Issuu on Google+

Pontianak Post

Kamis 3 Maret 2011 M / 28 Rabiul Awal 1432 H

P er t a m a da n Ter ut a m a di Kal im an t an Barat

Eceran Pontianak Rp.2.500

selebritas

Jennifer Kurniawan

Mantap Berkarir di Indonesia KEPOPULERAN pemain sepak bola kelahiran Belanda Irfan Bachdim di Indonesia menular kepada kekasihnya, Jennifer Kurniawan. Perempuan yang menetap di Jerman itu beberapa waktu terakhir mulai sering wara-wiri di layar kaca tanah air. Jennifer memang sudah memantapkan diri meniti karir di dunia hiburan Indonesia. Bahkan, Mei nanti dia bermain dalam sebuah film. ”Saya sangat berharap bisa menetap di Jakarta. u

Ke Halaman 7 Kolom 1

PELECEHAN SEKSUAL

Anak Buah Berulah, Kapolres Mundur BISA jadi inilah kali pertama di Indonesia. Seorang Kapolres mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas ulah anak buahnya. Dia adalah Kapolres Jayapura Kota AKBP Imam Setiawan yang mengajukan pengunduran diri sekaligus permohonan maaf setelah tersiar kabar bahwa anak buahnya berbuat asusila terhadap tahanan perempuan. Surat pengunduran diri itu diajukan Imam kepada Kapolda Papua Bekto Suprapto pada AKBP Imam Setiawan Selasa lalu (1/3). u

Ke Halaman 7 Kolom 1

MUJADI/PONTIANAK POST

PENYELAM: Penyelam professional diterjunkan dalam evakuasi KM Rahmatia Sentosa yang karam di buih lima Muara Jungkat. Hingga kemarin kapal belum

bergerak karena beratnya beban semen yang telah membatu.

Kalbar Rugi Besar Evakuasi Kapal Tak Kunjung Berhasil PONTIANAK—Usahamengevakuasi KM Rahmatia Sentosa

hingga di hari 20 (Pascainsiden tabrakan dengan KM Wewah, Kamis, 10/2, di Muara Jungkat) tak kunjung berhasil. Teknik gabungan yang digunakan belum ada tanda-tanda efektif, mengangkat kapal yang sudah

Suryo Bambang Sulisto.

Nanan Menggebrak Sehari Bertugas, Mutasi 16 Pati JAKARTA-Baru dilantik sehari, Wakil Kepala Polri Komjen Nanan Soekarna langsung membuat gebrakan di tubuh Korps Bhayangkara. Sebagai Ketua Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi Polri, Nanan menandatangani telegram rahasia untuk mutasi 16 orang perwira tinggi. Sejumlah jabatan strategis diduduki angka-

tan Nanan ( Akpol 1978, sama dengan Kapolri). Sebagian yang lain dipegang oleh generasi 1980-an yang disiapkan sebagai pengganti. “Surat telegram ditandatangani oleh Wakapolri,” ujar Kadivhumas Mabes Polri Irjen Anton Bachrul Alam kemarin (2/03). Surat itu bernomor STR/171/III/2011. Nanan dilantik sebagai Wakapolri pada 1 Maret 2011 pukul 9 pagi. Menurut informasi yang dihimpun koran ini, TR untuk mutasi 16 u

Ke Halaman 7 Kolom 1

PERSIDANGAN

Tak Datang Jadi Saksi Kimha MANTAN Sekda Kalbar Syakirman sesuai agenda sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan Baju Hansip menjadi salah seorang dari tiga saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Pontianak untuk terdakwa Cornelius Kimha, Rabu (2/3). Namun hanya dua saksi yang memberikan keterangan karena Syakirman tidak hadir ke persidangan. Kuasa hukum Syakirman, Rizal Karyansyah, mengatakan ketidakhadSyakirman iran saksi karena ada kesibukan yang bersamaan dengan waktu persidangan. Namun, bukan berarti tidak patuh terhadap proses hukum. Sebab selama pemeriksaan keterangan sebagai saksi di Kejaksaan, Syakirman selalu hadir. u

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

kerjasama: Ketua KPK Busyro Muqoddas (kiri) menerima Direktur Badan Penyelidik

Federal AS (FBI) Robert Mueller (kanan), Rabu (2/3).

FBI Bantu KPK Berantas Korupsi JAKARTA—Kerjasama bilateral dengan lembaga penegak hukum internasional dibutuhkan untuk mendukung pemberantasan korupsi di tanah air. Biro Investigasi Federal atau lebih dikenal dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) adalah lembaga penegak yang

dinilai mampu memberantas kejahatan, termasuk kejahatan korupsi di Amerika Serikat. Keberhasilan FBI dalam mengungkap sejumlah kasus pidana khususnya di sektor keuangan menjadi inspirasi bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pemberantasan korupsi.

Semakin lamban ditangani, kerugian yang ditimbulkan bakal membengkak”

Kemarin (2/3), Direktur FBI Robert S Mueller mengunjungi lembaga antikorupsi tersebut untuk berbagi ilmu dengan sejumlah karyawan KPK. “Saya senang dalam kunjungan ini, karena ini u

Ke Halaman 7 Kolom 5

terbenam 3 meter dalam lumpur (baca : Pontianak Post, Rabu 2/3). Teknik pengerjaan yang dilakukan sekarang dianggap cobacoba. Aktivitas perekonomian dan pembangunan terhambat. Kalbar mengalami kerugian u

Ke Halaman 7 Kolom 5

Menteri Shahbaz Tewas Ditembak ISLAMABAD – Pakistan belum bebas dari rangkaian kekerasan. Kemarin (2/3) Menteri Urusan Warga Minoritas Shahbaz Bhatti diberondong tembakan hingga tewas di Islamabad, Pakistan. Taliban mengklaim sebagai pelakunya. Kejadian tersebut berlangsung setelah menteri yang bernama lengkap Clement Shahbaz Bhatti tersebut pulang mengunjungi ibunya di Islamabad. Dalam perjalanan, tiba-tiba mobilnya dihentikan segerombolan orang yang membawa senapan AK (avtomat kalashnikova). ’’Tiga atau empat orang yang mengendarai mobil Suzuki langsung memotong laju kendaraan dinas menteri,’’ kata Wajid Durrani, kepala polisi setempat. Dua anggota gerombolan itu lantas membuka pintu dan mencoba menarik Bhatti dari mobilnya. ’’Seorang lagi terus memberondongkan senjata,’’ kata salah seorang saksi. Tubuh sang menteri pun terkulai bersimbah darah di kursi belakang. Dalam keadaan meregang nyawa, dia dilarikan ke Rumah Sakit Shifa di Islamabad. Tetapi, menurut Azmat Ullah Qureshi sebagaimana dilansir CNN, Bhatti dinyatakan dead on arrival. Dia tiba di rumah sakit tanpa nyawa dengan setidaknya u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Ke Halaman 7 Kolom 1

Siswi SMAN 1 Pontianak Menuju Olimpiade Internasional Bidang Biologi 11:57

15:11

18:04

19:10 04:29

Sumber : Kanwil Depag Kalbar

Teliti Kulit Meranti untuk Bahan Pengawet Menggeluti penelitian membuahkan prestasi besar. Berkat keuletan dan kerja keras nama daerah terangkat di tingkat nasional hingga kancah internasional. Medali perak berhasil disabet dalam bidang Biologi sekaligus berhak mewakili Indonesia dalam Olimpiade Internasional Biologi di Brazil SUTAMI, Pontianak  Meireza Ajeng Pratiwi dan Bahagia Rafika Dewi hanya dua siswi biasa. tercatat duduk di bangku XI SMAN 1 Pontianak. Sebuah panggilan final di kompetisi ISPO (Indonesia Sains Project Olimpiade) bidang Biologi 22 Februari lalu mengubah segalanya. Prestasi

Online: http://www.pontianakpost.com/

SUTAMI/PONTIANAK POST

membanggakan berhasil mereka raih.  Keduanya meneliti kulit meranti merah. Berangkat atas sebuah pengamatan banyak kayu mubazir akibat pelapukan jamur. Sementara pelapukan sebetulnya bisa dihambat. Mencegahnya melalui proses pengawetan. Maka solusi itu digali Ajeng dan Bahagia. Dengan penelitian ilmiah mereka mencari pengawet tanpa bahan kimia serta ramah lingkungan. Itu menjadi ide utama konsep penelitian mereka. Ide mereka tuangkan dalam terapan selama tiga bulan. Sebelum akhirnya menghasilkan biofungisida. Biofungisida anti jamur tapi ramah lingkungan. Hasil tersebut merupakan penelitian atas kulit meranti. Mengingat di sekeliling Ajeng banyak ditemukan kayu meranti menjadi tidak bermanfaat karena mengalami pelapukan.

PRESTASI : Meireza Ajeng Pratiwi dan Bahagia Rafika Dewi menunjukan

sertifikat prestasi yang diraih mereka.

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang & KKU Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Jawa Pos Group Media


2

POLITIK & HUKUM

Pontianak Post

Kamis 3 Maret 2011

EFPRIZAN/ PONTIANAK POST

TAMU KEHORMATAN: Perwakilan IFAC Malaysia dari kanan ke kiri: Bujang Bakaruddin, Mustafa Kamal dan Abang Sarbim Bin Abang Ojek, berfoto bersama Penasihat DPP LAKI Mayjen TNI (Purn) RH Karyono (kiri) dan Ketum DPP LAKI Burhanudin Abdullah di sela-sela Rakernas dan Diklatnas LAKI di Jakarta.

LAKI Lebarkan Sayap Lewat IFAC JAKARTA—Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) melebarkan sayapnya di wilayah ASEAN dalam upaya melawan korupsi di tingkat global. “Kami juga ikut mendorong perjuangan dalam perlawanan korupsi di tingkat global. Pertengahan tahun ini rencananya akan dideklarasikan International Force Against Corruption (IFAC) di Kuala Lumpur, Ma l a y s i a ,” k a t a K e t u a Umum LAKI Burhanudin Abdullah, kepada Pontianak Post, di sela-sela rapat

kerja nasional dan pendidikan latihan nasional di Jakarta. Dia melanjutkan, untuk sementara IFAC akan dibentuk di lima negara. Selain Indonesia yakni Malaysia, Singapura, Brunei Darusalam dan Filipina. D a l a m ra k e r na s d a n diklatnas yang diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu (27/2) lalu, perwakilan IFAC dari Malaysia turut menjadi tamu kehormatan. Mereka yang ikut serta dalam kegiatan yang dii-

Kembali Ultimatum Kandidat

kuti 270 orang yang terdiri dari 28 DPD dan 66 DPC LAKI se-Indonesia ini yakni Abang Sarbim Bin Abang Ojek, Bujang Bakaruddin, dan Mustafa Kamal. Menurut Burhan, pembentukan IFAC ini juga sejalan dengan Konvensi PBB Tahun 2003 tentang Antikorupsi serta UU RI Nomor 7 Tahun 2006 tentang Pengesahan United Nations Convention Against Corruption 2003 (Konvensi PBB Antikorupsi 2003). “Memang dengan adanya Konvensi PBB itu masyarakat dunia memerangi koru-

Segera Tertibkan Alat Peraga SAMBAS—Panitia Pengawasan Pemilihan UmuKepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Sambas kembali mengultimatum

psi memiliki pijakan yang kuat. Konvensi PBB 2003 itu merupakan payung hukum internasional dalam pemberantasan korupsi, khususnya pengembalian aset-aset hasil korupsi di negara lain,” tegas Burhan. Lewat IFAC nanti, pihaknya akan memantau perkembangan korupsi terutama dalam hal penyitaan serta pengembalian aset hasil korupsi ke negara korban. Delegasi IFAC Abang Sarbim Bin Abang Ojek mengatakan, pihaknya ikut berkomitmen mewujudkan masyarakat internasional be-

kandidat calon bupati dan wakil bupati Sambas segera menertibkan alat peraga atau atribut kampanye. Jika masih membandel, maka keikutsertaan mereka bisa dibatalkan. “Kita minta hasil rapat koordinasi di aula Bapedda Rabu (23/2) lalu terkait penertiban dan pembersihan

bas korupsi. Dalam rakernas tersebut, LAKI juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi. Beberapa diantaranya yakni mendukung pembentukan KPK di daerah. LAKI juga meminta agar kewenangan penanganan kasus korupsi tidak lagi kepada kepolisian dan kejaksaan. Melainkan, langsung ditangani KPK. LAKI juga mengeluarkan rekomendasi, dengan mendukung pembentukan pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) di daerah. (zan)

atribut kampanye dijalankan. Kan sayang, gara-gara melakukan satu pelanggaran saja keikutsertaan kontestan dibatalkan,” kata Ketua Panitia Pengawasan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Sambas Bujang Sulaim, ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/2). Ketegasan sikap panwaskada ini terkait indikasi pelanggaran kampanye yang dilakukan para calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Dimana pemasangan atribut berupa bendera, baliho, spanduk dan alat peraga kini menjamur, padahal belum masuk tahapan kampanye. “Semestinya alat peraga atau atribut dipasang 17 hari sebelum hari pemungutan,” jelasnya. Oleh sebab itu, Panwaskada meminta seluruh pasangan calon dan tim sukses segera melakukan penertiban alat peraga atau atribut yang terpasang. Apabila memang ditemukan unsur-unsur pelanggaran kampanye di luar jadwal tahapan kampanye yang telah ditetapkan, maka Panwaslukada akan mengambil sikap tegas. “Kalau unsurunsur pelanggaran kampanye terpenuhi maka akan dikenakan sanksi, yakni administrasi dan pidana. Sanksi administrasi berupa pembatalan kekikutsertaan calon bupati/wakil bupati, atau pidana berupa penjara dan atau denda,” ancamnya. Panwaskada, kata dia, juga telah mengirimkan surat soal kampanye di luar jadwal sebagai bentuk pelanggaran ke masing-masing kandidat pemilukada Sambas maupun tim sukses. “Kami minta seluruh kandidat maupun tim sukses taat aturan main yang ada bukan malah memainkan aturan,” tegasnya. Pihaknya, lanjut dia, telah menginstruksikan perihal ini keseluruh panwascam dan pengawas lapangan di tiap desa. Sehingga seluruh kegiatan pasangan calon yang terindikasi pelanggaran terekam dan terdata oleh panwaskada. Panwaskada juga berkomitmen akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. “Apabila berkas laporan terkait pelanggaran sudah lengkap, maka panwaslukada akan melimpahkannya ke KPU Sambas apakah diberik sanksi administrasi ataupun sanksi pidana,” terangnya. Sikap Panwaskada ini agar dapat diketahui masyarakat demi kelancaran dan kesuksesan Pilkada Kabupaten Sambas 24 Maret 2011 mendatang. (har)


Pontianak Post

O

Kamis 3 Maret 2011

Dengan tercapaianya ini, makin memberikan kepercayaan kepada kita bahwa kita berada dalam tren yang benar menuju investment grade” Darmin Nasution

JAKARTA - Cadangan devisa RI telah menembus rekor baru USD 100 miliar kemarin. Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasu-

PONTIANAK BISNIS

3

Cadangan Devisa USD100 M

tion mengatakan, capaian tersebut diharapkan akan memantapkan langkah Indonesia menuju level investment grade. “Sebenarnya USD 99 miliar dan USD 100 miliar itu tidak beda jauh. Tapi itu angka psikologis,” kata Darmin dalam seminar yang digelar Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) di Jakarta kemarin. Darmin mengatakan, cadangan devisa sebesar USD 100 miliar merupakan jaminan untuk menghadapi gejolak keuangan. “Dengan tercapa-

ianya ini, makin memberikan kepercayaan kepada kita bahwa kita berada dalam tren yang benar menuju investment grade,” kata Darmin. Ia menambahkan, secara umum sektor keuangan terutama perbankan dalam situasi yang baik. Darmin mengatakan, modal perbankan berada dalam kondisi sehat. Rasio kredit bermasalah (NPL) juga cukup rendah. “Itu memberikan kepercayaan kepada kita bahwa perekonomian akan berjalan baik pada 2011 ini,” katanya.

Meskipun demikian, Darmin menyebut sejumlah kewaspadaan yang harus diperhatikan. Dia mengatakan, meskipun secara makro likuiditas berlebih, beberapa bank masih merasakan tekanan likuiditas. “Antara makro dan mikro memang kadang tidak sama,” katanya. Menkeu Agus Martowardojo mengatakan, di sisi fiskal pemerintah juga telah menjaga kesehatan dengan menjaga defisit di level yang wajar. Dia mengatakan, selama delapan tahun terakhir, defisit APBN tidak

pernah menembus angka 2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ia mengatakanm, sejak UU Penanaman Modal disahkan pada 2007, minat investasi terus meningkat. “FDI (investasi asing langsung) baik sekali,” katanya. Ia mengatakan, dalam lima tahun mendatang, ekonomi bisa tumbuh 6,4-6,8 persen. “Kondisi perekonomian di 2010 sudah baik, tapi kita sama-sama harus jaga supaya terus waspada, karena ancaman krisis bisa saja mendadak datang,” kata Agus.

Dosen FEB UGM Anggito Abimanyumengatakan,Indonesiamasih kurang memanfaatkan masuknya arus modal asing. Ia mengatakan, pada2010, ekonomi global dalam pemulihan awal yang belum berimbang. “Perekonomian Indonesia telah stabil, menuju investment gradem dan menjadi tujuan inflow. Tapi Indonesia belum memanfaatkan momentum inflow tersebut,” kata mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementrian Keuangan tersebut. (sof)


4

Pontianak Post

l

Kamis 3 Maret 2011

Warga Tidak Perlu Lagi Tempuh Jarak Tiga Kilometer

PT PIP Bangun Sarana Air Bersih Sentabai +

DIABADIKAN: Bupati Kapuas Hulu AM Nasir dan muspida, serta jajaran pimpinan dan perwakilan mitra Perkebunan Sinar Mas diabadikan bersama dalam penanaman perdana kelapa sawit Kebun Kemitraan Sinar Mas.

BUPATI: AM Nasir, Bupati Kapuas Hulu mendapat kesempatan pertama menanam kelapa sawit dalam penanaman perdana Kebun Kemitraan.

CEO KALBAR: Susanto, CEO Perkebunan Sinar Mas wilayah Kalimantan Barat menanam bibit kelapa sawit dalam penanaman perdana.

WARGABukitKedang,Dusun Sungai Putat, Desa Sentabai, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu tidak perlu lagi bersusah payah mendapatkan air bersih. PT Paramitra Internusa Pratama (PT PIP), anak perusahaan Perkebunan Sawit Sinar Mas, membangun sarana air bersih bagi mereka. AM Nasir, Bupati Kapuas Hulu meresmikan fasilitas itu, Sabtu, 26 Februari lalu. Baron, warga Bukit Kedang mengatakan, mereka sangat membutuhkan air bersih untuk kehidupan sehari-hari. “Baru kaliinikamidikasihperusahaan, banyak terimakasih sarana air bersih ini sudah ada. Kami juga terimakasih sebesarnya untuk Bapak Bupati yang membawa investor ke daerah kami,” ujarnya. Camat Silat Hilir M Jumran menyatakan, sebelum adanya sarana air bersih, sebagian besar masyarakat Desa Sentabai harus berjalan kaki sekitar tiga kilometer untuk mengambil air bersih dari sumbernya. AM Nasir, Bupati Kapuas Hulu berharap sarana air bersih dari PT PIP bermanfaat bagi masyarakat, terutama warga Desa Sentabai. Bantuan dari anak perusahaan Sinar Mas itu ikutmeringankanbebanpemerintah daerah. “Pemda sangat terbantu, karena kita tahu Kapuas Hulu sangat luas, tapi anggaran yang ada sangat minim,” ujarnya.

Ia turut berharap, masyarakat di sekitar Perkebunan Sawit Sinar Mas jangan hanya mau jadi penonton. Mereka harus ikut melibatkan diri, mendukung keberadaan investor yang berusaha memberdayakan dan memajukan ekonomi mereka. Susanto, CEO Perkebunan Sinar Mas VIII wilayah Kalimantan Barat menyatakan, pihaknya sangat serius mengembangkan perkebunan sawit di Kapuas Hulu demi mendongkrak perekonomian masyarakat di sana. Mereka butuh dukungan semua pihak agar pengembangan perkebunan sawit berjalan lancar. Pembangunan kebun bisa lebih baik jika mereka berhasil membangundanmensejahterakan penduduk sekitar. “Karena, kami hadir tidak semata-matauntukmencarikeuntungan tapi untuk membangun dan mengangkat kesejahteraan masyarakat Kapuas Hulu dalam jangka panjang,” ujarnya. Disampingitu,usaiperesmian Sarana Air Bersih yang dibangun PT PIP. AM Nasir, Bupati Kapuas Hulu dan Susanto Yang, CEO SinarMasVIIIbersamarombongansertamasyarakatmelakukan penanaman perdana kelapa sawit Kebun Kemitraan PT Persada Graha Mandari (Kopsa Mitra Bintang Moga), anak perusahaan Sinar Mas, di Dusun Sungai Putat, Desa Sentabai, Kecamatan Silat Hilir. (*)

+

Narasi dan Foto: Made Frans

TANAM: Yap Jia Jiunn, ED Perkebunan Sinar Mas wilayah Kalbar turut melakukan penanaman perdana.

+

+ SAMBUT: Bupati, muspida, dan jajaran pimpinan Sinar Mas disambut dengan tarian tradisional saat akan masuk tempat peresmian sarana air bersih.

Sambutan: AM Nasir, Bupati Kapuas Hulu menyampaikan sambutan sebelum meresmikan sarana air bersih dari Sinar Mas.

MENANTI: Warga dan muspida Silah Hilir memanti kedatangan bupati dan rombongan.

PRASASTI: AM Nasir, Bupati Kapuas Hulu menandatangani prasasti sarana air bersih di Bukit Kedang, Dusun Sungai Putat, Desa Sentabai, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu dari Sinar Mas.

POTONG PITA: Usai menandatangani prasasti, Bupati Kapuas Hulu memotong pita peresmian sarana air bersih di Bukit Kedang.

AIR BERSIH: AM Nasir dan Susanto mencoba langsung sarana air DOKUMENTASI: Bupati Kapuas Hulu bersama rombongan melihat dokumen- OLAHRAGA: Bupati menyerahkan bantuan perlengkapan olahraga dari Sinar tasi proses pembangunan sarana air bersih. Mas untuk warga. bersih di Bukit Kedang usai peresmian.

cmyk


Pontianak Post

5

Kamis 3 Maret 2011

HONDA selalu mengasah para mekanik & Pelayanan yang lebih unggul untuk ANDA Kontes mekanik & Sales Advisor AHASS Honda melalui PT Astra Motor Cabang Pontianak kembali mengadakan ajang unjuk kemampuan para mekanik bengkelnya (AHASS). Pesertanya berasal 8 finalis terbaik yang bertahan dari penyisihan ketat seluruh mekanik di 95 AHASS yang tersebar di seluruh Kalimantan Barat . Delapan Finalis ini kemudian mengikuti tahap final kontes mekanik AHASS yang dibagi menjadi 3 bagian yaitu : Uji Teori, Kerja Bangku & sesi yang paling menegangkan yaitu Troubleshooting Unit Sepeda Motor Honda dimana mekanik harus menemukan masalah yang tepat pada motor Honda yang sengaja dirusak dan memperbaikinya dengan tepat. Selama sehari penuh para mekanik AHASS ini berkompetisi dengan menampilkan kemampuan dan pelayanan terbaik seperti yang di lakukan di AHASS tempat mereka bekerja. Akhirnya juara kontes mekanik AHASS tahun 2011 ini berhasil diraih oleh ;

3 tempat terbaik pada kontes SA ini diraih oleh :

Para Juara I Kontes Mekanik AHASS Kalbar 2011 yaitu M. HASIM dan Juara I kontes SA akan mewakili AHASS Kalimantan Barat di ajang yang sama di Tingkat Nasional menghadapi para mekanik AHASS dari seluruh Indonesia. Honda selalu berupaya memberikan yang lebih baik kepada konsumennya. Diharapkan dari kontes seperti ini adalah semakin handalnya mekanik & pelayanan SA di bengkel AHASS. Honda menyatukan hati anda dalam senyuman. Honda – One Heart

JUARA 1 : M. HASIM dari AHASS 00011 ASTRA MOTOR KETAPANG JUARA 2 : M. SUHDI dari AHASS 00010 ASTRA MOTOR PATTIMURA JUARA 3 : YUHRON FARID dari AHASS 01961 PT. NUSANTARA SURYA SAKTI STG Bersamaan dengan Kontes Mekanik, diadakan juga Kontes Service Advisor (SA) yang bertugas memberikan Pelayanan terbaik kepada konsumen di bengkel. Mereka diuji melalui Uji teori & Simulasi pelayanan SA sesuai standar pelayanan AHASS. Ini dilakukan sehngga anda dapat merasakan kenyamanan dan kepuasan ketika di AHASS.

JUARA 1 : SUMARYONO dari AHASS 08267 PT. DAYA ANUGRAH MANDIRI Pontianak JUARA 2 : HERMAN S. dari AHASS 00010 ASTRA MOTOR PATTIMURA JUARA 3 : YACOB dari AHASS 10301QUEEN MOTOR

PENGGUNAAN ALAT UKUR : mekanik AHASS wajib menggunakan alat ukur

UJI TEORI : peserta mengikuti ujian teori TROUBLESHOOTING : troubleshooting adalah tantangan terakhir kontes

KERJA BANGKU : uji kerja bangku dengan tools & alat ukur

JUARA I : foto bersama jawara kontes mekanik & SA Kalbar 2011

6


OPINI

6

Pontianak Post

z

Kamis 3 Maret 2011

Sekolah sebagai Lembaga Pendidikan dan Pusat Pembudayaan MASALAH pendidikan tak akan terlepas dari nilai-nilai kebudayaan (values of culture) yang dijunjung tinggi oleh semua lapisan masyarakat. Nilai-nilai itu senantiasa berkembang dan mengalami perubahan. Perkembangan dan perubahan tersebut disebabkan perkembangan dan perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tak bisa dibantah bahwa budaya dan ilmu pengetahuan saling memengaruhi, televisi misalnya sebagai produk pengetahuan, dengan berbagai program yang disuguhkan telah mempengaruhi budaya berprilaku, budaya berpakaian dan budaya pikir masyarakat Indonesia. Beberapa waktu yang lalu kita dikejutkan oleh beberapa prilaku anak-anak mempraktekkan acara smack down yang berimplikasi cederanya anakanak, dan membentuk prilaku temperamental anak-anak tersebut. Tayangan mistis telah memberikan sebuah keyakinan baru bagi sebagian manusia untuk memercayai berbagai kekuatan selain kekuatan yang Maha Kuasa. Tayangan Percintaan remaja telah merubah prilaku dan budaya hedonis remaja yang

cenderung bebas dan mengganggap hal-hal yang tabu menjadi biasa. Semua fenomena yang terjadi saat ini merupakan hasil pendidikan budaya yang dilahirkan oleh media-media produk ilmu pengetahuan, yang implikasinya secara perlahan-lahan menggeser nilai-nilai budaya �ketimuran� bangsa Indonesia yang luhur. Bila bangsa ini larut dalan keasyikan menikmati produk-produk tersebut tanpa dibarengi dengan menghadirkan tindakan preventif, tak menutup kemungkinan bangsa Indonesia akan tenggelam dalam budaya yang sudah semakin jauh dari nilainilai luhur bangsa Indonesia dan nilai-nilai agama. Untuk itu sekolah sebagai lembaga pendidikan hendaknya diarahkan untuk membentengi diri anak-anak kita dari pengaruh budaya yang tidak baik. Karenanya misi sekolah sebagai pusat pendidikan dan pusat pembudayaan harus benarbenar dilaksanakan. Kebudayaan dan Pendidikan Masalah pertama yang dihadapi oleh pendidikan

adalah menetapkan nilainilai budaya apa saja yang harus dikembangkan dalam diri anak kita. Pendidikan yang dapat diartikan secara luas sebagai usaha yang sadar dan sistematis dalam membantu anak didik untuk mengembangkan pemikiran, kepribadian dan kemampuan fisiknya, mengharuskan kita setiap waktu untuk mengkaji kembali masalah tersebut. Hal ini disebabkan dua hal, yakni pertama, nilai-nilai budaya yang harus dikembangkan dalam diri anak didik kita haruslah relevan dengan kurun zaman dimana anak itu akan hidup kelak. Kedua, usaha pendidikan yang sadar dan sistematis mengharuskan kita untuk lebih ekplisit dan definitif tentang hakikat nilai-nilai budaya tersebut. Keharusan kita untuk bersifat ekplisit dan definitif ini disebabkan gejala kebudayaan lebih bersifat tersembunyi (implisit) daripada terungkap (ekplisit), dan anehnya hakekat kebudayaan itu lebih tersembunyi bagi anggota masyarakatnya. Untuk menentukan nilai-nilai mana yang patut mendapatkan perhatian kita sekarang ini, maka pertama

Oleh

TASFIRANI, M.Pd* sekali kita harus memperkirakan skenario dari masyarakat kita di masa kini dan masa yang akan datang, dengan memerhatikan nilai-nilai kebudayaan yang harusnya ditujukan untuk meningkatkan martabat manusia. Sebab kalau tidak, maka hal itu bukanlah proses pembudayaan melainkan dekadensi dan keruntuhan peradaban. Adalah kewajiban kita bersama untuk memersiapkan anak-anak kita untuk hidup dalam zamannya. Manusia yang takwa, bermoral, luhur, estetik, makluk yang berusaha maju dengan kerja keras dan usaha sendiri, bukan melalui hadir, sekedar eksis, namun hidup dengan keseluruhan kemanusian yang intens. Bukankah semua ini adalah nilai budaya yang seyogyanya kita kembangkan? Sekolah sebagai Pusat Pendidikan dan Pembudayaan Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003, sekolah meru-

pakan salah satu bagian dari satuan pendidikan, yakni kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal. Pendidikan (eduction) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahklak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Kemudian pembudayaan merupakan usaha sadar untuk mewujudkan iklim budaya yang sehat dan sesuai dengan tatanan kehidupan bangsa indonesia (Depdiknas, 2005:89). Proses pendidikan yang telah dilaksanakan sepertinya belum menghasilkan generasi bangsa ini sesuai dengan yang diharapkan, yakni memiliki kepribadian yang baik, sopan, dan cerdas. Cerdas inlelektual, emosional dan spiritual. Fenomena yang terjadi pada sebagian besar anak didik kita saat ini adalah prilaku yang secara

perlahan telah mengaburkan prilaku ketimuran sebagai bangsa yang beradat dan berbudaya. Bangsa yang menjunjung tinggi adat, budaya dan agama. Betapa tidak, hampir setiap saat kita dihadirkan oleh prilaku siswa yang bertentangan dengan prilaku sebagaimana seharusnya prilaku bangsa yang beradat, berbudaya dan beragama seperti suka memotong pembicaraan orang tua, tutur kata seenaknya bila berbicara dengan orang tua, tidak berupaya menampakkan sikap hormat dengan orang yang lebih tua. Orang beradab mengatakan �sayang kepada yang lebih muda, segan dan hormat kepada yang lebih tua� seolah-olah tidak lagi melekat di benak anak-anak didik kita. Kemudian jauh dari nilai-nilai agama, tidak melaksanakan perintah agama, dan senang pada perbuatan hura-hura, perbuatan asusila dan amoral. Oleh karena itu sebagai penyelenggara pendidikan pada jalur formal, sudah semestinya sekolah mengoptimalkan perannya sebagai pusat pendidikan dan pembudayaan dengan mencip-

takan iklim yang kondusif melalui program-program yang terencana dan sistimatis. Program-program yang dapat membangkitkan kembali rasa sayang kepada yang lebih muda, segan dan hormat kepada yang lebih tua, program yang menghadirkan suasana kekeluargaan, keakaraban, kebersamaan, dan nuansa spritualitas serta program yang dapat memupuk semangat mencintai lingkungan dan alam sekitar. Kemudian melaksanakan proses pendidikan yang benar, sehingga ia mampu merubah pengetahuan dan pola pikir anak didik (change of knowledge), merubah tatanan nilai (change of values) yang melekat pada pribadi peserta didik dan merubah tingkah laku peserta didik (change of behaviour). Sehingga diharapkan lewat perannya ini, sekolah mampu menciptakan anak-anak bangsa menjadi anak yang memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi tetapi berbudaya dan berakhlak mulia. Semoga. ** *) Penulis, Kasi SMP Disdik KKU dan Dosen STAI AL-Haudl Ketapang.


ANEKA

Pontianak Post l Kamis 3 Maret 2011

Nanan Menggebrak Sambungan dari halaman 1

perwira tinggi itu baru ditandatangani Nanan pada malam hari setelah pelantikan. Anton menjelaskan pergantian itu tidak mendadak. “Sudah dipersiapkan. Sebagian karena persiapan pensiun dan juga untuk penyegaran organisasi,” katanya. Jabatan yang ditinggalkan Nanan (Irwasum) dijabat oleh Komjen Fajar Prihantara (Akpol 1977) yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan

Polri (Kabaharkam Polri). Posisi Fajar digantikan oleh Kalemdiklatpol Komjen Imam Sudjarwo (Akpol 1980). Nah, posisi Kalemdiklatpol diganti oleh Irjen Oegroseno (Akpol 1978) yang sekarang menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara. Dengan begitu, Oegro akan naik menjadi bintang tiga. Dihubungi kemarin, Oegro yang pernah menjadi Kapolres di Surabaya Timur itu mengaku sudah mendengar kabar. Namun, dia tetap low profile. “Terimakasih ucapannya, tapi TR belum sampai

FBI Bantu KPK Berantas Korupsi Medan,” katanya. Oegro akan digantikan oleh Irjen Wisnu Ahmad Sastro yang sebelumnya sebagai staf ahli manajemen Kapolri. Saat masih perwira menengah, Wisnu juga pernah bertugas di Surabaya sebagai Kapolres Tanjung Perak. Kapolda Jatim Irjen Badrodin Haiti juga ikut dalam gerbong mutasi. Badrodin ditarik sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri. Penggantinya adalah Irjen Untung Suharsono Rajab (1977) yang sebelumnya sebagai Widyaswara Utama

Sespim Polri Lemdikpol. Untung Radjab pernah menjabat sebagai Kapolda DIY dan Kapolda Kalimantan Selatan. Di Kalsel, Untung dikenal sebagai Kapolda yang tegas terhadap penambangan liar. “Mohon doanya saja,” kata Untung kemarin. Perwira tinggi yang pernah tinggal di Gayungsari, Surabaya itu belum bersedia menjabarkan secara detail program kerjanya sebagai Kapolda Jatim yang baru. “Nanti saja ya Dik, sekarang belum (dilantik),” katanya. (rdl)

persen dari seluruh populasi. Selain itu, pembuktian undang-undang tersebut hanya berdasar keterangan saksi. Akibatnya, sebagian besar kasus justru berasal dari fitnah dan dendam pribadi. Pada 2009, Aasia Bibi, ibu lima anak, ditangkap dan akhirnya dijatuhi hukuman mati. Dia dilaporkan menghina Nabi Muhammad oleh para tetangganya. Sebelumnya, Bibi memang terlibat cekcok dengan beberapa wanita di lingkungannya. Sebab, para wanita itu menolak minum air yang sudah dibawakan Bibi untuk mereka.

