Issuu on Google+

Pontianak Post Rabu, 8 Oktober 2008 M / 8 Syawal 1429 H

P E RTA M A D A N T E R U TA M A D I K A L I M A N TA N B A R AT

Eceran Pontianak Rp.2.500

SELEBRITI Lebaran Bersama Mertua HUBUNGAN Bunga Citra Lestari dengan Ashraff Sinclair sudah masuk ke tahap serius. Kabar mereka akan menikah sepertinya benar adanya. Di tengah kesibukan Bunga untuk show, gadis ini menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan calon mertua dan keluarga besar Ashraff di Malaysia. Setelah selesai berlebaran dengan keluarga dan orang tuanya, tanggal 4 Oktober Bunga langsung terbang ke Malaysia. “ Bunga lagi di Malaysia. Pulang tanggal 9 Oktober, “ kata sang manajer Bunga Citra Lestari Bunga, Dodi ketika dihubungi via ponsel. Lebih lanjut Dodi mengatakan suatu hal yang lumrah

Di Dalam Sidang, di Luar Rusuh Gas Air Mata Lukai 85 Orang

◆ Ke Halaman 11 kolom 1

AFP Photo

RUSUH: Aksi massa di depan Gedung Parlemen Thailand berakhir rusuh. Sejumlah demonstran mengalami luka-luka setelah bentrok dengan petugas. (Bawah) Suasana sidang parlemen mendengarkan pidato kenegaraan Perdana Menteri Somchai Wongsawat.

BANGKOK – Indonesia lebih beruntung daripada Thailand. Pada saat negara tetangganya fokus membendung dampak krisis finansial dari AS, Negeri Gajah Putih itu masih dirundung krisis politik yang tak berujung. Bahkan, kemarin (7/ 10) krisis semakin parah dengan pecahnya kerusuhan di luar gedung parlemen yang mengakibatkan puluhan orang terluka. Huru-hara itu dipicu oleh tindakan polisi yang menembakkan gas air mata untuk membubarkan ribuan demonstran yang mengepung gedung parlemen. Para pengunjuk rasa itu berupaya

menghalangi perdana menteri baru menyampaikan pidato kebijakan pertamanya. Karena aksi represif tersebut, setidaknya 85 orang menderita luka-luka. Puluhan orang mengerang kesakitan karena matanya perih setelah kena semprotan gas. Pada tindakan pembubaran paksa itu juga terdengar tembakan senjata. Beberapa demonstran kehilangan anggota tubuhnya, seperti kaki dan tangan, karena tembakan polisi. Laporan adanya tembakan senjata itu langsung dibantah oleh pejabat kepolisian setempat. Pejabat tersebut mengaku hanya menggunakan gas air mata untuk menghalau para pendemo. “Saya tidak ◆ Ke Halaman 11 kolom 5

Asia Bangkit, Rupiah-IHSG Malah Pulas Indonesia masih terus berjatuhan. Nilai tukar rupiah juga makin terjerembab dan menyentuh Rp 9.700 per USD, hingga akhirnya ditutup di posisi USD 9.560 per USD. Pergerakan kurs rupiah tersebut cukup tajam dan sudah masuk tahap mengkhawatirkan karena bisa langsung berdampak kepada sektor riil.

Presiden Bentuk Tim Khusus “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An-Nisa’: 103)

11:32

14:42

17:36

18:44

JAKARTA – Anomali terjadi pada pasar finansial Indonesia kemarin (7/10). Pada saat situasi di pusat krisis –New York AS, serta pasar utama Eropa dan Asia– mulai membaik, harga-harga saham di

Situasi pasar yang membingungkan itu sekaligus menguji efektivitas langkah penyelamatan yang dilakukan pemerintah. Rupiah seharusnya tertolong oleh kenaikan BI rate 25 bps menjadi 9,5 persen. Namun, kenaikan BI rate tersebut tidak cukup membuat investor kembali mengoleksi aset-aset rupiah. Pada transaksi

sesi pagi, rupiah terperosok hingga posisi Rp 9.700 per USD. Setelah bank sentral mengumumkan kenaikan BI rate, nilai tukar rupiah berangsur menguat, mendekati Rp 9.500 per USD. Arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga tidak mampu memulihkan kepercayaan investor di lantai bursa. Indeks

Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin terus terpuruk. Padahal, sebagian bursa Asia sudah mulai rebound (naik). Pada penutupan perdagangan saham Selasa (7/10/ 2008), IHSG anjlok 29,018 poin (1,76 persen) menjadi 1.619,721. Indeks 45 saham paling likuid atau ◆ Ke Halaman 11 kolom 1

04:11

HAJI 2008 Koordinasi Depag Lemah JAKARTA – Kegagalan Departemen Agama mencari maktab atau pemondokan haji sesuai target mulai dikritisi berbagai pihak. Wakil Ketua Komisi VIII DPR Said Abdullah menganggap kegagalan memenuhi target pemondokan bukan semata-mata karena perluasan pelataran Masjidilharam dan naiknya harga minyak mentah dunia, seperti alasan Depag selama ini. Kegagalan itu lebih disebabkan lemahnya koordinasi dan pengambilan keputusan dari jajaran pejabat dan staf teknis urusan haji Depag. ’’Ini (tidak terpenuhinya pemondokan jamaah di Mekkah, Red) akan mengganggu tahap penyelenggaraan ◆ Ke Halaman 11 kolom 5

Kampanye Hari Pertama

Calon Adu Program Unggulan PONTIANAK—Kampanye perdana Pilwako Pontianak dimulai hari ini (Rabu) dengan penyampaian visi misi dan program kerja tujuh pasang kandidat lewat rapat paripurna terbuka DPRD Kota Pontianak mulai pukul 09.00. Masing-masing kandidat juga telah mengusung program unggulannya yang akan mereka ulas secara detail dalam acara yang juga disiarkan secara langsung TVRI Kalbar dan RRI Pontianak ini. Ada sekitar delapan hingga 10 program unggulan yang mereka usung. (Selengkapnya lihat Halaman 6) Pasangan dengan nomor urut 1, M Haitami Salim—Gusti Hardiansyah salah satunya mempunyai program unggulan per-

baikan sarana penyaluran air guna mengatasi banjir. Sementara pasangan dengan nomor urut dua, Oscar Primadi— Hartono Azas salah satunya mengusung program unggulan membangun daya saing hidup dan kesehatan bagi seluruh warga Kota Pontianak. Di nomor urut tiga, M Abduh— M Taha, mempunyai program unggulan salah satunya yakni membangun kepedulian sosial, budaya, dan keagamaan dengan menjamin kesejahteraan imam masjid, guru mengaji, dan guru taman pendidikan Alquran (TPA). Sedangkan pasangan SutarShando Safela/Pontianak Post midji—Paryadi di nomor urut LOGISTIK: Tim sukses menyiapkan empat punya program unggulan logistik menjelang kampanye ◆ Ke Halaman 11 kolom 1

Jimly Mengakui Rikuh di MK Pamitan SBY, Masih Rahasiakan Tugas Baru

JAKARTA—Anggota Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie kemarin berpamitan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden. Mantan ketua MK itu diantar Ketua MK Moh. Mahfud M.D., Wakil Ketua MK Abdul Mukhtie Fadjar, anggota MK Akil Mochtar, Ahmad Shodiki, dan Maria Farida Indrati. Kepada wartawan, Jimly menyampaikan alasan pengunduran dirinya dari MK. Menurut dia, keputusan mundur itu diambil pemilihan Walikota dan Wakil Walikota. setelah mempertimbangkan usul

dan saran banyak pihak. Mulai para hakim, Sekjen MK, panitera, dan sejumlah karyawan MK. ’’Mungkin para karyawan MK menjadi rikuh setelah saya tidak jadi ketua MK. Saya juga ikut rikuh,’’ kata Jimly kemarin. ’Karena itu, menurut Jimly, alasan pengunduran dirinya lebih bersifat psikologis, bukan teknis, apalagi politis. ’’Supaya pimpinan baru dan lainnya lancar, tidak rikuh,’’ sambungnya. ◆ Ke Halaman 11 kolom 1

Dinamika Suku Tengger, Antara Toleransi dan Pindah Keyakinan

Pilih Kades Tak Pandang Agama, Yang Penting Merakyat

SURYO EKO, Lumajang

Masyarakat Jawa Timur tentu tak asing dengan suku Tengger. Mereka adalah sekelompok orang yang tinggal secara Online: http://www.pontianakpost.com/

JPNN Photo

turun-temurun di sekitar Gunung Bromo, Jawa Timur, dengan tradisi Hindu yang sangat kuat. Keberadaan mereka menyebar di wilayah yang berbatasan dengan empat Kabupaten: Probolinggo, Pasuruan, Malang dan Lumajang. Khusus suku Tengger di wilayah Kabupaten Lumajang, ada fenomena menarik. Tepatnya, mereka yang tinggal di Kecamatan Senduro. Di sana sejak setahun lalu, jumlah suku Tengger yang menjadi mualaf semakin banyak. Bahkan, suku Tengger yang telah mualaf terbanyak berada di kecamatan tersebut. Menurut catatan KUA (Kantor Urusan Agama) Kecamatan Senduro, sebanyak 227 orang suku Tengger pada 17 Mei 2007 mengikarkan diri menjadi muslim. Di antara jumlah itu, jika dirinci, 111 pria dan sisanya perempuan (116 orang). “Pembaiatan kami lakukan secara masal di Masjid Baitussalam, Senduro,’’ kenang Ketua KUA Senduro Nanang Muryanto. Ratusan orang suku Tengger yang dibaiat tersebut berasal dari 3 di antara 12 desa di Kecamatan Senduro. Tiga desa itu adalah Argosari, Wonocepokoayu, dan

DIKHITAN: Sebagian dari warga Suku Tengger yang dikhitan setelah jadi mualaf.

◆ Ke Halaman 11 kolom 5

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Indahnya toleransi beragama bisa dilihat pada suku Tengger, salah satu komunitas tradisional yang terkenal dengan upacara Kasada. Dulu suku itu identik dengan Hindu. Kini, semakin banyak yang memeluk Islam (mualaf). Meski demikian, mereka yang berbeda keyakinan itu tetap saling toleran. Bagaimana komitmen tersebut bisa dijaga?

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000 Jawa Pos Group Media


KOMUNIKASI BISNIS

2

Pontianak Post- Rabu 8 Oktober 2008

9Zl[hjeh_Wb

Sekarang Ia Sudah Bisa Baca Koran Lagi Perusahaan Kecil Terancam Kolaps SELAIN sesak napas yang sudah menderanya selama Karena itu, selain minum MDL-525, para konsumen empat tahun, belakangan ini mata Haji Arifin Nanyan tetap dianjurkan untuk menjaga pola hidup sehat, seperti mulai berair dan penglihatannya tak setajam dulu lagi. berolahraga secara teratur, beristirahat dengan cukup, Akibatnya, pria Dayak berusia 77 tahun ini tak lagi bisa menjaga pola makan dengan baik, meminum air putih membaca koran. Meski sudah berobat ke tempat lain, dengan cukup, dan sebagainya. Ingin tahu lebih jauh pensiunan PNS dari Dinas PU Kalimantan tentang MDL-525 Hubungi Distributor Tengah ini merasa lebih cocok menangani tunggal wilayah Pontianak: Bpk. Herry keluhannya itu dengan mengkonsumsi Syafrul, SE Hp. 081343 978770, dan MDL-525 secara rutin walau susu kedelai untuk kabupaten/daerah dapat di hubungi bubuk produksi PD Mandala 525, Garut, Sub-sub Agen: Kab.Putussibau dan Sangitu bukan obat. Menurut ayah 11 anak gau Bpk Wandi Hp.085650820539. Kab. ini, ia mengenal MDL-525 dari koran Sintang Pak Husin Hp.081352199200. sekitar dua bulan yang lalu, kemudian Kab.Mempawah Jl. Cempaka No. 4 Bpk. rutin mengkonsumsinya dua kali sehari. Baenuddin M Busry. Hp. 08125665397. “Ternyata susu ini membuat sesak napas Kab. Ketapang Jl. Brig. Katanzo 191, saya berkurang dan mata saya tidak berair Bpk Herlan Hp. 08125620508. Kab. lagi. Karena itu, sekarang saya bisa baca Singkawang Ibu Bertynessi, Hp. 081352 koran lagi,” ucap kakek tujuh orang cucu 057975. Kab. Landak Ibu Mely Hp. H.Arifin 77th ini dengan gembira. “Sekarang, saya ber085210994333. Kab. Sambas Ibu Bela harap kedua lutut yang sering pegal-pegal ini juga bisa Hp. 085252345227. Kab. Melawi Bpk. Sander Hp. 0813 diatasi dengan MDL-525,” harap penduduk Jalan Revo- 52690100. Bengkayang SONG HIE Hp.085245883729. lusi, Kasongan, Katingan, Kalimantan Tengah, ini. Kab.Putussibau Henny Hp.085650901526. Kab.SangDengan usia yang sudah dekat ke delapan puluh itu, gau Darmawandi Hp.085650820539. Kab.Kubu Raya tentu saja ketahanan tubuh H. Arifin jauh berkurang Syahrin Hp.081345307258. MDL-525 sudah tersedia dan dapat dibeli dalam ketimbang di usia mudanya dulu. Keluhan akibat sesak napas, mata berair, penglihatan berkurang, serta kota Pontianak pada apotik-apotik, Toko Obat-Toko pegal-pegal di lutut itu memang merupakan keluhan Obat dan Supermaket / Minimarket. Untuk Daerah: umum para lansia yang tak asing lagi bagi telinga. Singkawang (Jl. P.Diponegoro) Apt.Merdeka, Apt. Umumnya aneka keluhan akibat penyakit degeneratif itu disebabkan oleh tak lancarnya lagi proses metabo- Teladan, Apt.Mega Farma, Apt.Ganesha; (Jl. Sudirman) lisme seiring dengan makin uzurnya si pemilik tubuh. Tirta Farma; (Jl. Yos Sudarso) Apt.Singkawang, Apt. Dalam hal ini, imunitas tubuh sudah sangat berkurang. Sudarso. Ketapang (Jl. Merdeka) Apt. Medica. Kab. Oleh karena itu, untuk orang seusia H. Arifin, faktor Mempawah (Jl. M Taufik) Apt Mempawah, Apt. ketahanan inilah yang perlu ditingkatkan. Menurut Nirwana; (Jl. Melati) Toko Obat Vitalitas, Toko Obat seorang peneliti yang bernama Hery Winarsi, dalam Sumber Sehat. Sambas (Jl Keramat) The Santos. Sintang bukunya berjudul Isoflavon, isoflavon yang banyak (Jl. Pattimura) Apt. Sumber Waras, Apt Husada; (Pasar terdapat dalam susu kedelai berpotensi melindungi sel Durian) Apt. Makmur, (Jl. Pasar Partisipasi Blok A no.9tubuh dari kerusakan oksidatif sehingga struktur mem- 10 Sintang) Apt. Husada I, (Jl. MT. Haryono samping bran sel tetap utuh dan berfungsi dengan baik. Sistem Bank Danamon-Sintang) Apt. Husada II. Sanggau (Jl. pertahanan tingkat seluler yang baik mengawali tubuh Sudirman 49) Apt. Sehat, Apt. Sanggau Farma; (Jl. untuk bisa bertahan dari penyakit. Mengkonsumsi A Yani) Apt. Fajar, Apt. Yoga. Putusibau Apt. Uncak antioksidan dalam jumlah tertentu bisa menurunkan Kapuas, Apt. Husada, Apt. Sentosa, Toko Obat Kita, (Jl. risiko kardiovaskuler, meningkatkan sistem imun, dan Komyos Sudarso) : Mini Market TITA; Mini Market menghambat timbulnya penyakit degeneratif akibat Sinar Diamond, (Jl. Penjara Kedamin Hulu) Mini penuaan sel. Dalam hal ini, isoflavon kedelai di dalam Market Rilis, To Fajar. Pemangkat Apt. Pemangkat, (Jl. Moh Hambal Blok A/6) Toko Obat Aman. Landak Apt. tubuh berfungsi sebagai antioksidan. Menurut Muhammad Romi, Manajer Marketing PD Meriba dan Jatifarma. Pinyuh Toko Obat Pinyuh, Toko Mandala 525, produk ini sangat laku di seluruh wilayah Obat Sanitas, Rumah Makan MAK ETEK, Apt.Modern. pemasaran karena manfaatnya yang mengagumkan Anjungan Pondok Mutiara Simpang Tiga LLAJ. Sekadau dan produknya yang diolah secara alami tanpa bahan (Jl. Sanggau-Sekadau / Merdeka Barat no. 204 Sekadau) kimia. Apalagi saat ini masyarakat mulai beralih ke Apt. Yulia. Bengkayang (Jl.Basuki Rahmad no.50) Toko bahan alami untuk memelihara kesehatan. “MDL-525 Obat Tabayu; (Jl.Pasar Tengah no.21) Toko Obat Sedia; bukanlah obat melainkan solusi hidup sehat selain (Jl.Jerandeng) Toko Obat 2001, Toko Berdikari. dengan obat,” ujarnya pada suatu wawancara singkat. BPOM RI MD :850510001977

HATI-HATI AWAS BARANG TIRUAN / PALSU

ingin pasang iklan di...

Pontianak Post

Call aja...disini...

735071 gedung GRAHAPENA Lt.2 Jl. Gajahmada No. 2-4 Pontianak PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar Bulan September 2008

PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : • • • • • • • •

UMUR UMUR UMUR UMUR UMUR UMUR UMUR UMUR

TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN

3 TAHUN 4 TAHUN 5 TAHUN 6 TAHUN 7 TAHUN 8 TAHUN 9 TAHUN 10 S/D 20 TAHUN

RP. RP. RP. RP. RP. RP. RP. RP.

895,25,963,32,1.033,43,1.069,56,1.106,511.142,64,1.179,58,1.217,04,-

Harga Kernel/Kg : Rp. 3.163,21,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 83,96 %

Harga CPO/ Kg Rp. 6.077,10 (tidak termasuk PPN)

TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK MINGGU KE 4 BULAN SEPTEMBER 2008 Komoditi Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg

Komoditi

Harga Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

4.500,16.500,32.000,65.000,43.000,55.000,18.900,-

Harga

Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Kg

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

6.200,6.000,5.900,6.500,6.150,20.000,15.000,-

PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK NAMA BARANG

NO.

SATUAN

HARGA

KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

5.675 6.225 6.500 13.000 8.750 66.125 19.500 34.500 17.250 7.500 22.775 3.800 750 7.850 8.500 1.125 31.250 7.875 37.250 9.375 12.625 2.500 3.000 36.000 28.000 4.500

KET.

BAHAN KEBUTUHAN POKOK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Putih Cap Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

Luar Negeri Kualitas A

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar

DEPOSITO RUPIAH / DOLLAR AS BANK (Rp) Bank Panin

1 bulan (%) 8,00

3 bulan(%) 8,00

6 bulan (%) 8,00

12 bulan (%) 8,00

Bank Muamalat Bank Centradana Kapuas BPR Lokadana

-8.25 7,5%

-8.25 8.5%

-8.25 9,5%

-8.25 10,5% * (Nisbah utk Nasabah)

Dampak Krisis Global ke Sektor Migas J A K A R TA — G e j o l a k perekonomian global akibat krisis keuangan di Amerika Serikat (AS) tampaknya berimbas ke semua sektor, tak terkecuali industri migas. Wakil Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMigas) Abdul Muin mengatakan, karakteristik

industri migas yang padat modal jelas akan terkena imbas krisis keuangan global. “Terutama perusahaan kecil, mereka akan sangat terganggu,” ujarnya di Jakarta kemarin (7/10). Menurut Muin, selama ini perusahaan kecil banyak tergantung pada pendanaan luar. Padahal, kondisi industri keuangan saat ini tidak memungkinkan mereka untuk menyalurkan pendanaan dalam jumlah besar ke sektor migas yang tergolong industri berisiko tinggi.’’Karena keterbatasan dana, mereka tidak

mungkin lagi mendapat dana murah. Untuk itu, mereka akan mengubah strategi. Misal dengan menunda atau menyetop kegiatan eksplorasi. Kemungkinan mereka juga akan menjual aset-aset di luar core business. Untuk itu, mereka butuh konsolidasi, atau bahkan diakuisisi oleh perusahaan besar,’’ paparnya. Selain perusahaan produsen migas, industri jasa penunjang migas juga akan terimbas krisis keuangan global. ‘’Intinya, semua perusahaan di sektor migas yang permodalannya kurang kuat akan

terimbas. Untuk itu, harus di set up kembali semua komponen yang terlibat dalam industri ini,’’katanya. Menurut Muin, dampak paling signifikan dari krisis saat ini adalah struktur industri migas yang akan makin dikuasai oleh perusahaan-perusahaan besar karena perusahaan kecil yang tidak memiliki pendanaan kuat bakal makin sulit bersaing. ‘’Dengan makin berkuasanya perusahaan-perusahaan besar, maka bargaining position mereka akan makin kuat. Ini harus dicermati,’’ ujarnya. (owi)

Satu Keluarga Terbebas dari Rasa Sakit ANDA bisa bayangkan bagaimana kalau ada satu keluarga kecil yang menderita rematik dan asam urat. Semua aktifitas tentunya tidak akan berjalan lancar. Hal ini yang dialami Edi sekeluarga warga mempawah Kalimantan Barat, rasa nyeri di sendi, dan pada malam hari nyeri sendi semakin terasa bahkan persendiannya membengkak, merah keunguan, pinggang dan punggung terasa nyeri dirasakan oleh istri yang dicintainya, bahkan anak perempuan satu-satunya yang masih muda (28 th) kakinya bengkak dan sendi-sendinya terasa nyeri, apakah ini sakit kutukan pikirnya. Sudah berobat beberapa kali, bahkan sering ganti dokter karena berharap cepat sembuh tapi harapannya semu, sampai akhirnya dia mengenal songgolangit dari harian Pontianak Post di warung kopi. Songgolangit diminum rutin pagi dan malam, akhir diluar dugaan nyeri dan bengkak merah keunguan berangsur hilang, kini kami sekeluarga terbebas dari rasa nyeri dan bengkak, tetapi kami tetap minum songgolangit untuk pencegahan. Menurut manager marketing PT. SHI Songgolangit at digemari masyarakat Indonesia, karena manfaat dan kegunaannya sangat mengagumkan bagi penderita asam urat dan rematik. Bahannya diolah secara

alami tanpa campuran bahan kimia. Masyarakat Indonesia semakin pandai dalam memilih obat yang bahannya terbuat dari bahan alami, karena aman dan tidak ada efek samping. Songgolangit sudah teruji secara Edi praklinis dan mendapatkan sertifikat obat herbal terstandar dari BPOM dengan nomor pendaftaran POM TR. 073 569 131, yang mana telah melalui penelitian uji khasiat dan uji toksitas, bisa sebagai ajuvan obat pendukung bersama obat dokter. Perbotol isi 30 kaplet dengan harga Rp. 45.000,-. Songgolangit 100% terbuat dari daun sanggolangit (Tridax Procumber) yang mengandung zat aktif yang bermanfaat : Tanin, saponin dan flavanoid yang bekerja secara simultan menghasilkan efek analgetik yakni meredakan rasa sakit dan nyeri serta mempunyai efek anti inflamasi yakni mengurangi radang dan pembengkakan pada sendi. Efek lain adalah memulihkan stamina yaitu mengkonsumsi sebelum tidur, bangun pagi badan terasa ringan dan segar. Penelitian menunjukkan Songgolangit mengandung ka-

lium (K), magnesium (Mg), Calsium (Ca) yang baik untuk menjaga kondisi tulang, dapat menurunkan kadar asam urat meningkatkan metabolisme fungsi dan ginjal. Songgolangit telah tersedia di apotek dan toko obat terkemuka dikota anda. Kota Pontianak bisa didapatkan di Apt Imam Bonjol Jalan Imam Bonjol. Apt Sei Raya Dalam, Apt Murni, Apt Amelia, TO Batara Jalan Sei Raya Dalam.Apt Makmur 2, Apt Gajahmada, Apt Bintang, TO Sinar Abadi Jalan Gajahmada. Apt Kimia Farma, Apt Sehat, Apt Cipta, TO Murni, Apt Utama Jalan Tanjungpura.Apt Kharitas Bhakti Jl Siam, ,Apt Abadi Jalan Diponegoro.Apt Merdeka Timur Jalan Cokroaminoto.Apt Mandiri Jalan Merdeka Barat.Apt Mulia Jalan Jendral Urip, TO Jenaka Jalan Ahmad Dahlan, TO Fajar JL Komyos Soedarso, TO Segi Delapan JL A Rahman. Apt Utama Farma Tanjung Hulu, Apt Pretty Jl Tanjung Raya Dua, Apt Mega Sari farma Jl Veteran, TO Paris Jl Paris II.Kota Singkawang, Apt Singkawang , Apt Merdeka Jalan Diponegoro. Sambas The Santos Jalan Keramat.Mempawah Apt Mempawah Jalan GM Taufik.Ketapang Apt Medika Jalan Merdeka,Apt Lestari Farma Jl R Suprapto. Sanggau Apt Yoga Jln A Yani.Informasi lebih lanjut bisa hubungi perwakilan kami di nomor telepon 081352645353.(riq/biz)


Pontianak Post

l

IHSG

1800.000

Selasa 7/10-08 1870.06 1846.09 1832.51

1700.000

1648.74

1900.000

1600.000

29.02

1619.72 25/9 26/9 29/9 6/10 7/10

3

Lokomotif Kemajuan Ekonomi Kalbar

Rabu 8 Oktober 2008 TOP VALUE Stock Harga TLKM 7150 BNII 425 ANTM 1160 PTBA 7000 INCO 2575 PGAS 1975

% 0.70 -2.29 9.43 -2.77 -1.90 -1.25

TOP PREQ Stock ANTM TINS TRUB DEWA INCO PGAS

Harga 1160 1280 125 106 2575 1975

% 9.43 12.28 5.93 -21.48 -1.90 -1.25

TOP GAINERS Stock Harga HMSP 9900 TPIA 2200 UNVR 7550 TINS 1280 ANTM 1160 DPNS 400

% 4.21 10.00 2.02 12.28 9.43 33.33

TOP Losers Stock Harga ITMG 15800 BATI 3600 ASII 16000 ISAT 5150 MEDC 2725 BYAN 1200

Valas dan Index Saham Valas Jual Beli USD 9650 9630 AUD 6900.74 6893.34 EUR 13093.62 13068.26 JPY 94.77 94.62 SGD 6581.64 6572.48

% -8.67 -23.40 -3.03 -6.36 -9.16 -17.24

Index Nilai (+/-) Nasdaq 1862.96 0.00 Dow Jones 9955.50 -369.88 Hang Seng 16803.76 -878.64 Nikkei 10155.90 -317.19 sumber: eBursa.com

Krisis AS Pengaruhi Penerimaan Pajak 2009

F/Mustafa Ramli/Jawa Pos

BURSA: Seorang pialang termenung di lantai perdagangan Busa Efek Indonesia, kemarin. Pada perdagangan saham, IHSG terjun hingga ke level 1.619,72.

BI Rate Naik Lagi

Bank Sentral Lebih Pilih Stabilisasi Inflasi global dan ekonomi dunia. Juga, meneliti perkembangan di dalam negeri seperti permintaan domestik, prospek neraca pembayaran, dan daya tahan sektor keuangan. “Ini merupakan langkah untuk menyampaikan kepada para pelaku pasar bahwa BI konsisten kepada strategi pengendalian moneternya yang telah dilakukan saat ini,” kata Boediono dalam jumpa pers usai RDG di kantornya kemarin (9/10). Didampingi Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Goeltom, jumpa pers kemarin hanya berlangsung singkat, kurang dari tiga menit. Kenaikan BI dikawatirkan justru akan memperparah pengeringan likuiditas. Padahal efektivitasnya untuk meredam inflasi masih diragukan. “Kenaikan ini

menunjukkan BI belum memandang serius kesulitan likuiditas di sistem perbankan,” kata Chief Economist Danareksa Researh Institute Purbaya Yudi Sadewa kemarin (7/10). Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) A Erani Yustika mengatakan BI terlalu textbook dalam menerapkan kebijakan moneter. Kenaikan BI rate tidak akan membawa manfaat, karena inflasi sudah tidak bisa diselamatkan.”Ini membuat investasi jadi seret dan krisis menjadi kian dalam. Mestinya BI rate direlaksasi, seperti yang dilakukan bank sentral Australia,” kata Erani. Ketua Komite Tetap Fiskal dan Moneter Kadin Indonesia Bambang Soesatyo berpendapat kenaikan BI Rate mencerminkan

langkah menaikkan skala pengetatan moneter kita. “Tentu tidak kondusif bagi dunia usaha, karena dengan begitu harga dana atau kredit menjadi lebih mahal,” kata Bambang. Pendapat berbeda disampaikan ekonom senior Bank BNI Ryan Kiryanto. Menurut dia, kenaikan BI rate tidak akan memperburuk keadaan, karena perbankan dan sektor riil sudah maklum bahwa cepat atau lambat BI akan menaikkan bunga acuan. “Hanya saja perbankan harus hati-hati dan tidak gegabah ikut-ikutan menaikkan suku bunga simpanan karena akan menggerus laba. Juga, tidak menaikkan suku bunga pinjaman karena bisa menaikkan kredit macet di saat ekonomi yang cukup sulit,” kata Ryan. (sof/fan)

ingin pasang iklan di... Pontianak Post Call aja... disini... 735071

JAKARTA – Pupus sudah harapan pelaku pasar modal untuk mendapatkan insentif dari bank sentral. Ini setelah Bank Indonesia mengumumkan kenaikan BI rate sebesar 25 bps (basis poin) menjadi 9,5 persen. Keputusan yang diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) kemarin itu merupakan kenaikan 25 bps selama enam kali berturut-turut sejak Mei. Kebijakan bank sentral ini mencerminkan BI lebih memilih stabilisasi angka inflasi daripada memberikan insentif penurunan bunga untuk menggairahkan pasar modal yang sedang terpuruk. Gubernur BI Boediono mengatakan kenaikan BI rate diputuskan setelah mencermati perkembangan keuangan

JAKARTA--Krisis keuangan di AS akan berdampak serius pada penerimaan pajak 2009. Direktorat Jendral Pajak (DJP) Depkeu memperkirakan penerimaan pajak akan terkoreksi karena adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi yang berujung pada penurunan Pajak Penghasilan (PPh). Kenaikan justru diperkirakan terjadi pada Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagai akibat dari tingginya inflasi. “Tahun 2009, perkiraannya pertumbuhan ekonomi lebih rendah, meski masih di kisaran 6 persen. Tapi inflasi lebih tinggi. Kalau diterjemahkan, PPh turun dan PPN sedikit naik,’’ ujar Darmin di kantornya kemarin (7/10). Darmin mengatakan target penerimaan pajak nonmigas di RAPBN 2009 sebesar Rp 584,5 triliun memang terlalu optimis. Terutama di tengah gejolak ekonomi dunia yang berimbas ke dalam negeri. Sektor yang paling terpengaruh terhadap penerimaan pajak akibat krisis AS adalah pasar modal. Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipastikan akan menurunkan penerimaan

dari pajak transaksi saham, pajak final obligasi, dan pajak final saham pendiri. Namun penerimaan pajak dari sektor pasar modal tidak terlalu besar. Sehingga penurunan penerimaan pajak akibatnya anjloknya sektor ini tidak besar. “Saya bilang terpengaruh sih iya, tapi tidak terlalu signifikan sehingga tidak merubah target penerimaan secara keseluruhan,’’ kata Darmin. Meski demikian, Darmin mengakui perlu kerja yang lebih kerasa untuk mencapai penerimaan pajak 2009. Terlebih dengan berlakunya revisi UU Ketentuan Umum Perpajakan dan UU Pajak Penghasilan, DJP akan kehilangan penerimaan hingga Rp 47 triliun. Ini membuat penerimaan pajak nonmigas 2009 diperkirakan hanya 20,5 persen akibat potensi kehilangan hingga 9,5 persen dari pertumbuhan penerimaan pajak normal. Jika tahun depan akan terpengaruh, krisis AS belum akan berdampak pada penerimaan pajak 2008. Darmin justru optimistis melampaui target yang dipatok sebesar Rp 534,53 triliun. (sof)

Pemerintah Lambat Atasi Masalah Finansial TINDAKAN pemerintah untuk mengatasi kondisi perekonomian saat ini dinilai masih bersifat normatif. Akibatnya, pasar maupun investor tidak percaya sehingga pada Selasa (7/10), indek di Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun nilai tukar IDR masih melemah. ’’Sayang sekali bahwa Pemerintah tidak membeberkan strategi mereka ke meja. Yang diungkapkanPresidenadalahharapanbahwa investor akan masuk kembali ke Indonesia, ekspor akan bangkit kembali, pasar modal kembali pulih. Tapi tidak ada upaya konkrit. Padaha pasar menunggu hal tersebut,’’ kata Ekonom Ichsan Modjo kemarin (7/10). Akibatnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI lagi lagi membuat rekor terendahnya dalam tahun ini. Dengan anjlok 29,018 poin (1,76 persen) menjadi 1.619,721. Demikian

pula dengan indeks LQ-45 turun 4,473 poin (1,37 persen) menjadi 322,497 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,749 poin (0,3 persen) menjadi 248,584. Pada penutupan perdagangan valas, IDR melemah 275 poin atau 2,93 persen ke posisi Rp 9.560 per USD dibandingkan penutupan sehari sebelumnya. Mata uang nasional itu bahkan sempat melemah Rp 9.700 per USD, namun tertolong akibat adanya kenaikan BI Rate ke level 9,5 persen. ’’Saat ini perubahan terjadi dalam hitungan jam. Siapa sangka bahwa dalam dua hari saja indeks merosot sedemikian tajam diikuti oleh nilai tukar USD,’’ lanjut dia. ’’Pemerintah kehilangan momen saat tidak mengambil tindakan apapun selama satu pekan kemarin. Padahal ancama krisis finansial AS sudah dirasakan.’’(aan)

PERUMAHAN

CITRA SEJAHTERA

RS. Type 45/36. Jl. Parit Pangeran Siantan Hulu

JANUR ASRI

Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo Gg. Ujung Pandang T.70, T60

WARGA SEJAHTERA

Type RS. 27,36 Jl. Komyos Sudarso Gg. Sapta Marga

PARISIAN LESTARI

Type 70 & 60 Jl. Parit Haji Husin II

Fasilitas ; • Listrik • KPR - Bank • Sertifikat Hak Milik HUBUNGI : NPA REI.16.01.020 Jl. Dr. Setia Budi Gg. I No. 14 Telp (0561) 743438, 746778, 765328

HTM :

(•) Senin s/d Jum’at : Rp. 20.000,-/ Tiket (•) Sabtu, Minggu & Hari Libur : Rp. 25.000,-/ Tiket

1

2

Jam : 12:30 • 14:15 • 16:00 • • 17:45 • 19:30 • 21:15 • WIB [6X SHOW ]

Informasi Film dari Bioskop : Ketik: AYANI Kirim SMS ke : 2121 dari Ponsel Anda atau www.cineplex21.com

AYani Megamal Lt.3 Pontianak Telp. 0561-763 666

3

Jam : • 12:30 • 14:40 • 16:50 • 19:00 • 21:10 WIB [ 5X SHOW ]

4 3

Jam : • 12:00 • 14:25 • 16:50 • 19:15 • 21:40 WIB [ 5X SHOW ]

Jam : • 12:00 • 14:25 • 16:50 • 19:15 • 21:40 WIB [ 6 X SHOW ]


cmyk

4

GALLERY

PILWAKO

Pontianak Post l Rabu 8 Oktober 2008

+

+

Spektakuler Deklarasi Tim Harkad SIMPATISAN: Ribuan simpatisan dan pendukung Harkad memadati Gedung Kartini.

Tetap Jaga Persatuan Multi Etnis SPEKTAKULER, meriah, penuh dukungan, nasionalis dan multi etnis merupakan gambaran deklarasi tim sukses Harso Utomo Suwito dan H Awaludin Rahmad (Harkad) di Gedung Kartini Senin (6/10) malam. Acara deklarasi ini diawali dengan Misa, ibadah secara Katolik. Harkad memohon perlindungan Tuhan selama proses Pilwako melalui Misa. Suasana gegab gempita memenuhi ruangan begitu acara deklarasi. Kemeriahan dimulai dengan tarian Dayak yang memukau undangan. Tarian lima etnis ditampilkan secara berkelanjutan selama deklarasi. Tarian Dayak yang memukau diikuti tarian Bugis, Madura, Melayu dan Tionghoa. Harso dan H Awaludin hadir di atas panggung ditengah-tengah atraksi naga dan barongsai. Usai atraksi naga dan barongsai, semua penari membawa lampion bertempelkan stiker Harkad membentuk barisan nomor lima di depan panggung. Hal itu disambut gemuruh dukungan pada Harkad. ‘Harso Ok, Kalut Yes’ terus diteriakan simpatisan dan pendukung Harkad. Usai mendeklarasikan 56 tim suksenya, Harso menegaskan akan mengundurkan diri, jika dalam tiga tahun tidak mencapai 60% target pembangunan saat terpilih sebagai walikota. Komitmen ini merupkan barometer pemimpin berani dan bertanggung jawab. “Kita harus berani membuat target jika ingin memperbaiki Pontianak. Target merupakan salah satu tolak ukur kepercayaan warga pada pemimpinnya,” ujar Harso. Pasangan merakyat ini memprioritaskan programnya menghadapi

masalah KTP, infrastuktur, PLN, PDAM dan kebutuhan pokok warga. Harkad memiliki keinginan menyatukan warga Pontianak. Harkad menargetkan perolehan suara 70% guna merangkul warga dari berbagai etnis, bukan dari satu etnis tertentu saja. Hal ini membuktikan semangat nasionalis yang dimiliki Harkad. Acara deklarasi Harkad turut dihadiri Pastor Matheus Yuli Pr, Lindra Lie, Ustadz H Sahri Husin dan H Busnizar Samudi BSc Ketua DPW Partai Bulan Bintang Kalbar, serta ketua 11 partai pengusung dan tim sukses Harkad. H Busnizar merupakan orang pertama yang mendorong H Kalut maju mendampingi Harso. H Kalut menyampaikan apresiasi yang besar padanya dalam acara deklarasi. Lindra Lie hadir dalam acara deklarasi tanpa membawa nama organisasinya. Ia datang sebagai undangan dan bersikap netral. Hal serupa diungkapkan Ustadz H Sahri Husin, kedatangannya untuk membaca doa penutupan deklarasi. Ia datang atas nama pribadi dan sebagai Imam ia merasa perlu memenuhi undangan semasa umat Islam. Harso dan H Kalut membenarkan hal itu. Mereka mengundang para tokoh untuk menghormati mereka. “Tidak ada sedikitpun niat kami memaksa para tokoh yang hadir untuk mendukung Harkad. Kami menghormati kapabilitas mereka di masyarakat,” ujar H Kalut ramah. (*)

NASIONALIS: Harkad menunjukkan jiwa nasionalis dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Padamu Negeri.

