kesatuan bangsa, perekat NKRI. Korpri juga harus mampu mempunyai motor penggerak reformasi birokrasi di tingkat pusat dan daerah, dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan partisipatif, dalam arti luas mewuyudkan pemerintah yang baik (Good Government).(d4/ser )

Pontianak Post z Jumat 14 Juni 2013

Tawarkan Program Pontianak Asri

PONTIANAK—Kota Pontianak ibukota Kalimantan Barat dapat dibangun dengan beragam terobosan. Salah satunya mendengar langsung keinginan masyarakat kota khatulistiwa ini. Drs. Sudharnoto Ak, MM, CPA dosen tetap Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak perancang kuesioner program Pontianak Asri (Pembangunan Harmonis Kota Pontianak) mencoba menawarkan. “Kita tengah teliti. Rencannya ada ribuan kuesioner akan disebarkan ke lima kecamatan,” ungkapnya, Kamis (13/6) di Pontianak. Menurut dia isi dalam kuesioner tersebut secara garis besar berisi program asri meliputi pendidikan dengan kesehatan masyarakat. Kemudian program lingkungan hidup, wisata dan keamanan masyarakat. Ada juga program ekonomi rakyat, lapangan kerja informal termasuk pemabngunan peningkatan in-

frastruktur transportasi. ”Kita juga jabarkan bagaimana bentuk pelayanan pemerintah daerah selama ini. dan kita juga ingin dengarkan pembangunan bearifan lokal di masyarakat seperti apa,” ucapnya. Dosen yang mengajar di berbagai perguruan tinggi di Kalbar ini menambahkan selain program itu program 100 hari juga diciptakannya. Program itu seperti bedah skill (keahlian) ekonomi rakyat. Di antaranya sertifikasi profesi atau keahlian khusus. Kemudian ada badan koordinasi managemen, marketing usaha rakyat dan corporate social responsibility (CSR) termasuk profesionalisme perusda. Disamping itu, nantinya akan ada kartu kerja, kartu kredit usaha dan kartu manula. Bahkan juga sedang dirancang kredit laptop seluruh siswa Sekolah Dasar sampai belajar di Universitas. (den)

Tasyukuran Siswa SDIT Al Mumtaz Raih Peringkat ke-3 Pontianak & 5 se-Kalbar Unas Tertinggi

SERAHKAN PLAKAT: Kepala SDIT Al Mumtaz Pontianak, Suhada SPd menyerahkan plakat kelulusan kepada salah seorang siswa usai tasyukuran.

HAMPIR sudah satu dasawarsa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Mumtaz hadir di Kota Pontianak, guna mencetak lulusan yang berprestasi, bekarakter dan berakhlak mulia. Terlebih pada tahun ini, SDIT Al Mumtaz meraih prestasi yang luar biasa dimana pada Ujian Nasional (Unas) tahun ajaran pendidikan 2012-2013 meraih peringkat ke 3 seKota Pontianak dan ke-5 se Kalbar. Hal senada disampaikan Kepala SDIT Al Mumtaz Pontianak, Suhada SPd saat kegiataan Tasyukuran lulusan ke-V, SDIT Al Mumtaz tahun 2013. Jumat, 14 Juni 2013 bertempat di Rumah Adat Melayu Pontianak. Suhada mengungkapkan, pada tahun ini sekolahnya meluluskan 58 siswa kelas VI dengan pencapaian kelulusan 100 persen. Dimana Fairus

Hasna Roffiah meraih nilai Unas tertinggi di sekolah yakni 29,35, disusul dengan nilai yang sama oleh Wafa Najiyah dan Ahmad Inzil Anwar. Sementara untuk Ujian Akhir Sekolah (UAS) kembali sukses diraih kembali Fairuz Hasna Rofifah dengan total nilai 29,50, kedua diraih Ahmad Inzil Anwar total nilai 28,70 serta peringkat ketiga Wafa Najiyah 28,40. Dikatakan Suhada, prestasi yang diraih sekolahnya ini tidak terlepas dari hasil Unas dan UAS yang diperoleh siswanya. Terlebih kesuksesan yang diraih para siswa ini merupakan 1 dari 10 bagian pencapaian kompetensi sekolah. Disampingitu,disekolahpihaknya juga bekerjasama dengan orangtua melakukan penerapan 5 kultur pendidikan meliputi: kultur ilmiah,

kemandirian, lingkungan yang baik, komunikasi serta kultur ibadah. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Kota Pontianak, Rahmaniah Suprati menyampaikan, apresiasi kepada SDIT AL Mumtaz yang sukses meraih peringkat ke 3 nilai Unas tertinggi se-Kota Pontianak dan pering ke-5 se Kalbar. “Melalui pencapaian ini diharapakan para guru untuk terus memberikan bimbingan belajar secara intensif kepada para siswa, bukan hanya pada Unas maupun UAS. Melainkan pada kenaikan kelas maupun kejuaraan-kejuaran sains yang dilaksanakan secara lokal maupun nasional,” ujar Rahmaniah usai membuka Tasyukuran SDIT Al Mumtaz kemarin. Pembina SDIT Al Mumtaz, Arief Joni Prasetyo menambahkan, sekolah ini merupakan salah satu sekolah dasar yang telah jauh-jauh hari menerapkan pendidikan berkarakter atau berahlak mulia. “Saya juga merasa bangga ketika anak-anak di sini mampu meraih nilai akademik yang tinggi. Tidak hanya itu, anak-anak melalui pendidikan Islam ini mampu memiliki ahlakul karimah yang tinggi pula,” ujar Arif, Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak ini. Diakhir tasyukuran siswa kelas VI SDIT AL Mumtaz Pontianak kemarin, pihak sekolah juga memberikan apresiasi kepada Roji Afwa Robi, siswa kelas VI yang meraih peringkat tertinggi menghafal tiga juz Al-quran dan disusul Fairus Hasna Roffiah yang memiliki cita-cita menjadi pskiologi ini. (d3/ser)


KOMUNIKASI BISNIS

12

Nenek 17 Cucu Bebas Hipertensi Berkat Minum Gula Aren “SETELAH minum Gentong Mas secara teratur sekitar 5 bulan, sekarang tekanan darah saya sudah turun, badan pun lebih bertenaga,” ungkap Rapeah, warga Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Selatan, Kalbar ini memulai percakapan. Wanita berusia 72 tahun ini menceritakan, bertahun-tahun lamanya merasakan hidupnya seringkali tidak nyaman karena menderita hipertensi, atau yang masyarakat kita kenal dengan tekanan darah tinggi. “Kalau tekanan darah saya tinggi, kepala saya sering sakit luar biasa. Keluhan ini pertama kambuh saat saya menginjak usia 60 tahun,” cerita nenek 17 cucu tersebut. Hipertensi (hypertension) adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal, yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan diastolic (angka bawah) pada pemeriksaan tensi darah. Nilai normal tekanan darah seseorang secara umum adalah 120/80 mmHg. Dalam aktivitas sehari-hari, teka-

Pontianak Post zJumat 14 Juni 2013

Advertorial

nan darah bervariasi tetapi masih dalam kisaran normal. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat di waktu beraktivitas atau berolahraga. Tertarik dengan pengobatan alami, ibu rumah tangga inipun mencoba mengonsumsi Gentong Mas. “Dulu, saya seringkali berobat dan mencoba bermacam-macam pengobatan. Sampai akhirnya, anak saya menyarankan Gentong Mas. Ternyata baru minum kotak kedua, manfaatnya sudah saya rasakan. Untuk mengatasi hipertensi, memang Gentong Mas solusi paling bagus,” terangnya menceritakan perkenalannya dengan Gentong Mas. Setelah merasakan manfaatnya, Rapeah dapat menjalani masa senjanya dengan nyaman. Ia pun tak segan-segan untuk membagi pengalaman baiknya dengan orang lain. “Mudah-mudahan pengalaman saya alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain,” pungkasnya. Gentong Mas merupakan minuman herbal dengan bahan baku utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah menormalisir tekanan darah. Hab-

Training One Day Healing Seft Orchadz Perdana Hotel, Minggu, 16 Juni 2013

batussauda dalam Gentong Mas bermanfaat memelihara pembuluh darah dari endapan lemak dan pengapuran. Sementara Kayu Manis yang dikandung dalam Gentong Mas berfungsi sebagai penormal tekanan darah. Sedangkan Gula Aren selain rasanya manis dan lezat, juga bermanfaat menurunkan penyerapan lemak. Untuk hasil maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti menjalani diet rendah garam, kolesterol, dan lemak jenuh, stop konsumsi makanan dan minuman beralkohol, hindari stress dan olahraga teratur. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/toko obat terdekat atau hubungi: 14047. (e5/biz)

Vermint jaga Vitalitas & Menyehatkan VERMINT bekerja pada dua sisi dalam pengobatan Typus, yaitu membunuh bakteri penyebabnya dan sekaligus menurunkan demamnya. Mengatasi migrain, ambein, exim, borok, biduran. Mengeringkan luka bakar dan merapatkan serta menghilangkan luka bekas jahitan operasi atau cesar. Tak hanya itu, juga menghilangkan keluhan semasa kehamilan, Ekstrak Lumbricus Rubellus yang merupakaan kandungan dalam Vermint sangat baik untuk pengobatan. Mengandung 20 jenis asam amino dan protein (76%) yang lebih tinggi dibanding ikan maupun daging, asam Archidonat, Enzim Lumbrokinase, Peroksidase, Katalase, Selulose dan Lignase. Vermint berkhasiat; membantu menyembuhkan asma, batuk malam hari, batuk rejan banyak dahak, air seni berwarna kuning, juga penyakit tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah, pendarahan dan melancarkan peredaran darah. Lumbricus Rubellus juga menurunkan demam, menghaluskan dan melembabkan kulit. Kalau anak-anak sering menangis di malam hari atau sudah tidur juga bisa diberikan Lumbricus Rubellus (Vermint). Vermint sangat penting dalam mengatasi kerontokan rambut alamiah, dan mempercepat penyembuhan kerontokan rambut akibat penyakit fase anagen dengan suplai protein asam amino. Dalam kandungan Vermint terdapat enzim Lumbrokinase yang berfungsi menghancurkan sumbatan pembuluh darah dan mengobati infeksi pembuluh darah, serta melancarkan kembali sirkulasi darah keseluruh jaringan tubuh, sehingga sangat efektif untuk mengobati stroke dan jantung. Keunggulan Vermint adalah: Bekerja secara bio medicine sehingga tidak menimbulkan efek samping, aman untuk segala usia (sangat baik untuk orang dewasa dan anak-anak), aman dikonsumsi dalam jangka lama dan terus menerus, aman digunakan bersamaan/ terpadu dengan obat dokter, bahkan meningkatkan daya kerja obat tersebut. Vermint sudah terdaftar di Depkes RI dengan No: POM TR. 023.317.301 dan sudah mendapat sertifikat halal MUI, dengan No: LPPOM MUI: 00140049161208. Produksi PT. Vermindo Internasional.

Vermint sudah beredar di Kalbar khususnya di Kota Pontianak yaitu di; Apt Abadi, Apt Agung, Apt Amelia, Apt Anugerah, Apt Arwana, Apt Barokah, TO Batara, Apt Bersama, Apt Bintang, Apt Cipta, Apt Cinta Kasih, Apt Fajar, Apt Fatimah, Apt Gajah Mada, Apt Graha, TO Hidup Sehat. Apt Husada, Apt Imam Bonjol, Apt Irma, Apt Kharitas Bhakti, Apt Kimia Farma, Apt Makmur, Apt Makmur II, Apt Mandiri, Apt Mandiri II, TO Manjur, Apt Matahari, Apt MegaSari Farma, Apt Merdeka Timur, Apt Mitra Setia, Apt Mullia, TO Murni, Apt Murni, TO Mutiara, Apt Nusa Indah. TO Paris, Apt Pelangi Kota Baru, Apt Pelangi Podomoro, Apt Pretty, Apt Purnama, Apt Rizki, Apt Sahabat, Apt Syahra, Apt Sehat, Apt Sejahtera, Apt Serdam, Apt Seguna, TO Seruni, Apt Sha-Sha, TO Segi Delapan, TO Sehat Abadi, TO Sinar Abadi, TO Sinar Abadi II, Apt Sui Durian, Apt Therapy, Apt Utama, Apt Utama Farma, Apt Vegalia, Apt Vijaya, TO Jenaka, TO Sinar Mutiara.(d2/biz)

Stres dan Malu karena Jerawat?

PERNAHKAH ketika bercermin hampir seluruh permukaan wajah Anda dihiasi jerawat? Dan sampai membuat Anda enggan bepergian keluar rumah? Atau untuk mengoleskan krim tolak jerawat Anda meminta ibu Anda yang mengoleskannya, karena tidak sanggup untuk bercermin kembali? Segala macam cara telah Anda lakukan untuk mengatasi jerawat mulai dari berbagai macam krim tolak jerawat, bahan alami seperti jeruk nipis & tomat hijau, minum antibiotik dan bahkan sampai pasta gigi pun sudah pernah dicoba namun jerawat tak kunjung hilang? Jerawat termasuk salah satu penyakit kulit yang umum dan hampir setiap orang pernah mengalaminya. Timbulnya jerawat terutama karena adanya perubahan hormonal disertai produksi minyak berlebih, yang dipicu oleh makanan dengan kadar lemak & karbohidrat tinggi seperti makanan siap saji, stres dan kurang tidur. Untuk perawatan dari dalam, Anda butuh asupan nutrisi yang dapat menormalkan ketidakseimbangan hormonal dan mengendalikan produksi minyak berlebih

yang merupakan akar penyebab jerawat dengan Acnor. Karena ternyata Prof. Dr. Tanakan Junji dari Jepang menemukan formula baru menghilangkan jerawat secara tuntas dengan buah-buahan (dikenal dengan Fruit Therapy), berupa perawatan luar dan dalam dengan Acnor dalam bentuk tablet dan Liquid (oles). Acnor Tablet mengandung ekstrak biji kiwi dan chasteberry dengan aksi triple action-nya, akan menghilangkan jerawat dengan menyeimbangkan hormon biang keladi penyebab jerawat. Tak hanya itu, Acnor tablet juga dilengkapi dengan ekstrak dari pumpkin seed (biji waluh) untuk mengatasi peradangan jerawat, sehingga lebih cepat kempes dan kering serta dapat mengatasi stres. Biji gandum pada Acnor tablet bersifat “keratolitik alami” yaitu membantu mengangkat sel kulit mati bekas jerawat, sehingga flek hitam bekas jerawat akan memudar secara perlahan. Acnor liquid mengatasi jerawat dari luar mengandung kiwi seed oil dan almond oil yang akan membantu mengatasi pembengkakan dan peradangan akibat infeksi jerawat. Pada bulan pertama pemakaian dari Acnor akan terjadi proses pengurasan jerawat, dengan cara mengeluarkan sumbatan lemak yang terperangkap dalam pori-pori. Akibatnya, pada beberapa orang yang wajahnya sangat kotor kemungkinan akan muncul jerawat yang lebih banyak. Namun hal ini tidak lama, karena dengan adanya Acnor liquid, jerawat akan cepat dikeringkan. Bila Anda berjerawat: oleskan secara teratur Acnor liquid 1-2 kali sehari pada daerah yang berjerawat dalam kondisi wajah yang bersih, serta tambahkan Acnor Tablet 2-3 tablet kunyah rasa buah kiwi per hari secara teratur selama 3-6 bulan dan dan rasakan hasilnya. Kulit Anda pun akan halus, mulus bebas komedo dan jerawat. Hotline service (SMS Only) : 08 777 100 100 7 atau PT Marion Sam. Acnor sudah tersedia di Kota Pontianak: Jl. Gajahmada (Apt Makmur 2 (738744), Apt Kencana (742266), Apt Cahaya (736423)), Jl. Imam Bonjol (Apt Imam Bonjol (737711), Apt Cinta Kasih/580768). Jl. KH. W Hasim (Apt Agung (7087888), Apt Mandiri 2 (731216), Jl. KH. A Dahlan (TO. Jenaka/731950), Jl. HOS Cokroaminoto (Apt Merdeka Timur/734561). Jl. Veteran (Apt Megasari Farma/760242), Jl. Dr. Sutomo (Apt Zam-Zam/747213). Informasi lengkap hubungi distributor kami: PT. Penta Valent Cab. Pontianak (742854) atau Sudijanto (08125675532).(a2/bz)

SEGALA permasalahan yang datang terkadang membuat Anda putus asa, apalagi jika datang silih berganti tanpa henti-hentinya. Hal inilah yang akan berdampak pada efek karir Anda terhambat, rezeki tersumbat dan penyakit semakin berkarat hingga menyebabkan emosi Anda meningkat. Jika sudah begitu beratnya beban hidup Anda, maka harus ada solusi jitu. Sebuah program pembelajaran praktis, khusus bagi Anda yang ingin memprogram keberuntungan hidup baik dari segi kesehatan fisik maupun nonfisik, keluarga bahagia & harmonis setiap hari, hidup penuh berkah dan mulia karena nantinya bisa bermanfaat buat orang lain dengan metode yang ilmiah. Setelah sukses mengadakan dua kali Training untuk mengatasi masalah-masalah tersebut dan telah begitu banyak orang yang merasakan efek dari training tersebut. Salah satunya, Kepala Dispora Pontianak Suparma. Ia mengatakan, bahwa efek setelah mengikuti Training SEFT pada 4-5 Mei 2013 di Pontianak, kemarin membuat

SINSHE Hongkong Pontianak, merupakan pengobatan dengan metode herbal sinshe yang ternama, merupakan gabungan dari pengobatan, penelitian herbal, pencegahan penyakit kronis dan terapi penyembuhan. Didukung oleh konsultan sinshe ahli ternama dari Tiongkok yang sudah sangat berpengalaman; memanfaatkan resep herbal sinshe dan teknologi tinggi yang menghasilkan obat tradisional herbal sinshe yang manjur dan efektif; dengan sistem diagnosa yang tepat; obat tradisional terkini dari Tiongkok dan pengobatan elektroterapi, tilik nadi, akupuntur, tuina, terapi lainnya, sangat efektif, khususnya bagi pasien yang menderita penyakit kronis. Waspadalah! Jumlah penderita diabetes di Indonesia terus meningkat & diprediksi jutaan orang terkena diabetes (kencing manis). Jika tak diobati sedini mungkin secara tepat dan efektif, beresiko merusak organ penting tubuh seperti: hati, paru-paru, ginjal, limpa, reproduksi dan sistem syaraf, juga bisa menyebabkan uremia. Itulah sebabnya, data WHO terkini menyatakan persentase angka kelumpuhan maupun kematian akibat penyakit diabetes, dan berbagai macam komplikasi menakutkan ini terus meningkat pesat. Untuk mengatasi penyakit diabetes dan komplikasinya, Sinshe Hongkong Pontianak menggunakan metode herbal sinshe yang terdepan yakni “Bai Wei Hu Yi Liao Fa”, mengatasi penyakit dengan ramuan herbal yang disesuaikan jenis & kondisi penyakit penderita, dihasilkan dari 33 jenis obat berharga ditambah 28 jenis obat organik, daya serap obat sangat

dirinya merasa seperti menjadi pribadi yang berbeda. Pribadi yang jauh lebih ikhlas, damai dan berbagai masalah kesehatan dirinya ikut teratasi. Kini Training SEFT hadir kembali di Kota Pontianak, namun kali ini berbeda dari Training yang pernah diadakan sebelumnya. Jika Training SEFT Total Solution diadakan selama dua hari ful dengan biaya Training Rp3,5 juta, maka untuk Training One Day Healing ini hanya diadakan satu hari ful dengan biaya Rp1,5 juta. Dengan biaya yang jauh lebih murah, diharapkan kehadiran Training One Day Healing ini memang untuk menbantu orang-orang yang ingin sembuh dari berbagai masalah penyakit fisik mupun nonfisik. Sementara manfaat yang didapat dalam Training ini; pertama, mengatasi berbagai masalah fisik dan penyakit yang anda derita. Kedua, mengatasi berbagai masalah emosi seperti; takut, trauma, depresi, cemas dan kecanduan rokok. Ke-

tiga, berbagai masalah keluarga dan anak-anak yang datang dari ketidak harmonisan keluarga. Keempat, meningkatkan prestasi olahraga, prestasi dan karir di tempat kerja, serta meningkatkan omset penjualan. Kelima, mendapatkan pencerahan spiritual serta meningkatkan kedamaian hati dan kebahagiaan diri menjadi pribadi yang lebih baik setiap hari nya. Segera daftarkan diri Anda dengan menghubungi Mira Pratama nomor handphone (0852 5038 4448/0857 5005 4442) atau meng-SMS-kan (nama anda)#SEFT#Beruntung”. Bagi Anda yang ingin mendapatkan discount 30 persen (Rp500 ribu) dari Rp1,5 juta dan hanya membayar Rp1juta saja untuk biaya Training. Silakan transfer langsung ke rekening kami (nomor rekening akan di infokan lewat sms atau telepon), diskon ini hanya berlaku bagi Anda yang mendaftar dan melunasi biaya Training sebelum Sabtu, 15 Juni 2013.(d2/biz)

SINSHE HONGKONG Metode Efektif Atasi Diatebes hingga Tuntas

Pengobatan Sinshe Hongkong yang Manjur, Satusatunya di Pontianak

tinggi, rata-rata penderita diabetes setelah diobati sekitar 5-10 hari, gula darah menurun, gejala seperti kaki tangan kesemutan, seluruh badan tidak bertenaga, insomnia (susah tidur), dan lain-lain berkurang secara nyata. Rata-rata setelah 40-60 hari, gula darah stabil, gejala komplikasi menghilang, daya tahan tubuh meningkat, keseluruhan tubuh membaik, sebagian pasien bisa berhenti konsum-

si obat, fungsi insulin & sistem sekresi normal kembali, fungsi reproduksi pria kembali normal, sudah bisa kembali merasakan kehidupan sehat yang normal. Sudah banyak penderita merasakan khasiat mujarabnya; tidak ada efek samping, tidak menimbulkan ketergantungan, tidak pengaruh penderita menderita 10-20 tahun, kondisi penyakit parah/ ringan, setelah diobati bisa menurunkan gula darah & gula kencing hingga normal & seimbang, sesudah diatasi hingga keakar-akarnya tidak mudah kambuh. “Dapatkan program promosi khusus bagi yang datang berobat ke Sinshe Hongkong.” Untuk konsultasi dan pengobatan hubungi: Sinshe Hongkong, Jl. Agus Salim No. 126 Pontianak, Telp. (0561) 733268, 082152797888 (hari Minggu & libur tetap buka).(a2/bn)

Pertama Kali Rasakan Hamil

SETIAP insan manusia yang sudah menikah, pertama direncanakan adalah mempunyai anak berapa. Tidak jarang rencana mereka yang sudah sekian lama belum dikaruniai anak, sehingga sering saling menyalahkan. Tak lengkap sebuah rumah tangga kalau tidak ada kehadiran seorang anak, karena anak adalah penerus keturunan dan harta yang tidak ternilai. Menurut panduan pemeriksaan laboratorium analisis semen yang diterbitkan oleh badan kesehatan dunia tahun 1999, bahwa volume cairan semen yang normal minimal 2 ml per ejakulasi dan kekentalannya normal ukurannya tidak lebih dari 3 detik yang dihitung dalam detik. Dari hasil pemeriksaan dokter dan laboratorium dari suami istri Bahrul dan Yanti, warga Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, ternyata sang suami mempunyai volume cairan semen dibawah normal. Berbagai macam cara yang ditempuh Bahrul tetapi sang istri yang sudah lebih 10 tahun, dinikahi belum juga ada tanda-tanda hamil. Bahrul sudah mulai putus asa, bahkan rekannya sering bercanda kalau Bahrul bukanlah seorang laki-laki. Tanpa sengaja diawal September 2011, Bahrul membaca brosur Kapsul Tribulus di apotek. “Kalau

saya tidak mencobanya bagaimana saya bisa tahu kalau Tribulus dapat membantu memberi keturunan,” tuturnya dalam hati. “Kini Yanti istrinya sudah hamil,” tambah di warung kopi, tempat yang sepakati untuk bertemu dengan tim dari Tribulus Hc. Tribulus Hc terbuat dari tribulus Terrestris yang diambil dari varietas terbaik dari 3 varietas, yaitu varietas tipe Afrika, yang merupakan tanaman asing dan langka yang hanya tumbuh di daerah Afrika. Tribulus Terrestris sudah diakui kehebatannya oleh badan kesehatan dunia (WHO), maka sering diresepkan untuk gangguan seksual dan yang sah mendapat keturunan, karena Tribulus dapat membantu meningkatkan volume cairan semun dan kualitasnya. Kapsul Tribulus Hc boleh diadu dengan obat kuat laki-laki lainnya, karena Tribulus membuat tahan lama dan selalu bergairah serta mampu berulangulang. Sekali diminum langsung terasa, jika di minum sesuai aturan. Satu botol dapat menjaga gangguan seksual selama 3 bulan, aman dan justru baik bagi penderita darah tinggi. Kami memberikan bukti bukanjanji. Kapsul Tribulus Hc sudah terdaftar di POM dengan No.TR.. 103312931. Tribulus Hc sudah beredar di Kota Pontianak yakni di; Apt Gajah Mada, Apt Makmur1 dan2, Apt Merdeka Timur, Apt Mulia, Apt Mandiri 1 dan 2, Apt Agung, Apt SR Dalam, Apt Amelia, Apt Imam Bonjol, Apt Sehat, Apt Bersama, Apt Abadi, Apt Pretty, Apt Sejahtera, Apt Utama, Apt Bintang, Apt MS Farma, Apt Siantan Jaya, Apt Anugerah, TO Batara, TO Paris, TO Murni, TO Fajar, TO S. Lestari, TO Jenaka, TO Sinar Abadi 1 dan 2, TO Timur. Sambas: TO Santos. Singkawang: Apt Singkawang, Apt Merdeka, Apt Ganesa, Apt Asean dan Apt Sari Farma. Ketapang: Apt Mulia, Apt Lestari Farma. Sanggau: Apt Yoga. Mempawah: Apt Mempawah. Dicari agen untuk daerah. Informasi hubungi: 081352022980.(d2/biz)


Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013

S2 MM Untan Terakhir 23 Juni 2013

Pastikan Anda Terdaftar & Bergabung Bersama Kami

UCAPAN SELAMAT: HS. Sianipar memberikan ucapan selamat kepada wisudawan dari Ketapang. (ki-ka) Drs. Suparman (Kabag. Bina Program Pembangunan Setda Pemkab. Ketapang), Agus Riwiyanto (Kasi Dinas Sosial Tenaga Kerja & Transmigrasi Kab. Ketapang, Suandi(Staf Keuangan Setda Ketapang).

