Issuu on Google+

Pontianak Post

Kamis 10 Februari 2011 M / 7 Rabiul Awal 1432 H

P er t a m a da n Ter ut a m a di Kal im an t an Barat

Eceran Pontianak Rp.2.500

Angka Perceraian di Kalbar yang Semakin Memprihatinkan

Setahun 2.555 Pasangan Berpisah, Perempuan Dominan Menggugat Jumlah perceraian pasangan suami istri di Kalbar cenderung meningkat. Tahun 2010 saja tercatat 2.555 kasus perceraian di Pengadilan Tinggi Agama Pontianak. Ketidakharmonisan dalam rumah tangga menjadi penyebab dominan. Sisanya disebabkan ekonomi, gangguan pihak ketiga, dan tidak adanya tanggung jawab. CHAIRUNNISYA, Pontianak

SEORANG wanita keluar dari salah satu ruangan di Pengadilan Agama Kelas IA Pontianak. Bibirnya mengulas senyum. Ia berjalan cepat ke arah seorang pria yang sedang duduk di depan Ruang Sidang II. Dari belakang, seorang anak mengenakan seragam sekolah mengikuti. Wanita tersebut berbicara sebentar. Tak sampai lima menit.

Flu Burung

Lagi, Lima Ribu Ayam Mati

Ia pun kembali memasuki salah satu ruangan di sana. ”Itu kakak saya. Ia mau bercerai. Penyebabnya saya juga kurang tahu. Masalah rumah tangga,” katanya sambil tersenyum. Pasangan lainnya yang akan bercerai adalah Nana, bukan nama sebenarnya. Nana memilih mengakhiri biduk rumah tangganya karena suaminya berselingkuh. Se-

belum bercerai, Nana dan suaminya sempat mendatangi Badan Penasehat Pembina Pelestarian Perkawinan Kota Pontianak. Di sana Nana bercerita sambil menangis. Ia merasa kesal atas perbuatan suaminya itu. Panitera sekaligus Sekretaris Pengadilan Agama Kelas IA Pontianak, Abang Muhammad Hasbi u

2010 Cerai talak 215 pasangan Cerai gugat 592 pasang Usia pasangan 25-40 tahun Usia perkawinan dibawah 10 tahun

Ke Halaman 7 Kolom 1

Penyebab Perceraian u

Ketidakharmonisan 374 perkara

u

Faktor ekonomi 94 perkara

u

Tak bertanggungjawab 96 perkara

u

Gangguan pihak ketiga 44 perkara

u

Sisanya faktor lain

Pembakar Gereja Dibekuk Ahmadiyah Terancam Dibubarkan

MEMPAWAH-Virus Influenza H5N1 atau flu burung yang terjadi di Mempawah, terus meluas. Kali ini, sedikitnya lima ribu ekor ayam mati. Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan (P3K) Kabupaten Pontianak mendapatkannya positif flu burung. Kini, tim peternakan terus meningkatkan kontrol dan pengawasannya. Dikhawatirkan wabah ini bisa meluas hingga korbanya pada manusia. “Untuk sementara ini, tim masih melakukan pengendalian dan sosialisasi di masyarakat. Kami mendapatkan laporan dari warga dan peternak yang mengaku curiga dengan kematian ayam miliknya. Setelah dicrosscheck dilapangan ternyata ayam yang mati memang positif flu burung,” kata Kepala Bidang Peternakan Dinas P3K Kabupaten Pontianak, drh Buntaran kepada Pontianak Post, kemarin (9/2). Dijelaskannya, ayam yang positif flu burung tersebut milik peternak di Desa Bakau Kecil dan Desa Parit Banjar Kecamatan Mempawah Timur. Jumlahnya lima ribu ekor. Ayam yang mati langsung dimusnahkan,

JAKARTA– Polisi berhasil membekuk delapan orang yang diduga pelaku pembakaran sejumlah gereja dan kericuhan lainnya dalam persidangan penistaan agama dengan terdakwa Antonius Richmond Bawengan Selasa lalu (8/2). Sementara itu, aliran Ahmadiyah di Indonesia terancam dibubarkan. Kapolda Jateng Irjen Pol Edward Aritonang dalam jumpa pers di Polres Temanggung sore kemarin (9/2) membeberkan inisial para para pelaku. Mereka adalah NHY, SD, AS, MY, SF, AK, AZ, dan SM.  ’’Untuk kepentingan penyelidikan, kami tidak menyebutkan nama terang. Para tersangka berasal dari sekitar kota

Flu Burung

u

Angka Perceraian Kota Pontianak

Temanggung,’’ katanya. Menurut Kapolda, besar kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah. Penyelidik masih bekerja keras untuk mengungkap pelaku kerusuhan. ’’Bagaimanapun, hukum harus ditegakkan. Petugas kami terus bekerja keras untuk mengidentifikasi para pelaku,’’ katanya. Para pelaku, lanjut Edward, akan dikenakan pasal 170 KUHP tentang perbuatan yang dilakukan bersama-sama dengan kekerasan. Ancaman hukumannya adalah lima tahun penjara. ’’Apakah perbuatan tersebut dilakukan secara spontanitas atau terorganisasi masih kami teliti,’’ katanya. Dia berharap, seluruh lapisan masyarakat mendukung langkah polisi. Perbuatan dalam kerusuhan tersebut sangat jelas, ada perusakan dan pembakaran. Dukungan dapat diberikan u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Ke Halaman 7 Kolom 5

AFP PHOTO / ZAIN FIRMANSYAH

berjaga: Aparat kepolisian masih berjaga di halaman Gereja di Temanggung kemarin (9/2).

Jangan Terjadi di Kalbar PONTIANAK – Masalah kerusuhan mengatasnamakan agama di Temanggung, Jawa Tengah, dan rusuh Ahmadiyah di Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten 11:58

15:17

18:05

19:14 04:35

Sumber : Kanwil Depag Kalbar

jangan sampai terjadi di Kalimantan Barat. Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kalbar, H. Haitami Salim mengatakan, pada prinsipnya semua pemeluk agama

harus melakukan kaidah sesuai ajaran agama masing-masing, dan tetap menghormati ajaran agama orang lain. u

Ke Halaman 7 Kolom 5

Bangunan Sisa Kebakaran Ambruk Empat Pemulung jadi Korban, Dua Tembakan Bubarkan Massa PONTIANAK—Nasib naas menimpa empat pemulung dadakan. Ambruknya

bangunan rumah dan toko (ruko) di salah satu blok sisa lokasi kebakaran Jalan Batanghari, Pasar Tengah mengakibatkan mereka cidera. u

Ke Halaman 7 Kolom 5

EVAKUASI: Puing kebakaran Jalan Batanghari Barat, kemarin runtuh dan menimpa sejumlah warga. Tim dari Basarnaspun diturunkan untuk mengevakuasi dan mencari korban.

MUJADI/PONTIANAK POST

Kisah Nayati, Saksi Hidup Penyerangan Jamaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang

Aksi Peduli Teluk Pongkal SUDAH puluhan tahun warga Desa Teluk Pongkal, Kecamatan Nanga Sokan, Melawi, menderita gatal-gatal akibat jamur kulit (tinea imbricata). Istilah masyarakat setempat menyebutnya Lusung. Pontianak Post mengajak segenap pembaca untuk meringankan beban saudara kita ini. Bantuan dapat disalurkan ke redaksi Pontianak Post, Gedung Graha Pena, Jalan Gajahmada Nomor 2-4 Pontianak atau melalui rekening Bank Kalbar No : 1025118118 an Aksi Peduli Pontianak Post. Kami juga menerima pakaian pantas, sarung, handuk dan peralatan mandi. Dana Sumbangan Hingga Selasa (08/02) Rp 15,812,500 Sumbangan Rabu (09/02) 1.Hamba Allah Rp 200,000 Total Rp 16,012,500 Barang 1.Tamu Hotel Santika – 1 Kantong Sabun Mandi

Online: http://www.pontianakpost.com/

Lihat Suamiku Dikeroyok, Korban Ada yang Ditombak Minggu pagi lalu (6/2) menjadi hari memilukan yang tak akan pernah dilupakan Nayati. Dia adalah salah seorang saksi hidup peristiwa penyerangan ribuan orang terhadap jamaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten. Pada tragedi itu, Nayati menyaksikan suaminya dikeroyok dan dua saudara kandungnya dibantai hingga tewas. AGUS WIRAWAN, Pandeglang Boleh jadi, amuk massa di Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Minggu lalu

Agus Wirawan/ JAWA POS

(6/2) merupakan klimaks kekesalan warga di sana. Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan orang menyerang rumah Suparman, 43, pimpinan Ahmadiyah Pandeglang. Sebelum penyerangan, di rumah tersebut dihelat pertemuan yang dihadiri jamaah Ahmadiyah dari daerah lain. Warga mengamuk karena sebelumnya sudah diperingatkan untuk tidak menggelar pertemuan. Tetapi, toh pertemuan tetap dilaksanakan. Bahkan, perintah warga untuk bubar diabaikan jamaah Ahmadiyah di rumah tersebut. Sebenarnya kekesalan warga di sana terhadap Ahmadiyah sudah berlangsung lama. Bahkan, itu terjadi sejak Suparman kecil. Dijelaskan Badriyah, ayah Suparman yang bernama Matori, 70, adalah warga asli desa itu. ’’Dia adalah penganut Ahmadiyah sejak lama,

CARI BUKTI : Polisi masih mengumpulkan bukti-bukti di rumah Sulaiman di Desa Umbulan Kecamatan Cikeusik Pandeglang, Banten.

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang & KKU Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Jawa Pos Group Media


2 korupsi

KPK Intai Penerimaan CPNS JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak tinggal diam terhadap permasalahan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Indikasi korupsi yang melibatkan panitia penerimaan kini mulai diselidiki. ”Sudah ada. Iya (statusnya) proses penyelidikan,” kata Wakil Ketua KPK, M Jasin di sela-sela diskusi di Hotel Nikko, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (9/2). Sayangnya, Jasin enggan menyebut di instansi mana yang diselidiki. Ia beralasan bukan waktunya untuk diinformasikan.”Jangan dibuka, yang jelas Daerah dan Pusat. Kita tidak akan kasih tahu. Nanti dia (Instansi yang diselidiki) tahu kalau lagi diintai,” ujarnya. Jasin mengungkapkan KPK saat ini sudah menerima banyak laporan. Bukan saja, orang-orang yang merasa dikorbankan tapi para penyelenggara negara juga ikut melaporkan. ”Jadi ada pihak penyelenggara yang sudah melaporkan itu. Banyak tidak hanya satu,” katanya. Masih menurut Jasin, tahun ini KPK fokus tergadap kajian sistem penerimaan CPNS. Tapi, kasus-kasus yang saat ini tengah diselidiki terkait dengan dugaan korupsi penerimaan CPNS tidak dimasukkan dalam kajian sistem. (awa/jpnn)

politik & hukum

Pontianak Post

Kamis 10 Februari 2011

PDIP Siap Masuk Kabinet Incar Menteri Ekonomi JAKARTA—Kader-kader PDI Perjuangan yang ikut masuk dalam bursa calon menteri dalam wacana reshuffle yang terus berhembus belakangan ini, makin mendapat angin. Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyatakan, pihaknya siap menyambut tawaran masuk kabinet dari pihak Istana. “Sampai saat ini belum ada pernyataan bahwa kami menolak atau menerima. Tapi, kalau ada tawaran kami sambut baik,” ujar Puan Maharani, di ruang fraksi,

Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin (9/2). Dia menyatakan, hal itu merupakan bagian dari hubungan baik dan komunikasi yang dibangun antara pihaknya dan Partai Demokrat sebagai partai utama pemerintah. Meski demikian, putri Megawati Soekarnoputri itu menambahkan, kalau posisi membuka diri terhadap tawaran kursi menteri, bukan berarti seketika akan mengambil kesempatan yang ada begitu saja. “Jadi ya belum tentu juga kami ambil, boleh aja dong,” imbuhnya. Puan menegaskan, jika nantinya Presiden SBY benar jadi meminang kader ataupun simpatisan partainya

untuk menjadi pembantunya di kabinet, maka sejumlah ketentuan harus diikuti. Diantaranya, yang bersangkutan harus lebih dulu pamit ke partai sebagai induk. Jika hal itu tidak dilakukan, kata dia, maka sosok yang diajak masuk ke kabinet tidak bisa disebut sebagai perwakilan partai. “Dia tidak boleh menyatakan dirinya sebagai PDIP. Kalau memang tidak diberikan penugasan, dia harus lapor ke induk,” tandasnya. Hanya saja, hingga saat ini, Puan mengaku belum ada satu pun kader maupun simpatisan partainya yang melaporkan telah menerima tawaran tersebut. “Yang jelas, kalau ada (tawaran) kami ambil dulu, soal

diterima atau tidak itu urusan nanti,” katanya, kembali. Lantas posisi kementrian apa yang diharapkan? Puan hanya menyatakan, kalau PDIP melihat bahwa kinerja tim ekonomi SBY saat ini sangat lemah. Sejumlah kebijakan yang diambil juga dianggap tidak bisa memberikan ketahanan pangan bagi rakyat. “Bagi kami yang penting itu, menteri di bidang ekonomi. Dalam kondisi seperti ini kenapa kok masih ada kebijakan impor beras. Secara umum, menteri ekonomi tidak memberikan kontribusi banyak,” paparnya. Nama-nama sejumlah kader dan simpatisan PDIP ikut disebut-sebut masuk dalam bursa kandidat calon menteri peng-

ganti.SelainGubernurBaliIMade Mangku Pastika yang saat pemilihan diusung oleh PDIP, ekonom Sri Adiningsih yang selama ini dianggap sebagai salah satu simpatisan namanya juga telah muncul menjadi salah satu kandidat menteri di bidang ekonomi. Sementara itu, Sekretaris Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin menyatakan, wacana masuknya PDIP dalam struktur kabinet merupakan kewenangan Presiden. Jika memang PDIP akan menjadi anggota baru di kabinet, Golkar tidak dalam posisi menolak. “Makin banyak orang berpartisipasi di eksekutif bagus,” kata Ade di gedung parlemen, Jakarta, kemarin (9/2). (dyn/bay)

RUNI/RM

BERANTAS KORUPSI: Dua orang dari Gerakan Aksi Gantung Koruptor (GAGAGK) melakukan aksi di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin, (9/11). Mereka mendesak DPR dan KPK memberantas korupsi.

Tersinggung Surat Kemenkeu Dipanggil Panja, Tjiptardjo Mangkir JAKARTA - Panitia Kerja (Panja) Mafia Pajak DPR RI kemarin mengagendakan pertemuan dengan mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Mochamad Tjiptardjo. Namun, agenda rapat dengar pendapat umum itu harus dibatalkan karena Tjiptardjo tidak hadir. Tjiptardjo tidak hadir berdasarkan surat Kementrian Keuangan (Kemenkeu) yang “menolak” bersangkutan hadir di panja Komisi III DPR itu. Surat dari Menteri Keuangan yang tidak memberikan izin kepada Tjitardjo dilayangkan mendadak. Surat itu dikirim melalui

fax pada pukul 08.46 WIB, sekitar satu jam sebelum RDPU itu digelar. “Surat itu meminta Komisi III berkoordinasi dulu dengan Komisi XI,” kata Tjatur Sapto Edy, Wakil Ketua Komisi III DPR usai membatalkan RDPU Panja Mafia Pajak, kemarin (9/2). Selain Tjiptardjo, Panja Mafia Pajak kemarin sejatinya juga memanggil Koordinator Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perpajakan. Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Kemenkeu Mulia Nasution itu, Komisi III dinilai belum melaksanakan tata tertib yang berlaku di DPR sebagaimana mestinya. Dalam surat bernomor

S-90/MK.1/2011 itu, Mulia menyatakan bahwa mitra kerja dari Kemenkeu adalah Komisi XI. Karena itu, dalam meminta keterangan kepada Tjiptardjo dan PPNS atas kaitan kasus pajak, Mulia berpandangan bahwa Komisi III harus berkoordinasi dengan Komisi XI. Surat itu, tentu menyinggung pimpinan dan anggota Komisi III. Tjatur menyatakan, Komisi III sudah melakukan prosedur sesuai tata tertib sebagaimana mestinya. “Su d a h a d a d i s p o s i s i dari Wakil Ketua DPR Anis Matta, yang dalam hal ini mengkoordinasi Komisi XI DPR. Sudah ada tembusan yang juga disampaikan ke Komisi XI. Jadi, beliau (Anis

dan komisi XI) udah oke (mengizinkan),” sebutnya. Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung menilai, alasan ketidakhadiran Tjiptardjo berdasarkan surat tersebut juga tidak logis. Surat undangan RDPU kepada Tjiptardjo dan PPNS sudah ditandatangani pimpinan DPR. Karena itu, undangan yang disampaikan Komisi III merupakan undangan DPR secara keseluruhan. ”Tidak perlu izin dengan Komisi segala,” kata Pram. Komisi III, kata Pram, harus segera memanggil ulang Tjiptardjo. Semua pihak yang diundang secara resmi oleh parlemen, wajib untuk memenuhi undangan itu. Kalau tidak, hal itu dapat dikenakan menghina parlemen.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengaku memang tidak mengizinkan bekas Dirjen Pajak Moch. Tjiptarjo untuk memenuhi undangan rapat dengan Komisi III DPR yang akan membahas mafia pajak. Agus mengatakan, setiap undangan yang disampaikan kepada pegawainya, harus dikoordinasikan dulu dengan Komisi XI DPR, yang merupakan mitra kerja kementrian keuangan. ”Kami dengan senang hati akan ikuti permintaan, tapi perlu ada kejelasan dari komisi yang menjadi mitra kemenkeu,” kata Agus. Sebagai pegawai kementrian keuangan, kata Agus, kehadiran Tjiptardjo di DPR juga harus mendapat izin darinya. (bay/sof)

Lurah Bisa Angkat Tenaga Honorer JAKARTA—Pemerintah memudahkan instansi di daerah dalam melakukan perekrutan tenaga honorer. Bahkan seorang lurah pun diperkenankan mengangkat tenaga honorer. Hal ini termaktub dalam Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara

Pontianak Post

(BKN ) Nomor 30 Tahun 2010. Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan mengatakan, turunnya peraturan Kepala BKN itu berkaitan dengan pengangkatan honorer. Sesuai Surat Edaran Menneg PAN&RB No 5 Tahun 2010, honorer adalah tenaga yang diangkat pejabat berwenang atau pejabat lain dalam pemerintahan. Namun pengangkatannya di bawah tahun 2005. Menurut Mangindaan, pejabat berwenang yang dimaksud dalam SE tersebut adalah pejabat yang ber wenang mengangkat tenaga honorer dan pejabat lain yang diberi delegasi wewenang untuk mengangkat tenaga honorer ses-

uai Peraturan Kepala BKN No 30 Tahun 2010. “Nah, kepala kelurahan termasuk di antaranya,” ujar Mangindaan pada Pontianak Post di Gedung DPR RI, Rabu (9/2). Ad apu n p e jabat ya ng dimaksud itu adalah pejabat pembina kepegawaian ( P P K ) , p e ja b a t d a e ra h, dan pejabat pusat. Pejabat d a e ra h m e l i pu t i s e kd a, kadis, kepala badan, sekretaris dewan, kepala kant o r, c a mat, k e p a l a u n i t p e l aya na n t e k n i s d a e rah, kepala sekolah negeri, kepala kelurahan dan pimpinan satker lainnya. Sedangkan pejabat pusat adalah sekjen, dirjen, irjen, kepala badan, kepala kantor wilayah, direktur, kepala biro, dan pimpro.

Mangindaan menegaskan, di lapangan banyak tenaga honorer yang bekerja di instansi pemerintah tetapi tidak diangkat oleh pejabat ber wenang dan penghasilannya tidak berasal dari APBN/APBD dan tidak sesuai PP 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Honorer menjadi CPNS. Ditambahkan Mangindaan, meski peraturan Kepala BKN itu baru dikeluarkan pada 2010 namun tetap berlaku untuk pengangkatan honorer kategori dua di bawah 2005. “Kalau kategori satu (honorer tertinggal dan tanpa tes) kan sudah selesai. Agar ketahuan apakah benar honorernya masuk kategori dua, maka dibuatkan peraturan siapa saja

sih pejabat lain yang berwenang mengangkat tenaga honorernya. Jika tidak diklasifikasikan, jumlahnya pasti membludak,” terangnya. Sedangkan Sekretar is Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tasdik Kinanto, menyatakan, pemerintah mengurangi jatah kursi tenaga honorer yang diangkat sebagai CPNS pada 2011. Jika sebelumnya pada pengangkaten yang dikhususkan untuk honorer kategori I (tertinggal dan tanpa tes) jatah kursinya mencapai 40 persen, kini untuk honorer kategori dua alokasi kursinya hanya 30 persen saja. (esy/ jpnn)

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Efrizan, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari Jawa Pos Group Kurniatama, Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: A Riyanto (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Thoriq (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Andi Chandra, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Wahy Ismir. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 25.000,- spot colour Rp 30.000,- full colour Rp 37.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


Pontianak Post

Pontianak bisnis

l

Kamis 10 Februari 2011

Lokomotif Kemajuan Ekonomi Kalbar

3

Alihkan Ekspor dari Mesir JAKARTA - Pelaku usaha mulai khawatir terhadap kelangsungan ekspor furniture ke Mesir yang sedang dilanda gejolak politik. Sebagai alternatif, mereka akan mengalihkan pasar Mesir ke negaranegara sekitarnya di kawasan Timur Tengah. Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) AmbarTjahyonomengatakan, negara yang bisa dijadikan tujuan pengalihan ekspor dari Mesir adalah Abu Dhabi dan Iran. “Produk furniture seperti gazebo dan rumah kayu banyak membanjiri

negara tersebut. Permintaan dari Timur Tengah memang selalu meningkat,” ungkapnya. Nilai ekspor furnitur dan kerajinan ke Mesir tahun lalu tercatat USD 3,922 juta atau naik tajam dibanding 2009 yang hanya USD 1,695 juta. Furnitur berbahan kayu memberikan kontribusi tertinggi, yakni 49,13 persen. Peringkat kedua ditempati furnitur rotan sebanyak 17,49 persen, diikuti furnitur logam 3,79 persen, furniture plastik 0,15 persen serta lain-lain 28,70 persen. “Pasar Mesir sebenarnya cukup potensial dengan kontribusi 6,06 persen

dari total sepuluh negara tujuan terbesar di Timur Tengah,” terangnya. Sementara Iran masih mencatat persentase 2,49 persen. Karena itu, ke depan mereka akan memaksimalkan pengiriman ke negara yang persentasenya kecil. Secara keseluruhan nilai ekspor ke pasar Timur Tengah pada 2010 lalu mencapai USD 64,681 juta. Sedangkan 2009 mencatat USD 53,998 juta, 2008 sebesar USD 82,408 juta dan 2007 USD 61,950 juta. Ekspor didominasi ke Arab Saudi sebesar 41,70 persen dan Turki 16,45 persen. (res/fat)

HARYADI/PONTIANAK POST

BONGKAR MUAT : Pelabuhan Seng Hie hingga ini masih eksis. Bongkar muat kebutuhan pokok

menjadi andalan. Tampak buruh mengangkut beras yang telah dibongkar dari kapal ke truk, kemarin (9/2).

Waspadai Kenaikan Harga Kedelai dan Minyak Goreng JAKARTA - Harga beras dan cabai diperkirakan akan mulai turun di Februari dan Maret mendatang, seiring dengan masuknya musim panen. Namun, akan terjadi ancaman kenaikan harga pada komponen inflasi dari volatile foods atau bahan makanan pokok lainnya. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengatakan, kedelai dan minyak goreng merupakan komoditas yangtengahdiawasipemerintah dalam upaya pengendalian inflasi. “Yang tadi agak direspons karena ada tren kenaikan harga di kedelai, nanti berimplikasi ke tahu tempe. Itu juga perlu kita lihat minyak goreng juga,” kata Rusman usai rapat koordinasi bidang pangan di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, kemarin.

Jika environment-nya mendukung, bisa terjadi deflasi. Kita terus melakukan kebijakan menjaga inflasi” Agus Martowardojo

Rusman mengatakan, untuk inflasi Februari, kalaupun akan terjadi deflasi akibat penurunan hargaberasdancabai,kisarannya akan tipis. “Kalau inflasi juga tipis,” kata Rusman. Menurut doktor jebolan IPB itu, inflasi Februari sudah pasti akan lebih rendah dibanding Januari. Menkeu Agus Martowardojo mengatakan, deflasi masih mungkinterjadidiFebruari.“Jika environment-nya mendukung, bisa terjadi deflasi. Kita terus melakukan kebijakan menjaga inflasi,” kata Agus. Badan Pusat Statistik (BPS)

mencatat inflasi Januari sebesar 0,89 persen (month to month/ mtm). Laju inflasi year on year (yoy) menembus 7,02 persen. Pemerintah menargetkan inflasi tahun ini 5,3 persen. Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurti mengatakan, kebutuhan kedelai di pasar dunia terus meningkat. Saat ini, kebutuhan kedelai di tanah air mencapai 1 juta ton per tahun. Sekitar 600-700 ribu diantaranya dipenuhi dari impor. Sedangkan Tiongkok akan mengimpor 55 juta ton per tahun. “Habis kita,” kata Bayu. Kedelai didatangkan dari negara-negara Amerika Selatan. “Ya Amerika sepanjang sanggupnya. Tapi kalau ada yang minta 55 juta ton, terus kita minta 500ributon,kitadilewatkansaja,” kata Bayu. Bayu mengatakan, saat ini harga eceran tempe sudah berada di kisaran Rp 8.500 per kilogram. “Kedelai sebagai bahan baku mungkin di kisaran Rp 5.000-6.000. Tergantung daerah,” kata Bayu. (sof)

Konsumen Lirik Aksesori Valentine PONTIANAK - Pedagang aksesori menjelang hari valentine,harikasihsayang14Februari menuai untung. Pasalnya, sekarang saja konsumen sudah banyak yang membeli valentine dan penjualannya pun bisa meningkat 50 persen, dibanding hari biasa. Informasi yang dihimpun Pontianak Post, bagi sebagian orang valentine adalah sebuah hari istimewa. Karena itu, untuk merayakan hari tersebut, tidak jarang sebagian orang menyisihkan penghasilannya untuk membeli aneka aksesori valentine yang akan diberikan pada orang yang disayang. “Memang setiap tahunnya, setiap perayaan valentine saya bisa tukaran kado dengan sahabat, keluarga atau pacar, makanyasekaranglagihuntingkado untuk orang-orang terdekat saat valentine nanti,” ujar Sinta saat

mengunjungi salah satu stand yang menjual aneka aksesori valentine di Ayani Megamal, kemarin (9/2). Tingginya antusias masyarakat untuk membeli aneka aksesori valentine itu, secara ti-dak langsung memberikan keuntungan tersendiri bagi para pedagang yang menjual aneka aksesori valentine. Salah satu penjual aksesori valentine di Ayani Megamal, Ida (28th) mengaku lazimnya menjelang perayaan valentine jumlah penjualan berbagai aksesori yang biasa dibutuhkan saat valentine memang cukup meningkat. “Kalau dibanding hari-hari biasa, jelang 14 Februari ini penjualan meningkat, bahkan mencapai 40 hingga 50 persen,” katanya kemarin (8/2) sembari melayani pelanggan yang melihat stand. Adapun jenis aksesori yang

dijual, seperti, kotak musik, lilin, aneka boneka unik, lampu hias, dan berbagai aksesori lainnya. Harga jual mulai dari Rp20 ribu hingga ratusan ribu rupiah. “Murah dan mahalnya barang yang dijual tergantung kualitas dan jenisnya,” kata dia. D i s i ng gu ng ap a ya ng dilakukannya agar dapat bersaing dengan pedagang yang menjual barang serupa menjelang valentine, kata Ida, pihaknya akan selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen dan menawarkan produk-produk yang berkualitas dengan harga yang terjangkau. ”Meski banyak toko yang menjual produk serupa, namun kami akan akan berusaha memberikan pelayanan dan kualitas produk terbaik sehingga konsumentidakmerasakecewa,” ujar dia. (ash)

Investasi Berjangka Diperketat JAKARTA - Perdagangan pasar berjangka dan komoditi di Indonesia belum menunjukkan kinerja menggembirakan. Bahkan, banyak keluhan dari nasabah yang merasa dirugikan. Karena itu, DPR pun segera merevisi Undang-undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi. Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartarto mengatakan, amandemen terhadap aturan undang-undang tersebut sangat diperlukan untuk mendorong kinerja perdagangan berjangka dan komoditi di Indonesia. “Poin penting lain, jangan sampai ada lagi nasabah yang dirugikankarenadiiming-imingi investasi berjangka, padahal nasabah belum tahu detil transaksinya. Karena itu, aturan akan diper-ketat,” ujarnya saat rapat dengar pendapat di Komisi VI DPR kemarin (9/2). Dalam rapat kemarin, Komisi VI mengundang Ketua Umum Asosiasi Pialang Berjangka Indonesia (APBI) I Gede Raka Tantra, Direktur PT Identrust Security Indonesia (ISI) Nur-

salam, perwakilan dari Ikatan PerusahaanPedagangBerjangka Indonesia (IP2BI), Dirut PT Bursa Efek Indonesia Ito Warsito, Dirut PT Kliring Penjamin Efek Indonesia Hoesen, dan perwakilan dari lembaga swadaya masyarakat LPHKI. Menurut Airlangga, berbeda dengan di luar negeri, perdagangan berjangka di Indonesia masih jauh dari menggembirakan. Pasalnya, porsi transaksi komoditi masih sangat kecil, hanya sekitar 5 persen. Sedangkan transaksi indeks derivatif seperti Hangseng (Hongkong), Nikkei (Jepang), dan beberap indeks lain lah yang justru dominan. “Transaksi indeks derivatif inilah yang sering membuat nasabah rugi,” katanya. Anggota Komisi VI DPR Tossy Aryanto mengatakan, pihaknya banyak menerima keluhan dari masyarakat tentang adanya broker-broker pialang berjangka yang justru menghabiskan dana investasi kliennya. “Kasihan masyarakat yang tidak tahu tentang hal ini,” ujarnya.

Ketua Umum Asosiasi Pialang Berjangka Indonesia (APBI) I Gede Raka Tantra mengakui, dahulu memang ada pialangpialang yang tidak bertanggung jawab dalam pengelolaan dana nasabah atau kliennya. “Misalnya, perusahaan pialang berjangka Graha Pinesa yang sekarang sudah ditutup. Dulu, tenaga marketing mereka merayu ibu-ibu yang suaminya terima uang pensiunan untuk berinvestasi. Kemudian, investasi itu dijalankan oleh marketing atau broker. Nah, dana miliaran Rupiah itu kemudian habis,” ceritanya. Menurut Gede, seharusnya klien atau nasabah sendiri lah yang melakukan transaksi. Namun karena kepandaian tenaga marketing, nasabah bisa memberikan kuasa kepada broker untuk menjalankan transaksi tanpa tahu detil transaksinya seperti apa. “Lha, broker dan marketing itu kan mendapat komisi berdasar banyaknya transaksi. Jadi mereka kurang prudent (hati-hati) sehingga dana nasabah bisa habis,” ujarnya. (owi)


cmyk

Pilkada Sambas

4

Pontianak Post

Kamis 10 Februari 2011

Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Sambas

Belum Berubah

P Darwin Muhammad 34.85 %

Juliarti 31.44 %

Prabasa 13.09 %

Tufitriandi 7.29 %

Pabali Musa 5.64 %

Hasanusi 4.27 %

Munawar M Saad 2.17 %

Bonevasius Boni 1.25 %

erolehan poling calon bupati Sambas, kemarin, belum terjadi perubahan. Darwin Muhammad masih memimpin sementara yang kemudian disusul Juliarti Djuhardi Alwi. Keduanya jauh meninggalkan calon lain. Di tempat ketiga, masih dihuni Prabasa Anantatur dengan 13,09 persen yang disusul Tufitriandi 7,29 persen. Pembaca Pontianak Post dapat mengirimkan poling untuk mendukung calon Bupati dan Wakil Bupati Sambas yang didukungnya.

Tentukan Nomor Urut Hari ini +

Siap Pimpin Demokrat Kalbar PONTIANAK – Pemili­ han pucuk pimpinan Partai Demokrat Kalbar semakin menghangat. Bupati yang juga Ketua DPC PD Bengkayang Suryadman Gidot, siap maju dalam pemilihan ketua partai berlambang mercy tersebut. Gidot menyatakan sudah melayangkan surat ke DPP PD, 1 Februari 2010 yang si­­fatnya pemberitahuan, bahwasanya dirinya akan maju menjadi calon Ketua PD Kalbar. Surat itu ditujukan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaning­ rum, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, dan nantinya juga ditembuskan ke DPC dan DPD hingga ke PAC. “Saya sudah berkomunikasi dengan tokoh-tokoh partai, pemegang surat mandat pertama kalinya partai ini dibentuk,

serta teman-teman DPC dan Ketua tegasnya, tidak ada lainnya. Karena sudah ber­ apa-apa tanpa ada dukungan komunikasi itu, teman-teman teman-teman di DPC dan banyak berharap DPD. “Saya berdan mendorong harap dengan seb e r s a ma -s a ma mangat kebersasia­papun kandimaan ini menjadi dat nanti sebagai modal saya maju ketua DPD Parsebagai salah satu tai Demokrat Kaalternatif temanlimantan Barat,” teman yang akan tegas Gidot, saat memilih nanti,” jumpa pers Rabu tegasnya. (9/2) malam di Gidot menje­ Pontianak. Gidot laskan, sudah badidampingi Wakil rang tentu setiap Suryadman Gidot Sekretaris DPD PD kader yang maju Kalbar, Tanto Yakobus, serta memiliki peluang yang sama. para pengurus partai tersebut. Baik itu dari segi kemampuan, “Saya juga sudah menyatakan pengalaman, serta lainnya secara tertulis maju sebagai relatif sama. “Apabila temancalon Ketua Partai Demokrat teman di DPC lihat saya punya Kalimantan Barat kepada kapasitas, mari dukung saya. DPP,” tambahnya. Kalau tidak, jangan. Karena Menurut dia, PD selalu semua ini demi kebesaran Parme­ngedepankan memban- tai Demokrat di Kalimantan gun semangat kebersamaan. Barat,” imbuh Gidot.(ody)

SAMBAS – Hari ini (Kamis), lima pasangan calon peserta Pilkada Sambas 2011 menentukan nomor urut. Penentuan nomor urut pasangan calon tersebut dilakukan dengan sistem undi. Semua pasangan calon yang telah dinyatakan lolos oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sambas hadir. “Cabut undi nomor urut ini dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kabupaten Sambas,” ujar Ketua KPU Sambas Suaib, kemarin. Berdasarkan Surat Keputusan KPU Sambas nomor 7 tahun 2011, lima pasang

se Kalbar, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda se-Kabupaten Sambas dan masingmasing tim sukses. Penentuan nomor urut tersebut, jelas Suaib, harus dilengkapi validasi nama dan foto pasangan calon. Hal ini dilakukan karena foto tersebut yang nantinya dijadikan dasar pembuatan surat suara. Suaib menyarankan semua pasangan menyediakan foto terbaik. “Jika ada pergantian foto kami harap segera disampaikan ke KPU. Karena nantinya itu yang akan dipajang dalam kertas suara,” jelasnya. Suaib mengimbau, semua

pasangan calon, tim sukses dan pendukung turut mendukung agenda penentuan nomor urut ini. Setelah selesai, peserta Pilkada dapat segera menyosialisasikan nomor yang disandangkanya kepada pen­d ukung. Dia juga meminta pasangan calon dan pendukung tidak mudah ter­provokasi kepada tindakan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan. “Mari kita sama-sama suk­seskan setiap proses atau tahapan Pilkada ini. Kita jadikan pesta demokrasi ini berjalan sukses dan lancar,” paparnya. (hen)

+

MAFIA KASUS:

Tedy Kroen/RM

Sejumlah pemuda berunjuk rasa, di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/2). Mereka meminta Presiden SBY memproses sesuai hukum pelaku suap dan mafia kasus.

Sudin-Kurniadi Tuntut Pleno Dibatalkan SAMBAS – Bakal Calon (Ba­ lon) Bupati dan Wakil Bupati Sambas M Sudin Asrin-Kurniadi kecewa terhadap Keputusan KPU Sambas nomor 7 tahun 2011 tentang penetapan calon peserta Pilkada Sambas 2011. Pasangan ini menganggap penetapan tersebut prematur, dan meminta pembatalan keputusan pleno tersebut karena dianggap cacat hukum. “Keputusan KPU Sambas prematur, kita minta verifikasi ulang dan keputusan hasil pleno dibatalkan. Karena dianggap tak memenuhi ketentuan berlaku, seperti tidak hadirnya Panwaslu dan tidak menandatangani hasil pleno,” ungkap Sudin kepada Pontianak Post, kemarin (9/2). Ia pun membeberkan kejanggalan dalam tahapan KPU. Kejanggalan yang harusnya diproses terlebih da­hulu oleh KPU Sambas, namun

+

bakal calon ditetapkan menjadi calon bupati dan wakil bupati. Yakni, Tufitriandi – Perden Firdaus, Juliarti Djuhardi Alwi – Pabali Musa, Munawar M Saad – Bonevasius Boni, Prabasa Anantatur – Hasanusi dan Darwin Muhammad – Darso. Empat dari jalur partai politik dan satu pasang dari jalur perseorangan, yaitu Munawar M Saad – Bonevasius Boni. Dijadwalkan pencabutan undi nomor urut peserta Pilkada Sambas ini pukul 10.00. KPU akan menghadirkan pasangan calon, Pengawas Pemilu (Panwaslu), muspida, Ketua dan Anggota KPU

keburu sirna dengan pleno yang digelar KPU Sambas pada 7 Februari 2011 lalu. Padahal menurutnya ma­ sih ada waktu sebelum pleno untuk KPU Sambas melakukan verifikasi yang cermat dan teliti. “ Suara kami anjlok. Bahkan sampai saat ini kami tidak menerima sepucuk surat dari KPU Sambas terhadap hasil pleno. Seharusnya KPU Sambas menebuskan hasil pleno karena mendaftarkan diri secara prosudural,” jelasnya. Hal lain yang dipaparkan Sudin, adanya sejumlah PPS tidak melakukan verifikasi terhadap suara dukungan masyarakat ke pasangan ini. “Suara kami anjlok, bahkan nihil alias hilang begitu saja karena PPS tak melakukan verifikasi. Bahkan tak ada penjelasan dari KPU Sambas selaku tim verifikator,” bebernya. Lucunya lagi, Panwaslu

baru mengetahui penetapan calon oleh KPU Sambas dari koran 8 Februari 2011. “Lucu sekali ini, kami merasa kecewa dan tak menerima hasil pleno,” katanya. Sebelum penetapan calon pasangan untuk pilkada, pihaknya telah menyampaikan keberatan terkait kejanggalan di lapangan. Namun tidak direspon KPU Sambas. “Saya sudah menghubungi KPU, dan disuruh membuat surat pernyataan keberatan ke Panwaslu dan ditembuskan ke KPU Sambas, tapi tak diproses. Malah KPU men­ dadak melakukan pleno penetapan calon,” ujarnya. Menanggapi ini, Ketua KPU Sambas Suaib mengatakan, semuanya dilaksanakan sesuai aturan. Dia menegaskan, di semua ketentuan penyelenggaraan Pilkada tidak ada mengatur harus menghadir-

kan pasangan calon dan Panwaslu dalam memverifikasi. “Kami tidak menemukan aturan itu, karena memang tidak diatur di ketentuan manapun,” tegasnya. “Begitu juga di Peraturan KPU nomor 13 tahun 2010. Tidak ada yang mengatur demikian,” timpalnya. Ketentuan yang ada, lanjut Suaib, KPU hanya menyampaikan hasilnya kepada Panawaslu dan pasangan calon. “Dan itu sudah dilakukan,” ujarnya. Berbeda dengan  M Sudin, Ketua DPRD Sambas Mas’ud Sulaiman mengapresiasi kinerja KPU. “Kami mengapresiasi KPU yang menyelenggaraan tahapan verifikasi sesuai aturan. Selamat juga kami sampaikan kepada pasangan calon yang lolos baik yang diusung oleh parpol maupun dari perseorangan,” ungkapnya. (hen/har) +

cmyk


Pontianak Post Kamis 10 Februari 2011

internasional

Tiga Bom Cabut 7 Nyawa

Tewas Akibat Bokong Maut WA S H I N G TON - Mimpi Claudia Adusei untuk memiliki bokong “maut” nan seksi musnah sudah. Bukannya tubuh ILUSTRASI aduhai yang didapat, perempuan 20 tahun itu malah harus meregang nyawa. Selasa pagi waktu setempat (8/2), mahasiswi asal Inggris itu bertemu maut setelah bokongnya disuntik silikon. Adusei tewas di Hampton Inn yang terletak di dekat Bandara Internasional Philadelphia. Dalam wawancara dengan NBC, salah seorang petugas hotel mengatakan bahwa gadis malang itu sempat dilarikan ke rumah sakit di Delaware County. “Tapi, nyawanya tak tertolong. Selasa pagi, dia dinyatakan meninggal,” kata petugas yang tidak disebutkan namanya itu seperti dikutip Agence France-Presse kemarin (9/2). Berdasar investigasi medis awal, Adusei tewas karena silikon yang disuntikan ke pantatnya itu mengganggu sistem pembuluh darahnya. Dalam hitungan jam, Adusei pun langsung terkulai lemas. Kinerja pembuluh darah yang tidak normal membuat suplai darah dan oksigen ke jantungnya terhenti. “Saat tiba di rumah sakit, jantun Adusei sudah tidak berfungsi,” kata petugas medis Delaware. Saat ini, Kepolisian Pennsylvania tengah memburu dua perempuan yang diduga kuat menyuntikkan silikon ke pantat Adusei. “Adusei tiba di Philadelphia bersama tiga orang teman yang semuanya perempuan. Salah seorang diantaranya juga menjalani prosedur yang sama dengan Adusei. Tapi, gadis tersebut disuntik silikon di bagian pinggang,” terang kepolisian dalam pernyataan tertulis. Konon, teman Adusei harus membayar sebesar USD 1.800 atau sekitar Rp 16 juta untuk memperindah pinggangnya. Tidak jelas, berapa ongkos yang harus dibayar Adusei untuk memperindah pantatnya. Sebelumnya, dua gadis yang sama-sama menjalani suntik silikon itu sudah datang ke Philadelphia pada November lalu. Tapi, ketika itu, keduanya hanya melakukan survei saja. (hep/dos)

5

AFP PHOTO/MARWAN IBRAHIM

KORBAN : Seorang korban dibawa dari lokasi bangunan yang rusak akibat bom yang meledak pada sebuah mobil di kota Kirkuk.

