Page 1

cmyk

Hotline Service

Po

Phone: 081257225755 082150002031 SMS: 085347259955

t os

anak P nti

Berlangganan & Pengaduan

No

&

RIS N ET ROY MORGA

Pontianak Post

Selasa 2 Juli 2013 M / 23 Sya'ban 1434 H

Eceran Pontianak Rp. 3.000

PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT

Kemiskinan di Kalbar Bertambah Sebisa mungkin hindari bergaul dengan orang yang mudah boros dan mudah percaya dengan orang lain. Karena orang yang sukses itu bukan orang boros, bisa ditipu dan mudah percaya

Dollar US

Dolar SGD

Ringgit MYR

7.842

9.934

3.140

Kurs Rupiah 1 Juli 2013

SELEBRITAS

Total demi Klip Terbaik DALAM setiap penampilannya, Maudy Ayunda selalu berusaha maksimal. Misalnya, yang terlihat dalam pembuatan klip video dia yang terbaru kemarin (1/7). Pemain film plus penyanyi itu datang ke lokasi pada pagi buta demi mendapatkan sinar matahari terbaik untuk mendukung pengambilan gambar. “ Tadi berangkat dari rumah jam 5 pagi karena kita butuh banyak s o ro t a n matahari. Nyampe lokasi langsung make up, ‹Ke Hal 7 kolom 5

Masuk Delapan Besar Secara Nasional Jumlah Penduduk Miskin 28,07 Juta JAKARTA - Pemerintah sepertinya harus bekerja lebih keras menjalankan program pengentasan kemiskinan. Selain penurunan angka kemiskinan berjalan lambat, masih ada 8 provinsi yang angka kemiskinannya justru bertambah. Salah satunya di Kalimantan Barat.

HUKUM

MA Segera Adili Dewi Perssik MAHKAMAH Agung (MA) mulai memeroses pengajuan kasasi dari Jaksa pada Kejaksaan Negeri selaku Pemohon terhadap pedangdut sekaligus aktris, Dewi Murya Agung alias Dewi Perssik. Lawan cekcoknya, Julia Perez alias Jupe, sudah terlebih ‹Ke Halaman 7 kolom 1

ADVERTORIAL

Kanker Hati Bisa Menyerang Siapa Saja APA itu kanker hati? Kanker hati adalah kanker yang muncul dari hati, dan bukan akibat keganasan dari organ lain yang menyebar ke hati atau metastasis ke hati. Tanda dan gejala klinis yang dapat ditemukan antara lain hepatomegali atau pembesaran hati, atau gangguan hati lainnya. ‹Ke Halaman 7 kolom 5

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Sumatera Barat, (8,00 menjadi 8,14 persen) Sumatera Selatan, (13,48 menjadi 14,24 persen) Bengkulu, (17,51 menjadi 18,34 persen) Banten, (5,71 menjadi 5,74 persen) Kalimantan Barat (7,96 menjadi 8,24 persen) Sulawesi Utara (7,64 menjadi 7,88 persen) Gorontalo (17,22 menjadi 17,51 persen) Papua (30,66 menjadi 31,13)

‹Ke Halaman 7 kolom 1

Jaksa ANIAYA DUA Tahanan

Grafis: BudiKecik/PontianakPost

Komitmen Introspeksi Diri Beragam Acara Warnai HUT Bhayangkara ke-67 PONTIANAK—Melalui Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-67 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2013, Polda Kalbar berkomitmen dan menjadikannya ajang introspeksi diri di tubuh kepolisian untuk menjadi yang terbaik meskipun masih belum memenuhi harapan masyarakat. Beragam kegiatan ikut memeriahkan ulang tahun polri ini. Jajaran Brimob, Shabara, Intel, Satlantas, dan Reskrim

Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit SINTANG-- Oknum Jaksa Kejaksaan Negeri Sintang berinisial Fs memperlakukan dua orang t a ha na n t a n p a manusiawi saat keduanya menandatangani berkas di kejaksaan, kemarin Jumat (28/6). Seorang korban bahkan harus dilarikan ke rumah sakit akibat tindakan jaksa. Kedua korban adalah Edi Suratman (20) dan Rangga (18). Mereka tersangka dalam kasus berbeda dengan status sebagai tahanan jaksa. Edi tersangka pencabulan anak di bawah umur dan Rangga, tersangka

Maudy Ayunda

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, data terbaru per Maret 2013 menunjukkan, sebanyak 28,07 juta atau 11,37 persen rakyat Indonesia masih ada di bawah garis kemiskinan. Jumlah

Prosentase Penduduk Miskin Naik

turut ambil bagian. Sebelumnya, seluruh kesatuan berbaris rapi di halaman Mapolda Kalbar. Mereka melaksanakan upacara pagi dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto. Usai kegiatan seremonial baris berbaris itu, rangkaian acara diisi dengan atraksi empat penerjun payung yang membawa bendera merah putih, bendera Polri, dan dua bendera motivasi untuk para personil. Suasana riuh dari ‹Ke Halaman 7 kolom 1

kasus pencurian. Kondisi paling parah dialami Edi. Ia harus dirujuk ke rumah sakit umum daerah Ade Moch Djoen Sintang pada Jumat malam, pukul 20.00. Menjalani perawatan intensif selama satu malam disana. Kondisinya melemah akibat penganiayaan jaksa yang kemudian memerintahkan push up serta skot jump hingga ratusan kali. Edi tidak mengetahui alasan jaksa melayangkan pukulan ke arah wajah sebelah kirinya. ‹Ke Halaman 7 kolom 1

Presiden Minta Polri Tuntaskan Masalah Internal JAKARTA-Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar segera menuntaskan reformasi birokrasi dalam internal Polri serta terjadinya penyimpangan dan pelanggaran hukum di jajaran Polri. Pesan tersebut disampaikannya saat pidato dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-67 di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat kemarin (1/7). SBY juga meminta agar Polri menjaga sikap dan etika dalam setiap pelaksanaan tugasnya. “Junjung tinggi kode etik Polri dalam setiap pelaksanaan tugas baik itu etika kepribadian, etika

kelembagaan, etika kenegaraan, maupun etika hubungan dengan masyarakat yang dilandasi nilai-nilai Pancasila, Tri Brata, dan Catur Prasetya Polri,” instruksinya dalam pidato di hadapan pasukan Polri. SBY mengatakan bahwa penuntasan masalah internal di dalam tubuh Polri serta menjaga etika akan lebih meyakinkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. “Semua langkah tersebut penting untuk makin memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap jajaran kepolisian,” katanya. Selain menyampaikan kedua hal tersebut, presiden dari

MULUS: Para penerjun payung berhasil mendarat mulus di sasaran, saat memeriahkan HUT Bhayangkara ke-67, kemarin (1/7).

‹Ke Halaman 7 kolom 5 MUJADI/PONTIANAK POST

Mengunjungi Transmigran di Desa Sabung, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat 11: 48

15:13

17:52

19:05

04:22

Tiga Tahun Tak Berlistrik, Makan Ikan Asin Basi kala Sofyansyah, fotografer koran ini, terus membidik wajah lugunya. Tangisan Ragil mereda setelah Melda(13), kakak keduanya datang memberikan pelukan. Sementara si sulung, Messi Adela(15) sibuk beberes di dapur. Saat Radar Bogor berkunjung Selasa siang pekan lalu(25/6), orang tua ketiga bocah tersebut sedang bekerja. Sang bapak, Mustopa(46) jadi kuli tani di kebun sawit milik cukong asal Malaysia. Sementara ibunda, Misnah(43) bekerja serupa di kebun berbeda. Keluarga kecil asal Kampung Babakan Empang, RT 1/1, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, ini merupakan satu dari sepuluh keluarga transmigran asal Kabupaten Bogor. Sembari menunggu Mustopa, Messi bercerita sedikit soal kesehariannya

Mustopa(46) masih ingat betul mimpi indah yang dia tanam tiga tahun lalu. Sebuah mimpi tentang hidup sejahtera. Tapi mimpi tinggalah mimpi. Mustopa bersama sembilan kepala keluarga (KK) asal Kabupaten Bogor lainnya yang bertransmigrasi ke Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, malah kepayahan. Jangankan sejahtera, untuk bertahan hidup saja mereka sengsara. TEGAR BAGJA ANUGRAH, Sambas ASING dengan jepretan kamera, M Ragil(3), menangis histeris. Dia ketakutan Online: http://www.pontianakpost.com/ cmyk

SOFYANSYAH/RADAR BOGOR

NESTAPA: Transmigran Bogor yang bertahan hidup di Sambas.

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 4.000 *Ketapang Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 4.000

‹Ke Halaman 7 kolom 5

Jawa Pos Group Media


ELECTION

2

Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Pontianak, Kabupaten Sanggau

1POUJBOBL1PTUrSenin 1 Juli 2013

Tak Ada Tanggapan Masyarakat Soal DCS SINGKAWANG- Paska diumumkannya nama-nama Daftar Calon Sementara (DCS), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang tidak menerima tanggapan ataupun masukan sama sekali dari masyarakat terkait namanama Caleg yang diusung partai politik peserta Pemilu 2014.

Ketua KPU Kota Singkawang, Ramdan menyebutkan masa memberikan tanggapan dan masukan dari masyarakat dilaksanakan pada 14-27 Juni. Namun hingga batas waktunya, tidak ada satupun yang masuk ke KPU. “Tidak ada masukan dari masyarakat menyangkut DCS yang telah kita umumkan,” kata Ramdan, Minggu (30/6). Sesuai dengan amanat UU

Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota Legislatif, KPU diwajibkan untuk memberi kesempatan bagi masyarakat untuk memberi tanggapan terhadap Daftar Calon Sementara (DCS) anggota legislatif. Tanggapan diberikan pasca KPU m e n g u mu m k a n D C S k e masyarakat. Pada masa tahapan ini (menerima tanggapan dan masukan), merupakan salah

satu proses verifikasi. Dimana tanggapan dan masukan dari masyarakat yang masuk ke KPU disertai bukti kuat, selanjutnya ditindaklanjuti oleh penyelenggara Pemilu serta Partai Politik atas nama Caleg yang ada. Dalam kesempatan ini, Ramdan juga mengingatkan, sesuai dengan Surat Edaran KPU Nomor 229 Tahun 2013 tentang petunjuk teknis pencalonan Anggota Legislatif.

Khusus caleg yang saat ini masih duduk di kursi dewan, ataupun menjabat sebagai PNS. Pada tahapan yang dimulai pada 26 Juli sampai dengan 1 Agustus, dikatakan Ramdan, jika tidak menyerahkan surat keputusan pemberhentian atau surat keterangan bahwa surat pemberhentian yang bersangkutan sedang diproses bagi PNS atau surat keterangan Sekwan bahwa pemberhentian yang ber-

sangkutan sebagai anggota dewan tidak diserahkan ke KPU. Maka calon yang bersangkutan tidak memenuhi syarat dan tidak bisa diganti. Ketika ditanya apakah memang sampai dengan hari ini, Caleg yang masuk dalam DCS tapi masih menjabat sebagai anggota dewan belum mengajukan surat pemberhentian, Ramdan menyebutkan belum ada. “Belum ada”, kata Ramdan singkat. Perlu

di ketahui, dalam Pemilu Legislatif 2014 nanti, anggota dewan periode sekarang, yang berjumlah 25 orang, banyak diantaranya maju kembali untuk mencalonkan diri. Sehingga mereka sesuai aturan, harus menyerahkan surat pemberhentian atau surat keterangan dari Sekwan yang bersangkutan sedang dalam proses pemberhentian pada masa waktu yang telah ditetapkan KPU.(fah)

Cegah Konflik Pemilukada Polres akan Temui Tokoh Masyarakat SANG GAU—Pihak Kep o l i s i a n R e s o r Sa n g gau akan segera melakukan pertemuan dengan segenap tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat di Kabupaten Sanggau dalam rangka menghadapi pemilukada Kabupaten Sanggau 2013. Hal tersebut dipandang perlu, mengingat pemilukada damai tidak hanya menjadi simbol tetapi harus benarbenar menjadi kenyataan. Kapolres Sanggau, AKBP Sigit Dedy Purwadi, Senin (1/7) kemarin membenarkan hal tersebut. Pihaknya tidak mau terlambat dalam upaya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan nantinya. Pertemuan para tokoh tersebut dinilainya sebagai langkah bijaksana mengingat para tokoh tersebut memiliki peran yang sangat vital di masyarakat. Apalagi Kabupaten Sanggau adalah daerah yang sangat beraneka ragam, baik budaya, agama,

suku dan lainnya. “Kita akan bicara dengan para tokoh, karena bagaimana pun mereka adalah sosok yang dihormati serta mempunyai peran yang sangat vital dalam kehidupan

Jadi selain kepada pemerintah daerah, para tokoh juga akan ikut berperan penting nantinya AKBP Sigit Dedy Purwadi

sehari-hari. Jadi selain kepada pemerintah daerah, para tokoh juga akan ikut berperan penting nantinya,” ujarnya. Dalam mendukung pemilu kada sanggau yang damai, pihaknya bahkan telah mempersiapkan personilnya sejak dini. Personil sudah disiapkan, jadi sewaktu-waktu ada masalah dan butuh pengamanan bisa langsung digeser.

“Sudah kita siapkan anggota, kekuatan dua pertiga personil siap melakukan pengamanan secara khusus pemilu kada sanggau. tinggal kita berkoordinasi dengan instansiinstansi terkait,” tegasnya. Sementara itu, Raja Sanggau, Pangeran Ratu Gusti Arman belum lama ini juga menyampaikan harapannya agar Pemilu Kada di Kabupaten Sanggau dapat berjalan dengan baik dan lancar. Penetapan pasangan balon yang lolos dan berhak ikut dalam pemilu kada akan ditentukan dalam beberapa waktu mendatang. Siapa pun yang akan lolos merupakan calon yang akan dipilih dalam pesta demokrasi ke depan. “Saya harap pemilu kada sanggau ini berjalan aman dan lancar sampai dengan akhirnya terpilih bupati dan wakil bupati sanggau yang baru dan akan memimpin lima tahun kedepan. Saya kira ini bukan keinginan pribadi, tetapi keinginan semua masyarakat Sanggau yang ingin melihat pemilu kada di daerahnya berjalan aman, lancar dan tertib,” katanya. (sgg)

Haritsah Almudatsir/JAWA POS

PENERAPAN TIKET PROGRASIF : Menteri BUMN Dahlan Iskan berdiri bersama penumpang lainnya di pintu KRL Commuter Line menuju Stasiun Sudirman usai peresmian sistem tiket elektronik Commuter Line di Stasiun Manggarai Jakarta, Senin (1/7). PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) meresmikan penerapan sistem tiket elektronik dan tarif progresif KRL Commuter Line bagi penumpang mulai Senin (1/7), besamaan dengan skema tarif yakni lima stasiun pertama Rp. 2.000 dan tiga stasiun berikutnya Rp. 500.

Dahlan Iskan Pantau Penurunan Tarif Kereta Api JAKARTA-Meski harga bahan bakar minyak naik, Menteri BUMN Dahlan Iskan berhasil menurunkan tarif kereta api komuter dengan penerapan tarif progresif dan tiket elektronik. Dengan pemberlakuan tarif progresif tersebut, tiket kereta komuter Bogor-Jakarta Kota turun dari Rp 9 ribu menjadi Rp 5 ribu. Sementara, tarif komuter Bekasi-Jakarta Kota turun dari Rp 8.500 menjadi Rp 3.500. Kenaikan harga BBM dan penurunan tiket kereta api membuat mantan dirut PLN ini berharap warga di sekitar Jakarta beralih dari kendaraan pribadi ke kereta api. Dengan penambahan penumpang, penurunan tarif tidak berpen-

garuh pada kinerja PT KAI. “Kalau masyarakat tahu tiket kereta murah, semoga mereka mau pindah naik kereta api, sehingga macetnya berkurang,” ujar Dahlan di Stasiun Manggarai kemarin (1/7). Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia ini juga menyarankan perempuan yang ingin kurus meniru orang Jepang, Hongkong, dan Korea Selatan yang langsing karena setiap pagi naik kereta ke kantor. Dengan rutin naik kereta, perempuan akan dipaksa jalan kaki beberapa saat dan kemungkinan berdiri sepanjang perjalanan bila menggunakan kereta di pagi hari. “Mau langsing sekarang murah, nggak perlu ke gym dan diet,”

selorohnya. Bapak dua anak ini juga berharap masyarakat membiasakan diri menggunakan tiket elektronik. Kartu yang digesek ketika akan masuk peron stasiun dan dimasukkan ke palang di pintu keluar ini ditujukan untuk mengurangi penumpang gelap. Sebelumnya, KAI juga sudah menghentikan operasional kereta api ekonomi dan mengganti dengan kereta AC, sehingga tidak ada lagi pengguna yang naik di atap kereta karena kegerahan. “Mungkin seminggu ini masyarakat masih kagok menggunakan tiket elektronik sehingga terjadi antrian. Tapi jangan karena satu orang

kagok menggunakan tiket kartu lalu menjadi mundur (mendesak kembali ke tiket kertas),” katanya. Dahlan juga meminta PT Telkom dan PT LEN berkomitmen menyesuaikan kapasitas dan kualitas alat pembaca kartu agar masyarakat tidak jengkel karena kartu sulit dibaca di pintu masuk. Dahlan bahkan mengancam akan memberhentikan Dirut LEN Abraham Mose bila sampai akhir tahun gagal menyediakan alat pembaca kartu yang lebih responsif. Dia juga sempat mengkritik penempatan alat pembaca kartu yang berada di sebelah kiri, sementara masyarakat terbiasa menggunakan tangan kanan. (gun)


cmyk

3

1POUJBOBL1PTUrSelasa 2 Juli 2013

c

cmyk

m

y

k


EKONOMI BISNIS

4

Pontianak Post

z

Selasa 2 Juli 2013

Tekanan Inflasi Menuju Puncak Mulai Diterpa Dampak Kenaikan Harga BBM

+

AFP PHOTO / YOSHIKAZU TSUNO

FAIRLADY Z NISMO PENGUNJUNG melihat Nissan Fairlady Z Nismo (370Z Nismo) saat sesi perkenalannya ke publik, kemarin (1/7), di kantor pusatnya di Tokyo. Mobil sport yang menghasilkan tenaga 355 hp dengan transmisi manual 6-speed atau otomatis 7-speed ini akan dijual bulan ini dengan kisaran harga 5,218,500 yen untuk manual dan 5,323,500 yen untuk transmisi otomatis. Ada empat pilihan warna di mobil ini yakni Brilliant White Pearl, Brilliant Silver, Diamond Black dan Vibrant Red.

SAHAM

Kondisi Pasar Masih Volatile Rekomendasi Saham Kode Emiten

Close Entry Target

LPPF

Matahari Depart. Store

12.050 11.150

BJBR

Bank Jabar

1.210

1.140

1.220

PGAS

Perusahaan Gas Negara 5.850

5.350

5.950

SMRA

Sumareccon

1.210

1.350

1.300

12.250

GRAFIS:BUDIKECIK/PONTIANAKPOST

+

JAKARTA - Minimnya sentimen positif yang diembuskan ke bursa, memaksa indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali terkoreksi. Pada perdagangan awal pekan kemarin (1/7), IHSG melemah 41,44 poin (0,86 persen) ke level 4.777,45. Sementara indeks LQ45 ikut masuk ke zona merah dengan penurunan 9,3 poin (1,16 persen) ke level 794,7. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level tertingginya 4.815,73 poin di sesi kedua, dan sempat ke level 4.747,98 sebagai level terendah di awal sesi pertama. Saham-saham diperdagangkan sebanyak 106.544 kali, pada volume 4,99 miliar lembar senilai Rp4,78 triliun. Sahamsaham yang terkoreksi secara dalam antara lain sektor consumer goods (-2,19 persen), manufacture (1,95 persen), dan basic industry (-1,97 persen). Investor asing kembali membukukan net sell atau jual bersih sebesar Rp301,5 miliar, dan mencetak net sell pada nilai perdagangan asing sepanjang 2013 sebesar Rp1,30 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing antara lain UNVR, TLKM, ASII, INDF, dan CPIN. Head of Research PT Universal Broker Satrio Utomo menerangkan, pergerakan market di luar ekspektasi, mengingat bursa regional tidak menampakkan adanya masalah. “Dow bergerak positif, dan Strait Times juga masih running jauh di atas support 3.138. Tidak terlihat ada sinyal negatif,” ungkapnya. Namun, Satrio mengatakan, IHSG justru terkoreksi cukup dalam, dan kembali mendekati area rendahnya di sekitar support 4.740-4.770. “Support 4.740-4.770 adalah support penting. Kalau support ini ditembus, maka IHSG bakal bergerak ke level 4.5004.650 lagi,” jelasnya. Head of Research Trust Securities Reza Priyambada memaparkan, IHSG pada perdagangan Selasa akan bergerak di kisaran support 4.732-4.755 dan resistance 4.8164.832. Grafis RSI, William’s R, dan Stochastic mulai mengalami kenaikan terbatas di atas area oversold. “Sebenarnya masih ada dorongan beli, namun kurang mendapat dukungan sentimen,” ujarnya. (gal)

Berturut-turut, andil inflasi disumbangkan kelompok bahan makanan 0,30 persen. Lalu makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,12 persen. Kemudian sektor perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,05 persen, disusul kelompok kesehatan 0,01 persen. Adapun kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,00 persen, dan kelompok sandang menjadi satu-satunya yang mengalami deflasi 0,02 persen. Bagaimana pengaruh kenaikan harga premium dan solar? Menurut Suryamin, khusus untuk kelompok bahan bakar, sumbangan inflasinya mencapai 0,34 persen. “Ini baru dampak sekitar 1 minggu ya, karena BBM kan naik pada 22 Juni, sedengkan dari tanggal 1 sampai 21, harganya belum naik. Jadi, pengaruh kenaikan harga BBM ini akan lebih banyak terjadi pada Juli ini,” jelasnya. (owi/sof)

+

BUMN Wajib Bikin Master Plan TI Investasi Komponen Kejar Kapitalisasi Pasar Rp 7.000 T JAKARTA - Kementerian BUMN mengimbau semua perusahaan pelat merah untuk memperkuat daya saing. Salah satu caranya dengan memperbaiki aspek teknologi informasi (TI). Wakil Menteri BUMN Mahmuddin Yasin menyatakan, pengelolaan TI sangat penting untuk transformasi perusahaan. Namun, pengelolaan tersebut perlu disertai peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). “Petinggi perusahaan

menjadi salah satu kunci penting. Penerapannya tidak akan berjalan tanpa komitmen pimpinan perusahaan, seperti dewan komisaris, dewan pengawas, dan direksi,” jelasnya pada business executive gathering Kementerian BUMN dan BUMN Indonesia di Jakarta, kemarin (1/7). Karena itu, pihaknya sengaja mengundang dewan komisaris dan direksi untuk berkumpul. Kedua pihak tersebut mempunyai peran penting untuk memulai inisiatif perubahan. “Mereka kan yang membuat kebijakan, keputusan investasi, hingga pengawasan

dalam implementasi. Karena itu, kami mengundang 365 peserta dari seluruh BUMN untuk agar kebijakan ini disosialisasikan,” imbuhnya. Dia menambahkan, imbauan tersebut sudah tercantum pada Peraturan Menteri BUMN No 1/2011. Pihaknya juga mewajibkan seluruh BUMN membuat master plan teknologi informasi (TI). Garis besar dari rencana tersebut ditargetkan terealisasi paling lambat Februari 2015. Karena itu, pihaknya meminta perusahaan negara segera membuatnya sehingga cocok dengan strategi bisnis

jangka pendek, menengah, maupun panjang. Dengan penerapan tata kelola TI yang lebih baik, dia berharap BUMN bisa meningkatkan kapitalisasi pasar. Targetnya, kapitalisasi pasar dari 142 perusahaan pelat merah harusnya bisa tembus Rp 7.000 triliun. Target tersebut dua kali lipat dari kapitalisasi BUMN listed (terdaftar di bursa efek) maupun nonlisted sebesar Rp3.500 triliun. “Harusnya meningkat drastis. Pada 5-6 tahun yang lalu, kapitaliasi pasar BUMN masih di angka Rp200 trilun,” tambahnya. (bil/oki)

Tim Bioenergy Untan Jelajah Lima Negara PONTIANAK – Tim Bioenergy Universitas Tanjungpura (Untan) akan melakukan perjalanan Trans IndoChina Bioenergy Expedition 2013 pada 18 Juli - 2 Agustus 2013 ke lima negara Asean untuk mempromosikan penggunaan bahan bakar non-fosil. Ekspedisi yang telah digelar sejak beberapa tahun terakhir ini akan dimulai dari Kamboja, Vietnam, China, Laos dan Thailand. “Dalam ekspedisi tahun ini, kita tidak sendiri. Kita akan bekerjasama dengan mahasiswa dari UTM (Malaysia),” ujar Diego Rumania, salah seorang panitia ekspedisi. Disebutkan dia, ekspedisi akan digelar di beberapa universitas yang akan dikunjungi seperti; IIC University

of Technology Cambodia (Kamboja), Ho Chi Minh City of Technology University (Vietnam), Guangxi University for Nationality (China), Nation University of Laos (Laos) dan Mahasarakham University (Bangkok). Di sana mereka akan menggelar seminar, studi banding dan promosi budaya. “Kegiatan yang akan dilaksanakan selama ekspedisi adalah bioenergy seminar, bioenergy talk, bioenergy expo, biodiesel factory visit, charity, campus tour, culture tour, showcase biodiesel, press conference, ramah tamah dengan komunitas muslim dan culture performance. Ekspedisi ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan untuk pengembangan sumber

energi alternatif yang berasal dari alam,” jelasnya. Sebelumnya, Tim Bioenergy Untan juga telah menggelar kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan energi terbarukan. Bulan Mei lalu misalnya, digelar “Kalbar Future Energy Expo 2013”. Pada Expo ini juga di gelar Lomba Karya Ilmiah Nasional merupakan serangkaian dari kegiatan ekspedisi Trans Indo-China Bioenergy Expedition 2013. ”Expo Pendidikan, Seni dan Kewirausahaan 2013 ini tidak hanya memberikan informasi tentang hasil produk dari mahasiswa Untan pada khususnya namun juga hasil produk di Kalimantan Barat pada umumnya. Pameran produk hasil 10 Finalis Lomba Karya Ilmiah Nasional pun

turut serta dalam expo ini. Hasil penelitian dari mahasiswa se-Indonesia ini adalah 10 karya terbaik yang berhak mengikuti babak final berupa presentasi di Universitas Tanjungpura,” papar dia. Pemenang dari Lomba Karya Ilmiah Nasional ini adalah mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya yaitu Tajudin Baihaqi dan M. Alfi Zahwanul Farich. Mereka berhak untuk mendapatkan hadiah berupa tiket ekspedisi Trans Indo-China Bioenergy Expedition 2013. Pengumuman pemenang ini dilaksanakan pada acara penutupan Expo Pendidikan, Seni dan Kewirausahaan 2013 di Gedung Auditorium dan diserahkan langsung oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. (ars)

Otomotif Melimpah

JAKARTA - Geliat pasar otomotif nasional mendorong minat investasi industri komponen otomotif. Kementerian Perindustrian pun berani memasang target tinggi, yakni pertumbuhan dua kali lipat dari pencapaian tahun lalu. Pada semester pertama saja, ada 50 perusahaan komponen baru yang dibangun di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, investasi industri komponen otomotif tahun lalu mencapai USD 6 miliar. Tahun ini ditargetkan naik menjadi USD 1,2 miliar. Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadhi mengatakan, pada semester ini, target pencapaian sudah sesuai dengan harapan pemerintah. Dia mengungkapkan, dalam waktu dekat bakal ada 50 perusahaan komponen otomotif yang bakal merealisasikan investasinya. “Kebanyakan dari negara Taiwan, Thailand, Malaysia, Jepang, dan beberapa negara dari Eropa,” terangnya. Perusahaan itu bakal memproduksi tier I (komponen utama) dan tier II (komponen pelengkap). Total investasinya sekitar USD 700 juta. Pembangunannya bakal direalisasikan di kawasan industri Cikampek atau Cilegon. Tingginya minat investasi komponen otomotif, lanjut Budi, didorong oleh semakin besarnya pasar di Indonesia. Budi menjelaskan, empat tahun lalu, industri komponen Indonesia masih sekitar 900 perusahaan. Tahun lalu sudah mencapai 1.400 perusahaan. Tahun ini dia memprediksi bakal ada 100 perusahaan komponen baru. Dia optimistis dapat mencapai target tersebut. Alasannya, selain peningkatan produksi kendaraan bermotor, juga terkait pengembanganmobilmurahramahlingkunganatau low cost green car (LCGC). “Tahun ini penjualan mobil dan motor tetap akan tumbuh. Itu sudah merupakan peluang. Lalu ditambah dengan legalisasi industri LCGC. Kan di sana ada syarat yang harus dipenuhi. Yakni tingkat komponen dalam negerinya harus mencapai 80 persen. Itu akan semakin memperbesar peluang,” jelasnya. HalsenadajugadiungkapkanolehPresidenBosch untuk kawasan Asia Tenggara Martin Hayes. Asia Tenggara adalah pasar yang penting bagi Bosch. Pertumbuhan volume produksi dan penjualan otomotif di kawasan tersebut terus meningkat signifikan. Bahkan dia memprediksi pada 2016 nanti bisa menyalip volume produksi di negara-negara maju. (uma/sof)

Arus Peti Kemas Semarang-Surabaya Padat SURABAYA- Arus peti kemas domestik bertambah sibuk. Contohnya jalur pelayaran yang menghubungkan Kumai (Kalimantan Tengah), Semarang (Jawa Tengah), dan Surabaya. Sejak jalur pelayaran peti kemas domestik dibuka di pelabuhan Tanjung Emas Semarang, terjadi pening-

katan arus yang signifikan. Kepala Humas PT Pelindo III mengatakan, pada Januari lalu, volume peti kemas domestik mencapai 259 TEUs atau setara 221 boks. Kemudian pada Mei meningkat hingga 418 TEUs atau setara 368 boks. “Jalur pelayaran baru Kumai - Semarang - Sura-

C cmyk

JAKARTA - Kenaikan harga BBM bersubsidi menjadi penekan pedal gas inflasi. Setelah melesat pada Juni, inflasi diperkirakan bakal mencapai puncaknya pada Juli ini. Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, dampak kenaikan BBM bersubsidi terhadap inflasi akan memuncak pada Juli. Pendorongnya adalah inflasi musiman periode Ramadan. “(Inflasi) Juni sudah tinggi, tapi masih akan naik lagi,” ujarnya, kemarin (1/7). Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, setelah deflasi pada April dan Mei, inflasi sepanjang Juni lalu melesat ke angka 1,03 persen, atau persis dengan inflasi periode Januari lalu. Level ini merupakan inflasi bulanan

tertinggi dalam tahun ini. Dengan inflasi Juni sebesar 1,03 persen, laju inflasi tahun kalender (Januari - Juni) 2013 mencapai 3,35 persen. Adapun tingkat inflasi year-on-year (Juni 2013 terhadap Juni 2012) sebesar 5,90 persen. Meski laju inflasi sudah tinggi, Chatib mengaku optimistis target inflasi dalam APBN Perubahan 2013 yang dipatok di angka 7,2 persen bakal dicapai. “Proyeksi kami, Agustus nanti (inflasi) masih cukup tinggi, tapi sudah mulai turun (dibanding Juli), lalu mereda mulai September,” ucapnya. Kepala BPS Suryamin mengatakan, dari total inflasi 1,03 persen, andil terbesar disumbangkan oleh kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,57 persen. “Biasanya, inflasi kelompok pangan andilnya paling besar, tapi kali ini kalah dengan transportasi,” katanya.

M

Y

K

baya dibuka sejak 1 Juni lalu. Sejak dibuka, arus peti kemas meningkat,” katanya. Contoh komoditas perdagangan yang potensial yang dikirim dari pelabuhan Kumai ke terminal peti kemas adalah bungkil kelapa. Sebaliknya, komoditas yang paling banyak diangkut ke

Kumai adalah pupuk organik. “Sedangkan, jalur dari Semarang ke Surabaya berupa makanan ringan, yang nanti diteruskan ke kawasan Indonesia timur,” urainya. Menurut Edi, peningkatan arus Semarang-Surabaya dapat menekan kepadatan di jalur Pantura.

Apalagi, jalur yang relatif padat membutuhkan waktu yang lama dan bahan bakar lebih banyak. “Tapi, peti kemas dari Kumai yang dibongkar di Semarang masih kosong, sedangkan sebaliknya peti kemas dari Semarang cenderung lebih banyak muatannya,” kata Edi. (res/sof)

+


Pontianak Post

SHOW

Selasa 2 Juli 2013

SELEBRITAS

5

ACARA TV

SCTV 06.00 09.00 14.30 17.00 19.30

06.00 Berqah (Bersame Qur’an Hadist) 07.30 Pontianak Pagi 09.30 Mata Hati 11.00 BBM (Berita Berita Musik) 12.00 Berite Kite Siang 19.00 Berite Kite Malam 20.00 Lebih Dekat 21.00 King Of Dynasty Han PON TV PUKUL 07.30 WIB

Pontianak Pagi Ulasan berita menarik yang disajikan oleh tim redaksi PON TV serta koran-koran yang tergabung dalam Pontianak Post Group dikupas tuntas pada acara ini. (*)

21.00

Was Was Halo Selebriti Eat Bulaga Indonesia Sinetron : Heart Series 2 Sinetron : Pesantren & Rock N Roll Season 3 Sinetron : Love in Paris Season 2

Hollow Man Sebastian Caine adalah ilmuwan brilian yang sedang menyempurnakan formula untuk membuat diri tak tampak di sebuah laboratorium pemerintah dan mengujinya pada dirinya sendiri. (*)

METRO TV

ANTV

05.00 11.05 17.05 20.05 21.30 22.30

05.00 08.00 13.00 16.00 17.30

RCTI Pukul 09.00 WIB

TV ONE

TRANS7 06.00 Ragam Indonesia 09.00 Ups Salah 13.00 Laptop Si Unyil

Wisata Hati Seleb @ Seleb Mr Bean Topik Petang Pesbukers Marhaban Ya Ramadhan 20.30 Mel”s Update

Metro Pagi Sisi Berita Metro Hari Ini Indonesia Bersuara Otoblitz Stand Up Comedy : Battle of Comic

06.30 Kabar Arena Pagi 09.00 Aku Bangga 13.30 Ruang Kita

18.00 Hitam Putih 20.00 Opera Van Java 23.30 Berburu Trans TV Pukul 23.00 WIB

15.00 Indonesia Super League 2012 - 2013 19.30 Indonesia Lawyers Club 23.30 Kabar Arena Spesial Confederation

Ice Age : Dawn of The Dinosaurs Karena lebih banyak menghabiskan waktu bersama Ellie, teman-teman Manny pun mulai mencari aktivitas sendiri. Sid mulai mencari cara untuk membina keluarga sendiri. (*)

DARI ACTION KE DRAMA

KIM KARDASHIAN

Foto Anak Ditarif Rp19,9 M SEBUAH majalah dikabarkan bersedia membayar USD 2 juta atau sekitar Rp19,9 miliar bagi Kim Kardashian agar mau difoto bersama North West, bayi yang baru saja dilahirkannya. Tawaran tersebut belum tentu disetujui pasangan Kim, rapper Kanye West, yang sejak lama menolak memberikan izin pemotretan. Kabar yang diterima laman Hollywoodlife yang dikutip Senin (1/7), Kanye bisa saja mengeluKim Kardashian arkan izin jika uang yang didapat dari pemotretan Kim dan Nori, panggilan North West, digunakan untuk keperluan amal. “Kanye tak ingin bayinya dikomersilkan,” ucap sebuah sumber yang dikutip laman tersebut. Bila ditolak Kanye, masih ada kemungkinan North West tampil untuk kali pertama di muka umum. Bisa saja Kim dan bayi perempuannya jadi bintang tamu talk show yang dipandu sang nenek, Kris Jenner. Maklum Kris harus punya kejutan yang bisa langsung mengerek rating acara barunya itu. “Kanye menghormati Kris, jadi bisa saja North West tampil pertama kali di acara Kris,” sambung sumber tadi. Jika foto majalah lebih dulu yang disetujui tentunya kenaikan rating yang didapati acara Kris takkan setinggi yang diharapkan. Jadi pilih mana Kim? (pra/jpnn)

Joe Taslim Siap Rilis La Tahzan JAKARTA - Nama Joe Taslim tengah melambung di dunia hiburan belakangan ini. Bukan hanya berkat wajahtampannya,tapijugakemampuannya berlakon dalam film. Jika sebelumnya lebih banyak berperan di film yang mengandalkan kelihaiannya berolah tubuh, kini mantan atlet judo tersebut ingin menyajikan sesuatu yang berbeda. Joe akan bermain dalam film drama yang dirilis pada 2 Agustus. Film yang akan menghadirkan sosoknya yang berbeda tersebut berjudul La Tahzan. Film bergenre religi tersebut murni karya anak negeri. Berbeda dengan dua film sebelumnya, The Raid dan The Fast and Furious 6. “Ini film drama banget dan ini pertama untuk saya. Tapi, justru karena itu saya mau. Saya jadi bisa meningkatkan skill acting saya karena dua film sebelumnya sudah action berdarah-darah, tembaktembakan. Kali ini belajar drama,”

ujar Joe di kawasan Mampang, Jakarta, kemarin (1/7). Dalam film besutan Daniel Rifki yang diambil dari sebuah buku berjudul sama itu, Joe berperan menjadi seorang laki-laki bernama Yamada. Dia lahir dari ibu yang tercatat sebagai warga negara Indonesia dan ayahnya asli Jepang. Yamada kemudian bertemu dan jatuh cinta kepada Viona (diperankan Atiqah Hasiholan), seorang pelajar asal Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Negeri Sakura itu. “Tantangannyaadalahsayaharus belajar bahasa Jepang kilat karena di situ saya bisa bahasa Indonesia. Tapi, karena sering tinggal di Jepang, saya lebih fasih bahasa Jepang dan terbata-bata menggunakan bahasa Indonesia,” tutur pria kelahiran 23 Juni 1981 tersebut. Untuk itu, dia harus belajar bahasa Jepang setiap hari selama dua hingga tiga minggu. Namun, bagi laki-laki asal Palembang tersebut, tantangan SOSOK BERBEDA: itu justru penilaian masyarakat. Joe Taslim bermain dalam film Selama ini masyarakat sudah drama La Tahzan yang bergenre melihatnya sebagai aktor religi. laga. Banyak yang memuji dan mengapresiasi akANGGER BONDAN/JAWA POS

ting Joe di film-film yang penuh perkelahian itu. Tapi, kali ini dia harus berperan sebagai seseorang yang berbeda. Dia menganggap itu sebagai tantangan yang bisa membuatnya mengeksplorasi kemampuannya. “Yang penting, jangan sampai terjebak di action doang biar penonton bisa menilai bahwa saya bisa main di film apa pun,” kata Joe optimistis. Selain membintangi film Indonesia, Joe hingga saat ini masih terus mencoba masuk industri film luar negeri lagi. Laki-laki berkumis tipis itu menceritakan, sampai saat ini dirinya masih mengikuti audisiaudisi untuk beberapa judul film di luar negeri, namun ada juga beberapa yang sudah gagal. “Saya masih terus ikut audisi sampai sekarang. Ada yang masih proses, ada yang nggak gol. Tapi, saya nggak pernah berpikir untuk dapat sih. Persaingannya kan pasti sepuluh kali lebih berat daripada audisi film Indonesia. Itu semua untuk proses belajar,” ujar Joe bersemangat. (yas/c10/any)

Pantry Lokasi Favorit

KAPANLAGI

MEWAH: Rumah baru AnangAshanty di Villa Cinere Mas dan terletak di perbukitan dengan udara sejuk dan segar.

OS

JKT48

JAW AP

JAKARTA - Pasangan Anang Hermansyah dan Ashanty baru saja menempati rumah barunya di kawasan Cinere, Depok. Pasangan yang menikah pada Mei 2012 itu mengadakan tasyakuran atas rumah barunya tersebut Minggu (30/6) bersama sejumlah anak yatim, artis, dan beberapa pejabat seperti Dahlan Iskan dan Hatta Rajasa. Menurut Anang, rumah tersebut adalah hadiah dari masyarakat Indonesia karena telah menghargai karya-karyanya. “Sebelumnya terima kasih kepada masyarakat Indonesia karena percaya dengan karyakaryaku di musik. Aku mewakili keluarga kecilku, terima kasih untuk semuanya,” tutur Anang penuh semangat saat ditemui seusai acara tasyakuran di Villa Cinere Mas, Depok, Jawa Barat, Minggu (30/6). Anang mengatakan, rumah besarnya itu adalah hadiah untuk istri dan anak-anaknya setelah sekian lama mereka mau bersabar tinggal di ruko. Keinginannya membuat anak dan istrinya memiliki tempat tinggal yang nyaman dan layak akhirnya terkabul. “Kemarin aku bisa melamar Ashanty dengan keberadaanku yang seperti itu. Dan, ini juga berkat doa-doa dan dukungan dia. Dia ini perempuan hebat. Rumah ini untuk Ashanty, Aurel, dan Jiel,” tutur Anang. Ashanty mengungkapkan, bagian favorit rumah mereka berempat adalah pantry. Menurut dia, di rumah barunya tersebut mereka jadi sering masak dan menikmati makanan bersama. Itu yang menjadikan dapur bersih di rumah hasil jerih payahnya bersama Anang tersebut tidak pernah sepi. “Kita suka masak bareng. Anak-anak suka masak jelly biar diet. Tapi, tetap saja makannya pakai susu kental manis. Ya, nggak heran kan kalau badan kita berempat jadi semakin melar setelah pindah ke sini,” tutur Ashanty, lantas tertawa. (yas/c6/any)

SEFTY SANUSTIKA

Duetkan Lagu PKS JAWAPOS

Cherrybelle

JKT48 dan Cherrybelle Duel di AMI Awards JAKARTA - JKT48 dan Cherrybelle adalah dua girlband yang sama-sama berada di puncak kejayaan. Kali ini keduanya harus bersaing di Anugerah Musik Indonesia (AMI) untuk kategori Grup Vokal. Pengumuman AMI Award akan digelar Selasa (2/7) di Studio RCTI Jakarta. Persaingan merebut AMI Awards kategori

Grup Vokal terbilang cukup sulit. Selain JKT48 dan Cherrybelle, nominator juga diisi SMASH, 7 Icons, Princess dan S4. Cherrybelle dan JKT48 juga bersaing di SCTV Music Award untuk kategori girlband paling Ngetop.

