Page 1

Pontianak Post

Selasa, 2 Desember 2008 M / 4 Dzulhijjah 1429 H

P ert a ma da n Ter ut a ma di K al i m a n t a n B a r a t

Eceran Pontianak Rp.2.500

Bulan Depan Solar Turun

SELEBRITI

Dapat Hadiah Bunga Mendapatkan kado ulang tahun dari seseorang yang istimewa pasti jadi kejutan menyenangkan bagi siapa pun. Seperti yang yang terjadi pada Terry Putri saat merayakan ulang tahun ke 29 hari Senin (1/12). Bintang kelahiran Banjarmasin ini mengaku mendapat hadiah rangkaian bunga dari seseorang di pagi hari di hari ulang tahunnya. Apakah sosok misterius ini Aldi Bragi, yang sempat dikabarkan dekat dengannya? Menurut Terry Terry Putri seseorang yang perhatian dengannya memberikan karangan bunga istimewa.

Diserbu, SPBU Kehabisan Premium

JAKARTA--Ada kado spesial buat masyarakat Indonesia pada tahun baru nanti. Setelah menurunkan harga bensin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberi sinyal bakal mengoreksi harga solar per 1 Januari 2009. Menurut SBY, para menteri terkait sudah diminta melakukan pengkajian mendalam terkait dengan penurunan harga solar tersebut. ’’Kami baru saja menurunkan harga premium. Kini kami melakukan exercise apakah bulan berikutnya harga solar bisa kami turunkan,’’kata SBY saat konferensi pers di Istana Merdeka kemarin (1/12). Dalam konferensi pers itu, dia didampingi pelaksana tugas menko perekonomian

u Ke Halaman 11 kolom 5

sekaligus Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menko Polhukam Widodo A.S., dan Menko Kesra Aburizal Bakrie. Hadir pula Menlu Hassan Wirajuda, Mentan Anton Apriantono, Seskab Sudi Silalahi, Mensesneg Hatta Radjasa, serta Panglima TNI Djoko Santoso. SBY menyatakan, pemerintah masih membandingkan pengaruh penurunan harga solar terhadap APBN 2009. Setiap upaya untuk meringankan beban rakyat, kata dia, akan dilakukan dengan catatan klop dengan penyelamatan perekonomian secara menyeluruh dan utuh. ’’Tentu saja, peluang ini harus digunakan sebaik-baiknya agar tujuannya bisa dicapai dan tidak ada penyimpangan lain dalam upaya kami meringankan ekonomi rakyat yang berkaitan dengan harga BBM u Ke Halaman 11 kolom 5

Mudjadi/Pontianak Post

ANTRI: Antrian mobil memenuhi SPBU setelah penurunan harga premium.

Terancam Sanksi Manajerial “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktu­nya atas orang-orang yang ber­ iman.” (An-Nisa’: 103)

11:33 14:58

17:38 18:51 04:07

Afp Photo/Khaled Desouki

KISWA: Dua pekerja sedang menyelesaikan sulaman kaligrafi pada Kiswa. Kain penutup Kabah ini diganti setiap tahun. Pergantian dilakukan sebelum pelaksanaan ibadah haji. Sekitar 4 juta umat muslim dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Kota Makkah untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini.

Menag Janji Tak Ada Gangguan Wukuf JAKARTA – Sama seperti tahun lalu, Menteri Agama (Menag) M Maftuh Basyuni kembali mengoordinasi langsung jamaah haji RI di tanah suci. Maftuh yang menjadi amirulhaj itu berjanji fokus pada perbaikan sistem pelayanan dan transportasi serta akomodasi haji, khususnya saat puncak haji pada wukuf di Arafah. “Saya akan memastikan tak ada gangguan bagi jamaah haji saat mereka melaksanakan wukuf karena itu adalah inti ibadah haji,”

jelasnya ketika memberikan keterangan pers beberapa saat menjelang keberangkatan di ruang VVIP Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, kemarin (1/12). Dalam acara tersebut, Maftuh M Maftuh Basyuni leluasa menjawab semua permasalahan yang selama ini dikeluhkan jamaah. u Ke Halaman 11 kolom 5

Tren Aborsi Terus Mendaki JAKARTA--Praktik aborsi akibat kehamilan tidak diinginkan (KTD) terus meningkat. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) pada 2007 mencatat, setidaknya 2,3 juta perempuan menggugurkan kandungannya. Sebagian besar aborsi itu dilakukan pasangan suami-istri dan remaja yang berhubungan seks di luar nikah. ”Aborsi disebabkan perilaku seksual berisiko tinggi yang menghasilkan kehamilan yang tidak diinginkan. Aborsi bukan saja dilakukan pelaku seks bebas, melainkan juga pasangan suami-istri yang ingin menunda memiliki anak,” ujar Menko Kesra Aburizal

Bakrie ketika membuka Pekan Kondom Nasional 2008 di Jakarta kemarin (1/12). Kepala BKKBN Sugiri Syarief menambahkan, KTD di kalangan pasutri disebabkan masih minimnya penggunaan kontrasepsi maupun penggunaan kontrasepsi yang tidak konsisten. Dia mencontohkan, kontrasepsi jenis pil paling diminati dengan prevelensi pengguna 95,2 persen. Padahal, pil termasuk kontrasepsi yang rawan KTD karena wajib dikonsumsi setiap hari dan dianjurkan diminum pada jam yang sama. ”Banyak juga pasutri yang menggunakan u Ke Halaman 11 kolom 1

Enam Jenderal Bakal Kena Tegur

ena dari hasil pemeriksaan, tersangka sudah beroperasi sejak 2001. Padahal sejak Agustus 2005, mantan Kapolri Jenderal (pur) Sutanto JAKARTA--Ini pelajaran telah mencanangkan gerakan bagi anggota polisi di Indoneanti judi yang kini dilanjutkan sia. Mabes Polri menerapkan Kapolri Jenderal Pol Bamstandar evaluasi ketat bagi bang Hendarso Danuri. jajarannya. Tak hanya men”Ini indikasi. Sekali lagi erapkan sanksi etik profesi, indikasi. Semua tidak tahu disiplin, dan pidana tapi juga manajerial. Sanksi yang tera- Jusuf Manggabarani atau kucing-kucingan? Ada apa gerangan, kok tidak khir ditujukan pada pimpinan yang dianggap lalai tidak menindak suatu ditangkap (dari dulu) dan Kapolda yang tindak pidana di wilayahnya dengan alasan mesti turun?” kata Kadiv Propam Irjen tidak tahu. Tindakan ini dikategorikan Pol Alantin Simanjutak di Mako Ditpolair, Tanjung Priok, kemarin (1/12). pembiaran tindak pidana. Sanksi inilah yang kini menunggu enam Yang dimaksud level pimpinan seperti perwira tinggi buntut dari terbongkarnya Kapolda dan Wakapolda dan bentuk sanksi gembong judi toto gelap Atjin oleh Kapol- manajerial hanyalah surat teguran atau da Riau Brigjen Haditamoko, 23 Oktober menandatangani pakta integritas. lalu. Pengungkapan Atjin melebar karu Ke Halaman 11 kolom 5

10.000 Warga Asing Merana Garuda Jemput Ratusan WNI JAKARTA – Rakyat bertikai, warga asing yang menderita. Begitulah situasi di Bangkok dalam seminggu terakhir. Blokade dua bandara internasional, Don Muang dan Suvarnabhumi, oleh demonstran sejak Senin (24/11) membuat ibu kota Thailand itu menjadi perangkap raksasa bagi hampir 10.000 warga asing, termasuk 305 warga negara Indonesia (WNI). Sampai kemarin (1/12), pendudukan masih berlangsung. Bahkan, jumlah demonstran yang dikoordinasi koalisi antipemerintah, Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD), semakin besar. Sebab,

ratusan pengunjuk rasa yang berdemo di kantor PM Somchai Wongsawat sejak Agustus lalu ikut bergabung dengan rekannya di dua bandara tersebut mulai tadi malam. Mereka merasa demo di kantor pemerintah sudah tidak aman sejak ledakan granat yang melukai 50 demonstran pada Sabtu (29/11). Mengutip situs Bangkok Post, blokade terhadap pintu masuk-keluar Thailand sampai batas waktu tak menentu itu mulai membuat gusar pemerintah negara yang warganya telantar. Mereka mengirimkan pesawat-pesawat penjemput untuk memulangkan warganya yang terjebak. Total ada 88 maskapai dari puluhan negara yang terjebak di Suvarnabhumi. Mulai kemarin, sekitar 40 maskapai u Ke Halaman 11 kolom 1

Teguh Haryanto, Hakim ’’Garang’’ Pengadilan Tipikor yang Nyentrik

Selalu Wariskan Lagu Ciptaan di Tempat Bertugas Sebagai hakim Tipikor, Teguh Haryanto adalah pemegang rekor pemberi vonis hukuman tertinggi bagi koruptor. Dialah yang memberi hukuman 20 tahun penjara bagi terpidana kasus suap jaksa Urip Tri Gunawan. Meski garang, dia dikenal sebagai ’’pengamen’’ yang suka hidup bersahaja.

Anggit Satrio N , Jakarta

F-ANGGIT SATRIYO NUGROHO/JAWA POS

SENIMAN: Teguh Haryanto juga dikenal sebagai hakim yang seniman.

DI antara sembilan hakim karir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Teguh Haryanto mungkin yang paling nyentrik. Setiap melepas toga hakim kebesaran, yang tampak pada tubuh pria berkumis itu biasanya hem lengan pendek atau kaus berkerah, celana jins, dan sepatu kasual. Saat pulang sidang, dia terbiasa menggendong ransel hitam layaknya mahasiswa. Isinya dokumendokumen yang perlu dipelajari untuk bahan sidang esoknya. Dengan tas ransel itu, dia bisa bergerak bebas naik angkutan umum ke tempat tinggalnya di Bogor. Karena ingin selalu tepat waktu bisa sampai ke ruang sidang Tipikor di kawasan Kuningan, Jakarta Pusat, Teguh berangkat dari rumah pukul 05.30. Dari rumahnya di Jalan Pakis Raya, Taman Jasmin, Bogor, tiap pagi dia punya langganan tukang ojek yang mengantarkan ke halte angkot terdekat. ’’Turun dari angkot lalu bersambung dengan kereta api ke Jakarta,’’ ungkap bapak tiga anak itu.

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 11 kolom 1

Jawa Pos Group Media


EKONOMI BISNIS

2

Pontianak Post

Data Inflasi Tak Mampu Topang Indeks

Kredit Macet PKBL Susut JAKARTA—Perbaikan manajemen pengelolaan dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) membuahkan hasil. Ini terlihat dari susutnya rasio kredit macet (non performing loan/NPL) yang disalurkan ke sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sekretaris Menteri Badan Usaha Milik Negara Said Didu mengatakan, makin besarnya nilai keuntungan BUMN membuat nilai dana PKBL yang diambil dari dua persen keuntungan BUMN juga membesar. “Karena itu, pengelolaannya harus dibenahi agar optimal. Salah satu indikatornya dengan turunnya NPL,” ujarnya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI kemarin (1/12). Berdasar data Kementerian BUMN, angka NPL dana PKBL yang hingga 2004 sempat mencapai 40 persen, saat ini sudah menyusut ke angka 15 persen dari total outstanding dana yang disalurkan sejak 2000 hingga 2007 senilai Rp 5,39 triliun. “Kuncinya, pengelolaan PKBL dilakukan secara korporat,” kata Said. Dia mengatakan, sebelumnya para penerima dana PKBL menganggap dana tersebut adalah hibah pemerintah, sehingga mereka merasa tidak perlu mengembalikannya. Padahal, dana tersebut seharusnya menjadi kredit bergulir. Karena itu, kata Said, pihaknya sudah menginstruksikan kepada BUMN-BUMN penyalur dana PKBL dalam jumlah besar seperti Pertamina, Telkom, PTBA, Antam, Timah, BRI, Mandiri, dan BNI, agar menggandeng BUMN yang memiliki experties dalam penyaluran dan pengelolaan kredit mikro. Tiga BUMN yang ditunjuk adalah Pegadaian, PNM (Permodalan Nasional Madani), dan Bahana Aventura. “Jadi, BUMN besar fokus saja mengembangkan bisnis. Sedangkan urusan PKBL bisa dikerjasamakan dengan tiga BUMN yang ditunjuk,” terangnya. Untuk Pegadaian, kata Said, manajemen siap menyalurkan kredit ke sektor sangat mikro, melalui kredit tanggung renteng diantara anggota kelompok tersebut yang dinamakan Krista-PKBL. (owi)

Selasa 2 Desember 2008

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

RUPS: Bank Internasional Indonesia menggelar RUPSLB yang menyetujui perubahan komposisi Dewan komisaris dan Dewan Direksi. Tampak Sukatmo Padmosukarso (Wakil Presdir), Komisaris baru Dato Sri Abdul Wahid (kiri), Henri Ho (Presiden Direktur) dan Putu Antara (komisaris Independen) usai RUPSLB, Senin (01 Desember 2008) di Nikko Jakarta

Nilai Ekspor Nasional Terjun Bebas JAKARTA – Penurunan kinerja ekspor mulai terkonfirmasi pada Oktober. Nilai ekspor pada bulan itu mencapai USD 10,81 miliar atau menurun 11,61 persen dibanding September 2008. Jika dibanding Oktober 2007, hanya bertumbuh 4,92 persen. Kinerja ekspor non migas juga cenderung lesu. Pada Oktober lalu nilainya mencapai USD 9,00 miliar atau turun 8,10 persen dibanding September. Jika dibanding tahun lalu, meningkat 8,22 persen. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengatakan penurunan ini tidak mengejutkan karena sudah diprediksi sejumlah ekonom dan bahkan pemerintah. “Kalau bulan September lalu kinerja ekspor melambat, Oktober lalu bisa dikatakan turun tajam,” kata Rusman di kantornya, Jakarta, kemarin (1/12). Rusman mengatakan penurunan ekspor tidak hanya terjadi pada nilai atau yang

terkait harga, tapi juga volume. Rusman mengatakan penurunan nilai ekspor ditunjukkan pada sejumlah komoditas penting. Volume ekspor kakao menurun 13,1 persen, sedangkan nilainya anjlok 11 persen. Sedangkan CPO volumenya naik 5 persen, namun karena harganya jatuh, nilainya turun 5,6 persen. Kemudian volume ekspor karet turun 15 persen dan nilainya ambles 22,4 persen. Lalu, volume ekspor tembaga turun 9 persen dan nilainya anjlok 12 persen. Volume ekspor besi baja turun 39 persen dan nilainya terjun 42 persen. Jepang masih menjadi tujuan utama ekspor dengan nilai USD 1,38 miliar. Kemudian Amerika Serikat USD 992,7 juta dan Singapura USD 797,8 juta. Sementara ekspor ke Uni Eropa mencapai 1,34 miliar. “Ekspor ke Jepang masih stabil. Tapi November Desember akan kelihatan menurun. Yang paling terasa adalah AS dan China,” kata Rusman.

Nilai ekspor selama Januari-Oktober mencapai USD 118,43 miliar atau meningkat 26,92 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan nilai impor selama Januari hingga Oktober mencapai USD 112,17 miliar. “Jadi hanya ada surplus USD 6,26 miliar,” ujar Rusman. Nilai impor pada Oktober mencapai USD 10,61 miliar atau menurun 5,30 persen dibanding September. Jika dikurangkan dengan nilai ekspor Oktober, hanya surplus USD 200 juta. “Jika kecenderungan ini terjadi terus, bisa terjadi defisit,” ujarnya. Menurut golongan penggunaan barang, peranan impor barang konsumsi dan bahan baku penolong selama Oktober menurun dibanding September. Yaitu, masing-masing menurun dari 6,77 persendan75,65persenmenjadi5,99persen dan74,89persen.Sedangkanperananimpor barang modal meningkat dari 17,58 persen menjadi 19,12 persen. (sof)

persen (115 poin), indeks Kospi Korea tergelincir 1,6 persen (17,45 poin). Bursa tetangga, indeks STI Singapura dan KLCI Malaysia masing-masing turun 40,13 poin (2,32 persen) dan 17,7 poin (2 persen). Hanya indeks Shanghai Tiongkok yang terkerek 1,25 persen (23,46 poin) dan indeks Hang Seng Hongkong mendaki 220,6 poin (1,6 persen). Terkait data inflasi, Badan Pusat Statistik ( BPS) kemarin memublikasikan bahwa inflasi November hanya sebesar 0,12 persen, yang berarti turun dibandingkan posisi Oktober di level 0,45 persen. Inflasi Januari hingga November mencapai 11,1 persen, dan inflasi yoy (tahunan) sebesar 11,68 persen. Melandainya besaran inflasi ini bakal membawa dampak positif ke lantai bursa jika efek turunannya berupa penurunan suku bunga acuan BI rate terwujud. Saat ini BI rate berada di level 9,5 persen. Menurut dia, turunnya BI rate akan memberi dampak positif bagi pergerakan saham-saham di sektor finansial, seperti perbankan dan pembiayaan. Juga, di sektor properti. “Secara umum akan ada ekspektasi yang bisa kembali menggairahkan lantai bursa,” tuturnya. Selain itu, menjelang akhir tahun, akan ada aksi window dressing yang kemungkinan akan mampu memberi sentimen positif ke indeks. Tapi, menurut dia, hal itu tidak akan signifikan.(eri)

JAKARTA—Positifnya data inflasi tak mampu mengangkat performa lantai bursa. Sentimen negatif yang datang dari memburuknya sejumlah bursa kawasan lebih memengaruhi kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG). Pada perdagangan kemarin (1/ 12), indeks ditutup melemah sebesar 18,41 poin (1,48 persen) menuju level 1.223,12. Kelompok 45 saham unggulan, indeks LQ45, tergelincir 1,85 persen (4,46 poin) menjadi 237,03. Terdapat 100 saham yang turun harganya, 38 saham naik, dan 51 lainnya stagnan. Transaksi harian mencapai Rp 2,02 triliun. Pada pembukaan perdagangan, indeks sebenarnya menunjukkan gejala penguatan. “Namun, indeks saham kemudian melemah karena investor merealisasikan keuntungan (profit taking),” ujar analis BNI Securities Norico Gaman. Aksi ambil untung dilakukan investor memanfaatkan penguatan indeks pada pekan lalu. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi pemimpin pelemahan indeks. Berubahnya mekanisme transaksi pembelian saham BUMI oleh konsorsium Northstar membuat investor kembali meragu. Akhirnya investor pun melakukan aksi profit taking setelah harga saham emiten batubara terbesar itu menguat pada pekan lalu. Kinerja indeks kemarin mengikuti sebagian besar bursa kawasan yang melemah. Indeks Nikkei Jepang tertebas 1,4

Tarif Fiskal Naik Rp 3 Juta JAKARTA—Jika kerap bepergian ke luar negeri, jangan ditunda lagi untuk membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Ini karena mulai 2009, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan menaikkan tarif fiskal angkutan udara dari semula Rp 1 juta menjadi Rp 3 juta. Sesuai UU Pajak Penghasilan (PPh), jika bisa menunjukkan NPWP, akan mendapatkan fasilitas bebas fiskal. Besaran tarif fiskal itu diungkapkan seorang pejabat DJP kemarin. Kenaikan itu dilakukan agar makin banyak wajib pajak yang membuat NPWP. Direktur Potensi dan Sistem Perpajakan DJP Robert Pakpahan mengatakan kenaikan tarif fiskal dilakukan agar masyarakat juga mengetahui bahwa NPWP itu “bernilai mahal”.

“Makanya dinaikkan. Drafnya sedang dibuat,” kata Robert usai sosialisasi sunset policy bagi wajib pajak orang pribadi (WP OP) di Kantor Depkeu, Jakarta, kemarin (1/12). Robert mengatakan untuk mendapatkan fasilitas bebas fiskal, NPWP sudah harus dimiliki setidaknya satu bulan sebelum berangkat ke luar negeri. Ini karena NPWP tersebut harus masuk dulu ke dalam master data DJP. Selain itu, batas waktu ini dibuat agar orang tidak semata-mata membuat NPWP untuk mendapatkan fasilitas fiskal gratis. Untuk mendapatkan fasilitas bebas fiskal, tinggal menunjukkan NPWP di kantor fiskal di bandara tujuan internasional. Setelah itu akan mendapatkan stiker untuk ditunjukkan kepada petugas

imigrasi, sebagai bukti bebas fiskal. Dirjen Pajak Depkeu Darmin Nasution mengatakan PP tentang tarif dan mekanisme fiskal yang baru saat ini tengah digodok. Besaran tarif fiskal juga sudah ada dalam draf PP itu. Tapi Darmin masih enggan menyebutkan tarif fiskal yang baru. “Jangan ditanya dulu. Kalau di saat terakhir berubah, susah saya. Karena yang meneken PP kan presiden,” kata Darmin. NPWP juga harus dimiliki setidaknya sebulan sebelum berangkat ke luar negeri, agar NPWP bisa diurus jauh hari sebelumnya. “Jangan besok ke luar negeri baru urus NPWP. Ribet nanti di lapangan terbang, sehingga kita atur ya sebulan sebelumnya lah,” kata Darmin. Di sisi lain, DJP akan mema-

sukkan 1.200 WP OP terkaya di DKI Jakarta ke dalam LTO (large taxpayer office). Darmin mengatakan DJP menggunakan kriteria besarnya aset sesuai yang tertera di data base. “Kalau soal besarnya yang dibayar, banyak yang malah tidak masuk. Jadi kita pertama melihat harta kekayaannya,” kata Darmin. DJP sengaja membuat segmentasi WP OP agar mudah dalam penanganan. Dia mengakui, pengelompokan berdasarkan laporan harta sesuai di SPT juga masih belum tepat. Ini karena masih banyak WP yang belum benar memasukkan datanya. Jika menggunakan kriteria pembayaran pajak, juga tidak tepat. Sebab, banyak juga WP kaya yang pembayaran pajaknya kurang. (sof)

PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar Bulan November 2008

PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : • • • • • • • •

UMUR UMUR UMUR UMUR UMUR UMUR UMUR UMUR

TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN TANAMAN

3 TAHUN 4 TAHUN 5 TAHUN 6 TAHUN 7 TAHUN 8 TAHUN 9 TAHUN 10 S/D 20 TAHUN

RP. RP. RP. RP. RP. RP. RP. RP.

486,54,523,47561,50,581,14,601,25620,89,641,01,661,40,-

Harga Kernel/Kg : Rp. 1.969,82,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 76,95 %

Harga CPO/ Kg Rp. 3.581,31 (tidak termasuk PPN)

TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK MINGGU KE 4 BULAN NOVEMBER 2008 Komoditi

GELAR

Pengobatan ALAT VITAL Hj. MA IROT

Ditangani Langsung Cucu Asli MAK IROT - MBA AJIS

Mengatasi Pria & Wanita PRIA : • Menambah ukuran Alat Vital, Besar Panjang • Kuat, Keras, Tahan Lama • Impoten Total Normal Kembali • Lemah Syawat (Ejakulasi Dini) • Kencing Manis • Mani Encer WANITA : • Mengencangkan menambah besar MAHAR Payudara Rp. 350.000 • Mengobati Mandul, Takpunya Keturunan • Penglaris “ 15 MENIT JADI DI TEMPAT” Pastikan Anda berobat pada Ahlinya TANPA EFEK SAMPING, Permanen, Semua Agama, Usia, Bukan Bahaya Kimia. Menggunakan Ramuan TRADISIONAL disertai Penerapian yang unik dan ditambah DOA.

MELAYANI PASANG SUSUK PUTAR GILING Hubungi : HOTEL JERUJU BARU Jl. Kom Yos Sudarso No. Kamar : 26

HP. 081345616640, 081345642992 0561 7182194 Jam: 08.00 WIB s/d 21.00 WIB (Malam) Bisa dibuktikan di tempat MULAI BUKA : TGL. 1 - 31 DESEMBER 2008

Komoditi

Harga Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg

3.700,14.000,35.000,65.000,43.000,55.000,14.500,-

Harga

Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Kg

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

5.900,5.800,5.500,6.000,5.950,20.000,18.000,-

PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK NAMA BARANG

NO.

SATUAN

HARGA

KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

5.675 6.225 6.500 13.000 8.750 66.125 19.500 34.500 17.250 7.500 22.775 3.800 750 7.850 8.500 1.125 31.250 7.875 37.250 9.375 12.625 2.500 3.000 36.000 28.000 4.500

KET.

BAHAN KEBUTUHAN POKOK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Putih Cap Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

Luar Negeri Kualitas A

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar

DEPOSITO RUPIAH / DOLLAR AS BANK (Rp) Bank Panin

1 bulan (%) 8,00

3 bulan(%) 8,00

6 bulan (%) 8,00

12 bulan (%) 8,00

Bank Muamalat Bank Centradana Kapuas BPR Lokadana

-8.25 7,5%

-8.25 8.5%

-8.25 9,5%

-8.25 10,5% * (Nisbah utk Nasabah)


Pontianak Post 1600.000

IHSG

Senin 1/12-08

1500.000

18.42

1400.000 1300.000

1202.07 1193.15

1241.54

1200.000 1154.14 1100.000

1223.13

25/11 26/11 27/11 28/11 1/12

TOP VALUE Stock BUMI TLKM ISAT BMRI PGAS BBRI

Harga 940 6000 4850 1470 1870 3175

3

Lokomotif Kemajuan Ekonomi Kalbar

Selasa 2 Desember 2008 % -6.93 2.56 -4.90 -1.34 1.63 -6.61

TOP PREQ Stock BUMI ISAT INDF BBRI PGAS BMRI

Harga 940 4850 950 3175 1870 1470

% -6.93 -4.90 -2.06 -6.61 1.63 -1.34

TOP GAINERS Stock Harga SMDR 2975 BFIN 1030 TLKM 6000 BISI 1240 DVLA 960 IKBI 485

% 6.25 18.39 2.56 12.72 11.62 19.75

TOP LOSERS Stock ASII ITMG UNTR AUTO AALI ISAT

Harga 9500 9200 3600 3250 8150 4850

% -6.86 -6.12 -9.43 -9.72 -3.55 -4.90

Valas dan Index Saham Valas Jual Beli USD 12300 12200 AUD 7908.95 7849.70 EUR 15534.23 15415.72 JPY 131.07 130.08 SGD 8029.24 7969.17

mendatang. Namun, jumlahnya belum dapat diungkapkan. “Kinerja BII sudah cukup baik. Untuk tambahan modal di masa mendatang, kami punya komitmen,” tuturnya. Maybank membeli 56,8 persen saham BII milik Konsorsium Sorak, yang terdiri Fullerton Financial Holdings (anak perusahaan Temasek Singapura) dan Kookmin Bank Korsel. Nilai akuisisinya mencapai USD 1,5 miliar (sekitar Rp 13,65 triliun). Proses tender offer oleh bank terbesar di Malaysia tersebut sempat berlarutlarut. Tender offer dilakukan di harga Rp 510 per saham. Soal rencana ekspansi, kata Sukatmo, pihaknya akan mengembangkan bisnis syariah mengingat grup mereka sangat berpengalaman di bisnis bank berbasis hukum Islam itu. Di Malaysia, Maybank menjadi market leader bisnis syariah. “Pasar bisnis syariah di sini juga masih besar. Jadi, itu akan menjadi salah satu fokus kami,” katanya.(eri/dwi)

Nilai 1470.14 8502.72 14108.84 8397.22

(+/-) -65.43 -326.32 220.60 -115.05

Sumber: eBursa.com

Ekspor Kalbar Terjun Bebas

Tender Offer BII Tuntas JAKARTA- Penawaran tender (tender offer) atas saham publik di PT Bank International Indonesia Tbk (BII) oleh Maybank (Malayan Banking Berhad) akhirnya tuntas kemarin (1/12) menyusul pembelian saham milik Konsorsium Sorak. Wakil Presiden Direktur BII Sukatmo Padmosukarso menyatakan, semua saham publik yang dilepas ke Maybank telah dibayar kemarin. “Hari ini (kemarin) selesai. Semua telah dibayar,” ujarnya seusai RUPSLB di Jakarta kemarin. Saat ini, Maybank menguasai sekitar 97 persen saham BII. Pasca tender offer, pemegang saham pengendali akan langsung fokus mengembangkan bisnis BII. CEO dan Direktur Eksekutif Maybank Dato’ Sri Abdul Wahid bin Omar menyebut, closing transaksi tender offer terjadi pada 19 November lalu dan tuntas dibayar kemarin. Selanjutnya, Maybank mempunyai komitmen untuk menginjeksikan modal beberapa tahun

Index Nasdaq Dow Jones Hang Seng Nikkei

sALMAN/PONTIANAK POST

PROMOSI WISATA: Peserta Famtrip to Beijing & Guangzhou saat foto bersama di Halaman Kantor Garuda Pontianak

Famtrip to Beijing & Guangzhou

Fokus Bidik Wisatawan China PONTIANAK--Garuda Pontianak dan DPD Asita Kalbar mulai fokus memasarkan wisata daerah ini ke China. Pasar potensial itu selama ini belum digarap serius. Padahal China memiliki jumlah penduduk yang begitu besar dan kesamaan adat istiadat dan budaya dengan warga Tionghoa daerah ini. “Garuda Pusat sangat berharap pasar potensial China bisa digarap serius. Kalbar berpeluang untuk itu. Semoga kunjungan ini bisa mendatangkan lebih banyak turis-turis China ke daerah ini,” kata General Manager PT Garuda Indonesia, Cabang Pontianak Wempie Ohoiwutun saat melepas peserta Famtrip To Beijing & Guangzhou kemarin. Tim beranggota biro-biro perjalanan ternama yang ada di kota ini. Mereka akan melakukan lawatan selama tujuh hari, 2-8 Desember 2008. Rombongan terdiri atas Ketua Asita Kalbar Hefni Ahmad Said (Nadi Tour), Indrayadi (Sembilan-sembilan T.T), Made Riyanto (Anugerah Madya Travelendo), Muljadi Limas (Jumbo Land Tour), Ronny Tansari (Ateng Tour), Slamet Kariadjaja

(Edu World International), Suparwan Lim (Hasta Tour), Suryoto G (CK Jaya Tour) dan Dewa K Rai (Garuda Pontianak). Famtrip To Beijing & Guangzhou juga mendapat dukungan dari Grand Mahkota Hotel, Hotel Orchard, Hotel Gadjah Mada, Hotel Peony, Hotel Kini dan Dinas Pariwisata Kota Pontianak. Selama kunjungan telah diagendakan pertemuan dengan biro-biro perjalanan di Beijing dan Guangzhou yang berpotensial mendatang turis ke daerah ini. Khusus di Guangzhou juga dilakukan pertemuan dengan warga Kalbar yang telah lama bermukim di sana. “Siapa tahu mereka ini juga bersedia untuk berinvestasi ke Kalbar,” tambah Ketua Asita Kalbar H Hefni AS. Berbagai pertemuan ini telah diatur oleh Perwakilan Garuda di Beijing. Menurut Wempie sekitar 25 biro perjalanan di Beijing sudah memastikan ikut. Sedangkan di Guangzhou jumlah agen-agen yang mengikuti pertemuan lebih banyak. Diperkirakan 35-40 agen perjalanan. “Respon mereka cukup baik. Semoga pertemuan itu bisa terjalin hubungan yang lebih baik

lagi,” tambah Wempie. Diungkapkannya apresiasi Garuda Indonesia terhadap potensi wisata Kalbar cukup tinggi. Daerah lain untuk melakukan kegiatan serupa belum dikabulkan. Kalbar patut bersyukur program yang diajukan langsung mendapat persetujuan. H HefniAS optimis kegiatan ini mampu menyedot kunjungan wisatawan asal China ke Kalbar. Kerjasama dilakukan dengan biro-biro perjalanan yang potensial. Kesepakatan awal sudah mereka kaji. Memorandum of Agreement (MoA) dilakukan saat pertemuan di Beijing dan Guangzhou. Dalam pertemuan nanti, Famtrip To Beijing & Guangzhou fokus untuk menampilkan potensi wisata yang ada di Kalbar. Khususnya Kota Pontianak dan Singkawang. Presentasi dalam bahasa inggris akan disampaikan Ronny Tansari dari Ateng Tour. Prensentasi ini didukung juga dengan pemutaran CD-CD yang berisikan obyek wisata baik itu Kota Pontianak maupun Singkawang. Wisata alam dan budaya juga tak luput diperkenalkan.(man)

Bursa Minta Keterangan BNBR JAKARTA- Otoritas bursa akan meminta keterangan dari PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) terkait perubahan transaksi pembelian 35 persen saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi skema alih utang ke Northstar Pacific Partners. Northstar semula adalah konsorsium yang telah menandatangani sale and purchase agreement (SPA) 35 persen saham BUMI milik BNBR pada 31 Oktober lalu. ”Kita meminta keterangan untuk

memperjelas bagaimana struktur transaksi tersebut,” ujar Dirut BEI Erry Firmansyah di kantornya kemarin (1/12). Utang BNBR ke kreditor asing Oddickson Finance bakal diambil alih konsorsium Northstar Pacific Ltd sebesar USD 575 juta. Sebagai kompensasinya, Northstar beroleh saham di PT Bumi Resources Tbk (BUMI), perusahaan batubara terbesar di Indonesia yang merupakan anak usaha Grup Bakrie. Namun, tidak disebutkan

berapa kompensasi saham BUMI yang diberikan kepada Northstar. Selain itu, perseroan juga mengalihkan utang USD 72 juta dari kreditur JP Morgan (sisa utang dari total USD 150 juta) ke Ancora Capital (Jawa Pos, 30/11). ”Semula kan Northstar rencananya mengakuisisi 35 persen saham BUMI, tapi sekarang berbeda, mencari model baru. Itu akan kita tanyakan semuanya,” tutur Erry. (eri)

PONTIANAK- Nilai ekspor dua komoditi andalan Kalimantan Barat pada Oktober 2008 mengalami penurunan yang signifikan. Kondisi memengaruhi nilai tukar petani sehingga terjadi inflasi pedesaan. Badan Pusat Statistik Kalbar mencatat nilai ekspor turun sebesar 44,91 persen dari USD96,92 juta pada September menjadi USD53,39 juta di bulan berikutnya. “Krisis global sangat berdampak pada negara-negara di dunia, termasuk Indonesia,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Kalbar Duaksa Aritonang di Pontianak, Senin (1/12). Dua komoditi ekspor andalan Kalbar berupa karet dan kayu. Pada Oktober 2008, ekspor karet turun sebesar 30,86 persen atau USD35,69 juta. Sementara bulan sebelumnya nilai ekspor karet mencapai 51,62 persen. Begitu juga dengan ekspor kayu. Pada Oktober 2008 tercatat sebesar USD23,87 juta, sedangkan September sebesar USD23,87 juta. “Turunnya hingga 44,32 persen,” katanya. Dibandingkan Oktober 2007, nilai ekspor hanya meningkat sebesar 0,24 persen. Sementara nilai ekspor selama periode Januari-Oktober 2008 sebesar USD806,40 juta. Jumlah itu naik sebesar 36,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2007 yakni sebesar USD476,84 juta dengan volume mencapai 4.502 juta kilogram. Menurunnya nilai ekspor sangat memengaruhi neraca perdagangan. Pada Oktober 2008 neraca perdagangan terkontraksi sebesar 46,15 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Secara komulatif, neraca perdagangan masih surplus sebesar 42,84 persen atau USD219,90 juta bila dibandingan periode yang sama tahun sebelumnya. Turunnya nilai ekspor ini berdampak pada nilai tukar petani. Pada Oktober 2008, nilai tukar petani di Kalbar tercatat 98,28 poin. Jumlah itu turun 7,13 poin dari nilai tukar bulan sebelumnya yang tercatat 105,41 poin. “Kemampuan petani untuk menghidupkan diri semakin kecil,” kata Duaksa. Indeks harga yang diterima petani tidak sebanding dengan harga yang dibayar. Pada Oktober 2008, indeks yang diterima sebesar 111,37 turun sebesar 6,42 persen dari September yang tercatat 119,01. Sementara indeks yang dibayar mengalami kenaikan sebesar 0,37 persen dari 112,90 pada September menjadi 113,32 pada bulan berikutnya. “Naiknya indeks konsumsi rumah tangga ini menunjukkan terjadinya inflasi pedesaan. Sebab tujuh pendukungnya mengalami kenaikan. Hanya transportasi dan komunikasi yang tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya,” kata Duaksa. (mnk)

ingin pasang iklan di... Pontianak Post

Call aja...disini... 735071 gedung GraHaPena Lt.2 jl. Gajahmada no. 2-4 Pontianak


otonomi DaerAH

4

Pontianak Post

Selasa 2 Desember 2008

Tuntutan Parade Nusantara tentang Sepuluh Persen APBN

Cermin Ketidakadilan untuk Desa

Senin pekan lalu (17/11) aparat desa yang tergabung dalam Persatuan Kepala Desa dan Perangkat Desa (Parade) Nusantara menuntut jatah sepuluh persen APBN untuk digelontorkan ke desa. Realistiskah tuntutan mereka? Berikut ulasan REDHI SETIADI, peneliti The Jawa Pos Institute of Pro Otonomi (JPIP).

D

i antara ribuan kepala desa dan aparat desa yang berunjuk rasa di depan gedung DPR Senayan Jakarta, Maryadi adalah salah satunya. Pria 42 tahun itu adalah kepala Desa Suratmajan, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Dia bersama puluhan kepala desa dan aparat desa se-Kabupaten Magetan berangkat ke Jakarta dengan menumpang kereta api. Di Jakarta sudah menunggu ribuan koleganya dari seluruh Indonesia. Maryadi dan ribuan koleganya yang tergabung dalam Parade Nusantara itu ingin menyuarakan dua hal kepada wakil rakyat. Pertama, mereka menuntut alokasi minimal 10 persen APBN untuk alokasi dana desa (ADD). Kedua, para pamong desa itu juga

jpnn

REALISTISKAH: Aparat desa yang tergabung dalam Persatuan Kepala Desa dan Perangkat Desa (Parade) Nusantara menuntut jatah sepuluh persen APBN untuk digelontorkan ke desa.

menuntut perubahan masa jabatan kepala desa dari enam tahun menjadi 10 tahun. Parade Nusantara mengusulkan agar

periodisasinya dihapus, diganti batas usia maksimum 60 tahun. Masa jabatan itu diatur dalam UU No 32/2004 tentang Pemda

yang direvisi menjadi UU No 12/2008 dan PP No 72/2005 (Jawa Pos, 18/11). Menurut Maryadi, alokasi dana desa yang

Bukti Kesenjangan Fiskal Tuntutan Parade Nusantara pekan lalu membuktikan bahwa kesenjangan fiskal masih terjadi di negeri ini. Terutama kesenjangan vertikal antartingkat pemerintahan. DAU yang diteri­ ma pemerintah kabupaten-kota saat ini memang hampir terkuras untuk membayar gaji pegawai. Salah satu solusi mengatasi minimnya dana desa, tidak ada jalan lain kecuali mengandalkan dana pemerintah pusat. Namun, besaran dan persentasenya yang harus dikaji secara mendalam. Menurut perhitungan Sudir Santoso, ketua Presidium Parade Nusantara, dengan tuntutan 10 persen APBN, desa akan menerima ADD rata-rata Rp 1,3 miliar per tahun. (Jawa Pos, 18/11). Dana sebesar itu cukup untuk membangun infrastruktur dan stimulan menggerakkan perekonomian di desa. Namun, jika penggunaannya tidak diatur secara rigid, jangan-jangan sebagian besar ADD tersebut justru terserap untuk gaji aparatur desa. Sebab, saat ini ratarata para pamong desa hanya mendapat honor setara dengan upah minimum kabupaten-kota (UMK). Sebagian besar lainnya malah di bawah UMK. Pengaturan yang rigid pun masih

JPNN

RAPAT DESA: Sudahlah digelontorkan minim, alokasi dana desa (ADD) seringkali menimbulkan ketidakpercayaan warga terhadap aparat desa. Ini paling sering diaspirasikan warga dalam setiap rapat desa.

harus diimbangi supervisi dan kebijakan pengawasan (policy control) yang ketat. Jangan sampai terulang kesalahan yang dilakukan kabupaten-kota pada awal mula pelaksanaan otonomi daerah. Daerah kemudian menjadi sangat bebas dan boros dalam membelanjakan anggaran. Akibatnya, muncul “raja-raja kecil” di daerah yang cenderung korup dan kolutif. Ujung-ujungnya, banyak kepala daerah dan anggota DPRD yang masuk penjara akibat terjerat kasus korupsi.

Saat ini pun pemerintah masih kewalahan menerapkan kebijakan pengawasan terhadap kemandirian daerah otonom yang terdiri atas 33 provinsi, 396 kabupaten, dan 93 kota. Apalagi jika nanti ditambah sekitar 70 ribu entitas otonom yang berbentuk desa. Penerapan policy control inilah yang saat ini menjadi kelemahan pemerintah (Depdagri) yang belum teratasi secara memadai hingga saat ini. Jangan sampai ADD langsung dari

APBN justru melahirkan “rajaraja yang lebih kecil” di daerah. Lalu, dari mana pemerintah bisa memenuhi tuntutan para pamong desa itu? Pemerintah sebaiknya segera mengevaluasi penggunaan dan kemanfaatan dana alokasi khusus (DAK) yang dikelola banyak departemen. Sebab, sering fakta di lapangan menunjukkan bahwa proyekproyek yang bersumber dari DAK salah sasaran. Karena itu, kemanfaatannya bagi masyarakat daerahperlu dipertanyakan.