SULAIMANIYAH - Tiga ledakan bom mengguncang Kota Kirkuk, Iraq, dalam waktu hampir bersamaan kemarin (9/2). Sedikitnya tujuh orang tewas dan sekitar 80 yang lain terluka dalam ledakan yang terjadi di tiga lokasi berbeda itu. Kelompok militan Sunni Ansar Al-Islam disebut-sebut berada di balik tiga ledakan beruntun tersebut. Ledakan pertama terjadi di markas pasukan keamanan internal Kurdi yang dikenal loyal pada Partai Demokratik Kurdi (KDP), Asayish. Serangan bom bunuh diri yang pertama itu terjadi sekitar pukul 10.25 waktu setempat atau sekitar pukul 14.25 WIB. Dalam hitungan menit, dua bom kembali meledak hampir bersamaan, tidak jauh dari lokasi ledakan pertama. “Kami baru saja melewati mobil tempat bom ketiga disembunyikan. Jarak kami baru sekitar 40 meter,” kata Meriwan Salih, polisi yang menjadi korban ledakan, dalam wawancara dengan Associated Press. Ledakan yang cukup hebat itu sempat

membuat Salih terlontar ke udara. Akibatnya, salah satu tangan Salih patah. Serpihan logam yang diduga kuat berasal dari bom juga menancap di punggungnya. Menurut Brigjen (polisi) Sarhat Qadir, dua polisi tewas dalam tiga ledakan bom tersebut. Sedangkan, lima polisi dan delapan personel Asayish terluka. Kemarin, polisi langsung menyegel lokasi ledakan untuk keperluan penyelidikan. Mereka juga berusaha keras mengumpulkan barang bukti. Termasuk serpihan logam yang merupakan bagian dari bom dan bangkai mobil yang dipakai untuk menyembunyikan bom. “Kami yakin, kelompok teroris Ansar Al-Islam lah yang bertanggung jawab atas tiga ledakan ini,” kata Kepala Polisi Provinsi Kirkuk, Mayjen Jamal Taher Bakr kepada Agence France-Presse. Apalagi, pekan lalu, kelompok tersebut sempat melontarkan ancaman menarget seluruh warga Kirkuk. Berdasar ancaman itu, Bakr pun

mengimbau kepolisian untuk memfokuskan investigasi pada militan Sunni tersebut. Ledakan pertama di markas Asayish juga merusak mobil pickup milik Kepala Polisi Kirkuk, Mayjen Jamal Tahir. “Sepertinya, pelaku bom bunuh diri itu sengaja menabrakkan diri ke mobil saya,” ujarnya. Asap hitam pun langsung membubung ke angkasa. Warga Kirkuk panik. Apalagi, beberapa menit kemudian, ledakan kedua terjadi di dekat SPBU dan disusul ledakan ketiga di jalanan sekitar markas Asayish. Meski polisi yakin tiga bom itu ulah Ansar Al-Islam, kelompok militan Sunni itu tidak berkomentar. Kelompok yang dibentuk para militan veteran Perang Soviet 1980an itu berdiri pada 2001. Selama ini, mereka diyakni bersarang di sepanjang perbatasan Iraq-Iran. Sejak berdiri sekitar satu dekade lalu, Ansar Al-Islam sudah banyak melakukan serangan mematikan di Kirkuk yang kebetulan sangat majemuk. (hep/dos)


opini

6

Pontianak Post

l

Kamis 10 Februari 2011

Fisika Kuantum dan Mistisisme DALAM kolom Halo Publik terbitan 12-1-2011, Sdr. Loeni [mahasiswa STAIN Pontianak] menulis Zaman modern masih percaya dukun? Dituliskan, ”Di zaman sekarang, masih saja banyak orang yang mempercayai mitos berdukun dengan tujua untuk menyembuhkan penyakit, .... hal ini sangat disayangkan .....dan juga orang-orang yang berilmu tinggi juga suka mempercayai hal semacam ini. Sungguh memprihatinkan!” Tulisan ini menarik untuk ditanggapi karena secara implisit banyak orang yang sependapat. Pengetahuan yang dimiliki oleh sebagian besar manusia hingga sekarang ini diperoleh dan dibangun serta dipertanggungjawabkan dalam tradisi ilmiah. Pikiran manusia diarahkan kepada sebuah ruang berdimensi tiga-sebuah dunia yang terjangkau pancaindera. Dalam ruang ini, pada suatu waktu terjadi sesuatu. Sesuatu ini ditelaah secara ilmiah. Dalam fisika, sesuatu itu adalah partikel bermassa yang bergerak. Kejadian itu dianalisis dengan

hukum kausalitas, hukum sebabakibat. Asumsi dari hukum ini berbunyi ’setiap kejadian itu selalu mempunyai penyebabnya.’ Sebab dan akibat dapat dipisahkan dan dapat diamati. Dengan pemikiran yang deterministik, ditariklah kesimpulan yang berbentuk ”Jika A maka B”. Kesimpulan seperti ini [diharapkan] dapat diberlakukan secara umum. Karena itu, kebenaran yang diperoleh adalah kebenaran tunggal. Pengetahuan yang diperolehnya disebut pengetahuan rasional. Fisika klasik, yang mencapai puncaknya sekitar abad ke-1718, mengembangkan tradisi ilmiah seperti ini hingga menghasilkan mekanika newton yang sangat berjaya pada masa itu. Semua fenomena alam semesta direduksi menjadi gerak titik-titik materi dalam ruang. Tuhan diposisikan sebagai pencipta materi, energi, dan hukum alam yang digunakan untuk menata alam semesta. Fisikawan bertugas menemukan dan mengekspresikan hukum alam itu baik dalam representasi verbal

maupun representasi matematis. Jika terjadi ’kekacauan’, Tuhan berfungsi sebagai ’tukang servis’yang memperbaikinya. Mereka memerlukan Allah dalam rangka ’menambal’ lubang-libang yang belum mampu diberi penjelasan yang memadai oleh sains. Hal ini tentu saja menimbulkan banyak pergolakan pemikiran, bahkan sempat ditolak sebagai cara argumentasi yang sah. Kerangka berpikir ilmiah seperti ini berkerja dengan baik dalam ruang berdimensi tiga, dalam dunia yang terjangkau pancaindera. Tentu, dalam prateknya, juga digunakan jasa teknologi baik yang sederhana maupun yang canggih. Untuk menjaga objektivitasnya, pengamat berada di luar objeknya. Pikiran bertugas mengukur, membedakan, membagi, memilah dan membandingkan entitas objek yang ditelaah. Perkembangan fisika pada abad ke-19 menjangkau dunia atom dan diteruskan ke dunia subatom, sebuah dunia yang tidak terjangku oleh pancaindera. Dalam jelajah di ’dunia atom

oleh Oleh : Leo Sutrisno

dan subatom’ selain partikel dan energi juga muncul variabel medan. Ruang tidak lagi dalam tiga dimensi tetapi dalam empat dimensi, yang dikenal dengan istilah ’ruang dan waktu’. Pada titik ini orang yang berusaha memvisualisasikan menjadi kerepotan karena bukan ruang yang biasa digambarkan. Fisika berkembang dari elektromagnetisme, elektrodinamika, teori relativitas, fisika atom menuju ke fisika kuantum beserta ranting-rantingnya. Kalau dalam fisika klasik, untuk setiap pertanyaan alam semesta menyediakan jawabannya [yang tunggal], di dalam fisika kuantum alam semesta menyajikan paradoks-paradoksnya-sesuatu yang tampak bertentangan. Paradoks-paradoks itu sudah mulai muncul ketika kita ingin mendeskripsikan cahaya. Para fisikawan menemukan cahaya yang memiliki sifat-sifat gelombang: dapat dipantulkan,

dibiaskan, diinterferensikan, dihamburkan serta dipolarisasikan. Tetapi, cara merambatnya tidak seperti gelombang bunyi atau gelombang air. Dalam gelombang bunyi atau gelombang air yang merambat adalah usikannya. Partikel yang dilewati gelombang hanya bergetar. Di dalam kejadian yang lain, efek fotolistrik misalnya, cahaya menunjukkan sifat-sifat sebagai partikel. Sungguh sulit diterima dengan akal. Para fisikawan, pada suatu waktu menemukan bahwa atom dapat dipecah-pecah sehingga diperoleh partikel-partikel elementer. Dalam setiap atom terdapat inti yang masif berada di pusatnya dan elektron yang mengorbit mengelilingi inti. Baik inti maupun elektron berukuran amat sangat kecil dibandingkan dengan ukuran sebuah atom yang disusunnya. Dengan kata lain, sebagian besar ruang dalam sebuah atom adalah kosong. Tetapi, mengapa manusia yang tersusun dari sepuluh pangkat 24 atom ini bersifat masif sehingga tidak dapat menembus

dinding? Sungguh sulit diterima oleh akal! Pengetahuan yang dibangun para mistiskus juga demikian, penuh dengan paradoks-paradoks. Penuh dengan ‘pertentangan-pertentangan’ yang sulit diterima oleh akal. Misalnya, mengeluarkan benda-benda tertentu dari tubuh seseorang tanpa melalui proses pembedahan seperti yang dilakukan para dokter. Orang melewati bara api tempurung dengan kaki telanjang tanpa menderita luka bakar. Orang sufi menggunakan bunyi panjang vokal ’a’, ’i’, dan ’u’ untuk laku pengobatannya. Dan, berhasil. Sungguh sulit diterima oleh akal. Telaah yang lebih mendalam tentang apa yang dilakukan para fisikawan kuantum dan para mistikus akan menemukan hal-hal yang paralel. Untuk mencapai tingkat ahli keduaduanya memerlukan latihan yang panjang dan ketat. Keduanya, dalam memahami dunia mengembangkan kesadaran holografik. Mereka menyatukan diri dengan objeknya. Mereka

dan objeknya membentuk hologram relalita. Sehingga, apa yang dipikirkan dan dirasakannya sama dengan yang dipikirkan dan dirasakan oleh objeknya. Seperti sebuah gambar hologram, masing-masing bagian menggambarkan keseluruhan secara utuh. Pembaca dapat membayangkan fenomena DNA, dalam inti dari inti terkandung seluruh sifat yang empunya. Dengan kesadaran holografis inilah para fisikawan kuantum dan para sufi menapaki jalan yang beriringan, jalan-jalan terbuka menuju Allah-Sang Pencipta. Mereka sama-sama menyelami dunia batin alam semesta yang penuh dengan hal-hal yang sangat sulit dipahami lewat nalar yang diposisikan di luar objek. Bagi mereka yang akan memahami cara kerja dan hasil kerja para fisikawan kuantum dan para mistikus harus menyatukan diri dengan alam semesta itu sendiri. Mereka harus juga memiliki dan mengembangkan kesadaran holografisnya. Semoga!

Dari Gus Dur Untuk Indonesia SIAPA yang tak kenal mendiang Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Ya… ia adalah mantan Presiden RI yang ke empat, seorang tokoh cendekiawan muslim dari kalangan NU yang terkenal, mantan ketua PB-NU, penulis yang jempolan, sekaligus kalau boleh kita katakan sebagai seorang kyai humoris yang pilih tanding. Di era kepemimpinannya sebagai seorang presiden, Gus Dur terkenal dengan pernyataanpernyataannya yang kontroversial, yang bikin bingung semua orang. Te r l e p a s d a r i s e g a l a kekurangannya, karena walau bagaimanapun ia adalah manusia juga, bagi saya Gus Dur adalah salah satu inspirator sejati bagi Negeri ini. Nama besar yang bahkan telah diakui seluruh dunia. Rasanya tidak aneh kalau kita pun meng-amin-inya. Lepas dari kontroversi yang menyelimuti perjalanan hidup Gus Dur, dia tetaplah orang besar. Besar cita-citanya, besar ide dan gagasannya, besar pula kecintaannya terhadap Tanah Air. Indonesia adalah Bhineka

Tunggal Ika. Gus Dur adalah sosok yang meyakini Bhineka Tunggal Ika hingga ke sumsum tulangnya. Gus Dur yang dikenal sebagai bapak pluralisme sekaligus bapak bangsa telah menunjukkan secara jelas dan tepat bahwa nilai agung Bhineka Tunggal Ika takkan ada artinya sama sekali dalam kehidupan masyarakat jika masyarakat tidak bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan seharihari.   Perayaan Imlek dan Peran Gus Dur Sudah tidak dapat dipungkiri, bahwa meriahnya perayaan Imlek di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran Gus Dur yang amat menyadari keberagaman yang ada. Gus Dur adalah orang yang pertama mencabut Intruksi Presiden (Inpres) No 14/1967. Inpres yang dikeluarkan oleh Soeharto ketika awal berkuasa pada tahun 1967 itu melarang kaum Tionghoa merayakan pesta agama dan adat istiadat di depan umum dan hanya boleh dilakukan di lingkungan keluarga. Karena Inpres

tersebut, selama masa Orde Baru, aktivitas kaum Tionghoa seolah-olah dibatasi, tidak hanya dalam merayakan pesta agama tetapi juga partisipasi politik kelompok ini ditekan selama pemerintahan Soeharto. Tak heran kalau jarang sekali kaum Tionghoa yang bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) apalagi menjadi anggota parlemen, atau menduduki jabatan tinggi di pemerintahan seperti menjadi bupati, gubernur dan menteri di kabinet. Gus Dur mencabut larangan inpres itu karena dianggap diskriminatif, padahal perlembagaan negara UUD 1945 menjamin perlindungan semua warga. Kalau yang lain bisa ke masjid, gereja, atau ke makam untuk ziarah, kenapa orang Tionghoa tidak boleh ke kelenteng? demikian alasan Gus Dur. Setelah Gus Dur mencabut inpres tersebut, Megawati presiden selanjutnya mengeluarkan Keppres No 19/2002 yang isinya menjadikan Imlek sebagai hari libur nasional. Inisiatif Gus Dur mencabut inpres tersebut telah mem-

oleh Oleh : Syamsul Kurniawan

buka jalan persamaan hak bagi warga Tionghoa untuk tidak ragu merayakan hari besarnya dan juga secara bebas terjun ke politik. Pasca reformasi, tercatat beberapa tokoh Tionghoa berkibar di ranah politik Indonesia. Sebut saja diantaranya Kwik Kian Gie yang menjadi Menteri pada Kabinet Gus Dur, begitu juga Alvin Lie yang menjadi anggota parlemen dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Mari Elka Pangestu yang sekarang menjadi Menteri pada pemerintahan Yudhoyono. Begitu juga di tingkat lo-

kal, banyak etnis Tionghoa yang bisa menjadi pejabat di daerah. Sebut saja Basuki Tjahaja Purnama yang menjadi bupati Bangka dan Bapak Christiandy Sanjaya menjabat sebagai wakil gubernur Kalimantan Barat. Inilah tentunya berkah dari terbukanya kran demokratisasi di Indonesia dan jasa Gus Dur sebagai bapak pluralisme. Tentu saja usaha Gus Dur membela kaum minoritas di Indonesia seperti kaum Tionghoa perlu diapresiasi.   Jujur dalam ber-Indonesia Mendiang KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sering meminta agar Indonesia jujur dalam ber-Indonesia. Ungkapan tersebut dinilai sebagai sindiran terhadap bangsa Indonesia yang belum sepenuhnya mengakui keberagaman yang ada. “Indonesia sangat plural, multibangsa, multietnik dan multiagama”. Kebijakan-kebijakan mendiang Gus Dur memang mengindikasikan bahwa Gus Dur menginginkan semua etnis yang hidup di negeri ini bisa saling menghormati

satu sama lain. Saling berkolaborasi dalam hal apa pun serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa tanpa memandang etnis dan agama. Gus Dur membuka paradigma baru dengan menerobos tembok-tembok pemikiran lama. Ia membuka ruang dialog di antara (umat) agama. Ia ingin setiap orang diperlakukan setara dalam hukum, tanpa membedabedakan warna kulit, etnik, agama/ ideologinya. Gus Dur menghargai mereka sebagai sesama manusia dan sesama warga negara. Gus Dur ingin membangun Indonesia baru yang damai tanpa prasangka dan bebas dari kebencian. Untuk itu, masa lalu yang kejam, kelam, serta tidak toleran harus diputus. Partisipasi masyarakat mesti dibangun, yang lemah tidak ditinggalkan. Dengan kesetiakawanan yang luas dan menyeluruh itu kita baru bisa membangun Indonesia yang kuat. Oleh karena itu dibutuhkan kesadaran sejarah bahwa kita tercipta dan hidup di alam multikultur. Subkultur dan subetnis di Indonesia merupakan penjelmaan dari

tali-temali kebangsaan yang saling merajut membentuk permadani. Dia tidak boleh dilihat sebagai pernak-pernik yang terpisah satu sama lain. Itulah esensi multikulturalisme yang telah ditancapkan oleh Gus Dur. Kegiatan tahun baru Imlek bagi kaum Tionghoa, sangat tepat sebagai bahan kontemplasi bagi bangsa kita untuk melihat kembali catatan yang mewarnai perjalanan hidup dimasa lalu. Melalui upaya pembenahan terhadap apa yang telah kita perbuat agar lebih baik di masa mendatang. Sangat tepat bila kita menggunakan kesempatan ini untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidup dengan bercermin pada nilainilai dan semangat “anti rasisme” dalam kehidupan beragama dan bernegara. Sehingga tercipta spirit “anti rasisme” dalam membangun peradaban bangsa. Mari bersama membangun Indonesia! * *) Penulis, Alumni Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Surat Pembaca

Jangan Samakan Gayus dengan Bouazizi Sosok Gayus Halomoan Tambunan menjadi idola perbincangan dari gelandangan, pengamen jalanan, penjual sayur terlebih masyarakat menengah ke atas umumnya, mungkin ungkapan itu tidak berlebihan dikarenakan sosok tersebut berhasil membuat geram seluruh rakyat Indonesia, bahkan ada seorang penggemarnya yang berhasil mempopulerkan lagu untuk dirinya (Andaikan Aku Menjadi Gayus). Keberhasilannya dirinya dalam ‘mengharumkan’ nama Institusi Perpajakan dalam perkancahan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme menunjukkan betapa bobroknya aparatur pemerintahan dan mudahnya hukum untuk dipermainkan. Tidak kalah terkenalnya Gayus di Indonesia, ada pula

seorang tukang sayur bernama Bouazizi di Tunisia, yang memicu kemarahan rakyat atas sang penguasa. Dia masih muda, usianya 26 tahun. Lelaki itu nekat membakar diri setelah aksi tuntutan keadilannya di kantor gubernur atas barang dagangannya yang disita polisi di kota Sidi Bouzid pada 17 Desember 2010 tidak didengarkan oleh wakilwakil rakyat disana. Sampailah Bouazizi akhirnya meninggal pada 4 Januari 2011, walaupun sempat menerima perawatan medis di Rumah Sakit. Peristiwa itu lalu menyentak warga Tunisia. Bouazizi seperti menjadi juru bicara tragis bagi nasib mereka. Di tengah krisis pangan, pengangguran membekap Tunisia. Harga kebutuhan pokok, seperti roti,

gandum dan gula, melejit tak terbeli. Rakyat pun murka. Demonstrasi meledak, dan kemarahan meluas ke sekujur negeri. Situasi tersebut menjatuhkan Ben Ali sebagai kepala pemerintahan yang tak lagi dipercaya rakyat dan menjadi pengecut dengan diam-diam kabur ke Arab Saudi bersama keluarganya. Kedua sosok tersebut memiliki peranan masing-masing

Kecewa, SPBU Dahulukan Pengantri Dirigen Saya sangat prihatin dengan kondisi SPBU di kota Pemangkat yang ditengah BBM jenis bensin yang langka, mereka masih tetap saja mendahulukan antrian jerigen dan drum. Mereka seakan tak menghiraukan antrian masyarakat yang mengantri untuk mengisi bensin kendaraan bermotornya. Kasihan kami masyarakat, yang harus berebutan dengan pengantri dirigen. Apalagi kami harus cepat-cepatan, mengingat bensin sering habis sebelum siang hari. Bahkan paling lama jam 10 pagi, bensin sudah tidak tersedia lagi di SPBU. Makanya saya kecewa sekali,

kenapa harus pengantri dirigen dan drum yang didahulukan? Apa karena pihak SPBU mendapatkan keuntungan dari mereka? Karena setahu saya, bukan rahasia lagi kalau pihak SPBU mendapatkan keuntungan dari situ, dimana kalau mengisi jerigen 35 liter diisi 34 liter, tetapi tetap bayar 35 liter. Sedangkan untuk drum dipotong 5 liter. Kekecewaan ini pernah saya lontarkan kepada pihakpihak terkait, khususnya

aparat kepolisian untuk proaktif bertindak. Memang mereka ada menjaga di lokasi SPBU, namun sepertinya mereka diam saja, tidak melakukan tindakan yang berarti. Mohonlah kiranya aparat penegak hukum untuk bertindak & jangan hanya diam saja. Jangan sampai kekecewaan konsumen berlarut-larut tanpa mendapatkan solusi yang pasti. Karena kami pun sama-sama berhak mendapatkan bensin yang sama, dengan harga yang normal juga. Bukan seperti sekarang, yang saking langkanya, harga bensin di ecerannya bisa mencapai hingga Rp 8.000,Irwan Triputra di Pemangkat.

untuk sejarah KKN, apakah bisa disamakan antara kebobrokan petugas pemerintahan seperti Gayus dengan aksi heroik Bouazizi yang ingin menegakkan keadilan? Tentu saja tidak, Bouazizi seorang pedagang sayur ini hanyalah sebagai korban dimana ketidakadilan yang tidak memihaknya, sementara pemerintah tutup mata dengan kemiskinan, kesengsaraan rakyat. Apa jadinya jika KKN menjadi perhiasan setiap individu manusia? Apakah setelah itu Hukum akan berarti dan mampu menjadi tameng dan belati bagi yang teraniaya? Seharusnya pemerintah Indonesia mampu belajar dan bercemin dari tindakan heroik Bouazizi, tindakan heroisme sejatinya dapat dilakukan oleh

para penegak hukum untuk kasus Gayus yang menyentuh KKN, dan menjadi perlawanan keras karena dalam sistem birokrasi KKN akan berpengaruh terhadap pelayanan publik dan transparansi pembangunan. Moment yang ditunggutunggu oleh rakyat Indonesia saat ini ialah para aparatur pemerintahan dan penegak hukum mampu bertindak heroic. Dan tentu saja bukan menjadi “heroik kesiangan” atau “ada heroik di balik batu”, melainkan adanya kesadaran yang dimulai dari diri sendiri akan penegakan keadilan demi menciptakan Bangsa besar yang kita akui ini bersih dari perhiasan kehancuran (KKN). Maya Dwi Ranti di Pontianak.

Cargo Pos yang ‘Mendam’ Saya ingin menyuarakan kekecewaan pada pelayanan Cargo Pos. Saya order barang tanggal 6 Januari dari pulau Jawa. Saat dikonfirmasi pengiriman paket dengan menggunakan cargo pos, mereka menjanjikan dalam waktu 2 minggu paket sudah sampai. Namun ternyata sampai 3 minggu, paket saya tak kunjung datang juga. Saya kontak ke pengirim dan mereka cek ke Pos, yang bilang bahwa alasan cuaca yang tidak bersahabat. Lalu saya cek lagi setelah masuk satu bulan, dan kontak ke pengirimnya, yang kemudian memberitahu bahwa paket itu sudah diterima di Kantor Pos Pontianak, tanggal 1 Februari 2011. Anehnya kok paket saya tidak diantar-antar ke rumah? Terus terang saya sangat kecewa pelayanan cargo Pos, sehingga saya

memutuskan untuk mengambil sendiri paket tersebut ke Kantor Pos di Jalan Rahadi Usman Pontianak. Ketika saya tanyakan kenapa lama mengantarnya, hingga sampai paket itu mendam seminggu lamanya di kantor pos, karyawan berdalih dengan banyak alasan, salah satunya adalah karena paket yang banyak dan bertumpuk sehingga belum bisa diantar. Loh bukannya seharusnya tugas cargo pos memang demikian adanya? Saya sebagai konsumen pastinya hanya tahu bahwa barang dikirim sesuai dengan jadwal yang telah dijanjikan. Mohon kiranya Kantor Pos bisa membenahi lagi kinerjanya, agar tak ada lagi yang kecewa dengan pelayanan cargonya, seperti saya, terima kasih. Noviar Jln. Karya Baru Pontianak.

Jalan di Serdam Mohon perhatian kepada Bupati KKR cq Kadis PU KKR. Pasca pengerjaan jalan semen di Serdam kondisinya sangat jelek, terkesan asal-asalan dan sekarang membahayakan pengendara karena banyak lubang. Terlebih pada saat turun hujan bagaikan sungai tak berair, pokoknya mengecewakan warga sekitar. Keluhan kami ini mohon kiranya dapat ditindaklanjuti. Ingat janji Bapak kepada rakyat. (085820049653)

memasang rambu-rambu anak sekolah, rumah ibadah dan zebra cross di jalur tersebut. (085249970505)

Jalan Manis Mata

Lalin Pasar Selakau Mohon rambu-rambu jalan, khususya di sekitar SDN 1 sampai dengan Selakau Pasar sangat ramai di pagi hari. Padahal jalur tersebut ada dua buah SD yakni SDN 1 dan SDN 2 Selakau. Sekitar jalur tersebut sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Salah satu murid di SDN 2 bahkan menjadi korban meninggal akibat ditabrak sepeda motor. Mohon perhatian kepada Kapolres dan Dinas Perhubungan Sambas untuk

Kapan jalan antar kecamatan Manis Mata hingga kecamatan Air Upas, kabupaten Ketapang, Kalbar akan diperbaiki pemerintah? (Marterinus, 085740943624)


ANEKA

Pontianak Post l Kamis 10 Februari 2011

Jangan Terjadi di Kalbar

Pembakar Gereja Dibekuk Sambungan dari halaman 1

dengan memberikan informasi yang tepat dan berimbang dalam rangka membantu penyidik. Menurut Kapolda, kini situasi di Temanggung berangsur normal kembali sehingga aktivitas di kota itu bisa berjalan dengan baik. ’’Untuk menormalkan situasi, kami masih menempatkan petugas dibantu personel TNI di daerah rawan terkait peristiwa kerusuhan kemarin (Selasa),’’ katanya. Dipaparkan Edward, kerusuhan di Temanggung Selasa lalu (8/2) terjadi karena ketidakpuasan kelompok masyarakat terhadap vonis majelis hakim terhadap terdakwa penistaan agama. Kapolda menilai, peradilan kemarin berjalan sesuai dengan ketentuan perundangan. Pasal 155 huruf a dan pasal 156 huruf b tentang penodaan agama dengan tuntutan maksimal lima tahun dan majelis hakim juga memvonis lima tahun. Ketua DPP Gerakan Pemuda Ansor Nusron Wahid mengatakan, polisi tidak serius mengantisipasi kerusuhan yang terjadi. Alasannya, mereka mempunyai polsek di tingkat kecamatan dan babinkam (badan pembinaan keamanan) di tingkat desa yang seharusnya dapat mendeteksi dan kemudian mengatisipasi kerusuhan besar itu meledak. Dia juga menyebutkan, seperti ada pembiaran oleh polisi, yaitu pada titik ketika gelombang aksi itu akan terjadi tidak dicegah. Selain itu, negara dalam hal ini pemerintah pusat seharusnya bersikap tegas dalam mengantisipasi kejadian tersebut. Pemerintah melalui aparat penegak hukum harus berani menciduk para pelaku dan menghukum seberat-beratnya. ’’Baru saja terjadi kerusuhan di Pandeglang, Banten, sudah terulang lagi. Ini terjadi karena negara tidak tegas. Kalau menyalahkan rakyat, sejak dulu masyarakat memang sudah goblok. Harus negara yang tegas. Negara gagal dalam hal ini,’’ ungkapnya. Untuk para pelaku kerusuhan, dia menyebutkan bukan umat, tetapi berandal. Secara terpisah, terkait penyerangan jamaah Ahmadiyah, polisi terus melakukan pemeriksaan untuk mencari buktibukti terkait di Desa Umbulan, Pandeglang. Sejumlah anggota tim forensik tampak mengadukaduk sisa-sisa barang yang dibakar warga. Seorang polisi yang lain mencari sidik jari di sebuah gelas stainless steel yang tergeletak di tanah.

’’Investigasi masih berlangsung. Biarkan saja semua berjalan sesuai dengan aturan. Polisi sedang bekerja untuk menyingkap kebenaran yang terjadi di lapangan,’’ ujar Wakapolda Banten Nandang Jumantara di Polsek Cikeusik, Pandeglang, Banten, kemarin. Pihaknya menyatakan belum bisa membuat kesimpulan terlebih dahulu karena masih mengumpulkan bukti-bukti. Sebelumnya polisi telah memeriksa delapan orang terkait penyerangan terhadap jamaah Ahmadiyah itu. Dua di antara delapan orang itu terindikasi kuat terlibat bentrokan di Desa Umbulan. Saat ini pun polisi mencari siapa saja yang terlibat. ’’Tentu masih kami cari siapa yang menyebabkan (bentrokan) itu,’’  tegasnya. Dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Wakapolda menyebut inisial dua orang itu adalah U dan A. namun, dia menolak mengungkapkan dari kubu mana yang dijadikan tersangka. Saat ini tersangka tengah menjalani pemeriksaan di Polres Pandeglang. ’’Dari rekaman video itu aja jelas terlihat, tapi biarkan polisi bekerja dulu,’’ ujarnya. Sementara itu, warga Desa Umbulan kembali beraktivitas seperti semula pascainsiden berdarah pada Minggu lalu. Mereka juga tidak lagi khawatir dengan kedatangan orang-orang asing di desanya. Maklum, ratusan aparat TNI dan Polri berjagajaga di setiap sudut desa itu. Tiga mobil water gun juga masih terparkir di jalanan depan Polsek Cikeusik. Penyebaran Ahmadiyah Dilarang Pemerintah mengisyaratkan akan melarang penyebaran ajaran Ahmadiyah di Indonesia. Kebijakan tegas itu diambil agar tidak ada penistaan terhadap ajaran Islam di tanah air. Juga, mencegah kekerasan kembali terjadi. Keputusan tersebut merupakan hasil pertemuan tertutup antara Menteri Agama Suryadharma Ali, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo, Jaksa Agung Basrief Arief, dan Menkum HAM Patrialis Akbar di Kantor Menag, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, kemarin (9/2). ’’Jika Ahmadiyah masih menyebarkan ajarannya, akan kami tindak. Begitu pula jika ada warga yang melakukan kekerasan kepada anggota JAI (Jemaat Ahmadiyah Indonesia),’’ ujar Suryadharma. Dia menuturkan, pemerin-

Sambungan dari halaman 1

tah memiliki beberapa dasar untuk bertindak tegas terhadap Ahmadiyah. Pertama, fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahwa ajaran Ahmadiyah adalah sesat. Fatwa MUI itu menjadi rujukan bagi pemerintah untuk menentukan layak atau tidaknya ajaran Ahmadiyah disebarkan di Indonesia. ’’Fatwa MUI adalah referensi untuk mengambil keputusan secara permanen,’’ ujarnya. Dasar kedua adalah surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri tentang Ahmadiyah yang disusun pada 2008. Dalam SKB itu, pemerintah meminta penganut Ahmadiyah meninggalkan ajaran yang bertentangan dengan ajaran Islam. Suryadharma menyatakan, ajaran Ahmadiyah yang mengaku Islam, namun mereka memiliki kitab dan nabi sendiri, adalah bentuk penodaan terhadap ajaran Islam. ’’Sangat jelas, dalam Islam, Alquran adalah kitab suci dan tidak boleh diubah-ubah, sedangkan Muhammad adalah nabi terakhir,’’ tegasnya. Pemerintah juga mempertimbangkan penolakan mayoritas masyarakat terhadap ajaran Ahmadiyah. Menurut Suryadharma, penolakan itu adalah masukan untuk mengambil tindakan tegas. Saat ini, opsi larangan resmi masih dikaji secara lintas kementerian. Setelah pembahasan rampung, hasilnya segera dirilis kepada publik. ’’Masih dimatangkan,’’ ungkapnya. Walaupun opsi pelarangan menguat, dia mengatakan masih ada sejumlah hal lain yang juga dipertimbangkan. Yakni, menjadikan Ahmadiyah sebagai agama baru yang tersendiri dan terpisah dari Islam. Jika menerima usul itu, berarti Ahmadiyah harus menanggalkan atribut-atribut dalam ajaran Islam seperti kitab suci Alquran, masjid, dan tidak menganggap ada Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir. Pilihan lain, Ahmadiyah kembali ke ajaran Islam sesuai Alquran dan hadis. Opsi lain, Ahmadiyah dibiarkan berkembang di Indonesia karena ada yang menganggap hal tersebut sebagai bagian dari hak asasi manusia. ’’Tapi, pertanyaannya, apakah Ahmadiyah mau meninggalkan identitas agama yang selama ini dianutnya? Karena itu, semua kini sedang dipertimbangkan,’’ katanya. Menkum HAM Patrialis Akbar menuturkan, pelarangan Ahmadiyah belum bisa dimatangkan dalam pertemuan tersebut. Pemerintah, kata dia,

terus mencari solusi yang terbaik untuk menghindarkan konflik. Dia menyatakan, pemerintah juga akan melibatkan unsur Ahmadiyah saat mengambil keputusan sehingga nanti tidak bersifat sepihak. ’’Ini kan konflik mulai zaman kuda gigit besi. Kalau opsi pembubaran, itu kan wartawan lebih pintar menyimpulkan,’’ ujarnya. SBY Target Kapolri Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengecam aksi kekerasan bernuansa SARA di Pandeglang, Banten, dan Temanggung. Karena itu, dia meminta Kapolri Jenderal Timur Pradopo segera mengungkap pelaku di balik kekerasan tersebut. ”Kapolri dan aparat penegak hukum lain harus berani membuka siapa pelaku aksi kekerasan untuk diberi sanksi setimpal,” tegas SBY saat puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2011 di Aula Utama El Tari, Kupang, NTT, kemarin (9/2). Di hadapan ratusan wartawan dan petinggi media massa seNusantara kemarin, Presiden SBY mengutuk keras aksi memalukan itu. Apalagi, sehari sebelumnya, SBY menabuh Gong Perdamaian Nusantara di Kota Kupang. ”Pun, kelompokkelompok yang menjadi dalang aksi tersebut harus dibubarkan. Itu jangan dianggap biasa-biasa. Harus ada solusi. Aparat, carilah jalan yang benar,” tegas SBY kemarin. Selain itu, SBY berpesan kepada para kepala daerah untuk selalu mengawasi wilayah masing-masing sehingga aksiaksi kekerasan bisa dihindarkan. Sebab, menurut dia, merekalah yang paling tahu kondisi daerah masing-masing. Kerja sama dengan aparat keamanan juga harus intensif. SBY mengatakan, tidak ada alasan terlambat dan lalai dalam antisipasi aksi kekerasan. ”Semua harus all-out. Segera dan cepat tanggap, tentunya sesuai dengan hukum serta undang-undang dan harus demokratis,” papar presiden. SBY juga mengingatkan, dalam aksi-aksi kekerasan, satu nyawa pun sangat berharga sehingga harus diselamatkan. Tidak boleh melihat latar belakang suku, agama, dan aliran politik. Kepada pemuka agama, SBY meminta ada imbauan kepada umat agar tidak mudah terprovokasi kepentingan orang per orang atau kelompok serta tidak memperbolehkan main hakim sendiri. (zul/c5/iro/wir/zah/ vie/jpnn/c4/rdl/sam)

Setahun 2.555 Pasangan Berpisah, Perempuan Dominan ... Sambungan dari halaman 1

mengatakan tangisan dan cekcok mulut sudah biasa terjadi di kantornya. Beberapa pasangan yang menjalani proses cerai tidak dapat menahan emosi, sehingga mereka berteriak-teriak di hadapan orang lain. ”Kalau yang menangis di sini sudah biasa terlihat. Tetapi biasanya sebelumnya kami upayakan mediasi terlebih dulu,” ujar Hasbi, kemarin. Pasangan yang bercerai di Kota Pontianak cukup banyak dalam setahun. Pada 2010, pengadilan tersebut menangani perkara cerai talak 215 pasangan dan cerai gugat sebanyak 592 pasang. Sebagian besar yang bercerai berusia 25 sampai 40 tahun, dengan usia perkawinan dibawah 10 tahun. ”Cerai gugat itu artinya perempuan yang menggugat. Kalau cerai talak yakni disebabkan lelaki yang menjatuhkan talak,” jelasnya. Penyebab perceraian paling banyak adalah ketidakharmon-

isan yakni 374 perkara. Sisanya disebabkan faktor ekonomi 94 perkara, tidak adanya tanggungjawab 96 perkara, gangguan pihak ketiga 44 perkara, dan sisanya disebabkan faktor lain seperti kekerasan dalam rumah tangga. ”Dari jumlah tersebut, 75 pasangan mencabut gugatannya,” jelas Hasbi. Menurut Hasbi, perceraian dapat dihindari jika pasangan yang berumah tangga saling terbuka. Mereka tetap menjalin komunikasi dengan lancar apapun kondisinya. ”Kalau komunikasi tidak lancar, itu yang bisa menimbulkan perselisihan dan pertengkaran,” katanya. Pengadilan Agama Kelas IA Kota Pontianak menangani perkara perceraian paling banyak. ”Kemudian diikuti PA Sambas. Perkara paling sedikit ditangani PA Putussibau,” ujar Panitera Muda Hukum Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Suharti di ruang kerjanya, kemarin. Suharti menjelaskan Pengadilan Tinggi Agama Pontianak membawahi delapan

pengadilan agama, yakni PA Kota Pontianak, PA Sambas, PA Bengkayang, PA Sintang, PA Ketapang, PA Mempawah, PA Sanggau, dan PA Putussibau. Data perkara perceraian dari seluruh PA tersebut, kasus perceraian di Kalbar cenderung meningkat. Pada 2009, cerai talak sebanyak 547 perkara, sedangkan cerai gugat 1.624 perkara. Penyebab paling banyak adalah ketidakharmonisan dalam rumah tangga yakni sebanyak 1.438 perkara. Sisanya faktor ekonomi sebanyak 149 perkara, tidak ada tanggungjawab 289 perkara, gangguan pihak ketiga 201 perkara, poligami tak sehat 15 perkara. Sedangkan sisanya disebabkan karena cemburu, cacat biologis, kekejaman jasmani, dihukum, dan politis. Pada 2010, perkara perceraian meningkat menjadi 2.375 perkara. Penyebab paling banyak tetap ketidakharmonisan dalam rumah tangga 1.422 perkara. Diikuti tidak ada tanggungjawab 338 perkara, faktor ekonomi

233 perkara, gangguan pihak ketiga 242 perkara, cemburu 47 perkara, poligami tidak sehat dan krisis akhlak masing-masing 33 perkara, dan sisanya disebabkan hal lainnya. ”Data perkara pada 2010 ini baru diputus dan belum berkekuatan hukum tetap. Tetapi biasanya jarang ada yang rujuk,” kata Suharti. Tak hanya di Kalbar, secara keseluruhan tingkat perceraian di Indonesia di level mengkhawatirkan. Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama Prof. Nasaruddin Umar mengatakan tahun ini, jumlah pasangan yang melakukan perceraian mencapai 200 ribu orang dari sekitar 2 juta perkawinan. Artinya, hampir 10 persen rumah tangga mengalami permasalahan yang berujung pada perceraian. Bila tidak segera diatasi, besar kemungkinan masalah perceraian ini akan mengancam berlangsungnya kehidupan sosial masyarakat di Tanah Air.**

Lihat Suamiku Dikeroyok, Korban Ada yang Ditombak Sambungan dari halaman 1

sejak anak-anaknya masih kecil,’’ cerita Badriyah yang rumahnya hanya berjarak tiga rumah dari rumah Suparman. Meski Matori dikenal sebagai penganut Ahmadiyah, warga tak pernah mengusik dia, apalagi mengganggu. ’’Bagi kami, asal tidak mengumpulkan orang atau membuat pengajian sendiri, kami tidak akan mengganggu,’’ kata Badriyah, yang diamini beberapa warga lainnya, saat mengobrol dengan Pontianak Post kemarin (8/2). Ketika kemarin Pontianak Post mendatangi rumah Matori, suasananya sepi. Sejak pembantaian berdarah yang merenggut empat nyawa jamaah Ahmadiyah itu, semua anggota keluarga Matori menghilang bak ditelan bumi.

’’Saya pun hingga sekarang tidak tahu ke mana bapak saya pergi. Saya juga tidak tahu ke mana suami saya berada sejak penyerangan itu,’’ tutur Nayati. Perempuan 35 tahun itu adalah adik kandung Suparman. Sehari-harinya dia tinggal di rumah Matori bersama suaminya, Udin, 25. Rumah Matori hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumah Suparman. Udin adalah suami ketiga Nayati. Dari tiga suami tersebut, Nayati dikaruniai empat anak. ’’Saya sudah mencari suami saya (Udin) ke mana-mana, tapi nggak ketemu. Kata polisi, saya disuruh ke rumah sakit Serang. Tapi, itu kan jauh. Butuh perjalanan setengah hari. Sementara saya nggak punya duit,’’ ujar Nayati memelas. Ada kabar dari tetangganya bahwa

7

suami Nayati telah meninggal. Tetapi, dia tidak percaya karena polisi menyatakan tidak menemukan jasad suaminya. Hingga kini, dikabarkan bahwa empat jamaah Ahmadiyah tewas dalam tragedi berdarah tersebut. Dua orang di antara mereka adalah saudara kandung Suparman. Suparman adalah sulung di antara delapan bersaudara. Nayati berharap, suaminya masih hidup. ’’Waktu kejadian saya sempat melihat dari jauh suami saya dipukuli, disabet celurit, hingga kena pipi dan mukanya. Masya Allah!!!’’ ujarnya lirih. Tidak hanya disayat-sayat dengan pedang, banyak juga jamaah Ahmadiyah yang ditimpuk dengan batu meskipun sudah terkapar di tanah. Sementara anggota Ahmadiyah lain yang lari tunggang lang-

gang lewat belakang rumah terus dikejar hingga persawahan. ’’Saya lihat ada yang ditombak,’’ ujarnya, masih dengan nada lirih. Nayati yang tidak tega menyaksikan pembunuhan atas keluarga dan anggota jamaah Ahmadiyah lainnya itu lantas melarikan diri masuk ke rumah bapaknya. Untung, warga yang sedang marah tidak melanjutkan aksinya ke rumah bapaknya itu. Nayati dan anggota keluarga Matori yang lain hanya bisa melihat kerusuhan di rumah Suparman dari balik kaca. Setelah polisi datang dengan personel lebih banyak, Matori, istri, dan saudara-saudara Nayati yang lain meninggalkan rumah. Nayati saat itu tidak bisa pergi karena harus mencari anaknya yang paling kecil, Lina, 8. (*)

“Kalau kita melakukan ajaran agama kita, tapi melakukan pendiskreditan agama orang lain, tentu agama orang lain akan marah. Peristiwa itu (Temenggung dan Ahmadiyah) muncul harus dilihat sebab akibatnya,” kata Haitami menjawab Pontianak Post, Rabu (9/2). “Apapun alasanya, saya tidak setuju kalau mengedepankan kekerasan. Dan, semua pihak harus menjaga, agar tindakan yang kita lakukan jangan sampai memancing orang lain berbuat tindakan. Kita minta pelaku ditindak tegas. Kita tidak membenarkan, kalau lakukan kekerasan. Baik Temenggung maupun Pandeglang,” tambah Haitami. Dia meminta agar hukum tidak hanya menyelesaikan yang terjadi saat ini saja. Tapi, juga menyelidiki apa sebab akibatnya. “Suatu penyebabnya harus diteliti, kenapa orang bisa melakukan demikian,” ungkap Haitami. Dia berharap, tokoh-tokoh agama yang terhimpun di FKUB Kalbar, memahami dua peristiwa yang terjadi tersebut.

Haitami juga mengimba seluruh tokoh agama, jika terdapat halhal yang kurang mengganjal agar dapat dikomunikasikan dengan baik. “Jika ada tindakan yang tidak patut yang terjadi dan mengganggu kerukunan, harus kita komunikasikan,” jelas Haitami. Peristiwa tersebut jangan sampai dibawa-bawa di Kalbar yang sudah kondusif ini. Dan tidak hanya itu, peristiwa tersebut kata Haitami, juga mesti menjadi pelajar bagi seluruh masyarakat Kalbar. Apalagi, di Kalbar ini terdiri dari multi etnis, multi agama. “Banyak juga masalah yang terkait agama di Kalbar ini. Tapi, jika ada masalah, kita selesaikan dengan baik di tingkat tokoh agama. Langkah ini sudah sangat bagus,” kata Haitami. Ia mengungkapkan, peran menjaga kerukunan bukan hanya FKUB saja. Tokoh-tokoh agama yang tidak tersebutkan namanya di media massa, menurut Haitami, juga sudah seringkali melakukan tindakan menjaga kerukunan beragama di Kalbar ini. “Semua masyarakat berperan. Hal itu sangat saya hargai. Tidak ada satu institusi

pun yang boleh klaim (termasuk FKUB Kalbar) hanya dia yang memelihara kerukunan. Saya memberikan apresiasi untuk kerukunan di Kalbar yang selalu terjaga,” ungkap Haitami. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah asal Kalbar Erma Suryani Ranik juga menyesalkan kasus perusakan gereja di Temanggung Selasa (8/2) itu. Dia menekankan, harusnya proses hukum dihormati. “Saya menyesalkan perusakan gereja yang terjadi di Temanggung.   Pelaku penistaan sedang diproses hukum di Pengadilan Negeri Temanggung dan dituntut cukup lama yakni lima tahun. Seharusnya semua masyarakat menghormati proses hukum ini,” tegas Erma kepada Pontianak Post, kemarin. Erma juga mengapresiasi tindakan tegas dari kepolisian dan TNI dalam menindaklanjuti kasus ini. Erma juga meminta kepada semua umat kristen dan katolik di Kalbar, untuk tenang dan tidak usah terpancing, terprovokasi dengan isu-isi yang berseliweran lewat SMS. “Percayakan kepada pihak kepolisian dan keamanan dalam menangani kasus ini,” tuntas Erma. (ody/mnk)

Lagi, Lima Ribu Ayam Mati Sambungan dari halaman 1

sedangkan lainnya masih ditanggulangi dengan menyemprotkan desinfektan. “Selanjutnya, ayam-ayam yang positif flu burung akan dimusnahkan. Hanya saja yang menjadi persoalan banyak masyarakat tidak mengetahui masalah flu burung ini. Sehingga ada ayam mati yang dibuang di parit atau laut. Karenanya kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat, peternak termasuk kepala desa tentang cara penanggulangan dan memusnahkan ternak yang benar,” jelasnya. Terkait ganti rugi ternak, Buntaran mengaku masih menunggu kebijakan dari Bupati Pontianak. Beberapa waktu lalu pemkab mewacanakan ganti rugi tersebut. Namun, sampai saat ini belum ada pemberitahuan resmi dari bupati. “Masalah ganti rugi ternak merupakan kebijakan kepala daerah. Kami sudah menyampaikan data dan laporan terkait virus flu burung ini. Bupati masih melakukan pengkajian terkait aturan dan mekanisme ganti rugi tersebut,” tuturnya. Bahkan, imbuhnya, beberapa waktu lalu bupati telah menyampaikan kepada media terkait wacana ganti rugi ternak. Namun, pihaknya tetap membuatkan berita acara pemusnahan hewan milik masyarakat yang dinyatakan positif flu burung. “Mudah-mudahan wacana ganti rugi ternak yang

terserang flu burung tersebut mendapatkan persetujuan semua pihak termasuk DPRD. Yang pasti, ayam yang positif flu burung kami data dan buatkan berita acara pemusnahannya. Untuk sementara kami melakukan penyemprotan desinfektan secara massal. Kami juga memberikan secara gratis desinfektan kepada masyarakat,” bebernya. Dilain pihak, Anggota DPRD Kabupaten Pontianak, Suherman Khouw mengaku mendapatan laporan dari beberapa peternak. Para peternak mempertanyakan masalah kepastian ganti rugi dari pemerintah daerah atas pemusnahan ternak yang dinyatakan positif flu burung. “Beberapa peternak mempertanyakan kepastian ganti rugi dari pemerintah daerah. Ganti rugi itu untuk mengurangi kerugian peternak atas kematian ayam miliknya. Peternak mengaku sudah merugi hingga ratuan juta,” kata Suherman. Lebih dari itu, menurut Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Pontianak ini, peternak mengaku siap melakukan pemusnahan asalkan ada kepastian ganti rugi. Karenanya, Suherman mendesak pemerintah secepatnya mengambil kebijakan dan keputusan terkait ganti rugi tersebut. Jika terlalu lama, dikhawatirkan kasus flu burung semakin menyebar di masyarakat. “Yang kita khawatir apabila pemerintah terlalu lama menetapkan masalah ganti rugi tersebut, maka peternak

yang ayamnya positif flu burung justru memaksakan diri menjual ternaknya secara diam-diam kepada masyarakat untuk mengurangi kerugian. Jika seperti itu, maka permasalahan ini semakin rumit dan penyebaran flu burung semakin meluas,” pendapatnya. Sementara itu, RSUD Dr Rubini Mempawah Senin (7/2) dini hari mendapatkan salah satu pasiennya yang diduga menderita flu burung. Pasien tersebut bernama Anesius, 27 warga Kecamatan Menjalin Kabupaten Landak. Hasil diagnosa menunjukan pasien diduga kuat diserang virus H5N1. “Hasil diagnosa yang dilakukan, pasien menderita sesak pernafasan, panas tinggi dan ciri lainnya yang mengarah kepada flu burung. Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kami memutuskan untuk secepatnya merujuk pasien ke RS Dr Soedarso Pontianak,” kata Dirut RSUD Dr Rubini Mempawah, Hartati Budiarsih. “Namun, setelah dilakukan diagnosa oleh pihak RS Soedarso Pontianak, ternyata pasien tersebut hanya menderita radang paru-paru saja. Saat ini pasien masih menjalani perawatan di RS Soedarso,” imbuhnya. Hartati mengaku sejauh ini, pihaknya belum dapat melakukan perawatan dan penanganan terhadap pasien flu burung. Sebab, RSUD Dr Rubini Mempawah tidak dilengkapi dengan fasilitas yang menunjang untuk penanganan pasien flu burung. (ham)

Bangunan Sisa Kebakaran Ambruk Sambungan dari halaman 1

Keempatnya mengalami cedera. Bahkan pada kejadian Rabu (9/2) siang itu, korban sempat diisukan tewas. Tim SAR datang membantu mencari korban. Masyarakat makin ramai membuat aparat kepolisian sempat melepaskan dua kali tembakan untuk membubarkan massa. Informasi yang dihimpun Pontianak Post, keempat korban yaitu Buang(16), Tono (14), Leni (13), dan Aa, (4). Buang mengalami luka kepala dan bahu. Tono luka di bagian leher, bahu dan kaki. Leni mengalami luka pada bagian dada dan Aa luka di bahu. Saksi mata, Aji (18) menuturkan jarakya cukup dekat dengan keempat korban sebelum bangunan ambruk. Dengan korban, ia masih terhitung kerabat. Tapi, ketika bangunan ambruk, Aji sempat menyelamatkan diri. Berbeda dengan kerabatnya. Gagal menghindar. Maka mereka (korban,red) mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Namun nyawa keempatnya bisa tertolong. Sesama pemulung yang menolong. Tanpa terkecuali Aji. ”Mereka (korban,red) langsung dibawa pulang usai diselamatkan,” kata warga Pontianak Barat ini. M. Yusuf (30) pedagang ayam di Jalan Batang hari mengatakan bangunan ambruk ketika warga sedang ramai mengumpulkan barang bekas di lokas kebakaran. Dan yang ambruk merupakan pondasi lantai II salah satu blok. Ambruknya pondasi diikuti dengan robohnya dinding hingga membuat tidak sedikit

warga terperangkap dalam reruntuhan. Ambruknya bangunan sempat memunculkan informasi simpang siur. Dengan menyebut ada warga terbenam dan tidak terselamatkan. Hingga membuat warga bergotong royong membongkar sisa reruntuhan bangunan. Mencari korban berdasar informasi yang bergulir di lokasi. Bahkan pukul 13.30 rombongan tim SAR ikut turun tangan. Mendatangi lokasi ikut membongkar runtuhan ruko. Hasil kerja tim SAR, tidak menemukan korban yang terbenam. Seperti informasi yang digulirkan pemulung. Sedang saksi lain, Yanto (35), warga Panglima Aim, mengatakan sempat menyelamatkan korban. “Saya ada menyelamatkan dua orang pria. Yang satu berusia diperkirakan usianya 20 tahun. Dia   mengalami luka kepala dan punggung. Serta seorang anak berusia empat tahun mengalami luka lecet dipipi. Tapi saya tidak tahu nama keduanya,” kata Yanto. Dan, Yanto sanksi bila jumlah korban hanya empat orang. Serta yakin jika kedua korban yang ia selamatkan diluar hitungan Aji. Ketika bangunan ambruk, lanjut Yanto, dirinya sedang istirahat sehabis mencari barang bekas. Sedang Rahmat (34), warga kampong Beting, menuturkan, ada melihat lima orang yang menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan. Dari kelima orang itu, terpantau olehnya, seorang ibu bersama

anaknya yang diperkirakan berusia sembilan tahun keluar dari lokasi reruntuhan dengan kondisi luka. Para pemulung yang menjadi korban runtuhan bangunan kebanyakan memilih langsung pulang. Hingga polisi kesulitan mengidentifikasi para korban. Hingga berita dilansir belum ada kabar mengenai korban jiwa. Runtuhnya beton ruko kebakaran mengundang ramianya masyarakat yang ingin mendekati lokasi. Membludaknya jumlah warga sempat membuat aparat kepolisian kewalahan melakukan pengamanan. Bahkan aparat kepolisian terpaksa melepaskan dua tembakan peringatan ke udara agar massa segera membubarkan diri dan menjauhi lokasi. Usai diberikan peringatan secara berangsur warga mulai patuh terhadap imbauan aparat kepolisian. Sementara penyebab runtuhnya bangunan masih diselidiki secara mendalam oleh polisi. Dengan melakukan olah TKP di lokasi bangunan yang runtuh. Secara terpisah, Kasat Reskrim Polresta Pontianak Komisaris Puji Prayitno mengatakan pihaknya masih terus mengumpulkan data. Menyangkut runtuhnya ruko di salah satu blok maupun jumlah korban. Berdasar data sementara, lanjut dia, korban reruntuhan sebanyak empat orang. Namun tidak menutup kemungkinan jumlah korban adalah lebih. “Data yang ada baru empat orang. Namun diduga lebih. Kini anggota sedang mengumpulkan data. Serta belum ada laporan korban jiwa,” kata dia. (stm)


Pontianak Post

8

SELEBRITAS

Titi Sjuman

Kamis 10 Februari 2011

SOSOK

Mainkan Peran Antagonis TITI Sjuman, 29, mendapatkan peran antagonis di film terbarunya yang berjudul Rindu Purnama. Dalam peran itu Titi memainkan karakter Monik, perempuan dari keluarga kaya yang sangat membenci anak kecil. Itu peran antagonis pertama yang dimainkan Titi. Ketika ditemui di FX Cone, FX Plaza, Selasa malam (8/2), Titi mengungkapkan bahwa perannya di film yang disutradarai Mathias Muchus itu sangat berbeda dari perannya sebelum-sebelumnya. ”Biasanya di film saya yang ditindas.