Tahun lalu seorang imam masjid dan putranya juga dijatuhi hukuman penjara dengan tuduhan menghina Islam. Pasangan bapak-anak itu dijatuhi hukuman masing-masing 10 tahun dan 5 tahun penjara. Kejadian itu dipicu sengketa antarkomunitas agama. Puncaknya, Mohammad Shafi, imam masjid tersebut, melepas poster undangan pengajian memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad di tembok tokonya. Tindakan itulah yang lantas dilaporkan sebagai penghinaan terhadap agama. (Reuters/AP/AFP/c4/dos)

Menteri ShahbazTewas Ditembak Sambungan dari halaman 1

delapan lubang peluru di tubuhnya. Saksi lain menyebutkan, para penyerang juga menyebarkan selebaran dari Al Qaidah dan Taliban Punjab. Selebaran itu bertulisan Arab. Bunyinya: Ini hukuman untuk orang terkutuk ini. Sebagai seorang menteri, Bhatti seharusnya selalu dikawal ke mana pun pergi. Apalagi, dia sudah lama diincar para pembunuh. Namun, Bhatti sendiri yang memerintah para pengawalnya menunggu di kantor kementerian. Sebab, biasanya dia tidak

pernah dikawal saat mengunjungi ibunya. Menteri berusia 42 tahun itu hanya ditemani sopirnya, Gul Sher, yang selamat dari pembunuhan karena terus menunduk di kursi depan. Bhatti, penganut Katolik dan satu-satunya menteri nonmuslim di pemerintahan, aktif menentang undang-undang penodaan agama di Pakistan. Lewat undang-undang itu, orang bisa dihukum mati lantaran dituduh menghina Islam. Para kritikus berpendapat, undang-undang tersebut bisa kian merepresi kalangan minoritas di Pakistan yang jumlahnya tidak sampai 4

Anak Buah Berulah, Kapolres Mundur Sambungan dari halaman 1

Saat ini, Kapolda sedang memproses permohonan tersebut. ’’Saya akan pelajari dulu masalahnya (alasan pengunduran diri),’’ kata Bekto dalam pesan singkat kemarin (2/3). Berdasar informasi yang dikumpulkan, seorang tahanan perempuan mengalami pelecehan seksual selama mendekam di tahanan Mapolres Jayapura pada November

2010 hingga Januari 2011. Perempuan tersebut ditangkap polisi pada awal November atas sangkaan sebagai pengecer toto gelap (togel). Dia ditahan selama menjalani proses hukum. Nah, pelecehan seksual itu terungkap setelah korban mengalami depresi berat. Dia mengaku, selama di tahanan, dirinya dipaksa melakukan tindakan asusila oleh tiga polisi setempat. Tiga polisi tersebut berinisial C, S, dan A.

Imam menyatakan, pengunduran dirinya tersebut merupakan pertanggungjawaban atas kasus pelecehan seksual oleh tiga anak buahnya itu. Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jayapura terkait dengan ulah tiga polisi tersebut yang tidak mencerminkan contoh sebagai pengayom. Ditemui di ruang kerjanya kemarin, Imam mengungkapkan, rencana pengunduran dirinya tersebut direspons be-

ragam. Sebagian masyarakat mendukung lewat SMS agar dirinya tidak mengundurkan diri, termasuk anggota DPD dari Papua, Tony Tesar. Tokoh adat setempat, George Awi, juga meminta Imam tidak mengundurkan diri karena Jayapura butuh sosok pimpinan yang tegas serta tidak pandang bulu. ’’Namun, saya sudah berkomitmen untuk tetap mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab pimpinan,’’ tegasnya. (nal/jpnn/c5/agm)

Teliti Kulit Meranti untuk Bahan Pengawet Sambungan dari halaman 1

Ajeng menguraikan Jamur tidak hanya menyerang kayu. Tapi bisa Rotan serta Bambu. Sementara buat aplikasi atas penelitian yang telah menghantarkan Ajeng dan Bahagia juara sedang diperdalam. Bukan perkara ringan mencatatkan nama sukses di arena lomba yang bertempat di Balairungsari Universitas Indonesia tersebut. Dewan juri berasal dari seorang peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan tiga guru besar UI.  Tampil mengenakan pakaian khas daerah disertai membawa bendera Kalimantan Barat penelitian selama tiga bulan dipresentasikan dengan sukses. Meski secara mental sempat gugup sekaligus minder. Mengingat saingan berasal dari sekolah top dan kenamaan dari seluruh Indonesia.  Stand mereka pun berdiri seadanya. Secara penampilan jauh tertinggal di banding sekolah lain. Menambah keraguan keduanya karena berangkat ke Jakarta

tanpa pendamping. Semua akibat keterbatasan dana. Sebetulnya banyak proposal diajukan untuk mendukung keberangkatan. Tapi semua ditolak. Alasan yang diterima, dana buat membantu berangkat membawa nama daerah tidak tersedia.  Bahkan, sempat terlontar jawaban, kalau ingin berangkat jangan dulu buat minta bantuan dana. Kecuali jika sukses meraih prestasi. Hal itu buah pengalaman pahit kedua siswi SMA 1 tersebut. Sempat Rafika patah semangat dan menangis di areal parkiran di salah satu instansi usai mendengar jawaban kurang memuaskan. Namun, berkat keteguhan dan kompetisi final sudah menunggu. Hasil penelitian yang mengangkat pemanfaatan sisa limbah kulit Meranti tetap bisa dipersentasikan ke Jakarta.  Keduanya berangkat ditengah himpitan dana. Dimana pakaian khas Kalbar disewa sendiri serta membuat benderanya, belum termasuk mempersiapkan baliho mini sebagai media promosi tentang penelitian. Tapi distan

berukuran 130 cm x 130 segala keterbatasan berubah menjadi kebangaan. Nama Kalbar harum. Tanpa terkecuali kualitas pendidikannya. Sebab ajang tersebut sungguh bergengsi.  Ada lima bidang diajang kompetisi yang dibuka secara resmi wakil menteri pendidikan Nasional, Fasli Jalal tersebut. Biologi, Matematika, Komputer, Teknologi, Lingkungan dan Fisika. Tiap bidang menempatkan lima pemenang. Mulai juara pertama hingga harapan.  Total semua pemenang tidak sepenuhnya berhak mewakili Indonesia ke kancah internasional. Hanya tim terpilih. Kedua siswi SMAN 1 Pontianak, termasuk beruntung sekaligus mengemban tanggung jawab besar. Mempertaruhkan nama bangsa. Sebab setahun silam kontingen Indonesia menyabet emas untuk bidang Biologi di Novo Hamburgo, Brazil. ‘’Kami diminta memperdalam penelitian agar langsung studi lapangan. Beban sudah menanti tapi kami bakal

berusaha optimal,’’ kata Ajeng didampingi Rafika.  Ajeng maupun Rafika sepenuhnnya ingin dukungan moral serta moril seluruh masyarakat Kalbar agar bisa menuai sukses di Brazil. Tanpa lupa keduanya mengucapkan terima kasih atas bantuan Universitas Tanjungpura yang telah menyediakan fasilitas laboratorium dan salah satu perusahaan kayu lapis tempat mereka mendapatkan bahan penelitian.   ‘’Kayu banyak mubazir karena pelapukan jamur. Sebetulnya bisa dicegah melalui pengawetan. Tapi bukan dengan bahan kimia. Itu menjadi awal menentukan pilihan penelitian,’’ kata Ajeng.   Sementara Rafika hanya diam sambil membenarkan ucapan Ajeng. Namun, kata Rafika, paling tidak bisa dilepaskan atas prestasi mereka adalah campur tangan kedua pembimbing penelitian. Harnani dan Nunung. Dimana kedua pembimbing itu tidak bisa mendampingi muridnya bertanding di Jakarta lantaran terganjal dana. (**)  

tangan SK panitia lelang. Sementara kesaksian mantan Pejabat Pembuat teknis Kegiatan (PPTK) Kesbanglinmas Pol pada 2008, menyebutkan tidak mengetahui tentang adanya proyek pengadaan baju Hansip. “Biasanya setiap pelaksanaan proyek, atasan selalu memberitahukan, kemudian ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan tugas yang diemban,” kata Budi Dharmawan Ia menambahkan, tugas PPTK bertanggung jawab

langsung kepada kepala badan. Tugasnya melengkapi jika terdapat kekurangan dalam setiap pengadaan agar tak ada satupun kegiatan di instansinya luput dari pengawasan. Na mu n Bu d i k e m b a l i mengungkapkan buta informasi mengenai baju Hansip, “Betul, saya tidak tahu ada pengadaan baju Hansip. Apalagi tentang dokumen kontrak. Semua saya tidak terlibat. Saya tidak mendapat berita dari atasan terkait proyek ini, “ ujarnya. (stm)

”Apa ya, saya tidak terlalu suka (bekerja di Jerman). Hati saya lebih memilih untuk di sini dan orang tua saya merestui itu,” ungkapnya. Rencana Jennifer yang ingin meniti karir di Indonesia memang sudah didengar banyak rumah produksi. Bahkan, kabarnya, sampai ada yang mau membayarnya Rp1 miliar untuk bermain film. Ditanya tentang itu, Jennifer justru tertawa. ”Haha...Kalau

untuk itu, saya kurang tahu. Itu yang mengurus manajemen,” ucapnya. Yang bisa dipastikan adalah Jennifer mau memulai karir dengan baik. Dia tidak mau bermain dalam film yang menuntutnya harus tampil seksi. ”Saya enggak mau (bermain film seksi dan horor seks). Saya maunya film yang normal saja. Tidak mau berbikini atau semacamnya,” tegas dia. (jan/ c10/tia)

Tak Datang Jadi Saksi Kimha Sambungan dari halaman 1

Kebetulan saat sidang digelar beliau tidak berada ditempat karena ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Tapi semua isi keterangan BAP merupakan keterangan apa adanya. Semua disampaikan sesuai yang diketahui,” kata Rizal. Ia menambahkan, pada prinsipnya keterangan saksi (Syakirman,red) tidak mempunyai urgensi dengan terdakwa (Kimha,red). Sesuai keterangan di BAP adalah

diminta menjelaskan soal penandatanganan SK panitia lelang. Padahal SK tersebut diperuntukkan secara menyeluruh untuk lelang di lingkungan Pemprov. Dan, bukan sebatas berkutat buat lelang baju Hansip. Rizal mengatakan, penandantangan SK merupakan atas ajuan kepala Biro pengelolaan Aset. Maka, dia memandang, semestinya Jaksa bukan memanggil Syakirman. Melainkan biro aset karena sebagai pihak yang mengajukan buat penanda-

Mantap Berkarir di Indonesia Sambungan dari halaman 1

Saya juga sudah menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan. Karena sudah banyak juga permintaan penggemar di sini. Tapi, saya tidak bermain film horor,” terang perempuan seksi itu saat ditemui di Hotel Grand Hyatt Selasa malam (1/3). Rupanya, dia tahu bahwa film horor di Indonesia masih sering dianggap miring. Teru-

Pontianak Post

tama film horor yang mengandung unsur seks. ”Saya belum bisa cerita filmnya seperti apa. Tapi, saya pastikan bukan film horor. Sebab, saya juga sangat tidak suka nonton film horor,” terangnya. Di Jerman Jennifer berkarir sebagai model. Tapi, di Indonesia dia akan berupaya menjadi pemain film. Selain karena Irfan Bachdim, alasannya berkarir di Indonesia adalah sudah tidak terlalu suka berkarir di Jerman.

7 Sambungan dari halaman 1

mencerminkan semangat masyarakat Indonesia dalam melihat korupsi di sekitarnya. Dalam kesempatan ini kita juga bisa saling berbagi informasi dan pengalaman,” urai Mueller usai memberikan paparan bertema Cooperation in Combating Crimes kepada karyawan KPK, di gedung KPK, kemarin. Mueller menyatakan pihaknya sangat menghargai semangat antikorupsi yang dimiliki Indonesia lewat lembaga pemberantasan korupsi tersebut. Dia berjanji akan selalu mendukung upaya KPK dalam memberantas korupsi. “FBI akan mendukung KPK dalam pemberantasan korupsi di bidang teknologi informasi, kemampuan surveillance, dan kemampun untuk

melacak keuangan,” tambahnya. Mueller menyatakan FBI memiliki kewenangan penuh untuk menyelidiki keuangan dan menyediakan informasi terkait tindak pidana yang menyangkut sektor keuangan. Kewenangan luas yang dimiliki FBI tersebut menginspirasi KPK untuk lebih memperkuat upaya pemberantasan korupsi. Di samping itu, kunjungan Mueller tersebut juga menandakan eksistensi KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi di tingkat internasional. Hal itu diungkapkan Ketua KPK Muhammad Busyro Muqoddas. “Semoga di masa depan KPK juga bisa berbuat lebih dalam menguatkan kapasitasnya untuk memberantas korupsi dan tindak pidana terkait,” papar Busyro set-

elah menerima kunjungan Direktur FBI Robert S Mueller, kemarin. Selain mengadakan lawatan, FBI juga memberikan kesempatan kepada salah seorang penyidik KPK untuk mengenyam pendidikan di FBI National Academy di Virginia, AS. Penyidik KPK yang berhasil mendapat kesempatan emas tersebut adalah Dwi Siska Susanti. Pegawai di Direktorat Penyidikan KPK itu sebelumnya harus mengikuti serangkaian tes untuk masuk dalam akademi kepolisian Amerika. Dia pun tidak sabar untuk segera mengikuti pendidikan di FBI National Academy. “Itu menarik pasti, semoga nanti bisa transfer pengetahuan juga di sini,” ujar alumnus Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara tersebut. (ken)

Kalbar Rugi Besar Sambungan dari halaman 1

besar. Pengusaha pun menjerit. Kamar Dagang dan Industri Indonesia juga turut prihatin dan minta persoalan menjadi skala prioritas untuk diselesaikan. “Persoalan infrastruktur pelabuhan perlu diatasi secara serius. Penanganan kapal tenggelam perlu ditangani ahli yang berkompeten. Jika memang ingin cepat menyelesaikan persoalan tersebut. Pemerintah tidak perlu memikirkan seberapa dana yang diperlukan. Semakin lamban ditangani kerugian yang ditimbulkan bakal membengkak,” kata Ketua Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto (SBS) saat berada di Pontianak, kemarin. Menurut dia, alur muara begitu penting serta merupakan urat nadi ekonomi. Banyak pihak memiliki kepentingan atas kelancaran pelayaran sebagai pintu masuk menuju pelabuhan. Antara lain pelaku usaha untuk mengangkut komoditi perdagangan. Karena itu, lanjut dia, alur tersendat hingga mengakibatkan hanya kapal dengan draf ukuran tertentu yang dapat melintas adalah sebuah kerugian. Maka mesti cepat ditangani karena bisa merugikan perekonomian Kalbar jika kasusnya terus berlarut. “Alur begitu penting. Akan butuh dana besar buat menutupi kerugian yang ditimbulkan jika masalah (kapal karam,red) tidak ditangani cepat. Yang mengalami kerugian bakal Kalbar secara menyeluruh. Maka penanganannya tidak boleh lamban,” kata mantan Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia itu. Ia menambahkan, persoalan infrastruktur pelabuhan di Kalbar bakal ikut menjadi perhatian Kadin. Sebagai bahan untuk disuarakan ke pemerintah pusat. Kalbar mempunyai potensi luar biasa bagi iklim dunia usaha. Antara lain sektor perkebunan, pertambangan dan perikanan. Dan pengangkutan hasil komoditas lebih efektif menggunakan sarana transportasi laut. Untuk itu, mesti didukung infrastruktur pelabuhan yang memadai. Pengusaha Rugi Miliaran Para pengusaha makin banyak merasakan dampak dari insiden ini. Mereka bisa merugi miliaran rupiah. “Banyak barang-barang tidak bisa masuk (Pelabuhan Dwikora Pontianak). Apalagi yang menyalurkan di daerah, sangat dirugikan,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Kota Pontianak Andreas Acui Simanjaya, Rabu (2/3). Dampaknya, tegas Acui, barang menjadi tidak ada dan menyebabkan high cost economy. Karena, pengusaha harus memindahkan barang dari kapal ke tongkang lalu ke pelabuhan. Kalau tidak dipindahkan, kapal tidak bisa masuk karena terhambat. Tentunya ini membutuhkan biaya besar. “Hal ini sangat merugikan kita,” tegasnya. Ia mengatakan, kerugian tidak hanya materi saja. Prospek masa depan dalam perdagangan juga dirugikan. Pengusaha atau distributor dianggap wan prestasi. Misalnya, jika harusnya setiap bulan mengirimkan lima ribu ton, tapi karena terhambat alur pelayaran satu ton pun tak dapat mengirim.

“Bagaimanapun juga, kalau kita dianggap wan prestasi, memberikan peluang kepada orang lain, untuk mencari distributor lain guna memasok barang-barang yang dibutuhkannya. Jadi, kontrak yang sudah disepakati, bisa dialihkan ke pihak lain. Ini sangat merugikan,” katanya lagi. Belum lagi, lanjut dia, barang yang akan keluar dari pelabuhan juga terhambat. “Seperti CPO (Crude Palm Oil), barang tambang, karet yang akan diekspor ke luar negeri, jadi terhambat keluar,” katanya. Dia memandang gejolak yang terjadi di daerah, seperti antrean BBM, dan lainnya, itu sebuah fenomena gunung es. “Di bawah itu sebenarnya akan menimbulkan banyak masalah yang tidak nampak. Panjangnya rantai distribusi ini menyebabkan high cost, dan ini tentunya membebani masyarakat,” kata mantan Anggota DPRD Provinsi Kalbar ini. Selain itu, tegasnya, stok barang-barang juga menipis. Harga mulai bergerak naik. Harga semen saja, kata Acui, dari Rp45 ribu menjadi Rp65 ribu persak. Karena dari kapal harus dipindah dulu ke tongkang lalu dibawa ke pelabuhan. Bahkan, lanjut dia, kebutuhan laptop dan printer saat ini sudah kekurangan barang. “Satu hal lagi yang disesalkan, bahwa persediaan susu formula untuk bayi berkurang. Kita khawatirkan akan terjadi naiknya harga susu formula, atau tidak ada susu formula lagi. Kalau dewasa tidak makan nasi tidak apa-apa, bisa makan lain. Kalau anak kecil tak minum susu, bagaimana?” kata Acui. Pengusaha kecil juga terkena imbas kerugian. Seorang warga Jalan Tabrani Ahmad, Wati, mengaku rugi jutaan rupiah akibat bahan baku gerobak yang dipesan dari Pulau Jawa, hingga kini belum bisa masuk ke pelabuhan. “Kapalnya harus mengantre,” kata Wati, kemarin. Kendati demikian, Wati tak ingin menyalahkan pihak manapun. “Namanya musibah. Saya tidak bisa menyalahkan pihak toko maupun pihak pelabuhan. Karena kerugian bukan saya saja yang menanggung,” kata Wati. Rencananya, dia akan memulai usaha Burger setelah bahan gerobak yang dipesannya itu tiba. Rencananya, kata dia, awal Maret ini bisnis tersebut akan dibuka. Namun, terpaksa molor. “Saya kira bisnis itu akan segera dimulai, semua barang sudah saya pesan jauh hari. Saya rugi, investasi saya jutaan rupiah jadi terbengkalai,” sesal Wati. Janji Tak Tercapai Evakuasi KM Rahmatia Sentosa hingga Rabu (2/3) masih gagal. Ketua Tim Pemantau Penanggulangan Evakuasi Kapal Rahmatia Sentosa, Hartono Azaz, mengatakan hasil pantauannya, sejak kemarin (2/3) pagi, Adpel Pontianak, akan menarik KM Rahmatia Sentosa, malam ini (tadi malam). “Sesuai rencana mulai dari pukul 00.00 hingga 04.00, kapal akan ditarik saat air pasang malam ini (tadi malam),” kata Azaz, kemarin. Dia menyesalkan, janji evakuasi empat hari ( Dari Sabtu, 26/2) yang didengungkan, tak juga membuahkan hasil. “Mana janji empat hari. Makanya, jangan pakai cara trial and error alias coba-coba,” kata Azaz. Ketua DPRD Kota Pontianak

ini menegaskan, terkait masalah kapal yang tak kunjung berhasil disingkirkan itu, kepentingan masyarakat banyak yang dirugikan. “Ini menyebabkan high cost economy,” kata politisi Partai Demokrat Pontianak ini. Azaz mengungkapkan, evakuasi kapal itu juga banyak peran dari masyarakat, dalam hal ini pengusaha swasta yang peduli. Seperti ponton, tug boat, crane, tongkang, bahkan dua puluh penyelam tradisional, dibantu oleh pengusaha swasta, Hasim alias Kui Sim yang ikhlas membantu. “Awalnya penyelam tradisional sempat berhenti sebentar, tapi dua hari terakhir ini, mulai lagi,” ungkap Azaz. Bahkan, kata dia, PT Alas Kusumah juga mengirim bantuan tongkang untuk memobilisasi escavator 12 meter. Selain itu, menurut Azaz, juga ada penyelam yang didatangkan dari Jakarta. Termasuk, pihak terkait yang terlibat, yakni Adpel, Pelindo, KPLP, Lanal Pontianak dan lainnya. Maka dari itu Azaz berharap agar KM Rahmatia Sentosa tersebut secepatnya dievakuasi. “Pemerintah dalam hal ini, Adpel dan Pelindo harus sediakan peralatan lebih cepat, misalnya salvage company,” katanya. Azaz juga menekankan, masalah alur pelayaran jangan dipandang sebelah mata. Begitu juga dengan sistem navigasi, harus lebih baik ke depan. Kapal-kapal yang keluar masuk harus dipandu. Tidak peduli, besar atau kecil kapal tersebut. “Kapal-kapal wajib dipandu, biar tidak terjadi kecelakaan lagi,” kata Azaz. Wartawan Pontianak berusaha menghubungi Kepala Seksi Penjagaan dan Penyelamatan Kantor Adpel Pontianak, Moh Adi Ismail, kemarin malam. Untuk menanyakan perkembangan terakhir proses evakuasi. Namun yang bersangkutan enggan mengangkat telepon selulernya, tadi malam. Beras Pontianak Aman Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pontianak, Ayu Haro, menegaskan, stok beras aman. (baca berita terkait halaman 9). “Sejak kejadian itu (kapal tabrakan), kita sudah cek secara terus menerus. Kita koordinasi dengan Disperindag Provinsi Kalbar,” kata Ayu didampingi Kabid Industri Disperindag Kota Pontianak, Suhartiningsih di Pontianak, Rabu (2/3). Bahkan, kata dia, Disperindag yang ada di kabupaten kota di Kalbar, juga diminta untuk mengecek ketersediaan beras, serta barangbarang kebutuhan pokok. Ia menambahkan, pada akhir Februari 2011 lalu, sudah melakukan pengecekan persediaan beras di gudang-gudang penyimpangan beras di Kota Pontianak. Hasilnya, menurt Ayu, diketahui bahwa di Gudang Cahaya Pangan masih tersisa 16 ton beras, Setia Jaya 65 ton, Mahkota Jaya 99.750 ton dan Berantas 528 ton. “Persediaan beras kita untuk tiga bulan ke depan tidak ada masalah. Untuk Kota Pontianak, beras aman,” tegas Ayu. Menurut dia, Kota Pontianak belum perlu menggelar operasi pasar. Karena, harga beras belum terjadi lonjakan berarti. “Kalau misalnya ada kenaikan yang tinggi, kita operasi pasar, bekerjasama dengan Bulog. Tapi, sekarang belum ada rencana kita menggelar operasi pasar,” ujar Ayu Haro. (ody/stm)

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Efrizan, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari Jawa Pos Group Kurniatama, Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: A Riyanto (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Thoriq (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Andi Chandra, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Wahy Ismir. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 25.000,- spot colour Rp 30.000,- full colour Rp 37.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


Pontianak Post 8

Kamis 3 Maret 2011

KANDIDAT CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI SAMBAS 1

Juliarti

2

Pabali Musa 31.98 %

Darwin Muhammad 41.30 %

3

Darso

Prabasa

4

Tufitriandi

Hasanusi 20.91 %

Ferden Firdaus 3.59 %

DUA pasangan calon menambah jumlah polingnya hari ini. Juliarti Djuhardi AlwiPabali Musa (JPM) dan Darwin Muhammad – Darso. Namun persentase keduanya tidak banyak berubah dari sebelumnya, hanya berdampak pada tiga pasangan calon yang lain. Darwin-Darso tetap di posisi pertama dengan 41,30 persen diikuti JPM yang mengumpulkan 31,98 persen. Di posisi buncit alias juru kunci, masih tidak ada perubahan. Tufitriandi-Perden Firdaus masih di posisi keempat dengan perolehan 3,59 dan di posisi paling dasar dihuni Munawar-Bonefasius Boni dengan perolehan poling 2.22 persen.

Yakin Menang Pilkada

POLITIK

LIMA pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sambas menandatangani kesepakatan damai Pilkada Sambas 2011, besok. Kesepakatan damai tersebut dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sambas, sekitar pukul 08.00. Selain lima calon bupati dan wakil bupati, kesepakatan tersebut juga ditandatangani Bupati Sambas, Dandim 1201 Singkawang, Kepala PN Sambas, Kajari Sambas, Ketua DPRD Sambas, Kapolres Sambas, Ketua KPU Sambas dan Ketua Panwaslu Sambas. “Kegiatan ini merupakan kerjasama Kesbangpolinmas dan Polres Sambas,” kata Kepala Seksi Politik Bagian Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Setda Sambas Jalil, kemarin. Panitia membatasi masing-masing calon hanya dapat membawa 15 orang pendukung. Karena akan ada undangan dari partai politik, Anggota DPRD Sambas dan undangan lainnya. Jumlah undangan 300-350 orang. “Tidak perlu banyak pendukung atau simpatisan, kita batasi 15 orang saja. Karena anggota dewan dan partai politik akan termasuk di dalam pengusung atau pendukung pasangan calon,” ucapnya. Tujuan kesepakatan damai ini, kata Jalil, agar calon selama masa kampanye dan tahapan berikutnya dalam Pilkada dapat menaati aturan dan menjaga kamtibmas kabupaten ini. “Dengan demikian kita harapkan selama Pilkada Sambas tetap aman. Karena semua pasangan calon sepakat untuk berdamai,” harapnya.Sebelumnya, telah dilakukan rapat antara tim pasangan calon dengan polisi dan Pemkab Sambas dalam hal ini Bagian Kesbangpolinmas untuk merumuskan isi dari kesepakatan tersebut. “Kami telah merumuskan bersama tim kesepakatan damai tersebut di Polres Sambas, tanggal 1 Maret,” jelas Jalil. Terdapat delapan klausa kesepakatan damai yang ditandatangani lima pasangan calon nanti. Diantaranya, menjunjung tinggi aturan main Pilkada Sambas 2011. Melaksanakan pilkada dengan jujur adil bebas, rahasia dan beradab. Klausa lainnya yakni menghindari konflik, menghindari hujatan dan fitnah yang mengarah pada SARA dan menudukung sepenuhnya tindakan tegas aparat pada setiap tindakan anarkis dan bersama-sama aparat, masyarakat menjaga stabilitas keamanan. “Nanti kesepakatan damai ini akan dibuat baliho oleh KPU dan dipajang di tempat umum,” papar Jalil. (hen)

Bonevasius Boni Munawar M Saad 2.22 %

Darwin-Darso Safari Maulid di 61 Masjid

Juru Kunci Tak Berubah

Sepakat Pilkada Damai

5

Upah Kalbar Belum Layak JAKARTA—Hasil penetapan Upah Minimun Provinsi (UMP) 2011 sangat mengejutkan. Dari 33 provinsi, hanya delapan yang menetapkan UMP di atas Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Provinsi Kalimantan Barat tidak termasuk dalam delapan itu. Delapan provinsi itu antara lain, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Bengkulu, DI Yogyakarta dan Jambi “Karena itu kami imbau agar Pemerintah Daerah (Pemda) lebih concern pada urusan ini,” kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Abdul Muhaimin Iskandar di Jakarta, kemarin (3/2). Berdasarkan data Kemenakertrans, hanya delapan provinsi yang UMP melebihi KHL pada tahun 2011. Provinsi Sulawesi Utara menempati urutan teratas dengan perbandingan UMP/KHL sebesar 112, 30 persen dengan UMP sebesar Rp1.050.000 dan KHL Rp935.000. Urutan kedua ditempati Provinsi Sumatera Utara sebesar 107, 19 persen dengan UMP sebesar Rp1.350.000 dan KHL Rp966.000. Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 106,89 persen dengan UMP Rp1.126.000 dan KHL Rp1.053.379. Provinsi Kalimantan Tengah sebesar 103,61 persen dengan UMP Rp1.134.580 dan KHL Rp1.095.000.

DELAPAN PROVINSI DENGAN UMP MELEBIHI KHL TAHUN 2011

PROVINSI 1. Sulut 2. Sumut 3. Kalsel 4. Kalteng 5. Sulsel 6. Bengkulu 7. Jogjakarta 8. Jambi

UMP Rp1.050.000 Rp1.350.000 Rp1.126.000 Rp1.134.580 Rp1.100.000 Rp 815.000 Rp 808.000 Rp1.028.000

KHL Rp 935.000 Rp 935.000 Rp1.053.379 Rp1.095.000 Rp1.083.000 Rp 808.031 Rp 802.335 Rp1.027.791

PERSENTASE 112, 30 107, 19 106,89 103,61 101, 57 100, 86 100,71 100,02

SAMBAS – Sejak pertengahan Februari hingga awal Maret, Darwin Muhammad – Darso dan tim menggelar safari Maulid Nabi Muhammad SAW dihampir seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas. Darwin dan Darso beserta tim menyelenggarakan safari maulid dari 15 Februari dan berakhir 1 Maret 2011. Sebanyak 61 masjid yang tersebar di 17 kecamatan dikunjungi. Masyarakat antusias, safari di setiap masjid tidak pernah sepi. Selalu disesaki warga. Dalam safari tersebut diadakan ceramah agama. Salah satu penceramah adalah H Sabhan A Rasyid yang tergabung dalam tim safari Maulid Nabi Muhammad SAW, Darwin Muhammad – Darso. Usai Maulid, Darwin-Darso dan tim juga bersilaturahmi dengan warga. Kedua pasangan ini disambut suka cita. Warga yang datang berebut bersalaman, ingin bertatap langsung calon pemimpin yang mereka idamkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sambas. Dalam safari Maulid, baik penceramah maupun Darwin dan Darso selalu mengingatkan warga untuk meneladani Rasulullah dalam semua aspek kehidupan. Karena tidak ada teladan lebih baik bagi umat Islam selain Nabi Muhammad SAW.

“Hanya Rasulullah teladan terbaik bagi umat Islam. Maka jadikanlah Nabi Muhammad sebagai contoh kita dalam menjalani kehidupan di semua aspek,” tutur Darwin pada salah satu peringatan Maulid. Dalam kesempatan berbeda, Sekretaris PDIP Sambas Rudi Danuar menambahkan, sampai saat ini baik PDIP dan PPIB sebagai partai pengusung pasangan Darwin – Darso kian yakin pasangan ini akan meraup suara terbanyak pada Pilkada Sambas 2011 yang sebentar lagi akan dihelat. “Berdasarkan evaluasi terakhir kami semakin yakin DarwinDarso memenangkan Pilkada Sambas ini,” tegasnya. Tim kampanye kabupaten terus memantau perkembangan pemilih. Evaluasi inilah yang membuat tim yakin Darwin-Darso paling diinginkan rakyat memimpin Sambas. Ditambah lagi solidnya tim di semua lini bekerja untuk memenangkan pasangan ini, semakin menambah keyakinan tersebut. Tidak hanya tim pemenangan yang dibentuk khusus. Semuanya bergerak. Baik kader PDIP, PPIB, Anggota DPRD Sambas dari kedua partai tersebut, simpatisan, relawan, bahkan Anggota DPRD Kalbar asal Sambas juga turun tangan. (hen/*)

Sumber: Kemenakertrans

Muhaimin kini menyusun imbauan kepada perusahaan-perusahaan besar di Indonesia agar memberi perhatian lebih pada urusan ini. Terutama agar memberikan upah layak yang nominalnya lebih tinggi dari UMP bagi pekerjanya. Penetapan upah layak diatas UMP, kata Muhaimin, harus disepakati dalam perundingan bipartit. Yakni perundingan antara pengusaha, manajemen perusahaan dan serikat pekerja yang mewakili buruh di perusahaan. “Karena dengan upah yang layak, ketenangan bekerja dan kesejahteraan para pekerja dapat ditingkatkan,” kata Muhaimin. Ketua Umum DPP PKB itu mengingatkan, konsep dan kebijakan UMP sebagai upah terendah sejatinya diperuntukkan bagi pekerja

lajang dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Upah minimum, kata Muhaimin hanya sekedar jaring pengaman sosial jadi harusnya upah riilnya ada di atas ketentuan itu. Muhaimin mengatakan, dalam mengambil keputusan penetapan upah, baik pihak pengusaha maupun pekerja/buruh harus samasama terbuka, saling pengertian dan membangun komunikasi yang baik. Dalam menetapkan upah perusahaan harus mempertimbangkan sejumlah faktor. Antara lain, pemenuhan kebutuhan KHL untuk peningkatan kesejahteraan, dan peningkatan produktivitas. “Terutama upah yang berlaku di pasar dan kemampuan perusahaan,” kata Muhaimin. (zul)

ISTIMEWA

SAFARI MAULID: Darwin Muhammad saat menghadiri safari Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jihadul Akbar, Sebangkau, Pemangkat.


MULAI besok, jika ada kios yang menjual harga premium diatas Rp7 ribu per liter akan disita. Harga eceran disepakati Rp6 ribu per liter.

Pontianak Post

17

PANTI pijit bermunculan di Pontianak. Jumlahnya mencapai 20 lokasi tanpa surat izin selembar pun.

10

PENGHASILAN tambahan bagi PNS akan dipotong 2,5 persen jika tidak masuk kerja.

halaman

Panti Pijat Tumbuh di Kota Pontianak

halaman

Eceran Bensin Dipatok Rp6 Ribu

halaman

Metropolis

Tidak Ngantor Dipotong 2,5 %

2

KAMIS, 3 Maret 2011

24

Gadis Digauli Tujuh Kali, Orangtua Lapor Polisi Dua Bulan, 24 Kasus Pencabulan PONTIANAK—Kasus pencabulan anak bawah umur kembali terulang di Kubu Raya. Kali ini menimpa seorang gadis—sebut saja Bunga (14). Sebelumnya kasus yang terjadi

yakni bapak menghamili anak kandung. Tindakan asusila tersebut kini sedang ditangani aparat berwajib. Korban digauli layaknya hubungan suami-istri sebanyak tujuh kali oleh lelaki dewasa. Sebut saja Kumbang (22). Keduanya memang saling kenal serta menjalin pertemanan sejak tiga bulan silam. Puncak hubungan mereka berujung ke

proses hukum ketika pelaku menginapkan korban dikediamannya selama empat hari empat

Mayoritas korban melapor ke polisi dalam keadaan hamil. Sementara hubungan antara korban dengan pelaku semula adalah pacaran.” Puji Prayitno

malam di Parit Baru, Kubu Raya. Orangtua korban yang tidak terima perbuatan pelaku lalu melapor ke Polsek Sungai Raya. Bahkan pelaku sempat menjadi sasaran amuk massa. Ia datangi warga setempat dikediamannya. Kini pihak kepolisian sedang menunggu hasil • ke halaman 15 kolom 1

15 Ribu Ton Beras Tertahan Gudang Pontianak Tersisa 1.500 Ton

KRIMINALITAS

Mobil Siapa?

Sutami/Pontianak Post

DIAMANKAN

Polisi mengamankan sebuah mobil tanpa pemilik terparkir lima hari di depan Rumah Danlanal.