C

Hasilnya, Cheryybelle yang merebut penghargaan tersebut. AMI Awards 2013 akan digelar dengan tiga perhelatan terpisah, yakni Malam Gala AMI Awards, Lifetime Achievement Awards dan The Winner’s Concert. Ketua Umum AMI,

M

Y

K

Tantowi Yahya mengatakan ada 49 kategori yang terdiri dari musisi, penyanyi dan pencipta lagu. “Pengategorian dilakukan oleh para ahli. Ada ribuan entri yang masuk yang kemudian didiskusikan untuk dimasukkan lagi dalam kategori yang cocok,” kata Ketua Umum AMI Tantowi Yahya. (abu/jpnn)

KESETIAAN pedangdut Sefty Sanustika terhadap Ahmad Fathanah terdakwa kasus korupsi dugaan suap daging sapi dibuktikan dengan pembuatan lagu untuk sang suami. Menariknya, Sefty akan menyanyikan duetnya dengan judul PKS alias Papa Kini Sendiri yang dinyanyikan bersama Abie. “Single dangdut masih proses ada duet juga di video klip. Singlenya judulnya Gerimis Terang Bulan, Benci Tiada Guna. Duetnya judul PKS, alias papa Kini Sendiri duet sama Abie,” kata Sefty. Sefty mengaku, kalau lagu duetnya ini memang dibuat berdasarkan kisah hidupnya dengan Ahmad Fathanah. Di dalam album tersebut akan dic-

eritakan tentang pengalaman diri Sefty yang sedang dilanda musibah. “Menceritakan tentang pengalaman saya alami. Dalam waktu dekat akan buat klipnya. Lagu ini menceritakan istri yang suaminya mendapat masalah namun istrinya setia menanti,” kata Sefty lagi sambil tersenyum. Kini, dia mengaku tengah disibukkan dengan penggarapan album dan video klipnya. Bahkan, selain itu, Sefty juga terikat kontrak dengan salah satu rumah produksi untuk sinetron stripping dan FTV. Sefty terikat dengan MD sinetron dan FTV. Judulnya Tobatnya Sang Koruptor 1 dan 2. Tak berhenti di situ, Sefty juga ditawari oleh Front Pemuda Muslim Maluku untuk main dalam film layar lebar berjudul Tidjan. Namun untuk kali ini dirinya masih pikir-pikir. “Untuk film baru ada wacana main film layar lebar. Untuk selanjutnya masih wacana aja,” tutup Sefty. Namun, di balik itu semua, Sefty masih menyayangi sang suami yang kini masih dalam proses persidangan di pengadilan Jakarta Pusat. Dia mengaku tidak akan meninggalkan sang suami yang kini sedang ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Apalagi dirinya punya anak dari rumah tangganya dengan tersangka kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi dan pencucian uang itu. “Ya enggak mungkin meninggalkan lah, lagi pula saya masih punya anak,” katanya. Meski begitu, hingga kini Sefty masih menjalani pemeriksaan sebagai sebagai saksi untuk melengkapi berkas pemeriksaan sang suami. (dny)


JURNAL

6

Pontianak Post Selasa 2 Juli 2013

Ikhwanul Muslimin Diserang Demonstran, Mesir Mulai Pecah KAIRO--Eskalasi kek- pok pergerakan akar rumerasan di Mesir terus me- put. Mereka mengklaim nelan banyak korban jiwa. telah mengumpulkan 22 Demonstran yang meny- juta tanda tangan mosi erang dan merangsek ke tidak percaya terhadap dalam markas Ikhwanul pemerintahan Mursi. MerMuslimin kemarin (1/7) ekalah yang berada di balik mengultimatum Presiden demonstrasi pada Minggu Muhammad Mursi untuk (30/6) ketika jutaan orang mundur. Serta, memberi- turun ke jalan yang mendkan batas waktu hingga esak Mursi mundur, tepat pukul 17.00 hari ini Selasa setahun usia pemerintah(2/7) waktu setempat. Di- an pertama hasil pemilu laporkan, 16 orang tewas demokratis pasca jatuhnya dan ratusan terluka dalam rezim Hosni Mubarak. sejumlah insiden bentroDi Kairo, kursi kebesaran kan kemarin. Ikhwanul Muslimin yang Selain memberikan biasa digunakan Mursi deadline kepada Mursi, untuk berpidato dibakar demonstran menyerukan sebelum massa menjarah. kepada polisi dan militer Orang-orang terlihat pergi untuk segera menentukan membawa bom molotov, dukungan mereka. Massa helm, televisi, furnitur, meminta seluruh rakyat dan berbagai dokumen. Mesir untuk terlibat dalam Mursi tetap pada pendirigerakan revolusi kedua annya. Yakni, satu-satunya tersebut. cara untuk mencari jalan “Kami memberikan keluar adalah dialog dan waktu kepada Mursi hing- menyerukan intervensi ga pukul 17.00 besok 2 Juli militer. (hari ini) untuk mundur Juru Bicara Kemendan mengizinkan seluruh terian Kesehatan Yehya lembaga negara menyiap- Mousa kepada televisi kan pemilu lebih awal,” nasional menyatakan, 16 seru gerakan Tamarod dalam pernyataan resmi di website-nya. “Jika tuntutan kami tidak digubris, p u ku l 1 7 . 0 0 akan menjadi momen dimulainya gerakan perlawanan sipil,” tegasnya. Ta m a r o d yang dalam bahasa Arab berarti pemberontakan adalah kelom- Muhammad Mursi

Cornelis Gubernur Kalbar

+

orang tewas dalam kekerasan di seluruh wilayah Mesir sejak Minggu (30/6). Delapan di antara mereka tewas di dalam sejumlah markas Ikhwanul Muslimin. Total, 781 orang terluka. Belum bisa dipastikan apakah para pendukung Ikhwanul Muslimin yang disekap di dalam markas saat terlibat bentrok dengan demonstran Minggu malam sudah dibebaskan atau masih di bawah kontrol massa oposisi. Pemimpin Oposisi Hadeen Sabbahi juga meminta intervensi militer jika Mursi menolak mundur. Pihak militer sendiri yang ikut menggiring transisi kekuasaan pasca Mubarak telah memperingatkan akan mengintervensi jika terjadi kerusuhan besar. “Militer harus bertindak. Sebab, mereka selalu berada di pihak rakyat,” ujar Sabbahi yang berada di posisi ketiga dalam pemilihan presiden 2012. (AFP/ AP/cak/c17/dos)

+

Sejumlah Bom Meledak di Pakistan ISLAMABAD--Korban tewas akibat ledakan sejumlah bom di Pakistan akhir pekan lalu bertambah. Kemarin (1/7) jumlah korban tewas menjadi 52 orang setelah tiga lagi menemui ajal saat menjalani perawatan di rumah sakit. Kelompok militan Lashkar-e-Jhangvi mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan mematikan tersebut. Fayaz Sumbal, petinggi kepolisian, mengatakan bahwa dua korban yang terluka dalam serangan bom di masjid kaum Syiah tewas di rumah sakit. Dengan demikian, jumlah total korban tewas dalam ledakan di kawasan barat daya Kota Quetta itu meningkat menjadi 30 orang. “Lebih dari 51 orang terluka,” kata Mir Zubair, salah seorang pejabat senior kepolisian. Serangan bunuh diri yang menyasar masjid Syiah di Kota Hazara itu sebenarnya terdeteksi petugas keamanan. Petugas berusaha mencegah pelaku bom bunuh diri tersebut memasuki area

Dwi Listyawardani Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar

masjid. Tapi, pelaku tetap berhasil meledakkan bom yang dia bawa dan mengacaukan aktivitas ibadah di masjid itu. “Sembilan perempuan, seorang gadis kecil, dan empat anak lelaki termasuk di antara korban tewas,” ujar Zubair. Kepada Agence FrancePresse Akbar Hussain Durrani mengatakan bahwa bom meledak sekitar 50 meter dari masjid. “Saat itu, jamaah baru saja usai menunaikan salat Magrib di masjid. Sebagian besar korban adalah jamaah Syiah,” papar pejabat Provinsi Baluchistan tersebut. Belakangan, serangan terhadap kaum Syiah di Hazara meningkat. Selain bertambahnya korban jiwa dalam serangan di Hazara, polisi melaporkan adanya tambahan korban jiwa di Kota Peshawar. Serangan bom bunuh diri yang menarget konvoi pasukan keamanan di pinggiran Peshawar itu terjadi bersamaan dengan pertemuan Perdana Menteri (PM) Inggris David

Cameron dan PM Pakistan Nawaz Sharif di Kota Islamabad. Awalnya, ledakan bom di dekat pasar itu menewaskan 17 orang dan melukai 46 lainnya. Tapi, jumlah korban tewas bertambah menjadi 18 orang kemarin. “Empat anak-anak dan seorang perempuan termasuk di antara para korban tewas dalam insiden tersebut,” kata Jamil Shah, Jubir Lady Reading Hospital, tempat korban luka menjalani perawatan. Di samping 48 korban tewas yang semuanya warga sipil itu, nyawa empat serdadu juga melayang saat militan menyerang konvoi pasukan keamanan di Kota Mir Ali, Provinsi North Waziristan. Dari Islamabad, Cameron menanggapi aksi teror tersebut. “Menangkal terorisme butuh pasukan keamanan yang tangguh dan responsif serta investasi dalam b i d a n g p e n d i d i k a n ,” ujarnya. (AP/AFP/CNN/ hep/c6/dos)

Punya Sekretaris Parlemen Muslim

+

SYDNEY -- Terdongkelnya Julia Gillard dari kursi perdana menteri bukan satu-satunya ukiran sejarah Negeri Kanguru tersebut. Kemarin Ed Husic, anak imigran Bosnia, dilantik sebagai sekretaris parlemen. Dia adalah warga muslim pertama yang mempunyai posisi penting di parlemen negeri itu. “Ini hari yang baik untuk multikulturalisme. Semua pihak sekarang sama-sama membangun

negara ini,” kata Gubernur Jenderal Quentin Brice saat prosesi pengambilan sumpah di Canberra. “Saya berdoa, semoga Anda melakukan yang terbaik untuk mengabdi kepada negara sebagai sekretaris parlemen,” tambahnya. Husic merupakan muslim pertama yang terpilih sebagai anggota parlemen pada 2010 untuk mewakili Sydney Barat. Pria 43 tahun tersebut adalah pendukung kuat PM Kevin Rudd.

Posisi barunya itu pun dipandang sebagai hadiah atas kesetiaan kepada Rudd. “Saya ditelepon Kevin (Rudd) pada Minggu,” ujar Husic kepada The Standard soal pelantikannya tersebut. Secara terang-terangan, Husic juga memuji PM anyar itu. “Saya mendukung sejak lama. Saya rasa, dia adalah yang terbaik dalam memimpin partai menuju pemilu,” ucapnya. (APF/ Daily Telegraph/dos)

Maling Curi 400 Ikan NIAT betul para bandit yang cari duit tak halal di Fairfax County, Virginia, Amerika Serikat, ini. Mereka menyamar sebagai petugas pembersih dan mencuri ikan pada sebuah kolam di Dulles Corner Park. Tak tanggung-tanggung, jumlah ikan yang dicolong itu mencapai 400 ekor. Kepolisian setempat mengatakan bahwa pencurian itu kira-kira dilakukan empat kali sepanjang Juni. “Pencurinya dua orang,” kata seorang polisi. C cmyk

M

Y

K

Kepada karyawan pemilik kolam, pencuri itu mengaku diperintahkan untuk membersihkan kolam serta mengecek dan merawat ikan yang sakit. “Mereka lantas menjaring ikan, lalu meletakkannya di kotak pendingin,” tambah petugas tersebut. Sialnya, karyawan tak langsung sadar bahwa dua orang tersebut adalah maling. Mereka baru merasa kecurian saat melihat ikanikan di kolam tersebut berkurang. Mereka juga baru sadar bahwa tak ada

perintah dari bos mereka soal petugas kesehatan ikan tersebut. Saat itulah mereka baru melapor kepada polisi. Petugas memperkirakan, di pasar gelap ikan itu bisa laku USD 130 (sekitar Rp 1,2 juta) per ekor. Kalau semua ikan colongan itu laku, si maling bisa mendapat duit sekitar Rp 480 juta. Cukup menggiurkan. Pantas saja kucing-kucing selalu tergoda nyolong ikan. (NY Post/Washington Post/ c11/dos)

+


cmyk

Pontianak Post

ANEKA

Selasa 2 Juli 2013

Kemiskinan di Kalbar Bertambah Sambungan dari halaman 1 penduduk miskin tersebut berkurang520ribuorangdibanding posisi September 2012 yang mencapai 28,59 juta orang atau 11,66 persen. ‘Angkanya memang turun, tapi penurunannya lambat,’ ujarnya kemarin (1/7). Bagaimana seseorang dikatakan penduduk miskin? Menurut Suryamin, penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan, atau pengeluaran kebutuhan makanan minuman yang disetarakan dengan 2.100 kilo kalori (kkal). Karena diukur berdasar nilai kalori bahan makanan yang dikonsumsi, maka nilai garis kemiskinan pun berubah seiring dengan inflasi. Pada periode Maret 2013, garis kemiskinan setara dengan konsumsi Rp 271.626 per kapita (per orang) per bulan, naik dibanding posisi September yang sebesar Rp 259.520 per kapita per bulan.

Artinya, jika pengeluaran seseorang dalam satu bulan di bawah Rp 271.626, maka orang tersebut masuk kategori penduduk miskin. Gambaran lainnya, jika satu keluarga terdiri dari bapak, ibu, dan dua orang anak, jika konsumsinya di bawah Rp 1.086.504, maka keluarga tersebut masuk kategori keluarga miskin. BPS juga memetakan penduduk miskin di perkotaan dan perdesaan. Hasilnya, mayoritas penduduk miskin berada di perdesaan. Pada Maret 2013, jumlah penduduk miskin di perkotaan tercatat 10,33 juta, turun dibanding periode September 2012 yang sebanyak 10,51 juta. Sedangkan penduduk miskin di perdesaan pada Maret 2013 tercatat 17,74 juta, turun dibanding posisi September 2012 yang sebanyak 18,08 juta. ‘Kebanyakan penduduk miskin di perdesaan adalah buruh tani, mereka tidak memiliki lahan, sehingga pekerjaannya serabutan, tergantung musim tanam,’ kata

Suryamin. Namun, di tengah turunnya angka kemiskinan secara nasional, ada 8 provinsi yang angka kemiskinannya justru naik, yakni Sumatera Barat yang persentase penduduk miskinnya naik dari 8,00 persen pada September 2012 menjadi 8,14 persen. Provinsi lainnya adalah Sumatera Selatan (dari 13,48 menjadi 14,24), Bengkulu (17,51 menjadi 18,34), Banten (5,71 menjadi 5,74), Kalimantan Barat ( 7,96 menjadi 8,24), Sulawesi Utara (7,64 menjadi 7,88), Gorontalo (17,22 menjadi 17,51), dan Papua (30,66 menjadi 31,13). Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Wynandin Imawan mengatakan, upaya pengentasan kemiskinan di beberapa wilayah seperti sudah sampai pada titik jenuh. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya pergantian kepala daerah yang lantas diikuti pergantian kebijakan. ‘Mestinya, program pengentasan kemiskinan terus berlanjut, bukan pejabat baru

mengeluarkan kebijakan baru, sehingga program harus dimulai dari awal lagi,’ ujarnya. Sementara itu, Suryamin menambahkan, ada beberapa komoditas yang memiliki kontribusi besar dalam garis kemiskinan. Pertama, beras sebagai bahan makanan pokok di Indonesia. Yang mengejutkan, posisi ke dua ditempati rokok kretek/ filter, mengalahkan kebutuhan pokok lain seperti telur, gula, tempe, hingga mie instan. Menurut Suryamin, tingginya konsumsi rokok ini menjadi salah satu faktor yang memperberat upaya pengentasan kemiskinan. Sebab, lanjut dia, harga rokok yang cukup mahal membuat pengeluaran untuk belanja rokok menjadi tinggi. Masalahnya, rokok bukanlah bahan makanan yang jika dikonsumsi lantas menjadi asupan kalori bagi tubuh. ‘Ini yang kurang menyenangkan, pemerintah juga mesti lebih memperhatikan hal-hal semacam ini,’ katanya. (owi)

lukan, tentunya akuntabel dan terpercaya. Hal ini sangat penting, apabila ada anggota yang terindikasi melakukan hal negetif, bisa diketahui seluruh lapisan masyarakat. Jadi, tak ada yang ditutup-tutupi. Kita transparan,” pungkas Kapolda. Tingkatkan Status Polda Pimpinan Lira Kalbar, Zainul Arifin mengapresiasi kinerja Kepolisian Daerah Kalbar yang semakin membaik. “Di hari ulang tahun yang ke 67 tahun, kita apresiasi, memang sangat besar peran Kepolisian dalam menciptakan situasi yang kondusif, pemberantasan terorisme dan narkoba, serta penegakkan hukum,” ujarnya kepada Pontianak Post, kemarin (1/7). Namun dikatakan dia, pihaknya masih menemui ulah segelintir oknum polisi yang bertindak tidak adil, tidak profesional dan berperilaku yang merusak citra polisi itu sendiri. “Hukum hanya berlaku tajam pada orang kecil dan miskin dan tumpul pada orang kaya dan pejabat. Tentu tugas para pejabat polisi lah untuk membenahi ulah-ulah oknum polisi nakal tersebut,” sebutnya. Dia menilai, sudah saatnya Polda Kalbar ditingkatkan kelasnya. “Dalam konteks Kalimantan Barat dimana Kapolda nya dipimpin seorang Jenderal berbintang 1 dengan status Polda bertype B, secara geografis Propinsi Kalimantan Barat hampir sama luasnya dengan 1,5 kali Pulau Jawa yang di pimpin 5 Kapolda dan masing-masing berbintang 2 maka kenyataan ini dirasakan kurang adil,” ucapnya.

Padahal, lanjut Zainul, dari sisi stabilitas keamanan dan tingkat kriminalitas Kalbar sangat rawan, peringkat peredaran narkoba kita dianggap paling tinggi. Terlebih, dengan posisi Kalbar yang berbatasan dengan beberapa Negara Asean dan jalur perlintasan perdagangan internasional di Laut China Selatan akan sangat rawan terjadi kejahatan-kejahatan trans nasional seperti : terorisme, pencurian kekayaan alam, peredaran narkoba, human traficking, illegal fishing, illegal mining, illegal loging, penyeludupan dan lain-lainnya. “Melihat kerawanan-kerawanan itu maka sangatlah wajar jika status Polda Kalbar diperjuangkan menjadi Type A dengan Kapoldanya berbintang 2. Sebab dengan peningkatan status tersebut secara otomatis akan di ikuti dengan penambahan personil, logistik, peralatan administrasi dan akses-akses lain sehingga rentang kendali pengamanan akan lebih mudah,” tandas dia. Menurut dia, hal tersebut juga mengikuti lembagalembaga negara di bidang pertahanan dan keamanan lainnya dimana statusnya sudah meningkat, seperti Kodam XII Tanjungpura, armada angkatan laut dan skuadron tempur angkatan udara. “Dalam era globalisasi kedepan ini yang penuh dengan kompetisi maka Kalbar merupakan satu komponen strategis yang harus aman, damai, kondusif dan siap menghadapi berbagai tantangan dan ancaman baik keamanan luar maupun dalam negeri,” pungkas dia. (rmn/ars)

jaksa yang memintanya tanda tangan. ‘’Saya diberi (pena) sama jaksa lain,’’ katanya. Usai tandatangan Edi sudah setengah sadar. Dan, benarbenar ambruk saat berada di ruang sel tahanan kejari Sintang. Beruntung ada Rangga. Tahanan lain yang menahan tubuh Edi agar tak terjatuh. Rangga juga mengalami nasib serupa dengan Edi. Jaksa Fs melempar Rangga memakai staples saat berada di ruangannya. Lemparan itu mengenai pelipis Rangga, dan berdarah. Kejadian tersebut, lanjut dia, ramai jaksa lain melihat. Namun tak ada yang mencegah apalagi menolong. ‘’Seingat saya ada enam jaksa di ruangan,’’ katanya. Saat darah mengucur di pelipis Rangga langsung disuruh push up dan skot jump. Masingmasing 100 kali. Lalu kejadian itu ditutup dengan menandatangani berkas dihadapan jaksa. Hanya saja pena harus mencari sendiri. ‘’Saya bisa dapat pena atas pinjaman dari jaksa lain,’’ kata dia. Hingga kemudian Rangga dan Edi dikembalikan ke LP pada petang pukul 18.00. Edi

yang pingsan di ruang sel tahanan jaksa, mengatakan, sama sekali tak sadar saat sudah tiba di LP. Hingga akhirnya dilarikan ke RSUD Sintang pada pukul 20.00 oleh pihak LP. Edi menuturkan, berdasar cerita tahanan lain nasib serupa juga dialami saat berhadapan dengan Jaksa Fs. Ia pun menyatakan, tak mempunyai penyakit akut maupun maag. Karena itu, keluarga Edi juga sempat minta rontgen serta visum dengan pihak rumah sakit. ‘’Namun dokter menolak,’’ kata dia. Ketika dihubungi, Senin (1/7) Kepala Kejaksaan Negeri Sintang Moch Djumali mengaku tidak mengetahui tentang kejadiaan dugaan kekerasan jaksa Fs kepada tahanan. Alasannya, sedang berada di luar kota. ‘’Saya hari Jumat berangkat ke Jakarta. Mengurus pembangunan gedung Kejari. Sampai sekarang saya masih berada di Jakarta,’’ kata Kajari. Ia pun menyatakan, tahanan saat menandatangi berkas tidak harus menyiapkan pena sendiri. Lantaran memang sudah dipersiapkan. (stm)

tusannya Ketua Majelis Hakim Janiko Sembiring menyatakan Dewi terbukti menjambak dan mencakar Jupe saat syuting film horor Arwah Goyang JupeDepe. Setelah perang mulut keduanya terlibat perkelahian di luar skenario. “Menimbang berdasar fakta hukum, bahwa terdakwa dalam scene 16, benar menjambak dan mencakar saksi Julia Rachamawati (Jupe), menimbang berdasarkan fakta hukum sutradara tidak pernah mengarahkan terdakwa melaku-

kan tindakan hukum seperti itu, perbuatan terdakwa tidak sesuai dengan skenario,” kata Janiko saat membacakan putusan. Atas putusan tersebut Jaksa merasa tidak puas sehingga mengajukan Kasasi ke MA. Perkara saling lapor antara Jupe dan Dewi itu sama-sama akan berujung di tingkat Kasasi. Dewi sendiri sudah selesai menjalankan hukumannya dari pengadilan tingkat pertama di Rutan Pondok Bambu.(gen)

Komitmen Introspeksi Diri Sambungan dari halaman 1 para simpatisan yang menyaksikan aksi para penerjun tersebut, membuat kemeriahan kian terasa. Tak mau kalah, para polwan cantik pun unjuk kebolehan dalam parade yang bertemakan Pemilukada. Jika hari biasanya mereka mengenakan seragam lengkap kepolisian, kali ini mereka menggunakan pakaian bebas. Ada bergaya bagai model cantik, ada pula berhias sebagai caddy golf. Demikian halnya dengan polisi pria. Semuanya bertingkah layaknya bintang film dadakan. Parade yang berlangsung sekitar satu jam itu memancing semua simpatisan untuk tertawa. Demikian halnya Kapolda, dirinya sesekali tersenyum sembari berdiskusi kecil dengan para undangan. Ya, mereka berseloroh menilai penampilan para polisi dan polwan yang tampil lucu itu. Acara kian meriah ketika jajaran Brimob menampilkan kesenian Reog Ponorogo dan grup band. Kapolda kemudian berinisiatif ikut bergoyang ketika musik dangdut dilantunkan. Tak lama berselang, dirinya naik ke panggung menyampaikan sedikit harapannya dalam ulang tahun Polri ini. Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto mengatakan, di usia Polri yang ke-67 ini bukan berarti membuat puas dengan program-program yang telah dijalankan namun bagaimana menjadikan di tubuh kepolisian khususnya di jajaran Polda Kalbar untuk mampu berbuat lebih baik.

Menurutnya dalam menjalankan tugas, seluruh jajaran dan termasuk sebagai pimpinan dalam melakukan pengamanan wilayah Kalbar harus sedini mungkin meredam suatu masalah dengan tindakan preventif dan preemtif. Dia berharap, agar kegiatan ini dapat terulang di tahun berikutnya. Dan yang terpenting, harap Kapolda, polisi harus bekerja tanpa ada praktik KKN yang dapat menciderai nama baik institusi. “Terlebih menjelang pilkada ini, polisi harus bersikap netral dalam bertindak. Personil tak boleh terpancing iming-iming materi,” tegasnya Hadir dalam kegiatan ini, Gubernur Kalbar, Pangdam 121 ABW, Bupati Kubu Raya beserta Pimpinan Media Mandarin Guojiribao Jakarta Ted Xiong. Selain itu, Kapolda Kalbar juga banyak mendapatkan hadiah. Salah satunya lukisan karikatur dari Pontianak Post yang diberikan langsung oleh Pimpinan Redaksi Pontianak Post, B. Salman. Itu ditujukan sebagai rasa terimakasih dalam hal kerjasama agar semakin terjalin dengan baik. “Ya, kita dengan media harus menjalin hubungan yang baik. Sebab bagi saya pribadi, media adalah keluarga. Terutama menyangkut pemberitaan dan informasi yang menyangkut dengan Polda Kalbar,” ujarnya. Untuk itu, lanjut dia, segala aktivitas dan informasi tentang kepolisian dapat diketahui oleh khalayak banyak. Jadi, masyarakat lebih mengetahui, apa sebenarnya yang dilakukan polisi dalam bertugas. “Informasi sangat diper-

Jaksa Aniaya Dua Tahanan Sambungan dari halaman 1 Ketika itu, jaksa bersangkutan menginterogasi atas kasus pencabulan yang dituduhkan. Edi mengaku semua pertanyaan sudah dijawab sesuai fakta. Namun, jaksa terus menginterogasi dan menuding Edi berbohong. ‘’Jaksa bertanya berapa kali saya berhubungan badan dengan korban. Saya jawab dua kali. Tapi jaksa bilang mustahil. Alasannya, saya dan korban sudah lama saling mengenal,’’ kata Edi saat ditemui di LP Klas II B Sintang. Lalu, tambah Edi, jaksa menonjok mukanya. Tindakan jaksa tak berhenti. Selepas ditonjok, Edi diperintah push up 100 kali. Edi sempat meminta belas kasihan dengan jaksa, untuk tidak melanjutkan push up. Lantaran kondisinya sudah lemah saat hitungan push up ke 46 kali. Jaksa bergeming dengan permohonan Edi. Justru Edi dituding berpura-pura buat mengelabui. Dengan susah payah push up diselesaikan, hingga membuat tubuh Edi kian lemah. Dalam keadaan sudah mengambang, Edi kembali

diminta skot jump sebanyak 100 kali. Padahal untuk berdiri saja dia sudah tak mampu. Namun, jaksa tetap menginginkan perintahnya dituruti. ‘’Saya sudah tidak bisa apa-apa,’’ kata dia. Cerita Edi, di ruangan banyak jaksa melihat. Seingatnya mereka delapan orang dan dua petugas kepolisian. Tapi tak seorangpun menolong apalagi mencegah tindakan Jaksa Fs. Edi berada di ruang jaksa sekitar pukul 15.00. Usai diantar dua petugas Polres Sintang yang menjemputnya pukul 09.00 dari Lapas Klas II B Sintang. Selama berada di Polres antara pukul 09.00 hingga 15.00, kata Edi, petugas kepolisian tidak ada yang bertindak seperti jaksa. ‘’Waktu di jemput polisi saya sudah makan di Lapas. Waktu di Polres saya juga diberi makan siang. Kalau di kejaksaan tidak ada (makan). Minum juga tak diberi,’’ kata Edi. Edi menambahkan, kejadian tak mengenakan harus kembali dialami saat diminta menandatangani berkas. Yakni harus mencari sendiri pulpen. Padahal dia melihat ada pena di hadapan

MA Segera Adili Dewi Perssik Sambungan dari halaman 1

dahulu diadili dan kini sudah bebas. Data MA seperti dilansir dalam website resminya, kemarin memaparkan bahwa klasifikasi kasus penganiayaan yang menyeret Dewi ke meja hijau itu sudah terdaftar sejak 11 Juni 2013. Perkara teregistrasi dengan nomor 758 K/ PID/2013. “Status dalam pemeriksaan oleh tim,” kata pihak Kepaniteraan MA, dalam surat keterangannya. Maka belum ditentukan cmyk

tim hakim agung yang akan mengadili pedangdut pemilik goyang Gergaji itu. Sebelumnya, Jupe diadili oleh hakim agung diketuai oleh Artidjo Alkostar dengan anggota Gayus Lumbuun dan Salman Luthan. Jupe dihukum penjara tiga bulan. Di pengadilan sebelumnya, oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur Dewi dinyatakan bersalah dan divonis dua bulan penjara dengan masa percobaan empat bulan. Vonis terjadi pada 14 Maret 2012. Dalam pu-

7 Mega Janji Kenalkan Pengganti Kiemas JAKARTA-Posisi ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang sempat lowong setelah meninggalnya Taufiq Kiemas tidak lama lagi segera terisi. Pimpinan MPR sudah menjadwalkan pelantikan dan pengucapan sumpah bagi ketua MPR yang baru pada 5 Juli 2013. Ketua Fraksi PDI Perjuangan di MPR Yasona H. Laoly men-

gungkapkan, rencana tersebut sudah disampaikan pimpinan MPRsaatmenemuiKetuaUmum PDIP Megawati Soekarnoputri Jumat (28/6). Sebelum hari pengucapan sumpah tersebut, pengganti Kiemas akan lebih dulu diperkenalkan kepada pimpinan MPR, pimpinan fraksi-fraksi, dan kelompok anggota (perwakilan DPD). “Sebelum diekspos ke

media, sebelum tanggal 5, ibu ketua umum (Megawati, Red) akan menyampaikan secara formal nama (ketua MPR) itu. Tidak untuk didebat, tapi memperkenalkan supaya ada silaturahmi,” kata Laoly di gedung parlemen kemarin (1/7).Dia belum bisa memastikan kapan dan di mana persisnya perkenalan tersebut (fal/c11/fat)

Tiga Tahun Tak Berlistrik, Makan Ikan Asin Basi Sambungan dari halaman 1

selama hidup di kompleks transmigran. Tak ada lagi logat Sunda yang mengalir dari bibirnya. Padahal, dia baru tiga tahun hidup di perkampungan gersang itu. “Saya sudah tak bersekolah lagi. Bapak hanya mampu menyekolahkan Melda. Padahal saya ingin lulus SMP. Sehari-hari saya membantu ibu dengan menjaga Ragil dan bebenah rumah,” cetus gadis yang sempat mengenyam bangku sekolah di SMP Muhammadiyah Leuwiliang itu. Belum seperempat jam ngobrol, Mustopa datang menumpang motor bebek, Amat Rohim (33), transmigran asal Lampung. Mereka semringah kedatangan tamu dari pulau Jawa. Mustopa, pemilik gubuk nomor 22 di Blok H, komplek transmigran di Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas, ini menyapa ramah dan lantas menyuruh masuk ke beranda rumah. Siang itu, Mustopa mengaku tak mampu menyajikan apaapa. Hanya satu kendi air putih dari saringan air hujan yang dia suguhkan.“Maaf tak bisa menyuguhkan apa-apa,” papar pria bertubuh kering itu. Menjadi transmigran di Sambas sungguh dirasa pilu oleh Mustopa. Jauh dari bayangan ketika dia berniat hijrah dari Kabupaten Bogor tiga tahun lalu. Janji pemerintah untuk memberikan hidup layak tak kesampaian. Mustopa dan transmigran lainnya mesti tinggal di rumah tidak layak huni yang tak berlistrik. Rumah panggung kayu itu berkamar satu, ruang keluarga dan dapur di belakang. Kamar mandi terpisah, namun tak disediakan jamban. Mereka

mendapat terang dari lampu uplik berbahan bakar minyak tanah. “Tiang listrik sudah berdiri, tapi kami mesti bayar Rp3,5 juta untuk dapat listrik. Uang dari mana” Beli minyak tanah Rp14 ribu perliter saja kami susah,” cetusnya. Keberadaan kompleks transmigran Bogor cukup jauh dari pusat perkotaan. Sekitar lima kilometer dari jalanan beraspal Kecamatan Subah. Sedangkan untuk mencapai pusat keramaian Sambas, mereka perlu menempuh jarak 15 kilometer. Tanah yang mereka injak juga jadi persoalan. Transmigran kesulitan mengolah tanah kapur dengan udara kering. Bibit sayur sawi yang diberikan pemerintah di awal-awal kedatangan hanya menambah pengharapan palsu. Hanya sawit yang bisa tumbuh subur di lahan kering seperti itu. Tentu saja warga sangat mengidamkan untuk bertani sawit. Tapi janji pemerintah untuk menyediakan lahan pertanian seluas 2 hektare kepada setiap transmigran sampai kini tak ada bentuknya. “Kami sih nurut saja dengan bapak pemerintah, toh sampai sekarang kami tidak kabur. Tapi sampai kapan kami harus menunggu?” sambungnya. Ada sebanyak 250 kepala keluarga (KK) atau 988 jiwa yang mengisi kompleks transmigran seluas 800an hektare tersebut. Mereka yang asli orang Kabupaten Bogor hanya 10 KK atau 37 jiwa. Transmigran Bogor paling banyak berasal dari Kecamatan Leuwiliang dengan 4 KK atau 16 jiwa(selengkapnya baca infografis). Untuk bertahan hidup, warga Bogor bekerja sebagai kuli di pertanian sawit milik juragan Malaysia. Baik itu si bapak mau-

pun ibu, mereka harus bekerja untuk mencukupi hidup. Upah dari membersihkan rumput, membuka jalan dan mengangkut sawit di lahan sawit itu perharinya hanya Rp40 ribu. Padahal, kebutuhan hidup satu KK di pemukiman mencapai Rp50 ribu. Itu pun bisa lebih. Karena harga kebutuhan pokok di kompleks miskin itu cukup tinggi. Air mineral ukuran 600 ml saja dijual Rp5 ribu. Memang, setahun pertama para transmigran diberikan jatah hidup (Jadup) dari pemerintah. Sejumlah kebutuhan pokok itu(lihat infografis) diberikan sebulan sekali selama setahun. Sayangnya pemerintah tak mau capek dan tak peduli. Banyak transmigran menduga, pemerintah membeli stok jadup selama setahun penuh. Jadi, ketika jadup di bulan ke lima hingga bulan terakhir dibagikan, maka barangbarang yang diterima sudah dalam kondisi rusak dan basi. “Kami sering terpaksa memakan ikan asing basi dan nasi berkutu,” timpal Amat. Kepala UPT Transmigrasi SP1 Sabung dari Dinas Transmigrasi Kabupaten Sambas, Bachrudin mengakui jika kampung transmigran di Subah serba kekurangan. Dia selaku tuan rumah tak bisa berbuat banyak lantaran program transmigrasi adalah program nasional. “Kami hanya memfasilitasi. Banyak instansi yang perlu turun membenahi,” cetusnya. Terkait listrik, baru 60 rumah dari 250 rumah yang ada di komplek transmigrasi Sabung yang teraliri. Namun tak satupun warga Bogor yang mendapatkan listrik. “Ya memang kita sudah menyediakan. Tapi untuk urusan penyambungan itu tanggungjawab PLN,” tukasnya.(*)

Kanker Hati Bisa Menyerang Siapa Saja Sambungan dari halaman 1

Kanker hati adalah kanker yang dimulai dalam hati, sebagai lawan untuk kanker yang berasal dari organ lain dan bermigrasi ke hati, yang dikenal sebagai metastasis hati. Untuk pemahaman yang mendalam mengenai kanker hati sangat penting untuk memiliki pemahaman tentang bagaimana penyakit ini bisa terjadi. Jangan dianggap angin, kanker ini bukan penyakit “kanker” alias kantong kering, tapi penyakit ini akibat inflamasi atau peradangan oleh sel kanker atau sel tumor yang membahayakan dan pengobatannya amat mahal. Setiap orang punya sensitivitas yang berbeda beda terhadap kanker. Kenapa? Karena meskipun beberapa faktor risiko dapat dihindari bukan berarti kita akan seratus persen terbebas dari kanker. Sebaliknya orang yang hidupnya penuh dengan faktor risikokankerbelumtentumereka akhirnya akan menderita kanker. Sampai detik ini, tidak ada satu pun dokter yang dapat memastikan apa yang menyebabkan seseorang menderita kanker. Beberapa ahli hanya bisa menemukan atau menduga-duga faktor risiko yang kemungkinan besar menyebabkan seseorang menderita kanker. Ada dua faktor penyebabnya, yaitu faktor risiko dan faktor protektif. Faktor risiko adalah segala sesuatu yang

meningkatkan kemungkinan seseorang menderita kanker, dan faktor protektif adalah yang menurunkan kemungkinan menderita kanker. Beberapa faktor kanker bisa dihindari, seperti merokok. Namun, banyak pula yang tidak bisa dihindari sama sekali, seperti faktor genetik atau keturunan. Mengingat pengobatan yang tepat untuk kanker hati di Indonesia masih langka, dan yang banyak dilakukan adalah dengan melakukan transplantasi hati dan itu hanya bisa dilakukan di luar negeri dengan biaya mahal, pencegahan terhadap kanker hati mestilah segera dilakukan sejak dini. Dengan cara apa? Kita simak dulu hasil penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan dari The National Research Institute of Chinese Medicine di Taiwan, pada tahun 2002, mereka berhasil menemukan khasiat garcinone E, suatu derivat xanthone, yang sangat efektif untuk menghambat kanker hati, kanker lambung, dan kanker paru-paru. Khasiat garcinone E ini jauh lebih efektif untuk menghambat sel kanker bila dibandingkan dengan obat kanker seperti flauracil, cisplatin, vincristin, metohotrexete, dan mitoxiantrone. Derivat xanthone ini terdapat dalam kulit buah manggis.Bila ingin tahu lebih banyak tentang khasiat kulit manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi,

yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dulu? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul. Namanya Garcia. Sedangkan xanthone adalah nama zat yang dikandungnya. Bila ingin tahu lebih banyak tentang ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi telepon bebas pulsa kami di 08001401430, email info@manggisgarcia.com, atau website www. manggisgarcia.com. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor Kalimantan Barat 081280016319, (0561) 7161419. Atau bisa juga mendapatkannya langsung di apotek-apotek dan toko obat di Kota Pontianak. Untuk di daerah hubungi Sub Distributor: Kubu Raya (085880501034), Singkawang (085245401200), Sambas (085387155781), KabupatenPontianak(085347695045), Bengkayang (085252223557), Landak (082156214191), Sanggau (082153805379), Sekadau (085386211220), Sintang (081258929642), Kapuas Hulu (081257268829) dan Ketapang (085252056206, Kayong Utara (085652054794).(adv)

Total demi Klip Terbaik Sambungan dari halaman 1

set up, dan sebagainya. Takut hujan, mendung, dan segala macem, jadi mending disiapin dari pagi,” ujar Maudy ketika ditemui di sela-sela syuting yang berlangsung di Kota Tua. Klip video tersebut dubikin untuk lagu Cinta Terlambat Datang yang menjadi soundtrack Refrain, film yang juga dibintangi

Maudy. Agar hasilnya maksimal, dia ikut menyumbangkan ide. “Kayak ada adegan aku main piano dan gitar, itu masukan dari aku sendiri. Karena di lagunya sendiri kan konsepnya akustik gitar dan piano. Jadi, biar lebih dapat feel-nya, biar lebih personal juga,” ujar gadis kelahiran 19 Desember 1994 itu. Lagu tersebut menceritakan seorang gadis yang menyesal

karena terlambat menyadari perasaannya kepada seorang laki-laki. “Lagu ini bukan pengalaman pribadi aku, tapi aku pernah mengalaminya di film. Saat jadi Niki yang terlambat sadar tentang perasaannya ke Nata, sahabatnya. Saat syuting film itu, perasaan aku dan Niki nggak boleh terpisah. Jadi, aku juga bisa ngrasain gimana rasanya,” ujar Maudy. (yas/c10/any)

Presiden Minta Polri Tuntaskan Masalah Internal Sambungan dari halaman 1

Partai Demokrat itu menegaskan agar Polri memaksimalkan upaya pencegahan terhadap aksi-aksi kekerasan dan konflik komunal. Polri juga diminta untuk menangani aksi-aksi kekerasan dilakukan secara cepat, tepat dan tuntas

dan mencegah jatuhnya korban jiwa di pihak manapun. “Dengan respon yang cepat dan tepat akan dapat dihilangkan tuduhan ke sejumlah kalangan bahwa Polri dan negara melakukan pembiaran,” ujarnya. Selanjutnya, tambah SBY, Polri diminta untuk melaku-

kan tindakan hukum secara professional, objektif, transparan, dan akuntabel untuk menjaga kepastian hukum dan rasa keadilan. “Tindak tegas kelompok-kelompok yang memaksakan kehendaknya sendiri dengan melanggar hak-hak konstitusional pihak lain,” tegasnya. (dod)


8

Pontianak Post

Pontianak Post Selasa 2 Juli 2013

LINGKUNGAN

Jadi Incaran Buaya SAMBAS--Jelang musim hujan (Oktober-November), sejumlah warga kompleks transmigran di Sabung, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas, ketar-ketir. Mereka harus bersiap menghadapi banjir musiman. Puluhan rumah yang berada di dataran rendah bakal tenggelam. Salah satunya rumah Amat Rohim (33). “Setiap tahun banjir. Makanya saya bikin loteng sendiri. Kalau sudah banjir, pemukiman kami menjadi rawa,” cetusnya. Topografi di komplek transmigran memang beragam. Daerah datar di pemukiman warga migran ini mencapai 379,161 hektar. Sementara berombak seluas 404,999 hektare. Daerah bergelombang pun ada dengan luasan 62,632 hektar, sedangkan daerah berbukit 33,158 hektar. Selama empat tahun hidup di kompleks transmigran, Amat mengaku kesulitan mendapatkan bantuan. Pemerintah Kabupaten Sambas kerap datang terlambat. Sekalinya ada perahu yang melintas di depan rumahnya, Amat mesti merogoh kocek Rp20 ribu untuk sekali antar ke dataran tinggi. “Kami takut buaya. Karena kalau banjir, air yang masuk ke rumah saya cukup tinggi. Bisa mencapai dua meter,” tukasnya. (gar)

HARAPAN

Seharusnya Koruptor Hidup di Sini TIGA tahun hidup di ‘pengasingan’ tentu membuat Mustopa dan Pepen Supendi kangen kampung halaman. Mereka rindu dengan keramaian bahkan kemacetan lalulintas di Leuwiliang. Apalagi Ramadan segera datang. Tapi apalahdaya jika rupiah yang mereka punya tak cukup untuk membawa mereka pulang. “Saya hanya ingin pulang menengok orang tua dan kakak saya. Soal tanggung jawab saya sebagai transmigran akan tetap tanggung jawab. Saya akan kembali,” ujar Pepen yang juga Kepala Kelompok Transmigran asal Bogor. Pepen mengaku masih ingat dengan nama Rachmat Yasin. Ia berharap Bupati Bogor yang dia pilih lima tahun lalu itu, sedikit peduli akan kehidupan rakyatnya di Sambas. “Kami ini memuluskan program pemerintah. Tapi kalau tujuan pemerintah seperti ini, kami ingin sekali dipulangkan. Seharusnya koruptor yang berada di sini,” cetusnya. Kerinduan pulang kampung bukan hanya milik para orang tua. Messi yang besar di Leuwiliang juga berharap bisa bertemu kembali teman sepermainannya. Gadis putus sekolah itu mengaku tak memiliki banyak teman di komplek transmigran. Jarang sekali ada gadis sebaya yang keluar rumah. (gar)

RONALD SIAGIAN / BANTEN POS

INTERIOR RUMAH: Seorang penjual tengah membersihkan interior meja dan kursi yang dijajakan di lapak miliknya di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Senin (1/7). Banyak masyarakat membeli interior perumahan ini sebagai pelengkap memperindah estetika rumah. Perabotan ini dijual dengan harga Rp 900ribu rupiah.

Transmigran Bogor di Kalbar

Putus Sekolah Hingga Minum Air Limbah SAMBAS--Bupati Bogor, Rachmat Yasin harus berpikir kembali untuk mengikutisertakan warga ‘Tegar Beriman’ dalam program transmigrasi. Pasalnya, para transmigran asal Kabupaten Bogor justru telantar di ‘pengasingan’. Provinsi Kalimantan Barat, tepatnya di Desa Sabung, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas menjadi salah satu tujuan transmigrasi paling memprihatinkan. Sedikitnya 37 jiwa dari 10 kepala keluarga asal Kabupaten Bogor menjadi korban

maraknya sengketa lahan di kabupaten berpendapatan murni Rp50 miliar setahun itu. Lahan pertanian dua hektar tak kunjung diserahterimakan akibat tumpang tindihnya hak kepemilihan. Kebutuhan pendidikan dan pelayanan kesehatan pun tak diperhatikan. Saking sulitnya air bersih, mereka terpaksa menggunakan limbah perkebunan kepala sawit untuk kebutuhan mandi dan sehari-hari. “Alhasil, sejumlah penyakit kulit dan gangguan pencernaan marak, sedan-

gkan distribusi obat-obatan tersendat,” ujar Manager Program Yayasan Pemberdayaan Pefor Nusantara (YPPN) untuk PNPM Peduli di Kalbar, Asriyadi Alexander Mering kepada Radar Bogor (Jaringan Pontianak Post). Bukan hanya kesehatan, kebutuhan pendidikan tak terpenuhi. Sekolah kelas jauh khusus transmigran memang didirikan, namun jaraknya sangat jauh dari pemukiman, sekitar 7-8 delapan kilometer. Biaya transportasi sekitar Rp100 ribu

per hari. Mustahil dijangkau para transmigran. “Dampaknya, para anak transmigran putus sekolah. Apalagi, mereka nyaris tak punya penghasilan. Yang beruntung, bisa menjadi buruh perkebunan kepala sawit dengan upah murah, sekitar Rp35 ribu sampai Rp40 ribu per hari,” imbuhnya. Untuk ukuran biaya hidup di Bogor, upah sebesar itu mungkin cukup untuk makan tiga kali di warung nasi. Tapi, di pelosok Kalimantan Barat,

upah Rp35 ribu hanya cukup untuk membeli seliter beras, seliter minyak dan beberapa batang rokok kretek. Menurut Mering, para transmigran nyaris tak berdaya menghadapi kesulitan di di ‘pengasingan’. “Hasil penelitian partisipatif kami, mereka ternyata merasa menyesal mengikuti program itu. Sejumlah transmigran malah menjual rumah pemberian pemerintah untuk mendapatkan ongkos pulang ke Pulau Jawa,” tandasnya. (gar/cr17/c)


METROPOLIS Pontianak Post

KORAN

SELASA 2 Juli 2013

Sistem Online SMK Macet PONTIANAK - Hari pertama penerimaan siswa baru di Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Pontianak tidak berjalan lancar, Senin (1/7). Sistemnya mengalami gangguan sehingga sekolah tidak bisa memasukkan data secara online. Salah satunya di SMK Negeri 3 Pontianak yang terletak di Jalan S Parman. Pada pagi hari, sekolah mulai membuka pendaftaran siswa baru. Orangtua pun memasukkan berkas.