Pontianak Post

Apresiasi Pers

Sekarang malah saya yang menindas,” kata istri penggebuk drum Aksan Sjuman itu. Menjadi perempuan dari keluarga kaya dan menggunakan kekuasaannya untuk mendapatkan keinginan bukanlah karakter pribadi Titi. ”Ternyata susah banget ya main jadi orang jahat. Padahal, kalau melihat di sinetron, sepertinya gampang,” lanjutnya. Saat syuting pun peraih penghargaan aktris terbaik Festival Film Indonesia 2009 itu sering berdiskusi dengan Mathias Muchus. Terutama mengenai cara agar akting yang keluar tidak berlebihan. (jan/c13/tia)

WAKIL Ketua DPRD Kota Pontianak Arif Joni Prasetyo merasa manfaat dan kemajuan yang sudah ditunjukkan pers nasiona l ke p a d a masyarakat sudah cukup Arif Joni P banyak. “Peran-peran yang sudah dilakukan oleh pers sangat membantu perkem-

bangan harkat dan martabat Negara Indonesia,” tegas Sekretaris DPW PKS Kalbar ini, menyikapi Hari Pers Nasional, Rabu (9/2). Lewat pers, sambungnya, programprogram pemerintah terkait dengan kesejahteraan masyarakat mampu disampaikan kepada publik dengan berimbang. Kontrol sosial yang dilakukan pers terhadap pejabat negara dirasakan mampu meningkatkan kembali kinerja dan juga kejujuran bagi pejabat negara dalam menjalankan amanah yang telah diberikan oleh rakyat.

Arif menegaskan, semua prestasi yang sudah diperoleh oleh pers semestinya perlu mendapat apresiasi positif.  Pers memiliki juga punya peran edukasi yang berkarakter. Jadi setiap kebebasan pers punya visi pers yang berkarakter. Kebebasan pers yang berkarakter yang bercirikan budaya bangsa. “Perbaikan masyarakat terutama dalam hal moral-spiritual menjadi tanggungjawab semua warga negara,” katanya. Karena itu, setiap informasi yang disampaiakan ke publik secara jujur sesuai dengan faktanya.(zan/r)

Orangutan Kalbar Terancam Punah

kebhinekaan

Bubarkan Ormas Radikal

PONTIANAK—Populasi orangutan di Desa Senunuk, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat harus diselamatkan. WWF - Indonesia Program Kalbar menggelar kampanye perlindungan orangutan. Selain melibatkan para pihak terkait, organisasi ini juga menggunakan media film sebagai sarana berkampanye. Selain menghibur, warga juga dapat menyerap pesan yang disampaikan lewat media film. Warga antusias ke rumah adat Betang, tempat film dokumenter berjudul The Story of Rimba diputar. Karya sinematografi ini dibuat oleh Wanamedia Lestari Foundation, Borneo Orangutan Survival Foundation, dan GMM Film. Pemutaran film dokumenter berdurasi 27 menit itu menjadi mula dari kampanye perlindungan orangutan oleh WWF-Indonesia Program Kalbar 6-8 Februari 2011. Harapannya, timbul kesadartahuan para pihak akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Kampanye perlindungan orangutan ini bertitik tolak dari keberadaan spesies kunci di Kalbar yang kian memprihatinkan. Kelangsungan hidup dua sub-spesies yang menghuni Pulau Kalimantan, yakni pongo pygmaeus pygmaeus dan pongo pygmaeus wurmbii terancam. Satwa yang menjadi primata besar satu-satunya di Asia ini, bahkan terancam di habitatnya sendiri. Koordinator Komunikasi Program Kalbar WWFIndonesia, Syahirsah menyebut, populasi orangutan di Kalbar tersebar di kantong-kantong habitat dengan populasi yang bervariasi. Di kawasan Taman Nasional Betung Kerihun, populasinya diperkirakan antara 1.330 – 2.000 individu. Sedangkan di Taman Nasional Danau Sentarum ada 500 individu, dan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya diperkirakan 175 individu. Sementara di kawasan Taman Nasional Gunung Palung yang menjadi habitat orangutan jenis Pongo pygmaeus-wurmbii populasinya diperkirakan mencapai 2.500 individu dan Bukit Rongga serta Parai berkisar 1.000 individu.

KETUA DPP Partai PDI-Perjuangan (PDI-P) Puan Maharani meminta pembantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melaksanakan keinginan baik SBY untuk membubarkan sekaligus melarang organisasi massa (ormas) yang terindikasi telah mengusik kebhinekaan bangsa Indonesia. “Presiden telah mengeluarkan perintah kepada Puan Maharani penegak hukum, agar dicarikan jalan yang sah untuk dilakukan pembubaran dan pelarangan ormas yang melakukan penyerangan terhadap jemaat Ahmadiyah di Banten, dan pembakaran rumah ibadah dan fasilitas umum di Temanggung, Jawa Tengah,” kata Puan Maharani, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Rabu (9/2). Perintah yang dikeluarkan SBY saat memberikan sambutan pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2011 di Kupang, Nusa Tenggara Timur itu, kata Puan, hendaknya dilaksanakan dengan baik oleh para pembatunya di kabinet. Jangan seperti yang sudah berlalu, dimana berbagai instruksi Presiden SBY yang dinilai baik untuk bangsa dan negara ini hanya dijadikan wacana dan retorika oleh pembantunya. “Jangan seperti yang lalu, apapun instruksi presiden dijadikan wacana dan retorika oleh para menterinya sementara presiden sendiri lebih banyak lupa mengevaluasi pelaksanaan dari instruksinya itu,” harap Puan, yang juga anggota Komisi VI DPR itu.(fas/jpnn)

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

VALENTINE: Penjaga outlet tengah merapikan barang yang dijual untuk menyambut Valentine di Megamall kemarin. Menjelang perayaan valentine, banyak toko yang menjual pernak-pernik untuk hadiah.

“Di Cagar Alam Gunung Nyiut dan Muara Kendawangan juga habitat orangutan. Tapi belum ada data jumlah populasi di sana,” kata Syahirsah di Pontianak, Rabu (9/2). Menurutnya, penurunan populasi dan kualitas habitat orangutan itu diperkirakan terus terjadi seiring berjalannya proses pembangunan,

termasuk pembangunan perkebunan melalui konversi hutan alam yang menjadi habitat orangutan. “Distribusi populasi orangutan yang terbesar ada pada tipe hutan dataran rendah di Kalimantan dan Sumatera, termasuk hutan rawa,” kata Syahirsah. Tipe hutan ini, jelasnya, meru-

pakan kawasan yang memiliki tekanan tinggi terutama untuk dikembangkan sebagai kawasan budidaya, baik budidaya pertanian, perkebunan dengan status Areal Penggunaan Lain, maupun budidaya kehutanan dengan status Hutan Produksi atau Hutan Produksi Terbatas. (*/r)

Putra-putri Tionghoa Kalbar 2011

Mereka Siap Berikan yang Terbaik

PONTIANAK – Peserta pemilihan Putra-putri Tionghoa Kalbar 2011 yang digelar panitia Imlek dan Cap Go Meh MABT Kalbar, kian percaya diri untuk bisa menjadi serta memberikan yang terbaik. Kali ini empat peserta lagi menyatakan siap berkompetisi. Clarrisa Alrizkia Yachmans alias Ica misalnya. Dara kelahiran 5 Oktober 1994 ini sudah mempersiapkan segalanya. Baik kostum, penampilan catwalk, serta wawasan soal budaya Tionghoa. “Untuk wawasan saya banyak membaca buku-buku tentang

hingga penampilan nanti. Saya juga banyak membaca buku tentang budaya Tionghoa di Kalbar dan referensi lain lewat internet. Ya, insya Allah yakin. Soal semua sudah siap, tinggal nampil,” kata Noval. Ia adalah pelajar kelas XII IPS SMA 4 Pontianak. Tinggi 170 cm dan berat 55 kg. Noval menyukai modelling. Prestasinya, juara II Pemuda Expresi, juara III Busana Muslim, juara III Duta Anti Narkoba, best catwalk di Santika Hotel, serta best catwalk Duta Hiva AIDS. “Guru dan teman-teman sekolah mendukung. Hari Jum’at nanti kumpulkan kupon. Satu orang berjanji sumbang empat kupon. Kalau saya menang, akan berusaha berikan yang terbaik,” kata pria kelahiran Pontianak 15 November 1993 ini. Berikutnya, Fidalia Jayadinata, kelahiran Pontianak 12 Juni 1990. Ia seorang mahasiswa Fakultas Hukum Untan. Ia juga guru les privat semua mata pelajaran. Ia pernah menjadi juara II umum SMA Gembala Baik. Selain itu ia juga juara I Yel-yel Youth Camp.

Fida memiliki tinggi 162 cm dan berat 50 kg. Hoby menari, membaca, modelling. Motivasinya ikut, karena tertarik tentang perkembangan budaya Tionghoa. “Saya ingin mengembangkan, menjaga kalau bsia ditingkatkan lagi. Caranya lewat lomba ini membenahi diri setelah itu baru ke lapangan. Ini juga untuk mengembangkan potensi,” katanya. Yohanes Lim, kelahiran Pontianak 24 Juni 1994 dengan tinggi 172 cm, juga siap. Prestasinya, juara II pidato mandarin (HYQ) Kalbar 2010 tingkat SMA dan Juara II pidato politik dan persatuan bangsa Untang 2010. Ia berstatus pelajar SMA IBC Pontianak. “Motivasi saya ingin kembangkan budaya Kalbar, khususnya Tionghoa. Di Kalbar ini etnis Tionghoanya terbesar, selain di Medan. Banyak kunjungan wisatawan ke Pontianak dan Singkawang ketika ada even-even budaya Tionghoa. “Saya ingin lebih memperkenalkan lagi kepada saudara kita di luar dan Kalbar,” katanya.(ody)

Gunting disini

Timbul Mudjadi / PONTIANAK POST

SIAP TAMPIL: Peserta Putra Putri Tionghoa Kalbar 2011 dari kiri ke kanan: Noval, Fida, koordinator panitia Nofita, Ica, dan Yohanes. Mereka berempat siap tampil maksimal dalam ajang pemilihan nanti.

Aneka Budaya Tionghoa Kalbar,” kata Ica, kemarin. Ica berstatus pelajar kelas XII IPA 1 SMA 8 Pontianak. Tinggi 167 cm dan berat badan 48 kg. Berbagai prestasi sudah ia raih. Misalnya, best catwalk pesta bola, juara II curvanomic busana tiga etnis, juara III from model to icon seleksi Kota Pontianak, serta terakhir juara I Duta HIV AIDS. Ia gemar membaca buku, modelling, nari, dancing modern. “Insya Allah Ica yakin menang. Kalau kalah tidak masalah. Menang tidak boleh sombong. Tujuannya adalah agar dapat memperkenalkan dan mempromosikan budaya etnis Tionghoa di Kalbar hingga nasional agar tidak ada lagi diskrimniasi,” katanya didampingi Novita dan Harianto Bambang Koordinator Panitia. Begitu juga dengan Noval Arga Saputra. Jika menang ia ingin mempromosikan budaya tionghoa. Misalnya permainan naga, barongsai, dan kue keranjang. “Saya juga ingin mendalami pengetahuan. Saya sudah siap semua, dari pakaian

Pemilihan Putra Putri Tionghoa Favorit Pemilihan Putra Putri Tionghoa Favorit digelar dalam rangka memeriahkan Imlek dan Cap Go Meh 2011. Pembaca Pontianak Post diberikan kesempatan ikut menentukan peserta favorit. Caranya: Kirimkan guntingan kupon ini ke: Sekretariat Panitia Imlek dan CGM MABT Kalbar 2011 di Jalan Sungai Raya Dalam II, depan RS Soedarso, Komplek Taman Mutiara Alam (masuk dari samping Apotek Arwana) Blok C nomor 7 atau: ke Gedung Graha Pena Pontianak Post Jalan Gajah Mada 2-4. Nama yang didukung : …………………………............……… Alasan : …………………………………............. ............................................................

Nama - nama Peserta Pemilihan Putra Putri Tionghoa Favorit

Amelia Putri Dewanti SMA Muhammadyah 1 Pontianak

Hally Santoso Mahasiswa Widya Dharma, Pegawai BCA

0.00 %

0.00 %

Zemy Prabowo SMAN 01 Mempawah Hilir

Clarissa Alrizkia Yachmans SMAN 8 Pontianak

0.00 %

0.00 %

Endah Widyaningrum SMA LKIA

0.00 %

Budi Darmawan SMP Kemala Bayangkari

0.00 %

Windy Veronika SMP Kemala Bayangkari

Gunawan Firmansyah Master of Ceremony

Yohanes Lim SMA IBC PTK

Riko Fakultas Hukum Untan 

Bellinda Guru Bahasa Mandarin TK Bina Mulia

Haryo Seto Fakultas Hukum Untan

Fidalia Jayadinata Mahasiswa Untan

0.00 %

15.0 %

0.00 %

0.00 %

85.0 %

0.00 %

0.00 %

Ika Novita Sari Perwakilan Kabupaten Pontianak

Rian Dianto FKIP Untan

Muhammad Ari SMAN 8 Pontianak

Noval Arga Saputra SMAN 4 Pontianak

Edwin Salim SMP Santu Petrus

Oktaviani SMA Santu Petrus

Beby Nurtesha Putri Fakultas Ekonomi Untan

0.00 %

0.00 %

0.00 %

0.00 %

0.00 %

0.00 %

0.00 %


Utin Srilena

Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak

10

Pontianak Post

Polisi Kantongi Calon Tersangka Kepala Bidang Humas Polda Kalbar AKBP Suhadi SW mengatakan penyelidikan kasus bantuan sosial Pemprov Kalbar mulai menemukan titik terang. Pihaknya sedang membidik calon tersangka.

619 Tatung Siap Aksi

16

Hari ini, pendaftaran tatung untuk ikut festival Cap Go Meh 2011 bakal ditutup. Sehari sebelum penutupan, jumlah tatung yang mendaftar ke panitia sebanyak 619 tatung yang terbagi dalam beberapa kelompok.

halaman

Metropolis halaman

halaman

Kami menemukan dua warga sedang menebang pohon. Pohon tersebut berada di pinggir jalan dan sudah diregistrasi

17

KAMIS, 10 Februari 2011

FLAMBOYAN

Desain Dua Konsep DESAIN Pasar Flamboyan memiliki dua konsep. Saat ini perencanaannya sedang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak. Jika gambar rencana selesai pada tahun ini, diperkirakan pembangunan bisa dilaksanakan pada 2012. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan konsep pertama tetap membangun tanpa mengubah susunan letak yang ada di pasar. Konsep kedua, pasar memiliki lahan parkir yang berada pada bagian bawah. ”Tetapi belum dapat dipastikan seperti apa, masih Edi Kamtono dalam perencanaan. Dalam pembangunan Pasar Flamboyan, kami hanya menangani masalah teknis konstruksi, sedangkan sistemnya, termasuk dana untuk pembangunan kewenangan dari Wali Kota Pontianak,” ungkap Edi, kemarin.

5BUJANG ALI tahun BUAT PONTIANAK - Mantan Camat Singkawang Barat Bujang Ali diganjar pidana lima tahun penjara dan denda Rp800 juta subsidair dua bulan penjara oleh majelis hakim dalam sidang atas kepemilikan narkotika, Rabu (9/2) di Pengadilan Negeri Pontianak. Terdakwa menyatakan pikir-pikir atas putusan yang majelis hakim jatuhkan. Putusan majelis hakim sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum. JPU menuntut Bujang Ali dengan pidana penjara lima tahun atas kepemilikan narkotika. Putusan majelis hakim mengenyampingkan pembelaan kuasa hukum terdakwa. Dengan menyatakan sesuai fakta persidangan terdakwa terbukti bersalah sesuai dakwaan subsidair. Sementara dakwaan primair tidak terbukti. Majelis Ha k i m y a n g diketuai Imam Su-

• ke halaman 15 kolom 1

PEMPROV

Tertibkan Aset PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Barat setiap tahun mengajukan permohonan sertifikasi tanah yang menjadi asetnya. Data terakhir yakni pada 2009, pemprov memiliki 896 persil aset tanah. ”Ada yang bersertifikat, ada yang belum. Jumlah detilnya sedang diinventarisasi,” ujar Kepala Bagian Inventarisasi Pendayagunaan dan Pengamanan Aset Pemprov Kalbar, Mursalinsyah, Selasa (8/2). Mursalinsyah mengatakan saat ini Pemprov Kalbar sedang menertibkan pengelolaan asetnya. Pada 13 Oktober 2009 Gubernur Kalbar, Cornelis mengeluarkan surat edaran kepada seluruh badan, kantor, dan dinas agar dapat menyertifikatkan seluruh asetnya. Karena mereka selaku kuasa penggunaan barang sehingga berkewajiban mengamankan asetnya. ”Saat ini penataan aset masih dalam proses karena ketika otonomi daerah ada penyerahan aset kepada pemprov termasuk dari eks kantor wilayah pada masa itu,” ujar Mursalinsyah. Biaya untuk penataan aset ini tergantung dari lokasi dan kondisinya. Dalam proses sertifikasi • ke halaman 15 kolom 1

PDAM

Ancam Menggugat SITE Manager PT Promits Werry Syahrial tetap ngotot agar PDAM Pontianak membayar Rp6 miliar. Hal itu ditegaskannya kepada sejumlah wartawan, Rabu (9/2) saat konferensi pers di Pontianak. Werry mempertanyakan soal audit BPK dan BPKP terkait proyek Pipanisasi PDAM yang dilaksanakan oleh PT Promits. “Saya pertanyakan dulu soal audit. Yang diaudit itu apa? Perjanjian ya? Yang namanya kontrak itu adalah perjanWerry Syahrial jian. Kalau diaudit, kenapa hanya PDAM saja, tapi saya tidak diaudit? Saya minta diaudit, tapi tidak pernah sampai sekarang saya diaudit?” ungkap Werry. “Kalau saya sudah konfirmasikan ke BPKP dan • ke halaman 15 kolom 1

BEKELIT

priyadi dengan anggota Aswardi dan I Made Astawa dalam putusan menyatakan terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam memerangi peredaran gelap narkotika merupakan hal yang memberatkan. Sementara meringankan terdakwa yakni sopan selama mengikuti persidangan dan masih memiliki tanggungan sebagai kepala keluarga. Putusan majelis hakim juga menyebutkan unsur melawan hukum terdakwa telah terpenuhi karena membawa narkotika tanpa hak. Serta tanpa mengantongi izin pejabat berwenang. Sebuah tindakan yang menyalahi aturan sebagaimana diatur UU Nomor 35/2009 tentang narkotika. Sesuai dakwaan subsidair, terdakwa melanggar ketentuan pasal 112 dalam UU yang mengatur tentang narkotika. Bujang Ali tegar mendengar keputusan majelis hakim. Sebelum membacakan vonis, terdakwa diminta majelis hakim berdiri dari bangku pesakitannya. Ia diperkenankan duduk kembali usai vonis selesai dibacakan. Suasana haru lang • ke halaman 15 kolom 1

Senat Gelar Rapat Tertutup Pilrek Untan Digelar Hari ini

PONTIANAK - Pemilihan Rektor Universitas Tanjungpura hampir dipastikan jadi berlangsung hari

ini (10/2). Persiapan yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Rektor Untan pun sudah mencapai tahap akhir. Semua perlengkapan untuk mendapatkan orang nomor satu universitas negeri Kalbar ini sudah berada di tempat pemilihan. Bah-

kan senat telah bersidang kemarin (9/2) terkait pilrek 2011-2015. Sidang senat berlangsung tertutup dari sekitar pukul sembilan pagi sampai dua belas siang. Meski tidak

Bibit Ayam Malaysia Ditangkap PONTIANAK - Tim Asosiasi Agrobisnis Perunggasan Kalimantan Barat bekerjasama dengan aparat Polresta Pontianak menangkap ratusan ekor bibit ayam dari Malaysia, Rabu (9/2) di sebuah toko di Pasar Puring, Siantan. Bibit ayam yang diduga ilegal tersebut saat ini sudah disita oleh pihak Karantina Klas I Pontianak untuk d i s elidiki lebih lanjut. “A w a l nya kami dapat informasi dari SMS. Asosiasi kemudian minta back-up dari Polresta. Setelah sama-sama cek ke TKP, ternyata benar,” kata Ketua I AAP Kalbar, Suryaman yang ditemui di lokasi. Dari informasi yang diperoleh AAP, jumlah bibit ayam dari Malaysia diketahui sebanyak 1.200 ekor. Namun di lapangan, jumlah bibit yang ditemukan hanya ratusan ekor. Karena itu, pihaknya masih melakukan penelusuran untuk mengetahui ke mana sisa bibit ayam yang lain. Bibit tersebut masuk dari Malaysia melalui jalur darat (Entikong) dan diangkut menggunakan mobil barang, milik sebuah perusa • ke halaman 15 kolom 1

Terancam Tiga Tahun Penjara

PONTIANAK - Kasi Wasdak Karantina Pertanian Klas I Pontianak, Faisyal Noer, menegaskan, ada sanksi tegas bagi orang yang membawa masuk hewan unggas secara ilegal dari Malaysia. Sesuai dengan UndangUndang Nomor 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, pelaku dapat diancam dengan tiga tahun penjara dan denda Rp150 juta. Pernyataan ini disampaikan menyusul adanya penangkapan ratusan ekor bibit ayam oleh aparat Poltabes Pontianak bekerjasama dengan Asosiasi Agrobisnis Perunggasan (AAP) di Pasar Puring,

• ke halaman 15 kolom 1

• ke halaman 15 kolom 1

Nasib Pasien Rumah Sakit Jiwa di Singkawang

Terima Stigma Negatif, Tak Bisa Pulang ke Rumah Sebanyak 300 pasien Rumah Sakit Jiwa Singkawang dianggap sembuh dan diperbolehkan pulang. Tetapi ada yang tak bisa kembali ke rumah karena tak diterima keluarga. Sebagai solusi, Komisi D DPRD Kalbar menyarankan agar mereka diberi keterampilan melalui workshop. CHAIRUNNISYA, Pontianak BUDI MIANK/PONTIANAKPOST

STIGMA

ILUSTRASI : KEKES

2

Pasien RSJ Singkawang sedang menjalani perawatan.

RABU (9/2) pagi. Seluruh anggota Komisi D DPRD Kalbar yang dipimpin sang ketua berkunjung ke Rumah Sakit Jiwa Singkawang. Mereka melihat kondisi dan pelayanan di rumah sakit. Di sana, mereka juga menemukan permasalahan yang dihadapi pasien. Persoalan yang dihadapi pasien adalah stigma negatif dari masyarakat terhadap mereka. Ketika sakit, ada yang menganggap mereka sebagai aib. Ada juga yang menganggapnya sebagai pembuat keonaran hingga akhirnya di-

antar keluarga ke rumah sakit jiwa. Ketika sembuh, masih ada kekhawatiran keluarga untuk bisa menerima mereka kembali. ”Harus ada solusi bagi mereka agar mereka tetap bisa kembali ke lingkungannya. Salah satunya melalui workshop untuk pasien yang dianggap sembuh,” ujar Wakil Ketua Komisi D DPRD Kalbar, Fatahillah Abrar, Rabu (9/2) sore. Menurut Fatahillah, saat ini • ke halaman 15 kolom 1


METROPOLITAN

10

Pontianak Post

PONTIANAK - Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi mengajak segenap masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan. Stabilitas keamanan tersebut, juga ditandai dengan mengaktifkan kembali siskamling. Sehingga situasi yang sudah kondusif betul betul bisa dijaga dengan baik. “Melalui forum kebangsaan yang melibatkan

Paryadi antartokoh juga menjadi agenda untuk saling mengisi dan membicarakan keamanan kota. Sehingga dengan adanya forum bisa menciptakan situasi yang kondusif. Isu-isu yang bisa menimbulkan situasi yang kurang aman bisa dibicarakan melalui forum,” katanya, Rabu (9/2). Kapolresta Pontianak Kombes Muharrom Riyadi menjelaskan dalam pertemuan tersebut, juga membahas bagaimana agar daerah bisa lebih peka lagi dalam melihat situasi. Sehingga keamanan lebih baik bila mencermati situasi di luar dan tidak terpengaruh. “Dengan adanya forum kebangsaan, dalam menciptakan suasana yang kondusif bisa bekerja sama dan menyelesaikan permasalahan dengan berdialog,” tegasnya kemarin saat pertemuan forum kebangsaan. Kapolresta juga mengatakan, dalam menciptakan stabilitas yang aman, Polresta akan selalu melakukan pengamanan secara menyeluruh serta selalu antisipasi pengaruh yang datang dari luar. “Kita akan berikan pengamanan yang baik, sehingga suasana kota bisa lebih baik, makanya dengan suasana yang baik seperti ini, terus diciptakan,” kata Muharrom. (tin)

Kamis 10 Februari 2011

Tangkap Penebang Pohon

Ajak Masyarakat Aktif Siskamling

Dengan adanya forum kebangsaan, dalam menciptakan suasana yang kondusif bisa bekerja sama dan menyelesaikan permasalahan dengan berdialog,”

z

LANTIK: Pejabat yang dilantik saat menandatangani berita acara pelantikan.

ISTIMEWA

Jangan Gadaikan Jabatan P ONTIANAK – Dua jabatan Kepala Dinas masih belum terisi. Yakni Dinas Sosial Tenaga Kerja serta Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak Sutarmidji menegaskan, jika tidak ada halangan bulan ini Sekretaris Daerah Kota Pontianak definitif sudah ada. Serta empat pejabat eselon II juga akan dilantik. Tahun ini juga empat hingga lima pejabat eselon II akan memasuki masa pensiun. Sutarmidji, Rabu (9/2) melantik 16 pejabat eselon III dan 67 pejabat eselon IV di jajaran Pemerintah Kota Pontianak di ruang Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota. Jumlah total pejabat yang dilantik yakni sebanyak 83 orang. Menurut Sutarmidji, sebenarnya yang dilantik cukup banyak. Karena, banyak juga pejabat yang pensiun. “Artinya kalau ada pejabat

eselon II yang pensiun sebanyak empat orang berarti ada pergeseran 16 orang. Karena, sekarang kita sedang mengajukan empat pajabat eselon dua ke provinsi (Pemperintah Provinsi Kalbar),” ujar Sutarmidji. Untuk itu, Sutarmidji meminta dalam melakukan rotasi dan promosi jabatan agar Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) tidak lagi dibebankan dengan adanya permasalahan dimana antara eselon III seperti kepala seksi atau bidang tidak bisa bekerja sama dengan kepala dinasnya atau badan. Midji tidak mau dengar lagi ada kasi atau kabid yang tidak bisa bekerja sama dengan kepala dinas atau kepala badannya. Kalau masih terjadi lagi, Midji tidak akan melakukan rotasi atau pertukaran apapun pada jabatan eselon III dan IV di dinas itu. “ Tapi kepala dinasnya yang

mau saya simpan. Jadi, jangan ada lagi kepala kantor yang tidak bisa bekerja sama dengan stafnya,” tegasnya. Diakuinya, meskipun seorang kepala kantor, dinas atau badan harus tegas tapi tetap harus sesuai aturan. Bukan aturan dari kepala itu sendiri. “Jangan aturan kita sendiri,” ingat Wali Kota. Dalam kesempatan itu, Midji juga menegaskan kepada kepala seksi di kelurahan untuk tidak memungut biaya apapun kepada masyarakat yang berurusan dengan kelurahan. “Kepada kepala seksi di kelurahan, saya minta jangan saudara gadaikan jabatan saudara itu dengan meminta dua ribu atau lima ribu setiap orang berurusan, bikin malu saja,” tegas Sutarmidji. Wali Kota minta kepada jajarannya agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. (ody)

PONTIANAK - Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak menangkap dua warga Panglima Aim, Pontianak Timur melakukan penebangan pohon tanpa izin. Bagi dua warga tersebut, dikenakan tindak pidana ringan. Keduanya akan disidangkan pada Rabu (9/2). Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak Utin Srilena Candramidi menyayangkan penebangan pohon tersebut. Untuk itu, kedua orang tersebut akan dikenakan tindak pidana ringan. “DKP menemukan kedua orang tersebut sedang menebang pohon. Awalnya dilakukan ketua RT, karena disuruh orang yang akan membangun rumah makan. Ketua RT tersebut mengaku jika pohon itu dia yang tanam. Namun pohon tersebut berada di pinggir jalan dan sudah diregistrasi,” kata Utin kemarin. Akibat dari penebangan pohon tersebut, tanaman yang usianya sekitar 12 tahun tidak akan tumbuh lagi, karena ditebang hingga 80 sentimeter dari akar. Penebangan pohon tersebut melanggar Perda 3 tahun 2004 tentang ketertiban umum, di mana bagi yang melanggar akan dikenakan denda maksiman Rp50 juta dan kurungan selama tiga bulan penjara. Setelah penebangan tersebut, pihak penebang sempat melakukan aksi damai kepada pihak DKP, namun tidak ditanggapi. “Mereka minta damai, tapi kan tidak bisa seenaknya saja. Jika nebang pohon lalu bisa damai, kedepannya masyarakat dengan mudahnya menebang kembali, karena tidak ada sanksi keras,” tambah Utin. Penebang pohon tersebut langsung diserahkan ke Pol PP dan langsung disidangkan sekitar pukul 15.00. Dari hasil sidang tersebut, pelaku penebangan pohon akhirnya dikenakan denda Rp150 ribu atau penjara tiga hari. Menurut Kasi Perundang-undangan Satpol PP Kota Pontianak, Rahmad Suprayetno, pihaknya memang telah mengamankan penebang pohon tersebut. Kesalahan utama yang dilakukan oleh penebang karena tidak izin. “Mereka menebang pohon tanpa izin, untuk itu mereka akan diadili. Apalagi pohon yang ditebang hingga ke bawah pohon,” jelas Rahmad. (tin)


metropolitan

11

Pontianak Post

l

Kamis 10 Februari 2011

Pulihkan Hak Warga Sejirak Haryadi/Pontianak Post

Pembuat Kapal: Pembuat kapal terletak di bawah jembatan tol 2,sedang menyelesaikan pekerjaan mereka yang saat ini sangat sulit untuk memenuhi bahan baku pembuatan kapal

Lomba Futsal TK se kota Pontianak

+

Besar Ingin Jadi Seperti Gonzales Demam sepak bola bukan hanya terjadi pada usia di atas sepuluh tahun. Ternyata juga menjadi trend di kalangan anak-anak TK yang usianya masih di bawah enam tahun. Tentu saja, permainan sepak bola tersebut, menjadi lucu, karena mereka masih harus belajar lagi. Meski begitu, tampilan mereka tak ubahnya seakan bintang sepak bola tenar.

Agustinah-Pontianak LAPANGAN Futsal di Jalan Sepakat yang biasanya diisi orang dewasa, Rabu (9/2) ramai dikerubuti kaum ibu, serta beberapa bapak-bapak. Teriakan dan tawa juga mewarnai lokasi tersebut, mengapa tidak, ternyata permainan futsal tersebut diperankan anak TK yang usianya tidak lebih dari enam tahun. “Ayo nak, tendang!. Masukan golnya,” begitulah teriakan salah seorang ibu kepada anaknya pagi itu. Tendangan

+

demi tendangan yang tidak begitu keras menjadi awal bibit-bibit baru pesepak bola Kota Pontianak. Pertandingan yang dilaksanakan tersebut, merupakan pertandingan futsal tingkat TK se kota Pontianak yang sudah berlangsung selama dua hari. Meski hanya pertandingan tingkat TK, ternyata sempat menghipnotis penonton yang bukan saja dari orang tua mereka, namun juga warga sekitar. Pertandingan untuk anak TK tersebut, juga tidak begitu lama, Satu pertandingan hanya sekitar 30 menit saja. Tim yang ikut dalam perlombaan tersebut ada sekitar 20 tim untuk14 TK se Kota Pontianak. Salah satu siswa TK Aisyah 5, Febry yang masih berusia lima tahun dengan terbata-bata mengatakan ia senang bisa bermain bola. Bahkan ketika besar nanti ia ingin menjadi pesepak bola yang dikenal di Indonesia. “Mau jadi kayak

Gonzalez nanti, jadi bisa belajar,” katanya kemarin. Keinginannya sebagai anak yang polos tersebut, tentu adalah cita-cita yang baik. Untuk itu, ia akan terus belajar menjadi pesepak bola dan belajar dari sekolahnya tempat ia menimba ilmu. “Biasanya belajar di sekolah, di ajarkan sama guru,” kata polosnya. Katua Panitia, Yuli menjelaskan pertandingan futsal yang dilaksanakan seluruh TK se kota Pontianak tersebut, baru dilaksanakan pertama kali. Sebelumnya juga sempat dilaksanakan, namun hanya se kecamatan saja. Pertandingan futsal sebagai ajang mencari bibit baru pencinta sepak bola sejak dini. “Kita juga melatih anak untuk mencintai sepak bola sejak dini. Apalagi saat ini sepak bola sedang hangathangatnya. Pertandingan Futsal juga sebagai ajang melatih kerjasama dan sportif anak serta melatih motorik anak. Juga sebagai ajang sil-

atuhrahmi,” tegas Yuli. Dari pertandingan tersebut, TK Mujahidin dan TK Al Azhar yang masuk final. Pertandingan yang digelar merupakan ajang dalam rangka memperingati HUT TK Al-Assalam yang terletak di Pal V. Salah satu guru TK Mujahidin, Alfian mengatakan pertandingan tersebut juga sebagai ajang silatuhrahmi

antar TK yang ada di Kota Pontianak. Selain itu, juga untuk mencari anak yang berpretasi, karena setelah melihat keunggulan anak, dalam waktu dekat akan digelar porseni yang akan dilaksanakan awal Maret. “Kita bisa mencari memang siapa yang akan menjadi anak yang bisa diiukutkan ke porseni Maret nanti,” katanya. (**)

Agustinah/Pontianak Post

SIAP TANDING: Anak TK ini siap bertanding pada kejuaraan Futsal antar TK se Kota Pontianak.

PONTIANAK- Sebanyak 15 merupakan bukti bahwa perwarga Sejirak pada 17 Juli 2010 soalan yang dialami masih lalu dilaporkan manajemen belum tuntas,”katanya. PT. Finnantara Intiga karena S elain itu ia menilai berladang. Atas laporan terse- masyarakat Sejirak adalah but 13 warga yang divonis korban kebijakan pembanbersalah oleh pihak kepolisian gunan ketika kawasan kelola kemudian ditahan sejak tang- masyarakat Sejirak sekitar 90 gal 13 Agustus 2010. Namun persen telah beralih kepada pada tanggal 25 Agustus 2010 pemodal. Sehingga kawasan warga ditangguhkan, tapi pertanian dan sumber pangan kemudian wajib lapor hingga masyarakat Sejirak terancam. saat ini. ”Persoalan menDemikian d a sa r i n i ha r u s dikatakan Kadiv mendapat perhatian Riset dan Kamdari berbagai pihak panye Walhi Kadan harus dituntaslbar, Hendrikus kan hingga ke akar Persoalan Adam. persoalan,”tegasnya. Menurutnya, Bahkan lanjutnya, mendasar ini kasus yang mentidak hanya sampai harus menda- pada penyelesaian impa warga kampung Sejirak, pat perhatian kasus hukum semaKecamatan Kenamun hak dasar dari berbagai ta, tungau Hulu, Kaatas pangan warga pihak dan ha- Sejirak sebagai mabupaten Sintang yang berjuang rus dituntaskan nusia hendaknya untuk memperdipenuhi. tahankan hidup hingga ke akar Disamping itu, dengan berlatambah Adam, pipersoalan dang di kawasan hak-pihak terkait yang secara de s e p e r t i Ko m n a s Hendrikus Adam fakto adalah HAM, Kementerian Kadiv Riset wilayah kelola Kehutanan, Pemda dan Kampanye dan pihak terkait lain masyarakat setempat adalah hendaknya dapat Walhi Kalbar sebuah fenommemberikan kepasena miris bagi tian dalam mengaeksistensi Masyarakat Adat, komodir masalah yang dikhususnya yang selama ini hadapi warga. mengandalkan hidup dan ”Atas nama persoalan kekehidupan dari hutan, tanah, manusiaan yakni hak atas air sebagai sumber pangan pangan warga, maka kami masyarakat. serukan kepada pihak terkait “Faktanya hingga saat ini, untuk menghentikan proses warga Sejirak masih wajib hukum warga Sejirak dan lapor sekalipun telah ada menuntaskan hingga ke akar upaya mediasi pihak terkait soal,”pungkas Adam. (ash)

+

+

cmyk


phone plus

12

Pontianak Post

Kamis 10 Februari 2011

Hadirkan Aplikasi Oxford Dictionary DENGAN banderol yang cukup murah, ponsel LG Cookie T300 kini menyapa pasar Makassar. Ponsel low end ini hadir dengan layar full touchscreen berukuran 2,4 inci. LG Cookie Mini T300 menyasar segmen anak muda, dilepas di kisaran Rp799 ribu. Aulia Fauzia, Sales Promotion Girl (SPG) LG Mobile yang ditemui FAJAR di MTC mengungkapkan, ponsel ini didukung spesifikasi yang pas bagi kawula muda. Kameranya berkekuatan 1.3 megapixel,

dengan dukungan MP4, dan H 264 video player, cukup nyaman dalam urusan visual. “Sementara, untuk urusan audio, ponsel ini telah dilengkapi fasilitas yang memanjakan para penggemar musik. Telah dibenamkan 3.5 mm jack, equalizer, FM Radio with RDS, MP3, eAAC +, dan WAV music player,” beber Ucha, sapaannya. Ucha menambahkan, dalam urusan transfer data, ponsel ini dilengkapi slot microSD dengan

kapasitas hingga 4GB external memory. Makin lengkap dengan keberadaan microUSB, dan bluetooth. “Baterainya menggunakan baterai Li-Ion 900 mAh yang mampu Stand-by hingga 500 jam dan hingga 8 jam talk time,” ucapnya. Ponsel yang didesain berdimensi 95.8 x 50.5 x 11.9 mm dan berat 77 gram ini juga mengakomodasi kebutuhan pelajar khusunya dukungan berbahasa Inggris. Di dalamnya telah disiapkan

aplikasi Oxford Dictionary yang tentu akan memudahkan pelajar mencari makna kata yang sulit dipahami. Dari sisi konektivitas internet, di dalam ponsel yang berdesain compact ini telah dibenamkan fitur GPRS, EDGE, IM dan Email messaging. Tidak itu saja, ponsel ini juga telah menyiapkan aplikasi opera mini dan social network pada layarnya. Sangat pas di genggaman pelajar dan anak muda. (sam)

FOTO IST

CANTIK: Sales Promotion Girl LG Mobile, Ucha, memamerkan ponsel LG Cookie T300. Ponsel ini menyasar segmen anak muda.

ZTE Tempati Posisi Ketiga ZTE Corporation, sebuah perusahaan penyedia perangkat telekomunikasi dan solusi jaringan terdepan dunia, mengumumkan bahwa ZTE telah menempati posisi ketiga pada industri jaringan optik global. Ini merupakan posisi paling tinggi yang pernah dicapai ZTE berdasarkan dari riset terakhir dari firma analis industri Ovum. ZTE membukukan pendapatan yang kuat di 3Q10 terlepas dari stagnasi pasar jaringan optik global dan mengalahkan

PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar bln Januari 2011 PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : • Umur Tanaman 3 tahun Rp. 1.355.64,• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.457.77,• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.562.88,• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.617.60,• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.674.10,• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.728.81,• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.785.31,• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.842.56,Harga CPO/ Kg Rp. 8.296.28 Harga Kernel/Kg : (tidak termasuk PPN) Rp. 5.613.91,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 90.16 % TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

Ciena untuk posisi nomor tiga. Berdasarkan laporan Ovum berjudul Market Share: 3Q10 optical networks, global, and regional, pendapatan global sebuah kuartal mengalami peningkatan secara keseluruhan sebesar 5% dari Q2 ke Q3 tahun 2010 dan keseluruhan pendapatan empat kuartal tetap sebesar $14.2 miliar walau dengan periode sebelumnya mengalami penurunan secara tak menentu selama tujuh kuartal. “ZTE telah menjadi brand dengan

kinerja terbaik untuk empat kuartal terakhir mendapatkan 1.8 poin pangsa pasar selama periode tersebut, mengangkat posisi perusahaan ke peringkat ketiga,” jelas Ron Kline, Principal Analis dari Ovum dan pembuat laporan. “ZTE mengalami pertumbuhan yang kuat pada aplikasi-aplikasi mobile backhaul dan backbone DWDM, terutama di pasar negaranya sendiri, China. Fan Xiaobing, GM dari Lini produk bearer network dari ZTE mengatakan,

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK Komoditi Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Lembar

MINGGU KE 1 FEBRUARI 2011

Harga Rp. 8.000,Rp. 21.000,Rp. 42.500,Rp. 75.000,Rp. 50.000,Rp. 70.000,Rp. 17.500,Rp. 5.700,Rp. 5.600,Rp. 4.500,Rp. 6.000,Rp. 5.800,Rp. 7.500,Rp. 20.000,-

“Pada 2010, produk-produk bearer network ZTE mengalami kemajuan hingga mencapai peningkatan pendapatan sebesar 40%. Pencapaian ini merupakan hasil dari progres yang kami buat pada sejumlah produk, teknologi, solusi, dan layanan jaringan kami. Pada 2011, ZTE berupaya untuk menjadikan diri sebagai rekanan terpercaya bagi para operator global untuk mencapai pertumbuhan yang lebih lagi.” (rtr)

PERKEMBANGAN HARGA KOMUDITI T.PANGAN & HORTIKULTURA BULAN NOVEMBER 20110

PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK NO. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

NAMA BARANG BAHAN KEBUTUHAN POKOK Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium

SATUAN

HARGA

KET.