Ini terjadi karena proyek yang bersumber dari DAK merupakan program top down yang digagas dan direncanakan oleh pusat. Daerah tidak dilibatkan secara intens dalam perencanaan. Di Jawa Timur, misalnya, banyak proyek DAK yang mangkrak. Misalnya, pembangunan pusat pembenihan ikan yang tidak sesuai kebutuhan lokal, pembelian mobil ambulans yang tidak sesuai topografi daerah, pembelian kapal motor yang tidak sesuai kondisi laut daerah, dan pembangunan pusat pendaratan ikan yang tidak sesuai kebiasaan nelayan setempat, dll. Semuanya itu merupakan program pusat yang mubazir di daerah. Program-program yang seper­ti itu sebaiknya dihentikan saja karena hanya memboroskan uang negara. Mengapa DAK tidak sekalian digabung dengan DAU untuk kemudian disalurkan menjadi dana desa lewat pemerintah kabupaten-kota? Atau, pemerin­ tah bisa menyalurkan langsung DAK yang ada di beberapa departemen menjadiADD. Namun, syaratnya, harus ada kebijakan pengawasan yang jelas tentang penggunaan dana tersebut oleh desa. (redhi/mk)

selama ini diterima dari pemerintah kabupaten seolah menganaktirikan desa. Betapa tidak, dalam PP No 72/2005 disebutkan bahwa salah satu sumber keuangan desa berasal dari bagian dari dana perimbangan keuangan pusat dan daerah atau DAU yang diterima kabupatenkota untuk desa. Nilainya seharusnya pali­ ng sedikit 10 persen dari DAU. Namun, praktiknya tidaklah demikian. Maryadi mencontohkan yang terjadi di Kabupaten Magetan. “Yang kami terima memang 10 persen, tetapi tidak dari total DAU, melainkan 10 persen dari DAU Kabupaten Magetan setelah dikurangi belanja pegawai kabupaten,” keluh Maryadi. Dengan mekanisme seperti itu, pria yang sudah dua periode menjabat kepala desa itu mengaku setiap tahun desanya menerima anggaran Rp 97 juta dari Pemkab Magetan. Namun, nilainya tidak sama untuk masingmasing desa. Di Magetan jumlahnya bervariasi antara Rp 85 juta hingga Rp 140 juta. Bergantung besar kecilnya desa. Dengan dana yang minim itu, amat sulit bagi desa untuk berinovasi membangun desa. “Kondisi saat ini, dengan uang sebesar itu proyek apa yang bisa dikerjakan untuk membangun desa,” kata Maryadi. (mk/email: redhi@jpip.0r.id)

Hanya Andalkan Dana Bantuan Desa seharusnya memeng mendapatkan alokasi dana langsung dari APBN. Berikut wawancara JPIP dengan Ibnu Tricahyo SH MH, ketua Pusat Pengembangan Otonomi Daerah (PP Otoda) Universitas Brawijaya Malang. Parade Nusantara menuntut jatah 10 persen APBN untuk desa. Apa komentar Anda? Tuntutan para kepala desa itu wajar. Hanya, besarannya yang harus dihitung secara nasional. Sebab, saya melihat, selama ini distribusi APBN tidak adil atau diskriminatif. Di mana tidak adilnya? UU yang mengaturnya. UU No 32/2004 mengatur pemerintah daerah hingga pemerintahan desa. Tetapi, UU 33/2004 tentang perimbangan keuangan pusat dan daerah pengaturannya berhenti pada tingkat kabupaten-kota saja. Akibatnya, desa tidak tersentuh

oleh distribusi anggaran negara. Implikasinya apa? Nah, seolah desa itu seperti entitas lain nonnegara. Apa desa itu seperti LSM yang harus mencari dana sendiri? Kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Desa adalah satuan pemerintahan otonom yang sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten-kota. Karena itu, APBN harus menyentuh sampai tingkat pemerintah desa. Tapi, selama ini kan desa mendapat jatah dari pemerintah kabupaten-kota? Tidak boleh seperti itu, harus ada alokasi khusus dari negara untuk desa. Memang, selama ini banyak program kabupatenkota untuk desa. Tetapi, sifatnya sangat parsial dan tidak jelas kelanjutannya ataupun kemanfaatannya. Bentuknya macam-macam. Bisa bantuan atau subsidi. Tetapi, bila itu dimasukkan keAPBN, tentunya bisa juga dimasukkan ke anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes). (redhi/mk)


Pontianak Post

Selasa 2 Desember 2008

Telkomsel Luncurkan Simpati Talkmania Nelpon Makin Murah, Masa Aktif Makin Panjang PELANGGAN Simpati makin nyaman berkomunikasi murah dengan diperpanjangnya program Talkmania, yakni bebas telepon berkali-kali seharian selama 1,5 jam ke lebih dari 63 juta nomor Telkomsel hingga 31 Januari 2009. Program ini hanya untuk pelanggan Jawa, Bali dan NTB dengan biaya Rp2.000 dan Rp3.000 untuk pelanggan Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. Melalui program Talkmania, pelanggan Simpati bebas telepon seharian mulai pukul 01.00-18.00 waktu setempat, dengan akumulasi percakapan 1,5 jam (5.400 detik) yang tidak harus dihabiskan dalam satu kesempatan ke seluruh nomor Telkomsel, atau lebih dari 50 persen pengguna ponsel di Indonesia. Bagi pelanggan Jawa, Bali & NTB cukup dikenakan biaya Rp2.000 atau setara dengan Rp0,37/detik, sedangkan untuk pelanggan Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi dikenakan biaya Rp3.000 setara Rp0,55/detik. Menurut VP Marketing and CRM Telkomsel Ahmad Yunus disampaikan Pjs GM Sales & CS Telkomsel Regional Kalimantan Dandi Tarigan mengatakan, “perpanjangan program talkmania ini, merupakan apresiasi kami terhadap tingginya kepercayaan pelanggan pada kartu Simpati yang kini telah mencapai 41,5 juta pelanggan. Angka ini bahkan melampaui jumlah seluruh pelanggan operator nomor dua sekalipun.” “Program talkmania tentunya menambah benefit Simpati sebagai kartu prabayar paling banyak digunakan pengguna selular, karena secara nyata program ini dapat memberikan penghematan signifikan dalam anggaran komunikasi pelanggan. Terlebih lagi pemakaiannya dihitung berdasarkan detik, sehingga pelanggan benar-benar nyaman menikmati tiap detik percakapannya,” tambah Dandi Menikmati layanan ini, dalam satu hari pelanggan cukup sekali mengirimkan aktivasi melalui SMS (gratis) mulai pukul 01.00-16.30 waktu setempat, ketik: TM<spasi>ON kirim ke 8999. Contoh: bagi pelanggan yang melakukan aktivasi SMS pukul 01.30, maka saat itu juga dapat langsung menikmati komunikasi murah (setelah notifikasi SMS dari 8999) dengan durasi percakapan akumulasi hingga 1,5 jam (5.400 detik) sampai pukul 18.00 di hari yang sama. Jika ingin terus menikmati layanan ini kembali esok harinya, pelanggan cukup melakukan aktivasi SMS dengan cara yang sama. Bagi pelanggan ingin berlangganan Simpati Talkmania setiap hari tanpa registrasi harian, dapat mengirim SMS (gratis) ketik: TM<spasi>SUB 8999. Pelanggan akan menikmati program ini selama seharian penuh (mulai pukul 01.00 – 18.00) tanpa perlu registrasi ulang dan biayanya dipotong hingga pulsa yang dimilikinya tidak mencukupi (akan otomatis berhenti berlangganan). Sedangkan untuk berhenti berlangganan secara manual dapat kirim SMS (gratis) ketik: TM<spasi>OFF kirim ke 8999. Yunus menambahkan mengecek status aktivasi talkmania, saldo durasi dalam satu hari penggunaannya maupun bonus lain, pelanggan dapat mengakses menu *889# langsung dari ponselnya. Sedangkan untuk melakukan pengecekan transaksi terakhir, termasuk yang menggunakan pulsa talkmania, dapat mengaksesnya melalui *887#. Program talkmania ini melengkapi berbagai kehematan Simpati yang memiliki tarif Rp0,5/detik tanpa batas sepanjang hari, mulai detik ke-10 ke sesama Telkomsel (kartuHALO, simPATI dan Kartu As) di seluruh Indonesia antara pukul 00.00 – 06.00 waktu setempat. Tarif Rp 0,5/detik sepuasnya juga berlaku antara pukul 06:00 – 12:00 dimana 30 detik pertama hanya dikenakan Rp. 15/detik, pukul 12:00 – 18:00 (Rp. 15/detik untuk 1,5 menit pertama) serta pukul 18:00 – 24:00 berlaku Rp. 15/detik untuk 130 detik pertama dan selanjutnya Rp. 0,5/detik sepuasnya tanpa batas. Khusus pada pukul 18:00 – 24:00 bagi pelanggan yang berada di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua serta NTT berlaku tarif Rp. 15/detik untuk 130 detik pertama dan selanjutnya Rp. 0,5/detik hingga menit ke-13, demikian berulang seterusnya. Bahkan tarif murah Rp 0,5 juga berlaku ke nomor operator lain sepanjang hari, yakni mulai menit ke-2 hingga menit ke-5 dengan skema berulang pada menit kelipatannya, yakni Rp.0,5/ detik mulai menit 7-10, 12-15, dan seterusnya. Untuk panggilan ke operator selular lain flat Rp. 25/detik untuk 2 menit pertama, ke Lokal PSTN/FWA Rp. 15/detik dan non-lokal PSTN/FWA Rp. 35/detik untuk 2 menit pertama. Tarif ini berlaku hingga 31 Januari 2009. (riq/biz)

komunikasi bisnis

5

Advertorial

Axioo PICO, Sang Jawara NetBook AXIOO PICO yang dirilis tahun 2008 ini merupakan salah satu item unggulan dari merek Axioo. Produk yang memiliki karakter Netbook ini telah melahirkan dua varian, yaitu seri PICO DJM & DJJ. Dipersenjatai processor Intel Atom N270 (fitur Dual Core), PICO memiliki fungsi sebagai perangkat mobile ringan, berorientasi internet, fleksibel & simpel. Menyasar konsumen generasi mobile yang sangat membutuhkan internet, PICO hadir disaat yang tepat. Sejak kemunculannya, animo masyarakat Indonesia, Singapore, Thailand & Vietnam begitu luar biasa terhadap produk ini sehingga pantas disebut sebagai Netbook terbaik tahun 2008 oleh salah satu majalah komputer terkemuka di Indonesia. Kelebihan PICO yang utama adalah penggunaan RAM 1GB dan HDD berdaya tampung besar, yaitu 160 GB. Lebih dari cukup untuk menyimpan data pribadi, termasuk file-file “raksasa” seperti MP3, Film, Klip, dan berbagai aplikasi. PICO

juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur internet mobile, seperti WiFi & LAN. Jika kurang, kita dapat membeli 3G Modem USB/Express lalu berselancar dengan internet broadband. Walau tidak dimaksudkan untuk melakukan pekerjaan berat seperti layaknya Notebook, PICO tetap nyaman digunakan untuk aplikasi selain internet. Khusus seri PICO DJJ terbaru sudah dilengkapi modem internal untuk menjalankan Telkomnet Instant 080989999 yang legendaris itu. Buat email & chatting, telkomnet rasanya sudah lebih dari cukup bukan ? PICO DJJ merupakan generasi mutakhir yang menyediakan 4 varian warna, yaitu Hitam, Biru, Merah Muda & Hijau. Dengan desain menarik, bukan berarti teknologinya tidak “mumpuni”. Lifestyle merupakan salah syarat trend notebook akhir tahun 2008, jadi tidak salah jika PICO menjadi salah satu pioner notebook mungil berwarnna. Tapi mengapa & siapa yang menobatkan PICO sebagai Netbook pilihan tahun ini ?

Tak kurang dari 5 majalah terkemuka dalam dan luar negeri memberikan gelar secara meyakinkan : * Majalah Infokomputer menganugerahkan Produk terbaik tahun 2008 dengan komentar “Netbook terbaik dalam memadukan performa, fasilitas dan harga ...” * Hardware Magazine Indonesia, Singapore & Thailand edisi Oktober/November 2008 menganugerahkan Silver Award HWM dengan komentar “PICO tampil memikat dan siap menghadapi kompetisi ...” * Majalah T3 Indonesia menganugerahkan T3 Gold Award 2008 dengan komentar “Notebook handal dengan harga terjangkau. Apalagi yang perlu dipikirkan ? ...” Dengan pengakuan ini, tak pelak lagi bahwa PICO merupakan adalah Jawara Netbook yang sesungguhnya. Rasakan pengalaman sang jawara ditangan anda ! (uni/biz)

Festival Komunitas Band Ketapang 2008

Kumpulkan Nilai Tertinggi, Giant Band Juara I FESTIVAL Komunitas Band Ketapang telah digelar pada Sabtu, 29 November 2008, di Oxxy Café, Jalan DI Panjaitan Ketapang. Sebanyak 10 band yang ikut program komunitas U Mild ini sudak tampil untuk unjuk kebolehannya masingmasing. Group-group yang ikut dalam festival ini adalah: Ava band, BNB band, Armada band, Giant band, Klinik 24 Jam band, Kaliber band, JS Tax band, The return band, Renita band, Xhe-Lanx band. Penampilan ke 10 band tersebut bisa memukau penonton yang datang menyaksikan.

D i m a n a t i ga group band berhasil memperoleh nilai tertinggi, yang dinilai oleh ketiga dewan juri dan tampil sebagai: Juara I Giant band dengan total nilai 3.385, Juara II Klinik 24 Jam band dengan total nilai 3323, dan Juara 3 Renita band dengan total nilai 3180. Ketiga band tersebut masing-masing mendapat thropy, piagam dan uang pembinaan sebesar Rp.1.500.000 unutk juara I, Rp.1.000.000 untuk juara II, dan Rp.500.000 untuk juara III, yang telah disiapkan oleh panitia penyelenggra.

Berkaitan dengan event di atas, juara I Giant band berhak untuk tampil sebagai band pembuka untuk acara Gebyar Musik Artis Ibukota ( Tiket Band ), yang akan digelar pada 6 Desember 2008, di Lapangan Tanjungpura Ketapang. Harsusani, ST, sebagai ketua penyelenggara festival Komunitas Band Ketapang, merasa puas dengan acara yang dilaksanakan di mana penonton membludak. Bahkan tetap bertahan walaupun tidak mendapat kursi, karena kapasitas tempat duduk yang terbatas di Oxxy Cafe. Suksesnya penyelenggaraan Festival Komunitas Band Ketapang tersebut didukung

FOTO IST

Salah satu peserta saat tampil di Café Oxxy ( LAMP U Mild ) Jalan DI. Panjaitan Ketapang.

sepenuhnya oleh: U Mild. Acara ini digelar dengan tujuan: Pertama, memacu generasi muda Ketapang untuk lebih kreatif. Kedua, menyalurkan bakat dan minat generasi muda

dibidang musik, dan ketiga, mendukung program pemerintah Kota Ketapang menjadi Kota Ketapang yang aman, melalui kegiatan generasi muda yang positif.(biz)


6

Jangan Bangga jadi Lelaki Sebelum Bisa Puaskan Istri HASIL penelitian Massachusets Male Study (MMAS) menyebutkan bahwa 57 % pria di seluruh dunia, pada usia 40-70 tahun mengalami DE ( Disfungsi Ereksi ) sebuah angka yang sangat pantastik. DE merupakan ketidak mampuan pria secara konsisten atau berulang dalam mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup dari alat kelaminnya agar dapat melakukan hubungan intim dengan lawan jenisnya secara baik. KAPSUL EPIMAS dapat membantunpembulu darah pada penis menjadi lebih elastis, sehingga aliran darah ke penis meningkat sehingga terjadi ereksi denga kualitas yang prima. Setelah minum KAPSUL EPIMAS akan terjadi ereksi alat kelamin pada pria secara alami, walau tanpa rangsangan seksual sekalipun. Masalah Disfungsi Ereksi sangat berkaitan dengan masalah darah. Ereksi pada alat kelamin pria tidak akan tertolong, dengan sugesti atau terapi pisikis belaka, tetapisangat perlu diperhatikan tehnis mekanis terjadinya ereksi yang benar-benar alami. KAPSUL EPIMAS sangat efektif membangkitkan keperkasaan pria, meningkatkan stamina dan mencegah pengerasan pembuluh darah pada penis. Seorang dokter di Jakarta mengatakan bahwa, indikasi pria sehat seksual adalah pria yang mampu berhubungan intim minimal dua kali dalam seminggu dengan istrinya. Perlu juga di ketahui bahwa, wanita terus menjadi wanita sampai akhir hayatnya,, Namun pria hanya menjadi pria jika ia mampu menjalankan fungsinya sebagai lelaki. Bukti nyata lebih baik daripada berdebat, setelah mengkomsumsi KAPSUL EPIMAS, rumah tangga Karman kembali harmonis dan bahagia. Pernikahan Karman sudah berjalan 6 tahun di tahun 2008. Tahun pertama masih dirasakan keharmonisan dan kebahagian dalam rumah tangga,tetapi memasuki tahun ke dua , ketidak harmonisan mulai muncul. Karman tidak tahu apa penyebabnya, sebab setiap masalah bermula dari sang istri, dan tak mau menjawab apa penyebabnya. Karman 36 tahun warga sungai raya kabupaten Kubu Raya, mengenal KAPSUL EPIMAS dari rekannya. Kini rumah tangga Karman kembali harmonis setelah ia bisa memberikan kepuasan kepada istrinya yang ternyata merupakan akar permasalahan ketidak harmonisan dalam rumah tangga Kapsul Epimas telah tersedia di apotek dan toko obat terdekat di kota anda Pontianak: Apt. Imam Bonjol jalan Imam Bonjol. Apt Sei Raya Dalam, Apt. Murni, Apt. Amelia, Toko Batara, Apt Arwana. Jalan Sungai Raya Dalam. Apt. Makmur 2, Apt Gajah Mada, Apt. Bintang,Toko obat SinarAbadi I dan 2 Jalan Gajah Mada. Apt. Kimia Farma, Apt Cipta, Apt. Sehat, Toko Obat Murni, Apt. Utama Jalan Tanjung Pura. Apt. Merdeka Timur Jl. Cokroaminoto. Apt. Mulia Jl. Urip. Apt.Mandiri I dan 2 Jl. Merdeka barat. Toko Obat Jenaka, Toko Obat S.Lestari Jl.Ahmad Dahlan. Toko Obat Fajar Jl. Komyossudarso.. Apt. Kharitas Bhakti Jl. Siam. Apt Makmur Jl. Serayu. Apt Abadi Jl. Dipanegoro. Apt. MegaS Farma Jl. Veteran. Toko Obat Paris Jl Parit Husin 2. Kota Singkawang :Apt Singkawang, Apt Merdeka Jl. Dipanegoro, Mempawah Apt. Mempawa Jl. Gm. Taufik. Sambas : The Santos Jl. Keramat. Sanggau Apt. Yoga Jl. A. Yani. Ketapang Apt. Apt. Medika Jl. Merdeka.(biz)

Final Kejurda Balap Motor IMI Palapa Sukses SINGKAWANG--Kejurda Balap Motor IMI Palapa yang digelar di Pasir Panjang 29-30 November kemarin berlangsung sukses. Kegiatan yang dilaksanakan Palapa Sport Club Singkawang, IMI Kalbar dan Pasir Panjang Singkawang ini disesaki para pengunjung. “Sekitar 10 ribu pengunjung menonton kejuaraan kemarin,” katanya. Ramainya pengunjung yang datang selain, karena digelar pada waktu weekend, ajang kejurda Balap Motor IMI Palapa juga bergengsi dan ditunggu para insan otmotif daerah ini. “Yang datang dari berbagai tempat di Kalimantan Barat,” kata Shandy Susilo panitia pelaksana kegiatan didampingi Ari Wahyudi dari Pasir Panjang Singkawang. Menurut Ari ajang ini juga diperuntukan guna menarik minat dan kunjungan wisatawan ke Kota Singkawang sebagai daerah tujuan wisata. Selain itu juga untuk melaksanakan program Pengda IMI Kalbar. “Ajang yang memperebutkan total hadiah Rp29 juta + 1 unit motor Kawasaki ini berlangsung sukses,” kata dia seraya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya gawe ini, terutama kepada Gudang Garam, Oli TOP 1, Kawasaki, Pontianak Post, Palapa Beach Hotel, Palapa function hall, Palapa Diskotik, Randayan meeting Room, Randayan Cafe & Lounge, Diva Sport Clubdan Randayan Island. Sekilas Te n t a n g   T P P I Singkawang Taman Pasir Panjang Indah telah dilengkapi berbagai sarana penunjang seperti hotel dengan 37 kamar + motel, Randayan Cafe and lounge, swimming pool, meeting room kapasitas 30–50 orang, Palapa function hall  80–300 orang, hall serba guna 80–400 orang, discotheque buka pada malam Kamis dan malam Minggu, sirkuit balap motor, kincir ria, sepeda air,  jetsky, banana boat, cano/kayaking, vespa air, speed boat dan wahana permaianan out bound flying fox. Berikut nama-nama pemenang : Kelas bebek 4 tak standar pemula 110 cc, 1. Rizky Maulana (Ptk), 2. Roy Perkasa Putra (stg), 3. Dede Sandy (Kubu Raya), 4. Yogi Perdana Putra (Ptk), 5. Arie Jamal (Kubu Raya). Kelas bebek 4 tak tune up seeded 110 cc, 1. Ozie (Kubu Raya), 2. Wendra Rivaco (Stg), 3. Eba (Bky), 4. Tio, 5. Boy (Skw). Kelas 2 tak standar pemula 110 cc, 1. Dani Saputra (Skw), 2. Berly (Ptk), 3. Alpiansyah (Ptk), 4. Firdaus (Mpw), 5. Wahyu (Skw). Kelas 4 tak tune up pemula 125 cc, 1. Wahyu (Skw), 2. Tomy, 3. Agus Pangat (Kubu Raya), 4. Dani Saputra (Skw), 5. Michael (Ptk). Kelas bebek 4 tak tune up seeded 125 cc, 1. Aji Marompong (Ptk), 2. Wendra Rivaco (Stg), 3. P Agum (Skw), 4. Ozie (Kubu Raya), 5. Tio. Kelas 4 tak tune up pemula 110 cc, 1. Eba (Bky), 2. Wahyu (Skw), 3. Thomy Hadi Brata (Ptk), 4. Dani Saputra (Skw), 5. Agus Pangat (Kubu Raya). Kelas bebek 2 langkah open 110 s/d 120 cc, 1. Tio, 2. Dani Saputra (Skw), 3. Riza (Ptk), 4. Ozie (Kubu Raya), 5. Alpiansyah (Ptk). (bdi/biz)

komunikasi bisnis

Pontianak Post

Advertorial

Selasa 2 Desember 2008

Diklat Analisis Kepegawaian BADAN Pendidikan dan Latihan (Bandiklat) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Analisis Kepegawaian, bagi PNS di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar. Diklat digelar mulai Senin-Jumat (1-5/12) di Aula Bandiklat, Jalan Gusti Johan Idrus Pontianak. Dalam sambutannya, Plt Kepala Bandiklat Prov Kalbar Hj.Taufikah S.Sos, mengatakan yang dimaksud dengan analis kepegawaian adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan manajemen PNS dan pengembangan sistem manajemen PNS. Dikatakan, manajemen PNS adalah keseluruhan upaya untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas dan derajat profesionalisme penyelenggaraan tugas, fungsi, ruang lingkup kewajiban kepegawaian yang terdiri atas formasi dan pengadaan, mutasi, diklat, gaji, tunjangan dan kesejahteraan, ketatausahaan kepegawaian, disiplin dan pengendalian kepegawaian serta pemberhentian dan pelaporan. Ditambahkannya, pengembangan sistem manajemen PNS adalah kebijakan manajemen PNS mencakup norma, standar, prosedur mengenai sistem pengadaan kepegawaian, sistem mutasi, sistem ketatausahaan kepegawaian dan sistem gaji serta tunjangan dan kesejahteraan.“Penyelenggaraan Diklat ini merupakan suatu langkah awal yang strategis dan urgen, sebagai upaya untuk menyatukan persepsi dan pemahaman dalam pengelolaan kepegawaian. Sehingga pada gilirannya para analis kepegawaian dan pejabat pengelola kepegawaian, dapat maksimal dalam mengemban tugasnya,” ujar Taufikah. Sementara itu, Kepala Bidang Teknis Fungsional dan

FOTO IST

PENGALUNGAN: Hj.Taufikah, mengalungkan secara simbolis sebagai tanda dibukanya Diklat Analis Kepegawaian kepada salah satu peserta kemarin.

Manajemen Pemerintahan Drs.H.Syarif Saleh dalam laporannya mengatakan, kegiatan Diklat sangat terkait dengan masalah pegawai/aparatur (PNS) yang dilaksanakan bertepatan juga dengan HUT Korpri. Ia mengungkapkan, peserta Diklat analis kepegawaian diikuti para analis kepegawaian, calon analis kepegawaian dan pengelola kepegawaian dari Dinas/Badan/ Instansi Prov Kalbar sebanyak 34 orang. Dikatakan, materi pembelajaran untuk Diklat analis kepegawaian merupakan hasil kerja tim penyusun kurikulum Bandiklat Prov Kalbar, dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Prov Kalbar serta hasil konsultasi dengan tenaga pengajar dari Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) BKD Negara RI, yang terdiri dari beberapa materi diantaranya kebijakan umum kepegawaian, formasi dan penerimaan PNS, kepangkatan dan mutasi PNS, manajemen dan pengembangan karir PNS dalam jabatan analis kepegawaian, sistem informasi kepegawaian, kebijakan percepatan pemberantasan korupsi serta peraturan gaji dan kesejahteraan PNS. Ia mengatakan, materi diampu oleh tenaga pengajar dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta, BKD Prov Kalbar dan Bandiklat Prov Kalbar. Hasil yang diharapkan, kata Syarif Saleh, meningkatnya kemampuan peserta dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi selaku analis kepegawaian, bertambahnya wawasan dan pengetahuan peserta tentang ruang lingkup tugas yang menjadi bidang tugasnya, meningkatnya keterampilan peserta dalam menunjang kinerja organisasi, serta mampu menangani permasalahan-permasalahan yang dihadapi secara lebih arif dan bijaksana. “Pembiayaan Diklat analis kepegawaian ini dibebankan oleh Anggaran Pemerintah Belanja Daerah (APBD) Bandiklat Prov Kalbar,” ujarnya.(ser4)

Urgensi Pendidikan Anak Usia Dini PENDIDIKAN Anak Usia Dini (PAUD) termuat dalam Undang-Undang RI No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), yang menyebutkan bahwa PAUD adalah upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir hingga usia enam tahun, yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani, agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. ”Dalam UU Sisdiknas, PAUD terdapat pada bagian ketujuh (pasal 28) yang menyebutkan, bahwa PAUD diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar, dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, non formal, dan/atau informal. Pada jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-kanak (TK) Raudatul Athfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat. Pada jalur pendidikan non formal berbentuk Kelompok Bermain, (KB), Taman Peni-

tipan Anak (TPA) atau bentuk lain yang sederajat. Pada jalur pendidikan informal berbentuk pendidikan keluarga, atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan,” jelas Drs Mawardi MM, Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Pontianak kepada koran ini kemarin. Peraturaan perundangan yang terkait PAUD antara lain, PP No. 19/2005 tentang standar nasional pendidikan yang menyebutkan; PAUD wajib memiliki latar belakang pendidikan S-1 atau D-4. “Sementara UU No. 14 tentang guru dan dosen menyebutkan, guru wajib memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi,” ujarnya. Selain perundang-undangan, tambah Mawardi, telah ditetapkan kebijakan pemerintah berkenaan dengan tugas dan ekspektasi guru PAUD. ”Arah kebijakan tersebut berkenaan dengan pengembangan konsep PAUD, pengembangan pendidikan guru anak usia

Drs Mawardi, MM dini, pengembangan anak sesuai dengan potensinya secara optimal, serta pengembangan sarana dan prasarana,” tukasnya. Dalam bidang pembelajaran dijalur pendidikan non formal, kata dosen Fakultas Agama Islam dan FKIP Unmuh ini, pemerintah melalui Direktorat PAUD, Ditjen PLS telah menyiapkan acuan berupa menu pembelajaran generik PAUD. “Menu pembelajaran

Generik adalah program PAUD (dari lahir – 6 tahun) yang bersifat holitik, yang dapat dipergunakan dalam memberikan layanan kegiatan pendidikan pada semua jenis program yang ditujukan bagi anak usia dini,” urainya. Di jalur pendidikan formal, lanjut Mawardi, telah dikembangkan program kegiatan belajar yang tertuang dalam kurikulum TK. “Pemerintah tak akan mengambil peran masyarakat yang telah berminat besar mendirikan TK dan KB. Sebaliknya pemerintah memfasilitasi, mendorong, dan melengkapi berbagai kegiatan yang sudah ada, agar jangkauan layanan dan mutu pendidikan yang mereka selenggarakan terus meningkat,” urainya menepis statemen yang disampaikan salah satu anggota DPRD Kota Pontianak, tentang PAUD dikatakan menggeser dan mematikan TK. Perhatian tentang PAUD, jelas dosen yang juga mengajar di STAIN Pontianak, Poltekkes Sudarso dan STKIP PGRI ini,

kian meningkat setelah diungkapkan diberbagai penelitian baik dibidang gizi, neurologi, psikologi perkembangan dan pendidikan, menunjukkan pentingnya PAUD. “Hasil studi neurology mengungkapkan, bahwa ukuran otak anak usia 2 tahun telah mencapai 75 % dari ukuran otak ketika dia dewasa. Dan pada usia 5 tahun mencapai 90 % dari ukuran otak setelah dewasa,” urainya. Berarti, kata Mawardi, pada usia dini terjadi perkembangan otak, kecerdasan dan kemampuan belajar anak yang signifikan. ”Selanjutnya ahli gizi mengatakan, kecerdasan sangat tergantung pada asupan gizi. Kian tinggi kualitas gizi, maka semakin tinggi pula status kesehatan anak dan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kemampuan belajar,” tandasnya. Hasil penelitian dalam psikologi perkembangan, ungkap Mawardi, menunjukkan kondisi kehidupan awal memiliki pengaruh prilaku pada usia dewasa.(ser1)

Sehat dan Bugar Jelang Pemilu 2009

PKS Punya Senam Nusantara SUDAH berjalan dua pekan setiap hari Ahad pagi dimulai pukul 06.00 pagi, ratusan kader PKS, simpatisan dan masyarakat sekitar berkumpul. Ada apa gerangan ? Ya, PKS Kota Pontianak punya cara khas untuk membangun kesadaran hidup sehat dan bugar. Pekan Sehat dan Bugar Ala PKS merupakan gebrakan baru PKS Kota Pontianak untuk mengajak kader, simpatisan dan masyarakat membiasakan perilaku hidup sehat dan bugar. Acara yang sudah berlangsung 2 kali setiap ahad pagi ini akan terus digelar diseluruh kecamatan di Kota Pontianak. Seperti yang terlihat pekan sebelumnya, senam pagi itu dipimpin salah seorang staf kepanduan. Dengan diiringi lagu-lagu nusantara para peserta bergantian menggerakgerakkan anggota tubuhnya. Mulai kepala hingga ke kaki. Setelah hampi satu jam, senam berakhir. Pada kesempatan itu Muhailil mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta sambil

FOTO IST

SENAM: PKS punya senam nusantara. Senam ini bertujuan mengajak kader, simpatisan dan masyarakat membiasakan perilaku hidup sehat dan bugar.

membagi-bagikan selebaran tips-tips hidup sehat yang dirangkum Tim DPRa Penjaringan.

Sebagaimana ajaran Islam yang menganjurkan keseimbangan, maka menjaga kesehatan tidak hanya kesehatan jiwa

saja, akan tetapi juga perlu menjaga kesehatan pikiran dan jasmani. Olahraga adalah salah satu caranya. PKS kembali melakukan kegiatan pelayanan kesehatan. Beretempat di lapangan STIE Pontianak dengan sambutan perwakilan RT 09/04 Wibisono mengucapkan terimaksihnya kepada PKS. Dia memohon agar warga bisa menilai partai PKS merupakan partai peduli kepada masyarakat dan menghimbau agar warganya bisa memilih dengan benar pemilu 2009 nanti. Hadir dalam acara tersebut Zahrina Nurbaiti MM caleg DPR RI no 8 dan Ir Tri Wisaksana MSc caleg DPRD no 1. Zahrina pun berdialog interaktif seputar kesan maupun saran dari masyarakat khususnya kegiatan PKS di pesanggrahan. Ibu-ibu di sana berharap agar PKS terus melakukan bazar sembako setiap bulannya dan juga terus lebih dekat dengan warga khususnya di Ulujami. (zan/pk)

Senam Sehat Bersama Askes Semakin Diminati Ayo Datang Setiap Minggu Pagi di Stadion SSA P ON T I ANA K- -S e n am massal yang digelar PT Askes bersama Dinas Kesehatan Propinsi Kalbar kembali dijubeli masyarakat Kota Pontianak. Hal itu terlihat pada Minggu (30/11) pagi kemarin. Sejak pukul 06.00 WIB, sekitar 1000 warga Kota Pontianak telah berkumpul di Stadion kebanggaan masyarakat Kalbar, Sultan Syarif Abdurahman. Sebelumnya, kegiatan serupa juga digelar PT Askes bersama Pemprov dan Korpri

Kalbar. Kegiatan senam massal dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Kalbar, Jum’at (28/11) kemarin. Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Kalbar, Drs Christiandy Sanjaya, Sekda Kalbar Drs Syakirman, keluarga

besar Pemprov Kalbar, Korpri Kalbar dan keluarga besar PT Askes Pontianak. Plh PT Askes (Persero) Cabang Pontianak Endang Puryanti (Assisten Manager) menyatakan, senam masal

“Sehat Bersama Askes” adalah program pusat yang dilaksanakan secara serentak di Kantor Cabang PT Askes (Persero) di ibu Kota Propinsi seluruh Indonesia. Dikegiatan Minggu (30/11), animo masyarakat yang mengikuti senam semakin banyak. Ini menunjukkan betapa pentingnya olahraga khususnya senam menjadi pilihan bagi masyarakat. PT Askes (Persero) selaku penggerak dan pengelora olahraga masyarakat mengharapkan ada pihak lain yang dapat bekerjasama untuk melanjutkan kegiatan senam tersebut,” kata dia. Untuk PT Askes sendiri pro-

gram ini dilaksanakan sebanyak enam kali. Kegiatan yang telah dilaksanakan pada tanggal 9, 16, 23, 28 dan 30 Nopember 2008. Kegiatan ini berakhir pada tanggal 14 Desember 2008. “Untuk itu diharapkan seluruh masyarakat kota Pontianak dan sekitarnya dapat mengikuti kegiatan senam tersebut,” harapnya. Selain senam panitia juga menyediakan hiburan dan door prize. Pada senam terakhir nanti pihak panitia menyediakan door prize berupa kulkas dan hadiah hiburan lainnya. “Ayo datang, mari sehat bersama Askes dan dapatkan doorprizenya,” ajak Endang Puryanti. (bdi/biz)


Pontianak Post - Selasa 2 Desember 2008

Nasional

7

Gathering Outlet Community Indosat di Singkawang

Inflasi November Mulai Terkendali Sambungan dari halaman 12 Untuk inflasi Desember, Rusman memperkirakan tekanan permintaan terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru 2009. Namun, dia memperkirakan tekanannya tidak sebesar Ramadan dan Lebaran. Menurut Rusman, penurunan harga

premium akan menyumbang deflasi 0,35 persen. ”Penurunan premium secara instan terhadap inflasi adalah 8,3 persen. Bobot premium 4,3 persen. Jadi, bisa memperlambat inflasi 0,35 persen,” bebernya. Kelompok barang dan jasa yang mengalami inflasi pada

November adalah makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 1,13 persen; serta perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,23 persen. Lalu, kelompok sandang 0,72 persen, kesehatan 0,37 persen, serta pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,26 persen. (sof/oki)

SINGKAWANG—Untuk lebih menjalin keakraban dengan pemilik outlet-outlet di wilayah Singkawang, Sambas dan Bengkayang. Indosat (30/11) menggelar Gathering Outlet Community di Taman Dangau Singkawang. “Kegiatan ini merupakan apresiasi kepada para outlet yang telah menjadi mitra Indosat dalam mempromosikan dan memasarkan produk Indosat kepada masyarakat,” ungkap Head of Pontianak Branch Christoforus Dewabrata disela acara Gathering Outlet. Dia mengatakan selain menjalin keakraban. Ghatering Outlet ini, kata dia, Indosat memberikan kabar baik bagi para outlet maupun bagi pemakai kartu produk Indosat. Karena Indosat menyiapkan hadiah bagi para pemilik outlet yang berhasil meningkatkan penjualan produk Indosat kepada masyarakat. Dia mengatakan ada dua program unggulan Indosat Cabang Pontianak yakni Program Special outlet, Gebyar Cumi Akhir Tahun. Program ini diperuntukkan bagi pemilik Outlet yang memegang ISEV. Dan memiliki Top Up 10 terbesar di masing-masing wilayah REPS. Bagi tiga outlet yang memiliki data tertinggi di masing-masing wilayah tertinggi akan mendapatkan uang tunai dari Indosat. Pemenang pertama Rp 3 juta, pemenang kedua Rp 2 juta dan Ketiga Rp 1 juta, dan 10 pemenang berikutnya mengantongi Rp 500 ribu. Pemenang akan diundi diakhir program yakni Oktober sampai Desember. Persembahan ini, kata dia, merupakan wujud penghargaan Indosat kepada outlet. “Karena Indosat Cabang Pontianak

masalah pemenjaraan Filep Karma dan Yusak Pakage yang divonis 15 tahun penjara. Yusak juga dianiaya dengan karena mata kirinya dipukul oleh aparat. “Ini yang sedang kami dorong agar diproses. Hukuman terhadap keduanya juga banyak dipertanyakan karena hanya mengibarkan bendera Bintang Kejora,” lanjutnya. Kasus ini sempat semakin mencuat ketika dibentuk kaukus International Perlemen for West Papua di Inggris. Meski hanya dihadiri oleh dua orang anggota parlemen Inggris yang tidak signifikan, kelompok yang menjual kasus

HAM Papua ini mengatakan bahwa dunia internasional berada dibelakang kemerdekaan Papua. “Ini yang harus dipahami dan diluruskan. Kami juga berkepentingan untuk menyelesaikan kasus-kasus di Papua, sehingga nanti dunia internasional bisa melihat bahwa tanah Papua telah damai,” lanjutnya. Tanggal 1 Desember sendiri diperingati sebagai hari kemerdekaan Papua yang ditandai dengan pengibaran bendera bintang kejora. Kemarin sendiri dari laporan di Papua, telah terjadi konsentrasi massa. Namun situasi tetap dapat dikendalikan. Selain kasus Yusak Pakage juga ada masalah HAM Alex

Sambungan dari halaman 12

Wanda, yang mengaku bahwa dia bersama pacarnya Helen Wangi dilecehkan oleh oknum aparat marinir di Papua. “Asintel sudah mengatakan bahwa kejadiannya tidak seperti itu. Tapi kita akan dorong biar dibuat BAP dan keputusan pengadilan yang memutuskan hal tersebut karena kasus ini telah masuk sorotan,” imbuhnya. Angin segar terhadap pemerintah Indonesia muncul dari kepulangan Yunus Wainggai dan putrinya, Anike Wainggai ke Indonesia akhir pekan lalu. Setelah hampir tiga tahun berada di Australia, Yunus merupakan nahkoda perahu yang membawa 43 WNI asal Papua ke Australia pada akhir

tahun 2005. Dari dua kasus kepulangan sebagian dari kelompok tersebut, menunjukkan bahwa telah terdapat tipu daya dan janji-janji yang tidak dipenuhi oleh Herman Wainggai dan kelompoknya. Wiwik mengakui bahwa problem terbesar di Papua adalah masalah ekonomi sosial yang memprihatinkan. Dengan sumber daya alam yang begitu melimpah, Papua masih termasuk daerah terbelakang yang tertinggal. “Kondisi ini menjadi perhatian kami. Dari catatan kami yang harus dibenahi adalah transparansi pemerintah daerah di Papua,” tegasnya. (iw)

mana terdakwa diperkirakan mencium adanya bau amis yang menyengat. Namun Ryan berdalih pada Novel, bahwa bau amis tersebut lantaran Ryan baru saja muntah darah. ”Bagaimana mungkin orang yang muntah darah dapat pergi jauh hingga ke Pondok Indah. Ini merupakan dugaan kuat jika Novel sebenarnya mengetahui tentang pembunuhan Heri,” tandasnya. Selain itu, lanjut Budhi, dugaan lain Ryan dan Novel pindah kontrakan karena disinyalir Novel tidak tahan akan bau amis di kamar tersebut. Budhi merasa ada yang hal yang tidak cocok antara fakta

yang terungkap di persidangan dengan vonis hakim terhadap Novel. ”Karena itu, pihaknya akan melakukan banding,” tegasnya. Sedangkan Mediyanto tim kuasa hukum terdakwa mengatakan, ada dua hal yang membuat tim pengacara menyatakan tidak langsung menerima vonis majelis hakim. Pertama, alasan prinsip dimana Novel memang tidak bersalah. Alasan kedua, pragmatis. ”Novel masih ingin beraktifitas kembali. Ini yang menjadi dasar kami menerima atau tidak. Selain itu, kami juga sedang menunggu banding yang akan dilakukan JPU,” kata Mediyanto. (aro)

Kekasih Ryan Divonis 10 Bulan Sambungan dari halaman 12 merubah prilakunya di kemudian hari. Terdakwa harus berhati-hati dalam memilih teman,” tandasnya. Suwidya mengatakan, vonis yang dijatuhkan sudah mempertimbangkan beberapa hal untuk memenuhi rasa keadilan berbagai pihak. Jika ada pihakpihak yang ingin melakukan banding dengan putusan saja dipersilahkan.  ”Kami memberikan waktu selama satu minggu untuk berpikir. Kalau tidak berarti semuanya menerima vonis tersebut,” ujarnya. Sementara itu, Ny Endang Rusmiati, ibunda Novel tam-

pak gembira. Terlihat dari wajahnya yang tersenyum lebar. ”Alhamdulillah, doa saya terkabul,” ujarnya. Sedangkan Novel hanya terdiam. Dia masih memikirkan untuk menerima vonis tersebut, meski lebih ringan dari tuntutan jaksa. Menanggapi putusan hakim, Budhi H. Panjaitan, ketua tim JPU mengatakan, pihaknya tetap menduga dari awal Novel mengetahui perihal pembunuhan Heri Santoso di Apartement Margonda Residence (AMR) Blok C no 309A, Jalan Raya Margonda, Depok pada 11 Juli 2008. Dugaan kuat sudah jelas dari awal ketika Novel datang ke kamar tersebut, di-

sebesar Rp 0,1 per detik ke semua nomor Indosat (IM3, Mentari, Matrix, dan Starone) selama seharian. “Untuk memperoleh tarif SMS pengguna IM3 tidak perlu lakukan registrasi,” timpalnya. Di samping itu, ada promo Mentari, ribuan kali nelpon hanya Rp 1.000/hari. Artinya, kata Hartanto, dengan melakukan panggilan senilai Rp 1.000 ke sesama nomor indosat (Mentari, IM3, Matrix dan Starone), pengguna Mentari akan memperoleh benefit berupa nelpon gratis selama 60 menit (3.660 detik) yang dapat digunakan untuk nelpon hingga ribuan kali ke sesama nomor Indosat pada hari yang sama. “Benefit gratis nelpon bisa digunakan dari pukul 00.00-24.00 (seharian penuh),” jelasnya. Selain memberikan motivasi dan kiatkiat sukses memasarkan produk Indosat, para pemiliki outlet dimanjakan dengan hiburan dan doorprize. Seperti Kipas angin, handphone, kompor gas, genset, televisi 21 Inch, serta hadiah utama sepeda motor. Salah satu pemenang sepeda motor Jasin Tanyi, Pemilik Oulet Bina Media Selular Sambas, mengatakan prospek penjualan produk Indosat semakin banyak, karena pengguna produk ini semakin bertambah. “Jadi pelanggan yang menggunakan produk Indosat dan Outlet yang memasarkan sama-sama untung,” katanya. Selain di Wilayah Singbebas, Indosat juga menggelar Ghatering Outlet di Sanggau 1 Desember di Grand Hotel Marita Sanggau yang dihadiri puluhan pemilik Outlet dengan bajir hadiah dan doorprize. (har/biz)

Punya Ijazah Asli

Waspadai, Jualan Kasus HAM Papua Sambungan dari halaman 12

berambisi ingin menjadi market leader di Pontianak pada 2009,” katanya. Selain bagi pemilik Outlet, Indosat memanjakan pelanggan dengan memberikan liburan ke Bali. Dengan program Cumi Pergi Ke Bali. Yakni bagi pelanggan IM3. Program ini diperuntukkan bagi pelanggan yang mengaktifkan kartu IM3 dari bulan Oktober sampai Desember. “Hanya dengan isi pulsa Rp 30.000 siapapun dia kemungkinan besar ketiban liburan ke Bali,” katanya. Dia mengatakan ada 8 tiket ke Bali bagi pelanggan diseluruh Kalbar. Selain itu juga, melalui Dealer seperti Harapan Baru (Singkawang) dan Kreatif Komunikasi Citra (Bengkayang), para pemilik outlet akan diberikan program khusus untuk meningkatkan produktivitas dan kucuran modal seperti yang dilakukan dibeberapa outlet di Pontianak. Sementara itu, Koordinator Indrect Sales, Mohammad Hartonto, memberikan motivasi kepada para outlet, karena memasarkan produk Indosat akan memberikan keuntungan tidak hanya bagi outlet sendiri namun juga pengguna Indosat. Misalkan saja Pengguna Kartu IM3, menawarkan program-program baru menguntungkan penggunanya Hartanto menjelaskan, untuk SMS Rp 0,1 ke semua operator dan nelpon Rp 0,1 ke sesama Indosat seharian penuh. “Promo tarif SMS bagi pengguna IM3 sebesar Rp 0,1 per sms yang berlaku bukan hanya untuk sesama Indosat tetapi juga ke operator lain, selama seharian penuh dari jam 00.00-24.00,” jelasnya Promo tarif telpon bagi pengguna IM3

dinas pendidikan di sini,” ujarnya saat jumpa pers di Takigawa, Panglima Polim, Jakarta, kemarin petang (1/12). Awalnya, Wulan merasa yakin bahwa surat keterangan lulus saja sudah cukup mewakili. Namun, KPU tidak bisa menerima itu hingga batas waktu habis pada 31 Oktober 2008. Akhirnya, Wulan dinyatakan tidak bisa ikut. ”Yang pasti, saya kesal dan nggak

rela dituduh pakai ijazah palsu dalam pencalonan saya sebagai caleg,” ujar perempuan kelahiran London, 14 April 1980 itu. Meski awalnya ragu, mantan istri Atilla Syach itu akhirnya yakin dan sangat bersemangat menjadi salah seorang di antara sekian banyak artis yang bersaing menjadi calon anggota DPR. Ibunda Shalloom itu bahkan mendapatkan nomor jadi dari PAN di daerah pemilihan Jawa Tengah III; Grobogan, Blora,

Rembang, dan Pati. ”Mungkin Tuhan belum mengizinkan saya menjadi caleg. Ini belum rezeki saya,” ujarnya. Lima tahun lagi, saat dibuka pendaftaran baru untuk anggota legislatif berikutnya, Wulan mengaku belum tentu semangat seperti sekarang. ”Pertanyaan itu sulit dijawab. Kalau ada kesempatan lagi, saya akan pikirkan matang-matang,” tutur perempuan yang sempat kursus ilmu politik selama tiga bulan itu. (gen/tia)

Gubernur Terpilih Dilantik Bulan Ini Sambungan dari halaman 12 Kabupaten Kepulauan Talaud. Dalam sidang tersebut MK menolak permohonan keberatan atas Surat Keputusan KPU Kabupaten Kepulauan Talaud Nomor 37/ 2008 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara dalam Pilbup Talaud yang diajukan Ramon Amiman dan

Martin L. Maabuat, ditolak untuk seluruhnya. Beberapa sidang sengketa pilkada kabupaten lainnya juga ditolak oleh MK. Bagaimana dengan pihak terkait, Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa). Calon Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf juga menyatakan akan hadir bersama Soekarwo. Soekarwo dan Saiful akan mengajak serta istri mereka.