PONTIANAK - Masih banyak orangtua mendapat informasi yang salah berkenaan dengan penerimaan siswa baru di Pontianak. Mereka rela datang ke sekolah tujuan, padahal sebenarnya bisa mendaftar di sekolah terdekat dengan tempat tinggalnya. Satu diantaranya Pia. Perempuan berusia 32 tahun ini men-

• ke halaman 15 kolom 1

datangi SMAN 1 Pontianak. Ia membawa tas berisi formulir dan berkas-berkas untuk melengkapi persyaratan pendaftaran masuk SMA. Kehadiran Pia di SMAN 1 Pontianak itu bukan untuk mendaftar anaknya. Ia menunggu tetangganya yang juga mendaftarkan anaknya. ”Saya juga mau mendaftarkan anak masuk SMA. Bukan di sini (SMAN 1), tetapi di SMAN

7. Anak tetangga saya yang mendaftar di SMAN 1,” ujar Pia, Senin (1/7). Piaterpaksamenunggutetangganya, karena ia tidak tahu cara mendaftar online. Menurut Pia, ia meminta ditemani tetangganya itu. ”Lagipula saya tidak tahu letak SMAN 7 itu di mana,” kata ibu empat anak yang sehari-hari bekerja sebagai pramuwisma ini. • ke halaman 15 kolom 1

ILUSTRASI : SIGIT/PONTIANAKPOST

HARYADI/PONTIANAKPOST

PSB ONLINE

SISWA LUAR KOTA

Petugas tengah melakukan penginputan data calon siswa di Dinas Pendidikan Kota Pontianak.

TARIF

Tunggu SK Bupati DEWAN Pimpinan Daerah Organda Kalbar sudah memutuskan kenaikan rata-rata jenis angkutan seperti tarif Angkutan Lintas Batas Antara Negara, Angkutan Kota dalam Provinsi mencapai 16,6 sampai 20 persen. ”Terkecuali opelet. Putusannya berada di tangan wali kota, bupati dan DPC Organda setempat. Namun rekomendasi kita kenaikannya tetap rata-rata paling maksimal 20 persen,” ungkap Sekretaris DPD Organda Kalbar A. Manaf Mufty kepada Pontianak Post, Senin (1/7) di Pontianak. Menurut dia, pembahasan kenaikan tarif angkutan beragam jenis kendaraan bakalan alot. Rapatnya akan digelar Rabu (3/7) di ruang rapat Dinas Perhubungan Kalbar. Ada hadir Asisten II Setda Kalbar, Dishub Provinsi, dan Dishub Kota Singkawang. • ke halaman 15 kolom 5

BEKELIT

HARYADI/PONTIANAKPOST

Sejumlah siswa luar Pontianak melakukan proses pra pendaftaran masuk sekolah di Kantor Dinas Pendidikan Kota Pontianak. Pendaftaran akan berakhir hingga 5 Juli.

Harga Elpiji Tiga Kilogram Diprediksi Naik PONTIANAK - Setelah harga bahan bakar minyak naik, diperkirakan elpiji tabung 3 kilogram bakal naik. Hal itu diungkapkan Syarif Usman Djafar Almuntahar, ketua Pengusaha Elpiji Kalimantan Barat kepada Pontianak Post, kemarin. Menurut Usman, kemungkinan naiknya harga elpiji bersubsidi ini karena melihat dari indikasi banyaknya penyimpangan -penyimpangan mulai dari pendistribusian sampai pembangunan SPBE itu sendiri.

“Saat ini harga elpiji 3 Kg sudah melebihi standar harga yang ditentukan. Padahal hal itu diatur dalam SK Gubernur Kalbar tentang harga perkabupaten dan kecamatan. Seperti Kubu Raya misalnya, harga standar yang diberikan SPBE adalah Rp12.750. dengan asumsi ambillah Rp13.000. Sampai ke agen harga menjadi Rp13.500. Dari agen ke pangkalan menjadi Rp14.500. • ke halaman 15 kolom 1

Kota Pontianak Rp

Kabupaten Pontianak:

12.750

Kabupaten Kubu Raya 1. Sungai Ambawang 2. Kuala Mandor B 3. Sungai Raya 4. Rasau Jaya 5. Sungai Kakap 6. Terentang 7. Kubu 8. Batu Ampar 9. Teluk Pakedai 10. Muara Tiga 11. Teluk Nibung 12. Padang Tikar

Rp 12.750 Rp 12.750 Rp 12.750 Rp 12.750 Rp 12.750 Rp 13.750 Rp 13.750 Rp 14.250 Rp 13.750 Rp 14.250 Rp 14.250 Rp 14.250

1. Siantan/Jungkat 2. Sungai Pinyuh 3. Segedong 4. Mempawah Hilir 5. Toho 6. Sungai Kunyit 7. Anjongan 8. Mempawah Timur

Rp 12.750 Rp 12.750 Rp 12.750 Rp 13.500 Rp 13.500 Rp 13.500 Rp 13.500 Rp 13.500

HET Elpiji Subsidi 3 KG

Sumber: SK Gubernur Kalbar

USAHA BUDIDAYA KERAPU MACAN DI KERAMBA APUNG

GRAFIS : SIGIT PONTIANAKPOST

Harga Selangit, Biasa Ekspor ke Luar Negeri Ikan kerapu tergolong ikan yang berkelas. Ikan ini lebih sering nangkring di restoran-restoran mewah. Di Desa Dabong, sejumlah warga membudidayakan ikan ini di Keramba Apung. Prospeknya menjanjikan. HERIYANTO, Dabong KERAMBA milik Se Thuan (47) tidak jauh berbeda dari keramba-keramba apung di tempat lain. Bedanya cuma isinya: kerapu macan. Kerapu macan dipilih karena memiliki

HARYADI/PONTIANAKPOST

KERAMBA IKAN

ILUSTRASI : KEKES

C

M

Y

K

Usaha warga Desa Dabong, Kecamatan Kubu mengembangkan budidaya ikan Kerapu Macan dengan keramba apung.

banyak keunggulan, terutama harganya yang cukup tinggi. Pemasok ikan ini juga sedikit, sehingga tidak sulit memasarkannya. Banyak orang bilang rasa ikan kerapu sangat enak. Karena itu wajar saja ikan ini menjadi salah satu suguhan bagi orang-orang berduit. Tapi karena jumlahnya sedikit sementara permintaan banyak maka jadilah ia ikan yang harganya selangit. Di Singapura misalnya, harga perkilogramnya bisa mencapai Rp500 ribu. Kalau sudah diolah jadi masakan di restoran jelas lebih mahal lagi. Peluang inilah yang dilihat Se Thuan (47) warga Desa Dabong, Kecamatan Kubu, Kubu Raya. Sudah beberapa tahun ini dia menggeluti usaha keramba apung di depan rumahnya. • ke halaman 15 kolom 1


METROPOLITAN

10

Pontianak Post z Selasa 2 Juli 2013

Cegah Mogok Angkutan Barang

PEMEKARAN

Tayan Jangan Khawatir ANGGOTA DPD RI, Ishaq Saleh meminta warga Tayan tidak khawatir terhadap pembentukan kabupaten tersebut. Pihaknya tetap melakukan proses sesuai prosedur yang berlaku. “Tayan sudah diproses, jangan khawatir. Ini tetap ditangani oleh kami DPD,” ungkapnya. Tahap selanjutnya yang dilakukan DPD adalah melakukan kunjungan lapangan. Dalam kunjungan tersebut pihaknya ingin memastikan aspirasi masyarakat, kesiapan, serta indikator lainnya Ishaq Saleh sebagai penunjang sebuah kabupaten. “Hasil kunjungan akan kami bahas dan dibawa ke pleno,” ujarnya. Di Kalbar kemajuan pembentukan daerah otonomi baru adalah Sekayam Raya. Komisi II DPR RI telah menggelar pleno. Selanjutnya dibawa ke paripurna DPR untuk ditetapkan menjadi undang-undang. “Sudah masuk prolegnas (program legislasi nasional), tinggal tunggu paripurna kemudian pengesahan oleh presiden,” jelas Ishaq. Mudahnya jalan Sekayam Raya sebagai daerah otonomi baru tidak terlepas dari letak geografisnya yang berbatasan dengan Malaysia. Selain itu tentunya prosedur lain telah tercukupi dan melalui tahapan yang benar. “Kalau daerah perbatasan memang ada prioritas,” tutur Ishaq. Jika Sekayam Raya dan Tayan terbentuk sebagai kabupaten, bagaimana nasib kabupaten induk, Sanggau ? Ishaq mengatakan bahwa tidak ada masalah dengan kabupaten induk. Terlepas mampu tidaknya kabupaten induk menghidupi diri sendiri, dalam pembentukan Sekayam Raya dan Tayan disetujui eksekutif dan legislatif. “Permintaan masyarakat demikian. Kami sudah bicarakan dengan kabupaten induk, toh diberi juga rekomendasi,” katanya. Di Kalbar, ada beberapa telah menyiapkan diri menjadi daerah otonomi baru. Di Ketapang ada Jelai Kendawangan Raya. Di Sanggau terdapat Sekayam Raya dan Tayan. Kapuas Hulu rencananya akan terbentuk Banua Landjak. Kabupaten Sambas ada keinginan membentuk Kabupaten Sambas Pesisir. Sedangkan di Sintang ada Kabupaten Ketungau. “Semua keinginan itu sudah kami dengar,” ujar Ishaq. (hen)

HARYADI/PONTIANAKPOST

ALAT PERANG: Seorang prajurit Angkatan Darat, memperagakan penggunaan senjata mesin jenis CIS 50 yang dimiliki TNI Angkatan Darat Kodam XII Tanjungpura di Pameran bertajuk Pesta Tani(Pestani) yang diadakan di Kawasan Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Order Perbaikan Makam Meningkat PONTIANAK—Menjelang bulan puasa sebagian umat Muslim berziarah. Kebiasaan ini memberi untung pada para pengurus makam dan warga sekitar pemakaman. Ahli waris atau keluarga yang dikebumikan banyak yang meminta makam diperbaiki. Ada juga meminta jasa pembaca doa. Makam di Jalan Tabrani Ahmad misalnya, setiap hari terutama menjelang Ramadan seperti sekarang jumlah warga yang berziarah kian meningkat. “Sejak bulan lalu sudah banyak permintaan ahli waris yang minta makam keluarganya di perbaiki. Ada yang minta perbaikan tambak makam atau sekadar membersihkan rumput di sekitar tambak,” ujar pengurus pemakaman di Jalan Tabrani Ahmad, Edi. Edi mengatakan paling banyak permintaan membangun atau mer-

ombak tambak. Para ahli waris meminta makam keluarganya dibuat dengan keramik. Biaya membangun satu tambak bervariasi, antara Rp1,5 juta hingga Rp1,7 juta. “Tergantung bahan atau jenis keramik yang diinginkan,” tutur Edi. Satu makam bisa diselesaikan dengan waktu tiga hingga empat hari. Tergantung cuaca. Untuk mendapat kerjaan tersebut, tidak jarang para pembuat makam bersaing harga. “Dengan saya bisa Rp1,6 juta lengkap dengan prasasti,” kata Edi. Joni warga sekitar makam Jalan Tabrani Ahmad juga merasakan berkah menjelang bulan puasa. Dia yang pada hari-hari biasa bekerja sebagai buruh bangunan, kini pekerjaan tersebut ditinggalkannya. Menurutnya Ramadan dan lebaran sebagai momentum meningkatkan

penghasilan. “Baru beberapa hari ini saya tidak lagi kerja bangunan karena sekarang sudah banyak kerjaan di makam,” ungkapnya. Tidak hanya membangun tambak kuburan, Joni juga sering mendapat orderan merawat makam. Namun kerjaan tersebut tidak dapat dilakukan bersamaan. Kalau tengah membangun tambak, Joni menolak permintaan perawatan makam. “Kalau merawat makam biasa saya diberi Rp20 ribu sampai Rp50 ribu,” jelasnya. Selain Edi dan Joni, warga lainnya sekitar makam juga mendapat berkah hari-hari menjelang Ramadan seperti saat ini. Setiap tahunnya di sekitar kuburan Sungai Bangkong meja penjual bunga dan air berderet. Situasi ini dapat dijumpai di sepanjang Jalan Putri Dara Nante.(hen)

Disbudpar Pontianak Gelar Festival Seni Budaya Nasyid DINAS Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pontianak menggelar Festival Seni Budaya Nasyid 2013 di Aula RRI Pontianak, Jl Jend. Sudirman, Senin, 1 Juli 2013. Kegiatan dibuka oleh Drs Musa, Plt Asisten I Setda Kota Pontianak. Dra Hilfira Hamid, Kepala Disbudpar Kota Pontianak menyampaikan, pelaksanaan festival ini didasarkan pada APBD 2013 Disbudpar Kota Pontianak. Festival ini ditujukan untuk melestarikan dan membina seni budaya islami bagi masyarakat di Kota Pontianak, khususnya seni budaya nasyid. Serta, meningkatkan apresiasi dan kreatifitas para pencinta seni budaya nasyid di Kota Pontianak. “Pelaksanaan festival ini juga dalam rangka menyambut bulan suci ramadan 1434 hijriah,” ujarnya, kemarin. Peserta Festival Seni Budaya Nasyid 2013 berasal dari utusan sanggar, kelompok nasyid remaja masjid, dan sekolah

se-Kota Pontianak. Sekitar 13 grup nasyid ikut dalam festival tersebut. “Selamat mengikuti festival pada seluruh peserta,” katanya. Ia berharap, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan ajang menampilkan kemampuan di dalam berkreasi. “Dalam suatu festival, menang kalah sudah biasa. Siapa pun yang terpilih sebagai pemenang bukan harus menjadi berbangga diri. Yang kalah dan menang harus tetap berlatih dan berlatih,” ujarnya. Hilfira berterimakasih pada semua pihak yang telah berpartisipasi dan membantu suksesnya pelaksanaan festival tersebut. “Dalam pelaksanaan ini kami juga menyadari masih terdapat kekurangan dan ketidaksempurnaan, karenanya kami mohon maaf,” katanya. Festival Seni Budaya Nasyid yang berlangsung satu hari tersebut menghasilkan Grup Al-Amin sebagai Juara I. Utusan

FOTO IST

DIABADIKAN: Para juara diabadikan bersama penyelenggara dan juri.

pemuda dan remaja Masjid Al-Amin ini berhasil menyingkirkan sembilan peserta lainnya. Sementara, Grup Tazki (umum) harus rela menjadi Juara II dan Indonesia Muslim dari Politeknik Negeri Pontianak Juara III. Hilfira berharap, grup yang menang bisa lebih kreatif lagi untuk mengembangkan musik nasyid di Kota Pontianak. Ia menilai, kreasi para peserta sudah baik, ada yang mengunakan alat musik, ada yang tidak. Meskipun tanpa alat musik, suara mereka sudah enak di telinga.

“Ini kan bisa untuk jadi hiburan anak muda ke arah yang positif. Nasyid ini musik religi, banyak yang enak didengar, tidak harus dari luar saja yang dibanggakan. Cintai budaya kesenian islami ini,” ujarnya. Ia mengakui, Festival Seni Budaya Nasyid tersebut baru pertama kali digelar, meski demikian jumlah peserta yang mendaftar cukup mengembirakan, tapi karena terbentur waktu ujian yang mahasiswa, pesertanya jadi berkurang. “Mudahmudahan yang akan datang bisa lebih ramai lagi,” pungkasnya. (d1/ser)

PONTIANAK— Pengamat Ekonomi Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Ali Nasrun menilai, ancaman mogok 800 kendaraan angkutan barang dan peti kemas berupa truk, trailer dan tronton di bawah DPW Gabungan Forwarder dan Ekspedisi (Gafeksi/ Alfi/Ilfa) Kalbar dapat berakibat fatal. ” P e re k o n o m i a n wilayah timur dan Ali Nasrun selatan Kalbar bisa memburuk. Inflasi jauh akan lebih tinggi dari Kota Pontianak. Soalnya pasokan barang-barang tidak terjadi dan tersedia. Ini harus disikapi,” katanya, Senin (1/7) di Pontianak. Menurut dia, dampak ancaman pemogokan kendaraan pembawa sembako dan barang-barang kebutuhan pokok masyarakat akan menyakitkan. Perekonomian masyarakat wilayah pedalaman akan merasakannya secara langsung. Harga barang akan naik tinggi. Jumlah barang juga terbatas. “Sudahlah mahal dan tidak ada lagi. Berarti rakyat di daerah perhuluan Kalbar seperti berada di daerah asing. Ini tidak boleh terjadi. Soalnya bagaimanapun barang-barang dari Jawa dan luar negeri yang dibawa truk, tronton dan trailer adalah penyangga ekonomi masyarakat perhuluan,” tuturnya. Ali berharap pemogokan gabungan sopir dan pengusaha truk, trailer dan tronton dari pelabuhan Pontianak tidak terjadi. Harus diupayakan kuota solar ataupun premium yang menjadi hak kendaraan pengangkut diterima sesuai fakta. Seperti diberitakan, Retno Pramudya Ketua Gafeksi/ Alfi/Ilfa mengatakan, beberapa waktu lalu, PertaminaDPW Gafeksi/Alfi/Ilfa di depan Polda Kalbar menyepakati adanya kuota 30 ribu liter/per hari bagi kendaraan angkutan barang dan peti kemas Pelabuhan Pontianak. Kuota itu dititipkan di SPBU Jalan Hasanudin, Jalan Komyos Soedarso dan Jalan Sultan Hamid. Sayangnya truk, trailer dan dan tronton pembawa barang dan peti kemas masih sulit memperoleh BBM jenis solar. Padahal komitmen sebelumnya adalah mengutamakan kendaraan pengangkut tersebut karena membawa barang-barang kebutuhan pokok masyarakat ke daerah hulu Kalbar. ”Ternyata imbauan hanya imbauan,” tuturnya. Berdasarkan laporan pengawas dan sopir ke DPW Gafeksi/Alfi/Ilfa Kalbar ternyata SPBU lebih banyak melayani spekulan minyak. Karena itu dia meminta pertamina turun tangan, menyelidiki dan melakukan penertiban bersama aparat kepolisian. Edi Suratman, Pengamat Ekonomi Untan lainnya meminta jangan sampai terjadi peristiwa mogok. ”Kasihan masyarakat hulu nantinya. Kita minta pertamina segera mengambil langkah. Ini juga demi kepentingan masyarakat,” tutur dia. Ali kemudian melanjutkan pemerintah harus melihat fakta. BBM sudah dinaikkan ternyata masih terbatas di Kalbar. Ujung-ujungnya permainan spekulan terjadi di lapangan. Para pemain minyak justru sudah ahli. Mereka memainkan dua hal yaitu selisih harga dan jumlah liter yang diambil. “Lebih baik BBM dalam jumlah banyak walaupun harganya mahal,” ujarnya. Ia berharap Pertamina mampu mengontrolnya. Selaku regulator, Pertamina dapat memberikan ruang gerak dan akses langsung bagi truk, tronton ataupun trailer pengangkut bahan-bahan kebutuhan pokok. Bisa saja dengan dibangun SPBU khusus untuk kendaraan-kendaraan berat ini. “Dengan begitu mereka memperoleh suplai langsung BBM dan tidak perlu antre di SPBU-SPBU umum,” tuturnya.(den)


Pontianak Post r

Selasa 2 Juli 2013

HALO PUBLIK

11

Bermimpi SDM Berkualitas untuk Kalbar Maju Jalan KKR Rusak TULISAN M.Zuhri Ni’am Kepala Divisi Opini Publik Primaraya di Pontianak Post halaman 11 Sabtu 22 Juni 2013 akses jalan di Kabubaten Kubu Raya rusak. Kami pengguna jalan di Kabupaten Kubu Raya Kalbar sangat merasakan betapa parahnya kondisi jalan raya untuk kepentingan masyarakat memajukan perekonomian jadi terhambat. Mulai dari Nipah Kuning, Sei Rengas, Berembang, Sei Udang, Jeruju Besar, Sei Itik, Kakap, Kali Mas, Punggur Serdam, Parit Sarem dstnya. Padahal dana bantuan pusat tahun 2010, 2011, 2012, 2013 kemana saja penggunaannya. Pendapat kami adalah para pemeriksa proyek yang wajib membantu kejelasan dana tersebut agar jalan umum dapat benar-benar bagus dan masyarakat petani nelayan jadi lancar angkutan hasil jerih payahnya demi kelansungan hidup keluarganya yang pada gilirannya ekonomi daerah menjadi handal dan makmur. (081352249559)

+

'Surganya' Gepeng AKTIVITAS gepeng di bagian sudut kote Pontianak cukup meresahkan warga dan merepotkan Satpol PP. Pasalnya para gepeng ini tidak jera-jera dirazia bahkan mereka telah dipulangkan ke kampung asalnya, tetapi kemudian datang kembali. Kote Pontianak merupakan “surga bagi gepeng� karena setiap mereka minta tentu dikasih sehingga merasa betah tinggal di Pontianak. Mengimbau masyarakat jangan biasa memberikan uang kepadanya karena sama halnya mendukung keberadaan gepeng di kote ini. Aparat dan pemerintah harus menindak tegas. Jangan sudah didata kemudian dilepas lagi. (085249462385)

Tarif Taksi

SUATU bangsa tidak mungkin maju bila tidak memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, walaupun bangsa itu kaya dengan sumber daya alam (SDA). Sebaliknya mengapa negara kecil seperti Singapura yang tidak punya lahan sawah, sawit, minyak dan sebagainya bisa maju dan sejahtera dibandingkan dengan nusantara yang super luas ini serta memiliki kekayaan alam yang begitu besar? Tentu kita semua sepakat bahwa jawabannya adalah SDM yang berkualitas. Kurangnya SDM yang berkualitas ditingkat daerah, menyebabkan daerah tidak mampu memanfaatkan sumber daya yang dimiliki untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat juga tidak dapat dialokasikan secara efisien dalam menciptakan program-program pembangunan maupun perbaikan pelayanan masyarakat. Dengan demikian, anggaran yang tersedia lebih dialokasikan pada belanja pegawai, bukan untuk pembagunan daerah, karena kurangnya kemampuan dalam menggunakan anggaran secara efektif dan efisien. Kalimantan Barat ukurannya bisa dua puluh kali lipat dari negara Singapura, bahkan kita punya apa saja di provinsi yang kita cintai ini? Perkebunan, pertanian, perikanan, sampai batu bara di daerah ini tersedia. Pertanyaannya mampukah kita lebih maju dari singapura? Tentu saja kita mampu, bila kita segera wujudkan SDM yang berkualitas untuk dapat menggali semua potensi yang kita miliki di daerah. Bagaimana kita bisa wujudkan SDM yang berkualitas? Tentu mulai dari pendidikan yang berkualitas. Bagaimana kita bisa wujudkan pendidikan yang berkualitas? jawaban yang paling gampang adalah kita belajar saja dari singapura, bagaimana mereka mengelola pendidikan itu. Mungkin sudah sering dilakukan studi banding ke Singapura, bahkan juga ke negara-negara maju lainnya. Pendidikan yang berkualitas tentu memiliki tenaga pendidik, sarana prasarana dan kurikulum yang berkualitas. 1. Mewujudkan pendidik yang berkualitas Usaha yang dapat kita lakukan adalah merekrut calon pendidik mulai dari masuk perguruan tinggi, banyak siswa yang berprestasi di daerah ini untuk bisa diarahkan menjadi guru. Masalahnya adalah profesi guru sejak lama telah tergambarkan dalam benak anak-anak kita sebagai profesi yang tidak sejahtera. Sehingga siswa yang mendaftar

bisa memiliki sarana prasarana pendidikan yang setara dengan Negara maju. Pertanyaanya adalah masihkah kita punya kejujuran? 3. Mewujudkan kurikulum yang berkualitas Mulai tahun ajaran baru 2013/2014 akan diuji coba kurikulum baru, mudahmudahan dapat diterapkan dengan baik. Sejatinya ada peluang daerah untuk memasukkan muatan lokal dalam kurikulum itu. Muatan lokal itu hendaknya benar-benar dikaji oleh semua stake holder untuk bisa benar-benar relevan dengan kebutuhan daerah ini dimasa sekarang dan masa depan, sehingga sisi-sisi pembangunan daerah ini tidak kekurangan SDM berkualitas. Amin. **

+

Hazmi, S.Pd, M.Si Tenaga Pendidik SMAN 10 Pontianak

pada jurusan keguruan mayoritas bukan dari siswa berprestasi, melainkan siswa-siswa yang tidak lulus pada jurusan-jurusan lain. Maka tugas pemerintah adalah merubah imej itu dengan menyejahterakan profesi guru itu. Sebagai gambaran kita bisa lihat kesejahteraan guru di negaranegara maju, misalnya di Singapura gaji pokok guru muda bila dibandingkan dengan mata uang rupiah sangatlah fantastis bisa mencapai 200 juta rupiah pertahun. Di Inggris, gaji guru TK saja bisa 300 juta rupiah per tahun. Kemudian membenahi perguruan tinggi yang membidani calon-calon guru itu dengan serius. Mungkin hasilnya bukan sekarang, tetapi sepuluh atau lima belas tahun mendatang kita akan memiliki guru-guru yang benar-benar berkualitas yang dapat mendidik anak-anak daerah ini menjadi SDM yang berkualitas pula. 2. Mewujudkan sarana prasarana yang berkualitas Tentu dengan dana APBN dan APBD dapat diwujudkan secara bertahap sarana prasarana sekolah yang berkualitas, asalkan dikelola serta diawasi dengan jujur dan transparan tidak mustahil kita

Gerakan Wakaf Alat Olahraga MAYORITAS orang Indonesia beragama Islam sehingga banyak istilah khas agama Islam yang populer. Misalnya, salam, salat, sedekah, silaturahmi, dan wakaf. Gerakan wakaf semestinya tidak hanya untuk kepentingan lembaga Islam, tetapi juga lembaga sosial yang umum. Yang penting, sesuatu yang diwakafkan itu bermanfaat untuk umum. Contohnya, gerakan wakaf buku untuk disumbangkan kepada perpustakaan dan taman baca. Istilah wakaf

SEL AMAT tarif taksi naik, biar ada tambahan income supir. Tapi perhatikan juga kenyamanan penumpang. Dalam izin operasional penumpang dibatasi 5 (lima orang) jangan ditambah lagi. Kepada aparat kawal dong izin trayek ini. (081345455735)

+

buku memotivasi umat Islam untuk menyumbang buku agar bermanfaat dan mendapat pahala. Perlu dilakukan pula gerakan wakaf peralatan olahraga seperti bola, sepatu, raket,meja tenis, net, dan berbagai sarana olahraga lainnya. Selain memajukan dunia olahraga, itu juga memberikan semangat menyumbang, terutama bagi umat Islam. Tentunya, selain berpahala, hal tersebut dapat menyehatkan bangsa. Rahmat Siswoko

+

cmyk

C

M

Y

K


PROPERTI

12

AL FARIDZ RESIDENCE

Hunian Strategis di Pusat Kota Pontianak

KOTA Pontianak makin berkembang pesat. Hunian baru menjadi kebutuhan warga Pontianak terutama di pusat kota. Salah satu hunian yang layak dimiliki adalah Al Faridz Residence. Lokasinya sangat strategis. Berada di Jalan Sepakat II, A Yani. Hunian berkelas ini memiliki jalan utama 8 meter. Lokasi hunian berjarak 400 meter dari Jalan A. Yani. Selain itu, hunian ini dekat dengan pusat pendidikan, pemerintahan,

kesehatan dan niaga. Misalnya Mega Mall, Hotel Mercure, SPBU, Rumah Sakit Anugerah Khatulistiwa/Anugerah Bunda, Kantor Gubernur Kalbar yang hanya berjarak 150 meter, Universitas Tanjungpura yang hanya berjarak 200 meter demikian juga Universitas Muhammadiyah dan TK-SD-SMP Al Azhar yang hanya berjarak 400 meter dan lainnya. Hal ini memberikan keuntungan bagi para pemilik hunian Al Faridz

Residence. Secara umum, hunian memiliki beberapa tipe yang menarik, cuma sekarang tinggal satu tipe. Didukung jalan aspal lebar 5 meter dan drainase yang berada di setiap sisi jalan. Secara khusus tiap hunian memiliki 2 lantai yang terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, 5 kamar tidur, dapur dan 2 kamar mandi, dan dilengkapi dengan garasi. Tiap hunian menggunakan pondasi beton cakar ayam dengan struktur rangka kolom praktis, dengan cerucok 12 meter, dinding batako plaster luar dalam dan cat, lantai dengan cor warmes geranit, untuk rangka atap menggunakan rangka baja ringan, seng metal, plapon dengan gipsum, lesplang dengan GRC. Untuk fasilitas pendukung hunian, Al Faridz Residence diterangi listrik 2.200 watt (voucher) dan PDAM, dan sebagai tambahan tiap hunian dilengkapi dengan pagar samping, depan dan belakang, kanopi, pintu folding gate garasi, dilengkapi dengan musholla dan taman bermain serta sistem keamanan dilengkapi dengan CCTV 24 jam. Pasti Anda berminat bukan? Untuk informasi lebih lengkap dapat segera menghubungi kantor pemasaran kami langsung di Komplek Al Faridz Residence Nomor 2 A Pontianak dan dapatkan penawaran terbaik kami. Contact Person Silvia 081256907079. (a6/biz)

Pontianak Post

Selasa 2 Juli 2013

APERSI ( ASOSIASI PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN SELURUH INDONESIA ) MEMBANGUN KALIMANTAN BARAT

PERUMAHAN GRAND MANDIRI Hunian Minimalis dengan Cicilan Kredit Ringan KABUPATEN Kubu Raya makin berkembang. Perumahan baru jadi incaran penduduk untuk dihuni. Salah satu perumahan layak jadi prioritas dibeli adalah perumahan Grand Mandiri. Rumah dengan tipe 36/140 ini letaknya di Jl. Adisucipto. Developernya PT Borneo Ridha Itech (Jl. A.Yani No 17, depan SPBU Paris 2, Pontianak, telpon (0561) 582913 atau Ramadan di HP 081257114422). Develepor ini merupakan anggota APERSI (Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia) Kalbar. Perumahan ini dianggap menarik, karena mudah diakses dari berbagai arah. Seperti Jl. Adisucipto Parit Bugis, A.Yani 2 dan BTN Teluk Mulus. Tak jauh dari lokasi perumahan, warga mudah untuk mendapatkan lokasi pendidikan, puskesmas, Kantor Camat dan Kantor Bupati Kubu Raya. Bagaimana bangunannya? Grand

Mandiri desainnya minimalis. Rumahnya tipe 36, luas tanah 10x14,5 meter. 250 unit rumah disediakan developer. Lingkungan ditunjang jalan kompleks 4,5 meter diaspal serta drainase kiri kanan jalan. Bangunan menggunakan pondasi beton setempat. Kolomnya praktis, cor tumbuk, dinding batako diplester. Atap genteng metal, pintu dan jendela panel, cat luar dalam serta lantai keramik. Memudahkan masyarakat memiliki hunian baru ini, pengembang juga bekerjasama dengan perbankan.

Fasilitas kredit disediakan Bank BTN. Jangka waktu KPR BTN juga cukup menggiurkan. Bisa 10-15 tahun, dengan suku bunga rendah. Menariknya, selain fasilitas umum perumahan, ada fasilitas Jamsostek untuk pembelinya. Pinjaman uang muka bagi peserta Jamsostek sebesar Rp20 juta. Informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi marketingnya yakni, PT Erminta Mandiri, Jl. A.Yani No.17 depan SPBU Paris 2 (seberang DPRD Provinsi Kalbar), telpon (0561) 7162421, HP. 081352520079. (a3/biz)

RESIDENCE BORNEO Khatulistiwa Type 36 Plus, Strategis di Sungai Raya Dalam

PENGEMBANGAN Perumahan dan Permukiman yang dilakukan PT Arfiz Jaya Pratama terus bertambah. Setelah sukses membangun perumahan Lantang Tipo 1 dan Lantang Tipo 2 serta kaplingan tanah, kini rumah type 36 plus kembali di bangun di lokasi strategis di Sungai Raya Dalam. 400 unit rumah disiapkan di kawasan hunian yang menawan. Residence Borneo Khatulistiwa namanya. Akses jalan masuk komplek lebarnya 6 meter. Cukup luas untuk keluar masuk kendaraan roda empat. Bahkan desain

rumah yang minimalis dibangun dengan jarak 5 meter dari jalan komplek. Sehingga kesan terlihat perumahan ini sangat luas. Apalagi ditambah dengan kawasan yang masih hijau disekitarnya membuat lingkungan jadi lebih menyenangkan. Menariknya Residence Borneo Khatulistiwa dekat dengan boster induk PDAM, yang fungsinya untuk penguatan debit air bagi kawasan perumahan di Parit H. Muksin dan Sungai Raya Dalam. Sehingga, persoalan air bersih yang merupakan kebutuhan pokok hidup tetap

mengalir dengan lancar. Lokasi perumahan mudah akses dari dan ke pusat kota, bangunan hotel dan rencana pembangunan ring road (jalan lingkar) Kota Pontianak, 15 menit ke RSUD Soedarso dan Untan serta berbagai komplek pemukiman disekitarnya. Lantai rumah cor berlapis keramik. Pembelian rumah secara tunai maupun kredit dengan berbagai pilihan jangka waktu. Dari segi harga, rumah siap huni ini sangat kompetitif. Untuk pembelian kredit, besarnya uang muka bisa disesuaikan dengan kemampuan pembeli, cicilan ringan serta proses kredit cepat dan mudah. Fasilitas kredit dapat berasal dari berbagai sumber pembiayaan KPA dan KPR, serta fasilitas pinjaman uang muka dari PT. Jamsostek. Semua keunggulan dan kemudahan merupakan harapan setiap calon pembeli, dan membuat perumahan ini sangat pantas dimiliki untuk tempat tinggal dan investasi. Informasi detil: hubungi Kantor Pemasaran PT. Arfiz Jaya Pratama, beralamat di Komp. ResidenceLantang Tipo A-01 Jl. Sungai Raya Dalam/Gg. Semi (dekat SPBU/ Hotel Harmony In) telpon (0561) 7005763 dan HP.081345344427, tiap hari/jam kerja. (a3/biz)

PERUMAHAN ISABELA RESIDENT Hunian dengan View Alam Pegunungan KOTA Singkawang makin berkembang. Perumahan baru jadi incaran penduduk untuk dihuni. Salah satu perumahan layak jadi prioritas dibeli adalah Perumahan Isabela Resident, yang merupakan anggota Apersi. Rumah dengan Tipe 36/170 ini letaknya di Jl. Pramuka Kelurahan Condong, Singkawang Tengah. Sekitar 600 meter dari simpang Sudirman. 130 unit disiapkan developernya PT Borneo Ridha Itech (Jl. A.Yani No 17, depan SPBU Paris 2 Pontianak, telpo (0561) 582913 atau Ramadan (HP 081257114422). Perumahan ini dianggap menarik. Karena dari pemandangan dengan alam pegunungan bisa membuat betah penghuni. Bayangkan, bagi penghuninya, tiap hari dapat melihat Gunung Poteng, Gunung Pasi dan Gunung Roban. Tak hanya itu, letaknya di tengah Kota Singkawang menjadikan hunian ini strategis. Dekat

dengan tempat pendidikan, pasar, administrasi pemerintahan, serta tak jauh dari Simpang Sudirman, yang merupakan salah satu jalan utama di kota Singkawang. Bagaimana dengan bangunannya? Isabela Resident desainnya minimalis. dibangun menggunakan pondasi beton setempat. Kolomnya praktis, cor tumbuk, diding batako diplester. Atap genteng metal, pintu dan jendela panel, cat luar dalam serta lantai keramik. Memudahkan masyarakat memiliki hunian baru ini, pengembang juga bekerjasama dengan perbankan. Fasilitas kredit yang disediakan melalui Bank BTN. Jangka waktu KPR BTN juga cukup menggiurkan. Bisa 10-15 tahun, dengan suku bunga rendah. Menariknya, selain fasilitas umum untuk perumahan, ada fasilitas Jamsostek untuk pembelinya. Pinjaman uang muka bagi peserta Jamsostek sebesar Rp.20 Juta. Informasi lebih lanjut, bisa menghubungi marketingnya yakni, PT Erminta Mandiri. A.Yani no.17 Depan SPBU Paris 2 (seberang DPRD Provinsi Kalbar). Telp (0561) 7162421, HP. 081352520079. (a3/biz)

FOTO IST

BIMTEK GMP: Suasana pembukaan Bimtek Penerapan Good Manufacturing Practises (GMP).

UP-IKM Gelar Bimtek Penerapan GMP Bagi IKM Pangan di Melawi DALAM rangka menghasilkan pangan yang bermutu, aman dikonsumsi dan sesuai dengan tuntutan konsumen baik konsumen domestik maupun internasional, Unit Pelatihan Industri Kecil Menengah (UP-IKM) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Barat, menggelar Bimbingan Teknis Penerapan Good Manufacturing Practises (GMP). Kegiatan berlansung selama empat hari mulai 14-17 Mei 2013 di Kabupaten Landak. Menurut Ketua Panitia, Nurul Yakin, kegiatan Bimtek didasarkan surat keputusan Kepala UP-IKM Provinsi Kalbar No. 19 Tahun 2013 tentang pembentukan Tim Pelaksana Kegiatan Bimbingan Teknis Penerapan GMP bagi IKM Pangan di Kabupaten Melawi, dan DPA SKPD Dinas Perindag (UP-IKM) Provinsi Kabar No. 903/090/DPA-SKPD/KEU-A/Tahun 2013 tanggal 5 Februari 2013. “Tujuan dari kegiatan ini dalam upaya memberikan

prinsip-prinsip dasar dalam memproduksi pangan yang baik, mengarahkan IRT agar dapat memenuhi berbagai persyaratan produksi yang baik seperti persyaratan lokasi, bangunan dan fasilitas, peralatan produksi, pengendalian hama, hygiene karyawan, pengendalian proses dan pengawasan,” paparnya. Bimtek diikuti perajin IKM Pangan sebanyak 20 orang yang mana peserta pelatihan berasal dari sekitar Kota Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, sementara tenaga Instruktur dari Unit Pelayanan dan Sertifikasi Muta Barang Dinas Perindag Provinsi Kalbar, Ir. Heri Hermansyah dan Tajri, BSc dari Unit Pelatihan Industri Kecil Menengah Dinas Perindag Provinsi Kalbar. “Sasaran yang ingin kami capai yakni bertambahnya pengetahuan pengusaha IKM Pangan dalam produksi pangan yang aman dan layak dikonsumsi serta adanya perubahan pola piker dalam produksi pangan,” ungkap Nurul Yakin.(d4/zer)

Perumahan Puri Kencana Hunian Idaman Keluarga di Kota Singkawang PERUMAHAN di Kota Singkawang makin ramai diincar masyarakat. Mereka membeli ada yang benar-benar untuk tempat tinggal, dan adapula untuk investasi. Backlog perumahan yang tinggi, membuat para developer giat membangun pemukiman baru untuk masyarakat. Puri Kencana merupakan kompleks perumahan yang dibangun untuk anda yang membutuhkan. Dibangun oleh PT Putra Bumi Emas yang merupakan anggota Apersi (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Kalbar). Berbagai type ditawarkan. Mulai type 36/180, 45/180 dan juga ada ruko yang menarik tempat anda berusaha. Lokasi Puri Kencana berada dikawasan berkembang. Persisnya di Jalan Demang Akub (Setapuk Kecil), Singkawang Utara. Hanya 15 menit mencapai pusat bisnis Kota Singkawang. Lokasi perumahan juga dekat dengan sarana pendidikan dan ibadah.

Untuk kondisi bangunannya, Puri Kencana didesain minimalis. Dibangun menggunakan pondasi beton. Kolomnya praktis, cor tumbuk, diding batako diplester. Atap genteng metal, pintu dan jendela panel, cat luar dalam serta lantai keramik 40/40. Kualitas perumahannya sangat bagus untuk type perumahan sejenisnya. Memudahkan masyarakat memiliki hunian baru ini, pengembang juga bekerjasama dengan perbankan. Fasilitas kredit yang disediakan melalui Bank BTN. Jangka waktu KPR BTN juga cukup menggiurkan. Bisa 10-15 tahun, dengan suku bunga rendah. Menariknya, selain fasilitas umum untuk perumahan, ada fasilitas Jamsostek untuk pembelinya. Pinjaman uang muka bagi peserta Jamsostek sebesar Rp.20 Juta. Informasi lebih lanjut, bisa menghubungi kantor pemasarannya di Jalan Demang Akub no 27 Singkawang. Nomor handphone 082154306666, 082157311688 atau 082157311788. Selain itu juga bisa menghubungi marketingnya PT Erminta Mandiri. A.Yani no.17 Depan SPBU Paris 2 (seberang DPRD Provinsi Kalbar). Telp (0561) 7162421, HP. 081352520079. (a3/biz)


Pontianak Post

KOMUNIKASI BISNIS

Selasa 2 Juli 2013

LBPP-LIA Pontianak

Lembaga Kursus Bahasa Inggris Berpengalaman & Terpercaya LBPP-LIA (Lembaga Bahasa dan Pendidikan Profesional LIA) yang dikenal dengan LIA adalah salah satu unit usaha Yayasan LIA Jakarta, memiliki 60 cabang di Indonesia. Salah satunya di Kota Pontianak. Visi LIA, adalah menjadi lembaga pendidikan nonformal terbaik dan tersebar di Indonesia. Karena itu, sebagian besar materi atau bahan ajar digunakan di LIA adalah produk LBPP-LIA yang dirancang dan dikembangkan berdasarkan core curriculum yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan tren pengajaran terkini. Prinsip pengajaran LIA adalah Fun Learning, Learning How to Learn dan Learn More Than Just English dengan motto guru LIA yaitu FIESTA (Fun & Friendly, Interactive,

Explorative, Systematic, Technology Savvy dan Autonomous) diharapkan dapat memberikan sentuhan yang berbeda di dalam pengajaran bahasa Inggris yang lebih efektif dan menyenangkan. Selain itu, kelas-kelas bahasa Inggris di LIA dikelompokkan berdasarkan jenjang pendidikan di sekolah formal dan kemampuan masing-masing siswa, melalui tes penempatan (placement test). Tujuannya, agar proses belajar mengajar bahasa Inggris dapat berlangsung dengan lancar dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Mengapa memilih kursus bahasa Inggris di LIA? Karena LIA telah berpengalaman dan mempunyai dedikasi yang tinggi dalam penyelenggaraan pendidikan bahasa Inggris, materi belajar yang lengkap dan up to

date, tenaga pengajar berkualitas dan terlatih, metode belajar menyenangkan dan interaktif, suasana belajar nyaman, biaya kursus terjangkau, sertifikat dari LIA Jakarta, dapat pindah atau melanjutkan kursus di seluruh cabang LIA di Indonesia, dan siswa dilindungi asuransi kecelakaan diri dari Asuransi Bintang Jakarta. Materi belajar di LIA berupa Student Book, Workbook, CD atau kaset, majalah berbahasa Inggris CnS, buku catatan dan pen diberikan secara gratis kepada setiap siswa. LBPP-LIAcabangPontianakdibuka pada tahun 1994, dan saat ini memiliki ratusan siswa yang mengikuti program English for Children (EC) untuk siswa SD, English for Teens (ET) untuk siswa SMP, English for Adults (EA) untuk siswa SMA dan umum, serta program Conversation in English dan Preparation Course for the TOEFL® untuk umum. Selain itu, LIA juga menyelenggarakan tes bahasa Inggris atau disebut EPTTM (English Proficiency Test), yang merupakan produk asli LIA yang banyak dipakai oleh perguruan tinggi nasional dan perusahaan-perusahaan baik swasta maupun pemerintah untuk mrngukur kemampuan bahasa Inggrismahasiswaataukaryawannya. LIA sendiri menggunakan EPTTM untuk mengontrol kemampuan akademis guru-gurunya secara berkala setiap tahun. LBPP-LIA Pontianak membuka kelas baru setiap bulan dan mengadakan tes penempatan setiap Sabtu, pukul 15.00-16.30 WIB atau jika berhalangan dapat menentukan waktu tes yang diinginkan. Tempat pendaftaran di Gedung LIA Jl. Antasari No. 48, telepon (0561) 738295/730228 Pontianak. LIA, A Commitment to Quality Learning. (d2/biz)

LUKA KARENA DIABETES

Sembuh Berkat Minum Gula Aren INDONESIA kaya akan sumber daya hayati dan merupakan salah satu negara megabiodiversity terbesar di dunia. Selain itu, Indonesia juga dikenal sebagai gudangnya tumbuhan obat (herbal) sehingga mendapat julukan live laboratory. Salah salah hasil alam Indonesia yang terbukti bermanfaat bagi kesehatan adalah Gula Aren. Kini, hadir Gentong Mas yang salah satu bahan dasarnya adalah Gula Aren. Saat ini, telah banyak orang yang telah membuktikan manfaatnya, salah satunya adalah Abdul Samat, seorang penderita diabetes. “Meski baru 1 tahun saya menderita diabetes, tapi keluhannya terasa sekali. Kaki saya jadi luka-luka dan badan terasa lemah. Lalu, seorang teman langsung menyarankan untuk mengkonsumsi Gentong Mas. Ternyata, memang bermanfaat bagi kesehatan saya.” Cerita pria berusia 44 tahun tersebut membuka percakapan. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. Delapan bulan setelah minum dengan rutin, warga Pontianak Utara, Pontianak, Kalbar ini merasakan perubahannya.