Foto-foto MC Harkad Narasi Made Frans

PIDATO: Harso Utomo Suwito dan H Awaludin Rahmad (Harkad) menyampaikan pidato politik dalam deklarasi.

NOMOR 5: Seorang penari menunjukkan lampion yang ditempeli stiker Harkad, pasangan nomor 5.

TARIAN: Beberapa gadis menarikan Tarian Dayak membuka deklarasi Harkad.

+

HADIR: Pastor Mateus Yuli Pr dan Ustadz H Sahri Husin menghadiri acara Deklarasi Harkad.

BUGIS: Tarian Bugis menghiasi acara deklarasi Harkad.

DEKLARASI: Hendrik Sulingan, Ketua Tim Sukses Harkad membacakan naskah deklarasi tim sukses Harkad.

MADURA: Deklarasi Harkad memberikan nuansa keberagaman dengan tarian dari Madura.

NETRAL: Lindra Lie tetap tunjukkan sikap netral selama acara deklarasi Harkad.

TIONGHOA: Naga dan barongsai ciri khas budaya Tionghoa menutup kemeriahan tarian multi etnis.

cmyk

DUKUNG: Mateus Yuli Pr menyatakan dukungan pada Harkad. Ia mengajak warga memilih Harkad.

MELAYU: Tarian Melayu ditampilkan untuk menghangatkan suasana deklarasi Harkad.

TUTUP: Ustadz H Sahri Husin membacakan doa menutup acara Deklarasi Harkad.

+


Pontianak Post - Rabu 8 Oktober 2008

KOMUNIKASI BISNIS

5

9Zl[hjeh_Wb

Nelpon Sepanjang Hari 24 Jam ke Sesama Telkomsel Kartu As Diskon 50 % PELANGGAN Kartu As kembali menikmati tarif komunikasi sangat murah lewat program “Bicara 1 Menit Gratis 1 Menit”, setiap panggilan baik voice maupun video setelah 1 menit gratis 1 menit berikutnya dan seterusnya

selama panggilan berlangsung. Tarif promo ini berlaku untuk panggilan ke sesama Telkomsel di seluruh Indonesia hingga 30 November 2008. Manager Corporate Communications Suryo Hadiyanto mengatakan, “program ini merupakan apresiasi pelanggan seluler yang memilih Kartu As sebagai kartu komunikasinya, pelanggan kini

dapat menikmati produk telekomunikasi selular berkualitas dengan tarif makin hemat terjangkau. Pelanggan cukup membayar 1 menit tiap percakapan selama 2 menit, atau setara dengan diskon 50 persen dari tarif flat sebelumnya Rp13/detik.” “Kami berharap program ini memberikan penghematan signifikan anggaran komunikasi

pelanggan, dimana promo tarif ini berlaku sepanjang hari ke sesama pelanggan Telkomsel termasuk di jam-jam sibuk sekalipun, bahkan berlaku juga untuk video call. Melengkapi tarif hemat ini, Telkomsel memberikan masa aktif kartu lebih lama, yakni dengan penggunaan minimum Rp5.000 dalam sebulan (30 hari), maka Kartu As-nya akan on/aktif terus. Sebagai kartu prabayar pertama di Indonesia yang memperkenalkan skema tarif perdetik dan flat, Kartu As juga dilengkapi dengan ragam pilihan isi pulsa mulai Rp 5.000, Rp 10.000, hingga Rp 100.000,” ungkap Suryo. “Bagi kami tarif hemat wajib dukung kemanfaatan produk dapat dirasakan langsung pelanggan. Tarif hemat nelpon ini makin terasa karena pelanggan dapat menggunakan kartu As-nya kapanpun dan dimanapun dilayani jaringan terluas Telkomsel yang menjangkau hingga daerah terpencil dan bahari sekalipun. Pelanggan dilayani High Perfor-

mance Network Telkomsel yang didukung oleh lebih dari 24.000 BTS termasuk sekitar 4.000 node B yang melayani lebih dari 95 persen populasi di Indonesia,” tambah Suryo. Disamping tarif komunikasi voice dan video kian hemat, pelanggan berkesempatan menikmati SMS-an murah dengan paket SMS Mania, yakni Paket Harian Rp1.000 untuk 50 SMS berlaku di hari yang sama pukul 00.00-18.00 dan Paket Mingguan Rp5.000 untuk 100 SMS berlaku 5 hari. Cukup akses *899# atau SMS ketik SM kirim ke 8999 hingga 30 November 2008. Bahkan dengan Kartu As Chatbox, pelanggan dapat chatting sepuasnya hanya dengan paket Rp 9.900/bulan, sudah termasuk biaya akses datanya (GPRS/3G/HSDPA), cukup SMS ketik CHAT ON kirim ke 8999. “Keunggulan kompetitif dari kartu As disamping inovasi layanannya jaringan terluas hingga pelosok dan ragam teknologi canggih memungkinkan pengimplementasian berbagi inovasi fitur

layanan sesuai kebutuhan pelanggan, di mana Telkomsel merupakan satu-satunya operator dilengkapi dengan ragam teknologi berbasis GSM terlengkap mulai GPRS (General Packet Radio Service), EDGE (Enhanced Data rate GSM Evolution), hingga teknologi 3G/WCDMA/HSDPA,” pungkas Suryo. Berbagai fasilitas Kartu As

lainnya, antara lain: Mobile Wallet T-Cash, Wireless Broadband Flash, Layanan 3G, Mobile Banking, Push e-Mail, Transfer Pulsa, International Roaming, Blackberry, Nada Sambung Pribadi, Telkomsel Call Me 808 (komunikasi tetap terjalin walau kehabisan pulsa), serta Telkomsel Pelindung Dataku sebagai back-up data penting pelanggan. (riq/biz)

Bantu Turunkan dan Stabilkan Kadar Gula Darah AWAL Maret 2005, Ludia warga Tanjung Hulu terbaring dirumah sakit Pertaminina Jakarta. Diginjalnya ditemukan kista berukuran 12 Cm. Diaknosis itu menyebabkan dia harus dioprasi, tetapi terhambat lantaran kadar gula darahnya lebih dari 400 Mg/ dl.Ludia harus menjalani terapi Insulin hampir tiap jam hormon insulin disuntikkan ke tubuhnya. “ Saya lupa berapa dosisnya,” ujar Ludia. Selama 24 jam gula darah dalam tubuhnya di perangi dengan insulin untuk menyeimbangkan gula darahnya. Setelah gula darah normal operasipun bisa dilakukan. Setahun lebih sehabis oprasi, ia sering merasa lemah, haus dan cepat lapar dan kuantitas berurine semakin sering. Sadar akan kondisinya ia memeriksakan gula darahnya di laboratorium rumah sakit di Pontianak. Hasilnya sangat mengejutkan, kadar gula dalam darahnya 389 Mg/dl. Berbagai

m a c a m obat-obatan telah di coba, mulai dari obat dokter dan jamu-jamuan, tetapi tidak baLudia nyak membantu. Seorang tenaga medis menawarkannya AZADRA karena banyak pasien yang kadar gula darahnya turun drastis. “Setelah sebulan mengkonsumsinya gula darahnya turun menjadi 250 Mg/dl masih tinggi jadi saya teruskan. Tiga bulan kemudian saya periksakan di tempat yang sama, hasilnya sangat mengejutkan kadar gula darah saya turun menjadi 128 Mg/dl. karena kurang yakin saya periksakan di tempat yang lain ternyata hasilnya sama,” ujarnya. AZADRA adalah formulasi daun Mimba Yang mengandung

AZA DI RA CHTIN, serat, protein, kalsium dan beberapa asam amino esensial. penelitian lain menyebutkan ekstrak daun Mim ba setingkat dengan GLIBENKLAMID yang merupakan bahan aktif sebagai bahan anti diabetes. AZADRA Membantu menurunkan dan menstabilkan gula darah rendah serta meningkatkan daya tahan tubuh. AZADRA dalam bentuk kapsul perbotol, isi 30 dengan harga Rp 45.000 perbotol. Penderita Diabetes dianjurkan untuk mengatur pola makan vang tepat dan seimbang banyak makan savur-sayuran yang kaya serat dan periksa gula darah secara teratur. AZADRA telah terdaftar dengan NO POM 06336 0121.AZADRA tersedia di apotek dan toko obat terkemuka dikota anda.Kota Pontianak bisa didapatkan di Apt Imam Bonjol Jalan Imam Bonjol. Apt Sei Raya Dalam, Apt Murni, Apt Amelia, TO Batara Jalan Sei Raya Dalam.Apt

Makmur 2, Apt Gajahmada, Apt Bintang, TO Sinar Abadi Jalan Gajahmada. Apt Kimia Farma, Apt Sehat, Apt Cipta, TO Murni, Apt Utama Jalan Tanjungpura.Apt Kharitas Bhakti Jl Siam, ,Apt Abadi Jalan Diponegoro.Apt Merdeka Timur Jalan Cokroaminoto.Apt Mandiri Jalan Merdeka Barat.Apt Mulia Jalan Jendral Urip, TO Jenaka Jalan Ahmad Dahlan, TO Fajar JL Komyos Soedarso, TO Segi Delapan JL A Rahman. Apt Utama Farma Tanjung Hulu, Apt Pretty Jl Tanjung Raya Dua, Apt Mega Sari farma Jl Veteran, TO Paris Jl Paris II.Kota Singkawang, Apt Singkawang , Apt Merdeka Jalan Diponegoro. Sambas The Santos Jalan Keramat.Mempawah Apt Mempawah Jalan GM Taufik.Ketapang Apt Medika Jalan Merdeka, Apt Lestari Farma Jl R Suprapto. Sanggau Apt Yoga Jln A Yani.Informasi lebih lanjut bisa hubungi perwakilan kami di nomor telepon 081352645353.(riq/biz)


cmyk

6

KAMPANYE

Pontianak Post

l

Rabu 8 Oktober 2008

+

+

+

+

cmyk


Pontianak Post, Rabu 8 Oktober 2008

7


PENTAS SUKSESI

8

Pontianak Post, Rabu 8 Oktober 2008

CALON BUPATI KABUPATEN PONTIANAK 46.97 %

31.82 %

Agus Salim

M. Soleh

7.58 %

Ria Norsan

Rubijanto

6.06 %

Suryansyah

Marcel

4.55 %

Mardan

Jonny Djamal

H.Agus Salim meletakkan batu pertama pembangunan gedung dakwah dan sekretariat Muhammadiyah Kab.Pontianak, kemarin.

Ditjen Pajak Mulai Tertibkan Rumdin JAKARTA – Upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menertibkan penggunaan rumah dinas direspons aktif oleh berbagai departemen. Setelah Departemen Luar Negeri (Deplu) menyurati para penghuni untuk mengosongkan rumah dinas, kini giliran Ditjen Pajak Departemen Keuangan (Depkeu) mengambil langkah aktif. Ditjen Pajak membentuk tim untuk membenahi pemanfaatan rumah dinas di lingkungannya. Menurut data KPK, hanya 24 persen rumah dinas di lingkungan Ditjen Pajak yang sesuai peruntukan. Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Penyuluhan Pelayanan (P2) dan Humas Departemen Keuangan Agus Hudiono mengakui, hingga kini sekitar 70 persen rumah dinas masih digunakan oleh yang tidak berhak. ’’Secara internal telah dibentuk tim pembenahan rumah negara yang bertugas meng-update data rumah dan penghuni serta penertiban dan menyampaikan surat imbauan, surat perintah pengosongan dan sebagainya,’’ ujarnya di Jakarta kemarin (7/10). Menurut Agus, segala upaya pembenahan dilakukan lebih lanjut dan dikoordinasikan dengan KPK. Agus membantah tudingan bahwa ada rumah dinas yang dijual dan tidak lagi digunakan di lingkungan Ditjen Pajak. ’’Sampai saat ini tidak ditemukan adanya pengalihan hak atas aset negara yang ada dalam administrasi Ditjen Pajak,’’ imbuhnya. Pemanfaatan rumah dinas yang dilakukan di luar haknya adalah pensiunan ataupun mereka yang telah dimutasi.(iw/agm)

Hamdan/Pontianak Post

Ajak Masyarakat Dewasa Berpolitik Gelar Pasukan Menjelang Pilkada Kabpon MEMPAWAH—Kondisi Kamtibmas yang aman serta kondusif merupakan modal dasar dalam pelaksanaan agenda Pilkada Kabupaten Pontianak. Untuk bisa menghadirkannya, diperlukan sikap kedewasaan dalam berpolitik dari semua elemen masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Kapolres Pontianak, AKBP Drs Apriyato Basuki Rachmad SIk.MH, saat menyampaikan sambutan tertulisnya di acara gelar pasukan Pilkada Kapuas 2008 di halaman Mapolres Pontianak, Selasa (7/10) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut, seluruh pasangan calon bupati dan wakil bupati Pontianak, Dandim 1202 Mempawah, pimpinan DPRD Kabupaten Pontianak, Kejaksaan Negeri Mempawah, Pengadilan Negeri Mempawah serta unsur pimpinan daerah lainnya. Dalam

pengamanan Pilkada di dua kabupaten tersebut, Kabupaten Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Polres Pontianak menyiapkan 630 personil jumlah ini masih di back-up lagi dengan pasukan dari Brimob Polda Kalbar serta TNI. Di hadapan ratusan pasukan, Apriyanto yang dalam hal ini bertindak sebagai inspektur upacara, mengatakan dalam rangka menyongsong pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, segenap elemen masyarakat wajib untuk mensukseskannya. Tugas berat ini hanya dapat terlaksana dengan baik jika semua pihak mau bekerjasama, saling bahu membahu dalam menciptakan suasana yang kondusif. “Tahapan demi tahapan Pilkada sudah kita lalui dengan lancar, tertib, aman dan damai sampai tahapan pelaksanaan kampanye. Dan kita menyadari tugas Polri khususnya jajaran Polres Pontianak dalam melaksanakan pengamanan

Husni Thamrin

Idrus Adam

Johni Hasan

Aida Mochtar

PNS Diingatkan Tak Ikut Kampanye

BATU PERTAMA:

8 Oktober 2008

3.03 %

Pilkada cukup berat, maka diperlukan koordinasi yang baik seluruh komponen untuk menyukseskan Pilkada,” kata dia. Apriyanto mengingatkan, sesaat sebelum waktu pencoblosan tiba, 25 Oktober, disana akan ada yang namanya masa tenang. Nah, dimasa seperti ini, tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang dengan sengaja menghembuskan issu-issu negatif, yang berdampak pada terganggungnya stabilitas Kamtibmas. Untuk menangkal bahaya tersebut, diharapkan seluruh anggota masyarakat bisa menyikapinya dengan tenang. Salah satu cara menangkis serangan issu miring itu adalah melalui komunikasi timbal balik, baik antara aparat dengan masyarakat maupun sebaliknya. Khusus kepada seluruh pasukan, pihaknya mengamanahkan untuk mampu membangun hubungan baik dengan siapa saja, dengan tanpa membedakan.(go)

Rahmad Satria: Sanksi Tegas M E M PAWA H — K e t u a DPRD Pontianak, H Rahmad Satria SH.MH mengingatkan kepada seluruh PNS di jajaran Pemkab Pontianak untuk tidak sekali-kali mengikuti kegiatan kampanye. Seruan ini disampaikan terkait dengan azas netralitas dalam berpolitik yang telah sekian lama dijunjung tinggi oleh PNS. “Jika di lapangan ditemukan ada oknum PNS yang ikut berkampanye, segera laporkan ke kami,” tegasnya. Untuk tetap menjaga netralitas PNS, parlemen mempersilahkan masyarakat untuk menyampaikan laporan tentang adanya temuan oknum PNS yang turut serta berkampanye. Baik sebagai partisipan, juru kampanye maupun tim sukses dari salah seorang pasangan calon. Selain menyoroti persoalan keikutsertaan PNS dalam berkampanye, legislator dari Partai Golkar ini juga merasa kurang sependapat apabila ada aset negara dipakai untuk kepentingan kampanye. Apapun dalihnya, kata dia, mobil atau motor dinas tidak boleh dipakai sebagai sarana mobilisasi pada masa kampanye. Jika ada kendaraan plat merah yang tertangkap basah digunakan untuk kepentingan kampanye, maka masyarakat boleh mela-

porkan temuan tersebut ke dewan. Selain ke dewan, laporan yang sama juga dapat disampikan ke Panwas Pilkada atau Panwas Pemilu. Perlu digarisbawahi, bahwa pengertian kampanye di sini tidak sebatas pada pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pontianak saja, tetapi juga kampanye Pemilu 2009. Khusus kepada Panwas Pilkda maupun Panwas Pemilu, dimintakan untuk bisa bersikap proaktif dalam melakukan pengawasan jalannya pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pontianak dan Pemilu 2009. Salah satu tindakan pengawasan yang tidak boleh terlewatkan adalah penggunaan aset daerah untuk kepentingan kampanye. “Jika persoalan ini sampai terjadi, maka kegiatan tersebut dapat dikatagorikan sebagai tindakan pelanggaran hukum,” tegasnya. Terkait mengenai tata cara pelaksanaan kampanye, Panwas Pilkada harus bisa meminta ketegasan dari pihak-pihak terkait tentang kejelasan masa cuti dari incumbent. Persoalan ini menjadi sangat urgent karena menyangkut kewenangan serta jabatan dari pejabat daerah. “Dengan adanya kejelasan masa cuti dari incumbent, public tentu akan dapat dengan mudah membedakan, kapan incumbent memposisikan diri sebagai calon kepala daerah, dan kapan incumbent berperan sebagai pejabat daerah,” terangnya.(go)

DIJUAL Ć 2 Excavator Kobelco SK200DA-VI Th-Ê03 = @575 Jt Ć 2 Excavator Kabelco SK200DA-VI Th-Ê04 = @650 Jt Ć 2 Bulldozer Komatsu D65E-8 Th-Ê00 = @695 Jt Ć 1 Bulldozer Komatsu D65E-8 Th-Ê97 = 575 Jt Ć 3 Backhoe Loader Case 580 SM Th-06 = 525 Jt Ć 1 Backhoe Loader New Holland F655E Th-04 = 375 Jt Ć 1 Wheel Loader Komatsu WA180-3 Th-05 = 695 Jt Ć 1 Tronton Nissan CW520 Th-96 = 225 Jt Ć 6 Dump Truck Mitsubishi PS135 Th-00 = @128 Jt Siap Operasi, Hrg Nego-TP

Hub : 0811560815, 08125611911, 08125701105, 08125616450 Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk..

Contact person: 0561 - 735071


cmyk

GALLERY

Pontianak Post l Rabu 8 Oktober 2008

PILWAKO

Suaraku untuk ObamA

+

SAYA Mencoblos Nomor Dua! Pasangan Drg H Oscar Primadi MPH- Drs Hartono Azaz L MBA siap bertarung dalam pemilihan Walikota-Wakil Walikota Pontianak pada 25 Oktober ini. Dengan moto, ‘Bersama Meraih Sehat”, pasangan ObamAberkomitmen menjaga dan menata kembali ibu kota Provinsi Kalimantan Barat tersebut. Hari ini, pasangan ObamA akan menyampaikan visi misi: Kota Pontianak “SEHAT” (Sejahtera,Aman, Tertata).Ada tiga visi yang akan diwujudkan selama lima tahun mendatang. Ketiga visi ini diyakini mampu membawa perubahan yang signifikan atas wajah kota. Pasangan ObamA diusung dua partai berbasis nasionalis religius: Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa. Sebuah kolaborasi politik yang tepat untuk mewujudkan perubahan di kota dengan penduduknya yang multikultural. Nomor urutnya pun sesuai dengan jumlah partai pengusung: Coblos Nomor DUA Bagi ObamA, sejahtera bukan hanya diukur secara ekonomis namun juga sejauhmana publik memiliki hak-hak dasar yang membuatnya mendapat pengakuan dan kedaulatan sebagai manusia. Seperti mendapatkan pendidikan dan kesehatan yang layak. Keamanan telah menjadi barang yang mahal. Masalah keamanan bukan hanya tanggungjawab aparat, juga masyarakat dan pemerintah. Kita berharap aman bukanlah lagi barang mahal, dia hadir menjadi bagian dari kehidupan sosial. Kendati konsep tata ruang baik, kesemrawutan terjadi karena inkonsistensi pemerintah dalam menjalankannya. Pada 2013, kita dapat melihat Pontianak yang tertata sehingga menunjukan citra kota modern yang SEHAT. Tiga alasan itulah yang membuatku bulat memilih ObamA. Bersama kita bisa. Suaraku untuk ObamA. (*)

9

(Oscar Bersama Azas)

+

BERKAYUH: Sang pemimpin yang sedang berkayuh di Sungai Kapuas.

FOTO: ObamA Centre Narasi: Budi Miank

OBAMA: Spanduk sosialisasi pasangan ObamA memenuhi antero kota.

BERBAGI: Figur yang suka berbagi dengan masyarakat.

SENYUM: Oscar Primadi memberikan senyum usai berdialog dengan kaum ibu.

STIKER: Sang pendukung memegang stiker ObamA yang siap memenangkannya.

+

SAHABAT: Oscar Primadi sebagai sosok yang bersahabat dengan anak-anak. PILIH: Bertemu pemilih yang siap menjatuhkan pilihan pada ObamA.

DEKAP OBAMA: Oscar Primadi mendekap erat sang pendukungnya.

MENDENGAR: Figur yang selalu mendengar isi hati masyarakat.

PEDAGANG: Akrab berbincang dengan pedagang di pasar tradisional.

KAUM IBU: Bersama kaum ibu bertekad memajukan kesetaraan gender di Pontianak.

DEKLARASI: Memberikan orasi politik ketika deklarasi pasangan ObamA. DEKAT: Sosok yang sangat dekat dengan segala kalangan. cmyk

PENDAMPING: Hartono Azas yang siap mendampinginya lima tahun mendatang.

+


Pontianak Post, Rabu 8 Oktober 2008

10

GHESHIT Usung 9 Program Pengentasan Kemiskinan

IST

Ketua Pemuda Hanura Kota Pontianak Indra Noviansyah

Pengurus DPC dan Pemuda Hanura Satu Suara Solid Dukung Dedy Apriadi Sebagai Ketua DPC MENANGGAPI perkembangan DPC Partai Hanura Kota Pontianak yang terjadi selama ini, sebagai kader partai pemuda Partai Hanura berkeinginan meluruskan fakta-fakta yang terjadi di tubuh partai. Ketua Pemuda Hanura Kota Pontianak Indra Noviansyah, mengatakan, permasalahan pertama yang muncul adalah masalah nomor urut pencalegan. Berdasarkan PO-008/ DPP-HANURA/V/2008, pasal 10, kuota internal, di no I e. Disebutkan bahwa penyeleksian dan penetapan bacaleg DPRD Kabupaten/Kota menjadi kewenangan DPC. “Pengisiannya ditetapkan 60% menjadi hak DPC, dan kuota (alokasi maksimal) 40% merupakan kewenangan PAC” katanya. Tapi fakta yang terjadi, lanjutnya, di susunan DPRD Kota Pontianak dari Partai Hanura adalah. Pontinak Utara no urut 1,2,3,4 adalah permintaan dari PAC, dari Pontianak Timur no urut 1 dan 3 adalah permintaan dari PAC, dari dapil Pontianak Barat no urut 1 dan 2 adalah permintaan PAC, dari Pontianak Kota no urut 1 adalah permintaan dari PAC. “Hanya dari dapil Pontianak Selatan saja DPC meminta ketuanya berada di nomor urut 1,” tegasnya. Kenyataannya adalah PAC Pontianak Selatan tetap memaksakan kehendak agar ketuanya tetap nomor urut 1. Bahkan ketidakpuasan ini mereka lampiaskan dengan demo anarkis, menginjak dan membakar atribut partai. Malah ada foto Ketua Umum Hanura diinjak dan dibakar. “Belum jadi anggota dewan saja sudah bersikap arogan, bahkan dilakukan di bulan puasa” pungkasnya. Lebih jauh Novin, menjelaskan, jika ada ketua PAC merasa tidak dilibatkan dalam proses pencalegan, itu berita tidak benar. Ada absensi tertanggal 10 Agustus 2008 sebagai bukti daftar hadir seleksi bacaleg DPRD Kota Pontianak. Pihaknya merasa ada oknum DPP dan DPD yang bermain untuk menjatuhkan Ketua DPC. Hal itu dikatakannya karena

melihat beberapa aspek, misalnya: 1.Surat mosi 1 dan 2 baru diterima Ketua DPC pada awal bulan September. Padahal sudah diterima DPD pada pertengahan Agustus. 2.Sudah dikatakan dalam rapat pleno DPD bahwa Ketua DPC tidak ada melanggar AD/ART. Tetapi tetap saja mosi diteruskan, bahkan DPC terus diintrograsi. Sementara PAC tidak diintrograsi. 3.Pada saat DPD masih melakukan proses investigasi, tiba-tiba diambil alih oleh DPP. Sementara ketua dan pengurus DPD lainnya tidak tahu menahu. Hanya sekretaris DPD yang mengetahui hal tersebut. 4.Rapat Pleno DPD merekomendasikan untuk memecat mereka yang melakukan demo anarkis, dan tetap mendukung Dedy Apriadi sebagia Ketua DPC. Tetapi faktanya, DPP memberhentikan Dedy Apriadi sebagai ketua DPC. Yang lebih gila lagi, SK pemberhentian baru diterima Ketua DPC pada Sabtu (4/10). Padahal SK tersebut ditanda tangani pada 24 September 2008. Berita pemberhentian ini diperoleh sebelumnya dari pemberitaan media massa. 5.Ketua Korda KalBar (Olan Sebastian) dan Ketua Korwilda Jakarta-KalBar(Samuel Koto) tidak pernah tahu permasalahan DPC Kota Pontianak. 6.Sudah jelas-jelas akan ada demo pada tgl 11 September 2008, sementara jajaran ketua dan wakil DPD berangkat ke Ketapang dan Sekadau. Justru yang menerima demo salah satu anggota korda, dan kehadirannya tidak diketahui ketua dan jajaran DPD. Novin juga menyesalkan tindakan DPP yang lebih membela perilaku beberapa PAC yang membakar dan menginjak-injak atribut partai serta foto Ketua Umum Partai Hanura Wiranto. Berdasarkan rapat pleno terakhir DPC. Sebanyak 17 pengurus yang masih aktif secara bulat mendukung dan tetap mengakui Dedy Apriadi sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kota Pontianak. Kepada seluruh jajaran pemuda, kader dan simpatisan Partai Hanura, dia mengimbau, agar tidak terpancing dengan isu dan perbuatan anarkis.(hen/pk)

PONTIANAK—Upaya mengentaskan pemiskinan sesuai yang ditargetkan dalam deklarasi tujuan pembangunan milenium (MDG’s) pada tahun 2015 nanti menjadi misi utama Pasangan Gst.Hersan Aslirosa, SE dan Setiawan Lim (GHESIT). Sembilan program yang ditawarkan tersebut adalah jaminan keamanan, penguatan ekonomi rakyat, e-goverment untuk sistem pelayanan 24 jam, optimalisasi lima hari kerja, modernisasi pengelolaan kebersihan, pendidikan terjangkau, jamkesmas dan pengobatan gratis, perluasan askes air bersih, pembangunan jalan gang dan drainase, serta pemberdayaan dan pelibatan perempuan. Kesembilan program yang akan diperjuangkan oleh pasangan nomor urut 6 ini merupakan program unggulan yang telah memenuhi delapan target pembangunan global sebagaimana hasil komitmen dari 189 negara pada KTT Millenium PBB, September 2000 lalu. Gusti Hersan menyatakan kesembilan program ini merupakan penjabaran dari tiga program inti yang menjadi harapan rakyat, yaitu pembangunan ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan

BANGUN JALAN: H Gusti Hersan Aslirosa meninjau pembangunan jalan. Upaya pengentasan kemisikinan dan pembangunan infrastruktur publik menjadi program prioritasnya bila menjadi walikota Pontianak.

infrastruktur. “Ketiga program ini menjadi perhatian utama karena saat ini kondisi masyarakat masih terperangkap dalam proses pemiskinan dan kemiskinan,” ungkapnya. Rakyat, menurut H.Gusti Hersan, tidak dapat memenuhi hidupnya karena tidak

mampu dan tidak diberi kesempatan. “Lihat saja, pada tahun 2005 tingkat kemiskinan masih pada angka 19%, padahal kalau kita ingin mencapai target MDG’s pada tahun 2015 tingkat kemiskinan harus sudah mencapai 9,5%. Oleh karena itu kita lebih menekankan pada perbaikan ekonomi, agar

kehidupan ekonomi rakyat lebih baik tidak seperti sekarang ini.” Ujar Hersan. Karenanya lanjut Hersan, ia menitikberatkan programnya terutama pada pengentasan kemiskinan dan menghapus sistem-sistem yang telah terbukti memiskinkan rakyat. Dengan moto Pontianak Bersih dan Berkualitas, “Paradigma Bersih mengandung konsekuensi tindakan yang terukur dan terpadu di dalam mendeteksi, mencegah dan menanggulangi berbagai aspek yang mengandung anasir kotor dan atau salah kelola tata pemerintahan (poor governance) baik dalam dimensi praktek kebijakan maupun proses pembangunan lingkungan berkelanjutan,” tambahnya. Hal ini, jelasnya, sangatlah krusial mengingat potret kehidupan bangsa yang begitu kelam oleh prilaku koruptif, kolusif, manipulatif dan sebagainya yang berimplikasi merugikan keuangan negara, mengeksploitasi kekayaan bangsa, menunggangi kepentingan rakyat. “Dan yang memprihatinkan yakni mengoyak rasa keadilan sesama anak bangsa,” ujar Hersan yang berpasangan dengan Setiawan Lim. (tim)

ObamA Siap Menata Kota

(FOTO: IST)

SILATURAHMI: Pasangan Oscar Primadi-Hartono Azas bersilaturahmi ke Istana Sultan Pontianak.

PONTIANAK - Momentum Idul Fitri sangat tepat untuk merekatkan tali silaturahmi. Inilah yang dilakukan Oscar Primadi dan Hartono Azas. Senin (6/10), pasangan ObamA ini bertandang ke Istana

Sultan Pontianak untuk berlebaran. Mengenakan batik lengan panjang dipadu celana panjang hitam, keduanya meluncur menuju Jalan Darat Kesultanan di Pontianak Timur. Mobil yang membawanya berhenti

di halaman kediaman Sultan Pontianak Syarif Abubakar Alkadrie. Jarum saat itu menunjukkan pukul 13.15 WIB. Cuaca cukup bersahabat. Hujan tidak, surya tertutup awan. “Kamek bedua memang mau berlebaran ke rumah Sultan Pontianak,” kata Oscar. Ia menambahkan, “Sekarang laenlah, kite harus bersilaturahmi ke orang-orang tua, ape agek ini Sultan Pontianak, keturunan pendiri kote kite ini. Kalo’ saye maseh kecik dulu lebaran yang paling ditunggu-tunggu adelah nanggok-nanggok.” Sedangkan Hartono Azas yang berada di sampingnya tersenyum simpul mendengar kelakar Oscar. Padahal sekitar pukul 11.00 WIB, keduanya sedang menyantap kembang tahu yang dibeli dari touke bergerobak dorong yang persis mangkal di depan rumah makan Remaja Jalan Agus Salim. Di depan pintu rumah, Sultan dan istrinya sudah menunggu dengan senyum mengembang. Sapa dan dekapan dilanjutkan jabat

erat ObamA kepada Sultan, teriring ucapan Minal Aidin Wal Fa Idzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Oscar yang datang bersama ayahnya, Ishaq Saleh juga tampak ceria dan segar. Sekitar satu jam ikatan silaturahmi berjalan dengan suasana kekeluargaan yang mendalam. ObamA lebih banyak mendengarkan pesan dan petuah dari Sultan. Ada satu petuah dan pesan yang begitu dalam yang disampaikan Sultan kepada pasangan ini, jika nantinya memimpin Kota Pontianak, agar dapat menata dan menjaga Pontianak dengan baik. “Tatalah dan bangun Kote kite ini dengan baik, lestarikan, berdayakan, dan kembangkan peninggalan sejarah kote ini. Karene biar bagaimane pun seperti keraton, mesjid Jami’ dan kawasan kesultanan adeleh cikal bakal Kote Pontianak. Dari sineklah kote kite ini berasal,” pesan Sultan. Silaturahmi berakhir, keduanya berpamitan hingga diantar Sultan dan istri sampai ke teras rumah. (omc)

Hari Ini Delapan Pasangan Cakada Berkampanye SUNGAI RAYA—Delapan pasangan— calon—kepala daerah (cakada) dipastikan akan bersaing ketat. Kampanye perdana mereka resmi dimulai Rabu (8/10) pukul 09.00 WIB di Gedung DPRD Kubu Raya. Dihadapan para wakil rakyat mereka menjual visi dan misinya menarik simpati suara rakyat beserta bagaimana membangun Kabupaten termuda ini kedepannya. Ketua KPU Kubu Raya Idris Maheru ST menyampaikannya kepada Pontianak Post Selasa (7/10) di ruang kerjanya. “Berdasarkan jadwal, Rabu besok (hari ini,red) hingga tanggal 21 kedepan, seluruh pasangan cakada akan berkampanye secara total,” kata dia. Menurutnya bentuk kampanye perdana yang disajikan delapan pasangan cakada sengaja pertamanya dihadapan para wakil rakyat. Seluruh kontestan akan memberikan ide, opini dan pendapat terbaiknya dalam

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

TANDATANGAN: Para cawako beserta wawako Pontianak, dan cabup dan cawabup Kubu Raya foto bersama setelah menandatangani Ikrar di depan pejabat Muspida, Selasa (7/10) pagi kemarin.

rapat paripurna resmi DPRD Kubu Raya. Mereka akan menyampaikan secara total program kerjanya termasuk bagaimana menarik simpati dan suara rakyatnya. Dari penyampaian visi dan misi pasangan cakada, KPU berharap besar kampanye perdana dimanfaatkan optimal. Artinya semua tim pasangan cakada bisa mempergunakan sebaik mungkin dengan prinsip sebagai sebuah pembelajaran. “Disinilah tugas beserta tanggung jawab delapan pasangan cakada memberikan pembelajaran politik kepada rakyat,” kata dia.

Idris juga meminta dari kampanye perdana hingga kampanye berikutnya seluruh pasangan cakada mampu menjaga suasana. Benturan yang mengarah kepada tindakan pelanggaran beserta pengerahan masa untuk berbuat negatif mampu dihindarkan. Apalagi sebelumnya kesepakatan siap menang dan kalah sudah ditandatangani semuanya didepan Poltabes Pontianak. Keamanan, ketenangan dan ketertiban kampanye sangat penting. Karena itu KPU seawal mungkin sudah mengatur letak wilayah yang dibagi dalam beberapa zona.

