Page 1

21/07/12

Membahasa-daerahkan Bahasa Sistem Komputer

Jagongan Media Rakyat 2012

Tema

Dokumentasi

Blog

Halaman Utama

Kompleks Kampus STPMD "APMD" Yogyakarta, 23 ­ 25 Februari 2012

Cari

"Ande­Ande Lumut" Syahdan, di tengah hutan, Pangeran Kusumayuda dari Banyuarum bertemu dengan Klenting Kuning. Tanpa berkenalan mereka saling

Halaman Utama

Berita

Sabtu, 21 Juli 2012 WIB

Berita,  Jumat, 24 Februari 2012 | 18:14 WIB

oleh: Azwar Anas 2

Tweet

19

0

0

0

jam menit detik untuk Berkumpul di Jagongan

Membahasa­daerahkan Bahasa Sistem Komputer

Agenda Lengkap JMR 2012

BlankOn Banyumas adalah pegiat teknologi open source yang ada di Banyumas dengan sistem perkomputeran basis Linux. Mereka mendeklarasikan diri sebagai komunitas open source yang fokus pada isu dukungan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) khususunya, di perdesaan. Tak tanggung­tanggung sudah dua desa yang BlankOn Banyumas tangani yang terangkum dalam "Gerakan Desa Membangun". Sebagai contoh Desa Mandalamekar dan Desa Melung. “Ini bukan janji politik lho. Janji Bupati agar terpilih biasanya bilang akan membangun desa,” canda Anton, pemateri dalam lokakarya “Bahasa Daerah untuk Bahasa Sistem Komputer” BlankOn memberdayakan masyarakat desa supaya melek tekonologi. Tidak hanya sebagai sistem operasi di pemerintahan desa. Bahkan, mereka mengembangkan dukungan bahasa Sunda untuk mendorong penggunaan bahasa daerah sebagai bahasa antarmuka komputer mereka. Kenapa harus berbahasa daerah?

Tags #jmr(36), STPMD(14), Open Source(6), blog(5), apmd(5), ictwatch(4), combine(4), linux(4), Stan(3), internet(3), TBM(3), Yogyakarta(3), Desa Melung(3), ICT(3), uny(3), blogger(2), sinetron(2), @Jogjaupdate(2), perempuan(2), online(2),

Pri Anton Subardio berkisah, desa yang mereka bersamai, rata­rata warganya berpendidikan rendah. Yang mengenyam bangku kuliah hanya 1 orang. Itu di Mandalamekar, letaknya 30 Km dari Kota Tasikmalaya. Untuk berkunjung ke sana butuh waktu sekitar 3­4 jam karena infrastruktur jalan banyak yang rusak. Desa ini, memiliki persoalan dengan ketersediaan infrastruktur informasi dan komunikasi. "Masyarakatnya hanya bisa berbahasa daerah, bahasa Indonesia sedikit, dan untungnya bisa membaca. Maka kami (komunitas BlankOn Banyumas) membahasa­daerahkan sistem komputer untuk mereka, yakni bahasa Sunda. Dengan begitu mereka mampu mengoperasikan komputer sebagaimana mestinya,” kata Anton.  BlankOn Linux Banyumas Juli mendatang akan merilis sistem baru yakni alih bahasa pada sistem komputer. “Semua bahasa dearah di Nusantara ini kalau bisa,” jawabnya. Lantas mengapa harus Linux? Anton mengimbuhkan, Linux adalah sistem komputer yang tidak terikat kepemilikan. Semua orang memeilikinya, bukan seperti Windows yang hanya dimiliki beberapa orang saja. Untuk memilikinya masyarakat harus membeli dan itu tidak murah. Tidak membeli sama artinya dengan membajak alias pakai yang tidak asli dan tentu saja melanggar hukum. “Sedangkan Linux, tidak kenal istilah bajakan. Kita mau pakek ya tinggal minta copi­annya, dan itu asli. Tidak perlu takut jika sewaktu­waktu ada sweaping polisi. Terlepas dari itu, Linux punya juga punya sistem yang kuat, ” jelas Anton. dibaca 1025x

jmr2012.combine.or.id/baca/…/membahasa-daerahkan-bahasa-sistem-komputer.html

1/2


21/07/12

Membahasa-daerahkan Bahasa Sistem Komputer

Tentang JMR

Info Praktis

Pendukung

Tentang Jagongan Media Rakyat

Kota Yogyakarta

Penyelenggara JMR 2012

Kampus STPMD APMD

Pengisi Acara

Akomodasi

Media Partner

Transportasi

Tautan

Peta Lokasi

Jagongan Media Rakyat 2010 COMBINE Resource Institution

Bergabung Bantu JMR 2012 Mengisi Acara Sponsor

Penyelenggara

Halaman Utama

Daftar Kontak

Ketentuan dan Persyaratan

Kebijakan Kerahasiaan

jmr2012.combine.or.id/baca/…/membahasa-daerahkan-bahasa-sistem-komputer.html

Peta Situs

2/2

BlankOn Banyumas ikuti JMR2012  

BlankOn Banyumas ikuti JMR2012

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you