’’Apapun hasilnya kami siap menerima. Kita harus menghormati proses hukum,’’ kata Saiful. Ketua MK Mahfud MD memastikan pembacaan putusan sengketa pilkada Jatim akan dibacakan pagi ini pukul 10.00. ’’Isinya apa lihat besok saja. Yang jelas hakim sudah mempertimbangkan bukti-bukti dengan cermat. Kita tunggu saja,’’ kata Mahfud.(tom)

Istri Dr Azhari Kunjungi Ibu Imam Sambungan dari halaman 12 “Alhamdulillah, pak ustadz, dan adik Noor, anak saya dibeli Allah, meninggal syahid, sama seperti Dr Azhari” kata Embay. Menanggapi ucapan Embay, Amir MMI Abu Jibril mengatakan sudah selayaknya Embay merasa bersyukur dan beruntung karena tak sembarang perempuan bisa melahirkan

pejuang atau mujahid-mujahid seperti Imam Samudera maupun Dr Azhari. “Umi sungguh beruntung, karena hanya ibuibu pilihan yang bisa melahirkan mujahid,”kata Abu Jibril. Selain Noor, kakaknya Bani Yamin Husin juga menyatakan kegembiraannya bisa bertemu dengan keluarga Imam Samudera. Oleh karena itu, Bani mengajak Embay untuk berkunjung

ke kediaman Dr Azhari di Kuala Lumpur, Malaysia. “Akhirnya bisa bersua juga kita, beribu syukur pada Allah SWT yang memperkenankan hal ini terjadi,”ujar Bani yang menjadi satu-satunya orang yang mengindentifikasi jenazah dr Azhari pasca penyergapan oleh Densus 88 di Jl Flamboyan II A-7, Batu, Malang, Jawa Timur.(dew/jpnn/agm)


KALBAR

8

Pontianak Post Selasa, 2 Desember 2008

Kena Cambuk, TKI Asal Sintang Cacat Seumur Hidup

LINTAS TIMUR

SYAFARMAN/KAPUAS POST

PENGHIJAUAN: Kapolres Sintang AKBP Budi Yuwono saat menanaman pohon di halaman SMU 2 Sintang.

Polres Sintang Gelar Kampanye Menanam Pohon POLRES Sintang rupanya peka terhadap kondisi lingkungan. Senin (1/12) pagi jajaran Bhayangkara ini melaksanakan “Kampanye Menanam Pohon Penghijaun dan Pencangan Bulan Desember Sebagai Bulan Menanam Pohon Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.” Kegiatan itu dipusatkan di halaman SMU Negeri 2 Sintang. Kapolres Sintang AKBP Drs H Budi Yuwono dalam sambuatan mengemukan perkembangan kehidupan dan tatanan masyarakat sejalan dengan proses reformasi, mengharuskan POLRI untuk senantiasa lebih meningkatkan tugas yang diemban. Salah satunya fungsi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta sebagai aparatur penegak hukum. Berkaitan dengan tugas-tugas POLRI semakin komplek, lanjut Budi, dengan tanggunjawab sebagai pemelihara Kamtibmas dan untuk menjawab tantangan tersebut. “Polri telah melakukan perubahan-perubahan baru baik dari aspek Instrument, struktural maupun kultural,” sebutnya di hadapan para tokoh masyarakat, Anggota DPRD, Kepala Dinas Pendidikan Sintang Drs Alexsius Akim MM, Lurah Kapuas Kanan Hulu M Ikhsan Sukendra, Kepala Sekolah SMU 2 Drs P E Chunoi, para Guru, Pelajar, anggota Polres dan ibu-ibu Bhayangkari. “Salah satunya adalah dengan kegiatan pelestarian lingkungan hidup dengan turut serta berpartisipasi dalam kegiatan gerakan menanam pohon penghijauan dan pencanangan bulan Desember sebagai bulan Menanam pohon bagi seluruh rakyat Indonesia,” tuturnya. Lurah Kapuas Kanan Hulu Sintang Drs M Ikhsan Sukendara Msi menyambut baik program polres tersebut. “Kita patut memberikan apresiasi kepada Kapolres Sintang beserta jajarannya, yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dan dalam upaya memasyarakatkan gerakan menanam dan memilihara pohon secara nasional sebagai sikap hidup dan budaya bangsa,” cetusnya. (far)

BAYEM/KAPUAS POST

BERKELAKUAN ANEH: Nurhayati (kiri) terpaksa dikerangkeng (kanan) karena tanpa alasan jelas ingin lari ke hutan.

Diduga Gangguan Jiwa Nurhayati Dikerangkeng Pulang dari Hutan Berkelakuan Aneh SOSOK-Seorang wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa harus melewatkan hari-harinya dengan tidak selazimnya. Dia harus rela dikerangkeng dengan alasan-alasan menghindari hal yang tak diinginkan terkait kondisi kejiwaannya itu. Nurhayati, 35 tahun warga Kecamatan Tayan Hulu, isteri Asturipetani karet ini hampir tiga bulan menjalani hidup dalam kerangkeng (sejenis kandang-red) yang terbuat dari kayu berukuran tinggi 1,5 meter x 1,5 meter x 1meter. Asturi suaminya, 40 tahun, yang didampingi Syaiful seorang tokoh masyarakat Tayan Hulu mengisahkan, peristiwa ini bermula pada awal puasa lalu, tepatnya jam 07.00, Minggu (8/9). Saat itu Nurhayati akan pergi ke suatu tempat. Ia terlebih dahulu pamitan dengan Siti Johara mertuanya. “Katanya men-

cari sayuran di hutan yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah tinggal kami di Dusun Sosok I RT X yang masih berada di lingkungan dalam Kota Sosok,” terang Usturi. Keberangkatan Yati, demikian wanita ini biasa disapa, sendirian tanpa ditemani siapapun. Rencananya, sayuran itu akan dimasak untuk melengkapi hidangan makan siang keluarganya. “Diharapkan sayurnya sudah siap hidang sebelum anak-anak pulang sekolah,” ujar Asturi sembari mengatakan, saat itu dia tengah berada di kebun karet. Saat dia pulang dari kebun karet, Asturi mengaku tidak menemui isterinya di dapur. Lantas diberitahu ibunya, isterinya sedang pergi mencari sayur sejak pagi. Namun belum juga pulang, padahal hari sudah lewat tengah hari. Seketika itu pula Asturi bergeges menyusul ke tempat yang dikatakan ibunya itu. Alangkah kagetnya ia setelah bertemu sang istri dengan kondisi berlumuran lumpur. Wajahnya

memperlihatkan rasa ketakutan luar biasa. BahkanAsturi sendiri sempat dibikin jerih. Meski dengan berbagai pertanyaan yang tak terjawab, Asturi membawa pulang isterinya ke rumah. Di sepanjang perjalanan pulang istrinya itu terus meronta ingin melarikan diri ke hutan tanpa tujuan jelas. “Hingga kini dia masih tetap saja ingin melarikan diri tanpa arah yang jelas. Sehingga untuk mengatasi kekhawatiran dan menjaga halhal yang tidak dinginkan, dengan terpaksa akhirnya mengerangkengnya,” ujarnya. Sebenarnya, berbagai upaya sudah dilakukan untuk mengobati isterinya itu. Misalnya dengan mendatangkan orang-orang pintar atau paranormal untuk mengobati. Namun belum juga menujukan membaik dan normalnya kondisi Nurhayati. Untuk membawa ke rumah sakit terdekat, saat ini keluarga tersebut terbentur dengan masalah keuangan yangtak mencukupi. (An/bem)

Area Tanam Bertambah

Pupuk Bersubsidi Sulit Didapat SINTANG—Minimnya kuota pupuk bersubsidi yang tidak berimbang dengan area tanam, membuat pupuk bersubsidi sulit didapat. Sudah seharusnya permasalahan itu menjadi perhatian pemerintah. Agar kebutuhan petani akan pupuk bersubsidi tetap bisa terpenuhi. “Apakah dalam proses penyalurannya disalahgunakan. Atau jumlah yang ada masih kurang untuk memenuhi luas perkebunan seiring bertambahnya area pertanian di Kota Sintang. Ini harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai petani selalu kesusahan dalam membeli dan mendapatkan pupuk

bersubsidi dengan harga yang relatif murah,“ ungkap Sarno Suharto, Distributor pupuk Urea Sintang, beberapa waktu lalu. Lebih lanjut diterangkannya, tidak jarang pupuk bersubsidi terkesan hilang dari pasaran. Padahal pupuk merupakan salah satu keperluan penting dalam bidang pertanian. Bahkan, peredaran pupuk bersubsidi di pasaran terkesan adanya penyimpangan. ”Realitanya, areal pertanian di kota Sintang semakin meluas menyebabkan permintaan akan pupuk meningkat. Sementara, jumlah yang diberikan pemerintah kepada pihak pengelola sangatlah

terbatas,” ucapnya. Sudah seharusnya, pupuk yang telah disubsidikan pemerintah untuk para petani, tidak dijual kepada oknum-oknum tertentu. “Hal seperti itu jelas menyalahi aturan dan akan membuat pupuk tersebut makin susah ditemukan,“ kata Sarno lagi. Permasalahan sulitnya mendapatkan pupuk, kata Sarno, selain diselewengkan bisa jadi jumlah kebutuhan pupuk tidak mencukupi dengan area tanam. “jatah yang dikeluarkan pemerintah terbatas, sementara areal tanaman sangat luas. Hingga, banyaknya permintaan petani, membuat pupuk cepat habis

terjual dan terkesan menghilang dari pasaran,“ prediksi Sarno. Sejauh ini kata Sarno, pupuk bersubsidi yang dikeluarkan pemerintah untuk Sintang masih kurang. Untuk Tahun 2009 pupuk bersubsidi di Sintang akan ada penambahan dari Pontianak. Namun, masih menunggu Surat Keputusan Bupati(SKBUP) dan data kekurangan dari Dinas Pertanian. “Untuk menanggulangi kekurangan, kita telah mengajukan penambahan kepada PT PUSRI Pontianak. Namun, untuk jumlahnya masih menunggu data dari pihak terkait,“ pungkasnya.(zal)

PONTIANAK—Setelah menjalani hukuman penjara di Malaysia dan Singapura, lima tenaga kerja Indonesia dipulangkan kembali ke Kalbar Senin (1/12). Satu orang diantaranya, Christian (24) cacat seumur hidup karena kena cambuk di balik jeruji . Lima TKI terdiri dari empat pria dan satu perempuan tersebut tiba di pelabuhan Dwikora Pontianak Senin (1/12) pukul 07.00 WIB. Mereka diberangkatkan dari Jakarta oleh Peduli Buruh Migran (PBM) Sabtu (29/11) malam. Setibanya di Pontianak, tiga TKI asal Kota Pontianak yaitu Sulaiman (26), Sahril (31) dan Badut (29) langsung dijemput keluarganya. Sedangkan dua TKI lainnya, Christian dan Siti (20) dijemput Penanggungjawab Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP), Stephanus Paiman, kemudian dibawa ke markas FRKP. Sekitar pukul 10.00 WIB, mereka dipulangkan ke Sintang menggunakan bus antar daerah. Saat bertemu Pontianak Post, wajah Cristian dan Siti tampak lelah. Cristian mengungkapkan sebelum tiba di Pontianak, mereka berada di Jakarta selama 10 hari. Di sana mereka didata oleh PBM. ”Saya dipulangkan ke Indonesia setelah empat bulan di penjara,” ujar Christian yang berasal dari Sintang. Menurut Cristian, dia bekerja sebagai koki sebuah restoran selama tiga tahun di Singapura. Bungsu dari 13 bersaudara ini berangkat ke Singapura melalui agen resmi penyalur TKI. Ia juga memiliki dokumen resmi

sehingga tidak pernah berurusan dengan pihak berwajib soal administrasi kependudukan. ”Saya selalu kirim uang ke orangtua di Sintang sehingga mereka bisa buka toko kelontong,” ungkapnya. Namun, sekitar enam bulan lalu dokumen dan seluruh perizinannya habis masa berlaku. Ia pun ditangkap penegak hukum di Singapura, kemudian dikirim ke penjara Sungai Buluh Kuala Lumpur, Malaysia. ”Di sana saya dipenjara empat bulan dan diminta membayar denda,” kata Cristian. Karena tidak mampu membayar denda, Cristian pun dicambuk. Walaupun hanya sekali, cambukan tersebut meninggalkan bekas di bokong Cristian dan hingga sekarang masih terasa sakit. ”Kadang masih terasa nyeri,” ujar Cristian sambil menunjukan bokongnya. Tampak bilur memanjang membentuk garis dikedua bokongnya. Kendati demikian, Cristian tidak jera untuk kembali ke Singapura. Karena, katanya, selama memiliki dan tetap memegang dokumen resmi, mereka bisa bekerja dengan aman di sana. ”Saya kembali ke Indonesia untuk mengurus dokumen baru,” katanya. Berbeda dengan Cristian, Siti mengaku jera kembali ke Malaysia. Wanita asal Sintang ini juga dipenjara selama 13 hari di penjara dan harus membayar denda sebesar 2.000 ringgit. ”Saya dipenjara hanya karena dokumen dan paspor saya mati. Padahal baru tiga hari,” ungkap Siti yang sedang hamil tujuh bulan ini. (uni)

Terdakwa Kasus Tenda Biru Divonis 8 Bulan SINTANG—Sidang lanjutan kasus Rakit Tenda Biru yang melibatkan 33 orang tersangka warga asal Kecamatan Embaloh Hilir Kabupaten Kapuas Hulu, digelar di Pengadilan Negeri Sintang Senin (1/12) kemarin. Hasilnya, dari tuntuan Jaksa Penuntut Umum (JPU) 5 tahun penjara, majelis hakim memvonis dengan hukuman delapan bulan penjara. Jalannya sidang dimulai sekitar Pukul 10.00 tersebut, menyita perhatian warga Sintang. Terbukti, banyak sekali warga yang datang untuk menyimak jalannya sidang secara langsung. Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, polisi berjaga-jaga di luar ruangan sidang. Sidang yang berlangsung selama dua jam, dipimpin Hakim Ketua Nelson Sitanggang, Rosihan Lufti, dan Dodi Rahmanto sebagai hakim anggota. Sesi sidang pertama, 12 orang tersangka dihadirkan ke persidangan, yakni dari kelompok Dagud Cs dengan JPU, Gandi Wijaya SH, A Pardede SH dan Krisna Harimurti SH. Berdasarkan dakwaan pasal 50 ayat 3 huruf F, junto pasal 78 ayat 7 Nomor 41, Undang-Undang Kehutanan, terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan melanggar UU tersebut. Terdakwa 1 sampai 3 dijatuhi hukuman 8 Bulan 3 hari, sedangkan terdakwa 4 sampai 12, di vonis 8 bulan 5 hari. Untuk barang bukti sebanyak 1001 Batang kayu log, langsung disita, dan 3 kapal pendorong dikembalikan ke pemilik kapal. Sidang kedua, dengan JPU Dicky Purnomo SH dan Henriyadi WP SH menghadirkan 17 orang tersangka dari Alfred

cs. Dengan barang bukti sebanyak 1270 batang, terdakwa 1 sampai 11 di vonis 8 bulan 8 hari, untuk terdakwa 12 sampai 17 di vonis 8 bulan 9 hari. Sidang ketiga yang menghadirkan Jabri, motoris kapal yang merangkap pemilik kayu, di vonis 8 bulan 8 hari. Sedangkan sidang ke empat dengan terdakwa Antonius Unyil, yang juga seorang motoris kapal, di vonis 8 bulan 9 hari. Ditemui usai sidang, kuasa hukum terdakwa kasus Tenda Biru, M Didi didampingi Laurina Sriwani mengaku menerima keputusan tersebut. Menurutnya, apa yang telah diputuskan hakim, telah memenuhi rasa keadilan di masyarakat. Apalagi, masyarakat ini adalah masyarakat kecil yang tidak tahu apa-apa. “Jadi kita menerima keputusan tersebut. Hanya saja, masih menunggu keputusan dari jaksa apakah menerima atau melakukan banding,” ucap Didi. Sementara itu, Henriyadi WP SH, JPU kasus rakit tenda biru mengatakan, pada awalnya jaksa menuntut terdakwa dengan dua dakwaan. Yakni pasal 50 ayat 3 huruf F junto pasal 78 ayat 7 Nomor 41 dan pasal 50 ayat 3 Huruf H, dengan tuntutan lima tahun. Setelah melalui pemeriksaan, jaksa lebih yakin dengan tuntutan kedua pada huruf H. Sebab, di dasarkan pada fakta yang ada, yakni menggangkut, menguasai dan menjual hasil hutan. “Namun yang dibuktikan hakim berbeda. Mereka memakai pasal pada huruf F yang di dasarkan pada penebangan kawasan hutan,“ ucapnya. (zal)


Pontianak Post

INTERNASIONAL

Selasa 2 Desember 2008

Teror Mumbai, Keteledoran Intelijen

Lintas Manca

The Terminator Ingin Dihidupkan WASHINGTON–The Terminator, robot pembunuh rekaan Hollywood, bakal mengisi barisan skuad militer massa depan Amerika Serikat (AS). Ya, negeri biang krisis finansial global itu berencana memplot robotrobot penghancur sebagai garda depan prajurit militer di medan tempur, menggantikan tugas manusia selama ini. Mampukah robot-robot itu menaati kaidah-kaidah perang sebagaimana konferensi Jenewa? Itulah yang sedang dicarikan formulanya. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, militer AS menggandeng ahli robotika Inggris untuk merancang alat semacam ’’indera kepatuhan’’ pada robot-robot itu agar tidak sembarangan menerobos aturan perang. ’’Pertanyaan yang ingin dijawab adalah apakah kami bisa menciptakan mesin senjata otomatis yang patuh pada aturan perang? Mampukah kami gunakan teori etika untuk membantu mendesain mesin ini,’’ kata Colin Allen, ahli sains dari Indiana University kepada The Telegraph. ’’Saatnya mulai memikirkan bagaimana teori-teori etika bisa diaplikasikan ke dalam piranti lunak yang bisa meyakinkan robot-robot itu bertindak benar sebelum terlambat,’’ sambungnya. Peneliti tengah merancang sebuah software sebagai panduan pergerakan robot-robot itu. Sebuah sistem yang bisa menganalisa sendiri kapan mulai beraksi, membedakan pasukan musuh dengan sipil, atau membedakan tank baja dengan ambulans. Tak lupa aturan Konvensi Jenewa diselipkan dalam memori komputer itu sebagai panduan etika prajurit di medan perang. Ronald Arkin, seorang ilmuwan komputer dari Georgia Tech university, dalam tulisan laporannya menyimpulkan bahwa Robot-robot tak perlu melindungi diri sendiri dan tak akan marah atau frustasi bila berada terus menerus di medan tempur. Seperti yang tengah dirasakan prajurit AS di Iraq dan Afghanistan. Hingga kini, prajurit masa depan itu masih dirancang dibawah kendali manusia lewat komputer. Namun, militer Amerika menginginkan robot itu layaknya manusia bebas tanpa kendali siapapun. ’’Jika komputer bisa melatih manusia, harusnya juga bisa menggerakkan mesin itu sendiri,’’ kata Allen. Namun, robot itu bisa saja melakukan kesalahan dan menjadi mesin mematikan yang bisa membunuh siapa saja. Seperti dalam film fiksi Robocop. Kritik datang dari ahli komputer dari Sheffield University, Noel Sharkey. Dia mengatakan,’’Tulang belulang saya menggigil. Saya sudah bekerja sebagai agen intelijen selama berpuluh tahun, dan gagasan robot menggantikan peran manusia sungguh mengerikan. (ape/ami)

9

REUTERS/CHAIWAT SUBPRASOM

BIDIK PESAWAT: Seorang Fotograper saat membidik salah satu pesawat yang mulai terbang dari Bandara Internasional Suvarnabhumi, (1/12) kemarin. Sedikitnya 30 dari 88 pesawat mulai terbang ke luar dari Suvarnabhumi sejak Minggu, mengambil sejumlah penumpang dari bandara U-Tapao dan bandara lain.

Berencana Minta Nasehat Raja BANGKOK–Krisis politik Thailand yang tak juga berakhir membuat Perdana Menteri (PM) Somchai Wongsawat gemas juga. Dan dia pun menyadari bahwa dirinya adalah pihak yang dianggap memegang peranan penting dalam penyelesaian sengketa politik tersebut. Somchai pun siap menerima sumbang saran dari berbagai pihak. Bahkan, dia berencana meminta nasihat Raja Bhumibol Adulyadej. Rencana tersebut diungkapkan sendiri oleh Somchai. Dan seperti dikutip Bangkok Post, kemarin,

Somchai sangat berharap nasihat sang raja bisa menjadi senjata ampuh untuk mengakhiri krisis nasional tersebut. Agaknya, permohonan nasihat khusus kepada sang raja memang diharapkan. Setidaknya, itu tersirat dari saran seorang penulis independen Sulak Siwarak. Sebelum Somchai mengutarakan gagasannya itu, Sulak memang telah mengusulkan agar Somchai segera meminta bantuan Raja untuk mencari solusi tepat demi menyudahi masalah nasional tersebut. Namun, hingga berita

ini diturunkan, belum dipastikan kapan pertemuan antara kedua pemimpin itu akan dihelat. Sementara itu, Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD) kemarin mengakhiri pendudukannya di Wisma Negara. Hal ini diluar dugaan. Pasalnya, aksi di Wisma Negara itu telah mereka lakukan sejak 26 Agustus lalu. Dan sejak saat itu, mereka tidak menampakkan tanda-tanda akan mengakhirinya. Malah, aksi mereka itu memaksa PM Samak Sundaravej dan penerusnya Somchai untuk “mengungsi” sementara. (dia)

NEW DELHI–Teror bom yang mengguncang Mumbai Rabu (26/11) malam (Kamis dini hari WIB), ternyata bukan serangan yang belum diprediksi. Kemarin (1/12), media India mengabarkan bahwa intelijen Negeri Sungai Gangga itu sebenarnya sudah mendapatkan peringatan. Sayangnya, peringatan itu tidak diindahkan. The Hindustan Times menulis, dinas intelijen India sebenarnya pernah diberi tahu tentang serangan yang menewaskan sedikitnya 195 orang itu. ”Sekitar 10 bulan lalu, intelijen mendapatkan informasi yang akurat bahwa kelompok militan Pakistan Lashkar-e-Taiba sedang merancang serangan menarget hotel bintang lima Mumbai,” tulis media India tersebut kemarin (1/12). Informasi tersebut, kutip Agence France-Presse, diperoleh dari keterangan anggota Lashkar-e-Taiba yang ditangkap di kawasan utara India Februari lalu. ”Mata-mata militan Pakistan itu sudah menghuni sebuah guesthouse di Mumbai sejak akhir tahun lalu. Dalam kurun waktu itu, dia sudah menyurvei tiap lantai hotel-hotel mewah yang menjadi target serangan pekan lalu. Yakni, hotel Taj Mahal dan Trident Oberoi,” kata penyidik yang menangani kasus tersebut. Bahkan, menurut The Hindustan Times, intelijen India pun sudah tahu bahwa para teroris akan datang dari laut. Beberapa saat setelah teror meledak, Angkatan Laut (AL) India melaporkan, ada gelagat tidak baik dari serombongan orang yang masuk India dengan menggunakan dua sampan. Diduga kuat, rombongan yang masuk pelabuhan India di hari serangan itu berasal dari Pakistan. Laporan senada datang dituliskan Times of India. Dalam edisinya kemarin (1/12), harian terlaris India itu menya-

takan bahwa Biro Intelijen sebenarnya sudah meneruskan laporan penting yang mereka terima kepada Dewan Keamanan Nasional. Laporan yang masuk September itu menyebutkan bahwa hotel Taj Mahal bakal menjadi menjadi target serangan. Pada 12 November, Biro Intelijen melengkapi informasinya dengan mengatakan, serangan akan datang dari laut. Research and Analysis Wing (RAW), dinas intelijen eksternal India, disebut-sebut berhasil mencuri dengar percakapan pimpinan Lashkar-e-Taiba lewat telepon terkait serangan tersebut. ”Kargo sedang menuju ke sana,” kutip Times of India. Informasi itu lantas diteruskan ke AL dan penjaga pantai India pada 18 November. Sementara itu, PC World melaporkan, para teroris yang sempat melumpuhkan jantung bisnis India tersebut memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam merancang aksinya. Menurut keterangan para penyidik dari Kepolisian Mumbai, pelaku mempelajari rute dan lokasi target lewat peta digital Google Earth. ”Mereka cukup melek teknologi. Buktinya, mereka menggunakan telepon satelit dan GPS untuk mendukung aksinya,” ujar salah seorang pejabat Kepolisian Mumbai yang tidak disebutkan identitasnya. Menyusul dua pejabat yang mundur karena bertanggung jawab atas serangan maut tersebut, Menteri Kepala Maharashtra juga berhenti dari jabatannya. The Associated Press dan Reuters menyatakan bahwa Vilasrao Deshmukh, politikus senior Partai Kongres India, sudah mengajukan surat pengunduran dirinya kemarin (1/12). ”Saya sudah mengajukan pengunduran diri,” ujarnya. Saat ini, dia masih menunggu jawaban ketua partai. (hep)


10

Pontianak Post

Selasa 2 Desember 2008

Partai Induk dan Sempalan Berbagi Suara

MUJADI/PONTIANAKPOST

RUSAK: Seorang petani mengangkut hasil panennya melewati Jalan Ampera Dalam. Jalan yang belum tersentuh pengerasan membuat perjalanan ke kota harus ditempuh berjam-jam.

SEJUMLAH partai baru memiliki harapan. Terutama mereka yang mempunyai sosok tokoh karismatis serta pecahan dari partai mapan. Perjuangan partai-partai baru untuk menembus batas parliamentary threshold (PT) sungguh berat. Setelah melakukan sosialisasi melalui kampanye terbatas sejak empat bulan lalu, hanya terlihat partai tertentu yang mampu masuk dalam pusaran persaingan menuju Senayan. Sebagian besar dari mereka adalah partai-partai yang merupakan pecahan partai lama. Bermodal figur tokoh dan perasaan senasib dari kader yang kecewa dengan partai lama, mereka mecoba menembus dominasi partai mapan.

Berdasarkan hasil polling Lembaga Survei Indonesia (LSI) per September 2008, tiga partai baru yang berhasil disejajarkan dengan partai lama adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Matahari Bangsa (PMB). Dengan mengajukan pertanyaan partai yang dipilih jika pemilu dilakukan hari ini terhadap 1.249 responden, Gerindra mendapat 3,2 persen, Hanura 1,2 persen, dan PMB 1 persen. Kemunculan ketiganya justru di saat tren suara mayoritas partai lama menurun. Pengamat melihatnya sebagai salah satu implikasi tingginya swing voters (suara mengambang) saat ini. ’’Ada dua kemungkinan ke mana

larinya swing voters. Pertama, mereka memilih menjadi golput. Kedua, lari ke partai-partai baru yang menawarkan program berbeda,’’ ujar pengamat politik dari Universitas Paramadhina Bima Arya saat ditemui di DPR beberapa waktu lalu.Penasihat politik dalam acara parodi politik Republik Mimpi tersebut memprediksi partai yang mempunyai program paling menarik dan mengena akan mampu meraih simpati signifikan dari masyarakat. Selain program, meningkatnya popularitas parpol baru juga dipengaruhi kemampuan partai menyosialisasikan programnya ke masyarakat. Misalnya, melalui iklan dan pemberitaan di media massa. Bahkan, dalam survei sebuah

Lembaga Survei Nasional (LSN) Gerindra disebut sebagai partai yang peduli dengan petani. Padahal, partai tersebut baru berdiri sekitar satu tahun. Citra Prabowo sebagai ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia yang diiklankan di televisi sangat memengaruhi pendapat masyarakat. Sementara itu, keuntungan dari irisan massa yang sama dengan partai lama dirasakan PMB. Dengan basis massa Muhammadiyah yang kecewa dengan Partai Amanat Nasional (PAN), PMB mengatakan akan memperjuangkan politik yang bermartabat. Dengan menggaet ikon Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, PMB merasa dimiliki warga Muhammdiyah. (cak/pri/dyn)

RMA: Rapatkan Barisan dan Jangan Terprovokasi * Gelar Dialog Pembangunan KKR * Dukung Muda-Andreas RELAWAN Muda-Andreas (RMA) menggelar Dialog Pembangunan Kabupaten Kubu Raya (KKR) di Desa Rasau Jaya Umum, Minggu (30/11) lalu. Digelarnya dialog juga bertepatan dengan dicetuskannya RMA yang dihadiri Calon Wakil Bupati KKR, Drs Andreas Mohretin dan sekitar 300 orang masyarakat KKR khususnya di Kec .Rasau Jaya. Calon Legislatif DPRD Prov Kalbar dari Partai Demokrat Dapil KKR/Kab Pontianak, Ir Zainul Arifin mengatakan, terbentuknya RMA diprakarsai antara lain Ir Zainul Arifin, Drs Dede Junaidi, Ir Iriansyah, Yance Tambarici, Mahmudin, Kaharudin Bakar, Pianus, Erni Marhaeni SH, Lukas dan lain-lainnya. Terbentuknya RMA juga merupakan

respon spontanitas warga yang secara sukarela dan ikhlas menjadi RMA. Untuk mendukung kemenangan pasangan Muda-Andreas, relawan memiliki jaringan hingga ke Desa-desa dan Pelosok KKR. Relawan siap digerakkan bahkan saat hari H pencoblosan nanti relawan siap menjadi saksi untuk mengawasi, mengawal dan mengamankan suara Muda-Andreas mulai dari TPS, Desa/Kecamatan hingga ke KPU Kabupaten. “Prihatin terhadap fitnah dan isu negatif yang disebarkan pihak tidak bertanggung jawab yang menerpa Muda-Andreas, dan sebagai wujud simpati atas kesabaran dan ketabahan ketika dizalimi dengan cara-cara kotor, kami sadar dan ikhlas membentuk

Relawan Muda-Andreas (RMA) ini,” katanya. “Ini merupakan panggilan nurani. Tak perlu bayar. Ini tugas mulia mengawal sosok pemimpin bersahaja dan merakyat yang telah dizalimi. Mereka lupa justru dengan cara-cara mereka untuk menjatuhkan MudaAndreas justru kami semakin kokoh dan solid, bersatu padu merapatkan barisan guna memenangkan MudaAndreas. Apalagi, setelah melihat kesabaran dan ketabahan yang dimiliki keduanya, mereka tidak terpancing dan tidak melakukan perlawanan dengan cara yang sama. Bahkan, mereka semakin komit untuk bermain dengan cara-cara yang santun, damai, elegan, bermoral dan yang terpenting mereka mengedepankan visi misi dan program yang dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat KKR,” kata Zainul Arifin. Terhadap isu-isu dan selebaran gelap

yang cenderung memfitnah, RMA menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing dan terprovokasi. “Biar saja isu dan fitnahan itu hilang dengan sendirinya. Jaga situasi pilkada tetap aman, tertib dan damai. Jadikanlah pilkada KKR berkualitas, demokratis, legitimate dan bermartabat,” ujar Zainul yang juga Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kalbar ini. “RMA mengingatkan masyarakat mewaspadai permainan politik uang dan serangan fajar menjelang hari pencoblosan. Apabila menemukan kejadian tersebut segera dilaporkan,” katanya. Ia mengungkapkan, sebagai cucu seorang veteran pejuang kemerdekaan RI, Kimas Akil dan putra seorang tokoh masyarakat almarhum Prof. H. Mahmud Akil SH, telah memberikan nilai plus tersendiri terhadap Muda sebagai pencetus dan penggagas lahirnya KKR bersama-sama komponen masyarakat lainnya.

BERSAMA: Pemrakarsa RMA dan elemen masyarakat KKR berfoto bersama usai Dialog Pembangunan KKR

“Peran Muda sebagai sosok sentral dalam pemekaran tersebut tak terbantahkan. Padahal, kala itu banyak pejabat dan anggota dewan di Kabupaten induk meragukan keberhasilannya,” ujarnya. “Muda-Andreas adalah perekat

persatuan dan kesatuan masyarakat KKR yang majemuk, multi etnis dan agama, tak perlu khawatir yang berlebihan karena Muda adalah calon orang nomor satu. Jadi, dia sebagai The Top Decition Maker-nya atau pengambil keputusan tertinggi,” uajrnya lagi. (ser4)


ANEKA Mendiknas Tolak RUU Badan Hukum Pendidikan Pontianak Post

11

Selasa 2 Desember 2008

JAKARTA—Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo menolak rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP) di tingkat komisi DPR. Rencananya, RUU yang telah tiga tahun dibahas itu disahkan komisi hari ini dan segera dibawa ke tingkat paripurna. ’’Masih ada hal krusial yang harus diperhatikan,’’ kata Bambang setelah rapat kerja (raker) dengan Komisi X DPR (membidangi pendidikan) di gedung MPR/DPR di Jakarta kemarin. Menurut Mendiknas, materi

yang masih harus dituntaskan terkait manajemen tata kelola BHP. Di dalamnya termasuk batasan wewenang rektor, majelis wali amanat, senat akademik, dan dewan audit. ’’Ini semua masukan dari tujuh perguruan tinggi negeri yang sudah berstatus BHMN (badan hukum milik negara, Red.),” tegasnya. Menurut Bambang, apabila pemerintah belum sepakat dengan rencana itu, DPR tidak dapat memaksakan pengesahan RUU BHP. ’’Karena akan terjadi benturan kewenangan antara

pemerintah dan DPR dan tentu sebisa mungkin hal tersebut dihindarkan,’’ tegasnya. Dirjen Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Depdiknas Fasli Jalal menambahkan, saat ini pemerintah menganut prinsip hatihati dalam menentukan tata kelola pendidikan. Menurut dia, setiap unsur dalam perguruan tinggi harus jelas fungsi dan wewenangnya ketika RUU tersebut disahkan nanti. Itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya tumpang tindih kewenangan yang mengganggu iklim pendidikan nasional. ’’BHP itu

mekanisme baru yang belum ada preseden, sudut pandang, dan pengalamannya sehingga tidak bisa diputuskan begitu saja,’’ kata Fasli. Di tempat terpisah, Ketua Tim Perumus RUU BHP Anwar Arifin kecewa dengan sikap Mendiknas. Dia menyatakan, Bambang telah menyalahi prosedur dengan memasukkan usul soal manajemen tata kelola BHP, saat RUU masuk dalam proses pematangan. Mendiknas juga dianggap meralat keputusan dan mengajukan usul yang sama sekali berbeda paradigmanya. (zul/agm)

ini, setiap satu jam, satu pemuda terjangkit HIV,” paparnya. Nafsiah menuturkan, perilaku seksual berisiko merupakan penyebab utama penyebaran HIV/AIDS di Indonesia, di samping penggunaan narkoba suntik (penasun). Perilaku seksual berisiko juga sangat mudah menimbulkan infeksi menular seksual (IMS). Sebab, saat ini ada 220 ribu wanita penjual seks, 200 ribu penasun yang biasa melakukan pesta seks setelah menyuntikkan narkoba, serta 800 ribu lakilaki yang memiliki orientasi seksual pada laki-laki (homoseks). ”Berdasar survei KPA terbaru, setidaknya 50 juta wanita menikah dengan lelaki pembeli seks. Bila wanita ini berhubungan seks tanpa kondom dengan suaminya, dia berisiko

ganda. Tertular infeksi menular seksual dan kehamilan tidak diinginkan sekaligus,” tuturnya. Melalui Pekan Kondom Nasional, tutur dia, KPA menyerukan tiga langkah mencegah infeksi menular seksual. Yakni, pantang berhubungan seks sebelum menikah, setia dengan pasangan, dan menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual. Country Director DKT Indonesia Todd Calahan menambahkan, peredaran kondom di Indonesia berkisar 100 juta unit. Namun, dari jumlah itu hanya digunakan 1,3 persen dari total penduduk dewasa Indonesia. Meski demikian, dia mengklaim penggunaan kondom itu dapat mencegah 232.500 aborsi akibat kehamilan tidak diinginkan dan mencegah penularan 32.100 kasus HIV. (noe/oki)

negara Indonesia yang saat ini masih berada di Bangkok segera kembali ke tanah air,’’ ungkapnya. Dia menuturkan, para calon penumpang bisa melakukan check-in di Bitech Expo (Kawasan Bangna), yaitu lokasi khusus yang disiapkan pemerintah untuk melakukan checkin bagi seluruh penerbangan. Dari Bitech Expo, para calon penumpang akan diangkut bus khusus menuju Bandara Utha Pao. ’’Mereka yang tidak pegang tiket Garuda bisa juga terbang dengan Garuda Indonesia ke Jakarta, selama tempat duduk masih tersedia,’’ katanya. Thailand saat ini di ambang konflik terbuka antara kelompok antipemerintah yang mengenakan pakaian kuning dari Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD) melawan kelompok propemerintah yang memakai busana merah dari Front Demokrasi Bersatu Melawan Kediktatoran (UDD). Di satu sisi, PAD menginginkan pembersihan total kroni-kroni mantan PM Thaksin Shinawatra dari pemerintahan. Di sisi lain, UDD ingin mempertahankan PM Samchai

Wongsawat yang saat ini berkuasa. Somchai merupakan ipar Thaksin, sosok yang sangat dibenci PAD. PAD kukuh memutus Thailand dari dunia luar sampai PM Somchai mengundurkan diri. ’’Apa pun yang terjadi, kami tetap berjuang,’’ tegas Chamiong Srimuang, pemimpin senior PAD, kemarin. Tak mau kalah, massa UDD yang mengidolakan mantan PM Thaksin Shinawatra yang mencapai 4.000 orang berkumpul di Balai Kota Bangkok pada Minggu (30/11) untuk menandingi demonstrasi kelompok PAD yang menutup serta menduduki dua bandara terpenting di Thailand. Massa UDD mengenakan kaus dan ikat kepala merah bertulisan’No Coup atau ’’Jangan Ada Kudeta’’. ’’Kami berkumpul di sini (Balai Kota Bangkok) untuk melindungi sistem demokrasi, untuk mengatakan bahwa kami tidak ingin kudeta,’’ ujar Jatuporn Prompan, juru bicara massa berbaju merah. Dia menegaskan bahwa mereka akan bertahan sampai Kamis (4/12). (AP/BBC/CNN/ kim)

Tren Aborsi Terus Mendaki Sambungan dari halaman 1

kontrasepsi kondom, namun hanya digunakan ketika masa subur. Padahal, sperma dapat bertahan hidup 4-5 hari setelah berhubungan seksual tanpa kondom. Akibatnya, terjadi KTD,” papar mantan Sekjen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini. Praktik seks bebas di kalangan remaja juga mendorong tumbuhnya aborsi. Besarnya pengaruh lingkungan ditambah minimnya pengetahuan tentang bahaya seks bebas menyebabkan remaja rentan tertular infeksi menular seksual maupun mengalami KTD. Sugiri mencontohkan, riset terbaru terhadap 122 orang menunjukkan orang yang konsisten menggunakan kondom tidak ada yang tertular HIV.