MENIPIS

PONTIANAK—Satu unit mobil tanpa pemilik diamankan polisi di Jalan Rahadi Usman persis depan rumah dinas Komandan Pangkalan Angkutan Laut Pontianak, Rabu (2/3) siang. Temuan mobil tersebut masih diselidiki dengan intensif.

Tertahannya sejumlah kapal pengangkut beras membuat stok pedagang mulai menipis. Sekitar 15.000 ton beras milik Dolog Kalbar hingga kini masih di Jakarta.

• ke halaman 15 kolom 1

JURNALISTIK

Wartawan Dicatut saat Kunker Wagub PONTIANAK – Kunjungan Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya pada Selasa (1/3) lalu ke lokasi tenggelammnya KM Rahmatia Sentosa di lampu buih lima alur muara Jungkat sedikit ternoda. Oknum tak bertanggungjawab, mengatasnamakan Kepala Dinas Perhubungan Kalbar, DL Deny, meminta • ke halaman 15 kolom 1

BEKELIT

HARIYadi/Pontianak Post

Pandu Semua Kapal Masuk Pelabuhan Wagub Tak Ingin Kasus KM Rahmatia Terulang PONTIANAK—Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya mengingatkan Administrator Pelabuhan Pontianak agar mengelola alur pelayaran dengan baik. Christiandy meminta mulai sekarang, setiap kapal yang keluar masuk pelabuhan harus

dipandu. Hal ini sebagai antisipasi agar kejadian tabrakan kapal tidak terulang kembali. “Kemarin saya sudah lihat lokasi. Saya sudah tanya mengapa kapal ini (yang tabrakan) tidak dipandu? Alasannya untuk ukuran kapal segitu memang tidak dipandu. Tetapi buktinya seperti ini (tabrakan). Jadi, harusnya dipandu,” ujarnya, Rabu (2/3). Christiandy menegaskan pemprov tidak ingin di masa mendatang, ada lagi gangguan ekonomi akibat kapal karam. Dia juga menginstruksikan

agar Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kalbar mengkoordinasikan upaya pengelolaan alur tersebut. “Jalur pelayaran ini harus betul-betul di-manage. Kalau tidak diatur dengan baik, ke depan bisa terulang,” ujarnya kemarin. Selain menyoroti pentingnya pandu, Christiandy juga menekankan tentang pengerukan alur. Pengerukan alur diharapkan dapat terus dilakukan secara rutin. Apalagi untuk itu sudah ada kucuran dana Rp28 miliar dari

PONTIANAK—Kepala Perum Bulog Divisi Regional Kalimantan Barat, M Hasyim mengungkapkan, akibat kondisi alur pelayaran di Pelabuhan Pontianak yang belum normal, kapal-kapal Bulog yang membawa beras untuk Kalbar belum berangkat dari Jakarta. Kapalkapal ini memilih menunggu di Pelabuhan Tanjung Priok sampai kondisi Pelabuhan Dwikora Pontianak kembali normal. “Stok beras sudah ada. Tetapi karena mendengar informasi tentang ini (kapal karam di muara Jungkat), mereka stand by dulu di Jakarta,” ungkapnya kemarin. Kapal-kapal dari Jakarta ini berencana untuk memasok sebanyak 15 ribu ton beras. Setiap kapal bermuatan sekitar tiga ribu ton. Dengan jumlah muatan yang demikian, kata Hasyim, kapal tersebut diperkirakan • ke halaman 15 kolom 1

Jalur pelayaran ini harus betul-betul dimanage. Kalau tidak diatur dengan baik, ke depan bisa terulang.” Christiandy

• ke halaman 15 kolom 1

Sulitnya Mendapatkan BBM Saat Suplai ke SPBU Tersendat

Harga Eceran Tinggi, Rela Antre hingga Dua Jam Hampir tiga pekan BBM di Kalbar menjadi pusat perhatian. Pemandangan setiap ruas jalan yang tersedia SPBU dikerubuti pengendara. Tak heran jika SPBU tidak jauh dari jalan raya arus lalu lintas menjadi macet. Aparat pun sibuk mengamankan. Begitu juga dengan petugas SPBU yang harus ekstra keras meladeni pembeli.

ILUSTRASI : KEKES

AGUSTINAH Pontianak

DEMI PREMIUM Warga antre berjam-jam dibawah terik sinar matahari untuk mendapatkan premium. Mudjadi Pontianak Post

SUDAH menjadi pemandangan rutin setiap ruas jalan depan SPBU tampak keramaian. Bukan untuk melihat pertunjukan, namun antre BBM. Mereka bahkan ada yang rela menunggu dari ujung jalan sekitar 100 meter lebih. Butuh waktu dua jam untuk bisa mendapatkan premium. Bukan hanya itu. Tak jarang distiap SPBU, sekitar pukul 07.30 WIB sudah tampak yang antre, sementara BBM-nya belum datang. Tak heran meski harus menunggu lama, mereka tetap menunjukkan eksis menunggu seperti pembagian sembako gratis. Kemacetan jalan akibat antrean panjang BBM juga tak terelakkan. Seperti di Jalan • ke halaman 15 kolom 1


10 LISTRIK

Rp700 Juta untuk PLTS KEPALA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kalbar, Agus Aman Sudibyo, mengatakan tahun ini pemerintah provinsi kembali menganggarkan dana untuk pengadaan Pembangkit List r i k Te n a g a Surya (PLTS). “Tetapi tidak banyak, sekitar Rp500 juta sampai Rp700 juta karena anggaran terbatas,” katanya. Bantuan PLTS itu akan dialokasikanUsulannya dari p a d a d a e r desa ke dinas a h - d a e r a h terkait di kabu- p e d a l a m a n atau terpenpaten/kota, cil yang tidak terjangkau baru diterusoleh jaringan kan ke listrik PLN. pemprov.” Untuk tahun 2011, belum Agus Aman ditetapkan lokasi pengucuran bantuan. Menurutnya, daerah yang akan dijadikan sasaran tergantung usul dari kabupaten/ kota. “Usulannya dari desa ke dinas terkait di kabupaten/kota, baru diteruskan ke pemprov,” jelas dia. Selain pengadaan PLTS, menurutnya ada pula Program Desa Mandiri Energi (DME). Sumber energi yang akan digunakan akan disesuaikan dengan potensi di desa masing-masing. Alternatifnya antara lain PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikohidro) atau biofuel. Agus juga mengungkapkan, di samping menggunakan APBD, program sejenis juga akan dilancarkan melalui APBN. “Yang dari APBN kita belum tahu jumlahnya, tetapi lebih besar dari APBD,” katanya.(rnl)

METROPOLITAN

Pontianak Post

z

Kamis 3 Maret 2011

Diusulkan, Pasar Dikelola Satu Unit Kerja

Haryadi/Pontianak Post

DIPERBAIKI: Jalan Sei Raya Dalam baru saja selesai dibeton. Namun tiga bulan kemudian terlihat cekungan dan lobang sehingga sangat mengganggu pengguna jalan. Kondisi jalan itu kini dalam perbaikan kembali.

Panti Pijat Tumbuh di Pontianak PONTIANAK—Panti pijit kini bermunculan di Kota Pontianak. Jumlahnya mencapai 20 lokasi yang tersebar di Kota Khatulistiwa ini tanpa mengantongi surat izin selembar pun. “Kita mendapatkan laporan dari masyarakat ada panti pijat yang berdiri tanpa izin. Itu jelas menyimpang dari aturan. Hampir semuanya menyimpang. Bahkan ada hotel yang menyediakan tempat Spa yang hingga saat ini tidak

memiliki izin,” kata Samiun, ketua Komisi A DPRD Kota Pontianak, Rabu (2/3). Komisi A meminta agar lokasi panti pijat tersebut dirazia Sat Pol PP. Sehingga dapat diketahui apakah panti pijit itu memiliki izin. Kalau tidak memili izin, tentunya kegiatan tersebut harus ditutup. “Kita akan seriusi persoalan ini. Segera digelar rapat dan undang Sat Pol PP dan BP2D dalam waktu dekat,” ujar Samiun. Menurutu Samiun, boleh saja ada

investor yang masuk di Kota Pontianak, namun harus ada izin dulu. Dengan begitu, akan ada pemasukan daerah. “Kita akan berikan seluasnya bagi investor, namun setiap usaha harus ada izinnya,” kata Samiun kembali. Hal berbeda dikatakan Kepala Dinas Tata Ruang dan Perumahan Kota Pontianak Uray Indra Mulya. Setiap usaha yang ada di Kota Pontianak harus ada izin. (tin)

Porseni, TK Al Azhar Raih Tiga Emas PONTIANAK—TK Islam Al-Azhar mendapatkan tiga emas, tiga perak dan tiga perungu pada pekan Olahraga Seni Taman Kanak-kanak (TK) se Kecamatan Pontianak Tenggaran pada tanggal 28 Februari lalu. Cabang olahraga dan seni yang berhasil dimenangkan adalah sepak bola juara dua, menggambar juara satu, dua, tiga dan harapn satu, Finger Painting juara tiga, menyanyi solo juara satu dan harapan satu. Celoteh anak juara satu dan harapan satu, menari harapn satu serta lomba guru mem-

buat guru membuat buku cerita juara tiga, harapan satu dan harapan tiga. Kepala TK Al-Azhar Dian mengatakan kemenangan tersebut merupakan bentuk kerjasama dari semua pihak, terutama guru, orangtua siswa dan murid. “Kemenangan ini adalah kerjasama kita semua. Memang dari segi perlombaan sudah kita jadwalkan latihannya. Namun ektrakurikuler juga ada,” terang Dian. Selain itu, TK Al Azhar juga berusaha menjadi anak sebagai teman yang bisa dia-

jak bicara. Sehingga kita bisa melatih dan membimbing mereka menjadi yang lebih terlatih lagi. “Kita berusaha memahami karakter anak. Minat dan bakat apa yang mereka inginkan dan cocok buat mereka,” jelasnya. Melatih anak secara khusus dan teknik sehingga anak tidak bosan. Melatih anak dengan kondisi rileks dan memberikan anak menjadi anak lebih enak untuk bisa berlatih. “Kita akan terus mengusahan agar kita bisa menang dan mempertahan apa yang kita peroleh,” kata Dian.(tin)

PONTIANAK--Studi kelayakan pembangunan pasar tradisional di Kecamatan Pontianak Timur, sudah dilaksanakan tahun lalu. “Hasil studi kelayakannya ada di Bappeda,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pontianak, Ayu Haro, didampingi Kabid Industri Disperindag Kota Pontianak, Suhartiningsih di Pontianak, Rabu (2/3). Menurut Ayu, untuk program pembangunan pasar tradisional tidak ada di Disperindag Kota Pontianak. Saat ini Disperindag mengelola tujuh pasar tradisional. Saat ini untuk penyebaran pasar tradisional di setiap kecamatan sudah merata. “Penyebarannya sudah cukup perkecamatan, tinggal nambah di Pontianak Timur sesuai arahan dari Pak Wali,” kata Ayu. Ia mengatakan, dalam mengelola pasar, melibatkan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Pontianak. Misalnya, masalah kebersihan dikelola Dinas Kebersihan dan Pertamanan, parkir oleh Dinas Perhubungan, retribusi Disperindag dan pemeliharaan di Dinas Pekerjaan Umum. Sedangkan keamanan swakelola dengan masyarakat setempat. Setidaknya, kata dia, ada lima SKPD. Menurut Ayu, jika belajar dari Yogyakarta, pengelolaan pasar itu dilakukan satu pintu. Dimana, mulai dari parkir, keamanan, retribusi, listrik, dan lainnya, semua dikelola oleh satu unit kerja. “Dengan demikian akan mudah terlihat kinerja dalam mengelola pasar. Kalau tidak beres, siapa yang bertanggungjawab, akan terlihat,” kata Ayu. Makanya, lanjut Ayu, akan dicoba disampaikan ke Wali Kota Pontianak mengenai pengelolaan pasar dari A sampai Z dikelola satu unit. “Nanti kita sampaikan ke Pak Wali,” tegasnya. Ayu menambahkan, untuk Pasar Kemuning, memang rencananya akan dibangun tahun ini. “Kalau tidak dibangun Pasar Kemuning, gimana. Masalahnya biar tidak kumuh lagi,” katanya. Menurut dia, Pasar Kemuning, pedagang yang mempunyai SPTU ada 91. Sedangkan PKL sekitar 100 pedagang. “Saat pembangunan akan kita tempatkan di TPS (Tempat Penampungan Sementara) tidak jauh dari pasar,” katanya. Terkait retribusi kebersihan untuk pasar tradisional, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak Utin Srilena mengungkapkan, untuk retribusi di luar dari retribusi yang dilakukan bekerjasama dengan PDAM Pontianak. “Untuk retribusi pasar tradisional, kita tempatkan petugas dinas kebersihan. Mereka menarik pakai karcis. Satu karcis Rp800. Hasil tagihan langsung disetor ke kas daerah,” kata Utin. Ia menambahkan, yang ditarik hanya pedagang pemilik SPTU. Kalau PKL, tegasnya, tidak ditarik. “Kecuali pedagang musiman durian,” katanya. Menurut Utin, memang dalam penarikan retribusi kebersihan di pasar, bervariasi. Mulai dari Rp800, Rp1.500, Rp3.500, Rp5.000 hingga Rp7.000. “Ada kualifikasi wilayah,” tegasnya.(ody)


Pontianak Post

Kamis 3 Maret 2011

METROPOLITAN

11

Bertausiah di Pontianak

Timbun Material Bangunan di Jalan Bakal Ditindak

SEKRETARIAT Korpri Provinsi Kalbar menggelar peringatan maulid nabi besar Muhammad Saw 1432 di Istana Rakyat Pendopo Gubernuran Jalan Ahmad Yani Pontianak, Kamis (3/2) pukul 08.30 pagi. Hadir sebagai penceramah dalam kegiatan itu, dai kondang KH Zainudin MZ yang juga kerap disebut dai sejuta umat. Zainudin MZ Ketua Panitia Sekretariat Korpri Provinsi Kalbar, Badril SE mengatakan kegiatan maulid tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman arti dan makna peringatan maulid nabi besar Muhammad SAW. Khususnya di kalangan para pejabat di lingkungan pemerintah provinsi, instansi vertikal, BUMN dan BUMD (anggota Korpri) guna terwujudnya semangat jiwa karsa dan pembinaan kode etik bagi anggota Korpri. ”Juga demi terwujudnya keteladanan, kebersamaan, kedisiplinan, etos kerja dan moral kerja dalam mengabdikan diri kepada masyarakat bangsa dan negara,” imbuh Badril. Adapun tema yang diusung dalam peringatan maulid ini adalah ”Dengan hikmah maulid nabi besar Muhammad Saw 1432 H/2011, kita tingkatkan keteladanan dan kebersamaan diantara anggota Korpri”. Begitu pentingnya peringatan tersebut Badril mengajak kepada seluruh pejabat di lingkungan pemerintah provinsi untuk dapat menghadiri kegiatan islami tersebut. Khususnya kepada dewan pengurus nasional Korpri (dua orang), dewan pengurus Korpri Provinsi/LKBH Korpri/Bapor Korpri (seratus orang), pejabat esselon II, III dan IV di unit Korpri Provinsi Kalbar (instansi, badan, dinas, biro, kantor, BUMN dan BUMD) sebanyak 850 orang. Serta dewan pengurus Korpri Kabupaten/kota, masing-masing dua orang. ”Kami dari panitia berharap, kepada bapak dan ibu yang menjabat posisi di atas untuk dapat hadir dalam acara maulid besok (hari ini,red). Apalagi ini merupakan acara yang pertama kali kita laksanakan dan menghadirkan ustaz kondang Bapak Zainudin MZ. Jadi sangat kita harapkanlah kedatangannya,” pungkas Badril. (vie)

PONTIANAK-Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak akan menindak warga yang menimbun material bangunan di jalan raya. Maka razia intensif bakal Pol PP gelar sekaligus mengingatkan warga. Karena menimbun material bangunan di jalan bertentangan dengan ketentuan Peraturan Daerah. Demikian kata Rachmat Suprayetno Kepala Seksi Penegakan Peraturan dan Perundang-Undangan Pol PP Kota Pontianak. “Pasir itu bisa mengganggu pengguna jalan. Bahkan bisa memicu kecelakaan. Maka, warga yang ingin membangun rumah, pembuat batako dan tempayan, agar bahan material bangunan seperti pasir tidak disimpan di tepi jalan. Karena mengganggu fasilitas umum,” kata Rachmat. Dia mengimbau masyarakat yang ingin membangun perumahan harap melaporkan kepada ketua RT setempat. Supaya bahan material dapat ditangani secara cepat menghindari terganggunya saran jalan umum. Sebab jika tetap seHARYADI/PONTIANAK POST cara sengaja menimbun material banguBERTAHANKAN: Trasportasi sampan merupakan trasportasi sederhana namun masih tetap bertahan di aliran Sungai Kapuas dan nan di jalan bakal dikenai sanksi tegas. masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat. ”Kami ingatkan warga yang masih menimbun pasir di jalan raya, Pol PP akan mengambil tindakan tegas serta memprosesnya sesuai Pasal 18 Perda No 3 tahun 2004,” kata Rahmat seraya menjelaskan penimbunan pasir teranPONTIANAK – Retibusi kebersihan yang ini kata Utin, untuk retribusi kebersihan itu satu lahan. Kita cari lahan untuk dibebaskan cam pidana kurungan tiga bulan dan ditarik oleh Dinas Kebersihan dan Perta- bekerjasama dengan PDAM Pontianak. “In- buat TPS,” katanya. denda Rp 50 juta. manan bekerjasama dengan PDAM Kota clude, tagihan  rekening pemakaian air dan Tegas Utin, TPS di tepi jalan itu, tidak efekMenurut dia, kesadaran masyarakat Pontianak, tahun ini targetnya meningkat tagihan rekening kebersihan,” jelasnya. tif. Bukannya menciptakan kebersihan, tapi masih minim soal pentingnya menjaga Rp1.5 miliar. Tahun lalu target hanya Rp3.5 Utin mengatakan, penerimaan retribusi kekumuhan. Apalagi, jika masyarakat mem- lokasi jalan umum. Dengan secara senmiliar. Pada 2011 ini, DKP ditarget sebesar tahun lalu, setidaknya bisa untuk menam- buang sembarangan, tidak di dalam TPS.  gaja menimbun bahan material tanpa Rp5 miliar. bah dua unit mobil ambrol di DKP. Karena, “Masih banyak orang yang buang sampah di memikirkan dampak risikonya.”Tidak “Retribusi kerjasama PDAM masih ber- tegasnya, saat ini tengah mengarah kepada luar TPS,” sesalnya. ada toleran terhadap warga yang tetap jalan. Tahun lalu kita mendapatkan Rp4.182 penggunaan tempat pembuangan semenMenurut dia, saat ini lima dump truck melanggar ketentuan Perda. Sebelum juta dari Rp3,5 miliar yang ditargetkan. Be- tara tertutup. “Mobil ambrol itu bisa angkut mengangkut sampah rusak berat. Yang ak- menindak,kami akan berikan peringararti kita melebihi target yang ditetapkan.  container. Selama ini TPS kita itu terbuat tif hanya 29 unit. Kalau masuk dua mobil tan dengan melayangkan surat teguran,” Tahun ini, target kita Rp5 miliar,” kata Kepala dari semen, dan yang bisa mengangkutnya ambrol nanti, tegasnya, masih kurang tiga kata Rachmat. DKP Kota Pontianak, Utin Srilena. hanya mobil dump truck,” ujar Utin lagi.   unit.  “Menambah dua armada ini menelan Ia pun mengimbau terhadap pe­ Sepertinya target itu akan tercapai, kar“Nanti kita mengacu Undang Undang No- dana kurang lebih Rp700 juta. Mudah-mu- ngembang perumahan dapat memaena, menurut Utin, untuk Januari 2011 saja, mor 18 tahun 2008, dimana TPS harus ter- dahan tahun depan bisa dapat empat unit, tuhi perda yang berlaku. Dengan tidak sudah berhasil terkumpul Rp499 juta. “Mu- tutup semua. Minimal kalau sudah semua jadi ada kelebihan satu unit,” katanya. menimbun bahan material proyek dah-mudahan tercapai,” imbuh mantan terpenuhi TPS berupa kontainer, ada kelebiIa berharap, semoga saja ke depan, tidak sembarangan di jalan raya. Sebab jika Kasat Pol PP Kota Pontianak ini.            han dari dana kita untuk PHL (Pekerja Har- ada armada yang rusak lagi. Mengingat, tetap mengabaikan tidak menutup keIa menjelaskan, pada tahun 2002 retribusi ian Lepas) dan berdayakan kepada petugas rata-rata armada yang ada sudah berusia mungkinan Pol PP bakal mengusulkan dilakukan dengan menggunakan system penyapuan,” tambahnya. tua. Ia menjelaskan, jika dilihat dari jumlah pencabutan IMB. ” Jika terus nekat karcis. Akan tetapi, menurut dia, hasilnya Utin mengatakan, jumlah TPS con- penduduk  Kota Pontianak sekarang sekitar menimbun material di jalan umum izin tidak maksimal. “Sehingga awalnya tujuan tainer sudah ada 33 unit dari jumlah 121 600 ribu jiwa, idealnya armada di DKP har- IMB akan diperhambat. Kami minta kita untuk meningkatkan pendapatan asli TPS di Kota Pontianak secara keseluruhan. us ada 45 unit. “Yang jelas dengan apa yang seluruh warga Pontianak dapat medaerah, pada saat itu tidak tercapai,” kata Pihaknya juga mengusahakan, dalam dua ada kita terus berusaha, sambil memenuhi matuhi perda yang ada. Sebab ini demi Utin. tahun ke depan, tidak ada lagi TPS yang be- harapan kita memiliki 45 unit,��� ungkapnya keselamatan pengguna jalan raya,” kata Sistem itu diubah. Makanya, sekarang rada di tepi jalan. “Tapi, harus masuk dalam lagi. (ody) Rachmat. (stm)

MAULID NABI

Target Retribusi Kebersihan Rp5 Miliar


SEREMONI

12

Pontianak Post

Kamis 3 Maret 2011

LP2I Kubu Raya Launching Mentoring Agama Islam *Bentuk Generasi Muslim yang Saleh dan Cerdas LEMBAGA Pembinaan Pelajar Islam (LP2I) Kabupaten Kubu Raya, Rabu (02/03) kemarin melaunching kegiatan Mentoring Agama Islam (MAI) tahun 2011 yang acaranya dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kubu Raya. Hadir pada acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kubu Raya Frans Randus, Kepala Bidang Pendidikan Dasar & Menengah Iskandar, Anggota Komisi D DPRD Kubu Raya Khalid Hermawan, pengurus dan aktivis LP2I Kubu Raya, kepala sekolah dan guru serta siswa/siswi dari rohis binaan LP2I Kubu Raya. Kegiatan diisi penampilan-penampilan dari anak-anak rohis berupa Nasyid dan Drama. Ketua LP2I Kubu Raya

Indah Yuliastuti, S.Pd mengatakan, LP2I adalah lembaga pembinaan pelajar Islam yang konsen terhadap pembinaan pelajar Islam di sekolah baik di tingkat SMP/ MTs maupun jenjang SMA/ SMK/MA. “Hingga saat ini ada 5 SMA, 1 MA dan 3 SMP yang aktif mengikuti kegiatan kita,” katanya. LP2I jelas kepala SMPN 3 Sui Kakap ini, berdiri tahun 2008. “Kami sedang tumbuh dan berusaha bisa eksis di sekolah-sekolah,” ungkapnya sembari mengatakan bahwa tahun 2011 LP2I Kubu Raya sedang merintis pembinaan di Sekolah Kemala Bhayangkari dan SMPN 3 Kakap. Output yang ingin dicapai LP2I terang ibu berkacamata

Penampilan nasyid dari pelajar yang tergabung dalam rohis binaan LP2I Kubu Raya.

ini, adalah mencetak generasi Islam yang tahu nilai-nilai agamanya dan mampu menshare nilai tersebut kepada teman dan lingkungannya. “Insya Allah, jika ini sudah berkembang sedemikian massif, Indonesia akan menjadi lebih baik dengan mun-

culnya generasi muda soleh/ solehah,” optimisnya. Bentuk kegiatan LP2I adalah mentoring yang digelar setiap pekan divariasikan kegiatan sesuai minat bakat siswa dan out bond. Kepala Dinas Pendidikan Frans Randus yang secara

resmi melaunching kegiatan MAI 2011 menyambut positif kegiatan pembinaan mental spiritual siswa dan siswi. “Di era sekarang, tentu penting sekali pendidikan agama yang secara formal waktunya sangat tidak memadai. Jadi dengan kegiatan semacam ini bisa memberikan tambahan pengetahuan kepada anak dibidang mental spiritual,” katanya. Apabila seluruh sekolah bisa melaksanakannya menjadi kegiatan ekstra, Pemda kata Frans Randus, bisa mendukung dengan dana APBD. “Sekarang sudah kita fasilitasi tapi sifatnya masih parsial, kalau dilaksanakan secara merata diseluruh sekolah, ini bisa dibiayai dengan dana BOS daerah,” tuturnya. Sementara Khalid Hermawan berharap kegiatan MAI mempunyai arah dan target yang jelas.(ags/ser)

(Heri sw)

PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar bln Februari 2011 PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : • Umur Tanaman 3 tahun Rp. 1.374.51,• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.477.55,• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.5832.57,• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.639.05,• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.696.63,• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.752.11,• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.809.69,• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.868.02,Harga CPO/ Kg Rp. 8.297.18 Harga Kernel/Kg : (tidak termasuk PPN) Rp. 6.331.67,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 89.82 % TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK Komoditi Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Lembar

MINGGU KE 4 FEBRUARI 2011

Harga Rp. 8.000,Rp. 21.000,Rp. 45.000,Rp. 75.000,Rp. 50.000,Rp. 70.000,Rp. 17.500,Rp. 5.700,Rp. 5.600,Rp. 4.500,Rp. 6.000,Rp. 5.800,Rp. 7.500,Rp. 20.000,-

PERKEMBANGAN HARGA KOMUDITI T.PANGAN & HORTIKULTURA BULAN NOVEMBER 20110

PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK NO. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

NAMA BARANG BAHAN KEBUTUHAN POKOK Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium

SATUAN

HARGA

KET.

NO.

NAMA BARANG

SATUAN

HARGA KET.

NO. JENIS SATUAN HARGA KOMODITAS

KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

7.000 6.625 1.175 24.750 27.500 46.250 15.500 15.250 2.375 7.000 35.100 62.500 21.000

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

BAHAN KEBUTUHAN POKOK KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS

7.375 8.000 9.625 Luar Negeri 12.875 11.250 71.000 Kualitas A 23.000 42.250 16.900 7.975 24.675 4.250 925

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar

Jeruk Grade A Jeruk Grade B Jeruk Grade C Tomat Aloe Vera K.panjang Buncis Cab rawit lokal Jeruk Sambal Sawi Keriting Jagung Manis Timun Terong

Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Buah Kg Kg

7000 6000 5000 10000 2500 12000 15000 28000 4000 7000 2500 7000 10000

JENIS KOMODITAS

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Alpokat Nanas Pepaya Madu Pepaya Kampung Pisang Nipah Pisang Berangan lengkeng Pisang Ambon Semangka Biji Semangka Non Biji Sawo Salak Bers Cehereng

SATUAN HARGA KET Kg Buah Kg Kg Sisir Sisir Kg Sisir Kg Kg Buah Kg Kg

20000 3000 6000 4000 7000 15000 20000 15000 4000 6000 12000 20000 7000


Pontianak Post

Kamis 3 Maret 2011

Komunikasi bisnis Advertorial

Luncurkan Tim Balap Kawasaki Mantap dengan Ninja 250 R MENGHADAPI kemunculan rivalnya di segmen serupa, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) mengaku tidak gentar, dan tetap merasa percaya diri dengan produk andalannya, Ninja 250 R. “Saya kira masyarakat, di perkotaan bahkan hampir di seluruh Indonesia sudah begitu mengenal Ninja sebagai motor yang kencang dan berkualitas, dan imagenya cukup kuat,” kata  President Director PT KMI Shigeyo Ikemoto sebagaimana diberitakan Okezone. Hal tersebut juga diamini oleh National Sales Manager PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) Freddyanto Basuki. “Saya kira malah akan membuat pasar makin berkembang. Bukannya rebutan kue, tapi jadi malah memperbesar kue yang sudah ada,” ujarnya. “Dengan adanya banyak pilihan, konsumen pun akan belajar bagaimana memilih motor yang sesuai dengan kebutuhannya” lanjut Freddy. Tahun ini PT KMI menaikkan target penjualan Ninja 250 R sebanyak 15.000 unit, naik sekitar 3.000 unit dibanding tahun lalu yang terjual 12.000 unit. Kawasaki Ninja hadir dengan mesin berkapasitas yang dilengkapi sistem pasokan bahan bakar karburator, meski demikian Ninja menggunakan dua buah silinder yang menghasilkan suara lebih gahar, namun enak didengar. Dikenal sebagai pabrikan yang identik dengan ketangguhan dan kecepatan mes-

Warga Terbantu Bazar PTPN XIII Hari Ini Pontianak Timur Besok Pontianak Utara

innya, tentu saja Kawasaki serius terjun ke dunia balap untuk membuktikan keunggulan produknya. Untuk itu, produsen yang identik dengan warna hijau ini, meluncurkan tim balap untuk berlaga diberbagai ajang balapan di Indonesia dan manca negara. Untuk kelas 110cc dan 125cc PT KMI hadir dengan tim Kawasaki NHK Rexton Manual Tech, sementara untuk kelas Supersport 600 KMI mengusung nama tim ManualTech Beet Kawasaki. “Setelah sukses di kelas underbone (menggunakan motor jenis bebek, Red), KMI tahun ini mulai terlibat di Supersport 600,” ujar Freddyanto Basuki, Manajer Marketing dan Promosi KMI. “Baik kelas supersport maupun underbone semuanya akan turun baik di kejurnas maupun Asia Race,” lanjut pria ramah tersebut.

Di kelas underbone, pihak KMI telah menyiapkan dua pembalap handal, yakni Gupita Kresna yang akan turun di kelas 110cc dan Hadi Wijaya untuk kelas 115cc pada kejuaraan Indoprix dan ARRC 2011. Sedangkan untuk tim supersport KMI mempercayakan Mohamad Fadli dan Katsuaki Fujiwara asal Jepang, untuk membesut Ninja ZX-6R pada ajang Asian GP dan All Japan Championship. Sebagai gambaran, tahun lalu pada ajang AARC, Kawasaki berhasil menjadi juara konstruktor dan menempatkan Hadi Wijaya sebagai juara umum. “Tahun ini kita perkuat lagi di kelas supersport 600 dan dengan dua mekanik dari Indonesia dan dua mekanik dari Jepang serta adanya pembalap dari Jepang kita yakin akan mengulang sukses lagi,” ucap Freddy. (biz)

Kisah Nyata Bong Khiuk Lian:

Anak Saya Terbebas dari Tumor/Lumpuh Sembuh Lewat Shinse Husen AWAL Februari 2002, tibatiba Yuliana merasakan saki di punggungnya hingga menjalar ke ulu hati. Seiring itu, kedua kakinya pun lemah, ibunya, Ny Bong Khiuk Lian (50 tahun) dan suaminya Bong Khiuk Lian (52 tahun) langsung membawanya ke sebuah rumah sakit di Pangkal Pinang Provinsi Bangka. Menurut dokter spesialis anak yang menangani, Yuliana mengidap sakit maag akut sehingga perlu dirawat. Tanpa buang waktu, orangtua Yuliana membawa anaknya berobat ke rumah sakit di Jakarta. Hasil rontgen, tim dokter menyatakan di punggung bagian dalam, tumbuh benjolan seukuran buah melinjo. “Yuliana harus di operasi, jika tidak akan lumpuh seumur hidup,” kata Bong Khiuk Lian. Diobati Shinse Husen “Pada 25 Februari 2002 dilakukan operasi. Sehari sesudah itu, kaki kanannya sempat bisa digerakkan. Namun, selanjutnya tidak bisa lagi. Tiga minggu dirawat, anak saya masih lumpuh. Akhirnya kami pulang ke Bangka. Tiga bulan di Bangka tidak ada perubahan, anak saya tetap lumpuh,” tutur Bong Khiuk Lian. Lalu, ia dan suaminya membawa lagi Yuliana ke Jakarta.

13

Menurut dokter yang semula merawat, Yuliana baru bisa pulih dalam waktu 6 bulan atau satu tahun. Harapan Bong Khiuk Lian hancur, karena sebelum operasi, ada isyarat kalau anaknya akan sembuh sebulan setelah operasi. Akhirnya kami dibawa seorang teman bernama Afan, ke rumah Shinse Husein, ahli pengobatan China di perumahan Muara Karang blok B4 Barat No. 45 Jakarta Utara. Setelah Shinse Husein mempelajari data medis Yuliana, lalu diminumkan Seabuckthorn Oil. “Seminggu setelah minum Seabuckthorn Oil, Yuliana bisa buang air besar dan kecil tanpa kesulilan. Selera makannya pun mulai pulih dan tidurnya mulai nyenyak, tidak gelisah lagi,” cerita Bong Khiuk Lian. “Saya sangat bersyukur kepada Tuhan yang telah mempertemukan saya dengan Shinse Husein,” ujarnya. Alamat praktik Shinse Husein

perumahan Muara Karang blok B-4 Barat No.45 Jakarta Utara, telp (021) 6678649. Konsultasi gratis hubungi: 0816903378 dan obat bisa juga didapatkan di Sinar Mutiara Jl. Gajahmada No. 3, Pontianak. Penyalur: TO Mulia JI. A Yani No.21Sanggau Kapuas. TO Tiara Jl. Jendral Sudirrnan No.7-8 Sintang. TO Swallow Jl. Koper Makmur No.2 Singkawang. TO Aman Jl. Mohamad Hambal Pemangkat, Singkawang. TO Ceria Jl. Pasar Baru blok D No. 1 Sei Pinyuh.TO Duri Jl. Raya No. 16 Sei Duri. TO Tulus Budi Jl. A Yani No 74C Ketapang. TO Sinar Abadi Jaya Jl. Gajahmada 37/199 Pontianak. Ijin praktik Depkes No. 1.3.01.3175.091.(biz)

MASYARAKAT datang silih berganti memadati halaman Kantor Lurah Sungai Jawi Luar Jl. Komyos Sudarso Pontianak, Rabu, 2 Maret 2011 kemarin, untuk mendapatkan keperluan sembako murah. Di sini sedang digelar pasar murah kebutuhan pangan pokok, yakni beras, gula pasir dan minyak goreng. Pasar murah digelar PT Perkebunan Nusantara XIII dalam rangka memperingati HUT ke-15 PTPN XIII. Bazar digelar di tiga lokasi wilayah Kota Pontianak, yakni Pontianak Barat, Timur dan Utara. Bazar yang digelar sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) PTPN XIII ini juga mendapat dukungan dari pengurus IIKK PTPN XIII Ny Sofyan Nasution, bersama beberapa anggota yang terlibat langsung melayani pembeli. Masyarakat sejak pagi sudah antri untuk mendapatkan sembako murah. “Masyarakat terbantu dengan adanya bazar ini, kita berterima kasih pada PTPN XIII yang peduli dengan masyarakat di sini,” ujar staf Kelurahan Sungai Jawi Luar, Suyono. Diakui, saat sekarang ini harga sembako memang masih normal di pasaran, tapi dengan adanya bazar masyarakat menjadi terbantu. Bagi masyarakat, ujarnya, perbedaan dua ribu rupiah pun

sangat besar artinya, itulah sebabnya masyarakat berterima kasih dengan adanya bazar ini. Salah seorang warga yang datang dan antre untuk mendapatkan gula murah, Maimunah, dari Gang Suka Maju Dalam III mengakui sembako yang dijual di pasar murah ini membantu masyarakat. “Lumayan, jika kita bandingkan dengan harga di toko, ya murah di sini,” akunya yang dibenarkan Herawati, warga dari Gang Durian III. Dua ibu-ibu ini antre bersama warga yang lain untuk mendapatkan sembako murah di lokasi bazar. Ny Sofyan Nasution didampingi Kaur CSR PTPN XIII Santun Siahaan mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangkaian kegiatan HUT PTPN XIII. “Adanya kegiatan ini, mudah-mudahan PTPN XIII semakin bermanfaat dan dirasakan kehadirannya oleh masyarakat,” ujarnya. Di arena gema pasar murah ini disediakan tiga jenis barang kebutuhan pokok masyarakat, yakni beras, minyak goreng dan gula. “Semuanya dijual dengan harga murah, untuk masyarakat di wilayah sekitar bazar,” tambahnya. PTPN XIII bersama pengurus IIKK ini mendapat dukungan dari Bulog menyediakan beras murah.