PROGRAM Magister Manajemen Universitas Tanjungpura (MM Untan) Pontianak, merupakan program pendidikan di bidang manajemen berjenjang strata 2 (S2), yang didirikan berdasarkan SK. Dirjen Dikti Nomor: 204/Dikti/Kep/1998 tentang Pembentukan Program Magister Manajemen di Untan. Sesuai dengan SK. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi No. 019/BAN-PT/Ak-VI/ S2/I/2009 program MM Untan telah terakreditasi dengan predikat “baik”. Letak MM Untan sangat staretegis, karena terletak di tengah-tengah puast keramaian dan kondisi yang asri. Adapun fasilitas dari MM Untan yaitu dosen yang berkualifikasi

dan preofesional, lahan parkir luas dan aman, akses internet Wi-Fi, perpustakaan untuk menunjang proses belajar, ruangan perkuliahan ber-AC dan lain-lain. “Fasilitas yang kami berikan kepada mahasiswa semata-mata untuk memenuhi kebutuhan mereka selama di MM Untan, sehingga mereka merasa aman, mendapat akses informasi secara lengkap dan proses belajar yang menyenangkan demi kemajuan Kalbar,” ujar Wahyu Laksana, selaku sekretariat MM Untan. Sebagai satu-satunya Program MM yang ada di Kalbar hingga Tahun 2013 telah mewisuda 1.091 orang wisudawan yang telah menduduki

KOMUNIKASI BISNIS

13

Advertorial

jabatan-jabatan strategis di berbagai instansi pemerintah baik sebagai birokrat, namun tidak sedikit mereka yang tadinya hanya karyawan biasa diperusahakan swasta, namun setelah dapat menyelesaikan Program S2 MM Untan, tidak berapa lama mereka dapat menduduki posisi strategis diperusahakan swasta sebagai manajer maupun direktur, baik di Kalbar (ada di 9 kabupaten maupun 2 Kota Pontianak dan Singkawang) maupun tingkat Nasional seperti di Kabupaten Natuna. Program S2 MM Untan memberikan kesempatan kepada lulusan S1 dari berbagai bidang, yang berasal dari daerah untuk menyelesaikan S2 MM Untan yang terbagi menjadi 3 kelas. (1) Kelas Intensif A atau kelas khusus, artinya waktu perkuliahan dapat disesuaikan dengan waktu kerja, perkuliahan dilaksanakan Sabtu dan Minggu sehingga tidak mengganggu waktu kerja. Ini yang telah dilaksanakan teman-teman dari Ketapang dan dari Kep. Natuna. (2) Kelas Intensif B (kuliah malam) perkuliahan dilaksanakan Senin-Jumat pukul 19.00-21.45 WIB. (3) Kelas Fresh Graduate (kuliah pagi) dilaksanakan Senin-Jumat pada pukul 08.30-11.00 WIB. Program S2 MM memiliki 3 konsentrasi program studi yaitu: Manajemen Keuangan/ Keuangan Daerah, Manajemen Pemasaran dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Susi, Ali dan Fara, telepon (0561) 571512, fax (0561) 571513 dan email: pasca_mmuntan@yahoo.com. Atau contact person 08125603191. Pastikan Anda telah terdaftar di Program S2 MM Untan. MM Untan berlokasi di Gedung Magister Manajemen Untan, Jl. Imam Bonjol Pontianak, kode pos 78124. (e6/biz)

Program Studi BKI STAIN

BAGI calon mahasiswa yang aktif dan berbakat dalam dunia konseling, jangan bingung dan tidak usah ragu dalam mencari dan menentukan dimana selanjutnya Anda akan kuliah. Karena, bakat dan minat yang Anda miliki dapat diasah dan dipertajam lagi dengan Anda kuliah di Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), STAIN Pontianak. Program Studi BKI STAIN Pontianak ini menerima calon mahasiswa yang berada di Kota Pontianak khususnya, masyarakat Kalbar umumnya dan bahkan dari seluruh tanah air. Jika pada saat SMU sederajat, bakat dan minat Anda dalam dunia konseling berjalan mengalir begitu saja. Barang kali bakat Anda tersebut tersalurkan melalui kegiatan dan aktivitas sekolah atau kegiatan di luar sekolah, semacam pendampingan pada masyarakat tertentu dan lainlain. Minat dan bakat tersebut jangan

dibiarkan dan hilang begitu saja. Dengan kuliah di Program Studi BKI STAIN Pontianak Anda akan mendapatkan ilmu penyuluhan dan konseling secara utuh, baik teoritis maupun praktis. Secara teoritis, keilmuan Anda tentang dunia konseling akan dipertajam di dalam kelas. Secara praktis Anda akan berada di masyarakat pada saat PPL dan KKN. Untuk mendukung proses pembelajaran, Program Studi BKI memiliki Mikro Konseling. Yaitu laboratorium yang dapat digunakan mahasiswa BKI untuk mempraktikkan ilmu yang di dapat di dalam kelas. Selain itu, beragam fasilitas dapat dinikmati misalnya kelas ber-AC dan dilengkapi dengan proyektor. Dengan perangkat tersebut, Anda akan mendapatkan suasana belajar yang nyaman. Selain itu, STAIN Pontianak juga memiliki hot spot, yang dapat memanjakan Anda 24 jam berselan-

car di dunia maya. Beragam beasiswa juga disediakan bagimahasiswa,baikbeasiswaprestasi maupun beasiswa bagi mahasiswa yang secara ekonomi tidak mampu. Beasiswa tersebut bisa berasal dari DIPA STAIN Pontianak, maupun dari lembaga lain yang bekerjasama dengan STAIN Pontianak. Iklim kampus yang bergairah membuat Anda nyaman belajar di STAIN Pontianak. Mobilitas mahasiswa begitu tinggi, dengan segala macam organ dan club yang ada pada mahasiswa. Sejauh ini, club menulis dimiliki mahasiswa telah menerbitkan puluhan judul buku. Club menulis adalah wadah mahasiswa yang hobi menulis untuk menyalurkan bakat dan minatnya. Anda akan menemukan club-club lain, sesuai dengan minat dan bakat Anda, sebut saja misalnya club Alquran, Club Fotografi. Sejauh ini Program Studi BKI, dan program studi lain yang ada di STAIN Pontianak mendapat predikat akreditasi B dari BAN-PT. Karena itu, Anda jangan ragu melangkahkan kaki dan mendapatkan dirimu yang sebenarnya di STAIN Pontianak. Daftar diri Anda dengan mengunjungi http:// www.spmb-ptain.ac.id. Pendaftaran jalur tes tertulis dilaksanakan 6 Mei15 Juni 2013. Atau Anda mendaftar melalui SPMB-STAIN Pontianak yang bersifat lokal. Pendaftaran dalam SPMB-STAIN ini akan dimulai 1 Juli-30 Agustus 2013. Kemudian ujian tertulisnya akan dilaksanakan 2-3 September 2013.(d4/biz)

Wujudkan Impian Jadi Developer Perumahan Bersama Kami Kibarkan Bendera Kecilmu & Biarkan Alam Semesta Membuatnya Jadi Besar SAATNYA Anda jadi miliarder dari bisnis developer! Tahukah Anda jadi developer itu mudah dan murah. Modal ratusan juta hasil miliaran rupiah, bahkan hanya modal akomodasi jutaan saja sudah bisa menjadi developer, siapapun Anda saat ini pasti bisa, asal tahu caranya. Jika dihitung-hitung, jumlah developer perumahan di sekitar kita, biasanya tidaklah banyak. Hal ini disebabkan karena adanya anggapan, bahwa menjadi developer perumahan itu sulit dan membutuhkan modal besar hingga miliaran. Dan karena anggapan itulah, Developer Properti Indonesia (DPI), sebuah komunitas developer muda Indonesia, telah berkeliling nusantara untuk mengadakan seminar dengan judul “Strategi Sukses Bisnis Developer Perumahan”. Dan kali ini, DPI akan menggelar seminarnya di Kota Pontianak. Seminar ini akan membuka mental blok kita, bahwa membangun bisnis developer itu mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Seminar ini akan merubah paradigma umum yang selama ini diyakini banyak orang, bahwa bisnis properti sebagai bisnis padat modal yang hanya bisa dilakukan oleh para pemodal besar. Sebagai sebuah revolusi yang luar bisa, seminar ini akan menunjukkan pada kita banyaknya pengalaman dan pengetahuan yang akan membuka peluang untuk menjadi pengusaha real estate secara cepat dan pasti

aman. Dan tentu saja, seminar ini juga menunjukkan kepada kita, apa saja yang diperlukan untuk menjalankan bisnis properti. Mengapa jumlah developer tidak banyak? Karena tidak ada yang mau berbagi ilmunya, tidak ada tempat konsultasi, tidak ada sekolah formalnya, takut gagal kalau sendirian dan mengira modalnya sangat besar. “Begitu Anda tahu caranya dan ternyata tidak memerlukan modal gede, saya yakin Anda tidak mau berpikir berbisnis lain,” kata Miftachul Amin, yang merupakan founder DPI. Anda berani menjadi developer? Berani mencoba? Berani menjadi pengusaha developer? Seminar ini akan mengupas tuntas strategi membangun bisnis developer properti dengan modal kecil. Perumahan tak harusratusanrumah,tapibisadimulai dengan hanya sekian rumah. Materi

yangakanditunjukkandalamseminar antara lain: membedah dapur rahasia developer properti, bagaimana memulai bisnis developer properti dengan modal kecil, membongkar rahasiayangdiperlukanuntukmemulai bisnis developer properti, hingga sampai cara negosiasi mendapatkan lahan dengan dengan penguasaan lahan yang sempurna. Juga akan dibahas bagaimana mengurus perizinan dengan cepat, cara menjalankan proyek, cara jitu memasarkan properti dengan cepat, membangun bisnis developer omset miliaran rupiah dengan modal kecil, menguak rahasia bagaimana menjual properti dengan segera, lebih cepat dan dengan harga lebih baik, trik-trik jitu menghindari risiko gagal, serta cara membuat perjanjian dengan semua pihak dalam sebuah proyek perumahan.(e3/biz)

Rahasia Jenius Dalam 5 Menit Rancang Kesuksesan & Kebahagian Anak Sejak Dini

SMP Bumi Khatulistiwa Kembali Ukir Prestasi di Tingkat Provinsi PADA O2SN tahun 2013 bulan Mei lalu, SMP Bumi Khatulistiwa mengutus 2 orang siswanya mewakili Kabupaten Kubu Raya untuk berkompetisi di tingkat Provinsi. Ke dua siswa tersebut yakni Muhammad Ibnu Zulkatsir mengikuti Olimpiade Biologi dan Ibnu Santuri mengikuti O2SN seni bela diri Pencak Silat. Dalam dua kompetisi tersebut, Ibnu Santuri berhasil naik ke atas podium memperoleh medali Perak. Atas prestasi ini, mereka telah mengharumkan nama SMP Bumi Khatulistiwa kususnya dan Kabupaten Kubu Raya pada umumnya. SMP Bumi Khatulistiwa juga kembali meluluskan 100 persen siswanya angkatan ke-2, dengan nilai Ujian Nasional (Unas) tertinggi 4 mata pelajaran berturut-turut sebagai berikut; Bahasa Indonesia 9,20 diraih oleh Ega Probohastati, Bahasa Inggris 9,20 diraih oleh Wibiyantoro Adhi Pratikto, Matematika 9.50 diraih oleh Abdau Wardiyoso dan IPA 9,00 diraih oleh Luqman Al Hadi. Untuk kesenambungan pendidikan di SMP Bumi Khatulistiwa, maka dengan ini SMP Bumi Khatulistiwa membuka pendaftaran siswa baru

FOTO IST

DIABADIKAN: Muhammad Ibnu Zulkatsir dan Ibnu Santuri diabadikan setelah berhasil mengukir prestasi.

tahun pelajaran 2013/2014, pendaftaran dibuka sejak 11 Juni hingga 22 Juni, buka pukul 08.00-14.00 WIB dari Senin sampai Kamis di sekretariat panitia penerimaan siswa baru SMP Bumi Khatulistiwa yang beralamat di

Jl. Soekarno Hatta Km.9 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi telepon: (0561) 7015200, tempat terbatas.(d2/biz)

INGIN anak Anda sehebat einstein (ilmuan dunia) atau sekaya Bill Gates (orang terkaya nomor 1 dunia atau sedahsyat Thomas Alfa Edison, penemu dan pemilik perusahaan General Electrik. Ternyata mereka hebat bukan tiba-tiba, tetapi mereka sengaja dibentuk orangtuanya menjadi orang hebat semenjak umur 0-17 tahun, sehingga terbukti kehebatannya bisa kita lihat sekarang. Anak adalah permata jiwa bagi orangtuanya, sehingga apapun akan kita lakukan demi kesuksesan dan kebahagiaan anak. Kita tahu anak dilahirkan fitrah atau suci dalam perkembangannya orangtualah yang membentuk dia sukses atau tidak. Untuk itu, kami dari CV.Insan Mulia mempersembahkan seminar rahasia anak jenius dalam 5 menit bersama trainer nasional Wahyu A, pada Sabtu, 15 Juni 2013 pukul 14.00-17.00 dan dilanjuti 16 Juni 2013 pukul 09.00-16.00 di Wisma Nusantara Pontianak. Manfaat seminar ini adalah: (1) membuat cinta kepada Tuhan, mahluk dan alam semesta. (2) membuat perubahan permanen pada diri orangtua dan anak. (3) membuat anak percaya diri, termotivasi dari dalam dirinya, mandiri, kreatif dan energik. (4) solusi masalah pelajaran dan nilai di sekolah. (5) membentuk keluarga berkarakter. (6) memastikan masa depan anak sukses dan bahagia. (7) menyikapi anak hiperakatif. (8) membantu anak menghilangkan sifat malas, mengompol, suka nonton tv, suka game, tak percaya diri dan phobia. Beberapa kesaksian setelah mengikuti seminar ini datang dari Ny Farida dari Surabaya, sebelumnya anak saya lambat dalam mengingat sesuatu, agak pendiam, kurang percaya diri, bahkan nilai pelajaran kurang baik. Namun setelah mengikuti seminar ini anak saya lebih mudah dan cepat mengingat sesuatu, dia lebih ceria, percaya diri dan nilai pelajaran baik dari sebelumnya.

Wahyu A

Ny Lily dari Jakarta mengaku, sebelumnya anak lebih cepat marah dan kurang sopan terhadap orangtuanya maupun orang lain. Namun setelah mengikuti seminar ini anak saya lebih penyayang dan lebih riang gembira. Bahkan kepada orangtuanya maupun orang lain dia lebih perhatian, terlebih dia mengerjakan PR dari sekolahnya dengan ke-

sadaran sendiri. Bagi anda ingin mendaftarakan anaknya dalam seminar ini, maka orangtua dapat mengikuti anakanaknya dalam seminar rahasia anak jenius: diperuntukkan bagi anak-anak dari usia 0-17 yang dapat dipraktikkan dalam seminar ini. Mulai dari menghafal puluhan kata acak dalam hitungan detik, dengan begitu menunjukan anak-anak pada dasarnya jenius tergantung bagaimana orangtua mendidik dan menjaganya. Bagi orangtua berminat mengikuti seminar rahasia anak jenius, dapat membeli tiket sebelum hari pelaksanaan dengan biaya Rp50ribu/keluarga. Pembelian tiket dapat dilakukan melalui transfer kerekening ke Bank BRI dengan nomor rekening 484 201006484535 dan Bank Mandiri 1460006749720 atas nama Hadi Prayitno. Setelah ditransfer lakukan sms dengan cara: Nama#genius#jumlah transfer ke 082357757580, bukti transfer sebagai pengganti tiket. Pembelian tiket pada hari pelaksanaan harga naik menjadi Rp200 ribu (kesempatan terbatas), dijamin pasti bisa garansi 100 persen uang kembali dan bagi yang belum jelas dapat melakukan sms. Caranya: info (spasi) nama kirim ke082357757580 maka akan dihubungi panitia.(d3/biz)


OPINI

14

Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013

Menjaga Kesehatan Selama Haji (1) PADA tahun 2010 penulis diberi kesempatan oleh Allah Swt untuk menunaikan ibadah haji. Namun kepergian penulis bukanlah sebagai petugas kesehatan haji, akan tapi sebagai jamaah haji reguler bersama dengan rombongan salah satu KBHI di Pontianak. Kesempatan yang baik ini penulis sambil melakukan pengamatan untuk memperoleh pengalaman dan informasi terutama dari tim kesehatan haji. Ada beberapa hal mengapa kita harus menjaga kesehatan selama perjalanan dari tanah air ke tanah suci. Hal tersebut antara lain dikarenakan beberapa faktor berikut ini: Usia. Umumnya jamaah haji tergolong ke dalam usia yang tidak dapat dikatakan muda, akan tetapi sudah lanjut usia yakni antar 40 - 60 tahun, saat tubuh tidak lagi sesehat masa belia. Semakin tua biasanya makin banyak penyakit yang datang. Menurut hasil pengamatan penulis, penyakit yang sering didapat pada usia lanjut: pembuluh darah, jantung, kencing manis, lambung, dan penyakit tulang dan sendi. Jamaah sering tersesat. Hal ini karena daya ingat orang tua berkurang di samping tubuh yang memang lemah. Oleh karena itu, sering jamaah sesudah sembahyang di Masjidil Haram kurang mampu lagi untuk berdiri atau mengenali jalan pulang. Sementara, di dalam Masjidil Haram tidak tersedia makanan, maka wajar bila tubuh yang memang lemah ini akan bertambah lemah. Kesulitan hubungan bahasa antara kelompok jamaah yang satu dengan kelompok yang lain. Tidak sedikit jamaah Indonesia yang tidak dapat berbahasa Indonesia, apalagi berbahasa Arab atau Inggris. Dengan demikian untuk menanyakan jalan pulang saja sulit. Mekkah maupun Madinah mempunyai lebih banyak gang daripada jalan. Hal ini akan bertambah sulit karena gang-gang itu tidak bernama dan berkelok-kelok. Seperti kota internasional lainnya, untuk berbelanja di kota Mekkah atau Madinah, hampir tidak mungkin dapat dilakukan karena kesulitan membaca peta kota kalau tidak terbiasa. Oleh karena itu, baik di Mekkah, Medinah maupun Mina lebih mudah tersesat. Hal ini dapat juga disebabkan oleh karena antara pemukiman yang satu dengan yang lain tidak mempunyai tanda pengenal yang dapat dimengerti oleh jamaah haji, kecuali plakat yang dipasang di depan kelompok-kelompok Syeich. Hampir semua jamaah, perjalanan ke Mekkah ini merupakan perjalanan ke luar negeri yang pertama kali. Oleh karena itu, belum terlatih untuk mengenal daerah di negara asing. Masjidil Haram mempunyai pintupintu yang hampir sama bentuknya. Jika masuk dan keluar dari pintu yang berbeda maka kemungkinan untuk tersesat menjadi lebih besar. Jamaah Indonesia pada umumnya malu bertanya sehingga mereka mudah tersesat. Hal ini timbul oleh karena kebiasaan di tanah air, kita jarang berbicara dengan orang yang tidak dikenal. Makan yang tidak teratur. Tidak seperti di tanah air, selama menunaikan ibadah haji, makan menjadi tidak teratur. Hal ini merupakan faktor yang mengurangi daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit selama dalam perjalanan. Perjalanan menunaikan ibadah haji Jaraknya sangat jauh dan melelahkan. Walaupun sekarang dapat ditempuh dengan perjalanan udara, akan tetapi waktu penerbangan masih cukup lama

OLEH MALIK SAEPUDIN, SKM,M.KES*

(8-10 jam). Di samping itu, dapat kita bayangkan, sebelum jamaah berangkat menuju ke tanah suci harus menempuh perjalanan yang tidak sekejap pula. Sedangkan di bandara King Abd. Azis para jamaah harus menunggu cukup lama, antre yang serba panjang, masa penungguan di Jeddah, perjalanan dari Jeddah ke Madinah dan Mina, dan selama thawaf, seluruhnya menyita waktu lama. Ini merupakan pekerjaan yang berat bagi jamaah lanjut usia. Di samping itu tidak pula dapat diabaikan betapa sulit dan lamanya perjalanan dari Mekkah ke Jeddah yang selanjutnya pulang ke tanah air, dan akhirnya sampai ke kampung halaman. Dari seluruh perjalanan ini yang paling berat bagi kesehatan adalah perjalanan dari wukuf di Arafah menuju ke Mina untuk melontar. Perjalanan memang hanya beberapa kilometer saja, akan tetapi harus ditempuh selama 5 sampai 6 jam. Dalam hal ini mobil berjalan sangat lambat dan sering berhenti, ditambah pula dengan kurang tidur. Kurang tidur ini disebabkan karena berangkat dari Arafah sudah larut malam dan sampai di Mina subuh, sementara tempat pemondokan belum lagi pasti sedangkan kewajiban melontar harus dilaksanakan segera. Di sini para jamaah biasanya sering menderita sakit. Kesehatan lingkungan yang buruk. Hal ini dapat kita alami di Mina, sebuah kota kecil yang hanya berpenduduk beberapa ribu jiwa yang dibebani dengan jamaah yang berjuta-juta jumlahnya. Di samping itu kita lihat pula berjuta-juta hewan korban dan berbagai suku bangsa dengan kebiasaan yang berbeda sehingga terlihat pula bermacam-macam kebiasaan yang kurang sehat. Demikian pula, dengan kemah yang yang ukurannya kecil dan harus dihuni oleh 8-10 orang jamaah. Tentu saja hal ini tidak sehat, di mana udara menjadi kotor dan berbagai penyakit lebih mudah ditularkan. Demikian pula dengan penyakit saluran pernafasan, sangat mudah terjadi oleh karena padatnya para jamaah di Mina. Walaupun pemerintah Saudi Arabia telah berusaha untuk menyemprotkan berbagai jenis antikuman dengan bermacammacam cara termasuk penyemprotan dari udara, akan tetapi kesehatan lingkungan tetap saja rendah karena meledaknya jumlah jamaah. Terlihat pemandangan yang kurang sedap yakni sarana sanitasi MCK yang dirasakan kurang dan kotor, juga sampah sisa makanan, beberapa barang bawaan jamaah, seperti tikar, kain-kain bekas, rambut sisa tahalul menumpuk berserakan di mana-mana. Kecelakaan yang mungkin terjadi Berkumpulnya jutaan manusia dari berbagai bangsa membawa hikmah pengabdian yang lebih tinggi kepada “ilahi rabbi”. Akan tetapi dari segi kesehatan kita perlu berhati-hati, sebab berkumpulnya manusia secara berdesak-desakan dapat membawa hal-hal yang kurang sehat, seperti terinjak dan terjepit dalam arus jamaah. Di samping itu berbagai penyakit lebih mudah ditularkan seperti influenza. Kecelakaan-kecelakaan seperti ini sering terjadi pada saat sembahyang subuh di masjid Rasulullah di Medinah. Pada saat itu hampir seluruh jamaah berebut untuk melaksanakan salat di Raudah. Sejak tengah malam sebelum pintu masjid

dibuka, para jamaah telah menunggu di terali pintu itu. Ketika pintu dibuka maka terjadilah arus manusia yang luar biasa banyaknya menuju ke Raudah dan pada saat inilah para jamaah sering terinjak dan terjepit. Bila ada yang terjatuh dalam aliran manusia ini, maka tak ayal lagi ia akan menjadi injakan massa. Keceakaan juga dapat terjadi saat melontar di Mina. Di sini lebih banyak terjadi kecelakaan dibandingkan dengan di Madinah maupun di Mekkah. Meskipun telah dipisahkan antara ras Asia, Afrika dan Eropa. Namun karena jumlahnya yang jutaan, dan situasi yang semangat berkobar pada setiap jamaah untuk memburu dan melempar jumrah sebagai simbol mengenyahkan kezaliman. Penulis menyaksikan ekspresi yang luar biasa, bahkan ada yang melempar dengan sandal dan sepatu dan bendabenda lain, sebingga hati-hati bisa salah lempar. Kondisi inilah yang membuat rawan kecelakaan, seprti terinjak dan terjepit di tengah lautan manusia. Kecelakaan pada saat thawaf juga sering terjadi saat yang kritis justru pada saat mencium Hajarul Aswad. Makin dekat saat ke Arafah makin sulit untuk mencium Hajarul Aswad, sebab makin banyak jamaah yang mengerjakan thawaf. Oleh karena itu Rasulullah pernah memberikan contoh pada thawaf wada’ cukup dengan istilam (isyarat dengan tangan kemudian mencium) sambil menghadap ke Hajarul Aswad. Akan tetapi banyak para jamaah yang justru berpikir bahwa mencium Hajarul Aswad ini merupakan keharusan. Padahal inti dari ibadah haji adalah wukuf di Arafah (alhajju Arafah). Suhu tidak sama dengan di tanah air. Pada musim panas tingginya suhu di tanah suci dapat mencapai 50° sementara di tanah air hanya berkisar antara 26° sampai 33° C. Untuk mengatasi panas udara ini bangsa Arab menggunakan jubah putih dengan tujuan agar panas yang datang ke tubuh dan penguapan air dari tubuh sekecil mungkin. Akan tetapi, bagi bangsa Indonesia terasa gerah, karena tidak biasa memakai jubah ini. Padahal jubah dan sorban adalah dua jenis pakaian yang dapat melindungi tubuh dari sengatan matahari. Oleh karena itu, dapatlah dibayangkan bagi bangsa Indonesia yang biasa menggunakan pakaian lengan pendek dan berpori yang membuat keringat lebih banyak ke luar. Banyaknya keringat yang ke luar ini bila tidak disertai dengan minum yang banyak tentulah akan menjadi cepat kering. Dapat kita bayangkan bahwa air yang keluar baik melalui air seni, tinja, maupun keringat, sebenarnya adalah air yang keluar dari tubuh sehingga tubuh cepat kering bila tidak disertai dengan minum yang banyak. Pada prinsipnya air di dalam tubuh sama dengan air pendingin pada mobil, yang membuat panas tubuh menjadi konstan (37° C). Di samping itu dalam tubuh terdapat pula alat yang mengatur ke luar masuknya air dari tubuh. Bila alat pengatur ini rusak atau air yang menguap terlalu banyak, maka keadaan ini dapat disamakan dengan mobil yang kekurangan air sehingga panas tubuh akan naik dengan cepat pada keadaan di matahari menyengat kulit. Keadaan ini disebut dengan sengatan matahari.(bersambung) *Pemerhati masalah kesehatan dan Dosen Politeknik Kesehatan Pontianak

Misteri Salat Sunnah Fajar MENURUT hadissahih,diantara salat-salat yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah Saw adalah salat dua rakaat ketika fajar menyingsing atau sebelum mengerjakan salat subuh. Siti Aisyah RA dalam hadis muttafaq ‘alaih menyatakan, “Tidak ada nafilah, salat sunah, yang sangat dijaga pelaksanaannya oleh Nabi Saw melebihi dua rakaat fajar“ (HR.Bukhari dan Muslim). Ungkapan Aisyah ra ini jelas menegaskan “kewajiban” dua rakaat itu dan menetapkan kesunahannya.Imam An-Nawawi di dalam syarah Shahih Muslim menyebutkan, “Hadis ini adalah keterangan tentang agungnya keutamaan dua rakaat itu, dan bahwa hukum keduanya sunah, bukan wajib. Itulah pendapat jumhur ulama“. Rasulullah Saw mengistimewakan salat sunat fajar – sunat sebelum subuh – Beliau bersabda “Dua rakaat fajar (salat sunnah sebelum subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya“ (HR.Muslim). Dan karena begitu besarnya fadhilah salat fajar ini, Nabi Saw pernah memerintahkan salah seorang sahabatnya yang tidak sempat salat fajar untuk meng-qadha setelah usai melaksanakan salat subuh. Salat fajar bisa dilakukan di rumah (kalau rumah dekat dengan masjid) seperti yang juga Rasul lakukan. Namun setelah sampai di masjid, beliau kemudian melakukan lagi dengan niat salat tahiyyatul masjid. Begitu utamanya salat sunah fajar, Abu Sulaiman Al-Darani RA memberi nasehat kepada muridnya, “Sambutlah waktu fajar dengan sebaik-baiknya. Sebab, pada saat itu ribuan kebaikan turun ke muka bumi“. Syaikh Al–Nabtaiti hampir tidak pernah memejamkan mata pada waktu malam. Dia takut kesiangan atau terlewat melakukan amalan rutin pada waktu fajar. Dia menyebutkan bahwa saat–saat menjelang fajar adalah saat Allah memanggil hamba-Nya. Pernah seseorang bertanya kepada beliau, “Wahai Syaikh, apa yang membuat dirimu tidak pernah nyenyak ketika

OLEH

UTI KONSEN.U.M.

tidur?”. Al-Nabtaiti menjawab, “Sesungguhnya setiap malam Yang Maha Pemurah selalu memanggil hamba-hamba-Nya. Aku takut ketika Dia memanggil, aku menyahut-Nya dengan dengkuran. Dan, aku malu terlihat oleh Tuhanku terbaring seperti bangkai, padahal aku masih diberi nyawa“. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Sunah fajar berkedudukan pembuka amal, sedangkan witir adalah penutupnya. Karena itulah Nabi Saw melaksanakan salat sunah fajar dan witir dengan dua surat Al Ikhlas dan Al Kafirun. Keduanya memuat tauhid ilmu dan amal, tauhid ma’rifah dan tauhid i’tiqad dan qashd“ (Zad al Ma’ad). Ibnul Qayyim berujar, “Tidur di waktu subuh itu menghalangi datangnya rezeki, karena waktu itu adalah saat yang tepat bagi makhluk itu meminta rezekinya, dan waktu itu adalah saat pembagian rezeki. Tidurnya seseorang akan menghalangi tersampaikannya rezeki kepadanya, kecuali bila tidurnya itu disebabkan oleh halangan syar’i atau keadaan darurat.Tidur pada waktu itu tanpa ada uzur sangat buruk dampaknya.” Abdullah bin Abbas RA pernah melihat seorang anaknya tidur di waktu subuh, maka ia langsung menghardik, “Bangun kamu! Apakah kamu tidur pada saat di baginya rezeki!“. Al-Barwasawi menulis, “Di subuh hari ada buktibukti kekuasaan, yaitu tergantikannya kegelapan dengan cahaya dan tergantikannya tidur – saudara kematian – dengan kesadaran.” Kemudian ia bersyair, “Jika banyak tidur, bangunkan aku. Karena umur dikurangi oleh tidur. Jika banyak makan, peringatkanlah aku. Karena hati dirusak oleh makanan. Jika banyak bicara, jadikan aku diam. Karena agama dirusak oleh ucapan. Jika banyak uban, sadarkanlah aku. Karena uban akan diikuti

kematian.” Dalam sebuah hadis Aisyah ra menerangkan, “Tidak ada salat yang lebih diperhatikan Rasulullah Saw selain salat sunat fajar “ (HR. Bukhari). Nabi Saw bersabda, “Dan dua rakaat salat fajar, jangan kamu tinggalkan walaupun engkau mengadakan perjalanan jauh “ (HR. Ahmad dan Abu Daud). Ibnu Hajar Asqalani berkata, “Ketika melaksanakan safar, Rasulullah Saw tidak mengerjakan salat sunah rawatib, kecuali salat sunnah fajar“. Untuk itulah Rasul Saw bersabda, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ahmad dari hadis Abu Hurairah ra, “Janganlah kalian meninggalkan dua rakaat fajar walaupun kalian dikejar kuda (musuh).” Ada pelajaran berharga yang bisa kita petik dari hadis ini. Ada seruan penting yang bisaa kita renungkan dari pernyataan Rasulullah Saw tersebut, yaitu seruan agar janganlah kita meninggalkan salat sunnah fajar meskipun hal itu dalam kondisi susah, terjepit dan lain sebagainya “. (buku Misteri Shalat Sunnah Fajar oleh Imam Musbikin). Untuk itulah, apabila Rasulullah Saw kehilangan waktu salat sunah fajar, maka beliau Saw mengerjakannya sesudah salat subuh. Pengagungan terhadap salat sunah fajar ini akan menumbuhkan di dalam diri kita sikap pemuliaan dan pengagungan terhadap salat fardhu (yakni salat subuh). Apabila salat sunah fajar itu lebih baik daripada dunia dan seisinya, maka apa yang kita katakan terhadap salat fardhu (tentu pahalanya lebih besar lagi). Lazimnya Rasulullah Saw membaca surah Al-Kafirun pada rakaat pertama dan surah Al-Ikhlas pada rakaat kedua. Al Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Malaikat malam dan malaikat siang bertemu pada waktu salat subuh, kemudian Abu Hurairah berkata’ Jika kalian mau. Bacalah’.Sesungguhnya salat subuh itu disaksikan oleh para malaikat”. Wallahua’lam.

