Issuu on Google+

Pontianak Post

Hotline Service

Berlangganan Hotline Service

& Pengaduan Berlangganan & Pengaduan

Phone : Phone: 081257225755 082150002031 SMS SMS: : 085347259955 085347259955

Rabu 3 April 2013 M / 22 Jumadil Awal 1434 H

P e rt a m a da n T e rut a m a di Kal iman t an Bar at

Eceran Pontianak Rp.3.000

Jaksa Tahan Iswanto

CHAMPIONS

Kasus Bansos KONI Kalbar

PONTIANAK - Tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial KONI Kalbar, Iswanto yang mantan Bendahara KONI resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pontianak menyusul dinyatakan lengkap berkas perkaranya. Ia pun resmi ditahan di Rutan Klas IIA Pontianak. Iswanto didampingi dua penasehat hukumnya, Joko Wiliono

CRISTIANO RONALDO

dan Mudzakir Dolmanan tiba di Kejaksaan Negeri Pontianak sekitar pukul 11.00. Sesampainya di Kejari Pontianak, Iswanto yang diserahkan Polda Kalbar berikut barang buktinya langsung diperiksa di ruang Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pontianak. Iswanto diperiksa secara tertutup di ruangan itu.

Setelah hampir satu jam, Iswanto yang didampingi pengacaranya kembali dibawa menggunakan mobil tahanan Kejaksaan Negeri Pontianak ke Rutan Kelas IIA Pontianak untuk proses penahanan. Joko Wiliono mengatakan, dalam kasus yang menimpa kliennya itu pihaknya menduga uang atau dana yang digunakan oleh kliennya hanya sebesar Rp650 juta. “Akan kami kembalikan uang itu. Pinjaman saja,” katanya didampingi Mudzakir Dolmanan saat ditemui di

Kejari Pontianak. Dilanjutkan Joko, dalam kasus ini, kliennya disangka melanggar pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 3 jo. Pasal 8 jo. Pasal 9 UU No.31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU no. 20 tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. “Ini kan klien kami disangka dengan pasal 55, yakni ikut serta, artinya masih ada tersangka utamanya. Itu yang masih kita Ke Halaman 7 Kolom 5

DROGBA

Janjikan

Bonus

GALATASARAY sadar status mereka ketika menghadapi klub seperti Real Madrid. Yakni, diposisikan sebagai underdog. Karena itu, Chairman Gala Unal Aysal mencari cara agar para pemainnya tetap memiliki motivasi tinggi. Cara yang dipilih adalah memberikan bonus. Aysal menjanjikan bonus khusus EUR 25 ribu atau sekitar Rp 308 juta kepada setiap pemain Gala seandainya mampu menyingkirkan Real. Itu diluar bonus yang diterima pemain di klausul kontrak masing-masing maupun prize money dari UEFA (Asosiasi Sepak Bola Eropa). Sebagai catatan, setiap semifinalis berhak mengantongi hadiah EUR 4,9 juta (Rp 60,4 miliar). Sejauh ini, Gala bakal menerima EUR 19,5 juta (Rp 240,5 miliar) dari prize money. Itu dihitung sejak penampilan sejak fase grup sampai perempat final plus kemenangan dan hasil seri yang dicatat di fase grup. “Klub kami hanya berusaha memberikan apa yang seharusnya diberikan,” kata Aysal seperti Ke Halaman 7 Kolom 5

selebritas

HARYADI/PONTIANAKPOST

Disebut Mirip Miyabi NAMA Kartika Putri menjadi gunjingan nakal di berbagai forum internet. Oleh para netizen (user internet) yang iseng, pesinetron dan presenter ini disebutsebut mirip dengan bintang film porno asal Jepang, Miyabi. Bukannya tersinggung, Kartika mene­rima sebutan itu sepenuh hati. “Tersinggung sih nggak, karena Miyabi juga perempuan,” ujar Kartika. BintangfilmNenek Gayung, Tali Pocong Perawan 2 dan Mama Minta Pulsa ini mene­ gaskan dirinya tidak sakit hati dilabeli mirip bintang porno.

SEKOLAH SWADAYA: Para siswa SD Karang Anyar tengah belajar di ruang kelasnya. Sekolah yang beralamat di Dusun Karang Anyar, Desa atu Ampar, Kubu Raya ini kondisinya sangat memprihatinkan. Dinding kelas banyak copot, sementara atapnya yang terbuat dari daun kerap terbang ditiup angin kencang.

Sekolah dari Karung Beras HERIYANTO, Karang Anyar

Sekolah Dasar Karang Anyar dibangun secara swadaya dari puluhan karung beras yang disumbangkan­warga. Guru di sana juga digaji dari sumbangan beras. Sebelumnya tak ada sekolah­di sana, sehingga banyak anak usia sekolah tak bisa

THE CHAMPIONS OF PONTIANAK SERVICE EXCELLENCE AWARD 2013

Kartika Putri Ke Halaman 7 Kolom 5

Conventional Bank : BCA (The Best) (Above 150 T) Bank Mandiri BNI Conventional Bank : Bank Kalbar (The Best) (Less 150 T) Islamic Bank : BRI Syariah (The Best) Bank Syariah Mandiri Bank Muamalat Indonesia Leasing : Adira Finance (The Best) FIF Bussan Auto Finance Celullar Operator : Telkomsel (The Best) Indosat Internet (Fixed) : Telkom Speedy (The Best) Internet (Mobile) : Three (3) (The Best) Telkomsel Flash Car Dealer : Anzon Auto Plaza (The Best) Honda Motorcycle Dealer : Honda (The Best) Yamaha Suzuki Shopping Mall : Ayani Mega Mall (The Best) Mal Pontianak (Ramayana) Mal Matahari Pontianak Supermarket : Mitra Anda (The Best) Garuda Mitra Kaisar Hotel : Gardenia Resortpusat and SpaRiset and Masih di Carey Island, (The Best) Development (R&D) Sime Darby Mercure Pontianak Aston Pontianak ini digunakan Plantation. Tempat Hospital : St. Antonius (The Best) untuk menjaga dan meningkatkan Promedika Kharitas Bhakti kualitas buah kelapa sawit agar

mengenyam pendidikan. Berkat kekompakan warga, terbangunlah satu sekolah. Reot, tetapi dari sanalah anak-anak di dusun itu menggapai harapan. Halaman 7 Kolom 1

Marketing Tiga Titik Nol Juara-juara Lokal Terpilih PONTIANAK - Lembaga riset pemasaran terkemuka, MarkPlus Insight menggelar Pontianak Service Excellence Award (Pontianak Sea Award) 2013, di Hotel Aston Pontianak, kemarin (2/4). CEO Markplus Insight, Herma­wan Karta­ jaya penganugerahan ini baru pertama kali

SEA SERVICE AWARD: Hermawan Kartajaya saat memberikan seminar disela acara Sea Service Award Pontianak.

Ke Halaman 7 Kolom 5 HARYADI/PONTIANAKPOST

Mengintip Perusahaan Kelapa Sawit di Malaysia

11:48

15:08

18:03

19:09

04:36

Sumber : Kanwil Kemenag Kalbar

Hasilkan Varian Minyak Terbaik dan Kosmetik jam perjalanan dari hotel, bus berhenti di Carey Island, Pantai Barat Selangor seluas 32.000 hektar. Di sana, pegawai Sime Darby sudah menunggu kehadiran awak media. Sambutan hangat pun dilakukan pejabat tinggi, dan jamuan makanan ringan mengi­ ringi perbincangan kecil. Puas berbincang-bincang dan menyantap hidangan, awak media kemudian dibawa melihat proses pengolahan buah kelapa sawit. Dimulai memanen buah dari pohon hingga pemisahan buah dan cangkangnya. Semua proses tersebut dilakukan sesuai prosedur, dengan mengedepankan kualitas palm oil yang berkualitas. Kunjungan pertama, awak media digiri­ ng ke ruang R&D Inovation. Di sini merupakan tempat para ahli melakukan inovasi terbaru, terutama menyangkut produk

GRAFIS: BUDIKECIK/PONTIANAKPOST bermutu tinggi. Bertahun-tahun melakukan riset, akhirnya tenaga berkompeten menemukan inovasi baru. Dari pohon kelapa sawit, mereka dapat menghasilkan varian minyak olahan terbaik dan kosmetik.

YULIUS RAYMOND, Kuala Lumpur PAGI itu, sekitar pukul 07.30 waktu setempat, awak media Kalbar dituntun berkunjung ke pusat R&D Sime Darby Plantation. Sekitar satu Online: http://www.pontianakpost.com/

RAYMOND/PONTIANAKPOST

MINYAK BERKUALITAS: Ahli Research and Development Sime Darby Plantation mempresentasikan bibit buat sawit unggulannya.

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 4.000 *Ketapang & KKU Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 4.000

c

M

y

K

Ke Halaman 7 Kolom 1

Jawa Pos Group Media


PELAYANAN PUBLIK

2 Tidak Puas, Silakan Ngadu MESKI mengklaim pelayanannya sudah reformis dan transparan, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Pontianak tetap membuka diri terhadap keluhan, kritikan atau pengaduan warga. Mekanisme pengaduan tertera pada baner di kantor tersebut. Selain itu, warga dapat mengadu melalui SMS, email, surat dan website. “Kami tidak menutup diri, kalau memang ada yang keliru atau keluhan terhadap layanan silakan mengadu,” ungkap Pelaksana tugas Kepala BP2T Kota Pontianak Amirullah, Selasa (2/4). Tidak sedikit aduan yang disampaikan warga, tetapi kata Amirullah, aduan bukan pada pelayanan yang dilakukan instansi tersebut. Banyak keluhan justru terhadap izin yang telah dikeluarkan. “Terhadap pelayanan hampir tidak ada keluhan. Yang ada itu dampak yang dirasakan warga terhadap izin yang dikeluarkan,” ucapnya. Dia mencontohkan, BP2T mengeluarkan izin terhadap suatu usaha. Tidak berapa lama, warga sekitar tempat usaha itu mengeluhkan kebisingan yang ditimbulkan. Mereka meminta BP2T meninjau kembali izin atau bahkan mencabutnya. “Ada juga warga yang mengadukan usaha yang dilakukan di lingkungannya tidak memiliki izin,” katanya. Aduan yang datang tidak semuanya dapat ditindaklanjuti. Jika si pengadu tidak menyebutkan identitasnya, BP2T menilai laporan tersebut tidak bertanggungjawab. “Kami pernah juga terima surat kaleng. Tidak ada tertulis siapa yang melapor,” katanya. BP2T memberikan jaminan kepada warga izin yang diurusnya selesai tepat waktu, sesuai dengan apa yang tertera dalam ketentuan. Masyarakat dapat mengawasi dan berhak menanyakan jika terlambat. Bahkan, BP2T akan menghukum diri jika memang proses perizinan terlambat. Hukumannya dengan memberi diskon terhadap biaya yang ditimbulkan dari izin itu. “Diskonnya dua persen per hari kerja. Maksimum 50 persen,” ujar Amirullah. Tidak hanya menunggu pada enam loket yang ada di kantor, tahun lalu BP2T melakukan layanan jemput bola. Pada pekan kedua Juni 2012, digelar pelayanan SITU, SIUP dan TDP di Kompleks Pasar Cempaka. Kepala BP2T saat itu mengatakan, tujuannya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan kaitannya dengan kawasan tertib perizinan usaha yang dicanangkan Kelurahan Darat Sekip. Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan BP2T Kota Pontianak R Muhammad Nasir mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melanjutkan program jemput bola itu, namun tempatnya berbeda. “Tidak lama lagi akan kami gelar pelayanan izin di mal,” katanya. Dari 29 perizinan yang dilayani, hanya beberapa izin yang intensitas pengajuannya tinggi. Terdapat empat izin yang dominan, yakni, izin mendirikan bangunan (IMB), surat izin tempat usaha (SITU), izin gangguan (HO) surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan tanda daftar perusahaan (TDP). Sepanjang 2012, BP2T mengeluarkan IMB sebanyak 2.195 lembar, SITU 1.408 lembar, HO sebanyak 1.148, SIUP sebanyak 1.939 dan TDP sebanyak 1.641 lembar. “Empat itu yang dominan, yang lainnya banyak juga tetapi tidak sampai seribu per izinnya,” papar Nasir. Justru ada beberapa izin yang sepanjang tahun lalu tidak ada warga mengajukannya. Yakni, rekomendasi pendahuluan, izin usaha toko modern (IUTM), izin usaha pusat perbelanjaan (IUPP), izin usaha pengolahan pasar tradisional (IU2T), surat izin pengelola dan penyelenggara tempat parkir (LPPTP), izin usaha pemotongan hewan (IUPH) dan tanda daftar pariwisata. Terhadap izin-izin tersebut BP2T akan melakukan evaluasi. Jika ada yang dirasakan tidak pelu ada atau bisa disandingkan dengan izin lain akan dihapus. “Kami akan kaji untuk menghilangkan izin-izin yang seperti itu,” ujarnya. Perizinan juga mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui retribusinya. Yang banyak menyuplai PAD antara lain izin gangguan atau HO. Sepanjang 2012, retribusi HO sebanyak Rp1,3 miliar. Wali Kota Pontianak Sutarmidji pernah mengklaim BP2T Kota Pontianak terbaik se-Indonesia. Sutarmidji menilai di daerah lain jumlah perizinan terlalu banyak, sementara di Kota Pontianak sebanyak 72 izin dipangkas dari yang semula 99 jenis. Dia mengaku bangga terhadap pelayanan SITU, SIUP dan TDP yang hanya satu hari. (hen)

1POUJBOBL1PTUrRabu 3 April 2013

PELAYANAN PRIMA: Mulai dari mekanisme, sampai pada penjaga loket, ditekankan untuk memberikan pelayanan yang prima. Fofo-foto: MEIDY KHADAFI

Perizinan di BP2T Kota Pontianak 1. 2.

Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Pontianak; Klaim Reformis dan Bebas Pungli

Mesti Murah Senyum, Penjaga Loket Tak Kalah dengan Teller Bank Sebanyak 29 izin dilayani Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Pontianak. Pemerintah Kota Pontianak mengklaim pelayanannya bebas pungutan liar dan jauh dari praktik korupsi. BP2T sendiri menganggap layanannya sudah reformis. Mudah, murah dan cepat. Hendy Erwindi – PONTIANAK RUANG pelayanan BP2T berada di lantai dasar Gedung Terpadu di Jalan Sutoyo. Pintu masuknya di sebelah kiri gedung. Memasuki BP2T warga yang mengurus izin disambut dua standing banner di sebelah kiri dan kanan. Di sebelah kiri tertulis “Katakan Tidak Pada Calo”. Sedangkan di sebelah kanan tertera 29 izin yang dilayani kantor tersebut lengkap dengan waktu pengurusan dan biaya. Tercantum juga rumus untuk menghitung biaya izin yang diurus. Dari 29 izin yang dilayani, hanya empat yang dikenakan biaya, sisanya atau 25 izin tertulis Rp0. Gratis. Izin yang berbayar yakni, izin trayek, usaha perikanan, izin mendirikan bangunan dan HO atau izin gangguan. Di bingkai kaca dekat kasir juga terpampang tiga poster besar. Yakni mekanisme dan alur penyelenggaraan izin, tahap mengajukan IMB serta mekanisme pengelolaan pengaduan masyarakat. Di plafon, di tengah ruangan ada televisi layar datar yang menayangkan syarat-syarat untuk mengurus perizinan. Televisi itu dipasang

agar dapat terlihat warga yang antre di bangku tunggu. Terdapat enam loket yang melayani warga. Masing-masing, loket 1 melayani : SIUP, TDP, penanaman modal. Loket 2 : izin operasional. Loket 3 : SITU dan HO. Loket 4 : IMB dan SKRK. Loket 5 : formulir, konsultasi, pengaduan dan pengambilan izin. Serta loket 6, kasir. Tidak susah menyasar ke loket mana sesuai dengan tujuan pembuat izin. Selain tertulis di depan loket, terpampang juga penunjuk arah di plafon. Tidak semua penjaga loket menggunakan pakaian PNS, ada menggunakan gaun terusan berwarna biru. Tidak kalah dengan receptionist hotel atau teller di bank. “Tidak seperti dulu kalau kita berurusan dengan pemerintah sulit. Sekarang petugasnya ramah-ramah,” kata Adul (47) usai mengurus izin. Warga Kota Baru itu mengurus surat izin usaha perdagangan (SIUP). Selasa (2/4), dia mengambil SIUP yang sudah jadi ke BP2T, Adul memasukan persyaratan Kamis (28/3). “Sebenarnya sudah jadi Senin kemarin, tetapi baru saya ambil. Katanya sih satu hari, tetapi kan Jumat sampai Minggu libur,” tuturnya. Memang di daftar izin, waktu dan biaya yang terpampang, mengurus SIUP gratis dengan lama satu hari kerja. Akwang, warga Jalan Tanjungpura be-

3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29.

berapa bulan lalu mengurus izin gangguan/hinder ordonante (HO) ke BP2T. Dia mengaku puas dengan kondisi kantor pelayanan itu sekarang. Dia merasa tidak ada yang memperumit urusannya itu. “Saya baru selesai urus HO. Gampang kok sekarang. Hari ini masukan berkas, besok selesai,” ujar Akwang mengurus HO untuk usaha dagang kelontong itu. Pelaksana tugas Kepala BP2T Kota Pontianak Amirullah mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan pelayanan izin sebaik mungkin. Mulai dari mekanisme sampai pada penjaga loket ditekankan untuk memberikan pelayanan yang prima. “Tidak sembarangan orang yang dipilih menjaga loket. Mareka harus orang yang ramah, murah senyum dan sabar,” ungkapnya. BP2T Kota Pontianak beberapa kali mendapat penghargaan. Pada 2006 mendapatkan Citra Pelayanan Prima oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara atas keberhasilan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat. Di tahun yang sama, Gubernur Kalbar Usman Jafar juga memberikan penghargaan yang sama kepada BP2T. Terbaru, pada 28 Desember 2012

INFORMATIF: Terdapat enam loket yang melayani warga dengan penunjuk arah di plafon. Ini memudahkan masyarakat dalam mengurus perizinan.

Rekomendasi Pendahuluan Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) Advice Planning Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Izin Mendirikan Bangunan Reklame/Tower Surat Tempat Izin Usaha (SITU) Izin Gangguan/Hinder Ordonante (HO) Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Izin Usaha Toko Modern (IUTM) Izin Usaha Pusat Perbelanjaan (IUPP) Izin Usaha Pengolahan Pasar Tradisional (IU2T) Tanda Daftar Perusahaan (TDP) Tanda Daftar Gudang (TDG) Tanda Daftar Industri (TDI) Izin Usaha Industri (IUI) Izin Usaha Jasa Kontruksi (IUJK) Izin Trayek Surat Izin Usaha Angkutan Umum (SIUAU) Surat Izin Pengelola dan Penyelenggaraan Tempat Parkir (LPPTP) Izin Klinik Izin Rumah Sakit Izin Apotek Izin Penyelenggaraan Optikal Izin Pedagang Eceran Obat Izin Usaha Pemotongan Hewan (IUPH) Izin Usaha Perikanan (IUP) Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) Izin Penyedotan Limbah Tinja Tanda Daftar Usaha Pariwisata Izin & Non Izin Bidang Penanaman Modal DARI 29 IZIN, 4 DIANTARANYA BERBIAYA, 25 IZIN GRATIS Empat Izin yang Dikenakan Biaya : Izin Trayek Izin Usaha Perikanan (IUP) Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Izin Gangguan/Hinder Ordonante (HO)

BP2T mendapat Investment Award dari Pemprov Kalbar sebagai pelayanan satu atap terbaik. Tiga penghargaan itu digantung dengan figura pada tiang dekat loket. Amirullah menjelaskan, jika 25 jenis perizinan yang gratis sebagai bentuk layanan yang murah, pihaknya menerapkan pelayanan satu hari sebagai wujud layanan cepat. Terdapat tiga jenis perizinan yang selesai dalam satu hari kerja, yakni, surat izin tempat usaha (SITU), surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan izin gangguan (HO). Tiga izin dalam satu hari itu diluncurkan pertama kali Mei 2012. “Satu hari kerja artinya, hari ini diproses besok selesai,” ungkapnya. Dalam rangka transparansi, selain tertulis di papan pengumuman, biaya juga dicantumkan pada izin yang dikeluarkan. Seperti pada IMB yang dikeluarkan BP2T, di pojok kiri bawah tertulis biaya Rp50.000. “Kalau biaya nol kami tulis nol. Jadi pembuat izin hanya membayar sesuai tulisan itu,” papar Amirullah. Sebelumnya Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengatakan, selama ini pemkot telah memangkas perizinan, dari yang sebelumnya 99 menjadi 29 saat ini. Kata dia, perizinan apa pun di Kota Pontianak harus cepat, transparan dan murah. Kepada BP2T, Sutarmidji meminta untuk berinovasi. Lakukan pelayanan yang cepat namun transparan. Jika itu dapat dilakukan, menurut Sutarmidji, dapat meningkatkan pendapatan asli daerah. (*)


Pontianak Bisnis Pontianak Post

Rabu 3 April 2013

3

Lokomotif Kemajuan Ekonomi Kalbar

Hatta Pimpin BUMN Ekspansi ke Myanmar MYANMAR – Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa tiba di Myanmar, Senin

(1/4). Besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini membawa rombongan besar dari

Indonesia guna menjajaki peluang bisnis di negara yang mulai membuka diri tersebut.

Pemerintah baru Myanmar yang dipimpin Presiden Thein Sein memang banyak membawa angin perubahan sejak berkuasa pada akhir Maret 2011 lalu. Peluang ini tentu tidak disia-siakan oleh Indonesia. Apalagi Myanmar merupakan sahabat dekat Indonesia ketika di era Bung Karno. Hatta pun turun langsung dengan memimpin 15 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berencana ekspansi ke Myanmar. Perusahaan-perusahaan plat merah tersebut adalah PT Timah Tbk, PT Pertamina, PT Bukit Asam, dan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia. Kemudian PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, PT Pupuk Indonesia, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT Wijaya Karya, PT Telkom Tbk, PT Dirgantara Indonesia, Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), PT INTI, PT Indofarma, PT Semen Indonesia, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Beberapa pejabat kementerian dan lembaga terkait juga ikut serta, seperti BKPM, KementerianBUMN,KementerianKomunikasidanInformatika, Kementerian Perhubungan, KementerianPerdagangan,dan Kementerian Luar Negeri. Setibanya di kota Yangon pada sore hari, Hatta beristirahat sembari mempersiapkan materi pertemuan. Kemudian Selasa pagi (2/4), Hatta dan

Hatta Rajasa

rombongan terbang ke Nay Pyi Taw, ibukota Myanmar. Di sana Hatta disambut Presiden Myanmar Thein Sein, yang akan didampingi Menteri Ekonomi dan Perencanaan Nasional, Menteri Keuangan, dan Kepala Komisi Investasi Myanmar. ”Ini peluang kita untuk lebih mengeratkan hubungan dengan Myanmar, terutama dalam hubungan bisnis yang lebih nyata.BUMN-BUMNkitapunya kapasitas untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan tentunya berinvestasi di Myanmar,” kata Hatta Rajasa ketika berbincang sejenak dengan wartawan di Bandara Changi Singapura, sebelumberangkatkeMyanmar kemarin. Hatta mengatakan, seiring kemajuan ekonomi yang dialami Indonesia, perusahaanperusahaan milik negara pun terus mengembangkan sayapnya ke luar negeri. BUMN tidak

lagi hanya menjadi pemain di negeri sendiri, tetapi juga sudah mengarah menjadi perusahaan multinasional. ”Banyak bidang usaha yang bisa dikerjasamakan BUMN kita dengan pihak Myanmar. Pemerintah memberikan dukungan penuh dengan turun langsung menjalin dialog dengan pemerintah Myanmar,” kata Hatta. Sementera Menteri BUMN Dahlan Iskan tiba di Myanmar pada Minggu (31/3), setelah pulang dari Tiongkok dalam rangkamemeriksaankesehatan. Namun dia kembali ke Jakarta kemarin siang tanpa sempat bertemu dengan delegasi Indonesia yang baru tiba sore hari. Sebab Dahlan ada agenda lain di Jakarta.Dahlan menyempatkan diri singgah di Myanmar, meski hanya menginap semalam, untuk melihat langsung potensi yang ada di negeri itu. Dahlan pun yakin ekonomi Myanmar masih bisa tumbuh lebih pesat, dan BUMN dapat berekspansi di negeri tersebut. ”Pak Dahlan sempat melihatlihat daerah di luar Yangon. Sebagai pebisnis, dia tahu di sini memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan. Beliau juga yakin BUMN dapat berperan banyak dalam memajukan perekonomian Myanmar kelak,” kata Djumara Supriyadi, diplomat Indonesia yang mendampingi Dahlan di Myanmar. Sudirman, Account Man-

ager and Sales PT GMF Aero Asia menjelaskan, anak usaha Garuda Indonesia ini akan menjalin kerja sama perawatan pesawat Golden Myanmar Airlines, Myanmar International Airways, dan Air Bagan. Jenis pesawatnya Airbus A320. ”Kami sudah melakukan lobi selama 2 tahun. Yang sudah 90 persen deal itu Golden Myanmar Airlines. Kalau jadi, nanti GMF yang akan melakukan perawatan pesawat mereka di Jakarta,” kata Sudirman di Yangon, kemarin. Sedangkan berdasarkan informasi dari Kementerian, PT Timah sudah mendapat konsesi lahan sebesar 10.000 hektar untuk menambang timah di Myanmar Selatan. PLN diminta untuk menurunkan distribusi listrik yang hilang di Myanmar dari 26 persen menjadi 10 persen. PT Bukit Asam berencana membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 2x20 MW dengan dana investasi mencapai US$ 80 juta. Kemudian PT Telkom akan mengikuti tender agar bisa bekerjasama dengan operator lokal setempat. Perum Bulog diminta bekerjasama dengan Bulog Myanmar dalam pengadaan beras bersama ataupun beras-beras yang tidak diproduksi di Indonesia, atau untuk memenuhi beras cadangan bagi Bulog. Sedangkan Semen Indonesia akan membangun pabrik semen di Myanmar. (dri)

BUMN Ingin Bentuk Bank Syariah JAKARTA—Tingginya pertumbuhan perbankan syariah rupanya mendapat perhatian dari pemerintah. Salah satunya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kementerian tersebut sedang memikirkan cara memanfaatkan perbankan pelat merah menjadi tulang punggung perbankan syariah. Menteri BUMN Dahlan Is-

c

M

y

K

kan mengatakan, pihaknya sedangmenggarapkonsepbank BUMN khusus syariah. Hal itu dilakukan untuk menjadikan BUMN sebagai market leader di persaingan perbankan syariah. “Bank BUMN kan kuat-kuat. Sedangkan pasar perbankan syariah terus membesar. Jadi sebaiknya BUMN yang menjadi market leader,” ujarnya seusai rapat pimpinan di kantor pusat

Pertamina, Jakarta, kemarin (2/4). Saat ini, lanjut dia, pihak kementerian telah membentuk tim pengembangan bank syariah untuk membuat konsep final. Selain itu, tim berisi internal kementerian tersebut juga diperintah merumuskan market share perbankan syariah secara umum. “Tiga bulan lagi akan ada kesimpulan. Masih ada kemungkinan yang harus

dipertimbangkan,” imbuhnya. Dia menjelaskan, pihaknya mempunyai beberapa opsi untuk rencana tersebut. Pertama, merombak habis satu bank BUMN untuk dijadikan bank BUMN Syariah. Atau, menarik anak usaha syariah dari salah satuBUMNperbankanyangpaling siap. Pilihan terakhir, menggabungkan semua anak usaha syariah dari Bank BUMN. (bil)


K RAN SEKOLAH

4

1POUJBOBL1PTUrRabu 3 April 2013

MA SYARIF HIDAYATULLAH PONTIANAK

PROFIL

FARDHU KIFAYAH; EKSKUL YANG BERMANFAAT UNTUK BEKAL KEHIDUPAN DI AKHIRAT

Datang Paling Awal Pulang Paling Akhir

Mengetahui tentang Sakaratul Maut dan Memandikan Jenazah

BERUSAHA, berdoa dan ikhlas itulah kira-kira yang bisa dilakukan oleh Munir. Sejak tahun 2002 beliau mengabdikan diri sebagai tenaga guru honor di Madrasah Aliyah Syarif Hidayatullah hingga saat ini. Banyak suka duka yang telah dilewati sejak pengabdiannya yang terhitung kurang lebih 10 tahun. Pada awal pengabdiaannya di MA Syahid, dia hanya mendapatkan honor sebesar Rp50 ribu perbulan. Tentu sangat kurang dibandingkan dengan keperluan saat itu. Namun berkat kesabaran, doa dan keihklasan, gaji yang demikian minim bukan menjadi permasalahan yang mengakibatkan menurunnya motivasi dan semangat pengabdian bagi Munir. Apalagi, sebelum menjadi guru, saat bekerja di Zusuki Japanes Fast Food Restoran, dia mempunyai upah mencapai Rp480 ribu perbulan. Sungguh perbandingan yang cukup jauh. Selain sebagai tenaga pengajar, Munir juga diberikan tanggung jawab sebagai Kepala Tata Usaha. Dia juga sering ditugaskan untuk mendampingi serta membimbing siswa mengikuti kegiatan di luar sekolah. Datang ke sekolah lebih awal dan pulang belakangan adalah lakon yang sering dilakukan oleh Munir di madrasah ini. Hal tersebut dimaksudkan untuk memaksimalkan kinerja dan pengabdiannya kepada MA Syahid. Upaya untuk memaksimalkan kinerjanya di MA Syahid semakin nampak dengan lulusnya dia dan beberapa teman seprofesinya sebagai guru profesional dan telah mendapatkan tunjangan sertifikasi sejak tahun 2009. Untuk prestasi pegabdiaanya juga sehingga pada tahun 2011, dia mendapatkan penghargaan sebagai guru dan pegawai teladan di Madrasah Aliyah Syarif Hidayatullah Pontianak. Munir menyadari bahwa tugas atau profesi sebagai seorang guru adalah ladang amal yang harus dijalankan sepenuh hati dengan keikhlasan, tentunya hanya mengharap ridha Allah SWT. Sebab dalam sebuah hadis dikatakan yang kurang lebih terjemahannya, “Jika seorang anak adam telah meninggal maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga hal; yaitu anak yang saleh, amal jariyah dan ilmu yang bermanfaat.” “Profesi sebagai guru hendaklah tidak diniatkan semata-mata mencari materi atau untuk komersil, sebab ilmu yang bermanfaat yang telah diberikan kepada peserta didik justru lebih tinggi nilainya dibanding materi yang telah kita dapatkan. Tentunya dengan syarat bekerja dengan ikhlas,” katanya. (*)

Fardhu kifayah adalah salah satu kegiatan ekstra kurikuler yang berbeda dari kegiatan lainya, karena manfaatnya akan teraplikasikan langsung dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai yang didapat tidak hanya bermanfaat untuk kehidupan di dunia, tapi juga untuk bekal kehidupan di akhirat kelak. DIADAKANNYA kegiatan ini, dilatar belakangi kurangnya petugas pelaksana penyelenggara fardhu kifayah di masyarakat. Apalagi saat ini petugas fardhu kifayah ratarata berusia di atas 50 tahun. Untuk itu MA Syarif Hidayatullah Pontianak atau biasa disebut MA Syahid memandang perlu untuk mempersiapkan generasi muda khususnya siswa-siswi agar mereka kelak siap untuk menjadi petugas penyelenggara fardhu kifayah di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitarnya. Pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler ini dilakukan setiap Rabu setelah pelajaran usai sampai azan ashar berkumandang. Pada saat ini sekolah mempunyai dua kelompok petugas penyelenggara fardhu kifayah. Jumlah setiap kelompok terdiri dari 13 orang putra

DIBIMBING: Siswi MA Syarif Hidayatullah mendapatkan bimbingan pelaksana penyelenggara fardhu kifayah.

dan 13 orang putri. Pelaksanaan fardu kifayah ini telah memasuki tahun ke-2 dan kegiatan ini terkorelasi dan terintegrasi dengan bidang studi fikih yang diasuh Dra Sundusiana SPd, guru yang diperbantukan dari Kemenag Kota Pontianak dan telah mengabdikan dirinya di madrasah ini kurang lebih selama tujuh belas tahun .

Dalam pelaksanan kegiatan ini, dia dibantu oleh tenaga profesional dari Kemenag Kota Pontianak. Untuk kelompok putrinya, dibimbing Hj.Fitni dan untuk kelompok putra dibimbing oleh H. Djasman. Tata cara penyelenggaraan jenazah meliputi adap menghadapi orang sakit keras dan sakaratul maut, tata cara memandikan, mengafankan, me-

nyalatkan dan menguburkan mayat. Tujuan fardhu kifayah ini bagi siswa MA Syahid untuk mengetahui dan mempraktikkan bagaimana tata cara pengurusan jenazah, yang kelak bermanfaat bagi kehidupan mereka di masyarakat. Al Asfar, siswa kelas XI IPA mengatakan, ilmu tentang pelaksanaan fardu kifayah

sangat penting bagi umat Islam khususnya bagi dia pribadi agar bisa menerapkan dalam kehidupan bermasyarakat. “Pengalaman saya dalam melaksanakan fardu kifayah saya ikut memandikan guru saya dan sepupu saya yang meninggal dunia. Oleh sebab itu ilmu tentang pelaksanaan fardhu kifayah harus dipelajari generasi muda Islam agar ilmu yang dipelajari di sekolah bisa berguna bagi kehidupan di masyarakat Islam,” katanya. Sementara Absah murid XI IPA mengatakan bahwa mempelajari ilmu tentang fardu kifayah sangatlah penting bagi kehidupan kita terutama pada umat islam. “Dengan mempelajari fardu kifayah saya dapat mengetahui tentang sakaratul maut dan cara memandikan jenazah, mengafani dan mensalatkan jenazah dan cara penguburannya,” ujarnya. Selain itu, sambung dia, mempelajari fardu kifayah memiliki banyak manfaat seperti manusia akan takut berbuat dosa dan imannya semakin kuat. “Selain itu juga bisa mengetahui tentang bagaimana arwah manusia dikeluarkan dari tubuhnya dan bacaan doa ketika malaikat mencabut nyawa manusia tersebut, seperti manusia yang baru meninggal matanya terbuka, itu tandanya melihat arwahnya yang sedang berjalan,” tutur Absah. (*)

Kepramukaan Membangun Jati Diri

Munir

Tim Koran Sekolah MA Syarif Hidayatullah Pontianak Kun hadiyah, S.Pd (Pembimbing), Annisaawaliyah (Ketua), Khairiyah (Wakil Ketua), Hidayah Aji.N (Tim Redaksi1), Dendy Ramadhan (Tim Redaksi2), Tika Merdekawati (Tim Redaksi3), Arash Fitra (Tulisan Ringan1), Riska Ananda (Tulisan Ringan2), Anisa Zulfadilah (Tulisan Ringan3), Ica Fauziah.H (Tim Liputan1), Achmed Zacky (Tim Liputan2), Rahmat Febriansyah (Tim Liputan3), Riska Endah.P (Tim Dakwah1), Bukhori Muslim (Tim Dakwah2) Candra Amin (Tim Dakwah3), Sabarudin (Dokumentasi1), Azra Mahendra (Dokumentasi2), Dili Damara (Dokumentasi3).

JUARA I: Pramuka Madrasah Aliyah Syarif Hidayatullah meraih juara I dalam lomba gerak jalan 10 km.

PRAMUKA merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler Madrasah Aliyah Syarif Hidayatullah, Ambalan Putra Harun Arrasyid 04.079 dan Ambalan Putri Ummu Khulsum 04.080. Program ini diadakan bertu-

juan untuk membangun sikapsikap yang disiplin, mandiri, sopan santun sesama mahluk hidup, berani, membangun jiwa-jiwa kepemimpinan, bertangung jawab, dan lainnya. Namun kebanyakan dari kita

KEGIATAN: Berbagai kegiatan dilakukan oleh siswa yang tergabung di ekskul pramuka yang diantaranya bertujuan membangun sikap disiplin.

menganggap pramuka itu tempat untuk pemberian hukuman. Padahal pramuka tidak memberi hukuman anggotanya jika anggota tidak melanggar aturan. Bagi yang melanggar hukuman itu hanya semata-mata agar

Tak Gentar Lawan Mahasiswi

Sabet Juara I Lomba Busana Muslim

PRESTASI: Siswa MA Syahid berpose dengan piala yang telah mereka raih di berbagai lomba.

PRESTASI siswa-siswi MA Syahid yang telah dicapai dengan kesungguhan belajar. Semakin banyaknya prestasi yang telah diraih, semakin banyak juga ilmu yang telah didapatkan. Prestasi ini dapat memotivasi setiap siswa agar terus berusaha mencapai prestasi lainya, yang membuat diri kita ataupun orang lain bangga. Buchori Muslim, biasa karib dipanggil Bukhori. Seorang anak yang memiliki jiwa tanggung jawab yang besar dan sifat taat pada agamanya. Dia meraih juara III pidato Bahasa Indonesia. Bukhori adalah Ketua OSIS Madrasah Aliyah ini. “Semua ini saya lakukan dengan niat, usaha, dan doa,” katanya. Juara II dalam pidato bahasa indonesia diperlihatkan oleh siswa lainnya bernama Andriani. Tak kalah hebatnya dengan anak-anak lainya, dengan kemauannya ia dapat meraih impian tersebut. Namun tak semudah yang kita bayangkan untuk mencapai prestasi Andriani saat ini. Dengan kesungguhan semua itu dapat tercapai. Adapun prestasi lainya yang telah

diraih oleh sekolah MA ini, yaitu: Lomba busana muslim mendapat juara I yang didapatkan oleh Habibah yang diselenggarakan oleh STAIN. Apalagi, pesaingpesaing busana muslim tersebut adalah mahasiswi. Namun semua itu tak menghalangi sekolah ini untuk memenagkan perlombaan tersebut. Prestasi lainnya yakni lomba menyanyi yang juga diselenggarakan oleh STAIN Pontianak. Mendapatkan juara III oleh seorang siswa yang bernama Randa Ramadhan. “Walaupun kami tidak bisa mendapatkan juara I, tetapi kami tetap bersyukur dengan prestasi yang telah kami dapatkan,” ujarnya. Lomba bix box, juga berhasil mengharumkan nama sekolah ini. Lomba tersebut diselenggarakan oleh STAIN Pontianak. Mereka berhasil meraih juara III yang diwakili Wija Alif Tawakal dan Fahru Rozi. Semua prestasi tersebut diraih karena adanya niat dan kemauan, serta dukungan teman, guru, orang tua, dan dengan doa-doa yang selalu mereka lakukan. Membuat semua itu menjadi mudah dan ringan. (*)

para anggotanya mengerti akan kesalahan yang diperbuat dan dapat mempertanggungjawabkan perbuatan tersebut. Berbagai Kegiatan lomba kepramukaan pernah diikuti MA ini. Dan dari kegiatan tersebut, bisa mengenal banyak teman dari berbagai daerah maupun berbagai sekolah, mengetahui lebih mendalam tentang kepramukaan, merasakan kebersamaan yang kuat antarkelompok, dan memiliki pengalamann yang baru. Mengikuti gerak jalan 10 km, merupakan salah satu kegiatan yang dapat mereka banggakan. Perjuangan pramuka sekolah ini untuk menjadi tim gerak jalan tidak mudah. Awalnya, mereka menerima surat pemberitahuan dari gugus depan Lukman El-Hakim pangkalan MAN 2 Pontianak, bahwa mereka akan mengadakan lomba gerak jalan 10 km untuk tingkat penegak dalam rangka memperingati hari Badan Powell dan memperingati hari jadi ambalan mereka. Lomba itu dilaksanakan pada 24 Februari 2013. Setelah itu, mereka pun membentuk tim gerak jalan tersebut yang beranggotakan 5 putra dan 4 putri atau 4 putra dan 5 putri. Mereka menginformasi-

kan kepada siswa/I MA Syarif Hidayatullah tentang lomba tersebut. seleksi pun dilakukan yaitu dengan tes fisik. Dari sekian banyak yang mengikuti seleksi, akhirnya terpilihlah Ahmad Kautsarul Husaini, Abu Syukron, Syahrul Jihad, Al Asfar Hairul Ilmi, Bukhori Ualim, Khariyah Asnida, Sri Lesari, Yuyun Rahayu, dan Raisya Nabila. Latihan demi latihan dilakukan. Tidak peduli berapa lama waktu yang diluangkan dan berapa banyak energi yang dicurahkan. Semua itu d e m i p e m b u kt i a n mereka. Mampu untuk menjalaninya. Dalam latihan itu, mereka dibimbing oleh kakak pembina dan senior serta Kepala Madrasah turut membimbing dan memotivasi. Hari perlombaan pun tiba. Mereka mendapatkan undian pertama. Rasa gugup tidak dapat dihindari dan tuntutan akan kekompakan menjadi prioritas setelah selesainya pertandingan. Maka pengumuman para pemenang dilakukan. Rasa gembira bercampur rasa tidak percaya serta rasa bangga, tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Madrasah Aliyah Syarif Hidayatullah mendapatkan juara I pada lomba gerak jalan tersebut. (*)


Pontianak Post

SHOW

Rabu 3 April 2013

SELEBRITAS

5

ACARA TV

AnTV 07.00 Berqah (Bersame Qur’an Hadist) 07.30 Pontianak Pagi 11.00 BBM (Berita Berita Musik) 12.00 Berite Kite Siang 19.00 Berite Kite Malam 20.00 Ngopi ( Ngobrol di Warung Kopi) 22.00 Knight 23.00 Musik Manca

Seputar informasi musik dan klip terbaru disajikan spesial untuk pemirsa. Anda juga bisa request lagu dan berkirim salam untuk sahabat, keluarga, dan orang-orang terkasih. (*)

06.00 07.00 10.00 12.00

Was Was Inbox FTV Pagi SL Liputan 6 Siang

TANTRI KOTAK

Suka Panjat Tembok MENJADI pengisi soundtrack film Bangun Lagi Dong Lupus membuat vokalis band Kotak, Tantri teringat masa-masa duduk di bangku sekolah. Pemilik nama lengkap Tantr i Syalindri Ichlasari ini mengaku pernah mengalami cinta monyet semasa sekolah. Pelantun lagu Beraksi itu meceritakan, dirinya pertama JAWA POS kali berpacaran waktu SMP. “Iya, habis itu jomblo. Dulu backstreet, telepon-teleponan saja,” kata mantan vokalis band Ares itu. Wanita kelahiran Tangerang, 9 Agustus 1989 ini menambahkan, dirinya kembali menjalin cinta saat berseragam putih abu-abu. “Dua bulan putus, jadian lagi terus dua bulan putus lagi. Bosan. Dulu sih pacaran untuk lebih ke penyemangat saja. Cari pacar satu sekolah atau sekolah lain, sebelum pulang ketemu pacar dandan dulu,” aku jebolan kompetisi The Dream Band itu. Tak hanya cinta monyet yang menjadi kenangannya, kekasih Hatna Danarda, vokalis band Naff itu juga mengaku kangen dengan kenakalan yang pernah dia buat. “Bandel pasti, aku lumayan bandel, jahil, suka coba-coba sesuatu. Pernah suka bolos, manjat tembok pakai bangku-bangku yang disusun gitu. Dan nggak pernah dihukum, bisa dicrosscheck,” kenangnya. Lama lulus dari SMA, dia juga kangen dengan jajanan di kantin. “Rindu makan bakso, rindu kantin, rindu teman. Kemarin sempat teleponan sama temam-teman buat ketemuan reunian,” pungkasnya. (dew)

12.30 14.30 18.00 21.00

FTV Siang SL Eat Bulaga Indonesia SCTV Sinetron Ustad Fotocopy

Metro TV

TVOne

Perempuan Hebat Pesbukers Best of The Best Endless Love Selebriti Sehari Tom & Jerry Topik Petang Mel’s Update Bexxstyle Cakrawala

Butterfly Lovers Liang Shanbo mencintai Zhu Yingtai. Sampai ketika Zhu dinikahkan, Liang langsung sedih hingga mati. Mendadak muncul angin yang membatalkan prosesi pernikahan dan Zhu melompat ke makam untuk bersatu. (*)

SCTV

PON TV, Pukul 11.00 WIB

Berite-Berite Musik (BBM)

07.30 09.00 10.00 13.00 15.00 17.30 21.30 22.30 23.30

Indosiar Pukul 23.00 WIB

06.30 07.00 09.30 10.00 13.30 17.30 22.30 23.00

Kabar Arena Pagi Apa Kabar Indonesia Pagi Kabar Pasar Pagi Coffee Break Ruang Kita Kabar Petang Menyingkap Tabir Kabar Arena

8 Eleven Show Metro Siang Wideshot Metro Hari Ini Suara Anda Top Nine News Mata Najwa Stand Up Comedy

MNCTV 06.00 Disney Club 07.30 Serial Pilihan 10.00 Kisah Unggulan 12.00 Layar Kemilau

15.30 Lintas Petang 21.00 Raden Kian Santang 22.00 Berbagi Cinta 23.00 Intermezzo

Con Air

Global TV Pukul 20.00 WIB

Cameron Poe begitu marah melihat istrinya diganggu pemabuk. Akibat perkelahian itu, salah seorang pemabuk terbunuh dan Poe dipenjara. Poe kemudian terlibat aksi pelarian besar-besaran. (*)