FOTO MARIHOT TAMBUNAN

ANTRE: Warga terlihat antre untuk mendapatkan sembako dilokasi bazar yang digelar PTPN XIII di Pontianak Barat, kemarin.

Sedangkan untuk gula dan minyak goreng, bekerjasama dengan distributor di daerah ini. Selain itu, juga bekerjasama dengan Disperindag Provinsi Kalbar, Disperindag Kota Pontianak, camat dan lurah tempat digelar bazar. Dijadwalkan, hari ini, Kamis (3/3) bazaar akan digelar di Pontianak Timur, dan besok, Jumat (4/3) digelar di Pontianak Utara. Bazar dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

Kabag Sekretaris Perusahaan dan CSR, Sofyan Nasution, mengatakan kegiatan ini sebagai tanda syukur atas eksistensi PTPN XIII di wilayah Kalimantan, yang terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. “Kami menyadari bahwa PTPN XIII bisa maju dan berkembang karena dukungan masyarakat, itulah sebabnya kita ingin berbagi dengan masyarakat di HUT ke 15 ini,” ungkapnya.(biz)

Penerimaan Mahasiswa Baru S2 STAIN Pontianak Pendaftaran Dimulai 7-12 Maret 2011 PEMBENTUKAN Program Magister Pendidikan Agama Islam, baik secara lansung maupun tidak, akan memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pendidikan, terutama pendidikan yang berbasis keagamaan di Kalbar. Karena, dengan adanya program Magister Pendidikan Islam, akan memberikan kesempatan bagi para alumni Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI), para guru-guru Madrasah, guru-guru agama dan para pengelola lembaga pendidikan keagamaan (khususnya Islam) serta masyarakat luas, untuk dapat meningkatkan kemampuan profesional dan kapasitas intelektual mereka. Dengan demikian, out put dari program ini, kemudian diharapkan dapat mengembangkan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan pelaksanaan pendidikan di Madrasah maupun PTAI yang ada di Kalbar. Program Pascasarjana (S2) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak diresmikan pada November 2010 oleh Sekda Provinsi Kalbar H.M. Zeet Hamdy Assovie, MTM. Dasar hukum penye-

KOKOH: Gedung STAIN Pontianak berdiri dengan megah.

lenggaraan program pascasarjana STAIN Pontianak adalah SK Dirjend. Pendidikan Islam No. Dj.I/806/2010 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Strata Dua PAI pada STAIN Pontianak. Pada tahun akademik 2011/2012 ini PPs. STAIN Pontianak akan membuka 2 kelas. 1 untuk kelas regular dengan perkuliahan dari Senin hingga Jumat dan 1 kelas lagi kelas non-reguler dengan waktu perkuliahan Sabtu dan Minggu. Secara umum penyelenggaraan program pascasarjana STAIN Pontianak bertujuan:

(1) Akselerasi proses pembangunan SDM Kalbar. (2) Akselerasi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan agama dan keagamaan di Kalbar, (3) mendorong terbentuknya masyarakat beragama yang egaliter, harmonis dan berpikiran maju. Sedangkan tujuan secara khusus: (1) Mempunyai kemampuan meningkatkan pelayanan profesi, (2) menghasilkan insan akademik yang mempunyai kemampuan mengembangkan profesionalitas. (3) Menyiapkan tenaga peneliti yang mampu

mengembangkan ilmu-ilmu pendidikan dalam perspektif keislaman, (4) melahirkan tenaga ahli di bidang Pendidikan Islam yang soleh dan produktif, inovatif dan kreatif serta memiliki jiwa entrepreneurship. Syarat pendaftaran: fotokopi ijazah S1 dan transkrip nilai yang dilegalisir, surat keterangan atasan langsung bagi yang bekerja, pas foto berwarna 2x3, 3x4, 4x6, masing-masing 3 lembar, mengisi formulir pendaftaran, mengikuti tes TPA, bahasa Inggris/Arab dan wawancara. Program studi: Pendidikan Agama Islam, dan Studi dapat diselesaikan dalam masa 4 semester. Tempat pendaftaran: Gedung STAIN Pontianak Jl. Letjend. Soeprapto No. 19 Pontianak. email: ppsstain_ ptk@yahoo.com, telp (0561) 734170, fax : 0561-734170. Pendaftaran dimulai dari 7-12 Maret 2011. Pelaksanaan tes : 14-15 Maret 2011 dengan materi tes: Tes Potensi Akademik (TPA), bahasa Arab dan Inggris serta tes wawancara. Contact person: Sapendi, M.Pd (081398681457), Nur Hamzah, M.Pd. (081345211656).(biz)

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, 8 Maret 2011

Tingkatkan Gairah Seks dengan Suara Menggoda Ponpes Darun Na’im Hadirkan Habib Achmad Al-Khaf

KH Syech Habib Muhammad Ridho Yahya

PONDOK Pesantren Darun Na’im Jalan Ampera Pontianak bakal menghadirkan Prof DR Habib Achmad Al-Khaf untuk menjadi penceramah dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW. “Insya Allah, kegiatan akan kita laksanakan pada 8 Maret 2011 nanti, mulai jam 08.00, di Pesantren kita ini,” kata KH Syech Habib Muhammad Ridho Yahya, Pengasuh dan Pimpinan Pondok Pesantren Darun Na’im Pontianak, kemarin (2/3).

Abah Ridho (panggilan akrabnya) menyatakan, kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesantren Darun Naim sudah berlangsung sejak 12 Rabiul Awal. Peringatan dilakukan dengan berbagai kegiatan, seperti lomba pidato, lomba debat bahasa, drum band, dan banyak kegiatan lain untuk mengisi rangkaian kegiatan Maulid. “Waktu yang tepat untuk menghadirkan Habib Achmad ini, baru bisa kita lakukan tanggal 8 mendatang, dimana sudah masuk Bulan Rabiul Akhir,” ujarnya.Abah Ridho yang didampingi Habib Zaki Yahya (putranya)menghimbaumasyarakat untuk bisa hadir pada kegiatan tersebut, khususnya para wali santri. Karena Habib Achmad AlKaf jarang memiliki waktu untuk bisa berkunjung ke Kalimantan Barat, terutama Kota Pontianak. Peringatan Maulid Nabi tentunya harus diperingati selu-

ruh umat Islam, karena dengan peringatan Maulid Nabi akan meningkatkan manusia dalam ubudiyah. Manusia akan lebih utuh melihat dan memahami siapa Rasulullah Nabi Muhammad SAW. “Kitaakanlebihdalammengetahui sejarah Beliau, ajaranajaran Beliau Nabi Muhammad SAW dalam perigatan Maulid Nabi ini,” kata Abah Ridho. Ia menyampaikan, kegiatan pun bakal diisi sambutan dari muspida, Pangdam XII Tanjungpura, Kapolda Kalbar, serta pemerintah daerah. “Mudah-mudahan, kegiatan ini bisa berjalan lancar dan sukses,” harapnya. Abah Ridho turut mengajak dan mengundang masyarakat Kota Pontianak untuk bisa hadir. Kegiatan tersebut juga merupakan wujud sumbangsih Lembaga Pondok Pesantren Darun Na’im dalam membina umat, serta mendidik masyarakat untuk lebih agamais. (ser)

MEMPUNYAI suara yang menggoda belum tentu menjadi daya tarik bagi perempuan untuk merayu seorang pria. Hasil studi yang dimuat Bioiogy Letters, jurnal yang diterbitkan akademi sains defacto Inggris, Royal Society menyebutkan bahwa pria terpikat oleh kejelasan pesan dari perkataan yang dilontarkan seorang perempuan. Semakin tinggi nada suara yang diciptakan ketika perempuan menyampaikan perasaannya, semakin tinggi pula daya tariknya terhadap seorang pria. Studi yang merupakan hasil

riset beberapa ilmuwan Inggris ini searah dengan riset sebelumnya yang mengisyaratkan, bahwa nada suara yang lebih tinggi dari nada suara rata-rata berkaitan dengan usia muda dan kesuburan di kalangan perempuan. Riset ini diadakan dengan menanyakan tanggapan dari 30 pria, yang diperdengarkan rekaman suara dari 4 perempuan berusia sekitar 25 tahun yang mengungkapkan frasa “aku benar-benar menyukaimu.” Para peserta riset ditanyai pendapatnya mengenai daya tarik yang ditimbuikan sepenuhnya dari rekaman suara

keempat wanita tanpa melihat rupa para wanita tersebut. Benedict Jones, seorang profesor Universitas Aberdeen Skotiandia yang memimpin riset ini, menyebutkan kejeiasan pesan yang dibutuhkan pria dari wanita merupakan sikap evolusioner residual. “Urusan pikat-memikat membutuhkan kepastian yang nyata,” tegas Benedict Jones. Para kaum pria dimanapun Anda berada, suatu hal yang perlu diingat yaitu, wanita sebenarnya menginginkan Anda menunjukkan keperkasaan dan kasih sayang tulus padanya. Mereka ingin Anda percaya diri dan bersikap sepontan, namun dapat diandalkan. Tak dipungkiri, kondisi kesehatan jiwa raga serta stamina yang fit, dapat membuatnya terlena dan jatuh kepelukan Anda. Penambah stamina bisa diproleh dengan mengkonsumsi segala sesuatu yang halal, alami dan sehat, yaitu dengan meng-

konsumsi formula Tsu Zhi (POM TR. 073 374 201) yang paling diakui 100% penuh dengan formula herbalnya, karena terbuat dari bahan dasar alami pilihan dan paling unggul. Formula herbal kapsul Tsu Zhi mudah didapat di apotek dan toko obat di kota Anda. Pontianak: Apt Sungai Raya Dalam, Apt Utama, Apt Sehat, Apt Tanjung Pura, Apt Gajah Mada, Apt Makmur 1 dan 2, Apt K. Bhakti, Apt Merdeka Timur, Apt Mulia, Apt Mandiri 1 dan 2, Apt Bersama, Apt Pelangi Podomoro, Apt MS Farma, Apt Purnama. TO Batara, TO Paris, TO Jenaka, TO Lestari, TO Timur. Singkawang: Apt Singkawang Jl. Diponegoro, Apt Sudarso Jl. Komyos Sudarso. Sambas: The Santos Jl. Keramat. Ketapang: Apt Medika Jl. Merdeka, Apt Mulia Jl. MT Haryono, Apt Lestan Farma Jl. Suprapto, TO Sumber Sehat Jl. MT Haryono, TO Sumber Lestari. Mempawah: Apt Mempawah Jl. GM Taufik.(biz)


Pontianak Post

Kamis 3 Maret 2011

kubu raya

14

Kisruh Pemekaran Desa Parit Baru Dewan: Asistensi Bisa Sampai ke Kemendagri SUNGAI RAYA—Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kubu Raya, Sujiwo SE mengatakan tidak menutup kemungkinan asistensi dilakukan ke Kementeriaan Dalam Negeri terkait pemekaran Desa Parit Baru dari desa induk Sungai Raya. ”Kalaupun bertandang, kita hanya meminta arahan dan petunjuk agar kasus ini secepatnya selesai,” katanya kepada sejumlah wartawan kemarin di Sungai Raya. Menurut dia Raperda pem-

bentukan Desa Parit Baru dari desa induk, Sungai Raya memang memakan waktu, berpolemik dan sedikit panjang. Namun terselesaikan, seiring bupati sebagai Kepala Daerah mengambil langkah cepat mengeluarkan SK mengenai tapal batas kedua wilayah ini. ”Desa induk masih berkuat dengan pendapat mereka. Sementara desa dimekarkan punya pendapat sendiri. Bupati mengambil langkah mengeluarkan SK tapal batas. Sebab, pada saat tertundanya pembentukan Desa Parit Baru karena masalah tapal batas,” ungkap dia. ”Insya Allah pertengahan bulan ini kita lakukan pembahasan,” timpalnya. Meski demikian, kata Su-

jiwo, DPRD Kubu Raya tetap akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) pemekaran Desa Parit Baru. Siapa pun nantinya terpilih silahkan bekerja dengan cermat. Apakah membentuk audiensi atau melakukan investigasi ke lapangan. Yang pasti kalangan DPRD tetap berhati-hati memutuskan nasib pemekaran Desa Parit Baru. “Ini menyangkut kedua belah pihak. Pasalnya, warga desa pemekaran dan desa induk adalah warga kita. Kalau tidak berhati-hati mengambil sikap, justru kedepannya kita yang akan dirugikan,” ungkap dia. Politikus PDI-P bersuara vokal ini menerangkan masalah pemekaran Desa

+

parit Baru, acuannya tetap kepada Peraturan Mentri Dalam Negeri, Undang-Undang atau aturan lain. Makanya, tidak menutupkemungkinandewan bertandang ke Jakarta melakukan asistensi ke Kemendagri. “Sebetulnya domain masalah berada di Pemdes. Mungkin karena keterbatasan tenaga dan sudah memblunder   kepentingannya menjadi sangat banyak. Oleh karena itu, Pemdes kewalahan. Saya juga menyarankan kepada anggota, siapapun menjadi pansus harus berhati-hati dalam mengambil keputusan,” ungkap dia. Menyikapi masalah pemekaran, sambungnya, harus berpikiran jernih dan berhati-hati. Kedepannya tidak menutup

Tak Ada Dialog Warga Bingung

Bupati Gelar Pertemuan dengan Warga Enam Desa

deni hamdani/Pontianak Post

PRODUKTIF: Seorang ibu mengasuh sampannya yang bermuatan rumput untuk makanan ternak. Aktivitas sehari-hari ini dilakoni demi membantu ekonomi keluarga.

Dana BOS SDN-SMPN Cair Disdik Warning Kepsek Kelola Dana Sesuai Juknis SUNGAI RAYA—Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya memberi warning keras kepada sekolah tersebar sehubungan bakal cairnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari APBN tahun 2011. “Tahap awal ada ratusan Sekolah Dasar Negeri dan puluhan Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Kubu Raya penerima dana BOS. Dananya siap ditransfer ke rekening sekolah masingmasing,” ungkap Frans Randus, Kadisdik Kubu Raya, Rabu (2/3) di Sungai Raya. Menurut dia penggunaan dana BOS harus tetap mengacu kepada aturan juknis. Misalnya, sebanyak 20 persen anggaran peruntukannya sebagai belanja pegawai. Sementara untuk belanja modal mencapai sekitar 80 persen. ”Harus mengacu ke sana,” katanya berpesan keras. Pada tahun 2011, sambungnya, sebanyak 141 Sekolah Dasar Negeri (SDN) dari 315 sekolah dan 47 Sekolah

+

Menengah Pertama Negeri (SMPN) dari 75 sekolah akan menerima dana BOS. Saat ini uangnya sudah berada di rekening Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kubu Raya. Dia menambahkan Disdik Kubu Raya sekarang tengah disibukan dengan asistensi pembuatan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) oleh manager BOS di Disdik Kubu Raya. “Insya allah dalam waktu dekat sudah dicairkan sebagian sekolah. Sisanya tinggal mencontoh yang sudah dicairkan,” ucap dia. Pencairan dana BOS untuk setiap sekolah jumlahnya bervariasi. Itu tergantung dengan berapa banyak jumlah murid. Untuk murid sekolah dasar nilainya sekitar Rp397.000 pertahun/anak. Sementara untuk murid SMP nilainya sebesar Rp570.000 pertahun/anak. BOS untuk SDN dan SMPN di Kubu Raya kemungkinan pertama dari Kab/Kota lain di Kalbar. ”Kita  memang belum tahu persis, apakah Kubu Raya pertama. Namun yang pasti, arahan untuk perdana keluar adalah di Kubu Raya,” terang dia.

Dia menjelaskan pencairan dana BOS, mekanismenya memang rumit. Namun dilakukan lebih terarah, professional dan lebih baik. Dalam Rakor sebelumnya dengan seluruh Kepsek SDN dan SMPN penerima BOS, banyak kepsek bertanya kerumitannya. “Lalu saya katakan lebih baik kita repot diawal, daripada repot diakhir. Bisabisa bermasalah lalu kita terperangkap kasus hukum,” terangnya. Frans menuturkan pencairan dana BOS sekarang ini menjadi atensi nasional karena menyangkut kepentingan orang banyak. Makanya, ia mewarning kepada kepsek jangan coba-coba melakukan sesuatu diluar aturan juknisnya. ”Ikuti aturan saja,” ungkapnya. Sekretaris Komisi D DPRD Kubu Raya, Irsan S, Ag menuturkan pencairan dana BOS di Kubu Raya menandakan kepercayaan pemerintah pusat kepada pendidikan di Kubu Raya cukup tinggi. Apalagi, kabupaten termuda di Kalbar menjadi acuan pusat untuk daerah Kalbar. ”Ini menandakan gebrakan Bupati berproses lebih cepat dan lebih baik terbukti,” tutur dia. (den)

kemungkinan dari pemekaran desa menjadi syarat dimekarkan sebagai kecamatan yang layak. “Oleh karena itu, kita minta semua dapat berpikiran jernih,” ujarnya. Sujiwo menilai sepertinya masalah pemekaran desa ini sudah digelintir beberapa oknum menyangkut sebuah kepentingan. Sehingga dalam perjalanannya, terkensan runyam dan teruk. Ia menyarankan kepentingan tersebut haruslah digugurkan demi menyambut kepentingan warga banyak. “Kalau saya melihat ada sisi politis dan ekonominya dan itu tidak dapat dipungkiri. Makanya saya minta ke kawan-kawan legislatif harus hati-hati dalam bersikap,” terang dia. (den)

RASAU JAYA—Senin (1/3) kemarin, di Desa Rasau Jaya Dua Pemkab Kubu Raya melalui pemerintahan Desa Rasau Jaya Dua, menggelar pertemuan dengan warga enam desa. Pertemuan yang dirangkai dengan koordinasi bupati dengan SKPD ini sekaligus rangkaian kunjungan kerja Bupati Kubu Raya ke sejumlah kecamatan. Pertemuan yang difasilitasi Desa Rasau Jaya Dua ini sekaligus sebagai upaya bupati mendekatkan diri ke warga di wilayahnya. Sebab itu agenda pertemuan itu sedianya digelar dialogterbukaantarawargadengan bupati berikut jajarannya. Namun sangat disayangkan dalam pertemuan tersebut, wargatakdiberikesempatanuntuk menyampaikan aspirasi. Ini juga sempat membuat bingung

warga dan Kepala Desa Rasau Jaya Dua, Lili Suprapti. “Saya juga bingung kok sesi dialog dilewatkan pembawa acara. Padahal banyak yang ingin disampaikan warga. Termasuk berkaitan batas wilayah desa yang hingga kini belum tuntas,” ujar Lili. Sejumlah warga juga menyampaikan kekecewaannya tak bisa berdialog dengan bupati. “Yah Bagaimana tidak. Harapan warga moment penting yang mungkin setahun sekalipun jarang ini sekaligus sebagaikesempatanwargaingin bertanya dan menyampaikan aspirasi langsung kepada bapak Bupati. Tapi kok tak ada yah,” ujar salah seorang warga usai pertemuan tersebut. Warga pun sempat mempertanyakan ini kepada kades ini. “Lah saya juga bingung, kok agenda acaranya bisa berubah. Padahal biasanya, Papak Bupati biasanya memberikan kesempatan warga untuk menyampaikan aspirasi. Yah mudahmudahan ada kesempatan untuk berdialog di lain waktu,” jawab kades.(pay)

DINAS Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kubu Raya akan terus mengenalkan nama kabupaten termuda di Kalbar ini melalui batik dan musik dalam bentuk sayembara terbuka. “Kabupaten Kubu Raya harus punya ciri khas tersendiri dari kabupaten/kota lain di Kalbar. Itu akan kita tuangkan dalam lagu daerah dan batik,” ungkap Kepala Dinas Budparpora Kubu Raya, Fauzi Kasim di Sungai Raya, Rabu (2/3) Ditempat yang sama, Kepala BidangKebudayaanDisbudparpora Kubu Raya, Muhammad Busri menambahkan dalam sayembara pembuatan desain batik,pihaknyabakalanmelibatkan tokoh masyarakat dan ahli pendesain batik. Dalam mendesain batik, Disparbudpora memiliki pemikiran tersendiri. Batik harus mewakili apa yang ada di Kabupaten Kubu Raya, mulai sisi sejarah, kebudayaan dan hal lain yang berkaitan dengan kabupaten termuda di Kalbar ini. Kepala Bidang Pariwisata

Disbudparpora, Badarudin menambahkan khusus festival cipta lagu daerah, Kubu Raya sudah membukanya untuk umum. Ia mengaku memang belum ada karya lagu daerah Kubu Raya dari peserta yang masuk ke panitia. Akan tetapi, ia optimis dalam waktu dekat akan banyak lagulagu diperlombakan dan dipilih lima lagu yang akan dipatenkan menjadi lagu daerah Kubu Raya. “Untuk lomba cipta lagu daerah Kubu Raya baru kita publikasikan, mungkin saat ini sudah banyak masyarakat yang mulai menggarap lagu itu,” katanya. Ia mengatakan nantinya dikirim dalam bentuk CD. Lagunya bisa diiringi musik lengkap atau hanya gitar dan keyboard. Yang penting bisa didengar dan asik. “Dan dari lima lagu terpilih akandirekamulangdenganiringan musik lengkap dan kualitas bagus. Pemenang sayembara sendiri selain mendapatkan uang pembinaan juga memperoleh royalti dari lagu mereka,” ungkapnya.(den)  

Sayembara Lagu dan  Batik

Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk.. Contact person:

0561 735071

cmyk

+

+


Pontianak Post

ANEKA PONTIANAK

Kamis 3 Maret 2011

15 TAK PENGARUH: Sebuah mobil tanki berisi avtur tengah mengisi bahan bakar sebuah pesawat yang mendarat di Bandara Supadio kemarin. Kelangkaan BBM yang melanda Kota Pontianak tak mempengaruhi jadwal penerbangan.

Shando Safela/Pontianak Post

Gadis Digauli Tujuh Kali, Orangtua Lapor Polisi Sambungan dari halaman 9

visum rumah sakit. Kasat Reskrim Polresta Komisaris Puji Prayitno mengatakan kasus pencabulan maupun kekerasan rumah tangga cukup menonjol. Tercatat sejak Januari – Februari 2011 sebanyak 24 kasus dilaporkan masuk ke Unit Perlindungan Perempuan dan

Anak Polresta Pontianak. Kasus pencabulan maupun KDRT tersebut, kata Kasat, banyak persoalan pemicu. Berdasar kasus yang ditangani, lanjut dia, terkadang muncul akibat faktor internal keluarga. Yakni hubungan yang kurang harmonis. Serta masih minim perhatian orangtua terhadap anak. Mulai kontrol terhadap per-

gaulan anak yang rendah, misalnya. Berakibat anak menjadi bebas dalam bergaul. Sehingga terjebak perilaku negatif. Terlibat terlalu bebas mengakibatkan terjadi kasus pencabulan. Padahal berawal dari pacaran. Karena tidak terkontrol, terjadi hubungan badan. Mayoritas korban melapor ke polisi dalam keadaan hamil. Sementara hubungan

antara korban dengan pelaku semula adalah pacaran. Tetapi usia korban memang bawah umur. Sebagai aparat berwajib, kata Kasat, pihaknya tetap menerima laporan serta memproses lebih lanjut. “Tapi kunci mencegah cabul paling utama mulai lingkup keluarga. Pihak berwajib hanya memproses secara hukum,” kata Kasat.(stm)

memiliki stok beras. Bahkan, selama ini kebutuhan masyarakat Kalbar justru kebanyakan disangga oleh pasokan beras swasta. Karena itu, dia berharap masyarakat tidak khawatir mengenai ketersediaan beras. “Sementara tidak ada masalah. Stok cukup,” katanya. Da r i ha si l ko o rd i na si pihaknya dengan instansi terkait di kabupaten/kota, sampai sekarang juga belum ada laporan mengenai stok beras yang menipis. Begitu pula dengan hasil pemantauan di pasar-pasar. Beras relatif masih tersedia. Di sisi lain, tambah Yusuf, pasokan beras yang masuk ke Pontianak tidak hanya melalui Pelabuhan Dwikora. Ada pula yang masuk melalui Ketapang atau Sintete. “Di sana kapal-kapal kecil bisa

masuk. Di Pelabuhan Pontianak pun, kapal-kapal yang draft di bawah 4 meter sudah bisa masuk,” ujar dia. Meski demikian, pihaknya berharap proses evakuasi kapal karam segera tuntas. Jika terlalu lama, tidak menutup kemungkinan stok beras akan terancam. Menyikapi situasi ini, Disperindag juga terus melakukan pemantauan di pasar-pasar. Pelaku usaha diharapkan tidak memanfaatkan situasi dengan menimbun beras. Dalam melakukan pemantauan ini, Disperindag berharap peran serta dari masyarakat. “Kita tetap pantau. Kalau ada yang melakukan penimbunan, akan kita tindak tegas. Masyarakat juga hendaknya ikut mengawasi. Jangan sampai stok yang ada ditimbun,” jelas dia.(rnl)

15 Ribu Ton Beras Tertahan Sambungan dari halaman 9

tidak akan dapat melewati muara Pelabuhan Pontianak yang saat ini sedang bermasalah akibat kapal karam. Di samping dari Jakarta, dalam waktu dekat Bulog juga akan mendatangkan tambahan pasokan beras dari Jawa Timur sebanyak 3.200 ton. Sementara, stok beras yang tersisa di Bulog Kalbar saat ini diprediksi masih cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Maret 2011. Khusus di Gudang Bulog di Kota Pontianak, kata Hasyim, jumlah beras tersisa 1.500 ton. Ada pula stok yang disimpan di kabupaten/kota. “Kalau secara keseluruhan, stok kita mencapai lima ribu ton,” ujarnya. Hasyim berharap, proses evakuasi kapal Rahmatia Sen-

tosa yang karam di muara Jungkat sejak berminggu-minggu lalu itu segera tuntas. Hal ini demi kelancaran distribusi barang dari luar, terutama beras. Jika kondisi itu terus berlangsung lama, dikhawatirkan stok beras terancam. “Kita sangat berharap ini cepat teratasi karena sangat mengganggu. Distribusi dari luar jadi terhambat. Ini menyangkut ketersediaan stok,” katanya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar, Soezarsono Soekran, juga menegaskan bahwa stok beras Kalbar sampai sekarang masih aman. “Aman! Stok kita cukup sampai Maret,” ujarnya. Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kalbar, M Yusuf menambahkan, di samping stok beras di Bulog, para pelaku usaha atau swasta juga

Wartawan Dicatut saat Kunker Wagub Sambungan dari halaman 9

sejumlah dana kepada pengusaha pelayaran untuk membantu wartawan yang melakukan peliputan kegiatan. Pesan itu dikirim oleh seorang yang mengaku sebagai pengusaha pelayaran yang dimintakan sejumlah dana kepada sebuah pengelola surat kabar di Pontianak, Selasa, kemarin. Pesan singkat (SMS) ditulis menggunakan huruf besar. “slmt siang pak.kadis kami perusahaan pelayaran di ptk mohon komfirmasinya apa benar bpk telah menyuruh/ memerintahkan sdr.kabid kominfo utk menghimpun dana guna membantu para

wartawan yg akan meliput kegiatan pak. wagub pada hari ini utu melihat langsung lokasi kapal tenggelam, utk itu kami sbg pengusaha pelayaran di ptk siap sj membantu demi kelancaran transportasi laut asalkan ini perintah dari yth.pak kadis/pak.denny langsung demikian informasi ini di sampai utk di tingak lanjuti trimksh. Wartawan bersama dua rekan media cetak yang kebetulan satu kapal dengan Wagub dan Kadis Perhubungan mencoba mengkonfirmasi kebenaran isi pesan itu. DL Denny yang dikonfirmasi pertama dengan tegas menyatakan tidak ada menyuruh stafnya mem-

inta sejumlah uang kepada pengusaha untuk mengajak wartawan meliput kegiatan Wagub Christiandy. “Tidak ada. Tidak benar itu. Ini sudah mencatut nama saya. Saya akan cek staf saya,” tegas Denny didampingi Kabid Kominfo Dishub Provinsi Kalbar, Ruslizan Arif di atas Kapal Lanal Pontianak. Arif, pun buru-buru membantah kabar itu. Arif mengatakan tak pernah melakukan itu. “Tidak ada. Itu sama sekali tidak benar,” bantah Arif. Selang satu jam, Wagub Kalbar Christiandy ke luar dari dalam kapal menuju bagian belakang. Christiandy mengatakan pesan itu tidak benar. “Kalau ada mengatasnama-

kan kadis, atau saya, tidak benar itu. Tidak ada lagi itu, saat ini mengatasnamakan kadis-kadis,” kata Christiandy setelah mendapat laporan dari Denny. Wartawan Pontianak Post, Boy, Harian Equator, Uun, dan wartawan LKBN Antara Muhammad mengaku kesal dengan isi pesan tersebut. “Kenapa kami konfirmasi, karena tidak ingin seseorang mengambil keuntungan mengatasnamakan wartawan. Sama seperti bapak, kami juga sedang melakukan pekerjaan kami sebagai penyedia informasi,” kata Uun yang biasa bertugas di wilayah Kota Pontianak. Ia mengecam keras, aksi pencatutan mengatasnamakan wartawan ini. (ody)

Target Empat Kursi KETUA terpilih DPC PKB Kota Pontianak, Nagian Imawan menyatakan akan berjuang keras meraih empat kursi untuk DPRD Kota Pontianak dalam Pemilu 2014. Hal ini sesuai dengan target yang dipatok Ketua DPW PKB Kalimantan Barat, Sy M Sabli Alkadrie ketika Muscab PKB Kubu Raya beberapa hari lalu. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, se-Kalbar, PKB menargetkan untuk meraih 23 kursi dalam Pemilu 2014. Saat itu, Sabli mengungkapkan dirinya siap mengundurkan diri apabila PKB Kalbar tidak mampu mencapai target tersebut. “Kita memberi apresiasi atas komitmen Ketua DPW itu. Bahkan, beliau sudah menandatangani pakta integritas di DPP. Itu sebagai

bentuk tanggung jawab beliau sekaligus bentuk motivasi bagi DPC-DPC. Kami di DPC Kota Pontianak siap mengamankan target tersebut,” kata Nagian didampingi Wakil Ketua I, Suryaman dan Sekretarisnya, Muniri kemarin. Menurut Nagian, dalam Pemilu 2004, sebetulnya PKB sudah meraih empat kursi untuk DPRD Kota Pontianak. Namun, pada pemilu 2009, prestasi PKB menur u n s e h i n g ga hanya mampu Nagian meraih satu kursi. Karena itu, pihaknya sudah bertekad untuk mengembalikan perolehan empat kursi dalam

pemilu 2014 nanti. Dia optimistis target itu akan tercapai karena segala upaya sudah dilakukan. Dalam komposisi kepengurusan baru, pihaknya mengakomodir tokoh-tokoh senior PKB yang sudah berkiprah sejak PKB lahir di Kalbar, serta tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama. Selain itu, dalam kepengurusan barunya, DPC PKB Kota Pontianak juga sudah memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan. “DPC PKB Kota Po nt i a na k ya ng sempat vakum selama 1,5 tahun juga akan melakukan konsolidasi kembali di basis-basis nahdliyin,” tambahnya.(rnl)

Uang Zakat Buat Operasional Dakwah PONTIANAK -- Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kalbar menyerahkan zakat kepada kepada asnaf sabilillah, termasuk dai, mubalig dan guru ngaji. “Kita menyerahkan zakat kepada mereka yang berjuang di jalan Allah. Tidak hanya untuk fisik bangunan, tapi lebih kepada orangnya yang kita berikan bantuan,” kata Ketua Umum Bazda Kalbar, Salmin Daud kemarin (1/3). Zakat tersebut diserahkan untuk mubaligh, badan usaha produktif, dan guru ngaji yang kesemuanya berjumlah dua puluh lima orang. “Kita berikan kepada guru ngaji tradisional yang selama ini tidak diberi honor atau menerima bayaran,” katanya. Salah satu dai, Muhammad Yusuf mengatakan, dia baru kali ini menerima

zakat. “Besarnya Rp5 juta. Uangnya untuk operasional saya memberikan ceramah nanti,” ungkap Yusuf. Yusuf tinggal di Sepakat Damai. Ia baru 2,5 tahun berdakwah setelah lulus dari Pesantren Bangil Pasuruan. Yusuf memiliki kegiatan rutin berdakwah, mulai dari habis magrib sampai isya. “Terkecuali malam Jumat, untuk yasinan,” terangnya. Biasanya ceramah di Masjid Jami, Ikhwanul Muslimin, Al Hikmah, Miftahudin, dan masjid yang terletak di Jalan Tanjungpura. “Ini untuk rutin. Biasanya juga dakwah, tergantung yang mengundang dimana. Kalau pagi Senin dan Kamis, saya mengajar di Pondok Pesantren Daruddakwah Punggur,” katanya. Pun demikian dengan Dai Ibrahim Makmur. Dia juga lulusan Pesantren Bangir, tahun 1993.

“Kalau saya domisilinya di Nipah Kuning. Saya juga punya kegiatan rutinitas, dan keliling. Pengajian tiap malam, kecuali di malam Sabtu dan Minggu di Surau Al Muhajirin,” katanya. Dengan zakat sebesar Rp5 juta ini, ia mengaku ada tambahan untuk transportasi dalam menjalankan rutinitasnya. “Paling tidak meringankan beban kita, karena kita tidak dapat tunjangan dari pemerintah selama ini,” katanya. Salmin Daud mengatakan, Bazda Kalbar juga menyalurkan zakat bagi mualaf. Kebanyakan, kata dia, para mualaf tersebut dikirim untuk menempuh pendidikan di Pulau Jawa. “Kalau kembali, sudah mantap ilmunya dan berdakwah di sini. Yang jadi dai dari mualaf, ada honornya juga,” ungkap dia. (ody)

Pandu Semua Kapal Masuk Pelabuhan Sambungan dari halaman 9

pemerintah pusat. Berdasarkan pantauannya di lapangan, sedianya lebar alur di muara adalah sekitar satu kilometer. Tetapi hanya dapat digunakan kira-kira hanya 60 meter sebagai akibat dari pendangkalan. “Pengerukan

itu wajib,” katanya. Sementara mengenai upaya evakuasi kapal Rahmatia Sentosa, Christiandy menilai, pihak-pihak terkait sudah melakukannya dengan serius. Namun, mengingat medan yang berat, dia menyatakan maklum jika evakuasi belum tuntas.