Kepada semua tim kampanye dan pasangan diharapkan tidak melanggar aturan yang pernah ikut disepakati sebelumnya. “Zona sudah dibagi merata. Tidak ada yang akan berkampanye dalam satu wilayah secara bersamaan. Maka dari itu, kita meminta semuanya bisa ikut mematuhi,” pintanya. Bentuk pelanggaran kampanye juga tidak akan ditolerir KPU Kubu Raya. Pasalnya dengan kehadiran panwaslu KKR, mereka akan bahu membahu membantu pelaksanaan waktu kampanye. Semuanya harus berjalan terjadwal, lancar, aman dan tertib tanpa ada gangguan. (den)


SAMBUNGAN

Pontianak Post, Rabu, 8 Oktober 2008

Calon Adu Program Unggulan Sambungan dari halaman 1

diantaranya perbaikan rumah tidak layak huni antara 500-1.000 rumah per tahun. Harso Utomo Suwito—Awaludin Rahmad di nomor urut lima, punya program unggulan salah satunya yakni penataan pedagang kaki lima. Meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam bidang administrasi, informasi, pajak, pendidikan dan kesehatan minimal dua kali lebih baik, serta meningkatkan kesejahteraan PNS, bonus bagi PNS berprestasi, dan penyelenggaraan 5 hari kerja, menjadi salah satu program prioritas calon kepala daerah Pontianak nomor enam, Gusti Hersan Aslirosa—Setiawan Lim. Pasangan dengan nomor urut tujuh, Sri Astuti Buchari—Eka Kurniawan, salah satu program unggulannya yakni program wajib belajar 12 tahun dan pendidikan anak usia dini. Ketua KPU Pontianak, Hefni Supardi mengatakan bahwa kampanye dilakukan selama 14 hari mulai 8-21 Oktober 2008. Hari pertama kampanye (hari ini) merupakan penyampaian visi misi dan program pasangan calon secara berurutan dengan waktu

yang sama tanpa dialog yang dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Pontianak. Sementara pada hari terakhir kampanye yakni 21 Oktober 2008 merupakan kampanye debat publik/debat terbuka yang difasilitasi KPU Pontianak. Sementara masa tenang dimulai pada 22 hingga 24 Oktober 2008. Selain penyampaian visi misi dan program pasangan calon, sorenya juga dilangsungkan kampanye terbuka atau dialogis oleh masing-masing kandidat. Pasangan Haitami Salim— Gusti Hardiansyah atau dikenal dengan singkatan ‘Hade’ akan memulai kampanye perdana di kecamatan Pontianak Kota. Sementara Oscar Primadi— Hartono Azas atau dikenal dengan sebutan Obama, akan memulai kampanye pertamanya di Kecamatan Pontianak Barat 2 (Kel. Sungai Beliung). Untuk pasangan Muhammad Abduh—M Taha memulai kampanye perdananya di Pontianak Timur. Sementara di Kecamatan Pontianak Barat 1, menjadi kawasan kampanye pertama Sutarmidji—Paryadi, atau dikenal dengan sebutan pasangan Siip. Sementara Kecamatan Pontianak Selatan, menjadi wilayah

Pilih Kades Tak Pandang Agama, Yang Penting Merakyat pertama bagi pasangan Harso Utomo S—Awaludin Rahmad atau dikenal dengan sebutan ‘Harkad’ untuk memulai kampanye. Pasangan Ghesit, Gusti Hersan—Setiawan Lim akan memulai kampanye pertamanya di Kecamatan Pontianak Tenggara. Sementara pasangan ‘Setia Kawan’, Sri Astuti—Eka Kurniawan, akan memulai kampanye perdananya di Kecamatan Pontianak Utara. Lokasi kampanye tatap muka dan pertemuan terbuka juga telah ditetapkan masing-masing kecamatan dan diatur melalui Surat Keputusan Walikota Pontianak. Anggota KPU Kota Pontianak, Viryan Azis, meminta pasangan calon dan tim kampanye mengefektifkan kegiatan kampanye sesuai substansinya, yakni menge nalkan figur, visi, misi dan program dengan baik sehingga masya rakat mendapatkan informasi yang cukup sebagai bekal bagi rakyat menggunakan hak pilihnya. “Kami mengajak masyarakat secara aktif berpartisipasi agar mendapatkan informasi dengan cukup tentang pasangan calon sehingga tidak kecewa atau keliru memilih,” imbaunya. Pengamanan Disinergikan Pengamanan zona (wilayah) kampanye pasangan calon kepala

daerah, terutama daerah yang bertetangga yakni Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya (KKR) harus disinegrikan guna menghindari perselisihan di lapangan. Demikian dikatakan Rustam Halim, pemerhati masalah pemilu dan pilkada, kepada wartawan di Pontianak kemarin (7/10). Ia mengatakan demikian menyusul terhitung sejak 8 hingga 21 Oktober 2008 berlangsung kampanye terbuka dan tertutup dengan pelibatan massa dalam jumlah banyak di dua wilayah bertetangga yakni Kota Pontianak dan KKR. Otomatis pada hari yang sama, ada kampanye di wilayah berbeda. Contoh, ada kampanye yang dipusatkan di Sungai Raya, biasanya dihadiri oleh masyarakat dari Sungai Kakap dan Ambawang yang sudah pasti melewati wilayah Kota Pontianak. Atau sebaliknya ada kampanye di wilayah Sungai Kakap, otomatis ada massa pendukung pasangan calon melewati wilayah Kota Pontianak. “Pengaturan dan pengamanan zona kampanye dengan melibatkan petugas Polri merupakan kemutlakan, sebab yang mengetahui persis pergerakan massa pendukung di lapangan adalah Polri,” katanya.(zan)

Asia Bangkit, Rupiah-IHSG Malah Pulas Sambungan dari halaman 1

LQ-45 juga turun 4,473 poin (1,37 persen) menjadi 322,497, sementara Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,749 poin (0,3 persen) menjadi 248,584. Penurunan IHSG sempat tertahan hingga 19 poin di sesi pertama, namun akhirnya kembali tenggelam di sesi kedua. Transaksi saham kemarin tercatat sebanyak 65.727 kali, dengan volume 3,309 miliar saham, bernilai Rp 3,231 triliun. Sebanyak 52 saham naik, 122 saham turun, dan 36 saham stagnan. Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono masih berupaya meredam kekhawatiran pasar. Dia mengatakan perkembangan nilai tukar rupiah memang naik turun seiring dengan melemahnya mata uang lain terhadap dolar AS. Boediono memandang, jika dilihat dari jangka panjang, pergerakan rupiah pekan ini masih normal kalau dibandingkan dengan awal tahun. “Kita menjaga agar volatilitas tidak berlebihan. Kita waspada dan akan terus memantapkan rambu-rambu kita,” kata Boediono dalam jumpa pers setelah Rapat Dewan Gubernur di kantornya kemarin. Didampingi Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Goeltom, tak seperti biasanya, jumpa pers itu hanya berlangsung singkat, kurang dari tiga menit. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Djimanto mengatakan, pengusaha memilih wait and see dalam kondisi seperti sekarang ini. Apalagi naik turunnya rupiah juga memengaruhi nilai investasi dan biaya ekpor-impor. “Prinsip kita, dengan cost yang besar, tentu pengusaha akan berpikir dan menunggu momen yang tepat untuk berinvestasi. Investasi sekarang penuh dengan risiko. Jadi, kita wait and see saja dulu,” ujarnya. Djimanto mengatakan bahwa BI harus mempertahankan kestabilan mata uang rupiah. “Kalau rupiah terus melemah atau tidak stabil, naik dan turun, bisa mati kita. Ini harus dipertimbangkan bagaimana mencegahnya. Kalau terjadi persaingan antara pasar, tentu cost kita akan naik lagi,”

paparnya. Gagalnya pemerintah memulihkan pasar disorot kalangan ekonom. Chief Economist Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kenaikan BI rate saat ini tidak akan terlalu tepat digunakan untuk menjaga nilai tukar rupiah saat ini. Kepala Ekonom Bank BNI Tony Prasetiantono juga menilai, kenaikan BI rate yang hanya 25 bps tidak akan mampu mengangkat nilai tukar rupiah. “Seharusnya, perlu kenaikan yang lebih besar,” ujar Tony kemarin. Analis pasar valuta asing Farial Anwar meragukan BI memiliki upaya untuk memperkuat nilai tukar rupiah. Investor kini terus melepas aset-aset rupiah untuk membeli dolar. “Ini akibat kekurangan likuiditas di AS,” kata Farial. Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan berpendapat berbeda. Dia mengatakan rupiah cukup tertolong oleh kenaikan BI rate. Buktinya, “Kebijakan BI ini memang untuk menjaga nilai tukar rupiah dan inflasi,” jelas Fauzi. Dia menambahkan, cadangan devisa saat ini masih bisa bertahan untuk intervensi ke pasar demi memperkuat nilai tukar rupiah. Anomali Bursa Penurunan suku bunga Australia yang dinilai telah menolong sebagian bursa Asia sama sekali tidak berpengaruh terhadap IHSG kemarin. Bursa saham di Asia yang sebagian mulai rebound, antara lain, Seoul naik 0,54 persen, KOSPI naik 0,82 persen, STI Singapura naik 0,65 persen, dan Taiwan naik 0,34 persen. Bursa saham Nikkei masih melemah 3,03 persen dan Shanghai turun 0,73 persen. IHSG masih terpuruk karena investor terus mencairkan likuiditas terkait krisis di Amerika Serikat. Saham-saham yang naik harganya, antara lain, Telkom (TLKM) naik Rp 50 menjadi Rp 7.150, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 100 menjadi Rp 1.160, dan Timah (TINS) naik Rp 140 menjadi Rp 1.280. Meski demikian, pasar dinilai masih cemas

terhadap kelanjutan krisis di AS sehingga harga sebagian saham menurun. Saham-saham yang harganya turun, antara lain, Bank Internasional Indonesia (BNII) turun Rp 10 menjadi Rp 425, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 200 menjadi Rp 7.000, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 50 menjadi Rp 2.575, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 25 menjadi Rp 1.975, Astra Internasional (ASII) turun Rp 500 menjadi Rp 16.000, United Tractors (UNTR) turun Rp 100 menjadi Rp 7.300, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 275 menjadi Rp 2.725, dan Indosat (ISAT) turun Rp 350 menjadi Rp 5.150. Pengamat pasar modal Alfiansyah mengatakan, terdapat dua parameter yang memengaruhi pergerakan pasar saham kemarin. Pertama faktor internal, yaitu keluarnya pernyataan kenaikan BI rate sebesar 25 bps (basis poin) menjadi 9,5 persen dan juga di-suspend-nya seluruh saham Bakrie pada perdagangan kemarin. “Ini termasuk sentimen individual karena kita tahu saham Bakrie memiliki bobot yang cukup besar terhadap indeks,” lanjutnya. Faktor eksternalnya adalah kondisi krisis keuangan Amerika Serikat yang diperkirakan masih berlanjut. Anjloknya IHSG juga tidak lepas dari melemahnya harga komoditas seperti minyak yang sampai menembus level psikologis USD 90 (terendah sejak Februari) dan CPO yang pada penutupan kemarin mencapai USD 514 per ton (terendah sejak November 2006). “Turunnya harga minyak turut menurunkan harga saham emiten pertambangan,” jelasnya. Tim Khusus Selain menenggelamkan kurs rupiah dan IHSG, krisis finansial global yang dipicu oleh keraguan program bailout pemerintah AS juga memaksa Presiden SBY semakin rajin rapat dengan menteri ekonominya. Kemarin presiden kembali bertemu dengan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Kamar Dagang

dan Industri Indonesia, serta kalangan perbankan. Pertemuan sore hari itu berlangsung di Kantor Kepresidenan. Acara tersebut dihadiri, antara lain, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Menteri Tenaga Kerja Erman Suparno, serta Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik. Juga ada Ketua Kadin M.S. Hidayat. Para pengusaha yang hadir, antara lain, Tomy Winata dari kelompok usaha Artha Graha dan James Riyadi dari Grup Lippo. Dari kalangan perbankan, tampak Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo. Hasil dari pertemuan itu, pemerintah membentuk tim khusus yang merupakan sinergi antara pemerintah, perbankan, dan dunia usaha untuk mengantisipasi dampak krisis ekonomi global terhadap Indonesia. M.S. Hidayat setelah pertemuan dua jam mengatakan, tim khusus itu dikoordinasikan langsung oleh presiden. “Tim khusus akan melibatkan langsung menteri-menteri terkait agar program antisipasi krisis ekonomi global yang disusun pemerintah bersama dengan kalangan perbankan dan usaha dapat berjalan,” jelasnya. “Presiden nanti menunjuk. Kalau misalnya nanti bicarakan ekspor, menteri-menterinya siapa dan saya supply teman-teman dari bisnis,” lanjutnya. Menurut Hidayat, tim khusus akan bekerja setiap hari tanpa jeda waktu sampai programprogram yang disusun dapat berjalan. “Sekarang di tingkat menteri. Kita buat program bersama sekarang antara dunia swasta, perbankan, dan dengan pemerintah,” ujarnya. Dalam pertemuan tadi malam, kalangan usaha menginginkan pemerintah secara hati-hati mengendurkan kebijakan uang ketat dan membuat prioritas produk-produk andalan Indonesia yang tetap mendapatkan dukungan dari perbankan. “Sebab, kalau tidak begitu, produktivitas kita jadi menurun dan akibatnya akan berentet nanti. Akan ada unemployment dan sebagainya,” tuturnya. (sof/wir/tom/kim)

Jimly Mengakui Rikuh di MK Sambungan dari halaman 1

Jimly enggan menjelaskan secara gamblang bentuk kerikuhan yang dialami dirinya dan karyawan MK. Menurut Jimly, permasalahan itu sulit dijelaskan, tapi bisa dirasakan. Adakah masalah dengan pimpinan MK atau hakim konstitusi lain? Jimly secara tegas membantah. Menurut Jimly, dirinya tidak punya masalah sama sekali dengan para hakim maupun pim-

pinan MK. ’’Sejak tahun lalu saya yang meminta Pak Mahfud masuk MK dan saya gadang-gadang sebagai pengganti saya,’’ kata Jimly. Guru besar hukum tata negara Universitas Indonesia (UI) itu resmi mundur dari MK pada akhir November 2008. ’’Sebenarnya bisa saja saya langsung mundur. Tapi kurang etis. Saya ingin memberi kesempatan kepada DPR untuk memilih dulu hakim konstitusi yang baru pengganti saya,’’ katanya.

Lebaran Bersama Mertua Sambungan dari halaman 1

kepergian Bunga ke Malaysia. Tak ada yang patut dicurigai. “ Sah-sah saja dia pergi ke Malaysia. Namanya juga untuk silaturahmi, “ tambah Dodi. Menurut Dodi, sepulang dari Malaysia pekerjaan sudah menunggu artis berkulit bersih ini. Tanggal 10 Oktober Bunga sudah harus syuting video klip. Bahkan show manggung untuk Bunga

sudah penuh hingga bulan November. Bisa dibayangkan, jadwal Bunga yang padat tak memungkinkan dirinya lagi untuk berlibur dan menyambangi keluarga kekasihnya ke Malaysia usai lebaran . Ketika ditanyakan apakah kepergian Bunga ke Malaysia sekarang ini dalam rangka tunangan, Dodi tak menjawab detil. “ Saya nggak mau jawab kalau ngomong gossip, “ elak Dodi. (SIT )

11

Dalam kesempatan itu Jimly juga belum bersedia memaparkan rencananya setelah meninggalkan MK. Soal isu yang menyebut dirinya mengincar posisi ketua Mahkamah Agung (MA), Jimly juga menjawab diplomatis. ’’Ketua MA itu dipilih dari dan oleh anggota MA. Seperti MK. Tidak bisa dari luar,’’ katanya. Apakah akan merintis jalan menjadi capres/cawapres? ’’Ada kiai bilang kalau sudah jadi negarawan jangan turun menjadi politisi,’’ kilahnya. Jimly memastikan dirinya tetap mengabdi kepada bangsa. ’’Saya akan ada tugas baru, tempat mengabdi baru. Tapi, masih rahasia. Nanti sajalah,’’ katanya. Sebelumnya Ketua MK Mahfud M.D. menjelaskan bahwa kemarin, selain bertemu presiden, dirinya menemui Ketua DPR Agung Laksono. Mahfud menyerahkan surat pengunduran Jimly sebagai hakim konstitusi. ’’Ini harus segera disampaikan agar DPR segera menentukan hakim konstitusi pengganti Pak Jimly,’’ kata

guru besar hukum tata negara Universitas Islam Indonesia itu. Bagaimana respons presiden? Menurut Mahfud, presiden menyampaikan terima kasih kepada Jimly yang sudah membesarkan MK selama lima tahun. ’’’Presiden juga saya sepakat MK harus meneruskan perjuangan yang sudah diawali Pak Jimly,’’ ujarnya. Mahfud menjamin tidak akan ada goncangan setelah MK ditinggal Jimly. Pertama, Jimly sudah meletakkan dasar-dasar dan alat kerja di MK. ’’Kedua, Pak Jimly masih terus bersama kami meski tidak dalam status sebagai hakim konstitusi,” kata Mahfud. Dalam lima tahun ini, kata Mahfud, MK telah menguji 150 undang-undang. Ada 274 kasus sengketa pemilu yang sudah diputus MK. Juga memutus 11 kasus sengketa kewenangan antarlembaga. “Artinya, lembaga ini sudah jalan dan saya kira sudah mendapat tempat yang baik dalam sistem ketatanegaraan kita,” ujar mantan menteri pertahanan itu. (yun/pri/tom/agm)

Sambungan dari halaman 1

Burno. Mualaf suku Tengger terbanyak berasal dari Desa Argosari (125 orang). Setelah pembaiatan pada Mei itu, beberapa bulan kemudian, ada pembaiatan lagi yang diikuti puluhan warga suku Tengger lainnya. Salah satunya Ngatiyo, warga Dusun Pusung Duwur, Argosari. “Saya jadi mualaf dan dibaiat setelah Lebaran Haji lalu (sekitar Desember 2007),” kata pria 36 tahun itu. Sejak menjadi mualaf, beberapa warga dari suku Tengger itu mengaku harus banyak menyesuaikan. Misalnya, yang dirasakan Sutiyo. “Kami kalau beribadah tak pernah dengan posisi kaki ditekuk, melainkan bersila. Ketika salat, kaki harus ditekuk saat duduk tahiyat akhir. Saya masih sering kesemutan,” kata Sutiyo. “Terkadang kalau kesemutannya parah, duduk tahiyat saya pakai bersila,” lanjut pria 35 tahun yang tinggal di Desa Argosari itu. Dia menceritakan, ujian awal terberat sebagai mualaf dijalani selama enam bulan pertama. Karena hawa dingin di pegunungan Tengger yang menusuk tulang, dia kerap meninggalkan salat Subuh. Begitu juga salat Duhur. Sebab, kebiasaan berladang warga suku Tengger dilakukan hingga sore. Dengan demikian, di awal-awal itu, jarang sekali mualaf Tengger yang salat Jumat. Menurut Manajer Program dan Pendayagunaan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jawa Timur, Ihya Ulumuddin, jumlah mualaf Tengger di Kecamatan Senduro semakin banyak sejak dua tahun terakhir. Bahkan, dia mengklaim, jumlahnya kini mencapai 1.600 orang lebih. ’’Jumlah sekian itu berdasar pendataan terakhir kami menjelang penyaluran zakat fitrah 2,5 ton beras,’’ terang Ihya.

BMH, kata Ihya, terus melakukan pendampingan kepada para mualaf tersebut. Mereka menggandeng aparat kecamatan setempat. Agustus lalu, mereka mengadakan khitanan masal, khusus mualaf Tengger. Yang menarik dalam acara yang diikuti 40 orang itu, usia peserta tertua 70 tahun. Yang termuda 12 tahun. ’’Kebetulan, ajaran Hindu dan Islam memang ada kemiripan. Hindu juga mengajarkan khitan dengan memotong sebagian kecil saja. Setelah masuk Islam, mereka setidaknya dikhitan sesuai syariah Islam,’’ lanjut Ihya. Dia menjelaskan, selama hampir dua tahun terakhir, pihaknya melakukan berbagai program Bina Desa Berkelanjutan. Di antaranya, pipanisasi dari sumber air ke tandon desa. ’’Warga Argosari kalau mengambil air harus berjalan kaki sampai 4 km. Semoga pipanisasi sepanjang 5 km dapat mengubah perilaku mereka yang jarang mandi,’’ ujarnya. Meski di antara suku Tengger kini ada yang beragama selain Hindu, toleransi tetap terjaga di komunitas tradisional itu. “Mereka yang Hindu tetap menghargai yang telah berpindah keyakinan ke Islam. Begitu pula sebaliknya,” kata Markatun, kepala desa Argosari yang menjadi mualaf sejak lima tahun lalu. Sebelumnya, dia Hindu. Jika kepala desa Argosari beragama Islam, kepala desa Ranupani di Kecamatan Senduro beragama Kristen. Dia adalah Thomas Hadi, juga dari suku Tengger. Kedua orang tuanya masih beragama Hindu. Karena itu, di Desa Ranupani, selain terdapat pura (tempat ibadah umat Hindu), sanggar (tempat khusus di sekitar rumah untuk sembahyang umat Hindu), mushala dan masjid, juga terdapat gereja. Lokasi tempat ibadah itu pun saling berdekatan.

Pemandangan yang sama bisa disaksikan di Desa Senduro dan Argosari. Hanya, di Desa Argosari, tidak ada gereja. ’’Kami memilih kepala desa bukan karena latar belakang agama. Melainkan figurnya yang merakyat,’’ ungkap Astono, warga Desa Senduro yang menjadi pemuka Hindu dan koordinator pengelola harian Pura Mandhara Giri Semeru Agung. Pura Mandhara Giri Semeru yang terletak di Desa Kandang Tepus, Senduro, itu berdiri cukup megah di atas lahan seluas sekitar empat hektare. Menurut Astono, pura tersebut terbesar kedua setelah Pura Besakih di Karangasem, Bali. Yang menarik, pura itu berdiri di tengah permukiman warga yang mayoritas muslim, meski samasama dari suku Tengger. Setiap ada upacara agung di pura tersebut, umat Hindu dari luar daerah (kebanyakan dari Bali) banyak menginap di rumah-rumah warga muslim. Sebab, penginapan yang ada di Senduro tak memadai. Hotel Somanake, satu-satunya penginapan di Senduro, hanya berkapasitas 65 kamar. Semangat toleransi juga terjaga di suku Tengger yang tinggal di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Di desa itu, terdapat belasan pasangan yang menikah, meski berbeda keyakinan. Misalnya, pria muslim dari luar suku Tengger menikah dengan wanita Hindu dari suku Tengger. Mereka menetap di Ngadisari. “Sistem kekerabatan yang ada pada suku Tengger yang bisa menjaga perbedaan itu,” kata Supoyo, kepala desa Ngadisari. Menurut dia, suku Tengger punya prinsip mengayomi siapa saja. Dengan demikian, sebagai orang Tengger, mereka dituntut melestarikan adat istiadat dan budaya tanpa melihat latar belakang agama. (kum)

Koordinasi Depag Lemah Sambungan dari halaman 1

haji seterusnya,’’ kritik Said. Hal itu, kata dia, terbukti dengan mundurnya jadwal pengundian (pembagian) maktab dan kelompok terbang (kloter). Padahal, lanjutnya, tahun-tahun sebelumnya, Qur’ah (pengundian) selalu dilaksanakan pada Ramadhan. Dari pemantauan DPR di Arab Saudi, sampai saat ini juga belum ada tanda-tanda persiapan tim kesehatan haji karena peralatan medis dan perlengkapan untuk klinik belum ada. Sisa obatobatan di Arab Saudi pada musim lalu juga tak berbekas. ’’Bahkan, tim pemantau dari DPR belum melihat adanya penyewaan untuk klinik kesehatan di Makkah,’’ kata Said yang juga ikut dalam rombongan pemantau haji dari DPR. Sebelumnya, Direktur Pengelolaan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Sistem Informasi Haji (BPIH dan SIH) Depag Abdul Gafur Djawahir mengungkapkan, untuk musim haji tahun ini, sekitar 80 persen calon jamaah haji (CJH) Indonesia akan menempati pemondokan yang berjarak lebih dari 1.400 meter hingga 8 km dari Masjidilharam. Menurut dia, pemerintah Indonesia akan menyewa sekitar 485

gedung untuk kuota jamaah yang mencapai 210.000 calon jamaah. Namun, sampai saat ini masih ada sekitar 5.000 pemondokan dalam proses penyelesaian dan menunggu tanda tangan kontrak dengan pemilik rumah. Said mendesak pemerintah segera menyelesaikan kekurangan pemondokan di Makkah. Hal itu agar calon jamaah tidak waswas dan kebingungan soal akomodasi di Tanah Suci.’’’DPR sudah memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk mencari pemondokan sejak Maret 2008 lalu,’’ tuturnya. Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Konsumen Muslim Indonesia As’ad Nugroho mempertanyakan kendala pemerintah yang tidak memenuhi target penyelesaian pemondokan haji hingga setelah Lebaran. Hal itu, kata dia, harus dijelaskan kepada publik. ’’Permasalahannya, apakah manajemen perumahan di Arab Saudi, persoalan harga, ketidakpastian jumlah jamaah, atau kurangnya keterbukaan informasi kepada jamaah. Ini harus ditelusuri,’’ katanya. Menurut As’ad, fungsi pengawasan penyelenggaraan haji saat ini cenderung tertutup akibat monopoli pelaksanaan haji oleh Depag. ’’Pengawasannya sulit diketahui masyarakat karena sangat sentralistik dan tidak ada

yang mengontrol tindak tanduk Depag,’’ tuturnya. Direktur Pengelolaan Biaya Pelaksanaan Ibadah Haji (BPIH) dan Sistem Informasi Haji (SIH) Abdul Ghofur Djawahir menegaskan bahwa melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) tidak akan mempengaruhi biaya haji. Hal itu, terang dia, karena BPIH sudah didesain dengan komponen 98,4 dibanding 1,6 persen. Artinya, dari keseluruhan biaya haji ada 98,4 persen yang menggunakan USD dan 1,6 persen yang menggunakan rupiah. Pembagian komponen pembiayaan itu sudah dihitung oleh Bank Indonesia (BI) ketika awal penentuan biaya haji. ’’Untuk itu saya berharap CJH Indonesia tidak gusar dengan naik turunnya nilai tukar rupiah yang cukup signifikan,’’ terang dia. Ghofur menegaskan bahwa krisis ekonomi yang terjadi di AS dan naiknya harga minyak mentah dunia memang cukup membuat sejumlah transaksi dalam dolar terganggu. Tapi dia memastikan bahwa sejumlah transaksi untuk memberangkatkan Haji Indonesia sudah disepakati dalam bentuk standar harga tertentu.’’’Artinya tidak akan ada kenaikan yang signifikan dari biaya haji, jadi tak perlu gusar,’’ ujarnya. (zul/nw)

Di Dalam Sidang, di Luar Rusuh Sambungan dari halaman 1

percaya banyak yang terluka, apalagi ada tembakan,” kata Mayjen Viboon Bangthamai, kepala Kepolisian Metro Bangkok. Demonstrasi tersebut merupakan salah satu upaya Aliansi Rakyat untuk Demokrasi dalam menggulingkan pemerintahan pimpinan Perdana Menteri (PM) Somchai Wongsawat. Seperti pendahulunya, Samak, Somchai juga dituduh sebagai kepanjangan tangan mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra. Sebelumnya, Thaksin dilengserkan oleh junta militer di Negeri Gajah Putih tersebut karena skandal korupsi. Diperlakukan kasar oleh apa rat keamanan, pengunjuk rasa berang. Selain melempari barisan polisi antihuru-hara dengan batu dan kayu, beberapa pendemo juga membakar kendaraan berpelat negara dan mobil aparat keamanan. Para dokter di Rumah Sakit Vachira, Bangkok, tempat evakuasi korban, tidak percaya bahwa para korban mengalami luka karena gas air mata yang ditembakkan polisi. “Melihat

tingkat kerusakan anggota tubuh para korban yang luka, pasti ada ledakan besar yang mengenai mereka,” ujar dokter Wanchai Charoenchokthavee, kepala tim medis RS. Pecahnya kerusuhan di luar gedung parlemen memaksa PM Somchai Wongsawat menunda sidang parlemen sekitar 90 menit. Partai Demokrat yang beroposisi mengancam memboikot sidang karena keberatan dengan penggunaan kekuatan untuk membubarkan aksi unjuk rasa di luar gedung parlemen. Namun, keberatan Partai Demokrat itu diabaikan pimpinan sidang. Pada pidatonya, Somchai tidak memberikan komentar tentang kerusuhan saat dia membacakan teks kebijakan yang mencakup masalah, mulai dari krisis finansial global sampai pemanasan global dan masalah kesehatan. Pengunjuk rasa sebetulnya menduduki halaman kantor perdana menteri sejak akhir Agustus. Mereka memasang kawat barikade pada tengah malam untuk menghalangi anggota parlemen memasuki gedung. Kerusuhan itu memperburuk krisis politik yang melanda Thailand dalam enam

minggu terakhir. Pecahnya kerusuhan yang mengakibatkan jatuhnya korban itu membuat kecewa Deputi Perdana Menteri Thailand Chavalit Yongchaiyudh. Dia langsung mengundurkan diri karena maraknya demonstrasi anti pemerintah. Dalam surat pengunduran dirinya, Chavalit –satu di antara lima deputi perdana menteri Thailand– mengatakan, tugasnya sebagai negosiator dengan para demonstran telah gagal menjamin dilaksanakannya kesepakatan. Itu dinyatakan setelah polisi menyemprotkan gas air mata ke arah demonstran yang melukai puluhan orang. “Alasan utama pengunduran diri saya adalah akibat perlakuan pejabat keamanan di Thailand yang tidak sesuai dengan janji saya. Saya tidak ingin terjadi huru-hara,” ujar Chavilt. Chavalit merasa bersalah karena ada sejumlah korban dari pihak sipil. “Saya merasa bertanggung jawab terhadap demonstran yang mengalami luka. Saya mengundurkan diri sebagai deputi perdana menteri Thailand,” katanya. (AP/AFP/kim)


Pontianak Post

12

Rabu 8 Oktober 2008

Sultan Minta SBY Hargai Ijab Kabul

SELEBRITI

Sulit Kontrol Pembajakan SINGLE hit Godai Aku Lagi dari album terbaru NEZ yang telah edar beberapa waktu lalu ternyata ditunggu para penggemarnya. Karuan sang penyanyi Agnes Monica diganjar penghargaan dari Aquarius lantaran lagu tersebut sudah mencapai penjualan ratusan keping dalam waktu tertentu. Belum lagi lagu ini dijadikan pula sebagai ring back tone (RBT) oleh puluhan atau mungkin ratusan penggemar Agnes hingga rawan dibajak. Uniknya hanya Agnes Monica ada dua lagu yang dicantumkan di album NEZ ini. Sementara penghargaan sendiri dilakukan di Biltz Megaplex belum lama berselang. Saat disinggung apakah Agnes takut dengan pembajakan sehingga cuma memberikan dua lagu di album ini, ia tak mengiyakan maupun mengelak. “Ya, sampai sekarang memang tak tertutup mata bahwa pembajakan sulit dikontrol. Apalagi kalau sudah di dunia internet. Bahkan pemerintah seperti kewalahan menghadapi persoalan ini. Peraturan tentang ini malah tumpang tindih dan tidak tegas Makanya saya coba terus berkreasi serta kreatif saja agar masyarakat bisa menikmatinya,” jelasnya. Diakui pula bila di album ini tidak ada perubahan mencolok. Hanya penampilan Agnes kini lebih disesuaikan dengan usianya. “Waktu dulu sebenarnya saya nggak ikuti mode tapi kebetulan saya suka dengan gaya tertentu kala itu. Jadi sekarang gaya tetap namun attitude dikedepankan. Umur saya kan sudah 22 tahun,” kata biduan yang akan melancong ke Korea Oktober ini untuk sebuah kegiatan. (kpl/dis)

MUHAMAD ALI/JPNN

DIPERPANJANG: Gubernur DI Jogjakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden SBY di Kantor Presiden, Selasa (07/10). Sri Sultan mengemban tugas kembali selama 3 tahun sebagai Gubernur DIY sampai RUU DIY disahkan.

Wapres Puji Arus Mudik JAKARTA - Meski ratusan nyawa melayang selama arus mudik Lebaran tahun ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla memuji kinerja seluruh petugas penyelenggara angkutan umum yang memfasilitasi pemudik dan arus balik. Pujian juga diberikan kepada petugas pengamanan arus mudik serta petugas pengamanan di kawasan permukiman yang ditinggalkan pemudik. ’’Wajar kalau angka kecelakaan masih tinggi karena peningkatan jumlah kendaraan, khususnya roda dua. Tapi, dari tahun demi tahun penyelenggaraan arus mudik dan arus balik tahun ini nilainya A. Tidak ada lagi orang di jendela kereta ekonomi atau antrean bus di Terminal Pulo Gadung dan Kampung Rambutan,” ujar Kalla setelah silaturahmi Idul Fitri di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, kemarin (7/10).

Selain peningkatan jumlah kendaraan, Kalla menilai kecelakaan lalu lintas disebabkan banyak pengemudi yang mengantuk akibat bus beroperasi penuh tanpa sistem sif. “Tahun-tahun mendatang harus dibenahi, berapa jam atau berapa kilometer sopir boleh menyetir. Misalnya, bus ke Surabaya harus ganti sopir di Semarang,” katanya. Kalla menjamin bila pembangunan jalan tol Trans Jawa dan jalur kereta api double track sudah rampung, kecelakaan lalu lintas bisa ditekan. Pasalnya, akan lebih banyak pemudik sepeda motor yang beralih moda transportasi ke kereta, sementara pemudik dengan mobil pribadi dapat menggunakan tol Trans Jawa. “Jalur Pantura Jawa nanti leluasa digunakan bus antarkota antarprovinsi,” katanya.

Terkait rencana Pemprov DKI Jakarta merazia pendatang baru yang datang setelah Lebaran ini, Kalla menilainya kurang tepat. Menurut dia, pendatang baru tidak selalu menimbulkan masalah. Mereka juga mendatangkan keuntungan bila dikelola dengan tepat. Pasalnya, pembangunan di kota besar selalu membutuhkan tenaga kerja dari daerah. “Kalau banyak orang, tentu ekonomi tumbuh dengan baik. Coba lihat begitu banyak bangunan yang dibangun, butuh banyak tenaga kerja. Jakarta memang butuh tenaga kerja, tapi yang teratur,” tandasnya. Kalla mengakui, salah satu kendala utama pendatang baru adalah penyediaan perumahan. Karena itu, pemerintah daerah harus memfasilitasi pembangunan perumahan bagi pekerja kelas menengah ke bawah, sehingga mereka tidak menempati area publik. (noe/iro)

JAKARTA – Gubernur DIJ Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur Pakulam IX kemarin telah bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor presiden. Usai pertemuan SBY langsung menandatangani keputusan presiden (Keppres) tentang perpanjangan jabatan gubernur dan wakil gubernur DIJ. Pertemuan Sultan dan SBY berlangsung selama satu jam sejak pukul 15.30. Dalam pertemuan itu hadir juga Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, Menteri, Mensesneg Hatta Rajasa, dan Seskab Sudi Silalahi. Yang dibahas adalah masa jabatan Sultan HB X dan Pakualam yag akan habis pada 9 Oktober 2008. ’’Setelah pertemuan tadi proses administrasi berjalan. Presiden telah menandatangani Keppres perpanjangan jabatan gubernur dan wakil gubernur DIJ. Besok pagi (hari ini, Red) akan saya serahkan langsung kepada Sultan di kantor depdagri,’’ kata Mendagri Mardiyanto di kantor presiden kemarin. Masa jabatan Sultan HB X dan Pakualam IX akan diperpanjang untuk tiga tahun. Dalam kurun waktu itu diharapkan Undang-Undang keistimewaan Jogjakarta sudah selesai dan bisa diimplementasikan. Sultan saat konferensi pers mengatakan sejak awal dirinya tidak pernah menyatakan menolak perpanjangan jabatan gubernur dan wakil gubernur DIJ. ’’Saya tidak pernah keberatan. Asalkan perpanjangan itu tidak lima tahun. Kalau lima tahun sama saja dengan satu periode jabatan gubernur, kan aneh,’’ kata Sultan. Mengenai bentuk perpanjangan itu, Sultan juga tidak mempersoalkan dituangkan dalam Keppres atau Perppu. ’’Saya terima perpanjangan ini untuk kelancaran pemerintahan,’’ kata Sultan. Perpanjangan jabatan gubernur cukup langka di Indonesia. Biasanya Depdagri menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk menggantikan sementara kepala daerah yang habis masa jabatannya. (tom/pri)

Terima Keppres Perpanjangan Jabatan Hari Ini


LFP

Pontianak Post l Rabu 8 Oktober 2008 Kualifikasi PD 2010 Zona Eropa Sabtu, 11 Oktober 2008 Skotlandia v Norwegia (Grup 9) Finlandia v Azerbaijan (Grup 4) Kep. Faroe v Austria (Grup 7) Swiss v Latvia ( Grup 2) Inggris v Kazakhstan (Grup 6)

13

RAWAN PECAT Ancaman Pelatih di Serie A Italia

Minggu Dini Hari WIB, 12 Oktober 2008 Wales v Liechtenstein (Grup 4) Georgia v Siprus (Grup 8) Rumania v Prancis (Grup 7) Hungaria v Albania (Grup 1) Swedia v Porrtugal (Grup 1) Turki v Bosnia-Herzegovina (Grup 5) Denmark v Malta (Grup 1) Luxemburgurg v Israel (Grup 2) Serbia v Lithuania (Grup 7) Bulgaria v Italia (Grup 8) Yunani v Moldova (Grup 2) Polandia v Rep Ceko (Grup 3) San Marino v Slovakia (Grup 3) Jerman v Rusia (Grup 4) Belgia v Armenia (Grup 5) Estonia v Spanyol (Grup 5) Slovenia v Irlandia Utara (Grup 3) Belanda v Islandia (Grup 9) Ukraina v Kroasia (Grup 6)

ROMA – Awal musim yang buruk bagi sebagian klub besar Italia. Sudah enam pekan Serie A Liga Italia bergulir, beberapa klub besar belum juga menampilkan konsistensinya. Buktinya, hanya Inter Milan dan Lazio yang berada di papan atas. Tiga klub yang dijagokan sebagai pengganjal Inter dalam berburu scudetto, AC Milan, AS Roma, dan Juventus, masih terpuruk di papan tengah. Begitu pula dengan Fiorentina. Papan atas dikuasai beberapa klub medioker. Sebut saja, Udinese, Palermo, Atalanta, dan Napoli. Karena hasil buruk dan penampilan kurang sesuai harapan, posisi Claudio Ranieri, arsitek Juventus, Luciano Spalletti (Roma), dan Cesare Prandelli (Fiorentina), sebagai pelatih mulai digoyang. Ancaman pemecatan seperti tinggal menunggu waktu. Soal posisi di ujung tanduk, Carlo Ancelotti, pelatih Milan, sudah lebih dulu merasakannya. Akibat kalah beruntun di giornata (pekan) pertama dari Bologna dan giornata kedua dari Genoa, kursi pelatih di Milan langsung panas. Bahkan, nama beberapa kandidat pelatih pengganti sudah mulai bermunculan. Beberapa di antaranya