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Persetujuan Perubahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redaksi: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pemasaran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pontianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairulrahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius. Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekretaris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari Jawa Pos Group Kurniatama, Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: Mochsinin (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Hari Kurniatama (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Sugeng (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Asri Isnaini, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Sutami. Pemasaran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Langganan per 1 Bulan dalam kota Rp 80.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 40.000,- full colour Rp 50.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, maksimal 10 baris) pembayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

Pontianak Post


Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013

ANEKA PONTIANAK

Jual Ritual Nyobeng PONTIANAK - Ritual adat Nyobeng dan Pantai Paloh akan menjadi unggulan untuk dipromosikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Barat. Keduanya dipilih karena memiliki nilai tinggi untuk dipasarkan. “Kami ambil destinasi wisata yang siap jual,” kata Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Disbudpar Kalbar, Kusmayadi, Kamis (13/6). Oleh karena itu, Disbudpar akan menggelar perjalanan wisata ke dua tempat itu, ritual Nyobeng di Desa Sebujit, Siding, Bengkayang dan Pantai Paloh di Sambas. “Besok (hari ini) kami ke Sebujit karena Nyobeng mulai digelar 15 Juni,” ucap Kusmayadi. Sebujit dinilai memiliki keunikan yang mampu menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Kusmayadi mengatakan bahwa sejak beberapa tahun terakhir Nyobeng dilirik wisatawan mancanegara, terutama Malaysia. “Setelah melihat beberapa tahun terakhir kami nilai Nyobeng mudah dijual,” ujarnya. Mengutip dari www.indonesia.go.id, Nyobeng adalah sebuah ritual memandikan atau membersihkan tengkorak manusia hasil mengayau oleh nenek moyang. Ini dilakukan oleh suku Dayak Bidayuh, salah satu sub-suku Dayak di Desa Sebujit, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang. Selain ritual, di Desa Sebujit juga ada destinasi lain, yakni rumah adat Balug. Rumah Balug merupakan rumah adat yang berupa rumah panggung dan berbentuk bulat. Untuk memasuki rumah

ini, dibuatkan undakan yang terbuat dari bilah pohon. Lebarnya sekira 10 meter dengan tinggi 15 meter dari tanah. “Di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) juga ada Balug. Artinya memang layak dipromosikan secara nasional dan internasional,” papar Kusmayadi. Bagaimana dengan infrastruktur menuju Sebujit ? Kusmayadi menjelaskan bahwa infrastruktur tidak menjadi penghalang mempromosikan Nyobeng. Ada segmen tersendiri yang akan disasar. “Tidak semua wisatawan ingin menuju tempat wisata yang jalannya mulus. Kalau ke Sebujit justru dianggap menantang bagi wisatawan yang ingin tantangan. Dapat melalui sungai yang arusnya deras dan hutan,” katanya. (hen)

Miliki Tujuh Motif, Belum Berani Produksi ... Sambungan dari halaman 9

Berbagai batik dengan beragam motif ditambilkan di sana. Bahkan para pelajar juga unjuk gigi mempraktikan bagaimana cara membatik. Padahal menurut Mamah Suryamah, guru pembimbing para pelajar itu, sekolah mereka belum ada ektrakurikuler membuat batik. “Ini karena minat anak-anak saja. Mereka tertarik membatik, dan hasilnya bagus. Kenapa kita tidak tampilkan saja di sini,” ungkapnya. Setidaknya ada tujuh motif yang sudah diciptakan oleh anak-anak kreatif tersebut. Semuanya adalah motif tradisional khas Kalimantan Barat. Namun untuk memasarkan produksi tersebut, Suryamah mengaku masih kesulitan. “Paling kalau ada

pesanan saja, kami bikin. Makanya kami ikut pameran,” tandasnya. Untuk memproduksi secara massal, para siswa belum berani lantaran belum memiliki pasar yang jelas. Belum lagi kesibukan studi mereka yang memakan banyak waktu sehingga tidak bisa fokus. “Kami masih baru, masih merabaraba. Jadi belum terlalu berani kalau mau langsung bikin banyak,” imbuhnya. Ekspo yang mengusung tema Dari Masa Lalu Hingga Masa Depan, Kubu Raya Tetap Indonesia ini sendiri akan berlangsung hingga Sabtu, (15/6). Acara ini diisi oleh; pameran ICT, UKM, dan mutliproduk. Adapula lomba dan pameran foto potensi Kubu Raya, desain blog, lomba typing master pelajar, dan lomba cerdas cermat pelajar

via SMS Gateway. Selain itu ada lomba menggambar dan mewarnai untuk anak, festival modern dance umum dan anak, lomba busana batik casual umum dan anak, dan display drumband pelajar dan peserta seni. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan melihat kegiatan tersebut sebagai wujud harmonisasi seluruh lapisan masyarakat maupun golongan. “Momen ulang tahun ini momen refleksi, agar kita bisa bangkitkan rasa nasionalisme dan ke-Indonesiaan,” ujar Bupati yang menerima predikat Bukan Bupati Biasa dari Majalah Tempo. Dalam kegiatan ini, Muda juga menampilkan program unggulan Kubu Raya di bidang pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, kesehatan, dan pendidikan. (**)

Pilih Detik Terakhir Sambungan dari halaman 9

Untuk hari terakhir ini pun belum ada kepastian siapa yang datang ke KPU lebih dulu. Jo n i m e n g u n g k a p k a n pihaknya meminta kepada semua pasangan bakal calon untuk mengirim informasi tertulis kepada KPU paling lambat sehari sebelum pendaftaran. Isinya tentang waktu pendaftaran, tim, dan pendukung yang akan dibawa. “Ini terkait kapasitas ruangan di KPU yang terbatas,” tuturnya. Untuk pasangan yang mendaftar pada hari yang sama, KPU akan berkomunikasi lebih lanjut. Ada pasangan yang daftar pagi, pasangan lainnya sore. Pada 12 Juni, pasangan perseorangan, Iwan-Acui

mendaftar dengan membawa hasil rekapitulasi dukungan dari PPS dan PPK sebanyak 20.823. Jumlah itu kurang dari syarat minimal dukungan 26.410. Sebelumnya, pasangan ini menyerahkan dukungan kepada KPU sebanyak 30.889. “Artinya, sebanyak 10.066 dukungan dianggap tidak sah dalam verifikasi faktual,” jelas Joni. Ketua DPD Partai Golkar Kota Pontianak Herri Mustamin mengimbau, semua kader hingga simpatisan partai untuk mengusung pasangan Firman Muntaco dan Erick Martio dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota, pada ajang Pemilukada September mendatang. “Seruan untuk mendukung pasangan ini telah ditetapkan melalui jalur mekanisme partai,” jelasnya,

Kamis (13/6). Herri menjelaskan, berdasarkan keputusan DPP, calon yang diusung Partai Golkar adalah Firman Muntaco. Kemudian, Firman memilih calonnya sendiri sesuai pertimbangan dari DPP. “Setelah diberi kesempatan, akhirnya Firman memilih Erick sebagai pasangannya,” katanya. Heri menegaskan tidak ada dualisme calon di partainya. Kalaupun ada kader Golkar yang mencalonkan diri di luar kader resmi yang disetujui, menurutnya hal tersebut merupakan sebuah penyimpangan. “Kita sangat tegas jika menyangkut soal itu. Namun, jika ada kader Golkar yang mencalonkan dari partai lain, jelas aturannya yaitu bukan lagi kader Golkar,” katanya. (ash/hen)

Harga Sayur Makin Murah Sambungan dari halaman 9

Disebutkan dia berbagai jenis sayur yang turun adalah sayur produksi petani lokal, sehingga tidak begitu terpengaruh oleh isu kenaikan BBM. Sayur kol misalnya, sudah sepekan ini bertahan di kisaran Rp8.000 per kilogram. Padahal sebelumnya sayuran berwarna putih ini tembus Rp12 ribu untuk satu kilogramnya. Begitu juga dengan sawi hijau yang satu ikat dipatok Rp2.000, setelah sebelumnya mencapai Rp5.000 tiap ikatnya. Sayur kacang buncis juga turun, dari Rp15 ribu per kilogram menjadi Rp8.000 saja. Paling kentara adalah adalah bawang putih dan bawang merah. Beberapa bulan lalu, harga kedua bumbu dasar ini tembus Rp30-50 ribu per kilogram. “Sekarang tinggal belasan ribu saja sampai duapuluhan ribu (rupiah). Karena di Jawa sudah tidak langka lagi, jadi turun harganya,” ungkap Nina (29), penjual bawang. Meski begitu, ada satu komoditi yang naik harganya, yaitu kentang. Kentang di tingkat eceran saat ini berharga Rp12 ribu per kilogram. “Dulu satu kilonya tujuh ribu (rupiah). Ini karena stok dari Jawa yang kurang. Tidak ada hubungannya dengan isu bensin mau naik,” tukas Agus. Menurunnya harga sejumlah sayur-mayur, kata dia, disebabkan panen sudah

semakin membaik. Beberapa pekan lalu, harga sayur-mayur di Pontianak meningkat tajam, lantaran lahan pertanian di Siantan, Pontianak terendam banjir. Tak ayal produksi para petani menurun, karena sayur mereka membusuk. “Sayur kita lokal semua. Kemarin mahal karena kena banjir kebunnya. Sekarang sudah tidak,” tandasnya. Hal serupa diungkapkan Suharyanto (52), petani sayur asal Desa Sungai Selamat, Siantan, Pontianak Utara. Menurutnya, saat ini panen sudah normal seperti sediakala. “Sekarang sudah tidak mahal lagi. Panen kami sudah bagus. Jadi harga jualnya juga murah,” imbuh dia. Diungkapkan dia, bulan lalu, sayur-mayur produksi Sungai Selamat sempat melambung tinggi karena lahan di sana tergenang banjir. “Hujan yang hujan waktu itu sampai seharia Kebun kami banjir, 2 hari baru surut. Sayur kami busuk semua gagal panen,” ucapnya. Rusaknya tanaman-tanaman tersebut tak ayal memaksa mereka untuk menaikan harga. “Susah juga kita. Kalau jual mahal nanti takut sayur kita tidak laku. Tapi kalau kita tidak naikan harga, kita mau makan apa. Jadi petani sayur itu susah, mau beli bibit dan perawatan. Kalau tidak begini (naikan) harga kita rugi, kita rata-rata di sana hanya petani kecil,” pungkasnya. Sementar itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kali-

mantan Barat, M Aminuddin mengaku sulit memprediksi kenaikan harga bahan pokok terkait kenaikan harga bahan bakar minyak yang berdekatan dengan momen puasa. ”Kenaikan harga pasti ada, tetapi sulit diprediksi kenaikannya. Barang pokok yang patut dikhawatirkan (kenaikan harga) seperti beras,” ujar Aminuddin di Hotel Kapuas Palace, baru-baru ini. Aminuddin mengatakan berdasarkan rapat bersama pengusaha, bulog, ketahanan pangan, dan pemangku kepentingan lainnya, hingga saat ini stok bahan pokok di Kalbar cukup. Ia yakin masyarakat juga telah mempersiapkan diri, jika terjadi kenaikan harga. Pemerintah juga telah mempersiapkan diri. Ada tim gabungan penanggulangan yang siap melakukan langkah-langkah antisipasi. Jika terjadi kenaikan harga, pemerintah akan melakukan operasi pasar bersama perusahaan melalui dana corporate social responsibility. ”Disperindag juga ada rencana operasi pasar bahan-bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng. Berdasarkan informasi dari instansi lain, stok telur dan daging juga cukup,” ungkapnya. Disperindag bersama instansi terkait juga terus memantau ketersediaan dan kelayakan barang-barang di pasar. Semuanya bekerjasama dengan instansi terkait lainnya. ”Kita dalam tim sentralnya. Monitoring setiap hari dilakukan,” timpalnya. (uni/ars)

15

Parlemen Anggap Kompensasi BBM ... Sambungan dari halaman 9

Atau, lanjutnya, ingin lebih prestisius lagi dana kompensasi dipakai untuk pendanaan sekolah gratis bagi pelajar anak SD hingga SMA. Kemudian dipakai untuk rawat inap gratis. “Ada banyak cara. Atau bisa saja menaikan pendapat guru dan bidan di pedalaman, perbatasan, dan di kampung-kampung,” usul dia. Dia setuju masyarakat perlu dibantu, tetapi tentu tidak dengan memberikan dana secara tunai yang tidak mendidik. Kenapa begitu ? dengan digelontorkan begitu saja masyarakat miskin tetap menjadi peminta. Tidak ada nilai edukasi mendorong warga tidak mampu untuk maju. Seharusnya pemerintah memikirkan pengentasan kemiskinan dengan cara pendirian UKM mandiri dan penciptaan lapangan pekerjaan. Justru cara

tersebut lebih penting dibanding memberikan dana tunai. Lebih lanjut dikatakannya pemerintah harus melihat masyarakat Indonesia dikategorikan miskin karena ada dua alasan. Pertama faktor pendidikan rendah dan kedua tidak adanya lapangan kerja. “Saya lebih setuju bila dana sebesar itu digunakan perbaikan infrastruktur atau pembangunan di bidang pendidikan di samping menumbuhkan usaha kecil menengah supaya tercipta lapangan kerja baru,” ungkapnya. Dari data yang diperoleh PPP jumlah pengangguran di Indonesia tidak kecil. Kisarannya mencapai 7,17 juta orang. Ini mungkin yang tercatat di BPS sehingga mungkin saja tidak tercatat dan jumlahnya bisa saja lebih. Kemudian unskilled labor (tenaga kerja tanpa keahlian) yang menjadi tenaga kerja wan-

ita (TKW) di luar negeri mencapai 6,5 juta jiwa. Pahlawan devisa Indonesia tersebut menjadi TKW karena tidak ada pilihan kerja dan karena keterbatasan pendidikan juga keterampilan. “Mereka terpaksa menjadi TKW karena keterbatasan modal usaha,” ujar dia. Katanya bila dana BLSM sekitar Rp30 triliun digunakan mendirikan UKM mandiri akan banyak tenaga kerja terserap. Banyak usaha tumbuh dan berkembang. Banyak lapangan kerja baru tercipta. “Usaha kecil menengah dengan modal Rp10 juta akan menciptakan 3 juta usaha baru dan bila 3 juta usaha baru membutuhkan 5 orang tenaga kerja maka 15 juta angkatan kerja akan terserap dan terjamin hidup mereka karena bekerja dan mempunyai kepastian penghasilan dari usaha mereka,” ujarnya.(den)

Satu Perusahaan Masuk Daftar Peringkat Hitam Sambungan dari halaman 9

Perusahaan boleh menjadikan profit atau keuntungan sebagai prioritas, tetapi mereka tidak boleh mengabaikan orang-orang dan lingkungan di sekitarnya. Masyarakat di sekitar perusahaan penting diperhatikan. Program corporate social responsibility harus berjalan dengan baik agar masyarakat di sekitar juga merasakan manfaatnya. ”Perusahaan itu harus mendapatkan dukungan yang kuat dari masyarakat. Kalau perusahaan mau enak sendiri, masyarakat bisa menuntut,” ungkap Baltasar. Perusahaan juga harus

memperhatikan kelestarian lingkugannya. ”Lingkungan itu juga penting. Harus benar-benar diperhatikan,” katanya. Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengatakan persoalan lingkungan hidup menjadi urusan wajib pemerintah provinsi. Ia menyatakan seharusnya anggaran untuk bidang tersebut ditambah agar bisa bekerjasama dengan kepolisian untuk mendidik Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). ”Harusnya anggaran (lingkungan hidup) ditambah dalam pembahasan anggaran 2014,” kata Cornelis. Menurut Cornelis, saat ini Pemerintah Provinsi Kalbar

sedang menyiapkan pegawai negeri untuk menjadi PNS. Hal ini telah dibicarakan bersama Badan Lingkungan Hidup Daerah agar dicari lulusan sarjana hukum dengan master lingkungan untuk dididik menjadi PPNS. ”Nanti hasilnya akan dievaluasi,” kata Cornelis. Cornelis menuturkan antara pemerintah, masyarakat, perusahaan, dan lingkungan harus berdampingan. Ia berharap perusahaan yang mendapatkan izin dapat menyisakan lahannya untuk konservasi, termasuk di kawasan perbatasan. ”Semuanya harus berdampingan,” timpalnya. (uni)

Alihkan Subsidi BBM Sambungan dari halaman 9

namun kalangan menengah keatas,” jelasnya. Ia mengatakan dengan tidak tepatnya sasaran subsidi BBM itu mengakibatkan hingga sekarang negara mengalami devisit. Akan lebih bijak, katanya jika alokassi subsidi BBM dialihkan ke subsidi sektor lain yang bisa mendorong majunya kesejahtraan masyaraat, misalnya dengan membuka lapangan kerja baru, dan memberikan kesempatan untuk mengembangkan dunia usaha terutama bagi masyarakat kecil sehingga kata dia akan memberikan dampak positif dalam jangka waktu yang panjang. Sementara itu Bank In-

donesia perwakilan Kalimantan Barat belum lama ini mencatat secara historis inflasi kota Pontianak pada Juni cenderung fluktuatif dibandingkan dengan inflasi di Mei. Kepala perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Hilman Tisnawan mengatakan dalam enam tahun terakhir (2007-2012) inflasi di Juni masing-masing 0,17 persen ditahun 2007, 2,27 persen ditahun 2008, 0,68 persen ditahun 2009, 0,21 persen ditahun 2010, 0,80 persen ditahun 2011 dan 0,13 persen ditahun 2013. Pihaknya memprediksi infasi tahun 2013 akibat imbas langsung kenaikan BBM tidak akan lebih besar dibandingkan Inflasi tahun 2008. ”Dari hasil survey yang kami laku-

kan terhadap 200 responden di Kota Pontianak, sekitar 55 persen responden meyakini dampak kenaikan BBM tahun 2013 tidak akan sebesar inflasi di tahun 2008,” jelasnya. Agar inflasi tidak kembali melonjak akibat dari naiknya BBM, pihaknya menyarankan agar pemerintah melakukan pemantauan harga harian early warning kenaikan sejumlah kebutuhan pokok, mempercepat penyaluran raskin dan operasi pasar beras bulog dan menjaga ekspetasi inflasi inflasi massyaralat dan memperluas akses informasi harga, misalnya dengan pemuatan hasil pantauan harga di media massa atau pemasangan papan pengumuman di pasar yang menampilkan perembangan harga terkini. (ash)

Tanah Warga Diserobot Sambungan dari halaman 16

warga, seperti karet, pohon jengkol, durian serta kolam ikan rata dengan tanah. Setelah mendapat masukan dari Kapolsek, tim lalu melihat langsung lokasi yang telah dirusak oleh PT KSUP. Perjalanan dari Subah menuju kampung Sungai Enau hanya dapat dilalui kendaraan double gardan dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Tiba di kampung, mendengarkan curhat beberapa warga. “Kami langsung diajak ke lokasi yang memakan waktu setengah jam berjalan kaki melalui jalan tikus dengan naik turun bukit,” ungkapnya. “Menurut cerita warga Sungai Enau, mereka tidak

kesulitan mendapatkan daging buruan, karena hutan di tempat mereka masih terpelihara dengan baik. Begitu juga dengan sumber air bersih yang belum tercemar oleh limbah, walau ada beberapa tempat terdapat bekas pencarian emas yang sangat tradisional tanpa merusak alam dan tidak menggunakan merkuri,” ucap Stephanus. Ketua DAD Subah Erik mengatakan, “Kami pengurus adat sudah sepakat untuk menjatuhkan sanksi adat kepada PT KSUP karena mereka sudah merusak alam kami dan warga meminta ganti rugi terhadap tanam tumbuh yang telah diratakan oleh pihak perusahaan.” Pastor Bagara OFM Cap

yang memimpin rombongan mengatakan bahwa akan mendampingi warga utk mendapatkan hak-haknya. “Kita dari PSE KAP, Komisi Keadilan, Perdamaian dan Pelestarian Alam Ordo Kapusin serta FRKP akan mendampingi warga Sungai Enau dalam memperjuangan hak-hak mereka,” tandasnya. “Kami salut terhadap perjuangan warga Sungai Enau yang bersikukuh mempertahankan hak ulayat tanah mereka, warga tetap melestarikan alam yang didiami mereka, karena dari alamlah mereka hidup, udara yang bersih, air yang bersih disertai bunyi senandung binatang-binatang hutan, yang sudah menjadi barang langka di daerah lain,” tambah Steph. (ars)

Pemerintah Cek Perkebunan Asing Sambungan dari halaman 16

sawit mentah itu. Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa menyebut akan memperhatikan laporan dari GPPI Kalbar tersebut. “Pernyataan bahwa 60 persen perusahaan asing di Kalbar akan dicek kembali data-datanya. Jangan sampai nanti rakyat kita sendiri tidak punya lahan,” ucap orang yang juga Ketua umum PAN tersebut. Disebutkan dia, walaupun ada regulasi yang membole-

hkan perusahaan asing untuk berinvestasi di Indonesia, isu ini tetap harus ditanggapi. “Tidak ada negara manapun yang tidak memikirkan kepentingan nasionalnya. Tetapi ini regulasi tingkat Asean bahkan dalam negeri sendiri memang membolehkan,” katanya. Dia mengungkapkan fakta bahwa perusahaan asing yang sangat dominant adalah isu strategis. “Ini mengangkut kepentingan nasional. Jangan sampai rakyat kita tidak memiliki lahan. Izin-izin ini kan direkomendasikan oleh

Pemda setempat. Oleh karena itu saya minta Pemda juga hati-hati dalam memberikan rekomendasinya,” sebut Hatta. Perihal industri hilir kelapa sawit di Kalbar, Hatta menyampaikan bahwa hal tersebut semestinya dilakukan. “Kita sudah rencanakan pelabuhan. Jangan sampai memproduksi CPO saja, harus ada industri hilir. Kita bikinkan juga aturan untuk menciptakan biodiesel, agat ketergantungan dari BBM bisa dikurangi,” pungkasnya. (ars)

Banyak Lansia Terlantar Sambungan dari halaman 16

”Dengan pertimbangan ini, peringatan HLUN 2013 menjadi penting untuk menggugah semua pihak, pemerintah dan masyarakat untuk bersamasama ikut peduli dan memberi penghormatan kepada lanjut usia, agar kehidupan sosialnya menjadi lebih baik lagi,” ungkap Junaidi. Junaidi menjelaskan peran lanjut usia sangat penting dalam pembangunan kesejahter-

aan sosial. Mereka merupakan tokoh pemelihara nilai dan norma sosial, serta penjaga rambu-rambu sosial. Para lanjut usia lembaga pelestari nilai-nilai kesetiakawanan sosial dan pemelihara sekaligus pewaris budaya bangsa. Peringatan HLUN 2013 pun mengambil tema Lanjut Usia Pelopor Jati Diri Bangsa. Menurut Junaidi, tema ini mengandung makna lansia merupakan pendahulu peletak dasar-dasar negara dan

pemersatu bangsa. Sebagai pendahulu dalam memiliki jiwa semangat bangsa dan pelopor pembangunan sehingga berdirinya bangsa ini. Junaidi mengajak semua pihak berupaya sekuat tenaga memberikan peluang kepada lansia untuk tetap sehat. ”Tentunya sehat dengan memperhatikan aksesibilitasnya agar dapat terus berpartisipasi dalam pembangunan dan memperoleh jaminan sosial di hari tuaya,” katanya. (uni/r)


METROPOLIS

16

Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013

Pemerintah Cek Perkebunan Asing

KOMISI PSE KAP FOR PONTIANAKPOST

ALAT BERAT: Tiga unit alat berat milik PT KSUP yang ditahan warga dan dititipkan di Polsek Subah.

Tanah Warga Diserobot Kapusin Bantu Advokasi Warga PONTIANAK – Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Agung Pontianak menindak lanjuti pengaduan dari warga Sungai Enau, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas. Tim yang dipimpin Pastor Faustus Bagara OFM Cap tersebut berangkat ke lokasi, Selasa (11/5). Ikut pula Br Kris Tamparaja, MTB, Pastor Fredrikus Samri OFM Cap, Pastor Benediktus Likoy OFM Cap, Pastor Alfred Dino OFM Cap, Ketua FRKP Br Stephanus Paiman OFM Cap, Berry Julian serta beberapa anggota lainnya dari Komisi Keadilan, Perdamaian dan Pelestarian Alam Ordo Kapusin. Mereka diterima oleh Ketua DAD Subah Erik yang juga Kepala

Desa Sungai Enau dan beberapa perwakilan warga. “Setelah mendapat beberapa paparan tentang kasus di Desa Sungai Enau, tim bersama warga bertolak ke Polsek Subah dan tampak dari kejauhan tiga alat berat milik PT Karya Sukses Utama Prima (KSUP) yang disita warga dan dititipkan ke Polsek Subah,” kata Stephanus Paiman. Lanjut dia, Kapolsek Subah Iptu Joko memaparkan permasalahan yang terjadi antara warga Sungai Enau dengan PT KSUP, yakni warga menahan tiga alat berat milik PT KSUP yang beroperasi di atas tanah/kebun milik warga Sungai Enau tanpa pemberitahuan kepada warga. Hal ini mengakibatkan tanam tumbuh yang merupakan sumber kehidupan

PONTIANAK – Ketua Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI) Kalbar Ilham Sanusi mengungkapkan sekitar 60 persen perkebunan kelapa sawit yang ada di Kalimantan Barat telah dimiliki asing. “Ini memprihatinkan, 60 persen kebun sawit di Kalbar ini milik asing, terutama Malaysia,” ujarnya kepada wartawan, belum lama ini. Selain mencemaskan kepentingan nasional dan daerah, Ilham juga menghubungkan keberadaan perusahaan asing tersebut dengan komitmen untuk membangun industri hilir CPO di Kalbar. Pasalnya perusahaan-perusahaan itu hanya mencari bahan baku saja di Kalbar. “Karena itu tidak ada niat baik dari perusahaanperusahaan asing itu untuk membangun industri hilir di Kalbar. Mereka hanya sekadar mencari bahan baku saja, dan dikirim ke negaranya atau daerah lain. Pabrik mereka kan di negaranya masing-masing, jadi untuk apa bikin pabrik di sini lagi,” tandas dia. Menurut dia, akibat dari penguasaan asing tersebut cukup merugikan Kalbar. Provinsi ini menjadi tidak memiliki nilai tambah dari maraknya perkebunan kelapa sawit lantaran ketiadaan industri hilir. Lebih-lebih, pelabuhan samudera untuk ekspor CPO juga belum ada, sehingga Kalbar tidak mendapatkan pajak dari ekspor minyak Ke Halaman 15 kolom 5

Banyak Lansia Terlantar PONTIANAK—Banyak program yang dilaksanakan pemerintah bagi para lanjut usia (lansia) di Indonesia. Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, Junaidi mengatakan tetapi hal tersebut belum sebanding dengan jumlah lansia terlantar yang mencapai 2.851.606 jiwa. ”Jumlah lansia terlantar di Indonesia ini sebanyak 15,8 persen,” ujar Junaidi ketika membacakan sambutan Menteri Sosial RI pada acara puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (13/6). Junaidi menjelaskan berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada 2010, jumlah lansia yang rawan terlantar sebanyak 25 persen atau 4.658.280 jiwa dari populasi lanjut usia di Indonesia yang sebanyak 18.043.717. Mengacu pada data-data tersebut, lanjut Junaidi, berbagai program dari kementerian dan lembaga perlu dibenahi, kemudian dituangkan dalam rencana aksi nasional. Hasilnya sebagai acuan dari tahapan pelaksanaan program masing-masing kementerian dan lembaga tersebut.

Ke Halaman 15 kolom 5

Ke Halaman 15 kolom 5

Ke Halaman 15 kolom 5

Ke Halaman 15 kolom 5

C

M

Y

K


3

PRO-KALBAR Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013

17

PILKADA

Bocah 5 Tahun Diduga Dibuang

PNS Diminta Netral MENJELANG pemilihan umum kepala daerah Kabupaten Pontianak tanggal 19 September 2013 mendatang, Bupati Ria Norsan mengingatkan para pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pontianak untuk menjaga netralitas sesuai hukum dan peraturan yang berlaku bagi seorang pegawai negeri sipil terkait proses pemilihan kepala daerah. Berbicara saat Ria Norsan memimpin apel pagi gabungan SKPD Kabupaten Pontianak di halaman Kantor Bupati Pontianak, Kamis (13/6) kemarin, Bupati Norsan menyatakan pemilihan umum kepala daerah adalah hal yang sangat penting karena merupakan perwujudan dari proses demokrasi. Hal ini disebabkan pemilihan umum menjadi sarana bagi rakyat untuk ikut serta menentukan figur dan kepemimpinan dalam periode tertentu dan merupakan salah satu wujud keterlibatan rakyat dalam proses politik. “Karena itu saya meminta kepada saudarasaudara untuk menyukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah dengan cara selalu

Kelaparan di Pinggir Jalan SUI PINYUH-Seorang anak perempuan yang diperkirakan berusia lima tahun ditemukan seorang diri sebuah pondok di tepian jalan besar Sungai Bakau besar, Kamis (13/6) pagi. Penemuan tersebut langsung dilaporkan warga ke Polsek Sungai Pinyuh. Saat berita ini diturunkan, anak perempuan tersebut masih diamankan pihak kepolisian di kantor Polsek. Berdasarkan pengamatan Pontianak Post di kantor Polsek Sungai Pinyuh, bocah perempuan yang saat itu menggunakan jaket pink dan celana jeans biru dengan motif bunga tersebut terlihat mengalami keterbelakangan mental. Sebab dari tingkah lakunya serta gaya bicaranya

DITINGGAL: Bocah perempuan yang diduga sengaja ditinggalkan orang tuanya sedang lahap makan.

Ke Halaman 27 kolom 5

tidak seperti bocah kebanyakan. Dia sering kali tersenyum sendiri dan menirukan omongan orang lain. Bahkan ketika ditanya namanya dan nama orang tuanya, dia kembali tertawa. Selain itu, kedua kakinya terlihat cacat, sehingga berjalan agak pincang. Namun di Polsek, sang bocah terlihat gembira karena diajak bercengkrama oleh anggota Kepolisian. Kapolsek Sungai Pinyuh, Iwan Setiawan, mengatakan diduga bocah tersebut di buang orang tuanya. Pasalnya pada saat petugas mendatangi lokasi, juga menemukan sebuah tas lengkap dengan pakaian dan perlengkapan lainnya. “Dugaan sementara anak perempuan tersebut sengaja dibuang orang tuanya. Ke Halaman 27 kolom 5

WAHYU/PONTIANAK POST

PAMERAN

Razia Pekat Jelang Puasa RAMSES/PONTIANAKPOST

PAMERAN: Siswa SD dengan barang kerajinan yang dipamerkan.