“Saya sudah lihat. Intinya semua ini tidak kita kehendaki. Siapa sih yang mau rugi? Saya lihat sebagian semen sudah diangkat. Semen itu menyatu sehingga harus dilinggis di dalam air. Penyelamnya juga harus profesional. Belum lagi lumpurnya,” jelas dia.

Menurut Christiandy, sebetulnya upaya evakuasi diperkirakan tuntas pada Selasa (1/3) malam. Tetapi ternyata para penyelam masih perlu tambahan waktu. Karena itu, evakuasi dilanjutkan kembali Rabu malam. “Mudah-mudahan malam ini bisa selesai (Rabu),” harapnya.(rnl)

Pihak kepolisian masih terus mencari tahu pemilik kendaraan. Sementara nomor polisi kendaraan yang terpasang tidak terdaftar di Samsat. Kendaraan tersebut mempunyai dua nomor plat, yakni KB 1188 HR dan KB 1746. Karena itu, menurut Kasat, untuk mengungkap asal muasal kendaraan pihaknya bakal memeriksa nomor rangka dan mesin mobil. Dengan harapan dapat melacak pemilik mobil. Sehingga dapat mengetahui alasan membiarkan kendaraan terparkir di tepi jalan. Namun,

kasat, belum dapat memastikan atas kemungkinan kendaraan itu digunakan sebagai saran aksi kejahatan. Pantauan Pontianak Post beberapa aparat kepolisian berseragam dan seorang anggota TNI-AL berada di lokasi kendaraan terparkir. Mereka tampak melihat kondisi mobil yang sudah penyot. Sebelum mobil derek Satlantas tiba menjemput. Menggunakan derek, mobil tersebut langsung dievakuasi menuju Polresta. Evakuasi mobil sempat mengundang perhatian peng-

guna jalan. Mengingat lokasinya cukup padat yang tidak jauh dari Pelabuhan Dwikora Pontianak. Kasat menambahkan, penemuan mobil tersebut masih didalami seraya berharap masyarakat yang merasa sebagai pemilik dapat melapor ke polisi. “Kini mobil kita amankan. Tentu kita berharap pemilik bisa menghubungi polisi terdekat. Siapa pemilik maupun motif membiarkan mobil terparkir di jalan selama lima hari akan diselidiki,” kata Kasat. (stm)

Mobil Siapa? Sambungan dari halaman 9

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Komisaris Puji Prayitno mengatakan pihaknya menerima informasi masyarakat yang menyebutkan satu unit mobil terparkir sudah lima hari di lokasi temuan. Kondisi mobil sendiri dalam keadaan rusak. Bagian depannya hancur tampak semacam bekas kecelakaan. Mobil Toyota Avanza warna biru tersebut langsung diangkut ke Polresta Pontianak menggunakan mobil derek.

Harga Eceran Tinggi, Rela Antre hingga Dua Jam Sambungan dari halaman 9

Tengku Umar, sempat ditutup menjadi satu arah. Hal itu untuk antisipasi lagi terjadi kemacetan panjang sehingga lalu lintas terputus. Salah satu sebab antrean panjang, karena harga BBM eceran yang dijual harganya meningkat hingga 30-100 persen. Belum lagi ada yang nakal, menjual minyak yang dicampur. Seperti dikatakan

Ria. Warga Jalan Kom Yos Soedarso ini memang sengaja tidak membeli bensin eceran. “Takut ada yang dicampur dengan air. Apalagi sekarang BBM langka,” celetuk nya kepada Pontianak Post saat antrean panjang di SPBU Jalan Komodor Yos Sudarso. Lain lagi dikatakana Rudi. Hitung-hitungan akutansi, jika memang ia harus antre panjang akan lebih murah

dan bisa mendapatkan minyak yang berkualitas. Selain itu, ada tantangan tersendiri jika ikut antre bersama yang lain. “Di eceran harganya Rp8ribu, itupun cuma dapat satu liter. Satu liter hanya bisa dipakai satu hari. Bayangkan jika selama dua Minggu? Jadi akan lebih aman jika membeli di SPBU saja. Delapan ribu malah bisa tiga hari,” kata Rudi

menyambung. Pantauan Pontianak Post, ada konsumen yang sengaja mengisi penuh mobilnya. Kemudian setelah diisi minyaknya dikeluarkan lagi. Tidak lama berselang, hal itu dilakukan lagi. Mereka terus antre dan mengeluarkan lagi. Dengan cara seperti inilah mereka mendapatkan BBM untuk dijual eceran. Akankah persoalan seperti ini terus berlanjut.**

Haryadi/Pontianak Post

BERTAHAN: Sampan masih tetap bertahan di Sungai Kapuas. Transportasi ini masih sangat dibutuhkan masyarakat terutama kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Peserta FTV Membludak SEBANYAK 170 peserta resmi terdaftar Audisi FTV kerjasama PARFI cabang Kalimantan Barat dan Pontianak Post. Mereka ingin menjajal kemampuan bakat akting. Baik dari anak-anak sampai orang dewasa. Film yang mengangkat judul Ketika Mentari Berpaling nantinya akan diperankan peserta-peserta yang sudah lolos audisi yang akan dilaksanakan pada Sabtu (5/3) mendatang di Aula Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kalimantan Barat.

Menurut Dessy, selaku panitia, dirinya kewalahan menghadapi banyaknya peserta yang ingin mendaftar. “Saya memprediksikan akan banyak lagi peserta yang akan mendaftar menjelang hari-H, karena merupakan kebiasaan sekali apabila pendaftaran sudah mau ditutup calon peserta menyerbu tempat pendaftaran,” ungkap Dessy. Dessy juga menambahkan untuk pendaftaran Audisi Film FTV akan ditutup pada 3 Maret dan dilanjutkan den-

gan pembagian nomor peserta yang telah mendaftar. Peserta yang telah terdaftar mengambil nomor urut dan tidak dapat diwakilkan. Nomor peserta sudah bisa diambil pada tanggal 3 – 4 Maret di Graha Pena Pontianak Lantai V. Ketua PARFI Cabang Kalbar Farida mengatakan audisi dilaksanakan Sabtu (5/3) pukul 08.00 WIB. Setiap peserta akan dijejal kemampuannya oleh produser dan sutradara yang nantinya akan menilai setiap peserta.**


Pontianak Post

16

Kamis 3 Maret 2011

Rahasia Olah

healty

recipe

Kepala Ikan

Jus Bit-Nanas

Bahan :

(untuk satu porsi) 50 gram nanas 100 gram bit 2 sdm air jeruk lemon Secukupnya es batu

Kandungan Gizi Per Porsi Energi: 60 kalori Lemak: 0.35 gram Protein: 3,35 gram Karbohidrat : 12,8 gram

Cara membuat :

• Masukkan nanas dan bit dalam ekstraktor jus. Setelah selesai dijus, ambil sarinya. • Tambahkan air jeruk lemon dan es batu ke dalam jus tersebut. sajikan dingin. • Bisa ditambahkan gula sesuai dengan selera.

Kurang Pas bagi Penderita Diabetes ANEMIA sering diderita perempuan. Khususnya para remaja putri yang telah mengalami menstruasi, perempuan hamil, dan ibu menyusui. Karena itu, mereka membutuhkan banyak hemoglobin. Mereka tentu membutuhkan bahan makanan yang kaya akan zat besi. Termasuk, buah bit yang banyak mengandung zat besi sehingga dapat meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh. Kandungan potasiumnya tinggi. Potasium berfungsi meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Dengan demikian, juga berfungsi menurunkan risiko penggumpalan darah yang dapat mengakibatkan stroke. Namun, yang perlu diperhatikan nanas merupakan sumber vitamin C yang mengandung kadar gula tinggi. Jadi, para penderita diabetes sebaiknya menghindari pencampuran nanas dalam jus ini. (*/JP)

K

EPALA ikan bagi sebagian orang merupakan bagian ikan yang amat lezat. Namun, diperlukan keahlian dalam mengolahnya agar hasil yang didapat maksimal dan tidak amis. Di warung nasi Mak Etek, kepala ikan yang biasanya kerap diabaikan orang ini, justru disulap menjadi menu yang tak kalah lezat dengan menu olahan ikan lainnya. For Her khusus mendatangi warung nasi spesialis masakan ikan yang berlokasi di Pasar Tengah tersebut. Warung nasi yang sudah 20 tahun dirintis oleh H. Alizar – atau akrab disapa Bapak Haji Etek itu, tak hanya terkenal dengan ikan bakarnya yang lezat saja, tetapi juga menyediakan hasil olahan sampingan kepala ikan yaitu asam pedas atau gulai ikan. Hendra (32 th), pelayan yang juga membantu memasak di warung ini memaparkan bahwa kepala ikan yang dipilih untuk diolah adalah kepala ikan yang berasal dari ikan yang memiliki tubuh besar, agar masih ada dagingnya yang bisa dikonsumsi. Adapun kepala ikan yang biasa digunakan adalah kepala ikan kakap merah dan kepala ikan tenggiri. “Kadang-kadang kepala ikan sendiri diabaikan orang, namun disini kami bisa menjadikannya olahan makanan.

Menu kepala ikan sendiri merupakan menu sampingan dari hasil olahan ikan bakar yang telah diambil bagian badannya saja,” jelasnya. Ikan yang akan diambil kepalanya tentunya adalah ikan yang segar, dari warna matanya juga bening dan mengkilap. Setelah memilih ikan yang segar dan sesuai, barulah dibersihkan dan kemudian dipotong atau dibelah. “Mengenai teknik memotong bagian kepala, tidak diperlukan teknik khusus untuk memotong bagian kepala ikan yang besar ini. Hanya saja, diperlukan pisau khusus dan sangat tajam untuk memotong kepala ikan yang memiliki tengkorak kepala yang keras. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar daging pada bagian kepala itu sendiri tidak hancur dan rusak, sehingga tetap bisa dimasak,” ujar pria yang telah bekerja di warung nasi ini selama lebih kurang 7 tahun. Hendra lebih lanjut menerangkan, kisaran harga satu porsi menu kepala ikan ini ditentukan berdasarkan jenis ikan dan besar kecilnya kepala ikan. Harga satu porsi itu sendiri pun tergantung keadaan harga ikan di pasar. Porsi kecil dapat dikonsumsi untuk 2 hingga 3 orang, sedangkan porsi besar dapat dikonsumsi untuk 5 hingga 6 orang. ”Diantara kedua jenis kepala ikan yang terdapat di warung nasi ini,

harga menu kepala ikan kakap merah lebih mahal dibandingkan dengan harga menu ikan tenggiri. Namun secara umum, satu porsi menu kepala ikan ini harganya berkisar antara Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu,” ujarnya. Warung nasi ini sendiri, dalam mengolah menu masakan kepala ikannya menggunakan bumbubumbu rempah alami yang diracik sendiri seperti kebanyakan bumbu pada umumnya yang terdiri dari serai, lengkuas, kunyit, dan rempahrempah penunjang lainnya. Namun, ada satu hal yang dipertahankan oleh Warung Nasi Etek Menara ini yaitu memasak masih menggunakan tungku. “Makanan yang dimasak dengan cara tradisional tentu akan terasa lebih nikmat dan memberikan aroma yang berbeda,” beber H. Etek yang berkat ketekunan berdagangnya, hingga kini warung nasinya sudah memiliki cabang di daerah Tanjung Raya 2 (dekat Yarsi) dan daerah Penjara (dekat RS Antonius) Pontianak. Bahkan hingga ke daerah lain yang terletak diluar Pontianak seperti Sungai Pinyuh, Singkawang, dan Bengkulu. Warung nasi legendaris ini sendiri selalu ramai didatangi oleh berbagai kalangan masyarakat ketika jam makan siang. Tak jarang menu-menu makanannya cepat habis ketika sore hari. (del)

Untuk menghilangkan bau amis, hindari langsung memasak kepala ikan. Sebaiknya, rebus dulu kepala ikan di air mendidih yang telah diberi irisan jahe dan air jeruk selama lima menit. Fungsinya, menghilangkan bau amis dan mengangkat kotoran berupa lendir. Tips ini amat berguna, khususnya bila ikan yang kita beli tidak fresh.”

Sup Bihun Kepala Ikan & Hi Wan Bahan :

1 buah Kepala ikan salmon atau lainnya 200 gram Bihun 3 bakso Bakso ikan 50 gr Jamur merang 2 siung Bawang putih (dicincang) ½ ruas Jahe (iris tipis) Garnish: bawang daun dan bawang goreng Secukupnya

Cara memasak :

• Belah kepala ikan menjadi dua dan bersihkan. Potong kembali sehingga menjadi empat bagian. • Rebus di air mendidih selama lima menit dengan diberi irisan jahe dan air jeruk. • Di tempat terpisah tumis bawang putih dan jahe hingga harum. Kemudian masukkan air atau air kaldu sebanyak 400 ml. • Masukkan berbagai bumbu. Kemudian masukkan wortel, jamur, bakso ikan, dan kepala ikan. Rebus hingga matang sekitar sepuluh menit. • Masukkan atau sajikan terpisah dengan bihun yang sudah matang. • Taburi dengan bawang daun dan bawang goreng. • Sajikan dengan cabai iris serta kecap asin. (*/JP) Resep Chef Fahriansyah Indigo Restaurant & Bar Hotel Majapahit Surabaya.


pro-kalbar Pontianak Post

17

Kegiatan

ANDI/PONTIANAKPOST

PERSADA: Prosesi apel Persada dipimpin Kapolres Ketapang.

Pimpin Apel Persada

Kamis 3 Maret 2011

Derita Kudiman; Bocah Selakau yang Dipasung

Sering Kabur, Tiga Tahun Kaki Dirantai Buah ketidakberdayaan melawan kemiskinan. Kudiman, bocah berusia 12 tahun terpaksa dirantai oleh keluarganya. Akibat jiwanya tak stabil, kini ia harus menjalani hidup di gubuk tua. Makan, minum, buang air besar pun ditempat sama. Orang tua pasrah tak ada biaya untuk obat sang anak. Hari Kurniathama, Selakau

KAPOLRES Ketapang AKBP Badya Wijaya memimpin apel persada pemakaman salah satu anggota Polres yang meninggal dunia karena sakit, Rabu (23) pagi di pemakaman Payak Kumang. Prosesi pemakaman secara upacara kedinasan itu sebagai penghormatan terakhir pada sosok almarhum Aiptu Makmur Sihombing, anggota Ur Kes Bag Sumda. Kapolres Ketapang AKBP Badya Wijaya mengucapkan terima kasih atas jasa dan

TERIK mentari begitu menyengat. Aktivitas bertani warga RT 05 RW 3 Dusun Pangkalan Tuik Desa Twi Mentibar Kecamatan Selakau tetap berjalan. Namun, di sebuah gubuk tua berukuran 2x5 meter. Beratapkan rumbia dan berdinding papan penuh lubang. Di situlah Kudiman merenda har-harinya. Tak ada teman bercanda, tak ada siapa-siapa. Yang ada Cuma rantai yang mengekang geraknya kemana-mana. Bahkan, tak berbaju. Dinginmalam, terik mentari semuanya sama saja buat Kudiman. Semua bermuara dari gangguan jiwa yang dialaminya. Miris melihatnya. Apalagi Kudiman tergolong bocah. Berangkat remaja. Usia dua belas tahun Ke Halaman 23 kolom 1

fOTO: hARI

Eceran Bensin Dipatok Rp6 Ribu

Ke Halaman 23 kolom 1

Sekda

Janji Tiga Bulan MESKI telah resmi mengakhiri masa jabatannya pada satu Maret 2011 lalu sebagai Sekda Kota Singkawang, Walikota Singkawang, Hasan Karman mengharapkan agar Suhadi Abdullani dapat terus memberikan konstribusi bagi pemerintah Kota Singkawang terumata dalam bentukbentuk pemikiran strategis untuk membangun kota Singkawang kedepan. “Saya menilai SuHasan Karman hadi adalah sosok pekerja keras, bahkan ia jarang meninggalkan tugasnya jika belum selesai dikerjakan,”ujar Hasan Karman usai menghadiri acara ramah Ke Halaman 23 kolom 1

Demokrasi

Jangan Kebablasan KETUA Tim Kerja Sosiaisasi 4 Pilar MPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa saat ditemui Pontianak Post, Selasa (1/3) kemarin mengungkapkan bahwa pada era 1998, terjadi reformasi dan masyarakat Indonesia memasuki satu era kehidupan baru yang namanya demokrasi. Kalau kedaulatan dulu dilakukan sepenuhnya oleh MPR RI, tetapi sekarang kedaulatan tersebut Agun GS Ke Halaman 23 kolom 1

3

HARI/PONTIANAKPOST

MENGGILA: Antrean panjang kendaraan di SPBU Tebas serta SPBU lainnya di jalur Pantura kian menggila. Panjangnya nyaris mencapai setengah kilometer.

Kasus Sabu, 7 Orang Diperiksa NGABANG – Jajaran Satuan Narkoba Polres Landak, Rabu (2/3) kemarin memeriksa sedikitnya 7 orang yang terlibat dalam kasus kepemilikan dan pengedaran sabu di Kota Ngabang yang ditangkap Senin sore di DesaTebedak Ke camatan Ngabang. Ke tujuh orang terseDwi Eyki but diperiksa diruangan serse dan kriminal polres Landak pada rabu pagi. Selain ke tujuh orang tersebut, pihak kepolisian masih terus mengembangkan Ke Halaman 23 kolom 1

Proyek PLTU di Sukabangun KETAPANG- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ketapang, Farhan menyebutkan pembangunan PLTU 2 x 10 MW di daerah ini direncanakan di Desa Sukabangun Dalam. Pembangunannya ditarget tahun 2012 nanti. “Lokasi sudah melalui kajian dan riset tim PLN Kalbar,” ujar Farhan, Rabu (2/3), di Ketapang. Sebelumnya Farhan menyatakan bahwa rencana pembangunan PLTU di Ketapang sangat dibutuhkan, dan karenanya menyambut baik rencana PLN untuk memperkuat kelistrikan di Ketapang dengan membangun PLTU. “Mengingat kebutuhan listrik di Ketapang ini sangatlah besar g menunjang percepatan pembangunan di daerah ini,” katanya. Menurutnya, sekarang ini sebenarnya tinggal mengintensifkan pelaksanaan pembebasan lahan saja. “Memang saat ini kita kan sedang dalam persiapan pembahasan tindak lanjut pembebasan lahan,”

ujarnya lagi. Sedangkan Bambang Purnomo, Asisten Analisis Kelayakan Investasi, PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat, menyatakan guna memenuhi kebutuhan listrik wilayah ini. Rencana PLN, juga akan melakukan kontrak pemebelian tenaga listrik dari negeri tetangga Malaysia melalui jaringan Transmisi 275 kV sampai dengan tahun 2013. “Kontrak pembelian tenaga listrik telah diawali dengan pembelian tenaga listrik di desa Badau dengan kapasitas 400 kW dan di Desa Sajingan 200 kW melalui penaikan tegangan dari Sistem Malaysia 11 kV ke 20 kV melalui jaringan SUTM 20 kV. Diharapkan, kontrak pembelian energi listrik Malaysia – Indonesia membantu penaggulangan krisis energi sementara di Kalimantan Barat. Program power plant berikutnya diikuti dengan pembangunan PLTU IPP Singkawang, PLTU Jungkat dan PLTU IPP Ketapang.(fah)

Bandel, Langsung Disita PINYUH- Mulai besok (Kamis hari ini-red), jika ada kios yang menjual harga premium (bensin-red) diatas Rp7 ribu perliter akan disita. ‘’Bagi yang berkeberatan silakan bertemu dengan saya,” tegas AKBP H Andi Fairan S.IK Kapolres Pontianak menyikapi harga eceran BBM utamanya bensin yang melambung akhir-akhir ini. Hal ini dikemukakannya saat melakukan penertiban kios-kios dadakan yang menjamur diseputar SPBU Sungai Pinyuh dan SPBU Sungai Purun, kemarin. Didukung puluhan personal yang juga diikuti Kabag Ops, Kabag Min, Kasat Reskrim, Kasat Intelpam, Kasat Sabhara, kasat lantas didukung Kapolsek dan anggota Polsek Pinyuh, penertiban dimulai dengan bertanya kepada pedagang kios. “Ini minyak (bensin) siapa?” tanya Kapolres ke Ke Halaman 23 kolom 1

HAMDAN/PONTIANAKPOST

MAHAL: Kapolres Pontianak memeriksa pedagang eceran BBM.

Alihkan Perhatian, Isu Ditebar Lewat SMS

Jangan Resah, Warga Diminta tetap Waspada Beredarnya isu-isu penculikan dan lain-lainnya lewat SMS harus diwaspadai dan disikapi sewajarnya. Jangan takut, juga jangan terlalu disepelekan. Anggap biasabiasa saja dengan tetap mengedepankan kewaspadaan. Tak terlalu cepat percaya isu, rumor dan sebagainya. HARI/PONTIANAKPOST

LANCAR: Pasokan ikan nelayan masih normal meski harga BBM melambung.

Hamdan, Pinyuh

SMS: Isu-isu yang marak ditebar via SMS.

ISTIMEWA

BAHKAN Kapolres Pontianak AKBP H Andi Fairan SIK menengarai, ada pihak-pihak tertentu yang sengaja melemparkan isu-isu via mesage short service (SMS). Kondisi itu, kendatipun belum ada laporan resmi, justru menimbulkan keresahan dikalangan ibu-ibu rumah tangga. “Saya tegaskan, semua itu hanya isu yang sengaja dihembuskan pihak yang tidak bertanggung jawab. SMS itu kan sudah dijelaskan Kapolres Sambas sebelumnya,“ kata Andi Fairan kepada Pontianakpost saat menertibkan kios bensin terkait melonjaknya harga ditingkat pengecer, kemarin. Dia mengaku, sampai saat ini belum ada laporan gangguan kamtibmas (GK) yang masuk. Justru Kapolres melihat, ada indikasi yang sengaja dihembuskan pihak-pihak tertentu untuk mengalihkan perhatian aparat Ke Halaman 23 kolom 1


PINYUH - NGABANG

18

Pontianak Post

Kamis 2 Maret 2011

Tarif Tanah Warisan Dipertanyakan MEMPAWAH-Kendatipun sudah disetujuipengesahannya Perda Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tahun 2011. Namun fraksi pada DPRD tetap saja menyoroti masalah yang dipredeksi akan memberatkan masyarakat. Jubir FPDIP dan jubir Fraksi Gohan mempertanyakan menyangkut aturan dan ketentuan tentang pengenaan tarif objek pajak terhadap status tanah warisan milik masyarakat. “Ada 13 jenis pemindahan hak yang semuanya merupakan objek pajak BPHTB. Jika dicermati dari laporan Banleg atas RaperdaBPHTB,menilaibelum adanya dasar pengenaan secara terinci terhadap pengurangan tarif pajak sesuai status tanah itu sendiri,” kata Alfian juru bicara FPDI Perjuangan, Alpian. Sebagaimana aturan dan ketentuan yang berlaku bahwa status tanah warisan hanya dikenakan tarif pajak BPHTB sebesar 50 persen saja. Bukan hanya itu, mempedomani peraturan Menteri Keuangan (Menkeu) tentang pemberian dan pengurangan BPHTB sebesar 25 persen untuk wajib pajak rumah sederhana, rumah

susun sederhana dan rumah sangat sederhana. Termasuk pengurangan delapan wajib pajak yang dapat diberikan pengurangan hingga 50 persen hingga 75 persen. Sementara Fraksi Gohan DPRD Kabupaten Pontianak menilai, kendati telah memenuhi ketentuan perundangundangan yang berlaku. Baik secara konsideran, hukum, penggunaan istilah maupun aspek yuridis lainnya. Namun Gohan melihat ada satu hal yang belum tergambar dalam BPHTB ini. Yang menyangkut pengalihan hak status tanah dari orang tua kepada anak kandungnya. Dimana sesuai ketentuan menyebutkan bahwa tanah dengans status warisan mendapatkan diskon tarif pajak sebesar 50 persen,” tanya M Syarif Jubir Fraksi Gohan. Dalam perda BPHTB belum digambarkan secara jelas tentang diskon tarif pajak sebesar 50 persen untuk tanah warisan itu sendiri. Karenanya, Gohan menghendaki pemda menjelaskan secara detail dan konkrit tentang diskon itu. (ham)

SUGENG/PONTIANAKPOST

TIM LANDAK: Tim volley Landak putra-putri yang kalah dalam pertandingan kemarin.

Kota Pontianak Tak Terbendung NGABANG – Tim Putra Voli Yunior Kabupaten Landak secara mengejutkan takluk dari Tim Putra Voli Yunior Kabupaten Sekadau dengan skor telak 3-0 pada partai penyisihan yang digelar Selasa (1/3) sore kemarin. Dengan kekalahan telak tersebut, peluang tim putra tuan rumah diujung tanduk karena harus menunggu hasil pertandingan antara tim putra voli yunior Kabupaten Kapuas Hulu yang akan habis-habisan melawan Tim Putra Voli Yunior Kabupaten Sekadau Rabu (2/3) sore. “Peluang masih ada, hanya kemungkinannya kecil sekitar 40 persen saja. Disayangkan pada pertandingan melawan Sekadau tim kita kalah telak. Peluang terbesar ada ada pada Kapuas Hulu dan Sekadau untuk mengamankan posisi juara grup dan runner up,” jelas Adi, pelatih

Tim Voli Putra Yunior Kabipaten Landak. Dibagian putri, Tim Putri Voli Yunior Kabupaten Landak juga harus menerima nasib takluk dari Tim Putri Voli Yunior Kabupaten Kubu Raya dengan skor telak 3-0 dilapangan voli rumah dinas Bupati Landak, Sore kemarin. “Tim putri juga sangat berat untuk lanjut ke babak selanjutnya, karena pada Rabu sore akan berhadapan dengan tim favorit juara dari Kota Pontianak,” jelas Adi lebih lanjut. Melihat tipisnya peluang tuan rumah untuk lolos ke semifinal, Adi tidak terlalu berkecil hati. Ia menyebutkan para pemain sudah berjuang secara maksimal untuk memberikan prestasi terbaik, tetapi permainan selalu ada yang kalah dan menang. “Menang dan kalah soal biasa, yang penting pemain sudah ber-

main secara maksimal dan pemain juga banyak mendapatkan pelajaran berharga bertanding melawan tim-tim tangguh dari daerah lain,” ujarnya. Sementara itu, Tim Putra dan Putri Voli Yunior asal Kota Pontianak masih belum terbendung oleh lawan-lawan mereka dan peluang lolos ke semifinal bagi tim Kota Pontianak sangat terbuka lebar. Sampai dengan berita ini ditulis, Tim Putri Voli Yunior Kabupaten Landak masih bertanding melawan Tim Putri Voli Yunior Kota Pontianak. Sedangkan di Putra, Kapuas Hulu dan Sekadau juga baru akan bertanding. Pertandingan pada hari Kamis (3/3) akan digelar empat pertandingan yang akan dilangsungkan malam hari mulai pukul 18.30 wib dilapangan voli rumah dinas Bupati Landak. (sgg)

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Khidmat

Yon 643 WNR Siap Amankan Perbatasan

hamdan pontianakpost

TAUSYIAH: Letkol Inf Parjiyo bersama Yon 643 WNR dalam peringatan Maulid. Ustaz Arfan Hadi menyampaikan tausiah.

ANJONGAN- Keluarga Besar Yonif643WanaraSaktiMotonTinggi Anjungan, melaksanakan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1432 hijriah, kemarin. Danyon 643 WNR Letkol Inf Parjiyo didekan jajarannya mengakui, tidak lama lagi, batalyon yang dimimpinnya kembali mendapat kepercayaan dari Mabes TNI untuk melaksanakan pengamanan perbatasan Malaysia- Indonesia tahun 2011 ini. Pada kesempatan itu, Danyon mengingatkan sesamaperwira,bintaradantamtamahendaknya selalu mengedepankan rasa persadaraan

senasib sepenanggungan. “Tidak lama lagi anggota Yonif akan kembali melaksanakan tugas negara, yakni melakukan pengamananperbatasandiMalaysia.Bagi Perwira, bintara dan tamtama serta keluarga yang tinggal hendaknya tetap menjalin hubungan silaturahmi,” pintanya. Sebab kata dia pula, ketika suami pergi melaksanakan tugas, anak dan istri tinggal dirumah (asrama-red). Karenanya harus selalu mengedepankan rasa kebersamaaan sesama istri prajurit. Salingmenjaga,mengingatkanserta membantu satu sama lainnya jika

ada kesusahan. Terkait peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad itu, sang Komandan minta untuk selalu mengambil ketauladan sebagai seorang pemimpin dunia, dan umat. “Pada dasarnya manusia dilahirkan diatas muka bumi ini adalah sebagai khalifah (pemimpin-red). Terutama untuk memimpin diri sendiri dan keluarga,” kata perwira dua melati itu. Peringatan Maulid itu juga dihadiri Kapolsek, Danramil Sungai Pinyuh. Pemuka agama dan tokoh masyarakatsebagai bentuk kedekatan TNI AD dengan masyarakat dalam rangka menjaga bingkai negara kesatuan RI. Tak ketinggalan juga pengurus Persit Yon 643 WNR dan keluarga. Sementara itu Ustandz Arfan Hadi dalam tausiah Maulid menyebutkan, kelahiran Rasulullah SAW. Setelah ratusan tahun dunia arab mengalami stagnan kepemimpinan.Agama,akhlakdanbudipekerti sudahtidaklagidikedepankan.“Era itu dikenal dengan sebutan zaman jahiliyah. Yang kuat yang berkuasa,” kata mantan anggota DPRD dari Fraksi PKS itu. (ham)

Pemegang KTP Elektronik Diasuransikan MEMPAWAH- Warga kabupaten Pontianak khususnya yang wajib memegang Kartu Tanda Penduduk sistim online (e-KTP), bakal diasuransikan oleh Dinas Kependudukand an catatan Sippil (Dukcapil) Kabupaten Pontianak. Kepastianitu dituturkan Drs Jailani MM didampingi Kabid Kependudukan Wan Adnan kemarin. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) diterangkan, jumlah penduduk Kabupaten Pontianak alami penurunan Maret 2010- Februari 2011 ada pengurangan 22. 543 jiwa. Itu terjadi setelah menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). “Hasil pemuktahiran data, didapatkan penurunan jumlah penduduk Kabupaten Pontianak. Padahal dari per maret 2010 tercatat 302.979 jiwa dengan 74.844 KK hingga Februari 2011 menjadi 280.436 jiwa dengan 69.033 KK. “Setelah dikalkulasikan, terjadi pengurangan 22.543 jiwa,” terang Ketua harian Persiwah itu. Saat ini pemerintah pusat melalui Depdagri sedang menjalankan tiga program kerja strategis, berupa program pemuktahridan data, pemberitahuan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan pemberlakukan KTP elektronik (e-KTP). “Dukcapil hingga kini masih dalam proses pemuktahiran data penduduk. Dalam pemuktahiran data melibatkan semua steakholder mulai camat, lurah, desa hingga Ketua RT dan RW, sehingga didapatkan data akurat dan falid,” aku Jailani. Dalam pendataan tersebut, Dukcapil bekerja sesuai yuridis formal berdasarkan KK. Bisa aja masyarakat asli daerah ini, tetapi sedang tak berdomisili di Kabupaten Pontianak. Dia mencontohkan, mahasiswa yang kuliah di Pontianak tetapi statusnya tetap warga Kabupaten Pontianak. Usai pendataan penduduk, dilanjutkan dengan pemberitahuan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sudah jalan, tapi belum dikeluarkan secara resmi oleh dinas. Pemberitahuan NIK dalam rangka gantisipasi NIK ganda. “Nomor yang dikeluarkan secara resmi oleh dinas mencakupi entri data dan se-Indonesia,” ternag mantan Kadis Parbudpora itu. . Usai pemberitahuan NIK, proses lanjutan adalah pemberlakuan KTP elektronik akan direalisasikan tahun 2012. “Tahun 2011 ada empat kabupaten dan kota di Kalbar yang memberlakukan KTP elektornik, meliputi Kota Pontianak, Singkawang, Kabupaten Kubu Raya (KKR) dan Landak. Sementara Kabupaten Pontianak baru 2012 nanti,” tukasnya. Jailani berniat untuk merealisasikan wacana asuransi untuk masyarakat Kabupaten Pontianak yang memiliki KTP. Tapi masih perlu dibicarakan dengan DPRDgunadapatkanpersetujuananggaransertaprosedur dan mekanisme lainnya. “Memang diwacanakan mengasuransikan penduduk Kabupaten Pontianak yang memiliki KTP nasional. Perlu dilakukan perubahan dengan Perda Nomor 4 tahun 2009 tentang retribusi KTP, kependudukan dan catatan sipil. (ham)

Erlina Ria Terima Anugerah Melayu ISTRI Bupati Pontianak Ny Hj Erlina menerima penganugerahan dari Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) pada malam pagelaran seni budaya bersama sang suaminya H Ria Norsan. Pemberian gelar kehormatan itu sebagaimana ditetapkan dalam SK DPD MABM Kabupaten Pontianak no 01/ SK/MABM/Kab PTK/II/2011 tentang pengukuhan dan pengangkatan penasehat kehormatan MABM Kabupaten Pontianak. “Gelar kehormatan yang diberikan MABM ini karena memang kami nilai patut untuk diberikan kepada yang bersangkutan. Jadi, bukan karena

bupatinya, tetapi sosok seorang Ria Norsan yang memiliki perhatian besar pada seni budaya melayu Kabupaten Pontianak,” kata Agus Salim, Ketua Umum MABM Kabupaten Pontianak. Menurut penilaian keduanya terbukti telah memberikan perhatian yang lebih terhadap penyelenggaraan-penyelenggaraan dan pelestarian seni budaya melayu seperti pada kegiatan peresmian, selalu mengedepankan adat tepung tawar dan lainnya. “Kendati bupati sekalipun, jika tidak berikan perhatian pada seni budaya melayu. Gelar ini tidak akan diberikan. Ini perlu dijelaskan, agar tidak terjadi salah penafsiran negatif. (ham)


Pontianak Post

Kamis 3 Maret 2011

pdam

Air Ledeng Macet DUA pekan air ledeng macet lagi. Hal itu dikeluhkan oleh salah satu pelanggan di Kelurahan Jawa, Singkawang Tengah, Eric Soedarso. Menurut Eric kepada Pontianak Post, dua pekan ini airnya tak mengalir. Diakui dia, sebelumnya, air tak mengalir. Dia pun menghubungi PDAM Kota Singkawang. Alhasil, mereka datang mengecek dan langsung mengalir. “Tapi, mengalir hanya dua hari saja. Setelah itu macet lagi hingga sekarang,” kata Eric kecewa. Dia minta direksi PDAM Kota Singkawang untuk segera mengambil langkah kongrit untuk bisa mengatasi persoalan air ledeng tersebut. “Harus ada langkah kongrit. Bayangkan, kalau dua hari saja kita terlambat dalam membayar air, langsung kena denda. Ketika mereka melakukan kesalahan dengan membiarkan air tak mengalir, PDAM tak punya tanggungjawab. “Mereka tak pnya tanggungjawab dan hanya bilang debit air menurun. Begitu saja. Apakah kita bisa ketika terlambat, kita bilang tak punya uang. PDAM tak mau tahu. Beginilah ciri-ciri PDAM sakit,” kata Eric kecewa. (zrf)

pkl

Tertib berjualan Kepala Satpol PP Kota Singkawang, Karyadi kembali menghimbau para Pedagang Kaki Lima (PKL) agar tidak lagi berjualan di sekitar Jalan Ahmad Yani tepatnya ditepi jalan raya atau pintu gerbang masuk Singkawang karena hal itu sangat mengganggu lancarnya arus lalu lintas. “Beberapawaktulalu,kitasudahmengingatkan dan menertibkan para PKL itu, namun hingga kini masih ada PKL yang membandel, dan masih berjualan disekitar areal tersebut,”kata Karyadi. Padahal lanjut Karyadi, pemerintah Kota Singkawang tidak hanya sebatas melarang para PKL berjualan disekitar Gerbang selamat datang kota Singkawang yang berada di Jalan Ahmad Yani itu, namun pemerintah setempat juga telah menyediakan tempat yabng lebih aman dan lebih baik bagi para PKL untuk berjualan. Adapun lokasi yang disediakan pemerintah kata Karyadi yaitu berada di sekitar jalan GM Situt. Disamping itu Karyadi tidak menyalahkan para PKL untuk berjualan, karena memang menurutnya dari hasil berjualan itulah para PKL dapatmemenuhikebutuhanhidupkeluarganya, namun sebaiknya kata dia para PKL juga harus kooperatif bekerjasama dengan pemerintah untuk tidak berjualan di area tersebut. “Sat Pol PP kota Singkawang juga berterimakasih atas peran serta dan kerjasama yang telah diberikan oleh para pemuka agama dan tokoh masyarakat setempat yang telah membantu sat pol PP memberikan berbagai informasi tentang masih adanya PKL yang tidak mengindahkan peringatan yang telah diberikan satpol PP sebelumnya,” jelasnya. (ash)

Polres Singkawang Satlantas Polsek Skw Barat BPK Bhakti Suci RS Abdul Azis St. Vincetius Harapan Bersama BPKS Tua Pekong

: : : : : : : :

631150 631024 631286 631514 631798 631008 631791 637473

SINGKAWANG

19

Antrean Mengila Eceran Rp7-8 Ribu

HARI/PONTIANAKPOST

MASIH ANTRE: Antrean panjang gampang ditemukan di daerah-daerah pantura. Minimnya pasokan dari Pontianak membuat suplai ke daerah pun tersendat.