Rabu, 15 Oktober 2008 Rusia v Finlandia (Grup 4) Rep. Ceko v Slovenia (Grup 3) Latvia v Israel (Grup 2) Lithuania v Kep Faroe (Grup 7) Kamis Dini Hari WIB, 16 Oktober 2008 Georgia v Bulgaria (Grup 8) Norwegia v Belanda Grup 9) Malta v Hungaria (Grup 1) Islandia v Makedonia (Grup 9) Luxembourg v Moldova (Grup 2) Slovakia v Polandia (Grup 3) Bosnia-Herze. v Armenia (Grup 5) Kroasia v Andorra (Grup 6) Austria v Serbia (Grup 7) Estonia v Turki (Grup 5) Yunani v Swiss (Grup 2) Belarusia v Inggris (Grup 6) Jerman v Wales (Grup 4) Belgia v Spanyol (Grup 5) Italia v Montenegro (Grup 8) Portugal v Albania (Grup 1) Zona Amerika Latin

adalah mantan pelatih Timnas Italia Roberto Mancini dan mantan pelatih Barcelona Frank Rijkaard. Tapi, masa itu sudah berlalu seiring dengan kian konsistennya penampilan Milan. Kalau Ancelotti hanya merasakan kursi panas, Stefano Colantuano sudah lebih dari itu. Lantaran kalah di giornata pertama dari 1-3 dari Udinese, Colantuano langsung dipecat oleh Presiden Palermo Maurizio Zamparini. Sebagai penggantinya, Zamparini mendatangkan Davide Ballardini. Nah, dengan kondisi yang terjadi saat ini, nama pelatih manakah yang akan mengikuti jejak Colantuano, apakah Ranieri, Spalletti, Prandelli atau nama lainnya? Kalau berdasakan hasil yang dicapai, Spalletti dan Ranieri berada di deretan paling depan. Selain itu, masih ada juga Massimiliano Allegri, pelatih Cagliari, yang belum sekalipun menang hingga pekan keenam. Begitu pula dengan Daniele Arrigoni di Bologna. Namun, nasib Spalleti cukup beruntung. Meski klub yang dibesutnya tampil tidak konsisten, dia masih mendapat jaminan bahwa posisinya aman dari sang bos Rosella Sensi. Padahal, statistik Roma lebih buruk dari Juventus. Mereka sudah tiga kali menelan kekalahan di Serie A. ”Ini adalah waktu yang sulit. Tidak mudah

bagi kami untuk terus menang. Tapi, Roma adalah sebuah keluarga besar dan pelatih tidak ada yang patut dipertanyakan darinya. Ancelotti tidak akan pindah ke sini,” tegas Rosella Sensi, presiden Roma, seperti dikutip Channel4. Sebelumnya, Ancelotti sempat dirumorkan bergabung ke Roma. Apalagi, dia pernah menyatakan ketertarikannya. Kebetulan, Giallorossi - julukan Roma – sedang tidak stabil, baik di Serie A atau pun di Liga Champions, terutama ketika kalah di matchday 1 dari CFR Cluj di kandang. Badai cedera yang menghampiri sederet bintang Roma jadi penyebab lain dari naik turunnya penampilan mereka. Hingga saat ini, Roma belum bisa memainkan kapten Francesco Totti, bek Juan, gelandang David Pizzarro, serta gelandang Max Tonetto. Saat ini, bisa jadi penyataan petinggi klub untuk menenangkan kondisi internal klub. Namun, pemecatan masih mungkin terjadi. Tidak heran, beberapa media di Italia sudah mulai merilis kandidat pelatih pengganti. Tergantung hasil laga berikutnya, yakni Inter Milan, 19 Oktober nanti. Hingga saat ini, belum ada nama yang menyeruak menjadi kandidat pengganti Spalletti. Kalau ada pun hanya Ancelotti. Padahal, sudah jelas, Ancelotti masih berstatus pelatih Milan dan posisinya mulai aman di klub milik Silvio Berlusconi itu. (ham)

Sabtu, 11 Oktober 2008 Argentina v Uruguay Kolumbia v Paraguay Bolivia v Peru Ekuador v Cile Venezuela v Brazil Rabu, 15 Oktober 2008 Bolivia v Uruguay Paraguay v Peru Brazil v Kolumbia Venezuela v Ekuador Cile v Argentina

Claudio Ranieri

Stefano Colantuano

Kursi Panas Pelatih di Serie A (Hingga Pekan Keenam)

Zona Concacaf Sabtu, 11 Oktober 208 Suriname v Kosta Rika Haiti v El Salvador Amerika Serikat v Kuba Jamaika v Meksiko Honduras v Kanada Guatemala v Trinidad & Tobago Zona Asia Rabu, 15 Oktober 2008 Australia v Qatar Jepang v Uzbekistan Korsel v UAE Iran v Korut

Daniele Arrigoni

Luciano Spalletti, pelatih AS Roma

1. Claudio Ranieri (Juventus) Target di Serie A: Scudetto Posisi sekarang: 11 (Papan tengah) Posisi Akhir Musim Lalu: Peringkat ketiga Hasil Pertandingan di Serie A : Menang 2 kali, Imbang 3 kali Kalah 1 kali 2. Luciano Spalletti (AS Roma) Target di Serie A : Scudetto Posisi sekarang: 14 (Papan tengah) Posisi Akhir Musim Lalu : Peringkat kedua Hasil Pertandingan di Serie A: Menang 2 kali, Imbang 1 kali Kalah 3 kali

3. Cesare Prandelli (Fiorentina) Target di Serie A : Zona Liga Champions Posisi sekarang: 14 (Papan tengah) Posisi Akhir Musim Lalu : Peringkat keempat Hasil Pertandingan di Serie A: Menang 3 kali, Imbang 1 kali Kalah 2 kali 4. Daniele Arrigoni (Bologna) Target di Serie A : Tidak Terdegradasi Posisi sekarang : 18 (zona degradasi) Posisi Akhir Musim Lalu : Peringkat kedua Serie B

Hasil Pertandingan di Serie A: Menang 1 kali, Kalah 5 kali 5. Massimiliano Allegri (Cagliari) Target di Serie A : Papan tengah Posisi sekarang: 20 (zona degradasi) Posisi Akhir Musim Lalu : Peringkat ke-14 Hasil Pertandingan di Serie A: Imbang 1 kali, Kalah 5 kali Pelatih yang sudah dipecat : Kalah di pekan pertama, Stefano Colantuano (Palermo) digantikan Davide Ballardini

Manuel Ruiz de Lopera

dok


14

Pontianak Post

Data dan Fakta DRAWING FASE GRUP PIALA UEFA GRUP A Schalke (Jerman) Paris St Germain (Prancis) Manchester City (Inggris) Racing Santander (Spanyol) FC Twente (Belanda) GRUP B Benfica (Portugal) Olympiakos (Yunani) Galatasaray (Turki) Hertha Berlin (Jerman) Metalist Kharkiv (Ukraina) GRUP C Sevilla (Spanyol) VfB Stuttgart (Jerman) Sampdoria (Italia) Partizan Belgrade (Serbia) Standard Liege (Belgia) GRUP D Tottenham Hotspur (Inggris) Spartak Moscow (Rusia) Udinese (Italia) Dinamo Zagreb (Kroasia) NEC Nijmegen (Belanda) GRUP E AC Milan (Italia) Heerenveen (Belanda) Braga (Portugal) Portsmouth (Inggris) VfL Wolfsburg (Jerman) GRUP F Hamburg SV (Jerman) Ajax (Belanda) Slavia Prague (Rep Ceko) Aston Villa (Inggris) MSK Zilina (Slovakia) GRUP G Valencia (Spanyol) Club Brugge (Belgia) Rosenborg (Norwegia) Copenhagen (Denmark) St Etienne (Prancis) GRUP H CSKA Moscow (Rusia) Deportivo La Coruna (Spanyol) Feyenoord Rotterdam (Belanda) AS Nancy (Prancis) Lech Poznan (Polandia) CATATAN : - Fase grup Piala UEFA menggunakan format setengah kompetisi. - Setiap tim di masing-masing grup mendapat jatah main dua kali home dan dua kali away dengan jadwal pertandingan pada 23 Oktober, 6 dan 27 November, 3 dan 4 Desember, serta 17 dan 18 Desember. - Tiga tim teratas tiap grup (28 klub) plus delapan klub dari peringkat ketiga fase grup Liga Champions akan berlaga di fase knockout atau babak 32 besar.

Rabu 8 Oktober 2008

Undian Grup Piala UEFA

Milan Ringan, Sevilla Berat NYON—Asa AC Milan memburu prestasi di Piala UEFA 2008/2009, tampaknya, belum menemui jalan terjal. Setidaknya mengacu hasil drawing (undian) fase grup yang dihelat di Nyon, Swiss, kemarin petang WIB. Milan ditempatkan di grup yang relatif ringan. Berada di grup E, klub berjuluk Rossoneri itu hanya akan bersaing dengan tim-tim macam SC Heerenveen asal Belanda, Sporting Braga dari Portugal, Portsmouth (Inggris), dan VfL Wolsfburg (Jerman). Laga perdana fase grup akan dimulai 23 Oktober nanti. Dengan status sebagai jawara tujuh kali Liga Champions, Milan memang jadi favorit utama merebut trofi Piala UEFA kali pertama sepanjang sejarah. Terlebih Milan didukung skuad penuh bintang macam Kaka, Ronaldinho, Andriy Shevchenko, Alexandre Pato, Andrea Pirlo, dll. Di atas kertas, skuad besutan Carlo Ancelotti itu di atas empat rivalnya di grup E. Meski begitu, Milan yang menang agregat 4-1 atas klub Swiss FC Zurich di babak sebelumnya (putaran pertama), tetap harus berhati-hati. Penampilan Milan yang belum konsisten, seperti saat ditahan imbang Cagliari 1-1 di Serie A Minggu (5/10) lalu, bisa menjadi kendala. Apalagi Piala UEFA rentan dengan kejutan seperti munculnya Zenit St. Petersburg sebagai kampiun musim lalu. “Bertemu klub seperti AC Milan seperti mimpi bagi Portsmouth yang baru pertama tampil di Eropa. Dengan kualitasnya, fans kami bakal antusias menyambut laga kami lawan mereka,” kata Peter Storrie, chief executive Portsmouth, kepada Sky Sports. Jika Milan di grup ringan, lain halnya dengan Sevilla. Juara Piala UEFA 2005/2006 dan 2006/2007 itu berada di grup C dengan lawan-lawan yang tergolong kompetitif. Ada VfB Stuttgart (Jerman), Sampdoria (Italia), Standard Liege (Belgia), dan Partizan Belgrade (Serbia). Standard termasuk klub yang membuat kejutan di babak sebelumnya dengan menyingkirkan Everton. Tentu, bakal

Reuni ModricPavlyuchenko TOTTENHAM Hotpsur termasuk tim yang merasa kurang beruntung dalam undian fase grup Piala UEFA kemarin. Spurs, sebutan Tottenham, berada di grup D bersama Spartak Moscow (Rusia), Udinese (Italia), Dinamo Zagreb (Kroasia), dan NEC Nijmegen (Belanda). Dengan performa Spurs yang tengah merosot, klub asal London bagian utara itu belum tentu bisa melewati lawan-lawannya. “Kami menganggap semua lawan adalah berat terlepas kami terhindar dari lawan macam AC Milan, Valencia, atau Sevilla,” tutur Gustavo Poyet, asisten pelatih Spurs kepada Sportinglife. Mungkin hanya Luka Modric dan Roman Pavlyuchenko yang antusias dengan undian kemarin. Sebab, kedua pemain itu berkesempatan menghadapi mantan klubnya. Modric yang direkrut Spurs akhir April lalu dengan banderol 16,5 juta pounds atau sekitar Rp 278,8 miliar (kurs 1 pounds = Rp 16.879) itu adalah mantan pilar Dinamo Zagreb. Dinamo adalah klub yang dibela geladang serang 23 tahun itu sejak masih junior. “Saya tidak sabar menunggu pertemuan dengan mantan klub saya. Mereka banyak berjasa atas sukses saya selama ini,” tutur Modric di situs resmi Tottenham. Begitu pula dengan Pavlyuchenko yang berkesempatan menjajal Spartak Moscow. Penyerang Timnas Rusia itu berkostum Spartak dari Juni 2003-hingga Agustus 2008. Nama penyerang 26 tahun itu bahkan masih tercatat sebagai top scorer sepanjang masa Spartak dengan koleksi 77 gol dari 147 laga di LIga Rusia. (dns) Pavlyuchenko

BELUM MAMPU: Kaka (kiri) belum mampu mengangkat prestasi AC Milan.

sulit memilih tiga tim teratas di grup C yang berhak lolos ke babak selanjutnya alias babak 32 besar. Begitu pula dengan grup A yang dihuni Schalke 04 (Jerman), Paris Saint Germain (Prancis), Manchester City (Inggris), Racing Santander (Spanyol), dan FC Twente (Belanda). “Dengan Manchester City di grup kami, persaingan akan lebih menarik karena

mereka kini menjelma sebagai klub penuh bintang,” kata Steve McClaren, arsitek Twente, kepada Fox Sports. “Kami telah gagal menghadang Arsenal (di kualifikasi Liga Champions, Red). Tapi, itu menjadi cambuk bagi kami saat menghadapi Manchester City nantinya,” imbuh mantan arsitek Middlesbrough dan Timnas Inggris itu. (dns)


15

Pontianak Post

Rabu 8 Oktober 2008

Figur Ketua Forki Dicari

SOSOK Tunggu Ketua Baru FIGUR Ketua Persipon menggantikan Walikota Pontianak dr Buchary A Rachman dinantikan. Habisnya masa jabatan Walikota 22 Desember mendatang membuat publik sepakbola Kota Pontianak saat ini sedang memilah figur mana saja yang layak memimpin organisasi sepakbola Kota Pontianak tersebut. Menurut Sarmili, Ketua PAM-PAR (Asosiasi Suporter Persipon), banyak Sarmili figur yang berpeluang. Diantaranya, Werry Sahrial, Eka Kurniawan dan H.Awaludin Rahmad (Haji Kalot). Tapi dia masih berharap siapapun Walikota Pontianak mendatang tetap menjadi Ketua Umum Persipon. “Jika ketuanya adalah Walikota, akan lebih muda bagi Persipon untuk maju dan berkembang,” katanya. Namun demikian, keberadaan figur lain seperti disebutkan di atas juga dirasakan layak. Werry Syahrial misalnya, dia merupakan salah satu pengurus Persipon. Atensi salah satu pengusaha media dan kontraktor ini cukup besar membangun dan membesarkan cabor tersebut. Begitu pula dengan Eka Kurniawan. Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak definitif yang siap maju menjadi wakil walikota Pontianak 25 Oktober mendatang tersebut juga dinilai loyal dalam membesarkan dua organisasi olahraga yang dipimpinnya saat ini, yakni PASI dan PBVSI. “Saya rasa Pak Eka juga layak. Dia juga beberapa kali menggelar kompetisi sepakbola,” katanya. Selain dua figur di atas, nama lainnya yang dirasakan cukup pantas menjadi ketua umum Persipon adalah Awaludin Rahmat atau H Kalot. Ketua Persatuan Sepakbola Pasar Ikan (PSPI) tersebut telah cukup lama berkecimpung di sepakbola daerah ini. Geliat PSPI melalui tangan dingin H Kalot juga kerap sukses meraih prestasi membanggakan. “Tak sedikit pula pemain Persipon dan Kalbar yang besar di PSPI,” katanya seraya mengatakan perlu masukan dari insan sepakbola Kota Pontianak mengenai figur ketua umum Persipon laionnya. “Ini hanya sebatas wacana. Jika tidak bisa dari kalangan birokrat maupun pejabat alternatif pilihan adalah pengusaha dan profesi lainnya,” tandas dia. (bdi)

Foto: Dokumen

BUTUH PPLP: Pencak silat membutuhkan PPLP untuk menampung atlet muda potensial yang tersebar di berbagai daerah.

PPLP Dinilai Paling Tepat Majukan Pencak Silat di Kalbar PONTIANAK—Kegagalan PON XVII Samarinda kemarin tak serta menjadikan pembinaan pencak silat di Kalbar surut. Beberapa insan pencak silat daerah ini justru termotivasi untuk mengembangkan regenerasi dan pembinaan cabor ini secara lebih baik. Keinginan Ketua Harian PengEmi Faisal da IPSI Kalbar H Indra Syahbana untuk memasukan pencak silat dalam program PPLP yang dibina langsung oleh Bapora PP direspon positif oleh

beberapa insan Pencak Silat daerah ini. Emi Faisal, mantan pesilat andalan Kalbar tersebut mengatakan untuk meraih prestasi terbaik pembinaan terhadap pesilat-pesilat muda harus lebih ditingkatkan. Meskipun selama ini sudah cukup baik, tapi hasil di PON XVII di PON kemarin menunjukkan pembinaan Pencak Silat di Kalbar masih banyak kekurangan. “Program PPLP saya rasa paling tepat. Banyak atlet yang berhasil dari program pembinaan seperti ini. Kita bisa lihat PASI dan sepak takraw. Saat ini prestasi yang ditorehkan para atletnya sudah mulai baik,” kata dia. Untuk tetap mempertahankan prestasi olahraga seni beladiri warisan nenek moyang bangsa Indonesia itu memang tak mudah. Tapi banyak cara yang bisa dilakukan. Selain memasukan pencak silat dalam program PPLP, atmosfer kejuaraan pencak silat juga

harus diperbanyak. Tak mesti dalam level daerah, level antar perguruan pencak silat antarpondok pesantren, antarsekolah dan mahasiswa juga harus lebih diperbanyak. “Jika kegiatan dan aktivitas pencak silat sudah ramai, saya optimis, prestasi pencak silat akan dengan serta meningkat,” kata Emi Faisal. Sementara Rahmansyah, pelatih pencak silat IPSI Kalbar juga mendukung upaya beberapa insan silat Kalbar untuk memasukkan cabor bela diri ini ke dalam program PPLP. Menurutnya, rencana tersebut sangat baik dalam upaya mengembangan dan memajukan prestasi pencak silat di level muda. “Saat ini pencak silat sudah semakin berkembang hampir ke semua daerah di Kalbar. Para juara tidak hanya berada di Kota Pontianak, tetapi juga berasal dari luar Kota Pontianak. Untuk membina mereka, mulai urusan sekolah dan tempat tinggal solusinya adalah PPLP,” tandasnya. (bdi)

PONTIANAK—Keinginan beberapa insan karate Kalbar yang menomisikan Danrem 121/ABW Kolonel Inf Nukman Kosadi memimpin Pengda Forki Kalbar tampaknya terkendala. Pasalnya, sesuai instruksi pusat posisi Danrem saat ini diposisikan sebagai pembina ataupun penasehat organisasi karate Kalbar tersebut. “Danrem tak bisa lagi menjabat Ketua Forki, posisinya sesuai arahan dari pusat sudah diposisikan sebagai pembina maupun penasehat,” ungkap Gunawan dari Pengda Lemkari Kalbar kepada wartawan kemarin. Menurut dia, dengan tidak diperbolehkannya Danrem menjadi Ketua Forki Kalbar, peluang insan karate lainnya yang berniat maju dan mencalonkan diri lebih besar. Seperti keinginan Bambang Widianto, Ketua Inkai Kalbar yang juga berniat meramaikan bursa ketua Pengda Forki. “Semua boleh saja maju yang terpenting mampu mengakomodir seluruh perguruan dan insan karate daerah ini,” katanya. Menurut Gunawan yang saat ini diberi mandat oleh PB Forki dan KONI Kalbar sebagai Ketua Pengda Forki sementara musdalub direncanakan akan dilaksanakan pada November mendatang. Tapi sejauh ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan seluruh perguruan karate yang bernaung di bawah Forki. “Sebenarnya kegiatan musdalub ini rencananya akan kita laksanakan secepatnya. Tapi berhubung banyaknya kegiatan terpaksa kita laksanakan November mendatang,” kata dia. Saat ini, kata Gunawan, ada lima perguruan karate yang berada di bawah naungan Pengda Forki Kalbar. Yakni, KKI, Lemkari, Inkai, Inkanas dan Amura. Dari seluruh perguruan tersebut diharapkan dalam pencalonan bursa Ketua Pengda Forki setiap perguruan bisa memberikan nama calon yang mereka usung. “Semakin banyak calon ketua yang maju, maka akan memberi warna bagi reformasi dan prestasi karate Kalbar kedepan,” katanya. Ditanya calon dari Lemkari sendiri, Gunawan mengatakan masih mencari figur yang tepat. “Pokoknya siapapun yang berada di kepengurusan Forki ke depan adalah mewakili setiap perguruan,” tandasnya. (bdi)

Danrem Sebagai Pembina


16

Pontianak Post - Rabu 8 Oktober 2008

Penampilan Rapi dan Bersih

Cara kamu berpenampilan, khususnya berpakaian, mencerminkan kepribadian. Kalau suka pakai baju kotor, kumal, dan awut-awutan, alamat deh! Dijamin, nggak bakal ada cewek yang respek. Pakaianmu nggak harus baru, kok. Cukup yang ada aja, tapi rapi dan bersih. Syukursyukur kalau bisa wangi. Ini adalah salah satu poin yang cukup strategis dan menentukan. Bahkan, cukup dengan menerapkan satu poin aja kamu bisa dikejar-kejar sama cewek.

Jangan Sombong

Biar kamu sepintar Albert Einstein, sesakti Gatotkaca, kalau sombong, cewek jelas nggak nyaman berada di dekatmu. Jangankan cewek, cowok aja bakal enek. Coba, jadilah anak yang rendah hati, pintar bergaul, dan punya banyak teman. Itu akan membuat kamu kelihatan plus di mata si dia. Khusus buat si do’i, sering menyapa dan membangun keakraban.

Jinak-Jinak Merpati

Yang ini sebenarnya nggak bertentangan sama poin kedua. Cuma, kalau si dia sudah termakan umpanmu, coba jual mahal dikit. Jangan pernah merendahkan diri sendiri. Apalagi kalau meninggalkan kesan

“nggak laku.” Oh iya, Jangan pernah menggoda dia. Apalagi, nggodain cewek lain. Sedikit jual mahal akan membuat dia merasa tertantang dan penasaran sama kamu. Berani?

Jadilah Sosok Menyenangkan

Fakta menunjukkan bahwa sembilan di antara sepuluh cewek suka sama cowok humoris. Kamu harus belajar gimana caranya membuat suasana penuh canda tawa. Kalau nggak bakat melucu, minimal jadi teman ngobrol yang asyik. Jadilah pendengar yang baik. Pintar-pintarlah memancing pembicaraan menjadi menarik. Satu lagi, update pengetahuanmu.

Usahakan Selalu Terlihat Tenang

Cewek juga suka sama cowok yang tenang. Hal ini akan membuatnya terasa aman berada di dekatmu. Dengan bermodal tenang, kamu juga bakal terlihat cool. Apalagi kalau dalam situasi genting. Usahakan jangan gampang gugup dan nervous, apalagi sampai ngomong jadi belepotan. Waduh... nggak banget.

Semangat DIY

Do it yourself (DIY) atau mandiri

adalah syarat mutlak yang harus dimiliki cowok. Ini sangat penting biar mentalmu terbentuk menjadi pejantan tangguh. Mulailah dari hal sepele. Misalnya, urus SIM sendiri. Jangan pernah terlihat sebagai pribadi pemalas. Ingat, siapa malas bakal tergilas. Hidup adalah perjuangan, bung!

Multitalenta

Kalau motor atau mobilnya mogok, apa yang bakalan kamu lakukan? Diam aja sambil melototin kendaraan itu? Atau, malah kebingungan cari telepon bengkel terdekat? Oh, man! Coba perbaiki sendiri. Yakinlah, nilaimu di matanya akan sedikit terdongkrak. Nggak harus bisa segalanya, kok. Cukup bekali dirimu dengan kemampuan terntentu. Itu udah cukup.

Perlihatkan Kelebihan Kamu

Memperlihatkan kemampuan bukan berarti sombong lho ya? Asal nggak berlebihan, itu nggak masalah. Kalau menguasai alat musik, coba tunjukkan di depannya kalau kalian lagi berdua. Nyanyikan lagu romantis seperti When I’m Falling Love milik Nat King Cole. Dia pun nggak akan mikir dua kali untuk memberikan hatinya untukmu. Oh, so sweet... (*/det)

Kayaknya, udah takdir kaum Adam untuk selalu mengejar dan mendekati kaum Hawa. Tapi, itu dulu. Kita para lelaki juga bisa kok membalikkan hal tersebut 180 derajat. Buatlah para cewek yang terkagum-kagum dengan pesona kita. Nggak pede? Cobat terapkan beberapa tip di bawah ini. Show your boys power!

model dari sanggar la moda / FOTOGRAFER : shando safela / GRAFIS & lay out : SIGIT / lokasi : studio teknik foto ii gama

Dear Amor, Menjilat ludah sendiri. Ini yang sedang terjadi padaku. Saat ini, aku udah melanggar omonganku sendiri. Oiya, kenalin namaku Gilang, pelajar kelas dua salah satu SMA negeri. Aku adalah vokalis band yang anggotanya teman-teman satu sekolah. Ada dua cewek di dalam anggota bandku, Indi dan Dina. Aku termasuk salah satu pendiri band ini. Supaya kinerja makin fokus, aku membuat komitmen di antara anggota band nggak boleh ada hubungan khusus. Tapi anak-anak nggak setuju dengan perjanjian ini. “Ngapain sih, perasaan kan nggak bisa dilarang,” kata salah satu temanku. Sebagai frontman, aku tetap berpendapat ini tetap harus jalan dan teman-teman pun setuju. Nah, di antara anggota band, aku paling dekat sama Indi. Selain bertetangga, kami juga satu sekolah pas SMP dulu. Amor, kedekatan ini lama-lama menimbulkan perasaan lain di hati. Aku mulai sadar Indi adalah sosok cewek yang selama ini aku cari. Lembut, pengertian, dan sabar ngadepin aku yang keras kepala. Ternyata, Indi punya perasaan sama. Ketika aku menyatakan cinta padanya, dia menyambut dengan senang hati. Bahkan, Indi ngaku dia udah menaruh perhatian padaku sejak lama, cuma nggak berani ngungkapin lebih dulu. Yippi... bisa dibayangin

CINTA &

Komitmen

BAND

gimana senangnya waktu diterima. Kalau hatiku dibelah, mungkin bakal muncul bunga-bunganya, hehe... Tapi Amor, meski aku dan Indi udah saling suka, kami nggak bisa bebas jadian. Aku teringat peraturan yang aku buat sendiri. Sesama personil band nggak boleh ada yang jadian. Hiks... Indi langsung sedih waktu ingat perjanjian itu. Aku pun nggak bisa berbuat apa-apa. Malu kan tiba-tiba kami

Putus sama doi? Sering berantem sama pacar? Pacarmu punya TTM? Or, mau curhat tentang hubunganmu yang nggak direstui ama ortu? MABES

x -presi: Graha Pena Pontianak, Lt. 5

bilang ke teman-teman udah jadian. Itu mah namanya bubar, hehehe... Sama kayak menelan ludah sendiri, Gilang, cinta antara kamu dan Indi itu nggak salah. Justru salah kalau dong? Amor, gimana nih solusinya? Apa kalian membohongi perasaan karena yang mesti aku lakuin? Apa kami masalah peraturan. Itu sama aja memesti backstreet di hadapan teman- nyakiti diri sendiri. Amor ngerti kalau kamu merasa teman? Tapi, aku bukan tipe orang gengsi mengaku jadian sama yang pandai sandiwara. TemenIndi di depan bandmatetemen bandku yang setiap mu. Mungkin kamu takut hari ketemu, pasti bisa diprotes, atau harga dirimu ngelihat perubahan itu. Sekarang aja, beberapa JAMINAN bakal jatuh. Huuu... bisa jadi, anggota band yang dari mereka bisa melain menyoraki tindakannangkap ketidakberesan mu. Kemungkinan lain, itu. Amor, kasih jawaban mereka malah bersimpati secepatnya, ya... dan nggak mengungkit-ungkit Gilang N. cantore*****@yahoo.com lagi komitmen yang kamu buat. Semua kemungkinan itu mesti kamu hadapi. Itu udah resiko. Dear Gilang, Oiya, Gilang, Amor bakal ngasih Kalau dilihat dari ceritamu, kamu sekarang memang lagi menjilat air sedikit trik. Adakan aja rapat band. ludah sendiri. Peraturan yang ke- Awalnya bisa ngomongin agenda luar dari mulutmu, ternyata kamu band dulu, atau rencana ke depan. sendiri yang melanggar. Tapi, ten- Kalau udah, baru membicarakan ang aja Gilang. Setiap orang pasti penghapusan komitmen kalau antara pernah bikin kesalahan. Kalau personel nggak boleh jadian. Minta dulu kamu terlalu keras kepala dan persetujuan semua anggota. Kalau memaksakan kehendak, seka- ditanya alasannya, bilang peraturanrang lah saatnya kamu mengakui nya udah nggak relevan, atau supaya dan memperbaiki kesalahan. antar personil bisa makin akrab Teman-temanmu benar, cinta tanpa takut dicurigai. Pokoknya, nggak bisa dipaksakan. Siapa pinter-pinternya kamu ngeles, deh. Kalau udah beres, kamu mulai pun orangnya, di mana pun, atau sama siapa pun cinta itu bisa bernapas lega. Tapi, jangan bertaut, nggak ada yang bisa terburu-buru. Tunggu beberapa melarang. Jadi, meski tergabung minggu, kalau perlu sebulan, sebedalam band yang sama, boleh- lum akhirnya kamu dan Indi memboleh aja mau jadian. Lagian, proklamirkan diri udah jadian. Kalau nggak ada peraturan, kinerja band pakai cara itu, nggak bakal ada yang menurun gara-gara personelnya protes, kan? Protes pun, mereka jadian. Kecuali kalau habis jadian, nggak bisa menggugat, hehehe... trus mereka berdua cabut dari band kan peraturan udah nggak berlaku. dan yang lain ikut keluar juga. (det/amor)

100%

Ups... jangan nangis nggak karuan, atau malah gantung diri donk.

CINTA oh cinta... Lima kata sakti itu bisa bikin kita melayang serasa di awang-awang, namun bisa pula membuat kita jungkir balik seakan hendak mati begitu cinta itu pergi. Rugi kamu sia-siakan hidupmu hanya untuk cinta. Bagusnya, kamu layangkan deh surat kamu ke redaksi X-PRESI, or

Kamu ngerasa punya tampang yang jauh dari nilai sembilan? Mungkin, selama ini, satu-satunya orang yang pernah memuji wajahmu hanya ibu tercinta. Eits, itu bukan alasan kamu boleh minder saat mendekati cewek. Mungkin, itu memang sudah takdirmu. Tapi, jangan menyesalinya. Anggaplah itu sebagai keberuntungan yang lain buat dirimu.

Standar cewek berubah. Zaman sekarang, cewek nggak cuma menilai cowok dari tampangnya kok. Tapi, dari rumahnya, mobilnya, pekerjaannya, atau tabungannya. He he... Nggak kok. Maksud Amor, terkadang ada pula cewek cantik yang memilih pasangan “biasa-biasa” aja supaya dia nggak khawatir diselingkuhi. Kalaupun ada cewek cantik yang dapat cowok cakep, anggap aja itu bonus belaka.

Gali inner beauty. Lantaran kamu ngerasa sisi luarmu udah ancur dan (mungkin) nggak bisa ketolong lagi, perbaiki inner beauty kamu. Cara ini jauh lebih murah dan minim risiko daripada kamu memutuskan untuk face off atau semacamnya. Jadilah cowok minus tampang yang menyenangkan diajak ngobrol. The truth is out there. Kalau orang lain menilai kamu jelek, jangan sakit hati, cuek aja. Penilaian manusia nggak selalu benar. Tekankan pada dirimu “jelek belum tentu nggak beruntung.” Inget film Beauty and The Best kan? So, jangan pernah putus asa. Kamu masih punya kesempatan. Iya! Bahkan, kesempatan itu masih terbuka lebar buatmu. (*)

The Beast Masih Punya PELUANG Semua pertanyaan, baik melalui e-mail ataupun sms, hanya

akan dijawab oleh dokter cinta melalui rubrik Amor ini. Berhubung banyaknya per­tanyaan yang masuk, kepada pembaca setia Amor diminta bersabar. Antre gitu lho... Pertanyaan yang sudah dijawab di edisi sebelumnya, nggak akan kami ulang kembali. Kecuali pada masalah yang berbeda.

email ke amor@x-presi.com e-mail: redaksi@x-presi.com


gemerlap

dunia

Gosip perceraian artis Paramitha Rusady dengan suaminya, Nenad Bago sepertinya akan terkuak. Mitha sudah pisah ranjang dengan pria asal Kroasia itu. Nenad kini tinggal di apartemen sedangkan Mitha dan anak-anaknya kini berpindah-pindah rumah. Setelah mengontrak di sebuah rumah di Jalan Bango, Pondok Labu, kini Mitha pindah ke perumahan elite, di kawasan Cilandak Barat, Jakarta Selatan sejak Agustus lalu. Ketua RT setempat, Akib mengaku tidak tahu gosip cerai Mitha. “Mereka datang ke sini hanya lapor pindah saja. Yang melaporkan juga kakaknya, Pak Beny. Dia lapor kurang lebih sejak awal Agustus lalu,” ujar Akib saat ditemui di kediamannya, kemarin. Beberapa waktu lalu, wanita kelahiran Makassar, 11 Agustus 1966 itu malah dikabarkan telah menikah sirri dengan lelaki lain. Namun Mitha sempat menepis kabar tersebut. “Saya kan artis, kalau digosipkan itu biasa,” tepis Mitha. Kabar keretakan rumah tangga Paramitha Rusady dengan Nenad Bago tidak hanya berdampak buruk bagi keluarga Mitha, juga pada seluruh keluarga besarnya termasuk sang kakak Ully Sigar Rusady. Ully dilaporkan berada dalam kondisi kesehatan yang buruk. Mungkinkah Ully terlalu cemas memikirkan rumah tangga adiknya yang diisukan tengah mengalami cobaan? Namun semua itu dijawab langsung oleh putra ketiga Ully yang bernama Patrick. Menurut Patrick, sakit yang diderita mamanya bukan karena pikiran dan stres melainkan karena sakit malaria yang memang kambuh. “Nggak, memang malarianya sudah kambuh. Mama sekarang nggak pulang ke sini, tapi pulang ke rumah di kawasan Jombang Ciputat,” jelas Patrick di rumahnya di Jalan Kubis A-3, Jakarta Selatan, Selasa (7/10). Patrick yang ditemui beberapa wartawan juga mengaku sudah mendengar kabar tidak sedap seputar keretakan rumah tangga Mitha dari infotainment. Dan mengenai keterangan dari pihak keluarga, kata Patrick, biasanya sudah ada yang menanganinya. “Biasanya dari kakak Mitha yang paling tua, Adela,” ujar Patrick yang menambahkan bahwa Nenad tidak hadir saat Lebaran bersama keluarga besar Mitha. (sen/hds)

Paramitha Rusady

Sudah Pisah Rumah dengan Nenad Bago

Pontianak Post l Rabu 8 Oktober 2008

17

Cak Nun dan Kiai Kanjeng Tur Keliling

Berdialog dengan Masyarakat Belanda EMHA Ainun Nadjib beserta istrinya, Novia Kolopaking, dan grup musik gamelan Kiai Kanjeng mulai 6 hingga 20 Oktober menggelar pentas musik dan dialog dengan berbagai komunitas di tujuh kota Belanda. Manajer Kiai Kanjeng, Syakurun Muzakki, dalam penjelasannya via telepon di Semarang, Selasa (07/10), mengatakan tur ini merupakan prakarsa dan undangan dari Protestant Church Belanda serta hasil kerja sama dengan Java Enterprise. Pergelaran musik gamelan bertajuk Voices & Visions di Belanda ini dilaksanakan oleh Centre for Reflection of the Protestant Church dan Hendrik Kraemer Institute. Tur keliling Kiai Kanjeng ke Belanda ini merupakan pentas di luar negeri yang ke-9 setelah akhir tahun 2006 menggelar pertunjukan di Finlandia. Di Belanda, Kiai Kanjeng membawa 22 personel, termasuk Emha dan Novia. Emha dan Kiai Kanjeng bakal pentas musik dan menggelar dialog di tujuh kota, yakni Den Haag, Amsterdam, Rotterdam, Deventer, Leeuwarden, Windesheim, dan Utrecht. Di Negeri Kincir Angin, selain bertemu dan tampil di depan masyarakat Protestan Belanda, Emha dan kelompok musiknya juga dijadwalkan bertemu komunitas Muslim Belanda. “Siang ini, Selasa (07/10) dijadwalkan rombongan Kiai Kanjeng tiba di Belanda,” kata Muzakki.

Di Den Haag, Emha dan kelompoknya akan tampil di Gereja Christus Triomfater dan pesta rakyat di Moerwijk, pentas di Theater de Regentes. Kiai Kanjeng juga tablig akbar di Masjid al-Hikmah. Emha yang akrab disapa Cak Nun dan Kiai Kanjeng juga memenuhi undangan simposium dan pentas musik di Amsterdam, sedangkan di Deventer, akan bertemu dengan tokoh agama setempat dan menyelenggarakan lokakarya dan konser mini. Budayawan Emha Ainun Nadjib dan kelompok musiknya Kiai Kanjeng akan terlibat diskusi dengan para mahasiswa dan masyarakat Leeuwarden dan Windesheim. Cak Nun, demikian biasa dipanggil, yang juga didampingi istrinya Novia Kolopaking mulai 6 hingga 20 Oktober berada di Belanda dalam rangkaian tur musik dan dialog dengan berbagai komunitas di tujuh kota di sana. “Tentu dengan iringan musik Kiai Kanjeng,” ungkap pria asal Jombang, Jawa Timur ini.