Sulit Tahan Tawa BERAKTING sudah menjadi santapan bagi Aktris Rianti Cartwright. Namun harus beradu akting dengan sejumlah anggota lawak Srimulat yang legendaries, diakui Rianti memberi tantangan tersendiri. “Di sini saya berperan sebagai Astrid, istri dari Andika yang diperankan Reza Rahadian,” jelasnya saat Press Screening film Finding Srimulat di Plaza Senayan, Jakarta, kemarin. Di film ini diceritakan kalau dirinya baru saja menikah dengan seorang lelaki yang memiliki obsesi untuk mengumpulkan kembali kelompok Srimulat dalam satu panggung. “Sungguh ini adalah kehormatan yang besar karena bisa bermain dengan para senior. Jujur, aku memang kurang familiar dengan personil Srimulat, tapi yang aku tahu mereka ini sangatlah peduli terhadap kebudayaan Indonesia,” ucapnya. Pemilik nama lengkap Rianti Rhiannon Cartwright ini menceritakan, beradu akting dengan pelawak senior membuatnya tak henti untuk tertawa. Bahkan karena tak bisa menahan tawa, wanita kelahiran Bandung, 22 September 1983 itu harus sering melakukan beberapa kali take records atau rekaman ulang. “Saya kesulitan menahan tawa saat syuting, karena mereka semua lucu. Meskipun ada adegan melahirkan yang kesakitan tapi saya masih tetap tertawa,” kata pemain film Ayat-Ayat Cinta itu. Istri dari Alfoncius Dopot Parulian Nainggolan ini mengaku bimbang saat menda-

TAYLOR SWIFT

Incar Pangeran Harry LIKA-liku kisah cinta Taylor Swift sepertinya akan semakin bertambah rumit. Setelah lepas dari Harry Styles, wanita berambut blonde ini mulai mengincar Harry yang lain. Pelantun I Knew You Were Trouble dan Love Story ini ternyata sangat menggilai Pangeran Harry. Salah satu sumber mengatakan bahwa Swift berusaha mendapatkan tiket VIP saat

08.05 11.30 13.05 17.05 19.05 21.05 21.30 22.30

patkan tawaran bermain film bersama anggota lawak Srimulat. Menurutnya, dia memang jarang bermain film kategori lawak apalagi dapat lawan berakting pelawak senior Srimulat. “Awal mulanya, aku ditawarkan sama teman baik, dikasih sebuah skrip, ceritanya memang menarik, tapi masih berfikir panjang,” akunya. Bahkan, lanjutnya, diawal syuting dia sempat deg-degan. “Awalnya syuting aku deg-degan karena mereka semua pelawak. Berjalannya waktu akhirnya lancar dan mereka juga mendukung,” tuturnya. Melihat dukungan dari para senior itulah yang membuatnya percaya diri untuk berakting. “Aku percaya diri saja, meskipun sedikit sedikit waswas, tapi pada akhirnya bisa juga,” kata wanita yang punya bisnis spa itu. Tantangan lain juga didapat jebolan International Education Program Jurusan International Business and Marketing University of Tasmania ini. Jika biasanya dia berakting berdasarkan skrip atau naskah yang sudah ada, kali ini dia harus berdialog secara spontan. “Dialognya kebanyakan spontan. Padahal kan aku kebiasaan ngikutin skrip. Jadi aku nggak terbiasa. Agak sedikit mati gaya. Tapi aku mulai membiasakan diri,” akunya. Di film yang disutradarai Charles Gozali tersebut, Rianti merasakan pengalaman yang berbeda. “Seru banget, aku main sama anggota Srimulat. Ini sih bukan film komedi, tapi ada unsur komedinya,” imbuhnya. (dew)

FILM KOMEDI: Rianti Cartwright ditemui di Plasa Senayan, kemarin (2/4), saat press screening film terbarunya Finding Srimulat. JANESTI/JAWA POS

Kiprah Eko Patrio yang Beralih ke Belakang Layar

Jadi Produser untuk Berikan Pilihan Tontonan

NET

kunjungan Pangeran Harry ke Amerika Serikat, Mei mendatang. “Taylor berusaha keras agar namanya bisa tercantum dalam daftar bintang VIP yang akan bertemu Pangeran Harry. Taylor sangat menyukai apapun tentang Harry, terutama rambut merah dan aksen British-nya,” ungkap sumber. Sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa Swift mungkin juga sesuai dengan selera sang Pangeran. Pasalnya, Harry sendiri juga menyukai wanita berambut blonde. Sebelumnya, dalam sebuah acara Watch What Happens , sang diva disebut-sebut masih menjadi perawan seutuhnya. Pendapat ini dikemukakan oleh host acara tersebut, Handler Chelsea. Meski memiliki teman pria, wanita berambut pirang itu belum pernah berhubungan seks. “Teori saya tentang Taylor Swift adalah bahwa ia masih perawan. Pasalnya, banyak pria yang mendekati dan memacarinya dan kemudian sebegitu cepat pula meninggalkannya, “ jelas Chelsea. Kesimpulan ini ia ambil karena selama ini hubungan Swift dan pacar-pacarnya tidak pernah berlangsung lama. Jika dihitung ia lebih sering memiliki hubungan yang seumur jagung. “Ini tidak menutup alasan jika pacar Swift meninggalkannya ketika mereka menyadari dia tidak akan tidur dengan mereka. Selama ini, semua pria akan berhasil mendapatkan keperawanan dirinya, tapi mereka salah besar. Dalam sekejap, Swift akan melupakan hubungannya dan ia akan memutuskan pasangannya,” tandas Chelsea. (net)

LAMA tak muncul di dunia entertain, Eko Patrio kembali dengan sosok Lupus yang sempat tren di era 90’an. Jika biasanya dia tampil di depan layar, kali ini suami dari Viona Rosalina ini menjadi produser. Pemilik nama lengkap Eko Hendro Purnomo ini mengaku ingin memberikan sebuah tontonan yang bisa memberikan inspirasi bagi para pemuda di Indonesia. “SAYA Ingin memberikan alternatif tontotan buat anak muda. Alternatif hero dalam anak muda tersebut bisa memberikan inspiratif, rasa cinta pada orang lain, orangtua, pertemanan,” ujarnya saat nonton bareng film Bangun Lagi Dong Lupus di Planet Holywood, Jakarta, Senin (1/4). Pria kelahiran Nganjuk, 30 Desember 1970 itu berharap film yang sempat besar saat dibintangi Almarhum Ryan Hidayat ini bisa menjadi pilihan masyarakat dalam mencari film-film berkualitas. “Saya nggak bisa ngomong film Indonesia nggak berkualitas. Saya hanya memberi pilihan, di tengah kegalauan para pembuat film, bikin film, untung atau nggak. Saya udah berikan apresiasi,” kata bapak tiga anak itu. Anak dari pasangan Sumarsono Mulyo dan Sumini ini mengungkapkan, dirinya ingin film tersebut membangkitkan film-film Indonesia. “Pengen banget film Indonesia ditonton sampai tiga juta, empat juta. Saya berharap semua film Indonesia diapre-

ANGGER BONDAN/JAWA POS

GARAP FILM: Eko Patrio (empat dari kanan) serta para pemeran film ‘Bangun Lagi Dong Lupus’ saat acara jumpa pers di Planet Hollywood, Jakarta, Senin (1/4).

siasi. Saya takut film sekarang ditonton paling banyak 100 ribu,” tukas pelawak yang kini menjadi anggota DPR itu. Eko mengatakan film yang dibuatnya tersebut, selain menyajikan drama dan komedi remaja, juga menyisipkan pesan moral. “Saya bungkus kritik sosial dan pesan moral supaya ringan. Sulit, tapi Alhamdulillah hasilnya bagus,” imbuhnya. C

M

Y

K

Dalam proyek perdananya ini, dia mengaku belum menghitung biaya produksi. “Saya sampai sekarang masih belum hitung totalnya. Anak masih ngelipetin uang, nyetrika uang, istri nungguin lilin,” candanya. Eko berharap film Bangun Lagi Dong Lupus bisa memberikan inspirasi tak hanya kepada remaja tapi juga film Indonesia untuk tetap terus

berkarya. Sementara untuk biaya produksi film sepertinya Eko enggan menjawabnya. Namun dikabarkan budget yang dikeluarkannya untuk membuat film tersebut sekitar Rp10 miliar. Anggota DPR dari Fraksi PAN itu berkilah belum sempat menghitung total jumlah biaya. “Semua ini keuntungan dari PH (production hause) saya. Sudah 10 tahun, PH Ko-

mando sudah menghasilkan. Mudah-mudahan balik lagi itu rezeki. PH Komando biasanya meluncurkan program untuk acara TV. FIlm layar lebar ini merupakan proyek pertama Komando untuk layar lebar. Untuk film ini, kami nanti juga ada roadshow ke beberapa kota seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, dan Makassar,” jelasnya. (*)


BUMN MARKETEERS

6

1POUJBOBL1PTUrRabu 3 April 2013

FORUM BUMN MARKETEERS CLUB PONTIANAK

Transformation of Pontianak Port

PEMBICARA: Hermawan Kartajaya memberikan sambutan dalam Forum BUMN Marketeers Club Pontianak di Aula Kantor PT Pelindo II Pontianak.

FORUM BUMN Marketeers Club Pontianak kembali digelar Selasa (2/4) pagi. Kali ini PT Pelindo II Cabang Pontianak bertindak sebagai tuan rumah. Bertempat di Aula Pelindo, pelaksanaan pertemuan BUMN se-Kalbar tersebut terasa lebih istimewa sebab dihadiri Hermawan Kartajaya, Presiden MarkPlus. G e n e ra l Ma n a g e r P T. Pelabuhan Indonesia II Cabang Pontianak, Sebulon Butarbutar, menyampaikan perubahan yang dilakukan PT Pelindo II yang lebih akrab dengan sebutan Transformation of Pontianak Port. Dimana upaya perubahan dilakukan dengan beberapa program. “Perubahan itu kita lakukan untuk pelabuhan Pontianak yang lebih baik, demi kenyamanan arus keluar masuk barang. Untuk mencapai hal tersebut, dilakukan perubahan baik internal maupun eksternal,” tutur dia. Salah satunya program Operational Excellence, dimana pihaknya berupaya memperbaiki kondisi dan kinerja Pelabuhan Pontianak. Sebab sebelum dilaksanakan program tersebut, terjadi beberapa kendala diantaranya kemacetan lalu lintas serta penempatan kontainer yang tidak teratur. Selain itu, Sebulon mengatakan, rendahnya kinerja

PRESENTASI: GM Pelindo II Pontianak Sebulon Butarbutar memaparkan kinerja Pelindo.

FOTO BERSAMA: Pimpinan BUMN yang tergabung dalam BUMN Marketeers Club Pontianak foto bersama.

Pelabuhan Pontianak disebabkan terbatasnya area untuk kebutuhan container yard (CY), dimana penuh dengan kontainer yang sedang Stripping/Stuffing termasuk penumpukan empty, dwelling time container yang tinggi, serta berbagai pekerjaan sipil di yard yang menyebabkan kapasitas berkurang. Selain itu, proses-proses yang belum terotomatisasi dengan tidak adanya sistem yang sesuai, termasuk inventarisasi container. Disamping bebasnya pengguna jasa keluar masuk pelabuhan dan posisi kontainer dicatat secara manual. Kebijakan stripping/stuffing dan operational TPK tidak optimal juga menyebabkan kinerja pelabuhan rendah, karena menyebabkan aktivitas stripping-stuffing tidak diatur secara tegas, arus lalu

lintas kendaraan di dalam pelabuhan tidak teratur, dan pengguna jasa mendatangkan alat dan personilnya masingmasing ke dalam pelabuhan. “Dengan demikian, hal tersebut menimbulkan lamanya waktu tunggu kapal yang bisa lebih dari tujuh hari untuk sandar, buruknya ukuran kinerja operasional Pelabuhan Pontianak, tingginya biaya yang harus ditanggung pengguna jasa dan pelayaran akibat demorage keterlambatan kapal dan barangnya,” tutur dia. Pelindo II Cabang Pontianak juga melakukan penyempurnaan pola operasi. Dimana pola operasi lama digambarkan dengan terbatasnya kapasitas akibat S/S dalam TPK, terhambatnya produktivitas TPK, dan kesulitan dalam tracking po-

SERIUS: Pimpinan BUMN mendengarkan paparan GM Pelindo II Pontianak.

BERSAMA HERMAWAN: (dari kanan) Area Manager Mandiri Pontianak Hotman Nainggolan, Hermawan Kartajaya, GM PT Pelindo II Pontianak Sebulon Butarbutar, GM PT Surveyor Indonesia Pontianak Syahrul Ramadhan dan GM PT Telkom Kalbar Sinung Wibowo.

sisi kontainer karena berbagai kegiatan. “Hal tersebut kita atasi dengan pola operasi baru yang mana dilakukan pemisahan yang jelas antara TPK dan USTER – aktivitas dan tanggungjawab produktivitas yang lebih jelas, serta dukungan ICT – semi manual atau otomatisasi,” ungkapnya. Tak hanya program dan perbaikan sistem, Pelindo II juga melaksanakan penambahan kapasitas back-up lapangan,

Fo r u m BU M N Ma rke teers Club Pontianak kali ini terasa istimewa. Hermawan Kartajaya turut hadir dalam pertemuan itu. Secretary of the Board BUMN Marketeers Club ini mengingatkan pentingnya pertemuan rutin para pimpinan BUMN yang diselenggaran tiap bulan itu. “Kegiatan ini menjadi sharing dari rekan-rekan di daerah. Jangan takut ditiru. Bankbank itu banyak. Saat satu bank yang tampil, jangan kha-

dengan membangun lokasi penampungan container di kawasan Nipah Kuning. Paling fenomenal adalah upaya pembangunan pelabuhan laut yang rencananya di Kabupaten Pontianak. “Saat ini, bekerjasama dengan pemerintah daerah provinsi kita sedang uji kelayakan lokasi. Diharapkan dengan terwujudnya pelabuhan ini, maka akan membantu arus keluar masuknya arus barang dari kapal,” ucapnya.

watir programnya ditiru bank lain,” jelas Hermawan. Di sisi lain, pertemuan itu juga membuka jaringan. Semakin banyak pertemanan semakin banyak kerjasama yang bisa dilakukan. Tak kalah pentingnya, pertemuan ini juga dapat meningkatkan kinerja. BUMN yang tampil akan menampilkan kinerja yang sudah dilakukan. “Siapa tahu dalam pertemuan itu banyak hal yang bisa dikerjasamakan,” jelasnya.(wah)


Pontianak Post

aneka

Rabu 3 April 2013

Penyidikan Temukan Titik Terang JAKARTA – Penyidikan kasus penyerbuan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, terus berjalan. Wamenkum HAM Denny Indrayana mengklaim ada perkembangan positif terkait dengan investigasi pencarian pelaku. Dia mengatakan, tim gabungan dari Polri, KSAD, dan lainnya seperti Komnas HAM menemukan titik terang. Namun, demi kelancaran investigasi, dia tidak mau membuka itu saat ini. ’’Perkembangan dari tim in-

vestigasi berlapis mengarah ke positif. Tetapi, izinkan perkembangan ini biar didalami dulu oleh tim yang bekerja,’’ ujarnya di kantor Kemenkum HAM. Dia meminta pengertian karena kasus yang dihadapi bukan hal biasa. Ada kekhawatiran, kalau diumbar malah kasusnya tidak cepat terungkap. Dia menyadari, masih ada yang meragukan komposisi tim investigasi. Namun, dia meminta agar tenaga untuk mempermasalahkan itu dialihkan ke hal yang lebih positif. Yakni, bersatu

untuk mengungkap siapa dalang di balik penyerbuan yang menewaskan empat tahanan tersebut. ’’Di satu sisi, ada keraguan kepada polisi. Nah, polisi bisa menjadikan investigasi ini sebagai lahan untuk membuktikan diri kepada masyarakat,’’ urainya. Dia berharap, tim gabungan bisa segera menemukan alat bukti. Jadi tidak ada lagi tuding-tudingan antarinstansi. Denny juga menyebut hukum berarti bicara alat bukti. Selain itu, penting perlindungan terhadap saksi. Jika para saksi

sudah mendapat kepastian perlindungan, dia yakin penyerbuan itu bisa cepat terungkap. Siapa pun yang mengetahui persitiwa tersebut tidak perlu lagi menceritakan kepada tim investigasi. ’’Perlindungan terhadap para saksi itu kuncinya,’’ tandasnya. Saat ini Denny merasa lega karena Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sudah turun. Sesuai dengan standard operating procedure (SOP), dia yakin program perlindungan sudah berjalan. (rdl/dim/c4/nw)

bahan bangunan, seperti kayu, papan, dan atap daun. Karena sebagian besar bahan bangunan dibeli dari warga setempat, harganya bisa ditekan. Akhirnya terbangun satu bangunan sekolah dan satu rumah guru. Selama 4 tahun sekolah ini didanai secara swadaya. Masyarakatlah yang memiliki sekolahan ini. Gaji guru juga didapat dari swadaya warga. Surip Yuliatun bercerita, selama empat tahun mengajar dia hanya digaji Rp200 ribu, plus 15 kilogram beras. Beras itu berasal dari sumbangan orangtua siswa. “Orangtua siswa bayar SPP pakai beras. Itu dibayar sebulan sekali,” cerita Surip. Selama beberapa tahun Surip mengajar sendirian. Dia harus membagi waktu mengajar dari kelas 1 sampai kelas 4. Kelas 1 dan 2 dijadikan satu. Sementara kelas 3 dan 4 di ruangan lain. Papan tulis dibagi dua. Sebelah untuk kelas 1 dan sebelahnya lagi untuk kelas 2. Jika sedang mengajar kelas 1, siswa kelas 2 bisa mendengarkan materi kelas satu itu. Begitu juga sebaliknya saat dia mengajar kelas 2, siswa kelas 1 juga bisa menyimaknya. Suara doa pun bisa terdengar jelas hingga ke ruangan lain. Batas antara satu kelas dengan kelas lain hanya dipisahkan papan tulis. Setengahnya ruangannya terbuka. Atap sekolah ini kerap terbang saat tertiup angin kencang. Seperti terjadi dua minggu lalu. Angin yang kencang menerbangkan sebagian atap. Sehingga, langit bisa terlihat dari dalam. Karena berlubang, hujan dengan leluasa bisa masuk ke dalam sekolah. “Ada yang bilang sekolah saya ini kayak jaman penjajahan. Itu orang desa sebelah yang bilang. Saya cuma tertawa,” ujarnya seraya tersenyum. Setelah beberapa tahun mengajar sendirian, ada satu guru lain yang mau mengajar di sana. Namanya Fitri. Dia juga lulusan SMA. Surip bisa lebih lega, karena bisa membagi tugas dengan guru lain. Meski semuanya serba terbatas Fitri mengaku senang bisa mengajar di sana. “Senang kalau lihat anak-anak bisa lebih maju,” kata perempuan yang juga tinggal di samping

sekolah itu. Kini sekolah ini menginduk dengan SD Negeri Cabang Ruwan yang berada di dusun tetangga. Kini gaji guru tidak lagi dari sumbangan warga. Ada dana Biaya Operasional Sekolah yang digunakan untuk membayar gaji guru. “Lumayanlah, bisa meringankan orangtua siswa,” kata Fitri. Meski sudah menginduk dengan sekolah negeri, sejumlah masalah masih kerap menghadang. Misalnya saja mereka kerap kehabisan kapur tulis. Mereka juga jarang menerima bantuan buku pelajaran. Alhasil, para siswa kerap memakai buku bekas. Kini ada tambahan satu guru lagi. Yakni Iis Fitriani. Tugas mengajar jadi lebih ringan. Surip, Fitri, dan Iis Fitriani membagi tugas masing-masing. Ketiganya sama berharap agar anak didik mereka bisa menjadi orang yang pintar. Saat ini jumlah siswa di SD Karang Anyar berjumlah 55 anak. Tahun lalu, sekolah ini sudah meluluskan satu kelas. Ada enam siswa. Lima siswa melanjutkan ke bangku SMP Negeri di Batu Ampar. “Saya berharap anak-anak di sini bisa melanjutkan sekolah yang lebih tinggi. Supaya bisa membangun kampung kami,” kata Iis. Para guru di sana berharap ada perhatian pemerintah pada sekolah mereka. “Kami dalam mengajar tidak minta banyak dari pemerintah. Kami cuma minta sekolah saya diperhatikan,” kata Surip Yuliatun. Dusun Karang Anyar terletak di Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Dusun ini dihuni 100 keluarga. Sebagian besar persen penduduknya bekerja sebagai petani. Sisanya nelayan. Dusun ini termasuk wilayah terpencil. Tidak ada fasilitas listrik dan air bersih di sana. Di malam hari anak-anak belajar dengan menggunakan lentera. Tetapi di tengah-tengah keterbatasan itu, warga di sana berharap anak-anak mereka akan menjadi orang yang sukses dan bisa membangun kampung mereka. “Saya ingin anak saya sekolah tinggi. Supaya pintar dan pulang ke sini bangun kampung kami,” kata Supriyadi, satu di antara orangtua siswa. (*)

Sekolah dari Karung Beras Sambungan dari halaman 1

SURIP Yuliatun, 26 tahun, pagi itu sudah berkemaskemas. Setelah mengurusi anaknya yang masih balita, perempuan muda itu langsung menuju sekolah yang berjarak satu lemparan batu dari rumahnya. Dia langsung masuk ke ruang kelas, membuka pelajaran, dan meminta para siswa berdoa. Doa para siswa terdengar keras hingga ke ruang sebelah. ”Anak-anak, hari ini kita belajar Matematika. Keluarkan buku kalian!” ujarnya dengan suara lantang, setelah siswa selesai berdoa. Dia lantas menuliskan rumus-rumus di sebuah papan tulis berwarna hitam yang pinggirnya telah retak. Para siswa segera mencatat apa yang ditulis ibu gurunya itu. Sekolah tempat Surip mengajar terletak di Dusun Karang Anyar, Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Warga menamainya SD Karang Anyar sesuai nama dusunnya. Ini dusun yang terpencil. Tidak mudah untuk menjangkau dusun ini. Butuh waktu sekitar 10 jam dari Pontianak untuk sampai ke sana. Tepatnya, satu jam perjalanan darat dan sembilan jam perjalanan dengan menggunakan kapal motor. Bangunan sekolah ini hanya terdiri dari tiga ruang kelas. Kondisinya sudah reot. Dinding dan lantai dari papan, atapnya dari daun. Papan dindingnya banyak yang lepas, sementara atapnya banyak yang tersingkap. Siang hari, matahari dengan leluasa masuk ke dalam ruangan. Surip Yuliatun adalah satu dari tiga guru yang mengajar di sana. Dia mengingat saat pertama kali mengajar di sekolah itu tujuh tahun lalu. Ketika itu seorang tokoh masyarakat Dusun Karang Anyar, San Munarto, menawarinya mengajar. Surip tidak langsung menerima tawaran itu.” Saya cuma lulusan SMA, tak punya bekal mengajar,” katanya memberi alasan. Tetapi si Bapak bersikeras memohon agar Surip mau mengajar. ”Saya bilang, kasihan anak-anak mau sekolah tak ada gurunya,” kata San Munarto atau biasa disapa Paing.

Paing menjamin soal tempat tinggal bagi Surip. Sebagai guru, Surip akan disediakan satu rumah di dekat sekolah. Rumah orangtua Surip dengan sekolahan itu memang cukup jauh. Jika harus bolakbalik tentu tidak mungkin. ”Habis waktu di jalan,” katanya. Dua hari dia menimbangnimbang. Akhirnya Surip menerima tawaran itu. San Munarto mengatakan, jika harus menunggu guru yang punya ijazah, anak-anak di sana tentu bakal terus “menganggur”. Saat itu, banyak anak yang semestinya sudah sekolah tapi belum sekolah. “Ada yang sudah disunat tapi belum sekolah,” kata lelaki yang biasa disapa Paing itu. Anak yang tidak bersekolah itu termasuk anak-anaknya. Sebagai orangtua, tentu saja dia tak ingin anaknya buta huruf. Di desa Batu Ampar sebenarnya sudah ada sekolah negeri. Tetapi jarak dari dusun ini ke Desa Batu Ampar cukup jauh, sekitar 40 kilometer. Itupun harus ditempuh dengan jalur air. Ada sekolah lain di dusun tetangga, tetapi sama saja, lokasinya juga jauh dan sulit dijangkau. Sat-satunya cara agar anak-anak di sana bisa sekolah dengan mudah adalah mendirikan sekolah di dusun itu. Paing lantas berembuk dengan warga lain untuk mewujudkan keinginan itu. Rupanya warga lain juga berfikiran serupa. Gayung pun bersambut. Tapi masalahnya, warga sama sekali tak punya dana untuk membangun sekolah itu. “Kami ini ratarata petani. Tabungan uang tak punya,” katanya. Harta yang saat itu mereka punya adalah hasil panen berupa padi. Setelah berembuk, warga sepakat mengumpulkan beras untuk membangun sekolah. Setiap keluarga harus menyumbang minimal 10 kilogram beras kepada panitia pembangunan sekolah. Meski sumbangan minimal hanya 10 kilogram, ternyata banyak warga yang menyumbang hingga satu karung beras. Saat itu terkumpul 2,5 ton beras. Dengan harga jual Rp2.500 per kilogram saat itu terkumpulah uang sebesar Rp6,25 juta. Hasil penjualan padi itu digunakan untuk membeli

Hasilkan Varian Minyak Terbaik dan Kosmetik Sambungan dari halaman 1

buah sawit yang dihasilkan. Inovasi itu meliputi hasil minyak untuk dipasarkan ke konsumen. Seperti minyak konsumsi, minyak bahan bakar (biodiesel), dan minyak industri. Sekarang, R&D Sime Darby Plantation juga berhasil membuat kosmetik dengan bahan dasar kelapa sawit. Tak terlalu rinci mereka menjabarkan, sebab produk kosmetik itu belum layak digunakan secara massal.   Masih dalam pengembangan riset yang mendalam, agar produk kosmetik itu bisa dipasarkan ke konsumen. “Sudah hampir 75 persen kita berinovasi menciptakan produk kosmetik menggunakan bahan dasar kelapa sawit ini. Ada bedak, pembersih dan pelembab muka, namun semua itu masih kita riset. Cara pembuatan dan racikannya pun masih kita rahasiakan,” ungkap Senior Executive Research and Development Inovation, Zulkarnain Hasan, sembari menjinjing botol ukuran kecil berisi racikan kosmetik. Dia menuturkan, segala proses pengembangan riset ini terus dilakukan hingga menggapai puncaknya. Menurutnya, butuh pengerjaan yang sabar untuk mengimplementasikan ilmu baru hingga

menciptakan suatu produk. Kosmetik ini misalnya, diperkirakan butuh beberapa tahun lagi agar bisa dipasarkan. Selain itu, kebijakan kerajaan juga menjadi panutan pihak perusahaan. Demikian halnya dengan biodiesel. Sebenarnya, produk ini sudah bisa dipasarkan, namun karena kebijakan pemerintah setempat, maka masyarakat sekitar belum mau menggunakannya. Padahal, jika biodiesel dijadikan bahan bakar kendaraan akan baik untuk lingkungan, sebab tidak menimbulkan polusi udara. “Ya, semua itu kembali lagi ke pemerintah yang belum mengeluarkan undangundang tentang pemanfaatan biodiesel untuk kendaraan. Kita siap memasarkan, kalau perda itu sudah ada,” tegas Zulkarnain. Lain dengan minyak industri dan minyak konsumsi, produk ini sudah menggapai pangsa pasar hingga ke luar negeri. Sime Darby sendiri mempunyai jaringan usaha itu di 20 negara besar. Dengan luas lahan 631.762 hektar, diantaranya 530.987 hektar yang telah berproduksi dan memasarkan minyak industry serta minyak konsumsi. Sementara di Indonesia, Sime Darby mempunyai 205.550 hektar lahan. Sime Darby sendiri adalah perusahaan hasil merger tiga

BUMN perkebunan kelapa sawit di Malaysia sejak 2007 lalu. Mereka adalah Golden Hope Plantation Bhd, Sime Darby Bhd, dan Guthrie Bhd, dengan nilai mergernya sekitar Rp78 triliun. Atas hasil minyak itu, Sime Darby menjadi penyumbang keempat terbesar untuk perekonomian Malaysia. Ini ditunjukkan, karena perusahaan mempunyai kapasitas produksi CPO sebesar 13 persen, atau sebanyak 2,1 juta ton setiap tahun. Riset Hama Tanaman Sejak Sime Darby berjalan, segala inovasi dilakukan. Bisa dibilang, kesuksesan tersebut didorong dengan R&D yang ada di Carey Island. Bukan   sekedar riset modern, pada divisi ini juga ada sub bagian yang menangani khusus masalah ilmu biologis pada pertumbuhan kelapa sawit. Mulai dari pembibitan, pemeliharaan, hingga mengatasi hama tanaman secara alami. Seperti dikatakan Senior Scientist Plan Protection, Nor Sarashimatun Sapian. Wanita berjilbab ini sudah lama bergelut di bidang pemberantasan hama. Kini, dia bersama tim sedang berusahan menciptakan pemberantas hama sawit secara alami. Dengan gamblang, wanita berkulit putih ini menjabar-

kan program terbaru mereka. Sebelumnya, dia mengenalkan jenis hama tanaman kelapa sawit yang sangat memengaruhi produksi dan kualitas buah. Seperti ulat, serangga, tikus dan jenis insecta yang lain. Istimewanya, pemberantasan itu dapat dilakukan dengan alami, tanpa bahan kimiawi. Contoh, pada hama kumbang. Mereka menyediakan suatu wadah seperti gelas besar di dekat tanaman kelapa sawit. Wadah itu digantungkan dengan kayu, setinggi pohon kelapa sawit. Wadah tersebut diberikan pakan untuk memikat kumbang. Saat hama masuk, maka tidak akan bisa keluar lagi. “Kenapa tidak bisa keluar? Karena wadah itu sudah kita modifikasi dengan mempelajari gaya terbang kumbang,” cetusnya. Itu hanya sebagian kecil yang dilakukan tim scientist. Masih banyak lagi cara alami yang akan dilakukan mereka. Hingga kini, langkah itu juga sedang diujicoba ke alam nyata. Tujuan mereka hanya satu, untuk menjaga kualitas produksi dan kadar minyak pada buah kelapa sawit unggulan. Hingga kemudian, dapat menciptakan berbagai varian minyak untuk beberapa produksi dengan mempertahankan khasnya. (bersambung)

7 Jaksa Tahan Iswanto Sambungan dari halaman 1

permasalahkan,” katanya. Menurut Joko, dari total dana yang ada, yakni pada 2004-2008, kliennya mengaku menggunakan uang sebesar Rp650 juta. Sisanya, kata Joko, hasil dari penyidikan. Hanya saja, ada dana yang dapat dipertanggungjawabkan tapi tidak dibukukan atau hanya kelalaiannya saja. “Insya Allah akan kami kembalikan, karena dia (Iswanto) sudah memberikan keterangan dan itu akan dikembalikan,” katanya. Ditambahkan Joko, pihaknya juga akan mengupayakan penangguhan terhadap kliennya, setelah dinyakatan ditahan oleh Kejaksaan Negeri Pontianak. “Ini tahap dua. Hari ini juga akan dilakukan penahanan. Padahal waktu ditetapkan sebagai tersangka di Polda Kalbar tidak tahan. Nanti kami upayakan apakah nanti akan ditangguhkan atau pengalihan tahanan,” tambahnya. Ditemui secara terpisah, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Jasman Panjaitan mengatakan akan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana Bansos KONI Kalbar yang diduga turut melibatkan mantan Gubernur Kalbar Usman Jafar dan anggota DPR Zulfadhli itu. Menurutnya, Kasus korupsi Bansos pertama kali disidik oleh Polda Kalbar. Sekarang sudah diserahkan ke kejak-

saan. Penyerahan tahap dua ini dilaksanakan Kejari, sebagai lembaga penuntutan. Namun demikian jika dalam persidangan nanti ada perkembangan-perkembangan baru, maka pihak akan segera mengambil alih untuk dilakukan penyidikan selanjutnya. “Jika nanti dalam persidangan ternyata ada hal-hal yang baru mengenai kasus ini, bisa saja. langsung diambil alih kejaksaan,” katanya. Pihaknya masih memerlukan hasil audit dalam menetapkan tersangka. “Kami masih perlu audit BPK karena itu untuk mengetahui berapa kerugian negara,” kata Jasman. Dugaan korupsi Bansos KONI Kalbar berdasarkan hasil temuan audit BPK. Kerugian negara senilai Rp22,14 miliar itu total dari APBD tahun 2006 hingga 2008. Hasil telaah itu mencakup penggunaan keuangan daerah oleh DPRD Kalbar periode 2004-2009 terindikasi kerugian daerah Rp10,07 miliar. Kedua, pengeluaran keuangan KONI Kalbar oleh Wakil Bendahara KONI kepada satgas pra PON sebesar Rp1,368 miliar. Ketiga, pengeluaran keuangan KONI Kalbar oleh Wakil Bendahara KONI kepada satgas pelatda PON XVII sebesar Rp8,59 miliar. Terakhir, ketekoran kas KONI Kalbar tahun 2009 yang terindikasi kerugian daerah sebesar Rp2,114 miliar. Khusus kasus

pengeluaran keuangan KONI Kalbar oleh Wakil Bendahara KONI kepada satgas pra PON sebesar Rp1,368 miliar ditangani Poltabes Pontianak. Beberapa kali melakukan pemeriksaan. Hingga akhirnya kasus tersebut diambil alih Polda Kalbar. Namun belum satu pun tersangka ditetapkan karena masih menunggu hasil audit BPK. Tetapi BPK Pusat menyerahkan hasil audit ke KPK. Maka kasusnya berlanjut di KPK. Namun sejauhmana perkembangannya belum diketahui secara pasti. Justru mengalir kabar kasus tersebut bakal kembali ditangani Polda Kalbar, tapi menunggu pelimpahan secara resmi Di lain pihak, Ketua Komisi A DPRD Kalbar Retno Pramudya mengkiritik kinerja aparat hukum di Kalbar yang cukup lamban dalam menangani kasus Bansos KONI Kalbar tersebut. Kasus ini terkesan dipingpongkan hingga jeratannya hanya kepada bawahan. ”Inilah wajah hukum kita. Sementara pejabat tingginya belum lagi diproses,” katanya di Pontianak, Selasa (2/4) di Pontianak. Menurutnya, kasus besar ini sudah lama. Namun belum juga tuntas. “Kasus bocornya anggaran Bansos merupakan hasil temuan audit BPK Kalbar 2006-2008 dan telah diserahkan kepada Polda Kalbar. Proses penyidikan dan penyelidikannya memakan waktu sekitar tiga tahun,” ujarnya. (den/arf)

klub yang memiliki sumber dana cukup besar. Nama besar mereka mampu menggaet banyak sponsor, salah satunya Turk Telekom yang membangun stadion baru untuk Gala dua tahun lalu. Pemasukan per tahunnya adalah EUR 95,1 juta (Rp 1,17 triliun). Tentu saja, pemasukan Gala tidak sebanding dengan Real

yang tahun ini mencatat rekor sebagai klub pertama di dunia yang pemasukannya menembus EUR 500 juta (Rp 6,16 triliun) untuk satu kalender tahun. Tidak heran Sergio Ramos cs dijanjikan bonus EUR 500 ribu (Rp 6,16 miliar) per pemain seandainya mengangkat trofi Liga Champions di Wembley pada 25 Mei nanti. (dns)

Janjikan Bonus Sambungan dari halaman 1

dilansir di situs resmi klub. “Filosofinya sederhana. Kesuksesan yang diraih klub tak lepas dari kerja keras para pemain sehingga mereka layak mendapat apresiasi,” imbuh pebisnis kelahiran Istanbul 71 tahun lalu itu. Gala memang termasuk

Marketing Tiga Titik Nol Sambungan dari halaman 1

adalah mereka yang punya kepu- menjadi lebih sempit, dimana tusan pembelian untuk produk batas-batas geografis menjadi diadakan di Pontianak. “Hal dan jasa tertentu, pengeluaran samara di dunia cyber. Herini kami lakukan sebagai upaya rumah tangga rutin per bulan mawan menyebut era ini sebagai membantu para local champion yang dibagi secara proporsional, era marketing 3.0 atau tiga titik di Pontianak dalam memarket- dengan rentang usia 21 sampai nol. ingkan perusahaan atau brand- 55 tahun. Survei ini mengukut Strategi marketing, kata dia, nya ke lingkup yang lebih luas,” dimensi pelayanan terhadap saat ini di susun tidak hanya ungkapnya. pelanggan yang meliputi tiga berdasarkan produk bagus dan Perusahaan yang dinilai da- touch point, yaitu; pelayanan pelayanan bagus. Namun jauh lam Pontianak SEA 2013 adalah; sebelum membeli, pelayanan dari itu, penyedia layanan harconventional banking, islamic saat membeli dan pelayanan us memberikan kepedulian banking, leasing, cellular op- setelah pembelian. spiritual kepada konsumen. erator, internet service provider, Pemenang dalam Pontianak “Costumer harus diperlakukan shopping mall, supermarket, car SEA bidang Conventional Bank seperti teman. Karena loyalitas dealer, motorcycle dealer, hospital (Less 150 T) adalah Bank Kalbar. sebagai teman itu sangat pentdan hotel (Para pemenang lihat Direktur Bank Kalbar, Sudirman ing. Ketika kita maju, dia ikut, THE CHAMPIONS OF PONTIANAK grafis). Menurut Hermawan, HMY mengatakan award yang senang. Begitu pula sebaliknya,” SERVICE EXCELLENCE AWARD 2013 survei rangking di tingkat nadiraih ini akan semakin memo- tandas dia. sional kurang menggambarConventional Bank : BCA (The Best)meningtivasi pihaknya untuk Pada era ini, lanjut dia, iklan 150 T) pelayanan Bank Mandiri kan keadaan sesungguhnya (Above di katkan kepada cos- dan rayuan sudah tidak lagi jamiBNIini menjadi suatu daerah. Oleh sebab itu survei tumer. “Tentu nan seseorang membeli produk. Conventional Bank : Bank Kalbar (The Best) lokal dirasakan penting. kebanggaan yang besar untuk Dunia sudah menjadi lebih (Less 150 T) “Survei kita akan mendalam, kami. Beberpa tahun ini kami terbuka dengan maraknya sosial Islamic Bank : BRI Syariah (The Best) lokal dan tidak biasa. Karena itu, memang berbenah media, dimana setiap orang bisa Bank Syariahuntuk Mandiri separa pemenang akan merasa makin meningkatkan pelayanan saling curhat satu sama lain. Bank Muamalat Indonesia sangat bangga dengan hasil yang customer, ” ujarnya. “Sebagus apapun iklan kita, Leasingkepada : Adira Finance (The Best) ada,” ujar orang yang dianggap Selepas FIF penganugerahan, itu bukan jaminan. Kalau ada Auto Finance guru pemasaran dunia tersebut. HermawanBussan berbagai pengeta- satu orang saja yang menulis Celullarhuan Operator : Telkomsel (The Best)marDisebutkan dia, Indonesia saat tentang pola-pola di sosial media bahwa produk Indosat ini telah mengalami transfor- keting paling mutakhir saat ini. atau layanan kita jelek, itu akan Internet (Fixed) : Telkom Speedy (The Best) masi selepas masa orde baru, mengubah dunia berbahaya. Kita akan diangInternetInternet (Mobile) : telah Three (3) (The Best) dimana demokratisasi, gap pembohong,” ucap Telkomsel Flash desentralisasi dan diverdia. “Dengan internet, Car Dealer : Anzon Auto Plaza sifikasi terus mencuat. (The Best) konsumen lebih cerdas. Honda Sehingga keadaan di tiap Sebab itu penting bagi Motorcycle Dealer : Honda (The Best) daerah, provinsi, kabukita untuk terhubung Yamaha paten maupun kota akan juga oleh internet. Tetapi Suzuki berbeda-beda. jangan hanya sekadar Shopping Mall : Ayani Mega Mall (The Best) Penilaian Pontianak website dengan tampiMal Pontianak (Ramayana) SEA 2013 ini didasarkan lan bagus. Tetapi kita Mal Matahari Pontianak pada survei yang dilakujuga harus aktif di situ, Supermarket : Mitra Anda (The Best) kan MarkPlus Insight terGaruda Mitra membangun interaksi Kaisar hadap 1.000 responden dengan customer. Jawab Hotel : Gardenia Resort and Spa di Pontianak pada bulan semua pertanyaan mer(The Best) Februari 2013. survei ini eka, baik atau buruk. Itu Mercure Pontianak menggunakan tingkat akan membuat kedekaAston Pontianak kepercayaan hingga 95 tan emosional yang sanHospital : St. Antonius (The Best) persen dan margin error gat kuat,” pungkas orang Promedika 3,2 persen. Kharitas Bhakti yang juga penulis banyak Kriteria responden buku ekonomi ini. (ars) GRAFIS: BUDIKECIK/PONTIANAKPOST

Disebut Mirip Miyabi Sambungan dari halaman 1

Dengan nada becanda, ia malah membandingkan dirinya dengan Miyabi. “Mungkin bedanya dia Miyabi kalau gue mi ayam,” selorohnya. Si montok kelahiran 20 Januari 1991 ini mencoba melihat sosok Miyabi bukan dari sisi negatif. Menurutnya, pekerjaan Miyabi sebagai bintang film panas tidak boleh diremehkan begitu saja. “Soal pekerjaan dia dalam hal negatif itu kan pilihannya dia. Hidup ini kan pilihan dan kita nggak boleh menaggap remeh pilihan hidup seseorang. Kalau dia emang nyaman dengan pekerjaannya dia yang seperti itu, orang lain harus menghargai, saya menghargai pilihannya,” cetusnya bijaksana. Namun begitu, Kartika yang

kabarnya sedang dekat dengan pesinetron Vicky Nitinegoro ini berusaha mengurangi stigma dirinya artis ‘murahan’. Beberapa tawaran film atau berpose panas pelan-pelan ditolaknya. “Saya risih banget sama image seksi. Mulai sekarang saya sudah tak mau tampil kayak gitu lagi,” ungkapnya. Sebagai artis, waktu libur adalah hal yang ditunggutunggu. Maklum, jadwal padat berhubungan dengan pundi-pundi yang tidak bisa dilepaskan. Saat datang masa lenggang, langsung dimanfaatkan sebaik-baiknya seperti Kartika. Ia pun langsung terbang ke Eropa untuk menikmati indahnya negara bersalju itu. Selain ingin bertemu keluarga, Kartika pun tidak mau kehilangan momen untuk

menikmati indahnya kota Paris. Sayangnya, ia hanya delapan hari saja di sana. “Ke Eropa dalam rangka liburan doang sama ketemu keluarga. Keluarga ada di Amsterdam. Sekalian aja jalanjalan ke Paris. Tapi nggak mau lama-lama, karena miris. Sedih banget deh, mana lagi dingin-dinginnya banget,” curhatnya. Kartika lantas mengakui kalau Paris adalah kota yang paling romantis. Makanya, dia nggak mau berlama-lama di sana. Kok? “Emang kotanya romantis banget, jadi karena sendiri ngapain lama-lama. Paris I’m Love, karena saya sendirian jadi Paris I’m inyong hahaha. Nanti kalau datang berdua mungkin baru Paris I’m in Love,” tandas eks host Kakek Kakek Narsis ini. (mer)


Pontianak Post

8

Pontianak Post Rabu 3 April 2013

Peringatan Hari Autis Sedunia 2013

Ma! Saya juga Punya Perasaan, Kan? Diskriminasi sering dialami anak autis atau anak berkebutuhan khusus. Banyak sekolah umum menolak mereka. Padahal di balik kekurangan, anak-anak tersebut memiliki kelebihan. Mereka memiliki cita-cita, seperti dokter hewan ataupun musisi. Terpenting, juga memiliki perasaan. Kehadiran mereka juga mengajarkan orangtua arti kesabaran dan perjuangan. CHAIRUNNISYA, Pontianak SELASA (2/4) di Pontianak, waktu menunjukkan pukul 08.00. Sebanyak 80 anak menyusuri Jalan Irian, kemudian menuju Jalan Subarkah, Ahmad Marzuki, dan Ahmad Yani. Perjalanan pun berhenti di persimpangan Jalan Ahmad Yani-Sultan Abdurrahman. Anak-anaktersebutmerupakan anak berkebutuhan khusus atau autis dari Sekolah Inklusi ABK Cahaya Bangsa. Ditemani keluarga, terapis, guru, serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Kalbar, mereka membagikan brosur maupun stiker kepada pengguna jalan. Mereka menga­jak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak autis. Selang satu jam kemudian, rombongan pun kembali ke lokasi sekolah. Yusmita merupakan satu diantara puluhan anak tersebut. Ditemani ibunya, Sumiyati. Perempuan berumur 63 tahun ini dengan sabar menemani Yusnita. Menemani berjalan, mengambilkan makanan, hingga mengikuti rangkaian acara yang diadakan sekolahnya hingga usai. Ketika berkumpul dengan

teman-temannya, Yusmita tak banyak bicara. Ia hanya diam sambil memperhatikan tingkah polah sang teman. Bahkan, ketika ada teman yang mengganggunya, Yusmita hanya diam. ”Dia memang tidak banyak bicara. Pendiam,” jelas Sumiyati. Sumiyati terlihat tenang menghadapi anaknya. Tak ada beban di wajahnya. Padahal, dalam membesarkan Yusmita banyak tantangan yang dihadapi. Tak hanya kesabaran, ia juga harus mengorbankan tenaga yang cukup besar. Ia mengasuh Yusmita seorang diri. Tanpa suami. ”Saya baru tahu anak saya autis ketika umur tiga tahun,” kata Sumiyati. Awalnya Sumiyati membawa Yusmita ke pusat permainan anak di salah satu pusat berbelanjaan di Kota Pontianak. Di sana Yusmita bermain mandi bola. ”Ketika itu ia ditabrak anak kecil lain. Karena matanya tidak fokus,” ujar Sumiyati. Ia pun memeriksakan Yusmita ke dokter umum. Oleh dokter, disarankan agar dibawa ke psikolog. Hasilnya, Yusmita

MEIDY KHADAFI/PONTIANAKPOST

HARI AUTIS : Rombongan dari Sekolah Khusus Cahaya Bangsa turun ke jalan dalam peringa­ tan­Hari Autis Sedunia.

pun dinyatakan autisme. Ketika berusia lima tahun, Yusmita masih diterima di Taman Kanak-Kanak umum. Tetapiketikamemasukisekolah dasar, tak satu pun sekolah negeri menerimanya. Beruntung ada madrasah ibtidaiyah mau menerimanya. ”Tetapi ternyata ketika sekolah dia tidak bisa sosialisasi. Untuk bidang akademik, anak saya nol. Diajar pun tidak bisa,” ungkap Sumiyati. Kendati berpenghasilan paspasan, Sumiyati pun berusaha mencari tempat pendidikan yang tepat untuk anaknya. Sehari-hari ia tinggal di Jalan Trans Kalimantan, Ambawang Kuala. Untuk menghidupi anaknya, ia membuka warung kecil. Akhirnya Sumiyati pun menyekolahkan Yusmita di Sekolah Luar Biasa. Ia juga memasukkan anaknya ke tempat terapi di kawasan Kota Baru. Karena tidak mempu-

nyai kendaraan, selepas salat subuh mereka berjalan kaki hingga Tanjung Hulu. Memakan waktu setengah jam. Dari sana mereka naik opelet ke kampung bali, kemudian menyambung opelet rute Jalan Ahmad Yani. Pulang sekolah, mereka kembali naik opelet Ahmad Yani hingga Kapuas Besar. Di sana, Sumiyati dan Yusmita harus sabar menunggu opelet berangkat. ”Kadang saya tiba di sana pukul 12 siang dan opeletnya baru berangkat pukul tiga sore,” katanya. Sehari-hari, Sumiyati memperlakukan anaknya sama seperti anak lainnya. Sang anak bisa mencuci pakaian sendiri dan membantunya mencuci piring. Hanya saja, makanan sang anak harus benar-benar diperhatikan. Yusmita tidak bisa mengonsumsi cokelat. Jika mengonsumsi cokelat, sifat agresifnya muncul. Yusmita

bisa mengoyak pakaiannya sendiri. ”Sempat terfikir bagaimana kalau saya tidak ada. Yusmita dan saya selalu ikut pengajian. Kata Pak Ustad, saya harus menjalani yang ada saja. Jangan berfikir bagaimana kalau saya tidak ada, karena Allah sudah mengaturnya,” ungkap Sumiyati. Kini, Sumiyati tak lagi naik opelet ketika mengantar Yusmita ke Sekolah Inklusi ABK Cahaya Bangsa. Ia mengendarai kendaraan bermotor roda dua. Tetapi bukan miliknya sendiri. Ia menyewa Rp20 ribu untuk sekali pakai. ”Alhamdulillah ada donatur sejak sekitar lima tahun lalu. Yusmita dibantu. Saya benarbenar berterima kasih kepada Pak Joni Surya yang mau membantu kami,” ujar Sumiyati. Tak hanya Yusmita. M Zaki Hisam juga bersekolah di Sekolah Inklusi ABK Cahaya Bangsa. Mengenang perjalanan Zaki hingga sampai ke sekolah tersebut membuat sang ibu, Hizrawati meneteskan airmata. Bahkan, airmatanya berulang kali menetes ketika bercerita tentang sang anak. Hizrawatimenuturkanketika

lahir sang anak pingsan dan tubuhnya membiru. Ketika umur tiga tahun ia menjalani rekam otak dan divonis tak bisa bicara seumur hidup. Kendati demikian, Hizrawati tetap memasukkan anaknya ke playgroup, TK A, dan TK B umum. Ketika memasuki usia sekolah dasar, ia menyekolahkan anaknya di sekolah swasta umum terkenal di Kota Pontianak. Ketika kelas 1, Zaki rangking terakhir. Ia susah menyebutkan huruf dengan lancar. Zaki juga tidak bisa membedakan huruf b, d, dan p. ”Tetapi lama kelamaan bisa menulis. Bahkan ia mulai bisa menulis buku penghubungnya. Daya ingatnya juga kuat,” katanya. Ketika duduk di kelas 2, ada kejadian yang tidak dilupakan Hizrawati. Begitu pula Zaki, sangat trauma dengan kejadian tersebut. Bahkan ia sampai tidak mau sekolah lagi. Saat itu ada ulangan dan pengawasnya bukan wali kelasnya. ”Saya menunggu di luar kelas bersama ibu-ibu lainnya,” kata Hizrawati. Zaki pun menuliskan namanya. Seluruh pertanyaan dengan jawaban silang, dijawab semua. Hanya saja pertanyaan essay dicoret oleh Zaki. Melihat hal tersebut, guru marah kepada Zaki hingga memukul meja. Tindakan sang guru tidak puas hanya memukul meja. Ia maju ke depan kelas dan menunjukkan tulisan Zaki kepada teman-temannya. Oleh sang teman, Zaki pun disorakkan dan diteriakkan bodoh. Zaki pun menunduk ketakutan di kursinya. ”Saya langsung masuk ke kelas. Saya katakan, Ibu menyakiti mental anak saya. Kalau tidak bisa menjawab, beri saja anak saya nol. Saya pun menangis. Zaki juga menangis. Kami berpelukan,” ungkap Hizrawati sambil berurai air mata.