“Saya bersyukur sekali setelah minum Gentong Mas, sekarang kadar gula darah saya yang dulu mencapai 400 mg/dL sudah turun, luka merapat kembali, dan stamina saya pun meningkat,” ungkap ayah dua anak ini. Setelah merasakan langsung manfaat Gentonng Mas, pria yang berprofesi sebagai wiraswasta ini merasa terpanggil untuk membagi pengalaman sehatnya dengan orang lain. “Semoga pengalaman saya ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Gentong Mas adalah minuman herbal dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita berbagai penyakit, termasuk diabetes. Habbatussauda dipercaya dapat meningkatkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin, sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, indeks glisemik dalam Gentong Mas sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), mampu menjaga dan merawat pankreas agar

tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Informasi lebih lanjut kunjungi www.gentongmas. com. Bagi Anda yang membutuhkan silahkan hubungi: 14047. (e5/biz)

KAMMI Kalbar Sukses Gelar Musda VIII Abdul Jabbar Pimpin KAMMI 2013-2015 KESATUAN Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kalimantan Barat, pada 24-30 Juni 2013 sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-VIII. Dengan rangkaian talkshow perbatasan, diskusi publik pendidikan, konser amal dan penggalangan dana yang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pontianak Sutarmidji. Sementara itu, pada malam puncak Musda ke-VIII, KAMMI Kalbar pada Minggu (30/6), bertempat di Aula Dispora Kalbar menggelar sidang yang diikuti oleh kader KAMMI dari seluruh perwakilan Komisariat yang ada di Kalimantan Barat. Hasil dalam sidang KAMMI Kalbar tersebut terpilih Abdul Jabbar sebagai ketua KAMMI Kalbar periode 2013-2015 yang akan menjalankan amanah organisasi, meliputi isu internal yakni: pemekaran status

KAMMI Daerah Kalbar menjadi KAMMI wilayah Kalbar sekaligus akan dibentuk KAMMI Daerah Kota Pontianak serta KAMMI Daerah dibeberapa Kabupaten Kota. Sementara untuk isu eksternal, KAMMI akan mengawal pemerintahan Kalbar lewat pengawalan APBN, serta secara nasional KAMMI Kalbar akan mengawasi pemerintahan yang baik bebas korupsi serta memonitoring pemilihan umum 2014. Dan secara Internasional, KAMMI siap menjawab tantangan dalam forum ASEAN Community. Abdul Jabbar, ketua terpilih KAM-

MI Kalbar mengatakan, KAMMI Kalbar berdiri sejak 15 tahun yang lalu. Selama ini, KAMMI Kalbar telah mengambil peran yang baik, yakni mengawal lahirnya embrio Reformasi 98. “Kami merupakan gerakan mahasiswa, masyarakat dan umat. Dalam umur yang relatif muda organisasi ini telah melahirkan kader-kader pemimpinyangjumlahnyatelahmencapai tiga ribuan orang yang menjadi asset penting bagi bangsa Indonesia,” ujar mahasiswa Untan ini. Lanjut Abdul, KAMMI juga turut mengawal peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar yang sampai saat ini masih diperingkat ke-28 dari 34 provinsi. “Rendahnya peringkat Kalbar pada IPM menunjukan masih ada kelalaian pemerintah dalam pengelolaan pemerintahan, baik ditingkat provinsi hingga wilayah perbatasan Kalbar,” terangnya. Ia menambahkan, KAMMI Kalbar meyakini bahwa persoalan persoalan tersebut tak akan terselesaikan jika tidak ada desakan. Tidak hanya itu, perlu peran aktif masyarakat sipil yang berdaya guna. (d3/ser)

Supercar Baru Monte Carlo PRODUSEN mobil asal Monaco, Monte Carlo Automobil, membuktikan diri bisa eksis. Pabrikan itu merayakan ulang tahun ke-30 dengan meluncurkan supercar baru. Supercar yang diberi nama Rascasse ini diproduksi secara eksklusif dan terbatas. Hanya akan diproduksi sebanyak 15 unit dengan masing-

masing unit dijual dengan harga US$ 660.000 atau sekitar Rp6,5 miliar. Tampilan luar Rascasse ini mungkin menyerupai tampilan supercar Pagani Zonda atau Ferrari F50 dengan sedikit modifikasi. Namun jangan salah sangka, tampilan luar boleh mirip dengan Pagani. Namun dari segi performa, kedua supercar ini jauh

13

Advertorial

berbeda. Mobil keluaran Monte Carlo Automobile ini dapat menggunakan dua jenis bahan bakar, yakni bensin biasa dan gas LPG (Liquefied petroleum Gas). Dibekali dengan mesin V12 berkapasitas 5.4 liter milik BMW yang telah dimodifikasi, Rascasse mampu mengeluarkan tenaga maksimal hingga 500 hp.(*/fjr)

Honda Verza Jelajah Kalbar Buktikan Ketangguhan Honda Verza 150 3-5 Juli 2013, Pontianak-Sanggau HONDA Verza yang hadir kala awal tahun 2013 lalu, memberikan geberakan dengan tampilnya motor sport dengan harga terjangkaui untuk segmen entry level. Design yang maskulin dengan model lampu stylish dan sporty membuat Honda Verza tampil lebih modern dan sporti. Honda Verza 150 menjadi pilihan terbaik untuk entry-level motor sport, karena memiliki performa mesin tangguh, hemat bahan bakar dan ramah lingkungan serta harga yang terjangkau. Untuk membuktikan ketangguhan Honda Verza ini, Astra Motor akan mengadakan jelajah Kalbar menggunakan Honda Verza 150. Jelajah ini akan dibuat dalam berbagai tahap dan berbagai rute untuk menjelajah area Kalimantan Barat. Untuk tahap awal, Honda Verza Jelajah Kalbar ini akan dimuali dari Pontianak menuju kawasan Sanggau dan sekitarnya. Mengapa area Sanggau dahulu? “Hal ini dikarena-

kan rute menuju Kabupaten Sanggau dan sekitarnya memang are jalan yang rusak dan kurang memadai, maka ketangguhan Honda Verza akan sangat cocok untuk melibas jalanan di daerah tersebut. Ini merupakan tujuan utama yang akan kita capai dalam kegiatan ini, apalagi injeksi Honda yang Hebat, Hemat, dan Mudah dapat dibuktikan di even ini,” kata Budi Yanto, selaku Marketing Sub Dept. Head Astra Motor Pontianak. Kegiatan ini akan dilaksanakan mulai 3 Juli hingga 5 Juli 2013, dengan permulaan keberangkatan dari Astra Motor Ayani. Semua rider akan menggunakan Honda Verza dan akan ada 10 rider, diantaranya komunitas binaan Astra Motor (Honda West Borneo Community), club motor kompetitor, jurnalist, serta dari team Astra Motor Pontianak selaku main dealer wilayah Kalbar. Honda Verza 150, Keren, Tangguh dan Irit. Honda, SatuHati.(e9/biz)

Prodia Gelar Seminar Ilmiah Managing Metabolic Syndrome Di Mercure Hotel, 6 Juli 2013, Akreditasi 6 SKP IDI BEBERAPA tahun terakhir ini, terjadi peningkatan prevalensi overweight atau kelebihan berat badan dan obesitas di seluruh dunia, sebagai konsekuensi dari meningkatnya perkembangan ekonomi di negara-negara Asia Pasifik. Kejadian obesitas ini, menggambarkan suatu peningktan asupan kalori yang tinggi disertai penurunan aktivitas fisk. Lebih dari 1,1 miliar orang diperkirakan mengalami kelebihan berat badan, dan 320 juta diantaranya dikategorikan sebagai obesitas. Hasil riset terbaru dari Himpunan Studi Obesitas (HISOBI) yang melibatkan lebih dari 6.000 orang yang membuktikan, bahwa prevalensi obesitas di Indonesia semakin meningkat. Dibandingkan dengan data tahun 1998, angka kejadian obesitas pada pria melonjak hingga mencapai 9,16% dan pada wanita 11,02%. Peningkatan prevalensi obesitas ini, ternyata berkaitan erat dengan meningkatnya prevalensi kejadian sindrom metabolik. Sindrom metabolik sangat berkaitan dengan diabetes mellitus tipe 2 dan penyakit jantung koroner. Terkait dengan kondisi tersebut, IDI dan Laboratorium Klinik Prodia Pontianak mengadakan Seminar Ilmiah Dokter dengan tema “Good Doctor for The Perfect Metabolism,

Seminar on Managing Metabolic Syndrome”. Akreditasi 6 SKP IDI. Narasumber adalah: dr. Luthfan Budi Pramono, Sp.PD-KEMD (Yogyakarta), dr. Ivan L Toruan, Sp.PD (Pontianak), dr. Infan Ketaren, Sp.JP (Pontianak). Sedangkan moderator: dr. Willy Brodus Uwan, Sp.PD (Pon-

tianak). Seminar akan diadakan pada Sabtu, 6 Juli 2013, 08.00-14.00 WIB, bertempat di Hotel Mercure Pontianak, Jalan A. Yani. Biaya registrasi Rp175 ribu, onsite Rp200 ribu. Peserta terbatas. Info: Prodia (0561736177), Iis (0813 1811 4471), Vera (0812 5796 0009).(d2/biz)

JANGAN BANGGA JADI LAKI-LAKI

Kalau Belum Puaskan Istri

MENJADI seorang suami tidak mudah, selain mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Juga harus senantiasa memperhatikan kebutuhan biologis sang istri, apalagi jika istri masih tergolong masih muda. Tidak jarang sebuah rumah tang yang sudah berkelebihan harta, hancur garagara kebutuhan biologis tak terpenuhi. Seorang pengusaha terbilang sukses di Kota Pontianak, nyaris keuarganya hancur gara-gara kebutuhan biologis sang istri tak bisa terpenuhi. Hal ini sudah berjalan hampir 2 tahun. Karena kesibukan mengejar materi, Widianto selalu merasa lelah, stress yang menyebabkan ia tak ada gairah seks, kalaupun ada hanya sekali dalam 3 bulan, itupun harus bantuan obat. Berbagai upaya sudah dilalui, tetapi hasilnya jauh panggang dari api. Seorang rekan bisnisnya menawari kapsul Tribulus, setelah Widianto menceritakan masalah keluarganya yang sedang ia hadapi. Widianto mulai minum Kapsul Tribulus setelah dinyakinkan, bahwa Tribulus aman dan memang dahsyat. Dan ternyata memang terbukti, karena kini ia semakin rutin berhubungan, dalam seminggu bisa dua kali dan sudah bisa bertahan lama. Kini sang istri sudah mulai tersenyum dan mengatakan,

‘ini yang namaya laki-laki super’ yang sebelumnya sering ngomel dan muka masam usai berhubungan. Sebenarnya Widianto malu menceritakannya, tapi demi kebaikan akhirnya bersedia. “Semoga kesaksian saya ini bermamfaat bagi orang yang sudah berkeluarga,” ujarnya. Tribulus Hc terbuat dari tribulus Terrestris yang diambil dari varietas terbaik dari 3 varietas yaitu varietas tipe Afrika, yang merupakan tanaman asing dan langka yang hanya tumbuh di daerah Afrika. Tribulus Terrestris sudah diakui kehebatannya oleh badan kesehatan dunia (WHO), maka sering diresepkan untuk gangguan seksual dan memperkuat otot. Kapsul Tribulus Hc boleh diadu dengan obat kuat laki-laki lainnya. Sungguh tidak ada obat herbal stamina pria yang sehebat kapsul Tribulus Hc. Tribus Hc sangat efektif membangkitkan keperkasaan pria, meningkatkan stamina dan mencegah pengerasan pembuluh darah pada penis. Dibuat khusus dan terpilih serta ditangani 2 orang opoteker dari alummi Gajahmada Yokyakarta. Satu botol dapat menjaga gangguan seksual selama 3 bulan, aman dan justru baik bagi penderita darah tinggi. Kami memberikan bukti bukan janji. Kapsul Tribulus Hc sudah terdaftar di POM. Dengan No.TR.103312931 dan sudah beredar di Kota Pontianak yaitu: Apt Gajah Mada, Apt Makmur 1 dan 2, Apt Merdeka Timur, Apt Mulia, Apt Mandiri 1 dan 2, Apt Agung, Apt SR. Dalam, Apt Amelia, Apt Imam Bonjol, Apt Sehat, Apt Bersama, Apt Abadi, Apt Pretty, Apt Sejahtera, Apt Utama, Apt Bintang, Apt MS. Farma, Apt Siantan Jaya, Apt Anugerah. TO Batara, TO Paris, TO Murni, TO Fajar, TO S. Lestari, TO Jenaka, TO Sinar Abadi 1 dan 2, TO Timur. Sambas: TO Santos. Singkawang: Apt Singkawang, Apt Merdeka, Apt Ganesa, Apt Asean dan Apt Sari Farma. Ketapang: Apt Mulia, Apt Lestari Farma. Sanggau: Apt Yoga. Mempawa: Apt Mempawa. Dicari agen untuk daerah. Informasi hubungi: 081352022980.(d2/biz)


OPINI

14

1POUJBOBL1PTUr

Selasa 2 Juli 2013

Polri di Tengah Turbulensi Hukum

+

REFORMASI Polri dimulai sejak dipisahkannya Polri dari TNI (ABRI) pada April 1999 melalui Inpres No 2 Tahun 1999 tentang Langkah-Langkah Kebijakan dalam Rangka Pemisahan Polri dan ABRI. Kebijakan tersebut kemudian diikuti dengan dikeluarkannya kebijakan lain berupa TAP MPR No. VI Tahun 2000 tentang Pemisahan Polri dan TNI, dan TAP MPR No. VII Tahun 2000 Tentang Peran Polri dan TNI. Kebijakan ini mengakhiri status Polri di bawah garis komando ABRI selama Orde Baru. Secara internal Polri mengartikan pemisahan tersebut sebagai upaya pemandirian Polri dengan melakukan perubahan pada tiga aspek yaitu pertama, aspek struktural: Meliputi perubahan kelembagaan kepolisian dalam ketatanegaraan, organisasi, susunan dan kedudukan. Kedua, aspek Instrumental: Mencakup filosofi (visi, misi dan tujuan), doktrin, kewenangan, kompetensi, kemampuan fungsi dan Iptek. Ketiga, aspek kultural: Meliputi perubahan manajerial, sistem rekrutmen, sistem pendidikan, sistem material fasilitas dan jasa, sistem anggaran, dan sistem operasional. Langkah reformasi selanjutnya adalah terbitnya UU Kepolisian Nomor 2 Tahun 2002 sebagai bentuk implementasi dan komitmen Polri untuk melakukan akselerasi tranformasi Polri menuju Polri yang mandiri, profesional dan dipercaya masyarakat dalam rangka mengemban tugas pemeliharaan Kamtibmas, Penegakan Hukum, Perlindungan, Pengayoman dan Pelayanan Masyarakat, maka kemudian Polri menyusun

sebuah grand strategi Polri (2005 - 2025). Grand strategi Polri tersebut dirumuskan dalam tiga tahapan yang mencerminkan upaya Polri secara gradual. Tahap pertama adalah, Trust Building (2005 - 2010) yaitu tahap di mana keberhasilan Polri dalam menjalankan tugas memerlukan dukungan masyarakat dengan landasan kepercayaan (trust). Tahap kedua adalah Partnership Building (2011 - 2015) merupakan tahap di mana membangun kerjasama yang erat dengan berbagai pihak yang terkait dengan pekerjaan Polri. Tahap ketiga adalah Strive For Excellence (20162025) di mana Polri diharapkan mampu membangun pelayanan publik yang unggul dan dipercaya masyarakat. Berbagai kebijakan yang mendasar tersebut diarahkan untuk mewujudkan sosok civilian police yang lebih profesional dalam menjalankan fungsi keamanan sebagai pengayom, pelindung, pelayan dan penegakan hukum di masyarakat seperti kebanyakan di beberapa negara yang demokratis. Oleh karena itu, selain membangun struktur kelembagaan, juga yang terpenting adalah mengubah sikap, mental dan budaya yang lebih mencerminkan sosok civilian police tersebut. Pengalaman menunjukkan, kekurangberhasilan upaya reformasi kepolisian di beberapa negara umumnya disebabkan oleh pengabaian aspek kultural dan mental tersebut, khususnya nilai-nilai, sikap dan normanorma kerja. Pada peringatan Hari Bhayangkara ke-67 ini bertepatan dengan tahun ketiga grand strategy Polri tahap

II yakni patnership building yang dimulai sejak tahun 2011, di mana perlu dibangun kerjasama yang erat dengan berbagai pihak yang terkait dengan pelaksanaan tugas Polri. HUT Bhayangkara ke-67 yang mengambil tema “Sinergitas Kemitraan dan Anti KKN, Wujudkan Pelayanan Prima, Gakkum dan Kamdagri Mantap Sukseskan Pemilu 2014”, sangat tepat dan relevan di tengah bangsa ini yang sedang menghadapi turbulensi hukum. Munculnya turbulensi dan karut-marutnya penegakan hukum tersebut lebih banyak disebabkan oleh paradigma penegakan hukum yang terlalu positivistik dan faktor rendahnya integritas aparat penegak hukum seperti polisi, hakim, jaksa dan advokat. Hasil survei yang dilakukan Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) di 33 provinsi selama 14-24 Mei 2012 menunjukkan bahwa sebanyak 47% responden menyebutkan lembaga legislatif sebagai lembaga paling korup menyusul kantor pajak, kepolisian, dan partai politik. Survei yang dilakukan oleh Transparency International Indonesia juga menyebutkan bahwa 3 besar lembaga yang paling buruk tingkat korupsinya adalah: 1. Lembaga peradilan (27%), Perpajakan (17%), dan Kepolisian (11%). Gambaran ini tentu menjadi tantangan institusi Polri sendiri untuk serius dan punya komitmen yang tinggi membenahi internal kepolisian, sekaligus mampu menjalankan fungsinya sebagai pengayom, pelindung, pelayan dan penegakan hukum yang adil di masyarakat. Turbulensi hukum menurut Yasraf Amir Piliang (2003) menjadi tanda akan sebuah

Oleh :

Jumadi* situasi di mana terjadi ketidakpastian, wacana hukum dipermainkan tempo, irama dan gayanya oleh berbagai kekuatan tak tampak yang berpengaruh sehingga pada satu ketika hukum seakan-akan tampak serius membingkai kebenaran, tetapi tiba-tiba berubah bentuk ke arah pemalsuan kebenaran (simulacrum of justice). Jadi, turbulensi hukum bisa ditafsirkan sebagai suatu realitas di mana ketika ketidakpastian dan kesimpangsiuran penegakan hukum sudah berlaku secara massif dan menimbulkan efek deviasi yang dapat mengubah faktafakta dan kebenaran menjadi bayang-bayang yang tidak terjangkau oleh hukum itu sendiri. Penegakan hukum menjadi semu, pelanggaran terkadang dipersepsikan hanya sebagai kesalahan prosedur dan kesalahan identik dengan ketidaksengajaan, kekayaan yang diperoleh dari cara-cara yang korup dikamuflasekan dalam bentuk money laundry. Persoalan penegakan hukum di Indonesia saat ini sesungguhnya tidak terletak pada lemahnya konstruksi normatif hukum yang tertuang dalam pasal demi pasal, atau ayat demi ayat, tetapi jantung persoalannya terletak pada kualitas aparatnya seperti kepolisian, jaksa dan lembaga peradilan. Aparat penegak hukum adalah aktor yang dapat menciptakan language game dan justice game. Melaui mekanisme tertentu, penegakan hukum dibuat samar-samar, dita-

mpilkan dalam wajah yang ganda dan mudah dipermainkan sesuai dengan kepentingan dan simbiosis mutualisme yang bersifat pragmatis. Justice game menurut Yasraf Amir Piliang (2003) menjadikan masyarakat terperangkap dalam turbulensi hukum, keputusan hukum yang mengaduk-aduk kebenaran, hukum tidak lagi menjadi institusi yang otonom, tetapi telah menjadi ajang intervensi berbagai bentuk permainan politik (political game), permainan ekonomi (economic game) dan permainan media (media game). Ketika penegakan hukum telah diintervensi oleh permainan dan kepentingan politik, maka setiap keputusan hukum akan dikontaminasi dan dikendalikan oleh kepentingan politik itu sendiri. Ketika diintervensi oleh permainan dan kepentingan ekonomi, maka keadilan akan sangat mudah untuk diperjualbelikan. Begitu juga halnya dengan permainan media, ketika penegakan hu-

kum takluk dengan pressure media maka proses hukum yang berjalan akan bias dengan opini ketimbang fakta dan kebenaran. Fenomena turbulensi hukum dan justice game dalam penegakan hukum tersebut sepertinya sudah terlalu dalam menjalar masuk ke hampir semua lembaga penegakan hukum. Dalam konteks itulah, saat ini sesungguhnya Polri masih harus berkutat menyelesaikan tahap pertama, yaitu trust building sambil berupaya menjalankan tahap kedua yaitu tahap Partnership Building (2011-2015). Langkah ini mesti dilakukan karena berbagai masalah hukum melibatkan beberapa oknum petinggi Polri dalam tindakan pidana korupsi dan baru-baru ini kasus dua orang perwira menengah dari Polda Jawa Tengah dan Polda Metro Jaya yang diduga terlibat dalam praktek suap untuk mendapatkan jabatan tertentu di lingkungan kepolisian dengan sendirinya akan semakin mencoreng kewibawaan Polri

dan mempengaruhi kepercayaan publik. Persoalan tersebut membawa konsekuensi moral dan psikologis yang menyakitkan bagi institusi Polri. Kerja keras dan prestasi kepolisian selama ini seakan pudar akibat ulah oknumnya. Momentum HUT Bhayangkara ke-67 tahun 2013 ini penting bagi Polri untuk menjaga otonomi dan kemurnian hukum yang bertumpu pada nilai-nilai kebenaran dan keadilan, agar tidak bercampur baur dengan ketidakadilan dan ketidakbenaran, sebab jika justice game menjadi semakin massif dalam lembaga penegak hukum, maka turbulensi hukum tidak hanya mengguncang rasa keadilan masyarakat, akan tetapi meruntuhkan sendisendi kemurnian dari hukum itu sendiri.

+

*Pengamat politik dan staf pengajar Fisip Untan Kandidat Doktor Sains Politik University Kebangsaan Malaysia, Kuala Lumpur

EDITORIAL

Kado Dinamit di Ultah Polri

KEPOLISIAN Negara Republik Indonesia (Polri) berulang tahun ke-67 pada 1 Juli kemarin. Namun, tahun ini jajaran kepolisian tidak bisa merayakan dengan tenang. Sebab, 250 batang dinamit seberat 50 kilogram diduga dicuri oleh bajing loncat di Cigudeg, Bogor, 27 Juni lalu. Sampai hari ini, polisi belum berhasil menemukan dinamit yang hilang tersebut meski telah melakukan razia di seluruh Pulau Jawa. Hilangnya ratusan batang dinamit bermerek Super Power 90 itu bagai teror bagi publik. Sebatang dinamit hilang saja sudah menakutkan, apalagi 250 batang. Mudah-mudahan saja pencuri dinamit itu tidak tahu bahwa yang dicurinya dinamit. Kalaupun akhirnya tahu, semoga dinamit tersebut tidak jatuh ke tangan teroris. Belakangan muncul pernyataan bahwa dinamit tersebut tidak akan bisa meledak karena tidak ada detonatornya. Semoga saja pernyataan itu benar.

Bukan sekadar untuk menenangkan masyarakat. Kita semua berharap polisi segera menemukan 250 batang dinamit tersebut. Kalau tidak ditemukan, rasanya tidak pantas polisi merayakan ulang tahunnya secara besar-besaran. Masih banyak pekerjaan rumah polisi selain mencari dinamit. Citra polisi masih babak belur di mata masyarakat. Kasus korupsi simulator SIM di Korlantas Polri yang melibatkan Irjen Djoko Susilo sangat mencoreng institusi penegak hukum tersebut. Ya, polisi belum bisa mencitrakan dirinya sebagai institusi yang bebas suap. Ketika menangani kasus korupsi, polisi juga kalah gesit oleh kejaksaan dan KPK. Banyak kasus korupsi yang ditangani polisi akhirnya masuk angin dan tidak jelas. Misalnya kasus dugaan korupsi bimbingan teknis (bimtek) di DPRD Surabaya atau dugaan korupsi ponten di Terminal Purabaya, Surabaya. Penan-

ganan perkara tersebut oleh Polrestabes Surabaya juga terkesan lamban. Tentu masih banyak polisi baik di negeri ini. Di Gresik, misalnya, ada Aiptu Jailani, seorang anggota satlantas yang tidak kenal kata ”damai” saat menindak pelanggar lalu lintas. Kalau setiap polres di Indonesia memiliki anggota seperti Jailani, tentu citra polisi akan terdongkrak. Kita semua masih yakin bahwa banyak anggota Polri yang cerdas, jujur, dan berdedikasi tinggi. Buktinya, polisi yang diperbantukan ke KPK selama ini memiliki kinerja yang mengagumkan. Tentu sumber daya yang unggul itu akan bisa diberdayakan bila pimpinan Polri juga terdiri atas orang-orang yang bersih, jujur, dan berkualitas. Adalah tugas presiden memilih Kapolri yang tepat, bukan sekadar Kapolri yang bias membuat presiden aman dan nyaman, melainkan Kapolri yang bias membuat masyarakat terlindungi. Selamat ulang tahun ke-67 Polri. (*)

+

+

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Persetujuan Perubahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redaksi: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pemasaran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pontianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairulrahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius. Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekretaris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari Jawa Pos Group Kurniatama, Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: Mochsinin (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Hari Kurniatama (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Sugeng (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Asri Isnaini, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Sutami. Pemasaran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Langganan per 1 Bulan dalam kota Rp 80.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 40.000,- full colour Rp 50.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, maksimal 10 baris) pembayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

Pontianak Post

cmyk


1POUJBOBL1PTUr

Selasa 2 Juli 2013

ANEKA PONTIANAK

Promosikan Wisata Lewat Festival Pesisir

Harga Selangit, Biasa Ekspor ke Luar Negeri Sambungan dari halaman 9

Ikan-ikan kerapu milik Se Thuan tidak dipasarkan di Pontianak, tetapi dibawa ke Riau. Dalam waktu lima bulan sejak ditabur, ikan sudah bisa dipanen. Panjang ikan sudah mencapai 17-18 cm. Ini tergolong ukuran menengah. Di Riau ikan akan dibesarkan kembali hingga mencapai ukuran standar untuk dikonsumsi di restoran-restoran di luar negeri. Saat ikan sudah siap dipanen, Se Thuan biasanya akan menelpon langganannya di Riau. “Mereka akan bawa kapal untuk ambil ikan di sini,” kata Se Thuan saat berada di atas keramba pagi itu. Tapi si pembeli punya syarat untuk mau datang. Sekali panen minimal harus ada lima ribu ekor. “Kalau

sedikit yang dibawa mereka bisa rugi. Soalnya kan mereka keluarkan biaya saat bawa kapal ke sini,” ujar Se Thuan. Ikan yang dibawa harus dalam kondisi hidup. Karena itu di kapal sudah disediakan bak berisi air untuk menaruh ikan-ikan tersebut. Nantinya setelah dibesarkan di Riau, ikan kerapu macan itu akan diekspor ke sejumlah negara seperti Singapura, Jepang, atau China. Harga kerapu macan memang cukup bagus. Ikan yang baru dipanen dari keramba dengan berat 2 ons saja dihargai Rp24 ribu perekor. Artinya, itu senilai Rp120 juta untuk 5 ribu ekor. Penghasilan ini masih cukup besar meski dikurangi biaya operasional, termasuk pakan dan bibit. Untuk pakan tidak jadi masalah, karena di wilayah Dabong banyak

ikan-ikan ruca yang tidak dimanfaatkan. Ikan-ikan itu bisa dijadikan umpan. Harganya relatif lebih murah ketimbang harus membeli umpan buatan pabrik. Yang sedikit jadi masalah sebenarnya bibit. Menurut Se Thuan, di Kalbar belum ada satupun tempat yang menyediakan bibit. Karena itu dia harus mendatangkan bibit dari Jawa, terutama dari Situbondo dan Bali. “Saya biasanya pesan dan dikirim pakai pesawat. Biasanya saya ambil di bandara,” katanya. Biasanya Se Thuan memesan sekitar 10 ribu bibit dengan ukuran 4-5 cm. Dari jumlah itu, rata-rata bisa dipanen sebanyak 7 ribu ekor. “Yang hidup sekitar 70 persen. Itu sudah cukup bagus,” ujarnya. Kualitas air sangat mempengaruhi pertumbuhan ikan-ikan. Ikan kerapu adalah

jenis ikan karang. Karena itu air sebagai lokasi pembudidayaan haruslah air asin. Kebetulan Desa Dabong tepat berada di daerah pesisir. Sungai-sungai langsung terhubung ke laut. Tapi di musim hujan, sungai-sungai itu mendapatkan limpahan air tawar yang cukup besar. Lebih besar ketimbang beberapa tahun sebelumnya. Penyebabnya, perluasan perkebunan kelapa sawit di wilayah itu. “Air hujan dari perkebunan sawit langsung turun ke sungai. Air jadi agak tawar,” jelasnya. Pertumbuhan ikan pun jadi terhambat. “Dulu 4 bulan bisa panen, sekarang 5 bulan. Itu sejak ada perkebunan sawit,” tambahnya. Se Thuan berharap perluasan perkebunan kelapa sawit tidak terus meluas sehingga usahanya bisa terus berjalan. (*)

Harga Elpiji Tiga Kilogram Diprediksi Naik Sambungan dari halaman 9

Pangkalan ke pengecer mejadi Rp15.000. Namun yang terjadi di kabupaten itu harga elpiji sekitar Rp20.000 seperti di Teluk Pakedai dan Batu Ampar,” kata Usman. Dilanjutkan Usman, naiknya harga elpiji 3 kg ini menjadi persoalan tersendiri, terutama bagi para pengusaha elpiji. “Ini persaingan bisnis yang tidak sehat lagi. Bagaimana dengan harga di daerah hulu, seperti Nanga Pinoh dan Kapuas Hulu atau di kecamatan lain, mungkin bisa lebih mahal lagi,” katanya. Selama ini elpiji 3 kg itu tidak langka. Namun ada indikasi penyelewengan yang seolah-olah membuat elpiji itu langka. Hal itu otomatis membuat harga di pasaran naik. “Barang (elpiji 3 kg) ini

sebenarnya tidak langka. Tapi ada indikasi kecurangan. Para pengusaha SPBU membuat PT lain untuk pendistribusian ke agen. Ini yang membuat gas itu menjadi langka dan mahal karena tidak mengikuti standar harga yang sudah ditentukan oleh gubernur,” terangnya. Indikasi lain, lanjut Usman, isi gas yang seharusnya diperuntukkan untuk gas 3 kg dimasukkan ke tabung gas 12 kg. Padahal tabung gas 12 kg nonsubsidi, sehingga harga jual akan tinggi. “Ini menjadi keuntungan sendiri bagi mereka yang curang,” katanya. Selain itu, permasalahan atau indikasi kecurangan juga terjadi pada izin pembangunan SPBE yang berada pada wilayah pemukiman warga. “Seharusnya SPBE tidak dibangun di pemukiman.

Nah itu banyak masyarakat yang mengeluh dan merasa was-was,” lanjutnya. Ditambahkan Usman, indikasi-indikasi penyimpangan ini akan dilaporkan kepada Menteri BUMN dalam waktu dekat ini. “Dalam waktu dekat ini DPC akan menghadap BUMN, untuk menceritakan setiap pendistribusian dan pembangunan SPBE yang diindikasikan melanggar ketentuan,” pungkasnya. Di tingkat pengecer harga tabung elpiji 3 kilogram sudah naik duluan. Setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM, di tingkat pengecer sampai ke toko-toko sudah naik duluan. Kenaikannya mencapai Rp1.000-2.000. ”Sebelumnya saya beli tabung gas 3 kilogram hanya Rp15 ribu. Sekarang harganya diantara Rp16-17 ribu. Itu fakta

loh,” ujar Fatimah seorang ibu rumah tangga di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya. Dia sebetulnya ingin protes. Sebab, ia mendengar tabung gas isi 3 kilogram adalah tabung gas subsidi pemerintah. Seharusnya kenaikan juga diumumkan melalui surat kepala daerah seperti bupati ataupun gubernur. ”Pasti ada harga eceran tertinggi. Sosialisasikan ke masyarakat,” pintanya. Beni, seorang pengecer di Desa Arang Limbung menuturkan harga jual tabung gas isi 3 kilogram yang dijualnya ke konsumen mencapai Rp16 ribu pertabung. ”Ini karena terjadi kenaikan BBM memunculkan biaya harga angkut naik. Makanya kami naikan,” tuturnya singkat. (den/arf)

ke SMAN 1 Pontianak. Pada bagian belakang formulir pendaftaran telah dijelaskan bahwa pendaftaran bisa dilaksanakan di sekolah terdekat dengan tempat tinggal. ”Tetapi orangtua masih berpikiran lebih baik langsung datang ke sekolahnya (pilihan pertama),” jelas Nurali. Berdasarkan ketentuan Dinas Pendidikan Kota Pontianak, alur pendaftaran dimulai dari calon siswa membawa persyaratan dan formulir pendaftaran yang sudah diisi, kemudian menyerahkannya bersama dengan berkas pendaftaran kepada petugas bagian verifikasi isian formulir dan berkas pendaftaran. Kemudian petugas bagian entri data melakukan entri data pendaftaran calon siswa. Calon siswa pun menunggu pembagian tanda berkas pendaftaran di ruang tunggu. Dari petugas bagian verifikasi, berkas diserahkan kepada petugas pengumpulan tanda bukti pendaftaran, kemudian kepada petugas bagian pembagian tanda bukti pendaftaran. Calon siswa pun menerima tanda bukti pendaftaran. Nurali menambahkan pemasukan berkas dibatasi hingga pukul 12.00. Berkas yang sudah masuk, tetap dientri walaupun hingga pukul 15.00. ”Untuk website berjalan agak lambat. Maklum juga, karena banyak yang membukanya,” kata Nurali. Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Pontianak Dwi Suryanto menegaskan orangtua bisa mendaftarkan anaknya di

sekolah terdekat dengan tempat tinggal. Ia mencontohkan jika tinggal di Tanjung Raya 2. Mereka bisa mendaftar di SMAN 6, walaupun pilihan pertamanya adalah SMAN 2 Pontianak. ”Daftar di SMAN 6 dengan pilihan pertama di SMAN 2, jika memang pilihan pertamanya SMAN 2,” ungkap Dwi, kemarin. Ia menjelaskan sosialisasi pendaftaran telah dilaksanakan jauh hari sebelumnya. Ketika pembagian surat keterangan lulus, siswa langsung mendapatkan formulir pendaftaran. Di belakang formulir tersebut tercantum tata cara pendaftaran, termasuk bisa mendaftar di sekolah terdekat dengan tempat tinggal. Kebijakan ini untuk mempermudah masyarakat dan menghindari penumpukan pada satu lokasi pendaftaran. ”Di website www.dindikptk. net sudah ada dijelaskan. Kami juga sosialisasi melalui radio maupun televisi lokal. Hanya saja budaya membaca harus ditingkatkan,” katanya. Dwi menuturkan pada tahun ini pelayanan pendaftaran siswa baru di Pontianak cukup bagus. Pemerintah menerapkan sistem online pada SMP, SMA, dan SMK. Bagi siswa dari luar kota harus mendapatkan surat pengantar untuk mendaftar di Dinas Pendidikan Kota Pontianak. Pemerintah juga menetapkan kuota lima persen bagi pendaftar dari luar Kota Pontianak. ”Secara umum untuk SMA dan SMP tidak ada masalah, karena tahun lalu juga sudah dilaksanakan,” katanya. (uni)

kendala tak hanya terjadi di SMKN 3, melainkan seluruh SMKN negeri. Ia meminta masyarakat tidak khawatir dan panik, karena penerimaan siswa baru masih dibuka hingga Sabtu (6/7) mendatang. ”Sekarang sudah bisa dientri (pukul 11.30),” ujarnya. Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Pontianak Dwi Suryanto mengakui sistem pendaftaran secara online di SMK mengalami kendala, kemarin. ”SMK ada beberapa masalah. Hingga pukul 10.00 belum bisa proses. Sekarang (pukul 10.30) masih dalam proses perbaikan oleh Dinas Pendidikan Kota Pontianak dan tim dari Jakarta.

Untuk SMA sudah berjalan lancar,” ungkap Dwi. Ketika waktu menunjukkan pukul 12.00, Dwi kembali menginformasikan bahwa sistem online SMK kembali normal. ”Pada pukul 11.15 tadi sudah bisa memasukkan data. Sudah lancar,” kata Dwi. Ia menambahkan dengan pendaftaran sistem online, transparansi dan akuntabel diutamakan. Pada tahun ini 10 SMA negeri, 8 SMK negeri, dan 24 SMP negeri melakukan penerimaan siswa baru secara online. ”Pihak sekolah juga sudah diingatkan agar proses penerimaan siswa baru tidak di luar ketentuan yang ada,” ujarnya. (uni)

Ortu Salah Informasi Sambungan dari halaman 9

Ketika disarankan mendaftar di SMAN 1 dengan pilihan pertama di SMAN 7, Pia menolak. Menurut Pia, berdasarkan informasi yang diperolehnya, ia harus mendatangi secara langsung sekolah yang merupakan pilihan pertama. ”Anak saya pilihan pertamanya di SMAN 7, jadi harus mendaftar di SMAN 7,” ungkap Pia. Tak hanya Pia, perempuan yang menyebut namanya Mulia juga berpendapat sama. Informasi yang diperolehnya menyebutkan ia harus datang mendaftar ke sekolah yang menjadi pilihan pertama. ”Misalnya saya tinggal di Siantan dan pilihan pertama anak saya di SMAN 1 Pontianak, maka saya harus mendaftar di SMAN 1. Tidak bisa di SMAN 5 Siantan,” jelas Mulia kepada Pontianak Post. Demi anaknya, ia pun rela datang ke SMAN 1 Pontianak. Di sana ia menunggu hampir tiga jam karena harus antre dengan pendaftar lainnya. ”Padahal kalau di SMAN 5 tidak terlalu ramai,” ujarnya. Untuk mengurus pendaftaran anaknya, Mulia pun meminta izin setengah hari dari tempat kerjanya. Begitu pula Tiana, ia meminta izin setengah hari demi mengurus pendaftaran anaknya, Nita. ”Saya izin setengah hari. Kalau urusan anak saya beres, saya kembali ke kantor,” ujar pegawai negeri di satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalbar ini. Tiana menyatakan dirinya syarat-syarat pendaftaran membuatnya repot. Salah

satunya berkenaan dengan nomor induk siswa. Dalam Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) anaknya tidak tercantum nomor induk siswa tersebut. Akhirnya Tiana pun terpaksa mendatangi kembali SMP anaknya. ”Saya terpaksa kembali ke SMP untuk menanyakan nomor induk siswa,” katanya. Ia juga menilai pendaftaran kurang tertib. Banyak orangtua dan siswa yang berkerumun di meja pendaftaran. ”Seharusnya diberi nomor antrean. Kalau semuanya berjubel di dalam sini, panas. Seperti betangas (mandi uap),” ujarnya sambil tertawa. Berdasarkan pantauan, orangtua maupun siswa memenuhi ruang aula SMAN 1. Bagi yang tak mendapat tempat duduk, mereka berdiri. Bahkan memenuhi meja-meja pendaftaran yang berada di depan pintu. Panitia berulang kali mengingatkan agar pendaftar menjauh dari meja pendaftaran. Tetapi pendaftar bergeming. Mereka tetap memenuhi meja tersebut. Kepala SMAN 1 Pontianak Nurali menyatakan hari pertama pendaftaran berjalan lancar. Ia menilai banyaknya pendaftar karena animo masyarakat untuk bersekolah cukup besar. ”Lagipula daya tampung SMAN 1 terbanyak, mencapai 300 orang dikurangi siswa yang tidak naik kelas. Kami membuka sembilan kelas, satu kelas 36 siswa,” ungkap Nurali, kemarin. Menurut Nurali, sebenarnya orangtua tidak perlu berbondong-bondong datang

Sistem Online SMK Macet Sambungan dari halaman 9

Hanya saja, ketika sekitar pukul 10.00, pihak sekolah menutup pendaftaran karena sistem online mengalami gangguan. ”Tadi pagi buka. Berkas saya kurang, makanya balik lagi. Tetapi ternyata sudah tutup. Katanya jaringannya rusak. Besok datang lagi,” ujar orangtua siswa sambil mengambil kendaraannya di tempat parkir SMKN 3 Pontianak. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 3 Pontianak, Syamsuni membenarkan adanya kendala sistem online. Ia menjelaskan hingga cmyk

pukul 10.00 panitia penerimaan siswa baru masih menerima pendaftaran. Setelah diterima, petugas pun memverifikasinya. Tetapi ketika akan mengentri secara online berkas yang lolos verifikasi, tidak bisa dilakukan. Padahal setelah dientri, pendaftar akan mendapatkan nomor pendaftaran. ”Hingga pukul 10.00 belum bisa diproses. Entri data belum bisa masuk. Khawatir menumpuk, pendaftar diminta datang besok lagi. Berkas yang sudah diverifikasi tetap diusahakan dientri secara online,” ujar Syamsuni. Ia menjelaskan berdasarkan informasi yang diterimanya,

15

PALOH merupakan kecamatan pesisir yang berada di utara KabupatenSambas,Kalimantan Barat dan merupakan kecamatan perbatasan antara Indonesia dan malaysia (Border District). Selain merupakan kawasan perbatasan, Paloh juga dikenal dengan pantai peneluran penyu yang sangat potensial dan merupakan pantai peneluran terpanjang di Indonesia (± 63 km). Namun sayangnya, hingga kini masih terjadi perburuan telur penyu oleh masyarakat lokal. Untuk itu, upaya penyadaran masyarakatsecaramassalsangat dibutuhkan. Pesisir Paloh tidak hanya memiliki petensi “penyu” sebagai icon utamanya, namun juga memiliki potensi tradisi dan budaya lokal pesisirnya

yang unik. Tradisi tersebut diantaranya adalah Ritual Besiak, Upacara Antar Ajung dan tradisi Ngamping sebagai bentuk rasa syukur masyarakat pesisir atas panen yang berlimpah serta mendoakan agar panen berikutnya semakin baik. Tradisi ini berbentuk tarian-tarian, penumbukan Padi hasil panen menjadi amping serta pelarungan miniatur kapal ke laut lepas yang berisi hasil bumi. Tradisi ini dilaksanakan dipertengahan tahun disekitar Juni dan Juli, dimana pada bulan tersebut juga merupakan musim puncak peneluran penyu Paloh. Untuk itu guna mempromosikan potensi pesisir Paloh sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia khususnya Kalimantan Barat, maka sejak

tahun 2011 telah diinisiasi kegiatan Festival Pesisir Paloh (FESPA) sebagai bentuk promosi wisata pesisir, pelestarian tradisi dan budaya lokal serta upaya penyadartahuan masyarakat akan potensi yang dimiliki, sehingga timbul rasa bangga dan berupaya melestarikannya. Tahun ini, Festival Pesisir Paloh kembali dilaksanakan dan diselenggarakan pada tanggal 2-4 Juli 2013 yang bertempat di Desa Sebubus. Adapun kegiatan dari Festival ini diantaranya adalah serangkaian acara pelepasan tukik, Berwisata penyu bertelur dan aksi bersih pantai yang bertujuan untuk memperdalam rasa cinta dan perlindungan terhadap penyu. (arf/r) +

Tunggu SK Bupati Sambungan dari halaman 9

”Mudah-mudahan kesepakatannya adalah pengesahan tarif angkutan yang kita tawarkan,” ujarnya. Di samping membahas kenaikan tarif angkutan pembahasan menyangkut persetujuan asosiasi angkutan darat di Kucing, Malaysia dan Brunei Darussalam. “Kemungkinan usai rapat, kami akan bertolak ke luar negeri lewat jalan darat melalui Aruk, Sambas,” ujarnya.Jalur Albana tujuan SingkawangAruk-Kuching menurut jadwal sosek Malindo akan diresmikan pada Agustus mendatang. Kalbar sendiri sudah siap dari duluan walaupun jalannya rusak. ”Kita juga

bertolak membawa Kadishub Kota Singkawang. Soalnya Terminal Internasional Aruk berada di Singkawang,” ungkapnya. “Dan Angkutan Lintas Batas Antara Negara tujuan Singkawang-Kucing masing-masing lima armada. Kapasittasnya 21 kursi dan maksimal 25 kursi,” timpal Manaf. Kata dia, kenaikan tarif opelet terjadi merata hampir di beberapa daerah. Mulai dari Kota Pontianak, Kubu Raya, Sintang, Singkawang, dan Ketapang. Kenaikannya rata-rata standar 18,4—20 persen. Kalau dirupiahkan sekitar Rp500. Untuk kenaikan tarif bus AKDP kelas ekonomi, naiknya 16,6 persen. Sebagai contoh bus tujuan Pontianak-