Kerajinan Siswa SELAIN menggelar class meeting usai ulangan umum bersama, siswa/wi SMP setelah juga menggelar pameran yang merupakan hasil karya mereka. Dalam pameran itu menyajikan puluhan karya mulai dari memanfaatkan barang-barang bekas, meracik, menyulam, dan membatik. Pameran ini akan berlangsung dua hari, Rabu-Kamis (13/6). Koordinator pameran, Idawati mengatakan jika pameran yang digelar itu tidak hanya untuk mengisi kegiatan class meeting usai ulangan umum, melainkan untuk memenuhi persyaratan Adiwiyata. “Dari pameran ini, diharapkan anak-anak Ke Halaman 27 kolom 1

SERTIJAB

Kota Yang Unik AKBP Prianto, mengaku bangga selama dua tahun dua bulan kurang dua hari memimpin korps coklat di Kota Amoy itu. Kebanggaannya itu, karena melihat Singkawang sebagai kota unik dan menjadi ikon bagi Kalbar di masyarakat dunia. “Singkawang itu, satu-satunya kota di Indonesia yang tradisinya mendunia, yaitu perayaan Capgome dan saya dua kali Prianto melakukan pengamanannya,” ungkap Prianto, saat acara lepas sambut Kapolres Baru Singkawang, di Hotel Dangau, Rabu (12/6) malam. Kendati demikian, Prianto mengaku cukup berat mengamankan Kota 1000 Kelenteng ini yang memiliki beragam watak dan perilaku. “Sedihnya memimpin di Singkawang, bila mengingat dulu, tidak bisa satu meja seperti ini. Saya harus ke meja sana dan sini, tapi itu waktu pilkada,” ungkapnya lagi. Meski demikian, ia tetap berterima kasih kepada masyarakat Singkawang karena telah diberikan kesempatan untuk melaksanakan Ke Halaman 27 kolom 1

BIDIK

SINTANG- Menjelang datangnya bulan Ramadhan, Kepolisian Resor Sintang intensif melakukan Razia. Razia yang dilakukan Polres Sintangmerupakanlangkahuntuk membasmi penyakit masyarakat (Pekat) yang terus menjamur di Kabupaten Sintang “Operasi malam sebenarnya sudah rutin kami lakukan, tapi menjelang Ramadhan, razia

pekat (penyakit masyarakat) kami tingkatkan intensitasnya,” ujar Kabag Ops Polres Sintang AKP R Doni Sumarsono du hari lalu. Operasi pekat yang akan dilaksanakan Polres Sintang diakui Doni, sebenarnya sudah rutin dilakukan setiap tahunya. Sehingga Polres Sintang juga sudah siap untuk melakukan operasi

tersebut. “Opersi pekat nantinya juga akan dilaksanakan serempak dengan Polres lain,” imbuhnya. Polres Sintang juga diakui Doni dalam pelaksanaan Operasi Pekat akan melibatkan berbagai instansi yang ada di Pemkab Sintang. Salah satunya Satpol PP. Ke Halaman 27 kolom 5

Sigit Gantikan Winarto SANGGAU—Kapolres Sanggau, AKBP Winarto akhirnya digantikan oleh pejabat baru, AKBP Sigit Dedy Purwadi. Kamis (13/6) kemarin keduanya melaksanakan pisah sambut di Aula Kantor Bupati Sanggau sekitar pukul 13.00 WIB dengan dihadiri seluruh pejabat teras di Pemerintahan Kabupaten Sanggau. AKBP Winarto akan bertugas pada posisi baru sebagai Wadir Reskrimsus Polda Kalimantan Barat setelah bertugas di Sanggau sejak tahun 2011 lalu. Sementara penggantinya, AKBP Sigit Dedy Purwadi sebelumnya sebagai Kepala Kepolisian Resor Mempawah. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Winarto menyampaikan Ke Halaman 27 kolom 1

Penyelenggara Utamakan Lansia

SUGENG/PONTIANAKPOST

CINDERAMATA: Bupati menyerahkan cinderamata kepada AKBP Winarto yang akan bertugas di Polda Kalbar, Kamis (13/6) kemarin.

Kembangkan Pelabuhan Sedau SINGKAWANG- Pemerintah Kota Singkawang tidak mainmain untuk mengembangkan Pelabuhan Sedau. Meskipun di tengah kritikan beberapa pihak, perencanaan serta persiapan terus dilaksanakan untuk mewujudkan salah satu sarana perhubungan laut di Bumi Bertuah Gayung Bersambut ini. Walikota Singkawang, Awang Ishak mendengar ekspose dari Kepala Dinas Perhubungan

Jamaah Khawatir Gagal Berangkat

Komunikasi dan Informatika, yang dihadiri juga Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sintete, serta dihadiri beberapa Kepala SKPD, Kepala BPN, perusahaan tambang yang nantinya akan menggunakan pelabuhan itu serta pihak terkait lainnya. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sintete, Wan Umar Alydrus menyebutkan setelah melihat

kondisi di Pelabuhan Sedau sekarang ini, sangat laik tempat tersebut untuk dikembangkan, dengan syarat adanya pendalaman alur asal. “Kalau dilihat sekarang ini, alur dengan kapasitas air yang ada masih minus satu meter lebih, artinya kondisi yang ada sekarang ini harus diperdalam lagi hingga mencapai 2,5 meter, Ke Halaman 27 kolom 5

SINGKAWANG- Meski secara resmi belum ada data apakah Calon Jamaah Haji di Kota di Kota Singkawang terkena pengurangan terkait adanya pemangkasan kuota oleh pemerintah Arab Saudi. Membuat penyelenggara haji serta tentunya CJH di Bumi Bertuah Gayung Bersambut menjadi kelabakan. Terlebih, rencana pengurangan sebanyak 42.200 CJH se Indonesia, sifatnya mendadak. Dikhawatirkan, kebijakan tersebut membuat

RAMSES/PONTIANAK POST

Ke Halaman 27 kolom 1

JURNAL HAJI

HAJI: Jemaah haji Indonesia khawatir gagal berangkat akibat pengurangan kuota.

Warga Penyeladi Berkali-kali Keluhkan PETI

Lima Kali Lapor Polisi, Tak Digubris Sejumlah warga Desa Penyeladi Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau resah dengan adanya aktivitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di daerahnya. Selain limbah yang merusak lingkungan, aktivitas para penambang ini juga rawan, dan kerap memakan korban. FIKRI AKBAR, Sanggau

PISAH SAMBUT: AKBP Prianto S.Ik, M.Si saat acara lepas sambut Kapolres Singkawang yang baru, AKBP A Widihandoko di Hotel Dangau.

para CJH, terutama yang direncanakan tahun ini berangkat jika sampai masuk dalam jumlah pengurangan tentunya akan sangat kecewa, kemudian jadwal persiapan yang sudah ada terutama di daerah akan berubah. “Secara resmi belum ada pemberitahuan apakah ada pengurangan atau tidak untuk jumlah CJH dari Singkawang, kita sangat berharap tidak sampai terjadi, karena mengenai kuota awal saja telah berkurang sebanyak 35 orang dari tahun sebelumnya, jika terkena kebijakan pemangkasan berapa

BERALASKAN keamanan, salah seorang warga RT 07 Dusun Balai Nanga Desa Penyeladi yang tidak ingin namanya dicantumkan, Kamis (13/06) sekitar pukul 09.30 WIB kemarin mendatangi Kantor Biro Kapuas Post Sanggau di Jalan Jenderal Sudirman Sanggau.

HARI/PONTIANAK POST

RUSAK: Kolam PETI yang ditinggalkan setelah emasnya dikuras di Singkawang. Tinggal kolam yang membentuk danau. Air pun diragukan bisa digunakan.

C

M

Y

K

Kepada wartawan warga ini mengaku, masyarakat di sana seolah tak berdaya dengan aktivitas PETI yang berlangsung. “Pernah terjadi longsor di sana Pak. Sampai rumah salah seorang warga rubuh. Kejadian itu sekitar tahun 1999. Bahkan waktu itu, ada warga yang sampai mengungsi. Sampai sekarang ini, tidak kurang dari 30 meter saja lagi jarak antara pemukiman warga dengan areal tambang emas itu. Bahkan pekuburan masyarakat setempat pun hampir kena, hanya tinggal sekitar 20-an meteran lagi jaraknya,” tuturnya. Menurutnya, aktivitas PETI di Dusun Balai Nanga Desa Penyeladi sudah berlangsung sejak tahun 1992 silam. Ada sekitar 30 unit mesin dongfeng yang beraktivitas disana dengan kedalaman galian mencapai 20-an meter. Sejak dibuka, lahan galian kian meluas, hingga pertengahan 2013 ini, lahan yang digunakan untuk galian sudah mencapai sekitar 4 hektaran. Warga yang tidak mau terkenal ini menyebutkan, bahwa sejak tanggal Ke Halaman 27 kolom 5


KUBU RAYA

18 INFO

Sertijab Ketua Persit PUCUK pimpinan Dharma Pertiwi Koorcab Rem 121 Daerah L yang sebelumnya di jabat Nanik Binarko kini dijabat Linda Tiopan Aritonang dan Ketua Persit KCK Cabang X Rindam PD XII/Tpr dari Suci Nugroho Budi W kepada Diah Fajar Budiman. Serah terima jabatan tersebut dilaksanakan di Aula Makodam XII Tanjungpura, Jalan Ali Anyang. KetuaPersitKCKPDXIITanjungpura,Hj.Ridwanmengatakan, terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Nanik Binarko dan Suci Nugroho yang telah melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dalam memimpin organisasi Persit Kartika Chandra Kirana masing-masing Koorcabrem 121 dan Cabang X Rindam PD XII/Tpr. “Saya berharap ketua Persit yang menggantikan dapat melanjutkan apa yang telah dirintis oleh pimpinan-pimpinan sebelumnya,sehingga kualitas pembinaan organisasi Persit di lingkungan satuan akan semakin maju dan lebih baik,” katanya, kemarin. Menurut Hj Ridwan peran kepemimpinan sangat strategis dan penting bagi pencapaian misi, visi dan tujuan suatu organisasi, merupakan salahsatumotifyangmendorongmanusiauntukselalu menyelidikiseluk-belukyangterkaitdengankepemimpinan.Begitu pentingnya peran pemimpin dalam suatu organisasi termasuk organisasi Persit Kartika Chandra Kirana PD XII Tanjungpura, maka seorangpemimpinmemegangperankuncidalammemformulasikan dan mengimplementasikan strategi organisasi. Diharapkan, lanjut dia kepada Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 121 dan Cabang X Rindam bisa membawa organisasi Persit yang dipimpinnya kepada kemajuan yang lebih baik. Karena majunya suatu organisasi terletak pada faktor yang memimpin. “Yang perlu diketahui adalah jangan kita tinggalkan satu sistem dalam organisasi yaitu dengan meningkatkan kerjasama dan koordinasi yang berlandaskan semangat persatuan, kesatuan, persaudaraan dan kekeluargaan antara pemimpin, pengurus dengan anggota organisasi,” ucapnya. Dia menyatakan dengan kerjasama dan koordinasi tersebut akanadapemberdayaanyangdilakukan,sehinggaprogramkerja yang akan dilaksanakan dapat dilaksanakans evara masksimal. Dengan koordinasi dan kerjasama, sehingga dapat tercipta suasana kerja yang harmonis dengan penuh rasa kebersamaan. “Hal tersebut harus dilandasi dengan rasa saling asah, asih dan asuh, sehingga semua yang dirasakan sulit akan menjadi mudah dan indah,” ujarnya. (adg)

Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013

Wajib Serahkan Surat Pemberitahuan ke Mendagri

MUJADI/PONTIANAK POST

DIGALI: Gorong-gorong di ujung Jalan KHA Dahlan yang mengalami penyempitan, sedang dilakukan penggalian. Menurut petugas di lapangan, endapan lumpur mencapai 2,5 meter.

PDAM Tirta Raya Gaet Investor SUNGAI RAYA-Manajemen PDAM Tirta Raya Kabupaten KubuRayaberusahauntukmenggaet investor. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan ikut dalam kegiatan Kubu RayaHIPMI yang diselenggarakan di halaman Markas Kodam XII Tanjungpura. Menurut Kepala PDAM Tirta Raya Kabupaten Kubu Raya, Urai Wisata keikutsertaan pihaknya dalam ajang tersebut tidak hanya sekadar meramaikan semata melainkan untuk menggaet investor yang berkeinginan berinvestasi mengembangkan air bersih di Kubu Raya. “Harapan kita, semoga ada investor yang maubekerjasamauntukpengembangan air besih,” katanya, Kamis (13/6). Dalam kegiatan tersebut, lanjut dia pihaknya menampilkan sejumlah kegiatan sistem pen-

gelolaan air minum (SPAM) atau instalasi pengolahan yang sudah ada. Termasuk jaringan perpipaan yang sudah dipasang. Dimanamasyarakattermasukinvestorakandijelaskanbagaimana cara kerja sistem pengeloaan air bersih. Urai Wisata menerangkan, saat ini pihaknya baru memiliki lima SPAM yang tersebar di beberapa kawasan yakni di Sui Raya, Sui Kakap, Sui Ambawang, Kuala Dua, dan Kuala Mandor B. Karena itu dengan adanya Expo, PDAM berharap ada investor yang berminat menanamkan dananya untuk mendorong dan mendukung kekuatan air bersih di Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, tahap awal yang dibutuhkan adalah investasi sistem pengolahan di instalasi setiap IKK. Dana investasi yang dibutuhkan paling sedikit Rp1

miliar per IKK. “Tahun ini kita sudah mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat sebesar Rp1 miliar untuk mengoptimalkan sistem jaringan air bersih,” ucapnya. Selain itu, dia menambahkan pihaknya juga telah menandatangi kerjasama dengan LIPI dalam hal pengelolaan air asin menjadi air yang dapat diminum dengan teknologi yang canggih. Kerjasama itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih diKabupatenKubuRaya.Apalagi, khusus untuk di Kecamatan Sui Raya baru terlayani sekitar 30 persen dari total penduduk 130 ribu. Dia mengungkapkan kerjasama akan terus dilakukan lantaran selamainikapasitasmesinsaatini baru 135 liter per detik. Kapasitas mesin tersebut tidak sebanding dengan kebutuhan. (adg)

SUNGAIRAYA-Calonimcumbet, yakni Muda Mahendrawan sudah dipastikan akan kembali maju sebagai calon bupati pada PemilihanUmumKepalaDaerah (Pemilukada)KubuRaya,19September mendatang. Kepastian itu, dapat dilihat dari deklarasi yang dilakukan beberapa bulan lalu dan syarat dukungan calon perseoranganyangtelahdiserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kubu Raya. Pada Pemilukada kali ini, Muda berpisah dari pasangannya, yakni Andreas Muhrotien dan lebih memilih menggandeng Suharjo, Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (DPP) Kabupaten KubuRaya.Meskitahapansudah memasuki masa pendaftaran, pasangan ini belum diketahui kapan akan mendaftar. Khusus bakal pasangan calon bupati dan calon wakil bupati incumbent, Devisi Teknis Pemilu KPU Kabupaten Kubu Raya, EncepEndanmengatakanpersyaratan yang harus dipenuhi oleh bakal pasangan calon incumber tersebut sedikit berbeda dari pasanganlainnya,yaknipadasaat pendaftaranharusmenyerahkan surat pemberitahuan kepada presiden melalui Menteri Dalam Negeri bahwa dirinya kembali maju pada Pemilukada. “Tidak ada alasan bagi calon bupati incumbent untuk tidak memenuhi syarattersebut,karenahukumnya wajib,” katanya, Kamis (13/6). Encepmenjelaskankewajiban untuk memenuhi persyaratan tersebutmerujukpadaPeraturan KPUNomor9tahun2012tentang pedoman teknis pencalonan, pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah. Dan berdasarkan Surat Keputusan KPU Kabupaten Kubu Raya Nomor 35 tahun 2013 tentang pedoman teknis tata cara pencalonan. “Da-

lam peraturan tersebut telah diatur,terkaitteknis,danpersyaratan yang harus dilengkapi oleh setiap bakal pasangan calon yang akan mendaftarkandirisebagaipasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kubu Raya pada Pemilukada tahun ini,” ucapnya. Di dalam Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2012, lanjut dia diterangkan ada perbedaan bagi bakalpasangancalonincumbent dannonincumbent.Letakperbedaannya adalah di pasal 21, yang menyebutkanbahwa bagibupati atau wakil bupati, gubernur atau wakil gubernur, dan wali kota atau wakil wali kota yang masih menjabat diwajibkan untuk menyampaikan surat pemberitahuan kepada Menteri Dalam Negeri melalui gubernur untuk bupati dan wakil bupati. Merujukpadaperaturantersebut, dia menerangkan surat pemberitahuan yang disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri melalui gubernur adalah untuk menyatakan dirinya akan kembalimaju.“Inilahyangmembedakan, dan dari persyaratan yang diserahkan nantinya akan diperiksa, apakah sudah ada atau belum,” terangnya. Sementarauntukbakalpasangan calon dari pegawai negeri sipil, disebutkanya bahwa yang bersangkutan tidak harus mundur. Akan tetapi, jika calon dari PNS menjabat di struktural dan pejabat fungsional di dalam jabatan negerinya, maka yang bersangkutan harus melepaskan jabatannya. “Jadi status PNS-nya tidak hilang,” ungkapnya. Di dalam PKPU tersebut, dia menambahkan juga telah diatur, jika ada anggota dewan yang akan maju sebagai bakal calon bupat dan calon wakil bupati, maka yang bersangkutan harus menyampaikan surat pemberitahuan kepada pimpinan DPRD. (adg)

Yeni: Jangan Pasang Foto Gusdur SUNGAI RAYA-Putri kedua AbdurrahmanWahid,YeniWahidmengimbaukepada seluruh politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) agar tidak menggunakan foto ayahnya untuk mencari simpatik dan dukungan masyarakat. Yennymengatakanlaranganitudilakukan dikarenakan pucuk kepemimpinan PKB

sekarangsudahbanyakmezolimialmarhum Gusdur. “Menggunakan nama ataupun gambar dan simbol-simbol Ayahnya Adurrahman Wahid (Gusdur) untuk mencari simpati para pendukung dalam Pemilihan Umum dan pencalonan legeslatif,” tegasnya, beberapa waktu lalu ketika menghadiri peresmian nama Jalan KH Abdurrahman

Wahid. Yenni menilai, sampai saat ini PKB yang dipimpin Muhaimin Iskandar masih tetap menzalimi Gusdur. Hal ini juga karenakan PKB belum dilengserkan oleh Muktamar Ancol pada 2008 dan kepengurusan PKB sekarang adalah hasil Mukthamar Ancol. Apabila PKB yang saat ini masih dipegang

oleh PKB hasil Muhktamar Ancol, lanjut dia maka dirinya juga belum bisa ikut dalam kepengurusan. Dan apabila dalampelaksanaanpemilulegeslatif atau pemilu presiden pada 2014 mendatang masih menggunakan foto Gusdur, maka dirinya menilai sikap tersebut merupakan suatu kemunafikan yang sangat nyata.”Hak Gusdur dirampas dengan dilengserkannya secara paksa sebagai Ketua Umum Dewan Syuro’ pada 2008 dan seharusnya Gusdur memegang jabatan tersebut sampai tahun 2010,” ucapnya. Yenni menuturkan, dalam perjalanannya saat ini, PKB masih saja menggunakan foto Gusdur untuk mencari dukungan. Tentunya kondisi ini sudah jelas, bahwa PKB sudah melakukan pembohongan publik dan sudahmerupakankemunafikan secara nyata. Dia menegaskan selama kepengurusan PKB masih dipegang dari hasil muktamar yang melesengserkan Gusdur tentu pihaknya tidak bisa bersamasama dalam satu barisan lagi. “Saat ini kami sudah memiliki PKIB, dan memang belum bisa mengikuti Pemilu 2014. tetapi kader kami boleh berpolitik ke partai lain asal tidak ke PKB dan PKS,” ungkapnya. (adg)


Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013

KEMELUT

Introspeksi Diri FRONT Pembela Kedaulatan Rakyat (FPKR) Kabupaten Mempawah semakin prihatin melihat sikap politik Sabli Awaludin (SA) dinilai mencampuri kemelut yang terjadi di internal Partai Gerinda Cabang Kabupaten Mempawah. Demikian sorotan Sudianto Nursasi SH Ketua FPKR. Menurut dia, kepemimpinan Nur Iswan dengan Muhammadiyah seharusnya biarlah diselesaikan secara musyawarah mufakat. Sabli mesti intropeksi jika ikut mencampuri. Kemudian lakukan koreksi diri, sebab karena salama inipun karir politiknya tidak ada yang istimewa. Apakan lagi prestasi yang membanggakan sehingga memberikan konstribusi positif bagi parpol yang dikendarainya. “Hanya sebatas simbol, sebagai Wakil Ketua nyaris tak pernah mengikuti sidang paripurna, maupun memimpin rapat kerja dan pimpin sidang yang sudah menjadi agenda tetap DPRD ternyata juga tak pernah sekalipun dilaksanakan,” sorot Sudianto. Apalagi konstribusi untuk membangun daerah hanya sebatas retorika belaka, sehingga terkesan sikap politik SA tak memenuhi ceriteria sebagai kader yang terbaik dan militan. “Selama ini hanya bisa berkomentar, topuksinya sebagai wakil rakyat dan unsure pimpinan tak bisa di pertanggungjawabkan dalam kinerja,” ujar Sudianto. Oleh karena itu, FPKR pesimis terhadap sikap politik SA yang serba asal bunyi dan sekakan dapat memberikan konstribusi terhadap pembangunan daerah. (ham)

PASKIBRA

122 Siswa Ikut Seleksi SEBANYAK 122 siswa dan siswi dari seluruh sekolah menengah atas dan kejuruan di Kabupaten Mempawah mengikuti seleksi untuk menjadi anggota pasukan Pengibar Bendera (Paskibara) kabupaten Mempawah tahun 2013. Kamis (13/6) kemarin, seluruh peserta mengikuti seleksi yang dilakukan oleh empat pelatih yang kembali mendapat kepercayaan Pemerinath Kabupaten. Para pelatih yang sudah beberapa kali merekrut tiap tahunnya itu adalah Aiptu Pinardi (Polres), Serma Sutrimo (Kodim), Serda Maryanto (Kodim) Briptu Suswoko (Polres) serta Brigadir Lidwina (Polwan). Dalam seleksi, pelatih juga didukung para mantan anggota paskibra. “Sebenarnya seleksi yang kami lakukan ini terbilan agak terlambat. Pasalnya, tak lama lagi akan masuk bulan puasa. Makanya, seleksi dipercepat, agar tahapan pada latihan awal dapat dilaksanakan,” aku Rudi Plt Kasubbag Kesbang Linmas Setda Kabupaten Mempawah. Dari jumlah itu, seleksi akan dikerucutkan hingga 45 orang. Kemuydan seleksi ulang hingga menjadi pasukan inti sebanyak 30 ornag pria dan wanita. “Seleksi kami lakukan secara terbuka dan transparan. Para peserta dapat menilai satu sama lain. Sebab, seleksi awal berupa baris-berbaris dilakukan masing-masing tiga peserta.,” kata Aiptu Pinardi. Besarnya jumlah itu hasil dari seleksi sekolah masing-masing. Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (dikpora) menyurati seluruh SLTA negeri dan swasta serta kejuruan yang adai di kabupaten Mempawah untuk menyeleksi siswa siswi mereka dan selanjutnya dikirim ke Kabupaten untuk mengikuti seleksi,” terang Rudi. (ham)

PINYUH-NGABANG

19

Ada Keringanan Biaya

WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

PIALA : Ketua TP PKK Erlina Ria Norsan berkenan menyerahkan piala serta piagam penghargaan kepada para pemenang lomba HKG PKK ke-41 beberapa waktu lalu.

Bukan Sekedar Kemeriahan Sesaat MEMPAWAH- Ketua TP PKK, Erlina Ria Norsan, mengatakan peringatan HKG PKK tidak sekedar untuk menciptakan kemeriahan sesaat, tetapi lebih memberikan makna dan ungkapan syukur atas kiprah dan karya nyata gerakan PKK selama ini, dalam memberikan motivasi dan semangat bagi kader PKK agar tetap terus giat melaksanakan tugas dan fungsinya yang utama, yaitu berusaha memberdayakan dan mensejahterakan keluarga.Hal penting tersebut, lanjut Erlina, diantaranya TP PKK perlu memahami tentang hakekat pemberdayaana masyarakat, agar bentuk kegiatan pemberdayaan keluarga yang dikembangkan senantiasa berkait dengan aspek-aspek pemberdayaan masyarakat. Selain itu, perlu dipahaminya program-

program sosial dasar di masyarakat, hal ini penting agar nantinya PKK dapat mengembangkan berbagai bentuk dan jenis kegiatan pemberdayaan keluarga sesuai kebutuhan masyarakat. TP PKK juga perlu memahami menejemen pembangunan partisipatif sebagai salah satu strategi pemberdayaan masyarakat, sehingga dapat mengembangkan kesejahteraan keluarga dan sikap demokrasi dalam keluarga. Memandai peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-41 Kabupaten Pontianak, dilakukan Pemotongan tumpeng. Acara yang digelar di Aula Kantor Bupat Pontianak tersebut dihadiri oleh kepala dinas, badan, kantor serta pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pontianak se-Kabupaten

Pontianak. Potongan tumpeng yang pertama diserahkan Ketua TP PKK Kabupaten Pontianak, Erlina Ria Norsan, kepada Ani Durrahman, seorang pengurus senior di TP PKK Kabupaten Pontianak. Kehormatan ini diberkan kepadanya karena dia merupakan pengurus TP PKK Kabupaten yang telah lama mengabdikan diri. Untuk perlombaan tingkat provinsi Kalimantan Barat, juara 1 pelaksana terbaik 10 Program Pokok PKK adalah Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir. Juara 1 LBS (Lingkungan, Bersih dan Sehat) adalah Desa Malikian, Kecamatan Mempawah Hilir. Juara 2 PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat) adalah Desa Malikian, Kecamatan Mempawah Hilir. (wah)

NGABANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Landak telah mengeluarkan surat edaran mengenai jadwal penerimaan peserta didik baru pada tahun ajaran 2013/2014 kepada seluruh sekolah yang ada di Kabupaten tersebut. Dijadwalkan pendaftaran penerimaan peserta didik baru tersebut akan digelar Senin (1/7) hingga Sabtu (6/7) mendatang. Sedangkan pengumuman peserta didik yang diterima dilakukan Senin (8/7) mendatang, pendaftaran ulang dilaksanakan Senin (8/7) hingga Sabtu (13/7) mendatang dan tahun ajaran 2013/2014 dimulai Senin (15/7) mendatang.Menurut Kepala Disdik Landak, Aspansius mengatakan, penerimaan peserta didik baru tersebut akan dilakukan seleksi. “Seleksi dalam arti bukan semata-mata tujuannya itu untuk menyisihkan calon pendaftar. Tapi yang lebih penting bertujuan untuk pemetaan bagi peserta didik, terutama pada tingkat kemampuan belajar peserta didik itu,” ujar Aspan, Rabu (12/6) di kantornya. Dikatakannya, pemetaan bagi peserta didik ini terutama akan dilakukan ditingkat SMP sederajat. Sebab hal ini bertujuan untuk menuntaskan masalah membaca, menulis dan berhitung (calistung) yang dialami peserta didik. Dalam surat edaran itupun disampaikan juga seputar biaya yang akan dikeluarkan dalam rangka penerimaan peserta didik baru. Untuk penerimaan peserta didik baru pada SD/MI Negeri dan SMP/MTs Negeri tidak dibenarkan melakukan pungutan biaya pendidikan dalam bentuk apapun kepada calon peserta didik. “Kemudian, biaya penerimaan peserta didik baru pada SD/MI swasta dan SMP/MTs swasta harus diatur seringan mungkin dengan memberikan prioritas paling sedikit 20 persen bagi peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi kurang mampu agar dipertimbangkan dan dibebaskan dari biaya penerimaan atau tidak dipungut biaya,” jelasnya. Sedangkan penerimaan peserta didik baru pada tingkat SMA/MA dan SMK, diatur biaya penerimaannya seringan mungkin dengan memberikan prioritas paling sedikit 20 persen bagi peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomikurangmampuagardipertimbangkan dibebaskan dari biaya penerimaan atau tidak dipungut biaya. “Kemudian, penerimaan peserta didik baru pada tingkat TK/RA diatur biaya penerimaannya seringan mungkin dengan memberikan prioritas paling sedikit 20 persen bagi peserta didikyangberasaldarikeluargaekonomikurang mampu agar dipertimbangkan dibebaskan dari biaya penerimaan atau tidak dipungut biaya,” katanya. (wan)

FPD Nasional Kunjungi Lapas FRONT Pembela Dayak (FPD) KalimantanBarat,KalimantanTengahdanJakartamelakukankunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Pontianak yang terletak di Jalan Sungai Raya Dalam pada Kamis (13/6) siang. “Kunjungan ini disamping ajang silaturahmi juga ingin melihat sahabat, kawan, dan teman yaitu salah satu Panglima Dayak Kalbar, Simson Mihai yang ditahan di sana,” kata Presiden FPD Petrus SA seusai kunjungan. Kunjungan yang dilakukan FPD Kalbar memang tidak sendirian. Ada pengurus FPD Kalimantan Tengah, Jakarta dan daerah lain.