Di Rotterdam, Emha dan Kiai Kanjeng akan tampil di Universitas Islam Rotterdam. Di Utrecht, pentas di Theater de Nobelaer. Kiai Kanjeng yang sampai saat ini sudah merilis 14 album dan yang terbaru berlabel Terus Berjalan mempersiapkan nomor-nomor musik dikemas sesuai tema membangun situasi dialogis antar budaya dan antar agama. “Persembahan medley internasional sebagai bentuk sapaan akrab bagi publik antar bangsa, serta akan membawakan lagu yang sedang populer di Belanda namun diaransemen ala Kiai Kanjeng,” katanya. Cak Nun juga diminta menyampaikan presentasi di beberapa forum dialog, dengan fokus pengembangan dialog antar budaya dan antar agama. Di forum-forum itu, Cak Nun akan menyampaikan pandangannya tentang Islam dan pluralisme, Islam dan lingkungan hidup, serta alam dan kebebasan beragama, dengan sudut pandang khas pria yang juga disebut sebagai Kyai Mbeling ini. (kpl/dar)


HALO PUBLIK

18

Pilkada di Perumnas IV MENANGGAPI kolom Halo Publik yang diutarakan Sdr. Dede Ardiansyah, Ketua Lembayu Perumnas IV yang mempertanyakan masyarakat mana yang siap menyambut Pilkada KKR, perlu saya jelaskan dalam beberapa point yakni : 1. Semua warga yang mendiami/berdomisili di Perumnas IV sejak lama mengetahui bahwa mereka adalah warga Desa Sui Ambawang Kuala, Kec Sui. Ambawang, Kab. Kubu Raya (lihat perjanjian jual beli tanah/ rumah yang dikeluarkan Perum Perumnas IV dan sertifikatnya). 2. Soal jajak pendapat yang diutarakan Sdr Dede untuk saat ini boleh saja berpendapat demikian, tetapi tidak harus dengan mengabaikan aturan hukum yang berlaku. Jika itu dilakukan apakah kita boleh semaunya mengubah suatu wilayah hukum yang sah, berdasarkan kemauan sekelompok orang yang tidak taat hukum. 3. Mengenai kemana arah warga Perumnas IV dalam memilih antara Pilkada KKR atau Pilwako, tentu KPU wilayah harus tegas dan melaksanakan tugas serta kebijakannya berlandaskan perundangundang yang berlaku sehingga tidak meresahkan masyarakat. Untuk itu, dimohon bantuannya dalam pengamanan ajang pesta demokrasi di Perumnas IV tanggal 25 Oktober mendatang (dalam hal ini kepada Bawaslu, Kepolisian dan institusi terkait lainnya). 4. Yang sebenarnya berdasarkan domisili pemilih di Perumnas IV (baik Pilkada KKR maupun Pilwako) berada di wilayah Kab. Kubu Raya sesuai dengan letak wilayah. Seseorang yang berdomisili di suatu wilayah kurang lebih 6 bulan dapat menjadi warga setempat. Jadi bagi warga yang mau tinggal disuatu wilayah untuk menetap, seharusnya diwajibkan memiliki KK/KTP, kalau tidak mereka dianggap tamu. Dengan begitu hak pemilihan berada di wilayah administratifnya. 5. Pemasangan baliho beberapa kandidat Calon Bupati Kubu Raya di Perumnas IV memang dibenarkan sesuai dengan status kewilayahan. Sedangkan untuk baliho Pilwako, apakah ketentuan dari KPU membenarkan pemasangannya di wilayah KKR? 6. Bagi pihak-pihak yang sudah mengantongi KTP/ KK Kota Pontianak, harap jangan memaksakan kehendak dengan semaunya mengubah wilayah yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap dan jelas (koreksi kembali tentang pembuatan KK/ KTP-nya). 7. Mengenai surat tanah, akte kredit rumah dan IMB, semua sudah jelas dan dapat dilihat pada surat tanah dan sertifikat rumah seluruh warga Perumnas IV. Jadi bila dikatakan wilayah Perumnas IV lebih mengarah ke Kota Pontianak sebaiknya saudara lebih cermat lagi dalam berpendapat, sehingga tidak justru menjadi bahan lelucon. 8. Sedangkan bila dikatakan Gubernur Kalbar sudah menerima dokumen berkaitan klaim saudara kalau Perumnas IV masuk wilayah kota, masalah tersebut akan dikonfirmasikan pada instansi terkait. Aloysius Ketua RT. 02/RW. 7 Perumnas IV Jl. Mendalam III Desa Sui Ambawang Kuala

Permainan Illegal Logging PERMAINAN kayu ilog gaya baru berdasarkan info masyarakat bahwa kayu 400 meter kubik nanti dinyatakan kayu temuan 200 meter kubik. Umumnya pembeli kayu ini di Sandai, lelang di Ketapang. Cara kedua, kayu dari Sandai dibawa ke Matan, ke luar ke Teluk Melano. Kabarnya, kayu ini bisa keluar dengan jaminan pada pejabat berwenang Rp 100 juta per kapal. Sebaiknya kayu yang dilelang dibakar saja untuk mengatasi illog jika dilelang tetap keluar. Harapan kita agar aparat betul-betul mencintai negaranya, bukan mencintai uang karena jabatannya. Jika gaji tidak cukup, sebaiknya berhenti saja dari

jabatan yang diberikan pemerintah padanya. Sementara kita tetap saja menyalahkan tetangga yang menerima kayu tersebut. Sebenarnya kesalahan ada di pejabat daerah kita sendiri karena silau dengan uang. Sementara kayu yang sudah dilelang tidak diangkut karena sudah buruk diganti dengan kayu baru yang lebih banyak dari kayu yang sudah dilelang. Umar Mansur Desa Tuan-Tuan, Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang

Satu Lagi dari Kabupaten Ketapang Dengan munculnya nama Daud Cino Yordan sebagai satu-satunya petinju pro Indonesia tampil di kiblatnya tinju dunia yaitu kota judi Las Vegas Nevada Amerika Serikat (AS), yang merupakan impian setiap petinju profesional dunia, maka bertambah satu lagi kebanggaan masyarakat kabupaten Ketapang, menyusul nama-nama besar pendahulunya yang terlahir dari kota kecil dan terpencil di selatan Kalimantan Barat yang bernama Kab.Ketapang. Jadi tepatlah julukan yang diberikan petinju Oscar De La Hoya kepadanya, Champion From Jungle. Banyak sudah nama-nama besar dari Kabupaten Ketapang ini yang telah menjadi asset bangsa karena mencapai posisi puncak di bidangnya masing-masing di tingkat nasional. Sebut saja misalnya di bidang Politik, kita mengenal nama Hamzah Haz, satu-satunya dari Kalimantan dan orang Melayu yang pernah menduduki kursi Wapres sejak kemerdekaan. Di bidang keagamaan, kita pernah mendengar nama H.Ali

dan H.Mochtar Natsir, keduanya tokoh agama Islam yang disegani di negeri ini. H. AH adalah penulis buku tentang Islam yang bukunya banyak menjadi literatur di perguruanperguruan tinggi Islam dan beliau pernah menjadi tenaga pengajar di Univ. Al-Azhar Mesir. Sedangkan H.Mokhtar Natsir kita kenal sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta. Di bidang Militer, kita pernah mendengar nama Amri yang pada zamannya, satu-satumya dari Kalimantan Barat, bahkan Kalimantan yang mencapai pangkat Jenderal dan menempati posisi penting di Mabes ABRI. Di bidang pengusaha, dahulu kita juga pernah mendengar nama Abd.Halim yang terkenal dengan nama perusahaannya Pelayaran Halim dan pernah dijuluki Raja Kapal dari Kalimantan. Sekarang pun kita kenal nama yang tidak kalah populernya yaitu Oesman Sapta, pengusaha sekaligus politikus nasional yang juga pernah menempati posisi terhormat sebagai Wk Ketua Lembaga Tertinggi Negara. Lengkaplah sudah tanah Kayong melahirkan sosok-sosok yang mestinya menjadi kebanggaan masyarakat Ketapang karena mengangkat nama daerahnya di ajang Nasional maupun Internasional. Saya menulis ini agar generasi muda Kab. Ketapang mengetahui bahwa mereka punya generasi tua yang hebat, patut untuk diingat, dikenang dan dilegendakan. Kabupaten Ketapang pernah melahirkan orang-orang yang mempunyai

nama besar seperti tersebut diatas, bagaimana dengan Kabupaten Ketapang sendiri? Dari segi pertumbuhan ekonomi masyarakat, cukup maju bahkan dapat dikatakan sangat maju. Namun kelihatannya tidak diimbangi oleh pembangunan yang memadai dari Pemda setempat, terutama di sektor fasilitas pelayanan publik, sarana-prasarana dan infrastrukturnya. Sehingga terkesan majunya Kab.Ketapang adalah hanya secara alami. Hal ini cukup memprihatinkan karena Kab. Ketapang yang punya potensi Sumber Daya Alam dan SDM yang sangat menunjang tapi masih ketinggalan dari KabupatenKabupaten lain yang ada di Kalbar ini. Kenapa demikian? Wallahualam. Tulisan ini tidak bermaksud apaapa dan menyinggung siapapun, tetapi hanya mengangkat realita yang ada, bentuk kepedulian saya sebagai putera daerah Ketapang agar dapat menjadi bahan renungan dan pemikiran kita bersama, baik yang berdomisili di Ketapang maupun yang ada di perantauan. Untuk kedepannya bagaimana daerah kita tercinta ini menjadi Kabupaten unggulan secara keseluruhan. Artinya bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga moral dan mental. Jangan kita hanya punya kebanggaan bahwa Ketapang pernah melahirkan orang-orang yang punya nama besar, tetapi juga beliau atau keluarganya merasa bangga akan daerah kelahirannya. Semoga... Dimyati Usman, SH Pemerhati Perkembangan Kabupaten Ketapang

Pontianak Post, Rabu 8 Oktober 2008

Mengapa Kita Tak Bisa Terima Perbedaan ? DALAM setiap kesempatan, kita sering mendengar bahwa perbedaan adalah rahmat. Perbedaan adalah anugerah yang tak terhingga. Dan perbedaan yang menyebabkan lahirnya Bhinneka Tunggal Ika: Bersatu, dalam keragaman. Namun kenyataan yang ada sungguh bertolak belakang. Perlu kita ingat, bahwa di dalam dunia ini segala sesuatu mempunyai sisi yang bertolak belakang. Seorang manusia, punya sisi positif dan negatif. Kebaikan dan keburukan. Ada orang yang pada sebuah bidang ilmu punya kelebihan, namun pada bidang tertentu dia yang paling bodoh. Hingga seekor cicak di dinding punya kelebihan mengusir nyamuk dengan memakannya. Namun demikian, kotoran-kotorannya yang tak terurus menjadi sisi negatif seekor cicak yang jorok. Demikian pula dengan agama. Agama memiliki dua potensi ganda yaitu sebagai unsur pemersatu sekaligus berpotensi untuk memecah belah. Oleh karena agama merupakan pemicu yang paling kuat untuk membuat kerusakan. Sebenarnya orang-orang yang menjadikan agama sebagai pemicu kekerasan atau konflik ada beberapa hal sebab dan pengaruh yang melatarbelakanginya yaitu agama yang dangkal fanatisme. Agama se bagai doktrin, simbolsimbol tokoh agama. Fenomena demikian itulah yang seringkali diperlihatkan oleh umat beragama dengan bentuk klaim-klaim kebenaran atas agamanya yang dalam stadium lanjut riskan mengarah pada

konflik. Ketika sampai pada wilayah ini, maka substansi agama akan hilang. Kebenaran agama-agama itu tidak akan ada gunanya. Mungkin yang agak menarik disini adalah kesadaran Ali Harb bahwa tidak mungkin berhasil mengadakan dialog agama-agama, tanpa terlebih dahulu diadakan dekonstruksi terhadap teks-teks keagamaan. Oleh karena itu, pesan Harb (seorang ilmuwan), yang penting bagi kita sekarang adalah melatih dan mengoptimalkan rasio supaya produktif guna menghasilkan ilmu dan pengetahuan, serta memberikan kontribusi bagi terwujudnya realitas dan rekonstruksinya. Pun ada yang berusaha untuk menggali relevansi antara pemikiran dan gagasannya dengan khazanah keilmuan lama disaat keterbukaan terhadap seluruh sumber keilmuan dan hasil budaya, baik yang lama dan kuno maupun yang baru dan modern walaupun bertentangan dan berlawanan. Akhirnya, mari kita tinggalkan prasangka, ego, subjektivitas, serta rasa bangga pada apa yang ada pada golongan sendiri. Kita bangun kebersamaan, agar hidup kita aman, makmur serta selamat dunia akhirat. Nasaruddin, Mahasiswa STAIN Pontianak

Pembaca Pontianak Post punya halaman khusus untuk menumpahkan unek-unek, pendapat, problem perkotaan, pelayanan publik atau apa saja yang berkaitan dengan denyut kota. Namanya Halo Publik. Ungkapkan persoalan Anda itu dengan singkat dan jelas, maksimal 200 kata.

INFO

Kirim ke redaksi Pontianak Post di Graha Pena Pontianak Jalan Gajahmada 2-4 atau email ke redaksi@pontianakpost.com. Tulis alamat lengkap disertai fotokopi identitas diri dan telepon Anda.


OPINI

Pontianak Post - Rabu 8 Oktober 2008

19

EDITORIAL

Bertaruh Nasib di Jalan Raya USAI sudah heboh mudik dan arus balik. Jalan raya antarprovinsi, baik di pantura maupun di jalur selatan, kini sudah longgar. Tak ada lagi antrean menjulur hingga 10 km seperti saat H-2 dan H+3 Sabtu lalu (6/10). Toh, yang tetap harus kita prihatinkan adalah periode mudik dan arus balik seolah kian menjelaskan tingkat rawan kecelakaan yang makin buruk, dilihat dari jumlah orang yang jadi korban. Inilah angkanya. Sebanyak 427 orang tewas di antara 1.835 pemudik yang celaka. Kalau tahun ini sebanyak itu yang jadi korban, tidaklah ada jaminan bahwa keamanan dan keselamatan bagi pemakai jalan akan lebih baik pada periode mudik dan arus balik tahun depan. Masalahnya tetap saja dari tahun ke tahun. Yakni, jumlah kendaraan dan pengendara kendaraan bermotor tidak akan makin menurun. Bahkan, sangat mungkin justru bertambah. Di sisi lain, juga mustahil dalam satu tahun ke depan lebar jalan raya antarprovinsi di pantura dan jalur selatan -apalagi membangun tol baru- akan bertambah. Dengan kata lain, tahun depan, untuk mudik dan kembali ke kota (arus balik), pemakai jalan pasti kian berdesakdesakan. Jalan raya kian padat. Dan, itu berarti tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas yang mengancam pengguna jalan raya semakin tinggi. Kalau demikian, orang seperti menghadapi jalan buntu untuk benar-benar aman dan selamat selama mudik dan kembali ke kota sesudah Lebaran. Berkendara selama sepekan periode Idul Fitri seolah berjudi dengan nasib di jalan raya. Jika bernasib baik, selamatlah. Sebaliknya, jika bernasib buruk, tamatlah. Aparat keamanan di jalan raya, baik polisi lalu lintas, dinas perhubungan, atau penyedia jasa angkutan publik, praktis tak banyak menemukan solusi untuk lebih memberikan jaminan keamanan dan keselamatan. Selain upaya standar, seperti menjaga kondisi teknis layak jalan sarana angkutan umum, yang bisa mereka lakukan hanyalah mengimbau. Dalam hal ini, pengguna jalan diminta agar berhati-hati saat berkendara. Patuhi kecepatan maksimal yang diperbolehkan aturan lalu lintas plus patuhi rambu-rambu lalu lintas. Hanya itu! Celakanya, upaya tersebut diperkirakan tidak banyak membantu. Bukan karena kondisi jalan yang tidak bakal lebih berkualitas untuk menjamin keamanan dan keselamatan berkendara di jalan raya, melainkan juga karena jumlah yang berkendara makin berjubel. Lalu lintas kian padat dan padat. Akibatnya tidak lain adalah intensitas berdesak-desakan di jalan raya untuk sampai ke daerah tujuan makin tinggi. Padahal, ketika intensitas berdesak-desakan makin tinggi, kemungkinan untuk saling senggol, jatuh, dan celaka kian pula terbuka lebar. Kalau aparat keamanan jalan raya, penentu kebijakan lalu lintas dan angkutan jalan, serta penyedia angkutan publik hanya bisa mengimbau, karena eksekusi demi menegakkan aturan hukum tidak banyak membantu untuk memberikan rasa aman dan selamat, yang tersisa hanyalah bertaruh nasib baik. Kalau si pengendara, sejak mudik sampai kembali ke kota, bernasib baik di jalan raya, selamatlah dia. Sebaliknya, jika bernasib buruk, tamatlah si pengendara itu. Jalan raya di negeri ini ibarat ladang pembantaian. **

GAGASAN

Caleg, Pilkada & Pemilu 2009 EBAGAI bagian yang integral dari masyarakat bangsa dalam kehidupan bernegara, masyarakat Kalimantan Barat menghadapi dua agenda penting dari kehidupan politik saat ini, Pertama, Pemilihan Kepala Daerah dari sejumlah Kabupaten dan Pemerintahan Kota Pontianak yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2008. Kedua, Pengajuan calon legislatif dari partai peserta pemilu 2009 yang oleh Lembaga Penyelenggara Pemilu KPU telah sampai pada tahap pengumuman DCS pada berbagai media guna mendapatkan respons dan penilaian masyarakat luas. Kedua agenda penting dari dinamika kehidupan politik ini merupakan implementasi dan perwujudan kedaulatan rakyat dari arti dan makna kata “Demokrasi”, (Demos = rakyat, Kratein = memerintah) sebagai sistem yang dianut dalam kehidupan bersama sebagai bangsa di republik ini. Mencermati berbagai dimensi persoalan bangsa saat ini khususnya menyangkut implementasi demokrasi, kehidupan politik dan tingkah laku elit politik di negeri ini patut untuk dikaji dan dicermati. Sudah sejauh manakah implementasi demokrasi sebagai perwujudan kedaulatan rakyat yang diamanahkan konstitusi telah benar-benar dilaksanakan secara tepat dan benar untuk sebesar-besarnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Atau apakah sebaliknya demokrasi

S

akan masih terus dimanipulasi oleh berbagai taktik dan strategi politik untuk semata-mata bagi kepentingan golongan, partai, dan sebagian elit politik tertentu. Sementara jutaan rakyat jelata terus menderita berkepanjangan dalam kemelaratan dan kebodohan, sehingga menjadi hal yang sangat ironis bahwa kesejahteraan dan kemakmuran hanyalah mimpi indah yang tak pernah tercapai. Dari pengalaman munculnya berbagai ekses Pilkada di sejumlah daerah di tanah air, adanya pertikaian horizontal yang berkepanjangan patut dijadikan pelajaran agar hal serupa tidak terjadi dalam pelaksanaan Pilkada di daerah ini. Pertikaian horizontal yang merupakan ekses pilkada itu sesungguhnya bukanlah sematamata disebabkan oleh faktor kekalahan pasangan calon melainkan lebih cenderung disebabkan oleh karena begitu banyak uang yang telah dikeluarkan, yang bukan lagi sebagai cost politik yang wajar melainkan sebagai modal investasi politik yang gagal membeli kekuasaan. Hal tersebut semakin jelas dilihat dari awal proses pengusungan calon melalui partai politik baik melalui partai politik maupun melalui proses independen yang lebih cenderung mempertimbangkan kemampuan untuk “membayar” ketimbang memperhitungkan kemampuan aspek-aspek kepemimpinan, integritas moral dari

Oleh: Mikhael Rafly Mh seorang calon pemimpin daerah. Dengan demikian partai-partai atau koalisi partai maupun dukungan perorangan dalam pengajuan calon independen yang mengusung calon pemimpin dengan mengutamakan modal finansial daripada modal

Dari pengalaman munculnya berbagai ekses pilkada di sejumlah daerah di tanah air, adanya pertikaian horizontal berkepanjangan patut dijadikan pelajaran agar hal serupa tidak terjadi dalam pelaksanaan Pilkada di daerah ini sosial yang terkesan diabaikan, dengan gagah maju mengusung calon pemimpin daerah dibawah slogan “maju tak gentar mengusung yang bayar”. Dan celakanya lagi peluang munculnya konflik horizontal disebabkan adanya konsep “money politics” untuk merebut kembali kekalahan pada saat perhitungan suara selesai dilaksanakan oleh KPU, maka konflik horizontal

pun muncul tak terhindari. Disisi lain, tahapan pengumuman Daftar Calon Sementara (DCS) legislatif dari partaipartai peserta pemilu di berbagai media di seluruh tanah air saat ini adalah bagian dari seluruh upaya anak bangsa untuk melaksanakan demokrasi pada pemilu 2009. Hal ini penting sebagai momentum yang turut menentukan bagi kelanjutan eksistensi bangsa kedepan. Hal yang perlu dikaji dan dicermati dalam proses dan tahapan pencalonan anggota legislatif ini justru terjadi pada saat dimana kinerja partai dan tingkah laku elit politik yang duduk di lembaga Dewan Perwakilan Rakyat diragukan oleh banyak kalangan, bahkan merupakan bagian dari persoalan besar bangsa saat ini. Lihat saja adanya realita sejumlah partai asyik dengan persoalan/perpecahan internal yang berkepanjangan sementara tak sedikit pula anggota DPR yang tak pernah mengurus rakyat, kecuali asyik mengurus dirinya sendiri. Bahkan, terjebak dalam berbagai kasus hukum karena korupsi, penyuapan, dan banyak hal-hal tidak terpuji lainnya. Sementara peristiwa Pasuruan menjadi gambaran nyata betapa tragisnya penderitaan dan kemelaratan rakyat kecil yang pada akhirnya merenggut nyawa. Namun sebagai bangsa yang besar, seluruh anak bangsa di negeri ini tentu harus optimis karena betapapun besarnya persoalan bangsa yang kita

hadapi saat ini, namun satu tekad dan komitmen bersama bahwa kita tak pernah mau berhenti untuk hidup bersama sebagai satu bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal yang penting adalah kesadaran dan kemauan untuk belajar dari pengalaman masa lalu, menata kembali, memperbaiki, meluruskan serta meningkatkan kualitas berbagai aspek dari implementasi kehidupan demokrasi terutama sumber daya manusia, para elit politik dan anggota Lembaga Perwakilan Rakyat guna menciptakan Indonesia hari ini lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini. Dengan demikian, dua agenda penting baik pilkada maupun pemilu yang merupakan sarana implementasi kehidupan demokrasi, kita jadikan sebagai momentum untuk dapat melahirkan pemimpin-pemimpin daerah dan anggota-anggota legislatif yang memiliki kemampuan dan integritas moral yang tinggi, sehingga mereka dapat meluruskan kembali arti dan makna yang sesungguhnya dari kebenaran filosofi demokrasi yakni SUARA TUHAN, SUARA RAKYAT, “VOX DEI, VOX POPULI”. Semoga !! ** *) Penulis adalah Ketua LSM Lembaga Pemberdayaan Demokrasi Hukum dan HAM Kalbar, Ketua Litbang & Kaderisasi Pemuda Pancasila Kalbar.

Politisasi Birokrasi Rusak Profesionalisme PNS Mengkaji Ulang RUU Pornografi RENCANA DPR untuk mengesahkan RUU Pornografi pada Oktober ini perlu dipikir ulang. Sebab, RUU tersebut masih memicu pro-kontra di masyarakat, bahkan internal DPR. Seperti kita ketahui, pendefinisian pornografi saja masih diributkan dengan kebenaran masing-masing. Jadi, sebaiknya DPR perlu mendalami dalam?merumuskan RUU tersebut. Sebab, ada pasal tertentu yang ditolak oleh elemen masyarakat tertentu. Bahkan, seharusnya RUU ini tak perlu ada. Sebab, masalah moral seharusnya menjadi urusan masing-masing pribadi. Cukup kembali ke agama dan keluarga masing-masing. Dasar ini, menurut saya, justru lebih ampuh dalam meluruskan moral dan hati kita. M.GUNAWAN Karang Asem, Surabaya

Pojok KPU Umumkan Harta Calon Walikota * Pemilih harus tahu, dong. Amankan Pilkada Rp 1,4 M * Besaknye.

Pawang

Pontianak Post

DEWASA ini ada indikasi munculnya gejala politisasi birokrasi yang melanda birokrasi di daerah ini. Perlu dipahami bahwa birokrasi dan PNS sebagai ujung tombaknya adalah pekerjaan yang bersifat professional, dan pejabatnya adalah pejabat karier. Artinya untuk menduduki eslonering, telah melalui berbagai pertimbangan dan ini merupakan suatu proses yang panjang. Dengan kata lain ada beberapa ketentuan yang telah diatur dalam undangundang yang mengatur tentang posisi serorang PNS untuk menduduki jabatan tertentu. Lain halnya dengan jabatan politik, aturan yang mengatur seseorang untuk mendapatkan kedudukan jabatan politik relatif lebih ringan. Seorang tukang cukur atau tukang parkir dapat menduduki jabatan politik walaupun pengalamannya dalam dunia politik relatif tidak ada. Baik jabatan di birokrasi maupun jabatan politik keduanya telah mempunyai tupoksiwabnya masing-masing. Jadi apabila terjadi politisasi birokrasi, maka akan berakibat semakin lemahnya birokrasi dalam memberi-

kan pelayanan publik. Sebaiknya siapapun yang menjabat dalam jabatan politik, PNS tetap tidak ada pengaruhnya, mereka bekerja secara professional dan jabatannya adalah jabatan kareier. Terjadinya politisasi birokrasi dikarenakan beberapa faktor. Pertama, karena di sepanjang sejarah politik Indonesia para penguasa, baik sipil maupun militer, selalu menjadikan birokrasi sebagai sasaran yang empuk bagi politisasi. Minimal melalui politisasi, sebuah birokrasi dapat digiring untuk dijadikan basis bagi partai. Kedua, politisasi birokrasi itu menjadi hambatan bagi tumbuhnya proses profesionalisasi di dalam birokrasi. Tegasnya sejak masa orde lama, hingga dewasa ini profesionalisasi birokrasi belum pernah menjadi titik perhatian dari para politisi yang memimpin birokrasi. Biasanya para politisi beranggapan bahwa profesionalisasi hanya akan merugikan atau membatasi ruang gerak politisasi yang akan dilancarkannya di dalam birokrasi tersebut. Kedua faktor tersebut telah mengakibatkan

Oleh Drs Herman Hofi M MBA M Hum birokrasi belum terjamah oleh proses profesionalisasi selama setengah abad ini. Komersialisasi Jabatan Memang selama setengah abad terdapat beberapa program pendidikan dan pelatihan bagi pegawai negeri serta beberapa peraturan kepangkatan yang diklaim sebagai sarana peningkatan profesi. Tetapi di dalam praktiknya sarana-sarana itu semakin menjauhkan para birokrat dari profesinya. Pertama, sudah menjadi rahasia umum bahwa untuk memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan, pelatihan dan kenaikan pangkat diperlukan biaya yang cukup besar. Setelah selesai mengikuti pendidikan dan pelatihan, seorang birokrat harus merogoh koceknya kembali untuk mendapatkan suatu posisi yang sesuai dengan pendidikan dan pelatihan yang telah ditempuhnya. Oleh karena itu, seorang birokrat akan melakukan komersialisasi jabatan untuk mengembalikan modal

yang telah dikeluarkan selama mengikuti pendidikan, pelatihan, dan mendapatkan jabatan baru. Akibatnya seorang birokrat bukannya berusaha mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh dalam pendidikan dan pelatihan. Akibat yang lebih dalam lagi adalah seorang birokrat yang melakukan komersialisasi jabatan akan merasa aman bila menerima politisasi yang diartikan memperoleh perlindungan. Kedua, pada umumnya motivasi para birokrat untuk mengikuti pendidikan dan latihan bukan untuk menguasai keahlian yang profesional. Dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan, birokrat itu akan mendapatkan sertifikat atau tanda lulus. Sertifikat atau tanda lulus dipandang bukan sebagai sarana untuk meningkatkan profesi tetapi merupakan persyaratan formal guna mendapatkan hak untuk meraih kenaikan pangkat dan jabatan. Politisasi dipandang sebagai sebuah alternatif untuk melicinkan jalan menuju jabatan tersebut. Jadi meskipun sudah diselenggarakan pendidikan dan pelatihan serta birokrat lainnya

pun diperlakukan sebagai pribadi. Tetapi begitu mulai melaksanakan pekerjaannya para birokrat tadi dengan sadar sesadar-sadarnya bahwa mereka mulai masuk ke dunia profesi. Oleh karena itu di negara yang sudah maju terbuka luas bagi para birokrat untuk masuk sebagai anggota partai politik. Hal yang sama juga berlaku di Indonesia ini. Tetapi antara kedua gambaran tadi memiliki nuansa yang berbeda. Sebenarnya mengingatkan pentingnya kode etik dan moral birokrasi yang dioperasionalkan di dalam berbagai peraturan. Tanpa kode etik dan moral bisa saja sebuah parpol menempatkan anggotanya yang bukan pegawai negeri ke dalam jabatan-jabatan karier birokrat. Atau bisa saja parpol menempatkan pegawai negeri yang kepangkatannya masih jauh dari persyaratan yang ditentukan oleh peraturan. Kedua langkah politisasi tersebut dapat diibaratkan sebagai kambing dibedaki pun akhirnya akan terlihat cantik. ** *) Penulis adalah Ketua Sekolah Tinggi Pertanian Panca Bhakti Utama Pontianak.

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Persetujuan Perubahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 736607. Telepon Redaksi: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pemasaran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 749637. Email: redaksi @pontianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Pemimpin Umum: Tabrani Hadi. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: B Salman. Wakil Pemimpin Redaksi : Nies Alantas. Pemimpin Perusahaan: M. Nurdin Idris. Sidang Redaksi: Abu Sofian, H Holdi, Muslim Minhard, Surhan Sani, Mela Danisari, Mursalin, Khairulrahman. Sekretaris Redaksi: Endah Djaniawati. Dewan Pengarah Redaksi: Agusno Sumantri. Staf Redaksi: Marius AP, Mizar B, Donatus Budiono, Budi Darmawan, U Ronald, Efrizan, Asianti Falevy, Budianto, Jawa Pos Group Chairunnisya, M Khusdarmadi, Pracetak/Artistik: Karnadi (Koordinator), Abdurahman, Sartika, Ratnawati, Sujarwadi, Muhsinin, Heri S, Sudarmadi, Grafis: A.Riyanto, Ilustrator: Kessusanto, Sigit. Fotografer: Timbul Mudjadi, Bearing, Sando Shafella. Biro Singkawang: U Ronald, Zulkarnaen Fauzi, Hari Kurniathama (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Mursalin (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Adi Chandra, Andre Januardi (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, Pringgo. Biro Sintang: Mustaan, Budiman. Pemasaran/Sirkulasi: Tri Hanjaya. Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event/Kombis: Robert Iskandar Jakarta: Max Yusuf Alkadrie, Bank: BPD Kalbar, BEII, Bapindo. Harga Langganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 20.000,- spot colour Rp 25.000,- full colour Rp 30.000,- Iklan baris Rp 8.000,- per baris (minimal 2 baris, maksimal 10 baris) pembayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT


20

Pontianak Post l Rabu 8 Oktober 2008

Sosok

Ancang-Ancang Pensiun

REUTERS/Fabrizio Bensch

Usia di atas 30 tahun masih dianggap sebagai masa keemasan bagi seorang petinju. Namun, tak demikian bagi Ricky Hatton. Di sela-sela perayaan ulang tahunnya yang ke-30 Senin (6/10) lalu, dia mengungkapkan rencana gantung sarung tinjunya. Petinju kebanggaan Inggris ingin tahun depan bisa menikmati masa pensiunnya dari dunia yang telah membesarkan namanya itu. Sebelum pensiun dia masih berharap melakoni beberapa pertandingan besar lagi. Setidaknya dua pertarungan setelah melayani Paulie Malignaggi (Amerika Serikat) di Manchester 22 November mendatang. ”Setelah duel melawan Paulie Malignaggi, saya berharap bisa melakoni dua pertarungan lagi, maksimal,” tegas petinju berjuluk Hitman itu seperti dikutip The Sun. Petinju kelas welter ringan asal Manchester itu juga ingin melakoni duel terakhirnya melawan petinju yang memiliki nama besar. Mereka antara lain Oscar De La Hoya, Manny Pacquiao, Manuel Marquez, atau rematch melawan Floyd Mayweather Jr. ”Saya hanya ingin melakoni duel yang memecahkan rekor melawan petinju yang memiliki nama besar, dan saya sudah berbicara dengan Oscar mengenai duel di Wembley tahun depan. Tentu saja ada persyaratan yang harus dipenuhi sebelum duel itu terjadi,” ungkapnya Di saat niatan melawan De La Hoya itu belum menunjukkan titik terang, dia sudah memasang calon lawan berikutnya, yaitu Manny Pacquiao yang akan diladeni De La Hoya pada 6 Desember. ”Dan bila memang tidak bisa terjadi, Pacquiao adalah lawan berikutnya yang memungkinkan, sementara Marquez mengatakan akan naik kelas untuk bisa bertarung melawan saya, dan tentu saja saya akan sangat senang mengakhiri karir ini dengan melakukan duel pembalapasn melawan Mayweather, yang saya yakini akan bersedia mencabut keputusan pensiunnya untuk kembali berduel dengan bayaran yang tepat,” tandas petinju pemilik rekor 44 kemenangan (31 menang KO) dan satu kekalahan itu. (ady/ang)

dok

Ricky Hatton

Duel Cino Belum Pasti

Vitali Klitschko (kanan) dan Samuel Peter

Di Partai Tambahan De La Hoya

Jalan Klitschko Jawab Keraguan BERLIN – Lama tak menunjukkan kemampuan di atas ring, membuat banyak orang meragukan kehebatan Vitali Klitschko. Termasuk ketika petinju asal Ukraina itu menantang juara dunia kelas berat versi WBC Samuel Peter (Nigeria). Keduanya akan terlibat duel perebutan yang berlangsung di O2 World Arena, Berlin (Jerman), Sabtu (11/10) mendatang. Vitali sudah tak pernah naik ring lagi sejak empat tahun lalu. Pertarungan terakhirnya terjadi pada 11 Desember 2004. Saat itu, dia menaklukkan Danny Williams (Amerika Serikat/AS) dengan TKO di Ronde kedelapan sekaligus untuk mempertahankan gelar kelas berat versi WBC. Vitali kehilangan sabuknya pada 2005 setelah memngundurkan diri dari laga memopertahankan gelar akibat cedera ligamen lutut kanan. Selain jam terbang yang minim, Vitali juga dihadapkan dengan problem usia yang tak lagi muda. Kini, dia sudah memasuki usia 37 tahun atau sepuluh tahun lebih tua dari Peter. ”Saya tahu orang-orang meragukan kondisi fisik saya. Tapi saya sudah

sehat, dan siap bertarung melawannya (Peter),’’ tegas Klitschko seperti dikutip Associated Press. Aroma pertarungan pun sudah makin jelas tercium dari pertemuan keduanya. Dalam acara jumpa pers yang dilangsungkan di Berlin, Senin (6/10) malam, tersaji aksi provokatif yang dilakukan oleh Peter. Pada sesi foto, Peter dan Klistchko berdiri bersebelahan dan tangannya sama-sama memegang sabuk WBC yang akan mereka perebutkan nanti. Namun, dengan gerakan tiba-tiba Peter merenggut sabuk tersebut dari genggaman Klitschko, yang tak pelak tampak kaget dan bingung. Tidak ada reaksi fisik dari Klitschko. Petinju Ukraina yang berdomisili di Jerman itu tak mau meladeni provokasi tersebut. ”Apa yang terjadi di sini adalah sebuah show,’’cetusnya. ”Pertarungan sebenarnya ada di atas ring nanti.’’ Sebaliknya, kubu Peter mengaku kecewa karena konferensi pers dan promosi kebanyakan digelar di Jerman, karena perhatian wartawan lebih banyak untuk Klitschko

yang memang fasih berbahasa Jerman. Sedangkan, Peter hanya menerima sedikit pertanyaan berbahasa Inggris. ”Saya agak kesal karena semua orang bicara bahasa Jerman,’’ timpal promotor Peter, Dino Duva. ”Saya tak ingin pertandingan di Jerman. Tapi (broadcaster Jerman) RTL membayar banyak uang, dan itu sebabnya kami di sini,’’ terangnya Peter merengkuh gelar WBC setelah mengalahkan Jameel McCline (AS) dengan angka pada September 2007. Pada pertandingan itu ia sempat dipukul roboh di ronde kedua, setelah menerima upper cut telak dari lawannya. Tapi, agresivitasnya yang tinggi membuatnya berhak meraih kemenangan. Di awal tahun ini petinju Nigeria berusia 27 tahun itu menundukkan Oleg Maskaev (Rusia) dengan KO di ronde keenam, yang memastikan gelar tersebut berada di tangannya sepenuhnya. Sementara, Vitali yang memiliki rekor bertanding 35-2 (34 KO), adalah kakak kandung dari satu-satunya petinju yang pernah mengalahkan Peter, yakni Wladimir Klistchko. (ady/ang)

JAKARTA- Keinginan Daud ‘’Cino’’ Jordan tampil di partai tambahan Oscar de Lahoya melawan Manny Pacquiao (Filipina) pada 6 Desember mendatang, di MGM Grand Las Vegas – Amerika Serikat, belum bisa dipastikan. Masalahnya, banyak petinju kenamaan lainnya yang juga menginginkan bisa tampil di partai paling bergengsi di event penutup tahun tersebut. Manajer bisnis DB (Daniel Bahari) Promotion, Pino Bahari, Selasa (7/10) kemarin mengungkapkan bahwa pasca keberhasilannya mengalahkan Antonio Meza (Meksiko) pada 13 September lalu, di MGM Grand Las Vegas, juara kelas Bulu (57,1 kg) versi WBO Aspac Youth itu memang dijanjikan akan ditampilkan lagi pada pertarungan bulan Desember 2008. Jika memungkinkan, Cino akan ikut tampil meramaikan partai tambahan Oscar melawan Pazquiao. Sayangnya hingga kemarin belum diperoleh kepastian dari Golden Boy Promotion, perusahaan milik Oscar de Lahoya, yang sudah mengikat kontrak Cino untuk pertarungan lima tahun ke depan, tentang pertarungan 6 Desember mendatang. Pino sendiri realitas dalam menyikapi hal tersebut. ‘’Cino memang dijadwalkan main Desember nanti. Kalau bisa main di partai tambahan Oscar de Lahoya. Namun kami juga harus realistis. Karena banyaknya petinju kenamaan yang juga menginginkan bisa tampil di partai tambahan itu, bukan tidak mungkin Cino tidak dimainkan dalam partai tambahan tersebut,’’ kata Pino, yang juga manajer Cino di Indonesia. (ado)

Daud ‘’Cino’’ Jordan

Hanya Kirim Tiga Tunggal Wanita JAKARTA – PB PBSI semakin selektif mengirim wakilnya, khususnya di nomor tunggal wanita. Induk organisasi olahraga tepok bulu tersebut hanya memberangkatkan tiga pebulu tangkis papan atas, dari lima yang dimiliki, untuk ikut ambil bagian dalam dua turnamen super series, Denmark (21-26 Oktober) dan Prancis (28 Oktober-2 November). Ketiganya adalah Maria Kristin Yulianti, Adriyanti Firdasari, dan Pia Zebadiah. Sedangkan Fransisca Ratnasari dan Aprilia Yuswandari harus

rela tetap berlatih di Cipayung. “Itu berdasarkan evaluasi dari pengurus. Tak hanya persoalan anggaran tetapi juga hasil evaluasi dari tiga turnamen sebelumnya,” tutur Marleve Mainaky, pelatih tunggal wanita PB PBSI, di Jakarta kemarin (7/10). Nana—sapaan karib Fransisca Ratnasari—dan Aprilia masih dinilai kurang memuaskan saat tampil di Makau Terbuka Gold Grand Prix yang berakhir pekan lalu. Keduanya terhenti di babak perempat final. Padahal, Nana sudah

mampu tampil memuaskan saat menundukkan pemain terbaik Belanda Yao Jie di putaran kedua. Begitu pula Aprilia yang harus tunduk oleh Julia Wong Pei Tyi. Sebelumnya, pada turnamen super series di Jepang, keduanya hanya mencicipi putaran pertama. “Memang Julia memiliki peringkat lebih baik, tetapi seharusnya Aprilia bisa mendapatkan hasil lebih baik karena dia yang lebih banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga menguntungkan lawan,” tutur Marleve.(vem/diq)


METROPOLIS

21

Pontianak Post

Rabu 8 Oktober 2008

TOKOH

Gagal Kantongi IPP PONTIANAK -Sebanyak 14 lembaga penyiaran di Kalbar telah mendapatkan izin penyelenggaraan penyiaran (IPP). Menurut Faisal Riza dari Divisi Legalitas dan Perizinan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalbar, IPP tersebut adalah sementara, sebelum mendapatkan yang tetap. Keputusan tersebut ditetapkan dalam forum rapat bersama (FRB) sebagai wadah antara KPI bersama Kementerian Negara Komunikasi dan Informasi Faisal Riza (KOMINFO) yang dihelat belum lama ini untuk memutuskan izin penyelenggaraan penyiaran bagi 35 lembaga penyiaran yang berada di daerah ini yang telah mendapatkan rekomendasi kelayakan dari KPID Kalbar. “Dari 35 lembaga penyiaran tersebut yang telah dianggap telah memenuhi persyaratan dan ketersediaan kanal frekuensi dan berhak mendapatkan IPP sejumlah 14 lembaga penyiaran,” kata Faisal melalui siaran persnya, kemarin. Lembaga penyiaran yang mendapatkan IPP tersebut terdiri dari 3 tiga televisi swasta lokal; KCTV (kanal 45), Ruai TV (kanal 43) dan MKTV pada kanal 39 serta 9 radio swasta. Radio-radio tersebut yakni Radio Kita Gita Suara Khatulistiwa pada 87,6 FM Radio Kreasi Anak Negeri (KANS) pada 88,4 FM, Radio Mercu Suara pada 89,2 FM, Radio Swara Madina pada 90,0 FM, Radio Vista pada 92,4 FM, Radio Divasi pada 95,1 FM, Radio MAS Mujahidin pada 105,8 FM, Radio Samaria pada 97,9 FM, dan Radio Swara Prima pada 99,5 FM. Sedangkan 2 radio komunitas yang mendapatkan IPP yakni Radio RAMA pada 107,9 FM radius 2,5 km, dan Radio Prokom STAIN pada 107,8 FM radius 2,5 km.