Sedangkan 122 orang yang tidak konsisten menggunakan kondom, 12 orang di antaranya terkena HIV.””Bila dipakai secara konsisten dan benar setiap kali melakukan hubungan seks, kondom terbukti efektif mencegah infeksi menular seksual, termasuk HIV, dan kehamilan yang tidak diinginkan,” papar Sugiri. Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nafsiah Mboi menambahkan, praktik seksual berisiko tak hanya menyebabkan maraknya praktik aborsi. Praktik tersebut juga menyebabkan peningkatan penyebaran HIV/AIDS. Hingga September, tercatat 21.151 orang Indonesia telah terinfeksi HIV dan 15.136 orang berada dalam fase AIDS. ”Sebanyak 54,3 persen pengidap HIV/ AIDS berusia 15-29 tahun. Saat

10.000 Warga Asing Merana Sambungan dari halaman 1

diperbolehkan terbang tanpa penumpang oleh demonstran. Tak ingin semakin dibuat malu oleh rakyatnya, pemerintah Thailand terpaksa memperbolehkan penggunaan bandara militer angkatan udara Utha Pao, 190 km dari Bangkok, sebagai bandara internasional alternatif. Bandara Phuket juga membuka layanan penerbangan internasional sampai Don Mu ang dan Suvarnabhumi pulih. Tiongkok menerbangkan tujuh pesawat carter untuk mengangkat 2.000 sampai 3.000 warganya pulang sejak Sabtu (29/11). Kantor berita Xinhua menjelaskan, pesawat penjemput pertama sudah mendarat di Shanghai, Minggu pagi. Presiden Filipina Gloria Arroyo juga memerintah Deplu membawa ratusan warganya ke Chiang Mai di Thailand Utara dan menerbangkan mereka ke Manila. Maskapai Jepang, Japan Airlines dan All Nippon Airways, bekerja sama menggunakan bandara militer angkatan udara Utha Pao untuk mengangkut turis Jepang pulang. Begitu juga, Spanyol

mengirimkan tiga pesawat komersial, dua pesawat militer, dan sebuah pesawat carter bagi 300 warganya yang terjebak. Bagaimana dengan Indonesia ? Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan, di antara 305 WNI yang berada di Bangkok, 110 orang sudah kembali ke tanah air kemarin. ’’Sisanya diusahakan oleh pemerintah Thailand dan Dubes menggunakan airlines yang lain, baik ke Jakarta maupun via Kuala Lumpur,’’ jelasnya dalam jumpa pers kemarin. Dalam siaran pers, PT Garuda Indonesia (Garuda) akan menerbangkan para penumpang yang saat ini masih tertahan di Bangkok dengan penerbangan khusus melalui bandara militer Utha Pao pada 3 dan 5 Desember 2008. Penjemputan itu menggunakan pesawat B-737 800 berkapasitas 160 tempat duduk. VP Corporate Secretary Garuda Pujobroto menjelaskan, kedua penerbangan tersebut akan berangkat pukul 01.50 waktu setempat dan tiba di Jakarta pukul 05.20. ’’Dengan dua penerbangan yang berkapasitas 320 tempat duduk tersebut, diharapkan 305 warga

Selalu Wariskan Lagu Ciptaan di Tempat Bertugas Sambungan dari halaman 1

Teguh mengaku bisa menikmati aktivitasnya menjadi warga komuter JakartañBogor yang dijalani sejak menjadi hakim di PN Jakarta Pusat tiga tahun lalu. Termasuk, harus rela berdesakdesakan dan bercampur bau keringat penumpang lain. Lesehan di gerbong kereta beralas koran adalah hal biasa. Kadang, kalau terburu waktu, dia mencoba meringkas perjalanan. Dari rumahnya, dia menyetir mobil pribadi, lalu dititipkan di kompleks Istana Bogor. Kebetulan, kakaknya bertugas sebagai kepala pengamanan di kompleks istana itu. ’’Jadi, cukup aman,’’ kata alumnus Undip Semarang yang kini berusia 50 tahun tersebut. Ada alasan mengapa Teguh rela berkereta api saban pagi. Dia tak ingin terbebani kemacetan Jakarta. Sebab, di meja sidang, dirinya sudah ditunggu dengan pembuktian perkara korupsi yang melelahkan. Dia harus telaten memeriksa berita acara pemeriksaan (BAP) yang tebalnya rata-rata 20 cm. Apalagi jika harus mengejar fakta hukum dari terdakwa yang kadang memberikan keterangan berbelit-belit. Sebagai hakim Pengadilan Tipikor, dia harus menyidangkan dua perkara korupsi setiap hari. Bukan itu saja. Sidang di Pengadilan Tipikor sering amat menyita waktu. Sidang yang berakhir hingga pukul 21.00 merupakan hal lumrah. Sungguh membikin stres.

’’Saya naik kereta bukan karena tak punya mobil. Banyak yang bilang masak hakim tak punya mobil. Tapi, saya tak mau stres saja,’’ tegasnya. Karena menumpang kereta api, banyak kolega Teguh yang khawatir akan keselamatan jiwanya. Pernah ada wacana pengawalan untuk para hakim Pengadilan Tipikor yang punya banyak ’’musuh’’ para koruptor itu. ’’Apa tidak capai mengawal saya? Kadang saya pilih jalan kaki segala,’’ ujarnya. Saat ditemui di ruangan hakim Pengadilan Tipikor, penampilan Teguh tampak’’ ’muda’’. Mengenakan kemeja lengan pendek dan rompi, kancing kemejanya dibuka, sehingga yang terlihat adalah kalung emas yang melingkar di leher. ’’Penampilan saya memang seperti ini. Orang di Mahkamah Agung (MA) pun memaklumi. Mereka membiarkan karena saya disebut hakim yang seniman,’’ tutur suami Retno Murdini tersebut. Teguh memang lama bertugas di pengadilan tertinggi itu. Dia menjadi asisten Hakim Agung Laica Marzuki dan Gunanto. Meski sibuk mengadili perkara korupsi, hobi Teguh juga belum pupus. Dia masih kerap mengasah keterampilannya bermusik di berbagai pergelaran. Saking cintanya pada dunia musik, kolega hakim lainnya menyebut pria asal Semarang, Jawa Tengah, tersebut sebagai hakim pengamen. Sebagai musikus ’’amatir’’, Teguh cukup produktif. Sejak

mengawali karir sebagai hakim di berbagai pengadilan negeri di tanah air, dia menyempatkan menciptakan lagu. Saat mengakhiri tugas di PN Bulukumba, Sulawesi Selatan, misalnya, dia menciptakan lagu Pesona Pantai Bira, pantai indah di kota kecil tersebut. ’’Lagu itu menjadi kenangkenangan saat perpisahan dengan bupati di sana,’’ jelasnya. Saat dimutasi di PN Pangkal Pinang, Provinsi BangkaBelitung, Teguh juga menciptakan lagu berjudul Resah. Mengapa resah? ’’Itu nyanyian hati saya. Sebab, sebagai hakim (di Pangkal Pinang), saya tak bisa ke mana-mana karena faktor geografis. Saya juga tak bisa memperdalam intelektualitas saya sebagai hakim,’’ ungkapnya. Gara-gara lokasi tempat kerjanya di pulau kecil itu, dia gagal mengikuti kursus untuk memperdalam masalah HaKI (hak atas karya intelektual) di Australia. Dengan kemampuannya bermusik tersebut, tak jarang dirinya berbuat iseng. Suatu hari, saat rombongan Mahkamah Agung (MA) ke Ancol, Jakarta, Teguh bermain gitar, sementara teman-temannya mengumpulkan uang receh dari para pengunjung. Saat itu sampai terkumpul Rp 600 ribu. Uang tersebut lalu dibagibagikan kepada cleaning service di sana. ’’Gara-gara itu saya disebut hakim’ngamen. Padahal, itu cuma iseng,’’ ujarnya.

Meski terkesan santai. Di ruang sidang, penampilan Teguh berubah garang. Dia merupakan sosok yang ditakuti para terdakwa korupsi di meja hijau. Salah seorang yang telah merasakan adalah Urip Tri Gunawan, jaksa yang terlibat kasus suap penyelesaian Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) oleh Artalita Suryani (Ayin). Dia terkena vonis 20 tahun penjara. Palu yang diketukkan Teguh untuk menghukum jaksa yang pernah menuntut trio bomber Bali, Amrozi cs, itu merupakan hukuman terberat sepanjang sejarah Pengadilan Tipikor. Teguh beralasan, koruptor harus dihukum berat. ’’Supaya tidak ada tindakan serupa oleh pihak lain,’’ tegasnya. Saat sidang berlangsung, Teguh merupakan hakim ’’cerewet’’. Dia sering mengingatkan para penasihat hukum agar bertanya lebih efektif dan tidak menghamburkan waktu sidang.’’’Saya hanya mewujudkan peradilan bebas, cepat, dan berbiaya ringan itu,’’ ujar mantan mahasiswa Prof Dr Satjipto Rahardjo tersebut. Meski garang, tak jarang Teguh memecah kebekuan sidang dengan melontarkan joke-joke segar. Suatu saat dia memanggil seorang penasihat hukum di sidang. Bukan memanggil namanya, tapi dengan panggilan akrab. ’’Pak Haji,’’ katanya. Kontan, sang penasihat hukum yang memang bercambang dan berambut ikal bak raja dangdut Rhoma Irama itu pun tersenyum. (el)

Menag Janji Tak Ada Gangguan Wukuf Sambungan dari halaman 1

Pria kelahiran Rembang itu bahkan bersedia mengomentari temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) terkait dengan pengembalian sisa uang jamaah menyusul turunnya harga minyak mentah dunia. “Tolong saya dibantu memintakan uang kepada maskapai karena kami sudah memintakan (sisa uang haji, Red) dan (kalau sudah diberikan, Red) uang itu haram untuk orang lain, harus untuk jamaah,” tegasnya. Dia mengaku, pada tahun ini jamaah berjuang dengan jauhnya lokasi pemondokan dari Masjidilharam. Selain karena perluasan area Masjidilharam besar-besaran oleh Kerajaan Arab Saudi, Maftuh mengungkapkan problem pemondokan (maktab) itu adalah imbas

kebijakan tahun lalu. “Terus terang saja, pada 2007, kami (panitia, Red) agak sedikit nakal menyerobot maktab jamaah haji asal Turki, sehingga semua dekat dengan Masjidilharam. Nah, sekarang ini kami dibalas,” ujarnya. Namun, pada musim haji tahun depan, kesengsaraan jamaah tidak akan terulang. Maftuh melihat kondisi itu sebagai pembelajaran apakah Depag masih bisa melayani 210 ribu jamaah secara optimal atau tidak. “Kalau tidak, mungkin“ya akan dikurangi (jumlah jamaah haji yang berangkat ke tanah suci, Red),” katanya. Total jamaah RI pada tahun ini mencapai 10 persen di antara total jamaah haji dunia. Maftuh meminta seluruh jamaah bersabar menghadapi puncak haji pada 4 Desember. Pada hari itu akan ada sekitar empat juta

jamaah yang berkumpul di Makkah. “Untuk itu, saya mengimbau agar jamaah menjaga stamina untuk Armina,” ujarnya. Sementara itu, pada 3ñ7 Desember, jamaah RI akan mengalami masalah transportasi di Kota Makkah. Sebab, pengoperasian bus angkutan haji akan dinonaktifkan hingga puncak haji pada 7 Desember. Media Center Haji (MCH) melaporkan, saat ini Kota Makkah mulai padat dengan kehadiran jamaah dari seluruh dunia. Total jamaah RI hingga tadi malam yang telah berada di tanah suci mencapai 180.387 jamaah dari 462 kloter. Di antara jumlah tersebut, tercatat 76 jamaah meninggal. Rinciannya, 70 jamaah biasa dan enam jamaah haji khusus alias ONH plus.”(zul/agm)”

Terancam Sanksi Manajerial Sambungan dari halaman 1

”Kalau ada judi di tempat Anda, lalu Anda tidak tindak, meskipun dia (pejabat polisi) tidak terima (setoran) sekalipun, kini dia tidak bisa lagi katakan saya tidak tahu,” tambah Irwasum Komjen Pol Jusuf Manggabarani. Dalam sanksi manajerial, Jusuf melanjutkan, ini tidak ditentukan oleh sistim pembuktian tapi lebih pada keyakinan Kapolri. ”Ini (para mantan Kapolda dan Wakapolda itu) memang tipis pidananya. Ini lebih ke arah internal, pembinaan dibandingkan penindakan,” sambungnya. Hanya saja mantan Kapolda Makassar yang pernah dicopot dari jabatannya buntut rusuh Universitas Muslim Indonesia Makassar itu tidak menyebutkan siapa saja enam jenderal yang kena semprit itu.””Kalian pasti sudah tahu,” imbuhnya. Kapolda Riau saat ini dijabat Brigjen Hadiatmoko setelah menggantikan Irjen Sutjiptadi pada 15 Mei 2008. Sutjiptadi sekarang menjabat Gubernur Akpol. Sutjiptadi menggantikan Ito Sumardi yang sekarang menjabat Irjen sebagai Kapolda Sumsel pada 3 Januari 2007. Ito, pada 3 Desember 2005,

menggantikan Brigjen Pol S Damanhuri yang menjadi Widyaiswara Sespim Polri. Tak hanya tiga mantan Kapolda di atas yang kena getah, mantan Wakapolda juga ikut menjadi terperiksa. ”Soal jadwal pemeriksaan nanti menyusul setelah perwira menengahnya kita tindak,” tambah Jusuf. Wakapolda Riau saat ini dijabat Kombes Pol Syaiful Bahri yang sebelumnya menggantikan Suherman. Sebelum Suherman jabatan itu diiisi oleh CN Patty. Sedangkan posisi Direskrim saat ini diisi Kombes Pol Alexander Mandalika yang menggantikan Chairul NA. Dia menggantikan Abdul Kolik. Geger Atjin memang tidak hanya menyeret enam Pati, tapi juga 60 perwira menengah (diantaranya 15 Kombes, 26 AKBP, 5 Kompol) Pama 46, dan 7 bintara. Mereka diantaranya adalah Direskrim dan Dirintel. ”Untuk Kapoltabes Pekanbaru, sudah kita mutasi ke Jakarta untuk memudahkan pemeriksaan,” tambah Kadiv Propam. Yang diperiksa di Jakarta adalah mereka yang pengangkatannya dilakukan Kapolri, sedangkan mereka yang pengangkatannya dilakukan Kapolda pemeriksaan

dilakukan di Mapolda Riau. Yang bisa terkena sanksi etik dan profesi seperti Direskrim dan Dirintel, lalu sanksi disiplin seperti komandan Brimob jika membiarkan pidana terjadi, sedang sanksi pidana untuk mereka yang terlibat membekingi. Selain mengobrak-abrik Riau, operasi sapu bersih juga mengenai sejumlah wilayah lain. Misalnya Kapoltabes Samarinda, Kapoltabes Pontianak, dan Kapolres Kutai Timur yang juga terseret kasus judi dan dicopot dari jabatannya. Lalu juga sejumlah polisi nakal di Bali dan di DKI Jakarta. Untuk di ibukota negara ada 4 Pamen dan 1 Pama yang diproses buntut terungkapnya kasus judi di Hotel Sultan. Secara umum, untuk penegakan kode etik, pada 2008 yang paling banyak menindak adalah Mabes Polri, diikuti Sulut, Jabar, Sumsel, dan Sulsel. Ini sedikit berubah pada 2007 dimana Sumut berada di posisi puncak diikuti Jatim, Jabar, Kalbar/Sultra, dan Mabes Polri. Mereka yang melanggar pelanggaran tata tertib pada 2008 berjumlah 39.751 orang atau naik 67 persen dari tahun 2007 yang hanya 12.776 orang.”(naz)

Bulan Depan Solar Turun Sambungan dari halaman 1

ini,’’ jelasnya. Harga solar saat ini sama dengan bensin, yakni Rp 5.500. Harga bensin lebih dulu turun Rp 500. Pengumuman penurunan harga premium dilakukan Sri Mulyani di kantor presiden pada 6 November lalu. Penurunan harga BBM itu didasari adanya pelemahan harga minyak mentah dunia. Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menambahkan, evaluasi untuk harga solar dilakukan bersamaan dengan evaluasi harga premium. Dengan begitu, kalaupun ada perubahan harga solar, paling cepat berlaku mulai 1 Januari 2009. Dalam menentukan harga solar nanti, pemerintah berpegang pada ICP (Indonesia Crude Price). Harga ICP sekarang USD 49ñUSD 60 per barel. ’’Kami akan amati terus,’’ kata Purnomo. Dia menuturkan, ada dua komponen lagi yang menentukan harga solar. Yakni, harga minyak dunia dan kurs rupiah terhadap dolar AS. Purnomo masih enggan menyebutkan harga solar yang akan diberlakukan bulan depan.’’’Saya tidak mau mendahului,’’ ujarnya. Namun, dia sempat menyebut dua kemungkinan. Yakni, turun Rp 500 atau Rp 300, sehingga harga solar bulan depan mungkin menjadi Rp 5 ribu atau Rp 5.200. Selain BBM, pemerintah menaruh perhatian besar pada masalah pupuk. Menurut SBY, kelangkaan pupuk lebih disebabkan pesatnya perkembangan pertanian. Produksi beras akhir-akhir ini meningkat tajam. Imbasnya, tentu saja

kebutuhan pupuk juga meningkat. ’’Kami terus berupaya mengatasi persoalan pupuk ini. Meningkatkan produksi, menggunakan cadangan yang ada, dengan harapan distribusinya tepat, sampai sasaran, dan bertanggung jawab,’’ tegas SBY. SPBU Diserbu Penurunan harga premium dari Rp6.000 menjadi Rp5.500 per liter kemarin berdampak kosongnya stok sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pontianak. Antrian panjang sudah terlihat sejak pagi hari. Baik itu kendaraan roda dua maupun mobil. Pantauan Pontianak Post sejumlah SPBU kehabisan premium seperti di Jalan Teuku Umar, Jalan Gusti Hamzah, Jalan GS Machmud, Jalan A Yani dan Jalan M Yamin. Pengendara sepeda motor yang melihat premium habis di SPBU tersebut, langsung mencari tempat lain. Pemilik kendaraan yang sudah kehabisan premium, mau tidak mau membeli pertamax plus. Sedangkan penjualan solar di SPBU tetap berjalan seperti biasa. Rahmat, warga Jalan Wahidin mengatakan ingin membeli premium di SPBU Kota Baru. Karena minyak ditangki minim dan premium habis di SPBU ia akhirnya membeli pertamax plus. “Mau tidak mau saya beli pertamax plus. Saya tidak mau ambil resiko ke SPBU lain dengan kondisi sama. Lebih baik cari yang aman daripada jalan kaki,” tuturnya. Sales Area Manager Retail Pertamina Kalbar Ibnu Chouldum mengatakan kekosongan

premium di SPBU bukan karena stok kurang. Hal itu terjadi karena delivery order belum masuk ke depot. “Masyarakat kita pada hari Minggu (30/11) sedikit membeli premium karena harganya Rp6.000 per liter. Ketika harganya turun, warga beramairamai membeli,” ungkapnya. Chouldum mengemukakan stok premium di Depot Sintang, Ketapang dan Pontianak cukup untuk delapan hari. Ia menyebutkan keterlambatan distribusi bisa terjadi karena penyesuaian sistem dengan delivery order. “Saya mendapat laporan hanya 1-2 SPBU saja yang tidak punya surat pemesanan. Sedangkan di luar kota hanya ada beberapa SPBU yang kehabisan stok,” jelas Chouldum. Pria murah senyum ini mengatakan sebelum pemberlakuan penurunan harga premium, sudah ada petugas pengawasan penjualan. Kalau ada bukti SPBU yang tidak melayani penjualan akan mendapat sanksi. “Sistem yang kami lakukan sekarang cukup mudah mengantisipasi lonjakan permintaan yaitu setor langsung angkut. Sedangkan dua hari sebelumnya setor dulu sehari kemudian baru angkut,” tuturnya.Disinggung apakah mengurangi stok sebelum penurunan harga, Chouldum mengatakan SPBU melakukan perubahan delivery order. Dikatakannya, karena dulu harga ambil berbeda dengan sekarang. “Kami telah memikirkan SPBU dengan memberikan margin Rp80 per liter. Mungkin sehari saja keuntungan pengusaha SPBU berkurang. Kami berusaha mendistribusikan sesuai kebutuhan di SPBU,” tuturnya.(tom/oki/riq)

Dapat Hadiah Bunga Sambungan dari halaman 1

“Tadi aku dapat karangan bunga dari orang yang sangat perhatian sekali sama aku,” ujar Terry yang ditemui di acara ulang tahun bersama anak yatim di restoran KFC, Kemang, Jakarta. Namun saat ditegaskan apakah pria istimewa ini Aldy, Terry

pilih berkelit. “Ada deh,” sahut Terry yang pernah mengaku putus dengan Aldi lantaran tidak mau terbebani dengan nama besar Aldi dan keluarganya. Merayakan ulang tahun tanpa kekasih diakui Terry terasa menyedihkan.”“Ya sedih banget sih menjomblo begini. Aku pengen merayakannya bareng

anak-anak yatim untuk berbagi kebahagiaan. Kalau menikah sih aku udah punya target dari usia 25 tahun lalu. Kalau orang tua sih udah capek nyuruh-nyuruh aku. Tapi mereka nyerahin semuanya sama aku. Sekarang sih masih mencari dan menunggu aja,” ungkap presenter ini. (kl)


Pontianak Post

12

Pontianak Post, Selasa 2 Desember 2008

Selebiriti

Waspadai, Jualan Kasus HAM Papua Hari Ini Ada Konsentrasi Massa

Wulan Guritno

Punya Ijazah Asli

Wulan Guritno bisa menerima kenyataan bahwa dirinya batal menjadi calon anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN). Namun, janda satu anak itu tidak terima jika dikatakan ijazahnya palsu. Wulan menegaskan, dirinya benar pernah menempuh pendidikan dan lulus dari Italian Conti Academy of Theatre Art Ltd, London, Inggris. Namun, saat diminta ijazah aslinya oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai salah satu syarat wajib, itu tidak dapat dipenuhi. Sebenarnya, kata Wulan, ijazah tersebut sudah dikeluarkan sekolahnya sejak Juli 2008 dan diambil langsung ibu kandungnya. Namun, ijazah itu tidak bisa buru-buru diserahkan, terlebih harus melewati berbagai proses. ”Belum lagi harus ke u Ke Halaman 7 kolom 5

Nasional

TKI Sering Terlantar Pemerintah harus benar-benar sigap untuk melindungi warganya di luar negeri. Terlantarnya warga negara Indonesia (WNI) di Bandara Suvarnabhumi, Thailand selama beberapa hari akibat situasi politik yang memanas bukan yang pertama kali dirasakan. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bahkan seringkali terlantar di Bandara-Bandara internasional dan tidak bisa makan dan minum selama beberapa hari, karena PJTKI dan biro perjalanannya memilih paket penerbangan yang murah dan transit di banyak Bandara internasional. Manajer Garuda Indonesia di Malaysia Oemar mengemukakan bahwa dirinya seringkali menjumpai, para TKI yang terlantar. “Mereka tidak bisa makan dan minum karena tidak punya uang untuk membeli makanan dan minuman di ruang keberangkatan di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) yang sangat mahal bagi mereka,” ujarnya dalam keterangan resmi pada pers kemarin (1/12). Oemar menjelaskan bahwa kejadian tersebut ditemukan pada beberapa TKI yang akan bekerja di negara Timur Tengah namun pesawat mereka transit di KLIA. “Mereka belum makan dan minum karena tidak punya uang sejak sehari sebelumnya,” lanjutnya. Setelah ngobrol-ngobrol ternyata mereka harus transit ke Mumbai India baru sambung lagi ke negara Timur Tengah. Jika melihat tiket penerbangan mereka mengikuti koneksitar penerbangan selanjutnya, bahkan kadang-kadang harus menunggu satu hari. (iw)

MUHAMAD ALI/Jpnn

DEMO: Warga Papua Barat menuntut kemerdekaan untuk Papua Barat, Senin (1/12). Mereka melakukan aksi demo di depan Istana Negara Jakarta.

Kekasih Ryan Divonis 10 Bulan Langsung Banding

  DEPOK-- Ekspresi wajah Ny Endang Rusmiati, 53, ibunda Novel Andreas, 28, tampak tersenyum lega. Pasalnya, kekakasih Ryan alias Very Idham Heryansyahputra alias si Jagal dari Jombang itu hanya divonis 10 bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, Senin (1/12) sore. Bobot hukuman itu jauh lebih ringan dari tuntutan empat tahun yang diajukan jaksa, dua pekan lalu. Ketua Majelis Hakim, Suwidya mengatakan, Novel telah terbukti secara sah dan meyakinkan menerima barang hasil kejahatan. Terdakwa diperintahkan untuk

Novel Andreas

tetap berada dalam tahanan, sedangkan barang bukti hasil kejahatan berupa HP merek Nokia N 70 dikembalikan kepada JPU untuk digunakan dalam persidangan kasus mutilasi dengan terdakwa Ryan. ”Masa tahanan yang telah dijalani ter-

dakwa terhitung sejak Juni 2008 akan dikurangi. Sehingga Novel hanya menjalani sisa masa tahanan selama empat bulan. Terdakwa juga membayar ongkos perkara sebesar Rp 1.000,” ujarnya. Suwidya menambahkan, rendahnya vonis yang dijatuhkan dibandingkan dengan tuntutan jaksa lantaran terdakwa tidak terlibat langsung ataupun tidak langsung, sehingga barang bukti berupa telepon genggam masih bisa dikembali kepada ahli waris Heri Santoso, 42, korban mutilasi Ryan. ”Yang meringankan terdakwa selama dalam persidangan berlaku sopan, tidak pernah dihukum sebelumnya, masih muda, sehingga diharapkan dapat u Ke Halaman 7 kolom 1

Istri Dr Azhari Kunjungi Ibu Imam Ajak Embay ke Malaysia JAKARTA –Kematian trio Bom Bali I rupanya terdengar hingga ke negeri tetangga Malaysia. Mengaku bersimpati terhadap keluarga para trio bomber itu, Sabtu (29/11) istri perakit bom handal asal negeri Jiran Malaysia Dr Azhari yang beberapa waktu lalu ditembak mati oleh tim Densus 88 Antiteror di kawasan Batu, Malang, Jawa Timur, Noor Aini mengunjungi ibunda Imam Samudera di Kampung Lopang Gede, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang. Kedatangan Noor Aini untuk per-

tama kalinya ke kediaman ibunda Imam Samudera itu didampingi oleh Amir Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Abu Jibril, dua anaknya serta kakaknya , Bani Yamin Husin. Tiba pukul 17.00 WIB, kedatangan rombongan keluarga Dr Azhari ini sempat mengagetkan seisi rumah Embay yang tak menyangka ada tamu yang datang jauh-jauh dari Malaysia. Tapi kekagetan itu tak berlangsung lama karena keluarga Imam Samudera ibunda Imam Samudera Embay Badriah kemudian terlibat dalam pembicaraan santai penuh rasa kekeluargaan dengan tamu dari Malaysia tersebut. “Wah Subhanallah, karena sebelumnya Umi cuma tahu nama keluarga Dr Azhari dari

berita-berita. Tapi Alhamdulilah akhirnya kita bisa bertemu walaupun anda semua udah jauh-jauh dari Malaysia, Umi jadi tersanjung,’kata Embay seraya tersenyum yang sepanjang obrolannya dengan keluarga Dr Azhari tangannya selalu digenggam oleh Noor Aini. Noor Aini sendiri sepanjang silaturahmi terlihat lebih banyak diam, karena diketahui perempuan bercadar itu menderita semacam tumor pada tenggorokannya sehingga ia kerap merasakan sakit pada organ suarannya tersebut. Walaupun begitu, ia terlihat antusias mendengarkan cerita Embay Badriah mengenai kematian Imam Samudera yang menurut pihak keluarga syahid.

JAKARTA – Integrasi bangsa Indonesia harus terus dipelihara dan dijaga. Saat ini salah satu ancaman disintegrasi terbesar adalah di wilayah Papua. Apalagi, kini mulai banyak operator-operator yang menjual kasus-kasus HAM di Papua untuk mendapatkan perhatian dunia internasional. Direktur HAM dan Kemanusiaan Wiwik Setiawati Firman mengemukakan bahwa masalah-masalah HAM di Papua sudah jauh membaik sejak 2004 lalu. “Memang hingga kin masih ada beberapa kasus yang disoroti dunia internasional, tapi kita juga terus mengupayakan langkah-langkah penyelesaian,” ujarnya di kantor Deplu, Jakarta kemarin (1/12). Beberapa persoalan yang muncul antara lain u Ke Halaman 7 kolom 1

Inflasi November Mulai Terkendali Bahan Makanan Alami Deflasi JAKARTA - Untuk kali pertama dalam dua tahun terakhir, deflasi (penurunan harga-harga) bahan makanan hingga 0,67 persen terjadi pada periode November lalu. Selama ini, bahan makanan selalu menjadi pemantik inflasi. Inflasi November lalu sudah mulai jinak, yakni 0,12 persen. Dengan begitu, inflasi kumulatif mencapai 11,10 persen (Januari–November) dan tahunan (year on year) 11,68 persen. ’’Sejak 2007, tidak pernah ada deflasi bahan makanan. Jadi, saya pastikan dalam dua tahun terakhir, ini yang pertama,’’ kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan di kantornya kemarin (1/12). Selain bahan makanan, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi 0,31 persen. Deflasi kelompok itu terjadi pada November meski harga premium baru diturunkan Desember. Pemerintah memperkirakan inflasi pada akhir tahun mencapai 12,3–12,5 persen. Rusman menjelaskan, inflasi mulai terkendali karena tekanan permintaan sudah jauh berkurang. Ini menyebabkan tekanan harga sudah tidak terasa pada November. Menurunnya tekanan permintaan ditunjukkan dengan berkurangnya permintaan atas kebutuhan sandang dan perumahan. ’’Demand sandang dan perumahan menurun drastis. Bahan pokok makanan dan minuman juga sudah normal kembali seperti sediakala,’’ kata Rusman. Meski terjadi kekurangan permintaan, dia berpendapat bahwa daya beli masyarakat masih terjaga. Selama November, produksi bahan pokok juga memadai. Selain itu, harga-harga komoditas di pasar dunia terus menurun. Imported inflation akibat depresiasi kurs rupiah belum terasa pada November.

u Ke Halaman 7 kolom 5

u Ke Halaman 7 kolom 1

KANALISASI: Pelanggan Pontianak Post lagi-lagi mendapatkan Yamaha Mio dari Kanalisasi Beruntung, kerjasama Pontianak Post dengan Yamaha. Kali ini Elsiyanto, warga Jalan H Rais A Rahman, Gang Selamat III. Apa komentarnya ?. “Ini serasa mimpi,” ujar Elsiyanto. Dia langsung memboyong Yamaha Mio yang diserahkan oleh Fendi, Kepala Cabang Sentral Yamaha Pontianak. MUJADI/PONTIANAK POST

Gubernur Terpilih Dilantik Bulan Ini Pagi Ini Putusan MK Tentang Pilgub Jatim JAKARTA – Sengketa pemilihan gubuernur (Pilgub) Jatim akan diputus hari ini oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Dua pihak yang berperkara, yakni pasangan Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji) dan KPU Jatim sama-sama optimistis memenangkan perkara. Pihak KPU Jatim sejak tadi malam sudah berada di Jakarta untuk mendengarkan putusan MK pukul 10.00, pagi ini. Ketua KPU Jatim Wahyudi Purnomo sudah datang bersama tiga anggota KPU lainnya, yakni Arief Budiman, Yayuk W, dan M. Nabil. ’’Dari KPUD kabupaten juga akan banyak yang hadir. Mereka ingin mendengarkan putusan MK secara langsung,’’ kata kuasa hukum KPU Jatim Fachmi Bachmid kemarin.

Menurut Fachmi, pihaknya sangat optimistis majelis hakim MK yang akan menolak permohonan Kaji. Dalam UU No 34/2004 jo PP No 6/2005 sangat gambling disebutkan tentang suara sah dan tata cara penghitungan suara di TPS. Dan semuanya dijalankan KPU Jatim dengan benar. ’’Melihat fakta-fakta di persidangan MK, kami yakin gugatan Kaji ditolak,’’ kata Fachmi. Begitu salinan putusan MK diterima, apapun hasilnya, kata Fachmi, KPU Jatim segera menggelar rapar pleno untuk mengesahkan gubernur dan wakil gubernur terpilih. Sebab dalam ketentuan di UU Pemda, paling lama tiga hari setelah menerima putusan MK, KPU Jatim harus membuat keputusan tentang pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih. Dalam tiga hari itu, KPU Jatim harus menyampaikannya

ke DPRD Jatim dan presiden melalui Depdagri. ’’UU memberikan waktu 30 hari harus sudah dilakukan pelantikan gubernur dan wakil gubernur baru. Saya yakin bulan ini sudah dilantik,’’ kata Fachmi. Mengenai manuver Kaji yang melaporkan sengketa pilkada Jatim ke KPU pusat dan komisi II DPR, Fachmi tidak merisaukan. ’’Itu hanya langkah politik. Tidak akan ada pengaruhnya bagi MK. Saya yakin MK memberikan keputusan sebagaimana yang diamanatkan,’’ kata Fachmi. Dari pihak Kaji, Khofifah dan pasangannya Mudjiono dipastikan akan hadir di persidangan hari ini. Kaji juga optimistis permohonannya dikabulkan oleh MK. ’’Insya Allah saya dan suami hadir,’’ kata Khofifah dalam pesan singkatnya (sms) kepada koran ini. Kuasa hukum Khofifah A.

Muhammad Asrun mengatakan pihaknya merasa sudah membeberkan fakta dan bukti yang kuat di persidangan MK. Menurut Asrun, putusan hakim di MK selama ini sulit diprediksi atau susah ditebak. ’’Saya ini pengacara yang paling banyak menangani kasus di MK, sudah 15 perkara. Saya juga pengacara yang pertama kali menangani sengketa pilkada waktu dulu di MA. Dari pengalaman itu, sulit menebak pertimbangan hakim,’’ katanya. Saking susahnya memprediksi putusan hakim di MK, Asrun sampai bernadar akan potong sapi di MK saat Idhul Adha nanti. ’’Pegawai-pegawai MK bilang seharusnya 5 ekor sapi,’’ katanya. Sehari menjelan2g putusan, Asrun datang ke MK untuk melihat pembacaan putusan sidang sengketa pilkada di u Ke Halaman 7 kolom 5


LFP

Pontianak Post l

13

Selasa 2 Desember 2008

1 Chelsea

Matchday 15

Arsenal 2

GUNNERS COMEBACK AFP PHOTO / Glyn Kirk

bintang: Striker Arsenal Robin Van Persie (kanan) selebrasi setelah mencetak gol.

Copa Indonesia IV Rabu 03 Desember 2008 Persiraja v PSMS (leg 2) Mitra Kukar v PSM Makassar  (leg 2)   Rabu 10 Desember 2008   Persikota v Persitara (leg 1) (Siaran langsung TV One, 15.30 WIB) PSS Sleman v Persema (leg 1) Divisi Utama Liga Indonesia 2008 Rabu, 3 Desember 2008 Wilayah Timur PSIM v Persigo Persiba Bantul v Persibom Persema v Persiku Wilayah Barat Persibat v PSAP Persikota v Persikab Persikad v Persikabo PSPS v PSDS Persih v PSSB PSP v Semen Padang Piala AFF Jumat, 5 Desember 2008 Singapura v Kamboja (SUGBK) Indonesia v Myanmar (SUGBK) Sabtu 6 Desember 2008 Malaysia v Laos (Sarakul) Thailand v Vietnam (Sarakul) Minggu, 7 Desember 2008 Singapura v Myanmar (SUGBK) Kamboja v Indonesia (SUGBK) Senin, 8 Desember 2008 Malaysia v Vietnam (Sarkul) Laos v Thailand (Sarakul) Selasa, 9 Desember 2008 Myanmar v Kamboja (Harupat) Indonesia v Singapura (SUGBK) Rabu, 10 Desember 2008 Vietnam v Laos (Sarakul) Thailand v Malaysia (?) PIALA CARLING Rabu, 3 Desember (dini hari WIB) Burnley v Arsenal Stoke City v Derby County Kamis, 4 Desember (dini hari WIB) Watford v Tottenham Hotspur Man. United v Blackburn REUTERS/Toby Melville

COPPA ITALIA Kamis, 4 Desember (dini hari WIB) AC Milan v Lazio (S.langsung Trans 7/Telkomvision pk 02.45 WIB)

berjibaku: Defender Chelsea Branislav Ivanovic (kiri) berjibaku memperebutkan bola atas dengan bomber Arsenal Emmanuel Adebayour ( kiri) dalam lanjutan Liga Primier di Stamford Bridge, London, kemarin. Tuan rumah Chelsea takluk dengan Arsenal dengan skor 1-2.