MCK Plus Belum Dibangun SINGKAWANG-MCK Plus senilai Rp600 juta di Kelurahan Roban tepatnya di Jalan KS Tubun Singkawang Tengah, menurut Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Roban, Singkawang Tengah M Firdaus belum dibangun oleh Dinas Kebersihan Kota Singkawang. Padahal, proyek tersebut dialokasikan pada dana alokasi khusus (DAK) tahun 2010. Menurut dia kepada Pontianak Post, di Kota Singkawang ini ada dua MCK Plus yang harus dibangun. Kedua lokasi itu di Kelurahan Pasiran dan ditempatkan di Gang 70 dan di Kelurahan Roban tepatnya di Jalan KS Tubun. “Kelurahan Pasiran sudah dibangun tahun 2010. Tapi, di KS Tubun sampai

saat ini belum ada,” katanya. Di KS Tubun sudah disosialisasikan oleh dinas kebersihan dan masyarakat termasuk RT-nya diundang. “Mereka pun sudah sepakat dibangun di KS Tubun,” kata dia. Namun, hingga berakhir tahun 2010 dan hingga memasuki bulan ketiga tahun 2011, dinas kebersihan tidak juga membangun MCK Plus tersebut. Alasannya, MCK Plus di KS Tubun masuk dalam program Menteri Perumahan Rakyat RI sehingga tahun 2011 baru dilaksanakan. “Kita memperoleh informasi seperti itu alasannya. Apakah benar atau tidak kita juga tak mengerti,” katanya. Setahu dia, program Menteri Peru-

mahaan Rakyat itu tahun 2011 di Kota Singkawang tidak ada MCK Plus. “Yang ada hanya membangun rumah tak layak huni, saluran, normalisasi, pasar rakyat dan gedung serbaguna. Tidak ada dibangun MCK Plus itu,” kata dia. Hal ini diketahuinya, sebab ketika hendak dilaksanakan oleh pemerintah, stakeholder dijadikan sebagai pengawas. “Dalam SK itu ada warga kita yang menjadi pengawas. SK itu juga tidak menyebutkan MCK Plus tersebut,” kata dia memberikan penjelasan. Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan Kota Singkawang, Wolter C belum bisa dikonfirmasi. Ponsel yang digunakannya aktif namun tak dijawab. (zrf)

SINGKAWANG-Antrean di SPBU mengila. Sejak subuh hari, pemilik kendaraan roda dua dan empat sudah antrean, walaupun SPBU bukan pada siang hari. “Simpan dulu mobil di sini, supaya antreannya cepat,” kata pemilik kendaraan roda empat, kepada Pontianak Post, kemarin. Menurut dia, jika tidak antrean di SPBU harga eceran di kios-kios melambung tinggi. “Harganya sudah Rp7-8 ribu perliter. Mana tahan, kalau mengisi 20 liter,” kata pemilik kendaraan. Pemilik motor yang ada disamping pemilik kendaraan roda empat juga berkomentar. “Perlu ada pengaturan sehingga jelas harganya,” kata dia meminta. Salah satu pengguna kendaraan roda dua, Iphenk kepada Pontianak Post mengakui harga eceran di kios sudah melambung tinggi. “Harga acerannya sudah terlalu tinggi,” kata dia. Iphenk minta kepada Polres Singkawang untuk turun tangan mengendalikan situasi seperti ini. Menurut dia, di kios terlalu mahal dan tentu memberatkan masyarakat Singkawang khususnya. “Terlalu mahal di kios. Perlu diatur,” kata Iphenk. Iphenk minta Polres Singkawang meniru seperti di Ketapang. Dimana Polres Ketapang mengendalikan harga eceran tersebut. Terbukti, kata dia, harganya bisa dikendalikan. “Polres yang memasangkan harga Rp5000. Jika membandel, konsumen bisa melaporkan dimana kios itu menjual harga tinggi. Jadi, semuanya bisa terkontrol. Sekarang di Kota Singkawang tidak terkontrol. Bisabisa harganya bisa seperti harga pertamax. Kan, sangat memberatkan,” kata Iphenk. Sementara itu, konsumen lainnya juga demikian. Menurut dia, pemerintah perlu turun tangan termasuk kepolisianuntukmengendalikansituasiharga.Akibatharga bensin melonjak, harga-harga barang di pasaran pun ikut naik. “Bayangkan harga di pasaran pun ikut naik. Kata pedagang harga mahal karena bensin mahal. Mereka tak mampu antrean di SPBU terlalu lama, akibatnya mengisi di kios. Karena harga kios mahal, mereka pun menaikan sejumlah harga barang,” kata Yuni, salah satu ibu rumah tangga. Sampai saat ini pemerintah tak pernah turun mengendalikan situasi harga bensin. (zrf)

Tertibkan Pemasangan Papan Reklame SINGKAWANG-DivisiInvestigasiLSMCitra Bangsa, Zulkifli menilai pemasangan papan reklameataudisplaydiperempatananatarjalan Nusantara,JalanpemudadanJalanbudiUtomo atau yang akrab dikenal dengan sebutan simpang patung polisi pada dasaranya mendapat dukungan masyarakat. Pasalnyakatadia,denganadanyapemasangan papan reklame itu juga dapat meningkatkan retribusi melalui pajak periklanan yang

tentunya dapat menambah pemasukan PAD kota Singkawang. Namun disisi lain, kata Zulkifli pemasangan papan reklame itu tidak dirasakancukupmengganggudandapatmenimbulkan pengguna jalan. Apalagi menurut dia letaknya persis dibawah pohon besar yang suatu saat dapat menimbulkan kekhawatirab warga, jika terjadi cuaca beserta angin kencang yang kerap melanda kota Singkawang. “Saya khawatir dengan keberadaan papan

reklameyangdidirikanPTDjarumditempatitu, karenapemasangannyatidaksesuaitempatnya apalagi letaknya dibawah pohon besar yang sewaktu-waktu bisa memahayakan keselamatan pengguna jalan raya,”jelas Zulkifli. Lebih lanjut Zulkifli mengatakan pekerjaan pembangunan papan reklame yang dilakukan PT Djarum sama sekali tidak memperhitungkan keselamatan pengguna jalan yang menggunakan beram jalan dan ketinggian display

sekitar4,5mdanmasukkebadanjalansehingga membahayakan pengguna jalan terutama pada kendaraan yang bermuatan besar. Karena itu Zulkifli menegaskan Intansi atau dinas terkait seperti dinas tata kota dan PT. Djarum segera berkoordinasi untuk secepatnya memindahkan papan reklame itu ketempat yang lebih aman dan strategis sehingga tidak membahayakan masyarakat. (ash)

Kuasai Rahasia Hipnotis, Ledakkan Potensi Diri Tahukah anda bahwa secara statistik Anda dan seluruh manusia di dunia ini terkena efek hipnotis minimal 3 jam setiap harinya? Apakah Anda ingin mengetahuirahasiadibalikhipnotisme agar bisa terhindar dari hal-hal yang tidakmenyenangkan?Andainginmahir menggunakannya dalam kehidupan sehari-hariagarmenambahkesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup, bisnis, karier dan finansial, keluarga, pendidikan, kesehatan dan kualitas seksual?. Awie Suwandi, MCH (Jakarta), pendiri Turbo Hipnotis menciptakan

pelatihan teknik menghipnosis cepat, sebuah training yang luar biasa, lebih mudah, lebih aman, lebih menyenangkan, dan lebih cepat untuk meningkatkankemampuanmenghipnosis.Turbo Hipnosis melatih Anda menjadi pelaku hipnosis yang ahli menggunakan hipnosis untuk menggali potensi diri, memperbaiki perilaku, dan mengubah hidup Anda sendiri dan orang lain menjadi lebih baik. Bayangkan saja… bagaimana jika akhirnya Anda bisa mengungkap prinsip dan mekanika hipnotisme yang

selama ini tersembunyi selama ribuan tahun? Lalu bayangkan lagi… bagaimana jika Anda sekarang bisa menguasai ilmu itu sepenuhnya sebagai seorang praktisi hipnosis handal untuk meningkatkan kualitas pribadi maupun profesi? TurboHipnosismengajarkankepada Anda teknologi hipnotisme dengan cepat, dan mudah... alasannya adalah karena hipnosis merupakan fenom-

ena yang selalu kita alami belasan kali setiaphari,baikdisadari atau tidak. Ilmu hipnosis telah dikenal dan dipraktekkan dalam berbagai komunikasi manusia selama ribuan tahun. Tidak ada ilmu mistik atau kekuatan gaib apapun yang terlibat, melainkan sekedar kondisi psikologis tertentu yang terjadi dengan normal begitu saja. Alasan mengapa hipnosis terlihat ajaib adalah karena ia terdiri darikombinasisainsdanseni.Dalam Turbo Hipnosis, Anda akan belajartentang:teknikmelakukan deepeningyangcepatdanpraktis, strategi menanamkan sugesti & anchor, teknik sugesti pra & post hipnotik,teknikmenghipnotisdalam posisi berdiri, hipnotis tanpa kata-kata, metoda menghipnotis diri sendiri, teknik menghipnotis anak-anak, teknik hypnotic seal yang bisa diaktifkan sendiri untuk

melindungi diri dari pengaruh hipnotis yang tidak dikehendaki dll. Pelatihan ini sangat cocok bagi publik umum, eksekutif bisnis, pengusaha, penjual, pekerja kesehatan(dokter,psikolog,psikiater, alternative healer), pendidik (guru, dosen), motivator, orang tua, dll yang ingin memanfaatkan prinsip kerja hipnotisme dibidangnya masing-masing. Garansisampaimahir!!!Jikamasih belum mahir..anda boleh mengulang terus berkali kali sampai mahir hanya dengan membayar bea ganti konsumsi saja. Peserta mendapat sertifikat dan gelar Certified Turbo Hypnotist (C.TH) dan berhak membuka praktek sebagai seorang hypnotist. Training belajar hipnotis instan supercepatdilaksanakanMinggu,13 Maret2011pukul08.00sd17.00wibdi Hotel Mercure Pontianak. Informasi & Pendaftaran: 0852 4502 2277 atau 0857 5118 9113. Diskon khusus bagi pendaftar kolektif. (ser)

Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk.. Contact person:

BiroSINGKAWANG

(0562) 631912 08125713422


SAMBAS

20 terigas

Perbaiki Jembatan dan Jalan ANGGOTA DPRD Sambas Mardani mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas segera mengajukanperbaikanjembatandanjalandiKecamatan Galing ke pemerintah pusat. Pasalnya kondisi kedua infrastuktur tersebut memprihatinkan dan tak layak dilintasi. Selain menganggu aktivitas masyarakat, ini juga menjadi kendala menuju pos lintas batas (PLB) Aruk, Badau. “Kitamendesakpemerintah kabupatenSambasmengambil langkah-langkah nyata perbaikan jalan dan jembatan ini, karena menyangkut kegiatan masyarakat,” ungkap Mardiani yang juga Ketua Fraksi Hanura Sambas ini kepada Pontianak Mardani Post,kemarin.Kinisatu-satunya jembatan yang layak, menurut dia terdapat di Desa Ratu Sepudak, kecamatan Galing. Namun berdirinya jembatan ini tidak ditunjang oleh jembatan pendukung alias penyangga lainya, termasuklah jalan. “Kalau musim panas berdebu, musim hujan becek seperti bubur, belum lagi jembatannya penunjang lainya tak layak pakailah. (Kami) khawatirmembahayakankeselamatanpendudukyang melintasi jembatan tersebut,” katanya. Menurut dia seharusnya akses jalan yang menujuPLBdiperbaikisecepatmungkin.Pasalnya selain untuk meningkatkan mobilitas ekonomi, juga sosial dan kemasyarakat penduduk setempat. Jalan dan jembatan ini, ditambahkan dia, juga cerminan wajah Kabupaten Sambas, di mana tak menutup kemungkinan banyak warga Malaysia nantinya bertandang ke Sambas atau Kalbar melalui jalan tersebut. Oleh sebab itu dia meminta agar Pemkab,Pemprov,hinggapusatdimintamengatasi masalah ini. (har)

tilik

Hari Ini Musrenbang PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sambas menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tahun anggaran 2012, hari ini (3/3) di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD. “Musrenbang ini koordinatornya Badan Perencanaan PembangunanDaerah(Bappeda)Sambas,”kataKabagHumasPDEdanSandiSetdaKabSambasZulkifli. Sebelum musyawarah dimulai, akan ada pemaparan rancangan awal RKPD Provinsi Kalbar dan Sosialisasi Program Kegiatan Pembangunan Kabupaten Sambas, yang dibiayai melalui APBN dan APBD Provinsi Kalbar tahun anggaran 2012. Agenda lain musrenbang yakni focus group discussion. Untuk kelompok infrastruktur dan lingkungan hidup, berlangsung di Aula Bappeda Sambas bersama Komisi C DPRD Sambas. Sementara untuk kelompok pendidikan di Aula Diklat BKD bersama Komisi D. Sedangkan untuk kelompok kesehatan di RuangSidangDPRDbersamaKomisiD.SelainituuntukkelompokkebijakandiAulaUtamaKantorBupati Sambas bersama Komisi A, dan kelompok ekonomi kerakyatan di Ruang Sidang Komisi DPRD bersama Komisi B. “Mudah-mudahan semuanya berjalan mulus agar pembangunan kabupaten ini dapat berjalan sesuai rencana yang telah dimusyawarahkan bersama,” kata Zulkifli berharap. (hen)

Pontianak Post

Kamis 3 Maret 2011

Bensin Tembus Rp9 Ribu

HENDY ERWINDI/PONTIANAK POST

MOTOR TEMPEL: Walaupun ada feri penyeberangan Tebas Kuala – Perigi Piai, masyarakat masih menggunakan jasa motor tempel untuk menyeberang. Alasannya lebih cepat karena tidak perlu mengantre lama.

Leziardi Praperadilankan Polres Sambas SAMBAS–PenasehathukumLeziardi, aktivis Solmadapar yang disangkakan mencuri telepon selular pada saat dirinya dikeroyok pada 4 November di Desa Semata, Tangaran, mengajukan praperadilan. Sidang perdana dilaksanakan, kemarin(2/3)diPengadilanNegeriSambas. Pemohon yang terdiri dari Eli Hakim Silaban,Kamarussalam,danArrySakurianto diwakili Arry Sakurianto. Sedangkan termohon yakni Polres Sambas diwakili Kompol Wisnusubroto, AKPRPariman,danPendatuMPasaribu. Sementara hakim adalah Horisman Boris Ivan. Sidang berjalan tidak sampai 10 menit. Gugatan yang diajukan pemohon dianggap sudah dibacakan, hanya memberi salinan kepada termohon dan hakim. “Kita beri waktu satu hari untuk termohon memberi tanggapan,” ujar Horasman Boris Ivan lantas mengetuk palu tanda menutup sidang. Dalam persidangan selanjutnya, pemo-

hon bakal mengajukan dua saksi dan lima bukti surat. Sedangkan Polres Sambas sebagai termohon akan mengajukan dua saksi dan sebelas bukti surat. “Tapi ingat, sidang hanya pada pemeriksaan administrasi,” ingat Ivan. Mengajukan praperadilan karena PH Leziardimenganggappenangkapandanpenahanan yang dilakukan Polres Sambas tidaksah.Pasalnyatidakmemenuhisyarat proseduraldantatacarayangditentukan, seperti pada pasal 17, 18, dan 21 KUHAP. Dalamsuratgugatannya,PHLeziardijuga menyampaikan bahwa Polres Sambas melakukanpenangkapantidakberdasarkan bukti permulaan yang cukup. “Serta tanpa menyerahkan surat perintah penangkapan kepada Leziardi dan turunan surat perintah penangkapan tidak pernah disampaikan kepada keluarganya,” kata Arry menyitir gugatannya. Rumusan pasal 362 KUHP yang disangkakan pada Leziardi, kata Arry, sangat

sederhanarumusanpembuktiannya,asal saja terdapat bukti yang cukup. Tentunya petunjuk yang diberikan Kejaksaan Negeri Sambas terhadap berkas yang dikembalikan dengan mudah dipenuhi polisi. Kemudian berkas tersebut dinyatakan lengkap atau P-21. “Akan tetapi sekalipun rumusan tindak pidana yang disangkakan sangat sederhana dan dalam rentang waktu yang lama, hingga praperadilan ini diajukan termohon (Polres Sambas, Red) belum mampu memenuhi kelengkapan berkas perkara tersebut,” tegas Arry. Pengajuan praperadilan ini, lanjutnya, pada dasarnya bertujuan mengadakan pengawasan terhadap aparat penegak hukum, agar melaksanakan kewenangannya dan tidak terdapat penyelewengan atau penyalahgunaan wewenang. “Aparat tidak boleh menyalahartikan wewenang yang dimiliknya,” ucapnya. (hen)

SAMBAS – Tak sampai setengah hari BBM jenis premium ludes di SPBU. Seperti tampak di SPBU Tebas dan Kota Sambas. Hanya di Pemangkat saja terlihat antrean panjang kendaraan untuk mengisi bensin. Bahkan untuk jenis pertamax plus pun ‘laris manis’ di SPBU Tebas. Selain itu warga pun dibebankan harga bensin mahal, seperti di Pemangkat misalkan, premium terjual hingga Rp9 ribu perliter. Rahmat, salah satu warga mengungkapkan kelangkaan BBM ini sangat membebani masyarakat. Selain menguras waktu mereka untuk mengantre, harga aceran di kios menjadi mahal. “Kemarin saya pernah mengisi bensin di Pemangkat, harganya hampir sama dengan pertamax bahkan lebih mahal, bensin Rp9 ribu perliter,” ungkapnya kepada Pontianak Post, Rabu (2/3). Belum lagi, kata dia, banyaknya warga yang membeli bensin menggunakan jerigen, sehingga menambah panjangnya antrean. “Ya mau bagaimana lagi, semua butuh bensin, yang membeli pakai jerigen tujuannya mencari nafkah, sementara saya butuh bensin kesana-kesini,” jelasnya. Hal sama juga dialami, Ridwan, warga Tebas yang kebetulan terpaksa berbalik arah ke kios bensin karena SPBU tutup. Ia merasa prihatin dengan kondisi BBM di Sambas ini. “Sudah tiga hari ini mengisi bensin di kios, harganya Rp8 ribu perliter,” keluhnya. Sementara di SPBU ia tidak sanggup mengantre. Selain harus terbakar panas terik matahari, waktu yang begitu lama membuat dia bosan, sementara pekerjaan tak dapat diabaikan. “Minta solusinyalah kepada Pemkab Sambas bagaimana baiknya,” ujar pegawai swasta di Sambas ini. Bagaimanapun, kata dia, ketergantungan masyarakat akan BBM begitu tinggi. Mulai dari kendaraan roda dua hingga empat sangat bergantung dengan keberadaannya. “Kalau tiap kali pergi ke SPBU ngantre lagi bahkan ludes tiap hari, bagaimana, kan akan memperngaruhi kegiatan masyarakat?” katanya. Salah satu politisi Sambas, Burhan Sa’arin, meminta agar Pertamina bertanggungjawab atas pemasalahan tersebut. “Artinya solusi nyata bagi terpenuhinya kebutuhan akan BBM harus dituntaskan,” katanya. Bahkan Pertamina harus menindak tegas oknumoknum yang menyebabkan bensin menjadi langka. Dia mengingatkan agar ini menjadi perhatian semua pihak, sehingga warga tak resah karena sulitnya mendapatkan BBM. “Jangan biarkan hal ini terus berlarut-larut, karena meresahkan masyarakat, harus ada langkah nyata Pertamina, Pemkab Sambas, SPBU bersama-sama mengatasi masalah ini,” pungkasnya. (har)

Sudah Setengah Abad Tanpa Ada Listrik

SAMBAS – Sudah merdekakah Indonesia? Jawaban inilah yang tak dapat dijawab tegas Warga RT 10 RW 05 Dusun Pangkalan Tuik, desa Twi Mentibar, kecamatan Selakau. Pasalnya sejak 1954, sebanyak 70 kepala keluarga (KK) atau kurang lebih 280 jiwa sampai kini hidup dalam kegelapan alias rumah mereka belum teraliri listrik. Sudah tujuh kali ganti kepala desa, bahkan dua periode kepemimpinan Bupati pun, masalah mereka Ingin Pasang Iklan? Sambas belum tertuntaskan. “Sampai kini Pak, kami hidup dalam kegelapan, siang kami geHub : Rabbul 0813-4554-1441 lap akan pengetahuan, teknolo-

BIRO SAMBAS

gi karena tak ada listrik, nonton TV pun tak bisa, sementara malamnya kami harus hidup bertemankan pelita seadanya, inilah nasib kami,” ungkap Ketua RT 10 RW 05 Dusun Pangkalan Tuik Mahmud kepada Pontianak Post, Selasa (1/3) kemarin. Kondisi ini membuat pemikiran konsep pembangunan masyarakat berubah. Awalnya mereka bersabar dan percaya pembangunan akan menyentuh kehidupan mereka. Namun

sekarang mereka mendatangi ‘pembangunan’ secara proaktif. Namun nyatanya semakin didekati ‘pembangunan’ malah menjauh dari mereka. “Sejak 2005 kami memperjuangkan masalah listrik ini di musrenbang desa, tapi sampai 2011 ini belum ada tanda-tanda rumah kami akan dialiri listrik, jadi kami hanya menunggu nasib sajalah,” ungkapnya pasrah. Dampak dari tidak adanya listrik ini, kata dia, bukan hanya mempengaruhi ke-

hidupan masyarakat, tetapi lebih kepada anak-anak mereka yang bersekolah dan belajar di malam hari. Apalagi penyakit kemiskinan kini juga menyerang masyarakat 70 KK ini. “Bagaimana mau belajar dimalam hari, penerangan saja menggunakan pelita atau lilin, macam zaman penjajah lah,” katanya. D i a m e ra s a, s e b a ga i masyarakat mereka dilupakan akan kemajuan pembangunan. Padahal, kata dia, mimpi dan kerinduan mereka sampai saat ini adalah dusun mereka menjadi terang benderang. ”Tak usahlah Pak macam kota-kota besar, cukup tiap rumah ini ada lampu saja kami sudah bersyukur, kami mohon apa yang kami alami tidak ter-

jadi di daerah lainya di Sambas, mohonlah kepada pemerintah agar listrik diatasi,” katanya. Sementara itu, tokoh pemuda Elpino, mengatakan ketidakmerataan pembangunan ini membuat kecemburuan di antara masyarakat. Pembangunan, menurut dia, belum sepenuhnya menyentuh perbaikan kebutuhan dasar masyarakat. Namun mereka tetap bertahan dengan kondisi yang memprihatinkan. “Ini merupakan tantangan bagi pemerintah Sambas khususnya, dapatkah membuat perbaikan hidup masyarakat terutamapemenuhanhakdasar masyarakat? jangan sampai mereka terbelakang,” ungkapnya. (har)


Pontianak Post

Kamis 3 Maret 2011

KETAPANG

21

Pedagang Tuntut Pol PP

potret

Ijin RAPI TINDAKLANJUT dari rapat koordinasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) yang diadakan di kediaman Ceparudin (JZ 21 GC) Jumat (25/2), maka Sekretaris RAPI Wilayah 02 Kabupaten Ketapang tersebut sibuk menyiapkan berkas-berkas usulan perpanjangan call sign (10-28). Demikian juga berkas calon anggota RAPI yang baru untuk diusulkan ke Pengurus RAPI Daerah 21 Kalbar. Menurut sosok yang akrab dipanggil Cecep ini, Harapan saya dengan dia berkonsisten untukmenghidupdibangunnya fasilitas kembali RAPI, link atau gateway dengan kan khususnya wilayah tower setinggi 20 meter 02 Kabu paten dapat menjangkau daerah Ketapang. Saat ini Sekretariat RAPI kecamatan-kecamatan Kabupaten Ketayang ada di Kabupaten pang beralamat Ketapang, anggota RAPI di Jalan Brigjend Katamso, Gang maupun simpatisan RAPI Muslihan Dalam dapat memanfaatkannya Nomor 01. Salah satu langkah ununtuk berkomunikasi tuk menghidupkan kembali ke p e ng u r u s a n RAPI, menurut dia, adalah membantu administrasi perpanjangan call sign (10-28) dan mengurus ijin anggota RAPI yang baru. “Harapan saya dengan dibangunnya fasilitas link atau gateway denCeparudin gan tower setinggi 20 meter dapat menjangkau daerah kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Ketapang, anggota RAPI maupun simpatisan RAPI dapat memanfaatkannya untuk berkomunikasi,” ujar Cecep. Ia menambahkan bahwa RAPI ini adalah suatu wadah atau organisasi yang bergerak di bidang sosial yang sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Dia berharap agar ke depannya RAPI dapat memberikan pelayanan dan berpartisipasi kepada masyarakat, seperti penanggulangan bencana alam. Selain itu, melalui seksi humas yang kini diketuai M Yani, dia berharap akan selalu berupaya mempromosikan atau mensosilisasikan RAPI ke dalam setiap even kebudayaan dan pariwisata, melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Ketapang. (idn)

Lapak Dibongkar Subuh Hari

ANDY CANDRA/PONTIANAK POST

SILATURAHMI: Kasat Brimob Polda Kalbar Kombes Polisi Eko Iswantono didampingi Kapolres Ketapang AKBP Badya Wijaya saat bersilaturahmi dengan para perwira di jajaran Polres serta para kapolsek di Rumah Makan Tambak Udang Desa Sungai Awan, Muara Pawan, Senin (28/3) malam lalu.

Segera Selesaikan Kemelut Politap Budi Khawatir Aksi Mogok Ngajar KETAPANG – Budi Mateus, wakil Ketua DPRD Ketapang berharap permasalahan Politeknik Ketapang (Politap) segera terselesaikan. Setidaknya, menurut dia, ada rumusan masalah sebelum merealisasikan rencana mogok mengajar yang disuarakan para dosen dan karyawan pada 31 Maret mendatang. “Terutama sekali adalah permasalahan gaji para dosen dan karyawan yang belum terbayarkan. Karena itu menjadi pokok dari tuntutan mereka,” kata Budi, Rabu (2/3) di ruang kerjanya. Legislator PDI Perjuangan tersebut mengingatkan jika memang nantinya dalam rumusan masalah tersebut gaji dosen dan karyawan dibayarkan dua tau tiga bulan terlebih dahulu, maka itu tak menjadi persoalan. Setidaknya dia berharap ada kepastian terlebih dahulu buat persoalan tersebut. “Bagaimana DPRD serta Pemkab Ketapang bisa memberikan jawaban pasti akan permalahan itu. Karena jika terjadi

mogok mengajar. Berdampak luas,” kata Budi. Rencana mogok yang dikeluarkan dosen dan karyawan dikhawatirkan Budi akan mengorbankan hak-hak masyarakat. Seperti halnya hak orang tua mahasiswa yang telah mengeluarkan uang demi biaya kuliah anakanak mereka di perguruan tinggi tersebut. “Jangan sampai, kesalahan yang dibuat pihak manajemen Politap mengorbankan kepentingan banyak,” tandasnya. Budi mengatakan bahwa pada 17 Maret mendatang, mereka akan memanggil Pemkab serta manajemen Politap untuk menggelar rapat mencari solusi dari persoalan yang masih menggantung tersebut. Bahkan dia menambahkan, jika memang perlu, manajemen Politap bisa saja menjual aset kampus yang sifatnya tidak terlalu penting. Apalagi aset-aset tersebut sebelumnya dibeli melalui anggaran daerah. Dia mencontohkan seperti pembelian satu unit bus yang dinilai tidak begitu penting. “Punya bus, bukan untuk gagah-gagahan. Kan itu tidaklah amat penting.

Bisa saja itu dijual, misalnya,” sindir figur yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ketapang tersebut. Sebelumnya, dosen serta karyawan Politap mengancam akan melakukan aksi mogok mengajar. Hal ini berkaitan dengan belum adanya kejelasan mengenai pembayaran gaji mereka dari pihak manajemen. “Apabila sampai dengan tanggal 21 Maret ditambah masa toleransi hingga 31 Maret belum juga ada kejelasan dan ketegasan, kami (Dosen dan Karyawan, Red) tidak akan melibatkan diri dalam proses belajar mengajar di kampus tersebut,” ujar Kosman, perwakilan dosen dan karyawan di dampingi rekan-rekannya belum lama ini menegaskan. Menurut Kosman, aksi ini dilakukan lantaran kewajiban yang mereka emban selama ini telah dilaksanakan. Namun di sisi lain, mereka belum menerima hak dari kewajiban tersebut. Apalagi ditegaskan dia bahwa mereka sangat bergantung dari gaji yang didapatkan untuk memenuhi semua kebutuhan keluarga masing-masing. (fah)

Terbakar, Satu Rumah Ludes KENDAWANGAN – Musibah datang dengan tiba-tiba tak dapat diduga kapan dan di mana. Seperti dialami Sunardi, 65, warga Dusun Sei Gantang, desa Mekar Utama, kecamatan Kendawangan pada Selasa (1/3) malam sekitar pukul 23.00 WIB, di mana rumah yang dimilikinya habis dilalap si jago merah. Diceritakan Sunardi pada saat kejadian, dia bersama keluarga tidur di warungnya yang berjarak 4 meter di depan rumahnya. Namun tiba-tiba, seorang pengendara sepeda motor yang melintas persis di jalan raya persis di depan kediamannya berteriak dan memberitahukan peristiwa kebakaran. Spontan dia terbangun dan melihat rumahnya sudah dilalap api. Bingung bercampur panik, sosok yang akrab disapa Ujang Tambi tersebut meminta bantuan ke-

pada tetangganya dengan alat dan bantuan seadanya. Kemudian warga beramai-ramai datang dan memadamkan api tersebut. Kuatnya tiupan angin membuat api semakin membesar. Bahkan kemudian turun bala bantuan dari unit pemadam kebakaran (UPK) milik salah satu perusahaan pertambangan untuk memadamkan ganasnya api tersebut. Kebakaran kemudian dapat dijinakkan beberapa jam kemudian. Namun kondisi rumah milik Ujang Tambi hanya tinggal puing. Sedangkan isi serta perabotan rumahnya telah berubah menjadi abu. Dia merincikan kerugian akibat kebakaran ditaksir lebih dari Rp70 juta. Terdiri dari rumah beserta perabot rumah tangga, satu init lemari es, satu unit TV

20 inchi, dan dua sepeda motor merek Yamaha yang masih diangsur 8 bulan dan Yamaha Jupiter Z CW dengan nomor polisi KB 5455 ZB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kendawangan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Albert Manurung melalui Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Polsek Kendawangan Brigadir Polisi Satu (Briptu) Saparianto membenarkan kejadian tersebut. Bahkan Kapolsek bersama anggota setelah mendapat laporan langsung menuju TKP untuk melihat langsung kondisi rumah yang terbakar. Lokasinya tepat terletak di samping Kantor Desa Mekar Utama. Dugaan sementara api berasal dari konsleting listrik atau arus pendek. (idn)

KETAPANG – Belasan pedagang Pasar Rangga Sentap yang masih bertahan di dks Pasar Melati menyesalkan tindakan Satpol PP Ketapang dalam melakukan penertiban. Pasalnya upaya tersebut dilakukan pukul 04.00 WIB, sehingga peralatan dan dagangan mereka terbuang sia-sia. Bahkan pedagang akan menuntut ganti rugi. “Sebetulnya, Selasa (1/3), kami memang sudah tahu akan ditertibkan. Tetapi memang tidak ada pemberitahuan jam berapa. Eh malah jam yang memang pedagang tidak ada, ini gimana?” kata Suharno (31), pedagang ikan yang sekarang ini tetap bertahan di dks Pasar Melati, Rabu (2/3). Menurut dia, jika penertiban dilakukan siang, mereka tentu bisa membereskan dagangan. Mereka juga mempertanyakan penertiban yang terkesan dipaksakan, sementara Pasar Haji Bujang Hamdi masih beroperasi. “Barang kami banyak yang entah ke mana? dagangannya kami pun banyak yang rusak,” ungkap Suharno. Suharno mengungkapkan bersama para pedagang lain mereka akan meminta ganti rugi kepada Satpol PP. Pasalnya tindakan sepihak tersebut menjadikan mereka merugi. Belum lagi ditambah dengan utang yang melilit mereka dikarenakan lapak dan peralatan tersebut mereka beli. “Kami mendirikan lapak kurang lebih Rp300-an ribu. Belum lagi ditambah dengan dagangan yang saat itu sengaja ditinggal di pasar sini,” kata Suharno. Senada dengan Suharno, Terak, pedagang lainnya juga kecewa terhadap tindakan

Satpol PP. Padahal, menurut dia, jika memang pasar Haji Bujang sudah ditertibkan, mereka tidak perlu ditertibkan. Mereka dengan sadar akan berpindah sendiri. “Kan janjinya akan ditertibkan pasar Haji Bujang. Kalau sudah ditertibkan, kami pergi sendiri mah,” kata Terak. Setelah penertiban dilakukan Satpol PP, masih terdapat belasan pedagang yang bertahan. Kemarin (2/3) pagi, beberapa di antara mereka mulai membuat lapak lagi, setelah dihancurkan Satpol PP. “Kami bangun lagi lah lapak untuk berjualan, kami pun rela berutang untuk dirikan lapak ini. Karena inilah mata pencaharian kami, apalagi dua anak saya sekolah SMA,” ungkap Terak. Lay, pedagang lain yang juga bertahan di eks Pasar Melati mengungkapkan sebelum penertiban terdapat sekitar 200-an pedagang yang mendirikan lapak mereka. Pascapenertiban, mereka kemudian berpindah ke tiga lokasi. Lokasi-lokasi tersebut yakni di depan SMP Negeri 3, di Desa Sukabangun, serta di Komplek Pasar Rangga Sentap. “Mereka tidak berani kembali lagi karena masih trauma atas tindakan Satpol PP,” kata Lay. Lay mengungkapkan bahwa lahan eks Pasar Melati yang merupakan milik pemerintah, saat ini belum difungsikan. Menurut dia, alangkah lebih baik jika diberikan waktu kepada mereka untuk bertahan di tempat tersebut, sebelum kesepakatan dilaksanakan. “Pemda itu milik siapa, lahan ini kan belum digunakan,” kata Lay. Para pedagang yang masih bertahan di eks Pasar Melati berjanji jika dalam seminggu ini belum ada kejelasan, mereka akan bertahan. Mereka juga berharap bisa bertemu dengan Bupati Ketapang. (fah)

Diusulkan ke Menbudpar BUSMAN (61), warga Negeri Baru, kecamatan Benua Kayong diusulkan menjadi salah satu maestro dari sekitar delapan nama yang diusulkan ke Menbudpar. Seni budaya Melayu yang sampai saat ini masih terus dilestarikannya di antaranya pantun memuar penyengat. Pantan memuar penyengat yang berkembang sejak turun temurun ini masih cukup hapal di benak Busman. Pantun memuar penyengat tersebut dipergunakan masyarakat untuk mengambil lebah madu alam. Selain melestarikan pantun memuar penyengat, ia juga masih aktif membuat syair gulung, begitu juga jepin, dan lain-lain. Secara materi, ia mengaku tak mendapat kepuasan materi dalam hal seni dan budaya, namun dari sisi kejiwaan memiliki kepuasan jika seni budaya Melayu masih bisa dilestarikan. “Hati akan puas kalau seni dan budaya bisa dilestarikan. Sayang generasi muda sekarang kurang berminat untuk melestarikannya,” keluhnya. (idn)


KAYONG UTARA

22

Pontianak Post

Kamis 3 Maret 2011

APBD 2011

7 Maret Diparipurnakan WAKIL Katua DPRD Kayong Utara Sukardi menuturkan bahwa paripurna Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Kayong Utara Tahun Anggaran 2011 akan diparipurnakan, Senin (7/3) mendatang. “Awalnya diperkirakan tanggal 4 (Jumat, Red), namun masih banyak anggota DPRD yang tidak ada di tempat. Senin (7/3), saya perkirakan baru bisa terlaksana,” tuturnya ketika ditemui Koran ini di kediamannya di Jalan Tanah Merah Sukadana, kemarin (2/3). Sebelum diparipurnakan, diakui legislator Partai Demokrat tersebut, akan ada pertemuan bersama antara DPRD dan eksekutif unKita siap mem- tuk membahas RAPBD yang sudah ada. ”Kita paripurnakan tetap komitmen untuk RAPBD ini, agar memparipurnakan ini. kita tidak mendap- Demi kemajuan Kayong at sangsi dari pusat Utara,” tegasnya. Ada beberapa alasan yang membuat RAPB belum bisa diparipurnakan, diantaranya menurut Sukardi, terjadi ketidaksesuaian dengan anggaran awal yang dibuat. ”Ada beberapa perubahan anggaran yang kita lihat tidak sesuai, makanya belum bisa kita paripurnakan. Hal ini yang membuat kita kecewa,” akunya. Kalau pun anggaran Sukardi yang telah dibuat dilakukan perubahan, mestinya Badan Anggaran (Banang) menurut dia, harus bermusyawarah melalui rapat bersama. ”Anggaran itu awalnya sudah dibuat bersama. Namun belakangan ada perubahan, tanpa sepengetahuan dewan,” jelasnya. Salah satu anggaran yang tidak terlalu penting, dicontohkan dia seperti pengajuan pembuatan wisata kebun durian. ”Kita siap memparipurnakan RAPBD ini, agar kita tidak mendapat sangsi dari pusat,” tuturnya sembari menunjukan contoh rancangan anggaran. Dari pertemuan bersama sebelum paripurna, Sukardi berharap akan ada titik temu antara kedua lembaga ini untuk perampungan RAPBD. ”Saya hanya memberikan saran, agar tatip yang ada sudah benarbenar diterapkan. Jangan lagi mengedapankan ego masing-masing. Pentingkan anggaran yang benarbenar diperlukan masyarakat,” pintanya. (jum)

JUMADI GADING/PONTIANAK POST

RUSAK: Ruas jalan penghubung antara Teluk Batang menuju Desa Masbangun masih mengelami kerusakan. Kondisi jalan banyak yang berlubang dan perlu diperbaiki.