■ Ke Halaman 27 kolom 1

KRIMINALITAS

Lagi Kerja, Pencuri Didor PONTIANAK– Hanya berselang beberapa jam setelah melakukan pencurian di Gang Ramin, Jalan HOS Cokroaminoto Pontianak, anggota kepolisian Sektor Pontianak Kota kemarin (7/10) menangkap pelakunya berinisial Dd. Sebelumnya polisi berhasil menangkap rekannya Stn di kediamannya di Gang yang sama tempat mereka melakukan aksi pencurian. Dd diringkus di tempat kerjanya di Jalan Juanda Pontianak. Polisi terpaksa menembak kaki kirinya, karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Kedua tersangka ini mencuri di koskosan didekat rumah Stn pada pukul 01.00 WIB (7/ 10) dini hari. Mereka berhasil menggondol uang Rp 300 ribu serta HP merk Nokia tipe N70. Dua jam berikutnya, polisi berhasil mengamankan Stn. Dari informasi yang diperoleh dari rekannya tersebut, polisi mengembangkan dan menangkap Dd, yang berprofesi sebagai juru parkir dan penjaga malam salah satu bengkel di Jalan Juanda. Setelah tertangkap, Dd langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk mendapatkan perawatan. Kapolsek Pontianak Kota, AKP Hudallah membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pada saat kejadian polisi mendapat laporan dari masyarakat. Setelah melakukan penyidikan, pihaknya berhasil menangkap salah satu tersangka. “Baru kemudian kita menangkap tersangka lainnya,” ungkapnya. Kedua orang ini, tambahnya, merupakan penjahat kambuhan. Mereka baru 2 bulan keluar dari rumah tahanan. Stn ditahan karena pernah melakukan pencurian motor. Sedangkan Dd, pernah terlibat kasus penjambretan. Dengan maraknya penjambretan dan pencurian akhir-akhir ini, Huda mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, baik di rumah maupun saat bepergian. Ia menyarankan, masyarakat untuk tidak membawa uang dalam jumlah yang besar saat bepergian tanpa pengawalan khusus. “Polisi akan bekerja maksimal, namun tetap memerlukan bantuan masyarakat,” katanya. (hen)

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

IKRAR : Calon walikota dan wakil walikota Pontianak menyatakan siap menang – siap kalah dan siap pula untuk menjaga kamtibmas selama pemilu berlangsung.

Calon Walikota Sepakat Wujudkan Pemilu Aman PONTIANAK - Sebanyak 15 pasangan calon kepala daerah menandatangani kesepakatan bersama di depan halaman Kantor Walikota Pontianak, Selasa (7/10) pagi. Mereka siap menerima dan mendukung calon terpilih. Penandatanganan

kesepakatan ini dihadiri tujuh pasang calon walikota dan wakil walikota Pontianak, delapan pasang calon bupati dan wakil bupati Kubu Raya, dan tim sukses kampanye. Acara ini disaksikan Walikota Pontianak, Kapoltabes Pontianak, wakil

pemerintah Kubu Raya, Ketua Pengadilan Negeri Pontianak, Kajari Pontianak, dan jajaran muspida lainnya. Inti konsep kesepakatan yaitu seluruh pasangan calon kepala daerah siap menerima dan mendukung calon terpilih.

Mereka juga siap memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, serta siap bekerjasama dengan aparat keamanan lainnya. Kapoltabes Pontianak, Kombes Pol Son Ani mengungkapkan diperlukan

Kampus Untan Modern, Telan Dana 40 Juta USD PONTIANAK - Sejumlah gedung Universitas Tanjungpura (Untan) akan dihancurkan. Sebagai gantinya, pihak universitas membangun gedung terpadu empat lantai dengan 360 ruang kuliah. Menurut Rektor Untan, Chairil Effendi, pihaknya tengah menyempurnakan proposal pendanaan untuk modernisasi dan reintegrasi kampus ke Islamic Development Bank (IDB). “Kami sedang menyusun proposalnya dan sedang diperbagus lagi oleh salah satu perusahaan BUMN. Jika lancar, Desember tahun ini mudah-mudahan sudah bisa masuk blue book IDB. Jika sudah masuk, proposal kita akan diperjuangkan untuk dinegosiasikan ke funding

dari negara Arab,” bebernya. Chairil mengatakan, jika pinjaman dana tersebut disetujui maka reintegrasi kampus akan dilakukan sekitar empat atau lima tahun mendatang. Estimasi biaya yang diperlukan untuk modernisasi kampus Untan tersebut mencapai lebih dari 40 juta US dollar. “Kampus lama akan dihancurkan sebagian. Akan dibangun satu komplek. Lokasinya depan rektorat, berlantai empat. Semuanya akan terpusat disitu,” katanya. Teaching Hospital Selain itu, pihak universitas juga tengah berjuang mendapatkan dana ■ Ke Halaman 27 kolom 1

Besok, KPU Umumkan Harta Calon Walikota PONTIANAK - Direncanakan tanggal 9 Oktober besok, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak secara resmi akan mengumumkan ke publik tentang daftar kekayaan tujuh pasang calon yang berlaga dalam perhelatan Pilwako Pontianak. Masih ada satu daftar milik Sutardmidji yang hingga kini masih sedang diproses di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketua KPU Pontianak, Hefni Supardi mengatakan, bila hingga Rabu

(8/10) ini daftar kekayaan Sutardmiji belum juga diterima oleh pihaknya, maka hanya kekayaan tujuh pasang calon saja yang diumumkan. Hefni mengatakan, saat ini pihaknya belum dapat memastikan siapa calon terkaya dan calon dengan harta paling sedikit. Data pada KPU masih bersifat sementara karena daftar kekayaan salah satu calon Walikota Pontianak, Sutarmidji belum diterima. ■ Ke Halaman 27 kolom 5

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

SIMULASI : Polisi tak segan-segan mengerahkan anjing pelacak guna menghadang demonstran yang berusaha untuk mengacaukan jalannya pilkada.

Rp 1,4 Miliar Amankan Pilkada Pontianak & KKR Baru Cair Rp 400 Juta PONTIANAK––Pemilihan calon kepala daerah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya tinggal menghitung hari. Meski waktu yang kian dekat sekitar 2 minggu kedepan, ternyata hingga kini Poltabes Pontianak masih belum menerima setengah dari dana pengamanan pilkada. Dari dana sebesar Rp 1,1 miliar, dana pertama yang baru cair Rp 400 juta saja. Bahkan untuk pengamanan pilkada di kabupaten baru, Kubu Raya, dari dana Rp 300

juta, sepersen pun belum diterima oleh Poltabes. Kapoltabes Pontianak, Kombes Pol Son Ani mengatakan proses pelaksanaan pilkada ini melibatkan dua satuan kewilayahan, yaitu Poltabes Pontianak dan Polres Kubu Raya. Menurut dia, dana pengamanan pilkada ini berasal dari APBD. Karena berdasarkan UU nomor 2008 tentang perubahan UU nomor 32 tahun 2004, UU nomor 2 tahun 2008 tentang ■ Ke Halaman 27 kolom 1

Daerah Terimbas Krisis Ekonomi AS PONTIANAK -Krisis ekonomi Amerika Serikat akibat macetnya kredit perumahan di negeri Paman Sam itu dikhawatirkan berdampak terhadap keuangan negara. Imbasnya, dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) yang akan dida-

patkan daerah akan berkurang. “Mudah-mudahan saja krisis keuangan global ini tidak berdampak pada APBN. Karena kita tahu penerimaan daerah yang bersumber dari pusat cukup besar, baik itu DAU maupun DAK. Besar kecilnya yang

diberikan ke daerah tergantung besar kecilnya penerimaan negara,” kata Sekretaris Daerah Kalbar, Syakirman kemarin (7/ 10) di Pontianak. Ia sendiri belum mengetahui secara persis sejauh mana dampak ■ Ke Halaman 27 kolom 1

Bekelit Sadam dan Iin; Adik Beradik Penderita Lumpuh Layu

Menangis Sedih Tak Bisa Berlebaran Secara Normal Betapa malang nasib Sadam Husen (17) dan Damin (12). Dua kakak beradik itu menderita lumpuh layu sejak kecil. Sadam anak keempat dari keenam bersaudara menderita lumpuh sejak usia 7 tahun, sedangkan Damin putra sulung pasangan Mulayar (62) dan Sumiati (60), mengalami lumpuh ketika umurnya baru menginjak 4 tahun.

HENDI / PONTIANAKPOST

MIRIS : Sadam dan adiknya, Damin hanya bisa meratapi nasib. Hendy Erwindi, Pontianak ILUSTRASI KEKES

Jangankan pergi berlebaran, untuk berpindah tempat saja, mereka harus dibopong.

SAAT didatangi di kediamannya, kedua bersaudara ini hanya termangu, melihat teman sebaya mereka bersenda gurau di beranda rumahnya di Gang Melati Jalan Parit Pangeran Pontianak Utara. Keinginan bercengkerama selayaknya remaja dan anak-anak lain tampak jelas di wajah mereka. Mata keduanya selalu memperhatikan tingkah laku teman-temannya yang notabene masih kerabat keluarga itu. Sadam dan Iin demikian panggilan sehari-harinya, duduk bersandar di ruang tamu yang sekaligus menjadi ruang keluarga. Suasana lebaran masih terasa, kue-kue yang masih tersisa dihidangkan. Kedua bersaudara ini pun terlihat mengenakan baju baru. “Baju lebaran bang. Ya, setahun sekali, untuk menyenangkan hati mereka,” kata Mulayar kepada wartawan. Dikatakan dia, pada saat lahir kedua anaknya itu normal. Sadam sempat masuk sekolah dan berhenti kelas 1 SD lantaran mengalami lumpuh. Gejala awal sebelum menderita lumpuh mereka sama. Keduanya mengalami demam tinggi, dan sering step. Setelah itu kondisi kesehatan mereka kian menurun, dan ■ Ke Halaman 27 kolom 1


22

METROPOLITAN

Pontianak Post, Rabu 8 Oktober 2008

LENSA Ikadin KKR Terbentuk IKATAN Advokat Indonesia (IKADIN) Kabupaten Kubu Raya terbentuk. Dari hasil rapat anggota pada tanggal 13 Agustus 2008 memilih M Nurdin Tawil sebagai ketua. IKADIN Kubu Raya merupakan pengembangan dari Kabupaten Pontianak seiring pemekaran kabupaten tersebut. Ketua terpilih IKADIN cabang Kubu Raya M Nurdin Tawil mengatakan, advokat mempunyai kewajiban serta tangM Nurdin Tawil gung jawab kemasyarakatan untuk membawakan peranan sebagai penggerak pembangunan sesuai dengan tujuan pembinaan hukum dan Pancasila serta UUD 1945. Dikatakannya, nantinya IKADIN Kubu Raya akan melaksanakan profesi sesuai dengan tugasnya memberi nasihat, bantuan, pelayanan, dan pembelaan hukum di dalam maupun di luar pengadilan serta memperjuangkan hak-hak keadilan. “Kami akan menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan sejalan dengan cita-cita luhur profesi,” ungkapnya. Advokat sebagai salah satu unsur penegak hukum, lanjutnya, mempunyai kewajiban mengabdi, dan menegakkan hukum demi tercapainya hukum yang mencerminkan nilainilai hidup yang luhur dan kesadaran hukum masyarakat. “Itu yang akan IKADIN Kubu Raya pegang teguh,” kata Nurdin Tawil yang juga ketua LBH Keadilan Kalbar. (hen)

INFO Silaturahmi IAFT IKATAN Alumni Fakultas Teknik (IAFT) Universitas Tanjungpura Pontianak, Selasa (21/ 10) mendatang melaksanakan silaturahmi dan halal bi halal di Pontianak Convention Centre (PCC).Ketua IAFT Untan, Bambang Widianto mengungkapkan, setelah melalui bulan penuh ampunan, maka tibalah Idul Fitri saat-saat kemenangan setelah berperang melawan hawa nafsu sebulan penuh. “Saat Lebaran tak semuanya bisa bertemu maka dari itu diharapkan dengan kegiatan ini semua keluarga besar Alumni Fakultas Teknik datang,” katanya kepada Pontianak Post kemarin. Menurutnya, waktu dan tempat pelaksanaan ditetapkan berdasarkan susahnya mencari tempat yang layak. Sebab, saat ini banyak tempat yang sudah dibooking untuk kampanye pilwako dan banyaknya rekan-rekan mahasiswa yang pulang kampung. “Kita juga melibatkan bantuan adik-adik Teknik Untan untuk menjadi panitia acara tersebut,” katanya. Untuk mendukung acara Halal bi Halal ini, kata Bambang, panitia juga meminta sumbang saran dari semua pihak terutama materi pengisi acara agar kegiatan ini berjalan lebih meriah daripada tahun-tahun sebelumnya. (bdi)

SINGKAT Ego Sektoral Antarinstansi EGO sektoral instansi pemerintah mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini dikemukakan Anggota Komisi B DPRD Kalimantan Barat Kashmir Bafiroes kemarin mengamati kinerja pemerintahan.“Ego lembaga tampak dari program kerja masing-masing instansi teknis. Kami melihat ada kegiatan tumpang tindih antarlembaga,” katanya di ruang Fraksi Partai Golkar. Ia mencontohkan dinas pertanian dan perkebunan membuat program peningkatan produksi. Menurutnya, konsep ideal adalah Disperindag dan Bakomapin mampu memasarkan produk pertanian tersebut.“Namun yang terjadi antarinstansi jalan sendiri-sendiri. Padahal semua lembaga itu berada pada sektor perekonomian,” ungkap Kashmir sapaan akrabnya. Politisi daerah pemilihan Kabupaten Sambas ini mengatakan mengamati kondisi kelembagaan ia pesimis pertumbuhan ekonomi Kalbar dapat meningkat signifikan. Prediksinya, perekonomian Kalbar mungkin tumbuh di bawah satu persen.“Apalagi kalau dikaitkan dengan kondisi ekonomi global secara makro sekarang ini. Imbas resesi di Amerika pastinya berpengaruh terhadap Kalbar,” jelasnya. Kashmir mengungkapkan dampak terkecil resesi ekonomi dunia seperti penurunan harga komoditi perkebunan berupa karet dan kelapa sawit. Aktivis mahasiswa era 70-an ini menegaskan pemerintah daerah diharapkan mampu mengantisipasi kondisi tersebut supaya tidak berdampak luas kepada masyarakat. “Kepala daerah sebagai pengambil kebijakan diharapkan mampu mengambil langkah mengatasi imbas resesi ekonomi global. Semoga saja, gubernur sekarang tanggap dengan persoalan ini,” katanya. (riq)

RUMAH SAKIT: • Soedarso : 737701. • Antonius : 732101 • Yarsi : 39685. • Rumkit II : 721391. PEMADAM KEBAKARAN: • Dinas Pemadam Kebakaran Kodia : 730897, • Budi Pekerti : 740587, • Pelabuhan : 732181, • Panca Bhakti : 736344, • BPAS : 883030, 883251, • UPKGR (Unit Pemadam Kebakaran Gotong Royong) : 887450. POLISI: Poltabes Ptk : 734900. • Satlantas : 732439, 24900. Polsekta Utara : 883126, • Selatan : 736184, Barat : 774766, • Sui Raya : 721148. • Kota : 7558880, 737060 Timur : 742910 PELAYANAN UMUM: • Gangguan PDAM : 34642, • PLN : 123.

HANCUR : Trotoar di ruas jalan Tanjungpura tampak telah hancur selama beberapa minggu, namun belum ada usaha untuk diperbaiki oleh dinas terkait. SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

Pasokan Beras Meningkat PONTIANAK – Jumlah beras yang masuk ke Kalimantan Barat dari April hingga Agustus 2008 melalui pelabuhan Pontianak mengalami peningkatan. Hal ini diungkapkan Humas PT Pelindo Cabang Pontianak Kurnia Jaya belum lama ini. “Sempat terjadi penurunan pada April Mei dan Juni, namun dari Juli dan Agustus mengalami peningkatan,” kata Kurnia. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Pelindo Pontianak, pada April, jumlah beras yang dibongkar di pelabuhan adalah 10.239 ton. Selanjutnya menurun pada Mei menjadi 6.151 ton. “Turunnya mencapai 4.088 ton,” katanya. Masuk ke bulan Juni, mengalami penurunan sebesar 1.882 ton menjadi 4.269 ton. “Ini sedikit

banyak ada pengaruhnya atas kerusakan alat yang terjadi di Pelindo,” ungkapnya. Jumlah tersebut, sedikit membaik memasuki Juli 2008, tercatat arus bongkar beras di pelabuhan ini mencapai 5.205 ton. Hal ini berarti terjadi kenaikan sebesar 936 ton.Jumlah itu kembali naik ketika memasuki Agustus 2008. Pada bulan ini tercatat sebesar 7.695 ton.Terjadi kenaikan sebesar 2.490 ton. “Kalau September kita belum menghitung berapa. Nanti pasti akan kita publikasikan,” ungkapnya. Secara keseluruhan, kata Kurnia lagi, total arus bongkar beras di Pelindo dari periode April hingga Agustus sebanyak 33.559 ton. Ia menambahkan, untuk komoditi lainnya seperti gula, jumlah bongkar di Pelindo mengalami

fluktuatif. Hal ini dapat dilihat dari data yang ada. Pada April 2008, tercatat sebesar 2.000 ton. Kemudian pada Mei sebanyak 1.768 ton. “Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 232 ton,” katanya. Menurut Kurnia, pada Juni 2008, jumlah itu mengalami kenaikan lagi. Tercatat di bulan ini sebesar 2.500 ton. “Naiknya mencapai 732 ton,” kata Kurnia. Namun, nilai tersebut anjlok lagi pada Juli. Penurunan tersebut mencapai 760 ton, dari total bulan Juli sebesar 1.740 ton. “Untuk Agustus dan September, kita belum melakukan rekapitulasi datanya,” jelasnya. Ia mengatakan, secara total, jumlah total gula yang dibongkar di pelabuhan Pontianak adalah 8.008 ton. “Semuanya berjenis gula pasir,” katanya. (ody)

Antisipasi Eskalasi Politik PONTIANAK – Kampanye pemilihan kepala daerah empat kabupaten/kota di Kalimantan Barat dimulai Rabu (8/10). Kepolisian telah memantapkan persiapan pengamanan dan antisipasi naiknya eskalasi politik di daerah. sebab Pemilu berpotensi menimbulkan gangguan Kantibmas. “Netralitas anggota polisi dalam kehidupan berpolitik harus tetap terjaga. Sebagaimana pasal 8 undang-undang nomor 2 tahun 2002,” kata Kapolda Kalbar Brigjen R Nata Kesuma di Pontianak kemarin. Empat daerah yang akan memilih kepala daerah baru adalah Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak, Kabupaten Kubu Raya

serta Kabupaten Sanggau. Menurut Kapolda, tahapan kampanye tersebut potensi konflik di masyarakat sangat tinggi. Hal ini, tambah dia, disebabkan karena gesekan-gesekan yang sifatnya individu atau kelompok akan dibawa kearah etnis. “Hal ini perlu diwaspadai karena berdasarkan data yang ada bahwa Kalbar termasuk daerah yang rawan konflik, walaupun pengalaman beberapa pelaksanaan pemilu kepada daerah dan gubernur semuanya berjalan dengan lancar, santun, bermartabat, damai dan sukses,” kata Kapolda. Kesuma mengatakan, semua pihak punya kewajiban untuk

mengantisipasinya. Baik melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat pre-emtive yang dilakukan oleh binamitra, humas dan brimob serta pengemban fungsi kepolisian lainnya melalui program perpolisian masyarakat. “Menjelang pilkada ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian khusus. Jadi memang sudah dianalis inteligen. Selain itu, banyak calon-calon kepala daerah yang datang kesini (Polda Kalbar) dari berbagai etnis, kemudian pengalaman kalau terjadi apa-apa yang rugi masyarakat juga. Kita sudah kumpulkan pemimpin partai ketua-ketua adat,” katanya. (ody)

Kalbar Kekurangan 3.500 Dokter PONTIANAK - Kalimantan Barat masih kekurangan sekitar 3.500 dokter. Selain itu, provinsi ini dihadapi dengan tingkat perpindahan (turn over) dokter yang tinggi antarkabupaten/kota dan antarprovinsi. Menurut Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, rasio kebutuhan dokter dan penduduk yang ideal adalah 1 berbanding 1.000 penduduk. Akan tetapi, realitas saat ini di Indonesia adalah satu dokter berbanding 3.000 penduduk. “Karena itu kehadiran program studi pendidikan Dokter Universitas Tanjungpura (Untan) ini dipandang menjadi salah satu solusi tepat mewujudkan pembangunan kesehatan masyarakat Kalbar,” kata Cornelis pada acara pengucapan janji kepa-

niteraan mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Untan di RSUD dr Soedarso kemarin (6/10). Sementara menurut Kepala RSUD Soedarso M Subuh, saat ini di Kalbar terdata baru 500-an dokter. Bila jumlah penduduk di Kalbar saat ini berjumlah 4 juta orang, maka rasio dokter dengan penduduk yakni 1 berbanding 7.000. Menurut Subuh, tingkat perpindahan dokter baik antarkabupaten/ kota maupun antarprovinsi sekitar 30% per tahun. Perpindahan itu disebabkan dokter tersebut melanjutkan studinya atau faktor lainnya seperti tidak betah tinggal di suatu daerah karena berbagai keterbatasan. “Ada yang karena merasa bukan orang daerah itu dan hanya

menyelesaikan kewajiban melaksanakan tugas sebagai dokter. Selesai tugas, dia kembali ke daerahnya masing-masing,” kata Subuh. Dia berharap, kehadiran program studi pendidikan dokter di Untan, di mana mahasiswanya terdiri dari seluruh kabupaten/kota di Kalbar bisa mengabdi di daerahnya masing-masing. “Sebaran dokter di Kalbar juga tidak merata. Sekitar 50 persen dokter berada di Kota Pontianak. Ini tantangan juga bagi pemerintah daerah supaya dokter betah tinggal di suatu wilayah. Terutama dalam memenuhi kebutuhan intelektual dokter seperti sarana komunikasi dan telekomunikasi yang memadai,” katanya. (zan)

Lebaran Sampah Tak Terangkut PONTIANAK - Budaya konsumtif saat menyambut perayaan hari besar tidak diikuti pola hidup bersih oleh masyarakat. Kehidupan seperti terhadap lingkungan yakni terjadi penumpukan sampah di tempat pembuangan sementara. Bagaimana kondisi kebersihan kota pascalebaran? Sepekan lebaran sampah di beberapa jalan Kota Pontianak menumpuk. Tumpukan sampah dapat ditemukan di Jalan Wahidin, Jalan HRA Rahman, Jalan Husein Hamzah, perimpangan Jalan Puskesmas, Depan Pasar Dahlia dan Jalan Sungai Raya Dalam. Tumpukan sampah terbanyak ada di Jalan Wahidin dan Jalan Sungai Raya Dalam. Sampah meluber ke badan jalan sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas kendaraan. Sri, warga Jalan Wahidin mengatakan tumpukan sampah yang tidak terangkut sangat mengganggu kenyamanan. Menurutnya, sampah yang basah kena hujan menimbulkan bau tidak sedap. “Kami sebagai masyarakat tidak bisa berbuat banyak. Hanya pasrah

dengan melubernya sampah di tempat pembuangan sementara,” ungkapnya. Widi, warga Jalan HRA Rahman menyesalkan banyak sampah di pinggir jalan. Dikatakannya, sampah bukan dibuang di TPS oleh masyarakat dengan menumpuk semau mereka. “Pemandangan dan bau tidak sedap ketika kita melintas di jalan ini. Kami berharap instansi terkait dapat mengangkut sampah yang bertebaran tersebut,” harapnya. Dinas Kebersihan Kota Pontianak hanya memiliki 44 kendaraan pengangkut sampah. Lima kendaraan tidak bisa digunakan karena rusak dan sembilan kendaraan kontainer serta sembilan kendaraan dump truk pengangkut sampah. “Sampah yang harus diangkut dari 130 TPS. Hari biasa, setiap mobil bisa mengangkut sampah dua sampai tiga ritase. Menjelang dan pascalebaran ada titik-titik tertentu perlu diangkut berulang kali yakni 4-5 ritase,” ujar Sugimin, kepala Dinas Kebersihan Kota Pontianak. (riq)

Pasar Lokal Dikuasai Produk Asing PONTIANAK – Pola konsumtif warga Kalimantan Barat peredaran produk asing menguasai pasar lokal. Badan Pusat Statistik mencatat impor pada Juli 2008 mencapai 10,62 juta dolar Amerika. Produk Singapura mengalami peningkatan hingga 548,76 persen. Tiga negara yang mendominasi pasokan ke pasar Kalbar, yakni Malaysia, China dan Singapura. “Ada sembilan negara yang memasok barang ke Kalbar. Tapi tiga negara yang paling dominan. Singapura mengalami peningkatan yang signifikan,” kata Kepala BPS Kalbar Nyoto Widodo di Pontianak kemarin. Nilai impor pada Juli 2008 meningkat sebesar 74,42 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 179,38 persen dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya. Pupuk impor terbesar dengan peningkatan sebesar 36,70 persen, diikuti oleh mesin-mesin pesawat mekanik sebesar 50,64 persen.

Periode Januari-Juli 2008, pupuk, mesin mekanik, dan bahan kimia organik memberikan kontribusi terbesar yaitu sebesar 44,89 persen dari total impor. Nilai impor tertinggi periode Januari-Juli 2008 yaitu pupuk sebesar US$12,02. Total impor Januari-Juli 2008 menurun sebesar 6,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan kontribusi sebesar 66,35 persen terhadap total impor. Sebaliknya periode Januari-Juli 2008 impor mengalami penurunan sebesar 2,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selama Januari-Juli 2008, Malaysia, China dan Singapura merupakan negara pemasok terbesar yaitu masing-masing berkontribusi sebesar 35,35 persen, 18,04 persen dan 26,02 persen. Sebesar 86,13 persen impor dari sembilan berasal dari Asia, 2,12 persen dari Amerika Serikat dan 5,20 persen dari negara lainnya. (mnk)

Odong-Odong; Hiburan Keliling Warga Perkotaan

Diputar Pakai Tangan Perut pun Terguncang Tak cuma berbentuk mobilmobilan dan kuda kayu, odong-odong atau Jotonroi ada yang berbentuk komedi putar. Biasanya untuk menggerakkannya, menggunakan engkolan seperti sepeda. Namun, kali ini dengan tangan. Lelah, sudah pasti. Namun, dari sinilah pekerjanya bisa makan. M Kusdharmadi, Pontianak

SIANG itu hari cukup cerah. Angin semilir. Udara masih saja panas. Dari kejauhan, di halaman GOR Pangsuma Pontianak, seorang pria menggunakan baju hitam dan topi menggerakkan komedi putar dengan tangannya. Di atasnya, dua orang anak kecil duduk. Wajahnya pucat. Namun tetap tersenyum, meskipun sedikit dipaksakan. Musik yang diputar,

cukup menghilangkan ketegangan. Dua menit lamanya, Hendi (25) harus menggerakkan odongodong komedi putar. “Satu lagu dua menit. Tarifnya Rp2.000 per orang,” kata Hendi. Komedi putar itu hanya bisa dinaiki empat orang. Itu pun anakanak usia di bawah lima tahun. Dudukannya, bekas sepeda kecil berbentuk binatang. Warna-warni dibuat sedemikian rupa. Cukup kokoh. Karena dari sisi ke sisi, di las dengan rapi.Odong-odong ini ditopang dengan dua roda. Satu roda lain untuk mengengkol Jotonroi ini secara keseluruhan. “Saya biasa mutar sampai ke Sei Raya, Sepakat dan Sei Jawi,” kata bapak satu anak ini. Dari inilah, Hendi dapat menafkahi keluarganya. Ia mengatakan, sehari omzetnya bisa mencapai Rp200-300 ribu. Tapi, itu tidak semua jadi miliknya. “Saya bagi hasil sama bos yang punya alat,” kata pria asal Madura ini. Lebaran kemarin, ia mangkal

di Taman Alun Kapuas. Di sini ia benar-benar meraup keuntungan. “Lebaran ramai sekali. Habis tenaga saya,” katanya. Ia menekuni pekerjaan ini sejak tiga bulan lalu. Sebelumnya dagang. Ia tertarik karena kebutuhan ekonomi keluarganya. “Di sini bisa dapat uang lebih banyak,” katanya. Tidak ada rasa lelah baginya. Meskipun harus selalu siap memutar odong-odong itu. Apalagi, ia harus mengayuh keliling Kota Pontianak. Semua dilakukannya demi anak dan istri di rumah. “Ini sudah bagian dari SHANDO SAFELA/PONTIANAKPOST pekerjaan saya,” ungkapnya. O D O N G : Berbentuk mobil dari kayu-kayuan, odong-odong Ia berangkat kerja mulai dari menjadi hiburan alternatif. jam 06.00 WIB. Hendi mencari uang sampai sore. “Pulang ke Permainan seperti ini, cenRohid (4) , salah seorang bocah rumah biasanya malam,” ucapnya. yang menjadi konsumen odong- derung dijadikan alternatif hibuIa mengatakan, odong-odong odong mengaku senang. Ia tidak ran. Tak mampu main di mal, yang itu dibeli seharga Rp6 juta oleh puas hanya dua menit saja. Menu- harus mengeluarkan isi kantong bosnya. Diangkut menggunakan rutnya, ia akan naik lagi. Rohid lebih banyak, odong-odong menkapal dari Jawa Tengah. Perawa- sering menaiki model lainnya. “Baru jadi pilihan. Meski demikian, tannya tidak susah. “Paling yang kali ini naik model ini (komedi apapun jenis permainan, jika biasa rusak tapenya saja,” katanya. putar),” katanya terbata-bata. positif harus dijaga. (*)


PINYUH

Pontianak Post, Rabu 8 Oktober 2008

23

Gong Kampanye Pilkada Dimulai

FIGURA

HUT TNI di Mempawah

SEGITIGA EMAS Pembangunan Gedung Dakwah Dimulai KELUARGA Besar Muhammadiyah Kabupaten Pontianak, tidak lama lagi akan memiliki sebuah gedung dakwah dan sekretariat Muhammadiyah yang lebih refresentatif. Jika saja, rencana pembangunan itu bisa berjalan normal. Hal itu tertampik dari pengakuan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pontianak M. Musa S.Pd.I, pda acara halal bi halal Muhamadiyah yang dikaitkan dengan peletakan batu pertama pembangunannya, kemarin. Disebutkan, untuk tahap pertama pembangunan pondasi, Pemkab Pontianak dibawah pimpinan Bupati Drs H Agus Salim membantu Rp30 juta. Padahal, rencana biaya yang dibutuhkan sebesar 403 juta, dibangun dua lantai di komplek STM Muhammadiyah. (ham)

Calon Sampaikan Visi Misi

PRINGGO/PONTIANAK POST

GELAR PASUKAN : Kapolres Pontianak AKBP Drs Apriyato Basuki Rachmad Sik.MH, selaku inspektur upacara, menyematkan pita ke salah seorang anggota Polres Pontianak, sebagai tanda dimulainya Operasi Pilkada Kapuas 2008.