”Kita membawa sekitar 30 rombongan. Mereka merasa senasib dan satu perjuangan melihat kawannya di tahan,” ujarnya. Menurut Petrus kunjungan ke Lapas kelas II A Pontianak juga ingin mengenal lebih lanjut persoalan hukum yang ditimpa sahabatnya. Dari kacamata FPD, persoalan temannya cenderung kecil. Kalau tidak salah kawannya ini membantu warga di Kabupaten Ketapang perihal perkebunan sawit. Selanjutnya ada proyek kecil yang membuatnya harus berurusan dengan hukum. ”Nilai proyeknya kecil. Namun hukumannya sudah hampir jalan

dua tahun,” tuturnya. Petrus menilai di Kalbar sebetulnya banyak kasus besar bernilai tidak kecil. Potensi vonis hukumannya juga cenderung besar. Namun penerapannya hukumannya justru berjalan di tempat. “Saya tidak perlu katakan apa itu. Akan tetapi ada,” ujarnya. Katanya kembali tidak semua yang masuk penjara orang jahat. Ada juga yang masuk penjara berubah total. Selama di penjara mereka diajari untuk memperbaiki diri. Peluang tersebut selalu terbuka. Prinsipnya adalah warga menerima nantinya di lapangan. Joni Mahar dari Front Pem-

ISTIMEWA

BERSAMA: FDP Kalbar, Kalteng dan Jakarta mengunjungi Lapas Pontianak.

bela Dayak Kalteng mengatakan peraturan undang-undang terkait hukum adalah sama. Intinya harus mengedepankan asas hukum ses-

uai aturan berlaku. Namun seharusnya ditelaah mendalam dengan memandang siapa dan apa. ”Itu dulu poinnya,” tuturnya. (den)


SINGKAWANG

20

Pontianak Post

Kamis 13 Juni 2013

Toing Terima Beasiswa di Institut Pertanian Stiper Yogyakarta

E-KTP

Segera Rekam Data

Dikira Tidak Lulus, Ternyata Salah Cek Website AWALNYA dikira tak lulus, karena namanya tidak terdaftar di pengumuman. Namun setelah dicek ulang, ternyata salah buka website. Meski demikian, Toing satu hari mematikan HP dan dikira keluarga frustasi karena tidak lulus. JPNN

MOMEN Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Iman Sui Wie Singkawang Tengah, Camat Singkawang Tengah yang baru saja dilantik dimanfaatkan untuk bersosialisasi. Sebelum bersosialisasi, Mardiani Umar, camat yang baru satu bulan dilantik memperkenalkan diri. “Saya baru saja dilantik menjadi camat. Momen inilah saya mengenalkan diri, bila ada warga yang belum kenal,” kata Mardalini Oemar di depan jamaah, beberapa hari lalu. Selain itu, Mardalini juga mensosialisasikan kartu tanda penduduk elektronik. “Mulai tanggal 1 Januari 2014, KTP SIAK sudah tak berlaku lagi. Kita minta kepada jamaah khususnya warga Sui Wie yang belum melakukan perekaman hendaknya segera mendatangi kantor camat,” kata istri Kasat Intelkam Polres Sambas ini. Menurut staf Kelurahan Sui Wie, Jumat dan Sabtu pekan depan, perekaman dilakukan di kelurahan guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. “Jadi, jangan sia-siakan kesempatan ini. Datang pada pagi hari untuk melakukan perekaman e KTP,” kata Anwar yang hadir dalam kesempatan tersebut. Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tahun ini diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ketua Pengadilan Agama Bengkayang, Drs H Arifin Muhammad SH MH. Ceramahnya seputar bagaimana mencapai shalat dengan khusuk. Selain itu, diisi dengan pemberikan doorprize bagi anak-anak dan remaja yang dipandu langsung oleh pembaca acara, Muhammad Yani. (zrf)

RAMSES TOBING Singkawang MUHAMMAD Tohir alias Tohir atau akrab disapa Toing. Sekilas tampak sama dengan remaja seusianya, terutamayangbarululusSMAsederajat di Kota Singkawang. Sekolah dan main seperti remaja pada umumnya. Namun siapa sangka, jika anak tertua dari lima bersaudara ini, satu-satunya pelajar yang tamatan SPP-SPMA Di-

nas Pertanian Provinsi Kalbar yang lulus mendapat beasiswa selama kuliah di Institut Pertanian Stiper Yogyakarta,JurusanHoltikultura.Dan satu-satunya dari Singkawang. Meskipun awalnya, Toing sempat dikira frustasi oleh pihak keluarganya. Lantaran setelah mengecek di internet, namanya tidak muncul di pengumuman. Alhasilnya, HP pun dimatikan seharian penuh dan baru pulang menjelang malam. “Seharian HP-nya tak aktif, tapi saya sms terus untuk memastikannya,” kata Syafiuddin. Syafiuddin sempat kaget mendengar kabar anaknya tidak lulus tes kesehatan. Bahkan ia sempat berkali-kali bertanya kepada putra sulungnya, untuk memastika jika dia tidak terpengaruh apa-apa yang menyebabkan tidak lulus tes kedua tersebut. “Saya curiga, karena tes kesehatan

jatuh.Jangan-janganterkenanarkoba, jadi saya tanya terus, tapi Toing bilang tidak. Apakah , sebelumnya minum krantingdaeng, anak saya bilang tidak. Karena khawatir, subuh tanggal 12 saya mau berangkat lagi ke Pontianak untuk cek kesehatan,” jelas Muhammad. Kekhawatiran Muhammad seketika sirna, ketika dimalam tanggal 11 Juni, usai maghrib, Toing pulang ke rumah dan mengatakan jika dirinya lulus dalam seleksi test kesehatan. Muhammad yang saat itu sedang duduk nonton televisi, spontan terkaget mendengar kabar berita itu, “Saya kaget, Toing tiba-tiba pulang setelah seharian tak ada kabar, langsung cium tangan dan kasih tahu kalau dia lulus tes kesehatan,” cerita Muhammad. Bagi Muhammad, kabar yang diterimanya itu menjadi satu kebanggaan. Apalagi jika melihat ekonomi keluarga yang

pas-pasan,makasulitbisamemberikan kesempatan bagi Toing untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan di tahun yang sama, kedua anaknya menyelesaikan

pendidikanSMAdanberencana untukmelanjutkanpendidikannya. “Pasti saya bangga, apalagi, dua anak saya selesai SMA dan Toing memiliki keinginan kuat untuk kuliah,” tuturnya. (*)

SINGKAWANG-Wali Kota Singkawang, Awang Ishak meminta agar Rumah Sakit bisa memberikan pelayanan secara khusus kepada para lansia. Namun ia meyayangkan saat menyampaikan pesan tersebut Direktur RS. dr. Abdul Aziz tidak bisa hadir dalam acara peringatan Lanjut Usia (Lansia) 2013 di Balairung Kantor Walikota Singkawang, Kamis (13/6). “Sayang Direktur RS Abdul Aziz, Pak Carlos, tidak bisa hadir dalam kegiatan ini. Padahal saya ingin meminta kepada beliau agar bisa menunjuk dua atau tiga orang perawat khusus untuk menangani Lansia di kota ini. Karena, saya tidak mau para lansia ini mati dalam keadaan sakit,” kata Awang. Tidak hanya kepada Rumah Sakit saja, Awang juga mengingatkan agar Dinas Sosial dapat menyediakan klinik bagi para lansia. Dengan begitu diharapkan para ansia di Kota Amoy ini selalu terawat dan dalam keadaan sehat. Kepada Lansia, Awang juga mengingatkan agar mereka tidak patah semangat meskipun saat ini usianya sudah lanjut. Semestinya, kata Awang, diusia yang sudah lanjut mer-

eka harus tetap semangat, hidup sehat dan berkualitas. “Saya ingatkan kepada Lansia untuk selalu sehat, agar tidak menjadi beban anak cucu kita nantinya,” kata Awang mengingatkan. Meski memberikan motivasi kepada lansia agar tetap semangat dan berkualitas, Walikota juga mengingatkan para anak-anak mereka jangan sampai menelantarkan orangtua mereka saat usia mereka sudah tidak lagi muda. “Sayangilah orang tua kita, dan jangan ditelantarkan mereka,” pesan Awang. Kegiatan itu bertemakan “Lanjut Usia Pelopor Jati Diri Bangsa, Generasi Muda Sayangi Orang Tua” yang dipelopori Dinas Sosnakertrans bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Singkawang dan diikuti sekitar 238 lansia se-Kota Singkawang. Acara peringatan Lansia itu, diselingi dengan penyerahan hadiah berupa kipas angin kepada Lansia berprestasi pada lomba lari kategori usia 60-64 th, bernama Ibu Sulastri. Sementara panitia kegiatan juga menyediakan puluhan doorprice kepada peserta yang hadir. (mse)

Awang: Layani Lansia Secara Khusus

INFO

Fokus Wisata Budaya PEMERINTAH Kota Singkawang akan lebih fokus terhadap pengembangan wisata budaya. Lantaran yang terjadi sekarang wisata alam banyak dikelola perorangan ataupun swasta. “Ke depan kita akan lebih fokus terkait pengembangan wisata budaya sebagai upaya mendongkrak angka kunjungan wisata di Singkawang, “ kata Kepala Bidang Pariwisata, Disbudparpora Kota Singkawang, Zul Aswan, Senin (10/6). Menurut Zul Aswan pengembangan sektor wisata budaya juga merupakan bagian dari upaya pemkot Singkawang melestarikan potensi budaya yang ada di masyarakat. Banyak budaya yang mulai terkikis karena pengaruh globalisasi. Zul Aswan mencontohkan salah satu budaya masyarakat melayu di Kota Singkawang yakni Zikir Nazam banyak remaja di antaranya kurang berminat untuk mempelajarinnya. “Pelaku Zikir nazam yang ada saat ini didominasi oleh orang tua, dikhawatirkan jika tidak ada regenerasi salah satu budaya bisa hilang,” katanya. Dengan lebih konsen ke wisata budaya, lanjut Zul Aswan, potensi budaya-budaya yang ada di masyarakat akan dikemas semenarik mungkin agar selain menarik wisatawan juga bagian dari usaha membangkitkan kecintaan remaja.(fah)

RAMSES/PONTIANAK POST

BANGGA: Muhammad Syafiudin memperllihat foto anaknya Muhammad Tohir (tiga dari kanan) bersama rekan-rekan sekolahnya saat wisuda angkatan 42 SPP-SPMA Provinsi Kalbar.

RAMSES/PONTIANAK POST

BERPRESTASI: Wali Kota Singkawang, Awang Ishak menyerahkan hadiah berupa kipas angin kepada Sulastri, lansia berprestasi pada lomba lari kategori usia 60-64 tahun

Berharap Dana Hibah Ditambah SINGKAWANG- Pemerintah Kota Singkawang diharapkan memperbesar Bantuan dana hibah kepada Badan Pemadaman Kebakaran Swasta yang ada di kota ini. Pasalnya, dana dari Pemkot yang ada sekarang ini masih jauh mencukupi dari kebutuhan. Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Dwi Tunggal Kota Singkawang, Bong Cin Nen. Dirinya menyebutkan selama ini bantuan yang sifatnya hibah dari Pemkot berkisar Rp50 juta, dan jumlah

tersebut dirasakan kurang dalam mengembangkan pemadam kebakaran. “Keberadaan pemadam swasta mengambil peran yang seharusnya dilaksanakan pemerintah, karena di daerah lain Pemadam kebakaran sudah menjadi Dinas, seharusnya pemerintah menambah lagi dana hibah yang ada,” kata Bong Cin Nen, Kamis (13/6). Dalam kegiatan peresmian yang dihadiri Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto beserta jajaran-

nya, unsur TNI, Pemerintah Provinsi Kalbar, WAlikota Singkawang, Anggota DPRD, Ketua Pemadam Kebakaran Swasta se Kalbar, para camat dan lurah, Bong Cin Nen juga menceritakan sejarah terbentuknya BPKS Dwi Tunggal. Bermodalkan dua unit mesin berkapasitas 15 PK bantuan dari dermawan dan satu pick up, dikatakan Bong Cin Nen, Pemadam Kebakaran yang sekarang memiliki nama BPKS Dwi Tunggal ini mulai beroperasi.(fah)

GMI Wujudkan Muslimat Sejati SINGKAWANG-Ketua Pengurus Gerakan Muslimat Indonesia (GMI) Daerah Kota Singkawang, Hj Armi Darmawi, Rabu (12/6) menyampaikan GMI Singkawang akan mengembangkan program yang selama ini sudah berjalan secara sporadis. seperti mengunjungi pasien-pasien di rumah sakit, membina mualaf dan memantapkan akidah anak-anak dengan mengunjungi sekolah-sekolah tingkat menengah pertama yang ada di Singkawang. Armi juga menjelaskan sejak tahun 2006 Gerakan Muslimat Indonesia (GMI) sudah menjangkau Kota Singkawang, untuk periode 4 tahun, sampai dengan tahun 2010. Demikian informasi disampaikan Media Center, kemarin. “GMI sebenarnya sudah 4 tahun terbentuk di Kota Singkawang,” kata dia. Guna penyegaran dan peningkatan semangat pengurus dalam mengemban amanah, tepatnya Sabtu (8/6) pengurus GMI Kota Singkawang dilantik langsung oleh Ketua GMI Provinsi Kalimantan Barat, Hj

Fatma Nurhayati. “Dengan pelantikan tersebut, diharapkan para pengurus bisa lebih serius dan sungguh-sungguh melaksanakan program dan kegiatan yang sudah tersusun,” kata Armi. Lebih lanjut Armi menjelaskan program – program baru yang sudah dirancang oleh GMI antara lain adalah, pelatihan mengurus jenazah, pelatihan menjadi entreupreuner, konseling pranikah bekerjasama dengan Konsultasi Bimbingan Keluarga (KBK) Singkawang, kajian kristologi Islami, bedah buku, mendidik anak ( Hypno Parenting ) supaya berahklak mulia sekaligus membentengi mereka dari bahaya pendangkalan akidah. “GMI Kota Singkawang mengharapkan kerjasama semua pihak, agar dapat mendukung program-program kami, dengan harapan agar dapat mengembangkan diri, memperluas wawasan, membangun ukhuwah serta merajut silaturahim dengan seluruh elemen masyarakat sebagai Muslimat sejati” kata Armi. (zrf)


Pontianak Post

SAMBAS

Jumat 14 Juni 2013

21

Wandy Aziz Jabat Kapolres Sambas

ISTIMEWA

SAMBUTAN: Pabali H Musa menyampaikan sambutan.

+

Tingkatkan Kesadaran Bela Negara UNTUK menumbuhkan kesadaran bela negara yang menjadi bagian untuk memperkuat pertahanan negara, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalbar menyelenggarakan peningkatan kesadaran bela negara di Hotel Pantura Kabupaten Sambas, Rabu (12/6) lalu. Peserta 75 orang terdiri dari pelajar, generasi muda dan pramuka. Sedangkan narasumber pejabat di lingkungan Setda Sambas, perwakilan Dandim 1202 Singkawang dan perwakilan Kapolres Sambas. Bupati Sambas Dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH yang diwakili wakilnya DR Pabali H Musa MAg mengatakan, dalam peningkatan kesadaran bela negara merupakan salah satu harapan terwujudnya kondisi masyarakat yang ketahanan nasionalnya semakin tangguh mengedepankan sikap cinta tanah air melalui pendekatan ideologi Pancasila dan UUD 45. Pemahaman serta kesadaran dan keyakinan tentang diri dan lingkungannya yang berbhinneka dan dinamis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa yang utuh serta bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. Untuk memperkuat rasa kebangsaan Indonesia, nilai luhur bangsa Indonesia dijadikan sebagai alat pemersatu bangsa yaitu bahasa Indonesia sebagai persatuan, sang merah putih sebagai bendera negara, Indonesia raya sebagai lagu kebangsaan, garuda pancasila sebagai lambang negara, bhinneka tunggal ika sebagai semboyan negara, pancasila sebagai dasar falsafah negara, UUD 45 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara. “Dalam konteks ini, bela negara tidak semestinya dipahami sebagai upaya memanggil senjata atau yang berbau militerisme dan bukan semata-mata hanya tugas TNI saja, tetapi merupakan tugas segenap warga negara Indonesia sesuai dengan kemampuan dan profesi masing-masing,” ungkap Pabali. (d5)

SAMBAS — Kapolres Sambas berganti, pejabat lama AKBP Pahala HM Panjaitan digantikan AKBP Wandy Aziz. Serah terima jabatan (Sertijab) keduanya digelar beberapa waktu lalu di Polda Kalbar, agar berkesan, Rabu (12/6) malam, Polres Sambas menggelar acara pisah sambut Kapolres yang dihadiri Bupati Sambas, Wakil Bupati Sambas, Forkopinda, SKPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Perwira Polres Sambas di Balairung Sari Bupati Sambas. Kapolres Sambas AKBP Pahala HM Panjaitan SIk MSi dalam acara pisah sambut memohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Sambas selama menjabat sebagai Kapolres Sambas lebih kurang dua tahun lebih, “kami mohon diri dan berharap dukungan masyarakat terhadap Kapolres Baru AKBP Wandy Aziz selama bertugas di Sambas, terutama dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Sambas, “ujar Pahala. Sementara AKBP Wandy Aziz Kapolres Sambas yang baru dihadapan undangan

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

KAIN SABOK: Bupati Sambas memakaikan kain Sabok kepada Kapolres Sambas baru AKBP Wandy Aziz.

pisah sambut yang hadir berkomitmen akan melanjutkan tugas Polres yang lama, dalam kesempatan tersebut Wandy Aziz menyampaikan pengalamannya selama bertugas sebagai polisi dan akhirnya dipercaya menjadi

Kapolres Sambas, selain itu, Wandy juga memperkenalkan istrinya Rafi Novitasari di hadapan para undangan, “Kami berharap dukungan masyarakat selama bertugas di Kabupaten Sambas, dan marilah kita ciptakan

situasi aman dan kondusif,” katanya. Di tempat yang sama,Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi didampingi Wakil Bupati Sambas Pabali Musa dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di Kabu-

paten Sambas kepada Bapak Wandy Aziz sebagai Kapolres Sambas dan terima kasih kepada Bapak Pahala dalam pengabdiannya selama bertugas di Kabupaten Sambas, “kami berterima kasih kepada Kapolres lama yang telah bersama-sama menciptakan keamanan dan mendukung pembangunan di Kabupaten Sambas, “ujar Bupati. Bupati mengatakan, mutasi bagi abdi negara merupakan hal yang biasa, karena ini tuntutan tugas negara dan tuntutan karir yang harus terus berjalan, dalam hal ini Pemkab Sambas menyambut baik kedatangan Kapolres Sambas yang Baru dan berharap dapat kerjasama sebagaimana Kapolres yang lama. “Atas nama Pemkab Sambas beserta staf, kami juga mohon maaf apabila ada kesalahpahaman selama Kapolres Sambas lama bertugas di Kabupaten Sambas, semoga kerjasama yang telah terjalin dapat terus berlanjut, selamat datang Pak Handy Aziz dan terima kasih Pak Pahala selama pengabdiannya di Kabupaten Sambas, “ pungkas mantan wakil Bupati ini. (har)

+

Sekuel Penunggu Paggong Sebedang 2 Segera Tayang SAMBAS - Setelah sukses dengan film perdananya Penunggu Paggong Sebedang, tidak lama lagi kerinduan para penggemar film indie daerah Sambas bisa terobati, dengan menikmati suguhan Penunggu Paggong Sebedang sekuel kedua, “Diperkirakan akan beredar awal bulan Juli 2013, kebetulan menyambut bulan suci Ramadan,” kata Syamsuri dan Thayeb, dua awak editing dan kameramen yang membidani film ini. Hal ini dipertegas lagi oleh Bastian dan Awang Isman yang dipercaya sebagai asisten sutradara membenarkan bahwa Penunggu Paggong Sebedang sekuel kedua segera diirilis pada bulan Juli mendatang. “Berhubung syutingnya telah selesai beberapa bulan yang lalu, jadi tinggal

PREMIER JULI: Para kru dan pemain film Penunggu Paggong Sebedang 2 saat diabadikan bersama.

mengedit dan membuat teks bahasa Indonesianya saja lagi”, kata Bastian. Dan yang menggembirakan bahwa film ini bukan hanya dikonsumsi Masyarakat Sambas saja, tapi sampai dipesan oleh TKI di luar negeri imbuh-

+

nya lagi, itulah yang membuat Bastian, Awang dan rekanrekan semakin semangat menggarap Penuggu Paggong Sebadang sekuel kedua ini. Film ini sarat dengan pesan moral lingkungan hidup, karena mengisahkan pentingnya

menjaga hutan dan lingkungan serta tempat wisata. Film ini dimainkan oleh pelaku seni Sanggar Seni dan Budaya Tasik Lara Baranti, dan sudah terdaftar di lembaga sensor film Indonesia dengan nomor: 2401/DVD/R/ PA/05.2018/2013 di Jakarta. Para pemerannya A Malik ( pak Unggal Bubu ), Yunida ( Zubaidah ), Vivi Sapitri ( Zulaiha ), Rahman ( Amad), Maryono ( bos Ono ), Helmi (bang Itam ), Hamdi (bang De ), dan Bastian ( Amok Super). Mengakhiri pembicaraan dengan Pontianak Post, A Malik yang memerankan pak Unggal Bubu berpesan dan mangajak masyarakat, agar membeli film DVD asli, “ayok kitte tunjokan bahwe urang Sambas cinte dengan produk lokal Sambas, dengan hanye membeli produk DVD asli , bukan bajakan. Tunjokkan dukungan insanak semuenye cukup hanye dengan membeli DVD aslinya, bukan bajakan, sekali agek harus asli bukan bajakan”, kata pak unggal Bubu dengan mimik serius tapi santai. (har/*)

+

C

M

Y

K


SANGGAU

22 DARANANTE

Resmikan Dulu SPBE PEMBANGUNAN Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Simpang Sanjan, Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau belum diresmikan oleh PT Pertamina, namun SPBE tersebut sudah beroperasi menerima pengisian bahan bakar elpiji untuk agen-agen Elpiji Pertamina di Sanggau. “Setelah kunjungan Bu Karen (ke Sanggau tanggal 18 Mei,red), minggu berikutnya sudah operasional, suplay dan distribusi Elpiji sudah rutin dilakukan. Agen Pertamina diseputaran sanggau juga sudah mengambil Elpiji di SPBE,” ujar Pengelola SPBE Sanggau, Santo, Rabu (12/6) lalu. Santo berdalih, bahwa kondisi ketersediaan Elpiji 3 Kg di pasaran untuk Kabupaten Sanggau saat ini aman. Namun, beberapa masyarakat masih ada yang mengeluh langkanya mendapatkan gas Elpiji 3 Kg di Sanggau. Jika ada, harga yang ditawarkan per tabung isi ulangnya cukup fantastis, yakni mencapai hingga Rp38 ribu/tabung. Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan Minyak dan Gas Bumi pada Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Sanggau, Hawari menyarankan agar sebaiknya, SPBE tersebut dapat diresmikan pembangunannya terlebih dahulu, dengan mengundang serta terekpose oleh media, agar masyarakat secara umum dapat mengetahui bahwa keberadaan SPBE tersebut sudah dapat digunakan dan dinikmati masyarakat luas. “Memang secara aturan mereka sudah lengkap semua administrasinya dari Pertamina dan sudah boleh beroperasi. Ya menurut saya alangkah baiknya ada acara seremonialnya, agar masyarakat juga bisa tahu, bahwa SPBE sudah operasional,” katanya. (sgg)

Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013

Gepeng Muncul SANGGAU--Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Sanggau, Chairuddin Rais, Kamis (13/6) kemarin tidak membantah masih adanya orang gila (Orgil) serta gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang berkeliaran di Kota Sanggau. Untuk antisipasi, pihaknya telah melaksanakan patroli rutin di tempat umum seperti pasar dan tempat lainnya. Sejauh ini pihaknya menerima laporan dari masyarakat di Tanjung Kapuas dan Beringin terkait keberadaan orgil. Pihaknya masih belum menemukan orgil yang dimaksud dan terus mengupayakan pencarian keberadaan orgil tersebut. “Kami masih dalam monitoring terus keberadaan mereka saat ini. Kami

akan koordinasikan dulu sementara ke Disosnaker untuk masalah ini. Sementara kita masih cek lagi keberadaan orang gila,” katanya. Terkait dengan keberadaan gepeng, ia menjelaskan gepeng yang sekarang terlihat jumlahnya berkisar 3-4 orang, dan mereka merupakan pendatang baru. Dari beberapa yang sudah diperingatkan, memang mereka bukan orang lama yang sudah dikembalikan ke tempat asalnya. “Sekarang masih ada, dan terlihat di pasar sentral. Sudah sering kita peringatkan. Mereka itu adalah gepeng baru. Jumlahnya diperkirakan sedikit hanya tiga orang gitulah,” ujarnya. Sepengetahuannya, untuk para penampung gepeng ini sudah pernah

DOK/PONTIANAK POST

SERING TERLIHAT: Sejumlah gelandangan dan pengemis kembali terlihat di kota ini.

diberikan peringatan. Memang sempat tidak ada lagi, karena gepengnya sudah dikembalikan ke daerah asalnya. Untuk gepeng yang sekarang ini pihaknya masih mencari siapa yang menam-

pungnya. “Tidak mungkin mereka datang sendiri jauh-jauh kalau tidak ada yang membawa dan menampung, kecuali orang gila. Nanti akan kita cek lagi,” ujarnya. (sgg)

Independen Masih Kurang Syarat Dukungan SANGGAU - Ketua KPU Kabupaten Sanggau, Mugiono Pramono menyampaikan berdasarkan hasil rekap dukungan pasangan Abang Ishar-Khironoto, bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati dari jalur independen di KPU 11 Juni kemarin, pasangan yang mempopulerkan diri dengan singkatan BISA itu ternyata tidak mencapai syarat minimal

suara dukungan yang ditetapkan oleh KPU Sanggau. Hal itu disampaikan Mugiono Pramono kepada wartawan, Kamis (13/06) di Gedung Pertemuan Umum Sanggau. Mugiono menyatakan, setelah dilakukan verifikasi faktual kemarin pasangan ini hanya mampu mengumpulkan sebanyak 19.029 dukungan yang me-

C

M

Y

K

menuhi syarat, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 4 ribu dukungan dari jumlah dukungan yang diserahkan. “Jadi kekurangan untuk mencapai syarat minimal 24.023 dukungan, adalah sekitar 4.994 dukungan. Akan tetapi berdasarkan ketentuan PKPU 2012 Nomor 9 dan Keputusan KPU Kabupaten Sanggau Nomor 21 tahun 2013,

penambahan jumlah dukungan tersebut harus dilakukan penambahan sebanyak dua kali lipat dari kekurangan, jadi jumlahnya minimal 9.988 dukungan,” katanya. Namun begitu, Mugiono menyampaikan di dalam aturan diatas, pasangan ini masih diberikan waktu perbaikan atau kelengkapan berkas dukungan dari

tanggal 3-9 Juli mendatang. Setelah itu akan dilakukan verifikasi faktual kembali dari dukungan yang diserahkan. “Penetapannya (keputusan lolos atau tidak,red) nanti bersamaan dengan calon dari parpol akhir Juli. Proses tetap diikuti, tapi kalau ternyata jumlah dukungan setelah diverifikasi masih tidak memenuhi, terpaksa (ditolak,red),” terangnya. (fik)


Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013

SINTANG

Minta Warga Tidak Panik

Anggota Dewan Akan PAW KETUA DPRD Kabupaten Sintang, Harjono Bejang mengatakan ada dua anggota DPRD Kabupaten Sintang yang diajukan oleh partainya untuk Pergantian Antar Waktu (PAW). Dia mengungkapkan kedua anggota dewan tersebut yaitu anggota Komisi II dari Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia (PKDI), Mesamadi dan anggota Komisi III dari Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Teri Ibrahim. Dikatakan Bejang, pihaknya telah menerima surat dari pimpinan DPC PKDI Kabupaten Sintang yang mengusulkan PAW anggota DPRD Kabupaten Sintang, Mesamadi atas dasar dicabut dari partainya karena tidak mematuhi aturan kepartaian seperti tidak memenuhi kewajiban kepada partai. Setelah surat itu diterima, lanjut Bejang, pihaknya menerima surat protes dari Mesamadi melalui kuasa hukumnya yang menyebutkan mekanisme untuk pemecatan dirinya tidak sesuai karena tidak melalui DPD PKDI Kalbar. “Atas dasar ini, kami kembalikan lagi ke partainya dan verifikasi langsung ke provinsi,” ungkapnya. Akhirnya, kata Bejang, datang lagi surat dari DPD PKDI Kalbar yang menerangkan mekanisme pemecatan Mesamadi sudah benar. Setelah mendapat surat ini, Bejang pun melakukan verifikasi ke KPU mengenai siapa penggantinya dan betul tidak syaratnya. KPU pun memprosesnya. (tra)

23

DOK/PONTIANAK POST

DISTRIBUSI MERATA: Kenaikan Harga BBM tak berkaitan dengan kepentingan politik, tetapi lebih kepada kepentingan ekonomi dalam negeri dan keberlangsungan APBN.

C

M

Y

K

SINTANG— Bupati Sintang Milton Crosby mengatakan, rencana kenaikan BBM bersubsidi yang merupakan kebijakan dari pemerintah pusat kemungkinan dalam waktu dekat bakal segera dilaksanakan. Karena itu, Bupati meminta masyarakat jangan panik serta melakukan penimbunan. Pasalnya, kenaikan BBM akan disertai dengan kompensasi pembangunan. “Karena rencana kenaikan BBM ini merupakan kebijakan dari pusat dalam rangka un-

tuk memperbaiki ekonomi nasional kedepannya. Maka saya sampaikan kepada seluruh masyarakakat agar tidak panik serta tidak melakukan penimbunan,” kata Bupati, kemarin. Menurut Milton kenaikan Harga BBM tersebut tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik akan tetapi lebih kepada kepentingan ekonomi dalam negeri dan keberlangsungan APBN yang sedang dilaksanakan. “Dengan adanya rencana

kenaikan BBM tersebut, sebelumnya saya sampaikan kepada jasa layanan umum seperti angkutan dan bis agar tidak menaikkan Tarif sebelum ada keputusan langsung mengenai tariff dari pemerintah pusat minimal keputusan dari pemerintah provinsi,” kata Milton. Terhadap SPBU, Milton juga meminta agar pihak SPBU tetap melakukan pendistribusian secara merata terhadap masyarakat tanpa melakukan penimbunan menjelang kenaikan BBM.(stm)


24

KAPUAS

Pontianak Post

Buang Sial Warga Tionghoa Nyebur Kapuas

MARAK CURANMOR

Aktifkan Siskamling

+

MARAKNYA kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Sekadau akhir-akhir ini bikin pusing masyarakat. Aksi pelaku pencurian semakin nekat saja. Situasi itu menuntut masyarakat agar lebih waspada. Ketua Pengurus Cabang Pemuda Panca Marga Sekadau, Israil Simon Manurung, meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Salah satu cara yakni dengan mengaktifkan kembali sistim keamanan lingkungan. Dalam beberapa waktu belakangan, pos-pos ronda tampak tak bergairah, bahkan ada yang dijadikan kandang kambing. “Dengan demikian setidaknya dapat meminimalisir potensi tindak kejahatan di lingkungan masing-masing,” kata Israil, kemarin. Menjalankan siskamling, kata Israil, bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Petugas ronda diatur secara bergiliran. Sarana prasarana yang diperlukan pun tidak begitu muluk. Bermodal pentungan serta gentongan (alat bunyi) sudah cukup. “Yang penting ada kemauan dan rasa kebersamaan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” tandasnya. (bny)

KESEHATAN

Dinkes Gandeng PKK PEMERINTAH Kabupaten Sekadau melalui instansiinstansi terkait menerapkan upaya jemput bola dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Sekadau melakukan sosialisasi Jamkesmas dan Jampersal bagi masyarakat yang tidak mampu di Desa Menawai Tekam, Kecamatan Belitang Hilir, (11/6) kemarin. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan pengobatan gratis bagi warga. “Jaminan persalinan dan jaminan kesehatan masyarakat sudah berjalan. Diperkirakan dr Wirdan ada sekitar 20 ribu keluarga tidak mampu yang akan dibantu oleh pemerintah kabupaten sekadau,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sekadau, dr. Wirdan Mahzumi. Ketua TP PKK Sekadau, Ny. Scolastika Simon Petrus dalam kesempatan sama juga memaparkan bahwa untuk menciptakan kesehatan yang baik dalam keluarga, peran ibu sangat besar. Misalnya dalam memberikan hidangan makanan yang kaya gizi bagi keluarga, atau selalu memberikan contoh mencuci tangam sebelum makan kepada anak. “Peran ibu-ibu dalam pembangunan kesehatan sangatlah penting. Hal-hal kecil seperti membersihkan tangan pakai sabun atau menghidangkan sajian kaya gizi dapat menjaga keluarga untuk tetap sehat,” kata Tika. (bny)

Jumat 14 Juni 2013

Awang/Pontianak Post

MADU: Kabupaten Kapuas Hulu dikenal dengan produksi madu alamnya, selain ikan salai dan ikan asin air tawar. Banyak ditemukan toko penjual madu asli yang menyesehatkan tubuh di kawasan paling Timur Kalbar ini.