Dukung Revolusi Moral SEBAGAI bangsa yang berdaulat, kita tidak hanya cukup memb ebaskan dir i dari penjajahan atau pendudukan secara fisik oleh bangsa asing. Dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia, maka eksistensi warga negera, baik pemimpin maupun masyarakat harus bersatu dan bertekad untuk membangun Indonesia lebih baiok lagi. Seiring dengan perjalanan bangsa, namun banyak persoalan yang perlu dibenahi. Korupsi menjadi salah satu permasalahan yang sering menjadi buah bibir

masyarakat. Sejumlah kasus besar menjadi sorotan, mulai dari billout Century, Gayus,dan lain-lain. Belum lagi persoalan video mesum, pornoaksi dan lain-lain. Kondisi moral yang terjadi tersebut begitu menjadi perhatian. Apa yang dikatakan Herman Wimpy, ketua Front Pembela Merah Putih Ketapang, beberapa hari lalu tentang perlunya revolusi moral saya nilai itu benar, saya mendukung perlunya revolusi moral dari segenap elemen agar bangsa dan negara ini bangkit lebih baik lagi.

Saat ini, kata Hermansyah, masyarakat memerlukan sosok panutan. Baik, panutan internal dimulai dari rumah tangga, lembaga, organisasi sampai ke pemerintahanb. Penekanan moral (spiritual) harus dikedepankan. Jangan terlalu banyak bermain di otak kiri, serba materi, akhirnya watak generasi akan rusak. Mari seimbangkan dengan otak kanan, dengan revolusi moral saya yakin kita bisa mewujudkan cita-cita Proklamasi yang dimaksudkan oleh pendiri Republik ini, dengan moral yang baik, maka hasil semua rencana

Hermansyah SK Pengamat Sosial Kayong Utara

akan tercapai dengan baik, tapi kalau moral anak bangsa kurang baik rencana sebaik apapun nampaknya susah mencapai hasil yang baik seperti direnanakan. (idn)

Listrik ’Main Mata’ TELUK BATANG – Sudah tiga hari aliran listrik antara Kecamatan Teluk Batang menuju ke Kecamatan Sponti Jaya bermasalah. Setiap pukul 22.00 WIB, lampu akan mati dan baru hidup kembali pukul 07.00 WIB atau keesokan harinya. Keluhan ini disampaikan Sahjiwa, 30, warga Parit Pelang kepada koran ini. ”Setiap pukul sebelas malam (22.00 WIB, Red), pasti lampu mati. Baru hidup lagi pagi,” keluhnya. Akibat aliran listrik tidak normal ini, membuat usaha pembekuan ice cream yang dikelolanya mengalami kerugian. ”Kita tidak bisa membekukan es, kalau sudah begini rugilah usaha,” selorohnya. Petugas jaga PLN di Teluk Batang saat ditemui koran ini mengakui adanya gangguan aliran untuk wilayah Teluk Batang

hingga Sponti. Sementara aliran listrik dari Teluk Batang menuju Sukadana tetap normal seperti biasanya. ”Ada gangguan Bang, namun kami belum menemukan gangguan tersebut. Lampu indikatornya memang terus menyala, jika embun sudah turun malam. Kalau siang hingga pukul sembilan malam (21.00 WIB, Red) listrik normal,” tutur salah petugas jaga yang enggan namanya dikorankan tersebut. Untuk mengantisipasi masalah ini, petugas berjanji akan sesegera mungkin mengatasi gangguan yang ada. ”Kami akan berjaga di setiap sambungan aliran (LBS), untuk mencari gangguannya,” ujar pria yang mengaku baru pukul 03.00 WIB, tidur karena mencari penyebab matinya listrik tersebut. (jum)


Pontianak Post

aneka

Kamis 3 Maret 2011

Sekda Ungkap Defisit Lebih Rp100 M NGABANG – DPRD Kabupaten Landak bersama pihak eksekutif yang diwakili oleh Sekretaris Daerah melakukan rapat kerja membahas keterlambatan realisasi APBD Kabupaten landak 2011 di aula kantor DPRD Landak, Rabu

(2/3) kemarin. Sekda Landak, Ludis dalam keterangannya menyampaikan bahwa bagi APBD tahun 2011, SKPD diharapkan tidak melebihi platform atau hanya membeli dengan harga jutaan rupiah saja.

Nanti APBD yang disampaikan ke menkeu akan disampaikan ke DPRD, dan bagi SKPD yang tidak melebihi platform atau hanya sekitar puluhan juta rupiah itu bisa langsung dibuat PPH dan nanti akan disampaikan dengan catatan

yang menurut hemat kami mutlak perlu masuk dalam APBD induk kami minta waktu kembali untuk menyisirnya sampai Rp 23 miliar, seperti untuk panwaslu dan pengamanan pemilukada. (sgg)

tahun, Satya Lencana Pengabdian 16 tahun, Satya Lencana Pengabdian 24 tahun. Menurut Kapolres Ketapang, AKBP Badya Wijaya melalui Kabag Sumda Polres Ketapang, Kompol Alem Sinaga bahwa riwayat jabatan almarhum diantaranya pada

1 April 1976 diangkat menjadi anggota Polri dengan pangkat Bharada dan ditugaskan sebagai anggota Polres Ketapang. Selama menjadi anggota kepolisian Republik Indonesia, almarhum bertugas di wilayah Polres Ketapang. Terakhir almarhum bertugas

menjadi Urkes Bag Sumda Polres Ketapang. Armarhum meninggal dunia pada hari Senin, tanggal 28 Februari 2011 jam 17.36 WIB di Rumah sakit Agoesdjam Ketapag karena sakit. Almarhum meninggalkan istri dan 4 orang anak. (idn)

Sekda, Suhadi pernah menjabat sebagai kepala BPS Kota Singkawang, dengan berbekal pengalaman tersebutlah Suhadi semakin matang membantu pemerintah Kota Singkawang dalam hal mengimplementasikan berbagai kebijakan pemerintah. “Saya berharap PLT Sekda

saat ini dapat membantu menyelesaikan tugas-tugas yang belum sempat dilaksanakan Sekda yang lama, dan saya berharap Sekda yang baru nantinya juga mempunyai kapasitas kemampuan yang lebih baik dalam berbagai hal,”jelas Hasan Karman. Saat ditanya kapan pemer-

intah Kota Singkawang akan mengisi posisi Sekda, kata Hasan Karman sebelum satu tahun pemerintah kota Singkawang telah menetapkan Sekda definitif. “Saya targetkan paling lama tiga bulan sudah ada Sekda yang baru,”pungkas Hasan Karman. (ash)

besar dan luas serta memiliki ribuan pulau, suku, agama, kebiasaan dan lain-lainnya, ketika demokrasi ini digelar kalau tidak disadarkan kembali akan lepas kontrol,” jelasnya kepada Pontianak Post, Selasa (1/3) kemarin.Contohnya, dengan seolah-olah menuntut hak asasinya apa pun bisa dilakukan. Padahal ia lupa sebagai sebuah masyarakat bangsa ia memiliki tetangga dilingkungan hidupnya, kalau ia Muslim,

ia mempunyai tetangganya yang Nasrani, dan sebagainya. “Ini esensi Bhineka Tunggal Ika yang menjadi penting dan semua rambunya ada di ideologi pancasila. Kita ingin membangun sebuah masyarakat yang berketuhanan. Membangun masyarakat yang berperikemanusiaan, tidak saling menghakimi, salah menyalahkan. Kita ingin masyarakat yang bisa menyatu dalam keberagaman,” katanya. (sgg)

Pimpin Apel Persada Sambungan dari halaman 17

pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas kepolisian. Almarhum Aiptu Makmur Sihombing kelahiran Sigalagala pada 15 Juli 1957 selama bertugas pernah mendapatkan jasa Satya Lebcana Pengabadian 8

Janji Tiga Bulan Sambungan dari halaman 17

tamah purna tugas Sekda dan pejabat struktural eselon II Kota Singkawang (1/3) malam di Rumah makan Dangau Jalan. Ahmad Yani Singkawang. Sebagaimana diketahui sebelum menjabat sebagai

Jangan Kebablasan Sambungan dari halaman 17

dilaksanakan menurut undang-undang dasar. “Jadi, saat ini rakyat yang berdaulat. Memilih presiden secara langsung, gubernur, bupati dan wakil rakyat juga dilakukan secara langsung oleh rakyat. Begitu bebas dan leluasanya rakyat berekspresi dan berpolitik yang jika tidak dilakukan kegiatan-kegiatan kesadaran konstitusi seperti ini bisa lepas

semuanya dari pilar-pilar yang ada,” terangnya saat dijumpai dikantor Bupati Landak. Karena pada dasarnya, masyarakat yang ingin dibangun adalah masyarakat sejahtera yang tetap berideologikan pancasila. Yang undangundangnya tetap UUD 1945, dan negaranya tetap negara kesatuan dan semboyannya adalah Bhineka Tunggal Ika. “Ini menjadi penting, karena kita sebagai bangsa yang

Sering Kabur, Tiga Tahun Kaki Dirantai Sambungan dari halaman 17

tak lagi bisa dihabiskan bersenda dengan teman sebaya. Sebaliknya, hanya mengukir hari di bilik kecil yang sudah berlubang di sana sini. Kudiman, 12 tahun, putra tertua dari pasangan Masri dan Sirak. Mungkin kita bertanya tega sekali sampai merantai bocah ini. Ihwalnya, cerita sang ibu, Sirak, di usia 8 bulan Kudiman mendapat serangan demam panas disertai kejangkejang. Atau biasa disebut step. Bahkan apabila penyakit ini datang, Kudiman langsung meraung. Hanya obat gosok saja untuk menenangkan Kudiman. Maklum kemiskinan membuat orangtuanya tak mampu mengobati sang anak. Sempat di tahun 2009 sang anak dirujuk ke rumah sakit jiwa (RSJ) Pontianak melalui puskesmas Selakau. Namun

sampai sekarang tak kunjung ada tindak lanjutnya. Akhirnya penyakit yang diderita sang anak menular ke syaraf hingga menyebabkan gangguan jiwa. Sebelum dirantai, Kudiman pernah menghilang. Bahkan, warga se kampung pun mencarinya. Setelah ketemu, orangtuanya tak ada lagi jalan keluar. Mereka pun memutuskan merantasi sang anak diusia delapan tahun, agar sang anak tak keluyuran jauh dari desa atau mengganggu warga. Soal makan, setiap hari dijatah. “Beginilah nasib anak saya pak, mau bagaimana lagi mau berobat kami tak mampu,” keluh Masri. Sang ayah sendiri mengaku tak tega melihat sang anak seperti ini. Biar bagaianapun Kudiman adalah anak yang disayangi. Terlebih dia adalah anak pertama. Dia membayangkan, betapa menyenangkan ketika masa-masa

Kudiman belum mengidap penyakit ini. Sebagai seorang bayi, sebelum 8 bulan, Kudiman adalah bayi montok yang menjadi kebanggaan keluarga. Sebagai keluarga kecil nan bahagia. Sayang, kebahagiaan itu terenggut seiring dengan bergulirnya waktu. Air mata Masri sudah kering meratapi kondisi sang anak. Ia tak tahu lagi berbuat apa. Hingga kini sang anak hanya dapat meronta-ronta. Bicara Kudiman mun tak jelas seperti anak sesusianya. Hanya perkataan duit-duit itu saja yang ia bicarakan. Bahkan ia pun memiliki kebiasaaan aneh yakni menggigit jari dan tangannya. Tapi itulah fakta. Ironisnya lagi, tempat dimana ia dirantai itulah menjadi meja makan, tempat bersandar minum sekaligus buang air kecil dan besar disebuah lubang buatan disamping Kudiman.

Kini keluarga Masri hanya pasrah dengan kondisi sang anak. Bahkan ia pun mempersilakan bagi masyarakat melihat langsung kondisi sang anak. Dengan harapan ada bantuan untuk pemulihan mental sang anak. Bahkan ada juga warga yang simpati dengan Kudiman, memberi uang untuk membeli keperluan konsumsi Kudiman. Karean, dulu Kudiman suka sekali belanja ke warung membeli makanan ringan atau air es. Kini hanya gemerincing rantai menjadi lantunan lagu tidurnya dengan beralaskan lantai kayu penuh lubang. Wajahnya pun tanpa ekspresi. Menatap kosong setiap ada yang mendekati. Dia hanya berdiri, duduk, menggarukgaruk kepala. Kalau pun mau menatap, hanya tatapan aneh yang terpancar dari bocah yang sudah 8 tahun terpenjarakan oleh rantai ini. (*)

slang (petugas SPBU) jika diketahui melebihkan jatah pembeli akan dipanggil ke Mapolres,“ warning Kapolres pula. Kapolres minta Kapolsek dan anggotanya melakukan penertiban dan pengecekan. “Jika masih ada kios yang menjual diatas harga itu, sita langsung. Kita rujuk perbuatan itu melanggar UU Perlindungan Konsumen, “tandasnya. Menurut dia, tidak ada larangan bagi siapapun untuk membeli bensin di SPBU, jika memang untuk kepentingan usaha seperti berdagang, melaut ataupun angkutan.

Tapi jika membeli , menyetok, menimbun lalu menjual harga sudah diatas harga itu, bisa dikenakan sanksi melanggar UU Perlindungan konsumen. “Jangan mencari keuntungan berlebihan dibalik kondisi daerah akibat alur jungkat sulit dimasuki tangker,” pinta dia. Membeli harga SPBU, saat menjual naik hingga 300 persen. Ini kan sudah keterlaluan. Kami dikonplin konsumen dan warga yang melihat kondisi itu patut untuk ditertibkan. Jangan lagi kios berjualan didepan dan sekitar SPBU. (ham)

masih dalam pemeriksaan, dan masih menunggu pemeriksaan selesai. Setelah selesai pemeriksaan baru akan dilanjutkan kasusnya ke tahap yang berikutnya,” katanya kemarin. Sementara itu, ED (30) dan

BM (30), pemakai, dan pengedar narkoba jenis shabu di Ngabang juga sudah diamankan di sel tahanan Polres Landak. Dan ketujuh orang lainnya, sampai dengan berita ini ditulis masih dalam pemeriksaan intensif kepolisian.(sgg)

Eceran Bensin Dipatok Rp6 Ribu Sambungan dari halaman 17

pada dua pedagang yang terlihat selembe. Lantas Andi Fairan menegaskan, mulai besok, jika ada kios yang menjual bensin diatas Rp7 ribu perliter langsung akan kami sita. Penjualnya akan kita ciduk. Kedua penjual bensin itu sepertinya tidak memberikan respon atas warning Kapolres. Kondisi itu tentu saja memicu emosi hingga kedua penjual bensin berikut bensin dan jerigennya diangkut ke Mapolres. Tak hanya sampai disitu, Kapolres lanjut ke pedagang kios lainnya yang

sudah menyelamatkan jualan mereka dengan menyembunyikan dalam gang-gang yang menjadi pangkalan mereka untuk mengeluarkan bensin dari kendaraan hasil antrean di SPBU juga tak luput didatangi. Lantaran pemiliknya kabur, belasan jeriken, satu buah drum fiber serta satu buah motor ikut diangkut. Kepada pemegang slang SPBU Kapolres juga bertindak tegas. Tidak boleh membeli lepas dari batas. Untuk roda empat dijatah Rp100 ribu dan roda dua Rp 20 ribu. ‘’Jika tidak puas silakan ketemu saya. Bagi pemegang

Kasus Sabu, 7 Orang Diperiksa Sambungan dari halaman 17

kasusnya dan mempelajari kemungkinan jaringan yang lebih besar. Kepala Satuan Narkoba Polres Landak, AKP Dwi Eyki kepada Pontianak Post men-

gatakan bahwa 7 orang yang ditangkap setelah mendapatkan keterangan dari tersangka langsung digelandang ke Mapolres Landak din dilakukan pemeriksaan secara intensif. “Ketujuh orang tersebut

Jangan Resah, Warga Diminta tetap Waspada Sambungan dari halaman 17

terhadap kondisi kemacetan disebabkan antrean panjang untuk mendapatkan BBM setiap harinya itu. “Kami mengimbau, kendati masih sebatas isu. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan yang akan terjadi. Yang pasti, sampai hari ini belum ada laporan. Semuanya masih bersifat isu dan hanya omongan dari mulut kemulut dan belum ada satupun warga yang melaporkan kalau ada warga yang kehilangan anak,” tegasnya.

Terpisah beberapa kalangan ibu rumah tangga mengaku resah dengan info singkat tersebut. “Kami menilai isu itu ada benar dan ada salahnya,” aku Ny Mila. Ibu dua putra itu mengindikasikan, ada pihak yang sengaja memainkan isu negatif guna mengalihkan perhatian aparat pada kondisi yang terjadi di Kalbar saat ini. Kepala Sekolah SDN No 1 Jalan Pendidikan Sungai Pinyuh Suyanto S.Pd ditemui menyebutkan, pihaknya selama ini sudah mmeber-

lakukan larangan bagi anak keluar lpagar sekolah apda jam istirahat. Menghimbau anak kelas I dan II saat pergi dan pulang sebaiknya sistim antar jemput. Mewaspadai penjemput yang tidak dikenal masuk dilingkungan sekolah. “Sejak tersiar isu bvis SMS itu, anak-anak kami kurung dirumah, Pintu dikunci, jika ada yangdatang dilihat sebelum dibuka,” aku Ny Marlina. Diakui, melalui SMS menerima info dari sesama ibu rumah tangga menyangkut isu tersebut yang seakan sudah

terjadi dibeberapa daerah. Bahkan, ada info di Sungai Purun sebuah mobil dikejar warga karena masuk tengah malam. Di Perikanan Anjongan, maling gunakan mobil Kijang putih dikejar, lantaran warga tidak mau kecolongan pasca merebaknya isu SMS yang menakutkan itu. Yang pasti, warga dihimbau untuk menghidupkan kembali kamtbmas melalui siskamling dilingan masing-masing. Memberlakukan wajib lapor 1x24 jam bagi tamu yang nginap. (*)

23 Kritisi Kinerja Polres Melawi Sambungan dari halaman 24

melakukan hal tidak menyenangkan terhadap pelaku,” jelasnya. Menurut dia, atas tindakan oknum tersebut, maka pihaknya akan melaporkan persoalan itu kepada Komnas HAM Perwakilan Kalbar, Kapolda Kalbar serta para pihak yang berwenang untuk menyelidiki kasus dugaan penganiyaan ini. “Jika dipandang perlu, dalam waktu dekat PP Fordem Kalbar akan berangkat  ke Jakarta, untuk melaporkan masalah ini kepada Kapolri serta Komnas HAM di Jakarta. Sebab, tindakan ini jelas melanggar kode etik dan juga HAM,” tegasnya. Soal temuan lainnya, ia menjelaskan ada beberapa

temuan yang sedang didalami dan dihimpun datanya. Diantaranya adalah dugaan penandatangan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dilakukan di dalam sel tahanan 3 hari setelah penahanan. “Surat perintah penahanan yang diduga terlambat 3 hari sejak tersangka ditahan berikut keterangan-keterangan saksi dari aparat kepolisian di persidangan, yang terindikasi berbeda dengan kenyataan yang ada dilapangan,” ucapnya. Selain itu, lanjut dia, Polres Melawi juga tidak memenuhi UU No. 35 Tahun 2009 pasal 84, di mana penyidik Polri dalam menangani perkara narkotika wajib memberitahukan kepada BNN. “Tetapi ada indikasi bahwa hal ini tidak dilakukan oleh

penyidik. Selain itu dalam pemeriksaan wajib bagi penyidik untuk mendapatkan informasi dari lembaga Perbankan atau PPATK terhadap harta kekayaan tersangka atau keluarganya, tetapi hal ini juga tidak dilakukan,” jelasnya. Beberapa hal tersebut, kata Endi, menjadi salah satu tolok ukur bahwa apa yang dilakukukan oleh oknum penyidik terindikasi tidak profesional dan tidak prosedural dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya selaku aparat pengak hukum. “Selain itu, dari data yang dihimpun selama proses persidangan, ada pernyataan penyidik yang jadi saksi di persidangan, terindikasi melecehkan eksistensi pengacara yang dianggap hanya sebagai pelengkap,” jelasnya. (mus)

Pengobatan Gratis Sambungan dari halaman 24

diterjunkan di lapangan,” jelas Jones sembari mengatakan bahwa baru-baru ini dilaksanakan kegiatan pengobatan gratis di Kecamatan Meliau, yang diikuti sebanyak 105 pasien. Sementara itu Wakil Bupati Sanggau Paolus Hadi menegaskan, bahwa kes-

ehatan adalah kebutuhan fundamental masyarakat yang diupayakan harus dapat dipenuhi. Disisi lain, Pemkab Sanggau lebih memfokuskan program pembangunan di wilayah pedesaan. Program itu, diantaranya untuk optimalisasi akses transportasi dan sarana serta prasarana kesehatan. Kue pembangunan di sektor kesehatan akan

terus dialokasikan, termasuk pembangunan sarana dan prasarana kesehatan hingga ke pedesaan. “Arah pembangunan Pemkab Sanggau, dominan diantaranya untuk akses transportasi dan kesehatan serta pendidikan. Soalnya, ini yang menyentuh langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnyanya.(nto)

Porsi Besar Untuk Perbatasan Sambungan dari halaman 24

mendapatkan perhatian dan sentuhan yang maksimal. Diakui Alex, pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu telah memberikan perhatian yang luas terhadap perbatasan. Namun karena keterbatasan anggaran dan pemenuhan kebutuhan pembangunan ke seluruh wilayah kabupaten menjadi kendala. “Saya pikir, tanggung jawab perbatasan tidak hanya di pemerintah kabupaten. Pusat mestinya juga buka mata dan segera membangun perbatasan. Karena perbatasan

adalah serambi negara Indonesia yang ktia cintai ini,” tegas Alex. Salah satu bukti termarginalkannya masyarakat perbatasan di Kapuas Hulu, adalah masih digantungnya status PLB Badau. Padahal, berdasarkan perjanjian Sosekmalindo beberapa waktu lalu, pemerintah pusat berjanji akan membangun perbatasan Badau-Lubuk Antu setelah pembangunan perbatasan Entikong dulu. Tapi realisasinya, ini hanya menjadi janji namun tidak pernah ditepati. “Yang selalu dijadikan kambing hitam Malaysia.

Saya pikir, keseriusan pemerintah kita juga harus jelas. Ini malah memprioritaskan Aruk di Sambas yang belakangan dari Badau,” katanya. Disinggung pembangunan yang diharapkan masyaakat, Alex mengatakan, adalah akses, terutama jalan. Selama ini, jalan lintas utara selalu dalam keadaan rusak. Padahal, jalan litnas utara merupakan akses utama masyarakat perbatasan menuju ibukota kabupaten, Putussibau. Mengingat tanggung jawab pembangunan jalan ada di pemerinth pusat. Karena jalan lintas utara berstatus jalan negara.(wank)

Tidak Ngantor Dipotong 2,5 % Sambungan dari halaman 24

Yosepha. Ia mengatakan, tunjangan tersebut dialokasikan untuk menunjang kinerja PNS dan tentunya diupayakan tidak membebani keuangan daerah. “Semua tergantung keuangan daerah dengan menghitung persentase antara belanja langsung dan tidak langsung, sehingga penambahan tersebut juga tergantung dari hasil perhitungan, kalau dinilai jauh, maka akan diperkecil,” katanya. Menurut dia, besaran penghasilan tambahan untuk tiap PNS di Sintang terutama guru dan tenaga kesehatan juga berbeda, disesuaikan dengan beban kerja maupun lokasi mereka tugas. “Kalau tempat tugasnya jauh dengan beban tugas yang lebih besar, maka penghasilan tambahannya akan lebih besar dari yang lainnya dengan beban tugas yang ringan,” ucapnya. Yosepha mengatakan, sebelum rapat kerja pembahasan mengenai tambahan penghasilan bagi PNS yang dilaksanakan bersama Komisi III DPRD Sintag kemarin, soal

penghasilan tambahan ini sudah dibuatkan Peraturan Bupati (Perbup) nya. “Perbupnya sudah dikeluarkan ketika akan dilaksanakan pembahasan mengenai APBD Sintang 2011, jadi tidak ada masalah,” jelasnya. Untuk mengoptimalkan pemberian penghasilan tambahan tersebut, ia mengatakan, pengawasan pelaksanaan kinerja PNS dilapangan tentunya tetap dilakukan. “Jadi jika dalam pelaksanaan kinerja ditemukan ketidakdisiplinan mengenai jam kerja, maka akan dilakukan tindakan berupa pemotongan tambahan penghasilan tersebut,” jelasnya. Mulai tahun 2011 ini, salah satu aturan tambahan yang dibuat pemerintah daerah soal penghasilan tambahan PNS di Sintang adalah pemotongan penghasilan tambahan sebesar 2,5 persen, jika PNS tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas. “Soal aturan itu DPRD tidak keberatan, jadi semua sudah final dan mulai diberlakukan 2011 ini, tinggal kami memperketat pengawasan terhadap kinerja PNS di daerah,” ucapnya. Ketua Komisi III DPRD Sin-

tang, Ahmad Sutarmin menjelaskan penghasilan tambahan memang telah disetujui, namun tetap menyesuaikan dengan ketersediaan dana di APBD kabupaten. “Makanya kami minta dana tersebut bisa digunakan dengan sebaikbaiknya,” tukasnya. Menurut dia, pemberian tambahan penghasilan bagi PNS itu perlu disesuaikan dengan aturan yang berlaku, berbasis kinerja dan melihat kemampuan keuangan daerah. “Dengan mendapat penghasilan tambahan itu, maka PNS dituntut memberikan sumbangan terbaiknya untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” jelasnya. Dari itu, Sutarmin berharap semua elemen baik legislatif maupun masyarakat dapat mengawasikinerjaPNSyangada di Sintang, karena masyarakatlah yang merasakan langsung kerja PNS di lapangan, sehingga pelayanan yang dilaksanakan PNS itu bisa maksimal. “Jangan sampai sudah diberikan tambahan penghasilan tetapi kinerja semakin menurun, jadi saya kira mari kita sama-sama mengawasinya,” imbuhnya. (wah/mus)

Tindaklanjuti Kasus Dugaan Pencemaran... Sambungan dari halaman 24

kembali,” ungkapnya. Dikatakannya, kehadiran suatu investor, seperti PT SIA diakui memang memiliki manfaat bagi perekonomian yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat. Walaupun tidak dapat dipungkiri, bahwa berbagai persoalan memang kerap muncul di dalam perjalanannya. “Karenanya hubungan yang baik antara Pemda, PT SIA dan masyarakat petani yang telah terjalin dengan baik agar lebih ditingkatkan. Tentunya dengan menyadari hak dan kewajibannya masing-masing pihak,” pesannya sembari mengingatkan, bahwa sudah ada aturan yang jelas soal sanksi bagi perusahaan yang masih saja melakukan pencemaran yang bisa berdampak kepada rusaknya ekosistem. Menanggapi hal itu, Imran mewakili pihak PT SIA menjelaskan soal kronologis persoalannya yang menyebabkan terjadinya pencemaran seperti yang dipermasalahkan. Dituturkannya, bahwa pencemaran itu terjadi saat pihak perusahaan sedang melaku-

kan perbaikan kolam pada 25 Februari 2011 lalu sekitar pukul 19.00 WIB. Saat perbaikan itu dilakukan, tiba-tiba kolam jebol yang menyebabkan limbah tumpah dan masuk ke aliran sungai. “Kami kemudian memberikan peringatan kepada masyarakat supaya tidak melakukan aktivitas apa pun di sungai tersebut,” ungkapnya. Tentunya, lanjut Imran, pihak PT SIA langsung melakukan langkah-langkah guna mengatasi persoalan tumpahnya limbah tersebut. Yakni dengan melakukan pengepaman atau menarik kembali limbah dengan mesin sedot sebanyak 52 unit di setiap titik yang terkena limbah. “Saat ini kolam penampungan limbah yang dimiliki sebanyak 6 buah dan masih kurang. Direncanakan akan segera dibuat 3 buah kolam lagi, dan membuat pintu air, sehingga limbah tidak langsung tumpah ke sungai,” jelasnya. Sementara Jumadi, anggota Komisi B meminta PT SIA segera melakukan langkah konkret dan tidak ditundatunda lagi supaya persoalan

serupa terjadi. “Upaya itu harus segera direalisasikan jangan ditunggu-tunggu lagi, supaya persoalan serupa tidak kembali terjadi,” cetusnya. Usai pertemuan itu, rombongan Komisi B dan lainnya mengunjungi lokasi kolam penampungan limbah serta melihat kondisi sungai Sengoret yang tercemar, dan kini kondisinya sudah mulai normal. Sebab, akibat pencemaran itu menyebabkan warga enggan untuk melakukan aktivitas di sungai tersebut. Menurut keterangan seorang warga, kondisi sungai mulai kembali normal pada 28 Februari 2011 lalu. Dari keterangan warga pula diperoleh informasi, bahwa pencemaran terhadap sungai ini bukan hanya empat kali, namun sudah sering kali bahkan mencapai belasan kali. Terkait dengan hal itu, Firmus Bambang Humas Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau yang juga ikut dalam rombongan itu menegaskan, bahwa akan melayangkan surat protes dan meminta kepada PT SIA untuk berkomitmen tidak mengulangi lagi perbuatan pencemaran itu. (nto)


pro-kalbar Pontianak Post

24

Kamis 3 Maret 2011

Tidak Ngantor Dipotong 2,5 Persen

SANGGAU

Pengobatan Gratis PEMERINTAH Kabupaten Sanggau menggelar kegiatan pengobatan gratis di Kecamatan Meliau, sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat khususnya di daerah-daerah terpencil. Ini merupakan yang perdana pada tahun 2011. Kepala Dinas Kesehatan Jones Siagian mengatakan, bahwa sasaran kegiatan ini diantaranya adalah desa-desa yang ada di Jones Siagian kawasan perbatasan dan terpencil yang cukup sulit terakses pelayanan kesehatan yang baik, apalagi gratis. “Ini merupakan salah satu upaya untuk melihat langsung kondisi dan fakta yang riil di lapangan. Namun kita tidak bisa menargetkan berapa desa atau dusun bakal mendapat pelayanan kesehatan gratis ini. Tapi kita berupaya semaksimal mungkin sesuai kemampuan. Ini menyangkut ketersediaan obat-obatan maupun para tenaga medis yang bakal Ke Halaman 23 kolom 5

PUTUSSIBAU

Porsi Besar Untuk Perbatasan DAERAH perbatasan mesti mendapatkan porsi pembangunan yang lebih besar. Pasalnya, selama ini daerah perbatasan miskin sentuhan pembangunan. Sehingga ketertinggalan dan keterbelakangan menghinggapi kehidupan di beranda depan bangsa ini. “Jika ingin perbatasan maju dan lebih baik, mestinya pemerintah pusat memberikan porsi Alexander Rombonang pembangunan yang besar untuk perbatasan,” ungkap Staf Ahli Bidang Pengembangan Wilayah Perbatasan dan Kabupaten Konservasi Alexander Rombonang. Menurut Alex, selama ini terkesan masyarakat perbatasan selalu dikelaskan sebagai masyarakat kelas tiga. Kurang Ke Halaman 23 kolom 5

FOTO YUSRIZAL

NORMALISASI DRAINASE: Warga Sungai Durian, Kabupaten Sintang melakukan normalisasi drainase yang menjadi kegiatan rutin.