Akhirnya, Zaki pun dipindahkan ke sekolah negeri. Hizrawati juga menjelaskann kondisi sang anak dan pihak sekolah menerimanya. Tetapi setiap disuruh masuk kelas Zaki gemetar. ”Dia trauma sekolah. Saya bingung. Akhirnya saya bawa ke psikiater,” ujarnya. Hizrawati membawa Zaki ke psikiater di Kota Pontianak, Dokter Djendariah. Hasilnya mengejutkan. Zaki ternyata tidak menderita autisme. Rekam otak menyatakan Zaki indigo dengan daya ingat dua kali lipat dari anak biasa. Tingkat IQ-nya di atas rata-rata. Hanya saja, Zaki juga dinyatakan disleksia atau kesulitan membaca. ”Kalau saya ejakan, dia langsung bisa membaca. Bahkan hanya sekali dibacakan, dia ingat sampai sekarang. Dokter menyarankan Zaki belajar membaca dulu di rumah. Tetapi saat ini saya masukkan ke sini. Mungkin saran dokter akan saya pertimbangkan. Demi Zaki,” ungkap Hizrawati dengan airmata berlinang. Ia menambahkan Zaki banyak mengajarkannya kesabaran. Bahkan ketika ia memarahi kakak Zaki, Zaki mengingatkannya. ”Ma, jangan marah-marah. Allah marah,” Hizrawati menirukan omongan Zaki. Zaki terkadang bertindak diluar kebiasaan anak lainnya. ”Pernah ia nangis-nangis melarang ayahnya melewati suatu tempat. Ternyata kemudian di sana ada pohon tumbang,” jelas Hizrawati. Saat ini, Zaki diusianya 10 tahun, Zaki mulai bicara soal perasaan. ”Dia bertanya kepada saya. Ma, saya juga punya perasa­an, kan?,” kata perempuan berusia 41 tahun ini dengan mata kembali berkaca-kaca.(bersambung)

Kartu As DBL Three Point Competition

Pemenang Ikut DBL Camp di Surabaya PONTIANAK--DBL West Kalimantan Series 2013 turut disemarakkan dengan permainan adu jitu menembak tiga angka, yang disebut Kartu As DBL Three Point Competition.80peserta berpartisipasi dalamduatahap.Untuk tahap pertama diselenggarakandi SMAN 10 dengan peserta dari lima sekolah yaitu SMAN 10, Santo Paulus, Santo Ignasisus Singkawang, Bina Mulya, dan SMAN3.Sedangkanuntuktahap kedua, akan dilaksanakan besok (4/4) di SMA Santo Petrus. Menurut Ketua Pelaksana DBL West Kalimantan Series 2013, Angga Purdika, Kartu As DBL Three Point Competition merupakansalahsatusupporting eventdiHondaDBL2013,dengan peserta adalah pelajar dan tidak terbatas hanya peserta Honda DBL 2013. “Pesertaadalahpelajartingkat

Wahyu Ismir/Pontianak Post

PESERTA : Pemain Putra dan Putri DBL West Kalimantan Se­ ries 2013 mengikuti permainan adu jitu menembak tiga angka, yang disebut Kartu As DBL Three Point Competition.

Wahyu Ismir/Pontianak Post

MENONTON : Siswa dan siswi SMAN 10 antusias menonton kompetisi Kartu As DBL Three Point Competition di halaman sekolah mereka.

SMAdansederajatkelassatuatau dua dan selalu naik kelas. Pelajar yang pernah tidak naik kelas di tingkat SMA/sederajat tidak diperkenankan mengikuti Kartu As DBL Three Point Competition Honda DBL 2013. Peserta harus terdaftarsebagaiKartuAsSchool Community (TSC),” jelas dia. Angga mengatakan, Kartu As DBL Three Point Competition memiliki aturan permainan

c

M

y

K

tersendiri.Padatigashootingspot, terdapat masing-masing 5 bola. Tiap shooting spot berisi empat regular ball (bernilai satu poin) dansatumoneyball(bernilaidua poin). Pada setiap shooting spot, pemain harus menembakkan regular ball dulu, baru money ball. Pemain harus memulai menembak dari shooting spot kanan atau kiri, bukan shooting spot tengah. Setiap peserta mempunyai waktu 1 menit un-

tuk menembakkan bola yang disediakan. “Peserta tidak boleh menginjak atau masuk ke area threepoint. Bila terjadi pelanggaran, maka bola masuk tidak akan dihitung,” kata dia. Penentuan pemenang, lanjut dia, menggunakan sistem klasemen, dengan penilaian utama yaitu perolehan skor tertinggi. Tetapi jika terdapat skor sama maka penentuan pemenang ditentukan oleh sisa waktu yang ada. Apabila waktu tetap sama makadiberikesempatanmenyelesaikan satu ronde tembakan selama 24 detik. Delapan orang dengan perolehan skor tertinggi dalam setiap kompetisi, masingmasing putra dan putri akan tampil di semifinal Honda DBL 2013Series.Kemudianakandipilihempatorangyangselanjutnya tampil di Final.“Champion Kartu As DBL Three Point Competition akan berkesempatan mengikuti DBL Camp 2013 di Surabaya. Semua biaya akomodasi dan transportasiakanditanggungpanitia,” pungkasnya.(wah)


METROPOLIS Pontianak Post

KORAN

RABU 3 April 2013

Foto Porno di Facebook Baca HALAMAN 18

PONTIANAK - Pontianak kembali digemparkan oleh beredarnya foto berbau pornografi pelajar salah satu SMAdiKubuRayamelaluijejaringsosial facebook. Foto setengah telanjang seorang gadis ini diketahui diposting sekitar Desember 2012. Saat itu AR dan gadis SMA tersebut masih sepasang kekasih. Foto ini dibuat setelah keduanya melakukanhubunganintimlayaknya suami istri. Dalam akun facebook dengan nama Ariiya Kamandanu

ILUSTRASI : SIGIT /PONTIANAKPOST

Tingkatkan Pembinaan Akhlak

ini terdapat beberapa foto, diantaranya foto seorang gadis setengah telanjang sambil menutup wajahnya denganposisiterbaring. Kemudian foto yang lain, AR yang diyakini sebagai pelakuinisedang berciuman. Satu

lagi, foto seorang gadis yang terlihat hanya mengenakan bra. ‡ke halaman 15 kolom 2

Pontianak Kekurangan 700 Guru PONTIANAK - Tidak hanya di daerah pedalaman saja yang mengalami kekurangan guru. Kondisi ini ternyata juga terjadi di Kota Pontianak. Kekurangan tenaga pengajar di Pontianak saat ini mencapai 700 guru. Kekurangan tenaga pengajar ini merupakan dampak moratorium penerimaan calon pegawai negeri sipil yang telah diberlakukan hampir tiga tahun di Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengatakan kekurangan guru berstatus PNS terjadi di semua

HARYADI/PONTIANAKPOST

TERKENDALA

Salah satu rumah toko di Pasar Flamboyan yang masih berdiri di antara rangka pembangunan pasar yang baru. Masih adanya rumah toko yang belum dibongkar menjadi kendala dalam pembangunan pasar tersebut.

Bongkar Paksa Enam Ruko PONTIANAK - Sejak pembongkaran awal Januari lalu, pembangunan Pasar Flamboyan sudah 40 persen. Rangka empat hanggar hampir rampung, lantainya pun sudah disemen. Bahkan salah satu hanggar telah dibangun meja pedagang. Sedangkan ruko, sebagian besar pondasi sudah berdiri. Lantai dua pun tengah dicor. “Ini kemajuannya sudah empat puluh persen,” kata

Wali Kota Pontianak Sutarmidji saat meninjau pembangunan Pasar Flamboyan, Selasa (2/3) sore. Pemkot Pontianak menargetkan pembangunan pasar itu rampung Juli mendatang. Target tersebut tidak berubah dari sebelumnya. Sutarmidji mengatakan, dirinya ingin sebelum lebaran pedagang los sudah pindah dari penampungan sementara di Jalan Veteran. “Sebelum lebaran pedagang sudah

tingkatan sekolah, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Selain karena moratorium penerimaan CPNS, kekurangan guru juga dipengaruhi adanya sejumlah guru PNS yang memasuki masa pensiun. Menurut Sutarmidji, jumlah guru di Pontianak dengan jumlah sekolah yang ada saat ini belum sebanding. Padahal menurutnya, kemajuan Kota Pontianak khususnya di bidang seharusnya diimbangi dengan jumlah guru

yang memadai. “Kami terus menambah sarana dan prasarana pendidikan. Jumlah bangunan sekolah juga terus ditambah. Tapi kalau jumlah guru kurang, ini akan jadi kendala tersendiri,” jelasnya. Proses belajar mengajar dikhawatirkan kurang berjalan dengan baik. Para guru yang ada saat ini juga harus mengajar ekstra di sekolah yang berbeda untuk menutupi kekurangan tenaga pengajar. ‡ke halaman 15 kolom 2

GUBERNUR

Klaim Kalbar Lebih Maju

jualan di sini (Pasar Flamboyan),” ujar Sutarmidji. Diperkirakan pembangunan hanggar bagi pedagang los lebih dulu selesai. Namun Sutarmidji meyakinkan tenggat waktunya tidak lama dengan ruko. Dia mengira kalau tidak akhir Juli, Agustus ruko pun rampung. “Sama juga, ruko mungkin Agustus sudah selesai,” ungkapnya. Walau pembangunannya baru 40 persen, banyak pedagang los dan pemilik ruko yang sudah mau membayar kepada pemkot.

GUBERNUR Kalimantan Barat Cornelis mengklaim banyak perkembangan dan kemajuan yang dicapai selama lima tahun. Kondisi ini terlihat dari data indikator makro pembangunan. ”Indikator makro pembangunan ini baik sosial maupun ekonomi yang terus meningkat,” ujar Cornelis di DPRD Kalbar, beberapa hari lalu. Cornelis menjelaskan angka kemiskinan Kalbar terus menurun. Pada 2008 tercatat angka kemiskinan sebesar 10,79 persen,

‡ke halaman 15 kolom 2

‡ke halaman 15 kolom 2 GRAFIS : SIGIT /PONTIANAKPOST

PERJALANAN MENUJU DESA TERPENCIL DI KUBU RAYA

BEKELIT

Kapal Klotok jadi Moda Transportasi Andalan Warga Sebagian besar wilayah Kabupaten Kubu Raya didominasi sungai-sungai besar. Transportasi air masih menjadi andalan warga. Satu diantaranya kapal klotok. Jika tak ada klotok, sekadar beli indomi pun pasti susah. HERIYANTO, Karang Anyar SIANG yang terik. Perjalanan kami dimulai dari Dermaga Rasau Jaya. Ini dermaga yang cukup ramai. Beberapa kapal klotok sandar di pinggir dermaga. Anak buah kapal terlihat sibuk memasukkan barang-barang ke dalam klotok.

Kami naik kapal klotok jurusan Durian Sebatang, Kayong Utara. Tujuan kami adalah Dusun Karang Ayar, Desa Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Kapal ini melewati dusun tersebut. Penumpang klotok yang kami tumpangi hanya belasan orang. Sepi. Memang saat ini penumpang tidak begitu banyak. Nanti saat lebaran barulah penumpang membeludak. Kadang sampai tak muat. Barang dan penumpang sampai harus dinaikkan di atas atap. Motor klotok adalah sebutan khas kapal penumpang di wilayah ini. Mungkin karena bunyi mesinnya yang berbunyi tok tok tok sehingga kemudian dinamakan klotok. ‡ke halaman 15 kolom 2

ILUSTRASI : KEKES

C

M

Y

K

HARYADI/PONTIANAKPOST

MUAT

Sejumlah sepeda motor dinaikkan di atas kapal klotok yang akan berangkat saat singgah di dermaga Kubu, Kabupaten Kubu Raya.


metropolitan

10

Pontianak Post lRabu 3 April 2013

Dispenda Diminta Optimalkan PAD

inflasi

Konsumen Tak Perlu Panik ADANYA kelangkaan bawang putih dan cabe yang beberapa waktu lalu sempat melanda Kota Pontianak dinilai Pengamat Ekonomi Universitas Tanjungpura, Ali Nasrun menjadi salah satu pemicu kembali tingginya inflasi di Kota Pontianak. Namun dia memprediksi inflasi karena kedua barang tersebut tidak akan berlangsung lama, lantaran persentase penggunaan cabe dan bawang putih tidak terlalu besar dibanding barang Ali Nasrun kebutuhan pokok lainnya terutama beras. “Saya harap masyarakat jangan terlalu panik dan latah, karena bawang putih dan cabe sempat langka beberapa waktu lalu. Buktinya sekarang kedua jenis barang itu juga sudah mulai mudah ditemukan di pasaran,” katanya, Selasa (2/4) kepada wartawan, seraya memprediksi langkanya bawang putih dan cabai bakal tidak bertahan lama mempengaruhi inflasi di Kota Pontianak termasuk Kalbar secara umum. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak ini menerangkaan salah satu penyebab langkanya sejumlah komoditas barang-barang kebutuhan pokok itu tidak terlepas dari adanya ‘mafia’ yang bermain dan mengatur peredaraan sejumlah barang komoditas yang diperlukan masyarakat. “Tidak hanya kebutuhan pokok, hampir semuaa komoditi yang ada pasaran lainnya juga tidak terlepas dari peran oknum ‘mafia’. Adanya istilah ‘mafia’ ini warisan jajahan Belanda. Makanya hal itu sulit untuk dihilangkan,” jelasnya. Salah satu solusi untuk menghindari, setidaknya meminimalisir adanya ‘mapia’ sejumlah barang komiditas yang dibutuhkan masyarakat, kata Ali sebaiknya ada peran optimal antara sesama pemerintah baik pihak pengimpor mapun pengekspor dalam mengawasi peredaran barang di pasar. Kendati mengimbau masyarakat untuk tidak panik soal inflasi akibat kelangkaan bawang putih dan cabe belum lama ini, namun kata Ali Nasrun tidak bisa dipungkiri jika banyak faktor yang mengakibatkan turun-naiknya inflasi di Kota Pontianak termasuk Kalimantan Barat. Misalnya saja event Cheng Beng atau sembahyang kubur yang pucaknya dalam waktu dekat akan dilakukan warga Tionghoa yang pada akhirnya berdampak pada melambungnyaa harga tiket pesawat. (ash)

MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

DONOR DARAH : Aksi donor darah dilakukan anggota Kavaleri, Selasa (02/04). Ini salah satu rangkaian kegiatan Dirgahayu Detasemen Kavaleri-2 / Beruang Cakti.

Tolak Kendaraan Non-KB SPBU Harus Berani PONTIANAK—Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi sudah pernah diperjuangkan Pemerintah Provinsi bersama DPRD dan Pertamina ke pusat. Hasilnya terjadi penambahan kuota. Sayangnya, penyakit kelangkaan BBM tetap ada bahkan terjadi hampir di setiap daerah seperti wilayah timur Kalbar. “Pertamina Wilayah Kalbar melalui SPBU harus berani mengatakan tidak dan menolak melayani pengisian BBM subsidi kendaraan di luar nopol Kalbar alias nonKB. Sebab, kuota BBM bersubsidi yang diperjuangkan ke pusat bukan buat kendaraan non-KB. Namun kenyataannya kendaraan-kendaraan tersebut banyak dan bertebaran di Kalbar,” ungkap Retno Pramudya, Ketua Komisi A DPRD Kalbar, Selasa (2/4) di Pontianak. Menurut Retno, kuota BBM subsidi tidak mudah ditentukan dan diperjuangkan sampai ke pusat. Usulan tersebut

diperjuangkan bersama DPR RI hingga ke Jakarta. Usulannya disesuaikan dengan jumlah kendaraan yang ada di Kalbar. ”Meski sudah lolos, kok tetap saja sering terjadi kelangkaan BBM. Ada apa ini?” katanya dengan nada setengah bertanya. Kata dia usulan BBM subsidi yang masuk ke Kalbar sudah diperhitungkan dan diprediksi secara matang. Artinya hitungannya disesuaikan dengan kenaikan ekonomi di Kalbar. Akan tetapi di Kalbar tetap saja selalu langka. “Ini harus diluruskan,” ujarnya. Politikus PPP Kalbar ini menambahkan soal langkanya BBM di Kalbar memang persoalannya cukup pelik. Selain adanya diparitas harga antara BBM subsisi dan nonsubsidi juga banyaknya tanki “siluman” BBM beroperasi. Tidak heran, meski selalu ditambah persoalan kelangkaan tetap saja terjadi. Di sisi lain, banyaknya kendaraan nopol non Kalbar asal Pulau Jawa dan Sumatera juga menjadi salah satu penyebabnya. Mobil-mobil tersebut beroperasi di Kalbar

Penambahan Kuota BBM Belum Disetujui PALANGKA RAYA – Antre, pelangsir dan BBM subsidi di SPBU terkadang cepat habis rupanya menjadi fenomena tak terelakkan di Kalteng. Sejauh ini, Pemprov Kalteng terkesan pasrah dan tidak ada kebijakan, apakah bakal menarik seluruh BBM subsidi atau menambah kuota dan mendirikan

SPBU baru terutama di kabupaten yang belum memiliki. Sementara, hingga saat ini Pemprov Kalteng juga sedang menunggu tambahan kuota BBM subsidi. Khususnya dari adanya rencana penambahan kuota nasional sebesar 46 juta kiloliter (KL), yang jauh hari sebelumnya dikabarkan 2013

ini realisasinya. Walaupun di Kalteng khususnya di ibukota Palangka Raya, belakangan antrean semakin panjang lagi, terlebih jika hari libur atau akhir pekan. Bahkan kabarnya terjadinya antrean akhir-akhir ini dikarenakan kuota BBM subsidi di Kalteng dikurangi. (abe/usy/tur)

dan menyedot BBM subsidi untuk kendaraan dengan nopol Kalbar. Jumlahnya setiap tahun selalu bertambah. Dari kendaraan roda dua ataupun roda empat. ”Nopol non-Kalbar kan tidak masuk dalam daftar usulan kuota. Seharusnya juga tidak dilayani ketika mengisi BBM di SPBU. Jelas itu menganggu kuota di Kalbar. Makanya kita tetap tekankan dan minta Pertamina melalui perpanjangan tangan SPBU tidak memberikan pelayanan kendaraan nopol luar Kalbar,” ujarnya. Retno menambahkan, persoalan kelangkaan BBM hampir terjadi di sebagian besar daerah timur Kalbar. Stok di daerah meskipun SPBU bertebaran sering habis ketika baru diisi. Makanya kendaraan angkutan barang atau orang asal daerah sempat diberikan kebijakan di Pontianak untuk jatah lebih dalam pengisian BBM di SPBU-SPBU Pontianak. “Jelas sekali itu menganggu kuota di Pontianak. Dan juga terindikasi memberi peluang diselewengkan,” tutur dia. (den)

PONTIANAK—Melihat masih cukup banyaknya sumber pendapatan daerah yang belum optimal tergali membuat Anggota Komisi C DPRD Kota Pontianak, Safiun meminta agar Dispenda Kota Pontianak bisa terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah. “Kami dari komisi C, pernah turun kelapangan. Setelah kami cek, ternyata memang kami temukan masih banyak objek pajak yang belum bisa dipungut secara maksimal,” terangnya Selasa (2/4) saat ditemui di ruang kerjanya. Saat mencoba mengkonfirmasi ke pihak Dispenda, kata Safiun ada beberapa keluhan yang diutarakan pihak Dispenda saat akan memungut pajak, misalnya sulit menemui si wajib pajak, cukup luasnya Kota Pontianak hingga kurangnyaa tenaga lapangan yang memungut pajak. “Kalau memang kurang tenaga lapangan. Kan bisa saja ditambah misalnya saja dengan mengadakan tenaga kontrak atau honor yang bertugas membantu dalam memungut pajak di lapangan,” jelas Safiun. Kendati menilai kinerja Dispenda belum optimal, namun Safiun tidak memungkiri jika ada peningkaatan PAD Kota Pontianak dibanding tahun sebelumnyaa. “Ya, memang ada peningkatan PAD, namun tidak signifikan hanya sekitar 20 hingga 30 persen saja dibanding tahun lalu. Saya berharap setidaknya tahun ini minimal PAD kita bisa meningkat menjadi Rp200 miliar,” ungkapnya. Target peningkatan PAD hingga Rp200 miliar tersebut optimis bisa dicapai, karena Safiun menilai hingga sekarang masih cukup banyak sumber atau objek pajak yang belum tergali. Misalanya saja kata dia masih ditemukan sejumlah restoram termasuk rumah makan yang belum bisa maksimal dipungut pajaknya. “Tidak hanya itu, kalau kita jeli masih banyak lagi sebenarnya sumber pendapatan daerah yang bisa dipungut untuk meningkatkan PAD Kota Pontianak,” pungkasnya. (ash)


1POUJBOBL1PTUr

Rabu 3 April 2013

HALO PUBLIK

11

Handphone Kembali, Terima Kasih BCA

Tercecer Sebuah Buku Telah tercecer sebuah buku berwarna merah pada hari Senin tanggal 1 April 2013 sekitar jam 2.30 wib. Diperkirakan sekitar Jalan Tebu sampai Jalan Gajahmada. Bagi yang menemukan, mohon dikembalikan ke Jony nomor HP 085245477706 dengan alamat jalan Tanjungpura, Gang Baiduri atau ke Redaksi Pontianak Post Jalan Gajahmada. Akan diberikan imbalan sekadarnya. (085245477706)

+

Biaya IMB Apakah membuat surat IMB dikenakan biaya? Kemarin saya buat surat IMB di kelurahan Pasiran Singkawang Barat kena biaya 100 ribu. Lalu di kantor camat Singkawang Barat kena biaya 200 ribu. Mohon penjelasan berapa biaya yang sebenarnya? (081345001974)

PADA hari Rabu pagi sekitar jam 9, tanggal 23 Maret 2013, saya ada ketinggalan HP BB di ATM BCA Jalan Urip (samping Matahari Mall). Saat itu setelah bertransaksi di ATM BCA dan karena terburu-buru sehingga HP BB saya tertinggal di ATM tersebut. Saya letakkan didepan monitor. Dalam hal ini yang sangat penting adalah data yang ada di dalam HP BB tersebut. Sebagai warga negara yang baik, saya melapor ke Polsek Kota di Jalan Alianyang lalu lapor ke BCA Jalan A Yani diterima oleh Ibu Afra, untuk ditindaklanjuti dengan kamera CCTV yang ada di ATM BCA. Dapat terlihat jelas siapa yang mengambil HP saya tersebut. Akhirnya dimediasi oleh pihak

BCA dan tanggal 27 Maret 2013 HP saya sudah dikembalikan ke petugas Satpam BCA. Terima kasih BCA yang sangat membantu dan mensupport dalam mediasi nasabahnya. Kami yakin bila keluhan pelanggan ditanggapi secara professional, dibantu dan disuport seperti ini, pasti nasabah akan lebih percaya untuk bertransaksi di BCA. Juga, saya ucapkan terima kasih kepada Ibu yang telah mengembalikan HP saya. Saran buat nasabah bank : r 5JEBL QFSMVUJEBL CPMFI NFmakai penutup saat masuk dalam ATM (walaupun wajah kita tertutup bila kita bertransaksi, pihak bank akan pasti tahu siapa yang sedang bertransaksi) r+BOHBOCJBTBLBOMFUBL)1EBO

EPNQFUEJBUBTQBEB"5. r#JMBNFMJIBU"5.)1EPNQFUCBSBOH ZBOH MBJO ZBOH tertinggal, sebaiknya serahLBO LF TBUQBNLF CBOLOZB Karena sebenarnya kita tahu bahwasanya barang tersebut sudah jelas si empunya (nasabah dari ATM tersebut). Kita juga harus sadar Allah SWT, malaikat dan juga adanya kamera CCTV melihat kita, LBSFOB JUV CVLBO IBLNJMJL kita. r ,JUB IBSVT TBMJOH NFOKBHB sesama nasabah bank karena suatu saat hal yang sama bisa terjadi kepada kita. Ir. Umar Yusuf Komp Bali Lestari Blok G.7 Pontim

+

Pelayanan Jamsostek Tak Memuaskan BERSAMA Surat Pembaca ini, saya ingin menyampaikan keluhan pelayanan Jamsostek yang kami alami sebagai berikut : Seorang anak peserta Jamsostek mengalami demam panas. Di hari pertama diberi obat ternyata suhu panasnya tidak turun dan semakin naik. Hari kedua siang hari, langsung dibawa ke dokter dikarenakan panasnya semakin naik turun, dan kondisi

anak sudah mulai melemah. Dokter mengintruksikan untuk periksa darah, ternyata anak tersebut terkena typus dari diagnosa dokter RS harus dirawat inap. Ternyata sampai hari ke enam anak tersebut boleh pulang. Saat mengurus administrasi untuk ke luar, pihak rumah sakit mengintruksikan untuk meminta keterangan jaminan dari Jam-

sostek. Saat pengurusan di Jamsostek, peserta ini tidak bisa klaim, karena anak tersebut suhu panas belum sesuai dari standar klaim. Sedangkan dokter rumah sakit menyarankan untuk diopname dan pihak Jamsostek tidak mau menanggungnya. Sehingga pada saat ke luar, kami berusaha mencari biaya untuk melunasi rumah sakit. Yang ingin Kami tanyakan, apakah pihak Jamsostek membuat suatu standar aturan itu sudah disosialisasikan kepada pihak peserta Jamsostek dan Rumah Sakit? Tentang apa-apa saja yang ditanggung pihak Jamsostek? Sedangkan premi tiap bulan pasti dipotong dari gaji karyawan. Apakah pertanggungan itu menunggu seseorang itu sudah sekarat baru bisa diajukan klaim? Hal ini juga pernah dialami oleh beberapa karyawan peserta Jamsostek lainnya pada satu perusahaan.

Pihak Jamsostek jangan hanya mencari partner dari perusahaan untuk ikut program Jamsostek, tetapi aturan dan syaratsyarat yang lain tidak pernah diperjelas, baik kepada pihak peserta maupun pihak rumah sakit. Karena mungkin banyak peserta yang lain sama masalahnya dengan yang kami alami, tetapi tidak tahu harus mengadu kemana. Kepada pihak pimpinan perusahaan, harus berhati-hati untuk menjadi peserta Jamsostek, apakah aturan yang disyaratkan itu memberatkan atau tidak. Dan untuk instransi pengawas di BPK dan BPKP untuk mengaudit pihak Jamsostek. Jangan sampai aturan yang dibuatnya itu memberatkan peserta, dengan aturan yang mereka buat sendiri. Rukniah Gang Jambu Mente, Sungai Jawi Luar Pontianak Barat.

Smes Nyamuk, Incar Piala Thomas PRESTASI bulu tangkis kita selalu turun. Sedih, banyak pejuang olahraga tepok bulu kita yang keok. Mengenang kejayaan masa lalu terasa kian pahit. Karena itu, kita perlu memperkenalkan badminton sejak dini. Memberikan hadiah raket antinyamuk kepada anakanak bisa menjadi salah satu alternatif sosialisasi badminton. Selain bisa digunakan untuk membasmi nyamuk, raket tersebut dapat menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengekspresikan gaya melakukan smes pada nyamuk layaknya atlet

+

bulu tangkis. Namun, penggunaannya harus diawasi orang tua. Hal itu mengingat risiko penggunaannya. Harapannya, hal kecil seperti ini bisa menumbuhkan minat anakanak terhadap olahraga tepok bulu dan mengingatkan kejayaan di Piala Thomas. Di sisi lain, penyakit malaria ataupun demam berdarah bisa ditangkal. Setelah itu, barulah anak diberi raket betulan untuk berlatih memukul kok, bukan nyamuk. M. Agus Nasrudin.

+

C cmyk

M

Y

K


komunikasi pemerintah

12

TERIMA PIALA: Kepala UPPD Sintang Dispenda Kalbar, Mawardi, saat menerima piala Citra Pelayanan Prima dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, Azwar Abubakar.

BANGGA: Gubernur Kalbar, Cornelis, memegang piala Citra Pelayanan Prima yang merupakan suatu kebanggaan pemerintah Kalbar.

Pontianak Post lRabu

BERBINCANG: Sekda Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie, bersama Kadispenda Kalbar R Taruli Manurung dan Kepala UPPD Sintang, Mawardi di Balai Kartini Jakarta berbincang sebelum acara dimulai. TERIMA PIALA:

UPPD Sintang Raih Piala Citra Pelayanan Prima BERBEKAL kebersamaan, tekad dan semangat kerja keras melaksanakan reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, Kantor Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Sintang Dispenda Provinsi Kalbar dinilai tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, berpredikat terbaik kategori A untuk 10 besar tingkat nasional bidang peningkatan kualitas pelayanan publik 2012. Penghargaan Citra Pelayanan Prima. Penyerahan piala dilakukan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, Azwar Abubakar, Kamis (28/3), di Balai Kartini, yang langsung diterima Kepala UPPD Sintang, Mawardi. Acara juga dihadiri Sekda Provinsi Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie, mewakili Gubernur Kalbar serta Kadispenda Kalbar R Taruli Manurung. Prestasi yang diperoleh UPPD Sintang menyisihkan 66 nominasi dari seluruh Indonesia. Sedangkan 56 kantor pelayanan hanya mendapat piagam penghargaan kategori B. “Kami tidak mengira, UPPD Sintang mendapatkan piala penghargaan tertinggi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik tahun 2012 ini,” ungkap Mawardi. Dikatakannya, selama ini dalam bekerja tidak membayangkan untuk meraih penghargaan. Sebab, yang diutamakan adalah hasil kerja bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Upaya ini terus dibangun kebersamaan, tekad, dan semangat kerja keras. Penghargaan ini patut disyukuri sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik,” ucapnya. Prestasi yang diraih inimendapatkan presiasi dari Gubernur Kalbar, Cornelis MH. Menurut dia, prestasi yang diraih harus dipertahankan dan peningkatan pelayanan tetap menjadi objek utama pelayanan UPPD. “Kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas, termasuk untuk seluruh aparat pemerintah Kalbar,” pungkas dia.(*) NARASI: WAHYU ISMIR FOTO-FOTO: Humas Dispenda Provinsi Kalbar

Gubernur Kalbar, Cornelis, menerima piala Citra Pelayanan Prima UPPD Sintang yang diserahkan Kadispenda Kalbar, R Taruli Manurung.

DIABADIKAN: Kadispenda Kalbar, R Taruli Manurung dan Kepala UPPD Sintang, Mawardi diabadikan bersama Gubernur Kalbar.

PEGANG PIALA: Sekda Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie memegang piala Citra Pelayanan Prima didampingi Kadispenda Kalbar R Taruli Manurung dan Kepala UPPD Sintang, Mawardi.

DIABADIKAN: Penerima penghargaan piala Citra Pelayanan Prima diabadikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, Azwar Abubakar.

Canon Hadirkan 2 Kamera DSLR Entry-Level Sekaligus CANON baru saja meluncurkan dua kamera DSLR entry-level terbaru, EOS 100D dan EOS 700D. Salah satu di antaranya, yakni EOS 100D merupakan kamera DSLR teringan yang pernah ada. Produsen kamera asal Jepang, Canon, mengumumkan kehadiran dua produk kamera DSLR terbaru yang berada di segmen entry-level, EOS 100D dan EOS 700D. Dari kedua kamera tersebut, mungkin konsumen akan lebih tertarik dengan Canon EOS 100D. Karena kamera yang di Jepang memiliki sebutan Canon EOS Rebel SL1 ini, diklaim sebagai kamera DSLR yang memiliki ukuran paling kecil dan paling ringan di antara kamera DSLR lainnya. Canon EOS 100D menggunakan sensor kamera 18 megapiksel Hybrid AF APS-C CMOS yang mampu mengambil gambar antara ISO 10012.800 (bisa diperluas sampai ISO 25.600) dan mampu merekam video hingga ISO 6.400 (bisa diperluas hingga ISO 12.800).

Kamera ini disematkan prosesor DIGIC 5 yang memiliki kemampuan mengambil gambar hingga empat gambar dalam satu detik dengan mode burst. Selain itu, EOS 100D juga mampu melakukan perekaman video dengan resolusi full-HD 1080p pada 30 frame per detik dengan autofocus berkelanjutan. Kamera yang sudah dipasangkan

3 April 2013

LCD touchscreen berukuran tiga inci pada bagian belakangnya ini memiliki ukuran dimensi 116,8 x 90,7 x 69,4mm dengan bobot hanya 407 gram (tanpa lensa). Ukuran ini lebih kecil 25% dan bobotnya lebih ringan 28% dibandingkan EOS 650D. Sementara itu, Canon EOS 700D atau yang di Jepang disebut den-

FOTO IST

KECIL DAN RINGAN: Canon EOS 100D, diklaim sebagai kamera DSLR yang memiliki ukuran paling kecil dan paling ringan diantara kamera DSLR lainnya.

gan nama Canon EOS Rebel T5i, merupakan penerus dari EOS 650D. Dengan menggunakan prosesor DIGIC 5 yang memiliki kemampuan mengambil gambar hingga lima frame per detik dengan mode burst, kamera ini memiliki spesifikasi tak berbeda jauh dengan EOS 100D. Canon EOS 700D dilengkapi sensor kamera 18 megapiksel Hybrid AF APS-C CMOS yang mampu mengambil gambar antara ISO 10012.800 (bisa diperluas sampai ISO 25.600) dan bisa dipakai untuk merekam video dengan resolusi full-HD 1080p hingga ISO 6.400 (bisa diperluas hingga ISO 12.800). Canon EOS 700D juga dilengkapi LCD touchscreen tiga inci yang dapat diputar hingga 360 derajat. Dilansir CNET, kedua kamera DSLR teranyar Canon ini dijadwalkan akan tersedia di pasaran mulai April 2013. Dengan dilengkapi lensa kit Canon EF-S 18-55mm IS STM, EOS 100D dibandrol US$800 dan EOS 700D dijual dengan harga US$900.(*/rtr)

Kecil, Ringan, tapi Tangguh

HP Slate 7

HEWLETT Packard atau yang lebih dikenal dengan HP, secara resmi telah merilis tablet berbasis Android. Melalui laman perusahaan, HP mengumumkan bahwa tablet yang dinamai HP Slate 7 itu akan dirilis pada April ini, setelah sebelumnya dikabarkan akan hadir pada Juni mendatang. HP Slate 7 adalah tablet perdana keluaran HP berdimensi layar 7 inci dengan resolusi 1024x600 piksel. Dengan ketebalan 10.7mm dan bobot 369.9 gram, HP Slate 7 terbilang cukup ringan. Sedangkan sistem operasi yang dipasang adalah OS Android V4.1 Jelly Bean. Dapur pacunya diisi oleh prosessor dualcore dengan kecepatan 1.6 GHz, disertai dengan RAM berkapasitas 1GB. Untuk menyimpan data baik foto, musik, video games dan aplikasi, telah tersedia memori internal dengan kapasitas 8GB. Sementara memori eksternalnya dapat di-upgrade dengan memori microSD hingga 32 GB. Dengan dilengkapi beats audio kecil, HP mengkliam tablet buatannya memiliki audio terbaik dan terkaya dengan suara yang luar biasa. HP Slate 7 juga dilengkapi aplikasi HP ePrint guna memudahkan penggunanya mencetak dan berbagi foto. (jpnn/die)

Ini Dia, Lelucon April Mop 2013 APRIL Mop atau yang dikenal dengan April Fools’ Day diperingati setiap 1 April setiap tahunnya. Pada tanggal 1 april tersebut, setiap orang boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. April Mop ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya dengan tujuan mempermalukan orang-orang yang mudah ditipu. Di beberapa negara seperti Inggris dan Australia serta Afrika Selatan, lelucon hanya boleh dilakukan sampai siang atau sebelum siang hari. Namun di Kanada, Perancis, Irlandia, Italia, Rusia, Belanda, dan Amerika Serikat lelucon bebas dimainkan sepanjang hari. Nah di dunia teknologi, tipuan tentang kehadiran teknologi terbaru yang diluncurkan ternyata membuat membuat masyarakat banyak yang percaya lho! Berikut ini, beberapa April Mop 2013 di dunia teknologi: 1.Google Nose

Google dikabarkan tengah mengembangkan proyek bernama “Google Nose”, yang saat ini masih dalam versi beta. Dilansir dari situs Gogle Nose, “Perusahaan berbasis di Mountain View itu menjelaskan Google Nose bisa mengenali bau dan memancarkan bau kepada penggunanya, dengan memanfaatkan kecanggihan Android. cukup tempelkan perangkat Android Anda. Dengan melakukan pencarian melalui fitur Nose, maka mesin pencari akan menjelaskan bahwa bau itu berasal dari bunga tertentu, misalnya daisy (aster).Product Manager Google Jon Wooly mengatakan bahwa ide ini terinspirasi dari endusan yang dikenali anjing untuk melacak sesuatu. Percaya? 2.Instagram Dirilis Windows phone Popularitsa Instagram telah membuat beberapa OS meminang aplikasi tersebut. Dan baru-baru ini dikabarkan Windows

Phone merilis Instagram dimana pada akhir Februari lalu, Instagram melansir jika aplikasi ini sudah mencatakan lebih dari 100 juta pengguna aktif setiap bulannya. Jika Instagram jadi menyambangi Windows Phone, tentu angka ini akan terus bertambah. Laporan dari Windows Phone (1/4), “ Aplikasi instagram akan tersedia dalam versi beta dan kompatibel dengan Windows Phone 8. Aplikasi berbagi foto ini juga memudahkan Anda berbagi foto menggunakan akun Facebook, Twitter, Flickr dan Foursquare. 3.Google Tutup Youtube Meskipun layanan Youtube merupakan salah satu situs yang paling popular, namun Google akan menutup layanan tersebut. Alasan dibalik penutupan Youtube tersebut adalah karena sebenarnya Youtube merupakan tempat kontes pencarian video terbaik sepanjang masa dan pemenang kontesnya akan diumumkan

dalam sebuah fitur di YouTube. Google menyadari, bahwa mereka telah menutup layanannya meski dipakai banyak orang. Langkah ini kerap dikritisi, terutama oleh pengguna layanan yang ditutup itu. Apakah anda percaya? setelah 8 tahun Youtube diluncurkan dan menjadi salah satu situs terpopuler di dunia, apa mungkin Google memutuskan untuk menghentikan layanan YouTube? 4.Google SCHMICK Google Maps dikabarkan tengah mengembangkan fitur bernama Google SCHMICK (Simple Complete House Makeover Internet Conversion Kit). Dengan fitur ini, pengguna bisa mendandani rumahnya agar terlihat bagus di Gooogle Street View. Fitur ini memang mempunyai beragam tema yang bisa dipilih untuk mendekorasi rumah. Google Australia mencontohkan, “jika pengguna adalah warga yang punya jiwa

nasionalis tinggi, mereka bisa menambahkan simbol khas Australia di depan rumah. Misalnya seekor Kanguru yang bisa diletakkan di halaman rumah serta menambahkan bendera Australia yang berkibaran di atas atap rumah. 5.Google Maps Dilengkapi Fitur Harta Karun Google Maps dikabarkan tengah menambahkan fitur Treasure, yaitu fitur pencarian peta harta karun. Google menklaim jika peta tersebut bisa melacak harta karun tersembunyi dan dipersilahkan untuk memecahkan kode-kode yang ada. Dalam sebuah video yang diunggah di Youtube Google menklaim jika peta yang ditampilkan di situs Google Maps (lihat gambar dibawah tajuk) adalah kepunyaan bajak laut terkenal William ‘Captaint’ Kidd. Peta ini dibuat tatkala ia dan timnya mengeksplorasi Samudera Hindia. Percaya? (*/r)


Pontianak Post

komunikasi bisnis

Rabu 3 April 2013

STKIP-PGRI Pontianak Banjir Beasiswa Pastikan Diri Anda Bergabung, Daftar Sekarang di SPMB Pendaftaran Dimulai 25 Maret-20 Juli 2013

FOTO IST

PRAKTIK MENGAJAR: Disetiap akhir semester, mahasiswa STKIPPGRI Pontianak yang terdapat pada 10 program studi diwajibkan memiliki kemampuan praktik mengajar di kelas.