SEKADAU - Warga Tionghoa di Sekadau berbondong-bondong menceburkan diri ke Sungai, tepat Pukul 12.00 WIB siang Rabu (12/6) kemarin. Tak kurang ratusan warga silih berganti mandi di Sungai Kapuas. Prosesi itu merupakan peringatan Ng Si Sui dalam bahasa Khek, atau lebih dikenal dengan istilah Peh Cun. Salah seorang tokoh masyarakat Tionghoa Sekadau, Paul Fran Usman, menjelaskan ritual Peh Cun merupakan tradisi turun temurun warga Tionghoa untuk mengenang jasa salah satu pahlawan dari jaman Dinasti Chin, yaitu Tuan Wu (Peh Cun) yang bunuh diri dengan cara menceburkan diri kedalam sungai. Pria yang akrab disapa Acong mengatakan, peringatan Peh Cun dirayakan setiap tanggal 5 bulan 5 kalender Imlek setiap tahunnya. “Tradisi ini sebagai bentuk penghargaan atas jasa pahlawan Wu dari dinasti Chin karena telah berjasa bagi warga Tionghoa,” jelas

Acong. Mandi Peh Cun juga diyakini sebagai sarana untuk membuang sial yang didapat selama tahun yang telah lalu serta mendatangkan rejeki dimasa yang akan datang. Ada suatu kepercayaan dalam warga Tionghoa yang meyakini semakin jauh mandi (tengah laut), semakin banyak pula rejeki yang akan datang di tahun berikutnya. “Memang ada keyakinan seperti itu. Tapi tidak harus sampai ke tengah laut, nanti malah berbahaya,” tutur Acong. Tidak hanya mandi, masyarakat Tionghoa tampak turut membawa pulang air sungai. Dikatakan Acong, air sungai tepat jam 12 siang diyakini memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. “Tapi harus mengambil air jam 12 pas. Kalau lebih tidak ada khasiatnya,” kata Acong. Pantauan di lapangan, hingga pukul 13.00 sejumlah warga tampak masih berada di sungai. (bny)

+

Sekda Sekadau: SKPD Mesti Apel Rutin SEKADAU - Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Yohanes Jhon, meminta setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Sekadau untuk melaksanakan upacara bendera rutin setiap hari Senin di tempat masing-masing. Sejauh ini, apel Senin hanya dilaksanakan di sekretariat daerah saja. “Memang ada beberapa dinas yang sudah apel senin sendiri, tapi belum semua,” tutur Yohanes Jhon kepada Pontianak Post, (12/6) kemarin. Adapun SKPD yang te-

Memang ada beberapa dinas yang sudah apel senin sendiri, tapi belum semua. Awal Juli semua harus sudah apel sendiri Yohanes Jhon

lah melaksanakan upacara bendera rutin diantaranya Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan, Dishubtelinfobudpar dan Dinas PU, Diperindagkop dan Dispenda,

+

serta Dinas Kehutanan dan Perkebunan. “Ada yang dua SKPD apel bersamaan, seper­ ti Dinas Perindagkop dan Dispenda. Mungkin karena sarana terbatas,” ujar Jhon.

Sekda mengultimatum SKPD lain yang belum melaksanakan apel senin untuk segera menjadwalkan upacara rutin paling lambat awal bulan Juli mendatang.

“Awal Juli semua harus sudah apel sendiri,” tegas Sekda. Upacara setiap senin dimaksudkan untuk menciptakan disiplin pegawai. Selain itu, dapat pula menjadi momen untuk rekonsiliasi serta mengevaluasi tugas-tugas dan program yang sudah dilaksanakan di minggu sebelumnya dan juga memaparkan informasi tentang programprogram yang akan dijalankan berikutnya. “Banyak manfaatnya, bukan hanya sekedar seremoni,” ucap Yohanes Jhon mengakhiri. (bny)

+

C

m

y

k


Pontianak Post

KETAPANG

Jumat 14 Juni 2013

Vihara Dhammamangala Ketapang Diresmikan

ISTIMEWA

PERESMIAN: Bupati Ketapang diwakili Sekda Ketapang bersama Ketua Sanghanayaka Sangha Theravada Indonesia, Yang Mulia Bikkhu Jotidhammo Mahathera melakukan pemotongan pita peresmian Vihara Dhammamangala Ketapang, di Jalan Lingkar Kota Ketapang. +

KETAPANG—Vihara Dhammamangala Ketapang diresmikan, Kamis (13/6). Dengan demikian, umat Budha Ketapang mempunyai tempat ibadah yang representatif. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Ketapang diwakili Sekda Ketapang bersama Ketua Sanghanayaka Sangha Theravada Indonesia, Yang Mulia Bikkhu Jotidhammo Mahathera. Peresmian vihara ini dihadiri jajaran muspida Ketapang bersama tokoh agama yang ada di Ketapang. Ketua Umum Pengurus Pusat Magabudhi dalam sambutannya yang disampaikan Sekretaris Umum Pandita Madya Suwarto Atjing memaparkan sejarah Budha dan perkembangannya di Indonesia. Pada kesempatan ini, Ketua Umum Sangda Theravada Indonesia (yang mulia Bhikkhu Jotidhammo Mahathera) memaparkan bahwa pembangunan rumah ibadah merupakan sesuatu hal yang mulia. Hal ini untuk memberikan tempat bagi umat melaksanakan ibadah sehingga sangat selaras dengan yang dimaksud dalam sila pertama Pancasila. Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Ketapang, Drs M.Thaiyeb A.Jalii mengajak warga untuk meningkatkan pelaksanaan peribadatan. Selain itu, ia juga menekankan tentang toleransi. “Mari kita sebagai umat beragama untuk meningkatkan sikap saling hormat menghormati dan menghargai sehingga terwujud Ketapang yang aman dan damai, sesuai visi dan misi Bupati Ketapang,” ucapnya. Bupati Ketapang yang diwakili Sekda Ketapang, Drs H.Andi Djamiruddin M.Si menyambut baik, prakarsa dibangunnya tempat ibadah bagi umat Budha. Bupati memberikan apresiasi kepada pengurus Vihara yang telah berupaya semaksimal mewujudkan vihara ini sebagai sarana bagi umat beribadah. Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan bimbingan, dan tuntunan keagamaan agar dapat memaknai hidup dan kehidupan. Di sisi lain, ia pun mengingatkan tentang pentingnya toleransi antar-umat beragama dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan yang telah dibina selama ini. Maka tugas dari pemuka agama untuk membimbing umatnya agar memiliki keyakinan yang teguh. Agama, kata dia, sesungguhnya bukan saja mengajarkan doktrin teologis, tetapi lebih dari itu. Agama dapat juga memberikan landasan spiritual dalam memecahkan barbagai problem sosial kemasyarakatan. “Kepada semua pihak, yang telah turut membantu, baik secara langsung, maupun tidak langsung, atas pembangunan vihara ini, semoga amal baik dari semua pihak mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tuntasnya. (ser)

25

Dua Kapal Tenggelam Dihantam Ombak

KETAPANG—Dua kapal tenggelam di perairan Ketapang, yaitu kapal motor yang tenggelam di perairan Pulau Sawi dan tugboat yang tengah menarik tongkang tenggelam di perairan Pesaguan. Keduanya tenggelam setelah diterjang ombak, Rabu (12/6). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Untuk melakukan evakuasi terhadap penumpang, Anak Buah Kapal (ABK) dan kapal, petugas juga kesulitan, karena cuaca di perairan Ketapang sedang tidak bersahabat. Akan tetapi, setelah dilakukan koordinasi, Basarnas Ketapang turun dan langsung menuju lokasi kejadian. Koordinator Basarnas Ketapang, Leonardus Sabar Umbara mengatakan, tugboat Daya Usaha yang tengah menarik tongkang Menara I kandas setelah diterjang ombak yang cukup tinggi di perairan Pesaguan.

AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

EVAKUASI : Kapal tongkang Menara I yang ditarik tugboat Daya Usaha yang tenggelam di perairan Pesaguan dievakuasi oleh BASARNAS Ketapang ke Pelabuhan Sukabangun Dalam, kemarin (12/6).

Karena tidak mampu menahan terjangan ombak, tugboat tenggelam. Sementara Kapten Kapal, Yunding beserta tiga orang (ABK) selamat meskipun nyaris terseret ombak. “Beruntung tali tugboat masih menyangkut ke tongkang, jadi sewaktu tim evakuasi tiba mereka dalam keadaan

selamat di tongkangnya. Kejadian ini diperkirakan terjadi pukul 10.00 pagi (12/6) dan anggota tim evakuasi berhasil sampai di lokasi sekitar pukul 03.00 sore,” kata Leonardus, kemarin (13/6). Leo (sapaan Leonardus; red) menambahkan, tim evakuasi yang terdiri delapan orang ang-

gota SAR dan satu potensi SAR dari nelayan dan syahbandar sempat kesulitan menjangkau lokasi. Karena selain jauh yang berjarak 7 mill dari muara Pesaguan dan 30 mil dari Muara Ketapang, cuaca buruk dan ombak cukup tinggi. “Ketinggian ombak menca-

pai 3 sampai 4 meter. Cuaca juga menjadi kendala, sehingga sangat menyulitkan tim evakuasi dalam melakukan pencarian, apalagi koordinat kapal juga awalnya tak diketahui. Seluruh awak kapal sudah diserah-terimakan ke Syahbandar Ketapang guna dihubungkan ke pemilik kapal,” tambahnya. Sementara di lokasi yang lain, sebuah kapal motor air tenggelam di sekitar Pulau Sawi Ketapang setelah dihantam ombak besar sekitar pukul 06.00 WIB, Rabu (12/6). Kasatpolair Polres Ketapang, Iptu Said Aslam menambahkan, kapal motor Titipan Ilahi milik Iyan (23) dan dua ABK, Yus (24) dan Munata (26). “Kapal motor ini membawa muatan kelontong sama 26 drum bensin dan solar, gas ukuran 3 kg 100 tabung. Tujuannya menuju Air Hitam. Sekarang posisi mereka sudah di Kendawangan,” ujarnya. (afi)

+

Kendawangan Bakal Miliki Pangkalan TNI AL KENDAWANGAN—Kendawangan, Kabupaten Ketapang akan memiliki Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal). Hal itu diungkapkan Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Pontianak, Kolonel Laut (P) Dwika Tjahja Setiawan saat mengunjungi Kendawangan dalam rangka meninjau lokasi lahan seluas 15 hektar untuk pembangunan Lanal di Dusun Batu Begendang Desa Mekar Utama Kecamatan Kendawangan. Danlanal mengatakan, selaku pembina pos-pos Angkatan Laut di bawah Lanal Pontianak, pihaknya mempunyai kewajiban untuk mengetahui kondisi dan permasalahan di lapangan. Selain itu, tugas besar dalam rangka membangun dan meningkatkan Lanal yang ada di Pontianak yang sekarang masih katagori kelas B akan ditingkatkan menjadi tipe kelas A. “Sehingga akan berubah statusnya menjadi Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal). Nantinya Lantamal tersebut akan membawahi pangkalan AL tipe B dan pangkalan AL tipe C,” katanya, kemarin (12/6) di Kendawangan. Secara penilaian strategis, lanjut Danlanal, di Kalbar ini hampir semua titik berpotensi rawan terh-

AHMAD SOFI/PONTIANAKPOST

KUNJUNGAN: Danlanal Pontianak Kol Laut (P) Dwika Tjahja Setiawan bersama rombongan saat mengunjungi pelabuhan Kendawangan didampingi unsur Muspika Kendawangan, Rabu (12/6).

adap gangguan keamanan laut karena menghadapi alur internasional. Oleh karenanya, alur itu banyak dilalui kapal-kapal asing yang bisa saja singgah sewaktu-waktu. Sebagai langkah antisipasi, perlu dibagi wilayah operasi keamanan laut, seperti di wilayah utara akan dikembangkan Pos AL di Temajuk dan ditingkatkan menjadi Lanal tipe C karena berfungsi

+

sebagai daerah perbatasan laut dengan negara Malaysia. Selanjutnya juga akan dibangun di Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara. Sementara itu, untuk Kendawangan sendiri perlu dibangun Lanal. Karena selain punya potensi Sumber Daya Alam yang melimpah, juga mempunyai penilaian tersendiri. Meski sudah ada Pos AL, namun menurut

Danlanal fungsinya masih terbatas. “Akan tetapi setelah dibangun Lanal nanti tentunya fungsi pengawasannya menjadi semakin luas,” lanjutnya. Asmuni, salah satu tokoh masyarakat Kendawangan yang ikut menyambut kedatangan rombongan Danlanal Pontianak memberikan apresiasi serta dukungannya terhadap rencana pembangunan

Pangkalan TNI AL di Kendawangan. Menurutnya, hal ini penting, karena Kendawangan yang mempunyai SDA yang melimpah sehingga menjadi incaran investor asing. Selain itu, Kendawangan ke depan juga adalah daerah dengan perkembangan perekonomian yang cukup pesat, khususnya di sektor perikanan dan kelautan. “Tentunya dengan segala aspek permasalahan sosial dan keamanan perlunya membutuhkan pilar keamanan yang tangguh. Pembangunan Lanal adalah jawaban untuk mengatasi ancaman keamanan khususnya keamanan laut, pungkasnya,” ujarnya. Selain meninjau bakal lokasi Lanal, Danlanal Pontianak juga meninjau Pelabuhan Kendawangan. Ia didampingi Muspika Kendawangan, Camat Kendawangan Gusti Indra Kusuma, Danramil 120303 Kendawangan, Kapten Saudi, Komandan Pos AL Kendawangan, Letda Laut Agus Haryanto, Herlambang perwakilan dari Manajemen Harita dan tokoh masyarakat Kendawangan Asmuni. Pos Angkatan Laut Kendawangan di belakang pasar Kampung Sukun Kendawangan juga tak ketinggalan dikunjungi. (ser)

+

C

M

Y

K


KAYONG UTARA

26

Jumat 14 Juni 2013

293 Bakal Caleg KKU Diumumkan

PETUAH

Gagas Buku Sejarah TIDAK terasa sebentar lagi Kabupaten Kayong Utara merayakan hari ulang tahun (HUT) nya yang ke 6. Persisnya pada 26 Juni 2013 mendatang. Agar sejarah kabupaten ke 13 di Provinsi Kalimantan Barat ini tidak mudah dilupakan. H Hamdani Adeni BSc berharap kepada pemerintah daerah setempat menciptakan buku sejarah. Hamdani yang mantan anggota DPRD Provinsi Generasi kita saat ini sangat mudah melupakan Kalimantan Barat ini menilai, sejarah, maka sebagai disusunnya buku sejarah seputar salah satu upaya agar Kasejarah daerah kita tidak terbentuknya bupaten Kayong dilupakan harus dibikin Utara sangat berarti. Tidak hanya semacam buku sejarah bermanfaat bagi H Hamdani Adeni BSc masyarakat sekarang, namun juga sangat bermanfaat bagi generasi yang akan datang. “Generasi kita saat ini sangat mudah melupakan sejarah, maka sebagai salah satu upaya agar sejarah daerah kita tidak dilupakan harus dibikin semacam buku sejarah,” sarannya. Pria asal Teluk Melano yang kini berdomisili di Pontianak ini menilai, sampai saat ini belum ada dibuat buku sejarah cikal bakal terbentuknya Kabupaten Kayong Utara yang sudah berjalan enam tahun. “Jadi harapan saya sebagai salah seorang penggagas dan pencetus Kayong Utara, pemerintah setempat harus membuat buku sejarah terbentuknya Kayong Utara,” usulnya. (mik)

Pontianak Post

KPU Tunggu Masukan Masyarakat

BERBINCANG: Ketua KPU Kabupaten Kayong Utara H Dedy Efendy, SH berbincang dengan Bujang Asnan, SE salah seorang komisioner KPU Kayong Utara mengenai DCS.

Olahraga Semarakkan HUT KKU ke 6 SUKADANA--Masih seperti tahun-tahun sebelumnya, olahraga masih menjadi pilihan yang dipertandingkan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara (KKU) ke 6. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kayong Utara, H Hendri Siswanto, S.Sos membuka secara resmi kegiatan olahraga HUT KKU ke 6 di Lapangan Bahari Jalan Sepakat persis samping gedung DPRD KKU, Rabu (12/6) pukul 15.00 WIB. di acara pembukaan itu, hadir Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) KKU, H Gunawan SPd serta para atlet dari berbagai cabang olahraga. Sekda dalam sambutannya berpesan,

kalah menang dalam pertandingan adalah hal yang biasa. Paling penting adalah bagaimana agar para atlet bisa menunjukkan permainan yang terbaik serta dapat menjunjung tinggi semangat sportifitas. “Bertandinglah secara sehat, jangan mudah terpancing emosi,” pesan Sekda sesuai dengan tema yang diangkat “dengan olahraga kita tingkatkan semangat sportifitas demi terwujudnya Kabupaten Kayong Utara yang kondusif”. Sementara Koordinator Pelaksanaan Olahraga HUT KKU ke 6, Jakfar, SPd menjelaskan, pada tahun ini cabang olahraga yang dipertandingkan adalah sepakbola (putra), bola volly (putra dan putri), badmin-

C

M

Y

ton, tenis meja dan terakhir jalan sehat. Dijelaskannya, untuk cabang olahraga sepakbola diikuti sebanyak 28 tim. Tim yang berlaga di Lapangan Bahari dibatasi hanya dari Kayong Utara. “Hanya 28 tim terdiri dari lima kecamatan sedangkan untuk kecamatan Kepulauan Karimata tidak mengutus tim,” ujarnya. Selanjutnya, untuk cabang olahraga bola volly (putra dan putri) berlaga di lapangan Mandala. Sedangkan tenis meja dan badminton bertanding di GOR Badminton. “Untuk jalan sehat digelar pada tanggal 23 Juni nanti, dan pada 24 Juni seluruh pertandingan sudah partai final,” ucapnya. (mik)

K

SUKADANA--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara mengumumkan nama-nama bakal calon anggota legislatif (caleg) yang dinyatakan telah masuk dalam daftar caleg sementara (DCS). Menurut Ketua KPU Kabupaten Kayong Utara, H Dedy Efendy, SH pengumuman disiarkan selama lima hari dimulai pada tanggal 13 hingga 17 Juni 2013. “DCS tersebut kami umumkan melalui media massa harian secara bergilir yaitu di Pontianak Post, Rakyat Kalbar dan Borneo Tribune. Selan itu, kami juga memasang pengumuman di kantor KPU guna memudahkan masyarakat dan berbagai pihak yang berkepentingan untuk mengetahuinya,” ungkap H Dedy Efendy via telephon, Kamis (13/6). Sementara anggota KPU Kabupaten Kayong Utara, Bujang Asnan, SE menjelaskan, pada lembaran pengumuman dicantumkan lambang partai berdasarkan urutan, nama-nama caleg, jenis kelamin, tempat tinggal serta daerah pemilihan caleg. Diharapkan, masyarakat yang nantinya akan mengakses DCS baik melalui media massa serta di KPU dapat lebih mudah saat melakukan pengawasan. Disebutkan Bujang Asnan, total DCS yang diumumkan sebanyak 293 orang terdiri dari 12 partai politik. 12 partai politik peserta pemilu 2014 berdasarkan urutannya adalah Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrat (PD), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai

Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Ke 293 berkas bakal caleg diajukan oleh parpol peserta pemilu terdiri dari empat daerah pemilihan (dapil) yang ada di Kayong Utara, yaitu, dapil 1 meliputi Kecamatan Sukadana dengan kuota 6 kursi, dapil II meliputi kecamatan Simpang Hilir dengan jumlah 8 kursi, dapil III terdiri dari kecamatan Teluk Batang dan Seponti dengan jumlah 8 kursi, dan dapil IV terdiri dari kecamatan Pulau Maya dan Kepulauan Karimata dengan 3 kursi. “Seharusnya jumlah caleg sebanyak 300 orang, oleh karena ada dua parpol yang tidak mencapai 100 persen mengajukan berkas bakal caleg sehingga jumlah DCS hanya 293 orang. Dua parpol yang tidak menyerahkan berkas caleg 100 persen adalah PBB dan PPP untuk dapil III,” jelasnya. Dari jumlah itu, dilanjutkan Bujang Asnan, sebanyak 106 caleg perempuan dan 187 orang merupakan caleg laki-laki. Selama masa pengumuman, dikatakan Bujang Asnan, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan tanggapan dan memberikan masukan ke KPU terkait DCS yang diumumkan. Untuk masa tanggapan dan masukan ini diberi kesempatan mulai tanggal 14 hingga 27 Juni mendatang. “Setiap tanggapan dan masukan yang disampaikan masyarakat, KPU berhak untuk merahasiakan identitas masyarakat tersebut,” ujarnya. Begitu pula dengan para bakal caleg, menurut Bujang Asnan, juga memiliki hak untuk klarifikasi ke parpol bersangkutan mulai tanggal 28 hingga 4 Juli mendatang. Selanjutnya, parpol diberi kesempatan untuk menyampaikan hasil klarifikasi calegnya ke KPU pada tanggal 5 hingga 18 Juli 2013. (mik)


Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013

ANEKA KALBAR

Masih Banyak Pekerjaan Rumah SANGGAU--Humas Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Sanggau, Munawar Rahim, SH menyampaikan bahwa Kapolres Sanggau yang baru, AKBP Sigit Dedy Purwadi harus lebih ekstra dalam menuntaskan kasus Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) yang ada di Sanggau. Menurutnya, PETI merupakan pekerjaan rumah yang besar yang harus menjadi prioritas penyelesaiannya, karena dalam beberapa tahun terakhir permasalahan PETI dinilai belum

menemukan penanganan dan solusi yang baik. Meski, tugas ini bukan hanya milik kepolisian, tetapi juga pemerintah daerah. “Saya kira penanganan aktivitas PETI ini sangat penting, apalagi sudah sangat meresahkan masyarakat akibat limbah yang ditimbulkan. Kalau polisi bisa tegas, pemda tegas saya kira tidak akan berani orang buka PETI,” ujarnya, Kamis (13/6). Selain persoalan PETI, ia juga menyebutkan kasuskasus perkebunan, korupsi dan kriminalitas konvensional

lainnya juga perlu penuntasan segera, agar tidak ada pertanyaan dari masyarakat sampai mana kasusnya. Termasuk juga soal tangkapantangkapan barang ilegal yang selama ini sudah berhasil diamankan kepolisian Sanggau. “Ya publik kan perlu juga mengetahui bagaimana proses selanjutnya. Karena kita tahu ada ini dan itu juga kan dari media, jadi kalau menurut saya, awal proses dan akhirnya bisa diketahui akan lebih bagus,” katanya. (sgg)

Jamaah Khawatir Gagal Berangkat Sambungan dari halaman 17

nanti jumlah CJH yang akan berangkat ke tanah suci dari kota ini,” kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Singkawang, Nasib, Kamis (13/6). Mengenai alasan pengurangan, Nasib menyebutkan informasi yang didapat dikarenakan ada perbaikan Masjidil Haram. Hal tersebut membuat daya tampungnya tidak memadai jika masih menerapkan kuota yang ada. “Informasi karena Masjidil Haram sedang dalam renovasi, namun informasi lengkapnya seperti apa kita tunggu dari pusat melalui ke Kanwil Kemenag Kalbar,” kata Nasib. Ketika ditanya jika terpaksa harus ada pengurangan CJH dari Singkawang nantinya, Nasib menjelaskan secara otomatis akan diterima oleh urutan pendaftar ter bawah

(untuk yang berangkat tahun ini dan masuk kuota seratus orang). Namun jika ada kemungkinan lain, apakah bisa disetujui oleh para CJH yang usianya muda memberikan kesempatan kepada yang tua atau lansia terlebih dahulu. “Kalau memang ada keputusan dari pusat nanti, pengaturan mengenai pemangkasan tentunya akan dilampirkan,” katanya. Adanya pemangkasan jumlah CJH, dikatakan Nasib, merupakan kejadian kali pertama, karena yang pernah terjadi adalah penambahan dan itu terjadi pada empat tahun silam. “Kalau pengurangan jumlah CJH ini baru pertama, yang pernah terjadi bukan dikurangi tapi ditambah,” katanya. Dampak yang akan terjadi jika ada pemangkasan kuota, lanjut Nasib, selain berpengaruh terhadap Daftar Tunggu Jemaah Haji,

yang sampai sekarang telah mencapai 2025 orang, juga akan mengganggu persiapan jelang kebarangkatan, misalkan pada saat tes kesehatan karena tidak mungkin kalau CJH yang tidak jadi berangkat diberikan suntik maningitis, kemudian pelaksanaan manasik haji. “CJH dari Singkawang semua sudah melunasi biaya haji, kemudian paspor juga sudah selesai dibuat, tentunya yang sudah masuk kuota tahun ini (seratus orang, satu mengundurkan diri) tentunya seluruhnya mengikuti persiapan jelang keberangkatan,” katanya. Terlebih, dikatakan Nasib, penyelenggara haji di daerah sudah sering ditanya, mulai dari pengurangan kuota, kemudian sekarang ini mengenai rencana pemangkasan CJH, serta beberapa peraturan lainnya yang sifatnya mendadak.(fah)

Kerajinan Siswa Sambungan dari halaman 17

bisa kreatif dan inovatif, tidak hanya di pendidikan tapi juga secara keterampilan,” jelas Ida. Karena itu, lanjut Ida, dari sampah-sampah di sekitar SMPN 4 Singkawang bisa dimanfaatkan agar dapat menghasilkan karya yang baik. Sehingga tidak tujuannya tidak hanya mengurangi tumpukan sampah, tapi juga membuat para siswa lebih kreatif. “Sehingga tidak hanya teori saja yang diberikan, tapi juga mempraktekan untuk memanfaatkan barang-barang

bekas di sekitar kita,” kata Guru Muatan Lokal ini. Menurut Ida, siswa dapat membuat hasil kerajinan ini setelah mereka dilatih melalui matapelajaran seni budaya dan lingkungan hidup. Dari pelajaran seni budaya mereka diajarkan cara membatik dan menyulam. Sedangkan dari pelajaran lingkungan hidup mereka diajarkan memanfaatkan barang-barang bekas. “Banyak yang sudah mereka hasilkan, mulai dari tutup saji, boneka dari kaos kaki, hiasan dinding dan meja yang itu semua dari barang-barang bekas. Sedangkan dari seni budaya, mereka menyulam

tas dan sarung bantal untuk kursi,” jelas dia. Untuk seminggu, siswa menerima matapelajaran itu selama dua jam. Saat itu, kata Ida, hasil karya siswa tersebut memang beluk dipamerkan di luar Singkawang. Kendati demikian, memiliki target agar ke depannya hasil karya tersebut dapat dipamerkansecara luas. “ke depan berharap bisa mengisi pameran di luar Singkawang,” kata Ida optimis. Namun, lanjut di, untuk mewujudkan itu tetap mengharapkan dukungan dari Pemkot, terutama mengenai pendanaan. (mse)

Ditempat terpisah, AKBP Andreas Widihandoko yang mengantikan AKBP Prianto sebagai Kapolres Singkawang mengaku seperti mendapat anugerah ketika bertugas di Kota Amoy ini. “Pertama mendarat dari Surabaya, yang saya tahu itu Singkawang. Hikmahnya, ya memang Singkawang menjadi ikon Kalbar dibandingkan kota lainnya,” tuturnya. Menurut Widihandoko, keunikan kota inilah yang membuatnya lebih dikenal daripada kota lain, dan tidak sedikit keunikan yang dimiliki kota yang terkenal wisata pantainya ini. “Kuatnya mempertahankan budaya dan uniknya suku adat yang bisa tumbuh bersama,” ujar dia. Namun, lanjut dia, Kalbar memiliki sejarah yang harus dijaga dan diamankan jangan sampai terulang kembali. “Setelah saya membaca se-

jarah di Kalbar, ada yang harus dijaga. Makanya saya berdiri penuh tantangan. Mampu tidak saya seperti Pak Prianto, mudah-mudahan saya bisa diterima jadi warga Singkawang untuk meneruskan dan mempertahankan yang sudah diraih,” harap dia. Untuk itu, kata mantan Kapolres Sekadau ini, pihaknya membuka diri untuk kritik dan saran. “Menangani permasalahan hukum belum tentu dianggap benar dan dibiarkan belum tentu salah. Karena itu dukungan dari masyarakat yang diharapkan,” pungkasnya.