Sunarto; Berobat Jantung Koroner RS Tlogorejo Jatim BANYAK pasien penderita jantung koroner sulit mendapatkan kesembuhan total. Kendatipun mereka sudah berupaya maksimal, mulai dari para normal, perdukunan hingga berobat kerumah sakit dalam negeri. Tidak sembuh dibawa ke RS Luar Negeri yang dinilai memiliki kemampuan dalam hal penyembuhan seperti Malaysia, misalnya. Hamdan, Pinyuh

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

PERINGATAN Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Tahun 2008 tingkat kalbar dipusatkan di halaman kantor Bupati Mempawah, Kamis 9 Oktober besok. Akan bertindak sebagai inspektur upacara Danrem 121/ABW dan akan dihadiri Gubernur, Kapolda serta para petinggi setiap satuan yang ada dibumi Khatulistiwa. Komdan Kodim 1201/MPH Letkol Inf Parlindungan Sirait dikonfirmasikan Pontianak Post saat melihat kesiapan lapangan, kemarin membenarkan. Dimungkinkan, Rabu (8/1) hari ini ada kendaParlindungan Sirait raan tempur dari beberapa satuan yang ada sudah akan masuk lokasi. Seperti Armed, Kaveleri, Brigif dan satuan lainnya. Dandim yang dekat dengan para wartawan itu tidak mengetahui secara pasti alsan pipinan menempatkan puncak HUT TNI tahun 2008 di kabupaten Pontianak. “HUT TNI itu setiap tahun diperingati setiap 5 Oktober. Karena masuk dalam kalender cuti bersama idul fitri, makanya dimajukan,” katanya. Sebagai tuan rumah tempat puncak acara, Dandim mengaku siap. Karenanya dia sudah menugaskan kasi Intel untuk terus memantau persiapan hingga pelaksanaan. “Pemda Kabupaten Pontianak sangat merespon positif, puncak upacara HUT TNI tahun 2008 itu dipusatkan di Mempawah. (ham)

“Tidak semua dokter spesialis rumah sakit diluar negeri yang terbaik dan mampu menyembuhkan semua penyakit. Dokter sepesialis dalam negeri juga punya kemampuan,” bantah Drs H Sunarto, Sekda Kabupaten Pontianak yang sudah puas mengobati jantung koroner hingga empat kali di sebuah RS di Malaysia Timur. Hasilnya sama sekali tidak memberikan penyembuhan. Sekda yang sudah dua bulan lebih cuti itu bercerita, mengapa dia bisa sehat dan lebih press dari sebelumnya. Kuncinya, setelah menjalani tindakan kateteresasi dari dokter spesialis jantung RS Tlogorejo

jelas Sunarto yang sempat Jawa Timur dokter Sodiqur membawa hasil medik Rifki SPJP sejak 20 Septersebut kepada dokter RSU tember (20 Ramadhan 1429 Rubini. Ternyata menurut hijriah-red), hingga kini dokter Kukuh Subekti, kesehatan semakin memselain operasi tutup bedah baik. (bypass), masih ada cara “Saya bagaikan mendalain. Lantas, dr Kukuh patkan lailatul Qadhar, memberitahu, disebuah RS melalui tangan dr Sodiqur Tlogorejo Jatim. Lalu Rifki,” katanya bersyukur. menelpon temannya dr Sejak menjalani operasi Sodiqur Rifki SPJP dan melalui pemotongan nadi H Sunarto disebutkan kondisi Sekda. besarnya, (kateterisasi-red) lalu dimasukkan sejenis kabel yang Jumat tiba di RS Tlogorejo, sabtu operasi menembus pembuluh-pembuluh darah potong nadi dilakukan. “Percepatan tersumbat, sehingga dua jam setengah operasi, setelah dokter melihat kondisi operasi, kini Sunarto merasakan jantung- saya melemah. Bayangkan saja, tensi darah saya turun hingga 70 per 50,” cerita nya berdetak secara normal. “Empat kali saya berobat di RS Sunarto didampingi sang istri. Dia Kuching Malaysia Timur, tidak satupun menyampaikan ucapan terima kasih warga setempat yang berobat. 100 persen kepada Bupati beserta jajaran, Direktur yang berobat jantung koroner berasal dari RS Rubini, dr Kukuh Subekti dan dr Junaidi, dr Sodiqur Rifki SPJP dan pasien kalbar,” aku Sunarto. Sudah melakukan check up hingga masyarakat yang memberikan doa berobat langsung di beberapa RS di restunya. “Insya Allah, saya akan Jakarta. Hasil mediknya sama dengan kembali ke Jatim. Karena masih ada hasil medik yang dikeluarkan RS di dua pembuluh darah yang belum dipasang cincin,” aku Sekda yang kini Malaysia. “Jantung saya disebutkan ada pe- disekitar jantungnya sudah ditanamnyempitan. Dan musti dilakukan operasi,” kan lima ring cincin. (ham/pk)

MEMPAWAH-Gong kampanye pilkada di Kabupaten Pontianak dimulai hari ini. Sesuai agenda kegiatan yang ada, pagi ini rencananya akan digelar penyampaikan visi misi dari enam pasangan calon kepala daerah. Acara itu sendiri dilaksanakan di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Pontianak. Demikian dikatakan Ketua KPUD Kabupaten Pontianak, Munir Putra ST, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/10), kemarin. Kepada Pontianak Post, dia mengatakan, dalam penyampaian visi misi nanti, tidak ada sesi dialog. Kebijakan ini diambil berdasarkan hasil Ketetapan KPUD Kabupaten Pontianak, Nomor: 15/KPU/ Kab.PTK/IX/2008 tentang Jadwal Pelaksanaan Kampanye Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pontianak, tetanggal 16 September 2008. “Sesuai dengan kesepakatan bersama, agenda kampanye hari pertama ini akan menghadirkan seluruh pasangan calon dan terbuka untuk umum,” terangnya terbuka. Untuk hari kedua kampanye, Kamis (9/10) mendatang, masing-masing calon akan berkampanye di zona-zona yang telah ditentukan. Untuk pasangan HM Husni Thamrin-Drs Idrus Adam akan berkampanye di zona 1, meliputi kecamatan Siatan dan Segedong. Untuk pasangan DR Ir Pangeran Ratu Mardan Adijaya Kusuma Ibrahim MSc-Jonni Djamal SE akan berkampanye di zona 2, meliputi kecamatan Sungai Pinyuh dan Anjongan. Untuk pasangan Drs.Johni Hasan,M.Pd dan Aida Mokhtar,S.Ag.M.Hum,

Munir Putra

mereka akan berkampanye di zona 3, tepatnya di kecamatan Mempawah Timur. Untuk pasangan Drs H Agus Salim MM-M Soleh SSos, mereka akan berkampanye di zona 4, tepatnya di kecamatan Mempawah Hilir. Untuk pasangan Suryansyah,SE dan M.Marcellus, TJ,SH.MM, mereka akan berkampanye di zona 5, tepatnya di Kecamatan Sungai Kunyit. Sedangkan untuk pasangan Drs H Ria Norsan MM.MH dan Drs H Rubidjanto, mereka akan berkampanye di zona 6, di kecamatan Toho dan Sadaniang. Masa kampanye dimulai 821 Oktober. Sementara masa tenang berlaku mulai 22-24 Oktober. Keesokan harinya, Sabtu, 25 Oktober, pemungutan suara resmi dimulai. Untuk hari terakhir kampanye, KPUD Kabupaten Pontianak akan melaksanakan kampanye damai yang dilakukan oleh seluruh pasangan calon bupati dan wakil bupati Pontianak. Jika tidak ada halangan, pada hari yang sama pula akan diadakan debat kandidat.(go)

BENGKEL

“JASA MANDIRI” (A HIE) Jl. Pendidikan No. A27 Sungai Pinyuh HP. 081315517363 (A Hie) Telp. 0561 - 653782 - 654362 Perwakilan Balai Karangan Jl. Raya Entikong No. A19, Engkahan Kec. Sekayam Kab. Sanggau HP.081345435582

TWO IN ONE Menerima Pesanan : - Pintu Besi - Folding Gate,Pagar - Tangga Stainless - Pagar & Tangga Besi - Tempa

- Canopy Polycarbonate - Pintu Pagar / Pintu Dorong - Railling Tangga dll…

Melayani Seluruh Kalimantan BaraT TUNTUTAN JAMAN UNTUK KEAMANAN


cmyk

SAMBAS

24

Pontianak Post

+

tilik Reuni SPGN 1982 ALUMNUS SPGN Singkawang angkatan tahun 1982 akan menggelar reuni. Menurut Ketua Panitia Supardi Ja’far SPd didampingi Sekretaris Panitia Adi Suhardi SPd, pertemuan alumni tersebut rencananya akan dihelat di gedung Fu Kuhi Kiong, Jalan Pendidikan Pemangkat. “Tujuannya adalah untuk mempererat silaturahmi antar alumni,” ujarnya kemarin, di Sambas. Supardi mengatakan momentum lebaran dimanfaatkan untuk pertemuan itu, mengingat para alumni sedang berkumpul pulang ke kampong halaman masing-masing. Sehingga demikian, tukasnya, dapat meluangkan waktu untuk bertemu dengan rekan-rekan semasa masih menimba ilmu di sekolah pendidikan guru saat duapuluhan tahun yang lalu. Selaku Ketua Panitia, Supardi berharap kepada teman-temannya dapat menyempatkan diri hadir di reuni nanti. “Memang Kami sudah menyebarkan undangan. Dan apabila yang belum mendapatkannya, anggaplah informasi ini juga merupakan undangan resmi dari panitia,” ungkapnya.(mur)

Halal Bihalal Depag KANTOR Departemen Agama Kabupaten Sambas, kemarin, menggelar halal bihalal di surau komplek perkantoran ini yang terletak di Jalan Pembangunan Sambas. Kegiatan dihadiri seluruh keluarga besar Kandepag Kabupaten Sambas. Tampil sebagai penceramah Ustad Kholilullah LC. “Halal bihalal ini adalah agenda rutin yang Kami lakukan saban tahun setiap Idul Fitri,” ujar Kasi Penerangan Masyarakat Kandepag Kabupaten Sambas Nurriahman SE MAg, kepada Pontianak Post kemarin, di Sambas. (mur)

Rabu 8 Oktober 2008

Listrik PDAM Nyaris Diputus

terigas Utamakan Kesadaran KEINGINAN untuk tertib dalam berlalu lintas, menurutnya, akan lebih baik tumbuh dari kesadaran. “Sehingga demikian, ada atau tidak ada Polisi, warga menganggap bahwa disiplin berkendaraan merupakan kebutuhan bagi dirinya sendiri,” ujar Kabag Binamitra Polres Sambas AKP Dahir SAg, ketika berbincang dengan Pontianak Post belum lama ini, di Sambas. Banyaknya AKP Dahir S.Ag pelanggaran lalu lintas yang dilakukan masyarakat selama Lebaran, tukas Dahir, memang cukup memprihatinkan. Mestinya hal tersebut tidak terjadi, ungkapnya, jika masing-masing menyadari bahwa mematuhi tertib lalin adalah untuk kesalamatan bersama, terutama individu yang bersangkutan. “Selaku petugas yang menegakan aturan, tetap yang ketahuan akan ditindak,” tegasnya. (mur)

l

Gara-gara Nunggak Rekening PLN Ratusan Juta

MURSALIN/PONTIANAK POST

RAMAI: Angkutan sungai termasuk yang sibuk selama Ramadhan dan Idul Fitri. Misalnya di dermaga pasar Sambas, puluhan motor air bertambat di sini hampir saban hari. Bukan hanya penumpangnya yang berjubel, barang juga membuat kendaraan sungai ini sarat muatan.

Pembangunan Pasar Tradisional Dimatangkan SAMBAS–Menindaklanjuti pantauan yang dilakukan oleh Bupati, dua hari lalu, ke lokasi pasar tradisional Sambas, kemarin, rapat koordinasi terbatas langsung digelar. Pertemuan di Ruang Rapat Bappeda tersebut dipimpin Bupati Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid dan didampingi Wakilnya dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPh. Hadir disitu diantaranya sejumlah pejabat seperti Kadis Perindagkop, Kadis Perhubungan, perwakilan Dinas Kimpraswil, Kabag Humas, Kabag Dalminbang, Camat Sambas, Kades Pendawan, Kades Pasar Melayu, dan beberapa lainnya. Bahasan utama di forum itu yaitu mengenai pembuangan saluran limbah yang dihasilkan dari lokasi pasar. Terutama me-ngenai

Ir H Burhanuddin A Rasyid

limbah potong ayam yang ada di pasar tradisional. Dalam arahannya Bupati menegaskan bahwa masalah itu perlu disikapi serius. “Rencana pembukaan border di Kabupaten Sambas sudah dekat,

salah satu harapan kita adalah ramai yang berbelanja di Sambas. Jika ramai yang berkunjung tetapi tidak belanja di sambas hanya dikarenakan faktor kebersihan, apa yang telah kita rencanakan adalah gagal,” papar Burhanuddin. Ia mengharapkan semua sektor menaruh perhatian besar mengenai kebersihan maupun tata letak lokasi serta kondisi pasar yang ada. Bappeda diperintahkan Bupati merancang pembangunan pasar yang dapat bersaing, terutama erat kaitannya dengan border kedepan. “Kita harus malu jika pasar kita kotor. Karena itu, semua stake holder yang ada hendaknya juga dapat mengajak semua komponen pasar agar mereka dapat mengatur diri mereka sehingga tampak lebih

rapi dan teratur lokasi berjualannya,” tutur Burhanuddin. Para pedagang, ujar Bupati, harus diajak untuk mengkomunikasikan hal ini. Hal ini, lanjut dia, agar tujuan dari konsep pembangunan yang direncanakan tercapai. “Tolong diajak para pedagang yang ada guna menentukan bagaimana mengatur kondisi pasar yang baiknya,” ungkapnya. Selain itu, Bupati juga mengingatkan pola pengaturan pembuangan sampah. Dia berharap semua dinas terkait ikut memikirkannya. “Makanya dalam merencanakan program pembangunan, tentunya tidak hanya merancang dari satu sisi saja, melainkan mempertimbangkan kedepannya dan faktorfaktor lain,” pintanya.(mur)

Ancaman Demam Berdarah Masih Risaukan Warga

PEMANGKAT-Ancaman demam berdarah hingga kini masih merisaukan warga, khususnya di wilayah Pemangkat. Karena sejak sebelum Puasa hingga kini korban berjatuhan selalu bertambah. Bahkan anak yang meninggal oleh virus melalui gigitan nyamuk ini sudah dua orang. “Terus terang, Kami juga ikut prihatin dengan kejadian tersebut, terlebih sampai ada yang meninggal,” ujar Kepala Puskesmas Pemangkat dr Nany, ketika dihubungi Pontianak Post kemarin, di Pemangkat. Menurut Nany sebenarnya penyikapan telah dilakukan oleh mereka sejak ditemukannya pasien pertama demam berdarah pada bulan Agustus. Penyemprotan atau fogging segera digelar

di beberapa lokasi pemukiman warga. Bukan hanya itu, jelasnya, pembagian abate dan sosialisasi program bersih-bersih lingkungan merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan. Kepala Puskemas mengungkapkan bahwa saat ini sepertinya memang merupakan siklus pembiakan nyamuk, terlebih mulai memasuki musim penghujan. Karenanya, tukas Nany, diharapkan kepada seluruh masyarakat hendaknya selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal secara massal. “Tidak bisa hanya satu rumah yang bersih, sementara tetangga lain tidak. Tetap saja berbagai penyakit, termasuklah DB, akan menular,” paparnya. Nany menjelaskan sampai saat ini perkembangan DB di

Pemangkat belum dikategorikan kejadian luar biasa. Jumlah korban yang tercatat yaitu masih dibawah sepuluh orang. Mengenai asal muasal datangnya penyakit mematikan tersebut, tukas Nany, masih mereka selidiki. “DB itukan penyakit menular. Bisa saja ada yang terkena saat bepergian dan sebagainya. Namun demikian Kita semua harus waspada. Termasuklah kebersihan di lingkungan sekolah, penting untuk diperhatikan,” tuturnya. Dedi Suhendi, salah seorang kepala rumah tangga di Pemangkat, mengaku risau dengan demam berdarah yang belum juga reda, dan bahkan kian menjadi-jadi. Menurutnya Pemerintah Daerah, khsusunya instansi terkait, harus segera menyikapi masalah yang

Bengkel

dihadapi masyarakat tersebut. Misalnya pelayanan rumah sakit dan sebagainya, ungkap Dedi, hendaknya dioptimalkan. “Terus terang, banyak orang mengeluhkan pelayanan rumah sakit daerah di Kabupaten Sambas tidak bias menangani dengan baik. Akhirnya pasien dilarikan ke Singkawang dan Pontianak,” ujarnya. Jika upaya antisipasi tidak cepat dilakukan pemerintah, tegas Edi, warga yang lain menambahkan, maka mereka akan beramai-ramai mendatangi Dinas Kesehatan guna meminta pertanggungjawaban. “Tolonglah jangan biarkan korban DB terus bertambah. Upaya pencegahan dan penanganan harus dilakukan secepatnya,” ungkapnya.(mur)

aNaM

RAJA BAJA

Jl. Adisucipto Km.8 No.2 Ptk HP. 08125612317 Telp. 722128, Fax. 721718

SAMBAS-Listrik PDAM di wilayah kerja Kabupaten Sambas kabarnya nyaris diputus PLN, karena tunggakan kian membengkak. Berdasarkan informasi, jumlah rekening yang belum dilunasi oleh perusahaan milik daerah tersebut hingga saat ini mencapai Rp 238 juta lebih. Meskipun belum ada penjelasan resmi dari pihak PLN, surat peringatan sebenarnya sudah disampaikan oleh mereka ke PDAM. Bahkan kabarnya, pukul duabelas siang kemarin, merupakan batas akhir diberikan kepada PDAM untuk menyelesaikan semua kewajibannya selaku pengguna jasa kelistrikan. “Sesuai aturan, ya, memang semestinya diputus sementara sampai dilunaskan,” celetuk salah seorang petugas PLN Sambas, ketika berbincang dengan Koran ini. Jika benar diputus aliran listrik di PDAM, secara otomatis mesin pemompa tidak dapat beroperasi. Ini berarti air ke pelanggan tidak bakal mengalir di seluruh wilayah kerja PDAM Kabupaten Sambas. Termasuklah di Kota Sambas, yang selama ini termasuk kawasan yang tidak mengalami macet aliran ledengnya ke rumah warga. Sementara untuk menggunakan mesin dengan solar jelas tak mungkin, mengingat harga opersionalnya yang mahal. Manejer PLN Sambas Agus Riyanto, ketika dihubungi Pontianak Post kemarin, di ruang kerjanya, membenarkan adanya peringatan dari PLN kepada PDAM. Sesuai batas waktu yang sudah ditetapkan, jelasnya, semestinya aliran listrik di PDAM Sambas dilakukan Selasa (7/10). “Kami di ranting hanya mengeksekusi kebijakan dari cabang,” tukasnya. Sebelum eksekusi dilaksanakan, rupanya kabar ini sampai ke Bupati. Serta merta sang pimpinan daerah meminta kepada PLN untuk memberikan penangguhan pemutusan aliran listrik. Karena ada jaminan dari orang nomor satu di Kabupaten Sambas, akhirnya PLN mengurungkan rencananya.“Memang benar Kita sudah berkoordinasi. Dan Pak Bupati pun menegaskan untuk siap membayar sekitar November atau Desember,” ungkap Agus. Sekretaris Badan Pengawas PDAM Kabupaten Sambas Mustamir, menjelaskan bahwa tidak terbayarnya tagihan listrik PLN oleh PDAM dikarenakan persoalan keuangan. Supaya layanan aliran air ke rumah warga tidak berhenti, ujarnya, pihak Pemkab telah membicarakan masalah tunggakan dengan PLN guna meminta waktu perpanjangan pembayaran. “Sudah. Tadi Kamis udah bertemu untuk membicarakan masalahnya,” tukas Kabag Ekon Setda Pemkab Sambas. (mur)

RAJA BAJA

BENGKEL FUSAN

Jl. A. Yani II No. 2 Telp. (0561) 7077218 - HP. 0811562392

+

DIJUAL KAVLING TANAH 1. Jl. PT Sumber Jantin Sambas (Kanan masuk) 2. Jl. PT Sumber Jantin (Kiri Masuk) 3. Gg. Usaha Baru Desa Lumbang Sambas Dijual tunai dan kredit 3 s/d 5 tahun Kredit tanpa uang muka, Angsuran mulai Rp 300.000,- per bulan Hub: Tan Abdul Malik

HP. 085 654 428 275

+

Two In One

• Folding Gate “Standar” • Canopy Polycar Bonet / Acrylic • Pagar & Tangga Stainless dgn Las Argon • Konstruksi Baja • Pagar & tangga besi tempa • Tangki CPO s/d 2.500 ton • Rolling Door • CCTV (Kamera Pengawas) • Mesin Pagar Otomatis JANGAN SALAH PILIH ! PASTIKAN ANDA MENDAPATKAN YANG TERBAIK

cmyk

Two In One MELAYANI PEMBUATAN : • Tangga, pagar, tralis, balkon, canopy, dll. • Dari besi tempa & stainless stell • Folding gate & pintu model kayu • Konstruksi baja

kWalitas terBaik MUtU terJaMiN

Ingin Pasang Iklan?

BIRO SAMBAS Hub : Rabbul

0813-4554-1441

+


SINGKAWANG

Pontianak Post, Rabu 8 Oktober 2008

MANASIK Depag Surati CJH DEPARTEMEN Agama Kota Singkawang akan menggelar pemantapan Manasik Haji Massal tahap kedua bagi calon jamaah haji tahun 1429 H/2008 M. Kegiatan tersebut akan dimulai sejak Selasa hingga Kamis (14-16/10) di Gedung MAN Model PSBB Jalan Veteran. Terkait dengan ini, Depag telah menyurati masing-masing calon jamaah. “Manasik tahap pertama sudah selesai dilaksanakan beberapa waktu yang lalu. Ini pemantapan lagi supaya para calon jamaah menjadi lebih siap,” kata Ibrahim, seorang calon jamaah, kemarin. Dalam manasik haji ini, para calon jamaah akan dibekali dengan berbagai pengetahuan mengenai haji di antaranya mengenai kebijakan pemerintah dan pemkot tentang ibadah haji, pengetahuan tentang kesehatan serta bimbingan ritual ibadah haji yang diselingi dengan praktik. Di hari terakhir manasik, dijadwalkan pula adanya penyuntikan vaksin maningitis (radang selaput otak) bagi para calhaj. Upaya tersebut dilakukan agar para calon jamaah haji dapat menjalankan ibadah haji dengan nyaman. Kenyamanan dalam menjalankan ibadah haji sangat diperlukan guna mencapai haji yang mabrur. Berdasarkan beberapa sumber di internet, diketahui bahwa Saudi Arabia adalah negara endemis untuk penyakit radang selaput otak. Radang yang cukup berbahaya ini di bawa oleh virus yang dapat menularkan ke orang lain secara cepat. Dengan cara vaksinasi, diharapkan penularan tersebut bisa diantisipasi. (rnl)

PDAM Pelanggan Bakal Rugi PELANGGAN PDAM di Kota Singkawang minta kepada Wali Kota Singkawang untuk berani mendesak kepada Bupati Sambas agar segera menyerahkan aset PDAM Kabupaten Sambas yang ada di Kota Singkawang. Hal ini dilakukan, agar Pemkot Singkawang bisa segera mungkin melakukan pembenahan baik manajemen maupun instalasinya.Demikian harapan sejumlah pelanggan PDAM yang dijumpai Pontianak Post, kemarin. Menurut pelanggan di Jalan Alianyang, Ana kepada Pontianak Post, air bersih mutlak dibutuhkan masyarakat Singkawang. Tanpa air ledeng, tentu masyarakat akan mengalami kesulitan memperoleh air bersih. “Bila membeli, harganya jauh lebih mahal,” kata Ana. Kata Ana, pelanggan akan dirugikan bila masalah PDAM ini tidak bisa diselesaikan dengan baik. Misalnya saja, kata Ana, ketika PLN memutuskan aliran listrik karena menunggak tiga bulan, maka berdampak pada aliran air ke pelanggan, belum lagi ancaman karyawan PDAM untuk melakukan aksi mogok. “Kita juga heran mengapa selama tujuh tahun berdirinya Pemkot Singkawang, masalah aset belum bisa diselesaikan. Apa yang menjadi kendalanya. Dulu, zaman Awang Ischak berkuasa dia enggan menerima aset karena ada hutang. Sekarang apakah Hasan Karman juga demikian. (zrf)

Fogging Massal 613 KK Dua Desa Antisipasi DBD

HARI/PONTIANAK POST

F O G G I N G : Mengantisipasi merebaknya demam berdarah dengue (DBD) pemerintah melaksanakan fogging (pengasapan) di dua desa pada 600 lebih rumah.

Segera Evaluasi PDAM Sambas BPK dan Kejaksaan Harus Pro Aktif SINGKAWANG—Ketua Tim Mediasi antara pelanggan PDAM Pemkab Sambas, R Suhartoyo SH MH menilai, pelayanan PDAM Sambas di Singkawang - setelah Singkawang pisah dengan Sambas semakin merosot. Debit air, distribusi jaringan serta kualitas air pun dirasakan cenderung menurun. Sementara, masyarakat selaku konsumen tentu selalu menginginkan yang terbaik. “Ini menjadikan suatu konsekuensi bagi Pemkab Sambas selaku pemilik untuk mengevaluasi PDAM,” katanya, kemarin. Sebagai pemilik, pemkab diharapkan tidak hanya diam dalam menyikapi kemelut yang terjadi sehingga terkesan ada yang disembunyikan. “Jangan sampai ada anggapan negatif seolah-olah pemkab tidak berani mengambil sikap karena ada benang merah yang kusut dan takut benang tersebut putus.

Terbang Setiap Hari Dengan BOING 737 PONTIANAK - JAKARTA

5X

Jam :06.30, 07.55, 10.40 12.25, 14.50,15.30 WIB Telp. :(0561) 734488

2X

Atau hubungi BIRO PERJALANAN ANDA

Jam : 08.05, 15.10 Telp. :(0542) 739225

2X

(PP) Jam 10.10 WIB

JAKARTA - JAMBI

2X

Jam : 09.50, 12.15, 15.20 Telp. : (0717) 436980

Jam : 10.05, 15.40 Telp. :(0561) 50643, 51861

JAKARTA - MEDAN

JAKARTA - PANGKALPINANG

3X

Jam : 08.05, 11.40 Telp. :(0711) 378655

2X

Jam : 07.30, 13.05 Telp. :(061) 4537620

JAKARTA - BANJARMASIN

2X

Jam : 08.05, 17.55 Telp. :(0511) 58996

JAKARTA - PAKANBARU

2X

Jam : 17.15, 11.40 Telp. :(0761) 856031

PEMANGKAT—Sebanyak 613 Kepala Keluarga di dua dusun yakni Cemara (Penjajab) dan Badak Putih (Harapan) mendapatkan pengasapan. Pengasapan dua dusun tersebut serentak dilakukan Selasa (7/10) kemarin. Hal ini untuk mengantisipasi bertambahnya korban demam berdarah. “Masyarakat cemas dengan bahaya demam berdarah sehingga jatuh korban, oleh sebab itu pengasapan yang dilakukan di perum Badak putih ini merupakan langkah antisipasi bertambahnya jatuh korban,” ungkap tokoh masyarakat Pemangkat Rahmadi M Imin, kemarin disela pengasapan perum Badak Putih. Dia mengatakan pengasapan ini merupakan inisiatif warga. Masyarakat perum badak putih, kata dia, meminta puskesmas Pemangkat untuk melakukan pengasapan di daerah ini. Atas usulan tersebut, pengasapan massal pun dilakukan. “Kami berharap pengasapan ini dapat meminimalisir korban akibat demam berdarah,” katanya. Bahkan, dia meminta pihak puskesmas untuk selalu siaga dan rutin melakukan pengasapan. “Jangan sampai ketika sudah muncul korba baru gencar melakukan pengasapan,” ungkapnya. Menurut Ketua RT 04/RW 12 Tabrani Nur, masyarakat cemas dengan maraknya penyakit DBD yang menyerang anak-anak.Bahkan, kata dia, dikawasan perum Badak Putih sudah empat orang terkena DBD. Sehingga hal tersebut membuat masyarakat lebih bertambah waspada. “Pengasapan yang merupakan inisiatif warga dan bantuan Puskesmas Pemangkat dan tokoh masyarakat seperti pak Rahmadi cukup membantu warga. Dengan demikian dapat meminimalisir perkembangan DBD,” ungkapnya. Untuk daerah perum Badak Butih, papar dia, terdapat sekitar 200 kepala keluarga. Dia menambahkan animo masyarakat untuk diadakan penyomprotan sangat tinggi. Agar anak dan keluarga lainya tidak terkena DBD.

JAKARTA - SEMARANG Jam : 07.00, 18.25 Telp. :(024) 3549888

2X

JAKARTA - YOGYA

JAKARTA - TARAKAN Jam : 05.10 Telp. :(0561) 32262

berkoordinasi dengan Pemkab Sambas dan Pemkab Bengkayang. Diharapkan proses penyerahan atau pemisahan aset dapat segera dituntaskan. Di sisi lain, pegawai PDAM diminta untuk tetap menjalankan tugasnya dan jangan sampai melakukan mogok kerja kembali seperti yang telah dilakukan sebelumnya. Sebab, hal itu tentu akan memperburuk keadaan. Masyarakat selaku konsumen tentunya akan semakin merasa keberatan karena “kekeringan”. Suhartoyo juga berharap adanya investor yang mau berinvestasi di bidang air bersih demi memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Singkawang, terutama konsumen/ masyarakat pasar yang hanya tergantung pada PDAM karena tak memiliki tempat penyimpanan air. “Harapan kita sekarang hanya kepada Wali Kota Hasan Karman untuk bisa menyelesaikan kemelut ini. Saran saya, tunda dulu proyek besar pemkot yang lain dan prioritaskan pada penanganan masalah air bersih,” katanya.(rnl)

JAKARTA - PALEMBANG

PTK - YGY - SUB

(021) 3840 888 DARI TERMINAL 1B BANDARA SOEKARNO HATTA Computer Sabre/A bacus

Atau, apakah benar ada indikasi KKN terhadap budget APBN, APBD dan dana masyarakat pemakai jasa PDAM melalui 75 proyek di tahun 2003-2008,” tanyanya. Jika memang ada fakta kuat ke arah KKN, menurutnya masyarakat akan mendukung pegawai PDAM untuk menggiring pelaku KKN ke kejaksaan atau KPK. Dia berasumsi bahwa yang membelit PDAM Sambas sekarang tak hanya persoalan aset tetapi juga ada indikasi KKN. Untuk itu, pihak BPK dan kejaksaan diharapkan dapat proaktif. Jangan pura-pura tidur. Masih terkait dengan persoalan PDAM ini, Suhartoyo juga sedikit menyampaikan kilas balik. Di tahun 2000 lalu, yang mana Singkawang belum berotonomi, kata dia, “Kami selaku elemen masyarakat (Elemen 2000) telah memperjuangkan aset PDAM”. Namun, ketika pemkot terbentuk, perjuangan aset tersebut terhenti karena Elemen 2000 beranggapan bahwa itu sudah menjadi tugas pemkot untuk

JAKARTA - BALIKPAPAN

2X

Reservasi JAKARTA

25

JAKARTA - PADANG

2X

Jam : 10.45, 18.25 Telp. :(0751) 446600

2X

Jam : 15.50 Telp. :(0274) 32262

JAKARTA - MANADO

JAKARTA - BIAK

Jam : 15.10 Telp. : (0341) 855878

Jam : 22.00 Telp. : (0981) 591636

JAKARTA - MAKASAR

JAKARTA - DENPASAR

Jam : 05.00 Telp. : (0411) 3655255

JAKARTA - KUPANG JAKARTA - SURABAYA

3X

Jam : 08.05, 14.35, 16.05 Telp. :(031) 5049666

Jam : 14.35 Telp. : (080) 830555

JAKARTA - JAYAPURA Jam : 22.00 Telp. : (0967) 550666

PONTIANAK-BATAM-MEDAN

4X

Jam : 10.30

Sementara itu, dalam waktu yang sama, pengasapan juga dilakukan di Dusun Cemara Desa Penjajab. Menurut Kepala Dusun Cemara, Sunarko, menilai perkembang biasakan nyamuk penyebab demam berdarah meresahkan masyarakat. “Bahkan dari tiga warganya yang terserang DBD, satu diantaranya meninggal yakni Ayu yang berusia enam tahun,” ungkapnya. Berangkat dari kasus tersebut, kata dia, masyarakat tidak mau kecolongan, para warga berinisiatif meminta puskesmas melakukan pengasapan. “Walaupun dipungut sekitar Rp 5000 per kepala keluaga, mereka tidak mempermasalakan hal tersebut, karena memang kemauan masyarakat,” ungkapnya. Karena, kata dia, pengasapan ini membutuhkan biaya untuk mesin berupa solar. Pengasapan ini, papar dia, akan diusakan disemua kawasan dusun Cemara, terdapat 413 kepala keluarga yang rumahnya akan dilakukan pengasapan. “Pengasapan ini untuk mengurangi berkembang biakan nyamuk dilingkungan sekitar warga,” ungkapnya. Selain pengasapan, tambah dia, para petugas sukrela dari warga melakukan penyebaran serbuk ABT kepada warga. ABT ini, kata dia, digunakan untuk membunuh jentik-jentik nyamuk di tempat penampungan air warga. “Tidak menutup kemungkinan tempat penampungan air warga belum aman dari perkembang biakan nyamuk DB,” katanya. Bahkan Pak Narko sapaan akrabnya, mengusulkan secara rutin melakukan pengasapan didaerah dusun Cemara. “Usulan saya sekitar sebulan atau enam bulan sekali dilakukan pengasapan, jangan sampai baru timbul korban baru digalakkan,” katanya. Mudah-mudajhan, kata dia, pihak puskesmas dapat merespon hal tersebut. Karena dia yakin warga tidak mau lagi ada korban jiwa akibat demam berdarah. Menurut Rosi, warga Penjajab, dirinya dan keluarga merasa cemas dan khawatir. “Apalagi demam berdarah telah merenggut korban, pengasapan seperti ini harus didukung agar tidak bertambah korban,” katanya. (har)

2X

Jam : 16.00, 20.15 Telp. :(0361) 429620

JAKARTA - BATAM

2X

Jam : 10.30, 13.50 Telp. :(0778) 429620

PONTIANAK - KUCHING (Via Pontianak) Jam : 08.00 Telp. : (082) 244299

JAKARTA - MANOKWARI

GUANGZHOU

Jam : 22.00 Telp. : (0986) 215666

Dari Terminal 2D Jam : 07.30 Telp. : 86-20-6120 6350


KETAPANG

26

H Plus Tujuh Lebaran Kapal Tetap Penuh

POTRET Jadikan Motivator ANAK almarhum Turisman dan ibu Nurlina yang lahir di Sandai Kiri, 6 Mei 1982 pantas menjadi sebuah kebanggaan bagi Ketapang. Kemampuan Rahmawati (Ema) menembus film dokumenter nasional membuktikan adanya bakat generasi muda di Ketapang di bidang tersebut. Ema telah membuktikan kemampuannya melalui naskah film yang ditulisnya berjudul “Tanah Terakhir” yang bercerita pergeseran kearifan pengelolaan sumberdaya alam, Rachmawati menjadi nominasi lima besar dalam lomba film dokumentar “Eagel Award Metro TV” (Eagel Award Dokumentasian 2008,) dengan tema hijau Indonesia 2008. Kemampuan Ema ini patut menjadi stimulus bagi genersi muda untuk berbuat nyata bagi kemajuan daerah ini. Heri Susanto A.Md, staf Kantor Inbudpar Ketapang mengaku salut dengan keberhasilan Ema. Bukan hanya Heri, Dahlan AR pun menyebutkan agar kesuksesan Ema menjadi sebuah pendorong bagi geerasi muda Ketapang untuk maju.(ndi)

ALE-ALE Pelebaran Jalan PERTAMBAHAN jumlah kendaraan yang tak seimbang dengan lebar jalan, mengakibatkan ruas jalan semakin sempit. Kondisi ini semakin terasa di ruas jalan R.Soeprapto selama ramadhan dan Idul Fitri. Mengimbangi pertumbuhan kendaraan tersebut, Pemkab Ketapang berupaya melakukan pelebaran badan jalan R.Soeprapto. Karena itu, upaya pembebasan lahan yang difasilitasi bagian Tapem Pemkab Ketapang sudah beberapa kali dilakukan. “Melihat kondisi jalan yang ada memang langkah tepat pemkab melakukan pelebaran” cetus Mulyadi, salah satu warga Ketapang belum lama ini. Saat jalan R.Soeprapto masih belum dibagi dua jalur, sering terjadi tabrakan. Namun setelah dilebarkan sekitar 3 meter dan dibagi dua jalur, ruas jalan teramai ini semakin terasa sempit. Apalagi, ada kendaraan roda empat yang berbelok ditikungan. (ndi)

Pontianak Post, Rabu 8 Oktober 2008

Berangkat Walau Sarat Penumpang

FOTO ISTIMEWA

K E R A P R A M A I : Kapal cepat jurusan Ketapang—Pontianak dan sebaliknya yang selalu ramai terutama sebelum dan setelah lebaran seperti saat ini.