Singkawang semula Rp25 ribu direkomendasikan naik Rp27,6 ribu. Pontianak-Sambas tadinya Rp40 ribu naik Rp46-50 ribu. Untuk jalur bis ke daerah hulu tujuan Pontianak-Sanggau-SanggauKapuas Hulu juga mengalami kenaikan. Hanya bedanya ada biaya kenaikan tuslah (kenaikan tarif jalan akibat rusaknya lokasi di daerah perhuluan Kalbar). “Pembahasan tarif daerah perhuluan cukup besar. Kita sendiri sudah menghubungi Dephub Pusat. Perbedaannya pada biaya operasi. Mungkin kalau jalur di Jawa biaya operasional hanya 6 persen. Di Kalbar tidak bisa. Sebab kondisi jalan rusak rata-rata tinggi,” ujarnya. (den)

Kenaikan Harga BBM Belum Pengaruhi Inflasi Sambungan dari halaman 16

terlalu tinggi yaitu 1,03 persen. Inflasi paling tinggi terjadi di Kota Sibolga yang tembus 1,96 persen. Disusul Depok senilai 1,79 persen dan Banda Aceh sebesar 1,75 persen. Kota Singkawang, kota lain di Kalbar inflasinya 0,22 persen. Sedangkan kota yang paling rendah inflasinya yaitu Ambon sebesar -0,15 persen. Kepala BPS Kalbar, Badar mengatakan kenaikan harga BBM belum berpengaruh banyak terhadap kenaikan harga sejumlah kebutuhan masyarakat sementara ini. “Belum terlalu terasa dampaknya, karena yang kita ukur inflasi selama sebulan penuh. Kenaikan BBM kan baru terjadi pada tanggal 22 Juni. Kemungkinan angka inflasi baru akan meningkat signifikan di Bulan Juli ini,” papar dia, saat konferensi pers, kemarin (1/7). Dijelaskan dia, inflasi yang terjadi pada bulan Juni karena adanya kenaikan indeks pada 5 kelompok pengeluaran dan penurunan indeks pada 2 kelompok pengeluaran. Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks, yaitu; Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,28 persen, kelompok Sandang sebesar 0,19 persen, kelompok Kesehatan sebesar 0,51 persen, kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar 0,11 persen dan Kelompok Transportasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 4,35 persen. “Sedangkan kelompok

pengeluaran yang mengalami penurunan indeks yaitu kelompok Bahan Makanan sebesar -1,88 persen dan kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau sebesar -0,07 persen,” tambah dia. Berdasarkan komoditi, sepuluh barang yang memberikan seumbangan inflasi tertinggi antara lain bensin, angkutan udara, tukang bukan mandor, angkatan dalam kota, kentang, mie kering instan, telur ayam ras, daging sapi, keramik, dan gelas air minum sebesar 0,158 persen. Sedangkan sepuluh komoditi yang memberikan sumbangan deflasi tertinggi secara berurutan adalah sawi hijau, jeruk, ikan gembung, buncis besar, kacang panjang, cabe merah, cabe rawit dan bawal besar. Pantuan Pontianak Post, harga sejumlah komoditi utama rumah tangga di pasar tradisional banyak yang belum mengalami kenaikan. Secara umum, harga barang-barang kebutuhan pokok di Pontianak masih normal. Kacang tanah masih Rp 20 ribu per kilogram. Begitu juga dengan tomat dan sawi putih yang sekilogramnya sudah bertahan di harga Rp 12 ribu dalam beberapa pekan terakhir. Malahan beberapa komoditi yang beberapa pekan belakangan sempat meninggi, menjadi turun. Bawang putih nyaman di harga Rp 12 ribu per kilogram. Begitu juga dengan bawang putih yang bernilai Rp 20 ribu per kilogram. Sebagai informasi, beberapa bulan lalu, bawang sempat langka dan harganya

mampu mencapai Rp 30 ribu sekilogramnya. Begitu pula dengan harga sayur-mayur segar produksi lokal. Komoditi penting yang menjadi konsumsi sehari-hari oleh banyak orang tersebut malah mengalami penurunan nilai. Sayur kol misalnya, sudah sepekan ini bertahan di kisaran Rp 8 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya sayuran berwarna putih ini tembus Rp 12 ribu untuk satu kilogramnya. Sama halnya dengan sawi hijau yang satu ikat dipatok Rp 2 ribu, setelah sebelumnya mencapai Rp 5 ribu tiap ikatnya. Sayur kacang buncis juga turun, dari Rp 15 ribu per kilogram menjadi Rp 8 ribu saja. Menurunnya harga sejumlah sayur-mayur, disebabkan karena panen sudah semakin membaik. Namun tetap saja ada komoditi yang sudah melambung harganya. Salah satu komoditi yang melonjak harganya adalah cabai rawit. Bahan makanan yang terkenal kepedasannya ini menembus harga sekitar Rp 40 ribu untuk satu kilogramnya. Sebelumnya bumbu dapur ini hanya Rp 30 ribu dengan berat yang sama. Komoditi lain yang makin mahal adalah telur ayam ras. Sebelum kenaikan BBM, harga telur ayam tiap kilogramnya ditingkat eceran dihargai sekira Rp 18 ribu. Namun pascaBBM naik, salah satu harga sumber protein hewani tersebut berkisar di angka Rp 20 ribu untuk satu kilogramnya. (ars)

Pasangan Mesum Bukan Praja IPDN Sambungan dari halaman 16

TU, Maris Gunawan Rukmana dan Nikolaus Prapaska selaku Kasubag Ekstrakurikuler, kemarin. Dikatakan Frans, kampus IPDN yang terletak di Sungai Ambawang merupakan kampus regional cabang dari IPDN Jatinangor yang merupakan sekolah kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri. Prajanya yang berjumlah sekitar 200 orang itu sendiri berasal dari hampir seluruh provinsi di tanah air. “Peraturan yang kita terapkan kepada praja sangat ketat, bahkan kemungkinan kecil ada praja IPDN yang bermalam di tempat lain, apalagi hotel. Setiap ada praja yang ingin bermalam harus izin. Kemarin saat kejadian (malam minggu), pengasuh atau pembina

praja tidak mengeluarkan izin. Artinya tidak ada praja kami yang keluar pada malam itu,” jelasnya. Dilanjutkan Frans, setiap Sabtu mulai dari pagi, para praja mengikuti kegiatan yang dibimbing dan diawasi langsung oleh para pengasuhnya. Setelah selesai kegiatan itu, para praja dikumpulkan dan diabsen satu persatu. “Kita juga tidak memberlakukan para praja untuk membawa sepeda motor sendiri. Bahkan kalau pun harus ada keperluan di luar, mereka selalu didampingi pengasuhnya,” lanjutnya. Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 69 pasangan mesum terjaring razia yang digelar Kepolisian Resort Kota Pontianak di sejumlah beberapa hotel kelas melati di Pontianak, malam kemarin.

Razia yang bersandi Operasi Pekat (penyakit masyarakat) ini sebagai langkah untuk mengantisipasi tindak kejahatan menjelang Ramadan dan pemilukada, yang rencananya akan dilaksanakan pada September 2013. “Razia ini sebagai upaya atau langkah untuk mengantisipasi tindak kejahatan menjelang Ramadan dan pemilu,”kata Kepala Operasional Polresta Pontianak, Kompol Hujra Souwena, kemarin. Dalam razia itu, polisi menyisir satu persatu hotel kelas melati di Pontianak. Aparat kepolisian berhasil mengamankan puluhan pasangan di luar nikah. Selain mengamankan puluhan pasangan mesum, polisi juga mengamankan beberapa pemuda yang menenggak minuman keras di pinggir jalan. (arf)

Terumbu Karang Karimata Rusak Sambungan dari halaman 16

b e r l a n g s u n g ,” k a t a Amiruddin. Ketua RT 01, Desa Betok, Pulau Karimata,

Rully, mengatakan bahwa aktivitas pengeboman dan peracunan itu cukup meresahkan nelayan. Sampai sekarang tidak ada tindakan

tegas aparat hukum untuk menindak para pelaku. “Tidak ada pengebom atau peracun ikan yang ditangkap,” tuturnya. (hen)

+


METROPOLIS

16

Pontianak Post

Selasa 2 Juli 2013

OTONOMI

Dampak Otda ANGGOTA Kajian Tim Ketatanegaraan MPR Lukman Edy menyatakan selain nilai positif, otonomi daerah juga menimbulkan dampak negatif. Contohnya bermunculannya konflik horizontal. ”Selain itu merebaknya korupsi. Otonomi daerah juga banyak gagal dan tidak berhasilnya,” ujar Lukman, belum lama ini. Menurut Lukman, ada yang menawarkan agar kembali kepada sentralisasi. Padahal sentralisasi ini jauh dari semanLukman Edy gat demokrasi. ”Makanya harus ada perbaikan dalam sistem otonomi daerah agar NKRI juga terselamatkan dan demokrasi tetap berjalan,” katanya. Akademisi Fakultas Universitas Tanjungpura Pontianak AB Tangdililing menambahkan demokrasi di Kalbar berjalan dengan baik. Dibuktikan dengan pelaksanaan pemilukada gubernur, bupati, maupun wali kota yang berjalan lancar. ”Semuanya berlangsung baik. Rakyat sudah berdaulat dalam hal ini,” katanya. Hanya saja, lanjut Tangdililing, masih terjadi ketimpangan dalam aspek yang lain. Misalnya terjadinya konflik antara masyarakat dengan perusahaan sawit. Hal ini terjadi karena swasta belum memberi kedaulatan pada rakyat. ”Perusahaan sering menjanjikan hak pada masyarakat, tetapi dalam pelaksanaannya tidak seperti itu, Akhirnya masyarakat berang dan protes,” ujarnya. (uni)

STATISTIK

Kenaikan Harga BBM Belum Pengaruhi Inflasi

MEIDY KHADAFI/PONTIANAKPOST

NELAYAN: Aktivitas rutin masyarakat Pemangkat setiap paginya. Nelayan adalah salah satu mata pencarian sebagian masyarakat di Pemangkat.

Pasangan Mesum Bukan Praja IPDN PONTIANAK - Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) memastikan satu dari puluhan pasang mesum yang terjaring razia Polresta Pontianak, bukan merupakan siswa atau praja IPDN. “Kami sudah konfirmasi ke pihak kepolisian. Data yang diberikan oleh kepolisian tidak ada yang menyatakan praja kami terjaring razia,” kata Pembantu Direktur Bidang Keprajaan Abar Ali, kemarin. Dengan pernyataan ini, Redaksi memohon maaf sekaligus mengklarifikasi pemberitaan Pontianak Post dengan judul “Tangkap Pasangan Mesum, Intel dan Siswa IPDN Terjaring” yang terbit pada Senin (1/7). “Ini adalah salah penafsiran dari wartawan yang menyebutkan Praja IPDN terlibat, padahal setelah di-cross check, tidak ada sama sekali praja kami terlibat,” tegas Abar. Dijelaskan oleh salah seorang Dosen IPDN, Frans Dione bahwa dari segi seragam bahkan potongan rambut, praja IPDN memang hampir mirip atau mempunyai kemiripan dengan lembaga lain yang dibentuk pemerintah Kalimantan Barat - yang bekerja sama dengan Universitas Tanjungpura Pontianak. “Bedanya terletak pada atribut. Jika IPDN menggunakan lambang Kementerian Dalam Negeri, sedangkan untuk lembaga lain itu menggunakan lambang kampus. Bahkan mereka juga tidak ikatan dinas,” kata Abar dan Frans Dione saat mendatangi redaksi Pontianak Post bersama Plt Pembantu Direktur Bidang Keuangan dan Umum, A Imennuah, Kabag Keprajaan, Andi Gusti, Kabag

KENAIKAN harga bahan bakar minyak bersubsidi yang berlangsung lebih dari sepekan ini, ternyata belum berpengaruh terhadap angka inflasi di Kota Pontianak. Inflasi di Pontianak malah turun. Badan Pusat

Statustik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat merilis, pada bulan Mei lalu, inflasi Pontianak mencapai 1,40 persen. Namun pada bulan Juni angkanya turun menjadi 0,22 persen. Pontianak menjadi kota nomor 5 terendah tingkat inflasinya dari 66 kota se-Indonesia. Sementara untuk laju inflasi tahun kalender Januari-Juni 2013 Kota Pontianak sebesar 4,03 persen. Inflasi Year on Year Juni 2012 terhadap Juni 2013 sebesar 6,96 persen. Secara nasional pun, inflasi yang terjadi belum Ke Halaman 15 kolom 5

HARYADI/PONTIANAKPOST

KLARIFIKASI: Civitas akademika IPDN memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang menyebutkan praja IPDN terjaring operasi pekat.

Ke Halaman 15 kolom 5

Terumbu Karang Karimata Rusak

PONTIANAK - Terumbu karang di sekitar Pulau Karimata, Kayongutara mengalami kerusakan yang cukup parah. Berdasarkan pemetaan yang dilakukan Inhasa Diving Club, beberapa hari lalu, kerusakan terumbu karang mencapai 50 persen. Instruktur selam Inhasa Diving Club yang juga tenaga pengajar Universitas Diponegoro, Amiruddin, mengatakan bahwa kerusakan terumbu karang di Pulau Karimata diakibatkan aktivitas pengeboman dan peracunan. “Kerusakannya sudah parah. Banyak terumbu

C

M

Y

K

karang yang mati dan hancur,” ungkapnya. Terumbu karang yang rusak akibat bom dan racun dapat dibedakan. Jika diakibatkan bom, terumbu karang akan pecah, menyisakan serpihan di sekitar tempat tumbuhnya. Kalau rusak akibat diracun, terumbu karang masih berada di tempat tumbuh tetapi sudah mati. Rusaknya terumbu karang tidak hanya mengakibatkan keindahan bawah laut berkurang tetapi jumlah ikan di kawasan tersebut juga mengalami penurunan. Dampak-

nya pada hasil tangkapan nelayan. “Karena terumbu karang merupakan lokasi kembang biak ikan,” ujar Amiruddin. Hasil pemetaan ekosistem wisata di Pulau Karimata, Kayongutara oleh Inhasa Diving Club terdata sebanyak 37 jenis terumbu karang di kawasan itu dan sangat potensial untuk dikembangkan sebagai lokasi wisata bawah air. “Namun jumlahnya bisa saja terus berkurang jika aktivitas pengeboman dan peracunan masih tetap Ke Halaman 15 kolom 5


PRO-KALBAR Pontianak Post

Selasa 2 Juli 2013

3 17

Oknum Jaksa Aniaya Tahanan MUJADI/PONTIANAKPOST

LARIS: Kelapa muda kian laris. Selain cuaca nan panas belakangan ini, menjelang bulan Ramadan tiba maka kelapa hijau dipasok dari beberapa daerah di pantura. Menjadi pelepas dahaga saat berbuka.

KINERJA DEWAN

Tak Gajian BENDAHARA Sekwan Kabupaten Mempawah Indirwan harus mondar mandir dengan wajah lesu. Setelah ditanya, ternyata ketua DPRD H Rahmad Satria belum mau menandatangani cek untuk pencairan gaji Dewan Kabpuaten Mempawah. “Saya sudah beberapa kali menghadap Ketua untuk minta menandatangani usulan pencairan gaji Dewan. Tetapi, beliau Rahmad Satria (Rahmad satria-red) belum siap, tanpa alasan yang pasti,” kata. Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Mempawah saat ditanya koran ini alas an belum bersedia menandatangani pencairan gaji dewan secara tegas mengatakan, memasuki tahun kelima, prosentase kinerja dewan menurun. “Jelas akan meberikan dampak. Tapi biarlah, bukan hanya anggota saja. Saya selaku Ketua juga tidak gajian,” tegasnya. Diakui, kalau dia dari fraksi Golkar tentu tidak bisa memberikan teguran anggota dari fraksi lain. Namun, sekali-sekali perlu untuk Ke Halaman 27 kolom 5

SEMBAKO

Langgar Aturan, Bakal Tangkap Mobil Luar Negeri SANGGAU--Kepala Kepolisian Resor Sanggau, AKBP Sigit Dedy Purwadi, Senin (1/7) kemarin menepis adanya dugaan main mata pihak aparat penegak hukum terhadap kebebasan keluar masuknya mobil luar negeri asal Malaysia di Kabupaten Sanggau. Kepolisian tidak akan mentolelir jenis pelanggaran apapun, jika terbukti melanggar silahkan tangkap. Perbatasan Entikong dan Sekayam yang masuk dalam wilayah perjanjian Sosek-Malindo memang kerap kali membawa dampak masalah yang sangat besar. Terutamanya karena aturan Sosek-Malindo merupakan kewenangan pusat.

wilayah kewenangannya negara. Soal legalitas itu, kita tidak berani bicara soal itu. Harus ada aturannya sendiri. Kita hanya ikuti aturan soseknya seperti apa. Tapi kita akan koorKalau masuk dinasikan dengan pemerintah disini dan ikuti daerah sanggau. Kalau dia aturannya, silakan. Kita juga masuk disini dan ikuti aturansusah kalau mau nya kita, silahkan saja. Kita juga susah kalau mau asal tangkap,” asal tangkap’’ ujarnya usai upacara peringatan HUT ke-67 Bhayangkara di Sigit Dedy P Mapolres Sanggau. Sigit juga membantah Karena itu, pihaknya sebagai penegak hukum di Kabupaten Sanggau pihaknya tidak berani untuk akan melakukan koordinasi kepada melakukan penertiban atau rajia Pemerintah Kabupaten Sanggau terhadap kendaraan-kendaraan luar negeri yang bebas untuk membahas hal tersebut.

MUJADI/PONTIANAKPOST

Telur Mulai Naik WARGA mulai keluhkan kenaikan harga telur yang mulai terjadi sekarang ini. Dikhawatirkan, kenaikkannya akan terus berlanjut hingga membumbung tinggi menjelang Hari Raya Idul Fitri, dimana permintaan masyarakat meningkat untuk membuat kue lebaran. Harga telur per kilogram nya, pada minggu lalu hanya berkisar Rp20 ribu, satu minggu sesudahnya naik menjadi Rp22 ribu. Sekarang ini, meskipun baru saja mengalami kenaikan, sudah kembali merangkak menjadi Rp23 ribu. Dikatakan salah satu warga, Heri. Dirinya mengaku terheran-heran dengan harga telur yang sudah mulai naik secara beruntun. Kenaikan per kilogram nya pun rata-rata seribu Ke Halaman 27 kolom 5

Ke Halaman 27 kolom 1

Gunakan Sabu Pelaku Pencabulan Ditahan Briptu N Dibekuk “Masalah mobil luar negeri itu adalah Sosek-Malindo dan itu

SANGGAU-Polisi akhirnya menahan pelaku kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, DL (47) yang merupakan warga Kecamatan Parindu. Pelaku kini dijerat dengan undang undang perlindungan anak. Sejauh ini kasusnya masih ditangani oleh kepolisian. Demikian disampaikan Kasat Reserse Kriminal Polres Sanggau, AKP M.Husni Ramli, Senin (1/7) kemarin. “Pelaku sudah ditahan, sekarang masih proses penyidikan. Pelaku kita jerat dengan undang undang perlindungan anak. Saat ini kasus-

Ke Halaman 27 kolom 1

nya dalam penanganan tim RPK Unit Reserse Umum,” ujarnya. DL (47) dilaporkan kepolisi lantaran dituduh menyetubuhi seorang bocah berusia 13 tahun yang masih berstatus sebagai pelajar SMP di Kabupaten Sanggau. Korban yang didampingi oleh orang tuanya, Selasa (25/6) kemarin melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Sanggau. Kasat Reserse Kriminal Polres Sanggau, AKP M.Husni Ramli menyampaikan bahwa korban Ke Halaman 27 kolom 5

Dikeluhkan Dokter Sering Keluar Kota NAIK: Harga telur yang bergerak naik.

SINTANG- Oknum Jaksa Kejaksaan Negeri Sintang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap dua tahanan atas nama Edy Suratman dan Rangga. Kejadian itu terjadi Jumat, (29/6) di Kejaksaan Negeri Sintang. Edi sendiri merupakan tahanan Kejaksaan Negeri Sintang dengan kasus pencabulan anak dibawah umur. Sedangkan Rangga merupakan tahanan Kejaksaan Negeri Sintang dengan kasus pencurian. Dalam penuturanya Edi mengaku dipukuli oleh oknum jaksa bernama Muhammad Nur Faisal Wijaya yang disaat dilakukan pemeriksaan di kejaksaan Negeri Sintang. Ia menceritakan Jumat (28/6) sekitar pukul 09.00 dirinya di jemput oleh dua orang anggota Kepolisian Resor Sintang dari tahanan Kelas II Sintang. Ia di bawa oleh dua anggotra Polisi tersebut ke Polres Sintang. Selang beberapa jam sekitar pukul 15.00 Wib dirinya kemudian diantar oleh kedua anggota Polisi tersebut ke Kejaksaan Negeri Sintang. Sesampai dikejaksaan dirinya langsung dilakukan pemeriksaan oleh jaksa. Ia disuruh bercerita tentang kronologis kasus yang dialaminya. Saat diintrogasi, Edi diberikan pertanyaan oleh jaksa tersebut dengan berbagai pertanyaan. Salah satunya mengenai berapa kali Ia melakukan persetubuan dengan Korban. Edi lantas menjawab ia hanya dua kali melakukan persetubuhan dengan korban. Tidak pecaya dengan keterangan Edi, lantas oknum jaksa langsung memukuli Edi dengan menggunakan tangan di bagian pipi. Tidak hanya itu, usai dilakukan pemukulan Edi langsung dipaksa push up 200 kali. Bahkan setelah itu ia sempat diperintahkan jaksa untuk

KETAPANG – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Agoesdjam Ketapang mendapat kritikan. Pasien dan keluarga pasien mengkritik kinerja dokter spesialis penyakit dalam yang jarang berada di tempat. Dokter penyakit dalam di rumah sakit ini sering tidak ada di tempat dengan alasan tugas keluar kota. Salah seorang anak pasien yang ayahnya menderita penyakit ginjal mengatakan, terakhir kali ayahnya diperiksa oleh dokter spesialis penyakit dalam yang bertugas di

rumah sakit ini sekitar seminggu yang lalu. “Bapak sudah 18 hari di sini. Terakhir kali ditangani dr Sony sekitar seminggu yang lalu. Lalu kemudian diganti dr Suparto,” kata anak pasien yang tidak mau menyebutkan namanya, kemarin (1/7). Meskipun sudah ada dokter yang menggantikan spesialis dalam tersebut, namun dia tetap menyayangkan hal tersebut. Kondisi ayahnya yang sedang sakit, bisa saja terjadi hal mendadak dan

memerlukan penanganan oleh dokter yang memang betul-betul berkompeten. “Meskipun ada yang mengganti, kan dokter yang asli yang lebih berkompeten,” jelansya. Kritikan juga datang dari keluarga pasien yang sedang berobat di Poly Dalam. Dengan nada yang kesal, pasien tersebut mengatakan kalau pintu ruangan Poly Dalam selalu tutup. “Makan gaji buta, pintunya tutup terus,” kata salah Ke Halaman 27 kolom 1

PUTUSSIBAU- Diduga menggunakan narkoba dirumahnya Jalan Kiri Durian Kecamatan Putusibau Utara seorang oknum anggota polisi berinisial N berpangkat Briptu dari Polsek Jongkong, Kecamatan Jongkong akhirnya dibekuk oleh anggota Polres Kapuas Hulu Rabu (26/6) jam dua siang. Saat ditangkap pun polisi berhasil menemukan barang bukti berupa Inek 15 smile warna hijau daun, sabu 1,20 gram jenis pipet 17. “Saat ini pelaku sudah kita tahan dan saat ini pun masih dalam proses penyelidikan kita,” kata Abdullah Syam Kasat Narkoba Polres Kapuas Hulu, Senin (1/7). Menurut Abdullah, saat ditangkap, pelaku tengah duduk bersila menikmati Narkoba dan saat polisi menggerebeknya, pelaku berupaya menyembunyikan barang bukti tersebut di dalam posisi duduknya. “Saat ditangkap sih tidak ada perlawanan sehingga kita juga mudah untuk menangkapnya karena sebelumnya kita sudah ingatkan dan kali ini kita lakukan penindakkan,” paparnya. Ke Halaman 27 kolom 1

PNS Pemkab Pontianak Gembira, Gaji ke-13 Sudah Cair

Penuhi Kebutuhan Sekolah Anak dan Puasa Siapa yang tak senang mendapatkan gaji ke-13. Begitulah yang dirasakan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Dengan adanya tambahan ini, maka keperluan mereka jelang anak sekolah maupun memasuki Ramadan dapat terpenuhi.

BIDIK

WAHYU ISMIR, Mempawah

AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

MEMUKAU: Band Zigaz memukau ribuan warga Ketapang yang hadir dalam konser launching Yamaha Mio GT dan X Ride di Lapangan Sepakat Ketapang, kemarin (30/6) malam.

ISTIMEWA

BARANG BUKTI: Polisi berhasil menemukan barang bukti berupa Inek 15 smile warna hijau daun, sabu 1,20 gram jenis pipet 17.

WAJAH Fitri Yuliandari tampak semringah. Pegawai negeri sipil di Sekretariat Daerah Kabupaten Pontianak ini tak dapat menutupi rasa senangnya saat menerima penyerahan gaji ke-13 yang dilakukan Bupati Ria Norsan, Senin (1/7). Fitri merupakan satu di antara

WAHYU/PONTIANAK POST

TERSENYUM: Bupati Pontianak H Ria Norsan menyerahkan gaji ke 13 secara simbolis dan disambut senyum dari PNS dilingkup Pemkab Pontianak.

C

M

Y

K

empat pegawai negeri sipil di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Pontianak yang mewakili PNS Pemkab Pontianak menerima secara simbolis gaji ke-13 yang diberikan Bupati Ria Norsan saat apel pagi di Sekretariat Daerah Kabupaten Pontianak. Bersama-sama dengan Suhelmy Rizal, Zainal Abidin, dan Dede Ferlandi, Fitri menerima ucapan selamat dari Bupati Ria Norsan atas diterimanya gaji ke-13 ini. “Semoga bermanfat dan dapat dipergunakan dengan baik,” ujar Bupati kepada para perwakilan pegawai ini. Bupati Ria Norsan berharap, pemberian gaji ke-13 kepada para pegawai negeri, pejabat negara, dan penerima pensiun/tunjangan dapat membantu meringankan beban khususnya menjelang tahun ajaran baru sekolah dan terlebih menyambut tibanya bulan suci Ramadan pekan depan. “Kepada yang menerima gaji ke-13, mudah-mudahan dapat membantu meringankan beban Ke Halaman 27 kolom 1


18 PEMILUKADA

DPS Alami Penurunan KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kubu Raya menggelar Rapat Peleno Rakapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kubu Raya, kemarin. Dari rapat tersebut, ternyata diperoleh jumlah DPS mengalami penurunan, yakni 388.941 jiwa dari data penduduk pemilih potensial pemilu (DP4), 423.611 pemilih. Jumlah DPS tersebut berdasarkan data yang disampaikan panitia pengawas kecamatan (PPK) yang berada di sembilan ke c a m a t a n . Untuk Sui Raya, jumlah daftar pemiGustiar lih sementara sebanyak 149.140, Kuala Mandor B (19.623), Sungai Ambawang (49.121), Terentang (8.166), Batu Ampar (24.644), Kubu (28.127), Rasau Jaya (18.711), Teluk Pakedai (14.287), dan Sungai Kakap, 77.122. Ketua Pokja Pemuktahiran Data Pemilih KPU Kabupaten Kubu Raya, Gustiar, mengatakan setelah penetapan DPS, maka selanjutnya diserahkan kepada setiap tim sukses bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan konstituennya tercatat didalam DPS. “Urusan DPS bukan hanya menjadi tanggungjawab KPU, PPK, atau pemangku kepentingan, tapi menjadi tanggungjawab semua pihak, agar permasalahan data pemilih tidak terjadi dikemudian hari,” katanya, Senin (1/7), di Sungai Raya. Dia mengakui jika data DP4 yang diterima dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kubu Raya, setalah diverifikasi untuk menjadi DPS, ternyata mengalami penurunan. Hal tersebut, menurutnya, terjadi lantaran dikarenakan setelah diverifikasi, ditemukan ada daftar pemilih ganda, nama warga yang bersangkutan sudah pindah domisili, dan masih adanya nama pemilih yang sudah meninggal. Dia menjelaskan, setelah tahapan rekapitulasi dilaksanakan, maka tahapan selanjutnya adalah perbaikan DPS, pencatatan data pemilih tambahan, penetapan daftar pemilih tambahan, pengumuman daftar pemilih tambahan, hingga pada 2 – 5 Agustus akan dilaksanakan penyusunan dan penetapan rekapitulasi jumlah pemilih tetap (DPT) jumlah TPS. Untuk mengatisipasi adanya dukungan ganda pada saat penetapan daftar dukungan tetap (DPT) nanti, pihaknya juga menyerahkan data by name dan by adress kepada setiap tim sukses pasangan calon, agar dapat melakukan pengecekan dan melakukan pengamatan. Sementara pada tingkat KPU, ditambahkan dia bahwa data yang diserahkan akan benarbenar diamati. “Jika ada data pemilih yang identitasnya sama, maka langsung akan kita coret. Tapi kalau namanya sama sementara identitasnya ada yang berbeda kita tidak akan berani mencoretnya,” ucapnya. Sementara itu, seketaris Tim Sukses Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kubu Raya Muda – Harjo, Sutikno, memastikan akan melakukan pengecekan di lapangan, terkait hasil rakapitulasi DPS tersebut. “Yang kami temukan di lapangan ada pemilih yang terdata tapi orangnya tidak ada,” terangnya. (adg)

KUBU RAYA

Pontianak Post

Selasa 2 Juli 2013

Tiket Mahal, Penumpang Mengeluh

Candra Imbau Kendalikan Harga

MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

ANOMALI CUACA: Anomali cuaca sering terjadi di Kota Pontianak termasuk juga di sebagian Kubu Raya belakangan ini. Tampak cuaca terang, tetapi tetap hujan.

Harga Cabai Merangkak Naik SUNGAI RAYA – Seminggu menjelang Ramadan harga sejumlah kebutuhan pokok terus merangkak naik. Di antaranya cabai rawit, dari Rp36 ribu perkilogram, merangkak hingga Rp42 ribu kilogram. Kondisi ini pun dikeluhkan pedagang, Senin (1/7). Dari pantauan Pontianak Post di Pasar Parit Baru, Sui Raya, kenaikan harga bukan hanya terjadi pada cabai rawit, namun seperti telur ayam yang sebelumnya Rp19 ribu perkilogram merangkak naik hingga Rp22.500 perkilogram. “Ketika rencana kenaikan harga bahan bakar minyak, perkilogramnya (telur) dari Rp18 ribu naik menjadi Rp20 ribu perkilogram,” kata Jhon, salah seorang pedagang. Akan tetapi, ternyata tidak semua harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Seperti beras kualitas baik masih Rp10.500 perkilogram, kemudian bawang merah dari Rp28 ribu perkilogram merangkak hingga Rp30 ribu perkilogram. Meski harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya menga-

lami kenaikan, namun masih ada di antaranya yang harganya dalam kondisi normal, seperti gula, minyak goreng curah, tepung, dan beras. Menurut Jhon, jika dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya, lonjakan kenaikan harga sangat tinggi, sehingga berdampak pada besarnya modal yang harus dikeluarkan oleh pedagang. Sementara, dia menambahkan, minat pembeli terus menurun, yang tidak sebanding dengan keuntungan didapat. Biasanya, diakui dia, setiap menjelang Ramadan, harga sejumlah kebutuhan barang pokok akan terus mengalami kenaikan. Hal itu, menurutnya, lebih dikarenakan permintaan yang tinggi dan pasokan barang yang tidak mencukupi. “Kalau sekarang mungkin pasokan masih mencukupi,” ucapnya. Untuk itu, dia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), agar dapat

melakukan pengawasan, baik pasokan barang mapun harga, sehingga dengan demikian harga barang bisa terkontrol, tanpa terlalu memberatkan pedagang dan masyarakat. “Kita pun sebenarnya kasihan sama konsumen, tapi mau bagaimana lagi, kalau dari agennya harga sudah mahal,” ungkapnya. Sementara itu, pedagang cabai rawit di pasar yang sama, Anto, menuturkan kenaikan harga cabai lebih dikarenakan pasokan dari Jawa yang terus menurun. Dengan kondisi tersebut, menurutnya, mau tidak mau cabai yang dijual merupakan hasil petani lokal, yang harganya lebih mahal. “Kalau cabainya kiriman dari Jawa, harganya masih murah,” terangnya. Dia pun berharap, agar Pemerintah Kabupaten dapat melakukan pengawasan dan dapat mengambil kebijakan yang tepat, untuk mengantisipasi terus melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok. “Peran pemerintan sangat penting, jangan sampai lonjakan harga tidak terkontrol,” harapnya. (adg)

SUNGAI RAYA – Pengguna angkutan udara tampaknya harus merogoh kocek tidak sedikit, lantaran harga tiket pesawat melonjak naik. Harga semakin menjadi tidak stabil pada saat musim liburan menjelang Ramadan. Dari data yang diimpun Pontianak Post, untuk tujuan Jakarta, harga tiket berkisar antara Rp1,1 juta – Rp1,5 juta. “Kalau sudah saat musim liburan seperti ini,hargatiketpesawatPontianak–Jakartasampaibeli Rp1.250 juta. Jelas sangat mahal dan memberatkan konsumen,” keluh salah seorang pengguna angkutan udara, Jumiarni, Senin (1/7) di Sungai Raya. Menurut dia, seharusnya pemerintah mengontrol harga tiket pesawat yang selalu melonjak tinggi di saat memasuki musim libur atau pada momen-momen tertentu.Pasalnya,diamemandang,seakan-akanlonjakan harga seperti ini sudah menjadi tradisi. “Kalau hari-haribiasa,hargatiketpesawatpalingtinggisekitar Rp700-an ribu,” katanya. Sementara itu, GM PT Angkasa Pura II Cabang Pontianak,CandraDistaWiradi,menyebutkanbahwa pihaknyatelahmengimbaukepadaseluruhmaskapai penerbangan, untuk mengendalikan harga tiket dan tidak menaikkan berlebihan. “Salah satu solusi untuk mengatasi lonjakan harga tiket, maka maskapai penerbangan harus menambah extra flight. Seperti yang dilakukan Garuda, Sriwijaya, dan Lion, yang telah mengajukan penambahan,” terangnya. Diamenjelaskan,masakapaipenerbanganGaruda telah mengajukan tambahan satu extra fligh, sedangkan Sriwijaya dan Lion masing-masing mengajukan tambahan penerbangan dua kali dalam sehari, dari sebelumnya yang berjumlah tujuh kali dalam sehari. “Total keseluruhan sekitar 25 flight dengan rata-rata jumlahpenumpangsekitar1.000orangdariPontianak – Jakarta,” ungkapnya. Mestinya, diharapkan dia, dengan penambahan flight dari maskapai, maka harga tiket tidak melonjak naik. Meskipun, dia tak menampik, masih banyak permintaan yang belum tertampung. Hal itu, menurut dia, dikarenakan pemesanan yang dilakukan jauh hari sebelumnya, apalagi pada saat liburan, menjelang lebaran, dan lebaran, yang diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang sekitar 15 – 20 persen. Ia juga menyebutkan, pada 5 Juli mendatang, akan adapenambahanflightjurusanPontianak–Jogjakarta, dan 15 Juli, Pontianak – Surabaya. Penambahan tersebut, menurutnya, dilakukan untuk mempersingkat perjalanan, agar penumpang tidak lagi transit ke Jakarta, namun dapat langsung ke Jogjakarta atau Surabaya. Seiring dengan itu Angkasa Pura, dikatakannya, telah menyiapkan sarana dan prasarana Bandara, agar pesawat dengan series besar berkapasitas 160 sheet dapat mendarat. Mereka sendiri telah melakukan peningkatan overlay atau penebalan landasan sekitar 10 – 20 cm yang direncakan akan dilaksanakan pada Oktober atau November mendatang. “Harapan kita dengan adanya penambahan flight dan peningkatan sarana dan prasarana bandara tiket dapat dijual dengan harga normal,” harapnya. (adg)

Mujiyo: Warga Harus Awasi Pendataan DPS SUNGAI RAYA – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kubu Raya menghimbausemuaelemanmasyarakatuntuk dapat melakukan pengawasan terhadap proses pendataan daftar pemilih sementara (DPS) yang dilakukan KPU Kabupaten Kubu Raya. Hal itu dianggap penting, untuk mengatisipasi permasalahan yang dapat mencoreng pelaksaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kubu Raya, 19 September mendatang. Ketua Panwaslu Kabupaten Kubu Raya, Mujiyo, mengatakan permasalahan DPS tersebut sering mencuat, setelah pelaksanaan Pemilu, khususnya jika terjadi sengketa Pemilukada yang dibawa ke Mahkamah

Konstitusi (MK) RI. “Pada dasarnya, permasalahan krusial yang terjadi pada proses pendataan pemilih adalah adanya warga yang hak-haknya tidak terakomodir sebagai pemilih,” katanya, Senin (1/7) di Sungai Raya. Agar semua hak warga pada pelaksanaan Pemilukada Kubu Raya nanti dapat terpenuhi, maka, menurut dia, masyarakat harus proaktif untuk mencari tahu, apakah mereka sudah terdata sebagai daftar pemilih sementara? Jika tidak, ditambahkan dia, dapat segera memberikan informasi kepada petugas yang telah diberi amanah untuk melakukan pendataan. Dia menjelaskan dari catatan yang di-

lakukan Panwaslu pada Pemilukada Kubu Raya sebelumnya, selain ditemukan masih ada warga yang tidak terdata, ternyata juga masih ditemukan, ada juga warga yang telah meninggal dunia, masuk sebagai daftar pemilih tetap. “Kasus-kasus seperti ini perlu mendapat perhatian semua, jangan sampai yang sudah pernah terjadi pada pemilu sebelumnya kembali terulang pada pemilu yang akan dilaksanakan pada September mendatang,” ucapnya. Mujiyo pun memastikan sebagai lembaga yang berkewajiban melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Pemilukada, akan melakukan pengawasan secara maksimal. Meski diakuinya, jumlah anggota Panwaslu

yang ada saat ini belum memadai. “Jumlah pengawas pemilu yang di tingkat kecamatan berdasarkan aturan undang-undang hanya tiga orang, ini akan kita maksimalkan,” ujarnya. Dia mengakui memang dengan wilayah Kabupaten Kubu Raya yang luas dan tersebar, akan mempersulit dari tugas anggota panwascam. Akan tetapi, pihaknya memastikan akan memaksimalkan pengawasan dengan melibatkansemuapihak,baikdaripemantau pemilu, maupun lembaga kemasyarakatan yang memiliki keinginan yang sama, untuk melakukan pengawasan Pemilukada Kubu Raya agar berjalan sesuai dengan apa yang telah direncakan. (adg)


Pontianak Post

PINYUH

Selasa 2 Juli 2013

DANDIM CUP

Bangga Tuan Rumah WAKIL Bupati Rubijanto bangga karena Mempawah dapat menjadi tuan rumah dalam kejuaraan Dandim Cup 2013, yang baru pertama kalinya digelar ini. Rubijanto pun berharap kejuaraan ini dapat menjadi agenda tetap tahunan di Kabupaten Pontianak. Kepada para atlet dan juri Rubijanto meminta untuk menjaga semangat sportivitas. Merespons hal tersebut Wakil Bupati Rubijanto pun Rubijanto berharap kejuaraan bertajuk Dandim Mempawah Cup ini dapat dijadikan sebagai agenda tahunan di Kota Mempawah. Tidak saja sebagai wadah pembinaan olahraga karate, tapi kehadiran para peserta dan rombongannya ini tentu akan meramaikan Kota Mempawah sekaligus berpengaruh positif terhadap promosi bumi Daranante dan sehingga dapat memajukan perekonomian masyarakat. “Mudah-mudahan sesuai komitmen Dandim 1201 Mempawah, kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya di Mempawah,” harap Rubijanto. (wah)

PAUD

Pembinaan PAUD PENDIDIKAN Anak Usia Dini (PAUD) bukan lagi sekedar sebagai pendidikan persiapan sebelum masuk sekolah (SD). PAUD, merupakan pendidikan yang sangat mendasar. Disebut demikian karena PAUD merupakan ‘pemantik’ munculnya semua potensi anak yang dibawanya sejak lahir. Bunda PAUD Kabupaten Pontianak, Erlina Ria Norsan, saat berkunjung ke PAUD Mutiara Bunda, Desa Sungai Duri I, kecamatan Sungai Kunyit, belum lama ini. Mengingat pentingnya masa-masa emas tersebut, lanjut dia, dalam standar PAUD telah diberikan rambu-rambu bagaimana stimulasi pendidikan harus diberikan pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak sejak usia 0 hingga 6 tahun, baik yang berkenaan dengan nilai-nilai agama dan moral, motorik kasar dan halus, kognitif, bahasa, maupun sosial-emosional. Mengutip pesan penting dari Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono, yang juga Bunda PAUD Nasional, kata Erlina, ada tiga pesan penting untuk PAUD. Pelaksanaan pembinaan PAUD juga dilakukan Erlina di sejumlah PAUD yang ada di kecamatan Siantan, Mempawah Hilir, Mempawah Timur, Segedong, Toho, dan Anjongan. Untuk pembinaan PAUD di kecamatan Sungai Pinyuh dan Sadaniang, rencananya baru akan dilakukan pada minggu kedua Juni 2013. (hms)

19

Desak Pelaku Ditangkap

HAMDAN/PONTIANAKPOST

PEMBINAAN: Kapolres Pontianak menyerahkan piala dan uang pembinaan kepada juara volibal putra HUT Bhayangkara ke-67 di Mempawah kemarin.

Bebaskan Biaya Administrasi Surat MEMPAWAH-Kepala Desa Sungai Nipah, Razali, mengatakan pihaknya kini mempermudah administrasi yang akan dilakukan masyarakat ke perangkat desa. Salah satunya tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mengurus surat menyurat, seperti kepungurusan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, serta surat menyurat lainnya. “Jadi kita akan membebaskan biaya kepengurusan surat menyurat tersebut. Dalamhalini,kitatelahkoordinasidengan RT dan RW. Sehingga masyarakat tidak terbebaniapabilaakanmengurussesuatu yang bersangkutan dengan pengeluaran

surat,” jelas dia. Kepala desa yang baru terpilih tersebut mengakui sebelumnya memang dilakukan pemungutan untuk surat menyurat. Namun seluruh biaya tersebut dimasukkan ke dalam anggaran kas desa. Dimanadiperuntukkanbagikepentingan masyarakat. “Rata-rata per bulan hasil dari biaya suratmenyurattidakbesar,hanya300ribu hingga 400ribu rupiah. Namun biaya itu semua masuk ke kas desa dan akan dipergunakan kembali demi keperluan desa,” jelas dia. Oleh sebab itu, untuk menggantikan

pemasukan dari biaya surat menyurat tersebut, Razali mengungkapkan pihaknyaakanbekerjasamadenganpihak ketiga, yaitu pengusaha setempat untuk memberikan iuran setiap bulan. “Kalau dihitung, pengusaha di Desa Sungai Nipah ini cukup banyak, sehingga apabila kita tetapkan untuk memberikan iuran tetap sebanyak Rp100ribu saja sudah dapat menutupi, bahkan lebih dibandingkan jumlah yang didapatkan dari biaya surat menyurat terdahulu. Tapi mengenai jumlahnya, akan kita bicarakan kembali denganpengusahatersebut,besamaaparat desa lainnya,” tukas dia.(wah)

Ramadan Jangan Ada Gangguan PLN MEMPAWAH- Masyarakat mengimbau pihak PLN ranting Mempawah untuk memperhatikan pelayanan listrik agar tidak sering biarpet. Terutama saat memasuki bulan suci ramadhan seperti tahun-tahun sebelumnya. Kendatipun diakui, beberapa bulan terakhir ini, gangguanberhasil ditekan. Namun, tetap saya warga minta listrik tidak mengalami gangguanterutamamenjelangmasuknya maghrib dan pada pelaksanaan sholat tarawih. “kami meemahami betul tugas yang diemban PLN. Namun sebagai pelangan, wajar kalau kami minta pelayanan yang maksimal. Terlebih pada bulan puasa,” pinta Ramli Mochtar warga Mempawah.