NO.

NAMA BARANG

SATUAN

HARGA KET.

NO. JENIS SATUAN HARGA KOMODITAS

KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

7.000 6.625 1.175 24.750 27.500 46.250 15.500 15.250 2.375 7.000 35.100 62.500 21.000

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

BAHAN KEBUTUHAN POKOK KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS

7.375 8.000 9.625 Luar Negeri 12.875 11.250 71.000 Kualitas A 23.000 42.250 16.900 7.975 24.675 4.250 925

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar

Jeruk Grade A Jeruk Grade B Jeruk Grade C Tomat Aloe Vera K.panjang Buncis Cab rawit lokal Jeruk Sambal Sawi Keriting Jagung Manis Timun Terong

Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Buah Kg Kg

7000 6000 5000 10000 2500 12000 15000 28000 4000 7000 2500 7000 10000

JENIS KOMODITAS

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Alpokat Nanas Pepaya Madu Pepaya Kampung Pisang Nipah Pisang Berangan lengkeng Pisang Ambon Semangka Biji Semangka Non Biji Sawo Salak Bers Cehereng

SATUAN HARGA KET Kg Buah Kg Kg Sisir Sisir Kg Sisir Kg Kg Buah Kg Kg

20000 3000 6000 4000 7000 15000 20000 15000 4000 6000 12000 20000 7000


Kamis 10 Februari 2011

Ny. Sainur setelah sembuh bersama Salah Seorang Cucunya

Pontianak Post

n Kisah Nyata Ny. Sainur Koesyiro:

Sembuh dari Kanker Rahim Tanpa Operasi Dengan Obat Shinse Husein BERMULA dari ngilu dan sakit di seluruh tubuh, berlanjut dengan sakit kepala yang luar biasa, terakhir mengalami pendarahan hebat. Setelah dideteksi dokter, ternyata Ny. Sainur Koesyiro (72 th) mengidap kanker rahim kronis. Terbatasnya peralatan di salah satu rumah sakit Tulung Agung, Sainur dirujuk ke rumah sakit Surabaya untuk operasi. “Karena faktor usia, dokter tidak bisa memastikan kesembuhan pascaoperasi. Karena itu, anak saya yang di Jakarta mencari solusi lain, yakni mengirimi obat dari Shinse Husein yang buka praktik di Muara Karang Jakarta Utara. Hasilnya, Alhamdulillah dalam waktu 6 bulan penyakit saya tuntas. Ini telah dibuktikan secara medis,” kata pensiunan guru SD, warga Tulung Agung Jatim itu. Diceritakan, sejak diambil inisiatif untuk mengkonsultasikan penyakitnya dengan ahli kanker Shinse Husein, yang buka praktik di Perumahan Muara Karang Blok B-4 Barat No. 45 Jakarta Utara. “Obat dari Shinse Husein dipaketkan ke alamat saya. Lalu saya konsumsi. Sebagai reaksi obat, seminggu pertama, perut saya agak sakit dari biasanya. Namun bersamaan itu, keluar darah bergumpal-gumpal seperti sampah, ada yang menyerupai serpihan daging. Anehnya, kondisi saya waktu itu makin hari makin kuat dari sebelumnya. Dalam waktu tiga minggu pendarahannya berhenti. Sejak itulah, kondisi saya makin membaik, sehinga kini tidak pernah sakit lagi dan tak ada keluhan sama sekali, baik di bagian perut maupun di bagian lain di badan saya,” kata Sainur. Agar penyakitnya benar-benar tuntas, selama hampir setahun Sainur masih tetap mengkonsumsi obat Shinse Husein yang dikirim secara rutin oleh anaknya dari Jakarta. Hasilnya, makin waktu diketahui, kanker di rahimnya makin mengecil. Terakhir 15 Juli 2008 Sainur kontrol, dinyatakan dokter, rahimnya sudah bersih. Praktik Shinse Husein berdasarkan ijin praktik DepkesNo. 1.3.01.3175.091. Konsultasi gratis hubungi: 0816903378 dan obat bisa juga didapatkan di: Sinar Mutiara Jl. Gajahmada No.3, telp (0561) 738566-7061088 Pontianak. Penyalur TO Mulia Jl. A Yani No.21 telp (0564) 22970 Sanggau Kapuas. TO Tiara Jl. Jendral Sudirman No.7-8 telp (0565) 23229 Sintang. TO Swallow Jl. Koper Makmur No.2 telp (0562) 631111 Singkawang. TO Aman Jl. Moh Hambal Pemangkat telp (0562) 241618 Singkawang. TO Ceria Jl. Pasar Baru Blok D No. 1 telp (0561) 652351 Sei Pinyuh. TO Duri Jl. Raya No. 16 telp (0562) 675151 Sei Duri. TO Tulus Budi Jl. A Yani No. 74C Ketapang telp (0534) 32517. TO Sinar Abadi Jaya Jl. Gajahmada 37/199 telp (0561) 739670 Pontianak.(biz)

Asam Urat Hilang, Salat Tak Lagi Terganggu SEHARUSNYA masa tua menjadi masa yang menyenangkan. Sayang harapan tersebut berbeda dengan kenyataan. Fakta justru menunjukkan bahwa masa tua identik dengan banyaknya penyakit yang datang. Hj. Kamaliah, warga Jl. A Yani, Pontianak, Kalbar merasa kesehatannya menurun karena menderita asam urat. “Sendi-sendi saya sering terasa ngilu, lutut pun sering terasa sakit hingga salat saya jadi terganggu,” papar wanita berusia 63 tahun ini memulai percakapan. Asam urat bukanlah nama suatu penyakit, namun ia adalah suatu zat sisa metabolisme zat yang bernama purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Keadaan di Hj Karmaliah mana tubuh mengalami kelebihan kadar asam urat disebut hyperuricemia. Pada kondisi normal, kelebihan purin ini akan dikeluarkan melalui urine dan feses. Namun jika purin yang masuk dalam tubuh terlalu banyak, maka ginjal akan kesulitan mengeluarkan zat tersebut, sehingga terjadi penumpukan sisa metabolismenya (asam urat). Penumpukan sisa metabolisme zat purin di persendian dapat menyebabkan bengkak dan rasa nyeri. Badan terasa linu, nyeri terutama di malam hari atau pagi hari saat bangun tidur, sendi terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi, timbul benjolan-bejolan kecil dari mulai sebesar biji beras sampai kacang hijau di daun telinga bawah (tofus) adalah gejala-gejala asam urat. Sudah banyak usaha yang dilakukannya, tapi hasilnya belum memuaskan. Bersyukur, seorang tetangga memperkenalkannya dengan Gentong Mas. Mengetahui bahwa Gentong Mas adalah herbal alami yang tidak mengandung bahan kimia, nenek 9 orang cucu ini tidak ragu untuk mencobanya. Baru 2 minggu minum Gentong Mas, manfaatnya langsung terasa. “Alhamdulillah... sekarang saya merasa sehat, sekarang shalat pun tidak lagi terganggu karena asam urat,” ungkap ibu rumah tangga ini penuh syukur. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu gula aren dan nigella sativa (habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat. Habbatussauda bermanfaat untuk menormalkan metabolisme, termasuk metabolisme purin sebagai pembentuk asam urat yang dipercaya dapat meningkatkan pengeluaran asam urat dari darah melalui urine. Selain itu, Gula Aren bermanfaat menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil maksimal, kontrol makanan yang dikonsumsi dan banyak minum air putih, sekitar 8 gelas sehari. Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek dan toko obat terdekat atau hubungi Pontianak: 081376179880/0561-7020305. Kabupaten Pontianak: Apt Mempawah, TO Ceria. Singkawang: 085220713000. Kubu Raya: Apt Amelia, Apt Arwana. Sambas: TO Sehat, Apt Mitra Jaya, TO Aman. Sanggau: TO Mulia, Apt Mandiri. Ngabang: Apt Meriba, TO Sehat. Sintang: TO Tiara, TO Setia Budi. Bengkayang: TO Berkat, TO Meriba. Ketapang: 081256520280, Apt Medistra Farma, TO Murni, Apt Mulia. Terdaftar di Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.(biz)

KOmunikasi bisnis

13

Advertorial

Pameran Multi Produk di Ayani Megamal Digelar 8-14 Februari 2011 AYANI Megamal Pontianak menggelar Pameran Multi Produk 2011 dari 8 sampai 14 Februari 2011. Pengunjung bisa mendapatkan berbagai jenis barang seperti handphone, komputer, peralatan rumah tangga, motor, paket internet, maupun berbagai pernakpernik Hari Valentine. Pameran yang berlangsung pada dua lokasi, yakni lantai dasar dan lantai 1 Megamal Pontianak. Jika ingin mendapatkan pernak-pernik Hari Valentine untuk mengungkapkan kasih sayang, pengunjung bisa datang ke stan pameran yang terletak di lantai satu. Di sana juga terdapat beberapa stan lainnya berkaitan dengan sekolah musik dan lembaga pendidikan lainnya. Pada lantai dasar, terdapat 19 stan pameran. Ada stan Acer Point menawarkan Acer Aspire 4” dengan anti radeon dan windows 7 original dibandrol Rp4.299.000. Pengunjung juga bisa membeli Acer Aspire One Happy dengan harga USD 335, Acer Aspire One A0D255 dibandrol Rp3.150.000, Acer Aspire 4738Z-P621G32Mn dengan harga USD 489, dan Aspire 4253-E351G32Mn New Rp4.299.000. Semua produk Acer bergaransi resmi dari PT. Acer Indonesia. Pada stan Zoom Computer pengun-

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

PAMERAN: Pengunjung melintas di stand pameran multi produk di atrium Ayani Megamal kemarin.

jung bisa mendapatkan Acer 4738381g50 mnkk dengan harga promosi Rp5 juta. Produk lainnya adalah ASUS K42F-VX331D dengan harga promosi Rp4,8 juta. Stan tersebut juga menawarkan spesial promo nb hp mini 3012+dvdrw external hanya Rp3,2 juta. Stan lainnya yang menawarkan

produk elektronik komputer adalah MegaTech Computer. Ada berbagai jenis laptop merek Toshiba, Hp, Acer, dan MSI Notebook. Jika ingin mendapatkan berbagai informasi maupun membeli printer, pengunjung bisa datang ke stan Asterindo. Tak hanya peralatan elektronik,

beberapa stan lainnya menawarkan paket internet dengan harga murah. Stan Telkomsel menawarkan produk kartu Flash Unlimited, internetan jadi lebih hemat dan cepat. Pilihan lain ada pada stan Speedy, yang menawarkan Speedy Unlimited hanya Rp125 ribu. Bagi yang ingin mencari berbagai handphone keluaran baru, pengunjung bisa datang ke stan Vitell yang menawarkan V333 yakni handphone kamera dengan fasilitas bluetooth hanya Rp275 ribu. Jika ingin mendapatkan handphone dengan fasilitas dual GSM, memiliki kamera, perekam video, dan fasilitas internet, pengunjung bisa mendatangi stan K-Touch yang menawarkan H234 dengan harga Rp499 ribu. Produk handphone lainnya juga ditawarkan oleh stan Blueberry dengan i6100 seharga Rp399 ribu, dan stan Taraselindo yang menawarkan produk Mito. Pameran juga menawarkan kredit motor Bajaj. Bagi yang membeli dengan cara kredit bisa mendapatkan potongan satu kali angsuran untuk semua tipe. Selain itu, pengunjung juga bisa mendapatkan berbagai produk rumah tangga di stan Maxima Jaya Abadi. Jadi tunggu apalagi! Segera hadiri Pameran Multi Produk 2011 di Ayani Mega Mall di Jl. A Yani Pontianak.(uni/biz)

Sekolah Tunas Bangsa Terima Siswa Baru * Cashback 25 Persen * Pendaftaran Gelombang I, 1 Februari hingga 31 Maret SEKOLAH Tunas Bangsa melakukan terobosan baru pada tahun ajaran 2011-2012, untuk memberikan peluang kepada para orang tua yang ingin sekali mendaftarkan anaknya di Sekolah Tunas Bangsa di Full-International Programme IB-PYP, IGCSE & A’ Level. Kami memberikan cashback 25% untuk biaya pendaftaran, dan biaya pembangunan kepada pendaftar gelombang 1. Baik IGCSE maupun A’ Level, siswa bisa mengambil ujian IPA maupun IPS. Untuk jurusan IPA, siswa dapat mengambil ujian English, Maths & Sciences, sedangkan di jurusan IPS, kami membuka peluang untuk siswa ujian Geography, Business Studies, Economics, Ac-

counting dan Computer. Selain itu, kami juga membuka program Half-International (Cambridge) dengan biaya pendidikan yang terjangkau. Untuk Program Half-International (Cambridge), siswa kami dapat mengikuti ujian IGCSE untuk mata pelajaran English, Maths & Sciences.  Kelebihan dari program HalfInternational (Cambridge) di Sekolah Tunas Bangsa adalah, siswa dapat mengajukan diri kapan saja untuk pindah ke Full-International jika siswa itu mampu secara akademis maupun finansial. Sekolah Tunas Bangsa adalah CIE Centre pertama  diakui  dan diakreditasi oleh Cambridge, UK dan Sekolah IB satu-satunya di Kalimantan. Untuk tahun ajaran 2011-

2012, kami bisa menerima siswa pindahan yang lulus tes masuk untuk jenjang TK hingga SMA untuk program Full-Internasional IB-PYP, IGCSE & A’ Level maupun Half-International (Cambridge). Sedangkan untuk Program Half-International (Cambridge), kami membuka 1 kelas untuk SD kelas 1, 1 kelas untuk SMP (kelas 7) dan 1 kelas untuk SMA (kelas 10) dengan biaya yang

terjangkau. Biaya pendidikan: Untuk Toddler: pendaftaran Rp2,5 juta, pembangunan Rp1,5 juta, dan cashback Rp1 juta, total Rp3 juta. Primary (Half International): pendaftaran Rp2,5 juta, pembangunan Rp1,5 juta, total Rp4 juta. SMP & SMA ( Half-International), pendaftaran: Rp2,6 juta, pembangunan: Rp1.750.000 juta, total Rp4.350.000. Siswa pindahan akan di tes bahasa

Inggris, interview, tes bakat & psychology (psikologi) selain transkrip nilai dari sekolah sebelumnya. Daftarkanlah putra-putri Anda pada masa Earlybird supaya mendapatkan biaya ringan untuk pendidikan ber­mutu. Buatlah janji untuk bertemu dengan head of school (kepala sekolah) kami, untuk mendapatkan penjelasan yang lengkap dari 2 program kami. Hubungi: Sekolah Tunas Bangsa Jl. Ar­teri Supadio, Km.2 Kabupaten Kubu Raya. Hotline program Cambridge: Toddler/PG/TK/SD Mdm. Lili Pulungan: 081522562580. SMP/ SMA (Mdm. Lili Djunaidi) 08152220008. Hotline program PYP: Ronald (0813 45231179). Program O’ & A Le­vels dengan Herna (0819 52672333) atau TU Sekolah Tunas Bangsa, 0561-725555. Ext: 3 atau E-mail ke: tunasbangsa@ptk.centrin. net.id/info@tunasbangsa.sch. id.(biz)

Kunzhong Layani dengan Pendidikan Terjamin KUNZHONG merupakan persekolahan yang dikenal sekarang ini yang dikelola Yayasan Pendidikan Kalimantan dengan unit persekolahan PG-TK-SD-SMK Santa Maria, TK-SD Karya Yosef dan SMP-SMA Santu Petrus, pada tahun 2011 memasuki tahun ke 61 dalam memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu kepada masyarakat Pontianak. Sekolah ini didirikan oleh pastor-pastor Kongregasi Murid-murid Tuhan atau lebih dikenal dengan sebutan Congregation Discipulorum Domini (CDD). Pastor CDD terdiri dari 6 orang ya­n g berasal dari daratan China datang ke Kalbar atas undangan Vikaris Apostolik Mgr. Tarcisius Van Valenberg, Ofm Cap, pada tahun 1949 dan mendapat tugas membantu layanan parochial dan sekolah-sekolah Katolik yang berada di daerah Kalbar. Pada masa itu banyak murid sekolah tingkat dasar yang

lulus namun jumlah sekolah menengah di Kota Pontianak masih sedikit, maka tahun 1950 para pastor CDD tersebut mendirikan sebuah sekolah yang diberi nama Pontianak Middle School (PMS). Atau lebih akrab dikenal dengan nama Kunzhong yang terus berkembang, sehingga usia persekolah ini menginjak 60 tahun dengan

unit persekolah yang telah disebutkan di atas. Pada saat ini Kunzhong dibawah pimpinan dan bim­ bingan pastor-pastor CDD semakin memantapkan pelayanan-pelayanan dibidang pendidikan, dengan sebuah rumusan visi “Terwujudnya secara konstektual kaum muda Indonesia seutuhnya, beriman dan profesional,

dengan tetap menjunjung nilai-nilai kemanusiaan yang bersumber pada kasih sejati”. Pengembangan metode pembelajaran, dengan perkembangan bidang pendidikan yang sangat pesat pada saat ini, persekolahan Kunzhong juga semakin mengembangkan metode pembelajaran yang sangat memperhatikan aspek pengembangan diri anak didik, metode yang di­kembangkan sangat memperhatikan anak sebagai individu yang unik. Tahun pelajaran 2011-2012 persekolahan Kunzhong yang terdiri dari unit PG-TK-SDSMK Santa Maria, TK-SD Kar­ya Yosef, SMP-SMA Santu Petrus telah membuka pendaftaran untuk siswa baru. Untuk tingkat Play Group, Taman Kanak-kanak (TK) dan SD Karya Yosef dan Santa Maria dilakukan di persekolahan Jl. Djuanda No. 200 Pontianak (seberang Gereja Katedral) setiap hari kerja, pukul 07.00-11.00 WIB

dan pukul 12.30-14.00 WIB, telp (0561) 731426. Contact person: Shely dan Maria Kiong Mui Lie. Berkas untuk pendaftaran terdiri dari fotocopy akta lahir calon siswa, fotocopy akta lahir saudara kandung yang bersekolah di persekolahan Kunzhong. Fotocopy kartu pelajar saudara kandung yang bersekolah di persekolahan Kunzhong, fotocopy kartu keluarga, map kuning (TKK Karya Yosef ), biru (TKK Santa Maria), pink(PG Santa Maria). Untuk pendaftaran SMPSMA Santu Petrus dan SMK Santa Maria dilakukan di persekolahan Jl. Karel Satsuit Tubun No. 3 Pontianak, telp (0561) 731425, contact person: Stefanus Kiyo. Berkas untuk pendaftaran terdiri dari fotocopy akta lahir calon siswa, fotocopy rapor, fotocopy KTP orang tua, fotocopy kartu keluarga, map merah(SMP Santu Petrus), kuning(SMA Santu Petrus), dan hijau (SMK Santa Maria).(biz)

Pacu Anak Keranjingan Belajar & Berprestasi Ikuti Pelatihan Jenius Learning 19-20 Februari 2011 di Pontianak MEWUJUDKAN anak berprestasi dan membanggakan tidak semudah membalik telapak tangan, tetapi perlu sarana misalnya sekolah. Sekolah dan belajar merupakan rutinitas yang biasa dilakukan oleh anak. Rutinitas inilah yang terkadang membuat anak menjadi jenuh dan bosan. Sementara tuntutan pendidikan saat ini demikian besar dengan beban kurikulum, dan adanya Ujian Nasional (UN) membuat orang tua dan guru tidak bisa berdiam diri. Karena itu, perlu terobosan untuk menemukan metode atau cara belajar yang efektif, baik, menarik dan menyenangkan yang akan memudahkan anak dalam belajar serta mencintai belajar. Bangsa yang cerdas berawal dari masyarakat yang cerdas, masyarakat cer-

das berawal dari keluarga dan anak yang cerdas, dan anakanak yang cerdas berawal dari pendidikan yang benar, dengan guru-guru yang memiliki metode mengajar yang cerdas pula. Maka sesungguhnya tidak ada anak yang bodoh, yang ada adalah anak-anak tidak mendapatkan kesempatan belajar dari guru yang baik. Aktivitas yang biasa dilakukan anak sekolah adalah membaca, mencatat, menghafal, dan berhitung. Hanya saja aktivitas-aktivitas tersebut bukan merupakan aktivitas yang menyenangkan dan menarik buat anak. Dampaknya anak jadi malas melakukan aktivitas membaca, mencatat, menghafal, dan berhitung. Jika demikian dapat diprediksi prestasi akademiknya akan buruk. Jenius Learning mencoba

melakukan terobosan dengan membuat metode pembelajaran yang cerdas, menarik, menyenangkan, mudah dan kreatif. Jenius Learning, adalah sebuah pendekatan pembelajaran untuk anak usia SD-SMA yang bertujuan untuk memudahkan anak dalam belajar. Melalui Jenius Learning kami hadirkan belajar cerdas, kami akan mengajak Anda untuk belajar melalui

metode-metode pembelajaran yang cerdas, kreatif, dan menyenangkan. Metode ini mencangkup 4 keterampilan pembelajaran yaitu: Pertama, Jenius Reading atau membaca cermat,yaitu keterampilan membaca cerdas dan memahami bacaan dengan lebih baik. Dalam pelatihan akan di ajarkan teknik-teknik membaca cepat, dan teknik mengambil intisari bacaan.

Kedua, Jenius Mapping (mencatat indah dan kreatif), yaitu keterampilan kecerdasan memetakan pokok bahasan dalam bentuk catatan kreatif, imajinatif, dan aplikatif. Ketiga, Jenius Memory (mengingat kuat), yaitu keterampilan mengingat lebih cerdas dan bertahan lama. Keempat, Jenius Logic (berhitung cepat), yaitu keterampilan cerdas ber­hitung matematika dengan cepat, mudah dan sederhana. Pelatihan Jenius Learning bersama Anak Jenius Indonesia (AJI) akan dilaksanakan pada 19-20 Februari 2011 di Pontianak. Segera daftarkan putra-putri Anda dan pastikan bergabung bersama kami di AJI Pontianak, Jl. Parit H. Husin II Komp. Alex Griya Permai 1 No. A 20, telp (0561) 7958869, fax (0561) 712316. Contact person Pontianak, Imam Wahyudi (085654650049) dan Retno (085252490949).(biz)


KUBU RAYA

14

Pontianak Post Kamis 10 Februari 2011

Sistem Online Diskominfo Sudah Siap

FESTIVAL CGM

Tiga Hari Jalur Trans Kalimantan Ditutup KEPALA Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya, Zaini Umar mengatakan selama pergelaran Festival Cap Go Meh (CGM), Jalan Trans Kalimantan menuju ke Jembatan Kapuas II akan ditutup. ”Penutupan alur jalan hanya akan dilakukan selama tiga hari. Mulai tanggal 11, 17 dan terakhir 18 Februari,” katanya kepada Pontianak Post, Rabu (9/2) di Sungai Raya. Menurut dia penutupan selama tiga hari berhubungan dengan berbagai agenda. Untuk tanggal 11 berhubungan dengan acara pembukaan CGM. Sementara tanggal 17 akan ada arakan tatung yang dipusatkan di Zaini Umar Ruko dan sebagian jalur Trans Kalimantan. ”Dan pada tanggal 18 merupakan puncak acara penutupan,” terang dia. Untuk penutupan jalan Trans Kalimantan hanya berlaku selama tiga hari. Pada tanggal 12-16 Februari jalan kembali dibuka. Kendaraan roda dua dan empat boleh lalu lalang. Kalaupun ditutup hanya jalur yang berada disebelahnya. Sedangkan sebelahnya tetap bisa dilewati. “Itu hasil kesepakatan kami bersama dengan pihak Muspida, Panpel CGM, MABT Kalbar dan Polsek termasuk pihak pengamaman Forum Kubu Raya Bersatu (FKRB),” jelas Zaini. Selain itu, sambungnya, untuk areal perparkiran juga diatur. Dishub Kubu Raya langsung bekerjasama dengan MABT termasuk pengamanan parkir yaitu FKRB. ”Sudah dirapatkan kalau kegiatan ini ada tempat parkir VIP khusus, VIP biasa dan parkir umum. Sebab, pada acara pembukaan kemungkinan besar Gubenur Kalbar, Pangdam XII Tanjungpura, Danrem, Kapolda dan Kapolres, Muspika termasuk Muspida akan hadir,” ujarnya. Zaini menambahkan untuk lahan perparkiran, panpel juga menyiapkan lahan alternatif. Titik-titik areal tersebut berada di depan sekolah, depan masjid juga depan SDN 14 Sungai Raya. Lahan tersebut bisa dipakau sebagai tempat parkir alternatif. ”Cuma, kami juga minta kepada FKRB sebagai koordinir perparkiran lakukan koordinasi dengan masyarakat. Sehingga kedepannya tidak menjadi persoalan,” pinta dia. Selama kegiatan CGM sejak tanggal 11-18 Februari, perparkiran akan ditarik dana. Rinciannya berbeda untuk tarif sepeda motor termasuk kendaraan roda empat. ”Dan saya sudah minta supaya pengelola parkir untuk menstandarkan harga perparkiran. Sebab, tujuan CGM adalah agar masyarakat berbondong-bondong ikut pergi,” katanya. Dishub Kubu Raya juga meminta karena Festival CGM sebagai even daerah, harus ada kontribusi bagi Kubu Raya. Makanya disepakati setiap nilai rupiah parkir ditarik dari masyarakat, sumbangan disetor ke kas daerah sebesar 10 persen. ”Kita tekankan kepada MABT harus ada setoran tersebut,” ungkapnya. Disamping itu, ia juga meminta prinsip perparkiran harus dijaga. Kenyamanan, Keamanan dan Keindahan harus diperhatikan. “Dan yang terpenting, masyarakat penonton tidak ada hambatan ketika menyaksikan Festival CGM,” kata Zaini. (den)

INFO

CGM, Waspada Copet SELAMA pagelaran Festival Cap Go Meh berlangsung, jajaran Polsek Sungai Raya terus memperketat pengamanan. Seluruh jajaran polisi mulai dari satuan intel, reskrim, dalmas dan satuan lain akan dikerahkan. ”Setidaknya sekitar 70 polisi dari jajaran Polsek Sungai Raya akan disebar. Namun, kami tidak turun sendirian, jajaran Polresta Pontianak juga diturunkan,” katanya kemarin. Menurut dia mencegah tindak kejahatan selama Festival CGM, mereka akan mengawasi pergerakan secara menyeluruh. Kasus yang paling rentan dalam keramaian adalah tindak pidana pencopetan. “Kami akan kirim intel dan reskrim membaur ditengah-tengah masyarakat, tetapi yang berpakaian preman,” ungkap Kapolsek. Polsek Sungai Raya juga mengakui tidak bisa mengamankan keseluruhan kegiatan selama Festival Cap Go Meh berlangsung. Alasannya kegiatan ini besar, dan juga memakan waktu cukup lama. ”Dari tanggal 11-18 Februari. Namun kami akan melakukan pengamanan secara maksimal,” tuturnya. “Apalagi banyak even dan hiburan ditampilkan,” timpal dia. (den)

Ujicoba Tender Online Dimulai 2011

MUJADI/PONTIANAK POST

PASANG TENDA: Persiapan Cao Go Meh di Kubu Raya semakin terasa. Saai ini sejumlah tenda termasuk dari sponsor sudah mulai terpasang.

PPK Tidak Dapat Verifikasi Balon Bupati Perseorangan NGABANG-Panitia fikasi dari tingkat PPS Pemilihan Kecamatan sampai ke KPU. (PPK) Ngabang, Selasa Menurut ketua (8/2) telah melaksanPPK Ngabang, Jongki, akan rapat pleno veriSPd mengatakan berfikasi dan rekapitulasi dasarkan hasil rapat terhadap dukungan pleno dan rekapitubakal pasangan calon lasi terhadap dukunperseorangan Pemigan pasangan balon lukada Bupati dan perseorangan terseWakil Bupati (Wabup) but, dari setiap PPS se Landak periode 2011Kecamatan Ngabang 2016. memang tidak ada Jongki Seperti diketahui, menyerahkan berada satu pasang calon Bupati dan kas atau dokumen asli terhadap Wabup Landak perseorangan pasangan balon perseorangan itu yang telah menyerahkan dukun- kepada PPK Ngabang. gannya ke KPU Landak. Pasangan “Jadi berdasarkan laporan balon tersebut yakni Suprianus Pi- dari setiap PPS se Kecamatan an-Suherman. Jumlah dukungan Ngabang, tidak ada penyerahan masyarakat terhadap pasangan berkas atau dokumen asli yang balon perseorangan itupun diveri- langsung oleh calon perseoran-

gan kepada PPS sesuai dengan batas waktu yang sudah ditetapkan oleh KPU Landak yakni pada 25 Januari lalu,” ujar Jongki, Rabu (9/2) di sekretariat PPK Ngabang. Dijelaskannya, dari hasil rapat masing-masing PPS sesuai dengan berita acara yang disampaikan kepada PPK Ngabang, memang tidak ada dukungan calon perseorangan yang dapat diverifikasi dan direkapitulasi jumlahnya. “Dengan demikian, PPK Ngabang memutuskan bahwa tidak ada calon perseorangan yang memenuhi syarat dapat mencalonkan diri secara resmi untuk Pemilukada Bupati dan Wabup Landak periode 2011-2016. Hasil keputusan pleno PPK Ngabang inipun bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” tegasnya. (wan)

SUNGAI RAYA— Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Kubu Raya semakin siap menjelang pelelangan proyek-proyek dengan sistem online secara terbuka. Berbagai pelatihan terus dilakukan supaya menghasilkan tenaga-tenaga andal. Itu dikatakan Yusran Anizam, Kadis Kominfo seusai menggelar latihan di Aula Bupati Kubu Raya, Rabu (9/2). ”Kita latih operator, tenaga administrasi untuk proses pelelangan dan pengadaan secara elektronik. Sebab, mulai 31 Januari kemarin, launching sistem online sudah dilakukan,” katanya kepada Pontianak Post. Menurut dia sebetulnya pada tahun 2011 ini, proses pelelangan dan pengadaan proyek sudah bisa dilakukan secara elektronik. Hanya saja, Diskominfo masih sebatas pengumuman lelang dan pemenang saja. “Untuk download kapasitas besar, tidak bisa dilakukan. Sebab, kapasitas bandwith kita terbatas hanya sekitar 2 mega,” ujarnya. Meski demikian, pada tahun 2011, Diskominfo tetap akan mencoba proses pelelangan secara online. Pihaknya akan mencoba 1 atau 2 paket saja. Baru pada tahun 2012 kedepannya, dapat dilakukan secara penuh. “Makanya kami terus kawal melalui bimtek. Ini sengaja kami gelar terus agar tenaga-tenaga administrasi dipersiapkan benar-benar andal,” kata dia. Untuk pelatihan kali ini, sambungnya, merupakan pelatihan kedua sekaligus pemantapan setelah pelatihan pertama diadakan. Namun ada yang istimewa, karena seluruh SKPD dilibatkan. Mereka sudah memahami bagaimana sistem online bekerja. ”Istilahnya secara sistem dan SDM kita sudah siap. Namun untuk infrastuktur belum ada. Sebab, dengan keterbatasan dana kami tidak bisa akomodir semua,” ungkapnya. Yusran menerangkan kesiapan sistem online secara keseluruhan baru dapat dilakukan pada tahun 2012 mendatang. Akan tetapi segala persiapan sudah dilakukan sejak tahun 2010 lalu. Pihaknya sendiri secara kelembagaan sudah membentuk tim pelaksana, kesiapan servera, sarana komputerisasi termasuk akses internetnya. “Untuk sekarang baru sekitar enam SKPD dan dua kecamatan yang siap. Bertahap kita lakukan sampai tahun 2011 semuanya selesai,” terang Yusran. (den)

Warga Padang Tikar 1, Gotong Royong Tinggikan Badan Jalan PADANG TIKAR – Masyarakat Desa Padang Tikar 1, Kecamatan Batu Ampar terus menjaga semangat gotong royong. Warga bahu membahu membangun sarana dan prasarana publik. ”Sikap ini terus kami kawal dan wujudkan. Kami akan jaga terus semangat tersebut,” kata Subandi Dolet, anggota DPRD Kubu Raya dari Fraksi PPP Kubu Raya, Rabu (9/2) di Sungai Raya. Menurut dia semangat gotong royong selama ini di daerah perkotaan sudah mulai hilang. Padahal karena aura tersebut, negara Republik Indonesia ini berdiri dan memerdekakan diri. ”Itulah yang harus kita kawal dan jaga,” ujarnya.

Ia menerangkan gotong royong tersebut terwujud ketika pembangunan Jalan Daya Bhakti, Desa Padang Tikar, Kecamatan Batu Ampar terwujud. Meskipun dibiayai oleh APBD, namun sepertinya kurang mencukupi. ”Makanya, masyarakat beramai-ramai bergotong royong dan melakukan pembenahan,” ungkap dia. Gotong royong tersebut, sambungnya, seperti melakukan peninggian badan jalan. Padahal proyek tersebut tidak rata. Makanya, warga beramairamai meratakan badan jalan sehingga menjadi tinggi. “Selama ini, saya melihat azas kebersamaan gotong royong inilah yang membesarkan organisasi,

lembaga atau apapun. Makanya, kami tampung wadah tersebut,” terangnya. Kegiatan gotong royong yang diadakan warga Desa Padang Tikar 1 diikuti banyak kalangan. Bukan saja wakil rakyat Batu Ampar, namun juga diikuti kepala desa, kepala dusun dan masyarakat tingkat bawah. ”Mereka membaur bersama,” ujar dia. Gotong royong warga Desa Padang Tikar meninggikan badan jalan tidak saja diikuti kaum adam, para perempuan juga tampak bahu-membahu dengan kaum pria. “Pembuatan atau peninggian badan jalan ini, bertujuan agar jalan utama yang kami lalui tidak cepat tergerus. Sebab, kami menantikan

dan sangat berharap fasum di tempat kami terjaga dengan baik,” ungkap dia. Lebih jauh, Subandi memaparkan, warga tidak hanya gotong royong meninggika badan jalan. Sejumlah fasilitas umum seperti pengerukan saluran irigasi juga ikut dilakukan bersama. Rencananya kegiatan ini akan dijadikan rutin. Ia menambahkan dalam kegiatan gotong royong ini, beberapa alat modern sumbangan masyarakat ikut disertakan. Bahkan para ibu-ibu juga sibuk membuat panganan khas setelah habis bekerja. ”Kami merasa bersyukur semagat gotong royong selalu terjaga,” terangnya. (den)


Pontianak Post

Kamis 10 Februari 2011

Aneka PONTIANAK

5 tahun buat Bujang Ali Sambungan dari halaman 9

sung mewarnai ruang sidang usai Bujang Ali menerima vonis majelis hakim. Putri terdakwa tidak kuasa menahan tangis. Tanpa henti terus larut dengan kesedihan hingga Bujang Ali digiring ke mobil tahanan untuk kembali ke tahanan. Bujang Ali tampak berusaha menenangkan putrinya. Sambil berpesan agar tabah. Semua merupakan cobaan dan membutuhkan kesabaran da-

lam menghadapinya. Dengan meminta tidak terlalu larut atas vonis yang telah majelis hakim jatuhkan. Sementara istri Bujang Ali yang ikut serta mendampingi sidang dengan agenda mendengar putusan majelis hakim itu berusaha tegar. Ia lebih memilih banyak diam. Sambil berusaha menenangkan putrinya yang histeris. Bujang Ali dan istri meminta putri mereka agar lebih fokus dalam menghadapi ujian

sekolah yang telah mendekati waktu. Sedang putranya yang selalu mendampingi selama Bujang Ali bersidang mampu menahan diri dan tidak larut dalam kesedihan. Penasehat hukum terdakwa, Ari Sakurianto mengatakan sepenuhnya menghormati keputusan majelis hakim. Serta bakal mengambil langkah hukum sebagai upaya mencari kepastian hukum. ”Tim penasehat hukum bakal mengajukan banding.

Segala keberatan atas keputusan majelis hakim akan disampaikan dalam memori banding. Banding dalam secepatnya. Kita usahakan Senin, memori banding telah disampaikan,” kata dia. Selain divonis bersalah atas kepemilikan narkotika, biaya perkara sebesar Rp5.000 ikut dibebankan kepada Bujang Ali. Barang bukti narkotika milik terdakwa dinyatakan dirampas negara untuk dimusnahkan. (stm)

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar, Supriono menambahkan, jika ingin memasukkan hewan/ternak dari luar negeri, harus ada surat persetujuan pemasukan yang dikeluarkan Kementerian Pertanian. “Sampai sekarang, belum ada persetujuan diterbitkan untuk yang dari Malaysia,” katanya. Sementara untuk hewan dari antar-pulau, harus ada rekomendasi pemasukan yang

dikeluarkan dari gubernur. Selain itu, harus ada surat keterangan kesehatan hewan dari instansi terkait di daerah asal. “Kalau tidak ada dokumendokumen tersebut, berarti ilegal,” tegas Supriono. Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi Kalbar sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 26 tahun 2008 tentang Pemasukan dan Pengeluaran Hewan/Ternak, Bahan Asal Hewan/Ternak, dan Hasil Bahan Asal Hewan/Ternak di Provinsi Kalimantan Barat.(rnl)

lolos penjaringan dalam rapat senat tertutup Untan (14/10/10) adalah Chairil Effendy MS (28 suara), Thamrin Usman (25 suara), dan Syafarudin AS (2 suara). Mereka juga telah mendapat nomor urut calon, Thamrin nomor urut satu, dua Syafarudin, dan terakhir Chairil. Besarnya suara mendiknas bisa membuat persaingan menjadi timpang, terutama bila suaranya mutlak untuk salah satu kandidat. Chairil Effendy yang juga calon incumbent mengaku tidak melakukan lobilobi khusus untuk mendapat dukungan menteri. “Tidak ada itu (lobi). Saya tidak tahu kalau calon lain,” ucapnya saat ditemui hari senin (7/2). Sementara kompetitor utamanya Dekan MIPA, Thamrin Usman juga mengungkapkan hal yang sama. “Lobi itu

malah akan kontraproduktif,” tandasnya pada hari yang sama. Dosen FKIP Untan Amrazi mengatakan, jika pemilihan rektor tetap akan dilaksanakan, maka Dikti dengan jelas telah melanggar permen 48/2009. “Dikti memang telah melanggar peraturan menteri sesuai dengan surat yang kita dapat,” kata Amrazi, kemarin. Ada informasi yang menyebutkan, harusnya pemilihan tidak dilangsungkan karena memang dikti jelas melanggar aturan. Bukan hanya itu, secara tidak langsung melihat kasus di Politeknik kemarin hal yang sama juga terjadi di Untan. Apalagi beberapa senat, memang tidak diharuskan memilih karena sedang dalam masa studi. “Kita akan lihat besok saja, apa yang akan terjadi,” katanya. (ars/tin)

Terancam Tiga Tahun Penjara Sambungan dari halaman 9

kemarin. Menurut Faisyal, sebetulnya unggas dari Malaysia dilarang masuk ke Kalbar sebagai langkah pencegahan penyakit flu burung. “Kita akan investigasi, betul atau tidak ayam-ayam ini dari Malaysia,” kata Kasi Wasdak Karantina Pertanian Klas I Pontianak, Faisyal Noer, saat ditemui di Pasar Puring. Jika bibit ayam Malaysia tersebut masuk melalui Entikong, mestinya petugas karantina tidak

membolehkannya masuk ke Kalbar apabila tanpa ada dokumen. “Kita selidiki dulu, apakah lewat (border) Entikong atau lewat jalan tikus, atau mereka sembunyi-sembunyi menunggu petugas lengah,” ujar dia. Untuk sementara, bibit ayam tersebut akan disita untuk penyelidikan lebih lanjut. Pihaknya pun meningkatkan koordinasi dengan petugas karantina yang ada di border Entikong guna meminta klarifikasi.

Senat Gelar Rapat Tertutup Sambungan dari halaman 9

diketahui detail pembahasan, tampaknya rapat berlangsung alot. Selain memakan waktu berjam-jam, dari luar ruangan sering terdengar interupsi-interupsi keras dari para peserta sidang. Selepas sidang, para anggota senat langsung pergi. Sebagian besar enggan berkomentar. Bahkan kandidat rektor Thamrin Usman yang dikenal akrab dengan wartawan menolak bicara. “Maaf, saya sedang puasa bicara,” ujar jebolan Perancis ini. Hanya ketua panitia pemilihan, Abubakar Alwi yang mau dimintai keterangan, meski masih normatif. Ia mengatakan timnya sudah menyelesaikan semua kelengkapan acara. Perihal apakah mendiknas atau kuasanya jadi datang atau tidak,

Abubakar memastikan akan ada yang datang. “Yang datang tidak harus menteri, beliau bisa menunjuk kuasa. Biasanya dari lingkungan Dirjen DIKTI,” katanya. Namun ketika ditanya siapa nama yang diutus, ia menjawab “sedang dikonfirmasi.” Pilrek kali ini memang terasa berbeda. Pemilihan-pemilihan rektor sebelumnya hanya dilakukan oleh senat. Sekarang denganPermendiknas24/2010, mendiknas memiliki andil besar dalam pemilihan. Pada pasal enam ayat dua disebutkan menteri mendapat hak suara sebesar 35 persen dari total pemilih. Artinya suara senat meski masih 65 persen tidak lagi menentukan. Pasalnya ada tiga calon yang maju, dan mustahil senat yang berjumlah 55 orang akan satu suara. Ketiga orang calon rektor

Tertibkan Aset Sambungan dari halaman 9

aset, Pemerintah Provinsi Kalbar dibantu oleh Badan Pertanahan Nasional. Instansi tersebut dirasakan kooperatif dan membantu sertifikasi aset

pemeriksaan yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Kalbar. Lembaga tersebut menyatakan pendapat wajar dengan pengecualian terhadap Laporan Keuangan Pemerintah

Kalbar tahun anggaran 2009. Opini ini dua tingkat lebih baik dari hasil pemeriksaan di tahun-tahun sebelumnya. ”Saat ini kami terus melakukan inventarisasi,” katanya. (uni)

Terima Stigma Negatif, Tak Bisa Pulang ke Rumah Sambungan dari halaman 9

ada 501 pasien di RSJ Singkawang. Sebanyak 300 diantaranya diperbolehkan pulang. Tetapi ada keluarga yang tidak mau menerima kembali, sehingga mereka tetap berada di sana. Dengan adanya workshop, pasien yang dianggap sembuh bisa mendapatkan keterampilan sehingga memiliki bekal untuk mencari pekerjaan dan bisa diterima kembali oleh keluarganya Untuk pelaksanaan work-

shop ini, Komisi D DPRD Kalbar akan mengajukan anggaran Rp1 miliar pada tahun depan. Workshop yang bisa diberikan kepada mereka diantaranya keterampilan menjahit, bengkel, cuci mobil, dan sebagainya. Pria kelahiran Sintang pada 1 Agustus 1972 ini menambahkan letak rumah sakit jiwa di Kota Singkawang dirasakan tepat. Lahan di sana cukup luas, yakni 21 hektar dan masih bisa dilakukan pengembangan. Letak rumah sakit di sana juga membuat pelayanan menjadi

lebih fokus. ”Untuk di Kota Pontianak kondisinya sudah tidak kondusif,” ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera ini. Direktur RSJ Singkawang, Oscar Primadi mengatakan saat ini dirinya berupaya mengubah stigma negatif di masyarakat. Dimulai dengan meningkatkan pelayanan di rumah sakit. Dulunya pasien rumah sakit menginap di bangsal seperti penjara. Tetapi saat ini tak lagi bangsa, melainkan berbentuk kamar dengan beberapa tempat tidur. Tahun ini dibangun empat kamar, setiap kamar

memiliki enam tempat tidur. “Seperti rumah sakit kelas 3. Saya tidak lagi buat bangsal lepas. Kecuali emergency. Jika ada anggaran, akan dibangun kamar lagi. Kedepannya kelas 2 terdiri atas dua tempat tidur, dan VIP terdiri atas satu tempat tidur, ” kata Oscar. Sekarang ini RSJ Singkawang memiliki 150 tenaga perawat, 2 dokter jiwa, 8 dokter umum, 2 dokter gigi, dan 1 psikolog. Untuk peningkatan pelayanan sesuai standar ISO 9001:2000, sebanyak 30 sampai 50 tenaga medis mengikuti pelatihan.(*)

Apapun desainnya, konsep pembangunan Pasar Flamboyan tetap dikembalikan sebagai pasar rakyat. Pasar tradisional tersebut tetap memiliki hanggar yang terdiri atas meja-meja pedagang. Pasar yang dibangun

nanti diupayakan dapat menampung seluruh pedagang yang berjumlah sedikitnya 400 orang. Pada bagian depan juga terdapat ruko, seperti sebelumnya. Penataan dilakukan agar pasar lebih rapi. Nantinya pasar yangterletakdiJalanGajahmada

akan memiliki drainase yang bagus. Air di sana mengalir lancar, sehingga tidak becek. Pengunjung dapat berbelanja dengan nyaman. Edimemperkirakanpembangunan pasar secara keseluruhan menghabiskandanaRp15miliar. Tak membutuhkan waktu lama,

jika anggarannya tersedia dalam setahun selesai dibangun. Diharapkan pada 2012 pasar dapat dioperasionalkan.“Untuk biaya pembangunannya, sistemnya seperti apa, menjadi kebijakan Pak Wali. Yang jelas, pasar diupayakan menampung seluruh pedagang,” katanya. (uni)

pipanisasi yang tuntas akhir Desember 2009 terbengkalai dan putus. Padahal, jika selesai, masyarakat sudah bisa menikmati air bersih dari proyek tersebut. Bahkan bisa menikmati air langsung dari kran. “Belum lagi jalan rusak satu tahun bisa diperbaiki. Kami pelaksana siap melaksanakan itu tapi disetop sepihak. Nah, yang bikin hancur Kota Pontianak itu siapa sebenarnya,” tanyanya. Ia menjelaskan, masalah ini tidak semudah apa yang dilihat karena ada hal mendasar mengapa pembayaran tidak dilakukan, yaitu proyek lanjutan yang otomatis diperoleh pihaknya. Namun terganjal oleh putusan sepihak tersebut. “Ini ada latar belakangnya, yaitu proyek lain miliar rupiah, karena jika proyek ini tuntas, pastinya proyek lain senilai Rp 62 miliar otomatis ke saya. Namun, yang jelas saya mau masalah ini dituntaskan segera. Bayar dong sesuai yang saya tagih selain 87,2 persen dari progress itu. Tagihan lain senilai Rp 6,9 miliar lebih

itu, kok dipotong-potong,” katanya. Namun, jika Wali Kota beralasan pihaknya enggan membayar sesuai apa yang diklaim PT Promits karena takut tidak sesuai dengan apa yang diperintahkan BPK dan BPKP, Ketua Pemprov Lemkari Kalbar ini siap menggungat kedua lembaga tersebut. Karena, tegasnya, BPK maupun BPKP tidak berhak untuk memerintahkan pembayaran tersebut. “Kita akan gugat BPK dan BPKP jika mereka memerintahkan hal itu, dan mana surat perintahnya, karena yang berhak untuk memerintahkan pembayaran tersebut adalah konsultan proyek dan kotraktor itu sendiri,” tegasnya. Pihaknya siap membawa masalah ini hingga hukum yang lebih tinggi, karena jika wali kota tetap tidak mau membayar sesuai dengan klaim PT Promits, ia memastikan nilai kerugian yang harus dibayar pemerintah bisa lebih besar jika masalah ini berujung ke pangadilan, dengan total Rp 22,69 miliar, yang terdiri dari kerugian material dan immaterial. (ody)

Ancam Menggugat Sambungan dari halaman 9

pertanyakan di DPRD bahwa BPKP tidak pernah melaksanakan audit waktu itu, tapi menghitungkan. Ini bukan audit. Yang dihitung progress. Progress kami hitung waktu itu 92 persen, akhirnya mereka hitung hanya 87,2 persen,” tegas Werry.Menurut Werry sudah pernah diselesaikan dalam musyawarah. Karena sudah ada di dalam kontrak itu. Dalam musyawarah itu ia menagih 92 persen. Tapi, yang terjadi PDAM mau membayar 87,2 persen saja, sesuai dengan hasil hitungan BPKP dan bukan hasil audit. “Kalau ini hasil audit, terus terang akan saya gugat ini. Siapa nyuruh diaudit. Kalau diaudit, kenapa saya tidak diaudit. Akhirnya hasil kesepakatan itu 87, 2 persen, dan saya juga sepakat. Jadi, ya bayarlah,” tegasnya. Ia menambahkan, “Rp2 miliar lebih ini hanya hitungan progress. Saya sepakat. Wajar kalau Wali Kota menyuruh PDAM untuk membayar. Karena itu memang yang ditagih.