STKIP-PGRI Pontianak menjadi salah satu perguruan tinggi swasta pertama di Kalbar yang menghasilkan sarjana pendidikan berkualitas, berdaya saing dan profesional dibidangnya. Tidak hanya itu, STKIPPGRI Pontianak juga berkomitmen mencetak lulusan yang mandiri, berkarakter serta memiliki jiwa kewirausahaan. Demikian disampaikan Ketua STKIP-PGRI Pontianak, Prof Dr H Samion HAR MPd, Selasa (2/5) di ruang kerjanya. Menurut Samion, pada Seleksi Penerimaan Mahasiwa Baru (SPMB) tahun akademik

SINSHE Hongkong Pontianak, merupakan pengobatan dengan metode herbal sinshe yang ternama, merupakan gabungan dari pengobatan, penelitian herbal, pencegahan penyakit kronis dan terapi penyembuhan. Didukung oleh konsultan sinshe ahli ternama dari Tiongkok yang sudah sangat berpengalaman; memanfaatkan resep herbal sinshe dan teknologi tinggi yang menghasilkan obat tradisional herbal sinshe yang manjur dan efektif; dengan sistem diagnosa yang tepat; obat tradisional terkini dari Tiongkok dan pengobatan elektroterapi, tilik nadi, akupuntur, tuina, terapi lainnya, sangat efektif, khususnya bagi pasien yang menderita penyakit kronis. Waspadalah! Jumlah penderita Diabetes di Indonesia terus meningkat tajam, diprediksi ada jutaan orang terkena diabetes (kencing manis). Jika tidak diobati sedini mungkin secara tepat dan efektif, beresiko merusak organ penting tubuh lain seperti: hati, paru-paru, ginjal, limpa, reproduksi, dan sistem syaraf, juga bisa menyebabkan uremia. Itulah sebabnya, data WHO terkini menyatakan persentase angka kelumpuhan maupun kematian akibat penyakit diabetes, dan berbagai macam komplikasi menakutkan ini terus meningkat pesat. Untuk mengatasi penyakit diabetes dan komplikasinya, Sinshe Hongkong Pontianak menggunakan metode herbal sinshe yang terdepan yakni “Bai Wei Hu Yi Liao Fa”, mengatasi penyakit dengan ramuan herbal yang disesuaikan jenis & kondisi penyakit penderita, dihasilkan dari 33 jenis obat berharga ditambah 28 jenis obat organik, daya serap obat sangat tinggi, rata-rata penderita diabetes setelah diobati sekitar 5-10 hari, gula darah menurun, gejala seperti kaki tangan kesemutan, seluruh badan tidak bertenaga, insomnia (susah tidur), dan lain-lain berkurang

2013/2014 ini, pihaknya telah membuat berbagai terobasan, salah satunya membuat 2 tahapan tes SPMB, yakni pertama pada 25 Maret-20 Juli 2013 serta 22 Juli-7 September 2013. Ini dilakukan menginggat antusias calon mahasiswa yang mendaftar sangat luar biasa. Dijelaskan Samion, belajar dari tahun lalu saja, kuota penerimaan mahasiswa baru sebanyak 2.000 mahasiswa dapat tercapai, namun karena hanya 1 tahapan SPMB banyak diantara calon mahasiswa mengeluh dikarenakan jenuh menunggu tes-tes selanjutnya. “Hal

inilah yang kita anggap menjadi penghalang bagi yang ingin bergabung ke STKIP-PGRI Pontianak, terlebih sekitar 500 mahasiswa akhirnya tidak dapat mengikuti tes,” ujar Samion. Guru Besar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ini juga menjelaskan, STKIP-PGRI Pontianak juga berinovasi memberikan banyak beasiswa kepada para mahasiswa, yakni dengan memberikan 200 beasiswa yang didanai yayasan, 100 beasiswa PPA dan BBM yang diberikan Dirjen Dikti serta 25 beasiswa yang diberikan Bank BRI sebagai mitra kerja. “Kami juga tengah membangun satu gedung kampus dengan empat lantai di Jalan Ampera, yang nantinya semua mahasiswa di Kampus Ilham kita pusatkan di sini, sehingga fungsi pengawasaan dan pelayanan administrasi dapat berjalan lancar dan terkoordinasi,” terangnya. Ia menambahkan, bagi para calon mahasiswa ingin bergabung di STKIP-PGRI Pontianak dapat mendaftarkan diri melalui pendaftaraan dengan langsung mengunjungi kampus STKIP-PGRI Pontianak di Jl. Ampera (Kota Baru) Pontianak, atau melalui via email dengan mengunjungi Kantor Pos atau Bank BTN terdekat dengan membawa pas foto ukuran 4x 6 satu lembar dan membayar biaya pendaftaran. Selanjutnya, mengisi biodata via online dengan membuka website www.spmb.stkipptk.ac.id atau dapat menghubungi langsung panitia SPMB: (0561)-748219 atau melalui email info@stkiptk.ac.id.(d3/biz)

SINSHE HONGKONG *Metode Efektif Atasi Diatebes hingga Tuntas *Pengobatan Sinshe Hongkong yang Manjur, Satu-satunya di Pontianak

secara nyata. Rata-rata setelah 40-60 hari, gula darah stabil, gejala komplikasi menghilang, daya tahan tubuh meningkat, keseluruhan tubuh membaik, sebagian pasien bisa berhenti konsumsi obat, fungsi insulin & sistem sekresi normal kembali, fungsi reproduksi pria kembali normal, sudah bisa kembali merasakan kehidupan sehat yang normal. Sudah banyak penderita merasakan khasiat mujarabnya; tidak ada efek samping, tidak menimbulkan ketergantungan, tidak pengaruh

penderita menderita 10-20 tahun, kondisi penyakit parah/ ringan, setelah diobati bisa menurunkan gula darah & gula kencing hingga normal & seimbang, sesudah diatasi hingga keakar-akarnya tidak mudah kambuh. “Dapatkan program promosi khusus bagi  yang datang berobat ke Sinshe Hongkong.” Untuk konsultasi dan pengobatan, hubungi: Sinshe Hongkong, Jl. Agus Salim No. 126 Pontianak, telepon: 0561-733268, 0821 52797 888 (Hari Minggu & Libur Tetap Buka).(a2/biz)

Dengan Desain Lebih Stylish

untuk pelanggan Thailand secara eksklusif, tetapi juga untuk pelanggan di pasar berkembang,” kata Kyoichi Tanada, Managing Director Toyota Motor Corporation, di selasela peluncuran New Toyota Vios 2014 di Bangkok Motor Show 2013, seperti dikutip dari InAutoNews. Menurut Tanada, Thailand adalah pusat produksi global terkemuka untuk ekspor Vios terbaru bagi lebih 80 negara di seluruh dunia. Model teranyar dari Vios ini memiliki panjang 4.410 mm, lebar 1.700 mm, tinggi 1.475 mm, dan wheelbase 2.550 mm. Vios terbaru ini juga sudah dilengkapi dengan fitur-fitur terbaru termasuk aksen metalik, MP3, USB, AUX, sistem audio empatspeaker dan masih banyak lagi. Untuk dapur pacunya, New Toyota Vios 2014 disematkan mesin VVTi empat silinder berkapasitas 1.500 cc yang diklaim sanggup memuntahkan 109 tenaga kuda. Mesin ini dikawinkan dengan pilihan transmisi 5-percepatan manual atau 4-percepatan otomatis. (mor)

Vios Generasi Terbaru Meluncur di Thailand

PRODUSEN mobil asal Jepang, Toyota mengumumkan kehadiran New Toyota Vios 2014 di Bangkok Motor Show 2013, di Bangkok, Thailand. Hadir lebih stylish dan trendi daripada generasi terdahulunya,

13

Advertorial

New Toyota Vios 2014 memiliki desain yang terkesan ‘anak muda’ seperti Toyota Verso atau Yaris dengan memiliki lampu proyektor, trim chrome, pilihan velg 15 inci atau 16 inci dan beberapa tweak lainnya. “Vios tidak hanya dikembangkan

The Amazing Easy Speak

BANYAK sekali tempat kursus yang menawarkan program-program pembelajaran bahasa Inggris pada zaman sekarang ini. Namun, tidak sedikit juga yang merasakan ketidaksesuaian didapat dari tempat-tempat kursus tersebut. Terkadang hal tersebut dikarenakan waktu student yang terbatas, sehingga tidak hadir pada saat jadwal kursus, kurangnya bentuk latihan yang diberikan karena perhatian guru terbagi ke semua murid di kelas, keengganan dalam berlatih dikarenakan ketidakpercayaandirian, ketidaknyaman suasana kelas yang berisik dan bising. Untuk mengatasi semua permasalahan di atas, Easy Speak hadir sebagai salah satu konsultan bahasa Inggris di Indonesia, dan kini telah hadir di Pontianak.

Easy Speak hadir bertujuan memberikan lingkungan yang Anda butuhkan dan memudahkan Anda untuk bisa berbicara dalam bahasa Inggris setiap hari, serta langsung memberikan solusi dari kendalakendala yang Anda hadapi seperti speaking, listening, reading dan writing karena metode personal attending. Untuk itu, kami akan secara detail membantu mengatasi kelemahan dan kendala yang Anda alami selama proses pembelajaran dengan professional sparring partner (tutor), yang akan secara berkesinambungan membantu dan membimbing Anda secara fokus sesuai dengan profesi serta kebutuhan Anda dalam bahasa. Apapun profesi Anda dan sesibuk apapun Anda, tetap dapat belajar dengan fasilitas yang kami

rancang secara khusus karena jadwal kami flexible, sehingga Anda bebas menentukan jadwal belajar tanpa mengganggu aktivitas kantor, sosial dan keluarga. Mengutamakan kenyamanan dalam proses pembelajaran tanpa harus menghafal vocabulary dan tenses bahasa Inggris, karena kami menerapkan metode direct practicing dalam conversation sesuai dengan bidang dan tingkat penguasaan siswa sehingga menjadikan belajar selalu FUN. Jadi Anda tidak perlu malu lagi karena kami menerapkan sistem satu student satu tutor, dan tidak dijadikan satu kelas yang isinya 20 orang lebih. Kami berikan garansi pengulangan Free/Gratis, sampai Anda benar-benar menguasai program yang diambil dan berlaku disemua cabang di seluruh Indonesia. Jadi, dimanapun Anda berada tidak kehilangan akses belajar. Untuk mendapatkan konsultasi gratis dan solusi untuk pembelajaran bahasa Inggris kami dari para konsultan, dapat langsung menghubungi kami di nomor: 0 800 1000 222 (bebas pulsa) atau sms 089 70 900 220 (dengan format PPS_Nama_ Kota). Anda juga bisa langsung menghubungi kantor representatif kami di: Easy Speak Pontianak, Gedung PT. Pelni Lantai 1 Jl. Sultan Abdurahman No. 12, Pontianak, telepon (0561) 749204, Fax (0561) 749203, Alter Call. 089 7099 2211, www.easyspeak.co.id, http://www. facebook.com/easyspeakcourse, twitter @easyspeak15.(e3/biz)

Cara Kilat Bisa Baca Alquran MEMBACA Alquran merupakan ibadah yang sangat mulia, karena mengandung banyak kebaikan bagi yang membacanya baik di dunia dan akhirat. Kelapangan hidup, rezeki yang melimpah, obat bagi lara dan kegelisahan, kebahagiaan dan ketenangan jiwa serta ganjaran surga adalah beberapa dari keberkahan Alquran. Kini telah ditemukan sebuah metode cepat baca Alquran tingkat dasar, khusus untuk muslim dewasa yang belum dapat membaca Alquran, dimulai dari nol atau yang sama sekali belum mengenal huruf hijaiyah. Insya Allah dalam waktu 2 hari peserta sudah langsung bisa membaca Alquran tingkat dasar menggunakan metode Quantum Hijaiyah, yang ditemukan oleh Ust. Dr. Samsul Hidayat S.Ag, M.A. Metode Quantum Hijaiyah merupakan teknik pembelajaran unik, yang memadukan kemampuan visualisasi dan imajinasi peserta melalui sistem asosiasi dan pemahaman serta teknik memaksimalkan fungsi otak kanan, sehingga membaca Alquran jadi lebih cepat dan mudah meskipun bagi mereka yang sudah berumur lanjut. Pada dasarnya belajar membaca

Hotel Orchardz Pontianak, 6-7 April 2013 Hotel Aston Ketapang, 13-14 April 2013 Pelatihan Khusus Dewasa, Dimulai dari Nol

Alquran itu hanya terdiri dari tiga tahap. (1) Mengenal huruf hijaiyah. Penguasaan huruf mutlak diperlukan karena 90% kunci keberhasilan membaca Alquran berasal dari penguasaan huruf-huruf tersebut. (2) Mengerti tanda-tanda baca dan tajwid dasar. (3) Membaca terus menerus dan berkesinambungan, inilah tahap yang paling menentukan dan di sini diperlukan keistiqomahan serta semangat yang pantang menyerah. Selain pelatihan 2 hari, Lembaga Privat Baca Alquran Metode Quantum Hijaiyah juga membuka kelas

private/perorangan bagi remaja dan dewasa. Bagi instansi dan perusahaan juga dibuka program inhouse training untuk pegawai dan karyawan. Peserta mendapat fasilitas modul belajar, DVD tutorial, lunch dan coffebreak serta pemantapan setelah pelatihan. Informasi jadual pelatihan se Kalbar dan pendaftaran melalui Lembaga Privat Baca Alquran Metode Quantum Hijaiyah Jl. Dr. Wahidin, Gg. Adyaksa No. 7 Pontianak, telepon 0852 4526 4444 atau www.samsulhidayatcenter.com. (e4/biz)

Tahukah Anda, Keberuntungan Hidup Bisa Dirancang! Hadiri Preview SEFT, 6 April di Orchardz Perdana SEGALA  permasalahan yang datang terkadang membuat anda  putus asa, apalagi jika datang silih berganti  tanpa  henti hentinya. Hal inilah yang akan berdampak pada efek karir anda mandek, rezeki tersumbat, hubungan tak erat, penyakit semakin berkarat, hingga  menyebabkan anda semakin emosi, ditambah lagi phobia yang  dan menjadi trauma  yang semakin meningkat hingga akhirmya  menjadikan anda  stres. Jika sudah begitu beratnya, maka harus ada solusi yang jitu. Disini PT. Albi bersama  SEFT Corp hadir dengan terapi SEFT yang sepaktakuler revoluisoner, dimana akan   membawa kesejukan bagi warga Kota Pontianak, umumnya bagi masyarakat Kalimantan Barat dan ternyata keberuntungan dalam hidup kita itu bisa dirancang dengan metode-metode yang ilmiah sekali melalui sebuah training nanti nya. Untuk itu, datang dengan konsep Training SEFT Total Solution, dengan Master Trainer dan Founder H Ahmad Faiz Zainuddin MPsi  M.Si yang juga  Owner PT. ALBI dan SEFT Corp sekaligus penulis buku best seller “SEFT Total Solution” akan  berbagai tips jitu tentang bagaimana hidup sehat tanpa obat, tanpa operasi, bagaimana bisa menambah Rezki, menaikkan omzet usaha, meningkatkan karier & memperbaiki hubungan rumah tangga atau dengan siapapun dan bagaimana kita bisa mewujudkan 4 kunci yang menjadi tujuan hidup kita,yaitu Kesehatan (Healing) , Kebahagiaan (Happiness), Kesuksesan (Succes) & menjadi manfaat buat orang lain (Greatness). Selain itu, Ahmad Faiz juga akan memberikan  metode ilmiah moderen anti klenik. Tehnik praktis untuk

membebaskan penderitaan hidup dan menolong sesama.   Metode ilmiah ini juga sekaligus   memprogram keberuntungan menangapi hidup bahagia, sukses, berkelimpahan dan berkah  mewujudkan Indonesia bebas dari pen­deritaan dan kemiskinan. Perlu diketahui bersama, Training SEFT ini cocok bagi anda yang sakit   menahun dan ingin sembuh, mempunyai masalah emosi yang menyesakan dada, phobia dan ingin sembuh, trauma, mempunyai mental block yang menghambat kesuksesan anda, anda yang ingin menghilangkan sampah-sampah emosi dalam diri anda, ingin berhenti merokok dengan mudah dan cepat (dalam waktu 5-10 menit. Selian itu, dalam Training Sheft ini, para peserta akan mendapatkan cara melakukan  SEFT, kunci keberhasilan SEFT, pemanfataan SEFT untuk penyembuhan fisik dan emosi dengan  garansi 100 persen, jika tidak berhasil uang anda kembali. Dapatkan informasi traning lengkapnya dengan menghadiri preview SEFT   dan demo trapi SEFT, pada hari Sabtu,   6 April 2013 di  Hotel Orchadz Perdana (belakang Mega Mall), pukul 12.30-selesai dengan narasumber dari Jakarta Ny Emi Suryo, seorang Ibu rumah tangga yang Dahulunya terpuruk karena memiliki Hutang Miliaran rupiah, namun kini menjadi milioner setelah mengikuti Training SEFT. Tiket promo seminar mulai Rabu-Jumat,3-5 April biaya Rp100 ribu diskon 50 persen. Sementara tiket box Rp100 ribu.Anda juga menghubungi segera perwakilan ALBI Kalimantan Barat dinomor HP. 085250384448, 085750054442 atau pin BB 24BF4E72 atas nama Mira Pratama. (d3/biz)


opini

14

Pontianak Post

Rabu 3 April 2013

Ninja “Indonesia” Beraksi di Lapas: Balas Dendam & Hukum Rimba? PADA 23/3-2013 pukul 01.30 ‘Gerombolan “NINJA” Serang Lapas Kelas IIB, di Cebongan, Sleman, Yogyakarta.’ Beberapa media massa memberitakan (Ptk Post, 24/3-2013:1; Kompas, 24/3-2013:1; Metro TV, 23/3 pkl. 17.00; TV One, 23/3 pkl. 18.00). Pemberitaan itu bukan pula berita baru. Dua bulan lalu pernah terjadi penyerangan dan pembakaran kantor Polres, Baturaja, Sumsel, dan beberapa kendaran bermotor oleh oknum Kopassus. Dalam peristiwa itu beberapa anggota dan Pejabat tinggi Polres luka parah. Motif penyerangan kedua kasus itu, Baturaja dan Cebongan, diduga hampir sama, yaitu dendam didasarkan pada kesetiakawanan kesatuan (corp solidarity). Perbedaannya terletak pada teknis, alat yang digunakan dan jumlah pelaksana. Pada kasus pertama, penyerangan dan pembakaran menggunakan batu, sangkur dan bensin, dan pelaksananya berjumlah lebih 30 orang, sedangkan kasus kedua dilakukan oleh 17 orang terlatih dengan menggunakan granat dan senapan panjang. Panglima Daerah Militer (Pangdam) IV Diponegoro menolak keras keterlibatan tentara dalam persitiwa itu. Ia mengatakan bahwa peristiwa penyerangan dan pembunuhan sadis itu dilakukan oleh para “preman.” Bantahan itu diperkuat oleh Petinggi AD dan mantan intelejen Kopassus di Jakarta yang juga menduga keterlibatan “preman” di dalamnya. Masyarakat sipil dari berbagai golongan meragukan aksi brutal itu dilakukan oleh kelompok preman. Mereka percaya bahwa tindakan ala Ninja yang tidak berkemanusiaan adalah tindakan terorganisasi dilakukan oleh kelompok profesional, memiliki keahlian tinggi dan terlatih. Mereka juga percaya bahwa pelanggaran HAM berat itu dilakukan oleh oknum dari sebuah organisasi yang disiplin, memiliki senjata

Pontianak Post

berat, granat dan berada dalam satu komando.

Para preman akan berfikir “seribu kali” Syarif Ibrahim Alqadrie untuk berurusan dengan Kasus Cebongan: Preman petugas negara yang lebih proBenaran atau Gadungan? fesional dan memiliki senjata Sepanjang sejarah keaman- relatif lengkap . an dan kepremanan di negeri Kita lihat saja pengalaman ini, berdasarkan pula kliping para preman (gangsters) ala koran yang terdapat diber- Mafia, Alcapone, Yakuza dan bagai Pusat Dokumentasi dan Triad yang masing-masing perpustakaan masing-masing beraksi di Italia, AS, Rusia, baik di Pusat maupun Daer- Jepang, Hongkong dan Shangah dan beberapa perguruan hai. Pada dasarnya aksi sang tinggi, penyerangan terhadap preman bermotif ekonomi: gedung pemerintah, khusus- uang, harta dan wanita. Penya Lembaga Pemasyarakatan nyerangan terhadap LAPAS (LAPAS), mengancam para dan pembunuhan terhadap sipirnya dengan granat, me- tahanan yang dipertontonkan lukai mereka dan menembak oleh 17 orang bertopeng ala mati 4 (empat) orang tahanan, Ninja yang sangat terlatih itu, tidak pernah dilakukan oleh tidak bermotifkan uang dan preman. Serangan seberani itu harta. pun, yang berjalan hanya daKalaupun ada preman seplam tempo 5 menit, tidak akan erti itu, dan terjadi perang denpernah mampu dilakukan oleh gan polisi ideal yang rela mati preman atau orang-orang sipil demi rakyat, itu hanya di dalam lainnya di negeri ini. film kekerasan (action movie): Mengapa begitu? Kita tidak fiktif, tidak faktual, tidak juga pernah setuju dengan para berdasarkan kenyataan. Sepreman, karena kita tidak andainya penyerangan itu ingin NKRI yang dicintai ini dilakukan oleh para “preman berganti nama dengan “negara bayaran,” tindakan itu lebih preman kesatuan Republik In- mungkin terjadi atas perintah donesia (NPKRI).” Oleh sebab “kesatuan” tertentu yang meitu, preman harus dibasmi melihara mereka. baik preman sipil maupun preman “aparatur negara.” Mengembalikan Namun, dari wawancara denKepercayaan gan pentolan preman baik Apakah kita biarkan saja di Pontianak, Kalbar, dan di tindakan kejam dan brutal Kuching (mereka disebut sam- itu berlalu tanpa ada tindasheng) maupun di Jakarta, kan hukum? Sebagai warga diperoleh informasi bahwa negara dan aparat hukum berbagai kelompok preman yang bertanggung jawab, kita memiliki keterbatasan dalam tidak akan membiarkan periskepemilikan senjatra api dan tiwa yang dikutuk masyarakat ketrampilan militer. dunia bebas mencari mangsa Preman tidak pernah me- baru, seperti pelanggaran nyerang, mengancam para HAM berat yang dilakukan petugas keamanan yang oleh penembak jitu misterius bertugas dengan granat dan (Petrus) pada masa Orba. melukai mereka, lalu memApakah mereka yang terbunuh tahanan. Sipir LAPAS libat itu “preman” benaran juga termasuk petugas negara atau gadungan, upaya meyang notabene berada di da- nangkap pembunuh pada lam sebuah bangunan kokoh, Kasus Cebongan dan pihak layaknya sebuah benteng, yang berada di belakang layar dengan pintu kokoh berlapis- pembunuhan sadis tersebut, lapis dan jeruji besi yang kuat- sampai mereka digiring ke nya tidak kepalang tanggung. pengadilan sipil, menurut oleh

saya, perlu dibentuk tim independen beranggotakan polisi, Komisi Nasional (Komnas) HAM, tokoh masyarakat sipil dan Komisi Polisi Masyarakat (Kompolmas). Dalam konteks ini, Walaupun SBY memerintahkan agar TNI diikutsertakan dalam mengungkap pembunuhan tersebut, sejumlah besar masyarakat sipil tidak menyetujuinya, dan mereka menyatakan bahwa SBY dan Kepala Staf Angkatan Darat bertanggung jawab terhadap kasus pembunuhan tersebut. Mengapa polisi? Karena tugas pokok mereka adalah menjaga keamanan, memburu dan menggiring para kriminal ke pengadilan serta menciptakan rasa aman dan memastikan perlindungan bagi rakyat. Mengapa bukan TNI? Sebab mereka diperkirakan akan sulit bertindak obyektif. Ini diperlihatkan oleh komentar Pangdam IV Diponegoro dan petinggi TNI lainnya padamana hanya kurang dari 7 jam mereka nenolak keras keterlibatan TNI. Mana mungkin hanya dalam waktu sesingkat itu keterlibatan pembunuh telah dapat diklarifikasi? Lagi pula sejumlah tokoh masyarakat sipil dan akademisi menduga keras, bahwa motif penyerangan pada kasus Cebongan sama persis dengan Kasus Baturaja yaitu balas dendam atas tewasnya seorang anggota Kopassus. Ini mendasari kecurigaan luas terhadap keterlibatan Angkatan Darat. Tim Independen dan Polisi harus secepatnya menemukan pembunuh dan menyeret mereka ke pengadilan. Kalau tidak, muka Indonesia akan tercoreng di dunia internasional, dan polisi akan kehilangan kredibilitas. Mereka tidak akan dipercaya lagi oleh masyarakat dan perbuatan keji ini akan terulang kembali. *Dosen Fisipol Untan dan Pengamat Kepolisian dan Kemiliteran

Ilustrasi: Kekes

Editorial

Tiada Dilema di Kasus Sprindik PANAS dingin sedang bergulat di tubuh KPK. Tersirat kabar bahwa pembocor sprindik (surat perintah penyidikan) atas Anas Urbaningrum adalah pimpinan KPK. Informasi dari anggota Komite Etik Anis Baswedan ini, rupanya, menimbulkan waswas. Abraham Samad merasa, ada yang mempolitisasi kebocoran sprindik ini untuk menjatuhkan dirinya dari posisi ketua KPK. Marilah berupaya tidak bias. Pimpinan KPK hanya lima orang, yakni Samad, Bambang Widjojanto, Busyro Muqoddas, Zulkarnaen, dan Adnan Pandu Praja. Kalau ada di antara para pimpinan ini yang menjadi pembocor sprindik, yang disebut sebagai rahasia negara, tanggung jawab wajib dipikul sendiri. Jangan menuduh ada rekayasa atau konspirasi. Bagaimanapun, pembocoran sprindik ini kasus serius. Ini terjadi seiring dengan pertanyaan dari SBY, selaku ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD), tentang kejelasan status Ketum PD Anas Urbaningrum dalam kisruh partai tersebut. Padahal, waktu itu status Anas jelas, yakni saksi kasus Hambalang. Tak lama setelah bocornya sprindik itu, Anas berstatus tersangka. Ada kecemasan KPK sedang ”mengentertain” penguasa. Padahal, bagi KPK, independensi harga mati. Institusi KPK tak boleh goyah karena kasus ini. Tak elok bila ada orang dalam KPK yang melaku-

kan kesalahan sendiri lantas menyeretnyeret lembaga. Jangan ada tiji tibeh, mati siji mati kabeh (mati satu mengajak mati semua). Biar saja mati siji, tetapi kabeh di KPK masih bisa melanjutkan ikhtiar mengamputasi korupsi. Keputusan Komite Etik kabarnya diumumkan pekan ini. Penyikapan atas keputusan ini, hendaknya, seperti menarik benang di tepung yang tak membuat tepungnya berhamburan. Jangan seperti menarik kodok di tepung yang menimbulkan keributan dan mengakibatkan tepung bertumpahan. Kebesaran hati dan ”berani jujur hebat” teruji ketika kejujuran orang KPK sendiri dituntut. KPK harus tetap lebih besar daripada siapa pun yang ada di dalam KPK. Siapa pun boleh datang dan pergi, baik alami maupun dadakan. Yang harus dirawat, jangan sampai KPK sebagai institusi ikut cedera. Oknum biarlah tetap oknum, jangan sampai menjadi penyakit institusional karena kurang tajam dalam penegakan aturan main ke dalam. Ingat, KPK pernah mengusut penyidiknya sendiri, AKP Suparman, karena melakukan pemerasan. Selain dengan UU Tipikor, Suparman dijerat dengan UU KPK yang memberikan tambahan hukuman sepertiga kepada pelaku korupsi yang berasal dari KPK. Dia divonis delapan tahun penjara pada 2006. Kasus ini menyelamatkan KPK karena tegas ke dalam. (*)

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius. Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari Jawa Pos Group Kurniatama, Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: Mochsinin (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Hari Kurniatama (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Sugeng (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Asri Isnaini, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Sutami. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 80.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 40.000,- full colour Rp 50.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


aneka Pontianak

Pontianak Post Rabu 3 April 2013

Bongkar Paksa Enam Ruko Sambungan dari halaman 9

Namun saat ini Pemkot Pontianak belum membuka layanan untuk menerima pembayaran meja dan ruko tersebut. “Sudah banyak los dan ruko yang ingin bayar, tapi belum. Sebentar lagi kita buka,” kata Sutarmidji. Ada kontras dengan pemandangan pembangunan Pasar Flamboyan. Di antara

pembangunan masih ada enam pintu ruko lama yang belum dibongkar. Satu pintu di sebalah Jalan Patimura, sisanya di Jalan Gajahmada. Sutarmidji memastikan ruko tersebut akan dibongkar seperti yang dilakukan pada lima ruko sebelumnya. “Yang belum mau itu pasti dibongkar,” tegasnya. Namun dia mengingatkan, jika sampai Pemkot yang

melakukan pembongkaran paksa, dia memastikan pemilik ruko sekarang tidak dapat lagi hak guna bangunan. Hal itu juga berlaku pada ruko yang dibongkar paksa sebelumnya. “Kecuali mereka ikut lelang lagi. Yang lima ruko sebelumnya juga akan kami lelang. Kalau dilelang siapa penawar tertinggi itu yang dapat,” tuturnya.(hen)

Kapal Klotok jadi Moda Transportasi Andalan ... Sambungan dari halaman 9

Di wilayah Kubu Raya, kapal ini masih menjadi salah satu moda transportasi yang penting. Sebagian daerah memang belum terhubung akses jalan. Namun dalam perkembangannya, jumlah kapal ini semakin berkurang. Beberapa daerah di Kubu Raya saat ini mulai dibangun jalan. Sehingga warga lebih memilih menggunakan sepeda motor. Lebih cepat dan murah. Kapal klotok juga punya saingan: speedboat atau perahu cepat. Meski biayanya lebih mahal, namun speedboat lebih laju. Jarak yang jauh bisa dengan cepat dijangkau. Sementara klotok jalannya pelan. Bunyinya keras. Tak nyaman didengar. Tapi bagi mereka yang ingin santai. Kapal klotok adalah pilihan yang tepat. Erman, warga Durian Sebatang bercerita, dulu semua orang pasti menggunakan klotok jika hendak bepergian ke kota atau ke pasar. Biasanya saat lebaran atau menjelang lebaran. Mereka beli berbagai keperluan. Mulai dari kursi, televisi, hingga sepeda. Semuanya diangkut dengan klotok. Saat ini klotok juga masih digunakan untuk mengangkut barang. Biasanya dagangan. Dari kampung mereka bawa hasil bumi. Mereka jual ke Rasau Jaya. Pulang mereka bawa barang belanjaan, mulai dari indomi, gula, kopi. “Kalau tak ada klotok, makan indomi pun susah,” kata Erman. Klotok terbuat dari kayu. Hanya atapnya yang terbuat dari seng atau besi. Supaya kuat dan tahan dari hujan.

Di atap juga bisa digunakan untuk mengangkut barang yang berat. Motor atau sepeda penumpang biasanya diletakkan di atap. Diikat agar aman. Penumpang jadi tidak waswas motornya jatuh ke sungai. Bahkan klotok yang berukuran besar biasa juga membawa mobil. “Pernah ada orang yang bawa mercy naik klotok,” cerita Erman. Jelek-jelek begitu, kapal klotok ternyata pernah mengangkut barang mewah. Kehidupan warga di pedalaman sejak dulu terus berjalan. Ke depan mungkin akan terus terjadi perubahan. Misalnya pembangunan jalan yang sampai hingga ke polosok. Jika jalan ada mungkin sebagian besar warga akan memilih menggunakan sepeda motor. Jika sudah begitu, penumpang klotok akan bertambah sepi. Mungkin suatu saat kapal ini ditinggalkan penumpang. Tapi sampai saat ini, desa-desa yang belum punya akses jalan masih tetap mengandalkan kapal ini. Kebanyakan desa terpisah oleh sungai. Kebanyakan sungai berukuran lebar. Kalaupun dibangun jalan, masih tetap diperlukan jembatan. Tapi membangun jembatan tidaklah mudah. Juga tidak murah. Artinya selama beberapa tahun ke depan, kapal klotok masih akan tetap diperlukan. Minimal untuk mengangkut warga dari satu desa ke desa lain. Menjelang Magrib, kami akhirnya sampai di Dusun Karang Anyar setelah menempuh perjalanan selama 9 jam. Hari sudah gelap. Ini dusun yang terpencil. Jauh dari pusat kota. Terkadang menunggu

klotok bisa berjam-jam. Tidak setiap waktu kapal itu datang. Malam itu, Muhammad Yunus (41) warga Dusun Bumbun, Desa Batu Ampar hendak menuju rumah orangtuanya di Teluk Batang. Biasanya jam 07.00 malam ada kapal yang lewat. Tapi setelah menunggu selama berjam-jam kapal yang ditunggu tak ada yang datang. Padahal dia sudah menunggu dari jam 05.00 sore. “Beginilah di Kampung. Kalau mau jalan susahnya bukan main,” katanya saat menunggu kapal pukul sembilan malam. Selalu ada jalan bagi manusia untuk hidup, meski di tempat terpencil sekalipun. Mereka beradaptasi dengan berbagai keadaan. Untuk lokasi yang dekat, warga biasanya menggunakan perahu kecil dengan mesin robin. Ini mesin yang dimodifikasi agar bisa digunakan untuk menggerakan perahu. Untuk kebutuhan bahan bakar mereka menitipkan drum dari Rasau Jaya. Minyak itulah yang kemudian diantar ke dusun. Karena biaya angkutnya cukup mahal, harga minyak jadi lebih mahal. Harga bensin misalnya Rp8 ribu per liter. Barang-barang lain juga menjadi lebih mahal sesampainya di sana. “Hidup di sini penghasilan tak tentu, tapi harga barang mahal. Itulah susahnya di sini,” kata Abdul Hadi, warga setempat. Dengan segala keterbatasannya warga di sana terus menjalankan hidup. Mereka berharap suatu saat kehidupan akan lebih membaik. Siapa tahu pemerintah akan menyediakan sarana transportasi yang lebih baik. (*)

Pontianak Kekurangan 700 Guru Sambungan dari halaman 9

“Jika jumlah guru mencukupi, mereka bisa fokus untuk mengajar tanpa dibebani jam tambahan yang cukup banyak,” tambahnya. Selain itu, Sutarmidji juga mengingatkan, para guru agar meningkatkan kompetensi mereka. Terutama guru-guru

yang mengajar pada bidang pelajaran tertentu seperti, guru olahraga atau Penjaskes. Ternyata, guru olahraga atau penjaskes kebanyakan tidak memiliki latar belakang ilmu penjaskes. “Hanya 20 persen saja guru olahraga atau Penjaskes berlatarbelakang pendidikan ilmu Penjaskes,” tambah Sutarmidji.

Sutarmidji berharap para lulusan FKIP   dapat mengajar dan menerapkan ilmu akademiknya sesuai dengan bidang keilmuan yang diperolehnya sewaktu menuntut ilmu di kampus. “Misalnya, guru agama tidak merangkap menjadi guru olahraga ataupun sebaliknya,” pungkasnya. (her)

Foto Porno di Facebook Sambungan dari halaman 9

Tidak lama membuat foto berbaupornografitersebut,siswi kelasIISMAinilangsungmemutuskan hubungan pacaran dengan AR. Lantaran tidak terima AR pun menyebarkan foto-foto mantan pacarnya tersebut ke dalam akun facebook-nya. Terungkapnya kasus itu, setelah pihak sekolah mengetahui peredaran foto amoral itu. Pihak sekolah mengancam akan mengeluarkannya dari sekolah. Mendapat ancaman itu, korban (pemilik foto) ini pun menceritakan kepada orangtuanya. Bagai disambar petir, orangtua korban pun melaporkan kejadian ini ke Polresta Pontianak atas tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur, Minggu (31/3). Saat laporan ini dibuat di Pol-

resta Pontianak, AR sang pelaku langsungditangkapdanditahan. Ia diduga telah melakukan pencabulan terhadap mantan kekasihnya. Menurut pengakuan AR kepadapihakkepolisian,iamenyebarkanluaskan foto itu karena tidak terima lantaran kekasihnya memutuskan hubungan dengannya. Selain itu, Ia kesal karena sering dicaci maki mantan pacarnya itu. Sehingga pada Maret lalu, Ia pun menyebarkan foto mantan kekasihnya. Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Puji Prayitno membenarkan adanya kasus penyebaran foto berbau pornografi pelajar SMA tersebut. “Kasus ini dilaporkan dengan landasan pencabulan yang dilakukan pelaku terhadap korban. Namun terbongkarnya kasus pencabulan terhadap

gadis pelajar SMA ini, yakni setelah beredarnya foto berbau pornografi yang dibuat pelaku,” ungkap Kasat Reskrim. Kata Puji, modus pelaku dalam penyebaran foto berbau pornografi pelajar SMA ini, lantaran rasa sakit hati karena hubungan keduanya kandas di tengah jalan. Sehingga pelaku tidak terima dan menyebarkan foto tersebut guna mengungkap aib. “Penyebaran foto berbau pornografi ini melalui akun facebook pelaku sendiri, yakni akun facebook yang bernama Ariiya Kamanadanu, terdapat sejumlah foto setengah telanjang milik mantan pacarnya.” jelasnya. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku dijerat dengan Undang Undang Perlindungan Anak. (arf)

Klaim Kalbar Lebih Maju Sambungan dari halaman 9

pada 2011 turun sebesar 2,31 persen menjadi 8,48 persen, dan 2012 diproyeksikan turun menjadi 7,89 persen. Turunnya kemiskinan ini juga diikuti dengan tingkat pengangguran. Pada 2008 tercatat tingkat pengangguran sebesar 5,41 persen. Pada 2011 turun menjadi 3,88 persen. ”Ini menunjukkan selama empat tahun terakhir terjadi angka kemiskinan sebesar 1,53 persen,” katanya. Capaian indikator makro pembangunan ekonomi juga menunjukkan kondisi menggembirakan. Pada 2008 terjadi krisis ekonomi dunia, dan Kalbar juga merasakan dampaknya. Ketika itu laju pertumbucmyk

han ekonomi sebesar 5,45 persen dan turun menjadi 4,8 persen pada tahun berikutnya. Pada 2011 laju pertumbuhan ekonomi kembali meningkat dan mencapai angka 5,94 persen. Tetapi pada 2012 terjadi penutunan pertumbuhan ekonomi menjadi 5,84 persen. Hal ini disebabkan adanya regulasi pemerintah terkait larangan ekspor bahan tambang mentah. ”Pada 2012 pertumbuhan PDRB perkapita masyarakat Kalbar diproyeksikan menjadi Rp16,4 juta. Pada 2008 baru mencapai Rp11,36 juta, dan 2011 Rp15,08 juta,” ujarnya. Kondisi yang sama juga terjadi pada pengeluaran perkapita. Pada 2008 tercatat Rp624.740, 2011 meningkat

menjadi Rp635.850, dan 2012 diproyeksikan meningkat menjadi Rp639.220. Cornelis menambahkan pada tahun ini ekonomi Kalbar juga diperkirakan terus meningkat. Saat ini banyak investor baik dari dalam maupun luar negeri yang berminat berinvestasi. ”Macammacam. Ada yang berminat di sektor tambang, kesehatan, pendidikan, pariwisata, maupun tanaman pangan. Saya katakan boleh saja. Lihat dan hubungi bupati maupun wali kota,” katanya. Di era globalisasi, lanjut Cornelis, Pemerintah Provinsi Kalbar terbuka di semua bidang untuk investor. ”Tetapi kami tetap harus memperhatikan kepentingan rakyat,” timpalnya. (uni)

15

Penadah Sepmot Diringkus Polisi P ONTIANAK- Berniat menjual motor hasil curian, Sunarto dan  Salman, dua komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor dibekuk tim Reskrim Polresta Pontianak, Senin (1/4) malam di daerah Landak. Sunarto satu diantara dua komplotan itu terpaksa harus dihadiahi timah panas di bagian kakinya lantaran berusaha kabur. Saat ini keduanya diamankan di Mapolresta Pontianak. Selain mengamankan Kedua kompolotan ini, polisi juga mengamankan Musleh selaku penadah kendaraan motor hasil curian. Penangkapan ini berdasarkan informasi masyarakat tentang maraknya jual beli kendaraan bermotor di daerah Landak. Mendapatkan informasi itu, Polresta Pontianak dan Polsek Timur yang menuju lokasi mencium gelagat transaksi gelap motor curian. Alhasil, ketiga pelaku pun diringkus bersama barang

buktinya. “Saya melakukannya sendirian. Hasilnya untuk bayar hutang orang tua. Kebanyakan hasil curian itu dijual di Pancasila dengan orang yang bernama Musleh seharga Rp 1,250 juta. Tapi yang terakhir saya metiknya di Purnama dan ketahuan polisi saat akan menjual motor itu,”ungkap Sunarto. Untuk melancarkan aksinya, kompolotan ini membekali diri dengan kunci leter T. Mulanya, mereka memantau keadaan sekitar dimana ada sasaran yang sekiranya mudah untuk “dipetik”. “Sampai saat ini sudah empat kali. Saya melakukan ini, kurang lebih satu bulan. Dan yang terakhir mengajak teman untuk menjualnya,”kata Sunarto yang keseharian sebagai tukang becak dan mangkal di pelabuhan Senghi ini. Sementara Musleh, mengakui membeli motor itu untuk dipakai sendiri, bukan untuk dijual. “Baru seminggu

saya beli motor itu. Dulu memang kawan saya yang jual itu di Kampung, dengan harga Rp 1juta hingga Rp 1,250 juta,”kata Musleh yang keseharian sebagai tukang parkir ini Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Puji Prayitno mengatakan,pihaknnyamasih melakukan pengembangan terhadap tiga orang tersangka tersebut, baik tukang “petik” maupun penadahnya. “Pengakuan sementara, tersangka melakukannya baru empat kali. Tapi pemetik motor itu, difasilitasi oleh para penadah, baik mengantarnya maupun kunci leter T-nya. Untuk  Salman, ia mengakui baru pertama kali ikut bersama mereka. Tapi pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan, untuk mengungkap TKP lain,”ungkap Puji. Atas perbuatan yang dilakukan tersangka, terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman diatas lima tahun penjara. (arf)

+

Pekan Pelayanan Publik Sambungan dari halaman 16

“Kita ketahui masih banyak masalah pada birokrasi kita. Memang sudah ada instansi yang berusaha mereformasi diri, tapi masih banyak instansi belum berubah,” kata Agus. Kurang maksimalnya pelayanan public, kata Agus, merugikan masyarakat luas. Dia mencontohkan layanan pembuatan sertifikat tanah. Banyak warga yang mengeluhkan lamanya proses pengurusan sertifikat ini. “Ini kan merugikan masyarakat,” katanya.

Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Kalbar berwenang mengawasi penyelenggaraannpelayanan publik oleh penyelenggara negara dan pemerintahan termasuk BUMN, BUMD, dan BHMN. Lembaga ini juga berwenang mengawasi pihak swasta atau perseorangan yang diberi tugas menyelenggarakan pelayanan publik tertentu yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN atau APBD. “Kami membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan pen-

gaduan atau ketidakpuasan terhadap kualitas pelayanan publik. Sehingga, masalahmasalah tersebut dapat diketahui guna memudahkan pengambilan kebijakan dan penyelesaian pengaduan. Ombudsman akan mendorong perbaikan pada mekanisme, sistem, dan prosedur pelayanan publik.,” tambah Agus. Agus juga mengharapkan adanya masukan dari masyarakat pengguna jasa pelayanan publik terkait upaya peningkatan pelayanan publik. (her)

Kalbar. Kondisi ini berdampak pada peningkatan kepercayaan dunia usaha. ”Peningkatan jumlah penduduk, terutama golongan berpendapatan menengah menjadi pasar menarik bagi investor untuk menanamkan modalnya di Kalbar,” ungkap Christiandi.Ia menuturkan upaya peningkatan investasi

menghadapi banyak tantangan. Diantaranya penyediaan infrastruktur, masalah pembebasan lahan, izin usaha, upah minimum, dan adanya demonstrasi tenaga kerja. ”Untuk terus meningkatkan investasi diperlukan upaya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan tenaga kerja,” katanya. (uni)

Ladang Investasi Sambungan dari halaman 16

Pemerintah Provinsi Kalbar juga menerima kunjungan dari pengusaha dari Cina dan Jepang untuk menjajaki investasi di sini. Christiandy menjelaskan peningkatan-peningkatan tersebut merupakan indikasi membaiknya iklim investasi di

Humas Imbangi Arus Informasi Masyarakat Sambungan dari halaman 16

Dalam menjalankan tugasnya, humas pemerintah harus memahami cara berkomunikasi yang baik, budaya birokrasi, serta adat istiadat masyarakat setempat. Kartius mengingatkan kehumasan harus mampu memberikan keterangan, pernyataan, gagasan, dan tanda-tanda yang mengandung nilai, makna, dan pesan berupa data maupun penjelasan. ”Kehumasan harus mampu membaca kondisi perubahan cepat yang diikuti pergeseran nilai. Semuanya perlu disikapi secara bijak melalui langkah kegiatan yang terus menerus berkesinambungan dalam berbagai aspek pembangunan. Hal ini perlu dilakukan

pejabat humasnya,” ujarnya. Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Freddy H Tulung mengatakan, akan menerapkan kompetensi di bidang kehumasan untuk memperkuat fungsi dalam menyampaikan pesan ke publik. ”Selama ini, humas seolaholah hanya jabatan karir sehingga mereka tidak punya kompetensi untuk itu,” ujar Freddy H Tulung disela seminar Bakohumas Regional Indonesia Tengah di Pontianak, kemarin. Menurut Freedy, sudah sepatutnya bekerja di bidang humas mempunyai aturan main berupa kode etik. Kode etik kehumasan sudah disepakati melalui persatuan kehumasan, baik dari kalangan

pemerintah maupun swasta. ”Untuk tahu kode etik, tentu harus punya kompetensi di bidang itu. Seperti wartawan, juga punya kode etik,” katanya. (humas pemprov) Ia menambahkan, humas terutama pemerintah, mempunyai fungsi untuk menyampaikan kebijakan publik, memiliki kepekaan dalam menyerap masukan masyarakat, serta memberi edukasi ke publik. Fungsi yang tidak mudah itu membuat humas harus mempunyai standar kompetensi tertentu. ”Nanti akan ada semacam sertifikat bagi humas yang sudah lulus kompetensi. Kami akan menggandeng pihak ketiga, rencananya dengan London School of Public Relation,” ujarnya. (humas pemprov)

Dewan Protes Pergub Sambungan dari halaman 16

Sebagai mitra tentunya aturan protokoler harus disejajarkan. Jangan kita disejajarkan dengan eselon II setingkat kepala SKPD,” tuturnya. Katanya kedudukan DPRD sama dengan pejabat tinggi daerah setingkat A. Dan pengertian tingkat A sama dengan kedudukan eselon 1. “Makanya kita minta pergub nomor 27 tahun 2013 harus direvisi. Kita meminta supaya posisi dewan ditempatkan benar dan setera sesuai aturan juga ketentuan,” ujarnya. Politikus Demokrat Kalbar ini meminta soal biaya perjalanan dinas harus ada koreksi. Jangan sampai alokasi anggarannya disejajajarkan dengan eselon 2 A atau sama dengan kepala SKPD. Sebab, berimplikasi Pergub 27 tahun 2013 difungsikan, ada hak-hak dewan yang dikebiri. “Misalnya karena pergub ini, kita mungkin mengundang rapat atau memanggil kepala daerah atau sekda sangat susah. Jelas ini sangat bertentantan dengan semangat demokrasi di

Kalbar,” ucapnay. Sementara, Mijino anggota DPRD Kalbar dari Partai Demokrat juga ikut memprotes diberlakukannya Pergub Nomor 27 Tahun 2013 tersebut per 1 April 2013 ini. Itu karena pelaksanaan yang melibatkan DPRD secara utuh, tentunya rohnya sejak awal harus didikusikan DPRD. “Ini tidak, hanya sepihak. Makanya kami mau membedah kembali dan koreksi Pergub ini,” ujarnya. Di UU 32 tahun 2004 yang namanya penyelenggara pemerintah ialah antara eksekutif dan legislatif tanpa embel-embel unsur pimpinan. DPRD disebutkan secara kelembagaan artinya adalah semua termasuk didalamnya. Namun di semangat Pergub Nomor 27 Tahun 2014 justru diberlakukan berbeda. ”Makanya rapat kita minta dipending,” ucap dia. Retno Pramudya, anggota DPRD dari PPP Kalbar menambahkan sebetulnya semangat adcost alias penghematan anggaran pada porsi biaya perjalanan dinas para

anggota DPRD Kalbar sangat baik. Hanya saja perlu diingat adalah beberapa poin Pergub Nomor 27 Tahun 2013 sangat membatasi kewenangan dewan Kalbar secara kelembagaan. Terlebih diberlakukan Pergub ini tanpa melibatkan dewan secara keseluruhan. ”Okelah, kita sepakat biaya perjalanan dinas secara adcost atau dihemat sebagaimana amanah Permendagri nomor 16 tahun 2013. Ini juga sesuai semangat reformasi dan kepentingan rakyat. Namun yang perlu diinggat soal mekanisme kedudukan DPRD Kalbar jangan dikebiri. Itu yang kami tangkap dari Pergub ini,” tuturnya. Oleh karena itu, ia meminta Pergub nomor 27 Tahun 2013 kembali kepada Pergub sebelumnya yaitu tahun 2012 dan 2010. Kemudian soal kedudukan anggota dewan harusnya setara dan setingkat dalam pemberlakuan anggaran dengan sekda atau kepala daerah. Dengan demikian, tufoksi dewan akan sesuai dengan semangat UU nomor 32 tahun 2004. (den)

+


metropolis

16

Pontianak Post

Dewan Protes Pergub

beranda metro

Ladang Investasi REALISASI investasi penanaman modal dalam negeri di Kalimantan Barat sepanjang 2012 mencapai Rp13,17 triliun. Jumlah tersebut meningkat 31,71 persen dari tahun sebelumnya. ”Data ini diperoleh dari laporan kegiatan penanaman modal. Dilakukan penghitungan kumulatif pada tahun anggaran 2012,” ujar Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya. Menurut Christiandy, penanaman modal asing (PMA) di Kalbar juga mengalami peningkatan. Pada Christiandy Sanjaya 2012 tercatat PMA sebesar USD2,06 miliar. Jumlah ini meningkat 48,69 persen dari tahun sebelumnya. Data lain menunjukkan jumlah perizinan yang dikeluarkan melalui Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Secara Elektronik BPMD Kalbar sebanyak 33 perizinan. Ke Halaman 15 kolom 5

OMBUDSMAN

Pekan Pelayanan Publik OMBUDSMAN Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat akan menyelenggarakan Pekan Pelayanan Publik di Pontianak. Acara ini bertujuan meningkatkan mutu pelayanan publik di Pontianak yang dinilai masih kurang. “Mutu pelayanan publik saat ini masih belum sesuai harapan. Karena itu kami terus mendorong partisipasi masyarakat dalam peningkatan pelayanan publik,” kata Ketua OmAgus Priyadi budsman RI Perwakilan Kalbar Agus Priyadi, Selasa (2/4). Menurut Agus, hingga kini isu pelayanan publik kurang mendapatkan perhatian di masyarakat. Bahkan sebagian besar masyarakat lebih memilih diam dan membiarkan buruknya pelayanan publik terjadi. Undang-undang No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik nyaris tidak pernah berkembang. Salah satu penyebab belum maksimalnya pelayanan publik adalah bertumpuknya masalah pada birokrasi. Ke Halaman 15 kolom 5

Rabu 3 April 2013

MUJADI/PONTIANAK POST

TERURUS: Taman air mancur bundaran Kota Baru masih bertahan dan terurus. Keberadaan tanaman hias yang beragam, menambah keindahan kawasan tersebut.

PONTIANAK-WakilKetuaDPRDKalbarNicodemus R. Toun memprotes Peraturan Gubernur (Pergub)Nomor27Tahun2013mengenaiAlokasi Biaya Perjalanan Dinas Dalam Negeri para wakil rakyat yang duduk di DPRD Kalbar. Selain dianggap mengkebiri kewenangan dewan, pergub tersebut tidak melalui koordinasi terpadu. ”Jelas kami protes diberlakukannya Pergub nomor 27 tahun 2013 per 1 April 2013 ini. Apalagi ada hak-hak dewan terabaikan,” katanya, Selasa (2/4) di Pontianak.Menurut dia, Pergub nomor 27 tahun 2013 tersebut, Selasa hari ini (kemarin) DPRD Kalbar mendiskusikan ke eksekutif. Hasilnya dewan menolak pergub tersebut diberlakukan. ”Salah satu isinya melihat dewan secara personil. Seharusnya secara kelembagaan. Sebab, berdasarkanaturandanketentuan,dewanadalah mitrasejajarGubernuratauKepalaDaerahtingkat kabupaten/kota. Ke Halaman 15 kolom 5

Humas Imbangi Arus Informasi Masyarakat PONTIANAK - Perkembangan teknologi informasi menjadikan masyarakat lebih kritis. Kondisi ini menuntut adanya kelembagaan humas agar dapat mengimbangi arus informasi yang dapat merugikan instansi pemerintah. ”Saat ini kelembagaan humas menjadi kebutuhan,” ujar Asisten III Setda Provinsi Kalbar, Kartius, yang mewakili Gubernur Kalbar, Cornelis dalam pembukaan pertemuan Bakohumas Regional Indonesia Tengah Tahun 2013, Selasa (2/4) di Hotel Aston Pontianak. Kartius menuturkan humas juga dikenal sebagai Public

Relation (PR). Keberadaannya sebagai satu metode untuk menciptakan citra positif dari mitra pemerintah dengan dasar saling menghormati kepentingan bersama. ”Pembentukan humas instansi itu berfungsi untuk menerjemahkan kebijakan interen pegawainya atau masyarakat, dan untuk memonitor tingkah laku publik. Nantinya disampaikan kepada pimpinan instansi sebagai bahan pengambilan keputusan,” ungkap Kartius. Humas harus memiliki wadah untuk berdiskusi. ”Forum Bakohumas ini merupakan wadah yang tepat untuk shar-

c

M

y

K

ing,” kata Kartius. Melalui Forum Bakohumas, lanjut Kartius, setiap lembaga kehumasan pemerintah dapat berdiskusi dan bertukar informasi tentang pekerjaan dan jalinan jaringan kerjasama dengan media maupun masyarakat. Kartius menuturkan peran humas pemerintah dalam mengomunikasikan kebijakan publik sangat dibutuhkan. Terutama dalam mendiseminasi berbagai informasi publik, yakni semua informasi yang memang wajib disampaikan badan publik kepada masyarakat. Ke Halaman 15 kolom 5

HUMAS KALBAR FOR PONTIANAK POST

BERSAMA: Asisten III Setda Kalbar Kartius bersama Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Freddy Tulung


Rabu 3 April 2013

3

pro-kalbar Pontianak Post

17

HARYADI/PONTIANAKPOST

PEMUKIMAN PESISIR: Kondisi permukiman di pesisir Batu Ampar, Kubu Raya. Masyarakat masih mengandalkan hasil laut untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari mereka. Sebagian juga bercocok tanam di kebun, di dekat hutan.

Pelajar Dilarang Nonton Iwan Fals

CCTV

IRAWAN/KAPUASPOST

KOTAK AMAL: Tersangka dibekuk usai ambil kotak amal.

Sikat Kotak Amal MP (23) asal Pontianak yang berdomisili di Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau, nekat mencuri kotak amal di Masjid At Taqwa balai Karangan pada Kamis (28/3) lalu. Alasan dia mencuri karena sedang tidak punya uang alias bokek. Akibatnya, pemuda itu harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Sekayam. Berdasarkan keterangan Kapolsek Sekayam Iptu.Gede Prasetia Adi S, tersangka MP diamankan pada Minggu (31/3) pukul 17.30 WIB di penginapan Mekar Sari. Dia diamankan terkait pencurian kotak amal di masjid. Ke Halaman 27 kolom 1

DPRD

Harus Legowo TERDAPAT tujuh anggota DPRD Singkawang yang harus mundur ketika mencalonkan kembali menjadi calon legislatif 2014. Sebab, tujuh anggota dewan tersebut harus pindah partai. Partai yang menaungi mereka selama ini atau mengatarkan ketujuh dewan duduk di legislatif Singkawang tidak lolos verifikasi oleh KPU. Thjai Chui Mie “Mereka harus legowo bila hendak mencalonkan lagi menjadi caleg 2014. Sebab, mereka mundur itu dengan sukarela. Membuat surat pernyataan sendiri. Tanpa ada paksaan. Jadi, mereka jangan lagi berkelit,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Kota Singkawang, Dedi Mulyadi, kepada Pontianak Post, kemarin. Menurut Dedi Mulyadi, bila mereka harus bisa menunjukan sikap satria di depan pendukung dan masyarakat Singkawang umumnya. Ke Halaman 27 kolom 1

SINGKAWANG-Ketua OI (Orang Indonesia) Kota Singkawang Onovori dalam konser Iwan Fals di Stadion Kridasana, Sabtu (13/4) mendatang berharap memperketat pengawasan. Pelajar diminta tidak menjadi penonton konser akbar itu. Untuk mengawasinya, kata Ono, bisa saja penggagas acara atau even organizer mewajibkan pembeli tiket konser untuk menunjukkan KTP. “Kita melarang pelajar nonton. Apalagi mereka kan menjelang ujian. Itu solusi yang kita tawarkan ke EO memberlakukan penunjukkan KTP, bagi mereka yang akan membeli tiket. Jika tidak, maka maka tidak akan dilayani,” jelas pria yang akrab disapa Bang Ono, Selasa (2/4) siang di Singkawang. Menurut Bang Ono, penunjukan

tiket itu tidak hanya saat pembelian tiket di tempat-tempat yang telah disediakan, tetapi juga saat memasuki area konser. Seh-

ingga akan terpantau jelas pelajar-pelajar yang kedapatan menonton konser. “Tidak hanya saat membeli di tiket

Gasak 24 Slop Rokok

SOMPAK- RA, 44, warga Kabupaten Landak menghamili putrid kandungnya sendiri. Di hadapan penyidik Polres Landak, RA mengaku kalau putrinya kini sudah hamil 8 bulan. RA sehari-harinya adalah petani. Senin (1/4) dibawa ke Polres Landak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kapolres Landak AKBP Hotma Victor Sihombing melalui Kanit IV Per-

Ke Halaman 27 kolom 1

Ke Halaman 27 kolom 5

lindungan Perempuan dan Anak (PPA), Aiptu Dahman Saragih membenarkan kasus tersebut. “Seharusnya sebagai ayah kandung, RA bisa membimbing, mengasuh dan mendidik putrinya itu. Bukan malah kebalikannya, Kita akan terus menindaklanjuti kasus tersebut dengan memanggil sejumlah saksi, Ke Halaman 27 kolom 1

TERSANGKA: Tersangka saat diperiksa.

IRAWAN/KAPUASPOST

Penuhi Dua Unsur, Perangi Korupsi

Ke Halaman 27 kolom 5

NGABANG-Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngabang tetap berkomitmen untuk mendukung program Pemerintah guna memerangi praktik korupsi, terutama yang ada di Kabupaten

Landak. Apalagi sejumlah kasus korupsi yang sudah ditangani Kejari Ngabang, ada yang sudah putusan Pengadilan dan pelakunyapun sedang mengalami hukuman.

“Kita tetap mendukung program Pemerintah untuk memerangi kasus korupsi yang ada di Landak ini. Kalau ada kasus-kasus korupsi yang harus diselesaikan, ten-

tunya akan kita upayakan untuk penyelesaiannya,” ujar Kepala Kejari Ngabang, Teguh Wardoyo, Selasa (2/4) di kantornya. Ke Halaman 27 kolom 1

Misa Paskah Batal Karena Listrik Padam

Puluhan Warga Sompu Datangi Kantor PLN

FIKRI & SUGENG Sanggau

ISTIMEWA

SINGKAWANG- Kepolisian Resort Singkawang mendapatkan dan sedang mendalami alat bukti baru terkait dengan laporan Alex EM yang telah melaporkan Mantan Walikota Singkawang periode 2007-2012, Hasan Karman dengan kasus dugaan pencemaran nama baik atau fitnah. “Ya kita sudah mendapati alat bukti baru, dan kita sedang mendalaminya,” kata Kapolres Singkawang, AKBP Prianto, melalui Kasubag Humas, IPTU Asep S, Selasa (2/4).Namun ketika ditanya mengenai apakah alat bukti baru yang dimaksud. Asep menyebutkan itu masih dirahasiakan demi proses penyelidikan.

Ayah Hamili Putri Kandung

SINGKAWANG-Entah apa yang terlintas dibenak An alias Ak (24), baru saja bekerja selama lima hari ia malah nekat mengembat barang jualan milik bosnya. Alhasilnya, pemuda asal Kecamatan Sosok inipun harus mendekam di balik jeruji besi Polres Singkawang setelah dilaporkan majikannya, Lie Pin Pin (40), Minggu (31/3). Menurut Ak ini bukan aksinya yang pertama. Sebelumnya ia sudah dua kali beraksi padahal dirinya baru saja lima hari bekerja di Toko Citra milik Lie Pin Pin, di Jalan Ratu Sepudak Rt 9 RW 6, Kecamatan Singkawang Utara. Aksi pertama dilakukannya dihari kedua bekerja, Kamis (28/3) siang. Saat itu ia mengambil 10 slop rokok dari lantai II toko dan menyimpannya di dalam tas yang dari awal sudah dipersiapkan. Ak beraksi saat semua karyawan toko sedang beristirahat.

Umat Kristiani di Sompu, Kelurahan Tanjung Kapuas, Kecamatan Kapuas terpaksa membatalkan misa di Gereja Santo Gabriel Sompu, Jumat (29/3) sekitar pukul 18.00 WIB, lantaran padamnya listrik. Bahkan berlanjut hingga Senin (1/4). Dan tanpa pemberitahuan.

BATU PERTAMA: Bupati Sanggau Setiman H Sudin saat meletakkan batu pertama pendirian Masjid Al Mukarramah di Dusun Kayu Tunu, Sanggau.

box, tapi saat masuk ke area konser, juga diminta untuk menunjukkan KTP,” tegasnya. Kendati demikian, tambah dia, konser sang legendaris itu tidak berpengaruh sama sekali bagi para pelajar yang akan melaksanakan ujian. Hal itu dicontohkannya pada para penggemar Iwan Fals, lebih didominasi orang-orang yang berusia 30 tahun ke atas. Dan ia memastikan hampir tidak ada sama sekali penggemar pelantun lagu Bento itu, dari kalangan remaja. “Kalau pelajar ya belajar, dan tidak menonton konser. Apalagi penggemarnya berusia 30 tahun ke atas. Sehingga itu kembali kepada penekanan individu masingmasing,” tandasnya.

Tuding Alex Biayai Demo Patung Naga

ATAS kejadian itulah, sekitar 70-an warga Sompu, Senin (01/04) sore sekitar pukul 18.00 WIB kemarin berbondong-bondong menyambangi kantor PLN Area Sanggau di Jl Agus Salim Kota Sanggau, untuk menyampaikan keluhan dan kekecewaan mereka, karena pada saat pelaksanaan ibadah, listrik justru padam. “Dari pukul 18.00 WIB warga sudah

ramai ngumpul (mau merayakan Paskah, red), tapi karena mati lampu jadi pulang,” ungkap warga Sompu, Yohanes Jakin (31) kecewa. Kejadian mati lampu pada malam paskah tak membuat warga hanya berdiam diri, dari beberapa warga bahkan sampai ketua Rukun Tangga (RT) setempat sudah berupaya berulang-ulang kali menelepon pihak PLN. Namun, tidak ada tanggapan positif. “Sudah ditelepon Pak RT, saya dan warga lain tapi tidak ada reaksi. Warga sudah sangat ramai berkumpul di Gereja Santo Gabriel Sompu. Namun, karena mati lampu warga harus pulang,” kesalnya. “Jelas kami kecewa, jadi kami datang ke sini,” tambahnya. Senada dengan Yohanes Jakin, penasehat RT VII Lingkungan Sompu, Martin juga mengaku kesal dengan kejadian tersebut. Sudah beberapa kali warga menginformasikan namun tak juga mendapat tanggapan. Ke Halaman 27 kolom 1

c

M

y

K

FIKRI AKBAR/KAPUASPOST

DATANGI PLN: Puluhan warga dari lingkungan Sompu yang kecewa akibat pemadaman listrik mendatangi PLN Sanggau.


18 INFO

KASAU Tinjau Persiapan Pangkalan PANGKALAN Angkatan Udara Lanud Supadio direncanakan akan berubah status menjadi tipe A yang akan dipimpin komandan berpangkat bintang satu. Demikian disampaikan, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI, Bagus Putu Dunia ketika melakukan kunjungan kerja di Lanud Supadio, Selasa (2/4). Dia mengatakan perubahan status Pangkalan Lanud Supadio menjadi tipe A itu sudah masuk perencanaan, dan untuk mempersiapkan perubahan status itu tentunya harus didukung dengan alat utama sistem pertahanan (Alusista), seperti pesawat hawk dan pesawat tanpa awak dan persiapan pangkalan. “Untuk Alusista akan terus kita tambah, tahap pertama hingga 2014,” katanya. Untuk penambahan pesawat tempur, lanjut dia pada dasarnya pemerintah telah memberikan dukungan dengan mengalokasikan dana. Pada 2014 nanti Lanud Supadio akan kedatangan pesawat, seperti pesawat tempur F16, T 50, Hercules, Helikopter. Yang jelas, lanjut Putu penambahan Alusista ini akan terus dilakukan hingga 2024. dan itu adalah bentuk komitmen dari Menteri Pertahanan yang berkeinginan memajukan TNI AU dengan Alusista yang memadai untuk menjalankan tugas. Terkait perubahan status, dia menegaskan bahwa perubahan status itu tidak ada hubungannya dengan letak Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan beberapa negara, seperti Malaysia. Akan tetapi memang, sebagai tugas untuk melakukan pengawasan udara, maka diperlukan dukungan Alusista yang baru akan dapat dilakukan setelah adanya perubahan status. (adg)

RALAT Telah terjadi kekeliruan dalam penulisan nama perusahaan pada berita berjudul “Bantah Lakukan Pelanggaran, Komis C Datangi PT Kendalia Alam”. Yang terbit, pada Selasa (2/4) halaman 18. Seharusnya tertulis: “Bantah Lakukan Pelanggaran, Komisi C Datangi PT Kandelia Alam,”. Demikian kekeliruan ini diperbaiki. Terimakasih.

KUBU RAYA

Pontianak Post

Rabu

3 April 2013

Kasus Beredarnya Foto Porno Pelajar

Frans: Tingkatkan Pembinaan Akhlak

MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

MENJANJIKAN: Usaha buah di Kota Pontianak sepertinya menjanjikan salah satunya buah semangka. Terlihat truk pembawa buah sedang bongkar muat di Jalan Tanjungpura, Senin (01/04).

Terima Mahasiswa KKN Poltekes SUNGAI RAYA- Sejumlah 400 mahasiswa Politeknik Negeri Kesehatan (Poltekes) Kemenkes Pontianak akan malakukan agenda Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Kubu Raya. Pemkab pun menyambut baik kegiatan tersebut. Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menyambut baik agenda KKN tersebut karena dianggap sangat besar manfaat. Seperti diketahui Pemkab sangat konsisten terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Mulai dari peningkatan pelayanan Posyandu, Poskesdes, Postu dan Puskesmas sebagai sarana untuk melakukan promosi kesehatan dengan baik kepada masyarakat. “Kita

berharap para mahasiswa dapat bersinergi dengan Pemkab khususnya dibidang kesehatan,” katanya, kemarin. Saatini,lanjutdiaPemkabtelahmembuat terobosan kebijakan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat,haltersebutmembutuhkan sosialisasi kepada mayarakat. Sehingga peran mahasiswa KKN sangat dibutuhkan dapat membantu pemerintah menyampaikan pesan penting itu kepada masyarakat. Bupati menjelaskan pelayanan kesehatan gratis itu adalah pertama di Kalimantan Barat dan bahkan merupakan kebijakan pertama di Indonesia dengan memberlakukan Jamkesda

bagi masyarakat yang sakit. “Moment KKN ini dapatdimanfaatkan merekauntukmemahami kehidupan masyarakat dan mensosialisasikan program kesehatan gratis kita,” ucapnya. Menurutnya, meski massa KKN hanya tiga belas hari, Muda merasa waktu tersebut sangat cukup untuk melakukan pendekatan dan membangun paradigma sehat masyarakat sebagaimanan yang selama ini dilakukan Pemerintah Kubu Raya selama ini. Dimana kebijakan dan terobosan yang dilakukan adalah fokus langsung pada sasaran yaitu masyarakat. Sementara itu, Direktur Poltekes Kemenkes Pontianak,Khayanmengatakansangatberterimakasih kepada Pemerintah Kubu Raya atas kesediaannyamenerimamahasiswa/iPoltekes Pontianak untuk melaksanakan tugas KKN di Kubu Raya. Menurutnya pemilihan Kubu Raya sebagai tempat pelaksanaan KKN adalah karena melihat komitmen dan fokus kebijakan Pemkab terhadap kesehatan masyarakat sangatlah tinggi dan hal tersebut bersinergi dengan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab para mahasiswa/i sebagai petugas kesehatan nantinya di tengah-tengah masyarakat. “Selain menjalankantugaskuliahnya,mahasiswananti akan melakukan berbagai kegiatan yang tentunya sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah,” tuturnya. (adg)

SUNGAI RAYA-Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh tindakan tidak terpuji pelajarnya. Kali ini melibatkan salah seorang siswa kelas II di salah satu SMA di Kabupaten Kubu Raya yang foto setengah telanjangnya beredar di jejaring sosial. Foto-foto tidak senonoh itu diedarkan AR mantan pacarnya karena tidak terima kekasihnya memutuskan hubungan dengannya. Selain itu Ia juga kesal, karena sering dicaci maki mantan pacarnya itu. Sehingga pada Maret lalu, Ia pun menyebarkan foto porno mantan kekasihnya itu. Saat ini kasus tersebut sedang diproses Polresta Pontianak. Menyikapi penyimpangan yang dilakukan salah seorang anak didiknya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya, Frans Randus mengaku sangat prihatin melihat kelakuan pelajar yang kian menyimpang. “Ini memang perbuatan yang tidak terpuji, dan memang kita prihatin dan kasihan melihat korban. Akan tetapi kita juga harus melindungi korban karena menyangkut masa depanya,” katanya, ketika dihubungi Pontianak Post, Selasa (2/4). Dia menuturkan, sangat terkejut mendengar adanya kasus penyebaran foto bugil itu. Dan langsung menghubungi kepala sekolah dari siswi SMA yang bersangkutan untuk memastikan kebenaran kasus tersebut. “Ini akibat kecanggihan teknologi, dimana anak-anak mudah mengakses situs-situs yang tidak senonoh sehingga mudah terpengaruh,” ucapnya. Terkait kasus tersebut. lanjut dia memang pihaknya serba salah untuk mengambil tindakan tegas. Apakah akan dikeluarkan dari sekolah atau akan dilakukan pembinaan. Menurutnya, jika dikeluarkan tentu akan menimbulkan permasalahanm baru. “Yang jelas anak ini harus dilindungi dan akan dibina agar tidak mengulang kembali perbuatannya dan menjadi pelajaran siswa-siswi lainnya, bahwa tindakan-tindakan tersebut tidak benar dan tidak patut untuk dicontoh,” tuturnya. Agar kasus-kasus penyimpangan itu tidak terulang kembali, dia menegaskan pihaknya akan mengintruksikan pihak sekolah untuk meningkatkan pendidikan agama dan akan melakukan pengawasan ketat pelajar dengan melibatkan instansi lain, seperti Sat Pol PP Kabupaten Kubu Raya untuk menertibkan dan merazia tempat-tempat yang diduga digunakan pelajar untuk melakukan perbuatan menyimpang. Yang jelas, Kadis Pendidikan menambahkan orang tua pun harus ikut berperan mengawasi anak-anaknya dan tidak hanya menyerahkan pengawasan seluruhnya kepada pihak sekolah. Masyarakat pun harus ikut berperan, jika mengetahui ada tindakan-tindakan menyimpang segera laporkan kepada pihak berwajib atau pihak sekolah. “Kasus ini jelas menimbulkan keprihatinan kita. Dan saya harap semua pihak, baik orang tua, masyarakat, maupun pihak sekolah mulai saat ini mulai meningkatkan pengawasan dan pembinaannya,” terangnya. (adg)


Pontianak Post

Rabu

3 April 2013

ORANG HILANG

Belum Kembali LAHIR sebagai anak yang punya kelainan, membuat Suwito bin Maryo tidak seperti anak lainnya. Hingga berusia 43 tahun. Hingga Wito panggilan anak ketujuh dari 9 bersaudara Ny Jumiati ini dikabarkan hilang sejak Jumat 29 Maret pukul 11.30 WIB. Martono abang sulungnya mengatakan, adiknya itu, Jumat masih terlihat pergi kerumah tetangga yang ada acara. Lalu berjalan digang dan dibonSuwito ceng motor. “Ada anak SD yang melihat. Tapi tujuan entah kemana,” terangya bersama saudara yang lain. Warga gang Swa Sembada 3 jalan Situt Machmud Pontianak Utara. Kekurangan Suwito secara kasat mata sudah terlihat dari penampilan (IQ rendah-red). Tidak pandai mengganggu orang lain. Tidak bisa bicara lancar, dan berjalan juga amat kesusahan. Apakan lagi sampai mau berlari atau disuruh bekerja. “Badannya agak gemukan setara 60 kg dengan tinggi kisaran 150 cm. Tapi tenaganya kurang,” cerita Martono. Saat pergi dari rumahnya di jalan Bima sakti 3 Pontianaka Utara Kota Pontianak pakai kaos hitam dan celana kain tiga seperempat. Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaannya, Martono mohon dukungan untuk menghubungi Polsek Pontianak Utara atau pada hp no 0812536613821 atau ke 081256128732. (ham)

UU

Senjata Api KEPEMILIKAN senjata api bagi masyarakat sipil telah diatur melalui undang-undang. Menanggapi adanya penembakan dengan mengunakan senapan Lantak yang terjadi di Desa Air Pongok kecamatan Mandor barubaru ini. Kapolres Landak AKBP Hotma viktor Sihombin mengatakan kepemilikan senapan lantak, melanggar UU darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api. Dan dapat diancaman hukuman cukup tinggi. “Kejadian penembakan ayah angkat kepada anak angkatnya hingga tewas sepeti ini dapat dijadikan kewaspadaan masyarakat akan bahaya senjata api ini,” kata Hotma VS. (wan)

PINYUH - NGABANG

19

Larang Pakai Nama yang Sudah Ada

HAMDAN/PONTIANAKPOST

TALI ASIH: Ny Diahida Fortunawati, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Kalbar didampingi Wakil Ketua menyerahkan tali asih HUT ke 33 Kemala Bhayangkari di Mapolres Mempawah.

Kapolda Serahan Tali Asih MEMPAWAH- Menyambut HUT ke-33 Kemala Bhayangkari (KB) Polda Kalbar, jajaran pengurus melaksanakan berbagai kegiatan, seperti pertandingan olahara, bakti sosial, bakti masyarakat, anjangsana ke keluarga purnawirawan Polri dalam rangka menyalurkan tali asih maupun bantuan serta ziarah. ‘’Kami pengurus melakukan kegiatan berupa pemberian tali asih,” kata Ny Diahida Fortunawati, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Kalbar didampingi Wakil Ketua usai menyerahkan tali asih di Mapolres Mempawah. Sebelumnya dia menyampaikan maaf karena kegiatan itu pengurus tidak dapat berkunjung langsung dari rumah ke rumah setiap anggota Polri,

terutama bagi mereka yang menerima saluran bantuan. “Jangan dinilai besar kecilnya nilai dari apa yang pengurus berikan. Tapi itulah salah satu bentuk kepedulian jajarna pengurus Yayasan Kemala Bhayangakri Polda Kalbar. Kebetulan, tali asih itu diberikan dalam rangka memeriahkan HUT ke-33,” katanya. Kepada seluruh istri anggota Polri dijajaran Polda Kalbar, Ny Diahida berpesan, kepada setiap istri dari anggota Polisi hendaknya selalu memberikan dukungand an semangat kepada suami dalam menjalankan tugas pengabdian, pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. “Semoga dengan dukungan moril yang diberikan seperti itu, suami dapat melaksanakan tugas-tugas yang

diamantkan oleh Negara dalam rangka menciptakan rasa keamanan dan ketertiban masyarakat,” pinta dia. Para penerima tali asih maupun bantuan yakni Yuniarti anak dari (purn) Koptu Sabirin. Iwan anak dari Bripka Salimi anggota Polres Mempawah, Ida anak dari Ipda Siswandi Polsek Toho, Iin anak dari almarhum Serka (Purn) Kaslan Polsek Toho, Purnawi Disebutkanm, tema HUT tahun 2013 ini dalah yayasan Kemala Bhayangkarai daerah Kalbar, berperan serta mewujudkan kepedulian sosial kepada keluarga Besar Polri. Saat berkunjung ke Mapolres Mempawaah, Nya Diahida dan rombongan diterima Waka Polres beserta perwira dan Ketua Bhayangkari Polres Mempawah beserta pengurus. (ham)

MEMPAWAH- Pemerintah saat ini berupaya mendorong pengembangan koperasi sektor riil dapat berupa produsen dengan menyelenggarakan kegiatan usaha pelayanan dibidang pengadaan sarana produksi dan pemasaran produksi yang dihasilkan anggota kepada anggota non anggota. Selain dapat berupa koperasi konsumen dengan menyelenggarakan kegiatan usaha pelayanan dibidang penyediaan barang kebutuhan anggota dan non anggota. Tegas Drs Ignasius IK MH M.Si Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kalbar. Dia mengingatkan, kalau UU mengatur larangan memakai nama koperasi yang telah dipakai secara sah oleh koperasi lain. Itu semua agar tidak ada nama yang sama pada sebuah kabupaten/kota. Disebutkan juga, ada ketentuan yang mengatur tentang koperasi simpan pinjam dan koperasi yang menjalankan usaha atas dasar prinsip ekonomi syariah. Jenis koperasi lanjutnya, apakah produsen, koperasi konsumen, koperasi jasa atau koperasai simpan pinjam, harus disebutkan dalam Anggaran Dasar koperasi. Jenis koperasi menggambarkan kegiatan usaha yang dilakukan oleh koperasi. Kadis Koperasi Kalbar menyebutkan, Melalui UU no 17 tahun 2012, pemerintah berupaya melakukan penguatan terhadap koperasi, diantaranya penegasan terhadap peran dan partisipasi anggota serta pelayanan kepada anggota. Perangkat organisasi, khususnya pengawas dan pengurus serta jenis dan usaha koperasi. Selain kreativitas dalam pengembangan instrument modal koperasi. Kualitas pengawasan, melalui peningkatan fungsi pengawasan dan pembentukan lembaga pengawasan koperasi simpan pinjam yang akan dibentuk pemerintah. Keamanan terhadap simpan pinjam anggota dengan dibentuknya lembaga penjamin simpanan koperasi simpan injam yang akan dibentuk pemerintah. “Semua itu untuk meningkatkan dan memantapkan pelayanan koperasi sesuai kehendak dari masyarakat,” tegasnya. Menurut Ignasius, dengan diberlakukannya UU no 17 tahun 2012, semua koperasi yang telah memiliki badan hukum wajib melakukan penyesuaian AD-nya, paling lambat tiga tahun sejak diberlakukannya UU tersebut. Selain itu dia mengajak para penggiat koperasi mempelajari lebih mendalam materi dari UU itu. “Proses penyusunan PP dan Permen sehubungan dengan implementasi UU No 17 tahun 2012 tentang perkoperasian masih perlu mendapatkan masukanmasukan dari banyak pihak, khususnya dari para penggiat koperasi,” nilainya Ignasius. “Apabila koperas sektor riil semakin banyak jumlahnya dan perkenbangannya, diharapkan pertumbuhan dan perkembanga koperasi dapat memacu petumbuhan ekonomi, menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalbar,” nilainya. (ham)


SINGKAWANG

20 STO

Mohon Doa Dan Dukungan KETUA Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Singkawang, HM Nadjib mengharap kan doa dan dukungan kepada wakil Singkawang yang sekarang ini mengikuti kegiatan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) 2013 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Kabupaten Kapuas Hulu, 30 Maret hingga 4 April mendatang. “ Du ku n ga n dari semua pihak, diharapkan wakil Kota Singkawang dapat mengikuti ajang dengan baik dan meraih HM Nadjib prestasi membanggakan,” kata HM Nadjib. Wakil dari Singkawang, dikatakan Nadjib, sebanyak sebelas peserta, yang mengikuti kejuaraan di bidang tilawah tingkat anak-anak, umum, dan dewasa putra-putri. Kemudian tingkat tahfis untuk satu juz putra putri, lima juz dan sepuluh juz putra-putri. Selanjutnya 20 juz untuk putra. Perwakilan dari Singkawang, dikatakan Nadjib, sebelum mengikuti STQ di tingkat Provinsi, telah melewati STQ di tingkat Kota Singkawang yang telah dilaksanakan pada 8 - 10 Maret 2013 kemarin. “Dari STQ tingkat Kota, telah dipilih untuk diberangkatkan ke STQ tingkat provinsi,” katanya. Dukungan kepada para wakil Kota Singkawang, juga langsung diberikan Wali Kota Awang Ishak yang datang ke tempat pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Kapuas Hulu.(fah)

Pontianak Post

3 April 2013

HPJA Geram, Ancam Sweeping Taksi Ilegal SINGKAWANG-TaksiilegalyangberoperasidiwilayahKotaSingkawangtelahmelanggar Undang-undang tentang lalu lintas angkutan jalan. Keberadaan mereka juga jelas-jelas dapat merugikan penyelenggara taksi yang sah. Selama ini HPJA selaku pengayom jasa angkutan di kota ini mengaku geram dengan ulah taksi ilegal tersebut. Mereka pun siap melakukan sweeping. Pengurus HPJA Kota Singkawang Sumardi mengakupihaknyakesaldenganulahpengu-

saha taksi gelap yang tidak mengindahkan aturan. “Kita minta aparat untuk turun. Yakinlah, pada saatnya kita akan melakukan sweeping. Sebab, mereka membandel,” kata Sumardi yang biasa dipanggil Pak Itam ini. Dia berharap, pemerintah kota dan polisi untuk melakukan tindakan tegas terhadap taksi tanpa izin ini. Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang Libertus menyebutkan dalam

Undang-undang nomor 22 tahun 2009 pasal 308,setiaporangyangmengemudikendaraan bermotorumumyangtidakmemilikiizinmenyelenggarakanangkutanorangdalamtrayek maupun tidak dalam trayek akan dipidana dengan kurangan paling lama dua bulan dan dendapalingbanyakRp500ribu.Keterangannyatersebutdituangkannyadalamsuratyang ditujukan kepada para pengusaha angkutan khusus dan angkutan sewa. “Kepada siapa saja yang mengetahui

pengoperasian taksi ilegal mohon segera melaporkan kepada intansi pemerintah yang berwenang atau ke dinas perhubungan. Bila terbukti secara sah melakukan pelanggaran, maka akan dilakukan penegakan hukum oleh aparat dan diproses sesuai dengan ketentuan pasal 308,” kata dia. Libertus menambahkan razia atau sweeping merupakan tugas pokok intansi pemerintah yang berwenang dan bukan masyarakat. (zrf)

Asap Kiriman Daerah Lain

OZY/PONTIANAK POST

DAGANG DUPA: Penjual dupa seperti ini akan mudah terlihat di Kota Singkawang. Terlebih di hari-hari besar warga Tionghoa.

STKIP Singkawang Resmikan Kampus Baru S I N G K AWA N G - D a l a m rangka memasuki usia (dies natalis) STKIP Singkawang tanggal 26 April 2013, banyak aktivitas yang digelar, di antaranya lomba desain baju batik, futsal antar SMA/MA, lomba permainan tradisional dan jalan sehat. Ketua STKIP Singkawang beserta Yayasan USINKA sangat komitmen dalam mengelola perguruan tingginya, wujud komitmen ini antara lain terlihat dari selesainya pembangunan kampus tahap I, pengelolaan manajemen dan akademik yang semakin baik, diterapkannya sistem penjamin mutu internal, peningkatan mutu kualitas dosen melalui studi lanjut, pemberian beasiswa,

Rabu

kerjasama dengan lembaga/ instansi di daerah, provinsi juga dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan tak kalah penting adalah menyiapkan diri untuk mengajukan akreditasi ke BAN-PT. Andi Mursidi selaku Ketua STKIP Singkawang saat ditanya bagaimana dalam waktu kurang 2 (dua) tahun sudah bisa merealisasikan berbagai kemajuan tersebut menjelaskan, kalau hanya mengharapkan SPP dari mahasiswa kami tentunya belum bisa berbuat banyak, tapi karena dukungan yang kuat dan kemampuan pengurus Yayasan USINKA dalam mencari sumber pembiyaan diluar SPP maka hal itu bisa terwujud.

“Kami juga sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Singkawang dan Pemerintah Kota Singkawang yang juga sangat membantu dan memberi perhatian yang besar bagi kemajuan STKIP Singkawang,” ujar Andi Mursidi. Salah satu strategi dan arah kebijakan untuk mencapai sasaran strategis di bidang sarana dan prasarana adalah menyediakan fasilitas belajar yang nyaman untuk mahasiswa. Untuk itu pada saat Dies Natalis ke-2 akan Kampus Tahap I yang terdiri dari 12 ruang kuliah yang dilengkapi AC dan TV layar lebar, 12 ruang yang tersedia ini bisa digunakan untuk kuliah 1000 (seribu) orang mahasiswa dengan rentang waktu pemakaian pukul 07.00 – 20.00. Ruang aula yang bisa menampung 300 orang dan rektorat (perkantoran pemimpin, ruang dosen dan ruang pelayanan mahasiswa). Pembangunan kampus tahap I, Aula dan rektorat ini memerlukan biaya sebesar Rp3,9 miliar belum termasuk perabotannya. Ruang kuliah sudah digunakan secara penuh mulai

Maret 2013 dan pembangunan aula dan rektorat mencapai 80 persen. Untuk menunjang kegiatan ekstrakurikuler juga disediakan lapangan futsal, volly ball dan panggung seni/ theater terbuka. Saat ditanya tentang berita di koran ini yang terbit 6 Maret 2013 dengan judul berita Gedung Eks-STKIP tak terurus, Andi Mursidi menjelaskan bahwa gedung tersebut dulunya adalah gedung eks-STKIP PGRI Singkawang yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Tinggi PGRI Singkawang. Sedangkan STKIP Singkawang (tanpa kata “PGRI”) dikelola oleh Yayasan Universitas Singkawang. “Kami juga menyadari mungkin masih ada masyarakat yang “menyamakan” STKIP PGRI Singkawang dengan STKIP Singkawang, pertama pada saat pendaftaran mahasiswa angkatan pertama tahun 2011 kami sempat meminjam gedung tersebut tapi tidak sampai menggunakan untuk perkuliahan. Kedua, mungkin karena ada pengurus STKIP PGRI Singkawang pada masa lalu dan saat ini menjadi pengurus

STKIP Singkawang. Ketiga, faktor genetik kata “STKIP” dan sama-sama berada di Kota Singkawang. Tapi fakta hukumnya STKIP Singkawang adalah lembaga yang berbeda dan memiliki izin resmi dari Pemerintah Republik Indonesia. “Atas kondisi gedung eksSTKIP PGRI Singkawang saya tidak mau berkomentar jauh karena itu persoalan dari lembaga lain, kami hanya fokus mengurus kampus kami sendiri,” kata dia. STKIP Singkawang memiliki pilihan program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Matematikan dan Fisika. Keempat prodi tersebut saat ini mengelola mahasiswa sebanyak 656 orang. Pendaftaran mahasiswa baru tahun 2013 sudah dimulai, kampus yang beralamat di Jalan STKIP – Kelurahan Naram Kecamatan Singkawang Utara, Singkawang79251 Kalimantan Barat. Telp ; 0896 6006 2388 atau 0821 5917 2346 (http://stkipsingkawang. ac.id – email : info@stkipsingkawang.ac.id) (zrf/ser)

SINGKAWANG- Kabut asap tipis yang mulai menyelimuti Kota Singkawang, yang biasa terlihat di pagi hari. Kemungkinan besar merupakan kiriman dari luar daerah ini yang ada aksi pembukaan lahan dengan cara membakar. Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Singkawang Rasiwan menyebutkan asap yang ada di kota ini, terutama sekali akan terlihat di pagi hari. Besar kemungkinan merupakan kiriman dari luar Singkawang. “Kelihatannyaasaptersebut(yang menyelimutiSingkawang)adalah kiriman dari daerah lain,” kata KepalaBadanLingkunganHidup Kota Singkawang, Rasiwan. Dimungkinkan merupakan asap kiriman, dikatakan Rasiwan, di Kota Singkawang berdasarkan pemantauan yang dilakukan, tidak ditemukan titik api baru. “Dari pantauan BLH Kota Singkawang, beberapa hari ini tidak ada laporan tentang adanya hotspot,” katanya. Data yang didapatkan BLH Kota Singkawang disebutkan di Kalimantan Barat, pada awal Maretinitelahditemukansebanyak 52 hotspot. Namun untuk Kota Singkawang tidak terdapat titik api tersebut, hanya saja beberapa daerah di Kalbar masih ditemukan hotspot. Sebagai langkah antisipasi,

Rasiwan berharap masyarakat, khususnya di Kota Singkawang dan Kalimantan Barat, tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Dikhawatirkan kalau itu dilakukan, dapat terjadi kebakaran lahan dan hutan yang lebih besar. “Jika membuka lahan dengan cara membakar, bisa saja meluas. Lebih parah lagi dapat menimbulkan polusi udara yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat sekitar,” katanya. Asap yang ditimbulkan dari pembakarankarenapembukaan lahan pertanian, baik yang dari Singkawang sendiri maupun daerah sekitarnya kerap terjadi, terlebih saat hujan lama tidak turun. Rasiwan mengimbau masyarakat untuk terus peduli dengan lingkungan hidup dan ikutberperanmemantaukondisi di sekitarnya guna menghindari aktivitas pembakaran lahan. Kabut asap yang disebabkan pembakaran lahan jika masuk ke kota, dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Singkawang Achmad Kismed khususnya para orang tua yang memiliki Bayi dan anak-anak menjaganya. Karena sangat rentan terserang Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).(fah)

Jamin RPJMD Tak Telat SINGKAWANG- Pemerintah Kota Singkawang menjamin proses penyusunan dokumentasi RPJMD Kota Singkawang tahun 2013-2017 akan tepat waktu. Ditargetkan pada 10 April yang akandatang,akandilakukanMusrenbangRPJMD.WaliKotaAwang Ishak mengatakan mengatakan penyusunan dokumen RPJMD akan tepat waktu.Sementara itu, berdasarkan Permendagri Nomor 54 Tahun 2010, bahwa proses penyusunan dan penetapan Perda tentang RPJMD baru harus telah dipenuhidalamkurunwaktuenam bulan. Tentu saja siklus perencanaan dan penganggaran tahunan

yang bermuara pada penetapan APBD 2013 dan penyusunan RKPD 2014 terus berjalan dan tidak harus menunggu penetapan Perda RPJMD Kota Singkawang 2013-2017. Sesuai pertimbangan yuridis formal dan faktual penetapan APBD 2013 dan penyusunan RKPD 2014, dikatakan Awang Ishak, telah sejalan dengan kaidah transisi yang diatur dalam Permendagri Nomor 54 Tahun 2010 sebagai penjabaran PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang tata cara penyusunan, pengendalian, rencana pembangunan daerah.(fah)


Pontianak Post

sambas

Rabu 3 April 2013

terigas

Lima Peserta Ikuti STQ SEBANYAK lima peserta Kabupaten Sambas mengikuti Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke-22 tingkat Provinsi Kalbar di Kapuas Hulu. “Kelima peserta Kabupaten Sambas terdiri dari dua peserta dewasa, dua peserta anak, dan satu peserta tahfiz,” ujar H Rusli selaku tim ofisial peserta STQ Sambas di Kapuas Hulu melalui layanan pesan singkat (SMS) dari Kapuas Hulu. Rusli menjelaskan, pelaksanaan STQ tersebut mulai dilaksanakan sejak 1 April dan berakhir pada 3 April, hari ini. Dalam kegiatan STQ tersebut, Kabupaten Sambas dipimpin asisten II Setda Pemkab Sambas, H Chifni Burhanuddin. “Pertandingan tilawah akan dilaksanakan di Chifni Terminal Kedamin, Kapuas Hulu, sedangkan penginapan di Rumah MABM Kapuas Hulu. Kita berharap peserta Sambas bisa lolos seleksi STQ,” ujarnya. Asisten II Setda Pemkab Sambas, Chifni, berharap agar dalam cabang yang dipertandingkan, kafilah Kabupaten Sambas dapat meraih hasil optimal. Karena, menurutnya, bagaimanapun STQ ini merupakan ajang yang sering diikuti Kabupeten Sambas. “Kita bersama-sama berdoa dan meminta doa masyarakat Sambas demi meraih hasil maksimal,” katanya. (har)

21

Warga Diminta Tak Menuba Ikan Pol PP, Polisi, dan SFC Tinjau Lokasi SAMBAS – Kesadaran masyarakat untuk menjaga ekosistem sungai ternyata masih sangat rendah. Hal ini dibuktikan dengan adanya aktivitas pencemaran sungai dengan cara menuba ikan di Dusun Lubuk Lagak, Dagang, Sambas, oleh beberapa warga, kemarin (2/4) di Sungai Lubuk Lagak, sehingga menyebabkan banyak ikan kecil mati. “Aktivitas tuba sangat merugikan masyarakat yang berpenghasilan dari sungai, karena dampaknya menyebabkan ikan kecil-kecil mati. Saat ini kami anggota SFC bersama aparat Kepolisian dan Satpol PP meninjau lokasi aktivitas tuba yang dilakukan masyarakat. Sebelumnya kami (sudah) koordinasikan bersama Kadus Lubuk Lagak, bersama beberapa masyarakat, ikut meninjau lokasi tuba,” ungkap ketua Sambas Fishing Comunnity (SFC), Syafruddin, kepada Pontianak Post, kemarin (2/4) di Sambas.