Kota Yang Unik Sambungan dari halaman 17

tugas sehingga dapat berjalan aman dan tertib. Namun, lanjut dia, itu semua dapat berjalan karena berkat dukungan semua pihak. “Polres tidak akan bisa jalan sendiri, personil hanya ada 497 orang, bagaimana bisa mengamankan 200 ribu lebih masyarakat disini. Itu bisa karena berkat andil semuanya, termasuk tokoh adat, tokoh agama yang bisa satukan perbedaan etnis di Singkawang,” jelas dia. Menurut Prianto, kepindahannya dari Singkawang menjadi Wadir Lantas Polda Kalbar sebagai bentuk promosi. Namun itu semua berkat dukungan dan doa dari masyarakat. “Semoga di tempat yang baru saya bisa melaksanakan tugas dengan sukses,” kata dia.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan. Hadir juga di acara tersebut, Walikota Singkawang, Awang Ischak, Ketua DPRD Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Kepala SKPD, beserta masyarakat umum. (mse)

Sigit Gantikan Winarto Sambungan dari halaman 17

bahwa masih banyak tugas rumah yang harus diselesaikan kedepannya baik itu masalah keamanan dan ketertiban di masyarakat maupun hal lainnya, termasuk di wilayah perbatasan EntikongMalaysia yang seringkali digunakan untuk masuknya barang-barang ilegal. Ia berkeyakinan, Kapolres yang baru akan membuat Kabupaten Sanggau jauh lebih baik kedepannya. Dan ia selalu berdoa semoga Kabupaten Sanggau terus maju, dan Polres Sanggau akan jauh lebih baik lagi. Ia tidak lupa menyampaikan terima kasihnya kepada tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat serta Pemerintah Kabupaten Sanggau yang telah mendukung kinerja kepolisian di Sanggau. “Saya harap

hubungan baik kepolisian dan pemda serta masyarakat di Sanggau semakin lebih baik. Ini sangat penting apalagi menjelang pesta demokrasi yang akan dilaksanakan dalam beberapa waktu kedepan. Saya merasa terhormat bisa bertugas di Sanggau dengan segala keanekaragaman yang ada, sehingga wawasan kebangsaan dan kebhinekaan benar-benar dapat dilihat secara nyata,” ujarnya. AKBP Sigit Dedy Purwadi menyampaikan bahwa dirinya tentu mengharapkan keutuhan atas keberagaman yang selama ini terjalin baik di masyarakat bisa terus terpelihara dengan baik agar kedepannya situasi dan kondisi masyarakat dapat lebih aman dan nyaman. “Saya tidak bisa bekerja sendiri, saya perlu kontrol dan diingatkan dalam pekerjaan

saya. Dan semua yang ada di Sanggau ini perlu mengingatkan saya sebagai pimpinan tertinggi di Polres Sanggau. Saya kira apa yang sudah dilaksanakan pak Winarto harus diapresiasi, yang baik mari kita lanjutkan, yang kurang mari diperbaiki agar semakin komplit,” katanya.Sementara itu, Bupati Sanggau, Setiman H.Sudin mengharapkan hubungan baik kepolisian dan pemerintah daerah tetap dapat berjalan dengan baik. Masih banyak hal yang harus diselesaikan di Sanggau termasuk di wilayah perbatasan yang kerapkali banyak memunculkan masalah ilegal. “Ini saya kira salah satu tugas kita bersama dengan kepolisian dan instansi lainnya untuk bersama-sama melaksanakan tugas mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya. (sgg)

27

Diperlukan Payung Hukum untuk Tata Niaga Kayu Lokal SINTANG— Menekan aksi illegal logging dinilai mutlak dibutuhkan ketegasan aparat keamanan. Sementara mengilimir kerugian daerah dipandang perlu sebuah payung hukum untuk mengatur tata niaga kayu lokal. Hal demikian setidaknya dapat menambah pemasukan bagi daerah. Demikian kata sekrestaris DPD KNPI Sintang, Supriyadi, belum lama ini. “ Dapat kita lihat dari sekian banyak tempat penjualan atau pengetaman kayu yang ada di dalam kota Sintang setiap harinya melakukan transaksi jual beli kayu, kalau tidak ada yang menyuplai tentunya tidak mungkin ada kayu disana,” katanya. Karena itu, menurut dia perlu dibuat payung hukum untuk tata niaga kayu lokal, dengan catatan tidak bertentangan dengan undangundang. Lantaran bila tidak

demikian kerugian kian banyak dialami daerah. Kayu ditebang tapi sama sekali tidak mendatangkan keuntungan maupun pemasukan. “Saya rasa kebutuhan kayu untuk kota Sintang sangat banyak, pembangunan yang berjalan sangat pesat merupakan pasar yang besar bagi suplaiyer kayu. Maka butuh ketegasan pemerintah dan pengawasan dengan payung hukum. Sehingga payung hukum ini penting juga dalam mengoptimalkan pendapatan bagi daerah,” kata dia. Ia melihat bahwa kasus penebangan kayu oleh masyarakat tetap berlangsung dikarenakan beberapa factor, misalnya karena mereka tidak memiliki pekerjaan lain yang lebih laiak dan mudah tanpa perlu modal besar dan keterampilan khusus, dan pembinaan

masyarakat disekitar kawasan hutan yang masih kurang. Sangat manusiawi ketika masyarakat disekitar kawasan hutan memanfaatkan kayu untuk memenuhi kebutuhan mereka karena banyaknya permintaan dari masyarakat yang lainnya, terutama yang berada di dalam kota. Ia pun mengharapkan agar Pemerintah melihat kasus tersebut secara menyeluruh, agar masyarakat sekitar kawasan hutan sejahtera, kebutuhan kayu lokal terpenuhi dan hutan tetap lestari. Kendati demikian, aparat tetap diminta tegas dan tidak membiarkan aksi pembalakan liar. Pasalnya, banyak kerugian dialami daerah bila hasil hutan terus diekploitasi dengan liar. Sementara dampak lingkungannya juga harus ditanggung masyarakat, yang ancamannya yakni bencana. (stm)

Bocah 5 Tahun Diduga Dibuang Sambungan dari halaman 28

Karena kami menemukan pakaian, handuk, bahkan bedak dan sisir. Kalau tidak sengaja, tak mungkin ada perlengkapan tersebut di dekat sang anak ditemukan,” ungkap Kapolsek. Selain itu, lanjut dia, peristiwa tersebut diduga baru, sebab dilihat dari pakaian, serta bedak yang ada di wajah bocah tersebut masih terlihat rapi. “Kemungkinan pada saat

subuh anak tersebut ditempatkan di pondok itu, karena bedaknya juga masih bagus di wajahnya,” tutur dia. Kapolsek menghimbau, bagi masyarakat yang mengetahui identitas pelaku, diharapkan segera melaporkan ke pihak kepolisian agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut. Disamping itu, Kapolsek juga mengharapkan agar orang tua bocah tersebut dapat mengambil kembali anaknya yang akan dititipkan sementara

di Dinas Sosial Kabupaten Pontianak. “Sementara ini akan kita titipkan ke Dinas Sosial, sambil menunggu proses penyelidikan. Selain itu, saya berharap ada warga yang dapat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian terkait identitasnya, dan terutama bagi orang tuanya, saya juga menegaskan untuk segera mengambil kembali anak tersebut, sebab kasihan melihat kondisinya saat ini,” pungkasnya. (wah)

Kembangkan Pelabuhan Sedau Sambungan dari halaman 28

ini juga menyesuaikan kapal yang ada nantinya, yang berkisar antara 600 hingga seribu ton,” kata Wan Umar Alydrus, ketika ekspose di ruang Kadishubkominfo Kota Singkawang, Kamis (14/6). Ada beberapa opsi yang ditawarkan dalam pengembangan Pelabuhan Sedau. Disebutkan Wan Umar Alydrus, diantaranya bagaimana pembuatan tempat kapal sandar model T. “Kita sengaja menawarkan beberapa opsi kepada Walikota, dan kesemuanya bisa diterapkan di Pelabuhan Sedau sekarang ini,” kata Alydrus, sambil menunjukkan gambar kepada Walikota. Kadishubkominfo Kota Singkawang, Sumastro mengatakan apa yang disampaikan dari Adpel, Pelabuhan Sedau sangat laik untuk dikembang-

kan. Program ke depan, bagaimana penerapannya untuk bisa dilaksanakan. “Dengan luasan tanah yang terkena pembangunan, akan kita koordinasikan dengan BPN, tapi untuk yang pengembangan jalur sudah kita ploting,” kata Sumastro. Wali Kota Singkawang, Awang Ishak menyebutkan pengembangan seperti apapun untuk Pelabuhan Sedau bisa dilaksanakan. Tapi memang intinya bagaimana mencari sumber pendanaan. “Permasalahannya di duit, artinya kita harus memanfaatkan seluruh peluang agar bisa mengembangkan Pelabuhan ini,” katanya. Bahkan dalam kesempatan tersebut, Awang meminta kepada tim teknis pelaksana pengembangan Pelabuhan Sedau, jangan tanggung-tanggung jika akan mengembangkan pelabuhan tersebut.

“Jangan tanggung-tanggung, sekalian kita besarkan Pelabuhan tersebut,” katanya. Sebelumnya, Awang Ishak pernah menyampaikan sebuah daerah yang ingin cepat maju. Salah satunya adalah adanya sarana transportasi, baik darat laut maupun udara. “Kalau di suatu daerah ada Bandar Udara (Bandara), jalan yang baik serta Pelabuhan, dipastikan akan cepat maju. Kalau di daerah tidak ada sarana transportasi tersebut tentunya akan lama berkembang,” kata Awang. Dimisalkan Awang, adanya pelabuhan akan berdampak langsung kepada masyarakat di sektor perekonomian selain dampak lainnya. Termasuk juga keberadaan Bandar Udara (Bandara) di suatu daerah. Akan memberikan dampak yang baik kepada masyarakatnya.(fah)

Lima Kali Lapor Polisi, Tak Digubris Sambungan dari halaman 28

20 Maret 2013, pihak warga sudah mulai melaporkan hal ini kepada pemerintah dan pemilik lahan warga setempat. Bahkan keluhan ini juga sudah pernah disampaikan kepada pihak kepolisian sebanyak lima kali. Tiga kali ke Polres Sanggau, dan dua kali ke Polsek Kapuas. Namun sayangnya hingga saat ini, pelaporan warga tersebut belum digubris. “Beberapa kali kami lapor, ada sih anggota turun, dari intel polisi. Datang hanya melihat-melihat saja. Tidak ada tindak lanjut. Sampailah pada laporan kami yang terakhir pada tanggal 29 Mei 2013 kemarin ke Polres Sanggau. Dijawab dengan anggota intel, katanya mereka mau melaku-

kan operasi besar-besaran, cuman karena alasan personilnya kurang, belum bisa dilaksanakan. Mereka katanya masih nunggu personil dari Brimob, Polda, TNI dan Pol PP. Disamping itu, mereka juga bilang terkendala alasan dana, untuk konsumsi prajurit di lapangan,” paparnya. Dia juga membeberkan, pencemaran lingkungan akibat PETI ini juga cukup mengkhawatirkan. Karena selama beroperasi, limbah PETI itu sudah sampai mengalir ke Sungai Kapuas. “Pernah sampai menguning (air sungainya). Demi Allah kalau saya bohong,” tandasnya. Mewakili warga setempat, warga ini mengaku sangat berharap, agar aparat kepolisian maupun instansi pemerintah dapat cepat bertindak. Agar

pencemaran dan kerusakan lingkungan tidak semakin meluas, dan dapat dicegah sedini mungkin. “Kami sudah ke RT, ke pemilik lahan, ke dusun, sudah ke kecamatan, tapi mereka masih saja beraktivitas. Bahkan sampai ke Polres, tapi sampai sekarang belum ada tindakan. Kami berharap, agar aparat cepat bertindak, karena aktivitas penambang sudah cukup rawan,” kata dia sembari menunjukkan sejumlah dokumen terkait aktivitas PETI kepada wartawan. Namun sayangnya, hingga berita ini dikirim ke redaksi, wartawan belum berhasil mengkonfirmasi Kapolres Sanggau, AKBP Winarto. Pesan BBM yang dikirmkan kepadanya belum terkonfirmasi. (*)

PNS Diminta Netral Sambungan dari halaman 28

menjaga situasi yang kondusif di Kabupaten Pontianak dan ikut menjaga keamanan dan ketertiban. Bagi saudarasaudara pegawai negeri sipil, saya minta tetap menjaga ne-

tralitas sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku bagi seorang pegawai negeri sipil,” tegas Bupati. Adapun kepada masyarakat yang telah memiliki hak pilih, Bupati Ria Norsan mengingatkan agar

dapat menentukan pilihan menurut hati nurani masingmasing. “Pilihlah sesuai dengan hati nurani Saudara agar prinsip-prinsip dari pemilihan umum dapat terlaksana dengan baik,” pesan Bupati. (wah)

Razia Pekat Jelang Puasa Sambungan dari halaman 28

“Nanti kami juga rencananya akan melibatkan berbagai instansi sehingga pelaksananya tidak monoton oleh Polres Sintang,” tukasnya. Dia menambahkan, kegiatan Razia malam akan terus ditingkatkan menjelang Ramadhan. Hal ini diharapkan untuk menjaga dan memberikan kenyamanan umat yang akan menjalankan ibadah

Puasa.“Apalagi banyak laporan masyarakat, di beberapa sudut kampung digunakan hal-hal yang tidak positif,” paparnya. Sementara untuk keberadan Kafe-kafe yang beroperasi di kabupaten Sintang, Doni mengaku juga akan melakukan monitoring kesejumlah kafe. “Jam-jam operasional ace nantinya juga akan dibatasi pada bulan rhamadhan,” tukasnya.Pihaknya juga akan

berkoordinasi dengan para pemilik hiburan di Kabupaten Sintang sehingga keberadaan hiburan tersebut tidak mengganggu aktifitas umat yang menjalankan ibadah. Sementar ditanya mengenai rencana dikumpulkanya pemilik hiburan yang berada di kabupaten Sintang, Doni mengaku bisa saja hal itu dilakukan. “Nanti akan kami koordinasikan,” pungkasnya. (jie)


28

PRO-KALBAR Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013

Kerja Keras, Antarkan Sintang Raih Opini WTP BADAN Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Barat, memberikan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah Kabupaten Sintang atas pengelolaan keuangan tahun 2012. Predikat tersebut tidak datang dengan sendirinya, namun lahir atas komitmen dan kerja keras Pemkab Sintang. Predikat WTP sekaligus menjadi ukiran sejarah bagi Sintang. Lantaran predikat tersebut belum pernah diraih. Namun berkat kerja keras semua unsur SKPD dibawah kepemimpinan Milton Crosby, seba-

gai bupati, laporan keuangan dengan predikat WTP mampu dicapai Sintang. “Kami merasa bangga atas keberhasilan dalam meraih predikat WTP tersebut, karena belum pernah mendapatkannya. Pada tahun 2006, kami disclaimer, tahun 2007 sampai 2011 hanya mendapatkan WDP dan pelaksanaan tahun anggaran 2012 bisa mendapatkan WTP,” kata Milton. Ia pun berterima kepada seluruh kepala dinas, badan, kantor, camat dan lurah yang telah bekerja keras sehingga Sintang

bisa mendapatkan predikat WTP. Selain itu, berkat pengawasan secara berkesinambungan, termasuk dengan dukungan DPRD Sintang. “Ini menjadi tonggak penting untuk terus melanjutkan reformasi birokrasi, dengan muara transparansi dalam pelaporan keuangan,” ungkap Milton. Bupati juga menyampaikan, untuk meraih predikat WTP tersebut, pihaknya selalu melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh jajaran SKPD. Dalam setiap pertemuan dengan SKPD, pihaknya selalu mengingatkan untuk memanfaatkan anggaran dengan benar agar tepat sasaran dan tidak sampai menimbulkan masalah dengan unsur penegak hukum. “Kepada SKPD selalu diingatkan untuk tidak macam-macam. (Kerja) yang lurus saja bisa salah, apalagi macam-macam,” ujarnya. “Saya melihat ada lima faktor yang tidak bisa dilepaskan atas predikat W TP yangdicapaiSintang. Pertama, komitmen kuat dalam melaksanakan reformasi birokrasi, kedua disiplin dan kerja keras SKPD, ketiga kekompakan, kebersamaan TERIMA LAPORAN: Bupati Sintang Milton Crosby didampingi Ketua DPRD Harjono Bejang menerima hasil laporan keuangan dari Ketua BPK serta kerjasama Perwakilan Kalbar Adi Sudibyo, yang memberikan penilaian WTP bagi Sintang untuk laporan keuangan 2012.

TANDATANGAN: Bupati Sintang menandatangani berita acara penyerahan hasil pemeriksaan laporan keuangan dengan disaksikan ketua DPRD Sintang dan ketua BPK RI Perwakilan Kalbar.

antara Pemkab Sintang dan DPRD, keempat dukungan dari masyarakat, kelima bimbingan intensif dan konstruktif BPK dan BPKP,” kata Milton. Ia menambahkan, mempertahankan predikat WTP akan menjadi tantangan paling berat. Karena itu, sistim pelaporan keuangan akan terus diperketat. Bahkan diupayakan dibangun secara online, supaya laporan keuangan terus dapat terpantau. Kemudian menambah tenaga akunting, dengan merekrut pegawai maupun meningkatkan kemampuan sumber daya yang telah dimiliki. Ketua DPRD Sintang Harjono Bejang mengatakan, keterlibatan pihaknya dalam pengawasan penggunaan keuangan negara tersebut karena bagian dari penyelenggaraan pemerintah di daerah sesuai amanat UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Meski demikian, pihaknya lebih mengutamakan komunikasi agar penggunaan keuangan negara yang dilaksanakan aparatur pemerintah lebih tepat sasaran, dan sesuai dengan harapan masyarakat. Tanggung jawab pengawasan kami intensifkan dengan komunikasi,” kata dia. Kepala BPK RI Perwakilan Kalbar Adi Sudibyo menjelaskan, pemeriksaan dan laporan hasil pemeriksaan ini dalam rangka memenuhi amanat Undangundang nomor 15 tahun 2004 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Laporan hasil pemeriksaan ini merupakan rapor dari pengelolaan keuangan daerah. “Selama kami memeriksa ada temuan pada sistem pengendalian dan ketidakpatuhan pada aturan. Untuk Kabupaten Sintang kami memberikan opini WTP. Dan sampai saat ini hanya Kota Pontianak dan Kabupaten Sintang saja yang sudah mendapatkan WTP,” ungkap Adi Sudibyo. Namun predikat tersebut bukan sebuah “hadiah”, melainkan hasil dari kerja keras Pemkab dan DPRD Sintang dalam mengelola dan mengawasi penggunaan keuangan negara. BPK Kalbar mengharapkan, Pemkab Sintang mampu mempertahankan predikat yang sangat baik dalam pengelolaan keuangan negara tersebut pada tahun-tahun berikutnya. Biasanya mempertahankan predikat ini sulit. Maka kami berpesan peranan inspektorat harus diperkuat. Kunci untuk mendapatkan predikat WTP adalah komitmen Kepala Daerah dan DPRD,” tambah Adi. Opini WTP atau Unqualified Opinion artinya Laporan Keuangan (LK) telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan (neraca), hasil usaha atau Laporan Realisasi Anggaran (LRA), laporan arus kas, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Penjelasan laporan keuangan juga telah disajikan secara memadai, informatif dan tidak menimbulkan penafsiran yang menyesatkan. Sedangkan istilah Wajar dimaksudkan, bahwa laporan keuangan bebas dari keraguan dan ketidakjujuran serta lengkap informasinya. Pengertian wajar tidak hanya terbatas pada jumlah-jumlah dan ketepatan pengklasifikkasian aktiva dan kewajiban, namun yang terpenting meliputi pengungkapan yang tercantum dalam laporan keuangan. Predikat WTP, secara simbolis diterima Bupati Sintang dan Ketua DPRD dari Kepala BPK Perwakilan Kalbar Adi Sudibyo di kantor BPK RI Perwakilan Kalbar di Jalan A. Yani Pontianak, Selasa, 11 Juni 2013 lalu.(**)

DUDUK BERSAMA: Bupati Sintang duduk bersama dengan ketua BPK Perwakalian Kalbar dan beberapa kepala daerah.

BERITA ACARA: Ketua BPK RI menandatangani berita acara penyerahan hasil pemeriksaan laporan keuangan dengan disaksikan Bupati dan ketua DPRD Sintang.

DIABADIKAN: Bupati Sintang diabadikan bersama kepala BPK Perwakilan Kalbar dan beberapa Kepala Daerah disela penyerahan hasil laporan keuangan.

SAKSIKAN: Pimpinan unsur SKPD Sintang ikut hadir menyaksikan langsung penyerahan hasil laporan keuangan di BPK, yang memberikan opini WTP untuk Kabupaten Sintang.

SAMBUTAN: Bupati Sintang memberikan sambutan mewakili kepala daerah dari beberapa kabupaten yang secara bersamaan menerima hasil pemeriksaan laporan keuangan dari BPK RI.

C

M

Y

K


Pontianak Post

+

Paul Denning terlibat dalam menjalankan tim pabrikan Suzuki MotoGP dari tahun 2005 sampai penarikan dari MotoGP di tahun 2011, ketika Suzuki memutuskan mundur dari MotoGP karena alasan krisis keuangan. Namun Denning memperingatkan bahwa daya saing dengan Honda dan Yamaha di ajang MotoGP tetap menjadi pertanyaan besar. Saat ini Denning bekerja di paddock World Superbike. Dia bekerja bersama Leon Camier dan Jules Cluzel dalam tim Fixi Crescent Suzuki. Denning yang berasal dari Inggris juga telah melakukan kontak dengan Suzuki men-

Jumat 14 Juni 2013

OTOMOTIF

Suzuki Siap 2014 SINYAL positif terkait kembalinya Suzuki ke MotoGP kian santer. Mantan bos tim Rizla Suzuki, tim terakhir Suzuki di MotoGP yang berlaga pada 2011, Paul Denning telah mendengar komentar positif tentang mesin baru Suzuki MotoGP yang akan membuat debut publik di Sirkuit Barcelona, Senin (17/6). Kabar tersebut menyusul kabar sebelumnya beberapa waktu lalu, Randy de Puniet terbang ke Jepang untuk menguji prototype di Sirkuit Motegi di antara MotoGP Prancis dan Italia. De Puniet menyelesaikan sekitar 100 lap selama dua hari.

z

genai aspek-aspek tertentu dari proyek grand prix. “Saya sama sekali tidak terlibat langsung dalam proyek, tapi saya sudah membantu dengan merekomendasikan Suzuki, personel kunci yang terlibat dengan proyek sebelumnya dan sekarang di sana,” tutur Denning pada Crash. “Mereka mengatakan motor itu indah disatukan. Ini adalah prototype motor balapdan bukan prototipe dari sepeda motor untuk balapan. Itu benar-benar terlihat seperti artikel yang sudah selesai, sangat rapi, benar-benar rapi, dan berjalan dengan baik,” lanjutnya. (ady)

29

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


Pontianak Post •

Jumat 14 Juni 2013

ALL SPORT

30

Samba Menantang Rekor

+

AFP PHOTO/BETO BARATA

KE HOTEL : Para pemain tim nasional Jepang keluar dari bus yang membawa mereka ke Hotel Kubitschek Plaza di Brasilia (13/6), 2013. Jepang akan menghadapi Brazil pada partai pembuka Piala Konfederasi 2013 di Brasilia National Arena - Mane Garrincha.

BRASILIA - Brasil tidak akan mudah mengangkat trofi Piala Konfederasi 2013 ini. Laga pembuka memang baru akan dimulai akhir pekan ini Saat Brasil ditantang Jepang di Estadio Nacional Manuel Garrincha, Brasilia. Tapi, catatan rekor Piala Konfederasi jarang yang berpihak bagi tuan rumah. Dari enam edisi sejak 1997, hanya Meksiko dan Prancis saja yang berhasil “bersahabat” dengan rekor. Selebihnya, negara tuan rumah seperti Arab Saudi, Jepang-Korsel, Jerman, dan Afrika Selatan selalu gagal menjadi juara. Beberapa di antaranya bahkan terdepak di babak penyisihan grup. Sebagai negara pemegang tiga kali juara Piala Konfederasi, Brasil juga memiliki catatan kesulitan juara ketika menjadi tuan rumah di turnamen level internasional. Kecuali Copa America 1989, Brasil kehilangan peluang jadi juara saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1950. Brasil hanya mampu nangkring di posisi runner-up setelah ditumbangkan Uruguay di laga pemungkas. Di Piala Konfederasi kali ini, catatan itu bisa saja berulang. Apalagi

+

Brasil kini tidak ada lagi nama-nama pemain terbaik dunia seperti Kaka atau Ronaldinho. Meski demikian, itu tidak membuat publik Brasil pesimistis dengan potensi skuad asuhan Luiz Felipe Scolari itu. Salah satunya dari federasi sepakbola Brasil, CBF. Seperti yang dilansir dari Sambafoot, Presiden CBF Jose Maria Marin tetap mendukung Neymar dkk. Walaupun pada beberapa laga persiapan awalnya sulit meraih kemenangan, dia menganggap Scolari sudah berhasil menemukan formula terbaik saat melawan Inggris dan Prancis. Itu didasarkannya dari pengamatannya pada performa Brasil selama ini. “Saya melihat kondisi yang kondusif di tim ini. Seperti saya, banyak yang mendukung Scolari. Bukan hanya pendukung yang datang ke stadion, pun demikian yang mengikutinya dari TV atau radio. Saya bisa menjamin tim ini mendapat support bagus,” ujarnya saat diwawancarai Radio Bandeirantes. Keyakinan Marin memang untuk sementara ini masih belum terlihat. Melihat beberapa laga uji coba sebelumnya, pendukung yang datang ke

stadion kadang masih melontarkan ejekan pada timnasnya sendiri. Bahkan ketika Brasil bisa memenangi laga kontra Prancis beberapa waktu lalu. Hanya, berbagai ejekan dari pendukung tidak membuat surut motivasi penggawa Brasil. “Kami tidak bermain untuk para kritikus, melainkan untuk diri kami sendiri. Saya tidak peduli apa yang dikatakan orang lain, buktinya ada di lapangan. Kami akan membuktikan dengan memenangkan Piala Konfederasi,” koarnya. Sementara itu, legenda hidup sepakbola Brasil, Pele, berharap penggawa Brasil berhasil memenangi Piala Konfederasi. Dia menyebut prestasi itu lebih dari sekedar trofi keempat di Piala Konfederasi. Lebih dari itu, gelar juara tahun ini bisa menjadi bekal motivasinya untuk tahun depan. Khususnya memenangi Piala Dunia untuk keenam kalinya. Barometer kesiapan Brasil untuk target itu akan ditunjukkan di Piala Konfederasi nanti. “Brasil akan menampilkan performa yang luar biasa di Piala Dunia. Tidak ada keraguan

+

+

C cmyk

M

Y

K


Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013

Tuan Rumah Bukan Jaminan PIALA Konfederasi selalu menyuguhkan sejarah yang unik berkaitan dengan nilai plus tuan rumah. Sejak digulirkan 1997 silam, tidak semua negara penyelenggara keluar sebagai juara. Hanya Meksiko dan Prancis saja yang mampu meraih sukses ganda sebagai negara penyelenggara sekaligus tuan rumah. 1997

2003

Tuan Rumah: Arab Saudi Prestasi Tuan Rumah: Penyisihan Grup Rekor: 3 main/ 1 menang/ 0 seri/ 2 kalah Agregat Gol: 1-8 Juara: Brasil

Tuan Rumah: Prancis Prestasi Tuan Rumah: Juara Rekor: 5 main/ 5 menang/ 0 seri/ 0 kalah Agregat Gol: 12-3 Juara: Prancis

1999

2005

Tuan Rumah: Meksiko Prestasi Tuan Rumah: Juara Rekor: 5 main/ 4 menang/ 1 seri/ 0 kalah Agregat Gol: 13-3 Juara: Meksiko

Tuan Rumah: Jerman Prestasi Tuan Rumah: Peringkat III Rekor: 5 main/ 3 menang/ 1 seri/ 1 kalah Agregat Gol: 15-11 Juara: Brasil

2001

2009

Tuan Rumah: Korsel-Jepang Prestasi Tuan Rumah: Jepang: Runner-up Korsel: Penyisihan Grup Rekor: Jepang: 5 main/ 3 menang/ 0 seri/ 2 kalah Korsel: 3 main/ 2 menang/ 0 seri/ 1 kalah Agregat Gol: Jepang: 6-1 Korsel: 3-6 Juara: Prancis

Tuan Rumah: Afsel Prestasi Tuan Rumah: Peringkat IV Rekor: 5 main/ 1 menang/ 1 seri/ 3 kalah Agregat Gol: 4-6 Juara: Brasil

FOOTBALL LOVERS

31

PD 2014, Brasil Belum Meyakinkan

PIALA DUNIA masih akan berlangsung setahun lagi, dan Piala Konfederasi baru digelar akhir pekan ini. Tetapi, pesimisme soal trofi keenam bagi Selecao sudah mulai mencuat. Bukan hanya di kalangan pendukung Brasil, legenda sepakbola sekaliber Zico juga tidak yakin dengan negaranya. Banyak aspek yang membuat pemain berjuluk Pele Putih itu sangsi dengan penampilan skuad asuhan Luiz Felipe Scolari. Kemenangan besar tiga gol

atas Prancis pada laga uji coba terakhirnya pun bukan garansi. Secara teknis,masih banyak hal yang menjadi kerikil Brasil untuk naik podium tahun depan. Dia pun berani mengklaim bahwa inilah komposisi terlemah Brasil sepanjang sejarah 60 tahun. “Pemain yang kami miliki sekarang tidak akan mungkin memenangi Piala Dunia, sekalipun sebagai tuan rumah. Yang jadi masalah, bagaimana bisa di saat Piala Dunia tinggal setahun lagi sementara kami belum tahu

C

M

Y

K

siapa starting eleven-nya,” ujar Zico seperti dikutip di ESPN. Komposisi pemain menjadi faktor yang paling disorot dari timnas Brasil saat ini. Karena tidak ada nama-nama pemain yang pernah menorehkan tinta emasnya di dunia. Baik pada saat berada di klub ataupun membela timnas Brasil, antara lain Kaka, Ronaldinho, atau Ramires. Brasil lebih banyak mengandalkan talenta muda seperti Neymar, Oscar, ataupun Lucas

Moura. “Tim Brasil sekarang masih terlalu muda. Generasi baru yang muncul baru-baru saja. Padahal, kami membutuhkan beberapa pemain yang sudah punya pengalaman di tim ini, ketimbang pemain muda,” tuturnya. Masa pembentukan dan pematangan tim yang hanya setahun setengah dari jadwal Piala Dunia jelas bukanlah rentang waktu ideal. Pergantian kursi pelatih dari Mano Menezes ke Scolari dianggapnya terlalu

dekat dengan jadwal. “Federasi CBF mengganti pelatih pada waktu yang tidak tepat. Scolari kini malah memulainya dari awal,” imbuhnya. Problem teknis sejatinya hanya sekelumit dari ganjalan Brasil tahun ini. Persiapan venue pun juga menjadi isu utama dalam persiapan Brasil sebelum Piala Dunia 2014. Beberapa stadion yang menjadi host Piala Dunia periode kedua di Brasil itu belum seratus persen kondisinya. (ren)


MILA KUNIS “Knowing who you are is confidence. Confidence, not cockiness. Cockiness is knowing who you are and pushing it down everyone’s throat.”