Prihal minta listrik tidak mengalami gangguan, disebabkan, pada masa-masa sekarang ini, terutama pada sore hari sering terjadi biarpet beberapa kali. Kendati padamnyatidakbegitulama.Namunbagi pekerja yang menggunakan listrik, tentu saja akan tergganggu. “Kalau bisa ditekan, kenapa harus ada gangguan,” ujarnya. Terkait hal itu, koran inicobamengkonfirmasikankepadaKantor pelayanan Sui Pinyuh menyangkut gangguan. “Alhamdulillah, gangguan listrik dua bulan belakangan ini secara perlahan mampu kami tekan sekecil mungkin,” aku karyawan kantor Pelayanan Listrik Sui Pinyuh.

Bahkan aku karyawan lagi, merka sudah melakukan sapu bersih dibanyak jaringan terkait ganguan terhadap pohon dan tumbuhan. “Kami bersyukur, banyak warga yang memiliki tanam tumbuh bersedia pohn kelapa dan tumbuhan dipangkas demi menjaga jaringan agar tidak tergganggu. Persoalan lain adalah masalah layangan yang menggunakan kawat,” ujar mereka. Untuk masalah itu, perlu kerjasama banyak pihak mulai satpol PP dan Polisi dalam rangka menertibkan permainan layang-layangterutamabagimerekayang menggunakan kawat sebagai penyauk (untuk mengambil, mengait layangan yang putus-red). (ham)

PINYUH— Keluarga korban mendesak Kapolres berikut penyidik untuk membongkar kasus kematian Harnofia Fitriani (HF) yang sudah berjalan 6 bulan lebih. “Jadikan momentum peringatan HUT Bhayangkara ke 67 sebagai motivasi dan pasang niat untuk secepatnya menyeret tersangka,” desak keluarga almarhumah HF. Terlebih, Kapolres sudah seara ternag-terangnya saat pertemuan berucap, jika sudah mengantongi identitas pelaku. Karenanya kalangan keluarga korban memberikan apresiasi terkait ucapan Kapolres Mempawah yang sedikit banyak meberikan angin segar dan lampu kuning terkait harapan kasus itu akan terungkap. “Pejabat lama juga pernah berucap seperti itu. Kami harapkan Kapolres yang baru mampu membuktikannya dan tak hanya sebatas lips service belaka. Kami tetap acungkan jempol jika mampu merealisasikannya. Semoga keinginan penyidik untuk mengungkap misteri kematian itu menjadi kenyataan,” tandas Ny Aryanti SH dan Marlina, sepupu almarhumah. Mereka mengaku, setiap saat selalu memantau perkembangan hasil penyidikan. “Kami tidak pernah berhenti untuk menyuarakannya. Tiap hari, minggu bahkan bulan selalu diawasi dan terus berkomunikasi dengan pihak keluarga di SBBL. Semoga terungkap dan menjadi kado ultah,” tegasnya. Aryanti menilai, hal yang wajar jika keluarga korban ingin bukti. Bukan hanya sekedar eksen. Sebab, ucapan seperti itu, dari dulu sudah sering diucapkan pejabat sebelumnya. Namun belum terbukti keampuhannya. “S e m o g a K a p o l re s y a n g b a r u d a p a t mewujudkannya,”doa keluarga korban. Mereka juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang peduli atas kasus kematian Harnovia Fitriani yang sudah berjalan 6 bulan lebih itu, namun belum berhasil diungkap. Ny Aryanti dan Marlina mengakui, besarnya dukungan moral terkait pengungkapan kasus itu setiap waktu terus bergulir. “Kami yang di Pontianak setiap saat selalu meenrima sms terkait pertanyaan, sejauhmana perkembangan pengungkapan kasus kematian itu. Saat bertemu dengan teman, kawan dan masyarakatpun juga terus ditanya. Itu menunjukkan, kalau kasus itu sudha menjadi perhatian public di Kalabr. “Bahkan sekecil apapun perkembangan terkait pengungkapan aksi itu juga dimintakan anggota Komisi III DPR RI,” akunya. Pertanyaannya, apakah yang menjadi kendala hingga kasus kematian siswi kelas X SMKN I Mempawah Hilir itu sampai 6 bulan sejak mayat ditemukan di TKP belum terungkap. Padahal, sejak mayat ditemukan, penyidik sudah memberikan angin segar, kalau kasus itu dalam beberapa hari kedepan sudah akan terungkap. “Heran juga, ucapan itu seperti angin lalu. Nyatanya sudah 6 bulan belum ada titik terang. lantas, dimana kendala dan hambatannya. Toch sudah banyak masukan yang diberikan termasuk BB dan petunjuk lainnya. Namun tetap saja gelap,” katanya Marlina balik bertanya. Mereka menyakini, Allah SWT Maha Melihat dan tidak tidur, terkait kasus itu. Sebaik apapun kemasannya insya Allah akan terkuak juga. (ham)


20 FIGURA

Jaga Kondisi Tubuh MASYARAKAT yang akan melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadan yang tidak lama lagi datang. Diharapkan tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjaga stamina tubuh. Plt Kepala Dinas Kesehatan, Achmad Kismed mengatakan menjelang datangnya Bulan Ramadan, dimana umat muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa. Agar tetap sehat, harus selalu menerapkan pola Achmad Kismed hidup sehat. “Pola hidup sehat, harus diterapkan di saat kita menjalankan ibadah puasa,” kata Kismed, Minggu (30/6). Menurut Kismed, dengan cara mengkonsumsi makanan bergizi seimbang. Dimana ini bisa didapatkan dari makanan yang tidak harus mahal namun berasal dari sayursayuran. Kemudian juga perbanyak minum air putih, agar badan tidak sampai kekurangan cairan. “Tidak lupa juga, masyarakat diharapkan melakukan olah raga secara teratur,” katanya. Jika sudah memasuki Bulan Ramadan, dijelaskan Kismed, khususnya pada saat berbuka dan sahur. Makanan yang dikonsumsi harus memenuhi unsur-unsur gizi yang diperlukan tubuh. “Jangan lupa, mengkonsumsi buah kurma atau madu pada saat berbuka, jangan makan seperti balas dendam pada saat berbuka puasa,” kata Kismed. (fah)

SINGKAWANG

Pontianak Post

Ketua STKIP Singkawang Raih Penghargaan Indonesian Leader SINGKAWANG-Ketua STKIP Singkawang, Drs H Andi Mursidi, MPA, MSi meraih penghargaan dari Yayasan Penghargaan Indonesia sebagai salah satu “2013 Indonesian Leader Achievement”. Penghargaan diberikan dalam acara Award Night Tokoh Indonesia: Career Women, Indonesian Leader Achievment, Parlianment, and Indonesian Best Economic Award 2012-2013 yang digelar di Hotel Savoy Homan Bandung, Jumat 28 Juni 2013. Andi menerima penghargaan tersebut didampingi istrinya Hj Erni Mawarlisa SH MH yang diserahkan oleh Ibu Popong Otje Djundjunan anggota Komisi X DPR RI. Ditemui di Kantor Pelayanan STKIP Singkawang baru-baru ini, Andi Mursidi yang juga Konsultan Mana-

jemen Perguruan Tinggi menyatakan dirinya berterima kasih atas perolehan penghargaan tersebut. “Penghargaan ini tentunya bukan untuk saya peribadi tapi lebih dari itu adalah untuk Civitas Academika STKIP Singkawang. Hal ini tentunya tidak lepas dari prestasi yang telah diraih oleh STKIP Singkawang, karena dalam waktu singkat hanya dua tahun STKIP Singkawang sudah mampu eksis dan dikenal masyarakat luas tidak hanya ditingkat lokal tapi sudah ketingkat nasional. Bagi saya penghargaan ini bukanlah tujuan, apalagi saya merasa tidak memiliki kelebihan, pekerjaan yang saya lakukan adalah kewajiban dan tanggungjawab untuk memberikan pelayanan terbaik

kepada civitas academika STKIP Singkawang dan hal ini memang merupakan keharusan saya sebagai Ketua STKIP Singkawang,” ujar Andi. Andi Mursidi mengatakan, penghargaan ini sebenarnya bukan miliknya, tapi milik STKIP Singkawang. Lebih jauh Andi Mursidi yang juga kelahiran Sintang ini berharap, dengan perolehan penghargaan tingkat nasional ini mampu memberikan motivasi, dorongan dan inspirasi kepada civitas academika STKIP Singkawang untuk berprestasi lebih dari apa yang sudah diperolehnya. Semangat ini tentunya harus didukung dengan kerja keras, kedisiplinan, konsistensi, dan selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Mahaka Kuasa. (zrf/ser)

Drs H Andi Mursidi MPA MSi

Wali Kota Resmikan SPBE Mitra Abadi Permai

KEMASYARAKATAN

Pengukuhan LAMS Singbebas PENGUKUHAN Lembaga Adat Melayu Serantau Singkawang, Bengkayang dan Sambas, Sabtu (29/6) pekan lalu dikukuhkan oleh Sekjend LAMS Kalimantan Barat, Morkes Effendi yang bergelar Datok Sri Petinggi Pangeran Laksamana Wiratama Kyai Mangku Negeri. Kepengurusan yang dikukuhkan periode 2013-2018. LAMS Singbebas yang dikukuhkan adalah, Iryani Marsudi ditandai dengan pemberikan keris dan pemasangan topi adat melayu. Kesempatan ini, Iryani menjelaskan, tujuan LAMS adalah berperan serta dalam upaya pembangunan untuk mewujudkan ketahanan masyarakat Melayu yang tangguh dalam mendorong pembangunan daerah guna mewujudkan pembangunan nasional. Selain itu, kata Iryani yang juga Kepala Bidang Transmigrasi Dinas Sosnakertrans Singkawang, berperan aktif dalam upaya pembangunan nasional untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, bermartabat serta berkeadilan sosial dan terbinanya anggota sebagai kader bangsa yang bertakwa kepada Allah yang mempunyai cita-cita luhur dalam menciptakan kemandirian masyarakat Melayu. (zrf)

Selasa 2 Juli 2013

OZY/PONTIANAK POST

PERESMIAN: Wali Kota Singkawang Awang Ishak meresmikan langsung SPBE Mitra Abadi Permai. Wali Kota optimis SPBE ini bakal mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sepekan Air Tak Mengalir SINGKAWANG-Sudah sepekan air leding di Jalan Ratu Sepudak tidak mengalir. Kondisi ini pun menuai keluhan warga, lantaran air menjadi kebutuhanutamamasyarakat.Seperti yang diungkapkan, Elvi, jika sudah terhitung dalam sepekan ini air di kawasan tersebut tidak mengalir. Sehingga ia mempertanyakan apa yang menjadi permasalahan sehingga air tidak mengalir. “Sudah seminggu ini air tidak mengalir, biasanya mengalir hari Senin dan Kamis,” kata Evi. Sebelumnya, lanjut Evi, air me-

mang pernah mengalir, namun kondisi seperti itu tidak layak digunakan lantaran airnya keruh dan kotor. Karena itu, ia mengharapkan agar pihak PDAM segera mengumumkan ke masyarakat jika memang ada permasalahan air yang menyebabkan air tidak mengalir. Sementara itu, Direktur PDAM Gunung Poteng Singkawang, Kristina Killin melalui Humasnya, Deni Isnaeni mengaku jika sejauh ini air PDAM tidak mengalami permasalahan. Bahkan air yang dialirkan ke

masyarakat, selalu lancar dan tidak ada masalah. Hanya saja, lanjut Deni, jika ada masyarakat yang tidak menerima aliran itu hanya satu atau dua orang saja. Namun, tambah Deni, pihaknya siap turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan jika keluhan wargaitu benar. “Jika warga melapor ke kami, maka besok (hari ini.red), kami turun ke lapangan. Bisa saja ada kebocoran sehingga ada warga yang tidak menerima aliran air,” jelas dia. (mse)

SINGKAWANG- Wali Kota Singkawang, Awang Ishak meresmikanpengoperasionalan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Mitra Abadi Permai di Lirang Singkawang, Senin (1/7). Diharapkan keberadaan SPBE ke empat dari tujuh yang ada di Kalimantan Barat ini dapat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan tabung gas tiga kilogram. Perwakilan PT Mitra Abadi Permai(MAP),KurniaIsanmengatakan diresmikannya SPBE ini, mempermudah masyarakat dalam memperoleh tabung gas, terlebih sekarang tabung gas baik bagi Rumah Tangga (RT) maupun industri merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi. “Keberadaan SPBE PT MAP ini, mendekatkan kepada agen ataupun masyarakat, tentunya dengan berbagai fasilitas yang baik serta mudah dalam pengontrolan, termasuk bagaimana ongkos transportasi yang nantinya berpengaruh ke harga jual ke konsumen bisa ditekan,” katanya. Selain itu, SPBE ini bisa lebihmemberikanrasaamankepada masyarakat akan ketersediaan tabung gas. Namun SPBE yang setiap harinya bisa mengisi hingga 60 ton dan melayani 14 agen, sangat tergantung suplai dari Pertamina. “Kita ini sifatnya hanya pendistribusi, semua itu tergantung dari Pertamina seberapa yang disuplai ke sini,” katanya. Penting juga, lanjutnya, keberadaan SPBE mampu membantumasyarakatuntukmendapatkan lapangan kerja. “Kita juga mencoba memberikan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, sehingga dukungan dari

seluruh elemen di Kota Singkawang sangat diperlukan,” katanya. Marketing PT Pertamina Regional VI Kalimantan, Iwan Yuda Wibawa mengatakan diresmikannya SPBE PT MAP ini, sebuah kebanggaan lantaran Pertamina mendapatkan tambahan penyalur. “Keberadaan SPBE, adalah perpanjangan tangan Pertamina dalam hal mendistribusikan tabung gas ke masyarakat, Pertamina juga berharapdukunganPemkotdan DPRD yang sangat diharapkan, agar SPBE ini memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya. Wali Kota Singkawang, Awang Ishak mengatakan beroperasinya SPBE ini mampu memberikan pelayanan terkait kebutuhan tabung gas. Selama ini, kebutuhan tabung gas di Singkawang harus melalui jarak tempuh yang panjang. “Dengan keberadaan SPBE ini, bisa memperpendek jarak tempuh, kemudian mampu menghindari dari kelangkaan tabung gas, dan paling penting bisa mengontrol harga jika kelangkaan terjadi,” katanya. Dalam kegiatan peresmian SPBE, hadir juga Ketua dan anggotaDPRDKotaSingkawang,Kapolres Singkawang, Komandan Brigif, Sekda Kota Singkawang, kepala SKPD, tokoh masyarakat dan warga sekitar. Setelah Wali Kotasecararesmimembunyikan sirene sebagai pertanda mulai beroperasi SPBE, dilanjutkan denganpenandatangananprasasti didampingi Tan Lai Tjai, The Iu Sia dan Tetiono meninjau cara pengisiantabunggas.Kemudian diteruskandenganacaramakanmakanbersamadenganseluruh tamu undangan.(fah/PK)

Kelola Administrasi Harus Jeli SINGKAWANG- Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kota Singkawang, khususnya yang menangani masalah administrasi. Harus memahami Perundang-undangan ataupun Peraturan Pemerintah sehingga tidak sampai terjadi pelanggaran. Wali Kota Singkawang, Awang Ishak menyebutkan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek), diharapkan menjadi menjadi ajang untuk tambah pengetahuan guna memotivasi PNS dalam bekerja, khususnya bagi

pengelola administrasi. “Mengelola pemerintahan, adalah bagaimana memanajemen termasuk para pegawai, duit, wewenang, perlengkapan, metode kerja, tentunya hal ini harus diketahui,” kata Awang ketika membuka kegiatan Bimbingan Teknis Sasaran Kinerja Pegawai sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang penilaian prestasi kerja PNS di lingkungan Pemkot Singkawang. Menurut Awang, sebuah jabatan memiliki tugas, pokok, wewenang serta hak. (fah)


Pontianak Post

Selasa 2 Juli 2013

TILIK

21

HUT Bhayangkara ke-67 di Kabupaten Sambas

140 Rider BMX Bertemu

+

SAMBAS

OLAHRAGA sepeda sudah sejak lama digandrungi semua kalangan, baik tua hingga kawula muda, agar menjadi sehat. Selain itu kegiatan olahraga bersama ini diharapkan bisa menjadi ajang silaturahmi, seperti komunitas sepeda BMX, sebagai wadah tempat berkumpulnya para pecinta olahraga sepeda BMX. Demikian disampaikan Sumirto, ketua panitia even BMX se-Kalbar, yang dilaksanakan di Pasar Inceramut Tebas, Minggu (30/6) lalu. Even yang diikuti oleh rider dari Kabupaten Sambas, Kota Singkawang, serta Kota Pontianak tersebut, beradu ketangkasan dan kegesitan. Sebanyak 140 rider yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, memperlihatkan ketangkasan masing-masing di hadapan pengunjung. Tepuk tangan dan suitan pengunjung menyertai aksi berani dari para rider, yang melakukan berbagai akrobatik di halaman Pasar Inceramaut Tebas. Sumirto mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan olahraga sepeda BMX kepada masyarakat yang lebih luas. Even ini juga, menurutnya, sebagai pengisi waktu libur bagi anak-anak yang sedang dalam masa liburan sekolah. “Sekarang kan sedang libur sekolah. Melalui kegiatan ini, selain untuk mengisi waktu libur, juga sebagai ajang silaturahmi antara pecinta sepeda BMX. Melalui kegiatan ini juga dapat mengarahkan generasi muda, khususnya pecinta sepeda BMX ke arah yang positif, agar terhindar dari hal-hal yang bersifat negatif, seperti pergaulan bebas yang dapat menjerumuskan anak bangsa kepada kehancuran,” katanya. Even BMX se-Kalbar ini, menurutnya, juga merupakan salah satu upaya untuk membentuk karakter generasi penerus. “Dengan even ini, selain mengenalkan kepada masyarakat, juga untuk mewujudkan cita-cita menciptakan Indonesia sehat jasamani dan rohani. Menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di Pasar Inceramut ini. Dengan berkumpulnya rider seluruh Kalbar di sini, turut menghidupkan atau menggerakkan roda perekonomian. Tempat-tempat jualan makanan dan minuman di sini menjadi ramai dikunjungi oleh masyarakat yang ingin menyakasikan kegiatan ini. Dari keramaian ini menggerakkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, Lukman Hakim, pembina pecinta olahraga BMX, mengatakan bahwa apa yang dilakukan tersebut merupakan pembinaan terhadap para generasi muda. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan dia, agar dapat mengarahkan generasi muda ke arah yang bersifat postif. Dia sangat mengapresiasi komunitas BMX yang dapat dijadikan ajang silaturahmi. (har)

Terbuka Soal Kamtibmas Jangan Sungkan Tegur Polisi SAMBAS – HUT Bhayangkara ke-67 dipusatkan di Mapolres Sambas, Senin (1/7) kemarin. Di bawah kepemimpinan Kapolres Sambas AKBP Wandy Aziz, mereka berjanji akan lebih terbuka mengenai keamanan dan ketertiban, khususnya di Kabupaten Sambas. Bahkan Kapolres juga meminta kepada masyarakat, agar tidak sungkan menergur anggota mereka yang kurang disiplin atau berlaku tidak baik, saat menjalankan tugasnya. “Keterbukaan dalam kamtibmas ini untuk perbaiki kinerja. Kami minta masukan jika tidak lurus dalam bekerja. Jangan segan-segan menegur kami, jika kami diingatkan harus diterima. Jangan marah. Kita ingin masyarakat Kabupaten Sambas cinta dan senang kepada polisi,” pesan Kapolres saat menyampaikan pandanganya dalam syukuran usai upacara HUT Bhayangkara ke-67 tersebut. HUT Bhayangkara kali ini bertemakan: Sinegritas kemitraan dan anti KKN, wujudkan pelayanan prima, gakkum, dan kamdagri mantap sukseskan Pemilu 2014. Kapolres berpesan agar kepolisian dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

POTONG TUMPENG: Didampingi istri, Kapolres Sambas AKBP Wandy Aziz memotong tumpeng, dengan disaksikan pimpinan Forkominda Kabupaten Sambas, kemarin (1/7), dalam syukuran HUT Bhayangkara ke-67 di Mapolres Sambas.

Sambas. Diharapkan, dia, dengan tema yang mereka usung kali ini, masyarakat dapat menyampaikan hal-hal yang perlu disampaikan kepada korps baju cokelat tersebut. “Kita terbuka soal kamtibmas di Kabupaten Sambas,” katanya. Dia tak menampik jika Polri belum sempurna, namun mereka tetap berusaha memperbaiki diri. “Berikan yang baik kepada masyarakat, bu-

kan sebaliknya. Jika ada anggota Polri tidak disiplin, kalau pun ada, itu oknum dan bukan organisasi,” tandasnya. Selain itu, ia mengajak masyarakat agar mampu menjadi polisi untuk diri sendiri, polisi bagi keluarga, hingga lingkungan. Komitmen tersebut disambut baik oleh asisten II Setda Pemkab Sambas mewakili Pemkab, Chifni Burhanuddin. Menurutnya, citra dan profesionalitas ke-

polisian merupakan sesuatu yang sangat diperlukan, dalam rangka mendukung terciptanya situasi yang aman dan nyaman di Kabupaten Sambas. “Makanya di hari ulang tahun Bhayangkara ke-67 ini, kami mewakili Pemkab Sambas berharap ke depan, dengan semangat ultah polisi ini, bisa bekerjasama,” kata dia. Hal senada juga diungkapkan ketua DPRD Kabupaten Sambas, Masud Sulaiman. Dia

mengapresiasi sikap rendah diri Kepolisian RI. Menurutnya, sebagaimana amanah Kapolri, di mana instansi mereka tidak menampik adanya oknum-oknum kepolisian yang sengaja merusak citra institusi. “Tentunya hal kita acungi jempol, artinya Polri ingin terus berbenah dan tak akan henti-hentinya berusaha memerikan yang terbaik dalam mengayomi dan melayani masyarakat,” katanya. Mewakili masyarakat Kabupaten Sambas, Masud tentunya berharap, kepolisian dan masyarakat akan senantiasa menjadi mitra, dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam kegiatan HU T Bhayangkara ke-67 ini, bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Bupati (Wabup) Sambas Pabali Musa, dengan pemimpin upacara Kasat Shabara Polres Sambas AKP Agus. Kegiatan yang diteruskan dengan syukuran berupa pemotongan tumpeng oleh Kapolres dan istri, didampingi unsur pimpinan Forkopinda Kabupaten Sambas ini, juga dimeriahkan hiburan dan penghargaan bagi anggota kepolisian yang memasuki masa purna tugas. (har)

+

Suku Cadang Sulit, 3 Tahun tak Beroperasi Puskesmas Induk Satai tanpa Ambulans SAMBAS – Gara-gara buruknya infrastuktur, mobil ambulans menjadi rusak. Kondisi tersebut diperparah dengan sulitnya mendapatkan suku cadang, sehingga separuh mesin mobil ambulans bantuan Pemerintah Pusat untuk Puskesmas Induk Satai tak beroperasi. Kondisi tersebut tentu saja

menjadikan warga Satai kesulitan membawa pasien, jika ingin mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit Sambas. Kondisi ini sudah berjalan hingga tiga tahun, di mana saat ini mobil ambulans Puskesmas Induk Satai masih di bengkel untuk diperbaiki. Warga pun meminta agar Pemkab Sambas dapat menanggulangi permasalahan ini. Hal tersebut diungkapkan Holis (45), warga Dusun Sumber Rejeki, Bukit Mulya, Subah. Ia mengaku prihatin akan

kondisi pelayanan kesehatan di Puskesmas Satai. “Sudah tiga tahun kondisi ini terjadi. Mulai Juni 2010 hingga Juni 2013, warga kesulitan untuk merujuk pasien dari Satai, karena ambulans tak ada,” ungkapnya kepada koran ini, kemarin. Sementara, lanjut dia, untuk menanggulangi kondisi tersebut, warga harus menyiasatinya dengan mencarter mobil pribadi, jika ingin membawa sanak saudara mereka ke rumah sakit. Tentunya, carter mobil seperti itu, begitu merogoh kocek

dalam jumlah tidak sedikit. “Rata-rata harga sewa mobil untuk dicarter bawa keluarga sakit ke rumah sakit, mulai Rp800 ribu sampai Rp1.200.000 sekali antar. (Ini) mengingat jarak Puskesmas Induk Satai ke RSUD Sambas sekitar 40 km dengan kondisi jalan rusak,” ungkapnya. Menanggapi permasalah warga, wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Uray Guntur Saputra, meminta agar Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas menyikapi keluhan masyarakat

+

tersebut. Pihaknya juga mempertanyakan mengapa kondisinya bisa selama itu, kemudian bagaimana dengan ongkos pemiliharaan mobil dinas yang setiap tahun sebetulnya dianggarkan? “Kalau begini terus kondisinya, bagaimana ingin mendongkrak indek pembangunan manusia sebagaimana visi dan misi Bupati Sambas, karena semua program untuk peningkatan IPM,” jelasnya. Dia khawatir, hanya lantaran pelayanan seperti ini, mengakibatkan tidak sedikit warga yang

tewas di jalan. Kondisi tersebut, menurutnya, tentu akan menurunkan angka harapan hidup orang Subah dan Satai khususnya. Ia menyangyangkan jika terkendala operasional dan perbaikan, seharusnya kondisi tersebut dibicarakan ke DPRD, untuk pengadaaan mobil ambulans baru. “Jika diusulkan, maka diakomodir dan diprioritaskan, demi peningkatan kesehatan masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Sambas, Ketut Sukarja, mengatakan bahwa pihaknya sudah memerintahkan berulangkali kepada Kepala Puskesmas Induk Satai, agar memperbaiki mobil ambulans bantuan Pemerintah Pusat tersebut. Namun, ditambahkan dia,

lantaran kondisi mobil yang rusak parah tersebut, sehingga membuat ambulans bersangkutan masih bertahan, karena mengalami kerrusakan parah. “Bahkan kita harus mengganti separuh mesin mobil tersebut yang tentunya tidak sedikit biaya,” akunya. Pihaknya juga telah berulang kali menerima aduan masyarakat, terkait mobil ambulans ini. Makanya, dia menambahkan, dalam waktu dekat ini mereka akan segera mencarikan solusi, untuk mengatasi persoalan ini. Karena, diakui dia, memang kondisi ambulans di puskesmas di Kabupaten Sambas, begitu memrihatinkan. Hal tersebut, menurutnya, belum lagi masih terdapat puskesmas yang belum memiliki mobil ambulans. (har)

+

C

M

Y

K


SANGGAU

22

Pontianak Post

Kinerja Polri Harus Semakin Baik

DARANANTE

Badminton Kapolsek Kembayan Cup Ditutup SANGGAU--Open Turnamen Badminton Kapolsek Kembayan Cup 2013 resmi ditutup, Sabtu (29/6) malam lalu. Acara berjalan sukses dan lancar dan diikuti oleh peserta baik kecamatan, kabupaten, provinsi bahkan atlet dari Jawa Barat. Kapolsek Kembayan, Iptu Budi Hartono, Senin (1/7) kemarin menyampaikan kegiatan open turnamen tersebut merupakan rangkaian dalam kegiatan HUT Bhayangkara. Pihaknya memperbolehkan atlit-atlit dari luar untuk ikut bertanding dalam kejuaraan tersebut agar badminton di Kembayan dapat maju pesat. “Dari pemain-pemain luar ini kita aharapkan pemain dari daerah dapat belajar sekaligus mencoba kemampuan yang dimiliki agar semakin berkembang. Saya sangat antusias dengan penonton yang memadati setiap pertandingan. Itu artinya kegiatan-kegiatan tersebut mendapat penilaian positif bagi masyarakat,” ujarnya. Dalam kejuaraan yang rencananya digelar tahunan tersebut klub Kembayan E BPD berhasil menjadi juara pertama, disusul juara kedua PB Cobra Bodok, juara ketiga Kembayan A (tim Jabar), dan PB Mandiri Sosok sebagai juara keempat. (sgg)

SUGENG/PONTIANAKPOST

HADIAH: Suasana pembagian hadiah kepada pemenang oleh kapolsek kembayan.

SUGENG/PONTIANAKPOST

MENGHIBUR: Tim Hadrah Sanggar Nurul Huda saat tampil menghibur penonton pada Festival Paradje di Keraton Sanggau.

Sanggar Nurul Huda Sabet Tiga Piala SANGGAU--Sanggar Nurul Huda di Sei Bongkok, Kelurahan Tanjung Kapuas Sanggau menyabet tiga piala bergengsi dalam ajang Festival Budaya Paradje Pasaka Negeri di Keraton Sanggau. Prestasi tersebut kembali memperkuat eksistensi Sanggar Nurul Huda yang justru berkembang secara swadaya. Ketua Sanggar Nurul Huda, Adenan, Senin (1/7) kemarin menyampaikan tiga piala yang berhasil dibawa pulang diantaranya piala juara pertama perlombaan hadrah, piala juara kedua perlombaan syair, dan juara ketiga Gambus. Ketiga gelar juara tersebut terasa sangat istimewa ketika kondisi sanggar tersebut jauh dari layak.

Ia mengaku sangat senang dengan keberhasilannya menyabet tiga gelar tersebut karena sanggar yang dipimpinnya walaupun minim dana, tetapi dengan semangat pantang menyerah tetap mengikuti perlombaan tersebut dan berhasil keluar sebagai juara. “Alhamdulilah kita berhasil merebut 3 piala, kedepannya juara pertama hadrah akan mengikuti festival MABM di Sambas mewakili Kabupaten Sanggau. Saya sangat senang dengan capaian ini, tetapi kami harus bekerja lebih maksimal lagi,” katanya. Sementara itu, salah satu pemerhati Sanggar di Sanggau, Yulianto,SP menyampaikan seni hadrah harus dilestarikan

C

M

Y

K

Selasa 2 Juli 2013

keberadaannya karena merupakan nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia, dan merupakan salah satu kebudayaan nasional. Dirinya secara pribadi juga menyatakan siap untuk mendukung Sanggar Nurul Huda dalam festival MABM di Kabupaten Sambas mendatang. “Bagi saya hadrah ini adalah budaya yang harus tetap ada dan kedepannya dilakukan oleh anak-anak muda disini. Bagaimana pun, budaya ini tidak semua orang bisa, tetapi harus tetap lestari. Caranya kita harus sama-sama mencintai hadrah dan mulai menyajikannya dengan anak-anak muda daerah. Dan yang tidak kalah penting, dukungan pemerintah daerah harus ada,” jelasnya. (sgg/*)

SANGGAU—Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke67 Bhayangkara di mapolres Sanggau, Senin (1/7) kemarin dipimpin oleh Bupati Sanggau, Setiman HSudin.Saat upacara tersebut juga diberikan penghargaan kepada lima orang anggota Polri yang telah mengabdikan diri di Polres Sanggau. Turut hadir sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemda Sanggau dan tokoh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanggau merasa bangga dengan kinerja kepolisian selama ini, dan segala keberhasilan yang sudah terlaksana harus diberikan apresiasi yang baik agar dapat ditingkatkan lebih baik di masa yang akan datang. Adapun mengenai pekerjaan rumah yang masih belum terlaksana, diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu yang akan datang. “Momen HUT sekaligus sebagai evaluasi kepolisian khususnya di Polres Sanggau agar pelaksanaan kinerja ke

depannya semakin baik lagi,” ujarnya singkat. Sementara itu, Kapolres Sanggau, AKBP Sigit Dedy Purwadi menyampaikan rasa syukurnya atas peringatan HUT ke-67 Bhayangkara. Sukses Polri merupakan sukses bersama masyarakat, karena tanpa masyarakat polisi tidak akan berkembang dan maju sampai dengan saat ini. “Saya berterima kasih atas kerjasama semua pihak baik masyarakatmaupunpemerintah daerah Sanggau, pihaknya juga akan terus berupaya semaksimal mungkin dalam menjalankan tugas utama sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Sigit juga menyampaikan bahwa saat ini prioritasnya adalah dalam hal pengamanan Pemilu Kada Sanggau yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Ia mengajak semua pihak untuk selalu bersama-sama mengawal pesta demokrasi di Sanggau agar berjalan aman dan lancar. (sgg)


Pontianak Post •

Selasa 2 Juli 2013

SINTANG

23

Pemuda Melayu Ajak Masyarakat Gemar Olahraga SINTANG – DPD Pemuda Melayu Kabupaten Sintang mengajak masyarakat Kabupaten Sintang gemar olahraga terutama olahraga bulu tangkis yang sudah menjadi olahraga primadona di negeri ini. Hal ini disampaikan Ketua DPD Pemuda Melayu Kabupaten Sintang, Syahroni. Ia mengungkapkan DPD Pemuda Melayu Kabupaten Sintang melalui bidang pemuda dan olahraga sedang gencar-gencarnya mengajak masyarakat Kabupaten Sintang mencintai dan gemar berolahraga. Dia mengatakan untuk terus memasyarakat olahraga, DPD Pemuda Melayu menggelar berbagai turnamen olahraga salah satunya turnamen bulu tangkis piala DPD Pemuda Melayu Kabupaten Sintang +

yang dipusatkan di Jetak, Kecamatan Dedai. “Program kerja DPD Pemuda Melayu Kabupaten Sintang salah satunya membantu pemerintah mengembangkan olahraga di Kabupaten Sintang,” ungkapnya. Dia menilai perkembangan bulu tangkis di Kabupaten Sintang sangat membanggakan. Karena itu, DPD Pemuda Melayu akan terus berupaya membantu perkembangan klub-klub yang ada di setiap kecamatan. “Berbagai turnamen olahraga bulu tangkis ini harus terus dilaksanakan. Apalagi olahraga merupakan salah satu sarana untuk menjalin persatuan kepemudaan,” tegasnya. Syahroni mengatakan dalam turnamen yang dilaksanakan di Nanga Jetak, Kecamatan Dedai, antusias

masyarakat terutama klub-klub bulu tangkis untuk mengikuti turnamen tersebut sangat besar. “Hasil dari turnamen bulu tangkis yang dilaksanakan DPD Pemuda Melayu Kabupaten Sintang, ada empat klub yang berhasil meraih juara. Untuk juara I diraih PB Kelam Permai, juara II diraih PB Nanga Jetak, Juara III diraih PB Pujangga, Dedai dan Juara Harapan I diraih PB Lengkong, Nanga Jetak,” ungkapnya. Selain mendapatkan piala, lanjut Roni, para juara ini mendapatkan hadiah uang pembinaan dari DPD Pemuda Melayu dan PTPN XIII. Dia mengatakan rencananya DPD Pemuda Melayu juga akan melaksanakan turnamen bulu tangkis di Desa Pengkadan Baru dalam waktu dekat ini. (tra)

DOK/PONTIANAK POST

SAWIT: Pertumbuhan perkebunan sawit semakin tinggi, yang dibarengi dengan perluasan wilayahnya.

+

+

+

cmyk

C

M

Y

K


KAPUAS

24 LAWANG KUARI

Kaya Tambang

+

BUMI Lawang Kuari disebut-sebut sebagai daerah yang kaya akan potensi tambang emas dan batubara. Namun, hingga kini memang belum terekspos dan dikelola secara luas. Beberapa wilayah yang disinyalir berpotensi besar memiliki lahan tambang yang luas di antaranya Kecamatan Nanga Taman dan Belitang Hilir. Demikian diungkapkan Kepala Dinas PU dan Pertambangan melalui Kabid Pertambangan, Mawardi Nur Hasibuan kepada wartawan belum lama ini. “Sebenarnya tanah Sekadau kaya bahan tambang, terutama emas dan batubara. Hanya saja belum terpetakan dengan rinci dimana lokasi yang banyak bahan tambangnya,” tuturnya. Sejauh ini pun, belum banyak investor yang berminat menggali potensi itu. Baru ada satu perusahaan, PT Bumi Equator Mineral (BEM) yang melakukan survei untuk tambang emas di Nanga Taman. Mawardi Nur Hasibuan Perusahaan penggali emas itu diberikan izin eksplorasi seluas 10.000 Ha. Namun, kalau perusahaan tersebut melanjutkan ke tahap eksploitasi, belum tentu luas lahannya sama dengan izin survei. Izin diberi jangka waktu selama 4 tahun terhitung Desember 2009 sampai Desember 2013. “Sementara baru PT BEM yang melakukan eksplorasi. Izinnya 10 ribu hektar, selebihnya belum ada tawaran dari investor,” kata Hasibuan. Dijelaskannya, PT BEM saat ini masih dalam tahap survei. Perkembangan terakhir, perusahaan itu sedang mengumpulkan sampel untuk diuji laboratorium. (Bny)

Pontianak Post

Selasa 2 Juli 2013

Pengedar Sabu Dibekuk di Kantor Koperasi SEKADAU—Kepolisian Resor Sekadau sukses membekuk Nu (27), pengedar narkoba jenis sabu-sabu, Senin (1/7) dini hari sekira pukul 05.45 WIB kemarin. Warga asal Pontianak itu diringkus di kamarnya, di kantor salah satu koperasi simpan pinjam di bilangan Jalan SekadauSanggau. Kapolres Sekadau, AKBP Agus Triatmaja melalui melalui Kasat Resnarkoba, AKP Setyadi mengatakan, penangkapan tersangka berkat bantuan laporan masyarakat. Dari pengakuan tersangka, dia memang bekerja sebagai debt collector di koperasi tersebut. Bersama tersangka, turut disita barang bukti berupa 11 paket sabu siap jual dengan bobot total 2 gram dengan perkiraan bernilai jual Rp5 juta lebih. Turut disita dari tangan Nu adalah bong, korek gas dan sejumlah uang tunai. “Hampir pukul 06.00 WIB pagi tersangka berhasil kita ringkus di kamarnya. Dari ter-

SABU: Tersangka (baju merah) beserta barang bukti sebelas paket sabu.

sangka ditemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan tuduhan tindak kejahatan narkoba,” kata Setyadi kepada sejumlah wartawan, kemarin. Saat ditangkap, tersangka sempat melakukan perlawanan. Namun, polisi yang berjumlah empat personel berhasil menjinakkan aksinya. “Tersangka sempat berontak. Waktu itu tersangka baru selesai memakai sabu,” jelas Setyadi. Polisi sudah memeriksa empat orang saksi untuk dimintai keterangan. Dugaan sementara, tersangka mendapat barang haram tersebut dari Pontianak. Saat ini, Polisi masih terus mendalami kasus tersebut. Penangkapan tersangka pengedar Narkoba, lanjut Setyadi, merupakan bagian dari operasi Pekat 2013 yang digencarkan polisi dalam rangka cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadhan. (Bny)

+

BENIDIKTUS/KAPUASPOST

KILAS

Lestarikan Jepin TARI Jepin merupakan salah satu aset budaya masyarakat suku Melayu. Sayang, upaya pelestarian dan pengembangan tarian tersebut tidak mendapatkan perhatian serius. Hingga sekarang jarang terdengar ada event kompetisi budaya, terutama tarian Jepin. Akibatnya, Jepin hanya bisa dijumpai di sejumlah daerah yang memang memiliki komitmen untuk mengembangkannya. Salah satu daerah yang masih membudayakan tarian Jepin adalah Kemawan, Desa Mungguk, Sekadau Hilir. Di sini ada klub Jepin tradisional bernama Indah Melati. Guru group Jepin Indah Melati, Abong, mengatakan hingga saat ini tari Jepin mulai meredup. “Anak-anak muda sekarang juga jarang yang mau bersemangat untuk mempelajarinya,” tutur Abong. Ditambahkannya, upaya pelestarian tarian Jepin juga mengalami banyak kendala, termasuk tidak adanya kompetisi yang digelar rutin. “Kalau ada perlombaan tari Jepin, mungkin kesenian ini bisa terus lestari,” tukasnya. (Bny)

Eksekutif dan Investor Mangkir Lagi

SEKADAU—Rapat yang dimotori DPRD Sekadau dengan agenda dengar pendapat antara petani sawit, eksekutif, PT. SML, dan DPRD (1/7) kemarin terpaksa ditunda. Pasalnya, hanya sejumlah perwakilan petani dan sederet anggota DPRD saja yang hadir dalam rapat tersebut. Alhasil, tidak ada solusi yang bisa diambil karena pihak eksekutif dan investor mangkir. Perwakilan petani yang berjumlah belasan orang terpaksa harus balik kanan dengan wajah kusut tanpa membawa solusi untuk disampaikan pada anak istri. Dari pihak legislatif, sebanyak 12 orang anggota dewan lintas komisi hadir dan siap

mencerca investor maupun eksekutif dengan sekeranjang pertanyaan seputar permasalahan yang membelit petani. Ketua Komisi A DPRD Sekadau, Paulus Subarno, yang dikenal jago betekak dengan investor menyayangkan sikap PT. SML dan pihak eksekutif yang enggan hadir dalam forum itu. Jangankan pimpinan SKPD terkait, perwakilan pun tidak ada yang nongol. “Hanya Sekretaris Disperindagkop saja yang datang,” kata Subarno dijumpai di ruang kerjanya, (1/7) kemarin. Dijelaskan Subarno, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat sebelum-

+

nya yang dilaksanakan lebih kurang sepekan lalu. Dalam forum rapat sebelumnya telah disepakati jadwal rapat lanjutan pada 1 Juli 2013. Disepakati pula, pihak perusahaan (SML) akan menghadirkan jajaran direksi lengkap beserta pemilik modal. Demikian pula dari kubu pemerintah (eksekutif ). “Tidak ada alasan mereka untuk tidak hadir dalam rapat. Jadwal sudah disepakati kok. Undangan juga sudah disebarkan tertanggal 27 Juni lalu. Kemana mereka, masa’ perwakilan juga tidak ada,” kesal Barno. Barno menuding eksekutif tidak pro kepentingan masyarakat banyak. Da-

lam rapat tersebut, setidaknya nasib ribuan petani PT. SML dapat diperbincangkan. Topik utama yakni soal pembagian hasil kebun untuk petani yang dianggap jauh dari standar kelayakan. Hak-hak petani juga dikangkangi perusahaan. Untuk mencari solusi terbaik, dibutuhkan sumbangsih pemikiran serta tindakan nyata dari semua pihak yang berkaitan, terutama pemerintah daerah. “Ini kepentingan ribuan petani, kenapa urusan sepenting ini diabaikan. Apa yang lebih penting dari memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” timpalnya. Pihak

perusahaan, dalam beberapa rapat sebelumnya memang kerap tidak hadir memenuhi undangan. Namun, dalam rapat sepekan lalu, manajemen PT. SML sebagian muncul di ruang rapat DPRD. Absennya perusahaan memang tidak asing lagi. “Apalagi perusahaan, urusan seperti ini sebisa mungkin mereka hindari. Maunya untung melulu,” cetus Barno. Tak hanya itu, mewakili lembaga DPRD, Subarno merasa dilecehkan atas sikap eksekutif dan perusahaan. “Kita mengundang sebagai lembaga negara, bukan individu. Tolong dihargai,” tandasnya. (Bny)

+

C

M

Y

K


Pontianak Post

Selasa 2 Juli 2013

POTRET

25

HUT Bhayangkara ke-67

Pengangguran Berkurang

+

KETAPANG

KEPALA Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ketapang, Hadi Santoso, mengatakan, jumlah pengangguran terbuka di Kabupaten Ketapang mengalami penurunan. Jika pada tahun 2011, jumlah pengangguran terbuka mencapai 3,7 persen, maka pada tahun 2012, jumlah pengangguran terbuka hanya 1,95 persen dari total penduduk Ketapang. Dengan demikian, hampir setengah dari pengangguran pada tahun 2011 telah terserap dan mendapatkan pekerjaan. “Itu menandakan ada tren positif untuk sektor pengangguran terbuka ini, karena penurunannya hampir mencapai separuh dari tahun sebelumnya,” kata Hadi saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini. Akan tetapi, Hadi Hadi Santoso menjelaskan, di balik berkurangnya angka pengangguran di Ketapang, nilai kurang memuaskan terdapat pada inflasi di Ketapang. Jika pada tahun 2011 inflasi Ketapang hanya mencapai 6,70 persen. Namun, ditambahkan dia, pada tahun 2012, inflasi meningkat menjadi 6,71 persen. Akan tetapi, menurut Hadi, angka ini tidak terlalu signifikan, karena tidak terlalu melonjak. “Meningkatnya inflasi ini dipengaruhi oleh harga produksi. Diprediksi, inflasi akan kembali meningkat jika BBM naik,” ungkapnya. (afi)

Butuh Dukungan Masyarakat, Kapolres Siap Dikritik KETAPANG – Kapolres Ketapang, AKBP Ary Wahyu Widijananto menegaskan, pihaknya siap untuk dikritik oleh siapa saja, jika memang kritik tersebut bertujuan untuk membangun. Hal tersebut disampaikan Kapolres pada acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-67 di Halaman Mapolres Ketapang, kemarin (1/7) pagi. Di hadapan tamu undangan yang hadir serta seluruh anggota dan jajaran Polres Ketapang, Kapolres mengakui jika kinerja aparat kepolisian tidak akan berjalan baik, jika tidak memperoleh dukungan dari masyarakat. “Kita sadar kita masih banyak kekurangan dan kesalahan. Oleh karena itu, kami siap untuk dikritik,” kata Kapolres sebelum mengakiri sambutannya. Kapolres menjelaskan, dalam menjalankan tugas negara yang mereka emban, memang

tidak mudah. Menurutnya, banyak hal-hal yang menghambat tugas tersebut. Dia juga meminta kepada seluruh jajarannya, agar melakukan pendekatan kepada masyarakat, sebagai upaya jika mereka merupakan mitra masyarakat. “Polisi adalah mitra dan pelayan masyarakat,” tandas Ary. Dalam amanatnya, Kapolres membacakan pidato tertulis Kapolri Jendral Polisi Drs Timur Prodopo. Berbagai pengalaman selama 67 tahun perjalanan mereka, Polri telah mematangkan karakter pengabdian, untuk menjadi Polri yang cerdas dan tegar, dalam mengemban tugas menjaga keamanan dalam negeri. Patut disyukuri, bahwa kinerja Polri telah mendapat apresiasi dari pemerintah, masyarakat, bahkan dunia internasional. Meskipun saat ini Polri masih dinilai belum

AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

UPACARA: Seorang anggota Kepolisian Resor Ketapang tengah bersiap mengikuti upacara peringatah HUT Bhayangkara ke-67 di halaman Mapolres Ketapang, kemarin (1/7) pagi.

mampu memberikan pelayanan secara optimal, selain

dari segi pembinaan, masih banyak oknum anggota Polri

yang melakukan tindakan yang melanggar disiplin, kode etik, bahkan tindak pidana, sehingga mencederai nama baik dan menurunkan citra institusi Polri. Realitas ini menunjukan bahwa Polri harus terus melakukan pembenahan di seluruh aspek organisasi Polri, untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik di masa yang akan datang. Dalam sambutan tertulisnya, Kapolri juga meminta maaf kepada segenap komponen masyarakat, atas segala kekurangan Polri dalam memberikan pelayanan. Dalam sambutan tertulisnya, Kapolri memberikan sembilan pesan, di antaranya menginventarisir masalah di lapangan dalam penanganan konflik sosial. Serta meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya tindak kekerasan dan kriminalitas. (afi)

+

Stan Setda Juara Terbaik Ketapang Expo 2013 KETAPANG – Pameran Ketapang Expo 2013 akhirnya ditutup, Minggu (30/6) malam lalu. Setelah 10 hari digelar pameran, akhirnya stan Sekretariat Daerah (Setda) berhasil menjadi juara stan. Selain menjadi juara terbaik, dalam pameran ini, mereka menjadi juara pertama untuk kategori SKPD. Gelar tersebut disusul stan Bappeda, Dinas Pendidi-

kan, dan Dinas Kebersihan. Sedangkan harapan satu dan selanjutnya, masin-masing diraih Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendapatan Daerah, Badan PMPD Perempuan, dan KB; Dinas Perhubungan dan Kominfo, serta Dinas Pertanian dan Peternakan. Untuk kategori BUMN, BUMD, swasta, dan instansi vertikal, juara pertama diraih BRI,

ISTIMEWA

PENYERAHAN PIALA: Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang Andi Djamiruddin menyerahkan piala kepada salah satu pemenang stan pameran, pada malam penutupan Ketapang Expo 2013, Minggu (30/6) malam lalu.

disusul KTNA sebagai juara kedua. Sementara juara ketiga diraih PT Harita Prima Abadi Mineral. Harapan pertama dan selanjutnya diraih Cargill, BII, dan CU Pancur Solidaritas.