KLASEMEN BIG FOUR 1. Arsenal 2 2 0 0 4-2 2. Liverpool 2 2 0 0 3-1 3. Man United 3 0 1 2 3-5 4. Chelsea 3 0 1 2 2-4

6 6 1 1

LONDON – Jangan coret dulu nama Arsenal sebagai salah satu kandidat juara Premier League musim ini. Peluang Arsenal yang meredup usai dua kekalahan beruntun kembali bersinar menyusul kemenangan fantastis 2-1 (0-1) atas Chelsea di Stamford Bridge kemarin dini hari WIB (1/12). The Gunners –- julukan Arsenal –- pun menyodok kembali di jajaran empat besar. Dengan donasi tiga poin, Arsenal kini menduduki peringkat keempat di klasemen sementara. Skuad Arsene Wenger itu mengoleksi 26 poin dari 15 laga atau hanya tertinggal tujuh poin dengan Chelsea di peringkat pertama. Tapi, posisi The Blues –- sebutan Chelsea -- rawan tergusur Liverpool jika minimal meraih seri kala menjamu West Ham United di Anfield dini hari tadi WIB. Kemenangan Arsenal juga mengulang sukses empat tahun silam. Sebelum ditekuk Liverpool 0-1 (26/10) yang mematahkan rekor 86 laga tak terkalahkan Chelsea di Stamford Bridge, Arsenal adalah tim terakhir yang mempermalukan The Blues di kandangnya sendiri pada 2004. “Hasil ini melambungkan kepercayaan diri segenap anggota tim. Saya tidak tahu harus bagaimana seandainya kami kalah lagi,” ucap Wenger usai pertandingan sebagaimana dilansir Sportinglife. Pelatih 59 tahun asal Prancis itu memuji penampilan anak asuhnya yang tampil berkarakter. Satu catatan bagi Wenger, Cesc Fabregas dkk selalu tampil bagus kala menghadapi rival berat, khususnya dari big four. Buktinya, sebelum menekuk Chelsea, Manchester United dibuat menyerah 1-2 di Emirates pada 8 November lalu. Jika dibuat klasemen antartim big four di paro pertama Premier League musim ini, Arsenal kini menduduki urutan teratas dibayangi Liverpool. Tapi, bentrok Arsenal versus Liverpool di Emirates 20 Desember nanti bakal membuktikan siapa yang layak menyandang terbaik dari terbaik. “Dengan posisi kami saat ini, masih cukup berat berbicara gelar. Tapi, itu bukan hal yang tidak mungkin karena kami sudah mengalahkan tim terbaik macam Chelsea dan Manchester United. Kami telah kembali dari periode neagtif dan kami siap bekerja lebih keras mengejar ketertinggalan poin,” urai Wenger kepada BBC. Setelah kalah 0-2 dari Aston Villa (15/11) dan 0-3 lawan Manchester City (22/11), Arsenal memang banyak diprediksi bakal kembali tumbang di kandang Chelsea. Dugaan itu mendekati kenyataan kala Arsenal tertinggal satu gol di babak pertama akibat gol bunuh diri Johan Djorou pada

menit ke-30. Gol itu merupakan rangkaian kesalahan dari pertahanan Arsenal. Dari lemparan kiper Manuel Almunia yang kurang terarah, bola berhasil diserobot Jose Bosingwa dan selanjutnya mengirim umpan ke kotak penalti Arsenal. Tapi, Djorou yang panik justru menyarangkan bola ke gawangnya sendiri. Namun, situasi berubah manakala Robin van Persie memborong dua gol Arsenal di babak kedua. Gol pertama striker timnas Belanda itu terjadi pada menit ke-59 memanfaatkan sodoran Denilson. Gol tersebut sempat diprotes pemain Chelsea karena Van Persie dianggap dalam posisi offside. Belum hilang kekecewaan kubu tuan rumah, Van Persie kembali menjebol gawang Petr Cech, kiper Chelsea, tiga menit kemudian, Di waktu tersisa, Chelsea berusaha keras menyamakan kedudukan. Tapi, upaya pelatih Chelsea Luiz Felipe Scolari menambah daya gedor timnya terbentur dengan stok pemain. Dengan Didier Drogba masih menjalani skors dan Franco di Santo cedera, Scolari hanya punya pemain muda (19 tahun) Miroslav Stoch. Tapi, debut gelandang serang Slovakia itu tak banyak mengubah keadaan. Bagi Scolari, dua kekalahan home (atas Liverpool dan Arsenal) sedikit demi sedikit membuyarkan indahnya masa bulan madu pelatih asal Brazil itu bersama Chelsea sejak awal musim. Sebab, dari delapan kali menjamu lawannya di Premier League, John Terry dkk hanya tiga kali menang. Belum lagi kekalahan mengejutkan Chelsea atas Burnley di babak 16 besar Piala Carling (12/11). Selain itu, The Blues tidak pernah menang di tiga laga terakhirnya. Tantangan besar Scolari dan anak asuhnya ke depan adalah menjamu CFR Cluj (Rumania) di matchday terakhir grup A Liga Champions pada 9 Desember nanti. Chelsea harus menang agar memastikan tiket ke fase knockout atau babak 16 besar.“Kami tidak bisa terus dalam situasi tim seperti sekarang, khususnya saat bermain home. Kami harus segera bangkit,” ucap Terry kepada Sky Sports. (dns) STATISTIK PERTANDINGAN CHELSEA ARSENAL 2 Tembakan ke Gawang 7 14 Tembakan Melenceng 5 5 Penyelamatan 2 5 Offside 4 3 Sepak Pojok 2 2 Kartu Kuning 0 0 Kartu Merah 0 18 Pelanggaran 16 60% Penguasaan Bola 40%


Pontianak Post

14

Data dan Fakta Klasemen Sementara Serie A Italia: Klasemen Sementara Zona Liga Champions 1. Inter Milan 14 10 3 1 22-8 33 2. Juventus 14 8 3 3 21-9 27 3. AC Milan 14 8 3 3 20-13 27 4. Napoli 14 7 3 4 20-15 24 Zona Piala UEFA 5. Lazio 14 7 2 5 22-16 23 6. Fiorentina 14 7 2 5 18-13 23 Papan Tengah 7. Genoa 14 6 4 4 21-16 22 8. Catania 14 6 4 4 15-15 22 9. Udinese 14 6 3 5 21-15 21 10. Atalanta B. 14 6 2 6 16-15 20 11. Palermo 14 6 2 6 19-19 20 12. Siena 14 5 4 5 12-12 19 13. Cagliari 14 5 2 7 15-17 17 14. AS Roma 13 5 2 6 15-18 17 15. Sampdoria 13 4 4 5 13-16 16 16. Lecce 14 2 7 5 13-19 13 17. Torino 14 3 3 8 14-20 12 Zona Degradasi 18. Reggina 14 3 2 9 12-28 11 19. Bologna 14 2 4 8 12-23 10 20. Chievo Verona 14 2 3 9 7-21 9 Daftar Top Scorer 11 gol: Diego Milito (Genoa) 9 gol: Alberto Gilardino (Fiorentina) 8 gol: Marco Di Vaio (Bologna) Liga Primera Spanyol Zona Liga Champions 1. Barcelona 13 10 2 1 40-9 32 2. Villarreal 13 8 4 1 23-15 28 3. Valencia 13 8 3 2 28-14 27 4. Real Madrid 13 8 2 3 30-20 26 Zona Piala UEFA 5. Sevilla 13 7 3 3 18-11 24 6. A. Madrid 13 6 3 4 28-19 21 Papan Tengah 7. Deportivo C. 13 6 3 4 14-14 21 8. Valladolid 13 6 1 6 16-17 19 9. Malaga 13 5 3 5 21-23 18 10. Sporting Gijon 13 6 0 7 21-27 18 11. Real Betis 13 5 2 6 20-18 17 12. Getafe 13 4 5 4 14-16 17 13. R.Santander 13 4 3 6 15-19 15 14. Almeria 13 4 3 6 14-21 15 15. Real Mallorca 13 3 4 6 14-22 13 16. Athletic Bilbao 13 3 3 7 15-23 12 17. Espanyol 13 3 3 7 10-19 12 Zona Degradasi 18. Numancia 13 3 2 8 15-27 11 19. Osasuna 13 1 5 7 8-16 8 20. R. Huelva 13 1 4 8 6-20 7

Selasa 2 Desember 2008

3 Palermo v AC Milan 1

Petaka Tandang Milan atkan kesempatan memimpin. Nyatanya, Amelia mampu menebus kesalahannya dengan menahan sepakan penalti Ronaldinho. kendati tuan rumah memiliki peluang lebih banyak, Milan kembali mendapat peluang emas jelang turun minum. Sial bagi Ronaldinho, tendangannya membentur mistar gawang. Tanpa kehadiran Kaka yang absen karena menjalani hukuman akumulasi, Milan memulai babak kedua dengan keadaan tertekan. Baru lima menit babak kedua berlangsung, sepakan keras striker Palermo Fabricio Miccoli gagal dihalau kiper Milan Christian Abbiati. Tidak sampai sepuluh menit, tepatnya pada menit ke-59, Milan semakin tertinggal melalui gol tandukan Edison Cavani setelah menerima umpan silang dari Fabio Liverani. Yang terakhir, gol Fabio Simplicio (80’), membuat Paolo Maldini dkk merana. Sebuah gol hiburan bagi Il Diavolo Rosso (julukan lain Milan) sekaligus penebus dosa Ronaldinho akhirnya tercipta pada menit ke83. Kali ini, gelandang serang asal Brazil itu tidak menyia-nyiakan kesempatan menaklukkan Amelia dari titik putih penalti. ”Seluruh pemain tidak melakukan penjagaan dengan baik di semua lini, sehingga Palermo punya banyak kesempatan untuk menguasai bola,” keluh Carlo Ancelotti, pelatih Milan, seperti dilansir Tribalfootball. ”Ini adalah sebuah kekalahan yang berat, karena datang pada saat yang panting bagi kami untuk terus bertahan di jalur scudetto. Terlena dengan permainan pelan, padahal Palermo melakukan pressing dengan ketat,” lanjut mantan pelatih Parma itu. Bagi Rosanero (julukan Palermo), kemenangan itu sangat berarti. Sebab, mereka selalu gagal meraup poin penuh di dua laga sebelumnya. Setelah kalah 0-2 dari Inter pada giornata ke-12, mereka harus puas bermain imbang 1-1 dengan Bologna di giornata ke13. (ham) GAGAL: Ronaldinho (kiri) gagal mengantarkan Milan mengatasi tuan r umah Palermo.

PALERMO – Rontok sudah catatan menawan AC Milan yang tak terkalahkan dalam sebelas laga beruntun di Serie A Liga Italia. Bertandang ke Renzo Barbera, Rossoneri (julukan Milan) ditekuk Palermo 1-3 (0-0), kemarin dini hari WIB. Setelah dua hasil imbang beruntun dari Torino 2-2 di giornata (pekan) ke-13 Serie A Liga Italia serta Portsmouth (2-2) di Piala UEFA, 27 November lalu, Milan bukannya bangkit, justru harus pulang dengan tangan hampa dari kandang

Palermo. Dampaknya, Milan harus puas berada di posisi ketiga klasemen sementara. Sebab, kendati punya poin sama (27 poin) dengan Juventus, Paolo Maldini dkk masih kalah dalam produktifitas gol. Capolista masih dikuasai Inter Milan (33 poin). Kegagalan eksekusi penalti Ronaldinho pada menit ke-27 jadi pertanda awal malam yang buruk bagi Milan. Bermula dari pelanggaran kiper Palermo Marco Amelia kepada Alexandre Pato (26’), Milan mendap-

STATISTIK PERTANDINGAN Palermo v AC Milan 3 Gol 10 Tembakan ke gawang 11 Tembakan melenceng 9 Sepak pojok 17 Pelanggaran 3 Offside 5 Penyelamatan gawang 4 Kartu kuning - Kartu merah 47% Penguasaan bola

1 6 9 4 17 3 7 1 53%

Marco Amelia

Amelia Tertolong Playstation PLAYSTATION jadi resep bagi kiper Palermo Marco Amelia saat menahan eksekusi penalti pertama Ronaldinho, kemarin dini hari WIB, saat Palermo menjamu AC Milan di Renzo Barbera. Keberhasilan yang menambah semangat tuan rumah. Kalau saja, eksekusi penalti berjalan sukses, bisa saja hasil pertandingan akan berbeda. Sebab, Rossoneri (julukan Milan) lebih dahulu memimpin. Tapi, nyatanya Amelia mampu menggagalkan sepakan pemain asal Brazil itu di menit ke-27. Amelia juga nyaris mematahkan tendangan penalti kedua Ronaldinho tujuh menit jelang bubaran. Keberhasilan kiper berusia 26 tahun itu mengatasi eksekusi penalti Ronaldinho lantaran mempelajarinya via konsol game Playstation. ”Seperti bermain lawan Ronaldinho di playstation. Dia melakukan ancang-ancang yang sama. Rasanya, itu sangat aneh,” bilang Amelia, menanggapi keberhasilannya menahan eksekusi penalti pertama Ronaldinho, seperti dilansir Goal. ”Saya melihat di saat terakhir dia mengubah sudut tendangan dan saya menghentakkan lutut untuk mencapai bola. Saya juga hampir menahan penalti kedua, tapi sepertinya terlalu berlebih,” lanjut mantan kiper Livorno itu. Hobinya memainkan playstation telah membantunya untuk bisa membayangkan beberapa kemungkinan dari kebiasaan ekseskusi penalti Ronaldinho. Nyatanya, tebakan Amelia tidak meleset dari apa yang dibayangkannya. (ham)


Kejurda Tenis Meja 2008

Henmadi Juara Tunggal Putra PONTIANAK- Setelah menunggu beberapa jam akibat pemadaman aliran listrik di GOR Pangsuma Pontianak. Akhirnya final tunggal putra kejuaraan daerah (kejurda) tenis meja tahun 2008 Minggu (30/11) malam kemarin, dimenangkan oleh atlet tenis meja asal Kota Singkawang, Henmadi setelah mengalahkan atlet tenis meja asal Kabupaten Ketapang, Luhur Eko dengan skor akhir 3-2 untuk kemenangan Henmadi. Kedua atlet yang sama-sama pernah memperkuat kontingen Kalbar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XVII di Kaltim kemarin, sama-sama menunjukkan permainan yang sangat tangguh, sehingga keduanya memang pantas bertemu di final tunggal putra kejurda tenis meja 2008. “Akhirnya saya berhasil

15

Pontianak Post

Selasa 2 Desember 2008

menga­lah­kan Luhur Eko melalui perjuangan yang sangat keras,” kata Henmadi kepada wartawan, kemarin. Se­m entara di tempat ketiga, lagi-lagi atlet Kota Singkawang, Wendy juga berhasil mengalahkan atlet Kabupaten Ketapang, Uti dengan skor akhir 3-2 untuk kemenangan Wendy. Dengan demikian di kelas tunggal putra dan kelas beregu putra, kontingen Kota Singkawang berhasil meraih juara pertama sehingga Kota Singkawang menjadi juara umum pada kejurda tenis meja tahun 2008 ini. Sementara Sekretaris Umum Pengprov PTMSI Kalbar, Irawan Eddy mengatakan, kegiatan ini berlangsung sukses walaupun pihak panitia agak kesulitan mencari dana untuk melaksanakan kejurda kali ini. (bdi)

Ikuti Piala KASAD IX

Kalbar Bidik Minimal Satu PONTIANAK- Hari ini, Selasa (2/12) kontingen Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Kalbar bertolak menuju Jakarta untuk mengikuti kejuaraan nasional (kejurnas) karate bergengsi memperebutkan piala KASAD IX, 4-6 Desember. Kontingen yang berjumlah 30 orang ini dilepas secara resmi oleh Ketua Umum FORKI Kalbar, Kolonel Inf, Nukman Kosadi yang juga sebagai Komandan Korem (Danrem) 121/ ABW. “Ini merupakan kejuaraan karate paling bergengsi. Mudahmudahan atlet Kalbar dapat menunjukan prestasi yang terbaik,” ungkap Nukman kepada sejumlah wartawan usai memberikan pengarahan kepada seluruh atlet FORKI Kalbar, kemarin. Menurut Nukman, berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan terhadap atlet FORKI yang akan mengikuti piala

budianto/pontianak post

KE JAKARTA: Kontingen FORKI Kalbar bertolak ke Jakarta untuk mengikuti kejuaraan nasional memperebutkan Piala KASAD IX, 4-6 Desember.

KASAD IX tahun 2008 ini, pihaknya berharap paling tidak Kalbar dapat membawa pulang 1 medali emas, 1 perak dan 4 perunggu. “Dari 19 kelas yang dipertandingkan pada piala KASAD IX ini, FORKI Kalbar hanya mengikuti 12 kelas saja,” tutur Nukman. Dengan ikutnya FORKI Kalbar

pada piala KASAD IX tahun 2008 ini, tambah Nukman, diharapkan mampu membangkitkan gairah olahraga karate Kalbar yang sebelumnya mengalami kevakuman beberapa bulan, sehingga keberadaan FORKI Kalbar seakan-akan mati suri. Adapun atlet yang akan mengikuti

kejurnas karate piala KASAD IX ini yakni, Ary Sumaryadi di kelas kata perorangan putra senior, Aang Andriansyah di kelas kumite - 70 Kg putra senior, Musi di kelas kumite 55 Kg putra senior, Doni Pandra di kelas kumite - 60 Kg putra senior, Mikias di kelas - 65 Kg putra senior, Hari Purnomo di kelas - 75 Kg putra senior, Jumadi di kelas kumite bebas putra senior, Yuliansyah di kelas kata beregu putra senior, Hendrik di kelas kata beregu putra senior, Asmadi di kelas kata beregu putra senior. Sementara itu, Yuliana di kelas kata perorangan putri senior, Lisa di kelas kumite - 48 Kg putri senior,Selvi di kelas putri - 60 Kg putri senior dan Alit di kelas 60 Kg + bebas putri senior. Selain para atlet juga diberangkatkan 8 orang wasit untuk menjalani pendidikan kewasitan di Jakarta. (bdi)


16 Pontianak Post - Selasa 2 Desember 2008

CUAP-CUAP NASKAH + FOTO: PHIE2T

Devina K

Siswi SMAN 4 ”Orang yang suka berpenampilan Japanese Style itu akan terlihat unik! Gaya tampilannya pasti tampak berbeda dari yang lain.

Wana Oushi

Anggota Jirushi “Tampil serba Japanese menandakan orangnya itu kreatif. Karena tidak semua orang bisa dan berani berpenampilan seperti itu.”

Yura

Anggota Jirushi “Mereka yang suka tampil japanese style berarti orang yang selalu melakukan inovasi-inovasi dalam penampilannya. Memang ter-influence dengan Jepang, tapi tetap harus menjadi diri sendiri”

J

EPANG memang Negara yang luar biasa. Pesonanya mampu membuat kalangan anak muda menjadi pecinta gaya berpakaian mereka. Mulai dari busana, aksesori, hingga dandanannya yang keren dan unik pun dicontek habis-habisan. Meski jumlahnya mungkin masih bisa dihitung jari, tapi demam Harajuku Style juga udah melanda remaja-remaja di kota kita loh. Mereka berani nampilin gaya berbeda yang mungkin bagi sebagian orang terlihat aneh, tapi tidak untuk mereka. Justru itu jadi kebanggaan karena mereka bisa bebas mengekspresikan gaya seperti gayanya remajaremaja di Jepang sana.

Fitri Adiningsih termasuk penyuka gaya berpakaian ala Japanese. Hanya saja dia suka ngeliat, tapi nggak percaya diri untuk memakainya. “Aku pernah ketemu di mal rombongan remaja berbusana ala Jepang. Sempat takjub juga liat dandanan mereka, but overall, I like their accessories. Keren!” jawab cewek bersekolah di SMPN 18 ini. Begitupun Susilawati. Mahasiswi FKIP Bahasa Indonesia Untan ini mengaku seneng banget sama fashion ala Japanese Style. Tapi sayangnya doski nggak terlalu PeDe untuk berbusana ala negara asal naruto itu. “Demen liatnya aja, coz gayanya unik dan bebas berekspresi. Cocok banget buat anak-anak muda

yang senang tampil beda, nyentrik dan enerjik,” papar cewek yang juga doyan ama film-film drama Jepang ini. “Japanese style? Wah, aku juga suka tuh,” sambar Virza Trianjaya. Bedanya, cewek 13 taon ini lebih gandrung ke aksesorisnya. “Dari mulai kalung, topi, cincin, syal, sampai gelang, semuanya aku suka,” tuturnya. Alasannya, aksesoris itu unik dan beda dari yang lain. Nggak hanya demen aksesoris, tapi Virza juga pecinta lagu-lagu Jepang. Koleksi lagulagu dari negeri matahari terbit miliknya sudah lumayan banyak dan kerap menemani hariharinya. (li2)

Yang paling disukai : (3 tertinggi) Busananya unik & keren 32,4% Dandanan rambutnya 32,4% Aksesorisnya 21,6% Mereka yang suka Japanese Style : (3 tertinggi) Kreatif 37,8% Unik 32,4% Freak 13,5%

Serba

Jepang yang Disuka Uniknya Harajuku Style

B la Bla

Anak muda sekarang sangat peka dengan tren yang ada saat ini. Mereka sangat responsif menerima gaya-gaya dari luar negeri seperti Japanese style ini. Sebenarnya motivasi dari remaja yang terpengaruh dari Japanese style ini biasanya karena rasa ingin tahu yang besar, ingin mencoba hal yang baru, ingin terlihat beda dari yang lain, dan mungkin ingin cari perhatian dari teman-temannya. Gaya Japanese style ini bisa dibilang gaya yang eksentrik. Dengan mengikuti gaya ini akan muncul eksklusifitas, karena gaya tersebut up to date. Sehingga orang yang memakai gaya tersebut akan menjadi pusat perhatian. Dampak positifnya, sebagian remaja merasa pedenya bertambah dengan gaya ini dan ingin selalu tampil beda.(*/det)

Suka Japanese style : Ya..................................................... 49,3% Nggak .............................................. 50,7%

FOTO : KOLEKSI JIRUSHI

Bla Termasuk Gaya Eksentrik

Profil Responden JENIS KELAMIN Cowok Cewek

32 43

PENDIDIKAN Pelajar Mahasiswa

42 33

USIA 12-14 tahun 14-17 tahun > 20 tahun

23 25 27

Jumlah responden 75 orang

T ak tik tang

Aksesori Blangkon

Dari Manga, Film Hingga Lagunya Moshi-moshi!!! Sobat X banyak alasan yang membuat anak-anak muda tertarik oleh Jepang, bahkan nggak sedikit yang mengadopsi Japanese Style dalam tren mode berbusana mereka. Gayanya yang unik dan berani tampil beda menjadi salah satu alasannya. Apalagi tren ini memang sedang menjamur. Kesukaan anak-anak muda pada Jepang nggak hanya pada fashionnya doank lho. Negara sakura itu terus mengembangkan sayapnya di tanah air dengan karya-karyanya termasuk lagu, film, kartun, serta komiknya yang sangat digandrungi

Dandanan

Biarpun suka Japanese style, gaya dan budaya Indonesia nggak boleh ditinggalin. Kamu kudu bisa mix and match kedua budaya yang cukup berbeda ini. Nih, X kasih tahu contohnya: 1. Kimbaya. Ini gabungan dari kimono dan kebaya. Supaya kita nggak ngelupain budaya dalam negeri, paduin aja antara kebaya dengan riasan dan aksesoris Jepang. Dijamin kita bakal jadi pusat perhatian seluruh orang. 2. Kotepang. Untuk yang mau bergaya seksi dan nggak panas, koteka Jepang pas buatmu. Tapi tips ini hanya ditujukan untuk para cowok-cowok aja. Pasti kamu bakal pede banget seperti orangorang pedalaman Irian tapi punya darah Jepang. 3. Pakai blangkon. Kalau bajunya udah pakai ala Jepang, tambahan untuk aksesoris penutup kepalanya kudu yang berbau khas Indonesia. Seperti budaya Jawa dengan memakai blangkon. (*/det)

MABES

kawula muda. Contohnya aja Ryan Permana, kesukaannya pada Jepang dibuktikan dengan hobinya membaca komik Jepang alias manga yang biasa dibeli dan di-downloadnya dari internet. “Ceritanya orisinil dan bervariasi, fantasi yang digambarkan selalu berbeda dari yang lain, sangat luar biasa. Dari segi gambar dan karakter pun selalu disesuaikan dengan ceritanya sehingga membuat pembaca semakin terlarut dalam dunia Jepang,” ujar mahasiswa Teknik Informatika ini. Mahasiswa STKIP bernama Paul

x-presi: Graha Pena Pontianak, Lt. 5

Pecinta Japanese style ini awalnya hanya kumpulan dari 7 orang. Bermodal nekat, akhirnya si Kirei pun berani membentuk Japanese Lunatic Community (JLC/Jirushi). Hingga akhirnya, jumlah anggota JLC mencapai 43 orang. Di JLC, kita bisa menemukan orangorang yang demen berpakaian ala Jepang. Baik itu cosplay, Harajuku, Kogal, Lolita, semuanya komplit di sini. By : Laili Fitria

Kirei

Leader Jirushi

malah sudah menjadikan komik Jepang sebagai bagian dari hidupnya. Semacam soulmate gitu kale ya… “Manga udah begitu merasuk dalam kehidupan aku, sejak duduk di bangku SD, bacaanku yah komik Jepang itu. Ceritanya seru dan bikin penasaran,” katanya. Bila responden diatas pada maniak ama komik Jepang, Gonta Willin justru nge-fans ama lagu-lagu Jepang. Buktinya, belasan lusin kaset tersusun rapi di rumahnya. “Aku suka aja dengan lagu dan musiknya. Rasanya enaaaaak aja didengarnya, walau kadang aku ng-

gak ngerti juga apa isi lagunya hehe…,” ucap siswa SMP Pertiwi ini. Kalo si imut Keyla Meisa menjatuhkan pilihannya pada film-film Jepang yang menurutnya bagus dan berkualitas. “Nggak heranlah kalo film Indonesia banyak meng-copy film buatan Jepang, karena memang filmnya keren abiz,” timpal dara yang ngendon di BLKI ini. Finally, kesimpulannya adalah Jepang memang trendster dari segala bidang deh! (sya)

ala Jepang, Jiwa Tetap Indonesia Sebenarnya sih, sudah lama Kirei mengetahui tentang Japanese Style, hanya saja benar-benar mendalami tentang Fashion Jepang sekitar bulan Agustus tahun lalu. Konon katanya, Japanese style ini dikenalkan oleh seseorang yang pernah dekat dengannya ehm ehm... Kenapa sih, milih Japanese Style?? “Kita berpenampilan Japanese Style ini supaya tampak beda dengan yang lain. Kita mau bener-bener tampil beda. Kalo penampilan kita biasa-biasa aja, tentu nggak ada khan orang yang mandang kita? Aseli, berpakaian Japanese Style gini mencuri perhatian banyak orang hehe...” tutur kelahiran Pontianak 24 Agustus 1987 ini. Doski mengaku, yang paling disukai dari Japanese Style, bukan hanya sebatas baju, aksesoris atau dandanan rambut! Melainkan semuanya, penampilan ala Jepang secara keseluruhan. ”Soalnya, khan percuma jika kita pakai baju, tapi

nggak ada aksesoris. Rambut juga harus diperhatikan!,” kata lulusan STM 1 Pontianak ini. Jepang nggak bisa dipisahkan dari manga, atau anime. Makanya, kebanyakan anggota Jirushi suka dengan manga. ”Dari manga, kita bisa belajar tentang persahabatan, cinta, dan yang pasti adalah semangat! Orang-orang Jepang itu selalu semangat dalam melakukan aktivitasnya. Emang sih, kebanyakan orang menganggap bahwa manga itu sekedar khayalan belaka, padahal banyak hal positif yang bisa kita bawa ke alam nyata. Apalagi tentang kedisiplinan orang Jepang. Harus kita contoh tuh!” celotehnya lagi. Gara-gara Jepang pernah menjajah Bangsa Indonesia, kerap kali pecinta Japanese Style ini dicibir oleh masyarakat awam tentang ke-Jepang-an mereka. Bahkan, ada anggota Jirushi yang dicap penjajah! “Iya, memang sih, Jepang itu pernah menjajah Bangsa Indonesia, tapi bukan berarti kami nggak cinta Indonesia. Walau begini, tetap aja

khan kami orang Indonesia. Lahirnya pun di SHIBUYA, alias SHImpang A. Yani BUjur Yak wakakakaak... Kurasa, tak ada salahnya kita mengambil sisi yang baik dari Jepang. Apalagi, fashion Jepang itu emang gila-gilaan, unik, kreatif, terkadang melanggar kebiasaan. Sekarang, tren mode Jepang kerap menjadi inspirasi bagi insan mode di pusat-pusat mode dunia loh,” cuap penyuka sayur-sayuran dan jus tape ini. Walau aliran Japanese style sendiri rada-rada tubruk sana sini, Kirei nggak ijinkan JLC berpenampilan asal-asalan. ”Saat mau berpakaian Japanese, kita mempunyai konsep. Ada Harajuku, Lolita, Gothic Lolita, Kimono, Cosplay, dan lainnya. Bahkan kalo perlu sampe kita gambar lho! Kudu dirancang, mau baju Japanese yang kayak gimana. Bukan asal comot aja,” tukas Kirei yang bersama Jirushi-nya kerap nongkrong di Auditorium Untan atau Yusra pada tiap malam Minggu. **

Share

e-mail: redaksi@x-presi.com


gemerlap dunia

Pernikahan Adjie Massaid dan Angelina Sondakh sudah lama ditunggu penggemarnya. Namun kedua politisi Partai Demokrat itu belum juga mengumumkan kabar pernikahan mereka. Malah, kedua artis tersebut di isukan sudah menikah sirri. Tiap kali ditanya soal isu tersebut, duda dua anak dan mantan putri Indonesia ini selalu mengelak. Kabar terakhir yang beredar di kalangan wartawan menyebutkan, perkawinan politik AdjieAngie akan digelar April 2009, sebelum pemilu berlangsung. Saat ditemui di acara Partai Demokrat kemarin yang digelar di Arena Pekan Raya Jakarta Hall C, Kemayoran, Jakarta Pusat, keduanya membantah soal pernikahan tersebut. “Kalau memang sudah ada tanda-tandanya nanti kita kasih tahu sendiri, biarlah kami yang menyelesaikan sendiri dengan waktu yang ada. Soal pernikahan, kami tidak dapat menjawabnya. Biarlah ini jadi urusan kami berdua, beri kami kesempatan bekerja. Nanti kami kasih tahu, pasti kami kabarkan,” ujar Adjie Sedangkan Angie hanya tersenyum seraya berujar, “Kita harus sukseskan pemilu dulu,” katanya. Soal perbedaan agama, Adjie menjawab singkat, “itu sih urusan yang diatas.” Sambil menuju jeep hitam yang dikendarai dengan calon istrinya, Angie.(ns)

Angelina Sondakh

Pemilu Sukses Nikah Menyusul

Pontianak Post l

Selasa 2 Desember 2008

17

Diberi Dua Minggu Mediasi

foto : Fedrik Tarigan/JPNN

sidang: Pasha “Ungu” dan Oki saat menghadiri sidang cerai perdana mereka di Pengadilan Agama (PA) Bogor, Jawa Barat, Senin (1/12).

Pasha dan Okie Belum Pasti Bercerai SIDANG mediasi antara Pasha dan Okie Agustina digelar Pengadilan Agama Bogor, Senin (1/12) hanya berlangsung 20 menit. Keduanya diberi waktu oleh majelis hakim untuk berpikir, apakah ingin serius bercerai. Usai sidang, Okie hanya diam dan langsung menuju mobilnya. Hanya Pasha saja yang sudi berbicara. “Alhamdulillah, baik-baik saja. Dua minggu lagi kita mediasi. Jadi ketentuannya dua minggu lagi,” kata Pasha sambil berlalu menuju mobilnya. Sementara itu, kuasa hukum Okie, John P Simanjuntak mengatakan Okie tetap pada pendiriannya untuk bercerai dari Pasha. “Kita lihat saja apakah mereka berhasil melakukan mediasi. Klien saya masih tetap pada gugatannya. Pasha sendiri dia tidak sebagai keluarga yang baik,” ujar John. Gosip terbaru penyebab Okie menggugat cerai Pasha,

kabarnya Pasha berkeinginan berpoligami. Okie lebih memilih bercerai ketimbang harus dipoligami. Namun, gossip tersebut langsung dibantah oleh kuasa hukum Pasha, Sandy Arifin SH. “Tidak ada pembicaraan poligami. Tidak ada pembicaraan ke arah sana,” ujar Sandy ditemui di tempat yang sama. Sandy menambahkan bahwa Pasha dan Okie tidak pernah menyinggung masalah poligami dalam gugatan perceraian yang dilayangkan oleh Okie. Perceraian mereka hanya didasarkan pada ketidakharmonisan dalam berumah tangga. “Perceraian mereka disebabkan karena ada ketidakharmonisan dalam rumah tangga mereka. Itu saja,” ungkap Sandy Arifin. Sidang perceraian mereka dilanjutkan pada 15 Desember mendatang dengan agenda masih mediasi. Cemburu Buta Makin terbuka jelas, pe-

nyebab gugatan yang dilayangkan Okie Agsutini, kepada Vokalis band Ungu, Pasha. Okie cemburu buta dengan Acha, karena Pasha pernah memberikan kado spesial ke Acha Septriasa. Lantaran kado tersebut pula, Okie sempat melabrak Acha melalui ponselnya. “Saya pernah telepon ke ibunya dan Acha. Mereka sempat mnta maaf ke saya,” ujar Okie. Okie pun sempat kecewa dengan suaminya yang diam-diam sering menemui Acha. “Dia sering kunjungi Acha, tapi gak tau dia jatuh cinta dan sayang sama Acha saya nggak tahu. Saya ngobrol sama Pasha dan Pasha jujur sering ketemu dan ngobrol sama Acha,” kata Okie. Saat ini, di Pengadilan Agama Bogor (PA) sedang gelar sidang perdana antara Pasha dan Okie. Persidang yang beragendakan mediasi ini diharapkan berujung damai. (sen/hds)


Halo Publik

18

Menjadi Guru yang Tangguh Membaca Pontianak Post edisi 25 Nopember 2008 tentang demo guru, saya sangat prihatin. Apalagi urgensi masalah yang mereka usung tidak populer, adalah menuntut penegakan hukum atas nama AS sesegera mungkin sampai menjadi tahanan kota. Bahkan kalau aspirasi mereka tidak mendapat respon, mereka akan mogok mengajar. Kalau ini terjadi tentu murid dan elemen pendidikan yang akan menjadi korbannya. Sebagai warga biasa, saya sangat terkejut. Apakah benar ini adalah aspirasi dari guru atau korps guru bernama PGRI? Coba kita berpikir jernih, bukankah dalam sebuah negara hukum telah ada prosedur mengenai seseorang dikatakan sebagai saksi, bahkan sampai menjadi tersangka. Mari kita hormati para penegak hukum dalam menjalankan tugasnya. Berikan kepada mereka keleluasaan dalam bekerja demi

tegaknya sebuah kebenaran. Bagaimana suatu proses hukum/ kebenaran akan berjalan dengan baik  kalau justru kita yang tidak tahu menahu tentang suatu perkara/kasus turut campur dalam proses penegakan hukum. Saya kira bukan hanya guru yang berjasa dalam membangun negeri ini, tetapi semua elemen masyarakat. Jadi jangan menganggap diri merasa lebih tinggi dan berjasa dari elemen masyarakat yang lain. Masih banyak masyarakat yang lebih peduli terhadap negara, walaupun itu dilakukan tanpa pamrih. Saya kira beberapa tahun ini pemerintah telah mulai memperhatikan nasib kalangan guru. Mulai dari sitem penggajian, tunjangan kesejahteraan dan kenaikan pangkat yang lebih cepat dibandingkan PNS lainnya. Saya tidak mengatakan guru tidak boleh berdemo, tetapi coba urgensi masalah yang diusung lebih berbobot, misalnya ; menuntut penyediaan sarana

dan prasarana yang berkualitas dan merata antar daerah dan kota, pendidikan yang terjangkau bagi masyarakat miskin, dll. Bukankah masih banyak gedung sekolah yang rusak, bahkan tak layak dijadikan sarana pendidikan. Anak-anak miskin juga banyak yang tidak sekolah karena tidak ada biaya. Kedepan,  mari kita menjadi manusia yang tangguh, guru yang tangguh, mandiri dan tidak mudah cengeng dalam menghadapi sebuah persoalan. Kesampingkan persoalan yang kecil dan kerjakan persoalan yang lebih besar dan bermanfaat. Untuk para penegak hukum, teruslah bekerja. Tegakkan kebenaran dan keadilan tanpa takut atas ancaman dari manapun. Biar masyarakat yang akan mendukung sepenuhnya. Selamat bekerja para penegak hukum! M. Yasin by_sint@yahoo.com

Wisuda Mahasiswa STAIN Bentengi Diri dengan Agama Perjuangan baru saja dimulai… Keceriaan dan kegembiraan tidak dapat disembunyikan dari para sarjana yang akan diwisuda. Keceriaan itu sekaligus memberikan tanda bagi kita semua yang bergembira hari ini, bahwa perjuangan untuk melakukan perubahan baru saja dimulai. Tentu saja dengan beban yang lebih berat dengan gelar sarjana yang tertulis dibelakang nama mereka. Inilah saat yang bersejarah bagi siapapun yang menghadapinya. Tetapi apakah catatan sejarah hari ini dapat merubah lingkungan tempat mereka tinggal, jawabnya belum tentu. Syarat kesarjanaan secara substansi tentulah menjadi ikon paling penting pasca wisuda. Kesarjanaan itu harus mampu tercermin dalam pola dan tingkah laku pemiliknya, dengan tetap menjunjung tinggi moralitas baik norma-

tive maupun substantive dalam masyarakat. Ilmu yang dimiliki harus mampu terjewantahkan dengan baik kepada masyarakat, bukan untuk memperbudak masyarakat atau sebagai sikap sombong dengan gelar yang kita miliki. Tulisan ini sebagai bentuk penghargaan yang tinggi kepada para mahasiswa yang diwisuda tahun ini. Kami dari Komunitas Bengkel Intelektual (KBI) Pontianak memberikan apresiasi yang besar dan ucapan selamat kepada saudara sekalian. Mudah-mudahan ilmu yang didapat bisa bermanfaat dengan baik bagi perubahan lingkungan sekitar, lebih khusus bagi pemiliknya dan kita semua. Amin Khairu Amru Mujahiddin Direktur Utama KBI Pontianak

Tanggal 29 Nopember lalu, komunitas yang tergabung dalam bikers kota Pontianak melakukan pawai dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember kemarin. Hampir 200an bikers dari 18 club bikers yang ada turut serta dalam acara tersebut yang notabene digawangi oleh usia remaja. Ini menunjukkan ternyata remaja begitu konsen dengan masalah ini. Namun demikian bila merujuk data jumlah penderita HIV/AIDS itu sendiri sangat ironis. Departemen Kesehatan RI merilis data Juni 2008 hampir 53,6 % penderita AIDS adalah usia 20 - 29 tahun. Bahkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Pontianak melansir hampir 40 % atau sekitar 495 jiwa penderita AIDS adalah mereka yang berusia 15 - 24 tahun. Sungguh kenyataan yang ironis sekali. Fakta ini menunjukkan bahwa semakin rentannya penyebaran penyakit yang mematikan ini mengarah ke

kaum remaja kita. Ini tentu dapat dimaklumi mengingat remaja diidentikkan dengan dunia pergaulan bebas, free sex, penggunaan narkoba melalui jarum suntik dan lain sebagainya. Ini disinyalir kuat sebagai habibat subur bagi penyebaran penyakit HIV/ AIDS itu sendiri. Tentunya menjadi perhatian kita semua. Cara klasik dengan membekali pengetahuan agama yang cukup kepada anak-anak sejak dini bisa dijadikan benteng untuk membendung dampak pergaulan bebas itu sendiri. Disamping itu juga penerangan/penyuluhan mengenai bahaya penyakit AIDS itu kepada masyarakat, khususnya anak-anak remaja perlu dilakukan secara intens dan berkala. Mari bertepatan dengan peringatan hari AIDS Sedunia ini kita implikasikan dalam kehidupan yang muda yang melakukan perubahan. Zainal Abidin zainal_abid1602@yahoo. co.id

Pontianak Post Selasa, 2 Desember 2008

Preman, Tak Sekedar Diberantas HEBAT! Ucapan itu patut kita tujukan kepada pihak aparat pemerintah keamanan yang lagi gencar-gencarnya memberantas preman yang meresahkan dan mengganggu keamanan masyarakat. Sudah banyak saudarasaudara kita bahkan orang tua kita yang menjadi korban kekerasan itu. Bukan hanya itu pengaruh negatif dari kekerasan itu sampai menyebar di kalangan pelajar, yang mana pengaruh pre manisme mengakibatkan adanya tawuran antar pelajar.. Bukan hanya tawuran antarsiswa SMA dan antarmahasiswa saja, siswa SMP kini pun sudah ikut-ikutan. Namun dari tindakan yang sering kita dengar, diantaranya razia terhadap preman, menjadi keraguan tersendiri dihati saya dan timbul tanda tanya. Apakah hanya dengan cara merazia dan menangkap para preman itu bisa melenyapkan pengaruh premanisme yang telah ada? Bukan saya tidak mendukung diadakannya razia oleh pihak kepolisian, tetapi mari kita renungkan bersama-sama apa penyebab timbulnya premanisme di negara kita ini dan bagaimana cara kita untuk menghilangkan pengaruh premanisme ini. Karena kalau kita hanya memandang dan menyalahkan dari satu pihak saja, mungkin pengaruh ini tidak akan hilang dari negeri ini. Kita jangan langsung menarik kesimpulan bahwa preman-preman itu memang pantas untuk dihukum dan dijauhi. Apakah dengan cara menghukumnya saja bisa membuat mereka sadar? Menurut saya, terjadinya premanisme di negeri ini adalah semata-mata untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka. Yang mana pada saat sekarang ini sangat sulit bagi kita untuk mencari pekerjaan. Sedangkan biaya hidup sekarang ini kita pikul semakin berat karena semakin beratnya keperluan yang harus kita penuhi. Harga bahan-bahan pokok yang semakin mahal ditambah biaya pendidikan untuk anak-anak mereka, mengakibatkan mereka mencari uang dengan cara yang bertolak belakang dengan

hukum, sehingga banyak pihak yang merasa dirugikan oleh tindakan premanisme itu sendiri. Saya rasa kalau pihak kepolisian hanya menangkap dan menghukum mereka saja, tidak akan bisa menghilangkan premanisme yang ada di negeri yang kita cintai ini. Untuk itu marilah kita bersama-sama mencari solusi bagaimana cara menghilangkan premanisme itu sampai ke akar-akar permasalahan yang mengakibatkan timbulnya premanisme. Agar permasalahan ini hilang, sebagai penulis, sekiranya saya boleh memberikan sedikit pemikiran sebagai solusi untuk mengurangi terjadinya premanisme salah satunya yaitu diharapkan kepada pihak pemerintah agar sekiranya dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang layak untuk mereka. Agar mereka dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari meraka dengan layak. Karena bagaimanapun mereka juga warga negara Indonesia yang mempunyai hak untuk hidup dengan layak. Dan marilah kita bersamasama merangkul mereka dengan sebuah kegiatan dan suatu lembaga pelatihan yang akan menjadi bekal mereka untuk mengurangi bahtera hidupnya. Jangan sampai kita menjauhi dan “membelakangi” mereka ketika ada suatu kegiatan yang bersifat positif. Saya berharap kita bersamasama membantu pemerintah untuk mencari solusi agar negara kita ini bebas dari premanisme. Joni Anwar Mahasiswa Akademi Perpajakan Panca Bhakti


Pontianak Post

Opini

Selasa 2 Desember 2008

19

editorial

Kapan Bisa Terbang ke Eropa? INFORMASI ini tidak baru, berulang setiap tiga bulan. Awalnya heboh, memantik komentar dan perhatian, namun lama-lama perhatian publik kian hilang. Perlakuan media untuk memberitakannya pun tak sebesar saat-saat awal, sudah jauh berkurang. Padahal, ini menyangkut citra dan kredibilitas bangsa, sekaligus cermin dan momentum bagi pemerintah untuk berbenah. Untuk kali kesekian, Uni Eropa memperpanjang larangan terbang bagi seluruh maskapai Indonesia selama tiga bulan ke depan. Alasan keputusan itu, Uni Eropa tetap menginginkan adanya perbaikan di bidang regulasi, yakni Revisi UndangUndang (RUU) No 15/1992 tentang Penerbangan sebagai syarat pelepasan larangan terbang. RUU itu sendiri direncanakan selesai akhir 2008. Dengan masih dilarangnya maskapai Indonesia menerbangi Eropa, negara kita masih sejajar dengan negara-negara miskin di Afrika seperti Anggola, Kongo, Liberia, Gabon, Sierra Leone, dan Republik Swasiland. Kondisi itu lebih buruk dari negara-negara seperti Korea Utara, Afghanistan, Kamboja, dan Rwanda. Keputusan Uni Eropa itu merupakan tamparan bagi pemerintah untuk segera memperbaiki sektor transportasi. Jika boleh dinilai, transportasi merupakan salah satu rapor merah pemerintah. Selain karena minimnya infrastruktur, kelemahan sistem, sektor ini makin diperparah oleh rendahnya kesadaran dan tanggung jawab pelaku sektor transportasi maupun masyarakat pemakai sarana transportasi. Akibatnya, yang menjadi sumber kematian di Indonesia bukanlah penyakit seperti AIDS, flu burung, atau penyakit mematikan lainnya. Tetapi, sumber kematian itu adalah sektor transportasi, terutama di jalan raya. Dibanding transportasi darat dan laut, tata kelola transportasi udara jauh lebih baik. Itu karena peraturannya harus mengikuti standar keamanan dan keselamatan internasional. Namun, tetap ada celah untuk melanggar atau mengendurkan standar tinggi tersebut, dengan dalih meraup keuntungan yang besar. Akibatnya, yang menjadi korban adalah konsumen pemakai jasa transportasi udara. Kasus kecelakaan fatal terkini yang dialami maskapai Indonesia adalah jatuhnya Adam Air dan terbakarnya Garuda Indonesia di Jogjakarta. Namun, insiden-insiden kecil seperti sistem hidrolik rusak, bagian badan pesawat patah, hingga pesawat keluar landasan, masih sangat sering terjadi. Jelas ini menimbulkan rasa tidak nyaman dan rasa tidak aman bagi penumpang ketika menggunakan jasa transportasi udara di Indonesia. Keputusan Uni Eropa itu harus menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah untuk segera memperbaiki sektor transportasi. Berbeda dengan transportasi darat dan laut yang hanya melayani lalu-lintas domestik, moda udara adalah simbolisasi bangsa Indonesia di mata internasional. Semakin baik kualitas maskapai kita, semakin baik pula reputasi dan kredibilitas Indonesia di mata internasional.(*)

gagasan

Budaya Porno atau Budaya Seni ? Pertarungan pro dan kontra UU Antipornografi selama ini, salah satunya, terkait dengan pandangan terhadap budaya. Sering muncul statemen dari pihak kontra bahwa UU Antipornografi membatasi perkembangan seni dan budaya di Indonesia. Bagi saya, masih belum jelas seni budaya apa yang dimaksud. Sebab, definisi seni budaya sekarang sudah digeneralisasi oleh sebagian orang. Salah satu contoh, ada yang mengatakan sebuah film termasuk seni. Apakah semua adegan yang ditampilkan atau skrip dialog di dalamnya masuk kategori seni menurut mereka. Bisa jadi, adegan hubungan intim dalam film tersebut dikatakan sebagai seni dengan mengatasnamakan seni perfilman. Jadi, hemat saya, tidak ada kata porno, baik aksi atau grafis bagi pihak kontra. Semua diatasnamakan seni dan budaya. Namun, bagi pihak yang pro, ada kata pornografi dan pornoaksi dalam kamus mereka. Sehingga, pemberlakuan UU tersebut semata-mata bertujuan melestarikan budaya Timur yang diwariskan oleh nenek moyang bangsa kita. Karena itu, batasan budaya mana yang sesuai dengan budaya ketimuran, itulah yang kita lestarikan. Implikasinya, kita tidak sedang membangun suatu peradaban budaya porno di negeri tercinta ini, melainkan budaya seni sebagaimana termaknai sebagai budaya yang sopan, beradab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai norma yang ada.