PONTIANAK - Badan legislatif Kota Singkawang, Selasa (8/2) berkunjung ke Badan Legislatif Kota Pontianak. Sekitar 10 anggota Banleg Singkawang tersebut mencari dan menanyakan mekanisme pengajuan, pembuatan, pembahasan serta pengesahan suatu rancangan peraturan daerah. Wakil Ketua Badan Legislatif Singkawang, Paryanto menjelaskan kedatangan mereka ke Badan legislatif Kota Pontianak juga sebagai bahan perbandingan yang bisa dipelajari terkait dengan tugas pokok dan fungsi Badan Legislatif. “Ini sebagai perbandingan, agar tupoksi bisa kita kerjakan

Tetapi, tagihan lain mana. Ini kan harus dibayar juga.” Mungkin, tegasnya, Wali Kota tidak tahu ada tagihan lain. Bahkan Wali Kota juga dianggap tidak tahu pemutusan kontrak itu tidak benar. “Dan semua ini juga dipotong, sehingga bukan Rp2 miliar lebih yang dibayar, namun hanya Rp1,4 m,” kata Werry. Jelas saja Werry menolaknya. “Mana saya mau kalau PDAM hanya bayar Rp1,4 m. Padahal Walikota Sutarmidji sudah menyuruh membayar Rp2,4 miliar. Makanya saya laporkan ke Polda Kalbar sebab hal ini sama saja dengan penipuan bahkan penggelapan,” paparnya.Padahal kalau dihitung kerugian baik materil dan immateril, ia mengaku capai Rp22 M. Namun tidak sebesar itu. “Sebab saat saya di dewan maupun dimana-mana, kalau PDAM tidak punya duit, Rp1.000 saja saya terima, asalkan PDAM mau mengakui kesalahannya. Sampai saat ini PDAM tidak mampu membuktikan kebenarannya,” ucapnya. Akibat permasalahan ini, kata dia, harusnya proyek

secara maksimal, secara garis besar memang sudah kita dapatkan. Kedepannya kita akan terus meningkatkan tupoksi agar perannya maksimal. Begitu juga dengan pembuatan perda, apa saja yang dibutuhkan,” kata Paryanto, kemarin. Begitu juga dengan yang dikatakan oleh anggota badan legislatif Singkawang, M. Suparsono. Ia menjelaskan dengan belajar dari badan legislative kota Pontianak, kota Singkawang juga bisa belajar dan punya terobosan baru tentang perda yang akan dibuat. “Tugas pokok dan fungsi badan legislative kota Singkawang agar bisa lebih baik

lagi. Setiap ada perda yang ada, untuk kota Singkawang kita masih ada pansus yang terlibat. Makanya dengan melihat kota Pontianak kita juga bisa membuat perubahan,” kata Suparsono. Ketua Badan Legislatif Pramono Tripambudi saat menerima badan Legislatif Kota Singkawang menjelaskan bahwa kehadiran banleg kota Singkawang sebagai agenda silatuhrahmi serta mengetahu prosedur banleg yang ada di Pontianak. “Banleg Singkawang, ingin tahu juga proses tugas banleg apa saja. Apalagi saat ini kota Singkawang masih belum diseting sempurna,” katanya. (tin)

Jateng Lirik Arwana Kalbar PONTIANAK - Komisi B DPRD Jawa Tengah menyatakan tertarik dengan potensi budidaya ikan arwana di Kalimantan Barat. Karena itu, rombongan wakil rakyat ini ingin melihat langsung dan mempelajari budidaya arwana tersebut. Menurut Wakil Ketua Komisi B Jateng, Bambang P, budidaya arwana di Kalbar adalah satu-satunya di Indonesia. Ikan tersebut bernilai ekonomis tinggi, termasuk di Jawa sehingga dinilai sangat menjanjikan untuk dibudidayakan. “Kita akan coba di Jateng. Minimal kalau tidak bisa dibudidayakan, kita di sana bisa bantu memasarkan arwana,” katanya usai berdialog dengan Wakil Gubernur, Christiandy

Sanjaya, kemarin. Selain arwana, pihaknya juga tertarik dengan budidaya karet dan tebu di Kalbar. Dalam pengembangan karet dan tebu, Kalbar dan Jateng dinilai dapat bersinergi. “Kita ingin belajar tentang karet rakyat di sini. Ternyata tadi kita dapat masukan, di sini banyak karet tetapi tak ada pabrik. Di sana (Jateng) banyak pabrik, tetapi kebun tidak ada. Kebun tebu di sini bagus, tetapi tak ada pabrik. Di sana ada pabrik,” jelasnya. Usai pertemuan dengan wakil gubernur, rombongan Komisi B Jateng berencana untuk meninjau lokasi perkebunan karet di Mandor. Sementara hari ini, rombongan juga dijadwalkan untuk meninjau

penangkaran arwana. Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya berharap, ke depan, hubungan kerjasama antara Kalbar dengan Jateng bisa dijalin dengan baik. Apalagi, kedua daerah dapat saling mengisi dalam berbagai hal. “Kita harapkan ada kerjasama di bidang marketing dan sebagainya,” ujar dia. Dalam pertemuan ini, juga dibicarakan tentang kemungkinan transmigrasi dari Jateng ke Kalbar. Namun, kata Christiandy, rencana tersebut masih perlu melalui berbagai tahap persiapan. Hal ini mengingat lokasi transmigrasi harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas atau infrastruktur pendukung.(rnl)

Bibit Ayam Malaysia Ditangkap haan ekspedisi. Suryaman sangat menyesalkan hal ini. Menurutnya, ternak unggas dari luar mestinya tidak dapat bebas masuk ke Kalbar yang sebelumnya dinyatakan sebagai daerah bebas flu burung. Masuknya ternak dari luar itu dikhawatirkan dapat menjadi media penularan penyakit. Dia menduga masuknya unggas asal Malaysia ke Kalbar sudah sering terjadi. “Mereka mainnya rapi, kemungkinan ini bukanlah yang pertama. Kebetulan saja ini tertangkap,” ujarnya. Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, puluhan ribu unggas sudah dimusnahkan dan dibakar oleh Pemerintah Kabupaten Pontianak bersama

instansi terkait. Hal ini karena unggas tersebut terdeteksi telah tertular flu burung. Pengawasan terhadap lalu lintas ternak pun semakin diperketat. Setelah penangkapan bibit ayam Malaysia ini, AAP akan membuat laporan resmi ke Polda Kalbar supaya pelaku dapat diproses lebih lanjut. Suryaman berharap, aparat dapat memberikan tindakan tegas terhadap pelaku agar ada efek jera. “Tindakan mereka menyakitkan kami para peternak,” tambahnya. Sementara itu, Sood, 67, pemilik ayam mengakui bahwa bibit tersebut memang diperolehnya dari Kuching-Malaysia. Jumlah bibit ayam miliknya adalah sebanyak 600 ekor yang dikemas dalam tiga paket. Masing-masing paket terdiri

atas dua box. Bibit ayam itu baru saja tiba dari Entikong. “Saya titip dengan orang,” kata warga Siantan ini. Dia membeli ayam tersebut dengan harga Rp5.000 per ekor dan direncanakan akan dijual lagi dengan harga Rp6.000 per ekor. Sood tidak mengantongi dokumen resmi yang menjadi dasar dalam memasukkan unggas tersebut. Menurutnya, bisnis bibit ayam ini baru saja digelutinya dengan maksud untuk coba-coba mencari tambahan penghasilan. Biasanya, sehari-hari Sood adalah pedagang ikan di Pasar Puring. “Saya tidak tahu kalau tidak boleh bawa ayam dari Malaysia,” ujar dia. Saat ayamayam miliknya ini disita dan diangkut oleh pihak Karantina, Sood hanya bisa pasrah.( rnl)

Polisi Kantongi Calon Tersangka Sambungan dari halaman 16

Bendahara KONI kepada satgas pelatda PON XVII sebesar

Desain Dua Konsep Sambungan dari halaman 9

Banleg Singkawang Belajar ke Pontianak

Sambungan dari halaman 9

tanah. Hingga saat ini bagian yang berhubungan dengan penataan aset diantaranga keuangan dan bagian aset saling bersinergi. Tertib pengelolaan aset berpengaruh terhadap hasil

15

Rp8,59miliar. Terakhir,ketekoran kasKONI Kalbartahun2009yang terindikasikerugiandaerahsebesar Rp2,114 miliar. Khusus kasus

pengeluarankeuanganKONIKalbar oleh Wakil Bendahara KONI kepada satgas prapon sebesar Rp1,368 miliar. (stm)

Thamrin Tomagola Bakal Digugat Pidana... Sambungan dari halaman 16

ketika menjatuhkan putusan. Karena itu, kali ini DAD Kalbar ingin menggunakan haknya dan tidak terkait dengan DAD di provinsi lain. DAD Kalbar melalui kuasa hukumnya sudah menyampaikan gugatan perdata atas perbuatan Thamrin di Pengadilan Negeri Depok, 7 Pebruari 2011 lalu dengan nomor register perkara 15/PDT/6/2011/ PN.DPK. Sedangkan untuk aspek pidana, DAD Kalbar melalui kuasa pelapornya, Henry Lisar sudah melapor ke Porestabes Bandung pada 8 Pebruari 2011. Laporan tersebut bernomor LP/45/II/2011/ Polrestabes Bandung. Menurut Henry Lisar, lapo-

ran ini bukan didasari oleh kemauan pribadi melainkan sebagai hasil rapat DAD Kalbar dengan sejumlah ahli hukum. Langkah yang diambil juga sebagai upaya untuk menuntut keadilan dan demi meredam keresahan warga dayak Kalbar atas pernyataan Thamrin. “Kami harap aparat segera menindaklanjutinya dan kasus ini jangan sampai dipetieskan,” ujarnya. Kuasa Hukum DAD Kalbar, Martinus Ekok menambahkan, secara perdata terdapat dua gugatan yang dialamatkan pihaknya kepada Thamrin. Thamrin digugat untuk meminta maaf di media massa selama tujuh hari berturutturut atas pernyataannya yang menghina suku dayak. Selain

itu, Thamrin juga digugat untuk membayar ganti rugi, baik materiil maupun immaterial kepada sebesar Rp2 (materiil Rp1, immaterial Rp1). Sedangkan secara pidana, pihaknya melaporkan Thamrin atas penghinaan dan perbuatan tidak menyenangkan. Sesuai pasal 311 KUHPidana, Thamrin dapat diancam dengan hukuman empat tahun penjara. Menurut Martinus, gugatan perdata sengaja disampaikan ke Pengadilan Negeri Depok karena alamat tempat tinggal Thamrin adalah di Depok. Sementara gugatan pidana dilaporkan ke Polrestabes Bandung lantaran lokasi dan waktu kejadian perkara (kesaksian Thamrin) adalah di Bandung.(rnl)

Sekretaris Lelang Tidak Tahu Sambungan dari halaman 16

Hansip.”Lelang baju Hansip saya tidak ikut. Lelang lain ikut. Karena banyak pelelangan. Tidak sebatas pengadaan baju Hansip,” kata Erwanto. Natalia, panitia lelang yang ikut bersaksi di pengadilan, mengatakan ada tiga perusahaan yang menawarkan pelelangan terendah. Dirinya merupakan panitia yang menerima pendaftaran lelang. Natalia menambahkan selama menjadi panitia lelang Baju Hansip tidak pernah

melihat HPS. Dan penilaian harga penawaran menggunakan HSU. Namun ia menyatakan panitia memiliki HPS. Hanya saja Natalia tidak melihatnya secara langsung. Serta mengatakan PT Putraco Utama tampil sebagai pemenang tender pengadaan baju Hansip. Ia menyebutkan dasar penentuanpemenangtendertidak mutlak berdasar penawaran terendah. Namun sejauh mana persyaratan ketentuan lelang mampu terpenuhi perusahaan peserta lelang. Dan mengata-

kan semua peserta lelang telah memenuhi ketentuan lelang. Natalia menambahkan, selama menjadi panitia lelang hanya dua kali mengikuti rapat. Dan tidak mengetahui tentang pengusulan pemenang tender. ”Usulan pemenang hanya mengetahuinya dari berkas,” kata dia. Selama sidang Kimha didampingi kuasa hukum Suwito dan Patners dan majelis hakim diketuai Yunus Sessa dengan hakim anggota Agung Purbantoro dan Imam Supriyadi. Dengan JPU Wagiyo. (stm)


metropolis

16

Pontianak Post

ADAT

Thamrin Tomagola Bakal Digugat Pidana dan Perdata PONTIANAK - Setelah dihukum adat di Kalimantan Tengah, Thamrin Amal Tomagola kini harus menghadapi tuntutan dari Dewan Adat Dayak Kalimantan Barat. Kali ini, DAD Kalbar menggugat Thamrin melalui jalur hukum positif, baik secara pidana maupun perdata akibat pernyataannya yang menyinggung suku dayak. “Masyarakat adat dayak Kalbar beIbrahim Banson lum berhenti untuk menuntut Profesor Thamrin karena dia sangat melecehkan suku dayak, bukan hanya secara lokal, tetapi juga secara nasional dan internasional,” tegas Sekretaris Umum DAD Kalbar, Ibrahim Banson, kemarin di Rumah Betang Pontianak. Menurut Ibrahim, sanksi yang diberikan kepada Thamrin tidak cukup jika hanya berdasarkan hukum adat tetapi harus dibarengi dengan sanksi menurut hukum positif. “DAD Kalbar sudah menunjuk 10 advokat yang akan menangani kasus ini,” ujarnya. Sebagaimana diketahui, pada 30 Desember 2010 lalu, Thamrin yang menjadi saksi ahli dari pihak Nazriel Ilham (Ariel Peter Pan) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bandung mengatakan, di suku dayak, bersenggama tanpa diikat oleh perkawinan sudah dianggap biasa. Malah hal itu dianggap sebagai pembelajaran seks. Pernyataan Thamrin ini telah disebarluaskan melalui media massa sehingga dipandang sebagai bentuk penghinaan terhadap suku dayak. Di Kalimantan Tengah, Thamrin telah dituntut secara adat untuk membayar lima pikul garantung yang diserahkan kepada majelis sidang adat, meminta maaf di depan masyarakat dayak di depan persidangan dan melalui berbagai media lokal dan nasional, mencabut hasil penelitiannya, mencabut pernyataannya pada saat sidang Ariel Peterpan serta membayar uang denda (Singer) untuk upacara adat sebesar Rp 77.777.777. Ibrahim mengungkapkan, DAD Kalbar tidak terlibat dalam sidang adat Thamrin di Kalteng tersebut, baik di saat proses maupun Ke Halaman 15 kolom 5

Kamis 10 Februari 2011

Polisi Kantongi Calon Tersangka Korupsi Bansos Provinsi Kalbar

SHANDO SAFELA/PONTIANAKPOST

DENGARKAN SAKSI: Cornelius Kimha (baju putih) tengah berbicara dengan saksi pada sidang yang digelar kemarin.

Sekretaris Lelang Tidak Tahu Pengadaan Baju Hansip PONTIANAK - Pengadaan baju hansip tahun anggaran 2008 di lingkungan Kesbanglinmas Pol tanpa sepengetahuan sekrestaris panitia lelang pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Sebagian anggota panitia lelang memberikan keterangan tidak mengetahui secara pasti soal harga perkiraan sendiri tetapi mengacu pengadaan barang dengan harga satuan umum. Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan baju

hansip dengan terdakwa Cornelius Kimha di Pengadilan Negeri Pontianak, Rabu (9/2). Sidang kali ini beragendakan mendengar keterangan saksi. Sebanyak tiga saksi Jaksa Penuntut Umum hadirkan ke persidangan. Ketiga saksi yaitu Efendi sekrestaris panitia lelang dan Tedi Erwanto serta Natalia. Keduanya sebagai anggota panitia lelang. Mereka bertugas berdasar SK Sekda Provinsi atas nama Gubernur. Kesaksian ketiganya menyebutkan bertugas penuh sebagai panitia lelang di lingkungan Pemprov Kalbar. Baik lelang terbuka maupun terbatas. Mencapai lebih kurang sebanyak 300 paket pada 2008 yang ditangani. Semua terdiri atas lelang terbuka dan terbatas. Pengadaan Baju Hansip termasuk pengadaan terbuka. Karena nilai penawaran melebihi nominal angka Rp100 juta. Jadi sesuai aturan lelang mesti diumumkan melalui me-

dia massa. Namun, Efendi, sekrestaris panitia lelang, mengatakan tidak mengetahui soal pengadaan baju Hansip. Meski secara struktural kepanitian lelang dia merupakan orang kedua setelah ketua panitia. Tetapi majelis hakim maupun JPU dalam sidang tidak menggali secara mendalam soal ketidaktahuan Efendi menyangkut pengadaan baju Hansip. Pertanyaan yang dilontarkan hanya sebatas tahu atau tidak tentang pengadaan baju Hansip. Dengan tegas,” Efendi menjawab tidak tahu.” Sementara Erwanto menyatakan tidak terlibat secara langsung pengadaan baju Hansip serta tidak menandatangani dokumen lelang. Karena pada waktu bersamaan menyelesaikan tugas kantor instansinya berasal. Dan mengatakan memang dibenarkan serta mendapat dispensasi bila kesibukan kantor menumpuk tidak aktif dalam kepanitian sebuah pelelangan. Karena panitia dianggap mencukupi jika 2/3 anggota telah bekerja. Erwanto menjelaskan tugas umum panitia lelang yakni menyusun jadwal pelelangan, menyusun HPS, menyusun dokumen, mengumumkan dan mengevaluasi pelelangan dan melaporkan serta menyampaikan usulan pemenangan kepada kuasa pengguna anggaran. Tapi dirinya sama sekali tidak terlibat dalam pengadaan baju Ke Halaman 23 kolom 5

PONTIANAK – Kepala Bidang Humas Polda Kalbar AKBP Suhadi SW mengatakan penyelidikan kasus bantuan sosial Pemprov Kalbar mulai menemukan titik terang. Pihaknya sedang membidik calon tersangka. Namun penetapannya masih membutuhkan keterangan beberapa saksi. ”Kita telah mengantongi calon tersangka. Semoga dalam waktu dekat bakal segera dapat ditetapkan,” kata Suhadi. Namun Suhadi enggan menjelaskan terlalu jauh. Dia belum merincikan identitas calon tersangka yang bakal ditetapkan polisi. Tetapi hanya menyebutkan pihaknya masih terus mengumpulkan keterangan saksi. Saksi yang telah dimintai keterangan pihak kepolisan sebanyak 11 orang. Kasus bansos mulai kembali ditangani kepolisian sejak Januari 2011. Usai diserahkan secara resmi oleh KPK. Adapun saksi yang diperiksa meliputi empat dari Pemprov dan tujuh dari KONI Kalbar. Saksi yang telah menjalani pemeriksaan yaitu Gus, Wal, Sun dan Mas. Mereka berempat saksi dari Staf Pemprov Kalbar. Sementara dari KONI antara lain, TA, RS, ED, HD, EA, SP, dan DM. Laskar Anti Korupsi Indonesia mendesak Polda Kalbar segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi Bansos Provinsi Kalbar. Sebab kasus tersebut membutuhkan kepastian hukum yang jelas. Serta menginginkan pihak kepolisian mampu membongkar aktor intelektual penyelewengan dana bansos. ”Polda mestinya harus mampu menetapkan tersangka dengan segera. Penyelidikan kasus Bansos sudah terlalu lama berjalan. Polisi jangan hanya mampu memeriksa saksi. Padahal hasil audit investigasi temuan BPK telah KPK serahkan. Jadi tidak ada alasan bila kesulitan menetapkan tersangka. Polisi jangan terlalu lamban menangani kasus Bansos,” kata ketua Umum DPP LAKI Burhanudin Abdullah di Pontianak, kemarin. Menurut dia kasus Bansos menjadi pertaruhan aparat kepolisian untuk mampu mengusut kasus dugaan korupsi. Serta memandang bila gagal menangani kasus tersebut berarti KPK memang mesti kembali turun tangan. Jika sampai terjadi tentu sangat disayangkan. Kasus Bansos Kalbar pernah ditangani Polresta Pontianak. Kemudian diambil alih Polda sebelum KPK mengambil alih. Namun kasus itu kembali dilimpahkan kepada Polda Kalbar untuk mengusutnya. Selama mengusut kasus bansos, jajaran Polda telah memeriksa sembilan saksi. Sebelum kasusnya ditangani KPK. Kesembilan saksi yaitu Red, Gus, Wal, Mah, Is, Sya, Er, Tri, dan Sub. Indikasi korupsi penggunaan bansos mulai muncul atas dasar hasil temuan audit BPK. Penggunaannya terindikasi merugikan negara senilai Rp22,14 miliar. Total dari APBD Kalbar tahun 2006 hingga 2008. Hasil telaah itu mencakup penggunaan keuangan daerah oleh DPRD Kalimantan Barat periode 2004-2009 terindikasi kerugian daerah Rp10,07 miliar. Kedua, pengeluaran keuangan KONI Kalbar oleh Wakil Bendahara Koni kepada satgas prapon sebesar Rp1,368 miliar. Ketiga, pengeluaran keuangan KONI Kalbar oleh Wakil  Ke Halaman 23 kolom 5

Lembur Selesaikan RS PONTIANAK - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan, tahun 2011 ini bangunan poli di Rumah Sakit Pontianak akan selesai. “Tahun 2011 ini bangunan poli itu selesai,” ujar Edi Rusdi di Pontianak. Makanya tahun ini pihaknya terus mengejar untuk penyelesaian poli terlebih dahulu. Sambil melanjutkan pembangunan untuk bagian belakang. “Cuma, kita perlu lembur untuk menyelesaikan itu,” kata dia. Menurut Edi, Dinas PU sebagai pelaksana dan Dinkes Pontianak pemegang anggaran untuk pembangunan Rumah Sakit Pontianak tersebut. Sebelumnya, Kadis Kesehatan Pontianak Multi Junto Bhatarendro mengatakan, Unit Gawat Darurat dan Poli Spesialis di Rumah Sakit Pontianak yang kini tengah dibangun bisa beroperasi pada Mei 2011 ini. Karena, Wali Kota Pontianak Sutarmidji ingin ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono datang dalam Hari Bulan Bhakti Gotong Royong dengan PKK pada Bulan Mei akhir, sudah bisa difungsikan UGD dan Poli Spesialistik. Menurut Edi Rusdi, pada dasarnya siapapun tamu yang datang ke Pontianak tetap disambut dengan baik. Kali ini berhubung Presiden RI yang akan berkunjung ke kota ini, maka pihaknya juga tetap melakukan berbagai persiapan. “Dalam rangka menyambut tamu, siapapun dia, jalan kota kita perbaikilah. Ini supaya kota kita nyaman. Karena banyak fasilitas di kota ini,” katanya. Begitu juga di setiap ada even-even apapun yang membuat banyak masyarakat datang ke Kota Pontianak, Edi mengaku pihaknya tetap berupaya memberikan kesan. Masyarakat dari luar juga sudah banyak mengakui kenyamanan Kota Pontianak. Begitu juga dengan fasilitas-fasilitasnya. Termasuklah kulinernya. “Ini penilaian orang yang datang ke Pontianak. Artinya kita cukup bangga. Karena itu akanberdampakpadapertumbuhanekonomi Kota Pontianak,” katanya lagi. (ody)


pro-kalbar Pontianak Post

17

Cap Go Meh

Lahan

Nama Bupati Dicatut NAMA Bupati Ketapang, Henrikus dicatut oleh seorang oknum PNS berinisial AS yang menjadi suruhan perusahaan perkebunan sawit di daerah tersebut. Penggunaan nama orang nomor satu di Ketapang kaitannya pembebasan lahan masyarakat setempat. Hal itu terungkap saat puluhan warga tiga desa, yakni Suka Karya, Suka Harapan dan Sedawak Kecamatan Marau, saat Henrikus mendatangi Kantor Pemkab Ketapang, Rabu (9/2).Kedatangan warga bertujuan mengadukan PT Budi Alam Lestari dan Sanita Nata Palma (Golden Hope Group) karena belum merealisasikan Plasma Khusus kepada masyarakat. Ayal Wiranata, Demung Adat Desa Manjau Ke Halaman 23 kolom 1

Razia Gabungan

ANDI/PONTIANAKPOST

Curanmor Meningkat TAK hanya operasi gabungan mengamankan barang bukti dan tersangka curanmor di Kecamatan Kendawangan yang dilakukan Reskrim Polres Ketapang dan Polsek Kendawangan. Tetapi, Polres Ketapang juga melakukan operasi gabungan lalu lintas Selasa (8/2) malam. Penertiban lalu lintas itu diikuti juga seluruh unit yang ada di Polres Ketapang. Kapolres Ketapang AKBP Badya Wijaya S.Ik melalui Baur Tilang Satlantas Polres Ketapang, Bripka Purwanto BBS bahwa dalam operasi lalu lintas dalam menekan curanmor yang

Kamis 10 Februari 2011

Jalan Menuju Masjid Raya Ditutup Tabligh Akbar Siap Digelar

HARI/PONTIANAKPOST

DITUTUP: Tenda dipasang di masjid Raya Singkawang. Tabligh Akbar yang digelar tadi malam, membuat jalan ditutup.

SINGKAWANG –Seluruh ruas jalan menuju Masjid Raya Singkawang malam ini bakal ditutup. Dikarenakan ribuan umat muslim Singkawang akan menghadiri Tablig Akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan mendatangkan Anton Medan dan Jhoni Indo. “Persiapan sudah rampung dan kita berharap ramai umat datang,” ujar H. Bul saat ditemui wartawan, Rabu (9/2) kemarin. Untuk memperlancar kegiatan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Singkawang untuk mengatur dan memberikan rasa aman penyelenggaraan. Pelaksanaan Tablig Akbar sendiri berlangsung Rabu tadi malam di

Jatah Buat SPBU Pasiran Dikurangi Hanya Delapan Ton

RAZIA: Penertiban kendaraan di Kelurahan Kauman, Benua Kayong, Selasa malam.

3

SINGKAWANG-SPBU Pasiran, Jalan A Yani Kota Singkawang tiga mingguan terakhir ini jatah atau kuota dikurangi Pertamina Pontianak. Pengurangan tersebut, lantaran Pertamina beralasan akan menerapkan Pertamina PAS agar memperoleh penghargaan WAI. “Jatah sekarang hanya 20 persen dari biasanya, atau hanya delapan ton. Padahal, biasanya 40 ton perharinya khusus untuk premium atau bensin,” kata Ketua Assosiasi Pengecer BBM Kota Singkawang, Mi’raj Gazali

SINGKAWANG—Hari ini, Kamis (10/2) pendaftaran tatung untuk mengikuti festival Cap Go Meh 2011 bakal ditutup. Sehari sebelum penutupan, jumlah tatung yang mendaftar ke panitia dan dipastikan ambil bagian dalam kegiatan CGM sebanyak 619 tatung yang terbagi dalam beberapa kelompok. “Sejak dibuka pendaftaran mulai 25 Januari hingga kini jumlah tatung yang telah mendaftarkan diri ke panitia sebanyak 619, dan besok pendaftaran ditutup,” ungkap Wakil Seketaris Panitia CGM Singkawang 2011, Hanna Fransisca kepada Pontianak Post saat ditemui di seketarian panitia Gedung Eks BNI 46 Jalan Diponegoro, kemarin. Bagi para tatung yang telah mendaftar khususnya peserta tahun lalu sudah mendapatkan uang santunan, yang dibagikan sesuai ketentuan yang ada. Karena uang operasional bagi tatung berasal dari

Ke Halaman 23 kolom 1

Ke Halaman 23 kolom 1

PNPM HARI/PONTIANAKPOST

Kontraktor Bermain WAKIL Bupati Kabupaten Landak, Agustinus Sukiman, SH mengeluarkan kritikan terhadap kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat yang ada di Kabupaten Landak. Dikatakannya, program Pemerintah Pusat, baik itu PNPM Mandiri maupun PNPM Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), banyak yang berjalan tidak sesuai dengan harapan. Agustinus Sukiman Menurutnya, tujuan dari PNPM tersebut memang sudah benar yakni mempercepat pembangunan ekonomi masyarakat perdesaan dengan berbasis pada sumber daya lokal, mengurangi kesenjangan antar wilayah, pengentasan kemiskinan dan memperbaiki pengelolaan pemerintah daerah dari tingkat kabupaten sampai desa serta penguatan institusi lokal di tingkat desa. “Tapi pada kenyataannya di lapangan, perjalanan PNPM ini banyak penyimpangan. Seperti contoh, ada kontraktor yang bermain

Mafia Hukum Terlibat? Kasus Terminal Antarnegara

pengadaan tanah terminal ALBN. Menurutnya pasca dialihkannya penahanan tersangka Pedro Halim dan Drs. Iswan masyarakat SINGKAWANG— sepertinya terbungTokoh pemuda Singkam dengan trik kawang Dedi Mulyadi Kejaksaan Negeri meminta Kejaksan Singkawang untuk Negeri Singkawang meredam reaksi pebenar-benar konsisnolakan masyarakat ten dan tidak mainSingkawang, umummain dalam menenya masyarakat Singgakkan hukum karena kawang jelas menbersentuhan langdambakan agar tersung dengan HAM milnal ALBN segera seseorang yang telah dibangun untuk medinyatakan sebagai Dedi Mulyadi nyambut dibukanya Tersangka. Hal tersebut dikemukakannya border Aruk Sajingan dan sekaberkaitan dengan penanganan rang ruas jalan pun sudah penyidikan perkara korupsi Ke Halaman 23 kolom 1

Ke Halaman 23 kolom 1

619 Tatung Siap Aksi

kepada Pontianak Post, kemarin. Diakuinya, pengurangan qouta tersebut dinilai diskriminatif, sebab sejumlah SPBU malah ditambah qoutanya. “Sangat aneh, SPBU Pasiran atau A Yani didirikan sejak 30 tahun lalu. Lantas dengan berbagai alasan Pertamina mengurangi qouata.” Mi’raj mengatakan, jatah solar juga   demkian. Setiap harinya 32 ton, sekarang hanya 8 ton. “Jatah delapan ton itu juga kadang tiga kali sehari baru datang. Benar-benar dikurangi,” kata dia. Aspen BBM, kata dia, akan akan

MASIH ANTRE: Antrean kendaraan di SPBU Pasiran Singkawang. Meski pasokan sudah tiba, namun tetap terjadi antrean.

halaman Masjid Raya Singkawang. Dari pantauan terlihat panggung kecil dan tenda sudah di persiapkan panitia untuk menampung jamaah yang menghadiri tabligh akbar. Terpisah, Kasatlantas Singkawang AKP Reza Simanjuntak, mengatakan arus ke Masjid Raya akan ditutup mulai pukul 15.00 wib hingga acara selesai. Sterilisasi jalan di seputaran Masjid Raya pun akan dilakukan dan ditempatkan sejumlah anggota polisi. Ada beberapa ruas yang bakal dialihkan, untuk jalan Yos Sudarso menuju arah Kota akan di alihkan melewati jalan Hermasyah, arah jalan Sudirman menuju jalan Merdeka di alihkan melalui jalan pemuda, sementara arah jalan Diponegoro akan dialihkan ke jalan Selamat Karman.

Ke Halaman 23 kolom 1

Seorang Diduga Suspect Flu Burung Tunggu Hasil Lab NGABANG - Kalbar sempat dinyatakan bebas dari virus H5N1 atau yang lebih dikenal dengan virus flu burung yang mematikan. Meski demikian, di Kabupaten Landak, seorang warga di Dusun Lonjengan Desa Sepahat Kecamatan Menjalin, Domisius Dodo (27) diduga terinfeksi suspect flu burung. Saat ini, Domisius tengah dirawat di RSUD dr. Sudarso Pontianak.

Sebelumnya, Domisius dirawat ke Puskesmas Menjalin untuk dilakukan pengobatan. Kemudian, Minggu (6/2) lalu ia dirujuk ke RSUD dr. Rubini

Mempawah Kabupaten Pontianak. Selanjutnya Senin (7/2) ia dirujuk lagi ke RSUD dr. Sudarso Pontianak. Camat Menjalin, Lorensius Asiak dalam keterangannya dengan media ini membenarkan bahwa ada warganya yang diduga terinfeksi suspect flu burung. “Namun virus itu baru dugaan saja. Makanya tim dari Dinas Kesehatan Landak segera turun ke lapangan untuk Ke Halaman 23 kolom 1

Ke Halaman 23 kolom 1

Gali Potensi, Segera Perbaiki Infrastruktur Daerah

Investasi Kurang, Kemiskinan Jadi Ancaman Kondisi infrastruktur menjadi penyebab pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur berpengaruh besar dalam melancarkan kegiatan ekonomi. Infrastruktur rusak, investasi brkurang bahkan menjauh. Andi Chandra, Ketapang

HAMDAN/PONTIANAKPOST

CARI RUMPUT: Ibu-ibu bersepeda, mengangkut rumput buat makan ternak mereka di jalan Raya Sei Pinyuh.

AKIBATNYA pengangguran, kemiskinan, dan ketidakmerataan ekonomi di berbagai daerah kerap terjadi. Karenanya, infrastruktur harus dibenahi dan menjadi skala prioritas setiap daerah yang ingin maju berkembang. Hal ini dikemukakan Iwan, salah satu pemuda Ketapang. Ia sependapat untuk mempercepat pembangunan di wilayah selatan Kalbar, maka kondisi

ANDI/PONTIANAKPOST

RUSAK: Infrastruktur rusak, harga melambung, kemiskinan pedalaman mengancam.

infrastruktur yang menghubungkan antar kabupaten dan ibukota propinsi dibenahi. Menurutnya menghubungkan ibukota propinsi lebih skala prioritas.Namun sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Ketapang sampai hari ini masih butuh perhatian serius, salah satunya ruas jalan Siduk - Sungai Kelik. Infrastruktur berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan, pengembangan daerah dan lain-lain. Ia mencontohkan bagimana jalan yang rusak menjadikan harapan hidup menurun. Pentingnya untuk meningkatkan infrastruktur diakui sejumlah warga, termasuk YP Laway. Pemuka masyarakat ini sangat sependapat pemerintah propinsi dan pusat yang membenahi ruas jalan trans Kalimantan. “Kita dukung pemerintah propinsi dan Kabupaten Ketapang mendorong pembangunan infrastruktur, seperti diperjuangkan Caroline (anggota DPR-RI asal Kalbar) di pusat dimana Ketapang rencananya Ke Halaman 23 kolom 1


PINYUH - NGABANG

18

Pontianak Post

ppk

Perseorangan Tak Dapat Verifikasi ADANYA satu pasang calon Bupati dan Wabup Landak perseorangan yang telah menyerahkan dukungannya ke KPU Landak, yakni Suprianus Pian-Suherman. Jumlah dukungan masyarakat terhadap pasangan balon perseorangan tersebut diverifikasi dari tingkat PPS sampai ke KPU. Pada Selasa (8/2), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ngabang, telah melaksanakan rapat pleno verifikasi dan rekapitulasi terhadap dukungan bakal pasangan calon perseorangan pilkada Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Landak periode 2011-2016. Menurut ketua PPK Ngabang, Jongki, S.Pd bahwa berdasarkan hasil rapat pleno dan rekapitulasi terhadap dukungan pasangan balon perseorangan tersebut, dari setiap PPS se Kecamatan Ngabang memang tidak ada menyerahkan berkas atau dokumen asli terhadap pasangan balon perseorangan itu kepada PPK Ngabang. “Berdasarkan laporan dari PPS se Kecamatan Ngabang, tidak ada penyerahan berkas atau dokumen asli oleh calon perseorangan kepada PPS sesuai dengan batas waktu yang sudah ditetapkan oleh KPU Landak yakni pada 25 Januari lalu,” ujar Jongki, Rabu (9/2). Dijelaskannya, dari hasil rapat masingmasing PPS sesuai dengan Berita Acara yang disampaikan kepada PPK Ngabang, memang tidak ada dukungan calon perseorangan yang dapat diverifikasi dan direkapitulasi jumlahnya. “PPK Ngabang memutuskan bahwa tidak adacalonperseoranganyangmemenuhisyarat dapat mencalonkan diri secara resmi untuk pilkada Bupati dan Wabup Landak periode 2011-2016.HasilkeputusanplenoPPKNgabang inipunbersifatmutlakdantidakdapatdiganggu gugat,” tegasnya. (sgg)

HAMDAN/PONTIANAKPOST

DIBARAU: Warga Segedong berharap menjelang MTQ Kab Pontianak mendatang barau yang ada segera dibenahi.

Cegah Jangan Sampai Meluas Kasus Temanggung NGABANG-Ketua DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Landak, Irwantosubirin sangat menyayangkan pelaku yang melakukan perusakan terhadap rumah ibadah gereja di Temanggung. Dikatakannya bahwa seharusnya dan semestinya hal tersebut tidak terjadi di negara kesatuan republik indonesia karena undangundang secara jelas menjamin kebebasan beragama, dan menjalankan ibadahnya sesuai dengan kepercayaannya masing-masing. “Jika memang ada warga umat beragama yang menghina salah satu agama maka selesaikan secara hukum sesuai dengan kesalahannya,” ujarnya, Rabu (9/2) kemarin.

Ia juga menyesalkan mengapa rumah ibadah yang menjadi sasaran amuk masa. Padahal rumah ibadahnya tidak bersalah, karena itu aparat penegak hukum perlu mengambil tindakan tegas terhadap pelakupelaku demonstrasi masa yang berpeluang anarkis dikemudian hari. “Apabila dibiarkan ditakutkan akan merembet ke daerah-daerah lain yang masih dalam kondisi damai. Karena itu, kami mengharapkan kepada seluruh warga Kalimantan Barat, khususnya di Landak untuk tidak terpancing dengan kejadian di Temanggung,” tegasnya. Dan aparat di Kalbar agar dapat kiranya melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi hal serupa terjadi di daerah ini. Termasuk juga di Landak yang juga notabene multi etnis

dan agama. Peran serta para tokoh agama juga akan sangat penting dalam menjaga kondisi damai yang ada di daerah ini. Faktor pendukung lainnya yang sangat penting adalah kedewasaan sikap dari masyarakat sendiri. Masyarakat tidak lantas langsung terpancing dengan kondisi yang terjadi di daerah lain. Melainkan harus lebih waspada terhadap isu-isu yang kemungkinan dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab dan kemudian memperkeruh suasana sehingga muncul konflik baru. “Kalau ada yang coba memprovokasi masyarakat di daerah ini yang masih aman dan damai atas nama Tuhan tangkap saja dan serahkan ke aparat, agar jangan sampai kondisi daerah yang aman juga menjadi kacau seperti di daerah lain,” timpalnya. (sgg)

Diperlukan Perda Buat Kawasan Adat MEMPAWAH- Keraton Amantubillah Mempawah, mengajak semua pihak dan khususnya masyrakat untuk ikut menjaga dan memelihara aset budaya yang ada, guna mendukung upaya Pemda dalam mengembangkan potensi pariwisata berbasiskan budaya. “Perlu payung hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) untuk menjaga keberadaan kawasan adat. Itu merupakan salah satu upaya untuk melestarikan nilai-nilai budaya di masyarakat. Jangan sampai, keberadaan budaya terancam oleh ulah manusia yang tidak bertanggungjawab,” kata Pengeran Mulawangsa Dr Ir Mardan Adijaya Kusama Ibrahim Menurut penilaian Mardan, Perda untuk menjaga dan melestarikan keberadaan kawasan atau tempat-tempat yang memilliki nilai budaya dan sejarah di masyarakat. Keberadaan tempat tersebut dapat disebut sebagai kawasan adat. Misalnya, Sungai Mempawah dan lainnya. “Sungai Mempawah merupakan salah

satu kawasan adat di Kabupaten Pontianak. Sungai Mempawah dapat dijadikan salah satu tempat tujuan wisata. Nah, jika kita ingin mewujudkan impian tersebut, maka keberadaan sungai mempawah harus dijaga kelestariannya,” tuturnya. Jangan sampai, imbuhnya, sungai mempawah rusak dan tercemar oleh ulah manusia yang tidak bertanggungjawab. Seperti, praktek Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), penebangan liar dan lainnya. Bahkan, saat ini air sungai mempawah sudah sangat memprihatinkan akibat terjadinya pencemaran limbah. “Sungai mempawah indah dan bersih. Jika dikelola dengan baik dan maksimal. Sangat indah sekali jika kita menjelajahi sungai mempawah. Dengan berbagai kreatifitas dan pembangunan, saya yakin sungai mempawah dapat disulap menjadi salah satu objek wisata yang bisa menarik wisatawan lokal maupun nasional,” pendapatnya. Karenanya, menurut Mardan, tidak ada lagi alasan pihak-pihak terkait yang menjadikan

praktek illegel PETI maupun pembalakan liar sebagai satu-satunya cara untuk menunjang perekonomian masyarakat. “Hanya alasan klasik dan tidak masuk akal jika ada pihak yang mengatakan praktek illegal seperti itu untuk menunjang ekonomi rakyat. Karena masih banyak cara lain yang dapat dilakukan masayarakat untuk menghidupi dirinya tanpa harus merusak alam dan lingkungan yang ada,” tegasnya. Untuk itu, Mardan mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan memelihara kelestarian alam dan lingkungan. Terutama kawasan-kawasan yang memiliki nilai-nilai budaya dan dapat dijadikan sebagia objek wisata. “Menjaga dan melestarikan lingkungan merupakan tanggungjawab semua pihak. Mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat itu sendiri. Jangan ada lagi praktek PETI dan pembalakan liar. Mari bersama kita jadikan Kabupaten Pontianak ini sebagai daerah tujuan wisata di Kalbar,” tukasnya. (ham)

Kamis 10 Februari 2011

Siapkan Ruang Isolasi MEMPAWAH- Kendatipun ada dugaan awal yang mempredeksi virus flu burung yang sudah masuk katagori kasus luar biasa (KLB) yang menewaskan puluhan ribu ekor ayam, masuk dalam katagori tipe low pathagonic dan bukan high patagonic. Karenanya, Pemkab Pontianak semustinya, segera mengintruksikan RSUD Rubini Mempawah mempersiapkan ruang isolasi pasien H5NI. “Meskipun tipe low, hal itu tidak boleh dipandang sebelah mata. Sebelum ada resiko, sebaiknya segera ambil langkah antisipasi serrta mempersiapkan ruang isolasi pasien flu burung, untuk berjaga-jaga jika suatu ketika hal itu terjadi,” pinta Suherman Khouw, Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Pontianak. Fraksi PDIP kata dia, minta Pemda melalui RSUD Dr Rubini Mempawah mempersiapkan diri untuk memberikan pelayanan kepada pasien flu burung. Legislator PDI Perjuangan itu menyarankan, RS Rubini sudah dapat mempersipakan fasilitas dan kelengkapan penanganan pasien flu burung. Khususnya mempersiapkan ruangan isolasi yang khusus untuk memberikan pertolongan pertama kepada pasien. “Minimal mempersipakan rungan isolasi untuk menangani pasien yang terserang virus flu burung. Jangan sampai pihak rumah sakit kewalahan melakukan penanganan ketika mendapatkan pasien yang diduga menderita virus flu burung,” tuturnya. Dewan Dapil II Pinyuh-Anjongan itu menyarankan Dinas Kesehatan, RSUD Dr Rubini Mempawah dan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan membentuk tim khusus untuk penanganan kasus flu burung ini. Tim itulah yang bertugas melakukan langkah-langkah mengantisipasi penyebaran dan pembasmian virus flu burung baik terhadap hewan maupun mengantisipasi agar tidak tertular kepada manusia. “Pemerintah daerah hendaknya tidak mengganggap remeh permasalahan ini. Penanganan kasus flu burung ini harus dilakukan dengan serius. Bila perlu pihak kabupaten harus berkoordinasi dengan provinsi dan pusat dalam memberantas peredaran flu burung. Jangan sampai, kasus flu burung ini menyebar dan menyerang manusia,” tegasnya. Untuk itu, dia menuntut dinas terkait bekerja maksimal dan profesional dalam melakukan penanganan terhadap kasus flu burung ini. Dirinya berharap pemerintah daerah secepatnya memberantas penyebaran virus tersebut. Jangan sampai penyebarannya semakin luas ke daerah kecamatan dan kabupaten lainnya. “Kita memberikan apresiasi atas kesigapan dinas dalam melakukan penanganan dan penanggulangan penyebaran kasus flu burung ini. Mudah-mudahan secepatnya masalah ini dapat diatasi,” harapnya. “Kepada masyarakat hendaknya tidak terlalu cemas dan khawatir terhadap virus flu burung khususnya bagi masyarakat di Kecamatan Mempawah Hilir dan Timur. Masyarakat diminta bekerjasama dengan pemerintah daerah. Jika mendapatkan ayam yang mati tidak wajar, secepatnya laporkan kepada petugas,” imbaunya. Menurut sejumlah pakar, mutasi virus flu burung dapat menginfeksi manusia yang berkontak langsung dengan sekresi unggas yang terinfeksi. Manusia yang memiliki resiko tinggi tertular adalah anak-anak, pekerja peternakan unggas, penjual dan penjamah unggas, serta pemilik unggas peliharaan rumahan. Masa inkubasi virus selama 1-7 hari dengan gejala, menderita Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), demam tinggi ( 38 derajat celcius), sakit tenggorokan yang tiba-tiba, batuk, mengeluarkan ingus, nyeri otot, sakit kepala, lemas mendadak, timbulnya radang paru-paru (pneumonia) yang bila tidak mendapatkan penanganan tepat dapat menyebabkan kematian. Mengingat gejala Flu burung mirip dengan flu biasa, maka tidak ada yang bisa membedakan flu burung dan flu biasa. Jika ada penderita yang batuk, pilek dan demam yang tidak kunjung turun, maka disarankan segera mengunjungi dokter atau rumah sakit terdekat. (ham)


Pontianak Post

Kamis 10 Februari 2011

SINGKAWANG

19

JKK Sosek Malindo

ANTRE: Meski pasokan sudah tiba, namun antrean kendaraan di SPBU Singkawang seperti di Jalan A Yani, Pasiran ini masih terjadi.

