Page 3

PONTIANAK BISNIS Pontianak Post

O

Senin 8 November 2010

RI Tuding Bank Dunia Politis Turunkan Rating Doing Business JAKARTA - Dalam tiga bulan terakhir, otoritas perekonomian Indonesia tercatat dua kali berseberangan dengan lembagalembaga multilateral. Setelah September lalu Bank Indonesia (BI) menuding lembaga moneter internasional (International Monetary Fund/IMF) ngawur dalam laporan stress test perbankan nasional, kini giliran pemerintah yang menuding Bank Dunia politis. Deputi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Perekonomian Luky Eko Wuryanto mengatakan, pemerintah menanggapi dingin penurunan

peringkat kemudahan berusaha (doing business) yang dilakukan International Finance Corporation (IFC), anak usaha Bank Dunia. “Kita tahu, pemeringkatan oleh Bank Dunia nuansa politisnya kental,” ujarnya di Jakarta akhir pekan lalu. Sebagaimana diwartakan, pekan lalu IFC serta Bank Dunia merilis laporan Doing Business 2011, Making a Difference for Entrepreneurs. Dalam laporan tersebut, IFC menurunkan peringkatDoingBusinessIndonesia dari 115 pada 2010 menjadi 121 pada 2011 atau melorot 6 peringkat. Menurut Luky, naik turunnya peringkat doing business memang hal wajar. Bahkan, peringkat Indonesia dan beberapa negara ASEAN lain kini di bawah Rwanda, negara di

3

LOKOMOTIF KEMAJUAN EKONOMI KALBAR

Memang, kita kalah sama Rwanda, mereka peringkat 60. Tapi itu sepertinya kepentingan politik,” Luky Eko Wuryanto

Afrika yang masih belum lepas dari bayang-bayang kemelut politik dalam negeri. “Memang, kitakalahsamaRwanda,mereka peringkat 60. Tapi itu sepertinya kepentingan politik,” katanya. Selain itu, pemerintah juga menganggap hasil survei IFC/ Bank Dunia tidak merepresentasikan kondisi keseluruhan Indonesia. Sebab, survei hanya dilakukan di beberapa lokasi. “Metode mereka (IFC/Bank

Dunia) tidak representatif karena hanya studi beberapa kota,” terangnya. Karena itulah, pemerintah tidak terlalu khawatir dengan hasil laporan IFC/Bank Dunia yang menurunkan peringkat Indonesia tersebut. “Sebab, masih banyak lembaga-lembaga pemeringkat lain yang justru menaikkan peringkat kita. Misalnya di World Economic Forum kita naik 10 peringkat,” sebutnya. September lalu, peringkat daya saing Indonesia dalam laporanGlobalCompetitiveness Report(GCR)periode2010-2011 naik dari 54 menjadi 44. Laporan ini disampaikan dalam World Economic Forum di Tiongkok. Laporan GCR itu dilakukan setiap tahun dan melibatkan 144 negara maju dan berkembang. (owi/oki)

MARKET REVIEW

Nilai Transaksi Rp52 Triliun regional pada akhir PADA perdagangan pekan ini menguat Jumat (5/11), IHSG dicukupsignifikanmertutup menguat 26,259 espons keputusan poin (0,72%) ke level Bank Sentral AS yang 3.655,305. Indeks LQ akan mengucurkan 45 juga menguat 5,258 likuiditas hingga US$ poin (0,79%) ke level Fandy Cendrawira 600 miliar hingga Juni 528,262. Analis Philip mendatang. Sementara nilai Securitas Indonesia Perdagangan bertukar rupiah ditutup jalan cukup ramai stabil pada level 8.901 per dolar AS, dibandingkan dengan frekuensi transaksi penutupan kemarin di level di seluruh pasar mencapai 8.903 per dolar AS. Bursa-bursa 120.891 kali sebanyak 5.605

juta lembar saham, senilai Rp 52 triliun. Sebanyak 120 saham naik, 85 saham turun dan 77 saham stagnan. Nilai transaksi sebesar itu diduga karena adanya kesalahan input order. BUY: TINS

Terus Perjuangkan Pelabuhan Internasional PONTIANAK- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Derah Kalimantan Barat, Fathan Abdul Rasyid mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi Kalbar terus memperjuangkan peluang untuk mendapatkan pembangunan pelabuhan yang akan diberikan pemerintah pusat kepada pulau Kalimantan. Kata dia, melalui pertemuan forum empat gubernur seKalimantan pihaknya telah masing-masing mengusulkan pembangunan di Pulau Temajo dan Tanjung Gundul. Menurut Fathan tidak hanya Kalbar, Namun ketiga provinsi lain di pulau Kalimantan seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan juga mengajukan pembangunan pelabuhan internasional