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

RAZIA PENUBA: Satpol PP Kabupaten Sambas bersama aparat Kepolisian dan SFC meninjau lokasi aktivitas tuba di Sungai Lubuk Lagak di Dusun Lubuk Lagak, Dagang, Sambas, kemarin (2/4).

Ditegaskan aksi tuba termasuk aktivitas illegal fishing. Dengan demikian, menurutnya, dari sisi hukum positif, apa yang dilakukan tersebut melanggar Undang-Undang(UU)Nomor31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Menuba, menurutnya, dapat

merusak ekosistem, sehingga hal seperti ini harus segera disikapi, lantaran berdampak besar terhadap kerusakan alam. “Kita minta hukum dapat menyikapi aktivitas tuba yang dilakukan masyarakat, sehingga mampu memberikan kesadaran bagi

masyarakat agar tidak menuba ikan di sungai,” harapnya. Hal senada juga diutarakan Iip, salah satu anggota SFC. Menurutnya, aksi tuba yang dilakukan beberapa masyarakat, menunjukkan begitu lemahnya kesadaran masyarakat terhadap

pelestarian lingkungan. Padahal, dia yakin, para penuba ini menyadari bahwa aksi tersebut dapat menyebabkan ikan-ikan kecil mati. “Jika dibiarkan, bisabisa ikan di sungai bisa punah,” sesalnya. Menanggapi laporan SFC tersebut, kepala Satuan (Kasat) Pol PP Sambas, Razia Aprianto, merespon cepat bersama aparat Kepolisian, meninjau lokasi aktivitas tuba, dengan melibatkan Kadus dan masyarakata setempat. “Sekitar pukul 14.30 (WIB), kita ke tempak aktivitas tuba dan menemukan sisa-sisa aktivitas tuba yang telah ditinggalkan masyarakat,” ungkapnya. Dari pantauan di lapangan, disebutkan Razia bahwa dalam aksi monitoring tersebut, hanya ditemukan sisa-sisa aktivitas tuba berupa pintu gerbang yang terbuat dari bambu, khusus sebagai tempat aktivitas tuba. Sementara mereka tidak menemukan para penuba. “Kita imbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas tuba, karena menyebabkan pencemaran,” jelas Kasat Pol PP yang sigap menerima laporan masyarakat ini. (har)

HCP Wacanakan Forum Peduli Pemangkat PEMANGKAT – Polemik di tubuh kepanitiaan Kabupaten Sambas Pesisir mendapat sorotan dari Himpunan Cendekiawan Pembangunan (HCP) Kabupaten Sambas. Menurut mereka, Sambas Pesisir terbentuk bukanlah untuk kepentingan golongan tertentu. Mereka berharap agar permasalahan yang timbul seperti ini, harus dipikirkan bersama, sehingga

jangan sampai progress yang sudah cukup baik menjadi mandul, akibat adanya permasalahan internal. Oleh sebab itu, HCP ingin kepedulian seluruh tokoh masyarakat untuk bersama-sama membangun kekuatan menyukseskan terwujudnya calon kabupaten baru tersebut. “Kami dari Himpunan Cendikiawan Pembangunan

menilai perlunya kepedulian tokoh-tokoh masyarakat, membangun yang masih peduli dalam menyikapi perjuangan KSP. Setuju atau tidak setuju, bukanlah hal yang perlu diperdebatkan, namun perlu diberi perhatian dan pemikiran, bagaimana memberikan jalan keluar untuk suatu permasalahan yang berkaitan dengan pemangkat dan sekitarnya,”

ungkap ketua Umum (Ketum) HCP, Asriadi, kepada koran ini, kemarin.. HCP, kata dia, banyak mendengar citra buruk yang melekat atau menjadi predikat Kota Pemangkat yang dianggap Texas. Pihaknya berpikir walaupun berada di kubangan lumpur, namun masih bisa bernafas. Artinya, ditambahkan dia, masih ada golongan-golongan

pemikir dan bijak dari elemenelemen masyarakat, seperti ulama, tokoh etnis, hingga para pemuda yang bisa bergabung menjadi satu, dalam suatu wadah walau apapun namanya. “Kita tidak berbicara warna, tapi kita berbicara masalah kronis di Pemangkat, baik itu KSP, persampahan, kekumuhan, keboborakan moral. Alangkah baiknya masalah ini kita ba-

has dalam sutu meja forum, sehingga menjadi topik yang bisa kita diskusikan bersama pemerintah. Kami mengimbau kepada tokoh masyarakat, agama, dan pemuda, yang masih peduli dalam membangun dengan kebersamaan, mari sambut permohonan kami, dalam usaha mewujudkan Forum Peduli Pemangkat dan sekitarnya, sehingga kita

mampu menjadi masyarakat yang mampu mengubah citra Pemangkat yang dinamis, namun bisa menyatukan arah dalam mewujudkan Pemangkat yang baru dengan citra positif,” ungkapnya. Pihaknya yakin, masih ada tokoh yang mencintai dan menerima permohonan langkah kebersamaan yang mereka wacanakan. (har)

LKPj Bupati Bakal Ditelaah Melalui Raker SAMBAS – Komisi-komisi di DPRD Kabupaten Sambas, saat ini telah melaksanakan jadwal rapat kerja (raker) menyikapi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Sambas, yang disampaikan dalam laporannya, 28 Maret lalu, di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kabupaten Sambas. Saat ini komisi-komisi di DPRD sedang melaksanakan Raker LKPj sejak 1 April hingga 15 April mendatang di masing-masing komisi. “Dilaksanakannya jadwal raker komisi DPRD bersama mitra kerja akan berakhir tanggal 15 April 2013. Arah raker komisi tersebut guna melakukan pendalaman materi LKPj yang telah disampaikan Bupati, sehingga hasilnya bisa lebih baik lagi,”

C

m

y

k

ungkap ketua DPRD Kabupaten Sambas, Mas’ud Sulaiman, Selasa (2/4) di Gedung DPRD Kabupaten Sambas. Pak Cik, begitu sapaan akrabnya, menerangkan bahwa dari hasil LKPj Bupati ini, DPRD ingin menelaah berbagai hal. Pasalnya, dijelaskan dia, dari materi tersebut, dapat dilihat dampak dan kendala-kendala dari berbagai program yang telah dijalankan pihak eksekutif. Selanjutnya, dia menambahkan, hasil komisi tersebut kemudian disampaikan dalam pleno DPRD dan dirumuskan oleh Pansus LKPj, untuk menjadi sebuah rekomendasi DPRD. Menurutnya, dilibatkannya komisi dalam evaluasi ini lantaran salah satu alat kelengkapan dewan tersebut lebih

memahami tugas dan fungsi kemitraan, sehingga setelah itu baru dibahas di tingkat Pansus. “Berbeda dengan dulu, kalau dulu Pansus yang menangani segalanya, namun hasilnya tidak objektif, karena Pansus berbicara tentang komisi A yang menjawab dari komisi C, jadi tidak sinkron. Makanya, tahun ini kita mulai dari komisi DPRD dan diberikan jadwal,” jelasnya. Setelah semua rumusan materi dilaksanakan, selanjutnya, dijelaskan dia bahwa laporan Pansus kemudian diplenokan kembali, untuk diserahkan kepada peserta pleno DPRD yang memiliki hak suara. Dari sini nanti, menurut dia, akan terjawab apakah para anggota DPRD lainnya menyetujui atau menolak hasil kerja Pansus. (har)


22

Pontianak Post

Bakti Negeri Lintas Batas Baksos di Temajuk, Sambas SANGGAU--Tim Bakti Negeri Lintas Batas, Selasa (2/4) kemarin melaksanakan kegiatan di Desa Temajuk, Kabupaten Sambas. Di Temajuk, jenis kegiatan yang dilaksanakan berupa layanan kesehatan berupa pengobatan umum gratis, khitanan, pelayanan KB dan lain-lain. Sementara kegiatan pendidikan berupa peresmian rumah pintar rajawali, penyaluran bantuan buku pelajaran SD, operasional dua buah mobil pintar. Dansatgas Pamtas Yonif 123/

sanggau Pemkab Rekap Kerugian Warga

Rajawali,  Letkol Inf Musa David M. Hasibuan menyampaikan kegiatan dilaksanakan di Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk, Sambas. Jumlah personil yang diberangkatkan yakni Satgas 24 orang, dokter UNTAN Pontianak 9 orang, wartawan  2 orang, pendongeng 2 orang, RRI 1 orang. Dinkes Kabupaten Sambas 9 orang. Sementara itu jumlah pasien sebanyak 203 orang. Salah seorang pasien atas an Wardi (42) dilakukan operasi minor untuk menangani penyakitnya. Ia mengucapkan sangat mendukung kegiatan ini karena ia sudah pernah berobat di puskesmas, namun tidak bisa diatasi dan diarahkan ke rumah sakit. (sgg/*)

Pembangunan Jalan Negara SANGGAU--Pemerintah Kabupaten Sanggau saat ini sedang melakukan rekapitulasi data terkait kompensasi tanam tumbuh dan bangunan milik masyarakat yang terkena dampak pembangunan Jalan Tayan-Sanggau. Saat ini sedang dilakukan rekapitulasi data tambahan tahap kedua dan persiapannya hampir 95 persen. Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Panitia Pembebasan Lahan Ruas Jalan Nasional Tayan-Sosok, Simpang Sugeng/Pontianak Post RAZIA: Sejumlah pengendara motor terpaksa ditilang dalam razia yang dilakukan Kepolisian Tanjung-Batas Kota Sanggau, Selasa (2/4). Resor Sanggau kemarin. Sebagian besar dari mereka adalah pelajar. Rekapitulasi data tambahan tahap kedua tersebut dilakukan menyusul terselesaikannya proses pembebasan lahan pada tahap pertama pada bulan OktoSANGGAU--Satuan Lalu umur juga ikut terjaring razia. katkan kesadaran masyarakat ber 2012. Data tambahan tahap Lintas Polres Sanggau, Senin Seharusnya orang tua tidak dalam berlalu lintas dan ce- kedua itu diantaranya masih (1/4) sore kemarin menilang membiarkan anak di bawah gah kecelakaan di dalam Kota memuat usulan pembayaran sedikitnya kepada 35 peng- umur seperti kemarin sudah Sanggau. Untuk hasilnya dari kompensasi yang diusulkan endara yang tidak memiliki bebas menggunakan kend- 35 yang ditilang, 10 tanpa ke- dari masing-masing para kepala kelengkapan surat menyurat. araan bermotor sendirian,” lengkapan dan 25 lainnya tan- desa di empat kecamatan di KaDari sejumlah orang tersebut, ujar Kasat Lantas, AKP Amri pa dilengkapi dengan surat me- bupaten Sanggau. Di antaranya sejumlah pelajar juga banyak Yudhi, Selasa (2/4) kemarin. nyurat saat berkendara. Amri Tayan Hilir, Balai, Tayan Hulu yang terjaring razia. Hebatnya, Pelaksanaan razia dilakukan juga mengatakan, pihaknya dan Parindu. “Jadi saat ini kita anak berusia umur juga ikut di depan Mapolres Sanggau akan terus melakukan razia sedang menginventarisir dan terjaring razia polisi. sekitar pukul 15.00-16.00 WIB untuk memberikan rasa sadar proses validasi dan rekapitulasi “Seorang anak di bawah dengan tujuan untuk mening- kepada masyarakat . (sgg) data soal kompensasi pemba-

Polisi Tilang Pelajar

Sugeng/Pontianak Post

Akrab: Tim baksos saat di sambut warga di Temajuk.

C

m

y

k

Rabu 3 April 2013

yaran tanam tumbuh dan bangunan tahap kedua, Maret 2013. Setelah direkap akan diserahkan ke PU provinsi untuk melakukan perhitungan berapa anggaran yang akan dialokasi untuk tahap kedua,” ujarnya. Burhanudin yang juga merupakan Kepala Bagian Pertanahan Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau ini menerangkan, kendati secara garis besar persoalan pembebasan lahan sudah diselesaikan, namun pihaknya tetap akan melakukan validasi kembali, terutama pada kompensasi tahap kedua ini, agar dalam pelaksanaannya nanti, proyek ADB tidak terganjal dengan hal-hal yang tidak diinginkan, terutama masalah sosialnya. “Perlu saya sampaikan bahwa ADB ini rentan dengan masalah sosial. Makanya kita juga mengharapkan adanya partisipasi dari masyarakat dalam pembangunan ini. Kita juga minta kepada pihak desa, camat dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk mendukung program ini,” harapnya. Terdapat beberapa item yang termasuk dalam daftar kompensasi pembayaran pada proyek pembangunan/perbaikan jalan negara tersebut, diantaranya tanam tumbuh dan bangunan. (sgg)


Pontianak Post •

Rabu 3 April 2013

sintang

Kebun Sawit Capai 78 Ribu Hektar SINTANG- Luas perkebunan sawit di Kabupaten Sintang terus mengalami peningkatan yang sangat pesat. Pada tahun 2012 tercatat jumlah perkebunan sawit mencapai 78.053 Hektar. Demikian diungkapkan Kepala Seksi Produksi Badan Statistik Kabupaten Sintang Momon Herwandi ketika ditemui Kapuas Post (Pontianak Post Group) di ruang kerjanya Selasa, (2/4). “Memang sudah terjadi pergeseran dari lahan pertanian menjadi lahan perkebunan. Salah satunya perkebunan sawit. Namun jumlah lahan persawahan tidak terlalu berubah signifikan,” kata Momon. Sampai saat ini tercatat ada 33.221 hektar lahan sawit yang sudah menghasilkan. Lahan tersebut tersebar hampir seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang. Di antaranya adalah Kecamatan Sungai Tebelian, Kecamatan Binjai, Kecamatan Tempunak, Kecamatan Sepauk dan masih banyak Kecama-

+

tan lagi yang sampai saat ini masih terjadi perluasan perkebunan kelapa sawit.” Data ini kami peroleh dari sensus pada tahun 2012 lalu,” imbuhnya. Sementara untuk jumlah perkebunan karet yang ada di Kabupaten Sintang diakui Momon menempati urutan pertama. Pada tahun 2012 luas perkebunan karet tercatat lebih luas dari perkebunan kelapa sawit. “Untuk perkebunan karet tercatat ada 84.154 Hektar. Jumlah tersebut tersebar di 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang,” tuturnya. Dari 84.154 hektar perkebunan karet yang ada di kabupaten Sintang. diakui Momon, sebagian besar adalah Perkebunan Rakyat. Tidak hanya itu. Pada tahun 2013 ini Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang akan kembali melakukan pendataan terhadap pertanian di Kabupaten Sintang. “Pada awal april kami akan melakukan sensus Pertanian. Sensus ini dilaksnakan setiap 10 tahun

sekali,”kata Momon.Dijelaskanya, sektor pertanian merupakan salah satu potensi ekonomi terbesar yang ada di Kabupaten Sintang. Sehingga sektor ini mampu menampung tenaga kerja yang cukup tinggi. “Sebagian besar penduduk yang ada di Kabupaten Sintang pada sektor pertanian, sehingga, peranan sektor pertanian sangat strategis dan tak tergantikan dalam penyediaan bahan baku produksi, pangan dan kelangsungan ekologis masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut Ia mengatakan Sensus pertanian pada tahun ini fokus akan memetakan jumlah lahan pertanian yang ada di kabupaten Sintang. Sehingga pada tahun ini sektor pertanian yang ada di Kabupaten Sintang keseluruhanya dapat terdata dengan baik. “Sensus pertanian kita laksanakan setiap 10 tahun sekali dengan dengan tahun yang berakhiran tiga. contoh 2003, 2013, 2022,” tukasnya. (jie)

+

23

Pelayanan PLN Rumit SINTANG- Sejumlah warga mengeluhkan pelayanan sambungan baru PLN. Edy (33) salah seorang warga Kelurahan ladang Kecamatan Sintang mengatakan proses yang dilakukan PLN Rayon Sintang ternyata berbelit-belit. “Saya merasa bingung. Padahal saya sudah mempercayakan pengurusan sambung baru melalui mitra PLN yaitu Instalatir. Saya sudah memberikan surat kuasa untuk mengurus tetapi saya tetap saja harus datang langsung ke PLN,”kata Edy, Selasa,(2/4). Menurutnya aturan seperti itu sangat memberatkan masyarakat terutama masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk datang ke PLN, “Sekarang apa gunanya

kami memberi surat kuasa ke Instalatir kalau harus ikut ngurus ke PLN lagi,” ujarnya. Ia sendiri bermaksud memberikan kuasa ke instalatir lantaran dirinya sampai hari ini tidak memiliki KWH sendiri. Selama ini dirinya numpang ke KWH tetangga. Ia mengaku tidak memilki waktu luang sehingga memberikan kuasa kepada instalatir, “ Saya memang orang baru disini. Masak ingin memasang listrik saja harus berbelit belit,” imbuhnya. Padahal dari informasi yang ia peroleh banyak masyarakat yang memasangan listrik tanpa harus datang ke PLN Sintang. Mereka hanya cukup memberikan Foto Copy KTP dan surat kuasa.”Saya punya kawan di Kecamatan

Binjai. Dia kemarin masang Listrik tidk harus datang ke Sintang. Cukup memberikan persyaratan dan surat kuasa kepada instalatir. Dalam beberapa minggu listrik bisa menyala,”tukasnya. Sejumlah warga yang kebetulan sedang berada di PLN juga mengakui hal yang sama. Manager PLN Rayon Sintang Gurit Bagaskoro mengaku khusus calon pelanggan yang berada di dalam Kota Sintang diwajibkan datang sendiri ke Kantor PLN Sintang. “Aturan itu memang kami buat karena di PLN Rayon Sintang khususunya dalam kota, jumlah Dislokasi sudah sangat besar. Sehingga kami menerapkan aturan itu,”ujarnya. (jie)

+

+

cmyk

C

m

y

k


KAPUAS

24 pertanian

Genjot Produksi Padi KEPALA Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan (Distankanak) Kabupaten Sekadau berencana terus berinovasi meningkatkan produktivitas padi per tahun. Upaya itu nantinya mengajak petani terbiasa menanam dua kali setahun, artinya dapat melakukan panen dua kali per tahun. “Kita akui produksi beras masih kurang, tapi kita tidak optimis bisa mencapai target peningkatan produksi lewat tanam dua kali per tahun, kita tetap berusaha dan berbuat untuk memenuhi target kebutuhan,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan (Distankanak) Kabupaten Sekadau Adrianto Godokusumo, kepada wartawan, beberapa waktu lalu. Kebutuhan sawah dan lahan yang diolah untuk lahan pertanian padi saat ini sudah dirasakan mencukupi, termasuk berbagai kebutuhan penunjang dan Alsintan seperti mesin dan penggarap lahan sudah diberikan kepada kelompok-kelompok tani. Hanya saja, petani yang mengelola sawah mereka belum bisa menggarap lahan dengan maksimal, termasuk dikarenakan kendala teknis. Sebagai inovasi, saat ini Distankanak menggalakan padi dua kali tanam dalam setahun di atas lahan yang sama. Dengan demikian, upaya ini diharapkan mampu produksi beras memenuhi kebutuhan daerah Sekadau bisa tercapai secara bertahap.(nie)

PEMBANGUNAN

Kejar Teluk Melano PEMBANGUNAN peningkatan sarana jalan lintas kabupaten dari Sekadau ke Teluk Melano yang selanjutnya diarahkan ke pelabuhan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara terus dilakukan Pemda Sekadau. Tujuannya tak lain guna mempermudah akses ke pelabuhan laut di kabupaten tetangga. Dengan begitu, perputaran ekonomi akan semakin menggeliat di Bumi Lawang Kuari. Bupati Sekadau, Simon Petrus mengatakan tujuan penting akses pelabuhan ke kabupaten tetangga di Ketapang dan Kayong Utara untuk menggerakan ekonomi melaui kerjasama. Menurut Simon beberapa keuntungan yang bisa diraih kedepan jika infastruktur pendukung sudah matang. “Pemerintah Daerah sudah merencanakan pembangunan kearah Ketapang dan Kayong Utara untuk akses pelabuhan, sehingga dengan begitu perputaran ekonomi di daerah kita akan lancar,” katanya. Bupati menjabarkan, berdasarkan hitungan matematis jarak tempuh dari Sekadau menuju pelabuhan Teluk Batang Kayong Utara sekitar 200 kilomter. Jarak ini, lebih pendek dari jarak Sekadau menuju pelabuhan Pontianak sekitar 300-an kilometer lebih. “Karena jaraknya dekat, otomatis biaya operasional lebih sedikit dibandingkan lewat pelabuhan Pontianak karena jarak tempuh sekitar 300-an kilo. Bagi pengusaha asal Sekadau atau sebaliknya barang dari pelabuhan Teluk Melano di distribusikan ke wilayah Kabupaten Sekadau lebih mudah,” papar Bupati sembari mengatakan Bappeda Kabupaten Sekadau sudah memprogramkan rencana itu. (nie)

Pontianak Post

l

Rabu 3 April 2013

Polres Antisipasi Kebocoran Soal UN

PRESTASI : Kapolres Sekadau memberikan reward kepada delapan anggotanya.

ISTIMEWA

Delapan Anggota Polres Terima Reward SEKADAU- Senin, (1/3) kemarin, merupakan hari bahagia bagi delapan anggota Polres Sekadau. pasalnya mereka mendapatkan reward dari Kapolres Sekadau berupa piagam dan sejumlah uang. Kedelapan anggota Polres Sekadau yang mendapatkan reward itu adalah, Bripka Hamdun Sudarno, Bripka Ruyensi, Bripka Tedy Nurdiansyah, Bripka Arifin F Sitorus. Kemudian Brigadir Ade Riyanura, Briptu Edo B Pakpahan, Briptu Rio Kalbarino, serta Briptu Adi Kurniawan.

Reward diserahkan langsung Kapolres Sekadau, AKBP Andreas Widihandoko SH disela-sela upacara bendera bulanan Senin, tadi pagi. “Reward ini kita berikan untuk memotivasi anggota yang lain agar lebih semangat dalam bertugas,” ujar Widi disela-sela pemberian reward tersebut. Delapan anggota tersebut diberikan reward berkat jasa mereka dalam mengungkap berbagai kasus kejahatan di wilayah hukum Polres Sekadau. Paling urgent adalah kasus narkoba dan kasus curanmor.

Dibandingkan anggota kepolisian yang lain, peran kedelapan anggota Polres Sekadau ini dalam mengungkap kasus narkoba dan kasus curanmor sedikit lebih menonjol. Hal inilah yang melatarbelakangi pemberian reward tersebut.Widi berharap, pemberian reward ini dapat membuat seluruh anggota Polres Sekadau lebih bersemangat lagi dalam bertugas. “Harapan kita, kedepan kinerja Polres Sekadau secara umum juga semakin meningkat,” tandas Widi. (nie)

SEKADAU - Polres Sekadau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral bersama stakeholder bidang pendidikan di Aula Mapolres Sekadau Senin (1/3), kemarin. Rakor yang dihelat mulai pukul 09.30 WIB itu merupakan langkah antisipasi pihak Polres Sekadau dalam mengamankan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang tak lama lagi akan berlangsung. Rakor dihadiri perwakilan Dikpora Sekadau, Kasat Pol PP, HM Arsya yang mewakili Bupati Sekadau. Hadir juga 32 kepala sekolah mulai SMA/ sederajat, SMP/sederajat, serta SD/sederajat se Kabupaten Sekadau. Rakor yang dipimpin langsung Kapolres Sekadau, AKBP Andreas Widihandoko SH itu juga dihadiri Waka Polres, Kompol Yohanes Suhardi, dan Kabag Ops, Kompol Hujra Soumena SIk. Ada juga sejumlah Kabag, Kasat, serta para Kapolsek di wilayah hukum Polres Sekadau. Dalam sambutannya, Kapolres Sekadau, AKBP Andreas Widihandoko SH mengatakan, tujuan dilaksankannya Rakor ini adalah untuk mensukseskan pelaksanaan UN. Sukses yang dimaksud adalah mengamankan naskah UN, dan pelaksanaan UN. “Naskah UN adalah dokumen rahasia negara. Jadi wajib dijaga kerahasiaannya, jangan sampai terjadi kebocoran,” ujar Widi. Menurut Widi, dengan tidak adanya celah kebocoran soal, akan membuat dampak positif untuk anak-anak pelajar. “Para murid akan lebih giat dalam belajar supaya dapat lulus dalam UN secara murni,” lanjut Widi. Sementara itu, Kabag Ops Polres Sekadau, Kompol Hujra Soumena SIk memastikan pihak Polres Sekadau akan melakukan pengamanan naskah soal secara ketat. “Kita akan menerjunkan 96 personil,” ujarnya. Terkait soal sasaran pengaman, menurut Hujra, akan difokuskan kepada tiga aspek utama. “Sasarannya utamanya adalah nashkah ujian, orang (siswa dan guru), tempat penyimpanan naskah ujian di Dikpora dan tempat pelaksanaan ujian (sekolah),” tutur Hujra. Tak habis disitu, Polres Sekadau juga akan melakukan pengawalan ketat terhadap pendistribusian naskah ujian hingga ke sekolah. “Saat soal akan dibawa ke sekolah, akan dikawal oleh anggota kepolisian,” pungkasnya. (nie)

Penyuluhan Untuk Sembilan Desa SANGGAU--Kepala Kantor Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Sanggau, Joko Prihanto, Senin (1/4) kemarin menyampaikan pihaknya sudah melaksanakan penyuluhan wawasan kebangsaan bagi desa yang ada di Kabupaten Sanggau. Dijadwalkan pada bulan September 2013, semua desa sudah diberikan penyuluhan tersebut. Dikata-

kannya, kegiatan penyuluhan yang dimulai Maret 2013 lalu tersebut akan diagendakan setiap bulan. Pada bulan Maret 2013 lalu sudah dilakukan di 12 desa, sementara pada bulan April 2013 ini akan diberikan kepada sembilan desa yang ada di Kabupaten Sanggau. “Kita mulai pada bulan Maret dan pada bulan September direncanakan selesai. April

ini kita adakan untuk sembilan desa,” katanya. Program setiap bulan tersebut sasarannya adalah para perangkat desa, pelajar, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama, ibu-ibu PKK serta masyarakat. Menurutnya, mereka yang diberikan penyuluhan ini merupakan perangkat desa yang sangat penting dan diharapkan mereka dapat melanjutkannya

kepada masyarakat di tempat mereka masing-masing. Materi-materi yang disampaikan dalam penyuluhan tersebut di antaranya berkaitan dengan pilar berbangsa dan bernegara yakni, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Mempertahankan NKRI. Baru kemudian diberikan juga penyuluhan bela negara dan terakhir yang

sifatnya umum seperti soal kamtibmas dan lain-lain. “Ada tiga materi pokok yang harus disampaikan kepada peserta nantinya yakni pilar berbangsa dan bernegara, bela negara dan umum. Tiga hal ini sangat penting bagi masyarakat, ap a l ag i m e n j e l a ng p e st a demokrasi di Sanggau pada September 2013 mendatang,” ujarnya. (sgg)


Pontianak Post •

Rabu 3 April 2013

KETAPANG

25

Diharapkan Fokus Bina PKK Desa dan Kelurahan

+

KETAPANG – Para ketua TP PKK kecamatan diminta Ny Riniwati Henrikus agar selalu mendampingi para suami, yang kebetulan menjabat sebagai camat, selama bertugas di kecamatan. Hal ini, diingatkan dia, cukup penting, karena tugas dan tanggungjawab ketua TP PKK kecamatan adalah membina PKK desa dan kelurahan. Selain itu, menurutnya, dalam menjalankan pembinaan dan bimbingan kepada PKK desa/kelurahan, hendaknya, ketua TP PKK kecamatan selalu meminta izin kepada suami. Lebih lanjut disampaikan bahwa jabatan ketua TP PKK kecamatan otomatis dijabat istri camat. Namun, dia menambahkan, jika camatnya seorang wanita, maka ketua TP PKK kecamatan ditunjuk oleh camat yang bersangkutan dari istri pejabat di kecamatan yang bersangkutan. Untuk yang satu ini, dikatakan dia, diatur dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 411.4-561 Tahun 2011 tentang Pengesahan Keputusan Ketua Umum TP PKK tentang Hasil Rakernas VII Tahun 2010. Harapan tersebut disampaikan Riniwati ketika  pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Jelai Hulu, Tumbang Titi, Matan Hilir Utara (MHU), Matan

Hilir Selatan (MHS), Benua Kayong, dan Muara Pawan, di Pendopo Bupati Ketapang. Usai pelantikan tersebut, Riniwati berharap  kepada Ketua TP PKK Kecamatan MHS yang lama, agar dapat terus berkiprah dalam organisasi PKK. Walaupun Hasan Basri, mantan Camat MHS sudah tiada, namun Riniwati berharap agar mantan Ketua TP PKK MHS tetap meneruskan peran dan menyumbangkan pengalamannya dalam organisasi PKK. Karena itu, dia menambahkan, jika mantan Ketua TP PKK MHS tetap ingin mengabdi dan membantu tugas pemerintah melalui PKK, pintu organisasi ini akan selalu terbuka. Sementara itu, Bupati Ketapang Henrikus berharap kepada para camat selaku dewan penyantun TP-PKK kecamatan, harus mampu mengarahkan dan mengayomi PKK kecamatan. Karena itulah Bupati mengharapkan agar para ketua TP PKK yang dilantik, dapat   bertugas dalam upaya meningkatkan pemberdayaan kesejahteraan masyarakat, terutama kaum perempuan yang terdapat di kecamatan. Dengan demikian diharapkan dia agar para pengurus TP PKK lebih dewasa dalam menin-

gkatkan pemberdayaan masyarakat, untuk membangun keluarga yang berkualitas, melalui program kesatuan gerak PKK secara terpadu dan terarah. Untuk melaksanakan program kerja, disarankan dia agar bekerjasama dengan dinas/instansi terkait di kecamatan, sehingga program kerja yang dibuat dapat dilaksanakan bersama-sama. “Saya mengharapkan kepada pengurus tim penggerak PKK kecamatan yang ada di Kabupaten Ketapang, untuk membuat program kerja organisasi juga mengaktifkan TP PKK desa,” kata Henrikus. Ia menilai,  selama ini TP PKK desa  kurang berperan dalam aktivitasnya untuk membantu masyarakat, terutama mengatasi masalah perbaikan gizi keluarga, hingga menurunkan angka kematian bayi. Untuk itu, diharapkan dia agar kaum ibu dapat membagi waktu, sehingga segala aktivitas organisasi tidak mengganggu kewajiban sebagai seorang ibu, yang menjadi contoh dan tauladan bagi sebuah rumah tangga. Bupati menerangkan ketua TP PKK kecamatan yang salah satu tugasnya adalah menyukseskan

+ SYAHRAN/HUMAS PKK UNTUK PONTIANAK POST

ARAHAN: Bupati Ketapang Henrikus dan Ketua TP PKK Ketapang Ny Riniwati Henrikus, memberikan arahan pada saat pelantikan ketua TP PKK kecamatan, beberapa waktu lalu.

10 program pokok PKK. Ia berharap  kepada ketua TP PKK kecamatan agar dalam melaksanakan tugasnya, sesuai dengan visi dan misi program pokok PKK, KB, dan kesehatan, yang bermuara pada

sumber daya manusia, berlandaskan pada pengetahuan, sikap, dan sasaran yang berpijak pada hak azasi manusia (HAM). “Penggantian pengurus tim penggerak PKK beberapa keca-

matan Kabupaten Ketapang dan semoga para ibu-ibu dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tuntasnya. (Ser)

90 Desa di Ketapang Belum Teraliri Listrik

ISTIMEWA

SURVEI: Tim dari Dinas ESDM Kabupaten Ketapang saat melakukan survei ke lokasi sumber air di daerah pedalaman Ketapang, guna pengembangan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTM), beberapa waktu lalu.

Energi Alternatif Menjadi Solusi KETAPANG – Sebanyak 90 desa di Kabupaten Ketapang masih belum teraliri listrik. Hal ini disebabkan luasnya wilayah Kabupaten Ketapang, sehingga tidak semua daerah dapat teraliri listrik. Selain dikarenakan faktor transportasi menuju ke wilayah-wilayah terpencil di Ketapang cukup sulit, tempat tinggal penduduk juga tidak berkelompok.

Akibatnya, tentu saja menyulitkan untuk penyambungan aliran listrik. Kepala Seksi Energi dan Kelistrikan Dinas ESDM Kabupaten Ketapang, Suratmin, mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah terpencil, perlu dicarikan energi alternatif. Salah satunya, menurutnya, adalah pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). “Satu-satunya cara adalah menggunakan energi alternatif ini, guna memenuhi kebutuhan listrik di daerah terpencil,” kata Surat-

min, kemarin (2/4) di Ketapang. Dia menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan survei lokasi untuk pengembangan PLTMH tersebut. Survei ini dilakukan di daerah hulu yang dianggap memiliki potensi energi alternatif, yaitu air. “Saat ini kita masih melakukan survei kelayakan, setelah itu baru kita kembangkan ke teknis,” jelasnya. Suratmin juga mengungkapkan, selain masih melakukan survei kelayakan, terdapat juga pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang su-

dah beroperasi yang terletak di Desa Botong, Simpang Hulu. Pembangkit listrik ini, menurutnya, merupakan bantuan dari pemerintah pusat, khusus daerah terpncil. PLTS ini, dijelaskan dia, memiliki kemampuan untuk menerangi sebanyak 190 kepala keluarga (KK), dengan masing-masing daya 100 watt. Termasuk juga untuk lampu jalan dan fasilitas umum lainnya. Dia menjelaskan, memang tidak semua daerah bisa memperoleh bantuan ini. Untuk mendapatkan bantuan ini, menurutnya, terlebih dahulu harus mengajukan kepada pemerintah pusat. Dari semua pengajuan, diakui dia, hanya beberapa saja yang disetujui. “Kalbar yang mendapatkan bantuan ini hanya tiga daerah, yaitu Landak, Kapuas Hulu, dan Ketapang,” ujarnya. Selain itu, menurutnya, ada juga energi pembangkit listrik yang menggunakan biogas. Namun, diungkapkan dia, kapasitasnya tidak besar. Meski demikian, Suratmin berjanji akan terus mengembangkan dan mencari energi alternatif guna menyambung listrik di daerah terpencil. “Untuk tahun 2013 ini, kita sedang melakukan survei di Hulu Sungai Lubuk Kakap. Kita akan terus berusaha mengembangkan energi alternatif ini,” paparnya. Sementara itu, asisten Manager Transaksi Energi PLN Area Ketapang, Martinas P Tutkey, mengatakan, kebanyakan daerah yang tidak teraliri listrik adalah

+

rayon desa. PLN sendiri mengaku mendapat banyak kendala ketika akan melakukan pengaliran listrik ke daerah terpencil. “Kendalanya banyak, di antaranya pembangunan jaringan dan sarana lainnya juga harus ditambah. Untuk daerah terpencil kendalanya transportasi. Anggaran juga menjadi kendala, karena itu dari wilayah,” katanya, kemarin (1/4). Sementara untuk energi alternatif, Martinas mengungkapkan, tidak semua daerah memiliki wilayah yang berpotensi untuk pembangkit listrik. Salah satunya, diungkapkan dia, adalah air. Menurutnya, tidak semua daerah itu memiliki sumber air yang dapat dijadikan energi alternatif. Jikapun ada, dia menambahkan bahwa itu juga masih memerlukan kajian dan survei. Belum lagi kendala cuaca yang tidak menentu, di mana kadang hujan dan kadang tidak hujan selama berbulanbulan. “Seperti PLTMH itu juga dayanya tidak besar. Itu hanya untuk skala kecil saja,” paparnya. Namun demikian, Martinas meyakinkan bahwa PLTMH sangat bagus untuk dijadikan energi alternatif. Hanya saja, dia menambahkan, pembangunan awalnya dibutuhkan biaya yang sangat besar. Sedangkan untuk operasionalnya, menurut dia, sangat terjangkau, di mana hanya cukup menggunakan air. “Kami akan terus mencari sumber alternatif lainnya,” tegas Martinas.

Di sisi lain, diungkapkan dia bahwa PLN saat ini sedang membangun PLTU di Desa Sukabangun Dalam, Delta Pawan, yang memiliki kapasitas 2x10 Megawatt (MW). Kemudian, dia menambahkan, di lokasi Tembelokan juga sedang dibangun PLTU 2x7 MW. “Kita targetkan 2014 sudah selesai. Sedangkan untuk pembangunan di Sukabangun Dalam saat ini baru mencapai 15 persen,” ujarnya. Dia menjelaskan, sampai dengan saat ini, pelanggan PLN Area Ketapang sudah mencapai 71 ribu pelanggan. Di Kayong Utara, disebutkan dia, mencapai 11 ribu pelanggan dan 32 ribu ada wilayah Ketapang Kota, termasuk Kendawangan. Sedangkan untuk sisanya, dia menambahkan, berada di wilayah terpencil. Sementara untuk target, PLN Area Ketapang menargetkan 70 persen pelanggan yang mengajukan penyambunan baru PLN tersambung pada 2013. (afi)

+

cmyk

C

m

y

k


kayong utara

26 petuah

Prihatin Pelajar ‘Ngelem’ MELIHAT perilaku hidup sebagian anak-anak usia pelajar sekarang ini, membuat Sekda Kalbar M Zeet Hamdy Assovie sedih. Kesedihan tersebut lantaran masih sering ditemukan pelajar, baik secara diam-diam maupun ketangkap basah, sedang asyik ngelem. Hal ini dikemukakan Sekda ketika menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Kayong Utara 2014 di Hotel Mahkota Kayong Sukadana, beberapa waktu lalu. A n a k- a n a k d o y a n ngelem, diingatkan Sekda, bukan sesuatu yang seM Zeet Hamdy pele. Hal ini, menurutnya, adalah masalah serius yang harus dapat diselesaikan, agar nasib dan masa depan generasi penerus bangsa ini dapat diandalkan. “Anak-anak doyan ngelem, seks bebas, dan mengonsumsi narkotika sangat meresahkan kita,” ujarnya. Apa yang dikemukakan Sekda ini, menyusul maraknya berita di surat kabar, yang mengangkat persoalan anakanak pelajar yang ketangkap oleh aparat keamanan sedang asyik menghirup lem. Di mana kebiasaan hidup yang tidak sehat tersebut, menurutnya, justru akan memperburuk kesehatan anak itu sendiri. (mik)

Pontianak Post

Rabu 3 April 2013

Suandi Gantikan Rudiansyah SUKADANA – Akhmad Suandi resmi dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara. Pelantikan dilakukan pada Rapat Paripurna Istimewa Pergantian antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara Masa Keanggotaan 2009 – 2014, Selasa (2/4), di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD. Rapat paripurna ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kayong Utara Namrun Leru didampingi Wakil Ketua DPRD lainnya, M Sukardi. Pengambilan sumpah janji tersebut, disaksikan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) seperti Wakil Bupati Kayong Utara Muhammad Said, Kepala Kejaksaan Negeri Ketapang Kusnendar, Sekda Hendri Siswanto, serta utusan yang mewakili Kepala Pengadilan Negeri Ketapang dan Dandim 1203 Ketapang. Pada acara seremonial ini, hadir pula sejumlah anggota DPRD dan jajaran kepala SKPD di lingkungan Pemkab Kayong Utara, termasuk para pemuka masyarakat dan undangan lainnya. Dalam pengambilan sump-

ah dan janji tersebut, kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kayong Utara, Syarifendi, menyaksikan secara langsung, dengan memegang kitab suci yang diangkat di dekat kepala Akhmad Suandi yang mengikrarkan sumpah janji.  Sumpah janji yang dibacakan Namrun Leru diikuti Akhmad Suandi dengan khidmat. Dalam ungkapannya pada sumpah janji tersebut, Suandi menyatakan bahwa dirinya siap menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai anggota DPRD, serta menaati segala aturan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pengangkatan Suandi sebagai anggota DPRD tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kalbar yang pada acara tersebut dibacakan sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Kayong Utara, Jumanti. Suandi yang juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Kayong Utara ini, menggantikan rekannya Rudiansyah yang dinyatakan telah keluar dari partai. (mik)

M SURIMIK UNTUK PONTIANAK POST

PELANTIKAN: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kayong Utara Namrun Leru mengambil sumpah janji terhadap Akhmad Suandi sebagai anggota DPRD penggantian antara waktu (PAW) di Ruang Sidang Paripurna Gedung DPRD, kemarin (2/4).