HARI/PONTIANAKPOST

Bertamu, Kaca Mobil Dihancurkan Tas Pakaian Dibawa Kabur SINGKAWANG-Saat bertamu, kaca mobil bagian belakang dihancurkan. Pelaku berhasil mengambil sebuah tas yangberisikanpakaian.Kejadianitu,Rabu (9/1) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Awalnya, tamu yang berasal dari Pontianak berimlek di rumah salah satu pengusaha di Jalan Antasari Singkawang. Tamu itu pun ngobrol dengan pemilik rumah. Setelah lama mereka bertamu,

akhirnya pamit pulang. Mobil ketika itu, diparkirkannya di tepi jalan. Ternyata, kaca mobilnya itu dipecahkan oleh pelaku. Sebab, di jok belakang tersimpan sebuah tas. Namun, bukan berisikan uang, melainkan pakaian. “Dia baru sadar, ketika hendak mengambil tas dan melihat kaca belakangnya dirusak,” kata salah satu warga kepadaPontianakPost,kemarin.Menurut keteranganwarga,tasyangberisikanuang danlaptopdisimpandimobiljuganamun bukan dibagian belakang. “Mungkin dikiranya tas itu berisikan uang, sehingga dengan cepat mereka melakukan aksi

tersebut. Kita mengira pasti lebih dari satu orang pelakunya,” kata dia. Jalan Antasari seringkali menjadi sasaran pelaku aksi kriminalitas baik penodongan, pejambretan dan pengrusakan mobil tersebut. Sampai saat ini, belum banyak yang terungkap. “Kita minta polisi bisa menyelidiki dan menempatkan sejumlah personilnya, gunamencegahhal-halyangtakdiinginkan.Belakangini,banyaksekaliaksidiJalan Antasari tersebut,” kata warga. “Belum satu pekan, sudah ada aksi kriminalitas.Perludikajiolehkepolisianuntukmemantauperkembangandijalantersebut.Maklumdijalantersebutbanyaksekaliorangyang

kayatinggal,kemudiankondisinyasangatsepi sekali,” kata warga. Menurut Ari Satriansyah, aksiuntuksekiankaliinidimanfaatkanpelaku aksi kriminalitas karena belakangan anggota polisi sedang sibuk. “Kesibukan kepolisian itulah dimanfaatkan oleh para pelaku,” katanya, terpisah. Diakuinya, perlu dipikirkan mengantisipasiyangseringterjadidiJalan Antasari ini. “Perlu kajian, guna menekan angka kriminalitas di Jalan Antasari ini,” kata dia memberikan penjelasan. Masyarakat yang sedang melintas pun, jangan memancing para pelaku yang standby. (zrf)

Dahsyatnya Training dan Terapi Inner Healing INGINKAH anda terbebas dari belenggu-belenggu emosi yang menghambat anda untuk maju, seperti : emosi negatif (mudah marah, malu, malas, tidak PD, berprasangka buruk, dll). Atau mengalami masalah kecemasan seperti stress, depresi, bingung, patah hati dll. Atau anda yang mengalami luka batin penghianatan, kekerasan, dibenci dan dijauhi, merasa tidak pintar dan gagal, atau merasa tak layak bahagia? Atau anda mengalami phobia/ketakutan yang irrasional yang mengganggu hidup anda? ataukah anda pecandu rokok, coklat, junk food atau apapun kecanduan yang merusak tubuh anda? Atau anda menderita penyakit degeneratif seperti diabetes, darah rendah/tinggi, jantung, asam urat, atau berbagai hasil pemeriksaaan darah yang tidak normal atau bermacam penyakit yang susah disembuhkan?

Kami persembahkan kepada anda, training sekaligus terapi sehari yang mengajarkan metode penyembuhan dengan Trance-EFT (Emotional Freedom Technique), merupakan penggabungan terapi dengan tehnik ketukan jari pada 12 titik syaraf emosi, dan mind power serta gelombang otak, yang sangat powerfull, ilmiah, mudah, universal untuk menselaraskan sistem energy tubuh, guna merelease emosi negatif sebagai pemicu berbagai penyakit fisik. Siapapun dengan latar belakang atau basic ilmu apapun bisa dengan mudah mempraktekkan techniq ini, bermodalkan hanya dengan 2 jari anda, dengan hasil yang begitu dramatis bahkan dalam beberapa kasus tertentu bisa sembuh dalam hitungan detik, andapun

akan bisa membantu orang-orang terdekat anda yang mempunyai berbagai gangguan kesehatan fisik dan psikis. Dalam training sekaligus terapi ini anda akan belajar tentang penyakit fisik maupun psikis, apa itu emosi, energi dan hubungannya dengan kesehatan. Bagaimana bekerjanya sistem energi tubuh? Cara mengatasi hambatan-hambatan emosi dalam diri anda agar ringan melangkah dan mewujudkan harapan-harapan ke depan? Dalam sehari full praktek anda akan diajarkan melakukan terapi Tapping (EFT/SEFT) pada kondisi trance dan khusuk, bagaimana melakukan terapi Trance-EFT untuk anak-anak? melakukan Trance-EFT jarak jauh (Surrogate) bagi seseorang yang sedang berjauhan dengan

anda, Bagaimana anda melakukan Imaging Tapping, bagi orang yang tidak mau di terapi oleh anda. Instruktur training dan terapi adalah Bn. Dwi Pratiwi, seorang Certified SEFT ToSol dari loGOS Inst, Certified Hypnosis dari IBH, Certified Hypnotherapy dari IBH, Praktisi Psychologi of Excelence, dan Praktisi Hawks Cell Healing dari Jogjakarta. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 13 Februari 2011 di Hotel Mercure Pontianak. Ditujukan kepada siapa saja, semua umur, karyawan, pegawai, ibu rumah tangga, pelajar/mahasiswa, pensiunan, yang ingin mengatasi masalahnya atau ingin membantu orang-orang tercintanya. Pendaftaran melalui Olga 0852 4502 2277 atau Andy 0857 5026 1188. Peserta dibatasi dan dapatkan diskon khusus bagi pendaftar berdua atau lebih. (ser)

Pasang Iklan Biro SINGKAWANG (0562) 631912- 08125713422

KEPALA Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang, Ahyadi menjelaskan, Kota Singkawang akan merima kedatangan tamu dari Tim Teknik Perhubungan dan Asuransi JKK Sosek Malindo Negeri Sarawak. Rombongan tiba di Kota Singkawang direncanakan, Jumat (11/2)  “ Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk mempromosikan segala potensi yang ada di Kota Singkawang, termasuk potensi pariwisata yang sudah mulai berkembang, pertanian, perkebunan maupun sektor jasa. Dari situlah nantinya diharapkan ada pergerakan ekonomi yang jelas akan menguntungkan bagi kita,” kata Ahyadi. Lebih lanjut dia menjelaskan, kunjungan tamu dari  Sarawak ke Kota Singkawang merupakan rangkaian kegiatan lawatan yang dilakukan setelah sebelumnya ke Kota Pontianak. “Setelah dari Pontianak, Jumat sorenya tamu dari Sarawak menuju Kota Singkawang. Sabtunya mereka mendengar ekspose potensi dari Pemerintah Kota Singkawang, ” ujar mantan pendidik ini. Setelah kegiatan ekspose, lanjut Ahyadi, dilakukan peninjauan ke Pelabuhan Singkawang dan terahir meninjau Sinka Island Park yang merupakan salah satu objek wisata unggulan Kota Singkawang. (zrf)

Aktivasi Indra ke Enam Super Cepat BANYAK orang tidak menyadari bahwa di dalam tubuhnya terdapat potensi alamiah dahsyat yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kepekaan intuisi/batin, menarik segudang kesuksesan, meraih ketenangan jiwa, mempengaruhi orang lain, menemukan ide-ide brilian, menyembuhkan penyakit, memaksimalkan kesehatan dll. Potensi dahsyat ini biasa disebut dengan indra keenam atau mata ketiga. Secara fisiologis, indra keenam terletak di tengah batang otak tepatnya di kelenjar pineal, dimana ahli filsafat, fisika dan ilmu pengetahuan alam Francis, Rene Descartes (1596-1650) menyebutnya sebagai “pusat dari jiwa” atau penghubung tubuh dengan alam pikiran yang lebih dalam. Begitupun ilmuwan seperti Dr. J.B. Rhine (1940) dari Duke University mengatakan bahwa ada bagian otak yang membuat manusia memiliki kemampuan luar biasa. Namun untuk membuka dan mengaktifkan potensi luar biasa ini tidaklah mudah, bahkan banyak yang frustasi atau gagal dan mengira bahwa mata ketiga mustahil untuk dibangkitkan. Kini indra keenam atau mata ketiga ternyata dapat diaktivasi dengan sangat cepat dan alamiah. Dalam satu hari workshop, anda akan dilatih teknik khusus untuk membuka indra keenam yang masih tertidur dalam diri, termasuk diajarkan menggunakan dan mengendalikan kekuatan indra keenam yang sudah diaktifkan. Salah satu teknik yang diajarkan di workshop ini adalah relaksasi khusus. Relaksasi adalah salah satu faktor yang mendorong indra keenam terangsang untuk aktif. Relaksasi khusus yang dimaksud adalah efek dari konsentrasi tubuh dan jiwa yang diolah secara rutin sehingga tubuh akan peka terhadap gelombang-gelombang alam indera keenam. Indra keenam atau mata ketiga yang teraktivasi memancarkan radiasi dari pusat energi manusia. Mata ketiga tidak melihat dengan cara yang sama seperti mata fisik, tetapi mata ini juga dapat merasakan cahaya dan panas. Pada saat kita mempunyai firasat, kelenjar pineal ini bergetar dengan perlahan; ketika kita mempunyai inspirasi atau kilasan pemahaman intuisi, ia bergetar lebih keras. Trainer workshop adalah Ekokaf, konsultan metafisika dibeberapa reality show seperti “Asal Usul”, “Kupas Tuntas”, “Dua Dunia” di Trans7, dan tayangan “Dunia Lain” di TransTV. Dalam workshop ini, trainer akan memandu relaksasi khusus secara sistematis pada seluruh tubuh hingga organ jantung. Teknik ini sangat efektif dan modern dan jarang diajarkan oleh para ahli dan guru manapun. Workshop pengaktifan indra keenam akan dilaksanakan Minggu, 20 Februari 2011 pukul 09.00 sd 17.00 wib di Hotel Mercure Pontianak. Sehari sebelum workshop, untuk mengenalkan konsep dahsyatnya indera keenam, penyelenggara bekerjasama dengan toko buku Gramedia akan mengadakan talkshow gratis pada Sabtu, 19 Februari 2011 pukul 15.30 wib di Toko Buku Gramedia Ayani Megamall Pontianak. Informasi & Pendaftaran: 0852 4502 2277 atau 0852 4513 1441. Diskon khusus bagi pendaftar berdua atau lebih dan gratis buku Ekokaf, “Dahsyatnya Indra Keenam” bagi yang memesan tiket workshop di Gramedia. (ser)


SAMBAS

20 terigas

Sosialisasi UN dan BOS DINAS Pendidikan Kabupaten Sambas mengadakan sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) tentang Ujian Nasional (UN) tingkat SMP, SMA, SMK, dan MA, hari ini (10/2) di Kantor Bupati Sambas. “Dalam kesempatan itu juga diadakan sosialisasi Juknis Biaya OperasionalSekolah(BOS)tahun 2011,” kata Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas Yusniar, kemarin. Yusniar Isi sosialisasi nantinya adalah Juknis tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dan Juknis tentang Pelaksanaan UN. Sedangkan sosialisasi BOS untuk SMP akan membahas bagaimana pengelolaan dan pelaporannya tahun ini. “Kami berharap sosialisasi ini dapat memberi pelaksanaan yang baik bagi peserta maupun undangan yang hadir. Karena sosialisasi ini sangat penting dalam menunjang pendidikan dan aturan standar kelulusan, serta membuat laporan pertangungjawaban BOS yang dilaksanakan sekolah se-Kabupaten Sambas,” ungkap figur yang juga Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sambas ini. Dalam sosialisasi tersebut, Disdik akan menghadirkan pejabat Pemkab Sambas, dewan pendidikan, kepala sekolah, dan pengawas sekolah se-Kabupaten Sambas. “Mudah-mudahan semuanya dapat hadir, terutama kepala sekolah dan pengawas. Karena nanti sekolah lah yang melaksanakannya,” tutupnya. (hen)

tilik

Penghargaan Wajib Pajak PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sambas akan mengupayakan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi pada 2011. Karena sektor pajak termasuk penyumbang terbesar dalam pembangunan daerah. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Sambas Uray Tajudin berjanji akan mengupayakan pendapatan pajak tahun ini. Salah satu upaya tersebut adalah meningkatkan kesadaran dan merangsang masyarakat membayar kewajibannya kepada daerah dan negara. Upaya tersebut, menurut dia, dilakukan dengan memberi hadiah kepada wajib pajak yang melunasi kewajibannya dengan cepat dan benar. “Rencananya pembayar pajak terbaik akan diberikan penghargaan,” katanya belum lama ini. Dengan demikian, diyakini dia, minat masyarakat membayar pajak akan meningkat. Meningkatnya PAD, ditambahkan dia, tentu berdampak pada pembangunan untuk masyarakat. Pada 2010 target pajak Kabupaten Sambas Rp24 miliar, namun penerimaan pemerintah Rp28 miliar. Hal ini tentu melebih target yang ditentukan. (hen)

Pontianak Post

Kamis 10 Februari 2011

Sejumlah Tokoh Dikumpulkan

HENDY ERWINDI/PONTIANAK POST

RAMAI: Dermaga Sambas dipadati warga menjelang hari-hari besar keagamaan. Sebagian masyarakat Sambas berdiam di pinggir sungai dan memanfaatkan DAS sebagai jalur transportasi dari desa ke kota.

DPRD Bahas Tujuh Raperda SAMBAS – Sebanyak tujuh rancangan peraturan daerah (raperda) akan dibahas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas dalam waktu dekat ini. Empat diantaranya ditarget kelar Februari ini. Tujuh raperda tersebut adalah sistem penyelenggaraan pendidikan, program pendidikan anak usia dini (PAUD), izin usaha kontruksi, pencabutan tujuh perda lama, badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), pemekaran desa, dan penyertaan modal PDAM. “Sistem pendidikan, PAUD, izin usaha kontruksi, dan pencabutan tujuh perda rencananya akan diselesaikan Februari,” ungkap Anggota Badan Legislatif (Banleg) DPRD Kabupaten Sambas Erwin Saputra. Sedangkan BPBD dan pemekaran desa ditargetkan selesai Maret men-

datang. Jika penyertaan modal PDAM, sejauh ini mereka belum dapat memastikan. Dijadwalkan pada 14 Februari akan diselenggarakan rapat paripurna dengan agenda penjelesan Bupati Sambas atas empat raperda yang akan diselesaikan bulan ini. Setelah itu diharapkan raperda tersebut dibahas intern di komisi. “Kalau sudah selesai di komisi akan diadakan paripurna lagi yang agendanya pemandangan umum fraksi-fraksi,” ucap Erwin. Erwin optimis rapeda tersebut selesai sesuai jadwal. Pasalnya, menurut dia, target yang ditetapkan merupakan konsekuensi bersama untuk memenuhinya. Selain dianggap penting, jika mampu dengan cepat menyelesaikan rap-

erda tersebut, juga akan berdampak terhadap agenda kerja yang sudah dijadwalkan. Kalau pembahasannya molor, ditambahkan dia, otomatis agenda lainnya juga ikut terlambat. “Kalau namanya target harus diselesaikan,” ujar figur yang juga Ketua Komisi C DPRD Sambas ini. Saat ini empat raperda yang akan digodok sudah sampai di masing-masing fraksi. Fraksi sejauh ini tengah mendalaminya. Pendalaman oleh fraksi ditujukan untuk memahami pokok dan spesifikasi raperda, agar dapat mengutus anggotanya yang berkompeten terhadap masing-masing raperda tersebut. “Karena fraksi yang mengutus anggotanya kedalam panitia khusus. Fraksi menilai mana anggotanya yang berkompeten membahas suatu jenis raperda,” kata Erwin. (hen)

SAMBAS – Menyikapi kasus penyerangan pengajian Ahmadiyah di Pandeglang, Banten, pada 6 Februari lalu, Kepolisian Resor (Polres) Sambas langsung langsung mengambil langkah. Mereka menggelar dialog antartokoh agama, organisasi Islam, tokoh adat, dan tokoh masyarakat, kemarin (9/2). Dialog yang digelar di Aula Mapolres Sambas tersebut berlangsung penuh dengan kekeluargaan. Semua yang hadir tidak ingin kasus Pandeglang terjadi di Sambas. Kepala Polres (Kapolres) Sambas Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Winarto mengingatkan semua pihak untuk menyikapinya kasus Pandeglang dan pemicu konflik yang timbul dengan bijak. Masalah agama dan penodaannya, kata Winarto, sangat sensitif dan perlu diantisipasi. “Kalau ada sedikit saja masalah yang timbul, semuanya harus berkomunikasi. Karena soal kepercayaan sangat sensitif,” ujarnya. Sejauh ini, Winarto mengungkapkan bahwa keberadaan kelompok Ahmadiyah di Sambas belum terdeteksi. Dia berharap tidak ada penganut kelompok ini di kabupaten ini, agar keamanan tetap kondusif. Terkait Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri yang menyatakan tentang status Ahmadiyah, Winarto meminta semua elemen memantau masing-masing wilayahnya. Dalam mengeluarkan SKB, menurut dia, tentu pemerintah memiliki pertimbangan. “Kalau ada masalah, mari kita selesaikan dengan elegan. Jangan sampai masyarakat terprovokasi,” katanya. Sekretaris Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Sambas Alkiram mengungkapkan bahwa memang tidak ada lagi Ahmadiyah di Sambas. Namun dulu pernah ada dan beraktivitas di Sungai Dungun, Jawai Selatan. Setelah melalui pendekatan, kata Alkiram, pengikut Ahmadiyah ini sudah tobat dan kembali ke Islam. “Waktu itu yang turut menanganinya KUA Jawai dan Jawai Selatan. Kejadiannya tahun 2009,” ucapnya. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sambas Ahmadi Muhammad menegaskan bahwa Ahmadiyah bukan Islam. Ajaran dan penganutnya merupakan luar Islam. Dia meminta semua pihak mencermatinya betul dan berharap ajaran tersebut tidak merambah ke kabupaten ini. Ahmadi juga menyampaikan penyimpangan-penyimpangan dalam Ahmadiyah yang bertentangan dengan Islam. “Ahmadiyah sudah lama dilarang, bahkan sejak jaman penjajahan. Hanya saja sengaja dipelihara Inggris untuk memecahkan umat Islam di Indonesia,” tegasnya. Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Sambas yang juga pengurus gereja Bartolomeus mengatakan semua ingin menikmati rasa aman. Dia mengajak semua masyarakat menjaga keamanan Sambas. “Untuk menjaga keamanan mudah saja, kita saling memberi dan menikmatinya,” tuturnya. (hen)

Sambas Masih Kesulitan Premium SAMBAS–Beberapahariterakhirbahan bakar minyak (BBM) jenis premium di Sambas cukup langka. Beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dipadati warga yang mengantre. Kendaraan dan jerigen bersusun panjang. Pun dengan penjual bensin eceran. Banyak kios di Kota Sambas kehabisan stok. Meski bisa dijumpai, harganya melambung dan jumlahnya sedikit. Penjual bensin eceran di Sambas, Jenifat, mengungkapkan bagaimana biasanya dia mudah mendapatkan bensin di SPBU Rambi Sambas. Tapi tiga hari terakhir dia mengaku kesulitan untuk mendapatkannya. “Sudah tiga hari saya tidak dapat bensin. Belum sampai antreannya ke

jerigen saya, petugas SPBU mengatakan stok habis. Padahal sudah berjam-jam saya tunggu,” ungkapnya. Karenanya dia mencoba datang lebih awal, sekitar pukul 05.30 WIB. Tapi Jenifat tetap tidak mendapatkannya. Bahkan penjual bensin eceran lain sudah mengantre dan menyusun antrean jerigennya sejak pukul 04.00 WIB, jauh sebelum SPBU buka. “Saya rasa sudah turun awal, tapi ada lagi yang lebih pagi,” ujarnya. Ingin dapur tetap mengepul,

Sudah tiga hari saya tidak dapat bensin. Belum sampai antreannya ke jerigen saya, petugas SPBU mengatakan stok habis. Jenifat

dia kemudian mencoba ke SPBU Tebas mencari bensin. Hasilnya sama, di mana antrean sudah panjang. Bahkan SPBU tidak mau lagi mengisi bensin ke jerigen. Jenifat akhirnya membeli bensin dengan temannya seharga Rp5 ribu perliter. Kemudian dia menjual seharga Rp6 ribu perliter. “Mau tidak mau, daripada tidak jualan,” katanya. Di Kota Sambas sendiri harga bensin

di kios dalam tiga hari terakhir cukup tinggi. Antara Rp6 ribu – Rp7 ribu. Selain bensin, pedagang eceran ternyata juga menyediakan pertamax. Kondisi serupa terjadi di Pemangkat. Ati, seorang warga mengatakan bahwa tiga hari lalu harga bensin di pedagang eceran sangat tinggi. Apalagi memasuki malam, mereka menjual antara Rp8 ribu – Rp10 ribu. Namun, sejak kemarin (9/2) harga BBM tersebut mulai turun. Sebagian besar pedagang sudah menjual satu liter dengan harga Rp6 ribu. “Bensin langka, di SPBU sebentar sudah habis. Di kios juga susah cari, kalau ada, harganya tinggi sekali. Bisa naik dua kali lipat dari harga di SPBU,” papar Ati. (hen)


Tak

Pontianak Post

KETAPANG

Kamis 10 Februari 2011

21

Polres Bekuk Empat Pelaku Curanmor K E TA PA N G – Ja j a r a n Kepolisian Resor (Polres) Ketapang, Selasa (8/2) berhasil meringkus tiga tersangka pelaku aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan satu penadah. Petugas juga berhasil mengamankan delapan unit sepeda motor dari para tersangka serta kunci T untuk melancarkan aksi mereka. Kepala Polres (Kapolres) Ketapang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Badya Wijaya melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Temangnganro Machmud memaparkan rincian delapan sepeda motor yang mereka amankan. Kendaraan tersebut adalah dua unit sepeda motor merek Yamaha, satu unit Suzuki,

CURANMOR: Empat pelaku kejahatan curanmor yang kini diamankan di Mapolres Ketapang.

dan lima lainnya adalah Honda. “Ini adalah hasil laporan dari masyarakat

yang selanjutnya kami kembangkan, di mana tempat kejadian perkara (TKP) di

Jalan DI Panjaitan, (Jalan) Agus Salim, dan Simpang Lima,” ujar Temangnganro

FAHROZI/PONTIANAK POST

saat jumpa pers dengan sejumlah wartawan di Mapolres Ketapang, Rabu (9/2).

Temangnganro memaparkan bahwa para pelaku mempunyai peran masing-masing. Dua di antaranya adalah Sl (35), di mana bapak dua anak ini berperan sebagai sebagai ‘pemetik.’ Kemudian dua lainnya adalah Kh dan Yor berperan sebagai ‘joki’ yang siap membawa kabur sepeda motor hasil aksi dari Sl. “Biasanya setelah berhasil mengambil (sepeda) motor, Yor membawa kabur ke Kendawangan,” kata Temangnganro. Sementara Sai, pelaku lainnya, dikatakan Temangnganro, adalah penadah. Saat dilakukan pengrebekan di kediamannya ternyata ditemukan dua unit sepeda motor. Sementara Yor dan Kh saat digerebek sedang tidur di kediamannya. “Sementara tersangka Sl dingkus di daerah Sepakat,” kata Temangnganro. Setelah penangkapan Kh dan

Yor, pengembangan dilakukan petugas. Kemudian berhasil diamankan lima unit kendaraan yang merupakan hasil aksi curanmor lagi. Kendaraan-kendaraan ini diperkirakan merupakan rentetan dari hasil aksi tersebut dan dimungkinkan sekali ada sindikat lainnya. “Sekarang dalam pengembangan. Mudahmudahan segera bisa diungkap semua,” ujar Temangnganro. Mengenai kendaraan-kendaraan tersebut, jika nanti telah dilimpahkan ke pengadilan serta telah menunjukkan barang bukti (BB), para pemiliknya diperkenankan mengambilnya kembali. Sementara itu, Sai, sang penadah mengatakan bahwa keuntungan dari menjual satu unit sepeda motor cukup menggiurkan. Dia bisa mendapat sekitar Rp1,5 juta. “Untuk motor Supra biasanya laku seharga Rp6,5 juta,” aku Sai. (fah)

Siap Laporkan Jalan DI Panjaitan KETAPANG – Anggota DPRD Kalimantan Barat Andry Hudaya Wijaya, hari ini (10/2), akan melaporkan hasil pengerjaan Jalan di Kabupaten Ketapang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang. Pasalnya jalan yang sudah tekerjakan seperti Jalan DI Panjaitan dan ruas jalan Telok Melano

– Telok Batang ternyata tidak sesuai dengan spesifikasi. “Saya besok (hari ini, Red) akan melaporkan ke Kejaksaan. Karena berdasarkan pengamatan, pengerjaan jalan tidak sesuai dengan spesifikasi. Kemudian juga molor dari ketentuan masa pengerjaan kontrak,” ujar An-

dry, Rabu (9/2), di Ketapang. Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini menyebutkan bahwa Jalan DI Panjaitan di Kota Ketapang dengan nilai proyek Rp2.197.857.000 tidak sesuai dengan ketentuan. Padahal anggaran tersebut yang bersumber dari APBD Kalbar Tahun Anggaran 2010 den-

gan ruas panjang jalan 1.600 meter. Kemudian persoalan lain, menurut figur yang juga Sekretaris Komisi D DPRD Provinsi Kalbar tersebut adalah molornya pengerjaan jalan. Persoalan-persoalan ini yang sebelumnya sampai ke telinga Komisi C DPRD Provinsi Kalbar. Mereka menyikapinya

dengan meninjau hasil pekerjaan ruas jalan tersebut pada Selasa (8/2). Mereka bahkan mengajak serta Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalbar untuk sama-sama melihat dan memberikan penilaian atas pengaduan tersebut. “Kami menyayangkan, bagaimana penglihatan hasil pengerjaan

jalan tersebut tidak dilakukan secara benar-benar,” kata Andry. Menurut Andry seharusnya tinggi jalan tersebut adalah 4,5 sentimeter. Komposisinya adalah 2 sentimeter pasir dan 2,5 sentimeter beton. Namun, diungkapkan dia, yang ada hanya 25 sentimeter. “Kemudian pengerjaan jalan juga molor, terhitung sejak tanggal 11 Agustus 2010 sampai tanggal 9 Desember 2010 atau 120 hari kalender, tapi baru selesai tanggal 24 Desember 2010,” ungkap Andry Sementara untuk pengerjaan jalan Teluk Melano – Teluk Batang di Kabupaten Kayong Utara, dengan nilai Rp9.373.256.000 telah dilakukan dua kali adendum. Akibatnya pengerjaan memakan biaya hingga Rp10.650.854.000. Adendum ini pun diketahui Andry setelah terungkap dalam pertemuan di DPRD Provinsi Kalbar. “Waktu kontrak diubah, di mana seharusnya berakhir pada 17 Desem-

ber 2010 menjadi berakhir pada 10 Januari 2011,” kata Andry. Dinas PU Provinsi Kalbar Isa Sali saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pekerjaan jalan tersebut telah selesai. Secara umum, dia mengungkapkan bahwa sebetulnya tidak ada masalah dalam pengerjaannya. Terkait addendum yang awalnya volume pengerjaan 1,1 kilometer menjadi 1,4 kilometer, menurut dia, terjadi karena beberapa hal. “Terkait adendum kepada PT Esra Ariyasa Utama lantaran adanya penambahan volume pekerjaan memang ada,” kata Isa Konsultan Enginering Hari Nugroho, saat melakukan pengecekan jalan menampik ada persoalan dalam pengerjaannya. Menurutnya pengerjaan jalan tersebut telah sesuai dengan spesifikasi. ”Terkait dengan ketebalan aspal, itu lantaran jalan yang bergelombang, ketebalan nya rata-rata 4,4 sentimeter,” kata Hari. (fah)


KAYONG UTARA

22 TOKOH

Setujui Pajak Walet PENARIKAN pajak atau retribusi daerah dari sektor budidaya sarang burung walet patut didukung. Pemerintah, dalam hal ini, perlu menarik pajak agar keberadaan rumah walet turut andil dalam memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD). “Walet ini anugerah dan sangat tepat jika ini dikelola dengan baik sehingga memberikan kontribusi nyata bagi PAD,” ujar Ketua Kamar Dagang dan Industri Negara (Kadin) Kabupaten Kayong Utara M Eko Wahyudo ditemui di Eko Wahyudo ruang kerjanya Sekretariat Kadin Jalan Bhayangkara Sukadana, Rabu (9/2). Figur yang juga Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kayong Utara ini mengungkapkan bahwa penarikan pajak mesti dilandasi dengan aturan yang jelas. Dengan begitu, diharapkan dia agar semua pihak diuntungkan tanpa ada yang merasa dirugikan. Di sisi lain Eko mengingatkan pemerintah agar tidak hanya berpikir menarik pajak sebanyak-banyaknya dari sektor walet. Investor yang bergerak di bidang ini, menurut dia, hendaknya juga tidak dipersulit. “Tak etis kalau pemerintah hanya menarik pajak, sementara hak yang semestinya harus diberikan kepada investor tak dilakukan. Baik pemerintah dan investor harus sama-sama diuntungkan,” sarannya. (*/ote)

SEMENTARA

Bentuk Karakter Anak CAMAT Teluk Batang Idrus mengatakan kegiatan Pekan Olah Raga dan Seni (PORSENI) SD seKecamatan Teluk Batang merupakan pembentukan karakter anak, mulai dari awal yang dianggap cukup penting dan dapat mendidik anak supaya mempunyai kemampuan dan keberanian untuk tampil di depan. Hal ini dikatakannya ketika secara resmi membuka kegiatan tersebut, Sabtu (5/2). Beberapa cabang olahraga dan kegiatan seni akan dipertandingkan dalam kegiatan ini. Untuk itu dia berharap, melalui kegiatan Porseni, mampu menumbuhkan rasa percaya diri anak dan sportivitas yang tinggi. “Bagi yang berprestasi atau bisa memenangkan setiap pertandingan adalah bentuk kemampuan yang ditunjukkan oleh anak-anak didik. Bahwa peserta didik kita pada dasarnya memiliki suatu kemampuan yang mesti disalurkan bakat dan keterampilan yang mereka miliki,” kata dia. Untuk itu, menurut dia, tidak hanya pihak sekolah melalui dewan yang berperan aktif dalam membimbing anakanak yang mempunyai prestasi, tetapi dukungan dan motivasi orang tua juga memegang peranan penting dalam perkembangan anak selanjutnya. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Djaman dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar sepanjang 5 – 12 Februari. Cabang-cabang yang akan dipertandingkan di antaranya adalah sepakbola mini, bolavoli, badminton, tenis meja, catur, dan atletik. Seluruh kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Camat Teluk Batang, SD Negeri 1 Teluk Batang, dan SMP Negeri 1 Teluk Batang.(tas/hms)

Pontianak Post

Kamis 10 Februari 2011

Bupati Lantik 76 Pejabat Hildi: Berorientasi pada Keberhasilan Misi SUKADANA – Sebanyak 76 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, secara resmi dilantik Bupati Kayong Utara Hildi Hamid, (9/2) kemarin. Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Kayong Utara. Terlihat beberapa pejabat hadir seperti Wakil Ketua DPRD Namrun Leru dan M Sukardi, Sekretaris Daerah Hendri Siswanto, Asisten I dan II Sekretariat Daerah, LO Polres Kayong Utara, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara lainnya. HUMAS “Penempatan seseorang dalam jabatan struktural, akan TANDATANGAN: Pejabat yang dilantik menandatangani berita acara pelantikan di hadapan Bupati membawa konsekuensi pada pelaksanaan kewajiban dan tersebut senantiasa dilakukan prestasi yang telah ditunjukkan Badan Pertimbangan Jabatan tanggungjawab, yang sehar- melalui pertimbangan yang maupun kematangan dalam dan Kepangkatan (Baperjakat) usnya selalu berorientasi pada matang dari berbagai segi, baik kemimpinan, integritas pribadi, tentunya telah dievaluasi serta keberhasilan misi yang di- kemampuan dan profesional- serta disiplin dan kadar seman- dibahas perjalanan karier peemban oleh organisasi,” kata isme, latar belakang pendidikan, gat pengabdiannya sebagai abdi gawai negeri sipil (PNS). Hal ini Hildi mengingatkan. Oleh keleluasaan dan keragaman negara dan abdi masyarakat. juga bagian dari proses pengamDalam hubungan ini, melalui bilan keputusan yang rasional, karena itu, lanjut Hildi, proses dalam pengalaman, kinerja dan

objektif dan adil, atas dasar kriteria persyaratan yang telah ditetapkan, baik yang berkaitan dengan persyaratan administrasi, kepribadian, potensi, kompetensi, pengalaman, maupun prestasi dan kinerjanya. Melalui cara tersebut tentunya dapat diminimalkan atau bahkan dihindari kemungkinan terjadinya praktik-praktik jalan pintas, kesewenang-wenangan, ataupun kekeliruan dalam memilih orang yang tepat disebabkan oleh besarnya faktor subjektifitas, pertimbangan yang kurang komprehensif, serta alasan-alasan lainnya yang tidak relevan. Dari semua itu, menjadi sangat jelas bahwa aspek kualitas dan kepentingan organisasi senantiasa menjadi pertimbangan utama dalam proses pembinaan karier PNS di daerah ini. Komponen terpenting dalam melaksanakan tugas dan fungsi organisasi adalah sumber daya manusia. Tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kapasitas yang memadai untuk menyelesaikan suatu urusan, organisasi pemerintah akan terkeok-terkeok dalam menyelesaikan tugas dan fungsinya di bidang pemerintahan, pembangunan, maupun pelayanan kepada masyarakat. (tas/hms)

Tertibkan Administrasi PKK

SUKADANA – Untuk memaksimalkan pemberdayaan dalam rangka mewujudkan tertib administrasi, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kayong Utara barubaru ini mengadakan pelatihan bagi sekretaris dan bendahara yang diikuti para peserta anggota PKK di tingkat desa. Pada kesempatan ini, kegiatan tersebut dibuka secara resmi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kayong Utara Mulyani Jalian. Ia mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk diikuti oleh para anggota PKK di desa yang kebetulan memang memegang jabatan ini. “Jadi kegiatan PKK itu tidak hanya bertugas memberdayakan masyarakat, namun dari sisi administrasi juga perlu difahami. Agar organisasi ini bisa berjalan dengan baik,” kata dia. Tanpa didukung dengan tertib administrasi, dia khawatir bahwa ini akan dapat mempengaruhi mutu pemberdayaan. Sebab, setiap program dan kegiatan yang kita laksanakan itu tidak terlepas dari jalur-jalur administrasi.

“Materi yang disampaikan baik mengenai kesekretarisan maupun perbendaharaan, hendaknya dapat diikuti oleh setiap peserta dengan baik. Fahami apa yang telah disampaikan oleh pemateri. Karena, bekal ilmu pengetahuan ini sangat bermanfaat untuk mendukung upaya-upaya PKK melaksanakan tugas-tugas pemberdayaan,” ungkapnya. Program dan kegiatan PKK, menurut dia, mesti sejalan dengan ketertiban administrasi. Pasalnya, segala hal yang dilaksanakan tentu harus dipertanggungjawabkan. Untuk hal ini, ditambahkan dia, dibutuhkan sumber daya PKK yang menguasai bidang kesekretarisan dan perbendaharaan. Sementara itu, sekretaris PKK Desa Riam Berasap, Sariyati, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kali pertama mereka ikuti. Meskipun demikian, menurut dia, tentu ini sangat bermanfaat karena bisa menambah pengetahuan baru bagi kami. “Melalui pelatihan ini, kami berharap bisa membantu mem-

HUMAS

SERIUS: Terlihat para peserta mengikuti pelatihan sekretaris dan bendahara saat menerima materi.

perbaiki hal-hal yang menjadi kekurangan dalam penanganan administrasi PKK. Di satu sisi upaya PKK mewujudkan ketertiban administrasi ini adalah bentuk profesionalisme.

Mewujudkan pemberdayaan mesti dimulai dari profesional dalam menangani masalah administrasi,” ungkapnya. Mereka juga sangat berharap bahwa kegiatan ini menjadi sarana

untuk mempermudah akses menjalin informasi mengenai tingkat keberhasilan pemberdayaan. Tentu saja melalui penanganan administrasi yang baik dan benar. (tas/hms)


Pontianak Post

aneka

Kamis 10 Februari 2011

Mafia Hukum Terlibat? Sambungan dari halaman 17

ditenderkan sebagaimana keterangan Kadis PU propinsi Kalbar, hendaknya Kejaksaan Negeri Singkawang menuntaskan kasus tersebut, cepat periksa saksi ahli yang telah diajukan Bambang Setiadi, SH Penasehat Hukum tersangka agar ada kepastian hukumnya. Untuk itu tanpa bermaksud mengintervensi proses hukum /penyidikan yang sedang dilakukan atas perkara tersebut dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat Singkawang berdasarkan informasikan dapat kami simpulkan bahwa belum terdapat bukti awal yang cukup menurut KUHAP untuk menetapkan mereka sebagai Tersangka. “Oleh karena itu perkara tersebut patut untuk dihentikan penyidikannya,” tegasnya. Ia beralasan proses pengadaan/pembebesan/ pelepasan hak atas tanah Lokasi Tanah untuk Terminal ALBN“ yang telah dilaksanakan oleh Panitia Pengadaan Tanah berdasarkan SK Wali Kota Singkawang No.40 Tahun 2008 tanggal 06 Maret 2008, telah sesuai ketentuan hukum yang berlaku yaitu Perpres No. 65 Tahun 2006 Jo Perpres No.36 Tahun 2005. “Karena pendanaan pengadaan tanah bersumber dari

APBD Perubahan yang ditetapkan melalui Perwako. Oleh sebab itu kita minta Kejaksaan mengusut dana keluar dar Perwako, dan ini harus dicermati dan diteliti kembali pihak kejaksaan,” ungkapnya. Hal lainya, lanjut dia, bukti kinerja Panitia sesuai prosedur,berdasarkan audit APBD Pemkot Singkawang TA 2008, untuk pengadaan tanah Terminal ALBN tidak ditemukan kesalahan prosedur atau temuan yang mengarah unsur kerugian Negara. Bahkan persil tanah yang dilakukan Pembebasan tersebut adalah kepunyaan Pedro Halim dan kawan-kawan berdasarkan Bukti Hak dan alias Hak kepemilikan Hak Atas Tanah berupa SHM No.265/Kuala, SHM No.167/Sei.Wie dan Surat Pernyataan Tanah tanggal 16 Oktober 2008 berasal dari bekas Hak Pakai No.10/Sei.Wie/1981 Jo eks. Hak Pakai 10628 atas nama Bun Djin Khui, Bun Tho Lin dan Bun Khui Fui sah dan mempunyai kekuatan hukum. Sebagai bukti Hak Kepemilikan atas Tanah sebagaimana dimaksud UUPA No.5 Tahun 1960 dan peraturan perundangan lainnya. Dilanjutkannya, status hukum hak atas tanah dengan berakhirnya Hak Pakai No.10/ Sei.Wie/1981 Jo eks.Hak Pakai 10628 atas nama Bun Djin Khui,

Akomodir Kebutuhan Masyarakat Lewat ... Bun Tho Lin dan Bun Khui Fui sejak tanggal 27 Mei 1991, tidak otomatis Hak-Hak yang melekat dari bekas pemegang hak menjadi gugur dan tidak langsung dapat dimiliki oleh Negara sebagai Badan Hukum Publik.. Perlu dipahami, kata dia, pengertian dikuasai Negara, mengacu kepada norma yang tercantum dalam pasal 33 ayat ( 3 ) UUD 1945 yang dalam UUPA No.5 Tahun 1960 dijabarkan dalam pasal 2 ayat (1) bahwa: “ Bumi , Air dan Ruang Angkasa, termasuk kekayaan alam yang terkandung didalamnya, pada tingkatan tertinggi dikuasai oleh Negara “. Pasal ini tidak memberi arti bahwa dengan dikuasai oleh Negara, maka Negara “ memiliki “ semua tanah, namun lebih pada pengertian hukum bahwa walaupun Negara menguasai seluruh tanah tumpah darah kita, Negara tidak memilikinya, malah Negara/Pemerintah menetapkan dalam hal sekian banyak pasal dalam UUPA. Pengertian “ Tanah Negara “ adalah sama artinya dengan “ Tanah yang langsung dikuasai oleh Negara “, jelasnya mempermudah membedakan antara tanah Negara dan Bukan Tanah Negara atau Tanah Negara yang tidak bebas, yaitu semua tanah yang tidak dihaki orang/badan hukum “.

Disini terletak wewenang Negara sebagai organisasi kekuasaan dari Bangsa Indonesia, pada tingkata delapan tertinggi menguasai seluruh tanah diseluruh Indonesia, dalam arti kata Negara mempunyai wewenang Mengatur dan menyelenggarakan peruntukan, penggunaan, persediaan dan pemeliharaan Bumi, Air dan Ruang Angkasa. Menentukan dan mengatur hak-hak yang dapat dipunyai atas tanah, air dan ruang angkasa. Menentukan dan mengatur hubungan hokum antara orang-orang dan perbuatan-perbuatan hukum mengenai bumi. Sembilan Mengenai Surat pernyataan tanah in casu Surat Pernyataan Tanah tanggal 16 Oktober 2008 berasal dari bekas Hak Pakai No.10/Sei.Wie/1981 Jo eks.Hak Pakai 10628 atas nama Bun Djin Khui, Bun Tho Lin dan Bun Khui Fui, dalam praktek dan teknis dilapangan SPT adalah merupakan Alas Hak/Dasar Hukum/Hubungan Hukum yang membuktikan riwayat penguasaan kepemilikan hak sesorang/badan hukum atas Tanah, status kepemilikannya dapat ditingkatkan dengan cara didaftarkan kepada Badan Pertanahan Nasional, hal ini membuktikan bahwa Hak Atas Tanah tersebut melekat kepada bekas pemegang hak dari tanah bekas hak pakai. (har)

Aspen BBM, kata dia, punya kepentingan terhadap SPBU tersebut. Sebab, SPBU tersebut melayani para pengecer. “SPBU ini sudah memperoleh surat dari Dinas Perindag Kota Singkawang agar melayani pengecer yang tergabung dalam   Aspen BBM. Asosiasi tersebut merupakan UKM dan koperasi yang dibina pemerintah kota,” kata dia. Bila hanya delapan ton perhati bensin dan solar didrop tiap harinya, kata Mi’raj, SPBU Pasiran ini bisa dipastikan bangkrut. “Jangankan untuk mengaji karyawan, untuk operasional harian saja sudah tak mampu.