Pojok

Azwar Rhosyied Mahasiswa Institut Teknologi 10 Nopember, Surabaya

Polisi kantongi nama “provokator” Pilkada KKR. * Tangkap. Premium turun, Organda tetap pasang tarif lama. * Jadi, bukan solusi?

Pawang

Pontianak Post

Perilaku Penduduk Kalbar yang Berisiko Tertular HIV/AIDS Dalam laporan Depkes terakhir (30/6-2008), Kalimantan Barat menempati peringkat keenam dengan 765 kasus AIDS, 132 diantaranya terdeteksi di kalangan pengguna narkoba. Kematian tercatat 196. Tanpa penanganan yang serius dengan tindakan yang konkret, penyebaran HIV/AIDS di Kalbar bisa menjadi persoalan besar terhadap kesehatan masyarakat di masa yang akan datang. Perda tidak akan bisa mananggulangi penyebaran HIV. Hari ini dunia memperingati Hari AIDS Sedunia sebagai pemicu bagi kita untuk meningkatkan penanggulangan HIV/AIDS. Saat ini epidemi HIV di Kalbar khususnya dan di Indonesia umumnya bagaikan ‘api dalam sekam’ sehingga menjadi ‘bom waktu’ ledakan AIDS. Hal ini terjadi karena kasus-kasus infeksi HIV dan AIDS yang terdeteksi hanya sebagian kecil dari kasus yang ada di masyarakat. Mengapa kasus yang terdeteksi di Kalbar khususnya dan di Indonesia umumnya hanya sedikit? Antar Penduduk Pertama, di Indonesia tidak ada sistem (cara) yang bisa mendeteksi kasus HIV di masyarakat. Kasus-kasus HIV/AIDS yang terdeteksi umumnya dari survailans tes HIV pada kalangan tertentu, seperti PSK, waria, dll. Sebagian lagi dari klinik tes HIV sukarela dengan konseling (VCT). Yang lain terdeteksi di rumah sakit ketika mereka berobat. Orang-orang yang mengidap HIV (HIV-positif) akan mende-

rita berbagai macam penyakit, disebut infeksi oportunistik, seperti diare, sariawan, TBC, dll ketika sudah mencapai masa AIDS (antara 5-10 tahun setelah tertular). Penyakit ini sulit disembuhkan pada diri Odha (Orang dengan HIV/AIDS) jika dibandingkan dengan orang yang tidak mengidap HIV (HIVnegatif) sehingga dokter yang menangani akan menganjurkan tes HIV. Berbeda dengan negara lain, seperti Malaysia, yang menerapkan survailans melalui tes HIV rutin dan sistematis terhadap pasien PMS (penyakit menular seksual, seperti sifilis, GO, klamidia, herpes, dll), pengguna narkoba suntik, perempuan hamil, polisi, narapidana, dan pasien TBC. Sedangkan skrining khusus dilakukan terhadap pekerja seks komersial (PSK), pelajar dan mahasiswa. Maka, tidak mengherankan kalau kemudian kasus HIV/AIDS di Malaysia, dengan penduduk 26 juta, sudah dilaporkan lebih dari 40.000. Bandingkan dengan Indonesia yang berpenduduk 230 juta kasus yang terdeteksi baru 18.963 kasus HIV/AIDS. Kedua, banyak orang yang tidak menyadari dirinya sudah tertular HIV. Ini terjadi karena orang-orang yang sudah tertular HIV tidak menunjukkan gejala, tanda, atau ciri-ciri yang khas AIDS pada fisiknya sebelum masa AIDS. Tapi, para rentang waktu sejak tertular sampai pada masa AIDS sudah bisa terjadi penularan HIV, lagi-lagi tanpa

Oleh: Syaiful W Harahap disadari, melalui: (a) hubungan seks tanpa kondom di dalam atau di luar nikah, (b) transfusi darah yang tidak diskrining HIV, (c) jarum suntik, jarum tindik, jarum akupunktur, jarum tattoo, dan alat-alat kesehatan yang dipakai bersama-sama, (d) cangkok organ tubuh yang tidak diskrining HIV, dan (e) air susu ibu (ASI) pada proses menyusui. Itulah sebabnya penyebaran HIV secara horizontal antar penduduk menjadi salah satu pemicu kasus HIV/AIDS karena banyak orang yang tidak menyadari dirinya sudah tertular HIV. Lalu, siapa saja orang yang ‘sudah tertular HIV’, tapi tidak terdeteksi? Mereka adalah orang-orang yang perilakunya berisiko tinggi tertular HIV. Mereka adalah (1) orang-orang yang pernah melakukan hubungan seks tanpa kondom, di dalam atau di luar nikah, dengan pasangan yang berganti-ganti atau dengan seseorang yang sering berganti-ganti pasangan karena ada kemungkinan salah satu dari mereka HIV-positif; (2) orang-orang yang menggunakan jarum suntik secara bersama-sama dengan bergiliran dengan bergantian, seperti pada pengguna narkoba. Jika di Kalbar terdeteksi ada pekerja seks komersial (PSK) yang HIV-positif, maka ada dua kemungkinan terkait dengan fakta ini. Pertama, PSK itu

ditulari oleh laki-laki penduduk Kalbar atau pendatang. Jika ini yang terjadi, maka sudah ada laki-laki penduduk Kalbar yang mengidap HIV. Laki-laki ini bisa sebagai suami, pacar, lajang atau duda yang bekerja sebagai pegawai, karyawan, pelajar, mahasiswa, pengusaha, buruh, petani, nelayan, perampok, dll. Laki-laki inilah yang menjadi mata rantai penyebaran HIV antar penduduk. Kedua, PSK itu sudah mengidap HIV ketika mulai ‘praktek’ di Medan. Kalau ini yang terjadi, maka laki-laki penduduk Medan yang melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan PSK berisiko tertular HIV. Jika ada laki-laki yang tertular HIV, maka mereka pun akhirnya menjadi mata rantai penyebaran HIV pula. Perda Mandul Selama ini jika ada PSK yang terdeteksi HIV-positif yang ditangani hanya PSK tersebut. Padahal, penanganan harus diarahkan ke masyarakat. Indikasi penularan kepada penduduk dapat dilihat dari kasus infeksi HIV di kalangan ibu-ibu rumah tangga dan bayi, serta deteksi HIV pada darah donor di PMI. Untuk itulah orang-orang yang perilakunya berisiko tinggi dianjurkan menjalani tes HIV secara sukarela. Siapa yang harus memeriksakan diri ke klinik VCT? Yang dianjurkan ke klinik VCT adalah setiap orang yang pernah atau sering melakukan hubungan seks tanpa kondom, di dalam atau di luar nikah, dengan pasangan yang berganti-

ganti atau dengan seseorang yang sering berganti-ganti pasangan, seperti PSK. Namun, fakta menunjukkan kunjungan ke VCT sangat rendah karena banyak orang yang tidak menyadari perilakunya berisiko tinggi tertular HIV. Untuk itulah belakangan ini dikembangkan program baru yaitu provider initiative test and counseling (PITC). Ketika seseorang berobat ke dokter, rumah sakit, klinik, atau poliklinik dokter bisa menganjurkan mereka untuk menjalani tes HIV jika ada gejala terkait AIDS dengan latar belakang perilaku berisiko. Sudah saatnya Pemprov Kalbar meningkatkan penyuluhan agar masyarakat memahami perilakunya dan mau menjalani tes HIV bukan membuat Perda AIDS. Sudah 13 daerah provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia yang membuat Perda AIDS tidak ada dampaknya secara langsung terhadap penurunan infeksi HIV baru. Di Tanah Papua, ada enam Perda AIDS, tapi perda itu tidak bisa menghentikan kasus infeksi baru di kalangan dewasa. Semakin banyak kasus HIV dan AIDS yang terdeteksi, maka kian banyak pula mata rantai penyebaran HIV yang diputus. * ) Penulis, pemerhati masalah HIV/AIDS melalui LSM (media watch) ”InfoKespro” Jakarta dan pengasuh rubrik ”Konsulasi HIV/AIDS” di Harian Pontianak Post.

Pelindung Ketentraman

Untaian peristiwa di muka bumi selalu menjadi perhatian. Entah tentang keadaan damai ataupun kekacaauan. Namun di muka bumi yang paling menonjol adalah sepak terjang goyahnya perdamaian. Sejarah umat manusia untuk sementara terkodrat dengan suasana sulit untuk damai. Perang di Irak contohnya telah banyak meminta korban. Tapi sampai sekarang masih belum menampakkan kepastian kapan untuk berhenti. Di Indonesia keadaan pun kurang lebih sama. Bahkan kemerdekaan direbut dengan jalur kekerasan jika boleh jujur. Revolusi fisik adalah manifestasinya. Maka muncullah pahlawanpahlawan sebagai tanda bukti bahwa mereka menjadi korban perjuangan. Berarti nyawa tergadai. Meskipun pada prinsipya jalan damai yang lebih diinginkan oleh mereka. Banyak alasan memang dapat dikambinghitamkan mengapa sulit kedamaian tercipta di muka bumi. Sebagai Negara yang telah merdeka, Indonesia berkewajiban memelihara kemerdekaannya. Apalagi kemerdekaan yang berkenaan dengan warga negaranya. Merdeka atau kebebasan untuk rakyat. Mulai dari mengeluarkan pendapat sampai untuk menjadi kaya adalah bentuk dari kebebasan yang memang telah diamanahkan undang-undang

untuk warga negaranya. Sehingga bentuk apapun negaranya; baik demokrasi atau monarki akan memberikan hak bagi kemerdekaan rakyatnya dalam beraktifitas. Kecuali bagi negara yang dipimpin golongan otoriter, maka kemerdekaan bersuara agak diredam. Tetapi tindakan-tindakan yang dilakukan sampai kebablasan adalalah situasi yang tidak diinginkan. Karena komunitas Negara bukan hanya milik satu golongan, tapi seluruh masyarakat. Dan kepentingan seluruhnya harus terakomodir demi kerukunan. Kerukunan sendiri menjadi harapan umat manusia yang cinta damai. Seperti yang dilakukan para Nabi, yakni memperbaiki perilaku manusia agar bisa damai jiwanya demi terwujudkanya kedamaian di muka bumi. Memang sekarang bukan lagi zaman nabi, tapi sudah zaman kecanggihan teknologi. Dimana ruang bumi seakan-akan hanya berdiameter layar komputer luasnya. Yang perlu dicatat adalah betapa jelinya para founding father. Dimana dalam menggariskan ideologi bangsa yang tersirat dalam asas Pancasila tentang pengakuan Tuhan. Yang secara tertulis ditata dengan urutan sila pertama-nya Ketuhanan Yang Maha Esa. Berarti Indonesia adalah Negara yang

Oleh: Sutami beragama. Negara yang menjunjung keluhuran nilai-nilai keagamaan. Meskipun tidak ada disebut agama resmi Negara. Karena pada prinsipnya yang diajarkan oleh agama adalah kebaikan-kebaikan. Pedomanpedoman mengenai laranganlarangan bagi manusia juga sudah pasti disebut secara jelas dalam agama-agama resmi yang diakui oleh Negara. Kebijakan dari Kapolri baru Jenderal Bambang Hendarso dalam pemberantasan premanisme adalah salah satu jalan dalam menjaga ketentraman masyarakat secara luas. Aksi premanisme sendiri memang terkadang menimbulkan tindakan-tindakan tidak nyaman bagi khalayak umum. Mulai dari penodongan, pemalakan adalah garis besar tindakan-tindakan ala premanisme. Situasi kondusif memang harus direkayasa oleh keberanian kebijakan. Dan tidak masalah selama demi kemurnian ketertiban di masyarakat. Apalagi sekarang semangat otonomi daerah yang sedang memuncak. Maka butuh aturan untuk mengikat segala kepentingan. Sebab daerah-daerah yang terbentang dari Sabang sampai Merauke adalah wilayah

satu kesatuan dari Negara Republik Indonesia. Bukan berarti hukum positif yang berlandaskan Pancasila juga sirna. Justru seharusnya semakin menguat agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga. Runtuhnya bangsa sebesar Indonesia dapat saja terjadi jika kekacauan tak mampu diredam. Yang paling penting adalah bagaimana meredam penyebabnya. Adanya wacana pencabutan perda miras wajib menjadi perhatian bersama. Dengan konsep otonomi memang aturan (peraturan daerah) cenderung berkaca akan karakter masyarakatnya sendiri. Menjadi cerminan bersama bahwa meminum minuman keras adalah dilarang oleh agama yang diakui di Indonesia, apalagi sampai memproduksinya. Efek dari minuman bersama mampu menimbulkan perilakuperilaku menyimpang di tengah masya­rakat. Dan yang dirugikan tidak hanya masyarakat secara langsung tetapi juga bangsa dan Negara. Di tengah suasana krisis finansial global yang turut menyeret Indonesia, keamanan sangat diperlukan agar kepercayaan investor tetap ada. Sehingga ada semacam usaha untuk menjaganya biar mereka tetap betah di Indonesia jika keamanan bisa dikondusifkan. Juga sekalian demi menyelamatkan generasi-

generasi muda Kalimantan Barat. Generasi muda pada intinya adalah warisan bangsa. Karena pemuda yang akan mengurus bangsa kedepannya. Ketika pe­muda sangat akur dengan minuman keras, maka sama halnya membukakan kunci bagi kehancuran bangsa Indonesia dan Kalbar pada khususnya. Tentu fenomena demikian jauh dari harapan Bung Karno, Bung Hatta, Syahrir, maupun Tan Malaka. Maka agar bangsa ke depan tetap cerah dan ketentraman tercipta, harus ada upaya nyata memperjuangkannya. Minimal harus ada aturan yang mengaturnya. Meskipun Kalimantan Barat sedang berpesta memaknakan otonomi darah. Otomatis wacana pencabutan perda miras sebenarnya adalah mundur jika benar-benar sampai terealisasi. Tidak akan lagi ada kontrol terhadap peredaran minuman memabukkan. Bukan tidak mungkin ketentraman bakal terkikis dan upaya pemberantasan premanisme sulit terealisasi. Setetes harapan demi menghasilkan peindung bagi ketentraman harus tetap dipertahankan demi kemajuan Kalimantan Barat yang adil dan sejahtera. ** *) Penulis, Mahasiswa Fisip Untan Jurusan Ilmu Administrasi Negara.

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 736607. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 749637. Email: redaksi @pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya Utama Press PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Pemimpin Umum: Tabrani Hadi. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Wakil Pemimpin Redaksi : Nies Alantas. Pe­mimpin Perusahaan: M. Nurdin Idris. Sidang Redaksi: Abu Sofian, H Holdi, Muslim Minhard, Surhan Sani, Mela Danisari, Mursalin, Khairul­rahman. Sekre­taris Redaksi: Endah Djaniawati. Dewan Pengarah Redaksi: Agusno Sumantri. Staf Redaksi: Marius AP, Mizar B, Donatus Budiono, Budi Darmawan, U Ronald, Efrizan, Asianti Jawa Pos Group Falevy, Budianto, Chairunnisya, M Khusdarmadi, Pracetak/Artistik: Karnadi (Koordinator), Abdurahman, Sartika, Ratnawati, Sujarwadi, Muhsinin, Heri S, Sudarmadi, Grafis: A.Riyanto, Ilustrator: Kessusanto, Sigit. Fotografer: Timbul Mudjadi, Bea­ring, Sando Shafella. Biro Singkawang: U Ronald, Zulkarnaen Fauzi, Hari Kurniathama (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Mursalin (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Adi Chandra, Andre Januardi (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, Pringgo. Biro Sintang: Mustaan, Budiman. Pema­saran/Sirkulasi: Tri Hanjaya. Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event/Kombis: Robert Iskandar Jakarta: Max Yusuf Alkadrie, Bank: BPD Kalbar, BEII, Bapin­do. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 20.000,- spot colour Rp 25.000,- full colour Rp 30.000,- Iklan baris Rp 8.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/ Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


Pontianak Post -

20

Soccerline

Spurs Kehilangan Yakubu LONDON – Kemenangan 1-0 Everton atas Tottenham Hotspur di White Hart Lane Minggu malam (30/11) harus dibayar mahal. Sebab, The Toffees – julukan Everton-- harus kehilangan striker andalannya Aiyegbeni Yakubu hingga akhir musim ini. Yakubu mengalami cedera parah berupa retak tulang kering. Cedera itu terjadi akibat benturan keras Yakubu dengan defender Tottenham Ledley King. Alhasil, penyerang 26 tahun asal Nigeria itu langsung ditarik keluar lapangan ketika laga Aiyegbeni Yakubu baru berjalan sekitar 11 menit. “Cedera memang hal biasa dalam sepak bola. Tapi, harus kehilangan Yakubu hingga akhir musim sangat mengecewakan tim kami,” tutur David Moyes, pelatih Everton, di situs resmi klub. Dengan kehilangan Yakubu, Moyes makin waswas dengan kondisi lini depan timnya. Itu karena penyerang Everton lainnya, Louis Saha, masih bergelut dengan cedera hamstring, sedangkan James Vaughan (20 tahun) bakal menjalani operasi lutut dan terancam absen dua bulan ke depan. Praktis, hanya tersisa penyerang minim jam terbang macam Victor Anichebe (20 tahun) dan Lukas Jutkiewitcz (19 tahun).(dns)

Mido Disindir Bawa Bom MIDDLESBROUGH – Serangan teroris di Mumbai, India, bisa berdampak kemana-mana. Tak terkecuali di kancah Premier League. FA kini tengah menyelidiki ulah suporter Newcastle kepada penyerang Middlesbrough Ahmed “Mido“ Hossam di Stadion Riverside Sabtu lalu (29/11). Ulah tersebut adalah sindiran atau ejekan bahwa Mido tengah membawa bom saat penyerang timnas Mesir itu melakukan pemanasan dipinggir lapangan. Sepintas, hal itu merupakan bentuk teror untuk meruntuhkan mental Mido. Tapi, FA menganggap teriakan para suporter itu berlebihan, cenderung rasis seolah ingin menghubungkan Mido dengan aksi teroris di India. Alhasil, FA berencana mengundang perwakilan dari Newcastle untuk diminta keterangan. Jika ditemukan bukti mengarah kepada rasis, FA tak segan menjatuhkan sanksi karena mereka sudah mengeluarkan seruan bakal memerangi segala bentuk rasisme di sepak bola Inggris.. (dns)

Tanpa Melo Nuggets Bisa Billups Bawa Nuggets Bungkam Rockets DENVER – Fakta bahwa Carmelo Anthony menjadi salah satu pendulang poin terbanyak bagi Denver Nuggets memang tak terbantahkan. Tapi, hal itu tak membuat Nuggets menjadi ketergantungan pada pemain Team USA itu. Salah satu penyebabnya adalah kedatangan Chauncey Billups ke Nuggets sebagai bagian dari pertukaran dengan Allen Iverson di awal musim 2008-2009 ini. Billups menjadi figur pemimpin baru bagi Nuggets. Terutama saat Melo- sapaan Anthony, terpaksa absen, seperti saat Nuggets menjamu Houston Rockets di Pepsi Center, Denver, kemarin WIB. Giliran Billups memimpin rekan-rekannya untuk membekuk Rockets dengan 104-94. Itu adalah kemenangan ke-11 Nuggets sejak Billups bersama mereka atau dalam 14 laga terakhir. Billups menciptakan 28 poin dan 10 assist. ”Kami memiliki pemain yang mencintai kemenangan dan tahu situasi pertandingan serta mengendalikan permainan. Menyenangkan memiliki dia (Billups) dalam tim,’’ ungkap Forward Nuggets Kenyon Martin. Jumlah poin yang diciptakan Billups itu adalah yang tertinggi baginya dalam musim ini. Sebanyak 11 di antaranya tercipta pada kuarter ketiga yang membuat Nuggets melejit 19-7 meninggalkan Rockets. Dalam laga itu, untuk kali ketiga Rockets tak diperkuat Tracy McGrady (cedera kaki kiri). ”Anda harus memberi banyak kredit pada Billups, dia benar-benar mengendalikan babak kedua. Membuat banyak tembakan dan mengatur permainan ketika tim kami mencoba menjaganya,’’ ujar Pelatih Rockets Rick Adelman.Melo sebenarnya masuk dalam daftar starter Nuggets dalam laga kemarin. Namun, dia hanya mampu bertahan hingga

Schweinsteiger (kiri)

Juve Deadline Schweinsteiger

AFP

LOLOS: Carmelo (15) lolos dan mampu mengangkat permainan Nuggets.

kuarter kedua setelah menjalani total 14 menit. Cedera siku kanan membuatnya tak mampu melanjutkan pertandingan. Cedera itu sebenarnya telah mengganggu Melo sejak masa itraining camp lalu. Dia memaksakan tampil di

awal musim masih menjadi pendulang poin utama bagi timnya. Tapi, rasa sakit yang dideritanya makin parah dalam sepekan terakhir saat Nuggets menjalani jadwal sibuk empat laga dalam lima hari. (ady/ang)

Kejurda IMI di Sintang

Bangga Meski Hanya Posisi Runner-Up

Sy Samsul Bahri

Selasa 2 Desember 2008

Meskipun baru di dunia grass track, Sy Samsul Bahri sukses memenuhi impiannya merebut jawara di ajang yang digelar SOS bersama IMI Kalbar, di Sirkuit Nenak Lestari Sintang, Minggu (30/11) kemarin. Samsul yang turun di nomor Special Engine Executive 250 CC meraih juara kedua, dibawah abangnya Sy Mahmud Alkadrie yang meraih jawara di kelas tersebut. “Saya semula tak menduga bisa sukses di ajang ini. Juara kedua cukup lumayan bagi saya sebagai new

comer,” kata Samsul. Menurut Samsul, menjadi seorang crosser memang tak mudah. Perlu fisik, skill serta talenta yang memadai. Gabungan dari semua unsur tersebut membuat seorang pembalap grass track memiliki bekal yang kuat untuk bersaing dengan crosser lainnya. Latihan rutin juga menjadi bekal dirinya meraih juara di kelas ini. “Special engine merupakan kelas berbobot. Tak mudah untuk juara di kelas ini. Apalagi yang tampil merupakan pembalap tangguh,”

katanya. Pada ajang kemarin, juara pertama di raih Sy Mahmud Alkadrie, runner-up Sy Samsul Bahri, juara ketiga ditempati Budi Tj (Ptk), juara keempat H Rendi (Sintang) dan kelima diraih Iin juga dari Sintang. Sementara untuk special engine prestasi diraih Agan dari MRT Pontianak. Kedua direbut Atan dari Sintang. Ketiga direbut Oi Mahusri dari MRT. Keempat diraih Patikin dari Sintang dan kelima ditempati Kiki juga dari

Sintang. Sementara Dedy Kurniawan dari MRT mengaku kecewa terhadap panitia penyelenggara kegiatan. Akibat protes yang dilakukan beberapa pembalap, akhirnya Dedy tidak diperbolehkan tampil. “Terus terang saya kecewa. Kenapa saya yang diprotes. Saya memang senior tapi bukan di grass track, tapi di road race,” katanya seraya mengatakan protes tersebut memasung kreatifitas dan prestasi dia di ajang balap grass track yang baru ditekuninya itu. (bdi)

TURIN – Juventus memang punya harapan besar agar Schweinsteiger bisa bergabung ke Turin setelah kontraknya di Bayern Munchen berakhir. Tapi, petinggi Nyonya Tua (julukan Juventus) ingin Schweinsteiger segera memberi kepastian. Penyebabnya, Schweini (sapaan Schweinsteiger) mulai bimbang dalam menentukan keputusannya untuk mencari klub baru di luar Jerman. Semua itu dipengaruhi rayuan sang pacar, Sarah Brandner, yang ogah tinggal di Turin. Sepertinya, hal itu membuat petinggi Juve sedikit kecewa.”Saya telah melihat fotonya di surat kabar, dia (Brandner) memang wanita yang cantik. Tapi, tidak sepantasnya pemain besar didikte hal-hal kecil seperti itu,” ketus Presiden Juve Giovanni Cobolli Gigli, kepada Tuttosport. Sebelumnya, Cobolli Gigli juga pernah melontarkan pernyataan yang serupa di Channel4. ”Seharusnya, dia (Schweini) diberikan kebebasan untuk membuat sebuah pilih yang didasarkan pada aspek olahraga saja, bukan yang lainnya,” kata Cobolli Gigli. Karena kebimbangan Schweini itu, berdasarkan klaim surat kabar Italia yang berbasis di Turin, Tuttosport, Bianconeri (julukan lain Juve) langsung berreaksi. Tak ingin terlalu lama tanpa kepastian, Juve memberikan deadline. Mereka memberikan kesempatan bagi punggawa Timnas Jerman itu untuk berpikir dan menimbang keputusannya selama sebulan ke depan. Itu artinya, Schweini punya waktu hingga pekan pertama Januari tahun depan, untuk membujuk pacarnya atau justru terbujuk. Kalau sampai deadline yang diberikan Schweini belum memberi keputusan yang pasti, Juve akan mengalihkan pandangan ke pemain lain. Bidikan Juve masih juga pemain yang berkiprah di Bundesliga, yakni gelandang Werder Bremen asal Brazil Diego Ribas da Cunha. Nah, untuk Diego, Juve tidak bisa mendapatkannya secara gratis layaknya Schweini yang kontraknya habis di musim panas tahun depan. Kontrak Diego di Werder masih cukup lama, baru habis pada musim panas 2011 mendatang. (ham)


metropolis

Selasa 2 Desember 2008

21

Pontianak Post

pangan

Premium Turun

Kurangi Konsumsi Beras PONTIANAK—Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis mengimbau semua pihak mengurangi konsumsi beras dan menggantikannya dengan bahan pangan lokal. Kondisi ketergantungan akan beras tidak menguntungkan baik dari sisi kesehatan maupun dari upaya kemandirian pangan. Hal itu disampaikan olehnya pada acara puncak gerakan perempuan tanam, tebar, dan pelihara untuk ketahanan pangan keluarga Provinsi Kalbar kemarin (1/12) di lokasi pusat penghijauan dan konservasi alam naCornelis sional (Bukit Soeharto) Kecamatan Mandor Kabupaten Landak. Menurutnya, dari sisi kesehatan pola konsumsi yang baik adalah yang dapat memberikan asupan gizi yang cukup dan dapat meningkatkan kesehatan sekaligus kemampuan intelegensianya. ”Mengingat masing-masing bahan pangan memiliki kandungan gizi yang berbeda, maka semakin beragam pangan yang kita konsumsi maka akan semakin lengkap pula zat gizi yang kita butuhkan dapat dipenuhi,” katanya. Dari segi kemandirian pangan, daerah ini dihadapkan akan terus bertambahnya jumlah penduduk yang berarti memerlukan penambahan pangan untuk dikonsumsi.

Organda Tetap Pasang Tarif Lama PONTIANAK—Turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium sebesar Rp500 menjadi Rp5.500 per liter tidak terlalu banyak berpengaruh bagi angkutan umum. Malahan, imbas krisis global justru sangat memukul usaha mereka yang ditandai sepinya penumpang dan melonjaknya

harga komponen suku cadang kendaraan sehingga organda belum berencana menurunkan tarif angkutan. Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan di Jalan Raya (Organda) Kalbar Adhie Rumbee kemarin (1/12) menyikapi turunnya harga BBM

mulai kemarin. ”Pengaruh bahan bakar hanya tiga persen saja dari total biaya angkutan umum. Selebihnya yang paling besar adalah untuk ban dan suku cadang. Jadi penurunan harga BBM tidak terlalu berpangaruh signifikan ke kami,” katanya.

■ Ke Halaman 27 kolom 1

BEARING/PONTIANAKPOST

HABIS: Penurunan harga premium yang diumumkan pemerintah kemarin membuat SPBU diserbu pembeli pada pagi hari, siangnya sejumlah SPBU harus tutup karena kehabisan stok seperti di SPBU Sungai Raya Dalam.

Berhakkah Tersangka As Teken Ijazah? Slamet Raharjo:Sepanjang Masih Kepala Dinas, Berhak Tandatangani Ijazah

■ Ke Halaman 27 kolom 1

MUDJADI/PONTIANAKPOST

HARI AIDS: Peringatan hari AIDS se Dunia di Pontianak ditandai dengan sosialisasi aktivis anti HIV/AIDS di jalan-jalan.

pendidikan

Hanya 11,5 % di Disdik PONTIANAK - Anggaran pendidikan hanya 11,5 persen yang terakomodir di Dinas Pendidikan (Disdik). Hal ini dikemukakan Ketua DPRD Kalimantan Barat, Zulfadhli, kemarin usai rapat panitia anggaran. “Kalau kita merujuk ke amanah UUD 1945, anggaran pendidikan sebesar 20 persen. Penguatan pemenuhan itu pemerintah pusat mengeluarkan PP No. 48/2008,” katanya di Pontianak. Zulfadhli Ia menyebutkan panitia anggaran telah berkonsultasi dengan Depdagri mengenai anggaran pendidikan 20 persen tersebut. Menurutnya, apakah hanya berada pada satu struktur kerja perangkat daerah yaitu Disdik. “Bila anggaran itu bisa masuk SKPD lain, maka pembiayaan pendidikan mencapai 13,75 persen. Terjadi penurunan dari usulan semula 14,41 persen setelah kami lakukan pengecekan,” ungkap Zul sapaan akrabnya.

Waspadalah, Korban AIDS di Kalbar 244 Meninggal PONTIANAK—Puluhan aktivis muda yang tergabung dalam GF-­ATM, PKBI, YPP, Wisma Sirih serta Thunder Community Indonesia Chap­­ster Pontianak, Senin (1/12) kemarin, menggelar kampanye anti HIV/AIDS. Dengan mengendarai kenda­ raan bermotor, mereka me­ lakukan rolling in the city dengan melewati jalan-jalan protokol di Kota Pontianak. Selain berkeliling kota, aktivis anti HIV/AIDS ini juga membagikan bunga, poster, leaflet serta pita merah kepara para pengguna jalan yang melintas. Mereka

melakukannya di lima titik perempatan lampu merah, yakni di Jalan A Yani, Jalan Gusti Hamzah, Jalan Pak Kasih, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Tanjungpura. SyariefTotoThahaAl Qad­rie selaku panitia aksi Peringatan Hari AIDS Sedunia di Kalbar mengatakan kegiatan ini me­ rupakan bagian dari kampanye sosialisasi pencegahan HIV/ AIDS. Sebelum berkeliling kota, rombongan aktivis anti HIV/AIDS ini di lepas keberangkatannya oleh dr Honggo Simin MKes, Kabid Kesehatan Gizi Dinkes Kalbar, ■ Ke Halaman 27 kolom 1

■ Ke Halaman 27 kolom 1

Ganggu Keindahan, Turunkan Atribut Partai Qurban hingga (31/12) 30 ekor (24 kambing, 6 sapi) Qurban hari ini : Nama Jenis Qurban Jumlah 1. Aca kambing 1 2. Hamba Allah Kambing 1 3. Asep Ahmad kambing 1 4. Hamba Allah kambing 1 5. Rinny kambing 1 Total 35 ekor (29 kambing, 6 sapi)

PONTIANAK—Banyak atribut partai jelang pemilihan umum 2009 yang membahayakan keselamatan masyarakat dan mengganggu keindahan. Senin (1/12) pagi Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Pontianak menurunkan baliho dan sekitar 25 bendera partai. Penertiban tersebut dipimpin Kasi Ope­ rasional, Junaidin bersama 30 anggotanya. Penertiban ini dimulai pukul 09.00 WIB menggunakan empat mobil patroli dan satu truk Sat Pol PP.

■ Ke Halaman 27 kolom 1

bekelit

MUDJADI/PONTIANAKPOST

BONGKAR: Sat Pol PP menertibkan spanduk parpol yang merusak keindahan kota.

PONTIANAK – Kebijakan yang meminta Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Asmad Sama’ untuk menandatangani ijazah Paket A, B dan C di rutan, mendapat tanggapan dari Kepala Kejaksaan Negeri Pontianak, Esly Demas. ”Seorang tersangka tidak berhak menandatangani dokumen negara. As tidak boleh menanda tangani dokumen yang menyangkut keputusan negara, dia masih tersangka. Kecuali, dokumen yang menyangkut dirinya pribadi,” jelas Esly Demas ketika ditanya Pontianak Post. Seperti diberitakan kemarin, setumpuk ijazah Paket A, B dan C diserahkan ke rutan, untuk ditandatangani Asmad Sama’. Karena jumlah dokumen yang harus ditandatangani mencapai enam ribuan, maka penyerahan ke rutan pun dicicil, sedikit-sedikit, diantar setiap jam besuk.

■ Ke Halaman 27 kolom 1

Tersedia 6.178 Lowongan CPNS 2008 PONTIANAK-Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) daerah se-Kalbar kembali di buka. Tahun ini, ada 6.178 lowongan yang ditawarkan di lingkungan kerja Pemprov Kalbar,Pemkab, serta Pemkot se Kalbar. Adapun formasi yang diperlukan antara lain guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Khusus bagi 301 Sekdes se-Kalbar yang belum berstatus PNS, mereka nantinya akan diikutsertakan dalam seleksi penerimaan CPNS daerah 2008. Bagi atlet serta pelatih berperstasi, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Republik Indonesia mengalokasikan 5 lowongan pekerjaan untuk mereka. Pemenuhan lowongan pekerjaan bagi atlet serta pelatih berprestasi ini tentunya akan disesuaikan dengan Peraturan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga. Selain memenuhi persyaratan umum, atlet

■ Ke Halaman 27 kolom 1

Trend Penggemar Motor Gede Bukan Komunitas Eksekutif

Sekedar Hobi dan Ajang Kumpul Bareng Kemajuan teknologi dan inovasi yang semakin mutakhir menyebabkan munculnya beragam kendaraan bermotor yang canggih dan inovatif. Motor besar salah satunya. Kepemilikan motor besar yang juga lazim disebut motor gede (moge) ini telah menjadi trend di daerah ini. Terutama bagi kalangan ekonomi atas.

Ilustrasi kekes

Laporan Budianto, Pontianak

BUDIANTO/PONTIANAKPOST

HOBI: Komunitas motor gede di Pontianak yang terbentuk beberapa waktu lalu.

Penggemar moge di Indonesia cukup banyak. Termasuk di Kalbar. Lain halnya di Negara lain, kalangan

penggemar sepeda motor bermesin besar di Indonesia rata-rata berasal dari kalangan eksekutif. Mereka umumnya

menggunakan moge hanya pada akhir pekan. Baik dipakai untuk melakukan touring ke luar kota atau hanya sekedar

jalan-jalan dan kongkow ke mall. Baik bersama keluarga maupun teman sepergaulan. Bila bicara tentang moge, hampir selalu diidentikkan de­ ngan Harley Davidson. Padahal jenis moge juga dikuasai oleh sejumlah pabrikan motor dunia. Sebut saja Aprilia, BMW, Yamaha dan Honda. Walaupun pabrikan luar, namun peminat dan penggunanya bukan tidak ada di Indonesia. Malah bejibun. Beberapa komunitas moge di Indonesia saat ini semakin menjamur. Sebut saja, Harley Da­vidson Club Indonesia (HDCI),

■ Ke Halaman 27 kolom 5


MetropolitaN

22

Pontianak Post

Selasa 2 Desember 2008

Penghijauan

Polda Tanam 36 Ribu Bibit Pohon POLDA Kalbar bersama seluruh jajarannya melakukan penanaman pohon secara serentak, Senin (1/12). Sebanyak Rp 36 ribu tanaman keras disebar di seluruh Poltabes dan Polres di Kalbar.Khusus di Polda Kalbar, penanaman di­ pimpin oleh Ketua Bhayangkari Kalbar Syarifah Tasmin Nata Kesuma. Berbagai jenis pohon, seperti Sukun, Tengkawang, Ketapang, Kelapa dan sebagainya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Tembak Polda Kalbar Rasau Jaya KKR. “Gerakan ini merupakan imbauan ibu negara Ani Yudhoyono, sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan,” kata Ketua Bhayangkari Polda Kalbar Syarifah Tasmin Nata Kesuma saat memimpin Gerakan Tanam, Tebar, dan Pelihara di Lapangan Tembak Rasau Jaya. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh perwira Polda termasuk Kapolda Kalbar Brigjen Polisi R Nata Kesuma. Puluhan anggota gerakan pramuka SMA Bhayangkari juga turut dalam penanaman tersebut. Selain melakukan penanaman pohon keras, kegiatan in juga menanam tanaman apotek hidup. Kunyit, Jahe, Serai, Tomat, Cabe di tanam di halaman Polda Kalbar. Tidak hanya itu, Bha­nyangkari menebar ratusan benih ikan berbagai jenis di kolam Polda. “Kali in, kita akan lakukan pemeliharaan. Tidak asal tanam, selanjutnya di telantarkan. Akan ada pemeliharaan berkala, jika ada yang mati, kita tambal sulam,” ujar Tasmin. (hen)

Perempuan

8 Inspiring Women DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) PKS akan menjaring 8 wanita Indonesia yang dianggap ba­ nyak memberikan inspirasi bagi bangsa Indonesia dan memberikan mereka penghargaan sebagai 8 Inspiring Women. Rencana ini diungkapkan Ketua Bidang Kewanitaan DPW PKS Kalbar Sri Hartati kepada Pontianak Post kemarin (2/12). “Berdasarkan info yang kami terima dari Kewanitaan DPP, bahwa seluruh masyarakat Indonesia bisa mengusulkan nama wanita-wanita inspirator ini termasuk perwakilan dari Kalbar, karena masyarakat Kalbar tentu bisa menilai kiprah wanita–wanita Kalbar selama ini,” ung­ kap Sri. Kriteria inspiring women ini adalah terlibat dalam program pemberdayaan masyarakat, aktif dalam lembaga sosial/yayasan/perusahaan/orga­ nisasi masyarakat, berprestasi di bidang tertentu serta menjadi inspirator perubahan masyarakat. Penghargaan tersebut rencananya akan diberikan menjelang peringatan hari Kongres Perempuan ke-80, yang bertepatan dengan 22 Desember 2008. ”Masyarakat bisa mengusulkan nama-nama calon 8 Inspiring Women tersebut melalui layanan pesan singkat (SMS) ke nomor 08567007699 dengan format: PKS (spasi) nama pengusul (spasi) usia pengusul (spasi) kota pengusul (spasi) nama yang diajukan (spasi) alasan” jelas Sri. (zan)

SAMPAIKAN ASPIRASI:

Kembali pelajar berunjuk rasa. 50an perwakilan pelajar SMAN 5 Siantan, Pontianak Utara, berdemo di halaman sekolah. Mereka menuntut kepala sekolah transparan dalam penggunaan dana sekolah. BEARING/PONTIANAK POST

Kapolda Ada Instansi Tak Pasang Spanduk Pastikan Pencopotan Son Ani HUT ke- 37 Korpri

PONTIANAK—Sekretaris Dewan Pengurus Korpri Kalimantan Barat, Maryadi menyesalkan masih adanya instansi pemerintah yang tidak memasang spanduk HUT ke-37 Korpri. Padahal, seharusnya instansi pemerintah itu ikut berpartisipasi dalam memeriahkan. “Ada banyak yang tidak pasang spanduk. Kita sayangkan itu. Mereka itu PNS atau bukan, ini kan ulang tahunnya,” kata dia ketika ditemui usai upacara di Sekretariat Pemprov kemarin. Dia berharap, pemprov dalam hal ini gubernur sebagai penasehat Korpri dapat memberikan teguran kepada kepala dinas atau unit kerja yang tidak berperan serta dalam memeriahkan Peringatan HUT Korpri tersebut. Lantas, bagaimana dengan Pengurus Korpri sendiri, apakah akan memberikan sanksi? Kata Maryadi, tidak ada sanksi administratif yang akan diberikan. “Mungkin hanya sanksi moral,” ujarnya. Di sisi lain, dia juga menyebutkan bahwa masih ada beberapa kabupaten di Kalbar yang belum membentuk pengurus Korpri di wilayahnya. Diharapkan daerahdaerah tersebut segera mengorganisasi dan membentuk pengurus

Korpri. Keberadaan pengurus Korpri ini dirasakan penting untuk memfasilitasi serta memperjuangkan kesejahteraan PNS. Khusus di tingkat pemprov, menurutnya ada kemajuan yang sudah dicapai. Tahun depan, Korpri akan menjadi salah satu struktur perangkat daerah. Korpri juga telah membentuk lembaga bantuan hukum untuk memfasilitasi para PNS. Ada beberapa PNS yang sudah didampingi dan diperjuangkan hak-haknya. Di samping itu, Korpri juga telah membuka layanan aduan. Para PNS yang tidak menerima pelayanan yang baik dapat mengadukannya kepada KORPRI di Sekretariat Dewan Pengurus Korpri Kalbar Jl Veteran Nomor 29. “KORPRI menjadi fasilitator bagi para PNS. Semua ini demi kesejahteraan para pegawai,” katanya. Jangan Terjebak Pemilu Sementara itu Walikota Pontianak, Buchary A Rahman menyatakan kekhawatirannya peristiwa tahun 1950 an terulang. Untuk mencegah hal tersebut, Ia meminta seluruh pegawai negeri sipil (PNS) bersikap netral dan tidak terjebak dalam pemilihan umum pada 2009.