Kemelut Panwas KKU Usai SUKADANA —Bagaimana nasib kursi anggota panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) 2009 di Kabupaten Kayong Utara yang lama hanyut dalam kemelut? Anggota Panwaslu Provinsi Kalbar Hawad Sriyanto memastikan bahwa kekosongan kursi panwas yang dipersoalkan di kabupaten tersebut kini telah terisi. “Kita sudah pilih tiga nama dan semua dinyatakan lolos secara administrasi,” ujar Hawad kepada Pontianak Post belum lama ini. Untuk kabupaten pemekaran dari wilayah Ketapang tersebut diakui Hawad, telah beberapa kali dilakukan perpanjangan. Kali ini perpanjangan berikutnya tampaknya tak akan lagi mereka berlakukan. Bahkan Hawad memberikan sinyal, kemungkinan pascalebaran, tiga anggota Panwaslu Kabupaten Kayong Utara bakal dilantik. Pelantikan tampaknya akan dilangsungkan bersama para anggota

panwaslu dari kabupaten/kota lainnya. Terkecuali bagi daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) dalam bulan ini. Apa sebetulnya yang terjadi dalam pengisian kursi anggota panwaslu di Kabupaten Kayong Utara? Hawad menjelaskan, sebetulnya sejak mereka dilantik duduk di kursi Panwaslu Provinsi Kalbar, mereka telah menggebrak dengan melakukan road show ke seluruh daerah. Hal tersebut dilakukan untuk memancing minat masyarakat untuk mendaftarkan diri menjadi anggota panwas di daerah masing-masing. Pada tahapan awal, diakui dia, memang sulit mencari mereka yang bersedia duduk di kepanitiaan tersebut karena terbentur berbagai persyaratan yang diatur undang-undang. Namun terakhir, setelah dilakukan uji kepatutan dan kelayakan, sebanyak enam pendaftar kemudian bersedia duduk dalam keanggotaan

tersebut. Setelah dilakukan seleksi, Hawad melanjutkan, terpilih tiga nama. Hanya saja, dia tak menyebut siapa tiga nama yang dimaksud. “Semula yang mendaftar malah sampai sepuluh peserta,” ucapnya. Tiga nama tersebut dikatakan dia telah memenuhi ketentuan untuk pengisian keanggotaan panwas di kabupaten itu. Mengapa pengisian keanggotaan panwas di Kayong Utara terasa lamban. Hal tersebut diakui dia karena beberapa kesulitan. Semisal bahwa anggota panwas harus berusia 35 tahun serta telah menyelesaian pendidikan minimal strata satu. Dia mengungkapkan, jika pegawai negeri sipil (PNS) telah mencapai usia tersebut, maka memungkinkan untuk masuk pada jabatan struktural. Sementara dalam usia tersebut, jika bekerja pada perusahaan swasta, dia menambahkan, bukan tidak mungkin telah duduk pada posisi top manajer. (ote)

KETAPANG — Meskipun telah memasuki sepekan sejak Hari Raya Idul Fitri, namun arus penumpang dari Kota Pontianak menuju Kabupaten Ketapang tak pernah habis. Bahkan para penumpang pengguna jasa kapal cepat mesti rela berdesakdesakan, hingga tak jarang yang tidak kebagian tempat duduk. Aspul Anwar, salah satu penumpang kapal cepat yang hendak menuju Ketapang mengungkapkan kondisi kendaraan laut yang ditumpanginya tersebut penuh sesak. Dikatakannya banyak penumpang yang mesti rela duduk berdesakdesakan melantai karena tak mendapat jatah tempat duduk. “Penumpang berdesakan, akibatnya untuk ke kantin dan ke kamar kecil susah. Bahkan penumpang yang nonseat sampai berdesakan di tangga pintu keluar. Di atas (bagian atas kapal) juga padat,” ujarnya kepada Pontianak Post. Apa yang dipaparkan Aspul tersebut menggambarkan bagaimana keselamatan dan kenyamanan penumpang belum menjadi perhatian utama dalam dunia transportasi laut. Kondisi ini menandakan meskipun begitu banyak alternatif angkutan, kenyataannya tak seimbang dengan jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan tersebut. Relatif cepat dan terjangkau sebagian kalangan masyarakat, maka kapal cepat jurusan Kota Pontianak— Ketapang atau sebaliknya, menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat. Jjumlah penumpang yang menggunakan kendaraan jenis ini selalu melebihi kapasitas angkutan. Ketika arus balik dari Ketapang menuju Kota

MAU PASANG IKLAN? Hubungi : Bapak SAMIUN Biro Pontianak Post Ketapang Telp. 0534-35514 / 08125750837

Pontianak mulai sepi, sebaliknya malah terjadi jumlah penumpang yang membludak dari ibukota provinsi ke Kota Ale-Ale. Kelebihan muatan penumpang tersebut selama ini selalu menjadi keluhan masyarakat. Terutama berhubungan dengan keselamatan dan kenyamanan penumpang. “Seharusnya pengusaha angkutan dapat memberikan rasa nyaman dan aman, terutama untuk keselamatan penumpang, untuk menikmati perjalanan yang lumayan lama, kurang lebih 6 jam. Bukan malah sebaliknya, memberikan rasa waswas atas keselamatan pribadi masingmasing akibat kelebihan penumpang dan barang,” ujar Aspul yang sedang melakukan perjalanan dari Kota Pontianak ke Ketapang tersebut. Muncul berbagai usulan agar perusahaan kapal cepat dapat memperhatikan daya tampung maksimal kapal. Hal tersebut guna menghindari kelebihan muatan. Tidak jarang para penumpang dihadapkan pada muatan terbanyak yang dibawa kapal tersebut berupa barang. Hal ini jika dibiarkan berlarut, mengundang resiko untuk terjadinya kecelakaan. “Jika fungsi dari kapal muatan tersebut yakni angkutan penumpang, seharusnya angkutan barang harus dikurangi atau dialihkan ke kapal kargo yang khusus mengangkut barang,” ungkapnya. Terjadinya penambahan angkutan kapal cepat yakni Bahari II C, ternyata tak membawa pengaruh yang signifikan untuk mengatasi kelebihan muatan yang kerap dikeluhkan itu. Kepadatan penumpang seperti ini, dari sisi lain menurut Aspul, menunjukan bagaimana Kabupaten Ketapang telah maju. Banyaknya investor yang masuk ke Kabupaten Ketapang, dengan kondisi daerah yang begitu kondusif, berimbas pada arus lalu-lintas pendatang yang begitu ramai. (ote)


ANEKA Besok, KPU Umumkan Harta Calon Walikota Lahan Luas Minat Investor Tinggi Pontianak Post -

Rabu 8 Oktober 2008

Sambungan dari halaman 21

KETAPANG– Minat investasi yang besar di Ketapang menjadi salah satu faktor pendukung untuk percepatan pembangunan di daerah ini. Salah satunya melalui sektor perkebunan. Rencananya hadirnya investasi di wilayah Selatan Ketapang (Sekitar Desa Air Hitam,red) menjadi harapan masyarakat dalam menunjang perekonomian di daerah ini. Apalagi luas Kabupaten Ketapang sekitar 3.1 juta hektar

sangat menjanjikan untuk pengem bangan sektor perkebunan. Menurut Effendy Yusuf, LSM FOKAL (Forum Komunikasi Lintas Sektoral) Kendawangan, bahwa beberapa waktu lalu pernah dilakukan sosialisasi kebun sawit oleh tim TP3K Kabupaten Ketapang dan Satgas Kecamatan Kendawangan. Lokasi perkebunan itu rencananya akan dikelola PT Berkat Nabati Sejahtera (BNS) dan PT.Sukses Karya Sawit (SKS). Rencana

hadirnya perusahaan perkebunan diharapkan dapat memanfaatkan lahan-lahan sehingga menjadi produktif. Ini juga sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pola kemitraan sebagaimana disampaikan pihak perusahaan, dengan wadah koperasi diharapkan dia dapat menjembatani petani plasma dan inti. Selain manfaat dari kebun itu sendiri sebagai penyerapan tenaga kerja, menambah devisa negara lewat

Kampus Untan Modern, Telan Dana 40 Juta USD Sambungan dari halaman 21

Rp 48 miliar dari APBN untuk membangun rumah sakit kesehatan (teaching hospital) untuk fakultas kedokteran Untan. “Untan masuk dari 13 perguruan tinggi (PT) yang akan

mendapat dana itu. Dari 13 itu akan disaring lagi menjadi 8 PT. Kami terus berjuang agar Untan masuk sebagai salah satu dari 8 PT itu,” jelasnya. Menurut Chairil, pemerintah akan menilai proposal terbaik dari 13 PT itu untuk mendaptkan

bantuan dana masing-masing Rp 48 M. “Kita sudah susun programnya dan melakukan lobi,” katanya, sembari menambahkan pihaknya juga mencari sumber dana lainnya guna peningkatan sarana dan prasarana kampus. (zan)

pajak, pemanfaatan lahan tidur, membantu program kemiskinan juga meningkatkan PAD Kabupaten Ketapang. Yusuf mengatakan tak kalah penting perusahaan juga menawarkan program CD (Community development) melalui pengembangan SDM. Diantaranya melalui peningkatan pendidikan, dengan pemberian beasiswa, pemberian dana bergulir peningkatan dan pelayanan kesehatan, pelestarian budaya serta ekonomi dan sosial lainnya. Selain itu, sekitar Desa Seriam Kecamatan Kendawangan, rencananya juga akan dikelola perkebunan oleh PT Agro Sejahtera Manunggal (ASM) dengan pola kemitraan. Sedangkan Desa Natai Kuini akan masuk PT Bumi Sawit sampai sekarang masih dalam proses pelepasan area dari hutan produksi konversi (HPK).(ndi)

Menangis Sedih Tak Bisa Berlebaran Secara Normal Sambungan dari halaman 21

mengalami lumpuh. “Saya hanya bisa pasrah dan berdoa, mungkin sudah menjadi takdir dan cobaan Allah,” ungkapnya. Karena sering step, Sadam sempat dibawa orang tuanya ke rumah sakit, saat usianya 2 tahun. Pada waktu di rumah sakit, dokter

hanya mengatakan anaknya itu mengalami sakit demam biasa. “Dia sempat dirawat di Rumah Sakit Yarsi, waktu itu sampai dua minggu di sana,” ujarnya. Sampai sekarang, tambahnya, kedua bersaudara itu tidak bisa berjalan. Jika ingin ke kamar kecil atau hanya sekedar melepas rasa suntuk di teras rumah,

mereka harus digendong oleh bapak atau ibunya. Labih jauh Mulayar mengatakan, kesedihan dirinya selaku orang tua sangat terasa pada saat lebaran seperti ini. Terutama Sadam, yang usianya sudah 17 tahun. Kadang ia mengeluh dan menyatakan keinginannya merayakan lebaran seperti

temannya yang lain. Bersilaturahmi ke rumah teman dan keluarga, dan aktivitas lain yang merupakan tradisi lebaran. “Sebagai orang tua saya sangat sedih. Orang tua mana sih yang tidak sedih melihat kondisi anaknya seperti ini,” katanya seraya menunjuk Sadam dan Iin yang duduk tidak jauh darinya. (*)

KPK meminta KPU Pontianak menunda mengumumkan harta calon walikota hingga lengkap. Data sementara, calon terkaya yaitu Harso, dan paling sedikit Paryadi. “Nominalnya nanti saja diumumkan,” ujar Hefni. Diharapkan data kekayaan Sutarmidji segera diterima dari KPK karena sudah masuk masa kampanye. Masa tersebut sangat tepat mengumumkan kekayaan, agar masyarakat bisa

Sambungan dari halaman 21

“IPP sementara tersebut dimaksudkan sebagai masa uji coba dalam kurun waktu untuk radio selama 6 bulan dan untuk televisi selama 1 tahun,” katanya. Ia menambahkan, jika

lembaga–lembaga penyiaran tersebut telah lolos dalam masa uji–coba maka akan diberikan IPP tetap untuk radio selama 5 tahun dan televisi selama 10 tahun. Sementara 21 lembaga penyiaran lainnya belum dapat dibahas. Menurut Reza, hal itu

dikarenakan kelengkapan persyaratan perizinan yang diminta KPI kepada lembaga– lembaga penyiaran tersebut tidak dapat dilengkapi oleh lembaga-lembaga penyiaran dalam waktu 30 hari sebagai jatah waktu yang diberikan KPI dan Kominfo. “Namun bagi 21

lembaga penyiaran tersebut akan diusahakan masuk pada FRB selanjutnya sepanjang telah melengkapi persyaratan yang dianggap kurang,” ujarnya. “Bagi lembaga-lembaga penyiaran yang belum tertera diharapkan segera menghubungi KPID Kalbar,” tambahnya lagi. (zan)

Daerah Terimbas Krisis Ekonomi AS Sambungan dari halaman 21

krisis ekonomi AS itu terhadap APBN. Kekhawatiran itu cukup beralasan karena nilai ekspor Indonesia ke AS cukup besar dan menjadi penyumbang utama devisa negara. “Dengan krisis tersebut akan berdampak pada penerimaan negara karena nilai ekspor ke negara itu akan turun.

Imbasnya ke APBN, maka tak tertutup kemungkinan bantuan dana yang dialirkan ke daerah akan berkurang,” katanya. Jika pun asumsi APBN 2009 akan berubah, Syakirman berharap pengurangan-pengurangan tersebut tidak memotong danadana untuk daerah seperti DAU atau DAK. “Kalau pun pengaruh, mudah-mudahan yang diperketat

adalah biaya belanja lainnya,” harapnya. Menurut Syakirman, penerimaan DAU untuk Kalbar tahun lalu sekitar Rp700 miliar dan akan meningkat menjadi Rp900 M pada APBN 2009. “Semoga tak berkurang lagi. Saya optimis DAU tak akan dikurangi. Kalau pun dikurangi, mungkin itu sudah terpaksa sekali, karena

akan berdampak besar pada anggaran daerah,” ujarnya. Seperti diberitakan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengemukakan bahwa asumsiasumsi makro ekonomi dalam APBN 2009 perlu ditinjau ulang menyesuaikan dampak krisis keuangan AS. Revisi APBN 2009 ini akan segera diajukan pemerintah ke DPR. (zan)

Calon Walikota Sepakat Wujudkan Pemilu Aman Sambungan dari halaman 21

komitmen untuk mewujudkan kondisi kamtibmas yang kondusif. Kesepakatan bersama sebagai upaya mengantisipasi timbul nya konflik dan membangun komunikasi timbal balik dengan menyerap aspirasi masyarakat. Menurutnya, isu etnis masih berpotensi memicu terjadinya konflik. Dia mengharapkan isu tersebut tidak dihembuskan untuk memancing kerusuhan. Pemilihan Walikota Pontianak dan Bupati Kubu Raya harus

berlangsung tertib, aman, lancar, damai, santun, bermartabat dan sesuai jadwal. “Kesepakatan bersama ini sebagai bentuk tanggung jawab moral menyukseskan pilkada,” kata Son Ani, kemarin. Di kesempatan yang sama, Ketua KPU Kota Pontianak, Hefni Supardi mengungkapkan kesepakatan bersama merupakan imbauan dari KPU pusat. Berisi peraturan namun bersifat mengikat secara moral. Saat ini sentuhan hukum saja kurang lengkap sehingga diperlukan

sentuhan moral. Kesepakatan bersama juga berbentuk norma yang menjadi panutan masyarakat. Pasangan Gusti Hersan Aslirosa dan Setiawan Lim menyatakan siap menang dan siap kalah. Mereka juga siap mendukung siapapun yang terpilih menjadi Walikota Pontianak. “Yang terpenting terjaganya keamanan di Kota Pontianak ini,” ujarnya seusai menandatangani kesepakatan bersama kemarin. Hersan juga memastikan kader-kader dan

pendukungnya tidak akan berbuat anarkis. Karena seluruh kadernya sudah mendapatkan pelatihan tentang politik. Hal tak beda jauh diungkapkan pasangan Sutarmidji dan Paryadi yang menyatakan siap menerima hasil pemilihan walikota, asalkan pilkada berjalan sesuai aturan. Tidak saling menjatuhkan. Pasangan calon walikota juga diharapkan tidak menjelekkan pasangan lainnya. “Sepanjang berjalan sesuai ketentuan, suasana tetap kondusif,” ujar Sutarmidji kemarin. (uni)

Rp 1,4 Miliar Amankan Pilkada Pontianak & KKR Sambungan dari halaman 21

partai politik, dan PP nomor 6 tahun 2005, pendanaan pilkada dianggarkan dalam APBD, bukan APBN. Sehingga Polri tidak memiliki dukungan anggaran untuk pengamanan. “Namun pelaksanaan pilkada ini harus diamankan,” katanya. Dari pemerintah Kota Pontianak, Poltabes mendapat dana pengamanan sebesar Rp 1,1 miliar. Dana ini baru cair sebesar Rp 400 juta. Dana digunakan untuk masa pelatihan, cipta kondisi, dan gelar pasukan serta pengamanan. Dari pemerintah Kubu Raya, Poltabes Pontianak mendapat kucuran dana Rp 300 juta dan belum cair sedikit pun. Jumlah ini lebih sedikit karena Poltabes hanya mengamankan sebagian wilayah Kubu Raya saja. Sebagian wilayah Kubu Raya berada di perairan. Bahkan ada daerah yang penyaluran kotak dan surat suara melalui sungai. Untuk pengamanannya, dikerahkan Pol Air. “Titik-titik rawan juga sudah diantisipasi. Seluruh petugas 1500 orang, polisi maupun petugas lainnya,” ujar Son Ani. Kesiapan pengamanan itu tampak pada gelar pasukan operasi Pilkada Walikota Pontianak dan Bupati Kubu Raya yang dilaksanakan pada Selasa (6/10) di depan kantor Walikota Pontianak. Kapoltabes Pontianak, Kombes Pol Son Ani sebagai inspektur upacara, dihadiri 15 pasang calon kepala daerah, jajaran muspida Kota Pontianak dan Kubu Raya. Seluruh aparat

mengikuti upacara dengan tertib, walaupun ada satu anggota polisi harus dibawa ke tempat teduh karena sempoyongan terkena panas matahari. Kendaraan kepolisian terparkir rapi di tepi jalan. Gelar pasukan dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama 15 pasangan calon kepala daerah. Tujuh pasang calon walikota Pontianak dan delapan pasangan calon bupati Kubu Raya. Sebelum penandatanganan, seluruh anggota peserta gelar pasukan bubar. Usai gelar pasukan, tiba-tiba suasana menjadi ribut. Sekelompok massa merasa tidak terima atas keputusan KPU Kota Pontianak berteriak-teriak. KPU dinilai curang memenangkan salah satu calon dari partai tertentu saja. Massa juga mencari Ketua KPU Kota Pontianak. Untuk mengendalikan massa, Poltabes Pontianak menurunkan pasukan polisi wanita. “Ternyata Ketua KPU nya bersembunyi dibalik polisi. Polisi wanita lagi,” teriak salah seorang demonstran. Karena massa sudah tak terkendali, pasukan polisi wanita pun ditarik mundur. Polisi kemudian menurunkan anjing pelacak untuk membubarkan massa, dan mengganti pasukan polisi lengkap dengan tameng. Massa terus melempari polisi, sehingga terpaksa disemprotkan air untuk mengatasinya. Kapoltabes bersama pasangan calon hanya diam menyaksikan keributan tersebut. Beruntung massa bisa dikendalikan, kemudian membubarkan diri.

Kerusuhan massa tersebut merupakan salah satu atraksi simulasi pengamanan Pilkada Walikota Pontianak dan Bupati Kubu Raya. Simulasi ini menunjukan kesiapan anggota Poltabes mengamankan jalannya pilkada. Polres Amankan Daerah Pulau Sementara itu, dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Kubu Raya (KKR) 2008-2013, pengamanan empat kecamatan di wilayah baru ini menjadi tanggung jawab Kepolisian Resor Pontianak. Sedangkan lima kecamatan lainnya, menjadi tanggung jawab Kepolisian Kota Besar Pontianak. Hal itu yang diungkapkan Kapolres Pontianak, AKPB Aprianto BR kepada Pontianak Post kemarin saat berada di Kota Pontianak. Mantan Kapolres Sekadau ini mengungkapkan empat kecamatan itu adalah Terentang, Kubu, Batu Ampar serta Telok Pakedai. “Sebagian wilayah KKR menjadi tanggung jawab kita. Hal ini karena faktor geografis. Kita mengamankan wilayah yang termasuk daerah pulau,” kata Aprianto. Menurutnya, lima kecamatan lain yang menjadi tanggung jawab Poltabes adalah Rasau Jaya, Sei Raya, Sei Ambawang, Sei Kakap dan Kuala Mandor B. “Di lapangan kita tetap akan berkoordinasi,” tegas Kapolres. Aprianto mengatakan, saat ini untuk menuju empat wilayah tersebut, sudah tidak mengalami kesulitan lagi. Hal ini dikarenakan moda transportasinya

sudah lancar. Baik itu laut, dan darat. “Semua wilayah ini terjangkau semua. Kita tidak kesulitan apapun,” katanya. Wilayah-wilayah tersebut sudah dipelajari oleh Polres Pontianak dan jajarannya. Aprianto mengungkapkan, stabilitas keamanan dan ketertiban di tempat tersebut cukup terjaga. Ia menambahkan, keharmonisan masyarakat, juga terjalin dengan baik. “Disini cukup harmonis dan bagus, masyarakatnya juga suka bersilaturahmi. Persatuan antar etnis juga cukup tinggi,” kata Kapolres. Lebih jauh dia mengatakan, jumlah personil yang ditunkan juga cukup banyak. “Kita akan turunkan 646 anggota,” tegasnya. Aprianto sama seperti masyarakat lainnya berharap agar pilkada memilih bupati definitif pertama kali di kabupaten baru ini berjalan aman dan lancar. “Kita semua berharap semoga jalannya pilkada dari mulai kampanye sampai akhir nanti berjalan lancar aman dan terkendali,” kata Kapolres. Untuk menciptakan kondisi itu, selain berupaya melakukan pengamanan, Kapolres mengimbau kepada semua pihak terkait untuk bisa bersama-sama menciptakan kondisi yang kondusif. “Kita imbau kepada seluruh calon KKR dan Kabupaten Pontianak serta para tim sukses dan massa pendukung untuk bisa ciptakan situasi aman kondusif dan tidak ada kejadian yang dapat memecah belah sehingga menggangu kelancaran pilkada,” imbau Kapolres. (uni/ody)

kekayaannya bisa dua kali lebih besar. Ternyata KPK menganggap daftar kekayaan 2006 berbeda dengan tahun 2008. “Sudah kita perbaiki. Diperkirakan minggu ini sudah dikirim ke KPU Kota Pontianak,” ujar Sutarmidji seusai penandatangan kesepakatan bersama calon walikota dan wakil walikota Pontianak, calon bupati dan wakil bupati Kubu Raya, serta tim sukses kampanye di halaman kantor Walikota Pontianak kemarin. (uni)

Waspadai Persimpangan Saat Jam Sibuk Sambungan dari halaman 28

Mudah-mudahan semakin banyak pengendara yang terbiasa menggunakan lajur kiri,” katanya mengharap. Kendati demikian, ia juga memiliki unek-unek terhadap program ini. Sebagai warga yang patuh terhadap peraturan lalulintas, Purnamawati merasakan perlunya peningkatan pendukung peraturan tersebut. Kanalisasi yang diterapkan di Jalan Ayani, dinilainya masih terlalu sempit. Itu membuat kendaraan yang melintas di

lajur tersebut tidak leluasa dan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan. “Kalau bisa jalannya diperlebar, atau paling tidak lajur kanalisasinya,” pungkasnya. Di samping itu, dia juga melihat ada waktu dan tempat rawan terjadi kecelakaan. Tempat dan waktu tersebut, dijelaskannya, pada persimpangan jalan dan pada saat jam sibuk. Seperti saat jam istirahat dan pulang kerja, serta ketika masuk dan pulang sekolah. “Polisi sudah kerja keras, tapi

sebaiknya lebih ekstra mengatur lalulintas pada lokasi dan waktu tersebut,” ungkapnya. Berlangganan Pontianak Post, menjadikan keluarga Purnamawati terbiasa membaca koran ini, dan mengaku sulit pindah ke koran lain. Setiap hari sebelum berangkat kerja suaminya selalu menyempatkan diri membaca koran. Semua anggota keluarga memiliki bacaan masing-masing. “Saya dan suami semua berita dibaca. Tapi kalau anak saya senangnya baca rubrik olahraga. Hobinya main bola sih,” tukasnya.(hen)

TKI Asal Ketapang Masuk Sel Malaysia Sambungan dari halaman 28

Gagal Kantongi IPP

mengetahui secara jelas tentang calon yang dipilihnya. “Kita sudah kirim fax ke KPK. Setelah 9 Oktober belum juga diterima, akan disusul ke KPK,” ujar Hefni. Calon Walikota, Sutarmidji mengakui data kekayaannya masih berada di tangan KPK. Ada beberapa administrasi belum lengkap. Daftar kekayaan diserahkan pada tahun 2006. Ketika itu jumlah kekayaannya sekitar Rp 800 juta. Jika dihitung berdasarkan nilai jual, jumlah

27

Rencananya bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Upah yang dijanjikan sebesar RM450 setiap bulannya. Paulina bekerja pada dua majikan. “Tetapi tetap tak digaji sepeser pun,” ujarnya di markas FRKP kemarin. Bahkan, dia hanya makan nasi pada malam hari. Pagi harinya hanya makan kue dan siang harinya makan sebung

kus mie instan. Kejadian tersebut berlangsung selama setahun. Hingga akhirnya Paulina ditangkap polisi Malaysia ketika sedang berbelanja di supermarket. Dia dipenjara selama sebulan. Diduga penangkapan tersebut terjadi karena adanya unsur kesengajaan dari majikannya. “Saya hanya pulang dengan sandal jepit tanpa membawa apa-apa,” jelas anak ketiga dari pasangan Helmi dan Kinon ini.

Penanggungjawab Forum Re lawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP), Stephanus Paiman mengaku akan membantu kepulangan Paulina hingga ke kampung halamannya. Dia berharap para pencari kerja bisa belajar dari kasus ini, sehingga berfikir matang untuk bekerja di Malaysia. “Lebih baik bekerja di negeri sendiri. Daripada mencari kerja yang belum jelas,” imbau Stephanus. (uni)

Insentif Tak Dibayar Sambungan dari halaman 28

percetakan. “Sampai sekarang kita masih utang,” ucapnya. Utang blangko administrasi kependudukan juga tidak kecil. Di percetakan pihaknya memiliki utang hingga Rp100 juta. Padahal aturannya dibayar oleh kabupaten induk. “Sampai tahun 2009 mungkin baru lepas total,” ucapnya. Mantan Camat Sungai Raya ini menambahkan, uang retribusi blangko yang menjadi utang masih masuk ke kas Mempawah. Jika ada 80.000 warga yang membuat KTP

dengan retribusi Rp1.000-3.000, berarti masuk ke kas kabupaten induk. “Hitung saja jumlah pemasukan Mempawah. Tetapi anehnya justru blangkonya kita harus mengutang,” ucap dia. Tak hanya blangko KTP yang menjadi tanggung jawab dinasnya, blangko lain seperti kartu keluarga, akta kelahiran termasuk kartu kuning juga dicetak sendiri. Padahal saat ini, ramai masyarakat yang membutuhkannya. Seperti kartu kuning, pihaknya tidak menarik bayaran kepada pencari kerja.”Belum diumumkannya saja sudah

mencapai 5.000 masyarakat. Tetapi lagi-lagi, kita harus mengutang kepada percetakan,” protesnya. Kepala Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga Kubu Raya Damhuri juga mengeluhkan hal serupa. Ini tak lain berkaitan dengan insentif tidak dibayarkan. Padahal camat saja menerimanya setiap bulan. “Uang insentif memang tak besar. Jumlahnya hanya Rp600.000 per orang. Akan tetapi itu merupakan hak mereka. Kabupaten induk masih memiliki tanggung jawab. Apalagi kita belum mandiri sama sekali,” keluhnya. (den)

Kantongi DPO Illegal Logging Sambungan dari halaman 28

misalnya dari bupati, bisa saja bilang kayu yang dibawa untuk pembangunan. Kita lihat dan analisa berdasarkan itu, seolaholah penebangan liar sudah habis, tapi kenyataannya masih ada. Beberapa kali anggota dapat menangkap lagi.” Pihaknya terus memburu nama-nama yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus illegal logging di Kalbar. Ia mengaku sudah ada beberapa nama yang dikantongi. Namun, Nata Kesuma enggan mengomentari lebih jauh. “Saya tidak bisa komentari karena itu teknis, namun sudah ada yang dikantongi,” katanya. “Malah yang kita perkirakan

DPO ternyata bukan DPO, kita mau tangkap, harus ada sangkutan dengan yang lain dan baru bisa menentukan dia DPO. Kebanyakan warga Malaysia. Jadi kita akan lakukan penyelidikan lebih lanjut,” tambah Kapolda. Polisi memetakan empat modus operandi yang biasa dilakukan sejumlah orang yang melakukan praktik illegal logging. Modus pertama, memasukkan kayu ke industri tanpa dokumen (tebangan rakyat). Kedua, penggunaan masyarakat lokal sebagai tameng (tenda biru) dan koperasi-koperasi. ketiga, penggunaan dokumen lelang fiktif dalam menjual logs. Dan keempat, penggunaan dokumen lelang lama (2000-2003).

Para pembalak liar itu menggunakan dua rute kapal untuk mengangkut kayu ke Malaysia. Rute pertama, dari Pelabuhan Teluk Batang, Ketapang melalui jalur Sambas, Taloh, Talang, Malaysia. Di Malaysia, kapal diganti, lalu berlayar lagi mulai dari Pelabuhan Sematan Kucing, Malaysia. Kayu selanjutnya diekspor ke China, Taiwan, Jepang dan memenuhi kebutuhan dalam negeri Malaysia. Rute lainnya, dari Sintang, Putussibau, Sanggau, Mempawah, Sandai, Laor, Tayap, Rasau, Melano, Bunbun, Teluk Batang, selanjutnya melalui pelabuhan Taloh (Sambas) diangkut menuju Pulau Kura-kura, Sematan Kucing, Malaysia baru masuk ke Pelabuhan Sematan. (ody)

Jadikan Sumber Penghasilan, Kotoran Kuda Tidak Bermasalah Sambungan dari halaman 28

Toto yang sebelumnya mangkal di Taman Alun Kapuas. Ia mengatakan, kuda ini adalah milik bosnya. Ia hanya sebagai pekerja. Omzet yang didapat harus disetor lagi. Jatah Toto? Jawabnya, “Kita bagi hasil.” Konsumen Toto juga tak pandang usia. Mulai dari anakanak, hingga orang dewasa. Tak jarang, banyak yang kesulitan untuk menaiki kuda tersebut. Padahal sudah ada semacam tangga yang digantung di badan kuda. Warna kuda itu cokelat. Kelaminnya laki-laki. Terkadang masalah kotoran kuda ini, menjadi masalah yang cukup besar. Namun, hal ini sudah diantisipasi oleh Toto. Pada ekor Kuda itu, tampak sebuah karet. Karet itu merupakan sisa ban dalam mobil. Bentuknya didisain seperti kantong. Jika pada anak bayi, buang air besar dilapisi pampers, untuk kuda karet itulah tempatnya. Namanya binatang, buang air pasti sembarangan. Hal ini pula yang dilakukan

kuda. Tak peduli tempatnya. Kalau di jalan, akan menyebabkan kotor. Bau tak sedap pun muncul. “Kalau pakai kantong ini (sambil menunjuk arah kantong di ekor kuda) tidak repot. Kebersihan terjaga,” kata Toto yang lima tahun jadi TKI di Malaysia. Toto menambahkan, membersihkannya juga mudah. Cukup sehari sekali. “Tetap penuh isinya (dengan kotoran kuda),” katanya yang sudah lima tahun tak mudik ke kampung halaman. Untuk wisata dengan andong, kata M Arifin (21), yang menawarkan jasanya, bisa memuat tiga sampai dengan lima orang. “Kalau anak kecil bisa lima,” katanya yang sudah sepuluh tahun menjadi penunggang andong. Omzetnya, kata Arifin, bisa sampai Rp600 ribu perhari. Apalagi saat lebaran. “Kalau tidak hujan lebih banyak lagi,” katanya. Ia mengatakan, banyak suka duka yang dialami selama berprofesi ini. Menurutnya, kesulitan mendapatkan

pekerjaan lain, menjadi faktor utama. “Enak ndak enaknya ya dijalani saja,” kata Arifin. Pemilik kuda yang sebenarnya adalah Nasran (50). Ketika ditemui, ia mengatakan, perawatan terhadap kuda itu tidak terlalu sulit. Banyak yang meragukan, katanya, jika kuda dapat hidup di Pontianak yang terkenal panas. “Saya bandingkan di Arab lebih panas, tapi masih bisa hidup. DI Jepang ada Salju juga bisa, kenapa di Pontianak tidak. Lalu saya bawa dari Jawa bahkan ada yang sudah melahirkan,” katanya. Ia mengaku membawa kuda sebanyak empat ekor. Total biaya semuanya adalah Rp58 juta. Termasuk badan andong. Makanan kuda hanya dedak dicampur rumput. “Satu ekor kuda sehari bisa menghabiskan delapan kilo dedak,” katanya. Awalnya ia hanya hobby. Namun, dari situlah ia berpikir untuk bisa menghasilkan rezeki dari kuda tersebut. “Saya punya izin lengkap. Mulai dari pariwisata, karantina, perhubungan dan kepolisian,” terangnya. (*)


METROPOLIS

28

Pontianak Post - Rabu 8 Oktober 2008

Check Point 2 (Taman Budaya)

Check Point 1 (Depan Polda)

Waspadai Persimpangan Saat Jam Sibuk PONTIANAK – Kupon kanalisasi beruntung di koran Pontianak Post yang dimiliki Purnamawati tidak bersisa. Setiap hari kupon tersebut diguntingnya. Dua hari sekali ia mengantarkannya ke check point yang telah ada sejak program ini berlangsung. Namun baru kali ini dirinya beruntung, mendapatkan hadiah harian persembahan Pontianak Post, Polda Kalbar, Yamaha, PT Indolakto, dan Indosat. “Anak saya yang menyarankan mengikuti undiannya,” ungkapnnya.

Bekerja di RSUD Soedarso memudahkannya singgah di check point ketika pulang kerja. Letak rumahnya di Jalan Apel, searah jika ingin singgah di depan SMA Gembala baik dan Taman Budaya, lokasi check point berada. “saya memasukan kupon selalu saat pulang kerja, jalannya searah,” tegasnya. Anak pertama Purnamawati berprofesi sebagai polisi, itu yang membuatnya terpacu untuk mematuhi peraturan lalulintas. Dirinya selalu menggunakan lajur kiri, ketika

berada di jalan raya, apalagi ketika berada di lajur kanalisasi. Ia mengaku tidak pernah menggunakan lajur kanan. Dikatakannya, dampak positif kanalisasi yang merupakan inisiasi Dorektorat Lalulintas Polda Kalbar ini sudah tampak. Walaupun hanya diterapkan di sebagian Jalan Ayani, kebiasan masyarakat menggunakan lajur kiri sudah mulai berlanjut ke jalan lainnya. “Itu merupakan proses pembelajaran. ◆ Ke Halaman 27 kolom 5

SINGKAT Insentif Tak Dibayar SUNGAI RAYA - Pemerintah Kabupaten Pontianak belum memberikan tunjangan insentif kepala unit pelaksana teknis dan administrasi catatan sipul Kabupaten Kubu Raya. Kepala Dinas Kependudukan, Catatan Sipil, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kubu Raya Fauzi Kasim mengeluhkannya belum lama ini. “Sejak berjalannya roda pemerintahan dan terbentuknya SOPD Kubu Raya, semua tugas kita dilaksanakan maksimal. Tetapi ada hak kita yang masih belum diberikan sepenuhnya,” katanya. Menurut dia, hak yang masih menjadi tanggung jawab kabupaten induk berupa masalah administrasi kependudukan. Seperti blangko KTP, Pemkab Kubu Raya sudah memesan dalam jumlah 80.000 kartu dari ◆ Ke Halaman 27 kolom 5

kanalisasi Pontianak Post.

TKI Asal Ketapang Masuk Sel Malaysia

SOSOK Razia Sajam AKSI kriminal menggunakan senjata tajam sudah mengkhawatirkan. Sudah banyak korban terluka, bahkan hingga tewas. Kerugian bukan hanya material saja melainkan nyawa. Korban bukan hanya kaum muda, tapi orangtua pun ikut. Analis Sosial Dr William Chang OFM Cap mengatakan tingkat kriminal dan perampokan dengan menggunakan senjata tajam kian menggila. Aparat keamanan pemerintah sudah waktunya kembali melakukan razia William Chang sajam di kawasan-kawasan rawan kriminal. “Mungkinkah Pontianak menjadi daerah wisata kalau keamanan tidak terjamin,” katanya di Pontianak kemarin (7/10). Ia menambahkan, koordinasi dalam penegakan keadilan perlu digalang segera. Hukuman yang menjerakan akan sangat diperlukan. Tentu, penurunan jumlah pengangguran perlu serius ditangani. Jelas sindikat penjahat bersenjata tajam tidak bisa ditolerir. Kendati aksi kriminal menggunakan sajam meningkat, kepolisian mengklaim jumlah mengalami penurunan. Kepala Satuan Reserse Kriminal Poltabes Pontianak AKP M Hasyim Risahondua mengatakan, September 2008 aksi pencurian dengan pemberatan (curat) termasuk kasus jambret menurun dari bulan sebelumnya. “Kita bersyukur aksi kejahatan pencurian dengan pemberatan sudah menurun. Beberapa pelaku yang beraksi sudah kita tangkap,” kata Hasyim. (mnk)

HENDI IRWINDI/PONTIANAKPOST

KANALISASI: Purnamawati saat berada di check point

PONTIANAK - Sungguh malang nasib Paulina Trisnawati (32). Tenaga kerja asal Balai Bekuak, Ketapang ini dipenjara dan deportasi dari Malaysia, padahal tidak digaji sepeser pun oleh majikannya. Ketika tiba di Jakarta, Paulina ditampung di markas Peduli Buruh Migran selama dua bulan. Dengan bantuan Romo Heri, Paulina dipulangkan ke Pontianak menggunakan pesawat Selasa

(7/10). Kemudian dijemput Penanggung jawab Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP), Stephanus Paiman. Paulina mengaku berangkat ke Kuala Lumpur Juni 2007, diajak seorang warga Batu Ampar bernama Cambang. Mereka berangkat melalui Kuching menggunakan bis antarnegara. Berangkat ke Kuala Lumpur menggunakan pesawat terbang. ◆ Ke Halaman 27 kolom 5

Kantongi DPO Illegal Logging

MUJADI/PONTIANAK POST

MASIH BAGUS: Walaupun sudah dipakai beberapa kali, kotak suara hingga kini sebagian besar masih bagus. Bahkan di kotak tersebut masih tertempel stiker bekas pilgub.

Wisata kuda dan andong mulai digandrungi masyarakat Kota Pontianak. Apalagi saat lebaran. Rupiah pun mengalir ke kantong pemilihnya. Omzet ratusan ribu per hari. Bagaimana menikmati wisata berkuda sekaligus naik andong tersebut?

Kusdharmadi, Pontianak

melainkan sedikit demi PONTIANAK–Kepala sedikit menggunakan kaKepolisian Daerah Kalipal motor bermuatan kecil. mantan Barat Brigadir Tidak menutup kemungJenderal Raden Nata kinan, kata Kapolda, para Kesuma menegaskan, pemain kayu mengubah beberapa tangkapan aksi cara pengangkutan kayu illegal logging oleh jajaran lewat jalur air. “Kemungdi bawahnya merupakan kinan bisa begitu. Akan kayu hasil tebangan lama. terus dianalisa data dan “Kalau lihat tebangannya, faktanya,” kata Nata tebangan lama, “ kata Kapolda di Mapolda Raden Nata Kesuma Kesuma. Belakangan, aktivitas Kalbar kemarin. Ia menambahkan, kayu-kayu itu illegal logging tergolong sepi. Tapi sudah mulai berani dikeluarkan oleh apakah benar-benar sepi atau polisi para cukong dari lokasi penebangan di belum mampu menangkap pemain dalam hutan. Kebanyakan berasal dari kayu? Kapolda menjawab, “Ini masih Ketapang. Menurutnya, saat ini kayu itu kita analisa. Kalau lihat surat menyurat ◆ Ke Halaman 27 kolom 5 dikeluarkan tidak dalam jumlah besar,

Andong: Rekreasi Alternatif Berkeliling Kota

Jadikan Sumber Penghasilan, Kotoran Kuda Tidak Bermasalah

SHANDO SAFELA/PONTIANAKPOST

ANDONG: Jadi alternatif rekreasi keliling masyarakat di Kota Pontianak.

BINATANG kaki empat dengan tenaga super ini jarang ditemui di Kota Pontianak. Bisa dibilang langka. Tak seperti di Jawa yang dipelihara. Saat ini Pontianak juga sudah ada kuda. Kehadirannya dijadikan ajang meraup rezeki bagi pemiliknya. Wisata kuda. Keliling GOR Pangsuma Pontianak sepertinya mengasyikkan. Hanya dengan Rp10.000, sudah dapat menaiki binatang yang juga dijadikan alat transportasi para koboi ini. Untuk andong, tarifnya sama. Namun kelilingnya agak jauh. Sampai mengitari kawasan

lapangan sepakbola Sultan Syarif Abdurrachman. Toto (19), yang kala itu sedang asyik bersantai sambil memegang kudanya, mengatakan, saat lebaran omzet yang diraihnya sampai jutaan rupiah. “Lebaran kemarin sampai Rp1 juta lebih. Itu tiga hari berturutturut,” kata pria asal Malang Jawa Timur itu. Untuk rute lebih jauh, seperti mengitari lapangan sepakbola, konsumen dikenakan tarif tambahan. “Bisa sampai Rp1020 ribu, tergantung,” ungkap ◆ Ke Halaman 27 kolom 5


Pontianak Post