Lima Tahun Memimpin Kayong Utara

Bupati: Berbagai Keberhasilan Telah Dicapai SUKADANA – Kondisi dan karakteristik letak geografis Kabupaten Kayong Utara juga memiliki wilayah kepulauan, dengan terbatasnya akses transportasi darat, serta besarnya luasan kawasan lindung dan konservasi, menjadikan tantangan dan peluang tersendiri bagi pembangunan di Kabupaten Kayong Utara. Dikatakan Bupati Kayong Utara Hildi Hamid, kondisi dan karakteristik letak geografis ini, menyebabkan diperlukannya perhatian khusus, dalam upaya menin-

gkatkan angka pertumbuhan ekonomi dan menekan tingkat inflasi di Kabupaten Kayong Utara. “Hal ini kami lakukan dalam ra n g k a p e n ingkatan PDRB perkapita dan peningkatan daya beli masyarakat sebagai salah satu indica-

tor pengukuran indeks pembangunan manusia (IPM),” ujarnya, belum lama ini. “Kita patut bersyukur, pembangunan yang telah dilaksanakan bersama antara Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dan seluruh komponen masyarakat, selama lebih kurang lima tahun ini, secara umum

Dedy Efendy

C

m

y

k

telah menunjukkan berbagai pencapaian yang cukup menggembirakan,” timpalnya Beberapa keberhasilan tersebut, disebutkan dia, antara lain ditunjukkan melalui meningkatnya IPM di Kabupaten Kayong Utara dari sebesar 64,20 pada tahun 2007, menjadi   65,75 pada tahun 2011. Kemudian meningkatnya pertumbuhan ekonomi dari 3,72 persen pada tahun 2007, menjadi 5,93 persen pada tahun 2011. Di samping itu, meningkatnya produk domestic

regional bruto (PDRB) dari 656,89 miliar pada tahun 2007, menjadi sebesar  1,068 triliun pada tahun 2011. Selanjutnya, disebutkan dia, menurunnya persentase penduduk miskin dari 14,50 persen pada tahun 2008, menjadi 10,91 persen pada tahun 2011. Serta, menurunnya angka inflasi ari 8,73 persen pada tahun 2008, menjadi 6,50 persen pada tahun 2011. “Semua keberhasilan yang telah kita capai adalah berkat kerja keras dan kerjasama seluruh aparatur Pemerintah

Kabupaten Kayong Utara pada semua tingkatan, yang didukung oleh seluruh elemen masyarakat,” kata Bupati. Dikatakan Bupati lagi, disadari, di samping keberhasilan dan kemajuan pembangunan, tentunya masih terdapat halhal yang perlu terus ditingkatkan dan disempurnakan, baik dari sisi kebijakan, program, maupun kegiatan. “Kita yakin dengan semangat kebersamaan dan persatuan, semua kendalam dan kekurangan itu akan dapat diselesaikn dengan baik,” ujarnya. (mik)


Pontianak Post

aneka kalbar

Rabu 3 April 2013

27

Perekaman e-KTP Bulan Juni Selesai NGABANG- Perekaman eKTP di Kabupaten Landak berlanjut hingga bulan Desembar 2013 ini. Tidak terkecuali hal ini juga dilakukan perekaman e-KTP untuk seluruh wilayah di Kecamatan Sangah Temila. Dimana saat ini dari 42 ribu wajib e-KTP terdapat masih sekitar 15 ribu atau kurang lebih 30 persen masyarakat kecamatan

tersebut yang belum melakukan perekaman e-KTP. Demikian hal ini diungkapkan Camat Sangah Temila Drs Yosef kepada Borneo Tribune saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/4) siang kemarin. Pada perpanjangan masa perekaman e-KTP ini lanjut Yosef mengatakan, sama seperti perekaman e-KTP pada waktu

lalu dan dipusatkan di Kantor Camat. “Perekaman e-KTP ini kita berdasarkan data belum melakukan perekaman e-KTP yang diberikan dari Dinas Dukcapil Kabupaten Landak. Jadi mereka melalui Kades nya kita undang ke kantor Camat untuk melakukan perekaman. Dari kami agar perekaman e-KTP ini dapat berjalan lancar,

terakomodir semua dan bisa selesai sebelum waktu ditemtukan. Maka kami menargetkan perekaman ini satu minggu dikhususkan di satu desa. Tapi bila ada warga dari desa lain yang ingin melakukan perekaman tetap kami layani. Dari 14 desa ini yang belum melakukan perekaman tidak merata dan sifatnya spotspot,” ujar Yosep. “Target dari

Bahkan menurutnya kejadian mati lampu tersebut tidak hanya berlangsung pada malam Paskah namun hingga empat malam. “Senin (01/04) sekitar pukul 16.00 WIB itu ada petugas PLN datang ke lapangan, tapi lampunya juga belum nyala,” ungkapnya. Martin juga turut mengesalkan lantaran tidak adanya tanggapan positif atau tindakan segera dari pihak PLN, padahal momen tersebut sifatnya sakral. “Ditelepon juga tidak mengangkat,” ketusnya. Dismping itu, Ketua Rukun Tetangga (RT) VII Sompu, Umar Bakri mengakui di gereja

itu belum ada genset. Untuk itu, ketika mati lampu hal itu sangat dibutuhkan penerangan PLN. “Tapi, itu sayangnya ketika dibutuhkan mati,” ungkapnya. Menurutnya, persoalan ini sangat mengecewakan warga. Karena, ia menilai PLN tidak tanggap akan keluhan warga. “Kasus ini baru kena warga kita belum yang lain. Kita tidak ingin ada warga lain yang dikecewakan seperti ini,” harapnya. Umar menjelaskan, kedatangan warga ke PLN awalnya hanya meminta penjelasan. Namun, seolah ada petugas keamanan yang tidak ramah menanggapi massa. “Kami seolah ditantang petu-

gas keamanan itu. Makanya warga agak kesal, syukur warga masih bisa menahan emosi,” ujarnya. Sementara itu, Asisten Manager Administrasi dan Pelayanan PLN Area Sanggau, Doni Hernandi menjelaskan, matinya lampu di Sompu dikarenakan adanya kabel Oxit yang terbakar. Terbakarnya kabel kemudian menjalar ke trafo yang akhirnya jebol. Dikatakannya, trafo yang jebol itu ukurannya kecil. Trafo itu dikatakannya, jenisnya model lama dan sulit dicari. “Trafo itu model lama, jadi tidak ada lagi, jadi kita kelilingkeliling ke unit cari trafo itu,” terang Doni.

Doni mengatakan, bahwa pada Senin (01/04) malam lampu sudah menyala, dengan cara pihaknya menyambungkan dari tower. Sambil berjalan dikatakannya, pihaknya akan mengganti trafo yang terbakar tersebut. “Solusinya, kita akan ganti trafo yang baru yang berkapasitas lebih besar. Jadi, harus ganti konstruksi yang baru juga,” jelasnya. Ia menjelaskan, jika tidak ada kendala hujan atau lainnya. Penggantian trafo maupun konstruksi itu memerlukan waktu sekitar satu hari. Dirinya juga menambahkan agar masyarakat dapat bersabar, sembari pihaknya berusaha dengan maksimal. (*)

“Tersangka ketika kita amankan sedang ngumpul bersama teman-temannya, di Mekar Sari. Tersangka tidak melakukan perlawanan dan pasrah digelandang petugas ke Polsek untuk dimintai keterangan terkait pencurian kotak amal itu,” ujar Gede. Di hadapan petugas yang memeriksanya, tersangka MP, bersikukuh mengaku tidak mengambil uang dari kotak amal masjid itu. Namun ketika diperlihatkan rekaman CCTV, dia tidak bisa mengelak bahkan hanya bisa tertunduk lesu. “Saya khilaf, karena ada masalah dengan istri hingga diusir dari rumah oleh mertua, dan tidak mempunyai uang sama sekali. Uang yang Rp83.000 itu saya gunakan untuk membayar sewa di penginapan sebesar Rp50 ribu. Selebihnya untuk beli makanan,” tutur MP. Se-

mentara itu menurut Kanit Reskrim Polsek Sekayam, Aiptu Sutono, selain mengamankan MP(23), polisi juga menyita kotak amal setinggi satu meter dari masjid itu, tas milik tersangka dan sisa uang dari kotak amal. Selanjutnya, Asin (37), warga Sekayam mengatakan, sudah sering kotak amal di masjid At Taqwa hilang. Selama ini tidak ada yang melihat kejadian tersebut, maka pengurus masjid memasang CCTV di dalam masjid. Pemasangan kamera CCTV juga baru beberapa hari sebelum kejadian. “Kita selaku warga Sekayam, bersyukur pelaku pencuri kotak amal sudah diamankan anggota kepolisian. Jika tidak tentu sangat meresahkan,” ujarnya. Hingga berita ini diturunkan tersangka masih mendekam di sel Polsek Sekayam, untuk

Sikat Kotak Amal Sambungan dari halaman 17

Kronologis kejadiannya bermula ketika Kamis (28/3) lalu, pukul 10. 30 WIB, tersangka MP mondar-mandir di lingkungan masjid. Tidak berapa lama kemudian dia masuk ke dalam masjid berpura-pura hendak shalat. Ketika itu di dalam masjid tidak ada petugas yang biasanya menjaga keamanan masjid dan kebersihan lingkungannya. Situasi lenggang itulah yang dimanfaatkan oleh tersangka untuk mengambil mukena yang memang tersedia di masjid bagi jamaah perempuan untuk menjalankan salat. Dengan menggunakan mukena tersebut, tersangka berangapan perbuatannya itu tidak diketahui oleh penjaga masjid. Tersangka juga tidak me-

nyadari jika di dalam masjid terpasang kamera CCTV yang merekam perbuatannya itu. Kurang lebih 15 menit membengkas kotak amal yang berisi Rp83 ribu, tersangka keluar dari masjid dengan santai. “Saat keluar dari masjd ada warga yang melihat tersangka, namun tidak mencurigainya. Maka tersangka bebas pergi ke penginapan sejak dia diusir dari rumah oleh mertuanya,” jelas Kapolsek. Kemudian, pada Kamis sore, pengurus masjid, Mustaqim (43) melihat kondisi kotak amal dalam keadaan rusak. Bahkan isinya sudah kosong melompong. Dia lantas mengecek rekaman CCTV, ternyata dari rekaman terlihat kotak amal itu sudah dibengkas orang. Berbekal rekaman CCTV itu, pengurus masjid melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Menurutnya, dalam hal penyidikan terhadap kasus korupsi, tentunya harus ada unsurunsur yang harus dipenuhi sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan. Unsurunsur tersebut yakni melawan

hukum dan kerugian Negara. “Kalau seandainya ada kerugian Negara, tapi tidak ada perbuatan melawan hukum, tentu saja tidak bisa diproses. Atau sebaliknya, kalau ada perbuatan melawan hukum, tapi tidak ada kerugian Negara, tentu juga tidak bisa,” kata

Teguh yang baru satu bulan ini menjabat sebaga Kepala Kejari Ngabang. Selain itu sambungnya, penanganan kasus korupsi inipun harus ada rambu-rambu yang harus dipenuhi oleh aparat Kejaksaan, apakah kasus korupsi tersebut dilanjutkan atau

tidak. “Kalau ada unsur kerugian Negara dan unsur melawan hukum, kasus korupsi itu bisa kita lanjutkan. Tapi kalau ada salah satu dari dua unsur utama tersebut tidak dipenuhi, tentunya kasus korupsi itu tidak bisa dilanjutkan,” jelasnya. (wan)

Pelajar Dilarang Nonton Iwan Fals Sambungan dari halaman 17

Kendati demikian, ia mengingat untuk fans Iwan Fals di Kota Singkawang, yang akrab dengn sebutan OI bisa tertib damai dalam menyaksikan konser sang legenda. Sementara itu, Dede Hardi, sebagai Even Organizer menyambut baik atas saran yang disampaikan OI Kota Singkawang. “Tentu kita akan menerima dan siap dengan saran yang disampaikan itu,” kata Dede. Ia pun membenarkan yang disampaikan Ketua OI Kota Singkawang mengenai pelaksanan konser Iwan Fals yang tidak ada hubungan dengan pelaksanaan Ujian Nasional

yang akan dihadapi siswa SMA/ SMK se-Kota Singkawang.“Itu tidak ada hubungannya, pelajar ya belajar dan tidak ada hubungan. Tentunya para siswa mempersiapan diri untuk UN itu tidak dengan sistem kebut semalam,” tuturnya. Justru, lanjut Dia, dengan adanya konser itu dapat menjadi refresing bagi para pelajar ang ingin menyaksikan. Mereka yang lelah dan capek dari rutinitas belajar selama sepekan dapat kembali fresh dengan adanya konser musim tersebut. “Ijin untuk konser ini sudah keluar dan karena itu tetap dilaksanakan, diperkenakan untuk menonton,” ujarnya.

Kendati demikian tetap harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan panitia. Sebaliknya, kata dia, dengan adanya konser Iwan Fals ini, dapat membangkitkan animo dan bakat musik dari seniman-seniman yang ada di Kota 1000 Kelenteng ini. Selain itu, konser ini juga memberikan sumbangsih yang besar, yakni pajak sebagai bentuk pemasukan untuk daerah Kota Singkawang. “Bayangkan pajak penonton itu berapa, belum lagi pajak umbul-umbul. Belum lagi tamu yang datang menginap di hotel, jadi ini dampaknya menyeluruh, dan tidak ada hubungannya dengan ujian ,” tukasnya.

Terkait dengan harga tiket, Dede memastikan akan dijual dengan harga Rp20 ribu per lembar. Sedangkan jumlah penonton ditargetkan 20.000 orang. “Penjualan tiket kita buka seminggu sebelum hari H, kemungkinan harga tiket tidak berubah dan pastinya akan ramai, karena penontonya tidak hanya dari Singkawang, tapi dari Sintang, dan daerahdaerah lain juga,” pungkasnya. EO konser dan fans Iwan Fals yakni OI Kota Singkawang, juga berterima kasih atas Polres Singkawang dan Pemkot Singkawang yang telah mengeluarkan izin untuk pelaksanaan konser ini. (mse)

2014 atau mundur untuk bertarung 2014. Kalau mereka punya keyakinan akan terpilih, mengapa harus takut untuk mundur,” kata Dedi Mulyadi. Ketujuh anggota dewan yang harus mundur bila hendak caleg 2014 adalah, Thjai Chui Mie yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Singkawang. Kabarnya, Chui Mie yang berasal dari Partai PIB pindah ke PDI Perjuangan. Dia sendiri juga telah mengikuti psikotes yang dilakukan oleh DPD PDI Perjuangan Kalbar.

Selanjutnya, Julwin, Su Mian dan Suhartoyo. Semuanya berasal dari Partai PIB. Julwin dikabarkan bersama Chui Mie di PDI Perjuangan, Su Mian pindah ke Partai NasDem dan Suhartoyo pindah ke Partai Hanura. Tiga dewan lainnya, Sumberanto Thjitra dan Jonni Sun serta Lie Kian Loy. Sumberanto dan Jonni berasal dari Pakar Pangan. Sumberanto pindah ke Partai NasDem dan Jonni pindah ke Partai Demokrat. Sedangkan Lie Kian Loy dari Partai Kerakyatan pindah ke

PDI Perjuangan. KPU telah mengisyaratkan agar mereka bila mencalonkan kembali harus melampirkan surat kesediaan mundur dari partai asal yang ditandatangani oleh ketua dan sekretaris partai asal dan surat dari pimpinan dewan. “Mereka harus menyertakan dua surat tersebut ketika mendaftar. Bila tidak, KPU akan mencoret dan masuk dalam TMS (tidak memenuhi syarat),” kata Ketua Pokja Pencalonan KPU Singkawang, Ramdan, ketika menggelar sosialisasi, belum lama ini. (zrf)

Harus Legowo Sambungan dari halaman 17

“Mereka harus bisa menjadi contoh taat hukum, taat aturan, apalagi mereka paham soal aturan. Jangan menterjemahkan aturan yang sudah sangat jelas, terang menderang, karena tak ingin meninggalkan kursi DPRD,” kata Dedi Mulyadi. Tujuh dewan harus punya keyakinan, mereka kembali terpilih bila kembali bertarung 2014 mendatang. “Ini namanya pilihan. Mereka harus memilih. Meneruskan menjadi dewan hingga

Ayah Hamili Putri Kandung Sambungan dari halaman 17

termasuklah istri RA sendiri,” ujar Dahman, Selasa (2/4) di Polres Landak. Mirisnya, kata Dahman, Bunga merupakan anak yang masih dibawah umur. Oleh karena itu RA bakal dikenakan pasal

perlindungan anak. “Pasal yang dapat menjerat RA yakni Pasal 287, karena korban merupakan anak dibawah umur. Kemudian, Pasal 294, karena korban merupakan anak kandung dari pelaku,” katanya. Dikatakannya, saat dilakukan pemeriksaan, RA mengakui

Sambungan dari halaman 17

“Bawa barangnya sesudah pulang kerja, jadi disimpan dulu di bawah tangga,” kata kata Ak saat ditemui Pontianak Post, Selasa (2/4) siang. Karena usaha pertamanya berhasil, Ak pun berniat mengulang kembali dihari berikutnya. Pada Jumat (29/3), Ak kembali mengulangi aksi yang sama. Kali ini rokok yang diambilnya hanya sedikit yakni lima slop. Seperti sebelumnya rokok tersebut disimpannya di dalam tas dan kemudia baru dibawa pulang setelah jam kerja Perbuatan Ak ini terbongkar, ketika mengulangi aksinya ketiga. Masih dengan cara yang sama, setiap usai beraksi, Ak tetap menyimpan hasil curiannya di dalam tas dan kemudian ditaruh di bawah tangga.

mudah mengetahui kemana KTP tersebut sangkut,” ujarnya lagi. Untuk mencapai targer selesai hingga bulan Juni Camat Sangah Temila menghimbau agar seluruh Kades di 14 Desa dan perangkatnya agar selalu proaktif mengabarkan dan mengajak warganya yang belum untuk melakukan perekaman e-KTP. (wan)

Ternyata, tas itu ditemukan majikannya saat beranjak ke belakang toko. Begitu diperiksa, rupanya ada sembilan bungkus slop di dalam tas tersebut. Terang saja, pemilik toko merasa heran, dan kemdian bertanya kepada karyawan mengenai kepemilikan rokok tersebut. “Waktu ditanya, saya mengakui kalau rokok itu saya ambil,” kata pemuda yang putus sekolah ini. Menurut Ak, barang curian tersebut dijual Rp100 untuk satu slop rokok. Uang yang diterima pun habis untuk makan, dan bermain judi biliard. “Saya jual sama kawan, uangnya itu untuk makan, minum dan main biliard sambil berjudi,” kata Ak. Anak pertama dari dua bersaudara inipun mengakui sudah memiliki rencana untuk mengambil barang-barang

tersebut. Hal itu diakuinya setelah mempersiapkan tas yang akan digunakan untuk membawa barang curian. Ditempat terpisah, Kapolres Singkawang, AKBP Prianto, melalui Kasubbag Humas Asep S mengatakan jika pelaku beraksi secara berurutan. Barang yang diambil pun merupakan milik majikan ditempat dia bekerja. “Dia karyawan, baru saja lima hari bekerja sudah mengambil 24 slop rokok,” kata Asep. Menurut Asep, dari 24 slop rokok, 15 diantaranya sudah terjual. Pelaku menjual satu slop rokok seharga Rp100 ribu, sedangkan harga jual normal itu Rp125 ribu. “Jadi ada Rp1,5 juta keuntungan pelaku dari menjual rokok. Tetapi uang itu sudah habis dalam beberapa hari, digunakannya untuk bermain judi biliar dan makan,” kata Asep. (mse)

Tuding Alex Biayai Demo Patung Naga Sambungan dari halaman 17

“Pokoknya kita sudah mendapatkan alat bukti baru, dan penyidik sedang mendalami nya,” katanya. Alex dalam laporannya menyebutkan, lanjut Asep, Hasan Karman (HK) saat masih duduk sebagai Walikota Singkawang, pada 2010 lalu dianggap telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan atau fitnah kepada Alex EM. Perbuatan yang dimaksud terjadi, dimana HK menuduh Alex memberikan sumbangan dana sebesar Rp1 miliar kepada massa yang berdemo untuk merobohkan

patung naga. “Atas pernyataan HK bahwa Alex adalah pemberi dana kepada salah satu organisasi kemasyaratakan yang melakukan demo terkait patung naga, atas apa yang disampaikan tersebut, Alex merasa tercemarkan namanya,” katanya. Dikatakan Asep, bila terbukti seperti laporan yang di buat Alex, Hasan Karman akan dikenakan Pasal 310 ayat 1 dengan ancaman hukuman Sembilan bulan dengan sangkaan menyerang kehormatan dan nama baik seseorang. Dan atau pasal 335 ayat 1 (kesatu) KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan

dengan ancaman hukuman satu tahun penjara. Diharapkan jika nantinya surat pemanggilan telah dilayangkan, Asep berharap pihak yang dilaporkan bisa kooperatif. Pasalnya ini tentunya akan memberikan kejelasan terkait dengan masalah ini. “Jika memang surat dilayangkan, HK harus datang agar bisa memberikan klarifikasi, karena juga menyangkut kepentingannya (HK). Bisa saja orang yang dilaporkan tidak bersalah, karena semuanya tentu harus melewati tahap pembuktian terlebih dahulu,” katanya. (fah)

PPK Perpanjang Tangan KPU Sambungan dari halaman 28

Penuhi Dua Unsur, Perangi Korupsi Sambungan dari halaman 17

bil cara secara kumulatif namun tetap diambil di Kantor Camat. “Yang mengambil e-KTP ini tidak hanya dari Kades, Kadus ataupun Ketua RT, masyarakat biasa juga boleh mengambilkan e-KPT orang lain yang ia kenal dan satu daerah. Tetapi kami disini akan mencatat. Bila e-KTP tersebut tidak sampai kepada pemiliknya. Maka kita dengan

Gasak 24 Slop Rokok

Puluhan Warga Sompu Datangi Kantor PLN Sambungan dari halaman 17

selesainya perekaman e-KTP ini minimal selesai pada Oktober atau hingga Desember 2013 ini. Tapi bila tidak ada halangan baik dari peralatan maupun hal lain bulan Juni ini kita bisa selesaikan,”imbuhnya. Menyinggun masalah pembagian atau pengambilan e-KTP yang sudah jadi. Yosef kembali menjelaskan pihaknya mengam-

“Syukur-syukur kalau yang kalah dapat menerima kekalahannya. Tapi bila kita bekerja sesuai aturan, permasalahan itu tidak akan muncul. Hadapi komplin atau protes dengan sabar sambil memberikan penjelasan-penjelasan yang benar,” imbau Nasir. Mengingat tugas pokok dan fungsi PPK sangat strategis, maka ada beberapa hal yang perlu dipegang. Pertama, kata bupati, PPK apabila menghadapi permasalahan-permasalahan segera melakukan koordinasi dengan anggota

PPK, sekaligus melibatkan sekretariat PPK dan melakukan koordinasi dengan KPU Kapuas Hulu. Kedua, setiap langkah dan tindakan harus senantiasa berpedoman pada aturan yang berlaku, agar dapat dipertangungjawabkan. Ketiga, kepada KPU Kapuas Hulu hendaklah selalu memberikan pelatanan dengan mengedepankan semangat profesionalisme, sehingga dapat terjalin komunikasi secara efektif diberbagai tingkatan dan memberikan hasil yang diharapkan. Keempat, kepada seluruh satuan kerja pemerin-

tah Kapuas Hulu agar dapat memberikan dukungan kepada KPU dan PPK dalam melaksanakan tugas yang cukup berat ini, sebaga pada hakekatnya keberhasilan KPU merupakan keberhasilan pemerintah dan masyarakat Kapuas Hulu. Kelima, netralitas KPU dan PPK perlu tetap ditegakkan. “Sebab, netralitas modal yang sangat berharga dalam mengawal tegaknya demokrasi sebagaimana amanat UUD 1945 dan Pancasila yang kita junjung tinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap bupati. (wank)

Pelantikan dan sumpah jabatan ini, lanjut Sainihadi, merupakan starting poin bagi Anggota PPK yang baru saja dilantik. Kedepan akan ada pembelajara pemetaan kodensi masalah. “Di samping itu mari kita belajar jadi orang yang demokratis. Lembaga harus harmonis, agar tidak pecah jagalah kekompakan. Sikap jujur, terbuka dan adil harus ada. Tingkat kan potensi dan profesionalitas kita sebagai lembaga independen yang solid,” tambahnya. Sementara itu dalam arahannya, Bupati Nasir mengatakan, pertarungan pemilihan umum 2014 akan semakin berat. Calon DPRD dari 300an hanya ada 30-an yang menduduki kursi Wakil Rakyat. Ini juga akan jadi masalah. Di samping itu, masalah tersebut juga akan menjadi

bagian dari tugas PPK. Sebab itu berkerjalah dengan sesuai mekanisme dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Agar semua sesuai aturan dan sesuai porsinya. “Jangan sampai dari sumpah jabatan ini, menjadi kecaman masyarakat karena tidak berjalan sesuai mekanisme yang benar,” ujarnya. Orang nomor satu di Bumi Uncak Kapuas ini menerangkan menjadi PPK adalah suatu pengabdian untuk bangsa. Sebab itu selayaknya dikerjakan dengan profesional. “Walau pun penghasilan tidak seberapa dan untuk buat kaya itu tidak bisa. Tetapi karena ini untuk berbakti kepada bangsa, KPU harus kedepankan semangat profesionalisme pada semua tingkatan. Netralitas harus ditegakkan,” tegas Nasir. (wank)

Luruskan Niat Sambungan dari halaman 28

“Sumpah janji harus dimaknai, itu bukan seremonial belaka tetapi ini juga merupakan tanggung jawab moral kepada sesama mau pun Tuhan Yang Maha Esa. Ini harus dicamkan seluruh anggota PPK yang sudah dilantik. Sebab itu, luruskan niat jangan mendukung siapapun,” tegas Saini. Dalam pelantikan yang juga dihadiri Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir, anggota Komisi A DPRD Kapuas Hulu, Rajuliansyah serta Forkumpinda Kapuas Hulu dan tokoh agama Putussibau ini, Saini menegaskan PPK yang juga merupakan rangkaian dari KPU, memiliki tanggung jawab moral pada setiap anggotannya. Sebab, KPU adalah lembaga independen.

Jembatan Gantung Sekalau Terbengkalai Sambungan dari halaman 28

Selama ini akses Desa Marga Hayu menuju desa sebelah terputus, terpaksa warga masyarakat menggunakan jalur air untuk datang ke Desa Marga

Hayu. “Karena itu kami berharap, pihak terkait untuk dapat melakukan penyelidikan mengapa pembangunan tersebut terbengkalainya,” pintanya. Terkait hal itu, wartawan koran ini mencoba mengkon-

firmasi permasalahan tersebut ke Kepala BNPP Kabupaten Sintang H. Abdurani. Namun hingga sampai berita ini diturunkan SMS yang di coba dikirim juga belum ada jawaban.

Diikuti 20 Sekolah perbuatannya. Apalagi sebelum memeriksa RA, polisipun sudah memeriksa korban. “Pengakuan korban, RA sudah menggagahinya 31 kali ditempat berbeda. Ada yang dilakukannya di rumah sendiri dan ada juga yang dilakukan ditempat lain. RA pernah men-

gancam ,” jelas Dahman. Ia menambahkan, kasus ini terjadi sejak April hingga Juni 2012 lalu. “RA memiliki dua anak perempuan. Sedangkan korban merupakan putri bungsunya yang masih duduk di bangku SMA kelas 1,” katanya. (wan)

Sambungan dari halaman 28

kata Anton (sapaan akrab Antonius) kala ditemui terpisah di Kantor Disdikpora Kabupaten Kapuas Hulu. Anton menuturkan dalam kegiatan rutin tahunan Disdikpora Kapuas Hulu ini ada sembilan mata pelajaran sains yang

diperlombakan. Mata pelajaran tersebut adalah Matematika, Fisika, Biologi, Ekonomi, Astronomi, Kebumian, Komputer, Geografi dan Kimia. “ Seleksi OSN tingkat kabupaten ini akan dilaksanakan selama 3 hari. Hasil seleksi tersebut selanjutnya akan dibawa ke OSN tingkat Provinsi Kalbar,” papar

pria kelahiran Mesusai ini. “Sebelumnya kita pernah menjuarai di peringkat ke 2 OSN SMA Provinsi Kalbar tahun 2010. Mudah mudahan bisa mencapai prestasi yang lebih baik kedepannya dan bahkan kalau bisa masuk ke tingkat nasional,” harap Anton. (yoh)


PRO-KALBAR 28

Rabu 3 April 2013

Pontianak Post

Jembatan Gantung Sekalau Terbengkalai Satu Tahun Hanya Bisa Tancap Tiang SINTANG--Pembangunan jembatan gantung di Sungai Sekalau Desa Marga Hayu Kecamatan Ketungau Tengah terbengkalai. Pasalnya, pembangunan yang sudah dilakukan sejak tahun 2012 lalu sampai sekarang

tak kunjung selesai, bahkan proses pembangunan berhenti. “Sebagai masyarakat, kami mempertanyakan mengapa pembangunan jembatan tersebut berhenti. Padahal, seharusnya jembatan tersebut sudah harus difungsikan sejak akhir tahun 2012 lalu,” ungkap Kepala Desa Marga Hayu, Jalub ketika bertandang ke Kantor Biro koran ini, Selasa (2/4).

Pada pertengahan Maret lalu, katanya, ia sempat melihat ada beberapa orang kembali melakukan pekerjaan. Namun kegiatan tersebut tidak lama. Hanya hitungan hari para pekerja sudah hialng kembali. “Pada Desember 2012 bekerja menggali lubang, dan tidak lama mereka tidak kerja lagi. Pada pertengahan Maret juga ada kerja tetapi mereka tidak lama. Mereka hanya nancap tiang

setelah itu pergi lagi,” tukasnya. Pembangunan yang menelan anggaran mencapai 500 juta rupiah tersebut, diketahui menggunakan anggaran dari Badan Nasioanal Pengelola Perbatasan (BNPP) yang bersumber dari dana pusat. “Informasi yang kami peroleh memang dana tersebut langsung dari pusat. Yang kami juga tidak mengetahui persis siapa yang melakukan pem-

bangunan,” ungkapnya. Jalub juga mengaku, sudah berkalikali mengkonfirmasi masalah ini ke pihak kontraktor. Namun sampai hari ini, pihak yang bertanggungjawab dalam pembangunan tesebut belum juga dapat dikonfirmasi. “Kami sudah coba konfirmasi. Intinya, kami mempertanyakan mengapa tidak ada tindak lanjut. Tetapi konfirmasi kami tidak ada jawaban,” tuturnya.

Diikuti 20 Sekolah SEBANYAK 20 sekolah se Kabupaten Kapuas Hulu dikompetisikan dalam Olimpiade Sains Nasional (0SN)-SMA tingkat kabupaten yang dilaksanakan di SMA Karya Budi, Putussibau. OSN-SMA yang melibatkan 173 pelajar tersebut, dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kapuas Hulu, Antonius pada Selasa pagi (2/4). “Tujuan pelaksanaan ini ada tiga, pertama memberi motifasi kepada pada pelajar SMA untuk mencintai pelajaran sains. Kedua, memberikan ruang pada anak-anak yang memiliki talenta dibidang sains agar lebih berprestasi. Ketiga, sebagai ajang seleksi menjadi perwakilan terbaik Kapuas Hulu,” Ke Halaman 28 kolom 5

PELANTIKAN

FOTO AGUS ALFIAN

MINIM RAMBU-RAMBU: Kota Balai Karangan Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau butuh rambu-rambu lalu lintas untuk penunjuk jalan, karena perkembangan ibukota kecamatan ini sudah semakin padat.

DILANTIK: Anggota PPK Kabupaten Kapuas saat dilantik dan diambil sumpah, kemarin.

Luruskan Niat SEBANYAK 23 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (2/4) kemarin dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua KPU Kapuas Hulu, Mohamad Sainihadi. Pelantikkan dan pengambilan sumpah itu disaksikan Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir, bertempat di aula Bank Kalbar Cabang Putussibau.\ Dihardapan 115 anggota PPK, Saini berpesan untuk meluruskan niat dengan tidak mendukung partai apa pun, dan tidak mendukung calon dari golongan tertentu.

Ke Halaman 28 kolom 5

Lomba Desa Bangkitkan Semangat Gotong Royong

OSN SMA

FOTO AWANK

Dikatakannya, jika pemerintah sudah mengucurkan dana sebesar 500-an juta rupiah, semestinya jembatan tersebut sudah dapat dioperasikan. Sebab, keberadaan jembatan gantung Sungai Sekalau yang menghubungkan antardesa di Kecamatan Ketungau Tengah, diakui Jayub, sangat diharapkan masyarakat.

PPK Perpanjang Tangan KPU PUTUSSIBAU--Penyelenggaraan Pemilu DPR, DPD dan DPRD tahun 2014 mulai tahap perencanaan sampai dengan evaluasi, PPK sangat menentukan. Karena PPK merupakan perpanjang tanga KPU dan akan melaksanakan kebijakkebijakan organisasi di tingkat kecamatan. “PPK harus berkoordinasi dengan PPS dan KPPS sebagai implementor di tingkat desa atau kelurahan,” kata Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir. Untuk itu, bupati berharap anggota PPK yang baru dilantik untuk segera melakukan koordinasi in-

ternal, baik secara vertikal maupun horizontal agar setiap tahapan yang telah direncanakan dalam penyelenggaraan Pemilu dalam suasana aman, tentram dan damai. “Semoga dalam melaksanakan tugas, mulai dari awal persiapan berupa pendaftaran pemilih sampai tahap akhir berupa pelantikan anggota DPR, DPD, DPRD hasil Pemilu 2014 dapat menghasilkan anggota dewan yang berkualitas dan dapat membawa perubahan bagi masyarakat Kapuas Hulu lima tahun yang akan datang,” harapnya. Pelantikan ini merupakan hal

Ke Halaman 28 kolom 5

yang membanggakan bagi anggota PPK. Pasalnya, dari sekian banyak yang mendaftar hanya lima orang yang lulus dari setiap kecamatan. Walaupun ada wajah lama dan wajah baru pada anggota PPK kali ini. “Tiap tahun tugas PPK akan semakin berat. Walaupun partai berkurang menjadi 12, namun kompetisinya akan semakin hebat,” katanya. Sebab, setiap calon legislatif (Caleg) tentu tidak semua jadi anggota DPRD, sehingga dikhawatirkan Caleg yang kalah tidak dapat menerima kekalahannya. Ke Halaman 28 kolom 5

C

M

Y

K

PUTUSSIBAU--Kepala Badan Pemberdayaan Desa, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPDPKB) Kabupaten Kapuas Hulu, Ibrahim mengatakan, gotong royong merupakan salah satu wadah kebersamaan untuk membina kesamaan gerak. Hal ini sangat perlu dilakukan dengan pembinaan secara berkesinambungan di tingkat desa, sehingga dapat mewujudkan pembangunan yang lebih efisien. “Ini budaya nenek moyang yang harus kita jaga, karena gotong royong juga mendidik masyarakat untuk mengefisienkan pembangunan terutama di tingkat desa. Untuk itu, lomba desa yang lebih menekankan pada nilai gotong royong atau kebersamaan membangun desa tersebut, selalu diadakan oleh BPDPKB Kapuas Hulu,” kata Ibrahim. Sebab itu, lanjut Ibrahim, BPDPKB Kapuas Hulu kembali mengingatkan agar kecamatankecamatan dapat mengirimkan kandidatnya untuk lomba desa. Selanjutnya desa-desa yang diusulkan akan kembali diseleksi di tingkat kabupaten. “Masing-masing kecamatan diharapkan mengajukan satu desa. Desa tersebut diusulkan pihak kecamatan, karena kecamatan tentu lebih tau desa mana yang lebih layak diperlombakan. Selanjutnya, akan dibantu baiaya gotong royong dan diseleksi dari hasil tersebut,” ujar Ibrahim. Ibrahim menambahkan, setelah diseleksi tiga desa terbaik akan mendapatkan bantuan yang ditetapkan Kabupaten Kapuas Hulu. Juara pertama 35 juta rupiah, juara kedua 20 juta rupiah dan juara tiga 15 juta rupiah. “Setelah menang tidak hanya hadiah itu saja. Desa yang berhasil ini juga akan kami bahas apa yang akan dibantu selanjutnya,” ujar Ibrahim. (wank)


Pontianak Post

Rabu 3 April 2013

SOCCER

29

Bahaya Amunisi Gala GALATASARAY memiliki sederet pemain yang bisa menyulitkan Real Madrid di Santiago Bernabeu dini hari nanti karena berbagai faktor. Siapa saja dan apa kelebihan mereka ? Didier Drogba Usia: 35 Statistik Musim Ini: 8 laga, 1 gol, 4 assist Rekor lawan Real: 2 laga (2 kalah) Striker kesayangan Jose Mourinho semasa masih di Chelsea. Sekalipun usianya kini 35 tahun, pengalaman bomber asal Pantai Gading itu sangat berguna bagi Gala. Drogba juga mengusung motivasi tinggi karena ingin membuktikan kemampuannya masih bisa diandalkan. Wesley Sneijder Usia: 28 Statistik Musim Ini: 19 laga, 4 gol, 5 assist Performa bersama Real: 66 laga, 11 gol, 11 assist Satu lagi mantan pemain kesayangan Mourinho yang sukses berkolaborasi untuk membawa Inter Milan meraih treble winners pada 2010. Laga ini akan menjadi comeback pertama Snejder di Bernabeu setelah tiga tahun. Dua tahun membela Los Merengues, Sneijder ikut mengecap gelar Primera Division 2008. Burak Yilmaz Usia: 27 Statistik Musim Ini: 31 laga, 26 gol, 6 assist Statistik Liga Champions: 22 laga, 8 gol Pemain tersubur di fase grup Liga Champions musim ini. Sama-sama mengemas 6 gol bersama Cristiano Ronaldo, tapi bermain 39 menit lebih sedikit (501 menit). Yilmaz kerap diuntungkan karena pemain lawan terpaku pada nama besar Drogba dan Sneijder.

LEG # 1 PEREMPAT FINAL LIGA CHAMPIONS 2012/2013

REAL MADRID

GALATASARAY

BUNGKAM KUDA HITAM MADRID – Hanya sehari setelah drawing perempat final Liga Champions (16/3), Jose Mourinho mengunjungi Istanbul, Turki. Entrenador Real Madrid itu ingin menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang Galatasaray, wakil Turki yang akan dihadapi Real. Galatasaray memang baru musim ini berkiprah lagi di Liga Champions setelah lima tahun absen. Tim asuhan Fatih Terim itu muncul sebagai kuda hitam setelah secara mengejutkan mampu menembus delapan besar. Leg pertama di Santiago Bernabeu dini hari nanti memberikan tekanan berat kepada Real. Los Merengues –julukan Real– harus meraih hasil efisien sebelum melakoni laga sulit di kandang Galatasaray pekan depan (9/4). ”Kami harus meraih hasil positif di

kandang. Kami tidak ingin mengulang hasil melawan Manchester United (Real ditahan seri 1-1 di Bernabeu pada leg pertama babak 16 besar, Red),” kata Mourinho sebagaimana dilansir di situs resmi UEFA. ”Kami ingin pergi ke Turki dengan setidaknya sebuah keuntungan kecil,” imbuh pelatih asal Portugal yang menjuluki dirinya The Special One tersebut. Mourinho memang tidak memiliki banyak referensi mengenai Galatasaray meski di tim tersebut ada beberapa mantan anak asuhnya. Sebut saja Didier Drogba yang menjadi pemainnya semasa di Chelsea, Wesley Sneijder (Inter Milan), dan Hamit Altintop yang musim lalu masih berkostum Real. ”Skuad Gala saat ini memang dipersiapkan untuk Liga Champions. Drogba

dan Sneijder adalah pemain yang pernah membela klub top. Begitu juga Emmanuel Eboue yang pernah bersama Arsenal, Felipe Melo yang dulu dari Juventus, Albert Riera (Liverpool), dan Fernando Muslera (Lazio). Pelatih mereka (Fatih Terim) juga terbaik di Turki,” papar Mourinho. Mourinho terbantu karena asistennya, Aitor Karanka, merupakan anggota skuad Real kala melawan Galatasaray pada perempat final Liga Champions 2001. Kala itu Los Merengues lolos dengan agregat 5-3. Karanka yakin, memori 12 tahun lalu bisa diulang Sergio Ramos cs musim ini. ”Kami menang 3-0 di Bernabeu kala itu sekalipun kalah (2-3) di Turki. Jika melihat atmosfer ruang ganti kami saat ini yang diliputi keyakinan tinggi, saya percaya, kami mampu lolos ke babak berikutnya,”

Lebih Bagus Ketimbang Era Galacticos

Hamit Altintop Usia: 30 Statistik Musim Ini: 31 laga, 1 gol, 6 assist Rapor bersama Real: 12 laga, 1 gol Juli tahun lalu, Altintop meninggalkan Bernabeu karena jarang dimainkan Real. Kini, selang sepuluh bulan, dia kembali dengan mengusung motivasi tinggi untuk membuktikan dirinya tak layak disingkirkan. Di 16 besar, Altintop menginspirasi kemenangan atas mantan klubnya, Schalke 04. Albert Riera Usia: 30 Statistik Musim Ini: 27 laga, 1 gol, 3 assist Rekor lawan Real: 6 laga (3 menang-2 seri-1 kalah) Pemain yang dulunya berposisi sebagai winger itu menyumbang satu gol dari kemenangan telak 5-1 Real Mallorca atas Real Madrid di Bernabeu dalam Primera Division pada 3 Mei 2003. Dia juga menjadi bagian kemenangan 1-0 Liverpool di Bernabeu dalam leg pertama 16 besar Liga Champions 2009. (dns/bas)

Head to Head 18/4/2001 Real v Galatasaray 3-0 (Liga Champions) 3/4/2001 Galatasar ay v Real 3-2 (Liga Champions) 25/8/2000 Real v Galatasaray 1-2 (Piala Super Eropa)

BURSA

Los Merengues Siap Melibas BERLAGA di Santiago Bernabeu menjadi kesempatan terbaik Real Madrid bermain habishabisan dan memaksimalkan peluang. Itu agar skuad Jose Mourinho membawa modal bagus di leg kedua mengingat kandang Galatasaray diklaim sebagai kandang neraka. Asian Handicap pun memberikan voor kepada tim tamu. Artinya, Los Merengues diyakini bisa menang minimal tiga gol. Rumah bursa dunia juga tidak mengharapkan ledakan Cim Bom di Bernabeu seiring nilai kompensasi sampai 22 kali lipat untuk kemenangan tim away. (dns/ bas) Bursa

Home

Draw

Away

William Hill Ladbrokes Pinnacle Bet Victor

1,18 1,2 1,17 1,15

6,5 6,5 8,9 8,5

15 13 19,6 22

kata Karanka kepada Football Espana. Di sisi lain, kubu tamu yakin bahwa Real bukan tim yang tidak bisa dikalahkan. ”Jika mampu menyelesaikan leg pertama di Bernabeu dengan tie tetap terbuka, kami memiliki kans lolos saat bermain di kandang. Fans kami selalu luar biasa saat bermain home,” kata Sneijder, yang membela Real selama dua tahun (2007–2009), kepada harian olahraga Spanyol Marca. Pemain yang didatangkan dari Inter Milan dua bulan lalu itu senang bisa bereuni dengan Mourinho. ”Sebagai pelatih, Mourinho nomor satu. Dia memberi saya kepercayaan diri dan menikmati sepak bola yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya. Saya sudah menganggap dia sebagai ayah kedua,” tutur gelandang terbaik Liga Champions 2010 itu. (dns/ c13/ca)

Ada Mourinho di Skuad Gala SOSOK Jose Mourinho di Real Madrid tak hanya dikenal sebagai pelatih. Mourinho juga memiliki pengaruh dan kekuasaan yang besar selayaknya presiden klub. Kasus Jorge Valdano misalnya. Mantan manajer umum Real, didepak karena berseberangan dengan Mourinho. Nah, sosok seperti itu juga ada dalam skuad Galatasaray. Dia adalah Mert Cetin. Jabatannya adalah asisten manajer umum. Yang menarik, Mert yang masih berusia 29 tahun itu mendapat julukan Mourinho atau Mini Mou. “Mert seperti jantung dalam tim, orang yang

sangat diperlukan tim kami,” kata Hamit Altintop, gelandang Gala, seperti dilansir Kral spor. Mert memang tidak hanya melakukan tugas sebagai asisten manajer umum. Dia adalah orang yang mengurusi segala kebutuhan dan keperluan pemain. Seperti membantu mencarikan rumah, memilih mobil, sampai mencari sekolah untuk anak-anak mereka. Tak ubahnya asisten pribadi selama 24 jam. Di lapangan, Mert juga kerap berdiskusi urusan teknis dengan pelatih Gala Fatih Terim selayaknya asisten pelatih.