32

Pontianak Post ● Jumat 14 Juni 2013

- Aktris Hollywood -

Bumbu Instan

u Apakah kaasmak pernah mumbu dengan b t? instan 4,7% Pernah : 9 Nggak ,3% pernah : 5

Apa alasan suka bumbu instant? Praktis : 57,7% Lebih ekonomis : 22,5% Rasa terjamin : 19,8%

di Zaman Serbainstan

Kamu lebih suka? Masakan dengan bumbu instant : 50,7% Masakan racikan bumbu sendiri : 42,3% Jumlah Responden : 75

MODEL : MIRANDA (SGR. INSIX) FOTOGRAFER : SHANDO SAFELA GRAFIS & LAYOUT : FIQRIE YUDHISTIRA LOKASI : TEKNIK PHOTO II GAJAHMADA

Lebih Praktis & Gurih Penggunaan bumbu instan kerap dilakukan oleh Rio Andrie. Hampir setiap orang dirumah Rio menggunakan salah satu bumbu instan yang terkenal untuk memasak apapun. “Selain praktis, takaran juga sudah pas meskipun terkadang aku juga masih menambahkan garam atau micin biar terasa lebih gurih apalagi untuk jenis sup, tumis dan gorengan,” ujar cowok 23 tahun ini. Tradisional Jauh Lebih Enak Menurut Eggy Jupryatna orang rumahnya jarang menggunakan bumbu instan tetapi kalau makanan berbau instan seperti mie biasa dikonsumsi. Sementara untuk bumbunya sendiri lebih memilih untuk dibuat sendiri. “Ada hal

Did You Know?

yang membedakan dari kedua bumbu tersebut, dimana bumbu yang kita buat sendiri lebih enak, tapi untuk bumbu yang biasa dibeli di pasar tradisional tuh biasanya cita rasanya sedikit berbeda,” tutur mahasiswa Muhammadiyah ini tersenyum. Bersih dan Terpercaya Numbuk sendiri jauh lebih terpercaya. Bumbu tumbuk sendiri dengan bahan yang terdapat di rumah itu jauh lebih terpercaya. Seperti yang dikatakan cowok berikut ini. “Bumbu instan yang ditumbuk sendiri jauh lebih enak, selain itu bersih dan genah, jadi menjauh dari yang namanya sakit atau bahannya kotor, selain itu numbuk sendiri juga jauh lebih asyik, hehe,” tutup Andrie Widyantoro. (ghe)

BUMBU menjadi bagian terpenting sebagai bahan penyedap makanan yang pastinya bakalan membuat makanan menjadi berasa jauh lebih enak. Bumbu memiliki beberapa varian dengan keistimewaan dalam memberikan cita rasa dan mengubah warna agar dapat menggugah selera makan, selain itu juga sekarang bumbu terdapat dalam jenis instan, nggak perlu lagi repot-repot membuat bumbu secara tradisional, bumbu instan selain mudah dalam penggunaan juga sudah sesuai takaran, sehingga jauh lebih menghemat dalam memasak. Sebenarnya dibandingkan bumbu yang dibuat secara tradisional, apa sih kelebihan dari bumbu instan itu sendiri?

MASAK dengan cepat dan hasilnya lezat, pasti semua pengin. Yap, kuncinya adalah bumbu jadi. Bumbu jadi saat ini menjadi favorit mama-mama kita gaes. Jadi, kalau tahu mama kalian pake bumbu jadi, kalian ingetin aja gaes. Daripada kalian sendiri nanti yang rugi. Kalo keseringan, ya nggak baik juga Bro. Nih X kasih tau bahayanya!

NaCl Bikin Mag Pada bumbu instan yang saat ini beredar, banyak sekali kandungan NaCl atau garamnya. Nah, kalau itu terakumulasi dalam jumlah besar di tubuh kita, tubuh kita akan rusak. Akibat paling buruk adalah mag akut karena banyak asam yang terproduksi dalam lambung kita. Hadeeh, serem kan Bro. Telat makan aja perut melilit, apalagi ada akut-akutnya gitu. Jadi Lemot Saat kalian sekolah, teman kalian tanya, ”Eh, 3 ditambah 2 hasilnya berapa ya?” Lalu, kamu pun dengan tegasnya menjawab, ”Biru!” Busett dah! Kelihatan tuh anak korban bumbu instan. Otaknya juga instan nggak berisi alias bodoh. Hal tersebut merupakan efek dari monosodium glutamat (MSG) apabila dikonsumsi terus-menerus. Bahan itu menghambat proses dan daya pikir. Memicu Kanker Nggak hanya menimbulkan kebodohan loh, tapi juga bisa memicu kanker. Kok bisa sih? Sebab, apabila bumbu jadi yang rata-rata mengandung monosodium glutamat (MSG) tersebut dimasak dalam suhu panas, itu bisa menjadi pemicu kanker. Hal itu disebabkan banyaknya zat aditif dalam penyedap rasa tersebut.

QUIZ!

Bumbuku Sayang, Bumbuku Malang BILA nggak mau terus-terusan makan masakan bumbu instan, sana gih sering-sering hang out di dapur dan hafalin nama para bumbu agar mereka nggak punah di masa depan.

Nggak Bisa Tinggi Kekerdilan juga masuk dalam salah satu efek yang ditimbulkan oleh penggunaan bumbu jadi secara berlebih. Apalagi kamu masih dalam usia pertumbuhan. Sebab, monosodium glutamat (MSG) akan menghambat penyerapan fosfor dan kalium. Alhasil, pertumbuhan tulang juga nggak optimal. Maka, kalo mama keseringan pake bumbu jadi, nggak ada salahnya kok kamu protes. (*/det)

MENURUN

1. Berbatang lunak, daging buah berwarna putih dengan kulit kecokelatan. Jumlah lembar daun dari buah ini sekitar 3–4 helai. 3. Tumbuhan menjalar ini sering diambil bijinya untuk dijadikan rempah-rempah ataupun obat. Itu loh cyin si Habbatussauda. 5. Hayo ngacung buat yang suka makan sayur bening! Nah, ini nih salah satu bumbu pentingnya. Biasanya, diolah dengan dipotong tipis, dibelah, atau dihaluskan. 7. Selain memberi rasa pedas-pedas hangat, bumbu ini dipakai untuk menghilangkan bau anyir pada ikan, daging sapi, atau ayam. 8. Setelah panen, biji tanaman ini akan dijemur hingga kering sebelum dijadikan bumbu masakan. Aroma sedap berasal dari minyak asiri.

MENDATAR

1. Rempah-rempah ini sering digunakan sebagai bumbu masakan gulai karena mampu memberikan warna kuning. 2. Terbuat dari belimbing wuluh yang dikeringkan, bumbu asam satu ini khas banget di masyarakat Aceh. 4. Buahnya yang asam dimanfaatkan sebagai campuran kari atau acar. 6. Selain sebagai bumbu masakan, buah ini kerap dicampur dalam jamu. Di Bali, sebutannya adalah karkolaka. 9. Dengan nama ilmiah Pimpinella anisum, bumbu satu ini memiliki rasa manis yang khas. That’s why, doi sering digunakan dalam camilan yang berkadar gula tinggi.

JAWABAN Mendatar: 1. Kunyit 2. Sunti 4. Kandis 6. Kapulaga 9. Adas Menurun: 1. Kencur 3. Jintan 5. Temukunci 7. Jahe 8. Pala

C

M

Y

K

BY : KANIA

Inggrid Putri

SMA Negeri 7 Pontianak “Alasan pake bumbu instant itu yang pertama praktis, mudah dan nggak repot. Pastinya lebih suka bumbu instant dong karena aku nggak bisa masak jadi lebih mudah, hehe. Seringnya sih buat numis sayur dan sejenisnya, biasa jg buat cream soup, jadi sejenis kaldu penyedap rasa gitu. Tapi tetep aja buat kedepannya kalo keseringan pake bumbu instant nggak bagus, terutama buat kesehatan karena kita nggak tahu persis kandungan apa aja yang ada di dalamnya.”


Di China, face-kini menjadi produk yang beken sebagai pelindung dari sinar matahari. Dilengkapi dengan body suit berbahan khusus, Anda bisa berjemur di pantai tanpa khawatir kulit hitam. Bentuknya memang sedikit aneh. Mirip penutup kepala para ninja. Ada beberapa lubang khusus yang dibuat untuk mata, hidung dan mulut. Dengan bahan istimewa, face-kini tak hanya melindungi dari matahari, tetapi juga dari serangga bandel dan sengatan ubur-ubur.

Tahukah

Anda?

Pontianak Post Jumat 14 Juni 2013

C

M

Y

K

B E A U T Y

&

H E A L T H Y

33


34

Pontianak Post

z

Jumat 14 Juni 2013

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


Pontianak Post

Jumat 14 Juni 2013

BULU TANGKIS

Tommy Kehilangan Idola TOMMY Sugiarto menjadi pebulutangkis yang bersedih dengan keputusan pensiun yang dilakukan Taufik Hidayat. Bagi Tommy, Taufik adalah salah satu atlet yang sangat menginspirasinya. Tak heran, ketika Taufik menyatakan pensiun, Tommy benar-benar merasa kehilangan. “Saya benar-benar kehilangan sosok idola. Sejak kecil, saya selalu menonton pertandingannya,” terang Tommy saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (13/6) Kerja keras yang dilakukan Taufik dianggap sebagai sebuah hal yang layak diteladani semua pebulutangkis muda Indonesia. Menurut Tommy, dengan berbagai gelar yang diraih, Taufik layak disebut sebagai salah satu atlet tersukses Indonesia. Namun, mundurnya Taufik seharusnya dijadikan pelecut bagi semua atlet junior Indonesia. Tak terkecuali Tommy. Dia mengaku memiliki motivasi tinggi untuk melampaui prestasi pria berusia 31 tahun tersebut. “Saya ingin memiliki prestasi yang jauh lebih baik dibandingkan Taufik. Karena itu, kerja kerasnya selama ini harus dicontoh jika ingin seperti dirinya,” tambah pebulutangkis kelahiran 13 Mei 1988 tersebut. Ditanya mengenai ambisi pribadi, Tommy mengaku memiliki dua target besar yang harus dicapai. “Saya ingin menjai juara Olimpiade dan juara dunia. Yang paling penting, saya harus bisa mengalahkan diri saya sendiri terlebih dahulu,” tegas Tommy. (jos/jpnn)

METRO SPORT

35

Sukan Boreno Malaysia

Kalbar Tertarik, tapi Belum Pastikan Ikut PONTIANAK—Pukul 10.00 Wib sebanyak sepuluh peserta dari delegasi perbadanan Labuan, Malaysia berkunjung ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Barat. Kehadiran delegasi tersebut disambut langsung oleh Kadispora Kalbar, Utin Kusumawaty berserta jajarannya serta dihadiri juga perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalbar, Kamis (13/6). Ajang silaturahmi tersebut akhirnya menghasilkan pembicaraaan tentang bagaimana

keikutsertaan Kalbar dalam Sukan Borneo ke V kedepan di Labuan Malaysia. Tepatnya sejak 13-21 September 2013 mendatang. “Kehadiran kami ke sini mengundang atlet-atlet Kalbar untuk ikut berpartisipasi di kejuaraan sukan Boreno ke V di Labuan Malaysia. Kebetulan yang menjadi tuan rumah nanti itu dari daerah kami,” kata Haji Yussof Haji Mahal, Ketua pengurus perbadanan Labuan Malaysia, dihadapan tamu undangan yang hadir. Dia mengatakan Sukan Borneo

kali ini diselenggarakan 13 cabang olahraga. Ia pun menjelaskan mulai dari cabang olahraga golf padang, karate, silat, gasing, tarik tambang, atletik, futsal, bolasepak, sepaktakraw, renang, bowling, bola keranjang, dan memanah. Selain itu Yussof mengatakan dalam menyambut kedangan seluruh kolega Sukan Borneo ke V, pihak Labuan Malaysia akan memberikan penginapan serta makan dan minum secara gratis selama perlombaan dilangsungkan. “Kami sangat berharap keda-

tangan altet Kalbar bisa datang ke tempat kami. Sehingga dengan adanya Sukan Boreno ini akan semakin menambah kerjasama dan mempererat silaturahmi kite,” ungkapnya. Utin Kusumawaty, Kadispora Kalbar juga menyampaikan ajang silaturahmi tersebut sangat didukungnya apalagi membicarakan tentang olahraga. Namun keputusan tersebut tidak dapat diambilnya secara langsung. Mengingat keputusan dan kebijakan tersebut sepenuhnya ada pada Gubernur

Kalbar. “Tapi kita usahakan kalau pak Gubernur Kalbar menyetujuinya nanti,” ungkapnya. Utin juga mengatakan kemungkinan dari ketiga belas cabang olahraga yang diperlombakan hanya satu yang tidak diikuti. Yakni cabang olahraga bowling. Hal tersebut dikarenakan pembinaannya saat ini tidak ada. “Dulu kita pernah ada olahraga bowling. Tapi tidak berkembang. Jadi kalau untuk cabang olahraga yang lainnya atlet kita banyak,” jelas Utin. (irn)

40 Starter Offroader Adu Ketangkasan PONTIANAK--Sebanyak 40 offroder siap adu ketangkasan untuk menyemarakan HUT Bhayangkara ke 67. Kegiatan tersebut dilakukan atas kerjasama Polda Kalimantan Barat dengan Pengprov IMI Kalbar. Selain itu kejuaraan daerah seri pertama off road ini dilakukan hanya dua hari yakni Sabtu (15/6) dan Minggu (16/6). Sedangkan untuk medan perlombaanya

dibagi menjadi dua lokasi. Yakni babak penyisihan di jalan transkalimantan kilometer 52 serta di babak final kompetisi di lokasi GOR Pangsuma Pontianak. “Kejurda seri pertama ini kami laksankan yaitu sebagai ajang silaturahmi sesama offroader seKalbar. Kemudian mempererat kemitraan Polri dengan offroader dan meningkatkan minat masyarakat untuk mencintai olaharga bidang

C

M

Y

K

otomotif offroad,” ujar Chasriardi, Ketua pantia pelaksana off-roud, Kamis (13/6). Chasriardi yang biasa disapa Yardi mengatakan saat ini kesiapan medan panitia perlombaan sudah berlangsung 90 persen. Kesiapan tersebut dia katakan juga termasuk kedua lokasi kompetisinya. Untuk dia menjelaskan bentuk medan perlombaan nantinya track extream. Dimana dibentuk

enam special competition stagescs. Yakni kedua kondisi lapangan tersebut dia katakan benar-benar menguji kemampuan para peserta dalam mengarungi rintangan dialam dan menantang. Selain itu dia mengungkapkan di babak final juga dibentuk hal seperti demikian. Namun track tersebut tidak seekstrim di lokasi babak penyisihan. Meskipun demikian dia katakan rintangan

sirkut itu juga dibentuk tidak kalah sulitnya. “Untuk total hadiah bagi para pemenang akan mendapatkan 50 juta rupiah plus tropy,” ungkap Yardi. Yardi berharap kedepan olahraga otomotif di Kalbar semakin berkembang dan mengingat jumlah pesertanya. Mengingat hal ini merupakan visi dan misinya di kabid organisasi roda 4 pengprov di IMI Kalbar. (irn)


36

Pontianak Post

z

Jumat 14 Juni 2013

Meriahnya HUT ke-41 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Bumi Khatulistiwa

Pusat dan Daerah Dukung Program HIPMI PONTIANAK – Rock ‘n Love from Equator di Kalimantan Ballroom Hotel Aston Pontianak terasa begitu meriah. Acara perayaan HUT ke-41 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) tersebut digelar usai penutupan Rakernas XV HIPMI di bumi kelahiran ketumnya, Raja Sapta Oktohari. Perayaan tersebut juga dihadiri pejabat nasional maupun daerah. Menko Kesra Agung Laksono tidak sekadar hadir, senior HIPMI ini juga menyampaikan sambutannya. Pejabat lain yang terlihat, seperti Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Gubernur Kalbar Cornelis, Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Ridwan, Kapolda Kalbar Brigjen Tugas Dwi Apriyanto, pengusaha nasional asal Kalbar Oesman Sapta dan sejumlah tokoh nasional, serta Sekda Kalbar M Zeet Assovie dan jajaran kepala dinas di lingkungan Pemprov Kalbar. Dipimpin Ketua Umum BPP HIPMI Raja Sapta Oktohari, seluruh anggota HIPMI

+

tampak berbaur dalam kebersamaan pada acara tersebut, usai mengikuti sidang-sidang di Rakernas HIPMI XV selama dua hari. “Acara ini sebagai bentuk syukuran HIPMI yang telah berusia 41 tahun sejak 1972 sampai sekarang. Tentunya banyak harapan dengan usia HIPMI yang semakin bertambah,” kata Okto, sapaan akrabnya. HIPMI, kata Okto, hendaknya dapat menjadi mitra pemerintah dan pihak-pihak lain, serta elemen masyarakat untuk dapat memberikan kontribusi dalam membangun daerah dan meningkatkan perekonomian bangsa dengan melahirkan para pengusaha muda yang tangguh. HUT ke-41 HIPMI ditandai pemotongan kue ulang tahun sepanjang dua meter, dengan tujuh gambar hati di atasnya. Lilin ulang tahun ditiup bersama Agung Laksono, serta seluruh pengurus HIPMI. Agung Laksono pun diminta memotong kue ultah sebagai senior HIPMI yang kemudian

dilanjutkan para pejabat, tokoh, dan pengusaha nasional. M Rifal, Bendahara Umum BPD HIPMI menyampaikan, acara tersebut bukan untuk bermewah-mewah tetapi untuk mengenang bahwa HIPMI telah ada sejak 1972. “Sudah banyak pengusaha yang ditelurkan HIPMI. Acara ini juga untuk mengenang dan menghargai para senior yang telah berjasa membesarkan HIPMI,” ujarnya. Ia menyatakan di usia 41 tahun ini, HIPMI harus banyak melahirkan lagi para pengusaha pemula yang kemudian dapat menjadi pengusaha nasional. Semakin banyak pengusaha, maka makin tumbuh tingkat perekonomian daerah maupun nasional, lebih dari 6%. “Saat ini, jumlah pengusaha muda kurang dari 2%, baru sekitar 1,2%. Singapura bisa maju karena pengusaha di sana lebih dari 2%. Pengarusnya, tentu usaha mikro pun terangkat,” pungkasnya. (*)

+

Narasi: MCO harry daya Foto-foto: Panitia.

NYANYI: Raja Sapta Oktohari dan pengurus HIPMI bersemangat menyanyikan lagu ulang tahun bersama Menko Kesra Agung Laksono.

TIUP: Agung Laksono, Raja Sapta Oktohari, tokoh pengusaha nasional, dan pengurus HIPMI kompak meniup lilin ulang tahun.

SAMBUTAN: Menko Kesra Agung Laksono dan Ketum BPP HIPMI Raja Sapta Oktohari menyampaikan sambutan.

+

KARTU: Pengurus HIPMI resmi memiliki kartu anggota plus kredit card.

DIABADIKAN: Pengurus HIPMI diabadikan bersama Menpera Djan Faridz, Gubernur Cornelis, tokoh nasional Oesman Sapta, serta tokoh pengusaha lain.

BERCAKAP: Raja Sapta Oktohari bercakap bersama ayahnya Oesman Sapta.

BICANG: Ketum BPP HIPMI berbincang bersama Harry Tanoe Sudibyo, CEO MNC Group.

HADIR: Wakil Gubernur Kalbar dan Ketua Kadin Kalbar turut hadir bersama pejabat lain. C cmyk

M

Y

K

SANTAI: Raja Sapta Oktohari melepas penat dengan bernyanyi santai bersama Novita Dewi X-Factor Indonesia.

+


1POUJBOBL1PTUrJumat 14 Juni 2013

ELECTION

Hanura Kehilangan Satu Dapil JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum resmi mengumumkan daftar calon sementara (DCS) hasil verifikasi perbaikan berkas. Menyusul empat parpol yang telah diumumkan KPU kehilangan sejumlah daerah pemilihan, publikasi DCS kemarin menunjukkan adanya penambahan parpol yang kehilangan salah satu dapil. Parpol yang satu dapilnya dicoret KPU adalah Partai Hati Nurani Rakyat. Di DCS dapil Jawa Barat

II, daftar caleg Partai Hanura dikosongkan oleh KPU. Status Partai Hanura seperti halnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang diumumkan sebelumnya dicoret di dapil yang sama, akibat tidak memenuhi syarat (TMS) di keterwakilan caleg perempuan. “Kami kecewa dengan kekurangcermatan kami. Namun, kami harus memperbaikinya,” ujar Hadar Navis Gumay, komisioner KPU, saat dihubungi kemarin (13/6). DCS yang sedianya diumum-

kan KPU kemarin baru muncul di website resmi KPU sekitar pukul 16.00 WIB. Menurut Hadar, sejatinya pencoretan itu sudah diketahui KPU saat menyampaikan hasil verifikasi pada Senin (10/6) lalu. Namun, data yang disampaikan itu ternyata terselip. KPU memutuskan menyampaikan kabar itu secara tertulis kepada Partai Hanura. “Sore ini (kemarin, red) kami sudah menyurati mereka. Sudah melalui faks, dan surat aslinya sudah kami

F/Mustafa Ramli/Jawa Pos

PERWAKILAN PBB : Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso (tiga kiri) dan para perwakilan Komisi di DPR menerima kunjungan kehormatan mantan Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Bisnis dan Hak Asasi Manusia (HAM) John G. Ruggie (dua kiri) tengah) dan Direktur Eksekutif Human Rights Resource Centre for ASEAN (HRRCA) Marzuki Darusman (kiri), Kamis (13/6) di Gedung Parlemen, di Jakarta.

kirim,” ujarnya. Apa penyebab Partai Hanura tidak lolos? Anggota KPU Arief Budiman menyatakan, pada saat pendaftaran bacaleg, Partai Hanura memasukkan nama Sally Fabian pada nomor urut delapan dapil Jabar II. Sally didaftarkan dalam bacaleg dengan jenis kelamin perempuan. “Ternyata ada perubahan,” ujar Arief. Menurut Arief, saat perbaikan verifikasi bacaleg, Partai Hanura merevisi status Sally dengan menyatakan yang bersangkutan adalah laki-laki. Dari hasil penilaian verifikasi, penempatan caleg perempuan Partai Hanura di Jabar II menjadi TMS. “Karena di tiga nomor terakhir (nomor 7, 8, 9) menjadi lakilaki semua,” ujarnya. Arief menyatakan, dengan penempatan itu, komposisi caleg Partai Hanura di Jabar II menjadi tidak tepat. Aturan UU Pemilu menyatakan bahwa dalam tiga nomor urut caleg harus ada setidaknya satu caleg perempuan. “Kami lupa untuk memberi tahu pada Senin lalu,” tandasnya. Sebelumnya, empat parpol kehilangan dapil. Partai Gerakan Indonesia Raya dicoret karena dinyatakan TMS keterwakilan perempuan untuk daerah pemilihan Jabar IX, PPP untuk dapil Jawa Barat II dan Jateng III, Partai Amanat

Nasional di dapil Sumbar I, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia untuk dapil Jabar V, Jatim VI, dan NTT I. Dikonfirmasi secara terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Hanura Dossy Iskandar Prasetyo mengaku terkejut dengan kabar itu. Menurut Dossy, pihaknya belum tahu jika ada salah satu dapil Partai Hanura yang akhirnya dicoret KPU. “Waktu saya mendapat laporan dari LO, DCS Partai Hanura komplet semua,” ujar Dossy yang saat dihubungi akan berangkat umrah. D o s s y m e n y ay a n g k a n pemberitahuan KPU yang terlambat dan mendadak. Seharusnya KPU mengundang parpol yang bersangkutan untuk menyampaikan hal itu. “KPU sepertinya ingin membuat kegaduhan politik. Ini bisa menjadi bukti ketidakcermatan ataupun ketidakterbukaan KPU kepada parpol,” ujarnya. Jika yang dipermasalahkan KPU adalah penempatan caleg perempuan, Dossy menilai saat ini ada pemahaman yang berbeda-beda antara parpol dan KPU. Dirinya akan meminta klarifikasi kepada KPU, sekaligus melaporkan hal tersebut kepada Bawaslu. “Kami akan meminta penjelasan dan penyelesaian, KPU jangan membuat gaduh seperti ini,” tandasnya. (bay/ c2/fat)

37 Posisi Menteri PKS Diserahkan ke Pemerintah JAKARTA-Majelis Syura DPP PKS akhirnya memutuskan sikap resmi menolak rencana kenaikan harga BBM yang diberlakukan pemerintah. Keputusan itu diambil dalam Rapat Majelis Syura yang berlangsung Rabu (12/6) lalu. Meski demikian, mereka tidak memutuskan untuk keluar dari setgab koalisi dan tetap mempertahankan menterimenterinya berada di kabinet pemerintahan. Anggota Majelis Syura PKS Jazuli Juwaini menyatakan tidak akan ada lagi pro dan kontra bahwa PKS bersikap abu-abu dalam kenaikan BBM. “PKS tetap melanjutkan aspirasi masyarakat agar pemerintah tidak menaikkan harga BBM,” ujar Jazuli saat dikonfirmasi kemarin. Menurut Jazuli, APBNP 2013 harus berpihak pada kepentingan rakyat. Karena itu, pembahasan APBNP juga harus mendengarkan suara yang muncul di tengah masyarakat. “Suara kami adalah wujud dukungan itu,” ujarnya. Soal tiga menteri PKS yang kerap bersuara berbeda, majelis syura menilai hal itu sebuah bentuk kewajaran sebagai komitmen mereka mendukung pemerintah. Bahkan, lanjutnya, jika PKS dikeluarkan dari koalisi, posisi menteri dari PKS diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. “Itu sepenuhnya hak prerogatif presiden,” ujarnya.

Sementara itu, posisi PKS yang bertahan di setgab belum terusik. Berbagai kecaman yang dilontarkan parpol koalisi pendukung pemerintahan tak kunjung mendorong setgab mengambil keputusan resmi. Setgab baru sebatas “mengucilkan” PKS dengan tidak mengundang parpol tersebut dalam rapat terakhir mereka Selasa (11/6) malam. Menurut Mensesneg Sudi Silalahi, Presiden SBY menyatakan tidak etis jika pihak pemerintah menilai atau mengomentari sikap PKS. Karena itu, SBY menyerahkan penilaian tersebut kepada masyarakat. “Saya menyampaikan apa yang disampaikan beliau (Presiden, Red). Jadi, tidak elok mengomentari atau menilai organisasi politik, terlebih parpol tersebut ada dalam koalisi setgab. Kita serahkan saja kepada rakyat untuk menilainya,” jelas Sudi Silalahi di Pangkalan Lanud Halim Perdanakusuma kemarin. Dia menegaskan, hingga saat ini posisi PKS masih dalam koalisi. Tentang adanya utusan istana yang menyampaikan bahwa PKS didepak dari koalisi, dia menegaskan, pihaknya belum mendengar ada orang-orang di lingkungan istana yang pernah berkomunikasi dengan Mensos Salim Segaf baru-baru ini. “Saya dan Pak Salim tidak pernah ada kalimat seperti itu. Kecuali kalau ada yang lain. Tapi, sejauh ini tidak ada,” tegasnya. Sudi mengakui, pihaknya bersama SBY pernah menjalin komunikasi dengan Salim dan majelis syura sekitar sebulan lalu. Dalam pertemuan itu PKS menyatakan ingin mendukung kebijakan kenaikan harga BBM beserta kompensasinya meski belum ada keputusan final. Karena itu, pihak koalisi mengaku bingung ketika menyaksikan sikap PKS yang tiba-tiba menolak rencana kebijakan tersebut. Sikap itu telah ditunjukkan PKS lewat sejumlah spanduk yang terpasang di mana-mana. Pihaknya pun beranggapan, PKS sendiri yang berharap didepak dari koalisi. “Barang kali memang itu yang mereka harapkan. Tapi, saya kira presiden menyerahkan sikap itu kepada parpolparpol yang ada di koalisi. Tentu keputusan atas nasib PKS ditentukan di setgab, yakni ketua umum parpol di koalisi,” imbuh dia. (ken/bay/ dim/c2/fat)


38

Pontianak Post

z

Jumat 14 Juni 2013

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


Pontianak Post

z

39

Jumat 14 Juni 2013

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


40

Pontianak Post

z

Jumat 14 Juni 2013

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


Pontianak Post

z

41

Jumat 14 Juni 2013

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


42

Pontianak Post

z

Jumat 14 Juni 2013

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


Pontianak Post

z

43

Jumat 14 Juni 2013

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


44

Pontianak Post

z

Jumat 14 Juni 2013

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


14062013  
Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you