Bila bangrut, yang akan merasakan dampaknya adalah kita. Dipastikan pengangguran akan bertambah,” kata dia. “Kita minta pemerintah kota tak berdia diri. Wali kota harus mengambil langkah, janga hanya mementingkan satu SPBU saja,” kata dia. Selain itu, Mi’raj juga minta Wali Kota Singkawang untuk tidak mengeluarkan izin mendirikan SPBU baru. “Banyaknya SPBU berdiri bukan malah menyelesaikan masalah, melainkan menimbulkan baru. Buktinya kenapa SPBU setiap tahunnya bertambah justru kelangkaan juga tak bisa dihindari,” kata dia. (zrf/har)

Jatah SPBU Pasiran Dikurangi Sambungan dari halaman 17

aksi di jalan, jika Pertamina tidak mengembalikan jatah

tersebut. “Anggota kita mencapai 700 pengecer yang tergantung dari jualan bensin,” kata Mi’raj.

Jalan Menuju Masjid Raya... Sambungan dari halaman 17

Pengalihan tersebut di lakukan karena jalan-jalan itu arahnya menuju ke Masjid Raya. Dan penutupan sendiri hanya berlaku sementara hingga penyelenggaraan Tabligh selesai. “Penutupan hanya sementara usai penyelenggaraan akan dibuka kembali,” ungkapnya. Dia juga mengharapkan

pengguna jalan dapat mengikuti arus lalu lintas yang di tetapkan polisi agar kelancaran acara dan pengguna jalan bisa sama-sama berjalan sukses. Oleh sebab itu ia meminta semua pihak bahwa adanya pengalihan jalan selama pelaksanaan Tablihg akbar memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW ini. (har)

619 Tatung Siap Aksi Sambungan dari halaman 17

swasdaya masyarakat. Sehingga tatung yang menerima uang santunan tersebut dibatasi. Dari jumlah yang terdaftar kali ini, kata dia, terbagi dalam kelompok-kelompok tatung. Untuk tatung yang bertandu sebanyak 478 orang, tatung tanpa tandu terdaftar 72 orang, kelompok miniatur tatung 35 orang, Jelangkung 16 dan jelangkung pakai tandu ter-

diri 7 orang, tujuh kelompok Barongsai dan Naga tujuh rombongan. Bahkan panitia menyebutkan, kata dia, keterlibatan tatung wanita dan anak-anak tahun ini diperkirakan tidak ramai. “Kalau tatung wanita diperkiran sekitar 10 orang dan anak-anak dibawah 10 orang,” jelasnya. Selain itu, setelah para tatung mendaftarkan diri, pihak

memastikan virus tersebut,” ujar Asia, Rabu (9/2) via selulernya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Landak drg. Magdalena Nurainy Sitinjak, MM juga membenarkan kabar tersebut. Dan segera mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi penularan virus tersebut. “Kami sudah lakukan pengecekan dilapangan. Setelah kita lakukan pemeriksaan, ternyata tidak ada gejala penyakit seperti yang dialami Domisius. Jika ada, tentu kita akan melakukan pengobatan masal di daerah tersebut,” jelasnya. Ditambahkannya bahwa Dinas Kesehatan Landak juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kalbar terkait dengan masalah tersebut. Saat ini Dinas Kesehatan Landak dan Dinas Pertanian Landak masih berada dilapangan untuk melakukan pengecekan. “Kita akan terus melakukan pantauan di Dusun Lonjengan dan sekitarnya. Apalagi kita sudah menerjukan seorang dokter dari Dinas Kesehatan Landak yang juga Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan Penyakit Menular dan hasilnya

sementara tidak ada wabah virus flu burung di daerah itu,” terangnya. Pemeriksaan yang dilakukan Dinas Kesehatan Landak ini ditujukan kepada masyarakat yang terakhir ada kontak dengan Domisius. “Kita tunggu sample dari hasil pemeriksaan yang dikirim ke laboratorium Pemberantasan Penyakit (P2) Departemen Kesehatan RI. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada hasil dari pemeriksaan sample itu dan bisa secepatnya dikirim kembali,” harapnya. Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Landak Ir. Pa’du Palimbong mengakui bahwa pihaknya memang belum menerima laporan kalau ada hewan ternak ayam yang mati di Dusun Lonjengan dan sekitarnya. “Saya pikir masyarakat memang sudah trauma dengan virus mematikan ini. Sebab asal ada hewan unggas yang mati, masyarakatpun teropsesi dengan virus flu burung. Padahal kematian ternak unggas ini banyak disebabkan oleh faktor lain. Bisa juga gejalanya sama, tapi penyakitnya berbeda,” katanya. Menanggapi adanya ayam yang mati secara besar-besaran diKabupaten Pontianak, membuat Dinas Pertanian

panitia memberikan penjelasan terkait teknis pelaksanan festival CGM, mulai dari rute yang ditempu saat pelaksanaan, kemudian himbauan. “Kita telah menghimbau bagi para tatung nantinya tidak melibatkan orang Melayu rombongan terutama saat melakukan ritual, dan juga para tatung dihimbau tidak menggigit binatang saat festival digelar,” jelasnya. Sebelum digelarnya CGM,

berbagai kegiatan pun akan dilaksanakan mulai pemilihan Miss Shanghai 2011, seminar kebudayaan, pameran foto, pertandingan binaraga, serta pemecahan rekor muri kelinci raksasa dan pengumpulan kue keranjang terbanyak. Panitia berharap festival CGM berlangsung sukses dan meriah, serta menarik perhatian masyarakat baik khususnya wisatawan lokal. (har)

Kabupaten Landak terus meningkatkan antisipasi terhadap hal tersebut. Apalagi kematian ternak unggas tersebut erat kaitannya dengan merebaknya wabah virus H5N1 atau flu burung yang menyerang manusia. Hal ini ditambah lagi dengan adanya masyarakat di Dusun Lonjengan Desa Sepahat Kecamatan Menjalin Kabupaten Landak, Domisius Dodo, 27 yang diduga terkena suspect flu burung. “Ya kita akan terus meningkatan pengawasan yang intensif. Hal ini dilakukan mengingat Kabupaten Landak memang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pontianak,” ujarnya lagi. Ditambahkannya, bahwa kematian ribuan ekor ternak ayam yang terjadi di Kabupaten Pontianak memang memerlukan perhatian yang serius dari Pemprov Kalbar, khususnya dinas teknis yang menangani masalah tersebut. “Memang pada prinsipnya Kalbar memang dinyatakan bebas dari virus flu burung. Akan tetapi tidak ada salahnya kita terus mewaspadai virus tersebut. Apalagi penyebaran virus ini semakin cepat dan ditambah lagi dengan semakin lancarnya arus trans-

portasi perdagangan ternak unggas di Kalbar ini,” ujar Pa’du, Rabu (9/2). Dinas Pertanian Landak akan berupaya maksimal dalam mewaspadai wabah penyakit tersebut. Oleh karena itu, pihaknyaterus melakukan antisipasi secara kontinyu dengan menurunkan dokter hewan. “Akan ada tindakan antisipasi pengamanan disentrasentra peternakan unggas yang ada di Landak. Termasuk juga bantuan pengobatan dan penyuluhan sudah kita lakukan,” katanya. Lebih lanjut, palimbong mengatakan bahwa setiap tahun pihaknya sudah menyiapkan dana untuk memeriksaan sample darah terhadap setiap hewan ternak disentra-sentra usaha peternakan. Sample darah hewan ternak itupun dikirim ke laboratorium Pontianak atau ke laboratorium di Kalimantan Selatan untuk diperiksa. “Jadi saya tegaskan bahwa masalah ini memang menjadi perhatian serius bagi Dinas Pertanian Landak. Sebab sentra peternakan unggas di Landak ini memang berkembang terus. Kalau kita tidak waspada, tentu virus flu burung ini bisa menyebar di Landak,” timpalnya. (sgg)

Investasi Kurang, Kemiskinan Jadi Ancaman Sambungan dari halaman 17

dapat Rp 20 miliar dari APBN untuk infrastruktur tersebut patut kita berikan apresiasi,” kata Laway. Harapannya kedepan ruas jalan bisa terhubungkan ke ibukota Kabupaten. Jika sudah terhubung, ia yakin tak hanya masyarakat kabupaten Ketapang yang dimudahkan. Tetapi Kabupaten lainnya di Kalbar bahkan Kalteng, Kalsel

dan Kaltim bisa merasakan manfaatnya. Jika sudah terhubung maka peluang usaha pun segera bisa digali. Dengan infrastruktur yang baik, maka hasil bumi masyarakat sulit dipasarkan. Akhirnya, akibat hasil bumi bisa dipasarkan, maka mereka punya pendapatan untuk mensekolahkan anak-anak mereka. Ia mencontohkan ketika ruas jalan Trans Kalimantan

Sambungan dari halaman 24

pembangunan, menggali potensi yang ada di masyarakat, serta menyelaraskan kebijakan dan program kegiatan pemerintah dalam membangun desa,” cetusnya. Sementara itu Camat Mukok Suparlan ketika dijumpai seusai Musrenbang mengakatakan, bahwa dari delapan desa yang ada, yakni diantaranya adalah Kedukul, Sungai Mawang,

dibuka. Walaupun ruas jalan tersebut belum tuntas, namun dengan terbukanya akses ke Kalteng dan Pontianak, maka masyarakat Sandai dan sekitarnya bisa menikmati harga sembako yang jauh lebih murah.Hasil bumi mereka juga bisa dipasarkan. Sejumlah potensi dan kreatifitas ekonomi bisa mereka garap. “Walapun ruas jalan Trans Kalimantan belum tuntas, namun harga beras, gula dan

lain-lain dahulu mahal di Sandai,” katanya. Pentingnya infrastruktur ini juga diakui beberapa anggota DPRD Ketapang maupun anggota DPRD propinsi Kalbar. Seperti dikatakan Mijino SE, anggota DPRD Kalbar belum lama ini. Ruas jalan propinsi yang ada di wilayah Kabupaten Ketapang diharapkannya bisa mendapat perhatian lebih serius dimasa yang akan dating. (idn)

Engkode, Trimulya, Layak Omang, Semuntai, Inggis, dan Semanggis Raya dengan jumlah 25 dusun, yang sangat mendesak untuk dipenuhi adalah insfrastruktur. “Seperti jalan guna menunjang aktivitas perekonomian masyarakat. Apalagi potensi utama di Kecamatan Mukok adalah perkebunan seperti sawit dan karet,” ungkapnya. Sedangkan sektor pembangunan lain yang patut

mendapat perhatian, katanya, adalah rehab sejumlah sekolahan, Polindes, kelistrikan serta perlunya pemadam kebakaran dan ambulance desa. Dikatakan camat, banyaknya usulan tersebut menunjukkan partisipasi masyarakat di dalam merencanakan pembangunan sangat besar. “Pembangunan insfrastruktur ini dari tahun ke tahun kita usulkan dan termasuk listrik. (nto)

Sejauh ini, menurut Isnaini, kontrol dari pihak terkait yang seharusnya memonitoring muatan kedaraan sangat lemah, bahkan bisa dikatakan tidak pernah ada. Akibatnya, kendaraan ekspedisi yang lalu lalang semau hati membawa angkutanya meski sudah melebihi standar muatan yang berdampak pada hancurnya ruas jalan negara, tak terkecuali

kedaraan angkutan buah sawit milik perusahaan-perusahaan. Untuk itu ke depan, dewan kata Isnaini, akan merancang standar legalitas ketentuan CSR untuk seluruh perusahaan yang beroprasi di wilayah Kabupaten Sekadau, agar menjadi ketentuan khusus yang wajib bagi setiap perusahaan yang mengeruk hasil alam Sekadau.(nie)

Rancang Standarisasi CSR Sambungan dari halaman 24

mengurangi tonase setiap kedaraan angkutan buah sawit dari kebun ke pabrik-pabrik, yang setiap hari mondarmandir di ruas jalan negara. “Lihat setiap hari bisa dikatakan yang paling bayak mobilitas kendaraan ekspedisi angkutan sawit, sudah begitu tonasenya luar biyasa,” tutur Isnaini.

Tampung Usulan Warga Sambungan dari halaman 24

wilayah Nanga Kantuk dan di Kantuk, listrik yang bersumber dari pembangkit milik Malaysia sudah menyala siang dan malam. Sementara, menurutnya, PLTMH dengan memanfaatkan air terjun Sekapat yang berada di bukit Lalang juga dinilai tepat. Pasalnya, selain dengan jarak yang hanya dua

kilometer dari Dusun Sei Puang, air terjun itu memiliki lebar 4 meter dengan ketinggian sekitar 60 meter dan mampu menerangi Desa Kayu Dujung. “Bahkan ketika musim kemarau, volume airnya juga tetap stabil. Jadi kondisinya sangat memungkinkan untuk dibangun PLTMH,” ucap dia. Wakil Bupati Sintang, Ignasius Juan mempersilakan masyarakat Kayu Dujung untuk

menyambung listrik ke Nanga Kantuk jika memang layak dan memberikan keuntungan ekonomi. “Mengenai PLTMH, sementara saya tampung dulu, kita akan coba mencari sumber dana yang tepat,” ujarnya. Dalam kunjungannya ke Dusun Sei Puang, Juan juga berkesempatan bertatap muka dengan masyarakat di rumah betang yang sudah tua dan kumuh. (wah)

Tolak Bantuan PT SIA Sambungan dari halaman 24

Sebagaimana diketahui, dampak dari aktivitas perkebunan PT SIA, dinilai telah menimbulkan kerusakan lingkungan hidup. Sungai tercemar yang selama ini dikonsumsi oleh masyarakat, namun kini sudah parah kondisinya dan tak layak untuk dikonsumsi. Hal itu pula yang sebenarnya sudah lama menjadi keluhan masyarakat, termasuk

pihak PDAM Sanggau sendiri, mengingat salah satu bahan baku sumber air bersih untuk konsumennya mengalami penurunan kualitas secara drastis, contohnya adalah Sungai Liku. Atas realita tersebut, dewan meminta agar pemerintah menolak bantuan PT SIA dan melakukan pembicaraan ulang. Dewan meminta pemerintah khsusnya PDAM Sanggau bertindak secara tegas, demi menyelamatkan bahan baku

sekaligus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. “Perlu dilakukan pembicaraan lebih lanjut soal ini, khususnya terkait dengan kondisi yang terjadi sekarang ini di lapangan, akibat aktivitas perkebunan itu. Kita bisa mengukur, apakah bantuan itu sesuai atau tidak. Kita bisa menyaksikan kondisi air Sungai Liku saat ini, sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi,” ujar Jumadi dari Fraksi PDI Perjuangan.(nto)

Warga Sintang Diminta Tak Terusik Kasus Banten Sambungan dari halaman 24

Seorang Diduga Suspect Flu Burung Sambungan dari halaman 17

23

normal,” katanya. Akan tetapi, lanjut Hatta, guna mengantisipasi potensi konflik horizontal yang merembet dari wilayah lain terkait keberadaan jemaah aliran ini, pihak Kebangpolinmas tetap melakukan pengawasan dan pantauan, agar suasana

antarpemeluk agama tetap kondusif. “Di samping itu, diharapkan masyarakat ikut menjaga keamanan dan keseimbangan dalam lingkungannya, dengan dapat cepat tanggap dalam membaca situasi dan kondisi yang berkembang. Dan selalu melakukan koordinasi dengan instansi terkait,” jelas Hatta.

Selain memantau dan mengawasi, Hatta mengatakan, pihaknya juga sedang berupaya melakukan koordinasi lintas lembaga. Hal ini guna mengambil langkah-langkah antisipatif agar kejadian konflik yang disinyalir dipicu oleh sentimen aliran keagaaman yang terjadi di Banten tidak merambat ke Kabupaten Sintang.(wah)

Nama Bupati Dicatut Sambungan dari halaman 17

menyebutkan penyalah gunaan nama Bupati Ketapang tersebut untuk menakut-nakuti warga yang tidak bersedia melepaskan lahannya untuk perusahaan sawit. “Orang suruhan perusahaan tersebut menyebutkan bahwa pembukaan lahan ini sudah ada dizin dari Bupati. Sehingga warga yang tidak melepaskan akan dilaporkan ke kepolisian,” kata Ayal, Rabu (9/2), saatditemuiwartawanusairapat di Pemkab Ketapang.Penggunaan nama Bupati serta akan dilaporkan ke polisi. Ayal menyatakan setidaknya membuat warga takut. Karena memang warga disana kebanyakan tidak mengerti.Sehinggamerasaketakutan. “Kalau sudah disebutkan nama Bupati dan dilaporkan ke polisi tentunya membuat takut warga,” kata Ayal. Sementara, terkait maksud kedatangan tiga warga desa itu dikatakan Ayal, masyarakat meminta terkait plasma khusus. Dimana 2008 lalu, sudah meminta plasma khusus pada PT Golden Hope. Karena selama ini

perusahaan tersebut menerapkan perusahaan inti. “Karena perusahaan lainnya, masyarakat mendapatkan jatah lahan. Sementara jika dengan perusahaan ini (PT Golden Hope Group ) masyarakat tidak mendapatkan apa apa. Karena lahan dijadikan kebun inti,” jelas Ayal.Kejadian tersebut, kemudian masyarakat menuntut kepada pemerintah Daerah Ketapangdanperusahaantersebut. Agar mendirikan plasma khusus. Permintaan tersebut pun di setujui. Tetapi hingga hari ini, belum juga ada realisasi. “Sehingga masyarakat tiga desatersebut,datangkePemkab Ketapang untuk bisa menjelaskan permasalahan itu. Agar masyarakat mendapatkan plasmakhusus,sehinggamendapatkan jatah lahan,” kata Ayal. Bantah Berikan Izin Terkait nama Bupati Ketapang dicatut dengan usaha pembebasanlahanuntukperkebunan. Henrikus, Bupati Ketapang menyebutkan pemberian izin itu dapat dilihat dari proses administrasi. Kalau perintah

Bupati harus ada tertulis. “Bisa saja nama Bupati dijual, yang jelas selama ini tidak pernah memerintah kan secara lisan atau tulisan dalam hal itu. Jadi itu tidaklah benar, kalaupun diperintahkan tentunya ada izin,”kataBupati,saatkonfirmasi terkait permasalahan tersebut, usai memimpin rapat masalah perkebunan sawit. Menurut Bupati, kalau memang ada oknum PNS yang terlibat. Seperti keterangan warga desa. Tentunya akan dilakukan pemeriksaan. Harus ada dasar seperti apa sebenarnya. “Saya minta laporan tertulis, dimana, kapan, apa pembicaran. Sehingga pihak terkait ada dasar untuk melakukan tindakan indisipliner.Saat ditanya mengenai apakah sering digunakan pemaksaan kepada masyarakat untuk pembebasan lahan. Bupati menyatakan itu tidak benar. Makanya dalam pertemuan yang langsung dipimpin Bupati ini. Diberikan penjelasan kepada masyarakat. Itu tentunya terkait dengan perolehan lahan, penjelasan bagaimana ganti rugi.(fah)

Curanmor Meningkat Sambungan dari halaman 17

semakin meningkat akhirakhirnya, maka pada malam tersebut terjaring sebanyak 49 kendaraan. Rinciannya diantaranya sebanyak 9 kendaraan ditilang. Pada malam itu juga pengendara yang tak bisa menunjukkan SIM sebanyak 4 pengendara dan tak bisa menunjukkan STNK di tempat sebanyak 36 pengendara. Kapolres Ketapang melaluji

Kasat Lantas AKP Mario Cristy PS Siregar S.Ik mengharapkan pengguna kendaraan untuk tertib di jalan raya. Pastikan setiap keluar rumah membawa kendaraan untuk melengkapi dengan surat menyurat seperti SIM, STNK dan lainnya. Tak lupa ia mengingatkan agar pengendara menggunakan helm standard an melengkapi kendaraan dengan kaca spion danlain-lain.SelainKasatLantas yangadadilokasioperasigabun-

gan tersebut, tampak juga Kabag Ops Polres Ketapang. Adanya operasi tersebut pasalnya dalam beberapa hari terakhir, curanmor semakin menggejala. Bahkan, Polres Ketapang yang melakukan operasi gabungan dengan Polsek kendawangan yang dipimpin langsung Waka Polres, Kompol Sunario dan Kasat Reskrim Polres Ketapang berhasil mengamankan barang bukti dan tersangka curanmor. (idn)

Kontraktor Bermain Sambungan dari halaman 17

dibalik PNPM tersebut. Kontraktor tersebut tidak bekerja dengan benar. Sayapun sudah banyak mendapat informasi mengenai hal ini,” aku Wabup ketika membuka kegiatan orientasi dan workshop PNPM-

PISEW, Rabu (9/2) di aula Kantor Beppeda Landak. Sukiman meminta supaya pihak-pihak terkait mengeceknya ke lapangan guna membuktikan informasi yang ia dapat, apakah benar PNPM ini sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

“Saya tidak percaya jika PNPM ini berhasil andaikata perjalanannya di lapangan tidak benar. Padahal kita berharap dengan adanya PNPM ini, angka kemiskinan di Landak semakin berkurang, bahkan menghilang,” ujarnya. (sgg)


pro-kalbar Pontianak Post

24

SINTANG

Tampung Usulan Warga MASYARAKAT Desa Kayu Dujung Kecamatan Ketungau Tengah sampai saat ini belum bisa menikmati listrik negara, dan berharap Pemkab Sintang bisa membantu memfasilitasinya. Keinginan itu mereka sampaikan kepada Wakil Bupati Sintang Ignasius Juan yang berkunjung ke desa mereka belum lama ini. Menurut Kepala Desa Kayu Dujung Kecamatan Ketungau Ignasius Juan Tengah, Getam, desa yang memiliki tiga dusun yaitu Dusun Sungai Puang, Temiang Gerai dan Jelemuk Satu sangat mengharapkan ada aliran listrik masuk desanya. “Sebenarnya ada dua alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi listrrik di desa kami. Alternatif pertama jaringan listrik dari Malaysia yang saat ini sudah sampai ke Nanga Kantuk Kecamatan Empanang Kabupaten Kapuas Hulu, dan alternatif kedua adalah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dengan memanfaatkan air terjun Sekapat yang berada di bukit Lalang,” jelas Getam. Menurut Getam, dari Jelemuk Satu ke Nanga Kantuk hanya berjarak 13 kilometer dan yang masuk ke wilayah Sintang hanya 2 kilometer. Sisanya 11 kilometer sudah merupakan

Kamis 10 Februari 2011

Tolak Bantuan PT SIA Dewan Minta Pemkab Nego Ulang SANGGAU--Sikap mengejutkan terungkap dalam sidang paripurna Pendapat Akhir (PA) 8 Fraksi di DPRD Sanggau terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2011, 7 Februari 2011 lalu. Pasalnya, seluruh fraksi menolak terhadap bantuan yang diberikan oleh PT SIA kepada PDAM Sanggau, senilai Rp50 juta. Sebanyak delapan fraksi di DPRD Sanggau yang menyampaikan penolakannya tersebut adalah, Fraksi

PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Demokrat,  Fraksi PAN, Fraksi PKPB, Fraksi Gerbang, dan Fraksi Rakyat Bersatu. Fraksifraksi tersebut meminta kepada eksekutif untuk melakukan pengkajian juga penolakan terhadap bantuan sebesar Rp50 juta itu. Ke depalan fraksi itu menilai, bantuan tersebut tidak sepadan dengan dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas PT SIA yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit itu terhadap lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya. Ke Halaman 23 kolom 5

Warga Diminta Tak Terusik Kasus Banten

Ke Halaman 23 kolom 5

SEKADAU

Rancang Standarisasi CSR SETELAH adanya pemanggilan lintas komisi DPRD Sekadau terhadap 18 perusahaan perkebunan kelapa sawit terkait Control Social Responsive (CSR) dan Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) pada Senin lalu, berbagai hal dan kendala terungkap dalam pertemuan tersebut. Sebab itu, ke depan para wakil rakyat berencana membuat standarisasi secara legalitas bagi setiap Aron p e r u s a haa n ya ng mengeruk hasil bumi di Kabupaten Sekadau. “Dalam pertemuan kemarin kita minta mereka (18 pimpinan perusahaan, Red) memperhatikan CSR, sebagai bentuk tanggung jawab moral pada masyarakat di mana mereka beroprasi,” kata Ketua Komisi B DPRD Sekadau Aron kepada koran ini, Rabu (9/2) kemarin di ruang kerjanya. Betuk-bentuk perhatian perusahaan pada masyarakat sekitar di mana mereka beroprasi sudah selayaknya ada, baik dalam bentuk aturan yang ditetapkan maupun secara tanggung jawab moral. Untuk itu, Aron mengingatkan, agar bantuan dalam bentuk sosial oleh pihak perusahaan tidak hanya diberikan ketika terjadi hal-hal yang memang harus mendapatkan bantuan. Wakil Ketua DPRD Sekadau H. Isnaini juga mengigtakan, agar perusahaan ikut ambil andil dalam menjaga pembangunan dengan Ke Halaman 23 kolom 5

WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

BERMAIN: Keceriaan anak-anak di kota Sintang bermain di tepian sungai Kapuas, mereka tak terpengaruh dengan perkembangan zaman, di mana saat ini banyak permainan yang bersifat elektronik.

Fokus Empat Kasus Korupsi SINTANG--Kepala Kejaksaan Negeri Sintang Mochammad Djumali, mengatakan pada tahun ini akan fokus untuk menyelesaikan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang nilainya miliaran rupiah. Harapannya, kasus yang terjadi tahun sebelumnya bisa diselesaikan tahun ini. “Saat ini kita fokus menyelesaikan empat kasus korupsi. Kasus tersebut diantaranya PLTMH dan ADD Desa Solam Raya di wilayah Kabupaten Sintang serta penyediaan Damkar, dan pembangunan Gor di Kabupaten Melawi,” kata Djumali kepada koran

ini, kemarin. Dia mengatakan, kasus korupsi tersebut merupakan hasil investigasi BPKP. Sedangkan pihaknya melakukan audit dari hasil investigasi tersebut. Namun dia masih belum dapat memberikan kepastian mengenai jumlah kerugian negara dengan adanya kasus korupsi tersebut, sebab saat ini masih dilakukan audit investigasi. “Dari hasil audit yang kita lakukan, ditemukan pengerjaan yang bersifat fiktif. Disinyalir terjadi tindakan korupsi di situ. Saat ini kita (Kejaksaan, Red) telah menangani kasus tersebut

tapi sifatnya masih pengumpulan data, sehingga belum banyak yang bisa diungkap,” jelasnya. Djumali mencontohkan, salah satu kasus yaitu pembangunan Gor Melawi, di mana proyek pembangunan yang dianggarkan tiga tahun berturut-turut sejak 2007 lalu, sampai saat ini masih belum ditemukan pengerjaannya. Sedangkan untuk tahap anggaran pertama 2007-2008 ditemukan kerugian negara sebesar Rp6 miliar. “Saat ini yang masih saya pe-

SINTANG--Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Sintang Hatta, mengatakan upaya yang dilakukan pihak Kepolisian Resor Sintang, mengadakan pertemuan dengan semua elemen masyarakat dan Muspida merupakan langkah yang tepat dalam penciptaan kondisi yang kondusif di kabupaten ini. Hal tersebut terkait peHatta nyerangan terhadap warga Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten beberapa waktu lalu. “Menyikapi peristiwa yang terjadi, Kapolres langsung merespon dengan mengumpulkan tokoh masyarakat dan Muspida. Ini merupakan langkah yang sangat baik, di mana kita bersama menjaga Sintang yang selama ini berada dalam kondisi yang sangat kondusif,” kata Hatta. Menurut dia, meski di Pulau Jawa penentangan terhadap aliran Ahmadiyah semakin memanas, namun keberadaan Jemaah Ahmadiyah di Kabupaten Sintang tetap tenang dan terkontrol, sehingga tidak ada gesekan atau sentimen keagamaan yang muncul. “Semua hidup rukun dengan aman. Meskipun awalnya aktivitas mendapatkan tantangan oleh masyarakat. Namun sejak kita melakukan musyawarah yang melibatkan semua pihak, kondisi kembali kondusif dan

Ke Halaman 23 kolom 5

Ke Halaman 23 kolom 5

Akomodir Kebutuhan Masyarakat Lewat Musrenbang SANGGAU--Untuk mengawali rencana kerja tahun 2011, Pemerintah Kabupaten Sanggau menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan. Salah satunya di Kecamatan Mukok. Musrembang di Kecamatan Mukok yang digelar Selasa (8/2) lalu dipimpin tim dari kabupaten diketuai Eddy Sumantri. Hadir juga Asisten II Hj Jamilah,

Kadisperindagkop UKM Hadi Sudibjo, dari Pemerintahan Desa Pemkab Sanggau Wilybrodus Willy, dan Kadis Pertanian H Syafarani Mastar. Selain itu, dari legislatif terlihat hadir diantaranya adalah Susana H dan Didi Fachriadi. Penyampaian usulan rencana pembangunan seluruhnya yang diajukan pihak desa dalam kesempatan itu, akan ditampung dan akan dibawa serta dibahas di tingkat

kabupaten yang nantinya akan dilihat skala prioritasnya. “Selanjutnya akan dirumuskan untuk diimplementasikan dalam wujud kongkritnya dalam bentuk program/kegiatan, yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi serta menjawab permasalahan mendesak,” ujar Eddy Sumantri dalam kesempatan itu. Sementara itu, Susana dari DPRD Sanggau dalam kesem-

FOTO SRI WANTO WINARNO

MUSRENBANG: Tim dari Kabupaten Sanggau saat menjawab berbagai usulan yang muncul dalam Musrenbang di Kecamatan Mukok.

patan itu juga menegaskan, bahwa berbagai usulan yang telah disampaikan oleh pihak desa akan dikawal dan diperjuangkan. Meskipun disadari, bahwa tidak semua usulan akan terakomodir, namun diharapkan usulan agar terus disampaikan dalam kesempatan Musrenbang selanjutnya.

Selain akan terus memperjuangkannya serta mengawalnya, sebagai legislator, katanya, akan melakukan pengawasan dan kontrol sebagai salah satu fungsi dewan. “Musrenbang ini bertujuan untuk mengakomodasi kepentingan masyarakat dalam Ke Halaman 23 kolom 5


LFP

Pontianak Post l Kamis 10 Februari 2011

Soccer NAMA Cesc Fabregas sudah tidak lagi tercantum dalam daftar pemain buruan Barcelona. Itu mengutip pernyataan Direktur Sepak Bola Barca Raul Sanllehi kemarin. Sanllehi mengatakan, Barca tidak akan lagi berpikir untuk menggaet kapten tim Arsenal itu. “Cesc adalah pemain hebat dari Catalan. Dia membela klub kami sejak anak-anak dan dia akan selalu disambut hangat di Barcelona. Tapi, saat ini, segala yang berkaitan dengan transfer dirinya tidak ada lagi,” ungkapnya kepada radio Cadena SER. Pernyataan Sanllehi itu bisa jadi sekadar trik untuk menggangu konsentrasi Arsenal saat menghadapi Barca di babak 16 besar Liga Champions. Leg pertama dimainkan di Emirates pekan depan (16/2), sedangkan leg kedua di Nou Camp (8/3). Tapi, bisa jadi Sanllehi berkata jujur. Barca mungkin frustrasi karena segala upaya untuk mendatangkan Fabregas di awal musim ini tidak membuahkan hasil. Tawaran 35 juta euro (Rp 420 miliar) yang disodorkan kepada Arsenal untuk gelandang cerdik 23 tahun itu ditolak mentah-mentah. Belakangan, Fabregas menyatakan bahwa dirinya dipaksa bertahan oleh Arsenal, khususnya pelatih Arsene Wenger. Meski begitu, itu tidak mempengaruhi Barca. Dengan kondisi keuangan klub yang minus, plus telah menggaet Javier Mascherano dan Ibrahim Afellay musim ini, sulit melihat Barca menggelontorkan bujet besar untuk Fabregas musim depan. Sebagai catatan, klausul buyout Fabregas adalah 55 juta euro (Rp 660 miliar). Banderol yang kabarnya siap dipenuhi Chelsea. Ya, seperti dilansir The Sun, pemilik Chelsea Roman Abramovich siap membuka dompetnya lagi setelah menghabiskan 50 juta pounds (Rp 710 miliar) untuk memboyong Fernando Torres dari Liverpool. Menanggapi transfer Torres, Sanllehi menyebutnya sebagai transfer gila-gilaan. “50 juta pounds untuk Torres ? Anda pasti bercanda. Bujet seperti selimut. Jika Anda menariknya sampai dagu, kaki Anda harus tetap hangat. Torres kemahalan. Barca tidak akan mengeluarkan uang sebanyak itu untuk seorang pemain,” urainya di Sky Sports.(dns/bas)

+

Cesc Fabregas

Hentikan Perburuan Fabregas

+

Ganti UNICEF dengan Qatar Foundation PENG GEMAR Barcelona harus bersiap menerima perubahan desain kostum musim depan. Perubahan itu adalah pergantian nama di bagian depan kostum. Logo UNICEF yang terpampang selama lima musim terakhir akan diganti dengan Qatar Foundation. Kendati terpampang di ba­ gian depan kostum, UNICEF bukan sponsor kostum Barca. Itu tak lepas dari kebijakan Barca yang menolak kontrak sponsor untuk kostum. Justru Barca yang memberi sumban-

cmyk

gan kepada badan PBB urusan anak itu dengan alokasi 1,5 juta euro (Rp 18 miliar) per tahun. Tapi, setelah bermasalah dengan keuangan (utang klub mencapai 442 juta euro atau Rp 5,3 triliun), Barca mencabut kebijakan tentang sponsor kostum. Akhir tahun lalu, Barca menjalin kerja sama dengan Qatar Sports Investment (QSI). Kerja sama berdurasi lima tahun itu mencatat rekor kontrak sponsor kostum karena bernilai 170 juta euro (Rp 1,56 triliun). Itu sudah termasuk 15 juta euro

nama pemain,” jelas Faus. Dari kerjasama itu, Barca juga dijadwalkan memainkan sekali uji coba di negara tuan rumah Piala Asia 2011 tersebut musim panas nanti. Bagi QSI, kerja sama sponsor dengan Barca merupakan bagian dari promosi Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Dalam kampanye tahun lalu, Qatar mencantumkan entrenador Barca Josep Guardiola sebagai ambasador.(dns/bas)

(Rp 180 miliar) untuk hak komersial setiap musim. Juga bonus 5 juta euro (Rp 60 miliar) untuk setiap gelar yang diraih Barca. “Dari kerja sama itu diputuskan bahwa terhitung sejak 1 Juli 2011, logo Qatar Foundation akan terpampang di bagian depan kostum klub, tepatnya di bagian dada. Warnanya kuning,” kata Javier Faus, wakil presiden Barca, sebagaimana dilansir AFP.

Bagaimana deng­ an tulisan UNICEF - Barca tidak serta merta menghapusnya. “Kami menjamin bahwa setiap k o s t u m B a rc e lona yang dijual di seluruh dunia tetap memiliki UNICEF. Kami memindahkannya ke belakang, di bawah

KORAN

2010 - 2011

4 25

AFP PHOTO/ JOSEP LAGO

cmyk

+

Josep Guardiola

Guardiola Masih Setia BARCELONA - Josep Guardiola belum akan meninggalkan Barcelona dalam waktu dekat. Setidaknya sampai musim depan. Itu setelah Guardiola sepakat memperpanjang kontraknya ber­sama Barca - sebutan Barcelona - hingga 30 Juni 2012. Barca sebenarnya menawari kontrak jangka panjang. Tapi, sebagaimana pendiriannya selama ini, Guardiola hanya bersedia memperpanjang kontrak setahun. Presiden Barca Sandro Rossell bahkan pernah mengatakan apabila Guardiola meminta kontrak seumur hidup, dirinya dengan sukarela siap menyodorkan. “Saya memilihnya (hanya memperpanjang kontrak setahun, Red) agar saya selalu termotivasi,” ungkap Guardiola sebagaimana dilansir Marca. Terlepas hanya setahun, kesepakatan itu jelas melegakan Barca. Sebab, Guardiola sempat mengambangkan masa depannya karena tak kunjung memperbarui kontrak lamanya yang habis akhir musim ini. Tak heran apabila entrenador 40 tahun itu didekati dua klub raksasa Inggris, Manchester United dan Chelsea. Sejak menggantikan Frank Rijkaard pada 2008, karir Guardiola langsung melesat. Kendati berbekal pengalaman sebagai entrenador Barcelona B atau tim cadangan Barca, musim pertama Guardiola berakhir indah. Gelandang Barca dekade 1990-an itu sukses mempersembahkan enam gelar (sixtuple) dari Liga Primera, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Ditambah gelar Liga Primera dan Piala Super Spanyol 2010, Guardiola total mengoleksi delapan trofi selama 2,5 tahun menangani Barca. Koleksi trofi Guardiola masih bisa bertambah musim ini mengingat Barca di ambang juara dalam dua ajang domestik. Di Liga Primera, Barca tengah memimpin tujuh poin dari rival abadi, Real Madrid, hingga jornada ke-22. Pencapaian itu lebih istimewa dengan Carles Puyol dkk menorehkan rekor tidak terkalahkan dalam 16 laga beruntun seusai mengalahkan Atletico Madrid 3-0 akhir pekan lalu (5/2). Barca juga akan tampil dalam final Copa del Rey di Estadio Mestalla 20 April nanti. Hanya, lawannya adalah Real. “Dari sepuluh ajang yang kami ikuti dalam dua musim terakhir, kami hanya gagal dua. Itu tak lepas dari sentuhan ajaib Guardiola. Dia adalah pelatih top,” ungkap Victor Valdes, kiper Barca, di situs resmi klub. “Sulit melihatnya meninggalkan Barca. Dia adalah legenda di klub kami,” sambung porter nomor satu Barca sejak 2004 itu.(dns)

Teken Kontrak Setahun Lagi

Data Diri Nama Lengkap Panggilan Kebangsaan Lahir

: Josep Guardiola i Sala : Pep : Spanyol : Santpedor, 18 Januari 1971

Karir Pemain : 1983-1990 Barcelona (junior) 1990-1992 Barcelona B 1990-2001 Barcelona 2001-2002 Brescia 2002-2003 AS Roma 2003 Brescia 2003-2005 Al-Ahli 2005-2006 Dorados Karir Timnas : 1991-1992 Spanyol U-21 (2 caps) 1992-2001 Spanyol (47 caps/5 gol) 1995-2005 Catalonia (7 caps) Karir Pelatih : 2007-2008 Barcelona B 2008 Barcelona Prestasi Individu : * Bravo Award 1992 * Tim terbaik Euro 1992, 2000 * Pemain terbaik Spanyol di Olimpiade1992 * Pelatih terbaik dunia IFFHS 2009 * Pelatih terbaik Don Balon Award 2009, 2010 * Pelatih terbaik Eropa Onze d’Or 2009 * Pelatih terbaik Miguel Munoz Trophy 2009, 2010 * Pelatih terbaik World Soccer 2009 * Pelatih terbaik UEFA 2009 * Pelatih terbaik Liga Primera 2009 * Catalan of the Year 2009

+


cmyk

26

All Soccer

Pontianak Post

Kamis 10 Februari 2011

Hiddink Merasa Tua untuk Level Klub

LONDON - Guus Hiddink selalu dikaitkan dengan gonjang-ganjing di Chelsea. Ketika jabatan Carlo Ancelotti sebagai manajer digoyang, nama Hiddink masuk daftar calon pengganti. Begitu pula ketika jabatan Frank Arnesen sebagai direktur olahraga dipertanyakan. Seringnya pelatih asal Belanda itu dikaitkan dengan Chelsea tidak lepas dari kedekatannya dengan owner Chelsea Roman Abramovich. Lagipula, Hiddink pernah menjadi pelatih sementara di Chelsea pafa 2009 lalu ketika Luiz Felipe Scolari dipecat di tengah jalan. Meski hanya menangani The Blues, julukan Chelsea, selama tiga bulan, tapi dia memberi dampak besar. Chelsea menjuarai Piala FA, finis di peringkat ketiga klasemen akhir Premier League, dan tampil hingga semifinal Liga Champions. Selain dikaitkan dengan Chelsea, Hiddink juga sempat dikaitkan dengan Liverpool di awal musim saat Rafael Benitez angkat kaki ke Inter Milan. Begitupula dengan Tottenham Hotspur yang terancam kehilangan Harry Redknapp karena diminati timnas Inggris. Sekarang Hiddink masih fokus pada jabatannya sebagai pelatih timnas Turki. Dia sedang berkonsetrasi untuk mengantar Turki melaju ke Euro 2012. Apalagi, Hiddink tengah tertekan karena mengalami tiga kekahalan beruntun bersama Turki di kualifikasi Euro 2012.

+

Nah, bila Turki memutuskan melepasnya, maka membuka kesempatan kepada klub peminat untuk mendapatkan tenaga Hiddink. Namun, sumber dekat Hiddink menyatakan, mantan pelatih Rusia dan Korea Selatan itu enggan terlibat lagi dalam melatih klub. “Dia tidak lagi tertarik kembali ke level klub. Saya mengetahui betapa besar dampak Chelsea kepadanya, tapi bila dia menjadi manajer klub, maka dia harus berada di lapangan hampir setiap hari. Enam hari dalam sepekan,” kata teman dekat Hiddink, seperti dikutip Goal. “Dia berpikir, di usianya saat ini, berada di lapangan selama enam hari dalam sepekan tidaklah mungkin. Kalaupun dia kembali ke level klub, dia ingin membangun sesuatu dan tidak mau hanya bekerja dalam waktu setahun. Apalagi kurang,” jelas rekan dekat Hiddink. Sekarang Hiddink sudah berusia 64 tahun. Sejak memutuskan mundur dari pelatih PSV Eindhoven pada 2006 lalu, Hiddink lebih banyak menghabiskan waktu menjadi pelatih timnas. Dia membesut Australia, Rusia, dan Turki. Di Chelsea pada 2009, hanya pekerjaan paro waktu. Bila akhirnya mengakhiri kerja sama dengan Turki, diyakini Hiddink akan lebih memilih bekerja sebagai pelatih timnas lainnya. Selain itu, mungkin saja dia akan mengambil peran sebagai eksekutif senior di klub elite Eropa.(ham)

+

Guus Hiddink

Benitez Kecam Nerazzurri

Rafael Benitez

+

MILAN - Rafael Benitez masih belum lega dengan keputusan Inter Milan melepasnya setelah menjuarai Piala Dunia Antarklub 2010 lalu. Terutama lantaran dia menilai presiden Inter Massimo Moratti tidak mendukungnya sepenuhnya. Faktanya, tidak ada pembelian pemain yang signifikan seiring dengan kedatangan-

nya ke Inter. Makanya, setelah menjuarai Piala Dunia Antarklub 2010 dia menyatakan kegelisahannya. Apalagi, di saat banyak pemain utama Inter yang dibekap cedera. Ternyata, protes Benitez tersebut ditanggapi secara negatif. “Saya ingin menunjukkan beberapa statistik tentang pemain yang cedera supaya tidak terjadi kesalahpahaman. Sebanyak 80 persen cedera yang dialami kerap terjadi dalam dua tahun belakangan,” kata Benitez, kepada Marca. Nah, terkait dengan penanganan pemain cedera, Benitez sempat menjadi bulan-bulanan media Italia. Mantan manajer Liverpool tersebut dituding menerapkan program latihan yang terlampau berat sehingga membuat pemain rentan cedera. “Saya dan staf saya sama sekali tidak memiliki control untuk menangani tim medis klub dan juga pelatih atletik. Kami tidak bisa memantau terapi atau recovery. Pada bulan saya meninggalkan Inter, terdapat delapan pemain yang terkena cedera otot,” ulas Benitez. Ya, ketika itu, beberapa pemain inti seperti Diego Milito, Dejan Stankovic, Thiago Motta, Goran Pandev, dan McDonald Mariga, mengalami cedera otot. “Saya yakin Roberto Mancini juga familiar dengan masalah serupa,” ketus Benitez.

Karena minimnya opsi pemain, terpaksa pemain muda seperti Jonathan Biabiany dan Philippe Coutinho dijadikan andalan mengisi lini depan. Benitez yang doyan merotasi pemain, tidak bisa melakukannya karena tidak ada opsi. “Massimo Moratti mengetahui bahwa kerja saya sangat sulit. Beberapa pemain bisa bermain dan yang lainnya tidak. Dia tahu segalanya tidak berjalan dengan baik, tapi tidak ada yang biasa dilakukan,” ujar pelatih asal Spanyol itu. Dampaknya, performa In­t er labil. Mereka kemudian terlempar dari capolista alias penguasa klasemen dan ketika Leonardo ditunjuk sebagai pelatih anyar, Inter tertinggal 13 poin di belakang AC Milan yang berkuasa di puncak klasemen. “Saya memulai kompetisi dengan baik, tapi segalanya berubah. Itu juga terjadi pada suasan di ruang ganti. Opini berubah. saya tidak mengerti mengapa tidak ada pembe­l ian penting pada bursa transfer awal musim,” komentar Benitez. Menurut Benitez, di awal kepemimpinannya, Inter me­minta dia untuk mengajukan proyek pengembangan tim. “Saya telah menulis be­ berapa rekomendasi saya, termasuk pembelian pema­ in. Tapi, itu tidak pernah terjadi,” lanjutnya.(ham) +

cmyk


Kamis 10 Februari 2011

healty

recipe

Untuk 4 porsi

Bahan:

Tumis Terung Pedas

(waktu persiapan: 10 menit) 2 sdm minyak zaitun 75 g daging sapi giling 2 buah terung ungu, potong-potong 1 sdm kecap manis 2 sdt biji wijen putih, sangrai

Bumbu dihaluskan: 3 buah cabai merah 5 butir bawang merah 2 siung bawang putih 3 butir kemiri goreng ½ sdt garam

Cara membuat:

(waktu memasak: 15 menit) 1. Panaskan minyak zaitun, tumis bumbu halus sampai harum. 2. Masukkan daging giling, aduk hingga daging berubah warna dan bergumpal-gumpal. 3. Masukkan terung, aduk sebentar hingga terung agak layu. 4. Tambahkan kecap manis dan wijen. Aduk hingga terung rata dengan bumbu. 5. Angkat dan sajikan.