”Pada 1950 kan PNS terkotakkotak karena tidak dijaga netralitasnya,” ujar Buchary seusai upacara HUT KORPRI ke 37 di depan kantor Walikota Pontianak Senin (1/12) pagi. Buchary mengungkapkan pada 1950-an juga terdapat puluhan partai politik seperti saat ini. Ketika itu, PNS memihak pada salah satu partai sehingga tidak bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Sekarang ini, kata Buchary, sudah ada peraturan yang melarang PNS terlibat langsung dalam partai politik. ”Mereka yang ingin menjadi pengurus partai harus berhenti jadi PNS,” katanya. PNS harus bersikap professional dalam melaksanakan tugasnya. Terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Setiap pemerintahan memiliki standar pelayanan minimal yang harus dipatuhi PNS. Idealnya, semua pekerjaan yang dilakukan harus berdasarkan dan sesuai protap pemerintah setempat. Selain itu, menurut Buchary, PNS harus bisa menjaga rahasia negara dan memiliki loyalitas dalam melaksanakan tugasnya. ”Siapa pun pemimpinnya, PNS harus loyal dan profesional,” kata Buchary.(rnl/uni)

Empat Instansi Raih Penghargaan Layani Publik dengan Baik

IST

SERAH PENGHARGAAN: Empat instansi di Kalbar meraih penghargaan dari Presiden RI 30 Oktober lalu karena pelayanannya dinilai paling baik dan baik. Secara simbolis, penyerahan pernghargaan dari presiden itu diserahkan kembali oleh Christiandy Sanjaya, usai peri­ ngatan hari Korpri, kemarin.

PONTIANAK—Kepala Biro Organisasi Sekretariat Pemprov Kalimantan Barat, M Junaidi, mengatakan ada empat instansi di Kalbar yang telah meraih penghargaan dari Presiden RI 30 Oktober lalu karena pelayanannya dinilai paling baik dan baik. Dua instansi meraih piala Citra Pelayanan Prima dan dua lainnya mendapat Piagam Citra Pelayanan Prima. Dalam upacara HUT ke-37 Korpri kemarin pemprov melalui Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya juga memberikan penghargaan kepada mereka. Instansi yang meraih Piala Citra Pelayanan Prima yaitu PT Bank Kalbar Cabang Sanggau (kategori BUMN/BUMD) dan Puskesmas Tanjung Puri Kabupaten Sintang. Sedangkan instansi yang mem-

peroleh Piagam Citra Pelayanan Prima yakni Kantor Lurah Benua Melayu Darat Kota Pontianak dan Puskesmas Kampung Bangka Kota Pontianak. Menurut Junaidi, penilaian terhadap unit kerja tersebut telah dilakukan melalui beberapa tahapan atau mekanisme. “Penilaian dilakukan dengan melakukan pengelompokan untuk kategori BUMN/BUMD serta kategori pelayanan pemerintahan daerah,” katanya. Piala Citra Pelayanan Prima diberikan kepada unit kerja terbaik sedangkan terhadap unit kerja yang dinilai baik diberikan piagam penghargaan. Tahapan seleksi, sambung Junaidi, dimulai di masing-masing kabupaten/kota. Pihak kabupaten/kota melakukan penilaian terhadap unit kerja pelayanan yang ada di wilayahnya dan selanjutnya diusulkan kepada gubernur. Dari usulan yang disampaikan bupati/wali kota/pimpinan

BUMD tersebut, kemudian dilakukan penilaian oleh tim provinsi guna memilih yang terbaik untuk diusulkan kepada pemerintah pusat (Kementerian PAN RI). “Penilaian selanjutnya dilakukan dengan mengunjungi langsung unit kerja tersebut oleh tim penilai pusat,” jelasnya. Pemberian penghargaan gubernur ini menurutnya adalah sebagai bentuk apresiasi serta salah satu bentuk stimulan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui penghargaan berupa piagam dan sejumlah uang pembinaan, diharapkan akan mendorong unit kerja pelayanan lainnya untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Sedangkan bagi unit kerja yang bersangkutan, selain merupakan reward, pemberian label terbaik diharapkan akan menjadi pendorong untuk terus mempertahankan serta meningkatkan pelayanan yang selama ini dilakukan.(rnl)

PONTIANAK – Jika sebelum­ Kapolri. Saya juga tidak punya wenya Kapolda Kalbar Brigjen Polisi wenang menyatakan pelanggaran R Nata Kesuma enggan menyata- mana yang dibiarkan. Itu hanya kan, siapa pejabat setingkat Kapol- untuk intern kita,” ujarnya. Dikatakannya, tabes dan Kapolres jika ada perintah dari yang akan dicopot Kapolri, kemudian dari jabatannya. tidak dilaksanakan Kali ini berbeda, diatau dilaksanakan rinya membenarkan tapi tidak sampai mutasi Kapoltabes tuntas, itu dapat Pontianak Kombes dikategorikan sebaPolisi M Son Ani, gai pembiaran. terkait pembiaran Kapolda menkejahatan di wilayah gakui, secara pribakerjanya. di Son Ani sebagai “Benar Kapolanggota yang baik. tabes Pontianak Beberapa kejahatan akan diganti, SK Nata Kesuma di wilayah Poltabes dari Kapolri juga Pontianak selama sudah ada,” ungkap dia memimpin banKapolda di Pontiyak yang telah teranak, Senin (1/12). Yang menilai ungkap. Dari jajaTapi, dia belum Polda Kalbar mau menyebutkan pembiaran atau ran lain­nya, Poltabes kapan tanggal yang lamban mena­ Pontianak cukup pasti. Nata Kesuma hanya mengisyaratngani suatu kasus serius menjalankan sembilan prioritas kan, serah terima itu Kapolri. Saya Kapolri. “Memang jabatan Kapoltabes Pontianak akan tidak punya we- banyak yang telah dilakukannya selama dilakukan dalam wenang menyata- beberapa bulan menwaktu dekat. Penggantian Kakan pelanggaran jabat,” katanya. Namun, tidak poltabes Pontianak mana yang hanya demikian. Seterkait operasi bercara institusi, segala sih yang dilakukan dibiarkan penilaian mengaKapolri. Beberapa rah kepada pimpiwaktu lalu, Kapolri nan. Karena secara Jenderal Bambang manajemen, mulai Hendarso Danuri di Jakarta, mengatakan, akan ada Ka- dari perencanaan sampai pelaksaan poltabes dan Kapolres yang akan oleh anggota diatur pimpinan. Dinidicopot dari jabatannya, dengan lainya, Son Ani tidak berhasil me­ ngendalikan anggotanya. “Mungkin alasan melakukan pembiaran. Pembiaran apa yang dilakukan itu dia dianggap tidak berhasil,” Kapoltabes Pontianak? Kapolda ungkap Kapolda. Penindakan, dilanjutkannya, tidak bersedia menyebutkannya. Dia hanya memastikan, pembi- tidak hanya pada Kapoltabes. aran itu terkait dengan sembilan Menurutnya, tindakan akan dilakuprioritas pemberantasan kejahatan kan terhadap anggota-anggota yang lain. “Akan ada tindakan kepada oleh Kapolri. “Yang menilai pembiaran atau yang lainnya. Pokoknya sampai ke lamban menangani suatu kasus itu akar-akarnya,” tegasnya.(hen)

Upaya Menekan Penyakit Jantung

Yayasan Jantung Indonesia Berdayakan Anggota KJS Berdasarkan survei kesehatan nasional tahun 2001, data terakhir mewujudkan wilayah Sumatera sebagai kawasan atau daerah yang penduduknya paling tinggi menderita penyakit jantung, yakni 29,7 persen. Jawa-Bali daerah kedua 28,3 persen dan kawasan Timur Indonesia hanya 16,6 persen.

Mizar Bazarvio, Pontianak MEMPERTIMBANGKAN halhal tersebut,Yayasan Jantung Indonesia dalam programnya menetapkan dimulainya upaya menurunkan prevalensi penderita jantung dan pembuluh darah pada tahun 2010. Program ini ditetapkan melalui pemberdayaan anggota KJS (Klub Jantung Sehat). Keberadaan KJS ini sebagai motivator prilaku hidup

sehat di masyarakat. “Kita berupaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memelihara kesehatan jantung,” tegas Ketua Yayasan Jantung Indonesia Kalbar, H Ibrahim Salim, kemarin usai peringatan Hari Jantung Sedunia ke 9 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Jantung Indonesia ke 27 tahun 2008. Sebenarnya,ungkap Ibrahim, ulang tahun yayasan jantung jatuh pada 11 Nopember 2008. Tapi baru diperingati dengan dilaksanakan upacara dan berbagai kegiatan pada 30 Nopember 2008, lalu. Kegiatan dimaksud berupa senam jantung sehat seri 3, dan gerak jalan sehat berhadiah bekerjasama KORPRI Kota Pontianak, yang kebetulan memperingati ulang tahunnya ke 37. Upacara peringatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalbar Drs Christiandi Sanjaya SE MM. Juga hadir Kasubdit Penyakit Jantung

dan Pembuluh Darah Depkes RI, pada kesempatan itu menyerahkan bantuan alat periksa jantung (EKG) kepadaYayasan Jantung Indonesia Kalbar. Federasi Jantung Sedunia adalah organisasi non pemerintah, berkantor pusat di Jenewa.Yayasan Jantung Indonesia merupakan anggota diantara 98 negara di kawasan Asia Pasifik, Eropa, negara Timur Tengah, seluruh Amerika dan Afrika. Yang jelas, lanjut Ibrahim, penyakit jantung telah menjadi masalah bangsa-bangsa di dunia. Setiap tahun, korban terus meningkat. “Begitu juga di Indonesia, penyakit jantung dan penyakit sistem sirkulasi telah menjadi penyebab kematian utama yang terus meningkat sejak tahun 1995 lalu,” terang dia seraya menjelaskan, upaya memelihara kesehatan jantung, melalui Panca Usaha Jantung Sehat disingkat SEHAT. Pemahamaan SEHAT itu adalah S = Seimbang Gizi, maksudnya

Dok

JANTUNG SEHAT: Rokok merupakan salah satu penyebab penyakit jantung. Ibrahim Salim (kanan) mengingatkan agar memelihara kesehatan jantung melalui Panca Usaha Jantung Sehat, salah satunya hindari merokok

perbanyak makam berserat, berprotein serat makan buah-buahan. E = Enyahkan rokok, maksudnya cegah anak-anak remaja untuk mencoba merokok dan perbanyak kawasan bebas rokok. H = Hindari Stres, maksudnya usahakan ber-

pikir positif. A = Awasi tekanan darah, maksudnya tekanan darah normal 120/80 mmHg. Dan T = Teratur berolahraga, maksudnya jalan kaki satu minggu dua kali dan minimal 30 menit setiap jalan kaki.(*)


Pontianak Post

PinyuH

Selasa 2 Desember 2008

23

Pengusaha Kencangkan Ikat Pinggang?

Figura

Pandai Juga Merawat KETUA DPRD Kabupaten Pontianak sangat responsif atas penanaman 100 pohon tahun 2008 dalam rangka pencanangan hari menanam pohon Indonesia. Tak heran, jika Ketua MPC PP itu begitu bersemangat. Namun begitu, dia mengharapkan bupati beserta jajaran serta lembaga vertikal lainnya untuk tak hanya bisa menanam. MeRahmat Satria lainkanjugausahamenjaga, merawat memelihara setiap pohon yang ditanam. “Kita patut mendukung program pemerintah pusat itu. Karena yang merasakan sekali dampak dari penggundulan bukit dan areal hutan yang berdampak pada pemanasan global serta musibah banjir secara kontinyu setiap tahun itu daerah kita sendiri,” katanya mengingatkan. Pada penanaman pohon tahun sebelumnya, ia juga mengingatkan, agar pohon yang ditanam dijaga dan dirawat agar terbentuk penghijauan. “Kita jelas tidak mau, program itu hanya terjadi pada saat dicanangkan. Usai ditanam, perawatanya tidak dilakukan. Lihat saja sepanjang jalur sutera, pohon yang ditanam ada yang tumbuh subur dan ada yang bangking karena kurang terawat.” Untuk semua itu ajak Ketua DPRD ini, selain pandai menanam, pandai juga untuk merawatnya. (ham)

Dompet Icha

Butuh Bantuan Dana DOMPET Peduli Icha Kartika, (4 tahun), pasien penderita tumor mata membuka rekening sumbangan maupun bantuan dari para dermawan, pengusaha dan pihak-pihak yang berkemampuan serta lapisan masyarakat Kalbar umumnya, untuk biaya pengobatan. Bagi para dermawan yang mau menyalurkan bantuan silakan melalui Bank BRI Unit Pinyuh pada nomor rekening 3620-01-001166-53-3 a/n Hamdan Pontianak Post Biro Pinyuh atau langsung ke Biro Pontinak Post. (ham) 01 Desember 2008 -(27/11) Via ATM BRI Rp 200.000,-(27/11) U. Farida Pemangkat Rp 100.000,-(27/11) Via ATM BRI Rp 200.000,-(28/11) Via ATM BRI Rp 50.000,-(28/11) Via ATM BRI Rp 50.000,-(28/11) Via ATM BRI Rp 50.000,-(28/11) Via ATM BRI Rp 200.000,-(29/11) Via ATM BRI Rp 100.000,-(29/11) Via ATM BRI Rp 100.000,-(30/11) Via ATM BRI Rp 50.000,-(1/12) Via ATM BRI Rp 50.000,-Eric dan Kevin Pinyuh Rp 100.000,-Edi Ptk Rp 100.000,Jumlah Rp 17.860.000,Siapa menyusul?

Prediksi Kecilnya APBD 2009 MEMPAWAH-Bakal mengecilnya RAPBD Kabupaten Pontianak tahun 2009, diprediksi akan memberikan dampak yang signifikan. Semula RAPBD Kabupaten Pontianak sebesar Rp700 miliar lebih, kini diperkiraHAMDAN ABUBAKAR/PONTIANAK POST kan tinggal Rp 323,88 miliar. TINJAU LAHAN: Pengurus Koperasi Bina Pratama bersama investor saat meninjau lahan yang akan ditanami Salah satu bidang usaha yang bahan baku untuk pembuatan minuman suplemen food. paling bergantung kepada APBD adalah jasa konstruksi. Di Kabupaten Pontianak sedikitnya ada 6 asosiasi yang bergerak disektor konstruksi tersebut. MEMPAWAH-Ketua Koperasi buah mahoni dan kumis kucing. di Desa Kepulauan Kecamatan SuKetua Gapeksindo, H Wan Bina Pratama, Khoufon Akchalik Tumbuhan yang dihasilkan itu ngai Raya Kabupaten Bengkayang. Firdaus H Wan Kasim keMempawah mengakui, bantuan 34 tidak boleh disemprot dengan pesKim Liung/Mario selaku Pres- pada Pontianak Post mengaku, unit sprayer (penyemprot hama, tisida (bahan kimia-red). Khoufon dir PT Surya Jasa Mandiri, PT pihaknya sudah ambil ancangred) merupakan bantuan dari Drs. (baca Khopon-red) yang didamp- Indo Surya Sakti Pontianak mem- ancang untuk mengencangkan H. Awang Sofian Rozali Wakil ingi sekretaris Suwondo Wandi, A. perkirakan, pertengahan 2009 pabrik ikan pinggang. Pihaknya mengKetua HKTI Kalbar yang Ketua Rahman Arifin selaku Ketua Badan suplement food diharapkan sudah ingatkan untuk hidup hemat. Fraksi Golkar di DPRD Propinsi. Pemeriksaan dan Pengawasan serta bisa beroperasi. Untuk masalah Sebab, tahun 2009 akan sangat Barang tersebut diberikan ke- Kepala Unit Koperasi Bina Pratama pemasaran hasil produksi diper- terasa di jasa ini jika APBD pada kelompok tani (poktan) bukan Aziz Hidayat menambahkan, peker- cayakan kepada PT Naga Perkasa. terutama DAU tidak mengalami untuk menyemprot hama. Me- jaan untuk lahan pabrik saat ini telah Dengan penyuplai bahan-bahan perubahan dari nilai patokan lainkan untuk menyemprot air, 80 persen diselesaikan dari 10 hektar baku untuk minuman supplement pusat sebesar Rp 185 miliar. jika terjadi kekeringan lahan. areal yang disiapkan. Sedangkan un- food oleh Koperasi Bina Pratama. “Saya sudah mulai rembug Khoufon mengatakan, saat ini tuk lahan plasma (pembibitan), baru Khoufon menambahkan lagi, jika sama istri dan keluarga. Untuk pihaknya sedang merintis kerjasa- rampung 20 persen dari 550 hektar semula Koperasi yang dipim-pinnya mencari usaha lain. Bahkan, bila ma bidang perkebunan dengan Ketua Koperasi Bina Pramata melu- hanya bergerak di unit usaha sim- perlu pindah ke Sulawesi Selapihak ketiga. Perkebunan ini un- ruskan, semula direncanakan peleta- pan pinjam buat anggota. Kini bisa tan,” aku mantan Ketua KNPI ini. tuk tanaman yang digunakan se- kan batu pertama 15 Desember 2008. memperluas bidang usahanya. Dia Ia menilai, Kabupaten Pontibagai bahan baku memproduksi Namun jadwal itu dipercepat pelaksa- berharap, dengan adanya kegiatan itu anak kembali pada titik nol lagi. minuman kesehatan (suplemen naannya menjadi jumat 12 Desember akan bisa membuka lapangan kerja Adalah wajar menurutnya jika food). Diantaranya, banglai, temu 2008. Peletakan batu pertama itu baru bagi masyarakat setemnpat. memberikan penilaian seperti putih, temu kuning, sirih, protowali, direncanakan oleh Drs Jacobus Luna Karena memang, dari usaha tersebut itu. Kondisi itu diprediksinya daun salam, pinang, jahe merah, Bupati Bengkayang yang dipusatkan memerlukan tenaga kerja. (ham/*) baru bisa normal setelah ber-

Pembangunan Pabrik Suplement Food Dipercepat

Jatah CPNS Mempawah 283 Orang 200 Umum, 53 Honda dan 25 Sekdes M E M PAWA H - M e n j e l a n g akhir tahun ini, kembali pemerintah pusat buka peluang penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di masing-masing kabupaten/kota di Kalbar. Kabupaten Pontianak sendiri, pemerintah pusat memberikan alokasi jatah sesuai kebutuhan. Termasuk

Terbang Setiap Hari Dengan BOING 737 PONTIANAK - JAKARTA

5X

Reservasi JAKARTA

Jam :06.30, 07.55, 10.40 12.25, 14.50,15.30 WIB Telp. :(0561) 734488

PTK - YGY - SUB

(021) 3840 888

(PP) Jam 10.10 WIB

DARI TERMINAL 1B BANDARA SOEKARNO HATTA Computer Sabre/A bacus

JAKARTA - BANJARMASIN

Atau hubungi BIRO PERJALANAN ANDA

2X

jalan 3 hingga 4 tahun mendatang era bupati yang baru. Dia tidak bermaksud memperkeruh kondisi daerah. Jika bicara riilnya, ia mempersilakan pemuka agama, tokoh masyarakat untuk hadir di paripurna pembahasan maupun PU dan PA fraksi mengenai RAPBD yang masih dalam pembahasan dewan. “Bupati saja mengaku, jika DAU hanya Rp 185 miliar. Jumlah itu hanya bisa untuk membayar gaji pegawai. Itupun dalam kondisi defisit anggaran. Makanya, dipatok target Rp 212 miliar,” sebut Wan Firdaus. Dampak dari mengecilnya anggaran 2009, pada rapat paripurna KUA yang disetujui fraksi, sempat membuat satu wakil ketua enggan menandatangani. Sebab, hasil rakorbang yang diakomodir dari 9 kecamatan, tidak bisa diperjuangkan. Bahkan merujuk dari penjelasan Plt Sekda Drs H Suhardi Sakim M.Si lanjut Wan Firdaus, hasil rakorbang itu bukan hanya dipangkas. Melainkan tidak bisa dimasukan dalam anggaran 2009 disebabkan mengecilnya DAU maupun APBD mendatang. Prediksi lain disebutkan Wan Firdaus, jika tahun-tahun sebelumnya DPU, memiliki ratusan proyek di empat bidang yang ada. Tahun 2009 diperkirakan Bidang Bina Marga hanya 4050 paket proyek saja. (ham)

Jam : 08.05, 17.55 Telp. :(0511) 58996

pula mengurangi tenaga honor daerah (Honda) yang hingga kini jumlahnya masih seratusan orang lebih. Seperti diberitakan melalui iklan yang dipasang BKD, Senin (1/2), Jumlah yang bakal diterima sekitar 283 orang. Dari jumlah itu, 200 orang akan diterima dari kalangan

JAKARTA - BALIKPAPAN

2X

Jam : 08.05, 15.10 Telp. :(0542) 739225

JAKARTA - PALEMBANG

2X

JAKARTA - TARAKAN

2X

Jam : 05.10 Telp. :(0561) 32262

Jam : 09.50, 12.15, 15.20 Telp. : (0717) 436980

JAKARTA - PAKANBARU

2X

Jam : 17.15, 11.40 Telp. :(0761) 856031

Jam : 08.05, 11.40 Telp. :(0711) 378655

JAKARTA - JAMBI

2X

Jam : 10.05, 15.40 Telp. :(0561) 50643, 51861

JAKARTA - MEDAN

JAKARTA - PANGKALPINANG

3X

Para calon pelamar bisa melihat langsung pengumuman berikut kelengkapan persyaratan yang juga akan dipasang secara bebas di beberapa lokasi

2X

Jam : 07.30, 13.05 Telp. :(061) 4537620

JAKARTA - PADANG

2X

Jam : 10.45, 18.25 Telp. :(0751) 446600

umum untuk tenaga pendidik (guru), tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya (sekretariat daerah). Sedangkan untuk kalangan Honda dijatah sekitar 53 orang serta 25 orang CPNS dari kalangan sekretaris desa (sekdes). Drs H Firman Juli Purnama M.Si, Kepala BKD Kabupaten Pontianak saat dikonfirmasi membenarkan itu. Seperti biasa, menyangkut persyaratan pihaknya akan me-

JAKARTA - SEMARANG Jam : 07.00, 18.25 Telp. :(024) 3549888

2X

JAKARTA - YOGYA

2X

Jam : 15.50 Telp. :(0274) 32262

JAKARTA - SURABAYA

3X

Jam : 08.05, 14.35, 16.05 Telp. :(031) 5049666

PONTIANAK-BATAM-MEDAN

4X

Jam : 10.30

JAKARTA - MANADO

masangnya di beberapa tempat selain pengumuman di koran. “Kami harapkan, para calon pelamar bisa melihat langsung pengumuman berikut kelengkapan persyaratan yang juga akan dipasang secara bebas di beberapa lokasi seperti BKD, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Pada saat pengambilan dan pengembailan formulir, para pelamar akan mengetahui kapan hari pelaksanaan tes tertulis.” (ham) JAKARTA - BIAK

Jam : 15.10 Telp. : (0341) 855878

Jam : 22.00 Telp. : (0981) 591636

JAKARTA - MAKASAR

JAKARTA - DENPASAR

Jam : 05.00 Telp. : (0411) 3655255

JAKARTA - KUPANG Jam : 14.35 Telp. : (080) 830555

JAKARTA - JAYAPURA Jam : 22.00 Telp. : (0967) 550666

JAKARTA - MANOKWARI Jam : 22.00 Telp. : (0986) 215666

2X

Jam : 16.00, 20.15 Telp. :(0361) 429620

JAKARTA - BATAM

2X

Jam : 10.30, 13.50 Telp. :(0778) 429620

PONTIANAK - KUCHING (Via Pontianak) Jam : 08.00 Telp. : (082) 244299

GUANGZHOU

Dari Terminal 2D Jam : 07.30 Telp. : 86-20-6120 6350


sambas

24

Terigas

Senandung dan Pantun Bukan Maryanis H Majri namanya kalau tak pandai berpantun dan bersenandung. Pada berbagai kesempatan, bait demi bait pantun dan senandung dapat mengalir darinya dengan lancar dan spontan. Mulai dari yang serius hingga pantun jenaka sekadar untuk melepas kepenatan. “Berqurban Rezeki Takkan Min. Kesehatan Insya Allah Terjamin. Wajah Ganteng Saat Bercermin. Maryanis H Majri Amin amin Ya Robal Alamin,” demikian salah satu bait senandungnya, dalam suatu acara belum lama ini, di Sambas. Menurut Maryani kata atau kalimat tersebut memang biasanya muncul dengan sendirinya dalam pikiran. Karena hobi, katanya, begitu muncul ide akan selu segera dicatatnya agar tidak hilang begitu saja. Dan satu hal yang tak lupa dilakukan, yaitu untuk mengirimkan kepada saudara atau kerabat melalui SMS. ”Bukan penggemar sastra, hanya sekadar iseng saja,” tukas Kasubag Hukum Bagian Hukum dan HAM Setda Pemkab Sambas, tersenyum. “Sungguh Elok Si Anak Dare. Anak Pak Bujang dari Negri Seberang. Saya ini tinggal di Mensere. Jika Berkenan dipesilakan untuk Betandang,” kata Maryanis diakhir pembicaraan.(mur)

Selasa 2 Desember 2008

Kecamatan Juga Sibuk Berbenah Sambut Rencana Border dan LNG SEKURA--Rencana pembukaan border Aruk dan mega proyek gas alam cair di Kabupaten Sambas, mendorong masing-masing kecamatan yang ada di daerah ini ikut berbenah. Salah satunya adalah dengan gencar menyosialisasikan kepada masyarakat supaya mempersiapkan diri sejak dini. “Memang menjadi harapan bupati, kita tidak cukup hanya menjadi penonton. Tapi harus ikut mengambil manfaat dari kemajuan tersebut,” ujar Camat Teluk Keramat Uray Heriansyah, dalam suatu acara di Sekura, kemarin. Menurutnya program pembangunan tersebut memiliki potensi besar dalam menopang kemajuan perekonomian daerah dan juga masyarakat. Maka dari itu, tukasnya, masing-masing mesti jeli dalam menangkap peluang yang ada. “Nah, disinilah jiwa wiraswasta diperlukan,” ungkapnya. Banyak hal dapat dilakukan dengan ramainya lalu lintas ketika border dan LNG nanti teralisasi. Mulai

dari sektor pertanian, jasa, pedagangan, dan berbagai sektor produksi dan layanan lainnya akan tumbuh subur. Hanya saja, kata dia, mengingat pasarnya adalah warga asing, tentu kualitas menjadi hal yang mutlak untuk diperhatikan. Mumpung waktu masih tersediasebelum terealisasi, katanya, semua pihak yang berkeinginan untuk memetik manfaat dari percepatan pembangunan tersebut harus sudah menyiapkan diri sejak dini. “Pelajari tentang mutu dan sebagainya yang berhubungan dengan bisnis. Termasuk juga tentunya bahasa asing, wajib untuk dikuasai,” tuturnya. Salah satu contoh yang paling sederhana adalah tenaga penjaga bayi atau biasa disebut baby sitter, imbuh Camat Teluk Keramat yang juga mantan Kabag Humas Setda Pemkab menambahkan. Dengan ramainya tenaga professional-yang umumnya berasal dari luar, tentu akan membutuhkan jasa untuk pengurusan anak dan sejenisnya. “Makanya bagi berminat untuk terjun ke bisnis ini, perlu sudah bersiap dari sekarang,” imbuhnya.(mur)

Netralitas Korpri Kembali Diingatkan SAMBAS-Seluruh anggota Korps Pegawai Republik Indonesia diminta mengedepankan tiga peran utamanya. Yakni peran sebagai abdi negara yang memiliki tugas dan kewajiban melaksanakan kehidupan bernegara sesuai amanat konstitusi dan peraturan hukum yang berlaku. Kedua, peran sebagai abdi masyarakat yang memberikan pelayanan publik terbaik. Peran ketiga adalah sebagai abdi pemerintah yang senantiasa memberikan dukungan pada pelaksanaan tugas keseharian pemerintahan. “Ingat jangan minta dilayani. Justru andalah yang harus melayani masyarakat,” tegas Bupati Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid, saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT KORPRI ke-37, kemarin, di halaman Kantor Bappeda. HUT Korpri jatuh pada 29 Nopember. Hadir pada acara tersebut sejumlah unsur pimpinan daerah dan pejabat di lingkungan Pemkab. Burhanuddin juga mengingatkan pentingnya menjaga netralitas Korpri. Hal ini sesuai tema peringatan, ujarnya, yaitu dengan “Semangat Netralitas

Pontianak Post

Mursalin/pontianak post

HUT KORPRI: Bupati Sambas saat peringatan HUT Korpri, kemarin, di Sambas. Aparaturnya yang tergabung di wadah ini diingatkan menjaga netralitas.

Korpri Ikut Mensukseskan Pemilihan Umum 2009”. Tema tersebut, ungkap bupati, sa-ngat tepat dan relevan dengan dinamika kehidupan bangsa saat ini. “Melalui tema ini, seluruh anggota Korpri diajak untuk tetap bersikap netral, sekaligus menjaga profesionalitasnya dalam menghadapi Pemilu tahun depan,” tutur dia. Sebagai abdi negara dan masyarakat, kata Burhanuddin,

netralitas tersebut dapat diwujudkan dengan mengedepankan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara diatas kepentingan apapun. Intinya, Korpri harus memberikan pelayanan publik terbaik dan berkualitas. Semangat netralitas itu adalah bagian dari amanat reformasi. “Kita semua ingin mengembalikan peran utama birokrasi sebagai komponen utama pengelola pemerintahan,

DIJUAL KAVLING TANAH 1. Jl. PT Sumber Jantin Sambas (Kanan masuk) 2. Jl. PT Sumber Jantin (Kiri Masuk) 3. Gg. Usaha Baru Desa Lumbang Sambas Dijual tunai dan kredit 3 s/d 5 tahun kredit tanpa uang muka, angsuran mulai Rp 300.000,- per bulan Hub: Tan Abdul Malik

HP. 085 654 428 275

paradigma baru Korpri yang profesional, netral dan sejahtera merupakan langkah yang sangat positif dan diharapkan berdampak semakin profesionalnya pelayanan dan pengabdian tersebut,” paparnya. Bahkan, menurut Bupati, semangat yang ada memberikan kontribusi penting bagi negara ini yang tengah menjalankan tiga agenda strategis, dari melanjutkan reformasi, memantapkan kehidupan demokrasi, dan membangun kembali perekonomian nasional. Burhanuddin menegaskan anggota Korpri juga harus membangun mental melayani, bukan mental dilayani, mampu menciptakan pelayanan mudah dan baik sebagai kewajiban aparatur pemerintahan. “Mari kita tingkatkan kualitas pengabdian menjalankan tugas, dengan mengedepankan prinsip tanggung jawab yang sebaik-baiknya,” ajaknya. Ia berharap adanya peningkatan sikap tanggap atas kritik konstruktif dari kalangan masyarakat, melahirkan tatanan pemerintahan yang bersih dan berwibawa serta menjelang Pemilu 2009 dengan memegang teguh komitmen netralitas.(mur)


Pontianak Post

Selasa 2 Desember 2008

Singkawang

25

Land Clearing Terminal AKDP/ALBN Persiapan Pembukaan PPLB Aruk-Biawak

SINGKAWANG -- Rencana pembangunan terminal Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) tipe B dan terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) tipe A di Kota Singkawang sebentar lagi segera terealisasi. Bahkan saat ini pihak Pemerintah Kota Singkawang sudah melakukan land clearing (pembersihan lahan) terhadap lokasi pembangunan sarana transit kendaraan angkutan umum tersebut. “Pembangunan terminal baru di belakang terminal induk Singkawang terus kita lakukan. Sekarang masih kerja, dan sudah memasuki tahap land clearing ,” kata Kepala Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi Kota Singkawang, Yohanes A Urip menjawab Pontianak Post kemarin di kota Singkawang.

Menurutnya, upaya ini dilakukan, mengingat terminal yang ada sudah tidak cukup lagi menampung banyaknya armada yang ada. Ia menambahkan, setelah lahan tersebut dibersihkan proses pembangunan akan terus berlanjut. Mengingat, kebutuhan akan adanya terminal baru yang lebih besar, sudah sangat diperlukan di kota seribu kuil ini. “Semua bis AKDP/ALBN nantinya akan ditampung disana. Karena di terminal yang sudah ada tidak cukup. Apalagi nanti akan dibuka Pos Pemeriksaan Lintas Batas Aruk-Biawak yang diperkirakan dibuka 2010 atau 2009. Maka bis jurusan BruneiKuching-Singkawang juga akan masuk,” kata Yohanes. Jika PPLB yang terletak di wilayah Kabupaten Sambas tersebut jadi dibuka, maka Kota Singkawang akan dilalui oleh kendaraan-kendaraan dari dan ke luar negeri. Kendati nanti terminal tersebut sudah berfungsi, kataYohanes lagi, terminal yang lama, seperti terminal Beringin dan Pasiran tetap akan difung-

sikan. “Tetap digunakan untuk angkutan dalam kota,” jelas Yohanes. Pembangunan ALBN dan AKDP ini membutuhkan dana sebesar Rp45 Milyar. Yohanes berkata, pemerintah provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2008 ini, sudah menganggarkan dana sebesar Rp0,5 Milyar untuk tahap pendahuluan. “Sebetulnya, diperlukan Rp45 miliar baru dua terminal ini bisa jadi,” katanya. Dana yang dianggarkan pemprov tahun 2008, hanya untuk membiayai proses pematangan lahan yang diperlukan guna membangun dua terminal tersebut. Gabungan dua terminal itu diperkirakan butuh lahan seluas dua sampai tiga hektar. Sebagian lahan di sekitar Terminal Induk Singkawang sudah dibebaskan pemkot. Bahkan beberapa hektar lahan lagi, masih akan dijajaki. Pembangunan ALBN, akan didanai oleh Pemerintah Pusat dan Pemprop. Sementara Pemkot Singkawang, berperan menyiapkan lahan. (ody)

Tak Transparan, Warga Lumar Bakal Segel LP Seleksi CPNS Depku mham BENGKAYANG--Seleksi CPNS di lingkungan Depkum­ ham Kabupaten Bengka­yang, membuat masyarakat di wilayah itu khususnya di wilayah Kecamatan Lumar berang. Pasalnya, janji Depkumham untuk memberdayakan putra daerah hanya isapan jempol semata. Dalam seleksi, tak seorang pun Putra Bengkayang yang lolos CPNS. Hal itu diungkapkan Petrus SA, Ketua Persatuan Dayak Kalbar didampingi elemen mahasiswa Bengkayang di Pontianak

kemarin. Menurutnya, akibat ma­salah tersebut, masyarakat Kecamatan Lumar akan melakukan penyegelan terhadap Lembaga Pemasyarakatan Lumar. “Aksi ini diakibatkan tidak trans­paransinya Depkumham,” kata dia. Menurutnya, masalah ini bisa menjadi masalah nasional. Sebab, negara sudah menjamin untuk selalu memberdayakan keberadaan putra daerah. “Gubernur Kalbar dan Bupati Bengkayang harus tanggap terhadap masalah ini,” katanya. Sementara, Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang Andri Proniko mengatakan, prihatin dengan permasalahan tersebut.

Dia menilai Depkumham men­ ciderai hati masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Lumar. ‘‘Waktu seleksi tahap pertama kita dijanjikan, tapi juga dibohongi. Ini seleksi kedua kembali masyarakat dibohongi,” kata dia. Oleh karena itu, jika ma­ sya­­rakat Kecamatan Lumar melakukan penyegelan terhadap LP setempat dirasakan dia wajar-wajar saja. “Jika memang putra Bengkayang tidak lulus, Depkumham harus transparansi mengenai proses perekrutan dari awal hingga akhir. Jangan ada kebohongan,” ungkap dia. Ketua Pemuda Kristiani (Petra), Florensius Boy menambahkan mahasiswa Bengkayang akan memperjuangkan masalah ini. “Kami akan bawa masalah ini walaupun hingga ke Presiden,” katanya seraya mengharapkan ada transparansi mengenai proses perekrutan tersebut.Ketua DAD Kalbar,Yacobus Kumis mengatakan, proses pe­nerimaan pegawai apapun dan dimanapun wajib mengedepankan pemberdayaan putra daerah. Menurutnya, hal itu dilakukan agar tak ada gejolak sosial. (bdi)

RAJA BAJA

BENGKEL FUSAN

Jl. A. Yani II No. 2 Telp. (0561) 7077218 - HP. 0811562392

Two In One MELAYANI PEMBUATAN : • Tangga, pagar, tralis, balkon, canopy, dll. • Dari besi tempa & stainless stell • Folding gate & pintu model kayu • Konstruksi baja

KWALITAS TERBAIK MUTU TERJAMIN

Bengkel

ANAM

RAJA BAJA

Jl. Adisucipto Km.8 No.2 Ptk HP. 08125612317 Telp. 722128, Fax. 721718

Two In One

• Folding Gate “Standar” • Canopy Polycar Bonet / Acrylic • Pagar & Tangga Stainless dgn Las Argon • Konstruksi Baja • Pagar & tangga besi tempa • Tangki CPO s/d 2.500 ton • Rolling Door • CCTV (Kamera Pengawas) • Mesin Pagar Otomatis JANGAN SALAH PILIH ! PASTIKAN ANDA MENDAPATKAN YANG TERBAIK


Ketapang

26

Pontianak Post

Potret

Formasi CPNS Tenaga Perawat Dibuka

Ironis, Lulusan Akper Tak Kebagian Tempat

6 Bulan Jalan Terbengkalai TOKOH Masyarakat Desa Rantau Panjang Asri, mempertanyakan pengerjaan ruas jalan pada Parit Timur Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir. Ruas jalan yang dipersoalkan dia adalah yang mengh u bu n g k a n R a n tau Panjang dengan lokasi transmigrasi. Hampir 6 bulan terakhir ruas jalan yang hanya sepanAsri jang 1 kilometer tersebut dikatakan dia, belum pernah dikerjakan. Padahal pengerjaan ruas jalan tersebut telah ditender sejak 1 April lalu, dengan penawaran ketika itu mencapai Rp429.999.000. Namun sampai kini, belum pernah dilakukan finishing atau kondisi peningkatan. Sedangkan saat ini telah hampir memasuki tahun 2009, sebagai tahun anggaran baru. “Masysarakat mempertanyakan pengerjaan ruas jalan masuk dari Rantau Panjang ke lokasi transmigrasi, mengapa sampai sekarang belum selesai dikerjakan?” ungkap Asri kepada Pontianak Post, Senin, 1 Desember. Saat ini kondisi di lapangan, dipaparkan Asri, ruas jalan tersebut hanya berupa batu-batu kasar yang belum dihaluskan. Sejak Juni lalu, dia mengaku belum pernah terde-ngar aktifitas pengerjaan terhadap ruas jalan dimaksud. Dinas Kimpraswil Kabupaten Kayong Utara dikatakan dia, telah berkali-kali memberikan peringatan kepada kontraktor yang mengerjakan perbaikan sarana transportasi darat masyarakat tersebut. Namun sampai kini, belum tampak perubahan apa pun dari pengerjaannya. “Kita minta Dinas Kimpraswil tegas, yang pasti masyarakat ingin melewati jalan tersebut cukup kesulitan,” tandasnya.(ote)

ale-ale

Perempuan Tanam Pohon KETUA Bhayangkari Ketapang Ny Linna Karyoto didampingi Ny Ana, melakukan penanaman pohon dan penyemaian benih ikan di Kompleks Lapangan Tembak Mapolres Ketapang, kemarin (1/12). Kegiatan ini diikuti para anggota Bhayangkari, dan gerakan Pramuka. Bahkan Kapolres Ketapang, AKBP Karyoto S.Ik bersama Wakapolres Denny Y.Putro S.Ik, serta perwira dan dan anggota melakukan penanaman pohon dan penyemaian benih ikan di lapangan tembak, di belakang Mapolres Ketapang. Selain itu, kegiatan ini juga disiarkan Sahran melalui radio. Gerakan menanam ini merupakan dukungan Bhayangkari terhadap perempuan, tanam dan pelihara untuk ketahanan pangan dan kesehatan keluarga. Dalam kesempatan itu, Ny Linna Karyono, membacakan amanat Ny Anni Yudhoyono bahwa melakukan penanaman pohon, bukan penghargaan atau pengakuan yang ingin diperoleh. Sesungguhnya yang diharapkan adalah ridho dari Allah SWT, agar bangsa Indonesia terhindar dari segala bencana seperti banjir, longsor, kekurangan pangan dan kekurangan air. Menurut Ny Linna, apa yang dilakukan hari ini dan hari-hari mendatang adalah bagian yang penting dari upaya nasional untuk meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus guna melestarikan bumi kita. Ia optimis, target yang telah dicanangkan pemerintah dapat dicapai. Bila separuh penduduk Indonesia yang berjumlah 230 juta orang ini menanam pohon, berarti akan tertanam 115 juta pohon. (ndi)

Selasa 2 Desember 2008

MAROTE/PONTIANAK POST

MATERI: H Dahri dari Pengurus Pusat PGRI saat memberikan materi dalam konsorsium yang digelar PGRI Kabupaten Ketapang.