C

M

Y

Kemampuan Mert menguasai banyak bahasa mulai dari Inggris, Italia, Prancis, Spanyol, dan Portugis juga membantu para pemain asing Gala mengaplikasikan strategi Terim. Status Mert sebagai interpreter itu pula yang mungkin membuatnya dijuluki sebagai Mourinho. Interpreter memang pernah dilakoni Mourinho sebelum terjun sebagai pelatih. Yakni, ketika didapuk sebagai penerjemah Sir Bobby Robson di Sporting Lisbon pada 1992. “Mereka mengatakan saya seperti Mourinho. Bagi saya, itu adalah sebuah kehormatan

K

karena banyak yang menyebut Mourinho adalah pelatih yang tidak ada duanya,” kata Mert. Momen istimewa datang bagi Mert seusai laga Gala di kandang Kayserispor dalam ajang Super Lig Turki 17 Maret lalu. Mert berkesempatan bertatap muka dan berbicara dengan Mourinho yang kala itu datang sebagai penonton (sekaligus mata-mata) tapi tiba-tiba mendatangi ruang ganti Gala. “Mourinho memperlihatkan sikap sangat ramah kepada semua orang dan sangat berbeda dengan yang sering kita lihat di lapangan,” jelas Mert. (dns)

PERIODE 2000 sampai 2006, Real Madrid disebut sebagai tim galacticos. Itu mengacu sederet bintang yang dimiliki Real seperti Zinedine Zidane, Ronaldo, Luis Figo, Roberto Carlos, Fabio Cannavaro, Raul Gonzalez, sampai David Beckham. Real pun pernah memenangi semua ajang dari domestik, Eropa, sampai internasional. Sedangkan di era Jose Mourinho atau yang dibangun sejak 2009, Real baru sebatas berjaya di domestik seiring pernah memenangi Primera Division, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Sedangkan di Eropa, Mourinho dan anak asuhnya tengah memburu gelar Liga Champions kesepuluh musim ini (la decima). Meski begitu, Carlos yang menjadi bagian galacticos menilai Real era Mourinho lebih tangguh. Eks bek kiri Real dan timnas Brasil itu juga meyakini la decima akan terealisasi musim ini. “Tidak hanya tetap memiliki pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Kaka. Permainan Real saat ini juga lebih solid dan terorganisasi ,” kata pria 39 tahun yang kini menjabat sebagai direktur olahraga Anzhi Makhachkala itu kepada Sport You. Carlos yang memainkan 512 laga dan mengemas 66 gol selama 11 tahun menjadi penghuni Santiago Bernabeu itu pun mendukung mantan klubnya mampu menyingkirkan Galatasaray di perempat final. Carlos memang memiliki referensi mengenai Galatasaray karena pernah dua musim membela raksasa Turki lainnya, Fenerbahce, setelah meninggalkan Real. “Dalam hal taktik, kedalaman, dan kualitas, Real Madrid masih satu tingkat di atas. Tapi, leg kedua mungkin akan sangat sulit bagi mereka karena atmosfer di setiap laga home Galatasaray tidak ramah bagi tamu. Jika tidak waspada, Galatasaray bisa mengeliminasi Real di Istanbul,” beber satu dari 19 pemain yang pernah mencatat penampilan lebih dari 100 laga di Liga Champions itu. (dns)


ALL SPORT

30 RALAT Terjadi kesalahan peletakkan foto pada terbitan Pontianak Post Selasa (2/4) halaman 30. Seharusnya seperti berikut :

Pontianak Post

MK Bayu, Fayi Akram, Raka Subekti Tertinggi DAFTAR RANKING PEMAIN KOTA PONTIANAK

Periode 1 April '13

TUNGGAL DEWASA PUTRA Ranking

YELLOW JERSEY : Fito Bakdo Prilanji sukses merebut Yellow Jersey di Kejuaraan Balap Sepeda Cyclefest Sarawak di Padang Merdeka Kuching Malaysia Minggu kemarin.

JUARA : MK Bayu dan Ismail (tengah Merah) diabadikan bersama Walikota Pontianak. Bayu sukses merebut dua gelar di kompetisi Pengcab PBSI Minggu malam kemarin. Meskipun dibekap cidera, pemain kidal ini bermain luar biasa dalam laga final dramatis menghadapi Roy Firmansyah. Terima kasih atas perhatiannya

1 M.K. BAYU 2 ROY FIRMANSYAH 3 DONY PERMANA 4 ISMAIL 5 SUHANDRY 5 KHARISMA RIZKY 5 EDWARD 5 RONY AL KUSAIRI GANDA DEWASA PUTRA 1 M.K. BAYU / ISMAIL 2 FEBRY / DICKY ALAMSYAH 3 DONNY P. / ANDREE 4 KHARISMA/SUHANDRI 5 FAISAL/DEDE SUBEKTI 5 MUHAFI/HENDRA 5 CAKRA/WAHYUDI 5 MARWANTO/RONY A. TUNGGAL TARUNA PUTRA 1 FAYI AKRAM 2 KURNIAJI 3 RIKO 4 ROBBY 5 SY. IBNU 5 SY. LUTFI .GH 5 GST. DONY 5 RAKA. S TUNGGAL REMAJA PUTRA 1 RAKA SUBEKTI 2 FAYI AKRAM 3 FALAHUDIN 4 MAX D. 5 DIMAS 5 ADITYA 5 DWIKI 5 KHAIRANY

Nama Pemain Perorangan Beregu Main Total Main Total 1 300 - 1 255 - 1 210 - 1 210 - 1 165 - 1 165 - 1 165 - 1 165 - -

Total Point Main Total 1 300 1 255 1 210 1 210 1 165 1 165 1 165 1 165

PSC Aneka LION PSC Aneka Aneka Aneka Aneka

1 1 1 1 1 1 1 1

300 255 210 210 165 165 165 165

-

-

1 1 1 1 1 1 1 1

300 255 210 210 165 165 165 165

Aneka Yafansa Aneka Aneka

1 1 1 1 1 1 1 1

200 170 140 140 110 110 110 110

-

-

1 1 1 1 1 1 1 1

200 170 140 140 110 110 110 110

CAMP 43 ANEKA Lion Enggang B Camp 43

1 1 1 1 1 1 1 1

100 85 70 70 55 55 55 55

-

-

1 1 1 1 1 1 1 1

100 85 70 70 55 55 55 55

CAMP 43 CA 43M Aneka

Klub

TUNGGAL PEMULA PUTRA 1 RAHMAD R. 2 RYAN SEPTIAN 3 SY. MAHDI 4 ADITYA 5 DWIKI 5 MIRZA 5 SYAHRI 5 FATURROZY TUNGGAL PEMULA PUTRI TUNGG 1 ALIVIA 2 SOFIA F 3 NADIA 4 RIKA FITRI 5 MUTIARA S 5 GANIA 5 TRI SEPTI 5 ISMI

1 1 1 1 1 1 1 1

60 51 42 42 33 33 33 33

-

-

1 1 1 1 1 1 1 1

60 51 42 42 33 33 33 33

1 1 1 1 1 1 1 1

60 51 42 42 33 33 33 33

-

-

1 1 1 1 1 1 1 1

60 51 42 42 33 33 33 33

CAMP 43 ANEKA

CAMP 43 ANEKA ENGGANG ENGGANG

CAMP 43

Camp 43 Aneka Aneka GRAFIS: BUDI KECIK / PONTIANAKPOST

Kejuaraan Renang PRSI Kota Pontianak

6 April, Kolam Renang Oevang Oeray

PONTIANAK--Untuk mencari bibit pelajar berbakat di cabang olahraga renang Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Pontianak pada 6 April mendatang menggulir-

Rabu 3 April 2013

kan Kejuaraan Renang Antar Pelajar se-Kota Pontianak di Kolam Renang Oevang Oeray. Hal itu diungkapkan Ketua Umum PRSI Kota Pontianak Ir EdiRusdiKamtono,didampingi Sekertaris Yusnaldi SSos. Menurutnya, ada beberapa kategori yang akan diperlombakan dalam even kali ini. Yakni, kejuaraan renang antara pelajar dalam rangka seleksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah

yang memperlombakan enam nomor. Yakni, gaya bebas 100 meter dan 200 meter. Gaya dada 100 meter dan 200 metrer. Kemudian gaya punggung 100 meter dan gaya kupu-kupu 100 meter. Kemudian juga akan dilangsungkan kejuaraan renang tingkat formula antar SD, SMP dan SLTA yang akan memperlombakan kategori tingkat SD dengan nomor 50 meter gaya

bebasdangayadada.Kemudian tingkatSLTPmemperlombakan 50 meter gaya bebas dan dada. Dan tingkat SLTA memperlombakan 50 meter gaya bebas dan gaya dada. “Seluruh nomor perlombaan ini diperuntukan untuk putra dan putri pelajar se-kota Pontianak. Dan kategori perlombaan yang boleh diikuti maksimal dua nomor perlombaan,” ungkap dia. Dijelaskan dia, pendaftaran

C

M

Y

K

dilakukan oleh sekolah bersangkutan dengan menggunakan formulir seperti contoh terlampir. ”Untuk pendaftaran bisa ditujukan ke Pengcab PRSI Kota Pontianak di Kolam Renang Oevang Oeray atau langsung ke saudari Sri 08125738419. ”Technical meeting akan dilaksanakan pada 5 April pukul 16.00 WIB di Kolam Renang Oevan Oeray,” jelasnya. (bdi)

8 Sirkuit Daerah Tentukan Rangking Point PONTIANAK—Guna mencari pemain muda berbakat di kota Khatulistiwa, PBSI Kota Pontianak menggulirkan Program kejuaraan bulutangkis berkonsep Sirkuit Daerah. Nantinya ada delapan even yang digulirkan untuk menentukan pebulutangkis terbaik kota ini. Dipilih dalam beberapa kategori yakni tunggal pemula, tunggal remaja, tunggal taruna, tunggal dewasa dan ganda dewasa. Kejuaraan Bulutangkis Pemkot Open yang digulirkan Minggu (31/3) kemarin merupakan even pertama dari Sirkuit Daerah. Selanjutnya ada tujuh even lanjutan yang siap bergulir. Pada 2226 April Polnep Badminton Open Tournament. Di bulan Mei digelar PDAM Open Tournament. Pada 4 Juni 2013 digulirkan Walikota Cup. Oktober 2013, PATIRO Open Tournament. Pemkot Open II berlangsung Nopember 2013 dan terakhir Desember 2013 CKP Badminton Open III. “Dari delapan even ini kita akan menentukan rangking point pe-bulutangkis tersebut. Di akhir tahun yang terbaik akan kita berikan apresiasi. Rencannya kita akan menyekolahkan mereka untuk berlatih di klub bulutangkis terbaik di Jawa,” ungkap Sy Ismail, Ketua Umum PBSI Kota Pontianak didampingi Sekretaris Umum Yasir kepada Pontianak Post kemarin. Saat ini, jelas dia, berdasarkan nilai yang diperoleh di sirkuit seri pertama telah ditentukan delapan pemain

terbaik berdasakan kategori yang dipertandingkan. Kategori Tunggal Dewasa, tempat pertama direbut oleh MK Bayu dengan nilai 300. Posisi kedua, Roy Firmansyah (255). Ketiga dan keempat Dony Permana (210) dan Ismail (210). Kemudian ditempat kelima ditempati masing-masing Suhandry, Kharisma Rizky, Edward, Rony Al-Kusairi dengan nilai yang sama 165. Kategori Ganda Dewasa, rangking point teratas direbut MK Bayu/Ismail (300). Posisi kedua, Dicky Alamsyah/Febry (255). Posisi ketiga, Donny/ Andre (210). Posisi keempat, Kharisma/Suhandri (210). Posisi kelima, Faisal/Dede Subekti, Muhafi/Hendra, Cakra/Wahyudi, Marwanto/ Rony dengan poin sama 165. Kategori Tunggal Taruna, tempat pertama ditempati Fayi Akram (200), kedua Kurniaji (170), ketiga Riko (140), keempat Robi (140). Posisi kelima Sy Ibnu, Sy Lutfi, Gusti Doni dan Raka dengan perolehan poin masing-masing 110. Kategori Tunggal Remaja, Raka Subekti (100), Fayi Akram (85), Falahudin, Max D (70). Dimas, Aditya, Dwiki, Khairani di posisi kelima dengan masing-masing poin 55. Kategori Pemula Putra rangking poin pertama direbut Rahmad dengan nilai 60. Kedua, Rian Septian (51). Ketiga Sy Mahdi (42). Keempat Aditya (42). Kelima Dwiki, Mirza, Syahri, Faturozi dengan nilai yang sama masing-masing 33 poin. Kemudian di kategori Pemula Putri, rangking poin pertama direbut Alivia (60), kedua Sofia (51), ketiga Nadia (42), keempat Rika Putri (42) dan kelima Mutiara, Gania, Tri Septi, Mutiara dengan perolehan poin yang sama 33. (bdi)


Pontianak Post

Rabu 3 April 2013

FOOTBALL LOVERS

31

Reus Yakin Dortmund Bisa Jadi Kampiun Liga Champions

Jadi Tambang bagi Klub Elite

MALAGA  Menjelang pertemuan kontra Malaga, bintang Borussia Dortmund Marco Reus menyuarakan optimismenya untuk melewati lawan timnya itu, terus maju, dan menjuarai Liga Champions musim ini. Di Liga Champions musim ini Dortmund mengawali perjalanannya di “grup neraka” berisikan tim-tim yang musim lalu menjuarai liganya masing-masing: Real Madrid, Ajax, dan Manchester City. Dortmund berhasil menjawab tantangan tersebut dengan menjadi juara grup dan mencatat hasil gemilang; empat kali menang dan dua kali imbang dan tidak pernah kalah. Di babak 16 besar, ‘Die Schwarzgelben’ kemudian juga melaju dengan mulus setelah melibas Shakhtar Donetsk dengan skor 2-2 dan 3-0. Dortmund pun tiba di babak delapan besar tanpa terkalahkan. Dengan catatan tersebut Reus pun cukup yakin Dortmund punya kemampuan untuk terus maju, meski kini ada Malaga yang sudah menanti dalam partai leg I perempatfinal di La Rosaleda, Kamis (4/4) dinihari WIB. “Ya, tentu saja kami bisa menjuarainya. Saya percaya kami bisa melakukannya karena kami sudah sampai sejauh ini,” kata Reus di Guardian. “Malaga adalah (lawan) berikutnya dan di tahap ini di Liga Champions, Anda (punya peluang) bisa memenanginya. Sekarang semua terasa memungkinkan. Tapi Malaga adalah tim bagus. Hal-hal kecil akan menentukan hasilnya, tapi kami sudah pasti bisa melaju lebih jauh,” tambahnya. “Kami pantas menang di seluruh partai Liga Champions yang sudah kami lakoni, karena kami bisa memaksa lawan-lawan mengikuti permainan kami. Tentu saja tim seperti Madrid punya pemain-pemain kelas dunia dan mereka sulit ditundukkan. Tapi gaya permainan menekan kami membuat banyak masalah untuk semua tim--termasuk Real,” serunya.(int)

PUNYA sederet pemain muda potensial memang menyenangkan bagi pelatih Borussia Dortmund Juergen Klopp, tetapi dia juga harus harap-harap cemas setiap bursa transfer dibuka. Para pemain mereka banyak jadi incaran klub-klub elite. Saat ini Marco Reus dikaitkan dengan Chelsea, Manchester City, dan Manchester United. Lalu, Robert Lewandowski diminati United dan Bayern Munchen. Sedangkan, defender Mats Hummels didekati United dan Barcelona. Masih banyak pemain potensial Dortmund lainnya yang sudah dipantau klub-klub elite Eropa. Mereka menyebar pemandu bakat untuk memperhatikan talenta-talenta muda Dortmund. Ibaratnya, Dortmund adalah tambang pemain. Bukan hanya pemain yang menjadi incaran klub elite, bahkan sang pelatih Klopp juga diminati. Beberapa media di Inggris menyebutkan sebagai pengganti yang tepat bagi Sir Alex Ferguson dan United atau Arsene Wenger di Arsenal. Yang membuat direktur olahraga Dortmund gundah

Marco Reus

karena beberapa pemain mereka mulai tergoda. Bahkan, Lewandowski sudah menolak

C

M

Y

K

memperpanjang kontraknya. Dia berpotensi angkat kaki pada akhir musim ini dengan

gratis. Zorc agak lega karena bintang muda mereka lainnya seperti Reus menyatakan siap

bertahan. Gelandang serang yang digaet dari Borussia Monchengladbach awal musim ini tersebut menyatakan tidak mau termakan rumor. “Apakah Chelsea juga tertarik kepada saya? Benarkah? Sayang, seringkali media salah tentang itu. Saya tidak bisa mengatakan tidak, tetapi sekarang saya bahagia di sini dan memiliki lima tahun kontrak dengan tim yang saaya cintai,” jelas Reus k e - pada Guardian. Apalagi performa Dortmund juga cukup baik dalam beberapa musim terakhir. Mereka stabil di Bundesliga Jerman, di mana dua musim sebelumnya selalu juara dan musim ini berpotensi sebagai runner-up. Di Liga Champions, mereka kini mencapai perempat final. “Kami berencana memenangkan banyak trofi. Saya sangat mencintai kota ini karena warganya memiliki hasrat yang besar terhadap sepak bola. Sangat menyenangkan rasanya ketika bertanding di hadapan fans seperti itu,” terang Reus. (ham)


NICHOLAS SAPUTRA “Film itu adalah anugerah seni terindah yang pernah dimiliki manusia.”

32

Pontianak Post ʁ Rabu 3 April 2013

- Janji Joni -

Mulai dari Hal Kecil

Bangga Kampanyekan Cinta

Rutin Sosialisasi

Lingkungan MENJADI Duta Lingkungan Hidup punya kebanggaan tersediri bagi dua dare Pontianak ini. Mendapat pengalaman dan ilmu yang berharga salah satunya. Mereka juga punya kapasitas yang lebih mengajak masyarakat untuk perduli terhadap lingkungan. Banyak program dan kegiatan yang mereka rancang untuk mengkampanyekan cinta lingkungan dan mereka bangga bisa melakukannya.

Indarci

Aulia Ismaya Firiani

Duta Lingkungan Hidup Favorit Juri Regional Kalimantan 2012

Duta Lingkungan Hidup Kota Pontianak 2012

TERPILIH sebagai Duta Lingkungan Hidup Kota Pontianak 2012 menjadi pelajaran berharga bagi Aulia Ismaya Fitriani. Cewek yang memang senang tampil di depan umum ini bisa belajar bersosialisasi dengan lebih baik. Bertemu dengan banyak orang dari berbagai kalangan adalah salah satu pengalaman berharga baginya. Nggak hanya itu, menjadi seorang duta memberikannya kapasitas yang lebih untuk mengajak generasi muda agar lebih perduli dan menjaga lingkungan hidup. Dimulai dari orang-orang terdekat dan hal kecil seperti perlakuan terhadapa sampah menjadi langkah awal Aulia untuk menunjukkan kontribusinya pada lingkungan. Menegur secara halus temannya yang membuang sampah sembarangan udah menjadi rutinitasnya. Terdengar simple memang, tapi hal kecil seperti ini memberikan dampak positif yang besar bagi lingkungan. Sampah, terkadang menjadi hal yang terabaikan, tak sedikit dari kita yang masih kebablasan membuang sampah tidak pada tempatnya. Mulai dari hal kecil ini lah, Aulia mengingatkan

Like fanpage Xpresi : Xpresi Pontianak Post

kembali setidaknya kita punya rasa simpati pada lingkungan dan dari aksi kecil ini pula kita bisa ikut berkontribusi untuk lingkungan. Nggak hanya sampai di tingkat kota, Aulia juga terus melangkah hingga ke tingkat provinsi. Meski harus cukup puas dengan meraih juara harapan 1 dan juara favorit Duta Lingkungan Hidup Prov. Kalbar 2012 namun semangat mahasiswi Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran Untan dalam misi pelestarian lingkungan hidup terus berkobar. Buktinya, banyak kegiatan yang berkenaan dengan lingkungan hidup yang diikutinya. Bersama Kotaku (Komunitas Duta Lingkangan Hidup) dia turut mensukseskan program Wisata Bersih yaitu dengan mengunjungi tempat wisata dan sosialisasi ke masyarakat masalah penanganan sampah, terutama pemisahan sampah organin dan non organic. Menurut cewek kelahiran Pontianak, 18 Oktober 1994, s e k a ra n g i n i memang sudah banyak aksi dari pemerintah, lembaga maupun komunitas yang perduli dengan lingkungan hidup.

Follow Xpresi : @XpresiPtkPost

PONTIANAK-Berawaldarisituasi sekolah tempatnya belajar yang dinilainya gencar menyosialisasikan pentingnya para siswa mencintai dan ramah lingkungan, membuat Indarci mulai tertarik dan belajar mencintai lingkungan. Ta k p u a s d e n g a n u p a y a merangkul sejumlah teman dekat untuk bersama menjaga keasrian alam, dara kelahiran 23 Februari 1992 ini berkeinginan mempunyai kesempatan lebih besar dalam hal mengkampanyekan pentingnya masyarakat dalam mencintai dan menjaga kelestrian alam. K e i n g i n a n b i s a mengkampanyekan ke masyarakat luassoallingkunganitupunterwujud saat dirinya tertarik mengikuti ajang pemilihan Duta Lingkungan Hidup tahun 2011 lalu. “Kebetulan saya mempunyai beberapa teman yang aktif di dunia modeling dan sering mengikuti ajang seperti bujang dare, puteri pariwisata dan ajang sejenisnya. Semula saya beranikan diri meminta info dari temanteman soal event pemilihan duta lingkungan hidup dan akhirnya saya ikut,” jelas alumni SMA Negeri 1 Pontianak ini. Dengan semangat dan kerja keras dan setelah mengikuti serangkaian proses seleksi, akhirnya Cici berhasil

Contohnya selebrasi Earth Hour beberapa waktu lalu, dimana ada satu hari mengingatkan kita untuk perduli terhadap lingkungan. Selain itu, diadakannya Car Free Day juga menjadi langkah yang baik terhadap lingkungan. Car Free Day menjadi pilihan kawasan yang sehat pada Minggu pagi. Taman-taman di Pontianak juga sudah mulai direnovasi dan semakin banyak, ketersediaan tempat sampah juga turut membantu terlaksananya kelestarian lingkungan hidup. Baginya, lingkungan adalah sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan. Lingkungan menjadi tempat dimana kita hidup dan sesuatu yang memberikan kita kehidupan. Oleh sebab itu, kelangsungan dan kelestarian lingkungan hidup menjadi sangat penting baginya. Jika sampah dapat ditanggulangi dengan baik dan pohon diperbanyak, maka Pontianak juga akan mewujudkan kelestarian lingkungan hidup. Tentunya semua pihak juga turut serta, terutama kita sebagai generasi muda yang harus peka terhadap lingkungan sekitar. Sebenarnya nggak perlu hal-hal besar, jika hal kecil dilakukan secara bersama maka hasil dicapai pun akan maksimal. (sya)

< Gimana cara ikutan Pemilihan Duta Lingkungan Hidup 2013 ini? Gampang banget. Kamu berusia antara 16 – 23 tahun dan belum menikah. Merupakan warga kota Pontianak, dibuktikan dengan KTP atau surat domisili. Buat kamu yang anak luar kota Pontianak, bagusnya ikutan deh Duta Lingkungan Hidup di kabupaten/kota tempatmu berasal. Karena di masingmasing daerah di propinsi Kalbar khan memang diadakan Pemilihan ini juga. Sebelum nanti akhirnya para pemenang di daerah akan terpilih maju ke tingkat propinsi.

< JANGAN ngaku anak muda gaul, kalau enggak mencintai lingkungan. Mulailah dari sekarang tunjukkan kepedulian kamu terhadap bumi dan lingkungan tempat kita tinggal. Salah satu caranya, bisa dengan mengikuti ajang bergengsi ini: DUTA LINGKUNGAN HIDUP. Seperti halnya dua gadis cantik diatas, Indarci dan Aulia asal kota Pontianak, yang di usia mudanya layak dijadikan panutan karena telah aktif mengkampanyekan cinta lingkungan kepada sesama anak muda. Bahkan, kepada siapapun yang mereka temui. Semuanya demi bumi yang tetap terjaga, lingkungan yang bersih, hijau dan nyaman ditinggali oleh para penghuninya.

C

M

Y

K

meraih juara 2 Duta Lingkungan Hidup tingkat Kota Pontianak. Kemudian, ia bersama juara 1 berhak maju ke tingkat propinsi. Disini, Cici kembali menyabet gelar juara kedua. Dan ia berhak untuk dikirim mewakili Kalimantan Barat di ajang Pemilihan Duta Lingkungan Hidup tingkat regional Kalimantan. “Meski belum bisa meraih prestasi maksimal jawara, namun Alhamdulillah saya meraih predikat favorit pilihan juri,” cetusnya. Bagi Cici, banyak hal positif yang didapat saat menyandang predikat Duta Lingkungan Hidup. “Selain bisa ketemu langsung dengan Menteri Lingkungan Hidup dan pejabat tinggi Negara lainnya, yang lebih membuat saya puas dan bangga, saya bisa punya banyak kesempatan lebih besar lagi untuk menyosialisasikan pentingnya mencintai dan melestarikan lingkungan untuk masyarakat banyak,” ungkap anak ke tiga dari empat bersaudara ini. Selain itu lanjutnya, keuntungan lain yang bisa diperolehnya yakni dia mulai bisa belajar dan mengaktualisasikan diri di dunia lingkungan hidup. Bahkan bisa belajar dan mengimplementasikan untuk mendaur ulang sampah, baik

sampah organik dan non organik untuk diolah menjadi barang yang memiliki nilai lebih tinggi. “Kalautakadahalangan,rencanya Juni mendatang, saya dan temanteman bakal menggelar semacam pelatihan bagi masyarakat terutama komunitas pecinta lingkungan Kalbar. Dengan harapan kedepan akan makin banyak masyarakat mencintai dan melestarikan lingkungan” ungkapnya Kendati bangga, karena diberi kesempatan untuk menjadi Du t a L i n g ku n ga n Hi d u p, namun Indarci masih merasa sedih lantaran dia melihat masih terdapat sebagian warga yang kurang peduli akan kelestarian dan mencintai lingkungan. Upaya untuk mengkampanyekan lingkungan bagi Indarci tak hanya dilakukan saat menyandang predikat sebagai Duta Lingkungan Hidup, namun Mahasiswi Ekonomi Untan Jurusan Akuntansi ini berkeinginan jika dirinya sudah memiliki ekonomi yang mapan, ingin memberikan konstribusi dana baik secara lembaga atau perorangan untuk penghijauan seisi kota. “Berharap bisa membangun perumahan berbasis lingkungan, seperti setiap rumah punya solar system sendiri,” pungkasnya. (ash)

< Enggak sesusah kalo mau jadi peragawati atau peragawan yang tingginya harus diatas 170 cm kok, untuk ikutan even ini, kamu cukup punya tinggi badan untuk cewek minimal 160 cm dan cowoknya 165 cm. Trus, juga belum pernah memenangkan perlombaan serupa. Jadi yang udah pernah menang, beri kesempatan kepada kawan-kawanmu yang lain untuk nyoba ya!

< Daftarnya dimana? Gampang, kamu datang ke Graha Pena Pontianak Post di Jalan Gajahmada 2 – 4 Pontianak. Kamu bisa ambil formulirnya disini, GRATIS… tis! Atau kamu coba deh nanyain ke pihak sekolah atau kampusmu tentang pemilihan ini, karena kita Panitia dari kru Xpresi dan For Her (Pontianak Post) sudah mengirimkan undangannya ke hampir seluruh sekolah dan kampus yang tersebar di penjuru kota ini. Kalo infonya enggak juga diperoleh, yawda datang saja ke kantor Kami, di lantai 5. Ditunggu kedatangannya ya! Masih bingung? Hubungi contact person panitia. Catat ya, Mella di 082352883580 atau Asih di 085750050755. Enggak dipungut bayaran kok heheee…


Penelitian di Universitas Western Ontario Kanada menyebutkan, suami-istri yang lebih sering berbagi dalam melakukan pekerjaan rumah memiliki tingkat keharmonisan lebih tinggi daripada mereka yang tidak. Bisa membuat Anda dan suami juga lebih hemat, karena tidak mempekerjakan pembantu rumah tangga. Salah satu pekerjaan yang dapat dilakukan bersama diantaranya mencuci piring, menyiram tanaman atau menjemur pakaian. SCIENCE DAILY

Tahukah

Anda?

Pontianak Post Rabu 3 April 2013

F A M I L I A

D

PEMBANTU rumah tangga saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi keluarga terutama Anda yang memiliki aktifitas di luar rumah. Namun untuk memilih pembantu yang tepat dan cocok bukanlah hal yang mudah. Untuk mencari pembantu, tak bisa sembarangan juga, karena pembantu rumah tangga akan mengerjakan pekerjaan rumah dan akan memasuki daerah privasi keluarga di rumah. Oleh karena itu, memang Anda harus cerdas memilih dan menentukan pembantu rumah tangga yang baik. Oleh : ANGGITA ANGGRIANA

ENGAN kesibukan dan kegiatan yang Anda dan suami lakukan, tak cukup waktu untuk Anda mengurus semua pekerjaan rumah tangga sendirian, untuk itu dibutuhkan seorang pembantu rumah tangga dalam keluarga. Pembantu rumah tangga (selanjutnya disebut PRT, red) saat ini sudah menjadi kebutuhan banyak keluarga yang tinggal di kota-kota besar. Terutama di zaman modern ini, dimana banyak ibu yang harus bekerja di luar rumah dan terpaksa meninggalkan anak-anak mereka dengan PRT dan (juga) baby sitter di rumah. Menengok kasus yang akhir-akhir ini kerap terjadi, penculikan anak, kekerasan pada anak-anak, pencurian, perampokan, pembunuhan hingga perselingkuhan, pembantu rumah tangga kerap terlibat di dalamnya. Makanya kewaspadaan tinggi juga diterapkan oleh para perempuan ini dalam memilih PRT yang bekerja di kediamannya. Mereka tak mau asal pilih, namun harus melalui dulu ‘interogasi’ mendalam agar yang dipilih memang benarbenar aman dan cocok bekerja di rumah mereka. Penekanan itulah yang ke luar dari bibir Aulia Rahima (30 thn). Hal pertama yang dilakukannya sebelum memilih pembantu rumah tangga adalah mengetahui secara detail mengenai calon pembantu yang akan bekerja di rumahnya. “Saya kontak langsung dengan dia dulu, yah semacam mewawancarai dialah mengenai asal usul, orang tua dan saudaranya,” ujar ibu muda yang tinggal di Jalan Arteri Supadio ini. Kemudian barulah ia akan menanyakan tentang detail keahlian dan apa saja yang bisa dilakukannya dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga. “Kalau sudah mendapat jawaban lengkap dan saya sreg dengan dia, barulah saya menerimanya. Tenanglah saya menitipkan anak-anak kepadanya,” katanya. Pun ia sendiri memang kalau mencari PRT tak pernah jauh-jauh, karena selalu mendapat dari rekomendasi saudara. “Saya tak perlu terlalu cemas, karena PRT yang kerja khan dia-

wasi juga langsung ibu mertua yang tinggal di rumah,” timpalnya. Tak berbeda jauh diungkapkan Puteri Tanjungsari (27 thn). Selama ini ia selalu mendapat PRT dari rekomendasi saudara. “Biasanya PRT di rumah saudaraku punya saudara atau kenalan di kampungnya, nah orang itulah yang kemudian direkomenden untuk dipekerjakan di rumahku,” bebernya. Ia sendiri selalu meminta rekomendasi pembantu rumah tangga yang baik dan sudah berpengalaman di dalam bidangnya untuk mengurus rumah tangga, khususnya dalam merawat anak-anak. “Aku memberi kepercayaan kepada PRT pilihanku, dengan harapan dia juga memegang amanah yang telah aku berikan tersebut. Dengan kepercayaan, akan memberikan efek yang baik untuk hubungan komunikasi antara aku dan dia,” urai warga Parit Haji Husin II ini menjawab For Her. Atas dasar itulah, ia lebih menyukai mencari PRT yang menetap atau menginap di rumahnya, karena ini akan memudahkan dirinya untuk bisa mengawasi secara langsung kerja PRT bersangkutan. “Aku tak segan-segan mengajaknya berlibur bareng bersama keluarga. Selain bentuk ucapan terima kasih, juga sebagai cara yang ampuh kulakukan agar dia merasa betah dan nyaman bekerja di rumahku,” ujarnya. Dalam kehidupan modern, terutama bagi seorang wanita karir seperti Marasella (31 th), keberadaan PRT memang sangatlah dibutuhkan. “Kalau saya sudah memilih PRT berarti dia sudah memenuhi kualifikasi yang saya tetapkan,” tegasnya. Karena bila sudah bekerja di rumahnya, berarti orang itu bukan dianggapnya sebagai pekerja saja, tapi lebih itu sudah dipercayainya seperti layaknya seorang saudara. “Terlebih di rumah khan hanya tinggal saya dan ibu, sehingga PRT inilah yang akan menemani ibu bila saya bekerja atau ke luar rumah,” tandasnya. Jadi sistemnya lebih pada bekerja dengan cara kekeluargaan. Hubungan ini sengaja diciptakan agar adanya rasa nyaman dan PRT menganggap bekerja seperti di rumah sendiri. **

Percantik Rumah dengan

Motif Bunga

TREN musim panas identik dengan motif bunga. Tren floral tidak hanya bisa diterapkan pada rancangan busana saja, tapi juga dekorasi ruangan. Motif bunga menghadirkan nuansa romantis, segar, cantik sekaligus manis pada ruangan. Berikut ini cara mudah menghias rumah dengan elemen bunga, seperti dilansir Boldsky.

1. Wallpaper

Melapisi dinding dengan wallpaper merupakan cara paling praktis untuk menghadirkan unsur bunga ke dalam ruangan, dan membuat rumah Anda lebih cantik dalam sekejap. Anda bisa memilih mulai dari motif bunga kecil atau besar, sampai bunga lili yang elegan. Perlu diperhatikan, pilih motif sesuai dengan luas ruangan. Motif kecil untuk ruangan kecil dan besar untuk ruang yang lebih luas.

2. Sofa

Tinggalkan dulu gorden polos, ganti dengan gorden motif bunga berwarna cerah. Untuk ruang tamu, pilih warna yang agak gelap dengan motif bunga kecil dan jarang untuk membuat sofa dan aksesori rumah lainnya tampil lebih menonjol. Sementara untuk kamar tidur, gunakan gorden dengan warna lebih lembut.

Semarakkan ruangan dengan sofa bermotif bunga. Cukup tempatkan satu sofa kecil motif bunga yang warnanya senada dengan furnitur yang sudah ada dan sesuaikan dengan tema dekorasi ruangan.

3. Bantal Hias

Bantal hias merupakan elemen pentingdalammenataruangan.Untuk ruangan yang lebih cantik dan segar, gunakan sarung bantal motif bunga. Jika ingin kesan yang lebih unik, pilih sarung bantal dengan motif yang berlainan namun masih dalam satu tema warna. Tapi batasi penempatannya, jangan terlalu banyak menempatkan bantal hias dalam satu ruangan karena akan terlihat ‘ramai’.

5. Seprei

Ingin kamar yang lebih cantik, tapi terlalu sibuk untuk mendekorasi ulang? Gunakan saja seprei dan sarung bantal motif bunga. Pilih warna-warna kontras dengan palet gelap, sementara motif bunga berwarna terang. Misalnya, warna dasar seprei merah tua sementara motif bunga berwarna kuning atau warna dasar hijau pupus sementara bunga warna oranye. Hasilnya, kamar tidur Anda akan tampak lebih besar, cerah dan segar. (*/bbsb)

4. Gorden

C

M

Y

K

33

Ketahui Latar Belakang & Pengalaman Dia

1


34

Pontianak Post

C

M

Y

K

Rabu 3 April 2013


Pontianak Post

Rabu 3 April 2013

Musprov Perpani Pilih Mustaat Saman PONTIANAK—Pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kalimantan Barat telah melaksanakan musyawarah provinsi (Musprov), Rabu 29 Maret 2013 kemarin. Hasil musyawarah tersebut menetapkan, Mustaat Saman, Ketua Perpani Kalbar periode 20132017. Kemudian musprov juga menghasilkan keputusan program kerja Perpani Kalbar ke depan. “Kita berharap kepengurusan baru terpilih ini dapat membawa Perpani Kalbar lebih meningkat. Kemudian dapat mencetak bibit-bibit atlet panahan berprestasi. Serta tantangan ke depan ketua terpilih dapat menargetkan PON tahun 2016 lebih baik dari kepengurusan sebelumnya,” kata Hendri Nazir, Tim formatur Perpani Cabang Singkawang, Selasa (2/4) kemarin. Hendri menambahkan Musprov Perpani Kalbar 2013 menghasilkan beberapa keputusaan. Untuk itu dia berharap keputusan tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknnya. “Kita berharap perpani Kalbar semakin baik kedepan. Serta diharapkan berkembang dan banyak mencetak prestasi,” ungkap Ketua Perpani Cabang Singkawang itu belum lama ini. Ketua Perpani Periode 2013-2017, Mustaat Saman menyatakan keputusan Musprov akan dilaksanakan. Hal tersebut diungkapkan dia sesuai dengan aturan dan keputusan musprov Kalbar 2013. Dia berharap kedepan seluruh cabang Perpani Kabupaten/kota Kalimantan Barat dapat berkerjasama. “Target kita untuk 2013-2014, persoalan fasilitas peralatan selesai. Kemudian cabang-cabang pengurus Perpani di kabupaten/kota sudah terlengkapi semua,” janji Mustaat yang berharap Perpani Kalbar periode 2013-2017 lebih baik lagi. (irn)

METRO SPORT

35

Perserosi Nyatakan Dukung Machmud

Sy Machmud Alkadrie

PONTIANAK—Gaung pemilihan Ketua Umum KONI Kalbar yang rencananya akan berlangsung 24-26 Mei mendatang di Hotel Mercure mulai ditabuhkan. Kandidat Ketua Umum KONI Kalbar hingga kini masih dipertanyakan. Namun beberapa Pengprov telah memberikan sinyal dukungannya kepada ketua lama Sy Machmud Alkadrie SH. Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Umum Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kalimantan Barat Zulfidar Zaedar Mochtar.

Secara tegas dan lugas dirinya meminta agar Sy Machmud kembali bersedia memimpin KONI Kalimantan Barat untuk periode selanjutnya. Alasannya cukup sederhana, Machmud merupakan figur yang terbuka dan terbukti mampu meningkatkan prestasi olahraga daerah ini. “Itu sudah terlihat di PON kemarin. Kalbar mampu naik peringkat dari 21 menjadi 16. Itu prestasi yang luar biasa bagi kami,” kata dia. Menurut mantan Ketua Perhimpunan Mahasiswa se-Jawa tersebut dari kepengurusan

Perserosi dirinya menyatakan dengan tegas mendukung Sy Machmud kembali sebagai Ketua Umum KONI Kalimantan Barat. “Kami yakin ditangannya prestasi olahraga Kalbar akan kembali bersinar,” ungkap dia. Dikatakan dia, ditangan Sy Machmud, KONI Kalbar menjadi sebuah organisasi yang cukup solid. KONI juga sukses membina hampir seluruh pengurus cabang olahraga dengan baik. Kemudian manajemen pembinaan atlet juga sangat terbuka. ”Ini yang saya suka dengan beliau. Kendati orangnya blak-

blakan, tapi sangat fair. Beliau punya komitmen, jika sudah bilang A maka itulah yang akan beliau lakukan. Mencari beliau juga tidak susah, diwarung kopipun bisa ditemui, ini tentu akan kita sulit temukan dari figur lainnya,” kata Zulfidar. Pria yang juga aktif dalam bidang periklanan di Kalimantan Barat ini menyakini tak hanya dirinya yang mendambakan Sy Machmud terpilih lagi sebagai Ketua Umum KONI Kalbar. ”Saya yakin pengprov lain juga memiliki pemikiran yang sama dengan saya,” ujar dia. (bdi)

SMP 21 Targetkan Piala Tetap PONTIANAK—Liga futsal tingkat pelajar se Kalimantan Barat memasuki laga yang semakin ketat. Klub futsal SMP Negeri 21 Pontianak unggul atas MTs 2 Pontianak dengan skor akhir 3-2. Kemenangan itu diraih pada menit-menit akhir pertandingan. “Menitmenit terakhir pertandingan sangat menegangkan. Tapi kita

akhirnya bisa menang,” ungkap Pribowo, Manager SMPN 21 Pontianak, Selasa (2/4) di GOR Pengsuma. Dua kali liga futsal antarpelajar dilaksanakan, tim SMPN 21 Pontianak selalu meraih juara. Jika kali ini mereka mampu mempertahankan gelar juara, maka mereka akan mendapatkan piala tetap. Meskipun

C

M

Y

K

itu sulit dia, dia berharap para pemain dapat lebih focus dan menjaga kekompakkan. Muhamad Niki Syawaludin, Ketua panitia penyelenggara liga futsal pelajar ke III se Kalimantan Barat menyampaikan pertandingan dibagi menjadi 1 even 2 kompetisi. Dijelaskan dia ada pertandingan Internasional fans club futsal league

dan pertandingan fans club regional Kalbar U-23. Peserta diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA. Kemudian jumlah club bertanding ada 12 club SMP, 15 club SMA, dan 8 fans club, paparnya. Niki juga menjelaskan sistem pertandingan setengah kompetisi. Pertandingan diungkap dia sudah dilaksanakan dari

tanggal 28 Maret 2013 dan berakhir 6 April 2013. Setiap laga pertandingan 1 hari maksimal ada 8 club yang bertanding. Sedangkan wasit pertandingan diambil dari badan wasit futsal Kalbar. “Babak penyisihan sudah berakhir hari ini (kemarin) Selasa (2/4). Untuk pertandingan selanjutnya masuk diperempat final,” pungkas Niki. (irn)


SOCCER

36

Pontianak Post

Rabu 3 April 2013

STADION : LA ROSALEDA-WASIT : JONAS ERIKSSON (SWEDIA)

MALAGA

DORTMUND

BENTROK DUA KUDA HITAM MALAGA- Debutan tapi langsung mencapai perempat final Liga Champions. Itulah capaian Malaga musim ini. Alasan itulah yang membuat mereka disebut sebagai kuda hitam. Apalagi, motivasi berlipat karena musim depan absen karena sanksi UEFA. Kejutan ini mengingatkan akan prestasi pelatih Malaga Manuel Pellegrini membawa Villarreal yang tidak diunggulkan mencapai semifinal pada 2005-2006. Masalahnya, di perempat final mereka harus menghadapi kuda hitam lainnya, Borussia Dortmund. Malaga kebagian sebagai tuan rumah lebih dulu di La Rosaleda, dini hari nanti WIB. Agar menjaga peluang lolos, mereka harus menang dan kalau bisa menjaga gawang supaya tetap clean sheet. Sebab, mencari kemenangan pada second leg di kandang Dortmund akan sulit. Musim ini, Dortmund belum tersentuh kekalahan di Liga Champions. Padahal, di fase grup mereka bersua Real Madrid, Manchester City, dan Ajax Amsterdam. Lalu di babak 16 besar mereka meladeni klub kaya Ukraina Shakhtar Donetsk. Secara tradisi, Dortmund juga lebih baik. Mereka pernah menjuarai Liga Champions pada 1997. Sedangkan Malaga sedang mengejar sejarah. “Bila kami bisa mencapai tahap ini, maka bukti sebagai tim kuat,” kata Joaquin, winger Malaga, seperti dikutip Reuters. Dengan memadukan kekuatan pemain senior seperti Joaquin, Martin Demichelis, Jeremy Toulalan, Roque Santa Cruz, dan talenta muda seperti Isco, Malaga siap menantang Dortmund bermain terbuka. “Kami harus agresif dan mengambil inisiatif,” jelas Joaquin. Modal mereka di La Rosaleda juga cukup baik.

Dor 1 Weidenfeller

29 Schmelzer

27 Santana

6 Bender,

11 Reus

7 Joaquin

16 Iturra 2 Gamez

3 Weligton 13 Caballero

Mal

aga (

Isco

Lewandowski

Tercatat, dari 12 pertandingan Eropa terakhir, sembilan laga di antaranya diakhiri dengan clean sheet. Dibandingkan dua tim Spanyol lainnya, tekanan kepada Malag juga lebih kecil. Keuntungan lagi Malaga karena memiliki Demichelis dan Santa Cruz yang memahami sepak bola Jerman. Keduanya

C

M

pernah bermain di Bayern Munchen dan kerap bersua Dortmund di lapangan. Pengalaman mereka diyakini berguna bagi Pellegrini. Apalagi Dortmund sedang mengalami masalah dengan kurang fitnya beberapa pemain andalannya. Bek Marcel Schmelzer patah hidung, Sven Bender dan Kevin Grosskreutz

Y

K

4-2-

3-1)

nd

(4-2

-3-1

)

Pe Juelatih : rg Klopen p

26 Piszczek

8 Guendogan

10 Goetze 9 Lewandowski

4 Subotic

tmu

24 Santa Cruz

16 Blaszczykowski

10 Baptista

22 Isco 8 Toulalan

5 Demichelis

25 Antunes Pela M tih Pell anuel: egri ni

bermasalah engkelnya. Sedangkan, Marco Reus dan Felipe Santana dalam pemulihan. “Marcel sudah membaik dan kemungkinan akan bermain dengan memakai topeng pelindung wajah. Selain itu persiapan kami cukup baik dan intensif. Kami telah mempelajari segala kemungkinan di lapangan,” jelas Juergen Klopp, pelatih Dortmund. Memang, kekuatan Malaga masih di bawah Barcelona dan Real Madrid, tetapi mereka tetap harus diwaspadai. “Kami menyadari akan sulit. Mereka bukan Barcelona tetapi tetaplah tim hebat bisa mencapai fase ini,” kata Lukasz Piszczek, bek kanan Dortmund. (ham)


Rabu 3 April 2013

Pontianak Post

C

M

Y

K

A1


A2

Pontianak Post

C

M

Y

K

Rabu 3 April 2013


Rabu 3 April 2013

Pontianak Post

C

M

Y

K

A3


A4

Pontianak Post

C

M

Y

K

Rabu 3 April 2013


Pontianak Post