Kaya Antioksidan Pengusir Kanker Terung sangat populer di dapur Mediterania, Timur Tengah, India, Creole, dan Prancis. Selain dimasak, terung juga biasa disajikan mentah dengan dibubuhi soyu, air jeruk lemon, dan minyak zaitun. Sebelum diolah, sebaiknya bubuhi irisan terung dengan sedikit garam dan biarkan beberapa menit, lalu bilas. Tujuannya untuk menghilangkan rasa pahit ada terung. Seringkali orang meremehkan terung, sayuran murah meriah yang mudah sekali dijumpai sehari-hari di pasar ini. Bahkan ada orang yang menghindari terung karena beredar mitos bahwa terung bisa mengakibatkan impoten. Semua itu tidak benar. Bahkan, sayur yang masih memiliki kekerabatan dengan tomat, paprika, dan tembakau ini kaya antioksidan penangkal kanker. Sebab, terung mengandung zat antioksidan yang disebut monoterpen yang dipercaya mampu mengusir kanker dan penyakit jantung. Terung mengandung substansi yang dikenal sebagai glikoalkoloida dimana substansi ini sering dipakai sebagai salep untuk mengobati kanker kulit. Sebuah studi di University of Texas menunjukkan bahwa terung terbukti mampu meredam lonjakan kolestrol dalam darah setelah mengonsumsi makanan berlemak. Bahkan, terung yang dimasak dengan tambahan cabai akan meningkatkan kandungan zat antioksidannya.**

27

Nikmatnya Bebek Tanpa Keras & Amis DULU, bila mendengar daging bebek, sebagian orang enggan untuk mencicipnya. Bau amis dan daging yang keras, menjadi alasan kenapa bebek tak terlalu disukai seperti layaknya ayam. Tapi itu dulu, sekarang justru penikmat bebek bertambah banyak, seiring makin menjamurnya rumah makan yang menyediakan bebek sebagai menu utamanya. Mereka yang dulunya merasa geli mau makan bebek, justru kini malah ketagihan nyobain menu bebek. “Awalnya aku geli makan bebek. Tapi pas diajakin teman, aku nyoba-nyobain aja, eh.. ternyata maknyuss juga. Sekarang aku justru lebih sering pesan bebek daripada ayam goreng,” ceplos Evi, mahasiswa berkerudung ini. Penikmat bebek lainnya adalah Didi. “Dagingnya enak, alot, renyah dan gurih,” ucap pria yang merupakan pelanggan setia bebek goreng ini. Begitupun Indah. Ia malah jatuh cinta dengan bebek, daripada ayam. “Informasi yang saya dengar, bebek itu dagingnya lebih bagus untuk kulit,” ceplosnya. Ketika di­ tanya apakah pernah memasak daging bebek untuk sajian di rumah, Indah mengatakan kalau ia pribadi selalu gagal

untuk mengolah bebek de­ ngan cita rasa yang pas, apakah itu karena dagingnya yang keras dan masih berbau amis. “Daripada capek-capek bikin, aku pilih beli diluaran sajalah. Rasa bebeknya lebih nendang, harganya terjangkau dan pastinya higienis juga kok,” tambah ibu muda ini. Memang, masalah bau amis dan daging yang keras, menjadi ciri bebek yang selama ini kita dengar, sehingga terkadang kita enggan untuk mengkonsumsi daging bebek, apalagi untuk memasaknya. Padahal sebenarnya bebek juga bisa menjadi alternatif lauk pelengkap protein keluarga, namun lagi-lagi yang menjadi masalah adalah bagaimana membuat da­ging bebek tidak amis, dagingnya empuk dan bisa disantap keluarga di rumah? “Pilihlah daging bebek yang pas sebagai sebagai kunci utama mendapatkan daging bebek yang empuk. Usianya antara 6 bulan hingga 1 tahun. Itu usia yang pas untuk dikonsumsi,” jelas Yudianto (47 th), owner Restoran Pak Ndut cabang Pontianak, dengan menu utamanya olahan bebek ini. Yang terpenting lagi adalah ketika bebek diungkep, boleh tambahi beberapa aneka rempah, misalnya dengan jahe, bawang putih, dan daun jeruk. Hal ini akan membuat bau amis hilang dan daging bebek jadi empuk. “Butuh waktu lebih setengah jamlah untuk mengungkep bebeknya,” timpalnya. Bila sudah benar dalam pemilihan dan pengola-

han daging bebek, maka itulah yang jadi penentu membuat sajian bebek menjadi enak untuk diolah menjadi apa saja. Tips khusus inilah yang menyebabkan Resto Pak Ndut yang berlokasi di Jalan Sultan Abdurrahman ini tak pernah sepi pengunjung. Resep olahan bebeknya banyak diminati karena tekstur lembut dan rasa sesuai dengan lidah siapa saja. “Olahan kita berbeda dari yang diluaran, yang biasanya hanya menyajikan dengan sambal dan lalapan. Nah kalau ditempat kami, ada berbagai macam olahan daging bebek. Konsumen pun jadi punya banyak pilihan,” tuturnya sembari menyebutkan beberapa menu bebek andalan di Resto-nya, yakni bebek sangan dengan sambal goreng, bebek ijo, bebek remuk, bebek original dan sop goreng, yakni sop dengan isi suwiran bebek goreng didalamnya. Tak hanya Yudi yang sukses memasarkan menu bebek, ada juga Agung Ardiansyah, yang memiliki usaha bebek goreng Klenger. “Diberi nama klenger karena bebek saya ini pedes dan d e n g a n sambel yang pedes juga. Jadi kalau kita makan klengeran hahaha…,” ujarnya. Ada 16 rempah yang dipakai oleh Agung dalam

Resep Bebek Ijo 'Pak Ndut'

S

iapkan daging bebek dengan umur 6 bulan hingga satu tahun, dengan kondisi daging yang masih bagus.

Bumbu Ungkep :

garam, bawang putih, bawang merah, ketumbar dan kunyit. Campurkan, kemudian haluskan bumbu ungkep secara keseluruhan. Siapkan daging bebek tadi kemudian masukkan di wajan dengan air secukupnya. Campurkan bumbu ungkep tadi kedalam air dan daging bebek. Tunggu hingga setengah jam, setelah itu

tiriskan. Kemudian goreng Daging bebek tadi kedalam wajan panas.

Sambel Lombok Ijo Bahan : lombok ijo, cabe rawit sedikit, tomat, gula dan garam. Campurkan semua bahan sambel, lalu dihaluskan dengan ulekan. Setelah itu siapkan bebek goreng diatas piring, dan tuangkan sambel ijo diatasnya. Lengkapi dengan lalapan daun pepaya rebus, kol, mentimun dan daun kemangi. Pasangan minuman yang pas untuk menu ini yaitu es teh, kunir putih atau Gula Asem, sesuai selera. Resep dari Restoran Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut.

mengolah ‘si klenger’ tadi. Salah satunya adalah lada hitam, yang membuat daging bebek menjadi pedas di lidah. “Kalau dilihat dari luar, daging bebek saya warnanya kecoklatan seperti ayam pop. Jadi sangat berbeda karena 16 rempah tadi dimasukkan di air ungkepan bebeknya, setelah itu disaring kaldunya. Baru setelah itu bumbu ’klenger’-nya ditumis lagi. Ini nanti yang akan disajikan diatas bebek goreng, makanya kita sebut bebek K l e n g e r,” uraiAgung panjang lebar. Apapun olah a n dag-

Tahukah Anda?

Pontianak Post

ing bebek itu, yang paling terpenting adalah bagaimana membuat daging terasa empuk dan rasa bumbunya dapat meresap sempurna ke daging dan sesuai dengan selera lidah kita. (oid)

Daging bebek memiliki nutrisi tinggi. Bebek berukuran sedang memiliki protein 25 persen lebih banyak dibanding daging unggas lainnya, ia juga kaya akan vitamin B yang baik untuk pencernaan dan vitamin E yang efektif mencegah penuaan dini. Daging bebek juga tergolong sebagai makanan rendah lemak. Daging bebek bisa mengobati suara serak, menghilangkan gas dalam perut, meningkatkan kejantanan, dan menggemukkan dan memperkuat badan, ini juga baik untuk membebaskan perasaan sakit berasal dari lemak. Lemak bebek membersihkan dan mempercantik kulit. Bebek memiliki banyak kegunaan ekonomis, untuk diternakkan demi daging, bulu, telur, dan juga kotoran mereka. Bebek yang diternakkan merupakan keturunan dari bebek liar Mallard (Anas Platyrhyncos), kecuali bebek Muscovy. Bebek yang diternakkan memiliki ukuran yang lebih besar dari nenek moyang mereka. Laporan FAO menunjukkan bahwa Cina merupakan produsen bebek terbesar di dunia, diikuti Vietnam dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, termasuklah Indonesia. (*/bbsb) FOTO : SHANDO SAFELLA


28

Pontianak Post ● Kamis 10 Februari 2011 THE TWILIGHT SAGA : NEW MOON

RESENSI FILM

Cinta 2 Kurcaci

KISAH tentang dua kurcaci yang saling jatuh cinta. Gnomeo (James McAvoy) sangat mencintai Juliet (Emily Blunt) dan begitu juga sebaliknya. Sayang Gnomeo dan Juliet berasal dari dua keluarga yang berbeda. Bukan hanya berbeda, mereka sebenarnya berasal dari dua keluarga yang saling bermusuhan. Cinta mereka tak disetujui dan hubungan mereka punya potensi menyulut peperangan di antara dua keluarga kurcaci ini. (kpl) PEMAIN : James McAvoy, Emily Blunt, Jason Statham GENRE : Animation

MOVIE FREAK

Ending yang Meneteskan Air Mata TITANIC

LOVE is in the air! Yap, Februari emang identik dengan bulan cinta, bulan sepasang kekasih saling me-refresh cinta dalam berbagai cara. Pernahkah kamu mengajak pasangan untuk duduk berdua menonton film romantis selain mengiriminya bunga atau cokelat? Berikut 5 film Hollywood paling romantis sepanjang masa yang kisah cinta di dalamnya tak lekang oleh waktu meski ditonton beberapa kali. Film-film ini juga membawa pesan tentang ketulusan cinta walau harus berakhir tragis.

Romeo + Juliet (1996)

Pemain : Leonardo DiCaprio & Claire Danes

Kisah cinta klasik yang diangkat dari karya Shakespeare ini tak akan lekang oleh masa. Cinta dua insan yang berasal dari dua keluarga yang saling bermusuhan. Romeo (Leonardo DiCaprio) dan Juliet (Claire Danes) harus menyembunyikan cinta mereka karena pertikaian keluarga. Banyak hambatan yang harus mereka hadapi untuk mempersatukan cinta sejati yang begitu tulus dan kuat. Dengan segala rintangan yang ada, cinta mereka tetap abadi hingga maut memisahkan.

Titanic (1997)

Pemain : Leonardo Dicaprio & Kate Winslet

Kisah sepasang kekasih beda status sosial ini memang fenomenal. Titanic pun menjadi film disaster berbumbu cinta yang mengharu-biru meski udah dilihat berulang kali. Adegan romantis Jack (Leonardo DiCaprio) saat memeluk Rose (Kate Winslet) di anjungan kapal begitu populer hingga kini. Begitu pun kisah singkat cinta mereka yang berakhir tragis

THE

CASE OF CURIOUS

dengan kematian Jack di tengah tragedi tenggelamnya kapal Titanic.

BENJAMIN

BUTTON

tentang kekuatan cinta.

The Curious Case of Benjamin Button (2008) Pemain : Brad Pitt & Cate Blanchett

The Notebook (2004)

Cerita cinta yang unik, Benjamin Button (Brad Pitt) dan Daisy (Cate Blanchett) merajut kisah cinta dari usia yang bertolak belakang. Meski termasuk film drama fantasi, namun film ini juga membawa misi cinta melalui pergulatan batin yang luar biasa saat harus menjauh dari orang yang dicintai, karena keterbatasan ‘fisik’.

Pemain : Ryan Gosling & Rachel McAdams

The Twilight Saga : New Moon (2009) THE NOTEBOOK

Berkisah tentang perjalanan cinta sepasang kekasih di tahun 40-an yang kembali hidup lewat cerita lelaki tua yang menceritakan isi notebook kepada seorang perempuan tua di rumah jompo. Alur maju mundur tak membuat film ini kehilangan sisi sentimentil dan romantisnya. Film ini sebagai pengingat, mengapa orang sangat mendambakan cinta dan mengajarkan kepada para lelaki

Pemain : Robert Pattinson & Kristen Stewart

Film bergenre drama, romantis, horror ini mengusung keabadian cinta Edward Cullen (Robert Pattinson) dan Bella Swan (Kristen Stewart). Tak hanya menyuguhkan pertikaian rumit antara bangsa vampir dan werewolf selama ribuan tahun, tapi juga ujian cinta bagi Edward saat harus meninggalkan Bella yang depresi berat dan akhirnya bersahabat dengan werewolf (Jacob Black). Seperti Romeo and Juliet, di sini terdapat keabadian cinta dan hidup abadi. (kpl/int)

Cinta yang tulus adalah cinta yang dari hati. Semua yang indah dan menyakitkan tergabung dalam satu cerita cinta. Cinta sejati adalah cinta yang penuh pengorbanan. Dan semua cerita cinta itu berhasil menyentuh hati cewek satu ini saat menontonnya. Penasaran ?! Let’s check it out. Oleh : Kartika Sari MEMANG tak bisa dipisahkan antara cinta dan hati wanita. Bukti nyatanya nih, ada satu cewek yang doyan banget mencari tau tentang cerita cinta dalam sebuah film. Tak terasa, udah banyak film cinta yang ditontonnya selama ini. “Entah kenapa, aku selalu tertarik sama film drama yang menyajikan cerita cinta di dalamnya. Soalnya, lewat film, aku juga bisa tau dan belajar soal cinta yang sesungguhnya,” tutur cewek kelahiran Pontianak, 1 Agustus 1994 ini. Sebenarnya, tak perlu heran lagi kenapa doski menjatuhkan pilihannya pada film-film drama romantis setiap nangkring di bioskop. Soalnya nih, doi punya pacar yang juga selalu setia menemaninya nonton…duh senengnya. “Mungkin nonton di bioskop udah jadi hobiku kali ya, setiap minggu aku selalu nonton film terbaru loh..hehe” ujar siswi SMA Santo Paulus ini. Untuk film drama romantis sendiri, doi menjatuhkan pilihannya pada film ‘Satu Jam Saja’. Cewek yang hobi jalan-jalan ini punya alasan kenapa film karya anak bangsa itu berhasil mencuri hatinya dan meninggalkan kisah cinta itu dalam fikirannya. Pertama, jalan ceritanya simple sehingga mudah dimengerti dan mempunyai ending yang mampu membuat cewek berdarah Batak Chinese ini bisa meneteskan air matanya. “Film ini punya scene-scene yang berhasil buat aku mewek karna emang mengharukan,” curhatnya. Bagian yang menurutnya paling

mengharukan itu adalah pada endingnya, dimana cinta yang tulus itu dinyatakan hingga cinta yang tumbuh itu juga ikut mati dalam pelukannya sendiri. Film yang menyenggol tema persahabatan ini berkisah tentang 3 anak muda, dimana satu dari mereka melakukan kesalahan tapi nggak bertanggung jawab dan lari dari masalah. Sedangkan yang satunya dengan ikhlas membantu sahabatnya yang menjadi korban. “Di bagian ini kita juga belajar apa itu rela berkorban, film ini benar-benar film yang menceritakan kisah cinta sesungguhnya yang penuh pengorbanan,” imbuh cewek yang doyan nyantap nasgor ini. Selain alasan tadi, ada satu lagi yang jadi alasan kenapa doi menjatuhkan film Satu Jam Saja menjadi film cinta terbaiknya. Tak lain tak bukan, adalah karena pemeran lelaki utamanya adalah Vino G. Sebastian. Vino sendiri adalah salah satu aktor terbaik Indonesia yang diidolakan cewek berzodiak Leo ini. “Ya ampun, sepanjang film itu aku klepek-klepek deh liat Vino. Apalagi aktingnya benar-benar oke alias pooll bangeet! Rasanya aku pengen jadi Revalina-nya hehehe,” tutupnya nyengir. **

Triatna Indriana


Pontianak Post l Kamis 10 Februari 2011 SETELAH bercerai dengan Glenn Fredly, Dewi Sandra agak tertutup bicara soal kehidupan pribadinya. Ditanya siapa pendampingnya sekarang, artis yang sudah pernah menikah dua kali banyak mengubar senyuman. “Kalau tanya itu, waktu deh yang akan menjawab nanti,” kata Dewi yang sedang sibuk syuting sinetron Nada Cinta bersama Luna Maya. Soal asmara, pelantun lagu I Love You ini tak mau terbebani. Dia merasa sudah bahagia tanpa ada pendamping hidup. “Salah kalau kebahagiaan kita dibebanin ke orang lain. Padahal kebahagiaan itu untuk diri kita sendiri, saya nggak menggantungkan kebahagiaan saya ke orang lain,” tutur Dewi dengan raut wajah serius. Tanpa pacar, wanita berdarah Inggris dan Betawi ini banyak menghabiskan waktu dengan bekerja. “Ternyata di lokasi syuting itu bisa menghilangkan rasa trauma. Sekarang ini saya sudah cukup bahagia,” senyumnya. Karenanya, hingga kini dia masih enjoy dengan kesendiriannya. Dia juga tak perlu mengurung diri di rumah. Sebab, di luar sana, masih banyak orang yang menunggu dan berbagi kebahagiaan. Dia sendiri tak menolak, ketika suatu saat kelak dia mendapatkan suami baru. Tetapi, itu bukan berarti dia mematok waktu khusus. ‘’Dijalani saja. Kalau ada jodoh nanti juga bakal ketemu,’’ katanya cuek. (aal)

Ogah Bebani Pacar

&

show

Selebritas

29

Cut Tari Hadir Sendiri di Ultah Olga

Bangga Bersuamikan Yusuf Subrata

Dewi Sandra

CUT Tari patut bahagia sekaligus bangga memiliki suami seperti Yusuf Subrata. Bangga, karena Yusuf sangat setia menemani istrinya terkait kasus video porno. Padahal jelas-jelas, Cut Tari bersalah dan sudah jadi tersangka. Bahkan berkas Cut Tari siap masuk ke kejaksaan untuk disidangkan. Apa rahasianya Yusuf begitu setia? “Nggak ada rahasia apa-apa. Memang begini saja. Saya juga nggak tahu, memang begini keadaannya,” ucap Yusuf, saat ditemui di Brawijaya Woman and Childern Hospital, Jakarta Selatan, Selasa malam. Yusuf tampak tegar menghadapi masalah istrinya. Dia juga tak marah meski istrinya bersalah. Yusuf tetap membuka hati memaafkan istrinya. “Saya begini-begini aja. Kalau memang perjalanannya seperti ini, ya jalanin. Saya bukan manusia yang cengeng, yang lari dari permasalahan. Kita sebagai manusia yang punya akal harus bertanggung jawab,” serunya. Pengusaha muda ini juga bertekad tetap membina rumahtangganya. “Saya punya keluarga, saya punya anak, dan itu yang harus saya jaga,” katanya. Soal kasus istrinya yang bakal

masuk persidangan, Yusuf enggan bicara banyak. Dia hanya berharap semua berjalan lancar. “Saya enggak terlalu ngikutin juga. Kita lihat saja ke depannya bagaimana. Buat saya, saya enggak berubah dan tetap menginginkan yang terbaik buat semua pihak,” tambah Yusuf. Senada dengan Yusuf, Cut Tari juga ogah bicara banyak mengenai kasusnya. Cut Tari juga tak ingin berkomentar mengenai vonis yang dijatuhkan kepada Ariel Peterpan. “Nggak mau ngomongin itu. Saya nggak mau komentar masalah itu,”ujar Cut Tari singkat saat acara ulang tahun Olga Syahputra, di bilangan Kemang, Selasa malam. Cut Tari berharap mendapatkan yang terbaik saja. “ Berdoa

aja yang terbaik untuk semua pihak. Mohon doanya saja dari semuanya,”paparnya. Sebelum nya, Mabes Polri memastikan akan melengkapi berkas Cut Tari dan Luna Maya segera dikirim ke Kejaksaan. Bekas presenter acara Isnsert dianggap melanggar UU Fornografi itu terancam penjara di atas enam tahun penjara. “Sekarang kan berlakunya Undang Undang nomor 44 tahun 2008. Kita mau masyarakat paham dengan Undang Undang ini, karena (Luna dan Tari) bisa kena sanksi di atas enam tahun penjara, yang nonton saja bisa kena apalagi yang memproduksi dan menjadi objek,” jelas Kadiv Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi Anton Bachrul Alam di Jakarta beberapa waktu lalu. (gie)


WORLD SOCCER

30 AGENDA Premier League Sabtu, 12 Februari 2011 Manchester United v Manchester City (Siaran langsung Global TV pukul 19.15 WIB) Arsenal v Wolverhampton Birmingham v Stoke City Blackburn Rovers v Newcastle United Blackpool v Aston Villa (Siaran langsung Global TV pukul 21.45 WIB) Liverpool v Wigan Athletic West Bromwich v West Ham United Sunderland v Tottenham Hotspur Minggu, 13 Februari 2011 Bolton Wanderers v Everton

Hong Kong 1 v Indonesia 4

Kekhawatiran Tak Terbukti

Senin, 14 Februari 2011 Fulham v Chelsea Selasa, 15 Februari 2011 Birmingham v Newcastle United

Minggu, 13 Februari 2011 Atletico Madrid v Valencia (Siaran langsung TV One pukul 00.00 WIB) Sporting Gijon v Barcelona (Siaran langsung TV One pukul 02.00 WIB) Racing Santander v Sevilla (Siaran langsung TV One pukul 04.00 WIB) Real Sociedad v Osasuna (Siaran langsung TV One pukul 23.00 WIB) Hercules v Real Zaragoza Levante v Almeria Malaga v Getafe

Queiroz Bakal Besut Iran Carlos Queiroz

JAKARTA-Rasa pesimis dari timnas U-23 saat bertolak ke Hong Kong untuk menantang timnas Hong Kong U-23 dalam laga uji coba di Pho Kong Village Park, Hong Kong, kemarin (9/2), tak terbukti. Mereka ternyata mampu mencukur tim tuan rumah dengan skor telak 4-1. Melalui pesan singkatnya, menajer timnas sementara, Iman Arif mengungkapkan bahwa gol tim Merah Putih diciptakan oleh Yongki Aribowo pada menit ke25, Titus Bonai pada menit ke-67, serta Aris Alfiansyah pada menit ke-80. Sementara itu, satu gol lagi Indonesia merupakan gol bunuh dari pemain Hong Kong. Sayang, dia tidak menyebutkan siapa saja pencetak gol dari Hong Kong tersebut. Menurut dia, tim yang dipersiapakan untuk persiapan kualifikasi para-Olimpiade 2012 dinilai telah menunjukkan permainan yang lebih baik. Performa mereka meningkat dibandingkan saat saat ditahan imbang tim Pelita Jaya U-21, Sabtu lalu (5/2) di Jakarta. “Peningkatan permainan terlihat. Meskipun banyak pemain yang cedera, ternyata mereka yang dipercaya turun bisa tampil bagus walupun masih ada kesalahan-kesalahan mendasar,” Ujar pria yang juga menjadi deputi bidang teknik BTN tersebut. Bahkan, Iman menyebutkan jika dalam laga persahabatan tersebut Riedl sempat menurunkan semua pemain yang

diboyong ke Hong Kong. Mereka yang tidak diturunkan adalah pemain-pemain yang cedera semacam Nasution Karubaba, Oktovianus Maniani, Egi Melgiansyah, dan Dendi Santoso. Serta, satu pemain naturalisasi Ruben Wuarbanaran yang masih belum resmi memiliki paspor Indonesia. Kekhawatiran lainnya sebelum timnas tampil adalah penggunaan fasilitas lapangan dari rumput sintetis. Namun, lanjut Imam, hal itu tidak terlalu mengganggu karena Kurnia Meiga dkk. ternyata bisa beradaptasi dengan cepat. “Sempat terlihat canggung karena main di rumput sintetis. Tapi, setelah gol pertama permainan anak-anak mulai berubah,” tandasnya. Dengan hasil itu, Pelatih timnas Alfred Riedl mengaku cukup puas. Dia memberikan apresiasi terhadap penampilan anak didiknya. “Permainan tim makin meningkat. Koordinasi antar pemain juga semakin bagus. Tinggal masalah fisik dan cedera pemain saja yang menjadi kendala,”ujarnya seusai pertandingan. Katanya seperti dilansir oleh situs PSSI. Rencananya, pagi ini sekitar jam 09.00 waktu Hong Kong tim merah putih U-23 akan langsung kembali ke Indonesia. Setelah itu, mereka akan langsung dipersiapkan untuk menghadapi tim anggota Indonesia Super League (ISL) Persija Jakarta pada 16 Februari mendatang. (aam)

U-23

Liga Primera

Senin, 14 Februari 2011 Deportivo La Coruna v Villarreal (Siaran langsung TV One pukul 01.00 WIB) Espanyol v Real Madrid (Siaran langsung TV One pukul 03.00 WIB)

Pontianak Post Kamis 10 Februari 2011

SATU GOL: Yongki Aribowo sumbang satu gol untuk Timnas Indonesia U-23 saat uji coba melawan Hongkong.

TEHERAN - Selepas dipecat timnas Portugal pada 9 September tahun lalu lantaran start buruk di kualifikasi Euro 2012, Carlos Queiroz terus dikaitkan dengan beberapa tim. Namun, tak ada yang terrealisasi, kini dia dikabarkan akan melatih timnas Iran. BerdasarkanlaporanTehranTimes, tactician berusia 57 tahun itu telah mendarat di Teheran untuk bernegosiasi dengan IFF alias asosiasi sepak bola Iran. Queiroz disiapkan sebagai pengganti Afshin Ghotbi yang dinilai gagal di Piala Asia 2011 lalu. Ya, Iran yang berangkat ke Qatar dengan ambisi berapi-api untuk jadi juara Piala Asia, tersingkir di perempat final dari Korea Selatan.

Hasil yang mengecewakan bagi IFF. Tidak ada pilihan lain selain memecat Ghotbi yang telah melatih Iran sejak 2009 lalu. “Saya senang berada di sini (Iran). Saya bernegosiasi dengan IFF, tapi belum ada yang kongkret. Saya telah menyaksikan performa Iran pada Piala Asia lalu dan saya menyadari bahwa Iran punya banyak talenta hebat,” jelas Queiroz, seperti dikutip Goal. Sekarang, mantan pelatih Real Madrid itu sedang membicarakan soal target yang bakal dibebankan kepadanya jika melatih Iran. Bila sesuai, maka dia kemungkinan besar akan menjadi pelatih Iran. Kabarnya,

target utama adalah lolos ke Piala Dunia 2014. Iran merupakan salah satu kekuatan Asia yang memiliki tradisi tampil di Piala Dunia. Namun mereka absen pada Piala Dunia 2010 lalu. Sepanjang sejarah Iran, sudah tiga kali mereka merasakan atmosfer Piala Dunia, yakni pada edisi 1978, 1998, dan 2006. Dalam negosiasi dengan Presiden IFF Ali Kaffashian, Queiroz dapat tawaran kontrak berdurasi tiga tahun dengan gaji USD 6 juta atau setara Rp 52,9 miliar. Tawaran itu diberikan kepada Quiroz karena dinilai memahami sepak bola di kawasan Timur Tengah.(ham)


cmyk

Pontianak Post

KETUM PSSI

Kedua Figur Masih Layak

+

PONTIANAK—Geliat perebutan kursi induk organisasi tertinggi sepakbola Indonesia PSSI antara Nurdin Halid dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI George Toisuta mengundang perhatian banyak pihak. Wasit sepakbola nasional asal Kalbar Drs Cyprianus juga angkat bicara mengenai kedua pencalonan figur tersebut. Menurutnya, penentuan Ketua Umum Kursi PSSI Pusat tersebut akan ditentukan pada 19 Maret mendatang Cyprianus di Pulau Bintan Kepulauan Riau. “Ini cuma masalah like and dislike. Kedua figur ini sebenarnya masih layak. Nurdin saya rasa masih layak begitu pula dengan Jendral TNI George Toisuta. Siapapun yang terpilih nanti harus tetap kita hormati,” katanya. Proses pemilihan nanti, diungkapkan oleh Cyprianus tentu akan berlangsung alot. Sebab, ada sekitar 200 suara yang akan diperebutkan kedua calon tersebut. Yakni, suara dari seluruh Pengprov PSSI seIndonesia, klub di liga super, klub di liga utama dan klub di divisi satu Indonesia. “Nurdin meskipun banyak yang tidak suka, namun tak sedikit Pengprov dan klub yang terang-terangan masih menyatakan dukungan terhadapnya. Dari kubu Jendreal TNI George Toisuta juga tentu demikian. Kedua figur ini tentu akan bersaing ketat,” ungkap Ketua Bidang Kompetisi, Status dan Alih Status Pengprov PSSI Kalbar itu. Namun dia mengharapkan, proses pemilihan ini benar-benar berjalan dengan transparan tanpa ada muatan politik dan politik uang. Sebab, diketahui kedua figur tersebut didukung oleh dua figur yang kuat dari segi materi dan pendanaan. Nurdin yang merupakan anggota Partai Golongan Karya, dibelakangnya ada nama Aburizal Bakrie, pengusaha sukses yang juga Ketua Umum Partai Golkar. Sementara di kubu Jenderal TNI George Toisuta ada nama Arifin Panigoro, konglomerat minyak yang juga penggagas Liga Primer Indonesia (LPI). “Ya tentu kita sangat mengharapkan, sepakbola tidak dikaitkan dengan politik. Sepakbola adalah olahraga yang bersifat kompetisi. Fair play sangat ditekankan disini. Tak hanya di lapangan pertandingan, tapi juga dalam alam demokrasi seperti pemilihan Ketua Umum PSSI mendatang,” ungkapnya seraya berharap siapapun yang memimpin PSSI Periode 2011-2015 mendatang adalah figur yang benar-benar mampu memajukan prestasi sepakbola Merah Putih. Untuk suara PSSI Kalbar, ungkap mantan pesepakbola tersebut, dia menyerahkan sepenuhnya kepada internal organisasi. “Arah suara kemana kita masih belum tahu. Yang pasti kita ingin ada perubahan. Mudah-mudahan siapapun yang terpilih nanti mampu membawa persepabolaan Kalbar menjadi lebih baik lagi,” harapnya. (bdi)

+

METRO SPORT

Kamis 10 Februari 2011

31

24 Atlet Anggar Dipersiapkan Hadapi Kejurnas dan Pra PON

Dokumen

PERSIAPAN: Sebanyak 24 atlet telah dipersiapkan Pengprov IKASI Kalimantan Barat untuk menghadapi dua even penting tahun 2011 ini, Pra-PON dan Kejurnas.

PONTIANAK--Sebanyak 24 atlet telah dipersiapkan Pengprov IKASI Kalimantan Barat untuk menghadapi dua even penting tahun 2011 ini. Hal itu diungkapkan Ketua Umum Pengprov IKASI Kalimantan Barat Ir Toni Herianto kemarin. Dirinya mengatakan, dua even tersebut yakni PraPON dan Kejurnas Anggar 2011 akan berlangsung bersamaan pada 14 Juli mendatang di Pekanbaru. Menurutnya, dari jumlah atlet yang diperoleh, IKASI Kalimantan Barat akan melakukan program persiapan desentralisasi di setiap Pengcab IKASI Kabupaten Kota yang atletnya masuk dalam persiapan Pra PON selama tiga bu-

lan. “Untuk selanjutnya akan dilakukan sentralisasi atlet selama satu bulan di Kota Pontianak sebelum berlaga di dua even tersebut,” ungkap mantan Sekda Kota Pontianak ini. Toni mengatakan, sangat berharap seluruh atlet anggar Kalbar bisa lolos ke PON XVIII Riau 2012. Namun, sejauh ini jumlah atlet yang akan di terjunkan pada dua even tersebut masih dalam proses pemilihan. Sementara, tambahnya, untuk Kejurnas di Pekanbaru nanti, IKASI Kalbar menargetkan meraih empat medali emas yakni satu dari floret putri dan tiga dari beregu. “Pokoknya saya mengharapkan seluruh atlet anggar yang ada di kabupaten kota untuk terus melatih diri dalam meningkatkan kemampuan yang ada,” tandas Ketua Umum PSSI Kota Pontianak tersebut. (bdi)

+

Bunarto, Modifikator Sport Futuristic Pergerakan gaya modifikasi motor dari tahun ke tahun terus mengalami perubahan. Gaya street fighter, sport futuristic dan retro classic yang sudah mendominasi pasar modifikasi sejak beberapa tahun belakangan diprediksi sejumlah insan modifikator otomotif terus menguat di tahun 2011. Urai Budianto Pontianak Trend modifikasi sepeda motor di tanah air pada 2011, diungkapkan oleh Iwan Kurniawan, Biro Roda Dua Pengprov IMI Kalbar tetap didominasi konsep sport futuristic dan retro classic.

Habiskan Rp 50 Juta Buat Scorpio Z Kecenderungan dua konsep modifikasi itu sejatinya telah nampak dalam tiga tahun terakhir. Namun, konsep itu akan semakin menguat pada 2011 ini. Trend modifikasi yang mengarah pada dua konsep tersebut juga tak lepas dari pengaruh perkembangan modifikasi dunia. Terlebih, pada saat yang bersamaan ketersediaan suku cadang dan aksesoris motor untuk modifikasi itu juga melimpah di pasar. Trend di beberapa negara yang selama ini menjadi kiblat juga mengarah ke dua konsep tersebut, gaya retro classic digemari bukan sekadar ingin bernostalgia dengan romantisme masa lalu, namun juga untuk mengekspresikan cita rasa seni dan kreativitas yang dipadu dengan kecanggihan teknologi. Sehingga, meski bergaya retro klasik,

tetap kental dengan teknologi canggih. Adapun gaya sport futuristic di usung, ungkap Iwan, selain karena banyaknya varian sport yang digelontorkan pabrikan ke pasar juga sebagai perwujudan dari perkembangan teknologi terkini. Teknologi digital dan ragam piranti gadget yang terus berkembang akan diaplikasikan di motor sport modifikasi bergaya ini. “Meski arus utama modifikasi akan didominasi motor sport dan model lain yang bermesin besar, modifikasi di skuter matik maupun bebek tetap berkembang di tahun 2011 ini. Gaya modifikasi keduanya juga akan diwarnai konsep retro dan sport futuristic,” ungkapnya. Pembuktian gaya sport futuristic di tahun 2011 ini dilakukan para modifikator Kota Pontianak. Salah satunya oleh Bunarto Muliawan Pangkawira. Diusianya yang mencapai angka 40 tahun, pria ini masih gemar memodifikasi motor miliknya. Motor Scorpio Z milik Bunarto sekarang

Budianto/Pontianak Post

MODIF: Untuk memodifikasi kuda besinya Bunarto rela merogoh kocek hingga Rp50 juta.

full modification bergaya sport extreme futuristic.”Modifikasi yang saya lakukan hanya merubah bentuk dan body motor, namun saya tak merubah mesin,“ ungkap Bunarto ditemui di kediamannya jalan Pulau We nomor 56. Kegemarannya memodifikasi motor, ungkap Bunarto, sudah dilakukannya sejak tahun

2000. Diinspirasi oleh berbagai jenis motor sport luar negeri ber-CC besar, Bunarto mulai memberanikan diri merogoh koceknya untuk menyulap motor Jupiter Z miliknya di tahun 2000. “Saya mulai modifikasi motor saya yang pertama sekitar tahun 2000. Waktu itu saya pakai Jupiter Z. Saya ubah Jupiter Z menjadi lebih sport,” kata dia. (*)

+

cmyk


32

TOTAL SPORT

Pontianak Post

Kamis, 10 Februari 2011

Giliran Lakers Incar Melo

NBA

Three-Point Shootout

Bynum Jadi Umpan DENVER - Nama Carmelo Anthony kembali menjadi lakon dari rancangan pertukaran menghebohkan di pertengahan musim reguler 2010-2011. Pemain yang memiliki posisi asli sebagai

Paul Pierce

Dua bintang veteran Boston Celtics, Paul Pierce dan Ray Allen, segera terlibat dalam perseteruan. Mereka akan bersaing menjadi yang terbaik dalam Three-Point Shootout alias kontes tembakan tiga angka di All-Star Weekend. Nama mereka termasuk dalam enam peserta yang diumumkan NBA, kemarin (9/2) WIB. Di even tersebut, Pierce menyandang status sebagai juara bertahan. Tanpa segan, melalui akun Twitter-nya, dia menantang Allen untuk bersaing di ajang tersebut. Menariknya, Allen pun menjawab tantangan itu. “Saya kira saya dan Ray Allen akan terlibat dalam kontes three poin tahun ini. Apa yang anda pikirkan dikabulkan NBA,” demikian tulis Pierce di akunnya. “Saya suka mendapatkan peluang (melawan Pierce), pastinya,” balas Allen. Allen dan Pierce tak diragukan masih menjadi faktor kunci bagi Celtics, terutama dari luar perimeter. Allen punya rekor lebih dari 46 persen dalam tembakan tiga angka, sementara Pierce dengan 40 persen. Mereka akan bergabung dengan empat jagoan three point lainnya. Dari nama-nama yang diumumkan NBA, terdapat mesin poin Oklahoma City Thunder yang juga andalan baru di Team USA, Kevin Durant. Selain itu juga ada Daniel Gibson (Cleveland Cavaliers), James Jones (Miami Heat) dan Dorell Wright (Golden State Warriors). Kontes tembakan tiga angka di All-Star weeken yang berlangsung di Los Angeles bakal digelar pada Sabtu (19/2) waktu setempat. Perseteruan Allen dan Pierce di kontes three point sebenarnya sudah pernah terjadi pada edisi 2002. Allen yang saat itu menyandang status juara bertahan gagal melewati babak awal, begitu pula Pierce. Tapi, Allen mengungguli Pierce dengan 14-8. Secara keseluruhan, sebelum tahun ini, Allen sudah tiga kali masuk ke kontes tersebut, yaitu pada 2001, 2002 dan 2006. Sementara Pierce dua kali, yakni 2002 dan 2010. (ady)

Ray Allen

Carmelo Anthony Hasil NBA kemarin WIB Philadelphia 76ers LA Clippers San Antonio Spurs Indiana Pacers Toronto Hawks Memphis Grizzlies M Timberwolves

117 v 85 v 100 v 112 v 74 v 105 v 112 v

Atlanta Hawks 83 Orlando Magic 101 Detroit Pistons 89 Miami Heat 117 Milwaukee Bucks 92 OKC Thunder 101 (OT) Houston Rockets 108 Tuan rumah disebut terakhir

Small forward itu kali ini dikaitkan dengan juara bertahan LA Lakers. Kedua tim dikabarkan tengah menjalin negosiasi hingga diprediksi menyelesaikan pertukaran sebelum 24 Februari. Pembicaraan antara kedua tim masih berada di tahap awal. Tapi, hal itu sudah makin meramaikan bursa pertukaran yang melibatkan Melo, sapaan akrab Anthony. Sebab, pekan lalu, kubu New York Knicks juga disebutkan menyatakan ketertarikan untuk mendapatkan anggota Team USA di Olimpiade Beijing 2008 itu. “Ada diskusi antara kedua tim. Lakers jelas menjadi sebuah pilihan,” ungkap salah satu sumber dari NBA. Dari rumor tersebut, disebutkan Lakers siap mengumpankan center muda Andrew Bynum. Cukup mengejutkan, karena Bynum adalah pemain yang tangguh di pertahanan dan berpotensi menjadi bintang. Tapi, kondisi fisiknya belakangan jadi meragukan. R a ng k a i a n cedera lutut sepanjang enam m u s i m karirnya memb u a t Lakers m e m p e rtimbangkan untuk melepasnya. Bynum absen di 24 laga awal musim reguler 20102011 untuk masa pemulihan setelah operasi lutut. Pekan lalu, dia juga absen karena cedera di lutut juga. Hal itu memaksa pelatih Lakers Phil Jackson melakukan beberapa penyesuaian dalam timnya. Pau Gasol yang berposisi asli sebagai forward dipasang sebagai center. Sementara Lamar

Odom masuk starter sebagai power forward. Selama tanpa Bynum musim ini, Lakers mendapatkan rekor menang kalah 18-7 yang masih lebih baik dari rekor saat Bynum ada dalam tim (18-9). Jika skenario mulus, Lakers bisa dengan mudah mendapatkan Melo. Terutama dengan status Lakers yang masih dipercaya sebagai kandidat kuat sebagai juara. Jika terealisasi, Melo akan mendapatkan perpanajangan kontrak selama tiga tahun dengan nilai USD 65 juta. LA juga bukan kota yang asing bagi Melo. Dia bisa bermain dengan nyaman di sana karena musim panas lalu, dia bersama istrinya La La Vasquez membeli rumah di kota itu. Dua kerabat dekat melo juga sudah menyatakan Melo akan senang hati bermain untuk LA. Mengiringi kabar pertukaran di Lakers, tim juara bertahan itu sebenarnya lebih dulu menawarkan Guard Ron Artest ke Charlotte Bobcats. Lakers ingin mengajukan penawaran untuk mendapatkan Stephen Jackson atau Gerald Wallace. Keinginan tersebut didukung pemilik Bobcats Michael Jordan yang kerap memuji ketangguhan Artes. Namun, rencana pertukaran buyar karena Artest secara terbuka menyatakan tak mau bermain di Charlotte. Motivasi Lakers untuk merobak rosternya memang terutama untuk menyisihkan Artest yang musim ini sedang menurun. Meski tahun lalu menjadi komponen utama ddi pertahanan saat laga final, dia gagal menunjukkan kapasitasnya musim ini. Phil Jackson jarang menurunkannya karena dia menganggap Artest kurang efektif baik dalam serangan maupun bertahan. Sementara dari kubu Nuggets disebutkan, mereka tetap mengadakan negosiasi dengan Knicks. Bahkan, bisa terjadi pertukaran yang melibatkan tiga tim dengan masuknya Minnesota Timberwolves. Dengan mengirimkan Melo, Nuggets ingin mendapatkan forward Knicks Wilson Chandler dan Corey Brewer dari Wolves.(ady)

Kubica Butuh Operasi Tambahan ROMA - Kabar positif terus menyertai perkembangan proses pemulihan Robert Kubica. Pembalap asal Polandia itu menunjukkan peningkatan yang berarti di Rumah Sakit Santa Corona, menyusul insiden tabrakan saat reli, Minggu (6/2). Kubica akan melakukan operasi keduanya pekan ini untuk menstabilkan cedera patah bahu dan kaki kanan. Kubica sukses menjalani operasi selama tujuh jam, Senin (7/2) waktu setempat. Meski sudah sadar, Kubica masih harus menjalani operasi susulan untuk cedera bahu dan kaki kanan, hari ini waktu setempat. Operasi tersebut tetap bukan operasi terakhir bagi pembalap yang sudah memenangkan satu

balapan F1 itu. Tiga atau empat hari kemudian, pembalap Lotus Renault GP itu akan kembali menjalani operasi untuk cedera di siku. “Dia bereaksi dengan baik mengenai kabar kondisinya dan siap berjuang untuk kembali m e m - balap,” ungkap Danielle Morelli, manajer Kubica. Tapi, kabar pemulihannya hingga seperti sediakala masih simpang siur. Masih diragukan apakah tangan kanannya yang berfunsi amat vital di balapan F1 bisa kembali berfungsi baik. Begitu pula dengan cedera di bagian lain. Orang-orang yang bertemu Kubica sungguh dibatasi. Morelli adalah salah satu orang yang

Robert Kubica

bisa bertemu dan berbincang dengan Kubica. Kebetulan, dia mendapatkan izin bertemu saat tim dokter mengurangi dosis

pembunuh rasa sakit untuk mengukur kondisi neurological. “Saya mengatakan padanya tentang kecelakaan itu , serta

parahnya cedera dan patah tulang. Robert terkejut akan hal itu,” ujar Morelli. “Robert paham itu akan membuatnya istirahat dari F1 untuk waktu yang lama dan dia menderita karena itu,” tambahnya. Meski masih memprihatinkan, Morelli mengakui hal itu menjadi kemajuan yang sangat berarti bagi kondisi Kubica. Terutama karena dia tahu dengan pasti pembalapnya itu sadar. “Kami senang karena untuk 12 jam pertama pertanayannya apakah dia bisa melewati masa kritis. Saat dibawa ke rumah sakit, kondisinya kritis, tapi sekarang kami sudah berencana meninggalkan ICU (ruang gawat darurat),” terangnya. (ady)

Hopkins Comeback

LOSAIL - Pembalap Amerika Serikat (AS) John Hopkins segera melakukan aksi comeback ke MotoGP bersama Suzuki. Pembalap yang pernah tujuh musim bertarung di MotoGP itu mendapat kesempatan tampil lagi di arena yang pernah membesarkan namanya tersebut. Dia akan tampil sebagai pengganti sementara pembalap Spanyol, Alvaro Bautista yang sedang cedera. Hopkins terakhir kali tampil di MotoGP bersama Kawasaki pada

musim 2008. Dia akan melakukan uji coba mengendarai GSV-R di Sirkuit Losail, Qatar, bulan depan. Pembalap berusia 27 tahun itu diberi kepercayaan karena Bautista, yang sedianya menjadi pembalap tunggal Suzuki di MotoGP 2011, sedang dalam proses pemulihan cedera. Kesempatan Hopkins untuk benar-benar comeback ke MotoGP menjadi sangat besar setelah dia menandatangani kontrak dengan skuad Crescent Suzuki di BSB pada

tahun ini. Tim itu juga dipimpin oleh bos Suzuki MotoGP Paul Denning. Ujicoba tersebut akan menjadi aksi perdananya bersama GSV-R, sejak dia finis ketiga di GP Valencia 2007, sebelum membuat keputusan pahit pindah ke Kawasaki. “Kami wajib mengikuti balapan dan butuh sebuah rencana pendukung jika Alvaro tidak fit. Dalam hal kemampuan, pengalaman dan kesiapan, John termasuk pembalap terbaik,” ungkap Denning pada MCN. (ady)


Pontianak Post