PGRI Ketapang Gelar Konsorsium

Jadikan PGRI sebagai Serikat Pekerja KETAPANG--Sebuah gebrakan bakal ditelorkan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ketapang. Demi menjadikan organisasi ini sebagai serikat pekerja para guru, mereka menggelar PGRI Education International Consorsium Project, 1-3 Desember, di Aula Pendopo Bupati Ketapang. Konsorsium tersebut tidak tanggung-tanggung menghadirkan pembicara-pembicara seperti Zerom Fernandes dari Kuala Lumpur, sebagai utusan Education International. Kemudian pembicara dari Pengurus Pusat PGRI juga didatangkan seperti H Dahri, serta pembicara-pembicara dari PGRI Provinsi Kalbar diantaranya Firdaus Mi’an. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh ketua pengurus cabang PGRI beserta anggotanya, yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Ketapang. Selain itu, mereka juga mengundang empat

utusan dari pengurus PGRI Kabupaten Kayong Utara. Jumlah keseluruhan peserta mencapai 35 guru. “Kita ingin memberikan apresiasi baru terhadap PGRI, terutama terhadap para anggota melalui para pengurus PGRI,” ujar Syawaldi, ketua umum PGRI Kabupaten Ketapang kepada Pontianak Post ditemui di sela-sela kegiatan konsorsium tersebut. Harapan dia, PGRI di waktu mendatang bukan hanya sebagai sebuah organisasi perjuangan serta profesi. Namun PGRI di kemudian hari mampu menjadi sebuah wadah sebagai sarikat pekerja bagi para anggotanya. Tak mengherankan kemudian tema yang diangkat dalam konsorsium tersebut, adalah pemantapan PGRI sebagai sarikat pekerja guru serta peranannya dalam pembangunan pendidikan. “Kita ingin PGRI sebagai sebuah organisasi profesi yang profesional di

bidangnya,” kata dia. Keinginan para anggota PGRI, dikatakan Syawaldi, bukan hanya menjadi sebuah organisasi yang peruntukannya hanya bagi para guru. Namun bagaimana peran dari organisasi ini juga dapat dirasakan oleh masyarakat. “Orientasi kita adalah peningkatan mutu pendidikan, sehingga harkat serta martabat bangsa turut meningkat melalui peningkatan tersebut. Maka persentuhannya adalah langsung kepada masyarakat,” ungkap dia. Semua agama dikatakan dia sangat memberikan peran dalam pandangan mengenai pendidikan. Pasalnya peningkatan taraf hidup dipengaruhi pula oleh kecerdasan bangsa. Kemajuan sebuah bangsa, menurut Syawaldi, dapat dinilai dari tingkat pendidikan yang telah mereka capai. “Semakin tinggi tingkat pendidikan sebuah bangsa, maka bangsa tersebut akan semakin maju,” tuntasnya. (ote/pk)

Hildi-Said Tanam Pohon di Desa Pampang Harapan KAYONG UTARA--Bupati Kabupaten Kayong Utara (KKU) Hildi Hamid dan Wakil Bupati Ir. HM Said Tihi, ikut kegiatan menanam pohon di Sukadana. Penanaman pohon dilakukan bersama masyarakat, dan istansi terkiat. Gerakan menanam dimulai sejak 28 November 2008, dilakukan selama satu bulan. Lokasi penanaman dilakukan menyebar di seluruh KKU, sebagai bentuk komitmen Gerakan Penanaman Serentak Nasional seratus juta pohon. Menurut Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Kayong Utara Ir. Bimbing Parjoko, bahwa pencanangan dilakukan di Desa Pampang Harapan, Kecamatan Sukadana. “Ini merupakan kegiatan awal, yang kemudian diharapkan

dapat diikuti seluruh masyarakat Kayong Utara,” kata Bimbing. Ditetapkannya Desa Pampang Harapan sebagai desa pencanangan gerakan tanam 100 juta pohon, karena daerah ini merupakan daerah yang perlu dihijaukan. Hildi dalam kesempatan itu membacakan pidato Presiden SBY tentang pencanangan hari menanam. Penetapan Presiden dituangkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia No 24 Tahun 2008, tentang Hari Menanam Pohon Indonesia. Hildi berharap masyarakat juga berpartisipasi aktif. Karena tanpa dukungan masyarakat kegiatan ini tak dapat berjalan dengan sukses. Realisasi gerakan menanam pohon tahun ini, juga dikaitkan dengan momen peringatan 100 tahun Ke-

bangkitan Nasional. “Dengan sema ngat Kebangkitan Nasional, kita ingin mendorong masyarakat untuk gemar menanam pohon,” lanjut bupati. Ia mengharapkan ini akan menjadi suatu kebutuhan dan budaya dari masyarakat Indonesia. (ndi)

KETAPANG--Begitu ironis ketika Pemerintah Kabupaten Ketapang membuka Akademi Keperawatan (Akper), namun para lulusannya tak mendapat tempat dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pasalnya, dalam pengumuman pengadaan CPNS daerah Tahun Angkatan 2008, Senin, 1 Desember, untuk jabatan perawat hanya mene-rima lulusan S1 Keperawatan serta D-IV Keperawatan. Dalam pengumuman dengan nomor 810/3273/UP-B tentang Pengadaan CPNS Tahun Angkatan 2008 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, untuk tenaga kesehatan pemerintah memang membuka lowongan bagi perawat. Sebanyak sepuluh tenaga perawat bakal direkrut dalam rekrutmen tenaga CPNS pada posisi ini. Namun kabar kurang mengenakkan, kualifikasi pendidikan yang dikehendaki adalah S1 Keperawatan yang menerima lima tenaga perawat, serta D-IV Keperawatan yang juga menerima dalam jumlah yang sama. “Jika seperti ini model penerimaannya, maka anak-anak daerah kita yang lulusan Akper Pemda Ketapang tidak akan terakomodir (menjadi CPNS). Berdirinya Akper oleh pemerintah setempat mestinya menjamin para lulusannya untuk bisa terakomodir,” ujar Yamani, anggota DPRD Kabupaten Ketapang kepada Pontianak Post, Senin, 1 Desember, menyayangkan hal itu. Semestinya, pemerintah daerah membuka Akper dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di bidang keperawatan bagi daerah ini. Namun

kenyataannya, dengan membuka kualifikasi yang tak dapat dipenuhi para lulusan Akper, pemerintah dikatakan Yamani, telah menutup peluang para lulusan perguruan tinggi tersebut. “Artinya sia-sia lulusanlulusan Akper ini,” tandasnya. Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Ketapang tersebut menyayangkan kebijakan pemerintah yang merekrut tenaga pegawai yang berkualifikasi minimal D-IV. Sementara Akper yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Ketapang hanya meloloskan DIII. “Bagaimana ini, pemerintah menganggarkan keberadaan Akper. Tapi dengan model-model penerimaan seperti ini. Bisa-bisa yang direkrut adalah lulusan-lulusan dari luar. Sementara tenagatenaga perawat yang kita miliki praktis tak terpakai,” ungkapnya. D-II Kependidikan Terakomodir Berbeda dengan rekan mereka yang lulusan D-III Keperawatan, maka untuk tenaga kependidikan, para lulusan D-II dalam penerimaan kali ini terakomodir. Meskipun mereka mesti bersaing bersama lulusan S1. Dalam penerimaan tenaga kependidikan Guru SD (guru kelas) misalnya, pemerintah membuka alokasi sebanyak 55 tenaga. Kualifikasi penerimaan adalah lulusan S1 PGSD bersama D-II PGSD. Hal yang sama juga diperoleh lulusan D-II Penjaskes. Untuk lowongan tenaga kependidikan Guru SD Penjaskes, pemerin tah membuka peluang bagi mereka sebanyak 22 alokasi. Namun mereka mesti bersaing bersama lulusan S1 Penjaskes. (ote)

DIJUAL RUKO Ruko semi beton, 2 tingkat, L=4,2 M X22 M ,wc2,kmr 3, Full keramik,kichenset,minimalis Fasilitas : air bersih,listrik,telp, bak bawah tanah,siap pakai

MAU PASANG IKLAN?

Jl. R. Suprapto (Ketapang)

Hubungi : Bapak SAMIUN Biro Pontianak Post Ketapang Telp. 0534-35514 / 08125750837

085822118886

Hubungi :


Pontianak Post

Aneka

Selasa 2 Desember 2008

Waspadalah, Korban AIDS di Kalbar 244 Meninggal ada 1.606 kasus positif HIV, 915 kasus diantaranya AIDS. di halaman Kantor Dinkes Dari kasus HIV/AIDS yang Kalbar. “Tahun ini, kami ada tersebut, 244 orang telah berecana membagikan bantuan meninggal dunia. KPI Kalbar juga mencatat kepada anak serta janda ODHA yang ada di Kota Pontianak, persebaran HIV/AIDS tidak KabupatenPontianak,Kabupaten memandang umur serta status Kubu Raya, Kota Singkawang, sosial. Buktinya, ODHA usia Kabupaten Sambas, Kabupaten 0-15 tahun jumlahnya 97 orang, Bengkayang, Kabupaten Sintang usia 15-24 tahun jumlahnya dan Kabupaten Ketapang,” 840 orang, usia 24-49 tahun terang Toto yang juga Sekretaris jumlahnya 1.543 orang dan usia Komisi Pelindungan AIDS di atas 50 tahun jumlahnya 41 orang. “Ditilik dari kasus per (KPA) Kalbar. Mengapa anak dan janda kasus, latar belakang penularan ODHA mendapat perhatian khu­­ HIV/AIDS yang terjadi cukup sus? Karena mereka merupakan beragam. Beberapa diantaranya salah satu kelompok yang terjadi karena berhubungan sex paling rentan terinfeksi HIV dengan sesama atau berlainan me­lalui penularan secara jenis, penyalahgunaan narkoba, tidak langsung. Parahnya lagi, transfusi darah, penggunaan alat akibat minimnya pengetahuan kesehatan yang tidak steril dan masyarakat tentang HIV, lain sebagainya,” terang Toto. PERUBAHAN tidak sedikit dari mereka yang Saat ini Kota Pontianak masih terserang AIDS. Berdasarkan data yang ada pada Komisi menduduki rangking pertama Perlindungan AIDS Kalbar, dari dalam persebaran HIV/AIDS Januari 1993 sampai Oktober di Kalbar. Dari data yang ada, 2008, setidaknya di Kalbar hingga Oktober 2008 jumlah Sambungan dari Halaman 21

ODHA di Kota Pontianak mencapai 1.280 orang. Dari jumlah tersebut, 99 orang diantaranya telah meninggal dunia akibat HIV/AIDS. Menyikapi fakta yang ada tersebut, para aktivis anti HIV/ AIDS yang tergabung dalam GF-ATM Kalbar tidak pernah putus-putusnya menggelar kampanye anti HIV/AIDS. Selaras dengan tema kegiatan peringatan hari AIDS Sedunia 2008, yakni “Yang Muda yang Membuat Perubahan”, GFATM mencoba mengajak para generasi muda di Kalbar, untuk bersama-sama memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat tentang HIV/AIDS. “Jumlah ODHA yang ada saat ini merupakan sebagain kecil dari jumlah yang sesungguhnya. Dalam konteks kasus persebaran HIV/AIDS, teori gunung es sepertinya sangat tepat untuk menggambarkan kondisi di lapangan,” terang Rizal dari GF-ATM Kalbar. Pandangan yang sama

disampaikan Rizki Caniago, Ketua Thunder Community Indonesia (TCI) Chapster Pontianak. Menurut dia, pola persebaran HIV/AIDS ini terbilang unik. “Mereka yang terkena HIV pada awalnya sama sekali tidak merasakan kalau di tubuh mereka terdapat virus yang sangat mematikan. Semuanya baru terasa jelas manakala daya ketahanan tubuh mereka mulai menurun. Bila sudah begini, tubuh mereka akan rentan terhadap serangan penyakit,” ujarnya. Sebagai generasi muda, kata Rizki, dirinya merasa prihatin dengan pola persebaran HIV/ AIDS. Lebih-lebih terhadap pola persebaran melalui free sex serta penyalahgunaan narkoba. Dan ironisnya lagi, mereka yang terserang HIV/AIDS ini masih dalam kelompok usia produktif. “Kalau generasi mudanya saja sudah begini, mau jadi apa bangsa ini kedepannya,” ujarnya di dampingi Herry, pengurus TCI Chapster Pontianak.(go)

Tersedia 6.178 Lowongan CPNS 2008 Sambungan dari Halaman 21

serta pelatih minimal harus mengantongi medali perunggu di ASEAN Game atau Olim­ piade/PARA Olimpic, pernah meraih medali perak di Pekan Olahraga Sea Games/PARA Games, dan mendapat medali emas di PON/PORCANAS. Adanya kebijakan ini dibe­ narkan Kepala BKD Kalbar, Drs Aminuddin MSi. Saat ditemui Pontianak Post di ruang kerjanya, Senin (1/12) kemarin, dirinya juga mengatakan dalam penjaringan CPNS daerah 2008 ini juga akan mengangkat

568 tenaga honorer. “Melalui kebijakan pengangkatan tenaga honorer yang dilakukan setiap tahunnya ini, kita berharap tahun depan sudah tidak ada lagi tenaga honorer di Kalbar yang belum berstatus PNS,” terangnya. Aminuddin juga mene­rang­ kan bahwa dari 14 kabupaten/ kota yang melaksanakan penerimaan CPNS daerah, tahun ini kabupaten Melawi mengajukan jumlah permintaan CPNS terbanyak. Sesuai dengan pengumuman penerimaan CPNS yang ada, berkas lamaran sudah bisa di

layangkan ke panitia seleksi CPNS di pemprov serta di setiap pemkab/pemkot mulai 3-12 Desember 2008. Penerimaan berkas lamaran dilakukan setiap hari kerja, mulai pukul 09.0013.00WIB. Khusus hari Jumat, batas waktu penerimaan berkas lamaran hanya sampai pukul 11.00WIB. Bagi pelamar yang mengikuti seleksi CPNS di lingkungan kerja pemprov dan dinilai memenuhi persyaratan administrasi, nama-nama mereka akan diumumkan pada 15 Desember. Pemberian nomor ujian akan dilakukan pada 15-16 Desember, mulai

pukul 09.00-13.00WIBA. Bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi tetapi tidak mengambil nomor peserta ujian, maka secara otomatis yang bersangkutan di nyatakan gugur. Setiap peserta seleksi CPNS wajib mengikuti tiga tahapan seleksi, yakni Tes Keterampilan Dasar (TKD) yang meliputi Tes Pengetahuahn Umum (TPU), Tes Bakat Skolastik (TBS) dan Tes Skala Kematangan (TSK). Pelaksanaan ujian akan dimulai 20 Desember, mulai pukul 08.00WIBA sampai dengan selesai. (go)

ga sparepart mobil meningkat tajam. Bahkan ada yang sampai 300 persen kenaikannya,” katanya. Imbas krisis ini juga dirasakan dengans emakin menurunnya penumpang yang menggunakan jasa angkutan darat. ”Bus tujuan Sintang misalnya, harus bertahan hingga 4 hari baru dapat penumpang. Tak

bisa lagi langsung pulang pergi sekaligus,” ujarnya. Dengan krisis ini, dia mengimbau, masing-masing pengusaha untuk mengendalikan usahanya secara baik sehingga tidak terjadi kerugian secara drastis yang berdampak pada pemutusan hubungan kerja para karyawannya. (zan)

katanya. Karena itu, lanjut Cornelis, pola pikir seperti itu harus diluruskan. Upaya menerapkan pola konsumsi beragam, bergizi seimbang dan aman adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pangan untuk membentuk manusia yang berkualitas. Erat kaitannya dengan hal itu, dia menghimbau agar aparat dapat memberikan contoh nyata

dalam kehidupan sehari-hari yaitu mengurangi konsumsi beras dan menggantikannya dengan mengonsumsi bahan pangan lokal, termasuk konsumsi pada acara-acara pertemuan. Dalam acara yang juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar Frederika Conelis dan Bupati Landak ini dilakukan secara simbolis penanaman pohon sukun. Para pejabat juga menebar bibit ikan nila. (zan)

dana pendidikan berbeda-beda. Menurutnya, Depkeu dan Depdagri mempunyai perbedaan pendapat. “Kalau Depdagri menyatakan dana 20 persen harus berada di SKPD pendidikan secara utuh. Sedangkan pembiayaan di SKPD yang menyangkut pendidikan dinyatakan bukan masuk dalam anggaran 20 pers-

en tersebut,” jelasnya. Ia menyebutkan tidak ada kesepakatan pemahaman terhadap anggaran pendidikan. Dikatakannya, anggaran ini sebenarnya hanyalah sebagai output kinerja.“Harapan kami amanah konstitusi dipenuhi. Persoalannya dana yang dimiliki Pemprov Kalbar sangat minim,” kata Anwar. (riq)

Organda Tetap Pasang Tarif Sambungan dari Halaman 21

Bahkan dengan rusaknya infrastruktur di sejumlah ruas jalan di Kalbar, penegeluaran yang dilakukan untuk mengganti komponen mobil yang rusak atau cepat ausnya ban menjadi beban selanjutnya yang dirasakan pengusaha. Menurut pria yang karib

disapa Ajung ini, sejak naiknya harga BBM beberapa bulan yang lalu dan disusul krisis keuangan global ikut berpengaruh signifikan terhadap kondisi perusahaan angkutan. ”Ban mobil yang semula Rp600 ribu hingga Rp800 ribu sekarang bisa Rp1,4 juta. Apalagi dengan melemahnya rupiah terhadap Dollar Amerika, har-

Kurangi Konsumsi Beras Sambungan dari Halaman 21

Untuk itu, sambungnya, semua pihak diharapkan memberikan dorongan kepada masyarakat untuk melakukan diversifikasi makanan dengan mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan tertentu seperti beras serta mengurangi konsumsi bahan pangan impor. Demikian pula bagi daerahdaerah yang lahan sawahnya

terbatas, diharapkan masyarakatnya tidak memaksakan pemenuhan karbohidratnya pada beras. ”Memang itu bukan hal yang mudah, mengingat hal itu menyangkut kebiasaan makan yang sudah turun temurun, dan bahkan sebagian masyarakat mengkaitkannya dengan prestise. Artinya bila ada masyarakat yang makan ubi maka dianggap sudah mengalami kelaparan,”

Hanya 11,5 % di Disdik Sambungan dari Halaman 21

Menurutnya, hampir semua daerah berkonsultasi ke Depdagri menyatakan tidak bisa memenuhi anggaran pendidikan sebesar 20 persen. Dikatakannya, jalan keluarnya Depdagri meminta gubernur membuat surat kepada pemerintah pusat bahwa ada anggaran di SKPD

lain yang juga mendukung pembiayaan pendidikan. “Harapan legislatif anggaran pendidikan mencapai 20 persen. Namun, persoalan ini harus melihat kondisi keuangan seutuhnya,” ujarnya. Ketua Komisi D DPRD Kalbar Anwar mengatakan antardepartemen dalam menafsirkan amanah konstitusi untuk

Ganggu Keindahan, Turunkan Atribut Partai Sambungan dari Halaman 21

Sebanyak 30 anggota Sat Pol PP tersebut dibagi dalam tiga kelompok. Setiap kelompok beranggotakan delapan sampai 10 orang. Mereka menyusuri jalan-jalan protokol. Kawasan pertama yang ditertibkan yaitu sepanjang Jalan Ahmad Yani Pontianak hingga simpang perbatasan Kota Pontianak dan Kabupaten Pontianak (simpang Polda, red). Di wilayah tersebut, petugas menurunkan belasan bendera

partai politik yang diikatkan maupun menutupi lampu lalu lintas. Tiang beserta benderanya dimasukan ke dalam truk dan diangkut ke Markas Sat Pol PP. Petugas juga menurunkan sebuah baliho berukuran besar milik PKNU. Baliho tersebut berada di depan gerbang ’Selamat Datang’ dan menutupi sebuah tulisan Pontianak Kota Bersinar. Selanjutnya, penertiban dilaksanakan di Jalan Komyos Sudarso dan HRA Rahman Pontianak. Beberapa bendera

partai yang tiangnya condong ke arah jalan diturunkan. Dikhawatirkan tumbang ketika angin bertiup kencang sehingga membahayakan pengguna jalan. Petugas juga mengamankan bendera dan spanduk yang dipasang di taman dan menangganggu aliran parit. Kepala Sat Pol PP Kota Pontianak, Utin Srilena mengungkapkan sebelum melakukan penertiban, pihaknya sudah mengirimkan surat resmi kepada seluruh partai politik. Seluruh pengurus partai diminta

menaati SK Walikota Pontianak nomor 454 tahun 2008 tentang pengaturan alat peraga politik dan SK nomor 512 tahun 2006 tentang pemasangan spanduk dan bendera partai. Menurutnya, pemasangan spanduk legislatif maupun komersil tidak boleh mengganggu jarak pandang dan menganggu keindahan taman. ”Kami harap semua pihak terkait bisa mematuhi SK tersebut. Jika tidak, akan kami turunkan,” kata Utin. (uni)

Berhakkah Tersangka As Teken Ijazah? Sambungan dari Halaman 21

Jika Asmad tidak berhak tanda tangan di ijazah tersebut, maka solusi yang ditawarkan Esly Demas adalah agar Walikota dapat menunjuk pelaksana tugas (Plt) sebagai tampuk pimpinan Dinas Pendidikan Kota Pontianak sementara. Itu berarti, dokumen yang dianggap penting dan mendesak, dapat ditanda tangani oleh Plt. Terpisah, staf pengajar Fakul-

tas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak, Prof H Slamet Raharjo SH mengungkapkan, Asmad Sama masih berhak menandatangani ijazah Paket A, B, dan C selama statusnya masih sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak. Asmad juga berhak menandatangani berkas lainnya yang tidak bisa dilaksanakan pelaksana tugas (Plt) yang menggantikan posisinya selama ia ditahan. Walaupun penandatanganan

tersebut dilakukan dari dalam Rutan Kelas IIA Pontianak. ”Dimana pun penandatangan tidak masalah, sepanjang ia (Asmad,red) masih sebagai kepala dinas,” ujar Slamet saat dihubungi Pontianak Post Senin (1/12) siang. Jika ada permintaan pengalihan tahanan, menurut Slamet, bukan dikarenakan kepentingan tugas-tugasnya sebagai kepala dinas. Namun pengalihan tersebut berhubungan pemberkasan.

Berdasarkan asas praduga tak bersalah, Asmad berhak meminta pengalihan tahanan menjadi tahanan kota maupun tahanan rumah sepanjang pemberkasan sudah selesai. Pengalihan tahanan juga bisa dilakukan sepanjang tidak mempersulit pemeriksaan, tidak menghilangkan barang bukti, dan bersikap kooperatif. ”Namun memang semuanya tergantung Kejaksaan,” katanya. (hen/uni)

27

Penangkapan Pelaku Illog Kian Gencar KETAPANG--Maraknya pe­nangkapan terhadap par­a pelaku illegal logging (illog), malah menimbulkan sedikit kekhawatiran di kalangan petugas Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II B Ketapang. Pasalnya, saat ini para penghuni LP telah melebihi kapasitas dan bakal terus bertambah dengan semakin banyak pelaku-pelaku yang tertangkap karena persoalan illog. Kepala KPLP Supriyana Padi, mengatakan saat ini penghuni LP telah mencapai 278 orang. Padahal daya tampungnya hanya 150 orang. Itu berarti telah terjadi kelebihan kapasitas hingga mencapai 128 orang. Jumlah tersebut diyakini dia bakal bertambah, dengan kerap tertangkapnya para pelaku dari berbagai jenis kejahatan, terutama illog yang saat ini mulai marak ditertibkan. Kepada Gubernur Kalbar Cornelis saat kunjungannya ke LP pada 30 Nopember

lalu, Priyana, sapaan akrabnya mengungkapkan, diprediksi penghuni LP bakal mencapai 400 orang sepanjang 2009-2010 mendatang. Sementara dalam pengamana­ nnya, jumlah personil yang tersedia begitu minim. “Anggota saya satu regu hanya lima orang dari empat regu ditambah staf saya sebanyak dua orang,” ucap Priyana kepada sejumlah wartawan yang menemuniya di ruang kerjanya, Senin, 1 Desember. Menyangkut penertiban illog, Priyana khawatir, dampak di sisi lain yakni pada masyarakat yang selama ini terlanjur terlibat di sektor perkayuan. Mereka yang tak dapat lagi mengandalkan kayu untuk mata pencaharian akhirnya terpaksa menjadi peng­ angguran. Akibatnya, tindak kriminal bertambah dengan bertambahnya jumlah pengangguran. “Hukum alam, yang biasa bawa sawmill, yang biasa bawa kayu, kemudian

hidup dari menebang kayu, tidak bekerja, menganggur, akhirnya timbullah tindak kriminal,” ucapnya. Priyana berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang segera mengambil langkah. Dia khawatir, jika tak segera dicarikan solusi, maka tindak kejahatan bakal bertambah dan menjadikan tingkat hunian LP turut bertambah. “Kita kan hanya sekadar menampung para korban pelanggar hukum. Jika Pemkab tak ikut campur tangan, maka tidak akan ada solusi,” ungkap dia. Kasi Bina Pigiatja LP Nurkaimi memaparkan saat ini penghuni yang dijebloskan ke LP karena persoalan illog hampir mencapai 17 persen. Pelaku kejahatan jenis ini termasuk dalam tiga besar penghuni terbanyak setelah pencurian serta narkoba. Saat ini disebutkan dia, penghuni sebanyak 278 orang tersebut terdiri dari narapidana dan tahanan. (ote)

Polisi Kantongi Nama “Provokator” Sambungan dari halaman 28

dan besar secepatnya dilaporkan kepada pimpinan. LO Polres akan secepatnya pula membawa persoalan tersebut ke meja atasan lagi. Upaya ini dimaksudkan supaya koordinasi terpadu bisa tercapai bersama termasuk meredam isu tersebut. Meskipun demikian jajaran kepolisian juga berharap ada undangan kesepakatan damai dari dua pasangan yang bertarung. Kalau sebelumnya di putaran awal sudah terjadi,

untuk putaran kedua komunikasi intensif wajib dibangun lagi. Hal ini dimaksudkan supaya kampanye damai yang dibangun seperti apa bisa tercapai bersama. ” Tentunya kewenangan KPU menngaturnya apakah dialogis atau seperti apa,” ucapnya. Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Sugeng Isriyadi menambahkan maraknya isu berkembang menjurus ke SARA, masyarakat diminta cerdas dan santun. Tidak boleh satupun ada terpengaruh dengan

serangan black campaign seperti itu. Sebab, kampanye yang dibangun seperti itu hanyalah pembunuhan karakter pasangan tertentu. ”Warga pemilih harus lebih dewasa melihat, mendengar isu SARA yang dibangun. Pasalnya kesuksesan pilkada Kubu Raya akan membawa kepada masa depan Kabupaten ini. Bukankah semuanya menginginkan perubahan. Karena itu seluruhnya harus bersikap menolak isu-isu tidak benar itu,” pintanya. (den)

Dewan Sidak ke Sekolah Sambungan dari halaman 28

atau intimidasi segala. Seluruh persoalan harus dijelaskan. Semuanya harus bersikap terbuka,” pinta dia. Masalah pungutan yang katanya membebankan siswa

juga harus dilihat optimal. Dalam dialog inilah yang akan menjadi mata rantai persoalan. Kalau memang memberatkan pastilah akan ada tindakan teknis dari Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga. Dalam hal ini ins-

pektorat daerah juga pastinya bertindak. ”PNS khan punya penyidik pegawai negeri sipili (PPNS,red). Kalau memang masalah ini rumit dan sulit disikapi kita akan arahkan ke sana nantinya,” pungkasnya. (den)

Pemerintah Tekankan Netralitas PNS Sambungan dari halaman 28

Semangat netralitas dinilai sebagai bagian dari amanat reformasi. Di samping itu, anggota Korpri juga diajak untuk membangun mental melayani, bukan dilayani. “Ciptakan pelayanan yang mudah dan baik. Mari kita tingkatkan kualitas pengabdian dalam menjalankan tugas dengan mengedepankan prinsip tanggung jawab yang sebaikbaiknya, penuh disiplin dan semangat untuk berbuat yang terbaik,” ujarnya di depan peserta upacara. Sekretaris Dewan Pengurus

Korpri Kalbar, Drs Maryadi MSi, mengatakan netralitas PNS memang sudah diatur dalam undang-undang. Bahkan, ancaman sanksi tegas kepada pelanggar juga telah diatur mulai dari bersifat pembinaan sampai pada pemberhentian dengan tidak hormat. Maryadi mengakui, jumlah anggota Korpri cukup besar dan tentunya dapat menjadi sebuah kekuatan politik yang signifikan. Di tingkat Provinsi Kalbar, anggota Korpri tercatat kira-kira 10 ribu orang, belum termasuk di kabupaten/kota. Netralitas, menurutnya bukan hanya dilihat dari aspek

politis praktis tetapi juga dalam hal pemberian pelayanan kepada masyarakat dan dari sisi pembinaan PNS. Jika PNS sebagai mesin birokrasi tidak profesional dan netral, maka tujuan pemerintahan tidak akan dapat dicapai. “Makanya, PNS harus diisi oleh orang-orang yang SDM-nya baik agar mereka bisa profesional dan netral,” katanya. Dia berharap Baperjakat dapat melaksanakan fungsinya sesuai dengan aturan dan menempatkan pejabat sesuai kompetensi, bukan karena like and dislike. (rnl)

Sekedar Hobi dan Ajang Kumpul Bareng Sambungan dari Halaman 21

Ikatan Motor Gede (IMG), Persaudaraan Motor Antik dan Motor Besar Bali (MBB). Harley Owner Group (HOG), Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI), Motor Besar Club (MBC) Bali, Davidson Bali Club (DBC), Harley Davidson Klub Indonesia (HDKI) Central Java Bikers Club, Singotoro Moge Club serta banyak lagi lainnya mewarnai komunitas moge di negara ini.  Menjadi sebuah perkum­ pulan motor gede yang han­dal dan dipercaya mampu mem­ bawa imej pabrikan tidaklah mudah. Selain manajemen, personalisasi dari pemilik kendaraan itu sendiri juga menjadi taruhan. Itu sebabnya, setiap bikers jika ingin masuk ke dalam suatu komunitas motor gede tertentu dituntut memiliki loyalitas yang tinggi. Bahkan terkadang harus melalui suatu ‘upacara adat’ tertentu untuk bisa masuk ke dalam barisan motor. Ketua IMBI Kalbar Mahen­ dra Jaya mengungkapkan, sebenarnya organisasi IMBI bukanlah organisasi eksklusif. Hanya terkadang masyarakat mendefiniskannya demikian. Anggota IMBI boleh dari kalangan mana saja. Motor dari semua merek juga bisa

bergabung asal bermesin di atas 500 cc. Tahun pembuatan motor juga tidak dibatasi asal kondisinya masih layak jalan. “Organisasi ini semacam paguyuban untuk penggemar motor besar. Jadi semata-mata hanya hobi dan mempererat ikatan kekeluargaan. Karena tidak enak pergi sendirian naik motor besar, jadi perlu mencari teman yang hobinya sama. Kebetulan anggotanya memang sebagian besar adalah pejabat dan pengusaha,” kata Mahendra kemarin. Sementara Setiawan Lim, Sekertaris IMBI Kalbar meng­ ungkapkan, bibit organisasi penggemar moge di Kalbar telah muncul sejak tahun 2002. Namun baru dideklarasikan sekitar tahun 2006. Yang tidak bisa dipisahkan dari biker, kata Setiawan, adalah pernikperniknya yang membuat kesan sangar, padahal tidak. Pernik itu adalah ciri khas. Helm, sarung tangan, jaket, dan sepatu, semuanya harus standar demi keamanan biker. Dia juga menuturkan, animo penggemar motor besar di Kalbar tidak kalah dengan kota-kota di Jawa, Malaysia dan Brunai Darussalam. Sebagian dari pecinta moge, jelas dia, juga ada yang suka mengubah kendaraannya. Itu disebut custom. Komunitas

penggemar custom motor gede dianggap kelompok manusia unik. Mereka sudah membeli dengan harga mahal, lalu mengubahnya menjadi tidak standar pabrik lagi. Ini butuh biaya tambahan puluhan juta sampai tak terhingga.   Sementara Sugiarto salah seorang anggota IMBI me­ ngatakan, sebagai kelompok dari golongan pecinta moge, diakuinya, memang rata-rata telah mapan. Identitas menjadi prioritas untuk ditampilkan. Mereka tak mau disamakan motornya dengan motor orang lain. Namun demikian, anggota moge juga bisa didefinisikan sebagai organisasi sosial. Se­ bab, hampir seluruh kegia­tan yang digelar selalu ada yang mengedepankan sisi sosial. Andi Ibrahim, penggemar moge lainnya mengatakan, keberadaan moge bukan dipakai buat ngebut atau gaya? Ini bisa dikategorikan sebagai bentuk dari sebuah hobi. Bisa dikatakan sebagai perpaduan antara kebutuhan dan kepribadian pemilik. Menurutnya, IMBI Kalbar memiliki nilai strategis untuk pembangunan dunia pariwisata dan ekonomi Kalbar. “Terlihat jika kunjungan para biker dari Malaysia dan Brunai yang masuk daerah ini,” katanya. (*)


METROPOLIS Pontianak Post

28

Selasa, 2 Desember 2008

SOSOK

Stok Hewan Kurban PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Barat memastikan stok hewan kurban untuk hari raya Idul Adha tahun 2008 terpenuhi. Pemerintah meminta agar penyedia hewan kurban benar-benar menjaga kualitasnya. Kepala Dinas Kehewanan dan Peternakan Kalbar Abdul Manaf Mustafa meminta pedagang menjual hewan kurban yang bebas penyakit, terutama mulut dan kuku. “Kami sudah berupaya agar terAbdul Manaf Mustafa nak tidak lagi terjangkit penyakit yang biasa terjadi seperti kurap,” katanya di Pontianak kemarin. Ia mengatakan, jumlah pemotongan hewan kurban di Pontianak tidak begitu banyak. Untuk kambing bisa mencapai 300 ekor, sedangkan sapi hanya 100 ekor. Selain telur, kebutuhan telur juga terpenuhi. Telur ini dipenuhi oleh pengusaha lokal. “Tidak ada telur yang masuk dari Malaysia. Apalagi yang mengandung melamin. Sangat aman untuk dikonsumsi. Kita sudah memperketat pengawasan di pintu masuk. Yang terindikasi mengandung penyakit langsung ditolak,” kata Manaf. Pihaknya berkoordinasi dengan Bea Cukai dan Imigrasi untuk memperketat lalu lintas produk makanan dan daging dari luar negeri. “Kerja sama sudah cukup bagus. Beberapa produk yang tidak memiliki dokumen lengkap sudah ditangkap. Kita ingin Kalbar ini benar-benar bebas dari penyakit yang berkaitan dengan daging,” ungkapnya. (mnk)

DEMO SISWA

BEARING/PONTIANAKPOST

DEMO: Siswa SMA Sungai Raya saat melakukan demo beberapa waktu lalu.

Dewan Sidak ke Sekolah KUBU RAYA — Janji Komisi D DPRD Kubu Raya memanggil Kepala Sekolah, dewan guru dan perwakilan siswa ke gedung wakil rakyat, Senin kemarin terpaksa batal. Pasalnya agenda padat yang harus dilakukan Komisi membidangi masalah pendidikan ini. ”Jadwal kita padat. Jadi tidak sempat memanggil Kepala Sekolah,” kata Ketua Komisi D DPRD Kubu Raya, Mustafa Ms kepada Pontianak Post. Menurutnya kalangan Komisi D sudah membuat usulan resmi. Mengenai aksi unjuk rasa, akan diselesaikan secara arif. Komisi D Selasa hari ini akan melakukan kunjungan ke sekolah. Pihaknya akan mengelar dialog bersama dengan Kepsek SMAN tersebut, dewan guru hingga perwakilan siswa. ”Kita hanya memfasilitasi saja sejauh mana persoalan ini diselesaikan tepat waktu. Kita tidak ingin berlarut hingga harus membuat proses belajar mengajar terganggu. Makanya kita akan turun langsung ke lapangan,” kata dia. Dikatakan, seandainya tuntutan para siswa realistis, DPRD juga tidak akan tinggal diam. “Namun yang arif dan bijaksanalah dalam menyelesaikan kasus. Dan itu yang ingin dibawa kalangan Komisi D nanti,” ucapnya. Terkait masalah banyaknya pungutan ataupun ada intimidasi yang dilakukan pihak sekolah seperti di salah satu media sebelumnya, Dewan juga akan berlaku objektif. Dunia pendidikan Kubu Raya terutama siswa-siswi SMAN-1 Kubu Raya harus dapat diselematkan. Sebab, ujian yang tengah dihadapi harus bisa dituntaskan tanpa adanya masalah di lapangan. Mustafa meyakini dengan cara dialog, Komisi D berusaha menjembatani persoalan SMAN-1 ini. Setidaknya tahap awal dan identifikasi persoalan dibuka dahulu di permukaan. Ruang komunikasi bersama harus dapat dibangun semuanya. Komunikasi intensif dari kalangan siswa, guru dan kepsek sudah harus dibangun kembali. “Ini yang nantinya coba kita praktekan. Dalam dialog kita, tidak boleh ada tekanan u Ke Halaman 27 kolom 5

TEBAR NILA: Gubernur Kalbar, Cornelis bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar, Frederika Conelis, menebar bibit ikan nila pada puncak kegiatan gerakan perempuan tanam, tebar, dan pelihara untuk ketahanan pangan keluarga tingkat Provinsi di Kecamatan Mandor Kabupaten Landak. FOTO ISTIMEWA

Walikota Reshuffle “Kabinet” Sah-Sah Saja

PONTIANAK - Langkah Walikota Pontianak, H Buchari A Rachman pada akhir masa jabatannya, masih melakukan berbagai aktivitas sesuai kapasitasnya sebagai walikota dengan mereshuffle kabinetnya, itu sah-sah saja dilakukannya. Bahkan boleh-boleh saja dianggap cukup tepat, karena telah mempunyai dasar hukum. “Apa yang dilakukan Pak Buchari selaku Walikota Pontianak mereshuffle kabinetnya, itu sudah tepat. Pasalnya, serah terima jabatan walikota kepada walikota terpilih hasil Pilwako 2008, belum dilakukan,” ungkap Direktur Eksekutif LSM Al-Ikhrat In­donesia Kalbar, Sumardi M Noor, kepada koran ini, kemarin. Dilantiknya Kepala Bappeda Kota Pontianak oleh Walikota Pontianak Buchari, menurut aktivis ini, hendaknya tidak di-

jadikan ajang politik dan unjuk kekuasaan. Tapi kedepankan peraturan yang tertuang pada peraturan perundang-undangan sebagai dasar hukum. Jadi apa yang dilakukan Walikota Buchari, menurut Sumardi, semua itu hanya untuk menjalankan roda pemerintahan. Juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dari kinerja pejabat struktural dilingkungan Pemkot Pontianak. “Yang perlu dipahami, reshuffle kabinet dilakukan wali kota, itu sudah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi),” papar aktivis ini. Memperhatikan kebijakan Wali Kota Buchari tersebut, Sumardi menganggap kebijakan tersebut sebagai langkah positif. Ini sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 5 tahun 2005, tentang Pe-

doman Penilaian Calon Sekretaris Daeran Provinsi dan Kabupaten/ Kota, serta Pejabat Struktural Eselon II di lingkungan ProvinsiKabupaten/Kota. Untuk itu, pihaknya harapkan agar hasil reshuffle kabinet Walikota Pontianak Buchari dapat dijalankan Walikota terpilih H Sutarmidji SH MHum dan Wakil Wali Kota terpilih Paryadi SHut setelah dilakukan Sertijab. “Hal ini perlu dilakukan sesuai dengan ketentuan,“ tegas Sumardi. Pemerdagri Nomor 5 tahun 2005 itu merupakan dasar hukum melaksanakan roda pemerintahan, terlebih jabatan struktural Esolan II bukan jabatat politik tetapi jabatan karir. “Pada prinsipnya, penempatan pejabat karir harus mengedepankan aturan hukum beserta perangkat Baperjakat,” tegas Sumardi. (mzr)

Pilkada Kabupaten Kubu Raya

Polisi Kantongi Nama “Provokator” KUBU RAYA — Komitmen mengamankan pemilihan kepala daerah putaran kedua di Kabupaten Kubu Raya 15 Desember 2008 mendatang dibuktikan jajaran Polres Kubu Raya. Meskipun belum menangkap siapa pelaku, jajaran petinggi kepolisian Kabupaten ke-14 di Kalbar ini mengantongi nama provokatornya. ”Kalau timbul SARA, otak yang membuat

wilayah ini rusuh dengan atas nama agama akan kita ciduk,” janji LO Polres Kubu Raya, Kompol Wesly Pandjaitan kepada Pontianak Post. Menurutnya proses pilkada tidak harus membawa nama agama. Pasalnya selain menyalahi aturan, pemain model demikian juga tidak sportif. Seandainya terjadi SARA, maka harus ada pihak yang ber-

tanggungjawab. “Kita tidak akan segan-segan “membawanya”. Ini sudah kewajiban polisi mengamankan proses Pilkada demi masa depan Kabupaten termuda ini,” ucapnya. Sekarang ini, kata dia, jajaran kepolisian sudah diintruksikan melakukan monitoring di lapangan. Kalau terjadi pelanggaran kecil u Ke Halaman 27 kolom 5

Perda Miras, Pemprov Sepakat Perjuangkan PONTIANAK—Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya, mengatakan eksekutif sudah sepakat dengan legislatif untuk memperjuangan Peraturan Daerah Nomor 7 tahun 2005 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol ke pemerintah pusat. “Selama ini pun bukan eksekutif yang menolak melainkan pemerintah pusat. Banyak aspirasi dari dewan yang ingin memperjuangkan perda ini dan ki ta sepakat,” ujarnya kemarin. Pada prinsipnya, kata dia, melalui perda ini pemprov ingin agar peredaran minuman beralkohol di Kalbar dapat terkontrol. Ada kejelasan mengenai kategori minuman beralkohol yang boleh beredar, yang tidak boleh atau yang hanya untuk kepentingan wisata. “Di Bali bisa, mengapa kita tidak. Selama ini kita memang sepakat perda ini perlu. Toh perda itu adalah produk bersama antara eksekutif dan legislatif,” kata dia. Perda Nomor 7/05 telah mendapat pembatalan oleh Menteri Da-

lam Negeri dengan Surat Nomor 188.341/3127/SJ tanggal 9 Desember 2005. Alasan pembatalan perda tersebut karena dianggap bertentangan denganKeputusan Presiden Nomor 3 tahun 1997 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. Ketika dikonfirmasi, Ketua Panitia Khusus I DPRD yang membahas rencana pencabutan perda ini, Kashmir Bafiroes, mengatakan pansus secepatnya akan ke Depdagri untuk meminta klarifikasi mengenai pembatalan tersebut. “Kita akan tanyakan langsung ke Depdagri apa alasannya. Apakah yang bertentangan itu sebagian atau secara keseluruhan dari perda,” katanya. Semula, kunjungan ke Depdagri direncanakan pekan lalu. Namun, Pansus I memiliki agenda lain yakni berkunjung ke Makassar untuk studi banding. “Mungkin kita akan ke Depdagri setelah pembahasan anggaran tuntas,” ujarnya. Kashmir menegaskan, pansus akan berupaya untuk memperjuangkan bagaimana agar perda ini bisa “gol”. (rnl)

HUT ke-37 Korpri

Pemerintah Tekankan Netralitas PNS

PONTIANAK—Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya, mengatakan sikap netral anggota Korpri harus diwujudkan dengan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara di atas kepentingan apapun. Dalam menghadapi Pemilu 2009, komitmen netralitas diharapkan selalu dipegang oleh anggota Korpri. “Hindari politik praktis. Berikan pelayanan publik yang profesional dan proporsional kepada

semua kekuatan politik yang ada di masyarakat. Keberpihakan Korpri adalah kepada kepentingan bangsa dan negara,” katanya ketika membacakan sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia, kemarin dalam Upacara Hari Ulang Tahun ke-37 Korpri di Halaman Sekretariat Pemprov Kalbar. Korpri sebagai organisasi yang menaungi para PNS (Pegawai Negeri Sipil) juga harus memberikan pelayanan publik yang terbaik dan

berkualitas kepada seluruh komponen. Dalam HUT Korpri kali ini, tema yang diangkat yaitu “Dengan Semangat Netralitas, Korpri Ikut Menyukseskan Pemilu 2009”. Tema tersebut, sambung Christiandy, sangat tepat dan relevan dengan dinamika kehidupan bangsa saat ini. Melalui tema itu, anggota Korpri diajak untuk tetap bersikap netral, sekaligus menjaga profesionalitasnya PENGHARGAAN: Wakil Gubernur, Christiandy Sanjaya dalam menghadapi Pemilu 2009. u Ke Halaman 27 kolom 5

menyerahkan penghargaan pada anggota Korpri.


Pontianak Post  

2 Desember 2008

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you