Untuk kategori kecamatan dan PKK, juara pertama diraih stan Singkup dan Jelai Hulu, disusul Air Upas dan Manismata sebagai juara kedua. Sementara stan Marau dan Delta Pawan

+

sebagai juara ketiga. Untuk harapan pertama dan seterusnya, masing-masing diraih stan Kecamatan Benua Kayong dan Hulu Sungai, Nanga Tayap, serta Sandai. Setelah nama pemenang diumumkan, langsung dilakukan penyerahan hadiah oleh Bupati Ketapang melalui Sekda, Drs H Andi Djamiruddin, M.Si. Dalam kesempatan tersebut Sekda mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan pameran Ketapang Expo 2013. Dikatakannya, melalui pameran ini, telah diperkenalkan dan diinformasikan gambaran mengenai hasil-hasil produk dan proses pelayanan publik, yang ditampilkan oleh pemerintah daerah, instansi

vertikal, maupun dari badan usaha milik negara, daerah, dan swasta, termasuk organisasi, asosiasi serta pelaku usaha lainnya. Melalui pameran Ketapang Expo, diharapkan Sekda, dapat membantu mempercepat proses pelayanan publik dan peningkatan perekonomian daerah Kabupaten Ketapang. “Untuk pedagang kaki lima, yang berharap pameran Ketapang Expo 2013 ini diperpanjang, dengan tidak mengurangi rasa hormat, atas keinginan tersebut bahwa pameran ini ditutup malam ini,” kata Bupati dalam sambutan tertulis disampaikan Sekda. Diingatkan dia bahwa peserta dari kecamatan harus pulang ke kecamatan, sementara bagi kaum muslim akan memper-

siapkan serta menyambut Ramadan. Namun demikian, dia menambahkan, pada saat kedai Ramadan nanti, di lokasi Ketapang Expo ini, para pedagang kaki lima dapat berjualan selama bulan suci tersebut. Dilanjutkan, seperti tahun pelaksanaan yang lalu, panitia mengadakan penilaian stanstan sebagai motivasi bagi peserta untuk berpartisipasi dan berkelanjutan mengikuti even pameran. Termasuk, dikatakan dia, yang belum mengikuti agar dapat turut ambil bagian pada tahun yang akan datang. “Bagi peserta yang berhasil mendapat juara, saya ucapkan selamat dan bagi yang belum berhasil agar memperbaiki kekurangan yang ada,” tuntasnya. (Ser)

+

C

M

Y

K


26

KAYONG UTARA

PETUAH

Tunggu Kompensasi TNGP CAMAT Sukadana, Agus Suratman, mengatakan sampai saat ini masyarakat di Kecamatan Sukadana, terutama yang bermukim di wilayah Taman Nasional Gunung Palung (TNGP), menantikan kompensasi dari Pemerintah Pusat, karena telah menjaga kawasan taman nasional. Seperti diketahui, wilayah Kecamatan Sukadana hampir 70 persen masuk dalam kawasan taman nasional, sehingga banyak masyarakat yang merasa kesulitan dalam pemanfaatan lahan untuk peningkatan kesejahteraan. “Seharusnya Pemerintah Pusat, baik itu Kementerian Lingkungan Hidup atau Kementerian Kehutanan, dapat memberikan kompensasi Agus Suratman yang jelas, bagi mereka yang telah menjaga dan melestarikan taman nasional,” kata Agus waktu lalu. Sampai saat ini, menurutnya, kompensasi yang diterima oleh masyarakat setempat, justru berasal dari lembaga luar negeri dan LSM seperti USAID dan Yayasan ASRI, namun dari Pemerintah Pusat tidak ada kejelasan. “Ke mana Pemerintah Pusat, mengapa justru dari pihak asing yang malah mengerti?” kesalnya. (mik)

LEMPOK

Tetap Jadi yang Terbaik BUPATI Kayong Utara Hildi Hamid menyampaikan bahwa dirinya merasa tertantang dan harus bisa mempertahankan status daerah otonomi baru (DOB) terbaik di Indonesia. “Gubernur sudah sampaikan, KKU sudah terbaik, tidak hanya baik di Kalbar, tapi di Indonesia. Itu sebuah prestasi dan harus dipertahankan,” kata Hildi Hamid, beberapa waktu lalu di Sukadana. Dijelaskannya, dengan status DOB terbaik itulah, kabupaten ini harus bisa menjadikan hal yang lebih banyak lagi untuk peningkatan prestasi. Salah satu hal yang saat ini masih menjadikan Hildi begitu dikejar-kejar pekerjaan rumah adalah target menjadikan Kayong Utara sebagai daerah tujuan, bukan hanya perlintasan. Sebelumnya, Gubernur Kalbar Cornelis mengingatkan bagaimana kebanyakan bupati yang terpilih dalam dua periode, mereka cenderung akan jenuh, karena akan menjalankan tugas yang itu-itu saja. (mik)

Pontianak Post

Kapal Cepat ke Karimata Segera, Karimata Ekspres

M SURIMIK UNTUK PONTIANAK POST

PELABUHAN TELUK BATANG: Pelabuhan Nasional Teluk Batang sebetulnya sudah siap dengan fasilitas standar pelabuhan, namun belum dapat dioperasikan karena masih menunggu Pemerintah Pusat.

Pelabuhan Teluk Batang Tunggu Pusat

SUKADANA – Pembangunan Pelabuhan Nasional Teluk Batang sudah selesai dilaksanakan, namun hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai siapa yang mengelolanya. Seperti disampaikan plt Kepala Dinas Pehubungan dan Informatika Kabupaten Kayong Utara, Rusli, di mana Pelabuhan Nasional Teluk Batang secara fisik sudah rampung, bahkan prasarana penunjang juga telah dilengkapi. Namun, dia menambahkan, lantaran belum ada kejelasan mengenai siapa yang memiliki kewenangan untuk mengelola, maka hingga kini, pelabuhan tersebut belum difugsikan. “Pelabuhan tersebut dibangun Pemerintah Pusat, namun

hingga kini belum ada penunjukan siapa yang mengelola, apakah kabupaten atau pusat?” kata Rusli belum lama ini di Sukadana. Jika pelabuhan tersebut dikelola pusat, maka menurutnya, Pemerintah Kabupaten harus menunggu kapan pengoperasionalannya. Pasalnya, dia yakin, dengan semakin cepatnya pelabuhan tersebut dioperasikan, maka akan semakin cepat memacu pertumbuhan perekonomian di wilayah tersebut, dan secara lebih luas ada dampak positif bagi Kabupaten Kayong Utara. Namun, menurutnya, jika pelabuhan tersebut mesti dikelola oleh Pemerintah Kabupaten, pihaknya sampai saat ini belum menerima petunjuk teknis, baik

penyerahan aset dan pengelolaan dan hal-hal teknis lainnya. “Kalau dibiarkan terlalu lama tanpa ada pengelola, kami khawatir ada fasilitas dan bangunan yang rusak, baik karena tidak terawat, maupun dirusak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” ujaranya. Pelabuhan Nasional Teluk Batang tersebut, selain dapat disandari kapal dengan kedalaman draf hingga 5 meter, sehingga pastinya akan memungkinkan kapal-kapal besar, baik kapal barang maupun kapal penumpang untuk berlabuh. Pelabuhan tersebut juga sudah dilengkapi dengan berbagai prasarana seperti tempat bongkar muat dan juga pergudangan. (mik)

Selasa 2 Juli 2013

SUKADANA – Kecamatan Kepulauan Karimata yang merupakan kecamatan di ujung kepulauan di batas Kabupaten Kayong Utara, juga berbatasan dengan Provinsi Bangka Belitung, akan segera dijangkau kapal cepat. Kapal cepat yang akan melayani kecamatan paling bungsu di Kayong Utara tersebut adalah Karimata Ekspres, yang melayani rute ibukota kabupaten langsung ke Pelapis, sebagai ibukota Kecamatan Kepulauan Karimata. “Untuk regular sudah ada KM Karimata, namun untuk kapal cepat Insya Allah akan ada kapal cepat yakni Karimata Ekpres,” ujar Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid, belum lama ini di Sukadana. Selama ini, menurut dia, masyarakat di kecamatan tersebut, hanya didukung sarana transportasi yang mengandalkan KM Karimata. Sarana transportasi tersebut, ditambahkan dia, dalam sekali pelayaran memerlukan waktu hampir sembilan jam. “Itu pun

belum termasuk jika harus singgah ke beberapa rute perjalanan, yang merupakan trayek kapal yang disediakan oleh pemerintah,” ucap Bupati. Dengan adanya kapal cepat, diharapkan kepala daerah agar ke depan, untuk berbagai urusan mereka, masyarakat di kepulauan terluar tersebut, dapat memanfaatkan kapal cepat tersebut, sehingga segala sesuatunya dapat diatasi dengan segera. “Juga bisa dimanfaatkan untuk mengelola wisata di sana, sehingga para pengunjung tidak lagi kesulitan dalam masalah transportasi,” imbuhnya. Selain itu, Kepulauan Karimata dalam waktu dekat sudah tidak lagi menjadi kabupaten terisolir, di mana tiga buah tower yang terkoneksi dengan satelit, akan menjadi perantara sinyal Telkomsel yang dapat menjangkau tiga desa di kecamatan tersebut. “Tower sedang dalam proses pembangunan. Mohon dukungan masyarakat untuk memperlancar proses pembangunannya, sehingga tower segera beroperasi dan sinyal HP bisa tersedia,” harapnya. (mik)

Belum Sejahtera, Perlu Pelelangan Terbuka SUKADANA – Masyarakat nelayan di Kabupaten Kayong Utara mengharapkan ikan hasil tangkapan mereka dapat dilelang di Kayong Utara, untuk memberikan nilai lebih, dalam pendapatan masyarakat dan pemerintah melalui pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya Kasrin, salah satu pengusaha perikanan di daerah ini. Dia menyayangkan lantaran nelayan di kabupaten ini hanya sebagai

buruh nelayan saja, bukan sebagai nelayan murni, yang dapat menikmati hasil perikanan yang mereka usahakan setiap hari. Betapa tidak, nelayan Kayong Utara, menurut dia, sebagian besar adalah buruh nelayan di kapal-kapal milik pihak ketiga, yang memberikan upah kepada mereka dengan sistem bagi hasil dari hasil tangkapan. Hal tersebut diperparah lagi dengan jauhnya tempat pelelangan

C

M

Y

K

ikan, dengan sumber ikan itu sendiri, sehingga para buruh nelayan tersebut tidak dapat mengetahui, berapa harga ikan hasil tangkapan mereka dijual di pasaran. “Ikan ada di sini, tapi lelang di Pontianak. Nelayan tidak tahu berapa harga ikan sebenarnya,” sesal Kasrin. Dengan kondisi demikian, dia mengharapkan agar pemerintah dapat memasiltasi adanya tempat pelelangan ikan di Kayong Utara, guna

memberikan kepastian harga bagi para nelayan. Lebih dari itu, tentu saja, diharapkan dia, ada sebuah kesempatan membuka pekerjaan bagi mereka yang bekerja di pelelangan ikan, dan di sisi lain pemerintah dapat mendapatkan pendapatan asli daerah dari pelaksanan lelang itu sendiri. Dia menyayangkan, selama ini banyak kapal, baik milik pengusaha Kalbar sendiri atau bahkan milik nelayan

dari luar Kalbar seperti Bangka Belitung, Sulawesi, Kalimatan Timur, Jawa Barat, dan lainnya, hanya memanfaatkan kekayaan alam di perairan Karimata saja, tanpa memperhatikan sisi perizinan dan pendapatan asli daerah (PAD). “Mereka menangkap di laut kita, tapi mereka langsung membawa untuk dijual di luar KKU (Kayong Utara, Red). Kalau seperti itu terus, kapan KKU bisa maju?” keluhnya. (mik)


Pontianak Post

ANEKA KALBAR

Selasa 2 Juli 2013

27

5 Anggota Polisi Dapat Penghargaan

SUGENG/PONTIANAK POST

PENGHARGAAN: Sejumlah aparat kepolisian menerima penghargaan.

SANGGAU--Kabag Sumda Polres Sanggau, Kompol Wardaya, Senin (7/6) kemarin mengatakan ada lima anggota yang diberikan penghargaan dalam HUT ke67 Bhayangkara di Mapolres Sanggau. Penghargaan yang diberikan di antaranya penghargaan Bintang Bhayangkara Nararia, Penghargaan Bakti Nusa, penghargaan pengabdian 28 tahun dan 8 tahun. Kelima anggota tersebut diantaranya, Ipda Bernadus Seda dari Polres Sanggau yang mendapat penghargaan Bintang Bhayangkara Nararia, Aiptu Anselmus dari Polsek Parindu mendapat penghargaan pengadian 8 tahun, Brigadir MT.Harahap dari Polsek Entikong mendapat penghargaan tugas di perbatasan atau yang biasa dikenal dengan

Oknum Jaksa Aniaya Tahanan Sambungan dari halaman 17

mencari Pen. Atas tindakan yang dilakukan jaksa Edi mengaku lemas bahkan Ia langsung pingsan. “Saya lupa dipukul berapa kali yang jelas jaksa memukul saya pada bagian pipi. Tidak lama saya sudah tidak ingat lagi. Saya langsung pingsan,” ujarnya. Dedi sendiri mengaku aneh dengan tindakan refrsif yang dilakukan oleh oknum jaksa tersebut. Padahal menurutnya sebagai seorang jaksa tidak seharunya melakukan penyiksaan. Yang lebih anehnya lagi diakui Edi pada saat Jaksa tersebut memukul dirinya, ada beberapa anggota Polisi dan Jaksa lain yang melihat. Namun Jaksa yang lain justru tidak menghiraukan bahkan ada yang menertawakan. Setelah dipukul dan pada saat kondisi lemas Edi lantas dikembalikan ke Lembaga Permasyarakatan Kelas II Sintang. Sesampai di LP Edi kondisinya semakin lemas. Edi lantas Pingsan kembali. “Karena kondisi lemas. Saya pingsan di LP. Ingatingat saya sudah di Rumah Sakit Umum Ade Mohammad Djoen Sintang,” tutur Edi.

Hal yang sama juga dialami Rangga (18). Ia justru tidak di pukul dengan menggunakan tangan. Ia dilempar oleh Oknum jaksa tersebut dengan menggunakan Staples.“Saya sama-sama Edi di kejaksaan. Pada saat saya sampai di kejaksaan, saya langsung dilempar oleh jaksa dengan staples,” kata Rangga. Atas perbuatan tersebut Rangga mengalami pendarahan pada pelipis mata bagian kiri. “Pelipis saya sampai berdarah,” tukasnya. Rangga juga mengaku diperlakukan sama seperti yang dialami Edi. Ia juga di suruh pushup dan situp oleh Jaksa. “Sama. Saya juga disuruh push up,’’ imbuhnya Sementara Muhammad Nur Faisal Wijaya oknum jaksa yang diduga melakukan penganiayaan mengatakan pengakuan yang dilakukan Rangga dan Edi adalah tidak benar. Dirinya mengaku tidak pernah melakukan penganiayaan terhadap dua tersangka tersebut. “ Itu tidak benar.’’ Katanya. Pihaknya justru mempertanyakan mengapa ada tuduhan dirinya telah melakukan

penganiayaan. Padahal Dedy sendiri pingsan dikarenakan kondisinya badannya lemas. “Diagnosa dokter sudah jelas. Gula darah saudara Edi sangat rendah sehingga kondisi badanya lemas,” ujar Wijaya. Pihaknya mengaku tidak pernah melakukan pemukulan. “Tidak ada keterangan dokter terjadi pemukulan. Kalau dilakukan pemukulan buktinya mana,” ujarnya. Kendati demikian Wijaya membenarkan jika pada saat itu Edi masuk rumah sakit dikarenakan kadar gula darahnya rendah. Tapi dirinya tetap menyangkal bahwa ia telah menganiaya,” tukasnya. Sementara untuk tersangka Atas Nama Rangga, yang juga mengaku dilempar Staples olehnya. Ia juga menyangkal tuduhan itu. Menurutnya tuduhan yang diucapkan rangga tidak benar. “Tuduhan itu bohong. Kami juga tidak pernah melakukan pelemparan menggunakan Staples,” ujarnya. Ia justru menuduh rangga sudah berkata bohong, “Kita lihat dulu begron tersangka. Rangga itukan tersangka yang sudah berkali-kali masuk Sel. Dan kasusnya dulu juga saya

yang menangani. Dia sering berbohong. Bahkan dengan majelis hakim juga berani berbohong,” tukasnya. Wijaya sendiri mengaku tersangka Edi Suratman dan Rangka merupakan tahanan Polres Sintang yang akan di lakukan tahap dua di Kejaksaan Negeri Sintang. Pada hari itu ia memeriksa berkasberkas yang di sampaikan penyidik di Kepolisian. Sementara ditemui terpisah. Kepala Lapas Kelas II Sintang Pudjiono Riadi mengatakan tidak mengetahui secara persis kejadian yang dialami dua tahanan Kejaksaan Negeri yang dititipkan di LP Kelas II Sintang. Kendati demikian dirinya memberikan kesempatan kepada dua tersangka tersebut untuk bertemu para wartawan. “Silahkan langsung konfirmasi kebenarannya. Saya tidak akan menutupnutupi permasalahan ini,” tukasnya. Dirinya juga mengaku bawa tersanga Edi memang sempat dilarikan kerumah sakit karena mengalami pingsan. “Ya kalau dibawa kerumah sakit itu benar. Tetapi saya tidak melalakukan pemeriksaan. Apakah akibat dipukul atau tidak,” pungkasnya.(jie)

mengikuti aturan negara mereka, pasti tidak ditangkap toh. Kalau ada mobil baik dari Indonesia atau Malaysia yang ditangkap di negara tujuan masing-masing saya pastikan pasti bermasalah,” jelasnya. Ini bukan masalah berani

atau tidak, tetapi melanggar atau tidak. Menurutnya, semua aturan yang sudah ada tersebut menjadi pedoman bagi kepolisian dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Jadi tidak sembarangan dalam menggunakan pakaian dinas Polri. (sgg)

Langgar Aturan, Bakal Tangkap Sambungan dari halaman 17

berkeliaran di dalam Kota Sanggau. Menurutnya, melihatnya harus proporsional karena berkaitan dengan aturan dan penegakan hukum di wilayah masing-masing. “Kan begini, masa mobil luar

negeri masuk ke kita, mereka ikuti aturan-aturannya di negara kita, syarat dan administrasi lengkap harus kita tilang, kan tidak mungkin toh. Begitu juga dengan mereka, ada mobil dari Indonesia masuk ke Malaysia, syarat dan adminnya lengkap dan

Gunakan Sabu Briptu N Dibekuk Sambungan dari halaman 17

Saat ini menurut Abdullah pelaku masih dalam proses, artinya pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah anggota polisi ini sebagai pelaku atau pengedar. “Dan barang buktinya pun saat ini kita sudah kirim ke Balai POM untuk memastikan apakah barang tersebut Narkotika, mudah-mudahan saja Narkotika,” ucapnya. Jika terbukti pelaku yang ditangkap ini sebagai pemakai tentulah melanggar pasal 112

dan pemakai melanggar pasal 114 UU 35 tahun 2009, maka diperkirakan ancaman yang diterimanya maksimal 5-12 tahun penjara. Sementara itu Kapolres Kapuas Hulu AKBP Mahyudi Nazriansyah membenarkan bahwa anggotanya menangkap anggotanya sendiri yang menggunakan Narkoba. “Jadi memang penangkapan itu sengaja kita lakukan karena ini merupakan program kita untuk membersihkan anggota kita dari Narkoba,” ungkapnya.

pun pelakunya sudah didalam sel,” ungkapnya. Selanjutnya pun, dari kepolisian akan memproses pelaku ini baik itu dari pidananya maupun dari kode etiknya. Untuk itu pun dirinya mengingatkan secara keras kepada anggotanya agar tidak sesekali melakukan tindakkan seperti karena berakibat fatal bagi mereka. “Karena ini komitmen secara umum di pihak kepolisian, jika ini tidak kita lakukan, maka ini akan menjadi bomerang bagi diri kita sendiri,” pungkasnya.(ky)

Dikeluhkan Dokter Sering Keluar Kota Sambungan dari halaman 17

seorang pasien yang duduk di depan ruang Poly Dalam RSUD Dr Agoesdjam Ketapang. Dari pantauan Pontianak Post, Senin (1/7), ada dua ruangan yang ditempati oleh dokter spesialis penyakit dalam. Satu ruangan tertutup rapat dan dalam keadaan terkunci, dan satu ruangan lagi dalam keadaan terbuka. Tapi dokter bersangkutan sedang tidak ada dan hanya ada beberapa perawat di dalam ruang tersebut. Padahal saat itu masih dalam jam kerja dan banyak pasien yang akan

berobat. Dari pengakuan seorang perawat yang ada di ruang tersebut mengatakan, kalau dokter penyakit dalam sedang tidak ada di tempat dan baru akan masuk kembali pada Rabu (3/7). “Tidak ada, tanggal 3 Juli baru masuk,” kata seorang perawat sambil menutup dan menguci pintu raungan Poly Dalam tersebut. Hal senada juga diungkapkan oleh perawat di ruangan UPF Penyakit Dalam. Di ruangan ini, perawat mengatakan kalau kedua dokter spesialis dan memang bertugas di ruangan UPF Dalam sedang

keluar kota dan akan baru masuk pada 7 Juli. “Keluar kota, mungkin ada kepentingan lain. Tanggal 7 Juli baru masuk,” ucapnya. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Budi Mateus mengatakan, pihak rumah sakit harus tegas memberikan tindakan kepada bawahannya yang tidak disiplin. Karena ini menyangkut pelayanan publik. “Direktur rumah sakit haru tegas memberikan sanksi kepada pegawai yang tidak disiplin,” katanya. Dia juga mengungkapkan, jika memang ada dokter tidak bisa masuk dikarenakan ada

urusan lain yang urgen, seharusnya pihak bersangkutan memberikan izin yang jelas. “Pihak rumah sakit juga harus memberikan penjelasan kepada pasien. Agar pasien bisa memahaminya,” ungkap Budi. Budi menambahkan, jika memang di rumah sakit milik Pemerintah Daerah tersebut kekurangan tenaga medis, seperti dokter spesialis, maka ajukan saja ke DPRD. “Kalau memang kurang akan ditambah. Tapi yang ada saat ini harus dioptimalkan. Jika memang tidak disiplin, berikan sanksi,” tegasnya. Sementara itu, saat akan

Penuhi Kebutuhan Sekolah Anak dan Puasa Sambungan dari halaman 17

bapak/ibu terutama yang sebentar lagi anak-anaknya akan masuk sekolah. Pemberian gaji ke-13 ini dilakukan pada momen yang tepat karena tahun ajaran baru segera tiba dan terlebih akan tibanya pula bulan suci Ramadan. Mudah-mudahan ini sangat membantu dan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ucap Bupati.

Sebelum menyerahkan secara simbolis gaji ke-13, Bupati Ria Norsan mengingatkan para PNS yang menerima gaji ke-13 ini untuk berpartisipasi menyisihkan sebagian kecil dari gaji ke-13 yang diterimanya untuk diberikan kepada para pegawai honorer yang tidak mendapatkan gaji ke-13. “Saya berpesan kepada bapak/ibu yang mendapat gaji ke-13, agar berpartisipasi membantu rekan-rekan

kita pegawai honorer yang tidak mendapatkan gaji ke13 ini. silakan saja diatur dan disepakati nilainya berapa. Tapi inipun bukan ketentuan, hanya partisipasi saja. Bagi yang jika tidak mau tidak apaapa. Namun jika kita mau membantu, mudah-mudahan gaji ke-13 ini membawa suatu keberkahan,” pesan Bupati. Fitri Yuliandari sendiri mengaku gembira dengan diserahkannya gaji ke-13 bagi

PNS. Dirinya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang menurutnya telah peduli dan membantu meringankan beban hidup PNS. “Gaji ke-13 ini memang diberikan pada momen yang tepat, bahkan biasanya diberikan saat anak akan masuk ke pendidikan baru, kini juga dapat meringankan untuk memenuhi kebutuhan jelang Ramadan,” tukasnya.(*)

tidak diberikan, karena itu tadi mungkin mereka ada cacat karir dan sebagainya. Makanya tidak semua anggota mudah dapatkan penghargaan itu,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa untuk saat ini Bintang Bhayangkara Nararia bisa diusulkan setelah melewati masa bakti 32 tahun. Bintang Bhayangkara Nararia ini diberikan kepada anggota yang tidak pernah cacat dalam karir melalui Dewan Pertimbangan Karir (DPK). Kalau penghargaan bakti nusa ini untuk mereka yang bertugas di perbatasan atau daerah terpencil. “Jadi penghargaan ini diberikan bagi mereka yang tidak memiliki cacat karir loh ya. Jadi penghargaan ini tidak bisa dimiliki oleh sembarangan anggota polri,” katanya. (sgg)

Pelaku Pencabulan Ditahan Sambungan dari halaman 17

merupakan warga Parindu dan pelaku juga masih ada ikatan keluarga dengan korban. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 9 Mei 2013 seperti yang diakui oleh korban. Peristiwa tersebut terjadi diawali dengan komunikasi via

pesan singkat yang dikirim oleh pelaku. Pada tanggal 9 Mei 2013 sekitar pukul 08.00 WIB, pelaku mengajak korban via sms untuk jalan-jalan ke Kota Sanggau dan diajak menginap di sebuah hotel. Korban sempat menolak ajakan tersebut, namun akhirnya dijemput dan mau ikut. Sampai di Sanggau, keduanya

langsung membeli makanan dan beristirahat di hotel. Sampai di hotel, pelaku lalu mengajak berhubungan badan, korban menolak. Tetapi, pelaku kemudian langsung membuka pakaian korban dan meniduri korban. Pelaku diciduk setelah beberapa saat dilaporkan pihak korban ke polisi. (sgg)

nan, Rahmad Satria terangterangnya menyebutkan, sejak dilantik menjadi Wakil Ketua, ada satu untuk pimpinan yang belum pernah sekalipun memimpin rapat. “ Molornya pembayaran gaji dewan, tentu saja berdampak pada anggota yang rajin datang ke DPRD untuk melaksanakan tugas-tugasnya. Namun bagi yang malas, suka bolos dan sering tidak

hadir saat ada rapat-rapat, tentu saja tidak ada persoalan bagi mereka. Namun, dilihat dari peran mereka sebagai wakil rakyat tentulah boleh dibilang tidak berbuat. “Dewan saat ini sedang memperoses PAW belasan anggota dewan peridoe 19992014, karena mereka lompat pagar saat maju mengikuti pileg 2014,” terangnya. (ham)

Walikota Singkawang, Awang Ishak. Ketika menghadiri sebuah acara di daerah Lirang, Awang sangat menyayangkan kenaikan harga telur di kota yang dikenal sebagai produsen telur di Kalimantan Barat. “Singkawang ini penghasil telur, tapi kenapa harga telur bisa tinggi, kalau di daerah lain sih tidaklah heran,” kata Awang, Senin (1/7). Diharapkan, lanjut Awang, pengusaha ayam petelur di Singkawang ini, bisa memberikan kemurahan sedikit tentang harga telur. Termasuk juga

harga daging ayam. “Harga Daging ayam juga, Singkawang kan penghasil daging ayam, kenapa bisa tinggi harganya,” katanya. Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Singkawang, Emy Erwanda menyebutkan sesuai hukum pasar, semakin tinggi permintaan, tentunya akan membuat barang akan semakin mahal. Namun pihaknya akan selalu melakukan kontrol, jika memang harga di pasaran di luar kemampuan warga akan dilakukan razia ataupun pasar murah.(fah)

Tak Gajian Sambungan dari halaman 17

sock terapi -lah. Terlebih pada tahun terakhir, diamana ada belasan dewan yang dipastikan akan menjalani proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terkait dewan yang bersangkutan sudah terdaftar pada parpol lain saat maju lagi menjadi balon Pileg 2014. Saat ditanya kembali, bagaimana kinerja unsur pimpi-

Telur Mulai Naik Sambungan dari halaman 17

Rupiah. Tentunya ini menjadi kekhawatiran tersendiri, jika ini terus terjadi berapa harga kalau sudah jelang lebaran nanti. “Kalau naik secara terus menerus tentunya sangat memberatkan warga, terlebih telur merupakan bahan yang sangat diperlukan masyarakat, terutama mereka yang akan merayakan lebaran Idul Fitri nanti untuk membuat kue lebaran,” katanya. Kondisi ini pun disikapi

PDAM Harus Siap Hadapi Kemarau Sambungan dari halaman 28

Mahyudi menegaskan penangkapan terhadap anggota polisi ini merupakan komitmen dari kepolisian sendiri bagaimana caranya untuk membersihkan anggota yang terlibat dengan narkoba. Menurutnya kepolisian tidak memberikan peluang atau negosiasi apa pun terhadap siapa saja baik itu masyarakat maupun anggota itu sendiri, maka akan kita tindak sesuai dengan kesalahan yang diperbuat. “Kita tidak beri ampun kepada anggota kita yang menggunakkan narkoba dan saat ini

Bakti Nusa, Aiptu Mursalim dari Polres Sanggau mendapat penghargaan masa bakti 28 tahun, dan Brigadir Tri Jimiyanto dari Polres Sanggau mendapatkan penghargaan masa bakti 8 tahun. Wardaya menjelaskan bahwa penghargaan tersebut tidak diberikan sembarangan kepada anggota. Anggota yang benar-benar layak dan memiliki track record bagus yang bisa mendapatkan penghargaan tersebut. Seperti misalnya penghargaan masa bakti 8 tahun. Penghargaan ini sebenarnya bisa didapatkan setiap mereka yang sudah mengabdi 8 tahun. Tetapi tentu saja, mereka yang mendapatkannya yakni anggota yang tidak cacat karir selama waktu itu. “Kalau yang masa bakti 8 tahun banyak, tetapi mengapa

berputar, tapi air tidak mengalir. “Kasihan masyarakat membeli angin,” katanya. Ketua Forum Kajian Percepatan Pemekaran Pembangunan Wilayah Timur Kalbar, Syeh Mukarram meminta

PDAM Sintang mengaktifkan kembali kolam penampungan air yang sudah lama tidak difungsikan untuk menghadapi musim kemarau mendatang. “Sayangkan punya kolam cadangan air tapi tidak dimanfaatkan untuk penampungan air,” ujarnya. Dia juga

meminta PDAM Sintang harus berani mengeluarkan hasil kajian laboratorium mereka tentang kualitas air yang dihasilkan. “Kami minta PDAM Sintang berani mengumumkan hasil kajian kelayakan air apakah layak minum atau layak mandi,” pintanya. (tra)

Musim Kemarau Tiba Waspada Diare dan ISPA Sambungan dari halaman 28

disebabkan oleh kualitas air yang tidak baik, serta kualitas udara yang memburuk. “Kualitas air dan udara memburuk yang bisa mengganggu pencernaan dan pernafasan di musim kemarau. Jika kemarau berlansung lama, maka penyakit ini memiliki potensi terjadinya kejadian luar biasa (KLB),”

ungkapnya. Untuk itu, dia meminta kepada masyarakat untuk terus membudayakan hidup sehat, dengan memperhatikan kebersihan lingkungan dan diri sendiri serta keluarga. Apalagi dalam kondisi stamina menurun, orang dapat dengan mudah terserang penyakit. Diprediksi, kemarau akan berlangsung hingga pertengahan Agustus, bahkan

September. Namun, besar harapan agar hujan segera turun, sehingga tidak sampai meresahkan masyarakat akibat kemarau yang panjang. “Perlu saya ingatkan, di musim kemarau selalu rawan dengan udara kering dan angin yang cukup kencang sehingga mudah menerbangkan debu dan bisa mengakibatkan ISPA,” pesan wakil bupati. (nto)

Kebanjiran dari Malaysia? Sambungan dari halaman 28

penyelundupan barangbarang ilegal dari Malaysia terus berlangsung. “Kalau telur ilegal dari Malaysia dibiarkan beredar, maka akan sangat merugikan pengusaha telur lokal kita. Siapapun spekulan tersebut harus ditindak,” tegasnya. Dia meminta Pemkab Sintang memberikan perhatian penuh terhadap barang-barang ilegal dari Malaysia yang masuk ke Kabupaten Sintang. “Jangan dibiarkan saja. Tin-

dak tegas pelakunya. Jangan sampai Kabupaten Sintang menjadi surganya barangbarang ilegal,” ujarnya. Ginidie mengingatkan, jika tidak ada tindakan tegas dari Pemkab Sintang maupun aparat kepolisian pada para pengusaha gelap ini jelas akan sangat merugikan pengusaha lokal yang taat dengan peraturan seperti membuat perijinan. “Pemerintah dan aparat janga pelihara pedagang gelap,” tegas Ginidie. Dia mendesak Pemkab Sintang bekerjasama dengan

aparat kepolisian, untuk menindak para pengusaha gelap yang sering menyelundupkan barang ilegal. “Kalau para pengusaha gelap ini tidak ditangkap dan diproses akan berbahaya, karena sangat merugikan masyarakat. Saya yakin, aparat kepolisian mengetahui keberadaan para pengusaha nakal yang sering menyelundupkan barang ilegal dari Malaysia seperti telur dan gula ini. Sebab, para pengusaha nakal ini merupakan masyarakat Sintang. (tra)

Harga Barang Mulai Meroket Sambungan dari halaman 28

kenaikan sebesar Rp3.000. Begitu juga dengan harga minyak goreng curah dari Rp9.200 per kilogram menjadi Rp9.800 per kilogram. Untuk mengatasi kenaikan harga barang ini, lanjut Joni, Disperindagkop dan UKM berencana melakukan operasi pasar. “Kapan waktunya belum bisa kami pastikan,

karena kami masih hitunghitung biaya untuk operasi pasar tersebut,” tuturnya. Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sintang, Sutarmin mendesak Pemkab Sintang segera bertindak mengatasi kenaikan harga barang kebutuhan pokok di Kabupaten Sintang. Dia meminta, Pemkab Sintang segera melakukan operasi pasar dan memasti-

kan tidak ada spekulan yang bermain dalam situasi ini. “Disperindagkop dan UKM harus melakukan operasi pasar dan menggelar razia, agar tidak terjadi penimbunan barang yang dilakukan para spekulan,” pintanya. Sutarmin juga meminta Disperindagkop dan UKM dapat memastikan stok barang kebutuhan pokok dalam kondisi aman. (tra)


28

PRO-KALBAR Pontianak Post

Selasa 2 Juli 2013

Jelang Ramadan

Harga Barang Mulai Meroket SINTANG--Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, Joni Sianturi mengatakan, menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah barang kebutuhan pokok di Kabupaten Sintang mulai bergerak naik, setelah mengalami kenaikan harga akibat kenaikan BBM. “Dalam seminggu terakhir ini, beberapa komoditas barang seperti daging ayam, sapi, telur ayam, tepung,

beras, minyak goreng dan gula mengalami kenaikan harga,” ujarnya. Kenaikan harga sejumlah barang ini juga disebabkan meningkatkan permintaan barang menjelang bulan Ramadan. Dikatakannya, sejak kenaikan harga BBM kemarin, sejumlah kebutuhan pokok sudah naik. Kenaikan ini disebabkan biaya ekspedisi mengalami kenaikan. Joni mencontohkan untuk mengangkut

telur dari Pontianak-Sintang dengan menggunakan truk ekspedisi. Sebelum kenaikan BBM, harganya Rp1.800.000, sekarang naik menjadi Rp2 juta. Kenaikan harga ekspedisi ini menyebabkan harga telur ayam naik. “Belum lagi kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah, sehingga banyak ekspedisi enggan turun ke Sintang. Ini menyebabkan stok berkurang sementara permintaan bertambah,” ungkapnya.

TELUR

Ke Halaman 27 kolom 5

PDAM Harus Siap Hadapi Kemarau

Kebanjiran dari Malaysia? HARGA telur ayam di Kabupaten Sintang terus ‘meroket’. Kenaikan harga telur ini, selain dipengaruhi oleh kenaikan BBM juga disebabkan tingginya jumlah permintaan menjelang bulan Ramadan. Di tingkat agen saja harga telur yang semula Rp1.300 perbutir naik menjadi Rp1.500, sehingga ditingkat eceran harga telur menjadi Rp1.700. Akibat harga telur yang terus melambung ini, Kabupaten Sintang disinyalir kebanjiran teluar ayam asal Malaysia yang diselundupkan secara ilegal oleh sejumlah pengusaha ‘nakal’. Harga telur ayam asal Malaysia relatif lebih murah dibandingkan telur lokal. Harganya hanya Rp1.360 perbutirnya. Kasi Perdagangan Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang Syafruddin, Senin (1/7) kepada koran ini mengungkapkan, ada sejumlah pengusaha nakal di kota Sintang yang menyelundupkan telur ayam asal Malaysia ini. Banyaknya telur Malaysia yang membanjiri Kabupaten Sintang sudah seringkali dikeluhkan oleh para pengusaha lokal. “Setelah kami selidiki, memang ada dua oknum pengusaha nakal yang menyelundupkan telur asal Malaysia ini. Satu pengusaha berada di Pasar Sungai Durian dan satunya lagi di Pasar Inpres,” ungkapnya. Kedua oknum pengusaha nakal ini, lanjut Syafruddin memasarkan telur ayam asal Malaysia tidak hanya di Kota Sintang namun hingga masuk kecamatan-kecamatan seperti Kayan, Dedai, Emparu, Binjai Hulu dan beberapa kecamatan lainnya. “Berdasarkan informasi yang kami peroleh, pengusaha nakal ini tidak mengantongi perijinan,” tuturnya. Dari informasi yang didapat Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, pengusaha nakal tersebut menyelundupkan telur Malaysia dari Entikong. Pengusaha ilegal ini memiliki armada tiga unit truk yang satunya selalu standby di Entikong. Syafruddin mengungkapkan, telur Malaysia ini memiliki ciri-ciri ukuran lebih kecil dari telur lokal dan warna kulitnya sedikit lebih putih. Menanggapi informasi ini, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sintang, Ginidie mendesak Disperindagkop dan UKM tidak membiarkan

Ia mengatakan untuk telur ayam, sejak seminggu lalu, ditingkat agen saja harganya sudah naik menjadi Rp1.500, sehingga ditingkat eceran menjadi Rp1.700. Harga daging ayam yang semula Rp34.000 per kilogram sekarang menjadi Rp39.000 per kilogram. Untuk beras, harga perkarung yang berat 15 kg mengalami

FOTO ANTO WINARNO

SURUT: Pemandangan mulai surutnya Sungai Kapuas, sebagai tanda tibanya musim kemarau yang bisa berdampak kepada kesehatan masyarakat.

Musim Kemarau Tiba Waspada Diare dan ISPA SANGGAU-Musim kemarau sudah mengintai, demikian juga dengan dampak yang ditimbulkannya, khususnya yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat agar diantisipasi sedini mungkin. Terkait dengan perkiraan akan datangnya musim kemarau berkepanjangan ini, Wakil Bupati

Sanggau Paolus Hadi, mengingatkan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sanggau untuk mewaspadai fenomena alam dan dampak-dampak negatif yang bisa ditimbulkannya. “Ada sejumlah penyakit serius yang menjadi momok dan patut diwaspadai oleh masyarakat saat musim kemaru tiba,” ingatnya.

Ke Halaman 27 kolom 5

Beberapa penyakit yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat di musim kemarau adalah, diare dan juga infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) yang perlu diwaspadai dalam daftar merah, termasuk gangguan pencernaan. Kondisi ini Ke Halaman 27 kolom 5

SINTANG--Memasuki musim kemarau, PDAM Sintang diminta mempersiapkan diri agar tetap bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumennya. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sintang, Zainuddin, meminta PDAM Sintang sudah menyiapkan langkah-langkah untuk menghadapi musim kemarau. “Jangan sampai kemarau menjadi alasan air tidak ngalir,” tegasnya. Zainuddin mengingatkan PDAM Sintang tidak menjadikan kemarau sebagai alasan klasik, untuk tidak memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh konsumen. Karena biasanya, di musim kemarau, yang menjadi alasan klasik PDAM Sintang ialah pasokan BBM yang berkurang mengakibatkan air tidak mengalir. Dia menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap kinerja PDAM Sintang. “Sekarang ini, jangankan musim kemarau, di musim penghujan pun pelayanan PDAM parah,” katanya. Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sintang, Sandan juga menyampaikan hal yang sama. Dia meminta PDAM Sintang harus menyiapkan stok BBM agar bisa menyedot air. “Kalau musim kemarau biasanya distribusi BBM terhambat. Ini biasa dijadikan alasan PDAM tidak mengalirkan air,” ujarnya. Ketua LSM Demi Anak Bangsa, Syamsul Bahri mengingatkan di musim kemarau inilah profesionalitas PDAM Sintang diuji. Dia meminta PDAM Sintang dapat menunjukan kepada masyarakat, bahwa perusahaan daerah ini bisa memberikan pelayanan yang baik. “Tidak ada alasan musim kemarau atau musim penghujan. PDAM harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tegasnya. Syamsul juga meminta petugas PDAM Sintang sering-sering turun ke lapangan untuk mengecek kendala yang terjadi di lapangan. Karena sering terjadi keluhan dari masyarakat meteran PDAM Ke Halaman 27 kolom 5

C

M

Y

K


Pontianak Post

29

Selasa 2 Juli 2013

SOCCER STADION : ESTADIO DO MARACANA, RIO DE JANEIRO-WASIT : BJORN KUIPERS (BELANDA)

Top of the Match

9

Fred (Brasil)

Ini puncak penampilan Fred di Piala Konfederasi 2013. Dia menjadi pemain yang paling banyak melakukan ancaman bagi gawang Iker Casillas. Total 6 tendangan yang 3 di antaranya tepat sasaran. Sayang, dia harus merelakan Golden Boot ke tangan Fernando Torres sekalipun sama-sama mengoleksi lima gol.