Fathan A. Rasyid

di daerahnya masing-masing kepada Pemerintah Pusat. “Saya rasa keinginan masingmasing provinsi di Kalimantan untuk mendirikan pelabuhan internasional adalah hal yang lumrah, apalagi 4 Provinsi yang ada di Pulau Kalimantan memiliki potensi seperti potensi sumber daya alam cukup besar untuk dikembangkan se-

hingga memerlukan adanya sarana pelabuhan internasional,” ujarnya beberapa waktu lalu. Karena itu Fathan menegaskan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin memperjuangkan pembangunan pelabuhan Internasional di Kalbar. Pemimpin Bank Indonesia Pontianak, Samasta Pradhana juga menambahkan bahwa Kalbar merupakan salah satu calon daerah yang diperkirakan akan dipilih Pemerintah Pusat untuk pembangunan pelabuhan internasional. “Dari empat provinsi Kalimantan yang mengajukan permohonan pembanguann pelabuhan, Kalbar dan Kaltim yang dijadikan calon kuat sebagai pilihan tempat pendirian pembangunan pelabuhan

internasional,”kata Samasta. Agar pembangunan pelabuhan internasional di Kalbar dapat segera terwujud, orang nomor satu di Bank Indonesia Pontianak itu meminta kepada semua pihak khususnya Bappeda Kalbar agar semakin gencar memperjuangkan pembangunan pelabuhan internasional di Kalbar. “Saya terus menghimbau kepada Bappeda Kalbar, agar berjuang keras sehingga mampu melobbi masalah tersebut ke Pemerintah pusat, sebab jika pembangunan pelabuhan internasional terbangun di Kalbar, maka secara tidak langsung memberikan dampak Sangat positif untuk pembangunan di Kalbar,terutamapembangunan dibidang ekonomi,”tandasnya. (ash)

WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

RUANG KARAOKE : Suasana ruangan dengan interior berdesain semi klasik dan kualitas sound

berteknologi canggih.

Hotel Aston Miliki Karaoke and Lounge River X PONTIANAK-Sarana Hiburan di Kota Pontianak kembali bertambah. Sabtu (6/11), Hotel Aston Pontianak melaksanakan Soft Opening Karaoke and Lounge River X di lantai dua Hotel berbintang empattersebut.MenurutPimpinan Karaoke River X, Edi, total ruangan karaoke yang tersedia sebanyak 32 room, namun pada soft opening kali ini 20 ruangan digunakan masyarakat untuk berkaraoke. “Rencananya pada saat grand opening nanti, pada Januari 2011, semua fasilitas ruangan siap dipergunakan. Namun pada soft opening kali ini, kita hanya membuka untuk 20 ruangan,” ungkap Edi

Menurut Edi, Karaoke and Lounge River X merupakan tempat yang sangat cocok agi masyarakat Kota Pontianak dalam mencari hiburan. Sebab berbeda dengan tempat karaoke kebanyakan, di Karaoke and Lounge River X akan ditemukan suasana ruangan yang berbeda, serta memiliki teknologi canggih dan sound sistem yang dapat mengubah suara menjadi lebih bagus. Disamping itu, fasilitas kamar dapat menampung antara 10 sampai 20 orang. Karaoke and Lounge River X beroperasi mulai pukul 19.00 WIB sampai 01.00 WIB. “Kita tampil dengan nuansa berbeda. Selain interior yang

berdesaign semi klasik dan kualitassounddenganteknologi canggih, dijamin pengunjung akan mendapatkan kepuasan tersendiri” jelas dia. Edi melanjutkan, saat ini, Selain interior dan sound system yang berteknologi canggih, Karaoke and Lounge River X memberikan penawaran yang menarik kepada konsumennya, diantaranya free room serta diskon minuman sampai dengan 30 persen. “Kami memberikan ruangan secara gratis, serta potongan harga untuk konsumen. Dijamin, anda akan mendapatkan hiburan yang maksimal di Karaoke and Lounge River X,” tutur Edi. (wah)

Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk.. Contact person:

0561 735071

Profile for Pontianak Post

Pontianak Post  

8 November 2010

Pontianak Post  

8 November 2010

Profile for ptkpost
Advertisement

Recommendations could not be loaded

Recommendations could not be loaded

Recommendations could not be loaded

Recommendations could not be loaded