“Akibat penganiyaan tersebut, Feru menderita luka di kepala yang dibuktikan dengan hasil rontgen di RSUD Sintang,” jelasnya. Selain itu, lanjut Endi, pada saat proses penahanan di Polres Melawi dan LP Sintang, Feru mendapat ancaman dari oknum aparat Polres Melawi agar tidak menceritakan kepada siapapun perihal kejadian tersebut. “Kami juga sudah mengetahui sejumlah nama oknum yang

SINTANG--Penghasilan tambahan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sintang diberikan dengan harapan ada peningkatan kinerja, namun Pemkab juga tegas, tidak masuk satu hari tanpa alasan yang jelas, tunjangan tambahan dipotong 2,5 persen. Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah kepada wartawan, kemarin. “Kita sudah lama berlakukan penghasilan tambahan itu, yang dananya diambil dari Yosepha Hasnah APBD kabupaten dengan besaran yang disesuaikan kemampuan daerah,” kata

Ke Halaman 23 kolom 5

Ke Halaman 23 kolom 5

Kinerja Polres Melawi Dikritisi SINTANG--Proses Penangkapan Feru (33), Karyawan BUMN Perum DAMRI oleh anggota Polres Melawi mendapat sorotan dari Pengurus Pusat Forum Penegak Demokrasi Kalimantan Barat (PP Fordem Kalbar). Ketua Umum Fordem Kalbar Erasmus Endi Dacosta melalui rilis yang dikirimnya ke redaksi koran ini di Sintang, menyoroti hal itu setelah menerima hasil cross check serta studi kasus oleh tim Fordem yang

diberangkatkan ke Melawi beberapa waktu yang lalu. “Dari cross check dan studi yang kami lakukan, ada banyak temuan yang menurut kami perlu untuk diselidiki lebih lanjut terkait kinerja aparat Polres Melawi,” kata Endi, begitu ia biasa disapa. Menurut dia, berdasarkan data yang dihimpun, ada dugaan telah terjadi penganiayaan oleh oknum anggota Polres Melawi terhadap tersangka di Terminal Nanga Pinoh.

Sanksi Penghasilan Tambahan PNS

Kunjungan Komisi B DPRD Sanggau ke PT SIA

Tindaklanjuti Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan SANGGAU--Komisi B DPRD Sanggau menindaklanjuti laporan terjadinya dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT Sime Indo Agro (SIA) pada Rabu, 2 Maret 2011 kemarin. Sebanyak 6 orang anggota Komisi B dipimpin langsung Ketua Komisi B, F Suwondo ke lokasi PT SIA. Rombongan langsung menuju ke Kantor PT SIA yang beralamat di Ke-

camatan Parindu. Kedatangan rombongan ini disambut olah Amran, perwakilan dari PT SIA dan dilanjutkan dengan pertemuan untuk membahas soal laporan dugaan pencemaran lingkungan itu. Pada kesempatan tersebut, Suwondo meminta kepada manajemen PT.SIA untuk berhati-hati dalam hal pembuangan limbah yang bisa mencemari lingkungan di seki-

tar wilayah operasionalnya. Mengingat, persoalan serupa ini sudah sering kali dijadikan sebagai keluhan masyarakat. “Diharapkan, hal ini dapat dijadikan sebagai perhatian oleh pihak PT SIA dengan harapan di masa-mada mendatang tidak lagi terjadi hal serupa. Yakni dengan melakukan langkah antisipatif, sehingga kasus yang sama tidak terulang Ke Halaman 23 kolom 5

FOTO SRI WANTO WINARNO

TINJAU PENCEMARAN: Kunjungan Komisi B DPRD Sanggau ke PT SIA terkait laporan adanya pencemaran sungai oleh perusahaan perkebunan sawit tersebut.


LFP

Pontianak Post Kamis 3 Maret 2011 LONDON - Chelsea terlalu tangguh bagi Manchester United ketika tampil di Stamford Bridge. Sejak 2003 atau era Roman Abramovich, Chelsea tidak pernah membiarkan United pulang dengan kemenangan. United dipaksa kalah enam kali dalam delapan kunjungannya. Kekalahan keenam United terjadi kemarin. Setan Merah - sebutan United - membuka skor lebih dulu melalui tendangan Wayne Rooney dari luar kotak penalti pada menit ke-29. Keunggulan 1-0 bagi tim tamu bertahan sampai akhir babak pertama. Tapi, situasinya berubah di babak kedua dengan Chelsea mampu membalikkan keadaan. Pemain baru Chelsea David Luiz menyamakan kedudukan pada menit ke-54 setelah tidak terkawal di dalam kotak penalti United. Itu adalah gol pertama Luiz sejak diboyong dengan banderol 25 juta pounds (Rp 357 miliar) dari Benfica Januari lalu. Gol Luiz meningkatkan motivasi Chelsea. The Blues - sebutan Chelsea - memastikan kemenangan 2-1 melalui eksekusi penalti Frank Lampard pada menit ke-80. Penalti diberikan setelah Chris Smalling menghadang laju Yuri Zhirkov di kotak terlarang. “Kemenangan melawan United sangat masif dalam menumbuhkan spirit baru bagi kami menjalani sisa musim,” ucap pelatih Chelsea Carlo Ancelotti di Chelsea TV. Kemenangan membawa Chelsea naik ke peringkat keempat menggusur Tottenham Hostpur dengan 48 poin. Finis empat besar merupakan target yang dipatok Ancelotti. Itulah sebabnya, Ancelotti tidak akan merevisinya sekalipun jarak dengan United di puncak klasemen menjadi 12 poin. Itu pun dengan Chelsea memainkan laga lebih sedikit dibandingkan United (27-28). “Saya kira United masih jauh untuk dikejar. United juga bermain lebih konsisten dibandingkan kami musim ini. Lebih baik kami berkonsentrasi dengan diri kami sendiri,” jelas Ancelotti. Penentu kemenangan Chelsea, Lampard, sedikit berbeda dengan Ancelotti. Gelandang serang Chelsea itu optimistis Chelsea masih bisa mempertahankan gelar. “Kami telah membuktikan diri sebagai tim yang tidak pernah menyerah (dalam perburuan juara, Red). Perjalanan kompetisi masih panjang dan masih banyak kemungkinan,” tuturnya di Sky Sports. Di pihak lain, United sibuk mengritik kepemimpinan wasit Martin Atkinson. Selain menghadiahkan penalti bagi Chelsea, Atkinson luput mengamati ulah Luiz yang dengan sengaja menghadang sprint Rooney menuju kotak 16 Chelsea. Ulah defender asal Brazil itu dianggap kubu United layak diganjar kartu kuning kedua alias kartu merah. “Kami bertahan dengan buruk sehingga lawan mencetak gol pertamanya. Tapi, yang lebih buruk, ketika wasit membiarkan pelanggaran yang layak dikartu merah, lalu menghukum kami dengan penalti. Itulah yang membuat permainan berubaha di babak kedua,” omel pelatih United Sir Alex Ferguson sebagaimana dilansir MUTV. “Ini adalah kali ketiga beruntun hasil pertandingan kami di kandang Chelsea ditentukan dari keputusan kontroversial wasit,” tambahnya. Di menit-menit akhir, kapten United Nemanja Vidic juga diusir keluar. Vidic memang kehilangan kontrol mengingat dua kartu kuning diterimanya hanya selang dua menit di menit-menit akhir. Pada menit ke-90, Vidic sengaja mendorong Didier Drogba. Sedangkan di menit kedua injury time, giliran Ramires yang menjadi korban Vidic. Efek kekalahan dari Chelsea, keunggulan United dari Arsenal di peringkat kedua klasemen rentan tereduksi dari empat poin menjadi hanya satu poin. Itu mengingat Arsenal memainkan satu laga lebih sedikit (27 laga). Di akhir pekan ini, ketika Arsenal hanya menjamu Sunderland, United away ke Liverpool. (dns)

Soccer Chelsea

2

v

1

Man United

SPIRIT BIRU

AFP PHOTO/ADRIAN DENNIS

Statistik Chelsea Man United 7 Tembakan ke Gawang 2 13 Tembakan Melenceng 7 1 Penyelamatan 5 10 Sepak Pojok 2 1 Offside 2 3 Kartu Kuning 1 - Kartu Merah 1 10 Pelanggaran 14 45% Penguasaan Bola 55%

Klasemen Sementara 1. Man United 2. Arsenal 3. Man City 4. Chelsea 5. Tottenham 6. Liverpool 7. Bolton 8. Sunderland 9. Newcastle 10. Stoke 11. Everton 12. Aston Villa 13. Fulham 14. Blackburn 15. Blackpool 16. Birmingham 17. West Brom 18. Wolves 19. West Ham 20. Wigan

28 27 28 27 27 28 28 28 28 28 27 28 28 28 28 26 28 28 28 28

17 9 17 5 14 8 14 6 13 8 11 6 9 10 9 10 9 9 10 4 7 12 8 9 6 14 9 5 9 5 6 12 7 8 8 4 6 10 5 12

2 62-27 60 5 57-27 56 6 44-25 50 7 48-23 48 6 38-31 47 11 36-35 39 9 39-38 37 9 33-35 37 10 43-39 36 14 32-35 34 8 35-36 33 11 35-47 33 8 29-29 32 14 35-46 32 14 42-55 32 8 25-35 30 13 36-53 29 16 31-46 28 12 33-49 28 11 27-49 27

25

HADANG : Pemain Chelsea Ramires (kiri) menghadang Wayne Rooney, pemain Manchester United saat pertemuan kedua klub.

Wes Brown

Pilih Brown di Anfield KARTU merah Nemanja Vidic melengkapi kekalahan Manchester United dari Chelsea kemarin. Kartu merah Vidic juga memberi masalah baru bagi United. Sebab, kapten United tidak akan bisa main saat Setan Merah - sebutan United - menantang Liverpool di Anfield akhir pekan ini (6/3). Absennya Vidic memang tidak di saat tepat. Itu karena defender andalan United lainnya, Rio Ferdinand, masih belum pulih dari cedera betis. Ferdinand tidak membela United sebulan terakhir atau sejak cedera dalam pemanasan jelang menghadapi Wolverhampton Wanderers (5/2). Lantas, siapa pemain yang akan menggantikan tempat Vidic ? Pelatih United Sir Alex Ferguson sudah menentukan pilihan. Ferguson menunjuk Wes Brown untuk diduetkan dengan Chris Smalling di Anfield. “Saya tidak yakin Rio akan fit menghadapi Liverpool. Wes Brown yang akan tampil akhir pekan ini,” kata Ferguson kepada The Sun. Pilihan Ferguson kepada Brown tidak salah. Defender 31 itu memiliki jam terbang tinggi dan sudah membela United sejak 1996. Tahun lalu, pemain asli binaan akademi United itu memilih pensiun dari timnas Inggris demi fokus membela satusatunya klub dalam karirnya itu. Ketika United menjalani pramusim di Amerika Serikat, Brown terlibat perdebatan sengit dengan Ferguson. Efeknya, Brown “diskors” Ferguson dan rumor dirinya hengkang musim depan merebak. Tapi, hubungan keduanya telah membaik dengan Brown ditunjuk sebagai kapten United saat mengalahkan Crawley Town di babak 16 besar Piala Carling dua pekan lalu (19/2). Brown bahkan tampil sebagai pahlawan United dengan gol semata wayangnya. United sejatinya masih memiliki Jonny Evans. Masalahnya, selain baru pulih dari cedera engkel, defender Irlandia Utara itu tampil di bawah form sepanjang musim ini. Salah satu penampilan buruk Evans adalah saat gawang United dibobol empat kali tanpa balas oleh West Ham United di perempat final Piala Carling (30 November 2010). “Jonny terlibat dalam tiga perempat laga kami sepanjang musim lalu. Tapi, kami butuh seorang yang berpengalaman sebagai pendamping Chris (Smalling)( di Anfield. Kesempatan Jonny akan datang nantinya karena bersama Chris, keduanya adalah defender masa depan kami,” papar Ferguson. (dns)

Tidak Sabar Tangani Giallorossi MASA depan Carlo Ancelotti di Chelsea belum menentu. Kemenangan Chelsea atas Manchester United seharusnya menjadi momentum Ancelotti bahwa dirinya adalah pelatih tepat bagi klub berjuluk The Blues itu. Namun, Ancelotti justru menyulut bara dalam sekam dengan menyebut dirinya sangat tertarik menangani AS Roma. “Target saya adalah menangani Giallorossi (sebutan Roma). Saya sudah berulang kali mengungkapkan keinginan itu dan tidak sabar ingin merealisasikannya,” ungkapnya seperti dilansir La Gazzetta dello Sport. Roma adalah klub yang pernah dibela Ancelotti semasa menjadi pemain. Delapan tahun bergabung dengan klub ibu kota Italia itu (19791987), Ancelotti yang berposisi sebagai gelandang itu mengoleksi scudetto Serie A 1983 dan empat trofi Coppa Italia. Don Carletto - sapaan akrab Ancelot-

ti - dihubungkan dengan Roma hanya sehari setelah mundurnya allenatore Claudio Ranieri (21/2). Kebetulan, dua hari sebelumnya, jabatan Ancelotti terancam menyusul tersingkirnya Chelsea di babak 16 besar Piala FA. “Saya belum tahu apa yang akan terjadi besok atau musim depan. Saya harap saya masih bertahan di Chelsea sesuai dengan kontrak kerja yang saya teken,” jelas Ancelotti. Ancelotti yang bergabung dengan Chelsea sejak musim panas 2009 itu masih setahun lagi atau baru habis pada Juni 2012. Karena itu, pelatih yang mempersembahkan double winners (Premier League dan Piala FA) musim lalu itu enggan berkomentar apakah dirinya bakal mengakhiri lebih cepat kontraknya dengan Chelsea. “Jika saya tidak lagi di Chelsea (dipecat musim panas nanti, Red), Saya mungkin akan menjadi turis setahun di London karena saya masih mencintai kota ini,” gurau duda 51 tahun itu.

Di kesempatan terpisah, Chair man Chelsea Bruce Buck enggan mengomentari masa depan Ancelotti. Buck hanya memberi sinyal apabila situasi Ancelotti baru bisa diputuskan di akhir musim. “Dalam etika kontrak, status terikat kontrak baru bisa dibahas ketika memasuki tahun terakhir,” jelasnya di situs resmi klub. (dns) Carlo Ancelotti


cmyk

METRO SPORT

26

Pontianak Post

FUTSAL

Mike Tyson Diplot Komentator

52 Tim Siap Adu Nyali

+

PONTIANAK—Sebanyak 52 tim futsal terbaik Kalbar, siap beradu nyali dan gengsi dalam Turnam e n Fu t s a l memperebutkan Piala Ketua IMI Kalbar yang rencananya akan dihelat 14-29 Maret di GOR Pangsuma Pontianak. 52 tim tersebut, Sy Samsul Alkadrie terbagi atas 22 tim umum, 18 tim mahasiswa dan 12 tim pelajar. Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana, Sy Samsul Alkadrie kemarin. Menurutnya, antusias tim futsal yang tampil di ajang ini cukup tinggi, terutama dari kategori mahasiswa. Beberapa perguruan tinggi yang pada even-even sebelumnya jarang ikutseta, di even ini siap berpartisipasi. Seperti STAIN, Fakultas Kehutanan, Fisipol dan Fakultas Pertanian. “Kita menyambut baik keikutsertaan mereka. Dan saya harap ajang ini menjadi jembatan bagi tim-tim tersebut untuk mengasah diri dan kemampuan. Saya juga meminta kepada tim mahasiswa untuk menjunjung tinggi sportifitas pertandingan,” pintanya. Menurut Samsul, rencananya tunamen ini akan dimajukan pelaksanaanya. Sebab, mengacu pada kegiatan belajar mengajar di sekolah, beberapa sekolah menghadapi ulangan dan ujian sekolah. Sehingga diprediksi hanya beberapa tim sekolah yang bisa tampil. “Oleh karena itu, kita merencanakan memajukan jadwal pelaksanaan even ini agar tim-tim sekolah bisa ikut berpartisipasi di turnamen ini,” ungkap dia. Meskipun baru pertama kali digelar, IMI Futsal yang bekerjasama dengan Biro Umum KONI Kalbar diharapkan bisa berlangsung sukses dengan dukungan semua pihak. Samsul melihat gairah bermain futsal seluruh komponen mulai dari pelajar, mahasiswa, instansi begitu tinggi. “Maka dari itu, saya berusaha untuk menggulirkan even ini sebagai wadah bagi mereka untuk mengembangkan diri,” ungkap Samsul seraya mengatakan ajang ini juga bekerjasama dengan Biro Futsal PSSI Kalbar guna menyaring para pemain berbakat daerah ini. (bdi)

+

Kamis 3 Maret 2011

Tarung Chris Jhon V Daud Yordan

Budianto/Pontianak Post

SIAP TEMPUR: 14 Pembalap ISSI Kalbar sudah siap tempur di Kejuaraan Balap Sepeda HUT Kesehatan Malaysia. Mereka diabadikan bersama H Fiqri Hamdani (tengah), Binpres ISSI Kota Pontianak sekaligus melepas keberangkatan tim tersebut.

14 Pembalap Kalbar Siap Tempur Kejuaraan HUT Kesehatan Malaysia PONTIANAK—Sebagai barometer pembinaan yang dilakukan Pengprov ISSI Kalbar selama beberapa bulan belakangan, Pengprov ISSI Kalbar mengirimkan 14 pembalapnya, tujuh putra dan tujuh putri untuk berlaga di Kejuaraan Balap Sepeda HUT Kesehatan Malaysia di Kuching Serawak 5 dan 6 Maret 2011. Keberangkatan 14 pembalap tersebut, dilepas oleh Pengurus ISSI Kalbar di mess Pengprov ISSI Kalbar, jalan Tanjung Sari Pontianak kemarin. Hadir Binpres ISSI Kalbar Dedy W Kurniawan dan Eko Budhiarto, Bendahara ISSI Kalbar Tori, Pelatih Pengprov ISSI Kalbar Beny Van Art, Sekretaris ISSI Kota Pontianak Budi dan Binpres ISSI Kota Pontianak H Fiqri Hamdani. Diungkapkan Binpres ISSI Kalbar, Dedy

W Kurniawan keikutsertaan para pembalap ini sebagai tolak ukur kemampuan para atlet binaan ISSI Kalbar di ajang internasional. Di kejuaraan ini, katanya, tak hanya para pembalap Malaysia yang ikutserta, para pembalap Brunai Darussalam dan Singapura juga tampil. “Mudah-mudahan para pembalap kita bisa meraih prestasi terbaik,” harapannya. Di kejuaraan tersebut, ungkap Dedi, 14 pembalap ISSI Kalbar akan tampil di nomor kriterium. Di nomor lainnya, seperti road race, Kalbar tidak tampil. “Jadi yang kita ikuti hanya nomor kriterium saja,” ujarnya. Senada disampaikan Beny Van Art, pelatih putri tim Kalbar ini yakin para pembalap putri bisa merebut prestasi membanggakan di ajang tersebut. Dua pembalap putri andalan Kalbar yakni Fitriyani dan Emerensiana, sudah melakukan persiapan panjang untuk bisa meraih predikat juara di kejuaraan tersebut. “Kita doakan saja, supaya mereka berhas i l ,”

pinta dia. Di ajang ini, Pengkot ISSI Kota Pontianak, juga mengirimkan empat pembalapnya. Dua pembalap akan turun di nomor kriterium yakni Prio Adi Saputro dan Teguh. Sementara dua pembalap lainnya, yakni H Maruki Matsum dan H Fiqri Hamdani akan tampil di nomor MTB Master. Sebelumnya, Ketua Pengprov ISSI Kalbar dr Karolin Margret Natasa mengharapkan para pembalap Kalbar ini bisa berjaya di ajang tersebut. Dengan persiapan yang matang dia yakin para pembalap Kalbar bisa merebut juara. Karolin juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Sy Machmud Alkadrie selaku Ketum KONI Kalbar beserta jajarannya yang telah ikut berperan besar memajukan balap sepeda daerah ini. “Saya berharap kerjasama ini dapat kita teruskan dimasa-masa yang akan datang. Peranan bang Machmud cukup besar baik secara moril dan materil,” ungkap Karolin. (bdi)

SURABAYA - Pertarungan juara bertahan kelas bulu WBA Chris John melawan Daud Cino Jordan The Moment of Truth pada 17 April semakin menarik. Promotor Super Weight Championship Raja Sapta Oktohari memastikan legenda tinju kelas berat Mike Tyson menjadi komentator Super Feather Weight Champion yang dihelat di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta itu. Langkah itu, menurut Okto, tak sekedar mengeruk keuntungan, tapi untuk membangkitkan kembali animo masyarakat kepada pertunjukan tinju. Penurunan itu terjadi terutama pada aspek entertainment. Apalagi setelah tak ada lagi orang seperti Aseng dengan sasana Akas yang dimilikinya. “Komunikasi dengan pihak Mike Tyson sudah 90 persen. Yang 10 persen tinggal menunggu kehadirannya di Jakarta,” kata Okto yang juga menjabat sebagai pengurus BPP HIPMI itu. Di Jakarta nanti, Tyson tak hanya menjadi komentator, tapi dia dijadwalkan pada empat kegiatan berbeda. Istimewanya kegiatan itu bisa diikuti oleh para penggemar tinju tanah air. Yakni, sholat jumat bersama, main golf, cocktail party, dan gala dinner. Namun hingga kemarin, Mutiara Promotion, event organizer acara tersebut, belum dapat merinci tiket. “Saya menjamin harga tiket tak akan lebih dari Rp 500 ribu. Ini agar para pecinta tinju bisa menikmati pertarungan Chris John kontra Cino plus mendapatkan komentator dari di leher beton, julukan Tyson. Ide mempertemukan The Dragon,julukan Chris John, dan Cino dilataerbelakangi ranking kedua petinju tersebut. Chris John masih memegang predikat super champion WBA kelas bulu (57,1 kg) dan Cino berada di urutan keenam. Sejatinya ada satu lagi petinju tanah air di kelas yangs ama Roy Muklis. “Kebetulan Chris John dan Daud Jordan adalah petinju saya,” kata Okto. “Bagi Chris John ini juga sebuah ajang pertaruhan, apakah dia masih layak menjadi super champion atau sudah masanya ada regenerasi,” tantang pria yang juga menjabat sebagai ketua umum Pengprov ISSI DKI Jakarta. Chris John mempertahankan gelar juara selama 14 kali. Cino petinju muda yang memiliki bakat luar biasa. Terakhir dia meng-KO Damian Marchiano dalam tempo 19 detik. Tak hanya menampilkan pertarungan dua petinju papan atas tanah air itu, The Moment of Truth menyajikan partai tamabahan yang tak kalah menarik. Yakni empat tambahan petinju local, satu partai kejuaraan nasional, dua partai kelas berat, dan dua partai celebrity fight. Dua selebritas yang siap tampil adalah Rafi Ahmad dan Samuel Rizal. (vem)

+

+

cmyk


Pontianak Post l Kamis 3 Maret 2011

AUDY BEBERAPA sahabatnya sudah menikah, tetapi Audy justru masih betah melajang. Jangankan memikirkan pernikahan, memiliki kekasih pun tidak. Perempuan kelahiran Jakarta, 23 April 1983 itu, masih menikmati kesibukannya di dunia entertain sehingga tidak merisaukan kesendiriannya. ”Saya nggak merasa kesepian. Saya punya keluarga dan punya pekerjaan, jadi ya dinikmati saja,” katanya saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, kemarin. Selama ini, pelantun Lama-Lama Aku Bosan itu mengaku tidak pernah punya keinginan menikah muda. Itu sebabnya, meski masih melajang di usianya yang hampir menginjak 28 tahun, Audy tidak khawatir. ”Saya tidak ada target (menikah). Saya belum kepikiran punya pacar, apalagi memikirkan untuk menikah. Pacar saja sekarang aku nggak punya,” aku putri pasangan Jopie Item dan Evie Aquanthie Aziz itu lantas tersenyum. Baginya lebih baik telat menikah, ketimbang terburu-buru melangkah ke jenjang pernikahan tetapi berujung pada perceraian. ”Saya tidak mau gegabah dalam memilih pasangan, karena saya nggak mau kawin-cerai. Saya pengen punya satu orang sampai mati, makanya sekarang banyakin teman dulu supaya banyak pilihan. Saya membuka hati dan Insyaallah ketemu sama yang cocok,” ujarnya berharap. Orangtua pun diakuinya tidak pernah mendesaknya untuk segera menikah. Dia diberikan kebebasan untuk menentukan calon suami, dan waktu pernikahan. ”Saya merasa Tuhan belum mempertemukan saya dengan seseorang karena banyak yang saya harus kerjakan. Saya punya pemikiran kalau orang sabar itu akan mendapatkan yang terbaik, jadi saya nggak mau grasak-grusuk,” tambah penyanyi yang pernah menjalin asmara dengan mantan drummer Dewa 19, Tyo Nugros. Mengenai kriteria pria idaman, pemilik nama lengkap Paula Allodya Item itu mengaku tidak muluk-muluk. Baginya pengusaha atau musisi bukan masalah, yang terpenting pengertian dan bisa menerima dia apa adanya. ”Saya butuh orang yang baik dan sayang sama saya. Saya membuka hati dan tidak menutup diri sama siapa saja. Saya dan orangtua pengennya mendapatkan yang terbaik,” pungkasnya. (eos)

&

show

Selebritas

27

Sule Terima dengan Profesional Tidak hanya eksis sebagai comedian, Sule juga disibukkan dengan beragam profesi lain. Berkat kemampuannya melawak, pria yang bernama lengkap Entis Sutisna ini menjadi model video klip grup vokal Tiga Madu di kawasan Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan. “Ini yang kedua, tetapi kalau ada infotainmen ini pertama,” kata Sule sumringah. Diakuinya, dirinya tidak pernah memilih untuk menekuni dunia hiburan. Selama itu sesuai dengan kemampuannya, dia akan menerimanya dengan profesional. “Saya nggak pernah memilih rejeki, semuanya itu sudah ada yang mengatur,” tuturnya. Apalagi setiap profesi yang ditekuni pasti memiliki hikmah bagi dirinya. Salah satunya saat ia memerankan pria yang terlihat suka kawin cerai. Menurut Sule, ini bisa menjadi satu pembelajaran bagi dirinya. “Kalau saya mendengarkan lagunya Kawin Cerai, ini pembelajaran masyarakat terutama laki-

laki yang suka buat kawin cerai,” ujarnya lantas tertawa. Dirinya siap ditawari sebagai model klip asal tidak mengganggu jadwal kerja yang sudah ada. “Ditawarin sama sutradara, kebetulan saya ada waktunya, jadi ya udah. Ini video klip kedua,” ucapnya. Lain halnya dengan Tiga Madu, video klip ini menjadi satu kebanggaan. Dede Safira, Bela Safitri, dan Ratih Monica mengaku senang dapat bekerja sama dengan pria

berambut pirang tersebut. “Karena ketampanannya. Bangga banget, Aa Sule mau main di video klip kita. Pokoknya paling top di manamana,” ujar Dede. Dengan single Kawin Cerai di bawah naungan label Multiswara, grup vokal yang bergenre pop house ini siap bersaing dengan para senior trio yang terlebih dulu telah ada. “Ya mudah-mudahan, semoga ada rejekinya,” tutup Ratih. (ash)

Nuri Maulida, Lirik Bisnis Spa

Tunggu yang Terbaik

NURI Maulida mulai menikmati dunia bisnis. Setelah memproduksi sepatu dan membuka salon, kini dia tengah menggodok rencana untuk membuka tempat spa. Dia terinspirasi temannya sesama artis, Imey Liem yang baru saja merintis bisnis tersebut. “Selain kasih support, aku datang ke sini karena mau belajar. Aku pengen buka (tempat spa) sendiri. Aku nggak mau asalasalan karena nanti malah nggak ada hasilnya,” ujarnya di sela pembukaan Spanish Boutique Spa and Salon di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, belum lama ini. Meski awalnya coba-coba, kini aktris kelahiran Bandung, 22 November 1985 itu justru ingin terus mengembangkan bisnisnya. Dia ingin tetap produktif meski

nanti tak lagi menggeluti dunia entertain khususnya akting seperti sekarang ini. “Aku memikirkan

masa depan, aku nggak mau mengandalkan dunia entertainment saja. Aku pengen punya tabungan untuk masa depan,” katanya yang mengawali karir keartisannya dengan membintangi film Me vs High Heels tersebut lantas tersenyum. Mantan pacar Dimaz Andrean itu sengaja memilih bisnis yang tak jauh-jauh dari dunia perempuan. Selain punya prospek yang bagus, dia menjalaninya dengan senang hati karena didasari kesenangan pribadi. “Kalau bekerja dengan hati, hasilnya lebih baik. Kebetulan aku sangat memperhatikan penampilan. Aku tidak munafik, penampilan itu nomor satu di entertain,” pungkas perempuan yang juga berbisnis pakaian dan aksesoris bareng mamanya itu. (eos)


TOTAL SPORT

28

Siapkan Mental untuk Sabar

Jorge Lorenzo Hasil dari dua sesi uji coba pramusim MotoGP belum membuat puas kubu tim pabrikan Yamaha. Mereka masih kalah cepat dari Honda yang akan menjadi pesaing utamanya di musim depan. Para pembalap Honda, terutama dari tim Repsol Honda begitu dominan di dua sesi uji coba yang berlangsung di Sepang, Malaysia. Musim depan Yamaha masih akan mengandalkan juara dunia Jorge Lorenzo yang kini mendapatkan partner baru, Ben Spies. Di hari terakhir uji coba kedua pekan lalu, Spies berada di atas Lorenzo. Mereka menghuni peringkat kelima dan keenam di bawah empat

pembalap Honda.Berdasarkan hasil pramusim tersebut, Lorenzo mengakui Yamaha harus bersabar untuk mendapatkan peningkatan mesin. Dia merasa motor YZRM1 harus segera mendekati kecepatan motor-motor tim Honda.Menurut pembalap Spanyol itu, motor Yamaha masih kekurangan tenaga untuk bersaing dengan Honda. Akibatnya, dalam uji coba yang mengadopsi sistem kualifikasi dia gagal menempatkan diri di jajaran teratas pencatat waktu terbaik. “Apa yang saya pikirkan saat ini adalah mesin yang masih menyisakan problem utama yaitu kami kekurangan power,” tegas Lorenzo

seperti dikutip Autosport. Untuk itu, dia meminta timnya lebih fokus pada hal tersebut sebelum menjalani sesi uji coba berikutnya di Losail, Qatar dua pekan mendatang. “Kami harus mencari tenaga tambahan dan itu tuga bagi Yamaha. Kami butuh mesin yang mendorong lebih keras untuk keseluruhan kinerja,” ujarnya. “Sudah menjadi perhatian tiap orang bahwa rival kami mendapatkan langkah maju yang besar dan mereka memiliki mesin yang lebih bertenaga,” tambahnya menilai kemajuan yang didapatkan Honda. Meski demikian, Lorenzo mencoba untuk realistis. Dia merasa tak perlu khawatir dengan situasi tersebut. Tapi, dia memperingatkan bahwa situasi yang ada saat ini membuatnya akan mempertahankan gelar tanpa menjadi unggulan utama. “Saya tahu Yamaha tak suka dengan situasi seperti ini, jadi sudah pasti para mekanik akan bereaksi. Saya merasa tenang, karena saya tak bisa berbuat banyak untuk masalah mesin. Saya harus menanti hasil kerja para teknisi,” jelas olahragawan terbaik Spanyol tahun 2010 itu. Lorenzo mengeaskan tak akan memaksa Yamaha untuk segera melakukan upgrade power seiring makin dekatnya seri pertama yang berlangsung di Qatar.(ady)

Pontianak Post

Bersaing Perkuat Barisan

Mike Bibby

MIAMI - Persaingan ketat di puncak wilayah timur NBA mendorong beberapa tim elite untuk memperkuat barisan di penghujung musim 2010-2011 ini. Boston Celtics dan Miami Heat, dua tim teratas di timur, kemarin WIB sama-sama menambah pemain solid. Celtics menambahkan forward/ center Troy Murphy, sedangkan

Heat mengontrak point guard handal Mike Bibby. Kedua pemain itu samasama baru di-buyout (dibeli) kontraknya oleh klub masingmasing, pada penghujung Februari lalu. Keduanya sama-sama tidak happy berada di tim papan bawah, dan rela “membuang” sebagian bayaran untuk kesempatan tampil di tim

Kamis, 3 Maret 2011

papan atas. Bibby misalnya, melepaskan diri dari Washington Wizards setelah rela melepas gajinya untuk musim 2011-2012 nanti, yang bernilai lebih dari USD 6 juta. Sedangkan Murphy, yang jago menembak jarak jauh, dilepas oleh New Jersey Nets. Menurut aturan NBA, pemain yang dilepas timnya sebelum 1 Maret boleh bergabung dengan tim lain, dan berpartisipasi di babak playoff. Keduanya pun mencaricari klub ideal. Murphy, 211 cm, sempat diperebutkan oleh Celtics dan Heat, sebelum akhirnya memilih Celtics. Untuk bergabung dengan Heat, Bibby harus menunggu tim tersebut melepas salah satu pemainnya. Sebab, Heat sudah punya 15 pemain, sesuai jatah maksimal NBA. Untuk menarik Bibby, Heat pun melepas point guard asal Puerto Rico, Carlos Arroyo. “Ini keputusan yang sangat sulit untuk dibuat, karena Carlos telah bekerja luar biasa untuk tim kami. Dia benar-benar seseorang yang profesional. Kami berharap yang terbaik untuknya (setelah ini),” kata Pat Riley, presiden Heat, seperti dikutip Associated Press. Hadirnya Bibby disambut dengan gembira oleh barisan Heat. “Dia akan mampu berbuat banyak untuk membantu LeBron James, Dwyane Wade, dan pemain lain di sini,” kata Eddie House, guard cadangan Heat. Persaingan Celtics v Heat di puncak timur memang luar biasa ketat. Celtics kini punya rekor 43-15, sedangkan Heat 43-17. Kedua tim akan terus bersaing ketat hingga akhir musim reguler untuk mengamankan ranking nomor satu menjelang playoff. Sementara itu, di wilayah barat, Oklahoma City Thunder terus mengambil langkah besar untuk memposisikan diri sebagai tim elite masa depan. Baru saja mendapatkan center garang Kendrick Perkins dari Boston Celtics (menukarnya dengan Jeff Green dan Nenad Krstic), Thunder langsung meneken perpanjangan kontrak dengan pemain asal Texas tersebut. Tidak main-main, Thunder memperpanjang kontrak Perkins selama empat tahun, senilai USD 36 juta. Berarti sekitar USD 9 juta semusim. Padahal, saat ini Perkins belum sekalipun bermain untuk Thunder, karena masih cedera lutut kiri (butuh sekitar dua sampai tiga minggu pemulihan). Dengan perpanjangan ini, Perkins mengaku mantap menata masa depan bersama Thunder. Sebab, sebelum ini dia mengaku sangat sedih terpisah dari Celtics. “Ketika ditukar dari Celtics, saya merasa itu adalah hari terburuk dalam hidup saya. Tapi ketika sampai di sini, banyak hal langsung membuat saya melupakan segalanya. Hari terburuk langsung merangkap hari terbaik,” ucapnya. (aza)


Pontianak Post