Flop of the Match

4

Alvaro Arbeloa (Spanyol)

Posisinya di sisi kanan pertahanan menjadi titik terlemah bagi Spanyol. Sepanjang laga, Alvaro Arbeloa gagal menjaga pergerakan Neymar. Tidak sekalipun dia melakukan penjagaan efektif yang berujung dengan gol kedua Fred. Alhasil dia hanya dimainkan 45 menit pertama. (ren)

BRASIL

3 0

SPANYOL

BUKAN GELAR KUTUKAN

Keterangan: 1-5 flop of the match, 6-10 top of the match

Cerita Berakhir di Maracana Kekalahan tiga gol tanpa balas menjadi akhir yang tragis bagi Spanyol pada Piala Konfederasi 2013 ini. Di Maracana, Senin dini hari kemarin (1/7) tuan rumah Brasil-lah yang mengakhiri era kejayaan Spanyol dalam 29 pertandingan kompetitif dunia. Berikut momen kekalahan Spanyol itu. Recovery 72 jam Pemulihan stamina Spanyol lebih pendek sehari setelah melakoni pertandingan lebih dari 150 menit lawan Italia. Gol Fred Spanyol gagal berkembang begitu gawangnya sudah kebobolan pada dua menit pertama melalui gol Fred. Banyak memegang penguasaan bola, tapi minim serangan. Counter attack Kombinasi serangan balik yang dikomando Neymar membuat pertahanan Spanyol kocar-kacir. Tiga gol berawal dari counter attack cepat Brasil. AFP PHOTO / POOL FIFA ALEXANDRE LOUREIRO

Arbeloa-Pique Alvaro Arbeloa dan Gerard Pique tampil kurang efektif. Sisi kanan pertahanan yang jadi areanya malah seperti lubang menganga. Dua gol Brasil diawali dari sisi tersebut. Fernando Torres Walaupun menerima Golden Boot, Torres gagal keluar dari penjagaan pemain belakang Brasil. Sepanjang 59 menit, hanya 3 tendangan dia lakukan dan tidak satu pun yang tepat sasaran. Penalti gagal Ramos Menjadi peluang terbaik Spanyol untuk memperkecil ketinggalan. Tapi tendangan Sergio Ramos malah melambung. Kartu merah Pique Semakin gagal bangkit setelah Gerard Pique harus dikartu merah usai menghentikan laju Neymar di menit ke-68. Rekor Patah Spanyol: 1. Rekor 29 pertandingan tanpa terkalahkan 2. Kekalahan terbesar di pertandingan kompetitif sejak 1985

Inilah Peraih Award di Piala Konfederasi BRASILIA- Sukses Brazil menjadi juara Piala Konfederasi terasa sangat lengkap dengan penghargaan yang diterima Neymar dan Julio Cesar. Keduanya sama-sama mendapatkan gelar bergengsi setelah tampil memukau sepanjang turnamen. Neymar dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Konfederasi. Penyerang anyar Barcelona tersebut memang tampil ciamik sepanjang turnamen. Di babak penyisihan grup, Neymar selalu mencetak gol. Di partai final, mantan pemain Santos tersebut juga sukses menjebol gawang Spanyol. Naymar sukses mengalahkan gelandang Spanyol, Andres Iniesta dan kompatriotnya Paulinho. Iniesta harus puas berada di urutan kedua, sementara Pauliho ada di posisi ketiga. Julio Cesar juga tersenyum bahagia. Kiper QPR tersebut dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik. Sepanjang turnamen, mantan kiper Inter Milan tersebut memang tampil luar biasa. Dia hanya kebobolan tiga kali. Salah satu aksi heroic Cesar ialah ketika menggagalkan sepakn penalty Diego Forlan di babak semifinal lalu. Spanyol juga kebagian dua penghargaan prestisius. Yakni top skor dan tim paling fair play. Gelar pencetak gol terbanyak direbut striker Fernando Torres yang mengoleksi lima gol sepanjang kejuaraaan. Raihan yang dicapai striker Chelsea tersebut sebenarnya sama dengan yang dibukukan juru gedor Brazil, Fred. Namun, Torres berhak menyabet gelar itu karena tampil di sedikit pertandingan. Sementara, Fred selalu menjadi starter bagi Selecao, julukan Timnas Brazil. Fred pun harus puas berada di urutan kedua. Sementara, Neymar nangkring di posisi ketiga dengan koleksi empat gol. (jos/jpnn)

Daftar Award Piala Konfederasi 2013 Pemain Terbaik Kiper Terbaik Top Skor Tim Paling Fair Play

Neymar Julio Cesar Fernando Torres Spanyol

JAWARA: Tim Brasil mengabadikan kemenangan mereka atas Spanyol sekaligus sebagai jawara di Piala Konfederasi 2013 yang berlangsung di Maracana, Rio de Janeiro, Brazil.

RIO DE JANEIRO -- Euforia tengah menyelimuti publik Brasil menyusul sukses tim nasional mereka merajai pentas Piala Konfederasi 2013. Brasil berpesta, karena Thiago Silva dkk tak sekadar memenangi laga final. Namun, mereka juara setelah berhasil menghajar Spanyol yang selama ini disebut-sebut sebagai tim terbaik dunia dengan skor telak 3-0 (2-0). Tiga gol Brasil dicetak Fred (2’, 47) dan Neymar (44’). Meski menang telak dan untuk tiga kali beruntun menjadi jawara Piala Konfederasi, Luiz Felipe Scolari selaku arsitek Samba-julukan timnas Brasil meminta pemainnya tidak besar kepala. Sebab, Brasil masih punya misi yang belum terselesaikan hingga kini, yakni mengawinkan gelar Piala Konfederasi dan Piala Dunia. Dalam tiga kesempatan sebelumnya, Brasil selalu gagal menjadi juara dunia setelah setahun sebelumnya merebut mahkota Piala Konfederasi. Itu sebabnya, banyak yang menyebut Piala Konfederasi adalah gelar kutukan. Sebab,

negara manapun yang menjadi juara di ajang ini selalu gagal di Piala Dunia. Tapi, Scolari menolak anggapan tersebut. Dia yakin Brasil kali ini bisa menghapus stigma bahwa Piala Konfederasi adalah gelar kutukan. “Ya, ini bukan gelar kutukan,” tandas Scolari kepada O Globo. Justru, lanjut Scolari, kemenangan atas jawara Euro 2012 dan Piala Dunia 2010 tersebut merupakan bukti bahwa Brasil sudah sangat siap berlaga di Piala Dunia 2014. “Kami tidak memprediksi hasil ini. Sebab, semua tahapan harus kami lewati. Kami juga sadar bahwa pertandingan ini masih jauh dari pertandingan yang akan kami hadapi tahun depan,” paparnya. “Jelas, Piala Dunia (2014) bakal lebih berat. Tapi, langkah kami akan lebih mudah. Kemenangan ini membuat situasi dan kondisi tim menjadi lebih baik,” ujarnya.

Scolari yang sukses membawa Brasil memenangi Piala Dunia 2002 menyatakan, Thiago Silva dkk bakal lebih matang tahun depan. “Kami bukan tim yang komplet. Untuk saat ini tim kami sudah bagus. Tapi, kami masih perlu memberikan banyak bukti. Hari ini kami sudah membuka jalan menuju ke tahun 2014,” tuturnya. Soal mental, Scolari tidak meragukan anak asuhnya. Sekalipun dari segi usianya rata-rata lebih muda dari tim semifinalis Piala Konfederasi lainnya. Namun, dengan skuad mudah, Brasil sudah mengalahkan tiga tim juara dunia. Selain Spanyol, Italia dan Uruguay sudah mereka kalahkan. Sementara itu, kekalahan di Maracana kemarin sekaligus memutus rantai juara Spanyol sejak Euro 2008. Namun, pelatih Spanyol Vicente Del Bosque tidak panik. “Kami memang tidak gembira dengan

Cukup Satu Gelar, Torres

Fernando Torres

FERNANDO Torres menjadi satusatunya penggawa Spanyol yang masih bisa tersenyum di balik kegagalan juara Piala Konfederasi 2013 ini. Meskipun gagal menambah koleksi golnya pada laga pemungkas di Maracana, namanya tetap disebut sebagai penerima gelar Golden Boot alias pencetak gol terbanyak. Pemain yang berjuluk El Nino ini mengoleksi lima gol. Sama dengan pundi-pundi gol striker Brasil, Fred, yang menyarangkan dua gol di laga final. Hanya, lima gol Torres itu diciptakan cukup dalam dua kali pertandingan, sementara Fred mengukirnya dalam lima laganya bersama Brasil. Akan tetapi, anugerah sepatu emas ini tidak lengkap seperti Euro 2012 lalu. Ya, di Euro 2012 lalu Torres mendapatkan hadiah ganda setelah meraih sepatu emas dan membawa Spanyol menjadi juara. Sedangkan di Brasil ini dia hanya meraih sepatu

emas di saat Spanyol berduka. “Gelar sebagai pencetak gol terbanyak itu memang membanggakan. Tapi kalau kami kalah, buat apa lagi. Itu tidak ada artinya apa-apa lagi bagi kami,” ujarnya seperti yang dikutip di situs resmi FIFA. Lima gol Piala Konfederasi tersebut menjadi torehan ke-36 baginya bersama La Furia Roja - julukan Spanyol - sejak 2003 silam. Padahal, sebelum laga final dilangsungkan, Torres dimainkan sebagai starting eleven oleh Vicente Del Bosque memanggul ekspektasi menambah catatan golnya di turnamen pemanasan Piala Dunia itu. Sayangnya, sepanjang laga dia tidak berkutik dan sulit untuk melancarkan tendangan ke gawang Julio Cesar. Dia mengakui, kegagalan ini berbanding terbalik dengan besarnya ekspektasi fans-nya. Meski begitu, Torres tidak menyebut kekalahan ini C

M

Y

K

sebagai kiamat bagi timnas Spanyol. Peluang Spanyol untuk menembus babak final masih terbuka lebar di Piala Dunia 2014 mendatang. “Tidak sembarang tim yang mampu memenangi banyak kejuaraan secara beruntun, dan itu bisa kami lakukan. Kami juara dunia, dan dua kali menjuarai kejuaraan Eropa. Tahun depan kami akan datang kembali ke sini dan meraih trofi keempat kami,” beber pemain yang kini merumput di Chelsea itu. Torres menjadi pemain dari Benua Biru ketiga yang mampu menggondol gelar sebagai pencetak gol terbanyak. Sebelumnya, duo pemain legendaris timnas Prancis, Robert Pires dan Thierry Henry sudah pernah mendapatkannya pada edisi 2001 dan 2003. Di sisi lain, Spanyol juga mendapat gelar sebagai tim yang paling fair play. (ren)

Piala Konfederasi-Piala Dunia tak Sejoli ? Piala Konfederasi 1997 Juara : Brasil

Piala Dunia 1998 Juara : Prancis

Piala Konfederasi 2001 Juara: Prancis

Piala Dunia 2002 Juara : Brasil

Piala Konfederasi 2005 Juara : Brasil

Piala Dunia 2006 Juara : Italia

Piala Konfederasi 2009 Juara : Brasil

Piala Dunia 2010 Juara : Spanyol

Piala Konfederasi 2013 Juara : Brasil

Piala Dunia 2014 Juara : ?

hasil ini. Tapi kami sudah menganalisa semuanya. Yang pasti, era keemasan kami belum berakhir,” ujar Del Bosque kepada IANS. Menurutnya, peluang Spanyol untuk menebus kegagalan di Piala Dunia 2014 masih terbuka. Sebab, stok pemain Spanyol melimpah di segala lapisan. “Kami punya pemain dengan kualitas nyata. Saya rasa kami tidak harus berubah banyak hanya karena sekali kekalahan ini,” ungkapnya. (ren/bas)

Kuipers Jadi Kambing Hitam WASIT kerap menjadi sasaran kubu yang kalah dalam suatu pertandingan. Pun demikian dalam kasus tumbangnya Spanyol atas Brasil di Maracana dalam final Piala Konfederasi, Senin dini hari kemarin (1/7). Wasit Bjorn Kuipers yang memimpin laga itu mendapatkan kritikan dari penggawa Spanyol. Salah satunya dari gelandang Andres Iniesta. Dilansir dari Football Espana, gelandang yang mendapatkan anugerah Silver Ball itu menyoroti kinerja wasit berkewarganegaraan Belanda tersebut. Menurutnya, Kuipers banyak melakukan tindakan mengulur-ulur waktu jalannya pertandingan. Terutama dengan banyaknya interupsi dari pemain Brasil ketika terjadi kontak fisik dalam setiap perebutan bola. “Banyak interupsi yang terjadi. Kami mengetahui seperti apa kejadiannya, tapi wasit punya pandangan lain. Banyak penghentian waktu yang dia lakukan,” ujarnya. Selain karena timnya kalah, kartu merah yang diberikan Kuipers bagi Gerard Pique bisa menjadi alasan kenapa Iniesta menyerang Kuipers. Pengusiran bek Barcelona itu menjadi sedikit kerugian bagi La Furia Roja - julukan Spanyol. Meski dilihat dari pengamatan, Pique memang melakukan pelanggaran saat menghentikan laju Neymar. “Meski begitu, kami tetap berusaha melawannya dengan bermain lebih bagus,”

imbuh Iniesta. Bukan hanya Pique saja yang “ketiban” sial dengan diganjar kartu merah. Kuipers juga menghadiahkan kartu kuning kepada dua pemain bertahan Spanyol, Alvaro Arbeloa dan Sergio Ramos. Selain Iniesta, Shakira juga turut menjadi “korban” kartu merah yang diberikan Kuipers kepada Pique, kekasihnya. Bahkan, diberitakan di Goal, penyanyi kelahiran Kolombia itu Sampai harus menangis begitu terjadi peristiwa kartu merah itu. Dia juga mendapatkan ejekan dari fans Brasil di tribun dekatnya. Dalam situs resmi FIFA, Kuipers sendiri ogah berkomentar banyak terkait dengan laga final itu. Dia hanya menyebut bahwa final antara Brasil dan Spanyol itu merupakan laga yang prestisius. “Dan saya harap tidak seorang pun yang akan membicarakan soal wasit setelah pertandingan,” jelasnya. (ren)

Bjorn Kuipers


ALL SPORT

30 MOTO PRIX SERI II

Kembali Juara Umum

FOTO ISTIMEWA

PODIUM : Sy Yandre yang tampil di lima kelas dan berhasil naik podium di lima kelas yang diikutinya tersebut.

+

PONTIANAK—Setelah sukses merebut juara umum di Kejurda Seri I yang berlangsung di Sintang beberapa waktu lalu, Pembalap tim MRT Sentral Yamaha, Sy Yandre Alkadrie kembali unjuk gigi. Di ajang Kejurda Moto Prix Seri II yang berlangsung di Sirkuit Pasir Panjang, Minggu (30/6) kemarin, pembalap muda ini sukses merebut predikat juara umum. Sy Yandre yang tampil di lima kelas sukses naik podium di semua kelas yang diikutinya tersebut. Di kelas MP 5, pelajar SMAN 7 Pontianak ini naik podium teratas. Dia menyisihkan para pembalap dari Singkawang, Rifaldo Stya dan Riko Bakol yang harus puas berada di posisi kedua dan ketiga. Kemudian di kelas MP 6 dan MP 7, Sy Yandre kembali

naik podium di urutan kedua. Di kelas MP 6, juara pertama direbut Rifaldo dan di kelas MP 7, Riza Kurniadi. Di kelas MP 4 Sy Yandre kembali sukses naik podium di peringkat kedua. Kemudian di kelas MP 3, pembalap yang ngefans berat sama Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo itu tetap naik podium di peringkat ketiga. “Alhamdulillah, saya kembali berhasil merebut juara umum. Ini hasil yang luar biasa dan keberhasilan ini berkat kerja keras seluruh tim saya,” ungkap dia. Sy Yandre juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport keikutsertaanya di seri kejurda ini. Terutama kepada Ketua MRT Sy Machmud Alkadrie SH dan kepada Hendro dari Sentral Yamaha dan Yamalube. (bdi)

Pontianak Post

z

Selasa 2 Juli 2013

Kota Pontianak Rebut Piala Ketua KONI PONTIANAK--Tim Futsal Kota Pontianak akhirnya tampil sebagai juara dalam Turnamen Futsal AJS-KONI Lifumar Cup VIII yang berlangsung di GOR Pangsuma, Minggu (30/6) malam kemarin. Di final, tim tuan rumah ini berhasil mengatasi perlawanan Kabupaten Sambas dengan skor telak 8-2. Dengan hasil itu, Kota Pontianak berhasil memperoleh uang pembinaan, piala tetap dan piala bergilir dari Ketua Umum KONI Kalbar Sy Machmud Alkadrie. Piala bergilir tersebut langsung diserahkan orang nomor satu KONI Kalbar tersebut kemarin malam dihadapi ratusan suporter tuan rumah yang memadati GOR Pangsuma Minggu malam lalu. Sementara itu, juara ketiga direbut Kabupaten Pontianak yang berhasil mengalahkan Kabupaten Ketapang. Di kategori bergengsi lainnya, yakni internasional fans club, Liverpool Big Reds Indonesia

FOTO BUDIANTO/PONTIANAK POST

PENGCAB : Ketua Umum KONI Kalbar diabadikan bersama para juara di kategori antar pengcab dalam AJS-KONI Lifumar Cup VIII, Minggu malam kemarin.

Kalbar tampil sebagai juara dengan menaklukan PSG Indonesia Kalbar dengan skor 5-1. Di posisi ketiga ditempati UICP Manchester United. Ketiga tim ini juga memperoleh piala tetap dan uang pembinaan dari Ketua Umum KONI Kalbar. Sementara itu, di kategori SLTA, juara bertahan SMA Taman Mulia akhirnya gagal mempertahankan gelar juara yang direbutnya pada Januari lalu. Di final tadi malam SMA Taman Mulia takluk dari SMAN 9 Pontianak dengan skor 1-2. Juara ketiga pada turnamen ini direbut SMA Bhayangkari Pontianak. Kendati gagalmempertahankangelarjuaranya, namun, SMA Taman Mulia berhasil mengobati kekecewaan dengan berhasil meraih juara pertama di ajang kreasi nunsantara. SMA Taman Mulia berhasil menyisihkan lima finalis lainnya. Juara kedua direbut SMKN 3 Pontianak dan juara ketiga SMAN 9 Pontianak. (bdi)

+

Inkai Bushido Boyong 14 Medali PONTIANAK—Tim Inkai Bushido sukses memboyong 14 medali emas dari kejuaraan karateDandimMempawahCup I yang dikuti ratusan karateka kabupaten/kota di Kalbar. Hal tersebut disampaikan, Sukirman Bimpres Inkai yang

membawa 28 orang atlet yang bertanding di kelas prapemula, pemula,kadet,junior,dansenior putra putri. Dia menilai kejuaraan itu diharapkannya dapat terus dilanjutkan. Hal ini disampaikannya mengingat ajang ini sangat

+

positif sebagai ajang pembinaan atletuntukmenghadapiproprov Kalbar 2014 yang akan datang. ”Untuk saat ini kita terus melaksanakan latihan rutin setelah pertandingan ini selesai. Jadi hampir setiap harinya atlet kita berlatih dan berlatih. Apa-

bila ada kejuaraan atlet sudah siap,” papar Sukirman. Syaiful Efendi, Manejer tim Inkai Bushido, menyampaikan di kejuaraan Dandim Mempawah Cup I itu banyak petarung tangguh yang ikut. Oleh sebab itu, dia mengaku

surprise dengan pencapaian yang diraih karatekanya. “Tapi kita optimis dan bisa memastikan bahwa kita akan meraih juara umum. Kita layak juara karena latihan yang kita lakukan rutin di SMA 8 Pontianak,” ucapnya. (irn)

+

cmyk

C

M

Y

K


Pontianak Post

z

Selasa 2 Juli 2013

FOOTBALL LOVERS

Chelsea Penuhi Gaji Cavani

Chelsea Konsentrasi Optimalkan Pemain Muda

+

31

LONDON- Sejak kedatangan Roman Abramovich, Chelsea berubah menjadi tim yang dijejali pemain bintang dengan harga mahal. Dengan pundi-pundi uang yang dimiliki, Abramovich memang tak akan kesulitan untuk mendapatkan pemain incarannya. Namun, situasi bakal berubah di musim mendatang. Chelsea bakal memberdayakan para pemain muda. CEO Chelsea, Ron Gourlay mengatakan, pelatih Jose Mourinho sudah sepakat dengan kebijakan tersebut. “Abramovich melakukan investasi dengan membayar pemain hebat untuk membentuk tim yang kuat. Namun kami harus sadar. Untuk membuat Chelsea tetap berada di jajaran tim terbaik dunia, kami harus menghasilkan pemain muda dari akademi,” terang Gourlay seperti dilansir Goal, Senin (1/7). Kebijakan untuk memaksimalkan pemain muda dari akademi juga sebagai sarana untuk menaati Financial Fair Play yang menjadi ketentuan UEFA. Selain itu, dengan rezim Abramovich yang bakal berjalan sepuluh tahun musim mendatang, Chelsea ingin lebih banyak berperan terhadap perkembanga pemain muda. Kebijakan tersebut teryata disetujui para pemain Chelsea. Kiper Petr Cech mengaku sangat senang dengan kebijakan itu. Sebab, hal itu berarti Chelsea memiliki kesempatan untuk menjaga kelangsungan tim di masa mendatang. “Bagaimana pun, Abramovich memiliki passion yang sama dengan ketika dia pertama datang ke Chelsea. Saya pikir hal tersebut merupakan sebuah hal yang sangat berharga karena tim ini ada di tangan yang bagus,” tegas Cech. (jos/jpnn)

Napoli Tunggu Kesepakatan Nilai Transfer

Edinson Cavani

+

LONDON -- Kepindahan striker Napoli asal Uruguay Edinson Cavani ke Chelsea kembali mencuat ke permukaan. Mirror Football memberitakan bahwa Chelsea sudah setuju untuk memenuhi persyaratan personal yang diajukan Cavani. Terutama menyangkut gaji. Media tersebut mengungkapkan bahwa Chelsea siap menyodorkan kontrak untuk lima musim dengan gaji sekitar GBP 42,7 juta (sekitar Rp 645,32 miliar) per tahun. Yang masih menjadi ganjalan adalah besaran transfernya. Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis belum akan melepas Cavani jika tawarannya belum mencapai minimal EUR 63 juta (sekitar Rp 803 miliar). S eb e na r n ya, s e b e l u m Chelesea, klub lain Premier

League Manchester City sudah mengajukan tawaran serius ke Napoli untuk mendapatkan Cavani. Namun City hanya membayarkan sebagian plus pertukaran pemain. Cavani sendiri belum bersedia berkomentar terkait keberadaannya di musim kompetisi mendatang. Dia ingin menikmati masa liburan setelah membela negerinya di ajang Piala Konfederasi. Striker berambut gondrong itu mengaku terganggu dengan berita terkait masa depannya itu. Dia tidak ingin media berspekulasi tentang itu. “Anda (media) bisa berkata apa pun (tentang saya). Tapi, saya tidak akan berkata apaapa, karena saat ini, setiap kata bisa disalahartikan. Saya ingin menikmati liburan bersama keluarga sebelum kembali ke Italia,” kata Cavani sebagaimana dikutip AS. Berita terkait transfer dirinya mulai menyeruak di awal penyelenggaraan Piala Konfederasi. “Ketika pertama kali berita itu muncul, saya pikir tidak masalah. Namun,

belakagan, harus saya akui, berita-berita itu sedikit mengganggu,” tambahnya. Pelatih baru Chelsea Jose Mourinho merasa perlu mendatangkan satu striker untuk melengkapi dua striker yang sudah ada Fernando Torres dan Demba Ba. Cavani menjadi incaran setelah perburuan terhadap striker Atletico Madrid Radamel Falcao gagal. Falcao memilih berburu ke Monaco. Manchester City yang semula ngebet untuk mendapatkan Cavani mulai surut. Kehadiran manajer baru Manuel Pellegrini menjadi salah satu penyebabnya. Pellegrini merasa gaya permainan yang diusungnya tidak cocok dengan style Cavani. Sementara Presiden Real Madrid Florentino Perez dan pelatih barunya Carlo Ancelotti mengalihkan perburuan pada rekan senegara Cavani, Luis Suarez. Namun, bisa saja Real kembali mengincar Cavani, jika harga Suarez dirasa terlalu tinggi. (ruk)

+

+

cmyk

C

M

Y

K


ADELE

“I just want to make music, I don’t want people to talk about me. All I’ve ever wanted to do was sing. I don’t want to be a celebrity. I don’t want to be in people’s faces, you know, constantly on covers of magazine that I haven’t even known I’m on.”

32

Pontianak Post ● Selasa 2 Juli 2013

- Penyanyi -

53 39 Poin tertinggi pelajaran bahasa

Poin tertinggi pelajaran matematika

61 42 Poin tertinggi pelajaran bahasa

Poin tertinggi pelajaran matematika

Anak yang

Anak yang

mendengarkan musik

bermain musik

Main Musik, Yuk! Terdapat perbedaan antara anak yang sekadar mendengarkan musik dan anak yang memainkan alat musik. Hal itu disebabkan belajar bermain musik membutuhkan koordinasi antara tangan, kemampuan visual, serta pendengaran, yang membantu otak membuat koneksi antara kemampuan motorik dan sensorik.

The Power of Music MUSIK menjadi satu hal yang nggak lepas dari kehidupan kita. Namun, selama ini musik sekadar dianggap sebagai hiburan dan teman pada waktu kosong. Padahal, musik is so much more than that. Bahkan, penelitian terbaru menyebutkan bahwa mendengarkan musik lebih penting daripada mengonsumsi obat. MULTIVITAMIN OTAK Menurut studi, musik punya pengaruh pada kemampuan kognitif seseorang. IQ anak yang mendengarkan musik, terutama musik klasik, saat belajar akan meningkat hingga 9 poin hanya dalam 15 menit.

MENGURANGI AGRESIVITAS Ternyata musik nggak hanya ngefek ke otak, tetapi juga ke kinetik manusia. Sebab, musik mampu mengatur mood yang kemudian berpengaruh pula pada aktivitas fisik.

AKTIVATOR RASA BAHAGIA Dari hasil penelitian, musik memicu dopamin, sel yang mengontrol pusat kepuasan dan kesenangan di otak. Tapi, musik nggak akan berpengaruh kalau kamu tidak menanamkan pikiran good mood.

OBAT MANJUR Musik mampu menenangkan penderita penyakit jantung. Ia juga membantu penderita stroke untuk berbicara lebih cepat dan mengembalikan fungsi anggota tubuh pada penderita parkinson. (*/det)

Bagian Otak yang Terpengaruh oleh

Sukses

Musik

RITME

KORTEKS FRONTAL KIRI Salah satu bagian ini termasuk dalam lobus frontal otak. Fungsi korteks frontal kiri ini mengatur kepribadian dan aktivitas intelektual. Salah satunya menangkap sinyal dan impuls yang dihasilkan ritme.

Ritme atau irama adalah variasi horizontal dan aksen dari suatu suara yang teratur. Dalam sebuah musik, seorang komposer dapat menggunakan ritme berbeda.

KORTEKS PARIETAL KIRI Bagian ini termasuk dalam lobus pariental otak dan terletak di bagian kiri. Setelah diterima korteks frontal, korteks parietal berfungsi untuk menerjemahkan input sensoris tersebut.

SUMBER: CNN.COM MUSIKYOURMIND.COM

LYRICS

Kumpulan kata yang dirangkai dalam suatu lagu inilah yang disebut lirik. Lirik sebuah lagu bisa dikenali akibat gelombang yang ditangkap deretan saraf otak belakang berikut:

OTAK KECIL BAGIAN KANAN Pada otak kecil sebelah kanan inilah, terjadi proses menganalisis ritme dan bagian mekanik dalam sebuah musik. Semakin kompleks ritme yang didengar, semakin aktif pula otak kecil bagian ini.

MOTOR CORTEX Bagian ini berfungsi untuk memberikan respons tambahan saat kita mendengar musik. Misalnya, mengentakkan kaki dan mengikuti irama musik.

NADA

Bunyi yang beraturan dan memiliki frekuensi tunggal tertentu. Dalam teori musik, setiap nada memiliki tinggi nada menurut frekuensinya. Untuk mengenali nada, bagian otak yang bekerja adalah:

WERNICKE AREA Fungsinya penerjemah bahasa. Bagian ini melakukan fungsi tersebut bekerja sama dengan broca’s area. VISUAL CORTEX Bagian ini mengubah musik menjadi tampilan visual atau gambar. Memori dari musik yang pernah kita dengar akan diubah menjadi gambar kenangan memori di otak.

KORTEKS PREFRONTAL Bagian depan lobus frontal otak ini berfungsi untuk menganalisis sebuah ritme yang akan diterjemahkan dalam bentukaksi tubuh. LOBUS TEMPORAL Daya ingat, kemampuan berbicara, dan penerjemahan bahasa juga diatur dalam bagian otak ini. Jadi, saat kita menyanyikan suatu lagu, bagian inilah yang bekerja penuh.

OTAK KECIL Bagian ini mengontrol banyak fungsi otomatis otak termasuk di antaranya penerimaan nada yang sedang kita dengarkan.

BROCA AREA Lirik adalah aspek dari musik yang memicu respons pada broca’s area. Bagian ini kemudian akan menerje mahkan lirik tersebut menjadi sebuah bahasa.

All-Kill dengan

Love Love Love NAMA Roy Kim pernah melejit pada 2012, setelah keluar sebagai pemenang ajang pencarian bakat Superstar K Season 4 yang diselenggarakan Mnet. Kini cowok berusia 21 tahun itu kembali hangat diperbincangkan publik setelah album perdananya yang dirilis 25 Juni lalu berhasil merajai sejumlah chart musik yang ada di Korea. Roy Kim sukses melakukan all-kill. Di tengah industri musik Korea Selatan yang masih didominasi girls group dan boys group, Roy Kim tampil fresh sebagai solois yang mengusung genre pop-folk. Kemampuan memainkan gitar juga menjadi nilai plus bagi cowok yang juga song writer di albumnya itu. Karena itu, tentu saja Roy Kim tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan popularitas. Baru saja merilis lead single yang punya judul sama dengan nama albumnya, Love Love Love, single tersebut langsung berhasil menduduki posisi pertama dalam chart lagu di beberapa stasiun musik. Sebut saja Melon, Mnet, Olle Music, Bugs, Naver Music, dan masih banyak lagi. MV Love Love Love pun terlihat sangat eyecacthcing, menampilkan Roy Kim sedang bernyanyi dan bermain gitar di tengah kerumunan fans. Kesuksesan single Love Love Love itu melengkapi capaian single Spring Spring Spring yang dirilis sebelumnya. Single itu pun sempat berada di puncak. Tak heran jika para penggemarnya, yang memiliki sebutan Royals, menjuluki sang idol sebagai all-kill boy. Sembilan track di album Love Love Love juga diciptakan sendiri oleh cowok bernama asli Kim Sang-woo itu. Di antaranya Love Love Love, Listen to this Song, The Words I Love You, dan Grandpa and The Camera. ”Lagu di dalam albumku ini aku tulis karena aku ingin tampil dengan laguku sendiri. Aku tidak begitu memedulikan bagaimana persaingan musik saat ini. Aku hanya perlu berkonsentrasi dan berfokus pada musikku,” ungkapnya. Selain lebih suka menciptakan lagu sendiri, di panggung solois itu lebih suka tampil dengan konsep akustik dengan gitar kesayangannya. Istimewa! (*/det)

CHARMING: Single Love Love Love yang dilantunkan Roy Kim sanggup menduduki posisi pertama chart musik Korea.

Musik Kreatif ala KPJ

S

ENI memang bisa berasal dari mana saja. Namun cuma seni musik yang bisa dinikmati semua orang dari berbagai kalangan. Seni yang nggak memandang kalangan inilah yang ingin dibentuk oleh mahasiswa Anggota Bengkel Seni Fisipol Untan, salah satunya dengan membuat Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) sebagai sarana untuk menjalin komunikasi dengan pengamen lainnya.

Lewat aliran balada yang identik banget dengan penyanyi jalanan, KPJ yakin bisa mengubah paradigma masyarakat tentang penyanyi jalanan yang ngamen dari satu tempat ke tempat lain. Walaupun mereka dikategorikan pengamen juga, tapi mereka termasuk kreatif karena menggunakan instrumen musik yang lengkap, diantaranya gitar akustik, bass, djimbe, banjo dan harmonika. Makanya nggak jarang mereka malah dinanti-nanti masyarakat untuk mengamen karena musik yang mereka mainkan berbeda dari yang lain. Lagu yang mereka bawakan berasal dari penyanyi kawakan pada aliran balada, Iwan Fals dkk, isi lagu pun kebanyakan bertema politik, sosial, budaya sesuai dengan gaya mahasiswa.

C

M

Y

K

Malahan nih, KPJ jarang banget membawakan lagu bertema cinta yang jadi trademark-nya anak muda. Dalam penampilannya, kelompok musik yang beranggotakan 6 orang ini selalu menyuguhkan kejutan-kejutan, bahkan mereka juga selalu prepare dalam hal penampilan sebelum mengamen. Kawasan yang menjadi jalur mereka menyanyi adalah JL. Imam Bonjol, Serdam dan Kota Baru. Alasan mereka memilih untuk menjadi musisi jalanan cukup simple, mereka berpikir bahwa di jalanan mereka lebih dekat dan mendapatkan atensi masyarakat. Mereka juga lebih bebas berekspresi sesuai jati diri mereka. Meskipun alat musik mereka cukup berat, nggak menghalangi niat untuk bermusik. Setiap minggunya selalu ada

By:

laras arianti

waktu khusus bagi mereka untuk mengamen. Ada banyak aliran musik yang ada di Bengkel Seni Fisipol diantaranya Balada, Jazz, Pop. Anggota hanya tinggal memilih musik yang ingin mereka tekuni. Nggak cuma itu aja, mereka juga sering mengadakan even musik untuk mengembangkan bakat pemusik daerah. Actually, nggak hanya seni musik aja yang tersedia tapi juga teater, dll. Mereka aktif melakukan aksi sosial apabila terjadi bencana atau musibah yang menimpa masyarakat dengan mengerahkan kreatifitas mereka dalam wujud seni. Ikatan forum yang beranggotakan lebih dari 200 orang ini cukup erat, bahkan alumni pun masih ikut membimbing anggota-anggota baru Bengkel Seni Fisipol Untan.**


Tahukah

Anda?

Pontianak Post Selasa 2 Juli 2013

33

F I G U R E

Tak Mau Dinikahi Raja Swaziland, Kabur ke Inggris IMPIAN sebagian wanita adalah menikah dengan pangeran atau raja. Siapa yang tidak senang menjadi keluarga kerajaan? Selalu dilayani, selalu hidup berkecukupan, mau ini itu tersedia, bahkan bisa pergi ke manapun tanpa takut macet atau mengantri tiket. Hal berbeda dilakukan wanita muda ini, dia kabur ke Inggris saat Raja dari Swaziland, sebuah negara kecil di selatan Afrika akan menikahinya menjadi istri ke-14. Tidak Ingin Jadi Istri Ke-14 Dilansir Dailymail, Tintswalo

Ngobeni, wanita berusia 22 tahun ini menceritakan pengalamannya kabur dari Swaziland ke Inggris. Saat itu usia Tintswalo masih 14 tahun. Awal kisahnya terjadi ketika Tintswalo berkunjung ke istana untuk bertemu dengan istri keempat raja LaNgangaza. Tanpa disangka, sang raja jatuh cinta pada Tintswalo yang masih remaja. Dalam tradisi negara Swaziland, raja boleh memilih calon istri baru di hari

C

M

Y

K

ulang tahunnya. “Dia bertanya pada saya maukah jadi anggota kerajaan. Saya hanya diam tapi hatiku berontak. saya tidak mau seumurhidupmelayaniraja,� ujar Tintswalo. Wanita ini juga mengaku dia tidak mata duitan, meskipun dia tahu kehidupannya akan terjamin dan bergelimanghartajikamenerima tawaran itu. Kabur ke Inggris Tidak ingin menikah, Tintswalo

memilih kabur ke Inggris. “Saya memilih pergi karena tidak ada satu pun yang boleh menolak keinginan raja,� tambahnya. Tintswalo tidak hanya diam saja di negara barunya, dia melawan rezim Swaziland. Hingga saat ini Tintswalo masih menjadi orang yang diincar negaranya. Sampai saat ini Tintswalo tidak menyesali keputusannya. Setelah wanita menjadi istri raja, dia bagai burung dalam sangkar emas. Ditambah lagi kenyataan istri keenam sang raja kabur karena tidak tahan menerima kekerasan fisik dan batin. **


34

Pontianak Post

z

Selasa 2 Juli 2013

+

+

+

+

cmyk

C

M

Y

K


Pontianak Post

z

35

Selasa 2 Juli 2013

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


36 2 (3) Italia v Uruguay 2 (2)

Buffon = Superman SALVADOR-Aksi gemilang Gianluigi Buffon membuat Italia menempati peringkat ketiga Piala Konfederasi 2013. Buffon mengeblok tiga tendangan penalti untuk mengalahkan Uruguay dengan skor 3-2 pada adu tos-tosan di Arena Fonte Nova, Salvador kemarin (1/7). Dalam waktu normal hingga babak tambahan waktu, kedua tim bermain imbang 2-2. Kemenangan Italia lewat tendangan adu penalti adalah kebangkitan setelah Azzurri kalah atas Spanyol pada babak semifinal juga dari adu penalti. Gianluigi Buffon “Hal utama yang kami pelajari malam ini (kemarin, red) adalah ketangguhan karakter. Kami sudah menunjukkan mental yang fantastis. Kami tidak pernah menyerah,” kata pelatih Italia Cesare Prandelli seperti dilansir Associated Press. Di sisi lain, Uruguay kalah tujuh kali dalam delapan kali perebutan medali perunggu. Antara lain di Piala Dunia, Copa America, dan Piala Konfederasi. Sebelum Piala Konfederasi 2013, Uruguay menyerah atas Jerman pada perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2010. Pertandingan kemarin memang berjalan luar biasa. Italia sempat unggul dua kali lewat Davide Astori pada menit 24 dan tendangan bebas luar biasa Alessandro Diamanti (73”). Namun dua kali Edinson “El Matador” Cavani menyamakan kedudukan untuk Uruguay. Tendangan bebas striker Napoli itu pada menit 78 juga cantik. Pertandingan yang alot dengan dominasi Uruguay pada tambahan waktu akhirnya berlangsung hingga adu tendangan penalti. Pada babak ini, Buffon menggagalkan tiga tendangan Diego Forlan, Martin Caceres, dan Walter Gargano. Dari kubu Italia, Alberto Aquilani, Stephan El Shaarawy, dan Emanuele Giaccherini sukses menceploskan bola. Hanya defender muda Mattia De Sciglio yang tendangannya diblok kiper Uruguay, Fernando Muslera. “Kami akan kalah jika tidak memiliki ketangguhan mental,” ucap Buffon kepada Football Italia. “Kami menunjukkan, kami bisa berjuang sampai akhir. Akan sangat mengecewakan jika kami tidak menang setelah kalah melawan Spanyol. Kami punya semangat yang tepat,” imbuh pemain berjuluk Superman itu. Di sisi lain, Pelatih Uruguay Oscar Tabarez mengingatkan kepada para pemainnya sebelum pertandingan bahwa Italia sangat berbahaya. “Kamu tidak bisa begitu saja percaya atas apa yang terlulis di koran. Meski mereka kecapekan, mereka mengontrol penguasaan bola pada babak pertama dan membuat kami menderita,” paparnya. Prandelli tak lupa memuji kapten sekaligus pahlawan besarnya pada pertandingan kemarin; Buffon. “Dia adalah juara besar. Dia bermain dengan antusiasme kanak-kanak. Dia sangat kecewa di malam sebelumnya karena tidak bisa menahan penalti. Tetapi dia berjanji akan membereskan. Dan dia melakukannya,” imbuhnya. (nur)

SOCCER

Pontianak Post

Selasa 2 Juli 2013

NOS SOMOS OS CAMPEOS RIO DE JANEIRO--Nos somos os campeos- atau yang berarti kami adalah sang juara. Yel-yel itu menggema di Estadio Maracana ketika laga antara Brasil versus Spanyol masih menyisakan waktu lima menit terakhir. Dengan keunggulan 3-0 plus unggul jumlah pemain, menyusul kartu merah Gerard Pique pada menit ke-68, penonton yang mayoritas fans Brasil yakin penahbisan Selecao - sebutan Brasil - sebagai juara Piala Konfederasi 2013 tinggal menunggu waktu. Begitu peluit panjang dibunyikan wasit Bjorn Kuipers dan skor tidak berubah, gemuruh penonton pun tak terelakkan lagi. Sembari mengibas-ibaskan syal maupun jersey yang sengaja dilepas, torcidas atau fans Brasil juga melantunkan himne eu sou brasileiro con muito orgulho con muito amor Artinya adalah saya orang Brasil, saya sangat bangga, saya sangat cinta (dengan diri saya). Di lapangan, tecnico Brasil Luiz Felipe Scolari berpelukan dan berjingkrak-jingkrak bersama staf pelatih dan ofisial tim. Sedangkan para pemain mengekspresikan kegembiraannya dengan cara berbeda. Thiago Silva matanya berkaca-kaca, David Luiz mengangat kedua tangannya sambil jongkok, sedangkan sebagian pemain lainnya saling berpelukan lalu memberikan aplaus kepada torcidas. Neymar juga menghampiri tribun penonton di pojok timur untuk berselebrasi. Neymar merupakan pemain Brasil yang namanya paling sering diteriakkan dalam yel-yel penonton. Selain usai mencetak gol kedua Brasil semenit sebelum turun minum (44’), juga saat bintang penyerang Barcelona itu ditahbis-

DUKUNG : Para suporter Brasil mengekspresikan kegembiraan mereka terhadap keberhasilan tim dukungan mereka di Piala Konfederasi 2013. AFP PHOTO / VANDERLEI ALMEIDA

kan sebagai man of the match dan pemain terbaik turnamen. “Neymar telah membuktikan kehebatannya. Dia bisa membawa Brasil meraih juara sekaligus menyabt predikat pemain terbaik,” kata Helana Oiticica, fans perempuan Brasil yang sekaligus Neymarzete (penggemar Neymar), kepada koran ini. “Kapten sekaligus kiper Spanyol Iker Casillas pun memuji Neymar sebagai aktor sukses dibalik kemenangan Brasil. Gol Neymar boleh dibilang kesalahan Casillas mengingat kiper Real Madrid itu sudah berada di tiang dekat. “Neymar dahsyat, sulit dihentikan. Dia memiliki peran krusial,” tutur Casillas yang berpotensi sering bersua Neymar dalam el clasico (Real versus Barcelona). Sementara di mixed zone, Neymar hanya merendah menanggapi pujian yang diterimanya. Striker 21 tahun itu menyebut, sukses Selecao merebut gelar karena mereka bermain melebihi apa yang diharapkan orang. Neymar juga menyebut masih ada Piala Dunia 2014 yang menjadi target utama Selecao. “Kami harus tetap menginjakkan kaki di bumi. Kami sudah berada di jalur benar dan kami harus tetap bekerja,” tutur pemilik 38 caps dan 23 gol tersebut. “Anak ini (Neymar) sebenarnta terlalu muda untuk memimpin Brasil memenuhi target memenangi Piala Dunia tahun depan. Tapi, dengan sukses yang diraih di Piala Konfederasi, kepercayaan dirinya bakal terangkat,” sahut jurnalis O Globo Alexander Abreu di kesempatan terpisah. (dns)

C

M

Y

K

Himne Fans Brasil di Final -Eu sou brasileiro con muito orgulho con muito amor yang khas dinyanyikan fans Brasil merupakan himne karangan dari Nelson Biasoli. Himne itu dicetuskannya pada 1949 saat dirinya yang berstatus sebagai siswa sekolah di Ribeirao Preto, Sao Paulo, mendukung tim sepak Brasil melawan tim sepak bola anak-anak keturunan Jerman. Biasoli yang kelahiran Tambau (Sao Paulo), 82 tahun itu kini dikenal sebagai salah satu komposer legendaris dengan karya lebih dari 500 lagu maupun himne. Juga sebagai salah seorang professor di sebuah perguruan tinggi di Ribeirao Preto. -Quer jogar - quer jogar - o Brasil vai te ensinar atau yang berarti ingin bermain - ingin bermain - Brasil akan men-

gajari kamu. Itu adalah yel-yel yang diambil dari lirik musik kompilasi Furacao 2000. -Ey, juiz, vai tomar no cu (hai wasit, sialan kamu). Kekecewaan fans kepada wasit memang sudah jamak. Tapi, seiring diteriakkan serentak, sudut pandang fans adalah dalam konteks yang obyektif dan

bukan sekadar subyektif . -Yel-yel khas lainnya adalah menyenandungkan namanama pemain baik ketika baru mencetak gol atau melakukan penyelamatan. Dalam final, empat nama yang disenandungkan antara lain David Luiz, Neymar, Fred, dan Julio Cesar. (dns)

02072013  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you